Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 5
Page 1
Nomor : 040/CHIP-CORSEC/VI/2026 Prihal : Penyampaian Laporan Public Expose PT Pelita Teknologi Global Tbk (CHIP) Kepada: PT Bursa Efek Indonesia Gedung Bursa Efek Indonesia Jl, Jendral Sudirman Kav. 52-53 Jakarta 12190 U.p : Divisi Penilaian Sektor Jasa Dengan Hormat, Dengan ini kami sampaikan bahwa Public Expose Tahunan PT Pelita Teknologi Global Tbk (“Perseroan”) telah diselenggarakan pada tanggal 29 Juni 2026, pukul 12.00 - 13.00 WIB, di Hotel Aston Priority Simatupang & Conference Center, Jalan Tahi Bonar Simatupang Nomor Kaveling 9, Rukun Tetangga 2/Rukun Warga 2, Kebagusan, Pasar Minggu, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12520., berdasarkan ketentuan dari Keputusan Direksi PT Bursa Efek Jakarta Nomor: Kep-306/BEJ/07/2004 dan Surat Edaran Bursa Efek Indonesia (BEI) Nomor: SE-00003/BEI/05-2020 tanggal 29 Mei 2020 perihal Tata Cara Pelaksanaan Public Expose secara Elektronik. Peserta yang hadir dalam Daftar Hadir secara Elektronik dan Daftar Hadir secara Fisik pada acara Paparan Publik (Public Expose) tersebut (tidak termasuk manajemen dan karyawan Perseroan) adalah masing-masing sebanyak 11 Orang. Adapun agenda yang dibahas adalah: • Pembukaan • Paparan Publik tentang profile Perseroan, keunggulan kompetitif dan strategi Perseroan, kinerja Perseroan tahun buku 2025, target tahun 2026 dan snapshoot 2027 yang disampaikan oleh Ibu Ardarini, Bapak Mulyo Suseno, Bapak Prihastanto dan Bapak Hasri Zulkarnaen, selaku Direktur Perseroan • Tanya Jawab • Penutup Daftar hadir secara Elektronik dan Fisik serta pertanyaan-pertanyaan yang diajukan oleh peserta yang hadir dan jawaban yang diberikan dalam Public Expose tersebut sebagaimana terlampir. Demikian laporan ini kami sampaikan, atas perhatian yang diberikan kami ucapkan terima kasih. Jakarta, 02 Juli 2026 Hormat Kami, PT Pelita Teknologi Global Tbk Mulyo Suseno Direktur dan Corporate Secretary
Page 2
PT Pelita Teknologi Global Tbk
Ringkasan Tanya Jawab Paparan Publik
Hotel Aston Priority Simatupang & Conference Center, Jalan Tahi Bonar Simatupang Nomor
Kaveling 9, Rukun Tetangga 2/Rukun Warga 2, Kebagusan, Pasar Minggu, Kota Jakarta Selatan,
Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12520.
Tanggal: 29 Juni 2026
1. Pertanyaan dari Rizki -Wartawan
Pertanyaan:
Dengan ketidakstabilan ekonomi global, naiknya dollar, dan perang antara amerika dan iran, apakah
pelita terkena dampak bisnisnya? Dan bagaimana cara tetap eksis dalam kondisi saat ini?
Jawaban:
A. Manajemen Risiko Mata Uang: Kami menerapkan strategi prudent finansial, termasuk langkah
hedging (lindung nilai) yang tepat untuk transaksi dalam mata uang asing guna meminimalkan
risiko selisih kurs.
B. Fokus pada Efisiensi Operasional: Kami mengoptimalkan biaya internal dan meningkatkan
produktivitas lini manufaktur kami agar margin keuntungan tidak tergerus.
C. Kekuatan Pasar Domestik: Beruntung, fundamental ekonomi digital Indonesia masih sangat
resilien. Kebutuhan akan konektivitas dan modernisasi sistem di dalam negeri tetap tinggi,
sehingga permintaan pasar domestik menjadi jangkar utama yang menjaga bisnis kami tetap
stabil."
D. Menguntungkan untuk ekspor barang ke afrika dengan nilai dollar yg tinggi sehingga kondisi
ini mendukung pelita untuk bertambah besar
2. Pertanyaan dari Sadev - Wartawan
Pertanyaan:
Bagaimana perusahaan menyiasati tantangan rantai pasok global (supply chain), khususnya terkait
ketersediaan bahan baku cip atau semikonduktor yang sempat menjadi isu global? Apakah hal tersebut
memengaruhi margin keuntungan perusahaan?
Jawaban:
A. Strategi Rantai Pasok: Kami telah mengamankan komitmen pasokan melalui kontrak jangka
panjang dengan beberapa pabrikan (foundry) cip global terkemuka di Asia. Kami juga
meningkatkan kapasitas perencanaan inventori agar bahan baku selalu siap untuk jadwal
produksi 3 hingga 6 bulan ke depan.
B. Dampak ke Margin: Ketatnya pasokan sempat memberikan tekanan pada harga beli bahan baku.
Namun kita mencari solusi untuk meningkatkan harga jual serta memperbanyak ekspor
3. Pertanyaan dari Sadev – Wartawan
Pertanyaan:
Page 3
Bagaimana strategi CHIP dalam memperluas portofolio klien? Apakah saat ini perusahaan masih
bergantung pada beberapa klien besar di sektor telekomunikasi, atau sudah mulai mendiversifikasi ke
sektor lain seperti perbankan, transportasi, atau pemerintah?
Jawaban:
Poin Utama: Sektor telekomunikasi tetap menjadi jangkar, namun diversifikasi ke perbankan dan sektor
publik (pemerintah) sedang berjalan agresif.
"Hingga saat ini, sektor telekomunikasi memang masih menjadi kontributor terbesar sekaligus jangkar
pendapatan kami. Hal ini wajar karena posisi kami yang sudah kuat di industri tersebut. Namun,
diversifikasi portofolio adalah komitmen jangka panjang kami untuk mengurangi risiko konsentrasi
pasar.
4. Pertanyaan dari Adelia – Wartawan
Pertanyaan:
Bagaimana persiapan pelita terkait dengan perkembangan teknologi diindonesia?
Jawaban:
Indonesia sedang berada dalam gelombang transformasi digital yang masif, mulai dari adopsi 5G
yang lebih luas hingga tren IoT di berbagai sektor. Pelita Teknologi Global telah bersiap sejak dini:
A. Kesiapan Teknologi eSIM: Kami terus mengembangkan kemampuan teknologi kami untuk
menyongsong era Embedded SIM (eSIM). Kami melihat ini bukan sebagai ancaman, melainkan
peluang baru sebagai penyedia solusi platform manajemen eSIM.
B. Keamanan Data (Cybersecurity): Produk smart card dan solusi konsultasi IT kami selalu
mengintegrasikan protokol keamanan enkripsi tertinggi, menjawab kebutuhan pasar Indonesia yang
kini semakin kritis terhadap isu perlindungan data."
C. Sistem integrasi ERP
Pelita sedang mengembangkan sistem ERP di sektor manufaktur, dari sistem manajemen
pembelian/penjualan, manajemen asset, manajemen warehouse sampai dengan ketahap pelaporan
Page 4
Dokumentasi Public Expose: Dokumentasi Public Expose:
Page 5
DAFTAR HADIR PUBLIC EXPOSE 29 JUNI 2026, JAM:12.00 - SELESAI No. Nama Media/Email Keterangan 1 Sadev Zoom Online 2 Adelia Zoom Online 3 Ridho Zoom Online 4 Adrian Zoom Online 5 Denny Denny@gmail.com Offline 6 Ivan Iv1234@gmail.com Offline 7 Haryawanto Harry.want@gmail.com Offline 8 floren flor@gmail.com Offline 9 David Davidgunw@gmail.com Offline 10 Albert Agung Albertagung06@gmail.com Offline 11 Rizki Rizki12@gmail.com Offline
Names mentioned 17 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
person
Prihastanto
p.1
unresolved
—
Sadev
p.5
unresolved
—
Adelia
p.5
unresolved
—
Ridho
p.5
unresolved
—
Adrian
p.5
unresolved
—
Ivan
p.5
unresolved
—
Haryawanto
p.5
unresolved
—
floren
p.5
unresolved
—
Albert Agung
p.5
unresolved
—
Rizki
p.5
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.