Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 12
Page 1
PELAKSANAAN DAN RISALAH TANYA JAWAB
PAPARAN PUBLIK (PUBLIC EXPOSE) 2025
PT CHITOSE INTERNASIONAL TBK
Hari/Tanggal : Selasa, 15 April 2025
Waktu : Pukul 11.00 WIB s/d selesai
Tempat : Showroom PT Chitose Internasional Tbk
Jl. HMS Mintaredja, Baros, RT. 03
RW. 06, Baros, Cimahi Tengah, Cimahi,
Jawa Barat 40521
Agenda : 1. Kinerja Keuangan 2024;
2. Prakiraan Kinerja tahun 2025; dan
3. Lain – lain.
Public Expose merupakan suatu pemaparan umum kepada Pihak Publik untuk
menjelaskan mengenai kinerja atau Informasi lain dari Perusahaan Tercatat dengan
tujuan agar informasi tersebut tersebar secara merata. Kegiatan ini merupakan
implementasi dari surat Keputusan Direksi PT Bursa Efek Indonesia Nomor Kep-
00015/BEI/01-2021 atas Perubahan Peraturan Nomor 1-E, tentang Tentang Kewajiban
Penyampaian Informasi (Public Expose), peserta yang hadir dalam Public Expose pada
kesempatan kali ini terdiri dari manajemen Perseroan, analis, Pihak Perbankan, Media,
Pemegang Saham, dan Masyarakat yang berjumlah 11 (sebelas) orang untuk yang
menghadiri secara daring dan 16 (enam belas) orang yang menghadiri secara langsung
sehingga total yang menghadiri Public Expose adalah sebanyak 27 (dua puluh tujuh)
orang.
Pihak Manajemen PT Chitose Internasional Tbk, yang hadir dalam Public Expose adalah:
Kazuhiko Aminaka : Direktur Utama
Susanto : Direktur
R. Nurwulan Kusumawati : Direktur
Ade Arifin : Direktur
Hasil Public Expose adalah sebagai berikut:
Tentang Chitose
Ade Arifin:
PT Chitose Internasional Tbk bukan pendatang baru dalam bisnis furniture di Indonesia.
Kami berdiri pada tahun 1978 di Cimahi dengan kegiatan usaha utama adalah industri
dan perdagangan furniture. Sekian lama berkiprah di dalam bisnis furniture di Indonesia
dengan kualitas produk yang terjamin,kompetitif dan unggul, mendorong Perseroan
untuk dapat lebih mengembangkan bisnisnya, meningkatkan kredibilitas dan visibilitas
dengan turut serta melantai di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2014 dengan kode
saham CINT.
Page 2
Pemegang saham Perseroan per 31 Maret 2025, mayoritas adalah PT Tritirta Inti Mandiri
dengan kepemilikan sebesar 54 % dan masyarakat sebesar 28%. Lebih lengkap
komposisi kepemilikan sebagai berikut:
PT Tritirta Inti Mandiri : 54,36%
PT Bina Analisindo Semesta : 1,23%
Niven Holding Limited : 6,02%
Dedie Suherlan : 5,00%
Kiky Suherlan : 5,00%
Benny Sutjianto : 0,35%
Kepemilikan Masyarakat dibawah 5% : 28,04%
Selanjutnya dalam perjalanan panjang PT Chitose Internasional Tbk semenjak berdiri
ada terjadi perubahan nama, menjalin beberapa kerjasama dengan Perusahaan global
dan beberapa pencapaian terkait pengembangan produk, pasar, implementasi sistem
serta digitalisasi. Ini menunjukan bahwa Perseroan terus bertumbuh secara
berkelanjutan.
Perseroan saat ini mempunyai visi “Menjadi Perusahaan Nomor Satu di Indonesia
sebagai Penyedia Steel Related Furniture yang Inovatif dan Kompetitif”. Perseroan
optimis visi ini dapat dicapai oleh Perseroan dengan keunggulan kompetitif yang dimiliki
serta dengan penetapan strategi yang tepat dan mengacu kepada misi perseroan yaitu:
1. Meningkatkan kepuasan pelanggan dengan inovasi produk dan pelayanan bermutu
tinggi melalui kepemimpinan yang kuat.
2. Memberikan manajemen terpercaya melalui penegakan good corporate governance
dan penerapan sistem yang terintegrasi.
3. Memberikan pertumbuhan keuntungan bagi shareholders dan kontribusi manfaat
bagi seluruh stakeholders.
4. Membangun sumber daya manusia yang berkarakter dan dapat diandalkan serta
mempunyai etos kerja yang tinggi.
5. Membangun pondasi perusahaan yang berkelanjutan dengan memperhatikan aspek
ESG dalam penetapan kebijakan maupun operasional perusahaan.
Nilai-nilai yang menjadi pedoman bagi seluruh karyawan Perseroan adalah integrity,
professional, innovation, customer focus dan excellent.
Untuk dapat memenuhi kebutuhan dan memberikan kepuasan kepada pelanggan,
perseroan menyediakan berbagai macam produk yang terbagi dalam kategori:
• Folding Chair
• Memo Chair
• School
• Hotel, Banquet dan Restaurant
• Working Meeting
• Nursing Bed
• Airmate C-Pro.
Jaringan pemasaran produk Chitose tersebar hampir di seluruh wilayah Indonesia
melalui distribution holding yang berada di surabaya, Jakarta, bandung, jogja,
semarang, Palembang dan samarinda. Begitupun pasar ekspor yang saat ini telah
berjalan baik yaitu negara jepang dan Malaysia.
Selain itu Perseroan juga menguatkan pemasaran retail melalui marketplace, ecommerce
dan web site www.chitose.id.
Page 3
Kinerja Keuangan Tahun 2024 R. Nurwulan Kusumawati: Terkait dengan kinerja perseroan di tahun 2024, ditengah berbagai tantangan geopolitik dan kondisi ekonomi global dan nasional, kami bersyukur dapat mencatatkan kinerja yang lebih baik dibandingkan tahun 2023. Dimana pada tahun 2024 Perseroan mencatatkan penjualan sebesar Rp462 milliar meningkat 1% dari tahun 2023 dan mencapai 103% dari target yang ditetapkan sebesar Rp.450 miliar. Sementara laba tahun berjalan 2024 tercatat sebesar Rp. 18 milliar meningkat 208% dari tahun lalu yang tercatat sebesar Rp. 6 miliar. Kondisi ini terutama dipengaruhi oleh meningkatnya penjualan serta upaya strategis dalam meningkatkan proses operasional yang efisien dan efektif. Total Asset Perseroan tercatat sebesar Rp429 miliar, mengalami penurunan 4% atau sebesar Rp17 miliar dari posisi tahun 2023. Hal ini dikontribusi oleh penurunan pada inventory dan pajak dibayar dimuka. Di sisi liabilitas, Perseroan tercatat sebesar Rp125 miliar, mengalami penurunan 18% atau sebesar Rp28 miliar, terutama dipengaruhi oleh penurunan pada utang bank jangka pendek dan utang usaha. Ekuitas tahun 2024 sebesar Rp303 miliar mengalami peningkatan sebesar Rp11 miliar atau 4% dibandingkan dengan tahun 2023. Hal ini dipengaruhi oleh peningkatan saldo laba yang belum ditentukan penggunaannya. Dari sisi rasio keuangan, rasio likuiditas Perseroan pada tahun 2024 menunjukkan tren peningkatan dibandingkan tahun 2023. Rasio lancar meningkat menjadi 1,73 kali dan rasio cepat meningkat menjadi 0,82 kali. Sementara itu, rasio kas mengalami peningkatan menjadi 0,39 kali. Kondisi ini menggambarkan bahwa perseroan memiliki kemampuan likuiditas yang semakin kuat dalam memenuhi kewajiban jangka pendek. Dari sisi rasio solvabilitas Perseroan pada tahun 2024 menunjukkan nilai penurunan dibandingkan tahun 2023. Rasio jumlah liabilitas terhadap jumlah ekuitas dan rasio jumlah liabilitas terhadap jumlah aset menurun menjadi 0,41 kali dan 0,29 kali. Kondisi ini menggambarkan bahwa ketergantungan Perseroan terhadap liabilitas dalam pendanaan operasionalnya semakin menurun serta struktur modal Perseroan semakin kuat dengan proporsi ekuitas yang lebih besar daripada utang. Secara umum dari sisi analisa rasio ini menunjukan Perseroan mampu menjalankan operasional dengan baik, dapat memenuhi kewajibannya dan mempunyai peluang untuk memberikan keuntungan yang lebih baik di masa yang akan datang. Terkait Sistem manajemen, perseroan secara konsisten mengimplementasikan Sistem Manajemen Mutu SNI ISO 9001, Sistem Manajemen Lingkungan SNI ISO 140001, Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja SNI ISO 45001, CPAKB (Cara Pembuatan alat kesehatan yang baik) dan swa deklarasi eco label untuk produk airmate Cpro serta secara disiplin melakukan kegiatan survailance, internal audit dan sosialisasi kode etik. Hal ini untuk memastikan tata kelola berjalan baik dengan mempertimbangkan keseimbangan antara kinerja ekonomi, sosial dan lingkungan. Prakiraan Kinerja Tahun 2024 Susanto Sepanjang Tahun 2024, Perseroan telah mengembangkan beberapa produk baru seperti nursing bed yang lebih modern, kursi auditorium, kursi tunggu dan kursi stadion. Produk produk ini sesuai dengan kebutuhan konsumen saat ini. Selain itu produk school juga menjadi pilihan konsumen yang mengalami peningkatan di tahun 2024 dan banyak digunakan di lembaga lembaga pendidikan di seluruh wilayah Indonesia.
Page 4
Selain dengan dukungan produk produk diatas, Perseroan dengan komitmen yang tinggi
juga menetapkan fokus kepada peningkatan kepuasan pelanggan melalui produk
berkualitas tinggi, kompetetif dan unggul serta pelayanan yang prima. Ini terbukti
dengan diraihnya TOP Brand Award selama 13 tahun berturut turut.
Untuk mendukung industri dalam negeri dan meningkatkan rasa cinta terhadap produk
dalam negeri, Perseroan telah mensertifikasi TKDN (tingkat komponen dalam negeri)
untuk 233 sertifikat berdasarkan kategori produk dengan jumlah item produk sebanyak
427 produk.
Demikian secara umum Kinerja perseroan di tahun 2024. Selanjutnya mengenai
Proyeksi Kinerja 2025 dapat disampaikan bahwa dengan optimisme tinggi serta
penetapan strategi yang tepat ditengah berbagai tantangan kondisi geopolitik dan
ekonomi global dan nasional saat ini, perseroan menetapkan target kinerja Perseroan
tahun 2025, dimana penjualan direncanakan meningkat 2% terhadap tahun 2024
menjadi sebesar Rp.470 Miliar dan laba tahun berjalan sebelum pajak meningkat 9%
menjadi sebesar Rp 25 Miliar.
Adapun beberapa strategi yang akan dijalankan Perseroan pada tahun 2025 adalah
sebagai berikut :
1. Meningkatkan kontribusi jaringan pemasaran yang eksisting dan menjaga
loyalitas konsumen melalui produk yang kompetitif dan pelayanan yang optimal;
2. Mengembangkan segmen pasar baru untuk institusi swasta dengan produk
produk modern sesuai kebutuhan;
3. Meningkatkan penjualan produk alat kesehatan melalui penambahan item variasi
produk;
4. Mengembangkan pasar lokal dan ekspor untuk produk airmate C-pro melalui
pengembangan produk baru serta membangun sinergy dan kolaborasi global;
5. Meningkatkan perolehan laba kotor melalui inovasi didalam pengadaan material
dan proses produksi; dan
6. Meningkatkan pengendalian internal melalui implementsi ERP SAP S/4HANA di
seluruh anak perusahaan dan integrasi data.
Sementara dari aspek keberlanjutan, Perseroan dengan komitmen tinggi akan terus
memastikan implementasi Sistem Manajemen dengan disiplin dan konsisten begitupun
aspek sosial akan tetap menjadi perhatian perseroan melalui penetapan program
program kerja yang lebih konstruktif dan produktif agar tujuan mencapai keseimbangan
dalam kinerja ekonomi, social dan lingkungan dapat tercapai dan berkelanjutan.
Lain-Lain
Kazuhiko Aminaka :
Pembagian Dividen Hasil Keputusan RUPS Tahun Buku 2024
Selanjutnya dapat kami sampaikan bahwa berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham
Perseroan yang telah selesai diselenggarakan pada 15 April 2025, telah diputuskan
untuk membagikan dividen sebesar Rp.10 milliar kepada para pemegang saham.
Dimana ini adalah jumlah dividen terbesar yang pernah dibagikan Perseroan semenjak
mulai IPO pada tahun 2014.
Dividen tersebut akan dibagikan kepada pemegang saham yang namanya tercatat dalam
Daftar Pemegang Saham Perseroan pada tanggal 28 April 2025 pukul 16.00 WIB. Dividen
akan dibagikan pada tanggal 15 Mei 2025 sesuai dengan ketentuan dan perundang-
undangan yang berlaku.
Sementara itu untuk meningkatkan kualitas, produktivitas dan pengembangan produk,
Perseroan berencana untuk melakukan kegiatan investasi di dalam permesinan dan
operasional produksi sebesar Rp 2,5 miliar yang akan dibiayai oleh modal sendiri dan
fasilitas Bank.
Page 5
Sesi Tanya Jawab: 1. Nama Jurnalis & Media: Fajar, Bandungside.com Pertanyaan 1: Tahun 2024 baru saja selesai tahun politik, dan kemudian perubahan iklim masih terjadi, apakah untuk rantai pasok dan bahan baku masih aman untuk di tahun 2025? Jawaban: Susanto Tahun 2024 ini menjadi tantangan tersendiri bagi perseroan mengingat varian produk kita banyak sekali. Pengadaan bahan baku menjadi satu tantangan. Di awal tahun 2024, kita melakukan satu strategi dan ini akan terus berjalan hingga tahun 2025. Inilah yang bisa mengamankan perseroan, yaitu kita melakukan simplifikasi bahan baku untuk produk-produk kita agar variannya tidak terlalu banyak dan bisa dipakai untuk universal. Jadi, ini yang menjaga untuk kesiapan bahan baku untuk industri. Sejauh ini sampai 2025 awal, bahan bakunya masih cukup stabil. Karena kita melihat sebelumnya ada perang, yang menyebutkan bahan baku naik, tapi kondisi sekarang harganya sudah mulai turun ke titik yang lebih stabil. Jadi, sejauh ini untuk 2025 kita melihat masih cukup stabil untuk bahan bakunya hingga saat ini. Untuk pengembangan produk 2025 masih aman. Jadi, kita sangat jeli dalam pengembangan produk. Kita melakukan satu analisa oleh R&D kita, dimana dalam pengembangan produk bukan hanya desain yang kita utamakan. Tapi, penerapan bahan baku apa saja yang bisa terus berkelanjutan untuk industri ini sangat penting. Jadi, checklist-nya, salah satunya betul bahwa bahan baku yang bisa men-support kontinuitas produksi dalam mendesain produk-produk baru. Pertanyaan 2: Ada sekitar laba sekitar 20 miliar, itu karena volume penjualan, volume unit, atau diskon? Jawaban: R. Nurwulan Kusumawati Pertanyaan mengenai laba yang mengalami peningkatan di tahun 2024, memang kalau kita melihat strukturnya, penjualannya sendiri sebetulnya meningkat cukup tipis. Kurang lebih hanya 1% dibandingkan dengan tahun 2023. Tetapi, laba kita meningkat cukup signifikan karena memang kita terus melakukan gerakan efisiensi dan juga menciptakan inovasi-inovasi baru baik di dalam pengembangan produk ataupun dalam proses produksi. Kita juga melakukan proses supply chain management dan pemanfaatan material yang lebih streamlined, dimana kita melakukan beberapa kegiatan simplifikasi juga baik terhadap proses produksi maupun operasional. Di tahun 2024, kita menghasilkan kurang lebih ada 12 inovasi yang signifikan dapat mendorong terhadap mencapai target perusahaan. Jadi, pencapaian laba yang cukup baik di tahun 2024 banyak disumbangkan oleh fleksibilitas di dalam operasional. Dasi sisi penjualan kita naik tipis, untuk ini mungkin Bapak Susanto bisa menjelaskannya atau ditambahkan. Karena memang sementara kuantiti penjualan turun karena memang sebagian besar kita menjual produk-produk yang mempunyai value yang lebih tinggi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Jadi kuantitas kita menurun, tetapi value kita mengalami peningkatan. Di harga penjualan tentu ada
Page 6
koreksi karena ada penyesuaian dengan inflasi dan lain-lain. Tetapi sampai sejauh ini, itu masih cukup dapat diterima oleh pasar. Pertanyaan 3: Untuk tahun 2025, pasar apa yang menjadi pioritas perseroan selain alat kesehatan?. Jawaban: Ade Arifin Jadi, perseroan sebetulnya sudah menyampaikan secara eksplisit bahwa prioritas ke depan itu ada dua. Pertama, dari sisi pengembangan itu akan mengembangkan produk yang lebih modern. Produk yang lebih modern dan juga untuk menjaga kontinuitas. Sebetulnya, tren penjualan tahun 2024 sama dengan tahun 2025. Jadi, kita memprioritas tahun 2025 itu tetap akan tidak terlalu berbeda dengan tahun 2024. Jadi, yang pertama mungkin di hospital atau alat kesehatan. Dan yang kedua, sekolah atau produk-produk untuk sekolah tetap menjadi prioritas buat kita untuk dikembangkan, tentu dalam bentuk inovasi yang dapat menjaga desain produk kita di tahun 2025. Karena kompetitor mungkin akan banyak, jadi inovasi terhadap produk tersebut akan kita lakukan di tahun 2025. Seperti kita bikin lockdown system untuk membuat produk itu lebih murah dalam biaya transportasi, inovasi dalam proses produksi, sehingga produk kita bisa lebih effisien dan kompetitif di tahun 2025. Pertanyaan 4: Apa hasil dari Expo yang di Kemayoran, yang dimana itu bisa jadi arah kebijakan untuk 2025? Jawaban: Susanto Untuk Expo kemarin kita tidak ikut sebagai exhibitor karena kita sejauh ini melakukan penjajakan sendiri. Jadi, kita melakukan penjajakan di setiap daerah dan kita selalu lakukan rutin sepanjang tahun di seluruh Indonesia. Beberapa kali Expo di daerah maupun Jakarta dan kita mengundang customer yang spesifik untuk kita dan itu yang membuat kita mendapat masukan yang lebih solid. Kita mengetahu bahwa apa saja yang harus kita sediakan untuk customer. Jadi, yang kita lakukan itu baik untuk jaringan pemasaran kita dengan daerah customer yang selama ini loyalist yang sudah memakai Chitose. Selama ini kita lakukan itu cukup efektif dan kita melihat expo yang besar itu kadang- kadang customer-nya terlalu mix. Jadi, kita lebih cocok exponya yang lebih direct kepada loyalist customer kita. Sehingga, kita tahu mereka next-nya butuh apa, itulah yang perlu kita lakukan dan cukup lebih solid masukannya untuk kita selama ini. 2. Nama Jurnalis & Media: Hariyanto, Industry.co.id Pertanyaan 1: Bagaimana perseroan melihat tantangan di tahun 2025? Jawaban: Susanto Kita melihat 2025 bahwa kondisi politik dan pemerintahan baru terbentuk yang baru. Efek pemilu sampai dengan Q1 ini masih terjadi, itu satu tantangannya. Yang kedua, ekonomi geopolitik dan perang tarif. Ini juga satu tantangan tersendiri bagi kita. Namun,
Page 7
kita belum melihat ini efeknya sejauh mana. Oleh sebab itu, kita sangat fokus pada industri lokal. Kita terus perkuat. Namun, perseroan tetap optimis karena kita melihat fokus pasar kita satu adalah di pendidikan. Pendidikan ini mau bagaimanapun terus akan bergembang karena tetap konsisten, baik oleh pemerintah maupun oleh swasta. Oleh karena itu, akan terus tumbuh bagaimanapun kondisi ekonominya. Yang kedua Kesehatan, Ini lebih stabil. Jadi, dua sektor ini kita melihat masih cukup stabil. Ini jadi priority kita. Di samping kita punya market share, dari sisi Perkantoran yang sudah kuat. Dengan hubungan tiga sektor yang kita sudah fokus dan prioritas sejak lama, ini menjadi satu fondasi kita yang cukup kuat dalam menghadapi 2025. Jadi, dalam kondisi ekonomi global dan geopolitik yang belum stabil, kita tetap optimis dan yakin bahwa dengan fundamental kita yang kuat di market, kita bisa mencapainya. Perseroan sangat fokus untuk pengembangan produk-produk yang lebih modern, yang kekinian. Ini yang dibutuhkan dari customer kita, dan terus menjadi perhatian kita. Sehingga di 2024 yang kondisinya tidak stabil pun brand new awareness kita dan top of mind furniture di Chitose juga mengalami peningkatan. Jadi, ini satu yang positif sekali bagi kita untuk melihat 2025 dengan lebih optimis. Terima kasih. 3. Nama Jurnalis & Media: Indah, Investor Daily Pertanyaan 1: Berapa besar deviden per saham? Jawaban: R. Nurwulan Kusumawati Jumlah dividen yang dibagikan itu adalah Rp10 miliar untuk 1 miliar lembar saham yang telah dikeluarkan oleh perseroan, sehingga dividen per lembar saham adalah Rp10. Pertanyaan 2: Berapa banyak total produk baru di 2025? Jawaban: Susanto Untuk pengembangan produk baru dalam tahun 2025, perseroan sudah mempunyai target dari masing-masing kategori. Jadi, total kita akan memiliki produk baru, yakni sekitar 10 produk utama yang akan kita launching di tahun 2025. 3 produk baru di produk kesehatan, kemudian ada sekitar 4 produk di pendidikan. Kemudian, selebihnya lagi di produk office. Ini yang sudah kita plan-kan sejak Q1 ini. Jadi, itu total produk baru yang kita inginkan. Pertanyaan 3: Adakah pasar ekspor baru di tahun 2025? Jawaban: Susanto Pasar ekspor yang utama kita adalah pasar Jepang yang digarap oleh Mr. Aminaka. Dalam perjalanan di tahun 2025 ini, untuk pasar ekspor kita cukup stabil dan kita sudah mendapatkan perjanjian untuk mereka akan menambah produk-produk baru. Kondisi geopolitik yang tidak stabil saat ini justru bagus bagi kita. Saat ini pasar mengalihkan sebagian order-nya ke Indonesia. Jadi, permintaan ke kita untuk beberapa produk tambahan yang baru. Karena customer existing kita cukup stabil, jadi mereka
Page 8
Page 9
G
CD J s\
t s ti\ $i
(E
(E
:)
E \ )
\
(E
F I sl
S.
R
I' g s 3.
5 9 N
€
U Hd 3
6
=(E
S
$
I
s
-s
(z
E
q
,$
j *It d ,
: -Q)
E
uJ a g + -$ \5
r--.t-- i
b
5
(E
E
3
-s
q o
a q,
S-
{
3 +6
lo
ol
o
-e E
I
v '! s ,r I
\ > zJ
N "fl,
<(
A 4.>
a E i
4a 3
q)
E g .d
A =(J
P
.C
G'
.E I
Ri
ots
o
I
(\lG tr {
rE $ F _,u
(E
vd
ob-
G'
-g
(g
v
a) t ,] J\U
FE
JG
o
o
o.
s lL
.A
g
.st
.q.
e
J>- q s l-
<E Js b<- o
4=, s J b
<-
9,;
U'= $E D
z:
-01 a
AH;
0= j-_
ZuE
aa6
d
,.-tr9'B ,a
lb+l-
36€ B
c
trts; =
z .\ \
t-
J
Ourii
-EaA
I
*85 r,t f
-^
lvxL
llh
A s d t vu
d
I
V. q)
s,
<.
4 4.J \
3uE { J
kEe
a;. fr
o
z s, !/\ U \,
Page 10
c_.
6r
0d
g\
(E
(!(
Eg
lEr
F(
NJ \ \
+
J .ar
aq t\ -P I 'g
!
A s
N)
-i s
s d 6
(
=(E
E
t!
o
N .v J( Y .s
\a)
>
$]
RD
s\
3
\,
E
(E
a/)
I
t(
co
u1
N
.J
\)
s
:,
R {
$
h .-<s3
\
N -f{ u
o t
E
N
CL
$- qi 1( { t-/
3
t.ft $
NP {
o.6
NT 3
r= t
V(E IP
!o.= \
F"-
.tA z cl
-lo
N\^
\) zr.
9rq
s' C
o $ {
vtE h s *,IJ
(U
ZE ry---
.t 0( <. SA t1N
UJ t"
h
l.\
tz.-
V
==
Ell {
th* t.-
s
j
^;-c
H
...
t-E
-! .Y
so s( (----
Fi
Ii)
(
2+
t
Erllll BJ
E .N $ Y *J
F
EEE
LO
.+ $ w !
a
6As z
\)V
)d p 2_
: t
nsl IJ
+O-E
;il; $A L
5- 1
cb
z
L
-\
SeE -A -& ( { J!
s-
r+6=
!- J O
E ?8
o
z N v\ s\* v\ \s
Page 11
lo
N tr
o
(\t
(E
CD
t-
c(E
Ct
G<
7-
ttg :=?
to
\ ::l
r
.# :N
+
@./
B
(E
a
F
-tr
G
.E
:
o
g;
o
t-
(E
o'
.-ci (u
E
o (E
+, E
t- G
(E
(E
+t lt(E f
.= ?
=
o so so --o so
.!
=
I i5 i5 o E
-:
?
Y-- t
m3
FF
J6
1tr F
z'=
=o
ofi =
=
f
EE
2C = Y o
f
taa
15utEo -
t-
z z Y
o |o1-E z
= J z
.FlI-() o o f tr
Y F
-XllJr
tY LIJ (,) iL z E
=
a
bA f 3
N a z uJ
o
F==F
!!r^i= Y
f
a E,
o N (r) sf
Cto-LA z
Page 12
Names mentioned 14 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
PT Bina Analisindo Semesta
p.2
unresolved
person
Aminaka.
p.7
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.