Skip to content
Back to announcement

OJK Checklist 31 Maret 25 BW_126.pdf

Financial statement Text extracted WOMF

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 82

Page 1 OCR 0.942
Page 10of82

CHECKLIST PENGUNGKAPAN LAPORAN KEUANGAN UNTUK SELURUH
INDUSTRI DI PASAR MODAL DI INDONESIA

Petunjuk Pengisian Checklist:

1. Seluruh Emiten dan Perusahaan Publik harus menggunakan Checklist Pengungkapan Laporan Keuangan ini, kecuali Emiten dan Perusahaan Publik
yang merupakan Perusahaan Efek. Setiap Perusahaan Efek harus menggunakan Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek (Peraturan No. VII.G.17).

2. Tanda (V) diisi pada kolom 'Ada' apabila Emiten/Perusahaan Publik telah memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan dan selanjutnya
pada kolom 'Keterangan' ditambahkan cross reference ke nomor catatan atas laporan keuangan.

3. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan maka tanda (V) diisi pada kolom "Tidak Ada'
dengan menambahkan keterangan alasannya pada kolom keterangan.

4. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memiliki pos-pos tertentu sehingga tidak wajib memenuhi persyaratan pengungkapan yang ada maka
tanda (V) diisi pada kolom 'N/A'.

5. Checklist ini wajib ditandatangani oleh Direktur yang membawahi akuntansi dan keuangan dan Akuntan (untuk laporan keuangan audited).

Data Umum

Nama Emiten/Perusahaan Publik PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk

Bidang Usaha Pembiayaan Konsumen

Jenis Penawaran Umum Saham dan Obligasi

Page 2 OCR 0.938
Page 20f82

31 Maret 2025

31 Desember 2024

31 Maret 2024

Nama Kantor Akuntan Publik Tidak Diaudit Purwantono, Sungkoro & Tidak Diaudit
Surja
Nama Partner Tidak Diaudit Yasir Tidak Diaudit
Opini Akuntan Tidak Diaudit Wajar tanpa modifikasian Tidak Diaudit
Catatan tentang Opini (jika ada) - - -
Ya Tidak
Pemenuhan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan POJK
Nomor 75/POJK.04/2017 tentang Tanggung Jawab Direksi v
atas Lapcran Keuangan
Pemenuhan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan POJK
Nomor 9 Tahun 2023 tentang Penggunaan Jasa Akuntan v
Publik dan Kantor Akuntan Publik dalam Kegiatan Jasa
Keuangan

Page 3 OCR 0.914
Data Keuangan Penting

Page 30f82

Tahun Laporan Keuangan 31 Maret 2025 31 Maret 2024 31 Desember 2024
(Tidak Diaudit) (Tidak Diaudit) (Diaudit)

Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif

Lain Interim (dalam Jutaan Rupiah)

Pendapatan 539.567 539,595 -

Laba sebelum beban pajak penghasilan 79.802 85.702 -

EBITDA 186.433 188.078 -

Laba periode berjalan 62.959 62.808 -

Laba komprehensif periode berjalan 62.959 62.808 -

Laba per saham dasar (nilai penuh) 18,08 18,04 -

Laporan Posisi Keuangan Interim

(dalam Jutaan Rupiah)

Total Aset 5.909.258 - 6.946.341

Total Liabilitas 5.033.073 - 5.054.240

Total Ekuitas 1.876.185 - 1.892.101

Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh 348.148 - 348.148

Modal Disetor Lainnya 160.190 - 160.190

Pengukuran Kembali Liabilitas Imbalan Kerja - Neto

Setelah Pajak Tangguhan 49.782 - 49.782

Saldo Laba Cadangan Umum 27.500 - 25.000

Saldo Laba Belum Ditentukan Penggunaannya 1.290.565 - 1.308.981

Rasio Keuangan (dalam Yo)

ROA 4,63Y6 - -

ROE 13,22Ya - -

EBITDA terhadap pendapatan 34,55Y0 34,86Yo -

Page 4 OCR 0.938
Page 40f82

Catatan:

1. Pengungkapan yang dipersyaratkan untuk masing-masing pos wajib diungkapkan seluruhnya, kecuali pengungkapan tersebut tidak relevan
atau tidak dapat diterapkan pada Emiten atau Perusahaan Publik. Emiten atau Perusahaan Publik wajib menyesuaikan pengungkapan sesuai
dengan karakteristik industri apabila pengungkapan tersebut dipersyaratkan oleh SAK atau relevan untuk memahami laporan keuangan Emiten
atau Perusahaan Publik.

2, Emiten atau Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek tidak mengacu pada checklist ini, namun mengikuti peraturan Bapepam-LK
No VIII.G.17 tentang Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek.

Laporan Keuangan Terdiri dari:
1 Laporan posisi keuangan pada akhir periode v Halaman 1 - 4
2 Laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain selama periode v Halaman 5 - &
3 Laporan perubahan ekuitas selama periode v Halaman 7
4 Laporan arus kas selama periode v Halaman 8- 9
5 Laporan posisi keuangan pada awal periode komparatif yang disajikan saat

Perusahaan menerapkan suatu kebijakan akuntansi secara retrospektif atau v

membuat penyajian kembali pos-pos laporan keuangan atau ketika Perusahaan

mereklasifikasi pos-pos dalam laporan keuangannya.
(3 Catatan atas Laporan Keuangan Halaman 10 -— 126

Ketentuan Umum
1. Perusahaan wajib menyajikan catatan atas laporan keuangan dengan urutan sebagai

berikut:

a. Gambaran umum Perusahaan:

b. Dasar penyusunan laporan keuangan dan ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan yang
diterapkan,

C. Informasi tambahan untuk pos-pos yang disajikan dalam laporan posisi keuangan,
laporan laba rugi komprehensif, laporan perubahan ekuitas dan laporan arus kas, sesuai
dengan urutan penyajian laporan dan penyajian masing-masing pos, dan

d. Pengungkapan lainnya yang antara lain meliputi:

1) Informasi yang dipersyaratkan oleh SAK yang tidak disajikan di bagian manapun
dalam laporan keuangan: dan

2) Informasi yang tidak disajikan di bagian manapun dalam laporan keuangan, tetapi
Informasi tersebut relevan untuk memahami laporan keuangan.

Page 5 OCR 0.925
Page 50f82

Perusahaan wajib menyatakan dalam bentuk nilai atau persentase untuk menjelaskan
adanya bagian dari suatu jumlah, tidak menggunakan kata “sebagian”.
3. Perusahaan wajib mengungkapkan dalam penjelasan masing-masing pos mengenai Aset
yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan.
4. Dalam hal Aset Perusahaan diasuransikan, wajib diungkapkan jenis dan nilai aset yang
diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup serta pendapat
manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib
diungkapkan alasannya.
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
1 Gambaran Umum Perusahaan
Hal-hal yang harus diungkapkan, antara lain:
a. Pendirian perusahaan
1) | Riwayat ringkas perusahaan, v Catatan 1.a
2) | Nomor dan tanggal akta pendirian serta perubahan terakhir, pengesahan dari instansi yang
P v Catatan 1.a
berwenang, dan nomor serta tanggal Berita Negara,
3) | Kegiatan usaha sesuai anggaran dasar Perusahaan dan yang sedang dijalankan pada v Catatan La
periode pelaporan:
4) | Tempat kedudukan perusahaan dan lokasi utama kegiatan usaha: v Catatan 1.a
5) | Tanggal mulai beroperasinya perusahaan secara komersial. Dalam hal perusahaan
melakukan ekspansi atau perampingan usaha secara signifikan pada periode laporan yang v Catatan La
disajikan, wajib disebutkan saat dimulainya operasi komersial dari ekspansi atau "
perampingan usaha dan kapasitas produksinya, dan
6) | Nama entitas induk dan nama entitas induk terakhir dalam kelompok usaha (ultimate parent v Catatan La
of the group). Dalam hal tidak dapat diungkapkan, wajib disebutkan alasannya. "
7) | Khusus Industri Media
Penjelasan rinci tentang Perizinan yang dimiliki.
8) | Khusus Industri Jalan Tol
Peraturan perundangan atau keputusan pemerintah yang mendasari penyelenggaraan jalan
tol tersebut.
9) | Khusus untuk Asuransi dan Pembiayaan
Izin bidang usaha dari Menteri Keuangan atau Otoritas yang berwenang. v Catatan L.a
10)| Khusus untuk Industri Perbankan
Izin usaha sebagai bank umum, sebagai bank devisa (jika ada), serta Izin untuk
menjalankan kegiatan berdasarkan prinsip syariah (jika ada).

bs

!
Page 6 OCR 0.872
Page 60f82

11)| Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi dan Pertambangan Umum
Area Eksplorasi dan Eksploitasi/Pengembangan.
Penjelasan mengenai area eksplorasi dan eksploitasi Perseroan meliputi:
a) Area Eksplorasi, meliputi:
«Nama lokasi: v
«Nama pemilik izin lokasi: v
« Tanggal perolehan izin ekplorasi serta tanggal jatuh temponya, v
»  Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik izin lokasi, dan vV
« Jumlah biaya eksplorasi yang telah dibukukan sebagai Aset Minyak dan Gas Bumi v
per tanggal Laporan Posisi Keuangan:
b) Area Eksploitasi/Pengembangan meliputi:
« Nama lokasi, v
«Nama pemilik ijin lokasi, v
« Tanggal perolehan ijin eksploitasi serta tanggal jatuh temponya, vV
«  Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik ijin lokasi: v
» Jumlah Cadangan Terbukti (P1), keterangan tentang pihak yang melakukan v
sertifikasi, dan tangga! sertifikasi:
# Jumlah produksi pada tahun berjalan, dan v
« Akumulasi jumlah produksi sejak awal kegiatan eksploitasi/pengembangan oleh v
Perseroan hingga tanggal laporan posisi keuangan.
12)| Khusus Industri Kehutanan
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Pelaksanaan kegiatan pengusahaan hutan: v
b) Rincian luas areal sisa hutan yang belum dikelola selama masa sisa manfaat HPH: dan v
&) Sisa umur HPH. v
b. Penawaran Umum Efek, yang harus diungkapkan antara lain:
rat waran umul
1) Balon efektif penawai m, termasuk penawaran Efek yang V Catatan 1.b dan 1.c
2) Jenis dan jumlah Efek yang ditawarkan, v Catatan 1.b dan 1.c
3) Bursa tempat Efek dicatatkan: dan v Catatan 1.b dan 1.c
4) Tindakan perusahaan yang dapat mempengaruhi jumlah Efek yang diterbitkan (corporate v Catatan 1.b dan 1.c
action) sejak penawaran umum perdana sampai dengan periode pelaporan terakhir,
C. Struktur Perusahaan, entitas anak, dan Entitas Bertujuan Khusus (EBK)
Yang harus diungkapkan antara lain:

la

k
Page 7 OCR 0.921
Page 70f82

1) l Nama entitas anak dan/atau EBK yang dikendalikan baik secara langsung maupun tidak

langsung: v
2) Tempat kedudukan, v
3) Jenis usaha: v
4 Tahun beroperasi secara komersial: v
5) Persentase kepemilikan dan proporsi hak suara (jika berbeda), v
6) Total Aset: dan v
7) Informasi penting lainnya antara lain:
a) Sifat hubungan antara entitas induk dan entitas anak, apabila entitas induk tidak
memiliki baik langsung maupun tidak langsung melalui entitas anak, lebih dari 5094 (lima v

puluh perseratus) hak suara yang sah,
b)

Alasan mengapa kepemilikan baik langsung maupun tidak langsung lebih dari 5046 (lima
puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial atas investee tidak diikuti dengan v
pengendalian:

C) Akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas anak apabila laporan keuangan
tersebut digunakan untuk menyusun laporan keuangan konsolidasian dan tanggal atau
periode berbeda dari tanggal laporan keuangan entitas induk, dan alasan menggunakan
tanggal atau periode yang berbeda,

d) Sifat dan luas setiap restriksi signifikan dalam kernampuan entitas anak untuk
mentransfer dana ke entitas induk dalam bentuk dividen tunai, atau pembayaran kembali v

pinjaman atau uang muka:

e.

Suatu rincian yang menunjukkan dampak setiap perubahan bagian kepemilikan entitas
induk pada entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya Pengendalian atas ekuitas vV
yang dapat diatribusikan pada pemilik entitas induk, dan

f) Dalam hal hilangnya Pengendalian atas entitas anak, maka entitas induk harus

mengungkapkan:

(1) Keuntungan atau kerugian (jika ada) yang diakul dari hilangnya Pengendalian, dan
porsi dari keuntungan atau Kerugian yang dapat diatribusikan pada pengakuan sisa
investasi pada entitas anak terdahulu dengan Nilai Wajar pada tanggal hilangnya
Pengendalian,

(2) Jumlah persentase kepemilikan yang dilepaskan,

(3) Jumlah harga yang diterima,

(4) Bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas,

(5) Jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya dimana
Pengendalian dilepaskan: dan ,

&

AN

bh
Page 8 OCR 0.941
Page 80f82

lainnya dimana Pengendalian dilepaskan, yang diikhtisarkan berdasarkan kategori
utamanya.

(6) Jumlah Aset dan Liabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis

Dalam bagian ini harus diungkapkan hal-hal sebagai. berikut:

d. Karyawan, direksi, komisaris, dan komite audit
Yang harus diungkapkan antara lain:
1) hayati dan jabatan untuk masing-masing anggota direksi, dewan komisaris, dan komite Catatan L.d
2) Cakupan manajemen kunci: dan Catatan 1.d
3) Jumlah karyawan tetap pada masing-masing akhir periode atau rata-rata jumlah karyawan
tetap selama periode yang bersangkutan, secara konsolidasi untuk Perusahaan dan entitas Catatan 1.d
anak.
e. Penerbitan Laporan Keuangan
1) Tanggal laporan keuangan diotorisasi untuk terbit, dan Catatan 1.e
2) Pihak yang bertanggung jawab mengotorisasi laporan keuangan. Catatan 1.e

Pernyataan kepatuhan terhadap SAK

Pernyataan ini merupakan pernyataan bahwa laporan keuangan tetah disusun dan disajikan
sesuai dengan SAK.

Catatan 2.a

Dasar pengukuran dan penyusunan laporan keuangan

Dasar pengukuran laporan keuangan yaitu berdasarkan biaya historis (historical cost), biaya
perolehan kini (current cost), nilai realisasi neto (net realizabie value), Nilai Wajar (fair
value) atau jumlah yang dapat dipulihkan berdasarkan SAK yang berlaku,

Catatan 2.a

2)

Dasar penyusunan laporan keuangan, yaitu dasar akrual, kecuali untuk laporan arus kas,

Catatan 2.a

3)

Mata uang fungsional dan mata uang penyajian yang digunakan, meliputi:
a) Mata uang fungsional Perusahaan dan entitas anak,

b) Fakta dan alasan perubahan, apabila terdapat perubahan mata uang fungsional
Perusahaan maupun kegiatan usaha asing yang signifikan, dan

C) Alasan perubahan mata uang penyajian (jika ada).

Catatan 2.a

4

Alasan perubahan periode pelaporan (jika ada).

Page 9 OCR 0.913
Page 9of82

Penggunaan Pertimbangan, Estimasi, dan Asumsi Signifikan oleh Manajemen
1) Perusahaan harus mengungkapkan dalam ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan atau
bagian lain dari catatan atas laporan keuangan, pertimbangan yang telah dibuat manajemen
dalam proses penerapan kebijakan akuntansi dan memiliki dampak yang paling signifikan
terhadap jumlah yang diakui dalam laporan keuangan,
2) Perusahaan harus mengungkapkan informasi tentang asumsi yang dibuat mengenai masa
depan, dan sumber utama dari estimasi ketidakpastian lain pada akhir periode pelaporan, Catatan 3
yang memiliki risiko stgnifikan yang mengakibatkan penyesuaian material terhadap jumlah
tercatat Aset dan Liabilitas dalam periode pelaporan berikutnya: dan
3) Berkaitan dengan Aset dan Liabilitas sebagaimana dimaksud dalam angka 2), catatan atas
laporan keuangan memasukkan rincian atas sifat dan jumlah tercatat pada akhir periode
pelaporan. .
d. Kebijakan Akuntansi Tertentu
Kebijakan akuntansi tertentu merupakan kebijakan akuntansi lainnya yang diterapkan dan
relevan untuk memahami laporan keuangan. Kebijakan akuntansi tertentu meliputi, tetapi
tidak terbatas pada hal-hal sebagai berikut:
1) Prinsip-prinsip konsolidasi
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Ruang lingkup Laporan Keuangan Konsolidasian, yang meliputi pos-pos entitas induk v
dan entitas anak,
b) Dasar dan kapan suatu entitas anak dikonsolidasikan ke dalam laporan keuangan v
entitas induk:
c) Kebijakan akuntansi sehubungan dengan perubahan kepemilikan tanpa kehilangan Y
Pengendalian atas entitas anak,
d) Kebijakan akuntansi sehubungan dengan kehilangan Pengendalian atas entitasanak, v
e) Kebijakan akuntansi sehubungan dengan pencatatan dan penyajian kepentingan v
nonpengendali: dan
f) Pernyataan bahwa saldo pos dan transaksi material antar entitas yang dikonsolidasi v
telah dieliminasi.
2) Kombinasi bisnis
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Metode yang digunakan dalam kombinasi bisnis, termasuk metode yang digunakan v
untuk mengukur kepentingan nonpengendali,
b) Pengakuan awal untuk goodwlll, v
&) Pengukuran setelah pengakuan awal untuk goodwill: dan vV

k

-
Page 10 OCR 0.908
Page 10 of82

d) Kebijakan lainnya yang relevan terkait dengan kombinasi bisnis yang ada di
Perusahaan, antara lain:

(1) Pembelian dengan diskon:
(2) Akuisisi secara bertahap, dan
(3) Imbalan kontinjensi.

3) Kas dan setara kas:

AN

in ke
Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan dalam menentukan komponen kas dan setara v Catatan 2.b
4) Instrumen Keuangan
a) Instrumen Keuangan selain Sukuk
Yang harus dijelaskan antara lain:
pi . i
1) 'engakuan awal instrumen keuangan setiap kategori, termasuk perlakuan atas v Catatan 2d
biaya transaksi:
(2) Pengukuran setelah pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori: v Catatan 2.d
(3) Ketentuan saling hapus dari instrumen keuangan: v Catatan 2.d
(4) Metode yang digunakan untuk menentukan Nilai Wajar instrumen keuangan, vV Catatan 2.d
(5) Metode perhitungan yang digunakan untuk menentukan penurunan nilai dari aset v Catatan 2d
keuangan,
(5) Ketentuan penghentian pengakuan instrumen keuangan, v Catatan 2.d

(7) Khusus Instrumen keuangan derivatif dan akuntansi lindung nilai, selain penjelasan
sebagaimana dimaksud dalam angka (1), angka (2), angka (3), angka (4), angka
(5), dan angka (6), wajib ditambahkan penjelasan mengenai,

(a) Ketentuan pemenuhan kriteria akuntansi lindung nilai, v

(b) Klasifikasi lindung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilai atas instrumen
keuangan derivatif: dan

(c) Perlakuan akuntansi lindung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilai.

b) Investasi pada Sukuk
Yang harus dijelaskan antara lain:

(1)Klasifikasi dan reklasifikasi investasi pada Sukuk:
(2)Pengakuan awal Sukuk:

(3)Pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk,
(4)Penyajian pendapatan sukuk: dan

(5)Penyajian amortisasi biaya transaksi.

SI

SKK KL

Page 11 OCR 0.904
Page 11 of 82

c) Sukuk yang diterbitkan
Yang harus dijelaskan antara

(1)Pengakuan awal Sukuk:

(2)Pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk,
(3)Biaya transaksi penerbitan Sukuk,

(4) Posisi penyajian Sukuk: dan

(5)Akad syariah digunakan.

Sa

5) Khusus Industri Perbankan

a) Giro Wajib Minimum
Yang harus dijelaskan antara lain ketentuan mengenai jumlah giro wajib minimum. v

b) Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain

Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Giro pada Bank Indonesia dan Bank v
Lain.

c) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain

" Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Penempatan pada Bank Indonesia v
dan Bank Lain.

6) Piutang Reverse Repo

Yang harus dijelaskan antara lain Unsur-unsur Piutang Reverse Repo, metode pencatatan v

dan pengukurannya.

7) Khusus Industri Perbankan

Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Kelompok obligasi rekapitalisasi yang dimiliki: v

b) Pengakuan nilai pada investasi untuk setiap kelompok Obligasi Rekapitalisasi v
Pemerintah, dan

c) Dasar penyajian efek-efek dalam laporan keuangan.

8) Khusus Industri Perbankan

a) Kredit
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) Penjelasan atas masing-masing jenis kredit yang diberikan:
(2) Dasar penyajian atas kredit:
(3)Kebijakan manajemen dan pelaksanaan pengendalian risiko portofolio kredit:
(4)Perlakuan akuntansi untuk kredit yang dibeli dari BPPN (jika ada), dan
(5)Kebijakan bank akan agunan kredit.

S&

KAK

Page 12 OCR 0.895
Page 12 of82

ewajiban Akseptasi

agihan,

Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian atas tagihan/kewajiban akseptasi. v
c) Agunan yang Diambil Alih
Yang harus dijelaskan antara lain:
(J) Dasar penilaian dan penyajian: vV
(2)Perlakuan akuntansi atas nilai realisasi plutang/pembiayaan yang diberikan dengan v
saldo piutang/pembiayaan yang tidak dapat tertagih: dan
(3) Perlakuan akuntansi atas keuntungan (Kerugian) dari realisasi penjualan agunan. v
29) Khusus untuk Industri Pembiayaan
Piutang Pembiayaan Konsumen
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Dasar penyajian piutang pembiayaan konsumen, dan v Catatan 2.h
h b) Pasar penlalan aset jika perusahaan menarik kembali aset pembiayaan konsumen dari v Catatan 2.h
10) Anjak Piutang
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Jenis transaksi anjak piutang (dengan recourse atau tanpa recourse), v
b) Penyajian transaksi anjak piutang: v
C) Perlakuan akuntansi atas perbedaan antara harga pengalihan dan jumlah bersih piutang v
dialihkan, dan
d) Perlakuan terhadap kegagalan atas tagihan anjak plutang (ditagihkan kembali ke klien v
atau ditanggung oleh perusahaan).
11) Sewa
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Kebijakan penentuan suatu perjanjian mengandung suatu sewa, v Catatan 2.I
b) Kebijakan penentuan suatu sewa merupakan sewa pembiayaan atau sewa operasi, dan v Catatan 2.I
C) Kebijakan akuntansi apabila Perusahaan bertindak sebagai tessee dan/atau lessor. v Catatan 2.I
12) Persediaan:

Yang harus dijelaskan antara lain mengenai kebijakan akuntansi yang digunakan dan
rumusan biaya yang digunakan.
a) Khusus Industri Kehutanan

HTI Dalam Pengembangan

Yang harus dijelaskan antara lain:

Page 13 OCR 0.902
b)

4

Page 13 of 82

Beban-beban yang dikapitalisasi, antara lain: kewajiban kepada negara, pemeliharaan
sarana dan pra-sarana.
HTI Siap Panen
Yang harus dijelaskan antara lain:
Biaya perolehan, mutasi pembebanan ke biaya produksi.
Khusus Industri Perkebunan
Tanaman Perkebunan
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) Dasar klasifikasi untuk jenis tanaman sebagai persediaan, tanaman belum
menghasilkan, atau tanaman telah menghasilkan:
(2) Dasar penilaian dan pengukuran:
(3) Kebijakan akuntansi reklasifikasi tanaman belum menghasilkan ke tanaman telah
menghasilkan,
(4) Metode penyusutan dan masa manfaat tanaman yang disusutkan, dan
(5) Kebijakan akuntansi biaya pinjaman.
Khusus Industri Peternakan
Hewan Ternak
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) Hewan ternak telah menghasilkan:
(a) Metode penilaian:
(b) Metode amortisasi (deplesi): dan
(c) Cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada.
(2) Hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan):
(a) Metode penilaian: dan
(b) Perkiraan waktu yang dibutuhkan untuk dapat berpindah menjadi hewan
ternak telah menghasilkan.

KA Lt «

Pa

13)

Aset Tetap:
Yang harus dijelaskan antara lain:

a)
b)
c)
d)
8)

»

Pengakuan awal Aset Tetap,

Pengukuran setelah pengakuan awal Aset Tetap,
Pengelompokan Aset Tetap:

Metode penyusutan yang digunakan:

Kapitalisasi biaya yang terkait dengan Aset Tetap:
Estimasi umur manfaat dan tarif penyusutan,

KAKAK AL

Catatan 2.k
Catatan 2.k
Catatan 2.k
Catatan 2.k
Catatan 2.k
Catatan 2.k

Page 14 OCR 0.932
Page 14 of82

| 9 Penghentian pengakuan:

h) Nilai residu, dan

i) Pernyataan bahwa manajemen telah mengkaji ulang atas estimasi umur ekonomis,
metode penyusutan, dan nilai residu pada setiap akhir periode pelaporan.

Catatan 2.k
Catatan 2.k

Catatan 10

14)

Investasi pada Entitas Asosiasi

Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat investasi pada
asosiasi.

15)

Bagian parti:
Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat bagian partisipasi
dalam Ventura Bersama.

Ipasi dalam Ventura Bersama

16)

Pola Kerjasama
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Kriteria dari bentuk kerjasama,
b) Kebijakan akuntansi untuk setiap jenis aset dan llabilitas yang timbul: dan
C) Sistem pembagian hasil, jika ada,

Ba

Catatan 31
Catatan 2.h
Catatan 31

17)

Aset Tak Berwujud

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Pengakuan awal Aset Tak berwujud,

b) Pengukuran setelah pengakuan awal Aset Tak berwujud:

C) Umur manfaat tidak terbatas atau terbatas, dan apabila umur manfaat terbatas,
diungkapkan tarif amortisasi yang digunakan dan umur manfaatnya,

d) Sumber terjadinya Aset Tak berwujud:

2) Metode amortisasi yang digunakan:

f) Penghentian pengakuan Aset Tak berwujud: dan
9) Riset dan pengembangan (jika ada).

aa

Catatan 2.m
Catatan 2.m

Catatan 2.m dan 12

Catatan 2.m
Catatan 2.m
Catatan 2.m

18)

Aset tidak lancar atau kelompok Lepasan yang dimiliki untuk dijual

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Kebijakan tentang peristiwa dan kondisi suatu aset tidak lancar diklasifikasikan sebagai
aset yang dimiliki untuk dijual: dan

b) Pengukuran aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual.

19)

Properti Investasi:

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Pengakuan awal Properti Investasi:

b) Pengukuran setelah pengakuan awal Properti Investasi:

Page 15 OCR 0.940
Page 15 of 82

GC) Metode penyusutan yang digunakan, khusus untuk model biaya:
d) Estimasi umur manfaat dan/atau tarif penyusutan untuk model biaya: dan
e) Penghentian pengakuan Properti Investasi.

NN

20)

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi

Aset Minyak dan Gas Bumi

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Dasar pengukuran yang digunakan untuk menentukan jumlah tercatat bruto,

b) Kriteria kapitalisasi biaya, penurunan nilai (impairment) dan penilaian kembali aset
(revaluasi),

C) Metode penyusutan dan amortisasi yang digunakan:
d) Masa manfaat atau tarif penyusutan dan amortisasi yang digunakan7 dan
e) Pertanggungan Asuransi.

SKK AL

21)

Penurunan Nilai Aset Non Keuangan
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Ketentuan peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan kemungkinan terjadinya
penurunan nilai, dan

b) Kebijakan akuntansi pengakuan penurunan nilai aset non keuangan dan pembalikannya.

Catatan 2.n

Catatan 2.n

22)

Khusus Industri Perbankan

Liabilitas Segera

Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian liabilitas segera.
Simpanan Nasabah

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Penjelasan atas simpanan: dan

b) Dasar penyajian dari masing-masing kategori simpanan.
Simpanan dari bank lain

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Penjelasan atas simpanan dari bank lain: dan

b) Dasar penyajian simpanan dari bank lain.

Surat Berharga yang Diterbitkan

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Kriteria dan jenis-jenis surat berharga yang diterbitkan, dan
b) Perlakuan akuntansi atas premi atau diskonto.

23)

Provisi
Yang harus dijelaskan antara lain:

Page 16 OCR 0.917
Page 16 of 82

a) Kondisi provisi yang harus diakui: dan
b) Dasar penentuan nilai provisi.

Catatan 2.p

Catatan 2.p

24)| Utang Repo
Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Utang Repo, metode pencatatan dan v
pengukurannya.
25)| Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi
Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan / Penyisihan
Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan.
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH: v
b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan, vV
Cc) Metode penyusutan prasarana PLH: dan v
d) Tabel yang memuat penjelasan tentang:
(1) Lokasi penambangan: v
(2) Saldo awal untuk masing-masing lokasi: v
(3) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan, dan v
(4) Saido akhir untuk masing-masing lokasi penambangan. v
26)| Khusus Industri Pertambangan Umum
Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang masih berjalan
dengan penjelasan mengenai jangka waktu kontrak untuk Area of Interest yang v
bersangkutan,
b) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang sudah menemukan
adanya Cadangan Terbukti dengan penjelasan bahwa amortisasinya baru akan v
dilaksanakan pada saat dimulainya produksi:
c) Dasar penentuan ditangguhkannya biaya pengembangan dan kapitalisasi biaya v
pekerjaan konstruksi dan prasarana: dan
d) Metode amortisasi dan penyusutan yang dipergunakan dengan penjelasan jangka waktu
perijinan penambangan, taksiran umur ekonomis tambang dan dasar perhitungan v
amortisasi.
Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan
Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH: v

|
Page 17 OCR 0.933
Page 17 of 82

b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan, dan
C) Metode penyusutan prasarana PLH.

27

Pengakuan Pendapatan
a) Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) Kondisi dan metode pengakuan pendapatan serta dasar pengukuran yang
digunakan berdasarkan jenis pendapatan yang ada, dan
(2) Dalam hal terdapat transaksi hubungan keagenan, kebijakan pengakuan
pendapatan dan penjualan dari hubungan keagenan serta beban terkait.
b) Pengakuan pendapatan dan Beban dengan menggunakan metode persentase
penyelesaian
Yang harus dijelaskan antara lain metode yang diterapkan untuk menentukan tahap
penyelesaian suatu kontrak.
c) Khusus Industri Asuransi
(1) Pengakuan pendapatan premi
Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain:
(a) Tarif yang digunakan dalam perhitungan premi yang belum merupakan
pendapatan:
(b) Kebijakan akuntansi untuk transaksi reasuransi prospektif dan retroaktif, dan
(c) Penyajian pendapatan premi dalam laporan laba rugi.
(2) Beban Klaim
Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain:

(a) Kelompok beban klaim dalam bentuk: klaim yang disetujui, klaim dalam
proses penyelesaian, klaim yang terjadi namun belum dilaporkan dan beban
penyelesaian klaim: dan

(b) Penyajian beban klaim dalam laporan laba rugi.
d) Khusus Industri Rea/ Estate
Kapitalisasi dan metode alokasi
Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) Unsur biaya yang kapitalisasi ke proyek pengembangan Rea! Estate:
(2) Unsur biaya yang dialokasikan sebagai beban proyek,

(3) Penyisihan atas realisasi pendapatan pada masa mendatang lebih rendah dari nitai
tercatat proyek:

(4) Metode alokasi biaya yang telah dikapitalisasi ke setiap unit Rea/ Estate,

jaya proyek pengembangan Real! Estate

&

EA

Catatan 2.9

bob
Page 18 OCR 0.889
Page 18 of 82

(5) Biaya yang direvisi dan direalokasi akibat perubahan mendasar pada estimasi kini:
dan

(6) Unsur biaya yang diakui sebagai beban pada saat terjadinya.

28)| Program Loyalitas Pelangan
Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan terkait program loyalitas pelanggan
29)| Transksi dan Saldo dalam mata uang asing
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Ketentuan dalam penjabaran transaksi dan saldo dalam rnata uang asing, v Catatan 2.r
b) Perlakuan akuntansi selisih kurs yang timbul dari penjabaran aset dan liabilitas moneter, v Catatan 2.r
c) Keenan gan kurs yang digunakan untuk menjabarkan transaksi dan saldo dalam mata v Catatan 2.r
30)| Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Dasar penetapan Pihak-pihak berelasi: dan v Catatan 2.c
b) Pengungkapan Pihak-pihak berelasi dalam Laporan Keuangan vV Catatan 32
31)| Hibah Pemerintah
Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan akuntansi tentang metode penyajian dalam
laporan keuangan,
32)| Pajak Penghasilan
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Dasar penentuan tarif pajak untuk mengukur pajak kini dan pajak tangguhan, vV Catatan 2.s
b) Ketentuan mengenai saling hapus: v Catatan 2.s
C) Pengakuan dan pengukuran aset pajak tangguhan: dan v Catatan 2.s
d) Metode yang digunakan dalam menilai aset (liabilitas) pajak tangguhan. vV Catatan 2.s
33)| Imbalan Kerja
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Jenis Imbalan kerja yang diberikan kepada karyawan, vV Catatan 2.w
b) Pe anu mengenai jenis program imbalan pascakerja yang diselenggarakan oleh v Catatan 2.
Cc) Kebijakan akuntansi Perusahaan dalam mengakui keuntungan dan kerugian aktuarial, v Catatan 2.w
d) Pengakuan keuntungan dan kerugian untuk curtailment dan penyelesaian. vV Catatan 2.w

Page 19 OCR 0.920
Page 19 of 82

Yang harus dijelaskan antara lain metode pengakuan dan pengukuran atas pembelian,

(rugi) per saham dilusian.

Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan

penjualan, atau pembatalan saham treasuri. v
35)| Pembayaran Berbasis Saham
Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan akuntansi untuk transaksi pembayaran berbasis
saham yang diselesaikan melalui instrumen ekuitas dan/atau diselesaikan melalui Kas, v
termasuk pengukurannya.
36)| Kuasi-Reorganisasi
Yang harus dijelaskan antara lain:
3) Dasar dilakukannya kuasi-reorganisasi, v
b) Dasar penentuan nilai wajar Aset dan Liabilitas: dan v
Cc) Perlakuan akuntansi untuk selisih hasil revaluasi Aset dan Liabilitas. v
Catatan: Berlaku untuk kuasi reorganisasi sebelum 1 Januari 2013.
37)| Biaya Pinjaman
Yang harus dijelaskan antara lain kondisi yang mengharuskan biaya pinjaman v
dikapitalisasikan sebagai bagian dari biaya perolehan aset kualifikasian.
38)| Segmen Operasi
Yang harus dijelaskan antara lain dasar yang digunakan oleh manajemen untuk y Catatan 2.t
mengidentifikasikan Segmen Operasi.
39)j Laba (Rugi) per saham
Yang harus dijelaskan antara lain dasar perhitungan laba (rugi) per saham dasar dan laba v Catatan 2.u

Aset

Kas dan Setara Kas

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Unsur Kas dan Setara Kas pada pihak berelasi dan pihak ketiga:

b) Rincian jumlah penempatan di bank berdasarkan nama bank serta jenis mata uang
asing,

c) Kisaran suku bunga kontraktual dari Setara Kas selama periode pelaporan: dan

d) Jumlah saldo Kas dan Setara Kas yang signifikan yang tidak dapat digunakan oleh
kelompok usaha disertai pendapat manajemen.

Pa NN

Catatan 4 dan 32
Catatan 4
Catatan 4

Catatan 4

bs
Page 20 OCR 0.938
Page 20 of 82

Khusus Industri Perbankan

a) Kas
Yang harus diungkapkan adalah rincian jumlah kas berdasarkan jenis mata uang.
b) Giro pada Bank Indonesia
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian jumlah Giro pada Bank Indonesia berdasarkan jenis mata uang (nilai dalam
mata uang original): dan
(2) Ketentuan Giro Wajib Minimum (GWM) menurut BI dan posisi GWM bank pada saat
periode pelaporan.
C) Giro pada Bank Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan jenis mata uang:
(2) Jumlah penyisihan penurunan nilai:
(3) Perubahan penyisihan selama periode berjalan untuk masing-masing giro:
(4) Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan pihak yang mempunyai hubungan
istimewa dan pihak ketiga:
(5) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan
(6) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai.
d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian jumlah penempatan berdasarkan jenis dan mata uang:

(2) Rincian penempatan berdasarkan yang mengalami penurunan nilai (impaired) dan
tidak mengalami penurunan nilai (unimpaired):

(3) Jangka waktu (rata-rata atau per kelompok):
(4) Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan:

(5) Rincian jumlah penempatan berdasarkan pihak yang mempunyai hubungan
istimewa dan pihak ketiga:

(6) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun:
(7) Jumlah dana yang diblokir dan alasannya,

(8) Jumlah dana yang tidak dapat dicairkan pada bank bermasalah, bank beku operasi
atau likuidasi termasuk tingkat kemungkinan diterimanya kembali dana tersebut
berdasarkan informasi dari otoritas yang berwenang: dan

Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai.

(9

&

NA

KK KKR eka

4

Page 21 OCR 0.875
Page 210of82

3) | piutang Usaha
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Jumlah piutang yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi, v Catatan 5, 6 dan 7
b) Jumtah piutang menurut debitur, vV Catatan 5, 6 dan 7
c) Jumlah piutang menurut mata uang, vV Catatan 5, 6 dan 7
d) Alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai, V Catatan 2.e
nurunan i ilai

gor undibeenjinanilaraaaribahnnpasdKnnls v Catatan 5,6 dan 7
9) Piutang yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan, vV Catatan 5, 14 dan 20
h) Jumlah diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif, dan v Catatan 5, 6 dan 7
1) Informasi keterlibatan berkelanjutan atas piutang yang ditransfer, meliputi: .

(1) Jumlah yang ditransfer, beban bunga, retensi, jatuh tempo, dan ikatan penting lain v

yang diatur dalam perjanjian, dan
(2) Jaminan yang diberikan (bila ada). v
4) | Khusus Industri Asuransi

a) Piutang Premi

Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

(2) Jumlah piutang berdasarkan tertanggung dan asuradur, v

(2) Jumlah piutang berdasarkan jenis asuransi, dan vV

(3) Jumlah piutang premi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas. v
b) Piutang Koasuransi

Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

(1) Jumlah berdasarkan ko-asuradur, v

(2) Jumlah menurut jenis asuransi, dan vV

(3) Jumlah piutang koasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas. vV
Cc) Piutang Reasuransi

Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

(4) Jumlah piutang berdasarkan reasuradur, vV

(2) Jumlah piutang atau utang reasuransi yang disalinghapuskan, dan vV

(3) Jumlah piutang reasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas. v

d

Piutang Hasil Investasi
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

Page 22 OCR 0.932
Page 22 0182

(4) Pemisahan antara piutang kepada pihal
(2) Jumlah piutang menurut jenis investasi,
(3) Jumlah piutang menurut mata uang: dan

" (4) Jumlah piutang yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

5)

Khusus Industri Pembiayaan
a) Piutang Pembiayaan Konsumen

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Jumlah piutang menurut dan jenis obyek pembiayaan (contoh: kendaraan
bermotor, elektronik, rumah, dan lain-lain):

(2) Rincian umur dari angsuran pembiyaan konsumen,

(3) Bagian pinjaman yang dibiayai bank-bank sehubungan dengan transaksi kerjasama
pembiayaan bersama, penunjukan selaku pengelola piutang, penerusan pinjaman
dan pengambilalihan piutang apabila perusahaan membagi risiko tidak tertagihnya
piutang tersebut dengan bank-bank dalam rangka transaksi di atas,

(4) Pendapatan pembiayaan konsumen yang belum diakui,

(5) Nilai dan jenis jaminan yang diserahkan oleh pelanggan atas piutang pembiayaan
konsumen yang diberikan berdasarkan objek pembiayaan,

(6) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, dan

(7) Piutang pembiayaan konsumen yang dialihkan dan atau digunakan sebagai jaminan
atas utang.

b) Tagihan Anjak Piutang

Yang harus diungkapkan antara lain:

(&) Jumlah tagihan anjak piutang tanpa recourse dan dengan recourse, beserta jumlah
utang retensi anjak piutang dan pendapatan anjak piutang (tanpa recourse) serta
pendapatan anjak piutang tangguhan (dengan recourse), dan

(2) Pengungkapan mengenai tingkat bunga, jatuh tempo dan jumlah piutang yang
diperoleh serta ikatan penting yang diatur dalam perjanjian anjak piutang.

c) Piutang Sewa Pembiayaan

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,

(2) Rekonsiliasi antara investasi sewa bruto dan nilai kini piutang pembayaran sewa
minimum pada akhir periode pelaporan. DI samping itu, lessor mengungkapkan
investasi sewa bruto dan nilai kini piutang pembayaran sewa minimum pada akhir
periode pelaporan, untuk setiap periode berikut:

(a) Kurang dari satu tahun:

&

KK Ko

Catatan 5 dan 6

Catatan 5 dan 6
Catatan 5 dan 6

Catatan 5 dan &
Catatan 5 dan 6
Catatan 5 dan 6

Catatan 5, 14 dan 20

Catatan 7

Catatan 7 ,

f-

Page 23 OCR 0.910
Page 23 of 82

( un sampai lima tahun, dan
(c) Lebih dari lima tahun.
(3) Pendapatan keuangan yang belum diterima,
(4) Nilai residu yang tidak dijamin yang diakru sebagai manfaat lessors
(5) Akumulasi penyisihan piutang tidak tertagih atas pembayaran sewa minimum:

RL

Catatan 7
Catatan 7
Catatan 7
Catatan 7
Catatan 7

(6) Rental kontinjen yang dlakui sebagai pendapatan dalam periode: dan v
(7) Penjelasan umum isi perjanjian sewa /essar yang material. v
d) Piutang Sewa Operasi
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Jumlah agregat pembayaran sewa minimum masa depan dalam sewa operasi yang
tidak dapat dibatalkan untuk setiap periode berikut:
(a) Kurang dari satu tahun, v
(b) Lebih dari satu tahun sampai lima tahun: dan vV
(c) Lebih dari lima tahun. v
(2) Total rental kontinjen yang diakui sebagai pendapatan pada periode: dan vV
(3) Penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor. v
6) | Khusus Kontrak Konstruksi
Piutang Retensi
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Jumlah piutang dari masing-masing kontrak konstruksi, dan v
b) Pendapat manajemen akan kemungkinan tertagihnya piutang retensi. v
7) | Tagihan Bruto kepada Pelanggan
Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain tagihan-bruto dari setiap kontrak
konstruksi.
Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel yaitu:
a) Biaya kontrak yang terjadi: vV
b) Laba yang diakui: v
€) Kerugian yang terjadi: dan RA
d) Pekerjaan yang sudah ditagih (termin). v
8) | Piutang Reverse Repo
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang ditransaksikan: vV
b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek: v

!
Page 24 OCR 0.907
Page 24 of 82

c) Nama pihak/counterpai v
d) Lokasi Efek jaminan: vV
e) Tingkat bunga piutang reverse repo: v
f) Cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada), dan v
G) Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada). v
9) | Agunan Yang Diambil Alih
Yang harus diungkapkan antara lain: .
a) Nilai realisasi bersih pada saat diambilalih, v Catatan 8
b) Selisih antara nilai realisasi bersih atas agunan yang diambil alih dengan saldo piutang v
yang tidak tertagih: dan
Cc) Laba atau rugi yang timbul, termasuk biaya-biaya yang timbul setelah pengambilalihan y
agunan tersebut.
10)| Piutang Dividen dan Bunga
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlah tagihan dividen, bunga, dan y
denda kepada pihak lain.
11)| Piutang Lain-Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Rincian jenis dan jumlah piutang: vV Catatan 8
b) Jumlah Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN): dan v Catatan 8
C) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan. vV Catatan 8
12)| Aset Keuangan Lainnya
Pengungkapan ini telah diterapkan untuk aset keuangan lainnya yang bersifat lancar
maupun tidak lancar.
a) Pengelompokkan aset keuangan lainnya sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara pihak v
ketiga dan pihak berelasi.
b) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Nilai tercatat aset keuangan untuk setiap kelompok dan rincian investasinya, v
(2) Laba atau rugi neto pada setiap kelompok aset keuangan berdasarkan klasifikasi,
baik yang disajikan pada pos pendapatan komprehensif lainnya maupun yang vV
diakui sebagai laba atau rugi periode berjalan:
(3) Total pendapatan bunga yang dihitung menggunakan metode suku bunga efektif v
untuk aset keuangan selain yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi,
(4) Biaya perolehan termasuk jumlah premium dan diskonto yang belum diamortisasi, v

untuk Efek dimiliki hingga jatuh tempo,

ig

&

-

|
Page 25 OCR 0.924
Page 25 of 82

(5) Peringkat Efek utang berikut nama pemeringkat (jika ada).

(6) Uraian tentang alasan diambilnya keputusan menjual untuk aset keuangan yang
diklasifikasikan dimiliki hingga jatuh tempo,

(7) Jika terdapat reklasifikasi aset keuangan, maka wajib diungkapkan:

(a) Jumlah yang direklasifikasi ke dan dari setiap kategori:

(b) Alasan reklasifikasi, dan

(Cc) Sisa investasi dalam kelompok dimiliki hingga jatuh tempo yang telah
direklasifikasi dalam kelompok tersedia untuk dijual.

(8) Jumlah tercatat aset keuangan yang dijaminkan sebagai agunan untuk Liabilitas
atau liabilitas kontinjensi serta syarat dan kondisi yang terkait dengan penjaminan
tersebut,

(9) Jumlah penurunan nilai atas aset keuangan (jika ada), termasuk mutasinya,
dipisahkan antara aset keuangan yang mengalami penurunan nilai dan aset
keuangan yang tidak mengalami penurunan nilai, serta dipisahkan antara
penurunan nilai yang dihitung secara kolektif dan individual, termasuk beban
penurunan nitai yang diakui dalam laba rugi: dan

(10) Jumlah amortisasi keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi atas investasi
yang tersedia untuk dijual yang direklasifikasi menjadi dimiliki hingga jatuh tempo.

13)

Khusus Deposito
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

a) Nama bank, dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi,

b) Kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan:

Cc) Jenis dan jumlah deposito dalam rmata uang asing: dan

d) Hal-hal lain yang dapat mempengaruhi kualitas pencairan deposito tersebut.

AN

14)

Khusus Investasi pada Sukuk

Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

a) Rincian Sukuk berdasarkan nama penerbit dan akad syariah,

b) Tujuan model usaha yang digunakan,

c) Jumlah investasi yang direklasifikasikan, jika ada, dan penyebabnya, dan
d) Nilai Wajar untuk Investasi yang diukur pada biaya perolehan.

KAK

15)

Khusus Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah

Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

a) Rincian jumlah nominal dan nilai pasar efek berdasarkan jenis,
b) Tanggal jatuh tempo dan frekuensi pembayaran bunga,

St

Page 26 OCR 0.936
Page 26 of 82

C) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, dan
d) Informasi penting lainnya.

16)

Khusus Unit Penyertaan Reksadana
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:
a) Rincian unit penyertaan reksadana dan Nilai Aset Bersih: dan

b) Laba atau rugi neto berdasarkan klasifikasi, baik yang disajikan pada pos pendapatan
komprehensif lainnya maupun yang diakui sebagai laba atau rugi periode berjalan.

17)

Khusus Industri Asuransi
Tambahan pengungkapan mengenai aset-aset yang menjadi dana jaminan.

18)

Pinjaman Polis

Yang harus diungkapkan antaralain rincian berdasarkan:
a) Saldo pinjaman polis menurut jenis mata uang:

b) Tingkat suku bunga.

19)

Khusus Industri Perbankan
Kredit
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian jumlah kredit berdasarkan jenis, mata uang, sektor ekonomi dan jangka waktu
serta kolektibilitas:

b) Jumlah cadangan kerugian penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan,
c) Rincian jumlah kredit berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,

d) Rasio kredit usaha kecil terhadap jumlah kredit yang diberikan:

e) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun:

f) Rincian kredit bermasalah berdasarkan sektor dan jumlah cadangan penghapusan
menurut ketentuan Bank Indonesia:

9) Rasio kredit bermasalah terhadap jumlah Aset keuangan dan rasio jumlah cadangan
kerugian penurunan nilai Aset keuangan yang telah dibentuk terhadap jumlah minimum
cadangan kerugian penurunan nilai Aset keuangan sesuai ketentuan Bank Indonesia,

h) Jumlah kredit yang direstrukturisasi berdasarkan jenis dan kolektibilitas:

I) . Jumlah dan persentase bagian bank atas kredit sindikasi baik selaku pimpinan, agen,
atau anggota sindikasi:

j) Ikhtisar pembelian kredit dari BPPN berdasarkan periode pembelian, jika ada:

k) Pendapat manajemen akan ketaatan bank terhadap Batas Maksimum Pemberian Kredit
(BMPK) yang ditetapkan oleh Bank Indonesia,

) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai.

Sa

an 3

Page 27 OCR 0.933
20)

Page 27 of 82

Tagihan dan as Aksepta:
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Rincian jumlah tagihan dan liabilitas berdasarkan pihak, mata uang, dan jatuh tempo:

b) Untuk tagihan akseptasi diungkapkan kolektibilitas, jumlah cadangan penghapusan dan
mutasi selama periode berjalan:

c) Rincian jumlah tagihan dan liabilitas berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,

d) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai
tagihan akseptasi

AN

21)

Persediaan
a) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Total jumlah tercatat persediaan dan jumlah nilai tercatat menurut klasifikasi yang
sesuai bagi Perusahaan,
(2) Jumlah tercatat persediaan yang dicatat dengan Nilai Wajar dikurangi biaya untuk
menjual,
(3) Jumlah persediaan yang diakui sebagai beban selama periode berjalan:
(4) Jumlah setiap penurunan nilai yang diakui sebagai pengurang jumlah persediaan
yang diakui sebagai beban dalam periode berjalan,
(5) Jumlah dari setiap pemulihan dari setiap penurunan nilai yang diakui sebagai
pengurang jumlah persediaan yang diakui sebagai beban dalam periode berjalan,
(6) Kondisi atau peristiwa penyebab terjadinya pemulihan nilai persediaan yang
diturunkan,
(7) Dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk persediaan yang memenuhi
kriteria aset kualifikasian, maka diungkapkan:
Ci) Jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan
(ii) Tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman
yang layak dikapitalisasi.
Persediaan yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan
dijaminkan: dan
Jenis dan nilai persediaan yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan
risiko yang ditutup serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan
asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib diungkapkan alasannya.
b) Khusus Industri Perhotelan
Tambahan pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi yang harus
diungkapkan antara lain:
(1) Makanan dan minuman,

(8

(9

Sa Sa na

&

Page 28 OCR 0.917
a

d)

e)

n

9»

Page 28 of 82

(2) Perlengkapan, dan

(3) Barang Dagangan.

Khusus Industri Real Estate

Tambahan pengungkapan antara lain:

(1) Pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi:

(a) Tanah Matang:
(b) Unit Bangunan: dan
(c) Unit Bangunan dalam Penyelesaian.

(2) Jumlah biaya perolehan aset Rea/ Estate yang pengikatan jual belinya telah berlaku
namun penjualannya belum diakui, termasuk jumlah utang terkait yang akan
dialihkan, bila ada.

Tanah untuk Pengembangan

Tambahan pengungkapan antara lain:

(1) Lokasi, luas tanah, proses perizinan,

(2) Jumlah biaya bunga dan rugi kurs yang dikapitallsasi ke tanah untuk
pengembangan: dan

(3) Proporsi tanah yang dijadikan jaminan utang.

Khusus Industri Media

Tambahan pengungkapan antara lain:

(1) Materi program: lokal, impor (media tetevisi):

(2) Buku, kertas koran, barang pra cetak (media cetak),

(3) Barang promosi dan barter (media cetak): dan

(4) Bahan persediaan lain yang sesuai dengan industrinya.

Khusus Industri Rumah Sakit

Tambahan pengungkapan antara lain:

(1) Obat-obatan,

(2) Persediaan lainnya.

Khusus Industri Peternakan

(1) Pengungkapan jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi tertentu,
seperti hewan ternak menjadi:

(a) Hewan Ternak Tersedia untuk Dijual, dan
(b) Hewan Ternak dalam Pertumbuhan.

(2) Hewan Ternak Produksi - Berumur Pendek
Yang harus diungkapkan antara lain:

KA

NN

NA

dd

Page 29 OCR 0.935
Page 29 of82

(a) Total jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut kla: asi hewan ternak telah

menghasilkan dan hewan ternak belum menghasilkan:

(b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama paling
tidak 2 tahun terakhir,

(c) Nilai amortisasi (depiesi) atas hewan ternak telah menghasilkan:

(d) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan atau penghapusan
persediaan yang mati atau hilang:

(e) Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan
risiko yang ditutup,

(F) Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematian
atau metode penghapusan langsung,

(9) Pendapat manajemen atas kecukupan nilai pertanggungan asuransi: dan
(h) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima jaminan.

Ba San Na NN

22)

Pajak Dibayar Dimuka

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian menurut jenis dan jumlah masing-masing pajaknya: dan

b) Uraian mengenai jumlah restitusi pajak yang diajukan dan statusnya.

Catatan 17
Catatan 17

23)

Biaya Dibayar Dimuka
Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis dan jumlah.

Catatan 9

24)

Aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang Dimiliki untuk Dijual

Yang harus diungkapantara lain:

(1) Uraian dari aset yang dimiliki untuk dijual atau kelompok lepasan, .

(2) Uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan yang
diharapkan, serta cara dan waktu pelepasan:

(3) Kerugian penurunan nilai atau keuntungan pemulihan penurunan nilai,

(4) Dalam hal aset yang dimiliki untuk dijual belum dapat direalisasikan dalam satu tahun,
diungkapkan peristiwa atau keadaan yang dapat memperpanjang periode penyelesaian
penjualan menjadi lebih dari satu tahun:

(5) Dalam hal dapat diterapkan, segmen yang dilaporkan dari aset yang dimiliki untuk dijual
dan kelompok lepasan disajikan sesuai dengan SAK yang berlaku, dan

(6) Dalam hal aset yang diklasifikasikan sebagai aset yang dimiliki untuk dijual atau
kelompok tepasan dihentikan pengklasifikasiannya, diungkapkan:

(a) Nilai dari aset tersebut, yaitu nilai yang lebih rendah antara:

San Na

Page 30 OCR 0.923
Page 30 of 82

Jumlah tercatat aset tersebut sebelum aset atau kelompok lepasan
diklasifikasikan sebagi Iki untuk dijual, disesuaikan dengan penyusutan,
amortisasi atau penilaian kembali yang telah diakui apabila aset atau kelompok
lepasan tersebut tidak diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual: dan
ii. Jumlah terpulihkan pada saat tangga! keputusan untuk tidak menjual,
(b) Uraian fakta dan keadaan yang mengarah kepada keputusan tersebut: dan
(c) Dampaknya terhadap hasil operasi untuk periode tersebut dan periode sajian
sebelumnya.

&

25)

Piutang Pihak Berelasi Non-Usaha
Yang harus diungkapkan antara lain:

2)
b)

2)

9
9

Rincian jenis, nama pihak berelasi, dan jumlah piutang:

Alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai serta penjelasan
terjadinya piutang pihak berelasi tersebut:

Jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai
secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang:

Pendapat rnanajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, dan

Dalam hal piutang berelasi non-usaha disajikan dalam aset lancar, hal tersebut harus
dibuktikan serta diungkapkan alasannya.

Na Sa

26)

Investasi pada Entitas Asosiasi
Yang harus diungkapkan antara lain:

a)
b)
ke
d)

3)

?

9)

Nama entitas asosiasi:

Persentase kepemilikan dan penjelasan adanya pengaruh signifikan, beserta alasannya:
Nilai tercatat dan Nilai Wajar investasi dalam entitas asosiasi yang kuotasi harganya
tersedia,

Ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi termasuk jumlah agregat Aset, Liabilitas,
pendapatan, dan laba atau rugi:

Alasan tidak adanya pengaruh signifikan walaupun Perusahaan memiliki lebih dari 204
(dua puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial investee secara langsung
atau tidak langsung,

Akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas asosiasi, ketika laporan keuangan
tersebut digunakan dalam menerapkan metode ekuitas dan tanggal atau periode yang
berbeda dengan Perusahaan, dan alasan menggunakan tanggal atau periode yang
berbeda:

Sifat dan tingkatan setiap pembatasan signifikan atas kemampuan entitas asosiasi untuk
mentransfer dana kepada Perusahaan,

Ba

&«

Page 31 OCR 0.920
Page 31 of 82

h) Bagian rugi entitas asosiasi yang tidak diakui dan alasannya, apabila Perusahaan
menghentikan pengakuan bagiannya atas rugi entitas asosiasi, baik untuk periode vV
terjadinya kerugian tersebut maupun secara kumulatif,
i) Bagian atas liabilitas kontinjensi entitas asosiasi yang terjadi bersama-sama dengan v
investor lain,
if) Liabilitas kontinjensi yang terjadi karena investor berkewajiban bersama-sama untuk v
semua atau sebagian Liabilitas entitas asosiasi: dan
k) Ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi, secara individual atau dalam kelompok,
yang tidak dicatat dengan menggunakan metode ekuitas termasuk total Aset, total v
Liabilitas, Pendapatan, dan laba atau rugi.
27)| Khusus Industri Konstruksi
Jaminan
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jaminan yang diberikan dan jumlah jaminan Y
tersebut serta kontrak konstruksi yang mensyaratkan adanya jaminan tersebut.
28)| Khusus Industri Kehutanan
HTI dan HTI dalam pengembangan
Berupa biaya yang ditangguhkan dalam pelaksanaan pembangunan HTI, yang disajikan
sebagai berikut:
a) Saldo awal, vV
b) Penyisihan periode berjalan, v
C) Realisasi yang dilakukan selama periode berjalan: dan v
d) Saldo akhir. v
29)| Khusus Industri Jalan Tol
Hak Bagi Hasil Tol
Investor tanpa kuasa hak penyelenggaraan harus mengungkapkan hal-hal berikut:
(a) Dasar pengukuran hak bagi hasil tol: v
(b) Masa hak bagi hasil tol dan amortisasinya: v
(c) Perubahan hak bagi hasil tol selama periode berjalan: dan v
(d) Reklasifikasi proyek kerjasama operasi dalam pelaksanaan ke hak bagi hasil tol. v
30)| Khusus Industri Perkebunan
Tanaman Perkebunan
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Untuk tanaman telah menghasilkan
(1) Rincian nilai tercatat dan akumulasi penyusutan menurut jenis tanaman, v

Page 32 OCR 0.897
Page 32 0f82

(2) Rekonsiliasi ni

tercatat awal tahun dan akhir tahun tanaman untuk setiap

kelompok selarna paling sedikit 2 tahun terakhir, v
(3) Status tanah yang digunakan untuk menanam: v
(4) Nilai tanaman telah menghasilkan berdasarkan area/lokasi penanaman: v
(5) Perbandingan saldo tanaman belum menghasilkan selama paling sedikit 2 tahun: v
dan
(6) Tanaman yang dijaminkan, v
b) Untuk tanaman belum menghasilkan
(1) Mutasi tanaman belum menghasilkan sebagai berikut:
(a) Saldo awal
i. Tambahan tahun berjalan v
li. Biaya langsung v
(b) Jumlah kapitalisasi biaya pinjaman, dan rugi kurs dalam hal terjadi depresiasi
luar biasa
i. Pengurangan tahun berjalan v
li. Jumlah yang direklasifikasi ke tanaman telah menghasilkan v
(c) Pengurangan lainnya v
(d) Saldo akhir, vV
(2) Nilai tanaman dalam Perkebunan Inti Rakyat / Perkebunan Inti Plasma yang
menjadi milik perusahaan (inti) dan tanaman yang bukan milik perusahaan v
(perkebunan rakyat/perkebunan plasma), dan
(3) Cadangan kerugian yang mungkin timbul pada plasma. v
31)| Khusus Industri Peternakan
Hewan Ternak Produksi - Berumur Panjang
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Pengelompokan hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) dan hewan v
ternak telah menghasilkan:
b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama paling tidak 2 v
tahun terakhir,
C) Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan: v
d) Nilai hewan ternak tiap kelompok berdasarkan lokasi/area peternakan, v
e) Kondisi hewan ternak: v
f) Persentase kematian selama tiga tahun terakhir: v ,

Page 33 OCR 0.936
Page 33 of 82

9) Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan risiko yang v
ditutup,
h) Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematian atau v
metode penghapusan langsung,
i) Nilai cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada, v
j) Pendapat manajemen atas kecukupan nilai cadangan kematian, jika ada, dan v
k) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima jaminan. v
32)| Properti Investasi
a) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Model pengukuran setelah pengakuan awal yang digunakan, model Nilai Wajar atau v
model biaya,
(2) Metode dan asumsi signifikan yang diterapkan dalam menentukan Nilai Wajar dari v
Properti Investasi,
(3) Pernyataan bahwa penentuan Nilai Wajar didukung oleh bukti pasar atau lebih
banyak berdasarkan faktor lain karena sifat properti tersebut dan keterbatasan v
data pasar yang dapat diperbandingkan,
(4) Nama Penilai, tanggal penilaian, dan tanggal laporan penilaian terakhir, v
(5) Jumlah yang diakui dalam laba rugi untuk:
(a) Penghasilan sewa dari Properti Investasi: v
(b) Beban operasi langsung yang terjadi baik dari Properti Investasi yang
menghasilkan maupun yang tidak menghasilkan penghasilan sewa selama v
periode tersebut: dan
(c) Perubahan kumulatif dalam Nilai Wajar yang diakui dalam laba rugi atas
penjualan Properti Investasi dari sekelompok aset yang menggunakan model v
biaya ke kelompok aset yang menggunakan model Nilai Wajar,
(6) keberadaan dan jumlah pembatasan atas realisasi dari Properti Investasi atau v
pembayaran penghasilan dan hasil pelepasan: dan
(7) kewajiban kontraktual untuk membeli, membangun atau mengembangkan Properti v
Investasi atau untuk perbaikan, pemeliharaan atau peningkatan.
b) Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model Nilai Wajar, selain
pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf (a) ditambahkan pengungkapan
antara lain:
(1) Rekonsiliasi antara jumlah tercatat Properti Investasi pada awal dan akhir periode v

dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasl:

Page 34 OCR 0.915
Page 34 of 82

(2)

Saat suatu penilaian terhadap Properti Investasi disesuaikan secara signifikan
untuk tujuan pelaporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan
rekonsiliasi antara penilaian tersebut dan penilaian yang telah disesuaikan yang
dilaporkan dalam laporan keuangan, dengan menunjukkan secara terpisah:

(a) Jumiah agregat dari pengakuan kewajiban sewa yang telah ditambahkan
(b) kembali: dan
(c) Penyesuaian signifikan lain.

Cc) Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model biaya, selain pengungkapan
sebagaimana dimaksud dalam huruf a) ditambahkan pengungkapan antara lain:

1)
ke)

(3

Is)

5)
(8)

Umur manfaat,

Rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Properti Investasi
pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan
reklasifikasi,

Jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban
penyusutan,

Jumlah rugi penurunan nilai yang diakui, dan jumlah pemulihan rugi penurunan
nilai, selama satu periode sesuai SAK yang berlaku:

Transfer ke dan dari persediaan dan properti yang digunakan sendiri: dan
Nilai Wajar Properti Investasi.

d) Khusus untuk Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan, Yang
harus diungkapkan antara lain:

1)
2
ke)
(4)
(5)

(6)

Rincian Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan,
Persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak:

Estimasi saat penyelesaian,

Hambatan kelanjutan penyelesaian,

Jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat Properti Investasi dalam
proses pembangunan dan pengembangan: dan

Dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk properti investasi yang
memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka wajib diungkapkan:

(a) Jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan

(b) Tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumiah biaya pinjaman
yang layak dikapitalisasi.

PN Sa Ba S3 & Pa

&

33)

Aset Tetap
Yang harus diungkapkan antara lain:

Page 35 OCR 0.917
b)

c)

d)

2)
?)

»

ny

Page 35 of 82

Setiap kelompok Aset Tetap wajib diungkapkan secara terpisah berdasarkan kepemilikan
aset yaitu aset pemilikan langsung dan/atau aset sewa pembiayaan:

Rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Aset Tetap pada awal dan
akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi,

Jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban
penyusutan:

Rugi penurunan nilai dan jumlah yang dijurnal balik yang diakui dalam laba rugi dan
ekuitas (jika ada),

Jumiah komitmen kontraktual dalam perolehan Aset Tetap:

Jumlah kompensasi dari pihak ketiga untuk Aset Tetap yang mengalami penurunan nilai,
hilang, atau dihentikan yang dimasukkan dalam laba rugi, apabila tidak diungkapkan
secara terpisah pada laporan laba rugi komprehensif,

Dalam hal Aset Tetap disajikan pada jumlah revaluasian, yang harus diungkapkan:
(1) Tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian):

(2) Tanggal efektif persetujuan dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP) apabila Aset Tetap
untuk perhitungan pajak menggunakan jumlah revaluasian:

(3) Nama Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir:

(4) Metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar
aset,

(5) Jumlah tercatat untuk setiap Aset Tetap seandainya aset tersebut dicatat dengan
model biaya: dan

(6) Surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan prubahan selama
periode dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada para
pemegang saham.

Khusus untuk Aset Tetap dalam proses pembangunan, yang harus diungkapkan antara
lain:

(1) Rincian Aset Tetap yang sedang dalam pembangunan:

(2) Persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak:

(3) Estimasi saat penyelesaian:

(49 Hambatan kelanjutan penyelesaian (jika ada):

(5) Jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat aset tetap dalam
pembangunan: dan

(6) Dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriteria
aset kualifikasian, maka wajib diungkapkan:

ta) Jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan

&

PN Dan Sa On Oa 3 &«

an

Catatan 10 dan 11

Catatan 10 dan 11

Catatan 10 dan 11

PE)
Page 36 OCR 0.937
Page 36 of 82

(b) Tarif kapital! yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman
yang layak dikapitalisasi.
i) Pengungkapan lainnya antara lain:
(4) Jurntah tercatat Aset Tetap yang tidak dipakai sementara:
(2) Jurnlah tercatat bruto dari setiap Aset Tetap yang telah disusutkan penuh dan
masih digunakan:
(3) Jumlah tercatat Aset Tetap yang dihentikan dari penggunaan aktif dan tidak
diklasifikasikan sebagai tersedia untuk dijuat:
(4) Dalam hal model biaya digunakan, Nilai Wajar Aset Tetap apabila berbeda secara
material dari jumlah tercatat,
(5) Nilai buku, hasil penjualan neto, keuntungan (kerugian) dari Aset Tetap yang
dihentikan pengakuannya,
(6) Dalam hal terdapat Aset Tetap yang berasal dari hibah, agar diungkapkan jenis
Aset, nilai tercatat, dan tanggal perolehan:
(7) Perubahan estimasi masa guna dan/atau metode penyusutan menurut jenis Aset
Tetap:
(8) Kondisi atau peristiwa yang menyebabkan terjadinya penurunan nilai atau
pemulihan penurunan nilai:
(9) Jumlah aset tetap yang dijadikan jaminan, nama pihak yang menerima jaminan dan
alasan penjaminan: dan

(10)Jenis dan nilai aset tetap yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan
risiko yang ditutup, serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan
asuransi, apabila tidak diasuransikan agar diungkapkan alasannya.

Catatan 10

Catatan 10

Catatan 10

Catatan 10

Catatan 10

Catatan 10

Catatan 10

34)

Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi

Aset Minyak dan Gas Bumi

(khusus untuk perusahaan yang memiliki kegiatan hulu minyak dan gas bumi)

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian aset menurut jenisnya, seperti: operated acreage, unoperated acreage, sumur
dan peralatan serta fasilitas yang berhubungan, peralatan kantor, kendaraan, sumur dan
peralatan serta fasilitas dalam pengerjaan,

(2) Tabel yang memuat penjelasan tentang:

(a) Lokasi penambangan,

(b) Saldo awal untuk rnasing-masing lokasi,

(c) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan, dan
(d) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan

«

KAK.

Au)
Page 37 OCR 0.917
Page 37 ot 82

(3) Dalam hal saldo aset Minyak dan Gas Bumi tersebut mengandung hak tagih kepada
regulator terkait, perlu penjelasan kolektabilitas tagihan tersebut dalam bentuk tabe!
analisa umur tagihan.

35)| Aset Tak Berwujud
Yang harus diungkapkan untuk setiap jenis Aset Tak berwujud antara lain:
a) Jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi, Catatan 12
b) Alokasi jumlah amortisasi Aset Tak berwujud ke dalam pos laporan laba rugi
komprehensif, Catatan 12
GC) Rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi Aset Tak berwujud pada
awai dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan Catatan 12
reklasifikasi,
d) Dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriteria aset
kualifikasian, maka harus diungkapkan:
(1) Jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan, dan vV
(2) Tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang v
layak dikapitalisasi,
e) Jumlah tercatat Aset dan faktor signifikan yang mendukung penentuan dan penilaiannya v
untuk Aset Tak berwujud yang dinilai dengan umur manfaat tidak terbatas:
f) Penjelasan atas jumlah tercatat dan sisa periode amortisasi dari setiap Aset Tak v
berwujud yang material terhadap laporan keuangan Perusahaan,
9) Aset Tak berwujud yang diperoleh melalui Hibah Pemerintah dan awalnya diakui pada
Nilai Wajar sesuai SAK yang berlaku, diungkapkan:
(1) Nilai Wajar pada pengakuan awal atas aset-aset tersebut: v
(2): jumlah tercatatnya: dan vV
(3) Aset tersebut diukur setelah pengakuan awal dengan model biaya atau model v
revaluasi.
h) Keberadaan dan jumlah tercatat Aset Tak berwujud yang kepemilikannya dibatasi dan v
jumlah tercatat Aset Tak berwujud yang menjadi jaminan untuk Liabilitas:
i) Nilai komitmen kontraktual untuk akuisisi Aset Tak berwujud, v
HD Aset Tak berwujud disajikan pada jumlah revaluasian, diungkapkan:
(1) Tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian): v
(2) Nama Penilai dan tangga! laporan penilaian terakhir, vV
(3) Jumlah tercatat Aset Tak berwujud yang direvaluasi: v
(4) Metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar v
aset, |

Page 38 OCR 0.928
Page 38 of 82

(5) Jumlah tercatat untuk setiap Aset Tak berwujud seandainya Aset tersebut dicatat v
dengan model biaya: dan
(6) Surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan perubahan selama
periode dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada para v
pemegang saham.
36)| Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi dan Pertambangan umum
a) Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/Penyisihan
Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan
Yang harus diungkapkan antara lain tabel yang memuat penjelasan tentang:
(1) Saldo awal,
(2) Penambahan dan pengurangan, dan
(3) Saldo akhir.
b) Aset Eksplorasi dan Evaluasi
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian biaya perolehan aset eksplorasi dan evaluasi per area of interest yang Y
mencakup saldo awal, penambahan dan pengurangan, dan saldo akhir, dan
(2) Jumlah aset, liabilitas, penghasilan dan beban, arus kas operasi, dan arus kas

Kat

investasi yang timbul dari eksplorasi dan evaluasi pertambangan. v
c) Bagian dari Biaya Eksplorasi Tangguhan: pengupasan tanah tambang.
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Kebijakan akuntansi sehubungan dengan:
(a) Metode pembebanan biaya pengupasan tanah, dan v
(b) Metode perhitungan Rasio Rata-Rata Tanah Penutup. vV
(2) Jumlah Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan yang terdiri dari (1) biaya
pengupasan awal, (2) biaya pengupasan lanjutan dengan penjelasan mengenai v
perbedaan antara rasio aktual tanah menutup terhadap rasio rata-ratanya,
(3) Perubahan atas Rasio Rata-Rata Tanah Penutup (bila ada): v
(4) Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan dimana terjadi penundaan masa
produksi, meliputi penjelasan:
fa) Alasan terjadinya penundaan, v
(b) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dimulainya produksi, dan vV

(c) Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi (jika ada),
terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi utama v
yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut.

Page 39 OCR 0.911
Page 39of82

d) Biaya Pengembangan Tangguhan
Yang harus diungkapkan antara lain:

(4) Mutasi Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan selama tahun berjalan
dengan menunjukkan:

(a) Lokasi eksplorasi dan pengembangan: v
(b) Saldo awal, v
(c) Penambahan/pengurangan: v
(d) Amortisasi, dan v
(e) Saldo akhir. vV
(2) Biaya pengembangan yang ditangguhkan atas kegiatan pengembangan yang masih v
berjalan,
(3) Penjelasan apabila terjadi penghapusan biaya eksplorasi dan pengembangan " v
tangguhan yang menurut penelaahan manajemen tidak dapat dipulihkan:
(4) Jumlah biaya eksplorasi dan pengembangan yang ditangguhkan dimana terjadi
penundaan masa produksi, meliputi penjelasan:
(2) Alasan terjadinya penundaan: v
(b) Amnortisasi belum diperhitungkan karena belum dinilainya produksi: dan v
(c) Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi bila ada,
terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi utama v
yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut.
(5) Apabila terdapat lebih dari satu Area of Interest, maka harus diungkapkan rincian v
dari Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan untuk tiap-tiap Area of Interest.
b. Liabilitas
1) | Utang Usaha
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Jumlah utang usaha yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi: vV Catatan 18 dan 32
b) Jumlah utang usaha menurut mata uang: dan v Catatan 18
C) Jaminan yang diberikan oleh Perusahaan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan. v Catatan 18
2) | Provisi
a) Pengungkapan untuk provisi berlaku untuk provisi jangka pendek dan provisi jangka vV
panjang:
b) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Nilai tercatat pada awal dan akhir periode, v
(2) tambahan dalam periode bersangkutan: v

Page 40 OCR 0.946
Page 40 of82

Jumlah yang terjadi dan dibebankan pada provi

(4) Jumlah yang dibatalkan selarna periode bersangkutan atas jumlah yang belum
digunakan:

(5) Peningkatan selama periode yang bersangkutan, dalam nilai kini, yang terjadi
karena berlalunya waktu dan dampak dari setiap perubahan tingkat diskonto:

(6) Uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat terjadinya arus keluar
sumber daya ekonomi,

(7) Indikasi ketidakpastian waktu atau jumlah arus keluar sebagaimana dimaksud
dalam angka (6). Dalam hal diperlukan, Perusahaan mengungkapkan asumsi
utama yang mendasari prakiraan peristiwa masa depan, dan

(8) Jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan jumlah Aset
yang telah diakui untuk estimasi penggantian tersebut.

3)

Beban akrual

Yang wajib diungkapkan antara lain jenis dan jumlah dari unsur utama beban yang belum
jatuh tempo.

Catatan 16

4)

Khusus Industri Perbankan

Liabilitas Segera

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian berdasarkan jenis dan mata uang, dan
b) Uraian mengenai sifat masing-masing kewajiban.

5)

Utang Repo

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang dijual Perusahaan pada transaksi repo:
b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek.

8)

Khusus Kontrak Konstruksi

Utang Bruto kepada Pelanggan

Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain liabilitas bruto dari setiap kontrak
konstruksi. Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel
yaitu:

a) Biaya kontrak yang terjadi:

b) Laba yang diakui:

€) Kerugian yang dialami: dan

d) Pekerjaan yang sudah ditagih (termin).

7

Khusus Industri Perbankan
a) Simpanan Nasabah

Page 41 OCR 0.914
b)

Page 41 of 82

Yang harus diungkapkan antara lain rincian tiap jenis simpanan yang mengungkapkan
(1) Rincian berdasarkan mata uang, dan jangka waktu:

(2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun,

(4) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito,

(5) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan statusnya, misalnya diblokir atau
dijaminkan: dan

(6) Pemberian fasilitas istimewa kepada pemilik rekening

Simpanan dari Bank Lain

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu:

(2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun,

(4) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito: dan

(5) Rincian simpanan bermasatah berdasarkan jenis dan statusnya, misalnya diblokir
atau dijaminkan.

Sa

Ba

8)

Khusus Industri Asuransi Kerugian dan Jiwa

a)

b)

2)

Kewajiban Manfaat Polis Masa Depan
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian berdasarkan program asuransi:

(2) Rincian berdasarkan jenis pertanggungan:
(3) Rincian berdasarkan mata uang,

(4) Dasar perhitungan dan asumsi aktuaris: dan

(5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan penambahan
dan pengurangan.

Utang Klaim

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga:
(2) Jumlah utang klaim berdasarkan tertanggung:

(3) Jumlah utang klaim menurut jenis asuransi, dan

(4) Jumlah utang menurut mata uang.

Estimasi Klaim Retensi Sendiri

Yang harus diungkapkan antara lain:

Ba an nan

Aa

Page 42 OCR 0.913
Page 42 0f82

(1) Jumlah menurut jenis asuransi:
(2) Jumlah menurut tertanggung:
(3) Jumlah menurut mata uang: dan
(4) Jumlah estimasi klaim yang sudah terjadi namun belum dilaporkan.
d) Premi yang belum merupakan Pendapatan
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Jumlah menurut program asuransi:
(2) Jumlah menurut jenis pertanggungan,
(3) Pemisahan antara premi yang belum merupakan pendapatan kepada pihak berelasi
dan pihak ketiga:
(4) Metode perhitungan yang digunakan, dan
(5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan penambahan
dan pengurangan.
e) Utang Koasuransi (rewrite)
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga:
(2) Jumlah berdasarkan ko-asuradur,
(3) Jumlah menurut jenis mata uang: dan
(4) Jumlah menurut umur utang.
f) Utang Reasuransi
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga:
(2) Jumiah berdasarkan reasuradur:
(3) Jumlah menurut jenis mata uang,
(4) Jumlah menurut umur utang: dan
(S5) Jumlah utang atau piutang reasuransi yang disalinghapuskan. -
9) Utang Komisi
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Jumlah berdasarkan tertanggung dan asuradur,
(2) Jumlah menurut jenis mata uang, dan
(3) Jumlah menurut jenis asuransi.
Titipan Premi
Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis asuransi. vV ,

KAKAK Lt LK At KAK

Ba

h

Page 43 OCR 0.926
| » Hak Laba Pemegang Polis Yang Belum

Page 43 of 82

bagikan
Yang harus diungkapkan:

(1) Tanggal dan hasil keputusan rapat pemegang saham: v
(2) Dasar perhitungan, dan v
(3) Saldo menurut usia. v
9) | Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Pendek
Yang harus diungkapkan antara lain jenis dan jumlahnya. Catatan 32
10)| Utang Pajak
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Jenis dan jumlahnya, dan Catatan 17
b) Informasi mengenai ketetapan pajak. Catatan 17
11)| Khusus Industri Pembiayaan
Kewajiban Anjak Piutang
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Jumlah liabilitas anjak piutang dalam rangka anjak piutang dengan recourse, dan v
b) Jumlah beban tangguhan, piutang retensi anjak piutang, dan jatuh tempo serta ikatan v
penting lainnya yang diatur dalam perjanjian anjak piutang.
12): Khusus Kontrak Konstruksi
Uang Muka Kontrak
Yang harus diungkapkan antara lain jumlah uang muka kontrak yang diterima. v
13)| Bagian Lancar atas Liabilitas Jangka Panjang
Yang harus diungkapkan antara lain bagian lancar atas liabilitas jangka panjang sesuai
dengan pengungkapan utang bank dan lembaga keuangan jangka panjang sebagaimana v
diatur dalam Checklist ini.
14)| Liabilitas Keuangan Lainnya
a) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Pengungkapan untuk liabilitas keuangan lainnya berlaku untuk liabilitas keuangan v
lainnya yang bersifat jangka pendek dan jangka panjang:
(2) Perusahaan wajib mengelompokkan sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara pihak v
ketiga dan pihak berelasi, dan
(3) Yang harus diungkapkan antara lain:
(a) Nilai tercatat liabilitas keuangan untuk setiap kategori, v
(b) Laba atau rugi neto pada setiap liabilitas keuangan: dan v

Page 44 OCR 0.942
Page 44 of 82

(c) Kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi
default).

b) Dalam hal terdapat restrukturisasi Utang

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Penjelasan tentang pokok-pokok perubahan persyaratan dan penyelesaian utang:

(2) Jumlah keuntungan atas restrukturisasi utang dan dampak pajak penghasilan yang
terkait,

(3) Jumlah keuntungan atau kerugian bersih atas pengalihan aset yang diakui selama
periode tersebut: dan

(4) Jumlah utang kontinjen yang dimasukkan dalam nilai tercatat utang yang telah
Girestrukturisasi.

LK Sd

15)

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi
Bagian Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang Jatuh Tempo
dalam Satu Tahun

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya.

16)

Khusus Industri Pertambangan Umum
Bagian Penyisihan untuk Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang Jatuh
Tempo dalam Satu Tahun

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya.

17

Liabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual.

Yang harus diungkapkan antara lain liabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang
dirniliki untuk dijual sesuai dengan dan dapat digabung dengan pengungkapan aset tidak
lancar atau kelompok lepasan yang diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual.

Liabilitas Jangka Panjang

18)

Utang Pihak Berelasi Non-Usaha

Yang Harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian nama pihak berelasi, jenis, dan jumlah utang:

b) jumlah utang menurut mata uang: dan

c) Jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan.

KAK

Catatan 18
Catatan 18
Catatan 18

19)

Utang Bank dan Lembaga Keuangan Jangka Panjang

Yang Harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian jumlah utang berdasarkan nama bank/lembaga keuangan dan jenis mata uang,
b) Kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan:

c) Tanggal jatuh tempo:

AN

Catatan 14
Catatan 14
Catatan 14

1)

Page 45 OCR 0.918
Page 450182

d) Jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan: v
j ilit: inji di leh, te Ik Ie ji
e) Penjelasan tentang fasilitas pinjaman yang diperoleh, termasuk jumlah dan tujuan Catatan 14
perolehannya,
» Pembayaran yang dilakukan pada periode berjalan untuk masing-masing fasilitas Catatan 14
pinjaman,
9) Kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi Catatan 14
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default): a
h) Jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan: Catatan 5, 6, 7 dan 14
i) Persyaratan lain yang penting, seperti adanya pembatasan pembagian dividen, Catatan 14
pembatasan rasio tertentu, dan/atau pembatasan perolehan utang baru: dan
j Pengungkapan informasi sehubungan dengan llabilitas berbunga jangka panjang yang
akan jatuh tempo dalam jangka waktu 12 (dua belas) bulan sejak tanggal laporan posisi
keuangan tetapi tetap diklasifikasikan sebagai liabilitas jangka panjang, antara lain
adalah:
(1) Nama bank/lembaga keuangan dan jumlahnya: dan v
(2) Ringkasan perjanjian lama dan baru, yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka v
waktu pinjaman, tanggal jatuh tempo, dan persyaratan penting.
20)| Utang Sewa Pembiayaan
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Jumlah neto nilai tercatat untuk setiap kelompok aset dan pemberi sewa (/essor) pada v
tanggal laporan posisi keuangan:
b) Rekonsiliasi antara total pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal
laporan posisi keuangan, dengan nilai kininya. Selain itu wajib mengungkapkan total
pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal laporan posisi keuangan, dan
nilai kininya, untuk setiap periode berikut:
(1) Sampai dengan satu tahun: v
(2) Lebih dari satu tahun sampai 5 (lima) tahun: dan v
(3) Lebih dari 5 (lima)tahun. v
Cc) Pembayaran sewa kontinjen yang diakui sebagai beban pada periode tersebut, v
d) Totat pembayaran minimum sewa-lanjut (sublease) masa depan yang diperkirakan akan
diterima dari kontrak sewa-tanjut yang tidak dapat dibatalkan (non-cancellable vV
sublease) pada tanggal laporan posisi keuangan:
@) Keuntungan atau kerugian yang ditangguhkan beserta amortisasinya sehubungan v

dengan transaksi penjualan dan penyewaan kembali (sale and leaseback): dan
f) Penjelasan umum isi perjanjian sewa yang material, antara lain:

Page 46 OCR 0.915
Page 46 0f82

(4) Dasar penentuan utang sewa kontinjenj

(2) Ada tidaknya klausul-klausul yang berkaitan dengan opsi perpanjangan atau v
pembelian dan eskalasi beserta syarat-syaratnya: dan
(3) Pembatasan-pembatasan yang ditetapkan dalam perjanjian sewa. v
21)| Khusus Industri Perbankan
a) Surat Berharga yang Diterbitkan
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu:
(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:
(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun:
(4) Rincian berdasarkan peringkat efek dan perusahaan pemeringkat,
(5) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan:
(6) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu perjanjian,
tanggal jatuh tempo, kewajiban yang harus dipenuhi, dan persyaratan penting
lainnya (Debt Covenance): dan

(7) Pendapat manajemen tentang pemenuhan Debt Covenance atas surat berharga '

yang diterbitkan.
b) Pinjaman Diterima

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian berdasarkan pihak, jenis, dan mata uang,

(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

(3) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu perjanjian,
tingkat bunga, tanggal jatuh tempo, nilai Aset bank yang dijaminkan, dan
persyaratan penting lainnya (debt covenance):

BS

&

DN

&

(4) Pendapat manajemen terkait pemenuhan debt covenance: dan

(5) Apabila bank menerima dana atau fasilitas pinjarnan dari pemerintah atau pihak
lain dengan tingkat imbalan yang lebih rendah dari tingkat bunga pasar maka v
manajemen mengungkapkan mengenai fasilitas tersebut dan dampaknya terhadap -
laba bersih.

Cc) Estimasi Kerugian Komitmen dan Kontinjensi
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan kolektibilitas:
(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,
(3) Jumlah penyisihan penurunan nilai dan rnutasi selama periode berjalan:

NN

Page 47 OCR 0.934
Page 47 of 82

(4) Ketentuan minimum penyisihan penurunan nilai komitmen dan koni
BI dan posisi penyisihan penghapusan bank pada saat periode pelaporan: dan
(5) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai
komitmen dan kontinjensi.

22)

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi
Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Mutasi taksiran provisi PLH selama tahun berjalan dengan menunjukkan:
(1) Saldo awal,
(2) Penyisihan yang dibentuk:
(3) Pengeluaran yang terjadi, dan
(4) Saldo akhir.
b) Kegiatan PLH yang telah dilaksanakan dan yang sedang berjalan,

C) Liabilitas bersyarat sehubungan dengan PLH dan liabilitas bersyarat lainnya
sebagaimana diatur dalam standar akuntansi keuangan:

d) Apabila dalam pos ini terdapat komponen biaya yang sifatnya material, misalnya beban
penutupan tambang, maka perusahaan dapat menyajikannya dalam pos yang terpisah,

e) Tabel yang memuat penjelasan tentang:
(1) Saldo awal,
(2) Penambahan dan Pengurangan: dan
(3) Saldo akhir.

& Ba

KAK

23)

Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang
a) Imbalan Pasti
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Gambaran umum mengenai jenis program.

(2) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari nilai kini kewajiban imbalan pasti yang
menunjukkan secara terpisah, pengaruhnya selama periode berjalan yang dapat
diatribusikan ke dalam:

(a) Biaya jasa kini:

(b) Biaya bunga,

(c) Iuran oleh peserta program,

(d) Keuntungan dan kerugian aktuarial,

(e) Perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur denyan mata
uang yang berbeda dengan mata uang penyajian:

KA

Catatan 33

Catatan 33

b

Page 48 OCR 0.910
3)

@

(5)

(D)

Page 48 of 82

(9 Imbalan yang dibayarkan
(9) Biaya jasa lalu,

(h) Kombinasi bisnis:

()  Curtailment, dan

(H) Penyelesaian.

Analisis kewajiban imbalan pasti terhadap jumlah yang dihasilkan dari program
yang seluruhnya tidak didanai dan jurnlah yang dihasilkan dari program yang
seluruhnya atau sebagian didanai,

Rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari Nilai Wajar aset program serta saldo awal dan
akhir dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset sesuai dengan SAK
menunjukkan secara terpisah, dampak selama periode yang dapat diatribusikan
pada setiap:

(a) Hasil yang diharapkan dari aset program:

(b) Keuntungan dan kerugian aktuarial:

(c) Perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata
uang yang berbeda dengan mata uang penyajian:

(d) Iuran oleh pemberi pekerja,

(e) Iuran oleh peserta program:

(9 Imbalan yang dibayarkan:

(9) Kombinasi bisnis: dan

(h) Penyelesaian:

Rekonsiliasi nilai kini kewajiban imbalan pasti sebagaimana dimaksud dalam butir

(2) dan Nilai Wajar aset program sebagaimana dimaksud dalam butir (4) atas Aset

dan Liabilitas yang diakui dalam laporan posisi keuangan, paling kurang

mengungkapkan:

(a) Keuntungan dan kerugian aktuarial neto yang tidak diakui dalam laporan
posisi keuangan,

(b) Biaya jasa lalu yang tidak diakui dalam laporan posisi keuangan:

(c) Setiap jumlah yang tidak diakui sebagai Aset, dikarenakan oleh batasan
dalam SAK:

(d) Nilai Wajar pada akhir periode pelaporan dari setiap hak penggantian yang
diakui sebagai Aset sesuai dengan SAK: dan

(e) Jumlah lainnya yang diakui dalam laporan posisi keuangan,

Total beban yang diakui di laba rugi untuk setiap hal-hal berikut dan nama pos

dimana hal tersebut termasuk:

KAKAK Lt tt DS Sa

KK Att

Catatan 33

fe

L
Page 49 OCR 0.928
Page 49 of 82

(a) Biaya jasa kini

(b) Biaya bunga:

(c) hasil yang diharapkan dari aset program,

(d) hasil yang diharapkan dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset
sesuai dengan SAK:

(e) keuntungan dan kerugian aktuarial, jika Perusahaan memilih metode koridor
10 (sepuluh per seratus):

(HP Biaya jasa lalu:
(9) Dampak dari curtailment terutama terkait dengan penyelesaiannya: dan
(h) Dampak dari batasan dalam SAK,

(7) Jumlah total yang diakui dalam pendapatan komprehensif lain yang akan diakui
segera dalam saldo laba, meliputi:

(a) Keuntungan dan kerugian aktuarial: dan
(b) Dampak dari batasan dalam SAK:

(8) Jumlah kumulatif dari keuntungan dan kerugian aktuarial yang diakui pada
pendapatan komprehensif lain, dalarn hal Perusahaan mengakui keuntungan dan
kerugian dalam pendapatan komprehensif lain sesuai dengan SAK:

(9) Persentase atau jumlah setiap kategori utama yang merupakan Nilai Wajar total
aset program, untuk setiap kategori utama dari aset program, yang mencakup,
namun tidak terbatas pada, instrumen ekuitas, instrumen utang, properti, dan
seluruh aset lain,

(10) Jumlah yang mencakup Nilai Wajar aset program untuk:

(ay) Setiap kategori instrumen keuangan milik Perusahaan: dan
(b) Setiap properti atau Aset lain yang digunakan oleh Perusahaan:

(11) Penjelasan atas dasar yang digunakan untuk menentukan tingkat pengembalian
yang diharapkan atas Aset secara keseluruhan, termasuk dampak kategori utama
dari aset program,

(12) Imbal hasil aktual atas aset program, serta imbal hasil aktual atas setiap hak
penggantian yang diakui sebagai Aset,

(13) Asumsi aktuarial utama yang digunakan sampai pada akhir periode pelaporan dan
diungkapkan dalam ukuran yang absolut dan tidak hanya sebagai marjin antara
persentase dan variabel lainnya, termasuk:

(a) Tingkat diskonto,
(b) Tingkat imbal hasil yang diharapkan atas setiap aset program untuk periode
yang disajikan dalam laporan keuangan,

Ba an aa

Catatan 33

Catatan 33

Catatan 33

Yk hh

Page 50 OCR 0.924
Page 50 of 82

(c) Tingkat imbal hasil yang diharapkan untuk periode yang di
laporan keuangan pada setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset:

(d) Tingkat kenaikan gaji yang diharapkan (dan perubahan dalam indeks atau
variabel tertentu lainnya dalam masa program formal atau konstruktif sebagai
dasar untuk kenaikan imbalan masa depan):

(e) Tingkat tren biaya kesehatan, dan
(F) Asurnsi material lain yang digunakan dalam aktuaria:

(14) Dampak kenaikan atau penurunan satu angka persentase dalam tingkat tren biaya
kesehatan yang diasumsikan pada:

(a) Biaya jasa kini agregat dan komponen biaya bunga dari biaya kesehatan
pascakerja periodik neto,

(b) Akumulasi kewajiban imbalan pascakerja untuk biaya kesehatan: dan

(C9 Dalam hal program dioperasikan dalam lingkungan inflasi yang tinggi, wajib
diungkapkan dampak persentase kenaikan atau penurunan tingkat tren biaya
kesehatan yang diasumsikan dari makna yang serupa dengan satu angka
persentase dalam lingkungan inflasi yang rendah.

(15) Jumlah periode tahunan saat ini dan periode empat tahun sebelumnya dari:
ta) Nilai kini kewajiban imbalan pasti, Nilai Wajar aset program dan surplus atau

defisit pada program: dan
(b) Penyesuaian yang timbul pada:
(i) Liabilitas program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari
liabilitas program pada akhir periode pelaporan: dan
(ii) Aset program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari aset
program pada akhir periode pelaporan:

(16) Estimasi terbaik pemberi kerja, segera setelah dapat ditentukan secara andal, dari
iuran yang diharapkan akan dibayar dalam program selama periode tahunan
dimulai setelah periode pelaporan, dan

(17) Khusus untuk program imbalan pasti yang membagi risiko antar entitas
sepengendali, wajib diungkapkan sebagai berikut:

(a) Perjanjian kontraktual atau kebijakan tertulis untuk pembebanan biaya
Imbaian pasti neto atau bukti bahwa tidak ada kebijakan seperti itu: dan
(b) Dalam hal Perusahaan mencatat alokasi biaya imbalan pasti neto sesuai SAK,
maka Perusahaan mengungkapkan:
(i) Informasi yang memungkinkan pengguna laporan keuangan untuk
mengevaluasi sifat prograim imbalan pasli dan dampak keuangan alas
perubahan program selama periode tersebut,

Page 51 OCR 0.905
Page 51 0f82

(H) Pengungkapan gambaran umum jenis program sesuai dengan huruf a)

butir (1) mencakup penjelasan praktik informal yang menimbulkan v
kewajiban konstruktif termasuk dalam pengukuran kewajiban imbalan
pasti, dan
Citi)Jika Perusahaan mencatat Iuran yang terutang untuk periode sesuai SAK
informasi tentang program secara keseluruhan disyaratkan sesuai dengan v

butir (1), butir (2), butir (3), butir (4), butir (9), butir (13), butir (14), dan
butir (16) serta butir ii.
b) Iuran Pasti

Perusahaan yang menyelenggarakan program iuran pasti harus mengungkapkan jumlah v
yang diakui sebagai beban untuk program iuran pasti.

c) Imbalan Kerja Jangka Panjang Lainnya
Yang harus diungkapkan paling kurang jenis dan jumlah imbalan kerja jangka panjang v Catatan 2.w dan 33
lainnya.

d) Pesangon Pemutusan Kontrak Kerja
Yang harus diungkapkan antara lain:
(L) Iuran program dan jumlah pesangon pemutusan kontrak kerja, dan v Catatan 33
(2) Penjelasan mengenai liabilitas kontinjen (jika ada). vV

24)| Utang Obligasi

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian mengenai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat dalam rupiah dan mata uang

asing, tanggal jatuh tempo, jadwal pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat vV Catatan 20
obligasi dicatatkan, dan tujuan penerbitannya,
b) Peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek: v Catatan 20
c) Jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan: vV Catatan 20
d) Nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan: v Catatan 20
i asan utan igasi
f) Pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan, v Catatan 20
9) Kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi v
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default): dan
h) Persyaratan penting lainnya. v
25)| Sukuk
a) Perusahaan wajib mengelompokkan Sukuk berdasarkan akad syariah yang digunakan: v

b) Perusahaan harus mengungkapkan antara lain:

y f
Page 52 OCR 0.919
ta)
(b)
D
@
(e)

lg)

@
m
W

(1) Uraian tentang persyaratan utama dalam penerbitan Sukuk, termasul

Page 520f82

Ringkasan akad syariah dan skema transaksi syariah yang digunakan,

Aset, manfaat, atau aktivitas yang mendasari:

Nilai nominal,

Besaran imbalan (untuk Sukuk ijarah):

Prinsip pembagian hasil usaha, dasar bagi hasil, dan besaran nisbah bagi hasil
(untuk Sukuk mudharabah):

Rencana jadwal dan tata cara pembagian dan/atau pembayaran imbalan atau
bagi hasil,

Jangka waktu,

Tujuan penerbitannya: dan

Persyaratan penting lain:

(2) Peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek:

(3) Bursa tempat Sukuk dicatatkan,

(4) Jumiah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan:

(5) Nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan:

(6) Jaminan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada):

(7) Pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan: dan

(8) Kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Emiten atau Perusahaan Publik

dalam memenuhi persyaratan dan kondisi Sukuk (misalnya restrukturisasi Sukuk
dan kondisi default).

KK KK Ki ta,

26)

Utang Subordinasi

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Nama kreditur, sifat ikatan, jangka waktu, jenis mata uang, dan kisaran suku bunga
kontraktual selama periode pelaporan

b) Tujuan perolehannya,

c) Persyaratan terkait dengan pelunasan utang subordinasi,

d) Kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default):

e) Pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan: dan
f) Persyaratan penting lainnya.

La

Catatan 15

Catatan 15
Catatan 15

27)

Obligasi Konversi
Yang harus diungkapkan antara lain:

Page 53 OCR 0.916
Page 53 of82

Ri n mengeni nominal dan I tercatat, tanggal jatuh tempo,
pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat obligasi konversi dicatatkan, dan tujuan
penerbitannya:

b) Periode konversi dan persyaratan konversi, antara lain meliputi rasio konversi, harga
pelaksanaan, hak konversi sebelum jatuh tempo serta persyaratannya, dan penalti:

Cc) Dampak dilusi apabila seluruh obligasi dikonversikan, dengan memperhatikan tingkat
konversi atau harga pelaksanaan (exercise price) yang paling menguntungkan dari sudut
pandang pernegang obligasi konversi:

d) Jumlah obligasi yang telah dikonversikan dan dampak dilusinya,

e) Peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek:

f) Jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan:
9) Nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan:

h) Jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan
menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada),

i) Kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default):

j Dalam hal Perusahaan menerbitkan obligasi konversi tanpa melalui penawaran Umum,
wajib diungkapkan tujuan penerbitan dan nama pembeli:

k) Komponen Liabilitas dari obligasi konversi,

I) Keberadaan fitur derivatif melekat: dan

m) Persyaratan penting lainnya

&

Sa Sa an Sa 3

«

Ekuitas

Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk

1

Modal Saham
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Bagi setiap jenis saham, antara lain:
(1) Rekonsiliasi jumlah saham beredar pada awal dan akhir perlode:

(2) Hak, keistimewaan, dan pembatasan yang melekat pada setiap jenis saham,
termasuk pembatasan atas dividen dan pembayaran kembali atas modal, dan

(3) Saham yang dicadangkan untuk penerbitan dengan hak opsi dan kontrak penjualan
saham, termasuk jumlah dan persyaratan.

b) Penjelasan mengenai sifat dan tujuan setiap pos cadangan dalam ekuitas:

Cc) Susunan pemegang saham dengan mengungkapkan jumlah lembar saham dan
persentase kepemilikan, yaitu:

(1) Pemegang saham yang memiliki 596 (lima perseratus) atau lebih,

Catatan 21

Catatan 23

Catatan 21

hp
Page 54 OCR 0.921
Page 54 of82

2 Nama direktur dan komisaris yang memiliki saham: dan

(3) Pemegang saham lainnya. Catatan 21
d) Dalam hal terjadi perubahan modal saham dalam periode berjalan:
(1) Keputusan yang berhubungan dengan perubahan modal saham tersebut, seperti
pengesahan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, persetujuan dan/atau v
pemberitahuan Menteri terkait, dan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham
(RUPS):
(2) Sumber peningkatan modal saham, antara lain dari kapitalisasi agio, saldo laba,
penerbitan saham baru dari Penawaran Umum dengan dan/atau tanpa Hak v
Memesan Efek Terlebih Dahulu (right issue dan private placement), pelaksanaan
waran, serta konversi obligasi: dan
(3) Tujuan perubahan modal saham, antara lain dalam rangka ekspansi, penyelesaian y
pinjaman, atau pemenuhan kecukupan modal.
8) Dalam hal hanya sebagian saham Perusahaan yang dicatatkan di Bursa Efek, agar v
disebutkan jumlah saham yang dicatatkan dan yang tidak dicatatkan pada Bursa Efek. "
2) | Tambahan Modal Disetor (Additional Paid-in Capital)
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Rincian jumlah tambahan modal disetor, Catatan 22
b) Uraian sumber agio saham, v
c) Rincian biaya emisi Efek ekuitas berdasarkan penerbitan Efek ekuitas, Catatan 22
d) Uraian mengenai sifat dan asal selisih kurs atas modal disetor, v
e) Uraian mengenai sifat dan asai tambahan moda! disetor lainnya: dan v
f Pengungkapan untuk selisih nilai transaksi dengan entitas sepengendali, antara lain:
(1) Nama dan penjelasan tentang entitas atau bisnis yang berkombinasi: v
(2) Penjelasan mengenai hubungan sepengendali dari entitas-entitas yang bertransaksi v
dan bahwa hubungan tersebut tidak bersifat sementara,
(3) Tanggal efektif transaksi, v
(4) Operasi atau kegiatan bisnis yang telah diputuskan untuk dijual atau dihentikan v
akibat kombinasi bisnis tersebut:
(5) Kepemilikan entitas atau bisnis yang dialihkan serta jenis dan jumlah imbalan yang v
terjadi:
(6) Nilai tercatat bisnis yang dikombinasikan atau dialihkan serta selisih antara nilai y

tercatat tersebut dengan jumlah imbalan yang diserahkan atau diterima: dan
(7) Penyajian kembali laporan keuangan yang memberikan informasi antara lain:

,
Page 55 OCR 0.915
Page 550f82

(a) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan yang telah porkan sebelumnya
untuk periode yang disajikan kembali:

(b) Ikhtisar jumlah tercatat Aset dan Liabilitas entitas atau bisnis yang
dikombinasikan,

() Dampak penyesuaian kebijakan akuntansi: dan

(d) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan setelah disajikan kernbali.

KK KL «

3)

Selisih Transaksi dengan Pihak Non pengendali
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Uraian transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian yang meliputi:

(1) Jenis transaksi dan perubahan persentase kepemilikan:
(2) Nama entitas anak: dan
(3) Nama pihak yang bertransaksi:
b) Perhitungan selisih transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian, dan

C) Jumlah yang direalisasi ke laba rugi atas pelepasan investasi pada saat hilangnya
Pengendalian.

Na

4

Saham Treasuri

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Latar belakang pembelian kembali saharn, pelepasan, atau pengurangan modal disetor,

b) Tanggal atau periode perolehan serta jumlah lembar dan nilai saham treasuri yang
diperoleh:

Cc) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang digunakan sebagai pengurangan modal
disetor:

d) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang dilepaskan kembali serta selisih antara harga
perolehan dengan harga pelepasan saham treasuri: dan

&) Akumulasi jumlah lembar dan nilai saham treasuri,

LK KAL

5)

Saldo Laba
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Alasan dan jumlah penyesuaian periode yang lalu (jika ada):

b) Perubahan saldo laba pada periode bersangkutan dan persetujuan RUPS yang terkait:
dan

Cc) Saldo laba yang ditentukan penggunaannya, sifat, dan tujuan setiap pos cadangan.

Catatan 23

Catatan 23

8)

Waran
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Jenis waran dan harga pelaksanaan dari masing-masing waran:

h |
Page 56 OCR 0.904
Page 56 of 82

dalam periode berjalan: dan

b) Dasar penentuan Nilal Wajar waranj v
Cc) Nilai waran yang belum dan tidak dilaksanakan (kadaluwarsa): v
d) Jumlah waran yang diterbitkan dan beredar serta dampak dilusinya: dan v
&) Ikatan-ikatan yang terkait dengan penerbitan waran. v
7) | Pendapatan Komprehensif Lainnya
Yang harus diungkapkan antara lain keterangan mengenai perubahan masing-masing v
komponen pendapatan komprehensif lainnya.
8) | Kepentingan Non Pengendali
Yang harus diungkapkan antara lain rincian bagian pemegang saham non pengendali atas
ekuitas masing-masing entitas anak yang tidak dapat diatribusikan secara langsung atau v
tidak langsung pada entitas induk.
d. Laba Rugi Komprehensif
1) | Pendapatan
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Jumlah setiap kategori signifikan dari pendapatan yang diakui selama periode, termasuk
pendapatan yang berasal dari:
(1) Penjualan barang: v
(2) Penjualan jasa: v
(3) Bunga, v
(4) Royalti: dan/atau v
(5) Dividen: v
diungkapkan secara terpisah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:
b) Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama, v
C) Nama pihak pembeli dan jumlah nilai penjualan yang melebihi 10Y4 (sepuluh perseratus) v
dari pendapatan,
d) Jumlah pendapatan yang berasal dari pertukaran barang atau jasa yang tercakup dalam
setiap kategori signifikan dari pendapatan (jika ada), yang diungkapkan terpisah v
berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,
e) Khusus untuk kontrak konstruksi, diungkapkan antara lain:
(1) Pendapatan kontrak konstruksi:
(a) Jumlah pendapatan kontrak yang diakui sebagai pendapatan dalam periode v
berjalan:
(b) Metode yang digunakan untuk menentukan pendapatan kontrak yang diakui v

Pa

Page 57 OCR 0.900
Page 57 of 82

(c) Metode yang digunakan untuk menentukan tahap penyelesaian kontrak, v
(2) Pekerjaan dalarn proses penyelesaian pada tanggal akhir periode pelaporan:
(a) Jumlah agregat biaya yang terjadi dan laba/rugi yang diakui sampai tanggal v
pelaporan:
(b) Jumlah uang muka yang diterima, dan v
(c) Jumlah retensi: v
(3) Jumlah tagihan dan utang bruto kepada pernberi kerja, masing-masing sebagai v
Aset dan Liabilitas,
f) Dalam hal Perusahaan memiliki transaksi hubungan keagenan, diungkapkan secara
terpisah, antara lain:
(1) Penjualan biasa dan penjualan dari hubungan keagenan:
(2) Pendapatan komisi yang diperoleh Perusahaan sebagai agen dari transaksi v
keagenan dengan pendapatan lainnya, dan
(3) Perincian dari komponen pendapatan neto yang diperoleh Perusahaan sebagai
prinsipal dari transaksi keagenan, yang antara lain terdiri dari:
(a) Pendapatan bruto: v
(b) Retur/rabat/diskon terkait, dan v
(c) Total pendapatan neto. v
2) | Khusus Industri yang Tarifnya Diatur oleh Regulator
Ketentuan Tarif
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Dasar ketentuan tarif: v
b) Objek atau aktivitas yang dikenakan tarif: vV
Cc) Masa berlaku tarif: v
d) Besaran tarif: dan v
e) Perjanjian lain yang terkait. v
3) | Khusus Industri pembiayaan
Rincian jumlah berdasarkan kelompok produk/jasa utama antara lain:
a) Pendapatan pembiayaan konsumen: Catatan 24
b) Pendapatan anjak piutang, dan v
c) Pendapatan sewa. v

0 |
Page 58 OCR 0.934
Page 58 of 82

Khusus Industri Rumah Saki

Terdiri dari:

Jasa pelayanan medis, jasa penunjang lainnya, jasa dokter, rawat inap, rawat jalan dan
penunjang medis,

Rincian pengurang pendapatan, antara lain:

a) Restitusis

b) Subsidi tidak mampu: dan

c) Selisih perhitungan klaim.

Da

5)

Khusus Industri Transportasi

Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama antara lain:

a) Rincian pendapatan bersih jasa transportasi:

b) Rincian pendapatan usaha dari jasa penyewaan alat transportasi,
c) Rincian pendapatan usaha dari jasa ekspedisi:

d) Rincian pendapatan usaha dari keagenan: dan

e) Rincian pendapatan dipisahkan sesuai dengan jenisnya armada (bus, taksi, feri, tanker
dan pesawat udara) dengan ketentuan mernisahkan atas dasar kepemilikan armada
tersebut.

PN Sa

5)

Khusus Industri Telekomunikasi

Rincian pendapatan usaha antara lain pendapatan usaha jasa interkoneksi, jasa
telekomunikasi sendiri, jasa telekomunikasi yang dilaksanakan melalui kerjasama dengan
pihak lain.

va)

Khusus Industri Asuransi:

Pendapatan Premi

Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok premi bruto,
premi reasuransi, dan penurunan (kenaikan) premi yang belum merupakan pendapatan
untuk setiap jenis asuransi.

Catatan: menyesuaikan dengan PSAK yang berlaku (PSAK 36 dan 62)

3)

Khusus Industri Jalan Tol:
Pendapatan
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Penjualan meliputi rincian pendapatan jasa tol sendiri, rincian pendapatan jasa lain, dan
rincian pendapatan kerjasama operasi:

b) Jika perusahaan memiliki hak penyelenggaraan sejumlah ruas jalan tol, maka

pendapatan usaha untuk setiap ruas jalan tol tersebut harus diungkapkan.

b3

Page 59 OCR 0.905
Page 59 of 82

Khusus Industri Perbankan

Pendapatan Bunga
Yang harus diungkapkan antara lain:
Pendapatan bunga, yang dapat terdiri dari dan tidak terbatas pada:

a) Obligasi Pemerintah,

b) Kredit, dengan pengungkapan tambahan untuk provisi dan komisi yang diakui:
Cc) Efek-efek: dan .

d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank lain.

KAK

10)

Beban Pokok Penjualan
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Untuk perusahaan manufaktur, diungkapkan beban pokok produksi yang dirinci:
(1) Biaya bahan baku,
(2) Biaya tenaga kerja, dan
(3) Biaya overhead
ditambah dan dikurangi saldo awal dan akhir persediaan,
b) Nama pihak penjual dan nilai pembelian yang melebihi 1096 (sepuluh perseratus) dari
pendapatan, dan
C) Untuk industri jasa, diungkapkan beban pokok berdasarkan pada jasa yang dijual.

NN

11)

Khusus Industri Rumah Sakit
Beban Departementalisasi/Beban Operasional
Yang harus diungkapkan antara lain, rincian beban departementalisasi:

a) Beban bahan:

b) Beban jasa pelayanan:

C) Beban pegawai:

d) Beban penyusutan sarana medis:

e) Beban pemeliharaan sarana:

f) Beban asuransi:

9) Beban langganan daya dan jasa: dan
h) Beban depresiasi.

KAK Aa eat

12)

Khusus Industri Asuransi:

a) Beban Klaim Asuransi Kerugian
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok klaim
bruto, klaim reasuransi, dan kenaikan (penurunan) estimasi klaim retensi sendiri untuk
setiap jenis asuransi.

Page 60 OCR 0.943
Page 60 0f82

b) Beban Klaim Asuransi Jiwa
Yang harus diungkapkan antara lain:
Rincian dan jumlah beban menurut jenis klaim dan manfaat, diantaranya: klaim jatuh
tempo, klaim nilai tunai, dan klaim kematian.

c) Komisi Neto
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok
pendapatan komisi dan beban komisi untuk setiap jenis asuransi.

d) Hasil Investasi
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah menurut jenis investasi.

13)

Khusus Industri Perhotelan

Beban Departementalisasi

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian jumlah unsur-unsur beban departementalisasi:
b) Gaji dan beban pegawai lainnya: dan

c) Rincian jumlah unsur-unsur beban departemen lainnya.

KL.

14)

Beban Usaha

Yang harus diungkapkan rincian sifat beban berdasarkan kategori fungsinya, yaitu antara
lain:

a) Beban penjualan:

b) Beban distribusi: dan

C) Beban umum dan administrasi.

Catatan 29

Catatan 27

15)

Khusus Industri Perbankan
a) Beban Bunga

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban bunga berdasarkan kelompok
produk/jasa utama.

b) Beban Provisi dan Komisi

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban beban provisi dan komisi
berdasarkan kelompok produk/jasa utama.

16)

Khusus Industri Pembiayaan

Beban Kerugian Penurunan Nilai

Yang harus diungkapkan antara lain jumlah beban kerugian penurunan nilai untuk masing-
masing akun Piutang Pembiayaan Konsumen, Tagihan Anjak Piutang, dan Piutang Sewa
Pembiayaan.

Catatan 5, 6, 7 dan 37

»
Page 61 OCR 0.949
Page 61 of 82

Pendapatan dan Beban Lainnya
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Rincian dan jumlah Pendapatan lainnya:
b) Rincian dan jumlah Beban lainnya:
c) Untuk Biaya Keuangan, meliputi:
(1) Biaya pinjaman meliputi:
(a) Beban keuangan yang dihitung dengan menggunakan metode suku bunga
efektif,

(b) Beban keuangan dalam sewa pembiayaan yang diakui sesuai SAK yang
berlaku: dan

(c) Selisih kurs yang berasal dari pinjaman dalam mata uang asing sepanjang
selisih kurs tersebut diperlakukan sebagai penyesuaian terhadap bunga,

(2) Biaya keuangan lainnya yang terjadi dari transaksi instrumen keuangan meliputi:
(a) Rugi penurunan nilai dari kuotasi atas investasi tersedia untuk dijual:
(b) Rugi neto dari instrumen keuangan yang diakui pada Nilai Wajar melalui laba
rugi: dan
(c) Amortisasi premi/diskonto kontrak berjangka yang bertujuan untuk lindung
nilai.
d) Untuk Bagian Laba Rugi dari Entitas Asosiasi dan/atau Ventura Bersama meliputi:
(1) Bagian laba rugi dari masing-masing entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama
yang dicatat dengan menggunakan metode ekuitas: dan
(2) Bagian laba rugi dari entitas asosiasi dari operasi yang dihentikan, yang
diungkapkan secara terpisah.

Catatan 25 dan 26
Catatan 30

Catatan 29 dan 30

18)

Khusus Industri Perbankan
a) Beban Penyisihan Penurunan Nilai atas Aset Keuangan
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis aset keuangan.

b) Keuntungan (Kerugian) dari kenaikan (penurunan) nilai surat-surat berharga
dan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis.

€) Keuntungan (Kerugian) Penjualan Surat-surat Berharga dan Obligasi Rekapitalisasi
Pemerintah
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis.

19)

Pendapatan Komprehensif Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:

NA
Page 62 OCR 0.913
Page 62 of 82

pajak yang berlaku: atau

a) Perubahan dalam surplus revaluasi Aset Tetap maupun Aset Tak berwujud: v
b) Keuntungan dan kerugian aktuarial atas program manfaat pasti, vV
Cc) Selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan, v
d) Keuntungan (kerugian) dari aset keuangan tersedia untuk dijual, v
e) Bagian efektif dari keuntungan dan kerugian instrumen lindung nilai dalam rangka v
- lindung nilai arus kas: dan
f) Bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama. v
20)| Pajak Penghasilan
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Komponen beban (penghasilan) pajak yang terdiri dari:
(1) Beban (penghasilan) pajak kini: v Catatan 17
(2) patyesuaian yang diakui pada periode atas pajak kini yang berasal dari periode v Catatan 17
3) Jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang berasal dari perbedaan
@ temporer dan aa " si vang P v Catatan 17
(4) Jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan terkait dengan perubahan tarif pajak v Catatan 17
atau penerapan peraturan perpajakan yang baru:
(5) Jumlah manfaat yang berasal dari rugi pajak yang tidak diakui sebelumnya atau
perbedaan temporer suatu periode lalu yang digunakan untuk mengurangi beban v
pajak kini dan beban pajak tangguhan,
(6) Beban pajak tangguhan yang disebabkan oleh penurunan atau pembalikan V
penurunan sebelumnya atas aset pajak tangguhan: dan
(7) Jumlah beban (penghasilan) terkait dengan perubahan kebijakan akuntansi dan
kesalahan yang diperhitungkan dalam laporan laba rugi komprehensif, dikarenakan v
tidak dapat diperlakukan secara retrospektif,
b) Agregat pajak kini dan pajak tangguhan terkait dengan transaksi yang dibebankan atau v
dikreditkan langsung ke ekuitas:
cC) Jumlah pajak penghasilan terkait dengan setiap komponen pendapatan komprehensif
lain, kecuali untuk bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi dan/atau v
Ventura Bersama,
d) Penjelasan hubungan antara beban (penghasilan) pajak dan laba akuntansi dalam satu
atau kedua bentuk berikut ini:
(1) Rekonsiliasi antara beban (penghasilan) pajak dan hasil perkalian laba akuntansi
dengan tarif pajak yang berlaku, dengan mengungkapkan dasar perhitungan tarif vV Catatan 17

Page 63 OCR 0.937
8)

»

9

h)

m)

n)

Page 63 of 82

(2) Rekonsiliasi antara tarif pajak efektif rata-rata dan tarif pajak yang berlaku, dengan
mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang berlaku,

Penjelasan mengenai perubahan tarif pajak yang berlaku dan perbandingan dengan tarif
pajak yang berlaku pada periode akuntansi sebelumnya,

Jumlah (dan batas waktu penggunaan, jika ada) perbedaan temporer yang dapat
dikurangkan dan rugi pajak belum dikompensasi yang tidak diakui sebagai aset pajak
tangguhan dalam laporan keuangan:

Jumlah agregat perbedaan temporer yang terkait dengan investasi pada entitas anak,

cabang, entitas asosiasi, dan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama atas liabilitas

pajak tangguhan yang belum diakui,

Rekonsiliasi fiskal dan perhitungan beban pajak kini dengan cara sebagai berikut:

(1) Laba sebelum pajak menurut akuntansi:

(2) Ditambah/dikurangi koreksi positif atau negatif (dirinci), dan

(3) Laba kena pajak:

Perhitungan beban dan liabilitas pajak kini dengan menerapkan tarif pajak sesuai

dengan ketentuan perundang-undangan pajak yang berlaku:

Pernyataan bahwa laba kena pajak hasil rekonsiliasi menjadi dasar dalam pengisian SPT

Tahunan PPh Badan:

Setiap jenis perbedaan temporer dan setiap jenis rugi pajak yang belum dikompensasi:

(1) Jumlah aset dan liabilitas pajak tangguhan yang diakui pada laporan posisi
keuangan untuk periode sajian: dan

(2) Jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang diakui dalam laba rugi, apabila
jumlah tersebut tidak terlihat dari perubahan jumlah aset atau liabilitas pajak
tangguhan yang diakui dalam laporan posisi keuangan:

Beban pajak terkait dengan operasi yang dihentikan:

(1) Keuntungan atau kerugian atas penghentian, dan

(2) Laba rugi dari kegiatan normal atas operasi yang dihentikan selama periode,
bersama dengan jumlah terkait untuk setiap periode sajian:

Jumlah konsekuensi pajak penghasilan atas dividen kepada pemegang saham

Perusahaan yang diusulkan atau diumumkan sebelum Laporan Keuangan Diotorisasi

untuk Terbit namun tidak diakui sebagai Liabilitas dalam taporan keuangan:

Uraian jumlah perubahan pada jumlah pengakuan untuk aset pajak tangguhan

praakuisisi apabila Perusahaan adalah pihak pengakuisisi dalam suatu kombinasi bisnis:

Ba 3

Catatan 17

Catatan 17

Catatan 17
Catatan 17
Catatan 17

Catatan 17

Catatan 17

Catatan 17

Catatan 17

Ne

Page 64 OCR 0.947
Page 64 of 82

0) Peristiwa atau perubahan keadaan yang menyebabkan manfaat pajak tangguhan wajib
diakui apabila manfaat pajak tangguhan yang diperoleh dari kombinasi bisnis tidak
diakui pada tanggal akuisisi tetapi diakui setelah tanggal akuisisi: dan

p) Jumlah aset pajak tangguhan dan alasan atau bukti yang mendukung pengakuan atas
aset pajak tangguhan, apabila:

(1) Penggunaan aset pajak tangguhan bergantung pada kondisi laba kena pajak
mendatang lebih besar dari laba pembalikan perbedaan temporer kena pajak yang
telah ada: dan

(2) Entitas mengalami kerugian pada periode kini atau periode sebelumnya yang
mengakibatkan diakuinya aset pajak tangguhan terkait.

21)

Laba (Rugi) per Saham Dasar dan Dilusian

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Jumlah yang digunakan sebagai pembilang dalam penghitungan laba per saham dasar
dan dilusian, dan rekonsiliasi jumlah tersebut terhadap laba atau rugi yang dapat
diatribusikan kepada entitas induk untuk periode tersebut. Rekonsiliasi tersebut
mencakup dampak individual dari setiap jenis instrumen yang mempengaruhi laba per
saham,

b) Jumlah rata-rata tertimbang saham biasa yang digunakan sebagai penyebut dalam
penghitungan laba per saham dasar dan dilusian, dan rekonsiliasi penyebut tersebut.
Rekonsiliasi tersebut mencakup dampak individual dari setiap jenis instrumen yang
mempengaruhi laba per saham:

c) Instrumen (termasuk saham yang dapat diterbitkan secara kontinjen) yang berpotensi
mendilusi laba per saham dasar di masa depan, namun tidak dimasukkan dalam
penghitungan laba per saham dilusian karena instrumen tersebut bersifat antidilutif
untuk periode sajian:

d) Penjelasan transaksi saham biasa atau transaksi instrumen berpotensi saham biasa,
selain yang dihitung sesuai dengan SAK yang berlaku, yang terjadi setelah perlode
pelaporan dan akan secara signifikan mengubah jumlah saham biasa atau Instrumen
berpotensi saham biasa yang beredar pada akhir periode tersebut seandainya transaksi
dimaksud terjadi sebelum akhir periode pelaporan: dan

e) Laba per saham dasar dan dilusian untuk operasi yang dihentikan.

Catatan 2.u dan 21

Catatan 2.u dan 21

22)

Transaksi Pihak Berelasi
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Pengungkapan mengenai transaksi atau saldo dengan pihak berelasi, yang jumlahnya:
(1) Lebih dari Rp 1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah) untuk transaksi dengan orang
atau anggota keluarga terdekat, dan/atau

Catatan 32

A

Page 65 OCR 0.934
b)

ka

d)

8

Page 65 of 82

(2) Lebih dai 596 (nol koma lima perseratus) dari modal disetor untuk transaksi
dengan entitas berelasi.

Terkait dengan transaksi dengan orang atau anggota keluarga terdekat meliputi nama,
sifat dan hubungan dengan pihak berelasi serta informasi tentang transaksi dan saldo
dengan pihak dimaksud,

Terkait dengan transaksi dengan entitas berelasi meliputi sifat dan hubungan dengan
pihak-pihak berelasi serta informasi mengenai transaksi dan saldo, termasuk komitmen,
yang diperlukan untuk memahami potensi dampak hubungan tersebut dalam laporan
keuangan, paling kurang:

(1) Jumlah transaksi beserta persentasenya terhadap total pendapatan dan beban
terkait,

(2) Jumlah saldo beserta persentasenya terhadap total Aset atau Liabilitas, termasuk
komitmen, dan:

(a) Persyaratan dan ketentuannya, termasuk apakah terdapat jarninan, dan sifat
imbalan yang akan diberikan, untuk penyelesaian: dan

(b) Rincian garansi yang diberikan atau diterima,

(3) Jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan
nilai secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang terkait dengan jumlah
saldo piutang usaha dan piutang pihak berelasi non-usaha, dan

(4) Alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai, jika dilakukan
pembentukan:

Pengungkapan yang disyaratkan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) dan b)
dilakukan secara terpisah untuk masing-masing kategori berikut:

(1) Entitas induk,

(2) Entitas dengan pengendalian bersama atau Pengaruh Signifikan terhadap entitas:
(3) Entitas anak,

(4) Entitas asosiasi,

(5) Ventura Bersama dimana entitas merupakan venturer:

(6) Personil manajemen kunci dari entitas pelapor atau entitas induknya, dan

(7) Pihak-pihak berelasi lainnya.

Seluruh kompensasi yang diberikan kepada masing-masing anggota atau kelompok
direksi, komisaris, pemegang saham utama yang juga sebagai karyawan, dan
manajemen kunci lainnya untuk masing-masing kategori berikut:

(4) Imbalan kerja jangka pendek:
(2) Imbalan pascakerja:

SKL

Catatan 32

Catatan 32

Catatan 32

Catatan 32
Catatan 32

Catatan 32
Catatan 32

Catatan 32

Aa
Page 66 OCR 0.947
Page 66 of 82

(3) Imbalan kerja jangka panjang lainnya:
(4) Pesangon pemutusan kontrak kerja: dan
(5) Pembayaran berbasis saham.

f) Untuk entitas berelasi dengan pemerintah:

(1) Nama entitas berelasi dengan pemerintah dan sifat hubungannya dengan
Perusahaan,

(2) Sifat dan jumlah setiap transaksi yang secara Individual signifikan: dan

(3) Untuk transaksi lainnya yang secara kolektif, tetapi tidak secara individual,
signifikan, indikasi secara kuantitatif atau kualitatif atas luasnya transaksi tersebut.

23)

Aset dan Liabilitas dalam Mata Uang Asing
a) Mata uang asing yang dimaksud adalah mata uang selain mata uang fungsional.
b) Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing serta ekuivalennya
dalam mata uang fungsional,

(2) Posisi neto dari aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing,

(3) Rincian kontrak valuta berjangka dan ekuivalen dalam mata uang fungsional,

(4) Jumlah selisih kurs yang diakui dalam laba rugi, kecuali untuk selisih kurs yang
timbul pada instrumen keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi:
dan

(5) Selisih kurs neto diakui dalam pendapatan komprehensif lain dan diakumulasikan
dalam komponen ekuitas yang terpisah, serta rekonsiliasi selisih kurs tersebut
pada awal dan akhir periode.

Lo KI KL

24)

Penurunan Nilai Aset Non Keuangan

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Untuk setiap rugi penurunan nilai yang diakui atau dibalik selama periode tertentu untuk
suatu aset individual, termasuk goodwi!/ atau suatu unit penghasil kas:

(4) Peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan pengakuan atau pembalikan rugi
penurunan nilai:

(2) Jumlah rugi penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi selama periode tersebut
dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang didalamnya tercakup rugi
penurunan nilai:

(3) Jumlah pembalikan rugi penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi selama periode
tersebut dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang di dalamnya tercakup rugi

penurunan nilai yang dibalik:
Page 67 OCR 0.941
Page 67 of 82

(4) Goodwill yang telah diakui rugi penurunan nilainya:

(5) Jumlah rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakui dalam pendapatan
komprehensif lain selama periode tersebut: dan
(6) Jumlah pembalikan rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakui dalam
pendapatan komprehensif lain selama periode tersebut.
b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam angka (1) dilakukan untuk setiap
kelompok aset.

an

25)

Perubahan Estimasi Akuntansi, Perubahan Kebijakan Akuntansi, dan Kesalahan
Periode Lalu

a) Perubahan Estimasi Akuntansi
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Sifat dan alasan perubahan estimasi akuntansi,
(2) Jumlah perubahan estimasi yang berdampak pada periode berjalan, dan

(3) Perkiraan dampak estimasi pada periode mendatang. Dalam hal jumlah dampak
pada periode mendatang tidak praktis, fakta tersebut harus diungkapkan.

b) Perubahan Kebijakan Akuntansi
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Sifat dari perubahan kebijakan akuntansi,

(2) Alasan penerapan kebijakan akuntansi baru memberikan informasi yang andal dan
relevan,

(3) Jumlah penyesuaian untuk periode berjalan dan setiap periode lalu sajian:
(a) Setiap pos laporan keuangan yang terpengaruh: dan
(b) Laba per saham dasar dan dilusian,

(4) Jumlah penyesuaian yang terkait dengan periode-periode sebelum periode yang
disajikan. Dalam hal tidak praktis dilakukan, maka diungkapkan alasannya: dan

(5) Keadaan yang membuat penerapan retrospektif tidak praktis untuk suatu periode
tertentu atau untuk periode-periode sebelum periode-periode tersebut disajikan
dan tanggal dimulainya perubahan kebijakan akuntansi.

C) Kesalahan Periode Lalu
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Sifat dari kesalahan periode lalu:
(2) Jumlah koreksi untuk setiap periode sajian:
(a) Bagi setiap pos laporan keuangan, dan
(b) Laba per saham dasar dan dilusian:

Page 68 OCR 0.919
Page 68 of82

(3) Jumlah koreksi pada awal periode sajian paling awal, dan vV
(Y) Keadaan yang membuat penerapan retrospketif tidak praktis dilakukan dan
penjelasan mengenai cara dan waktu dilakukannya koreksi apabila penyajian v

kembali retrospektif tidak praktis.
26)| Kombinasi Bisnis

a) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai berikut untuk setiap kombinasi bisnis
yang terjadi selama periode pelaporan, yaitu:

(1) Nama dan penjelasan tentang pihak yang diakuisisi,

(2) Tanggal akuisisi:

(3) Biaya terkait akuisisi, di luar biaya penerbitan Efek utang dan Efek ekuitas, periode
berjalan, dan akumulasinya untuk masing-masing kombinasi bisnis,

(9 Persentase kepentingan ekuitas berhak suara yang diperoleh,

(5) Alasan utama untuk kombinasi bisnis dan penjelasan tentang cara pihak
pengakuisisi memperoleh Pengendalian atas pihak yang diakuisisi,

(6) Penjelasan kualitatif tentang faktor yang membentuk goodwill yang diakui,

(7) Nilai Wajar pada saat tanggal akuisisi atas total imbalan yang dialihkan dan Nilai
Wajar tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utama imbalan,

(8) Kesepakatan imbalan kontinjensi dan aset indemnifikasi:
(a) Jumlah yang diakui pada tanggal akuisisi,

(b) Penjelasan tentang kesepakatan dan dasar penentuan jumlah pembayaran: v
dan

LK Aa

&

(c) Estimasi kisaran hasil (tidak didiskonto) atau, jika apabila kisaran tidak dapat
diestimasikan maka fakta dan alasan mengapa kisaran tersebut tidak dapat v
diestimasikan. Dalam hal jumlah maksimum pembayaran tidak terbatas,
maka pihak pengakuisisi mengungkapkan fakta tersebut,

(9) Perusahaan harus mengungkapkan piutang yang diperoleh berdasarkan kelompok
utama piutang, misalnya pinjaman yang diberikan, sewa pembiayaan langsung, dan
kelompok piutang lain, yaitu sebagai berikut:
ta) Nilai Wajar piutang:

(b) jumlah piutang bruto kontraktual: dan

(c) estimasi terbaik pada tanggal akuisisi atas jumlah arus kas kontraktual yang
diperkirakan tidak tertagih:

(10)Jumlah yang diakui pada tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utama Aset yang
diperoleh dan Liabilitas yang diambil alih:

(11)Setiap liabilitas kontinjensi yang diakui pada Nilai Wajar: 1

AN

Page 69 OCR 0.949
Page 69 of 82

sumber daya ekonomi terjadi:
(b) Indikasi ketidakpastian saat atau jumlah arus keluar tersebut. Dalam hal
diperlukan, Perusahaan harus mengungkapkan asumsi utama yang mendasari
prakiraan peristiwa masa depan, dan
(c) Jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan jumlah
Aset yang telah diakui untuk estimasi penggantian tersebut:
(12)Dalam hal liabilitas kontinjensi tidak diakui karena Nilai Wajarnya tidak dapat
diukur secara andal, maka pihak pengakuisisi mengungkapkan:
(a) Informasi sebagaimana dimaksud dalam angka 33 huruf b) angka (4) terkait
perikatan dan kontinjensi, dan
(b) Alasan Liabilitas tidak dapat diukur secara andal:
(13)Dalam hal pembelian dengan diskon:
(a) Jumlah keuntungan yang diakui dan pos dalam laporan laba rugi komprehensif
dimana keuntungan tersebut diakui, dan
(b) Penjelasan tentang alasan transaksi tersebut menghasilkan keuntungan,
(14)Setiap kombinasi bisnis dimana pihak pengakuisisi memiliki kurang dari 10046
(seratus perseratus) dari kepentingan ekuitas pihak yang diakuisisi pada tanggal
akuisisi:
(a) Jumlah dari kepentingan nonpengendali pada pihak yang diakuisisi, yang diakui
pada tanggal akuisisi dan dasar pengukurannya: dan
(b) Teknik penitaian dan input model utama yang digunakan dalam penentuan nilai
tersebut, untuk setiap kepentingan nonpengendali pada pihak yang diakuisisi
yang diukur pada Nilai Wajar,
(15)Dalam hat suatu kombinasi bisnis yang dilakukan secara bertahap:
(a) Nilai Wajar pada tanggal akuisisi atas kepentingan ekuitas pihak yang diakuisisi
yang dimiliki oleh pihak pengakuisisi segera sebelum tanggal akuisisi, dan
(b) Jumlah keuntungan atau kerugian yang diakui sebagai hasil dari pengukuran
kembali Nilai Wajar dari kepentingan ekuitas pada pihak yang diakuisisi yang
dimiliki oleh pihak pengakuisisi sebelum kombinasi bisnis dan pos dalam
laporan laba rugi komprehensif untuk mengakui keuntungan atau kerugian
tersebut,
(16)Informasi sebagai berikut:
(a) Jumlah pendapatan dan laba atau rugi dari pihak yang diakuisisi sejak tanggal
akulsisl yang dimasukkan dalarn laporan laba rugi komprehensif pada periode
pelaporan: dan

Page 70 OCR 0.930
Page 70 of82

(b) Pendapatan dan laba atau rugi dari entitas hasil penggabungan untuk periode
pelaporan berjalan seolah-olah tanggal akuisisi untuk semua kombinasi
yang terjadi selama tahun berjalan telah diperhitungkan sejak awal periode
pelaporan,

b) Terhadap kombinasi bisnis yang terjadi pada periode sekarang dan periode sebelumnya,
Perusahaan yang menjadi pihak pengakuisisi wajib mengungkapkan informasi berikut
untuk setiap kombinasi bisnis yang material atau secara kolektif material:

(1) Dalam hal akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai untuk Aset,
Liabilitas, kepentingan nonpengendali tertentu atau jenis imbalan dan jumlah yang
diakui dalam laporan keuangan kombinasi bisnis sehingga ditentukan hanya
bersifat penyisihan, maka diungkapkan:

(a) Alasan akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai, v

(b) Aset, Liabilitas, kepentingan ekuitas atau jenis imbalan yang akuntansi y

awalnya belum selesai: dan

(0) Sifat dan jumlah dari setiap penyesuaian periode pengukuran yang diakui v
selama periode pelaporan.

(2) Setiap periode pelaporan setelah tanggal akuisisi sampai dengan Perusahaan
mendapatkan, menjual atau kehilangan hak atas aset imbalan kontinjensi, atau
sampai dengan Perusahaan menyelesaikan liabilitas imbalan kontinjensi atau
fabilitas tersebut dibatalkan atau lewat waktu, maka diungkapkan:

(a) Setiap perubahan dalam jumlah yang diakui, termasuk setiap perbedaan yang
timbul selama penyelesaian:

(b) Setiap perubahan dalam kisaran hasil (tidak didiskonto) dan alasan perubahan
tersebut: dan

(c) Teknik penilaian dan input model utama yang digunakan untuk mengukur
imbalan kontinjensi. :

(3) Liabilitas kontinjensi yang diakui dalam kombinasi bisnis, jika ada:

(4) Rekonsiliasi atas nilai tercatat goodwill pada awal dan akhir perlode pelaporan:

(5) Jumlah dan penjelasan dari setiap keuntungan atau kerugian yang diakui pada
periode pelaporan yang:

(a) Terkait dengan aset teridentifikasi yang diperoleh atau liabilitas yang diambil-
alih dalam kombinasi bisnis pada periode pelaporan berjalan atau periode vV
pelaporan sebelumnya: dan .

(b) Ukuran, sifat, atau kejadian relevan yang diungkapkan untuk memahami v
laporan keuangan Perusahaan hasil penggabungan.

KAK th

Page 71 OCR 0.947
Page 71 of 82

9 l Pernyataan kesesuaian dengan peraturan Bapepam dan LK dalam pelaksanaan transaksi
kombinasi bisnis: dan

d) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal berikut secara keseluruhan, sehubungan
dengan perolehan atas entitas anak dan unit bisnis lainnya selama suatu periode:
(1) Jumlah harga yang dibayarkan,

(2) Bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas,

(3) Jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya apabila
Pengendalian diperoleh, dan

(4) Jumlah aset dan liabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis
lainnya apabila Pengendalian diperoleh, diikhtisarkan berdasarkan kategori
utamanya.

27)

Segmen Operasi
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Pengungkapan pada level segmen:

(1) Informasi umum, yang terdiri dari:

(a) Faktor-faktor yang digunakan oleh manajemen untuk mengidentifikasi
segmen dilaporkan: dan

(b) Jenis produk dan jasa yang menghasilkan pendapatan dari setiap segmen
dilaporkan.

(2) Informasi mengenai laba atau rugi segmen, termasuk pendapatan dan beban
tertentu, aset segmen, dan Ilabilitas segmen dari segmen dilaporkan, serta dasar
pengukurannya: dan

(3) Rekonsiliasi dari total pendapatan segmen, ukuran laba atau rugi segmen
dilaporkan, aset segmen, liabilitas segmen, dan unsur segmen material lainnya
terhadap jumlah yang terkait dalam laporan keuangan Perusahaan.

b) Pengungkapan pada level entitas

(1) Informasi produk dan jasa
Pendapatan dari pelanggan eksternal untuk setiap produk dan jasa atau setiap
kelompok produk dan jasa yang serupa.

(2) Informasi wilayah geografis
(a) Pendapatan dari pelanggan eksternal yang diatribusikan kepada:

i. Negara domisili Perusahaan: dan

Catatan 2.t dan 39

Catatan 2.t dan 39

Catatan 2.t dan 39

Catatan 2.t dan 39

Catatan 39

he

«)
Page 72 OCR 0.948
Page 72 of 82

. Semua negara 'asing secara total dimana Perusahaan memperoleh
pendapatan. Dalam hal pendapatan dari suatu negara asing secara
individual jumlahnya material, pendapatan tersebut diungkapkan secara
terpisah, termasuk dasar pengatribusian pendapatannya kepada negara
tersebut secara individual.
(b) Aset tidak lancar selain instrumen keuangan, aset pajak yang ditangguhkan,
aset imbalan pascakerja, dan hak yang terjadi akibat kontrak asuransi yang
berlokasi di:
Ii. Negara domisili Perusahaan: dan
Ii. Semua negara asing secara total dimana Perusahaan memiliki aset. Dalam
hal aset dari suatu negara asing secara individual jumlahnya material,
maka aset tersebut diungkapkan secara terpisah.
(3) Informasi pelanggan utama
Dalam hal pendapatan dari transaksi dengan pelanggan eksternal tunggal
mencapai 10Y4 (sepuluh perseratus) atau lebih dari pendapatan konsolidasi,
Perusahaan harus mengungkapkan:
(a) Fakta,
(b) Total pendapatan dari setiap pelanggan: dan
(c) Identitas segmen yang melaporkan pendapatan tersebut.

SL

28)

Operasi yang Dihentikan
a) Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Uraian tentang alasan operasi dihentikan:

(2) Uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan
yang diharapkan, cara, dan waktu pelepasan dari aset dan liabilitas operasi yang
dihentikan: dan

(3) Pengaruh dari operasi yang dihentikan terhadap segmen yang dilaporkan dari aset
tidak lancar atau kelompok lepasan disajikan sesuai SAK yang beriaku.

b) Yang harus diungkapkan atas informasi terkait dengan laba (rugi) operasi yang
dihentikan, antara lain:

(1) Analisa atas jumlah tunggal yang disajikan dalam laporan laba rugi komprehensif
meliputi:

(a) Pendapatan, beban, dan laba atau rugi sebelum pajak dari operasi yang
dihentikan dan beban pajak penghasilan yang terkait, dan

(b) Laba atau rugi yang diakui dalam pengukuran ke Nilai Wajar setelah dikurangi
biaya untuk menjual atau pelepasan aset atau kelompok lepasan yang terkait
dengan operasi yang dihentikan dan beban pajak penghasilan yang terkait,

Page 73 OCR 0.931
Page 73 of 82

(2) Arus kas neto yang dapat diatribusikan pada akti
pendanaan dari operasi yang dihentikan: dan

(3) Jumlah penghasilan dari operasi yang dilanjutkan dan operasi yang dihentikan yang
dapat diatribusikan pada pemilik entitas induk.

s operasi, investasi dan

29)

Instrumen Derivatif selain Derivatif Melekat

a) Perusahaan wajib mengelompokkan Instrumen derivatif sesuai dengan tujuannya, yaitu
untuk lindung nilai atau tujuan lainnya (non lindung nilai), seperti untuk tujuan
spekulasi, .

b) Perusahaan yang memiliki atau menerbitkan instrumen derivatif wajib mengungkapkan
untuk setiap kontrak instrumen derivatif dalam kelompok klasifikasi lindung nilai dan
kelompok non lindung nilai:

(1) Hakikat dan sifat dari transaksi, berupa transaksi berjangka dalam bentuk valuta,
bunga, komoditas atau lain-lain:

(2) Pihak lawan transaksi (counterparties):
(3) Tanggal jatuh tempo:
(4) Nilai keseluruhan kontrak dan Nilai Wajar pada tanggal laporan posisi keuangan,
(5) Beban atau Pendapatan pada periode pelaporan,
(6) Pos Aset dan/atau Liabilitas yang dilindung nilai: dan
(7?) Persyaratan penting lainnya.
Cc) Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Hal-hal yang diperlukan untuk memahami tujuan transaksi derivatif dan strategi
untuk mencapai tujuan tersebut:

(2) Kebijakan manajemen risiko untuk setiap klasifikasi lindung nilai, termasuk
penjelasan mengenai Aset dan/atau Liabilitas dan jenis transaksi yang dilindung
nilai: dan

(3) Bagi instrumen yang tidak dimaksudkan sebagai suatu lindung nilai, disebutkan
tujuannya.

BS Sa 3

&

30)

Nilai Wajar Instrumen Keuangan

Yang harus diungkapkan untuk setiap kelompok aset keuangan dan liabilitas keuangan

antara lain:

a) Nilai Wajar setiap kelompok Aset dan Liabilitas tersebut dengan cara yang
memungkinkan untuk dapat diperbandingkan dengan nilai tercatat dalam laporan posisi
keuangan, dan

b) Hierarki, metode, dan asumsi signifikan yang digunakan dalam menentukan Nilai Wajar
aset keuangan dan liabilitas keuangan.

Catatan 35

Catatan 35

Page 74 OCR 0.925
Page 74 of 82

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Jumlah dividen dan dividen per saham yang telah dideklarasikan dan dibayarkan sebagai

distribusi kepada pemilik pada periode pelaporan,
b) Jumlah utang dividen untuk:

Catatan 23

(1) Periode pelaporan, dan v
(2) Periode sebelumnya. v
C) Jumlah dividen dan dividen per saham yang diusulkan atau dideklarasikan setelah
periode pelaporan tetapi sebelum tanggal penyelesaian laporan keuangan dan tidak v
diakui sebagai Liabilitas kepada pemilik pada akhir periode pelaporan: dan
d) Jurntah dividen preferen kumulatif yang tidak diakui. v
32)| Bagian Partisipasi dalam Ventura Bersama
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Jumlah agregat dari liabilitas kontinjensi dengan jumlah ilabilitas kontinjensi lainnya v
secara terpisah,
b) Jumlah agregat dari komitmen modal terkait dengan bagian partisipasinya dalam v
Ventura Bersama secara terpisah dari komitmen lainnya:
C) Daftar dan penjelasan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama yang signifikan dan v
bagian partisipasi kepemilikan dalam pengendalian bersama entitas: dan
d) Dalam hal Ventura Bersama diakui dalam pengendalian bersama entitas, agar
ditambahkan pengungkapan tambahan tentang:
(1) Metode yang digunakan untuk mengakui bagian partisipasinya: dan v
(2) Jumlah agregat setiap aset lancar, aset tidak lancar, liabilitas jangka pendek,
liabilitas jangka panjang, penghasilan dan beban yang terkait dengan bagian vV
partisipasinya dalam Ventura Bersama.
33)| Perikatan dan Kontinjensi
a) Perikatan
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Perikatan yang meliputi:
(a) Perjanjian sewa, keagenan dan distribusi, bantuan manajemen dan teknis,
royalti, dan lisensi, diungkapkan:
I. Pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian, v
li. Periode berlakunya perikatan, v
ii. Dasar penentuan kompensasi dan denda: v
iv. Jumlah beban atau pendapatan pada periode pelaporan: dan v

Page 75 OCR 0.899
Page 75 of 82

v. Pembatasan-pembatasan lainnya. v
(b) Kontrak atau perjanjian yang memerlukan penggunaan dana di masa yang
akan datang, seperti: pembangunan pabrik, perjanjian pembelian, ikatan
untuk investasi, diungkapkan:
i. Pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian:
Ii. Periode berlakunya perikatan:
Ii, Nilai keseluruhan, mata uang, dan bagian yang telah direalisasi: dan
iv. Sanksi-sanksi,
(2) Pemberian jaminan atau garansi, diungkapkan:
(a) Pihak-pihak yang dijamin dan yang menerima jaminan, yang dipisahkan
antara pihak berelasi dan pihak ketiga untuk pihak yang dijamin,
(b) Latar belakang dikeluarkannya jaminan:
(c) Periode berlakunya jaminan, dan
(d) Nilai jaminan.
(3) Fasilitas kredit yang belum digunakan, misalnya fasilitas L/C, cerukan bank, dan
(MH Uraian mengenai sifat, jenis, jumlah dan batasan-batasannya.

b) Kontinjensi vV Catatan 36
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Perkara atau sengketa hukum,

diungkapkan:

KAK

an

(a) Pihak-pihak yang terkait, v
(b) Jumlah yang diperkarakan: v
(c) Latar belakang, isi dan status perkaradan pendapat hukum (legal opinion): v
dan
(d) Dampak keuangan. v
(2) Peraturan Pemerintah yang berdampak terhadap Perusahaan, misalnya masalah
lingkungan hidup, diungkapkan uraian singkat tentang peraturan dan estimasi v
dampak keuangannya:
(3) Kemungkinan liabilitas pajak tambahan:
(a) Jenis ketetapan atau tagihan pajak, jenis pajak, tahun pajak serta jumlah v
pokok dan denda atau bunganya: dan
(b) Sikap Perusahaan terhadap ketetapan atau tagihan pajak (keberatan atau v

banding):
(4) Peristiwa kontinjensi lainnya, yang diungkapkan antara Ia

Neha
Page 76 OCR 0.931
Page 76 of82

(a) Karakteristik aset atau as ko v
(b) Estimasi dari dampak keuangannya, v
(c) Indikasi tentang ketidakpastian yang terkait dengan jumlah atau waktu arus v
keluar sumber daya: dan
(d) Kemungkinan penggantian oleh pihak ketiga. vV
34) Khusus Industri Perkebunan
Perkebunan Inti Rakyat dan Plasma
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Isi perjanjian kerjasama IR/Plasma: vV
b) Pihak-pihak yang terkait dalam kerjasama: v
C) Lokasi aset dan jangka waktu pengelolaan: v
d) Hak dan liabilitas dari masing-masing pihak dalam kerjasama: v
e) Ketentuan tentang perubahan perjanjian kerjasama, dan v
f) Isi perubahan perjanjian, jika ada. v
35)| Manajemen Risiko Keuangan

a) Perusahaan harus mengungkapkan informasi yang memungkinkan para pengguna
laporan keuangan untuk mengevaluasi sifat dan luas risiko yang timbul dari instrumen
keuangan, serta kebijakan dalam pengelolaan risiko, termasuk, namun tidak terbatas
pada risiko sebagai berikut:

(1) Risiko kredit, antara lain ikhtisar analisis umur aset keuangan yang belum jatuh
tempo atau tidak mengalami penurunan nilai dan yang lewat jatuh tempo pada
akhir periode pelaporan tetapi tidak mengalami penurunan nilai:

(2) Risiko likuiditas, antara lain:

(a) Analisis jatuh tempo untuk liabilitas keuangan derivatif dan non-derivatif yang
menunjukkan sisa jatuh tempo kontraktual yang bertujuan untuk pemahaman
terhadap periode arus kas: dan

(b) Deskripsi mengenai cara Perusahaan mengelola risiko likuiditas,

(3) Risiko pasar, antara lain analisis sensitivitas untuk setiap jenis risiko pasar dimana
entitas terdampak pada akhir periode pelaporan, yang menunjukkan dampak
perubahan pada variabel risiko yang relevan pada tanggal tersebut terhadap laba
rugi dan ekuitas: dan

(4) Risiko lainnya yang dimiliki oleh Perusahaan.

Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) terdiri dari pengungkapan

kualitatif dan pengungkapan kuantitatif untuk setiap jenis risiko yang timbul dari

instrumen keuangan.

b:

Catatan 34

Catatan 34

Catatan 34
Catatan 34

Catatan 34 dan 42

Catatan 34

Page 77 OCR 0.920
Page 77 of 82

36)| Khusus Industri Perbankan
a) Rasio Kecukupan Modal (Capital Adeguacy Ratio)
Yang harus diungkapkan antara lain:

(4) Rincian perhitungan dan jumlah rasio kecukupan modal pada tanggal laporan posisi v
keuangan,
(2) Posisi CAR minimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia, dan v
(3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan CAR. v
b) Posisi Devisa Neto

Yang harus diungkapkan antara lain:

(4) Rincian perhitungan dan posisi devisa neto menurut jenis mata uang pada tanggal v
laporan posisi keuangan,
(2) Posisi devisa neto maksimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia, dan
(3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan posisi devisa neto.
C) Jaminan Pemerintah terhadap Liabilitas Pembayaran Bank Umum
Yang harus diungkapkan antara lain dasar hukum yang melandasi jaminan atas dana v
pihak ketiga di bank. "
d) Aktivitas Fiduciary
Yang harus diungkapkan antara lain uraian masing-masing aktivitas fiduciary yang v
meliputi jasa kustodian, wali amanat, pengelolaan investasi dan reksadana.

St

37)| Kuasi-Reorganisasi

Yang harus diungkapkan antara lain uraian mengenai kegiatan kuasi-reorganisasi yang

meliputi:

a) Jumlah saldo negatif yang dieliminasi dalam laporan posisi keuangan dan jumlah
tersebut disajikan selama tiga tahun berurutan sejak kuasi-reorganisasij

b) Status going concern perusahaan dan rencana manajemen dan pemegang saham
setelah kuasi-reorganisasi yang menggambarkan prospek usaha di masa mendatang:

c) Penyajian laporan posisi keuangan sebelum, pada saat dan sesudah kuasi-reorganisasi:

d) Rincian dari jumlah yang membentuk akun selisih penilaian Aset dan liabilitas sebelum
digunakan untuk mengeliminasi defisit: dan

KK Kh

e) Keterangan tentang tanggal terjadinya kuasi-reorganisasi pada akun saldo laba dalam
laporan posisi keuangan untuk jangka waktu 10 tahun ke depan sejak kuasi-
reorganisasi.

&

Page 78 OCR 0.929
Page 78 of 82

Pengelolaan Modal

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Informasi kualitatif tentang tujuan, kebijakan, dan proses Perusahaan dalam mengeloia
permodalannya, termasuk:

(1) Deskripsi tentang bagian yang dikelola sebagai modal: v Catatan 21
Sifz i i
(3) Cara Perusahaan memenuhi tujuannya dalam mengelola permodalannya: vV Catatan 21 dan 42
b) Ringkasan data kuantitatif tentang bagian yang dikelola sebagai modal, v Catatan 21
Cc) Setiap perubahan pada angka a) dan angka b) dari periode sebelumnya: v Catatan 21
d) Pernyataan atas kepatuhan terhadap setiap persyaratan permodalan dari pihak eksternal v Catatan 21
(jika ada): dan
e) Konsekuensi dari ketidakpatuhan persyaratan permodalan dari pihak eksternal, apabila
terjadi ketidakpatuhan.
39)| Transaksi Non-Kas
Yang harus diungkapkan antara lain:
Transaksi pada aktivitas investasi dan pendanaan yang tidak memerlukan penggunaan Kas
dan Setara Kas yang tidak termasuk dalam laporan arus kas. Transaksi tersebut antara lain v Catatan 38
berupa perolehan Aset secara kredit atau sewa pembiayaan, akuisisi melalui penerbitan
saham, dan konversi utang menjadi modal.
40)| Pembayaran Berbasis Saham

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian jumlah Liabilitas atas pembayaran berbasis saham baik untuk jangka pendek
ataupun jangka panjang,

b) Penjelasan mengenai setiap jenis perjanjian pembayaran berbasis saham yang ada pada
suatu periode, termasuk syarat dan ketentuan umum setiap perjanjian, seperti kondisi
vesting, jangka waktu maksimum atas opsi yang diberikan, dan metode penyelesaian:

Cc) Jumlah dan rata-rata tertimbang harga eksekusi opsi saham untuk setiap kelompok opsi
saham,

d) Untuk opsi saham yang dieksekusi selama periode, rata-rata tertimbang harga saham
pada tanggal eksekusi atau selama periode pelaporan:

@&) Kisaran harga eksekusi dan rata-rata tertimbang sisa umur kontrak untuk opsi saham
yang beredar pada akhir periode,

f) Penentuan Nilai Wajar dengan mengungkapkan paling kurang hal-hal sebagai berikut:

Page 79 OCR 0.917
Page 79 of 82

(1) Opsi yang diberikan selama suatu periode, rata-rata tertimbang Nilai Wajar opsi
tersebut pada tanggal pengukuran dan informasi tentang bagaimana Nilai Wajar
tersebut diukur, dan

(2) Jumlah dan rata-rata tertimbang nilai wajar instrumen ekuitas tersebut pada
tanggal pengukuran, dan informasi tentang pengukuran Nilai Wajar tersebut untuk
Instrumen ekuitas lain yang diberikan selama suatu periode (yaitu selain opsi
saham):

9) Dampak transaksi pembayaran berbasis saham terhadap laba rugi Perusahaan dalam

suatu periode dan terhadap posisi keuangannya.

41)

Khusus Industri Asuransi:
a) Analisis kekayaan dan Perhitungan Batas Tingkat Solvabilitas
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Analisis Kekayaan:

(2) Perhitungan batas tingkat solvabilitas,

(3) Batas tingkat solvabilitas yang harus dipenuhi,

(4) Tingkat solvabilitas yang dicapai perusahaan per tanggal pelaporan: dan
(5) Jumlah investasi yang diperkenankan dalarn perhitungan solvabilitas.

KAK ak

42)

Aset Liabilitas dan Hasil Usaha Program Asuransi Syariah
Hal-hal yang harus diungkapkan:

a) Ijin Menteri Keuangan atas pendirian unit Asuransi Syariah:

b) Jenis Akad Asuransi Syariah,

C) Rincian Aset, Liabilitas, Pendapatan, Beban, dan Laba Usaha Unit Asuransi Syariah: dan
d) Zakat.

EA

43)

Informasi Penting Lainnya
Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari:

a) Kontrak reasuransi,

b) Perjanjian penting dan ikatan lainnya:

C) Rasio keuangan penting:

d) Pendapatan, beban dan hasil underwriting: dan

€) Peristiwa atau keadaan yang mempengaruhi kinerja atau kelangsungan hidup
perusahaan.

BN an

44)

Khusus Industri Kehutanan:
a) Rincian volume penjualan kayu bulat (jenis kayu),

&

Page 80 OCR 0.920
Page 80 of 82

b) Pemenuhan liabilitas terhadap negara seperti DR, IHH, BPPHH, IHPH dan iuran wajib

lainnya, v
C) Realisasi kegiatan dan biaya yang berhubungan dengan pelaksanaan penanaman
kembali hutan alam (TPTI, pembinaan dan perlindungan hutan, penanaman tanah v
kosong dan usaha lainnya untuk kelestarian alam):
d) Realisasi jenis kegiatan sehubungan pelaksanaan Bina desa hutan dan biayanya: vV
e) Khusus HTI, diungkapkan realisasi anggaran dan penanaman pada periode berjalan dan v
akumulasinya: dan
f) Sehubungan dengan pembangunan sarana dan prasarana:
(1) Realisasi pembangunan jalan dan jembatan serta pemeliharaannya: dan vV
(2) Jenis jalan yang dibangun pada periode berjalan dan akumulasinya. v

45)| Peristiwa Setelah Periode Pelaporan

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Dalam hal Perusahaan menerima informasi setelah periode pelaporan tentang kondisi
yang ada pada akhir periode pelaporan, maka Perusahaan memutakhirkan v
pengungkapan kondisi tersebut sesuai dengan informasi terkini: dan
Contoh peristiwa setelah periode pelaporan yang mensyaratkan entitas untuk
menyesuaikan jumlah yang diakui dalam laporan keuangannya, atau untuk mengakui
peristiwa yang sebelurnnya tidak diakui.

b) Dalam hal terdapat peristiwa non penyesuaian yang material setelah periode pelaporan,
maka Perusahaan mengungkapkan uraian peristiwa, misalnya:

(1) Tanggal terjadinya, v

(2) “Sifat peristiwa, dan v

(3) Estimasi atas dampak keuangan, atau pernyataan dan alasan bahwa estimasi
tersebut tidak dapat dibuat.

46)| Perkembangan Terakhir Standar Akuntansi Keuangan dan Peraturan yang Terkait

dengan Aktivitas Perusahaan

Dalam hal Perusahaan belum menerapkan suatu SAK dan/atau peraturan yang terkait

dengan aktivitas Perusahaan, yang telah diterbitkan tetapi belum efektif berlaku, Yang harus

diungkapkan antara lain:

a) Judul SAK dan jenis peraturan baru tersebut: v Catatan 40
b) Sifat dari perubahan yang belum berlaku efektif atau perubahan kebijakan akuntansi: vV Catatan 40
Cc) Tanggal penerapan SAK dan peraturan baru tersebut disyaratkan: dan vV Catatan 40

Page 81 OCR 0.949
Page 81 of82

d) Pembahasan mengenai dampak penerapan awal SAK dan peraturan baru atas laporan
keuangan atau pernyataan manajemen bahwa dampak tersebut tidak dapat diketahui
atau diestimasi secara wajar.

47)

Reklasifikasi
a) Dalam hal Perusahaan mengubah penyajian atau pengklasifikasian pos-pos dalam
laporan keuangan, maka: Perusahaan harus mengungkapkan antara lain:

(1) Sifat reklasifikasi,
(2) Jumlah masing-masing pos atau gabungan beberapa pos yang direklasifikasi: dan
(3) Alasan reklasifikasi,

b) Dalam hal rekiasifikasi jumlah komparatif tidak praktis untuk dilakukan, maka
Perusahaan harus mengungkapkan:
(1) Alasan tidak mereklasifikasi jumlah tersebut: dan
(2) Sifat penyesuaian yang akan dilakukan jika jumlah tersebut direklasifikasi.

Catatan 41
Catatan 41

28)

Hibah Pemerintah

Setiap Hibah Pemerintah yang diterima, Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai

berikut:

a) Sifat dan luas Hibah Pemerintah yang diakui dalam laporan keuangan dan indikasi
bentuk lain dari bantuan pemerintah: dan

b) Kondisi yang belum terpenuhi dan kontinjensi lain yang melekat atas bantuan
pernerintah yang telah diakui.

49)

Rekonsiliasi antara SAK dengan Standar Akuntansi di Negara Lain
a) Ketentuan ini berlaku bagi Perusahaan yang menyusun laporan keuangan dengan
menggunakan standar akuntansi selain SAK untuk memenuhi persyaratan otoritas pasar
modal di negara lain atau dalam rangka penawaran Efek di negara lain.
b) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Ringkasan perbedaan SAK dengan standar akuntansi di negara lain:
(2) Rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan posisi keuangan beserta
penjelasannya: dan
(3) Rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan laba rugi komprehensif beserta
penjelasannya,
C) Dalam hal Perusahaan dipersyaratkan oleh otoritas pasar modal di negara lain untuk
melakukan pengungkapan tambahan mengikuti ketentuan yang berlaku di negara
tersebut, maka pengungkapan tersebut wajib ditambahkan dalam laporan keuangan.

Page 82 OCR 0.928
Page 82 of 82

50) Informasi Penting Lainnya

Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari peristiwa atau
keadaan tertentu yang mempengaruhi kinerja perusahaan, seperti peristiwa/keadaan yang
mempengaruhi kelangsungan hidup perusahaan.

PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk

Djaja Suryanto Sutandar | Cincin Lisa Hadi
Presiden Direktur Direktur Keuangan

File

File Open PDF
Source IDX
Size4.48 MB
Published26 Apr 2025
Pages82
Characters151,031
Text sourceOCR
OCR confidence0.923

Names mentioned 11 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Wahana Ottomitra Multiartha Tbk p.1 ×5
linked person Djaja Suryanto Sutandar p.82
linked person Cincin Lisa Hadi p.82
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.2 ×2
unresolved org Kantor Akuntan Publik Tidak Diaudit Purwantono p.2
unresolved org Bapepam-LK p.4 ×2
unresolved org Menteri Keuangan p.5 ×2
unresolved org Bank Indonesia p.11 ×13
unresolved org Direktorat Jenderal Pajak p.35
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia p.54
unresolved org Bapepam p.71 ×2

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 7

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result