Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 10
Page 1
Lampiran I - Laporan Pelaksanaan Public Expose Tahun 2025
Appendix I - 2025 Public Expose Implementation Report
PT Allo Bank Indonesia Tbk (“Allo Bank” atau “Bank” atau “Perseroan”)
A. Waktu dan Tempat Penyelenggaraan: A. Time and Place:
Hari/Tanggal : Kamis, 10 April 2025 Day/Date : Thursday, 10 April 2025
Waktu : Pukul 16.30 - 17.30 WIBi Time : 16.30 - 17.30 WIB
Tempat : Auditorium Menara Bank Mega Venue : Auditorium Menara Bank
Lantai 3, Mega Lantai 3,
Jl. Kapten P. Tendean Kav. Jl. Kapten P. Tendean Kav.
12-14A, Jakarta 12790 12-14A, Jakarta 12790
B. Perwakilan Perseroan yang Hadir / Company Representatives in attendance:
Dewan Komisaris / Board of Commissioners
Komisaris Utama Independen/ Independent President Commissioner : Aviliani
Komisaris Independen/ Independent Commissioner : Rosmaya
Komisaris / Commissioner : Ali Gunawan
Direksi / Board of Directors
Direktur Utama / President Director : Indra Utoyo
Direktur / Director : Ari Yanuanto Asah
Direktur / Director : Ganda Raharja Rusli
Direktur / Director : Sajal Bhatnagar
B. Peserta yang hadir: C. Participants:
Public Expose yang telah diselenggarakan oleh The Public Expose held by the Company was
Perseroan dihadiri oleh sebanyak kurang lebih attended by approximately 15 participants
15 peserta yang terdiri dari investor individu consisting of individual investors and media
dan perwakilan media. representatives.
C. Agenda acara: D. Agenda:
1. Macroeconomic Outlook 1. Macroeconomic Outlook
2. Overview Allo Bank 2. Overview Allo Bank
3. Kinerja keuangan FY 2024 (diaudit) 3. FY 2024 Financial Performance (audited)
4. Sesi Tanya Jawab 4. Question and Answer Session
D. Ringkasan pelaksanaan E. Summary
E-1. Sesi Presentasi: E-1. Presentation Session:
Public Expose dibuka pada pukul 16.00 WIB The Public Expose was opened at 16.00
oleh Sekretaris Perusahaan yang bertindak WIB by the Corporate Secretary who
sebagai moderator acara, yang dilanjutkan acted as moderator of the event, which
Page 2
dengan sesi presentasi macroeconomic was followed by a presentation session
outlook oleh Ibu Aviliani sebagai Komisaris on macroeconomic outlook by Mrs.
Utama Independen dan pemaparan Aviliani as Independent President
mengenai Overview Perseroan oleh Direksi, Commissioner and explanation of the
termasuk diantaranya: Company Overview by the Board of
Directors, including:
Macroeconomic Outlook Macroeconomic Outlook
● Dalam paparan Macroeconomic ● In her Macroeconomic Outlook
Outlook, Ibu Aviliani menerangkan presentation, Mrs. Aviliani explained
bahwa Pemerintah seyogyanya dapat that the Government should be able
menjadi lebih agile dan to be more agile and prioritize a
mengedepankan pendekatan principle principle-based approach rather than
based daripada merumuskan berbagai formulating various policies based on
kebijakan berdasarkan rules based rules-based which in practice are not
yang pada prakteknya tidak mudah easy to change. The Government
untuk dirubah. Pemerintah juga should also be able to maintain the
seyogyanya dapat menjaga tingkat level of distribution of the APBN and
penyaluran APBN dan APBD, menjaga APBD, maintain the exchange rate
nilai tukar dan suku bunga untuk and interest rates to maintain
mempertahankan pertumbuhan economic growth, and maintain the
ekonomi, serta menjaga statement statements given to the public in
yang diberikan ke masyarakat dalam order to calm the market and
rangka menenangkan pasar dan encourage household consumption,
mendorong konsumsi rumah tangga, especially consumption by the upper
khususnya konsumsi oleh kelas atas and middle classes, which have been
dan kelas menengah, yang selama ini one of the important contributors to
menjadi salah satu kontributor penting Indonesia's GDP growth.
dalam pertumbuhan PDB Indonesia.
● On the other hand, business actors
● Di sisi lain, para pelaku dunia usaha are expected to be more observant in
diharapkan agar lebih jeli dalam seeing various opportunities amidst
melihat berbagai peluang di tengah existing challenges, especially
tantangan yang ada terutama terkait related to changes in people's
perubahan gaya hidup masyarakat. lifestyles. The service sector, with
Sektor jasa, dengan pertumbuhan the highest growth in the last 3
tertinggi dalam waktu 3 tahun terakhir, years, is expected to continue to
diharapkan mampu terus tumbuh dan grow and become Indonesia's new
menjadi keunggulan baru Indonesia advantage driven by digitalization
didorong digitalisasi yang menjadi which is an enabler of this growth,
enabler pertumbuhan tersebut especially in the transportation and
terutama pada sektor transportasi dan warehousing sectors. The
pergudangan. Sektor akomodasi & accommodation & food and beverage
makan minum juga menjadi sektor sector is also a sector that is growing
yang tumbuh kuat, hal ini diakibatkan strongly, this is due to eventonomics.
oleh adanya eventonomics.
Company Overview
Sekilas Perseroan ● Historical Journey and Milestones,
● Perjalanan Sejarah dan Milestones, including the acquisition of the
termasuk akuisisi Perseroan oleh CT Company by CT Corpora through
Corpora melalui Mega Corpora pada Mega Corpora in 2021. In the same
tahun 2021. Di tahun yang sama year the Company changed its name
Perseroan berganti nama menjadi Allo to Allo Bank with a new logo that
Bank dengan logo baru yang reflects a new business model, which
merefleksikan model bisnis baru, yang is adaptive and relevant to current
Page 3
adaptif dan relevan dengan developments, especially in
perkembangan saat ini khususnya supporting the inclusive growth in
dalam mendukung pertumbuhan inklusi the digital economy in Indonesia.
ekonomi digital di Indonesia. ● The latest Company Snapshot in
● Snapshot Perseroan terkini dari segi terms of financial overview per
ikhtisar keuangan per Desember 2024 December 2024 and composition of
dan komposisi pemegang saham, shareholders, where Allo Bank is a
dimana Allo Bank adalah anak subsidiary of CT Corpora, a leading
perusahaan dari CT Corpora, sebuah integrated business group focused on
grup bisnis terintegrasi terkemuka consumers in Indonesia with various
yang berfokus pada konsumen di businesses in financial services,
Indonesia dengan beragam usaha di media, retail, lifestyle and
layanan keuangan, media, ritel, entertainment.
lifestyle dan entertainment. ● Illustration of Allo Bank's Grand
● Ilustrasi Grand Strategy Allo Bank Strategy to achieve its vision of
untuk mencapai visinya menjadi Bank becoming the best digital based bank
umum berbasis Digital terbaik melalui through the ALL-in-One application
aplikasi ALL-in-One dengan by utilizing the ecosystem to provide
memanfaatkan ekosistem untuk maximum added value for the nation.
memberikan nilai tambah yang ● The composition of the Board of
sebesar-besarnya bagi bangsa. Commissioners who has a strong
● Susunan Dewan Komisaris yang reputation.
mempunyai reputasi kuat. ● The composition of the Board of
● Susunan Direksi dengan pengalaman Directors with extensive experience
luas di industri jasa keuangan, in the financial services industry,
khususnya di sektor perbankan. especially in the banking sector.
● Keunggulan Kompetitif Allo Bank dalam ● Allo Bank's Competitive Advantages
industri perbankan nasional: in the national banking industry:
- Ekosistem yang sangat besar untuk - A very large ecosystem to
mendorong akuisisi, interaksi, dan encourage acquisition,
monetisasi, dimana Perseroan interaction and monetization,
membangun sinergi dengan CT where the Company builds
Corpora serta mitra bisnis strategis synergy with CT Corpora and
lainnya dalam mengembangkan other strategic business partners
digital ecosystem yang diharapkan in developing a digital ecosystem
mampu meningkatkan bisnis which is expected to be able to
Perseroan serta berkontribusi pada increase the Company's business
perekonomian nasional. and contribute to the national
- Infrastruktur Phygital untuk economy.
memberikan akses perbankan - Phygital infrastructure to provide
optimal, dimana Perseroan optimal banking access, where
mendayagunakan aplikasi mobile the Company utilizes the Allo
banking Allo Bank dengan jaringan Bank mobile banking application
kanal fisik yang dimiliki oleh with the physical channel
TransMart, Metro, Mitra Bukalapak networks owned by TransMart,
dan Indomaret untuk memberikan Metro, Mitra Bukalapak and
berbagai macam keuntungan bagi Indomaret to provide various
nasabah. benefits for customers.
- Kapabilitas teknologi dan data - The latest technology and data
terkini dimana Allo Bank menjalin capabilities where Allo Bank has
kemitraan teknologi strategis, established strategic technology
khususnya terkait kapabilitas Agile partnerships, especially
Banking termasuk AI & Machine regarding Agile Banking
Learning, Blockchain, Cloud capabilities including AI &
computing dan Big Data. Machine Learning, Blockchain,
Cloud computing and Big Data.
Page 4
● Kerangka Kerja Keberlanjutan, dimana ● Sustainability Framework, where the
pendekatan Bank terkait Keberlanjutan Bank's approach to Sustainability can
dapat dibagi menjadi 4 kategori yaitu: be divided into 4 categories, namely:
Produk dan Layanan; Human Capital; Products and Services; Human
Tanggung Jawab Sosial & Lingkungan Capital; Social & Environmental
dan Tata Kelola. Responsibility and Governance.
● Program ESG yang dijalankan oleh ● ESG programs run by the Bank, where
Bank, dimana terkait environmental, related to environmental, the Bank
Bank menjalankan program CSR terkait runs a CSR program related to
kebun hidroponik, mengurangi hydroponic gardens, reducing the use
penggunaan kertas & plastic dan of paper & plastic and optimizing the
optimalisasi penggunaan listrik dan use of electricity and fuel, using
BBM, menggunakan Digisign untuk Digisign for approval, Knowbe4 for
persetujuan, Knowbe4 untuk training employee training and Google
karyawan dan Google WorkSpace untuk WorkSpace for collaboration. In
kolaborasi. Dalam hal Sosial, Bank aktif terms of Social, the Bank is active in
dalam program berbagi pangan dan food and basic food sharing programs
sembako dan dukungan program Pijar and supports the Pijar program which
yang mengirimkan relawan Pendidikan sends Education volunteers to various
ke berbagai daerah terpencil di remote areas in Indonesia. Regarding
Indonesia. Terkait Governance, Bank Governance, the Bank carries out
melakukan berbagai inisiatif tata various good corporate governance
Kelola perusahaan yang baik di seluruh initiatives at all levels of the
jenjang organisasi dan terus organization and continues to
memperbaiki diri melalui Sertifikasi improve itself through ISO 27001
ISO 27001, IT Maturity level COBIT Certification, IT Maturity level COBIT
2019 dan sertifikasi IT Service 2019 and IT Service Management
Management. certification.
● Dari sisi pencapaian finansial, Bank ● Event Highlights and awards from
mencatatkan momentum pertumbuhan external parties received by the Bank
yang baik, kinerja Keuangan yang throughout 2024.
kokoh dan sehat dari sisi neraca, ● Strong growth momentum and
profitabilitas dan rasio-rasio perbankan healthy financial performance in
utama dalam tahun 2024. terms of balance sheet, profitability
and main banking ratios in the year
2024.
E-2. Sesi Tanya Jawab: E-2. Q&A Session:
Setelah presentasi, acara Public Expose After the presentation, the Public Expose
dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. event continued with a question and
Berikut adalah pertanyaan yang diajukan answer session. The following are
hadirin dan jawaban yang diberikan questions asked by the audience and
manajemen dalam acara ini: answers given by management at this
event:
1. Bapak Baim (InfoBank)
Pertanyaan: 1. Mr. Baim (InfoBank)
1. Bagaimana strategi Bank dalam Question:
menjaga kualitas kredit? 1. What is the Bank's strategy in
2. Seberapa banyak kontribusi dari maintaining credit quality?
ekosistem dalam pertumbuhan 2. How much contribution does the
bisnis Perseroan? ecosystem make to the Company's
3. Bagaimana strategi Bank dalam business growth?
meningkatkan DPK di masa depan? 3. What is the Bank's strategy in
increasing DPK in the future?
Jawaban:
Page 5
1. Model bisnis berbasis digital yang Answer:
dilakukan secara online dan instan 1. The digital-based business model
menuntut verifikasi debitur yang that is carried out online and
tidak hanya berasal dari data instantly requires debtor
tradisional seperti data credit verification that does not only
history, namun juga data come from traditional data such as
non-traditional seperti data credit history data, but also
behaviour calon debitur untuk non-traditional data such as
melengkapi pengambilan prospective debtor behavior data
keputusan. Sistem pengambilan to complete decision making. The
keputusan kredit pun harus dibuat credit decision-making system must
lebih cepat dan terotomasi dengan also be made faster and automated
bantuan decision engine karena with the help of a decision engine
umumnya pinjaman dengan because generally loans with digital
platform digital memiliki pagu yang platforms have a smaller ceiling
lebih kecil namun dengan jumlah but with a greater number of loan
aplikasi pinjaman yang lebih applications.
banyak. In this regard, the Bank has built a
Terkait hal ini, Bank telah strong credit scoring and
membangun credit scoring yang continuously fine-tuned various
kuat dan secara terus menerus criteria for the credit underwriting
melakukan fine tuning atas process for each PayLater segment
berbagai macam criteria terhadap in order to optimize returns and
proses underwriting kredit untuk minimize credit risk.
masing-masing segmen PayLater The Bank also continues to develop
dalam rangka mengoptimalkan Big Data-based technology that
return dan meminimalisir risiko supports business development
kredit. analysis, customer recognition
Bank juga terus mengembangkan analysis, analysis of potential
teknologi berbasis Big Data yang system security threats and various
mendukung analisis perkembangan other analyzes that support the
bisnis, analisis pengenalan nasabah, fulfillment of risk management and
analisis potensi ancaman keamanan compliance aspects.
sistem serta berbagai analisis lain On the other hand, if there is an
yang menunjang pemenuhan aspek increase in bad debt, the Bank can
manajemen risiko dan kepatuhan. increase the capacity of Collection
Di sisi lain, bilamana terjadi Actions for debtors, which is an
kenaikan kredit macet, Bank dapat inseparable part of the banking
meningkatkan kapasitas Tindakan industry's intermediation function.
Penagihan (Collection) kepada 2. Given the Bank's relatively new in
debitur, dimana hal ini merupakan the national banking industry, the
bagian yang tidak terpisahkan dari Bank in the first 1-2 years relied
fungsi intermediasi industri heavily on the ecosystem for
perbankan. business growth as the Bank built
2. Dengan mengingat umur Bank yang the Company's operational
relatif baru dalam industri capabilities. However, at this time
perbankan nasional, Bank dalam 1-2 the contribution of business growth
tahun pertama banyak from outside the ecosystem has
mengandalkan ekosistem dalam been able to exceed the
pertumbuhan bisnis seiring Bank contribution from the CT Corpora
membangun kapabilitas operasional group ecosystem.
Perseroan. Namun demikian, pada 3. In order not to get caught up in an
saat ini kontribusi pertumbuhan interest rate war, our general
bisnis dari luar ekosistem sudah strategy is to continue to develop
mampu melebihi kontribusi dari the value proposition of our
ekosistem group CT Corpora. funding products, especially savings
Page 6
3. Agar tidak terjebak dalam perang products with a low Cost of Fund,
bunga, secara umum strategi kami by launching various innovations in
adalah untuk terus mengembangkan digital banking products and
value proposition dari services that allow customers to
produk-produk pendanaan kami, 'Experience a Simple Life'. For
terutama produk tabungan dengan example, the Allo Grow product
Cost of Fund yang rendah, dengan that we launched in August 2023 in
meluncurkan beragam inovasi the Allo Bank mobile application is
produk dan layanan perbankan able to provide a flexible
digital yang memungkinkan nasabah experience for the younger
untuk 'Experience a Simple Life'. generation in managing their
Sebagai contoh, produk Allo Grow savings by separating them into
yang kami luncurkan pada Agustus several items and can be
2023 dalam aplikasi mobile Allo withdrawn at any time according to
Bank mampu memberikan their needs.
pengalaman fleksibilitas bagi The services offered by Allo Grow
generasi muda dalam mengelola also follow the free and dynamic
tabungan mereka dengan lifestyle of the younger generation,
memisahkan menjadi beberapa pos such as fast and easy account
dan dapat ditarik kapan saja sesuai opening via digital, exempt from
kebutuhan mereka. all monthly administration fees,
Layanan yang ditawarkan Allo Grow withdrawal of savings at any time
juga mengikuti gaya hidup generasi without penalty fees, and providing
muda yang bebas dan dinamis, customers with the opportunity to
seperti pembukaan rekening yang obtain tiered interest rates
cepat dan mudah melalui digital, according to the storage period,
dibebaskan dari segala biaya the longer the storage period, the
administrasi bulanan, penarikan higher the interest rate that will
tabungan kapan saja tanpa be obtained. This provides financial
dikenakan biaya penalti, dan control flexibility for the younger
memberikan kesempatan nasabah generation in accordance with a
untuk memperoleh suku bunga modern lifestyle but still focuses
berjenjang sesuai dengan jangka on financial freedom. In addition,
waktu penyimpanan, semakin lama the Bank also holds many programs
jangka waktu penyimpanannya, such as the Allo Bank Festival to
semakin besar juga suku bunga yang strengthen branding and
akan didapat. Hal ini memberikan top-of-mind in the eyes of
keleluasaan kontrol finansial bagi customers.
generasi muda sesuai dengan gaya
hidup yang modern namun tetap
fokus terhadap kebebasan finansial.
Selain itu, Bank juga banyak
mengadakan program seperti Allo
Bank Festival untuk memperkuat
branding dan top-of-mind di mata
nasabah.
2. Ibu Nina (Kontan)
Pertanyaan: 2. Mrs. Nina (Kontan)
1. Berapa target pertumbuhan kredit Question:
dan DPK pada tahun 2025? 1. What is the target for credit and
DPK growth in 2025?
Jawaban:
1. Dengan mempertimbangkan kondisi Answer:
makro ekonomi di tahun 2025 ini
Page 7
yang tidak sedang baik baik saja, 1. Considering the macroeconomic
Allo Bank saat ini ingin mencapai conditions in 2025 which are not
pertumbuhan kredit secara good, Allo Bank currently wants to
kompetitif namun sustainable achieve competitive but
dengan level pertumbuhan di atas sustainable credit growth with a
rata-rata pertumbuhan industri growth level above the average
perbankan. Sedangkan untuk DPK, growth of the banking industry. As
Bank menargetkan DPK sebesar Rp. for TPF, the Bank is targeting TPFof
8,4 triliun pada tahun 2025. IDR 8.4 trillion in 2025.
Setelah selesainya sesi tanya jawab, acara Public
Expose Perseroan ditutup pada pukul 17:30 WIB. After the completion of the question and
answer session, the Company's Public Expose
event closed at 05:30pm.
E-3. Dokumentasi Acara Public Expose / Public Expose Documentation
Page 8
Page 9
Page 10
Lampiran II - Daftar Hadir / Attendance List
Names mentioned 13 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Bank Indonesia
p.1
unresolved
person
Baim
p.4 ×2
unresolved
org
Bank Festival
p.6 ×2
unresolved
person
Nina
p.6 ×2
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.