Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 38
Page 1
Page 2
LAPORAN REALISASI AKSI KEUANGAN BERKELANJUTAN TAHUN 2025
Page 3
DAFTAR ISI
A. Tentang Laporan Keberlanjutan .............................................................................................. 1
B. Pengungkapan Laporan Keberlanjutan .................................................................................... 2
Laporan Keberlanjutan ................................................................................................................ 2
1. Strategi Keberlanjutan ........................................................................................................... 2
2. Ikhtisar Kinerja Aspek Keberlanjutan ....................................................................................... 5
2.a Kinerja Aspek Ekonomi...................................................................................................... 5
2.b Kinerja Aspek Lingkungan Hidup ....................................................................................... 6
2.c Kinerja Aspek Sosial........................................................................................................... 6
3. Profil Singkat Perusahaan ....................................................................................................... 7
3.a Visi dan Misi...................................................................................................................... 7
3.b Alamat Kantor Pusat ......................................................................................................... 8
3.c Skala Usaha ....................................................................................................................... 8
3.d Produk PT. Trust Finance Indonesia, Tbk ........................................................................... 10
3.e Keanggotaan pada Asosiasi ............................................................................................... 11
3.f Perubahan pada Perusahaan yang Bersifat Signifikan ........................................................ 11
4. Penjelasan Direksi ............................................................................................................... 11
4.a Kebijakan Untuk Merespon Tantangan Keberlanjutan ..................................................... 11
4.b Penerapan Keuangan Berkelanjutan ................................................................................ 12
4.c Strategi Pencapaian Kinerja Keberlanjutan....................................................................... 14
Page 4
5. Tata Kelola Keberlanjutan ....................................................................................................... 15
5.a Implementasi manajemen risiko lingkungan, sosial, & tata Kelola ....................................... 16
5.b Bidang usaha yang mampu meminimalkan kerusakan dan pencemaran Lingkungan ........... 16
5.c Penerapan Strategi Anti Fraud ............................................................................................ 17
5.d Pelibatan Pemangku Kepentingan ...................................................................................... 18
5.e Permasalahan yang dihadapi……………………………………………………………………………………………… 20
6. Kinerja Keberlanjutan .............................................................................................................. 20
6.a Uraian Mengenai Kinerja Ekonomi dalam 3 (Tiga) Tahun Terakhir ....................................... 21
6.b Kinerja Sosial ...................................................................................................................... 23
6.c Kinerja Lingkungan Hidup ................................................................................................... 30
6.d Tanggung Jawab Pengembangan Produk dan/Jasa Keuangan Berkelanjutan ....................... 32
Page 5
A. TENTANG LAPORAN KEBERLANJUTAN
Dasar Pembuatan Laporan
Laporan Keberlanjutan PT. Trust Finance Indonesia, Tbk disusun sebagai wujud komitmen Perusahaan
dalam menerapkan prinsip akuntabilitas dan transparansi atas kinerja keberlanjutan yang mencakup tiga
dimensi utama, yaitu ekonomi (profit), sosial (people), dan lingkungan (planet). Penyusunan laporan ini
juga mencerminkan kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku serta kontribusi Perusahaan dalam
mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB).
Periode Laporan
Laporan ini mencakup data dan informasi terkait pelaksanaan program dan kinerja keberlanjutan selama
tahun buku 2025. Disajikan sebagai laporan tahunan yang terpisah dari Laporan Tahunan (Annual Report)
namun tetap selaras dalam memberikan gambaran utuh atas kinerja Perusahaan kepada seluruh
pemangku kepentingan.
Pedoman dan Standar Laporan
Penyusunan laporan ini mengacu pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 51/POJK.03/2017
mengenai Penerapan Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa Keuangan, Emiten, dan Perusahaan
Publik. Selain itu, PT Trust Finance Indonesia Tbk mengadopsi prinsip-prinsip Global Reporting Initiative
(GRI Standards) guna memastikan kualitas, transparansi, dan keterbandingan informasi keberlanjutan,
sekaligus sebagai landasan dalam pengembangan skema pembiayaan yang inovatif dan selaras dengan
tujuan Sustainable Development Goals (SDGs).
Ruang Lingkup Laporan
Pengungkapan dalam laporan ini mencakup informasi kualitatif terkait pelaksanaan program dan inisiatif
keberlanjutan, serta informasi kuantitatif berupa indikator kinerja yang disajikan secara terstruktur dalam
tabel dan infografis. Penyajian data mencerminkan tren periode 2023–2025 sepanjang data tersedia.
Seluruh informasi dihimpun dari unit internal terkait dan telah melalui proses verifikasi untuk memastikan
integritas, keandalan, dan keterbandingan data.
Topik Material
PT. Trust Finance Indonesia, Tbk mengidentifikasi dan memprioritaskan topik material dalam laporan ini
dengan mempertimbangkan dampaknya terhadap kinerja keuangan, kualitas aset pembiayaan, serta
kepentingan pemangku kepentingan. Salah satu fokus utama adalah aspek lingkungan hidup, yang
diintegrasikan ke dalam proses bisnis melalui penerapan prinsip pembiayaan berkelanjutan, termasuk
analisis risiko lingkungan dalam pemberian pembiayaan, pengurangan emisi dari aktivitas operasional,
serta dukungan terhadap pembiayaan pada kegiatan usaha yang berkontribusi pada mitigasi perubahan
iklim dan efisiensi sumber daya.
P a g e 1 | 34
Page 6
B. PENGUNGKAPAN LAPORAN KEBERLANJUTAN
PT. Trust Finance Indonesia, Tbk berkomitmen untuk mengintegrasikan prinsip keberlanjutan sebagai
bagian yang tidak terpisahkan dari strategi dan operasional bisnis. Perusahaan menyadari bahwa sektor
jasa keuangan, khususnya industri pembiayaan, memiliki peran strategis dalam mendorong praktik
ekonomi yang bertanggung jawab serta menjaga keseimbangan antara pertumbuhan usaha dan
kelestarian lingkungan.
Sebagai bentuk implementasi komitmen tersebut, sejak tahun 2020 Perusahaan telah menjalankan
berbagai inisiatif strategis yang berorientasi pada prinsip keberlanjutan, antara lain:
Edukasi dan Sosialisasi Internal mengenai prinsip Keuangan Berkelanjutan kepada seluruh jajaran
manajemen dan karyawan. Edukasi ini mencakup pentingnya adopsi prinsip Environmental, Social,
and Governance (ESG) dalam pengelolaan bisnis.
Pengurangan Penggunaan Kertas dan Digitalisasi Proses Kerja, dengan menerapkan sistem kerja
berbasis teknologi informasi untuk mengurangi konsumsi kertas (paperless office initiative).
Pengelolaan Energi dan Sumber Daya, termasuk penggunaan perangkat hemat energi di kantor pusat
dan kantor cabang, serta pengelolaan limbah operasional yang lebih bertanggung jawab.
Penerapan Prinsip Green Financing, dengan secara bertahap mengembangkan pembiayaan yang
mendukung proyek-proyek berbasis energi terbarukan, efisiensi energi, dan kendaraan listrik.
PT. Trust Finance Indonesia, Tbk meyakini bahwa dengan membangun budaya keberlanjutan dan
menerapkan praktik bisnis yang ramah lingkungan, tidak hanya mendukung tercapainya tujuan bisnis
jangka panjang, tetapi juga memberikan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan.
Melalui penerbitan laporan keberlanjutan ini, Perusahaan mengajak seluruh pemangku kepentingan
untuk berkolaborasi dalam mewujudkan masa depan yang lebih hijau, berkelanjutan, dan inklusif.
LAPORAN KEBERLANJUTAN
1. Strategi Keberlanjutan
Laporan Keberlanjutan ini mencakup kinerja PT. Trust Finance Indonesia, Tbk untuk periode tahun
buku 2025, yaitu 1 Januari hingga 31 Desember 2025. Dalam dinamika industri jasa keuangan yang
semakin kompleks, Perusahaan memandang bahwa integrasi aspek keberlanjutan ke dalam strategi
bisnis merupakan faktor kunci dalam menjaga ketahanan usaha dan menciptakan nilai jangka
panjang.
Sejalan dengan pemulihan aktivitas ekonomi dan meningkatnya ekspektasi global terhadap praktik
bisnis yang bertanggung jawab, PT. Trust Finance Indonesia, Tbk menegaskan bahwa keberlanjutan
telah menjadi bagian fundamental dalam operasional Perusahaan. Isu perubahan iklim dan
lingkungan hidup menjadi perhatian utama, khususnya dalam konteks pengelolaan risiko dan
peluang yang dapat memengaruhi kinerja pembiayaan dan kualitas portofolio. Oleh karena itu,
P a g e 2 | 34
Page 7
strategi keberlanjutan Perusahaan dirancang secara komprehensif, tidak hanya mencakup aspek
lingkungan, tetapi juga memperhatikan dimensi sosial, termasuk kesehatan dan pendidikan, sebagai
bagian dari kontribusi terhadap pembangunan masyarakat.
Sebagai perusahaan pembiayaan, PT. Trust Finance Indonesia, Tbk berkomitmen untuk
mengintegrasikan prinsip Keuangan Berkelanjutan ke dalam aktivitas bisnis, termasuk dalam proses
penyaluran pembiayaan dan pengelolaan risiko. Komitmen ini sejalan dengan kebijakan dan program
Keuangan Berkelanjutan yang dicanangkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), serta mendukung
pencapaian target pembangunan berkelanjutan di tingkat nasional maupun global.
Ke depan, Perusahaan memfokuskan strategi pada penguatan internal alignment melalui
peningkatan pemahaman dan keterlibatan seluruh karyawan terhadap prinsip keberlanjutan, serta
pengembangan portofolio pembiayaan yang lebih berorientasi pada keberlanjutan. PT. Trust Finance
Indonesia, Tbk telah memulai implementasi praktik Keuangan Berkelanjutan sejak tahun 2020,
sebagai langkah awal dalam mengintegrasikan aspek lingkungan dan sosial ke dalam kerangka
manajemen risiko dan pengambilan keputusan bisnis.
Perusahaan menyadari bahwa risiko lingkungan, termasuk risiko perubahan iklim, dapat berdampak
signifikan terhadap keberlanjutan usaha apabila tidak dikelola secara memadai. Oleh karena itu,
penerapan prinsip keuangan berkelanjutan menjadi bagian penting dalam mitigasi risiko tersebut,
sekaligus sebagai upaya untuk berkontribusi dalam menjaga keberlanjutan lingkungan bagi generasi
mendatang
Sebagai bentuk implementasi, PT. Trust Finance Indonesia, Tbk telah melakukan penyesuaian
kebijakan untuk mendukung pembiayaan berbasis Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola (LST/ESG), di
antaranya:
Menjamin keamanan teknologi dalam layanan pembiayaan.
Mengembangkan layanan digital untuk meningkatkan efisiensi operasional.
Melaksanakan program inklusi dan literasi keuangan untuk memperluas akses masyarakat
terhadap layanan keuangan.
Upaya-upaya ini sejalan dengan kontribusi PT. Trust Finance Indonesia, Tbk dalam mendukung
pencapaian Empat Pilar Pembangunan Berkelanjutan di Indonesia, yaitu:
Pilar Pembangunan Sosial
Pilar Pembangunan Ekonomi
Pilar Pembangunan Lingkungan
Pilar Hukum dan Tata Kelola
P a g e 3 | 34
Page 8
Selain itu, budaya keberlanjutan juga terus ditegakkan di lingkungan internal Perusahaan melalui
berbagai inisiatif, seperti:
Kampanye efisiensi penggunaan listrik dan kertas.
Peningkatan kepedulian lingkungan di seluruh lini operasional.
Mendorong efisiensi dan efektivitas kerja melalui digitalisasi.
Adaptasi terhadap perkembangan inovasi teknologi digital.
Manajemen juga terus mendorong perubahan pola pikir dan perilaku karyawan agar lebih
memahami dan menerapkan prinsip-prinsip LST secara komprehensif, serta siap menghadapi
dinamika perubahan di industri pembiayaan yang sangat cepat. Sebagai bentuk transparansi dan
akuntabilitas, PT. Trust Finance Indonesia, Tbk menyajikan Laporan Keberlanjutan ini sesuai
kebutuhan pemangku kepentingan, sekaligus meningkatkan kemampuan evaluasi dan respon atas
umpan balik yang diterima dari berbagai pihak.
PENCAPAIAN RENCANA AKSI KEUANGAN BERKELANJUTAN
Sebagai bentuk kepatuhan terhadap POJK No. 51/POJK.03/2017 tentang penerapan Keuangan
Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa Keuangan, Emiten, dan Perusahaan Publik PT. Trust Finance
Indonesia, Tbk telah mengimplementasikan RAKB per 1 Januari 2020 secara berkelanjutan hingga
sampai saat ini.
Sepanjang tahun 2025, PT. Trust Finance Indonesia, Tbk telah melaksanakan penguatan kapasitas
sumber daya manusia sebagai bagian dari implementasi Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan.
Fokus utama diarahkan pada peningkatan pemahaman, kompetensi, dan keterlibatan karyawan
dalam penerapan prinsip keberlanjutan, khususnya terkait aspek Environmental, Social, and
Governance (ESG) dan manajemen risiko perubahan iklim.
Inisiatif ini diwujudkan melalui penyelenggaraan program pelatihan rutin, pengembangan skema
sertifikasi di bidang keberlanjutan, serta pembentukan mekanisme mentoring internal guna
memastikan implementasi prinsip keberlanjutan dapat berjalan secara efektif di seluruh unit kerja.
Pendekatan ini diharapkan mampu memperkuat internal alignment serta mendukung integrasi
aspek keberlanjutan dalam proses bisnis dan pengambilan keputusan
Uraian tentang pelaksanaan RAKB 2025 adalah sebagai berikut:
2025 Uraian Aktivitas Tujuan Aktivitas Indikator Keberhasilan
Maret Penyusunan program Menyusun kerangka Roadmap pelatihan tersusun;
pengembangan SDM pengembangan kompetensi modul ESG tersedia.
Keuangan Environmental, Social, and
Governance (ESG).
Berkelanjutan.
P a g e 4 | 34
Page 9
Juli Pelaksanaan pelatihan Meningkatkan pemahaman ≥70% karyawan ikut pelatihan;
rutin. karyawan. minimal 2 sesi terlaksana.
September Program sertifikasi Meningkatkan kompetensi Karyawan yang memiliki
Environmental, Social, professional. tanggung jawab dalam
and Governance (ESG). pengelolaan aktivitas
Environmental, Social, and
Governance (ESG) mengikuti
program sertifikasi sebagai
bagian dari upaya peningkatan
kompetensi dan
profesionalisme.
Oktober Program mentoring Memastikan implementasi Sesi mentoring berjalan;
internal. keberlanjutan. implementasi di unit kerja.
Desember Evaluasi program Mengukur efektivitas dan Laporan evaluasi tersedia;
perbaikan rencana perbaikan disusun
TUJUAN RENCANA AKSI KEUANGAN BERKELANJUTAN
PT. Trust Finance Indonesia, Tbk menargetkan untuk mencapai Visi Keuangan Berkelanjutan dengan
mempertimbangkan sejumlah faktor, baik faktor eksternal dan faktor internal seperti kondisi
keuangan, kapasitas teknis, dan kapasitas organisasi. Tujuan Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan
adalah sesuai Visi Keuangan Berkelanjutan yaitu:
“ Menjadi Perusahaan Pembiayaan yang menjalankan kegiatan keuangan berkelanjutan
dengan menyelaraskan aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan hidup “
Strategi utama yang akan dilakukan oleh Perusahaan antara lain, restrukturisasi organisasi berbasis
kinerja serta penyesuaian Sumber Daya Manusia (SDM) dengan kebutuhan strategis, integrasi aspek
sosial dan lingkungan hidup kedalam pengelolaan risiko serta peningkatan pertumbuhan premi pada
kegiatan usaha berwawasan lingkungan.
2. Ikhtisar Kinerja Aspek Keberlanjutan
2.a. Kinerja Aspek Ekonomi
Uraian/Tahun 2025 2024 2023
Pendapatan operasional (IDR)* 40.920.390.354 57.779.572.797 53.328.712.183
Laba tahun berjalan* 19.321.991.589 27.987.301.954 25.994.152.366
Laba penghasilan komprehensif tahun berjalan* 20.023.293.020 27.747.302.458 26.191.578.250
Kinerja Aspek Ekonomi terkait Keberlanjutan
P a g e 5 | 34
Page 10
Jenis produk yang memenuhi kriteria kegiatan
xx xx xx
usaha berkelanjutan
Nominal produk dan/atau jasa yang memenuhi
xx xx xx
kriteria kegiatan usaha berkelanjutan (IDR)
Persentase total portofolio kegiatan usaha
xx xx xx
berkelanjutan terhadap total portofolio(%)
a. Penghimpunan Dana xx xx xx
b. Penyaluran Dana xx xx xx
*Data diambil dari Laporan Tahunan
2.b. Kinerja Aspek Lingkungan Hidup
2.b.1. Kegiatan internal
2025 2024 2023
Uraian
Rim Nominal Rim Nominal Rim Nominal
Penggunaan Kertas 229 10.989.442 286 14.427.600 232 11.368.000
Sebagai bagian dari komitmen terhadap efisiensi sumber daya dan pengurangan dampak
lingkungan, PT. Trust Finance Indonesia, Tbk berhasil menurunkan penggunaan kertas dalam
aktivitas administrasi dari 286 rim pada tahun 2024 menjadi 229 rim pada tahun 2025. Selain
itu, Perusahaan juga menerapkan prinsip reduce and reuse dengan memanfaatkan kembali
kertas bekas untuk korespondensi yang bersifat rutin
Alokasi pendanaan TJSL pada aktivitas dengan dampak lingkungan yang tinggi
Perusahaan mengidentifikasi program TJSL dalam bentuk dukungan kesejahteraan bagi
masyarakat di wilayah terpencil yang memiliki peran dalam menjaga kelestarian lingkungan.
Namun, pada tahun 2025 program tersebut masih dalam tahap perencanaan dan belum
diimplementasikan.
Kegiatan TJSL yang terkait dengan peningkatan kualitas lingkungan hidup dan mendukung
bisnis
Salah satu bentuk tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) adalah pemberian bantuan
berupa penyediaan sarana produksi bagi usaha swadaya yang belum memenuhi syarat
pembiayaan komersial tertentu. Di tahun 2025, PT. Trust Finance Indonesia, Tbk belum
melaksanakan program bantuan untuk masyarakat.
2.c. Kinerja Aspek Sosial
2.c.1. Kegiatan internal
Uraian Kinerja Internal 2025 2024 2023
Persentase jumlah karyawan wanita dibanding total 33.92% 31.25% 31.25%
karyawan
Jumlah peserta pelatihan (orang) 11 11 11
Jumlah jam pelatihan 138 jam xx xx
Biaya pelatihan dan pendidikan karyawan 340.875.678 333.267.573 433.210.209
P a g e 6 | 34
Page 11
Jumlah peserta edukasi literasi keuangan (orang) 35 peserta xx xx
Presentase penyelesaian pengaduan nasabah xx xx xx
Persentase pengaduan (whistleblowing) yang telah selesai
xx xx xx
diinvestigasi dari total pengaduan diterima
Realisasi Dana kegiatan tanggung jawab sosial (Rp) 3.493.000 xx xx
Kegiatan Tanggung Jawab Lingkungan xx xx xx
Alokasi pendanaan TJSL pada aktivitas dengan dampak lingkungan yang tinggi
Salah satu bentuk tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) adalah pemberian bantuan
kesejahteraan bagi pedesaan di kawasan terpencil.
2.c.2. Kegiatan TJSL yang terkait dengan peningkatan kualitas lingkungan hidup
Pada bulan Mei 2025, PT. Trust Finance Indonesia, Tbk telah menyalurkan bantuan berupa
paket sembako kepada masyarakat sekitar di wilayah Desa Temenggungan, Kecamatan
Karas, Kota Magetan, Jawa Timur.
3. PROFIL SINGKAT PERUSAHAAN
3.a. VISI MISI
VISI
“ Menjadi salah satu Perusahaan Pembiayaan di Indonesia
dengan menyelaraskan aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan hidup ”
MISI
“Menjadi penyedia jasa Keuangan Berkelanjutan dengan
mengutamakan kebersinambungan pelanggan, mitra usaha, karyawan,
lingkungan, dan masyarakat ”
Visi dan misi PT. Trust Finance Indonesia, Tbk ditetapkan untuk memberikan landasan, arah, dan
panduan bagi seluruh jajaran dalam menjalankan kegiatan perusahaan. Visi Perusahaan adalah
menjadi perusahaan pembiayaan terkemuka di Indonesia yang terpercaya, inovatif, dan
berkontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi nasional, sedangkan misinya meliputi
penyediaan layanan pembiayaan yang profesional dan berkualitas, membangun hubungan
P a g e 7 | 34
Page 12
jangka panjang yang saling menguntungkan, meningkatkan nilai perusahaan secara
berkelanjutan, menciptakan lingkungan kerja yang kondusif, serta menerapkan prinsip tata
kelola perusahaan yang baik. Tata nilai perusahaan yang terdiri dari transparansi, integritas,
profesionalisme, serta kemampuan menjawab tantangan operasional, ditetapkan sebagai
panduan moral bagi seluruh insan Trust Finance dalam mengemban misi dan mencapai visi
perusahaan, dengan menjunjung tinggi keterbukaan, kejujuran, kompetensi, serta adaptif
terhadap perubahan dan perkembangan industri.
3.b. Alamat Kantor Pusat
Nama Perusahaan : PT. Trust Finance Indonesia, Tbk.
Tanggal/Tahun Pendirian : 11 Februari 2002
Bidang Usaha : Lembaga Pembiayaan
Bentuk Legal : Perseroan Terbatas, Perusahaan Terbuka
Alamat* : Equity Tower Lantai 36 Unit G-H
Jln. Jend. Sudirman Kav. 52-53,
Jakarta, Indonesia, Kode Pos 12190
Telepon : (+62 21) 515 5477 (hunting)
E-mail : tfi_pusat@yahoo.com
Website : http://www.trustfinanceindonesia.com
֎ Kantor Cabang
SURABAYA MEDAN PEKANBARU
Ruko Permata Basuki Rahmat Jl. KH. Wahid Hasyim No. 73D, Komplek Riau Business Center
Jl. Kombespol M. Duriyat 14-16 Medan 20119 Jl. Riau Blok. D, No. 9,
Blok A -10, Surabaya 60262 Telp. / Phone: 061 - 4554899 Pekanbaru 28292
Telp. / Phone: 031 - 5314757 Email: tfi_medan@yahoo.com Telp. / Phone: 0761 - 862468
Email: tfi_sby@yahoo.com Email: tfipku@yahoo.com
֎ Kontak Terkait Laporan Keberlanjutan
Divisi Sekretariat Perusahaan & Divisi Risk Management
Alamat* sesuai dengan Kantor Pusat
3.c. Skala Usaha
Kegiatan usaha PT. Trust Finance Indonesia, Tbk adalah menyediakan produk dan layanan
pembiayaan yang bervariasi untuk memenuhi kebutuhan nasabahnya. Penjelasan singkat
P a g e 8 | 34
Page 13
mengenai produk, layanan, dan kegiatan usaha dapat dibaca di Laporan Tahunan 2024, serta
diakses pada situs web Perusahaan.
3.c.1. Total aset atau kapitalisasi aset dan total kewajiban
2025 2024 2023
Total Aset (Juta Rupiah) 429.179 427.907 427.534
Total Kewajiban (Juta Rupiah) 16.155 22.906 50.280
Total Ekuitas (Juta Rupiah) 413.024 405.001 377.254
3.c.2. Jumlah karyawan sesuai jabatan, pendidikan, status ketenagakerjaan, dan usia
Jumlah Karyawan Berdasarkan Jabatan
Jabatan 2025 2024 2023
Direksi 3 3 3
Manager 10 8 7
Supervisor 0 3 3
Staff 43 50 51
Jumlah 56 64 64
Jumlah Karyawan Berdasarkan Pendidikan
Pendidikan 2025 2024 2023
Magister/Master 2 0 0
Sarjana & Sarjana
38 41 42
Muda
SLTA 18 23 22
Jumlah 56 64 64
Jumlah Karyawan Berdasarkan Status Ketenagakerjaan
Status Karyawan 2025 2024 2023
Karyawan Tetap 53 61 60
Karyawan Tidak 3 3 4
Tetap
Jumlah 56 64 64
Jumlah Karyawan Berdasarkan Usia
Usia 2025 2024 2023
18 – 25 5 5 4
26 – 35 6 6 8
36 – 45 20 25 26
46 – 55 19 22 19
> 55 6 6 7
Jumlah 56 64 64
P a g e 9 | 34
Page 14
3.c.3. Persentase kepemilikan saham PT. Trust Finance Indonesia, Tbk:
PT. Trust Finance Indonesia, Tbk merupakan sebuah Perusahaan Terbuka yang saham-sahamnya
telah dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 28 November 2002. Saham Perusahaan
dicatatkan dan seluruh saham disetor adalah sejumlah 400.000.000 lembar saham dan telah
dilakukan pemecahan nilai nominal saham (stock split) menjadi 800.000.000 lembar saham
disetor dan dicatatkan di Bursa Efek Indonesia. Per 31 Juli 2015.
No. Kepemilikan Jumlah Lembar Saham % Nominal
1 PT. Artha Capital Indonesia 223.760.000 27,97 11.188.000.000
2 PT. Artha Perdana Investama 74.760.000 9,35 3.738.000.000
3 Hendry Hartato 56.190.000 7,02 2.809.500.000
4 PT. Majujaya Terus Sejahtera 240.000.000 30,00 12.000.000.000
Masyarakat (masing-masing dengan
5 205.290.000 25,66 10.264.500.000
kepemilikan kurang dari 5%)
TOTAL 800.000.000 100,00 40.000.000.000
Per 31 Desember 2025
3.c.4. Wilayah operasional
Jangkauan operasional PT. Trust Finance Indonesia, Tbk tersebar di berbagai wilayah di
Indonesia. Hingga akhir Desember 2025, PT. Trust Finance Indonesia, Tbk memiliki 1 kantor
pusat di Jakarta, dan 3 kantor cabang yang tersebar di Surabaya, Medan, dan Pekanbaru.
Hingga saat ini, PT. Trust Finance Indonesia, Tbk telah melayani pasar domestik dan turut
mendukung pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Adapun jenis debitur dan klien yang
menggunakan produk layanan PT. Trust Finance Indonesia, Tbk meliputi debitur perorangan dan
institusi.
3.d. Produk PT. Trust Finance Indonesia, Tbk
Dalam hasil pencapaian dan pendapatan usaha Perusahaan 2025 turun sebesar Rp 9,46 Miliar
atau -20,44% dari tahun sebelumnya, yaitu sebesar Rp 46,31 Miliar menjadi Rp 36,85 Miliar.
Rincian dari pendapatan usaha tersebut adalah:
Produk 2025 2024 <>/%
Pembiayaan Investasi 36,85 Miliar 46,31 Miliar -20,44%
Pembiayaan Multiguna 3,68 Miliar 11,08 Miliar -66,73%
Sewa Operasi 389 Juta 389 Juta 0,00%
Inisiatif Eksternal
Untuk memastikan bahwa kegiatan operasional Perusahaan telah sesuai dengan standar
kelayakan mutu, PT. Trust Finance Indonesia, Tbk melakukan assesment minimal setiap satu
tahun sekali. PT. Trust Finance Indonesia, Tbk juga mendukung prinsip-prinsip dan inisiatif
eksternal untuk mendukung pembangunan berkelanjutan.
P a g e 10 | 34
Page 15
3.e. Keanggotaan pada Asosiasi
Perusahaan terlibat dalam beberapa asosiasi guna mendapatkan informasi terkini terkait
pengembangan industri pembiayaaan dan hal-hal yang mempengaruhinya, perkembangan
dunia usaha, serta risiko dan peluangnya.
Keanggotaan Dalam Asosiasi Industri
Asosiasi Peran Tanggal/sejak Lingkup
Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia Anggota 2003 Nasional
Otoritas Jasa Keuangan Anggota 2013 Nasional
3.f. Perubahan pada Perusahaan yang Bersifat Signifikan
Selama tahun 2020 hingga tahun 2025, tidak ada pembukaan maupun penutupan kantor
cabang.
4. PENJELASAN DIREKSI
Pemegang saham dan Para Pemangku Kepentingan yang kami hormati,
Laporan keberlanjutan berisi kinerja ekonomi, sosial, dan lingkungan yang berbasis pada prinsip triple
bottom line: people, profit, planet atau 3P. Implementasi ini sejalan dengan respon Perusahaan
dalam menyikapi perkembangan ekonomi global dan adanya Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
(POJK) No. POJK No.51/ POJK.03/2017 tentang Implementasi Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga
Jasa Keuangan, Emiten, dan Perusahaan Publik. Melalui laporan ini, kami juga mengungkapkan
dukungan pada Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB).
POJK No.51/ POJK.03/2017, menjadi pedoman bagi lembaga jasa keuangan dalam melakukan
kegiatan usahanya dengan selalu berusaha untuk menjaga keseimbangan antara kepentingan
Perusahaan (ekonomi), sosial dan lingkungan hidup.
Mengikuti dinamika bisnis yang mulai kembali berjalan normal, PT. Trust Finance Indonesia, Tbk
kembali Menyusun strategi keberlanjutan yang sesuai dengan nilai-nilai Perusahaan. Selain
memusatkan perhatian pada pencapaian target operasional, Perusahaan juga berupaya mengikuti
arahan strategi keberlanjutan dan menyalurkan pembiayaan terhadap produk-produk ramah
lingkungan.
Dalam kegitan sehari-hari, Perusahaan berusaha menerapkan kebiasaan-kebiasaan ramah
lingkungan khususnya terkait dengan kegiatan hemat energi dan penghematan penggunaan kertas.
Melalui laporan ini kami menyampaikan kinerja keberlanjutan Perusahaan dan komitmen yang kami
jalankan dalam mengimplementasikan program-program keberlanjutan.
4.a. Kebijakan untuk Merespon Tantangan Keberlanjutan
PT. Trust Finance Indonesia, Tbk merespon positif adanya implementasi Keuangan
Berkelanjutan, walaupun banyak tantangan yang harus dihadapi. Perusahaan dan seluruh
jajarannya mulai membangun nilai keberlanjutan hingga nantinya diharapkan dapat menjadi
perilaku yang mendukung budaya keberlanjutan pada internal Perusahaan. Bagi kami, nilai
keberlanjutan merupakan tujuan yang hendak dicapai dan yang dapat menghasilkan dampak
positif bagi seluruh pemangku kepentingan.
P a g e 11 | 34
Page 16
Penyesuaian untuk mendukung implementasi Keuangan Berkelanjutan telah dilaksanakan sejak
dibuatnya RAKB pada 2020. Sepanjang implementasi hingga tahun 2025, Perusahaan
menitikberatkan pada penyesuaian kebijakan, dan melaksanakan pelatihan internal. Tantangan
yang dihadapi dalam pelaksanaan ini adalah kesadaran untuk mengubah pola pikir dan perilaku
yang sejalan dengan prinsip-prinsip Keuangan Berkelanjutan. Selain itu, penyesuaian kebijakan
dan pemetaan kegiatan pembiayaan juga memerlukan kerja sama banyak departemen dan
fungsi kerja lain sehingga diperlukan koordinasi yang terus-menerus.
Kami berkomitmen menerapkan Keuangan Berkelanjutan, melaksanakan RAKB, serta
mendukung pembangunan keberlanjutan melalui pembiayaan kepada para debitur. Kami
menyadari bahwa tantangan pencapaian Keuangan Berkelanjutan ini masih perlu dikelola
dengan baik. Untuk itu, PT. Trust Finance Indonesia, Tbk mengajak segenap karyawan dan
pemangku kepentingan lainnya untuk bekerja sama membangun budaya keberlanjutan demi
mencapai hasil yang optimal untuk tahun-tahun mendatang.
4.b. Penerapan Keuangan Berkelanjutan
Penerapan Keuangan Berkelanjutan merupakan tanggung jawab seluruh karyawan PT. Trust
Finance Indonesia, Tbk. Jajaran Direksi dan Dewan Komisaris ikut terlibat dalam pengawasannya
dan secara khusus, kinerja Keuangan Berkelanjutan dipantau langsung oleh Direktur Utama.
PT. Trust Finance Indonesia, Tbk mulai memetakan portofolio kredit yang tergolong dalam
Kategori Kegiatan Usaha Berkelanjutan (KKUB). Dari sisi Sumber Daya Manusia (SDM),
Perusahaan melakukan pelatihan untuk meningkatkan kesadaran pentingnya Keuangan
Berkelanjutan. Adapun untuk penerapan RAKB, Perusahaan menyesuaikan kebijakan
pembiayaan untuk mendukung para debitur dalam melakukan usahanya sesuai dengan konsep
Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola (LST).
Pencapaian kinerja Keuangan Berkelanjutan yang disajikan dalam laporan ini mengandung tiga
aspek, yaitu ekonomi, sosial, dan lingkungan.
Kinerja aspek ekonomi,
Perusahaan telah mencatat kinerja ekonomi yang ditandai oleh Jumlah aset yang dimiliki
Perusahaan pada tahun 2025 dan 2024 masing-masing sebesar Rp 429,179 Miliar dan
Rp 427,907 Miliar, naik sebesar Rp 1,272 Miliar atau sebesar 0,30%.
1. Total pendapatan Perusahaan pada tahun 2025 turun sebesar 21,91% atau Rp 12,99
Miliar, yaitu dari sebesar Rp 59,29 Miliar pada tahun 2024 menjadi Rp 46,30 Miliar pada
tahun 2025.
2. Laba tahun berjalan pada tahun 2025 dan 2024 masing-masing sebesar Rp 19,32 Miliar
dan Rp 27,99 Miliar, sedangkan laba komprehensif tahun berjalan pada tahun 2025 dan
2024 masing-masing sebesar Rp 20,02 Miliar dan Rp 27,75 Miliar, mengalami penurunan
sebesar Rp 7,72 Miliar atau 27,84%.
P a g e 12 | 34
Page 17
3. Ekuitas Perusahaan meningkat seiring dengan bertambahnya laba ditahan atas laba tahun
berjalan selama kinerja tahun 2025.
Selama tahun berjalan, tidak terdapat perubahan ketentuan peraturan perundang-undangan
yang berpengaruh signifikan terhadap Perseroan. Kinerja ekonomi ini adalah data konsolidasi
yang mencakup seluruh entitas PT. Trust Finance Indonesia, Tbk dan tidak ada entitas lainnya
karena Perusahaan tidak memiliki anak Perusahaan.
Pencatatan penyaluran kredit/pembiayaan pada Kategori Kegiatan Usaha Berkelanjutan (KKUB)
belum dapat diidentifikasi seluruhnya. Perusahaan masih perlu bekerja sama dengan segenap
pihak-pihak terkait untuk mengelola dan mengidentifikasi penyaluran kredit eksisting yang
masuk ke dalam Kegiatan Usaha Berkelanjutan (KKUB). Di sisi lain, Perusahaan juga mulai
mengelola calon debitur maupun debitur baru secara bertahap untuk memetakan jenis
usahanya yang masuk dalam Kegiatan Usaha Berkelanjutan (KKUB).
Kinerja aspek sosial,
1. PT. Trust Finance Indonesia, Tbk mencatat hasil yang baik, berkomitmen untuk
memberikan layanan yang setara kepada semua debitur atas produk dan/atau jasa yang
dimiliki serta menyampaikan informasi produk dan/atau jasa akurat kepada debitur. Sesi
pelatihan Keuangan Berkelanjutan diikuti oleh seluruh karyawan serta juga menerima
sosialisasi dan pelatihan antifraud untuk meningkatkan kesadaran pada perilaku bisnis
yang etis dan bertanggung jawab. Dari sisi pengembangan SDM, Perusahaan melakukan
percepatan strategic human resources terutama terkait tanggung jawab pekerjaan dan
peningkatan kompetensi karyawan dalam hal teknologi.
2. PT. Trust Finance Indonesia, Tbk menghargai kesetaraan gender dan berkomitmen untuk
memberikan kesempatan dan jenjang karir yang sama sesuai dengan kompetensi bagi
pegawai perempuan dan laki-laki. Perusahaan juga berkomitmen akan mematuhi
peraturan ketenagakerjaan untuk tidak memperkerjakan pegawai dibawah umur dan
tidak akan melaksanakan kerja paksa. Perusahaan memberikan imbal jasa sesuai dengan
ketentuan upah minimum namun selain upah/gaji pokok, Perusahaan juga memberikan
insentif berupa : tunjangan makan dan transport.
3. Melakukan kegiatan yang dapat menghasilkan dampak positif tentang produk keuangan
terhadap masyarakat termasuk dalam program literasi dan inklusi keuangan. Sebagai
bagian dari tugas dan tanggung jawabnya, tenaga pemasaran kami harus memberikan
pendampingan dan penjelasan yang lengkap dan benar mengenai, produk dan layanan
jasa keuangan sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan masyarakat dalam rangka
meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
P a g e 13 | 34
Page 18
Kinerja aspek lingkungan,
PT. Trust Finance Indonesia, Tbk telah melakukan program efisiensi terkait dengan lingkungan
pada aspek kegiatan operasional Perusahaan.
Terkait dengan efisiensi energi, hal-hal yang telah dilakukan oleh Perusahaan antara lain adalah:
1. Melakukan penghematan listrik dengan cara mematikan semua sarana kerja yang
menggunakan arus listrik pada saat sudah selesai kerja atau setelah selesai aktivitas jam
kerja.
2. Mengatur penggunaan kendaraan dinas/operasional secara efisien.
3. Mengurangi penggunaan kertas dalam kegiatan administrasi, antara lain dengan
menggunakan korespondensi internal secara elektronik (email/ online chat group) dan
bila terpaksa dapat menggunakan kertas bekas untuk koresponden yang bersifat rutin.
Perusahaan memperketat pengawasan terhadap kebijakan pemberian kredit dengan
memperhatikan dampak negatif risiko yang ditimbulkannya, terutama pada kelestarian
lingkungan. Perusahaan mendukung para debitur untuk memiliki sertifikasi lingkungan, maupun
sertifikasi bangunan berwawasan lingkungan.
4.c. Strategi Pencapaian Kinerja Keberlanjutan
Tahun 2025 merupakan tahun dengan dinamika yang baru dan percepatan ekonomi
dibandingkan tahun sebelumnya. PT. Trust Finance Indonesia, Tbk tetap berusaha menjalankan
komitmen untuk mengimplementasikan strategi berkelanjutan yang sudah disiapkan. Kondisi
dunia yang sudah mulai membaik dan mempertimbangkan kondisi setelah pandemik
mendorong kami untuk menyesuaikan strategi dengan perkembangan kondisi dan
memaksimalkan sumber daya yang dapat dimanfaatkan dalam pelaksanannya.
Sesuai dengan strategi yang telah dirumuskan pada tahun sebelumnya, PT. Trust Finance
Indonesia, Tbk menjalankan program-program keberlanjutan untuk mencapai kesadaran dan
komitmen terhadap target keberlanjutan. Tujuan dari perumusan strategi ini adalah
menancapkan fondasi yang kokoh dan bermuara pada tercapainya visi, misi serta tujuan
Perusahaan. Perusahaan juga berkomitmen untuk melakukan upaya perbaikan berkelanjutan
baik dalam pelaksanaan bisnis ataupun untuk keberlanjutan lingkungan.
Strategi pengembangan bisnis kedepan terkait dengan penerapan keuangan berkelanjutan,
Perusahaan akan melakukan langkah-langkah antara lain sebagai berikut:
1. Perusahaan berupaya mencari Investor strategis yang peduli dan ramah kepada
lingkungan dan sosial serta peduli kepada kelestarian lingkungan hidup.
2. Perusahaan terus menjaga reputasi terhadap pihak antara lain; pemerintah sebagai
regulator, para pemegang saham sebagai pendana dan masyarakat, hal ini dilakukan
sebagai wujud aktifitas Perusahaan agar tidak berdampak sosial.
P a g e 14 | 34
Page 19
3. Memakai dan menggunakan infra struktur yang ramah lingkungan.
PT. Trust Finance Indonesia, Tbk menilai bahwa pengelolaan risiko atas penerapan Keuangan
Berkelanjutan juga merupakan bagian dari risiko bisnis, dalam pelaksanaan pengawasan
dibawah Presiden Direktur didukung Direktur membawahi Manajemen Risiko yang dibantu oleh
Divisi Manajemen Risiko, pengelolaan risiko ini diharapkan dapat menjadi salah satu strategi
untuk mencapai target kinerja Perusahaan.
Peluang dan Prospek Usaha
Selain tantangan, terdapat pula peluang dan prospek usaha yang sejalan dengan penerapan
Keuangan Berkelanjutan. PT. Trust Finance Indonesia, Tbk memandang bahwa fungsi financial
intermediary/perantara keuangan merupakan sebuah peluang untuk mendukung
pembangunan keberlanjutan di Indonesia. Kami perlu mengambil langkah integrasi dan banyak
melakukan penyesuaian dalam mengidentifikasi setiap peluang yang dapat dicapai.
Adapun peluang dan prospek yang ada, antara lain berupa dukungan pemerintah Indonesia
kepada perusahaan pembiayaan untuk membiayai 12 Kategori Kredit Usaha
Berkelanjutan/KKUB sesuai dengan Pedoman Teknis POJK No. 51/POJK.03/2017 dan membuka
akses keuangan inklusif. Perubahan bisnis yang terjadi dari yang sudah berjalan saat ini menjadi
bisnis yang peduli lingkungan juga menjadi salah satu peluang bagi pemberian pembiayaan
berwawasan Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola (LST). Selain itu, dalam hal teknologi, besarnya
peluang untuk menerapkan proses digital dapat membantu meningkatkan keunggulan bersaing
Perusahaan.
Apresiasi
Atas nama seluruh jajaran Direksi, kami mengucapkan terima kasih kepada semua karyawan PT.
Trust Finance Indonesia, Tbk dan para pemegang saham dan pemangku kepentingan atas
komitmen dan kerja samanya, sehingga kita dapat menerapkan praktik Keuangan
Berkelanjutan. Kami percaya bahwa sebuah langkah menuju keberlanjutan merupakan jalan
yang panjang. Kita semua perlu berkomitmen dan bergandengan tangan dalam menghadapi
tantangan untuk menghadapinya dan mewujudkan masa depan yang berkelanjutan.
5. TATA KELOLA KEBERLANJUTAN
STRUKTUR TATA KELOLA
1. Penanggung Jawab Penerapan Keuangan Berkelanjutan
Seluruh karyawan PT. Trust Finance Indonesia, Tbk ikut bertanggung jawab dalam penerapan
Keuangan Berkelanjutan, yang mencakup Direksi dan Dewan Komisaris, Pejabat dan/atau Unit
Kerja, serta karyawan. Secara khusus, penanggung jawab penerapan Keuangan Berkelanjutan
P a g e 15 | 34
Page 20
adalah Presiden Direktur didukung Direktur membawahi Manajemen Risiko yang dibantu oleh
Divisi Manajemen Risiko.
Direktur membawahi Manajemen Risiko bertanggung jawab atas pelaksanaan program-
program yang direncanakan dalam RAKB. Direktur Manajemen Risiko membawahi tim khusus
yang dibentuk terkait implementasi Keuangan Berkelanjutan dan penyusunan RAKB, yaitu
Manajemen Risiko. Selanjutnya, pelaksanaan program-program RAKB dijalankan oleh divisi-
divisi lain yang terkait.
2. Pengembangan Kompetensi Terkait Keuangan Berkelanjutan
Dalam penerapan Keuangan Berkelanjutan, diperlukan kesiapan dan kompetensi teknis
karyawan. Secara bertahap, PT. Trust Finance Indonesia, Tbk mulai menanamkan kesadaran dan
pengetahuan tentang Keuangan Berkelanjutan. Dalam hal pelatihan terkait, Perusahaan
mengikuti pelatihan mengenai aspek keberlanjutan dan materi pendukungnya, baik yang
diadakan secara internal, maupun eksternal.
3. Pengelolaan Risiko atas Penerapan Keuangan Berkelanjutan
Dalam penerapan Keuangan Berkelanjutan, terdapat risiko-risiko yang muncul seiring dengan
pelaksanaannya. Risiko yang teridentifikasi, salah satunya adalah penyesuaian syarat pengajuan
kredit untuk meningkatkan portofolio hijau. PT. Trust Finance Indonesia, Tbk berusaha
menerapkan manajemen risiko lingkungan, sosial, & tata kelola (LST) dalam proses penilaian
kelayakan kredit usaha yang diberikan.
5.a. Implementasi manajemen risiko lingkungan, sosial, & tata kelola (LST), antara lain:
Melakukan verifikasi debitur yang masuk dalam kategori konstruksi berwawasan hijau
antara lain,
Bidang usaha yang memanfaatkan sumber daya alam secara efektif, efisien, dan
bijaksana,
Bidang usaha yang mampu memperluas lapangan kerja dan kesempatan kerja.
5.b. Bidang usaha yang mampu meminimalkan kerusakan dan pencemaran lingkungan.
PT. Trust Finance Indonesia, Tbk akan melaksanakan tindakan terhadap debitur yang belum
melengkapi izin lingkungan, antara lain:
Menyusun kebijakan untuk mensyaratkan kepada calon debitur baru yang berwawasan
lingkungan, sosial, & tata kelola (LST), antara lain dengan memberikan nilai rating lebih
tinggi dibandingkan dengan calon debitur yang belum berwawasan lingkungan, sosial,
& tata kelola (LST) dalam penilaian debitur.
Divisi Kredit melakukan prosedur untuk menilai dan menyaring risiko lingkungan, sosial,
& tata kelola (LST) pada proses pengajuan kredit. Secara menyeluruh, pengendalian
terhadap risiko kredit untuk kredit perorangan, konsumer, mikro, dan retail Perusahaan
P a g e 16 | 34
Page 21
telah menggunakan internal rating. Pemantauan implementasi kepatuhan debitur
terhadap persyaratan lingkungan, sosial, & tata kelola (LST) dilakukan oleh Divisi
Manajemen Risiko.
Jajaran Dewan Komisaris dan Direksi turut mengawasi jalannya penerapan Keuangan
Berkelanjutan. Cakupan pengawasan terdiri dari pengendalian risiko, pelaksanaan,
kebijakan, dan perkembangan Keuangan Berkelanjutan. Secara langsung, Direktur yang
membawahi Manajemen Risiko juga mengawasi penyusunan Rencana Aksi Keuangan
Berkelanjutan (RAKB), penyesuaian kebijakan kredit, visi dan misi keberlanjutan, serta
penyusunan laporan keberlanjutan.
5.c. Penerapan Strategi Anti-Fraud
Penerapan strategi anti-fraud merupakan bagian dari praktik tata kelola Perusahaan yang baik
(Good Corporate Governance/GCG), mengingat kegiatan di lembaga jasa keuangan rentan
terhadap risiko fraud, korupsi, dan kejahatan teknologi keuangan lainnya. PT. Trust Finance
Indonesia, Tbk berkomitmen untuk mengendalikan fraud dengan menerapkan strategi anti-
fraud dengan membentuk Fungsi Anti Fraud.
Strategi anti-fraud merupakan bagian dari kebijakan strategis yang penerapannya diwujudkan
dalam sistem pengendalian fraud (fraud control system), yang memiliki empat pilar, sebagai
berikut:
Pencegahan;
Deteksi;
Investigasi, Pelaporan, dan Sanksi;
Pemantauan, Evaluasi, dan Tindak Lanjut.
Strategi ini menuntut manajemen untuk mengerahkan semua sumber daya agar sistem
pengendalian fraud dapat diimplementasikan secara efektif dan berkesinambungan.
Dalam upaya meningkatkan efektivitas pengendalian fraud, Perusahaan memaksimalkan
kebijakan dan mekanisme whistleblowing system. Sarana yang dapat digunakan untuk
menyampaikan pelanggaran, antara lain melalui e-mail tfi_pusat@yahoo.com. Penerapan
kebijakan whistleblowing system memberikan dorongan dan kesadaran kepada karyawan, serta
pejabat PT. Trust Finance Indonesia, Tbk untuk melaporkan apabila terjadi fraud.
Fungsi Anti Fraud bertindak sebagai penanggung jawab atas setiap laporan dugaan pelanggaran
dan tindak lanjutnya. Divisi ini melaporkan secara internal kepada pihak manajemen PT. Trust
Finance Indonesia, Tbk, serta melakukan pemantauan dan tindak lanjut atas kejadian fraud,
mencakup:
1. Pemantauan tindak lanjut yang dilakukan terhadap kejadian-kejadian fraud, baik sesuai
ketentuan internal maupun sesuai dengan peraturan perundang-undangan.
P a g e 17 | 34
Page 22
2. Evaluasi atas kejadian fraud untuk dapat diidentifikasikan langkah-langkah perbaikan.
Evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengendalian fraud perlu dilakukan secara berkala.
3. Tindak lanjut hasil evaluasi atas kejadian fraud untuk memperbaiki kelemahan-kelemahan
dan memperkuat sistem pengendalian internal agar dapat mencegah kembali terulangnya
fraud.
Di sisi lain, Perusahaan juga memanfaatkan kecanggihan teknologi untuk mengendalikan fraud.
Dalam rangka mitigasi, PT. Trust Finance Indonesia, Tbk, di Divisi Informasi Teknologi dan
menerapkan pengamanan fisik lainnya seperti pemasangan CCTV, setiap sudut ruang kerja front
dan back office, ruang penyimpanan giro, serta di lokasi-lokasi yang rawan dengan fraud lainnya,
baik di kantor pusat maupun kantor cabang.
5.d. Pelibatan Pemangku Kepentingan
Pemangku kepentingan adalah pihak-pihak yang berhubungan dan berpengaruh pada kegiatan
usaha dan keberlanjutan Perusahaan secara signifikan. Interaksi yang terbangun antara PT.
Trust Finance Indonesia, Tbk dan pemangku kepentingan dapat melalui berbagai aktivitas,
keperluan, dan unit bisnis terkait.
Posisi Direksi dan Komisaris yang menduduki jabatan saat ini adalah berdasarkan hasil RUPS
yang dilaksanakan pada tahun 2025. Dewan Direksi dan Komisaris menjalankan tugas dan
tanggung jawab sesuai dengan yang sudah tertuang dalam Peraturan Perusahaan. Dalam
penerapan Keuangan Berlanjutan, langkah awal penyusunan strategi dan penentuan program
yang berjalan selalu dilaksanakan dengan berdiskusi dengan Manajemen selaku pengawas.
Program berjalan setelah mendapat persetujuan dari Manajemen sehingga didapatkan
awareness dan komitmen dari Manajemen agar program keuangan keberlanjutan dapat
berjalan secara optimal.
Manajemen melakukan pemetaan pemangku kepentingan melalui tingkat kedekatan
(proximity) dan tingkat kepentingan (level of interest). Secara internal, pendekatan dengan
pemangku kepentingan dibangun melalui dialog pada berbagai saluran komunikasi dan rapat.
Secara eksternal, pendekatan dilakukan melalui, pertemuan bisnis, atau sosialisasi/seminar.
Perusahaan melakukan pendekatan terhadap pemangku kepentingan melalui hubungan
profesional, untuk mendapatkan masukan dan saran guna meningkatkan pelayanan. Selain itu,
pendekatan pada pemangku kepentingan juga diharapkan bisa menggali informasi dan
meningkatkan pemahaman Perusahaan terhadap kebutuhan mereka, termasuk pengelolaan
kinerja keberlanjutan.
P a g e 18 | 34
Page 23
Jenis Metode Pendekatan dan Pengelolaannya Respon PT. Trust Finance
Pemangku Indonesia, Tbk
Kepentingan
Pertemuan/Sarana Pelibatan Topik Signifikan dan
dan Frekuensinya Kebutuhan
Pemegang • Rapat Umum Pemegang • Kinerja keuangan • Membuat Laporan Keuangan
Saham Saham Tahunan (RUPST) • Kinerja non-keuangan • Membuat Laporan Tahunan
minimal sekali setahun • Rencana dan strategi • Membuat Laporan
• Laporan Tahunan bisnis Keberlanjutan
• Laporan Keberlanjutan • Menyelenggarakan RUPST
Karyawan • Rapat internal sesuai dengan • Hubungan industrial dan • Menyediakan whistleblowing
kebutuhan hal-hal yang terkait system
• Sharing session dilakukan dengan kesejahteraan • Menjamin keamanan dan
secara berkala • Penilaian kerja hak-hak karyawan sesuai
• Kesempatan jenjang karir dengan Peraturan
• Pengembangan karir, Perusahaan (PP)
pelatihan, dan pendidikan • Mengadakan pelatihan
• Kesehatan dan dan pengembangan
kompetensi
keselamatan kerja
• Mengadakan evaluasi kerja
dan kenaikan jabatan
Debitur • Aktivitas Perusahaan di • Informasi mengenai • Menanggapi dan
kantor pusat dan cabang produk dan layanan menindaklanjuti pengaduan
setiap saat pembiayaan yang diterima (jika ada)
• Melalui telepon selama jam • Memberikan solusi atas • Mengembangkan inovasi
kerja dan situs web setiap permasalahan dalam produk dan layanan
saat bertransaksi • Melakukan survei kepuasan
• Kunjungan langsung • Privasi data nasabah dan nasabah
sesuai kebutuhan keamanan data • Menjaga privasi nasabah
dengan memperkuat sistem
teknologi informasi
Regulator • Laporan pelaksanaan • Kepatuhan dan • Melaksanakan kepatuhan
kepatuhan, minimal setahun pelaksanaan GCG • Menyusun RAKB
sekali • Analisa risiko dalam • Menyusun laporan
• Bukti pengumuman RUPST, pemberian kredit tahunan dan laporan
ringkasan Laporan Keuangan, • Pelaksanaan anti-fraud keberlanjutan
minimal setahun sekali dan anti-korupsi, APU-PPT. • Memberikan tanggapan
• Laporan bulanan, Rencana • Inklusi dan literasi atas rekomendasi OJK
Penyelenggaraan Public keuangan • Menerapkan praktik
Expose, minimal setahun • Keuangan Berkelanjutan Keuangan
sekali Berkelanjutan
• Pemenuhan panggilan dari • Meningkatkan jangkauan
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akses pembiayaan
Mitra Bisnis • Interaksi melalui pengajuan • Hubungan yang saling • Memberikan informasi yang
kontrak kerja sama setiap menguntungkan dibutuhkan untuk proses
diperlukan • Pengadaan barang pengadaan
• Pertemuan dengan Mitra dan/atau jasa • Melakukan pembayaran
Bisnis, jika diperlukan • Jenis tepat waktu
minimal sekali setahun kebutuhan/spesifikasi • Sosialisasi kebijakan dan kode
• Kontrak kerja yang adil etik
dan telah disepakati kedua • Membangun komunikasi
belah pihak bisnis dan kerja sama yang
• Pembayaran tepat waktu baik
P a g e 19 | 34
Page 24
5.e. Permasalahan yang Dihadapi, Perkembangan, dan Pengaruh Terhadap Penerapan Keuangan
Berkelanjutan
Penerapan Keuangan Berkelanjutan di PT. Trust Finance Indonesia, Tbk memerlukan kesiapan
yang komprehensif, baik dari sisi kebijakan, proses bisnis, maupun penguatan kapasitas internal.
Implementasinya tidak hanya bergantung pada kesiapan Perusahaan, tetapi juga memerlukan
sinergi dan dukungan aktif dari seluruh pemangku kepentingan, baik internal maupun eksternal.
Dalam praktiknya, penerapan Keuangan Berkelanjutan telah mendorong perubahan paradigma
dalam menjalankan kegiatan usaha, termasuk dalam pengambilan keputusan pembiayaan dan
perilaku operasional sehari-hari. Meskipun masih berada pada tahap awal implementasi,
Perusahaan secara konsisten melakukan penyesuaian dan penguatan terhadap prinsip-prinsip
Keuangan Berkelanjutan secara bertahap dan berkelanjutan.
Sejalan dengan proses tersebut, Perusahaan secara aktif mengidentifikasi berbagai peluang dan
tantangan dalam implementasi Keuangan Berkelanjutan, antara lain:
1. Terbukanya peluang kolaborasi lintas institusi, khususnya dalam pengembangan
kompetensi sumber daya manusia serta peningkatan kualitas evaluasi program Keuangan
Berkelanjutan.
2. Peluang Potensi ekspansi pembiayaan pada sektor-sektor yang mendukung Tujuan
Pembangunan Berkelanjutan (TPB), seperti transportasi ramah lingkungan, infrastruktur
hijau, energi terbarukan, serta kegiatan usaha yang berkontribusi pada mitigasi dan
adaptasi perubahan iklim.
3. Tantangan yang terjadi adalah belum meratanya pemahaman dan keselarasan persepsi
di antara pemangku kepentingan terkait konsep, prinsip, dan implementasi Keuangan
Berkelanjutan, sehingga memerlukan upaya edukasi dan pelatihan yang berkelanjutan.
4. Kebutuhan untuk mendorong transformasi model bisnis menuju praktik yang lebih ramah
lingkungan, termasuk dalam pembiayaan proyek energi terbarukan dan efisiensi energi,
serta faktor eksternal yang dinamis, seperti perubahan regulasi, kondisi ekonomi global,
serta perkembangan kebutuhan dan preferensi masyarakat yang dapat mempengaruhi
keberlanjutan kinerja Perusahaan.
6. KINERJA KEBERLANJUTAN
Penguatan Budaya Keberlanjutan di Lingkungan Internal Perusahaan.
Dalam rangka membangun budaya keberlanjutan yang kuat, PT. Trust Finance Indonesia, Tbk
secara konsisten mengintegrasikan nilai-nilai keberlanjutan ke dalam aktivitas operasional
sehari-hari. Inisiatif yang dilakukan antara lain pengurangan penggunaan kertas melalui
digitalisasi proses kerja, penerapan penggunaan botol minum guna mengurangi limbah plastik
sekali pakai, serta peningkatan kesadaran karyawan terhadap pengelolaan sampah di
P a g e 20 | 34
Page 25
lingkungan kantor. Langkah-langkah tersebut menjadi bagian dari upaya Perusahaan dalam
menanamkan prinsip keberlanjutan sebagai budaya kerja yang berkelanjutan.
Sebagai bagian dari tahap awal implementasi Keuangan Berkelanjutan, Perusahaan telah
melaksanakan sosialisasi kepada jajaran pimpinan di Kantor Pusat, termasuk Direksi dan Dewan
Komisaris. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat komitmen dan pemahaman strategis
terhadap penerapan prinsip keberlanjutan.
Selanjutnya, program sosialisasi dan pelatihan akan diperluas kepada Kepala Cabang dan
manajemen di Kantor Pusat, serta seluruh karyawan. Program ini dirancang untuk
meningkatkan kesadaran, pemahaman, dan kapasitas dalam mengimplementasikan prinsip
Keuangan Berkelanjutan, tidak hanya di internal Perusahaan, tetapi juga kepada debitur dan
mitra usaha. Dengan demikian, seluruh pemangku kepentingan diharapkan dapat berperan aktif
dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan secara berkelanjutan dan
terintegrasi.
6.a. Uraian Mengenai Kinerja Ekonomi dalam 3 (tiga) Tahun Terakhir yang Mencakup:
Pendapatan Perusahaan di tahun 2025 berkurang sebesar Rp 12,99 Miliar atau 21,91% dari tahun
sebelumnya, yaitu sebesar Rp 59,29 Miliar menjadi 46,30 Miliar. Rincian dari pendapatan tersebut
Adalah dari pembiayaan investasi, pembiayaan multiguna dan sewa operasi selama tahun 2025
masing-masing sebesar Rp 36,84 Miliar, Rp 3,69 Miliar dan Rp 389 Juta. Pendapatan pembiayaan
investasi, pembiayaan multiguna dan sewa operasi pada tahun 2024 masing-masing sebesar Rp
46,31 Miliar, Rp 11,18 Miliar dan Rp 389 Juta. Penurunan terjadi pada pendapatan pembiayaan
investasi dan multiguna.
6.a.1. Perbandingan Target dan Kinerja Produksi, Portofolio,
Target Pembiayaan, atau Investasi, Pendapatan dan Laba Rugi.
Uraian/Tahun 2025 2024 2023
Total Aset 429.179.046.189 427.907.250.259 427.533.538.148
Aset Produktif 181.707.430.658 197.815.170.435 238.650.852.020
Kredit Pembiayaan xx xx xx
Utang bank - 5.000.000.000 32.581.923.047
Utang sewa pembiayaan - - -
Pendapatan Operasional (IDR) 40.920.390.354 57.779.572.797 53.328.712.183
Beban Operasional (IDR) 23.178.115.276 23.802.008.049 22.280.315.399
Laba Tahun Berjalan (IDR) 19.321.911.589 27.987.301.954 25.994.152.366
Rasio Kinerja
P a g e 21 | 34
Page 26
Piutang pembiayaan produktif
bermasalah terhadap total Piutang
6,27% 4,37% 2,02%
Pembiayaan produktif
Cadangan Kerugian Penurunan Nilai
Piutang Terhadap Total Piutang
9,87% 9,07% 7,52%
Pembiayaan Produktif
NPL gross 8,54% 7,20% 1,51%
NPL nett 0 0,10% 0%
Return on Aset (ROA) 5,39% 8,29% 6,08%
Return on Equity (ROE) 4,68% 6,91% 6,89%
Net Interest Margin (NIM) 18,86% 21,05% 15,49%
Rasio Efisiensi (BOPO) 55,54% 40,14% 40,41%
Loan to Deposit Ratio (LDR) xx xx xx
Nilai Liquidity Coverage Ratio (LCR)*
a. LCR secara individu xx xx xx
b. LCR secara konsolidasi xx xx xx
*) Hanya diisi oleh Bank yang diwajibkan untuk menyusun dan mempublikasikan perhitungan dan nilai Liquidity Coverage Ratio
(LCR)
6.a.2. Perbandingan Nilai Ekonomi Dihasilkan dengan Nilai Ekonomi Didistribusikan
Uraian 2025 2024 2023
Pendapatan usaha 40.920.390.354 57.779.572.797 53.328.712.183
Pendapatan operasional lainnya 5.379.830.990 1.512.322.817 1.811.338.084
Penghasilan komprehensif lain 701.301.430 (239.999.496) 197.425.884
Jumlah nilai ekonomi dihasilkan 47.001.522.774 59.051.896.118 55.337.476.151
Nilai Ekonomi Didistribusikan (Rupiah)
Biaya operasi 8.407.620.604 9.916.748.805 8.449.348.985
Pengeluaran untuk karyawan (gaji 14.770.494.672 13.885.259.244 13.830.966.414
dan tunjangan)
Dividen 12.000.000.000 - -
Pajak penghasilan 3.800.114.478 7.502.585.611 6.865.582.502
Pengeluaran untuk kegiatan sosial - - -
dan kemasyarakatan
Jumlah nilai ekonomi didistribusikan 38.978.229.754 31.304.593.660 29.145.897.901
Nilai Ekonomi Ditahan (Rupiah)
Nilai ekonomi ditahan (nilai ekonomi
dihasilkan
dikurangi nilai ekonomi 8.023.293.020 27.747.302.458 26.191.578.250
didistribusikan)
Rantai Pasokan
Rantai pasokan dan praktik pengadaan merupakan salah satu bagian terpenting untuk
mendukung terlaksananya bisnis inti Perusahaan. Praktik pengadaaan di internal PT. Trust
Finance Indonesia, Tbk mencakup manajemen kontrak kerja, seleksi vendor, manajemen
pengadaan barang dan jasa, sistem pengadaan, logistik, dan kepatuhan.
Mitra yang bekerja sama dengan PT. Trust Finance Indonesia, Tbk di antaranya adalah mitra
yang menyediakan perlengkapan kantor dan peralatan kantor, jasa konsultan (Notaris dan
Appraisal).
P a g e 22 | 34
Page 27
Jumlah Pemasok dan Nilai Kontrak Pekerjaan
Jenis Pemasok Bentuk Pasokan Nilai Kontrak Pekerjaan
Mesin fotokopi 27.157.260
Pengadaan Barang Alat Tulis Kantor (ATK) 11.708.098 (as used)
Air Minum 3.601.150 (as used)
Kurir 1.628.375 (as used)
Notaris 39.000.000
Pengadaan Jasa Appraisal 1.500.000
Auditor eksternal 90.000.000
Kinerja Portofolio Berdasarkan Segmen
PT. Trust Finance Indonesia, Tbk mencatat pertumbuhan kredit yang positif. Penyaluran kredit
terbesar ada di segmen Pembiayaan Investasi.
Melalui penyaluran kredit, PT. Trust Finance Indonesia, Tbk turut mendukung Tujuan
Pembangunan Berkelanjutan (TPB) dan penerapan Keuangan Berkelanjutan di Indonesia.
Portofolio Kredit Berdasarkan Segmen Usaha (Rupiah)
Produk 2025 2024 2023
Pembiayaan Investasi 36,84 Miliar 46,3 Miliar 39,85 Miliar
Pembiayaan Multiguna 3,68 Miliar 11 Miliar 13,04 Miliar
Sewa Operasi 389 Juta 389 Juta 429 Juta
Kredit berwawasan lingkungan disalurkan ke sektor usaha jasa yang berwawasan lingkungan,
serta Perusahaan yang mengelola perkebunan, pertambangan dan property. Saat ini, PT. Trust
Finance Indonesia, Tbk belum melakukan pemetaan portofolio kredit berwawasan lingkungan
berdasarkan wilayah operasional.
6.b. Kinerja Sosial
6.b.1. Komitmen Perusahaan
PT. Trust Finance Indonesia, Tbk berkomitmen untuk memberikan kesempatan dan jenjang karir
yang sama sesuai dengan kompetensi bagi pegawai perempuan dan laki-laki. Perusahaan
berkomitmen untuk tidak mempekerjakan pegawai di bawah umur sesuai dengan peraturan
ketenaga kerjaan.
Dalam memberikan layanan jasa keuangan maupun memasarkan produk-produk pembiayaan,
PT. Trust Finance Indonesia, Tbk menerapkan azas kesetaraan. Bagi seluruh nasabah dan debitur
eksisting, maupun calon nasabah dan calon debitur akan dilayani dengan baik tanpa
diskriminasi. Hal ini juga berlaku pada nasabah dan debitur berkebutuhan khusus/disabilitas
Perusahaan akan tetap memberikan pelayanan produk sesuai dengan kebutuhan dan
kesanggupan mereka.
P a g e 23 | 34
Page 28
6.b.2. KETENAGAKERJAAN
6.b.2.a Kesetaraan Kerja
Dalam manajemen sumber daya manusia, PT. Trust Finance Indonesia, Tbk berkomitmen untuk
memberikan kesempatan dan jenjang karir yang sama sesuai dengan kompetensi karyawan,
baik wanita maupun pria. Kesempatan yang sama berlaku bagi setiap karyawan tanpa
memandang latar belakang maupun gender.
Jumlah Karyawan Berdasarkan Gender
50
Pria
40
30 Wanita
20
10
0
2025 2024 2023
Pria Wanita Jumlah
2025: 37 2025: 19 2025: 56
2024: 44 2024: 20 2024: 64
2023: 44 2023: 20 2023: 64
Jumlah Karyawan Wanita Dibandingkan Total Karyawan
35.00%
33.92%
34.00%
33.00%
32.00% 31.25% 31.25%
31.00%
30.00%
29.00%
Komposisi dan Struktur Manajemen Tahun 2025
2023 2024 2025
Gender Kelompok Usia
Uraian
Pria Wanita 18-25 26-35 36-45 46-55 >55
Executive 3 0 0 0 1 0 2
Senior 9 1 0 0 2 5 3
Mid 0 0 0 0 0 0 0
Entry 25 18 5 6 17 14 1
Jumlah 37 19 5 6 20 19 6
Perekrutan dan Perputaran Karyawan
Di setiap penerimaan calon karyawan, PT. Trust Finance Indonesia, Tbk menerapkan asas
kesetaraan. Perusahaan juga memberikan kesempatan bagi karyawan yang telah lulus Sekolah
Menengah Atas (SMA) untuk melanjutkan ke jenjang akademi atau universitas bersamaan
dengan aktivitas di Perusahaan agar nantinya dapat mengenal dan belajar menerapkan
pengetahuannya di dalam dunia kerja. Kami memastikan sinergi antara terjaminnya hak-hak
P a g e 24 | 34
Page 29
karyawan, termasuk karyawan magang, dan klim kerja yang kondusif untuk menjaga tingkat
perputaran (turnover).
Perputaran Karyawan Berdasarkan Gender
2025 2024 2023
Keterangan
Pria Wanita Pria Wanita Pria Wanita
Karyawan
1 1 3 x x x
masuk/rekrutmen
Karyawan keluar, karena:
Mengundurkan diri 6 1 3 x 6 1
Pensiun 1 1 1 x x x
Meninggal X x x x x x
Tingkat perputaran (%) 10.90% 0% 7.00%
Perputaran Karyawan Berdasarkan Usia
2025
Keterangan
21-30 31-40 40-50 >50
Karyawan
x 2 x x
masuk/rekrutmen
Karyawan keluar, karena:
Mengundurkan diri x x 7 x
Pensiun x x x 2
Meninggal x x x x
Menghargai Hak Asasi Manusia (HAM)
Dalam menjalankan praktik manajemen SDM, PT. Trust Finance Indonesia, Tbk senantiasa
menghargai hak asasi manusia (HAM), termasuk pada saat menjalin relasi dengan pemangku
kepentingan.
Usia Minimum Bekerja dan Waktu Kerja
Perusahaan berkomitmen untuk tidak mempekerjakan karyawan di bawah umur sesuai dengan
peraturan ketenagakerjaan, yaitu minimum 18 tahun. Selain itu, dipastikan tidak ada praktik
kerja paksa di lingkungan PT. Trust Finance Indonesia, Tbk. Perusahaan memberikan cuti bagi
karyawan tetap yang akan melahirkan.
Peraturan Perusahaan (PP)
PT. Trust Finance Indonesia, Tbk memiliki Perjanjian berupa Peraturan Perusahaan (PP) yang
berisi ketentuan hubungan industrial antara Perusahaan dan karyawan. PP yang berlaku saat ini
adalah PP tahun 2019 yang telah mendapat pengesahan dari Kementerian Ketenagakerjaan
Republik Indonesia Nomor 1734/PHIJSK-PK/PP/XI/2019.
P a g e 25 | 34
Page 30
6.b.2.b. Remunerasi Karyawan
PT. Trust Finance Indonesia, Tbk memberikan imbal jasa pekerjaan atau remunerasi sesuai
dengan beban dan posisi kerja. Pembayaran remunerasi juga merupakan bagian dari nilai
ekonomi langsung yang didistribusikan. Pemberian remunerasi tidak membedakan gender.
Namun, perbedaan dapat terjadi karena status ketenagakerjaan, jenjang jabatan, prestasi kerja,
dan lama kerja. Bentuk remunerasi antara lain gaji pokok, tunjangan, dan insentif lainnya.
Komponen Remunerasi dan Tunjangan Berdasarkan Status Ketenagakerjaan
Bentuk Manfaat Karyawan Tetap Karyawan Kontrak
Gaji pokok dan asuransi jiwa Ada Ada
Tunjangan Kesehatan dan kelahiran Ada Ada
Tunjangan disabilitas dan cuti Ada Tidak
Tunjangan kecelakaan kerja dan pensiun Ada Ada
Kesempatan memiliki saham Ada Tidak
Tunjangan hari raya, komunikasi, dan bahan bakar Ada Ada
Kewajiban Rencana Manfaat Pasti untuk Pensiun
Distribusi nilai ekonomi salah satunya juga diberikan untuk karyawan yang akan memasuki usia
pensiun. Seluruh karyawan tetap didaftarkan untuk mendapat rencana manfaat pensiun.
Perusahaan bekerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan dalam pengelolaan program pensiun.
PT. Trust Finance Indonesia, Tbk menetapkan usia pensiun karyawan pada 57 tahun. Pada tahun
2025, dua karyawan memasuki masa pensiun, dan sebagai bentuk tanggung jawab Perusahaan,
seluruh hak termasuk pesangon telah diberikan secara tepat dan sesuai dengan ketentuan yang
berlaku.
6.b.2.c. Lingkungan Bekerja yang Layak dan Aman
Lingkungan dan tempat kerja yang nyaman dapat meningkatkan suasana kondusif untuk
bekerja. PT. Trust Finance Indonesia, Tbk sangat memperhatikan lingkungan bekerja yang layak
bagi karyawannya. Demikian pula aspek keamanan dan kesehatan dalam bangunan yang
dilengkapi dengan alat pemadam api ringan, obat-obatan untuk pertolongan pertama pada
kecelakaan. Keamanan gedung di Kantor Pusat dikelola oleh Building Management EQUITY
TOWER sedangkan di lokasi kantor cabang dipantau oleh Kepala Cabang masing-masing.
6.b.2.d. Pelatihan dan Pengembangan Kemampuan
Perusahaan fokus untuk mencapai seimbangnya kesempatan untuk berkarir bagi karyawan Pria
dan Wanita serta program pengembangan yang kami berikan bagi karyawan Perusahaan.
Berikut sejumlah program pengembangan selama tahun 2025 yang sudah diikuti karyawan
Perusahaan kami :
P a g e 26 | 34
Page 31
Development Program Provider
BIMTEK Kepatuhan Anti Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan Terorisme
PPATK
Workshop Anti Fraud Strategy & Awereness APPI
Workshop Keuangan Berkelanjutan dan Penerapannya
OJK
Dinamika Hukum Eksekusi Jaminan Fidusia
APPI
Workshop Laporan Rencana Keuangan Berkelanjutan (RAKB) di Perusahaan
APPI
Pembiayaan
Manajemen SDM memperhatikan kualitas dan kompetensi setiap karyawan. Setiap tahunnya,
Perusahaan selalu mengusahakan pengadaan pelatihan dan pengembangan kemampuan untuk
seluruh karyawan. Perusahaan juga mengirimkan karyawan untuk mendapatkan pendidikan
dan pelatihan yang diadakan oleh lembaga eksternal.
Pelatihan dan pengembangan kemampuan karyawan dilakukan antara lain melalui metode
webinar
(online), pembelajaran kelas (in class), on the job training (OJT), dan diskusi grup.
Pelatihan eksternal yang diikuti berupa seminar yang diadakan oleh pihak regulator yaitu
Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI) dan Otoritas Jasa Keuangan.
Pengembangan kemampuan berupa program pendidikan juga diberikan bagi karyawan yang
ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, ada 4 orang karyawan yang mengikuti
program pendidikan tersebut. Dan hingga akhir tahun 2025, 4 orang karyawan tersebut masih
aktif di perguruan tinggi.
Sistem Pengelolaan Kinerja
Pengelolaan kinerja Perusahaan diperlukan guna menyelaraskan seluruh elemen di dalam
organisasi terhadap sasaran strategis dan Indikator Kinerja Utama (KPI). Dalam praktiknya,
tahapan pengelolaan kinerja PT. Trust Finance Indonesia, Tbk terbagi menjadi tiga proses, yaitu:
a. Perencanaan Kinerja (Performance Planning)
PT. Trust Finance Indonesia, Tbk melakukan perencanaan kinerja dengan mengolah faktor
internal (strength dan weakness) dan faktor eksternal (threat dan opportunity) untuk
menetapkan sasaran strategis Perusahaan (strategic objectives). Sasaran strategis yang telah
ditetapkan kemudian menjadi fokus atau prioritas dari perencanaan kinerja divisi dan
perencanaan kinerja individu.
b. Telaah Kinerja (Performance Review)
PT. Trust Finance Indonesia, Tbk melakukan telaah kinerja secara berkala guna memastikan
implementasi kegiatan usaha selaras dengan perencanaan yang telah ditetapkan. Telaah
kinerja yang dilakukan secara berkala juga penting untuk menyesuaikan kembali target atau
sasaran dengan mempertimbangkan faktor-faktor internal dan eksternal yang terjadi selama
tahun berjalan.
c. Penilaian Kinerja (Performance Evaluation)
Penilaian kinerja dilakukan sekurang-kurangnya setahun sekali menggunakan indicator Key
Performance Index (KPI), Nilai kinerja akan menjadi salah satu faktor yang menentukan
P a g e 27 | 34
Page 32
penyesuaian remunerasi berbasis kinerja. Selain menjadi faktor untuk menentukan
remunerasi, nilai kinerja juga menjadi salah satu pertimbangan untuk meningkatkan karir
dan manajemen talenta.
6.b.3. Masyarakat
6.b.3.a. Informasi kegiatan yang menghasilkan dampak positif dan negatif
Pemerintah memiliki komitmen untuk memperkenalkan dan memberikan edukasi pengelolaan
keuangan pada seluruh lapisan masyarakat. Kegiatan inklusi dan literasi keuangan menjadi
kewajiban bagi semua Perusahaan Pembiayaan, termasuk PT. Trust Finance Indonesia, Tbk.
Perusahaan belum memiliki program maupun produk khusus untuk mendukung inklusi dan
literasi keuangan, namun demikian Perusahaan akan melakukan kegiatan inklusi dan literasi
keuangan secara berkala untuk memberikan edukasi mengenai Lembaga Jasa Keuangan kepada
masyarakat.
Literasi Keuangan
Pada dasarnya literasi keuangan adalah kemampuan, keterampilan, pengetahuan, serta
keyakinan yang mampu mempengaruhi sikap ataupun perilaku untuk bisa menentukan
kebijakan yang tepat terkait finansial. PT. Trust Finance Indonesia, Tbk melaksanakan kegiatan
literasi keuangan di sekolah-sekolah hingga perguruan tinggi dan lapisan masyarakat.
Inklusi Keuangan
PT. Trust Finance Indonesia, Tbk menilai bahwa inklusi keuangan mempunyai efek yang sangat
besar karena mampu membantu meningkatkan pemerataan finansial dalam seluruh lapisan
masyarakat.
Jadi, setiap orang nantinya akan bisa menggunakan produk atau layanan jasa keuangan secara
tepat dan akan mampu membantu meringankan masalah ekonominya. Seperti dengan cara
mengajukan pinjaman pada lembaga pembiayaan yang akan digunakan untuk modal
membangun usaha bisnis.
Dalam hal ini, PT. Trust Finance Indonesia, Tbk memiliki strategi dalam memberikan edukasi
terkait pengelolaan keuangan. Edukasi ini dimulai dari memberikan pemahaman dan
meningkatkan kesadaran masyarakat terkait produk atau jasa keuangan yang saat ini tersedia
yang disertai dengan ragam dan risiko yang ada didalamnya. Namun, hal tersebut juga diikuti
dengan pemberian edukasi terkait hak perlindungan nasabah serta pengetahuan dalam
mengelola finansial
Dampak Positif dan Negatif Literasi dan Inklusi Keuangan
Adanya layanan keuangan inklusif akan membantu masyarakat yang belum bisa mempunyai
akses dalam memanfaatkan produk atau layanan jasa keuangan, di wilayah tertinggal yang jauh
dari perkotaan, kantor cabang, untuk tetap dapat menerima manfaat pembiayaan. Peran SDM
yang membantu memperkenalkan produk pembiayaan ini memberi dampak positif karena
memberikan kemudahan pengenalan produk. Namun demikian, SDM perlu memiliki integritas
tinggi terhadap pekerjaan mereka, karena kegiatan tersebut berisiko pada fraud. Jika
P a g e 28 | 34
Page 33
teridentifikasi fraud, maka hal tersebut akan memberikan dampak negatif bagi Perusahaan dan
debitur. Dampak negatif ini akan menyebabkan debitur kehilangan kepercayaan, dan kegagalan
transaksi yang penting bagi mereka.
6.b.3.b. Mekanisme Pengaduan Masyarakat
Setiap nasabah yang mendapatkan dampak negatif atas layanan Perusahaan, berhak
menyampaikan pengaduan. Di PT. Trust Finance Indonesia, Tbk, pengaduan nasabah, termasuk
masyarakat, dibedakan menjadi:
1. Masyarakat selaku nasabah yang melaporkan hal-hal seperti pengaduan, dan ketidakpuasan
terkait produk dan layanan pembiayaan, dugaan fraud yang dilakukan oleh karyawan, dan
lainnya;
2. Masyarakat umum nasabah maupun bukan nasabah, yang melaporkan pengaduan atas
kegiatan PT. Trust Finance Indonesia, Tbk yang bersinggungan dengan mereka, seperti
kegiatan pemasaran produk dan layanan pembiayaan, kegiatan sosial, dan lainnya.
Untuk memberikan respon atas pengaduan yang diterima, Perusahaan memiliki mekanisme dan
unit yang menangani pengaduan nasabah. Pengaduan dapat disampaikan ke Trust Finance
Business Care melalui email ke tfi_pusat@yahoo.com, atau call center di (62-21) 515 5477
Keberadaan Unit Layanan Pengaduan Konsumen akan terus meningkatkan kualitas dalam
menindaklanjuti setiap pengaduan, serta menyelesaikan setiap pengaduan dengan baik, serta
memberikan perlindungan kerahasiaan pelapor sesuai dengan peraturan.
Setiap pengaduan yang ditujukan kepada PT. Trust Finance Indonesia, Tbk wajib diselesaikan
sesuai service level agreement (SLA) dengan waktu penyelesaian yang berbeda-beda untuk
setiap permasalahan.
Jumlah Pengaduan dan Persentase Penyelesaian
Pengaduan Diselesaikan sesuai Persentase Penyelesaian
Tahun Jumlah Pengaduan
SLA (%)
2025 0 0 100%
2024 0 0 100%
2023 0 0 100%
Di sepanjang tahun 2023 hingga 2025, call center tidak mendapati adanya pengaduan via
telephone, begitupun juga tidak ada pengaduan yang masuk melalui e-mail.
Dalam hal terdapat pengaduan maka akan ditangani oleh pihak terkait, apabila nasabah merasa
solusi penyelesaian yang diberikan oleh Perusahaan tidak memenuhi harapan nasabah, maka
proses dapat dilanjutkan melalui layanan mediasi, Otoritas Jasa Keuangan, ataupun Lembaga
Alternatif Penyelesaian Sengketa.
P a g e 29 | 34
Page 34
6.b.3.c. Kegiatan Sosial Bagi Masyarakat
Salah satu bentuk tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) adalah pemberdayaan
masyarakat. Di tahun 2025, PT. Trust Finance Indonesia, Tbk belum melaksanakan program
pemberdayaan untuk masyarakat.
6.c. Kinerja Lingkungan Hidup
6.c.a.1. Kegiatan internal Upaya Peningkatan Daya Dukung Ekosistem
Kantor pusat dan cabang yang dimiliki PT. Trust Finance Indonesia, Tbk berada di wilayah
perkotaan. Dengan demikian, Perusahaan memastikan bahwa tidak ada wilayah operasional
yang dekat atau berada di daerah konservasi atau memiliki keanekaragaman hayati.
Meskipun tidak bersinggungan langsung dengan lingkungan hidup, PT. Trust Finance Indonesia,
Tbk mendukung kelestarian lingkungan dengan mengajak masyarakat untuk peduli terhadap
lingkungan yang bertujuan untuk mengurangi dampak negatif dari pemanasan global.
Pengurangan Emisi
Selama tahun 2025, PT. Trust Finance Indonesia, Tbk belum menghitung jumlah emisi, intensitas
emisi, dan pengurangan emisi yang dihasilkan dari kegiatan operasional Perusahaan. Namun
demikian, Perusahaan, melalui vendor, mencatat bahwa seluruh kendaraan operasional telah
dinyatakan lulus uji kelayakan dan memenuhi persyaratan layak jalan. Selain itu, Perusahaan
juga berupaya membatasi waktu pakai kendaraan operasional guna mendukung efisiensi
penggunaan BBM dan terpenuhinya standar gas buang emisi.
Jumlah limbah dan efluen yang dihasilkan
Dalam operasional Perusahaan, limbah dan efluen yang dihasilkan sebagian besar adalah alat
kantor yang tidak dapat digunakan lagi, atau air bekas pakai. Untuk jenis limbah bahan
berbahaya dan beracun (B3) atau limbah elektronik, misalnya komputer, tinta printer, atau oli
kendaraan, pengelolaannya diserahkan kepada pihak lain yang berwenang
Mekanisme pengelolaan limbah dan efluen
Adapun pengelolaan limbah non-B3 yang berupa plastik, kertas, atau sisa makanan, dilakukan
dengan membuang ke tempat sampah yang sudah dibedakan peruntukkannya. Limbah cair
yang merupakan sisa air minum atau air bekas pakai langsung disalurkan ke pembuangan air
dan dikelola oleh pengelola gedung. Saat ini pengolahan air limbah yang diproses oleh pengelola
gedung (untuk kantor pusat).
Pengaduan dan Biaya Lingkungan Hidup
Hingga akhir tahun 2025, Perusahaan tidak menerima pengaduan terkait dampak negatif
lingkungan hidup dari pemangku kepentingan, termasuk tidak adanya informasi terkait
tumpahan yang mungkin terjadi pada aktivitas usaha debitur. Perusahaan juga tidak mendapat
laporan pengaduan lingkungan yang berasal dari debitur atau nasabah. Dengan demikian,
Perusahaan tidak mengeluarkan biaya akibat denda atau ketidakpatuhan pada pelestarian
lingkungan hidup.
P a g e 30 | 34
Page 35
6.c.a.2. Alokasi pendanaan TJSL pada aktivitas dengan dampak lingkungan tinggi
Salah satu bentuk tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) adalah pendanaan pembuatan
bantuan sarana masyarakat di daerah yang membutuhkan. Di tahun 2025, PT. Trust Finance
Indonesia, Tbk belum melaksanakan program bantuan untuk masyarakat.
6.c.a.3. Kegiatan TJSL yang terkait dengan peningkatan kualitas lingkungan hidup
Salah satu bentuk kegiatan tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) adalah pemberian
bantuan kepada golongan usaha masyarakat tertentu serta memberikan sosialisasi kepada
masyarakat bagaimana usaha tersebut supaya tidak merusak atau membuat kerusakan dan
gangguan terhadap ekosistem lingkungan sekitar. Di tahun 2025, PT. Trust Finance Indonesia,
Tbk belum melaksanakan program pemberdayaan untuk masyarakat.
6.c.b.1. Penggunaan Material
Dalam kegiatan operasionalnya, PT. Trust Finance Indonesia, Tbk belum menggunakan material
ramah lingkungan. Namun demikian, Perusahaan berupaya mendukung budaya ramah
lingkungan yang mulai diterapkan di kantor pusat dan cabang. Salah satu upaya ini adalah
himbauan untuk efisiensi pemakaian kertas dengan memanfaatkan surat elektronik, dan
aplikasi elektronik lainnya.
6.c.b.2. Penggunaan Energi
Guna menunjang kegiatan operasional, PT. Trust Finance Indonesia, Tbk membutuhkan energi
berupa listrik yang dipasok dari PT. PLN (Persero) Tbk. Di beberapa kantor cabang juga terdapat
genset berbahan bakar solar untuk menunjang implementasi, bila terjadi pemadaman listrik.
Selain listrik, energi yang digunakan oleh Perusahaan adalah bahan bakar minyak (BBM) untuk
menjalankan kendaraan operasional. Secara berkala, Perusahaan melakukan pemeliharaan
kendaraan transportasi untuk mengoptimalkan kinerja mesin guna efisiensi energi dan
menekan emisi yang berlebih.
Sumber Energi 2025 2024 2023
Listrik (Rp)* 83.191.000 82.132.025 77.611.325
BBM (Rp) 278.054.330 311.898.000 242.960.100
*Nominal Pemakaian Listrik hanya untuk kantor cabang, untuk kantor pusat dikarenakan kantor sewa gedung
maka harga sewa sudah termasuk pemakaian air dan listrik
Upaya lainnya untuk mendukung penghematan energi dan mencegah perubahan iklim, PT.
Trust Finance Indonesia, Tbk, baik di kantor pusat maupun kantor cabang melakukan:
1. Penghematan energi melalui penggantian lampu konvensional dengan lampu jenis LED;
2. Penggunaan alat komunikasi jarak jauh (teleconference) untuk membatasi perjalanan bisnis
yang dapat dilakukan secara daring;
3. Penghematan pemakaian lampu, alat pendingin ruangan, dan mengurangi sampah plastik.
P a g e 31 | 34
Page 36
6.d. Tanggung Jawab Pengembangan Produk dan/atau Jasa Keuangan Berkelanjutan
6.d.1. Inovasi dan Pengembangan Produk dan/atau Jasa Keuangan Berkelanjutan
Hingga akhir tahun 2025, PT Trust Finance Indonesia Tbk berfokus pada pengembangan layanan
melalui penerapan solusi digital dengan memperkuat sistem teknologi informasi (TI) guna
meningkatkan kemudahan dan efisiensi transaksi bagi nasabah. Implementasi layanan digital ini
sejalan dengan prinsip Keuangan Berkelanjutan karena berkontribusi pada pengurangan
penggunaan kertas serta meminimalkan kebutuhan mobilitas nasabah, sehingga turut menekan
emisi dari aktivitas transportasi.
6.d.2. Jumlah dan persentase produk dan jasa yang sudah dievaluasi keamanannya
PT. Trust Finance Indonesia, Tbk senantiasa memastikan transparansi informasi kepada nasabah
terkait potensi risiko yang melekat pada setiap produk pembiayaan, termasuk risiko kredit dan
risiko pasar. Dengan pendekatan ini, nasabah diharapkan dapat memahami karakteristik risiko
dan mengambil keputusan pembiayaan yang sesuai dengan profil risiko masing-masing.
Produk dan Jasa yang Sudah Dievaluasi Keamanannya
Setiap layanan digital maupun fitur yang diluncurkan oleh PT. Trust Finance Indonesia, Tbk
sudah dievaluasi keamanannya. Jika hasil memenuhi persyaratan operasional, teknologi,
kepatuhan dan risiko, maka layanan baru akan diluncurkan. Khusus untuk penerbitan produk
atau aktivitas baru, Perusahaan akan meluncurkan layanan tersebut setelah mendapatkan
persetujuan dari pihak regulator.
Untuk produk pembiayaan seperti investasi, multiguna, dan modal kerja, proses evaluasi
dilakukan secara menyeluruh, meliputi perencanaan produk, kepatuhan terhadap kebijakan
internal dan regulasi, analisis risiko, serta aspek perlindungan konsumen. Divisi Manajemen
Risiko berperan dalam melakukan kajian risiko atas setiap rencana produk dan aktivitas baru,
mengacu pada ketentuan yang diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 42 Tahun
2024 tentang Penerapan Manajemen Risiko Bagi Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal
Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya.
6.d.3. Dampak positif dan dampak negatif yang ditimbulkan dari produk dan/atau jasa Keuangan
Berkelanjutan
Selama tahun pelaporan 2025, PT. Trust Finance Indonesia, Tbk belum meluncurkan produk
atau layanan baru, termasuk yang secara khusus dikategorikan sebagai produk dan/atau jasa
Keuangan Berkelanjutan. Oleh karena itu, Perusahaan belum dapat mengidentifikasi maupun
melaporkan dampak positif dan negatif yang ditimbulkan, termasuk langkah mitigasi atas
potensi dampak tersebut. Ke depan, aspek ini akan menjadi perhatian dalam pengembangan
produk berbasis keberlanjutan.
P a g e 32 | 34
Page 37
6.d.4. Jumlah produk yang ditarik kembali dan alasannya
Hingga akhir tahun 2025, tidak terdapat produk pembiayaan yang ditarik kembali setelah
diluncurkan kepada masyarakat. Hal ini mencerminkan bahwa seluruh produk yang ditawarkan
telah melalui proses perencanaan dan evaluasi yang memadai sebelum dipasarkan.
Layanan yang Berkualitas dan Akses Produk
PT. Trust Finance Indonesia, Tbk berkomitmen untuk menyediakan layanan pembiayaan yang
berkualitas, sejalan dengan motto Perusahaan “Melayani dengan Komitmen”. Pendekatan
terhadap kualitas layanan mencakup peningkatan kompetensi sumber daya manusia,
optimalisasi akses layanan digital, perlindungan data nasabah, serta komunikasi pemasaran
yang transparan dan bertanggung jawab.
Standar Layanan Operasional PT. Trust Finance Indonesia, Tbk
Perusahaan secara berkelanjutan meningkatkan kompetensi karyawan, khususnya front-liners,
guna memastikan kualitas layanan yang optimal. Seluruh karyawan didorong untuk
mengutamakan kepuasan, keamanan, dan kenyamanan nasabah. Standar layanan diterapkan
sesuai dengan ketentuan regulator dan prosedur operasional internal, dengan pengawasan dari
Divisi Human Resources dalam memastikan kecukupan kompetensi karyawan.
Sistem Pengamanan Data Nasabah
PT. Trust Finance Indonesia, Tbk terus memperkuat sistem pengamanan data nasabah melalui
peningkatan kapasitas teknologi informasi. Pengamanan data dilakukan baik dalam bentuk
dokumen fisik maupun digital. Dokumen fisik disimpan secara aman di kantor pusat dan cabang,
sementara data digital dikelola melalui sistem database terpusat yang terlindungi.
Hingga akhir tahun 2025, tidak terdapat kasus pelanggaran terkait keamanan data dan privasi
nasabah, serta tidak terdapat sanksi atau denda yang dikenakan kepada Perusahaan.
Komunikasi Pemasaran
Perusahaan memastikan bahwa seluruh informasi produk dan layanan disampaikan secara jelas,
lengkap, dan transparan kepada nasabah. Kompetensi komunikasi karyawan menjadi faktor
penting dalam mendukung efektivitas pemasaran dan kepercayaan nasabah.
Mencegah Kejahatan Keuangan, Anti Pencucian Uang, Pencegahan Pendanaan Terorisme
dan Pencegahan Pendanaan Proliferasi Senjata Pemusnah Massal (APU PPT & PPPSPM)
Dalam rangka mencegah penyalahgunaan layanan keuangan untuk kegiatan ilegal, PT. Trust
Finance Indonesia, Tbk menerapkan prinsip Know Your Customer (KYC) secara konsisten. Proses
identifikasi dan verifikasi dilakukan sejak tahap awal pengajuan pembiayaan dan berlanjut
selama hubungan dengan nasabah.
Perusahaan juga melakukan pemantauan terhadap profil dan aktivitas transaksi nasabah.
Apabila ditemukan indikasi transaksi yang tidak sesuai dengan profil, maka akan dikategorikan
sebagai transaksi mencurigakan dan dilaporkan kepada otoritas terkait.
P a g e 33 | 34
Page 38
Pelaksanaan program ini diawasi oleh unit kerja APU PPT & PPPSPM, serta didukung melalui
program pelatihan berkelanjutan bagi karyawan guna meningkatkan pemahaman terhadap
pencegahan pencucian uang dan pendanaan terorisme.
Pelaksanaan program KYC dibantu Divisi Marketing, Credit Analyst, Finance & Acconting serta
dipantau oleh Divisi APU PPT & PPPSPM. Untuk mendukung pelaksanaan prinsip KYC, PT. Trust
Finance Indonesia, Tbk melakukan pelatihan terhadap seluruh karyawannya agar dapat
memahami transaksi money laundering dan tindakan-tindakan yang harus dilakukan oleh
karyawan Perusahaan untuk mencegah pencucian uang.
6.d.5. Survei Kepuasan Nasabah
Pada tahun buku 2025, Perusahaan belum melaksanakan survei kepuasan nasabah secara
formal. Namun demikian, Perusahaan tetap menjaga kualitas layanan melalui pemantauan
berkelanjutan terhadap masukan dan keluhan nasabah.
Ke depan, Perusahaan berencana untuk melaksanakan survei kepuasan nasabah dengan
cakupan evaluasi meliputi fasilitas layanan, kualitas interaksi, keamanan transaksi, serta tingkat
loyalitas nasabah.
Hingga akhir tahun 2025, tidak terdapat laporan pelanggaran prosedur yang merugikan
nasabah, yang menunjukkan bahwa standar pelayanan Perusahaan tetap terjaga dengan baik.
PT. Trust Finance Indonesia, Tbk berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan
secara berkelanjutan guna memperkuat hubungan jangka panjang dengan nasabah.
P a g e 34 | 34
Names mentioned 14 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
person
KH. Wahid Hasyim
p.12
unresolved
org
PT. Artha Capital Indonesia
p.14
unresolved
org
PT. Artha Perdana Investama
p.14
unresolved
org
PT. Majujaya Terus Sejahtera
p.14
unresolved
person
Jajaran
· Komisaris
p.21
unresolved
org
Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia
p.29
unresolved
org
PLN (Persero) Tbk.
p.35 ×2
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.