Skip to content
Back to announcement

Checklist Pengungkapan Lap Keu Q1 2025 HAIS.pdf

Financial statement Text extracted HAIS

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 85

Page 1 OCR 0.921
Page 1 of 85

CHECKLIST PENGUNGKAPAN LAPORAN KEUANGAN UNTUK SELURUH
INDUSTRI DI PASAR MODAL DI INDONESIA

Petunjuk Pengisian Checklist:

1. Seluruh Emiten dan Perusahaan Publik harus menggunakan Checklist Pengungkapan Laporan Keuangan ini, kecuali Emiten dan Perusahaan Publik
yang merupakan Perusahaan Efek. Setiap Perusahaan Efek harus menggunakan Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek (Peraturan No. VIII.G.17).

Tanda (V) diisi pada kolom "Ada" apabila Emiten/Perusahaan Publik telah memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan dan selanjutnya
pada kolom 'Keterangan' ditambahkan cross reference ke nomor catatan atas laporan keuangan.

Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan maka tanda (V) diisi pada kolom "Tidak Ada'
dengan menambahkan keterangan alasannya pada kolom keterangan.

Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memiliki pos-pos tertentu sehingga tidak wajib memenuhi persyaratan pengungkapan yang ada maka
tanda (V) diisi pada kolam 'N/A'.

Checklist ini wajib ditandatangani oleh Direktur yang membawahi akuntansi dan keuangan dan Akuntan (untuk laporan keuangan audited).

"2 w

Data Umum

Nama Emiten/Perusahaan Publik ”— | PT Hasnur Internasional Shipping Tbk dan Entitas
Anaknya

Bidang Usaha Bidang pengiriman barang laut domestik,
termasuk transportasi kargo, pengiriman industri
dan layanan kapal sewaan.

Jenis penawaran Umum Saham

Periode Periode
Maret 2025 (Tidak Diaudit) | Maret 2024 (Tidak Diaudit)

Nama Kantor Akuntan Mirawati Sensi Idris Mirawati Sensi Idris
Publik

Nama Partner Fendri Sutejo Fendri Sutejo

Page 2 OCR 0.891
Page 2 of85

Opini Akuntan

Wajar tanpa modifikasian

Wajar tanpa modifikasian

Catatan tentang Opini
Uiika ada)

“ disesuaikan dengan periode penyajian laporan keuangan.

ya Tidak
Pemenuhan Peraturan No.VIIL.G,L1 Tentang "Tanggung Jawab Direksi v
Atas Laporan Keuangan"
Pemenuhan Peraturan No.VTILA.2 tentang “Independensi Akuntan Yang v
Memberikan Jasa Audit di Pasar Modal"
Data Keuangan Penting
Periode Periode
Maret Maret
Periode laporan keuangan 2025 (Rp) 2024 (Rp)
Laba Rugi dan Penghasilan
Komprehensif Lain
Penjualan neto 235.361.632.168 243,376.310.539
Laba bruto 49.166.439.247 57.409.333.078
Laba usaha/operasional 25.521.299.296 35,030.528.660
EBITDA 54.180.055.607 53.968.394.260
Laba Bersih tahun berjalan 16,319.879.928 29.704.016.224
Total laba komprehensif tahun
berjalan 16.319.879.928 29.704.016.224
Laba Per saham (dasar dan
dilusian) 6,51 11,27

Page 3 OCR 0.835
Page 3 of 85

Periode Periode
Maret Desember
Laporan Posisi keuangan 2025 (Rp) 2024 (Rp)
Total Aset 1,239.700.958.237 1.199.584.807.078
Total Aset Lancar 382.894.837.971 375.000.067.671
Total Aset Tidak Lancar 856.806.120.266 824.584.739.407
Total Llabilitas 430.910.126.165 437.134.404.930
Total Liabilitas Jangka Pendek 194.589.955.758 202.985.829.893
Total Liabilitas Jangka Panjang 236,320.170.407 234.148.575.037
Total Ekuitas 308.790.832.072 762.450.402.148
Modal Ditempatkan dan Disetor 262.625.000.000 262.625.000.000
Tambahan Modal Disetor 106.961.981.615 106.961.981.615
Proforma Ekuitas . .
Kepentingan Non Pengendali 59.254.525.636 29.551.298.949
Rasio Keuangan?
DER (kali) 0,53 0,57
DAR (kali) 0,35 0,36
Rasio Lancar (96) 197 185
NPM (96) 6,931 1,016
ROA (Yo) 1,321 10,114
| “ROE (36) 2,021 1s 91x

“dapat disesuaikan berdasarkan industrinya

Page 4 OCR 0.876
Page 4 of 8S

Catatan:

1. Pengungkapan yang dipersyaratkan untuk masing-masing pos wajib diungkapkan seluruhnya, kecuali pengungkapan tersebut tidak relevan
atau tidak dapat diterapkan pada Emiten atau Perusahaan Publik. Emiten atau Perusahaan Publik wajib menyesuaikan pengungkapan sesuai
dengan karakteristik industri apabila pengungkapan tersebut dipersyaratkan oleh SAK atau relevan untuk memahami laporan keuangan Emiten

2, Emiten atau Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek tidak mengacu pada checklist ini, namun mengikuti peraturan Bapepam-LK

atau Perusahaan Publik.

No VIII.G.17 tentang Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek,

Laporan Keuangan Terdiri dari:

Laporan posisi keuangan pada akhir perlode |

Laporan laba rugi komprehensif selama periode

Laporan perubahan ekuitas selama periode

Laporan arus kas selama periode

ulalu nu

Laporan posisi keuangan pada awal periode komparatif yang disajikan saat
Perusahaan menerapkan suatu kebijakan akuntansi secara retrospektif atau
membuat penyajian kembali pos-pos laporan keuangan atau ketika Perusahaan
mereklasifikasi pos-pos dalam laporan keuangannya.

Ba Ka ana aa Man

8

Ketentuan Umum
Perusahaan wajib menyajikan catatan atas laporan keuangan dengan urutan sebagai
berikut:
3. gambaran umum Perusahaan)
b. dasar penyusunan laporan keuangan dan ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan yang
diterapkan,
€. Informasi tambahan untuk pos-pos yang disajikan dalam laporan posisi keuangan,
laporan laba rugi komprehensif, laporan perubahan ekuitas dan laporan arus kas,
sesuai dengan urutan penyajian laporan dan penyajian masing-masing posj dan
d. pengungkapan lainnya yang antara lan meliputi:
1) informasi yang dipersyaratkan oleh SAK yang tidak disajikan di bagian rnanapun
dalam laporan keuanganj dan
2) informasi yang tidak disajikan di bagian manapun dalam laporan keuangan, tetapi
informasi tersebut relevan untuk memahami laporan keuangan.

6c Catatan atas Laporan Keuangan v

Catatan ta

Catatan Za

Catatan 4-30 dan lampiran I-V

Page 5 OCR 0.889
Page 5 of 45

atau persentase untuk menjelaskan
adanya bagian dan suatu jumlah, tidak menggunakan kata "sebagian".

3. | Perusahaan wajib mengungkaokan dalam penjelasan masing-masing pos mengenai Aset
yang dijarinkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan, Catatan 14
&. | Dalam hal Aset Perusahaan diasuransikan, wajib diungkapkan jenis dan nilai aset yang
diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan nsiko yang ditutup serta pendapat Catatan 9
manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib
diungkapkan alasannya.
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
Gambaran Umum Perusahaan Catatan 13
Hal-hal yang barus diungkapkan, antara lain:
Pendirian perusahaan
1) | Riwayat ringkas perusahaan: Catatan Ia
2) | Nomor dan tanggal akta pendirian serta perubahan terakhir, pengesahan dari Instansi yang Catatan Le
berwenang, dan nomor serta tanggal Berita Negara:
3) | Kegiatan usaha sesuai anggaran dasar Perusahaan dan yang sedang dijalankan pada Catatan ia
periode pelaporan,
4) | Tempat kedudukan perusahaan dan lokasi utama kegiatan usaha, Catatan te
5) | Tanggat mulai beroperasinya perusahaan secara komersial, Dalam hal perusahaan
melakukan ekspansi atau perampingan usaha secara signifikan pada periode laparan yang Catatan ta
disajikan, wajib disebutkan saat dimulainya operasi kornersial dani ekspansi atau
perampingan usaha dan kapasitas produksinya: dan
6) | Nama entitas induk dan nama entitas Induk terakhir dalarn ketornpok usaha (ultimate
parent of the group), Dalam hal tidak dapat diungkapkan, wajib disebutkan alasannya.
7) | Khusus Industri Media
Penjelasan rinci tentang Perizinan yang dinwliki.
8) | Khusus Industri Jalan Tol
Peraturan perundangan atau keputusan pemerintah yang mendasari penyelenggaraan jalan
tol tersebut.
9) | Khusus untuk Asuransi dan Pembiayaan

Izin bidang usaha dari Menteri Keuangan atau Otoritas yang berwenang.

Page 6 OCR 0.851
10)

Pape Gof85

Khusus untuk Industri Perbankan

Izin usaha sebagai bank umum, sebagai bank devisa (jika ada), serta izin untuk
menjalankan kegiatan berdasarkan prinsip syariah (jika ada),

11)

Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi dan Pertambangan Umum
Area Eksplorasi dan Eksploitasi/Pengermbangan.
Penjelasan mengenai area eksplorasi dan eksploitasi Perseroan meliputi :
B) Area Eksplorasi, meliputi:
«Nama lokasi:
«Nama pemilik izin lokasi:
. Tanggal perolehan izin ekplorasi serta tanggal jatuh temponya,
. Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik izin lokasi, dan
«Jumlah btaya eksplorasi yang telah dibukukan sebagai Aset Minyak dan Gas Bumi
per tanggal Laporan Posisi Keuangan:
b) Area Eksploitasi/Pengembangan mehputi:
Nama lokasi:
Nama pemilik tiin lokasi:
Tanggal perolehan ijin eksploitasi serta tanggal jatuh temponya:
Persentasi kepernilikan saharn Perseroan pada perusahaan pemilik ijin lokasi,
. Jumiah Cadangan Terbukti (PL), keterangan tentang pihak yang melakukan
sertifikasi, dan tanggal sertifikasi,
«Jumlah produksi pada tahun berjalan, dan
& Akumulasi jumlah produksi sejak awal kegiatan eksploitasi/pengembangan oleh
Perseroan hingga tanggal laporan posisi keuangan.

12)

Khusus Industri Kehutanan
Yang harus diungkapkan antara lain:

&) pelaksanaan kegiatan pengusahaan hutan:
b) rincian luas areal sisa hutan yang belum dikelolo selama rnasa sisa manfaat HPH: dan
C) sisa umur HPH.

Penawaran Umum Efek, yang harus diungkapkan antara lain:

1) | Tanggal danfatau nomor surat sfektif penawaran umum, termasuk penawaran Efek yang Catatan Ib
diterbitkan di luar Indonesia,
2) | Jenis dan jumlah Efek yang ditawarkan: Catatan Lb

Page 7 OCR 0.876
Page 7 of 85

3) | Bursa tempat Efek dicatatkan, dan Catatan Ib

4) | Tindakan perusahaan yang dapat mempengaruhi jumlah Etek yang diterbitkan (corporate v
action) sejak penawaran umum perdana sampai dengan periode pelaporan terakhir.

& Struktur Perusahaan, entitas anak, dan Entitas Bertujuan Khusus (EBK)
Yang harus diungkapkan antara lain:

1) | Nama entitas anak dan/atau EBK yang dikendalikan baik secara langsung maupun tidak v Catatan 1d
langsung,

2) | Tempat kedudukan: v Catatan 1d

3) | Jenis usaha, v Catatan 1d

4) | Tahun beroperasi secara komersial) v Catatan 1d

5) | Persentase kepemilikan dan proporsi hak suara (jika berbeda): v Catatan 1d

6) | Total Aset: dan v 7 Catatan 1d

7) | Informasi penting lainnya antara lain:

a) sifat hubungan antara entitas induk dan entitas anak, apabila entitas induk tidak. v

memiliki baik langsung maupun tidak tangsung melalui entitas anak, lebih dari 509

(lima puluh perseratus) hak suara yang sah:

alasan mengapa kepemilikan baik langsung maupun tidak langsung letih dari 5096 (lima v

puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial atas Investee tidak dilkuti dengan

pengendalian,

C) akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas anak apabila laporan keuangan
tersebut digunakan untuk menyusun laporan keuangan konsolidasian dan tanggal atau v
periode berbeda dari tanggal laporan keuangan entitas induk, dan alasan menggunakan
tanggal atau periode yang berbeda:

G) sifat dan luas setiap restriksi signifikan dalam kemampuan entitas anak untuk v
mentransfer dana ke entitas induk dalam bentuk dividen tunai, atau pembayaran
kembali pinjaman atau uang muka:

8) suatu rincian yang menunjukkan dampak setiap perubahan bagian kepernilikan entitas
Induk pada entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya Pengendalian atas ekuitas v
yang dapat diatribusikan pada pemilik entitas Induk, dan

() dalam hal hilangnya Pengendalian atas entitas anak, maka entitas Induk harus
mengungkapkan:

(t1 keuntungan atau kerugien (jika ada) yang diakui dari hilangnya Pengendalian, dan v

Page 8 OCR 0.868
Page 8 of 85

porsi dari keuntungan atau kerugian yang dapat diatribusikan pada pengakuan
sisa investasi pada entitas anak terdahulu dengan Nilai Wajar pada tanggal
Ilangnya Pengendalian,

(2) jumlah persentase kepemilikan yang dilepaskan:

(3) jumlah harga yang diterima,

(4) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas,

(S) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya dimana
Pengendalian dilepaskan: dan

(6) jurnlah Aset dan Labiitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis
lainnya dimana Pengendalian dilepaskan, yang diikhtisarkan berdasarkan kategori
utamanya.

d Karyawan, direksi, komisaris, dan komite audit

Yang harus diungkapkan antara lain:

1) | Nama dan jabatan untuk rnasing-masing anggota direksi, dewan komisaris, dan kornite v Catatan Ic

Bodit,

2) | Cakupan manajemen kunci: dan v Catatan 1c

3) | Jumlah karyawan tetap pada masing-masing akhir periode atau rata-rata jumlah karyawan v Catatan 1c

tetap selama periode yang bersangkutan, secara konsohdasi untuk Perusahaan dan entitas

anak.

e. Penerbitan Laporan Keuangan

1) | Tanggai laporan keuangan diotorisasi untuk terbit, dan v Catatan te

2) | Pihak yang bertanggung jawab mengotorisasi laporan keuangan, v Catatan le

f3 Ikhtisar Kebijakan Akuntansi Signifikan
Dalam bagian Ini harus diungkapkan hal-hal sebagai berikut:

a Pernyataan kepatuhan terhadap SAK
Pernyataan ini merupakan pernyataan bahwa laporan keuangan telah disusun dan disajikan v Catatan 22
sesuai dengan SAK.

b. Dasar pengukuran dan penyusunan laporan keuangan

1) | Dasar pengukuran laporan keuangan yaitu berdasarkan biaya hestoris (historical cost), v Catatan Z2
tiaya perolehan kini (current cost), nilai realisasi neto (net resfizable value), Nilai Wajar

0. K8 KM

Page 9 OCR 0.891
Page 9 of 85

(air value) atau jumlah yang dapat dipulihkan berdasarkan SAK yang berlaku.

2)

Dasar penyusunan laporan keuangan, yaitu dasar akrual, kecuali untuk laporan arus kas,

Catatan 20

3)

Mata uang fungsional dan mata uang penyajian yang digunakan, meliputi:

8) mata uang fungsional Perusahaan dan entitas anak:

b) fakta dan alasan perubahan, apabila terdapat perubahan mata uang fungsional
Perusahaan maupun kegiatan usaha asing yang signifikan: dan

C) alasan perubahan mata uang penyajian (jika ada).

«tu

Catatan 28

4)

Alasan perubahan periode pelaporan (Jika ada).

Penggunaan Pertimbangan, Estimasi, dan Asumsi Signifikan oleh Manajemen

1)

Perusahaan harus mengungkapkan dalam ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan atau
bagian lain dari catatan atas laporan keuangan, pertimbangan yang telah dibuat
manajemen dalam proses penerapan kebijakan akuntansi dan memuliki dampak yang paling
signifikan terhadap jumlah yang diakul dalam laporan keuangan,

Catatan 3

2)

Perusahaan harus mengungkapkan informasi tentang asumsi yang dibuat mengenai masa

Gepan, dan sumber utama dani estimasi ketidakpastian lain pada akhir periode pelaporan,

yang memiliki risiko signifikan yang mengakibatkan penyesuaian material terhadap jumlah
tercatat Aset dan Liabilitas dalam periode pelaparan berikutnya: dan

Catatan 3

3)

Berkaitan dengan Aset dan Liabilitas sebagaimana dimaksud dalami angka 2), catatan atas
laporan keuangan memasukkan rincian atas sifat dan jumlah tercatat pada akhir perlode

pelaparan.

Catatan 25

Kebijakan Akuntansi Tertentu

Kebijakan akuntansi tertentu merupakan kebijakan akuntansi lainnya yang diterapkan dan
relevan untuk memahami laporan keuangan. Kebijakan akuntansi tertentu meliputi, tetapi
tidak terbatas pada hal-hal sebagai berikut:

1

Prinsip-prinsip konsolidasi

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) ruang Iingkup Laporan Keuangan Konsolidasian, yang meliputi pos-pos entitas Induk
dan entitas anak,

b) dasar dan kapan suatu entitas anak dikonsolidasikan ke dalarn laporan keuangan
entitas induk,

€C) kebijakan akuntansi sehubungan dengan perubahan kepemilikan tanpa kehilangan
Pengendalian atas entitas anak:

Catatan 2b

Page 10 OCR 0.882
Page 10 of 88

d) kebijakan akuntansi sehubungan dengan kehilangan Pengendalian atas entitasanak/

e) kebijakan akuntansi sehubungan dengan pencatatan dan penyajian kepentingan
nonpengendali, dan

fl pernyataan bahwa saldo pas dan transaksi material antar entitas yang dikonsolklasi
telah dieliminasi,

2) | Kombinasi bisnis

Yang harus dijelaskan antara lain:

aj metode yang digunakan dalam kombinasi bisnis, termasuk metode yang digunakan v Catatan 2d
untuk mengukur kepentingan nonpengendali,

b) pengakuan awal untuk goodwill:

C) pengukuran setelah pengakuan awal untuk goodwil', dan

d) kebijakan lainnya yang relevan terkait dengan kombinasi bisnis yang ada di
Perusahaan, antara lain:
(1) pembelian dengan diskon
(2) akuisisi secara bertahap: dan
(3) mbalan kontinjensi.

3) | Kas dan setara kas:

Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan dalam menentukan komponen kas dan setara v Catatan 2g
kas.

@) | Instrumen Keuangan
a) Instrumen Keuangan selain Sukuk v Catatan 2e
Yang harus dijelaskan antara lau:

(1) pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori, termasuk perlakuan atas
biaya transaksi,

(2) pengukuran setelah pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori:

(3) ketentuan saling hapus dari Instrumen keuangan

(4) metode yang digunakan untuk menentukan Nilai Wajar instrumen keuangan:

(5) metode perhitungan yang digunakan untuk menentukan penurunan nilai dari aset
keuangan:

(6) ketentuan penghentian pengakuan instrumen keuangan:

(7) khusus Instrumen keuangan derivatif dan akuntansi lindung nilai, selain
penjelasan sebagaimana dimaksud dalam angka (1), angka (2), angka (3), angka v

Page 11 OCR 0.898
b)

(3)

Page 11 of 85

(4), angka (5), dan angka (6), wajib ditambahkan penjelasan mengenai,
ta) ketentuan pemenuhan kriteria akuntansi Indung nilai:

(D) klasifikasi lindung nilai untuk tujuan akuntansi lindung ndai atas Instrumen
keuangan derivatif: dan

(ce) perlakuan akuntansi Indung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilal.
Investasi pada Sukuk
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) klasifikasi dan reklasifikasi investasi pada Sukuk:
(2) pengakuan awal Sukuk,
(3) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk,
(4) Penyajian pendapatan sukuk, dan
(5S) penyajian amortisasi biaya transaksi,
Sukuk yang diterbitkan
Yang harus dijelaskan antara lain:
(L) pengakuan awal Sukuk:
(2) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk,
(3) biaya transaksi penerbitan Sukuk:
(4) posisi penyajian Sukuk: dan
(5) akad syariah yang digunakan.

5)

Khusus Industri Perbankan

2

b)

c)

Giro Wajib Minimum

Yang harus dijelaskan antara lain ketentuan mengenai jumlah giro wajib minimum,
Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain

Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Giro pada Bank Indonesia dan Bank
Lain.

Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain

Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Penempatan pada Bank Indonesia
dan Bank Lain.

6)

Piutang Reverse Repo
Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Piutang Reverse Repo, metode pencatatan
dan pengukurannya.

Page 12 OCR 0.856
Page 120f85

7) | Khusus Industri Perbankan v
Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah

Yang harus dijelaskan antara tam:

a) Kelompok obligasi rekapitalisasi yang dimiliki:

b) Pengakuan nilai pada investasi untuk setiap kelompok Obligasi Rekapitalisas:
Pernerintah:dan

€) Dasar penyajian efek-efek dalam laporan keuangan,
8) | Khusus Industri Perbankan v
an) Kredit

Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) Penjelasan atas masing-masing jenis kredit yang diberikan,

(2) Dasar penyajian atas kredit,

(3) Kebijakan manajemen dan pelaksanaan pengendalian risiko portofolio kredit:

(4) Perlakuan akuntansi untuk kredit yang dibeli dari BPPN (ika ada): dan

(5S) Kebijakan bank akan agunan kredit,
b) Tagihan/Kewajiban Akseptasi

Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian atas tagihan/kewajiban akseptasi,
c) Agunan yang Diambil Alih

Yang harus dijelaskan antara lain:

(3) Dasar penilaian dan penyajian:

(2) Perlakuan akuntansi atas nilai realisasi pkitang/pemblayaan yang diberikan dengan

sakto prutang/pembiayaan yang tdak dapat ditagih: dan
(3) Perlakuan akuntansi atas keuntungan (kerugian) dari realisasi penjualan agunan,

9) | Khusus untuk Industri Pembiayaan v

Piutang Pembiayaan Konsumen

Yang harus dijelaskan antara lain:

2) Dasar penyajian piutang pembiayaan konsumen: dan

b) Dasar penilaian aset jika perusahaan menarik kembali aset pembiayaan konsumen dari
konsumennya.

10) | Anjak Piutang vV

Yang harus dijelaskan antara lain:

2) Jenis transaksi enjak piutang (dengan recourse atau tanpa recourse),

b) Penyajian transaksi anjak piutang,

Page 13 OCR 0.876
Page 13 of 85

C) Pertakuani akuntansi atas perbedaan antara harga pengalihan dan jumlah bersih

d) Perlakuan terhadap kegagalan atas tagihan anjak piutang(ditagihkan kembali ke klien
atau ditanggung oleh perusahaan).

M) | Sewa

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) kebijakan penentuan suatu perjanjian mengandung suatu sewa)
b) kebijakan penentuan suatu sewa merupakan sewa pembiayaan atau sewa operasi, dan V
€) kebijakan akuntansi apabila Perusahaan bertindak sebagai lessee dan/atau lessor,
12) | Persediaan :

yang harus dijelaskan antara lain mengenai kebijakan akuntansi yang digunakan dan v Catatan 21
rumusan biaya yang digunakan.

Catatan 2

2) Khusus Industri Kehutanan v
HTI Dalam Pengembangan
Yang harus dijelaskan antara lain:

Boban-beban yang dikapitalisasi, antara lain: kewajiban kepada negara, perneliharaan
sarana dan pra-sarano.

HTI Siap Panen
Yang harus dijelaskan antara lain:
Biaya perolehan, mutasi pembebanan ke biaya produksi,

b) Khusus Industri Perkebunan : v
Tanaman Perkebunan
Yang harus dijelaskan antara lain:

(LI) Dasar klasifikasi untuk jenis tanaman sebagai persediaan, tanaman belum
menghasilkan, atau tanaman telah menghasiikan:
(2) Dasar penilaian dan pengukuran,

(3) Kebijakan akuntansi reklasifikasi tanaman belum menghasilkan ke tanaman telah
menghasilkan,

(4) Metode penyusutan dan masa manfaat tanarnan yang disusutkan: dan
(5) Kebijakan akuntansi biaya pinjarnan.

€) Khusus Industri Peternakan v

Page 14 OCR 0.840
Page 14 of 85

(5.

Yang harus dijelaskan antara lain:
(4) Hewan ternak telah menghasilkan :

(la) Metode penilaan:

(b) Metode amortsasi (deplesi): dan

(c) Cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada,
(2) Hewan temak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) !

la) Metode penilaian, dan

(b) Perkiraan waktu yang dibutuhkan untuk dapat berpindah menjadi hewan
ternak telah menghasilkan.

13) | Aset Tetap:
Yang harus dijelaskan antara lain: v Catatan 2)

a) pengakuan awal Aset Tetap,

b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Tetap:

C) pengelompokan Aset Tetap:

Gd) metode penyusutan yang digunakan

€) kapitalisasi binya yang terkait dengan Aset Tetap,

F) estimasi umur manfaat dan tarif penyusutan:

9) penghentian pengakuan)

hn) nilai residu, dan

I) pernyataan bahwa manajemen telah mengkaji ulang atas estimasi umur ekonornis,
metode penyusutan, dan nilai residu pada setiap akhir periode pelaporan.

12) | Investasi pada Entitas Asosiasi

Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat investasi pada v
asosiasi,
15) | Bagian partisipasi dalam Ventura Bersama v

Yang harus dijelaskan antars lain metode yang digunakan untuk mencatat bagian
partisipasi dalam Ventura Bersama,

16) | Pola Korjasama

Yang harus dijelaskan antara lain: v
a) Kniteria dari bentuk kerjasama

b) Kebijakan akuntansi untuk setiap jenis aset dan babilitas yang timbul, dan
C) Sistern pembagian hasil, jika ada,

Page 15 OCR 0.875
Page 15 of 85

17) | Aset Tak Berwujud

Yang harus dijelaskan antara lain : v

2) pengakuan awal Aset Takberwujud:

b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Takberwujud:

€) umur manfaat tidak terbatas atau terbatas, dan apabila umur manfaat terbatas,
dlungkapkan tarif amortisasi yang digunakan dan umur manfaatnya,

d) sumber terjadinya Aset Takberwujud:

@) metode amortisast yang digunakan:

f) penghentian pengakuan Aset Takberwujud: dan

9) riset dan pengembangan (Jika ada)

18) | Aset tidak lancar atau kelompok Lepasan yang dimiliki untuk dijual

Yang harus dijelaskan antara lain: v

a) kebijakan tentang peristiwa dan kondisi suatu aset tidak lancar diklasifikasikan

sebagai aset yang dimiliki untuk dijual, dan
b) pengukuran aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual,

19) | Properti Investasi :

Yang harus dijelaskan antara lain: v

a) pengakuan awal Properti Investasi,

b) pengukuran setelah pengakuan awal Properti Investasi,

€) metode penyusutan yang digunakan, khusus untuk modei biaya

@) estimasi umur manfaat dan/atau tarif penyusutan untuk model biaya: dan

€) penghentian pengakuan Properti Investasi.

20) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi “

Aset Minyak dan Gas Bumi

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Dasar pengukuran yang digunakan untuk menentukan jumlah tercatat bruto)

b) Kriteria kapitalsasi biaya, penurunan nilai (impairment) dan penilaian kembali aset
(revaluasi),

C) Metode penyusutan dan amortisasi yang digunakan:

d) Masa manfast atau tarif penyusutan dan amortisas| yang digunakan) dan

€) Pertanggungan Asuransi.

21) | Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan v Catatan 2k

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) ketentuan peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan kemungkman terjadinya

Page 16 OCR 0.874
Page 16 of 85

penurunan nilai, dan | Tidak | N/A | Keterangan |

b) kebijakan akuntansi pengakuan penurunan nilai aset nonkevangan dan pembalikannya,

22) | Khusus Industri Perbankan v
Liabilitas Segera

Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian liabilitas segera.
Simpanan Nasabah

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Penjelasan atas simpanan, dan

b) Dasar penyajian dari masing-masing kategori simpanan,
Simpanan dari bank lain

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Penjelasan atas simpanan dari bank lain: dan

b) Dasar penyajian simpanan dari bank lain.

Surat Berharga yang Diterbitkan

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Kriteria dan jenis-jenis surat berharga yang diterbitkan, dan
b) Perlakuan akuntansi atas prenw atau diskonto.

23) | Provisi vV Catatan 2r

Yang barus dijelaskan antara lain:

B8) kondisi provisi yang harus diakui: dan
b) dasar penentuan nilai provisi.

24) | Utang Repo vV
Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Utang Repo, metode pencatatan dan
pengukurannya,

25) | nusus Industri Gas dan Minyak Bumi v

Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan
Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan.

Yang harus dijelaskan antara lain:

8) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH:

b) Metode armortisasi atas biaya PLM yang ditangguhkan,

C) Metode penyusutan prasarana PLH: dan

d) Tabel yang memuat penjelasan tentang!

Page 17 OCR 0.902
Page 17 of 85

(1) Lokasi penambangan:

(2) Saldo awal untuk rnasing-masing lokasi)

(3) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan, dan
(a) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan.

26)

Khusus Industri Pertambangan Umum

Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan

Yang barus dijelaskan antara lain:

a) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang masih berjalan

dengan penjelasan mengenai jangka waktu kontrak untuk Area of Interest yang
bersangkutan:

b) Biaye Ekspkrasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang sudah menemukan
adanya Cadangan Terbukti dengan penjelasan bahwa amortisasinya baru akan
dilaksenakan peda saat dimulainya produksi:

€) Dasar penentuan ditangguhkannya biaya pengembangan dan kapitalisasi biaya
pekerjaan konstruksi dan prasarana, dan

d) Metode amortisasi dan penyusutan yang dipergunakan dengan penjelasan jangka
waktu perijinan penambangan, teksiran umur #konomis tambang dan dasar
perhitungan amortisasi,

Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan
Uabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan

Yang harus dijelaskan antara lain:

3) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH,

b) Metode arnortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan: dan

C) Metode penyusutan prasarana PLH,

27)

Pengakuan Pendapatan
a) Yang harus dijelaskan antara lain:
(L) kondisi dan metode pengakuan pendapatan serta dasar pengukuran yang
@igunakan berdasarkan jenis pendapatan yang ada: dan
(2) dalam hal terdapat transaksi hubungan keagenan, kebijakan pengakuan
pendapatan dan penjualan dari hubungan keagenan serta beban berkait,

Catatan 2n

b) Pengakuan pendapatan dan Beban dengan menggunakan metode persentase
penyelesaian
Yang harus dijelaskan antara lain metode yang diterapkan untuk menentukan tahap
penyelesaian suatu kontrak.

c) Khusus Industri Asuransi

Page 18 OCR 0.899
Pare 18 of 85

(L) Pengakuan pendapatan premi
Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain:
(a) Tarif yang digunakan dalam perhitungan premi yang belum merupakan
pendapatan:
(b) Kebijakari akuntansi untuk transaksi reasuransi prospektif dan retroaktif, dan
(cl Penyajian pendapatan premi dalam laporan laba rugi.
(2) Beban Klaim
Penjelasan yang harus ditarnbahkan antara lain:

la) Kelompok beban klaim dalam bentuk: klaim yang disetujui, klaim dalam
proses penyelesaian, klaim yang terjadi namun belurn dilaporkan dan beban
penyelesaian klaim: dan

(b) Penyajian beban klaim dalarn laporan laba rugi,
@) Khusus Industri Real Estate v

Kapitalisasi dan metode alokasi biaya proyek pengembangan Real Estate

Yang harus dijelaskan antara lain:

ti) Unsur biaya yang kapitalisasi ke proyek pengembangan Real Estate,

(2) Unsur biaya yang dialokasikan sebagai beban proyek:

(3) Penyisihan atas realisasi pendapatan pada masa mendatang lebih rendah dari nilai
tercatat proyek,

(4) Metode alokasi biaya yang telah dikapitalisasi ke setiap unit Real Estate

(5) Yana yang direvisi dan direalokasi akibat perubahan mendasar pada estimasi kini:

n

(6) Unsur aya yang diakul sebagai beban pada saat terjadinya.

28) | Program Loyalitas Pelangan v
Yang harus dijelaskan sntara Isinkebijakan terkait program loyalitas pelanggan
29) | Transaksi dan Saldo dalam mata uang asing v

Yang harus dijelaskan antara lain:

0) ketentuan dalam penjabaran transaksi dan saldo dalarn mata uang asing:

b) perlakuan akuntansi selisih kurs yang timbul dari penjabaran aset dan habilitas
moneter, dan

€) referensi dan kurs yang digunakan untuk menjabarkan transaksi dan saldo dalam mata
uang asing,

30) | Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi v Catatan 2f
Yang harus dijelaskan antara lain: |

Page 19 OCR 0.887
Page 19 of 45

8) Dasar penetapan Pihak-pihak berslasi:
b) Pengungkapan Pihak -pihak berelasi dalam Laporan Keuangan: dan

31)

Hibah Pemerintah
Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan akuntansi tentang metode penyajian dalam
laporan keuangan.

32)

Pajak Penghasilan

Yang harus dijelaskan antara lain:

3) dasar penentuan tarif pajak untuk mengukur pajak kini dan pajak tangguhan,
b) ketentuan mengenai saling hapus:

C) pengakuan dan pengukuran aset pajak tangguhan: dan

d) metode yang digunakan dalam menilai aset (liabiktas) pajak tangguhan.

Catatan 2p, 22

33)

Imbalan Kerja

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) jenis imbalan kerja yang diberikan kepada karyawan,

b) deskripsi umum mengenai jenis program Imbalan pascakerja yang diselenggarakan
Oleh Perusahaani

C) kebijakan akuntansi Perusahaan dalam mengakui keuntungan dan kerugian aktuarial,
dan

d) pengakuan keuntungan dan kerugian untuk curtailment dan penyelesaian.

Catatan 20

34)

Saham Treasuri

Yang harus dijelaskan antara lain metode pengakuan dan pengukuran atas pembelian,
penjualan, atau pembatalan saham treasuri,

35)

Pembayaran Berbasis Saham

Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan akuntansi untuk transaksi pembayaran berbasis
saham yang diselesaikan melalui instrumen ekuitas dan/atau diselesaikan melalui Kas,
termasuk pengukurannya,

36)

Kuasi-Reorganisasi

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Dasar dilakukannya kussi-rsorganisasi:

b) Dasar penentuan nilai wajar Aset dan Liabilitas: dan

C) Perlakuan akuntansi untuk selisih hasil revaluasi Aset dan Liabilitas,
Catatan: Berlaku untuk kuasi reorganisas! sebelum 1 Januari 2013.

Page 20 OCR 0.847
Page M of 85

(2| “Saterangan”—”————— | Ada | Yidak | WA | Keterangan |

37) | Biaya Pinjaman vV
Yang harus dijelaskan antara lain kondisi yang mengharuskan biaya pinjaman
dikapitalisasikan sebagai bagian dari biaya perolehan aset kualifikasian.

18) | Segmen Operasi v Catatan 2u
Yang harus dijelaskan antara lain dasar yang digunakan oleh manajemen untuk
39) | Laba (Rugi) per saham v Catatan 2t

Yang harus dijelaskan antara lain dasar perhitungan laba (rugi) per saham dasar dan laba
(rugi) per saham dilusian,

3, Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan

. Aset
1) | Kas dan Setara Kas Catatan £
Yang harus diungkapkan antara lain:
8) unsur Kas dan Setara Kas pada pihak berelasi dan pihak ketiga, v
b) Horan jumlah penempatan di bank berdasarkan narna bank serta Jen mata uang v
asing,
CJ kisaran suku bunga kontraktual dari Setara Kas selama penode pelaporan dari
Gd) jumlah saldo Kas dan Setara Kas yang signifikan yang tdak dapat digunakan oleh
kelompok usaha disertai pendapat manajernen.
2) | Khusus Industri Perbankan v
a) Kas v
Yang harus diungkapkan adalah rincian Jurniah kas berdasarkan jenis mata uang.
b) Giro pada Bank Indonesia v
Yang harus diungkapkan antara lain:
(4) Rincian jumlah Giro pada Bank Indonesia berdasarkan jenis mata uang (nilai v

dalam mata uang original): dan

(2) Ketentuan Giro Wajib Minimum (GWM) menurut BT dan posisi GWM bank pada
saat periode pelaporan.

Page 21 OCR 0.864
Page 21 of 85

c) Giro pada Bank Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:

Rincian jumlah Gire pada Bank Lain berdasarkan jenis mata uang:
(1) Jumlah penyisihan penurunan nilai:
(2) Perubahan penyisihan selama periode berjalan untuk masing-masing giro:

(3) Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan pihak yang mempunyai
hubungan istimewa dan pihak ketiga:

(4) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, dan
(S) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai,

d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:

«

(4) Rincian jumlah penempatan berdasarkan jenis dan mata vang:

(2) Rincian penempatan berdasarkan yang mengalami penurunan nilai (impawed)
dan tidak mengalami penurunan nilai (unimpaired),

(3) Jangka waktu (rata-rata atau per kelompok):
(4) Jumiah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama penode berjalan:

(5) Rincian jumlah perempatan berdasarkan pihak yang mempunyai hubungan
Istimewa dan pihak ketiga:

(6) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun:
(7) Jumlah dana yang diblokir dan alasannya,

(B8) Jumlah dana yang tidak dapat dicairkan pada bank bermasalah, bank beku
operasi atau likuidasi termasuk tingkat kemungkinan diterimanya kembali dana
tersebut berdasarkan informasi dari otoritas yang berwenang: dan

(9) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan pemurunan nilai.
3) | Piutang Usaha Cetatan 5
Yang harus diungkapkan antara lain:
@) jumlah piutang yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi: v
b) jumlah piutang menurut debitur, v
C) jumlah piutang menurut mata uang: v

EK Kak Na bauns tears

&

Page 22 OCR 0.856
e)

tj)
n

Page 22 of B8

alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai:

jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai
secara individual dan kolektif, dan penghapusan ptutang,

pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan atau keyakinan manajemen
atas ketertagihan piutang apabila tidak dibentuk cadangan:

Piutang yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan,
jumlah diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif, dan
informasi keterlibatan berkelanjutan atas piutang yang ditransfer, meliputi:

(Lt) jumlah yang ditransfer, beban bunga, retensi, jatuh tempo, dan ikatan penting
lam yang diatur dalam perjanjian: dan

(2) jaminan yang diberikan (bila ada).

S2

Catatan 3

bj)

Khusus Industri Asuransi

3

Piutang Premi
Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain:

(4) Jumlah piutang berdasarkan tertanggung den asuredurj
(2) Jumlah piutang berdasarkan jenis asuransi: dan
(3) Jumlah piutang premi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

KIKI Ata

b)

Piutang Koasuransi
Tambahan pengungkapan mengenalantara lain:

(1) Jurnlah berdasarkan ko-asuradur,
(2) Jumlah rnenurut jenis asuransi, dan
(3) Jumlah piutang koasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

ka)

Piutang Reasuransi
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

(1) Jumlah piutang berdasarkan reasuradury
(2) Jumlah piutang atau utang reasuransi yang disalinghapuskan: dan
43) Jumlah piutang reasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas,

3)

Piutang Hasil Investasi
Tambahan pengungkapan mengenai antara lsin:

(3) Pemisahan antara piutang kepada pihak beretas dan pihak ketiga

Page 23 OCR 0.872
Page 23 of 85

(2) Jumlah piutang menurut jenis investasi:

(3) Jumlah petang menurut mata uang: dan
ta) Jumlah peutang yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

5)

Khusus Industri Pembiayaan

2)

Piutang Pembiayaan Konsumen
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) hemlah piutang menurut dan jenis obyek pembiayaan (contoh: kendaraan
berrnotor, elektronik, rurnah, dan lain-lain):

(2) Rincian umur dari angsuran pembiyaan konsumen,
(3) Bagian pinjaman yang dibiayai bank-bank sehubungan dengan transaksi kerja

(4) sama pembiayaan bersarna, penunjukan selaku pengelola piutang, pengrusan
pinjaman dan pengambilalihan plutang apabila perusahaan membagi risiko tidak
tertagihnya piutang tersebut dengan bank-bank dalam rangka transaks di atas:

(5) Pendapatan pembiayaan konsumen yang belum diakut,

(6) Mlal dan jenis jaminan yang diserahkan oleh pelanggan atas piutang
pembiayaan konsumen yang diberikan berdasarkan objek pembiayaan

(7) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan

(8) Prutang pembiayaan konsumen yang dialihkan dan atau digunakan sebagai
jaminan atas utang.

bo)

Tagihan Anjak Piutang

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Jumlah tagihan anjak piutang tanpa recourse dan dengan recourse, beserta
jumlah utang retensi anjak putang dan pendapatan anjak wutang (tanpa
recourse) serta pendapatan anjak piutang tangguhan (dengan recourse), dan

(2) Pengungkapan mengenai tingkat bunga, jatuh tempo dan jumlah piutang yang
diperoleh serta ikatan penting yang diatur dalam perjanjian anjak piutang.

ta)

Piutang Sewa Pembiayaan
Yang harus diungkapkan antara lain:
(t) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

(2) rekonsiliasi antara investasi sewa bruto dan nilai kini piutang pembayaran sewa
minimum peda akhir pencde pelaporan. Di samping itu, leasor mengungkapkan
investasi sewa bruto dan nilai kini piutang pembayaran sewa minimum pada akhir

Page 24 OCR 0.881
Page 24 of 85

periode pelaporan, untuk setiap periode berikut:
(a) kurang dari satu tahun
(b) lebih dari satu tahun sampai lima tahun
4) lebih dari lima tahun
(3) pendapatan keuangan yang belum diterima:
(4) nilai residu yang tidak dijamin yang diakru sebagai manfaat lessor,
(5) akumwlasi penyisihan piutang tidak tertagih atas pembayaran sewa minimum)
(6) rental kontinjen yang diakul sebagai pendapatan dalam periode, dan
(7) penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor yang material.

d) Piutang Sewa Operasi v
Yang harus diungkapkan antara lain:

(4) jumlah agregat pembayaran sewa minimum masa depan dalam sewa operasi
yang tidak dapat dibatalkan untuk setiap periode berikut:

(8) kurang dari satu tahun

(tb) lebih dari satu tahun sampai Irma tahun

(ce) lebih dari lima tahun
(2) total rental kontinjan yang diakui sebagai pendapatan pada periode: dan
(3) penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor,
6) | Khusus Kontrak Konstruksi

Piutang Retensi v
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Jumlah piutang dari masing-masing kontrak konstruksi: dan

b) Pendapat manajemen akan kemungkinan tertagihnya piutang retensi,
7 | Tagihan Bruto kepada Pelanggan V

Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain tagihan bruto dari setiap kontrak
konstruksi,
Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabed yaitu :

aj biaya kontrak yang terjadi:

Page 25 OCR 0.864
Page 25 of 85

laba yang diakul:
Cc) kerugian yang terjadi: dan
d) pekerjaan yang sudah ditagih (termin).

aa

8)

Piutang Reverse Repo
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang ditransaksikan

b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek:
C) Nama pihak/counterparty:

d) Lokasi Efek jaminan:

@&) Tingkat bunga piutang reverse repo

M) Cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada), dan

G) Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada).

9

Agunan Yang Diambil Alih
Yang harus diungkapkan antara lam:
@) Nilai realisasi bersih pada saat diambilalih:

b) Selisih antara nilai realisasi bersih atas agunan yang diambilalih dengan saldo piutang
yang tidak tertagih: dan

C) Laba atau rugi yang timbul, termasuk biaya-biaya yang timbul setelah pengambilalihan
agunan tersebut,

10)

Piutang Dividen dan Bunga

Yang harus diungkapkan antara Jain rincian jenis dan jurnlah tagihan dividen, bunga, dan
denda kepada pihak lain.

11)

Piutang Lain-Lain

Yang harus diungkapkan antara lain:

karena nilai dibawah 596
dari total aset.

Page 26 OCR 0.871
Pagc 16 of 85

a) Rincian jenis dan jumlah piutang

b) Jurnlah Cadangan Kerugian Penurunan Ndai (CKPN), dan
C) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan,
12) | Aset Keuangan Lainnya v

Pengungkapan ini telah diterapkan untuk aset keuangan lainnya yang bersifat lancar
maupun tidak lancar,

a) Pengelompokkan aset keuangan lainnya sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara pihak
ketiga dan pihak berclasi,

b) Yang barus diungkapkan antara lain:
(1) nilai tercatat aset keuangan untuk setiap kelompok dan rindan investasinya,

(2) laba atau rugi neto pada setiap kelompok aset keuangan berdasarkan klasifikasi,
baik yang disajikan pada pos pendapatan komprehensif lainnya maupun yang
diakul sebagai laba atau rugi periode berjalan,

(3) total pendapatan bunga yang dihitung menggunakan metode suku bunga efektif
untuk aset keuangan selain yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugij

(4) biaya perolehan termasuk jumlah premium dan diskonto yang belum diamaortisasi,
untuk Efek dimiliki ningga jatuh tempo:

fa peringkat Efek utang berikut nama pemeringkat (jika ada),

(6) uralan tentang alasan diambilnya keputusan menjual untuk aset keuangan yang
Oiklasifikasikan dimvliki hingga jatuh tempo)

(7) jika terdapat reklasifikasi aset keuangan, maka wajib diungkapkan:
la) jumlah yang direklasifikasi ke dan dari setiap kategori:
(b) alasan reklasifikasi, dan

(Cc) sisa Investasi dalam kelompok dimiliki hingga jatuh tempo yang telah
direklasifikasi dalam kelompok tersedia untuk dijual,

(8) jumlah tercatat aset keuangan yang dijaminkan sebagai agunan untuk Uabilitas
atau Habilitas kontinjensi serta syarat dan kondisi yang terkait dengan penjaminan
tersebut:

(9) pemiah penurunan ndai atas aset keuangan (jika ada), termasuk mutasinya,
dipisahkan antara aset keuangan yang mengalami penurunan nilai dan aset
keuangan yang tidak mengalami penurunan nilai, serte dipisahkan antars
penurunan nilai yang dihitung secara kolektif dan Individual, termasuk beban
penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi: dan

Page 27 OCR 0.851
Page 27 of 88

(10) jumlah amortisasi keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi atas investasi

yang tersedia untuk dijual yang direklasifikasi menjadi dimniliki hingga jatuh
tempo,

13) | Khusus Deposito
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

a) nama bank, dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi, v

b) kisaran suku bunga kontraktuai selama periode pelaporan: v

6) jenis dan jumlah deposito dalam meta uang asing: dan v

d) hal-hal tin yang dapat mempengaruhi kualitas pencairan deposito tersebut. v
14) | Khusus Investasi pada Sukuk v

Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

@) rincian Sukuk berdasarkan nama penertit dan akad syariah,

b) tujuan model usaha yang digunakan,

C) jumlah investasi yang direklasifikasikan, jika ada, dan penyebabnya, dan
d) Nilai Wajar untuk investasi yang diukur pada biaya perolehan,

15) | Khusus Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah v
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

@) Rincian jumlah nominal dan nilai pasar efek berdasarkan jenis:

b) Tanggal jatuh tempo dan frekuensi pembayaran bunga:

€) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan

dd) Informasi penting lainnya. L.

16) | Khusus Unit Penyertaan Reksadana v

Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

2) Rindan unit penyertaan reksadena dan Nilai Aset Bersih: dan

b) laba atau rugi neto berdasarkan kiasifikasi, baik yang disajikan pada pos pendapatan
komprehensif lainnya maupun yang diakui sebagai laba atau rugi periode berjalan

17)! Khusus Wesel Tagih v

Tambahan pengungkapan mengensiantara lain, pihak penerbit, kisaran tingkat bunga,
jatuh ternpo, jenis mata uang, dan uraian tentang sifat dan asal terjadinya (dari transaksi
usaha atau lainnya),

Page 28 OCR 0.834
Page 28 of 85

esa setan ngtemagan Ea 2 jo Adas ogah (ON/AoIl “Keterangan

18) | Khusus Industri Asuransi v
Tambahan pengungkapan mengenai aset-aset yang menjadi dana jaminan,
19) | Pinjaman Polis

Yang harus diungkapkan antaralain rincian berdasarkan: v

a) Saldo pinjaman polis menurut jenis mata uang
b) Tingkat suku bunga,

20) | Khusus Industri Perbankan v
Kredit

Yang barus diungkapkan antara lain:

3) Rincian jumlah kredit berdasarkan jenis, mata uang, sektor ekonomi dan jangka
waktu serta kolektibilitas,

b) Jumlah cadangan kerugian penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan,
c) Rincian jumlah kredit berdasarkan pihak bereiasi dan pihak ketiga,

d) Rasio kredit usaha kecil terhadap jumlah kredit yang diberikan,

8) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun:

n Rincian kredit bermasalah berdasarkan sektor dan jumlah cadangan penghapusan
menurut ketentuan Bank Indonesia:

g) Rasis kredit bermasalah terhadap jumlah Aset keuangan dan rasio jumlah
cadangan kerugian penurunan nilai Aset keuangen yang telah dibentuk terhodap
jumlah minimum cadangsnkerugian penurunan nilai Aset keuangan sesuai
ketentuan Bank Indonesia,

n) Jumlah kredit yang direstrukturisasi berdasarkan jenis dan kolektibilitas,

» Jumlah dan persentase bagian bank atas kredit sindikasi baik selaku pimpinan,
agen, atau anggota sindikasi,
» Ikhtisar pembelian kredit dari BPPN berdasarkan periode pembelian, jika ada,

k) Pendapat manajemen akan ketaatan bank terhadap Batas Maksimum Pemberian
Kredit (BMPK) yang ditetapkan oleh Bank Indonesia,

5 Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilsi,

21)| Tagihan dan Liabilitas Akseptasi v
Yang harus diungkapkan antara lain:

Page 29 OCR 0.855
Page 29 of 85

ml 5 “reeterangan ”—”——————— | Aga | Tidak | W/A | Keterangan” |

@) Rincian jumlah tagihan dan liabditas berdasarkan pihak, mata uang, dan jatuh tempo:

b) Untuk tagihan akseptasi diungkapkan kolektibilitas, jumlah cadangan penghapusan
dan mutasi selama perode berjalan,

C) Rincian junvah tagihan dan llabilitas berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,

d) Pendapat manajemen akan kecukupan jurnlah cadangan kerugian penurunan nilal
tagihan akseptasi

22) | Persediaan
8) Yang barus diungkapkan antara lain: v Catatan 6

(1) total jurnlah tercatat persediaan dan jurnlah nilai tercatat menurut klasifikasi v
yang sesuai bagi Perusahaan:

(2) jumlah tercatat persediaan yang dicatat dengan Nilai Wajar dikurangi biaya v
untuk menjual

(3) Jumlah persediaan yang diakui sebagai beban selama periode berjalan: v
(4) jumlah setiap penurunan nilai yang diakui sebagai pengurang jumlah persediaan V
yang diakui sebagai beban dalam periode berjalan,

(S) jumdah dari setiap pemulihan dari setiap penurunan nilai yang diakui sebagai v
pengurang jumlah persediaan yang diakui sebagai beban dalam periode
berjalan:

(6) kondisi atau peristiwa penyebab terjadinya pemulihan nilai persediaan yang v
diturunkan

(7) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk persediaan yang v
memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka diungkapkan:
(1) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalanj dan
Ci) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman
yang layak dikapitalisasi,

(8) persediaan yang dijarninkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan V
dijaminkan: dan
(9) jenis dan nilai persediaan yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan V

risiko yang ditutup serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan
asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib diungkapkan alasannya,

b) Khusus Industri Perhotelan
Tambahan pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi yang harus v

Page 30 OCR 0.842
Page 30 of'85

diungkapkan antara lain: /A 1” Keterangan — |

(1) Makanan dan minuman,
(2) Perlengkapan: dan
(3) Barang Dagangan,

C) Khusus Industri Real Estat v
Tambahan pengungkapan antara lain:
Li) Pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi:

la) Tanah Matang,
(b) Unit Bangunanj dan
(c) Unit Bangunan dalam Penyelesaian.

(2) Jumlah binya perolehan aset Real Estat yang pengikatan jual belinya telah
berlaku namun penjualannya belum diakw, termasuk jumlah utang terkait yang
akan dialihkan, bila ada,

d) Tanah untuk Pengembangan v
Tambahan pengungkapan antara lain:

(1) Lokasi, luas tanah, proses perianan:
(2) Jumitah biaya bunga dan rugi kurs yang dikapitalisasi ke tanah untuk
pengembangan) dan

(3) Proporsi tanah yang dijadikan jaminan utang.
&) Khusus Industri Media v

Tambahan pengungkapan antara lain:

(1) Materi program : lokal, Impor (media televisi):

(2) Buku, kertas koran, barang pra cetak (media cetak):

(3) Barang promosi dan barter (media cetak): dan

(9) Bahan persediaan Isin yang sesuai dengan industrinya.
1 Khusus Industri Rumah Sakit V

Tambahan pengungkapan antara lain:
(1) Obat-obatan,

Page 31 OCR 0.882
Page 31 of 88

(2) Perlengkapan medis (disposable): dan

(3) Persediaan lainnya
9) Khusus Industri Peternakan v

(1) Pengungkapan jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi tertentu,
seperti hewan ternak menjadi:

ta) Hewan Temak Tersedia untuk Dijual, dan
(b) Hewan Temak dalam Pertumbuhan

(2) Hewan Ternak Produksi - Berumur Pendek
Yang harus diungkapkan antara lain:

(a) Total jumlah tercatat dan nilal tercatat menurut klasifikasi hewan ternak
telah menghasilkan dan hewan temak belum menghasilkan,

(b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama paling
tidak 2 tahun terakhir:

(Cc) Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan,

(d) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan atau penghapusan
persediaan yang mati atau hang,

(@) Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan
risiko yang ditutup:

(Pi Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematian
atau metode penghapusan langsung:

(9) Pendapat manajernen atas kecukupan nilai pertanggungan asuransi: dan

(h) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima
jaminan.

23)| Pajak Dibayar Di muka v Catatan 152
Yang harus diungkapkan antara lain:
@) rincian menurut jenis dan jumlah masing-masing pajaknya, dan v
b) uraian mengenal jumlah restitusi pajak yang diajukan dan statusnya, v
24) | Giaya Dibayar Dimuka Catatan 7 dan 8
Yang harus diungkapkan antara lam rindan menurut jenis dan jumlah. v

Page 32 OCR 0.865
25)

Aset

Page 32 of 85

Ik lancar atau kelompok lepasan yang Dimiliki untuk Dijual

Yang harus diungkepkanantara lain:

(1)
(e31

3)
(4)
(5)

(6)

uralan dar aset yang dimiliki untuk dijual atau kelompok lepasan:

uralan fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan
yang diharapkan, serta cara dan waktu pelepasan:

kerugian penurunan nilai atau keuntungan pemulihan penurunan nilai,

Galam hal aset yang dimiliki: untuk dijual belum dapat direalisasikan dalam satu
tahun, diungkapkan peristiwa atau keadaan yang dapat memperpanjang periode
penyelesaian penjualan menjadi lebih dari satu tahun

dalam hal dapat diterapkan, segrnen yang dilaporkan dari oset yang dimiliki untuk
dijual dan kelompok lepasan disajikan sesuai dengan SAK yang bertaku, dan
dalam hal aset yang diklasifikasikan sebagai aset yang dimiliki untuk dijual atau
kelompok lepasan dihentikan pengklasifikasiannya, diungkapkan:

Ca) milai dari aset tersebut, yaitu nilai yang Istih rendah antara:

4 jumlah tercatat aset tersebut sebelum aset atau kelompok lepasan
diklasifikasikan sebagai dirniliki untuk dijual, disesuaikan dengan
penyusutan, amortisasi atau penilaian kembali yang telah diakut apabila aset
atau kelompok lepasan tersebut tidak diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk
dijual: dan

W jumlah terpulihkan pada saat tanggal keputusan untuk tidak menjuel,

(b) uraian fakta dan keadaan yang mengarah kepada keputusan tersebut: dan
(c) dampaknya terhadap hasil operasi untuk periode tersebut dan periode sajian
sebelumnya.

26)

Piutang Pihak Berelasi Non-Usaha
Yang harus diungkapkan antara lain :

a)
b)

d
KH)

e)

rindan jenis, nama pihak berelasi, dan jumlah piutang:

alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilas serta penjelasan
terjadinya piutang pihak berelasi tersebut,

Jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nidai
secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang,

pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai,
dan

dalam hal piutang berelasi non usaha disajikan dalarn aset lancar, hal tersebut harus
dibuktikan serta diungkapkan alasannya.

Catatan 23

27)

Investasi pada Entitas Asosiasi
Yang harusdiungkapkan antara lain:
a) nama entitas asosiasi,

Ii Jab an

Page 33 OCR 0.884
Page A3 of 85

b) persentase keperulikan dan penjelasan adanya pengaruh signifikan, beserta alasannya,

Cc) milaitercatat dan Nilai Wajar investasi dalam entitas asosiasi yang kuotasi harganya
tersedia,

d) ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi termasuk jumlah agregat Aset,
Liabiltas, pendapatan, dan laba atau rugi:

€) alasan tidak adanya pengaruh signifikan walaupun Perusahaan memiliki lebih dari 2085
(dua puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial investee secara langsung
atau tidak langsung:

#) akhir periode pelaporan dari laporan keusrigan entitas asosiasi, ketika laporan
keuangan tersebut digunakan dalam menerapkan metode ekuitas dan tanggal atau
periode yang berbeda dengan Perusahaan, dan alasan menggunakan tanggal atau
periode yang berbeda:

@) sifat dan tingkatan setiap pembatasan signifikan atas kemampuan entitas asosiasi
untuk mentransfer dana kepada Perusahaan:

N) bagian rugi entitas asosiasi yang tidak diakw dan alasannya, apabila Perusahaan
menghentikan pengakuan bagiannya atas rugi entitas asosiasi, baik untuk periode
terjadinya kerugian tersebut maupun secara kumulatif,

i) bagian atas liabilitas kontinjensi entitas asosiasi yang terjadi bersama-sama dengan
Investor lain,

1) abditas kontinjensi yang terjadi karena investor berkewajiban bersama-sama untuk
semua ata: sebagian Liabilitas entitas asosiasi, dan

k) ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi, secara Individual atau dalam
kelompok, yang tidak dicatat dengan menggunakan metode ekuitas termasuk total
Aset, total Liabilitas, Pendapatan, dan laba atau rugi.

28)

Khusus Industri Konstruksi
Jaminan

Yang harus diungkapkan antara lain rindan jaminan yang diberikan dan jumlah jaminan
tersebut serta kontrak konstruksi yang mensyaratkan adanya jaminan tersebut.

29)

Khusus Industri Kehutanan
HTI dan HTI dalam pengembangan

Berupabiaya yang ditangguhkan dalam pelaksanaan pembangunan HTI, yang disajikan
sebagai berikut:

a) Saldo awal,

b) Penyisihan periode berjalan:

C) Realisasi yang dilakukan selama periode berjalan, dan

d) Saldo akhir,

Page 34 OCR 0.864
30)

Page 34 of 85

Khusus Industri Jalan Tol

Hak Bagi Hasil Tol

Investor tanpa kuasa hak penyelenggaraan harus mengungkapkan hal-hal berikut:
(a) Dasar pengukuran hak bagi hasil tol,

(b) Masa hak bagi hasil tol dan arnortisasinyaj

(EC) Perubahan hak bagi hasil tol selama periode berjalan: dan

(d) Reklasifikasi proyek kerjasama operasi dalam pelaksanaan ke hak bagi hasil tol.

31)

Khusus Industri Perkebunan
Tanaman Perkebunan
Yang harus diungkapkan antara lain:
@) Untuk tanarnan telah menghasilkan
(4) Rincian nilai tercatat dan akumulasi penyusutan menurut jenis tanaman,

(2) Rekonsiliasi nilai tercatat awal tahun dan akhir tahun tanaman untuk setiap
kelompok selama paling sedikit 2 tahun terakhir,

(3) Status tanah yang digunakan untuk menanam:
(4) Nilai tanaman telah menghasilkan berdasarkan area/lokasi penanaman:

(S5) Perbandingan saldo tanaman belum menghasilkan selama paling sedikit 2 tahun:
dan

(6) Tanaman yang dijaminkan,

b) Untuk tanaman belum menghasilkan
(1) Mutasi tanaman belum menghasilkan sebagai berikut :
ta) Saldo awal
| Tambahan tahun berjalan
WN. Biaya langsung
to) Da kapang biaya pinjaman, dan rugi kurs dalam hal terjadi depresiasi
uan

|. Pengurangan tahun berjalan

MW Jurnlah yang direklasifikasi ke tanaman telah menghasilkan
(O Pengurangan lainnya
(d) Soldo akhir,

(2) Nilai tanaman dalam Perkebunan Inti Rakyat / Perkebunan Inti Plasma yang
menjadi milik perusahaan (inti) dan tanaman yang bukan milik perusahaan
(perkebunan rakyat/perkebunan plasma): dan

(3) Cadangan kerugian yang mungkin timbul pada ptasma.

Page 35 OCR 0.871
Page 35 of 85

32) | Khusus Industri Peternakan
Hewan Ternak Produksi — Berumur Panjang
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Pengelompokan bewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) dan hewan
ternak telah menghasilkan:

b) Rekonsiliasi saldo awal dan aktir hewan ternak tiap kelompok selama paling tidak 2
tahun terakhir,

C) Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan:

d) Nilai hewan ternak tiap kelompok berdasarkan lokasi/area peternakan,
e) Kondisi hewan ternak,

Persentase kematian selama tige tahun terakhir,

9) Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan risiko yang
ditutup:

h) Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematian ataw
metode penghapusan langsung,

|) Nilai cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada:
J) Pendapat manajemen atas kecukupan nilai cadangan kematian, jika ada, dan
k) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima jaminan,

33) | Properti Investasi V
8) Yangharusdiungkapkan antara lain:

(1) model pengukuran setelah pengakuan awal yang digunakan, model Nilai Wajar
atau model biaya:

(2) metode dan asumsi signifikan yang diterapkan dalarn menentukan Nilai Wajar
dari Properti Investasi:

(3) pernyataan bahwa penentuan Nilai Wajar didukung oleh bukti pasar atau
lebih banyak berdasarkan faktor lain karena sifat properti tersebut dan
keterbatasan data pasar yang dapat diperbandingkan:

(4) nama Penilai, tanggal penilaian, dan tanggal laporan penilaian terakhir,

(S) jumlah yang diakui dalam laba rugi untuk:

(a) penghasilan sewa dari Properti Investasi,

(b) beban operasi langsung yang terjadi baik dari Properti Investasi yong
menghasilkan maupun yang tidak menghasilkan penghasilan sewa selama
periode tersebut, dan

(C) perubahan kumulatif dalam Nilai Wajar yang diakui dalam laba rugi atas
penjualan Properti Investasi dari sekelompok aset yang menggunakan
model biaya ke kelompok aset yang menggunakan model Nilai Wajar,

(6) keberadaan dan jumlah pernbatasan atas realisasi dari Properti Investasi atau

Page 36 OCR 0.882
5)

&

d)

Page 36 of 85

pembayaran penghasilan dan hasil pelepasan: dan
(7) kewajiban kontraktual untuk membeli, membangun atau mengembangkan
Properti Investasi atau untuk perbsikan, pemeliharaan stau peningkatan.
Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model Nilai Wajar, selain
pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf (a) ditambahkan pengungkapan
antara lain:

(Lt) rekonsiliasi antara jumlah tercatat Properti Investasi pada awal dan akhir
perlode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi,

(2) saat suatu penilaian terhadap Properti Investasi disesuaikan secara signifikan
untuk tujuan pelaporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan
rekonsiliasi antara pemiaian tersebut dan perilaian yang telah disesuaikan yang
dilaporkan dalam laporan keuangan, dengan menunjukkan secara terpisah:

(a) jumlah agregat dari pengakuan kewajiban sewa yang telah ditambahkan
kembali: dan
(b) penyesuaian sigrifikan lain.

Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model biaya, selain
pengungkapan sebagaimena dimaksud dalam huruf &) ditambahkan pengungkapan
antara lain:

(1) umur manfaat,

(2) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Properti Investasi
pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan,
dan reklasifikasi,

(3) jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban
penyusutan:

(4) jurnlah rugi penurunan nilai yang diakul, dan jumlah pemulihan rugi penurunan
nilai, selama satu periode sesuai SAK yang berlaku:

(S) transfer ke dan dari persediawn dan properti yang digunakan sendiri: dan
(6) Nilai Wajar Properti Investasi.

Khusus untuk Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan,
Yang harus diungkapkan antara lain:

(4) rincian Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pensembangan,
(2) persentase jumiah tercatat terhadap nilai kontrak,

(3) estimasi saat penyelesaian:

(4) hambatan kelanjutan penyelesaian)

(9) jumlah pengeluaran yang diakui dalarn jumlah tercatat Properti Investasi
dalam proses pembangunan dan pengembangan, dan

(6) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk properti investasi yang
memenuhi kriteria aset kualifkasian, maka wajib diungkapkan:

(Ca) jumlah tiaya pinjaman yang dikapitalisasi selarna periode berjalan, dan

Page 37 OCR 0.856
Page 3T of 85

(b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah blaya pinjaman

yang layak dikapitalisasi,

34) | aset Tetap V Catatan 9
Yang harus diungkapkan antara lain:
B8) setiap kelompok Aset Tetap wajib diungkapkan secara terpisah berdasarkan
kepemilikan aset yaitu aset penvilikan langsung dan/atau aset sewa pembiayaan: v
b) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Aset Tetap pada awal
dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi:
C) jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban vV
penyusutan
d) rugi penurunan nilai dan jumlah yang dijurnal balik yang diakut dalarn laba rugi dan vV
ekuitas (jika ada), vV
e) jumlah komitmen kontraktuai dalam perolehan Aset Tetap
MH jumlah kompensasi dari pihak ketiga untuk Aset Tetap yang mengalami penunman v
nilai, hilang, atau dihentikan yang dimasukkan dalam laba rugi, apabila tidak
diungkapkan secara terpisah pada laporan laba rugi komprehensif,
9) Dalam hal Aset Tetap disajikan pada jumlah revaluasian, yang harus diungkapkan : v
(1) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian):
(2) tanggal efektif persetujuan dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP) apabila Aset Tetap
untuk perhitungan pajak menggunakan jumlah revaluasian,
(3) nama Penilai dan tanggal laporan pendaian terakhir:
(4) metode dan asurnsi signifikan yang digunakan dalam mengestirnasi Nilai Wajar
aset:
(5) Jumlah tercatat untuk setiap Aset Tetap seandainya aset tersebut dicatat dengan
model biaya: dan
(6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilar, yang menunjukkan prubahan selama
periode dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada para
pernegang saham, v
h) Khusus untuk Aset Tetap dalarn proses pembangunan, yang harus diungkapkan antara
lain:
(4) rincian Aset Tetap yang sedang dalam pembangunan,
(2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak:
(3) estimasi saat penyelesaian:
(4) hambatan kelanjutan penyelesaian (jika ada)/
(5) jumlah pengeluaran yang diakul dalam jurmah tercatat aset tetap dalarn
pembangunan, dan

(6) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi knteria
aset kualifikasian, maka wajib dungkapkan:

«

Page 38 OCR 0.857
Page 38 of 85

(a) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan, dan

(b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman
yang layak dikapitalisasi.

I) Pengungkapan lainnya antara lain: v
(L)jumlah tercatat Aset Tetap yang tidak dipakai sementara:
(2) jumlah tercatat bruto dari setiap Aset Tetap yang telah disusutkan penuh dan
rnasih digunakan:
(3)jumlah tercatat Aset Tetap yang dihentikan dari penggunaan aktif dan tidak v
diklasifikasikan sebagai tersedia untuk dijual,
(9) dalam hal model biaya digunakan, Nilai Wajar Aset Tetap apabila berbeda secara
material dani jumlah tercatat, AA
(S) nilai buku, hasil penjualan neto, keuntungan (kerugian) dari Aset Tetap yang V
dihentikan pengakuannya,
(6) dalam hal terdapat Aset Tetap yang berasai dari hibah, agar diungkapkan jenis
Aset, nilai tercatat, dan tanggal perolehan v
() parabektan estimasi masa guna dan/atau metode penyusutan menurut jenis Aset V
Etap,
(8) Kondisi atau peristiwa yang menyebabkan terjadinya penurunan nilai atau
pemulihan penurunan nilai,
(9) Jumlah aset tetap yang dijadikan jarninan, nama pihak yang menerima jaminan dan
alasan penjarninan, dan
(10) Jenis dan nilai aset tetap yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan
nsiko yang ditutup, serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan
asuransi, apabila tidak diasuransikan ager diungkapkan alasannya.
Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi v

Aset Minyak dan Gas Bumi
(khusus untuk perusahaan yang memiliki kegiatan hulu minyak dan gas bumi)
Yang harus diungkapkan antara lain:

(4) Rincian aset menurut jenisnya, seperti: aperated acreagge, umaperated sereage, Sumur
dan peralatan serta fasilitas yang berhubungan, peralatan kantor, kendaraan, sumur
dan peralatan serta fasilitas dalam pengerjaan)

(2) Tabel yang memuat penjelasan tentang :
(a) Lokasi penambangan:
(b) Saido awal untuk masing-masing lokasi:
(c) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan: dan
(d) Saldo akbir untuk masing-masing lokasi penambangan
(3) Dalam hal saldo aset Minyak dan Gas Bumi tersebut mengandung hok tagih kepoda
Regulator terkait, perlu penjelasan kolektabilitas tagihan tersebut dalam bentuk tabel

Page 39 OCR 0.850
Pape 39 of 85

analisa umur tagihan,

36)

Aset Tak Berwujud
Yang harus diungkapkan untuk setiap jenes Aset Takberwujud antara lain:

3
bj
'3)

2)

L2)

3)

2)

Uu)
»

Jumtah tercatat bruto dan akurnulasi arnortisasi,

alokasi jumlah arnortisasi Aset Takberwujud ke dalam pos laporan laba rugi
komprehensif:

rekonsiliasi jurnlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi Aset Takberwujud pada

awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan
reklasifikasi:

Galom hal terdapat kapitahsasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriteria aset
kuahtikasian, maka harus diungkapkan:
(1) jurniah biaya pinjaman yang dikapitaltsasi selama percde berjalan: dan

(2) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jurnlah biaya pinjaman yang
layak dikapitalisasi,

Jumlah tercatat Aset dan faktor signifikan yang mendukung penentuan dan
perdasannya untuk Aset Takberwujud yang dinda dengan umur manfaat tidak
terbatas:

penjelasan atas jumlah tercatat dan sisa periode amortisasi dari setiap Aset
Takberwujud yang material terhadap laporan keuangan Perusahaan:

Aset Tekberwujud yang diperoleh melalui Hibah Pemerintah dan awalnya diakui pada
Nai Wajar sesuai SAK yang berlaku, diungkapkan:

(1) Nilai Wajar pada pengakuan awal atas aset-aset tersebut,

(2) jumlah tercatatnya: dan

(3) aah tersebut diukur setelah pengakuan awal dengan model biaya atau model
revaluasij

keberadaan dan jumlah tercatat Aset Takberwujud yang lane dibatasi dan

jumlah tercatat Aset Takberwujud yang menjadi jaminan untuk

tuli kornitmen kontraktual untuk akuisisi Aset Takberwujud:

Aset Takberwujud disajikan pada jumlah revaluasian, diungkapkan:

(3) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian):

(2) nama Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir,

(3) jumlah tercatat Aset Takberwujud yang direvaluasi,

ta) esis dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar

7

(S) jumlah tercatat untuk setiap Aset Takberwujud seandainya Aset tersebut dicatat
Gengan model biaya: dan

(6) surplus revaluasi atau rugi penurunan mlai, yang menunjukkan perubahan selama
perlode dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada para

Page 40 OCR 0.900
Page 40 of 85

pemegang saham,

37)

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi dan Pertambangan umum

8)

Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/Penyisihan
Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan

Yang harus diungkapkan antara lain tabel yang memuat penjelasan tentang :
(1) Saldo awal,

(2) Penambahan dan pengurangan:

(3) Saldo akhir,

8)

Aset Eksplorasi dan Evaluasi

Yang harus diungkapkanantara lain:

(1) nncian biaya perolehan aset eksplorasi dan evaluasi per area of interest yang
mencakup saldo awal, penambahan dan pengurangan, dan saldo akhi: dan

(2) Jumiah aset, Ilabilitas, penghasilan dan beban, arus kas operasi, dan arus kas
investasi yang timbul dari eksplorasi dan evaluasi pertambangan,

1

Bagian dari Biaya Eksplorasi Tangguhan: pengupasan tanah tambang.
Yang harus diungkapkan antara lir:
(1) Kebijakan akuntansi sehubungan dengan:
(a) Metode pembebanan biaya pengupasan tanah, dan
(8) Metode perhitungan Rasio Rata-Rata Tanah Penutup.
(2) Jumlah Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan yang terdiri dari (1) biaya

pengupasan awal, (2) biaya pengupasan lanjutan dengan penjelasan mengenai
perbedaan antara rasio aktual tanah menutup terhadap rasio rata-ratanya:

(3) Perubahan atas Rasio Rata-Rata Tanah Penutup (bila ada),
(4) Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan dimana terjadi penundaan masa
produksi, rmeliputi penjelasan :
la) Alasan terjadinya penundaan,
(b) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dirnulainya produksi, dan
(ce) Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi (jika ada),
terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi
utarna yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut,

9

Biaya Pengombangan Tangguhan

Yang harus diungkapkan antara lain -

(1) Mutasi Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan selama tahun berjalan
dengan menunjukkan:

la) Lokasi eksplorasi dan pengembangan,

Page 41 OCR 0.873
Page 41 of 85

(b) Saldo awal:
tc) Penambahar/pengurangan,
(d) Amortisasi, dan
(e) Saldo akhir.

(2) Biaya pengembangan yang ditangguhkan atas kegiatan pengembangan yang
masih berjalan:

(3) Penjelasan apabila terjadi penghapusan biaya eksplorasi dan pengembangan
tangguhan yang menurut penelaahan manajernen tidak dapat dipulihkan,

(4) Jurniah biaya eksplorasi dan pengembangan yang ditangguhkan dimana terjadi
penundaan masa produksi, meliputi penjelasan:

(8) Alasan terjadinya penundaan:
(b) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dinilainya produksi dan
(ce) Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi bila ada,

terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi utama
yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut.

(5) Apabila terdapat lebih dari satu Area of Interest, maka harus diungkapkan rincian
dan Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan untuk tiap-tiap Area of Interest.

1)

Utang Usaha
Yang harus diungkapkan antara lain:

Catatan 11

a) Pengungkapan untuk provisi berlaku untuk provisi jangka pendek dan prowisi jangka
panjang,

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) nilai tercatat pada awal dan akhir periode:

(2) provisi tambahan dalarn periode bersangkutan:

(3) jumlah yang terjadi dan dibebankan pada provisi selama periode bersangkutan)

(4) jumlah yang dibatalkan selama periode bersangkutan atas jumlah yang belum
digunakan,

(S5) peningkatan selama periode yang bersangkutan, dalam nilai kini, yang terjadi
karena bertalunya waktu dan dampak dari setiap perubahan tingkat diskonto,

(6) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat terjadinya arus
keluar sumber daya ekonomi)

(7) Indikasi ketidakpastian waktu atau jumlah arus keluar sebagaimana dimaksud

b

2) jumiah utang usaha yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi: vV

b) jumlah utang usaha menurut mata yang) dan

C) jaminan yang diberikan oleh Perusahaan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan. v
2) | Provisi v

Page 42 OCR 0.872
Page 42 of 85

dalam angka(6), Dalam hal diperlukan, Perusahaan mengungkapkan asumsi
utama yang mendasari prakiraan peristiwa masa depan: dan

(B) jurniah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan jumlah
Aset yang telah diakui untuk @#stimasi penggantian tersebut.

3)

Beban akrual

Yang wajib diungkapkan antara lain jenis dan jumlah dari unsur utama beban yang belum
Jatuh tempo,

4)

Khusus Industri Perbankan

Uabilitas Segera

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian berdasarkan jenis dan mata uang: dan
b) Uraian mengenai s#at masing-masing kewajiban.

5)

Utang Repo

Yang barus diungkapkan antara lain:

a) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang dijual Perusahaan pada transaksi repo:
b) Tanggal dan harga dilakukennya pembelian dan penjuslan kembali Efek.

43)

Khusus Kontrak Konstruksi

Utang Bruto kepada Pelanggan

Yang harus diungkapkan dalarn pos ini antara lain fiabilitas bruto dari setiap kontrak
konstruksi, Dalami penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel
yaitu :

8) biaya kontrak yang terjadi,

b) laba yang diakui:

Cc) kerugian yang dialami: dan

d) pekerjaan yang sudah ditagih (termin),

»

Khusus Industri Perbankan
a) Simpanan Nasabah
Yang barus diungkapkan antara lain rincian tiap jenis simpanan yang mengungkapkan:
(1) Rindan berdasarkan nata wang, dan jangka waktu,
(2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:
(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun,
(a) Jumlah arnortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito,
(5) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan statusnya, misalnya diblokir atau

Page 43 OCR 0.882
Page 43 of 85

Gijaminkan, dan

(6) Pemberian fasilitas istimewa kepada pemilik rekening giro,

b) Simpanan dari Bank Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:
(L) Rindian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu:
(2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak beralasi dan pihak ketiga,
(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun,
(4) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito, dan
(5) Rindan simpanan bermasalah berdasarkan jenis dan statusnya, misalnya diblokir
atau dijarinkan.
8) | Khusus Industri Asuransi Kerugian dan Jiwa v
a) Kewajiban Manfaat Polis Masa Depan
Yang barus diungkapkan antara lain :
(1) Rincian berdasarkan program asuransi,
(2) Rincian berdasarkan jenis pertanggungan,
(3) Rincian berdasarkan mata uang:
(4) Dasar perhitungan dan asurnsi aktuaris, dan

(5) RekonsiNlasi jumlah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan
penambahan dan pengurangan,

b) Utang Klaim v
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga,
(2) Jumlah utang klaim berdasarkan tertanggung:
(3) Jumlah utang klaim menurut jenis asuransi: dan
(4) Jumlah utang menurut mata uang,

€) Estimasi Klaim Retensi Sendiri v
Yang harus deungkapkan antara lain:
(1) Jumlah menurut jenis asuransi,
(2) Jumlah menurut tertanggung
(3) Jumlah menurut mata uang: dan
(a) Jumlah estimasi klaim yang sudah terjadi namun belum dilaporkan.

d) Premi yang belum merupakan Pendapatan v“

Page 44 OCR 0.872
Page 4 of 85

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Jumlah menurut program asuransi:

(2) Jumlah menurut jenis pertanggungan

(3) Pernisahan antara premi yang belum merupakan pendapatan kepada pihak
berelasi dan pihak ketiga,

(a) Metoda perhitungan yang digunakan: dan

(5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan
penambahan dan pengurangan.

Utang Koasuransi (rewrite)

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Pernisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga:
(2) Jumlah berdasarkan ko-asuradur,

(3) Jumlah menurut jenis mata uang, dan

(8) Jumlah menurut umur utang,

Utang Reasuransi

Yang harus diungkapkan antara lain:

(4) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak beretasi dan pihak ketiga:
(2) Jumlah berdasarkan reasuradur,

(3) Jumlah menurut jares mata uang:

(4) Jurniah menurut urnur utang: dan

(5) Jumlah utang atau piutang reasuransi yang disalinghapuskan.

Utang Komisi

Yang harus diungkapkan antara lain:

(L) Jumiah berdasarkan tertanggung dan asuradur)
(2) Jumiah menurut jenis mata uang, dani

(3) Jumlah menurut jenis asuransi.

")

»

Titipan Premi
Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis asuransi,

Hak Laba Pemegang Polis Yang Belum Dibagikan
Yang harus diungkapkan:

(1) Tanggal dan hasil keputusan rapat pemegang saham:
(2) Dasar perhitunganj dan

(3) Saldo menurut usia,

Page 45 OCR 0.885
»

Page 45 of 85

Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Pendek
Yang harus diungkapkan antara lain jenis dan jumlahnya.

Catatan 16

10)

Utang Pajak

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) jenis dan jumlahnya, dan

b) inforrnasi menganai ketetapan pajak.

Catatan 1Sb dan 1Sh

11)

Khusus Industri Pembiayaan

Kewajiban Anjak Piutang

Yang harus diungkapkan antara lain:

&) Jumlah liabilitas anjak piutang dalam rangka anjak piutang dengan recourse, dan

b) Jumlah beban tangguhan, piutang retensi anjak piutang, dan jatuh tempo serta ikatan
penting lamnya yang diatur dalam perjanjian anjak piutang.

12)

Khusus Kontrak Konstruksi
Uang Muka Kontrak
Yang harus diungkapkan antara kain jumlah uang muka kontrak yang diterima,

13)

Bagian Lancar atas Liabilitas Jangka Panjang
Yang harus diungkapkan antara lam bagian lancar atas liabiltas jangka panjang sesuai

dengan pengungkapan utang bank dan lembaga keuangan jangka panjang sebagaimana
diatur dalam Checklist ini.

Catatan 14

14)

Uabilitas Keuangan Lainnya
8) Yang harus diungkapkan antara lain

(1) Pengungkapan untuk liabilitas keuangan lainnya berlaku untuk liatulitas
keuangan lainnya yang bersifat jangka pendek dan jangka panjang:

(2) Perusahaan wajib mengelompokkan sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara
pihak ketiga dan pihak berelasi:
(3) Yang harus diungkapkan antara lain:
(a) nilai tercatat Iiabilitas keyangan untuk setiap kategori,
(b) laba atau rugi neto pada setiap liatilitas keuangan: Gan
(c) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam
memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang
dan kondisi default),
b) Dalam hal terdapat restrukturisasi Utang
Yang barus diungkapkan antara lain :
lt) Penjelasan tentang pokok-pokok perubahan persyaratan dan penyelesaian
utang:

Catatan 24

Page 46 OCR 0.879
Page 46 of'85

(2) Jurnlah keuntungan atas restrukturisasi utang dan dampak pajak penghasilan v

yang terkait:

(3) Jumlah keuntungan atau kerugian bersih atas pengalihan aset yang diakul v
selama periode tersebut, dan

(4) Jumlah utang kontinjen yang dimasukkan dalam nilai tercatat utang yang telah
direstrukturisasi,
15) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi v

Bagian Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang Jatuh Tempo
dalam Satu Tahun

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya.

16) | Khusus Industri Pertambangan Umum v

Bagian Penyisihan untuk Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang
Jatuh Tempo dalam Satu Tahun

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya.

17) | Liabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual, V
Yang harus diungkapkan antara lain Ilabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang
dimilki untuk dijual sesuai dengan dan dapat digabung dengan pengungkapan aset tidak
lancar atau kelompok lepasan yang diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual.

Uabilitas Jangka Panjang
18) | Utang Pihak Berelasi Non-Usaha Catatan 23
Yang Harus diungkapkan antara lain : V
a) rincian nama pihak berelasi, jenis, dan jumlah utang,
b) jumlah utang menurut mata uang: dan v
€) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan. v

Catatan 14

&

19) | Utang Bank dan Lembaga Keuangan Jangka Panjang
Yang Harus diungkapkan antara lain:

a) rincian jumlah utang berdasarkan nama bank/lembaga keuangan dan jenis mata
uang:

b) kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan:

C) tanggal jatuh tempoj

d) jumlah bagian yang akan jatuh ternpo dalam waktu 12 (dus belas) bulan,

€) penjelasan tentang fasilitas pinjaman yang diperoleh, termasuk jumlah dan tujuan

LK,

Page 47 OCR 0.877
a

1)
Dj

»

Page 4T of 85

perolehannye
pembayaran yang dilakukan pada periode berjalan untuk masing-masing fasditas
pinjaman:
kejadian penting lainnya antara lam kepatuhan Perusahsan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan koadsi default):
jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan,
persyaratan lain yang penting, seperti adanya pembatasan pembagian dividen,
Lane Tasio tertentu, dan/atau pembatasan perolehan utang baru, dan

In informasi sehubungan dengan llabilitas berbunga jangka panjang yang
Lan Jatuh tempo dalam jangka waktu 12 (dua belas) bulan sejak tanggal laporan
posisi keuangan tetapi tetap diklasifikasikan sebagai liabilitas jangka panjang, antara
lain adalah:
(1) nama bank/lembaga keyangan dan jumlahnya: dan
(2) nngkasan perjanjian lama dan baru, yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka

waktu pinjarnan, tanggal jatuh tempo, dan persyaratan penting.

aa 3

20)

Utang Sewa Pembiayaan
Yang harus diungkapkan antara lain -

3)

b)

c)
d)

e)

Uu)

Jumlah neto nilai tercatat untuk setiap kelompok aset dan pernberi sewa (lessor)
pada tanggal laporan posisi keuangan,

rekonsiliasi antara total pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal
laporan posisi keuangan, dengan nilai kininya. Selain itu wajib mengungkapkan total
pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal laporan posisi keuangan,
dan nilai kininya, untuk setiap periode berikut:

(1) sampai dengan satu tahun,

(2) lebih dari satu tahun sampai S (lima) tahun: dan

(3) letih dari 5 (Ilmajtahun,

pembayaran sewa kontinjan yang diakui sebagai beban pada periode tersebut,
total pernbayaran minimum sewa-lanjut (sublease) masa depan yang diperkirakan
akan diterirna dari kontrak sewa-lanjut yang tidak dapat dibatalkan (non-canosilabke
sublease) pada tanggal laporan pesisi keuangan:

keuntungan atau kerugian yang ditangguhkan beserta amortisasinya sehubungan
dengan transaksi penjualan dan penyewaan kembali (sale and teaseback): dan

penjelasan umum isi perjanjian sewa yang rnaterial, antara lain:
(1) dasar penentuan utang sewa kontinjen,

(2) ada tidaknya klausul-klausul yang berkaitan dengan opsi perpanjangan atau
pembelian dan eskalasi beserta syarat-syaratnya, dan

(3) pembatasan-pembatasan yang ditetapkan dalam perjanjian sewa.

Catatan 17

Page 48 OCR 0.879
Page 48 of 85

21) | Khusus Industri Perbankan v

a) Surat Berharga yang Diterbitkan
Yong harus diungkapkan antara Isin:
(4) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu:
(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga
(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun:
(4) Rincian berdasarkan peringkat efek dan perusahaan pemeringkat,
(S) Jurnlah amortisasi pada tahun berjalan,

(5) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu
perjanjian, tanggal jatuh tempo, kewajiban yang harus dipenuhi, dan
persyaratan penting kainnya (Debt Covenancs):

(7) Pendapat manajemen tentang pemenuhan Debt Covenanceatas surat berharga
yang diterbitkan.

b) Pinjaman Diterima

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian berdasarkan pihak, jenis, dan mata uang:

(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketigaj

(3) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu
perjanjian, tingkat bunga, tanggal jatuh tempo, nilai Aset bank yang dijaminkan,
dan persyaratan penting lainnyafdebt covenance):

(4) Pendapat manajemen terkait pemenuhan debt covenance,

(5) Apabila bank menerirna dana atau fasilitas pinjaman dari pemerintah atau pihak
lain dengan tingkat imbalan yang lebih rendah dari tingkat bunga pasar maka
manajemen mengungkapkan mengenai fasilitas tersebut dan dampaknya
terhadap laba bersih.

Cc) Estimasi Kerugian Komitmen dan Kontinjansi

Yong harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian berdasarkan jenis, mata usang, dan kolektibilitas:

(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

(3) Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selarna periode berjalan)

(4) Ketentuan minamumn penyisihan penurunan nilai kornitrnen dan kontinjensi
menurut BI dan posisi penyisihan penghapusan bank pada saat periode
pelaporanj dan

(S5) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai
komitmen dan kontinjensi.

Page 49 OCR 0.866
22)

Page 49 of 85

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi
Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) Mutasi taksiran provisi PLH selarna tahun berjalan dengan menunjukkan:
(1) Saldo awal:
(2) Penyisihan yang dibentuk:
(3) Pengeluaran yang terjadi: dan
(4) Saldo akhir.
b) Kegiatan PLM yang telah dilaksanakan dan yang sedang berjalan:

Cc) Uabilitas bersyarat sehubungan dengan PLH dan liabilitas bersyarat lainnya
sebagaimana diatur dalam standar akuntansi keuangan:

d) Apabila dalam pos Ini terdapat komponen biaya yang sifatnya material, misalnya beban
penapan tambang, maka perusahaan dapat menyajikannya dalam pos yang
terpisah:

@| Tabel yang memuat penjelasan tentang:

(1) Saldo awal:
(2) Penambahan dan Pengurangan ,
(3) Saldo akhir.

23)

Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang
a) Imbalan Pasti

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) gambaran umum mengenai jenis program.

(2) rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari nilai kini kewajiban imbalan pasti yang

menunjukkan secara terpisah, pengaruhnya selama periode berjalan yang dapat
@atribusikan ke dalam:

(a) biaya Jasa kini:

(b) biaya bunga:

(c) iuran oleh peserta program)

(dj keuntungan dan kerugian aktuarial

(e) perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata
uang yang berbeda dengan mata uang penyajian:

(N imbalan yang dibayarkan:
(0) biaya Jasa lalu,

(h) kombinasi bisnis,

() curtaikment: dan

aa

Catatan 16

Page 50 OCR 0.848
Page 50 of 85

ti) penyelesaian,

(3) analisis kewajiban imbalan pasti terhadap jumlah yang dihasilkan dari program v
yang seluruhnya tidak didanai dan jumlah yang dihasikan dari program yang
seluruhnya atau sebagian didandi:

(4) rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari Nilai Wajar aset program serta sakdo awal V
dan akhir dari setiap hak penggantian yang diakul sebagai Aset sesuai dengan
SAK menunjukkan secara terpisah, dampak selama periode yang dapat
diatribusikan pada setiap:

(an) hasil yang diharapkan dari aset program:

(b) keuntungan dan kerugian aktuarial:

(c) perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata
uang yang berbeda dengan mata uang penyajian

(d) suran oleh pemberi pekerja)

(e) turan oleh peserta program:

(0 imbalan yang dibayarkan,

(a) kombinasi bisnis: dan

Ih) penyelesaian,
(5S) rekonsikasi nilai kini kewajiban imbalan pasti sebagaimana dimaksud dalam butir
(2) dan Nilai Wajar aset program sebagaimana dimaksud dalam butir (4) atas v
Aset dan Liabilitas yang diakul dalam laporan posisi keuangan, paling kurang
mengungkapkan:
la) keuntungan dan kerugian aktusrial neto yang tidak diakui dalam laporan
posisi keuangan,

(b) biaya jasa lalu yang tidak diakui dalam laporan posisi keuangan,

(c) setiap jurnlah yang tidak diakui sebagai Aset, dikarenakan oleh batasan
dalam SAK:

(d) Nilai Wajar pada aktir periode pelaporan dari setiap hak penggantian yang
diakui sebagai Aset sesuai dengan SAK: dan

(e) Jumlah lainnya yang diaku' dalam taporan posisi keuangan)

(6) total beban yang diakul di laba rugi untuk setiap hal-hal berikut dan nama pos v
dimana hal tersebut termasuk:

la) biaya jasa kini,
(vb) biaya bunga,
(c) hasil yang diharapkan dari aset program:

(d) hasil yang diharapkan dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset
sesuai dengan SAK:

(e) keuntungan dan kerugian aktuarial, jika Perusahaan memilih metode koridor
1016 (sepuluh per seratus),

(9 biaya jasa lalu,

Page 51 OCR 0.895
Page SI of 85

(9) dampak dari curtaiment terutama terkait dengan penyelesaiannya: dan
(h) dampak dari batasan dalam SAK,

(7) jumlah total yang diakul dalam pendapatan komprehensif lain yang akan diakui v
segera dalam sakdo laba, meliputi:
fa) keuntungan dan kerugian aktuarial: dan
(b) dampak dari batasan dalam SAK:

(8) jumlah kumulatif dari keuntungan dan kerugian aktuarial yang diakul pada v
pendapatan komprehensif lain, dalam hat Perusahaan mengakui keuntungan dan
kerugian dalam pendapatan komprehensif lain sesuai dengan SAK:

(9) persentase atau jumlah setiap kategori utama yang merupakan Nilai Wajar total v
aset program, untuk setiap kategori utama dari asat program, yang mencakup,
namun tidak terbatas pada, Instrumen ekuitas, Instrumen utang, properti, dan
seluruh aset lain:

(40) jumlah yang mencakup Nilai Wajar aset program untuk: v
(a) setiap kategori instrumen keuangan milik Perusahaan, dan
(b) setiap properti atau Aset lain yang digunakan oleh Perusahaan:

(11) penjelasan atas dasar yang digunakan untuk menentukan tingkat pengembalian
yang diharapkan atas Aset secara keseluruhan, termasuk dampak kategori
utarna dari aset program, v

(12) imbal hasil aktual atas aset program, serta imbal hasil aktual atas setiap hak
penggantian yang diakul sebagai Aset,

(13) Asumsi aktuariat utama yang digunakan sampai pada akhir periode pelaporan
dan diungkapkan dalam ukuran yang absolut dan tidak hanya sebagai marjin v
antara persentase dan variabel lainnya, termasuk:
la) tingkat diskonto:

(b) tingkat imbal hasil yang diharapkan atas setiap aset program untuk periode
yang disajikan dalam laporan keuangan,

le) tingkat imbal hasil yang diharapkan untuk periode yang disajikan dalam
laporan keuangan pada setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset,

Id) tingkat kenaikan gaji yang diharapkan (dan perubahan dalam Indeks atau
variabel tertentu lainnya dalam masa program Tormal atau konstruktif
sebagai dasar untuk kenaikan mbalan masa depan),

le) tingkat tren biaya kesehatan: dan
(P) asumsi material lain yang digunakan dalam aktuaria,

(14) dampak kenaikan atau penurunan satu angka persentase dalam tingkat tren
biaya kesehatan yang diasurnsikan pada: v

Ia) biaya jasa kini agregat dan komponen biaya bunga dari biaya kesehatan
pascakerja periodik neto, dan

(b) akumulasi kewajiban Imbalan pascakerja untuk biaya kesehatan,

Page 52 OCR 0.869
Page S2 of 85

lc) Dalam hal program dioperasikan dalam lingkungan inflasi yang tinggi,
wajib diungkapkan dampak persentase kenaikan atau penurunan tingkat
tren biaya kesehatan yang diasumsikan dari makna yang serupa dengan satu
angka persentase dalam lingkungan inflasi yang rendah,

(45) Jumlan periode tahunan saat Ini dan periode empat tahun sebelumnya dari:

(a) dai kini kewajiban imbalan pasti, Nilai Wajar aset program dan surplus atau
defisit pada program: dan
(b) penyesusian yang timbul pada:
() Nabilitas program dinyatakan sebagai jurnlah atau persentase dari
Nabilitas program pada akhir perlode pelaporan: dan

(ii) aset program dinyatakan sebagai jurdah atau persentase dari aset

program pada &khir periode pelaporan,

(16) estimasi terbaik pemberi kerja, segera setelah dapat ditentukan secara andal, dari
iuran yang diharapkan akan dibayar dalam program selama periode tahunan
dimulai setelah periode pelaporan:

(17) khusus untuk program imbalan pasti yang membagi risiko antar entitas
sepengendali, wajib diungkapkan sebagai berikut:

(a) perjanjian kontraktual atau kebijakan tertulis untuk pembebanan biaya
imbalan pasti neto atau bukti bahwa tidak ada kebijakan seperti ituj

(bj) dalarn hal Perusahaan mencatat alokasi biaya imbalan pasti neto sesuai SAK,
maka Perusahaan mengungkapkan:

(W informasi yang memungkinkan pengguna laporan keuangan untuk
mengevaluasi sifat program imbalan pasti dan dampak keuangan atas
perubahan program selaras perode tersebut,

(NW) pengungkapan garnbaran umum jenis program sesuai dengan huruf a)
butir (1) mencakup penjelasan praktik Informal yang menimbulkan
kewajiban konstruktif termasuk dalam pengukuran kewajiban imbalan
pasti, dan

(ilijjika Perusahaan mencatat luran yang terutang untuk periode sesuai SAK
Informasi tentang program secara keseluruhan disyaratkan sesusi dengan
butir (1), butir (2), butir (3), butir (8), butir (9), butir (13), butir (14),
dan butir (16) serta butir 4,

b) Turan Pasti
Perusahaan yang menyelenggarakan program luran pastiharus mengungkapkan
jumlah yang diakui sebagai beban untuk program iuran pasti,

C) Imbalan Kerja Jangka Panjang Lainnya
Yang harus diungkapkan paling kurang jenis dan jumlah imbalan kerja jangka
panjang lainnya.

Page 53 OCR 0.851
Page 53 of 85

d) Pesangon Pemutusan Kontrak Kerja

Yang harus diungkapkanantara lairi: v
(4) turan program dan jurniah pesangon pemutusan kontrak kerja: dan
(2) penjelasan mengensi Ilabilitas kontinjen (jika ada).
24)| utang Obligasi v
Yang harus diungkapkan antara lain:

8) nncian mengenai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat dalarn rupiah dan mata uang
asing, tanggal jatuh tempo, jadwal pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat
obligasi dicatatkan, dan tujuan penerbitannya:

b) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek:

€) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan:

@) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan:

€) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan
"menunjuk pos-pos yang berhubungan, jika ada,

f) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan:

9) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi

persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default),
dan

n) persyaratan penting lainnya.
25) | Sukuk v
8) Perusahaan wajib mengelompokkan Sukuk berdasarkan akad syariah yang digunakan.
b) Perusahaan harus mengungkapkan antara lain:
(4) uraian tentang persyaratan utama dalam penerbitan Sukuk, termasuk:

(a) ringkasan akad syariah dan skema transaksisyaniah yang digunakan

(b) Aset, manfaat, atau aktivitas yang mendasari:

(c) nilai nominal,

(d) besaran imbalan (untuk Sukuk ijarah):

le) prinsip pembagian hasil usaha, dasar bagi hasil, dan besaran nisbah bagi
hasil (untuk Sukuk mudharabah):

(P) rencana jadwal dan tata cara pembagian dan/atau pembayaran imbalan
atau bagi hasil:

(9) angka waktu,

(hn) tujuan penertstannya: dan

(I) persyaratan penting lein:

Page 54 OCR 0.871
Page 54 of 85

(2) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek,
(3) bursa tempat Sukuk dicatatkan
(4)jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan:
(5) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan:
(G) jaminan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada),
(7) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan: dan
(8) mal penting lainnya antara lain kepatuhan Emiten atau Perusahaan Publik
dalam memenuhi persyaratan dan kondisi Sukuk (misalnya restrukturisasi Sukuk
dan kondisi default),
26) | Utang Subordinasi vV
Yang harus diungkapkan antara lain:
8) nama kreditur, sifat ikatan, jangka waktu, jenis mata uang, dan kisaran suku bunga
kontraktual selama periode pelaporan
b) tujuan perolehannya:
€) persyaratan terkait dengan pelunasan utang subordinasi:
d) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default):
@) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan, dan
(persyaratan penting lainnya.

27)| Obligasi Konversi v

Yang harus diungkapkan antara lain:

@) rincian mengenai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat, tanggal jatuh tempo, jadwal
pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat obligasi konversi dicatatkan, dan
tujuan penerbitannya,

b) pernode konversi dan persyaratan konversi, antara lain meliputi rasio konversi, harga
pelaksanaan, hak konversi sebelum jatuh tempo serta persyaratannya, dan penalti:

C) dampak dilusi apabila seluruh obligasi dikonversikan, dengan memperhatikan
tingkat konversi atau harga pelaksanaan (exercise price) yang paling menguntungkan
dari sudut pandang pemegang obligasi konversi,

G) Jurniah obligasi yang telah dikonversikan dan dampak dilusinya:

e) peringkat dan nama Perusahaen Pemneringkat Efek:

f) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan:

9)  narna Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan:

D) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan
menunjuk pos-pos yang berhubungan (Jika ada):

Ih kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default):

Page 55 OCR 0.870
Page 55 of 85

J) dalam hat Perusahaan menerbitkan obligasi konversi tanpa melalul penawaran umum, |

wajib dungkapkan tujuan penertitan dan nama pembeli:
k) komponen Labilitas dari obligasi konversi:
Ih keberadaan fitur derivatif melekat, dan
Im) persyaratan penting lainnya

& Ekuitas |
Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk
1) | Modal Saharn v Catatan 18
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) Bagi setiap jenis saham, antara lain: v

(Lt) Rekonsiliasi jumlah saham beredar pada awal dan akhir periode:

(2) Hak, keistimewaan, dan pembatasan yang melekat pada setiap jenis saham,
termasuk pembatasan atas dividen dan pembayaran kembali atas modal: dan

(3) Saham yang dkcadangkan untuk penerbitan dengan hak opsi dan kontrak
penjualan saham, termasuk jumlah dan persyaratan:

b) Penjelasan mengenai sifat dan tujuan setiap pos cadangan dalam ekuitas: v
€) Susunan pernegang saham dengan mengungkapkan jumlah lembar saham dan
persentase kepemilikan, yaitu:

(1) Pernegang saham yang memiliki 596 (lima perseratus) atau lebih,

(2) Nara direktur dan komisaris yang memiliki sahamy dan

(3) Pemegang saham lainya:

G) Dalam hal terjadi perubahan modal saham dalam periode berjalan:

(1) Keputusan yang berhubungan dengan perubahan modal saham tersebut,
seperti pengesahan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, persetujuan v
dan/atau pemberitahuan Menteri terkait, dan keputusan Rapat Umum
Pemegang Saham (RUPS),

(2) Sumber peningkatan modal saham, antara lain dari kapitalisasi agio, saldo laba,
penerbitan saham baru dari Penawaran Umum dengan dan/atau tanpa Hak v
Memesan Efek Terlebih Dahulu (right issue dan private placement), pelaksanaan
waran, serta konversi obligasi, dan

(3) Tujuan perubahan modal saham, antara lain dalam rangka ekspansi, v
penyelesaian pinjarnan, atau pemenuhan kecukupan modal:

€e) Dalam hal hanya sebagian saham Perusahaan yang dicatatkan di Bursa Efek, agar

disebutkan jumlah saham yang dicatatkan dan yang tidak dicatatkan pada Bursa
Efek,

KL.

Page 56 OCR 0.854
Page 56 of 85

Catatan 19

2) | Tambahan Modal Disetor (Additional Paid-in Capital) v
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Rincian jumlah tambahan modal disetor: v
bj Uraian sumber agio saham: v
C) Rincian biaya ernisi Efek ekuitas berdasarkan penerbitan Efek ekuitas, vw
d) Uralan mengenai sifat dan asal selisih kurs atas modal disetor, v
€) Ursian mengenal sifat dan asal tambahan modal disetor lainnya, v
I) Pengungkapan untuk selisih nilai transaksi dengan entitas sepengendali, antara lain:
(1) Nama dan penjelasan tentang entitas atau bisnis yang berkombinasi:

(2) Penjelasan mengenai hubungan sepengendali dari antitas-entitas yang
bertransaksi dan bahwa hubungan tersebut tidak bersifat sementara,

(3) Tanggal efektif transaksi:

(a) Operasi atau kegiatan bisnis yang telah diputuskan untuk dyual atau dihentikan
akibat kombinasi besnis tersebut:

(5) Kepenwlikan entitas atau bisnis yang dialihkan serta jens dan jurniah imbalan v
yang terjadi: v

(6) Wal tercatat bisnis yang dikombinasikan atau dialihkan serta selisih antara nilai v
tercatat tersebut dengan jumlah Imbalan yang diserahkan atau diterima: dan

(7) Penyajian kembali laporan keuangan yang memberikan Informasi antara lain:
fa) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan yang telah dilaporkan sebelumnya

untuk periode yang disajikan kembali: v

(b) Ikhtisar jumlah tercatat Aset dan Lisbilitas entitas atau bisnis yang

cet

dikombinasikan v
(c) Dampak penyesuaian kebijakan akuntansi, dan
(d) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan setelah disajikan kembali, v
3) | Selisih Transaksi dengan Pihak Nonpengendali v

Yang harus diungkapkan antara lain :
@) Uraian transaksi perubahan kepernilikan tampa hilangnya Pengendalian yang meliputi:
(4) Jenis transaksi dan perubahan persentase kepemilikan:
(2) Nama entitas anak: dan
(3) Nama pihak yang bertransaksi:
b) Hutan selisih transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian,
n

Cc) Jumlah yang direslisasi ke laba rugi atas pelepasan investasi pada saat hilangnya
Pengendalian,

Page 57 OCR 0.880
“

Page S7 of 85

Saham Treasuri
Yang harus diungkapkan antara lain:
@) Latar belakang pembelian kembali saham, pelepasan, atau pengurangan modal

disetor:

b) Tanggal atau periode perolehan serta jumlah lembar dan nilai saham treasuri yang
diperoleh,

Ch) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang digunakan sebagai pengurangan modal
disetor,

d) Tanggai dan jurniah saham treasuri yang dilepaskan kembali serta selisih antara
harga perolehan dengan harga pelepasan saham treasuri, dan
@) Akumulasi jurnlah lembar dan nilai saham treasuri,

5)

Saldo Laba

Yang harus diungkapkan antara lain:

@) Alasan dan jumlah penyesuaian periode yang lalu (jika ada):

b) Perubahan saldo laba pada periode bersangkutan dan persetujuan RUPS yang terkait,

dan
Cc) Saldo laba yang ditentukan penggunaannya, sifat, dan tujuan setiap pos cadangan,
6) | Waran

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) jenis waran dan harga pelaksanaan dari masing-masing waran:

b) dasar penentuan Nilai Wajar waranj

C) nilai waran yang belum dan tidak dilaksanakan (kadaluwarsa):

d) jurnlah waran yang diterbitkan dan beredar serta dampak dilusinya: dan
&) Ikatan-ikatan yang terkait dengan penerbitan waran.

7)

Pendapatan Komprehensif Lainnya
Yang harus diungkapkan antara lain keterangan mengenai perubahan masing-masing
komponen pendapatan komprehensif lainnya.

8)

(kepentingan Nonpengendali

Yang harus diungkapkan antara lain rincan bagian pemegang saham nonpengendali atas
ekuitas masing-masing entitas anak yang tidak dapat diatribusikan secara langsung atau
tidak langsung pada entitas induk.

Terdapat piutang lain-
lain namun, tidak
diungkapkan lebih rinci
pada catatan laporan
keuangan konsolidasian
karena nilai dibawah SY
dari total aset.

Page 58 OCR 0.851
Pane SR of' 8S

d, Laba Rugi Komprehensif

1) | Pendapatan
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) Jumlah setiap kategori signifikan dari pendapatan yang diakui selama periode, v Catatan 20

termasuk pendapatan yang berasal dari-

(1) Penjualan barang:

(2) Penjualan jasa,

(3) Bunga:

(4) Royalti: dan/atau

(S) Dividen:

diungkapkan secara terpisah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:
b) Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama: v
C) Nama pihak pembeli dan jumlah nilai penjualan yang melebihi 1096 (sepuluh

perseratus) dari pendapatan: v
d) Jurnlah pendapatan yang berasal dari pertukaran barang atau jasa yang tercakup

dalam setiap kategori signifikan dari pendapatan (jika ada), yang diungkapkan terpisah v

berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:
8) Khusus untuk kontrak konstruksi, diungkapkan antara tan: v

(1) Pendapatan kontrak konstruksi:

(a) Jumlah pendapatan kontrak yang diakut sebagai pendapatan dalam penode

(bj) Metode yang digunakan untuk menentukan pendapatan kontrak yang diakui
Galam perode berjalan: dan
IC) Metode yang digunakan untuk menentukan tehap penyelssasan kontrak,
(2) Pekerjaan dalam proses penyelesaian pada tanggal akhir periode pelaporan:
fa) Jumlah agregat biaya yang terjadi dan labafrugi yang diakui sampai tanggal
tell
(bh Jumlah uang muka yang diterima: dan
(Cc) Jumlah retensi:
(3) Jumiah tagihan dan utang bruto kepada pemberi kerja, masing-masing sebagai
Aset dan Liabilitas,
? Dalam hal Perusahaan memiliki transaksi hubungan keagenan, diungkapkan secara v
terpisah, antara lam:
(1) Penjualan biasa dan penjualan dari hubungan keagenan:
(2) Pendapatan kornisi yang diperoleh Perusahaan sebagai agen dari transaksi

Page 59 OCR 0.857
Page 59 of 85

keagenan dengan pendapatan lainnya) dan
(3) Perindan dar komponen pendapatan neto yang diperoleh Perusahaan sebagai
prinsipal dari transaksi keagenan, yang antara lain terdiri dari:

(ah Pendapatan brutoj
(Bb) Retur/rabat/diskon berkait, dan
(c) Total pendapatan neto.

2

Khusus Industri yang Tarifnya Diatur oleh Regulator
Ketentuan Tarif

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Dasar ketentuan tarif:

b) Objek atau aktivitas yang dikenakan tarif,

C) Masa berlaku tarif,

d) Besaran tarif: dan

8) Perjanjian lain yang terkait.

3)

Khusus Industri pembiayaan

Rincian jumlah berdasarkan kelompok produk/jasa utara antara lain:
B8) Pendapatan pembiayaan konsumen,

b) Pendapatan anjak piutang: dan

C) Pendapatan sewa.

1)

Khusus Industri Rumah Sakit

Terdiri dari:

Jasa pelayanan medis, jasa penunjang lainnya, jasa dokter, rawat inap, rawat jalan dan
penunjang medis,

Rincian pengurang pendapatan, antara lain:

2) Restitusij

b) Subsidi tidak mampu: dan

C) Selisih perhitungan klaim.

5)

Khusus Industri Transportasi

Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama antara lain:

@) Rincian pendapatan bersih jasa transportasi:

b) Rincian pendapatan usaha dari jasa penyewaan alat transportasi:
C) Rincian pendapatan usaha dari jasa ekspedisi:

Page 60 OCR 0.905
Page #0 of 88

d) Rincian pendapatan usaha dari keagenan, dan

B) Rincian pendapatan dipisahkan sesuai dengan jenisnya armada (bus, taksi, feri, tanker
dan pesawat udara) dengan ketentuan memisahkan atas dasar kepemilikan armada
tersebut.

6) | Khusus Industri Telekomunikasi v
Rincian pendapatan usaha antara lain pendapatan usaha jasa interkoneksi, jasa
telekomunikasi sendiri, jasa telekomunikasi yang dilaksanakan melalui kerjasama dengan
pihak lain,

7) | khusus Industri Asuransi: v
Pendapatan Premi

Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok premi bruto,
premi reasuransi, dan penurunan (kenaikan) premi yang belum merupakan pendapatan
untuk setiap jenis asuransi.

Catatan: menyesuaikan dengan PSAK yang berlaku (PSAK 36 dan 62)

8) | Khusus Industri Jalan Tol: v

Pendapatan

Yong barus diungkapkan antara lain:

a) Penjualan meliputi rincian pendapatan jasa tol sendiri, rincian pendapatan jasa lain,
Gan rincian pendapatan kerjasama operasi:

b) Jika perusahaan merniliki hak penyelenggaraan sejumlah ruas jalan tol, maka
pendapatan usaha untuk setiap ruas jalan tol tersebut harus diungkapkan.

9) | Khusus Industri Perbankan .

Pendapatan Bunga

Yang barus diungkapkan antara lain:

Pendapatan bunga, yang dapat terdiri dari dan tidak terbatas pada :

8) Obligasi Pemerintah:

b) Kredit, dengan pengungkapan tambahan untuk provisi dan komisi yang diakul:

C) Efek-efek, dan

d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank lain,

10) | Beban Pokok Penjualan Catatan 21
Yang harus diungkaokan antara lain:
2) Untuk perusahaan manufaktur, diungkapkan beban pokok produksi yang dirinci:

Page 61 OCR 0.880
Pape GL of 85

(4) Biaya bahan baku,

(2) Biaya tenaga kerja: dan
(3) Biaya overhead
ditambah dan dikurangi saldo awal dan akhir persediaan,

b) Nama pihak penjual dan ndai pembelian yang melebihi 1095 (sepuluh perseratus) dari v
pendapatan: dan
C) Untuk Industri jasa, diungkapkan beban pokok berdasarkan pada jasa yang dijual. v
11) | Khusus Industri Rumah Sakit v

Beban Departementalisasi/ Beban Operasional

Yang harus diungkapkan antara lain, rincian beban deporternentalisasi:
8) Beban bahan,

b) Beban jasa pelayanan:

€C) Beban pegawai,

Gd) Beban penyusutan sarana medis,

€) Beban pemeliharaan sarana,

() Beban asuransi)

9) Beban langganan daya dan jasa,

h) Beban depresiasi.

12) | Khusus Industri Asuransi: v
8) Beban Klaim Asuransi Kerugian

Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok klaim
bruto, klaim reasuransi, dan kenaikan (penurunan) estimasi klaim retensi sendiri untuk
setiap janis asuransi.

Yang harus diungkapkan antara lain:
Rincian dan jurnlah beban menurut jenis klaim dan manfaat, diantaranya : klaim jatuh
tempo, klaim nilai tunai, dan klaim kematian.

Cc) Komisi Nato

Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok
pendapatan komisi dan beban komisi untuk setiap jenis asuransi.

d) Hasil Investasi
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah menurut jenis investasi,

Page 62 OCR 0.874
Page 62 of 85

13) | Khusus Industri Perhotelan Li

Beban Departementalisasi
Yang harus diungkapkan antara lain:
8) Rinoan jumlah unsur-unsur beban departementalisasi:
b) Gaji dan beban pegawai lainnya: dan
C) Rincian jumlah unsur-unsur beban departemen lainnya.
14) | Beban Usaha
Yang harus diungkapkan rindan sifat beban berdasarkan kategori fungsinya, yaitu antara v Catatan 22
lain:
a) Beban penjualan:
b) Beban distribusi: dan
€C) Beban umum dan administrasi.
15) | Khusus Industri Perbankan v
8) Beban Bunga
Yang barus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban bunga berdasarkan kelompok
produk/jasa utama,
b) Beban Provisi dan Komisi

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban beban provisi dan komisi
berdasarkan kekempok produk/jasa utama.

16) | Khusus Industri Pembiayaan v
BebanKerugian Penurunan Nilai

Yang herus diungkapkan antara lain jumlah beban kerugian penurunan nilai untuk masing-
masing akun Piutang Pembiayaan Konsumen, Tagihan Anjak Piutang, dan Piutang Sewa
Pembiayaan,

17) | Pendapatan dan Beban Lainnya
Yang barus diungkapkan antara lain :
8) rincian dan jumlah Pendapatan lainnya.
b) necian dan jumlah Beban lainnya, v
C) Untuk Biaya Keuangan, meliputi :
(1) biaya pinjaman meliputi:
ta) Dane. keuangan yang dihitung dengan menggunakan metode suku bunga v

(b) beban keuangan dalam sewa pembiayaan yang diakui sesuai SAK yang

v Laporan laba Rugi dan
Penghasilan — Komprehensif
Lain Konsolidasian

Page 63 OCR 0.859
Pare 63 of 85

(C) selisih kurs yang berasal dari pinjaman dalam mata uang asing sepanjang
selisih kurs tersebut diperlakukan sebagai penyesualan terhadap bunga:
(2) bxaya keuangan lainnya yang terjadi dari transaksi instrumen keuangan meliputi:
(p) rugi penurunan nilai dari kuotasi atas investasi tersedia untuk dijualj
(b) rugi neto dari instrumen keuangan yang diakui pada Nilai Wajar melalui laba
rugli dan
(€) amortisasi prerni/diskonto kontrak berjangka yang bertujuan untuk Indung
ndai,
d) Untuk Bagian Laba Rugi dan Entitas Asosiasi dan/atau Ventura Bersama meliputi :
(1) bagian laba rugi dari masing-masing entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama
yang dicatat dengan menggunakan metode ekuitas: dan

(2) bagian laba rugi dari entitas asosiasi dari operasi yang dihentikan, yang
diungkapkan secara terpisah.

18)

Khusus Industri Perbankan

3) Beban Penyisihan Penurunan Nilai atas Aset Keuangan
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jurnlah berdasarkan jenis aset keuangan.

b) Keuntungan (Kerugian) dari kenaikan (penurunan) nilai surat-surat berharga
dan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
Yang harus diungkapkan antara lain hncian jumlah berdasarkan jenis.

C) Keuntungan (Kerugian) Penjualan Surat-surat Berharga dan Obligasi Rekapitalisasi
Pemerintah

Yang harus diungkapkan antara lain nincian jumlah berdasarkan jenis,

19)

Pendapatan Komprehensif Lain

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) perubahan dalarn surplus revaluasi Aset Tetap maupun Aset Takberwujud:
b) keuntungan dan kerugian aktuarial atas program manfaat pasti:

C) selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan:

d) keuntungan (kerugian) dari aset keuangan tersedia untuk dijual:

€) bagian efektif dari keuntungan dan kerugian Instrumen lindung nilai dalam rangka
Indung nilat arus kas: dan

I) bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama.

Cut

laporan Laba Rugi dan
Penghasilan — Komprehensif
Lain Konsotidasian

Page 64 OCR 0.874
Page 64 of 85

20) | Pajak Penghasilan

Yang harus diungkapkan antara lain :
a) komponen beban (penghasilan) pajak yang terdwi dari:
(1) beban (penghasilan) pajak kini:
(2) penyesuaian yang diakui pada periode atas pajak kini yang berasal dari periode
lalu,

(3) jumlah beban (penghasitan) pajak tengauhan yang berasal dari perbedaan
temporer dan pembalikannya:

ta) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan terkait dengan perubahan tarir v
pajak atau penerapan peraturan perpajakan yang baru,

(5) Jumlah manfaat yang berasal dari rugi pajak yang tidak diakui sebelumnya v
atau perbedaan temporer suatu periode lalu yang digunakan untuk mengurangi
beban pajak kini dan beban pajak tangguhan,

(6) beban pajak tangguhan yang disebabkan oleh penurunan atau pembalikan v
penurunan sebekannya batas aset pajak tangguhan) dan

(9) jumlah beban (penghasilan) terkait dengan perubahan kebijakan akuntansi dan v
kesalahan yang diperhitungkan dalam laporan laba rugi komprehensif,
dikarenakan tidak dapat diperlakukan secara retrospektif,

b) agregat pajak kini dan pajak tangguhan terkait dengan transaksi yang dibebankan v
atau dikreditkan langsung ke ekuitas,

C) jumlah pajak penghasilan terkait dengan setiap komponen pendapatan komprehensif "
lain, kecuali untuk bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi
dan/atau Ventura Bersama:

d) penjelasan hubungan antara beban (penghasilan) pajak dan laba akuntansi dalam
satu atau kedua bentuk berikut Ini:

(1) rekonsiliasi antara beban (penghasilan) pajak dan hasil perkalian laba akuntansi
Gengan tarif pajak yang berlaku, dengan mengungkapkan dasar perhitungan
tarif pajak yang berlaku: atau

(2) rekonsiliasi antara tarif pajak afektif rata-rata dan tarif pajak yang berlaku,
dengan mengungkapkan dasar perhitungan tonf pajak yang berlaku:

&) penjelasan mengenai perubahan tarif pajak yang berlaku dan perbandingan dengan v
tarif pajak yang berlaku pada periode akuntansi sebelumnya)

NM jumlah (dan batas waktu penggunaan, jika ada) perbedaan temporer yang dapat
dikurangkan dan rugi pajak belur dikompensasi yang tidak diakui sebagai aset pajak

tangguhan dalam laporan keuangan) v

V Catatan 15

Page 65 OCR 0.855
Page 65 of B8

Gg) jumiah agregat perbedaan temporer yang terkait dengan Investasi pada entitas anak,

cabang, entitas asosiasi, dan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama atas llabiltas “
pajak tangguhan yang belum diakui:
h) rekonsiliasi fiskal dan perhitungan beban pajak kini dengan cara sebagai berikut:
(1) laba sebelum pajak menurut akuntansij
(2) ditambah/dikurangi koreksi positif atau negatif (dirinci): dan
(3) laba kena pajak,
) perhitungan beban dan liabilitas pajak kini dengan menerapkan tarif pajak sesusi v
dengan ketentuan perundang-undangan pajak yang bertaku,
ID) pernyataan bahwa laba kena pajak basil rekonsiliasi menjadi dasar dalam pengisian v
SPT Tahunan PPh Badan:
k) setiap jenis perbedaan temporer dan setiap jenis rugi pajak yang belum
Gikompensasi:
(1) jumlah aset dan Hatslitas pajak tangguhan yang diakui pada laporan possi v
keuangan untuk periode sajian: dan
(2) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang diaku dalam laba rugi, v
apabila jumlah tersebut tidak terlihat dari perubahan jumlah aset atau Ilabilitas
pajak tangguhan yang diakui dalam laporan posisi kevangan:
beban pajak terkait dengan operasi yang dihentikan: v
(1) keuntungan atau kerugian atas penghentian: dan v
(2) laba rugi dari kegiatan normal atas operasi yang dihentikan selama periode,
bersama dengan jumlah terkait untuk setiap periode sajian:
mM) jumlah konsekuensi pajak penghasilan atas dividen kepada pernegang saham
Perusahaan yang diusulkan atau diumumkan sebelum Laporan Keuangan Dintorisasi v
untuk Terbit namun tidak diakui sebagai Liabilltas dalam laporan keuangan,

N) uraian jumlah perubahan pada jumlah pengakuan untuk aset pajak tangguhan v
praakuisisi apabila Perusahaan adalah pihak pengakuisisi dalam suatu kombinasi
bisnis:

Oo) peristiwa atau perubahan keadaan yang menyebabkan manfaat pajak tangguhan v
wajib diakul apabila manfaat pajak tangguhan yang diperoleh dari kombinasi bisnis
tidak diakui pada tanggal akuisisi tetapi diakui setelah tanggal akuisisi, dan

Pp) jumlah aset pajak tangguhan dan alasan stau bukti yang mendukung pengakuan atas
aset pajak tangguhan, apabela:

(1) penggunaan aset pajak tangguhan bergantung pada kondisi laba kena pajak v
mendatang lebih besar dari laba pembalikan perbedaan temporer kena pajak
yang telah ada, dan v

(2) entitas mengalami kerugian pada periode kini atau penode sebelumnya yang

bi

Page 66 OCR 0.878
Page 66 of 85

mengakibatkan diakuinya aset pajak tangguhan terkait.

21) | Laba (Rugi) per Saham Dasar dan Dilusian

Yang harus diungkapkan antara lain : Catatan 26

@) jurnlah yang digunakan sebagai pembilang dalam penghitungan laba per saham dasar
dan dilusian, dan rekensiliasi jumlah tersebut terhadap laba atau rugi yang dapat
dlatribusikan kepada entitas induk untuk pertode tersebut. Rekonsiliasi tersebut v
mencakup dampak individual dari setiap jenis instrumen yang mempengaruhi laba per
saham,

b) Jumlah rata-rata tertimbang saham biasa yang digunakan sebagai penyebut dalam
penghitungan laba per saham dasar dan dilusian, dan rekonsiliasi penyebut tersebut.
Rekonsiliasi tersebut mencakup dampak individual dari setiap jenis instrumen yang
mempengaruhi laba per saham,

C) Instrumen (termasuk saham yang dapat diterbitkan secara kontinjen) yang berpotensi
mendilusi laba per saham dasar di masa depan, namun tidak dimasukkan dalam v
penghitungan laba per saham dilusian karena Instrumen tersebut bersitat antidilutif
untuk periode sajian:

d) penjelasan transaksi saham biasa atau transaksi instrumen berpotensi saham biasa,
selain yang dihitung sesuai dengan SAK yang berlaku, yang terjadi setelah peninde
pelaporan dan akan secara signifikan mengubah jumlah saham biasa atau Instrumen V
berpotensi saham biasa yang beredar pacia akhir periode tersebut seandainya transaksi
dimaksud terjadi sebelum akhir periode pelaporan: dar

e) laba per saham dasar dan dilusian untuk operasi yang dihentikan, v

22) | Yransaksi Pihak Berelasi v Catatan 23
Yang barus diungkapkari antara lain:
2) Pengungkapan mengena transaksi atau saldo dengan pihak berelasi, yang
jumlahnya: v
(4) lebih dari Rp 1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah) untuk transaksi dengan
Orang atau anggota keluarga terdekat, dan/atau
(2) lebih dari 0,5 (nol koma lima perseratus) dani modal disetor untuk transaksi
dengan entitas berelasi

b) terkait dengan transaksi dengan orang atau anggota keluarga terdekat meliputi v
nama, sifat dan hubungan dengan pihak berelasi serta informasi tentang transaksi
dan saldo dengan pihak dimaksud,

€) terkait dengan transaksi dengan entitas berelasi meliputi sifat dan hubungan dengan v

pihak-pihak berelasi serta informasi mengenai transaksi dan saldo, termasuk
kornitmen, yang diperlukan untuk memahami potensi dampak hubungan tersetiut

Page 67 OCR 0.854
Page 67 of 85

dalam laporan keuangan, paling kurang:

(1) jumlah transaksi beserta persentasenya terhadap total pendapatan dan beban v
terkait,
(2) jumiah saido beserta persentasenya terhadap total Aset atau Latwlitas, “

termasuk kornitmen, dan:
la) persyaratan dan ketentuannya, terrnasuk apakah terdapat jaminan, dan
sifat imbalan yang akan diberikan, untuk penyelesaian, dan
(b) rincian garansi yang diberikan atau diterirna,
(3) jumlah cadangan kerugian penurunan nilsi, beban cadangan kerugises

penurunan nilai secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang terkait v
Gengan jumlah saido ptutang usaha dan piutang pihak bersiasi non-usaha: dan
(3) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai, jika v
Gilakukan pembentukan,
Gd) pengungkapan yang disyaratkan sebagaimana dimaksud dalam huruf 2) dan b) v

dilakukan secara terpisah untuk masing-masing kategon benkut:
(1) entitas induk,

(2) entitas dengan pengendalian bersama atau Pengaruh Signifikan terhadap
entitas,

(3) entitas anak:

(4) entitas asosiasi:

(5) Ventura Bersama dirnana entitas merupakan venturer,

(6) personil manajemen kuno dari entitas pelapor atau entitas induknya, dan
(7) pihak-pihak berelasi lainnya,

@) seluruh kompensasi yang diberikan kepada masing-masing anggota atau kelompok v
direksi, komisaris, pemegang saham utama yang juga sebagai karyawan, dan
manajemen kunci lainnya untuk masing-masing kategosi berikut:

(1) imbalan kerja jangka pendek,
(2) imbalan pascakerja:
(3) imbalan kerja jangka panjang lainnya,
(4) pesangon pemutusan kontrak kerja, dan
(5) pembayaran berbasis saham,

1) untuk entitas berelasi dengan pemerintah : vV

(1) nama entitas berelasi dengan pemerintah dan sifat hubungannya dengan
Perusahaany

Page 68 OCR 0.879
Page 68 of 85

(2) sifat dan jumlah setiap transaksi yang secara individual signifikan, dan

(3) untuk transaksi lainnya yang secara kolektif, tetapi tidak secara individual,
signifikan, indikasi secara kuantitatif atau kualitatif atas luasnya transaksi
tersebut.

23) | Aset dan Liabilitas dalam Mata Uang Asing
8) Mata uang asing yang dimaksud adalah mata uang selain mata uang fungsional. Catatan 20
b) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) nncian aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing serta ekurvalennya
dalam mata uang fungsional,
(2) posisi neto dari aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing:
(3) rincian kontrak valuta berjangka dan ekuivalen dalam mata uang fungsional,

(9) jumlah selisih kurs yang diakui dalam laba rugi, kecuali untuk selisih kurs yang
timbul pada instrumen keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi:
dan

(5) selisih kurs neto diakui dalam pendapatan komprehensif lain dan diskumulasikan
dalam komponen ekuitas yang terpisah, serta rekonsiliasi selisih kurs tersebut
pada awal dan akhir periode,

24) | Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan v

Yang harus diungkapkan antara lain :

B) untuk setiap rugi penurunan nilai yang diakui atau dibalik selama periode tertentu
untuk suatu aset individual, termasuk gooowll' atau suatu unit penghasil kas:

(1) peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan pengakuan atau pembalikan rugi
penurunan nsais

(2) jumlah rugi penurunan nilai yang diakul dalam laba rugi selama periode tersebut
dan unsur laporan taba rugi komprehensif yang didalamnya tercakup rugi
penurunan nilai,

(3) jumlah permbalikan rugi penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi selama
periode tersebut dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang di dalamnya
tercakup rugi penurunan nilai yang dibalik:

(A) goodwil! yang telah diakui rugi penurunan nilainya:

(5) jurnlah rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakui dalam pendapatan
komprehensif lain selama periode tersebut, dan

(6) jurnlah pembalikan rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakui dalam
pendapatan komprehensif lain selama penode tersebut,

b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam angka (1) dilakukan untuk setiap
kelompok aset.

ba

&« £ Sstt

Page 69 OCR 0.882
Page 69 of 85

25) | Perubahan Estimasi Akuntansi, Perubahan Kebijakan Akuntansi, dan Kesalahan v
Periode Lalu

8) Perubahan Estimasi Akuntansi
Yang harus diungkapkan antara lain :
(4) sifat dan alasan perubahan estimasi akuntansi,
(2) jumlah perubahan estimasi yang berdampak pada periode berjalan, dan
(3) perkiraan dampak estimasi pada penode mendatang. Dalam hal jumlah
dampak pada periode mendatang tidak praktis, fakta tersebut harus
diungkapkan.
b) Perubahan Kebijakan Akuntansi
Yang harus diungkapkan antara lam :
(1) sifat dari perubahan kebijakan akuntansi,

(2) alasan penerapan kebijakan akuntansi baru memberikan informasi yang andal
dan relevan)

(3) jumlah penyesuaian untuk periode berjaian dan setiap periode lalu sajian:
(2) setiap pos laporan keuangan yang terpengaruh: dan
(b) taba per saham dasar dan dilusiany

(8) jumlah penyesuaian yang terkait dengan periode-perlode sebelum periode yang
disajikan. Dalam hal tidak praktis dilakukan, maka diungkapkan alasannya,
dan

(S) keadaan yang membuat penerapan retrospektif tdak praktis untuk suatu
periode tertentu atau untuk periade-pesiode sebelum perlade-periode tersebut
disajikan dan tanggal dimulainya perubahan kebijakan akuntansi.

C) Kesalahan Periode Lalu

Yang harus diungkapkan antara lain :

(1) sifat dari kesalahan periode lalu)

(2) jumlah koreksi untuk setiap periode sajian:

(a) bagi setiap pos laporan keuangan: dan
(b) laba per saham dasar dan dilusianj
(3) jumlah koreksi pada awal periode sajian paling awal: dan

(4) kesdaan yang membuat penerapan retrospketif tidak praktis dilakukan dan
penjelasan mengenai cara dan waktu dilakukannya koreksi apabila penyajian
kembali retrospektif tidak praktis,

Page 70 OCR 0.873
Page 70 of 85

26) | Kombinasi Bisnis “v
@) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai berikut untuk setiap kombinasi
bisnis yang terjadi selama periode pelaporan, yaitu:
(ly nama dan penjelasan tentang pihak yang diakuisisi:
(2) tanggal akuisisi,
(3) biaya terkait akuisisi, di luar biaya penerbitan Efek utang dan Efek ekuitas,
periode berjalan, dan akumulasinya untuk masing-masing kombinasi bisnis:
(4) persentase kepentingan ekuitas berhak suara yang diperoleh:
(S5) alasan utama untuk kombinasi bisnis dan penjelasan tentang cara pihak
pengakuisisi memperoleh Pengendalian atas pihak yang diakuisisi,
(6) penjelasan kualitatif tentang faktor yang membentuk goodwill yang diakui:

(7) Nilai Wajar pada saat tanggal akuisisi atas total imbalan yang dialihkan dan Mila
Wajar tanggal akursisi untuk setiap kelompok utama imbalan:

(8) kesepakatan Imbalan kontinjensi dan aset indemnifikasi:
(a) jumlah yang diakul pada tanggal akuisisi:

(b) penjelasan tentang kesepakatan dan dasar penentuan jumlah pembayaran:
dan

(c) estimasi kisaran hasil (tidak didiskonto) atau, jika apabila kisaran tidak
dapat diestimasikan maka fakta dan alasan mengapa kisaran tersebut tidak
Gapat diestimasikan. Dalam hal jumlah maksimum pembayaran tidak
terbatas, maka pihak pengakuisisi mengungkapkan fakta tersebut:

(9) — Perusahaan harus mengungkapkan piutang yang diperoleh berdasarkan
kelompok utarna piutang, misalnya pinjaman yang diberikan, sewa pembiayaan
langsung, dan kelompok piutang lain, yaitu sebagai berikut:

(2) Nilai Wajar piutang,

(b) jumlah piutang bruto kontraktual: dan

(ce) estimasi terbiik pada tanggal akuisisi atas jumlah arus kas kontraktual
yang diperkirakan tidak tertagih:

(10) jumlah yang diakul pada tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utarna Aset
yang diperoleh dan Labilitas yang diambil alih:

(11) setiap liabilitas kontinjensi yang diakui pada Nilai Wajar:

(a) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat arus keluar
Sumber daya ekonomi terjadi,

(b) mdikasi ketidakpastian saat atau jurnlah arus keluar tersebut. Dalam hat

Page 71 OCR 0.879
02)

(13)

(14)

(15)

Page 71 of 85

diperlukan, Perusahaan harus mengungkapkan asurnsi utama yang
mendasari prakiraan peristiwa masa depan: dan

(ce) jumlah estirnasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan
jumlah Aset yang telah diakui untuk estimasi penggantian tersebut:

dalam hat hatiktas kortinjensi tidak diakui karena Nilai Wajarnya tidak dapat

diukur secara andal, maka pihak pengakuisisi mengungkapkan:

(la) informasi sebagaimana dimaksud dalam angka 33 huruf b) angka (4)
terkait perikatan dan kontjensi, dan

(D) alasan Labiltas tidak dapat diukur secara andal:

dalam hal pembelian dengan diskon:

la) jumiah keuntungan yang diakui dan pos dalam laporan laba rugi
komprehensif dimana keuntungan tersebut diakui: dan

(b) penjelasan tentang alasan transaksi tersebut menghasilkan keuntungan:

setiap kornbinasi bisnis dirnana pihak pengakuisisi memiliki kurang dani 1005

(seratus perseratus) dari kepentingan ekuitas pihak yang diakutsisi pada

tanggal akuisisi:

Ca) jumlah dari kepentingan nonpengendali pada pihak yang diakuisisi, yang
diakui pada tanggal akuisis dan dasar pengukurannya, dan

(b) teknik penilaian dan input model utama yang digunakan dalem penentuan
nilai tersebut, untuk setiap kepentingan nonpengendali pada pihak yang
diakuisisi yang diukur pada Ndai Wajar,

Galam hal suatu kombinasi bisnis yang dilakukan secara bertahap:

fa) Nilai Wajar pada tanggal akuisisi stas kepentingan ekuitas pihak yang
diakuisisi yang dirniliki oleh pihak pengakuisisi segera sebelurn tanggal
@kuisisi, dan

(b) jumlah keuntungan atsu kerugian yang diakui sebagai hasil dari
pengukuran kernbali Nilai Wajar dari kepentingan ekuitas pada pihak
yang diakuisisi yang dimiliki oleh pihak pengakuisisi sebelum kombinasi
bisnis dan pos dalam taporan laba rugi komprehensif untuk mengakui
keuntungan atau kerugian tersebut,

(16) Informasi sebagai berikut:

(a) jumlah pendapatan dan laba atau rugi dari pihak yang diakuisisi sejak
tanggal akutsisi yang dimasukkan dalam laporan laba rugi komprehensif
pada periode pelaporan: dan

(b) pendapatan dan laba atau rugi dari entitas hasil penggabungan untuk
periode pelaporan berjalan seolah-olah tanggal akuisisi untuk semua

Page 72 OCR 0.883
Page 72 of 85

kombanasi bisnis yang terjedi selama tahun berjalan telah diperhitungkan
sejak awal penode pelaporan,

5) Terhadap kombinasi bisnis yang terjadi pada periode sekarang dan periode
sebelumnya, Perusahaan yang menjadi pihak pengakuisisi wajib mengungkapkan
informasi berikut untuk setiap kombinasi bisnis yang material atau secara kolektif
material:

(1) dalam hal akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai untuk Aset,
Liabilitas, kepentingan nonpengendali tertentu atau jenis imbalan dan jumlah
yang diakui dalam laporan keuangan kombinasi bisnis sehingga ditentukan
hanya bersifat penyisihan, maka diungkapkan:

(a) alasan akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai:

(b) Aset, Liabilitas, kepentingan ekuitas atau jenis imbalan yang akuntansi
awalnya belum selesai: dan

(c) sifat dan jumlah dari setiap penyesualan periode pengukuran yang diakui
selama periode pelaporan

(2) setiap periode pelaporan setelah tanggal akuisisi sampai dengan Perusahaan
mendapatkan, menjual atau kehilangan hak atas aset imbalan kontinjensi, atau
sampai dengan Perusahaan menyelesaikan llatilitas Imbalan kontinjensi atau
Nabihtas tersebut dibatalkan atau lewat waktu, maka diungkapkan:

(a) setiap perubahan dalam jumlah yang diakul, termasuk setiap perbedaan
yong timbul selama penyelesaian,

(b) setiap perubahan dalam kisaran hasil (tidak didiskonto) dan alasan
perubahan tersebut: dan

(ce) teknik pendaian dan Input model utama yang digunakan untuk mengukur
Imbalan kontinjensi,
(3) Ilabilitas kontinjensi yang diakw dalam kombinasi bisnis, Jika ada:
ta) — rekonsiliasi atas nilai tercatat goodwill pada awal dan aktir periode pelaporan,
(S) jumlah dan penjelasan dari setiap keuntungan atau kerugianyang diakui pada
periode pelaporan yang:
la) terkait dengan aset teridentifikasi yang diperoleh atau llabilitas yang
diambil-alih dalam kombinasi bisnis pada periode pelaporan berjalan atau
periode pelaporan sebelumnya, dan

(b) ukuran, sifat, atau kejadian relevan yang diungkapkan untuk memahami
laporan keuangan Perusahaan hasil penggabungan)

C) pernyataan kesesuaian dengan peraturan Bapepam dan LX dalam pelaksanaan
transaksi kombinasi bisnis, dan

Page 73 OCR 0.868
Page 730185

d) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal berikut secara keseluruhan, sehubungan

dengan perolehan atas entitas anak dan unit tesnis lainnya selama suatu periode:
(Lt) jumlah harga yang dibayarkan,
(2) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas,

(3) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau Disnis lainnya apabila
Pengendalian diperoleh: dan

(4) jumlah aset dan hiabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau
bisnis lainnya apabila Pengendalian diperoleh, dikkhtsarkan berdasarkan
kategori utamanya,

27) | Segmen Operasi Catatan 2u dan 2?

Yang harus diungkapkan antara lam :

a) pengungkapan pada level segmen:

(4) informasi umurn, yang terdiri dan: V
(a) faktor-faktor yang digunakan oleh manajemen untuk mengidentifikasi
segmen dilaporkan: dan
(b) jenis produk dan jasa yang menghasilkan pendapatan dari setiap segmen

dilaporkan:

(2) Informasi mengenai laba atau rugi segmen, termasuk pendapatan dan beban v
tertentu, aset segmen, dan liabilitas segmen dari segmen dilaporkan, serta dasar
pengukurannya:

(3) rekonsiliasi dari total pendapatan segrnen, ukuran laba atau rugi segmen v

dilaporkan, aset segmen, llabilitas segmen, dan unsur segmen material lainnya
terhadap jumlah yang terkait dalam laporan keuangan Perusahaan:
b) pengungkapan pada level entitas

(1) Informasi produk dan jasa v
Pendapatan dari pelanggan eksternal untuk setiap produk dan jasa atau setiap
kelompok produk dan jasa yang serupa.

(2) Informasi wilayah geografis V
(a) Pendapatan dari pelanggan eksternal yang diatribusikan kepada:

IL negara dornisili Perusahaan, dan

HN, semua negara asing secara total dimana Perusahaan memperoleh
pendapatan. Dalam hal pendapatan dari suatu negara asing secara
indiidual jumlahnya matenal, pendapatan tersebut diungkapkan secara
berpisah, termasuk dasar pengatribusian pendapatannya kepada negara

Page 74 OCR 0.897
Page 74 of 85

tersebut secara individual,

(b) Aset tidak lancar selain instrumen keuangan, aset pajak yang ditangguhkan,
aset imbalan pascakerja, dan hak yang terjadi akibat kontrak asuransi yang
berlokasi di:
| negara domisili Perusahaan, dan

1, semua negara asing secara total dimana Perusahaan memiliki aset
Dalam hal aset dari suatu negara asing secara individual jumlahnya
material, maka aset tersebut diungkapkan secara terpisah.
(3) Informasi pelanggan utara

Dalam hal pendapatan dari transaksi dengan pelanggan eksternal tunggal

mencapal 1016 (sepuluh perseratus) atau lebih dari pendapatan konsolidasi,

Perusahaan harus mengungkapkan:

(a) fakta,

(b) total pendapatan dari setiap pelanggan, dan

(Cc) identitas segmen yang melaporkan pendapatan tersebut.

28)

Operasi yang Dihentikan
a) Yang harus diungkapkan antara lain:

(4) uraian tentang alasan operasi dihentikan,

(2) uraian fakta dari keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan
yang diharapkan, cara, dan waktu pelepasan dan asot dan liabilitas operasi
yang dihentikan, dan

(3) pengaruh dari operasi yang dihentikan terhadap segmen yang dilaporkan dari
aset tidak lancar atau kelompok lepasan disajikan sesuai SAK yang berlaku,

b) Yang harus diungkapkan atas informasi terkait dengan laba (rugi) operasi yang
dihentikan, antara lain:

(1) analisa atas Jumlah tunggal yang disajikan dalam laporan laba rugi
komprehensif meliputi:

(8) pendapatan, beban, dan laba atau rugi sebelum pajak dari operasi yang
dihentikan dan beban pajak penghasilan yang terkait: dan

(b) laba atau rugi yang diakui dalam pengukuran ke Nila Wajar setelah
dikurangi btaya untuk menjual atau pelepasan aset atau kelompok lepasan
yang terkait dengan operasi yang dihentikan dan beban pajak penghasilan
yang terkait

(2) arus kas neto yang dapat diatribusikan pada aktivitas operasi, investasi dan
pendanaan dari operasi yang dihentikan: dan

(3) jumlah penghasilan dari operasi yang dilanjutkan dan operasi yang dihentikan
yang dapat diatribusikan pada pemilik entitas Induk.

Page 75 OCR 0.855
Page 75 of 85

29) | Instrumen Derivatif selain Derivatif Melekat v
8) Perusahaan wajib mengelompokkan instrurmen derivatif sesuai dengan tujuannya,
yaitu untuk lindung nilai atau tujuan kainnya (non lindung nilai), seperti untuk tujuan

spekulasi:

b) Perusahaan yang memilik atau menerbitkan instrumen denvatif wajib
rrengungkapkan untuk setiap kontrak instrumen derivatif dalam kelornpok klasifikasi
lindung nilai dan kelompok non lindung nilai:

(1) hakikat dan sifat dari transaksi, berupa transaksi berjangka dalam bentuk
valuta, bunga, komoditas atau lain-lain:

(2) pihak lawan transaksi (counterpartes):

(3) tanggal jatuh tempo:

(9) nilai keseluruhan kontrak dan Nilai Wajar pada tanggal laporan posisi
keuangan:

(5) beban atau Pendapatan pada periode pelaporan:

(6) pos Aset dan/atau Labilitas yang dilindung nilai, dan

(7) persyaratan penting lainnya,

C) Yang harus diungkapkan antara lai:

(1) Hal-hal yang diperlukan untuk memahami tujuan transaksi denvatif dan strategi
untuk mencapai tujuan tersebut,

(2) Kebijakan manajemen risiko untuk setiap klasifikasi lindung nilai, termasuk.
penjelasan mengenai Aset dan/atau Limbilitas dan jenis transaksi yang dilindung
"ai, dan

(3) Bagi instrumen yang tidak dimaksudkan sebagai suatu lindung niat, disebutkan
tujuannya,

30) | Nitat Wajar Instrumen Keuangan v Catatan 25

Yang harus diungkapkan untuk setiap kelompok aset keuangan dan Ilabilitas keuangan

antara lain:

8) Nilai Wajar setiap kelompok Aset dan Liabilitas tersebut dengan cara yang
memungkinkan untuk dapat diperbandingkan dengan nilai tercatat dalarn laporan posisi
keuangan: dan

b) hierarki, metode, dan asumsi signifikan yang digunakan dalam menentukan Nilai Wajar
aset keuangan dan Kabilitas keuangan.

31) | Dividen
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) jumlah dividen dan dividen per saham yang telah dideklarasikan dan dibayarkan
sebagai distribusi kepada pemilik pada periode pelaporan: v
b) jumlah utang dividen untuk:

Catatan 18

Page 76 OCR 0.868
Pase 76 of 85

(1) periode pelaporan, dan
(2) periode sebelumnya:
C) jumlah dividen dan dividen per saham yang diusulkan atau dideklarasikan setelah

periode pelaporan tetapi sebelum tanggal penyelesaian laporan keuangan dan tidak
dlakut sebagai Liabditas kepada pemsik pada akhir periode pelaporan dan

@) jumlah dividen preferen kumulatif yang tidak diakui

ce

32)

Bagian Partisipasi dalam Ventura Bersama
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) jumlah agregat dari liabilitas kontinjensi dengan jumlah labilitas kontinjensi lainnya
secara terpisah,
D) jumlah agregat dari komitmen modai terkait dengan bagian partisipasinya dalam
Ventura Bersama secara terpisah dari komitmen kainnya
C) daftar dan penjelasan bagian partisipasi dalam Ventura Bersarna yang signifikan dan
bagian partisipasi keperrilikan dalam pengendalian bersarna entitas: dan
Gd) dalam hat Ventura Bersama diakui dalam pengendalian bersama entitas, agar
ditambahkan pengungkapan tambahan tentang:
(1) metode yang digunakan untuk mengakw bagian partisipasinya: dan
(2) jumlah agregat setiap aset lancar, aset tidak lancar, llabilitas jangka pendek,

llabilitas jangka panjang, penghasilan dan beban yang terkait dengan bagian
partisipasinya dalam Ventura Bersama.

33)

Perikatan dan Kontinjensi
Aa) Perikatan
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) perikatan yang meliputi:
(2) perjanjian sewa, keagenan dan distribusi, bantuan manajemen dan teknis,
royalti, dan lisensi, diungkapkan:
IL pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian:
UN, periode berlakunya perikatan,
Hi. dasar penentuan kompensasi dan denda,
Iv. jumlah beban atau pendapatan pada periode pelaporan: dan
W pembatasan-pembatasan lainnya,

(b) kontrak atau perjanjian yang memerlukan penggunaan dana di masa yang
akan datang, seperti: pembangunan pabrik, perjanjian pembelian, Ikatan

Page 77 OCR 0.855
Page 77 of 85

untuk Investasi, diungkapkan:

1 pihak-pihak yang terkait daiam perjanjian:
U. perode berlakunya perikatan:
W nilai keseluruhan, mata uang, dan bagian yang telah diralisasi: dan
Iv, sanksi-sanksi,
(2) pemberian jaminan atau garansi, diungkapkan:

(9) pihak-pihak yang dijamin dan yang menerima jaminan, yang dipisahkan
antara pihak berelasi dan pihak ketiga untuk pihak yang dijamin,

(b) latar belakang dikeluarkannya jarninan:
(Cc) penode berlakunya jarunan: dan
(d) nilai jaminan:
(3) fasilitas kredit yang belum digunakan, misalnya fasilitas L/C, cerukan bank: dan
(8) uraian mengenai sifat, jenis, jumkah dan botasan-batasannya,
b) Kontinjensi
Yang harus diungkapkan antara lain :
(3) perkara atau sengketa hukum,
diungkapkan:
(a) pihak-pihak yang terkait,
(D) jumiah yang diperkarakan,

(c) latar belakang, Isi dan status perkaradan pendapat hukum (legal opinion),
dan

(d) dampak keuangan,

(2) Peraturan Pemerintah yang berdampak terhadap Perusahaan, misalnya masalah
Iingkungan hidup, dungkapkan uraian singkat tentang peraturan dan estimasi
dampak keuangannya,

(3) kemungkinan Natilitas pajak tambahan:

(B) jenis ketetapan atau tagihan pajak, jenis pajak, tahun pajak serta jumlah
pokok dan denda atau bunganya: dan

(b) sikap Perusahaan terhadap ketetapan atau tagihan pajak (keberatan atau
banding):
(4) peristiwa kontinjensi lainnya, yang diungkapkan antara lain:
(a) karakteristik aset atau liabilitas kontinjensi,
(b) estimasi dari dampak keuangannya:

Page 78 OCR 0.873
Page 78 of 85

(c) indikasi tentang ketidakpastian yang terkait dengan jumlah atau waktu arus
keluar sumber daya: dan

(d) kemungkinan penggantian oleh pihak ketiga.

38) | Khusus Industri Perkebunan v
Perkebunan Inti Rakyat dan Plasma

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Isi perjanjian kerjasama IR/Ptasmaj

b) Pihak-pihak yang terkait dalam kerjasama:

C) Lokasi aset dan jangka waktu pengelolaan:

d) Hak dan llatwitas dari masing-masing pihak dalam kerjasama:
€) Ketentuan tentang perbahan perjanjian kerjasama: dan

IM Isi perubahan perjanjian, jika ada.

3S) | Manajemen Risiko Keuangan

a) Perusahaan harus mengungkapkan informasi yang memungkinkan para pengguna | Catatan 24
laporan keuangan untuk mengevaluasi sifat dan luas risiko yang timbul dari instrumen
keuangan, serta kebijakan dalam pengelolaan risiko, termasuk, namun tidak terbatas
pada risiko sebagai berikut:

(4) risiko kredit, antara lain ikhtisar analisis umur aset keuangan yang belum jatuh
tempo atau biak mengalami penurunan nilai dan yang lewat jatuh tempo pada v
akhir periode pelaporan tetapi tidak mengalanw penurunan nilai,

(2) risiko likuiditas, antara lain:

(a) analisis jatuh tempo untuk llabilitas keuangan derivatif dan nonderiatif yang v
menunjukkan sisa jatuh termpo kontraktual yang bertujuan untuk
pernahaman terhadap periode arus kas, dan

(D) deskripsi mengenai cara Perusahaan mengelola risiko likuiditas, v

(3) risiko pasar, antara lain analisis sensitivitas untuk setiap jenis risiko pasar dimana
entitas terdampak pada akhir periode pelaporan, yang menunjukkan dampak

perubahan pada variabel risiko yang relevan pada tanggal tersebut terhadap laba v
rugi dan ekuitas: dan
(4) risiko lainnya yang dirmliki oleh Perusahaan, v
b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) terdiri dari pengungkapan
kualitatif dan pengungkapan kuantitatif untuk setiap jenis risiko yang timbul dari v

instrumen keuangan.

Page 79 OCR 0.871
Page 79 of 85

36) | Khusus Industri Perbankan v

8) Rasio Kecukupan Modal (Capital Adeguacy Ratio)
Yang harus diungkapkan antara lain:
(4) Rincian perhitungan dan jumlah rasio kecukupan modal pada tanggal laporan
posisi keuangan,
(2) Posisi CAR minimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia, dan
(3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan CAR.

b) Posisi Devisa Neto “
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian perhitungan dan posisi devisa neto menurut jenis rnata uang pada tanggal
laporan posisi keuangan,
(2) Posisi devisa neto maksimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia:
(3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan posisi devisa neto,

Cc) Jaminan Pemerintah terhadap Liabilitas Pembayaran Bank Umum v
Yang barus diungkapkan antara lain dasar hukum yang melandasi jaminan atas dana
pihak ketiga di bank.

d) Aktivitas Fiduciary v
Yang barus diungkapkan antara lain uraian masing-masing aktivitas fiduclanyyang
meliputi jasa kustodian, wali amanat, pengelolaan mvestasi dan reksadana,

37) | Kuasi-Reorganisasi v

Yang harus diungkapkan antara lain uraian mengenal kogiatan kuasi-reorganisasi yang

meliputi:

B) Jumlah saldo negatif yang dieliminasi dalam laporan posisi keuangan dan jumlah
tersebut disajikan selama tiga tahun berurutan sejak kuasi-reorganisasi:

b) Status going concern perusahaan dan rencana manajemen dan pemegang saham
setelah kuasi-reorganisasi yang menggambarkan prospek usaha di masa mendatang:

Cc) Penyapan laporan pasisi keuangan sebelum, pada saat dan sesudah kuasi
reorganisasi,

@) Rincian dari jumlah yang membentuk akun selisih penilaian Aset dan liabilitas sebelum
Gigunakan untuk mengeliminasi defisit, dan

@) Keterangan tentang tanggal terjadinya kuasi-recrganisasi pada akun saldo laba dalam
laporan posisi keuangan untuk jangka waktu 10 tahun ke depan sejak kuasi-
reorganisasi.

Page 80 OCR 0.869
Page 80 of 85

38) | Pengelolaan Modal

Yang harus diungkapkan antara lain :

aj Informasi kualitatif tentang tujuan, kebijakan, dan proses Perusahaan dalam mengelola
permodalannya, termasuk: v Catatan 24
(1) desknipsi tentang bagian yang dikelola sebagai modal:

(2) sifat persyaratan dan implementasinya dalam hal Perusahaan diharuskan untuk
memenuhi persyaratan permodalan yang disyaratkan oleh pihak eksternal: dan

(3)cara Perusahaan memenuhi tujuannya dalam mengelola permodalannya:
b) ringkasan data kuantitatif tentang bagian yang dikelols sebagai modal: V
C) setiap perubahan pada angka 8) dan angka b) dari periode sebelumnya:

d) pernyataan atas kepatuhan terhadap setiap persyaratan permodalan dani pihak
eksternal (jika ada): dan v

€) konsekuensi dari ketidakpatuhan persyaratan permodalan dari pihak eksternal, apabila
terjadi ketidakpatuhan, v

39) | Transaksi Nonkas Catatan 28

Yang harus diungkapkan antara lain :

Transaksi pada aktivitas investasi dan pendanaan yang tidak memerlukan penggunaan Kas

dan Setara Kas yang tidak termasuk Galam laporan arus kas.

Transaksi tersebut antara lain berupa perolehan Aset secara kredit atau sewa pembiayaan, v

akuisisi melalui penerbitan saham, dan konversi utang menjadi modal,

40y| Pembayaran Berbasis Saham | v

Yang harus diungkapkan antara lain :

@) rincian jumiah Liabilitas atas pembayaran berbasis saham baik untuk jangka pendek
ataupun jangka panjang,

b) penjelasan mengenai setiap jenis perjanjian pembayaran berbasis saham yang ada
pada suatu periode, termasuk syarat dan ketentuan umum setiap perjanjian, seperti
kondisi vesting, jangka waktu maksimurn atas opsi yang diberikan, dan metode
penyelesalan,

€) jumlah dan rata-rata tertimbang harga eksekusi opsi saham untuk sebap kelompok
Opsi saham:

@) untuk opsi saham yang dieksekusi selama periode, rata-rata tertimbang harga saham
pada tanggal eksekusi atau selama periode pelaporan,

28) kisaran harga eksekusi dan rata-rata tertimbang sisa umur kontrak untuk opsi saham

Page 81 OCR 0.881
Page 81 of 85

yang berestar pada akhir periode:
penentuan Nilai Wajar dengan mengungkapkan paling kurang hal-hal sebagai
berikut:
(Lt) opsi yang diberikan selarna suatu periode, rata-rata tertimbang Nilai Wajar
Opsi tersebut pada tanggal pengukuran dan informasi tentang bagaimana Nilai
Wajar tersebut diukur, dan
(2) jumlah dan rata-rata tertimbang nila wajar instrumen ekuitas tersebut pada
tanggal pengukuran, dan informasi tentang pengukuran Nilai Wajar tersebut
untuk instrumen ekuitas lain yang diberikan selama suatu periode (yaitu selain
opsi saharn),
g) dampak transaksi pembayaran berbasis saham terhadap laba rudi Perusahaan dalam
suatu periode dan terhadap posisi keuangannya,

31)

Khusus Industri Asuransi:

8) Analisis kekayaan dan Perhitungan Batas Tingkat Solvabilitas
Yang harus diungkapkan antara lain :

(1) Analisis Kekayaan:

(2) Perhitungan batas tingkat solvabilitas:

(3) Batas tingkat solvabilitas yang harus dipenuhi)

(4) Tingkat solvabilitas yang dicapai perusahaan per tanggal pelaporan) dan
(5) Jumlah investasi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

42)

Aset Liabilitas dan Hasil Usaha Program Asuransi Syariah
Hal-hal yang harus diungkapkan:
a) Ijin Mentari Keuangan atas pendirian unit Asuransi Syariah:
b) Jenis Akad Asuransi Syariah,

€) Rincian Aset, Liabilitas, Pendapatan, Beban, dan Laba Usaha Unit Asuransi Syariah:
dan

4) Zakat.

43)

Informasi Penting Lainnya
Yang harus diungkapkan antara lain sifat, Jenis, jumlah dan dampak dari:
a) Kontrak reasuransi:

b) Perjanjian penting dan ikatan lainnya:

€) Rasio keuangan penting:

d) Pendapatan, beban dan hasil underwriting, dan

Page 82 OCR 0.891
Page 82 of 48

e) Peristiwa atau keadaan yang mempengaruhi kinerja atau kelangsungan hidup

perusahaan.

44) | Khusus Industri Kehutanan : v

B) Rincian volume penjualan kayu bulat (jenis kayu),

b) Pemenuhan liabilitas terhadap negara seperti DR, IHM, BPPHH, IHPH dan iuran wajib
lainnya,

Cc) Realisasi kegiatan dan biaya yang berhubungan dengan pelaksanaan penanarnan
kembali hutan alam (TPTI, pembinaan dan perlindungan hutan, penanaman tanah
kosong dan usaha lainnya untuk kelestarian alam):

d) Realisasi jenis kegiatan sehubungan pelaksanaan Bina desa hutan dan biayanya:

e) Khusus HTI, diungkapkan realisasi anggaran dan penanaman pada periode berjalan

dan akumulasinyaj dan

? Sehubungan dengan pembangunan sarana dan prasarana :

(1) Realisasi pembangunan jalan dan jembatan serta pemeliharaannya: dan
(2) Jenis jalan yang dibangun pada periode berjalan dan akumwtasinya.

45) | Peristiwa Setelah Periode Pelaporan V

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) dalam hal Perusahaan menerima informasi setelah periode pelaporan tentang kondisi
yang ada pada akhir perlode pelaporan, maka Perusahaan memutakhirkan
pengungkapan kondisi tersebut sesuai dengan informasi terkini: dan
contoh peristiwa setelah periode pelaporan yang mensyaratkan entitas untuk
menyesuaikan jumlah yang diakul dalam laporan keuangannya, atau untuk mengakut
peristiwa yang sebelumnya tidak diakui:

b) dalam hal terdapat peristiwa nonpenyesuai yang material setelah periode pelaporan,
maka Perusahaan mengungkapkan uralan peristiwa, misalnya:

(1) tanggal terjadinya:

(2) sifat peristiwa: dan

(3) estimasi atas dampak keuangan, atau pernyataan dan alasan bahwa estimasi
tersebut tidak dapat dibuat,

46) | Perkembangan Terakhir Standar Akuntansi Keuangan dan Peraturan yang Terkait
dengan Aktivitas Perusahaan

Dalam hal Perusahaen belum menerapkan suatu SAK dan/atau peraturan yang terkait v Catatan 2w
dengan aktivitas Perusahaan, yang telah diterbitkan tetapi balurn @fektif berlaku, Yang
harus diungkapkan antara lain:

Page 83 OCR 0.875
Page 83 of 8S

Judul SAK dan jenis peraturan baru tersebut,
b) sifat dari perubahan yang belum berlaku efektif atau perubahan kebijakan akuntansi:
C) tanggal penerapan SAK dan peraturan baru tersebut disyaratkan: dan

G) pembahasan mengenai dampak penerapan awal SAK dan peraturan baru atas laporan
keuangan atau pernyataan manajemen bahwa dampak tersebut tidak dapat diketahul
atau diestimasi secara wajar.

27)

Reklasifikasi

a) Dalam hal Perusahaan mengubah penyajian atau pengklasifikasian pos-pos dalam
laporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan antara lsin:
(1) sifat reklasifikasi:

(2) jumlah masing-masing pes atau gabungan beberapa pos yang direklas#fikasi
dan

(3) alasan reklasifikasi,

b) Dalam hal reklasifikasi jumlah komparatif tidak praktis untuk dilakukan, maka
Perusahaan harus mengungkapkan:

(d) alasan tidak mereklasifikasi jumlah tersebut, dan
(2) sitat penyesuaian yang akan dilakukan Yka jumlah tersebut direklasifikasi

48)

Hibah Pemerintah

Setiap Hibah Pemerintah yang diterima, Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai

berikut:

a) sifat dan luas Hibah Pernerintah yang diakui dalam laporan keuangan dan indikasi
bentuk lain dari bantuan pemerintah: dan

b) kondisi yang belum terpenuhi dan kontinjensi lain yang melekat atas bantuan
pemerintah yang telah diakui.

“9

Rekonsiliasi antara SAK dengan Standar Akuntansi di Negara Lain

BR) Ketentuan im berlaku bagi Perusahaan yang menyusun laporan keuangan dengan
menggunakan standar akuntansi selain SAK untuk memenuhi persyaratan otoritas
pasar rnodal di negara lai atau dalam rangka penawaran Efek di negara lain,

b) Yang harus diungkapkan antara lain!
(4) ringkasan perbedaan SAK dengan standar akuntansi di negara lain,
2) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan posisi keuangan beserta
penjelasannya: dan

Page 84 OCR 0.887
Paye 84 of 85

(3) rekonsiliasi pas-pos yang berbeda untuk laporan laba rugi komprehensif

beserta penjelasannya,

Cc) Dalam hal Perusahaan dipersyaratkan oleh otoritas pasar modal di negara lain untuk
melakukan pengungkapan tambahan mengikuti ketentuan yang berlaku di negara
tersebut, maka pengungkapan tersebut wajib ditambahkan dalam laporan keuangan.

50)

Informasi Penting Lainnya

Yang harus diungkapkan antara lain sifat, Jenis, jumlah dan dampak dari peristiwa atau
keadaan tertentu yang mempengaruhi kinerja perusahaan, seperti peristwa/kcadaan yang
mempengaruhi kelangsungan hidup perusahaan.

Page 85 OCR 0.840
Pape 85 of 85

Jakarta, 29 April 2025

(
i Sari

Direktur Utama

Direktur

File

File Open PDF
Source IDX
Size3.83 MB
Published29 Apr 2025
Pages85
Characters150,346
Text sourceOCR
OCR confidence0.871

Names mentioned 8 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

unresolved org Bapepam-LK p.4 ×2
unresolved org Menteri Keuangan p.5
unresolved org Bank Indonesia p.11 ×13
unresolved org Bank Lain. Penempatan p.11
unresolved org Direktorat Jenderal Pajak p.37
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia p.55
unresolved org Bapepam p.72 ×2

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 6

FinancialStatement-2025-I-HAIS.xlsx done
inlineXBRL.zip done
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result