Back to announcement
20250417_MEDC_Laporan Informasi dan Fakta Material_31876496_lamp1.pdf
Other Text extracted MEDCSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 29
Page 1
PROSPEKTUS RINGKAS
INFORMASI DALAM PROSPEKTUS RINGKAS INI MASIH DAPAT DILENGKAPI DAN/ATAU DIUBAH. PERNYATAAN PERDAFTARAN EFEK INI TELAH DISAMPAIKAN KEPADA OTORITAS
JASA KEUANGAN (“OJK”) NAMUN BELUM MEMPEROLEH PERNYATAAN EFEKTIF DARI OJK. PROSPEKTUS RINGKAS INI HANYA DAPAT DIGUNAKAN DALAM RANGKA PENAWARAN
AWAL TERDAHAP EFEK INI. EFEK INI TIDAK DIJUAL SEBELUM PERNYATAAN PENDAFTARAN YANG TELAH DISAMPAIKAN KE OJK MENJADI EFEKTIF. PEMESANAN UNTUK
MEMBELI EFEK INI HANYA DAPAT DILAKSANAKAN SETELAH CALON PEMBELI ATAU PEMESAN MENERIMA ATAU MEMPUNYAI KESEMPATAN UNTUK MEMBACA PROSPEKTUS.
PENAWARAN UMUM INI MERUPAKAN PENAWARAN UMUM EFEK BERSIFAT UTANG DAN/ATAU SUKUK KEPADA PEMODAL PROFESIONAL
EFEK BERSIFAT UTANG DAN/ATAU SUKUK KEPADA PEMODAL PROFESIONAL HANYA DAPAT DITAWARKAN DAN/ATAU DIJUAL KEPADA PEMODAL PROFESIONAL.
OTORITAS JASA KEUANGAN TIDAK MEMBERIKAN PERNYATAAN MENYETUJUI ATAU TIDAK MENYETUJUI EFEK INI, TIDAK JUGA MENYATAKAN KEBENARAN ATAU KECUKUPAN
ISI PROSPEKTUS RINGKAS INI. SETIAP PERNYATAAN YANG BERTENTANGAN DENGAN HAL-HAL TERSEBUT ADALAH PERBUATAN MELANGGAR HUKUM.
PROSPEKTUS RINGKAS INI PENTING DAN PERLU MENDAPAT PERHATIAN SEGERA. APABILA TERDAPAT KERAGUAN PADA TINDAKAN YANG AKAN DIAMBIL, SEBAIKNYA
BERKONSULTASI DENGAN PIHAK YANG KOMPETEN.
PT MEDCO ENERGI INTERNASIONAL TBK (“PERSEROAN”) DAN PARA PENJAMIN PELAKSANA EMISI EFEK BERTANGGUNG JAWAB SEPENUHNYA ATAS KEBENARAN SEMUA
INFORMASI, FAKTA, DATA ATAU LAPORAN DAN KEJUJURAN PENDAPAT YANG TERCANTUM DALAM PROSPEKTUS RIGNKAS INI.
PT MEDCO ENERGI INTERNASIONAL TBK
Kegiatan Usaha Utama:
Aktivitas perusahaan holding dan Aktivitas konsultasi manajemen lainnya
Kantor Pusat:
Gedung The Energy, Lantai 53-55, SCBD Lot 11A
Jalan Jend. Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan 12190
Telp. (62 21) 2995 3000
Faks. (62 21) 2995 3001
Email: medc@medcoenergi.com; corporate.secretary@medcoenergi.com
Situs web: www.medcoenergi.com
PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN KEPADA PEMODAL PROFESIONAL
OBLIGASI BERKELANJUTAN VI MEDCO ENERGI INTERNASIONAL TAHAP I TAHUN 2025
DENGAN TARGET DANA SEBESAR Rp5.000.000.000.000,- (LIMA TRILIUN RUPIAH)
(“PENAWARAN UMUM OBLIGASI BERKELANJUTAN I”)
DALAM RANGKA PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN TERSEBUT, PERSEROAN AKAN MENERBITKAN:
OBLIGASI BERKELANJUTAN VI MEDCO ENERGI INTERNASIONAL TAHAP I TAHUN 2025
DENGAN JUMLAH POKOK OBLIGASI SEBANYAK-BANYAKNYA SEBESAR Rp1.000.000.000.000,- (SATU TRILIUN RUPIAH) (”OBLIGASI”)
Obligasi ini terdiri dari 4 (empat) seri, yaitu Obligasi Seri A, Seri B, Seri C dan Seri D yang masing-masing ditawarkan sebesar 100% (seratus persen) dari jumlah Pokok Obligasi. Obligasi
ini diterbitkan tanpa warkat kecuali Sertifikat Jumbo yang diterbitkan atas nama PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (”KSEI”). Obligasi ini memberikan pilihan bagi pemodal profesional
untuk memilih Seri Obligasi yang dikehendaki sebagai berikut:
Seri A : Jumlah Obligasi Seri A yang ditawarkan adalah sebesar Rp●,- (● Rupiah) dengan tingkat bunga tetap sebesar ●% (● persen) per tahun. Jangka waktu Obligasi
Seri A adalah 3 (tiga) tahun terhitung sejak Tanggal Emisi. Pembayaran Obligasi dilakukan secara penuh (bullet payment) pada Tanggal Pelunasan Pokok
Obligasi;
Seri B : Jumlah Obligasi Seri B yang ditawarkan adalah sebesar Rp●,- (● Rupiah) dengan tingkat bunga tetap sebesar ●% (● persen) per tahun. Jangka waktu Obligasi
Seri B adalah 5 (lima) tahun terhitung sejak Tanggal Emisi. Pembayaran Obligasi dilakukan secara penuh (bullet payment) pada Tanggal Pelunasan Pokok
Obligasi;
Seri C : Jumlah Obligasi Seri C yang ditawarkan adalah sebesar Rp●,- (● Rupiah) dengan tingkat bunga tetap sebesar ●% (● persen) per tahun. Jangka waktu Obligasi
Seri C adalah 7 (tujuh) tahun terhitung sejak Tanggal Emisi. Pembayaran Obligasi dilakukan secara penuh (bullet payment) pada Tanggal Pelunasan Pokok
Obligasi; dan
Seri D : Jumlah Obligasi Seri D yang ditawarkan adalah sebesar Rp●,- (● Rupiah) dengan tingkat bunga tetap sebesar ●% (● persen) per tahun. Jangka waktu Obligasi
Seri D adalah 10 (sepuluh) tahun terhitung sejak Tanggal Emisi. Pembayaran Obligasi dilakukan secara penuh (bullet payment) pada Tanggal Pelunasan Pokok
Obligasi.
Bunga Obligasi dibayarkan setiap triwulan (3 bulan) sejak Tanggal Emisi, sesuai dengan Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi. Pembayaran Bunga Obligasi pertama masing-masing
seri akan dilakukan pada tanggal 12 September 2025 sedangkan pembayaran Bunga Obligasi terakhir sekaligus jatuh tempo Obligasi adalah pada tanggal 12 Juni 2028 untuk Seri A,
tanggal 12 Juni 2030 untuk Seri B, tanggal 12 Juni 2032 untuk Seri C dan tanggal 12 Juni 2035 untuk Seri D yang juga merupakan Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi dari masing-
masing Seri Pokok Obligasi.
OBLIGASI BERKELANJUTAN VI MEDCO ENERGI INTERNASIONAL TAHAP II DAN TAHAP-TAHAP SELANJUTNYA (JIKA ADA) AKAN DITENTUKAN KEMUDIAN.
PENTING UNTUK DIPERHATIKAN
OBLIGASI INI TIDAK DIJAMIN DENGAN JAMINAN KHUSUS, TETAPI DIJAMIN DENGAN SELURUH HARTA KEKAYAAN PERSEROAN BAIK BARANG BERGERAK MAUPUN BARANG
TIDAK BERGERAK, BAIK YANG TELAH ADA MAUPUN YANG AKAN ADA DI KEMUDIAN HARI SESUAI DENGAN KETENTUAN DALAM PASAL 1131 DAN 1132 KITAB UNDANG-UNDANG
HUKUM PERDATA. HAK PEMEGANG OBLIGASI ADALAH PARIPASSU TANPA HAK PREFEREN DENGAN HAK-HAK KREDITUR PERSEROAN LAINNYA BAIK YANG ADA SEKARANG
MAUPUN DI KEMUDIAN HARI, KECUALI HAK-HAK KREDITUR PERSEROAN YANG DIJAMIN SECARA KHUSUS DENGAN KEKAYAAN PERSEROAN BAIK YANG TELAH ADA MAUPUN
YANG AKAN ADA DI KEMUDIAN HARI SESUAI PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN. KETERANGAN MENGENAI JAMINAN DAPAT DILIHAT PADA BAB I PROSPEKTUS.
PEMBELIAN KEMBALI OBLIGASI BARU DAPAT DILAKUKAN 1 (SATU) TAHUN SETELAH TANGGAL PENJATAHAN, PERSEROAN DAPAT MELAKUKAN PEMBELIAN KEMBALI
UNTUK SEBAGIAN ATAU SELURUH OBLIGASI SEBELUM TANGGAL PELUNASAN POKOK OBLIGASI. PERSEROAN MEMPUNYAI HAK UNTUK MEMBERLAKUKAN
PEMBELIAN KEMBALI TERSEBUT UNTUK DIPERGUNAKAN SEBAGAI PELUNASAN OBLIGASI ATAU UNTUK DISIMPAN DENGAN MEMPERHATIKAN KETENTUAN DALAM
PERJANJIAN PERWALIAMANATAN DAN PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN YANG BERLAKU. KETERANGAN MENGENAI PEMBELIAN KEMBALI DAPAT DILIHAT PADA
BAB I PERIHAL PENAWARAN UMUM DI DALAM PROSPEKTUS.
PERSEROAN MEMPUNYAI HAK PENUH UNTUK MELAKUKAN OPSI BELI OBLIGASI YAITU MELAKUKAN PEMBAYARAN PENUH ATAU PELUNASAN AWAL ATAS SELURUH
OBLIGASI SERI B DAN/ATAU SERI C DAN/ATAU SERI D KEPADA PEMEGANG OBLIGASI, DIMANA PELAKSANAAN PEMBAYARAN OBLIGASI TERSEBUT DILAKUKAN
MELALUI AGEN PEMBAYARAN. KETERANGAN LEBIH LANJUT MENGENAI SYARAT-SYARAT PELUNASAN AWAL ATAS SELURUH OBLIGASI SERI B DAN/ATAU SERI C
DAN/ATAU SERI D DAPAT DILIHAT PADA BAB I PERIHAL PENAWARAN UMUM DALAM PROSPEKTUS.
PERSEROAN HANYA MENERBITKAN SERTIFIKAT JUMBO OBLIGASI DAN DIDAFTARKAN ATAS NAMA KSEI DAN AKAN DIDISTRIBUSIKAN DALAM BENTUK ELEKTRONIK YANG
DIADMINISTRASIKAN DALAM PENITIPAN KOLEKTIF DI KSEI.
RISIKO UTAMA YANG DIHADAPI OLEH PERSEROAN ADALAH PERSEROAN TERGANTUNG PADA KEMAMPUAN UNTUK MENGEMBANGKAN MENEMUKAN CADANGAN BARU. RISIKO
USAHA PERSEROAN SELENGKAPNYA DICANTUMKAN PADA BAB IV DALAM PROSPEKTUS.
RISIKO YANG MUNGKIN DIHADAPI INVESTOR PEMBELI OBLIGASI ADALAH TIDAK LIKUIDNYA OBLIGASI YANG DITAWARKAN DALAM PENAWARAN UMUM OBLIGASI INI YANG
ANTARA LAIN DISEBABKAN KARENA TUJUAN PEMBELIAN OBLIGASI SEBAGAI INVESTASI JANGKA PANJANG.
DALAM RANGKA PENERBITAN OBLIGASI INI, PERSEROAN TELAH MEMPEROLEH HASIL PEMERINGKATAN ATAS SURAT HUTANG JANGKA PANJANG DARI
PT PEMERINGKAT EFEK INDONESIA
id AA-
(Double A Minus)
KETERANGAN LEBIH LANJUT TENTANG HASIL PEMERINGKAT DAPAT DILIHAT PADA BAB I PROSPEKTUS.
OBLIGASI YANG DITAWARKAN INI AKAN DICATATKAN PADA PT BURSA EFEK INDONESIA
PENAWARAN UMUM OBLIGASI INI DIJAMIN SECARA KESANGGUPAN PENUH (FULL COMMITMENT)
PENJAMIN PELAKSANA EMISI OBLIGASI DAN PENJAMIN EMISI OBLIGASI
PT BRI Danareksa Sekuritas PT DBS Vickers Sekuritas Indonesia PT Mandiri Sekuritas PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk
WALI AMANAT
PT Bank Mega Tbk
Prospektus Ringkas ini diterbitkan di Jakarta pada tanggal 17 April 2025
Page 2
INDIKASI JADWAL
Masa Penawaran Awal : 22 April – 16 Mei 2025
Perkiraan Tanggal Efektif : 28 Mei 2025
Perkiraan Masa Penawaran Umum : 3 – 5 Juni 2025
Perkiraan Tanggal Penjatahan : 10 Juni 2025
Perkiraan Tanggal Pengembalian Uang Pemesanan : 12 Juni 2025
Perkiraan Tanggal Distribusi Obligasi Secara Elektronik : 12 Juni 2025
Perkiraan Tanggal Pencatatan Efek pada PT Bursa Efek Indonesia : 13 Juni 2025
PENAWARAN UMUM
Nama Obligasi
Obligasi Berkelanjutan VI Medco Energi Internasional Tahap I Tahun 2025.
Jenis Obligasi
Obligasi ini diterbitkan tanpa warkat, kecuali Sertifikat Jumbo Obligasi yang diterbitkan untuk didaftarkan atas
nama KSEI sebagai bukti utang untuk kepentingan Pemegang Obligasi. Obligasi ini didaftarkan atas nama KSEI
untuk kepentingan Pemegang Rekening di KSEI yang selanjutnya untuk kepentingan Pemegang Obligasi dan
didaftarkan pada tanggal diserahkannya Sertifikat Jumbo Obligasi oleh Perseroan kepada KSEI. Bukti kepemilikan
Obligasi bagi Pemegang Obligasi adalah Konfirmasi Tertulis yang diterbitkan oleh KSEI, Perusahaan Efek atau
Bank Kustodian.
Obligasi ini hanya ditawarkan kepada Pemodal Profesional.
Jumlah Pokok, Tingkat Suku Bunga dan Jatuh Tempo Obligasi
Obligasi ini diterbitkan dengan jumlah mominal seluruhnya sebanyak-banyaknya sebesar Rp1.000.000.000.000
(satu triliun Rupiah) yang terdiri dari:
Seri A : Jumlah Obligasi Seri A yang ditawarkan adalah sebesar Rp●,- (● Rupiah) dengan tingkat bunga
tetap sebesar [●]% ([●] persen) per tahun. Jangka waktu Obligasi Seri A adalah 3 (tiga) tahun
terhitung sejak Tanggal Emisi. Pembayaran Obligasi dilakukan secara penuh (bullet payment)
pada Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi;
Seri B : Jumlah Obligasi Seri B yang ditawarkan adalah sebesar Rp●,- (● Rupiah) dengan tingkat bunga
tetap sebesar [●]% ([●] persen) per tahun. Jangka waktu Obligasi Seri B adalah 5 (lima) tahun
terhitung sejak Tanggal Emisi. Pembayaran Obligasi dilakukan secara penuh (bullet payment)
pada Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi;
Seri C : Jumlah Obligasi Seri C yang ditawarkan adalah sebesar Rp●,- (● Rupiah) dengan tingkat bunga
tetap sebesar ●% (● persen) per tahun. Jangka waktu Obligasi Seri C adalah 7 (tujuh) tahun
terhitung sejak Tanggal Emisi. Pembayaran Obligasi dilakukan secara penuh (bullet payment)
pada Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi; dan
Seri D : Jumlah Obligasi Seri D yang ditawarkan adalah sebesar Rp●,- (● Rupiah) dengan tingkat bunga
tetap sebesar ●% (● persen) per tahun. Jangka waktu Obligasi Seri D adalah 10 (sepuluh) tahun
terhitung sejak Tanggal Emisi. Pembayaran Obligasi dilakukan secara penuh (bullet payment)
pada Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi.
Satuan Pemindahanbukuan Obligasi
Satuan pemindahbukuan Obligasi adalah senilai Rp1 (satu Rupiah) atau kelipatannya.
Satuan Pedangangan Obligasi
Perdagangan Obligasi dilakukan di Bursa Efek dengan syarat-syarat dan ketentuan sebagaimana ditentukan
dalam peraturan Bursa Efek. Satuan perdagangan Obligasi di Bursa Efek dilakukan dengan nilai sebesar
Rp5.000.000 (lima juta Rupiah) dan/atau kelipatannya.
Harga Penawaran Obligasi
100% (seratus persen) dari jumlah Pokok Obligasi.
Pembayaran Bunga Obligasi
Bunga Obligasi dibayarkan setiap triwulanan (3 bulan), dimana bunga pertama dibayarkan pada tanggal 12
September 2025, sedangkan pembayaran bunga terakhir sekaligus tanggal jatuh tempo dari Obligasi adalah
tanggal 12 Juni 2028 untuk Seri A, 12 Juni 2030 untuk Seri B, 12 Juni 2032 untuk Seri C dan 12 Juni 2035 untuk
Seri D.
1
Page 3
Tingkat Bunga Obligasi tersebut merupakan persentase per tahun dari nilai nominal yang dihitung berdasarkan
jumlah Hari Kalender yang lewat dengan perhitungan 1 (satu) tahun adalah 360 (tiga ratus enam puluh) hari dan
1 (satu) bulan adalah 30 (tiga puluh) hari.
Jadwal pembayaran Bunga Obligasi adalah sebagaimana tercantum dalam tabel di bawah ini:
Bunga Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi
Ke- Seri A Seri B Seri C Seri D
1 12 September 2025 12 September 2025 12 September 2025 12 September 2025
2 12 Desember 2025 12 Desember 2025 12 Desember 2025 12 Desember 2025
3 12 Maret 2026 12 Maret 2026 12 Maret 2026 12 Maret 2026
4 12 Juni 2026 12 Juni 2026 12 Juni 2026 12 Juni 2026
5 12 September 2026 12 September 2026 12 September 2026 12 September 2026
6 12 Desember 2026 12 Desember 2026 12 Desember 2026 12 Desember 2026
7 12 Maret 2027 12 Maret 2027 12 Maret 2027 12 Maret 2027
8 12 Juni 2027 12 Juni 2027 12 Juni 2027 12 Juni 2027
9 12 September 2027 12 September 2027 12 September 2027 12 September 2027
10 12 Desember 2027 12 Desember 2027 12 Desember 2027 12 Desember 2027
11 12 Maret 2028 12 Maret 2028 12 Maret 2028 12 Maret 2028
12 12 Juni 2028 12 Juni 2028 12 Juni 2028 12 Juni 2028
13 - 12 September 2028 12 September 2028 12 September 2028
14 - 12 Desember 2028 12 Desember 2028 12 Desember 2028
15 - 12 Maret 2029 12 Maret 2029 12 Maret 2029
16 - 12 Juni 2029 12 Juni 2029 12 Juni 2029
17 - 12 September 2029 12 September 2029 12 September 2029
18 - 12 Desember 2029 12 Desember 2029 12 Desember 2029
19 - 12 Maret 2030 12 Maret 2030 12 Maret 2030
20 - 12 Juni 2030 12 Juni 2030 12 Juni 2030
21 - - 12 September 2030 12 September 2030
22 - - 12 Desember 2030 12 Desember 2030
23 - - 12 Maret 2031 12 Maret 2031
24 - - 12 Juni 2031 12 Juni 2031
25 - - 12 September 2031 12 September 2031
26 - - 12 Desember 2031 12 Desember 2031
27 - - 12 Maret 2032 12 Maret 2032
28 - - 12 Juni 2032 12 Juni 2032
29 - - - 12 September 2032
30 - - - 12 Desember 2032
31 - - - 12 Maret 2033
32 - - - 12 Juni 2033
33 - - - 12 September 2033
34 - - - 12 Desember 2033
35 - - - 12 Maret 2034
36 - - - 12 Juni 2034
37 - - - 12 September 2034
38 - - - 12 Desember 2034
39 - - - 12 Maret 2035
40 - - - 12 Juni 2035
Jumlah Minimum Pemesanan
Pemesanan pembelian Obligasi harus dilakukan dalam jumlah sekurang-kurangnya sebesar satu satuan
perdagangan sebesar Rp5.000.000,- (lima juta Rupiah) dan/atau kelipatannya.
Jaminan dan Hak Senioritas Atas Utang
Obligasi ini tidak dijamin dengan jaminan khusus, tetapi dijamin dengan seluruh harta kekayaan Perseroan baik
barang bergerak maupun tidak bergerak, baik yang telah ada maupun yang akan ada di kemudian hari menjadi
jaminan bagi pemegang Obligasi ini sesuai dengan ketentuan dalam Pasal 1131 dan 1132 Kitab Undang-undang
Hukum Perdata. Hak Pemegang Obligasi adalah pari passu tanpa hak preferen dengan hak-hak kreditur Perseroan
lainnya baik yang ada sekarang maupun di kemudian hari, kecuali hak-hak kreditur Perseroan yang dijamin secara
khusus dengan kekayaan Perseroan baik yang telah ada maupun yang akan ada di kemudian hari.
Pemegang Obligasi tidak mempunyai hak untuk didahulukan dan hak Pemegang Obligasi adalah pari passu tanpa
hak preferen dengan hak-hak kreditur Perseroan lainnya, baik yang ada sekarang maupun yang akan ada
dikemudian hari, kecuali hak-hak kreditur Perseroan yang dijamin secara khusus dengan kekayaan Perseroan baik
yang telah ada maupun yang akan ada, sebagaimana ditentukan dalam Pasal 11 Perjanjian Perwaliamanatan.
Perseroan tidak mempunyai utang senioritas yang mempunyai hak keutamaan atau preferen.
Penyisihan Dana Pelunasan Pokok Obligasi (Sinking Fund)
2
Page 4
Perseroan tidak menyelenggarakan penyisihan dana untuk Obligasi dengan pertimbangan untuk mengoptimalkan
penggunaan dana hasil Emisi sesuai dengan tujuan rencana penggunaan dana Emisi.
Hasil Pemeringkatan Obligasi
Untuk memenuhi ketentuan POJK No. 7/2017 dan POJK No. 49/2020, Perseroan telah melakukan pemeringkatan
yang dilaksanakan oleh Pefindo. Berdasarkan hasil pemeringkatan atas surat utang jangka panjang sesuai
dengan Surat Pefindo No. RC-471/PEF-DIR/IV/2025 tanggal 11 April 2025 perihal Sertifikat Pemeringkatan atas
Obligasi Berkelanjutan VI Medco Energi Internasional periode 10 April 2025 sampai dengan 1 April 2026. Obligasi
Berkelanjutan ini telah memperoleh peringkat:
idAA-
(Double A Minus)
Peringkat tersebut berlaku untuk periode 10 April 2025 sampai dengan 1 April 2026.
Perseroan tidak memiliki hubungan afiliasi dengan Pefindo yang bertindak sebagai lembaga pemeringkat.
Perseroan akan melakukan pemeringkatan atas Obligasi yang diterbitkan setiap 1 (satu) tahun sekali selama
kewajiban atas efek tersebut belum lunas, sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam POJK No. 49/2020.
Pembelian Kembali Obligasi
Dalam hal perseroan melakukan pembelian kembali obligasi maka berlaku ketentuan sebagai berikut:
i. Pembelian kembali obligasi ditujukan sebagai pelunasan atau disimpan untuk kemudian dijual kembali
dengan harga pasar;
ii. Pelaksanaan pembelian kembali obligasi dilakukan melalui bursa efek atau diluar bursa efek;
iii. Pembelian kembali obligasi baru dapat dilakukan 1 (satu) tahun setelah tanggal penjatahan;
iv. Pembelian kembali obligasi tidak dapat dilakukan apabila hal tersebut mengakibatkan perseroan tidak dapat
memenuhi ketentuan-ketentuan di dalam perjanjian perwaliamanatan;
v. Pembelian kembali obligasi tidak dapat dilakukan apabila perseroan melakukan kelalaian (wanprestasi)
sebagaimana dimaksud dalam perjanjian perwaliamanatan;
vi. Pembelian kembali obligasi hanya dapat dilakukan oleh perseroan dari pihak yang tidak terafiliasi, kecuali
afiliasi yang timbul karena kepemilikan atau penyertaan modal oleh pemerintah;
vii. Rencana pembelian kembali obligasi wajib dilaporkan kepada ojk oleh perseroan paling lambat 2 (dua) hari
kalender sebelum tanggal penawaran untuk pembelian kembali dimulai. Pengumuman tersebut wajib
dilakukan paling sedikit melalui i) situs web perseroan dalam bahasa indonesia dan bahasa asing, dengan
ketentuan bahasa asing yang digunakan paling sedikit bahasa inggris dan ii) 1 (satu) surat kabar harian
berbahasa indonesia;
viii. Pembelian kembali obligasi, baru dapat dilakukan setelah pengumuman rencana pembelian kembali obligasi.
Pengumuman tersebut wajib dilakukan paling sedikit melalui i) situs web perseroan dalam bahasa Indonesia
dan bahasa asing, dengan ketentuan bahasa asing yang digunakan paling sedikit bahasa inggris dan ii) 1
(satu) surat kabar harian berbahasa indonesia paling lambat 2 (dua) hari kalender sebelum tanggal
penawaran untuk pembelian kembali dimulai;
ix. Rencana pembelian kembali obligasi sebagaimana dimaksud dalam butir vii dan pengumuman sebagaimana
dimaksud dalam butir viii, paling sedikit memuat informasi tentang:
a. Periode penawaran pembelian kembali;
b. Jumlah dana maksimal yang digunakan untuk pembelian kembali;
c. Kisaran jumlah obligasi yang akan dibeli kembali;
d. Harga atau kisaran harga yang ditawarkan untuk pembelian kembali obligasi;
e. Tata cara penyelesaian transaksi;
f. Persyaratan bagi pemegang obligasi yang mengajukan penawaran jual;
g. Tata cara penyampaian penawaran jual oleh pemegang obligasi;
h. Tata cara pembelian kembali obligasi; dan
i. Hubungan afiliasi antara perseroan dan pemegang obligasi;
x. Perseroan wajib melakukan penjatahan secara proporsional sebanding dengan partisipasi setiap pemegang
obligasi yang melakukan penjualan obligasi apabila jumlah obligasi yang ditawarkan untuk dijual oleh
pemegang obligasi, melebihi jumlah obligasi yang dapat dibeli kembali;
xi. Perseroan wajib menjaga kerahasiaan atas semua informasi mengenai penawaran jual yang telah
disampaikan oleh pemegang obligasi;
xii. Perseroan dapat melaksanakan pembelian kembali obligasi tanpa melakukan pengumuman sebagaimana
dimaksud dalam butir viii, dengan ketentuan:
a. Jumlah pembelian kembali obligasi tidak lebih dari 5% (lima persen) dari jumlah obligasi untuk masing-
masing jenis obligasi yang beredar dalam periode 1 (satu) tahun setelah tanggal penjatahan;
b. Obligasi yang dibeli kembali tersebut bukan obligasi yang dimiliki oleh afiliasi perseroan; dan
c. Obligasi yang dibeli kembali tersebut hanya untuk disimpan yang kemudian hari dapat dijual kembali;
dan wajib dilaporkan kepada ojk paling lambat akhir hari kerja kedua setelah terjadinya pembelian
kembali obligasi;
xiii. Perseroan wajib melaporkan kepada ojk dan wali amanat, serta mengumumkan kepada publik dalam waktu
paling lambat 2 (dua) hari kerja setelah dilakukannya pembelian kembali obligasi.
xiv. Pembelian kembali obligasi dilakukan dengan mendahulukan obligasi yang tidak dijamin jika terdapat lebih
dari satu obligasi yang diterbitkan perseroan;
3
Page 5
xv. Pembelian kembali wajib dilakukan dengan mempertimbangkan aspek kepentingan ekonomis perseroan atas
pembelian kembali tersebut jika terdapat lebih dari satu obligasi yang tidak dijamin;
xvi. Pembelian kembali wajib mempertimbangkan aspek kepentingan ekonomis perseroan atas pembelian
kembali obligasi tersebut jika terdapat jaminan atas seluruh obligasi;
xvii. Pembelian kembali oleh perseroan mengakibatkan:
a. Hapusnya segala hak yang melekat pada obligasi yang dibeli kembali, meliputi hak menghadiri rupo, hak
suara, dan hak memperoleh bunga obligasi serta manfaat lain dari obligasi yang dibeli kembali jika
dimaksudkan untuk pelunasan; atau
b. Pemberhentian sementara segala hak yang melekat pada obligasi yang dibeli kembali, meliputi hak
menghadiri rupo, hak suara, dan hak memperoleh bunga obligasi serta manfaat lain dari obligasi yang
dibeli kembali jika dimaksudkan untuk disimpan dan dijual kembali
Pelunasan Awal Seluruh Obligasi Melalui Opsi Beli Obligasi
Perseroan mempunyai hak penuh untuk melakukan Opsi Beli Obligasi yaitu melakukan pembayaran penuh atau
pelunasan awal atas seluruh Obligasi Seri B dan/atau Seri C dan/atau Seri D kepada Pemegang Obligasi, dimana
pelaksanaan pembayaran Obligasi tersebut dilakukan melalui Agen Pembayaran.
Syarat-syarat dan ketentuan-ketentuan Opsi Beli Obligasi sebagai berikut:
1. a. Opsi Beli Obligasi Seri B dapat dilaksanakan oleh Perseroan pada ulang tahun ke-3 (ketiga) sejak
Tanggal Emisi atau ulang tahun ke-4 (keempat) sejak Tanggal Emisi; dan/atau
b. Opsi Beli Obligasi Seri C dapat dilaksanakan oleh Perseroan pada ulang tahun ke-4 (keempat) sejak
Tanggal Emisi, pada ulang tahun ke-5 (kelima) sejak Tanggal Emisi atau pada hari ulang tahun ke-6
(keenam) sejak Tanggal Emisi; dan/atau
c. Opsi Beli Obligasi Seri D dapat dilaksanakan oleh Perseroan pada ulang tahun ke-5 (kelima) sejak
Tanggal Emisi, ulang tahun ke-6 (keenam) sejak Tanggal Emisi, pada ulang tahun ke-7 (ketujuh) sejak
Tanggal Emisi, pada ulang tahun ke-8 (kedelapan) sejak Tanggal Emisi atau pada hari ulang tahun ke-9
(kesembilan) sejak Tanggal Emisi
dengan memperhatikan ketentuan dalam Perjanjian Perwaliamanatan.
2. Apabila Perseroan memutuskan untuk melaksanakan Opsi Beli Obligasi, maka Perseroan wajib melunasi
lebih awal seluruh Pokok Obligasi yang masih merupakan kewajiban Perseroan yang belum dibayarkan
kepada Pemegang Obligasi melalui Agen Pembayaran pada Tanggal Pelaksanaan Opsi Beli dengan Harga
Pelaksanaan Opsi Beli dan seluruh Pemegang Obligasi wajib menerima pelunasan lebih awal seluruh
Pokok Obligasi yang dimiliki mereka masing-masing, sesuai dengan ketentuan dalam Perjanjian
Perwaliamanatan.
3. Untuk menghindari keragu-raguan dengan ini ditegaskan bahwa pelaksanaan Opsi Beli Obligasi dilakukan
sesuai dengan ketentuan dalam Perjanjian Perwaliamanatan dan tanpa perlu meminta persetujuan terlebih
dahulu melalui RUPO.
4. Dalam hal Perseroan akan melaksanakan Opsi Beli Obligasi maka Perseroan wajib:
a. memberitahukan kepada Wali Amanat dan Agen Pembayaran melalui surat secara tertulis dalam
waktu selambat-lambatnya 5 (lima) Hari Kalender sebelum Tanggal Pengumuman Opsi Beli Obligasi
mengenai maksud Perseroan untuk melaksanakan Opsi Beli Obligasi.
b. melakukan Pengumuman mengenai rencana Perseroan untuk melaksanakan Opsi Beli Obligasi yang
wajib dilakukan paling lambat 30 (tiga puluh) Hari Kalender sebelum Tanggal Pelaksanaan Opsi Beli
melalui:
i. situs web Perseroan dalam Bahasa Indonesia dan bahasa asing, dengan ketentuan bahasa
asing yang digunakan paling sedikit bahasa Inggris; dan
ii. situs web Bursa Efek atau 1 (satu) surat kabar harian berbahasa Indonesia yang berperedaran
nasional.
5. Jika Perseroan memutuskan untuk melaksanakan Opsi Beli Obligasi, maka Pemegang Obligasi yang
berhak menerima pembayaran atas pelaksanaan Opsi Beli Obligasi adalah Pemegang Obligasi yang
namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Rekening yang diterbitkan oleh KSEI pada 4 (empat) Hari Kerja
sebelum Tanggal Pelaksanaan Opsi Beli kecuali ditentukan lain oleh KSEI, sesuai ketentuan KSEI yang
berlaku dan seluruh Obligasi yang disimpan di KSEI dibekukan sehingga Obligasi tersebut tidak dapat
dialihkan/dipindahbukukan sejak 4 (empat) Hari Kerja sebelum Tanggal Pelaksanaan Opsi Beli.
6. Perseroan wajib menyetorkan sejumlah uang yaitu sejumlah Harga Pelaksanaan Opsi Beli kepada Agen
Pembayaran yang harus telah tersedia (in good funds) selambat-lambatnya 1 (satu) Hari Bursa sebelum
Tanggal Pelaksanaan Opsi Beli yang dipergunakan untuk pelunasan Pokok Obligasi sebagai pelaksanaan
Opsi Beli Obligasi.
7. Agen Pembayaran akan membayarkan jumlah pembayaran Harga Pelaksanaan Opsi Beli kepada
Pemegang Obligasi melalui Pemegang Rekening berdasarkan instruksi dari Perseroan.
4
Page 6
8. Apabila Tanggal Pelaksanaan Opsi Beli Obligasi tersebut jatuh pada hari yang bukan Hari Kerja maka
pembayaran Opsi Beli Obligasi harus dilakukan pada Hari Kerja berikutnya, tanpa adanya kewajiban dari
Perseroan membayar Denda atas mundurnya pembayaran Opsi Beli Obligasi.
9. Selambat-lambatnya 1 (satu) Hari Kerja setelah Tanggal Pelaksanaan Opsi Beli, Agen Pembayaran akan
menyampaikan pemberitahuan kepada Pemegang Obligasi melalui Pemegang Rekening, Perseroan dan
Wali Amanat mengenai pelaksanaan Opsi Beli Obligasi, termasuk dalam tidak dapat-dilaksanakannya Opsi
Beli tersebut disebabkan kegagalan atau keterlambatan Perseroan dalam menyediakan jumlah dana yang
cukup.
10. Opsi Beli Obligasi yang telah diajukan oleh Perseroan sesuai dengan ketentuan tersebut diatas tidak dapat
ditarik kembali.
11. Dengan dilaksanakannya Opsi Beli Obligasi, maka Obligasi yang telah dilunasi menjadi tidak berlaku, dan
tidak dapat diterbitkan atau dijual kembali tanpa perlu dinyatakan dalam suatu akta apapun, dan Obligasi
yang telah dilunasi tersebut menjadi jatuh tempo dan selanjutnya Perseroan tidak berkewajiban membayar
Bunga Obligasi tersebut.
12. Pembayaran Opsi Beli Obligasi yang dilakukan oleh Perseroan kepada Agen Pembayaran yang harus
dibayar pada Tanggal Pelaksanaan Opsi Beli Obligasi tersebut dianggap pembayaran lunas dan/atau
pelunasan oleh Perseroan kepada Pemegang Obligasi atas Pokok Obligasi setelah dana tersebut
diterima oleh Pemegang Obligasi melalui Pemegang Rekening pada KSEI, dengan memperhatikan
Perjanjian Perwaliamanatan, dan dengan demikian Perseroan dibebaskan dari kewajiban untuk melakukan
pembayaran yang bersangkutan kepada Pemegang Obligasi.
Apabila Perseroan telah benar-benar menyetor dana untuk pembayaran Opsi Beli Obligasi kepada Agen
Pembayaran sedangkan Agen Pembayaran tidak melakukan pembayaran Opsi Beli Obligasi pada Tanggal
Pelaksanaan Opsi Beli, maka Agen Pembayaran bertanggung jawab penuh kepada Perseroan atas
pelaksanaan pembayaran Opsi Beli Obligasi sebagai pelunasan yang dilakukan Agen Pembayaran, dengan
demikian Perseroan dibebaskan dari kewajiban untuk melakukan pembayaran atas pelaksanaan
dilakukannya Opsi Beli Obligasi.
13. Apabila ternyata prosedur pelaksanaan pembayaran Opsi Beli Obligasi tersebut diatas menyimpang dari
ketentuan yang berlaku khususnya ketentuan di KSEI, maka prosedur pelaksanaan pembayaran tersebut
harus mengacu kepada ketentuan yang berlaku, khususnya ketentuan di KSEI selaku Agen Pembayaran
yang ditunjuk oleh Perseroan.
14. Dalam waktu paling lambat pada akhir hari kerja ke-2 (kedua) setelah dilakukannya Opsi Beli Obligasi oleh
Perseroan, maka Perseroan wajib menyampaikan pemberitahuan mengenai telah dilaksanakannya Opsi
Beli Obligasi tersebut kepada OJK dan melakukan pengumuman kepada masyarakat, sesuai dengan
Peraturan OJK Nomor: 31/POJK.04/2015 tentang Keterbukaan Atas Informasi atau Fakta Material oleh
Perseroan atau Perusahaan Publik tanggal 16-12-2015 (enam belas Desember dua ribu lima belas), yang
diundangkan pada tanggal 22-12-2015 (dua puluh dua Desember dua ribu lima belas).
Cara dan Tempat Pelunasan Pokok Obligasi dan Pembayaran Bunga Obligasi
Pelunasan Pokok Obligasi dan pembayaran Bunga Obligasi akan dilakukan oleh KSEI selaku Agen Pembayaran
atas nama Perseroan kepada Pemegang Obligasi yang menyerahkan konfirmasi kepemilikan Obligasi sesuai
dengan syarat-syarat dan ketentuan-ketentuan yang diatur dalam Perjanjian Agen Pembayaran kepada
Pemegang Obligasi melalui Pemegang Rekening di KSEI sesuai dengan jadwal waktu pembayaran masing-
masing sebagaimana yang telah ditentukan. Bilamana tanggal pembayaran jatuh pada bukan Hari Bursa, maka
pembayaran akan dilakukan pada Hari Bursa berikutnya
Wali Amanat
PT Bank Mega Tbk telah ditunjuk sebagai Wali Amanat dalam penerbitan Obligasi ini sesuai dengan ketentuan
yang tercantum dalam Perjanjian Perwaliamanatan yang dibuat antara Perseroan dengan PT Bank Mega Tbk.
Alamat Wali Amanat adalah sebagai berikut:
WALI AMANAT
PT Bank Mega Tbk
Menara Bank Mega Lt. 16
Jl. Kapten P. Tendean No. 12-14A
Jakarta 12790
Telp.: (021) 7917 5000, Faks.: (021) 7918 7100
E-mail: waliamanat@bankmega.com
5
Page 7
Keterangan lebih lengkap mengenai Wali Amanat dapat dilihat pada Bab X perihal Keterangan Mengenai Wali
Amanat dalam Prospektus.
RENCANA PENGGUNAAN DANA YANG DIPEROLEH DARI HASIL PENAWARAN UMUM
Seluruh dana yang diperoleh dari hasil Penawaran Umum ini, setelah dikurangi biaya-biaya Emisi akan digunakan
untuk :
a. Sebesar Rp808.195.000.000,- (delapan ratus delapan miliar seratus sembilan puluh lima juta Rupiah)
digunakan untuk melunasi jumlah terutang atas obligasi Perseroan yang keseluruhannya merupakan nilai
pokok utang yang akan jatuh tempo pada tahun 2026, dengan rincian sebagai berikut:
1. Obligasi Berkelanjutan IV Medco Energi Internasional Tahap I Tahun 2021 Seri B sebesar
Rp600.000.000.000,-;
2. Obligasi Berkelanjutan IV Medco Energi Internasional Tahap II Tahun 2021 Seri B sebesar
Rp58.195.000.000,-;
3. Obligasi Berkelanjutan V Medco Energi Internasional Tahap I Tahun 2023 Seri A sebesar
Rp150.000.000.000,-; dan
b. Sebesar Rp260.000.000.000,- (dua ratus enam puluh miliar Rupiah) digunakan untuk melunasi jumlah
terutang atas Obligasi Berkelanjutan V Medco Energi Internasional Tahap I Tahun 2023 Seri B yang
keseluruhannya merupakan nilai pokok utang yang diantaranya dapat dilakukan melalui Opsi Beli sesuai
dengan Perjanjian Perwaliamanatan.
Apabila jumlah dana yang diperoleh dari hasil Penawaran Umum Obligasi belum mencukupi, maka Perseroan
akan menggunakan kas internal yang berasal dari aktivitas operasi Perseroan.
Keterangan lebih lanjut mengenai rencana penggunaan dana hasil Penawaran Umum dapat dilihat pada Bab II
Prospektus.
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
Laporan Keuangan konsolidasian Perseroan dan Perusahaan Anak tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, dan
untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut telah disusun oleh manajemen Perseroan sesuai dengan
Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia dan disajikan dalam mata uang Dolar Amerika Serikat, telah diaudit
oleh KAP Purwantono, Sungkoro & Surja (firma anggota Ernst & Young Global Limited) berdasarkan Standar
Audit yang ditetapkan oleh Ikatan Akuntan Publik Indonesia (“IAPI”) dan ditandatangani Indrajuwana Komala
Widjaja (Registrasi Akuntan Publik No.AP. 0696) dengan opini tanpa modifikasian sebagaimana yang tercantum
dalam laporan auditor independen terkait dengan Laporan No. 00663/2.1032/AU.1/02/0696-5/1/IV/2025 dengan
tanggal opini 17 April 2025.
ANALISA KEUANGAN
Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
Aset
Tanggal 31 Desember 2024 dibandingkan dengan tanggal 31 Desember 2023
Pada tanggal 31 Desember 2024, jumlah aset Perseroan adalah sebesar USD7.926,9 juta, dimana terjadi
peningkatan sebesar 6,1% dibandingkan posisi 31 Desember 2023 sebesar USD7.468,3 juta. Hal ini disebabkan
terutama oleh peningkatan kas dan setara kas, investasi pada saham dan aset lain-lain.
(dalam USD)
2024 2023
ASET
ASET LANCAR
Kas dan setara kas 637.024.448 353.948.953
Investasi jangka pendek 11.025.523 10.997.817
Deposito dan rekening bank yang dibatasi penggunaannya 60.411.625 70.786.698
Piutang usaha
- Pihak berelasi 8.442 69.401
- Pihak ketiga 361.303.415 347.794.448
Piutang lain-lain
- Pihak berelasi 109.155.022 64.311.886
- Pihak ketiga 120.933.309 157.832.652
Piutang sewa pembiayaan - bagian yang jatuh tempo dalam satu tahun 30.826.137 38.149.716
Aset keuangan konsesi - bagian yang jatuh tempo dalam satu tahun 33.383.537 32.833.257
Persediaan 156.124.598 126.768.353
Pajak dibayar di muka 2.260.789 5.932.028
Estimasi pengembalian pajak 1.776.473 -
Investasi pada saham 115.657.000 -
Beban dibayar di muka 9.572.024 10.604.947
Aset derivatif 1.873.705 2.393.239
Aset dimiliki untuk dijual 43.461.065 192.150.474
Aset lancar lain-lain 122.179.138 132.074.910
Jumlah Aset Lancar 1.816.976.250 1.546.648.779
6
Page 8
(dalam USD)
2024 2023
ASET TIDAK LANCAR
Piutang lain-lain
- Pihak berelasi 502.193 1.175.893
- Pihak ketiga 15.312.282 15.695.772
Piutang sewa pembiayaan - setelah dikurangi bagian yang jatuh tempo dalam satu tahun 119.966.586 124.478.495
Aset keuangan konsesi - setelah dikurangi bagian yang jatuh tempo dalam satu tahun 547.347.966 461.038.028
Deposito dan rekening bank yang dibatasi penggunaannya - 134.709
Estimasi pengembalian pajak 4.621.359 4.244.792
Aset pajak tangguhan 130.565.420 138.264.206
Investasi pada saham 1.819.827.099 1.652.985.632
Aset tetap 109.403.217 64.675.306
Aset hak guna 235.228.298 215.276.954
Aset eksplorasi dan evaluasi 241.560.433 241.321.738
Aset minyak dan gas bumi 2.672.120.077 2.879.392.264
Goodwill 39.066.445 39.066.445
Aset derivatif 25.924.201 25.672.882
Aset lain-lain 148.468.539 58.244.374
Jumlah Aset Tidak Lancar 6.109.914.115 5.921.667.490
JUMLAH ASET 7.926.890.365 7.468.316.269
Catatan:
Mengacu pada nilai kurs tengah Bank Indonesia, nilai tukar yang digunakan Perseroan adalah sebagai berikut:
1. Kurs akhir tahun Rp16.162/USD untuk tahun 2024
2. Kurs akhir tahun Rp15.416/USD untuk tahun 2023
Kas dan setara kas pada tanggal 31 Desember 2024 adalah sebesar USD637,0 juta, dimana terjadi peningkatan
sebesar 80,0% dibandingkan posisi 31 Desember 2023 sebesar USD353,9 juta. Hal ini disebabkan terutama oleh
penerimaan atas pelepasan entitas anak terkait aset Libya dan Vietnam, penerimaan kas dari pelanggan, dan
penerimaan dari pinjaman bank, setelah dikurangi dengan pembayaran kas kepada pemasok dan karyawan,
pembayaran pajak, pinjaman bank, dan obligasi Dolar AS.
Deposito dan rekening bank yang dibatasi penggunaannya lancar dan tidak lancar pada tanggal 31 Desember
2024 adalah sebesar USD60,4 juta, dimana terjadi penurunan sebesar 14,8% dibandingkan posisi 31 Desember
2023 sebesar USD70,9 juta. Hal ini disebabkan terutama oleh penurunan saldo yang dibatasi penggunaannya
terkait dengan pelunasan sebagian obligasi Dolar AS.
Piutang usaha pada tanggal 31 Desember 2024 adalah sebesar USD361,3 juta, dimana terjadi peningkatan
sebesar 3,9% dibandingkan posisi 31 Desember 2023 sebesar USD347,9 juta. Hal ini disebabkan terutama oleh
kenaikan piutang usaha dari pelanggan di Oman terkait penjualan minyak mentah.
Aset dimiliki untuk dijual pada tanggal 31 Desember 2024 adalah sebesar USD43,5 juta, dimana terjadi penurunan
sebesar 77,4% dibandingkan posisi 31 Desember 2023 sebesar USD192,2 juta. Hal ini disebabkan terutama oleh
penyelesaian pelepasan Ophir Vietnam Block 12W B.V. dan divestasi aset Libya diimbangi dengan penambahan
aset dimiliki untuk dijual atas aset Simenggaris.
Investasi pada saham lancar dan tidak lancar pada tanggal 31 Desember 2024 adalah sebesar USD1.935,5 juta,
dimana terjadi peningkatan sebesar 17,1% dibandingkan posisi 31 Desember 2023 sebesar USD1.653,0 juta. Hal
ini disebabkan terutama oleh pengakuan bagian laba bersih entitas asosiasi dari PT Amman Mineral Internasional
Tbk. dan tambahan investasi pada PT Transportasi Gas Indonesia atas efek akuisisi bertahap Transasia Pipeline
Company Pvt. Ltd.
Aset minyak dan gas bumi pada tanggal 31 Desember 2024 adalah sebesar USD2.672,1 juta, dimana terjadi
penurunan sebesar 7,2% dibandingkan posisi 31 Desember 2023 sebesar USD2.879,4 juta. Hal ini disebabkan
terutama oleh depresiasi tahun berjalan dan reklasifikasi aset minyak dan gas bumi blok Simenggaris ke aset
dimiliki untuk dijual.
Aset lain-lain lancar dan tidak lancar pada 31 Desember 2024 adalah sebesar USD270,6 juta, dimana terjadi
peningkatan sebesar 42,2%, dibandingkan posisi 31 Desember 2023 sebesar USD190,3 juta. Hal ini terutama
disebabkan oleh kenaikan uang muka pembelian terkait proyek di Laut Natuna Selatan Blok B.
Liabilitas
Tanggal 31 Desember 2024 dibandingkan dengan tanggal 31 Desember 2023
Pada tanggal 31 Desember 2024, jumlah liabilitas Perseroan adalah sebesar USD5.575,9 juta, dimana terjadi
peningkatan sebesar 2,5% dibandingkan posisi 31 Desember 2023 sebesar USD5.440,7 juta. Hal ini disebabkan
terutama oleh peningkatan pinjaman bank jangka panjang dan liabilitas kontrak.
(dalam USD)
2024 2023
LIABILITAS
LIABILITAS JANGKA PENDEK
Pinjaman bank jangka pendek 54.691.856 147.595.813
Utang usaha
- Pihak berelasi 37.769.518 40.044.334
- Pihak ketiga 305.828.073 248.142.272
Utang lain-lain
- Pihak berelasi 15.168.241 15.361.309
- Pihak ketiga 132.091.345 101.412.447
Utang pajak 76.869.454 85.509.669
7
Page 9
(dalam USD)
2024 2023
Biaya akrual dan provisi lain-lain 276.060.037 240.001.718
Liabilitas derivatif 12.653.816 8.989.394
Liabilitas yang secara langsung berhubungan dengan aset dimiliki untuk dijual 13.817.699 72.105.575
Pinjaman jangka panjang yang jatuh tempo dalam satu tahun
- Pinjaman bank 162.501.916 156.613.607
- Pinjaman dari instansi keuangan non-bank 14.871 3.438.090
- Obligasi Rupiah 211.478.310 87.853.017
Liabilitas sewa 130.372.051 123.824.579
Liabilitas kontrak 76.068.456 91.178.344
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 1.505.385.643 1.422.070.168
LIABILITAS JANGKA PANJANG
Liabilitas jangka panjang - setelah dikurangi bagian yang jatuh tempo dalam satu tahun
- Pinjaman bank 1.028.429.769 691.356.819
- Pinjaman dari instansi keuangan non-bank 69.990.180 21.212.390
- Obligasi Rupiah 330.777.880 422.274.407
- Obligasi Dolar AS 1.442.197.561 1.765.072.297
Liabilitas sewa 147.515.311 114.636.832
Liabilitas kontrak 83.090.632 948.536
Utang lain-lain 91.048.352 85.709.640
Liabilitas pajak tangguhan 686.476.118 730.969.579
Liabilitas imbalan kerja jangka panjang 35.598.353 31.523.104
Liabilitas derivatif 30.742.102 10.278.206
Liabilitas pembongkaran aset dan restorasi area dan provisi lain-lain 124.606.895 144.668.299
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 4.070.473.153 4.018.650.109
Jumlah Liabilitas 5.575.858.796 5.440.720.277
Catatan:
Mengacu pada nilai kurs tengah Bank Indonesia, nilai tukar yang digunakan Perseroan adalah sebagai berikut:
1. Kurs akhir tahun Rp16.162/USD untuk tahun 2024
2. Kurs akhir tahun Rp15.416/USD untuk tahun 2023
Pinjaman bank jangka pendek dan jangka panjang pada tanggal 31 Desember 2024 adalah sebesar USD1.245,6
juta, dimana terjadi peningkatan sebesar 25,1% dibandingkan posisi 31 Desember 2023 sebesar USD995,6 juta.
Hal ini disebabkan terutama oleh penerimaan pinjaman bank jangka panjang selama tahun berjalan terutama
berasal dari Bank Mandiri.
Utang pajak pada tanggal 31 Desember 2024 adalah sebesar USD76,9 juta, dimana terjadi penurunan sebesar
10,1% dibandingkan posisi 31 Desember 2023 sebesar USD85,5 juta. Hal ini disebabkan terutama oleh
pembayaran utang Pajak Penghasilan Badan selama tahun berjalan.
Obligasi Dolar AS pada tanggal 31 Desember 2024 adalah sebesar USD1.442,2 juta, dimana terjadi penurunan
sebesar 18,3% dibandingkan posisi 31 Desember 2023 sebesar USD1.765,1 juta. Hal ini disebabkan terutama
oleh pelunasan obligasi dolar AS yang jatuh tempo di 2025 dan pelunasan sebagian obligasi dolar AS yang jatuh
tempo di tahun 2026 dan 2027.
Obligasi Rupiah pada tanggal 31 Desember 2024 adalah sebesar USD542,3 juta, dimana terjadi peningkatan
sebesar 6,3% dibandingkan posisi 31 Desember 2023 sebesar USD510,1 juta. Hal ini disebabkan terutama oleh
penerimaan Obligasi Berkelanjutan Rupiah V Tahap II dan Sukuk Wakalah Rupiah Berkelanjutan I Tahap III,
diimbangi dengan pelunasan sebagian Obligasi Berkelanjutan Rupiah IV Tahap I dan pelunasan Obligasi
Berkelanjutan Rupiah II Tahap IV.
Liabilitas yang secara langsung berhubungan dengan aset dimiliki untuk dijual pada tanggal 31 Desember 2024
adalah sebesar USD13,8 juta, dimana terjadi penurunan sebesar 80,8% dibandingkan posisi 31 Desember 2023
sebesar USD72,1 juta. Hal ini disebabkan terutama oleh penyelesaian pelepasan Ophir Vietnam Block 12W B.V.
dan divestasi aset Libya diimbangi dengan penambahan aset dimiliki untuk dijual atas aset Simenggaris .
Liabilitas pajak tangguhan pada tanggal 31 Desember 2024 adalah sebesar USD686,5 juta, dimana terjadi
penurunan sebesar 6,1% dibandingkan posisi 31 Desember 2023 sebesar USD731,0 juta. Hal ini disebabkan
terutama oleh realisasi liabilitas pajak tangguhan terkait aset minyak dan gas bumi.
Biaya akrual dan provisi lain-lain pada tanggal 31 Desember 2024 adalah sebesar USD276,1 juta, dimana terjadi
peningkatan sebesar 15% dibandingkan posisi 31 Desember 2023 sebesar USD240,0 juta. Hal ini disebabkan
terutama oleh peningkatan biaya akrual terkait kontrak jasa sehubungan dengan aktivitas eksplorasi dan produksi
minyak dan gas bumi dan peningkatan biaya akrual atas bunga obligasi dolar AS.
8
Page 10
Ekuitas
Tanggal 31 Desember 2024 dibandingkan dengan tanggal 31 Desember 2023
Pada tanggal 31 Desember 2024, jumlah ekuitas Perseroan adalah sebesar USD2.351,0 juta, dimana terjadi
peningkatan sebesar 16,0% dibandingkan posisi 31 Desember 2023 sebesar USD2.027,6 juta. Hal ini disebabkan
terutama oleh peningkatan saldo laba yang berasal dari laba bersih Perseroan pada tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2024.
(dalam USD)
2024 2023
EKUITAS
Modal saham - nilai nominal Rp25 per saham
- Modal dasar 55.000.000.000 saham pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023
- Diterbitkan dan disetor penuh 25.136.231.252 saham pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 121.798.946 121.798.946
- Saham treasuri 71.453.088 saham pada tanggal 31 Desember 2024 dan 106.731.368 saham pada (346.230) (517.173)
tanggal 31 Desember 2023
121.452.716 121.281.773
Tambahan modal disetor 498.076.092 496.239.219
Dampak perubahan transaksi ekuitas entitas anak/entitas asosiasi (72.514.729) (72.514.729)
Selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan (35.151.908) (37.367.121)
Penyesuaian nilai wajar atas instrumen lindung nilai arus kas 11.809.109 17.532.866
Selisih nilai transaksi dengan kepentingan nonpengendali 6.400.562 6.400.562
Bagian laba komprehensif lain entitas asosiasi dan ventura bersama 6.296.231 11.526.739
Pengukuran kembali program imbalan pasti 37.729.025 37.936.077
Saldo laba
- Ditentukan penggunaannya 10.435.835 10.435.835
- Tidak ditentukan penggunaannya 1.534.193.218 1.237.072.077
Jumlah ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk 2.118.726.151 1.828.543.298
Kepentingan nonpengendali 232.305.418 199.052.694
Jumlah Ekuitas 2.351.031.569 2.027.595.992
Catatan:
Mengacu pada nilai kurs tengah Bank Indonesia, nilai tukar yang digunakan Perseroan adalah sebagai berikut:
1. Kurs akhir tahun Rp16.162/USD untuk tahun 2024
2. Kurs akhir tahun Rp15.416/USD untuk tahun 2023
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian
Penjualan dan Pendapatan Usaha Lainnya
Pendapatan dari kontrak dengan pelanggan
Pendapatan dari kontrak pelanggan merupakan pendapatan yang diperoleh dari penjualan minyak dan gas,
konstruksi, penjualan listrik, operasi dan jasa pelayanan, dan penjualan jasa lainnya.
Pendapatan keuangan
Pendapatan keuangan merupakan pendapatan yang diperoleh dari sewa pembangkit listrik, pendapatan bunga
dari jasa konsesi, dan pendapatan bunga dari sewa dimana hampir keseluruhan dari pendapatan keuangan
dikontribusikan oleh MPI.
Tabel di bawah ini menyajikan rincian jumlah penjualan dan pendapatan usaha lainnya untuk masing-masing
tahun sebagai berikut:
(dalam USD)
2024 2023
OPERASI YANG DILANJUTKAN
PENDAPATAN
Pendapatan dari kontrak dengan pelanggan 2.349.410.717 2.204.658.197
Pendapatan keuangan 49.779.838 44.679.381
JUMLAH PENDAPATAN 2.399.190.555 2.249.337.578
Tahun 2024 dibandingkan dengan Tahun 2023
Jumlah Pendapatan mengalami mengalami peningkatan sebesar 6,7% menjadi USD2.399,2 juta pada tahun
2024, dibandingkan USD2.249,3 juta pada tahun 2023. Hal ini terutama disebabkan oleh peningkatan penjualan
minyak Perseroan yang berasal dari kontribusi Oman Block 60 yang diimbangi dengan menurunnya penjualan
gas perseroan dan pendapatan konstruksi.
Penjualan minyak Perseroan mengalami peningkatan menjadi 40,6 MBOPD pada tahun yang berakhir tanggal 31
Desember 2024 dari 30,8 MBPOD pada tahun 2023. Harga realisasi rata-rata minyak mengalami peningkatan
menjadi USD78/barel pada tahun 31 Desember 2024 dari USD77,9/barel pada tahun yang berakhir tanggal 31
Desember 2023.
Penjualan gas Perseroan mengalami penurunan menjadi 561.9 BBTUPD pada tahun 2024 dari 659,2 BBTUPD
pada tahun 2023. Harga realisasi rata-rata gas alam USD7,0 MMBTU pada tahun yang berakhir tanggal 31
Desember 2024 dan 2023.
Penjualan jasa lainnya mengalami kenaikan yang berasal dari meningkatnya kegiatan sewa rig, jasa transportasi
gas dan jasa kemanan.
9
Page 11
Selain itu terdapat penurunan pendapatan dari pendapatan konstruksi pada tahun yang berakhir tanggal 31
Desember 2024 yang berasal dari Ijen Geothermal Project karena selesainya masa kontruksi pada tahun 2024.
Beban pokok pendapatan dan biaya langsung lainnya
Penyusutan, deplesi dan amortisasi
Penyusutan, deplesi dan amortisasi terutama timbul dari deplesi biaya eksplorasi dan pengembangan minyak dan
gas yang dikapitalisasi, yang dihitung dengan menggunakan metode unit produksi.
Biaya produksi dan lifting
Biaya produksi dan lifting terutama terdiri dari (i) biaya kontrak minyak dan gas bumi yang terdiri dari biaya-biaya
yang dapat secara langsung diatribusikan kepada kegiatan minyak dan gas dalam operasi domestik dan
internasional, yang terutama meliputi biaya tenaga kerja dan utilitas, (ii) biaya overhead operasi lapangan, yang
terdiri dari sejumlah biaya administratif seperti biaya tenaga kerja, sewa peralatan dan utilitas; dan (iii) biaya
operasi dan pemeliharaan, dan dalam jumlah yang lebih rendah, biaya pendukung operasi serta biaya pipa dan
transportasi.
Biaya pembelian minyak mentah
Biaya pembelian minyak mentah Perseroan terdiri dari pembayaran untuk minyak mentah (di luar hak bagi hasil
Perseroan) yang dibeli dari SKK Migas dan mitra usaha joint venture lainnya di PSC yang Perseroan operasikan,
atau dalam kasus blok yang tidak Perseroan operasikan, seperti Blok Oman 60, joint lifting untuk kemudian dijual
ke pelanggan asing. Perseroan menyelesaikan posisi lifting dengan SKK Migas dan mitra usaha lainnya setiap
akhir tahun.
Beban pokok penjualan tenaga listrik dan jasa terkait lainnya
Biaya penjualan tenaga listrik dan layanan terkait Perseroan terdiri dari biaya MPI yang terkait langsung dengan
pendapatannya dari penjualan tenaga listrik dan layanan terkait. Biaya tersebut terutama terdiri dari biaya
konstruksi, pembayaran untuk pembelian gas, biaya yang terkait dengan penyediaan layanan operasi dan
pemeliharaan, biaya manajemen dan dukungan teknis, biaya pemeliharaan, dan beberapa biaya administrasi
seperti tenaga kerja, sewa peralatan dan biaya utilitas.
Biaya jasa
Biaya jasa merupakan biaya-biaya dari kegiatan jasa transportasi gas, sewa rig, jasa distribusi gas dan lainnya,
termasuk tenaga kerja, jasa.
Beban eksplorasi
Beban eksplorasi meliputi biaya sumur kering dan biaya overhead eksplorasi. Beban eksplorasi bergerak sesuai
dengan tingkat kegiatan eksplorasi dan tingkat kesuksesan kegiatan tersebut, karena semua biaya yang terkait
dengan aktivitas pengeboran dan peralatan sumur eksplorasi untuk menemukan atau menghasilkan cadangan
terbukti, pada awalnya dikapitalisasi dan dicatat sebagai aset eksplorasi dan evaluasi hingga aktivitas eksplorasi
tersebut ditetapkan tidak berhasil. Pada saat itulah Perseroan membukukan beban eksplorasi untuk sumur kering
Tabel di bawah ini menyajikan rincian jumlah beban pokok penjualan dan biaya langsung lainnya untuk masing-
masing tahun sebagai berikut:
(dalam USD)
2024 2023
BEBAN POKOK PENDAPATAN DAN BIAYA LANGSUNG LAINNYA
Penyusutan, deplesi dan amortisasi 547.526.380 453.130.843
Biaya produksi dan lifting 417.391.591 405.885.183
Biaya pembelian minyak mentah 342.597.021 138.339.366
Biaya pokok penjualan tenaga listrik dan jasa terkait lainnya 122.415.206 189.578.507
Biasa jasa 28.422.734 20.748.300
Beban eksplorasi 7.369.834 7.994.358
JUMLAH BEBAN POKOK PENDAPATAN DAN BIAYA LANGSUNG LAINNYA 1.465.722.766 1.215.676.557
Tahun 2024 dibandingkan dengan Tahun 2023
Jumlah beban pokok pendapatan dan biaya langsung lainnya mengalami peningkatan sebesar 20,6% menjadi
USD1.465,7 juta pada tahun 2024, dibandingkan USD1.215,7 juta pada tahun 2023.
Penyusutan, deplesi dan amortisasi. Penyusutan, deplesi dan amortisasi mengalami kenaikan sebesar 20,8%
menjadi USD547,5 juta pada tahun 2024, dibandingkan USD453,1 juta pada tahun 2023. Kenaikan tersebut
terutama disebabkan oleh kontribusi Oman Block 60 yang meningkatkan dasar aset untuk perhitungan
penyusutan, deplesi dan amortisasi.
Biaya produksi dan lifting. Biaya produksi dan lifting Perseroan mengalami kenaikan sebesar 2,8% menjadi
USD417,4 juta pada tahun 2024, dibandingkan USD405,9 juta pada tahun 2023. Kenaikan tersebut terutama
disebabkan oleh kontribusi biaya selama setahun penuh dari Oman sehubungan dengan akusisi Oman Block 60.
10
Page 12
Biaya pembelian minyak mentah. Biaya pembelian minyak mentah mengalami kenaikan sebesar 147,6% menjadi
USD342,6 juta pada tahun 2024, dibandingkan USD138,3 juta pada tahun 2023. Kenaikan tersebut terutama
disebabkan oleh peningkatan atas volume pembelian minyak mentah oleh anak perusahaan di bidang trading
(melalui Medco Energi Global Pte Ltd).
Beban pokok penjualan tenaga listrik dan jasa terkait lainnya. Biaya penjualan tenaga listrik dan layanan terkait
mengalami penurunan sebesar 35,4% menjadi USD122,4 juta pada tahun 2024, dibandingkan USD189,6 juta
pada tahun 2023. Penurunan tersebut terutama dari penurunan biaya konstruksi Ijen Geothermal Project yang
telah memasuki tahap commissioning di tahun 2024 dibandingkan dengan periode penyelesaian masa kontruksi
pada Februari 2023.
Biaya jasa. Biaya jasa mengalami kenaikan sebesar 37,0% menjadi USD28,4 juta pada tahun 2024, dibandingkan
USD20,7 juta pada tahun 2023. Kenaikan tersebut sejalan dengan meningkatnya pendapatan dari jasa lainnya
yang berasal dari sewa rig, jasa transportasi gas dan jasa keamanan.
Beban eksplorasi. Beban eksplorasi mengalami penurunan sebesar 7,8% menjadi USD7,4 juta pada tahun 2024,
dibandingkan USD8,0 juta pada tahun 2023. Hal ini terutama disebabkan oleh menurunnya aktivitas eksplorasi
Mexico pada tahun yang berakhir 2024 dibandingkan dengan pada tahun 2023.
Laba kotor
(dalam USD)
2024 2023
LABA KOTOR 933.467.789 1.033.661.021
Tahun 2024 dibandingkan dengan Tahun 2023
Laba kotor mengalami mengalami penurunan sebesar 9,7% menjadi USD933,5 juta pada tahun 2024,
dibandingkan USD1.033,7 juta pada tahun 2023.
Beban penjualan, umum dan administrasi
Beban umum dan administrasi terdiri dari beban gaji, upah dan imbalan kerja lainnya; perawatan dan perbaikan;
honorarium profesional; jasa; asuransi; sewa; beban kontrak; transportasi; penyusutan; peralatan dan
perlengkapan kantor; pendidikan; penyisihan (pemulihan) kerugian kredit ekspektasian; dan lain-lain. Beban
penjualan sebagian besar terdiri dari beban ekspor; beban jamuan; perjalanan dinas; dan iklan dan promosi.
(dalam USD)
2024 2023
Beban penjualan, umum dan administrasi (216.890.499) (241.369.713)
Tahun 2024 dibandingkan dengan Tahun 2023
Beban penjualan, umum dan administrasi Perseroan mengalami penurunan sebesar 10,1% menjadi USD216,9
juta pada tahun 2024, dibandingkan USD241,4 juta pada tahun 2023. Hal ini terutama disebabkan oleh
menurunnya biaya profesional, dimana terdapat beban honorarium profesional dan pembiayaan terkait akuisisi
Oman Block 60 pada tahun 2023.
Penghasilan (beban) lain-lain
(dalam USD)
2024 2023
Beban pendanaan (307.332.759) (276.002.382)
Keuntungan atas dilusi investasi jangka panjang - 83.839.822
Kerugian dari kombinasi bisnis secara bertahap (15.440.850) -
Keuntungan penyesuaian nilai wajar aset keuangan 29.957.902 69.291.877
Pendapatan bunga 85.868.447 49.494.520
Bagian laba dari entitas asosiasi dan ventura bersama 113.101.263 39.328.058
Keuntungan pembelian diskon 51.586.361 36.173.977
Pendapatan dividen 18.870.000 31.768.200
Kerugian penurunan nilai aset (29.455.169) (59.635.411)
Beban lain-lain (21.136.896) (64.640.187)
Pendapatan lain-lain 28.454.800 25.943.650
Penghasilan (beban) lain-lain (45.526.901) (64.437.876)
Tahun 2024 dibandingkan dengan Tahun 2023
Beban lain-lain. Beban lain-lain mengalami penurunan sebesar 29,3% menjadi USD45,5 juta pada tahun yang
2024, dibandingkan USD64,4 juta pada tahun 2023.
Beban pendanaan. Beban pendanaan mengalami kenaikan sebesar 11,4% menjadi USD307,3 juta pada tahun
2024, dibandingkan USD276,0 juta pada tahun 2023. Hal ini terutama berasal dari lebih tingginya tingkat hutang
sehubungan dengan pembiayaan akuisisi dari Oman Block 60 dan Block 48.
11
Page 13
Keuntungan atas dilusi investasi jangka panjang. Keuntungan atas dilusi investasi jangka panjang USD83,8 juta
pada tahun 2023 berasal dari efek penawaran perdana saham Amman Tbk (“AMMN”) pada Juli 2023. Pada tahun
2024, tidak terdapat keuntungan atas dilusi investasi jangka panjang yang dibukukan.
Kerugian dari kombinasi bisnis secara bertahap. Perseroan mencatat kerugian sebesar USD15,4 juta dari
kerugian dari kombinasi bisnis secara bertahap pada tahun 2024. Selama tahun 2024, Perseroan meningkatkan
kepemilikan saham di Transasia Pipeline Company Pvt. Ltd. (“Transasia”), melalui 2 (dua) transaksi, terdiri dari
pembelian 15% kepemilikan saham di bulan Mei 2024 (yang meningkatkan kepemilikan Perseroan dari 35%
menjadi 50%) dan selanjutnya tambahan pembelian 35% kepemilikan saham di bulan November 2024. Perseroan
mencatat kerugian yang berasal dari penilaian kembali 50% saham kepemilikan pada Transasia, untuk
menghentikan pencatatan ekuitas sehubungan dengan tambahan 35% kepemilikan yang mewajibkan Perseroan
untuk mengakui pencatatan secara konsolidasian untuk Transasia. Tidak ada kerugian dari kombinasi bisnis
secara bertahap pada tahun yang berakhir tanggal 31 Desember 2023.
Keuntungan dari penyesuaian nilai wajar aset keuangan. Keuntungan dari penyesuaian nilai wajar aset keuangan
mengalami penurunan sebesar 56,8% menjadi USD30,0 juta pada tahun 2024, dibandingkan USD69,3 juta pada
tahun 2023. Hal ini terutama disebabkan oleh menurunnya keuntungan yang berasal dari penyesuaian nilai wajar
atas investasi Perseroan di PT Sumber Mineral Citra Nusatara (“SMCN”) dan PT Donggi Senoro LNG (“DSLNG”).
Pendapatan bunga. Pendapatan bunga mengalami kenaikan sebesar 73,5% menjadi USD85,9 juta pada tahun
2024, dibandingkan USD49,5 juta pada tahun 2023. Hal ini terutama berasal dari kenaikan pendapatan bunga
atas pinjaman pemegang saham Transasia Pipeline Company Pvt. Ltd sehubungan dengan tambahan
kepemilikan saham secara bertahap pada tahun 2024.
Bagian laba dari entitas asosiasi dan ventura bersama. Bagian laba dari entitas asosiasi dan ventura bersama
mengalami peningkatan sebesar 187,6% menjadi USD113,1 juta pada tahun 2024, dibandingkan USD39,3 juta
pada tahun 2023. Hal ini terutama disebabkan oleh meningkatnya kontribusi bagian laba bersih dari PT Amman
Mineral Internasional (“AMI”) terhadap Perseroan.
Keuntungan pembelian diskon. Keuntungan pembelian diskon mengalami peningkatan sebesar 42,6% menjadi
USD51,6 juta pada tahun 2024, dibandingkan USD36,2 juta pada tahun 2023. Keuntungan pembelian diskon
pada tahun 2024 berasal dari pembelian tambahan 35% saham kepemilikan di Transasia Pipeline Company Pvt.
Ltd pada bulan November 2024. Keuntungan pembelian diskon pada tahun 2023 berasal dari akuisisi Block 60
Oman.
Pendapatan dividen. Pendapatan dividen mengalami penurunan sebesar 40,6% menjadi USD18,9 juta pada
tahun 2024, dibandingkan USD31,8 juta pada tahun 2023. Penurunan pendapatan dividen ini berasal dari
menurunnya bagi hasil keuntungan yang diterima dari PT Donggi Senoro LNG (DSLNG).
Kerugian penurunan nilai aset. Kerugian penurunan nilai aset mengalami penurunan sebesar 50,6% menjadi
USD29,5 juta pada tahun 2024, dibandingkan USD59,6 juta pada tahun 2023. Pada tahun 2024, kerugian
penurunan nilai aset sebagian besar berasal dari JOB Simenggaris. Pada tahun 2023, kerugian penurunan nilai
aset berasal dari Blok A, Aceh.
Beban lain-lain. Beban lain-lain mengalami penurunan sebesar 67,3 % menjadi USD21,1 juta pada tahun 2024,
dibandingkan USD64,6 juta pada tahun 2023. Penurunan ini terutama disebabkan oleh beban provisi dan
penghapusan PPN di Blok A, Aceh yang diperkirakan tidak dapat ditagihkan kembali yang dicatat di tahun 2023.
Pendapatan lain-lain. Pendapatan lain-lain mengalami kenaikan sebesar 9,7% menjadi USD28,5 juta pada tahun
2024, dibandingkan USD25,9 juta pada tahun 2023. Kenaikan ini terutama disebabkan oleh keuntungan kurs mata
uang asing dan pembalikan akrual pada tahun 2024 sehubungan dengan biaya pengeboran tertentu yang telah
kami penyisihannya pada tahun-tahun sebelumnya dan lebih rendah dari yang awalnya dicatatkan, sebagian
diimbangi oleh penurunan keuntungan atas penebusan obligasi, terutama obligasi Dolar AS, dan keuntungan atas
klaim arbitrase dan divestasi.
Laba sebelum pajak penghasilan dari operasi yang dilanjutkan
(dalam USD)
2024 2023
LABA SEBELUM PAJAK PENGHASILAN DARI OPERASI YANG DILANJUTKAN 671.050.389 727.853.432
Tahun 2024 dibandingkan dengan Tahun 2023
Akibat hal-hal yang telah disebutkan di atas, Perseroan mencatat laba sebelum beban pajak penghasilan dari
operasi yang dilanjutkan mengalami penurunan sebesar USD56,8 juta atau 7,8% menjadi USD671,1 juta pada
tahun 2024, dibandingkan USD727,9 juta pada tahun 2023.
12
Page 14
Laba tahun berjalan
(dalam USD)
2024 2023
LABA TAHUN BERJALAN 380.206.515 345.768.603
Tahun 2024 dibandingkan dengan Tahun 2023
Akibat hal-hal tersebut di atas, Perseroan membukukan peningkatan laba tahun berjalan sebesar USD34,4 juta
atau 10,0% mejadi USD380,2 juta pada tahun 2024, dibandingkan USD345,8 juta pada tahun 2023.
Laba komprehensif tahun berjalan
(dalam USD)
2024 2023
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN YANG AKAN DIREKLASIFIKASI KE LABA RUGI
Selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan (2.193.713) 15.568.582
Penyesuaian nilai wajar atas instrumen lindung nilai arus kas - setelah dikurangi pajak (4.803.600) (16.633.957)
Bagian rugi komprehensif lain entitas asosiasi dan ventura bersama (5.230.508) (584.143)
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN YANG TIDAK AKAN DIREKLASIFIKASI KE LABA RUGI
Pengukuran kembali program imbalan kerja (136.556) 2.087.514
Pajak penghasilan terkait dengan pos yang tidak direklasifikasi ke laba rugi (59.848) 624.419
JUMLAH LABA KOMPREHENSIF TAHUN BERJALAN 367.782.290 346.831.018
Tahun 2024 dibandingkan dengan Tahun 2023
Jumlah laba komprehensif tahun berjalan meningkat sebesar 6,0% menjadi USD367,8 juta pada tahun 2024,
dibandingkan USD346,8 juta pada tahun 2023.
Ikhtisar Laporan Arus Kas Konsolidasian
Tabel berikut ini menyajikan informasi tertentu sehubungan data arus kas Perseroan untuk tahun 2024 dan 2023:
(dalam USD)
2024 2023
Kas neto diperoleh dari aktivitas operasi 1.219.541.609 723.225.943
Kas neto digunakan untuk aktivitas investasi (368.970.436) (629.251.025)
Kas neto digunakan untuk aktivitas pendanaan (569.204.360) (346.626.214)
Kenaikan (penurunan) neto kas dan setara kas dari operasi yang 281.366.813 (252.651.296)
dilanjutkan
Arus Kas dari Aktivitas Operasi
Tahun 2024
Kas neto yang diperoleh dari aktivitas operasi pada tahun 2024 mencapai USD1.219,5 juta, dan terutama terdiri
dari penerimaan kas dari pelanggan sebesar USD2.427,9 juta, yang sebagian diimbangi dengan pembayaran kas
kepada pemasok dan karyawan sebesar USD871,9 juta dan pembayaran pajak penghasilan sebesar USD336,5
juta.
Tahun 2023
Kas neto yang diperoleh dari aktivitas operasi pada tahun 2023 mencapai USD723,2 juta, dan terutama terdiri
dari penerimaan kas dari pelanggan sebesar USD2.096,7 juta, yang sebagian diimbangi dengan pembayaran kas
kepada pemasok dan karyawan sebesar USD880,1 juta dan pembayaran pajak penghasilan sebesar USD493,4
juta.
Arus Kas dari Aktivitas Investasi
Tahun 2024
Kas neto yang digunakan untuk aktivitas investasi pada tahun 2024 mencapai USD369,0 juta, yang terutama
terdiri dari penambahan aset minyak dan gas bumi sebesar USD343,9 juta, terutama pada aset Natuna, Oman
Blok 60 dan Grissik dan penambahan aset lain-lain terkait uang muka pembelian aset sebesar USD112,9 juta,
yang sebagian diimbangi oleh penerimaan dari pelepasan entitas anak atau asosiasi sebesar USD117,9 juta
terkait pelepasan Vietnam dan Libya.
13
Page 15
Tahun 2023
Kas neto yang digunakan untuk aktivitas investasi pada tahun 2023 mencapai USD629,3 juta, yang terutama
terdiri dari akuisisi bisnis setelah dikurangi kas yang diperoleh terkait Oman sebesar USD520,3 juta, penambahan
aset minyak dan gas bumi sebesar USD237,8 juta, terutama pada aset Natuna, Grissik dan Thailand, perolehan
aset tetap sebesar USD44,5 juta, penambahan investasi jangka panjang sebesar USD35,0 juta yang sebagian
besar terkait penambahan investasi di SMCN, yang sebagian diimbangi oleh penerimaan dari piutang lain-lain
sebesar USD157,8 juta yang sebagian besar berasal dari SMCN terkait penjualan kepemilikan di PT Amman
Mineral Internasional, penerimaan dividen kas dari DSLNG sebesar USD31,8 juta, dan penerimaan dari
pelepasan entitas anak atau asosiasi sebesar USD28,0 juta terutama terkait pelepasan kepemilikan atas blok
Sinphuhorm di Thailand.
Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan
Tahun 2024
Kas neto yang digunakan untuk aktivitas pendanaan pada tahun 2024 mencapai USD569,2 juta, yang terutama
terdiri dari pembayaran utang jangka panjang lainnya sebesar USD391,6 juta yang sebagian besar untuk
pembayaran Obligasi Dolar AS dan Obligasi Rupiah, pembayaran pinjaman bank sebesar USD369,3 juta yang
sebagian besar untuk pembayaran pinjaman fasilitas kredit Mandiri dan pinjaman jangka pendek, pembayaran
beban pendanaan sebesar USD252,9 juta, pembayaran liabilitas sewa sebesar USD177,0 juta, pembayaran
dividen kepada pemegang saham sebesar USD70,2 juta, dan pembelian kembali obligasi sebesar USD49,6 juta,
yang sebagian diimbangi dengan penerimaan pinjaman bank sebesar USD559,3 juta yang sebagian besar
berasal dari pinjaman dari Bank Mandiri dan pinjaman sindikasi, serta penerimaan utang jangka panjang lainnya
sebesar USD205,5 juta yang terutama berasal dari Obligasi Rupiah.
Tahun 2023
Kas neto yang digunakan untuk aktivitas pendanaan pada tahun 2023 mencapai USD346,6 juta, yang terutama
terdiri dari pembayaran pinjaman bank sebesar USD759,2 juta yang sebagian besar untuk pembayaran pinjaman
bank jangka pendek, pinjaman bank jangka panjang dan pinjaman sindikasi, pembayaran utang jangka panjang
lainnya sebesar USD515,5 juta yang sebagian besar untuk pembayaran Obligasi Rupiah dan Obligasi Dolar AS,
pembayaran beban pendanaan sebesar USD258,8 juta, pembayaran liabilitas sewa sebesar USD139,9 juta,
pembayaran dividen sebesar USD64,3 juta, yang sebagian diimbangi dengan penerimaan pinjaman bank sebesar
USD803,9 juta yang sebagian besar berasal dari pinjaman jangka pendek dan pinjaman sindikasi, penerimaan
utang jangka panjang lainnya sebesar USD574,3 juta yang sebagian besar berasal dari Obligasi Dolar AS dan
Obligasi Rupiah, serta penarikan deposito dan rekening bank yang dibatasi penggunaannya sebesar USD66,5
juta.
FAKTOR RISIKO
I. RISIKO UTAMA YANG MEMPUNYAI PENGARUH SIGNIFIKAN TERHADAP KELANGSUNGAN USAHA
PERSEROAN
Risiko tergantung pada kemampuan untuk mengembangkan menemukan cadangan baru.
II. RISIKO TERKAIT KEGIATAN USAHA PERSEROAN
1. Data cadangan dan sumber daya Perseroan merupakan estimasi, sehingga data aktual dapat berbeda;
2. Kegiatan Perseroan memiliki risiko opersional yang signifikan;
3. Interpretasi data seismik dalam mengidentifikasi keberadaan minyak dan gas mungkin tidak akurat;
4. Kegiatan akuisisi atau ekspansi Perseroan di bidang usaha atau wilayah baru mengandung risiko teknis,
konstruksi dan pembiayaan;
5. Kenaikan tingkat suku bunga dapat menimbulkan dampak material terhadap kondisi keuangan Perseroan;
6. Fluktuasi nilai tukar mata uang asing selain Dolar AS dapat merugikan kinerja operasional Perseroan;
7. Keterbatasan infrastruktur distribusi dan transmisi gas dapat membatasi penjualan;
8. Kepentingan pemegang saham pengendali Perseroan, mitra Ventura Bersama dan/atau mitra kerja
Perseroan lainnya mungkin berbeda dengan kepentingan Perseroan;
9. Perseroan dapat mengalami kerugian yang tidak tercakup oleh atau nilainya melebihi pertanggungan
asuransi
10. Biaya restorasi, penutupan dan pembongkaran tambang, pipa dan fasilitas lain serta kewajiban terkait
lingkungan hidup mungkin melebihi provisi yang telah dibentuk;
11. Perseroan dapat mengalami kerugian akibat keterlibatan dalam perkara hukum, perkara regulatif dan perkara
lainnya;
12. Pandemi dapat menimbulkan dampak merugikan terhadap Perseroan;
13. Perubahan iklim dapat berdampak secara material terhadap hasil operasi, akses modal, dan strategi
Perseroan.
III. RISIKO TERKAIT NEGARA-NEGARA TEMPAT PERSEROAN BEROPERASI
14
Page 16
1. Kegiatan usaha Perseroan sangat bergantung kepada peraturan dan otoritas pemerintah;
2. Tantangan ekonomi regional atau global dapat mempengaruhi ekonomi Indonesia dan kegiatan usaha
Perseroan;
3. Perseroan mungkin mengalami dampak perubahan peraturan pajak;
4. Perubahan peraturan perundang-undangan ketenagakerjaan dan perselisihan hubungan industrial di negara
Perseroan beroperasi dapat menimbulkan dampak merugikan.
IV. RISIKO INVESTASI BAGI INVESTOR PEMEGANG OBLIGASI
Risiko yang dihadapi investor pembeli Obligasi adalah:
1. Risiko tidak likuidnya Obligasi yang ditawarkan dalam Penawaran Umum ini yang antara lain disebabkan
karena tujuan pembelian Obligasi sebagai investasi jangka panjang.
2. Risiko gagal bayar disebabkan kegagalan dari Perseroan untuk melakukan pembayaran Bunga Obligasi serta
Pokok Obligasi pada waktu yang telah ditetapkan, atau kegagalan Perseroan untuk memenuhi ketentuan lain
yang ditetapkan dalam Perjanjian Perwaliamanatan yang merupakan dampak dari memburuknya kinerja dan
perkembangan usaha Perseroan.
Keterangan lebih lanjut mengenai risiko usaha Perseroan dapat dilihat pada Bab IV Prospektus.
KEJADIAN PENTING SETELAH TANGGAL LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN
Tidak ada kejadian penting yang mempunyai dampak cukup material terhadap posisi dan kinerja keuangan
Perseroan dan Perusahaan Anak yang terjadi setelah tanggal laporan auditor independen tertanggal 17 April 2025
yang perlu diungkapkan pada laporan keuangan konsolidasian Perseroan dan Perusahaan Anak pada tanggal 31
Desember 2024 dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan
Publik Purwantono, Sungkoro & Surja, penanggung jawab Indrajuwana Komala Widjaja (Izin Akuntan Publik No.
AP.0696), berdasarkan standar audit yang ditetapkan oleh IAPI, dengan pendapat tanpa modifikasian dengan
paragraf penjelas, hingga efektifnya Pernyataan Pendaftaran.
KETERANGAN TENTANG PERSEROAN, KEGIATAN USAHA, SERTA KECENDERUNGAN
DAN PROSPEK USAHA
1. RIWAYAT SINGKAT PERSEROAN
Perseroan didirikan dengan nama PT Meta Epsi Pribumi Drilling Company dalam rangka Penanaman Modal Dalam
Negeri berdasarkan Undang-Undang No. 6 Tahun 1968 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang No.12
Tahun 1970 dan terakhir diubah dengan Undang-Undang No. 25 Tahun 2007 tentang Penanaman Modal berikut
perubahannya, didirikan dengan Akta Pendirian No.19 tanggal 9 Juni 1980, sebagaimana diubah dengan Akta
Perubahan No.29 tanggal 25 Agustus 1980 dan Akta Perubahan No. 2 tanggal 2 Maret 1981, yang ketiganya
dibuat di hadapan Imas Fatimah, S.H., Notaris di Jakarta, akta-akta mana telah memperoleh pengesahan dari
Menkum berdasarkan Surat Keputusan No. Y.A.5/192/4 tanggal 7 April 1981 dan telah didaftarkan di Pengadilan
Negeri Jakarta berturut-turut di bawah No. 1348, No. 1349 dan No. 1350 tanggal 16 April 1981 serta telah
diumumkan dalam BNRI No. 102 tanggal 22 Desember 1981, Tambahan No. 1020/1981.
Anggaran Dasar Perseroan terakhir adalah sebagaimana termuat dalam Akta No. 69/2023. Berdasarkan Akta No.
69/2023, pemegang saham Perseroan telah menyetujui perubahan anggaran dasar Perseroan Pasal 3 tentang
maksud dan tujuan serta kegiatan usaha dalam rangka penyesuaian dengan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha
Indonesia (KBLI) 2020 dan Pasal 17 tentang tahun buku, rencana kerja & anggaran perusahaan dalam rangka
penyesuaian dengan ketentuan Peraturan OJK No. 14/POJK.04/2022 tentang Penyampaian Laporan Keuangan
Berkala Emiten atau Perusahaan Publik.
Sesuai dengan Anggaran Dasar, maksud dan tujuan Perseroan ialah berusaha dalam bidang aktivitas perusahaan
holding dan aktivitas konsultasi manajemen lainnya. Untuk mencapai maksud dan tujuan tersebut di atas,
Perseroan dapat melaksanakan kegiatan usaha utama sebagai berikut:
a. Melakukan aktivitas perusahaan holding (KBLI No. 64200), dimana kegiatan utamanya adalah kepemilikan
dan/atau penguasaan aset dari sekelompok perusahaan subsidiari dan kegiatan utamanya adalah
kepemilikan kelompok tersebut.
b. Aktivitas konsultasi manajemen lainnya (KBLI No. 70209), dimana kegiatan utamanya (sebagaimana relevan)
adalah memberikan bantuan nasehat, bimbingan dan operasional usaha serta permasalahan organisasi dan
manajemen lainnya, seperti perencanaan strategi dan organisasi, keputusan berkaitan dengan keuangan,
tujuan dan kebijakan pemasaran, perencanaan, praktik dan kebijakan sumber daya manusia, perencanaan
penjadwalan dan pengontrolan produksi.
Untuk mendukung kegiatan usaha Perseroan di atas, Perseroan melaksanakan kegiatan usaha penunjang sebagai
berikut:
15
Page 17
a. Sebagai penasihat (counsellors) dan perunding (negotiators) dalam merancang merger dan akuisisi
perusahaan
b. Memberikan bantuan nasihat, bimbingan, operasional berbagai fungsi manajemen asistensi operasional suatu
usaha dan pelayanan masyarakat mengenai hubungan masyarakat (public relations) dan komunikasi
masyarakat atau umum, kegiatan lobi, rancangan dari metode dan prosedur akuntansi, program akuntansi
biaya, prosedur pengawasan anggaran belanja, pemberian nasihat dan bantuan untuk usaha dan pelayanan
masyarakat dalam perencanaan, pengorganisasian, efisiensi dan pengawasan, informasi manajemen dan
lain-lain.
Saat ini, dalam melakukan kegiatan usahanya sebagai perusahaan holding, Perseroan memiliki dan menguasai
Perusahaan Anak yang menjalankan kegiatan usaha utama di bidang eksplorasi dan produksi minyak dan gas di
wilayah Indonesia dan internasional. Selain itu, Perusahaan Anak yang dimiliki oleh Perseroan juga
mendiversifikasikan bisnisnya dalam bidang ketenagalistrikan, pertambangan batu bara, distribusi gas, jasa
penyewaan peralatan pengeboran dan jasa penyewaan gedung. Selain melakukan aktivitas perusahaan holding,
perusahaan juga memberikan bantuan nasehat terkait operasional usaha, perencanaan strategi dan organisasi,
serta keputusan berkaitan dengan keuangan dan perencanaan.
Perseroan melakukan kegiatan usaha melalui (i) MEPI untuk kegiatan eksplorasi dan produksi minyak dan gas –
Indonesia; (ii) MSS untuk kegiatan eksplorasi dan produksi minyak dan gas – internasional; (iii) MPI untuk unit
usaha ketenagalistrikan; (iv) Medco LNG untuk unit usaha sektor hilir migas; dan (v) EPI untuk jasa penyewaan
atau pelayanan dan bidang perdagangan. Selanjutnya, perusahaan-perusahaan tersebut melakukan kegiatan
usaha baik secara langsung maupun tidak langsung melalui penyertaan pada perusahaan lain dengan bidang
usaha sejenis.
Kegiatan usaha yang benar-benar dijalankan Perseroan saat ini adalah aktivitas perusahaan holding dan aktivitas
konsultasi manajemen lainnya.
2. STRUKTUR PERMODALAN DAN DAFTAR SUSUNAN PEMEGANG SAHAM PERSEROAN
Berdasarkan Akta No. 86/2021 dan Daftar Pemegang Saham per 31 Maret 2025 yang dikeluarkan oleh PT
Sinartama Gunita selaku Biro Administrasi Efek yang ditunjuk oleh Perseroan, susunan pemegang saham
Perseroan adalah sebagai berikut:
Nilai Nominal Rp25 per Saham Kepemilikan
Uraian dan Keterangan Hak Suara
Jumlah Saham Jumlah Nominal (Rp)
(%)
Modal Dasar 55.000.000.000 1.375.000.000.000
Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh
PT Medco Daya Abadi Lestari 12.944.140.124 323.603.503.100 51,78
Diamond Bridge Pte. Ltd. 5.395.205.771 134.880.144.275 21,58
PT Medco Duta 30.044.500 751.112.500 0,12
Yani Yuhani Panigoro 8.703.146 217.578.650 0,03
Yaser Raimi Panigoro 2.223.533 55.588.325 0,01
Roberto Lorato 168.421.200 4.210.530.000 0,67
Ronald Gunawan 71.810.642 1.795.266.050 0,29
Anthony Robert Mathias 40.035.752 1.000.893.800 0,16
Amri Siahaan 52.081.449 1.302.036.225 0,21
Hilmi Panigoro 31.269.683 781.742.075 0,13
Masyarakat (masing-masing di bawah 5%) 6.253.542.364 156.338.559.100 25,02
Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh 24.997.478.164 624.936.954.100 100,00
Saham Treasuri 138.753.088 3.468.827.200
Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh 25.136.231.252 628.405.781.300
Saham dalam Portepel 29.863.768.748 746.594.218.700
3. KEJADIAN PENTING YANG MEMPENGARUHI PERKEMBANGAN USAHA PERSEROAN
Pada tanggal 5 November 2024, MCG dan MPGS (keduanya merupakan perusahaan terkendali Perseroan) telah
menandatangani Perjanjian Operasi dan Pemeliharaan, dimana MPGS menyediakan jasa Operasi dan
Pemeliharaan pembangkit untuk PLTP Blawan Ijen Jawa Timur Tahap 1 berkapasitas 34MW yang berlokasi di
Jawa Timur (”PLTP Ijen”) yang dimiliki oleh MCG. Perjanjian ini berlaku hingga 6 tahun sejak PLTP Ijen mencapai
Commercial Operation Date Unit 1 pada Februari 2025.
4. PENGURUSAN DAN PENGAWASAN
Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 60 tanggal 25 Juni 2020, yang dibuat di hadapan Leolin
Jayayanti, S.H., M.Kn., Notaris di Jakarta (“Akta No. 60/2020”) juncto Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 79
tanggal 26 Agustus 2021, yang dibuat di hadapan Leolin Jayayanti, S.H., M.Kn., Notaris di Jakarta (“Akta No.
79/2021”), susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan terakhir pada tanggal diterbitkannya Prospektus
adalah sebagai berikut:
16
Page 18
Dewan Komisaris
Komisaris Utama : Yani Yuhani Panigoro
Komisaris : Yaser Raimi Arifin Panigoro
Komisaris Independen : Marsillam Simandjuntak
Direksi
Direktur Utama : Hilmi Panigoro
Direktur : Roberto Lorato
Direktur : Ronald Gunawan
Direktur : Anthony Robert Mathias
Direktur : Amri Siahaan
Penunjukan seluruh anggota Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan telah sesuai dengan POJK No. 33/2014.
5. KETERANGAN SINGKAT MENGENAI PERUSAHAAN ANAK DAN PERUSAHAAN ASOSIASI
Pada tanggal Prospektus Ringkas ini diterbitkan, Perusahaan Anak sebagaimana tersebut di bawah ini adalah
perusahaan-perusahaan yang beroperasi dimana Perseroan memiliki secara langsung maupun tidak langsung
50% atau lebih saham perusahaan tersebut dan perusahaan-perusahaan tersebut masih dalam tahap awal
eksplorasi atau telah masuk dalam tahap produksi dan memberikan kontribusi pendapatan yang signifikan bagi
keuangan Perseroan serta laporan keuangan Perusahaan Anak tersebut dikonsolidasikan dalam laporan
keuangan konsolidasian Perseroan dan Perusahaan Anak:
Kontribusi
Kepemilikan Pendapatan
Efektif terhadap Status Tanggal
No. Nama Perusahaan Kedudukan
Perseroan Pendapatan Operasional Penyertaan
(%) Perseroan
(%)
Eksplorasi dan Produksi Minyak dan Gas – Aset di Indonesia
3 November
1. PT Medco E&P Indonesia Indonesia 100,00(1) 3,27 operasi
1995
18 November
2. PT Medco E&P Simenggaris Indonesia 100,00(2) 0,45 operasi
2005
(3)
3. PT Medco E&P Malaka Indonesia 100,00 2,61 operasi 29 Februari 2000
29 Desember
4. PT Medco E&P Tarakan Indonesia 100,00(1) 0,63 operasi
1997
(1) 19 Desember
5. PT Medco E&P Rimau Indonesia 100,00 2,89 operasi
2000
6. PT Medco E&P Lematang Indonesia 100,00(1) 0,48 operasi 18 Oktober 2002
7. PT Medco E&P Tomori Sulawesi Indonesia 100,00(4) 8,61 operasi 29 Februari 2000
18 November
8. PT Medco Energi Natuna Timur Indonesia 100,00(1) - operasi
1991
PT Medco Energi Beluga (dahulu 18 November
9. Indonesia 100,00(47) - operasi
PT Medco E&P Kampar) 2005
Cayman
10. Lematang E&P Limited 100,00(5) 0,22 operasi 2 Mei 2008
Islands
17 November
11. Medco E&P Natuna Ltd. Bermuda 100,00(6) 6,12 operasi
2016
12. Medco E&P Grissik Ltd. Bermuda 100,00(25) 21,43 operasi 3 Maret 2022
British
(11) a
13. Medco E&P Corridor Holding Ltd. Virgin 100,00 - operasi 3 Maret 2022
Islands
British
Medco Energi West Bangkanai
14. Virgin 100,00(23) - operasi 22 Mei 2019
Limited
Islands
British
15. Medco Energi Bangkanai Limited Virgin 100,00(23) 0,89 operasi 22 Mei 2019
Islands
Medco Energi Madura Offshore
16. Australia 100,00(34) 1,55 operasi 22 Mei 2019
Pty Ltd
(35)
17. Medco Energi Sampang Pty Ltd Australia 100,00 0,67 operasi 22 Mei 2019
Medco Energi Central Kalimantan (23)
18. Belize 100,00 0,18 operasi 22 Mei 2019
Limited
19. Medco Energi Kerendan Limited Mauritius 100,00(23) 0,08 operasi 22 Mei 2019
20. Medco Lematang B.V. Belanda 100,00(12) 0,24 operasi 12 Oktober 2006
21. Medco Indonesia Holding B.V. Belanda 100,00(7) -a operasi 28 April 2016
PT Medco Energi Amanah
14 November
22. (dahulu PT Medco Power Indonesia 100,00(1) - operasi
2006
Generation Indonesia)
Eksplorasi dan Produksi Minyak dan Gas – Aset di Luar Negeri
24 November
23. Medco Strait Services Pte. Ltd. Singapura 100,00(7) -a operasi
2005
(8)
24. Medco Energi Global Pte. Ltd. Singapura 100,00 26,97 operasi 5 Mei 2006
25. Ophir Energy Limited Inggris 100,00(11) -a operasi 22 Mei 2019
26. Salamander Energy Limited Inggris 100,00(20) -a operasi 22 Mei 2019
British
27. Ophir Jaguar 1 Limited Virgin 100,00(23) -a operasi 22 Mei 2019
Islands
17
Page 19
Kontribusi
Kepemilikan Pendapatan
Efektif terhadap Status Tanggal
No. Nama Perusahaan Kedudukan
Perseroan Pendapatan Operasional Penyertaan
(%) Perseroan
(%)
British
28. Ophir Jaguar 2 Limited Virgin 100,00(21) -a operasi 22 Mei 2019
Islands
29. Ophir SPV Pty Ltd Australia 100,00(22) -a operasi 22 Mei 2019
30. Ophir Asia Pacific Pty Ltd Australia 100,00(22) -a operasi 22 Mei 2019
Salamander Energy Group
31. Inggris 100,00(32) -a operasi 22 Mei 2019
Limited
Medco Energi Thailand (E&P)
32. Inggris 100,00(23) 2,20 operasi 22 Mei 2019
Limited
Salamander Energy (Bualuang
33. Inggris 100,00(24) - operasi 22 Mei 2019
Holdings) Limited
British
Medco Energi Thailand
34. Virgin 100,00(36) 3,30 operasi 22 Mei 2019
(Bualuang) Limited
Islands
(20)
35. Ophir Holdings Limited Jersey 100,00 - operasi 22 Mei 2019
36. Ophir Asia Limited Jersey 100,00(20) - operasi 22 Mei 2019
Ophir Holdings & Services (UK)
37. Inggris 100,00(20) - operasi 22 Mei 2019
Limited
(31)
38. Ophir Tanzania (Block 1) Limited Jersey 100,00 - operasi 22 Mei 2019
Ophir (Indonesia South East
39. Inggris 100,00(33) - operasi 22 Mei 2019
Sangatta) Limited
(26)
40. Ophir Mexico Limited Inggris 100,00 - operasi 22 Mei 2019
Ophir Mexico Operations S.A. de
41. Meksiko 100,00(27) - operasi 22 Mei 2019
C.V
(9)
42. Medco LLC Oman 78,00 6,15 operasi 20 Maret 2006
Amerika
43. Medco Energi US LLC 100,00(10) - operasi 18 Juni 2004
Serikat
Medco International Ventures
44. Malaysia 100,00(11) - operasi 16 Juli 2001
Limited
Medco International Enterprise 25 September
45. Malaysia 100,00(11) - operasi
Ltd. 2002
Medco Singapore Operations 17 November
46. Singapura 100,00(6) -a operasi
Pte. Ltd. 2016
47. Medco South China SEA Pte. Ltd.Singapura 100,00(8) -a operasi 30 Agustus 2016
48. Medco Natuna Pte. Ltd. Singapura 100,00(31) - operasi 18 April 2016
British
49. Medco Yemen Amed Limited Virgin 100,00(29) - operasi 16 Januari 2007
Islands
British
50. Medco Arabia Ltd. Virgin 100,00(46) 0,00 operasi 16 Januari 2007
Islands
British
51. Medco Yemen Malik Limited Virgin 100,00(29) - operasi 7 Februari 2012
Islands
British
Medco Energi Oman Block 60
52. Virgin 100,00(11) 1,49 operasi 27 Februari 2007
Limited
Islands
British
Medco Energi Oman Block 48
53. Virgin 100,00(11) - operasi 16 Januari 2007
Limited
Islands
Jasa Pengeboran dan Penunjang Kegiatan Minyak dan Gas
54. PT Exspan Petrogas Intranusa Indonesia 100,00(1) 0,15 operasi 7 Oktober 1997
3 November
55. PT Mitra Energi Gas Sumatera Indonesia 100,00(1) 0,00 operasi
2017
Transasia Pipeline Company Pvt.
56. Mauritius 85,00(41) - operasi 2 Februari 2024
Ltd.
Perdagangan
57. Far East Energy Trading Pte. Ltd. Singapura 100,00(11) - operasi 22 Maret 2016
30 Desember
58. PT Satria Raksa Buminusa Indonesia 100,00(13) 0,32 operasi
2016
Energi Listrik
59. PT Medco Power Indonesia Indonesia 100,00(14) 0,00 operasi 28 Januari 2004
60. PT Multidaya Prima Elektrindo Indonesia 51,00(15) 0,16 operasi 29 Juli 2010
12 September
61. PT Bio Jatropha Indonesia Indonesia 69,99(16) 0,07 operasi
2011
29 Desember
62. PT Medco Geothermal Sarulla Indonesia 62,00(19) 0,33 operasi
2006
(18)
63. PT Energi Prima Elektrika Indonesia 55,50 0,14 operasi 7 Juli 2011
PT Pembangkitan Pusaka 12 Desember
64. Indonesia 100,00(17) 0,06 operasi
Parahiangan 2012
(28)
65. PT Medco Ratch Power Riau Indonesia 51,00 1,31 operasi 24 Maret 2017
66. PT Medcopower Servis Indonesia Indonesia 62,00(37) - operasi 26 April 2018
67. PT Medco Cahaya Geothermal Indonesia 51,00(38) 4,19 operasi 16 Juni 2003
PT Medcopower Transportasi
68. Indonesia 100,00(40) - operasi 17 Februari 2021
Listrik
(42)
69. PT Medcosolar Bali Timur Indonesia 51,00 0,47 operasi 5 Februari 2021
29 Desember
70. PT Medco Power Energi Services Indonesia 100,00(43) 0,06 operasi
2023
18
Page 20
Kontribusi
Kepemilikan Pendapatan
Efektif terhadap Status Tanggal
No. Nama Perusahaan Kedudukan
Perseroan Pendapatan Operasional Penyertaan
(%) Perseroan
(%)
PT Medco Power Geothermal
71. Indonesia 100,00(45) - operasi 18 Januari 2024
Services
72. PT Medco Pasifik Solar Transmisi Indonesia 100,00(44) - operasi 26 Maret 2024
Lain-lain
73. Medco Platinum Road Pte. Ltd. Singapura 100,00(8) - operasi 10 Januari 2018
74. Medco Oak Tree Pte. Ltd. Singapura 100,00(8) - operasi 4 Januari 2019
(8) 27 Desember
75. Medco Bell Pte. Ltd. Singapura 100,00 - operasi
2019
76. Medco Laurel Tree Pte. Ltd. Singapura 100,00(8) - operasi 4 Januari 2019
77. Medco Maple Tree Pte. Ltd. Singapura 100,00(8) - operasi 16 Maret 2023
Catatan:
(a) Pendapatan dihasilkan oleh entitas anak
(1) Kepemilikan langsung Perseroan sebesar 99,99% dan melalui PT Medco Energi Nusantara sebesar 0,01%.
(2) Kepemilikan langsung Perseroan sebesar 99,9% dan melalui PT Medco Energi Nusantara sebesar 0,1%.
(3) Kepemilikan langsung Perseroan sebesar 99% dan melalui PT Medco Energi Nusantara sebesar 1%.
(4) Kepemilikan langsung Perseroan sebesar 99,95% dan melalui PT Medco Energi Nusantara sebesar 0,05%.
(5) Kepemilikan tidak langsung Perseroan melalui Petroleum Exploration & Production International Limited sebesar 100%.
(6) Kepemilikan tidak langsung Perseroan melalui Medco Natuna Pte. Ltd. sebesar 100%.
(7) Kepemilikan langsung Perseroan sebesar 100%.
(8) Kepemilikan tidak langsung Perseroan melalui Medco Strait Services Pte. Ltd. sebesar 100%.
(9) Kepemilikan tidak langsung Perseroan melalui Medco International Enterprise Ltd. sebesar 78%.
(10) Kepemilikan tidak langsung Perseroan melalui Medco Energi USA Inc. sebesar 100%.
(11) Kepemilikan tidak langsung Perseroan melalui Medco Energi Global Pte. Ltd. sebesar 100%.
(12) Kepemilikan tidak langsung Perseroan melalui Medco Indonesia Holding B.V. sebesar 100%.
(13) Kepemilikan tidak langsung Perseroan melalui PT Medco Sarana Balaraja sebesar 99,95% dan melalui PT Medco Energi Nusantara sebesar 0,05%.
(14) Kepemilikan langsung Perseroan sebesar 49,00%, serta kepemilikan secara tidak langsung sebesar 51,00% melalui PT Medco Power Internasional.
(15) Kepemilikan tidak langsung Perseroan melalui PT Medco Kansai Power Indonesia sebesar 51,00%.
(16) Kepemilikan tidak langsung Perseroan melalui PT Sangsaka Agro Lestari sebesar 69,99%.
(17) Kepemilikan tidak langsung Perseroan melalui PT Medco Power Indonesia sebesar 99,99% dan melalui PT Dalle Panaran sebesar 0,01%.
(18) Kepemilikan tidak langsung Perseroan melalui PT Medco Kansai Power Indonesia sebesar 55,50%.
(19) Kepemilikan tidak langsung Perseroan melalui PT Medco Power Indonesia sebesar 4,96%, melalui PT Medco Energi Nusantara sebesar 0,04% dan melalui PT
Medco Kansai Power Indonesia sebesar 57,00%.
(20) Kepemilikan tidak langsung Perseroan melalui Ophir Energy Limited sebesar 100%.
(21) Kepemilikan tidak langsung Perseroan melalui Ophir Jaguar 1 Limited sebesar 100%.
(22) Kepemilikan tidak langsung Perseroan melalui Ophir Jaguar 2 Limited sebesar 100%.
(23) Kepemilikan tidak langsung Perseroan melalui Salamander Energy Group Limited sebesar 100%.
(24) Kepemilikan tidak langsung Perseroan melalui Salamander Energy (S.E. Asia) Limited sebesar 100%.
(25) Kepemilikan tidak langsung Perseroan melalui Medco E&P Corridor Holdings Ltd. sebesar 100%.
(26) Kepemilikan tidak langsung Perseroan melalui Ophir Holdings & Services (UK) Limited sebesar 100%.
(27) Kepemilikan tidak langsung Perseroan melalui Ophir Mexico Limited sebesar 99% dan Ophir Holding & Services (UK) Limited sebesar 1%.
(28) Kepemilikan tidak langsung Perseroan melalui PT Medco Power Sentral Sumatera sebesar 51,00%.
(29) Kepemilikan tidak langsung Perseroan melalui Medco Yemen Holding Limited sebesar 100%.
(30) Kepemilikan tidak langsung Perseroan melalui Ophir East Africa Holdings Limited sebesar 100%.
(31) Kepemilikan tidak langsung Perseroan melalui Medco South China Sea Sea Pte. Ltd. Sebesar 100%.
(32) Kepemilikan tidak langsung Perseroan melalui Salamander Energy Limited sebesar 100%.
(33) Kepemilikan tidak langsung Perseroan melalui Medco Energi Thailand (E&P) Limited sebesar 100%.
(34) Kepemilikan tidak langsung Perseroan melalui Ophir SPV Pty Ltd sebesar 100%.
(35) Kepemilikan tidak langsung Perseroan melalui Ophir Asia Pacific Pty Ltd sebesar 100%.
(36) Kepemilikan tidak langsung Perseroan melalui Salamander Energy (Bualuang Holdings) Limited sebesar 100%.
(37) Kepemilikan tidak langsung Perseroan melalui PT Medco Kansai Power Indonesia sebesar 57%, melalui PT Medco Power Indonesia sebesar 4% dan melalui Medco
Geothermal Nusantara sebesar 1%
(38) kepemilikan tidak langsung Perseroan melalui PT Medco Geothermal Indonesia sebesar 51%
(39) kepemilikan tidak langsung Perseroan melalui PT MedcoPower Energi Baru sebesar 50% dan melalui PT Amman Mineral Internasional Tbk sebesar 50%
(40) kepemilikan tidak langsung Perseroan melalui PT MedcoPower Energi Baru sebesar 99% dan melalui PT Medco Power Indonesia sebesar 1%
(41) kepemilikan tidak langsung Perseroan melalui Medco E&P Corridor Holdings Ltd. Sebesar 85%.
(42) kepemilikan tidak langsung Perseroan melalui PT Medco Power Indonesia sebesar 51%.
(43) kepemilikan tidak langsung Perseroan melalui PT Medco Power Indonesia sebesar 96% dan melalui PT Dalle Panaran sebesar 4%.
(44) kepemilikan tidak langsung Perseroan melalui PT Medco Power Indonesia 99.90% dan melalui PT Medco Solar Pasifik sebesar 0,10%.
(45) Kepemilikan tidak langsung Perseroan melalui PT Medco Kansai Power Indonesia sebesar 59,40%, dan melalui PT Medco General Power Services sebesar 49,60%.
(46) Kepemilikan tidak langsung Perseroan melalui Medco International Enterprise Ltd. sebesar 100%.
(47) Kepemilikan langsung Perseroan sebesar 99,98% dan melalui PT Medco Energi Nusantara sebesar 0,02%.
Selain Perusahaan Anak sebagaimana tersebut di atas, Perseroan juga memiliki penyertaan saham baik langsung
maupun tidak langsung sebesar kurang dari 50% pada perusahaan-perusahaan di bawah ini yang telah
beroperasi dan/atau pada saat ini telah masuk dalam tahap produksi.
Kontribusi
Kepemilikan Pendapatan
Status Tanggal
No. Nama Perusahaan Kedudukan Efektif terhadap
Operasional Penyertaan
Perseroan (%) Pendapatan
Perseroan (%)
Tenaga Listrik
1. 1 Cayman
Sarulla Operation Ltd. 18,99(5) - operasi 17 Januari 2008
1 Island
2. PT TJB Power Services Indonesia 49,88(1) 0,67 operasi 13 April 2006
3. PT Dalle Energy Batam Indonesia 47,99(7) 0,09 operasi 22 Juni 2005
4. PT Mitra Energi Batam Indonesia 42,39(8) 0,28 operasi 17 November 2003
5. PT Energi Listrik Batam Indonesia 43,39(9) 1,28 operasi 7 Maret 2012
6. Pacific Medco Solar Energy Pte Ltd Singapura 37,00(10) - operasi 31 Oktober 2022
Gas Alam Cair (Liquid Natural Gas/LNG)
7. PT Donggi Senoro LNG Indonesia 11,10(2) - operasi 28 Desember 2007
Pertambangan Emas dan Tembaga
(3)
8. PT Amman Mineral Nusa Tenggara Indonesia 20,92 - operasi 2 November 2016
PT Amman Mineral Internasional
9. Indonesia 20,92(6) - operasi 2 November 2016
Tbk
Properti
10. PT Api Metra Graha Indonesia 49,00(4) - operasi 14 Februari 2013
19
Page 21
Kontribusi
Kepemilikan Pendapatan
Status Tanggal
No. Nama Perusahaan Kedudukan Efektif terhadap
Operasional Penyertaan
Perseroan (%) Pendapatan
Perseroan (%)
Lain-lain
11. PT Teknologi Data Infrastruktur Indonesia 5,00(11) - operasi 25 Oktober 2023
12. PT Mitra Energi Pelayaran Indonesia 100,00(12) 0,04 operasi 20 Maret 2024
Catatan:
(1) Kepemilikan tidak langsung Perseroan melalui (i) PT Medco General Power Services sebesar 75,10% dan (ii) PT Medco Power Indonesia sebesar 5,00%.
(2) Kepemilikan tidak langsung Perseroan melalui PT Medco LNG Indonesia sebesar 11,10%.
(3) Kepemilikan tidak langsung Perseroan melalui PT Amman Mineral Internasional Tbk sebesar 20,92%.
(4) Kepemilikan langsung Perseroan sebesar 48,32% dan melalui PT Medco Energi Nusantara sebesar 0,68%.
(5) Kepemilikan tidak langsung Perseroan melalui PT Medco Power Indonesia sebesar 18,99%.
(6) Kepemilikan langsung Perseroan sebesar 20,915%.
(7) Kepemilikan tidak langsung Perseroan melalui PT Medco Kansai Power Indonesia sebesar 47,99%.
(8) Kepemilikan tidak langsung Perseroan melalui PT Medco Power Indonesia sebesar 10,00% dan melalui PT Medco Energi Menamas sebesar 32,39%.
(9) Kepemilikan tidak langsung Perseroan melalui PT Universal Batam Energy sebesar 39,90% dan melalui PT Medco Power Indonesia sebesar 3,49%.
(10) Kepemilikan tidak langsung Perseroan melalui Medco Power Global Pte Ltd sebesar 37,00%.
(11) Kepemilikan tidak langsung Perseroan melalui PT Medco Power Indonesia sebesar 5%.
(12) Kepemilikan tidak langsung Perseroan melalui PT Mitra Energi Gas Sumatera sebesar 99% dan sisanya 1% melalui PT Medco Energi Nusantara.
Selain penyertaan saham pada perusahaan-perusahaan tersebut di atas yang telah beroperasi, Perseroan juga
mempunyai penyertaan saham baik secara langsung maupun tidak langsung pada perusahaan-perusahaan yang
saat ini tidak lagi beroperasi karena beberapa kondisi seperti tidak lagi memiliki hak partisipasi (working interest)
karena telah diserahkan kembali ke Pemerintah atau sudah tidak beroperasi lagi karena pertimbangan komersial,
beberapa perusahaan yang tidak lagi aktif (dormant company) namun belum dilikuidasi menunggu assessment
dan evaluasi bisnis perusahaan, dan beberapa perusahaan dibentuk dengan tujuan untuk mengikuti proyek di
masa depan maupun untuk keperluan pendanaan. Perusahaan-perusahaan tersebut adalah sebagai berikut:
Kepemilikan
Status
No Nama Perusahaan Kedudukan Efektif Tanggal Penyertaan
Operasional
Perseroan (%)
Eksplorasi dan Produksi Minyak dan Gas – Aset di Indonesia
1. PT Medco E&P Bangkanai Indonesia 100,00(1) tidak operasi 29 Februari 2000
2. Medco Far East Limited Cayman Islands 100,00(2) tidak operasi 7 Juli 2005
3. PT Medco Energi Bangkanai Indonesia 100,00(3) tidak operasi 16 Juni 2003
4. PT Medco E&P Nunukan Indonesia 100,00(3) tidak operasi 28 Januari 2004
5. PT Medco E&P Sembakung Indonesia 100,00(4) tidak operasi 18 November 2005
6. Kuala Langsa (Block A) Limited Bermuda 50,00(5) tidak operasi 23 Januari 2007
7. PT Medco Energi Madura Indonesia 100,00(6) tidak operasi 26 Agustus 2005
8. PT Medco Energi Belida Indonesia 100,00(3) tidak operasi 24 Oktober 2003
9. PT Medco Energi Linggau Indonesia 100,00(6) tidak operasi 2 Desember 2015
10. PT Medco Energi CBM Indonesia Indonesia 100,00(6) tidak operasi 18 November 2008
11. PT Medco Sampang Indonesia Indonesia 100,00(6) tidak operasi 24 Maret 2006
12. PT Medco Energi Sampang Indonesia 100,00(6) tidak operasi 29 Mei 2019
13. PT Medco CBM Pendopo Indonesia 100,00(7) tidak operasi 16 Desember 2008
14. PT Medco E&P Bengara Indonesia 95,00(8) tidak operasi 12 Desember 2001
Eksplorasi dan Produksi Minyak dan Gas – Aset di Luar Negeri
15. Medco Yemen Holding Limited British Virgin Islands 100,00(9) tidak operasi 16 Januari 2007
16. Medco Asia Pacific Limited British Virgin Islands 100,00(9) tidak operasi 27 Februari 2007
17. Medco Energi USA Inc. Amerika Serikat 100,00(9) tidak operasi 18 Juni 2004
18. Medco Simenggaris Pty. Ltd. Australia 100,00(10) tidak operasi 25 Januari 2000
19. Medco International Services Pte. Ltd. Singapura 100,00(9) tidak operasi 5 Juli 2006
20. Dominion Oil & Gas Limited British Virgin Island 100,00(11) tidak operasi 22 Mei 2019
21. Dominion Tanzania Limited Tanzania 100,00(12) tidak operasi 22 Mei 2019
22. Dominion Petroleum Acquisitions Limited Bermuda 100,00(13) tidak operasi 22 Mei 2019
23. Dominion Petroleum Kenya Limited Kenya 100,00(14) tidak operasi 22 Mei 2019
24. Ruvuma Pipeline Company Limited Tanzania 17,60(15) tidak operasi 22 Mei 2019
Mzalendo Gas Processing Company Tanzania 17,60(15) 22 Mei 2019
25. tidak operasi
Limited
26. Fahari Gas Marketing Company Limited Tanzania 17,60(15) tidak operasi 22 Mei 2019
27. Ophir Pipeline Limited Jersey 100,00(16) tidak operasi 22 Mei 2019
28. Ophir LNG Limited Jersey 100,00(16) tidak operasi 22 Mei 2019
29. Ophir East Africa Ventures Limited Jersey 100,00(16) tidak operasi 22 Mei 2019
30. Ophir Gas Marketing Limited Jersey 100,00(16) tidak operasi 22 Mei 2019
31. Ophir East Africa Holdings Limited Jersey 100,00(17) tidak operasi 22 Mei 2019
32. Salamander Energy (S.E. Asia) Limited Inggris 100,00(18) tidak operasi 22 Mei 2019
33. Dominion Oil & Gas Limited (Tanzania) Tanzania 100,00(19) tidak operasi 22 Mei 2019
34. DOMPET Limited Bermuda 100,00(13) tidak operasi 22 Mei 2019
35. Dominion Petroleum Limited Bermuda 100,00(20) tidak operasi 22 Mei 2019
36. Ophir Energy Indonesia Limited Inggris 100,00(21) tidak operasi 22 Mei 2019
37. Ophir Equatorial Guinea (Block R) Limited Jersey 100,00(14) tidak operasi 22 Mei 2019
Produksi Kimia dan Industri Hilir
38. PT Medco Downstream Indonesia Indonesia 100,00(3) tidak operasi 28 Januari 2004
39. PT Medco Methanol Bunyu Indonesia 100,00(3) tidak operasi 29 Januari 1997
40. PT Medco LPG Kaji Indonesia 100,00(3) tidak operasi 31 Agustus 2001
41. PT Medco Ethanol Lampung Indonesia 100,00(3) tidak operasi 21 Februari 2005
Tenaga Listrik
42. PT Medco Geothermal Indonesia Indonesia 100,00(22) tidak operasi 28 Januari 2004
43. PT Dalle Panaran Indonesia 100,00(23) tidak operasi 22 Juni 2005
44. PT Medco Geothermal Sumatera Indonesia 100,00(24) tidak operasi 4 Juli 2023
45. PT Indo Medco Power Indonesia 99,98(25) tidak operasi 18 Oktober 2004
46. PT Medco Energi Menamas Indonesia 59,99(26) tidak operasi 27 Januari 2004
47. PT Muara Enim Multi Power Indonesia 80,00(27) tidak operasi 5 Agustus 2008
48. PT Medco Geothermal Nusantara Indonesia 100,00(28) tidak operasi 30 Januari 2014
49. PT Sangsaka Agro Lestari Indonesia 70,00(29) tidak operasi 12 September 2011
20
Page 22
Kepemilikan
Status
No Nama Perusahaan Kedudukan Efektif Tanggal Penyertaan
Operasional
Perseroan (%)
50. PT Sangsaka Hidro Lestari Indonesia 56,00(30) tidak operasi 12 September 2011
51. PT Sangsaka Hidro Selatan Indonesia 69,93(31) tidak operasi 12 September 2011
52. PT Sangsaka Hidro Kasmar Indonesia 67,20(32) tidak operasi 12 September 2011
53. PT Sangsaka Hidro Ciseureuh Indonesia 69,92(33) tidak operasi 23 Desember 2011
54. PT Sangsaka Hidro Patikala Lima Indonesia 67,20(34) tidak operasi 23 Desember 2011
55. PT Sangsaka Hidro Baliase Indonesia 67,20(34) tidak operasi 23 Desember 2011
56. PT Medco Hidro Indonesia Indonesia 100,00(35) tidak operasi 14 Maret 2013
57. PT Nawakara Energi Sumpur Indonesia 80,00(36) tidak operasi 29 Januari 2014
58. PT Medco Power Sentral Sumatera Indonesia 100,00(37) tidak operasi 23 November 2016
59. PT Medco General Power Services Indonesia 59,76(38) tidak operasi 20 Oktober 2005
60. PT Medco Kansai Power Indonesia Indonesia 60,00(39) tidak operasi 29 Maret 2021
61. PT Medcopower Energi Baru Indonesia 100,00(40) tidak operasi 10 Desember 2019
62. PT Medcopower Elektrika Indonesia Indonesia 100,00(41) tidak operasi 16 Februari 2021
63. PT Medco Solar Pasifik Indonesia 100,00(37) tidak operasi 25 Januari 2022
64. PT Medco Geopower Sarulla Indonesia 49,00(42) tidak operasi 30 Maret 2007
65. PT Universal Batam Energy Indonesia 42,00(43) tidak operasi 18 Februari 2010
66. Medco Power Global Pte Ltd Singapura 100,00(44) tidak operasi 1 Juli 2022
67. PT Medco Solar Bali Barat Indonesia 51,00(50) tidak operasi 2 Februari 2021
68. PT Medcopower Solar Nusantara Indonesia 100,00(47) tidak operasi 18 Juni 2021
69. PT Medco Power Geothermal Energi Indonesia 100,00(51) tidak operasi 30 Agustus 2024
70. PT Sangsaka Hidro Barat Indonesia 100,00(52) tidak operasi 26 Juli 2010
Perdagangan
71. PT Medco Sarana Balaraja Indonesia 100,00(3) tidak operasi 26 September 2002
72. Medco Petroleum Services Limited Cayman Island 100,00(45) tidak operasi 19 Januari 2012
73. Petroleum Exploration & Production Cayman Islands 100,00(45) tidak operasi 2 Mei 2008
International Limited
74. PT Mahakam Raksa Buminusa Indonesia 99,86(46) tidak operasi 28 April 2004
75. PT Musi Raksa Buminusa Indonesia 100,00(47) tidak operasi 30 Desember 2016
Entitas Investasi
76. PT Medco Energi Nusantara Indonesia 99,99(48) tidak operasi 28 Februari 2003
77. PT Medco Power Internasional Indonesia 100,00(49) tidak operasi 3 Oktober 2017
Gas Alam Cair (Liquid Natural Gas/LNG)
78. PT Medco LNG Indonesia Indonesia 100,00(3) tidak operasi 29 Mei 2007
Catatan:
(1) Kepemilikan langsung Perseroan sebesar 99,99% dan kepemilikan tidak langsung Perseroan melalui PT Medco Energi Nusantara sebesar 0,01%.
(2) Kepemilikan langsung Perseroan sebesar 100%.
(3) Kepemilikan langsung Perseroan sebesar 99,99% dan kepemilikan tidak langsung Perseroan melalui PT Medco Energi Nusantara sebesar 0,01%.
(4) Kepemilikan langsung Perseroan sebesar 99,75% dan kepemilikan tidak langsung Perseroan melalui PT Medco Energi Nusantara sebesar 0,25%.
(5) Kepemilikan tidak langsung Perseroan melalui Medco Far East Limited sebesar 50%.
(6) Kepemilikan langsung Perseroan sebesar 99,9% dan kepemilikan tidak langsung Perseroan melalui PT Medco Energi Nusantara sebesar 0,1%.
(7) Kepemilikan tidak langsung Perseroan melalui PT Medco Energi CBM Indonesia sebesar 99,99% dan melalui PT Medco Energi Nusantara sebesar 0,01%.
(8) Kepemilikan langsung Perseroan sebesar 95%.
(9) Kepemilikan tidak langsung Perseroan melalui Medco Energi Global Pte Ltd sebesar 100%.
(10) Kepemilikan langsung Perseroan sebesar 100%.
(11) Kepemilikan tidak langsung Perseroan melalui Dominion Petroleum Acquisitions Limited sebesar 100%.
(12) Kepemilikan tidak langsung Perseroan melalui DOMPET Limited sebesar 99,9% dan melalui Dominion Petroleum Acquisitions Limited sebesar 0,1%.
(13) Kepemilikan tidak langsung Perseroan melalui Dominion Petroleum Limited sebesar 100%
(14) Kepemilikan tidak langsung Perseroan melalui Ophir Holdings & Services (UK) Limited sebesar 100%
(15) Kepemilikan tidak langsung Perseroan melalui Ophir Pipeline Limited sebesar 17,60%.
(16) Kepemilikan tidak langsung Perseroan melalui Ophir East Africa Holdings Limited sebesar 100%.
(17) Kepemilikan tidak langsung Perseroan melalui Ophir Holdings Limited sebesar 100%.
(18) Kepemilikan tidak langsung Perseroan melalui Medco Energi Thailand (E&P) Limited sebesar 100%.
(19) Kepemilikan tidak langsung Perseroan melalui Dominion Oil & Gas Limited (BVI) sebesar 99,9%, dan melalui Dominion Petroleum Acquisitions Limited sebesar
0,1%.
(20) Kepemilikan tidak langsung Perseroan melalui Ophir Energy Limited sebesar 100%.
(21) Kepemilikan tidak langsung Perseroan melalui Salamander Energy Limited sebesar 100%.
(22) Kepemilikan tidak langsung Perseroan melalui PT Medco Power Indonesia sebesar 99,99% dan melalui PT Medco Geothermal Sarulla sebesar 0,01%.
(23) Kepemilikan tidak langsung Perseroan melalui PT Medco Power Indonesia sebesar 99% dan melalui PT Medco Energi Nusantara sebesar 1%.
(24) Kepemilikan tidak langsung Perseroan melalui PT Medco Power Indonesia sebesar 49% dan melalui PT Medco Geothermal Indonesia sebesar 51%.
(25) Kepemilikan tidak langsung Perseroan melalui PT Medco Power Indonesia sebesar 99,98%.
(26) Kepemilikan tidak langsung Perseroan melalui PT Medco Kansai Power Indonesia sebesar 59,99%.
(27) Kepemilikan tidak langsung Perseroan melalui PT Medco Power Indonesia sebesar 80%.
(28) Kepemilikan tidak langsung Perseroan melalui PT Medco Power Indonesia sebesar 99,96% dan melalui PT Dalle Panaran sebesar 0,04%.
(29) Kepemilikan tidak langsung Perseroan melalui PT Medco Power Indonesia sebesar 70%.
(30) Kepemilikan tidak langsung Perseroan melalui PT Sangsaka Agro Lestari sebesar 56%.
(31) Kepemilikan tidak langsung Perseroan melalui PT Sangsaka Agro Lestari 69,93%.
(32) Kepemilikan tidak langsung Perseroan melalui PT Sangsaka Agro Lestari 67,20%.
(33) Kepemilikan tidak langsung Perseroan melalui PT Sangsaka Agro Lestari 0,01%, PT Bio Jatropha Indonesia sebesar 69,91%.
(34) Kepemilikan tidak langsung Perseroan melalui PT Sangsaka Hidro Kasmar 67,19% dan melalui PT Sangsaka Agro Lestari sebesar 0,01%.
(35) Kepemilikan tidak langsung Perseroan melalui PT Medco Power Indonesia sebesar 99,9% dan melalui PT Dalle Panaran sebesar 0,1%.
(36) Kepemilikan tidak langsung Perseroan melalui PT Medco Hidro Indonesia 80%.
(37) Kepemilikan tidak langsung Perseroan melalui PT Medco Power Indonesia 99,90%, dan melalui PT Medco Geothermal Nusantara sebesar 0,10%.
(38) Kepemilikan tidak langsung Perseroan melalui PT Medco Kansai Power Indonesia sebesar 99,6%.
(39) Kepemilikan tidak langsung Perseroan melalui PT Medco Power Indonesia sebesar 60%.
(40) Kepemilikan tidak langsung Perseroan melalui PT Medco Power Indonesia sebesar 99% dan melalui PT Medco Geothermal Indonesia sebesar 1%.
(41) Kepemilikan tidak langsung Perseroan melalui PT Medco Power Indonesia sebesar 99% dan melalui PT Dalle Panaran sebesar 1%.
(42) Kepemilikan tidak langsung Perseroan melalui PT Medco Power Indonesia sebesar 49%.
(43) Kepemilikan tidak langsung Perseroan melalui PT Medco Kansai Power Indonesia sebesar 42%.
(44) kepemilikan tidak langsung Perseroan melalui PT Medco Power Indonesia sebesar 100%.
(45) Kepemilikan tidak langsung Perseroan melalui Medco Strait Services Pte Ltd sebesar 100%.
(46) Kepemilikan tidak langsung Perseroan melalui PT Medco Sarana Balaraja sebesar 99,86%
(47) Kepemilikan tidak langsung Perseroan melalui PT Medco Sarana Balaraja sebesar 99,625% dan melalui PT Medco Energi Nusantara sebesar 0,375%.
(48) Kepemilikan langsung Perseroan sebesar 99,99%.
(49) Kepemilikan langsung Perseroan 99,99% dan kepemilikan tidak langsung Perseroan melalui PT Medco Energi Nusantara sebesar 0,01%.
(50) kepemilikan tidak langsung Perseroan melalui PT Medco Power Indonesia sebesar 51%.
(51) Kepemilikan tidak langsung Perseroan melalui PT Medco Geothermal Indonesia sebesar 99,92% dan melalui PT Medco Geothermal Nusantara 0,08%.
(52) Kepemilikan tidak langsung Perseroan melalui PT Medco Hidro Indonesia sebesar 99,9% dan sisanya 0,1% PT Dalle Panaran.
6. KEGIATAN DAN PROSPEK USAHA PERSEROAN
Dalam melakukan kegiatan usahanya sebagai perusahaan holding, Perseroan memiliki dan menguasai
Perusahaan Anak yang menjalankan kegiatan usaha utama di bidang eksplorasi dan produksi minyak dan gas di
21
Page 23
wilayah Indonesia dan internasional. Selain itu, Perusahaan Anak yang dimiliki oleh Perseroan juga
mendiversifikasikan bisnisnya dalam bidang ketenagalistrikan, pertambangan batu bara, distribusi gas, jasa
penyewaan peralatan pengeboran dan jasa penyewaan gedung. Selain melakukan aktivitas perusahaan holding,
perusahaan juga memberikan bantuan nasihat terkait operasional usaha, perencanaan strategi dan organisasi,
serta keputusan berkaitan dengan keuangan dan perencanaan. Perseroan merupakan holding perusahaan
produksi dan eksplorasi tercatat terbesar di Indonesia berdasarkan pendapatan usaha, produksi dan kapitalisasi
pasar. Mengutip Wood Mackenzie, pada 2024, Perseroan merupakan perusahaan eksplorasi dan produksi minyak
dan gas hulu dengan tingkat produksi ketiga terbesar di antara perusahaan sejenis di Asia Tenggara (tidak
termasuk perusahaan minyak dan gas nasional). Perseroan juga merupakan perusahaan eksplorasi dan produksi
minyak dan gas hulu dengan tingkat produksi keempat terbesar berdasarkan peer analysis yang mengacu pada
sekelompok sejawat yang diidentifikasi oleh Wood Mackenzie, terdiri dari delapan perusahaan eksplorasi dan
produksi independen dengan cadangan terbukti dan terduga serta jaringan produksi yang patut dicatat, termasuk
Harbour Energy, ENEOS Xplora, Murphy Oil, Energean, Azule Energy, Ithaca Energy dan MOL. Sebagian besar
kegiatan usaha utama Perseroan terkonsentrasi di Indonesia dan sekarang memiliki aset produktif di Oman dan
Thailand serta kegiatan operasi minyak dan gas di Tanzania dan Yaman.
Umur Cadangan Terbukti dan Terduga (2P Reserves Life)
Sumber: Wood Mackenzie, Maret 2025
Catatan: 1. Berdasarkan aset yang berlokasi di Asia Tenggara
2. Berdasarkan perkiraan ukuran cadangan terbukti dan terduga dan kepemilikan pada 1 Januari 2025
Umur cadangan terbukti dan terduga (2P Reserve Life) per 31 Desember 2024, 31 Desember 2023, 31 Desember
2022 secara berturut-turut adalah 10.4 tahun, 10.6 tahun, dan 8.4 tahun.
Perseroan telah berhasil menyelesaikan sejumlah akuisisi dalam beberapa tahun terakhir. Pada 12 Desember
2023, Perseroan menyelesaikan akuisisi Oman, di mana Perseroan mengakuisisi 20% hak partisipasi non-
operasional pada dua EPSA (Exploration and Production Sharing Agreements) di Kesultanan Oman dari OQEP.
Nilai total transaksi mencapai USD713 juta, yang didanai melalui kombinasi utang, kas internal, serta pembayaran
ditangguhkan sebesar USD70 juta yang akan dibayarkan secara bertahap hingga tahun 2029, dengan USD10
juta di antaranya telah dibayarkan. Blok 60 merupakan blok produksi, sedangkan Blok 48 adalah blok eksplorasi;
keduanya terletak di wilayah barat Oman. Blok 60 saat ini memproduksi minyak, namun memiliki potensi signifikan
untuk pengembangan gas. Sejak akuisisi tersebut, Perseroan aktif mendorong pertukaran pengetahuan
organisasi dengan OQEP, yang tetap menjadi operator lokal di Oman, termasuk melalui penugasan karyawan
Perseroan ke Oman dan kolaborasi dalam penugasan korporat. Bersama OQEP, Perseroan meyakini bahwa
pengalaman yang dimiliki oleh kedua belah pihak dalam pengelolaan cadangan minyak dan gas akan
menciptakan sinergi yang signifikan. Pada tahun 2024, rata-rata produksi di Blok 60 mencapai 62,8 MBOEPD,
dengan porsi produksi bersih Perseroan sebesar 12,6 MBOEPD.
Pada Maret 2022, Perseroan menyelesaikan akuisisi Corridor, yang mana menjadikan Perseroan sebagai
operator dari Wilayah Kerja (PSC) Corridor di Indonesia. Akuisisi ini meningkatkan proporsi gas di dalam
keseluruhan produksi Perseroan, serta memberikan hak kepemilikan di Transasia Pipeline Company Pvt. Ltd.,
yang memiliki hak kepemilikan di PT Transportasi Gas Indonesia, jaringan pipa gas yang memasok pelanggan di
wilayah Sumatra Tengah, Batam, dan Singapura.Total nilai transaksi akuisisi Corridor adalah sekitar USD1.355
miliar, yang didanai terutama melalui kombinasi utang dan kas internal. Perseroan berhasil menyelesaikan
perpanjangan PSC Corridor sesuai jadwal, yang mulai berlaku efektif pada Desember 2023. Dalam perpanjangan
tersebut, porsi hak partisipasi Perseroan disesuaikan menjadi 46%, dari sebelumnya 54%, sesuai dengan
ketentuan rencana perpanjangan yang diatur oleh penjual, ConocoPhillips. Perseroan juga berhasil memperbarui
kontrak dengan tetap berada dalam rezim cost recovery, menggantikan rencana awal untuk beralih ke skema
gross split.
Pada 31 Desember 2024, kapitalisasi Perseroan adalah sebesar Rp27,6 triliun.
22
Page 24
Selama tahun-tahun yang berakhir tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, Perseroan secara berturut-turut
membukukan total penjualan minyak dan gas sebesar USD2.178,0 juta dan USD1.959,2 juta.
Pada tahun-tahun yang berakhir tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, Perseroan secara berturut-turut
membukukan jumlah penjualan dan pendapatan usaha lainnya sebesar USD221,2 juta dan USD290,1 juta, serta
EBITDA sebesar USD1.271,8 juta dan USD1.255,2 juta.
Perseroan didirikan pada tahun 1980 sebagai kontraktor pengeboran Indonesia, dan sejak itu telah berkembang
pesat dalam empat puluh lima tahun terakhir. Secara khusus, Perseroan melakukan ekspansi kegiatan eksplorasi
dan produksi dari lapangan Kaji dan Semoga di blok Rimau pada tahun 1996, setelah akuisisi yang dilakukan
pada blok Rimau yang saat itu dianggap sebagai aset yang telah memasuki tahap matang (mature) pada tahun
1995. Setelah itu Perseroan mengakuisisi kepemilikan di berbagai blok lainnya, baik di dalam maupun luar
Indonesia. Perseroan mulai memasuki sektor pembangkit tenaga listrik pada tahun 2004 melalui MPI dan sektor
pertambangan emas melalui kepemilikan di AMNT pada tahun 2016.
Kantor terdaftar dan kantor pusat eksekutif Perseroan beralamat di Lantai 53, The Energy Building (yang dimiliki
oleh Perseroan), SCBD lot 11A, Jalan Jend. Sudirman, Jakarta 12190, Indonesia.
Gambaran Umum Kegiatan Usaha Minyak dan Gas
Perseroan memiliki hak kepemilikan dalam 16 (enam belas) aset minyak dan gas di Indonesia, 12 (dua belas) di
antaranya telah berproduksi. Perseroan juga memiliki kepemilikan atas aset minyak dan gas di sejumlah negara
lain, termasuk kepemilikan pada aset produksi utama di Oman dan Thailand, serta kepemilikan pada aset lainnya
di Oman, Yaman, dan Tanzania. Aset minyak dan gas yang dimiliki Perseroan di Indonesia memiliki Kontrak Bagi
Hasil dan Gross Split dengan SKK MIGAS, badan pengelola kegiatan hulu minyak, dan gas milik Pemerintah.
Aset yang dimiliki Perseroan di Oman tunduk pada perjanjian eksplorasi dan produksi dengan Kesultanan Oman.
Aset yang dimiliki Perseroan di Thailand yang dilakukan berdasarkan kontrak konsesi, tunduk pada kebijakan
perpajakan dan royalty yang berlaku di Thailand.
Pada tahun 2024, produksi Perseroan adalah sebesar 151,9 MBOEPD yang mana bagian produksi minyak dan
gas bumi Perseroan adalah 73% gas dan 27% minyak (termasuk produksi yang berasal dari kontrak jasa dengan
Oman). Sekitar 51,7% dari total produksi minyak dan gas Perseroan pada tahun 2024 dijual melalui kontrak gas
jangka panjang dengan skema harga tetap dan take-or-pay. Gas yang dijual di bawah kontrak harga tetap ini
sebagian besar dipasok kepada PGN (perusahaan distribusi gas yang mayoritas sahamnya dimiliki oleh
Pemerintah Indonesia), Pertamina (perusahaan minyak nasional Indonesia), PUSRI (perusahaan BUMN yang
bergerak di bidang produksi dan distribusi pupuk), serta PLN (perusahaan listrik negara). Para pembeli gas
Perseroan merupakan pelanggan unggulan dengan profil kredit yang kuat.
Pada 31 Desember 2024, cadangan terbukti dan terduga Perseroan diperkirakan mencapai 493,4 MMBOE, yang
mana cadangan terbukti yang telah dikembangkan pada 31 Desember 2022, 2023, dan 2024 tercatat sebesar
238,1 MMBOE, 248,9 MMBOE, dan 178,0 MMBOE, tidak termasuk cadangan di bawah kontrak jasa Perseroan
di Karim Small Fields, Oman. Perseroan memproduksi sekitar 40,4 MBOPD, 34,4 MBOPD, 35,5 MBOPD, 32,1
MBOPD, dan 41,3 MBOPD minyak dan kondensat masing-masing pada tahun 2020, 2021, 2022, 2023, dan 2024.
Produksi gas alam pada tahun-tahun tersebut masing-masing mencapai sekitar 322,3 MMSCFD, 319,7 MMSCFD,
704,1 MMSCFD, 697,4 MMSCFD, dan 603,4 MMSCFD, termasuk produksi berdasarkan kontrak jasa Perseroan
di Karim Small Fields, Oman. Total produksi, termasuk dari Karim Small Fields, tercatat sebesar 100,4 MBOEPD
pada tahun 2020, 94,1 MBOEPD pada tahun 2021, 162,5 MBOEPD pada tahun 2022, 159,7 MBOEPD pada
tahun 2023, dan 151,9 MBOEPD pada tahun 2024. Perseroan menargetkan agar tingkat produksi dan komposisi
produksi sepanjang tahun 2025 secara umum sejalan dengan capaian produksi sepanjang tahun 2024.
Gambaran Umum Kegiatan Usaha Ketenagalistrikan dan Pertambangan
Sebagai tambahan atas kegiatan inti minyak dan gas, Perseroan juga beroperasi dalam bidang ketenagalistrikan
melalui MPI, anak perusahaan yang dimiliki sepenuhnya oleh Perseroan dan memiliki investasi pada bidang
pertambangan melalui kepemilikan di AMI yang merupakan perusahaan induk dari AMNT .
MPI merupakan produsen listrik independen (Independent Power Producer/IPPs) berskala kecil hingga menengah
yang mengembangkan dan mengoperasikan unit pembangkit listrik ramah lingkungan miliknya sendiri. Selain itu,
MPI juga merupakan penyedia jasa operasi dan pemeliharaan (Operation and Maintenance/O&M) yang
membangun, mengoperasikan, serta memelihara pembangkit listrik milik pihak ketiga. MPI mengusung platform
energi hijau dan memiliki portofolio di pembangkit listrik berbasis gas, energi panas bumi, serta energi terbarukan
lainnya, termasuk pembangkit listrik tenaga mini hidro dan tenaga surya. Saat ini, MPI memiliki dan
mengoperasikan sebelas aset pembangkit listrik. Hampir setengah dari total kapasitas MPI berasal dari sumber
energi terbarukan. Pada 31 Desember 2024, MPI memiliki total kapasitas mencapai 2.901 MW yang mencakup
baik pembangkit IPP maupun pembangkit yang dikelola melalui skema O&M. Pada tahun 2022, 2023, dan 2024,
MPI memproduksi 3.993 GWH, 4.155 gwh DAN 4.108 GWH listrik sebagai IPP, serta bertindak sebagai penyedia
layanan O&M untuk pembangkit listrik dengan kapasitas produksi masing-masing sebesar 1.925 MW, 1.925 MW,
dan 1.975 MW.
Investasi pertambangan tembaga dan emas Perseroan didasari oleh kepemilikan pada AMI, yang merupakan
perusahaan induk dari AMNT. AMI telah menyelesaikan penawaran umum perdana (IPO) di Bursa Efek Indonesia
(BEI) pada bulan Juli 2023 dan diperdagangkan dengan kode saham “AMMN”. Perseroan memiliki kepemilikan
efektif sebesar 20,9% di AMI.
23
Page 25
Prospek Usaha
Perseroan merupakan perusahaan sumber daya alam dan energi terintegrasi, yang saat ini menjalankan kegiatan
usaha utama di bidang aktivitas perusahaan holding dan aktivitas konsultasi manajemen lainnya. Perseroan
merupakan perusahaan produksi dan eksplorasi tercatat terbesar di Indonesia berdasarkan pendapatan usaha,
produksi dan kapitalisasi pasar. Mengutip Wood Mackenzie, pada 2024, Perseroan merupakan perusahaan
eksplorasi dan produksi minyak dan gas hulu dengan tingkat produksi ketiga terbesar di antara perusahaan sejenis
di Asia Tenggara (tidak termasuk perusahaan minyak dan gas nasional). Perseroan juga merupakan perusahaan
eksplorasi dan produksi minyak dan gas hulu dengan tingkat produksi keempat terbesar berdasarkan peer analysis
yang mengacu pada sekelompok sejawat yang diidentifikasi oleh Wood Mackenzie, terdiri dari delapan perusahaan
eksplorasi dan produksi independen dengan cadangan terbukti dan terduga serta jaringan produksi yang patut
dicatat, termasuk Harbour Energy, ENEOS Xplora, Murphy Oil, Energean, Azule Energy, Ithaca Energy dan MOL.
Umur cadangan terbukti dan terduga (2P Reserve Life) per 31 Desember 2024 yaitu sekitar 10,4 tahun.
Berdasarkan Commodity Market Report dan Independent Market Report yang diterbitkan oleh Wood Mackenzie
pada Maret 2025, menyatakan bahwa permintaan minyak secara global akan mencapai puncaknya pada tahun
2032, sementara di Indonesia permintaan akan minyak bumi dan gas juga akan terus meningkat sampai dengan
2040.
Sumber: Wood Mackenzie
7. STRATEGI USAHA
Perseroan berencana melanjutkan pengembangan operasinya melalui kegiatan usaha utama Perseroan di bidang
produksi dan eksplorasi minyak dan gas bumi, pembangkit listrik dan pertambangan. Berikut ini adalah strategi
utama Perseroan untuk mencapai tujuan tersebut:
Fokus berkesinambungan pada kegiatan usaha utama, yaitu eksplorasi dan produksi minyak dan gas dengan
memonetisasi penemuan yang ada;
Melakukan akuisisi yang dapat meningkatkan nilai perusahaan dan memperkuat profil kredit perusahaan,
serta berfokus pada integrasi yang efektif;
Menggantikan dan menambah cadangan melalui eksplorasi dan pengembangan rendah risiko secara selektif;
Menjaga fleksibilitas keuangan dengan struktur modal yang kuat serta disiplin keuangan yang tinggi;
Melanjutkan pengembangan kemitraan strategis;
Memanfaatkan peluang dari Penangkapan dan Penyimpanan Karbon (Carbon Capture and Storage / CCS);
dan
Berfokus pada isu lingkungan hidup, sosial dan tata kelola perusahaan.
Keterangan lebih lengkap mengenai Strategi Bisnis Perseroan dapat dilihat pada Bab VI. Keterangan Tentang
Perseroan dan Perusahaan Anak, Kegiatan Usaha Serta Kecenderungan dan Prospek Usaha Perseroan dan
Perusahaan Anak pada Prospektus.
PERPAJAKAN
CALON PEMBELI OBLIGASI DALAM PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN INI DIHARAPKAN UNTUK
BERKONSULTASI DENGAN KONSULTAN PAJAK MASING-MASING MENGENAI AKIBAT PERPAJAKAN
YANG TIMBUL DARI PENERIMAAN BUNGA, PEMBELIAN, PEMILIKAN MAUPUN PENJUALAN ATAU
PENGALIHAN DENGAN CARA LAIN OBLIGASI YANG DIBELI MELALUI PENAWARAN UMUM
BERKELANJUTAN INI.
LEMBAGA DAN PROFESI PENUNJANG PASAR MODAL
Lembaga dan Profesi Penunjang Pasar Modal yang berperan dalam Penawaran Umum ini adalah sebagai berikut:
Konsultan Hukum : Assegaf Hamzah & Partners
Kantor Akuntan Publik : KAP Purwantono, Sungkoro & Surja (EY)
Notaris : Fathiah Helmi, S.H.
Wali Amanat : PT Bank Mega Tbk.
Perusahaan Pemeringkat : PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO)
Seluruh Lembaga dan Profesi Penunjang Pasar Modal yang terlibat dalam Penawaran Umum Obligasi ini tidak
mempunyai hubungan afiliasi dengan Perseroan sebagaimana definisi hubungan afiliasi dalam Undang-Undang
No. 8 Tahun 1995 tentang Pasar Modal.
TATA CARA PEMESANAN OBLIGASI
1. Pemesan Yang Berhak
Perorangan dan/atau badan, baik Warga Negara Indonesia/Warga Negara Asing/Badan Indonesia/Badan Asing
yang bertempat tinggal/berkedudukan di Indonesia dan Warga Negara Indonesia yang bertempat
24
Page 26
tinggal/berkedudukan di luar wilayah Indonesia yang merupakan Pemodal Profesional sebagaimana diatur dalam
POJK No. 11/2018.
2. Pemesanan Pembelian Obligasi
Pemesanan pembelian Obligasi harus diajukan dengan menggunakan Formulir Pemesanan Pembelian Obligasi
(“FPPO”) yang dapat diperoleh dari Penjamin Emisi Obligasi, baik dalam bentuk hardcopy (salinan dalam bentuk
cetak) maupun softcopy melalui email, sebagaimana tercantum dalam Bab XII Prospektus dan pemesanan yang
telah dimasukkan tidak dapat dibatalkan oleh pemesan. Pemesanan pembelian Obligasi dilakukan dengan
menggunakan FPPO untuk keperluan ini yang dikeluarkan oleh Penjamin Emisi Obligasi yang dibuat dalam 5
(lima) rangkap, melampirkan salinan identitas, dan sub rekening efek. Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi berhak
untuk menerima atau menolak pemesanan pembelian Obligasi secara keseluruhan atau sebagian dengan
memperhatikan ketentuan-ketentuan tersebut di atas.
Pemesanan pembelian Obligasi dan penyampaian FPPO kepada Penjamin Emisi Obligasi dapat dilakukan dari
jarak jauh, melalui email dan mesin faksimile Penjamin Emisi Obligasi, sebagaimana tercantum pada Bab XII
Prospektus.
3. Jumlah Minimum Pemesanan
Pemesanan pembelian Obligasi harus dilakukan dalam jumlah sebesar Rp5.000.000 (lima juta Rupiah) atau
kelipatannya.
4. Masa Penawaran
Masa Penawaran Obligasi adalah pada tanggal 3 – 5 Juni 2025 pukul 09.00 WIB sampai dengan pukul 16.00
WIB.
5. Pendaftaran
Obligasi yang ditawarkan oleh Perseroan melalui Penawaran Umum ini didaftarkan pada KSEI berdasarkan
Perjanjian Pendaftaran Obligasi di KSEI yang ditandatangani antara Perseroan dengan KSEI. Dengan
didaftarkannya Obligasi tersebut di KSEI maka atas Obligasi yang ditawarkan berlaku ketentuan sebagai berikut:
1. Perseroan tidak menerbitkan Obligasi dalam bentuk sertifikat kecuali Sertifikat Jumbo Obligasi yang disimpan
KSEI untuk kepentingan Pemegang Obligasi. Obligasi akan didistribusikan dalam bentuk elektronik yang
diadministrasikan dalam Penitipan Kolektif KSEI. Obligasi hasil Penawaran Umum akan dikreditkan ke dalam
Rekening Efek pada tanggal 12 Juni 2025.
2. Konfirmasi Tertulis berarti konfirmasi tertulis dan/atau laporan saldo Obligasi dalam Rekening Efek yang
diterbitkan oleh KSEI, atau Pemegang Rekening berdasarkan perjanjian pembukaan rekening efek dengan
Pemegang Obligasi.
3. Pengalihan kepemilikan Obligasi dilakukan dengan pemindahbukuan antar Rekening Efek di KSEI,
Perusahaan Efek, atau Bank Kustodian yang selanjutnya akan dikonfirmasikan kepada Pemegang Rekening.
4. Pemegang Obligasi yang tercatat dalam rekening efek berhak atas pembayaran Bunga Obligasi, pelunasan
Pokok Obligasi, memberikan suara dalam RUPO, serta hak-hak lainnya yang melekat pada Obligasi.
5. Pembayaran Bunga Obligasi dan pelunasan Pokok Obligasi kepada pemegang Obligasi dilaksanakan oleh
Perseroan melalui KSEI sebagai Agen Pembayaran melalui Rekening Efek di KSEI untuk selanjutnya
diteruskan kepada pemilik manfaat (beneficial owner) yang menjadi pemegang Rekening Efek di Perusahaan
Efek atau Bank Kustodian, sesuai dengan jadwal pembayaran Bunga Obligasi maupun pelunasan pokok
yang ditetapkan Perseroan dalam Perjanjian Perwaliamanatan dan Perjanjian Agen Pembayaran. Perseroan
melaksanakan pembayaran Bunga Obligasi dan pelunasan Pokok Obligasi berdasarkan data kepemilikan
Obligasi yang disampaikan oleh KSEI kepada Perseroan.
6. Hak untuk menghadiri RUPO dilaksanakan oleh pemilik manfaat Obligasi atau kuasanya dengan membawa
asli surat Konfirmasi Tertulis untuk RUPO yang diterbitkan oleh KSEI dan Obligasi yang bersangkutan
dibekukan sampai dengan berakhirnya RUPO.
7. Pihak-pihak yang hendak melakukan pemesanan Obligasi wajib menunjuk Perusahaan Efek atau Bank
Kustodian yang telah menjadi pemegang rekening di KSEI untuk menerima dan menyimpan Obligasi yang
didistribusikan oleh Perseroan.
6. Tempat Pengajuan Pemesanan Pembelian Obligasi
Selama Masa Penawaran Umum, pemesan harus melakukan pemesanan pembelian Obligasi dengan
mengajukan FPPO selama periode jam kerja yang berlaku kepada para Penjamin Emisi Obligasi, sebagaimana
dimuat dalam Bab XII Prospektus, baik dalam bentuk hardcopy (salinan dalam bentuk cetak) maupun dalam
bentuk softcopy yang disampaikan melalui email.
7. Bukti Tanda Terima Pemesanan Pembelian Obligasi
Para Penjamin Emisi Obligasi atau Agen Penjualan yang menerima pengajuan pemesan pembelian Obligasi akan
menyerahkan kembali kepada Pemesan 1 (satu) tembusan FPPO yang telah ditandatangani, baik secara
hardcopy (salinan dalam bentuk cetak) maupun softcopy melalui email, sebagai tanda terima pengajuan
25
Page 27
pemesanan pembelian Obligasi. Bukti tanda terima pemesanan pembelian Obligasi bukan merupakan jaminan
dipenuhinya pemesanan.
8. Penjatahan Obligasi
Apabila jumlah keseluruhan Obligasi yang dipesan melebihi jumlah Obligasi yang ditawarkan, maka penjatahan
akan ditentukan oleh kebijaksanaan masing-masing Penjamin Emisi Obligasi sesuai dengan porsi penjaminannya
masing-masing dengan persetujuan dan kebijaksanaan yang ditetapkan oleh Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi,
dengan memperhatikan ketentuan Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi dan Peraturan No. IX.A.7. Tanggal
Penjatahan adalah tanggal 10 Juni 2025.
Dalam hal terjadi kelebihan pemesanan Obligasi dan terbukti bahwa Pihak tertentu mengajukan pemesanan
Obligasi melalui lebih dari 1 (satu) formulir pemesanan pada Penawaran Umum ini, baik secara langsung maupun
tidak langsung, maka untuk tujuan penjatahan Manajer Penjatahan hanya dapat mengikutsertakan 1 (satu)
formulir pemesanan Obligasi yang pertama kali diajukan oleh pemesan yang bersangkutan.
Penjamin Emisi Obligasi akan menyampaikan Laporan Hasil Penawaran Umum kepada OJK paling lambat 5
(lima) Hari Kerja setelah Tanggal Penjatahan sesuai dengan Peraturan No. IX.A.2 dan POJK No. 36/2014.
Manajer Penjatahan, dalam hal ini adalah PT Mandiri Sekuritas, akan menyampaikan Laporan Hasil Pemeriksaan
Akuntan kepada OJK mengenai kewajaran dari pelaksanaan penjatahan dengan berpedoman pada Peraturan
No. VIII.G.12 dan Peraturan No. IX.A.7, paling lambat 30 hari setelah berakhirnya Penawaran Umum.
9. Pembayaran Pemesanan Pembelian Obligasi
Pemesan dapat segera melaksanakan pembayaran yang dapat dilakukan secara tunai atau dengan bilyet giro
atau cek yang ditujukan kepada Penjamin Emisi Obligasi yang bersangkutan atau kepada Penjamin Pelaksana
Emisi Obligasi:
Penjamin Pelaksana Emisi Informasi Rekening Penampungan
Bank Rakyat Indonesia
Cabang Bursa Efek Jakarta
PT BRI Danareksa Sekuritas
Nomor: 0671.01.000680.30.4
Atas Nama: PT BRI Danareksa Sekuritas
Bank DBS Indonesia
Cabang Jakarta Mega Kuningan
PT DBS Vickers Sekuritas Indonesia
Nomor: 3320067704
Atas Nama: PT DBS Vickers Sekuritas Indonesia
Bank Mandiri (Persero) Tbk.
Cabang Jakarta Sudirman
PT Mandiri Sekuritas
Nomor Rekening: 1020005566028
Atas Nama: PT Mandiri Sekuritas
Bank Mandiri (Persero) Tbk.
Cabang BEI
PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk.
Nomor: 104.00.04085.556
Atas Nama: PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk.
Jika pembayaran dilakukan dengan cek atau bilyet giro, maka cek atau bilyet giro yang bersangkutan harus dapat
diuangkan atau ditunaikan dengan segera selambat-lambatnya tanggal 11 Juni 2025 pukul 10:00 Waktu Indonesia
Bagian Barat (WIB) (in good funds) pada rekening tersebut di atas. Semua biaya yang berkaitan dengan proses
pembayaran merupakan beban pemesan. Pemesanan akan dibatalkan jika persyaratan pembayaran tidak
dipenuhi.
10. Distribusi Obligasi Secara Elektronik
Distribusi Obligasi secara elektronik akan dilakukan pada tanggal 12 Juni 2025, Perseroan wajib menerbitkan
Sertifikat Jumbo Obligasi untuk diserahkan kepada KSEI dan memberi instruksi kepada KSEI untuk
mengkreditkan Obligasi pada Rekening Efek Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi di KSEI. Dengan telah
dilaksanakannya instruksi tersebut, maka pendistribusian Obligasi semata-mata menjadi tanggung jawab
Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dan KSEI.
Segera setelah Obligasi diterima oleh Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi, selanjutnya Penjamin Pelaksana Emisi
Obligasi memberi instruksi kepada KSEI untuk mendistribusikan Obligasi ke dalam Rekening Efek dari Penjamin
Emisi Obligasi sesuai dengan bagian penjaminan masing-masing. Dengan telah dilaksanakannya pendistribusian
Obligasi kepada Penjamin Emisi Obligasi, maka tanggung jawab pendistribusian Obligasi semata-mata menjadi
tanggung jawab Penjamin Emisi Obligasi yang bersangkutan.
11. Penundaan atau Pembatalan Penawaran Umum Obligasi
Dalam jangka waktu sejak Pernyataan Pendaftaran Menjadi Efektif sampai dengan berakhirnya masa Penawaran
Umum, Perseroan dapat menunda masa Penawaran Umum untuk masa paling lama 3 (tiga) bulan sejak
26
Page 28
Pernyataan Pendaftaran Menjadi Efektif atau membatalkan Penawaran Umum apabila terjadi kondisi-kondisi
berikut:
(i) Indeks harga saham gabungan di Bursa Efek turun melebihi 1% selama 3 (tiga) Hari Bursa berturut turut;
(ii) Bencana alam, perang, huru hara, kebakaran, pemogokan yang berpengaruh secara signifikan terhadap
kelangsungan usaha Perseroan; dan/atau
(iii) Peristiwa lain yang berpengaruh secara signifikan terhadap kelangsungan usaha Perseroan.
Perseroan wajib memenuhi ketentuan sebagai berikut:
a. Mengumumkan penundaan masa Penawaran Umum atau pembatalan Penawaran Umum Berkelanjutan
dalam paling kurang 1 (satu) surat kabar harian berbahasa Indonesia yang mempunyai peredaran nasional
paling lambat 1 (satu) Hari Kerja setelah penundaan atau pembatalan tersebut. Disamping kewajiban
mengumumkan dalam surat kabar, Perseroan dapat juga mengumumkan informasi tersebut dalam media
massa lainnya;
b. Menyampaikan informasi penundaan masa Penawaran Umum atau pembatalan Penawaran Umum
berkelanjutan tersebut kepada OJK pada hari yang sama dengan pengumuman sebagaimana dimaksud
dalam poin a;
c. Menyampaikan bukti pengumuman sebagaimana dimaksud dalam poin a kepada OJK paling lambat 1 (satu)
Hari Kerja setelah pengumuman dimaksud; dan
d. Perseroan yang menunda masa Penawaran Umum atau membatalkan Penawaran Umum Berkelanjutan yang
sedang dilakukan, dalam hal pesanan Efek telah dibayar maka Perseroan wajib mengembalikan uang
pemesanan Efek kepada pemesan paling lambat 2 (dua) Hari Kerja sejak keputusan penundaan atau
pembatalan tersebut.
Dalam hal Perseroan melakukan penundaan Penawaran Umum karena alasan sebagaimana dimaksud dalam
butir (i) di atas dan akan memulai kembali masa Penawaran Umum berlaku ketentuan sebagai berikut:
1) Dalam hal penundaan masa Penawaran Umum disebabkan oleh kondisi sebagaimana dimaksud dalam
poin i di atas, maka Perseroan wajib memulai kembali masa Penawaran Umum paling lambat 8 (delapan)
hari kerja setelah indeks harga saham gabungan di Bursa Efek mengalami peningkatan paling sedikit
50% (lima puluh perseratus) dari total penurunan indeks harga saham gabungan yang menjadi dasar
penundaan;
2) Dalam hal indeks hal indeks harga saham gabungan di Bursa Efek mengalami penurunan kembali
sebagaimana dimaksud dalam poin i di atas, maka Perseroan dapat melakukan kembali penundaan masa
Penawaran Umum;
3) wajib menyampaikan kepada OJK informasi mengenai jadwal Penawaran Umum dan informasi tambahan
lainnya, termasuk informasi peristiwa material yang terjadi setelah penundaan masa Penawaran Umum
(jika ada) dan mengumumkannya dalam paling kurang satu surat kabar harian berbahasa Indonesia yang
mempunyai peredaran nasional paling lambat satu hari kerja sebelum dimulainya lagi masa Penawaran
Umum. Disamping kewajiban mengumumkan dalam surat kabar, Perseroan dapat juga mengumumkan
dalam media massa lainnya; dan
4) wajib menyampaikan bukti pengumuman sebagaimana dimaksud dalam poin 3 di atas kepada OJK paling
lambat satu hari kerja setelah pengumuman dimaksud.
12. Pengembalian Uang Pemesanan
Jika terjadi penundaan atau pembatalan Penawaran Umum:
a. Jika Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi telah menerima uang pemesanan, maka wajib mengembalikan
uang pemesanan kepada pemesan paling lambat 2 (dua) Hari Kerja sesudah Tanggal Penjatahan atau
sesudah tanggal diumumkannya keputusan pembatalan Penawaran Umum tersebut dan jika Perseroan
telah menerima uang pemesanan, maka wajib mengembalikan uang pemesanan kepada pemesan paling
lambat 2 (dua) Hari Kerja sejak keputusan penundaan atau pembatalan Penawaran Umum tersebut.
b. Apabila uang pemesanan telah diterima oleh Perseroan maka tanggung jawab pengembalian tersebut
menjadi tanggungan Perseroan yang pengembalian pembayarannya melalui KSEI, dengan ketentuan
Perseroan telah menerima dana hasil Emisi dengan demikian Perseroan membebaskan Penjamin
Pelaksana Emisi Obligasi dan/atau Penjamin Emisi Obligasi dari segala tanggung jawabnya.
c. Jika terjadi keterlambatan maka pihak yang menyebabkan keterlambatan yaitu Penjamin Pelaksana Emisi
Obligasi atau Perseroan wajib membayar kepada para pemesan denda untuk tiap hari keterlambatan
sebesar 1% (satu persen) di atas tingkat Bunga Obligasi per tahun dari jumlah dana yang terlambat dibayar
paling lambat 2 (dua) hari kerja setelah Tanggal Penjatahan atau sesudah tanggal diumumkannya
pembatalan tersebut secara tunai atau transfer. Denda tersebut di atas dihitung dengan ketentuan 1 (satu)
tahun adalah 360 (tiga ratus enam puluh) Hari Kalender dan 1 (satu) bulan adalah 30 (tiga puluh) Hari
Kalender.
d. Apabila uang pengembalian pemesanan Obligasi sudah disediakan, akan tetapi pemesan tidak datang untuk
mengambilnya dalam waktu 2 (dua) Hari Kerja setelah tanggal keputusan penundaan atau pembatalan
Penawaran Umum tersebut atau berakhirnya Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi, Perseroan dan/atau
Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dan/atau Penjamin Emisi Obligasi tidak diwajibkan membayar bunga
dan/atau denda kepada para pemesan Obligasi.
27
Page 29
13. Lain-lain
Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi berhak untuk menerima atau menolak pemesanan pembelian Obligasi secara
keseluruhan atau sebagian dengan memperhatikan ketentuan yang berlaku.
PENYEBARLUASAN PROSPEKTUS DAN FORMULIR PEMESANAN PEMBELIAN OBLIGASI
Prospektus dan Formulir Pemesanan Pembelian Obligasi dapat diperoleh dapat diperoleh pada kantor atau
melalui email Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi di tanggal 3 – 5 Juni 2025 di Indonesia dengan alamat sebagai
berikut:
PENJAMIN PELAKSANA EMISI OBLIGASI DAN PENJAMIN EMISI OBLIGASI
PT BRI Danareksa Sekuritas PT DBS Vickers Sekuritas Indonesia
Gedung BRI II Lt. 23 DBS Bank Tower, Ciputra World I Lt. 32
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 44-46 Jl. Prof. DR. Satrio Kav. 3-5
Jakarta 10210 Jakarta 12940
Telepon: (021) 5091 4100 Telepon: (021) 3003 4900
Faksimile: (021) 2520 990 Faksimili: (021) 3003 4944
Email: Email: corporate.finance@dbs.com
debtcapitalmarket@brids.co.id
PT Mandiri Sekuritas PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk
Menara Mandiri I Lantai 25 Gedung Artha Graha Lantai 18 dan 19
Jalan Jend. Sudirman Kav. 54-55 Jalan Jend. Sudirman Kav. 52-53
Jakarta 12190 Jakarta 12190
Telepon: (021) 526 3445 Telepon: (021) 2924 9088
Faksimile: (021) 527 5701 Faksimili: (021) 2924 9150
Email: divisi-fi@mandirisek.co.id Email: fit@trimegah.com
dan sett_fisd@mandirisek.co.id
SETIAP CALON INVESTOR DIHIMBAU UNTUK MEMBACA KETERANGAN LEBIH LANJUT MENGENAI
PENAWARAN UMUM INI MELALUI INFORMASI YANG TERSAJI DALAM PROSPEKTUS
28
Names mentioned 186 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
PT Kustodian Sentral Efek Indonesia
p.1
unresolved
org
PT PEMERINGKAT EFEK INDONESIA
p.1 ×2
unresolved
org
PT BURSA EFEK INDONESIA PENAWARAN UMUM OBLIGASI INI
p.1
unresolved
org
PT BRI Danareksa Sekuritas
p.1 ×2
unresolved
org
PT DBS Vickers Sekuritas Indonesia
p.1 ×3
unresolved
org
Bank Kustodian. Obligasi
p.2
unresolved
org
Purwantono
p.7 ×2
unresolved
org
Young Global Limited
p.7
unresolved
org
Bank Indonesia
p.8 ×3
unresolved
org
Transasia Pipeline Company Pvt. Ltd.
p.8 ×5
unresolved
org
Bank Mandiri. Utang
p.9
unresolved
org
Medco Energi Global Pte Ltd
p.12 ×4
unresolved
org
Amman Tbk
p.13
unresolved
org
PT Sumber Mineral Citra Nusatara
p.13
unresolved
org
PT Donggi Senoro LNG
p.13 ×3
unresolved
org
PT Meta Epsi Pribumi Drilling
p.16
unresolved
person
Imas Fatimah
· Notaris
p.16
unresolved
org
PT Medco Daya Abadi Lestari
p.17
unresolved
org
PT Medco Duta
p.17
unresolved
person
Leolin Jayayanti
· Notaris
p.17 ×3
unresolved
—
Anthony Robert Mathi
· Direktur
p.18
unresolved
org
PT Medco E
p.18 ×12
unresolved
org
PT Medco Energi Natuna Timur
p.18
unresolved
org
PT Medco Energi Beluga
p.18
unresolved
org
P Natuna Ltd.
p.18
unresolved
org
P Grissik Ltd.
p.18
unresolved
org
P Corridor Holding Ltd.
p.18
unresolved
org
Medco Energi Bangkanai Limited
p.18 ×2
unresolved
org
Pty Ltd
p.18
unresolved
org
Medco Energi Sampang Pty Ltd
p.18 ×2
unresolved
org
Medco Energi Kerendan Limited
p.18
unresolved
org
Medco Lematang B.V.
p.18
unresolved
org
Medco Indonesia Holding B.V.
p.18 ×2
unresolved
org
PT Medco Energi Amanah
p.18
unresolved
org
PT Medco Power
p.18
unresolved
org
Medco Strait Services Pte. Ltd.
p.18 ×3
unresolved
org
Ophir Energy Limited
p.18 ×3
unresolved
org
Salamander Energy Limited
p.18 ×3
unresolved
org
Ophir SPV Pty Ltd
p.19 ×2
unresolved
org
Ophir Asia Pacific Pty Ltd
p.19 ×2
unresolved
org
Ophir Holdings Limited
p.19 ×2
unresolved
org
Ophir Asia Limited
p.19
unresolved
org
Ophir Mexico Limited
p.19 ×2
unresolved
org
Medco LLC
p.19
unresolved
org
Medco Energi US LLC
p.19
unresolved
org
Pte. Ltd.
p.19
unresolved
org
Medco South China SEA Pte. Ltd
p.19
unresolved
org
Medco Natuna Pte. Ltd.
p.19 ×2
unresolved
org
Medco Yemen Amed Limited
p.19
unresolved
org
Medco Arabia Ltd.
p.19
unresolved
org
Medco Yemen Malik Limited
p.19
unresolved
org
PT Exspan Petrogas Intranusa
p.19
unresolved
org
PT Mitra Energi Gas Sumatera
p.19 ×2
unresolved
org
Far East Energy Trading Pte. Ltd.
p.19
unresolved
org
PT Satria Raksa Buminusa
p.19
unresolved
org
PT Multidaya Prima Elektrindo
p.19
unresolved
org
PT Bio Jatropha Indonesia
p.19 ×2
unresolved
org
PT Medco Geothermal Sarulla
p.19 ×2
unresolved
org
PT Energi Prima Elektrika
p.19
unresolved
org
PT Medco Ratch Power Riau
p.19
unresolved
org
PT Medcopower Servis Indonesia
p.19
unresolved
org
PT Medco Cahaya Geothermal
p.19
unresolved
org
PT Medcopower Transportasi
p.19
unresolved
org
PT Medcosolar Bali Timur
p.19
unresolved
org
PT Medco Power Energi Services
p.19
unresolved
org
PT Medco Power Geothermal
p.20
unresolved
org
PT Medco Pasifik Solar Transmisi
p.20
unresolved
org
Medco Platinum Road Pte. Ltd.
p.20
unresolved
org
Medco Oak Tree Pte. Ltd.
p.20
unresolved
org
Medco Bell Pte. Ltd.
p.20
unresolved
org
Medco Laurel Tree Pte. Ltd.
p.20
unresolved
org
Medco Maple Tree Pte. Ltd.
p.20
unresolved
org
PT Medco Energi Nusantara
p.20 ×17
unresolved
org
Production International Limited
p.20
unresolved
org
Medco International Enterprise Ltd.
p.20 ×2
unresolved
org
Medco Energi USA Inc.
p.20 ×2
unresolved
org
PT Medco Sarana Balaraja
p.20 ×4
unresolved
org
PT Medco Power Internasional.
p.20 ×2
unresolved
org
PT Medco Kansai Power Indonesia
p.20 ×10
unresolved
org
PT Sangsaka Agro Lestari
p.20 ×7
unresolved
org
PT Dalle Panaran
p.20 ×7
unresolved
org
Salamander Energy Group Limited
p.20
unresolved
org
P Corridor Holdings Ltd.
p.20 ×2
unresolved
org
PT Medco Power Sentral Sumatera
p.20 ×2
unresolved
org
Medco Yemen Holding Limited
p.20 ×2
unresolved
org
Ophir East Africa Holdings Limited
p.20 ×3
unresolved
org
Medco South China Sea Sea Pte. Ltd.
p.20
unresolved
org
PT Medco Geothermal Indonesia
p.20 ×5
unresolved
org
PT MedcoPower Energi Baru
p.20 ×3
unresolved
org
PT Medco Solar Pasifik
p.20 ×2
unresolved
org
PT Medco General Power Services
p.20 ×3
unresolved
org
Cayman Sarulla Operation Ltd.
p.20
unresolved
org
PT TJB Power Services
p.20
unresolved
org
PT Dalle Energy Batam
p.20
unresolved
org
PT Mitra Energi Batam
p.20
unresolved
org
PT Energi Listrik Batam
p.20
unresolved
org
Pacific Medco Solar Energy Pte Ltd
p.20
unresolved
org
PT Amman Mineral Nusa Tenggara
p.20
unresolved
org
PT Api Metra Graha
p.20
unresolved
org
PT Medco LNG Indonesia
p.21 ×2
unresolved
org
PT Medco Energi Menamas
p.21 ×2
unresolved
org
PT Universal Batam Energy
p.21 ×2
unresolved
org
Medco Power Global Pte Ltd
p.21 ×2
unresolved
org
PT Medco Energi Nusantara. Selain
p.21
unresolved
org
Medco Far East Limited
p.21 ×2
unresolved
org
PT Medco Energi Madura
p.21
unresolved
org
PT Medco Energi Belida
p.21
unresolved
org
PT Medco Energi Linggau
p.21
unresolved
org
PT Medco Energi CBM Indonesia
p.21 ×2
unresolved
org
PT Medco Sampang Indonesia
p.21
unresolved
org
PT Medco CBM Pendopo
p.21
unresolved
org
Medco Asia Pacific Limited
p.21
unresolved
org
Medco Simenggaris Pty. Ltd.
p.21
unresolved
org
Medco International Services Pte. Ltd.
p.21
unresolved
org
Dominion Tanzania Limited
p.21
unresolved
org
Dominion Petroleum Acquisitions Limited
p.21 ×4
unresolved
org
Dominion Petroleum Kenya Limited
p.21
unresolved
org
Ruvuma Pipeline Company Limited
p.21
unresolved
org
Fahari Gas Marketing Company Limited
p.21
unresolved
org
Ophir Pipeline Limited
p.21 ×2
unresolved
org
Ophir LNG Limited
p.21
unresolved
org
Ophir East Africa Ventures Limited
p.21
unresolved
org
Ophir Gas Marketing Limited
p.21
unresolved
org
DOMPET Limited
p.21 ×2
unresolved
org
Dominion Petroleum Limited
p.21 ×2
unresolved
org
Ophir Energy Indonesia Limited
p.21
unresolved
org
PT Medco Downstream Indonesia
p.21
unresolved
org
PT Medco Methanol Bunyu
p.21
unresolved
org
PT Medco LPG Kaji
p.21
unresolved
org
PT Medco Ethanol Lampung
p.21
unresolved
org
PT Medco Geothermal Sumatera
p.21
unresolved
org
PT Indo Medco Power
p.21
unresolved
org
PT Muara Enim Multi Power
p.21
unresolved
org
PT Medco Geothermal Nusantara
p.21 ×3
unresolved
org
PT Sangsaka Hidro Lestari
p.22
unresolved
org
PT Sangsaka Hidro Selatan
p.22
unresolved
org
PT Sangsaka Hidro Kasmar
p.22 ×2
unresolved
org
PT Sangsaka Hidro Ciseureuh
p.22
unresolved
org
PT Sangsaka Hidro Patikala Lima
p.22
unresolved
org
PT Sangsaka Hidro Baliase
p.22
unresolved
org
PT Medco Hidro Indonesia
p.22 ×3
unresolved
org
PT Nawakara Energi Sumpur
p.22
unresolved
org
PT Medcopower Elektrika Indonesia
p.22
unresolved
org
PT Medco Geopower Sarulla
p.22
unresolved
org
PT Medco Solar Bali Barat
p.22
unresolved
org
PT Medcopower Solar Nusantara
p.22
unresolved
org
PT Medco Power Geothermal Energi
p.22
unresolved
org
PT Sangsaka Hidro Barat
p.22
unresolved
org
Medco Petroleum Services Limited
p.22
unresolved
org
PT Mahakam Raksa Buminusa
p.22
unresolved
org
PT Musi Raksa Buminusa
p.22
unresolved
org
Assegaf Hamzah & Partners
· Konsultan Hukum
p.25
unresolved
person
| KAP Purwantono, Sungkoro & Surja (EY)
· Kantor Akuntan Publik
p.25
unresolved
person
Fathiah Helmi
· Notaris
p.25
unresolved
person
H. Wali Amanat
p.25
unresolved
org
Indonesia
p.25
unresolved
org
PT BRI Danareksa Sekuritas Bank DBS Indonesia Cabang
p.27
unresolved
org
DBS Vickers Sekuritas Indonesia Bank Mandiri (Persero) Tbk.
p.27 ×2
unresolved
org
PT Mandiri Sekuritas Nomor Rekening
p.27
unresolved
org
Mandiri Sekuritas Bank Mandiri (Persero) Tbk.
p.27 ×2
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.