Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 590
Page 1
Laporan Tahunan 2024 PT Bank UOB Indonesia Membangun Masa Depan ASEAN
Page 2
Tentang Laporan Ini PT Bank UOB Indonesia (UOB Indonesia atau Bank) telah berkomitmen untuk menciptakan nilai jangka panjang bagi nasabah, karyawan, dan komunitas sejak tahun 1956. Kami bertujuan untuk terus memberikan keunggulan dalam produk dan layanan, sekaligus memberikan kontribusi positif terhadap pengembangan dunia usaha, pertumbuhan ekonomi, serta memberikan imbal hasil kepada para pemangku kepentingan kami. Format laporan ini mengikuti ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan sejalan dengan praktik pelaporan Grup UOB. Laporan ini dan informasi lebih lanjut mengenai UOB Indonesia dapat diakses di www.uob.co.id. Silakan pindai kode QR untuk melihat: https://www.uob.co.id/about-us/investor-relations/laporan-keuangan/annual-report.page
Page 3
Sampul Laporan Tahunan tahun ini menampilkan salah satu dari sembilan
pohon bonsai yang telah kami tanam di sekitar UOB Plaza, Singapura
sejak tahun 2024. Pohon-pohon ini sengaja menjadi bagian dari lanskap
kantor kami, menghadirkan sentuhan alam di tengah hiruk-pikuk Central
Business District. Kehadirannya memberikan momen ketenangan bagi para
pengunjung untuk menikmati keindahan alam di tengah kota.
Pohon bonsai membutuhkan perawatan penuh ketaletenan selama
bertahun-tahun untuk mencapai bentuk terbaiknya. Seni merawat bonsai
mencerminkan disiplin dan ketekunan yang tinggi. Dengan pemeliharaan
yang konsisten dan penuh perhatian, bonsai yang memiliki akar kuat dapat
tumbuh subur dan bertahan hingga lintas generasi.
Nilai-nilai dalam seni bonsai mencerminkan budaya dan karakter
UOB. Berlandaskan fondasi yang kokoh, serta semangat merawat dan
membangun untuk jangka panjang, UOB telah tumbuh selama lebih dari
90 tahun menjadi salah satu bank terkemuka di kawasan, dengan jaringan
yang luas di Asia Tenggara.
Budaya dan nilai-nilai inilah yang akan terus membimbing kami dalam
mewujudkan tujuan kami: membangun masa depan ASEAN.
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4 1
Page 4
Daftar Isi
Tentang Laporan Ini 71 Kronologi Pencatatan Saham
1 Tema 71 Kronologi Pencatatan Obligasi
72 Institusi dan/atau Profesi Pendukung
4 Ikhtisar 72 Akuntan Publik dan Kantor Akuntan
6 Grafik Keuangan Penting Publik
8 Ikhtisar Keuangan Lima Tahunan 72 Informasi di Situs Web Perusahaan
12 Peristiwa Penting 2024 73 Penghargaan dan Sertifikasi
74 Wilayah Operasional dan Pasar yang
Dilayani
28 Laporan Manajemen
30 Laporan Dewan Komisaris
84 Analisis dan Pembahasan Manajemen
33 Laporan Direksi
86 Tinjauan Makroekonomi 2024
106 Ikhtisar Bisnis
40 Profil Perusahaan
113 Sumber Daya Manusia
42 Identitas Perusahaan
122 Teknologi Informasi dan Operasional
44 Sekilas UOB Indonesia
126 Tinjauan Keuangan
46 Jejak Transformasi
48 Visi, Misi, Tujuan Keberlanjutan, dan
Nilai 144 Tata Kelola Perusahaan
50 Kegiatan Usaha 146 Struktur Tata Kelola Perusahaan
54 Struktur Organisasi 146 Rapat Umum Pemegang Saham
56 Profil Dewan Komisaris 154 Dewan Komisaris
59 Informasi Perubahan Anggota Dewan 161 Direksi
Komisaris 173 Kelengkapan dan Pelaksanaan Tugas
60 Profil Direksi Komite
64 Informasi Perubahan Anggota Direksi 213 Sekretaris Perusahaan
64 Demografi Karyawan 215 Komunikasi Perusahaan
65 United Overseas Bank Limited sebagai 216 Pelaksanaan Fungsi Kepatuhan, Audit
Pemegang Saham Pengendali Internal, dan Audit Eksternal
66 Dimana Kami Beroperasi 222 Pelaksanaan Manajemen Risiko Termasuk
67 Ringkasan Keuangan Lima Tahun United Sistem Pengendalian Internal
Overseas Bank Limited 222 Pinjaman kepada Pihak Terkait dan
70 Struktur Grup Perusahaan Paparan Besar
223 Rencana Strategis Bank
224 Aspek Pemegang Saham
224 Transparansi Kondisi Keuangan dan
Non-Keuangan Bank yang Belum
Terungkap dalam Laporan Lain
2 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4
Page 5
224 Kepemilikan Saham dan Hubungan 320 Laporan Keberlanjutan
Keuangan serta Keluarga Anggota 322 Tentang Laporan Keberlanjutan Ini
Dewan Komisaris dan Direksi dengan 324 Sorotan Keberlanjutan
Anggota Dewan Komisaris, Direksi dan/
325 Pendekatan Kami
atau Pemegang Saham Pengendali Bank
327 Mendorong Pertumbuhan Secara
227 Pengungkapan Kebijakan Remunerasi
Berkelanjutan
228 Paket Remunerasi/Kebijakan dan
336 Menjaga Pelanggan di Pusat
Tunjangan Lain untuk Dewan Komisaris
341 Mengembangkan Profesional
dan Direksi
Berdasarkan Prinsip
231 Jumlah Kasus Penipuan Internal dan Upaya
355 Menegakkan Tanggung Jawab
Bank untuk Menyelesaikan Kasus-kasus Perusahaan
Tersebut
370 Indeks dan Formulir Umpan Balik
231 Jumlah Kasus Hukum dan Upaya Bank
375 Lampiran
untuk Menyelesaikan Kasus-kasus
Tersebut
379 Pernyataan Anggota Dewan Komisaris
231 Kasus Hukum yang Dihadapi oleh Bank,
dan Direksi Mengenai Tanggung Jawab
Dewan Komisaris, dan Direksi
atas Laporan Tahunan 2024 PT Bank UOB
232 Sanksi Administratif Indonesia
232 Transaksi yang Melibatkan Konflik
Kepentingan 380 Laporan Keuangan
232 Pembelian Kembali Saham dan Obligasi
Bank
232 Donasi untuk Kegiatan Sosial dan Politik
Selama Periode 2024
233 Kode Etik
234 Budaya Perusahaan
234 Whistle-blowing
235 Pelaksanaan Pencegahan Korupsi, Komisi,
Penipuan, Suap dan/atau Gratifikasi
236 Komunikasi Internal
236 Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
237 Perlindungan Konsumen
238 Kesimpulan Umum Hasil Self-Assessment
Pelaksanaan Tata Kelola Perusahaan
yang Baik di
PT Bank UOB Indonesia
241 Manajemen Risiko
266 Tabel Paparan Risiko
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4 3
Page 6
Membangun
Ikhtisar
Masa Depan
6
8
Grafik Keuangan Penting
Ikhtisar Keuangan Lima Tahunan
ASEAN
12 Peristiwa Penting 2024
Untuk masyarakat dan bisnis di dalam,
dan yang terhubung dengan, ASEAN.
Pernyataan Tujuan kami menggarisbawahi brand
promise UOB untuk melakukan hal yang benar bagi
para pemangku kepentingan kami, termasuk nasabah,
kolega dan masyarakat. Pernyataan ini mencerminkan
strategi jangka panjang kami, yang menunjukkan
komitmen Bank untuk meningkatkan investasi di
kawasan ini guna mendukung potensi masyarakat
dan pelaku usaha di ASEAN. Hal ini juga memperkuat
komitmen UOB untuk memfasilitasi arus ekonomi di
dalam dan dengan ASEAN untuk mendukung bisnis
lintas generasi.
Ikhtisar Keuangan
UOB Indonesia 2024
Laba Bersih
Rp406 miliar
-39,8%
Laba Operasional
Rp608 miliar
-33,7%
Rasio Kredit Bermasalah - neto
1,11%
-0,28% pt
4 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4
Page 7
Pinjaman Nasabah - bruto Simpanan Nasabah Total Aset
Rp100.412 miliar Rp116.912 miliar Rp156.142 miliar
+19,5% -2,0% -3,9%
Rasio Kredit Bermasalah - bruto Rasio Pendanaan Stabil neto Kredit Bermasalah
2,05% 115,23% Rp2.055 miliar
-0,53% pt -16,32% pt -4,4%
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4 5
Page 8
Ikhtisar
Grafik Keuangan Penting
Kredit yang Simpanan Nasabah Total Aset
Diberikan - neto
(dalam Miliar Rupiah) (dalam Miliar Rupiah) (dalam Miliar Rupiah)
162.546
119.283
116.912
96.452
113.917
156.142
100.034
138.276
91.965
121.395
81.298
116.554
79.912
71.198
67.711
2020 2021 2022 2023 2024 2020 2021 2022 2023 2024 2020 2021 2022 2023 2024
Pendapatan Bunga Laba Tahun
Total Ekuitas
Bersih Berjalan
(dalam Miliar Rupiah) (dalam Miliar Rupiah) (dalam Miliar Rupiah) 951
17.826
17.601
15.361
14.678
675
655
14.136
5.844
5.357
518
406
5.140
4.433
4.131
2020 2021 2022 2023 2024 2020 2021 2022 2023 2024 2020 2021 2022 2023 2024
6 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4
Page 9
Rasio kredit yang Rasio Kewajiban
Imbal Balik atas
diberikan terhadap Penyediaan Modal
Aset (ROA)
simpanan nasabah Minimum
(dalam Persentase) (dalam Persentase) (dalam Persentase)
85,89
18,85
0,84
18,32
76,87
17,98
16,57
0,71
16,51
74,78
73,18
0,70
69,92
0,61
0,35
2020 2021 2022 2023 2024 2020 2021 2022 2023 2024 2020 2021 2022 2023 2024
Imbal Balik atas Margin Bunga Rasio Kredit
Ekuitas (ROE) Bersih (NIM) Bermasalah - bruto
(dalam Persentase) (dalam Persentase) (dalam Persentase)
6,70
4,68
4,44
4,02
3,98
3,51
3,81
3,85
3,92
3,82
2,98
2,55
2,58
2,44
2,05
2020 2021 2022 2023 2024 2020 2021 2022 2023 2024 2020 2021 2022 2023 2024
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4 7
Page 10
Ikhtisar
Ikhtisar Keuangan Lima Tahunan
Laporan Posisi Keuangan
(dalam Miliar Rupiah)
per 31 Desember
Uraian
2024 2023 2022 2021 2020
Aset
Kas 682 604 717 632 594
Giro pada Bank Indonesia 5.799 9.901 8.870 4.315 3.374
Giro pada bank lain - neto 822 982 1.094 1.879 1.412
Penempatan pada Bank Indonesia dan bank
3.657 2.136 5.856 2.995 7.914
lain - neto
Efek-efek yang diperdagangkan dan investasi
34.760 35.795 28.547 18.054 19.710
keuangan – neto
Tagihan derivatif 2.062 841 1.321 727 1.325
Kredit yang diberikan – neto 96.452 79.912 81.298 71.198 67.711
Tagihan atas surat berharga yang dibeli
1.653 22.678 2.870 15.540 9.194
dengan janji dijual kembali
Tagihan akseptasi - neto 2.418 2.499 3.683 2.753 2.061
Aset pajak tangguhan - neto 642 734 747 553 378
Aset tetap dan aset hak guna - nilai buku 2.940 2.685 1.408 1.233 1.297
Aset tak berwujud - neto 1.097 1.130 - - -
Aset lain-lain - neto 3.158 2.649 1.865 1.516 1.584
Total Aset 156.142 162.546 138.276 121.395 116.554
Liabilitas dan Ekuitas
Liabilitas segera 504 475 193 176 205
Giro 32.135 23.702 24.166 21.583 17.666
Tabungan 35.076 37.486 38.648 31.727 24.076
Deposito berjangka 49.701 58.095 51.103 46.724 50.223
Simpanan dari nasabah 116.912 119.283 113.917 100.034 91.965
Simpanan dari bank lain 4.440 1.399 206 74 178
Bunga yang masih harus dibayar 196 199 132 126 153
Utang pajak 105 171 196 241 244
Liabilitas derivatif 2.226 1.223 1.401 725 1.682
Liabilitas atas surat berharga yang dijual
5.576 13.296 - 13 -
dengan janji dibeli kembali
Liabilitas akseptasi 2.307 2.412 3.252 2.311 2.009
Pinjaman yang diterima - - - - 2.037
Liabilitas atas imbalan kerja 439 344 258 279 301
Efek utang yang diterbitkan – neto 1.042 1.443 1.596 1.498 2.582
Liabilitas lain-lain 4.569 4.700 1.764 1.240 1.062
Total Liabilitas 138.316 144.945 122.915 106.717 102.418
Total Ekuitas 17.826 17.601 15.361 14.678 14.136
Total Liabilitas dan Ekuitas 156.142 162.546 138.276 121.395 116.554
8 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4
Page 11
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lainnya
(dalam Miliar Rupiah)
untuk tahun-tahun yang berakhir 31 Desember
Uraian
2024 2023 2022 2021 2020
Pendapatan bunga 11.496 9.945 7.571 6.941 7.697
Beban bunga (5.652) (4.588) (2.431) (2.508) (3.566)
Pendapatan bunga - neto 5.844 5.357 5.140 4.433 4.131
Total pendapatan operasional lainnya - neto 1.653 1.374 1.396 1.339 1.520
Total pembentukan penyisihan kerugian
(1.077) (797) (1.599) (1.478) (1.513)
penurunan nilai
Total beban operasional lainnya (5.812) (5.017) (3.801) (3.464) (3.360)
Laba operasional 608 917 1.136 830 778
Total (beban)/pendapatan non-operasional (43) (5) 12 19 5
Laba sebelum beban pajak 565 912 1.148 849 783
Beban pajak (159) (237) (197) (194) (265)
Laba tahun berjalan 406 675 951 655 518
(Kerugian)/keuntungan komprehensif lainnya
(181) 65 (268) (113) 135
tahun berjalan - setelah pajak
Total keuntungan komprehensif tahun berjalan 225 740 683 542 653
Laba bersih yang dapat diatribusikan kepada:
Ekuitas pemilik 406 675 951 655 518
Total penghasilan komprehensif tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada:
Pemilik entitas induk 225 740 683 542 653
Laba per saham (dalam Rupiah, nilai penuh) 33 60 85 59 49
Laporan Arus Kas
(dalam Miliar Rupiah)
untuk tahun-tahun yang berakhir 31 Desember
Uraian
2024 2023 2022 2021 2020
Kas dan setara kas di awal tahun 13.946 16.543 9.826 13.308 11.085
Kas bersih (digunakan untuk)/diperoleh dari
(1.718) (730) 18.585 (1.044) 6.935*
aktivitas operasi
Kas bersih diperoleh dari/(digunakan untuk)
3.640 (3.121) (12.223) 704 (4.590)
aktivitas investasi
Kas bersih (digunakan untuk)/diperoleh dari
(511) 1.285 29 (3.164) (189)*
aktivitas pembiayaan
Pengaruh neto perubahan kurs pada kas dan
107 (31) 326 22 67
setara kas
Kas dan setara kas di akhir tahun 15.464 13.946 16.543 9.826 13.308
*Reklasifikasi sehubungan dengan penerapan PSAK 73 yang berlaku efektif mulai 1 Januari 2020.
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4 9
Page 12
Ikhtisar
Rasio Keuangan
(dalam persentase, kecuali dinyatakan lain)
per 31 Desember
Uraian
2024 2023 2022 2021 2020
Modal
Rasio Kewajiban Penyediaan
16,51 18,32 16,57 17,98 18,85
Modal Minimum (KPMM)
Rasio Tier 1 15,11 16,73 14,74 15,88 16,41
Rasio Tier 2 1,41 1,58 1,83 2,10 2,44
Aset tetap bruto terhadap
32,38 28,55 20,42 19,88 19,08
modal
Kualitas Aset
Aset produktif bermasalah
0,64 0,73 1,01 1,28 0,89
terhadap total aset produktif
Kredit bermasalah (NPL) – bruto 2,05 2,58 2,98 3,51 2,44
Kredit bermasalah (NPL) – neto 1,11 1,39 1,73 2,22 1,51
Profitabilitas
Imbal balik atas Aset (ROA) 0,35 0,61 0,84 0,71 0,70
Imbal balik atas Ekuitas (ROE) 2,55 4,44 6,70 4,68 4,02
Margin bunga bersih (NIM) 3,92 3,85 3,98 3,81 3,82
Biaya operasional terhadap
pendapatan operasional 95,64 92,31 87,74 90,19 92,26
(BOPO)
Likuiditas
Rasio pinjaman terhadap
85,89 69,92 73,18 74,78 76,87
simpanan (LDR)
Rasio dana murah (CASA) 57,49 51,30 55,14 53,29 45,39
Kepatuhan
Pelanggaran atas Batas
Maksimum Pemberian Kredit 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00
(BMPK)
Pinjaman Melebihi Batas
Maksimum Pemberian Kredit 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00
(BMPK)
Giro Wajib Minimum (GWM): Rupiah
- harian 7,52 9,42 9,47 3,92 3,25
- rata-rata 9,11 10,34 10,57 4,24 3,12
Giro Wajib Minimum (GWM): Mata uang asing
- harian 4,17 4,67 4,10 4,13 4,20
- rata-rata 4,14 4,22 4,12 4,12 4,14
Agregat Posisi Devisa Neto
5,36 4,16 1,52 0,97 4,04
(PDN)
Lain-lain
Rasio liabilitas terhadap ekuitas 775,92 823,50 800,18 727,05 724,52
Rasio liabilitas terhadap aset 88,58 89,17 88,89 87,91 87,87
Total modal saham
ditempatkan dan disetor penuh 12.227.591.633 12.227.591.633 11.186.644.888 11.186.644.888 11.186.644.888
(dalam Rupiah, nilai penuh)
10 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4
Page 13
Ikhtisar Saham dalam Dua Tahun Terakhir
Untuk periode 2023 hingga 2024, UOB Indonesia tidak menerbitkan atau memperdagangkan saham di Bursa Efek
Indonesia dan bursa efek negara lain. Oleh karena itu, informasi terkait saham Bank tidak diungkapkan.
Informasi Aksi Korporasi dalam Dua Tahun Terakhir
Pada tahun 2023, Bank menerbitkan 1.040.946.745 saham biasa baru dengan total nilai sebesar Rp1.500 miliar
kepada pemegang saham yang ada. Hal ini meningkatkan modal saham biasa Bank menjadi 12.227.591.633 saham
atau Rp3.056 miliar pada 31 Desember 2023. Pada tahun 2024, Bank menerbitkan Obligasi Berkelanjutan IV Bank
UOB Indonesia Tahap I 2024 sebesar Rp100 miliar dan Obligasi Subordinasi Berkelanjutan Bank UOB Indonesia IV
Tahap I 2024 sebesar Rp100 miliar melalui penawaran umum untuk meningkatkan penyaluran kredit.
Informasi Peringkat Perusahaan
No Lembaga Pemeringkat Peringkat Penjelasan Peringkat Masa Berlaku
1 Fitch Ratings Indonesia AAA(idn) Obligasi 2024
2 Fitch Ratings Indonesia AA(idn) Obligasi Subordinasi 2024
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4 11
Page 14
Ikhtisar
Peristiwa Penting Tahun 2024
Membangun budaya dari care, growth, dan trust.
Budaya merupakan pembeda utama bagi UOB. Kami percaya bahwa kolega merupakan inti dari bisnis kami. Budaya
care, growth, trust yang kami bangun membentuk kolega UOB dalam bertumbuh.
UOB Indonesia CEO Awards 2024
Sebagai bentuk apresiasi atas performa kolega yang berkontribusi
terhadap pencapaian Bank, UOB Indonesia menganugerahkan
penghargaan tertinggi CEO Awards, kepada Theresia Sherry Tjoa,
Cluster Manager – Batam Center Region 3. Penghargaan diberikan oleh
Bapak Wee Ee Cheong, Deputy Chairman and Chief Executive Officer,
UOB, Bapak Hendra Gunawan, Presiden Direktur, UOB Indonesia, serta
26 Januari 2024 Ibu Gevy Wulandari, Head of Human Resources, UOB Indonesia.
UOB Indonesia juga melaksanakan rangkaian Start of the Year (SOTY)
yang mengangkat tema ‘Better Together’. Rangkaian acara SOTY terdiri
dari SOTY Workshop, Service Convention, Sales Convention, Sales and
Service Award, dan UOBI Got Talent.
Memperkenalkan The UOB Way melalui Better Together
Carnival
Dalam upaya merekatkan kolega sebagai satu tim yang padu, UOB
Indonesia menyelenggarakan Better Together Carnival, sebuah sesi
interaktif untuk mengenalkan kembali Employee Value Proposition UOB
yaitu Care, Growth, dan Trust pasca akuisisi, serta ragam program
karyawan yang tersedia.
2 Februari 2024
Menumbuhkan pemahaman mengenai UU Pelindungan
Data Pribadi (PDP)
UOB Indonesia mengadakan workshop bertemakan “Implementasi UU
Pelindungan Data Pribadi, Tantangan dan Peluang di Sektor Perbankan
Indonesia” untuk mengenalkan UU PDP kepada kolega. Sesi dibuka oleh
Bapak Ardhi Wibowo selaku Direktur Kepatuhan, Legal dan Sekretaris
26 Februari 2024 Perusahaan UOB Indonesia, dan dipadu oleh Bapak Teguh Arifiyadi,
Direktur Pengendalian Aplikasi Informatika, Kementerian Komunikasi
dan Informatika Republik Indonesia.
12 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4
Page 15
Perayaan Idul Fitri ‘Gebyar Ramadan 2024’
Dalam merealisasikan lingkungan kerja yang inklusif, UOB Indonesia
mengadakan rangkaian acara ‘Gebyar Ramadan 2024’ sepanjang
bulan Maret dan April untuk menyambut Idul Fitri. Rangkaian acara
terdiri dari pembagian takjil bagi kolega, pemberian donasi untuk
Yayasan Sekoci, kajian Ramadan, mudik bersama, dan Halalbihalal.
Maret-April 2024
Person of the Month: Hendra Gunawan, Presiden Direktur,
UOB Indonesia
Bapak Hendra Gunawan, Presiden Direktur UOB Indonesia,
mendapatkan predikat dari CNBC Indonesia sebagai ‘Person of the
Month’ untuk bulan Mei 2024 atas kepemimpinannya yang berhasil
membawa Bank menjadi salah satu lembaga keuangan terkemuka di
Mei 2024 Indonesia.
Perayaan Natal bersama UOB Indonesia
Mengakhiri tahun 2024, kolega UOB Indonesia merayakan Natal
melalui beberapa rangkaian acara. Perayaan Natal 2024 dilengkapi
dengan penggalangan dana karyawan yang diberikan untuk Yayasan
Desa Putera, serta ibadah Natal bersama.
Desember 2024
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4 13
Page 16
Ikhtisar
Menghadirkan pengalaman yang dipersonalisasi untuk setiap nasabah.
Seluruh hal yang kami lakukan berfokus pada nasabah. Melalui jaringan kami yang tidak tertandingi di ASEAN,
kami memberikan pengalaman yang dipersonalisasi kepada nasabah melalui solusi beyond banking, dengan
mengutamakan kenyamanan nasabah. Hal ini menguatkan ambisi UOB untuk menjadi bank pilihan bagi para calon
nasabah di dalam dan yang terhubung dengan ASEAN.
Menyambut Tahun Naga Kayu bersama para nasabah
Sepanjang bulan Februari 2024, UOB Indonesia menggelar perayaan
Tahun Baru Imlek bersama nasabah Business Banking, Commercial
Banking, Consumer Banking, serta Privilege Banking. Perayaan ini
disertai dengan pemaparan market outlook 2024 untuk menyambut
Tahun Naga Kayu dengan positif.
Februari 2024
Meningkatkan pengalaman perbankan nasabah melalui
signature branch UOB Indonesia
Sebagai komitmen Bank dalam memberikan pengalaman perbankan
terbaik bagi nasabah, UOB Indonesia meresmikan dua (2) cabang
signature di Jakarta dan Jawa Barat. Kantor cabang baru ini
menawarkan konsep wellness centre, di mana nasabah dapat
menikmati transaksi digital dan tatap muka yang seamless, sekaligus
Januari-Maret 2024 mendapatkan layanan kesehatan fisik dan finansial yang disesuaikan
dengan kebutuhan masing-masing nasabah.
Peluncuran Garuda Indonesia UOB Credit Card (GIUC)
UOB Indonesia dan Garuda Indonesia meluncurkan Garuda Indonesia
UOB Credit Card (GIUC) yang meningkatkan pengalaman perjalanan
nasabah yang gemar berwisata. Dengan GIUC, pemegang kartu
dapat mengakumulasikan transaksi ritel menjadi GarudaMiles, serta
menikmati manfaat eksklusif lainnya ketika terbang dengan Garuda
8 Maret 2024 Indonesia.
14 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4
Page 17
2024 Market Outlook: Navigating Through Political
Leadership Transition
UOB Indonesia menyelenggarakan 2024 Market Outlook bertajuk
‘Navigating Through Political Leadership Transition’ yang mendalami
optimisme pasar pasca pemilihan Presiden Indonesia bagi nasabah
Privilege Banking dan Wealth Banking.
27 Maret 2024 Wawasan eksklusif ini dibagikan oleh pakar politik Indonesia, Profesor
Burhanuddin Muhtadi, Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia,
bersama pakar ekonomi: Enrico Tanuwidjaja, ASEAN Economist, UOB;
Albert Z Budiman, Chief Investment Officer, UOB Asset Management;
dan Vera Margaret, Head of Deposit and Wealth, UOB Indonesia.
Limited Edition, Unlimited Love
UOB Indonesia mengumumkan pemenang dari lucky draw MINI Paul
Smith Bespoke Edition, sebuah kolaborasi UOB, Mini Cooper, dan Paul
Smith. Lucky draw ini merupakan bagian dari kampanye UOB Cards
‘Limited Edition, Unlimited Love’, yang mengukuhkan komitmen Bank
dalam memenuhi ragam kebutuhan gaya hidup nasabah.
3 April 2024
UOB Media Literacy Circle: Membangun Budaya Keuangan
yang Sehat bagi Generasi Muda
UOB Indonesia menyelenggarakan UOB Media Literacy Circle yang
mengangkat topik ‘Membangun Budaya Keuangan yang Sehat bagi
Generasi Muda’. Dalam sesi ini, Halimatus Sa’diyah, Deputi Direktur
Implementasi Pendidikan Keuangan, OJK, bersama Vera Margaret,
Head of Deposit and Wealth Management, UOB Indonesia, dan
24 April 2024 Najelaa Shihab, Psikolog dan Pendiri Sekolah Cikal, membahas peran
regulator, perbankan, dan institusi pendidikan dalam menjembatani
literasi keuangan agar generasi muda tidak terjerat pinjaman daring.
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4 15
Page 18
Ikhtisar
Memberdayakan kaum perempuan dengan tampilan baru
UOB Lady’s Card
Merayakan tahun ke-35 di Singapura sebagai kartu kredit pertama di
Asia Tenggara yang berfokus memenuhi kebutuhan kaum perempuan,
UOB Indonesia meluncurkan desain terbaru UOB Lady’s Card yang
dirancang oleh pemenang UOB Painting of the Year (Singapura) dengan
tagline ‘Unstoppable Together’. Kartu kredit ini menegaskan kembali
17 Mei 2024 komitmen Bank dalam memperjuangkan kemampuan dan kesuksesan
kaum perempuan, di mana pun mereka berada.
Peluncuran kartu kredit UOB Telkomsel untuk mendukung
gaya hidup digital yang terhubung
UOB Indonesia bersama Telkomsel meluncurkan kartu kredit co-
branded, mengundang nasabah untuk menikmati gaya hidup digital
tanpa batas dan memaknai esensi ‘Lifestyle Connected’. Kartu kredit
ini menawarkan manfaat eksklusif yang menjadikan pengalaman
perbankan dan komunikasi lebih mudah dan menguntungkan.
10 September 2024
Embracing What’s Next: The Future Fiscal Policy and
Budget Posture Plan
UOB Privilege Banking menggelar acara Privilege Conversation: Mid-
Year Market Outlook 2024 pada 13 Agustus 2024 di Surabaya. Acara
yang mengambil tema “Embracing What’s Next: The Future Fiscal Policy
and Budget Posture Plan” ini turut mengundang lebih dari 200 nasabah
PV di Surabaya dan dihadiri Bapak Emil Dardak, Wakil Gubernur Jawa
13 Agustus 2024 Timur periode 2019-2024.
Privilege Conversation: Mid-Year Outlook 2024
“Ushering the New Leadership Amidst Volatile and
Uncertain Markets.”
Di tengah ketidakpastian pasar dalam tahun politik 2024, UOB
Indonesia mengundang nasabah Privilege Banking dalam sesi Privilege
Conversation di Medan yang bertajuk “Ushering a New Leadership
Amidst Volatile and Uncertain Markets”. Sesi bertujuan untuk memberikan
22 Oktober 2024 pemaparan makroekonomi dan langkah investasi yang dibawakan
oleh para pakar ekonomi, Bapak Chatib Basri, Ekonom, Peneliti, dan
Mantan Menteri Keuangan Indonesia, dan Enrico Tanuwidjaja, ASEAN
Economist, UOB; bersama pakar investasi Vera Margaret, Head of
Deposit and Wealth Management, UOB Indonesia, dan Albert Z.
Budiman, Chief Investment Officer, UOB Asset Management Indonesia.
16 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4
Page 19
Menumbuhkan budaya menabung dengan UOB Savings
Weeks
UOB Indonesia menggelar program UOB Savings Weeks yang
bertujuan mendorong nasabah dalam mencapai aspirasi keuangan
masing-masing dengan membangun kebiasaan menabung. Program
yang berlangsung pada 2-16 Desember 2024 di empat kota di
Indonesia menawarkan beragam hadiah menarik bagi nasabah yang
2 Desember 2024 mempertahankan jumlah dana yang tersedia, menambah saldo, atau
menempatkan dana baru.
Mendorong pertumbuhan bisnis di ASEAN dan sekitarnya.
Sebagai bank dengan jejak regional yang kuat di kawasan ASEAN, kami berkomitmen dalam menghubungkan bisnis
dengan peluang pertumbuhan baru. Melalui pendekatan One Bank kami, pelaku bisnis dapat menemukan mitra
ekosistem yang tepat, menjelajahi perdagangan baru, menambah diversifikasi rantai pasok, dan memasuki pasar
baru dengan lancar.
Mendukung perkembangan UKM di Indonesia melalui
UKM Sukses: Digitalisation Innovation Programme
UOB FinLab Indonesia berkolaborasi dengan APINDO (Asosiasi
Pengusaha Indonesia) untuk menyelenggarakan “UKM Sukses:
Digitalisation Innovation Programme”. Program pelatihan yang berdurasi
8 minggu ini mengundang 40 pelaku UKM untuk mengikuti rangkaian
sesi yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan manajemen
Maret - April 2024 keuangan para pelaku UKM.
Pemberian fasilitas kredit sindikasi senilai US$620 miliar
untuk Tanito Harum Nickel
UOB Indonesia berperan sebagai Sole Coordinator dan MLAUB berhasil
menggait 10 bank global dalam merealisasikan pemberian kredit
sindikasi untuk Tanito Harum Nickel senilai US$620 miliar. Transaksi ini
menguatkan komitmen UOB dalam membangun keberlanjutan untuk
masa depan industri nikel di Indonesia dengan potensi meningkatkan
12 Juni 2024 lapangan pekerjaan, mengakselerasi teknologi dan praktik
keberlanjutan di kawasan Asia Tenggara.
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4 17
Page 20
Ikhtisar
Memperbarui kerja sama dengan Dukcapil
UOB Indonesia menandatangani perpanjangan perjanjian kerja sama
dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) yang
mengenalkan fitur baru Dukcapil, Identitas Kependudukan Digital (IKD).
Fitur ini berfungsi menyimpan identitas digital warga negara untuk
mempermudah administrasi dan mempermudah pendaftaran layanan
di sektor publik dan swasta.
26 Juni 2024
Proses pembaharuan tanda tangan dilakukan oleh Bapak Hendra
Gunawan, Presiden Direktur, UOB Indonesia, bersama Dr Teguh
Setyabudi, M.Pd., Direktur Jenderal Dinasi Kependudukan dan
Pencatatan Sipil, Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia.
UOB Indonesia and Singapore Chinese Chamber
of Commerce and Industry: Business Professionals
Networking Event
UOB Indonesia mengundang nasabah Commercial Banking dalam
Business Professionals Networking Event bersama delegasi dari
Singapore Chinese Chamber of Commerce and Industry (SCCCI) yang
bertujuan menjembatani pelaku industri dengan calon investor dan
15 Juli 2024 menampilkan peluang bisnis di Indonesia.
Acara ini merupakan bagian dari inisiatif Kementerian Investasi/BKPM
untuk memperluas arus investasi asing ke Indonesia.
Memberdayakan para ‘womenpreneur’ Indonesia
melalui seri ke-2 UKM Sukses: Digitalisation Innovation
Programme
UOB FinLab Indonesia menyelenggarakan seri ke-2 “UKM Sukses:
Digitalisation Innovation Programme” yang bertema ‘Digitalise and
Optimise Your Business: Womenpreneurs Edition’. Program yang
berkolaborasi dengan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI
Juli 2024 JAYA) ini berfokus meningkatkan keahlian strategis 45 pelaku UKM
perempuan melalui tiga seri sharing session dengan pemimpin
perempuan dari berbagai industri.
18 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4
Page 21
UOB memfasilitasi pembiayaan hijau senilai Rp3,73 triliun
untuk PT Putragaya Wahana
UOB Indonesia memberikan fasilitas Syndicated Senior Secured Green
Loan dan Term Loan senilai Rp3,73 triliun untuk nasabah PT Putragaya
Wahana. Dalam transaksi ini, UOB berperan sebagai Sole Coordinator
dan Sole Green Coordinator, serta Sole MLAUB, di mana Bank aktif
membantu dalam memformalkan Green Financing Framework nasabah.
19 Juli 2024
UOB Media Editors’ Circle: Elevating Indonesia’s SMEs
Through Regional Connectivity and Digitalisation
Capabilities
UOB Indonesia menyelenggarakan UOB Media Editors Circle bertajuk
‘Elevating Indonesia’s SMEs Through Regional Connectivity and
Digitalisation Capabilities’ yang memaparkan hasil temuan UOB
Business Outlook Study 2024 dan membahas langkah serta peran
regulator, perbankan, dan asosisasi industri dalam mendorong
12 Agustus 2024
perkembangan UKM. Panel diskusi turut dihadiri oleh Mardyana
Listyowati, Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional,
Kementerian Perdagangan Republik Indonesia; Enrico Tanuwidjaja,
ASEAN Economist, UOB; Dewi Tuegeh, Head of Business Banking,
UOB Indonesia; dan Mada Ayu Habsari, Ketua Asosiasi Energi Solar
Indonesia (AESI).
UOB Indonesia meresmikan fasilitas modal kerja bilateral
dan valuta asing untuk LOTTE Chemicals Indonesia
UOB Indonesia memberikan pembiayaan untuk LOTTE Chemicals
Indonesia melalui fasilitas modal kerja bilateral senilai US$190 miliar
dan valuta asing senilai US$20 miliar. Pembiayaan ini turut mendukung
proyek LOTTE Chemical Indonesia New Ethylene (LINE) yang memiliki
peran strategis bagi pemerintah Indonesia dengan efek substitusi
20 September 2024 impor signifikan dan meningkatkan perdagangan Indonesia di masa
mendatang.
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4 19
Page 22
Ikhtisar
UOB Economic Outlook 2025: Ushering a New Dawn for
Remarkable Indonesia
UOB Indonesia menyelenggarakan UOB Economic Outlook 2025
bertema ‘Ushering A New Dawn for Remarkable Indonesia’ yang dihadiri
oleh hampir 500 nasabah. Acara ini membahas potensi pertumbuhan
Indonesia dan langkah mencapai Visi Indonesia Emas 2025 memasuki
era pemerintahan baru bersama para pakar ekonomi: Burhanuddin
25 September 2024 Abdullah, Mantan Gubernur Bank Indonesia 2003-2008, dan Ferry
Irawan, Deputi Ekonomi Makro dan Keuangan, Kementerian Koordinator
Bidang Perekonomian Republik Indonesia.
Memberdayakan pemilik usaha ultra-mikro di Indonesia
UOB Indonesia menandatangani pemberian fasilitas kredit senilai
Rp500 miliar untuk PT Permodalan Nasional Madani melalui
program Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar). Fasilitas
ini mengukuhkan komitmen UOB dalam mendukung kesejahteraan
segmen ultra-mikro, memberdayakan micropreneurs perempuan dan
berkontribusi terhadap pertumbuhan berkelanjutan ekonomi Indonesia.
3 Oktober 2024
UOB Sopo Del, kantor cabang pertama khusus nasabah
korporasi
Sebagai bentuk dukungan Bank terhadap perkembangan bisnis, UOB
Indonesia meresmikan pembukaan kantor cabang khusus nasabah
korporasi pertama di gedung Sopo Del, Jakarta. Kantor cabang UOB
Sopo Del merefleksikan komitmen UOB dalam menyediakan pengalaman
perbankan terbaik bagi nasabah melalui kenyamanan dan kemudahan
9 Oktober 2024 akses, serta solusi perbankan komprehensif yang disesuaikan dengan
kebutuhan nasabah.
20 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4
Page 23
UOB Golf Invitational 2024
UOB Indonesia menggelar ajang UOB Golf Invitational 2024 ke-10
di Bogor, Indonesia. Acara tahunan ini dihadiri oleh 120 pelanggan
Wholesale Banking dan mitra bisnis untuk memperkuat kemitraan
dalam semangat apresiasi dan kolaborasi.
18 Oktober 2024
UOB membiayai pinjaman sindikasi terbesar di Indonesia
pada tahun 2024
UOB berhasil menyukseskan pinjaman sindikasi terbesar di Indonesia
untuk tahun 2024 sebagai Joint Coordinator, mengamankan US$1,5
miliar untuk Mining Industry Indonesia (MIND ID). Transaksi ini akan
membantu MIND ID memperkuat struktur permodalan, serta mendukung
tujuan utama pemerintah Indonesia dalam memperkuat upaya strategi
26 November 2024 nasional dan hilirisasi.
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4 21
Page 24
Menempa masa depan berkelanjutan di seluruh ASEAN
Kami mengintegrasikan praktik keberlanjutan ke dalam bisnis dan operasional kami untuk menumbuhkan
pertumbuhan positif dan dampak yang berarti bagi ekonomi, masyarakat, dan lingkungan. Agar hal baik ini terus
berlanjut, UOB mendukung seni, anak-anak, dan pendidikan dalam inisiatif tanggung jawab sosial perusahaan
kami.
21 Maret 2024 4 Mei 2024
Berbagi kebaikan Ramadan Jalankan Niat Baik:
bersama Yayasan Sekoci Berbagi Kebahagiaan
Bersama UOB TMRW
Dengan semangat kemurahan
hati dan berbagi di bulan suci Sepanjang bulan Ramadan, UOB
Ramadan, lebih dari 40 kolega UOB TMRW Indonesia melakukan
Indonesia mendedikasikan sore aktivasi digital ‘Jalankan Niat
7-8 Maret 2024
yang bermakna bersama anak-anak Baik’ melalui media sosial yang
terpinggirkan dari Yayasan Sekolah mengajak para pengikut untuk
Membangun budaya Cinta Anak Indonesia (Sekoci) di berbagi kebahagiaan kepada
layanan inklusif melalui Ruang Publik Terpadu Ramah Anak komunitas. Upaya kampanye ini
kelas Bahasa Isyarat di (RPTRA) Gondangdia, Jakarta. berhasil membuahkan donasi
Bandung digital yang dikonversikan
Acara dimulai dengan pemberian menjadi 600 peralatan seni
Dalam upaya membangun donasi kepada Yayasan Sekoci, dan alat belajar digital yang
komunitas inklusif dan dilanjutkan dengan rangkaian disalurkan untuk empat yayasan
memberikan layanan setara kegiatan yang meliput mengajarkan di Indonesia.
bagi masyarakat, UOB Indonesia kesehatan dan kebersihan pribadi,
melanjutkan inisiatif kelas Bahasa menyusun puzzle, bermain basket,
Isyarat untuk para kolega di UOB dan mempelajari tarian tradisional
Dago, Bandung. Betawi bersama anak-anak Sekoci.
Para kolega berkesempatan
mempraktekkan langsung
Bahasa Isyarat yang dipelajari
saat berkunjung ke SLB Cicendo
di Bandung untuk memberikan
donasi berupa alat bantu dengar
bagi murid-murid.
22 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4
Page 25
5 Juni 2024
Berbagi ilmu dasar
perbankan kepada murid-
murid SLB Santi Rama
UOB Indonesia mengundang 16
siswa-siswi SLB Santi Rama untuk
tur di kantor UOB Plaza, Jakarta.
7 Mei 2024 15 Mei 2024 Kolega UOB Indonesia turut
berbagi ilmu dasar perbankan
Peluncuran kompetisi 14th Memperluas komunitas kepada para murid, mengajak
UOB Painting of the Year inklusif di Indonesia mereka berkunjung ke Contact
‘Palette to Plate: When Art Centre, Dealing Room, serta
Meets Flavour’ Untuk memperluas inklusivitas kantor Customer Service. Sesi ini
di masyarakat, UOB Indonesia merupakan inisiatif berkelanjutan
Sejalan dengan tujuan UOB melanjutkan inisiatif kelas Bahasa UOB Indonesia untuk mendorong
dalam membuat seni mudah Isyarat yang bertujuan memfasilitasi inklusivitas dan menciptakan jalur
dinikmati oleh seluruh kalangan komunikasi bagi komunitas tuna kerja bagi komunitas tuna rungu.
dan meningkatkan apresiasi rungu. Hal ini diwujudkan oleh
masyarakat terhadap seni, UOB kolega Commercial Banking UOB
Indonesia berkolaborasi dengan Indonesia yang berpartisipasi
Restoran Remboelan untuk dalam kelas Bahasa Isyarat sebelum
peluncuran 14th UOB Painting of mengunjungi Sekolah Luar Biasa
the Year. Bertemakan ‘Palette to (SLB) Santi Rama Jakarta, di mana
Plate: When Art Meets Flavour’, dilakukan penampilan lagu lokal
kolaborasi ini menghasilkan tiga dalam Bahasa Isyarat dan donasi
hidangan khas Indonesia yang alat bantu dengar, buku pelajaran,
merupakan Interpretasi dari dan peralatan seni.
hasil karya para pemenang UOB
POY tahun sebelumnya.
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4 23
Page 26
Ikhtisar
Menumbuhkan budaya berkelanjutan melalui seni
UOB Indonesia menyelenggarakan lokakarya seni bertajuk ‘Recycling
for a Brighter Future’, mengundang Ni Nyoman Sani, pemenang
UOB Painting of the Year ke-13, untuk mengajarkan anak-anak cara
memanfaatkan botol plastik menjadi celengan di Museum Pasifika,
Bali. Lokakarya ini memadukan seni dan keberlanjutan, serta
memperkenalkan pengelolaan keuangan kepada anak-anak.
22 Juni 2024
Berbagi aspirasi perjalanan seni kepada seniman lokal
melalui Artist Talk
Dalam rangka mengajak seniman lokal untuk berpartisipasi di
kompetisi 14th UOB Painting of the Year (POY) Indonesia, UOB Indonesia
menyelenggarakan Artist Talk dengan tiga alumni UOB POY: Ni Nyoman
Sani, Pemenang UOB POY ke-13; Irene Febry, UOB POY ke-11 Emerging
Artist Silver Award Winner; dan Citra Sasmita, UOB POY ke-7 Established
22 Juni 2024 Artist Gold Award Winner. Bersama, para seniman berbagi mengenai
perjalanan seni mereka setelah memenangkan kompetisi, menampilkan
dampak positif dan peluang yang didapatkan dari kompetisi.
The Artful Balance: Mengelola Seni dan Keuangan
Memahami kebutuhan finansial para seniman, UOB Indonesia
menggelar diskusi bertajuk “The Artful Balance: Mengelola Seni dan
Keuangan” di Museum Benteng Vredeburg, Yogyakarta. Dipandu
oleh Suwarno Wisetrotomo, Dosen ISI Yogyakarta, panel diskusi yang
dibawakan Maya Rizano, Head of Strategic Communications and
Brand; Vera Margaret, Head of Deposit and Wealth Management;
27 Juni 2024 serta Heri Pemad, Pendiri ArtJog dan panel juri UOB Painting of the Year
ke-13, membekali lebih dari 50 pecinta seni dan media lokal dengan
pengetahuan untuk menyeimbangkan kegiatan kreatif dan praktik
keuangan yang sehat.
Membina pertumbuhan anak-anak melalui program
Kids@Work
Inisiatif Kids@Work UOB Indonesia mempertemukan para kolega
beserta anak-anak mereka dalam acara yang mendidik dan
menyenangkan selama liburan sekolah. Anak-anak turut berpartisipasi
dalam berbagai kegiatan, termasuk menari dan menyanyi bersama,
pelajaran menabung, dan alfabet Bahasa Isyarat yang bertujuan
11 Juli 2024 mempromosikan keberagaman dan meningkatkan keterampilan
komunikasi.
24 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4
Page 27
Mendorong inklusivitas melalui kelas Bahasa Isyarat yang
dipandu oleh siswa-siswi SLB Santi Rama
Untuk mendorong komunikasi inklusif di komunitas, UOB Indonesia
mengadakan kelas Bahasa Isyarat bagi kolega yang dipandu oleh
tiga siswa-siswi SLB Santi Rama. Para pelajar berbagi keahlian mereka
dengan cara yang belajar yang autentik dan berinteraksi secara aktif
dengan peserta.
1 Agustus 2024
Mengenalkan ilmu perbankan ke murid-murid SLB Negeri
Semarang
UOB Indonesia meningkatkan literasi keuangan bagi lebih dari 15
siswa SLB Negeri Semarang, membekali komunitas tuna rungu dengan
pemahaman berharga mengenai operasional perbankan, alat customer
service, proses pembukaan rekening, dan cara mengenali uang palsu.
15 Agustus 2024
Partisipasi UOB Indonesia di Indonesia International
Sustainability Forum (IISF)
UOB Indonesia turut berpartisipasi dalam Indonesia International
Sustainability Forum (IISF), sebuah platform yang mendorong
kolaborasi untuk mencapai pertumbuhan berkelanjutan di Indonesia.
Bapak Harapman Kasan, Wholesale Banking Director, UOB Indonesia,
sebagai panelis dalam diskusi “Financial Energy Transition: Innovative
6 September 2024 Financing Mechanism”, untuk menyampaikan dukungan Bank dalam
membantu nasabah mengintegrasikan praktik berkelanjutan melalui
solusi keuangan komprehensif dari UOB.
Industrial and Battery Metals Joint Workshop
Berkolaborasi dengan Bloomberg New Energy Finance (BNEF) dan Euro
Chamber of Commerce, Corporate Sustainability Office UOB Indonesia
menyelenggarakan ‘Industrial and Battery Metals Joint Workshop’ di
UOB Plaza, Jakarta. Workshop ini bertujuan mendalami potensi industri
metal dan nikel, serta memberikan kesempatan networking bagi
nasabah UOB Indonesia.
6 September 2024
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4 25
Page 28
Management Report
4-6 Oktober 2024 16 Oktober 2024
UOB Art Space dan Play by Penganugerahan 14th UOB
UOB di Art Jakarta Painting of the Year
UOB Indonesia kembali menjadi UOB Indonesia menganugerahkan
Lead Partner Art Jakarta 2024 penghargaan 14th UOB Painting of
menampilkan 34 karya seni dari UOB the Year (POY) (Indonesia) kepada
28 September 2024
Art Alumni Network dari lima negara seniman asal Sumatera Barat,
di ASEAN melalui UOB Art Space. Muhammad Yakin, atas karya
Bank juga turut menghadirkan Play seninya, ‘The Idol of Unmoved
Terus berbuat baik dengan by UOB, ruang seni interaktif untuk Uncaused Cause Mover’.
UOB Heartbeat Run 2024 anak-anak bersama Ni Nyoman
Sani, 13th UOB Painting of the Year. Penghargaan juga diberikan
Lebih dari 3.000 kolega UOB kepada tujuh perupa lainnya yang
Indonesia mengikuti UOB Kolaborasi tahun ke-7 dengan Art memenangkan kategori Seniman
Heartbeat Run/Walk 2024 yang Jakarta ini menegaskan kembali Pendatang Baru (Emerging
diselenggarakan serentak di komitmen UOB dalam memajukan Artist) dan Seniman Profesional
Jakarta, Bandung, Semarang, ekosistem seni, serta mendukung (Established Artist).
Surabaya, dan Medan. Acara seni dan seniman di kawasan Asia
tahunan ini berhasil menggalang Tenggara.
dana lebih dari Rp350 juta untuk
mendukung pendidikan siswa
tuna rungu di Indonesia.
Melanjutkan upaya UOB
Indonesia dalam membangun
komunitas yang inklusif, hasil
penggalangan dana UOB
Heartbeat Run 2024 disalurkan
ke Sekolah Luar Biasa (SLB) di
lima kota.
26 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4
Page 29
Menyatukan seni dan keberlanjutan untuk Hari Pohon
Sedunia
Dalam rangka Hari Pohon Sedunia, Corporate Sustainability Office
UOB Indonesia berkolaborasi dengan Liberty Society, sebuah
perusahaan sosial yang berdedikasi mendaur ulang sampah menjadi
barang bermanfaat dan memberdayakan perempuan terpinggirkan
di Indonesia, untuk menyelenggarakan workshop seni. Acara ini
mendorong pembelajaran keberlanjutan dan eksplorasi kreativitas
21 November 2024
rekan-rekan UOB Indonesia dengan melukis Ibu Pertiwi yang dipadukan
dengan potongan plastik 3D, mengajarkan untuk menggunakan kembali
sampah menjadi sesuatu yang bermakna.
Menanam 1,000 pohon bakau untuk mendukung reboisasi
bersama kolega UOB Indonesia
Sebagai bentuk komitmen Bank untuk membangun masa depan
berkelanjutan, Corporate Sustainability Office UOB Indonesia
bersama para kolega menanamkan 1,000 pohon bakau di Ekowisata
Mangrove Wonorejo, Surabaya. Kegiatan yang berkolaborasi dengan
LindungiHutan bertujuan untuk mendukung reboisasi dan mengurangi
13 Desember 2024 jumlah karbon di Indonesia.
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4 27
Page 30
Laporan Manajemen
30 Laporan Dewan Komisaris
33 Laporan Direksi
28 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4
Page 31
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4 29
Page 32
Laporan Manajemen
Laporan Dewan Komisaris
“Pada tahun 2024, UOB Indonesia mencapai
pertumbuhan yang signifikan dengan meningkatkan
konektivitas ASEAN, memperkuat kapabilitas
digital, dan memprioritaskan keberlanjutan. Dengan
menyediakan solusi lintas batas bagi bisnis serta
pengalaman perbankan digital yang terintegrasi,
kami membantu nasabah dalam menghadapi
kompleksitas perdagangan dan berkembang di
tengah ekonomi yang semakin digital.”
Para Pemegang Saham yang Menghadapi Ketahanan dan
Terhormat, Pertumbuhan di ASEAN yang
Berubah
Pohon bonsai melambangkan harmoni, kesabaran, dan Pada tahun 2024, ekonomi global terus menghadapi
ketahanan – nilai-nilai yang mencerminkan budaya ketidakpastian, termasuk inflasi, gangguan rantai
serta visi jangka panjang UOB. Seperti halnya pohon pasok, dan ketegangan geopolitik. Sementara ekonomi
bonsai, institusi yang kuat memerlukan pemeliharaan maju seperti Amerika Serikat dan Eropa berjuang
yang cermat dan fondasi yang kokoh untuk tumbuh dan menghadapi tekanan inflasi, ASEAN menunjukkan
bertahan seiring dengan berjalannya waktu. ketahanan yang kuat, didorong oleh konsumsi domestik
yang tinggi, faktor demografi yang menguntungkan,
Sampul Laporan Tahunan tahun ini menampilkan salah dan adopsi digital yang pesat. Faktor-faktor ini semakin
satu pohon bonsai yang ditanam di sekitar kantor pusat memperkuat posisi ASEAN sebagai pusat investasi yang
kami di Singapura. menarik.
Berakar pada nilai-nilai inti Bank – honour, enterprise, Sebagai ekonomi terbesar di kawasan ini, Indonesia
unity dan commitment – UOB telah membangun memainkan peran penting dalam pertumbuhan ASEAN.
kehadiran yang kuat di seluruh Asia Tenggara. Melalui Negara ini mendapat manfaat dari ekspor komoditas
disiplin dan ketekunan, kami terus berinvestasi untuk yang kuat, serta investasi besar dalam infrastruktur yang
jangka panjang, memperkuat posisi sebagai bank memperkuat prospek ekonominya. Kelas menengah yang
terkemuka di kawasan ini. terus berkembang mendorong peningkatan konsumsi,
sementara kebijakan pemerintah yang mendukung
Seperti akar bonsai yang memberikan stabilitas di tengah menciptakan lingkungan bisnis yang kondusif.
perubahan musim, budaya yang kuat menjadi fondasi
bagi sebuah organisasi, memastikan pertumbuhannya UOB Indonesia berkomitmen terhadap inklusi keuangan
di tengah tantangan. Fondasi kami tetap kokoh saat dan pengembangan ekonomi melalui perluasan akses
melangkah menuju tujuan untuk menjadi bank pilihan perbankan, mendorong inovasi, dan menyediakan
utama bagi konsumen dan bisnis di ASEAN. layanan keuangan yang terintegrasi. Dengan
menyelaraskan strategi kami dengan prioritas nasional
dan tren regional, kami terus menjadi mitra pertumbuhan
bagi nasabah dan negara.
30 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4
Page 33
Kami tetap optimistis terhadap prospek pertumbuhan keuangan, dan surat berharga. Dana pihak ketiga
jangka panjang ASEAN, yang didorong oleh peningkatan mencapai Rp117 triliun, mencerminkan kepercayaan
perdagangan lintas batas dan meningkatnya investasi dan keyakinan yang terus tumbuh terhadap stabilitas
langsung asing (FDI). Total arus perdagangan di ASEAN keuangan kami.
diproyeksikan mencapai US$4,7 triliun pada tahun 2027,
meningkat 34 persen dari tahun 2023. Arus masuk FDI Kualitas aset tetap stabil, dengan rasio kredit bermasalah
ke kawasan ini juga diperkirakan akan tumbuh menjadi membaik menjadi 1,1 persen dari 1,4 persen pada tahun
US$312 miliar pada tahun 2027, memberikan peluang sebelumnya, jauh di bawah ambang batas maksimum
baru bagi UOB Indonesia untuk memperdalam hubungan yang ditetapkan regulator sebesar 5,0 persen. Rasio
dengan nasabah dan mendorong pertumbuhan. kecukupan modal kami tetap kuat di angka 16,5 persen,
jauh di atas persyaratan regulasi, yang menegaskan
Inisiatif Strategis dan Pencapaian di posisi modal yang kuat dan kemampuan kami untuk
mendukung ekspansi bisnis di masa depan.
Tahun 2024
Pada tahun 2024, UOB Indonesia memperkuat Hingga akhir tahun 2024, fundamental Bank tetap kuat
konektivitas ASEAN dengan meningkatkan solusi dengan kualitas aset yang stabil, posisi modal dan
perbankan lintas batas, sehingga pembiayaan, likuiditas yang solid, dengan total modal Bank tercatat
pembayaran, dan layanan perdagangan menjadi lebih sebesar Rp17.491 miliar, modal inti (Tier 1) menyumbang
mudah diakses. Langkah ini memungkinkan nasabah 91,5 persen dari total modal Bank dan rasio kecukupan
memanfaatkan peluang regional seiring semakin modal Tier 1 sebesar 15,1 persen. Rasio pinjaman
terintegrasinya perekonomian kawasan. terhadap simpanan berada pada level yang sehat, yaitu
85,9 persen.
Transformasi digital tetap menjadi prioritas utama.
Peluncuran UOB Infinity dan UOB BizSmart menyediakan
solusi perbankan terintegrasi bagi nasabah korporasi, Memperkuat Budaya Karyawan
menyederhanakan transaksi serta manajemen Karyawan merupakan bagian penting dari kinerja dan
keuangan. Keberhasilan integrasi bisnis perbankan kesuksesan UOB. Dewan Komisaris dan Manajemen
konsumen Citigroup di Indonesia semakin memperkuat berkomitmen untuk mengembangkan talenta serta
jaringan regional kami dan meningkatkan pendapatan berinvestasi dalam pengembangan karyawan agar
tahunan. mereka dapat mencapai potensi penuh.
Keberlanjutan juga menjadi fokus utama, dengan Di UOB Indonesia, Kami percaya bahwa budaya Sumber
ekspansi inisiatif pembiayaan hijau seperti U-Energy Daya Manusia yang kuat menjadi kunci keberhasilan
dan U-Solar yang mendukung bisnis dalam mengadopsi organisasi. Pada tahun 2024, kami memperkenalkan
solusi energi terbarukan. Program efisiensi operasional program Better U Pivot untuk membekali karyawan
kami meningkatkan produktivitas dan memperkuat dengan keterampilan baru dan mendukung transisi
komitmen terhadap tanggung jawab lingkungan. Pada karier. Fokus kami pada pembelajaran berkelanjutan,
tahun 2024, UOB menjadi salah satu pelopor dalam keberagaman, dan inklusi melalui The UOB Way turut
penerapan Taskforce on Nature-related Financial membentuk lingkungan kerja yang kolaboratif dan
Disclosures, menunjukkan kepemimpinan kami dalam memberdayakan.
keuangan berkelanjutan.
Komitmen terhadap Tata Kelola dan
Kinerja Keuangan yang Stabil Keberlanjutan
Pada tahun 2024, UOB Indonesia menunjukkan Pada tahun 2024, UOB Indonesia tetap berpegang pada
ketahanan keuangan di tengah kondisi ekonomi yang standar tertinggi dalam tata kelola perusahaan. Dewan
menantang. Portofolio pinjaman tumbuh sebesar 19,5 Komisaris secara aktif mengarahkan Direksi dalam
persen menjadi Rp100 triliun secara tahunan, didorong memperkuat manajemen risiko dan praktik terbaik.
oleh peningkatan permintaan di Wholesale Banking. Penilaian mandiri Good Corporate Governance Bank
memperoleh peringkat “2” (Baik), yang menegaskan
Pendapatan bunga meningkat 15,6 persen menjadi komitmen kami terhadap transparansi dan akuntabilitas.
Rp11.496 miliar, terutama berasal dari pinjaman, investasi
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4 31
Page 34
Laporan Manajemen
Sejalan dengan komitmen net-zero carbon UOB Group, Komisaris, memastikan bahwa keputusan penting terkait
kami menetapkan target dekarbonisasi yang jelas di manajemen risiko, tata kelola perusahaan, remunerasi,
sektor-sektor utama seperti energi, otomotif, real estat, dan nominasi selaras dengan tujuan strategis Bank.
konstruksi, dan baja. Kami terus mendukung nasabah
dalam mengadopsi praktik bisnis berkelanjutan serta Komposisi Dewan Komisaris
mengintegrasikan tanggung jawab lingkungan ke Bapak Johanes Susilo diangkat sebagai Komisaris
dalam portofolio pembiayaan kami. Independen terhitung mulai 30 Januari 2024. Saya tetap
menjabat sebagai Komisaris Utama, bersama dengan
Untuk mengurangi risiko yang terkait dengan teknologi rekan-rekan Komisaris saya – Bapak Chin Voon Fat
baru, termasuk Akal Imitasi (AI) dan Generative AI, UOB (Frederick Chin), Bapak Chan Kok Seong, Bapak Wayan
Indonesia memperkuat kerangka tata kelola serta Alit Antara, dan Bapak VJH Boentaran Lesmana.
menerapkan kontrol tambahan. Kami juga mendukung
inisiatif Grup dalam membangun platform GenAI
yang memiliki batasan keamanan, serta menerapkan Apresiasi
berbagai kasus penggunaan AI untuk meningkatkan Tahun 2025 menjadi tonggak bersejarah bagi
pengalaman nasabah dan efisiensi operasional. UOB seiring perayaan 90 tahun perjalanan kami.
Keberhasilan kami di kawasan ini didasari oleh nilai-
nilai kami, yaitu honourable, enterprising, united dan
Pelaksanaan Peran Pengawasan committed, yang akan terus membimbing langkah kami
Dewan Komisaris menjalankan peran penting dalam ke depan, melampaui pencapaian ini.
memastikan kepatuhan terhadap regulasi sekaligus
memberikan arahan strategis bagi UOB Indonesia. Kami Atas nama Dewan Komisaris, saya mengucapkan terima
secara ketat memantau kinerja keuangan, manajemen kasih kepada Direksi, manajemen, dan seluruh karyawan
risiko, dan tata kelola, serta mengadakan pertemuan atas dedikasi dan kontribusinya. Upaya Anda telah
internal dan gabungan secara rutin dengan Direksi untuk memperkuat posisi UOB Indonesia dan memperdalam
memberikan pengawasan dan arahan yang diperlukan. kepercayaan para pemangku kepentingan.
Penilaian Kinerja Direksi Kepada para pemegang saham dan nasabah, terima
Pada tahun 2024, Dewan Komisaris melakukan kasih atas kepercayaan yang terus diberikan. Kami
penilaian terhadap Direksi, dengan fokus pada kinerja menantikan tahun mendatang yang penuh dengan
bisnis dan kepatuhan terhadap regulasi. Pertemuan pertumbuhan, resiliensi, dan kesuksesan bersama.
triwulanan memastikan keselarasan dengan tujuan
Bank, sementara tinjauan terhadap rencana strategis
tiga tahun Bank menegaskan kembali fokus pada
personalisasi, konektivitas, dan keberlanjutan.
Dewan Komisaris yakin bahwa Direksi telah secara
efektif mendorong pertumbuhan sekaligus menjunjung Wee Ee Cheong
tinggi nilai-nilai Bank dan komitmen kepada para Komisaris Utama
pemangku kepentingan. PT Bank UOB Indonesia
April 2025
Penilaian Kinerja Komite Dewan
Komisaris
Pada tahun 2024, kinerja Komite Dewan Komisaris diakui
atas efektivitasnya, dengan masing-masing komite
memainkan peran penting dalam mendukung tanggung
jawab pengawasan Dewan serta memberikan arahan
strategis kepada manajemen Bank. Dewan Komisaris
didukung oleh empat komite kunci: Komite Audit, Komite
Pemantauan Risiko, Komite Remunerasi dan Nominasi,
dan Komite Tata Kelola Terintegrasi. Komite-komite ini
memberikan masukan yang berharga kepada Dewan
32 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4
Page 35
Laporan Direksi
“Kami memperkuat sinergi antara
operasi perbankan ritel dan wholesale,
menghadirkan solusi keuangan yang
komprehensif bagi berbagai segmen
nasabah. Pendekatan ini semakin
memperkokoh posisi kami di pasar.”
Pemegang Saham yang Terhormat,
UOB Indonesia merespons tantangan ini dengan
Atas nama Direksi, dengan senang hati kami memanfaatkan momentum dari integrasi pasca-merger
menyampaikan Laporan Tahunan PT Bank UOB portofolio perbankan konsumer. Kami meningkatkan
Indonesia (UOB Indonesia) untuk tahun buku yang sinergi antara operasi perbankan konsumer dan
berakhir pada 31 Desember 2024, beserta Laporan wholesale, menghadirkan solusi keuangan yang
Keberlanjutan. Laporan tahun ini menyoroti komitmen komprehensif bagi beragam basis nasabah. Pendekatan
teguh kami dalam menghadapi dinamika pasar sambil ini semakin memperkuat posisi kami di pasar.
terus mendorong pertumbuhan berkelanjutan dan
keunggulan operasional. Salah satu elemen utama dalam strategi kami adalah
memprioritaskan sektor-sektor dengan potensi
pertumbuhan yang tinggi sekaligus memperluas
Tinjauan Ekonomi dan Pasar 2024 kehadiran kami di pasar global. Fokus ini memungkinkan
Lanskap ekonomi global dan domestik pada 2024 kami untuk mengoptimalkan peluang, terutama dalam
menghadirkan tantangan yang signifikan. Melemahnya pembiayaan perdagangan dan arus investasi, sehingga
permintaan global menyebabkan penurunan harga Bank tetap kompetitif di tengah dinamika pasar yang
komoditas dan pendapatan ekspor bagi Indonesia. terus berubah.
Konsumsi domestik mengalami tekanan, dengan rasio
tabungan terhadap pendapatan turun, mengindikasikan Kami juga mencatat kemajuan signifikan dalam
bahwa rumah tangga semakin bergantung pada meningkatkan kapabilitas operasional guna memberikan
tabungan mereka untuk menjaga tingkat pengeluaran. pengalaman perbankan yang lebih lancar. Hal ini
Selain itu, suku bunga tetap berada di level 6 persen, mencakup penyempurnaan inisiatif transformasi bisnis,
sementara nilai tukar Rupiah melemah terhadap Dolar dengan penekanan pada efisiensi dan keselarasan
AS di tengah kenaikan imbal hasil US Treasury, yang dengan tujuan keberlanjutan. Dengan langkah ini, kami
mengurangi daya tarik alokasi aset lokal. Kondisi ini tidak hanya menjawab kebutuhan pasar saat ini, tetapi
menuntut pendekatan yang terkalibrasi dan strategis juga membangun fondasi untuk pertumbuhan jangka
untuk mempertahankan pertumbuhan di tengah panjang.
tantangan eksternal dan internal.
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4 33
Page 36
Laporan Manajemen
Kinerja Keuangan dan Target Prioritas Strategis dan Inisiatif
Profitabilitas Utama untuk 2024
Pada tahun 2024, PDB Indonesia tumbuh sebesar 5,0 Strategi pertumbuhan UOB Indonesia pada tahun 2024
persen. Negara ini menyelenggarakan pemilihan umum berlandaskan pada tiga pilar strategis: Konektivitas,
nasional yang menghasilkan transisi pemerintahan yang Personalisasi, dan Keberlanjutan. Kami telah
lancar. UOB Indonesia tetap fokus dalam memperkuat menerapkan berbagai inisiatif untuk meningkatkan
posisi keuangannya, memperluas hubungan dengan kapabilitas dan secara efektif memenuhi kebutuhan
nasabah, dan mendukung kemajuan ekonomi Indonesia nasabah. Ketiga pilar ini menjadi fondasi pertumbuhan
sejalan dengan prioritas pemerintah. kami, memastikan bahwa kami tetap responsif terhadap
permintaan pasar sekaligus mendorong pencapaian
UOB Indonesia terus memperkuat kehadirannya di tujuan jangka panjang. Prioritas strategis kami selaras
sektor keuangan dengan pertumbuhan yang sehat dengan prioritas utama pemerintah, yang semakin
pada jumlah nasabah, penyaluran kredit, dan dana memperkuat komitmen kami terhadap pembangunan
pihak ketiga. ekonomi Indonesia.
Akuisisi bisnis konsumer Citigroup di Indonesia telah Pada tahun 2024, UOB Indonesia menyelenggarakan
memperkuat posisi UOB Indonesia dengan meningkatkan acara UOB Economic Outlook dengan tema “Ushering
kapabilitas perbankan ritel dan engagement nasabah. a New Dawn for a Remarkable Indonesia”. Forum ini
Bank mencatatkan laba bersih sebesar Rp406 miliar dan menegaskan komitmen Bank dalam berkontribusi
Return on Equity (ROE) sebesar 2,6 persen. Pertumbuhan terhadap pembangunan ekonomi Indonesia sekaligus
kredit mencapai 19,5 persen atau sebesar Rp100 triliun, berbagi wawasan mengenai prospek ekonomi tahun
melampaui rata-rata industri, sementara rasio CASA 2025 dan prioritas kebijakan pemerintah.
meningkat menjadi 57,5 persen, memperkuat basis dana
pihak ketiga bank. Kualitas aset tetap stabil dengan Akuisisi bisnis konsumer Citigroup di Indonesia
rasio kredit bermasalah sebesar 2,05 persen. mempercepat efisiensi operasional dan meningkatkan
pengalaman nasabah. Bank juga memanfaatkan
Pendapatan Bunga Bersih meningkat sebesar 9,7 persen kerangka kerja Enterprise Data Architecture Governance
sebagai hasil dari ekspansi kredit. Namun, rasio biaya untuk memperkuat pengambilan keputusan berbasis
terhadap pendapatan meningkat menjadi 80,3 persen data. Bank juga mengoptimalkan peluang cross-selling
akibat beban terkait integrasi. dan integrasi budaya, yang semakin memperkuat posisi
kami sebagai institusi keuangan terkemuka.
Terlepas dari tantangan ini, UOB Indonesia tetap
fokus dalam menjaga disiplin biaya, manajemen Inovasi dan Transformasi Digital
risiko kredit yang sehat, optimalisasi proses, serta Transformasi digital tetap menjadi pilar utama dalam
peningkatan efisiensi untuk mendorong profitabilitas. strategi kami. Pada tahun 2024, kami mempercepat
Inisiatif strategis utama mencakup pemanfaatan arus investasi dalam teknologi canggih, termasuk AI dan
perdagangan, peningkatan kualitas penyaluran kredit, analitik data, untuk meningkatkan pengalaman
serta memastikan penawaran produk kami selaras pelanggan serta efisiensi operasional.
dengan kebutuhan nasabah yang terus berkembang.
Fokus kami pada portofolio kredit berkualitas tinggi Nasabah perbankan ritel kami merasakan manfaat
dan pengelolaan kas akan memperkuat posisi jangka dari berbagai peningkatan dalam aplikasi UOB TMRW,
panjang kami. termasuk peluncuran Wealth Single Portfolio View dan
CashPlus Digital. Inovasi ini memberikan transparansi
Selain itu, fundamental Bank tetap kuat dengan kualitas dan kemudahan yang lebih besar, memberdayakan
aset yang stabil, posisi permodalan dan likuiditas nasabah untuk mengelola keuangan mereka dengan
yang solid. Rasio Kredit terhadap Dana Pihak Ketiga lebih mudah. Selain itu, Kami terus menyempurnakan fitur
(Loan-to-Deposit Ratio) membaik menjadi 85,9 persen, Rewards+ untuk pemegang kartu kredit, memungkinkan
mencerminkan manajemen likuiditas yang efektif. nasabah untuk menukarkan poin sesuai preferensi
Bank juga mempertahankan rasio kecukupan modal mereka serta mendapatkan akses ke berbagai
yang kuat, memastikan ketahanan di tengah dinamika penawaran pemasaran di seluruh lokasi UOB.
lingkungan ekonomi.
34 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4
Page 37
Bagi nasabah wholesale, kami menghadirkan fitur Komitmen terhadap Tata Kelola dan
canggih aplikasi Infinity serta sistem Trade. Inovasi
ini memungkinkan integrasi yang menyeluruh antara
Manajemen Risiko
UOB Indonesia tetap teguh dalam komitmennya untuk
solusi manajemen rantai pasokan dan pengelolaan
memperkuat kebijakan dan proses anti-pencucian
kas, sehingga memperkuat hubungan dengan nasabah
uang, sejalan dengan standar kepatuhan regulasi
sekaligus menegaskan posisi UOB Indonesia sebagai
tertinggi. Melalui Fungsi Kepatuhan, kami terus berfokus
mitra perbankan pilihan mereka.
pada peningkatan Risk-Based Bank Rating serta
implementasi prinsip Tata Kelola Perusahaan yang Baik
Investasi kami di bidang teknologi juga telah
(Good Corporate Governance) secara konsisten. Upaya
meningkatkan produktivitas karyawan,
ini menegaskan dedikasi kami dalam membangun
menyederhanakan proses, dan mengurangi pekerjaan
budaya integritas dan akuntabilitas di seluruh tingkat
manual. Seiring dengan upaya kami untuk terus
organisasi.
berinovasi, kami akan memprioritaskan pengembangan
alat digital yang berorientasi pada nasabah serta
Pada tahun 2024, Bank semakin memperkuat kerangka
transformasi jaringan cabang menjadi pusat konsultasi
tata kelola dengan mengintegrasikan risiko yang sedang
keuangan.
berkembang, termasuk keamanan siber, pencegahan
fraud, dan perlindungan data, ke dalam kebijakan
Sumber Daya Manusia dan manajemen risiko. Dengan mengintegrasikan prioritas
Keunggulan Budaya ini ke dalam proses operasional, kami memastikan
Kami percaya bahwa karyawan adalah aset paling ketahanan Bank dan kesiapan menghadapi tantangan
berharga dalam mendorong kemajuan perusahaan. di masa depan.
Karena itu, kami memprioritaskan terciptanya budaya
kerja yang berorientasi pada keunggan. Melalui Perubahan dalam Komposisi Direksi
program pelatihan yang terarah serta komitmen kuat Pada tahun 2024, telah terjadi pergantian anggota
terhadap keberagaman, kesetaraan, dan inklusi, kami Direksi, yaitu pengunduran diri Choi Yau Chi sebagai
memberdayakan tenaga kerja Bank untuk memberikan Direktur efektif pada 30 Juni 2024 dan pengangkatan
nilai tambah bagi nasabah dan pemangku kepentingan. Cristina Teh Tan (Bea) sebagai Direktur efektif per 22
Mei 2024. Per 31 Desember 2024, anggota Direksi UOB
Inisiatif People Engagement dan Human Resources Indonesia adalah sebagai berikut:
kami berfokus pada pengembangan, kesejahteraan, • Direktur Utama: Hendra Gunawan
dan keterlibatan karyawan. Program utama meliputi • Direktur: Teh Han Yi
program Professional Bankers dan Future Bankers untuk • Direktur: Paul Rafiuly
mengembangkan talenta, program Internship NextGen • Direktur: Harapman Kasan
bagi para profesional muda, serta program Trainers • Direktur: Sonny Samuel
Mileage untuk meningkatkan kemampuan pelatihan • Direktur Kepatuhan: Ardhi Wibowo
internal. • Direktur: Henry Santoso
• Direktur: Cristina Teh Tan
Program People Engagement bertujuan untuk
membangun budaya kerja yang positif. Berbagai acara
yang diselenggarakan meliputi Better Together Carnival,
Kinerja Komite di Bawah Direksi
Pada tahun 2024, Direksi UOB Indonesia secara efektif
International Women’s Day, Mental Health Awareness
didukung oleh beberapa komite khusus, termasuk Komite
Month, dan World Environment Day, sementara UOB
Eksekutif, Komite Manajemen Risiko (yang mencakup
Appreciation Month diadakan untuk mengapresiasi
Komite Anti-Pencucian Uang dan Komite Manajemen
kontribusi karyawan.
Keberlanjutan Bisnis), Komite Kredit, Komite Aset dan
Liabilitas, Komite Teknologi Informasi, Komite Sumber
Kami berkomitmen untuk melakukan reskilling
Daya Manusia, Komite Kebijakan Kredit, serta Komite
dan upskilling tenaga kerja, guna meningkatkan
Manajemen Risiko Terintegrasi. Komite-komite ini secara
ketangkasan dan adaptabilitas di era yang terus
kolektif memastikan bahwa Bank beroperasi secara
berubah dengan cepat. Melalui investasi berkelanjutan
efisien, etis, dan selaras dengan tujuan strategisnya.
dalam pembelajaran dan pengembangan, kami
memberdayakan karyawan untuk mendorong inovasi
dan kebutuhan nasabah serta pemangku kepentingan
yang terus berkembang.
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4 35
Page 38
Laporan Manajemen
Sepanjang 2024, komite-komite ini memainkan peran Prospek dan Strategi 2025
penting dalam mendorong pertumbuhan bisnis Ekonomi Indonesia diproyeksikan akan mengalami
yang berkelanjutan. Dengan memastikan kepatuhan pemulihan dan pertumbuhan yang stabil pada tahun
terhadap pedoman tata kelola dan menyelaraskan 2025, didorong oleh membaiknya kondisi ekonomi global
kegiatan mereka dengan prinsip Tata Kelola Perusahaan serta peningkatan konsumsi dan investasi domestik.
yang Baik (Good Corporate Governance/GCG), mereka UOB Indonesia memperkirakan momentum yang kuat di
telah membangun fondasi yang kuat bagi operasional sektor-sektor utama seperti pertanian, pertambangan,
Bank. Pendekatan berbasis tata kelola yang kuat ini manufaktur, dan infrastruktur, yang akan didukung oleh
tidak hanya memitigasi risiko, tetapi juga semakin inisiatif pemerintah dalam meningkatkan ketahanan
memperkuat posisi UOB Indonesia sebagai institusi ekonomi dan menarik investasi asing. Dengan nilai
keuangan yang andal dan berorientasi ke masa depan. tukar Rupiah yang diperkirakan stabil dan inflasi yang
terkendali, kami melihat lingkungan yang kondusif untuk
Dengan tetap menjunjung tinggi prinsip GCG serta memajukan tujuan strategis Bank serta berkontribusi
mematuhi standar tata kelola yang ketat, UOB Indonesia pada kemajuan ekonomi Indonesia.
tetap optimis dalam menciptakan nilai jangka panjang
bagi seluruh pemangku kepentingan. Kontribusi UOB Indonesia tetap berkomitmen untuk memperkuat
komite-komite ini telah menjadi elemen penting konektivitas dan inovasi di seluruh ASEAN dan Tiongkok
dalam kesuksesan Bank dan akan terus mendorong Raya. Pada tahun 2025, kami akan meningkatkan
pertumbuhannya di tahun-tahun mendatang. platform digital, termasuk Infinity untuk pengelolaan
kas serta Voyager untuk pembiayaan rantai pasok,
Keberlanjutan dan Inisiatif ESG guna menyederhanakan operasional dan mendukung
Kami mendukung nasabah dalam perjalanan pembiayaan perdagangan di sektor ekspor komoditas
keberlanjutan mereka dengan menyediakan solusi Indonesia. Bagi nasabah ritel, UOB TMRW akan terus
untuk setiap sektor serta berkolaborasi dengan mitra berkembang dengan wawasan yang lebih cerdas dan
ekosistem guna membangun masa depan yang lebih personalisasi yang lebih baik, serta opsi Rewards+ yang
berkelanjutan. Komitmen kami terhadap target net zero diperbarui, memastikan kemudahan dan efisiensi yang
difokuskan pada pengurangan emisi di sektor-sektor lebih tinggi.
utama dalam portofolio kami seperti energi, otomotif,
real estat, konstruksi, dan baja. Kami berfokus pada visi untuk membangun masa
depan ASEAN dengan memperkuat jaringan regional,
Kami mengambil pendekatan jangka panjang menyederhanakan transaksi lintas batas, serta
dalam mendukung nasabah dan komunitas secara mendorong arus perdagangan dan investasi. Dengan
berkelanjutan. Sepanjang tahun 2024, nasabah terus memanfaatkan analitik data canggih dan Akal Imitasi
mendukung pengembangan keberlanjutan lokal. Salah (AI), kami akan menghadirkan solusi keuangan yang
satu langkah konkret yang nasabah lakukan adalah disesuaikan guna meningkatkan pengalaman nasabah
dengan menandatangani perjanjian fasilitas kredit dan menjaga relevansi layanan kami. Selain itu,
bergulir senilai Rp500 miliar dengan PT Permodalan kami akan terus mempromosikan prinsip ESG melalui
Nasional Madani (PNM) melalui program Membina pembiayaan proyek hijau, mendorong praktik bisnis
Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar) untuk membantu berkelanjutan, serta memberdayakan komunitas melalui
memberikan pembiayaan kepada perempuan kurang program literasi keuangan dan inklusi. Dengan langkah
mampu yang menjalankan usaha ulta-mikro. Melalui ini, kami berupaya menciptakan nilai jangka panjang
fasilitas ini, kami menegaskan komitmen Bank dalam bagi seluruh pemangku kepentingan.
mendukung kesejahteraan segmen ultra-mikro,
memberdayakan perempuan wirausaha mikro di seluruh Dengan mengintegrasikan pilar-pilar ini, UOB Indonesia
Indonesia, serta berkontribusi pada pertumbuhan berambisi untuk mempererat hubungan dengan
ekonomi yang berkelanjutan. nasabah, menetapkan standar baru dalam keunggulan
perbankan, serta memperkuat posisinya sebagai mitra
keuangan tepercaya di kawasan ASEAN.
36 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4
Page 39
Memberikan Kontribusi kepada Apresiasi
Masyarakat Atas nama Direksi, saya menyampaikan terima kasih
Di UOB, kami berkomitmen untuk memberdayakan yang tulus kepada Dewan Komisaris atas bimbingan
komunitas di mana Bank beroperasi. Bank secara aktif mereka, para pemegang saham dan nasabah
mendukung pengembangan sosial, dengan fokus pada atas kepercayaan mereka, serta seluruh karyawan
anak-anak, pendidikan, dan seni. atas dedikasi mereka yang luar biasa. Kami tetap
berkomitmen untuk menavigasi UOB Indonesia menuju
Kompetisi unggulan kami, UOB Painting of the Year (POY), masa depan pertumbuhan yang berkelanjutan dan
terus mendorong pertumbuhan bakat seni di seluruh keunggulan operasional.
Indonesia, memberikan wadah bagi para seniman untuk
mengekspresikan kreativitas mereka. Sepanjang tahun
lalu, kami menyelenggarakan serangkaian pameran
untuk menampilkan para pemenang UOB POY Indonesia
serta berkolaborasi dengan Art Jakarta dalam upaya
mempromosikan pendidikan seni visual, literasi digital,
dan kesadaran lingkungan. Melalui inisiatif seperti “Play Hendra Gunawan
by UOB”, kami memperkenalkan ruang seni interaktif Direktur Utama
bagi anak-anak, yang bertujuan untuk mendorong PT Bank UOB Indonesia
kreativitas sejak usia dini. April 2025
Kami juga menyelenggarakan UOB Heartbeat Run/
Walk, yang diikuti oleh lebih dari 3.000 rekan kerja.
Bersama, kami berhasil menggalang dana lebih dari
Rp350 juta untuk mendukung yayasan yang fokus pada
pendidikan bagi anak-anak berkebutuhan khusus serta
anak-anak dengan gangguan pendengaran.
Berbagai inisiatif ini mencerminkan dedikasi
berkelanjutan Bank untuk memberikan dampak positif
yang berarti bagi komunitas.
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4 37
Page 40
Laporan Manajemen
Direksi UOB Indonesia
Dari kiri ke kanan: Harapman Kasan, Teh Han Yi, Hendra Gunawan, Ardhi Wibowo
38 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4
Page 41
Dari to
Left kiriright:
ke kanan:
HenryHenry
Santoso,
Santoso,
Teh Han Yi,Rafiuly,
Paul Choi YauCristina
Chi (Henry
Teh Tan,
Choi),
Sonny
Sonny
Samuel
Samuel
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4 39
Page 42
Profil Perusahaan
42 Identitas Perusahaan
44 Sekilas UOB Indonesia
46 Jejak Transformasi
48 Visi, Misi, Tujuan Keberlanjutan, dan
Nilai
50 Kegiatan Usaha
54 Struktur Organisasi
56 Profil Dewan Komisaris
59 Informasi Perubahan Anggota Dewan
Komisaris
60 Profil Direksi
64 Informasi Perubahan Anggota Direksi
64 Demografi Karyawan
65 United Overseas Bank Limited sebagai
Pemegang Saham Pengendali
66 Dimana Kami Beroperasi
67 Ringkasan Keuangan Lima Tahun United
Overseas Bank Limited
70 Struktur Grup Perusahaan
71 Kronologi Pencatatan Saham
71 Kronologi Pencatatan Obligasi
72 Institusi dan/atau Profesi Pendukung
72 Akuntan Publik dan Kantor Akuntan
Publik
72 Informasi di Situs Web Perusahaan
73 Penghargaan dan Sertifikasi
74 Wilayah Operasional dan Pasar yang
Dilayani
40 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4
Page 43
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4 41
Page 44
Profil Perusahaan
Indentitas Perusahaan
[GRI 2-1] [GRI 2-28] [C.2] [C.3] [C.5]
Nama Perusahaan
PT Bank UOB Indonesia
Nama Komersial
UOB Indonesia
Bidang Usaha
Industri Perbankan
Status Entitas
Perseroan Terbatas
Tanggal Pendirian
24 Oktober 1956
Tanggal Beroperasi
1 November 1956
Dasar Hukum Pendirian
• Akta Pendirian Perusahaan No. 150 yang dibuat
oleh Eliza Pondaag S.H., Notaris di Jakarta,
tanggal 31 Agustus 1956
• Keputusan Menteri Kehakiman Republik Indonesia
(sekarang Menteri Hukum dan Hak Asasi
Manusia) No. J.A.5/78/4 tanggal 24 Oktober 1956
• Lembaran Negara No. 96 tanggal 30 November
1956
• Tambahan Lembaran Negara No. 1234/1956
Kepemilikan Saham
• UOB International Investment Private Limited,
Singapura (68,943%)
• United Overseas Bank Limited, Singapura
(30,056%)
• Yayasan Kesejahteraan Nusantara (1,000%)
• Lainnya (0,001%)
Modal Dasar
Rp9.000.000.000.000, terdiri dari 36.000.000.000
saham dengan nilai nominal Rp250 per saham
Modal Ditempatkan dan Disetor penuh
12.227.591.633 lembar saham atau setara dengan
Rp3.056.897.908.250
42 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4
Page 45
Skala Usaha
Jumlah Kantor Laba Operasional Bank Tahun 2024
1 Kantor Pusat Rp608 miliar
4 Kantor Wilayah
42 Kantor Cabang Pendapatan Bunga – Neto Tahun 2024
73 Kantor Cabang Pembantu Rp5.844 miliar
3 Kantor Fungsional
Jumlah Aset Tahun 2024
Rp156.142 miliar
Jaringan ATM
131 ATM Jumlah Liabilitas Tahun 2024
Rp138.316 miliar
Jumlah Ekuitas Tahun 2024
Wilayah Operasi Rp17.826 miliar
43 kota di 16 provinsi di Indonesia
Jumlah Produk dan Layanan
yang Ditawarkan
Alamat Kantor Pusat • 5 (lima) produk utama, terdiri
UOB Plaza Jl. M.H. Thamrin No. 10 dari Produk Pembiayaan, Produk
DKI Jakarta 10230, Indonesia Pendanaan, Produk Investasi,
Produk Asuransi dan Produk
Treasuri
Nomor Telepon
• 21 (dua puluh satu) jenis layanan
+62 21 2350 6000 (hunting)
perbankan
Nomor Faksimile
+62 21 2993 6632
Call Centre Jumlah Pegawai per 31
Desember 2024
14008
4.002 pegawai
Email
uobcare@uob.co.id
Website Keanggotaan Asosiasi
www.uob.co.id • Perhimpunan Bank Nasional
(PERBANAS)
Media Sosial
• Perhimpunan Bank-Bank
Facebook:
Internasional Indonesia
UOB Indonesia, TMRW Indonesia
(PERBINA)
Instagram:
• Asosiasi Sistem Pembayaran
uob.id, uobcards.id,
Indonesia (ASPI)
TMRWIndonesia
• Forum Komunikasi Direktur
YouTube:
Kepatuhan Peranakans
UOB Indonesia, TMRW Indonesia
(FKDKP)
• Asosiasi Kartu Kredit
Indonesia (AKKI)
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4 43
Page 46
Profil Perusahaan
Sekilas UOB Indonesia
UOB Indonesia berdiri pada tanggal 31
Agustus 1956 dengan nama PT Bank Buana
Indonesia. Pada bulan Mei 2011, Bank berubah
nama menjadi PT Bank UOB Indonesia.
Jaringan layanan UOB Indonesia terdiri dari
42 kantor cabang utama, 73 kantor cabang
pembantu, dan 131 ATM yang tersebar di 43 kota
di 16 provinsi di Indonesia. Layanan perbankan
UOB Indonesia dapat diakses melalui jaringan
ATM regional, jaringan ATM Prima dan Bersama
serta jaringan Visa.
44 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4
Page 47
Sejarah Nama UOB Indonesia
1956 PT Bank Buana Indonesia
2007 PT Bank UOB Buana Tbk
2011 PT Bank UOB Indonesia
UOB Indonesia mendapatkan
peringkat AAA (idn) dari Fitch
Dengan
yang luas,
jaringan
sistem
layanan
teknologi
LOGO PERUSAHAAN
Ratings Indonesia, sebuah lembaga informasi, struktur modal yang
pemeringkat independen. UOB baik dan staf yang berkualitas,
Indonesia juga meraih Platinum UOB Indonesia berkomitmen
Award for Exceptional Financial menciptakan nilai jangka panjang
Performance dari Majalah Infobank yang berkelanjutan bagi para
selama 10 tahun berturut-turut. pemangku kepentingannya. Fokus
UOB Indonesia tetap tertuju pada Logo UOB terdiri dari tanda logo
UOB Indonesia dikenal dengan transformasi UOB Indonesia ikonik lima batang merah dan
fokus bisnis pada usaha kecil dan menjadi bank signifikan melalui nama singkat “UOB” dalam tipe
menengah dengan basis nasabah pertumbuhan dan stabilitas yang logo yang modern dan sederhana.
ritel yang kuat. Bank juga telah disiplin. Diambil dari sistem penghitung
mengembangkan bisnis perbankan tradisional Tiongkok ‘gerbang
konsumer maupun korporasi yang lima batang’, tanda logo ini
menawarkan produk dan layanan melambangkan keamanan dan
treasuri dan cash management. kesatuan. Kesederhanaan tipe logo
mencerminkan fokus dan kejelasan
Bank.
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4 45
Page 48
Profil Perusahaan
Jejak Transformasi
1950 - 1990 2000 2010 – 2020
2003
Bergabungnya International
Finance Corporation (IFC) sebagai
pemegang saham asing pertama
1956 melalui Penawaran Umum Terbatas 2010
Didirikan dengan nama PT Bank II. Eks PT Bank UOB Indonesia
Buana Indonesia, Bank berdiri dan melakukan penggabungan usaha ke
mulai beroperasi secara komersial. 2004 dalam PT Bank UOB Buana.
• UOB International Investment
1972 Private Limited (UOBII) menjadi 2011
Melakukan akuisisi terhadap pemegang saham terbesar Perubahan nama Bank menjadi
PT Bank Pembinaan Nasional, kedua setelah PT Sari Dasa PT Bank UOB Indonesia.
Bandung. Karsa.
• Penerbitan Obligasi Subordinasi I. 2012
1974 Bersama dengan Grup UOB, Bank
Melakukan akuisisi terhadap PT 2005 meluncurkan seragam baru secara
Bank Kesejahteraan Masyarakat, • IFC melepaskan seluruh regional untuk para front liners,
kepemilikan saham pada Bank. yang mencerminkan profesionalisme,
Semarang.
• UOBII menjadi pemegang kepercayaan diri, dan representasi
atas Grup UOB.
1975 saham mayoritas dengan
Melakukan akuisisi terhadap PT kepemilikan saham sebesar 61,11
persen.
2013
Bank Aman Makmur, Jakarta.
Implementasi proyek Core
Banking Standardisation untuk
1976 2007
mengembangkan sistem infrastruktur,
Mendapatkan izin sebagai Bank • Perubahan nama dari PT Bank
sehingga dapat meningkatkan
Devisa. Buana Indonesia Tbk menjadi PT
layanan Bank.
Bank UOB Buana Tbk.
1998 • United Overseas Bank Limited
2016
Meraih peringkat sebagai bank (UOB), melalui UOB, menjadi • Penerbitan Obligasi Berkelanjutan
kategori “A” dari Bank Indonesia. pemegang saham mayoritas I dan Obligasi Subordinasi
Bank. Berkelanjutan I Bank UOB
Indonesia Tahap I Tahun 2016.
2008 • Peluncuran Business Internet
• Rapat Umum Pemegang
2000s Banking (BIB) dan Personal
Saham Luar Biasa menyetujui Internet Banking (PIB) untuk
perubahan status Bank menjadi meningkatkan daya dan customer
perusahaan tertutup. service quality.
• Kepemilikan saham UOB
meningkat menjadi 98,997 2020
persen melalui tender offer • Peluncuran TMRW, bank digital
terhadap saham-saham publik. pertama bagi generasi digital
• Penghapusan pencatatan ASEAN.
saham Bank dari Bursa Efek • Penawaran Umum Terbatas
2000 Indonesia (delisting). 1.632.759.084 saham dengan nilai
Penawaran Umum Perdana nominal Rp250 per saham yang
dan pencatatan saham Bank 2009 ditawarkan dengan harga Rp1.225
pada Bursa Efek Jakarta dan Pelunasan awal (call option) per saham.
Bursa Efek Surabaya. seluruh pokok Obligasi
Subordinasi I. 2021
Menyelenggarakan Economic Outlook
2022 yang dihadiri secara virtual oleh
Presiden Republik Indonesia.
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4
Page 49
2010 – 2020 2010 – 2020 2024
2022 2023 • UOB Indonesia dan Garuda Indonesia
• Penandatanganan Perjanjian Jual • Peluncuran UOB Infinity, platform meluncurkan kartu kredit co-branded
Beli Aset dan Liabilitas antara digital yang memungkinkan bisnis Garuda Indonesia UOB Credit Card
Citibank, N.A cabang Indonesia. mengelola sendiri kebutuhan menawarkan keistimewaan dan
perbankan dengan cara yang keuntungan eksklusif bagi pemegang
• Peluncuran TMRW Pay, pinjaman
lebih sederhana, cerdas dan kartu dengan slogan “From Shops to
e-commerce yang memungkinkan
personal. Skies” untuk memenuhi kebutuhan
konsumen untuk mengelola
• UOB Indonesia, Visa, dan Volopay wisatawan yang terus berkembang.
kebutuhan anggaran mereka
meluncurkan solusi berupa • UOB Indonesia memperbarui tampilan
dengan mudah.
kartu kredit perusahaan untuk UOB Lady’s Card, menegaskan kembali
• Peluncuran U-Energy, platform
membantu bisnis mengelola komitmen dalam mendorong kemajuan
pembiayaan terintegrasi pertama
pengeluaran secara efisien. dan kesuksesan kaum perempuan di
di Asia untuk mendorong efisiensi mana pun mereka berada dengan
• Peluncuran UOB FinLab,
energi. tagline ‘Unstoppable Together’.
akselelator inovasi unggulan
• UOB bermitra dengan PT Chandra • UOB Indonesia meluncurkan UOB
UOB untuk membantu bisnis lokal
Asri Petrochemical, Tbk. (Chandra Zenith Card, yang dirancang untuk
bertumbuh dan bertransformasi
Asri) untuk meluncurkan fasilitas memenuhi kebutuhan dan preferensi
secara digital. Di Indonesia,
pembiayaan Sustainability-Linked masyarakat berpenghasilan tinggi,
program digitalisasi perdana
Trade yang pertama di Indonesia. dibuka dengan program UKM khususnya untuk bepergian dan
• UOB Indonesia mengumumkan SUKSES (Sistem Usaha Kreatif dan berwisata.
kerja sama dengan PT Sompo Solusi Ekonomi Sejahtera). • UOB Indonesia dan Telkomsel
Insurance Indonesia (Sompo • UOB Indonesia meluncurkan meluncurkan kartu kredit co-branded
Insurance) untuk menawarkan kapabilitas financial supply chain UOB Telkomsel, memaknai esensi
Asuransi UKM Digital, sebuah management (FSCM) di UOB ‘Lifestyle Connected’ untuk nasabah
perlindungan asuransi Infinity untuk memungkinkan menikmati gaya hidup digital
komprehensif bagi para pelaku nasabah melakukan digitalisasi tanpa batas yang lebih terhubung
usaha kecil dan menengah (UKM) pembiayaan supply chain mereka. dengan pengalaman seamless dan
di Indonesia. Kemampuan FSCM memungkinkan menguntungkan.
• UOB Indonesia menggandeng klien menghubungkan pembeli, • UOB Indonesia menyelenggarakan
PT Prudential Life Assurance pemasok, dan distributor dalam UOB Economic Outlook 2025 dengan
(Prudential Indonesia) untuk ekosistem supply chain mereka tema ‘Ushering a New Dawn for
meluncurkan PRUTect Care, produk di Indonesia, seluruh ASEAN, dan Remarkable Indonesia’. Acara ini
asuransi jiwa yang sesuai dengan Tiongkok Raya. membahasa wawasan dan strategi
• UOB Indonesia menyelenggarakan untuk memperkuat ekonomi Indonesia,
prinsip-prinsip syariah, melalui
UOB Gateaway to ASEAN menarik investasi asing, dan mencapai
platform TMRW.
Conference 2023 di luar pertumbuhan berkelanjutan jangka
• UOB Indonesia menyelenggarakan
Singapura. Acara tersebut panjang bagi Indonesia.
UOB Economic Outlook 2023
mempertemukan para pemimpin • UOB berperan sebagai Joint
dengan tema “Emerging Stronger
bisnis, klien, dan mitra dari Coordinator dalam menyediakan kredit
in Unity and Sustainably”. Bapak
Indonesia, ASEAN dan Tiongkok, sindikasi terbesar di Indonesia selama
Joko Widodo, Presiden Republik tahun 2024 senilai US$1,5 miliar untuk
termasuk dengan para pejabat
Indonesia, membuka acara MIND ID. Transaksi ini mendukung
pemerintah.
dengan memberikan sambutan strategi pemerintah Indonesia untuk
• UOB menyelesaikan akuisisi dan
khusus. Dilanjutkan dengan mendorong pengembangan industri
integrasi atas bisnis perbankan
penyampaian pidato utama dari pertambangan nasional.
konsumer Citigroup di Indonesia.
Ibu Sri Mulyani, Menteri Keuangan • UOB Indonesia pertama kali
Seluruh akuisisi berhasil
Republik Indonesia. meluncurkan program Savings
diselesaikan di empat pasar
• UOB mengumumkan ASEAN – Indonesia, Malaysia, Weeks untuk menumbuhkan budaya
komitmennya untuk mencapai Thailand, dan Vietnam. menabung yang proaktif dan
net zero pada tahun 2050. Hal • Penawaran Umum Terbatas mendorong keuangan yang aman untuk
ini menggarisbawahi tujuan UOB 1.040.946.745 saham dengan nilai nasabah.
untuk mendukung transisi yang nominal Rp250 per saham yang • UOB Indonesia mengumumkan
adil memajukan pembangunan ditawarkan dengan harga Rp1.441 pembaruan UOB PRIVIMiles Card yang
sosial ekonomi berkelanjutan yang per saham. menawarkan perolehan miles lebih
beriringan dengan dekarbonisasi cepat untuk tujuan wisata ternama di
di Asia Tenggara. ASEAN.
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4 47
Page 50
Profil Perusahaan
Visi, Misi, Tujuan Berkelanjutan dan Nilai
[GRI 2-23] [C.1]
UOB Indonesia telah menetapkan visi, misi, tujuan keberlanjutan dan nilai-nilai sebagai berikut:
Visi Misi Tujuan
Berkelanjutan
Menjadi bank terkemuka di Menciptakan nilai ekonomis Kami percaya bahwa sebagai
Indonesia, menjadi bagian yang berkelanjutan bagi seluruh bagian dari industri jasa
penting dari Grup UOB, pemangku kepentingan melalui keuangan di Indonesia, kami
dihargai oleh para nasabah, tim yang loyal, berdedikasi mempunyai tugas untuk
kolega, pemegang saham dan profesional, serta berkontribusi dan untuk
dan regulator, dikagumi oleh berkomitmen untuk memenuhi menjamin kesejahteraan
masyarakat, sebagai lembaga bahkan melampaui kebutuhan ekonomi, sosial, dan
perbankan jangka panjang dan ekspektasi para lingkungan hidup negara
yang terpercaya. pemangku kepentingan, secara jangka panjang.
dengan produk dan layanan Kami menyadari bahwa tata
berkualitas tinggi bagi target kelola perusahaan yang baik
nasabah di segmen perbankan sangatlah penting untuk
retail dan wholesale dengan menanamkan praktik kerja
hasil kinerja keuangan dan berkelanjutan di Bank.
hasil penilaian kehati-hatian
yang unggul bagi para
karyawan, pemegang saham
dan regulator.
48 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4
Page 51
Nilai-Nilai Kami
Honourable Enterprising United Committed
Kami bertindak Kami diciptakan Kami bekerja Kami berkomitmen
dengan hati-hati dengan semangat sebagai sebuah untuk membangun
untuk mendorong enterprising, yang tim untuk mencapai hari esok yang
kesuksesan nasabah didemonstrasikan tujuan individu dan lebih baik dan
kami, dengan melalui perusahaan dengan bertanggung jawab
mempertahankan kepemimpinan, kerja sama, saling untuk memastikan
standar profesional wawasan yang tajam menghormati dan UOB merupakan
dan moral tertinggi. dan pola pikir yang loyalitas. sumber stabilitas,
Kami melakukan apa berwawasan ke keamanan dan
yang benar bagi depan. kekuatan yang
nasabah kami melalui terpercaya.
disiplin, keterbukaan
dan keberanian.
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4 49
Page 52
Profil Perusahaan
Kegiatan Usaha
[GRI 2-6] [C.4]
Kegiatan Usaha f. menempatkan dana pada, yang ditetapkan oleh Bank
meminjam dana dari, atau Indonesia dan Otoritas Jasa
Berdasarkan Anggaran meminjamkan dana kepada Keuangan;
Dasar Perusahaan bank lain, baik dengan o. melakukan kegiatan penyertaan
Mengacu pada Pasal 3 Anggaran menggunakan surat, sarana modal sementara untuk
Dasar Bank, maksud dan tujuan telekomunikasi maupun dengan mengatasi akibat kegagalan
Bank adalah untuk melaksanakan wesel unjuk, cek atau sarana kredit atau kegagalan
kegiatan usaha antara lain sebagai lainnya; pembiayaan berdasarkan
berikut: g. menerima pembayaran dari Prinsip Syariah, dengan
tagihan atas surat berharga syarat harus menarik kembali
a. menghimpun dana dari dan melakukan perhitungan penyertaannya, dengan
masyarakat dalam bentuk dengan atau antar pihak ketiga; memenuhi ketentuan yang
simpanan berupa giro, deposito h. menyediakan tempat untuk ditetapkan Bank Indonesia dan
berjangka, sertifikat deposito, menyimpan barang dan surat Otoritas Jasa Keuangan;
tabungan, dan/atau bentuk berharga; p. bertindak sebagai pendiri
lainnya yang dipersamakan i. melakukan kegiatan penitipan Dana Pensiun dan Pengurus
dengan itu; untuk kepentingan pihak lain Dana Pensiun sesuai dengan
b. memberikan kredit; berdasarkan suatu kontrak; peraturan perundangan yang
c. menerbitkan surat pengakuan j. melakukan penempatan dana berlaku;
hutang; dari nasabah kepada nasabah q. Menyelenggarakan usaha
d. membeli, menjual atau lainnya dalam bentuk surat lainnya yang lazim dilakukan
menjaminkan atas risiko sendiri berharga yang tidak tercatat di oleh suatu Bank Umum baik
maupun untuk kepentingan dan bursa efek; secara konvensional maupun
atas perintah nasabahnya: k. menyediakan pembiayaan dan/ berdasarkan Prinsip Syariah
1. surat-surat wesel termasuk atau melakukan kegiatan lain baik di dalam maupun di luar
wesel yang diakseptasi berdasarkan prinsip syariah, negeri.
oleh bank yang masa sesuai dengan ketentuan yang
berlakunya tidak lebih lama ditetapkan oleh Bank Indonesia, Kegiatan Usaha
daripada kebiasaan dalam Otoritas Jasa Keuangan dan
perdagangan surat-surat Dewan Syariah Nasional; Perusahaan
dimaksud; l. melakukan kegiatan anjak Per 31 Desember 2024, UOB
2. surat pengakuan hutang piutang, usaha kartu kredit dan Indonesia melaksanakan kegiatan
dan kertas dagang lainnya kegiatan Wali Amanat; usaha seperti yang disebutkan di
yang masa berlakunya tidak m. melakukan kegiatan dalam atas. Secara global, UOB memiliki
lebih lama dari kebiasaan Valuta Asing sesuai dengan 3 (tiga) segmen bisnis utama yang
dalam perdagangan surat- ketentuan yang ditetapkan oleh mencakup retail banking, wholesale
surat dimaksud; Bank Indonesia dan Otoritas banking, dan global markets. Di
3. kertas perbendaharaan Jasa Keuangan; Indonesia, kegiatan perbankan
Negara dan surat jaminan n. melakukan kegiatan UOB Indonesia terbagi dalam
Pemerintah; penyertaan modal pada commercial banking, corporate
4. Sertifikat Bank Indonesia bank atau perusahaan lain di banking, personal financial services,
(SBI); bidang keuangan seperti sewa bussines banking, dan financial
5. obligasi; guna usaha, modal ventura, institution.
6. Surat Dagang; dan perusahaan efek, asuransi,
7. instrumen surat berharga lembaga kliring dan penjaminan
lain. serta lembaga penyimpanan
e. memindahkan uang baik untuk dan penyelesaian, sesuai
kepentingan sendiri maupun dengan peraturan perundang-
untuk kepentingan nasabah; undangan yang berlaku dan
dengan memenuhi ketentuan
50 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4
Page 53
Produk dan Layanan
Tabel berikut berisi berbagai macam produk dan layanan Bank:
1. Produk Investasi dan Produk • PRUAnugerah Syariah
Asuransi • PRUIncome Guard
• PRUIncome Protection
a. Produk Investasi
• Credit Protection Regular
• Agen Penjual Efek Reksa Dana • Credit Protection Maximum
• Obligasi Pemerintah Pasar Sekunder • PRULife Extra Return
• Structured Products (Premium Forward • PRUGuard
Deposit (PFD), Principal Guaranteed
Deposit (PGD) Premium Growth, and UOB • PRUTech Care
MaxiYield) • PRUProteksi Griya
• Foreign Exchange (FX) Transactions • Credit Life Insurance - Sequis
• Primary Retail Bonds (E-SBN) • AvaGriya Proteksiku - Astra
• Obligasi Korporasi • Mortgage Redemption Insurance MSIG
b. Produk Asuransi • Credit Life Insurance - MNC
UOB Indonesia bekerja sama dengan • Asuransi Kebakaran dari perusahaan
perusahaan asuransi untuk memberikan asuransi umum, seperti ABDA, ABI, Zurich,
solusi keuangan bagi nasabah berupa ACA, dan ASWATA
penawaran produk perlindungan jiwa • Prudential Employee Benefit
dan kesehatan melalui pembayaran premi • PRUCorporate Personal Accident
tunggal atau premi berkala.
• PRUCinta
• Smart Level Term
2. Produk Pembiayaan
• PRU Life Extra Return
• Usave PRUStar
a. Produk Pembiayaan
• PRULevel Term
• PRUcorporate Life • Business Property Loan
• PRUcorporate Medical • Business Solution Loan
• Credit Protection Regular • Business Express Loan
• Credit Protection Max • Overdraft Loan (Rupiah)
• PRU Accident Guard Plus • Revolving Credit Facility
• PRUHospital Advantage • Fixed Loan
• PRUHospital Protection Optima • Fixed Asset Investment Loan
• PRULife Harvest Plan • Business Vehicle Financing
• PRUWealth Prime Account • Construction Investment Loan
• PRUInvestor Ultima Account • Heavy Equipment Financing
• PRUCritical Benefit 88 • Property Business Financing
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4 51
Page 54
Profil Perusahaan
• Installment Loan (Rupiah and FX)
3. Produk Simpanan
• Import-Export Credit
• UOB CashPlus
a. Saving Account
• Letter of Credit (LC)
• Shipping Guarantee • Privilege Account
• Bank Guarantee – Standby Letter of Credit • One Account
• Import Invoice Financing • Stash Account
• Export Invoice Financing • Lady’s Account
• Trust Receipt • UOB Gold Saving Account
• Pre Shipment Financing • Rekening Valas Produktif
• Early Payment Discount • U-Save
• Credit Bills Purchased • U-Plan
• Bill of Exchange Purchase • Tabungan Biz88
• Distributor/Dealer Financing • U-BIZ88
• Supplier Financing • Tabunganku
• Account Receivable Purchase • Simpanan Pelajar
• Secured Back to Back • TMRW Everyday Account
• Home Loan • TMRW Savings Account
• Tabungan Non Interest
b. Produk Kartu dan Pembayaran
b. Giro
• UOB PRIVIMiles Card (Mastercard & Visa)
• UOB Zenith Card (Mastercard & Visa) • Giro Rupiah
• Garuda Indonesia UOB Card (Mastercard & • Giro Valas
Visa) • Giro 88
• UOB Preferred Card (Mastercard & Visa) • U-Biz88
• UOB Lady’s Card (Mastercard) • Giro Threshold
• UOB ONE Card (Mastercard & Visa) • Giro Non Interest
• UOB YOLO Card (Mastercard & Visa)
c. Deposito
• UOB Telkomsel Card (Visa)
• TMRW Card (MasterCard) • Deposito Rupiah
• UOB Debit Card • Deposito Valas
• TMRW Debit Card • TMRW Power Saver
• Commercial Card (Mastercard & Visa)
52 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4
Page 55
4. Produk Tresuri 5. Layanan
• Safe Deposit Box
a. Produk Valuta Asing
• Wesel and Inkaso Facility (FX)
Value Today, Value Tomorrow dan Value Spot, • Bills Collection Facility (FX)
Forward, Swap, Par Forward, Domestic Non-
• Bank Draft (FX)
Deliverable Forward (DNDF)
• Inward and Outward Transfer (Rupiah and
Foreign Currency)
b. Produk Derivatif: • Inward and Outward Collection
• Transfer LC
Interest Rate Swap (IRS), Cross Currency Swap
(CCS), Plain Vanilla FX Options, Interest Rate • Documentary Collections
Caps and Floors • Kliring
• UOB Bill Pay: PLN, Telkom, Telkomsel, Indosat,
XL and Indovision
c. Produk Pasar Uang:
• Bills Payment Autodebit
Placement, Borrowing • 24 Hours Call Centre (14008)
• Cash Pick-up and delivery
d. Structured Products • Liquidity Management Solution (Domestic &
Global LMS)
Premium Forward Deposit (PFD), Principal
• UOB Virtual Account
Guaranteed Deposit (PGD) Premium Growth,
UOB MaxiYield, dan Call Spread Option (CSO) • Tax Payment/State Acceptance
• Domestic payment (SKN/LLG, RTGS, transfer
online/RTOL, BI-FAST)
e. Instrumen Efek • Remittance (Telegraphic Transfer)
Obligasi Pemerintah Indonesia/Obligasi Ritel • Business E-Channels:
(Transaksi Pasar Perdana dan Pasar Sekunder), -- UOB Infinity (new business internet
Obligasi Korporasi Indonesia, Repo dan Reverse banking web including Trade and FSCM
Repo) and mobile platform)
-- H2H File Transfer (FTS/RFTS)
-- Application Programming Interface (API)
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4 53
Page 56
Profil Perusahaan
Struktur Organisasi
per 31 Desember 2024
DIREKSI
• Komite Eksekutif Komite Audit
• Komite Manajemen Risiko:
- Komite Anti Money Laundering
- Komite Manajemen Kontinuitas
Komite Pemantau
Bisnis
- Komite Manajemen Risiko Risiko
Operasional
• Komite Kredit
• Komite Aset dan Liabilitas Komite Remunerasi
• Komite Informasi Teknologi dan Nominasi
• Komite Sumber Daya Manusia
• Komite Kebijakan Kredit
• Komite Manajemen Risiko Terintegrasi Komite Tata Kelola
Terintegrasi
Direktur
Direktur Consumer Direktur
Wholesale Direktur
Banking Teknologi dan
Banking Global Markets
Cristina Teh Tan Sonny Samuel Operasional
Harapman Kasan Paul Rafiuly
Financial
Channels & Regional Transaction WB, Markets and Retail-Banking
Corporate Institution Group
Digitalisation 1. Regional Commercial Business Banking Banking Enterprise T&O and Channel T&O
Banking & Structured
Edisono Limin Ritaria T Banking Dewi Tuegeh W Kartyono Indra Gunawan Monique Sagita
Edwin Kadir Finance
2. Regional 2 Fenny N
Jenny Lesmana
Suryati B
3. Regional 3
Grace Industry Group Business Banking Cash Wholesale Shared
Sales & CE & People Client Coverage Regional CMB Contact Center
Corporate Banking Sales Lending Management Rates&GovSec, Banking & Global
Distribution Transformation 4. Regional 4 Juniko Syukri Rauuf 1. Sumatera Paula Infrastructure
1. Resources & Vacant Sales STIRM,Credit Markets Ops
Neneng D Irfandhi Mei Sumiati Djais Limada Services
Property Defi & SCRT Ali Budiman
2. Kalimantan Yusar
Susanto L Anton
Alex
2. F&B, 3. West Java
Network Strategy & Agribusiness, Business Banking Credit Business
Deposit & Wealth Business Henry Kartono Portfolio Retail
Performance FMCG Sales Funding Trade Sales Administration & Technology
Management Management & Liquidity Operations
Management Lim Caroline Vivi Thendean Daniel Prabawa Control Services
Vera Margaret Vacant Management Joannes Suharno
Anton Januar 3. Diversified, SOE, Alexander Husin Jieni
Suhendar
GSG & SC 1
Commercial Banking
Nidya Anindita Product
Wealth Advisory, East Java & Bali Wholesale, Retail Reconciliation T&O Risk
Digital 4. Diversified, Management Trade Product &
Business Credit Analyst Antony Charles U Foreign Exchange Enterprise, GM & Investigation Governance and
Engagement & SOE, GSG & SC 2 Eko Sigit C Marketing
Performance FinTech Innovation Natasha S Christyanto Trading Business T&O Center Assurance
Widjaja Nimas Mahati D Handi Mulia
&Training Novianty Widjaya Welly Soewandono Sri Ganda Ngoei Laura M. W
Emillya Soesanto
Industry Group
Jakarta Portfolio T&O Special
Retail Business
Branch Operation Structured Joseph D Management Corporate Project &
Secured Research & Credit Cash Product T&O
Management Finance Vacant Banking Treasury Procurement
Product & Analyst Grace Manuela Gideon Marthin
Wahyudi S. W Muh Imam S Sales Roberto Sutedja
Sales Falemri Hutahaean
Hendro Patrick
Inge Kartikasari W Rumintang Enterprise Banking Wisely
Jakarta 1 & Regional
Central Java Risk Monitoring Cash Product Co. Information
Channels Risk & Business Head & Regulatory
Cards & Payment Planning & Denny Susanto Gregorius FI Treasury Sales Security
Assurance Project
Y. Herman Soesetyo Management Hany B.S Mochamad Iqbal Farina Mutia
Elly Sandora R Andiona
Fitriwaty T Nugraha
Boedisoejoto
Enterprise Banking
Jakarta 2 BB Modelling &
Corporate Solution Wholesale Evelyn Yuvania Analytics FSCM Coordinator
TMRW Global Markets
Service Banking Business Vacant & MNC
Glenn Structuring
Marisa Thea Della Management Darjong Tungadi
Natamihardja Steive Yoshika Putra
Ferdy Djojo
Corporate Wealth Customer
Management Experience & Programme
Dedicated FDI Katarina Chitra Digital and Manager GM Commercial,
PFS Marketing
Unit Business Mgt Yohanes Consumer & Business
Arief
Samuel Houten Luciana Maramis Darmawan Banking Sales
Tjakraamidjaja
Sector Solutions Vera Hasan
& Business
Development BB Marketing Global Markets
PFS Business Risk Dedicated FDI Lucy Bramastya Bintang Cesario Business
Francisca S.W. M Unit (China Desk)
Management
Kelvin
Gerry Hasang
Portfolio
Management
& MIS BET
Business Tri Mulyadi Lisbeth Susiarni
Analytics Silaen
Sekar S
Credit Analyst
Johanes Strategic Alliance
Business Risk Hermawan & Digital
& Control Partnership
Management Yuliana
Jessy Catharina S
Product &
Marketing
Customer Franchise Ria Gandasuteja
and
Transformation
Anne Budihardja
54 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4
Page 57
RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM
DEWAN KOMISARIS
Direktur Utama
Hendra Gunawan
Direktur
Direktur
Kepatuhan,
Keuangan Direktur
Legal dan
dan Layanan Manajemen Risiko
Sekretaris
Korporasi Henry Santoso
Perusahaan
Teh Han Yi
Ardhi Wibowo
Strategic
Commercial & FI Commercial & FI Business Banking Communications Internal Audit
Retail Credit Corporate Credit Human Resources
Credit 1 Credit 2 Credit & Brand Imbang P. S
Rudy Ratnasari K Gevy Q Wulandari
Siswo S FX Yanto Soelaiman R. P Maya Saraswati M
PFS Unsecured HR Services Customer
Finance Legal Credit Risk CEO Office
Credit Delivery Advocacy
Fonita Tatang Irvan Gunardwi Management Tan Fransiska H
Indahdiati Lily Johan Amelia Ragamulu
Yanuar Maulana
Compliance Strategy Market & Balance Strategic
Performance Mgt, PFS Secured Credit Talent &
and Governance Sheet Risk Stakeholders
Wholesale & GM BF & RETSO Development
Josephine Kathrine Management Development
Ajeng Naya Arieany Prasetyo Triagung W
Prisila Pasaribu Ivan Pidyananda Bontor S
Anindita
AML/CFT &
Consumer & Operational Risk Secured Rewards &
Sanctions,Anti Bribery Sustainability
Channels Business Management Collection Acquisition
& Corruption & Anti Jenny H
Finance Brahmantya Vacant Strategy
Tax Evasion
Nuco Yotoho Paramajati Vacant
Febian Satria Nugraha
Regulatory Compliance Unsecured Culture & Special Asset
Central Treasury – Wholesale, Market Organization
Collection Management
Unit & Corporate Function Development
Herry Setiawan Jenny Lukito
Stanly Gunawan Advisory Septine Marida
Thomas Bangun Rifatunisa
Anggriyanto
Credit Policy HRBP (Consumer
Corporate Real Governance &
Estate Services AFC Investigation & Banking and
Control Channels &
Stella Damayanti Intelligence
Efriel Lydia Digitalization)
Henry Kusumajaya
Budiman Endoflint Gedeo
Purba
Centralized MIS
Country Data Regulatory and Productivity
Officer Compliance – Management HRBP (Wholesale,
Fajar S Connsumer Advisory Devina Pratama Global Markets,
Imeida Triyanti P Technology &
Radjamin Operations)
Farida Holil
Compliance
Assurance
HRBP (Corporate
Vacant
Function)
Devi Siswojo
Legal Wholesale
Banking Support
Erawati Esther
Litigation
Rio Yudha Ardian
Corporate
Secretary
Susilowati
Data Privacy Risk
& Compliance
Susan K
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4 55
Page 58
Profil Perusahaan
Profil Dewan Komisaris
WEE EE CHEONG CHIN VOON FAT (FREDERICK CHIN)
Komisaris Utama Wakil Komisaris Utama
Usia 72 tahun Usia 64 tahun
Kewarganegaraan Singapura Kewarganegaraan Singapura
Domisili Singapura Domisili Singapura
Dasar Hukum Pengangkatan Dasar Hukum Pengangkatan
• Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan • Keputusan RUPST tanggal 29 April 2019 sebagai Komisaris
(RUPST) tanggal 22 Juni 2007 sebagai Komisaris dan Wakil Komisaris Utama
• Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa • Pengangkatan kembali terakhir berdasarkan Keputusan
(RUPSLB) tanggal 18 Januari 2011 sebagai Wakil Komisaris RUPST tanggal 3 Mei 2023
Utama
• Keputusan RUPST tanggal 29 April 2019 sebagai Komisaris Pengalaman Kerja
Utama • Country Executive untuk Tiongkok Raya, Thailand, Indonesia
• Pengangkatan kembali terakhir berdasarkan Keputusan dan Malaysia
RUPST tanggal 3 Mei 2023 • Executive Asia Pacific Committee Bank of America Merrill
Lynch (2010-2013)
Pengalaman Kerja • Bank of America Merrill Lynch (1984-2013)
Bergabung dengan United Overseas Bank Limited (UOBS)
pada tahun 1979 dan diangkat sebagai Direktur UOBS pada Riwayat Pendidikan
tahun 1990 Bachelor of Commerce (Akuntansi dan Ekonometrik) dari
University of Melbourne, Australia
Riwayat Pendidikan
Bachelor of Science (Administrasi Bisnis) dan Master of Arts Rangkap Jabatan
(Applied Economics) dari American University, Washington, DC, Head of Group Wholesale Banking and Markets, UOBS
Amerika Serikat
Hubungan Afiliasi
Rangkap Jabatan Beliau tidak memiliki hubungan afiliasi dengan sesama
• Deputy Chairman and Chief Executive Officer di UOBS anggota Dewan Komisaris atau Direksi. Namun, beliau memiliki
• Chairman United Overseas Insurance afiliasi dengan Pemegang Saham Pengendali
• Chairman United Overseas Bank (China)
• Chairman United Overseas Bank (Thai)
• Director United Overseas Bank (Malaysia)
• Anggota dewan The Association of Banks di Singapura
• Anggota dewan The Institute of Banking & Finance
• Anggota Dewan Gubernur di Singapore-China Foundation
• Anggota Dewan Kehormatan di Singapore-Chinese
Chamber of Commerce & Industry
Hubungan Afiliasi
Beliau tidak memiliki hubungan afiliasi dengan sesama
anggota Dewan Komisaris atau Direksi. Namun, beliau memiliki
afiliasi dengan Pemegang Saham Pengendali
56 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4
Page 59
CHAN KOK SEONG WAYAN ALIT ANTARA
Komisaris Komisaris Independen
Usia 62 tahun Usia 76 tahun
Kewarganegaraan Singapura Kewarganegaraan Indonesia
Domisili Singapura Domisili Jakarta
Dasar Hukum Pengangkatan Dasar Hukum Pengangkatan
• Keputusan RUPST tanggal 29 April 2019 • Keputusan RUPST tanggal 20 Juni 2008
• Pengangkatan kembali terakhir berdasarkan Keputusan • Pengangkatan kembali terakhir berdasarkan Keputusan
RUPST tanggal 3 Mei 2023 RUPST tanggal 3 Mei 2023
Pengalaman Kerja Pengalaman Kerja
• UOB Malaysia (1998-2012) dengan jabatan terakhir • Komisaris di PT Sumber Abadi Tirtasentosa (2008-2015)
sebagai Chief Executive Officer • Komisaris Independen di PT Bhakti Securities (2007-2008)
• Head of Risk Management di Arab-Malaysian Merchant • Wakil Direktur Utama di PT Bank Rakyat Indonesia (Persero)
Bank (1995-1998) (1976-2006)
• Assistant Manager di Central Bank of Malaysia (1986-1995)
Riwayat Pendidikan
Riwayat Pendidikan Sarjana Ekonomi Pertanian dari Fakultas Pertanian Universitas
Bachelor Degree in Accounting dari University of Malaya, Gadjah Mada, Yogyakarta
Malaysia
Rangkap Jabatan
Rangkap Jabatan Head of Group Tata Kelola Terintegrasi UOB Indonesia
Grup Chief Risk Officer di UOBS (2015-sekarang)
Hubungan Afiliasi Pernyataan Independensi
Beliau tidak memiliki hubungan afiliasi dengan sesama Beliau telah menyatakan pernyataan independensi pada
anggota Dewan Komisaris atau Direksi. Namun, beliau memiliki tanggal 29 Maret 2023
afiliasi dengan Pemegang Saham Pengendali
Hubungan Afiliasi
Beliau tidak memiliki hubungan afiliasi dengan sesama
anggota Dewan Komisaris, Direksi, atau dengan Pemegang
Saham Pengendali
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4 57
Page 60
Profil Perusahaan
VJH BOENTARAN LESMANA JOHANES SUSILO
Komisaris Independen Komisaris Independen
Usia 77 tahun Usia 68 tahun
Kewarganegaraan Indonesia Kewarganegaraan Indonesia
Domisili Jakarta Domisili Jakarta
Dasar Hukum Pengangkatan Dasar Hukum Pengangkatan
• Keputusan RUPST tanggal 9 Mei 2018 Keputusan RUPSLB tanggal 26 Oktober 2023, dengan masa
• Pengangkatan kembali terakhir berdasarkan Keputusan jabatan efektif sejak tanggal 30 Januari 2024
RUPST tanggal 3 Mei 2023
Pengalaman Kerja
Pengalaman Kerja • Komisaris Utama di PT Sucorinvest Asset Management
Beliau memulai kariernya di Kantor Akuntan Publik (KAP) (2013–Januari 2024)
Tanudiredja, Wibisana, Rintis dan Rekan (dahulu KAP Drs Hadi • Komisaris Independen di PT Trias Sentosa Tbk (2022–2023;
Sutanto dan Rekan) PricewaterhouseCoopers Indonesia pada 2003–2017)
tahun 1972 dan dipromosikan sebagai Partner sejak 1 Juli 1990 • Komisaris Independen di PT Colorpak Indonesia Tbk (2013–
sampai dengan pensiun pada 1 Januari 2010 2023)
• Presiden Direktur di PT Jayatama Prima Distribusi (2018–
Riwayat Pendidikan 2023)
Sarjana Ekonomi dari Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia, • Komisaris di PT Gulf Mangan Grup (2018–2023)
Jakarta • Komisaris Independen di PT Sucor Sekuritas (d/h PT
Sucorinvest Central Gani) (2000–2013)
Rangkap Jabatan • Direktur Utama di PT Asia Kapitalindo Securities Tbk (1994–
- 2000)
• Direktur Utama di PT Asia Kapitalindo Finance (1994–1999)
Pernyataan Independensi • Direktur Utama di PT Danamon GT Management (d/h PT
Beliau telah menyatakan pernyataan independensi pada Jakarta Assetama Management) (1990–1994)
tanggal 29 Maret 2023 • Direktur Utama di PT Danamon Securities (1990–1994)
• Komisaris Utama di PT Prima Alloy Steel Universal Tbk
Hubungan Afiliasi (1989–2012)
Beliau tidak memiliki hubungan afiliasi dengan sesama • Senior Vice President – Sekretaris Perusahaan di PT Bank
anggota Dewan Komisaris, Direksi, atau dengan Pemegang Danamon Indonesia Tbk (1989–1994)
Saham Pengendali • Vice President di Chase Manhattan Bank, Jakarta (1986–
1989)
• Assistant Vice President di PT Chase Leasing Indonesia
(1982–1986)
Riwayat Pendidikan
• Sarjana Akuntansi dari Universitas Advent Indonesia,
Bandung, Indonesia
• Master of Business Administration dari Andrews University,
Berrien Springs, Michigan, Amerika Serikat
Rangkap Jabatan
-
Hubungan Afiliasi
Beliau tidak memiliki hubungan afiliasi dengan sesama
anggota Dewan Komisaris, Direksi, atau dengan Pemegang
Saham Pengendali
58 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4
Page 61
Informasi Perubahan
Anggota Dewan
Komisaris
Bapak Johanes Susilo diangkat sebagai Komisaris
Independen berdasarkan hasil Rapat Umum
Pemegang Saham Luar Biasa tanggal 26 Oktober
2023 dengan masa jabatan efektif sejak tanggal
30 Januari 2024.
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4 59
Page 62
Profil Perusahaan
Profil Direksi
HENDRA GUNAWAN TEH HAN YI
Direktur Utama Direktur Keuangan dan Layanan Korporasi
Usia 54 tahun Usia 54 tahun
Kewarganegaraan Indonesia Kewarganegaraan Singapura
Domisili Jakarta Domisili Jakarta
Dasar Hukum Pengangkatan Dasar Hukum Pengangkatan
• Keputusan RUPST tanggal 28 April 2019 sebagai Wakil • Keputusan RUPSLB tanggal 21 Juni 2019
Direktur Utama • Pengangkatan kembali terakhir berdasarkan Keputusan
• Keputusan RUPSLB tanggal 21 Oktober 2020 sebagai RUPST tanggal 28 April 2021
Direktur Utama
• Pengangkatan kembali terakhir berdasarkan Keputusan Pengalaman Kerja
RUPST tanggal 28 April 2021 • Executive Director Grup Human Resources di UOB Singapura
(2017-2019)
Pengalaman Kerja • Chief Financial Officer di UOB China (2012-2017)
• Wakil Direktur Utama di UOB Indonesia (2019-2020) • Pemimpin Financial Management Solution di IBM China
• Deputy Chief Executive Officer di UOB Malaysia (2017-2019) (2009-2012)
• Managing Director Centre of Excellence, Head of • Head Financial Planning & Analysis, AsiaPasific di Citi
Agribusiness and Consumer Goods (2011-2017) Global Wealth Management Asia Pasific (2007-2008)
• PT Bank DBS Indonesia dengan posisi terakhir sebagai • UOB Singapura dengan jabatan terakhir sebagai Head of
Direktur Utama (2003-2011) Group Financial Reporting (1999-2007)
• Senior Vice President, Corporate Planning di DBS Bank Pte • Assistance Vice President di Overseas Union Bank Limited,
Ltd, Singapura (2003) Singapura (1995-1999)
• Vice President di Deutche Bank Global Corporate Finance, • Auditor di Auditor-General’s Office of Singapore (1992-1995)
Singapura (2000-2002)
• Investment Analyst and Head of Indonesia Investment Riwayat Pendidikan
Research di Schroders Investment Management Pte Ltd, Bachelor of Accounting (Akuntansi) dari Universitas Teknologi
Singapura (1999-2000) Nanyang, Singapura, dan memiliki sertifikat Certified Public
• Head of Investment Research di PT Schroders Investment Accountant (CPA)
Management Indonesia (1995-1999)
Rangkap Jabatan
Riwayat Pendidikan -
• Sarjana Keuangan dari The Wharton School of Finance
and Commerce, University of Pennsylvania di Philadelphia, Hubungan Afiliasi
Amerika Serikat Beliau tidak memiliki hubungan afiliasi dengan sesama
• Sarjana Teknik Elektro dari The Moore School of Electrical anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris, atau dengan
Engineering, University of Pennsylvania di Philadelphia, Pemegang Saham Pengendali
Amerika Serikat
Rangkap Jabatan
-
Hubungan Afiliasi
Beliau tidak memiliki hubungan afiliasi dengan sesama
anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris, atau dengan
Pemegang Saham Pengendali
60 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4
Page 63
PAUL RAFIULY HARAPMAN KASAN
Direktur Teknologi dan Operasional Direktur Wholesale Banking
Usia 48 tahun Usia 56 tahun
Kewarganegaraan Indonesia Kewarganegaraan Indonesia
Domisili Jakarta Domisili Jakarta
Dasar Hukum Pengangkatan Dasar Hukum Pengangkatan
• Keputusan RUPSLB tanggal 11 Oktober 2018 • Keputusan RUPSLB tanggal 21 Juni 2019
• Pengangkatan kembali terakhir berdasarkan Keputusan • Pengangkatan kembali terakhir berdasarkan Keputusan
RUPST tanggal 28 April 2021 RUPST tanggal 28 April 2021
Pengalaman Kerja Pengalaman Kerja
• Chief Operating Officer di PT Trimegah Securities Tbk, • Citibank, N.A. Indonesia dengan jabatan terakhir sebagai
Indonesia (2014-2018) Managing Director, Head di Citi Commercial Bank (2015-
• OCBC Bank Singapura dengan posisi terakhir sebagai Head 2018)
of (Enterprise) Technology Architecture (2010-2014) • PT Bank Danamon, Tbk dengan jabatan terakhir sebagai
• Engagement Manager di McKinsey & Company, Singapura EVP Wholesale Business Head (2010-2015)
(2006-2010) • Citibank, N.A. Indonesia dengan jabatan terakhir sebagai
Head Commercial Bank (2001-2010)
Riwayat Pendidikan • PT Bank Niaga, Tbk dengan jabatan terakhir sebagai
• Master of Science in Electrical Engineering & Computer Regional Marketing Head (1990-1997)
Science dan Master of Science in Building Technology dari
the Massachusetts Institute of Technology di Cambridge, Riwayat Pendidikan
Amerika Serikat • Magister Administrasi Bisnis dari Kennedy Western -
• Bachelor of Architecture and Diploma in Business Lembaga Manajemen Internasional Indonesia
Administration dari University of Texas di Austin, Amerika • Sarjana Akuntansi dari Universitas HKBP Nommensen,
Serikat Medan
• Chartered Financial Analyst (CFA)
• Financial Risk Manager (FRM) Rangkap Jabatan
• Information System Security Professional (CISSP) -
Rangkap Jabatan Hubungan Afiliasi
- Beliau tidak memiliki hubungan afiliasi dengan sesama
anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris, atau dengan
Hubungan Afiliasi Pemegang Saham Pengendali
Beliau tidak memiliki hubungan afiliasi dengan sesama
anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris, atau dengan
Pemegang Saham Pengendali
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4 61
Page 64
Profil Perusahaan
SONNY SAMUEL ARDHI WIBOWO
Direktur Global Markets Direktur Kepatuhan, Legal, dan Sekretaris Perusahaan
Usia 55 tahun Usia 49 tahun
Kewarganegaraan Indonesia Kewarganegaraan Indonesia
Domisili Jakarta Domisili Jakarta
Dasar Hukum Pengangkatan Dasar Hukum Pengangkatan
• Keputusan RUPST tanggal 30 April 2020 • Keputusan RUPST tanggal 30 April 2020
• Pengangkatan kembali terakhir berdasarkan Keputusan • Pengangkatan kembali terakhir berdasarkan Keputusan
RUPST tanggal 28 April 2021 RUPST tanggal 28 April 2021
Pengalaman Kerja Pengalaman Kerja
• Direktur Head of Global Markets di PT Bank ANZ Indonesia • Citibank, N.A. Indonesia dengan posisi terakhir sebagai
(2014-2018) Direktur Kepatuhan (2012-2020)
• Kepala Sales dan Marketing di PT Standard Chartered • Wholesale, Auto dan Ketua Audit Anak Perusahaan di PT
Bank dan Head of Global Marketing di PT Bank CIMB Niaga Bank CIMB Niaga, Tbk (2010 -2012)
Tbk (2011-2014) • Audit Internal Manager di The Royal Bank of Scotland dan
• Treasury Director di The Royal Bank of Scotland dan PT Barclays Indonesia (2006 -2009)
Rabobank International Indonesia (2009-2011) • Expense Analyst di Citibank, N.A. Indonesia (2006-2006)
• Associate Director di Barclays Capital Singapura (1997- • Associate Manager di Ernst & Young Indonesia (2002-2006)
1998) • Program Coordinator di PT GE Finance Indonesia (2000-
• Head of Treasury Marketing di Bank of America Corporation 2001)
(1994-1997)
• Treasury Dealer di Deutsche Bank AG (1990-1994) Riwayat Pendidikan
• Master of Business Administration degree dari University of
Riwayat Pendidikan Birmingham, Inggris
Magister Manajemen Strategis dari BINUS Business School, • Sarjana Ekonomi dari Fakultas Ekonomi Universitas
Jakarta Indonesia, Jakarta
Rangkap Jabatan Rangkap Jabatan
- -
Hubungan Afiliasi Hubungan Afiliasi
Beliau tidak memiliki hubungan afiliasi dengan sesama Beliau tidak memiliki hubungan afiliasi dengan sesama
anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris, atau dengan anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris, atau dengan
Pemegang Saham Pengendali Pemegang Saham Pengendali
62 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4
Page 65
HENRY SANTOSO CRISTINA TEH TAN (BEA)
Direktur Manajemen Risiko Direktur Consumer Banking
Usia 55 tahun Usia 53 tahun
Kewarganegaraan Indonesia Kewarganegaraan Filipina
Domisili Jakarta Domisili Jakarta
Dasar Hukum Pengangkatan Dasar Hukum Pengangkatan
Keputusan RUPSLB tanggal 29 November 2022 Keputusan RUPST tanggal 30 April 2024
Pengalaman Kerja Pengalaman Kerja
• Regional Credit Officer, Priority Countries ASP WPB Risk di • Head of Consumer Banking di UOB Indonesia (2023-2024)
HSBC, Hong Kong (2018-2022) • Head of Consumer Banking di Citibank N.A. Indonesia
• Komisaris di PT Astra Sedaya Finance, Indonesia (2014- (2017-2023)
2017) • Consumer Business Manager di Citibank N.A. Filipina (2013-
• Executive Vice President, Head of Risk Retail & SME Banking 2017)
di PT Bank Permata Tbk, Indonesia (2013-2017) • Cards & Credit Products Payment Director di Citibank N.A.
• Direktur Kredit Konsumer, Senior Credit Officer di Citibank, Filipina (2006-2013)
Russian Federation (2012-2013) • Card Acquisitions & Strategic Development Head di Citibank
• Direktur Kredit Konsumer, Republik Ceko dan Cluster N.A. Filipina (2003-2006)
Credit Head di Citibank, Republik Ceko dan Romania • Cards Category Manager, VP di Citibank N.A Filipina (2000-
(2010-2012) 2003)
• Senior Vice President, Country Consumer Credit Head, Senior • Cards Category Manager, AVP di Citibank N.A Filipina
Credit Officer di Citibank, Romania (2008-2010) (1998-2000)
• Senior Vice President, Deputy Country Risk Manager, • Product Manager di Unilever Filipina (1993-1998)
Unsecured Products & Citi Business di Citibank, Singapura
(2006-2008). Riwayat Pendidikan
• Vice President, Risk Management Head, Secured Products & • Bachelor Degree in Applied Economics dari De La Salle
Citi Business di Citibank, Singapura (2003-2006) University, Filipina
• Senior Risk Analyst di Citibank, Singapura (2000-2003) • Bachelor Degree in Commerce dari De La Salle University,
• Senior Consultant di Ernst & Young FSI, Singapura (1999- Filipina
2000)
• Senior Product Manager di PT Bank BII Commonwealth, Rangkap Jabatan
Indonesia (1997-1999) -
• Wakil Kepala Divisi Kredit, Perdana Multi Finance, Indonesia
(1997-1997) Hubungan Afiliasi
• Management Associate to Risk Analyst di Citibank, N.A. Beliau tidak memiliki hubungan afiliasi dengan sesama
Indonesia (1994-1997) anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris, atau dengan
Pemegang Saham Pengendali
Riwayat Pendidikan
• Master of Business Administration (MBA) dari University of
Illinois Urbana-Champaign, Amerika Serikat
• Bachelor of Business Administration (BBA) dari Iowa State
University, Amerika Serikat
Rangkap Jabatan
-
Hubungan Afiliasi
Beliau tidak memiliki hubungan afiliasi dengan sesama
anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris, atau dengan
Pemegang Saham Pengendali
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4 63
Page 66
Profil Perusahaan
Informasi Perubahan Susunan Anggota Direksi
Pada tahun 2024, terdapat perubahan anggota Direksi yaitu pengunduran diri Bapak Choi Yau Chi sebagai Direktur
efektif pada tanggal 30 Juni 2024 dan pengangkatan Ibu Cristina Teh Tan (Bea) as sebagai Direktur efektif per
tanggal 22 Mei 2024 berdasarkan Akta tanggal 2 Juli 2024 No. 2 yang dibuat oleh Notaris Aulia Taufani, S.H.,
dan pemberitahuan perubahan data Bank telah diterima dan dicatat dalam Sistem Administrasi Badan Hukum
Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia tanggal 3 Juli 2024 Nomor AHU-AH.01.09-0221580.
Demografi Karyawan
Per 31 Desember 2024, total karyawan Bank adalah 4.002 karyawan. Untuk Demografi Karyawan mohon dapat
merujuk pada bab Analisis dan Pembahasan Manajemen - Sumber Daya Manusia di halaman 113-121.
64 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4
Page 67
United Overseas Bank Limited sebagai Pemegang Saham
Pengendali
UOB adalah bank terkemuka di Asia. Beroperasi melalui kantor pusat
di Singapura dan anak perusahaan perbankan di Tiongkok, Indonesia, Apa yang Kami Lakukan
Malaysia, Thailand, dan Vietnam. UOB memiliki jaringan global yang
meliputi sekitar 500 kantor di 19 negara dan wilayah di Asia Pasifik,
Eropa, dan Amerika Utara.
UOB menyediakan berbagai
Sejak berdiri pada tahun 1935, UOB telah tumbuh secara organik dan layanan keuangan secara global
melalui serangkaian akuisisi strategis. Saat ini, UOB memiliki rating yang melalui tiga segmen bisnis inti kami
sejajar dengan bank-bank ternama di dunia: Aa1 dari Moody’s Investors – Group Retail, Group Wholesale
Service dan AA- dari S&P Global Ratings dan Fitch Ratings. Banking dan Global Markets.
Layanan perbankan kami meliputi
Selama hampir sembilan dekade, UOB telah mengadopsi pendekatan perbankan konsumen, perbankan
yang berpusat pada nasabah untuk menciptakan nilai jangka panjang swasta, perbankan komersial,
dengan tetap fokus melalui semangat kewirausahaan dan upaya perbankan transaksi, perbankan
melakukan yang benar bagi para nasabahnya. UOB berfokus untuk investasi dan layanan treasuri.
membangun masa depan ASEAN – untuk masyarakat dan bisnis di Melalui anak perusahaan kami,
dalamnya, dan yang terhubung dengan ASEAN. kami juga menyediakan layanan
pengelolaan aset, pengelolaan
Bank menghubungkan bisnis dengan peluang yang ada di kawasan dana ekuitas swasta dan layanan
Asia Tenggara dengan dengan memanfaatkan jejak kuatnya pada asuransi.
kawasan ini, serta diperkuat oleh data dan wawasan yang mumpuni
untuk berinovasi dan menciptakan layanan sekaligus solusi perbankan
yang dipersonalisasi agar dapat memenuhi kebutuhan dan preferensi
unik masing-masing nasabah yang dinamis.
UOB juga berkomitmen untuk mendukung usaha untuk dapat membentuk
masa depan yang berkelanjutan, dengan mendorong inklusivitas sosial,
menciptakan dampak lingkungan yang positif, serta memacu kemajuan
ekonomi. UOB meyakini telah menjadi penyedia layanan keuangan yang
bertanggung jawab dan teguh dalam mendukung seni, perkembangan
sosial anak-anak dan pendidikan, melakukan yang benar dengan
masyarakat dan pemangku kepentingan.
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4 65
Page 68
Profil Perusahaan
Dimana Kami Beroperasi
~470
cabang dan kantor di
Asia Pasifik, Eropa dan
Amerika Utara
Asia
Brunei 2
Hong Kong 2
India 2
Indonesia 117
Jepang 2
Tiongkok 20
Malaysia 58
Myanmar 2
Filipina 1
Singapura 61
Korea Selatan 1
Taiwan 2
Thailand 189
Vietnam 7
Australia 1
Kanada 3
Perancis 1
Inggris 1
Amerika Serikat 2
66 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4
Page 69
Ikhtisar Keuangan United Overseas Bank Limited
dalam Lima Tahun Terakhir
Uraian 2024 2023 2022 2021 2020
Akun Laba Rugi Tertentu (Juta $)
Total Pendapatan 14.294 13.932 11.575 9.789 9.176
Total Biaya a
6.074 5.778 5.016 4.313 4.184
Laba Operasional 7.984 7.715 6.294 5.476 4.992
Laba Setelah Pajak – Neto b
6.045 5.711 4.573 4.075 2.915
Akun Neraca Tertentu (Miliar $)
Pinjaman Nasabah – Bruto 338 321 320 311 281
Deposito Nasabah 404 385 369 353 325
Total Aset 538 524 504 459 432
Ekuitas Pemegang Saham b
50 46 43 43 41
Indikator Keuangan (%)
Rasio Biaya/Pendapatana 42,5 41,5 43,3 44,1 45,6
Rasio Kredit Bermasalah 1,5 1,5 1,6 1,6 1,6
Pengembalian atas Rata-rata Ekuitas Pemegang 13,3 13,4 11,2 10,2 7,4
Saham Biasac
Pengembalian atas Rata-Rata Total Aset 1,16 1,12 0,94 0,92 0,69
Pengembalian atas Aset Risiko Tertimbang 2,27 2,16 1,74 1,68 1,27
Rasio Kecukupan Modal (%)
Common equity tier 1 15,5 13,4 13,3 13,5 14,7
Tier 1 16,6 14,4 14,4 14,4 15,8
Jumlah 18,2 16,6 16,7 16,6 18,4
Per Saham Dasar
Laba Dasar ($)c 3,56 3,34 2,69 2,39 1,69
Nilai Aset Neto ($) 28,11 26,00 24,24 24,08 23,03
Dividen Neto (sen) 180 170 135 120 78
a. Tidak termasuk one-off expense
b. Terkait total yang dapat diatribusikan kepada pemegang ekuitas Bank
c. Dihitung berdasarkan laba yang dapat diatribusikan kepada pemegang saham Bank dikurangi dengan distribusi perpetual capital securities
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4 67
Page 70
Profil Perusahaan
Struktur dan Komposisi Pemegang Saham
Komposisi Kepemilikan Saham
per 1 Januari 2024 per 31 Desember 2024
Ditempatkan Jumlah Modal
dan Disetor Ditempatkan
Pemegang saham Persentase Persentase
Penuh dan Disetor
Jumlah Saham Kepemilikan Jumlah Saham Kepemilikan
(dalam Penuh
(%) (%)
jutaan (dalam jutaan
Rupiah Rupiah)
UOB International
Investment Private 8.430.031.879 68,943 2.107.508 8.430.031.879 68,943 2.107.508
Limited, Singapura
United Overseas Bank
3.675.134.661 30,056 918.784 3.675.134.661 30,056 918.784
Limited, Singapura
Yayasan Kesejahteraan
122.308.897 1,000 30.577 122.308.897 1,000 30.577
Nusantara
Pemegang saham lainnya 116.196 0,001 29 116.196 0,001 29
Total 12.227.591.633 100,000 3.056.898 12.227.591.633 100,000 3.056.898
Komposisi Kepemilikan Saham dengan Kepemilikan 5% atau Lebih
per 1 Januari 2024 dan 31 Desember 2024
Jumlah Modal
Ditempatkan dan Disetor
Pemegang saham Jumlah Saham Persentase Kepemilikan (%)
Penuh
(dalam jutaan Rupiah)
UOB International Investment Private
8.430.031.879 68,943 2.107.508
Limited, Singapura
United Overseas Bank Limited, Singapura 3.675.134.661 30,056 918.784
Klasifikasi Kepemilikan Saham berdasarkan Status Kepemilikan
per 1 Januari 2024 dan 31 Desember 2024
Pemegang saham Status Jumlah Saham Persentase Kepemilikan (%)
UOB International Investment Private
Kepemilikan Institusi Asing 8.430.031.879 68,943
Limited, Singapura
United Overseas Bank Limited, Singapura Kepemilikan Institusi Asing 3.675.134.661 30,056
Yayasan Kesejahteraan Nusantara Kepemilikan Institusi Lokal 122.308.897 1,000
Kepemilikan Institusi Asing dan
Pemegang saham lainnya 116.196 0,001
Lokal
Total 12.227.591.633 100,000
68 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4
Page 71
Klasifikasi Pemegang Saham Lokal dan Asing
per 31 Desember 2024
Kelompok Pemegang Saham Jumlah Pemegang Saham Jumlah Saham Persentase Kepemilikan (%)
Institusi
Lokal 3 122.309.280 1,000
Asing 6 12.105.166.978 98,999
Individu
Lokal 20 114.145 0,001
Asing 1 1.230 0,000
Total 30 12.227.591.633 100,000
Kepemilikan Saham anggota Dewan Komisaris dan Direksi
Pada tahun 2024, anggota Dewan Komisaris dan Direksi tidak memiliki saham di Perusahaan.
Perubahan yang Bersifat Signifikan
[GRI 2-6] [C.6]
Pada tahun 2024, tidak terdapat perubahan yang bersifat signifikan pada struktur dan komposisi pemegang saham,
maupun aksi korporasi lainnya.
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4 69
Page 72
Profil Perusahaan
Struktur Grup Perusahaan
per 31 Desember 2024
Citibank Nominees
19,38%
Singapore Pte Ltd.
DBSN Services Pte.
10,08%
Ltd.
Raffles Nominees
9,58%
(Pte.) Limited
Ordinary Shares
HSBC (Singapore) United Overseas
9,42% 100%
Nominees Pte Ltd Bank Limited
30,056%
Wee Investments
7,97%
Private Ltd UOB International
Lainnya Investment Private
Limited
Wah Hin and 1,001% 68,943%
Company Private 5,19%
Limited
PT Bank UOB Indonesia
Pemegang Saham
Lainnya (Kepemilikan 38,38%
masing-masing di
bawah 5%)
Informasi:
Berdasarkan struktur di atas, United Overseas Bank Limited merupakan Pemegang Saham Pengendali Bank. United Overseas
Bank Limited merupakan perusahaan publik yang terdaftar di Bursa Efek Singapura (SGX) dan tidak memiliki pemilik manfaat
perorangan.
Entitas Anak dan Afiliasi
Per 31 Desember 2024, UOB Indonesia tidak memiliki entitas anak dan afiliasi sebagaimana disebutkan dalam
bagan struktur grup di atas.
70 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4
Page 73
Kronologi Penerbitan Saham
Tambahan/
Nilai nominal Pengurangan Total Saham
Aksi Korporasi Tanggal Distribusi
(Rp) dalam Total Tercatat (lembar)
Saham (lembar)
Penawaran Umum Perdana Saham 20 Juli 2000 500 194.000.000 970.000.000
Dividen Saham 17 Mei 2002 500 223.689.754 1.193.689.754
Saham Bonus 17 Mei 2002 500 47.133.917 1.240.823.671
Penawaran Umum Terbatas I 20-27 September 2002 500 248.164.734 1.488.988.405
Nilai Nominal Saham 23 Desember 2002 250 1.488.988.405 2.977.976.810
Penawaran Umum Terbatas II 28 Mei-5 Juni 2003 250 744.494.202 3.722.471.012
Dividen Saham 4 November 2003 250 306.091.338 4.028.562.350
Saham Bonus 4 November 2003 250 959.549.650 4.988.112.000
Dividen Saham 12 Mei 2005 250 410.821.132 5.398.922.132
Saham Bonus 12 Mei 2005 250 367.309.605 5.766.242.737
Penawaran Umum Terbatas III 9-19 Juni 2006 250 887.114.267 6.653.357.004
Penawaran Tender 22 September-21 Oktober 2008 250 - 6.653.357.004
Delisting Saham di Bursa Efek 20 November 2008 250 - 6.653.357.004
Merger 30 Juni 2010 250 2.900.528.800 9.553.885.804
Penawaran Umum Terbatas 27 Mei 2020 250 1.632.759.084 11.186.644.888
Penawaran Umum Terbatas 20 November 2023 250 1.040.946.745 12.227.591.633
Kronologi Pencatatan Obligasi
Per 31 Desember 2024, Obligasi dan Obligasi Subordinasi yang belum jatuh tempo sebesar Rp1.050 miliar. Peringkat
obligasi tersebut diperingkat oleh Fitch Ratings, AAA(idn) untuk Obligasi dan AA(idn) untuk Obligasi Subordinasi.
Pada tahun 2024, terdapat Obligasi Subordinasi yang telah jatuh tempo sebesar Rp500 miliar dan Obligasi yang
jatuh tempo sebesar Rp100 miliar.
Tabel berikut ini menyajikan data obligasi yang masih beredar dan yang telah jatuh tempo:
Nilai
Tanggal Jangka
Seri Obligasi Nominal Jatuh Tempo Suku Bunga Peringkat Pencatatan
Penerbitan Waktu
(Rp)
Obligasi Belum Jatuh Tempo
AAA (idn)
Obligasi Berkelanjutan IV Bank UOB 26 Juni Bursa Efek
370 hari 100 miliar 6 Juli 2025 6,70% p.a. Fitch
Indonesia Tahap I Tahun 2024 2024 Indonesia
Ratings
AA (idn)
Obligasi Subordinasi Berkelanjutan II Bank Bursa Efek
5 Juli 2019 7 tahun 100 miliar 5 Juli 2026 9,85% p.a. Fitch
UOB Indonesia Tahap I Tahun 2019 Indonesia
Ratings
AA (idn)
Obligasi Subordinasi Berkelanjutan II Bank 13 November 13 November Bursa Efek
7 tahun 650 miliar 9,25% p.a. Fitch
UOB Indonesia Tahap II Tahun 2019 2019 2026 Indonesia
Ratings
Obligasi Subordinasi Berkelanjutan III AA (idn)
8 Maret Bursa Efek
Bank 7 tahun 100 miliar 8 Maret 2029 8,00% p.a. Fitch
2022 Indonesia
UOB Indonesia Tahap I Tahun 2022 Ratings
AA (idn)
Obligasi Subordinasi Berkelanjutan IV 26 Juni Bursa Efek
7 tahun 100 miliar 26 Juni 2031 7,50% p.a. Fitch
Bank UOB Indonesia Tahap I Tahun 2024 2024 Indonesia
Ratings
Obligasi Jatuh Tempo
AAA (idn)
Obligasi Berkelanjutan III Bank UOB 2 September 2 September Bursa Efek
3 tahun 100 miliar 5,65% p.a. Fitch
Indonesia Tahap I Tahun 2021 2021 2024 Indonesia
Ratings
AA (idn)
Obligasi Subordinasi Berkelanjutan I Bank 17 Oktober 17 Oktober Bursa Efek
7 tahun 500 miliar 9,25% p.a Fitch
UOB Indonesia Tahap II Tahun 2017 2017 2024 Indonesia
Ratings)
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4 71
Page 74
Profil Perusahaan
Lembaga dan/atau Profesi Penunjang
Kantor Akuntan Publik Wali Amanat Konsultan Hukum
Purwantono, Sungkoro & Surja PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Hiswara Bunjamin & Tandjung
(Ernst & Young Indonesia) Plaza Mandiri, Lantai 22 Gedung BRI II Lantai 23
Indonesia Stock Exchange Tower 2, Lt.7 Jl. Jenderal Gatot Subroto Kav. 36-38 Jl. Jenderal Sudirman Kav. 44-46
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 52-53 Jakarta Selatan, DKI Jakarta, 12190 Jakarta Selatan, DKI Jakarta 10210
Jakarta Selatan, DKI Jakarta 12190 Indonesia Indonesia
Indonesia Telp. (021) 5245161, 5268216 Telp. (021) 574 4010
Telp. (021) 52895000 Faks. (021) 5268201 Faks. (021) 5744670
Faks. (021) 52894100
Biro Administrasi Efek Notaris Lembaga Pemeringkat
PT Raya Saham Registra Kantor Notaris Aulia Taufani S.H PT Fitch Ratings Indonesia
Gedung Plaza Sentral Lantai 2 Menara Sudirman Lantai 17D DBS Bank Tower Lt.24 Suite 2403
Jl. Jendral Sudirman Kav. 47-48 Jl. Jenderal Sudirman Kav. 60 Jl. Prof Dr. Satrio Kav 3-5
Jakarta 12930 Jakarta Selatan 12190 Jakarta Selatan, DKI Jakarta, 12940
Telp. (021) 2525666 Telp. (021) 52892365 Indonesia
Faks. (021) 2525028 Faks. (021) 5204780 Telp. (021) 29886800
Faks. (021) 29886822
Akuntan Publik (AP) dan Kantor Akuntan Publik (KAP)
Tipe Profesi Jasa Biaya Periode Penugasan
Kantor Akuntan Publik - Jasa audit Laporan Keuangan Tahun 2024 Rp4,83 miliar Tahun buku 2024
Tidak ada jasa non-audit yang diberikan oleh Kantor
Akuntan Publik untuk Bank.
Informasi Pada Situs Perusahaan
Seluruh Pemangku Kepentingan Bank diberikan akses yang luas terhadap situs resmi Bank, www.uob.co.id, yang
berisi berbagai macam informasi publik yang diwajibkan oleh Regulator, sebagai berikut:
• Informasi mengenai pemegang saham;
• Kode etik;
• Ringkasan Risalah Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan dan Luar Biasa serta semua pemberitahuan dan
undangan terkait, sejak tahun 2016;
• Laporan tahunan Perusahaan sejak tahun 2010, laporan keuangan dari tahun 2013, dan laporan keuangan
triwulanan dari tahun 2011;
• Profil Dewan Komisaris dan Direksi; dan
• Piagam Dewan Komisaris, Direksi, Komite dan Satuan Kerja Audit Intern.
72 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4
Page 75
Penghargaan dan Sertifikasi
Juni 2024 November 2024
Badan Penerbit Badan Penerbit
International Finance Magazine Infobank
Maret 24 Nama Penghargaan Nama Penghargaan
International Finance Awards 2024 Infobank 200 Future Leaders
Badan Penerbit Unit Bisnis Unit Bisnis
Digital CX Awards 2024 Digital Bank - UOBI UOBI
Nama Penghargaan Tipe Penghargaan Tipe Penghargaan
Digital CX Awards 2024 1. Most Innovative Digital Bank 1. Excellence in Leadership and
Unit Bisnis 2. Best Mobile Banking Application Guidance
2. Recognition for Strong Leadership
Digital Bank - UOBI and Management
Tipe Penghargaan
1. Best Retail Bank for Digital CX in Agustus 2024 Badan Penerbit
Indonesia
World Financial Innovation Series
2. Excellence in Digital CX Loyalty
Badan Penerbit (WFIS)
Innovation
Global Finance Nama Penghargaan
Nama Penghargaan WFIS Awards 2024
Mei 24 Best Digital Bank Awards 2024 Unit Bisnis
Unit Bisnis UOBI
Badan Penerbit Digital Bank - UOBI Tipe Penghargaan
The Asset Tipe Penghargaan Wealth Management Expert of the
Nama Penghargaan 1. Best Mobile Banking App in Year
Triple A Treasury, Trade, Supply Chain Indonesia
and Risk Management Awards 2024 2. Best Social Media Marketing and
Badan Penerbit
Services in Indonesia
Unit Bisnis CNBC Indonesia
Transaction Banking - UOBI Nama Penghargaan
Tipe Penghargaan
Oktober 2024 CNBC Indonesia Communication
Strategists Awards 2024
1. Best Services Providers - Trade
Finance Indonesia Unit Bisnis
Issuing Agency
2. Best Supply Chain Solution SCB - UOBI
Indonesia - PT Drager Medical SWA Magazine
Indonesia Tipe Penghargaan
Nama Penghargaan
3. Best Cash Management Solution Honored with Strategic Communication
Indonesia’s Best Business Excellence Awards
Indonesia - PT Paywatch Solution
Transformation Awards 2024
Indonesia
4. Best Payments and Collection Unit Bisnis
Solutions Indonesia - PT Technology & Operations - UOBI Badan Penerbit
Teknologi Merlin Sejahtera Investortrust
Tipe Penghargaan
5. Implementation Manager of the
Indonesia’s Best Business Nama Penghargaan
Year - Alosius Prasetya Bayuaji -
PT Bank UOB Indonesia Transformation 2024 with predicate Digital Banking Award 2024
very good Unit Bisnis
Badan Penerbit UOBI
HR Asia Magazine Tipe Penghargaan
Badan Penerbit
Nama Penghargaan Data Dimension Category (KBMI 3)
Infobank
HR Asia Awards Nama Penghargaan
Unit Bisnis Prima Awards 2024
Desember 2024
HR - UOBI Unit Bisnis
Tipe Penghargaan Badan Penerbit
UOBI
SWA Magazine
1. HR Asia Best Companies to Work Tipe Penghargaan
for in Asia 2024 Nama Penghargaan
1. Titanium Award - Best Acquire
2. H
R Asia Sustainable Workplace Indonesia Best Digital Innovation
Bank ATM
Awards 2024 Awards 2024
2. Titanium Award - The Highest
Digital Channels Transaction Unit Bisnis
Bank
Technology & Operations - UOBI
3. Titanium Award - The Best System
Availability Tipe Penghargaan
Indonesia Best Digital Innovation
Category Financial Services with
predicate Very Good
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4 73
Page 76
Profil Perusahaan
Wilayah Operasional dan Pasar yang Dilayani
[C.3]
Per 31 Desember 2024, jaringan layanan Perusahaan terdiri dari 42 kantor cabang utama, 73 kantor cabang
pembantu, dan 131 ATM yang tersebar di 43 kota di 16 provinsi di Indonesia. Layanan perbankan Perusahaan dapat
diakses melalui jaringan ATM regional, jaringan ATM Prima dan Bersama serta jaringan Visa.
No. Nama Kantor Cabang Utama Alamat Dati II Telepon Faksimili
KANTOR PUSAT
1 Kantor Pusat - Jl. M.H. Thamrin No. 10, 0391 - Jakarta (021) 23506000 (021) 29936632
Kel. Kebon Melati, Pusat
Kec. Tanah Abang 10230
KANTOR WILAYAH
1 Kantor Kantor Wilayah 1 Gedung UOB Plaza Lantai 18, Jl. 0391 - Jakarta (021) 23506000 (021) 29936647
Wilayah 1 M.H. Thamrin No. 10, Pusat
Kel. Kebon Melati,
Kec. Tanah Abang 10230
2 Kantor Kantor Wilayah 2 Gedung UOB Plaza Lantai 11, 0391 - Jakarta (021) 23506000 (021) 29936632
Wilayah 2 Jl. M.H. Thamrin No. 10, Pusat
Kel. Kebon Melati,
Kec. Tanah Abang
10230
3 Kantor Kantor Wilayah 3 Jl. Palang Merah No. 30, 3396 - Kota (061) 4156574 (061) 4148556,
Wilayah 3 Lantai 3, Kel. Kesawan, Medan (061) 4154793,
Kec. Medan Barat, (061) 4560116
Medan 20231
4 Kantor Kantor Wilayah 4 Jl. Panglima Sudirman 1291 - Kota (031) 5471772, (031) 5345026,
Wilayah 4 No. 53, Lantai 3, Surabaya (031) 5481888 (031) 5345136,
Kel. Embong Kaliasan, (031) 5345146
Kec. Genteng
Surabaya 60271
KANTOR FUNGSIONAL
1 South Quarter Head Office Jl R.A Kartini Kav. 8, Cilandak Barat, 0394 - Jakarta (021) 50954300
Jakarta Selatan 12430 Selatan
2 Sinarmas Land Surabaya Jl. Pemuda No. 60-70, Surabaya 1291 – Kota (031) 98543250
Plaza 60271 Surabaya
3 Wahid Hasyim Head Office Jl. K.H. Wahid Hasyim No. 89, Kel. 0391 - Jakarta (021) 29276200
Gondangdia, Kec. Menteng, Jakarta Pusat (021) 29276400
Pusat 10350
KANTOR CABANG
1 Juanda Juanda Jl. Ir. H. Juanda No. 15, 0391 - Jakarta (021) 22035055 (021) 22035056
Kel. Kebon Kelapa, Pusat – 58
Kec. Gambir 10120
2 UOB Plaza UOB Plaza Jl. M.H. Thamrin No. 10, 0391 - Jakarta (021) 23506000 (021) 29936680
Kel. Kebon Melati, Pusat - 82
Kec. Tanah Abang 10230
3 Kelapa Gading Kelapa Gading Jl. Raya Barat Boulevard 0392 - Jakarta (021) 4529171 (021) 4529179
Blok LC 7 No. 1-2, Utara
Kelapa Gading Permai 14240
4 Green Garden Green Garden Komplek Perumahan Green Garden, 0393 - Jakarta (021) 5819005, (021) 5802776
Blok A.7 No. 47-50, Barat (021) 5802814
Kel. Kedoya Utara,
Kec. Kebon Jeruk 11520
74 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4
Page 77
No. Nama Kantor Cabang Utama Alamat Dati II Telepon Faksimili
5 Gajah Mada Gajah Mada Jl. Gajah Mada No.87-87A, Kel. 0393 - Jakarta (021) 6329779 (021) 6329696,
(d/h: (Asemka) Krukut, Kec. Taman Sari, Jakarta Barat (021) 6329766,
Barat 11140 (021) 6329966,
(021) 6329906
6 Radio Dalam Radio Dalam Jl. Radio Dalam No. 9 A, 0394 - Jakarta (021) 7252647 (021) 7252648
Kel. Gandaria Utara, Selatan
Kec. Kebayoran Baru 12140
7 Pacific Century Pacific Century Pacific Century Place 0394 - Jakarta (021) 72888788
Place Place SCBD lot 10 Selatan
Jl. Jend Sudirman kav 52-53
Jakarta Selatan 12190
8 Pantai Indah Pantai Indah Pantai Indah Kapuk Metro 0392 - Jakarta (021) 30010566
Kapuk Metro Kapuk Metro Broadway Utara
The Gallery No.8 Unit ES, ET, & FA
Jl. Pantai Indah Utara II, Pantai
Indah Kapuk
Jakarta Utara 14460
9 Kebon Jeruk Kebon Jeruk AKR AKR Gallery West 0393 - Jakarta (021) 38782033
AKR Jl Panjang No. 5, Kebon Barat
Jeruk, Jakarta Barat 11530
10 Serang Serang Jl. M. Hasanuddin, 0203 - Kota (0254) 200153, (0254) 200692
Serang Plaza Blok II Serang (0254) 201566
No. 3-7, Serang, Banten 42112
11 Bandar Bandar Lampung Jl. Ikan Tenggiri No. 17/A, 3991 - Kota Bandar (0721) 482982 (0721) 482951
Lampung Teluk Betung, Lampung
Bandar Lampung 35223
12 Bogor Bogor Jl. Raya Pajajaran No. 84, Kel. 0192 - Kota Bogor (0251) 8306699 (0251)
Baranangsiang, Kec. Bogor Timur, 8306690
Kota Bogor 16143
13 Medan Medan Jl. Palang Merah No. 30, 3396 - Kota (061) 4156574 (061) 4148556,
Kel. Kesawan, Medan (061) 4154793,
Kec. Medan Barat, (061) 4560116
Medan 20231
14 Tomang Elok Tomang Elok Jl. Jend. Gatot Subroto, Kompleks 3396 - Kota (061) 8455405, (061) 8455656
Tomang Elok Blok A No. 55, Kel. Sei Medan (061) 8455785,
Sikambing B, Kec. Medan Sunggal, (061) 8455635
Medan 20122
15 Palembang Palembang Jl. Mayor HM. Rasyad Nawawi, 3691 - Kota (0711) 5734695 (0711)369657
Ruko Blok A1 No. 500 dan Blok A2 Palembang
No. 501, Kel. 9 Ilir Kec. Ilir Timur 3,
Kota Palembang 30113
16 Pekanbaru Pekanbaru Jl. Jend. Sudirman No. 442, Kel. 3591 - Kota (0761) 21168, (0761) 848052
Tanah Datar, Kec. Pekanbaru Kota, Pekanbaru (0761) 21116
Kota Pekanbaru Riau 28115 (0761) 20879
(0761) 848053
17 Batam Batam Komplek Batam Plaza Blok E No. 1-3, 3892 - Kota Batam (0778) 459691 (0778) 458601
Jl. Imam Bonjol, Kel. Sungai Jodoh
Kec. Batu Ampar, Kota Batam 29453
18 Batam Centre Batam Centre Komplek Mahkota Raya Blok D No. 3892 - Kota Batam (0778) 7486000 (0778) 7486025
7 & No. 8,
Jl. Engku Putri,
Kel. Teluk Tering,
Kec. Batam Kota, Kota Batam,
Kepulauan Riau 29461
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4 75
Page 78
Profil Perusahaan
No. Nama Kantor Cabang Utama Alamat Dati II Telepon Faksimili
19 Solo Solo Jl. Jend. Urip Sumoharjo 0996 - Kota (0271) 646348 (0271) 668758,
No. 13- 17, Kepatihan Wetan, Jebres, Surakarta/Solo (0271) 630620,
Kota Surakarta, 57129 (0271) 646947
20 Bandung Bandung Jl. Jend. Sudirman No. 55 A, Kel. 0191 - Kota (022) 4204491 (022) 4238906
Karanganyar Kec. Astana Anyar, Bandung
Kota Bandung 40241
21 Bandung Rivai Bandung Rivai Jl. Abdul Rivai No. 2 A, Tamansari, 0191 - Kota (022) 4209980 (022) 4209970
Bandung Wetan, Kota Bandung, Bandung
Jawa Barat 40116
22 Semarang Semarang Menara Suara Merdeka (Ground 0991 - Kota (024) 86448000 (024)
Floor, Mezzanine Floor, Lantai 2) Semarang 86446066
Jl. Pandanaran No.30,
Kel. Pekunden,
Kec. Semarang Tengah,
Semarang 50241
23 Cirebon Cirebon Jl. Yos Sudarso No. 29, 0194 - Kota (0231) 205040, (0231) 201989,
Lemahwungkuk, Cirebon (0231) 206959, (0231) 248340
Kota Cirebon, Jawa Barat 45111 (0231) 206396,
(0231) 221541
24 Tasikmalaya Tasikmalaya Jl. Empang No. 50, Empangsari, 0195 - Kota (0265) 310300 (0265) 332007
Tawang, Tasikmalaya, Tasikmalaya
Jawa Barat 46113
25 Purwokerto Purwokerto Jl. Jend. Sudirman No. 732, Kel. 0914 - Kab. (0281) 2958100 (0281)
Purwokerto Kulon, Kec. Purwokerto Banyumas 2958089
Selatan, Kab. Banyumas 53141
26 Magelang Magelang Jl. Tidar No. 17, Kel. Magersari, Kec. 0995 - Kota (0293) 362181, (0293) 364271
Magelang Selatan, Kota Magelang Magelang (0293) 364344,
56126 (0293) 365261,
(0293) 364405-06
27 Yogyakarta Yogyakarta Jl. Jend. Sudirman No. 62, Kotabaru, 0591 - Kota (0274) 562000, (0274) 563433
Gondokusuman, Kota Yogyakarta, Yogyakarta (0274) 517410
Daerah Istimewa Yogyakarta 55224
28 Tegal Tegal Jl. Kolonel Sugiono No. 56, RT.003/ 0994 - Kota (0283) 325001, (0283) 325008
RW.05, Tegal (0283) 325005
Kel. Pekauman,
Kec. Tegal Barat, Tegal 52113
29 Surabaya Surabaya Jl. Panglima Sudirman 1291 - Kota (031) 5471772, (031) 5345026,
No. 53, Embong Kaliasin, Genteng, Surabaya (031) 5481888 (031) 5345136,
Kota Surabaya (031) 5345146
60271
30 Surabaya Surabaya Jl. Raya Bukit Darmo Golf, 1291 – Kota (031) 7343949 (031) 7343910
Bukit Darmo Bukit Darmo Blok R No. 28 – 30, Surabaya (Hunting), (031)
Kel. Pradah Kalikendal, 7326000
Kec. Dukuh Pakis 60226 (Privilege Banking),
(031) 5486008
(Call Centre
24 hours)
31 Surabaya Surabaya Jl. Manyar Kertoarjo No. 50, Kel. 1291 – Kota (031) 5991168 (031) 5991411
Manyar Manyar Kertoarjo Manyar Sabrangan, Surabaya (031) 5991428 (031) 5991412
Kertoarjo Kec. Sukolilo, Surabaya 60116
32 Jember Jember Jl. Gajah Mada No. 68, 1212 - Kab. (0331) 484545, (0331) 484980
Kel. Jember Kidul, Jember (0331) 424759,
Kec. Kaliwates, (0331) 424859
Kabupaten Jember 68131
76 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4
Page 79
No. Nama Kantor Cabang Utama Alamat Dati II Telepon Faksimili
33 Denpasar Denpasar Jl. Dr. Wahidin No. 39, 7291 - Kota (0361) 433014 (0361) 424245
Kel. Pemecutan, Denpasar
Kec. Denpasar Barat,
Kota Denpasar 80111
34 Bali Renon Bali Renon Jl. Raya Puputan Komplek 7291 - Kota (0361) 241888 (0361) 245978
Pertokoan Niti Mandala Raya No.17 Denpasar
Renon, Kel. Dangin Puri Klod, Kec.
Denpasar Timur, Denpasar 80234
35 Banyuwangi Banyuwangi Jl. Jend. Sudirman No. 16, 1211 - Kab. (0333) 426500 (0333) 424260
Kel. Penganjuran, Banyuwangi (0333) 424705
Kec. Banyuwangi, (0333) 423061-62
Kabupaten Banyuwangi 68416 (0333) 422270-71
(0333) 424070
36 Jombang Jombang Jl. Gus Dur (d/h. Jl Merdeka) No. 133, 1204 - Kab. (0321) 862500-01 (0321) 862171
Candi Mulyo, Jombang (0321) 862337
Kec. Jombang, (0321) 874857-58
Kabupaten Jombang 61419
37 Malang Malang Jl. Basuki Rahmat 1293 - Kota Malang (0341) 342333 (0341) 342572
No. 63, Kauman, Klojen,
Kota Malang 65119
38 Makassar Makassar Jl. Sulawesi No. 83, 6191 - Kota (0411) 321421 (0411) 315702
Pattunuang, Wajo, Makassar (0411) 319457
Kota Makassar 90174
39 Pontianak Pontianak Jl. HOS Cokroaminoto 5391 - Kota (0561) 732600 (0561) 736282
No. 266/A, Darat Pontianak (0561) 734656
Sekip, Pontianak Kota,
Kota Pontianak 78117
40 Balikpapan Balikpapan Kavling 8 Square Blok A6 & A7, 5492 - Kota (0542) 7208888 (0542) 765477
RT 28 Jl. M.T. Haryono, Balikpapan (0542) 7209999
Kel. Damai,
Kec. Balikpapan Selatan 76114
41 Samarinda Samarinda Jl. Pangeran Diponegoro 5491 - Kota (0541) 732492- (0541) 732490
No. 68-70, Pelabuhan, Samarinda Samarinda 95-97
Kota, (0541) 749516-
Kota Samarinda 75112 17-18
42 Banjarmasin Banjarmasin Jl. Lambung Mangkurat 5191 - Kota (0511) 3357172 (0511) 3353305
No. 17, Banjarmasin, Banjarmasin (0511) 3353754
Kertak Baru Ulu, (0551) 3365312
Banjarmasin Tengah,
Kota Banjarmasin
70111
KANTOR CABANG PEMBANTU
1 Glodok Gajah Mada Komp. Glodok Plaza Blok F 0393 - Jakarta (021) 6595026 (021) 6280944
Plaza No. 1-2, Jl. Pinangsia Raya, Barat (021) 6596745
Pinangsia, (021) 6280943-44
Tamansari, Kota Jakarta Barat 11110
2 Pluit Gajah Mada Jl. Pluit Kencana Raya 0392 - Jakarta (021) 6611770–71 (021) 6691163
No. 76, Pluit, Penjaringan, Utara
Kota Jakarta Utara 14450
3 Petak Gajah Mada Jl. Petak Baru No. 25-26, 0393 - Jakarta (021) 6922115 (021) 6928086
Baru Roa Malaka, Barat (021) 6922432
Tambora, Kota Jakarta 11230 (021) 6912224
(021) 6924069
(021) 6901756-57
(021) 6917410-11
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4 77
Page 80
Profil Perusahaan
No. Nama Kantor Cabang Utama Alamat Dati II Telepon Faksimili
4 Mangga Dua Gajah Mada Mangga Dua Plaza Blok F No. 5 Jl. 0392 - Jakarta (021) 6120086 (021) 6129130
Plaza Mangga Dua Raya, Kel. Mangga Utara (021) 6120912
Dua Selatan, Kec. Sawah Besar, (021) 6129128
Jakarta Barat 10730 (021) 6129129
5 Sopo Del Gajah Mada Sopo del Office Tower & Lifestyle 0394 - Jakarta (021) 30007979 (021) 30007977
- Tower B, Ground Floor, Unit GF- Selatan
20, Jl. Mega Kuningan Barat III, lot
10.1-6, Kuningan Timur, Setiabudi,
Jakarta Selatan 12950
6 Muara Karang Gajah Mada Jl. Muara Karang No. 1, RT. 019/RW. 0392 - Jakarta (021) 6625967-69 (021) 6606171
02, Kav. Blok Y3 Barat No. 10, Kel. Utara (021) 6601048
Pluit, Kec. Penjaringan, Kota Jakarta
Utara 14450
7 Petojo Juanda Jl. A.M Sangaji No. 25 E, 0391 - Jakarta (021) 6324562-63 (021) 6324562
Petojo Utara, Gambir, Pusat (021) 63855187
Kota Jakarta Pusat 10130
8 Roxy Mas Juanda Gedung Yusen, Lantai Dasar, 0391 - Jakarta (021) 22638455 (021) 22635587
Jl. Biak No.56, Kel. Cideng, Pusat
Kec. Gambir, Jakarta Pusat 10150
9 Sawah Juanda Jl. Sukarjo Wiryopranoto 0391 - Jakarta (021) 3853677 (021) 3860602
Besar No. 26, Kebon Kelapa, Pusat (021) 231368
Gambir, Jakarta Utara (021) 2313479
10120 (021) 3453336
(021) 3453337
10 Central Juanda Central Park Mall, Lantai 3, 0393 - Jakarta (021) 29201015 (021) 29201017
Park Shop Unit No. L3 – 203 A, Barat (Hunting)
Jl. Let. Jend. S. Parman (021) 29201013
Kav. 28, Kel. Tanjung Duren, (021) 29201014
Kec. Grogol, Petamburan, (021) 29201016
Jakarta Barat 11470
11 Mangga Besar Juanda Jl. Mangga Besar No. 68 – 68 A, 0393 - Jakarta (021) 6594677 (021) 6293113
Kel. Taman Sari, Kec. Taman Sari, Barat (021) 6292150
Jakarta Barat (021) 6292349
11150
12 Pangeran Juanda Jl. Pangeran Jayakarta 0391 – Jakarta (021) 62201905 (021) 62201904
Jayakarta No. 126-129 Blok A/5, Pusat (021) 62201906
Kel. Mangga Dua Selatan, (021) 62201907
Kec. Sawah Besar 10730 (021) 6016574
13 Palmerah UOB Plaza Jl. Palmerah Barat No. 39 B, 0391 - Jakarta (021) 5325479 (021) 5329249
Palmerah, Tanah Abang, Pusat (021) 5308785
Jakarta Pusat 10270
14 Metro Tanah UOB Plaza Pusat Grosir Metro Tanah Abang 0391 - Jakarta (021) 30036023 (021)
Abang Banking Center Lantai 7 Unit No.1, Jl. Pusat (021) 30036024 30036026
K.H. Wahid Hasyim No. 187-189, Kel. (021) 30036025
Kampung Bali Kec. Tanah Abang,
Jakarta Pusat 10250
15 Setiabudi JKT UOB Plaza Setiabudi Atrium Building 1st Floor 0394 - Jakarta (021) 5210035 (021) 521 0036
Suite 101 AA, Jl. H.R. Rasuna Said Selatan
Kav.62, Kel. Karet, Kec. Setiabudi,
Jakarta Selatan 12920
16 PIK Boulevard Kelapa Gading Wisma Indochem, Lantai Basement 0392 - Jakarta (021) 29210600 (021) 29210601
& Lantai Dasar, Jl. Pantai Indah Utara
Kapuk Boulevard Kav. SSB/E, Kel.
Kamal Muara, Kec. Penjaringan,
Jakarta Utara 14470
78 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4
Page 81
No. Nama Kantor Cabang Utama Alamat Dati II Telepon Faksimili
17 Kelapa Gading Kelapa Gading Jl. Raya Boulevard Blok FW I No. 0392 - Jakarta (021) 4531069–70 (021) 45841059
Boulevard 18, Kel. Kelapa Gading Timur, Kec. Utara
Kelapa Gading, Jakarta Utara
14240
18 Sunter Agung Kelapa Jl. Danau Sunter Agung Utara Blok 0392 - Jakarta (021) 6451120-21 (021) 6453821
Gading D 1 No. 6 B, Utara (021) 65833281-82
Sunter Agung, Jakarta Utara 14350
19 Bekasi Selatan Kelapa Gading Jl. Achmad Yani Kav. A4 Bekasi (021) 88965891-93 (021)
No. 7, Ruko Kalimalang Commercial (021) 8853521 88965890
Centre,
Desa Kayuringin, Bekasi 17144
20 Cikarang Kelapa Ruko Podium Blok B22 Jl. Mataram 0198 - Kota (021) 38735018 (021) 38735019
Gading Lippo Cikarang, Kel. Cibatu Kec. Bekasi
Cikarang Kab. Bekasi 17530
21 Kelapa Gading Kelapa Gading Jl. Boulevard Raya Blok DG 0392 - Jakarta (021) 4527582 (021) 4527583
Boulevard No. 2, Kel. Kelapa Gading Timur, Utara
Raya Kelapa Gading 14240
22 Green Ville Green Garden Komplek Pertokoan Green Ville Blok 0393 - Jakarta (021) 56957883-84 (021) 56957902
BG No. 14-15, Barat (021) 56957895
Kel. Duri Kepa, (021) 56957897
Kec. Kebon Jeruk,
Jakarta Barat 11510
23 Cengkareng Green Garden Komplek Taman Palem Lestari Blok 0393 - Jakarta (021) 55957447 (021) 55957446
D 10 No.1, Barat (021) 55957448
Cengkareng Barat, (021) 55957449
Jakarta Barat 11730
24 Tangerang Green Garden Jl. Ki Asnawi No. 64 C-D, Kel. 0292 - Kota (021) 5523081- (021) 5523082
Sukarasa, Kec. Tangerang, Kota Tangerang 83-84
Tangerang 15111 (021) 55799082-83
25 Duta Mas Green Garden Komplek Perumahan Taman Duta 0393 - Jakarta (021) 5648262 (021) 5649464
Mas, Blok D8 No. 1, Kel. Wijaya Barat (021) 5649550
Kusuma, Kec. Grogol Petamburan,
Jakarta Barat 11460
26 Teluk Gong Green Garden Kompleks Duta Harapan Indah 0392 - Jakarta (021) 6617577 – 78 (021) 6612279
Blok G No. 10, Jl. Kapuk Muara, Kel. Utara (021) 6622957
Kapuk Muara, Kec. Penjaringan,
Jakarta Utara 14460
27 BSD Golden Green Garden Ruko BSD Golden Boulevard, Blok 0292 - (021) 53160680 (021) 53153087
C No. 6, Jl. Pahlawan Seribu, Kel. Tangerang (021) 53160681
Lengkong Karya, Kec. Serpong Selatan (021) 53153168
Utara, Kota Tangerang Selatan (021) 53153169
15320
28 Tanjung Duren Green Garden Jl. Tanjung Duren Raya 0393 - Jakarta (021) 5642027 (021) 5685079
Blok N No. 352 RT.007/RW.03, Kel. Barat (021) 5673950
Tanjung Duren Utara, Kec. Grogol (021) 56969082
Petamburan 11470
29 Puri Kencana Green Garden Grand Puri Kencana, Jl. Puri Kencana 0393 - Jakarta (021) 5823602 (021) 5819222
Blok K7/2A, Kel. Kembangan Barat (021) 5823603
Selatan, Kec. Kembangan, Jakarta (021) 5823604
Barat 11610 (021) 5823605
30 Kebon Jeruk Green Garden Taman Kebon Jeruk Interco Blok 0393 - Jakarta (021) 38777028 (021) 38777009
Intercon F No. 04, Kel Srengseng Kec. Barat
Kembangan, Jakarta Barat 11630
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4 79
Page 82
Profil Perusahaan
No. Nama Kantor Cabang Utama Alamat Dati II Telepon Faksimili
31 Gading Green Garden Ruko Graha Boulevard 0292 - Kota (021) 29001081 (021) 29001071
Serpong Blok GBVC / 002, Tangerang
Jl. Boulevard Gading Serpong, Kel.
Curug, Kec. Kelapa Dua, Tangerang,
Banten 15810
32 Pondok Indah Radio Dalam Jl. Metro Pondok Indah Sektor II, 0394 - Jakarta (021) 75906165 (021) 75900185
Blok UA Kav.46-47, Selatan (021) 75900178
Jakarta Selatan 12310
33 Pondok Indah Radio Dalam Jl. Metro Pondok Indah 0394 - Jakarta (021) 7662933
2 Kav. II/BA No.1 Pondok Indah Selatan
Jakarta Selatan 12310
34 Fatmawati Radio Dalam Jl. Fatmawati Raya No. 1, RT.001/ 0394 - Jakarta (021) 7504770 (021) 7661333
RW.04, Selatan (021) 7664823
Kel. Gandaria Selatan, (021) 7661367
Kec. Cilandak,
Jakarta Selatan 12410
35 Panglima Radio Dalam Jl. Panglima Polim Raya 0394 - Jakarta (021) 7251603 (021) 7222187
Polim No. 18A, B, C, Kel. Pulo, Selatan (021) 7202668
Kec. Kebayoran Baru, (021) 7251655
Jakarta Selatan 12160
36 Bintaro Sektor Radio Dalam Rukan Bintaro Blok A.6 0204 - (021) 7362898 (021) 7362897
3A (Rukan depan Bintaro Plaza), Sektor Tangerang Selatan
3A, Kel. Pondok Karya, Kec. Pondok
Aren, Kota Tangerang Selatan 15225
37 Kemang Radio Dalam Jl. Kemang Raya No. 24 A, Kel. 0394 - Jakarta (021) 71794084 (021) 71794083
Bangka, Kec. Mampang Prapatan, Selatan (021) 71794085
Jakarta Selatan 12730 (021) 71794086
38 Cilegon Serang Jl. Jend. Ahmad Yani No. 6, 0291 - Kota (0254) 391033 (0254) 391151
Sukmajaya, Kec. Jombang, Cilegon Cilegon (0254) 391034
42411 (0254) 392057
39 Plaza Oleos Radio Dalam Gedung Plaza Oleos, 0394 - Jakarta (021) 22780125 (021) 22780117
Lantai Dasar Unit B1 & B2, Selatan
Jl. TB. Simatupang Kav. 53 A, Kel.
Kebagusan,
Kec. Pasar Minggu Jakarta Selatan
12520
40 Cibubur Bogor Ruko Cibubur Times Square 0198 - Kota (021) 84592489 (021) 84597922
Blok B-1 No.11 & 12, Bekasi (021) 84302667
Jl. Alternatif Cibubur KM 3,
Kel. Jatikarya,
Kec. Jatisampurna,
Kota Bekasi 17435
41 Asia Medan Jl. Asia No. 132/172, Medan, Kel. Sei 3396 - Kota (061) 7368623 (061) 7368932
Rengas I, Kec. Medan Kota, Kota Medan (061) 7368653
Medan 20214
42 Cemara Asri Medan Jl. Cemara Asri Boulevard, 3396 - Kota Medan (061) 66936911 (061) 66933132
Blok A No.58,
Kec. Percut Sei Tuan,
Kab. Deli Serdang 20371
43 Medan Medan Jl. Ir. H. Djuanda No. 20i, 3396 - Kota Medan (061) 88815959 (061)
Djuanda Kel. Sukadamai, 42003822
Kec. Medan Polonia,
Medan, 20157
80 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4
Page 83
No. Nama Kantor Cabang Utama Alamat Dati II Telepon Faksimili
44 Bayfront Batam Menara Aria Harbour Bay, Lantai 3892 - Kota Batam (0778) 4883120 (0778) 4883379
Dasar,
Jl. Duyung, Kel. Sungai Jodoh, Kec.
Batu Ampar,
Kota Batam 29453
45 Grand Niaga Batam Komplek Grand Niaga Mas Blok 3892 - Kota Batam (0778) 4161676 (0778) 4170105
Mas A No. 3, Batam Centre, Kelurahan
Belian,
Kec. Batam Kota,
Kota Batam 29464
46 Achmad Yani Bandung Jl. Jend. Achmad Yani No. 235, Kel. 0191 - Kota (022) 7204952 (022) 7205551
Merdeka, Kec. Sumur Bandung, Kota Bandung
Bandung 40113
47 Kopo Bandung Jl. Kopo No. 91, Kel. Situsaeur, Kec. 0191 - Kota (022) 5230030 (022) 5204784
Bojongloa Kidul, Kota Bandung Bandung (022) 5204784 (022) 5227177
40234
48 Buah Batu Bandung Ruko Buah Batu No.146 A, Jl. 0191 - Kota (022) 7315139 (022) 7315193
Buah Batu No.1, Kel. Cijagra, Kec. Bandung
Lengkong, Kota Bandung 40265
49 Pasir Kaliki Bandung Jl. Pasir Kaliki No. 161, Kel. 0191 - Kota (022) 6017027 (022) 3044520
Pamoyanan, Kec. Cicendo, Kota Bandung
Bandung 40173
50 Dago Bandung Jl. Diponegoro No 9, Kel. Citarum, 0191 - Kota (022) 86032800 (022)
Kec. Bandung Wetan, Kota Bandung 86032808
Bandung 40115
51 Majapahit Semarang Jl. Brigjend. Sudiarto 106, Kel. 0991 - Kota (024) 6723762 (024) 6723761
Pandean Lamper, Kec. Gayamsari, Semarang
Kota Semarang 50167
52 Salatiga Semarang Jl. Jend. Sudirman No.188, Kel. 0992 - Kota (0298) 322027 (0298) 326032
Kalicacing, Kec. Sidomukti, Kota Salatiga
Salatiga 50724
53 Gang Tengah Semarang Jl. Gang Tengah No. 16-22, 0991 - Kota (024) 3561800 (024) 3561700
Kranggan, Semarang Tengah, Kota Semarang
Semarang 50139
54 Mataram Semarang Ruko Plaza Blok A No. 8 A, Jl. 0991 - Kota (024) 3560033 (024) 3560462
MT Haryono, Kel. Jagalan, Kec. Semarang (024) 3560461
Semarang Tengah, Kota Semarang (024) 3584007
50613
55 Pahlawan Semarang Jl. Pahlawan No. 5, Kel. Mugassari, 0991 - Kota (024) 35318000
Kec. Semarang Selatan, Kota Semarang
Semarang 50249
56 Kratonan Solo Jl. Yos Sudarso No. 246, Kel. 0996 - Kota (0271) 652626 (0271) 655622
Kratonan, Kec. Serengan, Kota Surakarta/Solo (0271) 654343
Surakarta 57153
57 Pasar Legi Solo Jl. Letjen. S. Parman No.83, Kel. 0996 - Kota (0271) 666536 (0271) 641177
Kestalan, Kec. Banjarsari, Kota Surakarta/Solo
Surakarta 57133
58 Temanggung Magelang JL. KS. Tubun No. 1, Kel. 0919 - Kab. (0293) 491555 (0293) 491155
Temanggung I, Kec. Temanggung, Temanggung
Kabupaten Temanggung 56212
59 Brigjend Yogyakarta Jl. Brigjend. Katamso No. 278 0591 - Kota (0274) 384193 (0274) 378569
Katamso (lama 280), Kel. Keparakan, Kec. Yogyakarta (0274) 415732
Mergangsan, Kota Yogyakarta
55152
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4 81
Page 84
Profil Perusahaan
No. Nama Kantor Cabang Utama Alamat Dati II Telepon Faksimili
60 Coklat Surabaya Jl. Coklat No. 12 – 14, Kel. 1291 - Kota (031) 3526784 (031) 3523332
Bongkaran, Kec. Pabean Cantian, Surabaya (031) 3530966
Surabaya 60161
61 Perak Timur Surabaya Ruko Tanjung Perak, Jl. Perak 1291 - Kota (031) 3550318 (031) 3550314
Timur No. 42, Kel. Perak Timur, Kec. Surabaya
Pabean Cantian, Surabaya 60164
62 Kedungdoro Surabaya Jl. Kedungdoro 155 D, Kel. 1291 - Kota (031) 5321365 (031) 5471442
Kedungdoro, Kec. Tegalsari, Surabaya (031) 5322451
Surabaya 60261
63 Kapas Surabaya Jl. Kapas Krampung 55 B, Kel. 1291 - Kota (031) 3727910 (031) 3715633
Krampung Rangkah, Kec. Tambaksari, Surabaya (031) 3718281
Surabaya 60135 (031) 3769292
64 Rungkut Surabaya Jl. Rungkut Kidul Industri No. 62, 1291 - Kota (031) 8418271 (031) 8414517
Kel. Rungkut Kidul, Kec. Rungkut, Surabaya (031) 8419272
Surabaya 60293
65 Raden Saleh Surabaya Jl. Raden Saleh No. 8-A, Kel. 1291 - Kota (031) 5359970 (031) 5355964
Bubutan, Kec. Bubutan, Surabaya Surabaya (031) 5359971
60174 (031) 5359974
(031) 5359963
66 Margorejo Surabaya Jl. Raya Margorejo Indah A-802 Kav. 1291 - Kota (031) 99847388 (031) 99847393
01, RT 001 RW 008 , Kel. Margorejo, Surabaya
Kec. Wonocolo, Surabaya 60238
67 Gatot Subroto Denpasar Jl. Gatot Subroto No. 100 X, Kav. 10, 7291 - Kota (0361) 7450714 (0361) 248826
Kel. Dangin Puri Kaja, Kec. Denpasar Denpasar (0361) 7450175
Utara, Denpasar 80111 (0361) 7427697
68 Mojokerto Jombang Jl. Mojopahit 55-57 Mergelo, Kel. 1292 - Kota (0321) 322291 (0321) 322719
Sentanan, Kec. Kranggan, Kota Mojokerto (0321) 322816
Mojokerto 61312
69 Sidoarjo Surabaya Jl. Jend. Achmad Yani 40 J, Kel. 1202 - Kab. (031) 8941836 (031) 8941047
Bukit Darmo Sidokumpul, Kec. Sidoarjo, Kab. Sidoarjo (031) 8941046
Sidoarjo 61212
70 Mayjend. Surabaya Bukit Jl. Mayjend. Sungkono No.142-143, 1291 - Kota (031) 99531299 (031) 99535250
Sungkono Darmo Blok A16, Kel. Gunungsari, Kec. Surabaya
Dukuh Pakis, Surabaya 60224
71 Gresik Surabaya Jl. Usman Sadar No. 84, Sukorame, 1201 - Kab. (031) 3990053 (031) 3990054
Bukit Darmo Kemuteran, Gresik (031) 3972145
Kec. Gresik, Kabupaten Gresik 61115
72 Panakkukang Makassar Jl. Pengayoman No. 48, Kel. 6191 - Kota (0411) 421921 (0411) 458260
Pandang, Kec. Panakkukang, Kota Makassar (0411) 433017
Makassar 90231
73 Pakuwon City Surabaya Jl. Pakuwon Boulevard II, East Coast 1291 - Kota (031) 5957279 (031) 59175371
Manyar Ruko Patoz AA2 No. 52, Pakuwon Surabaya (031) 59175614
Kertoarjo City, Kel. Kejawan Putih Tambak, (031) 59175179
Kec. Mulyorejo, Kota Surabaya (031) 59172654
60112
82 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4
Page 85
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4 83
Page 86
Pembahasan dan Analisis
Manajemen
86 Tinjauan Makroekonomi 2024
106 Tinjauan Bisnis
113 Sumber Daya Manusia
122 Teknologi Informasi dan Operasional
126 Tinjauan Keuangan
84 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4
Page 87
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4 85
Page 88
Pembahasan dan Analisis Manajemen
Tinjauan Makroekonomi 2024
Ekonomi Global reformasi struktural oleh pemerintah. Perekonomian
Pada tahun 2024, pertumbuhan ekonomi global Indonesia tetap kuat menghadapi tekanan global,
berlangsung secara moderat, dengan Dana Moneter termasuk inflasi yang terus berlangsung, kenaikan suku
Internasional (IMF) memproyeksikan ekspansi sebesar bunga, dan volatilitas harga komoditas.
3,2 persen, sama seperti tahun sebelumnya. Stabilitas
ini didorong oleh ketahanan belanja konsumen dan Konsumsi rumah tangga, yang menyumbang lebih dari
meredanya tekanan inflasi di negara-negara maju. setengah PDB Indonesia, tetap menjadi pendorong
utama pertumbuhan ekonomi. Namun, ketidakpastian
Negara-negara maju menunjukkan hasil yang beragam. prospek bisnis dan ekonomi membayangi kecenderungan
Amerika Serikat mencatat pertumbuhan kuat sebesar rumah tangga untuk meningkatkan konsumsi, khususnya
2,8 persen, didukung oleh kinerja pasar tenaga kerja di kalangan masyarakat berpenghasilan rendah.
yang solid yang menopang konsumsi rumah tangga Pemerintah meredam tantangan ini melalui program
secara stabil. Sementara itu, kawasan Euro mengalami bantuan sosial yang tepat sasaran serta peningkatan
kesulitan dengan pertumbuhan PDB hanya sebesar belanja menjelang pemilu, guna menjaga daya beli
0,7 persen, terhambat oleh biaya energi, pengetatan rumah tangga domestik. Meskipun demikian, kelas
kebijakan moneter, dan disparitas regional. menengah atas tetap menjadi penopang pertumbuhan
dengan menjaga kestabilan konsumsi pribadi mereka.
Tiongkok, yang dulunya menjadi mesin pertumbuhan
global, terus menghadapi tantangan struktural. Inisiatif investasi ambisius pemerintah menunjukkan
Permintaan domestik yang lemah dan koreksi hasil yang positif. Kebijakan untuk menyederhanakan
berkepanjangan di sektor properti menyebabkan birokrasi, meningkatkan daya saing, dan
pertumbuhan tidak mencapai target pemerintah sebesar mengembangkan industri hilirisasi berhasil menarik
5 persen. Meskipun belanja infrastruktur yang dipimpin investasi domestik dan asing dalam jumlah besar.
pemerintah memberikan sedikit dukungan, reformasi Sektor-sektor utama seperti manufaktur, energi
dan stimulus yang lebih luas sangat diperlukan. terbarukan, telekomunikasi, dan transportasi mengalami
pertumbuhan yang signifikan, turut mendiversifikasi
Ketegangan geopolitik semakin memperumit lanskap perekonomian dan menciptakan lebih dari dua juta
ekonomi global. Konflik di Timur Tengah dan Ukraina lapangan kerja baru di sektor-sektor prioritas.
mendorong kenaikan harga komoditas, sementara
biaya energi yang meningkat dan gangguan rantai Ekspor menghadapi tantangan akibat normalisasi
pasok menekan perdagangan global. Bank-bank harga komoditas dan melemahnya permintaan global.
sentral merespons dengan meningkatkan cadangan Pertumbuhan di sektor ekspor utama seperti batu
emas sebagai lindung nilai terhadap volatilitas pasar. bara dan kelapa sawit melambat dibandingkan tahun
2023. Namun, ekspansi industri hilir bernilai tambah
Terlepas dari tantangan-tantangan tersebut, volume lebih tinggi—seperti pengolahan nikel untuk baterai
perdagangan global pulih secara moderat, dengan kendaraan listrik—mampu meredam kerugian, sekaligus
pertumbuhan sebesar 3,6 persen sepanjang tahun. menyoroti upaya strategis Indonesia untuk naik ke rantai
Pemulihan ini didorong oleh meredanya kendala rantai nilai global.
pasok dan pembaruan perjanjian perdagangan yang
memperkuat aktivitas perdagangan internasional. Kebijakan moneter memainkan peran krusial dalam
Meskipun prospeknya tetap tidak pasti, perkembangan menjaga stabilitas ekonomi. Bank Indonesia (BI) berada
ini menegaskan ketahanan ekonomi global dan di garis depan kebijakan moneter untuk mengendalikan
kemampuannya untuk beradaptasi terhadap tantangan ekspektasi inflasi dan menstabilkan nilai tukar rupiah.
yang kompleks dan terus berkembang. Meskipun suku bunga yang lebih tinggi sedikit menekan
konsumsi rumah tangga, hal ini berhasil menjaga
kesehatan sistem keuangan secara keseluruhan,
Ekonomi Indonesia dengan arus modal yang solid dan tingkat utang yang
Pada tahun 2024, perekonomian Indonesia terus
tetap terkendali.
menunjukkan ketahanan di tengah kondisi global yang
tidak menentu, dengan pertumbuhan produk domestik
Kebijakan fiskal melengkapi upaya tersebut dengan
bruto (PDB) sebesar 5,0 persen. Kinerja yang stabil ini,
mendorong pembangunan infrastruktur, meningkatkan
sedikit di bawah capaian 5,1 persen pada tahun 2023,
produktivitas, dan memperkuat konektivitas. Subsidi
mencerminkan pengelolaan ekonomi yang proaktif serta
yang tepat sasaran dan stabilisasi harga energi
86 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4
Page 89
melindungi kelompok rentan, sementara inisiatif pajak meningkat 15 persen secara tahunan menjadi
hijau menegaskan komitmen Indonesia terhadap Rp350 triliun, didorong oleh peningkatan pendapatan
pertumbuhan yang berkelanjutan. bunga dan efisiensi operasional. Rasio Return on Assets
(ROA) membaik menjadi 2,8 persen, memperkuat posisi
Secara keseluruhan, kinerja ekonomi Indonesia pada bank-bank Indonesia sebagai salah satu yang paling
tahun 2024 mencerminkan pendekatan yang seimbang menguntungkan di kawasan.
antara mengatasi tantangan jangka pendek dan
membangun fondasi untuk pembangunan jangka Perbankan digital berkembang pesat, mengubah
panjang. Kemampuan Indonesia dalam menghadapi lanskap industri. Volume transaksi tumbuh lebih dari 15
ketidakpastian global sembari terus mendorong persen secara tahunan, dengan total transaksi digital
prioritas strategis menegaskan kembali posisinya melebihi Rp60.000 triliun. Pertumbuhan ini didorong
sebagai pemain utama di ASEAN dan tujuan investasi oleh adopsi e-commerce dan fintech, serta lonjakan 40
yang menjanjikan. persen pada transaksi uang elektronik. Investasi besar-
besaran dalam teknologi turut meningkatkan efisiensi
Tinjauan Industri Perbankan operasional dan pengalaman nasabah.
Pada tahun 2024, sektor perbankan Indonesia
menunjukkan ketahanan yang luar biasa dalam Keberlanjutan muncul sebagai prioritas, dengan
menghadapi ketidakpastian global dan tantangan bank-bank menyalurkan dana ke proyek energi
domestik. Industri ini mencatat pertumbuhan yang kuat terbarukan, pertanian berkelanjutan, dan proyek
di berbagai indikator utama, didukung oleh pengawasan hijau lainnya. Penerbitan obligasi hijau mengalami
regulasi yang hati-hati, fundamental yang solid, dan peningkatan, mencerminkan permintaan yang tumbuh
meningkatnya adopsi layanan perbankan digital. untuk pembiayaan berkelanjutan. Pertimbangan
lingkungan, sosial, dan tata kelola (Environmental,
Pertumbuhan kredit tetap sehat dengan peningkatan Social and Governance/ESG) semakin terintegrasi ke
sebesar 9,8 persen secara tahunan (year-on-year), dalam manajemen risiko, memperkuat komitmen sektor
meskipun sedikit melambat akibat kondisi moneter perbankan terhadap ketahanan jangka panjang dan
yang lebih ketat dan pelemahan pada sektor-sektor kepedulian terhadap lingkungan.
berorientasi ekspor. Pertumbuhan dipimpin oleh segmen
ritel dan korporasi, yang didorong oleh permintaan Secara keseluruhan, sektor perbankan Indonesia mampu
domestik serta aktivitas di sektor manufaktur, menyeimbangkan pertumbuhan, stabilitas, dan inovasi
infrastruktur, dan energi terbarukan. Meskipun berada sepanjang tahun 2024. Kinerja yang solid, disertai fokus
dalam lingkungan suku bunga yang lebih tinggi, kualitas pada keberlanjutan dan transformasi digital, kembali
kredit tetap terjaga, yang tercermin dari penurunan rasio menegaskan peran penting sektor ini dalam mendorong
kredit bermasalah menjadi 2,1 persen dari 2,2 persen pembangunan ekonomi nasional serta menyesuaikan
pada tahun 2023, menunjukkan praktik manajemen diri dengan kebutuhan konsumen dan pasar yang terus
risiko yang kuat di sektor ini. berkembang.
Penghimpunan dana pihak ketiga tumbuh secara Prospek 2025
moderat hingga mencapai Rp8.650 triliun. Meskipun Perekonomian global pada tahun 2025 diperkirakan
pertumbuhan dana pihak ketiga melambat, likuiditas akan tumbuh secara stabil namun tetap berhati-
tetap mencukupi, dengan rasio pinjaman terhadap hati, dengan IMF memproyeksikan peningkatan PDB
simpanan (Loan-to-Deposit Ratio/LDR) sebesar 84,2 sebesar 3,2 persen, dan Organisasi untuk Kerja Sama
persen. Rasio kecukupan modal (Capital Adequacy dan Pembangunan Ekonomi (OECD) memperkirakan
Ratio/CAR) menguat menjadi 28 persen, memberikan sebesar 3,3 persen. Pertumbuhan ini akan didorong
bantalan yang cukup terhadap potensi guncangan oleh pemulihan pascapandemi, meskipun inflasi,
dan menegaskan stabilitas serta ketahanan sektor penyesuaian rantai pasok, dan ketegangan geopolitik
perbankan secara keseluruhan di tengah kondisi yang dapat membebani sejumlah kawasan.
menantang.
Meskipun prospeknya secara umum positif, tantangan
Indikator profitabilitas menegaskan kinerja kuat sektor seperti meningkatnya proteksionisme, fluktuasi nilai
perbankan. Net Interest Margin (NIM) tercatat sebesar tukar, dan perubahan iklim tetap ada. Negara-negara
4,9 persen, didukung oleh strategi penetapan harga berkembang yang bergantung pada ekspor tetap
dan pengelolaan biaya yang efektif. Laba sebelum rentan terhadap ketegangan perdagangan global
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4 87
Page 90
Pembahasan dan Analisis Manajemen
dan kebijakan yang restriktif, sehingga menegaskan Transformasi digital tetap menjadi inti dari evolusi
pentingnya strategi yang tangguh di tengah kondisi perbankan. Bank akan meningkatkan investasi pada
yang tidak pasti. platform digital, kecerdasan buatan, dan blockchain
untuk meningkatkan pengalaman nasabah dan
Prospek ekonomi Indonesia untuk tahun 2025 tetap merampingkan operasional. Pertumbuhan perbankan
positif, dengan pertumbuhan yang diproyeksikan seluler dan sistem pembayaran digital akan mendorong
sebesar 5,0 persen. Ketahanan ekonomi didukung oleh inklusi keuangan, memperluas layanan kepada
konsumsi domestik, pembangunan infrastruktur, dan kelompok yang belum terjangkau, serta memperkuat
pemulihan sektoral di bidang manufaktur dan pertanian. peran sektor perbankan dalam pembangunan ekonomi.
Baik Asian Development Bank (ADB) maupun Bank Dunia
menyuarakan keyakinan ini. Inflasi diperkirakan tetap Keberlanjutan akan semakin menonjol dalam industri
berada dalam kisaran target BI, yaitu antara 1,5 persen perbankan. Pembiayaan hijau, termasuk obligasi hijau
hingga 3,5 persen hingga tahun 2025. dan pinjaman berbasis ESG, akan selaras dengan tren
global menuju praktik perbankan yang bertanggung
Inisiatif pemerintah dalam bidang infrastruktur dan jawab. Perubahan ini tidak hanya menjawab tuntutan
transformasi digital akan mendorong aktivitas ekonomi. regulasi, tetapi juga meningkatnya ekspektasi konsumen
Upaya pembangunan berkelanjutan, termasuk terhadap praktik yang ramah lingkungan, yang akan
pembiayaan hijau, akan mendukung pertumbuhan memposisikan sektor perbankan Indonesia sebagai
jangka panjang. Ekonomi digital diperkirakan akan pemain utama dalam pembiayaan berkelanjutan.
berkembang pesat, dengan proyeksi pertumbuhan dari
US$77 miliar pada tahun 2022 menjadi US$130 miliar OJK diperkirakan akan terus menjalankan pengawasan
pada tahun 2025, membuka peluang besar bagi sektor ketat terhadap kecukupan modal, manajemen risiko,
fintech dan e-commerce. dan perlindungan konsumen. Seiring dengan prioritas
pemerintah dalam menjaga stabilitas makroekonomi,
Sektor perbankan Indonesia akan berfokus pada digitalisasi, dan pembiayaan hijau, langkah-langkah ini
digitalisasi dan keberlanjutan di tahun 2025. Kenaikan akan memastikan ketahanan dan pertumbuhan jangka
biaya dana dan tekanan persaingan dalam penyaluran panjang sektor perbankan.
kredit mungkin akan menahan laju pertumbuhan, namun
bank-bank diperkirakan akan meningkatkan efisiensi
operasional. Rasio pinjaman terhadap simpanan
yang tinggi serta potensi kenaikan suku bunga dapat
mengubah dinamika persaingan, mendorong inovasi
dan layanan bernilai tambah bagi nasabah.
88 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4
Page 91
Tinjauan Bisnis
Consumer Banking dirancang untuk mendukung pengambilan keputusan
Personal Financial Services finansial, sekaligus menyederhanakan transaksi, serta
Pada tahun 2024, divisi Personal Financial Services meningkatkan pengelolaan portofolio mereka.
UOB Indonesia, yang mencakup Deposit dan Wealth
Management, memprioritaskan penyediaan produk Perkembangan utama di tahun 2024 meliputi:
keuangan inovatif serta pengalaman digital yang mulus. • Peningkatan layanan pemesanan Obligasi Ritel
Bank juga berfokus pada peningkatan literasi nasabah Pemerintah IPO melalui Personal Internet Banking
dalam menabung dan berinvestasi agar mereka dapat (PIB).
mengambil keputusan finansial yang lebih cerdas. • Portfolio Advisory Tools (PAT) yang memberikan
tim penjualan tampilan menyeluruh atas portofolio
Meskipun menghadapi tantangan pasar yang dinamis, nasabah.
seperti ketegangan geopolitik, risiko inflasi, dan pemilu • Single Portfolio View (SPV) yang memungkinkan
di negara-negara kunci termasuk Indonesia, UOB pemrosesan digital reksa dana menggunakan
Indonesia secara aktif mendukung nasabah dengan e-forms.
pembaruan pasar yang tepat waktu serta saran strategi • Self-Serve Unit Trust (SSUT) yang memungkinkan
portofolio guna membantu mereka mengoptimalkan hasil nasabah mengelola transaksi reksa dana secara
keuangan. Bank juga memperluas jajaran produknya mandiri melalui aplikasi UOB TMRW.
untuk menyesuaikan dengan kondisi pasar yang terus
berubah, memastikan nasabah mendapatkan akses ke Selain itu, Bank juga memperkenalkan produk baru
solusi keuangan yang relevan dan efektif. dalam reksa dana, obligasi pemerintah dan korporasi,
serta deposito terstruktur untuk memenuhi kebutuhan
Untuk mencapai tujuan ini, Kami meluncurkan berbagai nasabah yang terus berkembang.
inisiatif seperti UOB Savings Week Event, Media Literacy
Event, Privilege Conversations, dan Wealth Moments. Portfolio Counsellor (PC) memainkan peran penting
Kami juga berpartisipasi dalam Kampanye Literasi dalam mendukung tim penjualan dan cabang dengan
Keuangan yang diselenggarakan oleh regulator serta memberikan keahlian dalam tinjauan portofolio,
berperan aktif sebagai Agen Penjual Obligasi Ritel pengetahuan produk, serta pembaruan pasar. PC
Pemerintah (IPO Bonds). memastikan bahwa tim penjualan memiliki alat dan
wawasan yang diperlukan untuk memberikan saran
Setelah migrasi nasabah perbankan konsumer eks- tepat waktu kepada nasabah mengenai produk dan
Citigroup pada November 2023, Bank memprioritaskan tren pasar. PC juga bekerja langsung dengan nasabah
kelangsungan layanan yang lancar guna dengan melakukan tinjauan portofolio, berbagi
mempertahankan kepuasan dan loyalitas nasabah. wawasan pasar, dan menyelenggarakan sesi edukasi.
Selain itu, Bank memanfaatkan kapabilitas UOB TMRW
untuk memperluas basis nasabah, menargetkan segmen Untuk mempertahankan pertumbuhan, Bank
mass dan mass affluent, serta meningkatkan wallet meluncurkan kampanye yang ditargetkan untuk
share per nasabah. menampilkan produk dan layanan baru yang
disesuaikan dengan kondisi pasar serta preferensi
Wealth Management Solutions nasabah. Transaksi reksa dana digital yang mulus dan
Pada tahun 2024, Wealth Management Solutions UOB berlangganan obligasi ritel memberikan solusi yang
Indonesia mengadopsi pendekatan holistik dalam nyaman dan mudah diakses bagi nasabah. Dengan
pengelolaan kekayaan dengan menggabungkan menyesuaikan penawaran berdasarkan kebutuhan
produk inovatif, platform digital canggih, dan dukungan individu serta menjaga keterlibatan berkelanjutan
konsultasi yang berdedikasi untuk membantu nasabah melalui edukasi dan layanan konsultasi, Bank
mengelola serta mengembangkan aset mereka. memperkuat hubungan dengan nasabah, membangun
loyalitas, dan memperkuat posisinya sebagai mitra
Bank berkomitmen untuk menghadirkan solusi yang keuangan terpercaya.
disesuaikan dengan kebutuhan nasabah, menawarkan
fleksibilitas, kemudahan, dan kepercayaan diri. Nasabah
mendapatkan akses ke berbagai alat dan layanan yang
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4 89
Page 92
Pembahasan dan Analisis Manajemen
Produk Simpanan ini menekankan pentingnya menabung sekaligus
Pada tahun 2024, UOB Indonesia berfokus pada menawarkan berbagai keuntungan eksklusif bagi
peningkatan produk simpanan dengan solusi inovatif, peserta. Selain itu, Bank juga berpartisipasi dalam
aksesibilitas yang lebih baik, dan nilai tambah yang kampanye literasi yang diselenggarakan oleh regulator
unggul untuk memenuhi beragam kebutuhan nasabah. guna mengedukasi masyarakat tentang kebiasaan
Pendekatan ini mencerminkan komitmen Bank dalam menabung dan pengelolaan keuangan yang efektif.
menghadirkan pengalaman menabung dan layanan
perbankan yang optimal bagi individu di semua segmen. Pada tahun 2024, Bank memprioritaskan pertumbuhan
portofolio CASA dengan:
UOB Indonesia menawarkan berbagai produk simpanan • Meningkatkan kegunaan dan manfaat produk CASA
unggulan yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan agar lebih sesuai dengan kebutuhan nasabah.
spesifik nasabah: • Menyelenggarakan berbagai acara untuk
• One Account: Rekening tabungan yang menawarkan mempromosikan pentingnya menabung dan
bunga bonus dengan melakukan transaksi mendorong pembukaan rekening baru.
menggunakan kartu debit dan kredit. • Mengintegrasikan rekening CASA dalam UOB TMRW
• Stash Account: Rekening tabungan yang untuk memungkinkan transfer dana, pembayaran,
memberikan bunga bonus khusus bagi nasabah dan pengelolaan rekening yang lebih mudah.
yang mempertahankan atau meningkatkan saldo
tabungan setiap bulan. UOB Indonesia melampaui konsep tabungan tradisional
• PVA Account: Rekening tabungan untuk nasabah dengan menghadirkan berbagai fitur dan alat untuk
Privilege Banking yang menawarkan suku bunga membantu nasabah menabung secara efektif:
menarik berdasarkan total simpanan serta • Fitur Auto Save: Secara otomatis mentransfer dana
kemudahan transaksi. berlebih dari TMRW Everyday Account ke rekening
• Lady’s Account: Rekening tabungan dengan tabungan, mendorong kebiasaan menabung yang
perlindungan asuransi yang dirancang khusus untuk konsisten.
wanita. • Gamified Savings melalui City of TMRW: Menawarkan
• Valas Produktif: Rekening tabungan dalam mata pengalaman unik di mana nasabah membangun
uang asing, tersedia dalam 11 mata uang asing kota virtual seiring dengan pertumbuhan tabungan
utama. mereka, menggabungkan pengelolaan keuangan
dengan manajemen yang interaktif.
Memanfaatkan platform digital UOB TMRW, UOB
Indonesia meningkatkan fungsionalitas dan aksesibilitas UOB Indonesia terus memperkuat posisinya
produk simpanannya: sebagai pemimpin dalam produk simpanan dengan
• TMRW Everyday Account: Rekening tabungan untuk menyesuaikan fitur rekening agar selaras dengan
kebutuhan pembayaran dan transaksi sehari-hari. kebutuhan dan tujuan finansial masing-masing
• TMRW Savings Account: Rekening tabungan dengan nasabah, mengintegrasikan produk simpanan dengan
suku bunga menarik. solusi investasi untuk pengalaman keuangan yang
lebih menyeluruh, serta meningkatkan fitur rekening
UOB Indonesia secara aktif mempromosikan literasi guna memungkinkan pengelolaan tabungan yang lebih
keuangan dan keterlibatan nasabah melalui berbagai mudah di era ekonomi digital yang terus berkembang.
inisiatif, seperti Kampanye UOB Savings Week yang
diselenggarakan pada 2-13 Desember 2024 di
Jakarta, Medan, Bandung, dan Surabaya. Kampanye
90 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4
Page 93
Kredit dan Pinjaman Kepemilikan produk, dan pemanfaatan kemitraan digital. Inisiatif ini
mencakup:
Rumah dengan Produk & Penjualan
yang Dijamin (SPS) 1. Memaksimalkan jumlah produk yang dimiliki oleh
nasabah dan memanfaatkan peluang cross-selling
UOB Indonesia berdedikasi untuk membantu nasabah di berbagai segmen bisnis, memberikan prospek
mewujudkan impian mereka dalam memiliki rumah. berkualitas tinggi, meningkatkan proses Know
Solusi Kredit Pemilikan Rumah (KPR) kami mencakup Your Customer (KYC), serta memperkuat loyalitas
berbagai kebutuhan, termasuk pembiayaan untuk nasabah.
properti residensial, apartemen bertingkat, ruko, dan 2. Memperluas kemitraan melalui saluran digital
rukan. Kami menawarkan fasilitas pinjaman yang seperti broker online, agregator, dan portal properti,
fleksibel, serta layanan refinancing dan take over kredit, yang memperkuat kehadiran digital Bank dan
memberikan solusi yang disesuaikan untuk pengelolaan mendekatkannya dengan sasaran nasabah.
investasi properti yang lebih efektif. 3. Dalam pasar yang sangat kompetitif, Bank
beradaptasi dengan dinamika pasar melalui
Strategi Utama dan Fokus Prioritas penyempurnaan harga, kebijakan, kemitraan,
Pada tahun 2024, segmen Kredit Pemilikan Rumah dan penawaran produk agar tetap relevan dan
dan Pinjaman dengan Jaminan berfokus pada strategi kompetitif.
yang berorientasi pada pelanggan, pertumbuhan
portofolio, dan peningkatan kualitas aset. Bank Langkah-langkah ini mendukung pertumbuhan
menerapkan beberapa strategi utama dalam layanan portofolio sekaligus menjaga hubungan yang kuat
KPR dan Pinjaman dengan Jaminan, dengan fokus dengan pelanggan.
pada peningkatan pengalaman nasabah, ekspansi
Implementasi Strategi 2024 dan Ikhtisar Kinerja
Pada tahun 2024, Bank menunjukkan ketahanan dan komitmennya terhadap pertumbuhan, kualitas, dan kepuasan
nasabah. Melalui inisiatif strategis, Bank berhasil menghadapi tantangan pasar secara efektif. Upaya ini tercermin
dalam berbagai implementasi dan pencapaian utama berikut:
• Fokus pada Properti Primer dan Sekunder di WERA
Fokus Bank pada properti primer dan sekunder di Well-Established Residential Areas (WERA)
serta segmen nasabah berpenghasilan tetap memberikan hasil yang signifikan di tahun 2024.
Beberapa pencapaian utama meliputi:
- Membangun aset berkualitas tinggi sambil menjaga rasio NPL dalam tingkat toleransi risiko
yang dapat diterima.
-- Memperluas strategi WERA dengan menggandeng pengembang properti baru serta
mengidentifikasi area residensial tambahan untuk dimasukkan dalam portofolio pinjaman
rumah sekunder.
• Memperluas Jangkauan Produk dan Inisiatif Cross-Selling
-- Bank melaksanakan kampanye cross-selling yang terarah, memanfaatkan sinergi antar
segmen bisnis untuk memperkuat hubungan dengan nasabah.
-- Inisiatif yang disesuaikan mendorong kolaborasi antar tim, menghasilkan peningkatan
retensi nasabah, penetrasi produk yang lebih tinggi, serta pertumbuhan portofolio yang
lebih kuat.
• Meningkatkan Ekosistem Digital
-- Bank memperkuat kehadiran digitalnya dengan menjalin kemitraan dengan broker online,
agregator properti, dan portal properti. Kemitraan ini memungkinkan interaksi yang lebih
lancar dengan nasabah potensial, memberikan kemudahan dan aksesibilitas di setiap
tahap perjalanan pembelian rumah.
-- Peningkatan media sosial dan situs web membantu meningkatkan visibilitas serta
menyederhanakan interaksi dengan nasabah, membangun kepercayaan dan loyalitas
brand.
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4 91
Page 94
Pembahasan dan Analisis Manajemen
• Memperkuat Kemitraan dengan Developer dan Agen Properti
-- Bank memperluas jaringan dengan menambah 30 pengembang properti baru dan 50
agen properti di pasar utama.
-- Bank mengadakan acara berbagi pengetahuan, pertemuan, dan sponsorship untuk
meningkatkan keterlibatan serta memastikan pertumbuhan bersama. Developer
mendapatkan akses eksklusif ke ruang premium UOB untuk kegiatan pemasaran mereka,
memperkuat hubungan kemitraan ini.
• Mengelola Risiko dan Kualitas Portofolio
-- Bank menerapkan pendekatan komprehensif dalam mitigasi risiko, termasuk
penyempurnaan standar penilaian kredit, pemantauan kinerja portofolio, dan
optimalisasi proses penagihan NPL.
-- Upaya ini memastikan bahwa rasio NPL tetap dalam batas yang dapat diterima,
sekaligus mendorong pertumbuhan portofolio yang sehat.
• Daya Saing di Pasar
Untuk tetap kompetitif di pasar yang dinamis, Bank menyesuaikan strategi harga dan
kebijakan dengan tren terkini. Bank juga menghadirkan beragam paket harga yang
disesuaikan dengan kebutuhan nasabah, memastikan keseimbangan antara keterjangkauan
dan profitabilitas.
Prioritas untuk 2025 3. Inovasi Berorientasi nasabah
Menyederhanakan prosedur aplikasi dan
Tujuan utama pada tahun 2025 akan berfokus pada mempercepat proses pengajuan kredit, sehingga
memperkuat pencapaian tahun 2024 sambil secara nasabah dapat dengan mudah mengakses
proaktif menyesuaikan diri dengan kebutuhan pasar pembiayaan tanpa mengorbankan prinsip
dan memanfaatkan kemajuan teknologi. manajemen risiko dan kepatuhan Bank.
1. Ekspansi WERA dan Segmen Berpenghasilan Tetap 4. Meningkatkan Kualitas dan Pertumbuhan Aset
• UOB Indonesia akan terus memprioritaskan • Bank akan menyempurnakan pendekatan
pembiayaan rumah primer dan sekunder di manajemen risiko dengan memanfaatkan
area permukiman mapan (Well-Established analisis data dan wawasan pasar untuk
Residential Areas/WERA). memperkuat kebijakan kredit dan menjaga
• Upaya ini mencakup peningkatan jumlah proyek kesehatan portofolio.
kerja sama dengan pengembang properti serta • Fokus pada penetapan harga yang kompetitif,
evaluasi terhadap area residensial tambahan didukung oleh solusi pembiayaan inovatif, akan
untuk memperluas cakupan WERA. Langkah ini memastikan pertumbuhan yang berkelanjutan
akan memungkinkan Bank mempertahankan serta kepuasan nasabah.
posisinya sebagai pemimpin dalam pembiayaan
aset berkualitas tinggi yang dijamin. 5. Pelatihan dan Pengembangan
Berinvestasi dalam pelatihan keterampilan teknis
2. Transformasi Digital dan Pengalaman Pelanggan dan soft skill, seperti public speaking, service
• Bank akan mengembangkan saluran akuisisi excellence, dan Microsoft Excel, bagi tim penjualan
digital yang lebih canggih melalui kolaborasi untuk meningkatkan kualitas layanan dan kinerja.
yang lebih dalam dengan platform teknologi
properti, menyederhanakan proses aplikasi, 6. Pertumbuhan Berkelanjutan
dan mempercepat waktu persetujuan. Berfokus pada strategi jangka panjang, termasuk
• Dengan mengintegrasikan alat dan platform inovasi digital, kemitraan berkualitas tinggi, dan
yang ramah pengguna, UOB bertujuan untuk penawaran produk yang mempertimbangkan risiko,
meningkatkan pengalaman nasabah sekaligus guna menyeimbangkan pertumbuhan dengan
tetap memastikan kepatuhan terhadap prinsip keberlanjutan.
kehati-hatian perbankan.
92 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4
Page 95
Kartu Kredit dan Pembayaran
Pilihan kartu kredit kami yang beragam memastikan tersedianya opsi bagi setiap orang, menawarkan
manfaat dan hadiah yang dipersonalisasi yang dirancang sesuai dengan berbagai gaya hidup dan preferensi.
UOB Zenith Card
Discover the Pinnacle of Privilege
High Net Worth Individuals
• Satu airline miles untuk setiap transaksi sebesar Rp7.500 (pembelanjaan
lokal dan luar negeri).
• Komplemen 1 malam untuk reservasi 4 malam hingga 5 kali pertahun.
• Gratis antar-jemput bandara hingga lima kali per tahun.
• Akses lounge bandara gratis hingga lima kali per tahun.
• Asuransi perjalanan hingga Rp25 miliar.
UOB PRIVIMiles Card
Your PRIVI Partner in Miles
Affluent Travelers
• Satu airline miles untuk setiap pembelanjaan di dalam negeri sebesar
Rp10.000 atau pembelanjaan di luar negeri sebesar Rp4.500 untuk
Singapura, Malaysia, Thailand, dan Vietnam, Rp8.000 dengan mata
uang asing lainnya, Rp10.000 dengan mata uang Indonesia.
• Layanan Akses Airport Lounge tanpa biaya sebanyak dua kali per tahun.
• Manfaat asuransi perjalanan hingga Rp25 miliar.
UOB Preferred Card
Your Preferred Rewards, Unlocked
Mass Affluent
• 1x UOB Points untuk setiap pembelanjaan ritel senilai Rp1.000.
• 3x UOB Points untuk setiap pembelanjaan ritel senilai Rp1.000 di kategori
fesyen, department store, restoran dan transaksi di luar negeri.
• Manfaat perlindungan ketidaknyamanan perjalanan hingga Rp10 juta.
• Manfaat perlindungan biaya medis di luar negeri hingga Rp150 juta.
UOB Lady’s Card
Unstoppable Together
Perempuan
• Lady’s Day
Diskon hingga 50% di berbagai salon pilihan (pada hari Rabu).
• Lady’s Reward
Tiga kali UOB Points pembelanjaan Rp1.000 di supermarket, belanja
online, department store, dan butik mode.
• 0% Luxe Pay
Cicilan 0% hingga enam bulan untuk pembelanjaan di kategori fesyen
dan department store.
• Lady’s Moment
Akses eksklusif ke acara yang diadakan khusus untuk nasabah Lady’s
Card.
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4 93
Page 96
Pembahasan dan Analisis Manajemen
UOB One Card UOB TMRW Credit Card
It takes ONE for your loved ones Make TMRW yours
Young Family Generasi Digital
• Cashback hingga lima persen untuk • Cashback hingga enam
semua kategori pembelanjaan. persen untuk kategori
• Cicilan pendidikan nol persen tertentu.
hingga 6 bulan. • Pembayaran angsuran
• Gratis perlindungan Asuransi fleksibel.
Kecelakaan Diri hingga Rp600 • Kontrol batas kartu kredit.
juta untuk nasabah dan keluarga • Layanan kartu online.
(pasangan dan dua anak).
UOB YOLO Card
Better YOLO than LATER
Young Professional
• YOLOyalty: Dapatkan YOLOyalty balance sebesar Rp20 ribu setiap
melakukan 5 kali pembelanjaan ritel senilai Rp100 ribu. YOLOyalty balance
dapat ditukarkan ke berbagai e-voucher dan saldo e-wallet/e-money.
• YOLO Traveling: Cicilan 0% hingga 6 bulan untuk transaksi hotel dan travel.
• Gratis iuran tahunan setiap tahun.
• Dengan melakukan pembelanjaan ritel senilai Rp100 ribu per bulan
selama 12 bulan berturut-turut sejak kartu disetujui.
Garuda Indonesia UOB Card
From Shops to Skies
Affluent Travellers
• Extra bagasi 20kg.
• Tiga kali GarudaMiles untuk transaksi di Garuda Indonesia.
• Dua kali GarudaMiles untuk transaksi ritel lainnya.
• Layanan konter check-in khusus di bandara Soekarno Hatta dan Ngurah Rai.
• Diskon 10 persen untuk penukaran award tiket.
• Asuransi perjalanan hingga Rp25 miliar.
UOB Telkomsel Card
Lifestyle Connected
Mass Market
• Beli satu dapat dua tiket Cinema XXI setiap Sabtu.
• Bonus paket roaming ke negara Asia Tenggara, Asia, Australia, Amerika
hingga Eropa.
• Tiga kali UOB Point setiap pembayaran Telkomsel Halo melalui UOB Bill
Payment, transaksi mata uang asing, dan transaksi di kategori fesyen,
dining, department store, dan Cinema XXI.
• Setiap transaksi ritel Rp2.000,- mendapatkan satu UOB Point.
94 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4
Page 97
Kartu Kredit dan Pembayaran
UOB GPN Debit Card
Mass Market
• Tarik tunai di seluruh ATM berlogo Visa/Plus, Prima, ATM Bersama di
seluruh dunia.
• Transaksi ritel di merchant lokal.
UOB VISA Debit Card Reguler
Mass Market
• Tarik tunai di seluruh ATM berlogo Visa/Plus, Prima, ATM Bersama di
seluruh dunia.
• Tarik tunai di ATM UOB di seluruh wilayah secara gratis.
• Pembayaran tagihan kartu kredit, tagihan listrik, dan keperluan
lainnya melalui ATM UOB.
• Transaksi aman dan mudah dengan fitur contactless di seluruh dunia.
UOB VISA Debit Card Wealth
Wealth Banking
• Tarik tunai di seluruh ATM berlogo Visa/Plus, Prima, ATM Bersama di
seluruh dunia.
• Tarik tunai di ATM UOB di seluruh wilayah secara gratis.
• Pembayaran tagihan kartu kredit, tagihan listrik, dan keperluan
lainnya melalui ATM UOB.
• Transaksi aman dan mudah dengan fitur contactless di seluruh dunia.
UOB VISA Debit Card Privilege Banking
Privilege Banking
• Tarik tunai di seluruh ATM berlogo Visa/Plus, Prima, ATM Bersama di
seluruh dunia.
• Tarik tunai di ATM UOB Group gratis di seluruh daerah.
• Pembayaran tagihan kartu kredit, tagihan listrik, dan keperluan
lainnya melalui ATM UOB.
• Transaksi aman dan mudah dengan fitur contactless di seluruh dunia.
• Akses ke pusat privilege banking dengan layanan eksekutif.
• Parkir reservasi gratis di cabang UOB Indonesia.
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4 95
Page 98
Pembahasan dan Analisis Manajemen
Strategi dan Kinerja di Tahun 2024
Pada tahun 2024, UOB Indonesia berfokus pada penguatan solusi kartu kredit dan pembayaran,
dengan menyesuaikan kebutuhan beragam nasabah serta meningkatkan pengalaman
pengguna di setiap tahap kehidupan mereka. Hal ini dicapai melalui:
1. Peluncuran Produk Baru dan Pembaruan Fitur
• Bank memperkenalkan produk kartu kredit inovatif, termasuk Garuda
Indonesia UOB Card, UOB Zenith Card, serta peningkatan pada UOB
PRIVIMiles Card, yang dirancang untuk memenuhi meningkatnya
permintaan perjalanan dan rekreasi di era pascapandemi.
• Peluncuran UOB Telkomsel Card menargetkan para profesional
muda, dengan mengintegrasikan fitur gaya hidup dan hiburan
untuk memenuhi harapan segmen nasabah yang melek digital dan
berorientasi teknologi.
2. Memberdayakan Penawaran yang Berfokus pada Perempuan
UOB memperbarui UOB Lady’s Card dengan tagline “Unstoppable
Together”, menekankan peluang tanpa batas bagi perempuan dalam
ekosistem yang mendukung berbagai peran dan aspirasi mereka.
3. Meningkatkan Pengalaman Rewards
Bank meluncurkan UOB Rewards+ di aplikasi UOB TMRW, menghadirkan
pengalaman penukaran rewards yang lebih mudah dan menguntungkan.
Nasabah dapat mengakses berbagai penawaran dan promosi menarik,
sehingga meningkatkan loyalitas serta keterlibatan mereka dengan Bank.
4. Membangun Kemitraan Strategis
• Bank memperkuat kehadirannya melalui kampanye regional seperti
ASEAN Connectivity dan 1000+ Deals, memungkinkan pemegang kartu
di Singapura, Malaysia, Thailand, Vietnam, dan Indonesia menikmati
keuntungan eksklusif di Indonesia.
• Bank menjalin kemitraan dengan merek terkemuka di bidang
perjalanan, ritel, dan hiburan, meningkatkan keterlibatan nasabah
melalui kampanye eksklusif yang terkait dengan acara global seperti
konser Taylor Swift dan Ed Sheeran.
5. Mendorong Inovasi Pemasaran dan Pertumbuhan Transaksi
• Inisiatif pemasaran inovatif ditujukan untuk meningkatkan penggunaan
kartu dan loyalitas nasabah, dengan fokus pada penawaran unik,
diversifikasi portofolio geografis di luar Jakarta, serta memperkenalkan
penawaran khusus dan rencana cicilan yang lebih panjang.
• Integrasi yang mulus antara basis nasabah eks-Citi dan UOB
memastikan transisi yang lancar, mempertahankan tingkat keterlibatan
yang tinggi, serta membuka peluang tambahan.
96 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4
Page 99
Strategi Personal Loan dan CashPlus di 2024 posisi UOB sebagai pemimpin regional dalam
Dengan dihentikannya Personal Loan pada Oktober solusi pembayaran.
2023, UOB Indonesia menyelaraskan kembali strategi
pinjaman tanpa agunan dengan berfokus pada 2. Mempercepat Pertumbuhan CashPlus dan Peluang
CashPlus sebagai produk unggulan. Inisiatif utama Bundling
meliputi: • Menawarkan CashPlus secara cross-sell dengan
• Menstabilkan portofolio pinjaman dengan produk perbankan lainnya seperti kredit
penawaran pinjaman cicilan yang kompetitif. pemilikan rumah, layanan payroll, dan solusi
• Menawarkan CashPlus secara aktif kepada pendanaan untuk memberikan penawaran
nasabah kartu kredit untuk meningkatkan adopsi bundling yang komprehensif.
produk dan memperdalam hubungan dengan • Menyederhanakan proses onboarding dengan
nasabah. mengombinasikan CashPlus dan kartu kredit
guna meningkatkan keterlibatan nasabah dan
Prioritas untuk 2025 mendorong pertumbuhan portofolio.
Melanjutkan keberhasilan di 2024, Bank akan berfokus • Menyediakan reward dan manfaat yang
pada pertumbuhan, inovasi, dan pendekatan yang kompetitif untuk mempertahankan nasabah
berpusat pada nasabah melalui prioritas strategis CashPlus yang ada serta memperkuat loyalitas
berikut: mereka.
1. Mengembangkan Solusi Kartu Kredit dan 3. Meningkatkan Pengalaman Nasabah
Pembayaran • Menyederhanakan dan mendigitalkan proses
• Melanjutkan inovasi fitur kartu kredit agar onboarding serta transaksi di seluruh produk
selaras dengan kebutuhan nasabah yang terus guna memberikan pengalaman yang mulus dan
berkembang, dengan memanfaatkan platform efisien yang melebihi ekspektasi nasabah.
digital untuk meningkatkan keterlibatan.
• Memperkuat kemitraan di industri utama 4. Menjaga Pertumbuhan Portofolio
seperti e-commerce, perjalanan, kuliner, dan • Menyelaraskan strategi produk dengan tren
hiburan untuk memberikan manfaat eksklusif pasar dan kebutuhan nasabah yang terus
serta meningkatkan volume transaksi. berkembang untuk mendorong pertumbuhan
• Memperluas daya tarik kampanye regional berkelanjutan, dengan tetap menerapkan
seperti ASEAN Connectivity guna memperkuat praktik manajemen risiko yang baik.
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4 97
Page 100
Pembahasan dan Analisis Manajemen
Wealth Banking dan Privilege Strategi di 2024
Pada tahun 2024, UOB Indonesia berfokus pada
Banking pengembangan segmen Wealth Banking melalui strategi
Tim Wealth Banking dan Privilege Banking kami
inovatif yang bertujuan untuk menarik nasabah baru,
memberdayakan nasabah emerging dan affluent untuk
meningkatkan kualitas portofolio, dan memperdalam
mengelola keuangan mereka dengan percaya diri dan
keterlibatan dengan nasabah. Beberapa inisiatif utama
jelas. Kami membimbing mereka dalam perencanaan,
yang dilakukan meliputi:
menabung, membelanjakan, dan berinvestasi agar
dapat mencapai tujuan keuangan nasabah.
1. Memperluas Basis Nasabah
• UOB meluncurkan program akuisisi dengan
Kami menawarkan rekening tabungan, rekening
welcome bonus untuk menarik new-to-bank
giro, deposito berjangka, serta solusi asuransi yang
(NTB) customers, sekaligus meng-upgrade
melindungi dan mengembangkan kekayaan. Dengan
nasabah personal banking dengan total dana
menyesuaikan layanan kami sesuai dengan kebutuhan
kelolaan di atas Rp100 juta ke segmen Wealth
individu, kami menghadirkan solusi keuangan yang jelas
Banking.
dan efektif untuk setiap tahap kehidupan.
• Tim Wealth Banking juga memanfaatkan
peluang cross-selling, dengan menargetkan
Wealth Banking
nasabah kartu kredit yang memenuhi syarat
Wealth Banking mendukung individu emerging affluent
untuk masuk ke segmen ini.
dengan total portofolio minimum sebesar Rp100 juta.
Nasabah ini berfokus pada membangun fondasi
2. Meningkatkan Kualitas Portofolio
keuangan yang kuat, menumbuhkan tabungan, dan
• UOB mengintegrasikan pendekatan Risk-
melakukan investasi cerdas untuk mengembangkan
First ke dalam proposisi nilai Wealth Banking,
kekayaan mereka.
menghadirkan solusi yang kompetitif dan
disesuaikan untuk mempertahankan dan
Dengan menggunakan Pendekatan Risk-First dan
menarik nasabah.
bekerja sama dengan Relationship Manager yang
• Newsletter bulanan Wealth Banking
berdedikasi, kami menyesuaikan strategi investasi agar
diperkenalkan untuk memberikan wawasan
selaras dengan tujuan, prioritas, dan profil risiko mereka.
pasar terbaru kepada nasabah dan karyawan,
Pendekatan ini memastikan pertumbuhan kekayaan
memperkuat keterlibatan dan edukasi finansial.
yang bertanggung jawab sekaligus membantu nasabah
• Program loyalitas akhir tahun, seperti pemberian
mencapai aspirasi mereka yang unik.
hampers untuk nasabah terpilih, meningkatkan
98 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4
Page 101
retensi dan menunjukkan apresiasi terhadap Prioritas 2025
loyalitas mereka. UOB Indonesia berkomitmen untuk mendorong
pertumbuhan dan meningkatkan layanan di segmen
3. Memperkuat Keterlibatan dengan Nasabah Wealth Banking dan Privilege Banking pada tahun 2025.
• Inisiatif manajemen portofolio yang Prioritas utama mencakup:
dipersonalisasi serta berbagai acara eksklusif
memperkuat hubungan dengan nasabah dan 1. Optimalisasi Layanan dan Jaringan
meningkatkan kepercayaan mereka terhadap • Menargetkan 12 Privilege Banking Centres
UOB. di enam kota besar pada tahun 2027, guna
• Wealth Banking juga menciptakan pipeline menyederhanakan jaringan dan meningkatkan
ke Privilege Banking, secara strategis meng- efisiensi.
upgrade nasabah yang memenuhi syarat ke • Pelatihan lebih lanjut bagi Relationship
segmen berikutnya. Managers dan Client Advisors, agar
dapat memberikan saran keuangan yang
4. Meningkatkan Proposisi Nilai lebih personal dalam melindungi dan
• UOB memperkenalkan program akuisisi yang mengembangkan kekayaan nasabah.
lebih terarah dan memperluas cakupan acara
eksklusif sesuai dengan preferensi nasabah. 2. Mendorong Pertumbuhan Portofolio
• Berbagai program loyalitas, termasuk pemberian • Mempercepat program akuisisi untuk menarik
hadiah akhir tahun yang dipersonalisasi, nasabah baru serta mendorong nasabah
meningkatkan kepuasan dan retensi nasabah. eksisting untuk meningkatkan saldo dan
mengeksplorasi produk tambahan.
Privilege Banking • Strategi pemasaran akan disesuaikan dengan
Privilege Banking melayani individu dengan kekayaan kebutuhan nasabah dan perkembangan pasar.
yang memiliki aset kelolaan mulai dari Rp1 miliar.
Segmen ini menawarkan solusi keuangan yang canggih 3. Memperkuat Nilai Tambah (Value Proposition)
serta manfaat eksklusif, menghadirkan pengalaman • Pendekatan Risk-First akan tetap menjadi
perbankan premium yang disesuaikan dengan inti strategi Wealth dan Privilege Banking,
kebutuhan dan aspirasi unik nasabah affluent. memastikan layanan UOB tetap relevan dan
kompetitif.
Kami berfokus pada pengelolaan kekayaan dengan • Komunikasi yang lebih efektif mengenai layanan
cermat dan presisi, mengombinasikan penawaran utama kepada karyawan dan nasabah,
yang disesuaikan dengan perhatian personal. Client untuk memperkuat posisi UOB sebagai mitra
Advisor yang berdedikasi menggunakan Pendekatan terpercaya dalam wealth management.
Berbasis Risiko (Risk-First Approach) khas UOB untuk
menyelaraskan strategi investasi dengan tujuan, 4. Meningkatkan Inovasi Digital
prioritas, dan toleransi risiko nasabah, memastikan • Penguatan kapabilitas produk dan sistem
pengelolaan kekayaan yang efektif dan bertanggung melalui platform digital UOB TMRW, guna
jawab. menciptakan pengalaman nasabah yang lebih
seamless dan optimal di setiap touchpoint.
Privilege Banking melampaui layanan keuangan
tradisional. Nasabah menikmati hak istimewa eksklusif Prioritas ini mencerminkan komitmen UOB dalam
seperti layanan pramutamu medis, transfer limusin, memberdayakan nasabah dengan solusi inovatif dan
pemeriksaan kesehatan tahunan, brankas, dan hadiah layanan terbaik, mendukung kesuksesan finansial
yang bijaksana untuk ulang tahun dan acara perayaan. mereka di masa depan.
Nasabah juga mendapat manfaat dari akses ke UOB
Privilege Banking Centre di seluruh wilayah. Kombinasi
mulus antara solusi keuangan yang disesuaikan
dan manfaat gaya hidup premium ini mencerminkan
komitmen kami untuk mendukung tujuan keuangan
nasabah sekaligus meningkatkan kesuksesan dan
status kehidupan mereka.
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4 99
Page 102
Pembahasan dan Analisis Manajemen
UOB TMRW Digital Bank Fitur tambahan seperti opsi konversi cicilan,
Pada tahun 2024, kami mempertajam fokus UOB penyesuaian batas kredit sementara dan permanen,
TMRW untuk mendukung akuisisi dalam skala besar serta pelacak pengeluaran real-time telah dihadirkan
dengan biaya yang kompetitif serta meningkatkan untuk memberikan solusi digital yang lebih canggih
keterlibatan nasabah. Fokus ini menjadi panduan bagi sesuai dengan beragam kebutuhan finansial nasabah.
upaya Bank dalam memperluas fitur dan layanan, guna
memenuhi beragam kebutuhan nasabah, mulai dari Untuk meningkatkan keterlibatan nasabah, UOB TMRW
perbankan sehari-hari hingga pengelolaan kekayaan terus menambah daftar biller, nasabah kapabilitas
jangka panjang. UOB TMRW secara aktif meningkatkan pembayaran QRIS, serta meningkatkan Smart
penawarannya untuk memberikan pengalaman yang Insights dan Rewards+ sebagai bagian dari program
lebih baik bagi nasabah serta memperkuat posisinya loyalitasnya. Di saat yang sama, Bank juga memperkuat
di pasar. Dengan mengintegrasikan produk kekayaan, fitur keamanan dengan menerapkan fitur Anti-Remote
tabungan, dan asuransi Personal Financial Servuces Access Detection, yang berfungsi untuk mendeteksi
ke dalam aplikasi, Bank bertujuan menjadikan UOB malware demi memastikan pengalaman perbankan
TMRW sebagai platform utama bagi nasabah dalam digital yang lebih aman.
melakukan transaksi keuangan, mendorong keterlibatan
yang lebih dalam, serta meningkatkan aktivitas digital Dalam mewujudkan strategi ini, berikut adalah inisiatif
mereka. utama yang telah dilakukan sepanjang tahun 2024:
Strategi: Peningkatan Fitur dan Layanan di 1. Perluasan Fitur Finansial dan Non-Finansial
Tahun 2024 • Layanan Kartu Kredit dan Pinjaman:
Kami meningkatkan UOB TMRW secara signifikan di Memperkenalkan Digital CashPlus untuk
tahun 2024 dengan memprioritaskan kenyamanan akses kredit yang cepat dan fleksibel, serta
nasabah dan pemberdayaan finansial, termasuk pengelolaan limit kredit.
peluncuran Digital CashPlus untuk melayani nasabah • Smart Insights: Memberikan wawasan finansial
UOB CashPlus yang berasal dari portofolio perbankan yang lebih personal melalui pengingat dan
konsumer Citigroup. notifikasi berdasarkan perilaku keuangan
nasabah.
100 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4
Page 103
2. Peningkatan Pengalaman Pengguna (UI/UX) • Self-Serve Unit Trust: Melakukan peluncuran
• Layar Login Musiman: Selalu selaras dengan terbatas kepada beberapa nasabah untuk
kampanye promosi UOB dan aktivitas musiman. memungkinkan mereka membeli, menjual, dan
• Navigasi yang Lebih Baik: Meningkatkan tata mengalihkan reksa dana melalui aplikasi UOB
letak aplikasi untuk manajemen akun yang TMRW.
lebih intuitif dan eksplorasi layanan yang lebih
mudah. 4. Peningkatan Keamanan UOB TMRW
• Smart Assistant: Menggunakan chatbot • Memerangi ancaman keamanan siber yang
Tomorrow Intelligent Assistant (TIA) untuk semakin meningkat, seperti malware dan
menyelesaikan pertanyaan nasabah dengan aplikasi yang tidak terverifikasi atau tidak
cepat serta memastikan transisi yang lancar terpercaya.
dalam menangani masalah yang lebih
kompleks. 5. Peningkatan Keterlibatan Nasabah
• Reward yang Dipersonalisasi: Meluncurkan
3. Perluasan Fitur Kekayaan Digital berbagai kampanye yang disesuaikan dengan
• Tampilan Portofolio Kekayaan: Memungkinkan preferensi nasabah.
nasabah untuk melihat keseluruhan portofolio • Ekspansi Kemitraan: Menambah biller, merchant,
mereka, termasuk CASA, Deposito, Wealth, dan dan mitra pembayaran untuk memberikan
Asuransi dalam satu tampilan. kenyamanan lebih dalam bertransaksi.
Performa di 2024
UOB TMRW mencapai tonggak penting pada tahun 2024, memperkuat reputasinya sebagai
aplikasi perbankan digital yang dinamis dan berfokus pada nasabah. UOB TMRW telah mencapai
pertumbuhan 27 persen yang mengesankan dalam penggunanya, dan pertumbuhan 22 persen
dalam jumlah CASA Digital dibandingkan dengan tahun 2023. Pertumbuhan ini menyoroti
kemampuan platform untuk menarik pengguna yang beragam yang mencari solusi perbankan
digital modern dan intuitif.
Selain pencapaian ini, kepuasan nasabah tetap menjadi prioritas di mana Net Promoter Score
(NPS)* mencapai sebesar +59. Nasabah memuji tampilan aplikasi yang ramah pengguna,
keamanan yang kuat, dan dukungan nasabah yang responsif.
*) N
PS adalah metrik independen yang digunakan oleh industri untuk mengukur tingkat kepuasan nasabah dan kemungkinan nasabah akan
merekomendasikan produk dan layanan kami kepada orang lain.
Rencana Masa Depan untuk 2025 onboarding untuk produk ritel melalui aplikasi UOB
Melanjutkan pencapaian yang telah diraih, UOB TMRW TMRW, menjadikannya lebih lancar dan efisien. Selain
telah menyusun roadmap strategis untuk tahun 2025 itu, peningkatan fitur transaksi akan dilakukan untuk
guna semakin meningkatkan kapabilitas perbankan memenuhi kebutuhan pembayaran nasabah, sekaligus
digital dan memperkaya pengalaman nasabah. Fokus memastikan keselarasan dengan regulasi yang berlaku.
utama adalah menghadirkan kapabilitas Digital Wealth Melalui kolaborasi dengan berbagai pemangku
bagi semua nasabah, memastikan akses yang lebih luas kepentingan, UOB TMRW bertujuan memperkuat
nasabah produk dan layanan pengelolaan kekayaan. posisinya sebagai salah satu platform perbankan
Bank juga akan terus menyempurnakan proses digital digital terbaik di ASEAN.
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4 101
Page 104
Pembahasan dan Analisis Manajemen
Wholesale Banking 2. Barang Konsumsi dan Kesehatan: meliputi makanan
Wholesale Banking berkomitmen untuk berkontribusi dan pertanian; produk perawatan rumah tangga
pada pertumbuhan ekonomi Indonesia dengan dan pribadi, kosmetik; farmasi; peralatan kesehatan;
menghubungkan bisnis di seluruh kawasan, serta dan penyedia layanan kesehatan.
mendukung arus investasi melalui Foreign Direct 3. Energi dan Kimia: mencakup minyak; gas; bahan
Investment (FDI) ke Indonesia. kimia; batu bara; energi; serta penyedia layanan
industri.
Melalui kerja sama erat bersama mitra dagang di 4. Konstruksi dan Infrastruktur: mencakup kontraktor;
seluruh dunia, kami juga membantu memfasilitasi pemasok bahan bangunan; transportasi/
kegiatan ekspor dan impor negara. Kami menawarkan infrastruktur; utilitas/energi.
produk dan layanan yang disesuaikan perusahaan 5. Telekomunikasi, Media, dan Teknologi.
dan institusi, sehingga memungkinkan mereka untuk 6. Properti dan Perhotelan (difokuskan pada peluang
mengelola operasional bisnis, arus kas, ekspansi pasar, terpilih).
dan kebutuhan modal secara lebih baik. Selain itu, kami
juga menyediakan solusi untuk membantu nasabah Bank membentuk unit foreign direct investment (FDI)
dalam mengelola risiko perdagangan dan komoditas. yang berfokus pada investor Tiongkok, serta pada
investor Tiongkok, serta mendirikan kantor cabang
khusus di Sopo Del untuk menangkap peluang bisnis
Corporate Banking baru. Komitmen Bank terhadap keberlanjutan diperkuat
Corporate Banking tetap berkomitmen untuk memberikan dengan penerapan alat penyaringan hijau atau
solusi keuangan yang komprehensif dan disesuaikan berkelanjutan untuk proposal kredit, yang menghasilkan
bagi korporasi besar dan Badan Usaha Milik Negara total pembiayaan berkelanjutan sebesar Rp4.113 miliar
(BUMN). Dengan memanfaatkan konektivitas lintas hingga Desember 2024, dengan pertumbuhan 154
negara UOB dan keahlian industri yang mendalam, persen yang melampaui target internal.
Bank menyediakan layanan pembiayaan perdagangan,
manajemen kas, dan pinjaman terstruktur untuk Di tengah meningkatnya persaingan antar bank lokal,
mendukung pertumbuhan dan ekspansi nasabah. Fokus Corporate Banking mencatat pertumbuhan kredit
kami adalah membangun kemitraan jangka panjang sebesar 50 persen dan peningkatan saldo CASA sebesar
dengan menawarkan solusi inovatif yang menjawab 15 persen, didorong oleh pemanfaatan kredit yang
kebutuhan bisnis yang terus berkembang, khususnya lebih tinggi, pipeline kredit baru, dan akuisisi nasabah
di kawasan industri, pembiayaan berkelanjutan, dan yang agresif. Per Desember 2024, rasio Non-Performing
industri berorientasi ekspor. Loan (NPL) tetap berada di angka nol, mencerminkan
pendekatan disiplin Bank dalam pengelolaan risiko.
Strategi dan Kinerja 2024 Ke depan, Corporate Banking menargetkan perluasan
Pada tahun 2024, Bank memprioritaskan perluasan basis nasabah new-to-bank (NTB) dengan potensi
basis nasabah baru (new-to-bank/NTB), dengan CASA yang kuat, percepatan penyelesaian pipeline,
kawasan industri dan rantai pasok kendaraan sebagai fokus pada sektor industri dengan pertumbuhan tinggi,
target industri utama. Salah satu fokus strategi utama serta pendekatan selektif terhadap nasabah dengan
adalah mendorong pembiayaan hijau, pembiayaan pemanfaatan kredit rendah.
berbasis keberlanjutan (sustainability-linked financing),
dan pembiayaan transisi yang selaras dengan agenda Prioritas 2025
keberlanjutan UOB. Selain itu, Bank memanfaatkan Di tahun 2025, prioritas Bank mencakup:
kehadiran regional dan konektivitas ekosistemnya • Meningkatkan Cross-Selling dan Up-Selling:
untuk meningkatkan aliran transaksi dan peluang Memperkuat hubungan dengan nasabah melalui
perdagangan lintas negara. Untuk mempercepat solusi keuangan yang disesuaikan berdasarkan
proses penyelesaian transaksi, kami bekerja sama erat segmentasi (nasabah utama, aktif, dan tidak aktif).
dengan mitra produk dan tim Corporate Credit dengan • Memperluas Basis Nasabah New-to-Bank (NTB):
menyederhanakan proses persetujuan. Mengakuisisi nasabah dengan kualitas kredit tinggi
di sektor-sektor utama seperti kawasan industri,
Bank berfokus pada enam sektor bisnis berikut: BUMN dan industri berorientasi ekspor.
1. Industri: mencakup otomotif dan mesin, peralatan • Memanfaatkan Konektivitas Regional:
dan komponen (MEC); logam dan pertambangan; Mengoptimalkan jaringan UOB di Asia untuk
serta industri beragam. menangkap peluang FDI, memperluas hasil ekspor,
102 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4
Page 105
dan meningkatkan layanan manajemen kas, Kelapa Sawit dan Pengolahannya, Logam Non-Besi,
khususnya di sektor pertambangan dan perkebunan. Petrokimia dan Plastik, Pulp, Kertas dan Kemasan Kertas,
• Memperkuat Kehadiran di Pasar: Aktif terlibat Makanan dan Minuman, serta Farmasi.
dalam asosiasi industri, berpartisipasi dalam
konferensi dan seminar, serta meningkatkan Fokus strategi Bank tertuju pada sembilan industri
visibilitas di kalangan pemangku kepentingan prioritas, dengan memanfaatkan keahlian sektor
utama. untuk memberikan solusi yang disesuaikan, sambil
• Meningkatkan Kapabilitas Produk dan Proses: secara selektif mengeksplorasi pertumbuhan di sektor
Menyempurnakan penawaran produk dan proses lainnya. Pada sektor petrokimia, plastik, pulp, kertas,
end-to-end untuk mempercepat penyelesaian dan kemasan, Bank memprioritaskan penyaluran kredit
transaksi dan meningkatkan pengalaman nasabah. kepada perusahaan yang berkontribusi dalam rantai
• Menjaga Kualitas Aset: Menerapkan pendekatan pasok makanan dan minuman, dengan mengakui
akuisisi nasabah yang hati-hati, memantau kinerja peran penting mereka dalam mendukung pertumbuhan
portofolio secara ketat, dan bekerja sama dengan berkelanjutan dan ketahanan pangan.
tim Special Asset Management (SAM) untuk
mengelola risiko NPL. Strategi dan Kinerja 2024
• Investasi pada Talenta: Merekrut tambahan FDI Pada tahun 2024, kami mendukung nasabah melalui
advisor dengan keahlian pada investor Tiongkok, layanan perbankan digital dengan menyediakan
yang didukung oleh dua Relationship Manager Infinity sebagai solusi. Dengan memanfaatkan keahlian
untuk memastikan transfer pengetahuan dan kami di sembilan industri yang menjadi target, kami
kesinambungan bisnis. berpartisipasi dalam berbagai acara industri utama dan
membentuk Commercial Banking Acquisition Team untuk
menjajaki peluang baru di sektor-sektor tersebut. Untuk
Commercial Banking mendorong pertumbuhan dan membangun kolaborasi,
Commercial Banking menyediakan solusi yang kami bekerja sama dengan nasabah dalam membangun
disesuaikan untuk mendukung pertumbuhan nasabah ekosistem pemasok-pembeli guna menciptakan peluang
korporasi menengah, dengan menjawab kebutuhan bisnis.
operasional dan likuiditas baik di tingkat lokal maupun
regional. Layanan yang diberikan mencakup manajemen Solusi likuiditas dan modal kerja yang disesuaikan
kas, Financial Supply Chain Management (FSCM), dengan kebutuhan spesifik nasabah kami berikan
pembiayaan, dan investment banking, yang dirancang secara tepat sasaran, sementara upaya akuisisi
untuk memenuhi kebutuhan bisnis yang beragam. nasabah difokuskan pada pasar target yang dipilih
secara selektif dan didorong melalui acara komunitas,
Program FSCM memastikan rantai pasok yang stabil kolaborasi pemasok-pembeli, serta kemitraan dengan
melalui pengelolaan modal kerja end-to-end dan tim Channels. Selain itu, kami memprioritaskan
fasilitas perdagangan, yang selaras dengan kebutuhan pertumbuhan dana murah (low-cost CASA) melalui
nasabah. Bekerja sama dengan Transaction Banking promosi rekening operasional dan solusi inovatif seperti
dan Global Markets, Bank menawarkan layanan UOB Infinity. Untuk mendukung pertumbuhan bisnis
terintegrasi seperti pembiayaan perdagangan, yang berkelanjutan, kami secara aktif mempromosikan
produk pasar global, dan solusi manajemen kas, guna inisiatif Green Financing dan menyelenggarakan acara
mengoptimalkan likuiditas dan modal kerja. yang berfokus pada keberlanjutan.
Bank melayani berbagai segmen nasabah, termasuk Prioritas di Tahun 2025
perusahaan konsolidasi, bisnis keluarga, korporasi Di tahun 2025, kami menargetkan untuk mendorong
multinasional, dan perusahaan publik, yang didukung pertumbuhan bisnis inti dengan memperluas portofolio
oleh Group Relationship Managers dan Field CASA dan Trade Loan, sekaligus meningkatkan
Relationship Managers. Dengan portofolio kredit yang pendapatan berbasis komisi melalui produk Global
Markets, dengan memanfaatkan konektivitas regional
melebihi 50 persen, Bank menerapkan pendekatan
UOB Group yang luas.
personal dan berfokus pada kebutuhan nasabah.
Penyaluran kredit difokuskan pada sektor-sektor utama,
termasuk Otomotif dan Suku Cadang, Kimia, Konstruksi,
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4 103
Page 106
Pembahasan dan Analisis Manajemen
Kami akan memperkuat komitmen kami terhadap keberlanjutan dengan menekankan pembiayaan hijau dan produk
keuangan berkelanjutan yang selaras dengan tujuan lingkungan global. Untuk mendukung ekspansi bisnis, kami
akan menyediakan layanan konsultasi yang disesuaikan bagi nasabah yang ingin mengembangkan usahanya
melalui jaringan UOB Group, serta memfasilitasi peluang lintas negara dan akses ke pasar baru. Selain itu, kami juga
akan meningkatkan pengelolaan kas dan rantai pasok dengan berfokus pada inovasi produk Cash Management
dan solusi FSCM untuk meningkatkan efisiensi operasional dan likuiditas nasabah.
Financial Institutions Group Kami berkomitmen untuk menjadi mitra perbankan
Financial Institutions Group (FIG) di UOB Indonesia terpercaya yang menawarkan solusi holistik,
berfokus dalam menyediakan beragam produk dan membangun hubungan jangka panjang berdasarkan
layanan perbankan yang dirancang khusus untuk institusi kepercayaan, pemahaman dan pertumbuhan bersama.
keuangan, termasuk bank, lembaga keuangan non- Melalui interaksi proaktif dan inovasi berkelanjutan,
bank (NBFI), serta global funds dan financial sponsors Bank membantu klien menghadapi kompleksitas lanskap
(GFFS). Kami menghadirkan solusi yang disesuaikan keuangan serta mencapai tujuan strategis mereka.
dengan kebutuhan bisnis klien, baik di tingkat domestik
maupun internasional. Dengan memanfaatkan jaringan Selain itu, FIG juga berperan dalam mendukung misi
regional dan keahlian UOB, kami memastikan dukungan UOB Indonesia untuk mendorong pertumbuhan dan
lintas batas yang lancar dan efisien. konektivitas regional. Dengan menjaga hubungan
koresponden bank yang kuat, kami memfasilitasi
Pendekatan kolaboratif menjadi landasan utama FIG. transaksi perdagangan, valuta asing, dan manajemen
Tim FIG bekerja sama dengan tim Global Markets dan kas, sekaligus memperkuat kehadiran UOB Indonesia di
Transaction Banking untuk merancang dan menyediakan pasar-pasar utama.
solusi terpadu, seperti mekanisme pendanaan alternatif,
skema pinjaman terstruktur, serta produk treasury yang
inovatif.
Strategi dan Kinerja 2024
Pada tahun 2024, kami telah:
Memperkuat hubungan bisnis dengan nasabah prioritas melalui penyaluran fasilitas kredit
yang prudent kepada perusahaan multifinance terkemuka, sekuritas, dan Global Funds &
Financial Sponsors (GFFS). Strategi ini bertujuan untuk mencapai pertumbuhan kredit yang
stabil serta menjaga kualitas aset yang sehat.
Menjaga keseimbangan pendanaan yang efisien dengan menekan biaya dana melalui
diversifikasi basis klien, terutama dari sektor NBFI seperti perusahaan asuransi, manajemen
aset, sekuritas, GFFS, dan dana pensiun. Kami secara aktif menawarkan berbagai solusi
perbankan digital, termasuk internet banking (UOB Infinity), virtual account, e-tax, serta
produk pinjaman back-to-back.
Pada tahun 2024, total loan book dari FIG mengalami peningkatan signifikan sebesar 128
persen secara year-on-year, menutup tahun dengan nilai sebesar Rp8,77 triliun
104 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4
Page 107
Prioritas di 2025
Pada tahun 2025, kami berkomitmen untuk mendorong pertumbuhan dan stabilitas dengan secara aktif memperluas
portofolio pendanaan. Fokus kami adalah mendapatkan sumber pendanaan yang stabil sambil membangun
kemitraan dengan pemangku kepentingan utama seperti perusahaan sekuritas, penyedia asuransi, perusahaan
manajemen aset, dan dana pensiun. Dengan meningkatkan kolaborasi dan menambah saldo CASA, kami bertujuan
untuk menurunkan biaya dana serta memperkuat fondasi keuangan. Sementara kami terus secara selektif menjaring
nasabah baru, tujuan utama adalah memperdalam hubungan dengan nasabah yang sudah ada. Melalui strategi
cross-selling yang tepat dan pemanfaatan peluang baru, kami berupaya memenuhi kebutuhan mereka yang terus
berkembang serta menawarkan solusi keuangan yang holistis.
Selain itu, kami berkomitmen untuk mengembangkan portofolio pinjaman jangka pendek dan jangka panjang
melalui kemitraan dengan perusahaan multifinance dan sekuritas terkemuka, serta klien GFFS, melalui perjanjian
pinjaman bilateral dan sindikasi. Strategi inti Bank adalah tetap waspada dalam menjaga margin keuntungan yang
stabil, dengan secara cermat melakukan penyesuaian dengan kondisi suku bunga yang berlaku serta likuiditas
dalam sistem perbankan yang lebih luas. Secara keseluruhan, upaya ini akan memastikan pertumbuhan yang
berkelanjutan serta menciptakan nilai bagi seluruh pemangku kepentingan.
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4 105
Page 108
Pembahasan dan Analisis Manajemen
Business Banking digital yang komprehensif, selaras dengan tren
Business Banking bertujuan untuk menjadi mitra pasar dan kebutuhan UKM yang terus berkembang.
keuangan terdepan bagi Usaha Kecil dan Menengah Inovasi-inovasi ini memperkuat komitmen Bank dalam
(UKM) di Indonesia. Dengan menawarkan solusi memberdayakan UKM melalui layanan yang maju untuk
yang disesuaikan dan komprehensif, departemen ini mendorong efisiensi dan pertumbuhan berkelanjutan.
membantu UKM dalam menyederhanakan operasional,
mengelola keuangan secara efektif, dan mencapai Pada tahun 2024, Business Banking mengalami
pertumbuhan berkelanjutan di berbagai sektor industri. perubahan pada total pendapatan dibandingkan
tahun sebelumnya. Dana pihak ketiga tercatat sebesar
Strategi dan Kinerja 2024 Rp14,28 triliun dengan kontribusi pertumbuhan CASA
Pada tahun 2024, Bank memprioritaskan pengembangan sebesar 20,6 persen.
ekosistem digital unggulannya, BizSmart, dengan
berkolaborasi bersama mitra ekosistem untuk Prioritas di Tahun 2025
menyediakan solusi holistik bagi UKM. Upaya ini Pada tahun 2025, Bank menargetkan untuk memperkuat
diperkuat melalui kegiatan akuisisi penjualan bersama posisinya sebagai mitra keuangan terpercaya bagi
dan kampanye promosi, guna memastikan penetrasi UKM di Indonesia dengan membangun kolaborasi
pasar yang lebih luas serta meningkatkan visibilitas yang lebih dalam bersama mitra ekosistem. Kemitraan
penawaran Bank. ini akan menghadirkan layanan perbankan dan non-
perbankan yang terintegrasi, menjawab tantangan
Untuk memperkuat portofolio pembiayaannya, Bank unik yang dihadapi UKM dan mendorong pertumbuhan
meluncurkan produk pembiayaan modal kerja inovatif berkelanjutan.
yang dijamin dengan obligasi, menyasar berbagai sektor.
Fasilitas perdagangan yang ditingkatkan dengan fitur Salah satu fokus utama adalah pengembangan solusi
yang lebih baik dan strategi penjualan yang terfokus perbankan holistis yang melampaui layanan keuangan
juga menjawab kebutuhan pembiayaan UKM secara tradisional. Bank berencana untuk mengintegrasikan alat
lebih efektif. Inisiatif yang mempromosikan kapabilitas digital canggih, produk pembiayaan yang disesuaikan,
Transaction Banking UOB turut memposisikan Bank dan platform manajemen bisnis yang komprehensif
sebagai pilihan utama untuk rekening operasional. guna menciptakan proposisi nilai yang unik bagi UKM.
Kampanye berbasis digital yang terintegrasi lebih dalam
dengan solusi seperti H2H, API, dan peluang cross- Melalui inisiatif-inisiatif ini, Bank menegaskan
sell berkontribusi terhadap pertumbuhan saldo CASA kembali komitmennya terhadap inovasi, peningkatan
yang berkelanjutan dengan meningkatkan keterlibatan pengalaman nasabah, serta mendorong kemajuan
nasabah dan loyalitas portofolio. ekonomi dalam sektor UKM Indonesia. Upaya ini
akan memposisikan Bank sebagai pemimpin dalam
Bank juga memperluas kehadirannya di pasar kredit mendukung pertumbuhan dan efisiensi operasional
properti bisnis dengan menjalin kemitraan bersama UKM.
pengembang properti dan agen baru di kota-kota
utama untuk menawarkan pembiayaan yang kompetitif
bagi UKM. Bagi nasabah existing, strategi cross-selling
yang proaktif, penetapan harga yang kompetitif, serta
peningkatan proses memastikan retensi dan kepuasan
nasabah.
Menyadari meningkatnya permintaan terhadap
digitalisasi, Bank mengembangkan solusi pembayaran
106 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4
Page 109
Transaction Banking Dengan memungkinkan nasabah untuk melakukan
Inti dari layanan Transaction Banking UOB adalah pembayaran secara real-time ke akun mana pun di
komitmen kami dalam mendukung nasabah korporasi bank yang berpartisipasi dalam BI-FAST, layanan API
untuk meningkatkan likuiditas, menyederhanakan menyediakan pemrosesan yang lebih cepat dan efisien
operasional, dan mengoptimalkan modal kerja. Dengan dibandingkan dengan pembayaran tradisional secara
memanfaatkan jaringan regional dan teknologi canggih berkelompok. Nasabah mendapatkan keuntungan dari
UOB Group, kami menyediakan solusi terintegrasi pembaruan hampir instan mengenai status pembayaran
dalam manajemen kas, pembiayaan perdagangan, dan dan ketersediaan dana melalui Account Service API dan
financial supply chain management (FSCM) yang selaras Credit Notification API.
dengan rantai nilai bisnis nasabah.
Account Service API menawarkan fitur lengkap seperti
Cash Management cek saldo, laporan mutasi rekening, dan notifikasi
Solusi cash management kami dirancang untuk transaksi. Credit Notification API memberikan notifikasi
menyederhanakan operasional keuangan bisnis, langsung ketika dana masuk ke rekening, memungkinkan
membantu nasabah dalam mengoptimalkan arus kas, rekonsiliasi real-time dan meningkatkan efisiensi proses
meningkatkan efisiensi pembayaran, serta mempercepat penerimaan pembayaran.
proses penerimaan dana. Pada tahun 2024, kami
meningkatkan kanal digital dan mengimplementasikan Layanan API UOB merupakan bagian dari inisiatif kami
sistem BI-FAST dari Bank Indonesia untuk transfer untuk membantu bisnis bertransisi ke ekosistem digital
massal, memungkinkan transaksi yang lebih cepat dan yang sepenuhnya cashless. Dengan menyediakan solusi
efisien. otomatis dan hemat biaya, kami memberdayakan
nasabah untuk menyederhanakan operasional serta
UOB Indonesia terus berkomitmen dalam mendorong mengurangi ketergantungan pada proses manual.
transformasi digital guna memberdayakan bisnis untuk
fokus pada pertumbuhan. Tim Transaction Banking UOB Trade Finance
terus meningkatkan layanan pada tahun 2024 dengan Layanan trade finance Bank menawarkan rangkaian
mengadopsi teknologi inovatif dan memanfaatkan produk komprehensif yang dirancang untuk membantu
keahlian regional UOB Group untuk menghadirkan solusi nasabah menghadapi kompleksitas perdagangan
keuangan yang terintegrasi dan efektif. domestik maupun internasional. Dengan mengurangi
a. UOB Infinity risiko terkait perdagangan dan memberikan panduan
Diluncurkan pada November 2022, UOB Infinity dari para ahli, kami memberdayakan nasabah untuk
mengintegrasikan manajemen kas, pembiayaan membuka peluang baru dalam pertumbuhan bisnis
perdagangan, dan financial supply chain mereka.
management (FSCM) dalam satu platform digital.
Dengan fitur BI-FAST, platform ini mendukung Dengan fokus yang berkelanjutan pada peningkatan
pembayaran real-time dengan biaya yang lebih pengalaman nasabah, kami telah menyederhanakan
rendah. Pengguna memperoleh manfaat dari alat proses perdagangan, memungkinkan transaksi yang
yang intuitif, pelacakan transaksi secara real-time, lebih cepat dan efisien.
serta keselarasan dengan regulasi pembayaran
pajak terbaru dari Kementerian Keuangan dan Pada tahun 2024, sebagai bagian dari strategi
Direktorat Jenderal Pajak, memastikan transaksi digitalisasi berkelanjutan dalam perdagangan, kami
keuangan yang lancar, transparan, dan efisien. memperkenalkan sistem validasi garansi. Inovasi
ini meningkatkan efisiensi operasional dengan
b. Layanan API UOB memungkinkan penerima manfaat untuk memverifikasi
Diperkenalkan pada tahun 2023, Layanan API jaminan yang diterbitkan oleh Bank dengan mudah,
UOB berbasis SNAP (Standard Nasional Open API meningkatkan transparansi, dan menyederhanakan
Pembayaran) memungkinkan pembayaran real-time proses rekonsiliasi.
melalui BI-FAST serta transfer antar rekening UOB.
API ini mendukung berbagai jenis transaksi dengan Selain itu, integrasi Open Account Trade Facilities ke
pembaruan status instan, peningkatan efisiensi dalam platform FSCM UOB Infinity telah mengoptimalkan
rekonsiliasi, dan fitur akun yang komprehensif. proses perdagangan, menciptakan sistem yang
sepenuhnya terintegrasi dan menghubungkan operasi
front-end dan back-end secara mulus.
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4 107
Page 110
Pembahasan dan Analisis Manajemen
a. UOB Infinity Financial Supply Chain Management (FSCM)
Diluncurkan pada September 2023, kapabilitas FSCM UOB Infinity memungkinkan interaksi yang lancar di
seluruh rantai pasokan di Indonesia, ASEAN, dan Tiongkok. Pada tahun 2024, Bank memperkenalkan Open
Account Trade Facilities, yang memberikan nasabah visibilitas dan kontrol penuh atas aktivitas perdagangan
dan arus kas mereka, memastikan pengelolaan modal kerja yang efektif untuk operasional impor dan ekspor.
b. Green Trade Finance/Sustainable Trade Finance
UOB Indonesia mendukung bisnis dalam mengintegrasikan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG)
ke dalam strategi perdagangan mereka melalui Green dan Sustainable Trade Finance. Kerangka kerja Bank
mendefinisikan kelayakan untuk pembiayaan berkelanjutan, mencakup Documentary Trade, Open Account
Financing, dan FSCM. Layanan ini membantu klien memasukkan keberlanjutan ke dalam operasional mereka,
memperkuat komitmen mereka terhadap praktik bisnis yang bertanggung jawab.
Penghargaan dan Pengakuan
Inovasi berkelanjutan dan layanan unggulan yang diberikan oleh Transaction Banking mendapatkan pengakuan
di tahun 2024 melalui berbagai penghargaan bergengsi, seperti:
Triple A Solution Awards:
Triple A Best Bank Awards:
• Best Supply Chain Solution Indonesia
• Best Services Provider - Trade
• Best Cash Management Solution
Finance Indonesia
Indonesia
• Best Payments and Collection
Solutions Indonesia
108 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4
Page 111
Global Markets Inisiatif utama meliput:
Global Markets menyediakan solusi yang disesuaikan -- Principal Guaranteed Deposit (PGD) Premium
dalam berbagai produk valuta asing (FX), suku bunga, Growth: Diperkenalkan sebagai produk
dan investasi termasuk transaksi FX, derivatif, produk investasi terstruktur yang menawarkan
investasi terstruktur, sekuritas, dan layanan pasar uang. perlindungan modal serta imbal hasil lebih
Solusi lindung nilai (hedging) yang canggih, opsi investasi, tinggi dibandingkan deposito tradisional.
dan layanan konversi mata uang memungkinkan -- Perluasan Obligasi Korporasi: Memperluas
nasabah mengoptimalkan strategi keuangan mereka. portofolio obligasi untuk mencakup obligasi
Selain itu, Global Markets juga memperkuat stabilitas dengan peringkat investasi lebih rendah,
keuangan Bank melalui pengelolaan likuiditas dan risiko sehingga membuka peluang diversifikasi yang
yang disiplin. lebih besar.
-- Penunjukan Sebagai Primary Dealer: Ditunjuk
Beroperasi dalam kerangka kerja yang terintegrasi, oleh Bank Indonesia sebagai primary
segmen ini menggabungkan kegiatan market-making, dealer, yang memperkuat peran Bank dalam
manajemen portofolio dan likuiditas, structuring, serta pengembangan pasar uang dan valuta asing
manajemen bisnis. Tim penjualan yang didedikasikan Indonesia yang kuat dan likuid.
secara khusus melayani kebutuhan berbagai segmen
nasabah, termasuk nasabah Corporate Banking dan • Akuisisi bisnis konsumer Citigroup
Financial Institutions Group (FIG), serta nasabah Integrasi portofolio bisnis konsumer Citigroup secara
Commercial Banking, Business Banking, dan Retail, guna signifikan memperkuat basis nasabah ritel Bank.
memastikan solusi yang personal dan efektif. Hal ini memungkinkan peluncuran berbagai produk
yang lebih luas, termasuk FX, investasi terstruktur,
Strategi dan Kinerja 2024 serta berbagai obligasi pemerintah dan korporasi
Bank memperkuat posisinya sebagai mitra terpercaya yang disesuaikan dengan kebutuhan nasabah yang
dengan membantu nasabah mencapai imbal hasil terus berkembang.
investasi yang optimal, mendiversifikasi portofolio, dan
mengelola risiko melalui produk investasi inovatif dan • Perluasan Basis Nasabah dan Pertumbuhan
strategi lindung nilai (hedging). Pendapatan
Terlepas dari kondisi ekonomi yang menantang,
Pada tahun 2024, kami tetap berkomitmen untuk Bank memanfaatkan perluasan basis nasabah ritel
memperdalam hubungan dengan nasabah dan untuk menghadirkan produk dan layanan yang
memberikan yang terbaik bagi mereka melalui berbagai disesuaikan, sehingga memastikan pertumbuhan
siklus pasar dengan langkah-langkah berikut: pendapatan yang berkelanjutan sekaligus
1. Secara proaktif membantu nasabah dalam mengelola eksposur risiko secara efektif.
mengelola eksposur risiko melalui lindung nilai
portofolio guna meredam volatilitas pasar. Kami • Centre of Excellence
juga memperluas penawaran obligasi pemerintah Centre of Excellence mendorong kolaborasi
untuk nasabah dengan profil risiko konservatif. lintas tim market-making, manajemen portofolio
2. Memperkenalkan produk investasi terstruktur bagi dan likuiditas, structuring, serta tim penjualan.
nasabah yang menginginkan imbal hasil lebih Inisiatif ini memastikan solusi yang kompetitif dan
tinggi dibandingkan dengan deposito berjangka komprehensif, disesuaikan dengan kebutuhan
tradisional. masing-masing nasabah.
3. Memanfaatkan sistem treasury MUREX untuk
menghadirkan produk-produk canggih, • Kemitraan Lintas Fungsi
meningkatkan efisiensi operasional, dan Peningkatan kolaborasi lintas departemen dan
memperkuat manajemen risiko. inisiatif cross-selling memperluas basis nasabah
dan meningkatkan pendapatan berbasis komisi
Aktivitas di Tahun 2024 mencakup: (fee-based income).
• Pengembangan Produk dan Inovasi • Manajemen Eksposur Risiko
Bank memfokuskan diri pada inovasi produk untuk Pendekatan disiplin dalam manajemen risiko yang
memberikan kinerja unggul dan kapabilitas yang
ditingkatkan.
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4 109
Page 112
Pembahasan dan Analisis Manajemen
didukung oleh strategi lindung nilai (hedging) yang Bank juga berkomitmen untuk memperkuat kolaborasi
proaktif memungkinkan Bank untuk memanfaatkan regulasi dengan Bank Indonesia, OJK, dan para
peluang pasar sekaligus meredam risiko volatilitas. pemangku kepentingan utama lainnya guna
memastikan terciptanya ekosistem keuangan yang
• Daya Saing dalam Produk Derivatif dan Investasi stabil dan tangguh. Seluruh inisiatif ini mencerminkan
Inisiatif baru, termasuk PGD Premium Growth dedikasi Bank dalam mendorong pertumbuhan, inovasi,
dan perluasan penawaran obligasi korporasi, dan kepemimpinan di tahun 2025.
memberikan pilihan investasi yang beragam dan
kompetitif bagi nasabah, didukung oleh wawasan Dengan memfokuskan diri pada prioritas-prioritas
pasar yang tepat waktu. tersebut, Bank bertujuan untuk menghadirkan
pertumbuhan yang berkelanjutan dan solusi inovatif,
Dari sisi kinerja tahun 2024, Bank berhasil memperkuat memperkuat relevansinya dalam lanskap keuangan
customer franchise dengan fokus pada aktivitas cross- yang terus berkembang.
selling dan referral, meningkatkan efisiensi biaya, serta
mendorong pertumbuhan pendapatan berbasis komisi.
Sebagai hasilnya, kontribusi Global Markets terhadap
fee-based income Bank meningkat menjadi 45,5 persen,
dari sebelumnya 40,6 persen pada tahun 2023.
Total pendapatan juga mengalami pertumbuhan yang
kuat sebesar 16,6 persen, didorong oleh kinerja solid
dari sales desk serta kolaborasi yang ditingkatkan di
seluruh desk Global Markets dan segmen bisnis.
Prioritas di Tahun 2025
Pada tahun 2025, Bank berkomitmen untuk memperkuat
kehadirannya di pasar dan mendorong pertumbuhan
pendapatan melalui pendekatan yang terfokus
dan strategis. Salah satu prioritas utama adalah
menghadirkan produk dan strategi penetapan harga
yang kompetitif untuk mempercepat pertumbuhan
di segmen FX, obligasi dan produk investasi, yang
dilengkapi dengan solusi lindung nilai (hedging)
yang dirancang khusus sesuai kebutuhan nasabah.
Untuk memberikan nilai tambah, Bank berencana
memperkenalkan produk terstruktur inovatif yang
menawarkan imbal hasil lebih tinggi sekaligus
memungkinkan pengelolaan risiko yang efisien bagi
nasabah. Nasabah
Nasabah adalah fokus dari semua yang kami lakukan.
Untuk mendukung pertumbuhan neraca keuangan, Kami berkomitmen untuk membantu memenuhi
Bank akan mengoptimalkan manajemen likuiditas dan keuangan mereka, bisnis, dan gaya hidup melalui
meningkatkan net interest margin, guna memastikan solusi yang disesuaikan dengan kebutuhan mereka.
posisi keuangan yang kuat dan berkelanjutan. Setiap interaksi dirancang agar aman, andal, dan
Dengan meningkatkan kapabilitas market-making, didukung oleh sentuhan manusiawi guna menghadirkan
Bank bertujuan untuk menangkap peluang baru yang pengalaman perbankan yang lancar.
muncul dan mempertahankan kepemimpinan di pasar
keuangan utama. Selain itu, perluasan segmen obligasi Menjadikan Nasabah sebagai Fokus Utama
ritel dan pertumbuhan bisnis obligasi wholesale akan Pendekatan kami dimulai dengan memahami kebutuhan
memungkinkan Bank untuk menjangkau basis nasabah dan preferensi unik setiap nasabah. Kami berupaya
yang lebih luas, menjawab kebutuhan keuangan yang menyediakan solusi finansial yang selaras dengan
beragam.
110 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4
Page 113
tujuan mereka, dengan menekankan tiga prioritas Perlakuan yang Setara untuk Nasabah Kami
utama: personalisasi, konektivitas, dan keberlanjutan. Kami menempatkan nasabah sebagai prioritas utama
dan menjunjung tinggi standar profesional serta etika
Kami berkomitmen untuk menyediakan solusi finansial tertinggi dalam setiap interaksi. Prinsip Fair Dealing
yang selaras dengan tujuan dan gaya hidup nasabah, menjadi inti budaya Bank, yang kami terapkan melalui:
dengan memanfaatkan alat digital dan kemitraan
regional guna memastikan layanan yang terhubung • Menyediakan produk dan layanan yang disesuaikan
dan mudah diakses. Pendekatan ini didasarkan pada dengan kebutuhan nasabah.
tiga pilar utama: • Membekali karyawan dengan kompetensi
yang diperlukan untuk memberikan saran dan
• Customer Experience: Kami menyediakan pilihan rekomendasi yang berkualitas.
perbankan online maupun offline untuk layanan • Menyampaikan informasi yang jelas, relevan,
yang lebih personal dan nyaman. dan tepat waktu guna mendukung pengambilan
• Customer Insights: Kami secara aktif mengumpulkan keputusan finansial, dan
dan menindaklanjuti masukan nasabah untuk • Menindaklanjuti masukan nasabah secara cepat,
menyesuaikan produk dan layanan agar tetap independen, dan efektif.
relevan dengan kebutuhan yang terus berkembang.
• Regional Connectivity: Jaringan ASEAN kami Untuk memperkuat praktik Fair Dealing serta mematuhi
memungkinkan nasabah mengeksplorasi peluang regulasi terbaru, kami telah merevisi Kebijakan
dan memperluas jangkauan bisnis mereka ke pasar Perlindungan Nasabah. Kami juga melakukan survei
internasional. NPS Fair Dealing di berbagai segmen seperti Consumer
Banking, Business Banking, Commercial Banking,
Kami berupaya membangun kepercayaan dengan dan Global Markets, guna memastikan layanan kami
menanggapi setiap kekhawatiran nasabah serta memenuhi kebutuhan nasabah yang beragam.
mendukung mereka dalam berbagai kondisi finansial.
Tanggapan Efektif terhadap Kebutuhan
Pada tahun 2024, kami menggunakan Net Promoter Nasabah
Score (NPS) untuk mengukur dan meningkatkan layanan Kami menanggapi masukan nasabah dengan serius
di berbagai titik interaksi utama. Masukan dari nasabah dan bertindak cepat untuk menyelesaikan setiap
membantu kami mengidentifikasi kesenjangan layanan, permasalahan. Pada tahun 2024, kami meningkatkan
yang kemudian kami tindaklanjuti melalui peningkatan proses penanganan masukan nasabah guna
yang terarah guna terus meningkatkan kepuasan dan memastikan penyelesaian yang cepat dan adil. Inisiatif
loyalitas nasabah. utama yang dilakukan meliputi:
• Memberikan pembaharuan pelatihan bagi staf
Untuk meningkatkan skor NPS, kami berfokus pada cabang, Relationship Manager, dan agen Contact
penyelesaian masalah yang lebih cepat, peningkatan Centre, yang dipimpin oleh para ahli internal untuk
saluran digital untuk pengalaman yang lebih lancar, meningkatkan keterampilan pemecahan masalah.
serta pelatihan layanan yang lebih komprehensif. • Mengadakan diskusi lintas fungsi secara rutin guna
Dengan pemantauan rutin terhadap NPS, kami mengevaluasi masalah dan mempercepat waktu
memastikan bahwa layanan kami tetap selaras dengan penyelesaian keluhan.
kebutuhan dan ekspektasi nasabah.
Untuk menjaga kualitas layanan yang tinggi, kami
Masukan nasabah dari survei NPS mendorong perbaikan membekali tim kami dengan keterampilan praktis melalui
berkelanjutan dalam proses, prosedur, tenaga kerja, dan berbagai pelatihan dan lokakarya.
layanan kami. Tim khusus secara proaktif menangani
keluhan dari detractor, sementara wawasan dari Kami merancang pelatihan Service Excellence untuk
nasabah pasif, dan nasabah loyal digunakan untuk membantu petugas lini depan, seperti Customer
penyempurnaan lebih lanjut. Pendekatan proaktif Service dan Relationship Manager, dalam memahami
ini memperkuat komitmen kami dalam memberikan kebutuhan nasabah dengan lebih baik. Pelatihan ini
pengalaman perbankan yang lebih baik. telah membekali lebih dari 800 peserta agar dapat
merekomendasikan produk dan layanan yang sesuai
guna mendukung tujuan finansial nasabah.
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4 111
Page 114
Pembahasan dan Analisis Manajemen
Kami juga melatih petugas keamanan untuk memenuhi Kami juga aktif menanamkan budaya layanan nasabah
standar layanan yang prima serta memahami dasar- yang unggul dengan merayakan pencapaian kolega.
dasar produk perbankan, sehingga dapat memastikan Setiap tahun, kami menyelenggarakan UOB Customer
pengalaman nasabah yang lancar di setiap titik layanan. Commitments Awards untuk memberikan penghargaan
kepada individu dan tim yang memberikan layanan
Kami menempatkan kepuasan nasabah sebagai dasar luar biasa kepada nasabah. Pada tahun 2024, kami
dari hubungan jangka panjang. Melalui survei rutin, menganugerahkan 4 kolega dan 3 tim atas dedikasi
kami mengidentifikasi area yang perlu ditingkatkan mereka dalam memberikan layanan terbaik.
serta menyempurnakan produk dan layanan. Selain itu,
kami menggunakan Net Promoter Score (NPS) sebagai Melalui Signature Experience Competition Idea, kami
tolok ukur dalam menilai kualitas pengalaman nasabah. mendorong unit bisnis dan cabang untuk menghadirkan
solusi inovatif yang dapat mengurangi kendala nasabah
Pada tahun 2024, kami mengukur NPS di enam titik dan meningkatkan kualitas layanan. Pada tahun 2024,
layanan utama: penyelesaian masalah, fitur produk tiga tim menerima penghargaan atas inisiatif mereka
merek, biaya dan suku bunga, tenaga kerja, layanan, yang berdampak positif dalam ajang Service and Sales
serta kemudahan dan kecepatan. Untuk meningkatkan Awards 2024.
skor ini, kami melakukan survei Voice of Customer di
berbagai segmen, seperti Kartu Kredit, Personal Banking, Untuk memastikan standar layanan yang tinggi,
Wealth Banking, dan Privilege Banking. kami secara rutin melakukan mystery shopping untuk
mengevaluasi dan meningkatkan waktu tunggu serta
Untuk meningkatkan kualitas layanan, kami membentuk kualitas layanan di cabang. Penilaian ini membantu
Service Excellence Council (SEC) yang dipimpin oleh kami mengidentifikasi dan mengatasi kendala nasabah,
Direktur Utama. SEC berperan dalam menyelesaikan sekaligus memastikan kinerja sejajar dengan standar
masalah layanan, menanamkan budaya berorientasi industri.
nasabah, serta memantau metrik layanan utama.
Tujuannya adalah untuk meningkatkan standar layanan Kami juga berfokus pada penyederhanaan proses
dan menjadikan Bank sebagai pemimpin yang diakui pembukaan rekening CASA untuk nasabah individu
dalam layanan nasabah. dengan membandingkan praktik terbaik dari bank lain.
Berdasarkan wawasan dari umpan balik NPS, kami
Pertemuan harian di cabang serta sesi dua mingguan berkolaborasi dengan tim terkait untuk memprioritaskan
di kantor pusat memastikan bahwa karyawan selalu dan menerapkan perbaikan yang sesuai dengan
mendapatkan pembaruan terkini dan dapat menangani kebutuhan nasabah.
masalah layanan dengan cepat. Pertemuan ini
membantu meningkatkan koordinasi tim, mempercepat Dengan terus menyempurnakan layanan dan
penyelesaian masalah, dan menjaga standar layanan mengapresiasi upaya tim, kami tetap berkomitmen untuk
yang konsisten di seluruh Bank. menghadirkan pengalaman perbankan yang lancar dan
memuaskan.
Menetapkan Standar Layanan untuk
Pengalaman Nasabah yang Unggul
Kami melakukan kunjungan mendadak ke cabang-
cabang dan Privilege Banking Centres terpilih
untuk memastikan standar dan prosedur layanan
diterapkan dengan baik. Kunjungan ini membantu kami
mengidentifikasi area yang perlu diperbaiki, sehingga
kami dapat memperbarui prosedur utama, termasuk
manajemen fasilitas di Privilege Banking Centres dan
pedoman menangani nasabah yang sulit di cabang
serta contact centre.
112 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4
Page 115
Sumber Daya Manusia memastikan kontribusi yang bermakna bagi organisasi,
Sumber Daya Manusia (SDM) memegang peran nasabah, dan masyarakat luas.
krusial dalam membangun tenaga kerja yang terampil,
berorientasi pada nasabah, dan siap menghadapi Strategi Sumber Daya Manusia Tahun 2024
masa depan. Dengan menyelaraskan praktik SDM Strategi pengembangan SDM, yang selaras dengan visi
Bank dengan visi, misi, dan tujuan strategis Bank, kami Bank, berfokus pada pembentukan tenaga kerja yang
memastikan bahwa karyawan memiliki kapabilitas kompeten dan adaptif melalui penerapan kerangka
untuk menangkap peluang, mengatasi tantangan, serta kerja pengembangan 70:20:10: 70 persen pembelajaran
menjunjung tinggi standar layanan terbaik melalui Kode diperoleh melalui pengalaman langsung; 20 persen
Etik dan nilai-nilai korporasi. melalui kolaborasi dan interaksi dengan sesama,
seperti coaching, mentoring, dan inisiatif berbasis tim;
Program “The UOB Way” mencerminkan komitmen kami 10 persen melalui program pelatihan terstruktur dalam
dalam menciptakan lingkungan kerja yang mendukung berbagai format, termasuk sesi tatap muka, platform
dan memberdayakan. Berlandaskan pilar Care, Growth virtual, dan pembelajaran di kelas. Pendekatan holistis
dan Trust, program ini mendorong budaya kerja di mana ini memastikan bahwa setiap karyawan memperoleh
setiap karyawan merasa dihargai dan diakui. Melalui keterampilan dan perilaku yang diperlukan untuk sukses
berbagai inisiatif yang terarah, kami menyeimbangkan dalam lingkungan bisnis yang dinamis.
keunggulan kinerja dengan kesejahteraan karyawan,
guna membentuk tenaga kerja yang berdaya saing dan Di UOB Indonesia, kami percaya bahwa investasi pada
siap mendorong kesuksesan berkelanjutan bagi Bank. karyawan adalah kunci untuk mencapai tujuan strategis
Bank. Dengan mengintegrasikan nilai-nilai inti ke dalam
Kolega berbagai inisiatif pengembangan, kami menumbuhkan
Pada tahun 2024, UOB Indonesia tetap teguh dalam budaya peduli, kepercayaan, dan pertumbuhan. Upaya
komitmen Bank untuk mendukung pertumbuhan ini memberdayakan karyawan untuk berkembang,
profesional dan pribadi setiap karyawan. sekaligus memastikan Bank memberikan layanan terbaik
Dengan berlandaskan nilai-nilai inti Bank – serta menciptakan nilai jangka panjang bagi nasabah,
Honourable, Enterprising, United, dan Committed pemangku kepentingan, dan masyarakat.
– kami membangun budaya kinerja tinggi yang
mengedepankan profesionalisme, integritas, dan
kolaborasi. Lingkungan kerja yang memberdayakan
ini mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan serta
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4 113
Page 116
Pembahasan dan Analisis Manajemen
Komitmen Karyawan Kami
Nilai-nilai kami membentuk identitas perusahaan dan menumbuhkan rasa kebersamaan, sementara
komitmen kami terhadap karyawan mendorong peningkatan standar perilaku dan kinerja dalam
memberikan keunggulan bagi para pemangku kepentingan.
• Honourable - Melakukan Hal • Enterprising - Membangun
yang Benar Karier yang Bermakna
Kami melakukan hal yang Kami mendorong kegigihan
benar bagi seluruh pemangku dan ambisi di semua tingkatan.
kepentingan serta mengambil Kami percaya setiap individu
keputusan yang terbaik untuk mampu menghasilkan yang
kepentingan organisasi, rekan terbaik melalui pengembangan
kerja, dan nasabah. profesional dan pemberdayaan
kolega kami agar bertanggung
• United - Membuat Perbedaan jawab atas jalur karir mereka.
Nyata
Komitmen teguh kami untuk • Committed - Memimpin dengan
menjunjung tinggi nilai-nilai Teladan
UOB tercermin dalam cara Para pemimpin kami bertindak
kami melayani nasabah dan sebagai teladan, membimbing
komunitas dengan penuh individu dan tim untuk
semangat. Kami hadir untuk menghadapi tantangan dan
menciptakan dampak dan bertanggung jawab atas
memberi nilai tambah pada tindakan mereka. Bersama, kami
kehidupan. berfokus untuk meraih kesuksesan
dan kemajuan semua kolega.
Pada tahun 2024, kami mengadakan lebih dari 20 sesi dari workshop UOB Way bagi para manajer
SDM, menyadari peran penting para pemimpin dalam memberikan contoh positif. Lokakarya ini
memastikan para pemimpin sepenuhnya mewujudkan budaya unik Bank, menginspirasi karyawan untuk
mengintegrasikan nilai-nilai tersebut ke dalam pekerjaan sehari-hari mereka.
Filosofi Karyawan Kami: Care, Growth, dan Trust
Bank senantiasa berkomitmen untuk memastikan bahwa setiap karyawan memahami dan menerapkan
nilai-nilai melalui The UOB Way. Filosofi karyawan kami – Care, Growth, dan Trust – menempatkan
kesejahteraan karyawan sebagai prioritas utama dengan pendekatan holistis yang mencakup empat
pilar utama: Kesejahteraan Fisik, Mental, Finansial, dan Sosial.
Care
Melalui Care, kami memprioritaskan kesejahteraan karyawan dengan memastikan bahwa kebutuhan
mereka terpenuhi di berbagai aspek kehidupan. Bank menawarkan paket kompensasi yang kompetitif
dan berbasis kinerja, didukung oleh berbagai inisiatif untuk mendukung kesejahteraan secara holistik.
• Physical Wellness: Bank menyediakan asuransi kesehatan yang komprehensif bagi karyawan dan
anggota keluarga yang menjadi tanggungannya. Klinik internal memberikan akses mudah ke dokter
umum, sementara fasilitas kebugaran di UOB Plaza tersedia untuk mendorong gaya hidup sehat
melalui aktivitas olahraga.
114 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4
Page 117
• Mental Wellness: Pada kuartal kedua tahun 2024, Berbagai program keterlibatan karyawan juga
Bank meluncurkan Employee Assistance Programme dirancang untuk memperkuat kolaborasi, kerja tim,
(EAP) bekerja sama dengan terapis berlisensi dari serta rasa bangga terhadap perusahaan, sejalan
Lembaga Psikologi Terapan Universitas Indonesia dengan upaya UOB untuk menjadi employer of
(LPTUI). Program ini menyediakan layanan konseling choice.
profesional untuk mendukung kesehatan mental
karyawan, memberikan ruang yang aman untuk Trust
mencari bimbingan dan dukungan psikologis. Trust merupakan salah satu pilar utama dalam Filosofi,
• Financial Wellness: Serangkaian komunikasi dan yang memberdayakan karyawan untuk memberikan
sosialisasi untuk membangun kesadaran finansial dampak yang bermakna.
karyawan telah dilakukan pada tahun 2024. Bank
juga mulai memperluas keterlibatan dengan • Sasaran yang jelas ditetapkan dan dipantau melalui
keluarga karyawan melalui program Kids @work kerangka kerja manajemen kinerja yang terintegrasi.
untuk membina hubungan kekeluargaan, dengan Pada tahun 2024, kami memperkenalkan sistem
melibatkan anak-anak karyawan dalam kegiatan all-in-one untuk mengelola proses SDM, termasuk
perbankan yang bersifat edukatif. Selain itu, pemantauan kinerja dari penetapan tujuan, dialog
program Kontribusi Pensiun Fleksibel memberikan pertengahan tahun, hingga evaluasi akhir tahun.
kendali yang lebih besar kepada karyawan atas • Untuk posisi senior, kami menerapkan penilaian
dana pensiun mereka. 360-degree sebagai bagian dari proses umpan balik
• Social Wellness: Kegiatan unggulan kami, Heartbeat, guna memastikan evaluasi yang lebih menyeluruh
yang diselenggarakan setiap bulan Agustus, dan objektif.
menggabungkan aktivitas fisik dengan inisiatif • Dewan Kinerja dan Pengembangan (Performance
Corporate Social Responsibility (CSR). Karyawan and Development Council/PDC) meningkatkan
berpartisipasi dalam Heartbeat Walk/Run sekaligus transparansi dan objektivitas dalam penilaian
berkontribusi terhadap tujuan sosial melalui donasi. kinerja serta rencana pengembangan karyawan.
Pada tahun 2024, donasi yang terkumpul disalurkan Diskusi didasarkan pada bukti nyata dengan
kepada Rosa Foundation dan Cicendo Special mempertimbangkan umpan balik holistik dari
School, yang berfokus pada mendukung anak-anak pemangku kepentingan yang relevan.
dengan gangguan pendengaran. • Bank terus berinvestasi dalam membangun
budaya pelatihan, di mana Manajemen Senior
Growth [OJK F.22] akan memperluas serta meneruskan pelatihan
Kami menciptakan berbagai peluang bagi karyawan pembaharuan kepada para People Managers.
untuk mengembangkan karier mereka melalui berbagai • Untuk menumbuhkan Trust, kami merayakan
inisiatif berikut: pencapaian karyawan melalui Employee
Recognition. Sebagai contoh, North Star Award
• Karyawan didorong untuk mengeksplorasi potensi diberikan kepada individu yang secara konsisten
mereka melalui program reskilling dan upskilling, menerapkan nilai-nilai inti Bank. Bagi karyawan
yang membekali mereka dengan kompetensi yang yang memerlukan pengembangan lebih lanjut,
dibutuhkan untuk unggul dalam peran bernilai kami menyediakan bimbingan serta melakukan
tambah atau yang memiliki ketahanan lebih tinggi pemantauan secara berkala guna memastikan
terhadap otomatisasi teknologi. perkembangan mereka.
• Di bawah inisiatif jangka panjang kami, “Grow Our • Berkat berbagai inisiatif strategis dalam mendorong
Own Timber”, kami menawarkan berbagai peluang agenda pengelolaan SDM di tahun 2024, UOB
untuk promosi internal dan mobilitas lateral melalui Indonesia telah menerima sejumlah penghargaan
lowongan pekerjaan internal, penugasan, dan rotasi dan pengakuan dari publikasi internasional, di
baik di kantor domestik maupun regional, termasuk antaranya::
di Singapura dan negara-negara lain tempat Bank -- HR Asia: Best Companies To Work For in Asia
beroperasi. Paparan ini memungkinkan karyawan 2024
mempelajari praktik terbaik dan mempersiapkan -- HR Asia: Sustainable Workplace Awards 2024
mereka untuk menjadi bankir kelas dunia. -- HR Excellence Awards: Excellence in Leadership
• Kami mendorong komunikasi yang terbuka melalui Development – Bronze 2024
Employee Engagement Survey (EES), memastikan -- HR Excellence Awards: Excellence in In-House
bahwa setiap karyawan merasa didukung dalam Pipeline Strategy – Silver 2024
memberikan kontribusi bagi pertumbuhan Bank.
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4 115
Page 118
Pembahasan dan Analisis Manajemen
Doing What Is Right Upaya ini didukung oleh komunikasi yang jelas dan
Memelihara tempat kerja yang beragam konsisten. Pembaruan budaya risiko kuartalan, yang
dan inklusif dipimpin oleh para champions, mendorong karyawan
[OJK F.18] untuk meningkatkan pengetahuan mereka melalui Go1,
Pada tahun 2024, Kami telah menyelenggarakan lebih platform e-learning Bank. Hal ini memastikan bahwa
dari 20 sesi lokakarya The UOB Way bagi para People karyawan tetap terinformasi dan selaras dengan tujuan
Managers, mengakui peran penting para pemimpin budaya serta manajemen risiko.
dalam memberikan teladan. Lokakarya ini memastikan
bahwa para pemimpin sepenuhnya menerapkan budaya Town hall meetings secara rutin diselenggarakan untuk
unik Bank, sekaligus menginspirasi karyawan untuk mendorong dialog terbuka antara karyawan dan People
mengintegrasikan nilai-nilai tersebut dalam pekerjaan Managers, meningkatkan kesadaran, serta memperkuat
sehari-hari. budaya risiko yang kuat. Bank juga memberikan
penghargaan kepada individu yang menunjukkan
Kami berkomitmen untuk menciptakan lingkungan komitmen terhadap budaya ini, dengan membagikan
kerja yang aman, mendukung, dan inklusif, di mana kisah sukses mereka guna menginspirasi keunggulan
setiap karyawan diperlakukan dengan hormat, dengan dan akuntabilitas di seluruh organisasi.
menjunjung tinggi prinsip-prinsip hak asasi manusia
yang diakui secara internasional serta peraturan yang Menjamin Kebebasan Berserikat
berlaku di Indonesia. Untuk membangun lingkungan [OJK F. 20)
kerja yang inklusif, kami menciptakan tempat kerja Untuk menjaga hubungan industrial yang harmonis,
yang layak dan aman, bebas dari diskriminasi. Kami Bank memprioritaskan komunikasi terbuka dan
percaya bahwa keberagaman dan kesempatan yang kolaborasi dengan Serikat Pekerja, mengakui perannya
setara harus diberikan kepada seluruh karyawan sebagai pemangku kepentingan utama.
guna mendorong pengembangan, produktivitas, dan
keterlibatan yang lebih baik. Pada 11 Mei 2023, Bank menandatangani Perjanjian
Kerja Bersama (PKB) 2023-2025, yang mencakup enam
Untuk mendorong inklusi dan keberagaman, Bank telah pembaruan utama: cuti ayah, penghargaan masa kerja,
memperkenalkan berbagai inisiatif, termasuk: tunjangan duka (termasuk keguguran), penyesuaian
• Perayaan International Women’s Day, anggaran keterlibatan karyawan, apresiasi pensiun,
• Kegiatan World Environment Day yang serta kepatuhan terhadap peraturan pemerintah.
mengkampanyekan keberlanjutan, Hubungan antara Manajemen dan Serikat Pekerja
• Kids at Work, di mana anak-anak karyawan tetap positif, didasarkan pada kepercayaan dan rasa
berpartisipasi dalam aktivitas edukatif, termasuk hormat yang saling menguntungkan. Diskusi rutin terkait
sesi bahasa isyarat, dan kebijakan dan isu ketenagakerjaan menghasilkan Solusi
• Appreciation Month, yang menghadirkan berbagai yang konstruktif bagi kedua belah pihak.
kompetisi serta aktivitas untuk mendorong budaya
apresiasi dan rasa terima kasih di antara rekan Hubungan antara Manajemen dan Serikat Pekerja
kerja. tetap positif, didasarkan pada kepercayaan dan rasa
hormat yang saling menguntungkan. Diskusi rutin terkait
Mempertahankan Budaya Organisasi yang kebijakan dan isu ketenagakerjaan menghasilkan solusi
Berfokus pada Risiko yang konstruktif bagi kedua belah pihak.
Bank mengintegrasikan budaya perusahaan di semua
tingkatan, dimulai dari program onboarding bagi Menempatkan Orang yang Tepat pada
karyawan baru. Culture Champions di setiap divisi dan Pekerjaan Yang Tepat
cabang secara aktif memperkuat The UOB Way melalui Sejalan dengan perencanaan strategis tenaga kerja,
sesi penyegaran berkala, memastikan bahwa nilai- Bank berkomitmen untuk menyediakan kesempatan
nilai Bank senantiasa tercermin dalam tindakan dan karier yang setara bagi seluruh karyawan dan talenta
pengambilan keputusan sehari-hari. eksternal. Kami menjunjung tinggi lingkungan kerja
yang inklusif dalam agenda keberagaman, kesetaraan,
dan inklusi, dengan memastikan proses seleksi dan
rekrutmen yang objektif, adil, dan transparan. Kami juga
menerapkan langkah-langkah tata kelola yang ketat,
termasuk pemeriksaan pra-kerja, guna memastikan
kandidat yang terpilih selaras dengan budaya dan nilai-
nilai Bank.
116 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4
Page 119
Untuk mendukung pertumbuhan bisnis, kami berfokus sekolah bisnis global. Program ini membekali peserta
pada penempatan talenta yang tepat di peran yang dengan keterampilan kepemimpinan dan interpersonal
sesuai. Strategi rekrutmen kami menggabungkan yang esensial, mencakup topik seperti pengambilan
pengembangan talenta internal, seperti Management keputusan strategis, perubahan organisasi, dan
Associate Programme, dengan internal job posting. kecerdasan emosional. Pada tahun 2024, sebanyak 20
Pendekatan ini tidak hanya memperkuat potensi talenta mengikuti Academy, memastikan mereka siap
talenta internal tetapi juga menarik kandidat eksternal memimpin Bank dengan inovasi dan keunggulan.
terbaik untuk mengisi peran-peran strategis. Dengan
menyeimbangkan pertumbuhan internal dan rekrutmen Membangun Talenta Muda melalui
eksternal, Bank dapat mempertahankan talent pipeline Professional and Future Bankers Academy
yang kuat guna memenuhi kebutuhan bisnis yang terus [OJK F.22]
berkembang. Bank mendirikan Professional and Future Bankers
Academy guna membina lulusan yang bercita-cita
Teknologi memainkan peran penting dalam proses membangun karier perbankan. Academy ini menawarkan
rekrutmen. Sarana seperti e-Recruit menyederhanakan dua jalur karir yang disesuaikan dengan minat dan
proses perekrutan dengan pendekatan berbasis data keterampilan yang beragam:
dan perekrutan yang efisien. Platform ini meningkatkan 1. Peran Pelayanan Langsung: Program 6-12 bulan
akuisisi talenta dengan mengoptimalkan peninjauan yang mencakup layanan nasabah, operasional
persyaratan pekerjaan, pencarian kandidat, serta perbankan, produk, pemasaran, dan penjualan.
keterlibatan mereka dalam proses seleksi. Sarana Pada tahun 2024, sebanyak 13 peserta telah
ini juga memantau SLA rekrutmen dan menghasilkan berhasil menyelesaikan program ini, membekali
laporan otomatis, memberikan wawasan untuk mereka dengan keterampilan yang diperlukan untuk
perbaikan berkelanjutan dan pengambilan keputusan berprestasi dalam peran penjualan dan layanan,
yang lebih tepat. serta mendukung pertumbuhan Bank.
2. Peran Profesional: Dirancang bagi mereka yang
Membina Pemimpin Masa Depan ingin mendalami spesialisasi di bidang kepatuhan,
[OJK F.22] keuangan, audit, dan manajemen risiko. Pada tahun
Untuk memastikan kelangsungan bisnis dan 2024, sebanyak 20 peserta mengikuti program
pertumbuhan, Bank secara berkala meninjau rencana ini, dipersiapkan untuk menjadi kontributor utama
suksesi guna mengidentifikasi peran-peran kritis dan dalam integritas operasional dan upaya manajemen
mengembangkan calon pemimpin masa depan. Pada risiko Bank.
tahun 2024, kami telah mengidentifikasi 69 posisi
strategis dan 101 talenta berpotensi tinggi yang Membina Talenta Muda melalui Program
dipersiapkan untuk mengisi peran tersebut. Hasil ini Magang
dipresentasikan kepada Komite Sumber Daya Manusia Bank bekerja sama dengan universitas terkemuka untuk
untuk memastikan keselarasan dengan strategi tenaga menawarkan kesempatan magang bagi mahasiswa
kerja dan membangun jalur kepemimpinan yang tingkat akhir. Inisiatif ini memberikan pengalaman
berkelanjutan. langsung serta paparan terhadap berbagai fungsi
perbankan, termasuk operasional harian dan
Bank berinvestasi dalam berbagai inisiatif pengambilan keputusan strategis. Pada tahun 2024,
pengembangan SDM guna mempersiapkan karyawan sebanyak 78 mahasiswa mengikuti program ini,
berprestasi tinggi untuk peran kepemimpinan. memperoleh wawasan tentang industri perbankan
Leadership Acceleration Programme (LAP) memberikan sekaligus berkontribusi pada pertumbuhan Bank.
pengalaman mendalam, termasuk penugasan dan
rotasi internasional, memperkenalkan peserta pada Program Beasiswa Karyawan
beragam budaya kepemimpinan serta proyek strategis Untuk mendukung pembelajaran berkelanjutan dan
yang berkontribusi terhadap keberhasilan Bank. Pada pengembangan karier, Bank menawarkan beasiswa
tahun 2024, sebanyak 17 karyawan bergabung dalam bagi karyawan yang memenuhi syarat untuk
LAP, menegaskan komitmen kami dalam membina melanjutkan pendidikan sarjana dan pascasarjana.
pemimpin masa depan. Inisiatif ini bertujuan untuk mengapresiasi kinerja luar
biasa sekaligus mendorong pertumbuhan profesional.
Selain itu, UOB Leadership Academy adalah program Pada tahun 2024, sebanyak tujuh karyawan menerima
tiga bulan yang dirancang untuk manajer dan beasiswa untuk melanjutkan program magister,
eksekutif berkinerja tinggi, bekerja sama dengan memperdalam keterampilan dan keahlian mereka.
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4 117
Page 120
Pembahasan dan Analisis Manajemen
Melalui program ini, Bank berinvestasi dalam Bank membangun budaya pembelajaran berkelanjutan
pengembangan profesional dan pribadi karyawannya, dan keunggulan profesional, memungkinkan karyawan
memastikan mereka siap berkontribusi terhadap untuk tetap selangkah lebih maju dalam mengikuti tren
kesuksesan jangka panjang Bank. industri serta memenuhi kebutuhan bisnis yang terus
berkembang.
Kualifikasi dan Sertifikasi Profesional
[OJK F.22] [GRI 404-2]
Bank berdedikasi untuk mendukung pengembangan
profesional karyawan dengan membiayai program
kualifikasi dan sertifikasi. Inisiatif ini tidak hanya
memastikan kepatuhan terhadap peraturan, tetapi
juga membekali karyawan dengan pengetahuan dan
keterampilan yang dibutuhkan untuk unggul dalam peran
mereka. Dengan menyediakan akses ke program ini,
Pencapaian di 2024
Pada tahun 2024, kami dengan bangga melaporkan kemajuan signifikan dalam peningkatan
kualifikasi dan sertifikasi profesional bagi karyawan Bank, sebagai berikut:
• Risk Management Certification
• Standarisasi Kompetensi Sistem Pembayaran (SKSP) Certification
• Wakil Perantara Perdagangan Efek (WPPE) Certification
• Wakil Agen Penjual Reksa Dana (WAPERD) Certification
• Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) Certification
• Treasury Certification
• Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM) Certification
Hampir 2.000 karyawan berhasil menyelesaikan Sistem Manajemen Sumber Daya Manusia
berbagai program kualifikasi dan sertifikasi pada tahun Pada bulan Maret 2024, Bank berhasil
2024, yang semakin memperkuat keahlian mereka dan mengimplementasikan sistem HCMS Workday, yang
berkontribusi pada keberhasilan Bank. Tabel berikut menyederhanakan proses SDM melalui berbagai
menyoroti upaya pengembangan, yang menunjukkan fitur, termasuk Manajemen Organisasi, Manajemen
komitmen berkelanjutan kami terhadap pertumbuhan Karyawan, Manajemen Waktu, Manajemen Kinerja,
dan kemajuan karyawan. Keamanan dan Akses, Manajemen Kompensasi,
Onboarding, Penggajian dan Tunjangan, Perjalanan
dan Pengeluaran, Laporan dan Analitik, serta Workday
Jenis Program 2024
Help.
Kursus Daring 4.253
Sertifikasi 1.990 Workday menyediakan akses mandiri 24/7,
Sosialisasi 1.500 memungkinkan karyawan untuk memperbarui
informasi pribadi, mengelola data, dan melakukan
Lokakarya 3.579
transaksi seperti pengajuan cuti secara langsung.
Pelatihan Virtual 2.847
Hal ini meningkatkan transparansi, efisiensi, dan
Konferensi 45 pengalaman karyawan secara keseluruhan. Platform
118 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4
Page 121
ini juga dilengkapi dengan berbagai sumber daya Komitmen terhadap Kapabilitas SDM yang
pendukung, seperti panduan, artikel, serta bagian Berkelanjutan
Tanya Jawab (Q&A), sementara pertanyaan yang lebih Bank berkomitmen untuk membangun kapabilitas SDM
kompleks dapat dikonsultasikan langsung dengan yang berkelanjutan guna mendorong keberhasilan
perwakilan SDM untuk mendapatkan dukungan lebih organisasi secara jangka panjang. Hal ini tercermin
lanjut. dalam Strategi Pengembangan SDM, yang
berlandaskan pada model pembelajaran 70:20:10: 70
Workday juga memberikan analitik prediktif bagi persen praktik, pengalaman langsung dalam pekerjaan
People Managers untuk perencanaan SDM yang lebih untuk menerapkan pengetahuan dalam situasi nyata;
strategis. Platform ini dapat diakses melalui desktop 20 persen interaksi dengan rekan kerja dan mentor; 10
dan perangkat mobile, serta terintegrasi dengan HRIS- persen pelatihan formal, termasuk program kelas dan
SAP e-Recruit dan modul e-Learning, memastikan alur daring.
kerja yang terpadu dan efisien. Karyawan didorong
untuk memperbarui data pribadi secara akurat, guna Pendekatan yang seimbang ini memastikan karyawan
memastikan keandalan dalam seluruh fungsi SDM. tidak hanya unggul dalam peran mereka saat ini tetapi
juga siap menghadapi tantangan di masa depan,
Keterlibatan Karyawan sehingga mendukung pertumbuhan dan keberlanjutan
Bank memprioritaskan tiga area utama untuk Bank.
meningkatkan keterlibatan karyawan: peningkatan
lingkungan kerja; peningkatan infrastruktur; dan Pendekatan Holistis dalam Pembelajaran
penanaman budaya perbaikan berkelanjutan Filosofi pembelajaran Bank menekankan bahwa
dalam proses bisnis, yang menciptakan peluang pelatihan formal saja tidak cukup untuk pengembangan
untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi dalam yang menyeluruh. Dengan menggabungkan pelatihan
pengendalian. terstruktur, pembelajaran berbasis pengalaman,
dan pembelajaran sosial, karyawan memperoleh
Pembaruan rutin disampaikan melalui town hall dan keterampilan dan perilaku yang dibutuhkan secara
program keterlibatan karyawan, seperti kegiatan praktis dan holistik. Pendekatan ini tidak hanya
tanggung jawab sosial perusahaan, inisiatif SDM seperti meningkatkan keahlian teknis, tetapi juga membangun
Appreciation Month. Employee Engagement Survey kemampuan interpersonal dan kepemimpinan.
(EES) mendorong komunikasi terbuka, memungkinkan
karyawan untuk menyampaikan masukan dalam Untuk menyederhanakan proses dan meningkatkan
lingkungan yang aman. efisiensi, Bank berinvestasi secara signifikan dalam
kemajuan teknologi, mengotomatiskan tugas-tugas
Pada tahun 2024, Bank mencapai skor Keterlibatan repetitif dan memungkinkan karyawan untuk fokus pada
Karyawan tahunan sebesar 89 persen, seiring dengan tanggung jawab strategis yang bernilai lebih tinggi.
Bank melanjutkan komitmennya untuk menjadi pemberi Cabang-cabang Bank tengah ditransformasi menjadi
kerja pilihan dan menumbuhkan rasa bangga di antara pusat konsultasi keuangan, memanfaatkan teknologi
tenaga kerjanya. untuk meningkatkan layanan kepada nasabah serta
menciptakan peran yang selaras dengan perkembangan
Prioritas Strategis 2025 industri. Karyawan didorong untuk terus meningkatkan
Strategi SDM tahun 2025 berfokus pada pembangunan keterampilan mereka agar tetap relevan dalam lanskap
kapabilitas SDM yang berkelanjutan melalui digital yang terus berkembang.
pembelajaran holistik, pengembangan kepemimpinan,
dan integrasi teknologi untuk membentuk tenaga kerja
yang adaptif dan berperforma tinggi.
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4 119
Page 122
Pembahasan dan Analisis Manajemen
Pengembangan Kepemimpinan dan Pemimpin Masa Depan
Bank berkomitmen untuk mengembangkan pemimpin masa depan guna memastikan ketersediaan talenta yang
mampu mendorong pertumbuhan organisasi. Melalui Leadership Academy, karyawan berprestasi di berbagai
jenjang karier diberikan pembelajaran terpadu yang mencakup pelatihan formal, pembelajaran berbasis pengalaman,
dan pembelajaran sosial. Peserta berinteraksi dengan para pemimpin industri, menghadapi tantangan bisnis nyata,
serta berkontribusi dalam proyek lintas fungsi.
Leadership Academy terdiri dari tiga tingkat pengembangan:
• Level 1: Kepemimpinan yang Lincah dan Sadar
• Level 2: Memimpin Tim untuk Pertumbuhan
• Level 3: Aliansi Strategis dan Inovasi
Selain itu, Leadership Acceleration Programme (LAP) ditujukan bagi karyawan berpotensi tinggi dengan kinerja luar
biasa, memberikan peluang eksposur internasional, webinar kepemimpinan, serta pengalaman dalam pengambilan
keputusan strategis. Inisiatif-inisiatif ini memastikan Bank dapat mengembangkan pemimpin masa depan yang
memiliki keterampilan, wawasan, dan perspektif yang diperlukan untuk sukses dalam lingkungan bisnis yang
kompetitif.
Demografi Karyawan - Keragaman Rekan Kami
[GRI 2-7, 405-1]
Karyawan Berdasarkan Jenis Kelamin
Jenis Kelamin 2024 2023 2022
Laki-laki 1.854 1.990 1.566
Perempuan 2.148 2.262 1.707
Jumlah 4.002 4.252 3.273
Karyawan Berdasarkan Usia
Usia 2024 2023 2022
< 25 tahun 102 110 46
25-29 tahun 425 488 311
30-34 tahun 694 782 594
35-39 tahun 825 879 709
40-45 tahun 1.046 907 715
> 45 tahun 910 1.086 898
Jumlah 4.002 4.252 3.273
Karyawan Berdasarkan Tingkat Jabatan
Status 2024 2023 2022
Senior Management 252 237 175
Middle Management 537 536 466
Junior Management 1.805 1.910 1.569
Staff 1.408 1.569 1.063
Jumlah 4.002 4.252 3.273
120 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4
Page 123
Karyawan Berdasarkan Tingkat Pendidikan
Jenjang Pendidikan 2024 2023 2022
S2 dan S3 343 349 272
S1 3.111 3.283 2.509
Diploma 342 367 270
Lain-lain 206 253 270
Jumlah 4.002 4.252 3.273
Karyawan Berdasarkan Masa Kerja
Masa Kerja 2024 2023 2022
< 1 tahun 235 1.444 518
1-4 tahun 1.240 849 915
5-9 tahun 1.083 774 678
10-14 tahun 626 414 430
15-19 tahun 342 291 264
> 20 tahun 476 480 468
Jumlah 4.002 4.252 3.273
Karyawan Berdasarkan Fungsi Tugas
Direktorat 2024 2023 2022
Channels 899 925 1.060
Corporate Support 666 739 552
Global Markets 46 48 51
Retail Segment 1.034 1.123 756
Technology and
794 814 557
Operations
Wholesale Segment 563 603 306
Jumlah 4.002 4.252 3.273
Karyawan Berdasarkan Status Ketenagakerjaan [GRI 2-8]
Status 2024 2023 2022
Permanen 3.791 3.954 3.183
Kontrak 211 298 90
Jumlah 4.002 4.252 3.273
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4 121
Page 124
Pembahasan dan Analisis Manajemen
Teknologi Informasi dan Operasional semua proyek selesai tepat waktu, sesuai anggaran,
Di UOB Indonesia, untuk mencapai inovasi dalam dan berkualitas baik.
skala besar dan berkontribusi pada kemajuan ekonomi 2. Meningkatkan keandalan dan ketahanan
digital Indonesia, kami terus berinvestasi dalam infrastruktur Bank, mempertahankan ketersediaan
mengembangkan kapabilitas yang lebih baik di bidang yang tinggi untuk sistem yang penting.
teknologi informasi dan operasional. 3. Memperkuat manajemen risiko dan budaya risiko,
mempertahankan hasil audit yang lebih baik
Kami meyakini bahwa teknologi merupakan elemen selama bertahun-tahun, mempertahankan kerugian
pendukung penting bagi pertumbuhan bisnis seiring operasional yang lebih rendah dan program
dengan upaya kami untuk terus meningkatkan jaminan berkelanjutan
pengalaman perbankan bagi nasabah. 4. Meningkatkan produktivitas sumber daya Teknologi
dan Operasi dengan memanfaatkan solusi dalam
Investasi berkelanjutan kami termasuk membangun negri dan perbaikan proses yang berkelanjutan.
dan memelihara sistem teknologi yang kuat dan aman, 5. Mempertahankan keterlibatan tinggi dengan
mengotomatiskan lebih banyak proses bisnis, dan pemangku kepentingan dan staf, melanjutkan Up-
mengembangkan produk dan layanan yang lebih baik Skill dan Re-Skill untuk meningkatkan kapasitas dan
untuk basis nasabah yang terus berkembang. pengetahuan talenta di bidang Teknologi Informasi
dan Operasional.
Strategi dan Pengembangan 2024
Strategi dan Pengembangan Teknologi Informasi dan Pengiriman dengan Kualitas dan Keunggulan
Operasional selaras dengan visi dan misi UOB Indonesia, Setiap proyek dimulai dengan analisis bisnis kepada
yang diterjemahkan ke dalam lima pilar strategis: Komite Bank. Analisis mencakup latar belakang proyek,
1. Pengiriman dengan kualitas dan keunggulan; manfaat, analisis laba atas investasi, implementasi dan
2. Infrastruktur dan Pengelolaan Bank; biaya operasional, sumber daya yang diperlukan dan
3. Manajemen Risiko dan Pengendalian; cara manfaat ini dapat direalisasikan.
4. Produktivitas dan Efisiensi Operasional;
5. Manajemen SDM. Proses manajemen proyek terdiri dari inisiasi, eksekusi
(pengendalian dan pengawasan), penutupan, dan
Untuk memenuhi kelima pilar strategis tersebut, bank penjaminan. Tujuan dari manajemen proyek adalah untuk
memfokuskan pada strategi-strategi berikut: memastikan bahwa proyek dapat memenuhi kebutuhan
1. Manajemen proyek yang tangguh untuk memastikan fungsional dan operasional sambil tetap berada dalam
anggaran dan jadwal yang telah disetujui. Perbedaan
122 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4
Page 125
harus segera dikomunikasikan untuk mendapatkan efisiensi, dan skalabilitas proses tersebut, serta
persetujuan ulang. memastikan manajemen operasional dan pengendalian
risiko yang lebih kuat.
Inovasi dalam Inisiatif TI dan IS
Pada tahun 2024, ketepatan waktu pengiriman proyek Bank menerapkan otomasi berkelanjutan dalam proses
berada di atas target dengan biaya 100 persen sesuai pelaporan untuk mengurangi intervensi manual dan
anggaran. mengarahkan proses guna meningkatkan akurasi
pelaporan. Otomasi yang dilakukan juga akan
Inisiatif Infrastruktur TI dan Keamanan mendukung peluncuran produk konsumer baru seperti
Informasi pinjaman personal dan kartu kredit co-brand dari sisi
Inisiatif infrastruktur TI dan keamanan informasi telah operasional.
berhasil dilakukan untuk mendukung kebutuhan bisnis.
Semua inisiatif telah diselesaikan sesuai rencana, Melanjutkan upaya rekayasa proses (re-engineering)
termasuk: yang telah dimulai pada tahun-tahun sebelumnya,
1. Digital watermarking untuk laptop pengguna akhir Wholesale Operations memiliki beberapa alternatif
2. Enkripsi Email yang aman untuk email keluar di tahun 2024 seperti perbaikan pada pendaftaran
3. Pelabelan Data Sensitif untuk Klasifikasi Data layanan online (e-service), alur proses dokumen trade,
4. Otomasi Manajemen Aplikasi PID (Process ID) proses transaksi remitansi, dan sistem operasional
5. Alat pemantauan untuk aplikasi kritis lainnya untuk mendukung pemenuhan kewajiban
6. Pemantauan Suhu Pusat Data pelaporan kepada regulator.
Infrastruktur TI dan Pengelolaan Bank Untuk memperkuat ketahanan operasional, bank
Stabilitas sistem secara konsisten mencapai di atas melakukan kegiatan seperti split-site operations dan
99,9 persen dan terlebih lagi Tujuan Resolusi Total (TRO) telah menerapkan Business Continuity Plan (BCP).
untuk Pemulihan insiden sistem dicapai mendekati 100 Disiplin pengelolaan biaya tetap terjaga dengan baik
persen. dan menghasilkan penghematan biaya IT lebih dari 10
persen pada tahun 2024.
Risiko dan Pengendalian
Manajemen Risiko secara konsisten menjadi prioritas. Manajemen Sumber Daya Manusia
Pada tahun 2024, dilaporkan bahwa: Memberikan layanan yang unggul kepada nasabah,
1. Lebih dari 30 pekerjaan audit telah diselesaikan. baik untuk nasabah internal maupun eksternal, sangat
2. Penilaian berkelanjutan terhadap potensi celah penting dalam pekerjaan sehari-hari kami. Hal ini tidak
pada Infrastruktur IS dan TI dilakukan melalui hanya untuk memastikan kepuasan nasabah, tetapi
berbagai penilaian kerentanan, pemindaian, uji juga penting bagi citra dan budaya perusahaan kami.
penetrasi, dan program assurance. T&O telah terus meningkatkan layanan prima kami
3. Komunikasi terkait kesadaran keamanan dilakukan selama bertahun-tahun.
lebih intensif, serta pelaksanaan tes kesadaran staf
secara rutin terus dimonitor. Selain itu, tingkat attrisi staf berhasil dikelola pada
4. Kerugian operasional berada di bawah ambang tingkat yang rendah, lebih rendah dibandingkan tahun
batas. sebelumnya.
5. Kegiatan peningkatan Kesadaran Risiko Manajemen
telah dilaksanakan lebih banyak. Para karyawan terus merasa terlibat dan didukung
dalam menjalankan tanggung jawab mereka sehari-
Produktivitas dan Efisiensi hari, yang membuat mereka merasa “seperti di rumah
Produktivitas staf operasional pada tahun 2024 sendiri”.
meningkat lebih dari 20 persen. Hal ini sejalan dengan
meningkatnya volume transaksi dan jumlah proyek,
sehingga diperlukan penyesuaian untuk memenuhi
kebutuhan bank. Bank meningkatkan produktivitasnya
dengan mengurangi proses manual, serta melakukan
tinjauan rutin untuk meningkatkan produktivitas,
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4 123
Page 126
Pembahasan dan Analisis Manajemen
Pencapaian 2024
Pada tahun 2024, Teknologi Informasi dan Operasional mencatat berbagai capaian sebagai berikut:
1. Menyelesaikan proses recarding yang berdampak langsung pada
(penggantian kartu) untuk nasabah nasabah.
Citibank. b. Implementasi peningkatan
infrastruktur Call Center untuk Tim
Koleksi dan Contact Center.
2. Meraih penghargaan internal: Risk c. Implementasi sistem pemantauan
Culture Award, Smart Spending Award, Data Center berbasis web.
Customer Commitments Award, d. Peningkatan bandwidth jaringan
Customer Protection Unit, Signature untuk kantor cabang, bandwidth
Experience Idea, Step Up Pledge internasional, dan jaringan yang
Contest, dan E-Thanks Competition. lebih baik antar data center.
e. Technology refresh dan peningkatan
3. Menjaga skor Net Promoter Score kapasitas untuk sistem dan
(NPS) internal tetap tinggi di atas 90 infrastruktur yang ada, termasuk
persen. sistem keamanan sebagai bentuk
komitmen untuk memberikan yang
terbaik bagi nasabah.
4. Menjaga hasil Employee Engagement f. Peningkatan TMRW Infrastructure
Survey (EES) tetap di atas 90 persen Resiliency.
pada tahun 2024 selama 4 tahun g. Ekspansi Data Center untuk
berturut-turut. mengakomodasi pertumbuhan
5. Meningkatkan pengalaman nasabah bisnis.
melalui:
a. Peningkatan layanan digital 7. Menjaga sertifikasi ISO27001 dalam
banking baik untuk Wholesale penyediaan Sistem Manajemen
(UOB Infinity) maupun Retail Keamanan Informasi (Information
Banking (UOB TMRW). Security Management System/ISMS)
b. Implementasi sistem terkait untuk platform UOB TMRW, personal
yang berfungsi untuk mengatur internet banking, dan Infinity.
atau memelihara billers untuk
autodebit dengan kartu kredit. 8. Melaksanakan peningkatan keamanan
c. Peningkatan pada proses Credit informasi seperti Security Information and
Underwriting. Event Management (SIEM), manajemen
d. Implementasi Self Service Unit identitas terpusat, digital watermarking,
Trust dan CashPlus di TMRW. dan multi-factor authentication.
e. Peningkatan sistem terkait
dengan Visa dan Mastercard. 9. Terus mencapai persentase penyelesaian
f. Implementasi sistem Enterprise proyek tepat waktu yang tinggi.
Data Architecture Governance.
10. Meningkatkan kesadaran terhadap
6. Meningkatkan kapabilitas infrastruktur manajemen risiko (Management Risk
untuk mendukung peningkatan Awareness/MRA).
layanan melalui:
a. Implementasi alat pemantauan
internal untuk memantau 11. Menjaga kesiapan Business Continuity
perangkat yang terkait dengan Management (BCM) perusahaan
pemantauan perangkat dengan berhasil melaksanakan latihan
jaringan, pemantauan aplikasi, BCP, Disaster Recovery, dan Call Tree
dan pemantauan infrastruktur Exercises pada tahun 2024.
124 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4
Page 127
Penghargaan dan Pencapaian
Pencapaian kinerja kami telah menghasilkan sejumlah penghargaan sebagai berikut:
1. Menerima dua penghargaan dari 4. Menerima dua penghargaan dari
JP Morgan untuk US Dollar Clearing Prima and Infobank magazine
Elite Quality Recognition 2024 for Titanium Award- “Best System
dengan pencapaian luar biasa: Availability” and Titanium Award-
a. Tingkat STP MT103 sebesar “The Highest Digital Channels
99,80 Transaction Bank”.
b. Tingkat STP MT202 sebesar 100
5. Menerima penghargaan dari
2. Menerima dua penghargaan dari Bank of New York, Service Review
Majalah SWA untuk “Indonesia & STP Award for “Outstanding
Best Digital Innovation Award International TT with STP rate of
2024” dan “Indonesia Best Business 96.67 persen”.
Transformation Award 2024”.
6. Pada tahun 2024, UOBI menjadi
3. Menerima penghargaan dari pemimpin pasar teratas untuk Net
Bank of New York, Service Review Promoter Score (NPS) Call Center
& STP Award untuk “Outstanding eksternal dari Bain & Company.
International TT with STP rate of
96.67 persen”.
Area Fokus 2025
Pada tahun 2025, Bank akan terus fokus pada f. Meningkatkan kualitas layanan di seluruh titik
peningkatan jumlah nasabah dan volume penjualan. kontak dengan nasabah serta berkomitmen untuk
Bank melakukan upaya berkelanjutan tidak hanya memantau dan mengevaluasi seluruh layanan yang
untuk meningkatkan jumlah nasabah baru, tetapi juga diberikan, baik kepada nasabah internal maupun
untuk meningkatkan kualitas nasabah yang sudah ada. eksternal, guna memperoleh masukan yang
Langkah-langkah yang akan dilakukan adalah sebagai berharga untuk peningkatan layanan.
berikut: g. Fokus pada pendalaman wallet share dengan
a. Memperkuat identitas dan kesadaran merek meningkatkan cross selling melalui produk dan
melalui kampanye merek. layanan yang unggul.
b. Melakukan perubahan struktur organisasi untuk h. Untuk mematuhi Undang-Undang Perlindungan
mempermudah peningkatan pengalaman nasabah Data Pribadi, bank telah menyiapkan pembaruan
dan meningkatkan kapabilitas cross selling melalui proses dengan melakukan identifikasi sebagaimana
pembentukan Tim Pendanaan Nasional. tercantum dalam Record of Processing Activities
c. Mengakuisisi nasabah perbankan konvensional (ROPA) dan mengembangkan aplikasi untuk
dan digital. mengonsolidasikan serta mengelola persetujuan
d. Menggunakan layanan penasihat keuangan untuk yang diterima dari nasabah.
meningkatkan jumlah nasabah yang berinvestasi i. Terus meningkatkan seluruh aktivitas operasional
dalam produk wealth management. melalui otomasi, pemanfaatan teknologi terkini
e. Menciptakan platform kemitraan yang tepat untuk pada Contact Center, serta pelaporan regulasi.
memberikan proposisi nilai yang menarik bagi j. Seperti peningkatan kapabilitas Contact Center
nasabah. dengan memanfaatkan teknologi Unified
Communication dan peningkatan kualitas dalam
penyampaian pelaporan kepada regulator.
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4 125
Page 128
Pembahasan dan Analisis Manajemen
Tinjauan Keuangan
Analisis Komprehensif Kinerja Keuangan
Tinjauan keuangan ini disusun berdasarkan laporan keuangan UOB Indonesia yang telah disusun dan disajikan
sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia yang diterbitkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan
(DSAK). Seluruh informasi dalam laporan keuangan telah disajikan secara lengkap dan benar.
Laporan keuangan UOB Indonesia telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Purwantono, Sungkoro, dan Surja (firma
anggota dari Ernst & Young Global Limited), dengan opini wajar tanpa modifikasian, yang menyatakan bahwa
laporan keuangan disajikan secara wajar, dalam semua hal yang material, sesuai dengan Standar Akuntansi
Keuangan di Indonesia.
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lainnya
(disajikan dalam miliar Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan 2024 2023 Peningkatan/(Penurunan)
Komprehensif Lainnya Miliar Rupiah Miliar Rupiah Miliar Rupiah Persentase (%)
PENDAPATAN DAN BEBAN OPERASIONAL
Pendapatan bunga 11.496 9.945 1.551 15,60
Beban bunga (5.652) (4.588) (1.064) 23,19
PENDAPATAN BUNGA - NETO 5.844 5.357 487 9,09
Pendapatan operasional lainnya
Komisi dan jasa administrasi - neto 330 265 65 24,53
Keuntungan yang telah direalisasi dan
belum direalisasi atas efek yang dijual
396 282 114 40,43
dan perubahan nilai wajar efek-efek
yang diperdagangkan - neto
Keuntungan transaksi mata uang asing 198 317 (119) (37,54)
Lain-lain - neto 729 510 219 42,94
Total pendapatan operasional lainnya-
1.653 1.374 279 20,31
neto
Pembentukan penyisihan kerugian penurunan nilai
Aset keuangan (1.071) (796) (275) 34,55
Agunan yang diambil alih (6) (1) (5) t.m.
Total pembentukan penyisihan
(1.077) (797) (280) 35,13
kerugian penurunan nilai
Beban operasional lainnya
Gaji dan kesejahteraan karyawan (2.867) (2.386) (481) 20,16
Beban umum dan administrasi (2.945) (2.631) (314) 11,93
Total beban operasional lainnya (5.812) (5.017) (795) 15,85
LABA OPERASIONAL 608 917 (309) (33,70)
Pendapatan Non-Operasional
126 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4
Page 129
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan 2024 2023 Peningkatan/(Penurunan)
Komprehensif Lainnya Miliar Rupiah Miliar Rupiah Miliar Rupiah Persentase (%)
Kerugian penjualan aset tetap,
agunan yang diambil alih dan properti (43) (5) (38) t.m.
terbengkalai - neto
Total beban non-operasional (43) (5) (38) t.m.
LABA SEBELUM BEBAN PAJAK 565 912 (347) (38,05)
Beban pajak (159) (237) 78 (32,91)
LABA TAHUN BERJALAN 406 675 (269) (39,85)
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAINNYA
Pos-pos yang tidak akan direklasifikasi ke laba rugi
Pengukuran kembali liabilitas imbalan
(44) 4 (48) t.m.
kerja
Pajak penghasilan terkait dengan
komponen pendapatan komprehensif 10 (1) 11 t.m.
lainnya
(34) 3 (37) t.m.
Pos-pos yang akan direklasifikasi ke laba rugi
Mutasi sehubungan dengan
perubahan nilai wajar investasi
keuangan yang diukur pada (189) 80 (269) (336,25)
nilai wajar melalui penghasilan
komprehensif lainnya
Pajak penghasilan terkait komponen
42 (18) 60 (333,33)
pendapatan komprehensif lainnya
(147) 62 (209) (337,10)
(Kerugian)/keuntungan komprehensif
(181) 65 (246) (378,46)
lainnya tahun berjalan - setelah pajak
TOTAL PENGHASILAN KOMPREHENSIF
225 740 (515) (69,59)
TAHUN BERJALAN
LABA PER SAHAM DASAR (nilai penuh) 33 60 (27) (45,00)
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4 127
Page 130
Pembahasan dan Analisis Manajemen
Pendapatan Bunga
Pendapatan bunga diperoleh dari kredit yang diberikan, investasi keuangan dan efek-efek diperdagangkan, piutang
atas surat berharga yang dibeli dengan janji untuk dijual kembali, penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain,
serta rekening giro pada Bank Indonesia dan bank lain.
2024 2023 Peningkatan/(Penurunan)
Pendapatan Bunga
Miliar Rupiah Miliar Rupiah Miliar Rupiah Persentase (%)
Kredit yang diberikan 7.944 6.532 1.412 21,62
Investasi keuangan dan efek-efek yang
2.773 1.613 1.160 71,92
diperdagangkan
Tagihan atas surat berharga yang dibeli dengan
482 1.377 (895) (65,00)
janji dijual kembali
Penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain 178 304 (126) (41,45)
Giro pada Bank Indonesia dan bank lain 119 119 - 0,00
Total Pendapatan Bunga 11.496 9.945 1.551 15,60
Pendapatan bunga pada tahun 2024 sebesar Rp11.496 miliar, meningkat sebesar 15,6 persen atau Rp1.551 miliar
dibandingkan tahun 2023.
Peningkatan pendapatan bunga ini terutama disebabkan oleh:
a. Pendapatan bunga dari investasi keuangan dan efek-efek yang diperdagangkan meningkat sebesar Rp1.160
miliar atau 71,9 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
b. Pendapatan bunga dari kredit yang diberikan meningkat sebesar 21,6 persen atau Rp1.412 miliar, sebagai hasil
dari peningkatan atas saldo rata-rata dan imbal hasil pada tahun 2024.
c. Peningkatan ini dikompensasi oleh penurunan pendapatan bunga dari piutang atas surat berharga yang
dibeli dengan janji untuk dijual kembali dan penempatan pada Bank Indonesia serta bank lain, masing-masing
menurun sebesar 65 persen atau Rp895 miliar dan 41,5 persen atau Rp126 miliar.
Beban Bunga
Beban bunga diperoleh dari deposito berjangka, giro, tabungan, premi atas penjaminan Pemerintah, surat utang
yang diterbitkan, simpanan dan pinjaman dari bank lain, kewajiban atas surat berharga yang dijual dengan janji
dibeli kembali, setoran jaminan dan lain-lain.
2024 2023 Peningkatan/(Penurunan)
Beban Bunga
Miliar Rupiah Miliar Rupiah Miliar Rupiah Persentase (%)
Deposito berjangka 2.700 2.233 467 20,91
Giro 1.028 732 296 40,44
Tabungan 823 756 67 8,86
Liabilitas atas surat berharga yang dijual
470 223 247 110,76
dengan janji dibeli kembali
Premi penjaminan Pemerintah 246 246 - 0,00
Simpanan dan pinjaman dari bank lain 196 219 (23) (10,50)
Efek utang yang diterbitkan 126 140 (14) (10,00)
Setoran jaminan dan lain lain 63 39 24 61,54
Total Beban Bunga 5.652 4.588 1.064 23,19
Beban bunga pada tahun 2024 sebesar Rp5.652 miliar, meningkat sebesar 23,2 persen atau Rp1.064 miliar
dibandingkan tahun 2023. Peningkatan tersebut berasal dari kenaikan beban bunga atas dana pihak ketiga
128 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4
Page 131
(deposito berjangka dan CASA) akibat peningkatan cost of fund, serta kewajiban atas surat berharga yang dijual
dengan janji dibeli kembali yang meningkat sebesar Rp247 miliar atau 110,8 persen.
Pendapatan Operasional Lainnya
2024 2023 Peningkatan/(Penurunan)
Pendapatan Operasional Lainnya
Miliar Rupiah Miliar Rupiah Miliar Rupiah Persentase (%)
Komisi dan jasa administrasi - neto 330 265 65 24,53
Keuntungan yang telah direalisasi dan
belum direalisasi atas efek-efek yang
396 282 114 40,43
dijual dan perubahan nilai wajar efek-
efek yang diperdagangkan - neto
Keuntungan transaksi mata uang asing 198 317 (119) (37,54)
Lain-lain - neto 729 510 219 42,94
Total Pendapatan Operasional Lainnya
1.653 1.374 279 20,31
- neto
Pendapatan operasional lainnya pada tahun 2024 sebesar Rp1.653 miliar, meningkat sebesar Rp279 miliar atau 20,3
persen dibandingkan tahun 2023. Peningkatan ini berasal dari kenaikan keuntungan yang terealisasi dan belum
terealisasi atas surat berharga yang dijual dan dari perubahan nilai wajar surat berharga untuk diperdagangkan –
bersih, dari Rp282 miliar pada tahun 2023 menjadi Rp396 miliar pada tahun 2024, serta peningkatan pos lain-lain
- neto, dari Rp510 miliar pada tahun 2023 menjadi Rp729 miliar pada tahun 2024, yang kemudian dikompensasi oleh
penurunan keuntungan dari transaksi mata uang asing, yang menurun dari Rp317 miliar pada tahun 2023 menjadi
Rp198 miliar pada tahun 2024.
Beban Operasional
Beban operasional terdiri dari pembentukan penyisihan kerugian penurunan nilai, gaji dan kesejahteraan karyawan,
serta biaya umum dan administrasi.
2024 2023 Peningkatan/(Penurunan)
Beban Operasional
Miliar Rupiah Miliar Rupiah Miliar Rupiah Persentase (%)
Pembentukan penyisihan kerugian
penurunan nilai:
Aset keuangan (1.071) (796) (275) 34,55
Agunan yang diambil alih (6) (1) (5) t.m.
Total Pembentukan Penyisihan
(1.077) (797) (280) 35,13
Kerugian Penurunan Nilai
Beban operasional lainnya
Gaji dan kesejahteraan karyawan (2.867) (2.386) (481) 20,16
Beban umum dan administrasi (2.945) (2.631) (314) 11,93
Total Beban Operasional Lainnya (5.812) (5.017) (795) 15,85
Total Beban Operasional (6.889) (5.814) (1.075) 18,49
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4 129
Page 132
Pembahasan dan Analisis Manajemen
Beban operasional pada tahun 2024 sebesar Rp6.889 miliar, meningkat sebesar Rp1.075 miliar atau 18,5 persen
dibandingkan tahun 2023. Peningkatan tersebut terutama berasal dari:
a. Kenaikan beban gaji dan kesejahteraan karyawan sebesar Rp481 miliar.
b. Kenaikan beban umum dan administrasi sebesar Rp314 miliar.
c. Peningkatan beban penyisihan kerugian penurunan nilai kredit yang diberikan sebesar Rp275 miliar akibat
meningkatnya saldo kredit yang diberikan pada 2024.
Laba Sebelum Pajak
Pada tahun 2024, laba sebelum pajak sebesar Rp565 miliar, menurun sebesar 38,1 persen atau Rp347 miliar dari
Rp912 miliar pada tahun 2023.
Laba Tahun Berjalan
Laba tahun berjalan UOB Indonesia pada tahun 2024 sebesar Rp406 miliar, menurun sebesar 39,9 persen atau
Rp269 miliar dibandingkan dengan Rp675 miliar pada tahun 2023.
Penghasilan Komprehensif Tahun Berjalan
Penghasilan komprehensif tahun berjalan pada tahun 2024 sebesar Rp225 miliar, menurun sebesar 69,6 persen atau
Rp515 miliar dari Rp740 miliar pada tahun 2023.
130 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4
Page 133
Laporan Posisi Keuangan
Total aset UOB Indonesia pada tahun 2024 sebesar Rp156.142 miliar, menurun sebesar 3,9 persen atau Rp6.404
miliar dari tahun 2023. Penurunan ini terutama berasal dari penurunan tagihan atas surat berharga yang dibeli
dengan janji untuk dijual kembali, yang kemudian dikompensasi oleh peningkatan kredit yang diberikan - neto.
(disajikan dalam miliar Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2024 2023 Peningkatan/(Penurunan)
Aset
Miliar Rupiah Miliar Rupiah Miliar Rupiah Persentase (%)
Kas 682 604 78 12,91
Giro pada Bank Indonesia 5.799 9.901 (4.102) (41,43)
Giro pada bank lain - neto 822 982 (160) (16,29)
Penempatan pada Bank Indonesia
3.657 2.136 1.521 71,21
dan bank lain - neto
Efek-efek yang diperdagangkan 2.307 2.758 (451) (16,35)
Investasi keuangan - neto 32.453 33.037 (584) (1,77)
Tagihan derivatif 2.062 841 1.221 145,18
Kredit yang Diberikan - neto 96.452 79.912 16.540 20,70
Tagihan atas surat berharga yang
dibeli dengan janji dijual kembali 1.653 22.678 (21.025) (92,71)
- neto
Tagihan akseptasi - neto 2.418 2.499 (81) (3,24)
Aset pajak tangguhan - neto 642 734 (92) (12,53)
Aset tetap dan aset hak guna –
2.940 2.685 255 9,50
Nilai buku
Aset tidak berwujud - neto 1.097 1.130 (33) (2,92)
Aset lain-lain - neto 3.158 2.649 509 19,21
Total Aset 156.142 162.546 (6.404) (3,94)
Aset Lancar
Aset lancar terdiri dari kas, giro pada Bank Indonesia, giro pada bank lain – neto, penempatan pada Bank Indonesia
dan bank lain – neto, piutang derivatif, piutang atas surat berharga yang dibeli dengan janji untuk dijual kembali,
dan piutang akseptasi – neto.
Aset lancar menurun dari Rp39.641 miliar menjadi Rp17.093 miliar pada tahun 2024 atau turun sebesar 56,9 persen.
Penurunan piutang atas surat berharga yang dibeli dengan janji untuk dijual kembali merupakan alasan utama
turunnya aset lancar.
Efek-efek
Berdasarkan jenisnya, efek-efek bruto terdiri dari efek yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi, pada nilai
wajar melalui penghasilan komprehensif lain, dan pada biaya perolehan diamortisasi. Pada akhir tahun 2024,
masing-masing tercatat sebesar Rp2.307 miliar, Rp22.924 miliar, dan Rp9.545 miliar, yang menyumbang masing-
masing 6,6 persen, 65,9 persen, dan 27,5 persen terhadap total efek-efek bruto. Komposisi kepemilikan efek-efek ini
merupakan bagian dari strategi Bank dalam mengelola kelebihan likuiditas.
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4 131
Page 134
Pembahasan dan Analisis Manajemen
2024 2023 Peningkatan/(Penurunan)
Efek-efek
Miliar Rupiah Miliar Rupiah Miliar Rupiah Persentase (%)
Efek-efek yang Diperdagangkan
Sekuritas Rupiah Bank Indonesia 1.395 677 718 106,06
Obligasi Pemerintah 326 1.769 (1.443) (81,57)
Sukuk 331 116 215 185,34
Obligasi Korporasi 255 196 59 30,10
2.307 2.758 (451) (16,35)
Investasi Keuangan
Pada Nilai Wajar melalui Penghasilan
Komprehensif Lainnya
Obligasi Pemerintah 13.704 11.598 2.106 18,16
Sekuritas Rupiah Bank Indonesia 7.853 6.506 1.347 20,70
Sukuk 729 1.510 (781) (51,72)
Obligasi Korporasi 638 684 (46) (6,73)
Negotiable Certificate Deposit - 104 (104) (100,00)
22.924 20.402 2.522 12,36
Pada Biaya Perolehan Diamortisasi
Obligasi Pemerintah 7.094 7.629 (535) 7,01
Wesel Ekspor Berjangka 2.230 4.707 (2.477) (52,62)
Sukuk 221 313 (92) (29,39)
9.545 12.649 (3.104) (24,54)
Total 34.776 35.809 (1.033) (2,88)
Cadangan kerugian penurunan nilai (16) (14) (2) 14,29
Total - Neto 34.760 35.795 (1.035) (2,89)
Kredit yang Diberikan
Kredit yang diberikan - neto UOB Indonesia pada tahun 2024 sebesar Rp96.452 miliar dengan total kredit bruto
sebesar Rp100.412 miliar. UOB Indonesia menjalankan bisnis dengan prinsip kehati-hatian yang diterapkan secara
ketat dalam penyaluran kredit sebagai langkah antisipasi terhadap ketidakpastian global.
Kredit yang Diberikan berdasarkan Mata Uang
Mayoritas kredit berasal dari kredit yang didenominasikan dalam Rupiah yang berkontribusi sebesar 70,5 persen
dari total portofolio kredit yang diberikan pada tahun 2024 atau sebesar Rp70.821 miliar. Kredit dalam mata uang
asing berkontribusi sebesar 29,5 persen dari total kredit yang diberikan atau sebesar Rp29.591 miliar pada tahun
2024.
Kredit yang Diberikan 2024 2023 Peningkatan/(Penurunan)
berdasarkan Mata Uang Miliar Rupiah Miliar Rupiah Miliar Rupiah Persentase (%)
Rupiah 70.821 63.739 7.082 11,11
Mata uang asing 29.591 20.284 9.307 45,88
Total Kredit yang Diberikan 100.412 84.023 16.389 19,51
Suku bunga kontrak rata-rata
Rupiah 9,09% 7,12%
Mata uang asing 6,17% 6,42%
132 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4
Page 135
Kredit yang Diberikan berdasarkan Jenis
Berdasarkan jenis kontributor terbesar terhadap total kredit yang diberikan adalah kredit modal kerja yang mewakili
75,8 persen dari total kredit, diikuti oleh kartu kredit, kredit investasi, dan kredit pemilikan rumah. Kredit modal
kerja berkontribusi sebesar 75,8 persen atau Rp76.148 milliar, meningkat sebesar 31,5 persen dibandingkan tahun
sebelumnya.
Kredit yang Diberikan 2024 2023 Peningkatan/(Penurunan)
berdasarkan Jenis Miliar Rupiah Miliar Rupiah Miliar Rupiah Persentase (%)
Modal Kerja 76.148 57.904 18.244 31,51
Investasi 7.683 8.495 (812) 9,56
Kepemilikan Rumah 6.415 6.747 (332) (4,92)
Kartu Kredit 9.260 9.869 (609) (6,17)
Multiguna 835 972 (137) (14,09)
Kendaraan Bermotor 71 36 35 97,22
Total Kredit yang Diberikan 100.412 84.023 16.389 19,51
Kredit yang Diberikan berdasarkan Segmentasi Bisnis
Segmen Commercial Banking berkontribusi sebesar 32,5 persen terhadap total kredit UOB Indonesia pada tahun
2024, diikuti oleh segmen Corporate Banking yang berkontribusi sebesar 31,8 persen dari total kredit, dan segmen
Personal Financial Services sebesar 16,5 persen. Per 31 Desember 2024, saldo kredit dari Commercial Banking,
Corporate Banking, dan Personal Financing masing-masing sebesar Rp32.608 miliar, Rp31.290 miliar, dan Rp16.584
miliar.
Kredit yang Diberikan 2024 2023 Peningkatan/(Penurunan)
berdasarkan Segmentasi Bisnis Miliar Rupiah Miliar Rupiah Miliar Rupiah Persentase (%)
Commercial Banking 32.608 29.246 3.362 11,50
Corporate Banking 31.920 21.277 10.643 50,02
Personal Financial Services 16.584 17.911 (1.327) (7,41)
Business Banking 10.528 11.124 (596) (5,36)
Financial Institution 8.772 4.465 4.307 96,46
Total Kredit yang Diberikan 100.412 84.023 16.389 19,51
Kredit yang Diberikan berdasarkan Sektor Ekonomi
Berdasarkan total kredit yang diberikan menurut sektor ekonomi, sektor industri pengolahan merupakan kontributor
terbesar dengan porsi 24,1 persen atau setara dengan Rp24.247 miliar. Sektor perdagangan besar dan eceran
menempati posisi kedua dengan porsi 20,1 persen atau setara dengan Rp20.201 miliar.
Cadangan kerugian penurunan nilai atas kredit yang diberikan pada tahun 2024 sebesar Rp3.960 miliar, menurun
sebesar 3,7 persen atau Rp151 miliar dibandingkan dengan Rp4.111 miliar pada tahun 2023.
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4 133
Page 136
Pembahasan dan Analisis Manajemen
2024 2023 Peningkatan/(Penurunan)
Kredit yang Diberikan
berdasarkan Sektor Ekonomi Miliar Rupiah Miliar Rupiah Miliar Rupiah Persentase (%)
Industri pengolahan 24.247 21.319 2.928 13,73
Perdagangan besar dan eceran 20.201 18.720 1.481 7,91
Rumah tangga 16.583 17.625 (1.042) (5,91)
Penambangan dan penggalian 11.541 7.249 4.292 59,21
Kegiatan keuangan dan asuransi 7.500 3.455 4.045 117,08
Pertanian, kehutanan, dan
4.544 1.854 2.690 145,09
perikanan
Transportasi dan pergudangan 3.751 661 3.090 467,47
Konstruksi bangunan 3.182 2.024 1.158 57,21
Perumahan 2.980 4.502 (1.522) (33,81)
Informasi dan komunikasi 2.197 2.634 (437) (16,59)
Penyedia akomodasi dan
1.944 2.096 (152) (7,25)
makanan dan minumam
Pengadaan listrik, gas, dan air 373 614 (241) (39,25)
Lain-lain 1.369 1.270 99 7,80
Total Kredit yang Diberikan 100.412 84.023 16.389 19,51
Cadangan kerugian penurunan
(3.960) (4.111) 151 (3,67)
nilai
Total Kredit yang Diberikan – neto 96.452 79.912 16.540 20,70
Kredit Bermasalah
Kredit Bermasalah (Non-Performing Loans/NPL) masing-masing sebesar Rp2.055 miliar dan Rp2.149 miliar pada
tahun 2024 dan 2023. Penurunan NPL merupakan hasil dari strategi Bank dalam mengelola credit risk appetite serta
penerapan prinsip kehati-hatian dalam manajemen risiko. Kredit berdasarkan kolektibilitas per 31 Desember 2024
dan 2023 adalah sebagai berikut:
Kredit yang Diberikan 2024 2023 Peningkatan/(Penurunan)
berdasarkan Kolektibilitas Miliar Rupiah Miliar Rupiah Miliar Rupiah Persentase (%)
Lancar 94.448 77.486 16.962 21,89
Dalam perhatian Khusus 3.909 4.388 (479) (10,92)
Kurang Lancar 295 427 (132) (30,91)
Diragukan 445 370 75 20,27
Macet 1.315 1.352 (37) (2,74)
Total Kredit yang Diberikan 100.412 84.023 16.389 19,51
Kredit Bermasalah 2.055 2.149 (94) (4,37)
NPL Bruto 2,05% 2,58%
NPL Neto 1,11% 1,39%
134 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4
Page 137
Pada tahun 2024, rasio NPL bruto menurun sebesar 0,5 persen poin, dari 2,6 persen pada tahun 2023 menjadi
2,1 persen pada tahun 2024. Rasio NPL neto juga menurun sebesar 0,3 persen poin, dari 1,4 persen pada tahun
2023 menjadi 1,1 persen pada tahun 2024. Bank mampu mempertahankan kualitas asetnya sebagaimana tercermin
dalam rasio NPL yang jauh di bawah batas maksimum 5,00 persen yang ditetapkan oleh Regulator.
Cadangan Kerugian Penurunan Nilai atas Kredit yang Diberikan
Cadangan kerugian penurunan nilai atas kredit yang diberikan pada tahun 2024 sebesar Rp3.960 miliar, menurun
sebesar 3,7 persen atau Rp151 miliar dibandingkan dengan Rp4.111 miliar pada tahun 2023. Cadangan kerugian
penurunan nilai yang dibentuk tersebut cukup untuk menutupi potensi kerugian yang timbul dari kredit yang tidak
tertagih.
Aset Tidak Lancar
Aset tidak lancar terdiri dari aset pajak tangguhan, aset tetap dan aset hak guna, aset tidak berwujud, dan aset
lainnya.
Pada tahun 2024, aset tidak lancar meningkat sebesar Rp639 miliar atau 8,9 persen.
Aset Tidak Berwujud
Pada tahun 2024, aset tidak berwujud – neto sebesar Rp1.097 miliar, menurun sebesar 3,0 persen atau Rp33 miliar
dari Rp1.130 miliar pada tahun 2023. Aset tidak berwujud tersebut berasal dari akuisisi bisnis konsumer dari Citi
pada tahun 2023. Aset tidak berwujud ini terdiri dari goodwill dan aset tidak berwujud lainnya yang terkait dengan
transaksi tersebut.
Liabilitas
Mayoritas liabilitas UOB Indonesia berasal dari simpanan nasabah bukan bank yang berkontribusi sebesar 84,5
persen terhadap total liabilitas pada tahun 2024.
Total liabilitas UOB Indonesia menurun dari Rp144.945 miliar pada tahun 2023 menjadi Rp138.316 miliar, atau setara
dengan penurunan sebesar 4,6 persen atau Rp6.629 miliar. Penurunan ini terutama disebabkan oleh penurunan
kewajiban atas surat berharga yang dijual dengan janji dibeli kembali sebesar Rp7.720 miliar.
2024 2023 Peningkatan/(Penurunan)
Liabilitas
Miliar Rupiah Miliar Rupiah Miliar Rupiah Persentase (%)
Liabilitas segera 504 475 29 6,11
Simpanan nasabah 116.912 119.283 (2.371) (1,99)
Simpanan bank lain 4.440 1.399 3.041 217,37
Bunga yang masih harus dibayar 196 199 (3) (1,51)
Utang pajak 105 171 (66) (38,60)
Derivatif yang masih harus
2.226 1.223 1.003 82,01
dibayar
Akseptasi yang masih harus
2.307 2.412 (105) (4,35)
dibayar
Liabilitas atas surat berharga
yang dijual dengan janji dibeli 5.576 13.296 (7.720) (58,06)
kembali
Liabilitas atas imbalan kerja 439 344 95 27,62
Efek utang yang diterbitkan – neto 1.042 1.443 (401) (27,79)
Liabilitas lain-lain 4.569 4.700 (131) (2,79)
Total Liabilitas 138.316 144.945 (6.629) (4,57)
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4 135
Page 138
Pembahasan dan Analisis Manajemen
Simpanan Nasabah
Simpanan nasabah terdiri dari giro, tabungan, dan deposito berjangka. Pada tahun 2024, simpanan nasabah sebesar
Rp116.912 miliar, menurun sebesar 2,0 persen dari Rp119.283 miliar pada tahun 2023. Penurunan ini dipengaruhi oleh
turunnya deposito berjangka dari Rp58.095 miliar menjadi Rp49.701 miliar yang dikompensasi oleh peningkatan
giro dari Rp23.702 miliar menjadi Rp32.135 miliar. Hal ini merupakan hasil dari strategi Bank yang memasarkan
produk deposito berjangka secara lebih selektif dengan suku bunga yang kompetitif, sambil lebih berfokus pada
pendanaan biaya rendah.
2024 2023 Peningkatan/(Penurunan)
Simpanan Nasabah
Miliar Rupiah Miliar Rupiah Miliar Rupiah Persentase (%)
Giro 32.135 23.702 8.433 35,58
Tabungan 35.076 37.486 (2.410) (6,43)
Deposito berjangka 49.701 58.095 (8.394) (14,45)
Total Simpanan Nasabah 116.912 119.283 (2.371) (1,99)
Simpanan Nasabah berdasarkan Mata Uang
Komposisi simpanan nasabah dalam Rupiah dan mata uang asing pada tahun 2024 masing-masing sebesar 68,5
persen dan 31,5 persen. Simpanan nasabah dalam Rupiah tercatat sebesar Rp80.102 miliar pada tahun 2024,
meningkat sebesar 2,1 persen dibandingkan posisi tahun 2023. Dana pihak ketiga yang didenominasikan dalam
mata uang asing menurun sebesar 9,8 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Simpanan Nasabah berdasarkan 2024 2023 Peningkatan/(Penurunan)
Mata Uang Miliar Rupiah Miliar Rupiah Miliar Rupiah Persentase (%)
Rupiah 80.102 78.478 1.624 2,07
Mata uang asing 36.810 40.805 (3.995) (9,79)
Total 116.912 119.283 (2.371) (1,99)
Simpanan dari Bank Lain
Simpanan dari bank lain sebesar Rp4.440 miliar, meningkat sebesar 217,4 persen atau Rp3.041 miliar dari Rp1.399
miliar pada tahun 2023. Peningkatan simpanan dari bank lain ini terutama disebabkan oleh call money sebesar
Rp3.089 miliar.
2024 2023 Peningkatan/(Penurunan)
Simpanan dari Bank Lain
Miliar Rupiah Miliar Rupiah Miliar Rupiah Persentase (%)
Call Money 4.354 1.265 3.089 244,19
Giro 56 107 (51) (47,66)
Tabungan 11 17 (6) (35,29)
Deposito berjangka 19 10 9 90,00
Total 4.440 1.399 3.041 217,37
136 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4
Page 139
Simpanan dari Bank Lain berdasarkan Mata Uang
Simpanan dari bank lain yang didenominasikan dalam Rupiah meningkat sebesar 45,4 persen atau Rp632 miliar
menjadi Rp2.024 miliar pada tahun 2024. Komposisi simpanan dalam Rupiah dan mata uang asing masing-masing
sebesar 45,6 persen dan 54,4 persen pada tahun 2024.
2024 2023 Peningkatan/(Penurunan)
Simpanan dari Bank Lain
berdasarkan Mata Uang
Miliar Rupiah Miliar Rupiah Miliar Rupiah Persentase (%)
Rupiah 2.024 1.392 632 45,40
Mata uang asing 2.416 7 2.409 t.m.
Total 4.440 1.399 3.041 217,37
Efek Hutang Yang Diterbitkan
Surat utang yang diterbitkan sebesar Rp1.042 miliar menurun sebesar 27,8 persen atau Rp401 miliar dari Rp1.443
miliar pada tahun 2023. Penurunan tersebut berasal dari:
1. Pelunasan pokok Obligasi Subordinasi Berkelanjutan I Bank UOB Indonesia Tahap II Tahun 2017 dengan jumlah
sebesar Rp500 miliar yang jatuh tempo pada 17 Oktober 2024;
2. Pelunasan pokok Obligasi Berkelanjutan III Bank UOB Indonesia Tahap I Tahun 2021 dengan jumlah sebesar
Rp100 miliar yang jatuh tempo pada 2 September 2024; dan
3. Dikompensasi oleh penerbitan Obligasi Subordinasi Berkelanjutan IV Bank UOB Indonesia Tahap I Tahun 2024
pada 26 Juni 2024 dengan tenor 7 tahun sejak tanggal penerbitan sebesar Rp100 milar dengan tingkat bunga
tetap sebesar 7,50 persen. Selain itu, Bank juga menerbitkan Obligasi Berkelanjutan IV Bank UOB Indonesia
Tahap I Tahun 2024 pada 26 Juni 2024 dengan tenor 1 tahun sejak tanggal penerbitan sebesar Rp100 miliar
dengan tingkat bunga tetap sebesar 6,70 persen.
Ekuitas
Total ekuitas UOB Indonesia pada tahun 2024 sebesar Rp17.826 miliar, meningkat sebesar 1,3 persen atau Rp225
miliar dari Rp17.601 miliar pada tahun 2023. Peningkatan ekuitas tersebut berasal dari laba ditahan tahun 2024.
2024 2023 Peningkatan/(Penurunan)
Ekuitas
Miliar Rupiah Miliar Rupiah Miliar Rupiah Persentase (%)
Modal saham 3.057 3.057 - 0,00
Tambahan modal disetor - neto 4.939 4.939 - 0,00
Penghasilan komprehensif lainnya (289) (108) (181) 167,59
Laba ditahan
Telah ditentukan penggunanya 152 145 7 4,83
Belum ditentikan penggunanya 9.967 9.568 399 4,18
Total Ekuitas 17.826 17.601 225 1,28
Pada tahun 2024, tidak terdapat pembayaran dividen.
Kebijakan Bank adalah untuk mempertahankan struktur permodalan yang memadai dan efisien guna mendukung
pertumbuhan bisnis.
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4 137
Page 140
Pembahasan dan Analisis Manajemen
Laporan Arus Kas
Laporan arus kas diklasifikasikan berdasarkan aktivitas operasional, investasi, dan pendanaan.
Kas dan setara kas terdiri dari kas, giro pada Bank Indonesia, giro pada bank lain, penempatan pada Bank Indonesia
dan bank lain, surat berharga untuk diperdagangkan dan investasi keuangan yang jatuh tempo dalam waktu 3
bulan atau kurang sejak tanggal perolehan, dengan ketentuan tidak digunakan sebagai jaminan pinjaman maupun
dibatasi penggunaannya.
(disajikan dalam miliar Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2024 2023 Peningkatan/(Penurunan
Arus Kas
Miliar Rupiah Miliar Rupiah Miliar Rupiah Persentase (%)
Kas neto (digunakan untuk)/diperoleh dari
(1.718) (730) (988) 135,34
aktivitas operasi
Kas neto diperoleh dari/(digunakan untuk)
3.640 (3.121) 6.761 (216,63)
aktivitas investasi
Kas neto (digunakan untuk)/diperoleh dari
(511) 1.285 (1.796) (139,77)
aktivitas pendanaan
Kenaikan/(penurunan) neto Kas dan Setara Kas 1.411 (2.566) 3.977 (154,99)
Pengaruh neto perubahan kurs pada Kas dan
107 (31) 138 (445,16)
Setara Kas
Kas dan Setara Kas awal tahun 13.946 16.543 (2.597) (15,70)
Kas dan Setara Kas akhir tahun 15.464 13.946 1.518 10,88
Kas Neto (Digunakan untuk)/Diperoleh dari Kas Neto (Digunakan untuk)/Diperoleh dari
Aktivitas Operasi Aktivitas Pendanaan
Kas neto yang digunakan untuk aktivitas operasional Kas neto yang digunakan untuk aktivitas pendanaan
meningkat sebesar Rp988 miliar, dari Rp730 miliar pada meningkat sebesar Rp1.796 miliar, dari Rp1.285 miliar
tahun 2023 menjadi Rp1.718 miliar pada tahun 2024. pada tahun 2023 menjadi (Rp511) miliar pada tahun
2024.
Peningkatan ini berasal dari meningkatnya pembayaran
bunga dan beban operasional, serta pertumbuhan Peningkatan penggunaan kas dalam aktivitas
pada kredit yang diberikan pada tahun 2024. Selain pendanaan berasal dari pelunasan dua surat utang
itu, penurunan efek-efek yang diperdagangkan surat yang diterbitkan yang telah jatuh tempo pada tahun
berharga yang dibeli dengan janji untuk dijual kembali, 2024 sebesar Rp600 miliar pada bulan September dan
dan simpanan juga turut mendukung peningkatan Oktober 2024. Selain itu, Bank juga menerbitkan 2 surat
penggunaan kas pada aktivitas operasional. utang baru pada bulan Juni 2024 dengan total senilai
Rp200 miliar.
Kas Neto Diperoleh dari/(Digunakan untuk)
Aktivitas Investasi
Kas neto yang diperoleh dari aktivitas investasi
meningkat sebesar Rp6.761 miliar, dari (Rp3.121) miliar
pada tahun 2023 menjadi Rp3.640 miliar pada tahun
2024.
Peningkatan ini terutama berasal dari pembelian
investasi keuangan, dari (Rp4.676) miliar pada tahun
2023 menjadi Rp4.504 miliar pada tahun 2024.
138 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4
Page 141
Rasio Keuangan
(dalam Persentase, kecuali dinyatakan lain)
Rasio Keuangan 2024 2023
Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM) 16,51 18,32
Kredit bermasalah (NPL) - Bruto 2,05 2,58
Kredit bermasalah (NPL) - Neto 1,11 1,39
Return on Assets (ROA) 0,35 0,61
Return on Equity (ROE) 2,55 4,44
Net Interest Margin (NIM) 3,92 3,85
Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional
95,64 92,31
(BOPO)
Loans to Deposit Ratio (LDR) 85,89 69,92
Giro Wajib Minimum (GWM):
GWM Rupiah
GWM harian 7,52 9,42
GWM rata-rata 9,11 10,34
Penyangga Likuiditas Makroprudensial 37,98 34,36
Rasio Intermediasi Makroprudensial 88,83 67,84
GWM Mata uang asing
GWM harian 4,17 4,67
GWM rata-rata 4,14 4,22
Posisi Devisa Neto (PDN) 5,36 4,16
Kewajiban Penyediaan Modal Return on Assets (ROA)
Minimum (KPMM) Pada tahun 2024, ROA menurun sebesar 0,3 persen
Pada tahun 2024, rasio KPMM menurun sebesar 1,8 poin, dari 0,6 persen pada tahun 2023 menjadi 0,3
persen poin, dari 18,3 persen pada tahun 2023 menjadi persen pada tahun 2024.
16,5 persen pada tahun 2024, terutama disebabkan
oleh peningkatan aset tertimbang menurut risiko. Penurunan ROA disebabkan oleh penurunan laba
sebelum pajak sebesar 38,1 persen atau Rp347 miliar.
Pada tahun 2024 dan 2023, Bank telah mematuhi
ketentuan regulasi mengenai kecukupan modal. Return on Equity (ROE)
Pada tahun 2024, ROE menurun sebesar 1,9 persen poin,
Rasio Kredit Bermasalah (NPL) dari 4,4 persen pada tahun 2023 menjadi 2,5 persen
Pada tahun 2024, rasio NPL bruto menurun sebesar 0,5 pada tahun 2024.
persen poin, dari 2,6 persen pada tahun 2023 menjadi
2,1 persen pada tahun 2024. Penurunan ROE disebabkan oleh turunnya laba tahun
berjalan sebesar 39,9 persen atau Rp269 miliar serta
Rasio NPL neto juga menurun sebesar 0,3 persen poin, meningkatnya total ekuitas sebesar 1,3 persen atau
dari 1,4 persen pada tahun 2023 menjadi 1,1 persen Rp225 miliar.
pada tahun 2024.
Nilai NPL masing-masing sebesar Rp2.055 miliar pada Net Interest Margin (NIM)
tahun 2024 dan Rp2.149 miliar pada tahun 2023. NIM pada tahun 2024 dan 2023 masing-masing sebesar
3,9 persen dan 3,8 persen, meningkat sebesar 0,1 persen
poin.
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4 139
Page 142
Pembahasan dan Analisis Manajemen
Biaya Operasional terhadap Posisi Devisa Neto (PDN)
Pendapatan Operasional (BOPO) Pada tahun 2024 dan 2023, Bank telah mematuhi
Rasio BOPO meningkat sebesar 3,3 persen menjadi 95,6 ketentuan mengenai PDN dan tidak terdapat
persen pada tahun 2024 dibandingkan dengan 92,3 pelanggaran.
persen pada tahun 2023.
Batas Maksimum Pemberian Kredit
Loans to Deposit Ratio (LDR) (BMPK)
LDR yang digunakan untuk mengidentifikasi sejauh Pada tahun 2024 dan 2023, Bank telah mematuhi
mana penyaluran kredit Bank didanai oleh dana pihak ketentuan BMPK, baik untuk debitur terkait maupun
ketiga, meningkat sebesar 15,9 persen menjadi 85,9 tidak terkait.
persen pada tahun 2024 dibandingkan dengan 70,0
persen pada tahun 2023. Belanja Modal
Giro Wajib Minimum (GWM) Perikatan Material dan Investasi Barang
Bank diwajibkan untuk memenuhi ketentuan GWM Modal
dalam Rupiah untuk perbankan konvensional dan GWM Total belanja modal menurun sebesar 51,0 persen
dalam valuta asing untuk transaksi valuta asing. atau Rp990 miliar, dari Rp1.941 miliar pada tahun 2023
menjadi Rp951 miliar pada tahun 2024. Penurunan ini
Pada tahun 2024 dan 2023, Bank telah memenuhi disebabkan oleh lebih rendahnya pembelian aset tetap
ketentuan GWM sesuai peraturan yang berlaku. sebesar Rp622 miliar.
Investasi belanja modal digunakan untuk pengembangan infrastruktur teknologi informasi, selain juga untuk
pengadaan peralatan kantor guna mendukung kebutuhan operasional Bank.
2024 2023 Peningkatan/(Penurunan)
Belanja Modal
Miliar Rupiah Miliar Rupiah Miliar Rupiah Persentase (%)
Penambahan melalui pembelian aset tetap 866 1,465 (599) (40.89)
Penambahan melalui akusisi bisnis konsumer
- 71 (71) (100.00)
Citi
Penambahan aset tetap melalui reklasifikasi
43 232 (189) (81.47)
aset dalam proses pembangunan
Penambahan aset hak guna 42 173 (131) (75.72)
Total 951 1,941 (990) (51.00)
Kebijakan Permodalan
Struktur Permodalan
Bank berupaya untuk menjaga tingkat permodalan yang memadai guna mendukung kegiatan usaha dan
pertumbuhan, memenuhi ketentuan permodalan yang ditetapkan regulator setiap saat, serta mempertahankan
peringkat kredit yang baik.
Bank juga berupaya menjaga struktur permodalan yang efisien, mengoptimalkan biaya modal secara keseluruhan,
dan memberikan imbal hasil dividen yang berkelanjutan kepada para pemegang saham.
140 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4
Page 143
Tujuan-tujuan ini dicapai melalui Kerangka Kerja Bank berkomitmen untuk mendukung nasabah
Manajemen Permodalan Bank yang menetapkan target Wholesale melalui penyediaan solusi yang spesifik
permodalan dan risk appetite, serta Internal Capital untuk setiap sektor, dengan menawarkan rangkaian
Adequacy Assessment Process (ICAAP). Batas toleransi layanan terintegrasi seperti Trade, Cash Management,
risiko modal tahunan disetujui oleh Komite Manajemen dan platform Treasury. Keahlian mendalam kami dalam
Risiko (RMC) dan disahkan oleh Dewan Komisaris. konektivitas kawasan ASEAN tetap menjadi proposisi
nilai utama.
Per akhir tahun 2024, total modal Bank sebesar Rp17.491
miliar dan rasio KPMM sebesar 16,5 persen. Modal inti Bisnis ritel akan terus mendorong sinergi melalui basis
Bank (Tier 1) mencakup 91,5 persen dari total modal nasabah yang semakin besar. Bank akan meningkatkan
Bank, dengan rasio kecukupan modal Tier 1 sebesar 15,1 penawaran produk yang disesuaikan dengan gaya
persen. hidup pribadi nasabah affluent Indonesia, meningkatkan
penetrasi wealth, melanjutkan momentum pertumbuhan
Untuk informasi lebih lanjut, silakan merujuk ke bagian nasabah baru melalui kerja sama co-brand dan mitra
“GCG – Tabel Eksposur Risiko #4 Permodalan - Komposisi strategis, serta menyempurnakan proposisi nilai kartu
Permodalan (CC1)”. untuk menghadirkan rewards dan fitur terbaik di
kelasnya demi memberikan pengalaman nasabah yang
Pencapaian Target 2024 luar biasa.
Sepanjang tahun 2024, penyaluran kredit tumbuh
sebesar 20 persen menjadi Rp100,4 triliun dan Loan to Bank juga akan terus mempertahankan KPMM yang
Deposit Ratio (LDR) mencapai 85,9 persen, melampaui sehat pada kisaran 16 persen hingga 18 persen
target yang telah ditetapkan. Kualitas aset tetap terjaga dan NPL sekitar 2 persen. Fokus utama ini, bersama
dengan baik, yang tercermin dari penurunan rasio kredit dengan manajemen risiko yang hati-hati serta
bermasalah (NPL) dari 2,6 persen pada 2023 menjadi 2,0 investasi berkelanjutan pada sumber daya manusia
persen pada 2024. Dana murah (CASA) tumbuh sebesar dan kapabilitas Bank, diharapkan mampu memberikan
9,8 persen mencapai Rp67,2 triliun dan mencatat rasio imbal hasil berkelanjutan pada tahun 2025 dengan ROE
CASA mix sebesar 57,4 persen. sebesar 4,0 persen hingga 6,0 persen.
Laba sebelum pajak tercatat sebesar Rp566 miliar. Komitmen Material untuk Investasi
Pendapatan bunga bersih meningkat, terutama
didorong oleh pertumbuhan saldo kredit dan perbaikan dalam Belanja Modal
imbal hasil. Sementara itu, pendapatan lainnya Bank memiliki sejumlah komitmen material terkait
meningkat karena pertumbuhan fee based income. Total investasi barang modal, yang terutama ditujukan
beban meningkat, terutama disebabkan oleh investasi untuk pengembangan infrastruktur teknologi informasi
pada teknologi untuk mendukung pertumbuhan di masa guna mendukung pengembangan bisnis perusahaan.
mendatang. Biaya atas komitmen material untuk investasi barang
modal ini menggunakan dana internal Bank. Tagihan
Rasio kecukupan modal (KPMM) Bank berada jauh di dan pembayaran untuk investasi barang modal
atas ketentuan minimum regulator, yaitu sebesar 16,5 sebagian besar menggunakan mata uang Rupiah untuk
persen. Secara keseluruhan, neraca keuangan Bank meminimalkan risiko nilai tukar.
tetap resilien dengan rasio cakupan aset dan rasio
likuiditas yang kuat. Dampak Perubahan Peraturan
Perundang-undangan terhadap
Proyeksi Keuangan 2025
Bank menargetkan untuk menjaga pertumbuhan Kinerja Bank
bisnis yang berkelanjutan seiring dengan proyeksi Perubahan peraturan perundang-undangan tidak
pertumbuhan ekonomi Indonesia yang diperkirakan memberikan dampak signifikan terhadap kinerja Bank.
mencapai sekitar 5 persen pada tahun 2025. Konsumsi
domestik yang resilien, peningkatan investasi, serta
ekspor neto yang lebih tinggi seiring peningkatan
pendapatan komoditas, diharapkan mendorong
pertumbuhan kredit dan dana pihak ketiga, dengan
target LDR sebesar 80 persen.
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4 141
Page 144
Pembahasan dan Analisis Manajemen
Standar Akuntansi yang Telah Informasi Material atas Transaksi
Diterbitkan namun Belum Berlaku yang Mengandung Benturan
Efektif Kepentingan dan/atau Transaksi
Standar dan interpretasi yang telah diterbitkan oleh Material dengan Pihak Terafiliasi
Dewan Standar Akuntansi Keuangan Indonesia (DSAK), Sepanjang tahun 2024, tidak terdapat transaksi
namun belum berlaku efektif untuk laporan keuangan yang dapat dikategorikan sebagai transaksi yang
tahun berjalan diungkapkan di bawah ini. mengandung benturan kepentingan.
Berlaku efektif pada atau setelah 1 Januari Pada tahun 2024, dalam menjalankan aktivitas
2025 usahanya, UOB Indonesia melakukan beberapa
PSAK 221: “Pengaruh Perubahan Kurs Valuta Asing transaksi dengan pihak terafiliasi, termasuk pinjaman
terhadap Tidak Dapat Dikonsolidasikannya Mata Uang dan simpanan dari nasabah. Untuk rincian lebih lanjut,
Asing”. silakan merujuk ke Catatan No. 37 dalam Catatan atas
Laporan Keuangan.
Standar di atas akan berlaku efektif pada 1 Januari
2025.
Kebijakan Dividen dan Penggunaan
Berlaku efektif pada atau setelah 1 Januari Laba Bersih
2026 Pembagian dividen dilakukan berdasarkan keputusan
• PSAK 107: “Instrumen Keuangan: Pengungkapan yang diambil dalam Rapat Umum Pemegang Saham
tentang Klasifikasi dan Pengukuran Instrumen Tahunan, dengan mempertimbangkan kondisi keuangan
Keuangan” dan kebutuhan permodalan UOB Indonesia yang terkait
• PSAK 109: “Instrumen Keuangan” dengan pengembangan bisnis, khususnya pertumbuhan
kredit, serta memperhatikan faktor relevan lainnya bagi
Standar di atas akan berlaku efektif pada 1 Januari pemegang saham.
2026 dan penerapan dini diperkenankan.
Pada saat tanggal otorisasi laporan keuangan ini,
Bank masih mengevaluasi potensi dampak dari standar
akuntansi baru dan revisi tersebut terhadap laporan
keuangan Bank.
Informasi Keuangan atas Kejadian
Luar Biasa
UOB Indonesia tidak mengalami kejadian luar biasa
yang berdampak material terhadap kinerja keuangan
pada tahun 2024.
142 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4
Page 145
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4 143
Page 146
Tata Kelola Perusahaan
Tata Kelola Perusahaan
146 Struktur Tata Kelola Perusahaan 232 Transaksi yang Melibatkan Konflik
146 Rapat Umum Pemegang Saham Kepentingan
154 Dewan Komisaris 232 Pembelian Kembali Saham dan Obligasi
161 Direksi Bank
173 Kelengkapan dan Pelaksanaan Tugas 232 Donasi untuk Kegiatan Sosial dan Politik
Komite Selama Periode 2024
213 Sekretaris Perusahaan 233 Kode Etik
215 Komunikasi Perusahaan 234 Budaya Perusahaan
216 Pelaksanaan Fungsi Kepatuhan, Audit 234 Whistle-blowing
Internal, dan Audit Eksternal 235 Pelaksanaan Pencegahan Korupsi, Komisi,
222 Pelaksanaan Manajemen Risiko Termasuk Penipuan, Suap dan/atau Gratifikasi
Sistem Pengendalian Internal 236 Komunikasi Internal
222 Pinjaman kepada Pihak Terkait dan 236 Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Paparan Besar 237 Perlindungan Konsumen
223 Rencana Strategis Bank 238 Kesimpulan Umum Hasil Self-Assessment
224 Aspek Pemegang Saham Pelaksanaan Tata Kelola Perusahaan
224 Transparansi Kondisi Keuangan dan yang Baik di
Non-Keuangan Bank yang Belum PT Bank UOB Indonesia
Terungkap dalam Laporan Lain 241 Manajemen Risiko
224 Kepemilikan Saham dan Hubungan 266 Tabel Paparan Risiko
Keuangan serta Keluarga Anggota
Dewan Komisaris dan Direksi dengan
Anggota Dewan Komisaris, Direksi dan/
atau Pemegang Saham Pengendali Bank
227 Pengungkapan Kebijakan Remunerasi
228 Paket Remunerasi/Kebijakan dan
Tunjangan Lain untuk Dewan Komisaris
dan Direksi
231 Jumlah Kasus Penipuan Internal dan Upaya
Bank untuk Menyelesaikan Kasus-kasus
Tersebut
231 Jumlah Kasus Hukum dan Upaya Bank
untuk Menyelesaikan Kasus-kasus
Tersebut
231 Kasus Hukum yang Dihadapi oleh Bank,
Dewan Komisaris, dan Direksi
232 Sanksi Administratif
144 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4
Page 147
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4 145
Page 148
Tata Kelola Perusahaan
Tata Kelola Perusahaan
PT Bank UOB Indonesia (Bank atau Perseroan) menyadari bahwa Tata Kelola
Perusahaan yang Baik (Good Corporate Governance/GCG) merupakan elemen
penting dalam membangun kepercayaan pemangku kepentingan, menjaga
reputasi Bank, dan mendorong pertumbuhan berkelanjutan. Dengan menerapkan
prinsip Perilaku Beretika, Akuntabilitas, Transparansi, dan Keberlanjutan, Bank
memastikan bahwa kerangka tata kelolanya selaras dengan praktik terbaik dan
standar regulasi. Bank berkomitmen untuk terus memantau, mengevaluasi, dan
meningkatkan praktik GCG guna mematuhi peraturan perundang-undangan yang
berlaku serta menciptakan nilai bagi seluruh pemangku kepentingan.
Struktur Tata Kelola Perusahaan
A. Rapat Umum Pemegang Saham
Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) merupakan forum utama bagi para pemegang saham untuk mengambil
keputusan penting terkait tata kelola dan arah strategis Bank. Dalam RUPS, pemegang saham memiliki wewenang
untuk mengevaluasi kinerja Dewan Komisaris dan Direksi, menyetujui laporan tahunan, mengangkat atau
menerima pengunduran diri anggota Dewan Komisaris dan Direksi, menetapkan jenis dan jumlah kompensasi/
remunerasi serta manfaat lainnya bagi anggota Dewan Komisaris dan Direksi, menyetujui laporan tahunan,
menyetujui usulan alokasi penggunaan laba Bank, serta menunjuk Auditor Independen serta menunjuk Auditor
Independen. Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) diadakan satu kali dalam setahun, sementara
Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) dapat diselenggarakan sesuai kebutuhan untuk membahas
hal-hal tertentu.
Rapat Umum Pemegang Saham 2024
Pada tahun 2024, Bank telah menyelenggarakan 1 (satu) kali RUPST.
RUPST 2024
Tanggal Rapat:
30 April 2024 Kuorum:
Tempat: RUPST dihadiri oleh Pemegang Saham/kuasa yang hadir sejumlah 12.105.166.540
UOB Plaza Lantai 45, saham (98,999%) dari seluruh saham yang telah ditempatkan dan disetor penuh
Jalan M. H. Thamrin No. hingga saat Rapat yaitu sebanyak 12.227.591.633 saham.
10, Jakarta Pusat 10230
Kehadiran Dewan Komisaris: Kehadiran Direksi:
Nama Jabatan Nama Jabatan
Wayan Alit Antara Komisaris Independen Hendra Gunawan Direktur Utama
VJH Boentaran Lesmana Komisaris Independen Teh Han Yi Direktur
Johanes Susilo Komisaris Independen Paul Rafiuly Direktur
Harapman Kasan Direktur
Sonny Samuel Direktur
Ardhi Wibowo Direktur Kepatuhan
Choi Yau Chi Direktur
Henry Santoso Direktur
Cristina Teh Tan Kandidat Direktur
146 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4
Page 149
RUPST 2024
Ringkasan Keputusan
Keputusan RUPST Mata 1. Menyetujui Laporan Tahunan Perseroan untuk tahun buku yang berakhir
Acara Pertama tanggal 31 Desember 2023 termasuk Laporan Direksi dan Laporan Tugas
Persetujuan Laporan Pengawasan Dewan Komisaris Perseroan, serta mengesahkan Laporan
Tahunan Perseroan Keuangan Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31
untuk Tahun Buku yang Desember 2023 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Purwantono,
Berakhir pada Tanggal 31 Sungkoro & Surja, dengan memberikan pendapat wajar tanpa modifikasian
Desember 2023 termasuk sebagaimana dinyatakan dalam laporannya tertanggal 28 Februari 2024.
Laporan Keuangan 2. Menyetujui untuk memberikan pelunasan dan pembebasan tanggung jawab
Perseroan, Laporan sepenuhnya (acquit et decharge) kepada anggota Direksi atas tindakan
Direksi dan Laporan kepengurusan dan kepada anggota Dewan Komisaris Perseroan atas
Tugas Pengawasan tindakan pengawasan yang telah mereka jalankan selama tahun buku 2023,
Dewan Komisaris. sepanjang tindakan tersebut tercantum dalam Laporan Tahunan dan Laporan
Keuangan Perseroan untuk tahun buku 2023.
Keputusan RUPST Mata 1. Sebesar Rp6.749.630.300,- (enam miliar tujuh ratus empat puluh sembilan juta
Acara Kedua enam ratus tiga puluh ribu tiga ratus Rupiah) dibukukan sebagai cadangan
Penetapan Penggunaan wajib guna memenuhi ketentuan Pasal 70 Undang-Undang Perseroan
Laba Bersih Perseroan Terbatas dan Pasal 20 Anggaran Dasar Perseroan.
untuk Tahun Buku yang 2. Membukukan seluruh laba bersih yang diperoleh di tahun 2023 setelah
Berakhir pada tanggal 31 dikurangi cadangan wajib sebagai Laba Ditahan sebesar Rp668.213.399.733,-
Desember 2023. (enam ratus enam puluh delapan miliar dua ratus tiga belas juta tiga ratus
sembilan puluh sembilan ribu tujuh ratus tiga puluh tiga Rupiah) untuk
memperkuat struktur permodalan Perseroan. Untuk tahun buku 2023,
Perseroan tidak membagikan dividen.
Keputusan RUPST Mata 1. Menyetujui memberikan kuasa dan wewenang kepada Dewan Komisaris
Acara Ketiga Perseroan dengan memperhatikan rekomendasi dari Komite Audit untuk
Penunjukkan Akuntan menunjuk Akuntan Publik dan Kantor Akuntan Publik yang terdaftar di Otoritas
Publik dan Kantor Jasa Keuangan untuk mengaudit Laporan Keuangan Perseroan untuk tahun
Akuntan Publik yang buku 2024, dan menetapkan biaya jasa audit dan persyaratan lainnya
akan Mengaudit Buku berkenaan dengan penunjukan tersebut, dengan kriteria dan batasan sesuai
Perseroan untuk Tahun peraturan yang berlaku.
Buku 2024 dan Penetapan 2. Menyetujui memberikan kuasa dan wewenang kepada Direksi Perseroan
Honorarium maupun untuk menandatangani perjanjian dan persyaratan lainnya berkenaan
Persyaratan Lainnya dengan penunjukan Akuntan Publik dan Kantor Akuntan Publik tersebut.
berkenaan dengan
Penunjukan tersebut.
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4 147
Page 150
Tata Kelola Perusahaan
RUPST 2024
Keputusan RUPST Mata 1. Menerima permohonan pengunduran diri Bapak Choi Yau Chi sebagai
Acara Keempat Direktur Perseroan sesuai dengan surat permohonan pengunduran dirinya
Perubahan Susunan tertanggal 5 April 2024 yang berlaku efektif pada tanggal 30 Juni 2024
Pengurus Perseroan. (“Tanggal Efektif”); selanjutnya memberikan pelunasan dan pembebasan
tanggung jawab kepada Bapak Choi Yau Chi dalam menjalankan pengurusan
Perseroan dalam jabatan selaku Direktur Perseroan sejak tanggal 1 Januari
2024 sampai dengan tanggal 30 Juni 2024; sejauh tindakan tersebut tercermin
dalam Laporan Tahunan dan Laporan Keuangan Tahun Buku 2024 yang
akan disetujui dan disahkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan
Perseroan Tahun Buku 2024, sesuai ketentuan Anggaran Dasar Perseroan.
2. Menyetujui pengangkatan Ibu Cristina Teh Tan sebagai Direktur Perseroan
yang berlaku efektif sejak ditutupnya Rapat ini sampai dengan Rapat Umum
Pemegang Saham Tahunan Perseroan yang akan diadakan pada tahun 2025.
Susunan Direksi Perseroan sebelum Tanggal Efektif adalah sebagai berikut:
DIREKSI
Direktur Utama : Bapak Hendra Gunawan
Direktur : Ibu Teh Han Yi
Direktur : Bapak Paul Rafiuly
Direktur : Bapak Harapman Kasan
Direktur : Bapak Sonny Samuel
Direktur Kepatuhan : Bapak Ardhi Wibowo
Direktur : Bapak Choi Yau Chi*)
Direktur : Bapak Henry Santoso
Direktur : Ibu Cristina Teh Tan
*) pengunduran diri Bapak Choi Yau Chi tersebut berlaku efektif pada 30 Juni 2024.
Sehingga dengan demikian, maka susunan Direksi setelah Tanggal Efektif
sampai dengan ditutupnya Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan
Perseroan yang diadakan pada tahun 2025 menjadi sebagai berikut:
DIREKSI
Direktur Utama : Bapak Hendra Gunawan
Direktur : Ibu Teh Han Yi
Direktur : Bapak Paul Rafiuly
Direktur : Bapak Harapman Kasan
Direktur : Bapak Sonny Samuel
Direktur Kepatuhan : Bapak Ardhi Wibowo
Direktur : Bapak Henry Santoso
Direktur : Ibu Cristina Teh Tan
3. Memberikan kuasa kepada Direksi Perseroan untuk menyatakan perubahan
susunan Pengurus Perseroan dalam suatu akta tersendiri dihadapan Notaris
apabila diperlukan dan mengurus pemberitahuan kepada Kementerian
Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia.
Keputusan RUPST Mata Oleh karena keputusan pada Mata Acara Kelima telah diputuskan pada Rapat
Acara Kelima Umum Pemegang Saham Tahunan yang diselenggarakan pada tanggal 3 Mei
Penetapan Remunerasi 2023 dan tidak ada perubahan terhadap keputusan yang telah ditetapkan
bagi Anggota Dewan tersebut, maka terhadap Mata Acara Kelima Rapat tidak dilakukan pembahasan
Komisaris dan Anggota dan tidak dilakukan pengambilan keputusan.
Direksi Perseroan.
148 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4
Page 151
RUPST 2023
Tanggal Rapat:
3 Mei 2023 Kuorum:
Tempat: RUPST dihadiri oleh para pemegang saham dan/atau kuasanya yang
UOB Plaza Lantai 45, Jalan M. mewakili 11.074.641.963 saham atau sebesar 98,999% dari 11.186.644.888
H. Thamrin No. 10, Jakarta Pusat saham dengan hak suara yang sah yang telah dikeluarkan oleh Bank.
10230
Kehadiran Dewan Komisaris: Kehadiran Direksi:
Nama Jabatan Nama Jabatan
VJH Boentaran Lesmana Komisaris Independen Hendra Gunawan Direktur Utama
Aswin Wirjadi Komisaris Independen Teh Han Yi Direktur
Wayan Alit Antara Komisaris Independen Paul Rafiuly Direktur
Harapman Kasan Direktur
Sonny Samuel Direktur
Ardhi Wibowo Direktur Kepatuhan
Ringkasan Keputusan
Keputusan RUPST Mata 1. Menyetujui Laporan Tahunan Perseroan untuk tahun buku yang berakhir
Acara Pertama tanggal 31 Desember 2022 termasuk Laporan Direksi dan Laporan Tugas
Pengawasan Dewan Komisaris Perseroan, serta mengesahkan Laporan
Keuangan Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31
Desember 2022 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Purwantono,
Sungkoro & Surja, dengan memberikan pendapat wajar tanpa modifikasian
sebagaimana dinyatakan dalam laporannya tertanggal 24 Februari 2023.
2. Menyetujui untuk memberikan pelunasan dan pembebasan tanggung jawab
sepenuhnya (acquit et de charge) kepada anggota Direksi atas tindakan
kepengurusan dan kepada anggota Dewan Komisaris Perseroan atas
tindakan pengawasan yang telah mereka jalankan selama tahun buku 2022,
sepanjang tindakan tersebut tercantum dalam Laporan Tahunan dan Laporan
Keuangan Perseroan untuk tahun buku 2022.
Keputusan RUPST Mata 1. Sebesar Rp9.515.611.619,- (sembilan miliar lima ratus lima belas juta enam
Acara Kedua ratus sebelas ribu enam ratus sembilan belas Rupiah) dibukukan sebagai
cadangan wajib guna memenuhi ketentuan Pasal 70 Undang-Undang
Peseroan Terbatas dan Pasal 20 Anggaran Dasar Perseroan.
2. Membukukan seluruh laba bersih yang diperoleh di tahun 2022 setelah
dikurangi cadangan wajib sebagai Laba Ditahan sebesar Rp942.045.550.322,-
(sembilan ratus empat puluh dua miliar empat puluh lima juta lima ratus
lima puluh ribu tiga ratus dua puluh dua Rupiah) untuk memperkuat struktur
permodalan Perseroan. Perseroan tidak membagikan dividen untuk tahun
buku 2022.
Keputusan RUPST Mata 1. Menyetujui memberikan kuasa dan wewenang kepada Dewan Komisaris
Acara Ketiga Perseroan untuk menunjuk Akuntan Publik dan Kantor Akuntan Publik yang
terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan untuk mengaudit Laporan Keuangan
Perseroan untuk tahun buku 2023, dan menetapkan biaya jasa audit dan
persyaratan lainnya berkenaan dengan penunjukan tersebut, dengan
memperhatikan rekomendasi dari Komite Audit.
2. Menyetujui memberikan kuasa dan wewenang kepada Direksi Perseroan
untuk menandatangani perjanjian dan persyaratan lain yang berkenaan
dengan penunjukan Akuntan Publik dan Kantor Akuntan Publik tersebut.
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4 149
Page 152
Tata Kelola Perusahaan
Ringkasan Keputusan
Keputusan RUPST Mata 1. Menyetujui pengangkatan kembali anggota Dewan Komisaris Perseroan
Acara Keempat dengan susunan sebagai berikut:
• Bapak Wee Ee Cheong sebagai Komisaris Utama Perseroan;
• Bapak Chin Voon Fat sebagai Wakil Komisaris Utama Perseroan;
• Bapak Chan Kok Seong sebagai Komisaris Perseroan;
• Bapak Wayan Alit Antara, Bapak Aswin Wirjadi, dan Bapak VJH Boentaran
Lesmana masing-masing sebagai Komisaris Independen Perseroan,
Masing-masing terhitung sejak ditutupnya Rapat ini sampai dengan
ditutupnya Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Perseroan yang akan
diadakan pada tahun 2025.
Dengan demikian susunan anggota Dewan Komisaris setelah ditutupnya
Rapat ini adalah sebagai berikut:
DEWAN KOMISARIS
Komisaris Utama : Bapak Wee Ee Cheong
Wakil Komisaris Utama : Bapak Chin Voon Fat
Komisaris : Bapak Chan Kok Seong
Komisaris Independen : Bapak Insinyur Wayan Alit Antara
Komisaris Independen : Bapak Insinyur Aswin Wirjadi
Komisaris Independen : Bapak VJH Boentaran Lesmana
Masing-masing berlaku sampai dengan ditutupnya Rapat Umum Pemegang
Saham Tahunan Perseroan yang akan diadakan pada tahun 2025.
2. Memberikan kuasa kepada Direksi Perseroan untuk menyatakan perubahan
susunan Dewan Komisaris Perseroan dalam suatu akta tersendiri dihadapan
Notaris (apabila diperlukan) dan mengurus pemberitahuan kepada
Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia.
Keputusan RUPST Mata 1. Menyetujui pemberian kewenangan kepada pemegang saham mayoritas
Acara Kelima Perseroan, yaitu UOB International Investment Private Limited untuk
menentukan besarnya honorarium, fasilitas, dan tunjangan serta tantiem
untuk tahun buku 2023 sampai 2025 bagi seluruh anggota Dewan Komisaris
Perseroan, dengan mempertimbangkan rekomendasi yang diberikan oleh
Komite Remunerasi dan Nominasi Perseroan.
2. Menyetujui pemberian kewenangan kepada Dewan Komisaris Perseroan untuk
menentukan besarnya gaji, fasilitas, dan tunjangan serta tantiem untuk tahun
buku 2023 sampai 2025 untuk seluruh anggota Direksi Perseroan; dengan
mempertimbangkan rekomendasi yang diberikan oleh Komite Remunerasi
dan Nominasi Perseroan.
150 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4
Page 153
RUPSLB 2023
Tanggal Rapat:
26 Oktober 2023 Kuorum:
Tempat: RUPSLB dihadiri oleh para pemegang saham dan/atau kuasanya yang
UOB Plaza Lantai 45, Jalan M. mewakili 11.186.528.719 saham atau sebesar 99,999% dari 11.186.644.888
H. Thamrin No. 10, Jakarta Pusat saham dengan hak suara yang sah yang telah dikeluarkan oleh Bank.
10230
Kehadiran Dewan Komisaris: Kehadiran Direksi:
Nama Jabatan Nama Jabatan
Wayan Alit Antara Komisaris Independen Hendra Gunawan Direktur Utama
Teh Han Yi Direktur
Paul Rafiuly Direktur
Harapman Kasan Direktur
Sonny Samuel Direktur
Ardhi Wibowo Direktur Kepatuhan
Henry Santoso Direktur
Ringkasan Keputusan
Keputusan RUPSLB 1. Menyetujui peningkatan modal ditempatkan dan disetor Perseroan dengan
Mata Acara Pertama cara pengeluaran sebanyak 1.040.946.745 (satu miliar empat puluh juta
sembilan ratus empat puluh enam ribu tujuh ratus empat puluh lima) lembar
saham dengan nilai nominal masing-masing saham sebesar Rp250,- (dua
ratus lima puluh Rupiah) atau dengan nilai nominal seluruhnya adalah sebesar
Rp260.236.686.250,- (dua ratus enam puluh miliar dua ratus tiga puluh enam
juta enam ratus delapan puluh enam ribu dua ratus lima puluh Rupiah) (“Saham
Baru”), sehingga modal ditempatkan dan disetor Perseroan meningkat dari
sebelumnya senilai Rp2.796.661.222.000,- (dua triliun tujuh ratus sembilan puluh
enam miliar enam ratus enam puluh satu juta dua ratus dua puluh dua ribu
Rupiah) sebanyak-banyaknya menjadi senilai Rp3.056.897.908.250,- (tiga triliun
lima puluh enam miliar delapan ratus sembilan puluh tujuh juta sembilan ratus
delapan ribu dua ratus lima puluh Rupiah) yang terbagi atas 12.227.591.633
(dua belas miliar dua ratus dua puluh tujuh juta lima ratus sembilan puluh satu
ribu enam ratus tiga puluh tiga) lembar saham dengan nilai nominal masing-
masing saham sebesar Rp250,- (dua ratus lima puluh Rupiah).
2. Seluruh Saham Baru harus terlebih dahulu ditawarkan kepada para pemegang
saham secara proporsional dengan pemilikan sahamnya. Pemegang saham
juga berhak untuk mengambil bagian dari pemegang saham lain yang tidak
menggunakan haknya dan penawaran ini tidak ditawarkan kepada pihak lain
selain pemegang saham.
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4 151
Page 154
Tata Kelola Perusahaan
Ringkasan Keputusan
Saham Baru yang ditawarkan dengan harga sebesar Rp1.441,- (seribu empat
ratus empat puluh satu Rupiah) per lembar saham dan perbandingan setiap
pemegang 19.000 (sembilan belas ribu) lembar saham berhak atas 1.768
(seribu tujuh ratus enam puluh delapan) lembar Saham Baru, dengan ketentuan
apabila terdapat pecahan saham akan dilakukan pembulatan ke bawah. Sisa
Saham Baru yang tidak diambil bagian (termasuk akumulasi pecahan Saham
Baru) akan diambil bagian oleh Pembeli Siaga.
3. Menyetujui perubahan Pasal 4 ayat (2) Anggaran Dasar Perseroan dan susunan
pemegang saham Perseroan untuk disesuaikan dengan hasil penawaran
terbatas atas Saham Baru sebagaimana diuraikan dalam butir 1 dan 2 di atas.
4. Menyetujui untuk memberikan pelimpahan wewenang kepada Dewan Komisaris
Perseroan dalam hal diperlukannya persetujuan kembali atau penegasan
peningkatan modal ditempatkan dan disetor Perseroan tersebut.
5. Menyetujui memberi kuasa kepada Direksi Perseroan untuk melakukan segala
tindakan yang dianggap perlu sehubungan dengan penerbitan Saham Baru
tersebut diatas, termasuk untuk menyampaikan Surat Penawaran kepada
setiap pemegang saham, menentukan jadwal pembayaran dan menetapkan
persyaratan lainnya untuk tercapainya tujuan peningkatan modal Perseroan
serta menyatakan keputusan perubahan Pasal 4 Anggaran Dasar dan susunan
pemegang saham tersebut dalam akta Notaris, memberitahukan kepada
instansi yang berwenang serta melakukan tindakan lain yang diperlukan
sehubungan dengan keputusan tersebut sesuai dengan peraturan perundang-
undangan yang berlaku, tanpa ada yang dikecualikan.
152 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4
Page 155
Ringkasan Keputusan
Keputusan RUPSLB 1. Menerima permohonan pengunduran diri Bapak Aswin Wirjadi sebagai Komisaris
Mata Acara Kedua Independen Perseroan sesuai dengan surat permohonan pengunduran dirinya
tertanggal 10 Oktober 2023 yang berlaku efektif sejak ditutupnya Rapat,
selanjutnya memberikan pelunasan dan pembebasan tanggung jawab kepada
Bapak Aswin Wirjadi dalam menjalankan pengurusan Perseroan dalam jabatan
selaku Komisaris Independen Perseroan sejak tanggal 1 Januari 2023 sampai
dengan tanggal 26 Oktober 2023, sejauh tindakan tersebut tercermin dalam
Laporan Tahunan dan Laporan Keuangan Tahun Buku 2023 yang akan disetujui
dan disahkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Perseroan Tahun
Buku 2023, sesuai ketentuan Anggaran Dasar Perseroan.
2. Menyetujui pengangkatan Bapak Johanes Susilo sebagai Komisaris Independen
Perseroan yang berlaku efektif sejak tanggal efektif pelepasan jabatan
yang bersangkutan pada perusahaan lainnya berdasarkan penerimaan
dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
(”Kemenkumham”) sehubungan dengan penerimaan pemberitahuan pada
Kemenkumham atas pelepasan jabatan tersebut (”Tanggal Efektif”) sampai
dengan ditutupnya Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Perseroan yang
akan diadakan pada tahun 2025.
Sehingga dengan demikian maka susunan Dewan Komisaris Perseroan setelah
Tanggal Efektif sampai dengan ditutupnya Rapat Umum Pemegang Saham
Tahunan Perseroan yang diadakan pada tahun 2025 menjadi sebagai berikut:
DEWAN KOMISARIS
Komisaris Utama : Bapak Wee Ee Cheong
Wakil Komisaris Utama : Bapak Chin Voon Fat
Komisaris Bapak Chan Kok Seong
Komisaris Independen : Bapak Insinyur Wayan Alit Antara
Komisaris Independen : Bapak VJH Boentaran Lesmana
Komisaris Independen : Bapak Johanes Susilo*
*Dengan ketentuan bahwa pengangkatan Bapak Johanes Susilo akan berlaku
efektif terhitung sejak Tanggal Efektif tersebut di atas.
3. Memberikan kuasa kepada Direksi Perseroan untuk menyatakan perubahan
susunan Dewan Komisaris Perseroan dalam suatu akta tersendiri dihadapan
Notaris (apabila diperlukan) dan mengurus pemberitahuan kepada Kementerian
Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia.
Pernyataan Terkait Keputusan RUPS 2024 yang Belum Terealisasi
Seluruh Keputusan RUPST 2024 telah terealisasi dan tidak ada keputusan yang tidak terealisasi atau tertunda
realisasinya.
Pernyataan Terkait Keputusan RUPS 2023 yang Belum Terealisasi
Seluruh Keputusan RUPST dan RUPSLB 2023 telah terealisasi dan tidak ada keputusan yang tidak terealisasi
atau tertunda realisasinya.
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4 153
Page 156
Tata Kelola Perusahaan
B. Dewan Komisaris pengawasan tersebut, peraturan
Sebagaimana diatur dalam Anggaran Dasar, perundang-undangan, anggaran
Dewan Komisaris bertugas melakukan dasar dan keputusan RUPS, dengan
pengawasan terhadap kebijakan pengelolaan itikad baik, penuh tanggung jawab dan
serta memantau pelaksanaan kegiatan umum prinsip kehati-hatian.
Perseroan dan operasional bisnisnya. Dewan c. Mengarahkan, memantau, dan
Komisaris juga berperan memberikan arahan mengevaluasi pelaksanaan tata kelola,
dan saran strategis kepada Direksi untuk manajemen risiko, dan kepatuhan
memastikan tata kelola perusahaan berjalan secara terintegrasi serta kebijakan
sesuai dengan tujuan dan ketentuan yang strategis Bank, sesuai dengan
berlaku. Selain itu, Dewan Komisaris bertindak ketentuan peraturan-perundang-
sebagai satu organ kolektif, dengan keputusan undangan yang berlaku, anggaran
yang diambil secara bersama, mencerminkan dasar Bank, dan/atau keputusan RUPS.
prinsip akuntabilitas dan pengawasan yang d. Memastikan bahwa Direksi telah
efektif dalam kerangka tata kelola perusahaan. menindaklanjuti temuan audit dan
rekomendasi dari satuan kerja Audit
1. Tata Tertib dan Pedoman Kerja Dewan Intern Bank, auditor eksternal, hasil
Komisaris pengawasan OJK dan/atau hasil
Dalam melaksanakan tugas dan tanggung pengawasan otoritas lain.
jawabnya, anggota Dewan Komisaris e. Menyetujui dan/atau melakukan
mengacu pada Pedoman dan Tata pengawasan, baik secara langsung
Tertib Kerja Dewan Komisaris yang telah maupun melalui komite di bawah Dewan
disesuaikan dengan peraturan Bank Komisaris, atas pelaksanaan Rencana
Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan Bisnis, mengkaji dan menyetujui laporan
(OJK). Pedoman ini ditinjau secara berkala tahunan, menyetujui beberapa kebijakan
untuk memastikan kesesuaiannya dengan Bank sesuai ketentuan yang berlaku.
ketentuan peraturan terbaru. Pembaruan f. Mengevaluasi, mengarahkan dan
terakhir dilakukan pada tahun 2023 untuk memantau rencana strategis dan
menyesuaikan pedoman dengan peraturan penerapan tata kelola Teknologi
OJK terbaru tentang Penerapan Tata Informasi (TI) Bank sesuai ketentuan
Kelola pada Bank Umum. Pembaruan ini yang berlaku.
telah diresmikan melalui Keputusan Dewan g. Melaporkan kepada OJK paling lambat
Komisaris PT Bank UOB Indonesia No. 23/ 5 (lima) hari kerja sejak ditemukannya:
COM/0006 tanggal 27 Desember 2023 • Pelanggaran ketentuan
tentang Tata Tertib dan Pedoman Kerja perundangan di bidang keuangan
Dewan Komisaris PT Bank UOB Indonesia. dan perbankan; dan
• Keadaan atau perkiraan situasi
2. Tugas dan Tanggung Jawab Dewan yang dapat membahayakan
Komisaris kelangsungan bisnis Bank.
Tugas dan tanggung jawab Dewan h. Dalam rangka mendukung efektivitas
Komisaris berdasarkan Pedoman dan pelaksanaan tugas dan tanggung
Tata Tertib Kerja Dewan Komisaris adalah jawabnya, Dewan Komisaris wajib
sebagai berikut: membentuk paling kurang:
a. Memastikan terselenggaranya • Komite Audit;
penerapan Tata Kelola Perusahaan • Komite Pemantau Risiko;
yang Baik (GCG) dalam setiap kegiatan • Komite Remunerasi dan Nominasi; dan
usaha Bank pada seluruh tingkatan • Komite Tata Kelola Terintegrasi,
dan jenjang organisasi. untuk mendukung pelaksanaan
b. Melakukan pengawasan untuk tata kelola terintegrasi.
kepentingan Bank atas kebijakan dan memastikan bahwa Komite-Komite
dan jalannya pengurusan oleh yang telah dibentuk menjalankan
Direksi, memberikan nasihat kepada tugasnya secara efektif.
Direksi, dan bertanggung jawab atas
154 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4
Page 157
i. Memantau Tingkat Kesehatan Bank ditentukan peraturan perundang-
dan mengambil langkah-langkah yang undangan yang berlaku.
diperlukan untuk memelihara dan/atau b. Memiliki integritas, kompetensi
meningkatkan Tingkat Kesehatan Bank. dan reputasi keuangan yang baik
j. Melakukan pengawasan aktif terhadap sebagaimana dipersyaratkan
pelaksanaan Fungsi Kepatuhan. dalam peraturan perundang-
k. Menyelenggarakan rapat Dewan undangan yang berlaku.
Komisaris secara berkala paling c. Kandidat Independen juga wajib
kurang 1 (satu) kali dalam 2 (dua) memenuhi persyaratan yang
bulan, dimana Rapat tersebut wajib ditentukan peraturan perundang-
dihadiri oleh seluruh anggota Dewan undangan.
Komisaris secara fisik paling kurang 2 4. Setiap usulan pengangkatan Anggota
(dua) kali dalam setahun. Dalam hal Dewan Komisaris kepada Rapat
Komisaris Non Independen tidak dapat Umum Pemegang Saham harus
menghadiri rapat Dewan Komisaris memperhatikan rekomendasi Komite
secara fisik maka dapat menghadiri Remunerasi dan Nominasi. Dalam hal
rapat Dewan Komisaris dengan anggota Remunerasi dan Nominasi
menggunakan sarana teknologi memiliki benturan kepentingan (conflict
telekonferensi. of interest) dengan kandidat yang
l. Menyelenggarakan rapat bersama direkomendasikan, maka dalam usulan
Direksi secara berkala paling kurang 1 tersebut wajib diungkapkan.
(satu) kali dalam 4 (empat) bulan. 5. Komisaris Independen yang telah
menjabat selama 2 (dua) periode
3. Nominasi dan Kriteria Kandidat Dewan masa jabatan dapat diangkat kembali
Komisaris pada periode selanjutnya, dengan
Bank telah menetapkan Kebijakan dan mempertimbangkan:
Prosedur untuk Nominasi, Penggantian, a. Hasil penilaian kinerja Komisaris
dan/atau Pemberhentian Anggota Dewan Independen;
Komisaris, Direksi, Pejabat Eksekutif Senior, b. Hasil penilaian rapat Dewan
serta Komite yang Bertanggung Jawab Komisaris yang menyatakan bahwa
kepada Dewan Komisaris PT Bank UOB Komisaris Independen tetap dapat
Indonesia. Kebijakan ini tercantum dalam bertindak independen;
Keputusan Direksi No. 23/SKDIR/0138, yang c. Hasil penilaian oleh Kepala Audit
mengatur proses nominasi dan kriteria Intern dan Pejabat Eksekutif yang
anggota Dewan Komisaris, sebagai berikut: membawahkan fungsi sumber daya
1. Anggota Direksi, Dewan Komisaris dan/ manusia yang menyatakan bahwa
atau Pemegang Saham Mayoritas Komisaris Independen tetap dapat
Bank dapat menyampaikan usulan bertindak independen;
kandidat anggota Dewan Komisaris, d. Komisaris Independen menyatakan
jika diperlukan. dalam RUPS mengenai
2. Usulan kandidat atas penunjukan independensi yang bersangkutan.
anggota Dewan Komisaris disampaikan 6. Rekomendasi Komite Remunerasi dan
kepada Komite Remunerasi dan Nominasi, paling kurang berdasarkan
Nominasi Bank. persyaratan pada kriteria anggota
3. Kandidat yang diusulkan, paling kurang Dewan Komisaris sebagaimana
harus memenuhi kriteria sebagai ditetapkan dalam peraturan
berikut: perundang-undangan yang berlaku.
a. Warga Negara Indonesia dan/
atau Warga Negara Asing yang
memenuhi persyaratan yang
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4 155
Page 158
Tata Kelola Perusahaan
4. Komposisi, Kriteria dan Independensi Dewan Komisaris
Komposisi anggota Dewan Komisaris Bank per 31 Desember 2024 adalah sebagai berikut:
Nama Jabatan Dasar Pengangkatan Pengangkatan Masa
Persetujuan RUPS Kembali Jabatan
Regulator
Wee Ee Komisaris 22 Oktober 2019 29 April 2019
Cheong Utama
Chin Voon Fat Wakil 20 September 29 April 2019
Komisaris 2019
Utama
Chan Kok Komisaris 20 September 29 April 2019 3 Mei 2023 2023 - 2025
Seong 2019
Wayan Alit Komisaris 8 Januari 2009 20 Juni 2008
Antara Independen
VJH Boentaran Komisaris 22 Desember 9 Mei 2018
Lesmana Independen 2017
Johanes Susilo Komisaris 20 September 26 Oktober - 2024 - 2025
Independen 2023 2023
Anggota Dewan Komisaris memiliki masa hubungan keluarga sampai dengan derajat
jabatan selama 2 (dua) tahun. Masa kedua dengan sesama anggota Dewan
jabatan anggota Dewan Komisaris yang Komisaris dan/atau Direksi.
saat ini menjabat akan berakhir pada
penutupan RUPST Bank yang dijadwalkan Sementara itu, semua Komisaris Independen
pada tahun 2025. Bank tidak memiliki hubungan keuangan,
kepengurusan, kepemilikan saham
Pasal 2 ayat (5) Surat Keputusan Dewan dan/atau hubungan keluarga sampai
Komisaris PT Bank UOB Indonesia No.23/ dengan derajat kedua dengan anggota
COM/0006 tentang Pedoman dan Tata Dewan Komisaris lain, Direksi dan/atau
Tertib Kerja Dewan Komisaris Bank berbunyi Pemegang Saham Pengendali, yang dapat
sebagai berikut: ”Paling kurang 50% dari mempengaruhi kemampuannya untuk
jumlah anggota Dewan Komisaris adalah bertindak independen.
Komisaris Independen”. Per 31 Desember
2024, Bank telah memenuhi ketentuan Rangkap Jabatan Dewan Komisaris
tersebut dengan memiliki komposisi 3 Sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa
(tiga) anggota dari total 6 (enam) anggota Keuangan No. 17 Tahun 2023 tentang
Dewan Komisaris merupakan Komisaris Penerapan Tata Kelola Bagi Bank Umum,
Independen. anggota Dewan Komisaris dilarang
melakukan rangkap jabatan sebagai
Independensi Dewan Komisaris anggota Dewan Komisaris, Direksi, anggota
Sebagaimana diatur dalam Pasal 8 dewan pengawas syariah, atau Pejabat
ayat (5) Pedoman dan Tata Tertib Kerja Eksekutif (a) pada lembaga keuangan atau
Dewan Komisaris Bank bahwa ”Lebih dari perusahaan keuangan, baik bank maupun
51% (lima puluh satu persen) anggota bukan bank; (b) pada lebih dari 1 (satu)
Dewan Komisaris dilarang saling memiliki lembaga bukan keuangan atau perusahaan
hubungan keluarga sampai derajat kedua bukan keuangan, baik yang berkedudukan
dengan anggota Dewan Komisaris lainnya di dalam maupun di luar negeri; (c) pada
dan/atau anggota Direksi”. Semua anggota bidang tugas fungsional Bank dan/atau
Dewan Komisaris Bank tidak saling memiliki lembaga keuangan bukan bank; (d) pada
156 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4
Page 159
jabatan lain yang dapat menimbulkan bertindak independen; dan
benturan kepentingan dalam pelaksanaan • Komisaris Independen menyatakan
tugas sebagai anggota Dewan Komisaris; dalam RUPS mengenai independensi
dan/atau (e) pada jabatan lain sesuai yang bersangkutan.
dengan ketentuan peraturan perundang-
undangan. 5. Rekomendasi Dewan Komisaris
Sepanjang tahun 2024, dalam
Namun, tidak termasuk rangkap jabatan melaksanakan fungsi pengawasan, Dewan
dalam hal (a) anggota Dewan Komisaris Komisaris telah memberikan beberapa
menjabat sebagai anggota Direksi, rekomendasi kepada Direksi, antara lain:
anggota Dewan Komisaris atau Pejabat
Eksekutif yang melaksanakan fungsi I. Terkait Rencana Bisnis Bank:
pengawasan pada 1 (satu) perusahaan • Menyetujui revisi Rencana Bisnis
anak bukan bank yang dikendalikan oleh Bank tahun 2024 – 2026 dan
Bank; (b) Komisaris Non Independen Rencana Bisnis Bank tahun 2025 –
menjalankan tugas fungsional dari 2027.
pemegang saham Bank yang berbentuk • Menyetujui Laporan Pengawasan
badan hukum pada kelompok usaha Bank; Rencana Bisnis Bank Semester II
dan/atau (c) anggota Dewan Komisaris Tahun 2023 dan Semester I Tahun
menduduki jabatan pada organisasi atau 2024.
lembaga nirlaba. II. Rekomendasi dari Komite Audit (AUC),
Komite Pemantau Risiko (ROC), dan
Selain itu, Komisaris Independen juga Komite Remunerasi dan Nominasi
dilarang merangkap jabatan sebagai (RNC):
pejabat publik di lembaga eksekutif, • Menyetujui penunjukan EY
legislatif, yudikatif, dan badan lainnya Indonesia sebagai Kantor Akuntan
yang fungsi dan tugas pokoknya berkaitan Publik dan Yovita sebagai Akuntan
dengan penyelenggaraan Negara. Publik, untuk melakukan audit
untuk tahun buku 2024.
Dengan demikian, seluruh anggota Dewan • Menyetujui rekomendasi terkait
Komisaris telah memenuhi ketentuan besaran remunerasi bagi Direksi
sebagaimana disebutkan di atas. dan total remunerasi untuk Pejabat
Eksekutif Senior dan staf.
Masa Jabatan Komisaris Independen • Menyetujui pengangkatan
Masa jabatan Komisaris Independen Anggota Direksi;
mengikuti masa jabatan Dewan Komisaris • Menyetujui pengangkatan
secara umum dimana Komisaris Independen anggota Komite di bawah Dewan
yang telah menjabat selama 2 (dua) Komisaris.
periode masa jabatan berturut-turut dapat • Menyetujui rekomendasi
diangkat kembali pada periode selanjutnya pengangkatan dan perpanjangan
sebagai Komisaris Independen setelah masa jabatan Pejabat Eksekutif
mempertimbangkan: Senior (Anggota Senior
• Hasil penilaian kinerja Komisaris Management Group/SMG).
Independen;
• Hasil penilaian rapat Dewan Komisaris
yang menyatakan bahwa Komisaris
Independen tetap dapat bertindak
independen;
• Hasil penilaian oleh Kepala Audit
Intern dan Pejabat Eksekutif yang
membawahkan fungsi sumber daya
manusia yang menyatakan bahwa
Komisaris Independen tetap dapat
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4 157
Page 160
Tata Kelola Perusahaan
III. Kerangka kerja, kebijakan Manajemen yang memadai sesuai dengan persyaratan
Risiko dan Risk Appetite Statement: penilaian kemampuan dan kepatutan (fit
• Menyetujui tinjauan tahunan pada: and proper test) yang telah ditetapkan oleh
Kerangka Kerja Manajemen Risiko; Regulator.
dan Kerangka Kerja Risiko Balance 7. Kebijakan Rapat Dewan Komisaris
Sheet. Kebijakan Rapat Dewan Komisaris diatur
• Menyetujui Risk Apetite Framework dalam Pedoman dan Tata Tertib Kerja
dan Statement tahun 2025. Dewan Komisaris Bank, antara lain:
a. Diadakan sekurang-kurangnya 1 (satu)
IV. Lain-lain: kali dalam 2 (dua) bulan atau apabila
• Menyetujui Rencana Aksi Keuangan dianggap perlu oleh salah seorang
Berkelanjutan Bank tahun 2025 – anggota Dewan Komisaris atau atas
2029. permintaan tertulis oleh Direksi atau
• Menyetujui Laporan Tahunan atas permintaan 1 (satu) pemegang
Bank termasuk Laporan Keuangan saham atau lebih bersama-sama
Bank, Laporan Direksi dan Laporan memiliki 1/10 (satu persepuluh) bagian
Pengawasan Dewan Komisaris dari jumlah seluruh saham yang telah
untuk tahun buku yang berakhir ditempatkan oleh Perseroan dengan
pada tanggal 31 Desember 2023. hak suara yang sah.
• Menyetujui jadwal dan agenda b. Rapat Dewan Komisaris dapat
Rapat Umum Pemegang Saham dilaksanakan melalui teknologi
Tahunan tanggal 30 April 2024. telekonferensi, namun paling kurang
• Menyetujui proposal atas proyek- 2 (dua) kali dalam setahun Rapat
proyek yang diajukan oleh Dewan Komisaris dihadiri secara fisik.
Manajemen termasuk transaksi Dalam hal Komisaris Non Independen
dengan pihak terkait sesuai tidak dapat menghadiri Rapat Dewan
ketentuan yang berlaku. Komisaris secara fisik maka dapat
• Menyetujui revisi Rencana Strategis menghadiri rapat melalui teknologi
Teknologi Informasi (RSTI) 2023 – telekonferensi.
2027 dan revisinya. c. Dewan Komisaris mengadakan rapat
• Menyetujui Rencana dan Anggaran bersama Direksi secara berkala paling
Internal Audit tahun 2024. kurang 1 (satu) kali dalam 4 (empat)
• Menyetujui Rencana Aksi Pemulihan bulan.
dan Rencana Resolusi. d. Dewan Komisaris menjadwalkan
• Menyetujui Kebijakan Tata Kelola rapat Dewan Komisaris untuk tahun
Terintegrasi atas Konglomerasi berikutnya sebelum berakhirnya tahun
Keuangan UOB. buku.
• Menyetujui pengkinian pada
Kebijakan dan Prosedur APU/PPT. 8. Frekuensi Rapat Dewan Komisaris
• Menyetujui Kerangka Manajemen Pada tahun 2024, Dewan Komisaris
Permodalan. mengadakan rapat setiap dua bulan sekali.
• Menyetujui Laporan Manajemen Dalam rapat tersebut, Dewan Komisaris
Hasil Pengawasan Dewan menerima penjelasan dari Direksi terkait
Komisaris Penyelenggara Jasa tugas dan tanggung jawab Direksi dalam
Sistem Pembayaran Tahun 2023 dua bulan sebelumnya serta membahas
kinerja Bank secara umum.
6. Pengungkapan Informasi Fit and Proper
Test Hingga 31 Desember 2024, Dewan Komisaris
Seluruh pengangkatan anggota Dewan telah mengadakan 6 (enam) rapat Dewan
Komisaris oleh RUPS telah memperhatikan Komisaris dan 4 (empat) Rapat Gabungan
kriteria utama yaitu dengan dengan Direksi. Frekuensi ini telah sesuai
mempertimbangkan integritas, kompetensi, dengan ketentuan dalam Peraturan OJK
profesionalisme dan reputasi keuangan terkait kewajiban rapat Dewan Komisaris.
158 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4
Page 161
Hasil rapat, termasuk perbedaan pendapat (jika ada), telah didokumentasikan dengan baik dalam
risalah rapat yang dikelola secara baik oleh Sekretaris Perusahaan.
Berdasarkan hal-hal di atas, Bank telah sepenuhnya memenuhi peraturan yang berlaku terkait rapat
Dewan Komisaris.
Berikut adalah kehadiran anggota Dewan Komisaris pada Rapat Dewan Komisaris sepanjang tahun 2024:
Nama Jabatan Jumlah Frekuensi Persentase
Rapat Kehadiran (%)
Wee Ee Cheong Komisaris Utama 6 6 100
Chin Voon Fat Wakil Komisaris Utama 6 6 100
Chan Kok Seong Komisaris 6 5 83.3
Wayan Alit Antara Komisaris Independen 6 6 100
VJH Boentaran Komisaris Independen 6 6 100
Lesmana
Johanes Susilo* Komisaris Independen 5 5 100
* Bapak Johanes Susilo diangkat berdasarkan keputusan RUPSLB tanggal 26 Oktober 2023 dan efektif menjabat sejak 30 Januari 2024
Tabel di bawah ini merupakan frekuensi dan daftar kehadiran Rapat Dewan Komisaris bersama Direksi
selama tahun 2024:
Nama Jabatan Jumlah Frekuensi Persentase
Rapat Kehadiran (%)
Wee Ee Cheong Komisaris Utama 4 4 100
Chin Voon Fat Wakil Komisaris Utama 4 4 100
Chan Kok Seong Komisaris 4 4 100
Wayan Alit Antara Komisaris Independen 4 4 100
VJH Boentaran Komisaris Independen 4 4 100
Lesmana
Johanes Susilo Komisaris Independen 3 3 100
Hendra Gunawan Direktur Utama 4 4 100
Teh Han Yi Direktur Keuangan & Layanan 4 4 100
Korporasi
Harapman Kasan Direktur Wholesale Banking 4 4 100
Paul Rafiuly Direktur Teknologi & Operasional 4 4 100
Sonny Samuel Direktur Global Markets 4 4 100
Ardhi Wibowo Direktur Kepatuhan, Legal & 4 4 100
Sekretaris Perusahaan
Henry Santoso Direktur Manajemen Risiko 4 4 100
Choi Yau Chi* Direktur Strategic Business 2 2 100
Development, Retail & Channels
Transformation
Cristina Teh Tan** Direktur Consumer Banking 2 2 100
*) Bapak Choi Yau Chi efektif mengundurkan diri pada 30 Juni 2024 sesuai keputusan RUPST tanggal 30 April 2024.
**) Ibu Cristina Teh Tan diangkat sebagai Direktur sesuai keputusan RUPST tanggal 30 April 2024 dan efektif menjabat sejak 22
Mei 2024
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4 159
Page 162
Tata Kelola Perusahaan
9. Penilaian Kinerja Dewan Komisaris 10. Program Orientasi Bagi Anggota
Prosedur Penilaian Kinerja Komisaris Baru
Bank telah menetapkan kebijakan mengenai Anggota Dewan Komisaris yang baru
Pedoman Evaluasi Dewan Komisaris dan diangkat diwajibkan mengikuti program
Penilaian Kinerja Direksi. Kebijakan ini orientasi yang dirancang untuk memberikan
memberikan panduan teknis yang jelas bagi pengetahuan dan informasi menyeluruh
Dewan Komisaris dalam melaksanakan mengenai Bank. Program ini bertujuan untuk
penilaian serta memastikan standarisasi membekali Dewan dengan pemahaman
kriteria kinerja yang diterapkan. Kebijakan yang diperlukan agar dapat menjalankan
ini mencakup hal-hal berikut: tugas secara efektif dan efisien. Pada
tahun 2024, Komisaris Independen yang
baru diangkat, Bapak Johanes Susilo telah
Penilaian Kinerja mengikuti program orientasi.
Penilaian kinerja anggota Dewan Komisaris
dilakukan 1 (satu) kali dalam setahun Program orientasi bagi Komisaris yang baru
dengan metode penilaian mandiri (self- berupa dokumen-dokumen yang disiapkan
assessment). oleh Unit Kerja Sekretaris Perusahaan,
antara lain meliputi:
Kriteria Penilaian 1. Visi dan Misi;
Kriteria penilaian kinerja anggota Dewan 2. Kode Etik & Perilaku Kepegawaian;
Komisaris antara lain sebagai berikut: 3. Struktur Organisasi;
• Independensi Dewan Komisaris; 4. Anggaran Dasar;
• Kepatutan dan Kelayakan, yang terdiri 5. Pedoman Pelaksanaan Tata Kelola
dari kejujuran, integritas, reputasi, Perusahaan;
kompetensi, kemampuan, dan 6. Tata Tertib dan Pedoman Kerja Dewan
kesehatan keuangan; dan Komisaris/Direksi;
• Kinerja Komisaris. 7. Piagam Komite yang relevan;
8. Peraturan terkait Perbankan dan Pasar
Hasil Penilaian Modal yang berlaku;
Hasil penilaian mandiri selanjutnya telah 9. Laporan Keuangan dan Laporan
dilaporkan kepada Komite Remunerasi Tahunan; dan
dan Nominasi. Selama tahun 2024, Dewan 10. Rencana Bisnis.
Komisaris telah melaksanakan tugas
dan tanggung jawabnya dengan baik,
memastikan pencapaian kinerja Bank yang
dapat memenuhi harapan para pemegang
saham dan seluruh pemangku kepentingan.
160 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4
Page 163
Pelatihan yang Diikuti oleh Dewan Komisaris
No. Nama Jabatan Judul Pelatihan
1 Wee Ee Komisaris Utama • Persiapan Sertifikasi Manajemen Risiko Perbankan
Cheong Kualifikasi Jenjang 6
• Global Market Business Environment – Prakash Kannan,
Chief Economist, GIC
• Quantum Computing - Technology Advisory Panel
• Cyber and Digital Security Landscape - David Koh, Chief
Executive, Cyber Security Agency of Singapore
2 Chin Voon Wakil Komisaris • Persiapan Sertifikasi Manajemen Risiko Perbankan
Fat Utama Kualifikasi Jenjang 6
• Cyber and Digital Security Landscape - David Koh, Chief
Executive, Cyber Security Agency of Singapore
• Future of Work: Building bionic businesses with an AI-
enabled workforce and adaptive leadership – Graeme
Codrington
• Global Market Business Environment - Prakash Kannan,
Chief Economist, GIC
• Quantum Computing - Technology Advisory Panel
3 Chan Kok Komisaris • Persiapan Sertifikasi Manajemen Risiko Perbankan
Seong Kualifikasi Jenjang 6
• Cyber and Digital Security Landscape - David Koh, Chief
Executive, Cyber Security Agency of Singapore
• Global Market Business Environment - Prakash Kannan,
Chief Economist, GIC
• Quantum Computing – Technology Advisory Panel
4 Wayan Alit Komisaris • Persiapan Sertifikasi Manajemen Risiko Perbankan
Antara Independen Kualifikasi Jenjang 6
• Risk Management Alignment Seminar Qualification
Level 6
• UOBI Economic Outlook 2025
5 VJH Komisaris • Persiapan Sertifikasi Manajemen Risiko Perbankan
Boentaran Independen Kualifikasi Jenjang 6
Lesmana • Seminar Penyelarasan Manajemen Risiko Kualifikasi
Jenjang 6
6 Johanes Komisaris • Persiapan Sertifikasi Manajemen Risiko Perbankan
Susilo Independen Kualifikasi Jenjang 6
• Risk Management Alignment Seminar Qualification
Level 6
• UOBI Economic Outlook 2025
C. Direksi
Direksi merupakan organ utama dalam tata kelola perusahaan yang memiliki kewenangan dan tanggung
jawab penuh untuk mengelola operasional Bank sesuai dengan tujuan dan kepentingannya. Direksi juga
mewakili Bank di dalam maupun di luar pengadilan. Setiap anggota Direksi melaksanakan tugasnya
dengan itikad baik, penuh tanggung jawab, dan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang
berlaku serta Anggaran Dasar Bank.
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4 161
Page 164
Tata Kelola Perusahaan
1. Pedoman dan Tata Tertib Kerja Direksi l. Menyediakan data dan informasi
Dalam melaksanakan tugas dan tanggung yang akurat, relevan dan tepat waktu
jawabnya, Direksi berpedoman pada kepada Dewan Komisaris.
Pedoman dan Tata Tertib Kerja Direksi yang
telah disusun sesuai dengan peraturan Selanjutnya, dalam melaksanakan tugas
perundang-undangan yang berlaku. dan tanggung jawabnya, masing-masing
Pedoman ini ditinjau secara berkala anggota Direksi berpedoman pada
untuk memastikan kesesuaiannya dengan pembagian pekerjaan, tanggung jawab
ketentuan terkini. Pembaruan terakhir telah dan wewenang anggota Direksi yang
disahkan melalui Keputusan Direksi PT Bank didasarkan pada Surat Keputusan Direksi
UOB Indonesia No.24/SKDIR/0019 tanggal No. 24/SKDIR/0147 tentang Tugas dan
21 Februari 2024. Wewenang Anggota Direksi, dengan
rincian sebagai berikut:
2. Tugas dan Tanggung Jawab Direksi
Tugas-tugas pokok Direksi, antara lain: Direktur Utama
a. Mengelola Bank sesuai kewenangan • Berhak dan berwenang untuk bertindak
dan tanggung jawabnya sebagaimana atas nama Direksi dan mewakili Bank.
dinyatakan dalam Anggaran Dasar • Mengkoordinasikan pelaksanaan
dan peraturan perundang-undangan kepengurusan Bank.
yang berlaku; • Menetapkan strategi Bank.
b. Bertanggung jawab penuh atas • Memastikan pelaksanaan fungsi
pelaksanaan kepengurusan Bank; kepatuhan, pelaksanaan prinsip-
c. Melaksanakan prinsip-prinsip GCG dalam prinsip tata kelola perusahaan yang
setiap kegiatan usaha Bank pada seluruh baik serta praktik prudential banking.
tingkatan dan jenjang organisasi; • Mengembangkan strategi dan
d. Menerapkan strategi usaha dengan memberikan arahan kepada Regional
supervisi dari Dewan Komisaris; General Manager.
e. Menindaklanjuti temuan audit dan
rekomendasi yang diberikan oleh Direktur Keuangan & Layanan Korporasi
fungsi kerja Audit Intern, Auditor • Bertanggung jawab atas laporan
Eksternal, hasil pengawasan Otoritas keuangan Bank serta merumuskan
Jasa Keuangan (OJK) serta instansi- strategi pengelolaan keuangan Bank
instansi yang berwenang lainnya; guna mendukung pencapaian kinerja
f. Melakukan pengawasan internal Bank.
secara efektif dan efisien; • Memastikan integritas data keuangan
g. Melakukan pemantauan pengelolaan Bank dan menyediakan analisa
risiko yang dihadapi oleh Bank; keuangan atas kinerja Bank untuk
h. Menjaga iklim kerja yang kondusif mendukung pengambilan keputusan
sehingga meningkatkan produktivitas oleh manajemen Bank.
dan profesionalisme; • Mengembangkan sistem dan
i. Mengelola dan melakukan prosedur keuangan serta memimpin,
pengembangan karyawan serta mengarahkan dan memonitor
menjaga keberlangsungan organisasi; pelaksanaan aksi korporasi yang
j. Mempertanggungjawabkan pelaksanaan dilakukan oleh Bank.
tugasnya kepada Pemegang Saham
melalui Rapat Umum Pemegang Saham Direktur Kepatuhan, Legal & Sekertaris
Tahunan; Perusahaan
k. Mengungkapkan kepada karyawan • Merumuskan strategi guna mendorong
kebijakan Bank yang bersifat strategis terciptanya Budaya Kepatuhan Bank;
di bidang kepegawaian, sepanjang • Mengusulkan kebijakan kepatuhan
kebijakan tersebut tidak bersifat atau prinsip-prinsip kepatuhan yang
rahasia; dan akan ditetapkan oleh Direksi;
162 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4
Page 165
• Menetapkan sistem dan prosedur dan komunikasi untuk mendukung
kepatuhan yang akan digunakan untuk keamanan dan kerahasiaan yang tinggi
menyusun ketentuan dan pedoman terhadap data bank dan nasabah.
internal Bank; • Memastikan mekanisme identifikasi
• Memastikan bahwa seluruh kebijakan, dan mitigasi risiko terhadap sistem
ketentuan, sistem, dan prosedur, infrastruktur, keamanan teknologi dan
serta kegiatan usaha yang dilakukan proses operasional telah tersedia dan
Bank telah sesuai dengan ketentuan- dilaksanakan sesuai dengan ketentuan.
ketentuan regulator dan peraturan • Bekerja sama dengan unit kerja terkait
perundang-undangan yang berlaku; untuk memastikan cost effectiveness
• Melakukan pengawasan atas Anti- teknologi dan menentukan skala
Financial Crime yang mencakup prioritas sesuai dengan kemampuan
Anti Pencucian Uang, Pencegahan Bank.
Pendanaan Terorisme, Pencegahan
Pendanaan Proliferasi Senjata Direktur Wholesale Banking
Pemusnah Massal, Sanctions, dan Anti- • Bertanggung jawab dalam memberikan
Fraud; arahan strategis untuk pertumbuhan
• Meminimalisasikan risiko kepatuhan segmen Wholesale Banking dalam
Bank serta memberikan rekomendasi mendukung bisnis Bank.
atas permasalahan terkait kepatuhan; • Bertanggung jawab dalam memastikan
• Melakukan tindakan pencegahan agar pelaksanaan fungsi kepatuhan,
kebijakan dan/atau keputusan yang pelaksanaan prinsip tata kelola
diambil Direksi Bank tidak menyimpang perusahaan yang baik, praktik
dari ketentuan regulator, serta kehati-hatian perbankan, serta
peraturan perundang-undangan yang mengimplementasikan arahan dari
berlaku; regulator mengenai manajemen risiko
• Melakukan pengawasan dan Bank pada segmen Wholesale Banking.
memberikan arahan bagi Pejabat- • Bertanggung jawab atas pelaksanaan
Pejabat yang masing-masing budgeting pada segmen Wholesale
membawahi Unit Legal, Unit Litigasi Banking.
dan Unit Sekretaris Perusahaan dalam • Melaksanakan pengembangan
melaksanakan tugas dan tanggung dan perbaikan proses secara
jawabnya. kesinambungan untuk fungsi-fungsi di
Wholesale Banking
Direktur Teknologi dan Operasional
• Bertanggung jawab untuk merumuskan
Blueprint Technology and Operation Direktur Global Markets
secara jangka panjang. • Mengkoordinasikan, memberikan
• Bertanggung jawab untuk merumuskan, arahan strategis dan memantau
mengevaluasi serta menentukan kegiatan di Global Markets, serta
strategi terhadap infrastruktur, sistem bertanggung jawab atas pencapaian
serta keamanan Teknologi Informasi pendapatan yang berasal dari transaksi
agar kegiatan operasional dapat dan kegiatan di Global Markets secara
berjalan efektif dan efisien. keseluruhan.
• Bertanggung jawab untuk merumuskan, • Bertanggung jawab atas proses
mengevaluasi serta menentukan peluncuran produk/aktivitas baru
strategi Operasional Bank yang dapat yang ditangani oleh Global Markets
mendorong unit kerja bisnis mencapai dan memberikan arahan serta
profit. masukan untuk mempersingkat proses
• Memastikan pengembangan aplikasi, dan meningkatkan kualitas produk/
beserta jaringan infrastruktur teknologi aktivitas.
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4 163
Page 166
Tata Kelola Perusahaan
• Memberikan informasi kepada pencapaian inisiatif Consumer Banking
Anggota Direksi dan Dewan Komisaris dan Channels di bawah Transformation
mengenai kondisi pasar keuangan Office dan Accelerated Build Program;
yang mencakup perkembangan pasar • Bertanggung jawab untuk mengatasi
valuta asing, pasar keuangan, lembaga konflik prioritas dan saling
keuangan dan pasar sekuritas. ketergantungan program serta
• Bertanggung jawab atas tata kelola prioritas dan risiko organisasi lainnya
yang baik dalam manajemen risiko termasuk penyampaikan laporan
dan memastikan kepatuhan terhadap kemajuan kepada pihak yang relevan,
kebijakan dan prosedur. jika diperlukan;
• Bertanggung jawab atas limit yang • Bekerja sama dengan pemangku
diberikan kepada Global Markets kepentingan utama untuk mendukung
baik Limit Risiko Pasar atau Limit kolaborasi yang erat dengan seluruh
Counterparty. tim bisnis dan teknologi untuk
melaksanakan proyek integrasi dan
Direktur Consumer Banking transformasi. Bekerja sama dengan
• Bertanggung jawab dalam memberikan para pimpinan lintas fungsi untuk
arahan strategis untuk pertumbuhan memimpin dan mendapatkan dukungan
Consumer Banking dalam mendukung organisasi;
pertumbuhan bisnis Bank; • Bertanggung jawab untuk memenuhi
• Bertanggung jawab dalam target waktu projek, serta secara
pengembangan produk dan jasa proaktif mengidentifikasi hambatan,
consumer banking dan perbankan dan memitigasi resiko sehingga
digital yang kompetitif dan inovatif dapat ditangani secara tepat waktu
sesuai dengan kebutuhan nasabah, untuk mencapai tujuan bisinis and
perkembangan pasar dan tuntutan mendukung pertumbuhan bisnis.
teknologi guna mencapai target pasar
dan target bisnis; Direktur Manajemen Risiko
• Bertanggung jawab mendukung bisnis • Memberikan arahan strategis dalam
dan cabang dalam penerapan prinsip manajemen risiko dengan senantiasa
kehati-hatian dengan melakukan menerapkan pendekatan kehati-hatian
uji kelayakan (due diligence) dalam dalam melaksanakan arahan regulator
penerimaan nasabah, pemantauan terkait manajemen risiko Bank.
aktivitas bisnis dan operasional, • Mengembangkan dan mengevaluasi
pemantauan kepatuhan terhadap sistem dan proses manajemen risiko untuk
kebijakan internal maupun regulasi mengidentifikasi, mengukur, memonitor,
eksternal serta pelaksanaan kegiatan memitigasi, dan melaporkan risiko.
middle office; • Memfasilitasi Manajemen Senior
• Bertanggung jawab membangun Bank memahami berbagai jenis risiko
decision management yang berfokus termasuk secara bersama-sama
pada memberikan dukungan dan mengembangkan kontrol dan mitigasi
pandangan untuk membangun bisnis risiko serta meningkatkan budaya
ritel yang sehat melalui pembentukan, kesadaran risiko.
pemeliharaan dan peningkatan model • Memberikan pengawasan dan
retail risk scorecards, marketing, rekomendasi terkait pengelolaan
predictive dan IFRS9. Membangun manajemen risiko Bank yang meliputi
segmentasi/profil dari portofolio, risiko operasional (termasuk teknologi),
serta membantu dalam membangun, pasar, likuiditas, dan kredit.
memelihara dan meningkatkan • Memastikan pengelolaan dan
kinerja infrastuktur untuk manajemen pengembangan sumber daya manusia
portofolio yang efektif. pada fungsi-fungsi yang terkait dengan
• Bertanggung jawab mendukung manajemen risiko.
164 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4
Page 167
undangan yang berlaku.
3. Nominasi dan Kriteria Kandidat Direksi b. Mayoritas anggota Direksi wajib
Bank telah menetapkan Kebijakan dan berpengalaman paling kurang 5
Prosedur untuk Nominasi, Penggantian, (lima) tahun di bidang operasional
dan/atau Pemberhentian Anggota Dewan sebagai Pejabat Eksekutif pada
Komisaris, Direksi, Pejabat Eksekutif Senior, bank umum.
serta Komite yang Bertanggung Jawab c. Memiliki integritas, kompetensi
kepada Dewan Komisaris PT Bank UOB dan reputasi keuangan yang baik
Indonesia. Kebijakan ini tercantum dalam sebagaimana dipersyaratkan
Keputusan Direksi No. 23/SKDIR/0138, yang dalam peraturan perundang-
mengatur proses nominasi dan kriteria undangan yang berlaku.
anggota Direksi, sebagai berikut: 4. Setiap usulan pengangkatan
1. Anggota Direksi, Dewan Komisaris dan/ Anggota Direksi kepada Rapat
atau Pemegang Saham Mayoritas Bank Umum Pemegang Saham harus
dapat menyampaikan usulan kandidat memperhatikan rekomendasi Komite
anggota Direksi, jika diperlukan. Remunerasi dan Nominasi. Dalam hal
2. Usulan kandidat anggota Direksi anggota Remunerasi dan Nominasi
disampaikan kepada Komite memiliki benturan kepentingan (conflict
Remunerasi dan Nominasi Bank. of interest) dengan usulan yang
3. Kandidat anggota Direksi yang direkomendasikan, maka dalam usulan
diusulkan, paling kurang harus tersebut wajib diungkapkan.
memenuhi kriteria sebagai berikut: 5. Rekomendasi yang diberikan oleh
a. Warga Negara Indonesia dan/ Komite Remunerasi dan Nominasi
atau Warga Negara Asing yang berdasarkan persyaratan pada kriteria
memenuhi persyaratan yang anggota Direksi.'
ditentukan peraturan perundang-
4. Komposisi, Kriteria dan Independensi Direksi
Komposisi anggota Direksi Bank per 31 Desember 2024 adalah sebagai berikut:
Nama Jabatan Dasar Pengangkatan Pengangkatan Masa
Persetujuan RUPS Kembali Jabatan
Regulator
Hendra Direktur Utama 17 September 21 Oktober
Gunawan 2020 2020
Teh Han Yi Direktur Keuangan & 22 Agustus 2019 21 Juni 2019
Layanan Korporasi
Paul Rafiuly Direktur Teknologi & 27 Agustus 2018 11 Oktober
Operasional 2018
Harapman Direktur Wholesale 22 Agustus 2019 21 Juni 2019 28 April 2021 2021 - 2025
Kasan Banking
Sonny Direktur Global 14 Mei 2020 30 April 2020
Samuel Markets
Ardhi Direktur Kepatuhan, 14 Mei 2020 30 Mei 2020
Wibowo Legal & Sekretaris
Perusahaan
Henry Direktur Manajemen 8 Desember 2022 29 November - 2022 - 2025
Santoso Risiko 2022
Cristina Teh Direktur Consumer 15 Februari 2024 30 April 2024 - 2024 - 2025
Tan Banking
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4 165
Page 168
Tata Kelola Perusahaan
Sesuai dengan Anggaran Dasar, masa 7. Kebijakan Rapat Direksi
jabatan anggota Direksi adalah selama Kebijakan Rapat Direksi diatur dalam
4 (empat) tahun. Masa jabatan anggota Anggaran Dasar dan Pedoman dan Tata
yang disebutkan di atas berlaku hingga Tertib Direksi. Tata tertib rapat Direksi
penutupan RUPST Bank yang akan mencakup antara lain:
diselenggarakan pada tahun 2025. a. Rapat Direksi dapat diadakan sekurang-
kurangnya 1 (satu) kali setiap bulannya
5. Independensi Direksi kecuali apabila dianggap perlu oleh
Dalam melakukan tugas dan tanggung salah satu anggota Direksi atau atas
jawabnya, Direksi Bank menjunjung tinggi permintaan tertulis dari seorang atau
prinsip independensi sebagaimana telah lebih anggota Dewan Komisaris atau atas
diatur dalam Surat Keputusan Direksi No. permintaan tertulis 1 (satu) pemegang
24/SKDIR/0019 tentang Pedoman dan Tata saham atau lebih yang bersama-sama
Tertib Kerja Direksi, sebagai berikut: mewakili 1/10 (satu persepuluh) bagian
a. Seluruh anggota Direksi Bank tidak dari jumlah seluruh saham yang telah
saling memiliki hubungan keuangan ditempatkan oleh Perseroan dengan hak
dan hubungan keluarga sampai suara yang sah.
dengan derajat kedua dengan sesama b. Direksi mengadakan Rapat Direksi
anggota Direksi dan/atau dengan bersama dengan Dewan Komisaris
anggota Dewan Komisaris maupun secara berkala sekurang-kurangnya 1
Pemegang Saham Pengendali. (satu) kali dalam 4 (empat) bulan.
b. Anggota Direksi baik secara sendiri- c. Direksi menjadwalkan Rapat Direksi
sendiri atau bersama-sama tidak untuk tahun berikutnya sebelum
memiliki saham melebihi 25 persen dari berakhirnya tahun buku.
modal disetor pada Bank atau pada d. Rapat Direksi adalah sah dan berhak
suatu perusahaan lain. mengambil keputusan yang mengikat
c. Seluruh anggota Direksi tidak apabila lebih dari ½ (satu per dua)
merangkap jabatan sebagai anggota bagian dari jumlah anggota Direksi
Dewan Komisaris, Direksi atau Pejabat hadir dalam rapat.
Eksekutif pada bank, perusahaan dan/ e. Keputusan rapat Direksi harus
atau lembaga lain. diambil berdasarkan musyawarah
d. Direktur Utama Bank berasal dari pihak untuk mufakat. Dalam hal keputusan
yang independen terhadap Pemegang berdasarkan musyawarah untuk
saham Pengendali Bank. Direktur mufakat tidak tercapai, maka keputusan
Utama Bank tidak memiliki hubungan diambil dengan pemungutan suara
keuangan, kepengurusan, kepemilikan berdasarkan suara setuju lebih dari
saham dan/atau hubungan keluarga ½ (satu perdua) bagian dari jumlah
dengan Pemegang Saham Pengendali suara bagian dari jumlah suara yang
Bank. dikeluarkan dengan sah dalam rapat
tersebut.
6. Penilaian Kemampuan dan Kepatutan f. Apabila suara yang tidak setuju dan
Seluruh pengangkatan anggota Direksi oleh suara yang setuju sama banyaknya,
RUPS sebagaimana tercantum pada tabel maka ketua rapat Direksi yang
di atas telah memperhatikan kriteria utama memutuskan.
yang disetujui oleh Dewan Komisaris yaitu g. Hasil rapat Direksi wajib dituangkan
dengan mempertimbangkan integritas, dalam risalah rapat dan
kompetensi, profesionalisme dan reputasi didokumentasikan dengan baik.
keuangan yang memadai sesuai dengan
persyaratan penilaian kemampuan dan
kepatutan (fit and proper test) yang telah
ditetapkan oleh Regulator.
166 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4
Page 169
8. Pelaksanaan dan tingkat kehadiran Direksi dalam Rapat Direksi dan Rapat Gabungan Direksi
dengan Dewan Komisaris
Sepanjang tahun 2024, pelaksanaan dan tingkat kehadiran Direksi dalam Rapat Direksi dan Rapat
Gabungan Direksi dan Dewan Komisaris adalah sebagai berikut:
Nama Rapat Direksi Rapat Gabungan Direksi
dan Dewan Komisaris
Jumlah Frekuensi Persentase Jumlah Frekuensi Persentase
Rapat Kehadiran (%) Rapat Kehadiran (%)
Hendra Gunawan 12 12 100 4 4 100
Teh Han Yi 12 12 100 4 4 100
Paul Rafiuly 12 12 100 4 4 100
Harapman Kasan 12 12 100 4 4 100
Sonny Samuel 12 11 92 4 4 100
Ardhi Wibowo 12 12 100 4 4 100
Choi Yau Chi* 12 6 100 2 2 100
Henry Santoso 12 11 92 4 4 100
Cristina Teh Tan** 6 5 83 2 2 100
*) Bapak Choi Yau Chi efektif mengundurkan diri pada 30 Juni 2024 sesuai keputusan RUPST tanggal 30 April 2024.
**) Ibu Cristina Teh Tan diangkat sebagai Direktur sesuai keputusan RUPST tanggal 30 April 2024 dan efektif menjabat sejak 22
Mei 2024.
Hasil Penilaian
9. Penilaian Kinerja Direksi Hasil penilaian sendiri disampaikan kepada
Prosedur Penilaian Kinerja pengawas yang akan melaporkannya
Bank telah menetapkan kebijakan kepada Dewan Komisaris berdasarkan
mengenai Pedoman Evaluasi Dewan rekomendasi Komite Remunerasi dan
Komisaris dan Penilaian Kinerja Direksi. Nominasi. Selanjutnya, hasil akhir penilaian
Kebijakan ini memberikan panduan yang akan disampaikan kepada masing-masing
jelas kepada anggota Direksi dalam anggota Direksi.
melaksanakan evaluasi kriteria kinerja
dan memastikan standarisasi penerapan Selama tahun 2024, Direksi telah
ketentuan kebijakan tersebut. Kebijakan ini menjalankan tugas dan tanggung
mencakup hal-hal berikut: jawabnya dengan baik, memastikan
pencapaian kinerja Bank yang dapat
Penilaian Kinerja memenuhi harapam para pemegang saham
Penilaian kinerja anggota Direksi dilakukan 1 dan seluruh pemangku kepentingan.
(satu) kali dalam setahun dengan melakukan
penilaian sendiri (self-assessment). 10. Program Orientasi Bagi Anggota Direksi Baru
Anggota Direksi yang baru diangkat
Kriteria Penilaian wajib mengikuti program orientasi yang
Kriteria penilaian kinerja anggota Direksi bertujuan untuk memberikan pengetahuan
antara lain sebagai berikut: dan informasi penting mengenai Bank.
1. Sasaran Kinerja dan Proses Pencapaian; Program ini memastikan pemahaman yang
2. Kompetensi Strategic, Engage, Execute menyeluruh mengenai operasional Bank,
and Develop (SEED); dan sehingga tugas Direksi dapat dilaksanakan
3. Teladan atas nilai-nilai Perusahaan secara efektif dan efisien. Pada tahun 2024,
yaitu Honourable, Enterprising, United anggota baru Direksi, Ibu Cristina Teh Tan,
dan Committed. telah mengikuti program orientasi.
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4 167
Page 170
Tata Kelola Perusahaan
Program orientasi untuk Direksi baru, yang disiapkan oleh Unit Kerja Sekretaris Perusahaan, mencakup
dokumen-dokumen berikut:
a. Visi dan Misi;
b. Kode Etik & Perilaku Kepegawaian;
c. Struktur Organisasi;
d. Anggaran Dasar;
e. Pedoman Pelaksanaan Tata Kelola Perusahaan;
f. Tata Tertib dan Pedoman Kerja Dewan Komisaris/Direksi;
g. Piagam Komite yang relevan;
h. Peraturan terkait Perbankan dan Pasar Modal yang berlaku;
i. Laporan Keuangan dan Laporan Tahunan; dan
j. Rencana Bisnis.
11. Data Lokakarya/Pelatihan/Sosialisasi yang Diikuti oleh Direksi
No Nama Posisi Lokakarya/Pelatihan/Sosialisasi
1 Hendra Direktur Leadership Retreat
Gunawan Utama Development Council Team Coaching & Development Session
Pertemuan Koordinasi Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi
Keuangan (PPATK) Tahun 2024
Legal Workshop 2024 – Implementasi UU Pelindungan Data Pribadi
Insurance Workshop 2024
Market Outlook Maret 2024 “Optimalkan Keuangan Anda di
Tahun Naga Kayu”
Refreshment Sertifikasi Manajemen Risiko (SMR)
Jenjang 7 Tahun 2024
The UOB Way Workshop and Roll-Out
Building Coaching Culture at UOB Indonesia – Coaching
Techniques for Breakthrough
UOB Business Manager Review 2024
SUSS-UOB Joint Research Briefing – Accountability Partners &
Coaches (Session 1)
Undangan Silaturahmi Gubernur Bank Indonesia dengan APUVINDO
UOB Leadership Masterclass – ASEAN Series “Will ASEAN Survive
the US-China Confrontataion?”
10x Breakthrough Coaching
Leadership Masterclass - Powering ASEAN’s growth: Energy
Transition and the Real Economy
Development Council Group Coaching with Marshall Goldsmith –
Session 4
UOB Corporate Day 2024 - Building the Future of ASEAN
BCG : Unlocking The Potential of AI and Gen AI Accross Industries
ASEAN Conference 2024
UOBI Economic Outlook 2025
UOB Leadership Masterclass - Future of Work: Building Bionic
Businesses with an AI-enabled Workforce and Adaptive Leadership
Pengenalan Pelindungan Data Pribadi
168 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4
Page 171
No Nama Posisi Lokakarya/Pelatihan/Sosialisasi
UOB CEO Townhall 2024
Asian Financial Leaders Programme (AFLP)
Seminar Penyelarasan Manajemen Risiko bagi Direksi
Dialog Akhir Tahun antara Anggota Dewan Komisioner dan
Industri Jasa Keuangan
2 Teh Han Yi Direktur Legal Workshop 2024 – Implementasi UU Pelindungan Data Pribadi
Keuangan Refreshment SMR Jenjang 7 Tahun 2024
& Layanan
Korporasi The UOB Way Workshop and Roll-Out
UOB Business Manager Review 2024
10x Breakthrough Coaching
UOB Leadership Masterclass - Powering ASEAN’s growth: Energy
Transition and The Real Economy
UOB Corporate Day 2024 - Building the Future of ASEAN
Pengenalan Pelindungan Data Pribadi
Seminar Penyelarasan Manajemen Risiko bagi Direksi
3 Harapman Direktur Legal Workshop 2024 - Implementasi UU Pelindungan Data Pribadi
Kasan Wholesale The UOB Way Workshop and Roll-Out
Banking
10x Breakthrough Coaching
Refreshment Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 7 Tahun 2024
Uji Resertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 7
Pengenalan Pelindungan Data Pribadi
Seminar Penyelarasan Manajemen Risiko bagi Direksi
4 Paul Rafiuly Direktur Coaching Workshop
Teknologi & CISO Roundtable: Elevate Your Cybersecurity Strategy
Operasional
CxO Banking Forum : Meningkatkan Layanan Perbankan
Dengan Mengadaptasi Peran AI dan Machine Learning serta
Memperkokoh Keamanan Siber
Leadership Communication Workshop
Legal Workshop on the Implementation of Personal Data
Protection Law
Uji Resertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 7
Seminar Nasional OJK: Ketahanan dan Keamanan Siber Sektor
Keuangan
Seminar Penyelarasan Manajemen Risiko bagi Direksi
Future of Work: Building bionic businesses with an AI-enabled
workforce and adaptive leadership
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4 169
Page 172
Tata Kelola Perusahaan
No Nama Posisi Lokakarya/Pelatihan/Sosialisasi
5 Sonny Direktur Refreshment Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 7 Tahun 2024
Samuel Global The UOB Way Workshop and Roll-Out
Markets
Diskusi dan Hak Primary Dealer di Pasar Uang dan Pasar Valas
UOB Business Manager Review 2024
10x Breakthrough Coaching
Risk Culture Discussion 1st Half of 2024
FX Code of Conduct: Global Edition
Code of Conduct for Singapore Wholesale Financial Markets
Pengenalan Pelindungan Data Pribadi
Refreshment Treasury Dealer Jenjang 7
Employee Engagement Survey of Global Markets 2024
Seminar Penyelarasan Manajemen Risiko bagi Direksi
Global Markets Start of The Year 2025
6 Ardhi Direktur Pertemuan Koordinasi Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi
Wibowo Kepatuhan, Keuangan (PPATK) Tahun 2024
Legal & Financial Sector Assessment Program (FSAP) Indonesia 2024
Sekretaris
Perusahaan Seminar Executive Gathering Asosiasi Sistem Pembayaran
Indonesia (ASPI)
Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan 2024
Legal Workshop 2024 – Implementasi UU Pelindungan Data
Pribadi
Webinar FKDKP Batch 1 2024
AFC in Practice: Walking Through EWRA Methodology to Weight
and Prioritize Risks
AFC Trends & Typologies: Understanding and Preventing New
Account Fraud Schemes
AFC Trends & Typologies: SAR Trends & Implications for Financial
Investigator
Refreshment Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 7 Tahun 2024
The UOB Way Workshop and Roll-Out
2024 Sanctions Training for Overseas Entities
2024 Sanctions Training for Local Compliance in Overseas
Subsidiries and Branches
Building Coaching Culture at UOB Indonesia – Coaching
Techniques for Breakthrough
High Level Meeting terkait Implementasi Primary Dealer dalam
Rangka Mendukung Pengembangan Pasar Uang dan Pasar Valas
Dengar Pendapat Rancangan POJK Konglomerasi Keuangan dan
Perusahaan Induk Konglomerasi Keuangan
Kick-Off Hackathon Bank Indonesia 2024
High Level Meeting (HLM) Percepatan Integrasi Pengguna
Layanan SNAP
170 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4
Page 173
No Nama Posisi Lokakarya/Pelatihan/Sosialisasi
SUSS-UOB Joint Research Briefing – Accountability Partners &
Coaches (Session 1)
UOB Leadership Masterclass - ASEAN Series “Will ASEAN Survive
the US-China Confrontation?”
Cross Border Data Management
Rembuk Nasional yang diselenggarakan oleh PPATK
Decarbonisation Strategy Programme, Executive Education for
Corporates
Undangan Penguatan Penerapan Program APU PPT dan PPPSPM
serta Penguatan Cyber Security dalam rangka Pemberantasan
Tindak Kejahatan Ekonomi
Nara Sumber - Digital Bank Summit AFTECH 2024 dengan Topik
‘’Menavigasi Masa Depan Sistem Pembayaran Digital: Berbagi
Wawasan dan Strategi”
UOB Group Compliance Leadership Council
Leadership Academy Level 3
Sosialisasi Sistem Pembayaran kepada Industri Penyedia Jasa
Pembayaran/Penyelenggara Infrastruktur Sistem Pembayaran
Quarterly Dialogue with OBE
Sanctions training by GC Sanctions
FATCA/CRS General Awareness Training
Seminar Penyelarasan Manajemen Risiko bagi Direksi
Risk and Governance Summit (RGS) 2024
International and Intentional Leadership, Fireside Chat with
Unilever
Sosialisasi RPOJK tentang Konglomerasi Keuangan dan
Perusahaan Induk Konglomerasi Keuangan
Focus Group Discussion (FGD) Direksi Bank Umum
7 Henry Direktur Capital Connect: Indonesian Elections & Economics
Santoso Manajemen Legal Workshop 2024 – Implementasi UU Pelindungan Data
Risiko Pribadi
Kick Off Meeting & Permintaan Nama Tim Penyusun Standar
Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI)
Brown Bag Session Q1-Q4 of 2024
The UOB Way Workshop and Roll-Out
NFRM Forum 2024
UOB Business Manager Review 2024
Penyusunan Rancangan Standar Kompetensi Kerja Nasional
Indonesia Manajemen Risiko Perbankan
UOB Chief Editors Media Appreciation Day
10x Breakthrough Coaching
Training dan Uji Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 7
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4 171
Page 174
Tata Kelola Perusahaan
No Nama Posisi Lokakarya/Pelatihan/Sosialisasi
Balance Sheet Risk Management Regional Conference
UOBI Economic Outlook 2025
Pengenalan Pelindungan Data Pribadi
Seminar Penyelarasan Manajemen Risiko bagi Direksi
8 Cristina Teh Direktur Bancassurance Workshop
Tan Consumer The UOB Way Workshop and Roll-Out
Banking
10x Breakthrough Coaching
Training dan Uji Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 7
Social Engineering: Many Methods, Many Motives
Email Attack Methods: Malicious Links
Pengenalan Pelindungan Data Pribadi
Seminar Penyelarasan Manajemen Risiko bagi Direksi
Penilaian Komite-Komite di bawah Dewan Komisaris
Dewan Komisaris melakukan penilaian terhadap komite-komite sekali dalam setahun, dengan fokus
pada struktur dan komposisi masing-masing komite, efektivitas dalam melaksanakan tugas dan
tanggung jawab yang diberikan, serta efisiensi rapat komite.
Pada tahun 2024, komite-komite di bawah Dewan Komisaris telah melaksanakan penilaian kinerja
secara mandiri. Seluruh komite telah melaksanakan tugas dan tanggung jawab yang diberikan dengan
baik, serta memberikan rekomendasi yang mendukung efektivitas keseluruhan pelaksanaan fungsi
Dewan Komisaris.
172 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4
Page 175
Kelengkapan dan Pelaksanaan Independensi Anggota Komite Audit
Seluruh anggota Komite telah memenuhi
Tugas Komite-Komite ketentuan yang berlaku terkait dengan
persyaratan independensi anggota Komite
A. Komite-Komite di bawah Dewan Komisaris Audit, dengan memperhatikan integritas,
1. Komite Audit akhlak, dan moral masing-masing anggota
Berdasarkan Surat Keputusan Direksi PT Komite Audit.
Bank UOB Indonesia No. 23/SKDIR/0057
tanggal 3 Mei 2023 tentang Pengangkatan Untuk menjaga independensi dan
Anggota Komite Audit, anggota Komite objektivitas, anggota Komite Audit
Bank terdiri dari 3 (tiga) orang, sebagai merupakan Komisaris Independen dan Pihak
berikut: Independen. Direksi tidak diperkenankan
untuk duduk dalam keanggotaan Komite
Susunan Anggota Komite Audit per Audit.
tanggal 31 Desember 2024
Seluruh anggota Komite Audit memiliki
Nama Komposisi
integritas, akhlak dan moral yang baik,
VJH Boentaran Ketua (Komisaris hal mana merupakan persyaratan bagi
Lesmana Independen) anggota Komite Audit sebagaimana
Burlita Anggota (Pihak dimaksud dalam Surat Keputusan Direksi
Independen) No. 23/SKDIR/0138 tentang Kebijakan dan
Humbul Kristiawan Anggota (Pihak Prosedur Pemilihan, Penggantian dan/atau
Independen) Pemberhentian Anggota Dewan Komisaris,
Direksi, Pejabat Eksekutif Senior dan Komite-
Periode Masa Tugas Komite yang bertanggung jawab kepada
Dewan Komisaris serta telah memenuhi
Masa jabatan anggota Komite Audit tidak kriteria yang dipersyaratkan oleh Regulator.
boleh melebihi masa jabatan Dewan
Komisaris, sebagaimana diatur dalam
Anggaran Dasar Bank. Anggota Komite
Audit dapat diangkat kembali hanya untuk
satu periode berikutnya.
Komisaris Independen yang menjabat
sebagai anggota Komite Audit juga hanya
dapat diangkat kembali untuk satu periode
berikutnya. Masa jabatan Komite Audit
saat ini akan berakhir pada tahun 2025. VJH Boentaran Lesmana
(Komisaris Independen)
Ketua Komite Audit
Profil beliau dapat dilihat di bagian Profil
Dewan Komisaris dalam Laporan Tahunan
pada halaman 58.
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4 173
Page 176
Tata Kelola Perusahaan
Burlita Humbul Kristiawan
Anggota (Pihak Independen) Anggota (Pihak Independen)
Usia: 61 tahun Usia: 50 tahun
Kewarganegaraan: Indonesia Kewarganegaraan: Indonesia
Dasar Hukum Pengangkatan Dasar Hukum Pengangkatan
Keputusan Direksi No. 23/SKDIR/0057 Keputusan Direksi No.23/SKDIR/0057
tanggal 3 Mei 2023. tanggal 3 Mei 2023.
Riwayat Pendidikan Riwayat Pendidikan
• Sarjana Arsitek dari Universitas • Sarjana Akuntansi dari Universitas
Indonesia Padjadjaran
• Pre-Master Degree dari Wijawiyata • Master of Business Administration dari
Manajemen IPPM Sekolah Bisnis dan Manajemen Institut
Teknologi Bandung
Riwayat Pekerjaan
• Head of the Compliance Management Riwayat Pekerjaan
Division di PT Bank Sahabat Sampoerna • Founder and Executive Director pada
(2012-2021) Innovative Government Institute dan
• PT Bank BRI Syariah dengan posisi anggota Komite Pemantau Risiko di PT
terakhir sebagai Financing Support Pegadaian
Group Head (2008-2012) • Partner and Government Sector Leader
• PT Bank Niaga dengan posisi di RSM AAJ (2017-2018)
terakhir sebagai Head of Employee • Deloitte South East Asia dengan posisi
Education Division pada Compliance terakhir sebagai Partner (2006-2016)
Management Group (1991-2008) • Risk Management Manager di Citibank,
N.A. (2005-2006)
Pelatihan • Konsultan di Ernst & Young (2000-
• UOB Economic Outlook: Ushering A 2005)
Dawn for Remarkable Indonesia • Asisten dosen di Universitas
• Persiapan Sertifikasi Manajemen Risiko Padjadjaran, Bandung sejak 1995
Perbankan Kualifikasi Jenjang 6
Pelatihan
Rangkap Jabatan • UOB Economic Outlook: Ushering A
• Komisaris Independen, PT Fazz Capital Dawn for Remarkable Indonesia
Finance (2024-sekarang)
Rangkap Jabatan
• Anggota Komite Tata Kelola
Terintegrasi, Bank BJB, Bandung (2022
– sekarang)
• Anggota Komite Pemantau Risiko, PT
Pegadaian, Jakarta (2020 – sekarang).
174 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4
Page 177
Tugas dan Tanggung Jawab vii. Potensi risiko atas penggunaan
Komite Audit menjalankan tugas, tanggung jasa audit oleh KAP yang sama
jawab dan kewenangannya berdasarkan secara berturut-turut untuk kurun
Piagam Komite Audit yang antara lain waktu yang cukup panjang; dan/
meliputi: atau
a. Melakukan penelaahan atas informasi viii. Hasil evaluasi terhadap
keuangan yang akan dikeluarkan pelaksanaan pemberian jasa audit
oleh Bank kepada publik dan/atau atas informasi keuangan historis
pihak otoritas lain, laporan keuangan, tahunan oleh AP dan KAP pada
proyeksi dan laporan lainnya terkait periode sebelumnya, apabila ada.
dengan informasi keuangan Bank. f. Melakukan pemantauan, penelaahan
b. Melakukan penelaahan atas ketaatan dan evaluasi atas perencanaan dan
terhadap peraturan perundang- pelaksanaan audit serta pemantauan
undangan yang berhubungan dengan atas tindak lanjut hasil audit intern
kegiatan Bank. dalam rangka menilai kecukupan
c. Memberikan pendapat independen pengendalian internal termasuk
dalam hal terjadi perbedaan pendapat kecukupan proses pelaporan
antara manajemen dan Akuntan Publik keuangan, dan memastikan Direksi
atas jasa yang diberikannya. mengambil tindakan perbaikan
d. Melakukan evaluasi terhadap yang diperlukan secara cepat untuk
pelaksanaan pemberian jasa audit mengatasi kelemahan pengendalian,
atas informasi keuangan historis fraud, masalah kepatuhan terhadap
tahunan oleh Akuntan Publik (AP) dan/ kebijakan, undang-undang dan
atau Kantor Akuntan Publik (KAP) di peraturan, atau masalah lain yang
tahun sebelumnya, dengan menilai: diidentifikasi dan dilaporkan oleh Audit
i. Kesesuaian pelaksanaan audit Intern.
oleh AP dan/atau KAP dengan
standar audit yang berlaku; g. Komite paling sedikit melakukan
ii. Kecukupan waktu pekerjaan pemantauan dan evaluasi atas:
lapangan; i. Pelaksanaan tugas dari Audit
iii. Pengkajian kecukupan ruang Intern;
lingkup audit dan Kecukupan uji ii. Kesesuaian pelaksanaan audit
petik; dan yang dilakukan oleh Kantor
iv. Rekomendasi perbaikan yang Akuntan Publik dengan standar
diberikan oleh AP dan/atau KAP. audit yang berlaku;
e. Memberikan rekomendasi kepada iii. Kesesuaian laporan keuangan
Dewan Komisaris mengenai penunjukan dengan standar akuntansi yang
AP dan KAP yang didasarkan pada berlaku; dan
beberapa pertimbangan sebagai iv. Pelaksanaan tindak lanjut oleh
berikut: Direksi atas hasil temuan Internal
i. Independensi AP, KAP, dan orang Audit, Akuntan Publik, dan hasil
dalam KAP; pengawasan Bank Indonesia dan/
ii. Ruang lingkup audit; atau Otoritas Jasa Keuangan,
iii. Imbalan jasa audit; sebagai rekomendasi kepada
iv. Keahlian dan pengalaman AP, KAP, Dewan Komisaris.
dan Tim Audit dari KAP; h. Memberikan rekomendasi atas
v. Metodologi, teknik, dan sarana penunjukkan, pengunduran diri atau
audit yang digunakan KAP; pemberhentian Kepala Audit Intern
vi. Manfaat fresh eye perspectives dan memberikan masukan terhadap
yang akan diperoleh melalui penilaian tahunan atas kinerja dan
penggantian AP, KAP, dan Tim remunerasi yang bersangkutan.
Audit dari KAP;
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4 175
Page 178
Tata Kelola Perusahaan
i. Menyiapkan Program Kerja Tahunan dan melakukan penelaahan tahunan atas Cakupan Fungsi
Komite dan efektivitas kerjanya serta memberikan rekomendasi atas berbagai perubahan yang
dirasa perlu kepada Dewan Komisaris.
j. Menelaah pengaduan yang diterima Komite Audit, yang berkaitan dengan proses akuntansi dan
pelaporan keuangan Bank, serta menindaklanjutinya.
k. Menelaah dan memberikan saran kepada Dewan Komisaris terkait dengan adanya potensi
benturan kepentingan Bank.
l. Menjaga kerahasiaan dokumen, data dan informasi Bank.
m. Melakukan evaluasi dan memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris atas:
i. Penetapan (Revisi) Piagam Audit Intern;
ii. Penyusunan Rencana Audit Tahunan, ruang lingkup dan alokasi anggaran Audit Intern;
iii. Penunjukan Pengendali Mutu Independen dari pihak eksternal untuk melakukan kaji ulang
terhadap kinerja Audit Intern (setiap 3 tahun);
iv. Pemberian remunerasi tahunan Audit Intern secara keseluruhan serta penghargaan kinerja;
dan
v. Efektivitas dan efisiensi pelaksanaan sistem pengendalian intern.
n. Memastikan Audit Intern melakukan komunikasi dengan Direksi, Dewan Komisaris, auditor eksternal
dan Otoritas Jasa Keuangan.
Tingkat Kehadiran Komite Audit
Rapat Komite Audit telah dilaksanakan sesuai kebutuhan Bank. Selama periode tahun 2024, Rapat
Komite Audit diselenggarakan sebanyak 25 (dua puluh lima) kali, dengan dihadiri oleh seluruh anggota
Komite Audit.
Kehadiran anggota Komite Audit pada rapat yang dilaksanakan selama tahun 2024 adalah sebagai
berikut:
Nama Jumlah Rapat Kehadiran Persentase (%)
VJH Boentaran Lesmana 25 25 100
Burlita 25 25 100
Humbul Kristiawan 25 25 100
Keputusan rapat diambil melalui musyawarah untuk mencapai mufakat atau berdasarkan suara
mayoritas jika terjadi perbedaan pendapat. Semua keputusan dicatat dalam risalah rapat yang
ditandatangani oleh seluruh anggota Komite yang hadir dan didokumentasikan dengan baik termasuk
perbedaan pendapat yang terjadi dalam rapat.
Hasil rapat Komite Audit merupakan rekomendasi yang dapat dimanfaatkan secara optimal oleh
Dewan Komisaris untuk mengambil keputusan-keputusan.
Program kerja Komite Audit dan realisasinya selama tahun 2024 meliputi tetapi tidak terbatas pada:
No. Program Kerja Realisasi
1. Pemantauan dan evaluasi atas Selama tahun 2024, Komite Audit melaksanakan rapat
perencanaan dan pelaksanaan dengan mengundang perwakilan dari Fungsi Kerja
audit serta pemantauan atas Audit Intern sebanyak 2 (dua) kali untuk memantau dan
tindak lanjut hasil audit dalam mengevaluasi perencanaan dan pelaksanaan audit serta
rangka menilai kecukupan pemantauan tindak lanjut temuan audit untuk menilai
pengendalian internal. kecukupan pengendalian internal.
176 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4
Page 179
No. Program Kerja Realisasi
2. Evaluasi terhadap pelaksanaan Telah dilaksanakan rapat dengan mengundang perwakilan
tugas Audit Intern. dari Fungsi Kerja Audit Intern sebagai undangan untuk
membahas pelaksanaan tugas Audit Intern selama 2024
yaitu terkait pelaksanaan audit selama tahun 2024 dan isu
audit yang signifikan.
3. Evaluasi terhadap kesesuaian • Telah dilaksanakan rapat dengan mengundang Divisi
laporan keuangan dengan Finance dan Auditor Eksternal Bank untuk melakukan
standar akuntansi yang berlaku. penelaahan terhadap draft laporan audit Bank.
• Telah dilaksanakan rapat dengan mengundang Divisi
Finance untuk membahas laporan publikasi keuangan
bulanan dan triwulanan dan mengevaluasi kesesuaian
dengan standar akuntansi yang berlaku.
4. Melakukan evaluasi terhadap Telah dilaksanakan rapat dengan mengundang
pelaksanaan pemberian jasa perwakilan dari Divisi Finance dan Fungsi Kerja Audit
audit atas informasi keuangan Intern untuk melakukan evaluasi atas pelaksanaan jasa
historis tahunan oleh AP dan/ audit atas laporan keuangan periode 31 Desember 2023,
atau KAP. yang dilakukan oleh KAP Purwantono, Sungkoro & Surja
(EY Indonesia) dan Yovita sebagai Akuntan Publik. Rapat
diadakan pada tanggal 2 Mei 2024.
5. Pemantauan atas rencana Telah dilaksanakan rapat dengan mengundang
pelaksanaan audit oleh auditor perwakilan dari Divisi Finance dan Auditor Eksternal Bank
eksternal. untuk membahas progress pelaksanaan audit oleh auditor
eksternal.
6. Evaluasi terhadap pelaksanaan Telah dilaksanakan rapat dengan mengundang perwakilan
tindak lanjut oleh Direksi atas dari Fungsi Kerja Audit Intern dan Divisi Compliance
hasil temuan Audit Intern, auditor untuk memastikan bahwa Direksi telah menindaklanjuti
eksternal dan hasil pengawasan temuan audit dan rekomendasi dari Audit Intern termasuk
OJK. perbaikan terhadap hasil temuan pemeriksaan auditor
eksternal maupun OJK.
7. Melakukan penelaahan atas Telah dilaksanakan rapat dengan mengundang perwakilan
kepatuhan terhadap peraturan dari Divisi Compliance untuk menelaah kepatuhan Bank
perundang-undangan yang terhadap peraturan perundangan-undangan yang berlaku.
berhubungan dengan kegiatan
Bank.
8. Rekomendasi penunjukan Telah dilaksanakan rapat dengan mengundang perwakilan
Akuntan Publik dan KAP sesuai dari Divisi Finance, Audit Intern, dan KAP Purwantono,
ketentuan yang berlaku. Sungkoro & Surja (PSS - Ernst & Young Indonesia) untuk
membahas proposal penawaran dari PSS terkait dengan
jasa audit laporan keuangan tahun buku 2024. Komite
Audit memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris
atas penunjukan Kantor Akuntan Publik Purwantono,
Sungkoro & Surja (anggota Ernst & Young Global) dan Yovita
sebagai Akuntan Publik untuk audit tahun buku 2024, yang
didasarkan pada beberapa pertimbangan sesuai dengan
POJK dan hasil evaluasi atas pelaksanaan jasa audit atas
laporan keuangan periode tahun sebelumnya, mencakup
ruang lingkup audit constellation dan biaya audit.
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4 177
Page 180
Tata Kelola Perusahaan
No. Program Kerja Realisasi
9. Evaluasi terhadap pelaksanaan Telah dilaksanakan rapat dengan perwakilan dari
audit yang dilakukan oleh KAP Divisi Finance, Audit Intern, dan Auditor Eksternal untuk
sesuai dengan standar audit membahas:
yang berlaku. • Hasil akhir audit Laporan Keuangan tahun buku 2023
beserta Management Letter;
• Program audit dan metodologi audit dan progress
pelaksanaan audit laporan keuangan tahun 2024.
10. Menyiapkan Program Kerja Komite Audit telah menyiapkan Program Kerja Tahunan
Tahunan dan melakukan dan melakukan penelaahan tahunan atas cakupan
penelaahan tahunan atas fungsi Komite dan efektivitas kerjanya serta memberikan
cakupan Fungsi Komite dan rekomendasi atas berbagai perubahan yang dirasa perlu
efektivitas kerjanya serta kepada Dewan Komisaris.
memberikan rekomendasi atas
berbagai perubahan yang dirasa
perlu kepada Dewan Komisaris.
11. Diskusi dengan Divisi Compliance Telah dilaksanakan Rapat dengan perwakilan dari Divisi
tentang Laporan Pelaksanaan Compliance untuk membahas Laporan Pelaksanaan
Fungsi Kepatuhan di Bank Fungsi Kepatuhan Semester-II 2023 dan Semester I-2024,
yang meliputi manajemen risiko kepatuhan, pemantauan
Prinsip Kehati-hatian Bank, pemenuhan Komitmen
kepada Regulator, implementasi budaya kepatuhan, dan
implementasi tugas kepatuhan lainnya.
2. Komite Remunerasi dan Nominasi Pedoman Komite Remunerasi dan
Berdasarkan Surat Keputusan Direksi PT Nominasi
Bank UOB Indonesia No. 24/SKDIR/0086 Komite Remunerasi dan Nominasi telah
tanggal 2 Agustus 2024 tentang memiliki Pedoman dan Tata Tertib Kerja
Pengangkatan Anggota Komite Remunerasi Komite Remunerasi dan Nominasi yang
dan Nominasi, anggota Komite Bank terdiri ditinjau setiap tahun melalui Surat
dari 3 (tiga) orang, sebagai berikut: Keputusan Dewan Komisaris No.23/
COM/0007 tanggal 27 Desember 2023.
Susunan Anggota Komite Remunerasi
dan Nominasi per tanggal Independensi Anggota Komite
31 Desember 2024 Remunerasi dan Nominasi
Seluruh anggota Komite Remunerasi dan
Nama Komposisi
Nominasi memiliki integritas, akhlak dan
Johanes Susilo Ketua moral yang baik, hal mana merupakan
(Komisaris Independen) persyaratan bagi anggota Komite
Chin Voon Fat Anggota (Komisaris) Remunerasi dan Nominasi sebagaimana
Gevy Q Anggota (Pejabat dimaksud dalam Surat Keputusan Direksi
Wulandari Eksekutif yang No. 23/SKDIR/0138 tentang Kebijakan dan
membidangi Sumber Prosedur Pemilihan, Penggantian dan/atau
Daya Manusia) Pemberhentian Anggota Dewan Komisaris,
Direksi, Pejabat Eksekutif Senior dan Komite-
Periode Masa Tugas Komite yang bertanggung jawab kepada
Masa jabatan anggota Komite Remunerasi Dewan Komisaris serta telah memenuhi
dan Nominasi adalah selama 2 (dua) kriteria yang dipersyaratkan oleh Regulator.
tahun dan akan berakhir pada tahun 2025.
Anggota yang masa jabatannya telah
berakhir dapat diangkat kembali.
178 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4
Page 181
• Head of Staffing & Talent Management,
Johanes Susilo
Citibank N.A., Indonesia (1997-2006)
(Komisaris Independen)
• Human Resources Manager, GE Capital
Ketua Komite Remunerasi dan Nominasi
Indonesia (1994-1997)
Profil dapat dilihat di bagian Profil Dewan
Pelatihan
Komisaris dalam Laporan Tahunan pada
• Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 5
halaman 58.
• 10x Breakthrough Coaching
• HR Certification General Manager
Chin Voon Fat • The UOB Way Workshop
Anggota (Komisaris) • Pengenalan Pelindungan Data Pribadi
• Sustainability 101
Profil dapat dilihat di bagian Profil Dewan • UOB Group-wide Mandatory Learning
Komisaris dalam Laporan Tahunan pada for Existing Employees - Mission
halaman 56. Compliance
Rangkap Jabatan
-
Tugas dan Tanggung Jawab
Komite Remunerasi dan Nominasi
menjalankan tugas, tanggung jawab dan
kewenangannya berdasarkan Tata Tertib
dan Pedoman Kerja Komite Remunerasi dan
Gevy Q. Wulandari
Nominasi yang antara lain meliputi:
Head of Human Resources
a. Terkait dengan Kebijakan Remunerasi:
Usia: 56 tahun
• Melakukan evaluasi terhadap
Kewarganegaraan: Indonesia
kebijakan remunerasi yang
didasarkan atas kinerja, risiko,
Dasar Hukum Pengangkatan
kewajaran dengan peer group,
Keputusan Direksi No. 24/SKDIR/0086
sasaran, dan strategi jangka panjang
tanggal 2 Agustus 2024.
Bank, pemenuhan cadangan
sebagaimana diatur dalam
Riwayat Pendidikan
peraturan perundang-undangan
Fakultas Ekonomi, Manajemen Sumber
dan potensi pendapatan Bank di
Daya Manusia, Program Ekstensi Universitas
masa yang akan datang; dan
Indonesia.
• Menyampaikan hasil evaluasi
dan rekomendasi kepada Dewan
Riwayat Pekerjaan
Komisaris mengenai:
• Head of Human Resources, UOB
i. Kebijakan remunerasi bagi
Indonesia (2023-sekarang)
anggota Dewan Komisaris
• Head of HR for VIP Cluster (Vietnam,
dan anggota Direksi untuk
Indonesia, Philippines), AIG Insurance
disampaikan kepada Rapat
(2018-2023)
Umum Pemegang Saham;
• Direktur Human Capital, AIG Indonesia
ii. Kebijakan remunerasi bagi
(2012-2023)
Pejabat Eksekutif Senior, Pejabat
• Head of HRBP Retail Banking, PT
Eksekutif, dan pegawai secara
Permata Bank (2009-2012)
keseluruhan untuk disampaikan
• Direktur HR, Microsoft Indonesia (2006-
kepada Direksi;
2009)
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4 179
Page 182
Tata Kelola Perusahaan
iii. Struktur remunerasi anggota • Memberikan rekomendasi mengenai
Dewan Komisaris, Direksi dan Pihak Independen yang akan
Pejabat Eksekutif Senior; menjadi anggota Komite Audit,
iv. Besaran remunerasi anggota Komite Remunerasi dan Nominasi
Dewan Komisaris dan anggota dan Komite Pemantau Risiko kepada
Direksi; dan Dewan Komisaris.
v. Membantu Dewan Komisaris • Memberikan rekomendasi kepada
melakukan penilaian kinerja Dewan Komisaris mengenai:
dengan kesesuaian remunerasi i. Komposisi jabatan anggota
yang diterima masing-masing Direksi dan/atau anggota Dewan
anggota Direksi dan anggota Komisaris;
Dewan Komisaris. ii. Kebijakan dan kriteria yang
• Menyampaikan hasil evaluasi dibutuhkan dalam proses
dan rekomendasi kepada Direksi Nominasi anggota Direksi,
mengenai besaran total framework anggota Dewan Komisaris dan
remunerasi Pejabat Eksekutif Senior. Pejabat Ekskutif Senior; dan
• Memastikan bahwa Kebijakan iii. Kebijakan dan evaluasi kinerja
Remunerasi telah sesuai dengan bagi anggota Direksi, anggota
ketentuan yang berlaku. Dewan Komisaris dan Pejabat
Eksekutif Senior.
b. Terkait dengan Kebijakan Nominasi • Membantu Dewan Komisaris
• Menyusun dan memberikan melakukan penilaian kinerja anggota
rekomendasi mengenai sistem Direksi dan/atau anggota Dewan
serta prosedur pemilihan dan/atau Komisaris berdasarkan tolok ukur
penggantian: yang telah disusun sebagai bahan
i. Anggota Dewan Komisaris dan evaluasi.
anggota Direksi kepada Dewan • Memberikan rekomendasi kepada
Komisaris untuk disampaikan Dewan Komisaris mengenai program
kepada RUPS; dan pengembangan kemampuan
ii. Pejabat Eksekutif Senior untuk anggota Direksi dan/atau anggota
disampaikan kepada Dewan Dewan Komisaris.
Komisaris.
• Menelaah dan memberikan Tingkat Kehadiran Komite Remunerasi
rekomendasi mengenai calon dan Nominasi
anggota Dewan Komisaris dan/ Rapat Komite diselenggarakan secara
atau Direksi yang memenuhi syarat berkala paling kurang 1 (satu) kali dalam 3
kepada Dewan Komisaris untuk (tiga) bulan.
disampaikan kepada RUPST.
• Anggota Komite yang memiliki
benturan kepentingan (conflict Selama periode tahun 2024, Rapat Komite
of interests) dengan usulan yang Remunerasi dan Nominasi diselenggarakan
direkomendasikan mengungkapkan sebanyak 4 (empat) kali, di antaranya
keadaan tersebut dalam usulan melalui teleconference dan dihadiri oleh
yang direkomendasikan. lebih dari 51 persen anggota termasuk
• Memberikan rekomendasi mengenai seorang Komisaris Independen dan pejabat
calon Pejabat Eksekutif Senior eksekutif yang membawahi Sumber Daya
termasuk perpanjangan masa kerja Manusia.
bagi Pejabat Eksekutif Senior yang
telah melewati batas usia pensiun
untuk disampaikan kepada Dewan
Komisaris.
180 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4
Page 183
Kehadiran anggota Komite Remunerasi dan Nominasi pada rapat yang dilaksanakan selama tahun
2024 adalah sebagai berikut:
Name Jumlah Rapat Kehadiran Persentase (%)
VJH Boentaran Lesmana* 1 1 100
Johanes Susilo* 3 3 100
Chin Voon Fat 4 4 100
Irene Wiryawan** 3 3 100
Gevy Q Wulandari** 1 1 100
*) Bapak VJH Boentaran Lesmana menjabat sampai dengan 6 Maret 2024 dan digantikan oleh Bapak Johanes Susilo
**) Ibu Irene Wiryawan menjabat sampai dengan 5 Agustus 2024 dan digantikan oleh Ibu Gevy Q. Wulandari
Keputusan rapat diambil melalui musyawarah untuk mencapai mufakat atau berdasarkan suara
mayoritas jika terjadi perbedaan pendapat. Semua keputusan dicatat dalam risalah rapat yang
ditandatangani oleh seluruh anggota Komite yang hadir dan didokumentasikan dengan baik termasuk
perbedaan pendapat yang terjadi dalam rapat.
Hasil rapat Komite Remunerasi dan Nominasi merupakan rekomendasi yang dapat dimanfaatkan
secara optimal oleh Dewan Komisaris.
Program kerja Komite Remunerasi dan Nominasi dan realisasinya selama tahun 2024 meliputi tetapi
tidak terbatas pada:
No. Program Kerja Realisasi
1. Terkait Remunerasi a. Menelaah dan menandatangani formulir evaluasi kinerja Dewan
Komisaris dan Direksi untuk disampaikan kepada Dewan Komisaris.
b. Memberikan rekomendasi remunerasi bagi anggota Direksi untuk
disetujui oleh Dewan Komisaris dan bagi anggota Komisaris untuk
disetujui oleh pemegang saham utama yaitu UOB International
Investment Private Limited.
2. Terkait Nominasi a. Memberikan rekomendasi pengangkatan anggota Direksi.
b. Memberikan rekomendasi pengangkatan Anggota Komite di bawah
Dewan Komisaris.
c. Memberikan rekomendasi pengangkatan dan perpanjangan masa
jabatan Pejabat Eksekutif Senior.
3. Lainnya a. Menyusun dan membahas realisasi rencana kerja Komite Remunerasi
dan Nominasi.
b. Membahas dan memberikan masukan terhadap laporan yang
disampaikan Fungsi Sumber Daya Manusia.
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4 181
Page 184
Tata Kelola Perusahaan
3. Komite Pemantau Risiko
Berdasarkan Surat Keputusan Direksi No.
23/SKDIR/0058 tanggal 3 Mei 2023 tentang
Pengangkatan Anggota Komite Pemantau
Risiko, anggota Komite Bank terdiri dari 3
(tiga) orang, sebagai berikut:
Susunan Anggota Komite Pemantau
Risiko per tanggal 31 Desember 2024
Wayan Alit Antara
Nama Komposisi (Komisaris Independen)
Wayan Alit Ketua (Komisaris Ketua Komite Pemantau Risiko
Antara Independen)
Hendry Patria Anggota (Pihak Profil beliau dapat dilihat di bagian Profil
Rosa Independen) Dewan Komisaris dalam Laporan Tahunan
pada halaman 57.
Nina Diyanti Anggota (Pihak
Anwar Independen)
Periode Masa Tugas
Masa jabatan anggota Komite Pemantau
Risiko adalah selama 2 (dua) tahun dan
akan berakhir pada tahun 2025. Anggota
yang masa jabatannya telah berakhir,
dapat diangkat kembali.
Seluruh anggota Komite Pemantau Risiko Hendry Patria Rosa
memiliki integritas, akhlak dan moral yang Anggota (Pihak Independen)
baik, hal mana merupakan persyaratan
bagi anggota Komite Pemantau Risiko Usia: 59 tahun
sebagaimana dimaksud dalam Surat Kewarganegaraan: Indonesia
Keputusan Direksi No.23/SKDIR/0138
tentang Kebijakan dan Prosedur Pemilihan, Dasar Hukum Pengangkatan
Penggantian dan/atau Pemberhentian Keputusan Direksi No.23/SKDIR/0058
Anggota Dewan Komisaris, Direksi, Pejabat tanggal 3 Mei 2023.
Eksekutif Senior dan Komite-Komite yang
bertanggung jawab kepada Dewan Riwayat Pendidikan
Komisaris serta telah memenuhi kriteria Sarjana Geodetic Engineering dari
yang dipersyaratkan oleh Regulator. Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta
Riwayat Pekerjaan
• Anggota Komite Pemantau Risiko di PT
Bank UOB Indonesia (2015-sekarang)
• Banking Risk Management trainer
di PT Orbit Risk Management
(2007-sekarang)
• PT Artha Graha dengan posisi terakhir
sebagai Branch Manager di PT Bank
Artha Graha Internasional (1994-2007)
• Credit Auditor di PT Bank Bintang
Manunggal (1993-1994)
182 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4
Page 185
Pelatihan Indonesian Bank Restructuring Agency
• Sertifikasi Training on Trainer Materi (IBRA) (2000-2004)
Kualifikasi 4 Bidang Manajemen Risiko • Account Officer/AVP di ABN Amro Bank
Perbankan. (1999-2000)
• Persiapan Sertifikasi Manajemen Risko • Senior Credit Analyst (1994-1995)
Perbankan Kualifikasi Jenjang 4, 5, 6, dan Account Manager/Assistant
dan 7 Vice President (AVP) (1995-1999) di
• UOB Economic Outlook: Ushering A Rabobank
New Dawn for Remarkable Indonesia • Account Manager di Bank Indovest
(1989-1994)
• Financial analyst di USAID, Jakarta
Rangkap Jabatan (1988-1989)
• Anggota Komite Tata Kelola • Auditor di PricewaterhouseCoopers
Terintegrasi, PT Bank UOB Indonesia, (1985-1988)
Jakarta (2015-sekarang)
Pelatihan
• Persiapan Sertifikasi Manajemen Risko
Perbankan Kualifikasi Jenjang 4, 5, 6, dan 7
Rangkap Jabatan
-
Tugas & Tanggung Jawab
Komite Pemantau Risiko menjalankan tugas,
tanggung jawab dan kewenangannya
Nina Diyanti Anwar berdasarkan Tata Tertib dan Pedoman
Anggota (Pihak Independen) Kerja Komite Pemantau Risiko yang antara
lain meliputi:
Usia: 64 tahun a. Melakukan evaluasi tentang kesesuaian
Kewarganegaraan: Indonesia antara kebijakan manajemen risiko
dengan pelaksanaan kebijakan
Dasar Hukum Pengangkatan manajemen risiko;
Keputusan Direksi No.23/SKDIR/0058 b. Melakukan pemantauan dan evaluasi
tanggal 3 Mei 2023. pelaksanaan tugas Komite Manajemen
Risiko;
Riwayat Pendidikan c. Melakukan pemantauan dan evaluasi
Sarjana Ekonomi Akuntansi dari Universitas pelaksanaan tugas Satuan Kerja
Indonesia, Jakarta Manajemen Risiko; dan
d. Memberikan pemantauan tata kelola
Riwayat Pekerjaan atas risiko fraud pada Bank.
• Anggota Komite Audit di PT Bank UOB
Indonesia (2018 – 28 April 2021) Tingkat Kehadiran Komite Pemantau
• Anggota Komite Audit di PT Maybank Risiko
Indonesia Tbk (2012-2018) Rapat Komite Pemantau Risiko telah
• Anggota Komite Audit di PT GMF dilaksanakan sesuai kebutuhan Bank dan
Aerosia dari (2006-2015) dihadiri oleh seluruh anggota Komite dan
• Anggota Komite Audit di PT Semen mengundang Fungsi Kerja Manajemen Risiko
Gresik Tbk (2004-2011) jika diperlukan. Selama tahun 2024, Rapat
• Group Head/Vice President Investor Komite Pemantau Risiko diselenggarakan
Relations Division/Treasury Group/ sebanyak 17 (tujuh belas) kali, dengan dihadiri
Assets Management Divison di the 100 persen anggota Komite.
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4 183
Page 186
Tata Kelola Perusahaan
Kehadiran anggota Komite Pemantau Risiko dalam rapat-rapat yang diselenggarakan pada tahun
2024 adalah sebagai berikut:
Nama Jumlah Rapat Kehadiran Persentase (%)
Wayan Alit Antara 17 17 100
Hendry Patria Rosa 17 17 100
Nina Diyanti Anwar 17 17 100
Keputusan rapat diambil melalui musyawarah untuk mencapai mufakat. Semua keputusan dicatat
dalam risalah rapat dan didokumentasikan dengan baik termasuk jika ada perbedaan pendapat yang
terjadi dalam rapat Komite.
Program kerja Komite Pemantau Risiko dan realisasinya selama tahun 2024 meliputi tetapi tidak
terbatas pada:
No. Program Kerja Realisasi
1. Melakukan evaluasi tentang Telah diselenggarakan rapat berkala untuk melakukan
kesesuaian antara kebijakan evaluasi tentang kesesuaian antara kebijakan dan strategi
manajemen risiko dengan manajemen risiko yang dikembangkan oleh manajemen
pelaksanaan kebijakan dengan pelaksanaan kebijakan manajemen risiko serta
manajemen risiko. membahas profil risiko Bank secara triwulanan.
Komite Pemantau Risiko juga melakukan review berkala
terhadap Tingkat Kesehatan Berdasarkan Risiko (RBBR),
menelaah kepatuhan terhadap parameter Risk Appetite
Statements (RAS) yang telah ditetapkan, dan melakukan
review bulanan atas profil risiko khususnya risiko kredit,
risiko operasional, risiko pasar dan risiko likuiditas.
2. Memantau dan mengevaluasi Telah dilaksanakan rapat berkala untuk membahas
pelaksanaan tugas Komite pelaksanaan tugas Komite Manajemen Risiko dan Satuan
Manajemen Risiko dan Satuan Kerja Manajemen Risiko (SKMR). Pemantauan pelaksanaan
Kerja Manajemen Risiko (SKMR). tugas dilakukan melalui evaluasi dan review atas kerangka
kerja manajemen risiko. Selain itu, Komite Pemantau Risiko
melakukan pemantauan melalui rapat dengan SKMR
untuk membahas manajemen risiko terkait permodalan,
indikator-indikator risiko dalam rangka memastikan
kesesuaian dengan risk appetite Bank.
3. Menjalankan pengawasan atas Telah dilaksanakan rapat berkala untuk membahas
tata kelola risiko fraud untuk pelaksanaan tugas Anti Financial Crime Investigation and
Bank. Intelligence (dahulu Integrated Fraud Management),
melakukan evaluasi atas Kerangka Kerja Manajemen
Risiko Fraud, memantau efektivitas penerapan strategi
anti-fraud dan memantau kejadian fraud yang terjadi di
Bank dan tindak lanjutnya.
Penilaian terhadap Komite di Bawah Direksi
Direksi melakukan penilaian tahunan terhadap komite-komitenya, dengan fokus pada area utama
seperti struktur dan komposisi masing-masing komite, efektivitas pelaksanaan tugas dan tanggung
jawab, serta efisiensi rapat komite.
Pada tahun 2024, komite-komite di bawah Direksi telah melaksanakan penilaian mandiri (self-
assessment) untuk mengevaluasi kinerjanya. Seluruh komite telah melaksanakan tugas dan tanggung
jawabnya dengan baik serta memberikan rekomendasi yang mendukung efektivitas pelaksanaan
tugas dan tanggung jawab Direksi.
184 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4
Page 187
B. Komite-komite di bawah Direksi c. Kegiatan Treasuri dan Investasi
1. Komite Eksekutif (EXCO) Menetapkan kebijakan dan pedoman
yang berhubungan untuk semua dealer,
Pedoman Tugas dan Tanggung Jawab pejabat dan komite yang berhubungan,
EXCO yang terlibat dalam kegiatan Treasuri
Pedoman yang mendukung pelaksanaan dan Investasi Bank.
tugas dan tanggung jawab EXCO d. Keputusan Kredit
tercantum dalam Surat Keputusan Direksi Memberikan keputusan kredit sesuai
No. 20/SKDIR/0100 tanggal 16 Desember dengan batas kewenangannya, yang
2020 tentang Komite Eksekutif (EXCO). meliputi semua tipe-tipe eksposur,
Komposisi serta tugas dan tanggung jawab langsung dan/atau kontijensi, seperti
EXCO adalah sebagai berikut: eksposur terhadap counterparty dan
nasabah yang berasal dari pinjaman/
a. Kebijakan Strategis pendanaan, underwriting/sindikasi,
ii. Mengusulkan dan surat berharga, instrumen derivatif,
merekomendasikan tujuan jangka risiko penyelesaian, interbank limit,
menengah dan panjang, arah End Financing (EF) limit mortgages dan
strategis, sasaran dan prioritas produk program lainnya.
Bank kepada Dewan Komisaris. e. Lainnya
iii. Merumuskan dan mengulas i. Mengambil keputusan mengenai
masalah kebijakan dengan bisnis penting bersifat rahasia atau
mempertimbangkan keseluruhan yang membutuhkan keputusan
perencanaan dan pelaksanaan cepat dan/atau seksama, tapi
strategi untuk mencapai tujuan untuk pendelegasian hal ini kepada
jangka menengah dan panjang EXCO membutuhkan perhatian dan
Bank. keputusan Direksi.
ii. Mengambil keputusan mengenai
d. Pengeluaran untuk Pembelian Properti/ masalah bisnis yang bersifat tidak
Pengeluaran Modal Lainnya biasa atau memiliki pengaruh
Menelaah dan memutuskan atau strategis atau signifikan (secara
menyetujui usulan-usulan atau keuangan atau lainnya) pada
permohonan mengenai: Bank.
v. Pembelian atau penjualan Aktiva iii. Melaksanakan fungsi lain yang
Tetap Bank. mungkin, dari waktu ke waktu,
vi. Pembelian atau penjualan didelegasikan oleh Direksi.
Inventaris Bank, termasuk EXCO bertanggung jawab melaporkan
perangkat keras dan lunak kepada Rapat Direksi dan Pejabat
komputer. Eksekutif Senior secara periodik,
vii. Pengadaan barang dan jasa mengenai keputusan besar yang telah
lainnya sesuai ketentuan yang dibuat.
berlaku.
Persetujuan EXCO diberikan sesuai limit
yang berlaku.
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4 185
Page 188
Tata Kelola Perusahaan
Susunan Anggota Komite Eksekutif (EXCO) per tanggal 31 Desember 2024
Ketua merangkap anggota tetap Direktur Utama
Wakil Ketua merangkap anggota tetap Direktur Keuangan dan Layanan Korporasi*
Anggota tetap • Direktur Teknologi dan Operasional*
• Direktur Wholesale Banking atau Consumer Banking**
• Direktur Manajemen Risiko**
• Kepala Kredit Terkait**
Sekretaris • Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan*
• Divisi Penyetuju Kredit Terkait**
* terkait non-kredit
** terkait kredit
Rapat EXCO
Komite EXCO mengadakan pertemuan sewaktu-waktu bila diperlukan tergantung pada volume dan
mendesaknya suatu masalah untuk ditindaklanjuti. Rapat EXCO dapat dihadiri oleh anggota EXCO
secara langsung atau melalui konferensi telepon/video. Kuorum harus mencakup sekurangnya anggota
mayoritas EXCO (>50 persen), termasuk Ketua EXCO atau Ketua Sementara EXCO apabila Ketua Komite
berhalangan.
Kehadiran anggota Komite Eksekutif pada rapat terkait non-kredit yang dilaksanakan selama tahun
2024 adalah sebagai berikut:
Nama Jumlah Rapat Kehadiran Persentase (%)
Hendra Gunawan 4 4 100
Teh Han Yi 4 4 100
Paul Rafiuly 4 4 100
Pengambilan Keputusan
Keputusan rapat EXCO diambil berdasarkan musyawarah mufakat. Bila keputusan tidak dapat dicapai
melalui musyawarah, Ketua Komite atau Ketua Sementara Komite memiliki hak final untuk mengambil
keputusan. Keputusan EXCO juga dapat diambil secara sirkulasi, dengan ketentuan anggota EXCO
diberitahukan secara tertulis tentang usulan yang diajukan. Persetujuan dari anggota EXCO disampaikan
dalam usulan tertulis tersebut. Keputusan yang diambil dengan cara demikian mempunyai kekuatan
yang sama dengan keputusan yang diambil dengan sah dalam Rapat EXCO.
Seluruh hasil keputusan rapat dituangkan dalam suatu risalah rapat yang ditandatangani oleh seluruh
anggota Komite yang hadir dan didokumentasikan secara baik termasuk perbedaan pendapat yang
terjadi dalam rapat Komite.
Program kerja EXCO dan realisasinya selama tahun 2024 meliputi tetapi tidak terbatas pada:
No. Program Kerja Realisasi
1 Merumuskan dan mengulas masalah Anggota EXCO telah mengulas masalah kebijakan
kebijakan dengan mempertimbangkan dengan mempertimbangkan keseluruhan
keseluruhan perencanaan dan perencanaan dan pelaksanaan strategi untuk
pelaksanaan strategi untuk mencapai mencapai tujuan jangka menengah dan panjang
tujuan jangka menengah dan panjang Bank.
Bank.
186 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4
Page 189
No. Program Kerja Realisasi
2 Menelaah dan memutuskan usulan- EXCO memberikan arahan strategik dalam proyek-
usulan atau permohonan mengenai proyek besar seperti rencana properti jangka panjang,
properti dan pengeluaran modal perbaikan tempat kerja, divestasi aset non-operasi,
lainnya sesuai ketentuan yang berlaku. inisiatif keberlanjutan yang terkait dengan bangunan
de-karbonisasi, pengadaan TI dan laporan kemajuan
pada proyek-proyek besar yang sedang berjalan.
3 Memberikan keputusan kredit sesuai EXCO telah memberikan keputusan-keputusan
dengan batas kewenangannya, yang kredit sesuai dengan batas kewenangannya.
meliputi semua tipe-tipe eksposur,
langsung dan/atau kontingensi, seperti
eksposur terhadap counterparty dan
nasabah yang berasal dari pinjaman/
pendanaan, underwriting/sindikasi,
sekuritas (pengganti pinjaman),
instrumen derivatif, risiko penyelesaian,
interbank limit, End Financing limit
mortgages, dan produk program lainnya.
2. Komite Aktiva dan Pasiva (ALCO)
Berdasarkan Surat Keputusan Direksi No. 24/SKDIR/0097 tanggal 17 September 2024, komposisi Komite
Manajemen Aktiva dan Pasiva adalah sebagai berikut:
Susunan Anggota Aktiva dan Pasiva (ALCO) per tanggal 31 Desember 2024
Ketua Direktur Utama
Wakil Ketua Direktur Keuangan dan Layanan Korporasi
Sekretaris Kepala Divisi Market & Balance Sheet Risk Management
Anggota Tetap • Direktur Manajemen Risiko
• Direktur Wholesale Banking
• Direktur Consumer Banking
• Direktur Global Markets
• Kepala Fungsi Kerja Transaction Banking
• Kepala Fungsi Kerja Manajemen Risiko
• Kepala Divisi Central Treasury Unit
• Kepala Divisi Deposit & Wealth Management
Rapat ALCO diadakan sesuai dengan kebutuhan Bank, atau sekurangnya 1 (satu) kali dalam 1 (satu) bulan.
Kehadiran anggota Komite Aktiva dan Pasiva pada rapat yang dilaksanakan selama tahun 2024
adalah sebagai berikut:
Name Jumlah Rapat Kehadiran Persentase (%)
Hendra Gunawan 15 13 87
Teh Han Yi 15 13 87
Henry Santoso 15 14 93
Harapman Kasan 15 14 93
Cristina Teh Tan 14 12 86
Sonny Samuel 15 14 93
W. Kartyono 15 11 73
Stanly Gunawan 15 14 93
Vera Margaret 15 14 93
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4 187
Page 190
Tata Kelola Perusahaan
Tugas dan tanggung jawab dari ALCO c. Pemantauan dan Pelaporan:
adalah: • Memantau dan menyoroti
pelampauan limit dari risk appetite
a. Memberikan persetujuan atas: limits, risk control limits, dan limit
• Kebijakan Manajemen Risiko risiko lainnya terkait risiko pasar,
Pasar, Kebijakan Manajemen risiko suku bunga pada banking
Risiko Suku Bunga pada Banking book dan risiko likuiditas untuk
Book, Kebijakan Manajemen Risiko dieskalasi ke Komite Manajemen
Likuiditas dan Kebijakan Fund Risiko dan Direksi;
Transfer Pricing serta hal yang • Memantau, menilai, dan mengkaji
terkait permodelan/metodologi critical market, profil dan eksposur
dan asumsi-asumsi yang risiko pasar, risiko suku bunga
diterapkan dalam manajemen pada banking book dan risiko
Aktiva & Pasiva. likuiditas, kerentanan, laba/rugi,
• Pendelegasian risk appetite limit, isu-isu material dan transaksi
risk control limit dan limit risiko utama;
lainnya terkait Risiko Pasar, Risiko • Memantau product pricing,
Suku Bunga pada Banking Book earning spread, distribusi dan
dan Risiko Likuiditas; jatuh tempo aktiva/pasiva, risiko
• Ratifikasi pelampauan limit oleh likuiditas, risiko pasar, dan alokasi
bisnis; modal untuk risiko pasar;
• Memberikan limit sementara • Menyediakan forum diskusi dan
kepada bisnis; keputusan terkait semua aspek
• Limit minimal 1 (satu) kali dalam risiko pasar, risiko suku bunga
setahun; pada banking book, dan risiko
• Strategic Pricing, FTP, dan Suku likuiditas;
Bunga Dasar Kredit (SBDK); dan • Memastikan kepatuhan terhadap
• Strategi Funding (Target Balance ketentuan Regulator yang relevan
Sheet Mix, penerbitan surat dengan manajemen risiko pasar,
hutang) dan market risk valuation risiko suku bunga pada banking
adjustment. book dan risiko likuiditas;
• Mengkaji ulang posisi likuiditas
b. Memberikan pengesahan atas: yang ada dan yang mungkin
• Kerangka kerja terkait pengelolaan terjadi serta memantau alternatif
Risiko Neraca (Risiko Suku Bunga sumber pendanaan; dan
pada Banking Book dan Risiko • Memantau dan memastikan
Likuiditas); dan kecukupan likuiditas di saat
• Mengkaji ulang dan kondisi darurat yang tidak dapat
merekomendasikan inisiatif terkait diantisipasi.
Model Internal (apabila sudah
siap) digunakan dalam pelaporan
ke regulator.
188 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4
Page 191
Program Kerja ALCO dan realisasinya selama tahun 2024 meliputi tetapi tidak terbatas pada:
No. Program Kerja Realisasi
1 Mengadakan rapat Selama tahun 2024, ALCO telah mengadakan rapat sebanyak 15
ALCO sekurang- (lima belas) kali. Beberapa proposal yang disetujui oleh ALCO adalah
kurangnya 1 (satu) sebagai berikut:
kali dalam 1 (satu) • Diskusi bulanan mengenai kondisi pasar dan liquidity risk highlight;
bulan, atau mengikuti • Kajian tahunan Kebijakan Manajemen Risiko Likuiditas dan
kebutuhan Bank Kebijakan Manajemen Risiko Suku Bunga Banking Book;
sehubungan dengan • Kajian tahunan Kebijakan Manajemen Risiko Pasar;
adanya perubahan • Limit dan Mandat Manajemen Risiko Pasar 2025;
kondisi ekonomi • Limit dan Mandat Balance Sheet Risk Management 2025;
nasional, kondisi • Kalibrasi Liquidity Premium dan Liquidity Charge; dan
Bank dan profil risiko, • Publikasi Suku Bunga Dasar Kredit bulanan.
terutama risiko pasar
dan risiko likuiditas. ALCO juga telah membahas isu-isu signifikan lainnya terkait risiko
pasar dan likuiditas, diantaranya:
• Latihan krisis likuiditas;
• Transisi IBOR menuju Alternative Reference Rate; dan
• Metodologi perhitungan Suku Bunga Dasar Kredit.
3. Komite Manajemen Risiko
Berdasarkan Surat Keputusan Direksi No. 24/SKDIR/0121 tanggal 15 November 2024, komposisi Komite
Manajemen Risiko (RMC) adalah sebagai berikut:
Susunan Anggota Komite Manajemen Risiko per tanggal 31 Desember 2024
Ketua Direktur Manajemen Risiko
Wakil Ketua Direktur Keuangan & Layanan Korporasi
Sekretaris Kepala Divisi Enterprise Risk Management
Anggota Tetap • Direktur Utama
• Direktur Wholesale Banking
• Direktur Teknologi dan Operasional
• Direktur Kepatuhan, Legal & Sekretaris Perusahaan
• Direktur Global Markets
• Direktur Consumer Banking
• Kepala Fungsi Kerja Audit Intern
• Kepala Fungsi Kerja Human Resources
• Kepala Fungsi Credit Risk Management
• Kepala Fungsi Kerja Legal
• Kepala Divisi CEO Office
• Kepala Fungsi Kerja Channels dan Digitalisation
Rapat RMC diselenggarakan secara berkala, dengan minimum rapat 10 (sepuluh) kali dalam satu tahun.
Kehadiran anggota Komite Manajemen Risiko pada rapat yang dilaksanakan selama tahun 2024
adalah sebagai berikut:
Nama Jumlah Rapat Kehadiran Persentase (%)
Henry Santoso 20 18 90
Teh Han Yi 20 18 90
Hendra Gunawan 20 18 90
Paul Rafiuly 20 19 95
Harapman Kasan 20 17 85
Sonny Samuel 20 16 80
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4 189
Page 192
Tata Kelola Perusahaan
Nama Jumlah Rapat Kehadiran Persentase (%)
Ardhi Wibowo 20 17 85
Cristina Teh Tan 18 14 78
Gevy Q. Wulandari 20 17 85
Yanuar Maulana Yusuf 18 18 100
Imbang Perdana Satryawan 20 18 90
Edisono Limin 20 17 85
Irvan Gunardwi 20 20 100
Tan Fransiska Hendra 13 12 92
Tugas, wewenang dan tanggung jawab h. Menyediakan forum diskusi dan
RMC adalah sebagai berikut: pengambilan keputusan terkait isu-
a. Merekomendasikan atau menyetujui isu, permasalahan, dan perubahan
strategi, model dan metodologi, peraturan yang berdampak pada
kebijakan, kerangka kerja, dan risiko dan permodalan Bank,
pedoman manajemen risiko secara termasuk menetapkan hal-hal yang
Bank-wide. terkait dengan keputusan bisnis
b. Mendukung atau menyetujui rencana yang menyimpang dari kebijakan
penyempurnaan dan pengembangan dan prosedur manajemen risiko,
manajemen risiko Bank berdasarkan diantaranya pengambilan posisi atau
hasil evaluasi pelaksanaan manajemen eksposur risiko yang menyimpang dari
risiko. limit yang telah ditetapkan.
c. Memastikan pelaksanaan manajemen i. Melakukan kaji ulang dan menyetujui
risiko berjalan secara efektif melalui Bank-wide stress test atas skenario,
metodologi pengukuran risiko yang asumsi, metodologi, hasil, dan tindak
tepat. lanjut mitigasi risiko yang akan
d. Merekomendasikan dan/atau dilakukan, serta rencana kontinjensi
menyetujui Risk Appetite dan batasan apabila diperlukan.
risiko yang ditoleransi, serta memantau j. Mengembangkan budaya sadar risiko
dan mengelola portofolio risiko Bank dan menumbuhkan komitmen dalam
agar berada dalam batasan tingkat mengelola risiko secara Bank-wide,
risiko yang telah ditentukan. termasuk di dalamnya penegakkan
e. Pengawasan dan peninjauan Budaya manajemen konsekuensi dengan
Risiko dan Risiko Perilaku, diantaranya adanya penilaian kinerja dan sanksi,
melalui peninjauan Risk Culture apabila diperlukan.
Dashboard, yang memaparkan metrik k. Memantau dan mengevaluasi laporan
untuk mengawasi Budaya Risiko dan investigasi fraud, termasuk tindak
Perilaku. lanjutnya.
f. Melakukan evaluasi dan menyetujui l. Mengkaji dan memutuskan
hasil penilaian sendiri atas tingkat permasalahan yang belum disepakati
kesehatan Bank dengan pendekatan dalam proses kaji produk dan aktivitas
berbasis risiko (Risk Based Bank baru yang dieskalasi melalui Divisi
Rating), termasuk penilaian sendiri Operational Risk Management oleh
atas peringkat profil risiko Bank. pihak-pihak yang melakukan analisa
g. Menilai dan mengevaluasi kecukupan atas produk dan aktivitas baru.
modal internal Bank, untuk memastikan
Bank memiliki kecukupan modal
berdasarkan profil risiko yang dimiliki.
190 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4
Page 193
m. Mengkaji dan menyetujui aktivitas alih daya baru, pengajuan jenis Bank-wide insurance baru, dan
perpanjangan tahunan Bank-wide insurance.
n. Mengkaji dan menyetujui Product Programme baru serta peninjauan secara berkala.
Program Kerja RMC dan realisasinya selama tahun 2024 meliputi tetapi tidak terbatas pada:
No. Program Kerja Realisasi
1. Rapat RMC diselenggarakan Selama tahun 2024, RMC telah diadakan sebanyak 20 (dua
secara berkala, dengan puluh) kali, yakni 14 (empat belas) rapat reguler dan 6 (enam)
minimum rapat sebanyak rapat ad-hoc.
10 (sepuluh) kali dalam satu
tahun.
. Cakupan atau topik yang • Profil Risiko Bank dibahas dan disetujui setiap triwulan dan
dibahas dalam rapat setiap semester untuk Peringkat Kesehatan Bank.
RMC termasuk tetapi tidak • Selama tahun 2024, beberapa kerangka kerja, kebijakan, dan
terbatas pada: prosedur yang telah direkomendasikan dan disetujui melalui
a. Risk Appetite; RMC adalah Kerangka Kerja Risk Appetite & Statement UOBI,
b. Tingkat Kesehatan Bank; Risk Appetite Unit Bisnis, Kerangka Kerja dan Kebijakan
c. Risk Appetite; Manajemen Risiko Teknologi, Kebijakan Pelindungan Data
d. Penilaian kecukupan Pribadi, Kerangka Kerja dan Kebijakan Manajemen Risiko
modal berdasarkan profil Operasional, Kebijakan Manajemen Keamanan TI dan
risiko yang dimiliki; Ketahanan Siber, Kebijakan Manajemen Asuransi, Kebijakan
e. Stress Test; Anti-Fraud, Kerangka Kerja Manajemen Risiko Fraud, Pedoman
f. Kebijakan, pedoman dan Risk Based KPI, Kerangka Kerja Recovery Plan dan Resolution
prosedur; Plan, Kerangka Kerja Manajemen Permodalan, Prosedur
g. Kerugian Operasional, Key Manajemen Kejadian Kebocoran Data, Kebijakan Operasional
Operational Risk Indicators Bank, Kebijakan Produk Program, Kebijakan Business Continuity
(KORI) serta potensi Management, Kebijakan Staff Trading in Securities, Kerangka
atau kejadian atas Risiko Kerja dan Kebijakan Data Governance, Kerangka Kerja
Operasional yang dinilai Manajemen Risiko Lingkungan, Kebijakan Manajemen Risiko
signifikan terhadap profil Reputasi, Kebijakan Sosial Media, Kebijakan Stress Testing,
risiko Bank; Kebijakan Tata Kelola Risiko Model, Kebijakan Manajemen
h. Masalah-masalah terkait Risiko Konsentrasi Kredit, Kebijakan Manajemen Risiko Kredit,
fraud; Kebijakan Kredit Umum untuk Corporate Banking, Commercial
i. M a s a l a h - m a s a l a h Banking, Business Banking, Bank (termasuk Institusi Keuangan
yang bersifat signifikan Non-Bank) dan Sovereign serta Kebijakan Asuransi Jaminan
terhadap posisi Bank; dan Kredit dan kebijakan terkait risiko kredit lainnya.
j. Hal-hal lainnya, termasuk • RMC juga telah mengkaji dan menyetujui beberapa Product
pembahasan mengenai Programme (PP), antara lain: Interest Rate Caps and Floors,
risiko utama Bank yang Risk Participation, FX Bundle Umbrella, Cross Border and
belum tercakup dalam MultiBanks Sweep, Retail Corporate Bonds, Bond Option,
Komite lainnya seperti FX Vanilla Option, FX Barrier Option, FX Structured Deposit,
Risiko Stratejik, Kepatuhan, Foreign Government Bond.
Hukum dan Reputasi. • Update terkait isu-isu signifikan terhadap eksposur risiko
Bank, seperti risiko Operasional dan Teknologi yang signifikan
dibahas setiap bulan di RMC.
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4 191
Page 194
Tata Kelola Perusahaan
4. Komite Anti-Money Laundering
Berdasarkan Surat Keputusan Direksi 24/SKDIR/0107 tanggal 17 Oktober 2024 perihal Komite Anti-
Money Laundering (AMLC), komposisi Komite adalah sebagai berikut:
Susunan Anggota Komite Anti-Money Laundering per tanggal 31 Desember 2024
Ketua (Merangkap Anggota) Direktur Kepatuhan, Legal & Corporate Secretary
Wakil Ketua Direktur Risk Management
Anggota • Direktur Wholesale Banking
• Direktur Consumer Banking
• Direktur Technology and Operations
• Kepala Fungsi Kerja Channels & Digitalisation
• Kepala Fungsi Kerja Wholesale Banking Business
• Kepala Fungsi Kerja Consumer Banking Branch Governance &
MDO Support
• Kepala Fungsi Kerja AML/CFT & Sanctions, Anti Bribery &
Corruption & Anti-Tax Evasion Head
Rapat AMLC diselenggarakan setiap dua bulan sekali dan dapat lebih sering apabila dibutuhkan
suatu keputusan sesuai dengan tugas, wewenang dan tanggung jawab yang telah ditetapkan. Dalam
hal ini, sekretaris AMLC akan menyusun undangan rapat/meminta persetujuan secara sirkuler.
Kehadiran anggota Komite Anti-Money Laundering pada rapat yang dilaksanakan selama tahun 2024
adalah sebagai berikut:
Name Jumlah Rapat Kehadiran Persentase (%)
Ardhi Wibowo 9 9 100
Henry Santoso 9 9 100
Harapman Kasan 9 8 89
Cristina Teh Tan 9 8 89
Paul Rafiuly 9 9 100
Edisono Limin 9 8 89
Ferdy Djojo 9 7 78
Jessy Catharina Sigar 9 8 89
Febian Satria Nugraha 9 8 89
Untuk permasalahan AML/Sanctions yang genting dan membutuhkan perhatian khusus, maka rapat
dapat dilakukan secara ad-hoc. Apabila rapat tidak dapat diadakan, maka permasalahan atau
informasi tersebut diedarkan kepada setiap anggota AMLC melalui email atau teleconference.
Tugas, wewenang dan tanggung jawab AMLC adalah:
a. Menyetujui dan mendukung metrik AML Business Management Tolerance Bank dan mengawasi
profil risiko Bank terhadap Business Management Tolerance Bank (termasuk pengawasan atas
rencana return-to-appetite).
b. Menyetujui kerangka kerja dan kebijakan risiko dan kontrol atas APU/PPT/PPPSPM/Sanctions Bank.
c. Memantau risiko APU/PPT/ PPPSPM/Sanctions yang material dan baru serta mengawasi rencana
tindak lanjutnya.
d. Mengawasi inisiatif strategis terkait APU/PPT/PPPSPM/Sanctions.
e. Pengawasan atas pemenuhan komitmen ke regulator terkait APU/PPT/PPPSPM/Sanctions yang
material bagi Bank dan kecukupan tanggapannya.
f. Melakukan pengawasan atas isu-isu APU/PPT/PPPSPM/Sanctions yang material, baik dari internal
maupun eksternal, termasuk kesiapan keberlangsungan bisnis dan menerima notifikasi atas
192 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4
Page 195
persetujuan deviasi dari kebijakan dan yang dilarang (shell companies, Vice-
prosedur. Related Business, dan Customer with
g. Mengawasi efektivitas implementasi material Anti-Money Laundering,
APU/PPT/PPPSPM/Sanctions, dan Combating the Financing of Terrorism
kondisi kerangka kontrol APU/PPT/ & Countering Proliferation Financing
PPPSPM/Sanctions secara keseluruhan (AML CFT CPF) and Sanctions concern)
termasuk hasil pengkajian dan audit. serta Draft prosedur sanctions;
h. Mengawasi hasil dan rencana tindak 7. Kebijakan APU, PPT, PPPSMPM dan
lanjut dari penilaian risiko APU/PPT/ Sanksi terkait penambahan pengaturan
PPPSPM/Sanctions Bank. Konglomerasi Keuangan; Ongoing
i. Mengambil keputusan atas kasus Review (OGR)/Ongoing Due Diligence
nasabah yang dieskalasi sesuai (ODD) Overdue;
dengan kebijakan/prosedur. 8. Pembahasan terkait status dan hasil
j. Melakukan pengawasan atas BU AMLF dari Compliance Assurance Review
dan CAMLF. Plan;
9. Pembahasan terkait UOB Indonesia
Selama tahun 2024, AMLC mengadakan Transaction Monitoring (“TM”) Uplift
rapat sebanyak 9 (sembilan) kali. Dalam Project – Three Tier Structure;
rapat AMLC ini dilaporkan pelaksanaan 10. Laporan terkait AML/CFT/Sanctions
program APU/PPT mencakup antara lain Metrics antara lain defisiensi kualitas
yaitu: assurance rate (tingkat defisiensi
1. Permintaan perpanjangan waktu onboarding), name screening overdue
atas penyelesaian veracity check dan post Suspicious Transaction Report
yang disebabkan karena memerlukan (STR) review;
perpanjangan waktu untuk menemukan 11. Transaksi Cash Pick-up and Delivery
dokumentasi yang tepat terkait close- Services (CPUD) yang tidak dilaporkan
and-conver dan tingkat mismatch yang sebagai Cash Transaction Report (CTR)
tinggi; Inconclusive Veracity and Risk ke PPATK;
Mitigation; 12. Update proyek (Actimize Upgrade);
2. Pembahasan terkait mempertahankan 13. Rencana tindakan pasca audit internal
hubungan dengan nasabah existing – Financial Institution Group (FIG) &
yang memiliki bisnis sebagai remittance AFC Ops, termasuk nasabah Non-Bank
agent dan persyaratan tambahan Financial Institution (NBFI), STR dan
nasabah Existing to Bank (ETB) Surat Izin Usaha;
remmitance agent; 14. Perubahan sekretariat AMLC/AMLF;
3. Penyampaian hasil identifikasi 15. Penyamaran data untuk semua laporan
mengenai sumber data SAS dan SQL atau penyampaian data/informasi ke
untuk data analytics; PPATK dan format data dalam bentuk
4. Hasil kajian terkait high-risk payment XML;
corridor geographical location dan 16. Pembaharuan Term of References
hasil asesmen atas pembayaran kartu (TOR) Forum Wholesale Banking Anti
kredit dengan metode tunai; Financial Crime Forum (TOR WB AFC
5. Penyampaian dan permintaan Forum) and Anti Money Laundering
persetujuan mengenai peningkatan Control Self-Assessment (AML CSA)
Alert transaction monitoring post-Post 2024;
Operation Day 1 dan rencana tindakan 17. Deklasifikasi APEX – Politically Exposed
(penyesuaian parameter, Robotic Person (PEP);
Process Automation (RPA) auto- 18. Analisis Data tentang Risiko Pencucian
close dan penambahan headcount) Uang yang Muncul;
untuk mengelola lonjakan alert dan 19. Pemegang Kartu Kredit tambahan
menghindari keterlambatan dalam dengan kewarganegaraan Syria
pemeriksaan aktivitas mencurigakan; 20. Penghapusan Fircosoft Message
6. Penyampaian perubahan atas Filtering (FMF) Whitelist;
kebijakan dan prosedur terkait 21. Pembaruan rencana Kebijakan dan
penambahan rekening dan hubungan Prosedur tahun 2025.
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4 193
Page 196
Tata Kelola Perusahaan
5. Komite Manajemen Kontinuitas Bisnis
Berdasarkan Surat Keputusan Direksi No. 24/SKDIR/0077 tanggal 1 Juli 2024, komposisi Komite
Manajemen Kontinuitas Bisnis (BCMC) adalah sebagai berikut:
Susunan Anggota Komite Manajemen Kontinuitas Bisnis per tanggal 31 Desember 2024
Ketua (Direktur Pemulihan) Direktur Teknologi dan Operasional
Wakil Ketua (Alternatif Direktur Direktur Keuangan dan Layanan Korporasi
Pemulihan)
Sekretaris Business Continuity Management - T&O Risk Governance and
Assurance
Anggota Tetap • Direktur Kepatuhan, Legal & Corporate Secretary
• Direktur Global Markets
• Kepala Fungsi Kerja Human Resources
• Kepala Divisi Manajemen Risiko Operasional
• Kepala Fungsi Kerja Strategic Communications and Brand
• Kepala Fungsi Kerja CEO Office
• Kepala Fungsi WB, Markets and Enterprise T&O
• Kepala Fungsi Kerja Channels & Digitalisation
• Kepala Divisi Corporate Real Estate Services
• Kepala Fungsi Kerja Retail-Banking and Channel T&O
• Kepala Divisi Wholesale Operations
• Kepala Divisi Consumer Banking Business Risk & Control
Management
• Kepala Divisi Credit Administration & Control
• Kepala Fungsi Kerja Customer Advocacy
Rapat Komite BCM diselenggarakan minimal 2 (dua) kali dalam setahun.
Kehadiran anggota Komite Manajemen Kontinuitas Bisnis pada rapat yang dilaksanakan selama tahun
2024 adalah sebagai berikut:
Nama Jumlah Rapat Kehadiran Persentase (%)
Paul Rafiuly 3 3 100
Teh Han Yi 3 3 100
Sonny Samuel 3 3 100
Ardhi Wibowo 3 3 100
Gevy Q Wulandari 3 3 100
Edisono Limin 3 3 100
Maya Rizano 3 3 100
Amelia Ragamulu 3 3 100
Indra Gunawan 3 3 100
Tan Fransiska Hendra 3 3 100
Monique Sagita 3 3 100
Ali Budiman 3 3 100
Alexander Husin 3 3 100
Brahmantya Paramajati 3 3 100
Jessy Catharina Sigar 3 3 100
Stella Damayanti 3 3 100
194 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4
Page 197
Tugas dan tanggung jawab Komite BCM f. Memastikan adanya tata kelola yang
meliputi hal-hal sebagai berikut: tepat di UOBI untuk mengevaluai risiko,
a. Memastikan BCM Bank efektif dan mengidentifikasi inisiatif mitigasi dan
komprehensif. menjalankan kelangsungan bisnis/ IT
b. Memastikan potensi gangguan Disaster Recovery Plan.
kelangsungan bisnis telah dikelola g. Mengesahkan pengecualian/deviasi
untuk memenuhi kebutuhan dan dari BCM Policy sebelum mendapat
kewajiban bisnis Bank. persetujuan dari RMC.
c. Mengkaji BCM attestation tahunan di h. Menyetujui daftar fungsi bisnis kritikal
Bank. di Bank.
d. Menyetujui Buku Pedoman BCM Task i. Menyetujui daftar system kritikal di
Force (BCMTF) Crisis Management di Bank.
Bank (termasuk triggers crisis untuk j. Menyetujui Business continuity risk
pengaktifan BCM Task Force), dan assessment di Bank.
menetapkan otoritas pengambilan k. Mengkaji laporan berkala terkait status
keputusan yang jelas jika terjadi krisis. dari program BCM di Bank.
e. Menyediakan arahan untuk resolusi
terkait isu BCM di UOBI
Program Kerja Komite BCM dan realisasinya selama tahun 2024 meliputi tetapi tidak terbatas pada:
No. Program Kerja Realisasi
1 Memastikan BCM Bank efektif dan Pembaruan visibilitas dan status program BCM
komprehensif. dilaporkan kepada Komite BCM dua kali setahun
dan pelaksanaan Komite BCM tambahan (Adhoc)
yang dilakukan pada tahun 2024.
2 Memastikan potensi gangguan Business Continuity Risk Assessment telah dikaji
kelangsungan bisnis telah dikelola untuk setiap tahunnya dan dilaporkan kepada Komite
memenuhi kebutuhan dan kewajiban BCM.
bisnis Bank.
3 Mengkaji BCM attestation tahunan di Komite BCM telah mengkaji dan menyetujui
Bank. BCM Attestation Tahun 2024 di internal bank,
memastikan bahwa prinsip tata kelola dan
strategi BCM terpenuhi dalam 7 prinsip, yang
terdiri dari:
Prinsip pertama – Tanggung jawab Direksi dan
Pejabat Eksekutif Senior terhadap Manajemen
Kontinuitas Bisnis di Bank.
Prinisp kedua – Menyematkan BCM kedalam
operasional BAU
Prinsip ketiga - Bank harus melakukan pengujian
BCP secara berkala, lengkap dan bermakna
Prinsip keempat - Bank harus mengembangkan
strategi pemulihan dan menetapkan Tujuan
Waktu Pemulihan (RTO)
Prinisp kelima - mitigasi risiko saling
ketergantungan fungsi-fungsi kritis
Prinsip keenam - Bank harus merencanakan
gangguan di wilayah yang luas
Prinsip ketujuh - Bank harus menerapkan
kebijakan pemisahan untuk mengurangi risiko
konsentrasi
4 Menyetujui Buku Pedoman BCM Task Kerangka Acuan Komite BCM, anggota BCM
Force (BCMTF) Crisis Management di Task Force, dan Buku Pedoman (Playbook) telah
Bank (termasuk triggers crisis untuk ditinjau dan disetujui pada Komite BCM ke-1
pengaktifan BCM Task Force), dan pada tanggal 25 Juni 2024.
menetapkan otoritas pengambilan
keputusan yang jelas jika terjadi krisis.
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4 195
Page 198
Tata Kelola Perusahaan
No. Program Kerja Realisasi
5 Menyediakan arahan untuk resolusi Program BCM diperbarui secara berkala kepada
terkait isu BCM di UOBI Komite BCM.
6 Memastikan adanya tata kelola yang Komite BCM telah menyetujui laporan rutin
tepat di UOBI untuk mengevaluai risiko, mengenai kegiatan program BCM, termasuk
mengidentifikasi inisiatif mitigasi dan ruang lingkup dan hasil latihan pemulihan
menjalankan kelangsungan bisnis/ IT bencana.
Disaster Recovery Plan.
7 Mengesahkan pengecualian/deviasi Komite BCM akan memberikan dukungan jika
dari BCM Policy sebelum mendapat terjadi penyimpangan terhadap Kebijakan BCM.
persetujuan dari RMC.
8 Menyetujui daftar fungsi bisnis kritikal di Komite BCM telah menyetujui pembaruan daftar
Bank. fungsi bisnis kritikal untuk tahun 2024.
9 Menyetujui daftar system kritikal di Bank. Komite BCM telah menyetujui daftar terbaru
sistem dan aplikasi kritikal untuk tahun 2024.
10 Menyetujui Business continuity risk Komite BCM menyetujui business continuity risk
assessment di Bank. assessment untuk tahun 2024.
11 Mengkaji laporan berkala terkait status Komite BCM telah mengkaji dan menyetujui
dari program BCM di Bank. Program BCM Tahun 2024 di internal bank,
memastikan bahwa prinsip tata kelola dan
strategi BCM terpenuhi dalam 7 prinsip.
6. Komite Manajemen Risiko Operasional
Berdasarkan keputusan direksi No. 24/SKDIR/0047 tanggal 24 April 2024 perihal Komite Manajemen
Risiko Operasional, komposisi Komite Manajemen Risiko Operasional (ORMC) adalah sebagai berikut:
Susunan Anggota Komite Manajemen Risko Operasional per tanggal 31 Desember 2024
Ketua (Direktur Pemulihan) Direktur Manajemen Risiko
Wakil Ketua (Alternatif Direktur Direktur Teknologi dan Operasional
Pemulihan
Sekretaris Kepala Manajemen Risiko Operasional
Anggota Tetap • Direktur Kepatuhan, Legal & Sekretaris Perusahaan
• Kepala Divisi Consumer Banking Business Risk & Control
Management (BRCM)
• Kepala Divisi Wholesale Banking Business Management
• Kepala Divisi Global Markets Business Management
• Kepala Divisi Channels Risk & Assurance
• Kepala Divisi T&O Risk Governance & Assurance
• Kepala Divisi Integrated Fraud Management
• Kepala Divisi Human Resource Services Delivery
Rapat ORMC diselenggarakan secara berkala, setiap satu bulan sekali dan/atau jika terdapat hal-hal
yang mendesak untuk ditindaklanjuti.
196 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4
Page 199
Kehadiran anggota komite Manajemen Risiko Operasional pada rapat yang dilaksanakan selama
tahun 2024 sebagai berikut:
Name Jumlah Rapat Kehadiran Persentase (%)
Henry Santoso 8 8 100
Paul Rafiuly 8 8 100
Ardhi Wibowo 8 6 75
Jessy Catharina Sigar 8 6 75
Ferdy Djojo 8 6 75
Gerry Hasang 8 6 75
Elly Sandora 8 7 88
Handi Mulia 8 7 88
Henry Kusumajaya Budiman 8 8 100
Lily Johan 8 7 88
Tugas, Wewenang dan Tanggung Jawab e. Mengkaji dan mendukung rencana
dari Komite Manajemen Risiko Operasional perbaikan dan peningkatan manajemen
(ORMC) adalah sebagai berikut: risiko operasional Bank berdasarkan
a. Membantu RMC dan Manajemen hasil evaluasi pelaksanaan manajemen
Senior dalam menjaga efektivitas risiko operasional.
pengawasan dan tata kelola f. Mengkaji dashboard profil risiko
manajemen risiko operasional. operasional unit bisnis/pendukung
b. Mengkaji dan merekomendasikan (misalnya kerugian risiko operasional,
risk appetite statements terkait risiko penilaian/indikator risiko, insiden
operasional dan batasan risiko yang atau isu) dan mengawasi kecukupan
ditoleransi terhadap risiko-risiko utama pengelolaan risiko operasional yang
yang berada dalam lingkupnya dan bersifat signifikan/material.
melakukan pengawasan terhadap g. Mengkaji dan memutuskan atribusi
operasionalisasinya. kerugian operasional ≥ Rp 300 juta
c. Melaporkan/mengeskalasikan kepada yang tidak memenuhi kriteria yang
RMC mengenai permasalahan/hal-hal telah ditentukan dalam Prosedur dan
signifikan terkait risiko operasional Pedoman Pelaporan Insiden UOBI
dan risiko reputasi termasuk atau di antara Unit Bisnis/Pendukung
persetujuan pengecualian dan/atau (BSU) yang terkena dampak jika lebih
penyimpangan, atau jika terdapat dari satu BSU terlibat, jika diperlukan.
perubahan peraturan yang berdampak Kerugian operasional ini terjadi dan
pada permodalan dan risk appetite dilaporkan oleh BSU melalui program
operasional. Pelaporan Insiden.
d. Mengkaji dan merekomendasikan h. Melakukan pengawasan terhadap
Business Unit/Support Unit atas hal-hal tata kelola dan risiko pihak ketiga
umum seperti (namun tidak terbatas dan alih daya, termasuk mengkaji dan
pada) risiko operasional yang muncul, mendukung pengaturan alih daya
perubahan peraturan, pihak ketiga, pihak ketiga baru.
alih daya, dan program produk.
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4 197
Page 200
Tata Kelola Perusahaan
Program kerja ORMC dan realisasinya selama tahun 2024 meliputi namun tidak terbatas pada:
No. Program Kerja Realisasi
1 Rapat ORMC diselenggarakan secara Selama tahun 2024, ORMC telah diadakan
berkala, setiap satu bulan sekali dan/atau 8 (delapan) kali rapat, dengan rapat komite
jika terdapat hal-hal risiko oprerasional yang pembukaan pertama dilakukan pada bulan
mendesak untuk ditindaklanjuti Mei 2024.
2 Topik yang dibahas dalam rapat ORMC • Update bulanan Manajemen Risiko
antara lain, namun tidak terbatas pada, Operasional dan Manajemen Risiko
update isu risiko operasional yang signifikan Teknologi.
seperti Hukum, Kepatuhan, Fraud, dan • Update triwulanan Manajemen Risiko Fraud
Information Security yang dibahas secara • Update triwulanan Litigasi
berkala setiap triwulan, juga terkait risiko • Update triwulanan Kepatuhan & AML
Operasional dan Teknologi yang dibahas • Update triwulanan IT Security
setiap bulan.
3 ORMC melaporkan/ mengeskalasikan Insiden signifikan (dengan peringkat Major
kepada RMC mengenai permasalahan/ hal- dan di atasnya) dan isu/ permasalahan risiko
hal yang signifikan operasional lainnya dieskalasi dan dilaporkan
ke RMC
7. Komite Kebijakan Kredit
Berdasarkan Surat Keputusan Direksi No. 24/SKDIR/0021 tanggal 23 Februari 2024, komposisi Komite
Kebijakan Kredit (CPC) adalah sebagai berikut:
Susunan Anggota Komite Kebijakan Kredit per tanggal 31 Desember 2024
Ketua Direktur Manajemen Risiko
Wakil Ketua Direktur Kepatuhan, Legal & Corporate Secretary
Sekretaris Manajemen Risiko Kredit
Anggota Tetap • Direktur Wholesale Banking
• Direktur Consumer Banking atau Kepala Consumer Banking
• Direktur Teknologi dan Operasional
• Kepala Fungsi Kerja Audit Intern
• Kepala Fungsi Kerja Kredit Ritel
• Kepala Fungsi Kerja Kredit Korporasi
• Kepala Fungsi Kerja Kredit Komersial & Lembaga Keuangan 1
• Kepala Fungsi Kerja Kredit Komersial & Lembaga Keuangan 2
• Kepala Divisi Manajemen Risiko Kredit
Rapat CPC diselenggarakan berdasarkan kebutuhan Bank.
Kehadiran anggota Komite Kebijakan Kredit pada rapat yang dilaksanakan selama tahun 2024 adalah
sebagai berikut:
Nama Jumlah Rapat Kehadiran Persentase (%)
Henry Santoso 22 22 100
Ardhi Wibowo 22 18 82
Harapman Kasan 22 18 82
Cristina Teh Tan* 20 15 75
Paul Rafiuly 21 21 100
Imbang Perdana Satryawan 21 18 86
198 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4
Page 201
Nama Jumlah Rapat Kehadiran Persentase (%)
Ratnasari Kartawiria 22 20 91
Siswo Soebianto Iksan 22 20 91
FX Yanto Edy Umar 22 21 95
Rudy Widjaja 22 20 91
Yanuar Maulana Yusuf* 20 18 90
* Anggota CPC sejak Februari 2024
Tugas dan tanggung jawab CPC meliputi kepada pihak-pihak yang terkait
hal-hal sebagai berikut: dengan Bank dan obligor dengan
Tugas ekposur besar.
a. Memberikan masukan dan persetujuan k. Memantau dan mengevaluasi
terhadap Kebijakan Kredit yang akan kebenaran pelaksanaan ketentuan
disetujui dan diberlakukan oleh Direksi. Batas Maksimum Pemberian Kredit
b. Mengawasi agar Kebijakan Kredit Bank (BMPK).
dapat diterapkan dan dilaksanakan l. Memantau dan mengevaluasi
dengan sebaik-baiknya. penyelesaian kredit bermasalah
c. Merumuskan pemecahan apabila sesuai dengan yang ditetapkan dalam
terdapat hambatan/kendala dalam Kebijakan Kredit Bank.
penerapan Kebijakan Kredit Bank. m. Memantau dan mengevaluasi upaya
d. Melakukan kajian berkala terhadap Bank dalam memenuhi kecukupan
Kebijakan Kredit Bank dan memberikan jumlah penyisihan penghapusan kredit.
saran kepada Direksi apabila diperlukan n. Memantau dan mengevaluasi
perubahan atau perbaikannya. kecukupan infrastruktur perkreditan
e. Memantau dan mengevaluasi yang dimiliki oleh Bank.
perkembangan dan kualitas portofolio o. Menyetujui, memantau dan
kredit secara keseluruhan (termasuk mengevaluasi penerapan dan
distribusi peringkat rating, migrasi dan pelaksanaan parameter risiko kredit,
pelaporan eksposur). model dan scorecard Internal Rating
f. Memantau dan mengevaluasi Based (IRB).
ketaatan terhadap Kebijakan Kredit,
ketentuan perundang-undangan dan Tanggung jawab
peraturan lainnya dalam pelaksanaan a. Menyampaikan laporan tertulis secara
penyediaan dana. berkala (minimum setahun sekali)
g. Memantau dan mengevaluasi kepada Direksi dengan tembusan
efektivitas struktur pengelolaan risiko kepada Komisaris, mengenai:
kredit. • Hasil pengawasan atas penerapan
h. Memantau dan mengevaluasi dan pelaksanaan Kebijakan Kredit;
kebenaran pelaksanaan kewenangan dan
memutuskan penyediaan dana. • Hasil pemantauan dan evaluasi
i. Memberikan masukan kepada Direksi mengenai hal-hal yang dimaksud
dalam rangka penetapan batas dalam tugas-tugas CPC.
wewenang pemberian penyediaan b. Memberikan saran langkah-langkah
dana. perbaikan kepada Direksi dengan
j. Memantau dan mengevaluasi tembusan kepada Dewan Komisaris
kebenaran proses pemberian, mengenai hal-hal yang terkait dengan
perkembangan dan kualitas tanggung jawab CPC bagian (a) di
penyediaan dana yang diberikan atas.
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4 199
Page 202
Tata Kelola Perusahaan
Program Kerja CPC dan realisasinya selama tahun 2024 meliputi tetapi tidak terbatas pada:
No. Program Kerja Realisasi
1. Melakukan CPC mengadakan pertemuan sejumlah 22 (dua puluh dua) kali sepanjang
pemantauan tahun 2024.
dan evaluasi
perkembangan Selama tahun 2024, CPC juga telah meninjau dan mengesahkan/menyetujui
kualitas portofolio antara lain:
kredit, stress- • Revised Treatment of Stale Financials for LC and SME Models, Real
test dan hal- Estate & Hospitality Stress Test, UOBI Steel Portfolio Review 2024, UOBI
hal signifikan Second Order China Portfolio Review 2023, UOBI IPRE Model Review
lain yang 2023 & Model Review 2024, Oil & Gas Stress Test, PFS Credit Quality
terkait dengan Review, CMB CBK Quarterly Portfolio Update, EF Monitoring Review
perkreditan. FY 2023, update BB Credit Transformation, IA Special Review of NPL
Accountability Report, NPL Block Review Unsecured Credit, Block P
Transaction monitoring update, CBK CMB Credit Portfolio Dashboard,
Group Wide Stress Test and IWST 2024, Covid 19 & Restructure Portfolio
Stress Test/Scenario Analysis and IWST Climate Stress Test.
CPC secara berkala memantau:
• Portofolio kredit Bank. Pertumbuhan kredit Bank dipantau untuk setiap
segmen bisnis, yaitu Corporate Banking, Commercial Banking, Financial
Institutions, Business Banking, Housing Loan and Secured Lending
(HLS), dan Unsecured Business.
• Limit konsentrasi baik regulasi maupun internal cap seperti konsentrasi
pinjaman valuta asing, BMPK, dan provisi yang dilakukan oleh Bank
melalui update Credit Risk Highlight. Tindakan ini telah mendukung CPC
dalam memberikan arah yang tepat terhadap portofolio kredit Bank.
• Peninjauan/pemantauan peminjam dengan eksposur besar.
• Pemenuhan covenant Wholesale Banking yaitu pemantauan Breach
Letters, update TBO, dan lain-lain termasuk perbaikan proses bisnis
terkait.
200 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4
Page 203
No. Program Kerja Realisasi
2. Melakukan Selama tahun 2024, Komite Kebijakan Kredit telah mengkaji, mengesahkan/
pengkajian menyetujui, dan memberikan rekomendasi mengenai kebijakan kredit/
dan pemberian program produk baru maupun revisi, termasuk:
rekomendasi • Umbrella policy Bank dalam hal perkreditan & kerangka manajemen
terhadap risiko kredit yang tertuang dalam Kebijakan Manajemen Risiko Kredit.
kebijakan • Kebijakan Inti Perkreditan yang mengatur tentang prinsip-prinsip
kredit dan juga umum, proses dan persyaratan pengendalian minimum perkreditan
penerapan yang berlaku untuk segmen bisnis tertentu seperti Kebijakan Umum
batas wewenang Perkreditan untuk Korporasi dan Lembaga Keuangan dan juga
pemberian Kebijakan & Standar Proses Kredit Konsumsi untuk segmen Retail.
persetujuan • Kebijakan perkreditan khusus yang diturunkan dari kebijakan kredit
penyediaan dana. inti yang memberikan arahan lebih terperinci untuk dilaksanakan
sesuai segmen usaha terkait, antara lain: BB Revamped BizSol Trade
Test Program, BB Revamp Limit BizSol FSCM Program, BB BizSol
Takeover Program, EF Limit Proposal Developer, Policy Harmonization
on Permanent Limit Increase CP Cross-Sell, CC Past Due Transactions
Allowing Transactions for Block P (X Days), BB BizSolution FSCM
Distributor Financing Program, Avatec Rescore Gen3, Fast-Track FSCM,
New CC Application Scorecards, New CC Application Scorecards, Pay
Anything, formalization SBLC for LLL Guideline, Indonesia Taxonomy
for Sustainable Finance CRM and update of Responsible Financing
Checklist, WB’s Sustainable Finance Frameworks & Processes, Country
Risk Standard & Process, Unadvised Securities Financing Transaction
(SFT) Framework for Repo and Securities Buy/Sell Trading with Select
Banks in Relation to UOBI’s Primary Dealer Role, CC New A Score Cut off
Strategy, BB Country Lending Program (CLP) Renewal, GM Unadvised
Securities Financing Transaction (SFT) Limits for Buy/Sell of Fixed Income
Securities with Non Corporate Counterparties Framework, TMRW Credit
Card A-Score Model Review, PRD Renewal & Portfolio Review UOBI/ PFS
Cards and CashPlus, Adhoc Review PRD Early Payment Discounting,
General Insurance Partner, PLM Framework, Credit Concentration Risk
Management Policy, Credit Insurance Collateral Policy, Project Avatec.ai
update Wind Down, AVATEC Decommission Policy Update, 2023 UOBI
BB Credit Underwriting Engine (CUE) Model & Bscore Model Review and
CPG Oversight dan Retail Risk Appetite (RRA) Monitoring.
• Mengevaluasi dan menyetujui pengkinian Batas Wewenang Pemberian
Persetujuan Pemberian Dana kepada penyetuju kredit.
• Mengevaluasi dan melakukan pengkinian Terms of Reference terkait
CPC, CMWG, EXCO dan CC serta tinjauan kehadiran CPC dan CMWG.
8. Komite Sumber Daya Manusia
Berdasarkan Surat Keputusan Direksi No. 24/SKDIR/0079 tanggal 8 Juli 2024 perihal Komite Sumber
Daya Manusia (Komite SDM) Kantor Pusat, Komposisi Komite SDM adalah sebagai berikut:
Susunan Anggota Komite Sumber Daya Manusia per tanggal 31 Desember 2024
Ketua Direktur Utama
Sekertaris Kepala Divisi HR atau Kepala Departemen
Anggota • Direktur Keuangan dan Layanan Korporasi
• Direktur Wholesale Banking
• Direktur Strategic Business Development, Retail & Channels
Transformation
• Direktur Consumer Banking
• Kepala Fungsi Kerja Sumber Daya Manusia
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4 201
Page 204
Tata Kelola Perusahaan
Rapat Komite SDM diselenggarakan sesuai dengan kebutuhan minimal 1 (satu) kali dalam setiap 3
(tiga) bulan.
Kehadiran anggota Komite Sumber Daya Manusia pada rapat yang dilaksanakan selama tahun 2024
adalah sebagai berikut:
Nama Jumlah Rapat Kehadiran Persentase (%)
Hendra Gunawan 9 9 100
Teh Han Yi 9 8 89
Harapman Kasan 9 9 100
Gevy Q Wulandari 9 9 100
Choi Yau Chi 4 3 75
Cristina Teh Tan 6 5 89
Tugas dan wewenang Komite SDM adalah: Wewenang
Tugas • Meninjau dan menyetujui kebijakan
• Mengkaji dan menyetujui strategi dan program kunci di bidang SDM.
dan kebijakan SDM dalam rangka • Meninjau strategi SDM termasuk
menunjang pencapaian sasaran kerja rekrutmen, remunerasi, manajemen
Perusahaan. kinerja, program keterlibatan pegawai,
• Mengkaji dan menyetujui kebijakan dan pelatihan serta pengembangan
SDM dalam berbagai bidang meliputi: pegawai/kepemimpinan.
-- Rekrutmen dan assessment • Meninjau dan menyetujui kebijakan dan
-- Pengembangan organisasi dan program SDM termasuk manajemen
budaya kerja talenta dan rencana suksesi.
-- Pelatihan dan pengembangan • Meninjau dan menyetujui talenta yang
-- Pengelolaan pegawai bertalenta telah diidentifikasi di tingkat Bank dan
-- Pengelolaan kinerja pegawai Regional.
-- Imbal Jasa dan Penghargaan • Meninjau dan menyetujui penyebaran
Pegawai untuk perubahan yang kinerja pegawai secara keseluruhan,
tidak material, pengkajian dan rekomendasi kompensasi dan distribusi
persetujuan diberikan oleh Head bonus kinerja.
of Human Resources. • Meninjau dan menyetujui pedoman
• Memantau pelaksanaan strategi dan promosi pegawai.
kebijakan-kebijakan di bidang SDM. • Memberi rekomendasi Komite
Remunerasi dan Nominasi akan
pengangkatan dan/atau penggantian
Pejabat Eksekutif Senior berdasarkan
pengalaman relevan, kompetensi
serta. Komite SDM dapat memberi
rekomendasi remunerasi.
202 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4
Page 205
Program Kerja Komite SDM dan realisasinya selama tahun 2024 meliputi tetapi tidak terbatas
pada:
No. Program Kerja Realisasi
1 Rapat Komite SDM Komite Sumber Daya Manusia telah memenuhi program kerja dalam
diselenggarakan minimal satu kali rapat setiap triwulan dan hal ini direalisasikan selama
sesuai dengan tahun 2024, komite melakukan rapat sebanyak 9 (sembilan) kali dalam
kebutuhan minimal setahun.
1 (satu) kali dalam
setiap 3 (tiga) bulan.
2 Cakupan atau topik Rapat Komite SDM membahas dan memutuskan beberapa agenda
yang dibahas dalam sebagai berikut :
rapat Komite SDM
termasuk tetapi tidak • Nominasi – Pengangkatan Pejabat Eksekutif Senior, Anggota
terbatas pada: Komite SDM serta Anggota Panel Etik.
a. Rekrutmen dan • Pembelajaran, Pengembangan dan Pengelolaan Talenta
assessment -- Kerangka Pembelajaran
b. Pengembangan -- Rekomendasi Peserta LAP di tahun 2024
organisasi dan -- Rencana Peluncuran UOB Way bagi “People Manager” serta
budaya kerja Laporan Perkembangannya
c. Pelatihan dan -- Peran Kritikal, Kaderisasi serta Rencana Pengembangannya
pengembangan • Know Your Employee – Laporan dan Analisa Kesehatan Keuangan
d. Pengelolaan Pegawai dan Rekomendasi Langkah Selanjutnya.
pegawai • Pengelolaan Kinerja 2024 beserta Rencana Pelaksanaan Imbal
bertalenta Jasa
e. Pengelolaan -- Laporan & Analisa Rencana Perbaikan Kinerja
kinerja pegawai -- Penyebaran Peringkat Kinerja 2024
f. Imbal Jasa dan -- Usulan Promosi Pegawai
Penghargaan -- Rekomendasi Bonus Kinerja 2024 dan Kenaikan Gaji 2025
-- Rekrutmen – Laporan Perkembangan Program “Employee
Referral” besera Rekomendasinya.
• Keterlibatan Pegawai – Laporan Hasil Survey Program Keterlibatan
Pegawai beserta Rekomendasi Langkah Selanjutnya.
9. Komite Kredit
Berdasarkan Surat Keputusan Direksi No. 24/SKDIR/0002 tanggal 23 Januari 2024 perihal Komite
Eksekutif – Kredit (EXCO) dan Komite Kredit (KK), komposisi Komite Kredit adalah sebagai berikut:
Susunan Anggota Komite Kredit per tanggal 31 Desember 2024
Ketua Direktur Utama
Sekretaris Divisi Kredit Terkait
Anggota Tetap • Direktur Manajemen Risiko
• Direktur Wholesale Banking atau Direktur Consumer Banking
• Kepala Fungsi Kerja/Divisi Kredit Terkait:
-- Head of Corporate Credit
-- Head of Commercial & FI Credit 1a
-- Head of Commercial & FI Credit 2a
-- Head of Retail Creditb
-- Business Banking Credit Headc
a
Untuk proposal kredit Commercial Banking & FI.
b
Untuk proposal kredit PFS.
c
Untuk proposal kredit Business Banking.
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4 203
Page 206
Tata Kelola Perusahaan
Batas Kewenangan
1. Memberikan keputusan kredit sesuai dengan batas kewenangannya, yang meliputi semua tipe –
tipe eksposur, langsung dan/atau kontinjensi, seperti eksposur terhadap counterparty dan nasabah
yang berasal dari pinjaman/pendanaan, underwriting/sindikasi, sekuritas (pengganti pinjaman),
instrument derivative, risiko penyelesaian, interbank limit, End Financing (EF) limit properti dan
produk program lainnya.
2. Melakukan koordinasi dengan Assets and Liabilities Committee (ALCO) dalam aspek pendanaan
kredit atau pembiayaan.
Selama tahun 2024, terdapat 444 proposal kredit yang diajukan kepada Komite Kredit, yaitu 8 proposal
dari segmen Business Banking, 121 proposal dari segmen Corporate Banking, 254 proposal dari segmen
Commercial Banking, 23 proposal dari segmen Financial Institution, 35 proposal dari Special Asset
Management dan 3 proposal dari segmen PFS Unsecured Credit.
10. Komite Teknologi Informasi
Berdasarkan Surat Keputusan Direksi No.23/SKDIR/0062 tanggal 4 Mei 2023 perihal Komite Teknologi
Informasi PT Bank UOB Indonesia, komposisi Komite TI adalah sebagai berikut:
Susunan Anggota Komite Teknologi Informasi per tanggal 31 Desember 2024
Ketua Direktur Utama
Wakil Ketua Direktur Teknologi dan Operasional
Anggota • Direktur Keuangan dan Layanan Korporasi
• Direktur Manajemen Risiko
• Direktur Kepatuhan, Legal & Corporate Secretary
• Kepala Fungsi Kerja CEO Office
Rapat Komite TI diselenggarakan secara rutin minimal 4 (empat) kali dalam setahun.
Kehadiran anggota Komite Teknologi Informasi pada rapat yang dilaksanakan selama tahun 2024
adalah sebagai berikut:
Nama Jumlah Rapat Kehadiran Persentase (%)
Hendra Gunawan 14 14 100
Paul Rafiuly 14 14 100
Teh Han Yi 14 12 86
Henry Santoso 14 13 93
Ardhi Wibowo 14 9 64
Tan Fransiska Hendra* 10 9 90
*) Ibu Tan Fransiska Hendra efektif menjabat sebagai anggota Komite TI sejak Mei 2024
Tugas, wewenang dan tanggung jawab • Melakukan pembahasan secara khusus
dari Komite TI adalah sebagai berikut: mengenai rencana perkembangan
Tugas dan Tanggung Jawab teknologi informasi, baik yang sedang
• Membantu Bank dalam menetapkan dipergunakan oleh Bank saat ini maupun
dan mengawasi investasi Bank di teknologi yang baru.
TI, dan juga bertanggung jawab • Melakukan pembahasan suatu kebijakan
dalam pengembangan infrastruktur, dalam kaitan dengan pemanfaatan
keamanan TI dan rencana strategis teknologi informasi yang bersifat mendasar
teknologi informasi, dan memastikan seperti pemanfaatan perangkat lunak,
agar semua sejalan dengan strategi perangkat keras, dan jasa profesional
bisnis Bank. yang akan dipergunakan.
204 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4
Page 207
• Membantu Bank dalam mengarahkan, Catatan:
mengawasi dan mengelola risiko Untuk pengeluaran biaya akan tetap
keamanan teknologi informasi sesuai mengacu pada SOP Permintaan,
dengan kebijakan keamanan teknologi. Pengadaan dan Pembayaran Biaya Melalui
• Meninjau secara berkala mengenai Procurement and Expense Management
kemajuan kegiatan utama TI, System (PEMS).
kecukupan sumber daya yang dimiliki
Bank untuk menunjang kegiatan • Menyetujui suatu kebijakan dalam
utama TI tersebut dan mengupayakan kaitan dengan strategi atau
penyelesaian berbagai masalah terkait pemanfaatan teknologi informasi,
dengan kegiatan utama TI. seperti pemanfaatan software,
• Bertanggung jawab atas tugas dan hardware, dan jasa profesional yang
wewenang yang telah dilimpahkan akan dipergunakan.
sebagaimana yang ditetapkan dalam • Menentukan prioritas atas
Surat Keputusan Direksi No. 23/ pengembangan TI yang bersifat
SKDIR/0062 tanggal 4 Mei 2023. strategis, patuh, bisnis/pelayanan
pada nasabah.
Wewenang • Menyetujui semua deviasi terhadap
• Menyetujui mengenai rencana kebijakan standar pada penggunaan
pengembangan teknologi informasi, teknologi sebagai hasil laporan dari
baik yang sedang dipergunakan oleh penilaian risiko keamanan (security risk
Bank saat ini maupun teknologi yang assessment).
baru;
Program Kerja Komite TI dan realisasinya selama tahun 2024 meliputi tetapi tidak terbatas pada:
No. Program Kerja Realisasi
1. Mengadakan rapat secara Pada tahun 2024, Komite TI mengadakan 14 (empat belas) kali
rutin untuk menetapkan pertemuan untuk meninjau dan menyetujui investasi TI. Investasi-
dan mengawasi investasi investasi tersebut diselaraskan dengan tujuan strategis Bank
Bank di bidang TI (dalam dan mencakup area-area sebagai berikut:
hal pembelian perangkat
dan implementasi proyek TI), A. Memastikan Pengembangan Infrastruktur TI dalam strategi
memantau kemajuan proyek yang terstruktur dengan baik
strategis TI, dan menentukan
kebijakan strategis di bidang Komite TI secara konsisten mengkoordinasikan inisiatif-
TI. inisiatif TI untuk memastikan keselarasan dengan rencana
jangka panjang (RSTI), jangka menengah (RBB), dan jangka
pendek (ITDP) Bank, yang diuraikan dalam roadmap
strategis. Hal ini dicapai melalui inisiatif-inisiatif berikut ini:
a. Pengembangan dan implementasi sistem-sistem
utama seperti: PWEB dan Kepatuhan Visa/MasterCard,
MasterCard ABU Waiver, Migrasi layanan Avatec,
Pengembangan Voyager untuk meningkatkan konektivitas,
termasuk integrasi H2H dan solusi Soft Token.
b. Peningkatan dalam infrastruktur perbankan digital,
termasuk: Rilis Bank Digital, Peningkatan sistem aplikasi.
c. Memperkuat sistem pendukung melalui penyempurnaan
dan peningkatan, seperti: Implementasi WalkMe
ke Human Capital Management Systems (HCMS).
Penerapan Workday, Standard Unit Rate (SUR), dan
Peningkatan Produk Bisnis.
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4 205
Page 208
Tata Kelola Perusahaan
No. Program Kerja Realisasi
B. Memastikan Keamanan TI dan Manajemen Risiko
Komite TI memprioritaskan investasi Keamanan TI dan
Manajemen Risiko dengan mengakomodasi inisiatif
yang berfokus pada mitigasi risiko utama dan strategi
peningkatan keamanan, termasuk: Implementasi sistem
Network Detection and Response, Pengembangan One
Identity (Tahap 2) untuk meningkatkan manajemen akses
dan kontrol keamanan.
C. Memastikan Kegiatan Utama TI
Komite TI memastikan kelancaran pelaksanaan kegiatan-
kegiatan utama TI melalui langkah-langkah berikut:
Penyelarasan inisiatif dengan agenda strategis Bank (RSTI)
dan kepatuhan terhadap anggaran yang telah ditetapkan
untuk tahun berjalan. Wajib menyertakan elemen-
elemen berikut ini untuk setiap inisiatif yang diusulkan:
Justifikasi bisnis yang jelas, analisis biaya/investasi, jadwal
pelaksanaan, dan pelaksanaan Post-Implementation Review
(PIR) untuk semua inisiatif yang menghasilkan pendapatan
untuk memastikan keselarasan dengan proposal awal dan
pemenuhan tujuan yang telah ditetapkan. Selain itu, Komite
TI juga membahas perkembangan terkini mengenai: Kinerja
TI dan strategi optimalisasi, Peta Jalan Keamanan TI, serta
kebijakan, standar, dan prosedur peningkatan keamanan TI.
D. Balance Score Card (BSC)
Komite TI memastikan keselarasan antara rencana strategis
bisnis Bank dengan Balance Score Card melalui langkah-
langkah sebagai berikut:
a. Mengatasi keusangan dan inisiatif Run The Bank (RTB)
yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan
pemulihan dari gangguan sistem, dan meminimalkan
kemungkinan terjadinya gangguan yang tidak terencana
dalam operasional.
b. Memanfaatkan IT Roadmap, Rencana Strategis
Teknologi Informasi (RSTI), Rencana Bisnis Bank
(RBB), dan Information Technology Development Plan
(ITDP) sebagai rangkuman yang komprehensif untuk
memantau alokasi anggaran dan kemajuan proyek, baik
yang masih dalam perencanaan maupun yang telah
diimplementasikan.
Pendekatan terstruktur ini menunjukkan komitmen Bank
untuk mempertahankan investasi TI yang kuat, aman dan
efisien yang selaras dengan peraturan dan ekspektasi
strategis Bank.
Sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam Surat Edaran OJK No. 16/SEOJK.04/2021 tanggal 29 Juni
2021 tentang Bentuk dan Isi Laporan Tahunan Emiten atau Perusahaan Publik, berikut adalah informasi
mengenai anggota komite di bawah Direksi per 31 Desember 2024.
Profil Direksi dan Pejabat Eksekutif Senior yang menjadi anggota komite dapat dilihat pada bagian
“Profil Direksi dan Pejabat Eksekutif Senior” dalam bagian Profil Perusahaan di Laporan Tahunan ini.
206 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4
Page 209
Profil Pejabat Eksekutif yang menjadi anggota komite
disajikan di bawah ini. Ratnasari Kartawira
Kepala Fungsi Kerja Corporate Credit
Edisono Limin Warga Negara Indonesia, 60 tahun
Kepala Fungsi Kerja Channels and Digitalisation
Warga Negara Indonesia, 48 tahun Pengalaman Kerja (dengan posisi jabatan terakhir)
• 2011-sekarang, PT Bank UOB Indonesia sebagai Head
Pengalaman Kerja (dengan posisi jabatan terakhir) of Corporate Credit
• 2013- sekarang, PT Bank UOB Indonesia sebagai • 2008-2011, The Royal Bank of Scotland sebagai Head
Head of Channels & Digitalisation of Transactional & Portfolio
• 2008-2013, Commonwealth Bank, sebagai SME • 1991-2008, ABN Amro Bank sebagai Head of Credit
Regional Manager (SVP) Portfolio Mgt
• 2000-2008, PT Bank Central Asia Tbk., sebagai Team • 1990, PT Nikko Securities sebagai Corporate Finance
Leader Officer
• 1999-2000, Asuransi Central Asia, sebagai Marketing
Executive Memiliki lebih dari 29 tahun pengalaman di industri
perbankan.
Memiliki lebih dari 23 tahun pengalaman di industri
perbankan. Riwayat Pendidikan
1989, Sarjana, California State University, Amerika Serikat
Riwayat Pendidikan
1995, Sarjana, Universitas Tarumanagara, Jakarta Rudy Widjaja
Kepala Fungsi Kerja Retail Credit
FX Yanto Edy Umar Warga Negara Indonesia, 54 tahun
Kepala Fungsi Kerja Commercial & FI Credit 2
Warga Negara Indonesia, 53 tahun Pengalaman Kerja (dengan posisi jabatan terakhir)
• 2016-sekarang, PT Bank UOB Indonesia sebagai
Pengalaman Kerja (dengan posisi jabatan terakhir) Head of Retail Credit
• 2017-sekarang, PT Bank UOB Indonesia sebagai Head • 2014-2016, Citibank Indonesia sebagai Credit
of Commercial & FI Credit 2 Operations Director
• 2016-2017, PT Bank Permata Tbk., sebagai Head of • 2008-2014, Citibank Phillipines & Guam sebagai
Business Credit Analyst & Portfolio Mgt Credit Operations Director
• 2009-2016, PT Bank Danamon Indonesia sebagai • 2006-2008, Citifinancial Japan sebagai Collections
Wholesale Business Head Head
• 2007-2009, PT Fitch Ratings Indonesia sebagai • 1996-2006, Citibank Indonesia sebagai Country
Associate Director Collections Head
• 2006-2007, PT Bank OCBC Indonesia sebagai AVP • 1995-1996, PT Indo Airo Sugih Indonesia sebagai
Credit & Marketing Dept. Business Development Manager
• 2001-2004, PT Bank Mizuho Indonesia sebagai Officer • 1992-1995, Seagate Technology Singapore sebagai
Business Development Industrial Engineer
• 1999-2001, PT Bank Fuji Internasional Indonesia
sebagai Business Plan Supervisor Memiliki lebih dari 24 tahun pengalaman di industri
perbankan.
Memiliki lebih dari 21 tahun pengalaman di bidang
kredit pada industri perbankan. Riwayat Pendidikan
1992, Sarjana, Iowa State University, Amerika Serikat
Riwayat Pendidikan
1996, Sarjana, Institut Teknologi Bandung, Bandung
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4 207
Page 210
Tata Kelola Perusahaan
Siswo Soebianto Iksan Imbang Perdana Satryawan
Kepala Fungsi Kerja Commercial & FI Credit 1 Kepala Fungsi Kerja Audit Intern
Warga Negara Indonesia, 59 tahun Indonesian, 46 years old
Pengalaman Kerja (dengan posisi jabatan terakhir) Profil beliau dapat dilihat di bagian Profil Fungsi Kerja
• 2017-sekarang, PT Bank UOB Indonesia sebagai Audit Intern dalam Laporan Tahunan pada halaman 219.
Head of Commercial & FI Credit 1
• 2010-2017, PT Bank Danamon Indonesia sebagai Gevy Q Wulandari
Senior Credit Officer Kepala Fungsi Kerja Human Resources
• 2000-2010, PT Bank Internasional Indonesia sebagai
Warga Negara Indonesia, 56 tahun
Corporate Credit Portfolio Head
• 1994-2000, PT Bank Tiara Asia sebagai Head of
Profil beliau dapat dilihat di bagian Komite Remunerasi
Treasury & Internal Division
dan Nominasi dalam Laporan Tahunan pada halaman
• 1990-1994, PT Bank Danamon Indonesia sebagai
179.
Account Officer
• 1988-1990, Universitas Kristen Satya Wacana
sebagai Lecturer
Memiliki lebih dari 31 tahun pengalaman di industri
perbankan.
Riwayat Pendidikan
1990, Sarjana, Universitas Kristen Satya Wacana,
Salatiga
W. Kartyono
Kepala Fungsi Kerja Transaction Banking
Warga Negara Indonesia, 47 tahun
Pengalaman Kerja (dengan posisi jabatan terakhir)
• 2010-sekarang, PT Bank UOB Indonesia sebagai
Head of Transaction Banking
• 2010-2010, ANZ Panin Bank sebagai Head of Trade &
Supply Chain Sales
• 2005-2010, Bank DBS Indonesia sebagai Head of
Trade Finance Sales
• 1999-2005, Bank Central Asia sebagai Trade &
Payment Specialist at International Banking Divison
Memiliki lebih dari 21 tahun pengalaman di industri
perbankan.
Riwayat Pendidikan
1999, Sarjana, Universitas Tarumanagara, Jakarta
208 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4
Page 211
Profile of Bank’s Officers who are members of
Indra Gunawan
committee(s) are presented below.
Kepala Fungsi WB, Markets and Enterprise T&O
Warga Negara Indonesia, 45 tahun
Alexander Husin
Pengalaman Kerja (dengan posisi jabatan terakhir) Kepala Divisi Credit Administration & Control
• 2023 – sekarang, PT Bank UOB Indonesia sebagai Warga Negara Indonesia, 47 tahun
Head of WB, Markets and Enterprise T&O
• 2021 – 2023, Canadia Bank Plc sebagai Chief Pengalaman Kerja (dengan posisi jabatan terakhir)
Technology Officer • 2021 – sekarang, PT Bank UOB Indonesia sebagai
• 2015 – 2021, Novus Technologies sebagai Chief Credit Administration & Control Head
Executive Officer • 2015 – 2021, PT Bank HSBC Indonesia sebagai Senior Vice
• 2013 - 2015, Hitachi sebagai Senior Project Manager President Wholesale Operation Lead Credit Operations
• 2011 – 2013, Accenture sebagai System Integration • 2011 – 2014, PT Bank Permata Tbk., sebagai Vice President
Lead, Technology Consulting Workforce - Head Unit Operational Risk & Quality Assurance
• 2004 – 2011, PT Bank Mandiri sebagai Technical • 2004 – 2011, Citibank, N. A., sebagai Assistant Vice
Specialist, Prepaid Card Solutions Team President - Control Unit - Credit Operations Consumer
• 2003 – 2004, Schlumberger sebagai Engineer Banking
• 2003, Elnusa Rentrakom sebagai Telecommunication • 2000 – 2002, PT Mitrais (Mincom) sebagai
Engineer Software Engineer
• 1999 – 2000, PT Multipolar sebagai Programmer
Memiliki lebih dari 20 tahun pengalaman di bidang
perbankan dan industri lainnya. Memiliki lebih dari 23 tahun pengalaman di bidang
perbankan dan industri lainnya.
Riwayat Pendidikan
• 2008, Magister, Universitas Indonesia Riwayat Pendidikan
• 2003, Sarjana, Institut Teknologi Bandung • 2003, Magister, The University of New South Wales,
Australia
• 1998, Sarjana, Universitas Pelita Harapan, Jakarta
Monique Sagita
Kepala Fungsi Retail-Banking and Channel T&O
Warga Negara Indonesia, 49 tahun Amelia Ragamulu
Kepala Fungsi Kerja Customer Advocacy
Pengalaman Kerja (dengan posisi jabatan terakhir) Warga Negara Indonesia, 54 tahun
• 2023 – sekarang, PT Bank UOB Indonesia sebagai
Head of Retail-Banking and Channel T&O Pengalaman Kerja (dengan posisi jabatan terakhir)
• 2004 – 2023, PT Bank HSBC Indonesia sebagai Head • 2016 – sekarang, PT Bank UOB Indonesia sebagai
of Business Services (Operations) Customer Experience and Advocacy Head
• 1999 – 2004 Capital One Financial sebagai Senior • 2010 – 2016, PT Bank Maybank Indonesia sebagai
Operations Analyst Head of Centralized Customer Care
• 2009 – 2010, ABN Amro Bank sebagai Head of Client
Memiliki lebih dari 25 tahun pengalaman di bidang Loyalty for Branch Banking, Wealth Management,
perbankan dan industri lain. Private Client and Credit Retention Unit
• 2004 – 2007, Standard Chartered Bank sebagai Head
Riwayat Pendidikan Customer Contact Center
1999, Sarjana, Purdue University, USA. • 1994 – 2004, Citibank, N.A. sebagai Service Manager
Memiliki lebih dari 27 tahun pengalaman di bidang
perbankan.
Riwayat Pendidikan
1993, Sarjana, Institut Pertanian Bogor, Bogor
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4 209
Page 212
Tata Kelola Perusahaan
Ferdy Djojo Irvan Gunardwi
Kepala Divisi Wholesale Banking Business Kepala Divisi Legal
Management Warga Negara Indonesia, 53 tahun
Warga Negara Indonesia, 44 tahun
Pengalaman Kerja (dengan posisi jabatan terakhir)
Pengalaman Kerja (dengan posisi jabatan terakhir) • 2014 – sekarang, PT Bank UOB Indonesia Legal Head
• 2017 – sekarang, PT Bank UOB Indonesia sebagai • 2010 – 2014, PT Bank DBS Indonesia Tbk. sebagai
Wholesale Banking Business Management Head Head of Legal - CBG
• 2016 – 2017, Citibank sebagai Relationship Manager • 2003 – 2010, PT BII Maybank Tbk sebagai General
Financial Institutions, Corporate and Investment Legal Counsel & Corporate Secretary Division Head
Banking • 2000 – 2003, PT Bank Permata Tbk sebagai Head of
• 2010 – 2016, Standard Chartered Bank sebagai Advisory & Monitoring
Director, Relationship Manager • 1995 – 2003, PT Bank Bali Tbk. sebagai Department
• 2007 – 2010, PT Bank DBS Indonesia sebagai Head in Corporate Legal & Compliance Department
Relationship Manager (Origination) • 1994 – 1995, Shipping Line Company, Export
Department Officer
Memiliki lebih dari 17 tahun pengalaman di bidang
perbankan dan industri lainya. Memiliki lebih dari 28 tahun pengalaman di bidang
perbankan dan industri lainnya.
Riwayat Pendidikan
• 2003, Magister, Monash University Riwayat Pendidikan
• 2002, Sarjana, Monash University • 2005, Magister, Universitas Indonesia, Jakarta
• 1993, Sarjana, Universitas Brawijaya, Malang
Febian Satria Nugraha Maya Rizano
Kepala Fungsi Kerja AML/CFT & Sanctions Kepala Fungsi Kerja Strategic Communication & Brand
Warga Negara Indonesia, 48 tahun Warga Negara Indonesia, 59 tahun
Pengalaman Kerja (dengan posisi jabatan terakhir) Pengalaman Kerja (dengan posisi jabatan terakhir)
• 2000 – sekarang, PT Bank UOB Indonesia sebagai • 2015 – sekarang, PT Bank UOB Indonesia sebagai
AML/CFT & Sanctions, Anti Bribery & Corruption & Anti Strategic Communications & Brand Head
Tax Evasion Head • 2009 – 2011, PT Bank Barclays Indonesia sebagai
• 1995 – 1997, PT Hanoman Dharma sebagai Marketing Head of Marketing and Corporate
• 2007 – 2009, PT Bank Internasional Indonesia Tbk.
Memiliki lebih dari 29 tahun pengalaman di bidang sebagai Vice President, Head of Marketing
perbankan dan industri lainnya. • 2001 – 2007, Citibank, N.A. sebagai Vice President,
Head of Integration
Riwayat Pendidikan • 1997 – 2001, PT Excelcomindo Pratama sebagai
1999, Sarjana, Universitas Pasundan General Manager Marketing Communications.
• 1996 – 1997, Danone International Brands sebagai
Marketing Manager
• 1988 – 1996, PT Unilever Indonesia as Marketing
Manager
Memiliki lebih dari 35 tahun pengalaman di bidang
perbankan dan industri lainnya.
Riwayat Pendidikan
1987, Sarjana, University of Hartford, Amerika Serikat
210 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4
Page 213
Stanly Gunawan Ali Budiman
Kepala Divisi Central Treasury Unit Kepala Wholesale Operations
Warga Negara Indonesia, 40 tahun Warga Negara Indonesia, 50 tahun
Pengalaman Kerja (dengan posisi jabatan terakhir) Pengalaman Kerja (dengan posisi jabatan terakhir)
• 2018 – sekarang, PT Bank UOB Indonesia sebagai • 2022 – sekarang, PT Bank UOB Indonesia sebagai
Central Treasury Unit Head Wholesale Operations Head
• 2016 – 2018, PT Bank Commonwealth sebagai VP, • 2016 – 2022, PT Bank ANZ Indonesia sebagai Head of
Head of ALM & Portfolio Management Institutional Operations
• 2014 – 2016, PT Bank ANZ Indonesia sebagai AVP, • 2002 – 2016, Citibank sebagai Head of Treasury Trade
ALM Financial & Governance (Finance) Solutions Operations
• 2011 – 2014, PT Bank Commonwealth sebagai Senior • 2001 – 2002, Westpac sebagai Global Securities
Manager, ALCO & Treasury Analytics (Global Market, Investigation
Treasury) • 1999 – 2001, PT Trinunggal Komara sebagai Marketing/
• 2007 – 2011, Standard Chartered Bank sebagai Senior Merchandising Manager
Asistant Manager, ALCO Support (Country Finance) • 1996 – 1999, PT Bank UOB Indonesia sebagai Treasury
• 2006 – 2007, Lufthansa Systems sebagai Software/ Dealer
System Developer
Memiliki lebih dari 28 tahun pengalaman di bidang
Memiliki lebih dari 17 tahun pengalaman di bidang perbankan dan industri lainnya.
perbankan.
Riwayat Pendidikan
Riwayat Pendidikan • 1995, Magister, University of Notre Dame Australia
2006, Bachelor of Science in Business Administration • 1995, Sarjana, Curtin University
MIS & Finance, The University of Arizona, Amerika Serikat
Stella Damayanti
Kepala Divisi Corporate Real Estate Services
Warga Negara Indonesia, 49 tahun
Pengalaman Kerja (dengan posisi jabatan terakhir)
• 2018 – sekarang, PT Bank UOB Indonesia sebagai
Corporate Real Estate Services Head
• 2016 – 2018, PT Bank HSBC Indonesia sebagai SVP,
Head of Corporate Real Estate
• 2007 – 2016, PT Bank DBS Indonesia sebagai VP,
Capex, Portfolio and Lease/Transaction Head (CRE
Dept)
• 2005 – 2007, Jones Lang Salle Indonesia sebagai
Senior Project Manager
• 2002 – 2005, PT. Ahara Prima Design sebagai Project
Coordinator
Memiliki lebih dari 21 tahun pengalaman di bidang
perbankan dan industri lainnya.
Riwayat Pendidikan
1999, Sarjana, Universitas Katolik Parahyangan,
Bandung
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4 211
Page 214
Tata Kelola Perusahaan
Brahmantya Paramajati Vera Margaret
Kepala Fungsi Managemen Risiko Operasional Kepala Divisi Wealth & Retail Liabilities
Warga Negara Indonesia, 43 tahun Warga Negara Indonesia, 45 tahun
Pengalaman Kerja (dengan posisi jabatan terakhir) Pengalaman Kerja (dengan posisi jabatan terakhir)
• 2023 – sekarang, PT Bank UOB Indonesia sebagai • 2021 – sekarang, PT Bank UOB Indonesia sebagai
Operational Risk Management Head Wealth & Retail Liabilities Product Head
• 2021 – 2022, Commonwealth Bank sebagai Line-1 • 2010 – 2021, PT Bank CIMB Niaga Tbk. sebagai Wealth
Business Risk & Control Dept Head Management, Insurance & Deposit Product Head
• 2015 – 2021 Citibank Indonesia sebagai Compliance • 2008 – 2010, PT Bank DBS Indonesia sebagai Head of
Business Control Officer Investment, Insurance and Treasury
• 2014 – 2015 PT Permata Bank Tbk sebagai Operational • 2002 – 2008, Manulife Financial sebagai Mutual Fund
Excellence (OPEX) Leader - Retail Banking Partnership Distribution Head
• 2007 – 2014 Bank DBS Indonesia sebagai Head,
Service and Process Improvement Memiliki lebih dari 31 tahun pengalaman di bidang
• 2004 – 2007 Citibank Indonesia sebagai BI Reporting perbankan dan industri lainnya.
Officer
Riwayat Pendidikan
Memiliki lebih dari 20 tahun pengalaman di bidang 2001, Sarjana, Iowa State University, Amerika Serikat
perbankan.
Riwayat Pendidikan Tan Fransiska Hendra
2004, Sarjana, Institut Teknologi Bandung. Kepala Fungsi Kantor CEO
Warga Negara Indonesia, 40 tahun
Jessy Catharina Sigar Brahmantya Pengalaman Kerja (dengan posisi jabatan terakhir)
Paramajati • 2019 – sekarang, PT Bank UOB Indonesia sebagai
Kepala Fungsi Risiko dan Pengendalian Bisnis CEO Office Head
Konsumen • 2007 – 2018, PT Bank HSBC Indonesia sebagai Liability
Warga Negara Indonesia, 51 tahun & FX Coordinator, Business Banking Commercial
Banking
Pengalaman Kerja (dengan posisi jabatan terakhir) • 2006 – 2007 Standard Chartered Bank sebagai
• 2023 – sekarang, PT Bank UOB Indonesia sebagai Business Development Credit Card & Personal Loan
Consumer Business Risk & Control Head
• 2017 – 2023, Citibank Indonesia sebagai Consumer Memiliki lebih dari 18 tahun pengalaman di bidang
Risk And Control Grou perbankan.
• 2010 – 2017 PT Bank Danamon Indonesia Tbk sebagai
Consumer & Subject Matter Expertise Operational Riwayat Pendidikan
Risk Management & Quality Assurance 2005, Sarjana, University of Sydney.
• 2004 – 2010 General Electric Finance Indonesia
sebagai Country Compliance & Control H
• 1999 – 2004 Citibank N.A Singapore sebagai Country
Quality Assurance Management
• 1997 – 1999, Citibank Indonesia sebagai Risk Analyst
- Credit Policy
Memiliki lebih dari 27 tahun pengalaman di bidang
perbankan dan industri lainnya
Riwayat Pendidikan
1997, Sarjana, University of Wollongong, Australia.
212 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4
Page 215
Sekretaris Perusahaan
Sekretaris Perusahaan merupakan unit yang bertanggung jawab langsung
kepada Direksi, dan bertindak sebagai penghubung antara Bank dengan
pihak internal Bank, instansi-instansi berwenang yang terkait, Pihak Eksternal,
dan Investor. Penunjukan Sekretaris Perusahaan bertujuan untuk mendukung
Dewan Komisaris dan Direksi dalam melaksanakan tugas dan tanggung
jawabnya, dengan fokus khusus pada memastikan implementasi GCG.
Sekretaris Perusahaan juga bertugas mengelola komunikasi yang efektif
dengan pemangku kepentingan internal maupun eksternal.
Pengangkatan Sekretaris Perusahaan Dalam rangka mendukung pelaksanaan tugas, Sekretaris
Sekretaris Perusahaan diangkat berdasarkan keputusan Perusahaan telah mengikuti program pengembangan
Direksi. Saat ini Sekretaris Perusahaan dijabat oleh kompetensi dan pelatihan sepanjang tahun 2024,
Susilowati, yang menjabat sejak tanggal 25 Juni 2015 sebagai berikut:
berdasarkan Surat Keputusan Direksi No. 15/DIR/0021.
Dalam struktur organisasi Bank, Sekretaris Perusahaan No. Nama Lokakarya/Pelatihan/Seminar dan
bertanggung jawab secara langsung kepada Direktur Penyelenggara
Kepatuhan, Legal dan Sekretaris Perusahaan.
1 Legal Workshop 2024 - Implementasi UU
Pelindungan Data Pribadi
Profil Sekretaris Perusahaan
2 Refreshment Sertifikasi Manajemen Risiko
Kualifikasi Jenjang 5 Tahun 2024
3 Dengar Pendapat Rancangan Peraturan
OJK tentang Konglomerasi Keuangan dan
Perusahaan Induk Konglomerasi Keuangan
4 The UOB Way Workshop and Roll-Out
5 Personal Data Protection Training for Line Data
Protection Officer
6 User ID & Access Management Cycle Socialization
Susilowati 7 Secure Email Socialization
Sekretaris Perusahaan
8 Compliance, Legal & Corporate Secretary Sharing
Susilowati berdomisili di Jakarta dan meraih gelar Session 2024
Sarjana Ekonomi dari Universitas Tarumanagara dan 9 Undangan Sosialisasi Rancangan Peraturan
meraih gelar Master jurusan Akuntansi dari Universitas Otoritas Jasa Keuangan (RPOJK) tentang
Trisakti, Jakarta. Susilowati memulai kariernya di PT Bank Konglomerasi Keuangan dan Perusahaan Induk
Victoria International Tbk sejak tahun 2004 dengan Konglomerasi Keuangan
jabatan terakhir sebagai Kepala Divisi Sekretaris 10 Sosialisasi SPE-IDXnet terkait Pengembangan Form
Perusahaan. Pelaporan AP/KAP, Waran terstruktur dan ESG
Pengembangan Kompetensi Sekretaris Perusahaan
Pengembangan kompetensi yang telah diikuti oleh
Susilowati antara lain Sertifikasi Manajemen Risiko
Perbankan Jenjang 5 dari Lembaga Sertifikasi Profesi
(LSP) Lembaga Sertifikasi Profesional Perbankan.
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4 213
Page 216
Tata Kelola Perusahaan
Tugas dan Tanggung Jawab Sekretaris Perusahaan Realisasi Tugas dan Tanggung Jawab Sekretaris
Fungsi Sekretaris Perusahaan mengacu pada Pasal Perusahaan
5 POJK No. 35/POJK.04/2014 tentang Sekretaris Sepanjang tahun 2024, Sekretaris Perusahaan telah
Perusahaan Emiten atau Perusahaan Publik, antara lain: melaksanakan tugas dan tanggung jawab sebagai
1. Mengikuti perkembangan Pasar Modal khususnya berikut:
peraturan perundang-undangan yang berlaku di 1. Menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham
bidang Pasar Modal; Tahunan yang diselenggarakan pada tanggal 30
2. Memberikan masukan kepada Direksi dan Dewan April 2024.
Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik untuk 2. Menyampaikan Laporan Tahunan tahun buku 2023
mematuhi ketentuan peraturan perundang- dan Laporan Keuangan tahun buku 2023 kepada
undangan di bidang Pasar Modal; pemangku kepentingan terkait.
3. Membantu Direksi dan Dewan Komisaris dalam 3. Menghadiri dan mempersiapkan notulen Rapat
pelaksanaan tata kelola perusahaan yang meliputi: Dewan Komisaris, Rapat Direksi serta Rapat Komite-
i. Keterbukaan informasi kepada masyarakat, Komite yang bertanggung jawab kepada Dewan
termasuk ketersediaan informasi pada Situs Komisaris.
Web Emiten atau Perusahaan Publik; 4. Menyiapkan dokumentasi untuk proses Penilaian
ii. Penyampaian laporan kepada Otoritas Jasa Kemampuan dan Kepatutan calon anggota Direksi.
Keuangan tepat waktu; 5. Melakukan pengkinian terhadap Peraturan Internal
iii. Penyelenggaraan dan dokumentasi Rapat terkait dengan Dewan Komisaris dan Direksi serta
Umum Pemegang Saham; Komite-Komite yang bertanggung jawab kepada
iv. Penyelenggaraan dan dokumentasi rapat Dewan Komisaris untuk disesuaikan dengan
Direksi dan/atau Dewan Komisaris; dan peraturan yang berlaku.
v. Pelaksanaan program orientasi terhadap 6. Membantu Direksi dan Dewan Komisaris dalam
perusahaan bagi Direksi dan/ atau Dewan pelaksanaan tata kelola perusahaan antara lain
Komisaris. dengan memastikan kelancaran komunikasi antara
4. Sebagai penghubung antara Bank dengan perusahaan dengan pemangku kepentingan,
pemegang saham Emiten atau Perusahaan memastikan tersedianya informasi yang dapat
Publik, Otoritas Jasa Keuangan, dan pemangku diakses oleh pemangku kepentingan sesuai dengan
kepentingan lainnya. kebutuhan yang wajar dari pemangku kepentingan
serta dengan melakukan penyampaian informasi
terkait aksi korporasi kepada regulator yang
berkepentingan.
7. Berkoordinasi dengan Fungsi Kerja Compliance
dalam mempersiapkan laporan Self-Assessment
dan Pelaksanaan Good Corporate Governance
terkait dengan Direksi, Dewan Komisaris dan
Komite-Komite yang bertanggung jawab kepada
Dewan Komisaris.
214 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4
Page 217
Fungsi Corporate Communications
Fungsi Strategic Communications and Brand memiliki peran penting dalam
menjaga citra positif perusahaan. Strategi komunikasi yang dirancang dengan
baik bertujuan untuk membangun kepercayaan publik dan mempertahankan
reputasi yang baik melalui kegiatan komunikasi internal dan eksternal yang
konsisten sepanjang tahun. Selain itu, fungsi ini juga berkontribusi dalam
mendukung pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan dengan menyelaraskan
upaya komunikasi dengan tujuan strategis
Laporan Tahunan • 28 September 2024
Sejak 2016, Strategic Communications and Brand, UOB Indonesia menggalang dana sebesar Rp350
dengan bekerja sama dengan Sekretaris Perusahaan, juta melalui UOB Heartbeat Run/Walk 2024 untuk
bertanggung jawab dan mempersiapkan pembuatan mendukung siswa dengan gangguan pendengaran
serta menerbitkan Laporan Tahunan yang memuat • 25 September 2024
informasi terkait kinerja Bank. Membuka Potensi Perekonomian Indonesia Melalui
Kebijakan Fiskal Tepat Sasaran dan Pendalaman
Siaran Pers Finansial Untuk Pertumbuhan Berkualitas dan
Bank menyadari pentingnya keterlibatan dengan publik Berkelanjutan
dan bertujuan untuk meningkatkan profilnya serta • 10 September 2024
berbagi informasi penting mengenai kegiatannya. UOB Indonesia dan Telkomsel luncurkan Kartu Kredit
Tujuan ini dicapai melalui aktivitas media dalam bentuk Co-Branded dengan slogan “Lifestyle Connected”
distribusi dokumen siaran pers, konferensi pers, media mendukung kebutuhan gaya hidup digital dan
gathering, serta wawancara langsung. aspiratif nasabah yang terus berkembang.
• 15 Agustus 2024
Pada tahun 2024, Bank mendistribusikan siaran pers UOB Study: Lebih Dari Sembilan Dari 10 Bisnis di
dengan berbagai topik, seperti: produk dan layanan Indonesia Tetap Optimis di Tengah Tantangan
baru, program tanggung jawab sosial perusahaan, dan Global
tinjauan ekonomi Indonesia. • 7 Agustus 2024
UOB Indonesia meluncurkan Zenith Card yang
Berikut adalah daftar siaran pers UOB Indonesia tahun memberikan pengalaman perjalanan eksklusif bagi
2024: masyarakat berpenghasilan tinggi (HNWI)
• 17 Mei 2024
• 9 Desember 2024 UOB Indonesia Meluncurkan Desain Terbaru Lady’s
Studi UOB: Konsumen Indonesia Menunjukkan Card Dalam Memberdayakan Kaum Perempuan
Literasi Keuangan yang Kuat Ditengah Kekhawatiran Meraih Gaya Hidup Penuh Aspirasi
Ekonomi yang Meningkat • 7 Mei 2024
• 3 Desember 2024 UOB Indonesia meluncurkan kompetisi 14th UOB
Perbaruan fitur Kartu Kredit UOB PRIVIMiles dengan Painting of the Year dengan pengalaman kuliner
menawarkan pengumpulan airline miles lebih cepat multi-sensori, terinspirasi dari seni
khususnya untuk pembelanjaan di kawasan ASEAN. • 8 Maret 2024
• 2 Desember 2024 UOB Indonesia dan Garuda Indonesia luncurkan
UOB Indonesia Pertama Kali Meluncurkan Program kartu kredit co-branded untuk meningkatkan
‘Savings Weeks’ Untuk Membantu Nasabah pengalaman perjalanan dan rewards bagi nasabah
Menabung dan Memiliki Masa Depan Finansial
yang Aman Siaran pers Bank dipublikasikan oleh media-media
• 17 Oktober 2024 utama Indonesia, seperti: Antara, Bisnis Indonesia,
Karya Seni Yang Menggambarkan Fragmentasi Detik.com, InfoBank.com, Kompas, Koran Kontan, Koran
Gambaran Idealisme Memenangkan UOB Painting Sindo, Jawa Pos, Media Indonesia, Metrotvnews.com,
of The Year 2024 (Indonesia) dan Okezone.com.
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4 215
Page 218
Tata Kelola Perusahaan
Penerapan Fungsi Kepatuhan,
Audit Intern, dan Audit Eksternal
A. Fungsi Kepatuhan g. Mengidentifikasi, menilai dan
1. Peran Fungsi Kerja Kepatuhan mendokumentasikan risiko kepatuhan
Pelaksanaan Fungsi Kepatuhan Bank mengacu terkait dengan kegiatan usaha Bank
pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.46/ termasuk produk baru, layanan, praktik
POJK.03/2017 dan Piagam Kepatuhan Bank. bisnis dan perubahan materi untuk bisnis
yang ada dan hubungan dengan nasabah;
Tugas dan tanggung jawab Fungsi Kerja h. Memberikan saran dan update
Kepatuhan antara lain: perkembangan terhadap hal-hal yang
a. Membuat langkah-langkah dalam rangka berkaitan dengan peraturan Regulator dan
mendukung terciptanya budaya kepatuhan peraturan lainnya yang berlaku kepada
pada seluruh kegiatan usaha Bank di setiap unit bisnis/pendukung termasuk kepada
jenjang organisasi; Direksi dan Pejabat Eksekutif Senior;
b. Melakukan identifikasi, pengukuran, i. Membantu unit bisnis/pendukung dalam
pemantauan dan pengendalian terhadap mengembangkan prosedur dan pedoman
risiko kepatuhan dengan mengacu pada Kepatuhan yang berisi ketentuan Regulator
peraturan Regulator mengenai Penerapan yang berlaku, peraturan lain dan key
Manajemen Risiko bagi Bank Umum; business conduct untuk digunakan oleh
c. Menilai dan mengevaluasi secara seluruh Pejabat dan staf Bank, bila
ketat melalui kerja sama dengan unit diperlukan;
bisnis/ pendukung terhadap efektivitas, j. Mengidentifikasi dan memelihara daftar
kecukupan, dan kesesuaian kebijakan, dari seluruh ketentuan Regulator dan
ketentuan, sistem maupun prosedur yang peraturan lainnya yang berlaku dengan
dimiliki oleh Bank dengan peraturan dukungan dari penasihat hukum internal/
perundang-undangan yang berlaku; eksternal apabila dibutuhkan;
d. Melakukan review dan/atau k. Membantu Direksi dan Pejabat Eksekutif
merekomendasikan pengkinian dan Senior dalam mendidik staf terkait,
penyempurnaan kebijakan, ketentuan, mengenai hal-hal yang berhubungan
sistem maupun prosedur yang dimiliki dengan kepatuhan;
oleh Bank agar sesuai dengan ketentuan l. Memberikan saran, bimbingan dan
Regulator dan perundang-undangan yang pelatihan secara berkesinambungan
berlaku; kepada staf-staf mengenai penerapan
e. Melakukan upaya-upaya untuk memastikan kerangka kepatuhan yang baik, meliputi
bahwa kebijakan, ketentuan, sistem dan kebijakan dan prosedur seperti yang
prosedur, serta kegiatan usaha Bank telah tercantum dalam Pedoman Kepatuhan
sesuai dengan ketentuan Regulator dan Bank, Kode Etik dan pedoman internal
peraturan perundang-undangan yang Bank;
berlaku; m. Memberikan saran kepada unit bisnis/
f. Melakukan fungsi anti pencucian pendukung di Bank dan/atau Direksi dan
uang dengan memastikan penerapan Pejabat Eksekutif Senior terkait dengan
seluruh sistem pemantauan transaksi Regulatory Obligation (“RO”) yang
yang dilakukan oleh nasabah sesuai tercantum dalam penilaian risiko regulasi
pedoman, kebijakan dan prosedur yang Bank termasuk pemberian saran tentang
telah ditetapkan sehingga pelaksanaan implikasi perubahan peraturan;
Program Anti Pencucian Uang, Pencegahan n. Memantau, menguji dan melaporkan
Pendanaan Terorisme, Proliferasi Senjata pelaksanaan fungsi kepatuhan sesuai
Pemusnah Massal dan Sanctions (APU, PPT, dengan kerangka manajemen risiko
PPPSPM dan Sanctions) dapat berjalan kepatuhan dan kebijakan/prosedur
dengan baik dan menjaga Bank terhindar internal kepada Pejabat Eksekutif Senior
dari pengenaan sanksi; dan Dewan Komisaris/Direksi dan, bila
dipertimbangkan perlu, kepada Regulator.
Namun demikian, tanggung jawab untuk
216 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4
Page 219
memastikan kepatuhan tetap berada pada berlaku melalui:
masing-masing unit bisnis/pendukung; • Laporan Penilaian Regulatory Risk; dan
o. Melakukan investigasi pada insiden dan • Laporan Hasil Pengkajian Kepatuhan.
keluhan terkait peraturan kepatuhan, serta d. Memberikan Opini Kepatuhan.
melaksanakan penyelidikan lebih lanjut e. Memantau dan melaporkan Tindak Lanjut
yang diperlukan; Hasil Pemeriksaan Regulator.
p. Bertindak sebagai contact person dengan f. Menyosialisasikan ketentuan-ketentuan
pihak internal dan eksternal terkait, Regulator, baik melalui kegiatan sosialisasi
termasuk Regulator, mengenai hal-hal yang langsung maupun melalui media
berkaitan dengan kepatuhan Bank; dan Compliance News, email dan memberikan
q. Melaksanakan tanggung jawabnya sesuai informasi untuk hal-hal yang terkait dengan
dengan rencana kepatuhan yang dibuat kepatuhan terhadap peraturan Regulator.
sesuai dengan kerangka manajemen
risiko kepatuhan, termasuk melakukan g. Mengevaluasi Checklist Materi Pemasaran.
pengkajian kepatuhan dengan pendekatan
berbasis risiko. h. Pemantauan tindak lanjut perbaikan
Risk Based Bank Rating-Good Corporate
2. Langkah-Langkah Pencegahan Penyimpangan Governance (RBBR-GCG) melalui Working
terhadap Ketentuan yang Berlaku Group RBBR-GCG.
Direktur Kepatuhan, Hukum, dan Sekretaris i. Bertindak sebagai liaison officer untuk
Perusahaan melalui Fungsi Kerja Compliance permasalahan kepatuhan antara Bank
senantiasa mengawasi kepatuhan Bank dengan dengan Regulator maupun internal Bank.
memantau dan mengendalikan aktivitas bisnis,
memastikan kepatuhan terhadap peraturan, 3. Penerapan Tata Kelola Perusahaan
ketentuan, dan perundang-undangan yang Ketentuan terkait Pelaksanaan Penerapan
berlaku. Good Corporate Governance bagi Bank Umum
mengacu pada Peraturan Otoritas Jasa
Hal ini tercermin dalam berbagai langkah yang Keuangan (OJK) No.17 Tahun 2023 tanggal 14
telah diterapkan, antara lain: September 2023 dan Surat Edaran Otoritas
a. Mendukung terciptanya budaya kepatuhan Jasa Keuangan No.13/SEOJK.03/2017 tanggal
dalam seluruh kegiatan usaha Bank 17 Maret 2017.
pada setiap jenjang organisasi melalui
penerbitan: Bank senantiasa memastikan bahwa
• Struktur Organisasi Kepatuhan; prinsip-prinsip GCG yaitu Perilaku Beretika,
• Piagam Kepatuhan; Akuntabilitas, Transparansi, dan Keberlanjutan
• Pedoman Kepatuhan; dan diterapkan pada setiap aspek bisnis dan di
• Standar Operasional dan Prosedur seluruh jajaran Bank. Pelaksanaan Prinsip GCG
Kepatuhan. tersebut diterapkan sekurang-kurangnya pada
b. Melakukan proses identifikasi, pengukuran, 11 (sebelas) Faktor Pelaksanaan GCG, dimana
monitoring Risiko Kepatuhan dan setiap faktor harus dapat dinilai efektivitasnya
menerapkan proses kontrol melalui: dari 3 (tiga) aspek governance sebagai suatu
• Prosedur Pengkajian Kepatuhan; dan proses berkesinambungan.
• Pengawasan pengenaan sanksi oleh
Regulator. Ketiga aspek governance dimaksud adalah:
c. Melakukan pengelolaan Risiko Kepatuhan a. Governance Structure, yaitu aspek yang
melalui Program Pengkajian Kepatuhan mengandung kecukupan struktur dan
(Compliance Review Program) sehingga infrastruktur tata kelola Bank agar proses
dapat memastikan kesesuaian dan pelaksanaan prinsip GCG menghasilkan
kelayakan kebijakan, pedoman, sistem outcome yang sesuai dengan harapan
dan prosedur yang dimiliki Bank terhadap pemangku kepentingan Bank.
peraturan perundang-undangan yang
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4 217
Page 220
Tata Kelola Perusahaan
b. Governance Process, yaitu aspek yang Berdasarkan Peraturan OJK No. 30 Tahun
mengandung proses pelaksanaan prinsip 2024 tentang Konglomerasi Keuangan dan
GCG, yang didukung oleh kecukupan Perusahaan Induk Konglomerasi Keuangan, PT
struktur dan infrastruktur tata kelola Bank UOB Indonesia sebagai Entitas Utama
Bank sehingga menghasilkan outcome dalam Konglomerasi Keuangan telah menyusun
yang sesuai dengan harapan pemangku Piagam Korporasi. Piagam ini merupakan
kepentingan Bank. perjanjian antara Entitas Utama dan Entitas
c. Governance Outcome, yaitu aspek yang Anggota didalam Konglomerasi Keuangan UOB
mencerminkan hasil penerapan prinsip- untuk memastikan bahwa proses pemantauan,
prinsip GCG yang memenuhi harapan pelaporan, komunikasi dan pertukaran
pemangku kepentingan Bank dengan informasi dalam rangka penerapan Tata Kelola
dukungan kecukupan struktur dan Terintegrasi, Manajemen Risiko Terintegrasi dan
infrastruktur tata kelola Bank. Kewajiban Penyediaan Modal Minimum dapat
berjalan lancar.
Penerapan prinsip GCG ini dievaluasi secara
berkala melalui Self-Assessment GCG dan B. Pelaksanaan Fungsi Audit Intern
disampaikan kepada Regulator dan Manajemen Merujuk pada Peraturan OJK No.1/POJK.03/2019
Bank sebagai bagian dari Laporan Tingkat tanggal 29 Januari 2019 tentang Penerapan
Kesehatan Bank (Risk Based Bank Rating/RBBR). Fungsi Audit Intern pada Bank Umum, Bank telah
menerapkan fungsi Audit Intern yang bertujuan
Satuan Kerja Kepatuhan juga telah melakukan untuk mendukung manajemen Bank dalam
kajian dan penyesuaian atas Piagam Kepatuhan mendukung manajemen Bank dalam melaksanakan
dari versi sebelumnya yang merupakan kewajibannya dengan memberikan assurance
kebijakan payung dalam penerapan Fungsi yang independen untuk mengevaluasi kecukupan,
Kepatuhan di Bank melalui Surat Keputusan kualitas dan efektivitas tata kelola, manajemen
Direksi No.24/SKDIR/0142 tanggal 20 Desember risiko, dan pengendalian internal. Dalam kerangka
2024. kerja manajemen risiko Bank, Audit Intern berfungsi
sebagai lini ketiga dan bekerja sama dengan lini
Selain itu, sejalan dengan peraturan OJK pertama (unit Bisnis dan Pendukung) dan lini kedua
perihal penerapan Tata Kelola Terintegrasi (fungsi Kepatuhan dan Manajemen Risiko).
bagi Konglomerasi Keuangan yang telah diatur
dalam Peraturan OJK No. 18/POJK.03/2014 dan Audit Intern telah menetapkan visi dan misi dalam
Surat Edaran OJK No.15/SEOJK.03/2015, Satuan Piagam Audit Intern yang juga menjelaskan ruang
Kerja Kepatuhan telah menerbitkan ketentuan lingkup, tujuan, etika, wewenang, dan akuntabilitas
internal berikut: Audit Intern. Untuk mendukung peran Audit Intern
1. Piagam Kepatuhan Terintegrasi bagi Entitas yang independen dan objektif, Audit Intern memiliki
dalam Konglomerasi Keuangan UOB Grup akses penuh dan tak terbatas ke seluruh area
di Indonesia sebagai kebijakan payung kerja, aset, dan dokumentasi milik Bank, dan dapat
dalam pelaksanaan fungsi kepatuhan langsung berkomunikasi dengan Dewan Komisaris
terintegrasi, sebagaimana telah dikinikan atau melalui Komite Audit. Dalam menjalankan
melalui Surat Keputusan Direksi No.24/ kegiatan operasionalnya, Audit Intern berpedoman
SKDIR/0134 tanggal 11 Desember 2024. pada Kebijakan, Prosedur, dan Metodologi Audit
2. Kebijakan Tata Kelola Terintegrasi sebagai Intern.
pedoman utama dalam menjalankan
tugas dan tanggung jawab setiap Entitas
dalam Konglomerasi Keuangan melalui
Surat Keputusan Direksi No. 24/SKDIR/0129
tanggal 29 November 2024.
218 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4
Page 221
Struktur Fungsi Audit Intern lainnya. Untuk menjaga kualitas hasil kerja agar
Struktur organisasi Audit Intern UOB Indonesia tetap sesuai dengan metodologi audit dan standar
dipimpin oleh Kepala Audit Intern yang membawahi internasional untuk praktik profesional bagi auditor
5 (lima) Divisi, yaitu Wholesale Banking and Global intern, dilakukan penilaian kualitas oleh Fungsi
Markets Audit; Corporate Support Functions Audit; Internal Audit Quality Assurance dan independent
Consumer Banking and Channels Audit; Technology quality assurance review oleh pihak ekstern setiap
Audit and Innovation; dan Professional Practices 3 (tiga) tahun sekali.
Audit. Kepala Audit Intern melapor langsung
kepada Direktur Utama dan secara fungsional Kualifikasi/Sertifikasi Profesi Audit Intern
kepada Dewan Komisaris melalui Komite Audit. Per Desember 2024, Tim Audit Intern memiliki 46
staf dengan berbagai latar belakang pendidikan,
Kepala Audit Intern antara lain bergelar Sarjana dan Pasca Sarjana
Imbang Perdana Satryawan, berusia 46 tahun, jurusan Ekonomi, Manajemen, Akuntansi, Teknologi
warga negara Indonesia, ditunjuk sebagai Kepala Informasi, dan lain-lain.
Audit Intern sejak Januari 2022 berdasarkan surat
penunjukan No. 22/SKDIR/0007 tanggal 27 Januari Mayoritas staf Audit Intern juga memiliki kualifikasi
2022. Beliau memiliki pengalaman lebih dari 21 dan sertifikasi profesi Audit Intern, antara lain:
tahun di industri keuangan. Sebelum bergabung 1. Sertifikasi internasional di antaranya: Certified
dengan UOB Indonesia, beliau pernah bekerja di Internal Auditor (CIA), Certified Information
PT Bank BTPN sebagai Deputy Internal Audit Head Systems Auditor (CISA), Certified Public
dan di PT Bank Sumitomo Mitsui Indonesia sebagai Accountant (CPA), Qualified Internal Auditor
Head of Internal Audit. Beliau meraih gelar Master (QIA), Chartered Accountant (CA), Certified
of Business Administration dari Institut Teknologi Financial Crime Specialists (CFCS), Sertifikasi
Bandung, gelar Sarjana Akuntansi dari Universitas Information Technology Infrastructure Library
Padjadjaran. Beliau memiliki Certified Internal (ITIL), Certified in Cybersecurity (CC), Certified
Auditor (CIA), Certified Financial Crime Specialists Information Security Manager (CISM), Network
(CFCS), dan Sustainability and Climate Risk (SCR). Security Analyst (NSA), ISO 27001, dan
Sustainability and Climate Risk (SCR).
Tugas dan Tanggung Jawab Fungsi Kerja Audit 2. Sertifikasi lokal diantaranya: Sertifikasi
Intern Audit Intern Bank oleh LSPP dan Sertifikasi
Audit Intern bertanggung jawab untuk melakukan Manajemen Risiko.
audit berbasis risiko yang mencakup semua aspek
di lini pertama dan lini kedua termasuk namun tidak
terbatas pada struktur, kebijakan, kerangka kerja,
proses, sistem, produk, dan dokumentasi, untuk
memberikan assurance yang independen kepada
Direktur Utama, Dewan Komisaris, dan Komite
Audit atas efektivitas pengawasan tata kelola,
manajemen risiko, dan penerapan pengendalian
internal di bank.
Audit Intern menerapkan Pendekatan Berbasis
Risiko dalam memproyeksikan rencana audit
tahunan dan menentukan ruang lingkup audit
untuk memprioritaskan area yang menjadi
perhatian utama. Secara berkala, Kepala Audit
Intern bertemu dengan Komite Audit, dan berdiskusi
terkait temuan audit yang signifikan, audit project
progress, status temuan audit, dan hal penting
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4 219
Page 222
Tata Kelola Perusahaan
Pelatihan Audit Intern Audit Intern, serta masa tunggu penugasan
Selama tahun 2024, Audit Intern telah menginisiasi auditor dan pihak ekstern. Pembaruan terhadap
berbagai program untuk mengembangkan Piagam Audit Intern terakhir dilakukan pada 22
kompetensi profesional auditor di area-area yang April 2022 dan disetujui oleh Direktur Utama dan
relevan. Program pengembangan staf ini meliputi Dewan Komisaris dengan mempertimbangkan
pelatihan dan seminar terkait topik-topik di bawah rekomendasi dari Komite Audit. Saat ini, Audit
ini: Intern sedang dalam proses pembaruan Piagam
1. Teknologi dan Analisa Data: Audit Intern sehubungan dengan adanya IIA Global
• Cybersecurity and Information Security Internal Audit Standard (GIAS) terbaru yang akan
• Data Analytics, seperti SQL dan SAS efektif berlaku pada tanggal 9 Januari 2025.
• Digital Transformation / Digital Era
• Artificial Intelligence Pengungkapan Hasil Kerja Audit Intern di Tahun
2. Bisnis dan Operasional: 2024
• Pelindungan Data Pribadi Pada tahun 2024, Audit Intern telah melakukan
• Corporate Governance peran dan inisiatif yang ditugaskan, antara lain:
• Finance and Accounting a. Audit Intern telah menjaga independensi,
• Sustainability and Environment objektivitas, dan profesionalisme dengan
• Regulatory Reporting sebaiknya selama pelaksanaan rencana audit.
3. Audit dan Manajemen Risiko b. Audit Intern telah menyelesaikan 30 proyek
• Risk Modelling and Scoring audit dengan efektif sesuai rencana strategis
• Pembekalan Sertifikasi Audit Intern tahunan, yang mencakup Wholesale
• Pembekalan Sertifikasi Manajemen Risiko Banking dan Consumer Banking, Global
4. Soft skill: Markets (aktivitas Treasuri), Channels (kantor
• Leadership Academy cabang), Operations (aktivitas Operasional),
• Work Life Balance Information Technology (IT), dan fungsi/
• Emotional Intelligence departemen pendukung lainnya. Audit Intern
• Komunikasi dan Negosiasi juga melakukan evaluasi atas dua belas kasus
5. Mandatory e-learning terkait Compliance dan whistle-blowing yang dilaporkan melalui
Sustainability whistle-blowing hotline.
c. Audit Intern secara berkesinambungan
Piagam Audit Intern mengimplementasikan rencana transformasi
Merujuk kepada ketentuan Otoritas Jasa digital melalui penyempurnaan skrip dan
Keuangan No. 1/POJK.03/2019 tentang Penerapan advanced Data Analytics (“DA”) untuk
Fungsi Audit Intern pada Bank Umum dan IPPF mengotomatisasi beberapa proses audit dan
(International Professional Practices Framework) membentuk dashboards risiko. Penggunaan
Standard, Bank telah memiliki Piagam Audit DA mengotomatisasi identifikasi kelemahan
Intern No.22/SKDIR/0027 yang memuat misi dan kontrol dengan sampel yang lebih besar
ruang lingkup, struktur organisasi dan kedudukan, dalam waktu yang lebih singkat. Hal ini
tugas dan tanggung jawab, wewenang, kode membantu pelaksanaan Continuous Auditing
etik Audit Intern, persyaratan auditor intern, oleh Audit Intern dan melakukan audit reguler
pertanggungjawaban Audit Intern, dan larangan dengan lebih efektif. Oleh karena itu, DA
perangkapan tugas dan jabatan personel Audit meningkatkan kemampuan Audit Intern dalam
Intern dari pelaksanaan kegiatan operasional memberikan nilai tambah kepada manajemen
Bank. Piagam Audit Intern juga mengatur kriteria dan key stakeholders untuk membantu dalam
penggunaan dan koordinasi dengan tenaga ahli penerapan manajemen risiko.
ekstern, persyaratan Audit Intern untuk menjaga d. Audit Intern telah menetapkan proses
independensi dalam melaksanakan layanan pemantauan penyelesaian temuan audit
konsultasi atau tugas khusus lain, tanggung jawab menggunakan sistem GRC. Semua temuan
dan akuntabilitas Kepala Audit Intern, kewajiban Audit Intern telah diinformasikan kepada
Audit Intern untuk mematuhi Standar Profesional manajemen terkait dan tindakan perbaikan
Audit Intern, pembatasan penggunaan jasa pihak diselesaikan tepat waktu serta disampaikan
ekstern, pembatasan penugasan berkala personil kepada Direksi dan Komite Audit melalui
220 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4
Page 223
laporan audit dan rapat rutin. Sepanjang C. Pelaksanaan Fungsi Audit
tahun 2024, Audit Intern menghadiri rapat
bulanan dengan direksi dan menyampaikan
Eksternal
Dengan persetujuan RUPS dan berdasarkan
isu signifikan yang ditemukan selama proses
rekomendasi dari Komite Audit melalui Dewan
audit serta progres tindakan perbaikan setiap
Komisaris, Bank telah menunjuk Kantor Akuntan
kuartal. Selain itu, Audit Intern mengadakan
Publik yang terdaftar di OJK, yaitu KAP Purwantono,
pertemuan dengan Komite Audit sebanyak 5
Sungkoro & Surja, dimana KAP tersebut merupakan
(lima) kali pada tahun 2024 untuk membahas
KAP “BIG 4” dan berpengalaman dalam melakukan
implementasi fungsi Audit Intern antara lain
pemeriksaan terhadap bank-bank besar di
terkait sumber daya, proses audit, dan hasil
Indonesia. Penunjukan serta legalitas perjanjian
pelaksanaan audit, serta temuan Regulator.
kerja telah sesuai peraturan perundang-undangan
e. Audit Intern meninjau dan memperbarui
yang berlaku.
prosedur Audit Intern secara berkala untuk
meningkatkan efisiensi dan proses audit.
Dalam melaksanakan tugasnya, KAP Purwantono,
f. Fungsi Professional Practices Audit melakukan
Sungkoro & Surja telah memenuhi aspek-aspek yang
Quality Assurance pada beberapa proyek
ditentukan dan telah bekerja secara independen
Audit Intern yang menjadi sampel, untuk
serta memenuhi Standar Profesional Akuntan Publik
memastikan bahwa proses audit dilakukan
serta ruang lingkup audit yang ditetapkan dalam
sesuai dengan kebijakan, prosedur, dan
peraturan perundang-undangan yang berlaku,
metodologi audit yang ditetapkan, juga
sebagaimana tertuang dalam Perjanjian Kerja
untuk memastikan dokumen-dokumen terkait
(Engagement Letter) KAP dengan Bank.
diarsipkan dengan baik dan didukung dengan
bukti pendukung yang memadai.
KAP Purwantono, Sungkoro & Surja, sesuai
g. Audit Intern menerapkan Kerangka Kompetensi
dengan Peraturan OJK No.9 Tahun 2023 tentang
bagi Audit Intern untuk mengidentifikasi
Penggunaan Jasa Akuntan Publik Dan Kantor
kesenjangan keterampilan dalam tim audit
Akuntan Publik Dalam Kegiatan Jasa Keuangan,
dan akan terus menfokuskan pada program
telah melakukan komunikasi dengan Otoritas Jasa
pelatihan di bidang keterampilan IT dan
Keuangan untuk meminta informasi mengenai
digitalisasi, Data Analytics, keterampilan
kondisi Bank, serta memberikan informasi mengenai
teknik audit, keterampilan kepemimpinan, dan
pelaksanaan audit dari awal dimulai proses audit
soft skill terkait lainnya.
hingga proses audit berakhir.
h. Audit Intern menginisiasi Internal Audit
Development Program dengan tujuan
membantu new graduates untuk mendapatkan
kemampuan audit yang mendalam melalui
rotasi pada divisi audit yang berbeda, serta
membantu dalam mengidentifikasi dan
mengembangkan talenta di dalam Fungsi
Kerja Audit Intern.
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4 221
Page 224
Tata Kelola Perusahaan
Penerapan Manajemen Risiko Termasuk Sistem Pengendalian
Internal
Untuk informasi lebih lanjut mengenai Penerapan Manajemen Risiko termasuk Sistem Pengendalian Internal dapat
dilihat pada halaman 242-243.
Mengenai Pernyataan Direksi dan/atau Dewan Komisaris atas Kecukupan Sistem Pengendalian Internal dapat
dilihat pada bagian Sistem Pengendalian Internal di halaman 243 serta Pernyataan Direksi dan/atau Dewan
Komisaris atas Kecukupan Sistem Manajemen Risiko dapat dilihat pada bagian Pelaksanaan Sistem Manajemen
Risiko di halaman 264.
Penyediaan Dana kepada Pihak Terkait dan Penyediaan Dana
Besar
Bank telah memiliki kebijakan dan prosedur untuk Batas Maksimum Pemberian Kredit serta penyediaan dana
kepada pihak terkait dan penyediaan dana besar sebagai bagian dari prinsip kehati-hatian Bank.
Penyediaan dana kepada pihak terkait dan penyediaan dana besar sampai dengan posisi 31 Desember 2024
diuraikan dalam tabel berikut:
(dalam Jutaan Rupiah)
Total
No. Penyediaan Dana
Debitur Nominal
1 Secara Individu
(1) Pihak Terkait 147 2.311.829
(2) 20 (dua puluh) Peminjam selain Pihak Terkait 20 51.381.135
2 Dana Besar
a) Individu - -
b) Group *) 14 20.441.411
*) sesudah menerapkan Teknik MRK
1. Penyediaan Dana secara Individu :
Seluruh Penyediaan Dana kepada Pihak Terkait (baik diperhitungkan maupun dikecualikan dalam perhitungan
BMPK). Penyediaan Dana kepada 20 Grup (dua puluh) Peminjam selain Pihak Terkait yang memperoleh jumlah
Penyediaan Dana terbesar dengan tidak memperhatikan persentase jumlah Penyediaan Dana terhadap Modal
Inti (tier 1) Bank.
2. Penyediaan Dana Besar:
Penyediaan Dana sebesar 10% (sepuluh persen) atau lebih dari Modal Inti (tier 1) Bank kepada selain Pihak
Terkait, sebelum dan sesudah menerapkan Teknik MRK.
222 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4
Page 225
Rencana Strategis Bank
Untuk meningkatkan GCG dan mematuhi ketentuan 3. Mengembangkan ragam solusi di bidang Tresuri
regulator, Bank menyusun Rencana Bisnis yang untuk menjawab kebutuhan nasabah ritel yang
menggambarkan aktivitas bisnis Bank dalam jangka terus meningkat
pendek, menengah, dan panjang. Rencana ini 4. Pengembangan berkelanjutan untuk Center of
memastikan bahwa kebijakan dan tujuan strategis Excellence untuk Rupiah
Bank terarah dengan baik, hati-hati, dan sesuai dengan 5. Melakukan stabilisasi portofolio bisnis “Citi”
prinsip perbankan yang sehat. Branch Consumer Banking setelah akusisi untuk
mengakselerasi skala bisnis.
Rencana Bisnis Bank mempertimbangkan perkembangan 6. Mengembangkan kemampuan dasar untuk
ekonomi global dan domestik serta visi dan nilai-nilai memberikan pengalaman nasabah yang sangat
Bank. Bank menjabarkan rencana strategisnya ke baik untuk segmen nasabah yang berbeda: Mass
dalam rencana jangka panjang, menengah dan pendek Market, Wealth Banking, dan Privilege Banking.
dengan seluruh aspirasi untuk mencapai pertumbuhan 7. Pengembangan rangkaian produk dan layanan
yang berkelanjutan. seputar demografi fokus utama Upwardly Mobile,
Young Demographic.
Bank telah menetapkan fokus strategis jangka panjang 8. Penyempurnaan kerangka kerja, kebijakan,
sebagai berikut: pedoman, dan prosedur risiko secara terus menerus
yang selaras dengan lanskap industri yang
1. Personalisation berkembang, dan mengkomunikasikannya secara
Penawaran solusi yang disesuaikan untuk setiap teratur untuk
segment ritel, aplikasi yang dibangun sesuai dengan 9. menumbuhkan budaya kesadaran risiko yang kuat
kebutuhan nasabah serta pemberian advisory yang di seluruh fungsi.
tepat. 10. Memperkuat pengelolaan neraca dan permodalan
2. Connectivity Bank melalui berbagai aksi korporasi.
Konektivitas yang kuat untuk berbisnis dengan 11. Tetap berada di jalur menuju nilai-nilai Environment,
dan dari ASEAN dengan menjadi “One Bank” untuk Social, and Governance (ESG) melalui promosi
ASEAN, serta mendapatkan akses untuk peluang pembiayaan berkelanjutan dan praktik perusahaan
pertumbuhan di kawasan ASEAN. lainnya.
3. Sustainability 12. Menjelajah berbagai peluang potensial untuk
Meningkatkan bisnis berkelanjutan untuk sinergi kemitraan komersial.
mendukung tujuan pemerintah untuk mencapai Net 13. Mengembangkan strategi People Engagement
Zero pada tahun 2060 melalui pengembangan dan untuk membentuk perilaku yang benar dan
penawaran produk berkelanjutan yang mencakup menanamkan kebanggaan menjadi bagian dari
namun tidak terbatas pada Circular Economy, Green Bank.
and Sustainable Trade Finance, Transition Finance 14. Mengembangkan talenta yang siap masa
serta Smart City. depan melalui pembelajaran silang dan transfer
pengetahuan, dengan memanfaatkan jejak
Rencana Jangka Panjang Bank akan difokuskan pada regional UOB.
pengembangan dan penyempurnaan keunggulan 15. Merevitalisasi posisi merek di ruang nasional dan
kompetitif utamanya di kawasan, sebagai berikut: regional, diikuti dengan peningkatan komprehensif
dalam proposisi nilai nasabah di seluruh Bank.
1. Pengembangan berkelanjutan dari Key Cash, Trade
Finance, dan Pengembangan pemahaman yang
mendalam dan hubungan rantai.
2. Pengembangan pemahaman yang mendalam dan
hubungan rantai pasokan keuangan dalam setiap
ekosistem industri yang unik untuk memberikan
solusi dan layanan terbaik bagi nasabah.
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4 223
Page 226
Tata Kelola Perusahaan
Aspek Pemegang Saham
Bank telah memiliki kebijakan dividen sebagaimana diatur dalam Anggaran Dasar Bank dan Surat Edaran internal.
Ringkasan atas Anggaran Dasar Bank juga tersedia pada situs Bank yang dapat diakses oleh umum.
Transparansi Kondisi Keuangan dan Non Keuangan Bank
yang Belum Diungkapkan Dalam Laporan Lain
Bank telah melaksanakan prinsip transparansi dalam menyampaikan informasi keuangan dan non-keuangan
kepada publik secara tepat waktu, lengkap, akurat, terkini dan utuh.Ringkasan atas Anggaran Dasar Bank juga
tersedia pada situs Bank yang dapat diakses oleh umum.
Kepemilikan Saham Anggota Dewan Komisaris serta
Hubungan Keuangan dan Hubungan Keluarga Anggota
Dewan Komisaris dengan Anggota Dewan Komisaris Lain,
Anggota Direksi dan/atau Pemegang Saham Pengendali Bank
A. Kepemilikan Saham Anggota Dewan Komisaris dan Direksi
No. Nama Jabatan di PT Bank UOB Nama Bank dan/atau Perusahaan lain Persentase
Indonesia (di dalam dan luar negeri) Kepemilikan
per 31
Desember
2024 (%)
Dewan Komisaris
1 Wee Ee Cheong Komisaris Utama C Y Wee & Company Pte Ltd 30,00
E.C. Wee Pte Ltd 98,00
Kheng Leong Company Pte Ltd 23,67
Phoebus Singapore Holdings Pte Ltd 27,67
Portfolio Nominees Ltd 26,01
Supreme Island Corporation 26,00
UIP Holdings Ltd 10,00
Wee Investments (Pte) Ltd 26,22
2 Chin Voon Fat Wakil Komisaris Utama NIL
3 Chan Kok Seong Komisaris NIL
4 Wayan Alit Antara Komisaris Independen NIL
5 VJH Boentaran Komisaris Independen NIL
Lesmana
6 Johanes Susilo Komisaris Independen NIL
224 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4
Page 227
No. Nama Jabatan di PT Bank UOB Nama Bank dan/atau Perusahaan lain Persentase
Indonesia (di dalam dan luar negeri) Kepemilikan
per 31
Desember
2024 (%)
Direksi
1 Hendra Gunawan Direktur Utama NIL
2 Teh Han Yi Direktur Keuangan & Layanan NIL
Korporasi
3 Paul Rafiuly Direktur Teknologi & NIL
Operasional
4 Harapman Kasan Direktur Wholesale Banking NIL
5 Sonny Samuel Direktur Global Markets NIL
6 Ardhi Wibowo Direktur Kepatuhan, Legal & NIL
Sekretaris Perusahaan
7 Henry Santoso Direktur Manajemen Risiko NIL
8 Cristina Teh Tan Direktur Consumer Banking NIL
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4 225
Page 228
Tata Kelola Perusahaan
B. Hubungan Keuangan dan Hubungan Keluarga Anggota Dewan Komisaris
dan Direksi dengan Anggota Dewan Komisaris Lain, Direksi Lain dan/atau
Pemegang Saham Pengendali Bank
Dewan Hubungan Keluarga Dengan Hubungan Keluarga Dengan Keterangan
Komisaris Dewan Direksi Pemegang Dewan Direksi Pemegang
dan Komisaris Saham Komisaris Saham
Direksi Pengendali Pengendali
Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak
Wee Ee - - - - V - - - - - V - Deputy Chairman dan CEO
Cheong United Overseas Bank
Limited, Singapura
Chin Voon - - - - - - - - - - V - Head of Group Wholesale
Fat and Markets di United
Overseas Bank Limited,
Singapura
Chan Kok - - - - - - - - - - V - Group Chief Risk Officer
Seong di United Overseas Bank
Limited, Singapura
Wayan Alit - - - - - - - - - - - - Tidak ada
Antara
VJH - - - - - - - - - - - - Tidak ada
Boentaran
Lesmana
Johanes - - - - - - - - - - - - Tidak ada
Susilo
Hendra - - - - - - - - - - - - Tidak ada
Gunawan
Teh Han Yi - - - - - - - - - - - - Tidak ada
Paul - - - - - - - - - - - - Tidak ada
Rafiuly
Harapman - - - - - - - - - - - - Tidak ada
Kasan
Sonny - - - - - - - - - - - - Tidak ada
Samuel
Ardhi - - - - - - - - - - - - Tidak ada
Wibowo
Henry - - - - - - - - - - - - Tidak ada
Santoso
Cristina - - - - - - - - - - - - Tidak ada
Teh Tan
226 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4
Page 229
Pengungkapan Kebijakan Remunerasi
Kebijakan Remunerasi material pada kinerja Bank dan profil risiko, serta
Kebijakan dan Struktur Remunerasi Bank (Kebijakan pegawai yang diberikan mandate dengan risiko tinggi
Remunerasi) ditinjau dan disetujui oleh Dewan Komisaris, dalam bentuk aset tertimbang menurut risiko, batas
sebagaimana dituangkan dalam Surat Keputusan Direksi perdagangan, dan anggaran penjualan perdagangan
No. 22/SKDIR/0043 tanggal 14 Juni 2022. Kebijakan serta karyawan yang menerima Penghasilan tidak tetap
Remunerasi dirancang dengan mempertimbangkan dalam jumlah tertentu. Pada Tahun Keuangan 2024,
daya saing pasar, mendukung keberlanjutan jangka terdapat 25 MRT yang diidentifikasi yang terdiri dari
panjang serta peningkatan produktifitas dalam Direksi Bank serta beberapa posisi kunci yang sesuai
mengembangkan kemampuan organisasi dan memupuk dengan kriteria MRT.
budaya risiko yang tepat serta memberikan fleksibilitas
menanggapi dinamika kebutuhan usaha. Tujuan kebijakan penangguhan adalah untuk:
• menyelaraskan jadwal pembayaran kompensasi
Cakupan Kebijakan Remunerasi dengan horizon waktu risiko;
Kebijakan remunerasi di atas berlaku dan telah • menyelaraskan kepentingan Pegawai dengan
diimplementasikan pada setiap unit bisnis dan wilayah kepentingan jangka panjang pemegang saham
di Indonesia. dan Bank;
• mempertahankan pegawai Bank yang kontribusinya
Penentuan Variabel Remunerasi sangat penting bagi pertumbuhan jangka panjang
Dalam menentukan variable remunerasi, perlu dan profitabilitas Bank; dan
mempertimbangkan tingkat produktivitas dan kondisi • memberikan kompensasi untuk dapat mendorong
kinerja Negara yang didasarkan pada faktor finansial kinerja jangka panjang Bank yang baik.
dan non-finansial serta risiko utama yang dapat
berdampak secara material terhadap kegiatan usaha Maksimum 40 persen pembayaran variabel dapat
yang diselaraskan dengan Peraturan OJK terkait dilakukan penangguhan, dengan proporsi penangguhan
penerapan manajemen risiko bagi bank umum. Terdapat meningkat seiring dengan jumlah pembayaran variabel
8 delapan) risiko utama - yaitu risiko kredit, risiko pasar, yang diterima. Pemberian penangguhan akan dilakukan
risiko likuiditas, risiko operasional, risiko hukum, risiko dalam jangka waktu 3 (tiga) tahun.
reputasi, risiko strategis, dan risiko kepatuhan.
Pemberian kompensasi yang ditangguhkan dapat
Pegawai dalam fungsi kontrol yang saat ini terdiri dari dilakukan malus dan clawback. Malus atas kompensasi
Manajemen Risiko, Audit, Kredit dan Kepatuhan, diberi yang belum diberikan dan clawback atas kompensasi yang
kompensasi secara independen dari kinerja setiap lini dibayarkan dapat dipicu oleh tindakan yang merupakan,
bisnis atau unit bisnis yang mereka awasi. Hal ini untuk menyebabkan atau berkontribusi pada, antara lain:
menghindari potensi konflik kepentingan. • pelanggaran material terhadap batasan risiko;
• kerugian keuangan atau perubahan negatif pada
Pengukuran Kinerja dikaitkan dengan Remunerasi profil risiko;
Kepala unit bisnis memberikan penghargaan kepada •
penyajian kembali material atas hasil keuangan;
pegawai atas kinerja pribadinya. Pegawai dinilai atau
berdasarkan tujuan kinerja pegawai, perilaku • kesalahan, penyimpangan atau penipuan.
kompetensi, dan perilaku sehubungan dengan nilai- •
Pegawai dilarang menggunakan strategi lindung
nilai UOB. Ini menyeimbangkan pencapaian kuantitatif nilai pribadi atau asuransi terkait kompensasi
dari indikator kinerja utama dengan perilaku yang dan kewajiban untuk melindungi, dan/atau untuk
diharapkan pegawai tegakkan dalam mencapai tujuan mengompensasi:
mereka. Secara umum, pegawai yang telah melampaui •
setiap penyesuaian, pengurangan atau kerugian
ekspektasi kinerja akan diberikan Kompensasi Total dalam pembayaran variabel.
yang relatif lebih tinggi. Sebaliknya, pegawai yang tidak • penyitaan pemberian pembayaran variabel yang
memenuhi harapan kinerja untuk tahun tersebut mungkin ditangguhkan dan/atau belum diberikan.
tidak menerima pembayaran variabel. Peringkat kinerja • potensi clawback atas penghargaan yang
keseluruhan dan penghargaan Kompensasi Total juga diberikan.
ditinjau oleh Panel Komite SDM.
Konsultan Eksternal
Penyesuaian Remunerasi dikaitkan dengan Kinerja Dalam penyusunan kebijakan remunerasi, dan
dan Risiko memastikan daya saing, Bank berpartisipasi dalam
Penundaan pembayaran variabel Bank berlaku untuk survei pasar tentang remunerasi dan manfaat
pegawai senior dan Pengambil Risiko Material (MRT). kesejahteraan yang difasilitasi oleh konsultan eksternal
MRT saat ini terdiri dari pegawai dengan tanggung independen.
jawab organisasi yang signifikan yang memiliki dampak
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4 227
Page 230
Tata Kelola Perusahaan
Paket/Kebijakan Remunerasi dan Fasilitas Lain bagi Dewan
Komisaris serta Direksi
A. Tipe Remunerasi dan Fasilitas Lain untuk Dewan Komisaris dan Direksi
(dalam jutaan Rupiah)
B. Jenis Remunerasi dan Fasilitas Lain Jumlah Diterima Dalam 1 (Satu) Tahun
Dewan Komisaris Direksi
Orang Jumlah Orang Jumlah
Remunerasi (gaji, bonus, tunjangan rutin, tantiem, dan 6 6.187 9 48.605
fasilitas lainnya dalam bentuk non-natura)
Fasilitas lain dalam bentuk natura (perumahan, - - - -
transportasi, asuransi kesehatan dan sebagainya) yang:
Dapat dimiliki - - - -
Tidak dapat dimiliki - - 9 1.746
B. Perincian Kelompok Penerima Paket Remunerasi
(dalam jutaan Rupiah)
Jumlah Remunerasi per Orang Dewan Komisaris Direksi
Dalam 1 (Satu) Tahun*)
Di atas Rp2 Miliar 2 9
Di atas Rp1 Miliar sampai dengan Rp2 Miliar 1 -
Di atas Rp500 Juta sampai dengan Rp1 Miliar - -
Rp500 Juta ke bawah 3 -
*) Diterima Secara Tunai
C. Remunerasi yang Bersifat Variabel
Sesuai dengan Kebijakan dan Struktur Remunerasi yang telah selesai disusun, remunerasi variabel untuk Dewan
Komisaris dan Direksi meliputi bonus dalam bentuk tunai.
Jumlah Direksi, Dewan Komisaris dan Pegawai yang menerima Remunerasi yang bersifat variabel selama 1 (satu)
tahun, dan total nominalnya dapat dilihat pada tabel di bawah ini.
(dalam jutaan Rupiah)
Remunerasi yang Bersifat Variabel Jumlah Diterima Dalam 1 (Satu) Tahun
Dewan Komisaris Direksi Pegawai
Orang Jumlah Orang Jumlah Person Total
Jumlah 3 1.800 8 47.305 3.129 279.005
D. Jabatan dan Jumlah Pihak yang menjadi Material Risk Takers
No. Jabatan Jumlah Orang
1 Dewan Komisaris -
2 Direksi 8
3 Pegawai 17
228 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4
Page 231
E. Share Options
Selama tahun 2024, PT Bank UOB Indonesia tidak memberikan saham baik kepada Komisaris, Direksi maupun
kepada pegawai.
F. Rasio Gaji Tertinggi dan Terendah
Keterangan Rasio
2023 2024
Rasio gaji pegawai tertinggi & terendah 1 : 137 1 : 133
Rasio gaji direksi tertinggi & terendah 1 : 1.57 1 : 1.53
Rasio gaji komisaris tertinggi & terendah 1:1 1:1
Rasio gaji direksi tertinggi & pegawai tertinggi 1 : 1.38 1 : 1.38
G. Jumlah Penerima dan Total Nominal Remunerasi yang bersifat Variabel
yang dijamin tanpa syarat akan diberikan oleh Bank kepada Calon
Direksi, Calon Dewan Komisaris, dan/atau Calon Pegawai selama 1 (satu)
tahun pertama bekerja
(dalam jutaan Rupiah)
Unconditional Variable Jumlah Diterima Dalam 1 (Satu) Tahun
Remuneration Dewan Komisaris Direksi Pegawai
Orang Jumlah Orang Jumlah Orang Jumlah
Jumlah - - - - - -
H. Jumlah Pegawai yang Terkena Pemutusan Hubungan Kerja dan Total
Nominal Pesangon yang Dibayarkan
Jumlah Nominal Pesangon yang dibayarkan per Orang dalam 1 (satu) Jumlah Pegawai
Tahun
Di atas Rp1 Miliar -
Di atas Rp500 juta sampai dengan Rp1 Miliar -
Rp500 juta ke bawah -
Nihil -
I. Jumlah Total Remunerasi yang Bersifat Variabel yang Ditangguhkan yang
Terdiri dari Tunai
(dalam jutaan Rupiah)
Remunerasi yang Bersifat Variabel Dewan Komisaris Direksi Pegawai
yang Ditangguhkan Orang Jumlah Orang Jumlah Person Total
Jumlah - - 8 18.922 17 12.828
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4 229
Page 232
Tata Kelola Perusahaan
J. Jumlah Penerima dan Total Nominal Remunerasi bersifat Variabel yang
ditangguhkan yang dibayarkan selama 1 (satu) Tahun
(dalam jutaan Rupiah)
Remunerasi yang bersifat Variabel Dewan Komisaris Direksi Pegawai
yang Ditangguhkan Orang Jumlah Orang Jumlah Orang Total
Jumlah - - 8 14.659 14 12.268
K. Rincian Jumlah Remunerasi yang Diberikan dalam 1 (satu) Tahun
(dalam jutaan Rupiah)
Remunerasi yang bersifat Tetap*)
Tunai 96.532
Saham/Instrumen yang berbasis saham yang diterbitkan Bank -
B. Remunerasi yang bersifat Variabel*)
Tidak Ditangguhkan
Ditangguhkan
Tunai 48.295 31.750
Instrumen yang berbasis saham yang diterbitkan Bank - -
*) Hanya untuk MRT dalam jutaan Rupiah.
L. Informasi Kuantatif
Jenis Remunerasi yang bersifat Variabel*) Sisa yang Masih Jumlah Deduksi Selama Periode Laporan
Ditangguhkan Akibat Akibat Jumlah
Penyesuaian Penyesuaian (A)+(B)
Eksplisit (A) Implisit (B)
Tunai 76.215 - - -
Saham/Instrumen yang berbasis saham - - - -
yang diterbitkan Bank
*) Hanya untuk MRT dalam jutaan Rupiah.
230 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4
Page 233
Jumlah Penyimpangan (Internal Fraud) yang Terjadi dan
Upaya Penyelesaian oleh Bank
Kasus fraud internal di tahun 2024 dengan dampak finansial lebih dari Rp100.000.000 (seratus juta Rupiah)
ditunjukan pada tabel di bawah ini:
Internal fraud Jumlah kasus yang dilakukan Oleh
dalam 1 (satu)
Anggota Direksi dan Pegawai Tetap Pegawai Tidak Tetap dan
tahun
Anggota Dewan Tenaga Kerja Alih Daya
Komisaris
Tahun lalu Tahun Tahun lalu Tahun Tahun lalu Tahun
(2023) berjalan (2023) berjalan (2023) berjalan
(2024) (2024) (2024)
Jumlah kasus fraud 0 0 0 1 0 0
Telah diselesaikan 0 0 0 1 0 0
Dalam proses 0 0 0 0 0 0
penyelesaian di
internal Bank
Belum diupayakan 0 0 0 0 0 0
penyelesaian
Telah ditindaklanjuti 0 0 0 1 0 0
melalui proses
hukum
Jumlah Permasalahan Hukum dan Upaya Penyelesaian
oleh Bank
Kasus hukum yang melibatkan Bank per posisi 31 Desember 2024 tercantum pada tabel di bawah ini:
Permasalahan hukum Jumlah Permasalahan Hukum
Perdata Pidana
Bank UOB Indonesia Bank UOB Indonesia
sebagai penggugat sebagai tergugat
Telah selesai (berkekuatan hukum tetap) 0 0 1
Dalam proses penyelesaian 3 151 9
Jumlah 3 151 10
Permasalahan Hukum yang Sedang Dihadapi Dewan
Komisaris dan Direksi
Sepanjang tahun 2024, tidak terdapat perkara penting yang dihadapi Bank yang melibatkan anggota Dewan
Komisaris dan Direksi.
Selain itu, tidak terdapat perkara hukum yang berdampak material terhadap Bank selama tahun 2024.
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4 231
Page 234
Tata Kelola Perusahaan
Sanksi Administratif
Pada tahun 2024, tidak terdapat sanksi administratif yang signifikan. Sebagian besar sanksi yang dibebankan
kepada Bank merupakan kesalahan yang bersifat administratif. Bank telah menindaklanjuti perbaikan laporan,
serta tindak lanjut mitigasi risiko antara lain dengan melakukan pelatihan, perbaikan sistem dan peningkatan
kontrol.
Transaksi yang Mengandung Benturan Kepentingan
Selama tahun 2024, tidak terdapat transaksi benturan kepentingan yang berpotensi merugikan atau mengurangi
keuntungan Bank.
Buy Back Shares dan Buy Back Obligasi Bank
Selama tahun 2024, Bank tidak melakukan buy back shares dan buy back obligasi Bank.
Pemberian Dana Untuk Kegiatan Sosial dan Kegiatan Politik
Selama Periode 2024
Bank percaya akan kemampuannya untuk berperan aktif dalam membangun lingkungan yang lebih baik, sehingga
kami terus berperan serta dalam membangun masyarakat. Agenda selama tahun 2024 dapat kami uraikan di
bawah ini:
Kategori Jenis Kegiatan Uraian Kegiatan Total Dana
(dalam jutaan
Rupiah)
Sosial dan UOB Heartbeat Karyawan UOB Indonesia mengumpulkan dana dengan cara 350,00
Hubungan Virtual Run/Walk mengumpulkan km di program UOB Heartbeat Virtual Run/
Masyarakat Walk dan memberikan donasi berupa laptop, alat pendengar
dan kebutuhan dasar ke 4 SLB Tuna Rungu di 5 kota.
Perayaan Dalam rangka merayakan Hari Raya Idul Fitri 1445 H UOB 50,00
Aktifitas Indonesia mengadakan kegiatan rangkaian acara Ramadhan
Ramadhan bersama karyawan seperti takjil, kajian Ramadhan, mudik
bersama, halal bi halal serta donasi ke yayasan panti asuhan.
Perayaan Natal UOB Indonesia melakukan kegiatan perayaan hari Natal 110,00
bersama karyawan dan donasi ke yayasan panti asuhan.
Qurban Kegiatan keagamaan (Qurban)/Kegiatan keagamaan 153,58
(Qurban) yang disalurkan kepada masyarakat setempat
Literasi BB Customer Business Banking Mid-Year Economic Outlook 2024 350,00
Keuangan Engagement
UOB Internship Meningkatkan pengetahuan tentang produk Bank kepada 257,40
para peserta magang.
UOB Economic Menyediakan narasumber profesional terkait situasi dan 5.500,00
Outlook 2025 kondisi ekonomi lokal dan global terkini.
Transaction Meningkatkan pengetahuan mengenai fitur dan penggunaan 0
Banking internet banking UOB untuk nasabah perusahaan.
Experience
Center (TBEX)
Seni Kompetisi UOB Indonesia menyelenggarakan kompetisi 14th UOB 620,00
Melukis Painting of the Year untuk membantu menemukan dan
mendukung generasi baru seniman, serta menghubungkan
mereka dengan kesempatan di panggung seni internasional.
Total Biaya 6.593,66
232 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4
Page 235
Kode Etik
Kode Etik 3. Tanggung Jawab kepada Waralaba Perusahaan
Kode etik Bank merupakan dasar dari kerangka tata Pegawai dilarang untuk menarik pegawai lainnya
kelola perusahaan yang mencerminkan komitmen untuk meninggalkan Bank, atau menarik bisnis dari
Bank untuk bertindak secara adil, benar dan tidak Bank (non-solicitation).
melanggar hukum. Manajemen dan pegawai, tanpa
terkecuali, berkomitmen untuk terus melanjutkan dan Bank juga melarang aktivitas perdagangan orang
menyempurnakan penerapan praktik-praktik GCG yang dalam, menghindari keterlibatan dalam transaksi
mengedepankan prinsip moral dan etika sesuai kode yang mengandung benturan kepentingan dan
etik Bank. larangan melakukan aktivitas di luar Bank yang
secara langsung maupun tidak langsung yang dapat
Cakupan Penerapan Kode Etik mengganggu kinerja Pegawai dan/atau Bank.
Seluruh pihak yang mencakup Dewan Komisaris, Direksi,
Pegawai Tetap baik yang bekerja penuh waktu atau Di samping itu, Bank melarang pelanggaran terhadap
paruh waktu, Pegawai Tidak Tetap seperti Pegawai undang-undang persaingan yang berlaku dan wajib
kontrak, serta para trainee dan peserta magang dan jika mematuhi semua undang-undang serta peraturan
relevan kontraktor independen pihak ketiga, para agen, yang berlaku.
staf keagenan, konsultan, vendor dan pemasok barang
dan jasa wajib memahami, menaati, dan melaksanakan 4. Tanggung Jawab kepada Aset Perusahaan
Kode Etik. Pegawai berkewajiban untuk bekerja sama dengan
tim penyelidik eksternal dan internal yang memiliki
wewenang, mengamankan kepentingan Bank terkait
Pokok-pokok Kode Etik hak atas kekayaan intelektual dan penggunaan alat-
Secara berkala Bank mengkaji kembali isi pedoman
alat teknologi informasi, memastikan dokumentasi
perilaku dan kode etik serta mensosialisasikan pada
yang akurat, penyimpanan arsip, penanganan dan
seluruh Pegawai dan Manajemen, sehingga dapat
pemusnahan dokumen yang tepat.
dipastikan pedoman dan kode etik tersebut dipahami
dan dijalankan. Kode Etik Bank dijabarkan dalam
Seluruh Pegawai berkewajiban untuk menjaga
komponen sebagai berikut:
kerahasiaan, privasi dan keamanan data nasabah.
1. Tanggung Jawab di Tempat Kerja
Bank harus menciptakan lingkungan kerja yang
kondusif, sehat dan tidak diskriminatif. Bank juga
Penyebarluasan Upaya Penegakan
memberikan pelatihan secara berkala kepada dan Sanksi Pelanggaran Kode Etik
seluruh Pegawai dan menilai efektivitas dari kegiatan Sosialisasi Kode Etik Bank telah dilakukan sejak pegawai
pelatihan tersebut secara berkala. Selanjutnya, Bank bergabung di Bank dengan membaca, memahami serta
juga mengelola data pribadi Pegawai sesuai dengan melakukan deklarasi untuk mematuhi dan mengikuti
Undang-Undang yang berlaku dan sesuai dengan Kode Etik Bank. Sebagai langkah Bank untuk memastikan
Pemberitahuan Privasi Pegawai. setiap pegawai telah mengetahui, membaca, memahami
dan melaksanakan ketentuan Kode Etik Bank, maka
2. Tanggung Jawab kepada Nasabah dan Pihak setiap tahun pegawai diwajibkan untuk menjalankan
Eksternal Lain e-Learning dan melakukan deklarasi melalui platform
Kode Etik mengatur untuk menjaga profesionalisme, HR sebagai salah satu bentuk refreshment. Bank juga
independensi, dan objektivitas, memperlakukan secara berkala memperbarui Kode Etik Bank yang dapat
nasabah secara adil, melarang pegawai untuk diakses melalui platform yang disediakan oleh HR.
menerima hadiah dan hiburan dimana dapat
terlihat keputusan bisnis telah dikompromikan atau Sebagai upaya penegakan, Bank juga telah melakukan
terdapat benturan kepentingan dengan pekerjaan pemantauan pada transaksi rekening pegawai,
pegawai, melarang Pegawai untuk menerima uang memantau perubahan tingkah laku pegawai, dan
dari pihak luar manapun, melakukan penilaian bisnis menggunakan jasa vendor untuk melakukan screening
yang tepat pada saat menyeleksi pihak ketiga yang data dan profil calon pegawai serta melakukan
akan melakukan kerja sama dengan Bank termasuk pengecekan SLIK (Sistem Layanan Informasi Keuangan).
asosiasi bisnis atau vendor, setiap pegawai
berhak mengikuti kegiatan politik apabila sudah Karyawan diharapkan dapat menjunjung tinggi Kode
mendapatkan persetujuan dari Kepala Fungsi Kerja Etik Bank dan menerapkan prinsip-prinsipnya pada
terkait dan Fungsi Kerja Sumber Daya Manusia. tindakan sehari-hari.
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4 233
Page 236
Tata Kelola Perusahaan
Budaya Perusahaan
Bank memiliki budaya unik dimana karyawan, manajer, • Committed – Kami berkomitmen untuk membangun
dan pimpinan Bank menjalankan nilai-nilai UOB: hari esok yang lebih baik. Kami bertanggung jawab
Honourable, Enterprising, United, Committed dan People untuk memastikan bahwa UOB merupakan sumber
Philosophy (Care, Growth, Trust); dalam pelayanan pada terpercaya nilai stabilitas, keamanan dan kekuatan.
nasabah Bank sehari-hari, mengelola dan memimpin
tim, dalam proses pengambilan keputusan, serta dalam Nilai-nilai ini tertanam bersama dengan tujuan Bank
komitmen kami kepada Pemangku Kepentingan, regulator, untuk membangun masa depan ASEAN dan didukung
komunitas, dan pegawai. oleh People Philosophy UOB, yaitu Care, Growth dan
Trust.
Nilai-nilai Bank adalah sebagai berikut:
Bank mendorong karyawan untuk membuat perbedaan
• Honourable – Kami bertindak dengan hati-hati
positif dan bermakna dalam memenuhi kebutuhan
untuk mendorong keberhasilan nasabah serta
para pemangku kepentingan. Bank berkomitmen
mempertahankan standar tertinggi perilaku
untuk menumbuhkan budaya organisasi yang inklusif,
professional dan moral. Kami melakukan apa
bijaksana, progresif, dan berkinerja tinggi, agar
yang benar bagi nasabah melalui kedisiplinan,
karyawan dapat meraih yang terbaik.
keterbukaan, dan keberanian.
• Enterprising – Kami terdidik dengan semangat
Nilai-nilai Bank ditujukan untuk mendorong karyawan
Enterprising, yang didemonstrasikan melalui
agar terus meningkatkan standar perilaku dan kinerja
kepemimpinan, wawasan yang tajam dan pola pikir
dalam melayani nasabah, serta merupakan landasan
yang berwawasan ke depan.
bagi budaya risiko yang kokoh.
• United – Kami bekerja sebagai sebuah tim untuk
mencapai tujuan individu dan perusahaan dengan
kerja sama, saling menghormati dan loyalitas.
Whistle-blowing
Sejalan dengan komitmen yang tinggi untuk menerapkan A. Prosedur Laporan Pelanggaran
GCG, terutama prinsip keterbukaan yang dilaksanakan Pelaporan pelanggaran harus dibuat dengan kepastian
secara penuh tanggung jawab oleh Direksi Bank, bahwa apa yang dilaporkan memang benar dan
manajemen mengharapkan seluruh jajaran karyawan whistle-blower harus dapat memberikan informasi dan
Bank dan pihak eksternal yang bekerja sama dengan bukti yang dapat ditelusuri dan ditindaklanjuti.
Bank untuk berperan aktif dalam menerapkan Kebijakan
Whistle-blowing dengan melaporkan ketidaksesuaian Pelaporan Pelanggaran dapat disampaikan kepada
atau wrongdoing atau pelanggaran terhadap ketentuan Kepala Audit Intern, Direktur Utama, atau Ketua Komite
yang berlaku, baik internal maupun regulator yang Audit melalui Whistle-blowing Hotline, seperti: email
dilakukan oleh semua staf di seluruh lini bisnis, termasuk dan telepon.
Direksi maupun pihak eksternal tanpa keraguan dan
rasa takut.
B. Perlindungan bagi Pelapor dan
Bank mengambil langkah preventif untuk memerangi Terlapor
praktek-praktek yang menentang good corporate • Keamanan: Seluruh karyawan (termasuk yang
governance dengan menindaklanjuti pelanggaran membantu pada saat investigasi) akan dilindungi
yang dilaporkan melalui sistem whistle-blowing. Sistem dari tindakan balasan atau penganiayaan
ini diharapkan dapat meningkatkan partisipasi semua selama membuat laporan dengan itikad baik.
karyawan dan pihak eksternal untuk melaporkan Karyawan yang memperlakukan whistle-blower
pelanggaran yang terjadi. secara tidak adil akan menghadapi tindakan
disipliner. Di sisi lain, Bank dapat mengambil
234 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4
Page 237
tindakan disipliner terhadap karyawan yang d)
Dimana informasi diberikan kepada polisi untuk
membuat laporan tidak benar sebagai bentuk investigasi kriminal.
pembalasan dendam atau untuk keuntungan
pribadi. Jika Bank dihadapkan pada kondisi khusus diatas dan
• erahasiaan: Meskipun whistle-blower memiliki
K telah mengungkapkan identitas whistle-blower atau
hak untuk merahasiakan identitasnya, Bank informasi apapun yang dapat mengungkapkan identitas
mendorong karyawan untuk mengungkapkan whistle-blower, Bank akan melakukan segala upaya
identitasnya ketika menyampaikan yang wajar untuk menginformasikan pengungkapan
kekhawatiran atau memberikan informasi. tersebut kepada whistle-blower.
Identitas whistle-blower dan informasi yang
diberikan oleh whistle-blower akan dijaga Namun, jika Bank dihadapkan pada suatu keadaan yang
kerahasiaannya. tidak tercakup oleh kondisi khusus diatas, dan identitas
dari whistleblower harus diungkapkan, investigasi tidak
Kondisi khusus dimana identitas atau informasi yang akan dilanjutkan tanpa persetujuan whistle-blower.
diberikan oleh whistle-blower tidak dapat atau tidak
akan diperlakukan sebagai rahasia, termasuk: E. Hasil dari Penanganan
a) Di mana Bank berada di bawah kewajiban hukum
untuk mengungkapkan informasi yang diberikan; Pengaduan
b) Dimana informasi sudah beredar di publik; Selama tahun 2024, terdapat 12 (dua belas) kasus
c) Dimana informasi diberikan, atas dasar whistle-blowing. Seluruh kasus telah ditindaklanjuti.
kerahasiaan yang ketat kepada unit Legal atau 9 (sembilan) kasus telah ditutup, sementara 3 (tiga)
pihak eksternal yang ditunjuk untuk mendapatkan kasus lainnya sedang dalam proses investigasi.
saran profesional; dan
Penerapan Pencegahan Praktik Korupsi, Balas Jasa
(kickbacks), Fraud, Suap dan/atau Gratifikasi
Fungsi Kerja Legal, Divisi AML/CFT and Sanctions, Anti diwajibkan menandatangani kode etik serta Pakta
Bribery and Corruption, Anti-Tax Evasion dan Divisi Anti Integritas dan Deklarasi Anti Fraud yang mewajibkan
Financial Crime Investigation & Intelligence, memberikan pegawai Bank untuk tidak terlibat dalam praktik
dukungan nasihat (advisory) untuk kepatuhan terhadap fraud, suap atau korupsi dan Bank melakukan upaya
anti-korupsi. Untuk mencegah praktik korupsi, balas komunikasi dan pelatihan melalui program E-Learning
jasa (kickbacks), fraud, suap dan/atau gratifikasi dalam Mission Compliance dan terkait dengan pihak eksternal,
Bank, maka kebijakan anti-korupsi sudah dimasukkan dalam perjanjian kerja sama dengan pihak eksternal
sebagai bagian dari Pedoman Perilaku dan Kode telah dicantumkan klausula tentang kepatuhan
Etik Pegawai Bank, dimana seluruh pegawai Bank terhadap hukum anti-korupsi.
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4 235
Page 238
Tata Kelola Perusahaan
Komunikasi Internal
Bank menggunakan berbagai saluran komunikasi yang dilakukan oleh Fungsi Kerja Personal
internal untuk mengedukasi karyawan mengenai Financial Services dalam hal layanan privilege
industri perbankan serta memberikan informasi terkait banking, tabungan, deposito, kartu kredit, kredit
aktivitas bisnis, kebijakan, dan rencana strategis Bank. kepemilikan rumah dan acara internal lainnya yang
Jaringan komunikasi internal tersebut mencakup: diselenggarakan oleh PFS.
• UOB Intranet Portal • TSB News
Portal intranet berisikan informasi penting untuk Berisikan informasi kegiatan yang dilakukan oleh
mendukung layanan Bank serta operasional Fungsi Kerja Transaction Banking (TSB).
sehari-hari. • Customer Experience & Advocacy (CEA) News
• CEO Message Berisikan publikasi rutin mengenai informasi terkait
Berisikan informasi mengenai rencana strategis kualitas layanan pelanggan.
dan pencapaian Bank, juga ucapan selamat atas • IT News
perayaan kegiatan agama maupun budaya yang Berisikan informasi terkait kebijakan-kebijakan
disampaikan oleh Direktur Utama. yang diterapkan dalam penggunaan sistem
• E-Learning Informasi dan Teknologi di lingkungan Bank.
Dilakukan sebagai refreshment akan penerapan • Risk Management
informasi kebijakan Bank yang wajib dilakukan Berisikan informasi mengenai kebijakan manajemen
oleh seluruh staf UOB. Informasi kebijakan tersebut risiko di Bank.
antara lain kebijakan Know Your Customer, Anti- • Poster
Money Laundering, IT Security Awareness, Fair Bank membuat poster yang ditempatkan di ruang
Dealing, Insider Trading dan kebijakan lainnya kerja staf, baik di kantor pusat maupun kantor-
yang terkait dengan operasional perbankan. kantor cabangnya yang berisikan informasi terkait
• Daily News kebijakan Bank.
Dikirimkan setiap hari kepada staf yang berisikan • Screen Saver
rangkuman pemberitaan terkait lembaga Bank memanfaatkan penggunakan screen
keuangan dan juga peliputan UOB Indonesia di saver di komputer karyawan untuk memberikan
berbagai media cetak dan online. informasi terbaru mengenai program yang terkait
• HR News pengembangan diri karyawan.
Dikirimkan kepada seluruh staf yang berisikan • Weekly Update
informasi kebijakan-kebijakan terkait dengan Berisikan rangkuman informasi atau kegiatan yang
sumber daya manusia di lingkungan Bank. dilakukan oleh bank selama satu minggu.
• PFS News
Berisikan informasi terkait kegiatan promosi
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
UOB Indonesia berkomitmen dalam membantu nasabah literasi keuangan kepada komunitas, serta apresiasi
mengelola keuangan pribadi dan bisnis pribadi terhadap seni melalui perhelatan UOB Painting the Year,
mereka. Selain menjalankan kegiatan bisnis, Bank juga yang telah bergulir selama lebih dari 40 tahun di Asia
berkomitmen untuk memberdayakan komunitas di mana dan lebih dari 10 tahun di Indonesia. Kontribusi UOB
kami beroperasi melalui partisipasi aktif dalam inisiatif di pentas seni mendorong semangat dan pemikiran
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR). kreatif para seniman, tidak hanya di Indonesia namun
hingga Asia Tenggara seiring dengan memberdayakan
Program CSR kami yang berada dibawah naungan generasi penerus seniman Indonesia berbakat.
UOB Heartbeat berfokus pada seni, anak-anak, dan
pendidikan terus memberikan dampak bagi masyarakat. Aktivitas penggalangan dana tahunan kami, UOB
Selama lebih dari 10 tahun di Indonesia, kami telah Heartbeat Run/Walk, digelar secara virtual diikuti lebih
menggelar berbagai program yang mencakup kegiatan dari 2.500 kolega. Secara kolektif kami mengumpulkan
untuk komunitas mulai dari pendidikan kepada anak- lebih dari Rp250 juta guna mendukung 4 SLB Tuna
anak melalui pembelajaran ilmu perbankan, memberikan Rungu di 4 wilayah dan Rosa Foundation.
236 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4
Page 239
Perlindungan Nasabah
UOB Indonesia menjalankan usahanya dengan penuh tanggung jawab. Kami menyediakan layanan berkualitas
kepada nasabah kami serta memastikan kebutuhan keuangan mereka terpenuhi.
Bank telah melakukan pengkinian kebijakan Perlindungan Nasabah untuk mendukung penerapan Perlindungan
Nasabah di Bank dengan mengeluarkan SKDIR No. 24/SKDIR/0064 perihal Kebijakan Perlindungan Nasabah guna
menyesuaikan dengan kebijakan terbaru yang diterbitkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia.
Petugas Customer Service dan Contact Center kami selalu mendukung setiap kebutuhan transaksi nasabah dan untuk
memastikan bahwa keluhan dan keperluan nasabah ditanggapi dengan baik, Bank telah menerapkan kebijakan
penanganan keluhan dan menyelesaikan perselisihan dengan nasabah. Prosedur penerimaan keluhan nasabah
di kantor cabang atau unit usaha kami termasuk penyelesaian perselisihan, dilakukan sesuai dengan peraturan
Bank Indonesia dan peraturan lainnya melalui Surat Edaran No. 24/CAD/0001 perihal Pedoman Penerimaan dan
Penyelesaian Pengaduan Nasabah. Nasabah yang ingin memberi tanggapan atas layanan Bank dapat mengisi
formulir yang disediakan oleh Petugas Customer Service di kantor cabang kami. Selain itu, Bank juga menyediakan
informasi kepada nasabah tentang mediasi perbankan melalui poster yang dipasang pada cabang-cabang kami
dan website UOB Indonesia (www.uob.co.id). Contact Center Bank dilengkapi dengan mesin penjawab otomatis
dan layanan call agent 24 jam. Contact Center menangani pertanyaan nasabah mengenai kartu kredit, tabungan
dan pinjaman. Kami senantiasa berusaha memperbaiki kualitas layanan, untuk itu Bank secara rutin mengadakan
program pengembangan khusus untuk call agent guna meningkatkan pengetahuan mereka dan memastikan bahwa
informasi telah disampaikan secara akurat kepada nasabah.
Tabel Keluhan Nasabah Selama 2024
No. Jenis Transaksi Keuangan Selesai*) Dalam Proses*) Tidak Selesai*) Jumlah
(Financial & Non-Financial) Jumlah (%) Jumlah (%) Jumlah (%) Pengaduan
1 Giro 5 83 1 17 0 0 6
2 Tabungan 9 100 0 0 0 0 9
3 Deposito 3 100 0 0 0 0 3
4 Kredit/Pembiayaan Modal Kerja 6 100 0 0 0 0 6
5 Kredit/Pembiayaan Pemilikan Rumah/
Apartemen 8 100 0 0 0 0 8
6 ATM/Kartu Debit 509 96,4 19 3,6 0 0 528
7 Kartu Kredit 8.047 89,6 932 10,4 0 0 8.979
8 Direct Debit 3 100 0 0 0 0 3
9 Standing Instruction 0 NA 0 NA 0 NA 0
10 Electronic Banking 4.197 98,6 60 1,4 0 0 4.257
11 Reksa Dana 0 0 1 100 0 0 1
12 Bancassurance 0 0 1 100 0 0 1
13 Wealth Management 0 NA 0 NA 0 NA 0
14 Trade Finance 2 100 0 0 0 0 2
15 Derivatif 2 100 0 0 0 0 2
Jumlah 12.791 92,7 1.014 7,3 0 0 13.805
*) Per 31 Desember 2024
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4 237
Page 240
Tata Kelola Perusahaan
Kesimpulan Umum Hasil Penilaian Sendiri Pelaksanaan Good
Corporate Governance PT Bank UOB Indonesia
Bank melakukan penilaian sendiri untuk pelaksanaan Aspek Governance Process telah berjalan dengan
prinsip GCG per posisi Desember 2024. baik yang tercermin dari:
Pemeringkatan dari seluruh aspek di atas dilakukan
• pemenuhan tugas dan tanggung jawab
dengan membandingkan antara kinerja pelaksanaan
Dewan Komisaris, Direksi dan Komite;
GCG dan kriteria minimum yang telah ditetapkan oleh
Otoritas Jasa Keuangan. • memiliki mekanisme 3 lini yang meliputi unit
risk taker (unit bisnis/pendukung) sebagai lini
Manajemen sepenuhnya menyadari bahwa Bank pertama, Satuan Kerja Manajemen Risiko dan
harus melakukan Tata Kelola Perusahaan yang baik Satuan Kerja Kepatuhan sebagai lini kedua,
untuk mendapatkan kepercayaan dari nasabah dan
dan Satuan Kerja Audit Intern sebagai lini
pemegang saham.
ketiga; dan
Bank juga berprinsip bahwa Good Corporate Governance • pelaksanaan pemeriksaan secara periodik
harus dicapai dengan standar yang tinggi agar dapat oleh Satuan Kerja Audit Intern dan Audit
terus mendukung bisnis (untuk pertumbuhan bisnis, Eksternal untuk memastikan efektivitas proses
profitabilitas, dan nilai tambah bagi seluruh pemangku pelaksanaan seluruh kebijakan, prosedur dan
kepentingan) serta untuk meningkatkan kemampuan
sistem informasi manajemen Bank.
Bank sehingga keberlangsungan bisnis dalam jangka
panjang dapat tercapai.
Secara umum, Bank telah mencapai hasil yang
Berdasarkan penilaian sendiri GCG Semester II tahun baik pada tahun 2024, terutama dalam aspek:
2024, Bank berada pada peringkat komposit 2 yang • kecukupan transparansi laporan;
berarti Manajemen Bank telah melakukan penerapan • kepatuhan terhadap peraturan perundang-
GCG yang secara umum berpredikat ’Baik’. Hal ini
undangan, termasuk upaya berkesinambungan
tercermin dari pemenuhan yang memadai atas prinsip-
dalam meningkatkan budaya kepatuhan Bank;
prinsip GCG.
• pelindungan konsumen, termasuk antara lain
Berikut kesimpulan hasil penilaian sendiri GCG yang penerapan prinsip pelindungan data pribadi;
dilihat dari aspek governance structure, governance • objektivitas dalam melakukan penilaian/audit;
process dan governance outcome. • kinerja Bank (rentabilitas, efisiensi,
permodalan); dan
Bank telah melakukan penilaian sendiri (self-
assessment) terhadap penerapan prinsip-prinsip Dari sisi rencana strategis, berikut adalah kinerja
GCG selama periode Januari s.d. Desember 2024, Bank pada akhir tahun 2024 yang tercermin dari:
dimana secara umum prinsip-prinsip GCG telah • Pencapaian laba bersih sebelum pajak sebesar
diterapkan pada seluruh faktor penilaian dan telah Rp566 miliar;
mencakup aspek-aspek governance structure, • Penyaluran kredit mencapai Rp100,6 triliun
governance process dan governance outcome atau 103,44 persen dari target;
secara memadai. • Penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK)
mencapai Rp116,7 triliun atau 84,06 persen
Struktur organisasi Bank telah dilengkapi oleh dari target;
Dewan Komisaris, Direksi, dan Komite-Komite, serta • Rasio kecukupan modal (CAR) sebesar 16,53
Fungsi Kerja sesuai dengan kebutuhan Bank dan persen yang masih di atas ketentuan yang
memenuhi ketentuan Regulator. Struktur organisasi berlaku; dan
ini didukung dengan kelengkapan kebijakan • Rasio modal inti terhadap Aktiva Tertimbang
dan prosedur, sistem informasi manajemen, menurut Risiko (ATMR) sebesar 15,13 persen.
serta pengaturan atas tugas-tugas pokok dan
fungsinya.
238 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4
Page 241
Berdasarkan hasil penilaian terhadap aspek-aspek 2. Konsistensi pelaksanaan kontrol sesuai
governance tersebut, Bank masih perlu melakukan kebijakan-kebijakan pengelolaan risiko dan
perbaikan atas hal-hal sebagai berikut: prosedur operasional perlu ditingkatkan.
1. Sistem pengendalian internal Bank, yaitu Dengan demikian, sosialisasi atas kebijakan-
terkait dengan masih adanya pengenaan kebijakan terkait dengan pengelolaan risiko
sanksi administratif dari Regulator karena juga perlu terus dilakukan seiring dengan
kesalahan dalam pelaporan kepada Regulator perkembangan strategi bisnis, perubahan
yang secara umum diakibatkan oleh faktor faktor internal dan eksternal, dan turnover
human error dan fungsi kontrol dari supervisor karyawan yang terjadi, sehingga dapat
yang masih dapat ditingkatkan. Hal ini juga menjaga konsistensi dalam implementasinya.
sejalan dengan hasil pemeriksaan Satuan
Kerja Audit Intern terkait dengan kewajiban
pelaporan ke Regulator.
Sebagai bentuk langkah perbaikan dan
upaya untuk meminimalisir timbulnya sanksi
dari Regulator, Bank telah melakukan hal-hal
antara lain sebagai berikut:
• mengimplementasikan penyesuaian KPI
berbasis risiko bagi yang melakukan
pelanggaran atas peraturan perundangan
yang berlaku termasuk kesalahan
pelaporan yang menyebabkan pengenaan
sanksi;
• melakukan upaya perbaikan secara
berkesinambungan melalui working group
secara terpisah yang masing-masing
berfokus pada pelaporan LBUT (Antasena)
dan SLIK; dan
• melakukan sosialisasi kepada unit terkait
atas perubahan peraturan / peraturan
baru yang diterbitkan oleh Regulator
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4 239
Page 242
Tata Kelola Perusahaan
Manajemen Risiko
Di UOB Indonesia, mengelola risiko merupakan bagian yang tidak terpisahkan
dari strategi bisnis. Pendekatan manajemen risiko Bank berfokus pada
memastikan keberlangsungan kondisi keuangan yang sehat dan menjaga
kepentingan para pemangku kepentingan, seraya tetap tangkas dalam
meraih peluang bisnis yang bernilai dalam lingkungan yang cepat berubah.
Bank senantiasa memperkuat praktik manajemen risiko untuk mendukung
tujuan strategis Bank. Bank bertujuan menanamkan manajemen risiko sebagai
budaya untuk mendukung pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan, terpercaya,
dan sehat. Bank berkomitmen untuk menjunjung tinggi standar tata kelola
perusahaan, prinsip manajemen risiko yang baik, dan praktik bisnis yang kuat
untuk mencapai pertumbuhan jangka panjang yang berkelanjutan.
UOB Indonesia percaya bahwa budaya risiko yang kuat kerangka kerja, kebijakan, metodologi, alat dan proses yang
sangat penting bagi keberlanjutan jangka panjang membantu pengidentifikasian, pengukuran, pemantauan,
bisnis Bank. Secara khusus, budaya risiko mengacu pada dan pengelolaan risiko material yang dihadapi oleh Bank.
norma, sikap, dan perilaku terkait dengan kesadaran Hal ini memungkinkan Bank untuk fokus pada dasar-dasar
risiko, pengambilan risiko dan manajemen risiko, serta perbankan dan menciptakan nilai jangka panjang bagi
kontrol yang membentuk keputusan tentang risiko. Di semua pemangku kepentingan Bank.
UOB Indonesia, budaya risiko didasarkan pada nilai-
nilai perusahaan. Budaya risiko yang kuat memastikan Manajemen Risiko adalah tanggung jawab setiap
bahwa keputusan dan tindakan mempertimbangkan karyawan di lingkungan Bank. Kesadaran dan
dan difokuskan kepada pemangku kepentingan, dan akuntabilitas atas risiko tertanam dalam budaya
bahwa Bank tidak terganggu oleh keuntungan jangka Bank melalui kerangka kerja yang kuat yang menjamin
pendek yang tidak berkesinambungan. pengawasan dan akuntabilitas yang tepat dalam
pengelolaan risiko yang efektif di seluruh tingkat di dalam
Budaya risiko Bank dibangun di atas 4 (empat) prinsip Bank dan untuk seluruh jenis risiko. Hal Ini dilakukan
yaitu: menegakkan tata kelola risiko yang kuat; melalui struktur kontrol organisasi berdasarkan “Three
menyeimbangkan pertumbuhan dengan stabilitas; Lines Model” sebagai berikut:
memastikan akuntabilitas untuk semua keputusan dan
tindakan berbasis risiko; dan mendorong kesadaran, 1. Lini Pertama – Pemilik Risiko. Fungsi bisnis dan
keterlibatan, dan perilaku yang konsisten bagi semua pendukung memiliki dan memegang tanggung
karyawan. Masing-masing prinsip ini didasarkan pada jawab utama untuk menerapkan dan melaksanakan
nilai-nilai Bank yang mengarahkan setiap tindakan yang pengendalian yang efektif atas pengelolaan
diambil oleh Bank. Dalam memperkuat budaya risiko, risiko yang timbul dari aktivitas bisnis mereka. Hal
Bank menjunjung tinggi komitmennya terhadap keamanan tersebut termasuk membangun sistem kontrol dan
dan kesehatan keuangan; hasil yang adil dan dukungan pengawasan yang memadai untuk memastikan
yang sesuai untuk nasabah; pendekatan bisnis yang kepatuhan terhadap kebijakan, risk appetite,
berkelanjutan berdasarkan prinsip kehati-hatian dan limit, dan kontrol yang disetujui dan untuk dapat
kinerja berdasarkan integritas, etika, dan disiplin. menangani gangguan kontrol, ketidakcukupan
proses dan kejadian risiko yang tak terduga.
Budaya risiko tertanam dalam strategi manajemen risiko 2. Lini Kedua – Pengawas Risiko. Fungsi pengawasan
Bank, untuk memfasilitasi penemuan, pengelolaan dan dan pengendalian risiko (Risk Management,
mitigasi risiko yang timbul dari faktor eksternal dan Compliance, dan Anti-Financial Crime Investigation
kegiatan bisnis Bank secara efektif, serta penggunaan and Intelligence) mendukung strategi Bank untuk
modal secara efisien untuk mengatasi risiko ini. Risiko menyeimbangkan pertumbuhan bisnis dengan
dikelola dalam tingkat yang ditetapkan oleh Direksi dan stabilitas melalui kerangka kerja, kebijakan, appetite,
disetujui oleh Dewan Komisaris. Bank telah menerapkan dan limit-limit risiko yang harus dipatuhi oleh fungsi
240 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4
Page 243
bisnis dalam beroperasi. Fungsi pengawasan dan Fungsi Kerja Manajemen Risiko, aktif mengkaji keseluruhan
pengendalian risiko juga bertanggung jawab untuk risk appetite dan risk limit untuk setiap jenis risiko,
memantau dan meninjau secara independen profil mengembangkan berbagai kebijakan dan prosedur
risiko Bank serta melaporkan kerentanan dan masalah Manajemen Risiko sesuai dengan strategi bisnis Bank,
risiko yang signifikan ke komite-komite manajemen serta menegaskan bahwa pengelolaan risiko juga harus
yang relevan. Independensi fungsi pengawasan melibatkan seluruh jajaran terkait pada setiap lini. Untuk itu,
kontrol dan risiko dari fungsi bisnis memastikan UOB Indonesia secara menyeluruh berupaya menciptakan
adanya checks and balances yang diperlukan. budaya manajemen risiko yang kuat melalui pelaksanaan
3. Lini Ketiga – Audit yang independen. Auditor berbagai kampanye sadar risiko yang dikoordinasikan
internal Bank melakukan audit berbasis risiko yang oleh Fungsi Kerja Manajemen Risiko.
mencakup semua aspek Lini Pertama dan Kedua
untuk memberikan assurance yang independen Manajemen Risiko berperan dalam meningkatkan kualitas
kepada Direksi dan Dewan Komisaris melalui pengelolaan UOB Indonesia melalui dua aspek, yaitu
Komite Audit atas kecukupan dan efektivitas sistem mempertahankan tingkat permodalan dan mengoptimalkan
manajemen risiko dan pengendalian internal Bank. pendapatan sesuai dengan batasan risiko yang akan
diambil (risk appetite). Dengan skala operasi yang luas dan
Sesuai dengan peraturan regulator, UOB Indonesia volume usaha yang terus meningkat, maka Bank secara
telah memiliki Fungsi Kerja Manajemen Risiko yang berkelanjutan meningkatkan kualitas pengelolaan risiko
bersifat independen dan bertanggung jawab langsung secara terpadu dan terintegrasi (Enterprise-Wide Risk
kepada Direktur Manajemen Risiko. Management) melalui langkah identifikasi, pengukuran,
pemantauan, dan pengendalian eksposur risiko di seluruh
lini organisasi dengan tepat waktu dan akurat.
Bagan Manajemen Risiko
• Komite Pemantau Risiko
Komite
• Komite Audit
Tier 1
Dewan Komisaris
• Komite Remunerasi dan Nominasi
• Komite Tata Kelola Terintegrasi
• Komite Eksekutif
• Komite Kredit
• Komite Kebijakan Kredit
• Komite Manajemen Risiko
Komite Tier 2
Direksi - Komite Anti Pencucian Uang
- Komite Manajemen Kontinuitas Bisnis
- Komite Manajemen Risiko Operasional
• Komite Manajemen Risiko Terintegrasi
• Komite Aktiva dan Pasiva
• Komite Informasi Teknologi
• Komite Sumber Daya Manusia
Fungsi Kontrol Risiko Audit Internal*
Segmen Bisnis Fungsi Pendukung
• Manajemen Risiko
Lini Pertama • Compliance
Lini Kedua
Lini Ketiga • Anti - Financial Crime (AFC)
Investigation and Intelligence
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4 241
Page 244
Tata Kelola Perusahaan
A. Penerapan Manajemen Risiko Manajemen Risiko. Tugas dan tanggung
jawab tersebut didokumentasikan dalam
Secara Umum Term of Reference (TOR) dari setiap komite
tersebut.
UOB Indonesia menerapkan Kerangka Manajemen
Risiko yang meliputi penerapan empat pilar
Untuk mendukung penerapan Manajemen
pengelolaan risiko sesuai Peraturan OJK No. 18/
Risiko, Direksi juga menetapkan kualifikasi
POJK.03/2016 tentang Penerapan Manajemen
yang jelas bagi Sumber Daya Manusia (SDM)
Risiko bagi Bank Umum, yang terdiri dari:
yang terkait dengan penerapan Manajemen
1. Pengawasan aktif Dewan Komisaris dan Direksi;
Risiko dan memastikan kompetensi SDM
2. Kecukupan kebijakan, prosedur, dan penetapan
yang memadai melalui rekrutmen dan
limit;
program lainnya yang mencakup pelatihan
3. Proses Manajemen Risiko dan sistem informasi
secara berkala, rencana suksesi, dan rotasi
Manajemen Risiko; dan
pekerjaan. Hal-hal ini untuk memastikan para
4. Sistem pengendalian internal.
pejabat dan staf terkait dapat memahami
dan mengelola risiko yang sesuai dengan
Penjelasan secara ringkas sebagai berikut:
Kerangka Kerja Manajemen Risiko.
A.1 Pengawasan Aktif Dewan Komisaris A.2 Kecukupan Kebijakan, Prosedur, dan
dan Direksi Penetapan Limit
Dewan Komisaris dan Direksi bertanggung
UOB Indonesia menetapkan berbagai
jawab untuk memastikan kecukupan
Kerangka Kerja, Kebijakan, dan Prosedur
penerapan Manajemen Risiko yang
Manajemen Risiko secara komprehensif untuk
disesuaikan dengan karakteristik,
mengidentifikasi, mengukur, memantau, dan
kompleksitas, dan profil risiko Bank, serta
mengendalikan seluruh risiko Bank. Fungsi
memiliki pemahaman yang baik pada
Kerja Manajemen Risiko secara berkala
jenis dan tingkat risiko yang melekat pada
menyusun dan melakukan pengkinian
kegiatan usaha.
atas berbagai kerangka kerja, kebijakan,
dan prosedur yang disesuaikan dengan
UOB Indonesia memiliki beberapa komite
perkembangan kegiatan usaha UOB Indonesia
pada tingkat Dewan Komisaris yang terdiri
dan perubahan peraturan perundang-
dari Komite Pemantau Risiko, Komite
undangan. Bank juga menetapkan Kode Etik
Remunerasi dan Nominasi, dan Komite Audit.
untuk menyampaikan kepada para karyawan
Dalam hal proses pengawasan, Komite
mengenai standar perilaku profesional dan
Pemantau Risiko secara berkala mengadakan
etika yang diharapkan, serta implikasi dari
rapat dengan Fungsi Kerja Manajemen Risiko
perilaku yang buruk.
guna mengawasi pelaksanaan Kerangka
Kerja Manajemen Risiko.
UOB Indonesia mengkaji ulang risk appetite
secara berkala agar terdapat kesesuaian
Selain itu, UOB Indonesia juga memiliki
dengan perubahan kondisi internal dan
beberapa komite pada tingkat Direksi seperti
eksternal Bank, ekspektasi dari manajemen,
Komite Manajemen Risiko/Risk Management
serta persyaratan peraturan yang berlaku.
Committee (RMC), Komite Aktiva dan Pasiva/
Limit risiko juga telah ditetapkan untuk
Asset and Liability Committee (ALCO), Komite
berbagai jenis risiko dan disesuaikan
Kebijakan Kredit/Credit Policy Committee
dengan risk appetite Bank. Seluruh kejadian
(CPC), Komite Manajemen Risiko Operasional/
pelampauan limit dan perubahan yang
Operational Risk Management Committee
signifikan dilaporkan kepada Direktur dan
(ORMC), dan lainnya. Tugas dan tanggung
pejabat terkait untuk dilakukan perencanaan
jawab dari komite-komite tersebut adalah
tindak lanjut.
untuk mengkaji kecukupan metodologi,
kebijakan, prosedur, dan penetapan limit
242 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4
Page 245
A.3 Proses Manajemen Risiko dan Sistem A.4 Sistem Pengendalian Internal
Informasi Manajemen Risiko
Sistem pengendalian internal diterapkan secara
UOB Indonesia menerapkan pengelolaan efektif terhadap pelaksanaan kegiatan bisnis
risiko dalam 4 (empat) tahap yang terdiri dari: dan operasional pada seluruh jenjang organisasi
1. Proses identifikasi risiko dilakukan secara dalam rangka menerapkan Manajemen Risiko
proaktif, dengan menganalisis seluruh sumber dengan mengacu pada kebijakan dan prosedur
risiko pada produk dan aktivitas bisnis Bank yang telah ditetapkan, diantaranya melalui:
termasuk memastikan bahwa risiko pada 1. Melakukan pemisahan fungsi secara
produk dan aktivitas baru telah dimitigasi jelas antara fungsi kerja operasional
secara memadai sebelum dijalankan; dengan fungsi kerja yang melaksanakan
2. Proses pengukuran risiko dilakukan pengendalian risiko;
secara berkala untuk mengukur faktor 2. Menugaskan Fungsi Kerja Manajemen
dan eksposur risiko secara keseluruhan Risiko, sebagai fungsi kerja independen,
maupun setiap jenis risiko pada yang bertugas dan bertanggung jawab
seluruh produk dan aktivitas Bank. dalam menyusun berbagai kebijakan
Stress testing dilakukan secara berkala Manajemen Risiko dan limit risiko,
terhadap keseluruhan portofolio Bank menyusun metodologi pengukuran risiko
untuk melengkapi sistem pengukuran dan melakukan validasi data/model;
risiko melalui estimasi potensi kerugian 3. Menugaskan Fungsi Kerja Audit Intern,
Bank dalam kondisi tekanan dengan sebagai fungsi kerja independen, yang
menggunakan skenario tertentu yang bertugas melakukan audit secara berkala,
dapat berdampak negatif terhadap mendokumentasikan temuan audit dan
eksposur Bank; tanggapan manajemen atas hasil audit,
3. Proses pemantauan risiko mencakup serta melakukan kaji ulang terhadap
pemantauan terhadap besarnya eksposur tindak lanjut temuan audit; dan
risiko, toleransi risiko, kepatuhan limit 4. Melakukan kaji ulang dan memantau
internal, hasil stress testing, dan konsistensi setiap transaksi dan aktivitas fungsional
pelaksanaan dengan kebijakan dan yang mempunyai eksposur risiko sesuai
prosedur yang ditetapkan; dan kebutuhan, yang dilaksanakan oleh
4. Proses pengendalian risiko dilakukan masing-masing unit kerja.
melalui kerangka kebijakan, proses, dan
prosedur yang meliputi perumusan limit Pernyataan Direksi dan/atau Dewan Komisaris
eksposur dan konsentrasi, pemisahan atas Kecukupan Sistem Pengendalian Internal
tugas yang memadai, peningkatan Direksi dan/atau Dewan Komisaris menyatakan
kontrol, mekanisme hedging, dan metode bahwa sistem pengendalian internal Bank telah
mitigasi risiko lainnya seperti pemberian memadai dan telah berjalan secara efektif
jaminan, sekuritisasi aset, dan derivatif dalam semua aspek material untuk tahun
kredit, serta penambahan modal Bank keuangan yang berakhir pada 31 Desember
untuk menahan potensi kerugian. 2024 dan bahwa sistem tersebut juga memadai
dan efektif untuk mencapai tujuan bisnis Bank
Untuk mendukung keseluruhan proses dalam mematuhi undang-undang yang relevan
pengelolaan risiko, UOB Indonesia tanpa mengorbankan kinerja keuangan dan
mengimplementasikan dan mengembangkan reputasi. Direksi dan/atau Dewan Komisaris
sistem informasi Manajemen Risiko yang juga mengonfirmasi bahwa dalam peninjauan
memadai dalam proses identifikasi, sepanjang tahun ini, kelemahan yang tercatat
pengukuran, pemantauan, dan pengendalian dalam sistem pengendalian internal telah
risiko. Dalam hal ini, Fungsi Kerja Manajemen diperbaiki dan dikelola dengan tepat. Selain itu,
Risiko menyediakan laporan atas penerapan Direksi dan/atau Dewan Komisaris menegaskan
Manajemen Risiko UOB Indonesia kepada tanggung jawabnya dan komitmen untuk terus
Direksi dan Pejabat Eksekutif Senior, serta menjaga dan meninjau kecukupan, efektivitas,
regulator. dan integritas sistem pengendalian internal Bank.
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4 243
Page 246
Tata Kelola Perusahaan
A.5 Manajemen Risiko Terintegrasi B.1 Risiko Kredit
Sebagaimana diatur dalam Peraturan OJK Risiko Kredit didefinisikan sebagai risiko
No. 17/POJK.03/2014 tentang Penerapan kerugian yang timbul dari kegagalan debitur
Manajemen Risiko Terintegrasi bagi atau pihak lawan (counterparty) dalam
Konglomerasi Keuangan dan Peraturan OJK memenuhi kewajiban keuangannya pada
No. 30 Tahun 2024 tentang Konglomerasi saat kewajiban tersebut sudah jatuh tempo.
Keuangan dan Perusahaan Induk Ini merupakan risiko tunggal terbesar yang
Konglomerasi Keuangan, Bank melakukan dihadapi Bank dalam bisnis intinya sebagai
pengawasan terintegrasi berbasis risiko bank komersial, yang terutama timbul dari
terhadap Konglomerasi Keuangan UOB. pinjaman dan komitmen terkait pinjaman
United Overseas Bank Limited (UOB) telah lainnya kepada peminjam ritel, korporasi
menunjuk Bank sebagai Entitas Utama dan institusi. Operasional treasury dan
Konglomerasi Keuangan UOB, yang terdiri pasar modal, dan investasi juga terekspos
dari PT Bank UOB Indonesia, PT UOB Asset risiko kredit counterparty dan penerbit. UOB
Management Indonesia, dan PT UOB Kay Hian Indonesia mengadopsi pendekatan holistik
Sekuritas. Oleh karena itu, selain penerapan dalam menilai risiko kredit dan memastikan
manajemen risiko bagi Bank, Bank juga akan bahwa pengelolaan risiko kredit merupakan
melakukan manajemen risiko terintegrasi bagian dari pendekatan terintegrasi untuk
bagi konglomerasi keuangan. Penerapan manajemen risiko perusahaan. Kerangka
manajemen risiko terintegrasi meliputi: kerja yang secara jelas mendefinisikan
1. Pengawasan Direksi dan Dewan Komisaris kebijakan dan proses yang berkaitan dengan
Entitas Utama; identifikasi, pengukuran dan pengelolaan
2. Kecukupan Kebijakan, Prosedur, dan risiko kredit adalah bagian yang tidak
Penetapan Limit Manajemen Risiko terpisahkan dari manajemen risiko kredit.
Terintegrasi;
3. Kecukupan Proses Manajemen Risiko Bank terus memantau lingkungan operasional
Terintegrasi dan Sistem Informasi untuk mengidentifikasi risiko yang muncul dan
Manajemen Risiko Terintegrasi; dan merumuskan tindakan mitigasi yang tepat.
4. Sistem Pengendalian Internal bagi
Penerapan Manajemen Risiko Terintegrasi. Struktur Tata Kelola Manajemen Risiko Kredit
Dewan Komisaris, Direksi, dan Pejabat
Bank secara terintegrasi mengelola 9 Eksekutif Senior bertanggung jawab untuk
(sembilan) jenis risiko, yaitu risiko kredit, pasar, memastikan aktivitas tata kelola Bank
likuiditas, operasional, hukum, kepatuhan, sebagai berikut:
stratejik, reputasi, dan transaksi intra-grup. 1. Memastikan kecukupan sumber daya
Manajemen risiko terintegrasi Bank tidak Manajemen Risiko;
termasuk risiko asuransi karena tidak terdapat 2. Mengkaji keseluruhan profil, limit, dan
perusahaan asuransi dalam konglomerasi toleransi risiko;
keuangan. 3. Mengkaji dan menyetujui model dan
pendekatan perhitungan risiko; dan
4. Menyetujui kebijakan, batasan dan
metodologi kredit Bank.
244 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4
Page 247
Untuk mendukung tanggung jawab di atas Area utama dari kebijakan and proses
terkait pengelolaan Risiko Kredit, UOB perkreditan Bank meliputi:
Indonesia memiliki beberapa komite di tingkat
Direksi seperti Komite Kredit (CC) untuk 1. Penilaian dan Persetujuan Kredit
memberikan persetujuan atas proposal kredit Dalam rangka menjaga independensi
dan Komite Kebijakan Kredit (CPC) untuk dan integritas proses persetujuan
memberikan persetujuan atas kebijakan- kredit, Fungsi Kredit dipisahkan secara
kebijakan kredit bank serta memonitor isu jelas dari fungsi Bisnis. Persetujuan
kredit terkait dengan implementasi kebijakan. fasilitas kredit dan penyediaan dana
kepada debitur dan/atau pihak lawan
Divisi Credit Risk Management (CRM) disesuaikan dengan kerangka kerja
Divisi CRM menetapkan berbagai kebijakan batas wewenang persetujuan kredit
atau pedoman utama terkait aktivitas kredit yang disetujui oleh Dewan Komisaris.
dan bertanggung jawab untuk melaporkan UOB Indonesia telah menetapkan
dan melakukan analisis terhadap semua struktur delegasi Batas Wewenang
elemen risiko kredit, serta memantau dan Persetujuan Kredit (Credit Discretionary
mengelola risiko kredit sesuai dengan Limit/CDL), yang melalui proses yang
kerangka kerja yang telah ditetapkan. Divisi ketat dengan mempertimbangkan
CRM berperan aktif bersama dengan fungsi pengalaman, senioritas, dan rekam
kerja bisnis dan kredit dalam menangani jejak dari petugas penyetuju kredit.
masalah-masalah kredit, dengan fokus Divisi Credit Risk Management bertindak
memfasilitasi perkembangan bisnis yang sebagai pengelola Batas Wewenang
prudent, konsisten, dan sesuai dengan Persetujuan Kredit dan juga memastikan
Kerangka Kerja Manajemen Risiko Kredit. Hal hal ini telah diadministrasikan dan dikaji
ini bertujuan untuk menciptakan nilai tambah dengan baik. Semua pejabat yang
bagi Bank melalui implementasi metode dan terlibat dalam penyaluran kredit dipandu
kebijakan risiko kredit secara konsisten. oleh kebijakan dan pedoman kredit yang
ditinjau secara berkala untuk memastikan
Kebijakan & Proses Manajemen Risiko Kredit relevansinya dengan strategi bisnis Bank
Bank telah menetapkan kebijakan dan proses dan lingkungan bisnis.
untuk mengelola Risiko Kredit dalam aktivitas
perkreditan. Sejalan dengan peraturan 2. Risiko Kredit Pihak Lawan (Counterparty)
OJK tentang penerapan Pembiayaan Berbeda dengan risiko kredit biasanya
Berkelanjutan, Bank akan terus menerapkan dimana jumlah notional dari risiko dapat
dan menyempurnakan kebijakan terkait ditentukan dengan tingkat keyakinan
Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola (LST) dalam yang lebih tinggi selama periode
kegiatan penyaluran kredit. Bank telah memiliki perjanjian, eksposur terhadap risiko
kebijakan pembiayaan yang bertanggung kredit counterparty berfluktuasi seiring
jawab dan yang berlaku untuk kegiatan dengan variabel pasar. Pengukuran
perkreditan debitur di segmen Wholesale risiko kredit counterparty adalah dengan
Banking, dan ditujukan kepada nasabah agar jumlah nilai mark-to-market saat ini dan
dalam menjalankan praktik bisnisnya sejalan suatu faktor tambahan untuk Potential
dengan upaya-upaya menjaga lingkungan dan Future Exposure (PFE). Faktor PFE adalah
mendukung pembangunan berkelanjutan yang estimasi eksposur kredit maksimum
jangka panjang. selama masa tersisa dari transaksi
mata uang asing/derivatif terkait dan
digunakan untuk menetapkan limit serta
manajemen risiko internal.
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4 245
Page 248
Tata Kelola Perusahaan
3. Risiko Konsentrasi Kredit Bank mengambil Agunan untuk
Risiko konsentrasi kredit dapat timbul dari memitigasi risiko kredit apabila
satu eksposur yang cukup besar atau dari diperlukan dan nilai dari jaminan
beberapa eksposur yang berkorelasi. Bank tersebut akan dipantau secara berkala.
mengelola risiko ini dengan menetapkan Frekuensi penilaian jaminan berdasarkan
limit eksposur grup obligor, portofolio, pada tipe, likuiditas, dan pergerakan
debitur industri dan negara, yang secara dari nilai jaminan. Jenis utama jaminan
umum diukur sebagai persentase dari yang diakui oleh Bank adalah kas, surat
modal Bank. Bank mengelola eksposur dari berharga, properti, dan kendaraan.
risiko kredit melalui proses underwriting, Agunan dan persyaratan penjamin
struktur fasilitas, dan proses pengawasan diatur dalam kebijakan kredit.
kredit yang kuat.
Teknik Mitigasi Risiko Kredit sesuai
4. Stress Test Kredit dengan Pedoman OJK dalam menghitung
Stress test kredit adalah komponen dasar Aset Tertimbang Menurut Risiko (ATMR)
dari proses manajemen portofolio kredit dengan menggunakan Pendekatan
Bank. Bank melaksanakan stress test untuk Standar termasuk Mitigasi Risiko Kredit
menilai apakah modal Bank dapat bertahan berupa agunan instrumen keuangan yang
dari kerugian yang berasal dari portofolio memenuhi syarat, penjaminan dan asuransi
kredit pada suatu skenario stress, dan kredit. Saat ini, Bank hanya menggunakan
dampaknya terhadap profitabilitas, kualitas agunan instrumen keuangan yang
neraca, modal dan leverage. Stress test juga memenuhi syarat dalam perhitungan ATMR.
membantu Bank untuk mengidentifikasikan
kerentanan berbagai unit bisnis sehingga 6. Pengawasan Risiko Kredit &
Bank dapat memformulasikan langkah Manajemen Remedial
mitigasi yang tepat. Pengawasan risiko kredit yang baik dan
kuat sangat penting untuk memastikan
Di 2024, Bank telah melakukan stress test investasi atau pinjaman yang diberikan
untuk menilai tingkat ketahanan kecukupan Bank terlindungi sehingga memenuhi dan
modal dan likuiditas Bank dalam sesuai dengan persyaratan regulator. Bank
menanggapi perubahan dan goncangan telah memiliki kerangka kerja pengawasan
di kondisi makroekonomi. Terkait dengan pinjaman yang kuat, termasuk di antaranya
portofolio kredit yang direstrukturisasi, Deteksi Dini, pedoman Watchlist,
Bank juga terus melakukan stress test/ pengawasan persyaratan perjanjian, dan
analisis skenario dampaknya terhadap review secara berkala.
kualitas aset, likuiditas, dan permodalan
Bank. Bank melakukan stress test secara 7. Pemantauan Tunggakan
berkala sebagai bagian dari proses UOB Indonesia memantau dengan ketat
manajemen risiko Bank. tunggakan dari akun para peminjam karena
ini merupakan indikator utama kualitas
5. Mitigasi Risiko Kredit kredit. Sebuah akun dianggap menunggak
Potensi kerugian kredit Bank dimitigasi jika pembayaran belum diterima pada
melalui berbagai instrumen seperti tanggal jatuh tempo pembayaran.
agunan, derivatif, dan penjaminan. Setiap akun yang menunggak, termasuk
Sebagai prinsip dasar perkreditan, Bank fasilitas kredit yang bersifat revolving
tidak memberikan fasilitas kredit hanya (seperti overdraft) dengan pelampauan
berdasarkan agunan yang diberikan. limit, dipantau dan dikelola secara ketat
Semua fasilitas kredit yang diajukan melalui proses yang disiplin oleh petugas
dinilai berdasarkan posisi kredit, sumber dari unit bisnis dan fungsi kredit dan
pembayaran kembali, dan kemampuan fungsi manajemen risiko. Jika dirasa perlu,
pembayaran hutang dari peminjam. akun semacam itu juga akan lebih sering
dilakukan tinjauan kredit.
246 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4
Page 249
8. Klasifikasi dan Penurunan Nilai Pinjaman 10. Kebijakan Write off
UOB Indonesia mengklasifikasikan Akun bermasalah dihapuskan jika
portofolio kreditnya sesuai dengan prospek untuk pemulihan sangat kecil
kemampuan peminjam untuk membayar atau jika semua cara pemulihan yang
kembali fasilitas kredit dari sumber layak tidak berhasil.
pendapatan normalnya. Semua akun
peminjaman dikategorikan menjadi 11. Eksposur Kredit Berdasarkan Basel
Lancar, Dalam Perhatian Khusus, Saat ini, UOB Indonesia menggunakan
atau Non-Performing (Kurang Lancar, Pendekatan Standar dalam mengukur
Diragukan, atau Macet) sesuai dengan ATMR untuk Risiko Kredit.
ketentuan regulator. Pemeringkatan akun
harus didukung oleh penilaian kredit yang Dalam menghitung ATMR untuk risiko
didasarkan pada 3 (tiga) pilar OJK yaitu kredit, Bank mengacu Surat Edaran OJK
kemampuan membayar kembali, prospek No. 48/SEOJK.03/2017, Surat Edaran
usaha, dan kinerja debitur. OJK No. 11/SEOJK.03/2018, dan Surat
Edaran OJK No. 24/SEOJK.03/2021 dalam
Setiap akun yang menunggak atau menerapkan bobot risiko untuk setiap
lewat jatuh tempo (atau melebihi klasifikasi aset atau kategori portofolio
batas persetujuan untuk fasilitas kredit tertentu. Dalam hal terdapat klaim
revolving seperti overdraft) selama yang memerlukan pemeringkatan, Bank
lebih dari 90 (Sembilan puluh) hari akan menggunakan lembaga pemeringkat
secara otomatis dikategorikan sebagai yang diakui oleh regulator sesuai dengan
“Non-Performing’. Selain itu, setiap akun ketentuan dari lembaga pemeringkat yang
yang menunjukkan pelemahan yang diakui sebagaimana diatur dalam Surat
kemungkinan akan berdampak buruk Edaran OJK No. 37/SEOJK.03/2016 tentang
pada pembayaran dengan persyaratan “Lembaga Pemeringkat dan Peringkat yang
yang ada seperti yang didukung dengan Diakui Otoritas Jasa Keuangan”.
analisis 3 (tiga) pilar OJK dapat juga
dikategorikan sebagai ‘Non-Performing’. Pengungkapan Tagihan Bersih
Berdasarkan Kategori dan Peringkat
Bank menetapkan Penurunan Nilai Kredit Portofolio dapat dilihat pada publikasi
sesuai dengan ketentuan PSAK 71 dimana laporan tahunan Bank.
pinjaman dikategorikan menjadi 3 (tiga)
tahap. Tahap 1 mewakili pinjaman yang
baik, Tahap 2 mewakili pinjaman dengan
peningkatan risiko kredit yang signifikan dan
Tahap 3 mewakili Pinjaman yang mengalami
penurunan nilai atau Non-Performing.
9. Retail Credit Management, Business
Banking Credit Management dan
Special Asset Management
Divisi Retail Credit Management, Business
Banking Credit Management dan
Special Asset Management melakukan
pemantauan atas kredit yang lemah dan
mengelola aset bermasalah di Retail
Banking dan Wholesale Banking. Unit-
unit tersebut terpisah dari fungsi originasi
pinjaman untuk memastikan independensi
dan objektivitas dalam mengelola kredit
bermasalah.
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4 247
Page 250
Tata Kelola Perusahaan
B.2 Risiko Pasar
Risiko Pasar adalah risiko kerugian yang Manajemen Risiko Pasar
timbul dari pergerakan variabel pasar pada Tanggung jawab utama Divisi Manajemen
posisi yang dimiliki oleh Bank yang dapat Risiko Pasar dan Product Control adalah untuk
menimbulkan kerugian bagi Bank. Variabel mengidentifikasi, mengukur, memantau, dan
pasar yang memengaruhi posisi Bank memitigasi Risiko Pasar, serta mengeskalasi
adalah suku bunga dan nilai tukar termasuk setiap pelanggaran terhadap batasan dan
perubahan harga option. mandat risiko pasar.
Struktur Tata Kelola Manajemen Risiko Bank menerapkan metodologi penilaian yang
Pasar sejalan dengan praktik pasar yang sehat.
Pengelolaan risiko pasar diatur oleh Komite Selain itu, proses Produk Baru memastikan
Aset dan Liabilitas (ALCO), yang bertemu bahwa risiko pasar terkait dapat diidentifikasi.
setiap bulan untuk meninjau dan memberikan diukur dan dikelola secara memadai sebelum
arahan mengenai permasalahan risiko pasar. peluncuran.
ALCO didukung oleh Unit Market Risk dan Appetite risiko pasar secara keseluruhan
Product Control (MRPC). MRPC merupakan seimbang dengan target pendapatan
unit independen yang bertanggung jawab Bank dan juga mempertimbangkan posisi
mengembangkan dan memelihara tata kelola permodalan. Hal ini memastikan bahwa
risiko pasar melalui Kebijakan Manajemen Bank tetap memiliki permodalan yang baik,
Risiko Pasar untuk mendukung pertumbuhan bahkan dalam kondisi stres. Appetite risiko
bisnis serta memastikan pengendalian dan diterjemahkan ke dalam batasan risiko yang
pengawasan risiko yang memadai. didelegasikan kepada unit bisnis. Batasan
risiko ini ditetapkan berdasarkan ekspektasi
Tugas dan tanggung jawab pada setiap imbal hasil yang sepadan dengan risiko yang
tingkat pada posisi yang terkait pelaksanaan diambil.
Manajemen Risiko Pasar ditetapkan dan
disesuaikan dengan tujuan, kebijakan, Untuk kepentingan pemantauan dan
ukuran dan kompleksitas bisnis Bank. Tugas pelaporan internal, risiko pasar secara
dan tanggung jawab ini terdapat dalam portofolio diukur dan dikontrol menggunakan
Kebijakan Manajemen Risiko Pasar. model internal. Bank mengadopsi Expected
Shortfall (ES) dengan menggunakan
Kebijakan Manajemen Risiko Pasar pendekatan simulasi historis untuk mengukur
Bank telah menetapkan Kebijakan potensi kerugian pada tingkat kepercayaan
Manajemen Risiko Pasar sebagai pedoman 97,5 persen dengan menggunakan data
dalam penerapan Manajemen Risiko Pasar. historis 250 hari. Perkiraan ES diuji kembali
Kebijakan Manajemen Risiko Pasar dikaji (backtesting) dengan menggunakan data
ulang minimal satu tahun sekali untuk laba dan rugi pada trading book (baik itu
disesuaikan dengan strategi bisnis, arahan laba rugi aktual maupun laba rugi hipotesis)
manajemen dan persyaratan peraturan, yang sebagai suatu proses verifikasi keakuratan
disetujui oleh ALCO. & ketangguhan metodologi tersebut. Proses
pengujian kembali ini dilakukan guna
menganalisis apakah penyimpangan yang
terjadi disebabkan oleh kelemahan pada
model perhitungan atau karena pergerakan
pasar.
248 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4
Page 251
Untuk melengkapi perhitungan ES, Bank Eksposur risiko suku bunga banking book
melakukan stress test untuk mengidentifikasi dihitung setiap bulan menggunakan teknik
kerentanan Bank terhadap peristiwa krisis. Tes simulasi. Bank menggunakan pendekatan
ini berfungsi untuk memberikan peringatan holistik terhadap Manajemen Risiko Neraca.
dini akan kemungkinan terjadinya kerugian Risiko tingkat bunga bervariasi dengan periode
ekstrim. penetapan harga yang berbeda, mata uang,
opsi yang melekat dan dasar tingkat bunga.
Risiko Suku Bunga pada Banking Book Opsi yang digunakan dapat dalam bentuk
Risiko Suku Bunga pada Banking Book (IRRBB) pembayaran di muka pinjaman dan penarikan
didefinisikan sebagai risiko potensi kerugian awal deposito berjangka. Dalam simulasi
modal atau penurunan pada pendapatan sensitivitas Nilai Ekonomi Ekuitas (Economic
akibat perubahan dari suku bunga. Value of Equity/EVE), Bank menghitung nilai
sekarang untuk menyusun ulang arus kas,
Struktur Tata Kelola Manajemen Risiko Suku dengan fokus pada perubahan EVE di bawah
Bunga skenario tingkat suku bunga yang berbeda.
Komite ALCO mengawasi efektivitas struktur Perspektif ekonomi ini mengukur risiko tingkat
manajemen risiko suku bunga, termasuk bunga di seluruh profil Repricing Neraca (on-
persetujuan kebijakan, control, dan batasan. balance sheet), termasuk item di luar neraca
Unit Balance Sheet Risk Management (BSRM) (off-balance sheet). Bank memperkirakan
mendukung ALCO dalam memantau profil dampak potensial dari perubahan suku
risiko suku bunga pada banking book. bunga terhadap Pendapatan Bunga Bersih
IRRBB terutama dikelola dengan membentuk (NII) dengan menyimulasikan kemungkinan
eksposur risiko dan profil tenor yang diinginkan, tingkat suku bunga di masa mendatang dari
dengan mempertimbangkan posisi neraca waktu ke waktu.
secara keseluruhan dan pandangan pasar.
Model perilaku yang digunakan divalidasi Skenario tingkat bunga yang digunakan
secara independen dan diatur oleh kebijakan dalam simulasi mencakup 6 (enam) skenario
yang telah disetujui. Manajemen dan mitigasi stress yang ditentukan oleh OJK. Bank juga
IRRBB melalui lindung nilai dikelola melalui melakukan simulasi secara berkala untuk
mandate produk yang disetujui oleh ALCO, menentukan dampak dari pergerakan suku
dengan mata uang, tenor, dan batasan bunga terhadap modal Bank. Pengujian
tertentu, untuk memastikan bahwa aktivitas semacam itu juga dilakukan untuk memberikan
manajemen risiko dan lindung nilai beroperasi peringatan dini tentang potensi kerugian
dalam struktur delegasi wewenang yang ekstrem, memfasilitasi pengelolaan risiko
telah disetujui. suku bunga secara proaktif dalam lingkungan
perubahan pasar keuangan yang cepat.
Kerangka Kerja Manajemen Risiko Suku Bunga
Tujuan utama Bank dalam mengelola IRRBB Kebijakan Risiko Suku Bunga pada Banking
(Interest Rate Risk in the Banking Book) Book
adalah untuk melindungi dan meningkatkan Bank telah menetapkan Kebijakan Risiko Suku
modal atau nilai ekonomi bersih melalui Bunga pada Banking Book sebagai panduan
pertumbuhan pendapatan bunga bersih dalam menerapkan pengelolaan risiko suku
yang memadai, stabil, dan andal di berbagai bunga pada banking book. Kebijakan ini
kondisi ekonomi yang mungkin terjadi. dikaji ulang minimal setahun sekali yang
disesuaikan dengan strategi bisnis, arahan
manajemen, dan persyaratan regulator
yang disetujui oleh Komite Aktiva dan Pasiva
(ALCO).
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4 249
Page 252
Tata Kelola Perusahaan
Eksposur Risiko Pasar berdasarkan Basel Kerangka Kerja Manajemen Risiko Likuiditas
Bank saat ini menerapkan Pendekatan Standar Risiko Likuiditas timbul karena adanya
berdasarkan Peraturan OJK untuk mengukur ketidaksesuaian antara periode pendanaan
ATMR untuk Risiko Pasar. Di mana perhitungan dan penyaluran dana pada kegiatan bisnis
menggabungkan semua eksposur risiko pasar UOB Indonesia.
Bank untuk on and off balance sheet, termasuk
derivatif dan risiko perubahan harga pada Untuk memitigasi Risiko Likuiditas, Bank telah
instrument opsi, dikonsolidasikan di bawah menetapkan Kebijakan Manajemen Risiko
risiko suku bunga (umum dan khusus) dan risiko Likuiditas, termasuk penetapan strategi dan
nilai tukar mata uang asing. limit yang sesuai dengan tingkat risiko yang
akan diambil Bank.
B.3 Risiko Likuiditas Strategi UOB Indonesia berfokus pada
pengembangan usaha dalam kerangka
Risiko Likuiditas didefinisikan sebagai Manajemen Risiko Likuiditas yang dilakukan
risiko akibat ketidakmampuan Bank untuk secara hati-hati, konsisten, dan efisien dalam
memenuhi kewajiban yang jatuh tempo, atau menyeimbangkan tingkat risiko dan tingkat
mendanai peningkatan aset saat jatuh tempo. keuntungan.
Bank menjaga likuiditas yang memadai untuk
mendukung operasi sehari-hari, memenuhi Risiko likuiditas Bank selaras dengan kerangka
penarikan simpanan dan penyaluran kredit, manajemen risiko likuiditas yang diatur oleh
berpartisipasi dalam investasi baru, serta regulator dan diukur serta dikelola berdasarkan
melunasi pinjaman. Oleh karena itu, likuiditas proyeksi arus kas. Bank dipantau dalam skenario
dikelola sedemikian rupa untuk memenuhi operasional normal (business-as-usual) dan
kebutuhan pendanaan kas yang telah stres. Batas ketidaksesuaian arus kas ditetapkan
diketahui maupun yang tidak terduga. untuk membatasi eksposur likuiditas Bank. Bank
juga menggunakan indikator peringatan dini
Struktur Tata Kelola Manajemen Risiko likuiditas dan titik pemicu untuk mendeteksi
Likuiditas situasi kontingensi yang mungkin terjadi. Di
ALCO membantu Direksi dalam mengawasi samping itu, UOB Indonesia juga melakukan
pengelolaan Risiko Likuiditas Bank. Risiko pemantauan secara berkala terhadap
likuiditas secara konsisten dilaporkan dan stabilitas pendanaan inti (core deposits) yang
dibahas di dalam rapat ALCO, yang dilakukan terdiri dari dana-dana stabil bukan Bank
secara reguler minimal setiap satu bulan sekali. seperti giro, tabungan, dan deposito melalui
analisis terhadap volatilitasnya. Unit Balance
Selain itu, perkembangan posisi likuiditas Sheet Risk Management bertanggung jawab
juga disampaikan dalam rapat Komite untuk mengembangkan, menyempurnakan,
Manajemen Risiko (RMC) dan kepada Dewan menerapkan, memonitor, dan mengkaji ulang,
Komisaris melalui rapat Komite Pemantau asumsi, metodologi, sumber data, delegasi
Risiko. Analisis dan kontrol terhadap Risiko wewenang, stress testing, dan prosedur yang
Likuiditas dilakukan oleh Unit Balance digunakan untuk mengukur Risiko Likuiditas.
Sheet Risk Management, yang bertanggung
jawab dalam memonitor, mengukur, dan Langkah-langkah yang berkelanjutan dilakukan
melaporkan Manajemen Risiko likuiditas dan dalam mengelola Risiko Likuiditas. Di sisi
IRRBB. UOB Indonesia telah menetapkan pendanaan, Bank melakukan evaluasi secara
tugas dan tanggung jawab pada setiap mendalam terhadap kapasitas pendanaan
tingkat pada posisi yang terkait pelaksanaan yang berfokus pada sumber dan konsentrasi
Manajemen Risiko Likuiditas dan disesuaikan pendanaan, jangka waktu, dan juga akses
dengan tujuan, kebijakan bisnis, ukuran, dan terhadap sumber pendanaan lain di pasar.
kompleksitas Bank. Tugas dan tanggung Sementara dari sisi aset dilakukan analisis
jawab ini terdapat pada Kebijakan mengenai jenis dan komposisi aset seperti
Manajemen Risiko Likuiditas. kredit, aset likuid, dan ketentuan pembelian
250 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4
Page 253
instrumen keuangan yang mencakup jenis- secara efektif oleh UOB Indonesia. Kebijakan
jenis aset yang dapat dibeli baik untuk ini bertujuan untuk mengelola Risiko Likuiditas
diperdagangkan maupun investasi. Pengkinian yang mungkin timbul terutama dari aktivitas
informasi terkait kondisi pasar dan ekonomi bisnis Bank dalam memberikan pinjaman,
juga penting dilakukan untuk mengetahui melakukan investasi, menerima deposito,
jumlah dana yang tersedia di pasar, baik dalam dan pendanaan lainnya dalam aktivitas
kondisi normal ataupun krisis. Selanjutnya perdagangan. Kebijakan ini dikaji ulang
produk/transaksi/aktivitas baru yang memiliki minimal setahun sekali yang disesuaikan
eksposur Risiko Likuiditas harus melalui proses dengan perubahan bisnis yang signifikan,
kaji ulang dan persetujuan sebelum produk/ arahan manajemen, dan persyaratan
transaksi/aktivitas baru tersebut dijalankan. regulator yang disetujui oleh ALCO.
Analisis mengenai kebutuhan pendanaan Rencana Pendanaan Kontijensi
bersih melibatkan penyusunan laporan arus Rencana Pendanaan Kontijensi menjadi
kas berdasarkan jatuh tempo (kontraktual) komponen penting dalam kerangka kerja
aktual dari arus kas tersebut. Profil arus kas manajemen likuiditas dan berfungsi sebagai
kontraktual mengalokasikan aset, kewajiban, perpanjangan atas kebijakan operasional
dan rekening administratif ke dalam jangka atau manajemen likuiditas Bank sehari-hari.
waktu berdasarkan sisa jatuh tempo. Selain Rencana Pendanaan Kontijensi menguraikan
itu, UOB Indonesia juga membuat laporan tindakan yang harus diambil oleh Bank pada
ketidaksesuaian arus kas berdasarkan asumsi saat terjadi krisis likuiditas, baik yang terjadi
behavioral, terkait dengan pola perilaku dari pada Bank secara spesifik (bank specific) atau
aset, kewajiban, dan rekening administratif pasar secara keseluruhan (general market).
yang dimiliki serta memproyeksikan potensi Rencana Pendanaan Kontijensi mencakup
arus kas berdasarkan asumsi-asumsi proses identifikasi krisis likuiditas, penetapan
yang didapat dari pola perilaku tersebut. tanggung jawab dan tindakan manajemen
Dari analisis arus kas secara behavior ini, terkait pada saat krisis, memperbaiki area
diperoleh Net Cumulative Outflow (NCO) yang yang menjadi perhatian, serta memastikan
diperkirakan akan dihadapi Bank. bahwa informasi dapat diperoleh tepat waktu
sehingga dapat memfasilitasi pengambilan
Laporan arus kas harian dan bulanan keputusan secara cepat, tepat, dan efektif.
disusun dan dipantau oleh Unit Balance Tingkat kerumitan dan rincian dari rencana
Sheet Risk Management dengan melakukan tersebut disesuaikan dengan kompleksitas,
perbandingan atas posisi harian dengan eksposur risiko, aktivitas, produk, dan struktur
limit NCO. Selain itu, Unit Balance Sheet Risk organisasi Bank untuk menentukan indikator
Management juga memastikan agar Bank tidak yang paling relevan untuk digunakan dalam
terekspos oleh Risiko Likuiditas dan memberikan mengelola likuiditas dan pendanaan. Selain
laporan kepada manajemen senior mengenai itu, UOB Indonesia juga telah menetapkan
tindakan yang dilakukan untuk memitigasi dan Liquidity Task Force (LTF) yang bertanggung
mengelola Risiko Likuiditas tersebut. jawab untuk mengevaluasi posisi likuiditas
dan menentukan tindakan yang akan diambil
UOB Indonesia melakukan perhitungan dan pada saat terjadi krisis.
pemantauan terhadap Liquidity Coverage
Ratio (LCR) dan Net Stable Funding Ratio
(NSFR). Kedua rasio tersebut berada di atas
ambang batas yang ditetapkan Regulator.
Kebijakan Manajemen Risiko Likuiditas
Kebijakan Manajemen Risiko Likuiditas
disusun oleh Unit Balance Sheet Risk
Management yang menyediakan rincian
tentang bagaimana Risiko Likuiditas dikelola
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4 251
Page 254
Tata Kelola Perusahaan
B.4 Risiko Operasional
Risiko Operasional didefinisikan sebagai Sebagai bagian dari mempromosikan budaya
risiko yang timbul akibat kekurangan dan risiko, Divisi ORM memfasilitasi pelatihan
kegagalan internal proses, manusia, sistem, kepada Lini Pertama dalam mengelola dan
dan kejadian eksternal. Risiko operasional menjalankan program risiko operasional serta
mencakup risiko operasi perbankan, risiko mendorong kepemilikan risiko yang lebih
perilaku, risiko penipuan*, risiko hukum, risiko besar dalam mengelola risiko.
kepatuhan terhadap peraturan, risiko reputasi,
risiko teknologi, serta risiko pihak ketiga dan Audit Intern bertindak sebagai Lini Ketiga
alih daya, namun tidak termasuk risiko strategis dengan memberikan, melalui tinjauan audit
dan bisnis. Tujuan utama pengelolaan risiko berkala, penilaian independen dan objektif
operasional adalah untuk mengembangkan terhadap keseluruhan efektivitas kerangka
reputasi dan lingkungan operasi yang baik. kerja dan pengendalian tata kelola risiko.
Tata Kelola, Kerangka Kerja, dan Program Kerangka Kerja dan Kebijakan Manajemen
Manajemen Risiko Operasional Risiko dalam mengelola risiko operasional
Risiko operasional dikelola melalui serangkaian meliputi Kerangka Kerja dan Kebijakan
kebijakan dan prosedur di mana unit bisnis dan Manajemen Risiko Operasional, Kerangka Kerja
pendukung mengidentifikasi, menilai, memantau, dan Kebijakan Manajemen Risiko Teknologi,
mengurangi, dan melaporkan risikonya. Komite Kebijakan Manajemen Risiko Pihak Ketiga dan
Manajemen Risiko Operasional mengadakan Alih Daya, Kebijakan Program Produk/Layanan,
pertemuan minimum 10 (sepuluh) kali dalam Kebijakan Manajemen Asuransi, Kebijakan
satu tahun untuk mengawasi masalah risiko Manajemen Risiko Reputasi, dan Kebijakan
operasional di seluruh Bank. Business Continuity Management. Komponen
utama dari Kerangka Kerja Manajemen
Tata Kelola Risiko Operasional mengadopsi Risiko Operasional adalah identifikasi risiko
Three Lines Model. Unit bisnis dan pendukung dan penilaian kontrol secara mandiri. Hal
sebagai Lini Pertama, bertanggung jawab ini dicapai melalui penerapan rangkaian
untuk membangun lingkungan pengendalian program risiko operasional seperti: Key
yang kuat sebagai bagian dari operasional Risk and Control Self-Assessment (KRCSA),
sehari-hari. Setiap unit bisnis atau pendukung Key Operational Risk Indicator (KORI), self-
bertanggung jawab untuk menerapkan identified operational risks or Management
kerangka kerja dan kebijakan risiko operasional, Risk Awareness (MRA), incident reporting
serta menanamkan kontrol internal yang (IRF), pihak ketiga & alih daya dan product
sesuai ke dalam setiap proses dan menjaga programme.
ketahanan bisnis untuk aktivitas utama. Bank
juga membentuk Business Risk and Control Risiko Teknologi
Manager (BRCM) pada beberapa unit kerja Risiko teknologi didefinisikan sebagai setiap
utama yang merupakan fungsi khusus yang potensi dari hasil yang merugikan, kerusakan,
akan membantu unit bisnis dan pendukung kehilangan, pelanggaran, kegagalan atau
terkait aktivitas pengelolaan risiko operasional gangguan yang timbul dari penggunaan atau
sebagai lini pertama. ketergantungan pada teknologi informasi dan
komunikasi. Tata kelola risiko teknologi berada
Divisi Manajemen Risiko Operasional (ORM), pada Komite Manajemen Risiko Operasional
sebagai Lini Kedua, memberikan tata kelola risiko (ORMC), yang memfasilitasi pengawasan
operasional secara menyeluruh melalui kerangka secara holistik terhadap permasalahan risiko
kerja, kebijakan, prosedur, program dan sistem operasional di seluruh Bank. Kerangka kerja
yang relevan. Divisi ORM juga memantau dan manajemen risiko teknologi Bank memastikan
melaporkan hal-hal terkait risiko operasional bahwa risiko teknologi dan risiko siber dikelola
yang signifikan kepada komite manajemen secara sistematis dan konsisten. Ruang lingkup
senior yang relevan dan Dewan Komisaris. manajemen risiko teknologi mencakup banyak
252 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4
Page 255
aspek, termasuk manajemen aset teknologi, Manajemen Risiko Fraud
ketahanan teknologi dan aspek kelangsungan UOB Indonesia mendefinisikan fraud sebagai:
layanan manajemen kelangsungan bisnis, 3. Suatu tindakan, dengan unsur untuk
manajemen keamanan siber, dan manajemen menipu atau menyembunyikan fakta, dan
keamanan informasi. tidak terbatas pada keuntungan moneter
maupun material.
Risiko Pihak Ketiga/Alih Daya 4. Tindakan penyimpangan atau
Risiko Pihak Ketiga/Alih Daya dapat timbul pembiaran yang sengaja dilakukan untuk
dari penyerahan sebagian pelaksanaan mengelabui, menipu, atau memanipulasi
pekerjaan kepada pihak ketiga penyedia jasa Bank, nasabah, atau pihak lain, yang
melalui kerja sama pihak ketiga/alih daya, terjadi di lingkungan Bank dan/atau
dimana pihak ketiga menyediakan produk menggunakan sarana Bank sehingga
atau layanan kepada Bank atau pelanggan mengakibatkan Bank, nasabah, atau
Bank. Risiko ini dapat mengakibatkan dampak pihak lain menderita kerugian dan/atau
buruk terhadap keuangan, operasional, pelaku fraud memperoleh keuntungan
reputasi, hukum, dan kepatuhan yang keuangan baik secara langsung maupun
timbul dari kegagalan pihak ketiga dalam tidak langsung.
menyediakan produk atau layanan yang telah
disepakati. Bank menetapkan prinsip-prinsip, Definisi ini sesuai dengan Peraturan OJK
persyaratan, dan tata kelola yang kuat dalam No.39/POJK.03/2019 tanggal 19 Desember
mengelola risiko pihak ketiga/alih daya melalui 2019. Definisi di atas saling melengkapi
Kebijakan dan Pedoman Manajemen Risiko satu sama lain. UOB Indonesia secara aktif
Pihak Ketiga/Alih Daya Bank yang mencakup mengelola risiko fraud. Tata kelola atas risiko
antara lain proses identifikasi dan penilaian fraud disediakan oleh Komite Pemantau
risiko pada saat inisiasi/ perencanaan, Risiko pada tingkat Dewan Komisaris, dan
pemantauan berkelanjutan dan mitigasi risiko terutama oleh Komite Manajemen Risiko pada
atas implementasi kerjasama dengan pihak tingkat Manajemen. Divisi Anti-Financial Crime
ketiga/ alih daya. Investigation and Intelligence Bank, sebagai Lini
Kedua, menggerakkan strategi dan tata kelola
Business Continuity Management serta mengawasi kerangka kerja dan kebijakan
UOB Indonesia telah menetapkan dan terkait manajemen risiko fraud di seluruh Bank.
secara berkala melakukan kaji ulang atas
Kebijakan dan Pedoman Business Continuity Setiap karyawan diwajibkan untuk
Management (BCM) yang mencakup menjunjung tinggi Kode Etik UOB, yang
Business Impact Analysis (BIA), penilaian mencakup ketentuan anti-penyuapan dan
Risiko Operasional, strategi pemulihan anti-korupsi. Fraud Hotline Bank bertujuan
yang dilakukan oleh Bank pada setiap memastikan investigasi fraud dilaksanakan
jenis gangguan, dokumentasi pemulihan secara independen. Anti-Financial Crime
bencana dan rencana kontijensi, dan evaluasi Investigation and Intelligence bekerja erat
efektivitas dari program BCM. Hal ini untuk dengan unit bisnis dan unit pendukung
memastikan pemulihan yang cepat pada untuk memperkuat praktik yang ada saat ini
bisnis penting dan unit pendukung selalu ada terhadap 6 (enam) pilar Strategi Anti-Fraud,
jika ada kejadian tak terduga. yaitu; pencegahan, deteksi, respons, resolusi,
remediasi, dan pelaporan.
Untuk mendukung dan meningkatkan
kesiapan BCM, beberapa exercise BCP
dilakukan secara rutin antara lain BCP
Exercises, Disaster Recovery Exercise untuk
sistem IT dan Management Call Tree Exercises.
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4 253
Page 256
Tata Kelola Perusahaan
B.5 Risiko Kepatuhan • Sesuai dengan Peraturan OJK No. 46/
POJK.03/2017 terkait Pelaksanaan
Risiko Kepatuhan sebagaimana disebutkan Fungsi Kepatuhan Bank Umum, Bank
dalam ketentuan OJK adalah risiko yang wajib memastikan terlaksananya
timbul akibat kegagalan Bank dalam fungsi kepatuhan dengan mewujudkan
mematuhi dan/atau melaksanakan peraturan budaya kepatuhan pada seluruh jenjang
perundang-undangan dan ketentuan yang organisasi serta memastikan bahwa
berlaku. seluruh ketentuan Bank dan aktivitas
usaha telah sesuai dengan peraturan
Untuk keperluan internal Bank, Risiko perundang-undangan yang berlaku.
Kepatuhan didefinisikan sebagai:
1. Risiko pengenaan sanksi dari Regulator, Struktur Tata Kelola Manajemen Risiko
kerugian keuangan, atau kerusakan Kepatuhan
reputasi Bank yang mungkin timbul Pemangku kepentingan yang terlibat dalam
apabila Bank tidak mematuhi peraturan pengelolaan Risiko Kepatuhan adalah
perundang-undangan, ketentuan, sebagai berikut:
standar atau kode etik (yang ditetapkan
oleh asosiasi industri) yang berlaku dalam 1. Dewan Komisaris
aktivitas bisnis dan operasional Bank; a. Mengevaluasi pelaksanaan Fungsi
2. Risiko yang berasal dari perubahan dalam Kepatuhan Bank paling kurang 2 (dua)
peraturan perundangundangan yang kali dalam 1 (satu) tahun;
dapat meningkatkan biaya operasional b. Berdasarkan hasil evaluasi
dan permodalan Bank yang berdampak pelaksanaan Fungsi Kepatuhan,
pada pendapatan atau laba Bank. Dewan Komisaris menyampaikan
saran-saran dalam rangka
Selain itu, aspek utama dari Risiko Kepatuhan peningkatan kualitas pelaksanaan
juga terdapat pada Risiko Anti-Pencucian Fungsi Kepatuhan kepada Direktur
Uang (APU), Pencegahan Pendanaan Utama dengan tembusan kepada
Terorisme (PPT), Pencegahan Pendanaan Direktur yangmembawahkan Fungsi
Proliferasi Senjata Pemusnah Massal Kepatuhan.
(PPPSPM), dan Sanctions, yang didefinisikan 2. Direksi
Bank sebagai: a. Bertanggung jawab untuk menetapkan
• Risiko pelanggaran regulasi APU, PPT, kerangka kerja manajemen risiko
PPPSPM dan Sanctions serta pelanggaran kepatuhan yang berisi prinsip-prinsip
sanksi internasional yang akan merusak dasar yang harus disetujui oleh Dewan
reputasi Bank sebagai organisasi yang Komisaris dan menjelaskan proses
menegakkan APU, PPT, PPPSPM dan utama dimana risiko kepatuhan harus
Sactions. Sebagai risiko tambahan diidentifikasi dan dikelola melalui
termasuk diputusnya hubungan sebagai semua tingkatan organisasi;
Bank koresponden dan diputusnya b. Menyetujui Piagam Kepatuhan
dari jaringan sistem kliring AS karena sebagai dasar bagi Bank untuk
pelanggaran terhadap peraturan/sanksi menerapkan prinsip kepatuhan;
yang berdampak pada pendapatan c. Wajib menumbuhkan dan mewujudkan
dan peluang bisnis Bank, kepercayaan terlaksananya Budaya Kepatuhan
pelanggan pada sistem Bank dimana pada semua tingkatan organisasi dan
dana yang ditempatkan di Bank tidak kegiatan usaha Bank;
tercampur dengan sumber dana ilegal d. Wajib memastikan terlaksananya
dan kepercayaan Regulator terhadap Fungsi Kepatuhan Bank; dan
integritas Bank dalam mengendalikan e. Bertanggung jawab mengawasi
APU, PPT, PPPSPM dan Sanctions. manajemen risiko kepatuhan Bank.
254 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4
Page 257
3. Pejabat Eksekutif Senior 6. Direktur yang Membawahi Fungsi
a. Memimpin fungsi strategis di tingkat Kepatuhan
manajemen; a. Merumuskan strategi guna
b. Menumbuhkan kesadaran terhadap mendorong terciptanya Budaya
aspek-aspek utama dari risiko Kepatuhan Bank;
kepatuhan Bank yang harus dikelola b. Mengusulkan kebijakan kepatuhan
dengan baik; atau prinsip-prinsip kepatuhan yang
c. Memastikan bahwa Bank dapat akan ditetapkan oleh Direksi;
mengandalkan Fungsi Kepatuhan c. Menetapkan sistem dan prosedur
Bank yang permanen dan efektif serta kepatuhan yang akan digunakan
memiliki sumber daya yang memadai untuk menyusun ketentuan dan
untuk menjalankan tugasnya; pedoman internal Bank;
d. Memastikan dilaksanakannya d. Memastikan bahwa seluruh
tindakan perbaikan atau tindakan kebijakan, ketentuan, sistem, dan
disipliner jika terjadi pelanggaran; prosedur, serta kegiatan usaha yang
dan dilakukan Bank telah sesuai dengan
e. Memastikan bahwa Piagam ketentuan Regulator dan peraturan
Kepatuhan, Pedoman Kepatuhan perundang-undangan yang berlaku;
dan kerangka kerja/kebijakan dan e. Mengidentifikasi, mengelola dan
pedoman/ prosedur lainnya yang mengoordinasikan risiko kepatuhan
relevan telah dijalankan. serta melakukan pengawasan
dan memimpin kepatuhan secara
4. Komite Direksi fungsional dalam usaha untuk
Komite-komite ini dibentuk untuk mengelola/meminimalkan risiko
membantu Direktur Utama dan Direksi kepatuhan Bank;
dalam membuat keputusan bisnis f. Melakukan tindakan pencegahan
serta menyeimbangkan antara risiko agar kebijakan dan/atau keputusan
dan keuntungan. Komite-komite ini yang diambil Direksi Bank tidak
bertanggung jawab untuk menelaah menyimpang dari ketentuan
dan merekomendasikan arahan strategis Regulator dan peraturan perundang-
Bank, menyetujui kebijakan manajemen undangan yang berlaku;
risiko kepatuhan, mengawasi keseluruhan g. Menyampaikan laporan kepada OJK,
profil risiko dan memantau kinerja Bank Direktur Utama dan Direksi tentang
secara keseluruhan sesuai dengan tugas pelaksanaan tugasnya dengan
dan tanggung jawab masing-masing tembusan kepada Dewan Komisaris;
komite. dan
h. Melaksanakan tugas lain yang terkait
5. Pejabat Eksekutif dengan Fungsi Kepatuhan, termasuk
a. Memastikan penerapan Budaya menginformasikan kepada Direksi
Kepatuhan dalam seluruh aktivitas dan Pejabat Eksekutif Senior atas
dari masing-masing fungsi kerja dan/ isu-isu kepatuhan yang signifikan
atau kantor cabang; serta rencana penyelesaiannya.
b. Memastikan bahwa tindakan
pencegahan dan perbaikan 7. Fungsi Kerja Compliance
dilakukan secara tepat pada BU/SU Fungsi Kerja Compliance adalah fungsi
dan/atau kantor cabang terkait atas independen yang memiliki beberapa
potensi atau adanya pelanggaran- tanggung jawab khusus, sebagai berikut:
pelanggaran terhadap peraturan a. Membuat langkah-langkah dalam
dan/atau ketentuan yang berlaku. rangka mendukung terciptanya
Budaya Kepatuhan pada seluruh
kegiatan usaha Bank di setiap
jenjang organisasi;
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4 255
Page 258
Tata Kelola Perusahaan
b. Melakukan identifikasi, pengukuran, peraturan lainnya yang berlaku
pemantauan, dan pengendalian kepada Unit Bisnis dan Pendukung
terhadap Risiko Kepatuhan dengan termasuk kepada Direksi dan Pejabat
mengacu pada Peraturan Regulator Eksekutif Senior;
mengenai Penerapan Manajemen i. Membantu Unit Bisnis dan
Risiko bagi Bank Umum; Pendukung dalam mengembangkan
c. Menilai dan mengevaluasi secara prosedur dan pedoman Kepatuhan
ketat melalui kerja sama dengan BU/ yang berisi ketentuan Regulator
SU terhadap efektivitas, kecukupan, yang berlaku, peraturan lain dan key
dan kesesuaian kebijakan, ketentuan, business conduct untuk digunakan
sistem maupun prosedur yang oleh seluruh Pejabat dan staf Bank,
dimiliki oleh Bank dengan peraturan bila diperlukan;
perundangundangan yang berlaku; j. Mengidentifikasi dan memelihara
d. Melakukan review dan/atau daftar dari seluruh ketentuan
merekomendasikan pengkinian Regulator dan peraturan lainnya
dan penyempurnaan kebijakan, yang berlaku, dengan dukungan dari
ketentuan, sistem maupun prosedur penasihat hukum internal/eksternal
yang dimiliki oleh Bank agar sesuai apabila dibutuhkan;
dengan ketentuan Regulator dan k. Membantu Direksi dan Pejabat
peraturan perundang-undangan Eksekutif Senior dalam mengedukasi
yang berlaku; staf-staf terkait, mengenai hal-
e. Melakukan upaya-upaya untuk hal yang berhubungan dengan
memastikan bahwa kebijakan, kepatuhan;
ketentuan, sistem dan prosedur, serta l. Memberikan saran, bimbingan dan
kegiatan usaha Bank telah sesuai pelatihan secara berkesinambungan
dengan ketentuan Regulator dan kepada staf-staf mengenai
peraturan perundang-undangan penerapan kerangka kepatuhan yang
yang berlaku; baik, meliputi kebijakan dan prosedur
f. Melakukan fungsi anti pencucian seperti yang tercantum dalam
uang dengan memastikan penerapan Pedoman Kepatuhan Bank, kode etik
seluruh sistem pemantauan transaksi dan pedoman internal Bank;
yang dilakukan oleh nasabah sesuai m. Memberikan saran kepada Unit Bisnis
pedoman, kebijakan dan prosedur dan Pendukung di Bank dan/atau Direksi
yang telah ditetapkan sehingga dan Pejabat Eksekutif Senior terkait
pelaksanaan Program APU, PPT, dengan Regulatory Obligation (RO) yang
PPPSPM dan Sanctions dapat tercantum dalam penilaian risiko regulasi
berjalan dengan baik dan menjaga Bank termasuk pemberian saran tentang
agar Bank terhindar dari pengenaan implikasi perubahan peraturan;
sanksi; n. Memantau, menguji dan melaporkan
g. Mengidentifikasi, menilai dan pelaksanaan fungsi kepatuhan
mendokumentasikan risiko sesuai dengan kerangka manajemen
kepatuhan yang terkait dengan risiko kepatuhan dan kebijakan/
kegiatan usaha Bank termasuk prosedur internal kepada Pejabat
produk baru, layanan, praktik bisnis Eksekutif Senior dan Dewan Komisaris/
dan perubahan material untuk bisnis Direksi dan, bila diperlukan, kepada
yang telah berjalan saat ini dan Regulator. Namun demikian, tanggung
hubungan dengan nasabah; jawab untuk memastikan kepatuhan
h. Memberikan saran dan dalam kegiatan operasional harian
menginformasikan perkembangan tetap berada pada masing-masing
terhadap hal-hal yang berkaitan Unit Bisnis dan Pendukung;
dengan peraturan Regulator dan
256 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4
Page 259
o. Melakukan investigasi dalam hal Fungsi Kerja Audit Intern melakukan
terjadi insiden kepatuhan dan keluhan, pemeriksaan dan menyampaikan laporan
serta melaksanakan penyelidikan lebih hasil audit kepada Direktur Utama, Dewan
lanjut yang diperlukan; Komisaris, Komite Audit, dan Manajemen
p. Bertindak sebagai contact person terkait dengan tembusan kepada Direktur
dengan pihak internal dan eksternal yang membawahkan Fungsi Kepatuhan
terkait, termasuk Regulator, mengenai dan Direktur Manajemen Risiko. Seluruh
hal-hal yang berkaitan dengan korespondensi dengan Regulator juga
kepatuhan Bank; dan telah diteruskan kepada Direktur yang
q. Melaksanakan tanggung jawabnya membawahkan Fungsi Kepatuhan.
sesuai dengan rencana kepatuhan
yang dibuat sesuai dengan kerangka 10. Fungsi Kerja Legal
manajemen risiko kepatuhan termasuk Bertanggung jawab untuk memberikan
melakukan kajian kepatuhan dengan dan memfasilitasi pemberian opini
pendekatan berbasis risiko. hukum dengan mengacu pada peraturan
perundang-undangan yang berlaku.
8. Fungsi Kerja Manajemen Risiko Fungsi Kerja Legal juga bertanggung
Fungsi Kerja Manajemen Risiko, jawab dalam pembuatan kebijakan
sebagaimana ditetapkan dalam Kerangka hukum, prosedur, pedoman dan standar
Manajemen Risiko, mengidentifikasi, dokumen kredit yang terkait dengan
menilai, mengukur, memantau, produk dan aktivitas Bank.
mengontrol dan melaporkan hal-hal
terkait risiko-risiko Bank dan bertanggung 11. Manajer dan Staf
jawab untuk mengembangkan dan Manajer dan staf memegang tanggung
mengimplementasikan kerangka kerja/ jawab akhir atas akuntabilitas risiko
infrastruktur, strategi, kebijakan dan kepatuhan, termasuk memastikan bahwa
proses manajemen risiko untuk mengelola semua kegiatan bisnis sesuai dengan
risiko-risiko tersebut. peraturan Regulator serta perundang-
undangan dan kebijakan Bank yang
9. Fungsi Kerja Audit Intern berlaku;
Fungsi Kerja Audit Intern sebagai a. Manajer dan staf harus memahami
lini ketiga memperoleh kewenangan ketentuan ini dan bertanggung
dari Dewan Komisaris dan Direktur jawab untuk memastikan kepatuhan
Utama untuk membantu Manajemen terhadap peraturan Regulator serta
dalam melaksanakan kewajibannya perundang-undangan yang berlaku,
dengan memperkuat kemampuan yang meliputi:
Bank untuk menciptakan, melindungi, • Mengatur dan mengelola Unit
dan mempertahankan nilai dengan Bisnis dan Pendukung masing-
memberikan jaminan, saran, wawasan, masing dengan cara yang
dan pandangan ke depan yang tepat dan professional sesuai
independen, berbasis risiko, dan objektif, dengan peraturan Regulator
yang dirancang guna memberikan nilai dan perundangundangan, serta
tambah bagi kegiatan operasional Bank. kebijakan Bank;
Audit Intern membantu Bank mencapai • Melaksanakan prinsip kepatuhan
tujuannya melalui pendekatan yang di bisnis dan wilayah operasional
disiplin, inovatif, dan sistematis, untuk masing-masing; dan
menilai kecukupan serta meningkatkan • Segera melaporkan semua kasus
efektivitas proses tata kelola, manajemen ketidakpatuhan, baik aktual
risiko, dan pengendalian intern. maupun potensial, kepada Fungsi
Kerja Compliance.
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4 257
Page 260
Tata Kelola Perusahaan
Kerangka Kerja Manajemen Risiko Kemudian pada aspek penerapan budaya
Kepatuhan kepatuhan, Fungsi Kerja Compliance telah
Dalam upaya untuk memperkuat kerangka menetapkan dan mengedukasi Kode Etik
kerja sistem pengendalian internal Bank, Kepatuhan sebagai dasar acuan seluruh
terutama Fungsi Kerja Compliance sebagai pegawai dalam menerapkan nilai, tindakan,
lini kedua, Bank membentuk struktur perilaku, dan aktualisasi dari prinsip-prinsip
organisasi di bawah Fungsi Kerja Compliance kepatuhan.
menjadi 6 (enam) unit kerja yakni Regulatory
Compliance – Wholesale, Market & Corporate Fungsi Kerja Compliance dan Divisi
Function Advisory; Regulatory Compliance Operational Risk Management juga
– Consumer Advisory; Compliance Strategy melakukan pemantauan dan pelaporan
and Governance; AML, CFT, CPF & Sanctions, atas kejadian-kejadian operasional yang
Anti Bribery & Corruption & Anti-Tax Evasion, terkait dengan Risiko Kepatuhan dan Risiko
Compliance Assurance dan Anti-Financial Operasional.
Crime Investigation & Intelligence. Strategi
dalam melaksanakan fungsi kepatuhan Kebijakan Manajemen Risiko Kepatuhan
Bank dilakukan melalui aspek-aspek tata Salah satu strategi dalam Manajemen
kelola fungsi kepatuhan, pengelolaan Risiko Kepatuhan adalah adanya Piagam
risiko kepatuhan, serta penerapan budaya Kepatuhan dan Pedoman Kepatuhan sebagai
kepatuhan. dua kebijakan dan prosedur utama dalam
mengelola Risiko Kepatuhan. Kedua kebijakan
Kerangka kerja pelaksanaan Fungsi tersebut mengatur:
Kepatuhan Bank pada aspek tata kelola fungsi a. Kerangka Kerja Kepatuhan
kepatuhan tercermin pada struktur organisasi b. Kode Etik Kepatuhan
Fungsi Kerja Compliance yang independen c. Prosedur Pengkajian dan Pengujian Kepatuhan
dari unit bisnis dan unit pendukung lainnya, d. Regulatory Risk Assessment (RRA)
di mana Direktur yang membawahkan Fungsi e. Prosedur Pemantauan Komitmen Bank dan
Kepatuhan bertanggung jawab secara Tindak Lanjut atas Permintaan Regulator
langsung kepada Direktur Utama. Dengan Terkait Prosedur
demikian, Fungsi Kerja Compliance dapat f. Eskalasi dan Pelaporan Insiden Risiko
dikelola secara independen. Kepatuhan
Pada aspek Pengelolaan Risiko Kepatuhan, Piagam Kepatuhan dan Pedoman Kepatuhan
Fungsi Kerja Compliance berperan untuk dikaji ulang untuk diperbarui secara tahunan
memberikan pandangan/arahan terhadap untuk memastikan implementasi fungsi
pemenuhan an/atau penerapan perundang- kepatuhan yang memadai dan tepat waktu
undangan, kebijakan, peraturan, standar pada setiap tingkat organisasi dan dengan
atau kode etik, melakukan pemantauan demikian membantu Bank untuk lebih baik
atas kepatuhan terhadap pemenuhan dalam menyelaraskan antara kepentingan
komitmen Bank dan penyelesaian rencana komersial Bank degan kepatuhan atas
tindakan perbaikan atas Hasil Pemeriksaan peraturan yang berlaku. Agar kebijakan dan
Regulator dan Audit Intern Bank, pengelolaan prosedur tersebut dapat diimplementasikan
pengenaan sanksi/denda pelanggaran, secara efektif, aspek mendasar yang harus ada
dan melakukan Pengkajian Kepatuhan, dan adalah Budaya Kepatuhan, yaitu nilai, perilaku
lainnya. dan tindakan yang mendukung kepatuhan
Bank atas hukum dan peraturan yang berlaku.
258 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4
Page 261
B.6 Risiko Stratejik menerjemahkan strategi Bank menjadi
rencana operasional, memantau eksekusi
Risiko Stratejik adalah risiko akibat dari rencana operasional, melakukan
ketidaktepatan dalam pengambilan dan/ evaluasi progress dari Balance Score Card
atau pelaksanaan suatu keputusan stratejik yang telah ditetapkan, serta memberikan
yang berdampak pada profitabilitas Bank, highlight atas area yang perlu
dan kegagalan dalam mengantisipasi diperhatikan oleh pihak Manajemen.
perubahan dalam lingkungan bisnis, seperti
perubahan dalam industri perbankan, gejolak Kerangka Kerja Manajemen Risiko Stratejik
perekonomian nasional, dan gangguan UOB Indonesia berpegang teguh pada prinsip
teknologi. kehati-hatian dalam setiap keputusan bisnis
sehingga dapat meminimalkan dan memitigasi
Struktur Tata Kelola Manajemen Risiko Stratejik risiko. Dalam mengelola Risiko Stratejik, Bank
Pihak-pihak terkait yang terlibat dalam secara berkala memantau lingkungan dimana
pengelolaan Risiko Stratejik adalah sebagai Bank beroperasi, menganalisa kinerja Bank
berikut: dibandingkan dengan pesaingnya, termasuk
1. Dewan Komisaris dan Direksi merumuskan analisis pada semua alternatif strategis
dan menyetujui rencana stratejik dan yang tersedia setelah mempertimbangkan
rencana bisnis yang telah disesuaikan rencana strategis dan toleransi risiko Bank,
dengan visi dan tujuan strategis Bank, mengamati dinamika ekonomi yang dapat
melakukan pengarahan, pemantauan dan berdampak pada industri perbankan, serta
evaluasi pelaksanaan kebijakan strategis perubahan lanskap bisnis yang didorong oleh
Bank, termasuk mengkomunikasikan perkembangan teknologi, dan mengambil
kepada seluruh karyawan di semua tindakan korektif untuk menyesuaikan strategi
tingkat organisasi; dan rencana. Pelaksanaan keputusan stratejik
2. Komite Manajemen Risiko mendukung dan antisipasi perubahan lingkungan bisnis
Direksi dalam memantau proses dilakukan melalui siklus Manajemen Risiko
pengelolaan Risiko Stratejik di Bank, serta stratejik dengan elemen utama berupa
memberikan informasi terkait eksposur, penerapan visi dan misi; penetapan tujuan
masalah, dan tindak lanjut atas risiko dan rencana stratejik; penetapan target
yang material; dan rencana bisnis; serta implementasi,
3. Fungsi kerja bisnis dan pendukung pemantauan dan evaluasi kinerja.
memantau dan mengelola Risiko Stratejik
pada areanya, dan memastikan seluruh Bank menyusun rencana stratejik secara
risiko yang bersifat material yang timbul matang dan realistis, serta senantiasa
pada kegiatan usaha dan pelaksanaan memperhatikan prinsip kehati-hatian dan
strategi dilaporkan secara tepat waktu penerapan Manajemen Risiko. Rencana
kepada Direktur atau Pejabat Senior stratejik Bank tersebut disiapkan oleh Direksi
Eksekutif terkait. Masing-masing fungsi dan setelah memperoleh persetujuan dari
kerja juga bertanggung jawab untuk Dewan Komisaris, dikomunikasikan kepada
memastikan bahwa sasaran yang dituju pejabat dan/atau pegawai Bank pada setiap
untuk fungsi kerjanya dapat tercapai jenjang organisasi. Setiap Kepala Fungsi
dengan baik dan juga sejalan dengan Kerja bertanggung jawab untuk memastikan
target Bank secara keseluruhan; keselarasan rencana kerja tahunan di masing-
4. Fungsi Kerja Manajemen Risiko bersama masing fungsi kerjanya dengan rencana kerja
dengan Divisi Finance melakukan proses yang telah ditetapkan oleh Direksi.
evaluasi atas realisasi Rencana Bisnis
Bank untuk mendukung kecukupan sistem Secara berkelanjutan, Bank melakukan
informasi manajemen risiko stratejik; dan kaji ulang berkala atas pencapaian target
5. Fungsi Kerja CEO Office mendukung keuangan dan realisasi strategi. Cakupan kaji
pengelolaan risiko stratejik dan ulang dan evaluasi disesuaikan berdasarkan
bertanggung jawab dalam perkembangan eksposur risiko Bank,
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4 259
Page 262
Tata Kelola Perusahaan
perubahan pasar, dan metode pengukuran B.7 Risiko Hukum
dan pengelolaan risiko. Direksi dan Dewan
Komisaris juga melakukan tinjauan secara Risiko Hukum adalah risiko terhadap posisi
periodik terhadap tingkat pencapaian target keuangan, operasi atau reputasi Bank, yang
keuangan dan realisasi strategi melalui timbul dari:
berbagai forum dan rapat koordinasi, seperti 1. adanya tuntutan hukum yang melibatkan
Rapat Direksi. Setiap fungsi kerja bertanggung Bank;
jawab untuk memantau Risiko Stratejik pada 2. tidak adanya dukungan atau
areanya dan melaporkan secara tepat waktu perkembangan peraturan perundang-
kepada Direktur dan/atau Pejabat Eksekutif undangan;
Senior terkait apabila terdapat isu potensial 3. kontrak yang lemah seperti kontrak
atau masalah yang memiliki implikasi stratejik yang tidak dapat dilaksanakan/tidak
terhadap Bank. Seluruh hasil kaji ulang dan menguntungkan/tidak sempurna/ tidak
laporan terkait berfungsi sebagai masukan diinginkan; atau
dalam rangka penyempurnaan kerangka dan 4. ketidakpatuhan terhadap hukum yang
proses manajemen risiko secara keseluruhan. berlaku.
Kebijakan Manajemen Risiko Stratejik Tata Kelola Manajemen Risiko Hukum
Penerapan Manajemen Risiko Stratejik yang Pihak-pihak terkait yang terlibat dalam
efektif didukung oleh kecukupan kebijakan pengelolaan Risiko Hukum adalah sebagai
dan prosedur terkait Manajemen Risiko berikut:
Stratejik serta limit risiko yang sejalan 1. Dewan Komisaris dan Direksi (melalui
dengan visi, misi, dan strategi bisnis Bank. Komite Manajemen Risiko dan Komite
Penyusunan kebijakan dan prosedur tersebut Pemantau Risiko) bertanggung jawab
dilakukan dengan memperhatikan jenis, untuk mengawasi dan mengelola Risiko
kompleksitas kegiatan usaha, profil risiko, Hukum yang timbul dari kegiatan usaha
dan limit risiko yang sesuai dengan peraturan Bank;
yang ditetapkan regulator dan/atau praktik 2. Komite Manajemen Risiko mendukung
perbankan yang sehat. Selain itu, penerapan Direksi dalam memantau proses
kebijakan dan prosedur terkait Manajemen pengelolaan Risiko di Bank, memberikan
Risiko Stratejik juga didukung oleh kecukupan informasi terkait eksposur, masalah, dan
permodalan dan kualitas sumber daya tindak lanjut atas risiko yang material;
manusia. 3. Fungsi kerja bisnis dan pendukung
bertanggung jawab untuk memantau dan
Dalam rangka menerapkan Manajemen mengelola Risiko Hukum dan dampaknya
Risiko Stratejik, sistem pengendalian pada masing-masing fungsi kerja; dan
internal diterapkan secara efektif terhadap 4. Spesialis bidang seperti Fungsi Kerja
pelaksanaan kegiatan usaha dan operasional Compliance, Fungsi Kerja Legal, Human
ada seluruh jenjang organisasi dengan Resources, Technology and Operations,
mengacu pada kebijakan dan prosedur Corporate Real Estate Service, dan
yang telah ditetapkan. Pelaksanaan sistem Corporate Secretary bertanggung jawab
pengendalian internal juga dilakukan guna untuk memberikan petunjuk terkait
memastikan Bank dapat secara tepat waktu dengan keahliannya.
mendeteksi kelemahan dan penyimpangan
yang terjadi dalam proses implementasi
pengelolaan manajemen stratejik.
260 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4
Page 263
Kerangka Kerja Manajemen Risiko Hukum E.8 Risiko Reputasi
Pengukuran Risiko Hukum dilakukan dengan
menggunakan indikator seperti potensi Risiko Reputasi merupakan risiko yang
kerugian akibat litigasi, pembatalan dampak negatif pada pendapatan, likuiditas,
kontrak akibat perjanjian yang tidak dapat atau modal Bank yang timbul dari persepsi
dilaksanakan dan perubahan peraturan. atau opini negatif dari para pemangku
Setiap insiden Risiko Hukum dan potensi kepentingan (stakeholder) terhadap praktik
jumlah kerugiannya wajib didokumentasi dan bisnis, kegiatan, dan kondisi keuangan Bank.
dilaporkan.
Struktur Tata Kelola Manajemen Risiko
Fungsi Kerja Legal memberikan pendapat Reputasi
hukum (legal advice) dan bimbingan kepada Pihak-pihak terkait yang terlibat dalam
seluruh unit kerja Bank, ketika diperlukan. Hal pengelolaan Risiko Reputasi adalah sebagai
ini termasuk pengawasan dan peninjauan berikut:
secara berkala atas: 1. Dewan Komisaris dan Direksi bertanggung
• seluruh kontrak/perjanjian standar; jawab untuk mengawasi dan mengelola
• seluruh perjanjian kredit standar antara Risiko Reputasi Bank;
Bank dan pihak lain. 2. Komite Manajemen Risiko membantu
Direksi dalam pengawasan pengelolaan
Fungsi Kerja Legal juga bertanggung jawab Risiko Reputasi di Bank, memastikan Direksi
dalam menginformasikan Risiko Hukum yang mengetahui eksposur, masalah, dan rencana
tergolong baru maupun bersifat potensial. penyelesaian atas risiko yang material;
3. Panel Manajemen Risiko Reputasi yang
Kebijakan Manajemen Risiko Hukum merupakan sub komite dari Komite
Bank memiliki Kebijakan Manajemen Risiko Manajemen Risiko bertanggung jawab
Hukum yang mengatur Struktur Tata Kelola untuk memberikan konfirmasi dampak
Manajemen Risiko Hukum dan menetapkan dari isu Risiko Reputasi yang material,
tugas dan tanggung jawab masing-masing menetapkan rencana tindakan yang
pihak dalam menerapkan Manajemen Risiko tepat, menunjuk satuan tugas yang
Hukum. relevan, dan menyetujui penutupan kasus;
4. Fungsi kerja bisnis dan pendukung
Fungsi Kerja Legal telah menetapkan bertanggung jawab untuk memantau
berbagai pedoman terkait Manajemen dan mengelola berbagai jenis risiko yang
Risiko Hukum, diantaranya adalah Pedoman dianggap dan perlu dicermati karena
Pengelolaan Risiko Kekayaan Intelektual, berpotensi memberikan dampak risiko
Pedoman Penunjukan Pengacara Eksternal, reputasi;
dan Pedoman Pengelolaan Risiko Kontraktual. 5. Fungsi Kerja Risk Management
bertanggung jawab untuk
mengembangkan dan memelihara
berbagai kebijakan dan prosedur
Manajemen Risiko, memberikan pelatihan
dan masukan kepada fungsi kerja bisnis
dan pendukung terhadap pengelolaan
risiko, termasuk Risiko Reputasi; dan
6. Para fungsi yang memiliki spesialisasi
dan bertanggung jawab dalam
memberikan konsultasi adalah Strategic
Communications and Brand, Customer
Advocacy, Compliance, Legal, Human
Resources, Technology and Operations,
dan Corporate Secretary.
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4 261
Page 264
Tata Kelola Perusahaan
Kerangka Kerja Manajemen Risiko Reputasi Ketika kejadian Risiko Reputasi memengaruhi
Identifikasi dan pengukuran Risiko Reputasi kemampuan Bank untuk melanjutkan kegiatan
dilakukan dengan menggunakan informasi usaha dan/atau untuk mendapatkan
dari berbagai macam sumber, seperti berita di pendanaan, Bank akan mengaktifkan Crisis
media massa, media sosial, keluhan nasabah Management Plan (CMP), Business Continuity
(contohnya melalui contact centre) dan survei Plan (BCP), Disaster Recovery Plan (DRP), dan/
kepuasan nasabah. atau Contingency Funding Plan yang relevan.
Pemantauan Risiko Reputasi dilakukan secara Kebijakan Manajemen Risiko Reputasi
berkala disesuaikan dengan kebijakan, Bank telah menetapkan Kebijakan Manajemen
pedoman, dan prosedur Bank, serta Risiko Reputasi yang mengatur Struktur Tata
pengalaman Bank di masa lalu. Kelola Manajemen Risiko Reputasi, metodologi
dan toolkit untuk mengelola Risiko Reputasi
Pengendalian Risiko Reputasi dilakukan termasuk proses komunikasi Risiko Reputasi,
melalui: proses eskalasi Risiko Reputasi, pembentukan
1. Pencegahan peristiwa yang dapat Panel Manajemen Risiko Reputasi, pemilik isu
menyebabkan Risiko Reputasi, misalnya Risiko Reputasi, dan lain-lain.
dengan melakukan pelatihan komunikasi
media, pemantauan berita media,
komunikasi secara berkala kepada
para pemangku kepentingan guna
menciptakan reputasi yang positif
termasuk melalui serangkaian kegiatan,
seperti program-program tanggung
jawab sosial perusahaan; dan
2. Pemulihan reputasi Bank setelah peristiwa
Risiko Reputasi dan pencegahan dari
memburuknya reputasi Bank.
Setiap kejadian yang berkaitan dengan Risiko
Reputasi dan potensi kerugiannya harus
didokumentasikan, termasuk jumlah potensi
kerugian yang timbul dari insiden tersebut.
262 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4
Page 265
C. Rencana Aksi Pemulihan (RAP)
Bank telah menyusun Rencana Aksi Pemulihan (RAP) Bank juga telah menetapkan tata kelola untuk
sebagai panduan pemulihan dari kondisi yang sangat Rencana Aksi Pemulihan, di mana Direksi berperan
buruk yang dapat menyebabkan kegagalan. Rencana dalam mengawasi dan mengaktifkan Rencana
Aksi Pemulihan yang disusun telah disesuaikan Aksi Pemulihan selama periode pemulihan. Hal
dengan kondisi Bank dan mengacu kepada Peraturan ini didukung oleh komite-komite seperti Crisis
OJK No. 5 Tahun 2024 tentang Penetapan Status Management Team (CMT) dan Task Force, bersama
Pengawasan dan Penanganan Permasalahan Bank. dengan unit pendukung lainnya. Kerangka
dan tata kelola dari Rencana Aksi Pemulihan
Bank menentukan indikator-indikator Rencana telah didokumentasikan dengan baik, termasuk
Aksi Pemulihan yang mencakup antara lain langkah-langkah untuk mengaktifkan Rencana
Permodalan, Likuiditas, Rentabilitas, dan Kualitas Aksi Pemulihan serta proses komunikasi internal
Aset serta menetapkan trigger level dari setiap dan eksternal selama fase pemulihan. Bank
indikator tersebut untuk mengaktivasi Rencana Aksi telah mengembangkan Crisis Level Matrix untuk
Pemulihan dan melaksanakan opsi pemulihan untuk memberikan persyaratan eskalasi untuk berbagai
tujuan pencegahan, pemulihan, dan perbaikan. tingkat keparahan krisis. Matriks ini menentukan
kriteria kapan berbagai Task Force dan CMT perlu
Bank telah menetapkan opsi pemulihan untuk diaktifkan. Bank telah mengintegrasikan struktur dan
mempertahankan kelangsungan usahanya dalam proses tata kelola Rencana Aksi Pemulihan dengan
menghadapi tekanan keuangan. Opsi pemulihan struktur tata kelola Bank. Hal ini untuk memastikan
ini akan dieksekusi jika indikator Rencana Aksi koherensi dan keterkaitan antara Rencana Aksi
Pemulihan telah terlampaui, namun beberapa Pemulihan, proses penilaian kecukupan modal
tindakan juga dapat dilakukan secara preventif internal (ICAAP), rencana pendanaan darurat (CFP)
sebelum rencana aksi pemulihan tersebut diaktifkan dan rencana kesinambungan bisnis (BCP).
sebagai langkah pencegahan. Opsi pemulihan yang
dipilih telah disesuaikan dengan kondisi spesifik Proses komunikasi Rencana Aksi Pemulihan
Bank dan berdasarkan kredibilitas dan kelayakan diselaraskan dengan rencana dukungan krisis dari
masing-masing opsi. Opsi pemulihan yang telah Strategic Communication and Brand yang telah
ditetapkan oleh Bank akan dilaksanakan untuk ditetapkan oleh Bank, di mana Crisis Management
merespon tekanan keuangan (financial stress) yang Team (CMT) bertanggung jawab atas komunikasi
dialami dalam mencegah, memulihkan maupun internal dan eksternal (sebagai pemangku
memperbaiki kondisi keuangan serta kelangsungan kepentingan) selama fase pemulihan. Dalam
usaha Bank (viability). proses komunikasi tersebut, CMT bertugas memilih
strategi komunikasi dan mengelola alur komunikasi.
Bank melakukan analisis skenario stress test Sebagai bagian dari pengungkapan internal, Bank
terhadap dampak perubahan kondisi Bank yaitu mengkomunikasikan pengungkapan Rencana Aksi
market-wide dan idiosyncratic stress test yang Pemulihan kepada seluruh unit kerja dan semua
mencakup analisis perubahan dampak terhadap karyawan, terutama mereka yang akan terlibat
kondisi permodalan, likuiditas, rentabilitas dan dalam pelaksanaan Rencana Aksi Pemulihan. Bank
kualitas aset. Stress test dilakukan setidaknya melakukan pengujian Rencana Aksi Pemulihan
sekali dalam setahun atau ketika kondisi tertentu secara tahunan yang dihadiri oleh Direksi dan
yang dapat memiliki dampak signifikan terhadap manajemen senior untuk mempersiapkan dan
Bank untuk menentukan kelayakan Rencana membiasakan manajemen senior serta fungsi
Aksi Pemulihan, dimana hasil stress test tersebut pendukung dalam merespon berbagai skenario
dilaporkan kepada Dewan Komisaris. krisis yang muncul secara sesuai dan tepat waktu.
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4 263
Page 266
Tata Kelola Perusahaan
Pengkinian dokumen Rencana Aksi Pemulihan E. Pelaksanaan Sistem Manajemen
dilakukan melalui tinjauan tahunan yang harus
mendapat rekomendasi dari Komite Manajemen
Risiko
Risiko dan persetujuan dari Dewan Komisaris dan
Sistem manajemen risiko bertujuan untuk
Pemegang Saham Pengendali dalam Rapat Umum
melakukan analisis terhadap risiko saat ini atau
Pemegang Saham (RUPS).
yang akan datang dan/atau potensi risiko yang
dihadapi Bank serta menentukan langkah-langkah
UOBI telah menyampaikan Rencana Aksi Pemulihan
mitigasi atas risiko tersebut. Sistem ini menetapkan
untuk pertama kali kepada OJK pada tahun 2024
risiko dan mendukung kontrol internal yang
dalam rangka memenuhi peraturan OJK No. 5 Tahun
kuat. Sistem ini dievaluasi secara berkala untuk
2024 tentang Penetapan Status Pengawasan dan
mengukur tingkat efektivitasnya. Melalui evaluasi
Penanganan Permasalahan Bank.
ini, Bank diharapkan dapat menganalisis kembali
apakah strategi-strategi tersebut telah sesuai
dengan target yang telah ditetapkan. Bank terus
D. Tingkat Kesehatan Bank (RBBR) menyempurnakan sistem Manajemen Risiko untuk
mendukung pengendalian internal yang kuat. Bank
Bank secara berkala melakukan penilaian terhadap secara progresif meningkatkan sistem pengelolaan
Tingkat Kesehatan Bank sesuai dengan Peraturan risiko operasional dan risiko pasar.
OJK No. 4/POJK.03/2016 dan Surat Edaran OJK
No. 14/SEOJK.03/2017 mengenai Penilaian Tingkat Pernyataan Direksi dan/atau Dewan Komisaris
Kesehatan Bank Umum. Penilaian Tingkat Kesehatan atas Kecukupan Sistem Manajemen Risiko
Bank dilakukan terhadap 4 (empat) faktor yakni
Profil Risiko, Tata Kelola (GCG) Perusahaan yang Direksi dan/atau Dewan Komisaris menyatakan
baik, Rentabilitas, dan Permodalan. bahwa sistem manajemen risiko Bank telah memadai
dan telah beroperasi secara efektif dalam semua
Hasil Self-Assessment Tingkat Kesehatan Bank aspek material untuk tahun keuangan yang berakhir
Semester II tahun 2024: pada 31 Desember 2024 dan juga memadai dan
efektif untuk mencapai tujuan bisnis Bank dalam
No Faktor Penilaian Peringkat mematuhi undang-undang yang relevan. Direksi
dan/atau Dewan Komisaris juga mengonfirmasi
1 Profil Risiko 2
bahwa terdapat proses berkelanjutan dalam
2 Tata Kelola (GCG) 2 mengidentifikasi, menganalisis, mengevaluasi,
3 Rentabilitas 2 memantau, dan mengelola risiko signifikan yang
dihadapi oleh Bank, dan bahwa seluruh risiko
4 Permodalan 2
dapat dikelola dalam batasan risk appetite
Peringkat TKB 2 yang ditetapkan dalam peninjauan sepanjang
tahun ini. Bank telah menerapkan Kebijakan dan
Secara self-assessment, UOB Indonesia menilai Kerangka Kerja Manajemen Risiko secara memadai
bahwa Tingkat Kesehatan Bank pada Semester II dan efektif serta meninjau setiap kebijakan dan
tahun 2024 berada pada peringkat ”2” atau berada prosedur secara rutin. Selain itu, Direksi dan/atau
pada kondisi Sehat, sehingga mampu menghadapi Dewan Komisaris juga menegaskan tanggung
pengaruh negatif yang signifikan dari perubahan jawab dan komitmennya untuk terus menjaga dan
kondisi bisnis dan faktor eksternal lainnya tercermin meninjau kecukupan, efektivitas, dan integritas
dari peringkat faktor-faktor penilaian antara lain sistem manajemen risiko Bank.
Profil Risiko, Penerapan Tata Kelola, Rentabilitas,
dan Permodalan. Adapun kelemahan-kelemahan
yang terdapat pada faktor-faktor penilaian dinilai
Bank kurang signifikan dalam mempengaruhi
Tingkat Kesehatan Bank.
264 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4
Page 267
F. Penerapan Basel
Sejalan dengan pelaksanaan ketentuan regulator,
Bank telah mengadopsi Pendekatan Standar
(Standardised Approach) untuk Risiko Kredit, Risiko
Pasar, dan Risiko Operasional. Selain itu, UOB
Indonesia telah menggunakan Credit Valuation
Adjustment (CVA) sebagai beban modal untuk
Risiko Pasar akibat kegagalan pihak lawan, pada
transaksi derivatif OTC (Over-the-Counter).
Bank telah melakukan pelaporan Rasio Kecukupan
Likuiditas (LCR) sesuai peraturan OJK No. 42/
POJK.03/2015 secara bulanan sejak bulan Juni 2016
kepada regulator dan mempublikasikan secara
triwulanan sejak bulan September 2016 melalui situs
Bank. Pelaporan dan publikasi Rasio Pendanaan
Stabil Bersih (NSFR) sesuai peraturan OJK No. 50/
POJK.03/2017 telah dilakukan secara triwulanan
sejak bulan Maret 2018.
UOB Indonesia juga terus meningkatkan penerapan
Basel II Pilar 2 “Internal Capital Adequacy Assessment
Process” (ICAAP) untuk menilai kecukupan modal
secara keseluruhan yang dikaitkan dengan profil
risiko dan strategi untuk mempertahankan tingkat
permodalan Bank. Selain itu, Bank juga telah
melakukan pengukuran Risiko Suku Bunga pada
Banking Book (IRRBB) mengacu pada Peraturan OJK
No. 12/SEOJK.03/2018.
Secara berkelanjutan, Bank juga akan meningkatkan
penerapan Pilar 3 “Disiplin Pasar” untuk memastikan
transparansi informasi keuangan maupun non-
keuangan Bank.
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4 265
Page 268
Tata Kelola Perusahaan
Tabel Eksposur Risiko
1. Key Matrics
(dalam jutaan rupiah)
No. Deskripsi 31 Des 2024 30 Sep 2024 30 Jun 2024 31 Mar 2024 31 Des 2023
Modal yang Tersedia (nilai)
1 Modal Inti Utama (CET1) 16.000.044 16.413.116 15.757.173 15.800.220 15.639.914
2 Modal Inti (Tier 1) 16.000.044 16.413.116 15.757.173 15.800.220 15.639.914
3 Total Modal 17.491.372 17.944.809 17.228.654 17.268.956 17.117.971
Aset Tertimbang Menurut Risiko (Nilai)
4 Total Aset Tertimbang Menurut Risiko 105.917.731 102.822.026 98.107.432 92.655.317 93.462.608
(ATMR)
Rasio Modal berbasis Risiko dalam bentuk persentase dari ATMR
5 Rasio CET1 (%) 15,11% 15,96% 16,06% 17,05% 16,73%
6 Rasio Tier 1 (%) 15,11% 15,96% 16,06% 17,05% 16,73%
7 Rasio Total Modal (%) 16,51% 17,45% 17,56% 18,64% 18,32%
Tambahan CET1 yang berfungsi sebagai buffer dalam bentuk persentase dari ATMR
8 Capital conservation buffer (2.5% dari 2,50% 2,50% 2,50% 2,50% 2,50%
ATMR) (%)
9 Countercyclical Buffer (0 - 2.5% dari 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
ATMR) (%)
10 Capital Surcharge untuk Bank Sistemik 1,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
(1% - 2.5%) (%)
11 Total CET1 sebagai buffer (Baris 8 + Baris 3,50% 2,50% 2,50% 2,50% 2,50%
9 + Baris 10)
12 Komponen CET1 untuk buffer 7,51% 8,45% 8,56% 9,64% 9,32%
Rasio pengungkit sesuai Basel III
13 Total Eksposur 172.719.986 181.371.165 183.893.666 174.685.477 177.960.580
14 Nilai Rasio Pengungkit, termasuk dampak 9,26% 9,05% 8,57% 9,04% 8,77%
dari penyesuaian terhadap pengecualian
sementara atas penempatan giro pada
Bank Indonesia dalam rangka memenuhi
ketentuan GWM (jika ada)
14b Nilai Rasio Pengungkit, tidak termasuk 9,26% 9,05% 8,57% 9,04% 8,77%
dampak dari penyesuaian terhadap
pengecualian sementara atas penempatan
giro pada Bank Indonesia dalam rangka
memenuhi ketentuan GWM (jika ada)
14c Nilai Rasio Pengungkit, termasuk dampak 8,92% 9,10% 7,92% 8,16% 7,54%
dari penyesuaian terhadap pengecualian
sementara atas penempatan giro
pada Bank Indonesia dalam rangka
memenuhi ketentuan GWM (jika ada),
yang telah memasukkan nilai rata-rata
dari nilai tercatat aset Securities Financing
Transaction (SFT) secara gross
266 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4
Page 269
No. Deskripsi 31 Des 2024 30 Sep 2024 30 Jun 2024 31 Mar 2024 31 Des 2023
14d Nilai Rasio Pengungkit, tidak termasuk 8,92% 9,10% 7,92% 8,16% 7,54%
dampak dari penyesuaian terhadap
pengecualian sementara atas penempatan
giro pada Bank Indonesia dalam rangka
memenuhi ketentuan GWM (jika ada), yang
telah memasukkan nilai rata-rata dari nilai
tercatat aset SFT secara gross
Rasio Kecukupan Likuiditas (LCR)
15 Total Aset Likuid Berkualitas Tinggi (HQLA) 37.233.900 49.974.423 58.198.208 58.505.049 56.644.277
16 Total Arus Kas Keluar Bersih (net cash outflow) 8.734.045 12.773.046 16.352.690 19.033.691 20.065.312
17 LCR (%) 426.31% 391.25% 355.89% 307.38% 282.30%
Rasio Pendanaan Stabil Bersih (NSFR)
18 Total Pendanaan Stabil yang Tersedia (ASF) 85.169.516 90.630.878 92.869.598 91.151.890 89.581.268
19 Total Pendanaan Stabil yang Diperlukan (RSF) 73.912.071 74.467.125 71.521.593 69.198.116 68.098.529
20 NSFR (%) 115,23% 121,71% 129,85% 131,73% 131,55%
2. Perbedaan antara Cakupan Konsolidasi sesuai standar akuntansi dengan
ketentuan kehati-hatian (LI1)
a b c d e f g
Nilai tercatat Nilai tercatat Nilai tercatat masing-masing risiko
sebagaimana berdasarkan
Sesuai Sesuai Sesuai Sesuai Tidak
tercantum prinsip kehati-
kerangka kerangka kerangka kerangka mengacu
dalam hatian
risiko kredit counterparty sekuritisasi risiko pasar pada
publikasi
credit risk persyaratan
laporan
permodalan
keuangan
atau
berdasarkan
pengurangan
modal
Aset
Kas 681.840 N/A 681.840
Penempatan pada 7.719.070 N/A 7.719.070
Bank Indonesia
Penempatan pada 2.563.700 N/A 2.563.700
bank lain
Tagihan spot dan 2.063.117 N/A 5.355.083 2.063.117
derivatif/forward
Surat berharga yang 29.022.391 N/A 26.715.399 2.317.038
dimiliki
Surat berharga yang 5.753.464 N/A 5.753.464 177.410
dijual dengan janji
dibeli kembali (repo)
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4 267
Page 270
Tata Kelola Perusahaan
a b c d e f g
Nilai tercatat Nilai tercatat Nilai tercatat masing-masing risiko
sebagaimana berdasarkan
Sesuai Sesuai Sesuai Sesuai Tidak
tercantum prinsip kehati-
kerangka kerangka kerangka kerangka mengacu
dalam hatian
risiko kredit counterparty sekuritisasi risiko pasar pada
publikasi
credit risk persyaratan
laporan
permodalan
keuangan
atau
berdasarkan
pengurangan
modal
Tagihan atas surat 1.653.008 N/A 1.653.008 1.653.008
berharga yang dibeli
dengan janji dijual
kembali (reverse repo)
Tagihan akseptasi 2.422.663 N/A 2.422.663
Kredit yang 100.411.809 N/A 100.411.809
diberikan
Pembiayaan syariah - N/A
Penyertaan modal 26 N/A 26
Aset keuangan 1.156.879 N/A 1.143.475
lainnya
Cadangan kerugian (3.985.964) N/A (3.437.958)
penurunan nilai aset
keuangan -/-
a. Surat berharga (16.036) N/A -
yang dimiliki
b. Kredit yang (3.959.553) N/A (3.433.247)
diberikan dan
pembiayaan syariah
c. Lainnya (10.375) N/A (4.711)
Aset tidak berwujud 1.133.973 N/A 1.133.973
Akumulasi amortisasi (37.333) N/A (37.333)
aset tidak berwujud
-/-
Aset tetap dan 5.663.666 N/A 5.663.666
inventaris
Akumulasi (2.724.050) N/A (2.724.050)
penyusutan aset
tetap dan inventaris
-/-
Aset non produktif 179.662 N/A 179.662
a. Properti 28.534 N/A 28.534
terbengkalai
b. Agunan yang 149.034 N/A 149.034
diambil alih
c. Rekening tunda 2.094 N/A 2.094
d. Aset antarkantor - N/A
Aset lainnya 2.463.861 N/A 1.012.588
Total aset 156.141.782 N/A 148.105.354 7.185.501 - 6.033.163 1.096.640
268 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4
Page 271
a b c d e f g
Nilai tercatat Nilai tercatat Nilai tercatat masing-masing risiko
sebagaimana berdasarkan
Sesuai Sesuai Sesuai Sesuai Tidak
tercantum prinsip kehati-
kerangka kerangka kerangka kerangka mengacu
dalam hatian
risiko kredit counterparty sekuritisasi risiko pasar pada
publikasi
credit risk persyaratan
laporan
permodalan
keuangan
atau
berdasarkan
pengurangan
modal
Kewajiban
Giro 32.134.450 N/A
Tabungan 35.075.904 N/A
Deposito 49.701.396 N/A
Uang Elektronik - N/A
Liabilitas kepada - N/A
Bank Indonesia
Liabilitas kepada 5.801.861 N/A
bank lain
Liabilitas spot dan 2.232.695 N/A
derivatif/forward
Liabilitas atas surat 5.576.054 N/A
berharga yang dijual
dengan janji dibeli
kembali (repo)
Liabilitas akseptasi 2.306.951 N/A
Surat berharga yang 1.041.910 N/A
diterbitkan
Pinjaman/ - N/A
Pembiayaan yang
diterima
Setoran jaminan 268.006 N/A
Liabilitas - N/A
antarkantor
Liabilitas lainnya 4.176.388 N/A
Kepentingan - N/A
minoritas (minority
interest)
Total liabilitas 138.315.615 N/A - - - - -
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4 269
Page 272
Tata Kelola Perusahaan
3. General - Sumber perbedaan utama antara eksposur sesuai ketentuan
kehati-hatian dengan carrying values sesuai standar akuntansi
keuangan (LI2)
a b c d e
Total Item sesuai:
Kerangka Kerangka Kerangka Kerangka
risiko kredit sekuritisasi Counterparty risiko pasar
credit risk
Nilai tercatat aset sesuai dengan cakupan 161.324.018 148.105.354 - 7.185.501 6.033.163
konsolidasi ketentuan kehati-hatian
(sebagaimana dilaporkan pada template
LI1)
Nilai tercatat liabilitas sesuai lingkup - - - - -
sesuai dengan cakupan konsolidasi
ketentuan kehati-hatian (sebagaimana
dilaporkan pada template LI1)
Total nilai bersih sesuai dengan cakupan 161.324.018 148.105.354 - 7.185.501 6.033.163
konsolidasi ketentuan kehati-hatian
Nilai rekening administratif 93.284.018 14.166.633 - - -
Perbedaan valuasi - - - - -
Perbedaan antara netting rules, selain - - - - -
dari yang termasuk pada baris 2.
Nilai eksposur yang dipertimbangkan, 254.608.036 162.271.987 - 7.185.501 6.033.163
sesuai dengan cakupan konsolidasi
ketentuan kehati-hatian
Analisis Kualitatif
Terdapat perbedaan jumlah total nilai tercatat aset dengan nilai tercatat masing-masing resiko, karena terdapat
beberapa aset keuangan yang diperhitungkan lebih dari satu resiko yaitu :
1. Tagihan spot dan derivatif/forward serta tagihan reverse repo dicatat sesuai counterparty credit risk dan resiko
pasar
2. Surat berharga repo yang dicatat sesuai resiko kredit dan counterparty credit risk
Perhitungan masing-masing kerangka resiko dihitung sesuai dengan aturan OJK yaitu :
1. SEOJK No.24/SEOJK.03/2021 tentang Perhitungan ATMR untuk Resiko Kredit dengan menggunakan Pendekatan
Standar bagi Bank Umum
2. SEOJK No.48/SEOJK.03/2017 tentang Pedoman Perhitungan Tagihan Bersih Transaksi Derivatif dalam Perhitungan
Aset Tertimbang menurut Resiko untuk Resiko Kredit dengan menggunakan Pendekatan Standar
3. SEOJK No.23/SEOJK.03/2012 tentang Perhitungan Aset Tertimbang menurut Resiko untuk Resiko Pasar bagi Bank
Umum
270 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4
Page 273
Modal
4. Permodalan - Komposisi Permodalan (CC1)
(dalam jutaan rupiah)
No Komponen Jumlah
Modal Inti Utama (Common Equity Tier 1) /CET1 : Instrumen dan Tambahan Modal Disetor
1 Saham Biasa (termasuk stock surplus) 7.990.848
2 Laba Ditahan 9.967.733
3 Akumulasi penghasilan komprehensif lain (dan cadangan lain) (87.689)
4 Modal yang termasuk phase out dari CET1 -
5 Kepentingan Non Pengendali yang dapat diperhitungkan -
6 CET1 sebelum regulatory adjustment 17.870.892
CET1 : Faktor Pengurang (Regulatory Adjustment)
7 Selisih kurang jumlah penyesuaian nilai wajar dari instrumen keuangan dalam trading book -
8 Goodwill (813.973)
9 Aset tidak berwujud lain (selain Mortgage Servicing Rights) (282.667)
10 Aset pajak tangguhan yang berasal dari future profitability -
11 Cash-flow hedge reserve -
12 Shortfall of provisions to expected losses -
13 Keuntungan penjualan aset dalam transaksi sekuritisasi -
14 Peningkatan/penurunan nilai wajar atas kewajiban keuangan (DVA) -
15 Aset pensiun manfaat pasti -
16 Investasi pada saham sendiri (jika belum di net dalam modal di Laporan Posisi Keuangan) -
17 Kepemilikan silang pada instrumen CET 1 pada entitas lain -
18 Investasi pada modal bank, entitas keuangan dan asuransi diluar cakupan konsolidasi -
secara ketentuan, net posisi short yang diperkenankan, dimana Bank tidak memiliki lebih
dari 10% modal saham yang diterbitkan (jumlah diatas batasan 10%)
19 Investasi signifikan pada saham biasa Bank, entitas keuangan dan asuransi di luar cakupan -
konsolidasi secara ketentuan, net posisi short yang diperkenankan (jumlah diatas batasan 10%)
20 Mortgage servicing rights -
21 Aset pajak tangguhan yang berasal dari perbedaan temporer (jumlah diatas batasan 10%, -
net dari kewajiban pajak)
22 Jumlah melebihi batasan 15% dari : -
23 Investasi signifikan pada saham biasa financials -
24 Mortgage servicing rights -
25 Pajak tangguhan dari perbedaan temporer -
26 Penyesuaian berdasarkan ketentuan spesifik nasional : (774.208)
27 Penyesuaian pada CET 1 akibat AT 1 dan Tier 2 lebih kecil daripada faktor pengurangnya -
28 Jumlah pengurang (regulatory adjustment) terhadap CET1 (1.870.848)
29 Jumlah CET1 setelah faktor pengurang 16.000.044
Modal Inti Tambahan (AT1) : Instrumen
30 Instrumen AT1 yang diterbitkan oleh bank (termasuk stock surplus) -
31 Yang diklasifikasikan sebagai ekuitas berdasarkan standar akuntansi -
32 Yang diklasifikasikan sebagai liabilitas berdasarkan standar akuntansi -
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4 271
Page 274
Tata Kelola Perusahaan
No Komponen Jumlah
33 Modal yang termasuk phase out dari AT1 -
34 Instrumen AT 1 yang diterbitkan oleh Entitas Anak yang diakui dalam perhitungan KPMM -
secara konsolidasi
35 Instrumen yang diterbitkan Entitas Anak yang termasuk phase out -
36 Jumlah AT1 sebelum regulatory adjusment -
Modal Inti Tambahan : Faktor Pengurang (regulatory adjustment)
37 Investasi pada instrumen AT1 sendiri -
38 Kepemilikan silang pada instrumen AT1 pada entitas lain -
39 Investasi pada modal bank, entitas keuangan dan asuransi diluar cakupan konsolidasi -
secara ketentuan, net posisi short yang diperkenankan, dimana Bank tidak memiliki lebih
dari 10% modal saham yang diterbitkan (jumlah diatas batasan 10%)
40 Investasi signifikan pada modal bank, entitas keuangan dan asuransi di luar cakupan -
konsolidasi secara ketentuan (net posisi short yang diperkenankan)
41 Penyesuaian berdasarkan ketentuan spesifik nasional -
42 Penyesuaian pada AT 1 akibat Tier 2 lebih kecil daripada faktor pengurangnya -
43 Jumlah faktor pengurang (regulatory adjusment) terhadap AT 1 -
44 Jumlah AT 1 setelah faktor pengurang -
45 Jumlah Modal Inti (Tier 1) (CET 1 + AT 1) 16.000.044
Modal Pelengkap (Tier 2) : Instrumen dan cadangan
46 Instrumen Tier 2 yang diterbitkan oleh Bank (termasuk stock surplus) 459.059
47 Modal yang termasuk phase out dari Tier 2 -
48 Instrumen Tier 2 yang diterbitkan oleh Entitas Anak yang diakui dalam perhitungan KPMM -
secara konsolidasi
49 Modal yang diterbitkan Entitas Anak yang termasuk phase out -
50 Cadangan umum PPKA atas aset produktif yang wajib dihitung dengan jumlah paling tinggi 1.032.269
sebesar 1,25% dari ATMR untuk Risiko Kredit
51 Jumlah Modal Pelengkap (Tier 2) sebelum faktor pengurang 1.491.328
Modal Pelengkap (Tier 2) : Faktor Pengurang (Regulatory Adjustment)
52 Investasi pada instrumen Tier 2 sendiri -
53 Kepemilikan silang instrumen Tier 2 pada entitas lain -
54 Investasi pada kewajiban TLAC modal bank, entitas keuangan dan asuransi diluar cakupan -
konsolidasi secara ketentuan, net posisi short yang diperkenankan, dimana Bank tidak
memiliki lebih dari 10% modal saham yang diterbitkan; nilai sebelumnya ditetapkan dengan
threshold 5% namun tidak lagi memenuhi kriteria (untuk bank Sistemik)
55 Investasi signifikan pada modal atau instrumen TLAC Bank, entitas keuangan dan asuransi -
di luar cakupan konsolidasi secara ketentuan (net posisi short yang diperkenankan)
56 Penyesuaian berdasarkan ketentuan spesifik nasional -
57 Jumlah faktor pengurang (regulatory adjustment) Modal Pelengkap -
58 Jumlah Modal Pelengkap (Tier 2) setelah regulatory adjustment 1.491.328
59 Total Modal (Modal Inti + Modal Pelengkap) 17.491.372
60 Total Aset Tertimbang Menurut Resiko (ATMR) 105.917.731
Rasio Kecukupan Pemenuhan Modal Minimum (KPMM) dan Tambahan Modal (Capital Buffer)
61 Rasio (CET 1) - persentase terhadap ATMR 15,11%
272 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4
Page 275
No Komponen Jumlah
62 Rasio Modal Inti (Tier 1) - persentase terhadap ATMR 15,11%
63 Rasio Total Modal - persentase terhadap ATMR 16,51%
64 Tambahan Modal (Buffer) - persentase terhadap ATMR 3,50%
65 Capital Conservation Buffer 2,50%
66 Countercyclical Buffer 0,00%
67 Capital Surcharge untuk Bank Sistemik 1,00%
68 Modal Inti Utama (CET 1) yang tersedia untuk memenuhi Tambahan Modal (Buffer) - 7,51%
persentase terhadap ATMR
National minima (jika berbeda dari Basel 3)
69 Rasio terendah CET 1 nasional (jika berbeda dengan Basel 3) -
70 Rasio terendah Tier 1 nasional (jika berbeda dengan Basel 3) -
71 Rasio terendah total modal nasional (jika berbeda dengan Basel 3) -
Jumlah dibawah batasan pengurangan (sebelum pembobotan risiko) -
72 Investasi non signifikan pada modal entitas keuangan lain -
73 Investasi signikan pada saham biasa entitas keuangan -
74 Mortgage servicing rights (net dari kewajiban pajak) -
75 Aset pajak tangguhan yang berasal dari perbedaan temporer (net dari kewajiban pajak) -
Cap yang dikenakan untuk provisi pada Tier 2 -
76 Provisi yang dapat diakui sebagai Tier 2 sesuai dengan eksposur berdasarkan pendekatan -
standar (sebelum dikenakan cap)
77 Cap atas provisi yang diakui sebagai Tier 2 berdasarkan pendekatan standar -
78 Provisi yang dapat diakui sebagai Tier 2 sesuai dengan eksposur berdasarkan pendekatan -
IRB (sebelum dikenakan cap)
79 Cap atas provisi yang diakui sebagai Tier 2 berdasarkan pendekatan IRB -
Instrumen Modal yang termasuk phase out (hanya berlaku antara 1 Jan 2018 s.d 1 Jan 2022) -
80 Cap pada CET1 yang termasuk phase out -
81 Jumlah yang dikecualikan dari CET1 karena adanya cap (kelebihan diatas cap setelah -
redemptions dan maturities)
82 Cap pada AT1 yang termasuk phase out -
83 Jumlah yang dikecualikan dari AT1 karena adanya cap (kelebihan diatas cap setelah -
redemptions dan maturities)
84 Cap pada Tier 2 yang termasuk phase out -
85 Jumlah yang dikecualikan dari Tier 2 karena adanya cap (kelebihan diatas cap setelah -
redemptions dan maturities)
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4 273
Page 276
Tata Kelola Perusahaan
5. Permodalan - Rekonsiliasi Permodalan (CC2)
(dalam jutaan rupiah)
No. POS - POS 31 Desember 2024
ASET
1 Kas 681.840
2 Penempatan pada Bank Indonesia 7.719.070
3 Penempatan pada bank lain 2.563.700
4 Tagihan spot dan derivatif/forward 2.063.117
5 Surat berharga yang dimiliki 29.022.391
6 Surat berharga yang dijual dengan janji dibeli kembali (repo) 5.753.464
7 Tagihan atas surat berharga yang dibeli dengan janji dijual kembali (reverse repo) 1.653.008
8 Tagihan akseptasi 2.422.663
9 Kredit yang diberikan 100.411.809
10 Pembiayaan syariah
11 Penyertaan modal 26
12 Aset keuangan lainnya 1.156.879
13 Cadangan kerugian penurunan nilai aset keuangan -/-
a. Surat berharga yang dimiliki (16.036)
b. Kredit yang diberikan dan pembiayaan syariah (3.959.553)
c. Lainnya (10.375)
14 Aset tidak berwujud 1.133.973
Akumulasi amortisasi aset tidak berwujud -/- (37.333)
15 Aset tetap dan inventaris 5.663.666
Akumulasi penyusutan aset tetap dan inventaris -/- (2.724.050)
16 Aset non produktif
a. Properti terbengkalai 28.534
b. Agunan yang diambil alih 149.034
c. Rekening tunda 2.094
d. Aset antarkantor
17 Aset lainnya 2.463.861
TOTAL ASET 156.141.782
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS
1 Giro 32.134.450
2 Tabungan 35.075.904
3 Deposito 49.701.396
4 Uang elektronik
5 Liabilitas kepada Bank Indonesia
6 Liabilitas kepada bank lain 5.801.861
7 Liabilitas spot dan derivatif/forward 2.232.695
274 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4
Page 277
No. POS - POS 31 Desember 2024
8 Liabilitas atas surat berharga yang dijual dengan janji dibeli kembali (repo) 5.576.054
9 Liabilitas akseptasi 2.306.951
10 Surat berharga yang diterbitkan 1.041.910
11 Pinjaman/pembiayaan yang diterima -
12 Setoran jaminan 268.006
13 Liabilitas antarkantor -
14 Liabilitas lainnya 4.176.388
15 Kepentingan minoritas (minority interest) -
TOTAL LIABILITAS 138.315.615
EKUITAS
16 Modal disetor
a. Modal dasar 9.000.000
b. Modal yang belum disetor -/- (5.943.102)
c. Saham yang dibeli kembali (treasury stock) -/- -
17 Tambahan modal disetor
a. Agio 4.933.950
b. Disagio -/- -
c. Dana setoran modal -
d. Lainnya 4.576
18 Penghasilan komprehensif lain
a. Keuntungan -
b. Kerugian -/- (288.965)
19 Cadangan
a. Cadangan umum 151.975
b. Cadangan tujuan -
20 Laba/rugi
a. Tahun-tahun lalu 9.561.493
b. Tahun berjalan 406.240
c. Dividen yang dibayarkan -/- -
TOTAL EKUITAS YANG DAPAT DIATRIBUSIKAN KEPADA PEMILIK 17.826.167
TOTAL EKUITAS 17.826.167
TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS 156.141.782
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4 275
Page 278
Tata Kelola Perusahaan
6. Permodalan - Fitur Utama Instrumen Permodalan dan Instrumen TLAC -
Eligible (CCA)
No. INFORMASI KUANTITATIF/KUALITATIF
1 Penerbit PT Bank UOB Indonesia
2 Nomor Identifikasi BBIA02SBCN1, BBIA02SBCN2, BBIA03SBCN1 and BBIA04SBCN1
3 Hukum yang digunakan Hukum Indonesia
3a Sarana yang memungkinkan N/A
kewajiban pelaksanaan pada
Bagian 13 dari Lembar Istilah
TLAC tercapai (untuk instrumen
TLAC sah lainnya yang diatur oleh
hukum asing)
Perlakuan Instrumen berdasarkan ketentuan KPMM
4 Pada saat masa transisi N/A
5 Setelah masa transisi Tier 2
6 Apakah instrumen eligible Konsolidasi dan Individu
untuk Individu/Konsolidasi atau
Konsolidasi dan Individu
7 Jenis Instrumen Surat berharga subordinasi
8 Jumlah yang diakui dalam Rp459.059juta
perhitungan KPMM
9 Nilai Par dari instrumen Rp950.000 juta
10 Klasifikasi sesuai standar Liabilitas - Biaya perolehan amortisasi
akuntansi keuangan
11 Tanggal Penerbitan 5 Juli 2019, 13 November 2019, 08 Maret 2022 dan 26 Juni 2024
12 Tidak ada jatuh tempo (perpetual) Dengan Jatuh Tempo
atau dengan jatuh tempo
13 Tanggal jatuh tempo 5 Juli 2026, 13 November 2026, 08 Maret 2029 dan 26 Juni 2031
14 Eksekusi call option atas N/A
persetujuan Pengawas Bank
15 Tanggal call option, jumlah N/A
penarikan dan persyaratan call
option lainnya (bila ada)
16 Subsequent call option N/A
Kupon/dividen
17 Dividen/ kupon dengan bunga Fixed
tetap atau floating
18 Tingkat dari coupon rate atau 9,85%; 9,25%; 8,00% dan 7,50%
index lain yang menjadi acuan
19 Ada atau tidaknya dividend Tidak
stopper
20 Full discretionary, partial atau Mandatory
mandatory
21 Apakah terdapat fitur step up Tidak
atau insentif lain
276 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4
Page 279
No. INFORMASI KUANTITATIF/KUALITATIF
22 Non-kumulatif atau kumulatif Non - kumulatif
23 Dapat dikonversi atau tidak dapat Tidak
dikonversi
24 Jika dapat dikonversi, sebutkan N/A
trigger point-nya
25 Jika dapat dikonversi, apakah N/A
seluruh atau sebagian
26 Jika dapat dikonversi, bagaimana N/A
rate konversinya
27 Jika dapat dikonversi; apakah N/A
mandatory atau optional
28 Jika dapat dikonversi, sebutkan N/A
jenis instrumen konversinya
29 Jika dapat dikonversi, sebutkan N/A
issuer of instrument it converts into
30 Fitur write-down Ya
31 Jika write-down, sebutkan trigger- Ketika Perseroan berpotensi terganggu kelangsungan usahanya (point of
nya non-viability) dan memiliki jangka waktu 5 (lima) tahun atau lebih serta hanya
dapat dilunasi setelah memperoleh persetujuan OJK. Berdasarkan SE OJK No.
20/SEOJK.03/2016 tanggal 21 Juni 2016, Obligasi Subordinasi dapat dikonversi
menjadi saham biasa atau dilakukan write down apabila :
i. rasio modal inti utama (Common Equity Tier 1/CET 1) lebih rendah atau
sama dengan 5,125% (lima koma seratus dua puluh lima persen) dari
aset tertimbang menurut risiko (ATMR) baik secara individu maupun
konsolidasi dengan anak perusahaan; dan/atau
ii. terdapat rencana dari otoritas yang berwenang untuk melakukan
penyertaan modal kepada Bank yang dinilai berpotensi terganggu
kelangsungan usahanya;
iii. dan terdapat perintah dari OJK untuk melakukan konversi menjadi
saham biasa dan/atau write down
32 Jika terjadi write-down, apakah Proporsional, parsial atau keseluruhan dengan persetujuan OJK
penuh atau sebagian
33 Jika terjadi write down; permanen Permanen
atau temporer
34 Jika terjadi write down temporer, N/A
jelaskan mekanisme write-up
34a Tipe subordinasi Obligasi Subordinasi
35 Hierarki instrumen pada saat 1. Pertama-tama Kreditur Preferen berhak menerima pembayaran
likuidasi penuh atas seluruh tagihan piutangnya sesuai dengan ketentuan
perundang-undangan yang berlaku
2. Selanjutnya, Nasabah penyimpanan dan kreditur Hutang Senior
berhak menerima pembayaran penuh atas seluruh tagihan
piutangnya sesuai dengan perjanjian hutang masing-masing, dengan
memperhatikan jaminan khusus yang diberikan
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4 277
Page 280
Tata Kelola Perusahaan
No. INFORMASI KUANTITATIF/KUALITATIF
3. Setelah para Kreditur Preferen, Nasabah Penyimpan dan para
kreditur Hutang Senior, menerima pembayaran penuh seluruh tagihan
hutang sesuai ketentuan dalam perjanjian hutang masing-masing
maka Pemegang Obligasi Subordinasi (termasuk pemegang Obligasi
Subordinasi atau kreditur pinjaman subordinasi lain yang kedudukannya
pari passu dengan Pemegang Obligasi Subordinasi apabila ada) berhak
menerima pembayaran penuh atas seluruh tagihan piutangnya sesuai
dengan ketentuan perjanjian hutang masing-masing
4. Dalam hal kreditur preferen, nasabah penyimpan dan kreditur hutang
senior, belum menerima pembayaran secara penuh atas piutangnya
dan jika wali amanat menerima pembayaran atau pembagian dari
kurator, likuidator atau wali yang mengurus harta benda dan aset
perseroan dalam proses likuidasi, maka :
a. Wali Amanat tidak boleh membagikan uang yang telah diterima
oleh Wali Amanat dari kurator, likuidator atau wali yang mengurus
harta benda dan aset Perseroan dalam proses likuidasi, kepada
Pemegang Obligasi Subordinasi kecuali Wali Amanat telah
menerima:
i penegasan tertulis dari kurator, likuidator atau wali yang
mengurus aset Perseroan dalam proses likuidasi tersebut
bahwa semua kreditur preferen, nasabah penyimpan dan para
kreditur hutang senior, telah dibayar lunas; atau
ii perintah pengadilan yang berwenang dalam jurisdiksi
yang bersangkutan yang memerintahkan atau memberikan
wewenang kepada Wali Amanat untuk melakukan
pembayaran kepada Pemegang Obligasi Subordinasi karena
semua kreditur preferen, nasabah penyimpan, para kreditur
hutang senior dan telah dibayar lunas.
b. Dalam hal Wali Amanat tidak menerima penegasan tertulis
sebagaimana tersebut dalam 4.a.i. atau perintah pengadilan
sebagaimana tersebut dalam 4.a.ii. tersebut dalam ayat ini maka
Wali Amanat harus segera mengembalikan pembayaran yang
telah diterima Wali Amanat tersebut kepada kurator, likuidator
atau wali yang mengurus harta benda dan aset Perseroan dalam
proses likuidasi, untuk pembayaran semua kreditur preferen,
nasabah penyimpan, dan para kreditur hutang senior yang
masih belum di bayar. Apabila kurator, likuidator atau wali yang
mengurus harta benda dan aset Perseroan dalam proses likuidasi
tidak menerima uang yang dikembalikan oleh Wali Amanat,
maka Wali Amanat harus membuka rekening bank terpisah dan
menyetor uang yang telah diterima tersebut kedalam rekening
tersebut sampai Wali Amanat menerima surat/dokumen yang
disebut dalam butir 4.a.i. atau butir 4.a.ii. tersebut diatas.
278 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4
Page 281
No. INFORMASI KUANTITATIF/KUALITATIF
5. kecuali dalam hal para kreditur preferen, nasabah penyimpan,
dan kreditur hutang senior telah menerima pembayaran secara
penuh dalam proses likuidasi dan dengan tidak mengesampingkan
ketentuan perlakuan sebagai modal pelengkap (Tier 2) perseroan
sebagaimana dimaksud dalam POJK No.11/POJK.03/2016 dan
peraturan pelaksanaan dan peraturan penggantinya, Pemegang
Obligasi Subordinasi yang secara langsung menerima pembayaran
dengan cara lain dari, atau pembagian aset dari Perseroan, apapun
jenis atau sifatnya, baik dalam bentuk uang tunai, harta benda
atau efek, maka Pemegang Obligasi Subordinasi tersebut wajib
menyerahkan pembayaran atau pembagian aset tersebut kepada
Wali Amanat atau kurator dalam kepailitan, atau likuidator atau
wali yang mengurus harta benda dan aset Perseroan dalam proses
likuidasi untuk pembagian aset Perseroan sesuai dengan ketentuan
butir 1.,2. dan 3.diatas
6. Jika sisa hasil likuidasi Perseroan setelah pemenuhan tagihan kreditur
preferen, nasabah penyimpan dan kreditur hutang senior tidak cukup
untuk membayar jumlah yang harus dibayar berkenaan dengan Obligasi
Subordinasi dan setiap hak tagih yang menempati peringkat paripassu
dengan Obligasi Subordinasi, maka Pemegang Obligasi Subordinasi
dan pemegang hak tagih yang menempati peringkat pari passu dengan
Obligasi Subordinasi akan berbagi terhutang, masing-masing yang
merupakan hak mereka.
36 Apakah transisi untuk fitur yang Tidak
non-compliant
37 Jika Ya, jelaskan fitur non- N/A
complaint
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4 279
Page 282
Tata Kelola Perusahaan
Rasio Pengungkit
7.a Total Eksposur Dalam Rasio Pengungkit
(dalam jutaan Rupiah)
No Keterangan Jumlah
1 Total aset di laporan posisi keuangan pada laporan keuangan publikasi. (nilai gross 160.009.348
sebelum dikurangi CKPN)
2 Penyesuaian untuk nilai penyertaan pada Bank, lembaga keuangan, perusahaan -
asuransi, dan/atau entitas lain yang berdasarkan standar akuntansi keuangan harus
dikonsolidasikan namun di luar cakupan konsolidasi berdasarkan ketentuan Otoritas
Jasa Keuangan
3 Penyesuaian untuk nilai kumpulan aset keuangan yang mendasari yang telah dialihkan -
dalam sekuritisasi aset yang memenuhi persyaratan jual putus sebagaimana diatur
dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan mengenai prinsip kehati-hatian dalam
aktivitas sekuritisasi aset bagi bank umum. Dalam hal aset keuangan yang mendasari
dimaksud telah dikurangkan dari total aset pada laporan posisi keuangan maka angka
pada baris ini adalah 0 (nol)
4 Penyesuaian terhadap pengecualian sementara atas penempatan giro pada Bank -
Indonesia dalam rangka memenuhi ketentuan giro wajib minimum (jika ada)
5 Penyesuaian untuk aset fidusia yang diakui sebagai komponen laporan posisi -
keuangan berdasarkan standar akuntansi keuangan namun dikeluarkan dari
perhitungan total eksposur dalam Rasio Pengungkit
6 Penyesuaian untuk nilai pembelian atau penjualan aset keuangan secara reguler -
dengan menggunakan metode akuntansi tanggal perdagangan
7 Penyesuaian untuk nilai transaksi cash pooling yang memenuhi persyaratan -
sebagaimana diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan ini
8 Penyesuaian untuk nilai eksposur transaksi derivatif 4.090.914
9 Penyesuaian untuk nilai eksposur SFT sebagai contoh transaksi reverse repo 177.409
10 Penyesuaian untuk nilai eksposur TRA yang telah dikalikan dengan FKK 14.166.633
11 Penyesuaian penilaian prudensial berupa faktor pengurang modal dan CKPN (5.724.318)
12 Penyesuaian lainnya
13 Total Eksposur dalam perhitungan Rasio Pengungkit 172.719.986
Analisis Kualitatif
Total Eksposur dalam perhitungan Rasio Pengungkit merupakan penjumlahan dari eksposur aset dalam laporan
posisi keuangan, eksposur transaksi derivatif, eksposur transaksi pembiayaan surat berharga (Securities Financing
Transactions/SFT), eksposur TRA dalam laporan komitmen dan kontinjensi yang mencakup posisi trading book dan
banking book posisi Desember 2024. Perhitungan Eksposur ini diperlukan untuk memantau agar Modal Inti terhadap
Total eksposur berada diatas rasio minimum yang ditetapkan oleh OJK yaitu 3 persen.
280 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4
Page 283
7.b Perhitungan Rasio Pengungkit
(dalam jutaan Rupiah)
Keterangan Periode
Des 24 Sep 24
Eksposur Aset dalam Laporan Posisi Keuangan
1 Eksposur aset dalam laporan posisi keuangan termasuk aset jaminan, namun 150.488.345 151.994.434
tidak termasuk eksposur transaksi derivatif dan eksposur SFT (Nilai gross
sebelum dikurangi CKPN)
2 Nilai penambahan kembali untuk agunan derivatif yang diserahkan kepada - -
pihak lawan yang mengakibatkan penurunan total eksposur aset dalam
neraca karena adanya penerapan standar akuntansi keuangan
3 (Pengurangan atas piutang terkait CVM yang diberikan dalam transaksi
derivatif)
4 (Penyesuaian untuk nilai tercatat surat berharga yang diterima dalam
eksposur SFT yang diakui sebagai aset)
5 (CKPN atas aset tersebut sesuai standar akuntansi keuangan) (3.985.965) (4.049.433)
6 (Aset yang telah diperhitungkan sebagai faktor pengurang Modal Inti (1.738.353) (1.795.084)
sebagaimana dimaksud dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan mengenai
kewajiban penyediaan modal minimum bagi bank umum)
7 Total Eksposur aset dalam laporan posisi keuangan 144.764.027 146.149.917
Penjumlahan dari baris 1 sampai dengan baris 6
Eksposur Transaksi Derivatif
8 Nilai RC untuk seluruh transaksi derivatif baik dalam hal terdapat variation 2.543.064 2.326.561
margin yang memenuhi syarat ataupun terdapat perjanjian saling hapus
yang memenuhi persyaratan tertentu
9 Nilai penambahan yang merupakan PFE untuk seluruh transaksi derivatif 3.662.381 3.481.277
10 (Pengecualian atas eksposur transaksi derivatif yang diselesaikan melalui
central counterparty (CCP))
11 Penyesuaian untuk nilai nosional efektif dari derivatif kredit - -
12 (Penyesuaian untuk nilai nosional efektif yang dilakukan saling hapus dan - -
pengurangan add-on untuk transaksi penjualan derivatif kredit)
13 Total Eksposur Transaksi Derivatif 6.205.445 5.807.838
Penjumlahan dari baris 8 sampai dengan baris 12
Eksposur Securities Financing Transaction (SFT)
14 Nilai tercatat aset SFT secara gross 7.406.472 16.521.723
15 (Nilai bersih antara liabilitas kas dan tagihan kas) - -
16 Risiko Kredit akibat kegagalan pihak lawan terkait aset SFT yang mengacu 177.409 418.529
pada perhitungan current exposure sebagaimana diatur dalam Lampiran
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan ini
17 Eksposur sebagai agen SFT - -
18 Total Eksposur SFT 7.583.881 16.940.252
Penjumlahan baris 14 sampai dengan baris 17
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4 281
Page 284
Tata Kelola Perusahaan
Keterangan Periode
Des 24 Sep 24
Eksposur Transaksi Rekening Administratif (TRA)
19 Nilai seluruh kewajiban komitmen atau kewajiban kontinjensi 93.284.020 87.604.352
Nilai gross sebelum dikurangi CKPN
20 (Penyesuaian terhadap hasil perkalian antara nilai kewajiban komitmen atau (78.778.713) (74.813.052)
kewajiban kontinjensi dan FKK kemudian dikurangi CKPN)
21 (CKPN atas TRA sesuai standar akuntansi keuangan) (338.674) (318.142)
22 Total Eksposur TRA 14.166.633 12.473.158
Penjumlahan dari baris 19 sampai dengan baris 21
Modal dan Total Eksposur
23 Modal Inti 16.000.584 16.413.116
24 Total Eksposur 172.719.986 181.371.165
Penjumlahan baris 7, baris 13, baris 18, dan baris 22
Rasio Pengungkit (Leverage)
25 Nilai Rasio Pengungkit, termasuk dampak dari penyesuaian terhadap 9,26% 9,05%
pengecualian sementara atas penempatan giro pada Bank Indonesia dalam
rangka memenuhi ketentuan giro wajib minimum (jika ada)
25a Nilai Rasio Pengungkit, tidak termasuk dampak dari penyesuaian terhadap 9,26% 9,05%
pengecualian sementara atas penempatan giro pada Bank Indonesia dalam
rangka memenuhi ketentuan giro wajib minimum (jika ada)
26 Nilai Minimum Rasio Pengungkit 3% 3%
27 Bantalan terhadap nilai Rasio Pengungkit
Pengungkapan Nilai Rata-Rata
28 Nilai rata-rata dari nilai tercatat aset SFT secara gross, setelah penyesuaian 13.985.516 15.425.366
untuk transaksi akuntansi penjualan (sale accounting transaction) yang dihitung
secara bersih (net) dengan liabilitas kas dalam SFT dan tagihan kas dalam SFT
29 Nilai akhir triwulan laporan dari nilai tercatat aset SFT secara gross, 7.406.472 16.521.723
setelah penyesuaian untuk transaksi akuntansi penjualan (sale accounting
transaction) yang dihitung secara bersih (net) dengan liabilitas kas dalam SFT
dan tagihan kas dalam SFT
30 Total Eksposur, termasuk dampak dari penyesuaian terhadap pengecualian 179.299.030 180.274.808
sementara atas penempatan giro pada Bank Indonesia dalam rangka
memenuhi ketentuan giro wajib minimum (jika ada), yang telah memasukkan
nilai rata-rata dari nilai tercatat aset SFT secara gross sebagaimana
dimaksud dalam baris 28
30a Total Eksposur, tidak termasuk dampak dari penyesuaian terhadap 179.299.030 180.274.808
pengecualian sementara atas penempatan giro pada Bank Indonesia
dalam rangka memenuhi ketentuan giro wajib minimum (jika ada), yang
telah memasukkan nilai rata-rata dari nilai tercatat aset SFT secara gross
sebagaimana dimaksud dalam baris 28
31 Nilai Rasio Pengungkit, termasuk dampak dari penyesuaian terhadap 8,92% 9,10%
pengecualian sementara atas penempatan giro pada Bank Indonesia
dalam rangka memenuhi ketentuan giro wajib minimum (jika ada), yang
telah memasukkan nilai rata-rata dari nilai tercatat aset SFT secara gross
sebagaimana dimaksud dalam baris 28
282 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4
Page 285
Keterangan Periode
Des 24 Sep 24
31a Nilai Rasio Pengungkit, tidak termasuk dampak dari penyesuaian terhadap 8,92% 9,10%
pengecualian sementara atas penempatan giro pada Bank Indonesia
dalam rangka memenuhi ketentuan giro wajib minimum (jika ada), yang
telah memasukkan nilai rata-rata dari nilai tercatat aset SFT secara gross
sebagaimana dimaksud dalam baris 28
Analisis Kualitatif
Rasio Pengungkit per Desember 2024 adalah sebesar 9,26 persen yang merupakan hasil perbandingan antara
Modal Inti sebesar Rp16.00 Triliun dengan Total Eksposur sebesar Rp172,72 Triliun. Bila dibandingkan dengan periode
September 2024, Rasio Pengungkit periode Desember 2024 mengalami peningkatan sebesar 0,21 persen. Peningkatan
ini dikarenakan adanya penurunan Eksposur Aset pada Posisi Keuangan sebesar Rp1.39 Triliun dan penurunan Eksposur
Securities Financing Transaction sebesar Rp9.36 Triliun. Bank akan tetap menjaga permodalan (khususnya Modal Inti)
agar Rasio Pengungkit tetap berada diatas rasio minimum sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.31/
POJK.03/2019 tanggal 2 Desember 2019.
8. Pengungkapan Kualitas Kredit atas Aset (CR1)
(dalam jutaan rupiah)
Nilai Tercatat Bruto CKPN CKPN CKPN Nilai Bersih
Tagihan Tagihan Stage 2 & 3 Stage 1 (Pendekatan (a+b+c)
yang yang IRB)
Telah Belum
Jatuh Jatuh
Tempo Tempo
a b c d e f g
1 Surat Berharga - 26.715.399 (16.036) - (16.036) 26.699.363
2 Kredit 1.829.479 98.582.331 (3.959.553) (3.433.247) (526.306) 96.452.257
3 Transaksi Rekening - 6.460.461 (2.290) 0 (2.290) 6.458.171
Administratif
Jumlah 1.829.479 131.758.191 (3.977.879) (3.433.247) (544.632) 129.609.791
9. Pengungkapan Mutasi Kredit dan Surat Berharga yang Telah Jatuh Tempo (CR2)
(dalam jutaan rupiah)
a
1 Kredit dan Surat Berharga yang Telah Jatuh Tempo pada periode pelaporan terakhir 1.785.523
2 Kredit dan Surat Berharga yang Telah Jatuh Tempo sejak periode pelaporan terakhir 135.452
3 Kredit dan Surat Berharga yang kembali menjadi tagihan yang belum jatuh tempo (7.244)
4 Nilai hapus buku (76.314)
5 Perubahan lain (7.938)
6 Kredit dan Surat Berharga yang Telah Jatuh Tempo pada akhir periode pelaporan 1.829.479
(1+2-3-4+5)
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4 283
Page 286
Tata Kelola Perusahaan
10. Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasakan Wilayah
(dalam jutaan rupiah)
No Kategori Portofolio 31 Desember 2024
Tagihan bersih berdasarkan wilayah
Jakarta Jawa Barat Jawa Jawa Timur Sumatera
Tengah & Bali
a b c d e f g
1 Tagihan kepada Pemerintah 39.174.684 - - - -
2 Tagihan kepada Entitas Sektor Publik 3.052.941 - - - -
3 Tagihan kepada Bank Pembangunan - - - - -
Multilateral dan Lembaga Internasional
4 Tagihan kepada Bank 4.666.311 26.819 - 41.201 -
5 Tagihan berupa Covered Bond - - - - -
6 Tagihan kepada Perusahaan Efek dan 5.670.636 - - - -
Lembaga Jasa Keuangan Lainnya
7 Tagihan berupa Surat Berharga/ 26 - - - -
Piutang Subordinasi, Ekuitas, dan
Instrumen Modal Lainnya
8 Kredit Beragun Properti Rumah Tinggal 6.255.382 607.194 415.774 1.648.294 764.348
9 Kredit Beragun Properti Komersial 17.529.396 1.389.965 1.695.818 3.737.506 2.354.336
10 Kredit untuk Pengadaan Tanah, 2.602.884 17.169 35.251 63.901 217.378
Pengolahan Tanah, dan Konstruksi
11 Kredit Pegawai atau Pensiunan - - - - -
12 Tagihan kepada Usaha Mikro, Usaha 13.403.335 92.560 177.835 221.147 102.608
Kecil, dan Portofolio Ritel
13 Tagihan kepada Korporasi 38.531.215 992.292 422.977 4.275.349 4.355.787
14 Tagihan yang Telah Jatuh Tempo 416.975 98.161 107.864 286.077 41.806
15 Aset Lainnya 4.266.814 82.282 171.800 144.134 82.789
Jumlah 135.570.599 3.306.442 3.027.319 10.417.609 7.919.052
284 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4
Page 287
31 Desember 2023
Tagihan bersih berdasarkan wilayah
Kalimantan Jumlah Jakarta Jawa Jawa Jawa Timur Sumatera Kalimantan Jumlah
& Makassar Barat Tengah & Bali & Makassar
h i j k l m n o p
- 39.174.684 40.777.893 - - - - - 40.777.893
- 3.052.941 988.700 - - - - - 988.700
- - - - - - - - -
455 4.734.786 6.472.873 1.982 687 183.204 - 734 6.659.480
- - - - - - - - -
- 5.670.636 2.804.457 - - - - - 2.804.457
- 26 26 - - - - - 26
282.910 9.973.902 6.333.486 678.771 592.194 1.711.387 875.994 312.617 10.504.449
1.259.970 27.966.991 17.130.927 1.386.376 1.858.838 3.878.988 2.764.249 1.939.710 28.959.088
27.279 2.963.862 1.349.561 16.375 33.528 73.619 255.538 41.413 1.770.034
- - - - - - - - -
41.954 14.039.439 12.801.627 51.621 65.762 180.364 92.576 42.658 13.234.608
321.846 48.899.466 31.003.645 913.096 429.554 3.187.885 1.369.758 226.681 37.130.619
30.665 981.548 548.850 130.339 76.042 97.020 39.736 27.901 919.888
65.888 4.813.707 3.613.040 71.339 139.530 139.963 129.273 55.280 4.148.425
2.030.967 162.271.988 123.825.085 3.249.899 3.196.135 9.452.430 5.527.124 2.646.994 147.897.667
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4 285
Page 288
Tata Kelola Perusahaan
11. Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasakan Sektor Ekonomi
(dalam jutaan rupiah)
No. Sektor Ekonomi Tagihan Tagihan Tagihan Tagihan Tagihan
kepada kepada kepada Bank kepada berupa
Pemerintah Entitas Pembangunan Bank Covered
Sektor Multilateral Bond
Publik dan Lembaga
Internasional
a b c d e f g
31 Desember 2024
1 Pertanian, Kehutanan dan Perikanan - - - - -
2 Pertambangan dan Penggalian - 736.863 - - -
3 Industri Pengolahan - - - 657.520 -
4 Pengadaan Listrik, Gas, Uap/Air Panas - 110.048 - - -
dan Udara Dingin
5 Pengelolaan Air, Pengelolaan Air Limbah, - - - - -
Pengelolaan dan Daur Ulang Sampah,
dan Aktivitas Remediasi
6 Konstruksi - - - - -
7 Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi - 2.206.030 - - -
dan Perawatan Mobil dan Sepeda Motor
8 Pengangkutan dan Pergudangan - - - - -
9 Penyediaan Akomodasi dan Penyediaan - - - - -
Makan Minum
10 Informasi dan Komunikasi - - - - -
11 Aktivitas Keuangan dan Asuransi 22.902.530 - - 4.076.749 -
12 Real Estat - - - - -
13 Aktivitas Profesional, Ilmiah dan Teknis - - - - -
14 Aktivitas Penyewaan dan Sewa Guna Usaha - - - - -
Tanpa Hak Opsi, Ketenagakerjaan, Agen
Perjalanan dan Penunjang Usaha Lainnya
15 Administrasi Pemerintahan, Pertahanan - - - - -
dan Jaminan Sosial Wajib
16 Pendidikan - - - - -
17 Aktivitas Kesehatan Manusia dan Aktivitas - - - - -
Sosial
18 Kesenian, Hiburan dan Rekreasi - - - - -
19 Aktivitas Jasa Lainnya - - - - -
20 Aktivitas Rumah Tangga sebagai Pemberi - - - - -
Kerja; Aktivitas yang Menghasilkan Barang
dan Jasa oleh Rumah Tangga yang
Digunakan untuk Memenuhi Kebutuhan
Sendiri
21 Aktivitas Badan Internasional dan Badan - - - - -
Ekstra Internasional Lainnya
286 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4
Page 289
Tagihan Tagihan Kredit Kredit Kredit untuk Kredit Tagihan Tagihan Tagihan Aset
kepada berupa Surat Beragun Beragun Pengadaan Pegawai kepada kepada yang Lainnya
Perusahaan Berharga/ Properti Properti Tanah, atau Usaha Korporasi Telah
Efek dan Piutang Rumah Komersial Pengolahan Pensiunan Mikro, Jatuh
Lembaga Subordinasi, Tinggal Tanah, dan Usaha Tempo
Jasa Ekuitas, dan Konstruksi Kecil, dan
Keuangan Instrumen Portofolio
Lainnya Modal lainnya Ritel
h i j k l m n o p q
- - 33.305 325.281 - - 4.379 4.401.833 - -
- - 1.975 210.574 - - 8.952 11.462.143 - -
- - 724.203 11.283.359 - - 387.740 19.528.617 135.345 -
- - 2.923 243.758 - - 491 138.152 - -
- - 4.157 7.436 - - - - - -
- - 68.694 75.676 2.963.862 - 28.270 12.252 31.004 -
- - 2.236.251 9.011.730 - - 1.057.208 6.709.497 297.746 -
- - 152.555 2.334.299 - - 75.366 1.330.298 16.535 -
- - 43.227 1.642.950 - - 69.210 55.529 16.296 -
- 25 144.811 751.398 - - 19.774 1.768.441 - -
5.663.525 1 1.112 - - - - 1.187.048 - -
- - 23.338 744.752 - - 24.827 1.976.680 201.486 -
- - 35.606 43.528 - - 14.981 42.709 - -
- - 48.623 203.565 - - 15.549 113.394 - -
- - - - - - - - - -
- - - 22.060 - - 3.093 - - -
- - 3.152 13.220 - - 14.262 1.000 - -
- - 806 7.789 - - 100 1.493 - -
6.000 - 66.594 616.066 - - 23.097 129.033 2.069 -
- - - - - - - - - -
- - - - - - - - - -
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4 287
Page 290
Tata Kelola Perusahaan
No. Sektor Ekonomi Tagihan Tagihan Tagihan Tagihan Tagihan
kepada kepada kepada Bank kepada berupa
Pemerintah Entitas Pembangunan Bank Covered
Sektor Multilateral Bond
Publik dan Lembaga
Internasional
a b c d e f g
22 Rumah Tangga - - - - -
23 Bukan Lapangan Usaha Lainnya 16.272.154 - - 517 -
24 Lainnya - - - - -
Jumlah 39.174.684 3.052.941 - 4.734.786 -
31 Desember 2023
1 Pertanian, Kehutanan dan Perikanan - - - - -
2 Pertambangan dan Penggalian - 23.698 - - -
3 Industri Pengolahan - - - 925.625 -
4 Pengadaan Listrik, Gas, Uap/Air Panas - 442.874 - - -
dan Udara Dingin
5 Pengelolaan Air, Pengelolaan Air Limbah, - - - - -
Pengelolaan dan Daur Ulang Sampah,
dan Aktivitas Remediasi
6 Konstruksi - 60.218 - - -
7 Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi - 461.910 - - -
dan Perawatan Mobil dan Sepeda Motor
8 Pengangkutan dan Pergudangan - - - - -
9 Penyediaan Akomodasi dan Penyediaan - - - - -
Makan Minum
10 Informasi dan Komunikasi - - - - -
11 Aktivitas Keuangan dan Asuransi 31.332.481 - - 5.732.884 -
12 Real Estat - - - - -
13 Aktivitas Profesional, Ilmiah dan Teknis - - - - -
14 Aktivitas Penyewaan dan Sewa Guna Usaha - - - - -
Tanpa Hak Opsi, Ketenagakerjaan, Agen
Perjalanan dan Penunjang Usaha Lainnya
15 Administrasi Pemerintahan, Pertahanan - - - - -
dan Jaminan Sosial Wajib
16 Pendidikan - - - - -
17 Aktivitas Kesehatan Manusia dan Aktivitas - - - - -
Sosial
18 Kesenian, Hiburan dan Rekreasi - - - - -
19 Aktivitas Jasa Lainnya - - - - -
20 Aktivitas Rumah Tangga sebagai Pemberi - - - - -
Kerja; Aktivitas yang Menghasilkan
Barang dan Jasa oleh Rumah Tangga
yang Digunakan untuk Memenuhi
Kebutuhan Sendiri
288 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4
Page 291
Tagihan Tagihan Kredit Kredit Kredit untuk Kredit Tagihan Tagihan Tagihan Aset
kepada berupa Surat Beragun Beragun Pengadaan Pegawai kepada kepada yang Lainnya
Perusahaan Berharga/ Properti Properti Tanah, atau Usaha Korporasi Telah
Efek dan Piutang Rumah Komersial Pengolahan Pensiunan Mikro, Jatuh
Lembaga Subordinasi, Tinggal Tanah, dan Usaha Tempo
Jasa Ekuitas, dan Konstruksi Kecil, dan
Keuangan Instrumen Portofolio
Lainnya Modal lainnya Ritel
h i j k l m n o p q
- - 6.382.570 429.550 - - 173.205 - 267.198 -
1.111 - - - - - 12.118.935 40.635 13.869 -
- - - - - - - 712 - 4.813.707
5.670.636 26 9.973.902 27.966.991 2.963.862 - 14.039.439 48.899.466 981.548 4.813.707
- - 34.662 1.045.862 - - 1.454 1.239.222 1.340 -
- - 1.788 191.774 - - 11.559 7.662.195 - -
- - 642.873 11.447.126 - - 312.895 16.080.179 175.613 -
- - 4.175 180.455 - - 469 178.347 - -
- - 3.640 8.359 - - - - 1.264 -
- - 58.237 84.723 1.770.034 - 12.181 - 51.688 -
- - 2.396.894 9.616.490 - - 339.311 6.682.031 291.699 -
- - 295.220 194.885 - - 65.198 113.600 6.336 -
- - 54.727 1.895.001 - - 41.710 2.441 25.010 -
- 25 96.917 685.506 - - 9.706 2.288.071 57.886 -
2.797.693 1 1.225 - - - - - - -
- - 33.316 2.220.822 - - 15.372 2.518.022 1.478 -
- - 38.906 51.510 - - 18.843 7.518 - -
- - 41.783 186.017 - - 1.596 181.436 7.388 -
- - - - - - - - - -
- - 1.218 24.552 - - 811 - - -
- - 1.947 19.169 - - 6.986 - - -
- - 805 9.027 - - 501 1.002 - -
6.000 - 60.987 569.346 - - 37.581 107.036 4.664 -
- - - - - - - - - -
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4 289
Page 292
Tata Kelola Perusahaan
No. Sektor Ekonomi Tagihan Tagihan Tagihan Tagihan Tagihan
kepada kepada kepada Bank kepada berupa
Pemerintah Entitas Pembangunan Bank Covered
Sektor Multilateral Bond
Publik dan Lembaga
Internasional
a b c d e f g
21 Aktivitas Badan Internasional dan Badan - - - - -
Ekstra Internasional Lainnya
22 Rumah Tangga - - - - -
23 Bukan Lapangan Usaha Lainnya 9.445.412 - - 971 -
24 Lainnya - - - - -
Jumlah 40.777.893 988.700 - 6.659.480 -
12. Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasakan Sisa Jangka Waktu Kontrak
(dalam jutaan rupiah)
No. Kategori Portfolio 31 Desember 2024
Tagihan bersih berdasarkan wilayah
<=1 tahun >1 thn s.d. > 3 thn s.d. >5 thn Non
3 thn 5 thn Kontraktual
a b c d e f g
1 Tagihan kepada Pemerintah 19.592.776 1.850.154 5.068.596 6.862.031 5.801.127
2 Tagihan kepada Entitas Sektor Publik 2.343.513 - 709.428 - -
3 Tagihan kepada Bank Pembangunan - - - - -
Multilateral dan Lembaga Internasional
4 Tagihan kepada Bank 2.037.074 256.923 37 - 2.440.752
5 Tagihan berupa Covered Bond - - - - -
6 Tagihan kepada Perusahaan Efek dan 4.352.294 989.943 328.399 - -
Lembaga Jasa Keuangan Lainnya
7 Tagihan berupa Surat Berharga/Piutang - - - - 26
Subordinasi, Ekuitas, dan Instrumen Modal Lainnya
8 Kredit Beragun Properti Rumah Tinggal 3.004.890 361.955 746.949 5.854.017 6.091
9 Kredit Beragun Properti Komersial 19.701.374 1.638.350 4.515.109 2.073.433 38.725
10 Kredit untuk Pengadaan Tanah, Pengolahan 1.908.080 967.818 53.248 34.716 -
Tanah, dan Konstruksi
11 Kredit Pegawai atau Pensiunan - - - - -
12 Tagihan kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil, dan 2.090.157 1.315.800 5.192.133 5.436.175 5.174
Portofolio Ritel
13 Tagihan kepada Korporasi 37.473.429 3.186.963 7.335.577 719.320 184.177
14 Tagihan yang Telah Jatuh Tempo 420.263 84.347 202.816 267.789 6.333
15 Aset Lainnya - - - - 4.813.707
Jumlah 92.923.850 10.652.253 24.152.292 21.247.481 13.296.112
290 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4
Page 293
Tagihan Tagihan Kredit Kredit Kredit untuk Kredit Tagihan Tagihan Tagihan Aset
kepada berupa Surat Beragun Beragun Pengadaan Pegawai kepada kepada yang Lainnya
Perusahaan Berharga/ Properti Properti Tanah, atau Usaha Korporasi Telah
Efek dan Piutang Rumah Komersial Pengolahan Pensiunan Mikro, Jatuh
Lembaga Subordinasi, Tinggal Tanah, dan Usaha Tempo
Jasa Ekuitas, dan Konstruksi Kecil, dan
Keuangan Instrumen Portofolio
Lainnya Modal lainnya Ritel
h i j k l m n o p q
- - - - - - - - - -
- - 6.735.129 528.464 - - 323.106 - 277.463 -
764 - - - - - 12.035.329 69.519 18.059 -
- - - - - - - - - 4.148.425
2.804.457 26 10.504.449 28.959.088 1.770.034 - 13.234.608 37.130.619 919.888 4.148.425
31 Desember 2023
Tagihan bersih berdasarkan wilayah
Jumlah <=1 tahun >1 thn s.d. 3 thn > 3 thn s.d. 5 >5 thn Non Jumlah
thn Kontraktual
h i j k l m n
39.174.684 22.905.487 3.981.268 1.253.472 2.849.938 9.787.728 40.777.893
3.052.941 918.486 70.214 - - - 988.700
- - - - - - -
4.734.786 5.257.852 397.734 3 - 1.003.891 6.659.480
- - - - - - -
5.670.636 1.005.028 1.456.516 342.878 - 35 2.804.457
26 - - - - 26 26
9.973.902 3.208.755 362.147 746.892 6.183.895 2.760 10.504.449
27.966.991 20.449.077 2.115.874 3.989.286 2.379.902 24.949 28.959.088
2.963.862 1.579.455 153.921 14.265 17.111 5.282 1.770.034
- - - - - - -
14.039.439 2.677.246 4.370.772 3.407.457 2.769.459 9.674 13.234.608
48.899.466 28.166.445 4.388.729 4.010.154 254.159 311.132 37.130.619
981.548 439.276 104.253 40.032 335.366 961 919.888
4.813.707 - - - - 4.148.425 4.148.425
162.271.988 86.607.107 17.401.428 13.804.439 14.789.830 15.294.863 147.897.667
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4 291
Page 294
Tata Kelola Perusahaan
Risiko Kredit
13. Pengungkapan Tagihan dan Pencadangan Berdasarkan Wilayah
(dalam jutaan rupiah)
No Keterangan 31 Desember 2024
Wilayah
Jakarta Jawa Jawa Jawa Timur Sumatera
Barat Tengah & Bali
a b c d e f g
1 Tagihan 206.632.113 4.966.547 4.420.846 15.376.137 10.549.585
2 Tagihan yang Mengalami Penurunan Nilai 8.674.030 805.547 1.002.035 804.605 271.160
a. Belum Jatuh Tempo 7.824.435 696.223 638.543 398.221 211.578
b. Telah Jatuh Tempo 849.595 109.324 363.492 406.384 59.582
3 CKPN - Stage 1 703.912 21.274 9.321 35.555 26.242
4 CKPN - Stage 2 1.834.752 356.258 214.222 68.356 51.954
5 CKPN - Stage 3 500.955 11.421 256.077 121.654 35.854
6 Tagihan yang Dihapus Buku 895.828 70.120 58.480 38.644 22.126
14.Pengungkapan Tagihan dan Pencadangan Berdasarkan Sektor Ekonomi
(dalam jutaan rupiah)
31 Desember 2024
No Sektor Ekonomi Tagihan Tagihan yang Mengalami CKPN Stage 1 CKPN Stage 2
Penurunan Nilai
Belum Jatuh Telah
Tempo Jatuh
Tempo
a b c d e f g
1 Pertanian, Kehutanan dan Perikanan 6.590.173 16.886 - 10.085 2.504
2 Pertambangan dan Penggalian 15.904.534 11.879 - 22.341 1.755
3 Industri Pengolahan 52.033.889 2.562.890 508.714 67.653 1.290.021
4 Pengadaan Listrik, Gas, Uap/Air Panas 1.498.606 4.545 - 1.121 653
dan Udara Dingin
5 Pengelolaan Air, Pengelolaan Air 22.999 3.931 - 28 646
Limbah, Pengelolaan dan Daur Ulang
Sampah, dan Aktivitas Remediasi
6 Konstruksi 5.725.910 381.900 34.550 6.278 287.410
7 Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi 37.105.008 1.232.484 410.788 52.477 317.546
dan Perawatan Mobil dan Sepeda Motor
8 Pengangkutan dan Pergudangan 5.084.298 65.071 16.535 8.809 12.970
9 Penyediaan Akomodasi dan 2.464.053 1.613.868 29.121 861 393.067
Penyediaan Makan Minum
10 Informasi dan Komunikasi 5.876.428 11.124 138.800 4.486 1.663
11 Aktivitas Keuangan dan Asuransi 38.446.385 1.287 - 23.257 180
12 Real Estat 3.596.197 284.054 257.072 7.329 20.136
13 Aktivitas Profesional, Ilmiah dan Teknis 199.235 8.603 - 400 1.256
292 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4
Page 295
31 Desember 2023
Wilayah
Kalimantan Total Jakarta Jawa Barat Jawa Jawa Timur Sumatera Kalimantan total
& Makassar Tengah & Bali & Makassar
h i j k l m n o p
2.916.282 244.861.510 191.495.927 5.219.502 4.890.208 14.127.534 11.639.222 3.831.048 231.203.441
360.421 11.917.798 7.038.746 899.827 1.173.322 1.059.253 324.519 337.063 10.832.730
319.319 10.088.319 6.093.618 746.433 850.692 931.054 275.692 301.630 9.199.119
41.102 1.829.479 945.128 153.394 322.630 128.199 48.827 35.433 1.633.611
7.529 803.833 775.034 8.350 8.129 26.149 15.701 7.697 841.060
56.088 2.581.630 1.870.730 329.029 227.946 167.591 32.104 58.911 2.686.311
13.214 939.175 591.421 29.898 293.921 54.303 10.891 8.848 989.282
6.161 1.091.359 772.288 58.342 362.837 138.989 80.171 54.920 1.467.547
31 Desember 2023
CKPN Stage Tagihan Tagihan Tagihan yang Mengalami CKPN Stage 1 CKPN Stage 2 CKPN Stage 3 Tagihan
3 yang Penurunan Nilai yang
Dihapus Belum Jatuh Telah Jatuh Dihapus
Buku Tempo Tempo Buku
h i c d e f g h i
- 6.426.226 16.885 1.340 4.953 2.870 -
- 11.796.021 105.569 - 13.947 9.198 -
397.747 50.232.564 2.226.431 476.116 66.324 1.356.662 330.357
- 1.835.789 7.687 - 2.021 1.148 -
- 24.550 2.697 1.264 31 673 -
3.547 4.849.844 393.680 55.193 4.646 284.983 3.505
164.824 34.770.390 1.722.231 440.357 59.082 326.039 353.397
- 841.235 47.645 6.336 2.133 9.164 -
12.824 2.599.435 1.693.353 25.934 1.479 385.664 13.732
138.800 5.711.380 - 149.119 6.802 2.970 91.233
- 45.969.256 1.436 - 19.898 215 -
55.587 5.780.348 653.035 6.231 14.810 67.589 4.753
- 175.964 4.968 - 399 818 -
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4 293
Page 296
Tata Kelola Perusahaan
31 Desember 2024
No Sektor Ekonomi Tagihan Tagihan yang Mengalami CKPN Stage 1 CKPN Stage 2
Penurunan Nilai
Belum Jatuh Telah
Tempo Jatuh
Tempo
a b c d e f g
14 Aktivitas Penyewaan dan Sewa 613.731 15.155 - 1.736 2.082
Guna Usaha Tanpa Hak Opsi,
Ketenagakerjaan, Agen Perjalanan dan
Penunjang Usaha Lainnya
15 Administrasi Pemerintahan, Pertahanan - - - - -
dan Jaminan Sosial Wajib
16 Pendidikan 30.646 11.844 - 44 1.350
17 Aktivitas Kesehatan Manusia dan 36.839 - - 134 -
Aktivitas Sosial
18 Kesenian, Hiburan dan Rekreasi 11.272 - - 32 -
19 Aktivitas Jasa Lainnya 1.195.265 18.428 2.260 2.986 2.614
20 Aktivitas Rumah Tangga sebagai - - - - -
Pemberi Kerja; Aktivitas yang
Menghasilkan Barang dan Jasa oleh
Rumah Tangga yang Digunakan untuk
Memenuhi Kebutuhan Sendiri
21 Aktivitas Badan Internasional dan - - - - -
Badan Ekstra Internasional Lainnya
22 Rumah Tangga 7.348.445 225.022 289.821 36.174 72.669
23 Bukan Lapangan Usaha Lainnya 56.228.488 3.619.348 141.818 557.545 173.108
24 Lainnya 4.849.109 - - 57 -
Jumlah 244.861.510 10.088.319 1.829.479 803.833 2.581.630
15. Pengungkapan Tagihan Berdasarkan Hari Tunggakan
(dalam jutaan rupiah)
No Jenis Eksposur 31 Desember 2024
Tagihan Berdasarkan Hari Tunggakan
> 90 hari s.d. 120 hari > 120 hari s.d. 180 hari > 180 hari
a b c d e
1 Kredit yang termasuk dalam 139.711 469.352 1.220.416
Tagihan yang Telah Jatuh Tempo
2 Surat Berharga yang termasuk - - -
dalam Tagihan yang Telah Jatuh
Tempo
Jumlah 139.711 469.352 1.220.416
294 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4
Page 297
31 Desember 2023
CKPN Stage Tagihan Tagihan Tagihan yang Mengalami CKPN Stage 1 CKPN Stage 2 CKPN Stage 3 Tagihan
3 yang Penurunan Nilai yang
Dihapus Belum Jatuh Telah Jatuh Dihapus
Buku Tempo Tempo Buku
h i c d e f g h i
- 709.342 26.527 7.388 1.066 5.097 -
- - - - - - -
- 33.450 1.084 - 77 169 -
- 31.758 - - 146 - -
- 11.536 - - 41 - -
191 1.071.897 26.379 4.667 2.769 4.262 4
- - - - - - -
- - - - - - -
23.253 8.115.901 175.743 292.405 42.371 79.730 17.082
142.402 1.091.359 45.947.061 2.093.769 167.261 598.065 149.060 175.219 1.467.547
- 4.269.494 - - - - -
939.175 1.091.359 231.203.441 9.199.119 1.633.611 841.060 2.686.311 989.282 1.467.547
31 Desember 2023
Jumlah Tagihan Berdasarkan Hari Tunggakan Jumlah
> 90 hari s.d. 120 hari > 120 hari s.d. 180 hari > 180 hari
f g h i j
1.829.479 123.806 350.219 1.159.586 1.633.611
- - - - -
1.829.479 123.806 350.219 1.159.586 1.633.611
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4 295
Page 298
Tata Kelola Perusahaan
16.A Pengungkapan Aset Performing dan Non Performing
(dalam jutaan rupiah)
Performing (Kualitas L dan DPK)
Nilai Tercatat Bruto CKPN
a b
1 Surat Berharga 26.715.399 (16.036)
2 Kredit 98.356.966 (3.020.376)
a. Korporasi 72.259.960 (2.251.739)
b. Ritel 26.097.006 (768.637)
3 Transaksi Rekening Administratif 6.460.461 (2.290)
16.B Pengungkapan Aset Restrukturisasi Performing dan Non Performing
(dalam jutaan rupiah)
Performing (Kualitas L dan DPK)
Nilai Tercatat Bruto CKPN
a b
1 Surat Berharga
2 Kredit 4.239.872 (1.536.706)
a. Korporasi 3.091.861 (1.426.506)
b. Ritel 1.148.011 (110.200)
3 Transaksi Rekening Administratif
296 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4
Page 299
Non Performing (Kualitas KL, D, M)
Tagihan yang Mengalami Tagihan yang Tidak Mengalami Penurunan Nilai
Penurunan Nilai Memiliki Tunggakan > 90 Hari Memiliki Tunggakan ≤ 90 Hari
Nilai Tercatat CKPN Nilai Tercatat CKPN Nilai Tercatat CKPN
Bruto Bruto Bruto
c d e f g h
2.054.844 (939.177)
1.040.624 (673.448)
1.014.220 (265.729)
Non Performing Stage 1 Stage 2 Stage 3
(Kualitas KL, D, M)
Nilai CKPN Nilai CKPN Nilai CKPN Nilai CKPN
Tercatat Tercatat Tercatat Tercatat
Bruto Bruto Bruto Bruto
c d e f g h i j
1.047.414 (396.783) 548.718 (4.593) 3.691.155 (1.532.115) 1.047.413 (396.781)
576.609 (336.977) 38.772 (117) 3.053.090 (1.426.391) 576.608 (336.975)
470.805 (59.806) 509.946 (4.476) 638.065 (105.724) 470.805 (59.806)
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4 297
Page 300
Tata Kelola Perusahaan
17. Pengungkapan Kuantitatif terkait Teknik MRK (CR3)
(dalam jutaan rupiah)
Tagihan yang Tagihan Tagihan Tagihan yang Tagihan
Tidak Dijamin yang Dijamin yang Dijamin Dijamin dengan yang Dijamin
dengan Teknik dengan dengan Garansi, dengan
MRK Teknik MRK Agunan Penjaminan dan/ Derivatif
atau Asuransi Kredit
Kredit
a b c d e
1 Surat Berharga 26.699.363 - - -
2 Kredit 87.179.457 8.291.252 8.291.252 -
Total 113.878.820 8.291.252 8.291.252 -
4 Kredit dan Surat Berharga 981.548 - - -
yang Telah Jatuh Tempo
18.Pengungkapan Eksposur Risiko Kredit dan Dampak Teknik MRK (CR4)
(dalam jutaan rupiah)
Kategori Portofolio Tagihan Bersih Sebelum Tagihan Bersih Setelah ATMR dan Rata-Rata
penerapan FKK dan Teknik penerapan FKK dan Teknik Bobot Risiko
MRK MRK
Laporan TRA Laporan TRA ATMR Rata-Rata
Posisi Posisi Bobot Risiko
Keuangan Keungan (e/(c+d))
a b c d e f
1 Tagihan kepada Pemerintah 39.056.254 1.184.300 39.056.254 118.430 - 0,00%
2 Tagihan kepada Entitas 2.428.890 4.731.596 2.428.890 624.051 1.526.471 50,00%
Sektor Publik
3 Tagihan kepada - - - - - 0,00%
Bank Pembangunan
Multilateral dan Lembaga
Internasional
4 Tagihan kepada Bank 4.286.510 882.247 4.286.510 448.276 2.785.920 58,84%
Tagihan kepada 5.350.377 3.138.432 5.223.627 316.707 3.835.150 69,22%
Perusahaan Efek
dan Lembaga Jasa
Keuangan Lain1)
5 Tagihan berupa Covered - - - - - 0,00%
Bond
6 Tagihan kepada 41.185.583 34.035.114 34.647.375 6.723.504 40.684.704 98,34%
Korporasi - Eksposur
Korporasi Umum2)
Tagihan kepada 432.119 1.400 432.119 140 432.259 100,00%
perusahaan efek dan
lembaga jasa keuangan
lain3)
Eksposur Pembiayaan - - - - 0,00%
Khusus4)
298 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4
Page 301
Kategori Portofolio Tagihan Bersih Sebelum Tagihan Bersih Setelah ATMR dan Rata-Rata
penerapan FKK dan Teknik penerapan FKK dan Teknik Bobot Risiko
MRK MRK
Laporan TRA Laporan TRA ATMR Rata-Rata
Posisi Posisi Bobot Risiko
Keuangan Keungan (e/(c+d))
a b c d e f
7 Tagihan berupa Surat 26 - 26 - 39 150,00%
Berharga/Piutang
Subordinasi, Ekuitas,
dan Instrumen Modal
Lainnya
8 Tagihan kepada Usaha 10.751.924 31.940.706 9.063.784 3.270.532 6.257.176 50,73%
Mikro, Usaha Kecil, dan
Portofolio Ritel
9 Kredit Beragun Properti 0,00%
Kredit Beragun Properti 9.603.566 1.925.781 9.572.906 192.578 3.902.097 39,96%
Rumah Tinggal yang
Pembayarannya Tidak
Bergantung Secara
Material pada Arus Kas
Properti
Kredit Beragun Properti 177.312 4.460 173.160 446 84.935 48,92%
Rumah Tinggal yang
Pembayarannya
Bergantung Secara
Material pada Arus Kas
Properti
Kredit Beragun Properti 22.088.596 9.446.438 21.995.090 1.293.960 16.866.170 72,42%
Komersial yang
Pembayarannya Tidak
Bergantung Secara
Material pada Arus Kas
Properti
Kredit Beragun 4.222.132 3.623.030 4.219.942 362.303 4.852.284 105,89%
Properti Komersial
yang Pembayarannya
Bergantung Secara
Material pada Arus Kas
Properti
Kredit Pengadaan 2.726.811 2.370.514 2.496.583 237.051 4.098.370 149,92%
Tanah, Pengolahan
Tanah, dan Konstruksi
10 Tagihan yang Telah Jatuh 981.548 - 981.548 - 1.265.932 128,97%
Tempo
11 Aset Lainnya 4.813.707 - 4.813.707 - 4.206.386 87,38%
12 Jumlah 148.105.355 93.284.018 139.391.521 13.587.978 90.797.892
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4 299
Page 302
Tata Kelola Perusahaan
19. Pengungkapan Eksposur berdasarkan Kelas Aset dan Bobot Risiko (CR5)
(dalam jutaan rupiah)
Kategori Portofolio 0% 20%
1 Tagihan kepada Pemerintah 39.174.684 -
Kategori Portofolio 20% 50%
2 Tagihan kepada Entitas Sektor Publik - 3.052.941
Kategori Portofolio 0% 20% 30% 50%
3 Tagihan kepada Bank Pembangunan Multilateral
dan Lembaga Internasional
Kategori Portofolio 20% 30% 40% 50%
4 Tagihan kepada Bank 29.599 5.915 - 2.984.912
Tagihan kepada Perusahaan Efek dan Lembaga - 153.546 - 1.004.020
Jasa Keuangan Lain 1)
Kategori Portofolio 10% 15% 20% 25%
5 Tagihan berupa Covered Bond
Kategori Portofolio 20% 50% 65% 75%
6 Tagihan kepada Korporasi Umum 2)
10.000 798.661 395.345
Tagihan kepada perusahaan efek dan lembaga
jasa keuangan lain 3)
Eksposur Pembiayaan Khusus 4)
Kategori Portofolio 100% 150%
7 Tagihan berupa Surat Berharga/Piutang 26
Subordinasi, Ekuitas, dan Instrumen Modal Lainnya
Kategori Portofolio 45% 75%
8 Tagihan kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil, dan 10.161.707 1.905.524
Portofolio Ritel
Kategori Portofolio 0% 20% 25% 30% 35% 40% 45% 50%
9 Kredit Beragun Properti
300 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4
Page 303
50% 100% 150% Lainnya Tagihan Bersih Setelah FKK dan Teknik MRK
- - - 39.174.684
100% 150% Lainnya Tagihan Bersih Setelah FKK dan Teknik MRK
- - 3.052.941
100% 150% Lainnya Tagihan Bersih Setelah FKK dan Teknik MRK
75% 100% 150% Lainnya Tagihan Bersih Setelah FKK dan Teknik MRK
1.714.360 - - 4.734.786
4.382.768 - - 5.540.334
35% 50% 100% Lainnya Tagihan Bersih Setelah FKK dan Teknik MRK
80% 85% 100% 130% 150% Lainnya Tagihan Bersih Setelah FKK dan Teknik MRK
- 1.205.163 38.960.177 1.533 41.370.879
432.259 432.259
- - - -
250% 400% Lainnya Tagihan Bersih Setelah FKK dan Teknik MRK
26
85% 100% Lainnya Tagihan Bersih Setelah FKK dan Teknik MRK
78.799 188.286 12.334.316
60% 65% 70% 75% 85% 90% 100% 105% 110% 150% Lainnya Tagihan Bersih
Setelah FKK
dan Teknik MRK
-
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4 301
Page 304
Tata Kelola Perusahaan
Kategori Portofolio 0% 20% 25% 30% 35% 40% 45% 50%
Kredit Beragun Properti Rumah 2.951.222 903.799 2.135.181 817.116 417.490
Tinggal yang Pembayarannya
Tidak Bergantung Secara
Material pada Arus Kas Properti
Kredit Beragun Properti Rumah 114.705 13.682 7.793
Tinggal yang Pembayarannya
Bergantung Secara Material
pada Arus Kas Properti
Kredit Beragun Properti Komersial - -
yang Pembayarannya Tidak
Bergantung Secara Material
pada Arus Kas Properti
Kredit Beragun Properti
Komersial yang Pembayarannya
Bergantung Secara Material
pada Arus Kas Properti
Kredit Pengadaan Tanah,
Pengolahan Tanah, dan
Konstruksi 5)
Kategori Portofolio 50% 100%
10 Tagihan yang Telah Jatuh tempo 26.318 360.144
Kategori Portofolio 0% 20%
11 Aset Lainnya 681.839
No Bobot Risiko Tagihan Bersih Tagihan Bersih TRA Rata-Rata Tagihan Bersih
Laporan Posisi (sebelum pengenaan FKK (Setelah pengenaan
Keuangan FKK) FKK dan Teknik MRK)
1 <40% 48.659.820 3.110.081 10,00% 48.940.168
2 40%-70% 22.995.013 40.697.441 11,45% 25.835.983
3 75% 22.088.596 9.446.438 13,70% 23.289.050
4 85% 4.813.707 - 0,00% 4.813.707
5 90%-100% 41.617.702 34.036.514 19,75% 41.803.138
6 105%-130% 5.203.680 3.623.030 10,00% 5.563.793
7 150% 2.726.837 2.370.514 10,00% 2.733.660
8 250%
9 400%
10 1250%
11 Total Tagihan Bersih 148.105.355 93.284.018 152.979.499
302 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4
Page 305
60% 65% 70% 75% 85% 90% 100% 105% 110% 150% Lainnya Tagihan Bersih
Setelah FKK
dan Teknik MRK
459.760 1.808.532 272.384 9.765.484
- - 30.913 6.513.00 173.606
11.246.209 1.179.705 10.863.136 - - 23.289.050
1.901.723 76.842 1.134.000 1.469.680 4.582.245
4.163 2.729.471 2.733.634
150% Lainnya Tagihan Bersih Setelah FKK dan Teknik MRK
595.086 981.548
100% 150% 1250% Lainnya Tagihan Bersih Setelah FKK dan Teknik MRK
3.982.833 149.035 4.813.707
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4 303
Page 306
Tata Kelola Perusahaan
20. Analisis Eksposur Counterparty Credit Risk (CCR1)
(dalam jutaan rupiah)
No a b c d e f
Replacement Potential EEPE Alpha Tagihan ATMR
Cost (RC) Future digunakan untuk Bersih
Exposure (PFE) perhitungan
regulatory (EAD)
31 Desember 2024
1. SA-CCR (untuk derivatif) 1.768.580 2.056.481 1,4 5.355.083 4.116.732
2. Metode Internal Model (untuk N/A N/A
derivatif dan SFT)
3. Pendekatan sederhana untuk N/A N/A
mitigasi risiko kredit (untuk SFT)
4. Pendekatan komprehensif untuk N/A N/A
mitigasi risiko kredit (untuk SFT)
5. VaR untuk SFT N/A N/A
6. Jumlah 4.116.732
31 Desember 2023
1. SA-CCR (untuk derivatif) 869.619 1.839.060 1,4 3.792.150 2.954.830
2. Metode Internal Model (untuk N/A N/A
derivatif dan SFT)
3. Pendekatan sederhana untuk N/A N/A
mitigasi risiko kredit (untuk SFT)
4. Pendekatan komprehensif untuk N/A N/A
mitigasi risiko kredit (untuk SFT)
5. VaR untuk SFT N/A N/A
6. Jumlah 2.954.830
21. Capital Charge untuk Credit Valuation Adjustment (CCR2)
(dalam jutaan rupiah)
31 Desember 2024 31 Desember 2023
a b a b
Tagihan Bersih ATMR Tagihan Bersih ATMR
Total portofolio berdasarkan Advanced CVA Capital Charge N/A N/A N/A N/A
1 Komponen VaR (termasuk 3x multiplier) N/A N/A
2 Komponen Stressed VaR (termasuk 3x multiplier) N/A N/A
3 Semua portofolio sesuai Standardised CVA Capital 5.355.083 1.761.311 3.792.150 1.766.421
Charge
4 Total sesuai CVA Capital Charge 5.355.083 1.761.311 3.792.150 1.766.421
304 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4
Page 307
22. Eksposur CCR berdasarkan Kategori Portofolio dan Bobot Risiko (CCR3)
(dalam jutaan rupiah)
Kategori Portofolio 31 Desember 2024
Bobot Risiko
a b c d e f g h i
0% 10% 20% 50% 75% 100% 150% Lainnya Total
Tagihan
Bersih
Tagihan kepada Pemerintah 456.818 - - - - - - - 456.818
dan Bank Sentral
Tagihan kepada Entitas - - - - - - - - -
Sektor Publik
Tagihan kepada Bank - - - - - - - - -
Pembangunan Multilateral
dan Lembaga Internasional
Tagihan kepada Bank Lain - - - 258.298 2.507.588 - - - 2.765.886
Tagihan kepada Perusahaan - - - 3.903 94.144 - - - 98.047
Efek dan Lembaga Jasa
Keuangan Lain
Tagihan kepada - - - - - - - - -
Perusahaan Sekuritas
Tagihan kepada Korporasi - - - - - 156 - - 156
Tagihan kepada Usaha - - - - - 2.034.176 - - 2.034.176
Mikro, Usaha Kecil dan
Portofolio Ritel
Aset Lainnya - - - - - - - - -
Jumlah 456.818 - - 262.201 2.601.732 2.034.332 - - 5.355.083
31 Desember2023
Tagihan kepada Pemerintah 170.050 - - - - - - - 170.050
dan Bank Sentral
Tagihan kepada Entitas - - - - - - - - -
Sektor Publik
Tagihan kepada Bank - - - - - - - - -
Pembangunan Multilateral
dan Lembaga Internasional
Tagihan kepada Bank Lain - - - 129.046 2.263.116 - - - 2.392.162
Tagihan kepada Perusahaan - - - 12.504 122.864 - - - 135.368
Efek dan Lembaga Jasa
Keuangan Lain
Tagihan kepada - - - - - - - - -
Perusahaan Sekuritas
Tagihan kepada Korporasi - - - - - 66 - - 66
Tagihan kepada Usaha - - - - - 1.094.504 - - 1.094.504
Mikro, Usaha Kecil dan
Portofolio Ritel
Aset Lainnya - - - - - - - - -
Jumlah 170.050 - - 141.550 2.385.980 1.094.570 - - 3.792.150
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4 305
Page 308
Tata Kelola Perusahaan
23. RISIKO KREDIT - Tagihan Bersih Derivatif Kredit (CCR6)
Pada tanggal 31 Desember 2024 & 2023 Bank tidak memiliki Tagihan Bersih Derivatif Kredit
24. RISIKO KREDIT - Eksposur sekuritisasi pada Banking Book (SEC1)
Pada tanggal 31 Desember 2024 & 2023 Bank tidak memiliki Eksposur sekuritisasi pada Banking Book
25. RISIKO KREDIT - Eksposur sekuritisasi pada Trading Book (SEC2)
Pada tanggal 31 Desember 2024 & 2023 Bank tidak memiliki Eksposur sekuritisasi pada Trading Book
26. RISIKO KREDIT - Eksposur sekuritisasi pada Banking Book dan terkait Persyaratan
Modalnya - Bank yang bertindak sebagai Originator atau Sponsor (SEC3)
Pada tanggal 31 Desember 2024 & 2023 Bank tidak memiliki Eksposur sekuritisasi pada Banking Book dan
terkait Persyaratan Modalnya - Bank yang bertindak sebagai Originator atau Sponsor
27. RISIKO KREDIT - Eksposur sekuritisasi pada Banking Book dan
Persyaratan Modalnya - Bank yang bertindak sebagai Investor (SEC4)
Pada tanggal 31 Desember 2024 & 2023 Bank tidak memiliki Eksposur sekuritisasi pada Banking Book dan
Persyaratan Modalnya - Bank yang bertindak sebagai Investor
Risiko Pasar
28. Perhitungan ATMR Untuk Risiko Pasar Dengan Menggunakan
Pendekatan Standar
(dalam jutaan rupiah)
Risiko Beban Modal Pendekatan Standar Beban Modal Pendekatan Standar
31 Desember 2024 31 Desember 2023
Risiko GIRR 31.205.99 N/A
Risiko CSR nonsekuritisasi 17.892.40 N/A
Risiko CSR sekuritisasi nonCTP - N/A
Risiko CSR sekuritisasi CTP - N/A
Risiko Ekuitas - N/A
Risiko Komoditas - N/A
Risiko Nilai Tukar 48.003.58 N/A
DRC – nonsekuritisasi 20.827.40 N/A
DRC – sekuritisasi nonCTP - N/A
DRC – sekuritisasi CTP - N/A
RRAO - N/A
Total 117.929.37
Pengungkapan Tambahan
Perhitungan ATMR Risiko Pasar dengan metode pendekatan standar yang terbaru mulai dilakukan sejak awal tahun
2024. Sehingga informasi untuk posisi tahun sebelumnya diisi dengan N/A. Per Desember 2024, beban modal terbesar
ada pada Risiko Nilai Tukar yaitu Rp 48,0 Milyar. Hal tersebut dikontribusi dari Posisi Devisa Neto (PDN) Bank sebesar
eq. Rp 943,4 Milyar. Selain itu, posisi Surat Berharga Bank menyebabkan beban modal Risiko GIRR sebesar eq. Rp
31,2 Milyar yang sebagian besar berasal dari Surat Berharga Pemerintah dan beban modal Risiko CSR nonsekuritisasi
sebesar Rp 17,9 Milyar dan DRC – nonsekuritisasi sebesar Rp 20,8 Milyar yang berasal dari Surat Berharga Korporasi.
306 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4
Page 309
Laporan Penerapan Manajemen Risiko untuk IRRBB
29. Laporan Penerapan Manajemen Risiko Untuk Risiko Suku Bunga Dalam
Banking Book (IRRBB)
Analisis Kualitatif
1 Bank melakukan pengukuran interest rate risk berdasarkan dua perspektif yaitu perspektif rentabilitas (earning)
dan perspektif nilai ekonomis (economic value). Perspektif rentabilitas (earning) mengukur dampak jangka pendek
(sampai dengan 1 tahun) dari perubahan suku bunga terhadap net interest income Bank. Sedangkan prespektif
nilai ekonomis (economic value) mengukur sensitifitas perubahan suku bunga terhadap nilai bersih (net worth) dari
modal Bank (tier 1) dalam jangka panjang. Nilai bersih yang dimaksud merupakan nilai saat ini (present value) dari
ekspektasi arus kas aset di masa mendatang dikurangi dengan arus kas kewajiban ditambah posisi off-balance
sheet. Untuk mengakomodasi kedua hal tersebut, Bank menggunakan metode NII yang mengukur perubahan
pada pendapatan bunga bersih (net interest income) dan metode EVE yang mengukur perubahan pada nilai
ekonomis dari ekuitas (economic value of equity).
2 Sebagai bagian dari manajemen risiko IRRBB, Bank menetapkan Risk Appetite Statement (RAS) dan limit internal
untuk IRRBB. Setiap bulan, hasil pengukuran IRRBB dan pemantauan terhadap limit internal diinformasikan kepada
Assets and Liabilities Committee (ALCO) untuk selanjutnya menyesuaikan strategi dengan kondisi Bank ataupun
kondisi pasar jika diperlukan.
3 Bank melakukan perhitungan IRRBB (EVE dan NII) setiap bulan dengan menggunakan posisi akhir bulan. Untuk
menghitung IRRBB, Bank terlebih dahulu mengkategorikan instrumen atau posisi Banking Book yang sensitif
terhadap suku bunga baik pada neraca maupun komitmen kontijensi, kemudian Bank melakukan proyeksi arus
kas yang mengalami penyesuaian suku bunga pada masa mendatang dari instrumen tersebut dengan berdasar
kepada jatuh tempo penyesuaian suku bunga (repricing maturities). Dalam menentukan repricing maturities, Bank
turut memperhatikan intrumen atau posisi dengan opsi perilaku seperti Non-Maturity Deposit (NMD), pinjaman
suku bunga tetap dengan risiko pelunasan dipercepat, dan deposito dengan risiko penarikan dipercepat. Posisi
saldo dan arus kas untuk NMD mengikuti hasil perhitungan model internal Bank terhadap Core dan Non-Core
deposit, dengan memperhatikan cap terhadap rasio dan jangka waktu seperti diatur dalam SEOJK No.12/
SEOJK.03/2018. Sedangkan untuk pinjaman suku bunga tetap dengan risiko pelunasan dipercepat, dan deposito
dengan risiko penarikan dipercepat Bank menghitung nilai baseline yang dibutuhkan dalam perhitungan
prepayment rate dan early withdrawal rate seperti yang dijelaskan poin 7 di bawah.
Pengukuran berdasarkan EVE menggunakan asumsi run-off balance sheet yaitu asumsi bahwa seluruh instrumen
Banking Book dalam neraca akan sepenuhnya diamortisasi dan tidak akan diganti dengan instrumen baru kecuali
jika terdapat kebutuhan untuk melakukan pendanaan terhadap komponen neraca yang tersisa. Pengukuran
berdasarkan NII menggunakan asumsi ukuran neraca yang konstan (constant balance sheet), yaitu asumsi
bahwa besaran dan komposisi neraca akan dipertahankan sesuai kondisi pada saat awal perhitungan dengan
melakukan penggantian instrumen yang serupa (like-for-like replacement) atas aset dan liabilitas yang mengalami
jatuh tempo.
4 Bank menggunakan 6 skenario shock bunga untuk EVE sesuai dengan yang diatur dalam SEOJK No.12/SEOJK.03/2018.
Keenam skenario tersebut adalah:
1. Parallel up
2. Parallel down
3. Steepener
4. Flattener
5. Short Rate up
6. Short Rate down
Sedangkan untuk perhitungan NII, Bank menggunakan 2 skenario shock suku bunga yaitu parallel up dan parallel down.
5 Bank tidak menggunakan asumsi yang berbeda dari asumsi pemodelan yang digunakan dalam laporan
perhitungan IRRBB dengan pendekatan standar.
6 Saat ini Bank belum melakukan lindung nilai (hedging) terhadap IRRBB, mengingat posisi atau paparan risiko
masih dalam internal limit.
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4 307
Page 310
Tata Kelola Perusahaan
7 a. Bank turut memperhitungkan margin komersial dan spread components lainnya dalam pembuatan arus kas masa
mendatang dan dalam tingkat suku bunga diskonto yang digunakan dalam perhitungan dengan metode EVE.
b. Berdasarkan karakteristiknya yang kurang stabil atau relatif sensitif terhadap perubahan suku bunga di pasar,
non-core deposit diasumsikan memiliki jangka tempo penilaian ulang suku bunga overnight. Sedangkan untuk
core deposit, Bank menggunakan kajian historis internal dalam penentuan jatuh tempo penilailan ulang dengan
tetap memperhitungkan caps yang diatur dalam SEOJK No.12/SEOJK.03/2018.
c. Bank menggunakan metode rata-rata akhir bulan selama 1 tahun terakhir dalam menghitung estimasi
parameter baseline atas produk pinjaman suku bunga tetap dengan opsi pelunasan dipercepat (prepayment).
Estimasi parameter baseline untuk produk deposito dengan opsi penarikan dipercepat (early redemption) juga
dilakukan dengan metode/pendekatan yang sama, yaitu rata-rata akhir bulan selama 1 tahun terakhir.
d. Saat ini Bank tidak memiliki asumsi tambahan lain untuk instrumen dengan opsi perilaku (behavioral option)
yang telah dikeluarkan dari perhitungan, yang memiliki dampak material terhadap EVE dan NII.
e. Dalam perhitungan IRRBB, Bank mempertimbangkan mata uang yang dinilai signifikan terhadap neraca Bank,
yaitu Rupiah (Rp) dan US Dollar (US$). Sedangkan mata uang lainnya dihitung secara konsolidasi (tidak dihitung
secara terpisah). Dalam hal pemantauan limit IRRBB internal Bank, Bank melakukan agregasi mata uang dengan
cara menjumlahkan eksposur risiko suku bunga dari semua mata uang baik Rupiah, US Dollar, dan mata uang
lainnya untuk setiap skenario shock suku bunga.
8 Berdasarkan hasil perhitungan IRRBB posisi akhir bulan Desember 2024, Bank melihat bahwa paparan risiko suku
bunga dari sisi nilai ekonomis (economic value) masih berada dalam limit yang ditentukan, yaitu di bawah 15 persen
dari modal inti Bank. Hal ini terlihat dari rasio ΔEVE (total seluruh mata uang) terhadap modal inti sebesar 5,15
persen. Rasio ini mengalami kenaikan sebesar 0,16 persen dibandingkan 4,99 persen (posisi per akhir Juni 2024).
Sedangkan Rasio ΔNII terhadap Projected Income terhitung sebesar 44,24 persen, mengalami kenaikan dibanding
posisi akhir Juni 2024 (21,06 persen). ALCO senantiasa melakukan pemantauan terhadap kedua parameter tersebut
secara rutin dalam meeting bulanan ALCO.
Analisis Kuantitatif
1 Rata-rata jangka waktu penyesuaian suku bunga (repricing maturity) yang diterapkan untuk NMD adalah sebagai
berikut:
Produk Rata-rata jangka waktu penyesuaian suku bunga (dalam tahun)
Retail Rp 3,65
Retail US$ 0,81
Wholesale Rp 1,88
Wholesale US$ 0,94
2 Jangka waktu penyesuaian suku bunga (repricing maturity) terlama yang diterapkan untuk NMD adalah 4,5 tahun.
308 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4
Page 311
30. Laporan Perhitungan IRRBB
(dalam jutaan rupiah)
Dalam Jutaan Rupiah ΔEVE ΔNII
Periode Des 2024 Jun 2024 Des 2024 Jun 2024
Parallel up (824.753) (786.637) (668.740) (425.888)
Parallel down 1.215.074 (425.314) (142.857) (424.004)
Steepener (390.818) - -
Flattener 384.121 (389.892) -
Short rate up (202.007) (705.503) -
Short rate down 98.622 (197.821) -
Nilai Maksimum Negatif (absolut) (824.753) (786.637) (668.740) (425.888)
Modal Tier 1 (untuk ΔEVE) atau Projected Income (untuk ΔNII) 16.000.584 15.757.173 1.511.518 1.836.986
Nilai Maksimum dibagi Modal Tier 1 (untuk ΔEVE) atau 5,15% 4,99% 44,24% 23,18%
Projected Income (untuk ΔNII)
Mata Uang : Rupiah
Dalam Jutaan Rupiah ΔEVE ΔNII
Periode Des 2024 Jun 2024 Des 2024 Jun 2024
Parallel up (1.173.784) (783.218) (340.988) (460.952)
Parallel down 1.597.045 - (204.011) (168.425)
Steepener (553.973) - -
Flattener 556.975 (386.215) -
Short rate up (263.400) (700.765) -
Short rate down 78.521 - -
Nilai Maksimum Negatif (absolut) (1.173.784) (783.218) (340.988) (460.952)
Modal Tier 1 (untuk ΔEVE) atau Projected Income (untuk ΔNII) 16.000.584 15.757.173 1.511.518 1.836.986
Nilai Maksimum dibagi Modal Tier 1 (untuk ΔEVE) atau 7,34% 4,97% 22,56% 25,09%
Projected Income (untuk ΔNII)
Mata Uang : US$
Dalam Jutaan Rupiah ΔEVE ΔNII
Periode Des 2024 Jun 2024 Des 2024 Jun 2024
Parallel up 349.866 - (356.017) 76.520
Parallel down (382.812) (425.314) 123.626 (259.340)
Steepener 164.267 - -
Flattener (173.975) - -
Short rate up 60.730 - -
Short rate down 20.950 (197.821) -
Nilai Maksimum Negatif (absolut) (382.812) (425.314) (356.017) (259.340)
Modal Tier 1 (untuk ΔEVE) atau Projected Income (untuk ΔNII) 16.000.584 15.757.173 1.511.518 1.836.986
Nilai Maksimum dibagi Modal Tier 1 (untuk ΔEVE) atau 2,39% 2,70% 23,55% 14,12%
Projected Income (untuk ΔNII)
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4 309
Page 312
Tata Kelola Perusahaan
31. Laporan Perhitungan Kewajiban Pemenuhan Rasio Kecukupan Likuiditas
(dalam jutaan rupiah)
No Komponen INDIVIDUAL
Des-24
Nilai Nilai HQLA setelah Nilai outstanding
outstanding pengurangan kewajiban dan
kewajiban dan nilai (haircut) komitmen/
komitmen/ atau Outstanding nilai tagihan
nilai tagihan kewajiban dan kontraktual
kontraktual komitmen dikalikan
tingkat penarikan
(run-off rate) atau Nilai
tagihan kontraktual
dikalikan tingkat
penerimaan (inflow
rate)
1 Jumlah data poin yang digunakan dalam ` 63 Hari
perhitungan LCR
HIGH QUALITY LIQUID ASSET (HQLA)
2 Total High Quality Liquid Asset (HQLA) 37.233.900
ARUS KAS KELUAR (CASH OUTFLOWS)
3 Simpanan nasabah perorangan dan Pendanaan 30.933.156 2.247.824 33.221.900
yang berasal dari nasabah Usaha Mikro dan Usaha
Kecil, terdiri dari :
a. Simpanan/Pendanaan stabil 16.909.825 845.491 17.530.489
b. Simpanan/Pendanaan kurang stabil 14.023.331 1.402.333 15.691.411
4 Pendanaan yang berasal dari nasabah korporasi, 61.053.589 23.579.069 62.612.028
terdiri atas :
a. Simpanan Operasional 25.165.812 5.996.866 24.082.263
b. Simpanan non-operasional dan/atau kewajiban 35.782.641 17.477.067 38.410.383
lainnya yang bersifat non-operasional
c. Surat berharga berupa surat utang yang 105.136 105.136 119.381
diterbitkan oleh bank (unsecured debt)
5 Pendanaan dengan Agunan (secured funding) -
6 Arus kas keluar lainnya (additional requirement) 7.690.863 1.676.223 8.034.800
terdiri dari :
a. arus kas keluar atas transaksi derivatif 164.718 164.718 189.658
b. arus kas keluar atas peningkatan kebutuhan likuiditas - - -
c. arus kas keluar atas kehilangan pendanaan - - -
d. arus kas keluar atas penarikan komitmen fasilitas - - -
kredit dan fasilitas likuiditas
e. arus kas keluar atas kewajiban kontraktual 7.764 7.764 830
lainnya terkait penyaluran dana
f. arus kas keluar atas kewajiban kontijensi 6.227.444 212.803 6.880.727
pendanaan lainnya
g. arus kas keluar kontraktual lainnya 1.290.938 1.290.938 963.585
7 TOTAL ARUS KAS KELUAR (CASH OUTFLOWS) 27.503.116
ARUS KAS MASUK (CASH INFLOWS)
8 Pinjaman dengan agunan Secured Lending 73.711 - 1.696.919
9 Tagihan berasal dari pihak lawan (counterparty) yang 31.219.716 18.719.097 25.938.592
bersifat lancar (inflows from fully performing exposures)
10 Arus kas masuk lainnya 49.974 49.974 121.301
310 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4
Page 313
KONSOLIDASIAN
Sep-24 Des-24 Sep-24
Nilai HQLA setelah Nilai outstanding Nilai HQLA setelah Nilai outstanding Nilai HQLA setelah
pengurangan kewajiban dan pengurangan kewajiban dan pengurangan
nilai (haircut) komitmen/nilai nilai (haircut) komitmen/nilai nilai (haircut)
atau Outstanding tagihan kontraktual atau Outstanding tagihan kontraktual atau Outstanding
kewajiban dan kewajiban dan kewajiban dan
komitmen dikalikan komitmen dikalikan komitmen dikalikan
tingkat penarikan tingkat penarikan tingkat penarikan
(run-off rate) atau (run-off rate) atau (run-off rate) atau Nilai
Nilai tagihan Nilai tagihan tagihan kontraktual
kontraktual dikalikan kontraktual dikalikan dikalikan tingkat
tingkat penerimaan tingkat penerimaan penerimaan (inflow
(inflow rate) (inflow rate) rate)
62 Hari -1 -1
49.974.423 37.233.900 49.974.422.5
2.445.666 30.933.156 2.247.824 33.221.900 2.445.666
876.524 16.909.825 845.491 17.530.489 876.524
1.569.141 14.023.331 1.402.333 15.691.411 1.569.141
24.760.981 61.053.589 23.579.069 62.612.028 24.760.981
5.736.868 25.165.812 5.996.866 24.082.263 5.736.868
18.904.732 35.782.641 17.477.067 38.410.383 18.904.732
119.381 105.136 105.136 119.381 119.381
- - -
1.396.388 7.690.863 1.676.223 8.034.800 1.396.388
189.658 164.718 164.718 189.658 189.658
- - - - -
- - - - -
- - - - -
830 7.764 7.764 830 830
242.314 6.227.444 212.803 6.880.727 242.314
963.585 1.290.938 1.290.938 963.585 963.585
28.603.034 27.503.116 28.603.034
- 73.711.33 - 1.696.919 -
15.708.687 31.219.716.14 18.719.097 25.938.592 15.708.687
121.301 49.974.19 49.974 121.301 121.301
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4 311
Page 314
Tata Kelola Perusahaan
No Komponen INDIVIDUAL
Des-24
Nilai Nilai HQLA setelah Nilai outstanding
outstanding pengurangan kewajiban dan
kewajiban dan nilai (haircut) komitmen/
komitmen/ atau Outstanding nilai tagihan
nilai tagihan kewajiban dan kontraktual
kontraktual komitmen dikalikan
tingkat penarikan
(run-off rate) atau Nilai
tagihan kontraktual
dikalikan tingkat
penerimaan (inflow
rate)
11 TOTAL ARUS KAS MASUK (CASH INFLOWS) 31.343.402 18.769.071 27.756.811
TOTAL ADJUSTED
VALUE1
12 TOTAL HQLA 37.233.900
13 TOTAL ARUS KAS KELUAR BERSIH (NET CASH OUTLOWS) 8.734.045
14 Rasio LCR (%) 426%
Keterangan:
¹ Adjusted value dihitung setelah pengenaan pengurangan nilai (haircut), tingkat penarikan (run-off rate), dan tingkat
penerimaan (inflow rate) serta batas maksimum komponen HQLA, misalnya batas maksimum HQLA Level 2B dan HQLA
Level 2 serta batas maksimum arus kas masuk yang dapat diperhitungkan dalam LCR.
Laporan Perhitungan Kewajiban Pemenuhan Rasio Kecukupan Likuiditas
Analisis Secara Individu
Kondisi Likuiditas :
• Perhitungan Liquidity Coverage Ratio (LCR) periode Triwulan IV 2024 menggunakan data rata-rata posisi harian
selama bulan Oktober 2024 s.d Desember 2024.
• Pemenuhan Liquidity Coverage Ratio (LCR) rata-rata harian sepanjang Triwulan IV 2024 adalah sebesar 426,31
persen, di atas batas minimum 100 persen yang ditetapkan oleh OJK. Posisi LCR Triwulan IV 2024 mengalami
kenaikan sebanyak 35,06 persen dibandingkan posisi Triwulan III 2024 yang sebesar 391,25 persen yang sebagian
besar disebabkan oleh penurunan arus keluar bersih sebesar 31,62 persen.
• Berdasarkan perspektif aset lancar, komposisi High Quality Liquid Asset (HQLA) pada Triwulan IV 2024 terdiri dari
HQLA Level 1 sebesar 99,73 persen, HQLA Level 2A sebesar 0,14 persen, dan HQLA Level 2B sebesar 0,13 persen.
Komposisi HQLA Level 1 didominasi oleh Surat Berharga yang diterbitkan oleh Pemerintah Pusat dan Bank Indonesia
sebesar 73,93 persen dan penempatan pada Bank Indonesia sebesar 24,29 persen, sedangkan sisanya dalam
bentuk Kas.
• • Berdasarkan perspektif arus kas keluar, komposisi pada Triwulan IV 2024 terdiri dari nasabah korporasi sebesar
85,73 persen serta nasabah perorangan dan UMKM sebesar 8,17 persen dari total arus kas keluar sedangkan
sisanya dari arus kas keluar lainnya.
• Berdasarkan perspektif arus kas masuk, komposisi pada Triwulan IV 2024 berasal dari pembayaran tagihan
pinjaman dengan agunan (secured lending) berdasarkan pihak lawan (counterparty) dari nasabah korporasi non-
keuangan sebesar 63,69 persen serta dari lembaga jasa keuangan sebesar 32,82 persen dari total arus kas masuk
sedangkan sisanya dari arus kas masuk lainnya.
• Pengelolaan aset dan liabilitas serta likuiditas ditetapkan melalui rapat Komite Aset dan Liabilitas (ALCO) dan
secara sinergi dilaksanakan oleh unit bisnis dengan didukung oleh satuan kerja manajemen risiko.
312 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4
Page 315
KONSOLIDASIAN
Sep-24 Des-24 Sep-24
Nilai HQLA setelah Nilai outstanding Nilai HQLA setelah Nilai outstanding Nilai HQLA setelah
pengurangan kewajiban dan pengurangan kewajiban dan pengurangan
nilai (haircut) komitmen/nilai nilai (haircut) komitmen/nilai nilai (haircut)
atau Outstanding tagihan kontraktual atau Outstanding tagihan kontraktual atau Outstanding
kewajiban dan kewajiban dan kewajiban dan
komitmen dikalikan komitmen dikalikan komitmen dikalikan
tingkat penarikan tingkat penarikan tingkat penarikan
(run-off rate) atau (run-off rate) atau (run-off rate) atau Nilai
Nilai tagihan Nilai tagihan tagihan kontraktual
kontraktual dikalikan kontraktual dikalikan dikalikan tingkat
tingkat penerimaan tingkat penerimaan penerimaan (inflow
(inflow rate) (inflow rate) rate)
15.829.988 31.343.401.66 18.769.071 27.756.811 15.829.988
TOTAL ADJUSTED TOTAL ADJUSTED TOTAL ADJUSTED
VALUE1 VALUE1 VALUE1
49.974.423 37.233.900 49.974.423
12.773.046 8.734.045 12.773.046
391% 426% 391%
Analisis Secara Individu
Kondisi Likuiditas :
• Bank juga memantau dan mengelola risiko likuiditas melalui beberapa rasio yang dimonitor secara harian, yaitu
rasio penurunan simpanan bukan bank, Loan to Deposit Ratio (LDR), Rasio Intermediasi Makroprudensial (RIM), rasio
50 dan 20 deposan terbesar bukan bank, limit deposan tunggal terbesar bank dan bukan bank, rasio pendanaan
melalui swap, dan rasio undrawn facility. Selain itu, Bank juga melakukan stress test risiko likuiditas dalam menilai
kecukupan likuiditas bank, baik berdasarkan ’bank-specific crisis’ maupun ’general market crisis'.
• Proyeksi arus kas menggunakan behavioral modelling untuk memastikan arus kas telah mencerminkan perilaku
kegiatan bisnis dalam kondisi normal. Dari analisa arus kas secara behaviour, dapat diperoleh gap Net Cumulative
Outflow (NCO) yang diperkirakan akan dihadapi Bank. Di samping itu Bank juga melakukan pemantauan secara
berkala terhadap stabilitas pendanaan inti (core deposits) yang terdiri dari dana-dana stabil bukan bank seperti
giro, tabungan, dan deposito berjangka melalui analisa terhadap volatilitasnya.
• Selanjutnya, Rencana Pendanaan Kontijensi (Contingency Funding Plan-CFP) menjadi komponen penting dalam
kerangka kerja manajemen likuiditas dan berfungsi sebagai perpanjangan atas kebijakan operasional atau
manajemen likuiditas Bank sehari-hari. Rencana Pendanaan Kontijensi menguraikan tindakan yang harus diambil
oleh Bank pada saat terjadi krisis likuiditas, baik yang terjadi pada bank secara spesifik (bank-specific) atau pasar
secara keseluruhan (general market). Rencana Pendanaan Kontijensi mencakup proses identifikasi krisis likuiditas,
penetapan tanggung jawab dan tindakan manajemen bank pada saat krisis, memperbaiki area yang menjadi
perhatian, serta memastikan bahwa informasi dapat diperoleh secara akurat dan tepat waktu sehingga dapat
memfasilitasi pengambilan keputusan secara cepat, tepat, dan efektif. Selain itu, Bank juga telah membentuk
Liquidity Task Force (LTF) yang bertanggung jawab untuk mengevaluasi posisi likuiditas dan menentukan tindakan
yang akan diambil pada saat terjadi krisis.
Keterangan: angka LCR disajikan setelah pembobotan
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4 313
Page 316
Tata Kelola Perusahaan
32. Perhitungan NSFR
(dalam jutaan rupiah)
Komponen ASF Sep 2024
Nilai Tercatat Berdasarkan Sisa Jangka Waktu
Tanpa Jangka ≥ 6 bulan - <1
< 6 bulan ≥ 1 tahun
Waktu¹ tahun
1 Modal : 18.208.200 - - 1.531.693
2 Modal sesuai POJK KPMM 18.208.200 - - 1.531.693
3 Instrumen modal lainnya - - - -
4 Simpanan yang berasal dari nasabah 21.772.327 27.374.682 1.098.806 152.255
perorangan dan pendanaan yang berasal dari
nasabah usaha mikro dan usaha kecil:
5 Simpanan dan pendanaan stabil 15.677.635 2.996.359 105.912 3.469
6 Simpanan dan pendanaan kurang stabil 6.094.692 24.378.322 992.894 148.786
7 Pendanaan yang berasal dari nasabah 44.020.074 43.351.799 890.152 34.879
korporasi:
8 Simpanan operasional 25.085.001 - - -
9 Pendanaan lainnya yang berasal dari nasabah 18.935.073 43.351.799 890.152 34.879
korporasi
10 Liabilitas yang memiliki pasangan aset yang - - - -
saling bergantung
11 Liabilitas dan ekuitas lainnya : - - - -
12 NSFR liabilitas derivatif - 1.331.197
13 ekuitas dan liabilitas lainnya yang tidak masuk - 5.621.153 8.444 36.033
dalam kategori diatas
14 Jumlah ASF - - - -
Nilai Tercatat Berdasarkan Sisa Jangka Waktu
Komponen RSF Tanpa Jangka ≥ 6 bulan - <1
< 6 bulan ≥ 1 tahun
Waktu¹ tahun
15 Total HQLA dalam rangka perhitungan NSFR - - - -
16 Simpanan pada lembaga keuangan lain untuk - - - -
tujuan operasional
17 Pinjaman dengan kategori Lancar dan Dalam - 61.261.273 3.839.691 35.318.677
Perhatian Khusus (performing) dan surat
berharga
18 kepada lembaga keuangan yang dijamin - - - 1.513.992
dengan HQLA Level 1
19 kepada lembaga keuangan yang dijamin bukan - 8.039.181 193.219 972.362
dengan HQLA Level 1 dan pinjaman kepada
lembaga keuangan tanpa jaminan
20 kepada perusahaan non-keuangan, nasabah - 53.012.752 3.317.558 26.646.174
perorangan dan nasabah usaha mikro dan
kecil, pemerintah Indonesia, pemerintah negara
lain, Bank Indonesia, bank sentral negara lain
dan entitas sektor publik, yang diantaranya:
21 memenuhi kualifikasi untuk mendapat bobot - - - -
risiko 35% atau kurang, sesuai SE OJK ATMR
untuk Risiko Kredit
22 Kredit beragun rumah tinggal yang tidak - - - -
sedang dijaminkan, yang diantaranya :
314 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4
Page 317
Des 2024
Total Nilai Nilai Tercatat Berdasarkan Sisa Jangka Waktu Total Nilai
Tertimbang Tanpa Jangka ≥ 6 bulan - <1 Tertimbang
< 6 bulan ≥ 1 tahun
Waktu¹ tahun
19.739.893 17.738.937 - - 1.490.275 19.229.212
19.739.893 17.738.937 - - 1.490.275 19.229.212
- - - - - -
46.312.484 19.697.608 25.076.599 2.043.569 14.281 43.038.756
17.844.381 14.755.620 2.881.118 132.791 50 16.881.102
28.468.103 4.941.988 22.195.481 1.910.779 14.231 26.157.654
24.538.246 47.248.041 31.485.606 728.815 30.412 22.818.266
12.542.500 23.953.630 - - - 11.976.815
11.995.745 23.294.411 31.485.606 728.815 30.412 10.841.451
- - - - - -
- - - - - -
- - 2.253.734 -
40.255 - 5.520.600 6.136 80.213 83.281
90.630.878 - - - - 85.169.516
Nilai Tercatat Berdasarkan Sisa Jangka Waktu
Total Nilai Total Nilai
Tertimbang Tanpa Jangka ≥ 6 bulan - <1 Tertimbang
< 6 bulan ≥ 1 tahun
Waktu¹ tahun
2.056.534 - - - - 1.659.478
- - - - - -
57.468.833 - 60.679.381 3.602.997 36.076.129 57.458.188
1.513.992 - - - 1.609.491 1.609.491
2.274.848 - 10.304.070 28.688 1.013.598 2.573.553
49.326.940 - 50.151.933 3.370.338 27.232.543 48.948.594
- - - - - -
- - - - - -
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4 315
Page 318
Tata Kelola Perusahaan
Nilai Tercatat Berdasarkan Sisa Jangka Waktu
Komponen RSF Tanpa Jangka ≥ 6 bulan - <1
< 6 bulan ≥ 1 tahun
Waktu¹ tahun
23 memenuhi kualifikasi untuk mendapat bobot - 17.721 16.076 5.871.508
risiko 35% atau kurang, sesuai SE OJK ATMR
untuk Risiko Kredit
24 Surat Berharga yang tidak sedang dijaminkan, - 191.619 312.838 314.642
tidak gagal bayar, dan tidak masuk sebagai
HQLA, termasuk saham yang diperdagangkan
di bursa
25 Aset yang memiliki pasangan liabilitas yang - - - -
saling bergantung
26 Aset lainnya : - 2.107.259 9.444 13.727.608
27 Komoditas fisik yang yang diperdagangkan, - - - -
termasuk emas
28 Kas, surat berharga dan aset lainnya yang dicatat - -
sebagai initial margin untuk kontrak derivatif -
dan kas atau aset lain yang diserahkan sebagai -
default fund pada central counterparty (CCP)
29 NSFR aset derivatif - 1.344.503
30 NSFR liabilitas derivatif sebelum dikurangi - 66.560
dengan variation margin
31 Seluruh aset lainnya yang tidak masuk dalam - 2.107.259 9.444 12.316.545
kategori diatas
32 Rekening Administratif - 90.123.400
33 Total RSF
34 Rasio Pendanaan Stabil Bersih Net Stable
Funding Ratio (%)
¹ Komponen yang dilaporkan dalam kategori tanpa jangka waktu adalah komponen yang tidak memiliki jangka waktu
kontraktual, antara lain: instrumen modal yang bersifat permanen (perpetual), short positions, open maturity positions,
giro, ekuitas yang tidak masuk dalam kategori HQLA dan komoditas
Analisis Secara Individu
• Perhitungan rasio NSFR Bank posisi Desember 2024 adalah 115,23 persen dengan jumlah pendanaan stabil yang
tersedia (ASF) sebesar Rp 85,17 triliun dan jumlah pendanaan stabil yang diperlukan (RSF) sebesar Rp73,91 triliun.
Angka NSFR tersebut di atas batas minimum 100 persen yang ditetapkan oleh OJK.
• Jumlah pendanaan stabil yang tersedia (ASF) sebagian besar berasal dari nilai tertimbang simpanan ritel
yang secara total mencapai 50,53 persen dari total ASF, kemudian berturut-turut pendanaan yang berasal
dari nasabah korporasi (26,79 persen) dan modal (22,58 persen). Sedangkan jumlah pendanaan stabil yang
diperlukan (RSF) sebagian besar berasal dari nilai tertimbang pinjaman dengan kategori lancar dan dalam
perhatian khusus (performing) dan surat berharga yang secara total mencapai 77,74 persen dari total RSF.
• Jika dibandingkan dengan posisi September 2024 yang sebesar 121,71 persen, nilai rasio NSFR posisi
Desember 2024 mengalami penurunan sebesar 6,48 persen. Penurunan ini antara lain disebabkan
penurunan jumlah ASF sebesar Rp5,46 triliun atau 6,03 persen yang sebagian besar berasal dari penurunan
Simpanan yang berasal dari nasabah perorangan dan pendanaan yang berasal dari nasabah usaha mikro
dan usaha kecil sebesar Rp3,27 triliun dan penurunan Pendanaan yang berasal dari nasabah korporasi
sebesar Rp1,72 triliun.
• Dengan hasil perhitungan NSFR di atas, maka Bank memiliki pendanaan stabil yang memadai untuk
mendanai aset Bank dalam upaya mengelola risiko likuiditas jangka panjang.
• Pengelolaan aset dan liabilitas serta likuiditas ditetapkan melalui rapat Komite Aset dan Liabilitas (ALCO)
dan secara sinergi dilaksanakan oleh unit bisnis dengan didukung oleh satuan kerja manajemen risiko.
316 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4
Page 319
Nilai Tercatat Berdasarkan Sisa Jangka Waktu
Total Nilai Total Nilai
Tertimbang Tanpa Jangka ≥ 6 bulan - <1 Tertimbang
< 6 bulan ≥ 1 tahun
Waktu¹ tahun
3.833.379 - 53.713 49.758 5.872.731 3.869.010
519.674 - 169.665 154.213 347.767 457.541
- - - - - -
14.513.114 - 2.251.146 373.741 13.818.187 14.329.816
- - - - - -
- - - -
-
-
13.306 - 2.113.258 -
66.560 - 112.687 112.687
14.433.248 - 2.251.146 373.741 11.592.243 14.217.129
428.644 - 93.303.546 464.589
74.467.125 - - - - 73.912.071
121,71% - - - - 115,23%
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4 317
Page 320
Tata Kelola Perusahaan
33. Risiko Likuiditas - Aset Terikat (Encumbrance) (ENC)
(dalam jutaan Rupiah)
a b c d
Aset Terikat Aset yang disimpan Aset Tidak Terikat Jumlah
(Encumbered) atau diperjanjikan (Unencumbered)
dengan bank sentral
namun belum
menghasilkan likuiditas
Kas dan Setara Kas - - 681.840 681.840
Penempatan pada Bank Indonesia - 7.721.533 - 7.721.533
Surat Berharga (HQLA Level 1) 5.840.647 - 27.809.884 33.650.531
Surat Berharga Korporasi (HQLA Level 2a - - 133.511 133.511
dan 2b)
Jumlah HQLA 5.840.647 7.721.533 28.625.235 42.187.415
Analisa Kualitatif
a) Aset terikat (encumbered assets) adalah aset bank yang tidak dapat digunakan untuk kebutuhan likuiditas, secara
legal dan kontraktual oleh Bank pada saat terjadi kondisi stres. Per 31 Desember 2024, jumlah aset terikat Bank
UOBI adalah sebesar Rp5,8 triliun.
b) Aset yang disimpan atau diperjanjikan dengan bank sentral namun belum bisa digunakan untuk menghasilkan
likuiditas merupakan penempatan pada Bank Indonesia sebesar Rp 7,7 triliun (posisi 31 Desember 2024).
c) Aset tidak terikat terdiri dari Kas dan Setara Kas sebesar Rp 682 milyar dan Surat Berharga (setelah pembobotan)
sebesar Rp 27,8 triliun (posisi 31 Desember 2024).
d) Poin b) dan c) merupakan HQLA.
34. Perhitungan ATMR untuk Risiko Operasional
Laporan Rincian Indikator Bisnis
(dalam jutaan Rupiah)
Indikator Bisnis (IB) dan 31 Desember 2024 31 Desember 2023
Subkomponen IB
T T-1 T-2 T T-1 T-2
Komponen Bunga, Sewa, dan 3.155.648 2.832.067 - -
Dividen (KBSD)
Pendapatan Bunga 9.538.923 7.157.180 6.540.535 7.157.180 6.540.535 7.300.229
Beban Bunga 4.357.609 2.222.596 2.326.742 2.222.596 2.326.742 3.426.390
Aset Produktif 159.885.113 138.895.089 121.956.156 138.895.089 121.956.156 116.746.753
Pendapatan Dividen 282 52 43 52 43 151
Komponen Jasa (KJ) 1.173.872 1.092.538
Pendapatan Jasa dan Komisi 1.148.992 1.184.318 1.185.801 1.184.318 1.185.801 904.903
Beban Jasa dan Komisi 182.754 185.894 142.983 185.894 142.983 113.840
Pendapatan operasional lainnya - - - - - -
Beban operasional lainnya 2.103 100 301 100 301 2.190
Komponen Keuangan (KK) 764.694 1.240.098
Laba Rugi Bersih Trading Book 248.135 38.642 379.848 38.642 379.848 671.514
318 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4
Page 321
Indikator Bisnis (IB) dan 31 Desember 2024 31 Desember 2023
Subkomponen IB
T T-1 T-2 T T-1 T-2
Laba Rugi Bersih Banking Book 770.390 520.022 337.045 520.022 337.045 1.773.224
Business Indicators (IB) 5.094.214 5.164.703
Komponen Indikator Bisnis (KIB) 611.306 619.764
Pengungkapan IB -
IB total termasuk aktivitas yang 5.094.214 5.164.703
didivestasi
Pengurangan IB dikarenakan - -
pengecualian atas aktivitas yang
didivestasi
Keterangan Tambahan - -
34. Perhitungan ATMR untuk Risiko Operasional Dengan Menggunakan
Pendekatan Standar
No. Rincian 31 Desember 2024 31 Desember 2023
Total Total
1 Komponen Indikator Bisnis (KIB) 611.306 619.764
2 Faktor Pengali Kerugian Intern (FPKI) 1 1
3 Modal Minimum Risiko Operasional (MMRO) 611.306 619.764
4 ATMR untuk Risiko Operasional 7.641.321 7.747.054
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4 319
Page 322
Laporan Keberlanjutan
Laporan Keberlanjutan
322 Tentang Laporan Keberlanjutan
323 Ringkasan Keberlanjutan
325 Pendekatan Kami
334 Mendorong Pertumbuhan Berkelanjutan
339 Mengutamakan Nasabah
346 Mengembangkan Individu Profesional
dan Berprinsip
353 Mengusung Tanggung Jawab
Perusahaan
370 Indeks dan Formulir Umpan Balik
375 Lampiran
320 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4
Page 323
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4 321
Page 324
Laporan Keberlanjutan
Tentang Laporan Keberlanjutan
Laporan ini telah disetujui oleh Direksi dan disusun sesuai dengan:
• Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) No. 51 Tahun 2017 tentang Penerapan Keuangan Berkelanjutan bagi
Lembaga Jasa Keuangan, Emiten, dan Perusahaan Publik, serta
• Surat Edaran OJK No. 16 Tahun 2021 mengenai bentuk dan isi laporan tahunan, yang mencakup ketentuan
pelaporan keberlanjutan.
Laporan ini sebaiknya dibaca bersamaan dengan Laporan Tahunan UOB 2024 dan pengungkapan terkait lainnya.
Tautan menuju sumber daya yang relevan, sesuai dengan kondisi pada saat publikasi, tersedia di seluruh bagian
laporan ini.
Laporan ini dipublikasikan pada bulan April 2025 dan tersedia secara daring di www.uob.co.id. Tidak ada salinan
cetak yang diproduksi. Seluruh angka dalam laporan ini dinyatakan dalam Rupiah (IDR) kecuali dinyatakan lain.
Beberapa angka mungkin tidak dijumlahkan secara tepat karena pembulatan.
Kami menyambut masukan dan saran Anda melalui email: sustainability@uob.co.id.
322 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4
Page 325
Ikhtisar Keberlanjutan
Kami telah melakukan upaya yang terpadu untuk mengintegrasikan keberlanjutan ke dalam bisnis dan operasional
kami:
Mendukung upaya Mengembangkan
dekarbonisasi nasabah kebijakan
di sektor energi melalui penawaran terkait manajemen risiko lingkungan
pembiayaan berkelanjutan U-Solar dan dan membentuk proses pemantauan
U-Energy untuk adopsi energi terbarukan untuk implementasi yang efektif.
dan inisiatif efisiensi energi.
Menurunkan
Lebih dari 3.700 penggunaan lebih dari
karyawan 20.000 gelas kopi
telah menyelesaikan modul e-learning kertas per tahun
Sustainability 101. dari kedai kopi internal kami sejak
Januari 2024.
Melibatkan 1.575 Menyalurkan
pelajar pendanaan filantrofis
dan 1.492 seniman melalui program
tanggung jawab sosial perusahaan kepada lebih dari 300
kami yang berfokus pada Seni, Anak- penerima manfaat
anak, dan Pendidikan, termasuk dari komunitas seni di Yogyakarta,
kompetisi tahunan UOB Painting of bekerja sama dengan BNP Paribas dan
the Year, serta kolaborasi dengan didukung oleh Perserikatan Bangsa-
universitas dalam mempromosikan Bangsa.
keberlanjutan.
Menyelenggarakan Talk
Mengirimkan email Show Keberlanjutan
rutin kampanye Triwulanan
untuk karyawan, dengan diskusi seputar
keberlanjutan pengelolaan sampah dan ekonomi
kepada karyawan, termasuk
sirkular, serta acara tahunan Heartbeat.
Sustainability Call to Action dan survei
komunikasi perubahan iklim, dengan
partisipasi dari lebih dari 700 manajer. Hampir 2.500 karyawan
menghabiskan 3.004 jam kerja sukarela
bersama komunitas tuna rungu di
Jakarta, Bandung, dan Semarang,
membimbing pemuda marjinal melalui
program sukarelawan selama lima
minggu, serta mendukung perayaan
keagamaan melalui lokakarya seni digital
dan lokakarya keberlanjutan.
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4 323
Page 326
Laporan Keberlanjutan
Ekonomi Sosial
Pada tahun 2024, laba bersih setelah pajak Dalam retail banking, UOB TMRW kami memberikan
kami mencapai Rp406 miliar, turun 39,9% atau akses perbankan kepada masyarakat di seluruh
Rp296 miliar dibandingkan tahun 2023. Kami Indonesia, dimanapun lokasi berada. Kami
mendistribusikan Rp5,8 triliun kepada karyawan mencatat peningkatan jumlah nasabah TMRW
dan pemasok, serta berkontribusi sebesar Rp159 dari luar Pulau Jawa, dari 32% pada tahun 2023
miliar dalam bentuk pajak. Portofolio pembiayaan menjadi 34,6% pada tahun 2024. Untuk bisnis,
berkelanjutan kami menunjukkan tren peningkatan kami terus menawarkan solusi perbankan untuk
selama tiga tahun terakhir, dengan pertumbuhan semua segmen, termasuk korporasi besar, usaha
sebesar 14% pada tahun 2024. Pertumbuhan menengah, dan usaha kecil.
ini terutama didorong oleh pembiayaan pada
energi terbarukan, efisiensi energi, kelapa sawit Pada tahun 2024, kami menyediakan lapangan
bersertifikat, dan bangunan hijau. Kami juga kerja bagi lebih dari 4.000 karyawan dan
melihat daya tarik baru pada kendaraan listrik mempertahankan keseimbangan gender, dengan
serta portofolio yang stabil di sektor daur ulang. 53% karyawan perempuan. Selain itu, 44% posisi
kepemimpinan dipegang oleh perempuan.
Lingkungan
Kami menunjukkan komitmen kami terhadap Rata-rata, setiap karyawan mengikuti pelatihan
keberlanjutan dengan memenuhi 62 MWh dari selama 5,5 jam, dengan total 194.000 jam pelatihan
konsumsi listrik kami yang dihasilkan oleh panel tercatat.
surya terpasang di lokasi kami. Melalui program
pengelolaan limbah yang telah ditingkatkan, kami Upaya kepedulian sosial kami dalam literasi
berhasil meningkatkan jumlah limbah yang dialihkan keuangan dan inklusi keuangan meningkat secara
dari tempat pembuangan akhir, mencapai 117 ton signifikan pada tahun 2024, dengan 56 inisiatif,
pada tahun 2024. dibandingkan hanya 8 inisiatif pada tahun 2023.
Total emisi gas rumah kaca Cakupan 1, 2, dan Pada tahun 2024, kami menyalurkan dana
3 perjalanan bisnis via udara kami mencapai tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) sebesar
18.529 tCO2e, dan kami secara aktif menerapkan Rp3,2 miliar, dengan fokus pada seni, anak-anak,
strategi untuk mengurangi emisi tersebut di seluruh dan pendidikan.
operasional kami. Selain itu, kami mempertahankan
komitmen terhadap netralitas karbon dengan
membeli Renewable Energy Certificates (RECs) dan
Kredit Karbon, sambil terus menjalankan inisiatif
jangka panjang untuk pengurangan emisi.
324 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4
Page 327
Pendekatan Kami
326 Strategi Keberlanjutan
329 Tata Kelola Keberlanjutan
331 Faktor ESG Material
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4 325
Page 328
Laporan Keberlanjutan | Pendekatan Kami
Strategi Keberlanjutan
Di UOB Indonesia, strategi keberlanjutan kami didasari oleh tujuan perusahaan dan mencerminkan pendekatan bisnis
kami yang menyeimbangkan pertumbuhan dengan tanggung jawab. Strategi ini mempertimbangkan pengaruh dan
dampak dari setiap keputusan dan tindakan kami terhadap para pemangku kepentingan dan lingkungan. Strategi
ini juga memastikan bahwa kami tetap pragmatis dan progresif dengan mengelola risiko dan peluang lingkungan,
sosial, dan tata kelola (LST/ESG) secara bijaksana dan sejalan dengan realitas pasar.
Kami meyakini bahwa pembangunan berkelanjutan adalah pembangunan yang memenuhi kebutuhan masa kini
tanpa mengorbankan kemampuan generasi mendatang untuk memenuhi kebutuhan mereka sendiri. Hal ini mencakup
penghormatan terhadap lingkungan, hak asasi manusia, hak-hak tenaga kerja, pekerjaan yang layak dan pertumbuhan
ekonomi, privasi data, serta etika bisnis. Dalam memastikan bahwa program dan inisiatif kami dapat tertanam dan
berkembang, kami mematuhi peraturan dan perundang-undangan terkait ESG di setiap pasar utama kami.
Tujuan
Membangun Masa Depan ASEAN
Perusahaan
Kerangka
Pengelolaan risiko terkait keberlanjutan dan peluang dalam
Keberlanjutan
mendukung pengambilan keputusan
Grup UOB
Menciptakan Nilai Keberlanjutan Bagi Para Pemangku Kepentingan
Mengembangkan Mengusung
Mendorong
Mengutamakan Individu Tanggung
Pertumbuhan
Nasabah Profesional dan Jawab
Berkelanjutan
Berprinsip Perusahaan
• Memberikan kontribusi • Melindungi data • Membangun tim • Memelihara standar
ekonomi untuk dan privasi nasabah berkinerja tinggi dan tata kelola dan budaya
memajukan komunitas dengan sistem dan individu yang berfokus risiko terbaik
• Mengintegrasikan risiko praktik yang aman dan pada masa depan • Memastikan kepatuhan
lingkungan, sosial,
kuat • Mendukung harmoni terhadap regulasi
dan tata kelola dalam
manajemen risiko • Memastikan transaksi antara kehidupan dan • Melindungi sistem
• Mengintegrasikan yang adil (Fair Dealing) pekerjaan keuangan dari
Pilar dan Tujuan pertimbangan sosial • Merancang customer • Mendorong penyalahgunaan
dan lingkungan ke experience yang intuitif kesukarelaan dan • Melindungi
Strategi dalam proses evaluasi • Menjadikan transaksi advokasi mengenai isu prinsipprinsip
dan persetujuan kredit bank lebih sederhana, sosial dan lingkungan keberlanjutan dalam
• Mengadopsi dan cerdas, dan aman • Memastikan keterlibatan praktik pengadaan
mempromosikan
melalui penggunaan dan kepuasan karyawan kami
praktik-praktik menjaga
keseimbangan iklim teknologi dan data • Memastikan kesehatan, • Mengelola dampak
untuk mendukung secara etis keamanan, dan langsung dan
nasabah kami dalam • Menjadikan perbankan kesejahteraan di tempat mendorong kepedulian
transisi mereka ke lebih mudah diakses kerja lingkungan
ekonomi rendah karbon dan inklusif • Terbuka terhadap • Mendukung
• Mengembangkan • Mendukung bisnis beragam kemampuan perkembangan sosial
dan menyediakan di semua tahap dan kekuatan pada anak-anak,
pembiayaan serta solusi
pertumbuhan pendidikan, dan seni
investasi berkelanjutan
Mempertajam Strategi Keberlanjutan melalui pendekatan kepada
para pemangku kepentingan secara terus menerus
Membangun Sejalan dengan Didasari
Prinsip-prinsip masa depan yang strategi bisnis dan Pragmatik dan Didorong
peraturan
Panduan berkelanjutan para pemangku progresif nilai-nilai
kepentingan regulator
dengan nasabah
Tertanam dalam nilai-nilai
Nilai-Nilai Honourable Enterprising United Committed
326 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4
Page 329
Kerangka Keberlanjutan Grup UOB Tujuan Pembangunan Berkelanjutan dan Global
• Merupakan kerangka kerja di seluruh Grup UOB Compact PBB
yang mendukung pengambilan keputusan di semua Kami berkomitmen untuk berkontribusi pada 17 Tujuan
tingkat dengan memberikan panduan mengenai Pembangunan Berkelanjutan Perserikatan Bangsa-
cara mengelola risiko dan peluang bisnis terkait Bangsa (UN SDGs) dan mengintegrasikan Sepuluh
keberlanjutan dalam konteks dampak langsung dan Prinsip Global Compact PBB (UNGC) dalam bidang
tidak langsung terhadap lingkungan, masyarakat, hak asasi manusia, ketenagakerjaan, lingkungan, dan
dan ekonomi. anti-korupsi ke dalam budaya, strategi bisnis, dan
• Didasari oleh berbagai kebijakan relevan yang operasional harian kami.
mendefinisikan komitmen kami dan memandu
pendekatan kami dalam menjalankan bisnis secara Strategi Iklim Kami
berkelanjutan. Pada tahun 2024, kami berpartisipasi dalam program
percontohan manajemen risiko iklim dan analisis
Pilar dan Tujuan Strategi skenario perbankan, yang dipandu oleh Otoritas Jasa
• Menunjukkan fokus kami dalam menciptakan nilai Keuangan (OJK). Skenario ini mempertimbangkan
berkelanjutan bagi para pemangku kepentingan kontribusi yang ditetapkan secara nasional (NDC)
dan bagaimana kami menyelaraskan strategi bisnis Indonesia untuk mencapai netralitas karbon pada tahun
jangka panjang dengan kepentingan mereka. 2060 dan penerapan pajak karbon.
• Menjadi landasan dalam keterlibatan kami dengan
pemangku kepentingan serta bagaimana kami Kerangka uji ketahanan risiko iklim ini telah memandu
dapat membantu mereka menerapkan praktik bank-bank dalam memahami bagaimana risiko iklim
yang menghasilkan dampak positif dalam jangka memengaruhi kinerja keuangan. Secara khusus, hal ini
panjang. mencakup dampak dari risiko transisi dan risiko fisik
baik pada tingkat makro maupun mikro. Pada tingkat
Prinsip-prinsip Panduan makro, faktor-faktor termasuk penerapan pajak karbon
• Berperan sebagai kompas dalam menangani risiko dan perubahan harga komoditas terkait perubahan
dan peluang material yang dapat memengaruhi iklim. Pada tingkat mikro, mencakup isu spesifik debitur
nasabah, karyawan, investor, pemasok, dan seperti penurunan nilai aset akibat bencana alam dan
komunitas tempat kami beroperasi. peningkatan biaya dari pajak karbon, yang semuanya
memengaruhi risiko kredit.
Keterlibatan Pemangku Kepentingan
• Memungkinkan kami untuk terus menyempurnakan Pada tingkat portofolio, ketika digabungkan dengan
strategi keberlanjutan melalui pertimbangan isu-isu risiko pasar, operasional, dan likuiditas, risiko iklim dapat
global dan harapan para pemangku kepentingan, memengaruhi rasio kecukupan modal bank. Dengan
dengan memperhatikan hal-hal material bagi menyadari pentingnya pemahaman atas dampak
mereka dan konteks negara tempat kami beroperasi. konsolidasi risiko iklim di seluruh institusi keuangan
yang beroperasi di Indonesia, kami juga mengakui
keterbatasan ketersediaan data. Namun demikian, uji
ketahanan risiko iklim awal tidak menunjukkan dampak
signifikan terhadap portofolio UOB Indonesia.
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4 327
Page 330
Laporan Keberlanjutan | Pendekatan Kami
Uji Ketahanan Risiko Iklim untuk UOB Indonesia (UOBI)
Pendekatan dan Ruang Lingkup Skenario (NGFS Fase 3)
Transmisi Risiko
Net Zero 2050
Tindakan kolektif global segera dilaksanakan untuk
mengurangi emisi guna mencapai target pembatasan
pemanasan global hingga 1,5°C dibandingkan dengan
Pengaruh tingkat pra-industri pada akhir abad ini, dengan
jangka pencapaian netral karbon global untuk emisi karbon
panjang dioksida (CO2) sekitar tahun 2050. Kebijakan iklim yang
Risiko Transisi Risiko Kredit Risiko Pasar ketat ditetapkan untuk mendorong harga karbon naik
hingga sekitar US$439 per tCO2 pada tahun 2050.
Pengaruh
Delayed Transition
Kebijakan iklim baru tidak dibuat hingga tahun 2030.
jangka
Karena keterlambatan dalam pengambilan tindakan,
pendek
Risiko Fisik Risiko Risko diperlukan kebijakan yang kuat dan agresif untuk
Likuiditas Operasional membatasi pemanasan global di bawah 2°C pada akhir
abad. Langkah-langkah kebijakan ini akan menyebabkan
kenaikan harga karbon hingga sekitar US$386 per tCO2
pada tahun 2050, serta perlambatan pertumbuhan
Sektor ekonomi.
Current Policies
>50% Kebijakan transisi yang diterapkan sebelum akhir tahun
2022 dipertahankan dan tidak ada kebijakan baru yang
diperkenalkan sejak saat itu.
eksposur dari UOB Pertanian Pertambangan Kelistrikan
Pandangan
Berdasarkan skenario uji ketahanan yang diterapkan,
risiko iklim tidak menunjukkan dampak signifikan terhadap
keseluruhan portofolio yang dinilai milik UOBI.
Konstruksi Transportasi Manufaktur Pinjaman
dan Properti Latihan ini merupakan uji coba perdana bagi UOBI, dengan
Penyimpanan cakupan komprehensif yang mempertimbangkan dampak
dari risiko transisi dan risiko fisik terhadap empat risiko
keuangan utama, yaitu risiko kredit, pasar, likuiditas, dan
operasional. Meskipun metodologi terus berkembang pesat
di pasar, ketersediaan dan kualitas data masih menjadi
tantangan, tidak hanya bagi usaha kecil dan menengah,
tetapi juga bagi korporasi besar di Indonesia.
328 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4
Page 331
Tata Kelola Keberlanjutan
Di UOB Indonesia, keberlanjutan merupakan tanggung jawab yang diemban oleh seluruh karyawan. Sebagai bagian
dari komitmen kami terhadap pertumbuhan yang berkelanjutan dan bertanggung jawab, kami mengidentifikasi,
menilai, dan mengelola risiko, tantangan, dampak, serta peluang lingkungan dan sosial di seluruh rantai nilai
kami. Hal ini dilaksanakan dalam kerangka tata kelola yang kuat, didukung oleh kebijakan dan pedoman yang
menetapkan komitmen kami serta memandu pelaksanaan bisnis kami.
Isu-isu terkait perubahan iklim diintegrasikan ke dalam mekanisme tata kelola keberlanjutan berikut:
Risk Monitoring 1. Meninjau dan memberikan
Dewan Komisaris
Committee arahan terhadap strategi.
2. Meninjau dan memberikan
arahan terhadap rencana aksi
utama.
3. Meninjau dan memberikan
Direksi
arahan terhadap kebijakan
manajemen risiko.
4. Memantau pelaksanaan dan
kinerja dari tujuan yang telah
ditetapkan.
Sustainability Risk Management
5. Memantau dan mengawasi
Working Group Committee
kemajuan terhadap sasaran dan
target dalam menangani isu-isu
terkait perubahan iklim.
6. Meninjau dan menyetujui
Sustainability pengungkapan terkait perubahan
Spokes Forum iklim dalam laporan tahunan
kami.
Peran & Tanggung Jawab strategi keberlanjutan bank melalui kemitraan dengan
fungsi-fungsi terkait di seluruh organisasi bank.
Dewan Komisaris
Mengawasi isu-isu terkait iklim, termasuk perkembangan Memastikan bahwa risiko dan peluang yang muncul
regulasi, kebijakan internal, dampak lingkungan terkait perubahan iklim, baik yang diidentifikasi
langsung melalui operasional bank, serta dampak tidak secara internal, oleh nasabah, LSM, regulator, maupun
langsung melalui aktivitas pembiayaan dan investasi pemangku kepentingan lainnya, diintegrasikan ke dalam
bank. Pengawasan ini juga mencakup pengungkapan proses pengambilan keputusan bank, serta dinilai dan
pelaporan keberlanjutan dan inisiatif untuk mendukung dikelola pada tingkat tertinggi.
nasabah dalam perjalanan keberlanjutan mereka.
• Wholesale Banking dan Consumer Banking:
Direksi menangani dampak tidak langsung dari aktivitas
Memberikan arahan dalam pengembangan kebijakan pembiayaan dan investasi bank serta inisiatif untuk
terkait keberlanjutan, termasuk yang berkaitan dengan mendukung nasabah dalam perjalanan keberlanjutan
perubahan iklim. Mengelola dan memantau risiko dan mereka. Bekerja sama dengan nasabah untuk
peluang yang terkait dengan perubahan iklim, serta mengatasi tantangan dan peluang terkait perubahan
mengawasi kemajuan, kinerja, dan pelaporan isu-isu iklim, terkadang berkolaborasi dengan LSM, lembaga
yang berkaitan dengan perubahan iklim. sertifikasi, dan pemangku kepentingan lainnya.
• Corporate Real Estate Services, Channels &
Sustainability Working Group Digitalisation, dan Technology & Operations:
Membantu Direksi dalam mengidentifikasi risiko dan mengelola dampak langsung operasional bank
peluang terkait iklim. Mengevaluasi isu-isu yang sedang terhadap lingkungan. Memiliki keahlian dalam
berkembang dan bertanggung jawab dalam menjalankan upaya penghematan energi dan keberlanjutan
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4 329
Page 332
Laporan Keberlanjutan | Pendekatan Kami
yang bertujuan untuk mengurangi jejak lingkungan Prinsip Tata Kelola
bank dan mewujudkan target bangunan hijau. Struktur tata kelola keberlanjutan kami memastikan
Melalui kantor pengadaan pusat, baik pemasok pengawasan dan kepatuhan terhadap peraturan, sektor,
IT maupun non-IT didorong untuk sejalan dengan serta ekspektasi pemangku kepentingan yang terkait
prinsip-prinsip keberlanjutan. dengan strategi keberlanjutan kami. Struktur ini didasarkan
• Credit and Risk Management: menyediakan laporan pada prinsip-prinsip berikut:
terkait risiko dan peluang perubahan iklim yang • Tata Kelola dan Pengawasan yang Efektif:
termasuk dalam lingkup tanggung jawab masing- Mengelola risiko terkait keberlanjutan, termasuk
masing. Hal ini memfasilitasi Direksi dalam melakukan risiko iklim dan alam, sekaligus menangkap peluang
pengawasan terhadap toleransi risiko iklim, analisis bisnis.
skenario risiko iklim, dan uji ketahanan risiko iklim. • Perhatian dari Dewan: Memastikan isu-isu
• Legal, Compliance & Corporate Secretary: keberlanjutan mendapatkan perhatian yang
mengawasi perkembangan regulasi. memadai dari Dewan.
• Konektivitas Lintas Fungsi: Mendorong kolaborasi
Forum Sustainability Spoke antar fungsi dalam topik keberlanjutan, iklim, dan
Dipimpin oleh Head of Sustainability Governance, alam.
Sustainability Spoke Forum membantu Sustainability • Proses Eskalasi dan Akuntabilitas: Membangun
Working Group dalam memfasilitasi pelaksanaan prosedur formal untuk mengeskalasi isu dan
kebijakan, arahan, dan strategi yang telah disetujui oleh memastikan adanya akuntabilitas.
Dewan Komisaris dan Direksi.
Pencapaian Tahun 2024
Dewan Komisaris dan Direksi Dewan Komisaris dan Direksi
Dewan Komisaris dan Direksi
telah meninjau dan menyetujui menyetujui pengungkapan
menyetujui strategi bisnis UOB
Kerangka Keberlanjutan dalam Laporan Keberlanjutan
Indonesia terkait peluang
UOB Indonesia serta UOB Indonesia 2024, dengan
keberlanjutan dan dukungan
mengidentifikasi faktor-faktor merujuk pada POJK 51/2017.
bagi nasabah korporasi.
ESG yang material.
Anggota Direksi dan beberapa
Direksi mengawasi
pejabat senior terpilih Kami juga mengundang
perkembangan regulasi,
mengikuti pelatihan mengenai pemangku kepentingan di
kebijakan internal, serta
praktik bisnis berkelanjutan di Indonesia untuk berpartisipasi
dampak tidak langsung dari
Indonesia, kebijakan di kawasan dalam survei terkait faktor-
aktivitas pembiayaan dan
Asia Tenggara, dan lokakarya faktor ESG yang material.
investasi kami.
mengenai ekonomi sirkular.
Untuk tetap mendapatkan informasi terkini mengenai bertanggung jawab untuk meninjau dan menyetujui
perkembangan pasar utama dan meningkatkan kebijakan serta program yang berkaitan dengan komitmen
kemampuan kami dalam menangani risiko dan peluang net-zero dan risiko serta peluang perubahan iklim dalam
yang relevan, Direksi, Sustainability Working Group, lingkup masing-masing. Sebagai contoh, risiko iklim
serta eksekutif senior lainnya secara rutin mengikuti diidentifikasi, dinilai, dikelola, dan dipantau melalui
pelatihan mengenai topik-topik keberlanjutan, termasuk kerangka manajemen risiko lingkungan dan kebijakan
perubahan iklim dan isu lingkungan. pembiayaan bertanggung jawab, yang keduanya disetujui
oleh Komite Kebijakan Kredit dan Komite Manajemen Risiko
Komite manajemen senior tambahan, seperti Komite Skenario Risiko Perubahan Iklim.
Manajemen Risiko dan Komite Kebijakan Kredit,
330 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4
Page 333
Faktor LST Yang Material
Dampak paling signifikan dari UOB Indonesia terhadap mendukung pembangunan berkelanjutan. Analisis kami
ekonomi, lingkungan, dan masyarakat tercermin dalam menggabungkan riset kuantitatif dan kualitatif untuk
faktor-faktor material lingkungan, sosial, dan tata kelola memberikan gambaran menyeluruh terhadap ekspektasi
(LST/ESG) kami. UOB secara berkelanjutan melakukan para pemangku kepentingan, di mana hasilnya menjadi
penilaian materialitas dan konsultasi dengan pemangku dasar dalam pengambilan keputusan strategis dan
kepentingan untuk memastikan bahwa faktor-faktor kerangka pelaporan kami.
material tersebut relevan dengan konteks lingkungan
operasional, bisnis, dan operasional kami, serta sesuai Pada tahun 2024, UOB melakukan survei penilaian
dengan ekspektasi regulasi dan pemangku kepentingan. materialitas kepada kelompok pemangku kepentingan
internal dan eksternal utama kami, termasuk Direksi dan
Penilaian Materialitas Manajemen Senior UOB Indonesia, karyawan, regulator,
UOB secara berkelanjutan melakukan penilaian dan nasabah, untuk mengumpulkan masukan mereka
materialitas dan tinjauan internal untuk mengidentifikasi, terkait faktor-faktor ESG yang paling relevan bagi UOB
meninjau, dan memprioritaskan topik-topik yang Indonesia.
memastikan keberhasilan bisnis kami, sekaligus
Peninjauan dan Identifikasi Pelibatan dan Prioritas Validasi
Riset pihak ketiga Keterlibatan pemangku Persetujuan Pimpinan
• 13 faktor ESG material kepentingan • Sustainability Working Group
yang dilaporkan dalam • UOB mengadakan lokakarya dan Direksi meninjau serta
Laporan Keberlanjutan 2023 karyawan dan survei menyetujui faktor-faktor
dibandingkan dengan laporan daring kepada pemangku ESG material untuk UOB
dari para pesaing, tren dan kepentingan internal dan Indonesia beserta matriks
perkembangan industri, serta eksternal untuk memperoleh materialitasnya.
ketentuan regulasi terkait masukan kuantitatif dan
keberlanjutan. kualitatif terhadap daftar
• 13 faktor ESG material UOB faktor ESG material yang
Indonesia tetap relevan. telah diidentifikasi.
• Pemangku kepentingan
Peningkatan pendekatan penilaian memberikan penilaian
materialitas terhadap masing-masing
• Menggunakan perspektif faktor ESG dengan kategori
dampak dan perspektif bisnis ‘Rendah’, ‘Sedang’, atau
untuk menilai ketergantungan ‘Tinggi’ berdasarkan
dan dampak suatu faktor dampaknya terhadap
material terhadap pemangku pemangku kepentingan,
kepentingan maupun serta dampaknya terhadap
terhadap bisnis kami. bisnis, termasuk potensi efek
finansial dari insiden risiko
dan/atau peluang.
Pengembangan Matriks
• UOB mengolah hasil survei
dan mempertimbangkan
masukan kualitatif dari para
pemangku kepentingan
untuk menyusun matriks
materialitas.
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4 331
Page 334
Laporan Keberlanjutan | Pendekatan Kami
Kritis
Tata kelola
Perbankan perusahaan dan
berkelanjutan budaya risiko
Privasi data Keamanan
Fair Dealing informasi
Perspektif dampak (pemangku kepentingan)
Kepatuhan terhadap
peraturan
Sangat Penting
Pengembangan dan Kontribusi ekonomi
Keselamatan,
kesehatan, dan inklusi talenta
kesejahteraan di
tempat kerja
Inklusi
Pengadaan
keuangan
berkelanjutan
Penting
Dampak lingkungan
langsung
Penatalayanan
komunitas
Perspektif bisnis (UOB)
Mendorong Pertumbuhan Berkelanjutan • Meningkatkan tingkat penyelesaian pengaduan
Kontribusi Ekonomi nasabah oleh bank.
• Mendistribusikan pembayaran sebesar Rp5,8 triliun • Menghindari dark patterns dalam aplikasi UOB
kepada karyawan dan pemasok, serta Rp159 miliar Indonesia TMRW guna meminimalkan risiko
dalam bentuk pajak. pengguna melakukan tindakan yang tidak
disengaja.
Perbankan Berkelanjutan
• Menyalurkan total Rp19 triliun dalam pembiayaan Privasi Data
berkelanjutan (klasifikasi OJK) dan mengelola • Memastikan kepatuhan aktif terhadap kebijakan
investasi senilai Rp1,6 miliar yang berfokus pada dan prosedur privasi data nasabah.
ESG. • Divisi Data Protection membentuk kelompok kerja
• Aktif mempromosikan energi terbarukan dan untuk mengimplementasikan Undang-Undang
efisiensi energi melalui U-Solar dan U-Energy. Perlindungan Data Pribadi yang baru.
• Formal membentuk Data Management Office,
Mengutamakan Nasabah dengan kerangka kerja dan kebijakan yang
Fair Dealing diselesaikan pada tahun 2024.
• Melaksanakan pelatihan penyegaran Fair Dealing
untuk Relationship Manager Wholesale Banking
dan Global Markets.
• Mempertahankan perilaku fair dealing yang
memuaskan, dengan peningkatan jumlah responden
survei sebesar 18%.
332 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4
Page 335
Inklusi Keuangan Kepatuhan terhadap Regulasi
• Memberdayakan wirausaha perempuan melalui • Memastikan seluruh karyawan baru maupun
Program Inovasi Digitalisasi. yang sudah ada menyelesaikan pelatihan dan
• Mendukung pertumbuhan UMKM melalui UOB penyegaran terkait topik-topik kepatuhan.
BizSmart dan UOB FinLab. • Meningkatkan pelatihan anti-fraud melalui sesi
daring dan tatap muka di seluruh cabang UOB di
Mengembangkan Individu Profesional dan Indonesia.
Berprinsip • Mendukung inisiatif Indonesia Anti-Scam Centre
Pengembangan talent dan Inklusi (IASC) oleh OJK.
• Mencapai skor employee engagement sebesar 89%.
• Menyediakan peluang pengembangan karier Keamanan Informasi
melalui Leadership Academy dan Leadership • Memperkuat komitmen kami dalam melindungi
Acceleration Program. data bank dan menjaga informasi nasabah selama
• Menawarkan beasiswa bagi karyawan yang Cybersecurity Awareness Month tahunan.
menempuh pendidikan sarjana dan pascasarjana, • Memutakhirkan Information Technology Security
kualifikasi profesional, serta sertifikasi. Management and Cyber Resilience Policy serta
• Membangun jalur talenta muda melalui Professional menyelenggarakan Information Security Roadshow.
and Future Bankers Academy. • Mempertahankan sertifikasi ISO 27001:2022 untuk
Sistem Manajemen Keamanan Informasi.
Keselamatan, Kesehatan kerja, dan Kesejahteraan di • Melaksanakan Cyber Security Maturity Assessment
Tempat Kerja (CSMA) dan Digital Maturity Assessment (DMA).
• Meningkatkan infrastruktur keamanan di kantor
pusat dan menyelenggarakan pelatihan basic life Dampak Lingkungan Langsung
support bagi 66 karyawan. • Mempertahankan netralitas karbon operasional
• Menyediakan dukungan kebugaran fisik, untuk emisi Cakupan 1, 2 dan 3 (perjalanan bisnis
termasuk asuransi kesehatan bagi karyawan dan via udara).
tanggungannya, serta pusat kebugaran di lokasi • Melanjutkan upaya penggunaan sumber daya
kerja. secara efisien dan pengurangan dampak
• Bekerja sama dengan Lembaga Psikologi Terapan lingkungan.
Universitas Indonesia untuk menyediakan layanan
konseling kesehatan mental. Pengadaan Berkelanjutan
• Menyelenggarakan inisiatif literasi keuangan bagi • Memperluas uji coba Supplier Sustainability
karyawan dan memperluas cakupannya hingga ke Principles kepada kelompok pemasok material yang
keluarga mereka melalui Program Kids@Work. lebih luas, dengan peningkatan partisipasi dari 7
• Mengorganisir berbagai kegiatan kerelawanan pemasok pada tahun 2023 menjadi 25 pada tahun
karyawan dan aktivitas tanggung jawab sosial 2024.
perusahaan (CSR).
Penatalayanan Komunitas
Mengusung Tanggung Jawab Perusahaan • Mencapai total 2.500 relawan karyawan pada
Tata Kelola Perusahaan dan Budaya Risiko tahun 2024.
• Membentuk fungsi Business Risk and Control • Mencatat 3.004 jam kegiatan sukarela pada tahun
Management (BRCM) di unit bisnis utama dan unit 2024.
pendukung. • Meluncurkan inisiatif baru berupa kelas dasar
• Meluncurkan Risk Culture Award. bahasa isyarat bagi karyawan, guna mendorong
• Mengintegrasikan kampanye kesadaran risiko inklusivitas bagi komunitas tunarungu.
untuk mendorong pola pikir sadar risiko di kalangan
karyawan.
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4 333
Page 336
Laporan Keberlanjutan | Mendorong Pertumbuhan Berkelanjutan
Mendorong Pertumbuhan
Berkelanjutan
335 Kontribusi Ekonomi
336 Perbankan Berkelanjutan
334 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4
Page 337
Kontribusi Ekonomi
UOB Indonesia berkomitmen untuk memberikan kontribusi ekonomi yang positif
di pasar tempat kami beroperasi. Kami mewujudkan hal ini melalui penciptaan
lapangan kerja, pengadaan dari pemasok lokal, dukungan terhadap komunitas
lokal, serta pemenuhan kewajiban pajak kepada pemerintah dan komitmen
dividen kepada para pemegang saham.
Pendekatan Kami
Untuk menciptakan nilai jangka panjang bagi para pemangku kepentingan, kami telah menetapkan kerangka kerja,
kebijakan, pedoman, dan prosedur yang memastikan pertumbuhan yang bertanggung jawab dan disiplin.
Pencapaian Tahun 2024
Kami menghasilkan laba bersih setelah pajak
sebesar Rp406 miliar, turun 39,9% atau Rp296 miliar
dibandingkan tahun 2023.
Kami mendistribusikan Rp5,8 triliun kepada karyawan dan
pemasok, serta membayar pajak sebesar Rp159 miliar.
Per 31 Desember 2024, total penyaluran kredit kami
mencapai Rp100,4 triliun, sementara total dana pihak
ketiga yang dihimpun mencapai Rp116,9 triliun.
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4 335
Page 338
Laporan Keberlanjutan | Mendorong Pertumbuhan Berkelanjutan
Perbankan Berkelanjutan
UOB Indonesia mengintegrasikan pertimbangan lingkungan, sosial, dan tata
kelola (ESG) ke dalam produk dan layanan keuangan kami untuk mendukung
pertumbuhan ekonomi jangka panjang, kesejahteraan ekologi, dan sosial.
Kami menawarkan produk perbankan berkelanjutan serta menangani risiko
dan peluang ESG dalam bisnis kami, termasuk yang terkait dengan perubahan
iklim, sumber daya alam dan keanekaragaman hayati, serta hak asasi manusia.
Pendekatan Kami berkelanjutan. Setiap calon peminjam harus menjalani
UOB Indonesia berkomitmen untuk membantu penilaian kelayakan untuk memastikan keselarasan
bisnis berkembang secara bertanggung jawab dengan prinsip keberlanjutan dan memitigasi risiko
sekaligus mendorong gaya hidup berkelanjutan. terkait ESG.
Kami menyediakan berbagai produk perbankan
berkelanjutan, mulai dari pembiayaan hingga investasi, Paparan risiko ESG kami ditinjau secara berkala. Per 31
dan mengintegrasikan keberlanjutan ke dalam Desember 2024, seluruh peminjam yang relevan telah
strategi bisnis jangka panjang kami. Pendekatan kami menjalani penilaian risiko ESG, dengan risiko yang
selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan relevan dikelola dan dimitigasi secara memadai sesuai
Perserikatan Bangsa-Bangsa (UN SDGs), Perjanjian dengan kebijakan kami.
Paris, serta tujuan nasional dari yurisdiksi tempat kami
beroperasi. Klausul ESG dari peminjam dievaluasi secara menyeluruh
sebagai bagian dari proses persetujuan kredit dan
diintegrasikan ke dalam perjanjian fasilitas kredit untuk
Pembiayaan yang Bertanggung memastikan kepatuhan penuh terhadap komitmen
Jawab keberlanjutan.
Kebijakan sektor pembiayaan yang bertanggung jawab
kami menetapkan persyaratan wajib dan rekomendasi Membiayai Pertumbuhan
untuk mengelola risiko ESG di seluruh portofolio
pembiayaan kami. Kebijakan ini mencakup area utama Berkelanjutan Bisnis
seperti hak asasi manusia, kondisi ketenagakerjaan, Kami mendukung bisnis dalam melakukan transisi
pencegahan polusi, efisiensi sumber daya, kesehatan menuju ekonomi rendah karbon, membantu mereka
dan keselamatan masyarakat, serta pelestarian tetap relevan dan kompetitif dalam jangka panjang.
keanekaragaman hayati, yang berlaku sepanjang siklus Untuk mempermudah akses terhadap pembiayaan
pembiayaan. berkelanjutan bagi perusahaan yang ingin membangun
bisnis yang tangguh, kami telah menyediakan kerangka
Pada tahun 2024, kami melakukan tinjauan menyeluruh pembiayaan berkelanjutan yang selaras dengan
terhadap kebijakan sektor kami, dengan memperkuat standar, prinsip, dan pedoman yang diakui secara
pedoman pembiayaan untuk aktivitas yang terkait lokal maupun internasional, termasuk Green Loan
dengan batu bara termal, pembangkit listrik tenaga air Principles dan Sustainability Linked Loan Principles
(hydropower), dan proyek waste-to-energy. dari Loan Market Association/Asia Pacific Loan Market
Association.
Kami juga telah mengembangkan Kebijakan Pembiayaan
Bertanggung Jawab (Responsible Financing Policy), yang Kerangka kerja ini, yang telah memperoleh opini
disesuaikan dengan karakteristik masing-masing sektor independen dari pihak kedua, menetapkan proyek atau
dan terintegrasi penuh ke dalam proses evaluasi dan aktivitas yang memenuhi syarat untuk memperoleh
persetujuan kredit. Kebijakan ini berlaku untuk seluruh pinjaman dan obligasi hijau serta sustainability-linked,
nasabah peminjam di segmen Wholesale Banking pembiayaan perdagangan, dan produk perbankan ritel
(tidak termasuk Business Banking) dan juga mencakup lainnya.
aktivitas penjaminan emisi pasar modal. Selain itu,
kami melakukan pemantauan portofolio secara
berkelanjutan untuk menilai profil risiko ESG nasabah,
memastikan kepatuhan terhadap standar pembiayaan
336 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4
Page 339
Green Building Developers Mendukung pengembang dan pemilik bangunan hijau
and Owners Framework di berbagai kelas aset.
Mendukung aset hijau, proyek, dan aktivitas yang
Smart City Framework berkaitan dengan penciptaan kota berkelanjutan dan
smart city.
Mendukung aset hijau, proyek, dan aktivitas yang
Circular Economy Framework
berkaitan dengan ekonomi sirkular.
Mendukung perusahaan di sektor pangan dan
Sustainable Food and
agribisnis serta seluruh rangkaian aktivitas produksi
Agribusiness Framework [New]
pangan mereka.
Sustainable Trade Finance Mendukung trade financing untuk produk hijau yang
Framework diakui dan sertifikasi industri.
Mendukung transisi sektor padat energi, bahan bakar
Transition Finance Framework fosil/penghasil karbon tinggi, dan sektor yang sulit untuk
dikurangi.
Mendukung perusahaan melalui insentif finansial
Sustainability-linked Finance
yang dikaitkan dengan pencapaian target-target
Framework
keberlanjutan.
Di bawah kerangka kerja ini, kami menawarkan rangkaian solusi pembiayaan berkelanjutan, khususnya empat solusi
ekosistem yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan menyeluruh dalam sektor-sektor tertentu, guna mendukung
nasabah kami dalam memanfaatkan peluang yang berkontribusi terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan PBB
(UN SDGs).
U-Solar U-Energy
ASEAN’S first one-stop solar Asia’s first integrated energy
ecosystem financing platform efficiency platform that provides
for solar project developers, financing solutions to support
U-Ser es the green agenda of businesses,
engineering, procurement,
construction (EPC) contractors, regional governments and
equipment suppliers and end-users homeowners
Solar project Solar EPC Equipment End-users End-users Energy Mechanical Equipment
developers contractors suppliers (building (building service and suppliers
owners and owners and companies electrical
homeowners) homeowners) contractors
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4 337
Page 340
Laporan Keberlanjutan | Mendorong Pertumbuhan Berkelanjutan
Mendukung Pilihan Gaya Hidup Berkelanjutan Nasabah
UOB menawarkan berbagai solusi perbankan dan investasi berkelanjutan untuk membantu individu menciptakan
dampak positif melalui pilihan mereka sehari-hari, dari cara mereka hidup, bekerja, dan bermain hingga bagaimana
mereka bepergian, berinteraksi, dan terhubung.
Kami memastikan integrasi pertimbangan ESG dalam proses pemilihan dan klasifikasi produk investasi di berbagai
kelas aset, seperti reksa dana obligasi dan saham, structured notes, dan obligasi. Pertimbangan ini mencakup
keahlian manajer investasi dalam portofolio ESG, pengintegrasian faktor ESG, serta kinerja terhadap tolok ukur dan
pesaing. Produk-produk tersebut kemudian dikategorikan berdasarkan materialitas faktor ESG dalam instrumen
atau portofolio terkait.
Kami memiliki dana kelolaan baru sebesar Rp1,6 miliar dicatatkan dalam produk investasi berfokus ESG per 31
Desember 2024.
Pencapaian Tahun 2024
Kerangka dan Program Pembiayaan Berkelanjutan Baru
Pangan dan Agribisnis Berkelanjutan
Mendukung aktivitas ekonomi yang mendorong pembangunan berkelanjutan, khususnya dalam adaptasi
terhadap perubahan iklim, konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab, serta inovasi industri.
Mencakup seluruh spektrum aktivitas produksi pangan.
Water, waste Climate-smart Restoration Food waste Packaging Energy
and chemical agriculture and biodiversity management lifecycle efficiency
management creation management
Kerangka Pembiayaan Berbasis Keberlanjutan
Menyediakan Sustainability Performance Targets (SPTs) yang telah ditentukan sebelumnya dan bersifat
spesifik per sektor, yang dapat langsung diadopsi oleh perusahaan untuk memperoleh pembiayaan berbasis
keberlanjutan dari UOB.
Transaksi Pembiayaan Berkelanjutan yang Signifikan
Portofolio pembiayaan berkelanjutan kami mengalami pertumbuhan yang berkelanjutan selama tiga tahun
terakhir, dengan peningkatan sebesar 14% pada tahun 2024 menjadi pertumbuhan tahunan tertinggi kami
hingga saat ini. Ekspansi ini terutama didorong oleh pembiayaan di sektor energi terbarukan, efisiensi
energi, minyak sawit bersertifikat, dan bangunan hijau, serta daya tarik baru di sektor kendaraan listrik dan
investasi yang stabil di sektor daur ulang.
Transaksi Utama
Pada tanggal 28 November 2024, UOBI membentuk fasilitas perdagangan hijau baru untuk CJ Feed and
Care Indonesia (CJ Feed) guna mendukung perdagangan barang bersertifikat seperti Roundtable on
Responsible Soy (RTRS) dan produk dengan sertifikasi Best Aquaculture Practices (BAP).
338 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4
Page 341
Mengutamakan
Nasabah
342 Fair Dealing
344 Privasi Data
346 Inklusi Keuangan
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4 339
Page 342
Laporan Keberlanjutan | Mengutamakan Nasabah
Fair Dealing
Di UOB Indonesia, kami memprioritaskan nasabah dan tujuan keuangan
mereka dengan menawarkan produk dan layanan yang sesuai, memastikan
bahwa karyawan memberikan nasihat yang berkualitas dan rekomendasi
yang tepat, menyampaikan informasi yang jelas, relevan, dan tepat waktu,
serta menanggapi masukan secara independen, efektif, dan cepat. Kami juga
berupaya menciptakan pengalaman positif bagi nasabah serta membangun
kepercayaan yang lebih dalam dengan mereka.
Pendekatan Kami • Pelatihan wajib mengenai Fair Dealing Outcomes
Di UOB Indonesia, kami menempatkan nasabah sebagai bagi seluruh karyawan;
prioritas utama, dan di atas fondasi inilah kami membangun • Komunikasi rutin dari pimpinan (Tone from the Top)
bisnis kami dan akan terus bertumbuh. Apa yang tidak untuk memperkuat pentingnya penerapan prinsip
benar bagi nasabah, juga tidak benar bagi kami. perlakuan adil dalam setiap aspek pekerjaan kami;
• Proses dan pedoman yang relevan, seperti proses
Prinsip perlakuan adil mencerminkan nilai-nilai UOB penjualan untuk berbagai produk keuangan dan
Indonesia yang telah teruji waktu yaitu Honourable, pedoman materi pemasaran, yang menetapkan
Enterprising, United, dan Committed, yang tidak dibatasi standar dan praktik profesional berkualitas tinggi
oleh bisnis maupun geografi. dalam aktivitas penjualan kami; serta
• Program apresiasi karyawan dan pelatihan layanan
Dari ruang rapat hingga ke cabang-cabang kami, kami untuk menumbuhkan budaya dan pola pikir layanan
berupaya memberikan keyakinan kepada nasabah bahwa yang berorientasi pada nasabah.
prinsip perlakuan adil adalah bagian yang menyatu dalam
budaya perusahaan UOB Indonesia, melalui: UOB Indonesia berkomitmen untuk mematuhi seluruh
• Menawarkan produk dan layanan yang sesuai bagi peraturan perundang-undangan yang berlaku, termasuk
nasabah; yang berkaitan dengan dampak lingkungan, sosial, dan
• Memastikan karyawan kami memiliki kompetensi ekonomi, informasi dan pelabelan produk dan layanan,
yang memadai; serta komunikasi pemasaran, termasuk iklan, promosi, dan
• Memberikan informasi yang jelas, relevan, dan tepat sponsor. Di Indonesia, kami merujuk pada POJK 22 Tahun
waktu yang secara akurat mencerminkan produk 2023, yang memberikan perlindungan kepada nasabah
dan layanan yang ditawarkan dan diberikan; serta dan masyarakat atas produk keuangan. Sepanjang tahun
• Menangani masukan dan keluhan nasabah secara 2024, tidak terdapat denda, sanksi, atau hukuman material
independen, efektif, dan cepat. yang dikenakan kepada Bank terkait ketidakpatuhan
terhadap hal-hal tersebut di atas.
Kami mengintegrasikan prinsip-prinsip ini ke dalam cara
kami merancang produk dan layanan, strategi pemasaran Menerapkan Prinsip Perlakuan Adil dalam
dan penjualan, serta layanan purna jual kami. Wholesale Banking dan Global Markets
Wholesale Banking dan Global Markets (GM)
Perlakuan adil adalah tanggung jawab setiap individu bertanggung jawab untuk mengembangkan dan
di UOB Indonesia, terlepas dari peran masing-masing. menyediakan produk keuangan yang disesuaikan
Tanggung jawab ini tercermin dalam Code of Conduct serta solusi treasury lintas kelas aset guna membantu
UOB Indonesia, yang memastikan kami secara konsisten nasabah memenuhi kebutuhan pembiayaan, investasi,
menerapkan prinsip-prinsip ini dan memungkinkan kami kewajiban, dan manajemen risiko mereka.
untuk mengejar keberlanjutan bisnis jangka panjang.
Untuk memastikan penerapan prinsip perlakuan adil,
Selama bertahun-tahun, kami secara proaktif meninjau dealer dan perwakilan penjualan di bawah Global
dan menyempurnakan pengendalian internal kami, serta Markets mematuhi UOB Indonesia: FX Global Code
menerapkan proses dan inisiatif baru maupun yang Disclosure yang memuat prinsip-prinsip global terkait
diperbarui untuk mendorong Fair Dealing Outcomes. praktik baik di pasar valuta asing (FX) guna menjaga
Inisiatif tersebut mencakup: integritas dan efektivitas pasar FX wholesale.
340 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4
Page 343
Dealer dan perwakilan penjualan GM juga berpedoman Menciptakan Pengalaman Positif bagi
pada IFEMC Market Code of Conduct, yang umum dikenal Nasabah
sebagai The Brown Book, yang bertujuan mendorong Untuk menciptakan pengalaman positif dan membangun
standar perilaku dan praktik yang tinggi guna memastikan kepercayaan yang lebih dalam dengan nasabah,
hubungan yang adil dan setara di antara para pelaku kami secara aktif mendengarkan masukan nasabah
pasar. IFEMC Market Code of Conduct mengadopsi sepanjang siklus hidup produk dan layanan kami, serta
FX Global Code serta prinsip-prinsip dari Competition/ menanggapi masukan mereka melalui:
Antitrust Law Guidelines for Members of The Global Foreign • Konsolidasi wawasan nasabah yang diperoleh dari
Exchange Committee dan ACI FMA Handbook: Our Best sumber internal dan eksternal;
Practices and Further Guidance. • Tinjauan dan analisis akar penyebab atas keluhan
dan masukan nasabah;
Selain pelatihan mengenai Fair Dealing, sesi rutin • Program dan aktivitas Voice of Customer untuk
mengenai kepatuhan, product due diligence, dan mengelola wawasan nasabah serta pengujian guna
penilaian kesesuaian nasabah juga dilaksanakan bagi meningkatkan kepuasan dan loyalitas nasabah; dan
para perwakilan penjualan. Dirancang untuk investor • Tim lintas fungsi yang bertugas mengembangkan,
non-akreditasi, proses penilaian kesesuaian nasabah ini menyempurnakan, dan menerapkan inisiatif
membantu perwakilan penjualan memahami profil dan perbaikan.
tujuan investasi nasabah sebelum merekomendasikan
produk keuangan atau investasi yang paling sesuai Upaya perbaikan berkelanjutan kami juga dipandu oleh
dengan kebutuhan bisnis dan profil risiko nasabah. Hal skor Net Promoter Score (NPS) dan Customer Experience
ini memastikan bahwa nasabah memiliki informasi yang (CX) yang dipantau sepanjang tahun. Melalui survei
cukup untuk membuat keputusan investasi yang bijak. industri dan temuan dari studi benchmarking eksternal,
kami memperoleh tolok ukur independen atas kepuasan
Menghindari Dark Patterns dalam Layanan nasabah serta kebutuhan mereka yang terus berkembang.
Perbankan Digital Kami Wawasan ini kami gunakan untuk meningkatkan
UOB Indonesia TMRW transparency outcomes, yang pengalaman nasabah serta mengembangkan produk
diadaptasi dari prinsip desain UOB Indonesia TMRW, dan layanan yang memungkinkan kami melayani nasabah
menjadi pedoman kami dalam menghindari dark dengan lebih baik.
patterns pada aplikasi UOB Indonesia TMRW. Pedoman
ini mencakup aspek seperti komunikasi kepada nasabah Tim Customer Advocacy UOB Indonesia, yang berada
dan penamaan produk serta fitur. di bawah tanggung jawab Presiden Direktur UOB
Indonesia, bertugas mendorong budaya yang berfokus
Dark patterns adalah interface yang secara halus pada nasabah di seluruh organisasi dengan memantau
menyesatkan pengguna agar melakukan tindakan yang indikator kinerja utama dan metrik yang berkaitan
sebenarnya tidak mereka maksudkan. Contohnya termasuk: dengan pengalaman nasabah, baik di tingkat strategis
maupun operasional.
Penggunaan jargon
Kata atau frasa yang terlalu rumit atau Pencapaian Tahun 2024
teknis sehingga sulit dipahami oleh
nasabah pada umumnya. Bank mempertahankan praktik fair dealing
yang memuaskan, dengan peningkatan jumlah
Representasi yang menyesatkan responden survei sebesar 18%. Mengadakan
Penggunaan kata-kata positif untuk pelatihan penyegaran mengenai perilaku
menggambarkan sesuatu yang Wholesale Banking dan Global Markets bagi
sebenarnya berdampak negatif. Relationship Manager memperkuat penerapan
Pengalihan perhatian prinsip fair dealing sekaligus mendorong
Penggunaan gambar, penempatan teks, pertumbuhan bisnis. Meskipun terjadi peningkatan
atau kontras warna untuk mengarahkan jumlah keluhan yang lebih tinggi dibandingkan
nasabah pada tindakan, akun, atau pertumbuhan basis nasabah, bank berhasil
layanan tertentu yang bisa merugikan meningkatkan tingkat penyelesaian keluhan.
mereka.
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4 341
Page 344
Laporan Keberlanjutan | Mengutamakan Nasabah
PRIVASI DATA
Kami berkomitmen untuk melindungi informasi nasabah melalui penanganan,
perlindungan, dan tata kelola data yang tepat. Kami memastikan bahwa hak
individu dalam mengontrol data pribadi mereka dihormati serta bahwa data
pribadi dan kepemilikan tidak disalahgunakan atau diungkapkan secara tidak
semestinya, dengan mengintegrasikan prinsip privasi data secara mendalam
ke dalam penyampaian layanan dan proses operasional kami.
Pendekatan Kami Kebijakan dan proses kami mencerminkan penghormatan
Menjaga keamanan informasi nasabah dan terhadap kepentingan dan preferensi nasabah. Kami
kerahasiaannya adalah hal mendasar dalam menyediakan kepada nasabah kami:
mempertahankan kepercayaan dan keyakinan nasabah • Saluran untuk memberikan masukan, seperti email,
terhadap UOB. Kami menggunakan data ini secara formulir kontak online, dan hotline telepon;
sesuai dan dalam kepatuhan terhadap hukum serta • Akses untuk mengoreksi data pribadi serta
peraturan privasi dan keamanan data. penyelesaian permasalahan terkait; dan
• Penyelesaian keluhan secara tepat waktu.
Kami telah menerapkan berbagai langkah perlindungan
data, termasuk kebijakan dan pedoman bank yang
Prinsip Perlindungan Data Pribadi
berlaku di seluruh organisasi, prosedur manajemen
rekaman dan pengendalian untuk memastikan UOBI
penanganan dan pembuangan rekaman yang • Data pribadi hanya boleh dikumpulkan dan
tepat, alat deteksi kebocoran data untuk mencegah digunakan untuk tujuan yang telah disetujui oleh
penyalahgunaan informasi, serta pelatihan wajib nasabah atau sebagaimana diizinkan oleh hukum;
bagi karyawan guna meningkatkan kesadaran dan • Data pribadi digunakan secara bertanggung
penerapan praktik perlindungan data. jawab sesuai dengan standar etika dan nilai-nilai
korporasi kami;
Setiap penyedia layanan pihak ketiga yang kami libatkan • Akses dan pengungkapan data tunduk pada kontrol
diwajibkan untuk memiliki langkah-langkah yang yang ketat;
memadai guna menjaga kerahasiaan dan integritas • Integritas dan keamanan data pribadi adalah
informasi Bank yang berada dalam pengelolaannya. prioritas utama; dan
Kami hanya mengungkapkan informasi nasabah • Data pribadi yang tidak lagi diperlukan untuk
kepada vendor berdasarkan prinsip kebutuhan (need- kepentingan hukum atau bisnis harus dianonimkan
to-know basis) dan dengan persetujuan nasabah. atau dimusnahkan, sesuai dengan kebijakan retensi
dokumen.
Data Leakage Incident Management Procedures
kami juga memberikan panduan dalam menangani Pemberitahuan Privasi UOB, praktik privasi
pelanggaran data. Manajemen Risiko Operasional dan keamanan, serta informasi kontak Pejabat
dan Kantor Perlindungan Data meninjau setiap Perlindungan Data Bank tersedia secara publik
insiden kebocoran data, memastikan bahwa insiden secara online di:
tersebut dilaporkan dan/atau pihak yang terdampak https://www.uob.co.id/about-us/privacy-policy.page
diberitahukan. Protokol eskalasi dan pelaporan
kebocoran data disusun dengan jelas dan dirancang
untuk memastikan penanganan insiden secara tepat
waktu serta mitigasi dampak terhadap subjek data.
Rencana tindakan pasca-insiden diterapkan hingga
tuntas guna mengatasi kelemahan dalam proses yang
mungkin menjadi penyebab insiden. Setiap pelanggaran
terkait kerahasiaan data akan dikenakan tindakan
disipliner yang sesuai.
342 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4
Page 345
Etika dan Kualitas Data & Corporate Service Director, dengan Technology &
Tim Enterprise Data Governance UOB Indonesia dari Operations Director serta Compliance, Legal & Corporate
Data Management Office mengelola siklus hidup Secretary Director sebagai wakil ketua. Kelompok ini
data mulai dari pembuatan, penggunaan, hingga terdiri dari perwakilan senior dari DMO, Teknologi dan
penghapusan. Fungsi ini melibatkan para ahli dari Operasi, Kepatuhan, Manajemen Risiko, Sumber Daya
berbagai bidang di dalam UOB untuk mendorong Manusia, Keuangan, serta segmen bisnis dan fungsi
peningkatan berkelanjutan terhadap kesehatan data, lainnya. Kelompok ini mendukung Risk Management
yang didukung oleh inovasi dalam proses dan teknologi. Committee (RMC) dalam mengawasi risiko regulasi,
operasional, dan lainnya yang berkaitan dengan siklus
Data Management Working Group UOB Indonesia hidup data di berbagai aspek di seluruh domain etika
bertanggung jawab atas pengawasan inisiatif tata data, berbagi data, metadata, perlindungan dan
kelola data. Kelompok kerja ini diketuai oleh Finance kerahasiaan data, dan kualitas data.
Pencapaian 2024
Edukasi berkelanjutan untuk
memperkuat kesadaran dan
implementasi perlindungan data.
• Data Protection Office membentuk
kelompok kerja untuk membimbing
persiapan bank dalam
mengimplementasikan Undang-Undang
Perlindungan Data Pribadi yang baru.
• Data Management Office telah
diformalkan dan menyelesaikan
kerangka kerja serta kebijakan pada
tahun 2024.
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4 343
Page 346
Laporan Keberlanjutan | Mengutamakan Nasabah
Inklusi Keuangan
UOB Indonesia berkomitmen untuk memberdayakan individu dan pelaku usaha yang
belum sepenuhnya terlayani (underbanked dan underserved) melalui penyediaan
produk dan layanan keuangan yang bermanfaat dan terjangkau, yang memenuhi
kebutuhan mereka secara bertanggung jawab dan berkelanjutan. Kami juga
memfasilitasi inklusi keuangan dan akses melalui inovasi digital dan edukasi nasabah.
Pendekatan Kami keuangan untuk membantu meringankan tekanan
UOB Indonesia berkomitmen untuk memastikan tersebut. Produk trade finance menyediakan Loan to
produk dan layanan perbankan kami dapat diakses Value yang lebih tinggi, memberikan pendanaan lebih
dan dijangkau oleh konsumen dan pelaku usaha dari bagi bisnis untuk transaksi lokal maupun internasional.
berbagai segmen. Hal ini kami wujudkan melalui jaringan
kantor dan cabang yang luas, jaringan bersama sekitar Pinjaman Modal Kerja menawarkan suku bunga yang
131 mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM), serta saluran kompetitif untuk membantu pengeluaran sehari-hari,
perbankan digital global. sementara penggunaan obligasi sebagai agunan
dapat memperbaiki syarat pinjaman. Bagi yang ingin
Di seluruh UOB Indonesia, rekan kerja kami dibekali berinvestasi atau melakukan ekspansi, tersedia opsi
keterampilan dan pengetahuan untuk melayani pembiayaan properti yang fleksibel. Solusi-solusi ini
kebutuhan beragam basis nasabah, termasuk mereka membantu UKM dalam mengelola keuangan, menjaga
yang memiliki keterbatasan fisik atau penglihatan. stabilitas, dan fokus pada pertumbuhan.
Melalui para digital advocate kami yang tersebar di
cabang-cabang di berbagai wilayah, kami menjangkau UOB BizSmart
nasabah yang kurang terbiasa dengan teknologi digital, UOB BizSmart adalah solusi bisnis dengan sistem
khususnya warga lanjut usia, untuk membantu mereka digital terintegrasi untuk membantu usaha kecil dan
membentuk kebiasaan digital yang baik dan tetap menengah menyederhanakan dan memperlancar proses
aman dalam bertransaksi secara digital. operasional bisnis yang krusial, sehingga Anda dapat
mengelola semuanya hanya melalui satu perangkat
Kami juga mendukung bisnis di seluruh tahap digital.
pertumbuhannya. Untuk membantu usaha mikro, kecil,
dan menengah (UMKM) mengakses pembiayaan UMKM sering menghadapi kesulitan dalam mengelola
perbankan, kami memanfaatkan teknologi untuk menilai tugas sehari-hari seiring dengan pertumbuhan bisnis
kelayakan kredit mereka dan memproses pinjaman mereka. UOB BizSmart menawarkan solusi untuk
dengan lebih cepat dan akurat. membantu menyederhanakan operasional.
Alat akuntansi mengotomatiskan pelacakan dan
Mendukung UMKM dalam pelaporan penjualan, sehingga menghemat waktu dan
Mengakses Pembiayaan Perbankan mengurangi kesalahan. Sistem HR menyederhanakan
dan Digitalisasi penggajian dan absensi, membebaskan waktu dari
Akses terhadap pembiayaan perbankan dapat menjadi tugas administratif. Payment gateway memungkinkan
tantangan bagi banyak UMKM, dan UOB Indonesia transaksi non-tunai yang mudah, meningkatkan arus
menyediakan berbagai solusi untuk mengatasi kas dan kenyamanan nasabah. Sistem Point-of-Sales
kesenjangan pendanaan ini. Nasabah UMKM kami di melacak penjualan dan inventaris secara real-time,
Indonesia dapat dengan mudah mengakses layanan membantu bisnis tetap terorganisir dan membuat
perbankan UOB, baik melalui cabang maupun saluran keputusan yang lebih baik. Alat-alat ini membantu
perbankan digital. UMKM menghemat waktu, mengurangi pekerjaan
manual, dan lebih fokus pada pertumbuhan bisnis
Pinjaman Bisnis UOB mereka.
Menjalankan usaha kecil atau menengah sering
kali berarti harus menyeimbangkan arus kas dan Alat-alat ini membantu UMKM menghemat waktu,
pertumbuhan. UOB Indonesia menawarkan solusi mengurangi pekerjaan manual, dan lebih fokus pada
pengembangan bisnis mereka.
344 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4
Page 347
Program UOB FinLab
UOB FinLab merupakan akselerator inovasi milik Bank yang menjalankan berbagai program transformasi bisnis
untuk mendukung UMKM dan startup dalam memanfaatkan teknologi, e-commerce, dan pemasaran digital guna
meningkatkan penjualan dan mengembangkan bisnis mereka ke berbagai pasar. Program-program ini mencakup:
• Sustainability Innovation Programme, yang berfokus pada membantu UMKM memahami dan menerapkan
praktik bisnis berkelanjutan;
• Digitalisation Innovation Programme, yang dirancang untuk meningkatkan pengetahuan manajemen keuangan
UKM dan mendorong adopsi alat serta teknologi digital.
Pencapaian Tahun 2024
Pemberdayaan Wirausaha Perempuan
Menyalurkan fasilitas kredit revolving senilai Rp500
miliar kepada PT Permodalan Nasional Madani
(PNM) di Indonesia untuk membantu penyediaan
pembiayaan bagi perempuan prasejahtera yang
menjalankan usaha ultra mikro; hal ini juga sejalan
dengan ketentuan Rasio Pembiayaan Inklusif
Makroprudensial dari Bank Indonesia.
Meluncurkan edisi khusus Digitalisation Innovation
Programme yang ditujukan secara khusus untuk
wirausaha perempuan di Singapura dan Indonesia.
Lebih dari 600 wirausaha perempuan mengikuti
lokakarya dengan topik seperti perencanaan
strategis, manajemen keuangan, dan digitalisasi,
serta memperoleh wawasan mengenai praktik bisnis
yang responsif gender dan strategi pembiayaan
perdagangan dari para pemimpin industri
perempuan yang sukses.
Mendukung Pertumbuhan UMKM
Menyusul peluncuran UOB FinLab di Indonesia
pada 19 September 2023, sebuah program berdurasi
delapan minggu bertema "UMKM Sistem Usaha
Kreatif dan Solusi Ekonomi Sejahtera (SUKSES):
Digitalisation Innovation Programme" dimulai pada
15 Maret 2024. Bekerja sama dengan Asosiasi
Pengusaha Indonesia (APINDO), program ini
melibatkan 40 pemilik usaha kecil dan menengah
(UMKM) untuk meningkatkan pengetahuan mereka
dalam manajemen keuangan.
Pada bulan Desember 2024, UOB Indonesia bekerja
sama dengan CNBC Indonesia menyelenggarakan
sesi dialog media untuk memberikan panduan
kepada UMKM dalam mengakses solusi keuangan
berbasis digital yang mendukung pertumbuhan dan
kebutuhan bisnis mereka.
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4 345
Page 348
Laporan Keberlanjutan | Mengembangkan Individu Profesional Dan Berprinsip
Mengembangkan Individu
Profesional Dan Berprinsip
347 Pengembangan Talent dan Inklusi
351 Keselamatan, Kesehatan Kerja, dan
Kesejahteraan Tempat Kerja
346 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4
Page 349
Pengembangan Talent dan Inklusi
UOB Indonesia berkomitmen untuk menarik dan mempertahankan talenta
dengan keterampilan dan nilai yang tepat guna membangun budaya yang
berorientasi pada nasabah dan berfokus pada masa depan. Kami mendorong
lingkungan kerja yang beragam, inklusif, dan progresif, serta mendukung
pertumbuhan profesional dan pribadi karyawan.
Pendekatan Kami • Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia.
Di UOB Indonesia, karyawan adalah fondasi keberhasilan • Prinsip-Prinsip Panduan PBB tentang Bisnis dan Hak
dan kinerja berkelanjutan kami. Kami dipandu oleh The Asasi Manusia.
UOB Way, sebuah budaya unik yang mendefinisikan • Deklarasi Organisasi Perburuhan Internasional (ILO)
tujuan, nilai, dan komitmen kami terhadap kesejahteraan tentang Prinsip dan Hak Fundamental di Tempat
karyawan. Budaya ini berakar pada filosofi karyawan Kerja.
kami: care, growth, dan trust, yang diharapkan dapat • Peraturan dari Kementerian Ketenagakerjaan
diterapkan oleh setiap karyawan sambil tetap mematuhi Republik Indonesia.
Kode Etik UOB Indonesia.
Kami secara tegas melarang segala bentuk diskriminasi,
Di bawah Kebijakan Sumber Daya Manusia, UOB perundungan, atau pelecehan berdasarkan ras,
Indonesia berkomitmen untuk: etnis, gender, identitas atau ekspresi gender, agama,
• Menciptakan lingkungan kerja yang inklusif, di kebangsaan, usia, disabilitas, status pernikahan,
mana setiap individu merasa dihargai, didengar, orientasi seksual, latar belakang sosial-ekonomi, atau
dan diberdayakan. karakteristik lain yang dilindungi secara hukum. Kami
• Memberikan akses yang setara terhadap peluang juga secara rutin melakukan tinjauan operasional untuk
pertumbuhan, kepemimpinan, dan mobilitas mengidentifikasi potensi risiko serta menyediakan
internal. mekanisme yang aman dan rahasia bagi karyawan
• Melaksanakan proses perekrutan yang non- untuk menyampaikan kekhawatiran mereka.
diskriminatif, dengan setiap keputusan perekrutan
didasarkan pada prestasi, keterampilan, dan Kode Etik UOB berlaku bagi seluruh individu yang bekerja
kecocokan dengan peran, selaras dengan prioritas untuk atau berhubungan dengan UOB. Jika relevan,
bisnis, persyaratan pekerjaan, dan kualifikasi. rekanan bisnis, termasuk kontraktor pihak ketiga, agen,
• Mendukung pengembangan karier yang bermakna konsultan, vendor, dan pemasok, juga harus mematuhi
dan pertumbuhan pribadi. Kode ini.
• Meningkatkan pengembangan talenta dan
mobilitas internal. Melalui pelatihan Kode Etik, kami memberikan edukasi
• Melibatkan talenta muda. kepada seluruh karyawan tentang diskriminasi dan
pelecehan di tempat kerja. Tindakan korektif atau
Kami mengukur efektivitas inisiatif ini melalui survei disipliner akan diambil dalam kasus pelanggaran.
keterlibatan karyawan, yang dilakukan setiap
tahun bertepatan dengan hari jadi kerja karyawan. Kebebasan Berserikat dan Perjanjian
Pendekatan berkelanjutan ini memungkinkan kami untuk
Kerja Bersama
mengumpulkan wawasan holistik guna menyelesaikan
Kami menghormati hak sah karyawan untuk
permasalahan dengan cepat.
kebebasan berserikat dan perundingan kolektif, serta
mengharapkan hal yang sama dari para pemasok kami.
Ekspektasi kami terhadap karyawan dituangkan dalam
Pendekatan kami adalah membangun hubungan yang
Kode Etik UOB Indonesia, yang sejalan dengan prinsip
saling percaya dan saling menghormati dengan serikat
dan standar hak asasi manusia yang diakui secara
pekerja, dengan mengadakan pertemuan rutin bersama
internasional, termasuk:
perwakilan serikat untuk membahas kekhawatiran dan
harapan mereka.
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4 347
Page 350
Laporan Keberlanjutan | Mengembangkan Individu Profesional Dan Berprinsip
Di UOB Indonesia, Perjanjian Kerja Bersama menetapkan Leadership Academy menawarkan tiga tingkat
peran dan tanggung jawab baik bagi karyawan maupun pengembangan:
organisasi, guna memastikan keselarasan dengan 1. Agile and Aware Leadership.
hukum dan peraturan yang berlaku. Contoh perjanjian 2. Leading Teams for Growth.
yang diterapkan meliputi: 3. Strategic Alliances and Innovation.
• Peraturan Menteri Ketenagakerjaan dan
Transmigrasi No. 7 Tahun 2013 tentang upah The Leadership Acceleration Program dirancang
minimum. untuk karyawan berpotensi tinggi dengan kinerja luar
• Undang-Undang Ketenagakerjaan No. 13 Tahun biasa. Program ini memberikan paparan internasional,
2003 tentang ketenagakerjaan dan Undang- webinar kepemimpinan, dan pengalaman pengambilan
Undang Cipta Kerja. keputusan strategis, yang mempersiapkan peserta
untuk peran kepemimpinan senior.
Mengutamakan Keberagaman dan Inklusi
Kami berkomitmen untuk menciptakan lingkungan Membangun Talenta Muda melalui Professional and
kerja yang aman, mendukung, dan inklusif, di mana Future Bankers Academy
semua karyawan diperlakukan dengan hormat. Kami Professional and Future Bankers Academy bertujuan
menjunjung tinggi prinsip hak asasi manusia yang untuk mengembangkan lulusan yang ingin berkarier di
diakui secara internasional serta peraturan Indonesia, industri perbankan. Akademi ini menawarkan dua jalur
guna memastikan lingkungan kerja yang bebas dari karier:
diskriminasi. • Peran yang Berhubungan dengan Nasabah:
Program 6 hingga 12 bulan yang mencakup
Kami percaya bahwa keberagaman dan kesempatan layanan nasabah, operasional perbankan, produk,
yang setara meningkatkan pengembangan karyawan, pemasaran, dan penjualan.
produktivitas, dan keterlibatan. • Peran Profesional: Berfokus pada kepatuhan,
keuangan, audit, dan manajemen risiko.
Manajemen Kinerja Karyawan
Kami menerapkan manajemen kinerja karyawan melalui Program Beasiswa Karyawan
PEAK (Plan, Engage, Appraise, Keep Track), sebuah Untuk mendukung pembelajaran berkelanjutan, UOB
proses yang didukung oleh: Indonesia menawarkan beasiswa bagi karyawan
• Performance and Development Council, di mana yang melanjutkan pendidikan ke jenjang sarjana,
manajemen senior mengevaluasi kinerja dan pascasarjana, kualifikasi profesional, dan sertifikasi.
kebutuhan pengembangan karyawan secara adil Inisiatif ini diberikan sebagai bentuk penghargaan atas
dan transparan. kinerja luar biasa serta untuk mendukung pertumbuhan
• 360° feedback, di mana bawahan langsung, profesional, memastikan bahwa karyawan tetap
rekan kerja, dan pemangku kepentingan internal kompetitif di industri.
memberikan umpan balik anonim mengenai perilaku
utama seperti kolaborasi dan pengembangan
karyawan.
Pengembangan Karier dan Kepemimpinan
Kami menyediakan peluang pengembangan karier,
termasuk program kepemimpinan, untuk membantu
karyawan berkembang di dalam UOB.
Untuk memastikan pipeline talenta yang kuat, kami
mengembangkan pemimpin masa depan melalui
Leadership Academy, yang mengintegrasikan pelatihan
formal, pembelajaran berbasis pengalaman, dan
pembelajaran sosial. Peserta terlibat dengan pemimpin
industri, menyelesaikan tantangan dunia nyata, dan
berkontribusi pada proyek lintas fungsi.
348 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4
Page 351
Pencapaian 2024 Kids@Work
Celebrating National Children's Day
Pengembangan Karier dan Karyawan
Pada tahun 2024, UOB Indonesia terus berinvestasi dalam
pertumbuhan dan pengembangan karyawan. Seluruh karyawan
tetap yang memenuhi syarat menjalani penilaian kinerja
berdasarkan indikator kinerja utama (KPI) dan kompetensi. Melalui
proses ini, 101 talenta berpotensi tinggi telah diidentifikasi dan
dipersiapkan untuk mengisi 69 posisi kritis. Hampir 40 karyawan
berhasil memenuhi syarat untuk bergabung dalam Leadership
Acceleration Program dan Leadership Academy, memastikan
adanya pipeline pemimpin masa depan yang kuat. 40 karyawan
lainnya menerima beasiswa untuk melanjutkan gelar akademik,
pendidikan profesional, dan sertifikasi di bidang manajemen risiko,
manajemen kekayaan, sumber daya manusia, dan keberlanjutan.
Pengalaman Pembelajaran yang Ditingkatkan
Untuk memperkuat kesadaran kepatuhan dan risiko, kami
memperkenalkan Mission Compliance, program pembelajaran
International Women's Day
wajib terbaru yang mengintegrasikan pelatihan risiko dan
Internal Competition
kepatuhan utama dalam satu modul yang ringkas. Dengan video
aksi langsung dan narasi berbasis cerita, program ini memberikan
pengalaman pembelajaran yang lebih menarik dan relevan bagi
karyawan.
Mendorong Keberagaman, Kesetaraan, dan Inklusi
UOB Indonesia memperkuat komitmennya terhadap keberagaman
dan inklusi melalui berbagai inisiatif. Kami menyelenggarakan
perayaan International Women’s Day, acara World Environment
Day, serta program Kids@Work, di mana anak-anak karyawan
berpartisipasi dalam berbagai aktivitas edukatif, termasuk sesi
bahasa isyarat. Menyadari beragam kebutuhan tenaga kerja kami,
kami meningkatkan manfaat bagi karyawan dengan memperluas
cuti orang tua serta memperkuat Employee Assistance Program
(EAP), yang menyediakan dukungan kesehatan mental secara
rahasia melalui terapis berlisensi. Sebagai bagian dari upaya
tanggung jawab sosial perusahaan, kami juga mengadakan acara
unggulan kami, UOB Heartbeat, yang menggabungkan aktivitas
fisik dengan kegiatan amal. Tahun ini, hasil donasi dari acara
tersebut disalurkan kepada Yayasan Rosa dan Sekolah Luar Biasa
(SLB) Cicendo, yang keduanya berfokus pada membantu anak-
anak dengan gangguan pendengaran.
40 karyawan 40 karyawan 89% karyawan
memenuhi syarat untuk Leadership menerima beasiswa skor kepuasan
Acceleration Program
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4 349
Page 352
Laporan Keberlanjutan | Mengembangkan Individu Profesional Dan Berprinsip
Keterlibatan Karyawan dan Pengakuan Publik
Kami terus menumbuhkan budaya penghargaan dan keterlibatan melalui Bulan Apresiasi, serangkaian kompetisi
dan kegiatan yang dirancang untuk mendorong pengakuan dan rasa syukur di tempat kerja.
Upaya kami dalam keterlibatan karyawan tercermin dalam skor kepuasan karyawan yang mengesankan sebesar
89%. Secara eksternal, UOB Indonesia menerima berbagai penghargaan bergengsi sebagai pengakuan atas
komitmennya dalam pengembangan talenta, keterlibatan karyawan, dan keunggulan tempat kerja, termasuk:
HR Asia
Best Companies to work for in Asia 2024
HR Asia
Sustainable Workplace Awards 2024
HR Excellence Awards
Excellence in Leadership Development – Bronze 2024
HR Excellence Awards
Excellence in In-House Pipeline Strategy – Silver 2024
Pencapaian ini semakin menegaskan dedikasi kami dalam menciptakan lingkungan kerja yang mendukung, inklusif,
dan berkinerja tinggi.
350 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4
Page 353
Keselamatan, Kesehatan Kerja, dan
Kesejahteraan di Tempat Kerja
UOB Indonesia berkomitmen untuk memastikan lingkungan kerja yang aman,
terlindungi, sehat, dan kondusif bagi seluruh karyawan, nasabah, dan kontraktor.
Kami memprioritaskan kesejahteraan karyawan yang mencakup aspek fisik,
finansial, mental, dan sosial. UOB Indonesia juga berupaya melindungi gedung
dan cabang kami dari risiko fisik maupun operasional.
Pendekatan Kami Keamanan Fisik dan Kesehatan serta
Di UOB Indonesia, keselamatan, kesehatan, dan Keselamatan Kerja (K3)
kesejahteraan rekan kerja, nasabah, dan kontraktor, Kami telah menerapkan langkah-langkah yang
merupakan inti dari operasional dan nilai-nilai utama diperlukan untuk memastikan lingkungan yang aman
kami. Kami percaya pada pentingnya keseimbangan dan terlindungi, termasuk:
antara kehidupan kerja dan pribadi, serta menjunjung • Mengantisipasi, mengenali, mengevaluasi,
tinggi standar profesional dan etika tertinggi, sesuai mengurangi, dan mengendalikan risiko di tempat
dengan peraturan yang berlaku di Indonesia. kerja yang dapat memengaruhi keselamatan,
kesehatan, dan kesejahteraan karyawan, nasabah,
Kami memiliki berbagai kebijakan keselamatan dan dan pengunjung.
kesejahteraan di tempat kerja serta panduan operasional • Melakukan penilaian risiko kesehatan dan
yang disesuaikan dengan kebutuhan beragam tenaga kerja keselamatan untuk mencegah terjadinya insiden.
kami. Divisi Human Resources bertanggung jawab dalam • Mengelola fasilitas untuk perbaikan dan pemeliharaan
mengimplementasikan filosofi karyawan UOB Indonesia secara preventif, reaktif, dan terencana.
yaitu Care, Growth, dan Trust, sementara Corporate Real • Menangani pandemi dan penyakit menular.
Estate Services bertanggung jawab atas keselamatan fisik • Mematuhi komitmen dan target lingkungan.
dan keamanan gedung serta area kerja kami.
Kebijakan Manajemen Risiko Operasional kami
Kebijakan Sumber Daya Manusia mengharuskan unit bisnis dan pendukung untuk
Kebijakan Sumber Daya Manusia kami mencerminkan melaporkan insiden dan menyelidiki penyebab dari
komitmen kami untuk menyediakan pengaturan kerja yang insiden yang dilaporkan. Rencana tindakan korektif akan
inklusif dan fleksibel bagi karyawan, guna membantu dilakukan untuk mencegah terulangnya kejadian serupa di
mereka mengelola kebutuhan kehidupan kerja yang masa depan. Unit yang mengidentifikasi K3 sebagai risiko
seimbang. Code of Conduct UOB Indonesia mencakup operasional utama harus menilai efektivitas pengendalian
ketentuan khusus mengenai anti-diskriminasi, dan kami yang dilakukan dalam evaluasi tahunan Key Risk and
tidak mentolerir segala bentuk diskriminasi, perundungan, Control Self-Assessment (KRCSA). Kombinasi antara
atau pelecehan. Melalui pelatihan Code of Conduct, kami pelaporan insiden dan KRCSA memungkinkan identifikasi
memberikan edukasi kepada karyawan tentang pentingnya dan perbaikan segera terhadap pengendalian K3 yang
pencegahan diskriminasi dan pelecehan di tempat kerja. tidak efektif.
Karyawan dapat melaporkan kekhawatiran atau insiden
potensial melalui saluran Speak Up atau whistleblowing Kami juga mengambil langkah-langkah praktis untuk
yang aman, tanpa rasa takut akan pembalasan. Tindakan mengurangi risiko serta memastikan keselamatan dan
korektif atau disipliner akan diambil terhadap setiap kesehatan rekan kerja, nasabah, kontraktor, dan seluruh
perilaku diskriminatif atau pelecehan. individu yang berada di gedung milik dan dikelola UOB
Indonesia. Langkah-langkah tersebut meliputi:
Code of Conduct kami juga mengharuskan karyawan untuk • Mengomunikasikan seluruh prosedur kesehatan
mematuhi semua hukum dan pedoman terkait kesehatan dan keselamatan kerja yang relevan.
dan keselamatan, serta segera melaporkan setiap kondisi • Meninjau rencana tanggap darurat untuk gedung-
di tempat kerja yang dapat menimbulkan risiko terhadap gedung kami, yang merinci tindakan yang harus
kesehatan, keselamatan, atau lingkungan. dilakukan untuk melindungi dan mengevakuasi
penghuni dalam berbagai skenario darurat.
Code of Conduct UOB Indonesia berlaku untuk seluruh • Melakukan penilaian risiko terhadap kontraktor untuk
individu yang bekerja untuk atau terkait dengan UOB mengidentifikasi dan meminimalkan sumber risiko.
Indonesia. Mitra bisnis, termasuk kontraktor pihak • Menganalisis pola penggunaan dan tingkat
ketiga, agen, konsultan, vendor, dan pemasok, juga pemanfaatan ruang untuk mengoptimalkan serta
tunduk pada Code ini bila berlaku. menciptakan lingkungan kerja yang lincah dan adaptif.
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4 351
Page 354
Laporan Keberlanjutan | Mengembangkan Individu Profesional Dan Berprinsip
• Menetapkan persyaratan K3 bagi seluruh vendor, Kami menyediakan sejumlah fasilitas dasar seperti
pemasok, dan kontraktor yang bekerja di lokasi peralatan Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K),
kami atau di lokasi konstruksi, dengan memastikan Alat Pemadam Api Ringan (APAR), dan fasilitas lainnya,
kepatuhan terhadap hukum dan peraturan yang diperiksa secara rutin untuk memastikan bahwa
yang berlaku, melakukan penilaian risiko, serta fasilitas tersebut dalam kondisi baik dan dapat berfungsi
menyelesaikan pelatihan yang diwajibkan sesuai dengan semestinya.
regulasi pemerintah.
Setiap gedung kami memiliki petugas lantai dan petugas
Implementasi kesehatan dan keselamatan kerja tercermin lokasi yang ditunjuk dan telah dilatih untuk menangani
dalam pengaturan ruang kantor yang memperhatikan situasi darurat dan evakuasi kebakaran. Kami secara rutin
kelengkapan dan kesesuaian lingkungan kerja, serta melakukan sosialisasi dan latihan setiap tahun sesuai
fasilitas keamanan. Kami melengkapi infrastruktur gedung dengan peraturan pemerintah untuk memastikan bahwa
perkantoran kami dengan fasilitas keselamatan seperti karyawan kami memahami langkah-langkah pencegahan
alat pemadam api, sistem deteksi kebakaran, dan alarm dan protokol keselamatan selama proses evakuasi.
sebagai perangkat peringatan dini, di samping upaya
peningkatan kewaspadaan dan pencegahan korban jiwa.
Sosialisasi dan simulasi kebakaran serta bencana alam
juga rutin dilakukan untuk meningkatkan kesadaran.
Pencapaian Tahun 2024
Membangun Tempat Kerja yang Kondusif dan Berkinerja Tinggi
• Kami meningkatkan infrastruktur keamanan di kantor pusat kami, untuk memperkuat sistem keamanan
dan mengoptimalkan pengendalian akses, serta menyediakan metode yang aman dan efisien dalam
memverifikasi personel yang berwenang, sehingga menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman.
• Kami menyelenggarakan pelatihan basic life support kepada 66 karyawan di kantor pusat kami. Pelatihan
ini diberikan oleh dokter profesional dari rumah sakit setempat, untuk memastikan para peserta memiliki
pengetahuan dasar dan keterampilan praktis yang dibutuhkan untuk merespons secara efektif dalam
situasi darurat medis.
Peduli terhadap Kesejahteraan Karyawan
Kami mengedepankan pendekatan holistik dalam menjaga kesejahteraan karyawan, dengan fokus pada
kesehatan mental, fisik, finansial, dan sosial.
Bank menyediakan asuransi kesehatan yang komprehensif bagi karyawan dan tanggungannya.
Kesehatan UOB Plaza dilengkapi dengan fasilitas kebugaran untuk mendorong aktivitas olahraga di
Fisik waktu luang.
Pada kuartal kedua tahun 2024, kami meluncurkan Employee Assistance Programme
(EAP) bekerja sama dengan terapis berlisensi dari Lembaga Psikologi Terapan Universitas
Kesehatan Indonesia (LPTUI). Program ini menawarkan layanan konseling kesehatan mental profesional,
Mental memberikan ruang yang aman bagi karyawan untuk mencari bimbingan dan dukungan.
Pada tahun 2024, serangkaian komunikasi dan inisiatif dilakukan untuk meningkatkan literasi
keuangan karyawan. Bank juga memperluas keterlibatan dengan keluarga karyawan melalui
program Kids@Work, yang mempererat hubungan keluarga dengan melibatkan anak-anak
Kesehatan dalam kegiatan edukatif seputar perbankan. Selain itu, program Flexible Pension Contribution
Finansial memberikan kendali lebih besar kepada karyawan atas dana pensiun mereka.
Acara unggulan kami, UOB Heartbeat, yang diadakan setiap tahun, menggabungkan aktivitas
fisik dengan inisiatif tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Karyawan berpartisipasi
dalam Heartbeat Walk/Run dan memberikan kontribusi kepada tujuan sosial melalui donasi.
Kesehatan Donasi tahun 2024 disalurkan kepada Yayasan Rosa dan Sekolah Luar Biasa Cicendo, yang
Sosial mendukung anak-anak tunarungu.
352 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4
Page 355
Mengusung Tanggung
Jawab Perusahaan
354 Tata Kelola Perusahaan dan Budaya
Risiko
357 Kepatuhan terhadap Regulasi
360 Keamanan Informasi
362 Dampak Lingkungan Langsung
365 Pengadaan Berkelanjutan
366 Penatalayanan Komunitas
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4 353
Page 356
Laporan Keberlanjutan | Mengusung Tanggung Jawab Perusahaan
Tata Kelola Perusahaan dan Budaya Risiko
Di UOB Indonesia, kami berkomitmen untuk menerapkan tata kelola yang
kuat dan budaya risiko yang kokoh, memastikan akuntabilitas, keadilan, dan
transparansi dalam hubungan kami dengan para pemangku kepentingan.
Dengan menjunjung tinggi standar etika dan tata kelola tertinggi, termasuk
nilai dan pengetahuan terkait kesadaran risiko, pengambilan risiko, dan
manajemen risiko, kami memastikan bahwa setiap keputusan dan tindakan
dalam organisasi selalu berlandaskan prinsip yang benar. Hal ini pada akhirnya
membantu melindungi kepentingan jangka panjang pemangku kepentingan
dan reputasi Bank.
Pendekatan Kami
Tata kelola perusahaan yang kuat dan budaya risiko
UOB Indonesia dibangun berdasarkan nilai-nilai kami:
Honourable, Enterprising, United, dan Committed. Tata
kelola ini didasarkan pada kemitraan antara Dewan Board
leadership
Komisaris (BOC) dan Direksi (BOD), yang didukung oleh
kerangka kerja risiko yang komprehensif, kebijakan, Frameworks,
policies,
metodologi, alat, dan proses untuk mengoperasikan, guidelines
Management
and procedures
mengukur, serta mengelola risiko material dan peluang. committees
Corporate
Kami secara berkala mengevaluasi pendekatan tata Governance
kelola dan kerangka kerja risiko, guna memastikan
bahwa sistem kami selalu mutakhir, relevan, dan selaras
dengan praktik terbaik. Hal ini membantu kami untuk:
• Menjunjung tinggi praktik bisnis yang etis; Risk appetite
• Membangun kepercayaan investor; External
and internal
controls
assurance
• Menarik dan mempertahankan talenta;
• Mengelola sumber daya secara efektif; Regulatory
requirements
• Mematuhi hukum dan peraturan yang berlaku; dan and guidelines
• Menjaga hubungan baik dengan pemangku
kepentingan, sehingga mendukung kinerja bisnis
yang berkelanjutan dalam jangka panjang.
Kerangka tata kelola perusahaan kami mengatur
hubungan antara Dewan Komisaris, Direksi, pemegang
saham, dan pemangku kepentingan lainnya. Sistem
ini menyediakan proses dan struktur yang memastikan
pencapaian tujuan Bank serta pemantauan kinerja
secara efektif.
354 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4
Page 357
Pelaksanaan Good Corporate Governance (GCG) risiko yang kuat sangat penting bagi keberlanjutan
mencakup struktur tata kelola, proses tata kelola, bisnis Bank dalam jangka panjang. Bank mengelola
dan hasil tata kelola, yang terdiri dari sebelas Budaya Risiko dan Risiko Perilaku dalam Kerangka
elemen tata kelola perusahaan. Elemen-elemen ini Manajemen Risiko, yang memberikan panduan untuk
mencakup pelaksanaan peran dan tanggung jawab memastikan bahwa budaya risiko dan risiko perilaku
Dewan Komisaris, Direksi, serta Komite-Komite, serta Bank dipantau serta dinilai secara sistematis, serta
pengembangan rencana strategis Bank. Komite- area yang memerlukan perhatian ditangani secara
komite yang mendukung implementasi tata kelola ini proaktif. Selain itu, dashboard budaya risiko dan
meliputi Komite Audit, Komite Pemantau Risiko, Komite risiko perilaku kami memberikan pandangan holistik
Remunerasi dan Nominasi, Struktur Tata Kelola. dan seimbang kepada manajemen senior mengenai
budaya dan perilaku UOB melalui lima dimensi berikut:
Struktur Organisasi • Tone from above dan umpan balik karyawan;
Struktur organisasi Bank terdiri dari Dewan Komisaris, • Voice of customer;
Direksi, Komite-Komite, dan Fungsi Kerja. Seluruh • Risiko perilaku;
struktur ini telah disesuaikan dengan kebutuhan Bank • Anti-money laundering; dan
dan persyaratan regulasi. Struktur ini juga didukung • Manajemen risiko yang proaktif.
oleh kebijakan dan prosedur yang komprehensif, sistem
informasi manajemen yang kuat, peran dan tanggung Untuk meningkatkan kesadaran dan menanamkan
jawab yang didefinisikan dengan jelas budaya risiko di seluruh Bank, kami juga:
• Mewajibkan seluruh karyawan untuk menyelesaikan
Proses Tata Kelola pelatihan tahunan yang bersifat wajib, yang
Efektivitas tata kelola diukur berdasarkan pemenuhan memperkuat perilaku berorientasi risiko dalam
tugas dan tanggung jawab oleh Dewan Komisaris, berbagai aspek, seperti Kode Etik UOB, privasi data,
Direksi, dan Komite-Komite. Bank menerapkan model anti pencucian uang, keamanan informasi, dan
tiga lini pertahanan (three-lines-of-defense) sebagai pencegahan kejahatan keuangan;
bagian dari sistem pengendalian internal: • Mewajibkan unit bisnis dan unit pendukung utama
1. Lini pertama – Unit pengambil risiko (unit bisnis/unit untuk melakukan self-assessment tahunan guna
pendukung). mengevaluasi budaya risiko mereka;
2. Lini kedua – Unit Manajemen Risiko dan Unit • Mendorong pemahaman yang lebih mendalam dan
Kepatuhan. praktik manajemen risiko yang konsisten melalui
3. Lini ketiga – Audit Internal. pertemuan internal dan komunikasi karyawan,
serta menampilkan pandangan pemimpin senior
Selain itu, audit berkala yang dilakukan oleh Unit Audit mengenai budaya risiko, studi kasus, dan pelajaran
Internal dan Auditor Eksternal memastikan bahwa yang dapat diambil;
seluruh kebijakan, prosedur, dan sistem informasi • Mengevaluasi pemahaman terhadap budaya risiko
manajemen Bank telah diterapkan secara efektif. yang berlaku di seluruh Bank melalui pertanyaan
terkait manajemen risiko dalam survei keterlibatan
Hasil Tata Kelola karyawan; dan
Pada tahun 2024, Bank secara umum telah mencapai • Menilai keterbukaan dan ketegasan komite
hasil yang positif, terutama dalam aspek berikut: manajemen senior dalam menerima tantangan
• Transparansi dalam pelaporan. serta mempertimbangkan risiko dalam proses
• Kepatuhan terhadap hukum dan regulasi, dengan pengambilan keputusan mereka.
upaya berkelanjutan untuk memperkuat budaya
kepatuhan Bank. Kami juga memastikan bahwa melalui saluran 'Speak Up'
• Perlindungan nasabah, termasuk kepatuhan dan Kebijakan Whistle-blowing UOB, rekan kerja kami
terhadap prinsip perlindungan data pribadi. dapat menyampaikan pandangan atau mengangkat isu
• Objektivitas dalam penilaian dan audit. yang berpotensi menjadi perhatian dengan cara yang
aman, tanpa rasa takut akan pembalasan.
UOB Indonesia memahami pentingnya implementasi
manajemen risiko yang efektif dan komprehensif
dalam semua aspek dan aktivitas Bank. Budaya
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4 355
Page 358
Laporan Keberlanjutan | Mengusung Tanggung Jawab Perusahaan
Pencapaian Tahun 2024
Bank telah melakukan penilaian mandiri terhadap penerapan tata kelola perusahaan yang baik,
sehingga mencapai hasil yang positif. Namun, Bank mengakui area yang perlu diperbaiki, termasuk sistem
pengendalian internalnya.
Sebagai bagian dari langkah-langkah korektif untuk mengatasi area ini, Bank telah mengambil beberapa
tindakan, termasuk:
• Secara proaktif menjangkau divisi terkait selama pengembangan kebijakan baru.
• Memberikan bimbingan sepanjang tahun melalui berbagai kelompok kerja.
• Memperkuat penerapan KPI berbasis risiko untuk memperkuat ekspektasi kepatuhan.
Inisiatif yang Diluncurkan pada 2024 untuk Memperkuat Budaya Risiko
Untuk semakin memperkuat budaya risiko Bank, berbagai inisiatif berikut telah diperkenalkan:
• Pembentukan fungsi Business Risk and Control Management (BRCM) di unit bisnis dan unit pendukung
utama. Fungsi khusus ini membantu dalam mengelola risiko operasional di masing-masing unit bisnis,
bertindak sebagai penghubung utama untuk aktivitas manajemen risiko operasional.
• Peluncuran Risk Culture Award untuk memberikan penghargaan kepada karyawan yang menunjukkan
perilaku yang kuat dalam berorientasi pada risiko dalam tanggung jawab sehari-hari mereka.
• Publikasi berkelanjutan dari seri komunikasi email, di mana pemimpin senior berbagi wawasan tentang
pentingnya membangun budaya risiko yang kuat.
• Kampanye kesadaran risiko yang ditanamkan untuk mempromosikan pola pikir sadar risiko di
kalangan karyawan melalui berbagai forum (misalnya: Start of the Year, CEO Town Hall, BRCM forums),
dengan menekankan praktik risiko yang tangguh guna mendukung pertumbuhan berkelanjutan serta
ketahanan operasional.
• Sosialisasi berkala mengenai pelajaran yang diperoleh dari isu-isu risiko operasional untuk meningkatkan
kesadaran karyawan. Selain itu, Bank telah menerapkan kerangka kerja manajemen konsekuensi, yang
memastikan adanya tindakan disipliner bagi karyawan yang melakukan pelanggaran.
356 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4
Page 359
Kepatuhan Terhadap Regulasi
UOB Indonesia menjunjung tinggi standar etika tertinggi dengan mematuhi
hukum dan peraturan internasional maupun lokal. Kami berkomitmen untuk
mencegah kejahatan keuangan, termasuk perdagangan orang dalam,
pencucian uang, penyuapan, korupsi, dan fraud. Komitmen ini memastikan
bahwa UOB tetap menjadi sumber stabilitas, keamanan, dan kekuatan bagi
para pemangku kepentingan, sekaligus berkontribusi pada integritas dan
kepercayaan dalam sistem keuangan.
Pendekatan Kami Seluruh karyawan, termasuk manajemen dan pekerja
UOB Indonesia berkomitmen untuk melindungi kontrak, diwajibkan untuk menyelesaikan modul
kepentingan pemangku kepentingan, termasuk regulator, pembelajaran online dan penilaian, serta pelatihan
serta menjaga kepercayaan yang mereka berikan penyegaran tahunan mengenai topik berikut:
kepada kami. Kepatuhan terhadap regulasi adalah • Kode Etik UOB
prioritas utama, dan kami senantiasa menghormati • Perdagangan orang dalam dan pelanggaran pasar
serta mematuhi hukum dan peraturan lokal. • Foreign Account Tax Compliance Act (FATCA)
• Common Reporting Standard (CRS)
Kami secara ketat memantau perkembangan regulasi • Anti-pencucian uang/pencegahan pendanaan
dan industri, serta secara aktif berinteraksi dengan terorisme (AML/CFT) dan sanksi
regulator, pembuat kebijakan, lembaga penegak • Anti-penyuapan dan korupsi (termasuk UK Bribery
hukum, dan pemangku kepentingan internal, termasuk Act 2010)
Dewan Komisaris dan Direksi, guna mendapatkan • Kesadaran terhadap fraud
pembaruan regulasi secara berkala. Kami memastikan
bahwa protokol dan proses yang kuat telah diterapkan Seluruh anggota Direksi dan komite juga menerima
untuk menangani persyaratan regulasi yang terus pelatihan rutin mengenai berbagai topik, termasuk
berkembang, yang mencakup identifikasi, penilaian, AML/CFT dan sanksi, anti-penyuapan dan anti-korupsi,
pemantauan, dan pengelolaan risiko kepatuhan serta anti-fraud.
terhadap regulasi.
Karyawan, rekanan bisnis, dan masyarakat dapat
Untuk melindungi integritas sistem keuangan dan melaporkan dugaan atau pelanggaran yang terjadi
penggunanya, UOB Indonesia secara berkelanjutan secara rahasia dan aman, tanpa takut akan pembalasan.
menilai, menyesuaikan, dan memperkuat kebijakan, Laporan dapat dikirimkan melalui surat atau email
proses, serta sistem guna meningkatkan kemampuan kepada Kepala Audit Internal, Presiden Direktur, atau
kami dalam memitigasi risiko kejahatan keuangan. Ketua Komite Audit.
Kode Etik UOB Indonesia menetapkan prinsip perilaku Laporan dapat mencakup dugaan korupsi, fraud, atau
pribadi dan profesional, serta persyaratan bagi potensi pelanggaran hukum, regulasi, maupun kebijakan
semua karyawan untuk menjunjung tinggi standar di UOB Indonesia, termasuk pelanggaran Kode Etik.
etika tertinggi. Rekanan bisnis, termasuk kontraktor Semua laporan akan dijaga kerahasiaannya dan akan
pihak ketiga, agen, staf agensi, konsultan, vendor, dan diselidiki secara independen oleh Audit Internal, Anti-
pemasok, juga tunduk pada Kode Etik, serta kebijakan Financial Crime Investigation & Intelligence (AFC I&I)
dan standar lain yang ditetapkan oleh UOB Indonesia untuk dugaan fraud internal, AFC Operations di unit
dan hukum lokal. Kami menerapkan kebijakan nol bisnis terkait untuk dugaan fraud eksternal, atau Sumber
toleransi terhadap setiap pelanggaran Kode Etik UOB Daya Manusia untuk keluhan terkait ketenagakerjaan
Indonesia. atau pelanggaran non-fraud.
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4 357
Page 360
Laporan Keberlanjutan | Mengusung Tanggung Jawab Perusahaan
Audit Internal secara berkala memberikan pembaruan Selain itu, kami memiliki Country Money Laundering
mengenai laporan whistleblower kepada Dewan Reporting Officers yang berdedikasi untuk memastikan
Komisaris, Komite Audit, Presiden Direktur, Direktur kepatuhan terhadap regulasi APU/PPT. Seluruh
Manajemen Risiko, serta Direktur Kepatuhan, Hukum, karyawan wajib mematuhi Kebijakan Grup APU/PPT/
dan Sekretaris Perusahaan. Sanksi serta hukum APU/PPT dan sanksi yang berlaku.
Karyawan yang melanggar ketentuan ini dapat
Larangan Perdagangan Orang Dalam dikenakan tindakan disipliner yang ketat, termasuk
Seluruh karyawan wajib mematuhi Kebijakan pemutusan hubungan kerja.
Perdagangan Staf UOB Indonesia, yang melarang
praktik perdagangan orang dalam. Kegagalan Kami terus berinvestasi dalam sumber daya manusia,
dalam mematuhi kebijakan ini dapat mengakibatkan sistem, proses, dan alat, dengan mengintegrasikan
tindakan disipliner. Sistem pre-trade clearance kami analitik data canggih untuk memperkuat kapabilitas
mewajibkan karyawan yang memiliki akses terhadap pengawasan risiko, membantu dalam mendeteksi,
informasi orang dalam untuk mendeklarasikan dan mencegah, dan mengatasi pencucian uang, pendanaan
mendapatkan persetujuan sebelum melakukan transaksi terorisme, serta upaya penghindaran sanksi.
sekuritas. Selain itu, Fungsi Kepatuhan secara rutin
meninjau transaksi sekuritas guna mendeteksi potensi Pencegahan Penyuapan dan Korupsi
pelanggaran. UOB Indonesia memiliki sikap tegas terhadap
penyuapan dan korupsi, sebagaimana tercantum
Kepatuhan terhadap Transparansi dan dalam Kode Etik, yang menetapkan kebijakan nol
Kepatuhan Pajak Global toleransi terhadap segala bentuk penyuapan dan
Common Reporting Standard (CRS) adalah standar korupsi. Kami mewajibkan karyawan, kontraktor, vendor,
internasional yang disepakati untuk pertukaran otomatis serta pemangku kepentingan lainnya untuk mematuhi
informasi rekening keuangan antar yurisdiksi untuk ketentuan anti-penyuapan dan anti-korupsi dengan
keperluan pajak, guna memerangi penghindaran pajak disiplin dan penuh tanggung jawab.
dan memastikan kepatuhan pajak. CRS mewajibkan
lembaga keuangan di yurisdiksi yang berpartisipasi Di bawah Kebijakan Manajemen Risiko Hukum, unit bisnis
untuk mengidentifikasi, mengumpulkan, dan melaporkan dan unit pendukung diwajibkan untuk mengidentifikasi,
informasi residensi pajak nasabah setiap tahun, sesuai menilai, memantau, dan melaporkan risiko hukum,
dengan perjanjian pertukaran informasi yang berlaku. termasuk risiko korupsi, dalam area tanggung jawab
masing-masing, berkonsultasi dengan tim Legal guna
UOB berkomitmen untuk mematuhi ketentuan CRS di memastikan kepatuhan terhadap undang-undang anti-
Indonesia, yang diatur dalam POJK No. 25/POJK.03/2019. penyuapan dan anti-korupsi, serta mengelola risiko
yang telah diidentifikasi.
Menjunjung Tinggi Standar APU/PPT dan
Sanksi Kami juga secara rutin meninjau dan mengkomunikasikan
UOB Indonesia telah menerapkan kerangka kerja APU/ kebijakan serta prosedur anti-penyuapan dan anti-korupsi,
PPT dan sanksi yang kuat, sebagaimana diatur dalam termasuk memastikan bahwa ketentuan khusus terkait
POJK No. 8 Tahun 2023 dan SEOJK No. 32/SEOJK.03/2019, anti-korupsi dimasukkan dalam kontrak jika diperlukan.
untuk mendeteksi dan mencegah risiko terkait pencucian
uang, pendanaan terorisme, dan pelanggaran sanksi. UOB Indonesia secara proaktif mengelola risiko fraud
Kerangka kerja ini mencakup berbagai program, melalui kerangka tata kelola yang komprehensif.
termasuk penilaian risiko, pelatihan karyawan, customer Kebijakan Anti-Fraud menetapkan peran dan tanggung
due diligence (CDD), pemantauan transaksi, investigasi jawab dari First Line, Second Line, dan Third Line of
dan pelaporan aktivitas mencurigakan kepada Defense dalam Three Lines Model. Kebijakan ini berfokus
otoritas regulasi terkait. Kami secara berkala meninjau pada enam pilar utama:
kebijakan, prosedur, pedoman, dan sistem kami guna • Pencegahan
memastikan bahwa sistem tersebut kuat dan sesuai • Deteksi
dengan persyaratan regulasi. Selain itu, audit internal • Respon
dan eksternal juga dilakukan terhadap kerangka kerja • Penyelesaian
dan program terkait. • Optimalisasi
• Pelaporan
358 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4
Page 361
Seluruh unit bisnis dan unit pendukung di First Line Kami terus berinvestasi dalam sistem pemantauan dan
menerima pelatihan kesadaran terhadap risiko fraud deteksi fraud, mencakup sumber daya manusia, proses,
yang terstruktur, untuk meningkatkan kemampuan dan teknologi. Risiko fraud juga dievaluasi sebagai
dalam mendeteksi fraud internal dan eksternal. Di bagian dari Key Risk and Control Self-Assessment
dalam First Line, terdapat tim manajemen risiko dan (KRCSA) tahunan UOB Indonesia.
pengendalian bisnis (Line 1.5) yang berperan dalam
menyediakan dukungan dan saran dalam perancangan Melalui komunikasi nasabah yang rutin, termasuk email,
serta implementasi pengendalian internal, melakukan media sosial resmi, aplikasi mobile banking, layar di
penilaian risiko fraud, menyediakan informasi manajemen cabang, dan saluran digital lainnya, kami meningkatkan
terkait risiko fraud. Sebagai Third Line of Defense, kesadaran nasabah terhadap pencegahan fraud.
Audit Internal melakukan penilaian independen atas Komunikasi ini mencakup peringatan fraud (Scam Alerts)
keandalan, kecukupan, dan efektivitas pengendalian dan video edukasi tentang pencegahan fraud.
internal, manajemen risiko, serta proses tata kelola UOB
Indonesia dalam mengelola risiko kejahatan keuangan.
Pencapaian Tahun 2024
Dalam membangun dan meningkatkan kesadaran terhadap Anti-Fraud bagi karyawan,
UOB Indonesia secara konsisten menyelenggarakan pelatihan dan komunikasi terkait
topik anti-fraud, termasuk:
• Peningkatan pelatihan karyawan melalui sesi online atau tatap muka di seluruh cabang
UOB di Indonesia, mencakup topik anti-fraud serta berbagi pelajaran dari kasus
sebelumnya, tanda peringatan (red flags), dan taktik fraud terbaru.
• Distribusi rutin Electronic Distribution Messages (EDMs) kepada seluruh karyawan untuk
memberikan pembaruan mengenai tren terbaru terkait scam atau fraud.
• Dukungan terhadap inisiatif Indonesia Anti-Scam Centre (IASC) serta partisipasi aktif
sebagai anggota untuk memerangi dan mengurangi fraud di industri keuangan.
• Kontribusi dalam upaya kolektif sektor keuangan dalam memerangi fraud, dengan
berpartisipasi dalam Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI) serta berkolaborasi
dalam regulasi penanganan transaksi transfer dana yang terindikasi sebagai fraud.
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4 359
Page 362
Laporan Keberlanjutan | Mengusung Tanggung Jawab Perusahaan
Keamanan Informasi
UOB Indonesia berkomitmen kuat dalam melindungi data dan aset kami dari
ancaman siber yang terus berkembang. Kami menerapkan strategi pemantauan,
deteksi, dan respons cepat yang canggih untuk mencegah, mendeteksi, dan
merespons ancaman keamanan siber eksternal. Dengan terus memperkuat
kapabilitas organisasi dan teknis, kami bertujuan untuk mempertahankan
standar tertinggi dalam integritas operasional dan ketahanan sistem serta
infrastruktur kami.
Pendekatan Kami
Komitmen kami terhadap standar tertinggi dalam privasi Pencapaian Tahun 2024
data dan keamanan siber tercermin dalam prinsip-
prinsip berikut:
Dalam rangka mematuhi POJK 11/2022 tentang
• Menjamin Manajemen Data yang Bertanggung
Penyelenggaraan Teknologi Informasi di Bank
Jawab – Kami menerapkan pedoman ketat dan
Umum dan SEOJK 29/2022 tentang Ketahanan
menjalankan program kesadaran untuk melindungi
dan Keamanan Siber untuk Bank Umum, kami
kerahasiaan dan privasi data. Pendekatan ini
telah menerapkan pembaruan terbaru dalam
selaras dengan hukum perlindungan data yang
Kebijakan Manajemen Keamanan Teknologi
berlaku, sensitivitas bisnis internal, serta persyaratan
Informasi dan Ketahanan Siber. Selain itu, sesuai
regulasi yang terus berkembang.
dengan Undang-Undang No. 27 Tahun 2022
• Memperkuat Langkah-Langkah Keamanan
tentang Perlindungan Data Pribadi, kami telah
Siber – Kami terus meningkatkan kapabilitas
memperkenalkan Kebijakan Perlindungan Data
keamanan siber untuk menghadapi ancaman baru,
Pribadi, yang mengatur penanganan, keamanan,
menyesuaikan dengan landskap keamanan yang
dan manajemen data pribadi di dalam Bank.
berkembang, serta memastikan perlindungan data
UOB Indonesia dan informasi nasabah kami.
• Membangun Budaya "Security-First" – Kami
mendorong prinsip bahwa keamanan siber adalah
Sertifikasi Keamanan Siber dan Mitigasi
tanggung jawab semua pihak. Melalui pelatihan
Risiko
wajib, kami membekali seluruh karyawan dengan
Sebagai bagian dari komitmen kami terhadap standar
pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan,
keamanan tinggi, UOB Indonesia telah berhasil
dengan tingkat kelulusan 100% secara konsisten.
mempertahankan sertifikasi ISO 27001:2022 untuk
Sistem Manajemen Keamanan Informasi. Sertifikasi ini
Komitmen kami terhadap sistem informasi yang tangguh
mencakup pengembangan, operasional, dan basis data
dan aman, yang mendukung strategi bisnis dan
nasabah untuk aplikasi TMRW, PIB, dan Infinity. Audit
operasional perbankan, diperkuat oleh tim profesional
eksternal independen kembali menegaskan validitas
yang terampil, dengan keahlian dalam mengelola dan
sertifikasi ini, tanpa ditemukan isu besar.
melindungi infrastruktur digital Bank.
Untuk memitigasi risiko akses data yang tidak sah
atau kebocoran data, kami telah menerapkan sistem
Pencegahan Kehilangan Data (Data Loss Prevention/
DLP) berlapis, yang mencakup.
360 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4
Page 363
Penilaian Keamanan Siber dan Kesadaran Memperkuat Infrastruktur Keamanan
Karyawan Di bidang teknologi, kami terus meningkatkan infrastruktur
Untuk semakin memperkuat kerangka kerja keamanan keamanan kami melalui langkah-langkah perlindungan
siber, kami telah melakukan Cyber Security Maturity data yang inovatif. Pada tahun 2024, kami memperkenalkan
Assessment (CSMA) pada Desember 2024 guna beberapa inisiatif baru yang berkaitan dengan menjaga
mengevaluasi ketahanan siber kami, serta Digital keamanan email, menandai konten digital untuk keamanan,
Maturity Assessment (DMA) untuk menilai kemajuan serta mengatur dan melindungi informasi.
transformasi digital. Evaluasi ini membantu kami
mengidentifikasi area yang perlu ditingkatkan dan Inisiatif ini semakin melindungi data nasabah dan
memastikan strategi keamanan kami tetap efektif. meminimalkan risiko kebocoran data.
Meningkatkan kesadaran akan keamanan informasi di Komitmen terhadap Kepatuhan dan
kalangan karyawan juga merupakan prioritas utama. Ketahanan Siber
Pada tahun 2024, kami memperluas Program Kesadaran Untuk memperkuat kerangka kerja keamanan siber,
Keamanan Informasi dengan memanfaatkan berbagai seluruh karyawan UOB Indonesia diwajibkan menjalani
saluran komunikasi seperti Electronic Direct Mail pelatihan keamanan informasi tahunan. Pada tahun
(EDM), poster, dan simulasi phishing. Inisiatif-inisiatif 2024, seluruh karyawan berhasil menyelesaikan
ini mencakup topik-topik penting seperti perlindungan pelatihan ini, menunjukkan kepatuhan penuh terhadap
keamanan data, menjaga kerahasiaan data, tren protokol keamanan kami.
serangan siber terkini, cara mengidentifikasi dan
menghindari phishing, serta risiko kemitraan eksternal. Sepanjang tahun, Bank tidak menghadapi klaim hukum
terkait insiden siber atau pelanggaran data pribadi.
Selain itu, Bank mengadakan Information Security Strategi keamanan siber kami yang proaktif mencakup
Roadshow pada September 2024 untuk memperkuat peningkatan berkelanjutan terhadap mekanisme
budaya kesadaran keamanan dan menekankan peran pertahanan dan model operasional, yang secara efektif
setiap karyawan dalam melindungi data sensitif serta memitigasi risiko. Inisiatif ini tidak hanya berkontribusi
menjaga integritas sistem. pada keamanan institusi, tetapi juga pada stabilitas
sistem keuangan secara lebih luas serta meningkatkan
kepercayaan publik terhadap industri perbankan.
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4 361
Page 364
Laporan Keberlanjutan | Mengusung Tanggung Jawab Perusahaan
Dampak Lingkungan Langsung
Di UOB Indonesia, kami memiliki komitmen yang untuk melestarikan sumber
daya dan mengurangi emisi gas rumah kaca, dengan menyadari pentingnya
menjaga lingkungan demi kesejahteraan para pemangku kepentingan kami
serta generasi mendatang. Kami mengakui adanya dampak lingkungan
langsung dari operasional kami dan berfokus untuk mengurangi jejak
karbon seiring dengan pertumbuhan bisnis. Strategi kami memadukan
inisiatif efisiensi energi dengan budaya kepedulian terhadap lingkungan di
tempat kerja. Dengan memberdayakan karyawan untuk menerapkan praktik
berkelanjutan, kami bertujuan untuk semakin mengurangi dampak lingkungan
dan mendorong keberlanjutan jangka panjang.
Pendekatan Kami
Dampak lingkungan utama dari operasional kami berasal dari konsumsi listrik, air, bahan bakar, dan sumber daya
lainnya, serta dari timbulan limbah. Untuk mengatasinya, kami berfokus pada penghematan energi dan pengelolaan
sumber daya melalui program efisiensi energi dan strategi pengelolaan limbah yang komprehensif. Upaya ini
membantu meminimalkan konsumsi sumber daya dan secara signifikan mengurangi limbah ke tempat pembuangan
akhir, mendukung tujuan lingkungan kami secara menyeluruh dan berkontribusi terhadap masa depan yang lebih
berkelanjutan.
Efisiensi Energi Kompensasi
Energi Terbarukan Karbon
Kami menambahkan fitur Kami menggunakan sumber Kami menggunakan kompensasi
keberlanjutan di berbagai energi bersih melalui pengadaan karbon berkualitas tinggi
gedung kami, termasuk: Sertifikat Energi Terbarukan (REC) yang terdaftar pada standar
• sistem pencahayaan LED berkualitas tinggi dari proyek internasional seperti Gold
yang lebih hemat energi; energi terbarukan yang terdaftar Standard dan Verified Carbon
• optimalisasi dan peningkatan di registri internasional seperti Standard untuk emisi karbon yang
sistem pendingin udara International Renewable Energy tersisa, melalui proyek-proyek
untuk meningkatkan efisiensi Certificate (I-REC) atau Tradeable seperti proyek energi surya dan
energi. Instrument for Global Renewable proyek kompor bersih.
(TIGR).
Efisiensi Energi
Kami berkomitmen pada pengelolaan sumber daya yang bertanggung jawab dan pengurangan emisi karbon. Fokus kami
pada efisiensi energi didasari oleh pemahaman bahwa konsumsi listrik merupakan salah satu sumber utama emisi gas
rumah kaca (GRK) Cakupan 1 dan 2.
Untuk mengatasinya, kami mendorong karyawan untuk menerapkan langkah-langkah sederhana namun berdampak
besar, seperti mematikan lampu yang tidak diperlukan, mengoptimalkan penggunaan pendingin ruangan selama
jam operasional, dan menggunakan peralatan hemat energi jika memungkinkan. Tindakan harian ini mencerminkan
dedikasi UOB Indonesia dalam membangun budaya pelestarian sumber daya.
362 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4
Page 365
Kami mengadopsi teknologi inovatif dan hemat energi. Emisi Cakupan 1 kami terutama berasal dari penggunaan
Inisiatif utama dalam upaya ini adalah transisi bertahap bahan bakar pada kendaraan operasional, genset,
dari pencahayaan konvensional ke sistem LED di seluruh dan refrigeran. Untuk mengurangi emisi ini, kami telah
kantor kami. berinvestasi dalam kompensasi karbon berkualitas
tinggi yang tersertifikasi oleh standar internasional.
Meskipun konsumsi listrik kami secara keseluruhan
(tidak termasuk data centre) mengalami peningkatan, Pengelolaan Limbah
kami berhasil menurunkan intensitas penggunaan listrik Sejak tahun 2019, kami secara aktif berupaya
sebesar 7,6% dibandingkan tahun 2023. Berdasarkan meminimalkan limbah anorganik yang dibuang ke
pencapaian ini, kami tengah mengevaluasi kelayakan tempat pembuangan akhir (TPA). Melalui kerja sama
untuk memperluas penerapan retrofit hemat energi ke dengan perusahaan pengelola limbah pihak ketiga,
kantor cabang, guna semakin mendorong pengurangan kami memastikan daur ulang yang tepat untuk limbah
konsumsi energi dan mendukung tujuan keberlanjutan organik maupun anorganik, sehingga secara signifikan
lingkungan yang lebih luas. mengurangi pembuangan ke TPA. Inisiatif ini merupakan
bagian penting dari komitmen kami terhadap
Energi Terbarukan keberlanjutan dan ekonomi sirkular.
Dalam jangka menengah hingga panjang, kami
menargetkan peningkatan pemanfaatan energi Untuk meningkatkan pemilahan limbah, kami telah
terbarukan melalui instalasi panel surya di lokasi menyediakan tempat sampah khusus untuk kertas,
operasional serta pembelian Renewable Energy limbah anorganik, dan limbah organik di seluruh gedung
Certificates (REC). kantor kami. Selain itu, kami bekerja sama dengan
perusahaan pengelola limbah untuk menangani dan
Sebagai langkah penting menuju adopsi energi mendaur ulang limbah di kantor pusat dan sembilan
terbarukan, kami telah memasang dan mengoperasikan lokasi lainnya. Pendekatan kami ini selaras dengan
panel surya di kantor Wahid Hasyim, yang menghasilkan konsep Zero Waste to Landfill.
total produksi listrik sebesar 62 MWh pada tahun
2024. Langkah ini sejalan dengan strategi kami Meskipun bahan daur ulang belum diintegrasikan
untuk mengintegrasikan praktik berkelanjutan dalam ke dalam operasi inti kami, kami
operasional dan mengurangi ketergantungan pada memprioritaskan penggunaan bahan yang ramah
sumber energi konvensional. lingkungan apabila memungkinkan. Ini termasuk
penggunaan bahan pembersih ramah lingkungan
Selain itu, kami berkomitmen untuk memastikan bahwa dan pembelian kertas kantor yang bersertifikat
konsumsi listrik kami, di kantor pusat, kantor cabang, Sistem Verifikasi Legalitas Kayu (SVLK) dan Programme
pusat data, dan armada kendaraan listrik, didukung oleh for The Endorsement of Forest Certification Indonesia
sumber energi terbarukan. Untuk mencapai hal ini, kami Forest Certification Cooperation (PEFC-IFCC) yang
telah membeli dan menggunakan 20.092 REC dari sektor memastikan bahwa bahan baku berasal dari
energi panas bumi Indonesia. REC ini telah tersertifikasi hutan yang dikelola secara berkelanjutan.
oleh International Renewable Energy Certificate (I-REC),
yang menjamin keaslian dan kepatuhan terhadap
standar keberlanjutan global.
Kompensasi Karbon
Meskipun fokus utama kami adalah pada pengurangan
konsumsi energi dan peningkatan penggunaan energi
terbarukan, kami menyadari bahwa beberapa emisi,
khususnya emisi Cakupan 1 dan Cakupan 3 non-
pembiayaan, sulit untuk dihilangkan sepenuhnya.
Untuk emisi yang sulit dikurangi ini, kami mengandalkan
kompensasi karbon (carbon offsets).
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4 363
Page 366
Laporan Keberlanjutan | Mengusung Tanggung Jawab Perusahaan
Konservasi Air
Kami memperoleh pasokan air dari berbagai penyedia, Pencapaian Tahun 2024
terutama Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM),
tergantung pada ketersediaan air di masing-masing
wilayah. Hal ini memastikan pasokan air yang konsisten
• Mengganti sekitar 1.000 lampu
sambil mempertimbangkan sumber daya air lokal. non-LED dengan lampu LED,
menghasilkan penghematan energi
Untuk mendorong pengelolaan air yang berkelanjutan, tahunan sebesar ±79.900 kWh.
kami secara rutin melakukan pemeliharaan instalasi air • Membeli dan menggunakan 20.092
guna mencegah kebocoran, memasang keran hemat
Renewable Energy Certificates
air, serta mengadakan kampanye konservasi. Upaya ini
mendorong penggunaan air yang bertanggung jawab
(RECs) dari sektor energi panas
dan meningkatkan kesadaran karyawan, mendukung bumi Indonesia.
keberlanjutan komunitas yang lebih luas. • Membeli 2.452 kredit karbon, yang
tersertifikasi oleh Verified Carbon
Keanekaragaman Hayati Standard (VCS) dan Gold Standard,
UOB Indonesia berkomitmen untuk menjaga
untuk mengurangi emisi Scope 1
keanekaragaman hayati dan memastikan bahwa
aktivitas kami tidak berdampak negatif terhadap
dan Scope 3 (perjalanan bisnis via
kawasan yang memiliki nilai ekologis signifikan. udara).
Operasional dan aset yang kami kelola tidak berlokasi • Tidak termasuk pusat data, intensitas
di atau dekat dengan wilayah lindung, sehingga gabungan emisi Cakupan 1 dan
lingkungan tersebut tetap terjaga dari gangguan. Cakupan 2 (kgCO2e/m²) berkurang
sebesar 13,2% dibandingkan
dengan tahun 2018.
• Mengalihkan 49% pembuangan
limbah dari TPA, memperkuat
komitmen kami terhadap
pengelolaan limbah yang lebih baik
dan keberlanjutan.
364 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4
Page 367
Pengadaan Berkelanjutan
UOB Indonesia berupaya menyelaraskan kegiatan pengadaan kami dengan
tujuan lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG) untuk mendukung perlindungan
terhadap kesejahteraan ekologi dan sosial, termasuk hak asasi manusia. Hal ini
merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari etos kami dalam menjalankan
praktik bisnis yang bertanggung jawab.
Pendekatan Kami
Pendekatan kami dalam menangani risiko dan dampak ESG dari operasional kami mencakup pengadaan produk
dan layanan dari pemasok, yang mencakup pihak ketiga mana pun, perusahaan, atau individu yang menyediakan
produk atau layanan kepada kami. Kami berkomitmen untuk bermitra dengan pemasok yang menunjukkan komitmen
kuat terhadap tata kelola perusahaan yang baik, kepatuhan terhadap regulasi, menjunjung tinggi hak asasi
manusia, praktik ketenagakerjaan yang etis, serta kepedulian terhadap lingkungan, dan menyediakan lingkungan
kerja yang aman dan sehat bagi seluruh karyawan. Kami memahami bahwa terdapat risiko ESG yang terkait dengan
aktivitas para pemasok kami, dan bahwa tingkat risiko ini dapat berbeda tergantung pada sektor, skala, dan lokasi
mereka. UOB Indonesia Supplier Sustainability Principle mencakup aspek tata kelola perusahaan dan kepatuhan,
ketenagakerjaan dan hak asasi manusia, serta lingkungan, kesehatan, dan keselamatan.
Pencapaian Tahun 2024
Melakukan perluasan uji coba penerapan Supplier Sustainability Principle dari 7
pemasok material pada tahun 2023 menjadi 25 pemasok pada tahun 2024.
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4 365
Page 368
Laporan Keberlanjutan | Mengusung Tanggung Jawab Perusahaan
Penatalayanan Komunitas
UOB Indonesia berkomitmen terhadap kesejahteraan komunitas tempat kami
beroperasi, dengan mendukung pembangunan sosial melalui fokus pada seni,
anak-anak, dan pendidikan. Kami percaya bahwa bidang-bidang ini sangat
penting bagi kemajuan masyarakat. Selama beberapa dekade, upaya kami di
kawasan telah mendukung individu kurang mampu, penyandang kebutuhan
khusus, serta mereka yang memiliki potensi yang belum tergali.
Pendekatan Kami
Inisiatif tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) kami dijalankan melalui program UOB Indonesia Heartbeat
CSR, yang bertujuan untuk mendorong pembangunan berkelanjutan dan masyarakat yang lebih inklusif di seluruh
wilayah. Kami menerapkannya melalui kerangka kerja 3P kami:
• Filantropi korporasi
• Kemitraan dengan pemangku kepentingan
• Partisipasi karyawan
Prosedur CSR UOB Indonesia memastikan bahwa seluruh kegiatan kami bersifat strategis, berdampak, dan sejalan
dengan arah bisnis kami, guna mendorong pertumbuhan berkelanjutan bagi komunitas yang kami dukung.
Kompetisi UOB Painting of the Year (POY)
Kami percaya bahwa seni memiliki peran penting
dalam mendorong inklusi sosial, dan kami telah
mendukung para seniman serta memberdayakan
komunitas di seluruh Asia selama lebih dari empat
dekade. Kompetisi unggulan kami, UOB Painting
of the Year (POY), memberikan kesempatan bagi
seniman Indonesia, baik yang sudah mapan maupun
pendatang baru, untuk menunjukkan bakat artistik
mereka dan meraih pengakuan di tingkat Asia
Tenggara. Sejak pertama kali diselenggarakan
pada tahun 2010, kompetisi ini telah menemukan
dan membina lebih dari 100 seniman berbakat di
Indonesia.
Mendorong Kepedulian Lingkungan
Kami mendorong penerapan praktik berkelanjutan yang ramah lingkungan di kalangan rekan kerja maupun
komunitas. Kami menjalin kolaborasi dengan mitra yang memiliki visi serupa, termasuk lembaga layanan sosial dan
perusahaan, untuk menyelenggarakan kegiatan ekowisata (eco-excursions), memberikan edukasi kepada anak-
anak mengenai keberlanjutan, serta mendukung komunitas marjinal.
Mendukung Komunitas Difabel
UOB berkomitmen untuk membangun masyarakat yang inklusif. Kami memulai kelas bahasa isyarat, yang memberi
kesempatan kepada rekan kerja untuk mempraktikkan komunikasi menggunakan bahasa isyarat dan turut berperan
dalam menciptakan lingkungan yang inklusif bagi penyandang tunarungu.
366 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4
Page 369
Pencapaian Tahun 2024
Membuat Seni Lebih Dapat Diakses oleh Komunitas
Sebagai salah satu institusi keuangan terkemuka yang memiliki komitmen kuat dalam mendukung dunia
seni, UOB Indonesia berdedikasi untuk membina para seniman dan mengapresiasi kontribusi mereka
terhadap ekosistem seni yang dinamis. Dalam rangka peluncuran kompetisi UOB Painting of the Year (POY)
ke-14 (Indonesia), UOB Indonesia memperkenalkan inisiatif kuliner bertajuk “Palette to Plate: When Art
Meets Flavour”, yang bertujuan meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap seni sekaligus mengundang
mereka merasakan perpaduan antara cita rasa dan kreativitas. Melalui penggabungan unsur seni
dan kuliner, kami ingin menginspirasi serta melibatkan publik melalui eksplorasi ekspresi artistik secara
multisensorik.
Menyebarkan Kepedulian Melalui Seni
Dalam merayakan semangat berbagi selama bulan Ramadan, UOB TMRW Indonesia meluncurkan
kampanye bertajuk 'Bertindak dengan Niat Baik', yang dipromosikan melalui saluran media sosial kami.
Kami mengundang lebih dari 100.000 pengikut untuk membagikan pengalaman mereka melalui Instagram
Stories. Kampanye ini menghasilkan lebih dari 510 kisah kepedulian, yang kemudian digunakan untuk
merancang art kits dan aplikasi digitalnya. Kit tersebut didistribusikan kepada 600 anak dari enam
yayasan di Indonesia.
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4 367
Page 370
Laporan Keberlanjutan | Mengusung Tanggung Jawab Perusahaan
Pencapaian Tahun 2024
Mendukung Komunitas Tuna Rungu
Pada tahun 2024, rekan-rekan kami berpartisipasi dalam
kelas bahasa isyarat dan mengunjungi komunitas tuna
rungu di Jakarta, Bandung, dan Semarang, termasuk
Sekolah Luar Biasa (SLB) Santi Rama, SLB Cicendo, dan
SLB Negeri Semarang. Selama kunjungan tersebut, mereka
membawakan lagu anak-anak daerah dengan bahasa
isyarat, memberikan edukasi kepada komunitas tuna rungu
tentang cara membuka rekening bank, menggunakan fitur
chat layanan nasabah, serta mengenali uang palsu. Selain
itu, kami juga mendistribusikan alat bantu dengar senilai
hampir Rp100 juta.
Memperluas Upaya Kepedulian Sosial
UOB mendukung pemuda marjinal melalui olahraga
dengan melibatkan rekan-rekan kami yang memiliki
keahlian dalam bola basket untuk menjadi sukarelawan
dan melatih mereka, serta menyumbangkan infrastruktur
olahraga bola basket. Ini termasuk membangun ring baru
dan memperbaiki ring yang sudah ada di Ruang Publik
Terpadu Ramah Anak Gondangdia, Jakarta. Selain itu,
manajemen senior dan karyawan kami menghabiskan
waktu bersama anak-anak muda tersebut selama bulan
Ramadan, bekerja sama dengan Yayasan Sekolah Cinta
Anak Indonesia (SEKOCI).
368 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4
Page 371
Pada bulan Desember 2024, tim pemenang dari
Branch Sustainability Festival berpartisipasi
dalam program 'Menanam 1.000 Mangrove
bersama UOB Indonesia' di Wonorejo, Surabaya.
Kegiatan ini diselenggarakan bersama Lindungi
Hutan, sebuah platform crowd-planting daring
yang bertujuan menanam mangrove sebanyak
jumlah penduduk Indonesia. Aktivitas ini dilakukan
bersama warga pesisir setempat.
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4 369
Page 372
Laporan Keberlanjutan
Indeks dan
Lembar Umpan Balik
371 Indeks POJK 51/2017
373 Tanggapan terhadap Umpan Balik dari
Laporan Tahun Sebelumnya
374 Lembar Umpan Balik
370 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4
Page 373
Indeks POJK 51/2017 [OJK G.5]
No. Indeks Nama Indeks Halaman
STRATEGI KEBERLANJUTAN
A.1 Penjelasan Strategi Keberlanjutan 326
IKHTISAR KINERJA KEBERLANJUTAN
B.1 Ikhtisar Kinerja Ekonomi 324
B.2 Ikhtisar Kinerja Lingkungan Hidup 324
B.3 Ikhtisar Kinerja Sosial 324
PROFIL PERUSAHAAN
C.1 Visi, Misi, dan Nilai Keberlanjutan 48
C.2 Alamat Perusahaan 43
C.3 Skala Perusahaan 42-43
C.4 Produk, Layanan, dan Kegiatan Usaha yang Dijalankan 43
C.5 Keanggotaan Pada Asosiasi 43
C.6 Perubahan Organisasi Bersifat Signifikan 69
LAPORAN DIREKSI
D.1 Laporan Direksi 35
TATA KELOLA KEBERLANJUTAN
E.1 Penanggungjawab Penerapan Keuangan berkelanjutan 329
E.2 Pengembangan Kompetensi Terkait Keuangan berkelanjutan 330
E.3 Penilaian Risiko Atas Penerapan Keuangan berkelanjutan 242
E.4 Hubungan Dengan Pemangku Kepentingan
E.5 Permasalahan Terhadap Penerapan Keuangan berkelanjutan 331
KINERJA KEBERLANJUTAN
F.1 Kegiatan Membangun Budaya Keberlanjutan 340
KINERJA EKONOMI
F.2 Perbandingan Target dan Kinerja Produksi, Portofolio, Target 335
Pembiayaan, atau Investasi, Pendapatan dan Laba Rugi
F.3 Perbandingan Target dan Kinerja Portofolio, Target Pembiayaan, atau 338
Investasi Pada Instrumen Keuangan atau Proyek yang Sejalan.
KINERJA LINGKUNGAN
Umum
F.4 Biaya Lingkungan Hidup 362
Aspek Material
F.5 Penggunaan Material yang Ramah Lingkungan 362
Aspek Energi
F.6 Jumlah dan Intensitas Energi yang Digunakan 379
F.7 Upaya dan Pencapaian Efisiensi Energi dan Penggunaan Energi 363
Terbarukan
Aspek Air
F.8 Penggunaan Air 379
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4 371
Page 374
Laporan Keberlanjutan
No. Indeks Nama Indeks Halaman
Aspek Keanekaragaman Hayati
F.9 Dampak Dari Wilayah Operasional yang Dekat atau Berada Di Daerah 364
Konservasi atau Memiliki Keanekaragaman Hayati
F.10 Usaha Konservasi Keanekaragaman Hayati 364
Aspek Emisi
F.11 Jumlah dan Intensitas Emisi yang Dihasilkan Berdasarkan Jenisnya 379
F.12 Upaya dan Pencapaian Pengurangan Emisi yang Dilakukan 379
Aspek Limbah dan Efluen
F.13 Jumlah Limbah dan Efluen yang Dihasilkan Berdasarkan Jenis 379
F.14 Mekanisme Pengelolaan Limbah dan Efluen 365
F.15 Tumpahan yang Terjadi (Jika Ada) 365
Aspek Pengaduan Terkait Lingkungan Hidup
F.16 Jumlah dan Materi Pengaduan Lingkungan Hidup yang Diterima dan -
Diselesaikan
KINERJA SOSIAL
F.17 Komitmen LJK, Emiten, atau Perusahaan Publik Untuk Memberikan 346
Layanan Atas Produk dan/ atau Jasa yang Setara Kepada Konsumen
Aspek Ketenagakerjaan
F.18 Kesetaraan Kesempatan Bekerja 116, 348
F.19 Tenaga Kerja Anak dan Tenaga Kerja Paksa 348
F.20 Upah Minimum Regional 116, 347
F.21 Lingkungan Bekerja yang Layak dan Aman 351
F.22 Pelatihan dan Pengembangan Kemampuan Pegawai 117
Aspek Masyarakat 366
F.23 Dampak Operasi Terhadap Masyarakat Sekitar 236
F.24 Pengaduan Masyarakat 367-369
F.25 Kegiatan Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) 344
Tanggung Jawab Pengembangan Produk/Jasa Berkelanjutan:
F.26 Inovasi dan Pengembangan Produk/Jasa Keuangan berkelanjutan 342
F.27 Produk/Jasa yang Sudah Dievaluasi Keamanannya Bagi Pelanggan 341
F.28 Dampak Produk/Jasa 341
F.29 Jumlah Produk yang Ditarik Kembali 341
F.30 Survei Kepuasan Pelanggan Terhadap Produk dan/atau Jasa Keuangan 341
Berkelanjutan
LAIN-LAIN
G.1 Verifikasi Tertulis Dari Pihak Independen, Jika Ada -
G.2 Lembar Umpan Balik 374
G.3 Tanggapan Terhadap Umpan Balik Laporan Keberlanjutan Tahun 373
Sebelumnya
G.5 Daftar Pengungkapan Sesuai POJK 51/2017 371
372 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4
Page 375
Tanggapan terhadap Umpan Balik dari
Laporan Tahun Sebelumnya
Kami sangat menghargai masukan dari para pemangku kepentingan terhadap
Laporan Keberlanjutan kami karena dapat membantu kami dalam meningkatkan
kualitas dan relevansi pengungkapan informasi. Namun, kami tidak menerima
masukan atas laporan tahun sebelumnya. Meskipun demikian, kami tetap
berkomitmen untuk terus melakukan perbaikan dan menerima setiap masukan
maupun saran.
Kami mendorong para pemangku kepentingan untuk menyampaikan masukan
dengan mengisi formulir umpan balik yang tersedia dalam laporan ini, karena
pandangan Anda sangat berharga dalam membentuk pengungkapan
keberlanjutan kami di masa mendatang.
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4 373
Page 376
Laporan Keberlanjutan
Lembar Umpan Balik
Tanggapan Anda terhadap pertanyaan di bawah ini sangat berharga bagi kami dan kami menyambut umpan
balik Anda.
No. Pertanyaan Ya Tidak
1. Laporan ini memberi informasi yang bermanfaat. { } { }
2. Laporan ini mudah dimengerti. { } { }
3. Laporan ini telah mendorong saudara untuk berkontribusi dalam keberlanjutan. { } { }
Seberapa penting/menarik kinerja dibawah ini: (Skala 1-10)
4. Kinerja Ekonomi
5. Kinerja Sosial
6. Kinerja Lingkungan
7. Materi apa yang dirasa perlu ditambahkan?
8. Kontribusi apa yang dirasa perlu ditingkatkan Perseroan?
9. Saran dan masukan lain:
Profil Pemangku Kepentingan
( ) Pemegang saham/Investor ( ) Karyawan ( ) Konsumen ( ) Masyarakat Umum ( ) Pemerintah
( ) Mitra bisnis ( ) Media ( ) LSM ( ) Lain-lain
Hubungi Kami
Pertanyaan, saran, atau umpan balik atas laporan keberlanjutan ini dapat ditujukan kepada:
PT Bank UOB Indonesia +62 21 2350 6000 UOB Indonesia,
sustainability@uob.co.id
(hunting) TMRW Indonesia
UOB Plaza
Jl. M.H Thamrin No. 10 +62 21 2993 6632 www.uob.co.id uobcards.id,
DKI Jakarta 10230 TMRWIndonesia
Indonesia 14008
UOB Indonesia
374 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4
Page 377
Lampiran P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4 375
Page 378
Laporan Keberlanjutan
Ikhtisar Keberlanjutan
Kinerja Ekonomi
Uraian Satuan 2024 2023 2022
Laba Usaha Rp miliar 608 917 1.136
Laba Tahun Berjalan Rp miliar 406 675 951
Pembiayaan untuk Kegiatan Usaha Berkelanjutan Rp miliar 19.436 16.082 15.717
(Kerangka POJK 51)
Pajak Pendapatan Perusahaan Rp miliar 159 237 197
Pembiayaan terhadap Kegiatan Usaha Berkelanjutan
Uraian Satuan 2024 2023 2022
Energi terbarukan Rp miliar 202 242 1.871
Efisiensi energi Rp miliar 224
Pengelolaan sumber daya dan penggunaan lahan Rp miliar 4.926 2.219 2.110
berkelanjutan
Transportasi ramah lingkungan Rp miliar 11
Produk yang dapat mengurangi penggunaan sumber Rp miliar 1.201 759 651
daya dan polusi (eco-efficient)
Bangunan Ramah Lingkungan yang Memenuhi Standar Rp miliar 1.134 717 0
atau Sertifikasi yang Diakui Secara Nasional, Regional,
atau Internasional
Kegiatan Usaha dan/atau Kegiatan Lain dari Kegiatan Rp miliar 1.138 1.089 421
Usaha Ramah Lingkungan Lainnya
Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) 10.599 11.055 10.664
Klasifikasi keuangan berkelanjutan POJK 51 Rp miliar 19.436 16.082 15.717
Total Pinjaman Rp miliar 100.412 84.023 85.535
Pembiayaan Berkelanjutan terhadap total kredit % 19,3 19,1 18,4
NPL penyaluran kredit UMKM % 3,9 5,8 7,3
Inklusi Keuangan
Uraian Satuan 2024 2023 2022**
Jumlah sekolah yang dikunjungi melalui program Unit 7 6 2
outreach*
Jumlah pembukaan rekening pelajar** Unit 673 931 901
Dana yang disimpan di rekening pelajar Rp miliar 41 35 25
*) Masa pandemi.
**) Jumlah rekening pelajar yang dibuka pada tahun 2022 bersumber dari program produk umum baik secara virtual maupun tatap muka.
376 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4
Page 379
Kinerja Sosial
Komposisi Karyawan berdasarkan Gender
Gender Satuan 2024 2023 2022
Perempuan % 46 47 48
Laki-laki % 54 53 52
Total Karyawan karyawan 4.002 4.252 3.273
Komposisi Dewan Komisaris dan Direksi Berdasarkan Gender
Gender Satuan 2024 2023 2022
Perempuan % 86 93 92
Laki-laki % 14 7 8
Pelatihan Karyawan
Uraian Satuan 2024 2023 2022
Total peserta untuk semua pelatihan (dihitung dua Unit 82.563 100.836 93.127
kali lipat jika peserta pelatihan menghadiri beberapa
kursus)
Total jam pelatihan Jam 194.344 188.973 216.654
Jumlah total karyawan yang menghadiri pelatihan Unit 4.412 4.590 3.687
Rata-rata hari pelatihan (man-days) per headcount Man-days 5,5 5,2 8,3
Tingkat penyelesaian e-learning wajib % 100 100 100
Tingkat penyelesaian karyawan baru % 100 100 100
Tingkat penyelesaian Refresher % 100 100 100
Kinerja Lingkungan
Uraian Satuan 2024 2023 2022
Pemakaian Bahan Bakar* Gigajoule 19.541 18.674 18.106
Pemakaian Listrik** GWh 20,1 18,1 17,2
Pemakaian Air Ribu m 3
99,3 93,9 98,0
Kertas tersertifikasi PEFC-IFCC*** Metric Ton 52,9 44,8 37,9
*) Penggunaan bahan bakar untuk generator diesel dan transportasi.
**) Penggunaan listrik untuk kantor, cabang, dan pusat data.
***) Kertas bersertifikasi PEFC-IFCC adalah kertas kantor seperti kertas fotokopi/HVS.
Emisi Gas Rumah Kaca
Uraian Satuan 2024 2023 2022
Emisi Gas Rumah Kaca Cakupan 1 Ton CO2 Eq 1.634 1.583 1.344
Emisi Gas Rumah Kaca Cakupan 2 Ton CO2 Eq 15.808 14.074 13.270
Emisi Gas Rumah Kaca Cakupan 3 Ton CO2 Eq 817 1.480 528
(perjalanan udara bisnis)
Total Emisi Ton CO2 Eq 18.529 17.137 15.142
Catatan:
- Emisi Cakupan 1 mencakup emisi karbon langsung dari penggunaan bahan bakar kendaraan, generator diesel, dan emisi gas fugitive dari refrigeran.
- Emisi Cakupan 1 dan 2 dihitung berdasarkan faktor konversi GRK berbasis lokasi dari standar internasional yang diterbitkan oleh Department
for Environment, Food and Rural Affairs (DEFRA) Inggris dan International Energy Agency (IEA). Data Cakupan 3 dihitung menggunakan metode
berbasis jarak, disesuaikan dengan kelas tiket, menggunakan data dari UK Government GHG Conversion Factors for Company Reporting versi
1.1 – 2024.
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4 377
Page 380
Laporan Keberlanjutan
Kinerja Ekonomi
Uraian Satuan 2024 2023 2022
Total Aset Rp miliar 156.142 162.546 138.276
Portofolio Kredit Rp miliar 100.412 84.023 85.535
Simpanan dari Nasabah Rp miliar 116.912 119.283 113.917
Laba Bersih (IDR) Rp miliar 406 675 951
Kinerja Rasio
Rasio Kecukupan Modal Minimum (KPMM) % 16,5 18,3 16,6
Non-Performing Loan gross % 2,1 2,6 2,9
Non-Performing Loan net % 1,1 1,4 1,7
Return on Asset (ROA) % 0,4 0,6 0,9
Return on Equity (ROE) % 2,6 4,4 6,7
Net Interest Margin (NIM) % 3,9 3,9 3,9
Beban Operasional terhadap Pendapatan 95,6 92,3 87,7
%
Operasional (BOPO)
Loan to Deposit Ratio (LDR) % 85,9 69,9 73,2
Nilai Ekonomi yang Dihasilkan dan Didistribusikan
Uraian Satuan 2024 2023 2022
Pendapatan bunga – bersih Rp miliar 5.844 5.357 5.140
Pendapatan operasional lainnya – bersih Rp miliar 1.653 1.374 1.396
Pendapatan non-operasional – bersih Rp miliar (43) (5) 12
Gaji dan tunjangan Rp miliar 2.868 2.386 2.038
Pajak pendapatan perusahaan Rp miliar 159 237 197
Portofolio Keuangan Berkelanjutan
(Rp miliar)
2024 2023 2022
19.436 16.082 15.717
Akun Pelajar Satuan 2024 2023 2022
Jumlah akun Unit 673 931 901
Saldo Rp miliar 41 35 25
378 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4
Page 381
Surat Pernyataan Anggota Dewan Komisaris dan Direksi
tentang Tanggung Jawab atas Laporan Tahunan 2024
PT Bank UOB Indonesia
Kami yang bertanda tangan di bawah ini menyatakan bahwa semua informasi dalam Laporan Tahunan
PT Bank UOB Indonesia tahun 2024 telah dimuat secara lengkap dan bertanggung jawab penuh atas
kebenaran isi Laporan Tahunan Perusahaan.
Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya.
Jakarta, April 2025
Dewan Komisaris
Wee Ee Cheong Chin Voon Fat Chan Kok Seong
Komisaris Utama Wakil Komisaris Utama Komisaris
Wayan Alit Antara VJH Boentaran Lesmana Johanes Susilo
Komisaris Independen Komisaris Independen Komisaris Independen
Direksi
Hendra Gunawan Teh Han Yi Paul Rafiuly Harapman Kasan
Direktur Utama Direktur Direktur Direktur
Sonny Samuel Henry Santoso Cristina Teh Tan Ardhi Wibowo
Direktur Direktur Direktur Direktur Kepatuhan
379 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4
Page 382
Laporan
Keuangan
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 4 380
Page 383
PT Bank UOB Indonesia Laporan keuangan tanggal 31 Desember 2024 dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut beserta laporan auditor independen/ Financial statements as of 31 December 2024 and for the year then ended with independent auditor’s report
Page 384
uoB PT Bank UOB Indonesia
Head Office
JI. M.H. Thamrin No. 10
Jakarta 10230
Tel (021) 2350 6000
Fax (021) 2993 6632
www.uob.co.id
No. 25/DIR/0070
SURAT PERNYATAAN DIREKSI DIRECTORS' STATEMENT
TENTANG REGARDING
TANGGUNG JAWAB ATAS THE RESPONSIBILITY FOR
LAPORAN KEUANGAN THE FINANCIAL STATEMENTS
PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2024 AS OF 31DECEMBER 2024
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AND FOR THE YEAR THEN ENDED
PADA TANGGAL TERSEBUT PT BANK UOB INDONESIA
PT BANK UOB INDONESIA
Kami yang bertanda tangan di bawah ini / We, the undersigned:
1. Nama/Name HENDRA GUNAWAN
Alamat Kantor/Office Address Gedung UOB Plaza JI. M.H. Thamrin No. 10
Jakarta Pusat10230
Alamat Domisili/Address of Domicile Jalan Cikini Raya No. 20, Jakarta Pusat
Nomor Telepon/Phone Number (62-21) 23506000
JabatanlPosition Direktur Utama l President Director
2. Nama/Name TEH HAN YI
Alamat Kantor/Office Address Gedung UOB Plaza JI. M.H. Thamrin No. 10
Jakarta Pusat10230
Alamat Domisili/Address of Domicile Shangri-La Residence, JI. Jend. Sudirman Kay.1 Jakarta Pusat
Nomor Telepon/Phone Number (62-21) 23506000
Jabatan/Position Direktur Keuangan dan Layanan Korporasi /
Finance and Corporate Services Director
menyatakan bahwa: declare that:
1. Kami bertanggung jawab atas penyusunan dan 1. We are responsible for fhe preparation and presentation
penyajian laporan keuangan PT Bank UOB Indonesia of PT Bank UOB Indonesia ("Bank')' financial
("Bank"); statements;
2. Laporan keuangan Bank telah disusun dan disajikan 2. The Bank's financial statemenfs have been prepared
sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di and presented in accordance with Indonesian Financial
Indonesia; Accounting Standards;
3. a. Semua informasi dalam laporan keuangan Bank 3. a. All information in the Bank's financial statements
telah dimuat secara lengkap dan benar; have been disclosed in a complete and truthful
manner,•
b. Laporan keuangan Bank tidak mengandung b. The Bank's financial statements do not contain any
informasi atau fakta material yang tidak benar, dan incorrect information or material facts, nor do they
tidak menghilangkan informasi atau fakta material; omit information or material facts;
4. Kami bertanggung jawab atas sistem pengendalian 4. We are responsible for the Bank's internal control
internal Bank. system.
Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya. Thus this statement is made truthfully.
Jakarta, 26 Februari l February 2025
=. %! ,
MET r~ ~"
TE EL ~/~„ 1
U V
81796430
HENDRA TEH HAN YI
Direktu Direktur Keuangan dan Layanan Korporasi /
President Director Finance and Corporate Services Director
Singapore Australia Brunei Canada China France Hong Kong India Indonesia Japan
Malaysia Myanmar Philippines South Korea Taiwan Thailand United Kingdom USA Vietnam
##RESTRICTED ##
Page 385
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
LAPORAN KEUANGAN FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 31 DESEMBER 2024 AS OF 31 DECEMBER 2024
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AND FOR THE YEAR
PADA TANGGAL TERSEBUT THEN ENDED
BESERTA LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN WITH INDEPENDENT AUDITOR’S REPORT
Daftar Isi Table of Contents
Halaman/
Pages
Laporan Auditor Independen................................... ............................................Independent Auditor’s Report
Laporan Posisi Keuangan....................................... 1-4 ......................................... Statement of Financial Position
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Statement of Profit or Loss and
Komprehensif Lain.............................................. 5-6 ....................................Other Comprehensive Income
Laporan Perubahan Ekuitas ................................... 7 ........................................ Statement of Changes in Equity
Laporan Arus Kas .................................................. 8-9 .................................................. Statement of Cash Flows
Catatan atas Laporan Keuangan ............................ 10-190 ..................................... Notes to the Financial Statements
Page 386
The original report included herein is in
the Indonesian language.
Laporan Auditor Independen Independent Auditor’s Report
Laporan No. 00111/2.1032/AU.1/07/0242- Report No. 00111/2.1032/AU.1/07/0242-
4/1/II/2025 4/1/II/2025
Pemegang Saham, Dewan Komisaris, The Shareholders and the Boards of
dan Direksi Commissioners and Directors
PT Bank UOB Indonesia PT Bank UOB Indonesia
Opini Opinion
Kami telah mengaudit laporan keuangan PT Bank We have audited the accompanying financial
UOB Indonesia (“Bank”) terlampir, yang terdiri statements of PT Bank UOB Indonesia (the
dari laporan posisi keuangan tanggal 31 Desember “Bank”), which comprise the statement of
2024, serta laporan laba rugi dan penghasilan financial position as of December 31, 2024, and
komprehensif lain, laporan perubahan ekuitas, dan the statement of profit or loss and other
laporan arus kas untuk tahun yang berakhir pada comprehensive income, statement of changes in
tanggal tersebut, serta catatan atas laporan equity, and statement of cash flows for the year
keuangan, termasuk informasi kebijakan then ended, and notes to the financial statements,
akuntansi material. including material accounting policy information.
Menurut opini kami, laporan keuangan terlampir In our opinion, the accompanying financial
menyajikan secara wajar, dalam semua hal yang statements present fairly, in all material respects,
material, posisi keuangan Bank tanggal the financial position of the Bank as of
31 Desember 2024, serta kinerja keuangan dan December 31, 2024, and its financial
arus kasnya untuk tahun yang berakhir pada performance and cash flows for the year then
tanggal tersebut, sesuai dengan Standar ended, in accordance with Indonesian Financial
Akuntansi Keuangan di Indonesia. Accounting Standards.
Basis opini Basis for opinion
Kami melaksanakan audit kami berdasarkan We conducted our audits in accordance with
Standar Audit yang ditetapkan oleh Institut Standards on Auditing established by the
Akuntan Publik Indonesia (“IAPI”). Tanggung Indonesian Institute of Certified Public
jawab kami menurut standar tersebut diuraikan Accountants (“IICPA”). Our responsibilities under
lebih lanjut dalam paragraf Tanggung Jawab those standards are further described in the
Auditor terhadap Audit atas Laporan Keuangan Auditor’s Responsibilities for the Audit of the
pada laporan kami. Kami independen terhadap Financial Statements paragraph of our report. We
Bank berdasarkan ketentuan etika yang relevan are independent of the Bank in accordance with
dalam audit kami atas laporan keuangan di the ethical requirements that are relevant to our
Indonesia, dan kami telah memenuhi tanggung audit of the financial statements in Indonesia, and
jawab etika lainnya berdasarkan ketentuan we have fulfilled our other ethical responsibilities
tersebut. Kami yakin bahwa bukti audit yang telah in accordance with these requirements. We
kami peroleh adalah cukup dan tepat untuk believe that the audit evidence we have obtained
menyediakan suatu basis bagi opini kami. is sufficient and appropriate to provide a basis for
our opinion.
i
Page 387
The original report included herein is in
the Indonesian language.
Laporan Auditor Independen (lanjutan) Independent Auditor’s Report (continued)
Laporan No. 00111/2.1032/AU.1/07/0242- Report No. 00111/2.1032/AU.1/07/0242-
4/1/II/2025 (lanjutan) 4/1/II/2025 (continued)
Hal audit utama Key audit matters
Hal audit utama adalah hal-hal yang, menurut Key audit matters are those matters that, in our
pertimbangan profesional kami, merupakan hal professional judgment, were of most significance
yang paling signifikan dalam audit kami atas in our audit of the financial statements of the
laporan keuangan periode kini. Hal tersebut current period. Such key audit matters were
disampaikan dalam konteks audit kami atas addressed in the context of our audit of the
laporan keuangan secara keseluruhan, dan dalam financial statements taken as a whole, and in
merumuskan opini kami atas laporan keuangan forming our opinion thereon, and we do not
terkait, dan kami tidak menyatakan suatu opini provide a separate opinion on such key audit
terpisah atas hal audit utama tersebut. Untuk hal matters. For the key audit matter below, our
audit utama di bawah ini, penjelasan kami tentang description of how our audit addressed such
bagaimana audit kami merespons hal tersebut matter is provided in such context.
disampaikan dalam konteks tersebut.
Kami telah memenuhi tanggung jawab yang We have fulfilled the responsibilities described in
diuraikan dalam paragraf Tanggung Jawab the Auditor’s Responsibilities for the Audit of the
Auditor terhadap Audit atas Laporan Keuangan Financial Statements paragraph of our report,
pada laporan kami, termasuk sehubungan dengan including in relation to key audit matter
hal audit utama yang dikomunikasikan di bawah communicated below. Accordingly, our audit
ini. Oleh karena itu, audit kami mencakup included the performance of procedures designed
pelaksanaan prosedur yang didesain untuk to respond to our assessment of the risks of
merespons penilaian kami atas risiko kesalahan material misstatement of the accompanying
penyajian material dalam laporan keuangan financial statements. The results of our audit
terlampir. Hasil prosedur audit kami, termasuk procedures, including the procedures performed
prosedur yang dilakukan untuk merespons hal to address the key audit matter below, provide the
audit utama di bawah ini, menyediakan basis bagi basis for our opinion on the accompanying
opini kami atas laporan keuangan terlampir. financial statements.
Cadangan kerugian penurunan nilai atas kredit Allowance for impairment losses on loans
yang diberikan
Penjelasan atas hal audit utama: Description of the key audit matter:
Pada tanggal 31 Desember 2024 Bank memiliki As of December 31, 2024, the Bank has loans and
kredit yang diberikan dan cadangan kerugian the allowance for impairment of loans amounting
penurunan nilai atas kredit yang diberikan masing- to Rp100,411,809 and Rp3,959,553 million,
masing sebesar Rp100.411.809 juta dan respectively. The material accounting policies of
Rp3.959.553 juta. Kebijakan akuntansi material allowance for impairment losses are disclosed in
untuk cadangan kerugian penurunan nilai Note 2l to the accompanying financial statements.
diungkapkan dalam Catatan 2l atas laporan
keuangan terlampir.
ii
Page 388
The original report included herein is in
the Indonesian language.
Laporan Auditor Independen (lanjutan) Independent Auditor’s Report (continued)
Laporan No. 00111/2.1032/AU.1/07/0242- Report No. 00111/2.1032/AU.1/07/0242-
4/1/II/2025 (lanjutan) 4/1/II/2025 (continued)
Hal audit utama (lanjutan) Key audit matters (continued)
Cadangan kerugian penurunan nilai atas kredit Allowance for impairment losses on loans
yang diberikan (lanjutan) (continued)
Kami berfokus pada area ini karena nilai tercatat We focused on this area because the carrying
atas kredit yang diberikan dan cadangan kerugian value of loans and the allowance for impairment
penurunan nilai atas kredit yang diberikan adalah losses on loans are material to the accompanying
material terhadap laporan keuangan terlampir. financial statements. Determination of allowance
Penentuan cadangan kerugian penurunan nilai for impairment losses requires material
memerlukan pertimbangan material dan memiliki judgement and is subject to estimation
ketidakpastian estimasi termasuk dalam uncertainty which includes determining the model
penentuan model untuk menghitung cadangan to calculate allowance for impairment losses,
kerugian penurunan nilai, identifikasi eksposur identification of credit exposures with significant
kredit yang mengalami penurunan kualitas kredit deterioration in credit quality, and determining
yang signifikan, penentuan asumsi yang assumptions used in the allowance for impairment
digunakan dalam model perhitungan cadangan losses calculation models (for exposures assessed
kerugian penurunan nilai (untuk eksposur yang on an individual or collective basis), including
dinilai secara individu atau kolektif), termasuk forward-looking macroeconomic factors.
faktor ekonomi makro masa depan.
Pengungkapan cadangan kerugian penurunan nilai The allowance for impairment losses on loans are
atas yang kredit diberikan diungkapkan pada disclosed in Note 11, to the financial statements.
Catatan 11 atas laporan keuangan.
Respons audit: Audit response:
Prosedur audit kami dalam merespons hal audit Our audit procedures address the key audit matter
utama tersebut di atas mencakup, menguji mentioned above including, testing of key controls
pengendalian utama atas pemberian kredit, over the origination, regular internal credit quality
penilaian kualitas kredit internal secara regular, assessments, recording and monitoring of the
pencatatan dan pengawasan kredit yang loans, obtaining understanding and assessing
diberikan, memeroleh pemahaman dan menilai impairment measurement methodologies,
metodologi pengukuran penurunan nilai, validasi validation of allowance for impairment losses
model cadangan kerugian penurunan nilai, data models, and inputs, bases and assumptions used
masukan, dasar, dan asumsi yang digunakan oleh by the Bank in calculating the allowance for
Bank dalam menghitung cadangan kerugian impairment losses, testing the classification into
penurunan nilai, serta menguji tiga tahapan three-stage credit quality of loan portfolios in
kualitas kredit portofolio sesuai dengan kriteria accordance with staging criteria developed by the
tingkatan (staging) yang disusun oleh Bank untuk Bank for loans, assessing whether historical
kredit yang diberikan, menguji apakah experience is representative of current
pengalaman historis mewakili keadaan saat ini dan circumstances and of the recent losses incurred in
kerugian terkini yang terjadi dalam portofolio, the portfolios, and assessing reasonableness of
serta menilai kewajaran atas penyesuaian asumsi forward-looking adjustments, macroeconomic
masa depan, analisis faktor ekonomi makro, dan factor analysis, and probability-weighted multiple
beberapa skenario probabilitas tertimbang untuk scenarios for loans.
kredit yang diberikan.
iii
Page 389
The original report included herein is in
the Indonesian language.
Laporan Auditor Independen (lanjutan) Independent Auditor’s Report (continued)
Laporan No. 00111/2.1032/AU.1/07/0242- Report No. 00111/2.1032/AU.1/07/0242-
4/1/II/2025 (lanjutan) 4/1/II/2025 (continued)
Hal audit utama (lanjutan) Key audit matters (continued)
Cadangan kerugian penurunan nilai atas kredit Allowance for impairment losses on loans
yang diberikan (lanjutan) (continued)
Respons audit: (lanjutan) Audit response: (continued)
Untuk cadangan kerugian penurunan nilai yang With respect to individually assessed allowance
dinilai secara individual, kami menguji sampel for impairment losses, we tested a sample of loans
kredit yang diberikan untuk mengevaluasi to evaluate the timely identification by the Bank of
ketepatan waktu Bank dalam melakukan exposures with significant deterioration in credit
identifikasi eksposur yang mengalami penurunan quality or those which have been impaired; for
kualitas kredit yang signifikan atau yang telah cases where impairment has been identified,
mengalami penurunan nilai; untuk kasus-kasus di assessed the Bank’s assumptions on the expected
mana penurunan nilai telah diidentifikasi, kami future cash flows, including the value of realizable
menilai asumsi Bank atas arus kas masa depan collateral based on available market information
yang akan diterima, termasuk nilai agunan yang or valuation prepared by independent valuer.
dapat direalisasikan berdasarkan informasi pasar
yang tersedia atau penilaian yang dilakukan oleh
penilai independen.
Kami juga memeriksa keakurasian perhitungan We checked the accuracy of the calculation of the
jumlah cadangan kerugian penurunan nilai dengan allowance for impairment losses amount by
melakukan perhitungan ulang atas keseluruhan recalculating the collective impairment
portofolio yang penurunan nilainya dinilai secara assessment for the entire portfolio and
kolektif dan melakukan perhitungan ulang atas recalculating the individual impairment
penurunan nilai yang dinilai secara individual assessment on a sample basis, assessed whether
berdasarkan sampel, menilai apakah the financial statement disclosures are adequately
pengungkapan di laporan keuangan cukup dan and appropriately reflecting the Bank’s exposures
secara memadai mencerminkan eksposur Bank to credit risk. We challenged the completeness
terhadap risiko kredit. Kami menguji kelengkapan and appropriateness, including the assumptions
dan ketepatan, termasuk asumsi dan and judgments, of overlays used for risks not
pertimbangan, overlay yang digunakan atas risiko captured by models and involved our auditor’s
yang tidak tertangkap oleh model dan melibatkan internal expert to assist us in the performance of
pakar auditor internal kami untuk membantu kami the above procedures where their specific
dalam melakukan prosedur-prosedur di atas ketika expertise was required.
keahlian spesifik mereka diperlukan.
iv
Page 390
The original report included herein is in
the Indonesian language.
Laporan Auditor Independen (lanjutan) Independent Auditor’s Report (continued)
Laporan No. 00111/2.1032/AU.1/07/0242- Report No. 00111/2.1032/AU.1/07/0242-
4/1/II/2025 (lanjutan) 4/1/II/2025 (continued)
Hal audit utama (lanjutan) Key audit matters (continued)
Alokasi Harga Beli yang timbul dari akuisisi bisnis Purchase Price Allocation arising from
konsumen Citibank di Indonesia acquisition of Citibank’s consumer banking in
Indonesia
Pada tanggal 18 November 2023, Bank telah On November 18, 2023, the Bank completed the
menyelesaikan akuisisi bisnis konsumer Citibank di acquisition of Citibank’s consumer banking
Indonesia yang terdiri dari portofolio unsecured businesses in Indonesia comprising its unsecured
dan secured lending, wealth management, dan and secured lending portfolios, wealth
bisnis retail deposit. Bank telah menunjuk penilai management and retail deposit businesses. The
profesional independen dalam melakukan Bank engaged an independent professional valuer
identifikasi dan penilaian aset tidak berwujud yang to complete the identification and valuation of
diperoleh dengan nilai wajar untuk pengakuan intangible assets acquired at their respective fair
Alokasi Harga Beli (AHB), yang menimbulkan values for the Purchase Price Allocation (PPA)
pengakuan goodwill setelah mempertimbangkan exercise, which led to the resultant recognition of
nilai wajar aset dan kewajiban lainnya yang goodwill after taking into consideration the fair
diperoleh. Pada tanggal 31 Desember 2024, value of the other assets and liabilities acquired.
proses penyusunan AHB telah selesai. As of December 31, 2024, the PPA exercise had
been completed.
Kami menganggap hal ini sebagai hal audit utama We considered this as a key audit matter because
karena AHB memerlukan penilaian dan estimasi the PPA required significant management
manajemen yang signifikan dalam melakukan judgment and estimation in identification of
identifikasi aset tidak berwujud dan pengukuran intangible assets and measurement at fair value.
nilai wajar.
Alokasi harga beli yang timbul dari akuisisi bisnis The PPA arising from acquisition of Citibank’s
konsumen Citibank di Indonesia diungkapkan consumer banking in Indonesia is disclosed in
dalam Catatan 3, pada laporan keuangan. Note 3 to the financial statements.
v
Page 391
The original report included herein is in
the Indonesian language.
Laporan Auditor Independen (lanjutan) Independent Auditor’s Report (continued)
Laporan No. 00111/2.1032/AU.1/07/0242- Report No. 00111/2.1032/AU.1/07/0242-
4/1/II/2025 (lanjutan) 4/1/II/2025 (continued)
Hal audit utama (lanjutan) Key audit matters (continued)
Alokasi Harga Beli yang timbul dari akuisisi bisnis Purchase Price Allocation arising from
konsumen Citibank di Indonesia (lanjutan) acquisition of Citibank’s consumer banking in
Indonesia (continued)
Respons audit: Audit response:
Kami memperoleh pemahaman tentang proses We obtained understanding of the Bank’s process
penilaian AHB Bank. Kami memfokuskan of PPA assessment. We focused our work on the
pekerjaan kami pada identifikasi dan penilaian aset identification and valuation of the intangible
tidak berwujud serta aset dan kewajiban lainnya assets and the other assets and liabilities acquired
yang diperoleh dari akuisisi bisnis konsumen from Citibank’s consumer banking business in
Citibank di Indonesia pada 18 November 2023. Indonesia on November 18, 2023.
Kami bekerjasama dengan spesialis penilai internal We involved our internal valuation specialists to
kami untuk membantu kami dalam melakukan assist us in performing the following procedures:
prosedur berikut: (i) menilai kompetensi, (i) assessed the competence, capabilities and
kemampuan dan objektivitas penilai profesional objectivity of the independent professional valuer
independen yang ditunjuk oleh Bank; (ii) engaged by the Bank, (ii) obtained an
memperoleh pemahaman tentang penilaian yang understanding of the valuation performed by the
dilakukan oleh penilai profesional independen; (iii) independent professional valuer, (iii) assessed the
menilai aset tidak berwujud yang diidentifikasi dan intangible assets identified and valued in
dinilai sesuai dengan kriteria identifikasi dan accordance with the identification and recognition
pengakuan yang ditetapkan dalam PSAK 238 - criteria set out in PSAK 238 - Intangible assets,
Aset Tidak Berwujud; (iv) melakukan verifikasi atas (iv) verified the underlying inputs used in the
input yang digunakan dalam penilaian model untuk valuation models to derive the valuation of
mendapatkan penilaian aset tidak berwujud yang intangible assets identified; and (v) assessed the
teridentifikasi; dan (v) menilai metodologi valuation methodologies used by management in
penilaian yang digunakan oleh manajemen dalam the fair valuation and the key assumptions used,
penilaian nilai wajar dan asumsi utama yang such as useful life of intangible assets; corporate
digunakan, seperti: masa manfaat aset tidak tax rate; discount rate; contributory asset
berwujud; tarif pajak perusahaan; tingkat charges; equity charges; and comparable
diskonto; biaya aset kontribusi; biaya ekuitas; dan companies.
perusahaan yang sebanding.
vi
Page 392
The original report included herein is in
the Indonesian language.
Laporan Auditor Independen (lanjutan) Independent Auditor’s Report (continued)
Laporan No. 00111/2.1032/AU.1/07/0242- Report No. 00111/2.1032/AU.1/07/0242-
4/1/II/2025 (lanjutan) 4/1/II/2025 (continued)
Hal audit utama (lanjutan) Key audit matters (continued)
Alokasi Harga Beli yang timbul dari akuisisi bisnis Purchase Price Allocation arising from
konsumen Citibank di Indonesia (lanjutan) acquisition of Citibank’s consumer banking in
Indonesia (continued)
Respons audit: (lanjutan) Audit response: (continued)
Kami juga melakukan prosedur berikut: (i) We also performed the following procedures: (i)
membaca Sales and Purchase of Assets and read the Sales and Purchase of Assets and
Liability Agreement (SPALA) dan persyaratan Liability Agreement (SPALA) and critical terms
penting serta dampak akuntansi, termasuk with accounting impact, including the purchase
pertimbangan pembelian; (ii) melakukan penilaian consideration; (ii) assessed the Bank’s
atas identifikasi dan penetapan nilai wajar aset dan identification and determination of the fair value
kewajiban lainnya oleh Bank dengan of the other assets and liabilities having regard to
memperhatikan kelengkapan aset dan kewajiban the completeness of assets and liabilities
yang teridentifikasi, termasuk kewajiban identified, including contingent liabilities and the
kontinjensi dan kewajaran asumsi yang mendasari reasonableness of any underlying assumptions in
penilaian masing-masing dan pertimbangan yang their respective valuations and the consideration
diberikan; (iii) memeriksa kesesuaian perlakuan given; (iii) checked that the accounting treatment
akuntansi dengan PSAK 103: Kombinasi Bisnis; is in accordance with PSAK 103: Business
dan (iv) mereviu pengungkapan laporan keuangan Combinations; and (iv) assessed the financial
sehubungan dengan akuisisi. statement disclosures in relation to the
acquisition.
Penurunan nilai goodwill Goodwill impairment
Pada tanggal 31 Desember 2024, neraca Bank As of December 31, 2024, the Bank’s balance
memiliki saldo goodwill sebesar Rp813.973 juta. sheet included goodwill of Rp813,973 million. The
Goodwill dialokasikan untuk Unit Penghasil Kas goodwill is allocated to the respective Cash
(UPK) yang ditentukan berdasarkan segmen Generating Unit (CGU) defined by the Bank’s
operasi Bank. operating segments.
vii
Page 393
The original report included herein is in
the Indonesian language.
Laporan Auditor Independen (lanjutan) Independent Auditor’s Report (continued)
Laporan No. 00111/2.1032/AU.1/07/0242- Report No. 00111/2.1032/AU.1/07/0242-
4/1/II/2025 (lanjutan) 4/1/II/2025 (continued)
Hal audit utama (lanjutan) Key audit matters (continued)
Penurunan nilai goodwill (lanjutan) Goodwill impairment (continued)
Kami menganggap ini sebagai area fokus utama We considered this as a key area of focus for our
audit kami karena saldo goodwill adalah material audit since the goodwill balance is material to the
terhadap laporan keuangan dan estimasi jumlah financial statements and estimation of the
yang dapat dipulihkan untuk UPK di mana goodwill recoverable amount for the CGU into which
dialokasikan, menggunakan proyeksi arus kas goodwill was allocated used discounted cash flows
diskonto yang kompleks dan membutuhkan projection which is complex and requires
penilaian dan estimasi manajemen yang signifikan, significant management judgement and
termasuk arus kas UPK di masa depan, tingkat estimation, including future cash flows of the CGU,
pertumbuhan jangka panjang setelah periode long-term growth rate after the forecast period,
perkiraan, dan tingkat diskonto yang diterapkan. and the discount rates applied.
Respons audit: Audit response:
Kami memperoleh pemahaman tentang proses We obtained an understanding of the Bank’s
analisis penurunan nilai goodwill Bank. Kami process of goodwill impairment analysis. We
mengevaluasi kesesuaian segmentasi UPK dan evaluated the appropriateness of the CGU
alokasi untuk UPK. Kami mengevaluasi metodologi segmentation and goodwill allocation to the CGU.
dan asumsi utama manajemen, yang mencakup We evaluated the management’s methodology
proyeksi arus kas di masa depan, pendapatan dan and key assumptions used in the determination of
tingkat pertumbuhan jangka panjang. Kami juga the recoverable amounts of CGU, which included
menilai kesesuaian asumsi utama lainnya, future cash flows projections, revenue and long-
termasuk tingkat diskonto biaya modal rata-rata term growth rate. We also assessed the
tertimbang. Kami mengevaluasi keakurasian appropriateness of other key assumptions,
perhitungan matematis dari penurunan nilai including weighted average cost of capital
goodwill yang disiapkan oleh manajemen. Kami discount rates. We evaluated the mathematical
juga menilai kecukupan pengungkapan goodwill accuracy of the goodwill impairment prepared by
dalam Catatan 3 terhadap laporan keuangan. the management. We also assessed the adequacy
of the disclosures for goodwill impairment in Note
3 to the financial statements.
viii
Page 394
The original report included herein is in
the Indonesian language.
Laporan Auditor Independen (lanjutan) Independent Auditor’s Report (continued)
Laporan No. 00111/2.1032/AU.1/07/0242- Report No. 00111/2.1032/AU.1/07/0242-
4/1/II/2025 (lanjutan) 4/1/II/2025 (continued)
Informasi lain Other information
Manajemen bertanggung jawab atas informasi Management is responsible for the other
lain. Informasi lain terdiri dari informasi yang information. Other information comprises the
tercantum dalam Laporan Tahunan selain laporan information included in the Annual Report other
keuangan terlampir dan laporan auditor than the accompanying financial statements and
independen kami. Laporan Tahunan diharapkan our independent auditor’s report thereon. The
akan tersedia bagi kami setelah tanggal laporan Annual Report is expected to be made available
auditor independen ini. to us after the date of this independent auditor’s
report.
Opini kami atas laporan keuangan terlampir tidak Our opinion on the accompanying financial
mencakup Laporan Tahunan, dan oleh karena itu, statements does not cover the Annual Report,
kami tidak menyatakan bentuk keyakinan apapun and accordingly, we do not express any form of
atas Laporan Tahunan tersebut. assurance on the Annual Report.
Sehubungan dengan audit kami atas laporan In connection with our audit of the accompanying
keuangan terlampir, tanggung jawab kami adalah financial statements, our responsibility is to read
untuk membaca Laporan Tahunan ketika the Annual Report when it becomes available
tersedia dan, dalam melaksanakannya, and, in doing so, consider whether the Annual
mempertimbangkan apakah Laporan Tahunan Report is materially inconsistent with the
mengandung ketidakkonsistensian material accompanying financial statements or our
dengan laporan keuangan terlampir atau knowledge obtained in the audit, or otherwise
pemahaman yang kami peroleh selama audit, atau appears to be materially misstated.
mengandung kesalahan penyajian material.
ix
Page 395
The original report included herein is in
the Indonesian language.
Laporan Auditor Independen (lanjutan) Independent Auditor’s Report (continued)
Laporan No. 00111/2.1032/AU.1/07/0242- Report No. 00111/2.1032/AU.1/07/0242-
4/1/II/2025 (lanjutan) 4/1/II/2025 (continued)
Informasi lain (lanjutan) Other information (continued)
Ketika kami membaca Laporan Tahunan, jika kami When we read the Annual Report, if we conclude
menyimpulkan bahwa terdapat suatu kesalahan that there is a material misstatement therein, we
penyajian material di dalamnya, kami diharuskan are required to communicate the matter to those
untuk mengomunikasikan hal tersebut kepada charged with governance and take appropriate
pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola actions based on the applicable laws and
dan melakukan tindakan yang tepat berdasarkan regulations.
peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Tanggung jawab manajemen dan pihak yang Responsibilities of management and those
bertanggung jawab atas tata kelola terhadap charged with governance for the financial
laporan keuangan statements
Manajemen bertanggung jawab atas penyusunan Management is responsible for the preparation
dan penyajian wajar laporan keuangan tersebut and fair presentation of the financial statements
sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di in accordance with Indonesian Financial
Indonesia, dan atas pengendalian internal yang Accounting Standards, and for such internal
dianggap perlu oleh manajemen untuk control as management determines is necessary
memungkinkan penyusunan laporan keuangan to enable the preparation of financial statements
yang bebas dari kesalahan penyajian material, that are free from material misstatement,
baik yang disebabkan oleh kecurangan maupun whether due to fraud or error.
kesalahan.
Dalam penyusunan laporan keuangan, In preparing the financial statements,
manajemen bertanggung jawab untuk menilai management is responsible for assessing the
kemampuan Bank dalam mempertahankan Bank’s ability to continue as a going concern,
kelangsungan usahanya, mengungkapkan, sesuai disclosing, as applicable, matters related to going
dengan kondisinya, hal-hal yang berkaitan dengan concern, and using the going concern basis of
kelangsungan usaha, dan menggunakan basis accounting, unless management either intends to
akuntansi kelangsungan usaha, kecuali liquidate the Bank or to cease its operations, or
manajemen memiliki intensi untuk melikuidasi has no realistic alternative but to do so.
Bank atau menghentikan operasi, atau tidak
memiliki alternatif yang realistis selain
melaksanakannya.
Pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola Those charged with governance are responsible
bertanggung jawab untuk mengawasi proses for overseeing the Bank’s financial reporting
pelaporan keuangan Bank. process.
x
Page 396
The original report included herein is in
the Indonesian language.
Laporan Auditor Independen (lanjutan) Independent Auditor’s Report (continued)
Laporan No. 00111/2.1032/AU.1/07/0242- Report No. 00111/2.1032/AU.1/07/0242-
4/1/II/2025 (lanjutan) 4/1/II/2025 (continued)
Tanggung jawab auditor terhadap audit atas Auditor’s responsibilities for the audit of the
laporan keuangan financial statements
Tujuan kami adalah untuk memeroleh keyakinan Our objectives are to obtain reasonable assurance
memadai tentang apakah laporan keuangan about whether the financial statements taken as a
secara keseluruhan bebas dari kesalahan whole are free from material misstatement,
penyajian material, baik yang disebabkan oleh whether due to fraud or error, and to issue an
kecurangan maupun kesalahan, dan untuk Independent Auditor’s report that includes our
menerbitkan laporan auditor independen yang opinion. Reasonable assurance is a high level of
mencakup opini kami. Keyakinan memadai assurance but is not a guarantee that an audit
merupakan suatu tingkat keyakinan tinggi, namun conducted in accordance with Standards on
bukan merupakan suatu jaminan bahwa audit Auditing established by the IICPA will always
yang dilaksanakan berdasarkan Standar Audit detect a material misstatement when it exists.
yang ditetapkan oleh IAPI akan selalu mendeteksi Misstatements can arise from fraud or error and
kesalahan penyajian material ketika hal tersebut are considered material if, individually or in the
ada. Kesalahan penyajian dapat disebabkan oleh aggregate, they could reasonably be expected to
kecurangan maupun kesalahan dan dianggap influence the economic decisions of users taken
material jika, baik secara individual maupun on the basis of these financial statements.
agregat, dapat diekspektasikan secara wajar akan
memengaruhi keputusan ekonomi yang diambil
oleh pengguna berdasarkan laporan keuangan
tersebut.
Sebagai bagian dari suatu audit berdasarkan As part of an audit in accordance with Standards
Standar Audit yang ditetapkan oleh IAPI, kami on Auditing established by the IICPA, we exercise
menerapkan pertimbangan profesional dan professional judgment and maintain professional
mempertahankan skeptisisme profesional selama skepticism throughout the audit. We also:
audit. Kami juga:
Mengidentifikasi dan menilai risiko kesalahan Identify and assess the risks of material
penyajian material dalam laporan keuangan, misstatement of the financial statements,
baik yang disebabkan oleh kecurangan whether due to fraud or error, design and
maupun kesalahan, mendesain dan perform audit procedures responsive to such
melaksanakan prosedur audit yang responsif risks, and obtain audit evidence that is
terhadap risiko tersebut, serta memeroleh sufficient and appropriate to provide a basis
bukti audit yang cukup dan tepat untuk for our opinion. The risk of not detecting a
menyediakan basis bagi opini kami. Risiko material misstatement resulting from fraud is
tidak terdeteksinya suatu kesalahan penyajian higher than for one resulting from error, as
material yang disebabkan oleh kecurangan fraud may involve collusion, forgery,
lebih tinggi daripada yang disebabkan oleh intentional omissions, misrepresentations, or
kesalahan, karena kecurangan dapat the override of internal control.
melibatkan kolusi, pemalsuan, penghilangan
secara sengaja, pernyataan salah, atau
pengabaian pengendalian internal.
xi
Page 397
The original report included herein is in
the Indonesian language.
Laporan Auditor Independen (lanjutan) Independent Auditor’s Report (continued)
Laporan No. 00111/2.1032/AU.1/07/0242- Report No. 00111/2.1032/AU.1/07/0242-
4/1/II/2025 (lanjutan) 4/1/II/2025 (continued)
Tanggung jawab auditor terhadap audit atas Auditor’s responsibilities for the audit of the
laporan keuangan (lanjutan) financial statements (continued)
Sebagai bagian dari suatu audit berdasarkan As part of an audit in accordance with Standards
Standar Audit yang ditetapkan oleh IAPI, kami on Auditing established by the IICPA, we exercise
menerapkan pertimbangan profesional dan professional judgment and maintain professional
mempertahankan skeptisisme profesional selama skepticism throughout the audit. We also:
audit. Kami juga: (lanjutan) (continued)
Memeroleh suatu pemahaman tentang Obtain an understanding of internal control
pengendalian internal yang relevan dengan relevant to the audit in order to design audit
audit untuk mendesain prosedur audit yang procedures that are appropriate in the
tepat sesuai dengan kondisinya, tetapi bukan circumstances, but not for the purpose of
untuk tujuan menyatakan opini atas expressing an opinion on the effectiveness of
keefektivitasan pengendalian internal Bank. the Bank’s internal control.
Mengevaluasi ketepatan kebijakan akuntansi Evaluate the appropriateness of accounting
yang digunakan serta kewajaran estimasi policies used and the reasonableness of
akuntansi dan pengungkapan terkait yang accounting estimates and related disclosures
dibuat oleh manajemen. made by management.
Menyimpulkan ketepatan penggunaan basis Conclude on the appropriateness of
akuntansi kelangsungan usaha oleh management's use of the going concern basis
manajemen dan, berdasarkan bukti audit yang of accounting and, based on the audit evidence
diperoleh, apakah terdapat suatu obtained, whether a material uncertainty
ketidakpastian material yang terkait dengan exists related to events or conditions that may
peristiwa atau kondisi yang dapat cast significant doubt on the Bank's ability to
menyebabkan keraguan signifikan atas continue as a going concern. If we conclude
kemampuan Bank untuk mempertahankan that a material uncertainty exists, we are
kelangsungan usahanya. Ketika kami required to draw attention in our independent
menyimpulkan bahwa terdapat suatu auditor’s report to the related disclosures in
ketidakpastian material, kami diharuskan the financial statements or, if such disclosures
untuk menarik perhatian dalam laporan are inadequate, to modify our opinion. Our
auditor independen kami ke pengungkapan conclusions is based on the audit evidence
terkait dalam laporan keuangan atau, jika obtained up to the date of our independent
pengungkapan tersebut tidak memadai, auditor’s report. However, future events or
memodifikasi opini kami. Kesimpulan kami conditions may cause the Bank to cease to
didasarkan pada bukti audit yang diperoleh continue as a going concern.
hingga tanggal laporan auditor independen
kami. Namun, peristiwa atau kondisi masa
depan dapat menyebabkan Bank tidak dapat
mempertahankan kelangsungan usahanya.
xii
Page 398
The original report included herein is in
the Indonesian language.
Laporan Auditor Independen (lanjutan) Independent Auditor’s Report (continued)
Laporan No. 00111/2.1032/AU.1/07/0242- Report No. 00111/2.1032/AU.1/07/0242-
4/1/II/2025 (lanjutan) 4/1/II/2025 (continued)
Tanggung jawab auditor terhadap audit atas Auditor’s responsibilities for the audit of the
laporan keuangan (lanjutan) financial statements (continued)
Sebagai bagian dari suatu audit berdasarkan As part of an audit in accordance with Standards
Standar Audit yang ditetapkan oleh IAPI, kami on Auditing established by the IICPA, we exercise
menerapkan pertimbangan profesional dan professional judgment and maintain professional
mempertahankan skeptisisme profesional selama skepticism throughout the audit. We also:
audit. Kami juga: (lanjutan) (continued)
Mengevaluasi penyajian, struktur, dan isi Evaluate the overall presentation, structure,
laporan keuangan secara keseluruhan, and content of the financial statements,
termasuk pengungkapannya, dan apakah including the disclosures, and whether the
laporan keuangan mencerminkan transaksi financial statements represent the underlying
dan peristiwa yang mendasarinya dengan transactions and events in a manner that
suatu cara yang mencapai penyajian wajar. achieves fair presentation.
Kami mengomunikasikan kepada pihak yang We communicate with those charged with
bertanggung jawab atas tata kelola mengenai, governance regarding, among other matters, the
antara lain, ruang lingkup dan saat yang planned scope and timing of the audit and
direncanakan atas audit serta temuan audit significant audit findings, including any significant
signifikan, termasuk setiap defisiensi signifikan deficiencies in internal control that we identify
dalam pengendalian internal yang teridentifikasi during our audit.
oleh kami selama audit.
Kami juga memberikan suatu pernyataan kepada We also provide those charged with governance
pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola with a statement that we have complied with
bahwa kami telah mematuhi ketentuan etika yang relevant ethical requirements regarding
relevan mengenai independensi, dan independence, and to communicate with them all
mengomunikasikan kepada pihak tersebut seluruh relationships and other matters that may
hubungan, serta hal-hal lain yang dianggap secara reasonably be thought to bear on our
wajar berpengaruh terhadap independensi kami, independence, and where applicable, related
dan, jika relevan, pengamanan terkait. safeguards.
xiii
Page 399
The original report included herein is in
the Indonesian language.
Laporan Auditor Independen (lanjutan) Independent Auditor's Report (continued)
Laporan No. 00111/2.1032/AU.1/07/0242- Report No. 00111/2.1032/AU.1/07/0242-
4/1/II/2025 (lanjutan) 4/1/11/2025 (continued)
Tanggung jawab auditor terhadap audit atas Auditor's responsibilities for the audit of the
laporan keuangan (lanjutan) financial statements (continued)
Dari hal-hal yang dikomunikasikan kepada pihak From the matters communicated with those
yang bertanggung jawab atas tata kelola, kami charged with governance, we determine those
menentukan hal-hal tersebut yang paling matters that were of most significance in the audit
signifikan dalam audit atas laporan keuangan of the financial statements of the current period
periode kini dan oleh karenanya menjadi hal audit and are therefore the key audit matters. We
utama. Kami menguraikan hal audit utama describe such key audit matters in our
tersebut dalam laporan auditor independen kami independent auditor's report unless laws or
kecuali peraturan perundang-undangan melarang regulations preclude public disclosure about such
pengungkapan publik tentang hal audit utama key audit matters or when, in extremely rare
tersebut atau ketika, dalam kondisi yang sangat circumstances, we determine that a key audit
jarang terjadi, kami menentukan bahwa suatu hal matter should not be communicated in our
audit utama tidak boleh dikomunikasikan dalam independent auditor's report because the adverse
laporan auditor independen kami karena consequences of doing so would reasonably be
konsekuensi yang merugikan dari expected to outweigh the public interest benefits
mengomunikasikan hal tersebut akan of such communication.
diekspektasikan secara wajar melebihi manfaat
kepentfngan publik atas komunikasi tersebut.
KAP Purwantono, Sungkoro & Surja
Yovita
Registrasi Akuntan Publik No. AP.0242/Public Accountant Registration No. AP.0242
26 Februari 2025/February 26, 2025
~.~~ ~w ~
-: r'
.'L
,~ ~t
r "~ - G
D01'11
X~V
Page 400
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
LAPORAN POSISI KEUANGAN STATEMENT OF FINANCIAL POSITION
Tanggal 31 Desember 2024 As of 31 December 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
31 Desember/ Catatan/ 31 Desember/
31 December 2024 Notes 31 December 2023
ASET ASSETS
2d,2y
Kas 681.840 4,38,40 603.540 Cash
2d,2e,2y Current accounts with
Giro pada Bank Indonesia 5.798.664 5,38,39,40 9.901.077 Bank Indonesia
2d,2e,2l,2y
Giro pada bank lain 6,38,39,40 Current accounts with other banks
Pihak ketiga 791.456 942.952 Third parties
Pihak berelasi 35.593 2c,37 41.530 Related parties
827.049 984.482
Cadangan kerugian penurunan nilai (5.536) (2.706) Allowance for impairment losses
Neto 821.513 981.776 Net
Penempatan pada Bank Indonesia 2d,2f,2p,2y Placements with Bank Indonesia
dan bank lain 3.657.057 7,38,39,40 2.135.930 and other banks
Cadangan kerugian penurunan nilai - - Allowance for impairment losses
Neto 3.657.057 2.135.930 Net
2d,2g,2y,8
Efek-efek yang diperdagangkan 2.306.993 38,39,40 2.758.236 Trading securities
2c,2d,2h,2l
Investasi keuangan 32.468.862 2y,9,37 33.051.225 Financial investments
Cadangan kerugian penurunan nilai (16.036) (13.848) Allowance for impairment losses
Neto 32.452.826 33.037.377 Net
2d,2i,2y,10
Tagihan derivatif 38,39,40 Derivative receivables
Pihak ketiga 1.516.939 600.405 Third parties
Pihak berelasi 545.254 2c,37 240.289 Related parties
2.062.193 840.694
2d,2j,2l,2y
11,17,18,19
Kredit yang diberikan 38,39,40 Loans
Pihak ketiga 100.337.504 83.970.569 Third parties
Pihak berelasi 74.305 2c,37 52.036 Related parties
100.411.809 84.022.605
Cadangan kerugian penurunan nilai (3.959.553) (4.110.763) Allowance for impairment losses
Neto 96.452.256 79.911.842 Net
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian The accompanying notes to the financial statements form an
yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara integral part of these financial statements taken as a whole.
keseluruhan.
1
Page 401
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
LAPORAN POSISI KEUANGAN (lanjutan) STATEMENT OF FINANCIAL POSITION (continued)
Tanggal 31 Desember 2024 As of 31 December 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
31 Desember/ Catatan/ 31 Desember/
31 December 2024 Notes 31 December 2023
ASET (lanjutan) ASSETS (continued)
Tagihan atas surat berharga 2d,2l,2n Receivables on securities
yang dibeli dengan janji 2y,12,38 purchased with
dijual kembali 1.653.008 39,40 22.678.253 agreements to resell
2d,2k,2l
2x,13,38
Tagihan akseptasi 2.422.663 39,40 2.508.114 Acceptance receivables
Cadangan kerugian penurunan nilai (4.782) (9.448) Allowance for impairment losses
Neto 2.417.881 2.498.666 Net
Aset pajak tangguhan - neto 641.832 2aa,21,38 733.560 Deferred tax assets - net
2o,2p,14
Aset tetap dan aset hak guna 30,38 Fixed assets and right-of-use assets
Biaya perolehan 5.663.666 4.887.324 Cost
Akumulasi penyusutan (2.724.050) (2.202.552) Accumulated depreciation
Nilai buku 2.939.616 2.684.772 Book value
Aset tak berwujud 2b,2q,3 Intangible assets
Aset tak berwujud 320.000 220.000 Intangible assets
Akumulasi amortisasi (37.333) (3.667) Accumulated amortization
Nilai buku 282.667 216.333 Book value
Goodwill 813.973 913.973 Goodwill
Neto 1.096.640 1.130.306 Net
2c,2d,2m,2r
2s,2y,2w,15
Aset lain-lain - neto 3.159.463 37,38,39,40 2.650.277 Other assets - net
TOTAL ASET 156.141.782 162.546.306 TOTAL ASSETS
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian The accompanying notes to the financial statements form an
yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara integral part of these financial statements taken as a whole.
keseluruhan.
2
Page 402
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
LAPORAN POSISI KEUANGAN (lanjutan) STATEMENT OF FINANCIAL POSITION (continued)
Tanggal 31 Desember 2024 As of 31 December 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
31 Desember/ Catatan/ 31 Desember/
31 December 2024 Notes 31 December 2023
LIABILITAS DAN EKUITAS LIABILITIES AND EQUITY
LIABILITAS LIABILITIES
2d,2y,16
Liabilitas segera 504.053 30,40 475.355 Current liabilities
Simpanan dari nasabah 2d,2t,2y Deposits from customers
Giro 11,17,38,40 Demand deposits
Pihak ketiga 31.963.545 23.531.878 Third parties
Pihak berelasi 170.905 2c,37 169.624 Related parties
32.134.450 23.701.502
Tabungan 18 Saving deposits
Pihak ketiga 34.943.776 37.375.588 Third parties
Pihak berelasi 132.128 2c,37 110.788 Related parties
35.075.904 37.486.376
Deposito berjangka 19 Time deposits
Pihak ketiga 49.555.911 57.922.045 Third parties
Pihak berelasi 145.485 2c,37 172.618 Related parties
49.701.396 58.094.663
Total simpanan dari nasabah 116.911.750 119.282.541 Total deposits from customers
2c,2d
2u,2y,20
Simpanan dari bank lain 4.440.259 37,38,40 1.398.759 Deposits from other banks
2d,2y
Bunga yang masih harus dibayar 195.817 38,40 199.137 Interest payables
Utang pajak 105.211 2aa,21,38 170.850 Tax payables
2d,2y,10
Liabilitas derivatif 38,40 Derivative payables
Pihak ketiga 1.049.196 696.949 Third parties
Pihak berelasi 1.176.694 2c,37 525.651 Related parties
2.225.890 1.222.600
2d,2y,13
Liabilitas akseptasi 2.306.951 38,40 2.412.181 Acceptance payables
Liabilitas atas surat berharga Liabilities on securities
yang dijual dengan janji 2d,2n,2y sold under repurchase
dibeli kembali 5.576.054 22,38,40 13.295.961 agreements
Liabilitas atas imbalan kerja 438.894 2z,35,38 344.372 Liabilities for employee’s benefits
Efek utang yang diterbitkan - neto 1.041.910 2c,2d,2v,23 1.443.423 Debt securities issued - net
2c,2d,2y,24
Liabilitas lain-lain 4.568.826 37,38,40 4.699.698 Other liabilities
TOTAL LIABILITAS 138.315.615 144.944.877 TOTAL LIABILITIES
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian The accompanying notes to the financial statements form an
yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara integral part of these financial statements taken as a whole.
keseluruhan.
3
Page 403
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
LAPORAN POSISI KEUANGAN (lanjutan) STATEMENT OF FINANCIAL POSITION (continued)
Tanggal 31 Desember 2024 As of 31 December 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
31 Desember/ Catatan/ 31 Desember/
31 December 2024 Notes 31 December 2023
LIABILITAS DAN EKUITAS LIABILITIES AND EQUITY
(lanjutan) (continued)
EKUITAS EQUITY
Modal saham - nilai nominal Rp250 25 Share capital - par value Rp250
(nilai penuh) per lembar saham (full amount) per share
Modal dasar - Authorized -
36.000.000.000 lembar saham 36,000,000,000 shares
Modal ditempatkan dan disetor Issued and fully paid capital -
penuh (2024 dan 2023: (2024 and 2023:
12.227.591.633 lembar saham) 3.056.898 3.056.898 12,227,591,633 shares)
Tambahan modal disetor - neto 4.938.526 26 4.938.526 Additional paid-in capital - net
Penghasilan komprehensif lain (288.965) (107.463) Other comprehensive income
Saldo laba Retained earnings
Telah ditentukan penggunaannya 151.975 145.225 Appropriated
Belum ditentukan penggunaannya 9.967.733 9.568.243 Unappropriated
TOTAL EKUITAS 17.826.167 17.601.429 TOTAL EQUITY
TOTAL LIABILITAS DAN TOTAL LIABILITIES AND
EKUITAS 156.141.782 162.546.306 EQUITY
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian The accompanying notes to the financial statements form an
yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara integral part of these financial statements taken as a whole.
keseluruhan.
4
Page 404
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
LAPORAN LABA RUGI DAN STATEMENT OF PROFIT OR LOSS AND
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN OTHER COMPREHENSIVE INCOME
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal For the Year Ended
31 Desember 2024 31 December 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember/
Years Ended 31 December
Catatan/
2024 Notes 2023
PENDAPATAN DAN BEBAN OPERATING INCOME AND
OPERASIONAL EXPENSES
Pendapatan dan beban bunga Interest income and expenses
Pendapatan bunga 11.496.066 2c,2w,28,38 9.944.870 Interest income
Beban bunga (5.651.691) 2c,2w,29,38 (4.587.972) Interest expenses
PENDAPATAN BUNGA - NETO 5.844.375 5.356.898 INTEREST INCOME - NET
Pendapatan operasional lainnya Other operating income
Administration fees and
Komisi dan jasa administrasi - neto 330.110 265.002 commissions - net
Keuntungan yang telah direalisasi
dan belum direalisasi atas Realized and unrealized gain
efek-efek yang dijual dan on securities sold and from
perubahan nilai wajar efek-efek changes in fair value of
yang diperdagangkan - neto 396.275 282.219 trading securities - net
Keuntungan transaksi mata Gain from foreign currency
uang asing 197.723 316.851 transactions
Lain-lain - neto 728.754 510.022 Others - net
Total pendapatan operasional Total other operating
lainnya - neto 1.652.862 1.374.094 income - net
Pembentukan penyisihan Provision for
kerugian penurunan nilai: impairment losses:
6,7,9,11
Aset keuangan (1.071.370) 12,13,34 (796.740 ) Financial assets
Agunan yang diambil alih (5.488) 15 (215 ) Foreclosed assets
Total pembentukan
penyisihan kerugian Total provision for
penurunan nilai (1.076.858) (796.955) impairment losses
Beban operasional lainnya Other operating expenses
Gaji dan kesejahteraan Salaries and employees’
karyawan (2.867.734) 31 (2.385.807) benefits
General and administrative
Beban umum dan administrasi (2.944.829) 2c,30,37 (2.630.756) expenses
Total beban operasional lainnya (5.812.563) (5.016.563) Total other operating expenses
LABA OPERASIONAL 607.816 917.474 OPERATING INCOME
Beban non-operasional Non-operating expense
Kerugian penjualan Loss on sale of fixed
penjualan aset tetap, assets, foreclosed assets,
agunan yang diambil alih dan and abandoned
properti terbengkalai - neto (42.754) (5.741) property - net
Lain-lain - neto (22) (44) Others - net
Total beban non-operasional (42.776) (5.785) Total non-operating expense
LABA SEBELUM BEBAN PAJAK 565.040 911.689 INCOME BEFORE TAX EXPENSE
Beban pajak (158.800) 2aa,21 (236.726) Tax expense
LABA TAHUN BERJALAN 406.240 674.963 INCOME FOR THE YEAR
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian The accompanying notes to the financial statements form an
yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara integral part of these financial statements taken as a whole.
keseluruhan.
5
Page 405
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
LAPORAN LABA RUGI DAN STATEMENT OF PROFIT OR LOSS AND
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN (lanjutan) OTHER COMPREHENSIVE INCOME (continued)
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal For the Year Ended
31 Desember 2024 31 December 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember/
Years Ended 31 December
Catatan/
2024 Notes 2023
LABA TAHUN BERJALAN 406.240 674.963 INCOME FOR THE YEAR
PENGHASILAN KOMPREHENSIF OTHER COMPREHENSIVE
LAIN INCOME
Pos-pos yang tidak akan Items that will not be
direklasifikasi ke laba rugi: reclassified to profit or loss:
Pengukuran kembali liabilitas Remeasurement of
imbalan kerja (43.480) 35 3.822 post-employment benefits
Pajak penghasilan terkait dengan Income tax related
komponen pendapatan to components of other
komprehensif lainnya 9.566 (841) comprehensive income
(33.914) 2.981
Pos-pos yang akan direklasifikasi Items that will be reclassified
ke laba rugi: to profit or loss:
Mutasi sehubungan dengan
perubahan nilai wajar
investasi keuangan yang Movement in respect of fair value
diukur pada nilai wajar changes of financial investment
melalui penghasilan at fair value through other
komprehensif lain (189.215) 9 79.666 comprehensive income
Pajak penghasilan terkait dengan Income tax related
komponen pendapatan to component of other
komprehensif lainnya 41.627 (17.527) comprehensive income
(147.588) 62.139
Keuntungan/(kerugian) Other comprehensive
komprehensif lainnya income/(loss) for the year-
tahun berjalan - setelah pajak (181.502) 65.120 net of tax
TOTAL PENGHASILAN
KOMPREHENSIF TAHUN TOTAL COMPREHENSIVE
BERJALAN 224.738 740.083 INCOME FOR THE YEAR
LABA PER SAHAM BASIC EARNINGS
DASAR (nilai penuh) 33 2ab,32 60 PER SHARE (full amount)
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian The accompanying notes to the financial statements form an
yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara integral part of these financial statements taken as a whole.
keseluruhan.
6
Page 406
The original financial statements included herein are in the Indonesian language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS STATEMENT OF CHANGES IN EQUITY
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2024 For the Year Ended 31 December 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
Penghasilan komprehensif lain/
Other comprehensive income
Keuntungan/
(kerugian) yang
belum direalisasi
atas efek-efek yang
diukur pada nilai wajar
melalui penghasilan Pengukuran
komprehensif lain - neto/ kembali
Modal saham Tambahan Unrealized gain/(loss) atas liabilitas
ditempatkan dan modal disetor - on securities imbalan kerja - Saldo laba/Retained earnings
disetor penuh/ neto/ at fair value neto/
Issued and Additional through other Remeasurement Telah ditentukan Belum ditentukan
Catatan/ fully paid - paid-in comprehensive of post-employment penggunaannya/ penggunaannya/ Total ekuitas/
Notes share capital capital - net income - net benefits - net Appropriated Unappropriated Total equity
Saldo pada tanggal 31 Desember 2022 2.796.661 3.698.759 (154.011) (18.572 ) 135.710 8.902.795 15.361.342 Balance as of 31 December 2022
Penghasilan komprehensif tahun berjalan Comprehensive income for the year
Laba tahun berjalan - - - - - 674.963 674.963 Income for the year
Pengukuran kembali liabilitas imbalan kerja Remeasurement of post-employment
- neto 2.981 - - 2.981 benefits - net
Keuntungan yang belum direalisasi atas Unrealized gain on securities
efek-efek yang diukur pada nilai wajar at fair value through other
melalui penghasilan komprehensif lain - neto 9 - - 62.139 - - - 62.139 comprehensive income - net
Total penghasilan komprehensif untuk Total comprehensive income
tahun berjalan 2023 - - 62.139 2.981 - 674.963 740.083 for the year of 2023
Pembentukan cadangan umum 27 - - - - 9.515 (9.515) - Appropriation for general reserve
Penerbitan saham baru dan New shares issuance and
tambahan modal disetor 25,26 260.237 1.239.767 - - - - 1.500.004 additional paid-in capital
Saldo pada tanggal 31 Desember 2023 3.056.898 4.938.526 (91.872) (15.591 ) 145.225 9.568.243 17.601.429 Balance as of 31 December 2023
Penghasilan komprehensif tahun berjalan Comprehensive income for the year
Laba tahun berjalan - - - - - 406.240 406.240 Income for the year
Pengukuran kembali liabilitas imbalan kerja Remeasurement of post-employment
- neto - - - (33.914 ) - - (33.914) benefits - net
Keuntungan yang belum direalisasi atas Unrealized gain on securities
efek-efek yang diukur pada nilai wajar at fair value through other
melalui penghasilan komprehensif lain - neto 9 - - (147.588) - - - (147.588) comprehensive income - net
Total penghasilan komprehensif untuk Total comprehensive income
tahun berjalan 2024 - - (147.588) (33.914 ) - 406.240 224.738 for the year of 2024
Pembentukan cadangan umum 27 - - - - 6.750 (6.750) - Appropriation for general reserve
Saldo pada tanggal 31 Desember 2024 3.056.898 4.938.526 (239.460) (49.505 ) 151.975 9.967.733 17.826.167 Balance as of 31 December 2024
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara The accompanying notes to the financial statement form an integral part of these financial statements taken as a
keseluruhan. whole.
7
Page 407
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
LAPORAN ARUS KAS STATEMENT OF CASH FLOWS
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal For the Year Ended
31 Desember 2024 31 December 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember/
Years Ended 31 December
Catatan/
2024 Notes 2023
ARUS KAS DARI AKTIVITAS CASH FLOWS FROM
OPERASI OPERATING ACTIVITIES
Penerimaan pendapatan bunga 11.337.449 10.029.354 Receipts from interest income
Penerimaan pendapatan Receipts from
operasional lainnya 1.400.295 2.210.331 other operating income
Penerimaan dari penjualan agunan Receipts from sale of foreclosed
yang diambil alih 3.800 14.577 assets
Pemulihan dari kredit Recovery from loans previously
yang telah dihapusbukukan 332.513 11 384.191 written-off
Penerimaan atas penjualan kredit 176.000 11 141.346 Receipts from sale of loans
Pembayaran beban bunga (5.651.571) (4.518.552) Payment of interest expenses
Pembayaran beban operasional (5.348.956) (4.571.454) Payment of operating expenses
Pembayaran pajak penghasilan (171.066) 21 (289.382) Payment of income tax
Pembayaran transaksi non-operasional Payments of non-operating
- bersih (21) (44) transaction - net
Perubahan dalam aset dan Changes in operating assets and
liabilitas operasi: liabilities:
Decrease/(increase) in
Penurunan/(kenaikan) aset operasi: operating assets:
Efek-efek yang diperdagangkan 519.315 8 (2.164.458) Trading securities
Kredit yang diberikan (18.163.958) 11 7.118.935 Loans
Tagihan akseptasi 85.451 13 1.178.962 Acceptance receivables
Surat berharga yang dibeli Securities purchased
dengan janji dijual kembali 21.025.245 12 (19.807.969) with agreements to resell
Aset lain-lain (172.757) (924.663) Other assets
Kenaikan/(penurunan) liabilitas Increase/(decrease) in
operasi: operating liabilities:
Liabilitas segera 28.698 16 282.516 Current liabilities
Simpanan dari nasabah: Deposits from customers:
Giro 8.432.948 17 (676.328) Demand deposits
Tabungan (2.410.472) 18 (6.355.419) Saving deposits
Deposito berjangka (8.393.267) 19 805.401 Time deposits
Simpanan dari bank lain 3.041.500 20 1.192.611 Deposits from other banks
Utang pajak 89.549 60.057 Tax payables
Liabilitas akseptasi (105.230) 13 (839.471) Acceptance payables
Surat berharga yang dijual Securities sold under
dengan janji dibeli kembali (7.748.669) 22 13.295.961 repurchase agreements
Liabilitas lain-lain (24.625) 2.703.182 Other liabilities
Kas neto digunakan untuk Net cash used in
aktivitas operasi (1.717.829) (730.316) operating activities
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian The accompanying notes to the financial statements form an
yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara integral part of these financial statements taken as a whole.
keseluruhan.
8
Page 408
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
LAPORAN ARUS KAS (lanjutan) STATEMENT OF CASH FLOWS (continued)
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal For the Year Ended
31 Desember 2024 31 December 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember/
Years Ended 31 December
Catatan/
2024 Notes 2023
ARUS KAS DARI AKTIVITAS CASH FLOWS FROM
INVESTASI INVESTING ACTIVITIES
Hasil penjualan Proceeds from sales of
aset tetap dan properti fixed assets and
terbengkalai 1.647 14 4.926 abandoned property
Hasil bersih dari Net proceed from
akuisisi consumer business - 3 3.015.300 consumer business acquisition
Pembelian investasi Purchase of financial
keuangan 4.504.288 9 (4.675.886) investments
Perolehan aset tetap (865.552) 14 (1.464.983) Acquisitions of fixed assets
Kas neto diperoleh dari/ Net cash provided by/
(digunakan untuk) (used in) investing
aktivitas investasi 3.640.383 (3.120.643) activities
ARUS KAS DARI AKTIVITAS CASH FLOWS FROM
PENDANAAN FINANCING ACTIVITIES
Pembayaran atas efek utang Payment of debt securities
yang jatuh tempo (600.000) 23,42 (155.000) issued that have matured
Penerimaan atas efek utang Proceeds from debt
yang diterbitkan 200.000 23,42 - securities issued
Pembayaran biaya transaksi Payment of debt transaction
utang (4.953) - costs
Penerimaan setoran modal 1.500.004 Proceeds from capital injection
Liabilitas sewa (106.246) 42 (60.087) Lease liabilities
Kas neto (digunakan untuk)/ Net cash (used in)/
diperoleh dari provided by
aktivitas pendanaan (511.199) 1.284.917 financing activities
(Penurunan)/kenaikan neto Net (decrease)/increase in Cash
Kas dan Setara Kas 1.411.355 (2.566.042) and Cash Equivalents
Pengaruh neto perubahan kurs Net effect on exchange rate on
pada Kas dan Setara Kas 106.851 (30.766) Cash and Cash Equivalents
Kas dan Setara Kas Cash and Cash Equivalents
awal tahun 13.946.100 16.542.908 at beginning of year
Kas dan Setara Kas Cash and Cash Equivalents
akhir tahun 15.464.306 13.946.100 at the end of year
Components of Cash and Cash
Komponen Kas dan Setara Kas Equivalents
Kas 681.840 4 603.540 Cash
Current accounts with
Giro pada Bank Indonesia 5.798.664 5 9.901.077 Bank Indonesia
Giro pada bank lain 827.049 6 984.482 Current accounts with other banks
Penempatan pada Bank Indonesia Placements with Bank Indonesia
dan bank lain, efek-efek yang and other banks, trading securities
diperdagangkan dan investasi and financial investment
keuangan - jatuh tempo dalam - maturing within 3 months
3 bulan sejak tanggal perolehan 8.156.753 2.457.001 from the date of acquisition
Total 15.464.306 13.946.100 Total
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian The accompanying notes to the financial statements form an
yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara integral part of these financial statements taken as a whole.
keseluruhan.
9
Page 409
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of 31 December 2024
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
1. Umum 1. General
a. Pendirian Bank dan Informasi Umum a. Establishment of the Bank and General
Information
PT Bank UOB Indonesia (dahulu PT Bank PT Bank UOB Indonesia (formerly PT Bank
UOB Buana) (“Bank”) didirikan di Indonesia UOB Buana) (the “Bank”) was established in
berdasarkan Akta Pendirian No. 150 tanggal Indonesia based on the Deed of Establishment
31 Agustus 1956 yang dibuat di hadapan No. 150 dated 31 August 1956 drawn up
Notaris Eliza Pondaag, S.H. Akta pendirian before Eliza Pondaag, S.H. The Deed of
ini disahkan oleh Menteri Kehakiman Establishment was approved by the Minister of
Republik Indonesia dalam Surat Keputusan Justice of the Republic of Indonesia in Decree
No. J.A 5/78/4 tanggal 24 Oktober 1956, Letter No. J.A 5/78/4 dated 24 October 1956,
didaftarkan pada Pengadilan Negeri Jakarta as recorded at the Jakarta Court of Justice
dengan No. 1811 tanggal 27 Oktober 1956 under registration No. 1811 dated 27 October
dan telah diumumkan dalam Berita Negara 1956 and was published in State Gazette of
Republik Indonesia No. 96, Tambahan the Republic of Indonesia No. 96, Supplement
No.1243 tanggal 30 November 1956. No. 1243 dated 30 November 1956.
Bank memulai aktivitas perbankan secara The Bank's commercial banking activities
komersial pada tanggal 1 November 1956 began on 1 November 1956 based on the
berdasarkan Surat Keputusan Menteri Decision Letter of The Ministry of Finance of
Keuangan Republik Indonesia No. the Republic of Indonesia No. 203443/U.M.II
203443/U.M.II tanggal 15 Oktober 1956 dated 15 October 1956 about Granting
tentang Pemberian Izin Usaha PT Bank Business License of PT Bank Buana
Buana Indonesia berkedudukan di Jakarta. Indonesia located in Jakarta. Based on Article
Sesuai dengan Pasal 3 Anggaran Dasar 3 of the Bank’s Articles of Association, the
Bank, ruang lingkup kegiatan usaha Bank scope of the Bank’s business is to engage in
adalah menjalankan kegiatan umum general banking activities. The Bank also
perbankan. Bank telah memperoleh izin obtained a license to run the activities as a
untuk menjalankan aktivitas sebagai bank foreign bank based on Bank Indonesia (BI)
devisa berdasarkan Surat Keputusan Governor Decree No. 9/39/KEP/DIR/UD dated
Gubernur Bank Indonesia (BI) 22 July 1976.
No. 9/39/KEP/DIR/UD tanggal 22 Juli 1976.
Pada tahun 2000, Bank mengubah status In 2000, the Bank changed the status of the
Perseroan menjadi perusahaan terbuka Company into a public company with the initial
dengan melakukan penawaran umum public offering of as many as 194 million
perdana kepada masyarakat sebanyak 194 shares to the public. The status change of the
juta saham. Perubahan status Bank menjadi Bank into a public company has been
perusahaan terbuka telah disetujui oleh approved by Bapepam-LK based on the Letter
Bapepam-LK berdasarkan Surat Ketua from the Chairman of the Capital Market
Badan Pengawas Pasar Modal Supervisory Board No. S-1544/PM/2000,
No. S-1544/PM/2000, tanggal 27 Juni 2000. dated 27 June 2000. Furthermore, in 2002,
Selanjutnya pada tahun 2002, 2003 dan 2003 and 2006, the Bank conducted Limited
2006, Bank melakukan Penawaran Umum Public Offering I, II and III.
Terbatas I, II dan III.
10
Page 410
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of 31 December 2024
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
1. Umum (lanjutan) 1. General (continued)
a. Pendirian Bank dan Informasi Umum a. Establishment of the Bank and General
(lanjutan) Information (continued)
Pada tahun 2008, Rapat Umum Pemegang In 2008, the General Meeting of Shareholders
Saham (RUPS) Bank telah menyetujui of the Bank has approved the change in the
perubahan status Bank dari perusahaan Bank’s status from publicly listed to private
terbuka menjadi perusahaan tertutup dan company and delisted the Bank’s shares at
menghapuskan pencatatan (delisting) saham Indonesian Stock Exchange (BEI). The
Bank di Bursa Efek Indonesia (BEI). change in status, including the delisting
Perubahan status termasuk delisting tersebut process, had been conducted in compliance to
telah dilakukan sesuai dengan persyaratan the requirements determined by Financial
yang ditentukan oleh Otoritas Jasa Service Authority (formerly Capital Market and
Keuangan (dahulu Bapepam dan LK) dan Financial Institution Supervisory Agency) and
BEI, dan Bank telah menyelesaikan hak-hak BEI, and the Bank had settled the rights of
pemegang saham minoritas melalui proses minority shareholders through tender offer
penawaran tender sesuai dengan ketentuan process in accordance with applicable
yang berlaku. Berdasarkan Akta Pernyataan regulations. Pursuant to the Deed of
Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Statement of Resolutions of Extraordinary
Luar Biasa No. 16 tanggal 16 Januari 2009, Meeting of Shareholders No. 16 dated
dibuat di hadapan Fathiah Helmi, S.H., 16 January 2009, drawn up before Fathiah
Notaris di Jakarta dan telah disetujui oleh Helmi, S.H., Notary in Jakarta and approved
Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia by the Minister of Laws and Human Rights
berdasarkan Surat Persetujuan No. AHU- through Letter of Approval No. AHU-
26687.AH.01.02. Tahun 2009 tanggal 26687.AH.01.02. Year 2009 dated 17 June
17 Juni 2009, Anggaran Dasar Bank telah 2009, the Articles of Association of the Bank
diubah sehubungan dengan perubahan have been amended in relation to the change
status Bank dari perusahaan terbuka (publik) in the Bank’s status from a publicly listed to a
menjadi perusahaan tertutup. private company.
Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan By virtue of Deed of Resolutions Statement of
Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa Extraordinary General Meeting of
No. 12 tanggal 15 April 2010, dibuat di Shareholders No. 12 dated 15 April 2010,
hadapan Fathiah Helmi, S.H., Notaris di drawn up before Fathiah Helmi, S.H., Notary in
Jakarta dan telah diberitahukan kepada Jakarta and as notified to the Minister of Laws
Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia and Human Rights through Letter of
berdasarkan Surat Penerimaan Notification Receipt No. AHU-AH.01.10-14548
Pemberitahuan No. AHU-AH.01.10-14548 dated 14 June 2010, the shareholders of the
tanggal 14 Juni 2010, para pemegang saham Bank (whose name at the time was PT Bank
Bank (yang pada saat itu bernama PT Bank UOB Buana) agreed to merge its business
UOB Buana) setuju untuk melakukan with a bank whose name at the time was
penggabungan usaha dengan suatu bank PT Bank UOB Indonesia.
yang pada saat itu bernama PT Bank UOB
Indonesia.
Pada tanggal 30 Juni 2010, Bank (yang pada On 30 June 2010, the Bank (whose name at
saat itu bernama PT Bank UOB Buana) the time was PT Bank UOB Buana) effectively
secara efektif menerima penggabungan accepted the business merger of PT Bank
usaha PT Bank UOB Indonesia. UOB Indonesia. This merger had obtained the
Penggabungan tersebut telah memperoleh approval of Bank Indonesia (BI) under Decree
persetujuan dari Bank Indonesia (BI) of BI Governor No. 12/45/KEP.GBI/2010 dated
berdasarkan Surat Keputusan Gubernur BI 10 June 2010 regarding Granting of Merger
No. 12/45/KEP.GBI/2010 tanggal 10 Juni Permit of PT Bank UOB Indonesia into
2010 tentang Pemberian Izin Penggabungan PT Bank UOB Buana. The permit still applies
Usaha (Merger) PT Bank UOB Indonesia ke as the business permit of the Bank as the
dalam PT Bank UOB Buana. Izin tersebut surviving bank.
tetap berlaku sebagai izin usaha Bank
sebagai perusahaan hasil penggabungan.
11
Page 411
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of 31 December 2024
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
1. Umum (lanjutan) 1. General (continued)
a. Pendirian Bank dan Informasi Umum a. Establishment of the Bank and General
(lanjutan) Information (continued)
Pada bulan Mei 2011, Bank melakukan In May 2011, the Bank changed its name from
perubahan nama dari PT Bank UOB Buana PT Bank UOB Buana into PT Bank UOB
menjadi PT Bank UOB Indonesia dan telah Indonesia and has obtained approval from BI
memperoleh persetujuan dari BI berdasarkan by virtue of BI Governor Decree No.
Surat Keputusan Gubernur BI 13/34/KEP.GBI/2011 dated 19 May 2011
No. 13/34/KEP.GBI/2011 tanggal 19 Mei regarding the Change of Business Permit Use
2011 tentang Perubahan Penggunaan Izin on Behalf of PT Bank UOB Buana into a
Usaha Atas Nama PT Bank UOB Buana Business License Under Name of PT Bank
menjadi Izin Usaha Atas Nama PT Bank UOB UOB Indonesia.
Indonesia.
Setelah pendiriannya, Anggaran Dasar Bank After its establishment, the Bank’s Articles of
telah mengalami beberapa kali perubahan, Association have been amended several
perubahan terakhir sebagaimana dinyatakan times, the latest amendment was stated on the
dalam Akta Pernyataan Keputusan Rapat Deed of State Resolutions of the Amendment
Perubahan Anggaran Dasar No. 38 tanggal of Articles of Association No. 38 dated
20 November 2023 mengenai perubahan 20 November 2023 change of Article 4
Pasal 4 ayat (2), yang dibuat di hadapan paragraph (2), drawn up before Aulia Taufani,
Aulia Taufani, S.H., Notaris di Jakarta. S.H., Notary in Jakarta. The amendment of the
Perubahan Anggaran Dasar Bank tersebut Bank’s Articles of Association has been
telah diterima dan dicatat dalam Sistem received and recorded by Ministry of Laws and
Administrasi Badan Hukum Kementerian Human Rights of the Republic of Indonesia as
Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik stated in the Letter No. AHU-AH.01.03-
Indonesia No. AHU-AH.01.03-0145724 0145724 dated 23 November 2023.
tanggal 23 November 2023.
Kantor pusat Bank berlokasi di The Bank’s head office is located at Jl. M.H.
Jl. M.H. Thamrin No. 10, Jakarta. Pada Thamrin No. 10, Jakarta. As of 31 December
tanggal 31 Desember 2024, jaringan layanan 2024, the Bank’s service network covers 42
Bank mencakup 42 kantor cabang, 73 kantor branches, 73 sub-branches and 131 ATMs
cabang pembantu dan 131 ATM yang across 44 cities/regencies in 16 provinces
tersebar di 44 kota/kabupaten di 16 provinsi which collaborate with ATM Prima and ATM
yang bekerja sama dengan jaringan ATM Bersama networks, VISA global network and
Prima dan ATM Bersama, dan jaringan VISA regional ATM network of the United Overseas
di seluruh dunia, serta jaringan regional ATM Bank Limited business group.
grup usaha United Overseas Bank Limited.
Pada tanggal 26 Oktober 2023, Bank On 26 October 2023, the Bank has received
mendapatkan persetujuan Rapat Umum approval from the Extraordinary General
Pemegang Saham Luar Biasa untuk Meeting of Shareholders to increase the
meningkatkan modal ditempatkan dan Bank’s issued and paid-up capital by issuing
disetor Bank dengan cara mengeluarkan new shares of 1,040,946,745 shares with
saham baru sebanyak 1.040.946.745 lembar nominal amount of Rp250 (full amount) per
saham dengan nilai nominal masing-masing share with offering price of Rp1,441 (full
Rp250 (nilai penuh) per lembar saham amount) per share.
dengan harga penawaran Rp1.441 (nilai
penuh) per lembar saham.
12
Page 412
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of 31 December 2024
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
1. Umum (lanjutan) 1. General (continued)
a. Pendirian Bank dan Informasi Umum a. Establishment of the Bank and General
(lanjutan) Information (continued)
Bank dimiliki sebesar 68,943% oleh UOB The Bank is 68.943% owned by UOB
International Investment Private Limited International Investment Private Limited
(UOBII), anak perusahaan dari United (UOBII), a subsidiary of United Overseas Bank
Overseas Bank Limited, Singapura (UOB), Limited, Singapore (UOB), 30.056% is owned
30,056% dimiliki oleh UOB, 1,000% dimiliki by UOB, 1.000% is owned by Yayasan
oleh Yayasan Kesejahteraan Nusantara dan Kesejahteraan Nusantara and 0.001% is
sebesar 0,001% dimiliki oleh lain-lain owned by others (Note 25).
(Catatan 25).
Penawaran Umum Obligasi Public Offering of Bonds
Tanggal Jumlah pokok Tanggal Tingkat
penerbitan/ (nilai penuh)/ Jangka jatuh suku
Instrumen/ Issuance Nominal value waktu/ tempo/ bunga/ Wali amanat/
Instrument date (full amount) Tenor Due date Interest rate Trustee
Obligasi Subordinasi Berkelanjutan
IV Bank UOB Indonesia Tahap I
Tahun 2024/
Bank UOB Indonesia Subordinated PT Bank
Debt Shelf Offering IV Phase I 26 Jun/ 7 tahun/ 26 Jun/ Mandiri
Year 2024 Jun 2024 100.000.000.000 years Jun 2031 7,50% (Persero) Tbk
Obligasi Berkelanjutan IV Bank
UOB Indonesia Tahap I Tahun
2024/
Bank UOB Indonesia Senior Debt PT Bank
Shelf Offering IV Phase I Year 26 Jun/ 1 tahun/ 6 Jul/ Mandiri
2024 Jun 2024 100.000.000.000 year Jul 2025 6,70% (Persero) Tbk
Obligasi Subordinasi Berkelanjutan
III Bank UOB Indonesia Tahap I
Tahun 2022/
Bank UOB Indonesia Subordinated PT Bank
Debt Shelf Offering III Phase I 8 Mar/ 7 tahun/ 8 Mar/ Mandiri
Year 2022 Mar 2022 100.000.000.000 years Mar 2029 8,00% (Persero) Tbk
Obligasi Berkelanjutan III Bank
UOB Indonesia Tahap I Tahun
2022/
Bank UOB Indonesia Senior Debt PT Bank
Shelf Offering III Phase I Year 2 Sep/ 3 tahun/ 2 Sep/ Mandiri
2022 Sep 2021 100.000.000.000 years Sep 2024 5,65% (Persero) Tbk
Obligasi Subordinasi Berkelanjutan
II Bank UOB Indonesia Tahap II
Tahun 2019/
Bank UOB Indonesia Subordinated PT Bank
Debt Shelf Offering II Phase II 13 Nov/ 7 tahun/ 13 Nov/ Mandiri
Year 2019 Nov 2019 650.000.000.000 years Nov 2026 9,25% (Persero) Tbk
Obligasi Subordinasi Berkelanjutan
II Bank UOB Indonesia Tahap I
Tahun 2019/
Bank UOB Indonesia Subordinated PT Bank
Debt Shelf Offering II Phase I 5 Jul/ 7 tahun/ 5 Jul/ Mandiri
Year 2019 Jul 2019 100.000.000.000 years Jul 2026 9,85% (Persero) Tbk
Obligasi Subordinasi Berkelanjutan
I Bank UOB Indonesia Tahap II
Tahun 2017/
Bank UOB Indonesia Subordinated PT Bank
Debt Shelf Offering I Phase II 17 Okt/ 7 tahun/ 17 Okt/ Mandiri
Year 2017 Oct 2017 500.000.000.000 years Oct 2024 9,25% (Persero) Tbk
13
Page 413
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of 31 December 2024
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
1. Umum (lanjutan) 1. General (continued)
b. Dewan Komisaris, Direksi dan Karyawan b. The Board of Commissioners, the Board of
Directors and Employees
Susunan Dewan Komisaris pada tanggal The composition of the Bank’s Board of
31 Desember 2024 dan 2023 adalah Commissioners as of 31 December 2024 and
sebagai berikut: 2023 are as follows:
31 Desember 2024/
31 December 2024
Komisaris Utama Wee Ee Cheong President Commissioner
Wakil Komisaris Utama Chin Voon Fat Deputy President Commissioner
Komisaris Chan Kok Seong Commissioner
Komisaris Independen Wayan Alit Antara Independent Commissioner
Komisaris Independen VJH Boentaran Lesmana Independent Commissioner
Komisaris Independen Johanes Susilo Independent Commissioner
31 Desember 2023/
31 December 2023
Komisaris Utama Wee Ee Cheong President Commissioner
Wakil Komisaris Utama Chin Voon Fat Deputy President Commissioner
Komisaris Chan Kok Seong Commissioner
Komisaris Independen Wayan Alit Antara Independent Commissioner
Komisaris Independen VJH Boentaran Lesmana Independent Commissioner
Komisaris Independen Johanes Susilo1) Independent Commissioner
1)
Johanes Susilo diangkat sebagai Komisaris Independen berdasarkan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa tanggal 26 Oktober 2023 dan telah
mendapatkan persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan sehingga telah efektif menjabat sejak tanggal 30 Januari 2024./ Johanes Susilo has been appointed as
Independent Commissioner based on the resolution of the Extraordinary General Meeting of Shareholders dated 26 October 2023 and has obtained approval
from Financial Services Authority therefore has effectively served since 30 January 2024.
Susunan Direksi Bank pada tanggal The composition of the Bank’s Board of
31 Desember 2024 dan 2023 adalah sebagai Directors as of 31 December 2024 and 2023
berikut: are as follows:
31 Desember 2024/
31 December 2024
Direktur Utama Hendra Gunawan President Director
Direktur Keuangan dan Finance and Corporate
Layanan Korporasi Teh Han Yi Services Director
Direktur Kepatuhan, Legal Compliance, Legal and
dan Sekretaris Perusahaan Ardhi Wibowo Corporate Secretary Director
Direktur Teknologi dan Operasional Paul Rafiuly Technology and Operations Director
Direktur Wholesale Banking Harapman Kasan Wholesale Banking Director
Direktur Global Markets Sonny Samuel Global Markets Director
Direktur Manajemen Risiko Henry Santoso Risk Management Director
Direktur Consumer Banking Cristina Teh Tan2) Consumer Banking Director
2)
Cristina Teh Tan diangkat sebagai Direktur Consumer Banking berdasarkan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan tanggal 30 April 2024 dan telah
efektif menjabat sejak tanggal 22 Mei 2024./ Cristina Teh Tan has been appointed as Consumer Banking Director based on the resolution of the Annual General
Meeting of Shareholders dated 30 April 2024 and has effectively served since 22 May 2024.
14
Page 414
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of 31 December 2024
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
1. Umum (lanjutan) 1. General (continued)
b. Dewan Komisaris, Direksi dan Karyawan b. The Board of Commissioners, the Board
(lanjutan) of Directors and Employees (continued)
Susunan Direksi Bank pada tanggal The composition of the Bank’s Board of
31 Desember 2024 dan 2023 adalah sebagai Directors as of 31 December 2024 and 2023
berikut: (lanjutan) are as follows: (continued)
31 Desember/
31 December 2023
Direktur Utama Hendra Gunawan President Director
Direktur Keuangan dan Finance and Corporate
Layanan Korporasi Teh Han Yi Services Director
Direktur Kepatuhan, Legal Compliance, Legal and
dan Sekretaris Perusahaan Ardhi Wibowo Corporate Secretary Director
Direktur Teknologi dan Operasional Paul Rafiuly Technology and Operations Director
Direktur Wholesale Banking Harapman Kasan Wholesale Banking Director
Direktur Global Markets Sonny Samuel Global Markets Director
Direktur Strategic Business Strategic Business
Development, Retail & Channels Development, Retail & Channels
Transformation Choi Yau Chi3) Transformation Director
Direktur Manajemen Risiko Henry Santoso Risk Management Director
3)
Choi Yau Chi telah mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Direktur Strategic Business Development, Retail & Channels Transformation efektif pada tanggal
30 Juni 2024./ Choi Yau Chi had resigned from his position as Strategic Business Development, Retail & Channels Transformation Director effective as of 30
June 2024.
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, As of 31 December 2024 and 2023, the
susunan Komite Audit diputuskan melalui composition of the Audit Committee was
Rapat Dewan Komisaris tanggal 4 April 2023 appointed based on the Resolution of the
dan ditetapkan berdasarkan Surat Board of Commissioners Meeting on 4 April
Keputusan Direksi No. 23/SKDIR/0057 2023 and established by Decree of the Board
tanggal 3 Mei 2023. of Directors No. 23/SKDIR/0057 dated 3 May
2023.
Susunan Komite Audit pada tanggal The composition of the Audit Committee as of
31 Desember 2024 dan 2023 adalah sebagai 31 December 2024 and 2023 are as follows:
berikut:
31 Desember/
December 2024 and 2023
Ketua Komite Audit VJH Boentaran Lesmana4) Chairman of Audit Committee
Anggota Humbul Kristiawan Member
Anggota Burlita Member
4)
VJH Boentaran Lesmana efektif menjabat sebagai Ketua Komite Audit sejak tanggal 3 Mei 2023./ VJH Boentaran Lesmana effectively served as Chairman of
Audit Committee since 3 May 2023.
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, As of 31 December 2024 and 2023, Corporate
Kepala Sekretaris Perusahaan adalah Secretary Head is Susilowati based on
Susilowati berdasarkan Surat Keputusan the Board of Directors’ Decree
Direksi No. 15/SKDIR/0021 tanggal 25 Juni No. 15/SKDIR/0021 dated 25 June 2015.
2015.
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, As of 31 December 2024 and 2023, Internal
Kepala Satuan Kerja Audit Intern (Kepala Audit Unit Head is Imbang Perdana Satryawan
SKAI) adalah Imbang Perdana Satryawan based on the Board of Directors’ Decree
berdasarkan Surat Keputusan Direksi No. 22/SKDIR/0007 dated 27 January 2022.
No. 22/SKDIR/0007 tanggal 27 Januari 2022.
15
Page 415
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of 31 December 2024
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
1. Umum (lanjutan) 1. General (continued)
b. Dewan Komisaris, Direksi dan Karyawan b. The Board of Commissioners, the Board of
(lanjutan) Directors and Employees (continued)
Imbalan kerja jangka pendek yang diterima Short-term employee benefits received by the
oleh Dewan Komisaris dan Direksi Bank Bank’s Board of Commissioners and the Board
untuk tahun yang berakhir pada tanggal of Directors for the years ended 31 December
31 Desember 2024 dan 2023 masing-masing 2024 and 2023 amounting to Rp122,296 and
sebesar Rp122.296 dan Rp96.194 Rp96,194, respectively (Note 37g).
(Catatan 37g).
Imbalan kerja jangka panjang yang diterima Long-term employee benefits received by the
oleh Dewan Komisaris dan Direksi Bank Bank’s Board of Commissioners and the Board
untuk tahun yang berakhir pada tanggal of Directors for the years ended 31 December
31 Desember 2024 dan 2023 masing-masing 2024 and 2023 amounting to Rp15,793 and
sebesar Rp15.793 dan Rp12.588. Biaya Rp12,588, respectively. Expenses incurred by
yang dikeluarkan oleh Bank terkait program the Bank relating to post-employment benefits
imbalan pasca kerja Dewan Komisaris dan of the Bank’s Board of Commissioners and the
Direksi Bank dengan jumlah masing-masing Board of Directors amounting to Rp1,786 and
sebesar Rp1.786 dan Rp1.707 untuk tahun Rp1,707 for the year ended 31 December 2024
yang berakhir pada tanggal 31 Desember and 2023, respectively (Note 37g).
2024 dan 2023 (Catatan 37g).
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, As of 31 December 2024 and 2023, the Bank
Bank memiliki total karyawan masing-masing had 4,002 and 4,252 employees, respectively
sebanyak 4.002 dan 4.252 orang (tidak (unaudited).
diaudit).
2. Ikhtisar Informasi Kebijakan Akuntansi 2. Summary of Material Accounting Policies
Material Information
Kebijakan akuntansi utama yang diterapkan The principal accounting policies adopted in
dalam penyusunan laporan keuangan Bank preparing the financial statements of the Bank are
adalah seperti dijabarkan di bawah ini: set out below:
a. Dasar Penyajian Laporan Keuangan a. Basis of Preparation of the Financial
Statements
Laporan keuangan disusun dan disajikan The financial statements have been prepared
sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan and presented in accordance with Indonesian
di Indonesia dan Peraturan Bapepam dan LK Financial Accounting Standards and Bapepam
No. VIII.G.7 Lampiran Keputusan Ketua and LK regulation No. VIII.G.7 Attachment of
Bapepam dan LK No. KEP-347/BL/2012 the Chairman of Bapepam and LK’s decree
tanggal 25 Juni 2012 tentang “Pedoman No. KEP-347/BL/2012 dated 25 June 2012
Penyajian dan Pengungkapan Laporan regarding “Guidelines for Financial Statements
Keuangan Emiten atau Perusahaan Publik”. Presentation and Disclosure for Issuer or
Public Companies”.
Laporan keuangan kecuali laporan arus kas, The financial statements, except for the
disusun dengan dasar akrual dan statement of cash flows, are prepared using
berdasarkan konsep biaya historis, kecuali the accrual basis and based on historical cost
beberapa akun tertentu yang disusun concept, except for certain accounts which are
berdasarkan pengukuran lain sebagaimana measured on the bases described in the
diuraikan dalam kebijakan akuntansi masing- related accounting policies for those accounts.
masing akun tersebut.
16
Page 416
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of 31 December 2024
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. Ikhtisar Informasi Kebijakan Akuntansi 2. Summary of Material Accounting Policies
Material (lanjutan) Information (continued)
Kebijakan akuntansi utama yang diterapkan The principal accounting policies adopted in
dalam penyusunan laporan keuangan Bank preparing the financial statements of the Bank are
adalah seperti dijabarkan di bawah ini: (lanjutan) set out below: (continued)
a. Dasar Penyajian Laporan Keuangan a. Basis of Preparation of the Financial
(lanjutan) Statements (continued)
Laporan arus kas disusun menggunakan The statement of cash flows have been
metode langsung yang dimodifikasi dan arus prepared using the modified direct method and
kas dikelompokkan atas dasar aktivitas the cash flows have been classified on the
operasi, investasi dan pendanaan. Kas dan basis of operating, investing and financing
setara kas terdiri dari kas, giro pada Bank activities. Cash and cash equivalents consist
Indonesia dan giro pada bank lain, of cash, current accounts with Bank Indonesia
penempatan pada Bank Indonesia dan bank and current accounts with other banks,
lain, dan investasi keuangan yang jatuh placements with Bank Indonesia and other
tempo dalam waktu 3 bulan sejak tanggal banks, and financial investments, maturing
perolehan, sepanjang tidak digunakan within 3 months or less from the acquisition
sebagai jaminan atas pinjaman yang diterima date provided they are not used as collateral
serta tidak dibatasi penggunaannya. for borrowings nor restricted.
Pos-pos dalam Penghasilan Komprehensif The items under Other Comprehensive
Lainnya disajikan terpisah antara akun-akun Income (OCI) are presented separately
yang akan direklasifikasikan ke laba rugi dan between items to be reclassified to profit or
akun-akun yang tidak akan direklasifikasikan loss and those items not to be reclassified to
ke laba rugi. profit or loss.
Dalam penyusunan laporan keuangan sesuai The preparation of financial statements in
dengan Standar Akuntansi Keuangan di conformity with Indonesian Financial
Indonesia, dibutuhkan estimasi dan asumsi Accounting Standards requires the use of
yang mempengaruhi: estimates and assumptions that affect:
- Nilai aset dan liabilitas yang dilaporkan, - The reported amounts of assets and
dan pengungkapan atas aset dan liabilitas liabilities and disclosure of contingent
kontinjensi pada tanggal laporan assets and liabilities at the date of financial
keuangan. statements.
- Jumlah pendapatan dan beban selama - The reported amounts of revenues and
periode pelaporan. expenses during the reporting period.
Walaupun estimasi ini dibuat berdasarkan Although these estimates are based on
pengetahuan terbaik Manajemen atas Management’s best knowledge of current
kejadian dan aktivitas saat ini, hasil akhir events and activities, actual results may differ
mungkin berbeda dengan jumlah yang from those estimates.
diestimasi.
Mata uang penyajian yang digunakan dalam The presentation currency used in the financial
laporan keuangan adalah mata uang Rupiah, statement is Indonesian Rupiah, which is the
yang merupakan mata uang fungsional Bank. functional currency of the Bank. Figures in the
Seluruh angka dalam laporan keuangan ini, financial statements are rounded to and stated
kecuali dinyatakan secara khusus, dibulatkan in millions of Rupiah unless otherwise stated.
menjadi jutaan Rupiah.
17
Page 417
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of 31 December 2024
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. Ikhtisar Informasi Kebijakan Akuntansi 2. Summary of Material Accounting Policies
Material (lanjutan) Information (continued)
Kebijakan akuntansi utama yang diterapkan The principal accounting policies adopted in
dalam penyusunan laporan keuangan Bank preparing the financial statements of the Bank are
adalah seperti dijabarkan di bawah ini: (lanjutan) set out below: (continued)
b. Kombinasi Bisnis b. Business Combination
Bank menerapkan metode akuntansi akuisisi The Bank applies the acquisition accounting
untuk mencatat akuisisi bisnis konsumen method in acquiring of the consumer business
Citibank, N.A., Indonesia (Citi), yang of Citibank, N.A., Indonesia (Citi), which is
dianggap sebagai kombinasi bisnis considered as business combinations
(Catatan 3). Imbalan yang dialihkan untuk (Note 3). The consideration transferred for the
akuisisi adalah sebesar nilai wajar aset yang acquisition of a subsidiary is the fair value of
dialihkan dan liabilitas yang diakui pada the assets transferred, the liabilities incurred at
tanggal akuisisi. Aset teridentifikasi yang the date of acquisition. Identifiable assets
diperoleh dan liabilitas yang diambil alih acquired and liabilities in a business
dalam suatu kombinasi bisnis pada awalnya combination are measured initially at their fair
diukur sebesar nilai wajar pada tanggal values at the acquisition date.
akuisisi.
Selisih lebih imbalan yang dialihkan dan nilai The excess of the consideration transferred
wajar aset bersih teridentifikasi pada saat and the fair value of the net identifiable assets
akuisisi yang diperoleh dicatat sebagai acquired at acquisition date is recorded as
goodwill (Catatan 2q). Biaya yang terkait goodwill (Note 2q). Acquisition-related costs
dengan akuisisi dibebankan pada saat are expensed as incurred.
terjadinya.
Bank menentukan bahwa mereka telah The Bank determines that it has acquired a
mengakuisisi bisnis ketika rangkaian aktivitas business when the acquired set of activities
dan aset yang diakuisisi mencakup input dan and assets include an input and a substantive
proses substantif yang bersama-sama process that together significantly contribute to
secara signifikan berkontribusi pada the ability to create outputs.
kemampuan untuk menghasilkan output.
Proses yang diperoleh adalah substantif jika The acquired process is considered
penting bagi kemampuan untuk terus substantive if it is critical to the ability to
menghasilkan output dan input yang continue producing outputs and the inputs
diperoleh mencakup tenaga kerja yang acquired include an organized workforce with
terorganisir dengan keterampilan, the necessary skills, knowledge, or experience
pengetahuan, atau pengalaman yang to perform that process or it significantly
diperlukan untuk melakukan proses itu atau contributes to the ability to continue producing
secara signifikan berkontribusi pada outputs and is considered unique or scarce or
kemampuan untuk terus menghasilkan cannot be replaced without significant cost,
output dan dianggap unik atau langka atau effort, or delay in the ability to continue
tidak dapat diganti tanpa biaya, usaha, atau producing outputs.
penundaan yang signifikan dalam
kemampuan untuk terus menghasilkan
output.
Ketika melakukan akuisisi atas sebuah When the Bank acquires a business, it
bisnis, Bank mengklasifikasikan dan assesses the financial assets acquired and
menentukan aset keuangan yang diperoleh liabilities assumed for appropriate
dan liabilitas keuangan yang diambil alih classification and designation in accordance
berdasarkan pada persyaratan kontraktual, with the contractual terms, economic
kondisi ekonomi dan kondisi terkait lain yang circumstances and pertinent conditions as at
ada pada tanggal akuisisi. the acquisition date.
18
Page 418
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of 31 December 2024
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. Ikhtisar Informasi Kebijakan Akuntansi 2. Summary of Material Accounting Policies
Material (lanjutan) Information (continued)
Kebijakan akuntansi utama yang diterapkan The principal accounting policies adopted in
dalam penyusunan laporan keuangan Bank preparing the financial statements of the Bank are
adalah seperti dijabarkan di bawah ini: (lanjutan) set out below: (continued)
b. Kombinasi Bisnis (lanjutan) b. Business Combination (continued)
Periode pengukuran adalah periode setelah The measurement period is the period after
tanggal akuisisi yang didalamnya Bank dapat the acquisition date during which the Bank
melakukan penyesuaian atas jumlah may adjust the provisional amounts
sementara yang diakui dalam kombinasi recognized for a business combination. During
bisnis tersebut. Selama periode pengukuran, the measurement period, the Bank recognizes
Bank mengakui penambahan aset atau additional assets or liabilities if new
liabilitas bila terdapat informasi terbaru yang information is obtained about facts and
diperoleh mengenai fakta dan keadaan pada circumstances that existed as of the
tanggal akuisisi. acquisition date.
Pada tanggal akuisisi, goodwill awalnya At acquisition date, goodwill is initially
diukur pada harga perolehan yang measured at cost being the excess of the
merupakan selisih lebih nilai agregat dari aggregate of the consideration transferred and
imbalan yang dialihkan dan jumlah setiap the amount recognized for non-controlling
kepentingan non-pengendali atas selisih interest over the net identifiable assets
jumlah dari aset teridentifikasi yang diperoleh acquired and liabilities assumed.
dan liabilitas yang diambil alih.
Setelah pengakuan awal, goodwill diukur After initial recognition, goodwill is measured
pada jumlah tercatat dikurangi akumulasi at cost less any accumulated impairment
kerugian penurunan nilai. Untuk tujuan losses. For the purpose of impairment testing,
pengujian penurunan nilai, goodwill yang goodwill acquired in a business combination
diperoleh dari suatu kombinasi bisnis, sejak is, from the acquisition date, allocated to each
tanggal akuisisi dialokasikan kepada setiap of the Bank’s Cash-generating Units (“CGU”)
Unit Penghasil Kas (“UPK”) dari Bank yang that are expected to benefit from the
diharapkan akan menerima manfaat dari combination, irrespective of whether other
sinergi kombinasi tersebut, terlepas dari assets or liabilities of the acquiree are
apakah aset atau liabilitas lain dari pihak allocated to those CGUs.
yang diakuisisi dialokasikan kepada UPK
tersebut.
Jika goodwill telah dialokasikan pada suatu Where goodwill forms part of a CGU and part
UPK dan operasi tertentu atas UPK tersebut of the operations within that CGU is disposed
dihentikan, maka goodwill yang of, the goodwill associated with the operation
diasosiasikan dengan operasi yang disposed of is included in the carrying amount
dihentikan tersebut termasuk dalam jumlah of the operation when determining the gain or
tercatat operasi tersebut ketika menentukan loss on disposal of the operation. Goodwill
keuntungan atau kerugian dari pelepasan. disposed of in this circumstance is measured
Goodwill yang dilepaskan tersebut diukur based on the relative values of the operation
berdasarkan nilai relatif operasi yang disposed of and the portion of the CGU
dihentikan terhadap bagian dari UPK yang retained.
ditahan.
19
Page 419
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of 31 December 2024
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. Ikhtisar Informasi Kebijakan Akuntansi 2. Summary of Material Accounting Policies
Material (lanjutan) Information (continued)
Kebijakan akuntansi utama yang diterapkan The principal accounting policies adopted in
dalam penyusunan laporan keuangan Bank preparing the financial statements of the Bank are
adalah seperti dijabarkan di bawah ini: (lanjutan) set out below: (continued)
c. Transaksi dengan Pihak Berelasi c. Transactions with Related Parties
Dalam menjalankan usahanya, Bank In the normal course of its business, the Bank
melakukan transaksi dengan pihak berelasi enters into transactions with related parties
seperti yang didefinisikan dalam Pernyataan which are defined under Statement of
Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) 224 Financial Accounting Standard (SFAS) 224
tentang “Pengungkapan Pihak-pihak regarding “Related Party Disclosures”.
Berelasi”.
Seluruh transaksi yang signifikan dengan All significant transactions with related parties
pihak berelasi telah diungkapkan dalam are disclosed in the notes to the financial
catatan atas laporan keuangan. statements.
Pihak berelasi adalah orang atau entitas A related party is a person or entity that is
yang terkait dengan entitas yang menyiapkan related to the entity that is preparing its
laporan keuangannya (entitas pelapor). Yang financial statements (reporting entity). The
termasuk pihak berelasi adalah sebagai related parties are as follows:
berikut:
1. Orang atau anggota keluarga terdekat 1. A person or a close member of that
mempunyai relasi dengan entitas person’s family is related to a reporting
pelapor jika orang tersebut: entity if that person:
a. Memiliki pengendalian atau a. Has control or joint control of the
pengendalian bersama atas entitas reporting entity;
pelapor;
b. Memiliki pengaruh signifikan atas b. Has significant influence over the
entitas pelapor; atau reporting entity; or
c. Merupakan personil manajemen c. Is a member of the key management
kunci entitas pelapor atau entitas personnel of the reporting entity or of
induk pelapor. a parent of the reporting entity.
2. Suatu entitas berelasi dengan entitas 2. An entity is related to a reporting entity if
pelapor jika memenuhi salah satu hal any of the following condition applies:
sebagai berikut:
a. Entitas dan entitas pelapor adalah a. The entity and the reporting entity are
anggota dari kelompok usaha yang members of the same group (which
sama (artinya entitas induk, entitas means that each parent, subsidiary
anak, dan entitas anak berikutnya and fellow subsidiary is related to the
terkait dengan entitas lain); others);
b. Suatu entitas adalah entitas b. One entity is an associate or joint
asosiasi atau ventura bersama dari venture of the other entity (or an
entitas lain (atau entitas asosiasi associate or joint venture of a
atau ventura bersama yang member of a group of which the other
merupakan anggota suatu entity is a member);
kelompok usaha, yang mana entitas
lain adalah anggotanya);
c. Kedua entitas tersebut adalah c. Both entities are joint ventures of the
ventura bersama dari pihak ketiga same third party;
yang sama;
20
Page 420
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of 31 December 2024
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. Ikhtisar Informasi Kebijakan Akuntansi 2. Summary of Material Accounting Policies
Material (lanjutan) Information (continued)
Kebijakan akuntansi utama yang diterapkan The principal accounting policies adopted in
dalam penyusunan laporan keuangan Bank preparing the financial statements of the Bank are
adalah seperti dijabarkan di bawah ini: (lanjutan) set out below: (continued)
c. Transaksi dengan Pihak Berelasi (lanjutan) c. Transactions with Related Parties
(continued)
Pihak berelasi adalah orang atau entitas A related party is a person or entity that is
yang terkait dengan entitas yang menyiapkan related to the entity that is preparing its
laporan keuangannya (entitas pelapor). Yang financial statements (reporting entity). The
termasuk pihak berelasi adalah sebagai related parties are as follows: (continued)
berikut: (lanjutan)
2. Suatu entitas berelasi dengan entitas 2. An entity is related to a reporting entity if
pelapor jika memenuhi salah satu hal any of the following condition applies:
sebagai berikut: (lanjutan) (continued)
d. Suatu entitas adalah ventura d. One entity is a joint venture of a third
bersama dari entitas ketiga dan party and the other entity is an
entitas yang lain adalah entitas associate of the third entity;
asosiasi dari entitas ketiga;
e. Entitas tersebut adalah sebuah e. The entity is a post-employment
program imbalan pasca kerja untuk benefit plan for the benefits of
imbalan kerja dari salah satu entitas employees of either the reporting
pelapor atau entitas yang terkait entity or an entity related to the
dengan entitas pelapor; reporting entity;
f. Entitas yang dikendalikan atau f. The entity is controlled or jointly
dikendalikan bersama oleh orang controlled by a person identified in
yang diidentifikasi sebagaimana (1); or
dimaksud dalam angka (1); atau
g. Orang yang diidentifikasi g. A person identified in (1) (a) has
sebagaimana dimaksud dalam significant influence over the entity or
angka (1) huruf (a) memiliki is a member of the key management
pengaruh signifikan atas entitas personnel of the entity (or of a parent
atau merupakan manajemen kunci of the entity).
entitas (atau entitas induk dari
entitas).
h. Entitas, atau anggota dari kelompok h. The entity, or any member of a group
dimana entitas merupakan bagian of which it is a part provides key
dari kelompok tersebut management personnel services to
menyediakan jasa personil the reporting entity or to the parent of
manajemen kunci kepada entitas the reporting entity.
pelapor atau kepada entitas induk
dari entitas pelapor.
d. Aset dan Liabilitas Keuangan d. Financial Assets and Liabilities
1) Klasifikasi 1) Classification
Bank mengklasifikasikan aset The Bank classifies its financial assets
keuangannya berdasarkan kategori according to the following categories at
sebagai berikut pada saat pengakuan initial recognition:
awal:
- Aset keuangan yang diukur pada - Financial assets measured at fair
nilai wajar melalui laba rugi; value through profit or loss;
- Aset keuangan yang diukur pada - Financial assets that are measured at
nilai wajar melalui penghasilan fair value through other
komprehensif lain; comprehensive income;
21
Page 421
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of 31 December 2024
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. Ikhtisar Informasi Kebijakan Akuntansi 2. Summary of Material Accounting Policies
Material (lanjutan) Information (continued)
Kebijakan akuntansi utama yang diterapkan The principal accounting policies adopted in
dalam penyusunan laporan keuangan Bank preparing the financial statements of the Bank are
adalah seperti dijabarkan di bawah ini: (lanjutan) set out below: (continued)
d. Aset dan Liabilitas Keuangan (lanjutan) d. Financial Assets and Liabilities (continued)
1) Klasifikasi (lanjutan) 1) Classification (continued)
Bank mengklasifikasikan aset The Bank classifies its financial assets
keuangannya berdasarkan kategori according to the following categories at
sebagai berikut pada saat pengakuan initial recognition: (continued)
awal: (lanjutan)
- Aset keuangan yang diukur pada - Financial assets measured at
biaya perolehan diamortisasi. amortized cost.
Aset keuangan diukur pada biaya Financial assets are measured at
perolehan diamortisasi jika memenuhi amortized cost if they meet the following
kondisi sebagai berikut: conditions:
- Aset keuangan dikelola dalam - Financial assets are managed in a
model bisnis yang bertujuan untuk business model that aims to have
memiliki aset keuangan dalam financial assets in order to obtain
rangka mendapatkan arus kas contractual cash flow (“hold to
kontraktual (“hold to collect”); dan collect”); and
- Persyaratan kontraktual dari aset - The contractual terms of the financial
keuangan tersebut memberikan hak assets provide rights on a certain date
pada tanggal tertentu atas arus kas for cash flow obtained solely from
yang diperoleh semata dari payment of principal and interest
pembayaran pokok dan bunga (SPPI) on the principal amount owed
(SPPI) dari jumlah pokok terutang.
Aset keuangan diukur pada nilai wajar Financial assets are measured at fair
melalui penghasilan komprehensif lain value through other comprehensive
jika memenuhi kondisi sebagai berikut: income if they meet the following
conditions:
- Aset keuangan dikelola dalam - Financial assets are managed in a
model bisnis yang bertujuan untuk business model that aims to obtain
mendapatkan arus kas kontraktual contractual cash flow and sell financial
dan menjual aset keuangan (“hold assets (“hold to collect and sell”); and
to collect and sell”); dan
- Persyaratan kontraktual dari aset - The contractual requirements of the
keuangan tersebut memenuhi financial assets meet the SPPI criteria.
kriteria SPPI.
Pada saat pengakuan awal, Bank dapat At initial recognition, the Bank may make
membuat pilihan yang tidak dapat an irrevocable choice to present equity
dibatalkan untuk menyajikan instrumen instruments that are not held for trading at
ekuitas yang bukan dimiliki untuk fair value through other comprehensive
diperdagangkan pada nilai wajar melalui income.
penghasilan komprehensif lain.
Aset keuangan lainnya yang tidak Other financial assets that do not meet the
memenuhi persyaratan untuk requirements to be classified as financial
diklasifikasikan sebagai aset keuangan assets measured at amortized cost or fair
diukur pada biaya perolehan value through other comprehensive
diamortisasi atau nilai wajar melalui income are classified as measured at fair
penghasilan komprehensif lain value through profit or loss.
diklasifikasikan sebagai diukur pada nilai
wajar melalui laba rugi.
22
Page 422
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of 31 December 2024
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. Ikhtisar Informasi Kebijakan Akuntansi 2. Summary of Material Accounting Policies
Material (lanjutan) Information (continued)
Kebijakan akuntansi utama yang diterapkan The principal accounting policies adopted in
dalam penyusunan laporan keuangan Bank preparing the financial statements of the Bank are
adalah seperti dijabarkan di bawah ini: (lanjutan) set out below: (continued)
d. Aset dan Liabilitas Keuangan (lanjutan) d. Financial Assets and Liabilities (continued)
1) Klasifikasi (lanjutan) 1) Classification (continued)
Saat pengakuan awal, Bank dapat At initial recognition, the Bank can make
membuat penetapan yang tidak dapat an irrevocable determination to measure
dibatalkan untuk mengukur aset yang assets that meet the requirements to be
memenuhi persyaratan untuk diukur measured at amortized cost or fair value
pada biaya perolehan diamortisasi atau through other comprehensive income at
nilai wajar melalui penghasilan fair value through profit or loss, if the
komprehensif lain pada nilai wajar determination eliminates or significantly
melalui laba rugi, apabila penetapan reduces the measurement or recognition
tersebut mengeliminasi atau secara inconsistencies (sometimes referred to as
signifikan mengurangi inkonsistensi "accounting mismatch").
pengukuran atau pengakuan (kadang
disebut sebagai “accounting mismatch”).
Penilaian model bisnis Business models valuation
Model bisnis ditentukan pada level yang The business model is determined at a
mencerminkan bagaimana kelompok level that reflects how groups of financial
aset keuangan dikelola bersama-sama assets are managed together to achieve
untuk mencapai tujuan bisnis tertentu. certain business objectives.
Penilaian model bisnis dilakukan dengan The evaluation of the business model is
mempertimbangkan, tetapi tidak carried out by considering, but not limited
terbatas pada hal-hal berikut: to the following:
- Bagaimana kinerja dari model bisnis - How the performance of the business
dan aset keuangan yang dimiliki model and financial assets held in the
dalam model bisnis dievaluasi dan business model are evaluated and
dilaporkan kepada personil reported to the Bank's key
manajemen kunci Bank; management personnel;
- Apakah risiko yang memengaruhi - What risks affect the performance of
kinerja dari model bisnis (termasuk the business model (including financial
aset keuangan yang dimiliki dalam assets held in the business model) and
model bisnis) dan khususnya specifically how the financial assets are
bagaimana cara aset keuangan managed; and
tersebut dikelola; dan
- Bagaimana penilaian kinerja - How to evaluate the performance of
pengelola aset keuangan (sebagai managers of financial assets (for
contoh, apakah penilaian kinerja example, whether performance
berdasarkan nilai wajar dari aset appraisals are based on the fair value
yang dikelola atau arus kas of the assets being managed or the
kontraktual yang diperoleh). contractual cash flows obtained).
Aset keuangan yang dimiliki untuk Financial assets held for trading or
diperdagangkan atau dikelola dan managing and which performance
penilaian kinerja berdasarkan nilai wajar appraisals based on fair value are
diukur pada nilai wajar melalui laba rugi. measured at fair value through profit or
loss.
23
Page 423
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of 31 December 2024
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. Ikhtisar Informasi Kebijakan Akuntansi 2. Summary of Material Accounting Policies
Material (lanjutan) Information (continued)
Kebijakan akuntansi utama yang diterapkan The principal accounting policies adopted in
dalam penyusunan laporan keuangan Bank preparing the financial statements of the Bank are
adalah seperti dijabarkan di bawah ini: (lanjutan) set out below: (continued)
d. Aset dan Liabilitas Keuangan (lanjutan) d. Financial Assets and Liabilities (continued)
1) Klasifikasi (lanjutan) 1) Classification (continued)
Penilaian model bisnis (lanjutan) Business models valuation (lanjutan)
Derivatif juga dikategorikan dalam Derivatives are also categorized under
kelompok ini, kecuali derivatif yang this classification, unless they are
ditetapkan sebagai instrumen lindung designated as effective hedging
nilai efektif. instruments.
Penilaian mengenai arus kas Evaluation of contractual cash flows
kontraktual yang diperoleh semata- obtained solely from payment of
mata dari pembayaran pokok dan principal and interest (SPPI)
bunga (SPPI)
Untuk tujuan penilaian ini, pokok For the purpose of this valuation, principal
didefinisikan sebagai nilai wajar dari aset is defined as the fair value of financial
keuangan pada saat pengakuan awal. assets at initial recognition. Interest is
Bunga didefinisikan sebagai imbalan defined as compensation for the time
untuk nilai waktu atas uang dan risiko value of money and credit risk in relation
kredit terkait jumlah pokok terutang pada to the principal amount owed over
periode waktu tertentu dan juga risiko a certain period of time and also the risk
dan biaya peminjaman standar, serta and standard borrowing costs, as well as
marjin laba. profit margins.
Penilaian mengenai arus kas kontraktual An assessment of contractual cash flows
yang diperoleh semata-mata dari obtained solely from principal and interest
pembayaran pokok dan bunga dilakukan payments is made by considering
dengan mempertimbangkan persyaratan contractual terms, including whether
kontraktual, termasuk apakah aset financial assets contain contractual terms
keuangan mengandung persyaratan that can change the timing or amount of
kontraktual yang dapat mengubah waktu contractual cash flows. In assessing, the
atau jumlah arus kas kontraktual. Dalam Bank considers:
melakukan penilaian, Bank
mempertimbangkan:
- Peristiwa kontinjensi yang akan - Contingency events that will change
mengubah waktu atau jumlah arus the timing or amount of contractual
kas kontraktual; cash flow;
- Fitur leverage; - Leverage feature;
- Persyaratan pembayaran di muka - Terms of advance payment and
dan perpanjangan kontraktual; contractual extension;
- Persyaratan mengenai klaim yang - Requirements regarding limited claims
terbatas atas arus kas yang berasal for cash flows from specific assets; and
dari aset spesifik; dan
- Fitur yang dapat mengubah nilai - Features that can change the time
waktu dari elemen uang. value of the money element.
24
Page 424
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of 31 December 2024
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. Ikhtisar Informasi Kebijakan Akuntansi 2. Summary of Material Accounting Policies
Material (lanjutan) Information (continued)
Kebijakan akuntansi utama yang diterapkan The principal accounting policies adopted in
dalam penyusunan laporan keuangan Bank preparing the financial statements of the Bank are
adalah seperti dijabarkan di bawah ini: (lanjutan) set out below: (continued)
d. Aset dan Liabilitas Keuangan (lanjutan) d. Financial Assets and Liabilities (continued)
1) Klasifikasi (lanjutan) 1) Classification (continued)
Penilaian mengenai arus kas Evaluation of contractual cash flows
kontraktual yang diperoleh semata- obtained solely from payment of
mata dari pembayaran pokok dan principal and interest (SPPI) (continued)
bunga (SPPI) (lanjutan)
Liabilitas keuangan diklasifikasikan ke Financial liabilities are classified into the
dalam kategori sebagai berikut pada following categories at initial recognition:
saat pengakuan awal:
- Liabilitas keuangan yang diukur pada - Financial liabilities at fair value through
nilai wajar melalui laporan laba rugi, profit or loss, which has 2 (two) sub-
yang memiliki 2 (dua) sub-klasifikasi, classifications, i.e., those designated
yaitu liabilitas keuangan yang as such upon initial recognition and
ditetapkan demikian pada saat those classified as held for trading;
pengakuan awal dan liabilitas
keuangan yang telah diklasifikasikan
dalam kelompok diperdagangkan;
- Liabilitas keuangan lain yang tidak - Other financial liabilities that are not
diklasifikasikan sebagai liabilitas classified as financial liabilities at fair
keuangan yang diukur pada nilai value through profit or loss are
wajar melalui laba rugi dikategorikan categorized and measured at
dan diukur dengan biaya perolehan amortized cost.
diamortisasi.
Berikut klasifikasi instrumen keuangan Below are financial instruments
Bank berdasarkan PSAK 109: classification of the Bank based on SFAS
109:
Instrumen keuangan/ Kategori yang didefinisikan oleh PSAK 109/
Financial instruments Category as defined by SFAS 109
Kas/ Aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan
Cash yang diamortisasi/Financial assets at amortized cost
Giro pada Bank Indonesia/
Aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan
Current accounts with Bank
yang diamortisasi/Financial assets at amortized cost
Indonesia
Aset Giro pada bank lain/ Aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan
keuangan/ Current accounts with other banks yang diamortisasi/Financial assets at amortized cost
Financial Penempatan pada Bank Indonesia
assets dan bank lain/ Aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan
Placements with Bank Indonesia and yang diamortisasi/Financial assets at amortized cost
other banks
Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui
Efek-efek yang diperdagangkan/
laba rugi/Financial assets at fair value through profit or
Trading securities
loss
25
Page 425
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of 31 December 2024
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. Ikhtisar Informasi Kebijakan Akuntansi 2. Summary of Material Accounting Policies
Material (lanjutan) Information (continued)
Kebijakan akuntansi utama yang diterapkan The principal accounting policies adopted in
dalam penyusunan laporan keuangan Bank preparing the financial statements of the Bank are
adalah seperti dijabarkan di bawah ini: (lanjutan) set out below: (continued)
d. Aset dan Liabilitas Keuangan (lanjutan) d. Financial Assets and Liabilities (continued)
1) Klasifikasi (lanjutan) 1) Classification (continued)
Berikut klasifikasi instrumen keuangan Below are financial instruments
Bank berdasarkan PSAK 109: (lanjutan) classification of the Bank based on
SFAS 109: (continued)
Instrumen keuangan/ Kategori yang didefinisikan oleh PSAK 109/
Financial instruments Category as defined by SFAS 109
Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui
penghasilan komprehensif lain/Financial assets at fair
Investasi keuangan/ value through other comprehensive income
Financial investments
Aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan yang
diamortisasi/Financial assets at amortized cost
Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui
Tagihan derivatif/
laba rugi/Financial assets at fair value through profit or
Derivative receivables
loss
Aset
Kredit yang diberikan/ Aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan yang
keuangan/
Loans diamortisasi/Financial assets at amortized cost
Financial
Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui
assets
Tagihan atas surat berharga yang laba rugi/Financial assets at fair value through profit or
dibeli dengan janji dijual kembali/ loss
Receivables on securities
purchased with agreements to resell Aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan yang
diamortisasi/Financial assets at amortized cost
Tagihan akseptasi/ Aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan yang
Acceptance receivables diamortisasi/Financial assets at amortized cost
Aset lain-lain/ Aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan yang
Other assets diamortisasi/Financial assets at amortized cost
Liabilitas segera/ Liabilitas keuangan yang diukur pada biaya perolehan
Current liabilities yang diamortisasi/Financial liabilities at amortized cost
Simpanan dari nasabah/ Liabilitas keuangan yang diukur pada biaya perolehan
Deposits from customers yang diamortisasi/Financial liabilities at amortized cost
Simpanan dari bank lain/ Liabilitas keuangan yang diukur pada biaya perolehan
Deposits from other banks yang diamortisasi/Financial liabilities at amortized cost
Bunga yang masih harus dibayar/ Liabilitas keuangan yang diukur pada biaya perolehan
Interest payables yang diamortisasi/Financial liabilities at amortized cost
Liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui
Liabilitas Liabilitas derivatif/
laba rugi/Financial liabilities at fair value through profit
keuangan/ Derivative payables
or loss
Financial
liabilities Liabilitas akseptasi/ Liabilitas keuangan yang diukur pada biaya perolehan
Acceptance payables yang diamortisasi/Financial liabilities at amortized cost
Liabilitas atas surat berharga yang
dijual dengan janji dibeli kembali/ Liabilitas keuangan yang diukur pada biaya perolehan
Liabilities on securities sold under yang diamortisasi/Financial liabilities at amortized cost
repurchase agreements
Efek utang yang diterbitkan/ Liabilitas keuangan yang diukur pada biaya perolehan
Debt securities issued yang diamortisasi/Financial liabilities at amortized cost
Liabilitas lain-lain/ Liabilitas keuangan yang diukur pada biaya perolehan
Other liabilities yang diamortisasi/Financial liabilities at amortized cost
26
Page 426
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of 31 December 2024
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. Ikhtisar Informasi Kebijakan Akuntansi 2. Summary of Material Accounting Policies
Material (lanjutan) Information (continued)
Kebijakan akuntansi utama yang diterapkan The principal accounting policies adopted in
dalam penyusunan laporan keuangan Bank preparing the financial statements of the Bank are
adalah seperti dijabarkan di bawah ini: (lanjutan) set out below: (continued)
d. Aset dan Liabilitas Keuangan (lanjutan) d. Financial Assets and Liabilities (continued)
2) Pengakuan awal 2) Initial recognition
Aset dan liabilitas keuangan pada Financial assets and liabilities are initially
awalnya diukur pada nilai wajarnya. recognized at fair value. For those
Dalam hal aset atau liabilitas keuangan financial assets or liabilities not classified
tidak diklasifikasikan sebagai nilai wajar as fair value through profit or loss, the fair
melalui laba rugi, nilai wajar tersebut value is added/deducted with directly
ditambah/dikurangi biaya transaksi yang attributable transaction costs to the
dapat diatribusikan secara langsung issuance of financial assets or liabilities.
dengan perolehan atau penerbitan aset
atau liabilitas keuangan.
Bank pada pengakuan awal dapat The Bank upon initial recognition may
menetapkan aset dan keuangan liabilitas designate certain financial assets and
tertentu sebagai nilai wajar melalui laba liabilities at fair value through profit or loss
rugi (opsi nilai wajar). Opsi nilai wajar (fair value option). The fair value option is
dapat digunakan hanya bila memenuhi only applied when the following conditions
ketetapan sebagai berikut: are met:
- Penetapan sebagai opsi nilai wajar - The application of the fair value option
mengurangi atau mengeliminasi reduces or eliminates an accounting
inkonsistensi pengukuran dan mismatch that would otherwise arise;
pengakuan (accounting mismatch) or
yang dapat timbul; atau
- Aset dan liabilitas keuangan - The financial assets and liabilities are
merupakan bagian dari portofolio part of a portfolio of financial
instrumen keuangan yang risikonya instruments, the risks of which are
dikelola dan dilaporkan kepada managed and reported to key
manajemen kunci berdasarkan nilai management on a fair value basis; or
wajar; atau
- Aset dan liabilitas keuangan terdiri - The financial assets and liabilities
dari kontrak utama dan derivatif consist of a host contract and an
melekat yang harus dipisahkan tetapi embedded derivative that must be
tidak dapat mengukur derivatif bifurcated but are unable to measure
melekat secara terpisah. the embedded derivative separately.
3) Pengukuran setelah pengukuran awal 3) Subsequent measurement
Aset keuangan dalam kelompok aset Financial assets at fair value through other
keuangan yang diukur pada nilai wajar comprehensive income and financial
melalui penghasilan komprehensif lain assets and liabilities at fair value through
dan aset dan liabilitas keuangan yang profit or loss are measured at fair value.
diukur pada nilai wajar melalui laba rugi
diukur pada nilai wajarnya.
Aset keuangan kelompok biaya Financial assets classified as amortized
perolehan diamortisasi dan liabilitas cost and other financial liabilities are
keuangan lainnya diukur pada biaya measured at amortized cost using the
perolehan diamortisasi dengan effective interest rate method.
menggunakan metode suku bunga
efektif.
27
Page 427
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of 31 December 2024
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. Ikhtisar Informasi Kebijakan Akuntansi 2. Summary of Material Accounting Policies
Material (lanjutan) Information (continued)
Kebijakan akuntansi utama yang diterapkan The principal accounting policies adopted in
dalam penyusunan laporan keuangan Bank preparing the financial statements of the Bank are
adalah seperti dijabarkan di bawah ini: (lanjutan) set out below: (continued)
d. Aset dan Liabilitas Keuangan (lanjutan) d. Financial Assets and Liabilities (continued)
4) Penghentian pengakuan 4) Derecognition
a. Aset keuangan dihentikan a. Financial assets are derecognized
pengakuannya jika: when:
- Hak kontraktual atas arus kas - The contractual rights to receive
yang berasal dari aset keuangan cash flows from the financial
tersebut berakhir; atau assets have expired; or
- Bank telah mentransfer haknya - The Bank has transferred its rights
untuk menerima arus kas yang to receive cash flows from the
berasal dari aset keuangan atau financial assets or has assumed
menanggung kewajiban untuk an obligation to pay the received
membayarkan arus kas yang cash flows in full without material
diterima tersebut secara penuh delay to a third party under a
tanpa penundaan berarti kepada ‘pass-through’ arrangement; and
pihak ketiga di bawah either (a) the Bank has transferred
kesepakatan pelepasan; dan substantially all the risks and
antara (a) Bank telah rewards of the asset, or (b) the
mentransfer secara substansial Bank has neither transferred nor
seluruh risiko dan manfaat atas retained substantially all the risks
aset, atau (b) Bank tidak and rewards of the asset but has
mentransfer maupun tidak transferred control of the asset.
memiliki secara substansial
seluruh risiko dan manfaat atas
aset namun telah mentransfer
pengendalian atas aset.
Ketika Bank telah mentransfer hak When the Bank has transferred its
untuk menerima arus kas dari aset rights to receive cash flows from an
atau telah memasuki kesepakatan asset or has entered into a ’pass-
pelepasan dan tidak mentransfer through’ arrangement and has
serta tidak memiliki secara neither transferred nor retained
substansial seluruh risiko dan substantially all the risks and rewards
manfaat atas aset atau tidak of the asset nor transferred control of
mentransfer kendali atas aset, aset the asset, the asset is recognized to
diakui sebesar keterlibatan Bank the extent of the Bank’s continuing
yang berkelanjutan atas aset involvement on the asset.
tersebut.
Kredit yang diberikan Loans are written-off when there is no
dihapusbukukan ketika tidak realistic prospect of collection in the
terdapat prospek yang realistis near future or the normal relationship
mengenai pengembalian kredit between the Bank and the borrowers
dalam waktu dekat atau hubungan have ceased to exist. When a loan is
normal antara Bank dan debitur deemed uncollectible, it is written-off
telah berakhir. Kredit yang tidak against the related allowance for
dapat dilunasi dihapusbukukan impairment losses.
dengan mendebit cadangan
kerugian penurunan nilai.
28
Page 428
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of 31 December 2024
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. Ikhtisar Informasi Kebijakan Akuntansi 2. Summary of Material Accounting Policies
Material (lanjutan) Information (continued)
Kebijakan akuntansi utama yang diterapkan The principal accounting policies adopted in
dalam penyusunan laporan keuangan Bank preparing the financial statements of the Bank are
adalah seperti dijabarkan di bawah ini: (lanjutan) set out below: (continued)
d. Aset dan Liabilitas Keuangan (lanjutan) d. Financial Assets and Liabilities (continued)
4) Penghentian pengakuan (lanjutan) 4) Derecognition (continued)
b. Liabilitas keuangan dihentikan b. Financial liabilities are derecognized
pengakuannya jika liabilitas when they are extinguished, i.e.,
keuangan tersebut berakhir, yaitu liabilities stated in the contract are
ketika liabilitas yang ditetapkan discharged, cancelled or has expired.
dalam kontrak dilepaskan atau
dibatalkan atau kadaluwarsa.
Jika suatu liabilitas keuangan yang Where an existing financial liability is
ada digantikan dengan yang lain replaced by another from the same
oleh pemberi pinjaman yang sama lender on substantially different terms
pada keadaan yang secara or the terms of an existing liability are
substansial berbeda atau substantially modified, such an
berdasarkan suatu liabilitas yang exchange or modification is treated
ada yang secara substansial telah as derecognition of the original
diubah, seperti pertukaran atau liability and the recognition of a new
modifikasi yang diperlakukan liability, and the difference in the
sebagai penghentian pengakuan respective carrying amounts is
liabilitas awal dan pengakuan recognized in the statement of profit
liabilitas baru dan perbedaan nilai or loss and other comprehensive
tercatat masing-masing diakui income.
dalam laporan laba rugi dan
penghasilan komprehensif lain.
5) Pengakuan pendapatan dan beban 5) Income and expense recognition
a. Pendapatan dan beban bunga atas a. Interest income and expense on
aset keuangan yang diukur pada financial assets measured at fair
nilai wajar melalui penghasilan value through other comprehensive
komprehensif lain, serta aset dan income, as well as financial assets
liabilitas keuangan yang dicatat and liabilities measured at amortized
berdasarkan biaya perolehan cost are recognized in the statement
diamortisasi diakui pada laporan of profit or loss using the effective
laba rugi dengan menggunakan interest rate method.
metode suku bunga efektif.
Jumlah tercatat bruto aset The gross carrying amount of a
keuangan adalah biaya perolehan financial asset is the amortized cost
diamortisasi aset keuangan of a financial asset before adjusting
sebelum disesuaikan dengan for allowance for impairment.
cadangan penurunan nilai.
Dalam menghitung pendapatan dan In calculating interest income and
beban bunga, tingkat suku bunga expenses, the effective interest rate is
efektif diterapkan pada jumlah applied to the gross carrying amount
tercatat bruto aset (ketika aset of an asset (when the asset is not a
tersebut bukan aset keuangan yang deteriorated financial asset) or to the
memburuk) atau terhadap biaya amortized cost of a liability.
perolehan diamortisasi dari
liabilitas.
29
Page 429
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of 31 December 2024
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. Ikhtisar Informasi Kebijakan Akuntansi 2. Summary of Material Accounting Policies
Material (lanjutan) Information (continued)
Kebijakan akuntansi utama yang diterapkan The principal accounting policies adopted in
dalam penyusunan laporan keuangan Bank preparing the financial statements of the Bank are
adalah seperti dijabarkan di bawah ini: (lanjutan) set out below: (continued)
d. Aset dan Liabilitas Keuangan (lanjutan) d. Financial Assets and Liabilities (continued)
5) Pengakuan pendapatan dan beban 5) Income and expense recognition
(lanjutan) (continued)
Untuk aset keuangan yang For financial assets that deteriorated
memburuk setelah pengakuan awal, after initial recognition, interest
pendapatan bunga dihitung dengan income is calculated by applying an
menerapkan tingkat suku bunga effective interest rate to the amortized
efektif terhadap biaya perolehan cost of the financial assets. If the
diamortisasi dari aset keuangan asset is no longer deteriorating, the
tersebut. Jika aset tersebut tidak lagi calculation of interest income will be
memburuk, maka perhitungan calculated by applying an effective
pendapatan bunga akan dihitung interest rate to the gross carrying
dengan menerapkan tingkat suku amount of the financial asset.
bunga efektif terhadap nilai tercatat
bruto dari aset keuangan tersebut.
b. Keuntungan dan kerugian yang b. Gains and losses arising from
timbul dari perubahan nilai wajar changes in the fair value of financial
aset keuangan yang diukur pada asset measured at fair value through
nilai wajar melalui pendapatan other comprehensive income other
komprehensif lain selain than foreign exchange gains or
keuntungan atau kerugian selisih losses on debt instruments are
kurs atas instrumen utang diakui recognized directly in other
secara langsung dalam pendapatan comprehensive income (as part of
komprehensif lain (sebagai bagian equity) until the financial asset is
dari ekuitas) hingga aset keuangan derecognized or impaired.
tersebut dihentikan pengakuannya
atau terdapat penurunan nilai.
Pada saat aset keuangan When a financial asset is
dihentikan pengakuannya atau derecognized or impaired, the
mengalami penurunan nilai, cummulative gains or losses
keuntungan atau kerugian kumulatif previously recognized in equity are
yang sebelumnya diakui dalam recognized in statement of profit or
ekuitas harus diakui pada laporan loss.
laba rugi.
6) Reklasifikasi instrumen keuangan 6) Reclassification financial instruments
Bank mereklasifikasi aset keuangan jika The Bank reclassifies financial assets if
dan hanya jika, model bisnis untuk and only if, the business model for
pengelolaan aset keuangan berubah. managing financial assets changes.
Tidak terdapat reklasifikasi untuk There is no reclassification of financial
liabilitas keuangan. liabilities.
30
Page 430
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of 31 December 2024
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. Ikhtisar Informasi Kebijakan Akuntansi 2. Summary of Material Accounting Policies
Material (lanjutan) Information (continued)
Kebijakan akuntansi utama yang diterapkan The principal accounting policies adopted in
dalam penyusunan laporan keuangan Bank preparing the financial statements of the Bank are
adalah seperti dijabarkan di bawah ini: (lanjutan) set out below: (continued)
d. Aset dan Liabilitas Keuangan (lanjutan) d. Financial Assets and Liabilities (continued)
6) Reklasifikasi instrumen keuangan 6) Reclassification financial instruments
(lanjutan) (continued)
Reklasifikasi aset keuangan dari Reclassifications of financial assets from
klasifikasi biaya perolehan yang amortized cost classifications to fair value
diamortisasi ke klasifikasi nilai wajar through profit or loss are recorded at fair
melalui laba rugi dicatat sebesar nilai value. The difference between the
wajarnya. Selisih antara nilai tercatat recorded value and fair value is
dengan nilai wajar diakui sebagai recognized in profit or loss on the
keuntungan atau kerugian pada laba rugi statement of profit or loss and other
dalam laporan laba rugi dan pendapatan comprehensive income.
komprehensif lainnya.
Reklasifikasi aset keuangan dari Reclassifications of financial assets from
klasifikasi biaya perolehan yang amortized cost classifications to fair value
diamortisasi ke klasifikasi nilai wajar classifications through other
melalui penghasilan komprehensif lain comprehensive are recorded at their fair
dicatat sebesar nilai wajarnya. values.
Reklasifikasi aset keuangan dari Reclassification of financial assets from
klasifikasi nilai wajar melalui penghasilan fair value classification through other
komprehensif lain ke klasifikasi nilai comprehensive income to fair value
wajar melalui laba rugi dicatat pada nilai classification through profit or loss is
wajar. Keuntungan atau kerugian yang recorded at fair value. Unrealized gains or
belum direalisasi direklasifikasi ke laba losses are reclassified to profit or loss.
rugi.
Reklasifikasi aset keuangan dari Reclassification of financial assets from
klasifikasi nilai wajar melalui penghasilan fair value classifications through other
komprehensif lain ke klasifikasi biaya comprehensive income to the amortized
perolehan yang diamortisasi dicatat cost classification is recorded at carrying
pada nilai tercatat. Keuntungan atau value. Unrealized gains or losses are
kerugian yang belum direalisasi dihapus removed from equity and adjusted agains
dari ekuitas dan disesuaikan terhadap the fair value.
nilai wajar.
Reklasifikasi aset keuangan dari Reclassifications on financial assets from
klasifikasi nilai wajar melalui laba rugi ke fair value classification through profit or
klasifikasi nilai wajar melalui penghasilan loss to fair value classification through
komprehensif lain dicatat pada nilai other comprehensive income are
wajar. recorded at fair value.
Reklasifikasi aset keuangan dari Reclassification of financial assets from
klasifikasi nilai wajar melalui laba rugi ke fair value classification through profit or
klasifikasi biaya perolehan yang loss to amortized cost classification is
diamortisasi dicatat pada nilai wajar. recorded at fair value.
31
Page 431
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of 31 December 2024
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. Ikhtisar Informasi Kebijakan Akuntansi 2. Summary of Material Accounting Policies
Material (lanjutan) Information (continued)
Kebijakan akuntansi utama yang diterapkan The principal accounting policies adopted in
dalam penyusunan laporan keuangan Bank preparing the financial statements of the Bank are
adalah seperti dijabarkan di bawah ini: (lanjutan) set out below: (continued)
d. Aset dan Liabilitas Keuangan (lanjutan) d. Financial Assets and Liabilities (continued)
7) Saling Hapus 7) Offsetting
Aset dan liabilitas keuangan saling Financial assets and liabilities are offset
hapus dan nilai netonya dilaporkan pada and the net amount is reported in the
laporan posisi keuangan jika dan hanya statement of financial position if and only
jika, saat ini terdapat hak yang if, there is currently an enforceable legal
berkekuatan hukum untuk saling hapus rights to offset the recognized amounts
jumlah keduanya dan terdapat intensi and there is an intention to settle on a net
untuk diselesaikan secara neto atau basis or to realize the assets and settle the
untuk merealisasikan aset dan liabilities simultaneously.
menyelesaikan liabilitas secara
bersamaan.
Hak yang berkekuatan hukum berarti: Enforceable right means:
a. Tidak terdapat kontinjensi di masa a. There are no contingencies in the
yang akan datang; dan future; and
b. Hak yang berkekuatan hukum pada b. Enforceable right to the following
kondisi-kondisi berikut ini: conditions:
- Kegiatan bisnis normal; - Deploying normal activities;
- Kondisi kegagalan usaha; dan - Conditions of business failures; and
- Kondisi gagal bayar atau - Conditions of default or bankruptcy.
bangkrut.
Pendapatan dan beban disajikan dalam Income and expenses are presented on a
jumlah bersih hanya jika diperkenankan net basis only when permitted by
oleh standar akuntansi. accounting standards.
8) Pengukuran biaya diamortisasi 8) Amortized cost measurement
Biaya perolehan diamortisasi dari aset The amortized cost of a financial assets or
atau liabilitas keuangan adalah jumlah liabilities are the amount at which the
aset atau liabilitas keuangan yang diukur financial assets or liabilities are measured
pada saat pengakuan awal dikurangi at initial recognition, minus principal
pembayaran pokok pinjaman, ditambah repayments, plus or minus the
atau dikurangi amortisasi kumulatif cummulative amortization using the
menggunakan metode suku bunga effective interest rate method of any
efektif yang dihitung dari selisih antara difference between the initial amount
nilai pengakuan awal dan nilai jatuh recognized and the maturity amount,
temponya dan dikurangi penurunan nilai. minus any reduction for impairment.
9) Nilai wajar 9) Fair value
Nilai wajar adalah harga yang akan Fair value is the price that would be
diterima untuk menjual suatu aset atau received to sell an asset or paid to transfer
harga yang akan dibayar untuk a liability in an orderly transaction between
mengalihkan suatu liabilitas dalam market participants at the measurement
transaksi teratur antara pelaku pasar date.
pada tanggal pengukuran.
32
Page 432
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of 31 December 2024
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. Ikhtisar Informasi Kebijakan Akuntansi 2. Summary of Material Accounting Policies
Material (lanjutan) Information (continued)
Kebijakan akuntansi utama yang diterapkan The principal accounting policies adopted in
dalam penyusunan laporan keuangan Bank preparing the financial statements of the Bank are
adalah seperti dijabarkan di bawah ini: (lanjutan) set out below: (continued)
d. Aset dan Liabilitas Keuangan (lanjutan) d. Financial Assets and Liabilities (continued)
9) Nilai wajar (lanjutan) 9) Fair value (continued)
Pengukuran nilai wajar mengasumsikan The fair value measurement is based on
bahwa transaksi untuk menjual aset atau the presumption that the transaction to sell
mengalihkan liabilitas terjadi: the asset or transfer the liability takes
place either:
- Di pasar utama untuk aset dan - In the principal market for the asset or
liabilitas tersebut; atau liability; or
- Jika tidak terdapat pasar utama, di - In the absence of a principal market,
pasar yang paling menguntungkan in the most advantageous market for
untuk aset atau liabilitas tersebut. the asset or liability.
Nilai wajar suatu aset atau liabilitas The fair value of an asset or a liability is
diukur menggunakan asumsi yang akan measured using the assumptions that
digunakan pelaku pasar ketika market participants would use when
menentukan harga aset dan liabilitas pricing the asset or liability, assuming that
tersebut dengan asumsi bahwa pelaku market participants act in their economic
pasar bertindak dalam kepentingan best interest.
ekonomis terbaiknya.
Pengukuran nilai wajar aset non- A fair value measurement of a non-
keuangan memperhitungkan financial asset takes into account a market
kemampuan pelaku pasar untuk participant's ability to generate economic
menghasilkan manfaat ekonomi dengan benefits by using the asset in its highest
menggunakan aset dalam penggunaan and best use or by selling it to another
tertinggi dan terbaiknya atau dengan market participant that would use the
menjualnya kepada pelaku pasar lain asset in its highest and best use.
yang akan menggunakan aset tersebut
dalam penggunaan tertinggi dan
terbaiknya.
Bank menggunakan teknik penilaian The Bank uses valuation techniques that
yang sesuai dalam keadaan dan dimana are appropriate in the circumstances and
data yang memadai tersedia untuk for which sufficient data are available to
mengukur nilai wajar, memaksimalkan measure fair value, maximizing the use of
penggunaan input yang dapat relevant observable inputs and minimizing
diobservasi yang relevan dan the use of unobservable inputs.
meminimalkan penggunaan input yang
tidak dapat diobservasi.
Semua aset dan liabilitas dimana nilai All assets and liabilities for which fair value
wajar diukur atau diungkapkan dalam is measured or disclosed in the financial
laporan keuangan dapat dikategorikan statements are categorized within the fair
pada tingkat hierarki nilai wajar, value hierarchy, described as follows,
berdasarkan tingkatan input terendah based on the lowest level input that is
yang signifikan atas pengukuran nilai significant to the fair value measurement
wajar secara keseluruhan: as a whole:
- Tingkat 1 - Level 1
Harga kuotasian (tidak disesuaikan) Quoted prices (unadjusted) in active
dalam pasar aktif untuk aset atau markets for identical assets or
liabilitas yang identik; liabilities;
33
Page 433
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of 31 December 2024
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. Ikhtisar Informasi Kebijakan Akuntansi 2. Summary of Material Accounting Policies
Material (lanjutan) Information (continued)
Kebijakan akuntansi utama yang diterapkan The principal accounting policies adopted in
dalam penyusunan laporan keuangan Bank preparing the financial statements of the Bank are
adalah seperti dijabarkan di bawah ini: (lanjutan) set out below: (continued)
d. Aset dan Liabilitas Keuangan (lanjutan) d. Financial Assets and Liabilities (continued)
9) Nilai wajar (lanjutan) 9) Fair value (continued)
Semua aset dan liabilitas dimana nilai All assets and liabilities for which fair value
wajar diukur atau diungkapkan dalam is measured or disclosed in the financial
laporan keuangan dapat dikategorikan statements are categorized within the fair
pada tingkat hierarki nilai wajar, value hierarchy, described as follows,
berdasarkan tingkatan input terendah based on the lowest level input that is
yang signifikan atas pengukuran nilai significant to the fair value measurement
wajar secara keseluruhan: (lanjutan) as a whole: (continued)
- Tingkat 2 - Level 2
Input selain harga kuotasian yang Inputs other than quoted prices
termasuk dalam Tingkat 1 yang dapat included within Level 1 that are
diobservasi untuk aset dan liabilitas observable for the asset or liability
baik secara langsung (misalnya, either directly (example, price) or
harga) atau secara tidak langsung; indirectly;
- Tingkat 3 - Level 3
Input untuk aset dan liabilitas yang Inputs for the asset and liability that are
bukan berdasarkan data pasar yang not based on observable market data
dapat diobservasi (input yang tidak (unobservable inputs).
dapat diobservasi).
Untuk aset dan liabilitas yang diakui For assets and liabilities that are
pada laporan keuangan secara recognized in the financial statements on
berulang, Bank menentukan apakah a recurring basis, the Bank determines
terjadi transfer antar tingkat di dalam whether transfers have occurred between
hierarki dengan cara mengevaluasi levels in the hierarchy by re-assessing
kategori (berdasarkan input tingkat categorization (based on the lowest level
terendah yang signifikan dalam input that is significant to the fair value
pengukuran nilai wajar) setiap akhir measurement as a whole) at the end of
periode pelaporan. each reporting period.
Investasi pada sukuk Investment in sukuk
Efek-efek dan obligasi pemerintah syariah, Sharia securities and government bonds,
kecuali reksadana diklasifikasikan except for reksadana are classified based on
berdasarkan model usaha yang ditentukan business model determined by the Bank at the
oleh Bank pada saat pembelian surat date of purchase in accordance with SFAS 410
berharga tersebut didasarkan atas klasifikasi on "Accounting for Sukuk” as follows:
yang sesuai dengan PSAK 410 tentang
“Akuntansi Sukuk” sebagai berikut:
a. Surat berharga diukur pada biaya a. At cost securities are stated at cost
perolehan disajikan sebesar biaya (including transaction costs) adjusted by
perolehan (termasuk biaya transaksi) unamortised premium and/or discount.
yang disesuaikan dengan premi dan/atau Premium and discount are amortized over
diskonto yang belum diamortisasi. Premi the period until maturity.
dan diskonto diamortisasi selama
periode hingga jatuh tempo.
34
Page 434
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of 31 December 2024
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. Ikhtisar Informasi Kebijakan Akuntansi 2. Summary of Material Accounting Policies
Material (lanjutan) Information (continued)
Kebijakan akuntansi utama yang diterapkan The principal accounting policies adopted in
dalam penyusunan laporan keuangan Bank preparing the financial statements of the Bank are
adalah seperti dijabarkan di bawah ini: (lanjutan) set out below: (continued)
d. Aset dan Liabilitas Keuangan (lanjutan) d. Financial Assets and Liabilities (continued)
Investasi pada sukuk (lanjutan) Investment in sukuk (continued)
Efek-efek dan obligasi pemerintah syariah, Sharia securities and government bonds,
kecuali reksadana diklasifikasikan except for reksadana are classified based on
berdasarkan model usaha yang ditentukan business model determined by the Bank at the
oleh Bank pada saat pembelian surat date of purchase in accordance with SFAS 410
berharga tersebut didasarkan atas klasifikasi on "Accounting for Sukuk” as follows:
yang sesuai dengan PSAK 410 tentang (continued)
“Akuntansi Sukuk” sebagai berikut: (lanjutan)
b. Surat berharga diukur pada nilai wajar b. At fair value securities are stated at fair
melalui laba rugi yang dinyatakan value through profit or loss. Unrealized
sebesar nilai wajar. Keuntungan atau gains or losses from the increase or
kerugian yang belum direalisasi akibat decrease in fair values are presented in
kenaikan atau penurunan nilai wajarnya current year profit or loss.
disajikan dalam laporan laba rugi tahun
yang bersangkutan.
c. Surat berharga yang diukur pada nilai c. At fair value through other comprehensive
wajar melalui penghasilan komprehensif income securities are measured at fair
lainnya. Surat berharga disajikan value. Unrealized gains or losses from the
sebesar nilai wajar. Keuntungan atau increase or decrease in fair value are
kerugian yang belum direalisasi akibat presented in other comprehensive income.
kenaikan atau penurunan nilai wajarnya Premium and discount are amortized over
disajikan dalam penghasilan the period until maturity.
komprehensif lain. Premi dan diskonto
diamortisasi selama periode hingga
jatuh tempo.
e. Giro pada Bank Indonesia dan bank lain e. Current accounts with Bank Indonesia and
other banks
Giro pada bank lain diklasifikasikan sebagai Current accounts with other banks are
biaya perolehan yang diamortisasi. Giro pada classified as amortized cost. Current accounts
bank lain dinyatakan sebesar biaya with other banks are stated at amortized cost
perolehan diamortisasi menggunakan using the effective interest rate (EIR) method
metode suku bunga efektif dikurangi less allowance for impairment losses as
cadangan kerugian penurunan nilai disclosed in Note 2l.
sebagaimana diungkapkan dalam
Catatan 2l.
Giro pada Bank Indonesia diklasifikasikan Current accounts with Bank Indonesia is
sebagai biaya perolehan yang diamortisasi. classified as amortized cost. Current account
Giro pada Bank Indonesia dinyatakan with Bank Indonesia is stated in outstanding
sebesar saldo penempatan. balances.
35
Page 435
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of 31 December 2024
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. Ikhtisar Informasi Kebijakan Akuntansi 2. Summary of Material Accounting Policies
Material (lanjutan) Information (continued)
Kebijakan akuntansi utama yang diterapkan The principal accounting policies adopted in
dalam penyusunan laporan keuangan Bank preparing the financial statements of the Bank are
adalah seperti dijabarkan di bawah ini: (lanjutan) set out below: (continued)
f. Penempatan pada Bank Indonesia dan f. Placements with Bank Indonesia and other
bank lain banks
Penempatan pada Bank Indonesia dan bank Placements with Bank Indonesia and other
lain merupakan penempatan dana dalam banks consist of Term Deposits of Bank
bentuk Term Deposit Bank Indonesia, Indonesia, Deposit Facilities of Bank Indonesia,
Fasilitas Simpanan Bank Indonesia, dan call and call money.
money.
Penempatan pada bank lain diklasifikasikan Placements with other banks are classified as
sebagai biaya perolehan yang diamortisasi. amortized cost. Placements with other banks
Penempatan pada bank lain dinyatakan are stated at amortized cost using the
sebesar biaya perolehan diamortisasi effective interest rate method less allowance
menggunakan metode suku bunga efektif for impairment losses as disclosed in Note 2l.
dikurangi cadangan kerugian penurunan nilai
sebagaimana diungkapkan dalam
Catatan 2l.
Penempatan pada Bank Indonesia Placements with Bank Indonesia is classified
diklasifikasikan sebagai biaya perolehan as amortized cost. Placement with Bank
yang diamortisasi. Penempatan pada Bank Indonesia is stated in outstanding balances.
Indonesia dinyatakan sebesar saldo
penempatan.
g. Efek-efek yang diperdagangkan g. Trading securities
Efek-efek yang diperdagangkan terdiri dari Trading securities comprise of Government
Obligasi Pemerintah, Obligasi Korporasi, Bonds, Corporate Bonds, Sukuk and Bank
Sukuk dan Sekuritas Rupiah Bank Indonesia Indonesia Rupiah Securities that are classified
yang dikategorikan sebagai dimiliki untuk as held for trading and are recorded at fair
diperdagangkan dan dicatat di laporan posisi value in the statement of financial position.
keuangan sebesar nilai wajar.
Keuntungan atau kerugian yang belum Unrealized gains or losses resulting from the
direalisasi akibat kenaikan atau penurunan increase or decrease in fair value are
nilai wajar disajikan dalam laporan laba rugi recognized in the current year statement of
dan penghasilan komprehensif lain tahun profit or loss and other comprehensive income.
berjalan. Pendapatan bunga dari efek utang The interest income from debt securities is
dicatat dalam laporan laba rugi dan recorded in the statement of profit or loss and
penghasilan komprehensif lain sesuai other comprehensive income according to the
dengan persyaratan dalam kontrak. Pada terms of the contract. At the time of sale of
saat penjualan portofolio efek yang trading securities portfolio, the difference
diperdagangkan, selisih antara harga jual between the selling price and the purchase
dengan harga perolehan diakui sebagai price is recognized as a gain or loss in the year
keuntungan atau kerugian penjualan pada when the securities are sold.
tahun dimana efek tersebut dijual.
36
Page 436
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of 31 December 2024
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. Ikhtisar Informasi Kebijakan Akuntansi 2. Summary of Material Accounting Policies
Material (lanjutan) Information (continued)
Kebijakan akuntansi utama yang diterapkan The principal accounting policies adopted in
dalam penyusunan laporan keuangan Bank preparing the financial statements of the Bank are
adalah seperti dijabarkan di bawah ini: (lanjutan) set out below: (continued)
h. Investasi keuangan h. Financial investments
Investasi keuangan terdiri dari Obligasi Financial investments comprise of Government
Pemerintah, Sukuk, Negotiable Certificate of Bonds, Sukuk, Negotiable Certificate of
Deposit, Obligasi Korporasi, Sekuritas Deposit, Corporate Bonds, Bank Indonesia
Rupiah dan Valas Indonesia dan Wesel Rupiah and Foreign Currencies securities and
Ekspor Berjangka. Export Bills.
Obligasi Pemerintah, Sukuk, Negotiable Government Bonds, Sukuk, Negotiable
Certificate of Deposit, Sekuritas Rupiah dan Certificate of Deposit, Bank Indonesia rupiah
Valas Indonesia dan Obligasi Korporasi and valas securities and Corporate Bonds are
diklasifikasikan sebagai nilai wajar melalui classified as fair value through other
penghasilan komprehensif lain. comprehensive income.
Obligasi Pemerintah dan Wesel Ekspor Government Bonds and Export Bills are
Berjangka diklasifikasikan sebagai biaya classified as amortized cost.
perolehan yang diamortisasi.
Investasi keuangan diklasifikasikan sebagai Financial investments are classified as follows:
berikut:
Investasi keuangan yang diukur pada nilai Financial investments measured at fair value
wajar melalui penghasilan komprehensif lain through other comprehensive income
Investasi keuangan yang diukur pada nilai Financial investments measured at fair value
wajar melalui penghasilan komprehensif lain through other comprehensive income is
diakui dan diukur sebesar nilai wajar dengan recognized and measured at fair value by
memperhitungkan pendapatan dan/atau calculating income and/or expenses directly
beban yang dapat diatribusikan langsung attributable to the purchase of securities. After
pada pembelian efek-efek. Setelah initial recognition, gains and losses from
pengakuan awal, keuntungan dan kerugian changes in fair value of securities, net of tax,
yang belum direalisasikan dari kenaikan atau are recognized directly to equity.
penurunan nilai wajar, setelah pajak, diakui
dan disajikan sebagai komponen ekuitas.
Ketika investasi tersebut dihapus, When the investment is disposed the
keuntungan atau kerugian kumulatif setelah cumulative gain or loss, net of tax, previously
pajak, yang sebelumnya diakui di recognized in other comprehensive income is
penghasilan komprehensif lainnya, diakui recognized in the statement of profit or loss and
dalam laporan laba rugi dan penghasilan other comprehensive income. The losses
komprehensif lain. Kerugian yang timbul dari arising from impairment of such investments
penurunan nilai pada investasi tersebut are recognized in the statement of profit or loss
diakui dalam laporan laba rugi dan and other comprehensive income and removed
penghasilan komprehensif lain dan from other comprehensive income.
dikeluarkan dari penghasilan komprehensif
lainnya.
Premi dan/atau diskonto diamortisasi Premium and/or discount is amortized and
sebagai pendapatan bunga dengan reported as interest income using the EIR.
menggunakan suku bunga efektif.
37
Page 437
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of 31 December 2024
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. Ikhtisar Informasi Kebijakan Akuntansi 2. Summary of Material Accounting Policies
Material (lanjutan) Information (continued)
Kebijakan akuntansi utama yang diterapkan The principal accounting policies adopted in
dalam penyusunan laporan keuangan Bank preparing the financial statements of the Bank are
adalah seperti dijabarkan di bawah ini: (lanjutan) set out below: (continued)
h. Investasi keuangan (lanjutan) h. Financial investments (continued)
Investasi keuangan diklasifikasikan sebagai Financial investments are classified as follows:
berikut: (lanjutan) (continued)
Investasi keuangan yang diklasifikasikan Financial investments classified as amortized
sebagai biaya perolehan yang diamortisasi cost
Investasi keuangan yang diklasifikasikan Financial investments classified as amortized
sebagai biaya perolehan yang diamortisasi cost is recognized and measured at fair value
diakui dan diukur sebesar nilai wajar dengan by calculating income and/or expenses directly
memperhitungkan pendapatan dan/atau attributable to the purchase of securities. After
beban yang dapat diatribusikan langsung initial recognition, securities are measured at
pada pembelian efek-efek. Setelah amortized acquisition cost using EIR.
pengakuan awal, efek-efek diukur pada biaya
perolehan diamortisasi menggunakan suku
bunga efektif.
i. Instrumen keuangan derivatif i. Derivative financial instruments
Seluruh instrumen derivatif dicatat dalam All derivative instruments are recognized in
laporan posisi keuangan berdasarkan nilai statement of financial position at fair value. The
wajarnya. Nilai wajar tersebut ditentukan fair value is based on the market rate, Reuters
berdasarkan harga pasar, kurs Reuters pada exchange rate at statement of financial position
tanggal pelaporan laporan posisi keuangan, date, discounted cash flows and price valuation
diskonto arus kas, model penentu harga atau or broker quoted price on other instruments
harga yang diberikan oleh broker (quoted with similar characteristics or price model.
price) atas instrumen lain yang memiliki
karakteristik atau model penentuan harga
serupa.
Keuntungan atau kerugian dari kontrak Gain or loss on a derivative contract not
derivatif yang tidak ditujukan untuk lindung designated as a hedging instrument (or does
nilai (atau tidak memenuhi kriteria untuk not qualify as a hedging instrument) is
dapat diklasifikasikan sebagai lindung nilai) recognized in the current year statement of
diakui pada laporan laba rugi dan profit or loss and comprehensive income.
penghasilan komprehensif lain tahun
berjalan.
Instrumen derivatif melekat dipisahkan dari Embedded derivative instruments are
kontrak utama non-derivatif dan diperlakukan separated from their host non-derivative
sebagai instrumen derivatif jika seluruh contract and accounted for as a derivative
kriteria berikut terpenuhi: instrument if all of the following criteria are met:
1. Risiko dan karakteristik ekonomi dari 1. The risks and economic characteristics of
derivatif melekat tidak secara erat the embedded derivative are not closely
berhubungan dengan karakteristik dan related to those of the host contract;
risiko kontrak utama;
38
Page 438
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of 31 December 2024
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. Ikhtisar Informasi Kebijakan Akuntansi 2. Summary of Material Accounting Policies
Material (lanjutan) Information (continued)
Kebijakan akuntansi utama yang diterapkan The principal accounting policies adopted in
dalam penyusunan laporan keuangan Bank preparing the financial statements of the Bank are
adalah seperti dijabarkan di bawah ini: (lanjutan) set out below: (continued)
i. Instrumen keuangan derivatif (lanjutan) i. Derivative financial instruments (continued)
Instrumen derivatif melekat dipisahkan dari Embedded derivative instruments are
kontrak utama non-derivatif dan diperlakukan separated from their host non-derivative
sebagai instrumen derivatif jika seluruh contract and accounted for as a derivative
kriteria berikut terpenuhi: (lanjutan) instrument if all of the following criteria are met:
(continued)
2. Instrumen terpisah dengan kondisi yang 2. A separate instrument with the same terms
sama dengan instrumen derivatif as the embedded derivative would meet the
melekat memenuhi definisi dari derivatif; definition of a derivative; and
dan
3. Instrumen hibrid (kombinasi) tidak diukur 3. The hybrid (combined) instrument is not
pada harga wajar dengan perubahan measured at fair value with changes in fair
nilai wajar diakui dalam laporan laba rugi value recognized in statement of profit or
dan penghasilan komprehensif lain loss and other comprehensive income (i.e.,
(yaitu derivatif melekat dalam aset a derivative that is embedded in a financial
keuangan atau liabilitas keuangan yang asset or financial liability at fair value
diukur pada nilai wajar melalui laba rugi through profit or loss is not separated).
tidak dipisahkan).
j. Kredit yang diberikan j. Loans
Kredit yang diberikan diklasifikasikan Loans are classified as amortized cost.
sebagai biaya perolehan yang diamortisasi.
Kredit yang diberikan diklasifikasikan Loans are classified as amortized cost. Loans
sebagai biaya perolehan yang diamortisasi. are measured at amortized cost using the EIR
Kredit yang diberikan diukur pada biaya less allowance for impairment losses. The
perolehan diamortisasi menggunakan suku amortized cost of loan is the amount at which
bunga efektif dikurangi cadangan kerugian the loan is measured at initial recognition minus
penurunan nilai. Biaya perolehan principal repayments, plus or minus the
diamortisasi dihitung dengan cumulative amortization using EIR method of
memperhitungkan nilai kredit pada saat any difference between that initial amount and
pengakuan awal dikurangi pembayaran the maturity amount, and minus any reduction
pokok, ditambah atau dikurangi dengan for impairment or uncollectability. The
amortisasi kumulatif menggunakan metode amortization is recognized in the statement of
suku bunga efektif yang dihitung dari selisih profit or loss and other comprehensive income.
antara nilai awal dan nilai jatuh temponya,
dikurangi penurunan untuk penurunan nilai
atau nilai yang tidak dapat ditagih. Amortisasi
tersebut diakui pada laporan laba rugi dan
penghasilan komprehensif lain.
39
Page 439
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of 31 December 2024
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. Ikhtisar Informasi Kebijakan Akuntansi 2. Summary of Material Accounting Policies
Material (lanjutan) Information (continued)
Kebijakan akuntansi utama yang diterapkan The principal accounting policies adopted in
dalam penyusunan laporan keuangan Bank preparing the financial statements of the Bank are
adalah seperti dijabarkan di bawah ini: (lanjutan) set out below: (continued)
j. Kredit yang diberikan (lanjutan) j. Loans (continued)
Restrukturisasi kredit Loan restructuring
Kerugian yang timbul dari restrukturisasi Losses on loan restructuring in respect of
kredit yang berkaitan dengan modifikasi modification of the terms of the loans are
persyaratan kredit hanya diakui bila nilai recognized only if the cash value of total future
tunai penerimaan kas masa depan yang cash receipts specified in the new terms of the
telah ditentukan dalam persyaratan kredit loans, including both receipts designated as
yang baru, termasuk penerimaan yang interest and those designated as loan principal
diperuntukkan sebagai bunga maupun pokok are less than the recorded amounts of loans
adalah lebih kecil dari nilai kredit yang before restructuring.
diberikan yang tercatat sebelum
restrukturisasi.
Untuk restrukturisasi kredit bermasalah For loan restructuring which involves a
dengan cara konversi kredit yang diberikan conversion of loans into equity or other financial
menjadi saham atau instrumen keuangan instruments, a loss on loan restructuring is
lainnya, kerugian dari restrukturisasi kredit recognized only if the fair value of the equity or
diakui hanya apabila nilai wajar penyertaan other financial instruments received, reduced
saham atau instrumen keuangan yang by estimated costs to sell the equity or other
diterima dikurangi estimasi biaya untuk financial instruments is less than the carrying
menjualnya adalah kurang dari nilai tercatat value of loan.
kredit yang diberikan.
Saat ini hanya terdapat restrukturisasi kredit Currently, there is only loan restructuring using
dengan menggunakan metode perpanjangan extension of terms of loans and decrease of
jangka waktu kredit dan penurunan suku loan interest method.
bunga kredit.
k. Tagihan dan liabilitas akseptasi k. Acceptance receivables and payables
Tagihan akseptasi diklasifikasikan sebagai Acceptance receivables are classified as
biaya perolehan yang diamortisasi. amortized cost.
Tagihan akseptasi diukur pada biaya Acceptance receivables are measured at
perolehan diamortisasi menggunakan amortized cost using the EIR method, less
metode suku bunga efektif, dikurangi dengan allowance for impairment losses. Acceptance
cadangan kerugian penurunan nilai. Liabilitas liabilities are measured at amortized cost by
akseptasi diukur pada biaya perolehan using the EIR method.
diamortisasi menggunakan metode suku
bunga efektif.
Cadangan kerugian penurunan nilai The allowance for impairment losses is
dilakukan bila terdapat bukti yang obyektif assessed if there is an objective evidence of
mengenai penurunan nilai dengan impairment by using the impairment
menggunakan metodologi penurunan nilai methodology as disclosed in Note 2l.
sebagaimana diungkapkan dalam
Catatan 2l.
40
Page 440
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of 31 December 2024
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. Ikhtisar Informasi Kebijakan Akuntansi 2. Summary of Material Accounting Policies
Material (lanjutan) Information (continued)
Kebijakan akuntansi utama yang diterapkan The principal accounting policies adopted in
dalam penyusunan laporan keuangan Bank preparing the financial statements of the Bank are
adalah seperti dijabarkan di bawah ini: (lanjutan) set out below: (continued)
l. Penurunan nilai aset keuangan l. Impairment of financial assets
Bank mengakui penyisihan kerugian kredit The Bank recognizes the allowance for
ekskpektasian pada instrumen keuangan expected credit losses on financial instruments
yang tidak diukur pada nilai wajar melalui that are not measured at fair value through
laba rugi. profit or loss.
Tidak ada penyisihan kerugian kredit There is no allowance for expected credit
ekskpektasian pada investasi instrumen losses on investment in equity instruments.
ekuitas.
Bank mengukur cadangan kerugian sejumlah The Bank measures the allowance for losses
kerugian kredit ekspektasian sepanjang for the lifetime of an expected credit losses,
umurnya, kecuali untuk hal berikut diukur except for the following which are measured
sejumlah kerugian kredit ekspektasian according to 12 months expected credit losses:
12 bulan:
- Instrumen utang yang memiliki risiko kredit - Debt instruments that have low credit risk at
rendah pada tanggal pelaporan; dan the reporting date; and
- Instrumen keuangan lainnya yang risiko - Other financial instruments for which credit
kreditnya tidak meningkat secara risk has not increased significantly since
signifikan sejak pengakuan awal. initial recognition.
Kerugian kredit ekspektasian 12 bulan The 12-month expected credit loss is part of
adalah bagian dari kerugian kredit the expected credit loss throughout its lifetime
ekspektasian sepanjang umurnya yang that represents an expected credit loss arising
merepresentasikan kerugian kredit from a default on financial instruments that
ekspektasian yang timbul dari peristiwa gagal might occur in 12 months after reporting date.
bayar instrumen keuangan yang mungkin
terjadi dalam 12 bulan setelah tanggal
pelaporan.
Pengukuran Kerugian Kredit Ekspektasian Measurement of Expected Credit Losses
Kerugian Kredit Ekspektasian adalah Expected Credit Losses are the estimate of the
estimasi probabilitas tertimbang dari weighted probability of a credit loss measured
kerugian kredit yang diukur sebagai berikut: as follows:
- Aset keuangan yang tidak memburuk - Financial assets that do not deteriorate at
pada tanggal pelaporan, kerugian kredit the reporting date, the expected credit loss
ekspektasian diukur sebesar selisih is measured at the difference between the
antara nilai kini dari seluruh kekurangan present value of all cash shortages i.e., the
kas yaitu selisih antara arus kas yang difference between the cash flows owed to
terutang kepada Bank sesuai dengan the Bank in accordance with the contract
kontrak dan arus kas yang diperkirakan and the cash flows expected to be received
akan diterima oleh Bank; by the Bank;
- Aset keuangan yang memburuk pada - Financial assets that deteriorate at the
tanggal pelaporan, kerugian kredit reporting date, the expected credit loss is
ekspektasian diukur sebesar selisih measured at the difference between the
antara jumlah tercatat bruto dan nilai kini gross carrying amount and the present
arus kas masa depan yang diestimasi; value of estimated future cash flows;
41
Page 441
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of 31 December 2024
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. Ikhtisar Informasi Kebijakan Akuntansi 2. Summary of Material Accounting Policies
Material (lanjutan) Information (continued)
Kebijakan akuntansi utama yang diterapkan The principal accounting policies adopted in
dalam penyusunan laporan keuangan Bank preparing the financial statements of the Bank are
adalah seperti dijabarkan di bawah ini: (lanjutan) set out below: (continued)
l. Penurunan nilai aset keuangan (lanjutan) l. Impairment of financial assets (continued)
Pengukuran Kerugian Kredit Ekspektasian Measurement of Expected Credit Losses
(lanjutan) (continued)
Kerugian Kredit Ekspektasian adalah Expected Credit Losses are the estimate of the
estimasi probabilitas tertimbang dari weighted probability of a credit loss measured
kerugian kredit yang diukur sebagai berikut: as follows:
- Komitmen pinjaman yang belum ditarik, - For undisbursed loan commitments,
kerugian kredit ekspektasian diukur expected credit losses are measured at the
sebesar selisih antara nilai kini jumlah difference between the present value of the
arus kas jika komitmen ditarik dan arus amount of cash flow if the commitments is
kas yang diperkirakan akan diterima oleh withdrawn and the cash flow expected to be
Bank; received by the Bank;
- Kontrak jaminan keuangan, kerugian - For financial guarantee contracts, expected
kredit ekspektasian diukur sebesar selisih credit losses are measured at the difference
antara pembayaran yang diperkirakan between the estimated payments to replace
untuk mengganti pemegang atas the holder for the credit losses incurred less
kerugian kredit yang terjadi dikurangi the amount estimated to be recoverable.
jumlah yang diperkirakan dapat
dipulihkan.
Aset keuangan yang direstrukturisasi Restructured financial assets
Jika ketentuan aset keuangan If the terms of the financial assets are
dinegosiasikan ulang atau dimodifikasi atau renegotiated or modified or the existing
aset keuangan yang ada diganti dengan financial assets are replaced with new ones
yang baru karena kesulitan keuangan due to the borrower’s financial difficulties, an
peminjam, maka dilakukan penilaian apakah assessment is made whether recognition of
aset keuangan yang ada harus dihentikan existing financial assets must be derecognized
pengakuannya dan kerugian kredit and expected credit losses measured as
ekspektasian diukur sebagai berikut: follows:
- Jika restrukturisasi tidak mengakibatkan - If the restructuring does not result in the
penghentian pengakuan aset yang ada, termination of recognition of existing
maka arus kas yang diperkirakan yang assets, then the estimated cash flows
timbul dari aset keuangan yang arising from the modified financial assets
dimodifikasi dimasukkan dalam are included in the calculation of cash
perhitungan kekurangan kas dari aset shortages of existing assets.
yang ada.
- Jika restrukturisasi akan menghasilkan - If the restructuring will result in a
penghentian pengakuan aset yang ada, derecognition of the existing assets, the fair
maka nilai wajar aset baru diperlakukan value of the new asset is treated as the final
sebagai arus kas akhir dari aset cash flow of the existing financial assets at
keuangan yang ada pada saat the time of derecognition. This amount is
penghentian pengakuannya. Jumlah ini included in the calculation of cash
dimasukkan dalam perhitungan shortages from existing financial assets
kekurangan kas dari aset keuangan yang which are discounted from the date of
ada yang didiskontokan dari tanggal derecognition to the reporting date using
penghentian pengakuan ke tanggal the initial effective interest rate of the
pelaporan menggunakan suku bunga existing financial assets.
efektif awal dari aset keuangan yang
ada.
42
Page 442
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of 31 December 2024
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. Ikhtisar Informasi Kebijakan Akuntansi 2. Summary of Material Accounting Policies
Material (lanjutan) Information (continued)
Kebijakan akuntansi utama yang diterapkan The principal accounting policies adopted in
dalam penyusunan laporan keuangan Bank preparing the financial statements of the Bank are
adalah seperti dijabarkan di bawah ini: (lanjutan) set out below: (continued)
l. Penurunan nilai aset keuangan (lanjutan) l. Impairment of financial assets (continued)
Aset keuangan yang memburuk Credit impaired financial assets
Pada setiap tanggal pelaporan, Bank menilai At each reporting date, the Bank assesses
apakah aset keuangan yang dicatat pada whether the financial assets recorded at
biaya perolehan diamortisasi dan aset amortized cost and the financial assets of debt
keuangan instrumen utang yang dicatat pada instruments which are recorded at fair value
nilai wajar melalui penghasilan komprehensif through other comprehensive income are
lain mengalami penurunan nilai kredit credit-impaired (worsening). Financial assets
(memburuk). Aset keuangan memburuk deteriorate when one or more events that have
ketika satu atau lebih peristiwa yang memiliki an adverse effect on the estimated future cash
damerugikan atas estimasi arus kas masa flows of the financial assets have occurred.
depan dari aset keuangan telah terjadi.
Bukti bahwa aset keuangan mengalami Evidence that financial assets become credit
penurunan nilai kredit (memburuk) termasuk impaired (worsening) including observable
data yang dapat diobservasi mengenai data regarding the following events:
peristiwa berikut ini:
- Kesulitan keuangan signifikan yang - Significant financial difficulties experienced
dialami penerbit atau pihak peminjam; by the issuer or the borrower;
- Pelanggaran kontrak, seperti peristiwa - Breach of contract, such as a default or
gagal bayar atau peristiwa tunggakan; arrears;
- Pihak pemberi pinjaman, untuk alasan - The lender, for economic or contractual
ekonomis atau kontraktual sehubungan reasons in relation to the financial difficulties
dengan kesulitan keuangan yang dialami experienced by the borrower, the lender has
pihak peminjam, pihak pemberi pinjaman given concession which is not possible if the
telah memberikan konsesi yang tidak borrower does not experience such
mungkin diberikan jika pihak peminjam difficulties;
tidak mengalami kesulitan tersebut;
- Terjadi kemungkinan bahwa pihak - It is probable that the borrower will enter
peminjam akan dinyatakan pailit atau bankruptcy or the other financial
melakukan reorganisasi keuangan reorganization;
lainnya;
- Hilangnya pasar aktif dari aset keuangan - Loss of an active market for financial assets
akibat kesulitan keuangan; atau due to financial difficulties; or
- Pembelian atau penerbitan aset keuangan - Purchase or issuance of financial asset at
dengan diskon sangat besar yang significant discount which reflects the credit
mencerminkan kerugian kredit yang loss that occurs.
terjadi.
43
Page 443
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of 31 December 2024
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. Ikhtisar Informasi Kebijakan Akuntansi 2. Summary of Material Accounting Policies
Material (lanjutan) Information (continued)
Kebijakan akuntansi utama yang diterapkan The principal accounting policies adopted in
dalam penyusunan laporan keuangan Bank preparing the financial statements of the Bank are
adalah seperti dijabarkan di bawah ini: (lanjutan) set out below: (continued)
l. Penurunan nilai aset keuangan (lanjutan) l. Impairment of financial assets (continued)
Aset keuangan yang memburuk (lanjutan) Credit-impaired financial assets (continued)
Penyisihan kerugian kredit ekspektasian Allowance for expected credit losses is
disajikan dalam laporan posisi keuangan presented in the statement of financial
sebagai berikut: positions as follows:
- Aset keuangan yang diukur pada biaya - Financial assets measured at amortized
perolehan diamortisasi, penyisihan cost, allowance for expected credit losses is
kerugian kredit ekspektasian disajikan presented as a deduction from the gross
sebagai pengurang dari jumlah tercatat carrying amount of the asset;
bruto aset;
- Komitmen pinjaman dan kontrak jaminan - Loan commitments and financial guarantee
keuangan, penyisihan kerugian kredit contracts, allowance for expected credit
ekspektasian disajikan sebagai provisi; losses is presented as a provision;
- Instrumen utang yang diukur pada nilai - Debt instruments measured at fair value
wajar melalui penghasilan komprehensif through other comprehensive income,
lain, penyisihan kerugian kredit allowance for expected credit losses is not
ekspektasian tidak diakui dalam laporan recognized in the statement of financial
posisi keuangan karena jumlah tercatat position because the carrying amounts of
dari aset-aset ini adalah nilai wajarnya. these assets are at their fair values.
Namun demikian, penyisihan kerugian However, allowance for expected credit
kredit ekspektasian diungkapkan dan losses is disclosed and recognized in other
diakui dalam penghasilan komprehensif comprehensive income.
lain.
Perhitungan penurunan nilai secara Individual impairment calculation
individual
Bank menetapkan pinjaman yang diberikan The Bank determines that impairment of loans
harus dievaluasi penurunan nilainya secara shall be evaluated individually, if one of the
individual, jika memenuhi salah satu kriteria following criteria is met:
di bawah ini:
- Pinjaman yang diberikan secara individual - Loans which individually have significant
memiliki nilai signifikan; atau value; or
- Pinjaman diberikan yang direstrukturisasi - Restructured loans which individually have
secara individual memiliki nilai signifikan. significant value.
44
Page 444
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of 31 December 2024
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. Ikhtisar Informasi Kebijakan Akuntansi 2. Summary of Material Accounting Policies
Material (lanjutan) Information (continued)
Kebijakan akuntansi utama yang diterapkan The principal accounting policies adopted in
dalam penyusunan laporan keuangan Bank preparing the financial statements of the Bank are
adalah seperti dijabarkan di bawah ini: (lanjutan) set out below: (continued)
l. Penurunan nilai aset keuangan (lanjutan) l. Impairment of financial assets (continued)
Perhitungan penurunan nilai secara Collective impairment calculation
kolektif
Bank menetapkan pinjaman yang diberikan The Bank determines that impairment of loans
harus dievaluasi penurunan nilainya secara shall be evaluated collectively, if one of the
kolektif, jika memenuhi salah satu kriteria di following criteria is met:
bawah ini:
- Pinjaman yang diberikan secara individual - Loans which individually have insignificant
memiliki nilai tidak signifikan; atau value; or
- Pinjaman diberikan yang direstrukturisasi - Restructured loans which individually have
secara individual memiliki nilai tidak insignificant value.
signifikan.
Penerimaan kembali atas aset keuangan Recoveries of written-off financial assets
yang telah dihapusbukukan
Ketika pinjaman yang diberikan tidak When a loan is uncollectible, it is written-off
tertagih, pinjaman yang diberikan tersebut against the related allowance for impairment
dihapusbukukan dengan menjurnal balik loss. Such loans are written-off after all the
cadangan kerugian penurunan nilai. necessary procedures have been completed
Pinjaman yang diberikan tersebut dapat and the amount of the loss has been
dihapusbukukan setelah semua prosedur determined.
yang diperlukan telah dilakukan dan jumlah
kerugian telah ditentukan.
Penerimaan kembali atas aset keuangan The recoveries of written-off financial assets in
yang telah dihapusbukukan pada tahun the current year and previous years are
berjalan dan pada tahun sebelumnya dicatat recorded as operational income other than
sebagai pendapatan operasional selain interest income.
pendapatan bunga.
m. Penurunan nilai aset non-keuangan m. Impairment of non-financial assets
Pada setiap tanggal pelaporan, Bank At each reporting date, the Bank assesses
melakukan penilaian apakah terdapat whether there is any indication that its non-
indikasi bahwa aset non-keuangan mungkin financial assets may be impaired in accordance
mengalami penurunan nilai sesuai dengan with SFAS 236 regarding “Impairment of Asset
PSAK 236 tentang “Penurunan Nilai Aset”. Value”. When an indicator of impairment exists
Ketika suatu indikator penurunan nilai terjadi or when an annual impairment testing for an
atau ketika pengujian penurunan nilai asset is required, the Bank makes a formal
tahunan untuk aset diperlukan, maka Bank estimation of the recoverable amount.
membuat estimasi resmi atas jumlah yang
terpulihkan.
45
Page 445
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of 31 December 2024
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. Ikhtisar Informasi Kebijakan Akuntansi 2. Summary of Material Accounting Policies
Material (lanjutan) Information (continued)
Kebijakan akuntansi utama yang diterapkan The principal accounting policies adopted in
dalam penyusunan laporan keuangan Bank preparing the financial statements of the Bank are
adalah seperti dijabarkan di bawah ini: (lanjutan) set out below: (continued)
m. Penurunan nilai aset non-keuangan m. Impairment of non-financial assets
(lanjutan) (continued)
Nilai yang dapat dipulihkan adalah nominal Recoverable amount is the higher of an asset’s
yang lebih tinggi antara dari nilai wajar aset (or cash-generating unit) fair value less costs to
(atau unit penghasil kas) dikurangi besarnya sell and its value in use and is determined for
biaya untuk menjual dengan nilai pakai yang an individual asset, unless the asset does not
ditentukan untuk aset individu, kecuali jika generate cash inflows that are largely
aset tersebut tidak menghasilkan sebagian independent of those from other assets or
besar arus kas masuk dibandingkan groups of assets, in which case the recoverable
sejumlah aset lain atau kelompok aset, maka amount is assessed as part of the cash
nilai terpulihkan dinilai sebagai bagian dari generating unit to which it belongs. When the
unit penghasil kas. Apabila nilai tercatat carrying amount of an asset (or cash-
suatu aset (atau unit penghasil kas) lebih generating unit) exceeds its recoverable
besar daripada nilai terpulihkannya, maka amount, then the asset (or cash-generating
aset (atau unit penghasil kas) tersebut unit) is considered impaired and is written down
dianggap mengalami penurunan nilai dan to its recoverable amount. For assessing value
dicatat sebesar nilai terpulihkannya. Dalam in use, the estimated future cash flows are
menilai nilai pakai, estimasi arus kas masa discounted to their present value using a pre-
depan didiskontokan ke nilai kini tax discount rate that reflects current market
menggunakan tingkat suku bunga diskonto assessments of the time value of money and
sebelum pajak yang mencerminkan penilaian the risks specific to the asset (or cash-
pasar terkini mengenai nilai waktu dari uang generating unit).
dan risiko khusus terkait aset (atau unit
penghasil kas) tersebut.
Kerugian penurunan nilai akan dibebankan An impairment loss is charged to operations on
pada periode yang bersangkutan, kecuali the period in which it arises, unless the asset is
apabila aset tersebut telah dicatat sebesar carried at a revalued amount, in which case the
jumlah yang direvaluasi, maka kerugian impairment loss is charged to the revaluation
penurunan nilai tersebut akan dibebankan increment of the said asset.
pada selisih penilaian kembali aset tersebut.
Bank melakukan evaluasi pada setiap The Bank assesses at each reporting date as
tanggal pelaporan apakah terdapat indikasi to whether there is any indication that
bahwa pengakuan kerugian penurunan nilai previously recognized impairment losses may
sebelumnya mungkin tidak lagi ada atau no longer exist or may have decreased. If such
telah menurun. Bila terdapat indikasi indications exist, then the recoverable amounts
tersebut, maka nilai terpulihkan akan shall be estimated. A previously recognized
diestimasi. Kerugian penurunan nilai yang impairment loss is reversed only if there has
sebelumnya telah diakui akan dibalik hanya been a change in the estimates used to
jika telah terjadi perubahan dalam estimasi determine the asset’s recoverable amount
yang digunakan untuk menentukan nilai since the last impairment loss was recognized.
terpulihkan aset sejak kerugian penurunan If that is the case, the carrying amount of the
nilai terakhir diakui. Jika demikian, nilai asset will be increased to its recoverable
tercatat aset akan ditingkatkan sebesar nilai amount.
terpulihkannya.
46
Page 446
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of 31 December 2024
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. Ikhtisar Informasi Kebijakan Akuntansi 2. Summary of Material Accounting Policies
Material (lanjutan) Information (continued)
Kebijakan akuntansi utama yang diterapkan The principal accounting policies adopted in
dalam penyusunan laporan keuangan Bank preparing the financial statements of the Bank are
adalah seperti dijabarkan di bawah ini: (lanjutan) set out below: (continued)
m. Penurunan nilai aset non-keuangan m. Impairment of non-financial assets
(lanjutan) (continued)
Peningkatan nilai aset tersebut tidak dapat The increased amount cannot exceed the
melebihi nilai tercatat yang seharusnya carrying amount that would have been
diakui, setelah dikurangi penyusutan jika determined, net of depreciation, assuming that
diasumsikan tidak terdapat penurunan nilai there has no impairment loss been recognized
pada tahun sebelumnya. Pembalikan for the asset in prior years. Such reversal is
tersebut diakui di dalam laporan laba rugi dan recognized in the statement of profit or loss and
penghasilan komprehensif lain, kecuali jika other comprehensive income, unless the asset
aset tersebut dicatat pada nilai revaluasi, is carried at a revalued amount, in which case
dimana pembalikannya akan diakui sebagai the reversal is treated as a revaluation
peningkatan revaluasi. increase.
Setelah pembalikan tersebut dicatat, beban After such reversal is recorded, the
penyusutan akan disesuaikan ke tahun- depreciation expense shall be adjusted in
tahun mendatang untuk mengalokasikan nilai future years to allocate the asset’s revised
tercatat aset yang telah direvaluasi, setelah carrying amount, minus any residual value on a
dikurangi nilai sisa yang diperhitungkan systematic basis over its remaining life.
secara sistematis sepanjang masa manfaat
aset tersebut.
n. Efek-efek yang dibeli/dijual dengan janji n. Securities purchased/sold under
dijual/dibeli kembali agreements to resell/repurchase
Efek-efek yang dibeli dengan janji untuk Securities purchased under agreements to
dijual kembali pada kelompok biaya resell at amortized cost are measured at
perolehan diamortisasi, diukur pada biaya amortized cost by using the effective interest
perolehan diamortisasi dengan rate method.
menggunakan metode suku bunga efektif.
Efek-efek yang dibeli dengan janji untuk Securities purchased under agreements to
dijual kembali diukur pada nilai wajar melalui resell are measured at fair value through profit
laba rugi dicatat di laporan posisi keuangan or loss are recorded at fair value in the
sebesar nilai wajar. statement of financial position.
Efek-efek yang dibeli dengan janji untuk Securities purchased under agreements to
dijual kembali disajikan sebagai aset dalam resell are presented as asset in the statement
laporan posisi keuangan sebesar harga of financial position, at the resale price net of
penjualan kembali dikurangi dengan unamortized interest income and allowance for
pendapatan bunga yang belum diamortisasi impairment losses. The difference between the
dan cadangan kerugian penurunan nilai. purchase price and the resale price is treated
Selisih antara harga beli dan harga jual as unearned interest income, and recognized
kembali diperlakukan sebagai pendapatan as income over the period starting from when
bunga yang ditangguhkan dan diakui sebagai those securities are purchased until they are
pendapatan selama periode sejak efek-efek sold by using effective interest rate method.
tersebut dibeli hingga dijual menggunakan
suku bunga efektif.
47
Page 447
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of 31 December 2024
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. Ikhtisar Informasi Kebijakan Akuntansi 2. Summary of Material Accounting Policies
Material (lanjutan) Information (continued)
Kebijakan akuntansi utama yang diterapkan The principal accounting policies adopted in
dalam penyusunan laporan keuangan Bank preparing the financial statements of the Bank are
adalah seperti dijabarkan di bawah ini: (lanjutan) set out below: (continued)
n. Efek-efek yang dibeli/dijual dengan janji n. Securities purchased/sold under
dijual/dibeli kembali (lanjutan) agreements to resell/repurchase (continued)
Efek-efek yang dijual dengan janji untuk Securities sold under agreements to
dibeli kembali disajikan sebagai liabilitas repurchase are presented as liabilities in the
dalam laporan posisi keuangan sebesar statement of financial position at the
harga pembelian kembali, dikurangi dengan repurchase price, net of unamortized prepaid
bunga dibayar di muka yang belum interest. The difference between the selling
diamortisasi. Selisih antara harga jual dan price and the repurchase price is treated as
harga beli kembali diperlakukan sebagai prepaid interest and recognized as interest
bunga dibayar di muka dan diakui sebagai expense over the period starting from when
beban bunga selama jangka waktu sejak those securities are sold until they are
efek-efek tersebut dijual hingga dibeli repurchased by using effective interest rate
kembali menggunakan metode suku bunga method.
efektif.
Efek-efek yang dijual dengan janji untuk Securities sold under agreements to
dibeli kembali diukur pada nilai wajar melalui repurchase are measured at fair value through
laba rugi dicatat di laporan posisi keuangan profit or loss are recorded at fair value in the
sebesar nilai wajar. statement of financial position.
Keuntungan atau kerugian yang belum Unrealized gains or losses resulting from the
direalisasi akibat kenaikan atau penurunan increase or decrease in fair value are
nilai wajar disajikan dalam laporan laba rugi recognized in the current year statement of
tahun berjalan. profit or loss.
o. Aset tetap o. Fixed assets
Aset tetap dinyatakan sebesar biaya Fixed assets are stated at cost minus
perolehan dikurangi akumulasi penyusutan accumulated depreciation and impairment
dan rugi penurunan nilai. Biaya perolehan losses. Such cost includes the cost of
termasuk biaya penggantian bagian aset replacing part of the fixed assets when that
tetap saat biaya tersebut terjadi, jika cost is incurred, if the recognition criteria are
memenuhi kriteria pengakuan. Selanjutnya, met. Likewise, when a major inspection is
pada saat pemeriksaan yang signifikan performed, its cost is recognized in the
dilakukan, biaya pemeriksaan itu diakui pada carrying amount of the fixed assets as a
nilai tercatat aset tetap sebagai suatu replacement, if the recognition criterias are
penggantian, jika memenuhi kriteria satisfied. All repairs and maintenance costs
pengakuan. Semua biaya perbaikan dan that do not meet the recognition criterias are
pemeliharaan yang tidak memenuhi kriteria recognized in the statement of profit or loss
pengakuan diakui pada laporan laba rugi dan and other comprehensive income as incurred.
penghasilan komprehensif lain pada saat
terjadinya.
48
Page 448
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of 31 December 2024
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. Ikhtisar Informasi Kebijakan Akuntansi 2. Summary of Material Accounting Policies
Material (lanjutan) Information (continued)
Kebijakan akuntansi utama yang diterapkan The principal accounting policies adopted in
dalam penyusunan laporan keuangan Bank preparing the financial statements of the Bank are
adalah seperti dijabarkan di bawah ini: (lanjutan) set out below: (continued)
o. Aset tetap (lanjutan) o. Fixed assets (continued)
Penyusutan dihitung dengan menggunakan Depreciation is calculated on a straight-line
metode garis lurus selama umur manfaat method over the estimated useful lives of the
aset tetap yang diestimasi sebagai berikut: assets as follows:
Tahun/
Years
Bangunan dan prasarana bangunan 10-20 Buildings and building improvements
Perabot kantor, peralatan kantor dan Furniture and fixtures, office equipment
kendaraan 3-10 and vehicles
Persentase/
Percentage
Bangunan dan prasarana bangunan 5-10 Buildings and building improvements
Perabot kantor, peralatan kantor dan Furniture and fixtures, office equipment
kendaraan 10-33 and vehicles
Biaya pengurusan hak legal atas tanah Legal cost of land rights in the form of Building
dalam bentuk Hak Guna Bangunan ketika Rights Title when the land was acquired
tanah diperoleh pertama kali diakui sebagai initially is recognized as part of the cost of the
bagian dari biaya perolehan tanah pada akun land under the “Fixed assets” account and are
“Aset tetap” dan tidak diamortisasi. not amortized.
Sementara itu, biaya pengurusan atas Meanwhile, the extension or the legal renewal
perpanjangan atau pembaruan hak legal atas costs of land rights in the form of Cultivation
tanah dalam bentuk Hak Guna Usaha, Hak Rights Title, Building Rights Title and Rights to
Guna Bangunan dan Hak Pakai dibebankan Use Title are charged to the statement of profit
pada laporan laba rugi dan penghasilan or loss and other comprehensive income as
komprehensif lain pada saat terjadinya incurred because its value is insignificant.
karena nilainya tidak signifikan.
Nilai residu, umur manfaat dan metode The residual values, useful lives and
penyusutan ditelaah dan jika sesuai dengan depreciation methods are reviewed and
keadaan, maka akan disesuaikan secara adjusted prospectively when appropriate at
prospektif pada setiap akhir periode. each period end.
Bank melakukan penelaahan untuk The Bank evaluates any indication of asset
menentukan adanya indikasi terjadinya impairment on a quarterly basis. The Bank
penurunan nilai aset setiap kuartalan. Bank determines the estimated realizable amount of
menentukan taksiran jumlah yang dapat its assets if there is an event or condition which
direalisasi kembali atas semua asetnya jika indicates impairment of the asset.
terdapat suatu peristiwa atau kondisi yang
mengindikasikan adanya penurunan nilai
aset.
49
Page 449
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of 31 December 2024
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. Ikhtisar Informasi Kebijakan Akuntansi 2. Summary of Material Accounting Policies
Material (lanjutan) Information (continued)
Kebijakan akuntansi utama yang diterapkan The principal accounting policies adopted in
dalam penyusunan laporan keuangan Bank preparing the financial statements of the Bank are
adalah seperti dijabarkan di bawah ini: (lanjutan) set out below: (continued)
o. Aset tetap (lanjutan) o. Fixed assets (continued)
Bank mengakui aset hak guna untuk sewa The Bank recognizes the right-of-use assets
yang memenuhi kriteria PSAK 116 sebagai for lease that meet the criterias of
berikut: SFAS 116 as follows:
- Terdapat aset identifikasian; - There are identifying assets;
- Bank secara substansial menikmati - The Bank substantially enjoy the economic
manfaat ekonomis dari penggunaan aset benefits of using identifying assets;
identifikasian;
- Bank memiliki hak untuk mengendalikan - The Bank has the right to control the
aset identifikasian dimaksud. identifying assets.
Bank menerapkan pengecualian atas sewa The Bank applies exceptions to the lease as
sebagai berikut: follows:
- Dengan jangka waktu kurang atau sama - With a term less than or equal to 12 months
dengan 12 bulan dan tidak terdapat opsi and no purchase options;
beli;
- Dengan nilai pendasar rendah, yaitu - With low base value, i.e., less or equal to
kurang atau sama dengan Rp75.000.000 Rp75,000,000 (full amount).
(nilai penuh);
Untuk sewa yang tidak memenuhi kriteria For lease that does not meet the criterias of
PSAK 116, maka diperlakukan sebagai sewa SFAS 116, then it is treated as a regular
operasi biasa. operating lease.
Bank mengakui liabilitas sewa sebesar The Bank recognizes lease liabilities at the
jumlah pembayaran sewa yang masih harus amount of lease payments accrued to the end
dibayar hingga akhir masa sewa yang of the lease term which discounted using the
didiskontokan dengan menggunakan suku incremental borrowing rate. While the right-of-
bunga pinjaman inkremental. Sedangkan use assets includes the amount of lease
aset hak guna mencakup jumlah liabilitas liabilities recognized, initial direct costs paid,
sewa yang diakui, biaya langsung awal yang restoration costs and lease payments on or
dibayarkan, biaya pemulihan dan before the start date of the lease, less lease
pembayaran sewa yang dilakukan pada atau incentives received. Right-of-use assets are
sebelum tanggal mulai sewa, dikurangi depreciated using the straight-line method
insentif sewa yang diterima. Aset hak guna over the shorter period between the lease term
disusutkan dengan metode garis lurus and the estimated useful life of the asset.
selama jangka waktu yang lebih pendek
antara masa sewa dengan estimasi masa
manfaat aset.
p. Aset hak guna dan liabilitas sewa p. Right-of-use assets and lease liabilities
Jika kepemilikan aset sewa dialihkan ke If the ownership of lease asset is transferred
Bank pada akhir masa sewa atau to the Bank at the end of the lease term or the
pembayaran sewa mencerminkan lease payments reflect the exercise of the
pelaksanaan opsi pembelian, maka purchase option, then depreciation is
penyusutan dihitung menggunakan estimasi calculated using the estimated useful life of the
masa manfaat ekonomis aset. Aset hak guna assets. Right-of-use assets are tested for
diuji penurunan nilainya sesuai dengan impairment in accordance with SFAS 236
PSAK 236 tentang “Penurunan Nilai Aset”. regarding “Impairment”.
50
Page 450
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of 31 December 2024
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. Ikhtisar Informasi Kebijakan Akuntansi 2. Summary of Material Accounting Policies
Material (lanjutan) Information (continued)
Kebijakan akuntansi utama yang diterapkan The principal accounting policies adopted in
dalam penyusunan laporan keuangan Bank preparing the financial statements of the Bank are
adalah seperti dijabarkan di bawah ini: (lanjutan) set out below: (continued)
p. Aset hak guna dan liabilitas sewa p. Right-of-use assets and lease liabilities
(lanjutan) (continued)
Pada tanggal dimulainya sewa, Bank On the initial of lease date, the Bank
mengakui liabilitas sewa yang diukur pada recognizes lease liabilities which measured at
nilai kini dari pembayaran sewa masa depan the present value of future lease payments
yang akan dibayarkan selama masa sewa. that will be paid over the lease term. Lease
Pembayaran sewa termasuk pembayaran payments include fixed payments (including
tetap (termasuk pembayaran tetap secara substantially fixed payments), less lease
substansi) dikurangi piutang insentif sewa, incentive receivables, variable lease
pembayaran sewa variabel yang bergantung payments that depends on index or interest
pada indeks atau suku bunga dan jumlah rate and the expected amount to be paid in a
yang diharapkan akan dibayar dalam residual value guarantee. Lease payments
jaminan nilai residu. Pembayaran sewa juga also include the reasonable exercise price for
termasuk harga eksekusi opsi pembelian the purchase option if it is determined to be
yang wajar jika dipastikan akan dilakukan made by the Bank and the payment of a
oleh Bank dan pembayaran penalti untuk penalty to terminate the lease, if the lease term
mengakhiri sewa, jika jangka waktu sewa reflects the Bank exercising the lease
mencerminkan Bank mengeksekusi opsi termination option.
penghentian sewa.
Pembayaran sewa variabel yang tidak Variable lease payments that are not depends
bergantung pada indeks atau suku bunga on an index or interest rate are recognized as
diakui sebagai beban pada periode di mana an expense in the period in which the event or
peristiwa atau kondisi yang memicu condition that triggers the payment occurs.
pembayaran terjadi.
Dalam menghitung nilai kini dari pembayaran In calculating the present value of lease
sewa, Bank menggunakan suku bunga payments, the Bank uses the lessee
pinjaman inkremental penyewa pada tanggal incremental borrowing rate at the inception
dimulainya sewa karena suku bunga implisit date of the lease since the interest rate implicit
dalam sewa tidak dapat ditentukan. Setelah in the lease cannot be determined. After the
tanggal dimulainya sewa, jumlah liabilitas inception date of the lease, the amount of the
sewa ditingkatkan untuk mencerminkan lease liability is increased to reflect the interest
pertambahan bunga dan dikurangi increase and less lease payments made.
pembayaran sewa yang dilakukan. Selain itu, Furthermore, the lease liabilities carrying
jumlah tercatat liabilitas sewa diukur kembali amount is remeasured if there are
jika terdapat modifikasi, perubahan jangka modifications, changes in term of the lease,
waktu sewa, perubahan pembayaran sewa, lease payments, or the valuation of the option
atau perubahan dalam penilaian opsi untuk to purchase the underlying asset.
membeli aset pendasar.
51
Page 451
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of 31 December 2024
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. Ikhtisar Informasi Kebijakan Akuntansi 2. Summary of Material Accounting Policies
Material (lanjutan) Information (continued)
Kebijakan akuntansi utama yang diterapkan The principal accounting policies adopted in
dalam penyusunan laporan keuangan Bank preparing the financial statements of the Bank are
adalah seperti dijabarkan di bawah ini: (lanjutan) set out below: (continued)
p. Aset hak guna dan liabilitas sewa p. Right-of-use assets and lease liabilities
(lanjutan) (continued)
Sewa jangka pendek dengan jangka waktu Short-term leases with term of less or equal to
kurang atau sama dengan 12 bulan dan 12 months and leases of low-value assets,
sewa aset bernilai rendah, serta elemen- and elements of those leases, partially or
elemen sewa tersebut, sebagian atau entirely not applying the recognition principles
seluruhnya tidak menerapkan prinsip-prinsip stipulated by SFAS 116. The Bank will
pengakuan yang ditentukan oleh PSAK 116. recognize these lease payments on a straight-
Bank akan mengakui pembayaran sewa line basis during the lease period on the
tersebut dengan dasar garis lurus selama statement of profit or loss and other
masa sewa dalam laporan laba rugi dan comprehensive income. This expense is
penghasilan komprehensif lain. Beban ini recorded under general and administrative
dicatat pada beban umum dan administrasi expenses in profit or loss.
dalam laporan laba rugi.
q. Aset tak berwujud q. Intangible assets
Aset tak berwujud diukur sebesar nilai Intangible assets is measured on initial
perolehan pada pengakuan awal, kemudian recognition at cost, then will be carried at cost
dicatat pada biaya perolehan dikurangi less any accumulated amortization and any
akumulasi amortisasi dan akumulasi accumulated impairment loss. The usefeul life
kerugian penurunan nilai. Umur manfaat aset of intangible assets is assessed to be either
tak berwujud dinilai apakah terbatas atau finite of indefinite.
tidak terbatas.
Aset tak berwujud dengan umur manfaat Intangible asset with finite useful life
terbatas
Aset tak berwujud dengan umur manfaat Intangible assets with finite useful life is
terbatas diamortisasi selama umur manfaat amortized over the economic useful life by
ekonomi dengan metode garis lurus (atau using a straight-line method (or other method
metode lain sepanjang mencerminkan pola as it reflects the pattern in which the asset’s
manfaat ekonomis masa depan yang future economic benefits are expected to be
diperkirakan dikonsumsi oleh entitas). consumed by the entity).
Amortisasi dihitung sebagai penghapusan Amortization is calculated to write-off the cost
biaya perolehan aset, dikurangi nilai of the assets, less its estimated residual value,
residunya, atas umur ekonomisnya sebagai over its useful economic life as follows:
berikut:
Tahun/
Years
Hubungan dengan nasabah 10 Customer relationship
Core deposits 10 Core deposits
Periode amortisasi dan metode amortisasi The amortization period and the amortization
untuk aset tak berwujud dengan umur method for an intangible asset with finite useful
manfaat terbatas ditelaah setidaknya setiap life are reviewed at least at each financial year-
akhir tahun buku. end.
52
Page 452
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of 31 December 2024
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. Ikhtisar Informasi Kebijakan Akuntansi 2. Summary of Material Accounting Policies
Material (lanjutan) Information (continued)
Kebijakan akuntansi utama yang diterapkan The principal accounting policies adopted in
dalam penyusunan laporan keuangan Bank preparing the financial statements of the Bank are
adalah seperti dijabarkan di bawah ini: (lanjutan) set out below: (continued)
q. Aset tak berwujud (lanjutan) q. Intangible assets (continued)
Aset tak berwujud dengan umur manfaat Intangible asset with indefinite useful life
tidak terbatas
Aset tak berwujud dengan umur manfaat Intangible assets with indefinite useful life is
tidak terbatas tidak diamortisasi. Masa not amortized. The useful life of this type of
manfaat jenis aset ini ditelaah setiap tahun asset that is not being amortized is reviewed
untuk menentukan apakah peristiwa dan annually to determine whether events and
keadaan dapat terus mendukung penilaian cisrcumstances continue to support an
bahwa umur manfaat tetap tidak terbatas. indefinite useful life assessment for that asset.
Jika tidak, perubahan masa manfaat dari If not, the change in the useful life assessment
tidak terbatas menjadi terbatas diterapkan from indefinite to finite is accounted for an
secara prospektif. prospective basis.
Aset tak berwujud dengan umur manfaat Intangible assets with indefinite useful life is
tidak terbatas diuji untuk penurunan nilai tested for impairment annually and whenever
setiap tahun dan kapanpun terdapat suatu there is an indication that the intangible asset
indikasi bahwa aset tak berwujud mungkin may be impaired.
mengalami penurunan nilai.
Aset tak berwujud dihentikan pengakuannya An intangible asset is derecognized upon
pada saat pelepasan (yaitu, pada tanggal disposal (i.e., at the date the recipient obtains
penerima memperoleh kendali) atau ketika control) or when no future economic benefits
tidak ada manfaat ekonomi masa depan are expected from its use or disposal. Any gain
yang diharapkan dari penggunaan atau or loss arising upon derecognition of the asset
pelepasannya. Keuntungan atau kerugian (calculated as the difference between the net
yang timbul dari penghentian pengakuan disposal proceeds and the carrying amount of
aset (dihitung sebagai perbedaan antara the asset) is included in the statement of profit
hasil pelepasan neto dan jumlah tercatat or loss.
aset) dimasukkan dalam laporan laba rugi.
r. Agunan yang diambil alih r. Foreclosed assets
Agunan yang diambil alih sehubungan Collaterals acquired through foreclosures
dengan penyelesaian pinjaman yang related to the loans settlement are presented
diberikan disajikan sebagai bagian dari akun as part of “Other assets” account.
“Aset lain-lain”.
Pada saat pengakuan awal, agunan yang At initial recognition, foreclosed assets are
diambil alih dibukukan pada nilai wajar stated at fair value, net of estimated costs to
setelah dikurangi perkiraan biaya untuk sell at the maximum of the borrower’s liabilities
menjualnya, maksimum sebesar liabilitas as stated in the statement of financial position.
debitur di laporan posisi keuangan. Setelah After initial recognition, foreclosed assets are
pengakuan awal, agunan yang diambil alih recorded at the amount whichever is lower of
dibukukan sebesar nilai yang lebih rendah the carrying amount and fair value, net of
antara nilai tercatat dengan nilai wajarnya estimated costs to sell. The excess of the
setelah dikurangi dengan biaya untuk uncollectible loan balance over the value of the
menjualnya. Selisih lebih saldo kredit diatas collateral is charged to allowance for
nilai realisasi bersih dari agunan yang diambil impairment losses.
alih dibebankan ke dalam akun cadangan
kerugian penurunan nilai.
53
Page 453
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of 31 December 2024
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. Ikhtisar Informasi Kebijakan Akuntansi 2. Summary of Material Accounting Policies
Material (lanjutan) Information (continued)
Kebijakan akuntansi utama yang diterapkan The principal accounting policies adopted in
dalam penyusunan laporan keuangan Bank preparing the financial statements of the Bank are
adalah seperti dijabarkan di bawah ini: (lanjutan) set out below: (continued)
r. Agunan yang diambil alih (lanjutan) r. Foreclosed assets (continued)
Beban-beban yang berkaitan dengan Maintenance expenses of foreclosed assets
pemeliharaan agunan yang diambil alih are charged to the statement of profit or loss
dibebankan pada laporan laba rugi dan and other comprehensive income as incurred.
penghasilan komprehensif lain pada saat
terjadinya.
Laba atau rugi yang diperoleh atau berasal Gains or losses earned or incurred from the
dari penjualan agunan yang diambil alih sale of foreclosed assets are presented as part
disajikan sebagai bagian dari “Pendapatan/ of “Non-operating income/(expense) - net” in
(beban) non-operasional - neto” pada the statement of profit or loss and other
laporan laba rugi dan penghasilan comprehensive income for the current year.
komprehensif lain tahun berjalan.
s. Biaya dibayar di muka s. Prepaid expenses
Biaya dibayar di muka dibebankan pada Prepaid expenses are charged to operations
usaha sesuai dengan masa manfaatnya dan over the period benefited and presented as
disajikan sebagai bagian dari akun “Aset lain- part of “Other assets” account.
lain”.
t. Simpanan dari nasabah t. Deposits from customers
Simpanan dari nasabah adalah dana yang Deposits from customers are the funds
dipercayakan oleh nasabah (di luar bank lain) entrusted by customers (excluding other
kepada Bank berdasarkan perjanjian banks) to the Bank based on deposit
penyimpanan dana. Simpanan dari nasabah agreements. Deposits from customers consist
terdiri dari giro, tabungan dan deposito of demand deposits, saving deposits and time
berjangka. deposits.
Giro, tabungan dan deposito berjangka Demand deposits, saving deposits and time
diakui sebesar nilai wajar pada awalnya dan deposits are initially recognized at fair value
selanjutnya diukur sebesar biaya perolehan and subsequently measured at amortized
diamortisasi. Biaya perolehan diamortisasi cost. Amortized cost is calculated by taking
dihitung dengan memperhitungkan adanya into account any discount or premium related
diskonto atau premi terkait dengan to the initial recognition of deposits and
pengakuan awal simpanan dan biaya transaction costs that are an integral part of the
transaksi yang merupakan bagian yang tak EIR.
terpisahkan dari suku bunga efektif.
u. Simpanan dari bank lain u. Deposits from other banks
Simpanan dari bank lain merepresentasikan Deposits from other banks represent liabilities
liabilitas terhadap bank lain, baik di dalam to other domestic and overseas banks in the
maupun di luar negeri berupa giro, tabungan, form of demand deposits, saving deposits,
interbank call money dengan periode jatuh interbank call money with maturity period
tempo berdasarkan perjanjian kurang dari under agreement is less than or equal to
atau sama dengan 90 hari dan deposito 90 days and time deposits.
berjangka.
54
Page 454
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of 31 December 2024
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. Ikhtisar Informasi Kebijakan Akuntansi 2. Summary of Material Accounting Policies
Material (lanjutan) Information (continued)
Kebijakan akuntansi utama yang diterapkan The principal accounting policies adopted in
dalam penyusunan laporan keuangan Bank preparing the financial statements of the Bank are
adalah seperti dijabarkan di bawah ini: (lanjutan) set out below: (continued)
u. Simpanan dari bank lain (lanjutan) u. Deposits from other banks (continued)
Simpanan dari bank lain diakui sebesar nilai Deposits from other banks are initially
wajar pada awalnya dan selanjutnya recognized at fair value and subsequently
diukur sebesar biaya perolehan diamortisasi measured at amortized cost using the EIR.
dengan menggunakan suku bunga efektif. Amortized cost is calculated by taking into
Biaya perolehan diamortisasi dihitung account any discount or premium related to
dengan memperhitungkan diskonto atau the initial recognition of deposits from other
premi yang terkait dengan pengakuan awal bank and transaction costs that are integral
simpanan dari bank lain dan biaya transaksi part of the EIR.
yang merupakan bagian yang tidak
terpisahkan dari suku bunga efektif.
v. Efek utang yang diterbitkan v. Debt securities issued
Efek utang yang diterbitkan diakui sebesar Debt securities issued are initially recognized
nilai wajar pada awalnya dan selanjutnya at fair value and subsequently measured at
diukur sebesar nilai biaya perolehan amortized cost using EIR method. Amortized
diamortisasi dengan menggunakan metode cost is calculated by taking into account any
suku bunga efektif. Biaya perolehan discount or premium related to the initial
diamortisasi dihitung dengan recognition of debt securities issued and
memperhitungkan adanya diskonto atau transaction costs that are an integral part of
premi terkait dengan pengakuan awal efek EIR.
utang yang diterbitkan dan biaya transaksi
yang merupakan bagian yang tidak
terpisahkan dari suku bunga efektif.
w. Pendapatan dan beban bunga w. Interest income and expenses
Instrumen keuangan yang diukur pada biaya For financial instruments measured at
perolehan diamortisasi, aset dan liabilitas amortized cost, financial assets and liabilities
keuangan yang diklasifikasikan sebagai nilai classified as fair value through other
wajar melalui pendapatan komprehensif lain, comprehensive income, interest income and
pendapatan maupun beban bunganya diakui expenses are recognized using the EIR, which
dengan menggunakan suku bunga efektif is the rate that exactly discounts the estimated
yaitu suku bunga yang akan mendiskonto future cash payments or receipts through the
secara tepat estimasi pembayaran atau expected life of the financial instrument or a
penerimaan kas di masa depan sepanjang shorter period, where appropriate, to the net
perkiraan umur instrumen keuangan tersebut carrying amount of the financial asset or
atau jika lebih tepat untuk masa yang lebih financial liability. The calculation takes into
singkat sebagai nilai tercatat bersih dari account all contractual terms of the financial
aset atau liabilitas keuangan tersebut. instrument and includes any fees or
Perhitungan dilakukan dengan incremental costs that are directly attributable
mempertimbangkan seluruh syarat dan to the instrument and are an integral part of the
ketentuan kontraktual instrumen keuangan EIR.
termasuk fee atau biaya tambahan yang
terkait secara langsung dengan instrumen
tersebut yang merupakan bagian tidak
terpisahkan dari suku bunga efektif.
55
Page 455
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of 31 December 2024
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. Ikhtisar Informasi Kebijakan Akuntansi 2. Summary of Material Accounting Policies
Material (lanjutan) Information (continued)
Kebijakan akuntansi utama yang diterapkan The principal accounting policies adopted in
dalam penyusunan laporan keuangan Bank preparing the financial statements of the Bank are
adalah seperti dijabarkan di bawah ini: (lanjutan) set out below: (continued)
w. Pendapatan dan beban bunga (lanjutan) w. Interest income and expenses (continued)
Nilai tercatat aset atau liabilitas keuangan The carrying amount of the financial asset or
disesuaikan jika Bank merevisi estimasi liability is adjusted if the Bank revises its
pembayaran atau penerimaan. Nilai tercatat estimates of payments or receipts. The adjusted
yang disesuaikan tersebut dihitung dengan carrying amount is calculated using the initial
menggunakan suku bunga efektif awal dan EIR and the change in carrying amount is
perubahan nilai tercatat dibukukan pada recorded in the statement of profit or loss and
laporan laba rugi dan pendapatan other comprehensive income. However, for a
komprehensif lainnya. Tetapi untuk aset reclassified financial asset for which the Bank
keuangan yang telah direklasifikasi, dimana subsequently increases its estimates of future
pada tahun berikutnya Bank meningkatkan cash receipts as a result of increased
estimasi pemulihan kas sebagai hasil dari recoverability of those cash receipts, the effect
peningkatan pengembalian penerimaan kas, of that increase is recognized as an adjustment
dampak peningkatan pemulihan tersebut to the EIR from the date of the change in
diakui sebagai penyesuaian suku bunga estimate.
efektif sejak tanggal perubahan estimasi.
Ketika nilai tercatat aset keuangan atau Once the recorded value of a financial asset or
kelompok aset keuangan serupa telah a group of similar financial assets has been
diturunkan akibat kerugian penurunan nilai, reduced due to an impairment loss, accordingly
maka pendapatan bunga tetap diakui pada interest income continues to be recognized
tingkat suku bunga yang digunakan untuk using the rate of interest used to discount the
mendiskontokan arus kas masa depan dalam future cash flows for the purpose of measuring
pengukuran kerugian penurunan nilai. the impairment loss.
x. Pendapatan dan beban provisi dan komisi x. Fees and commissions income and
expenses
Pendapatan dan beban provisi dan komisi Fees and commissions that have material
yang jumlahnya material yang berkaitan amount directly related with the acquisition of
langsung dengan kegiatan pemberian aset financial assets are recognized as addition or
keuangan diakui sebagai bagian penambah deduction part of acquisition cost of related
atau pengurang dari biaya perolehan aset financial assets and will be recognized as
keuangan yang bersangkutan dan akan income and amortized using the EIR during the
diakui sebagai pendapatan dengan cara expected life of financial assets or liabilities.
diamortisasi berdasarkan suku bunga efektif
sepanjang perkiraan umur aset atau liabilitas
keuangan.
Saldo beban yang ditangguhkan dan The outstanding balances of deferred fees and
pendapatan komisi atas pinjaman yang commission income on loans that are
diberikan yang diakhiri atau diselesaikan terminated or settled prior to maturity are
sebelum jatuh tempo diakui sebagai recognized as income on settlement.
pendapatan dari penyelesaian.
56
Page 456
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of 31 December 2024
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. Ikhtisar Informasi Kebijakan Akuntansi 2. Summary of Material Accounting Policies
Material (lanjutan) Information (continued)
Kebijakan akuntansi utama yang diterapkan The principal accounting policies adopted in
dalam penyusunan laporan keuangan Bank preparing the financial statements of the Bank are
adalah seperti dijabarkan di bawah ini: (lanjutan) set out below: (continued)
y. Transaksi dan saldo dalam mata uang y. Foreign currencies transactions and
asing balances
Transaksi dalam mata uang asing dicatat Transactions involving foreign currencies are
berdasarkan kurs yang berlaku pada saat recorded at the rates of exchange prevailing at
transaksi dilakukan. Pada tanggal laporan the time the transactions are made. At
posisi keuangan, aset dan liabilitas moneter statement of financial position dates, monetary
dalam mata uang asing dijabarkan ke dalam assets and liabilities denominated in foreign
mata uang Rupiah berdasarkan kurs spot currencies are translated into Rupiah based on
Reuters pada tanggal tersebut pukul 16.00 Reuters’ spot rates at 16.00 WIB (West
WIB (Waktu Indonesia Barat). Indonesian local time) on that date.
Laba atau rugi kurs yang terjadi dikreditkan The resulting gains or losses are credited or
atau dibebankan pada laporan laba rugi dan charged to the statement of profit or loss and
penghasilan komprehensif lain tahun other comprehensive income for the current
berjalan. year.
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, As of 31 December 2024 and 2023, the middle
kurs tengah mata uang asing adalah sebagai rates of the foreign currencies are as follows:
berikut:
31 Desember/ 31 Desember/
31 December 2024 31 December 2023
Pound Sterling Inggris 20.218,54 19.626,56 Great Britain Pound Sterling
Franc Swiss 17.815,04 18.299,27 Swiss Franc
Euro Eropa 16.758,12 17.038,32 European Euro
Dolar Amerika Serikat 16.095,00 15.397,00 United States Dollar
Dolar Singapura 11.844,58 11.676,34 Singapore Dollar
Dolar Kanada 11.201,59 11.629,59 Canadian Dollar
Dolar Australia 10.013,51 10.520,77 Australian Dollar
Dolar Selandia Baru 9.067,93 9.765,55 New Zealand Dollar
Ringgit Malaysia 3.597,86 3.355,20 Malaysian Ringgit
Yuan China (CNY) 2.204,99 2.170,06 (CNY) Chinese Yuan
Yuan China (CNH) 2.198,50 2.169,50 (CNH) Chinese Yuan
Dolar Hong Kong 2.073,11 1.970,73 Hong Kong Dollar
Krona Swedia 1.463,26 1.541,54 Swedish Krona
Baht Thailand 469,79 449,74 Thailand Baht
Yen Jepang 103,03 108,88 Japanese Yen
z. Imbalan kerja z. Employee benefits
Beban pensiun berdasarkan program dana Pension costs under defined benefit pension
pensiun manfaat pasti ditentukan melalui plans are determined by periodic actuarial
perhitungan aktuaria secara periodik dengan calculation using the projected-unit-credit
menggunakan metode projected-unit-credit method and applying the assumptions on
dan menerapkan asumsi atas tingkat discount rate, expected return on plan assets
diskonto, hasil yang diharapkan atas aset and annual rate of increase in compensations.
dana pensiun dan tingkat kenaikan manfaat
pasti pensiun tahunan.
57
Page 457
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of 31 December 2024
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. Ikhtisar Informasi Kebijakan Akuntansi 2. Summary of Material Accounting Policies
Material (lanjutan) Information (continued)
Kebijakan akuntansi utama yang diterapkan The principal accounting policies adopted in
dalam penyusunan laporan keuangan Bank preparing the financial statements of the Bank are
adalah seperti dijabarkan di bawah ini: (lanjutan) set out below: (continued)
z. Imbalan kerja (lanjutan) z. Employee benefits (continued)
Seluruh pengukuran kembali yang terdiri atas All remeasurements comprises of actuarial
keuntungan dan kerugian aktuarial dan hasil gains and losses and the return of plan assets
atas aset dana pensiun (tidak termasuk (excluding net interest) are recognized
bunga bersih) diakui langsung melalui immediately through other comprehensive
penghasilan komprehensif lainnya dengan income in order for the net pension asset or
tujuan agar aset atau kewajiban pensiun liability recognized in the statement of financial
bersih diakui dalam laporan posisi keuangan position to reflect the full value of the plan
untuk mencerminkan nilai penuh dari defisit deficit and surplus. Remeasurements are not
dan surplus dana pensiun. Pengukuran reclassified to profit or loss in the subsequent
kembali tidak direklasifikasikan ke laba atau periods.
rugi pada periode berikutnya.
Seluruh biaya jasa lalu diakui di awal pada All past service costs are recognized at the
saat amendemen/kurtailmen terjadi atau earlier of when the amendment/curtailment
ketika biaya restrukturisasi atau pemutusan occurs and when the restructuring costs or
hubungan kerja diakui. Sebagai akibatnya, termination costs are recognized. As a result,
biaya jasa lalu yang belum vested tidak lagi unvested past service costs can no longer be
dapat ditangguhkan dan diakui selama deferred and recognized over the future
periode vesting masa depan. vesting period.
Beban bunga dan pengembalian aset dana The interest costs and expected return on plan
pensiun yang diharapkan sebagaimana assets used in the previous version of SFAS
digunakan dalam PSAK 219 digantikan 219 are replaced with a net-interest amount,
dengan beban bunga - bersih yang dihitung which are calculated by applying the discount
dengan menggunakan tingkat diskonto untuk rate to the net defined benefit liability or asset
mengukur kewajiban manfaat pasti-bersih at the start of each annual reporting period.
atau aset pada saat awal dari tiap periode
pelaporan tahunan.
Bank memiliki program pensiun iuran pasti. The Bank has a defined contribution plan. The
Imbalan yang akan diterima karyawan benefit to be received by employees is
ditentukan berdasarkan jumlah iuran yang determined based on the amount of
dibayarkan pemberi kerja dan karyawan contribution paid by the employer and
ditambah dengan hasil investasi iuran employee and the investment earnings of the
tersebut. fund.
aa. Pajak penghasilan aa. Income tax
Bank menerapkan PSAK 212 mengenai The Bank has applied SFAS 212 regarding
“Pajak Penghasilan” yang mengharuskan “Accounting for Income Tax” which requires
Perusahaan untuk memperhitungkan the Company to account for the current and
konsekuensi pajak kini dan pajak masa future tax consequences of the future recovery
depan atas pemulihan di masa depan (settlement) of the carrying amount of assets
(penyelesaian) dari jumlah tercatat aset (liabilities) that are recognized in the
(liabilitas) yang diakui dalam laporan posisi statements of financial position and
keuangan dan transaksi-transaksi serta transactions and other events of the current
peristiwa lain yang terjadi dalam periode period.
berjalan.
58
Page 458
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of 31 December 2024
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. Ikhtisar Informasi Kebijakan Akuntansi 2. Summary of Material Accounting Policies
Material (lanjutan) Information (continued)
Kebijakan akuntansi utama yang diterapkan The principal accounting policies adopted in
dalam penyusunan laporan keuangan Bank preparing the financial statements of the Bank are
adalah seperti dijabarkan di bawah ini: (lanjutan) set out below: (continued)
aa. Pajak penghasilan (lanjutan) aa. Income tax (continued)
Bank menerapkan metode posisi keuangan The Bank adopts the financial position method
dalam menghitung beban pajak in determining its deferred tax. Under this
tangguhannya. Dengan metode ini, aset dan method, deferred tax assets and liabilities are
liabilitas pajak tangguhan diakui pada setiap recognized at each reporting date for
tanggal pelaporan sebesar perbedaan temporary differences between the financial
temporer aset dan liabilitas untuk tujuan and tax bases of assets and liabilities. This
akuntansi dan tujuan pajak. Metode ini juga method also requires the recognition of future
mengharuskan pengakuan manfaat pajak di tax benefits, to the extent that realization of
masa akan datang, jika kemungkinan such benefits is probable. Currently enacted or
realisasi manfaat tersebut di masa substantively enacted tax rates are used in the
mendatang cukup besar. Tarif pajak yang determination of deferred income tax.
berlaku atau yang secara substansial telah
berlaku digunakan dalam menentukan pajak
penghasilan tangguhan.
Aset pajak tangguhan diakui apabila terdapat Deferred tax assets are recognized to the
kemungkinan besar bahwa jumlah laba fiskal extent that it is probable that future taxable
pada masa datang akan memadai untuk profit will be available to compensate the
mengkompensasi perbedaan temporer yang temporary differences which result in such
menimbulkan aset pajak tangguhan tersebut. deferred tax assets.
Aset dan liabilitas pajak penghasilan Deferred income tax assets and liabilities are
tangguhan dapat saling hapus apabila offset when there is a legally enforceable right
terdapat hak yang berkekuatan hukum untuk to offset current tax assets against current tax
melakukan saling hapus antara aset pajak liabilities and when the deferred income tax
kini dengan liabilitas pajak kini dan apabila assets and liabilities relate to income taxes
aset dan liabilitas tangguhan terkait pajak levied by the same taxation authority on either
penghasilan yang dikenakan oleh otoritas the same taxable entity or different taxable
perpajakan yang sama, baik atas entitas entities where there is an intention to settle the
kena pajak yang sama ataupun berbeda dan balances on a net basis.
adanya niat untuk melakukan penyelesaian
saldo-saldo tersebut secara neto.
Perubahan terhadap kewajiban perpajakan Amendments to taxation obligations are
dicatat pada saat diterimanya surat ketetapan recorded when an assessment is received or if
atau apabila dilakukan banding ketika hasil an appeal is applied when the results of the
banding diterima. appeal are received.
ab. Laba per saham ab. Earning per share
Laba per saham dasar dihitung dengan Basic earnings per share is computed by
membagi laba tahun berjalan yang dapat dividing income for the year attributable to
diatribusikan kepada pemegang saham equity holders by weighted average number of
dengan jumlah rata-rata tertimbang saham issued and fully paid shares outstanding
yang ditempatkan dan disetor penuh pada during the year.
tahun bersangkutan.
59
Page 459
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of 31 December 2024
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. Ikhtisar Informasi Kebijakan Akuntansi 2. Summary of Material Accounting Policies
Material (lanjutan) Information (continued)
Kebijakan akuntansi utama yang diterapkan The principal accounting policies adopted in
dalam penyusunan laporan keuangan Bank preparing the financial statements of the Bank are
adalah seperti dijabarkan di bawah ini: (lanjutan) set out below: (continued)
ac. Transaksi restrukturisasi antara entitas ac. Restructuring transactions among entities
sepengendali under common control
Bank menerapkan PSAK 338 tentang The Bank prospectively adopted SFAS 338
“Kombinasi Bisnis Entitas Sepengendali” regarding “Business Combinations of Entities
yang menggantikan PSAK 338 mengenai Under Common Control” which supersedes
“Akuntansi Restrukturisasi Entitas SFAS 338, regarding “Accounting for
Sepengendali” kecuali atas saldo selisih nilai Restructuring of Entities Under Common
transaksi restrukturisasi entitas sepengendali Control” except for the previously recognized
yang diakui sebelumnya, disajikan sebagai difference in value of restructuring
bagian dari “Tambahan Modal Disetor” dalam transactions of entities under common control
bagian ekuitas. PSAK ini mengatur tentang are presented as “Additional Paid-in Capital” in
akuntansi kombinasi bisnis entitas the equity section. This SFAS prescribes the
sepengendali, baik untuk entitas yang accounting for business combinations of
menerima bisnis maupun untuk entitas yang entities under common control for both the
melepas bisnis. entity which receiving the business and the
entity which disposing the business.
Dalam PSAK 338, pengalihan bisnis antara Under SFAS 338, transfer of business within
entitas sepengendali tidak mengakibatkan entities under common control does not result
perubahan substansi ekonomi kepemilikan in a change of the economic substance of
atas bisnis yang dialihkan dan tidak dapat ownership of the business being transferred
menimbulkan laba atau rugi bagi Bank and would not result in a gain or loss to the
secara keseluruhan ataupun bagi entitas Bank or to the individual entity within the Bank.
individual dalam Bank tersebut. Karena Since the transfer of business of entities under
pengalihan bisnis antara entitas common control does not result in a change of
sepengendali tidak mengakibatkan the economic substance, then the business
perubahan substansi ekonomi, maka bisnis being exchanged is recorded at book value as
yang dipertukarkan dicatat pada nilai buku a business combination using the pooling-of-
sebagai kombinasi bisnis dengan interests method.
menggunakan metode penyatuan
kepemilikan.
Dalam menerapkan metode penyatuan In applying the pooling-of-interests method,
kepemilikan, komponen laporan keuangan the components of the financial statements for
dimana terjadi kombinasi bisnis dan untuk the period during which the business
periode lain yang disajikan untuk tujuan combination occurred and for other periods
perbandingan disajikan sedemikian rupa presented for comparison purposes are
seolah-olah kombinasi bisnis telah terjadi presented in such a manner as if the business
sejak awal periode terjadi sepengendalian. combination has already happened since the
Selisih antara nilai tercatat transaksi beginning of the periods during which the
kombinasi bisnis dan jumlah imbalan yang entities were under common control. The
dialihkan diakui dalam akun “Tambahan difference between the carrying amounts of
modal disetor - neto”. the business combination transaction and the
consideration transferred is recognized under
the account “Additional paid-in capital - net”.
60
Page 460
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of 31 December 2024
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. Ikhtisar Informasi Kebijakan Akuntansi 2. Summary of Material Accounting Policies
Material (lanjutan) Information (continued)
Kebijakan akuntansi utama yang diterapkan The principal accounting policies adopted in
dalam penyusunan laporan keuangan Bank preparing the financial statements of the Bank are
adalah seperti dijabarkan di bawah ini: (lanjutan) set out below: (continued)
ad. Informasi segmen ad. Segment information
Segmen operasi adalah komponen Bank An operating segment is the Bank’s
yang terlibat dalam aktivitas bisnis yang component that is involved in business
memperoleh pendapatan dan menimbulkan activities which derives income and incurs
beban, dimana hasil operasinya dikaji ulang expenses, in which the operating result is
secara regular oleh pengambil keputusan reviewed regularly by operational decision
operasional untuk membuat keputusan maker for making decisions related to
tentang sumber daya yang dialokasikan pada resources that are allocated to the segment
segmen tersebut dan menilai kinerjanya and evaluates the performance and provides
serta menyediakan informasi keuangan yang separable financial information. The operating
dapat dipisahkan. Segmen operasi terbagi segment has been determined to be
dalam kelompok wholesale, retail dan wholesale, retail and others.
lainnya.
ae. Perubahan Pernyataan Standar Akuntansi ae. Changes to Statements of Financial
Keuangan dan Interpretasi Standar Accounting Standards and Interpretations
Akuntansi Keuangan of Statements of Financial Accounting
Standards
Penerapan dan penyesuaian dari PSAK dan The adoption and the adjustment of new SFAS
amandemen baru berikut sejak tanggal and amendment since 1 January 2024 did not
1 Januari 2024, tidak menimbulkan cause any substantial changes to the Bank’s
perubahan substansial terhadap kebijakan accounting policies and did not have any
akuntansi Bank dan tidak berdampak significant impact on the amounts reported for
signifikan terhadap jumlah yang dilaporkan current years or prior years:
pada tahun berjalan atau tahun sebelumnya:
Nomenklatur Standar Akuntansi Keuangan Financial Accounting Standards Nomenclature
Kerangka Standar Pelaporan Keuangan Indonesia Financial Reporting Standard
Indonesia (”KSPKI”) dan perubahan nomor Framework (“KSPKI”) and amendments to
PSAK dan ISAK dalam Standar Akuntansi SFAS and IFAS number, are effective on
Keuangan Indonesia (sebelumnya Standar 1 January 2024. KSPKI regulates the SFAS
Akuntansi Keuangan), berlaku efektif tanggal pillars, criteria, and shifting between pillars that
1 Januari 2024. KSPKI mengatur pilar SAK applied in Indonesia, while amendments to
yang berlaku di Indonesia, kriteria, dan SFAS and IFAS number determine the number
perpindahan antar pilar SAK, sedangkan for SFAS and IFAS which referring to IFRS
perubahan nomor mengatur ketentuan Accounting Standards, local accounting
penomoran PSAK dan ISAK yang mengacu standards, and syariah accounting standards.
pada IFRS Accounting Standards, standar
akuntansi lokal, dan standar akuntansi
syariah.
Pilar Standar Akuntansi Keuangan Financial Accounting Standards Pillars
Standar ini memberikan persyaratan dan These standards provides requirements and
pedoman bagi entitas untuk menerapkan guidelines for entities to apply the correct
standar akuntansi keuangan yang benar financial accounting standards in preparing
dalam menyusun laporan keuangan general purpose financial statements.
bertujuan umum.
61
Page 461
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of 31 December 2024
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. Ikhtisar Informasi Kebijakan Akuntansi 2. Summary of Material Accounting Policies
Material (lanjutan) Information (continued)
Kebijakan akuntansi utama yang diterapkan The principal accounting policies adopted in
dalam penyusunan laporan keuangan Bank preparing the financial statements of the Bank are
adalah seperti dijabarkan di bawah ini: (lanjutan) set out below: (continued)
ae. Perubahan Pernyataan Standar Akuntansi ae. Changes to Statements of Financial
Keuangan dan Interpretasi Standar Accounting Standards and Interpretations
Akuntansi Keuangan (lanjutan) of Statements of Financial Accounting
Standards (continued)
Penerapan dan penyesuaian dari PSAK dan The adoption and the adjustment of new SFAS
amandemen baru berikut sejak tanggal and amendment since 1 January 2024 did not
1 Januari 2024 tidak menimbulkan cause any substantial changes to the Bank’s
perubahan substansial terhadap kebijakan accounting policies and did not have any
akuntansi Bank dan tidak berdampak significant impact on the amounts reported for
signifikan terhadap jumlah yang dilaporkan current years or prior years: (continued)
pada tahun berjalan atau tahun sebelumnya:
(lanjutan)
Pilar Standar Akuntansi Keuangan (lanjutan) Financial Accounting Standards Pillars
(continued)
Akan ada 4 standar akuntansi keuangan There will be 4 financial accounting standards
yang saat ini diterapkan di Indonesia, yaitu: that are currently applied in Indonesia, namely:
- Pilar 1 Standar Akuntansi Keuangan - Pillar 1 International Financial Accounting
Internasional, Standards,
- Pilar 2 Standar Akuntansi Keuangan - Pillar 2 Indonesian Financial Accounting
Indonesia (PSAK), Standards (PSAK),
- Pilar 3 Standar Akuntansi Keuangan - Pillar 3 Indonesian Financial Accounting
Indonesia untuk Entitas Swasta/Standar Standards for Private Entities/Indonesian
Akuntansi Keuangan Indonesia untuk Financial Accounting Standards for
Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik, dan Entities without Public Accountability, and
- Pilar 4 Standar Akuntansi Keuangan - Pillar 4 Indonesian Financial Accounting
Indonesia untuk Entitas Mikro Kecil dan Standards for Micro Small and Medium
Menengah. Entities.
Standar Akuntansi Keuangan Internasional International Financial Accounting Standard
Standar ini merupakan adopsi penuh dari This standard is a full-adoption of International
International Financial Reporting Standards Financial Reporting Standards (“IFRS”) which
(“IFRS”) yang diterjemahkan kata demi kata is translated in a word-for-word basis and there
dan tidak ada modifikasi dari Standar IFRS, is no modifications from IFRS Standards,
termasuk tanggal efektifnya. Entitas yang including the effective date. Entities that meet
memenuhi persyaratan dapat menerapkan the requirements can apply this standard, from
standar ini, sejak tanggal efektif. the effective date.
Amandemen PSAK 116 ”Sewa” tentang Amendment of SFAS 116 “Lease” regarding
Liabilitas Sewa Dalam Jual dan Sewa Balik. the Lease Liabilities in Sale and Leaseback
Amandemen PSAK 116 Sewa menetapkan The amendment to SFAS 116 Leases specifies
persyaratan yang digunakan penjual- the requirements that a seller-lessee uses in
penyewa dalam mengukur kewajiban sewa measuring the lease liability arising in a sale
yang timbul dalam transaksi jual beli dan and leaseback transaction, to ensure the seller-
sewa-balik, untuk memastikan penjual- lessee does not recognise any amount of the
penyewa tidak mengakui jumlah setiap gain or loss that relates to the right of use it
keuntungan atau kerugian yang terkait retains.
dengan hak guna yang dipertahankan.
62
Page 462
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of 31 December 2024
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. Ikhtisar Informasi Kebijakan Akuntansi 2. Summary of Material Accounting Policies
Material (lanjutan) Information (continued)
Kebijakan akuntansi utama yang diterapkan The principal accounting policies adopted in
dalam penyusunan laporan keuangan Bank preparing the financial statements of the Bank are
adalah seperti dijabarkan di bawah ini: (lanjutan) set out below: (continued)
ae. Perubahan Pernyataan Standar Akuntansi ae. Changes to Statements of Financial
Keuangan dan Interpretasi Standar Accounting Standards and Interpretations
Akuntansi Keuangan (lanjutan) of Statements of Financial Accounting
Standards (continued)
Amandemen PSAK 207 “ Laporan Arus Kas” Amendment to SFAS 207 “Cash Flow
dan Amandemen PSAK 107 “Instrumen Statement” and Amendment to SFAS 107
Keuangan: Pengungkapan tentang “Financial Instruments: Disclosures about
Pengaturan Pembiayaan Pemasok”. Supplier Financing Arrangements”. Early
Penerapan lebih dini diperkenankan application is permitted
af. Pertimbangan dan estimasi akuntansi af. Judgments and significant accounting
yang signifikan estimates
Dalam proses penerapan kebijakan In the process of applying the Bank’s
akuntansi Bank, Manajemen telah accounting policies, Management has
melakukan pertimbangan dan estimasi exercised professional judgments and made
profesional dalam menentukan jumlah yang estimates in determining the amounts
diakui dalam laporan keuangan. recognized in the financial statements. The
Pertimbangan dan estimasi profesional yang most significant uses of the professional
signifikan adalah sebagai berikut: judgments and estimates are as follows:
Usaha yang berkelanjutan Going concern
Manajemen Bank telah melakukan penilaian The Bank’s management has made an
atas kemampuan Bank untuk melanjutkan assessment of the Bank’s ability to continue as
kelangsungan usahanya dan berkeyakinan a going concern and is satisfied that the Bank
bahwa Bank memiliki sumber daya untuk has the resources to continue in business for
melanjutkan usahanya di masa mendatang. the foreseeable future.
Selain itu, Manajemen menyadari bahwa Furthermore, the Management realized that
tidak ada ketidakpastian material yang dapat there are no material uncertainties that may
menimbulkan keraguan yang signifikan cast significant doubt upon the Bank’s ability to
terhadap kemampuan Bank untuk continue as a going concern. Therefore, the
melanjutkan kelangsungan usahanya. Oleh financial statements continue to be prepared
karena itu, laporan keuangan telah disusun on a going concern basis.
atas dasar usaha yang berkelanjutan.
Nilai wajar atas instrumen keuangan Fair value of financial instruments
Bila nilai wajar aset keuangan dan liabilitas When the fair values of financial assets and
keuangan yang tercatat pada laporan posisi financial liabilities recorded on the statement
keuangan tidak tersedia di pasar aktif, of financial position cannot be derived from
nilainya ditentukan dengan menggunakan active markets, they are determined using a
berbagai teknik penilaian termasuk variety of valuation techniques that include the
penggunaan model matematika. Input untuk use of mathematical models. The inputs to
model ini berasal dari data pasar yang bisa these models are derived from observable
diamati sepanjang data tersebut tersedia, market data where possible, but where
namun bila data pasar yang bisa diamati observable market data are not available,
tersebut tidak tersedia, maka digunakan management judgment is required to establish
pertimbangan manajemen untuk fair values.
menentukan nilai wajar.
63
Page 463
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of 31 December 2024
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. Ikhtisar Informasi Kebijakan Akuntansi 2. Summary of Material Accounting Policies
Material (lanjutan) Information (continued)
Kebijakan akuntansi utama yang diterapkan The principal accounting policies adopted in
dalam penyusunan laporan keuangan Bank preparing the financial statements of the Bank are
adalah seperti dijabarkan di bawah ini: (lanjutan) set out below: (continued)
af. Pertimbangan dan estimasi akuntansi af. Judgments and significant accounting
yang signifikan (lanjutan) estimates (continued)
Dalam proses penerapan kebijakan In the process of applying the Bank’s
akuntansi Bank, Manajemen telah accounting policies, Management has
melakukan pertimbangan dan estimasi exercised professional judgments and made
profesional dalam menentukan jumlah yang estimates in determining the amounts
diakui dalam laporan keuangan. recognized in the financial statements. The
Pertimbangan dan estimasi profesional yang most significant uses of the professional
signifikan adalah sebagai berikut: (lanjutan) judgments and estimates are as follows:
(continued)
Nilai wajar atas instrumen keuangan Fair value of financial instruments (continued)
(lanjutan)
Pertimbangan manajemen tersebut Management judgments include
mencakup pertimbangan likuiditas dan considerations of liquidity and model inputs
masukan model seperti volatilitas untuk such as volatility for long term derivatives and
transaksi derivatif yang berjangka panjang discount rates, early payment rates and
dan tingkat diskonto, tingkat pelunasan default rate assumptions.
dipercepat dan asumsi tingkat gagal bayar.
Bank menampilkan nilai wajar atas instrumen The Bank presents fair value of financial
keuangan berdasarkan hierarki nilai wajar instruments based on the following fair value
sebagai berikut: hierarchy:
- Tingkat 1 - Level 1
Harga kuotasian (tidak disesuaikan) dalam Quoted prices (unadjusted) in active markets
pasar aktif untuk aset atau liabilitas yang for identical assets or liabilities;
identik;
- Tingkat 2 - Level 2
Input selain harga kuotasian yang Inputs other than quoted prices included
termasuk dalam Tingkat 1 yang dapat within Level 1 that are observable for the
diobservasi untuk aset dan liabilitas baik asset or liability either directly (example,
secara langsung (misalnya harga) atau price) or indirectly; and
secara tidak langsung; dan
- Tingkat 3 - Level 3
Input untuk aset dan liabilitas yang bukan Inputs for the asset and liability that are not
berdasarkan pada pasar yang dapat based on observable market data
diobservasi (input yang tidak dapat (unobservable inputs).
diobservasi).
Nilai wajar atas instrumen derivatif yang The fair values of derivative instruments
dinilai menggunakan teknik penilaian dengan valued by valuation techniques using
menggunakan komponen yang dapat diamati components which can be observed in the
di pasar terutama adalah swap suku bunga, market, primarily are interest rate swaps,
swap mata uang dan kontrak pertukaran currency swaps and currency exchange
mata uang. Teknik penilaian yang paling contracts. Most widely used valuation
banyak digunakan meliputi model penilaian techniques include forward and swap
forward dan swap yang menggunakan valuation models which use the present value
perhitungan nilai kini. Model tersebut calculation. The models incorporate various
menggabungkan berbagai komponen yang components which include the credit quality of
meliputi kualitas kredit dari counterparty, nilai the counterparty, spot value and future
spot dan kontrak berjangka serta kurva contracts and interest rate curve.
tingkat suku bunga.
64
Page 464
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of 31 December 2024
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. Ikhtisar Informasi Kebijakan Akuntansi 2. Summary of Material Accounting Policies
Material (lanjutan) Information (continued)
Kebijakan akuntansi utama yang diterapkan The principal accounting policies adopted in
dalam penyusunan laporan keuangan Bank preparing the financial statements of the Bank are
adalah seperti dijabarkan di bawah ini: (lanjutan) set out below: (continued)
af. Pertimbangan dan estimasi akuntansi af. Judgments and significant accounting
yang signifikan (lanjutan) estimates (continued)
Dalam proses penerapan kebijakan In the process of applying the Bank’s
akuntansi Bank, Manajemen telah accounting policies, Management has
melakukan pertimbangan dan estimasi exercised professional judgments and made
profesional dalam menentukan jumlah yang estimates in determining the amounts
diakui dalam laporan keuangan. recognized in the financial statements. The
Pertimbangan dan estimasi profesional yang most significant uses of the professional
signifikan adalah sebagai berikut: (lanjutan) judgments and estimates are as follows:
(continued)
Nilai wajar atas instrumen keuangan Fair value of financial instruments (continued)
(lanjutan)
Teknik penilaian termasuk model nilai tunai Valuation techniques include net present value
dan arus kas yang didiskontokan dan and discounted cash flow models and
perbandingan dengan instrumen yang comparison to similar instruments for which
sejenis dimana terdapat harga pasar yang market observable prices exist. Assumptions
dapat diobservasi. Asumsi dan input yang and inputs used in valuation techniques
digunakan dalam teknik penilaian termasuk include risk-free and benchmark interest rates,
suku bunga bebas risiko dan suku bunga credit spreads and other variables used in
acuan, credit spread dan variabel lainnya estimating discount rates, bond prices, foreign
yang digunakan dalam mengestimasi tingkat currency exchange rates, and expected price
diskonto, harga obligasi, kurs valuta asing, volatilities and correlations. The objective of
serta tingkat kerentanan dan korelasi harga valuation technique is to arrive at a fair value
yang diharapkan. Tujuan dari teknik penilaian determination that reflects the price of the
adalah penentuan nilai wajar yang financial instrument at the reporting date that
mencerminkan harga dari instrumen would have been determined by market
keuangan pada tanggal pelaporan yang akan participants acting at arms length.
ditentukan oleh para partisipan di pasar
dalam suatu transaksi yang wajar.
Penurunan nilai kredit yang diberikan Impairment losses on loans
Bank melakukan penelaahan pada setiap The Bank reviews its loans at each statement
tanggal laporan posisi keuangan untuk of financial position date to assess whether an
menilai apakah penurunan nilai harus dicatat impairment loss should be recorded in the
dalam laporan laba rugi dan penghasilan statement of profit or loss and other
komprehensif lain. Secara khusus, comprehensive income. In particular,
pertimbangan manajemen diperlukan dalam judgment by management is required in the
estimasi jumlah dan waktu arus kas di masa estimation of the amount and timing of future
mendatang ketika menentukan penurunan cash flows when determining the impairment
nilai. loss.
65
Page 465
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of 31 December 2024
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. Ikhtisar Informasi Kebijakan Akuntansi 2. Summary of Material Accounting Policies
Material (lanjutan) Information (continued)
Kebijakan akuntansi utama yang diterapkan The principal accounting policies adopted in
dalam penyusunan laporan keuangan Bank preparing the financial statements of the Bank are
adalah seperti dijabarkan di bawah ini: (lanjutan) set out below: (continued)
af. Pertimbangan dan estimasi akuntansi af. Judgments and significant accounting
yang signifikan (lanjutan) estimates (continued)
Dalam proses penerapan kebijakan In the process of applying the Bank’s
akuntansi Bank, Manajemen telah accounting policies, Management has
melakukan pertimbangan dan estimasi exercised professional judgments and made
profesional dalam menentukan jumlah yang estimates in determining the amounts
diakui dalam laporan keuangan. recognized in the financial statements. The
Pertimbangan dan estimasi profesional yang most significant uses of the professional
signifikan adalah sebagai berikut: (lanjutan) judgments and estimates are as follows:
(continued)
Penurunan nilai kredit yang diberikan Impairment losses on loans (continued)
(lanjutan)
Dalam mengestimasi arus kas tersebut, Bank In estimating these cash flows, the Bank
melakukan penilaian atas kondisi keuangan makes judgment about the borrower’s financial
peminjam dan nilai realisasi bersih agunan. situation and the net realizable value of
Estimasi tersebut didasarkan pada asumsi collateral. These estimates are based on the
dari sejumlah faktor dan hasil aktual mungkin assumptions about number of factors and
berbeda, sehingga mengakibatkan actual results may differ that cause changes to
perubahan penyisihan di masa depan. the allowance in the future.
Penurunan nilai aset yang diukur pada nilai Impairment in value of fair value through other
wajar melalui pendapatan komprehensif lain comprehensive income and acceptance
dan tagihan akseptasi receivables
Bank menelaah aset yang diklasifikasikan The Bank reviews assets which are classified
sebagai nilai wajar melalui pendapatan as fair value through other comprehensive
komprehensif lain dan tagihan akseptasi income and acceptance receivables at each
pada setiap tanggal laporan posisi keuangan financial position date to assess whether
untuk menilai apakah telah terjadi penurunan impairment has occurred. The assessment
nilai. Penilaian tersebut menggunakan uses the same considerations as applied to
pertimbangan yang sama seperti yang individual assessment on loans.
diterapkan pada penilaian secara individual
atas kredit yang diberikan.
Cadangan kerugian penurunan nilai aset Allowances for impairment losses of financial
keuangan assets
Kondisi spesifik counterparty yang In the calculation of allowance for impairment
mengalami penurunan nilai dalam losses of financial assets, the specific
pembentukan cadangan kerugian atas aset condition of impaired counterparty is
keuangan dievaluasi secara individu individually evaluated based on management's
berdasarkan estimasi terbaik manajemen best estimate of the present value of the
atas nilai kini arus kas yang diharapkan expected cash flows to be received. In
akan diterima. Dalam mengestimasi arus estimating these cash flows, management
kas tersebut, manajemen membuat makes judgements about the counterparty's
pertimbangan tentang situasi keuangan financial situation and the net realizable value
counterparty dan nilai realisasi bersih dari of any underlying collateral. Each impaired
setiap agunan. Setiap aset yang mengalami asset is assessed on its merits, the completion
penurunan nilai harus dinilai sesuai dengan strategy and estimated cash flows which are
manfaat yang ada, strategi penyelesaian considered recoverable.
dan estimasi arus kas yang diperkirakan
dapat diterima.
66
Page 466
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of 31 December 2024
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. Ikhtisar Informasi Kebijakan Akuntansi 2. Summary of Material Accounting Policies
Material (lanjutan) Information (continued)
Kebijakan akuntansi utama yang diterapkan The principal accounting policies adopted in
dalam penyusunan laporan keuangan Bank preparing the financial statements of the Bank are
adalah seperti dijabarkan di bawah ini: (lanjutan) set out below: (continued)
af. Pertimbangan dan estimasi akuntansi af. Judgments and significant accounting
yang signifikan (lanjutan) estimates (continued)
Dalam proses penerapan kebijakan In the process of applying the Bank’s
akuntansi Bank, Manajemen telah accounting policies, Management has
melakukan pertimbangan dan estimasi exercised professional judgments and made
profesional dalam menentukan jumlah yang estimates in determining the amounts
diakui dalam laporan keuangan. recognized in the financial statements. The
Pertimbangan dan estimasi profesional yang most significant uses of the professional
signifikan adalah sebagai berikut: (lanjutan) judgments and estimates are as follows:
(continued)
Cadangan kerugian penurunan nilai aset Allowances for impairment losses of financial
keuangan (lanjutan) assets (continued)
Perhitungan cadangan penurunan nilai Collectively assessed impairment allowances
kolektif meliputi kerugian kredit yang cover credit losses inherent in portfolios of
melekat dalam portofolio aset keuangan financial assets with similar economic
dengan karakteristik ekonomi yang sama characteristics when there is objective
ketika terdapat bukti objektif penurunan nilai evidence to suggest that they contain impaired
terganggu, tetapi penurunan nilai secara financial assets, but the individual impaired
individu belum dapat diidentifikasi. Dalam items cannot yet be identified. In assessing the
menilai kebutuhan untuk cadangan kolektif, need for collective allowances, management
manajemen mempertimbangkan faktor- considers factors such as credit quality and
faktor seperti kualitas kredit dan jenis type of product. In order to estimate the
produk. Guna membuat estimasi cadangan required allowance, assumptions are made to
yang diperlukan, manajemen membuat define the way inherent losses are modelled
asumsi untuk menentukan kerugian yang and to determine the required input
melekat, dan untuk menentukan parameter parameters, based on historical experiences,
input yang diperlukan, berdasarkan current economic conditions and future
pengalaman masa lalu, kondisi ekonomi economic condition as well since 1 January
saat ini dan juga kondisi ekonomi masa 2020.
depan sejak tanggal 1 Januari 2020.
Keakuratan penyisihan tergantung pada The accuracy of the allowances depends on
seberapa baik estimasi arus kas masa how well the estimated future cash flows for
depan untuk cadangan counterparty specific counterparty allowances and the
tertentu dan asumsi model dan parameter model assumptions and parameters are used
yang digunakan dalam menentukan in determining collective allowances.
cadangan kolektif.
Penurunan nilai aset non-keuangan Impairment of non-financial assets
Bank mengevaluasi penurunan nilai aset The Bank assesses impairment of assets
apabila terdapat kejadian atau perubahan whenever events or changes in circumstances
keadaan yang mengindikasikan bahwa nilai that would indicates that the carrying amount
tercatat aset tak dapat dipulihkan kembali. of an asset may not be recoverable. The
Faktor-faktor penting yang dapat factors that the Bank considers important
menyebabkan penelaahan penurunan nilai which could trigger an impairment review
adalah sebagai berikut: include the following:
a) Performa yang tidak tercapai secara a) Significant underperformance relative to
signifikan terhadap ekspektasi historis expected historical or projected future
atau proyeksi hasil operasi di masa yang operating results;
akan datang;
67
Page 467
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of 31 December 2024
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. Ikhtisar Informasi Kebijakan Akuntansi 2. Summary of Material Accounting Policies
Material (lanjutan) Information (continued)
Kebijakan akuntansi utama yang diterapkan The principal accounting policies adopted in
dalam penyusunan laporan keuangan Bank preparing the financial statements of the Bank are
adalah seperti dijabarkan di bawah ini: (lanjutan) set out below: (continued)
af. Pertimbangan dan estimasi akuntansi af. Judgments and significant accounting
yang signifikan (lanjutan) estimates (continued)
Dalam proses penerapan kebijakan In the process of applying the Bank’s
akuntansi Bank, Manajemen telah accounting policies, Management has
melakukan pertimbangan dan estimasi exercised professional judgments and made
profesional dalam menentukan jumlah yang estimates in determining the amounts
diakui dalam laporan keuangan. recognized in the financial statements. The
Pertimbangan dan estimasi profesional yang most significant uses of the professional
signifikan adalah sebagai berikut: (lanjutan) judgments and estimates are as follows:
(continued)
Penurunan nilai aset non-keuangan Impairment of non-financial assets
(lanjutan)
Bank mengevaluasi penurunan nilai aset The Bank assesses impairment of assets
apabila terdapat kejadian atau perubahan whenever events or changes in circumstances
keadaan yang mengindikasikan bahwa nilai that would indicates that the carrying amount
tercatat aset tak dapat dipulihkan kembali. of an asset may not be recoverable. The
Faktor-faktor penting yang dapat factors that the Bank considers important
menyebabkan penelaahan penurunan nilai which could trigger an impairment review
adalah sebagai berikut: (lanjutan) include the following: (continued)
b) Perubahan yang signifikan dalam cara b) Significant changes in the manner of use of
penggunaan aset atau strategi bisnis the acquired assets or the strategy for
secara keseluruhan; dan overall business; and
c) Industri atau tren ekonomi yang secara c) Significant negative industry or economic
signifikan bernilai negatif. trends.
Bank mengakui kerugian penurunan nilai The Bank recognizes an impairment loss
apabila nilai tercatat aset melebihi nilai yang whenever the carrying amount of an asset
dapat dipulihkan. Nilai terpulihkan adalah exceeds its recoverable amount. The
nilai yang lebih tinggi antara nilai wajar recoverable amount is the whichever higher of
dikurang biaya untuk menjual dengan nilai an asset’s (or cash-generating units) fair value
pakai aset (atau unit penghasil kas). Nilai less costs to sell and its value in use.
terpulihkan diestimasi untuk aset individual Recoverable amounts are estimated for
atau jika tidak memungkinkan, untuk unit individual assets or if it is not possible, for the
penghasil kas yang mana aset tersebut cash-generating unit to which the asset
merupakan bagian daripada unit tersebut. belongs.
Metode Suku Bunga Efektif (EIR) Effective Interest Rate (EIR) Method
Manajemen menggunakan estimasi Management applied the estimated expected
ekspektasi umur kredit perumahan dengan life of mortgage loan using behavior life
pendekatan umur behavior dan akan approach and will reassess the behavior life to
melakukan penilaian kembali perilaku umur determine the best estimated life of housing
behavior untuk menentukan estimasi umur loans, regularly.
terbaik kredit perumahan secara berkala.
68
Page 468
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of 31 December 2024
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. Ikhtisar Informasi Kebijakan Akuntansi 2. Summary of Material Accounting Policies
Material (lanjutan) Information (continued)
Kebijakan akuntansi utama yang diterapkan The principal accounting policies adopted in
dalam penyusunan laporan keuangan Bank preparing the financial statements of the Bank are
adalah seperti dijabarkan di bawah ini: (lanjutan) set out below: (continued)
af. Pertimbangan dan estimasi akuntansi af. Judgments and significant accounting
yang signifikan (lanjutan) estimates (continued)
Dalam proses penerapan kebijakan In the process of applying the Bank’s
akuntansi Bank, Manajemen telah accounting policies, Management has
melakukan pertimbangan dan estimasi exercised professional judgments and made
profesional dalam menentukan jumlah yang estimates in determining the amounts
diakui dalam laporan keuangan. recognized in the financial statements. The
Pertimbangan dan estimasi profesional yang most significant uses of the professional
signifikan adalah sebagai berikut: (lanjutan) judgments and estimates are as follows:
(continued)
Aset pajak tangguhan Deferred tax assets
Aset pajak tangguhan diakui atas jumlah Deferred tax assets are recognized for the
pajak penghasilan terpulihkan pada periode future recoverable taxable income arising from
mendatang sebagai akibat dari perbedaan temporary difference. Management’s
temporer. Justifikasi manajemen diperlukan judgment is required to determine the amount
untuk menentukan jumlah aset pajak of deferred tax assets that can be recognized
tangguhan yang dapat diakui sesuai dengan based upon the likely timing and level of future
perkiraan waktu dan tingkat laba fiskal di taxable profits together with future tax
masa mendatang sejalan dengan strategi strategy.
rencana perpajakan ke depan.
Klasifikasi aset dan liabilitas keuangan Classification of financial assets and liabilities
Bank menetapkan klasifikasi aset dan The Bank determines the classifications of
liabilitas tertentu sebagai aset keuangan dan certain assets and liabilities as financial assets
liabilitas keuangan dengan and financial liabilities by judging if they meet
mempertimbangkan apakah definisi yang the definition set forth in SFAS 109.
ditetapkan PSAK 109 terpenuhi. Dengan Accordingly, the financial assets and financial
demikian, aset keuangan dan liabilitas liabilities are accounted for in accordance with
keuangan diakui sesuai dengan kebijakan the Bank’s accounting policies disclosed in
akuntansi Bank seperti diungkapkan pada Note 2d.
Catatan 2d.
Imbalan kerja Employee benefits
Penentuan liabilitas imbalan kerja Bank The Bank’s employee benefit liabilities are
bergantung pada pemilihan asumsi yang determined depend on the selection of certain
digunakan oleh aktuaris independen dan assumptions used by the independent
manajemen Bank dalam menghitung jumlah- actuaries and the Bank’s management in
jumlah tersebut. Asumsi tersebut termasuk calculating such amounts. Those assumptions
antara lain, tingkat diskonto, tingkat kenaikan include among others, discount rates, future
gaji tahunan, tingkat pengunduran diri annual salary increase, annual employee
karyawan tahunan, tingkat kecacatan, umur turnover rate, disability rate, retirement age
pensiun dan tingkat kematian. and mortality rate.
69
Page 469
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of 31 December 2024
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. Ikhtisar Informasi Kebijakan Akuntansi 2. Summary of Material Accounting Policies
Material (lanjutan) Information (continued)
Kebijakan akuntansi utama yang diterapkan The principal accounting policies adopted in
dalam penyusunan laporan keuangan Bank preparing the financial statements of the Bank are
adalah seperti dijabarkan di bawah ini: (lanjutan) set out below: (continued)
af. Pertimbangan dan estimasi akuntansi af. Judgments and significant accounting
yang signifikan (lanjutan) estimates (continued)
Dalam proses penerapan kebijakan In the process of applying the Bank’s
akuntansi Bank, Manajemen telah accounting policies, Management has
melakukan pertimbangan dan estimasi exercised professional judgments and made
profesional dalam menentukan jumlah yang estimates in determining the amounts
diakui dalam laporan keuangan. recognized in the financial statements. The
Pertimbangan dan estimasi profesional yang most significant uses of the professional
signifikan adalah sebagai berikut: (lanjutan) judgments and estimates are as follows:
(continued)
Pajak penghasilan Income tax
Bank mengakui liabilitas atas pajak The Bank recognizes liabilities for corporate
penghasilan badan berdasarkan estimasi income tax based on estimation of whether
apakah akan terdapat tambahan pajak additional corporate income tax will be due.
penghasilan badan.
3. Kombinasi Bisnis 3. Business Combination
Bank telah menyelesaikan Penjualan dan The Bank has completed the Sale and Purchase of
Pembelian Aset dan Liabilitas atas bisnis Assets and Liabilities for the consumer business
konsumer dari Citibank N.A., Indonesia pada from Citibank N/A., Indonesia on 18 November
tanggal 18 November 2023. Alokasi harga 2023. The purchase price allocation was finalized
pembelian difinalisasi di laporan keuangan untuk in the Financial Statements for the year ended
tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 31 December 2024. There were no significant
2024. Tidak ada penyesuaian signifikan terhadap adjustments to the provisional amounts disclosed
jumlah sementara yang telah diungkapkan di in the financial statement for the year ended
Laporan Keuangan untuk tahun yang berakhir 31 December 2023. The final goodwill amount of
pada tanggal 31 Desember 2023. Nilai goodwill Rp813,973 has been adjusted in the Financial
akhir menjadi sebesar Rp813.973 telah Statements for the year ended
disesuaikan di Laporan Keuangan untuk tahun 31 December 2024. Based on finalized purchase
yang berakhir pada 31 Desember 2024. price allocation, other intangible assets related to
Berdasarkan alokasi harga pembelian yang telah consumer business relationships and core deposits
difinalisasi, aset tak berwujud lainnya berkaitan amounting to Rp320,000 has been adjusted in the
dengan hubungan pelanggan dari bisnis Financial Statements for the year ended 31
konsumer dan core deposits senilai Rp320.000 December 2024.
telah disesuaikan di Laporan Keuangan untuk
tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
2024.
70
Page 470
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of 31 December 2024
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
3. Kombinasi Bisnis (lanjutan) 3. Business Combination (continued)
Berikut adalah mutasi dari saldo aset tidak The followings are movement of intangible assets
berwujud termasuk goodwill: including goodwill:
Aset tak berwujud/
Intangible assets
Hubungan
dengan
nasabah/
Customer
31 Desember 2024 relationship Core deposits Goodwill Total 31 December 2024
Biaya perolehan Cost
Saldo awal 140.000 80.000 913.973 1.133.973 Beginning balance
Penyesuaian - 100.000 (100.000) - Adjustments
Total biaya perolehan 140.000 180.000 813.973 1.133.973 Total cost
Akumulasi amortisasi Accumulated amortization
Saldo awal 2.334 1.333 - 3.667 Beginning balance
Amortisasi tahun berjalan 13.999 19.667 - 33.666 Current year amortization
Total akumulasi amortisasi 16.333 21.000 - 37.333 Total accumulated amortization
Nilai buku - neto 123.667 159.000 813.973 1.096.640 Book value - net
Aset tak berwujud/
Intangible assets
Hubungan
dengan
nasabah/
Customer
31 Desember 2023 relationship Core deposits Goodwill Total 31 December 2023
Biaya perolehan Cost
Saldo awal 140.000 80.000 913.973 1.133.973 Beginning balance
Akumulasi amortisasi Accumulated amortization
Amortisasi tahun berjalan 2.334 1.333 - 3.667 Current year amortization
Nilai buku - neto 137.666 78.667 913.973 1.130.306 Book value - net
Aset tidak berwujud hubungan dengan nasabah dan Customer relationship and core deposits intangible
core deposits masing-masing di amortisasi selama 10 assets are amortized over 10 years, respectively.
tahun.
Pada tanggal 31 Desember 2024, Bank telah As of 31 December 2024, the Bank has performed its
melakukan uji penurunan nilai tahunan atas goodwill annual impairment test as on goodwill and conclude no
dan berkesimpulan tidak terdapat penurunan nilai impairment of goodwill.
goodwill.
71
Page 471
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of 31 December 2024
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
4. Kas 4. Cash
Akun ini terdiri dari: This account consists of:
31 Desember/ 31 Desember/
31 December 2024 31 December 2023
Rupiah 612.437 465.713 Rupiah
Mata uang asing Foreign currencies
Dolar Amerika Serikat 43.621 72.259 United States Dollar
Dolar Singapura 25.782 65.568 Singapore Dollar
Total 681.840 603.540 Total
Kas dalam Rupiah termasuk uang pada mesin Cash in Rupiah includes cash in Automatic Teller
Anjungan Tunai Mandiri (ATM) sejumlah Machines (ATM) amounting to Rp9,460 and
Rp9.460 dan Rp14.516 masing-masing pada Rp14,516 as of 31 December 2024 and 2023,
tanggal 31 Desember 2024 dan 2023. respectively.
5. Giro pada Bank Indonesia 5. Current Accounts with Bank Indonesia
Akun ini terdiri dari: This account consists of:
31 Desember/ 31 Desember/
31 December 2024 31 December 2023
Rupiah 4.087.662 7.911.177 Rupiah
Dolar Amerika Serikat United States Dollar
(USD106.306.455 dan USD129.239.467 (USD106,306,455 and USD129,239,467
masing-masing pada tanggal as of 31 December 2024 and
31 Desember 2024 dan 2023) 1.711.002 1.989.900 2023, respectively)
Total 5.798.664 9.901.077 Total
Giro Wajib Minimum (GWM) Bank sesuai dengan Minimum Statutory Reserves (GWM) in
Peraturan Bank Indonesia (PBI) dan Peraturan accordance with Bank Indonesia Regulation (PBI)
Anggota Dewan Gubernur (PADG) diungkapkan and Regulation of the Members of The Board of
pada Catatan 45. Governors (PADG) are disclosed in Note 45.
72
Page 472
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of 31 December 2024
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
6. Giro pada Bank Lain 6. Current Accounts with Other Banks
Akun ini terdiri dari: This account consists of:
31 Desember/ 31 Desember/ Types of current accounts
Jenis giro pada bank lain 31 December 2024 31 December 2023 with other banks
Pihak ketiga Third parties
Rupiah: Rupiah:
PT Bank Central Asia Tbk 2.150 38.910 PT Bank Central Asia Tbk
Lain-lain (masing-masing
di bawah Rp2.000) 2.117 2.451 Others (below Rp2,000 each)
Subtotal - Pihak ketiga - Rupiah 4.267 41.361 Subtotal - Third parties - Rupiah
Dolar Amerika Serikat: United States Dollar:
JP Morgan Chase Bank, JP Morgan Chase Bank,
Amerika Serikat 272.120 339.931 United States of America
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 22.887 9.279 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
Deutsche Bank AG, Deutsche Bank AG,
Amerika Serikat 10.594 5.339 United States of America
PT Bank Central Asia Tbk 10.538 8.222 PT Bank Central Asia Tbk
Yuan China Renminbi: Chinese Yuan Renminbi:
PT Bank ICBC Indonesia 96.983 109.742 PT Bank ICBC Indonesia
Dolar Singapura: Singapore Dollar:
DBS Bank, Singapura 77.095 137.784 DBS Bank Singapore
Yen Jepang: Japanese Yen:
Bank of Tokyo - Mitsubishi UFJ, Bank of Tokyo - Mitsubishi UFJ,
Jepang 74.643 22.455 Japan
Euro Eropa: European Euro:
Deutsche Bank, Frankfurt 45.965 50.643 Deutsche Bank, Frankfurt
ING Belgium, Brussels - 13.601 ING Belgium, Brussels
Franc Swiss: Swiss Franc:
UBS AG, Zurich 37.003 2.610 UBS AG, Zurich
Dolar Australia: Australian Dollar:
ANZ Bank Ltd., Australia 36.395 32.680 ANZ Bank Ltd., Australia
National Australia Bank, Australia 18.197 24.572 National Australia Bank, Australia
Pound Sterling Inggris: Great Britain Pound Sterling:
Barclays Bank, London 36.361 69.162 Barclays Bank, London
Dolar Selandia Baru: New Zealand Dollar:
ANZ National Bank, Selandia Baru 26.133 27.551 ANZ National Bank, New Zealand
Dolar Kanada: Canadian Dollar:
Canadian Imperial Bank of Commerce, Canadian Imperial Bank of Commerce,
Toronto 19.151 34.249 Toronto
Krona Swedia: Swedish Krona:
Danske Bank A/S, Swedia 2.796 8.952 Danske Bank A/S, Sweden
Yuan China: Chinese Yuan:
ICBC, China 9 3.258 ICBC, China
Lain-lain (masing-masing
di bawah Rp2.000) 319 1.561 Others (below Rp2,000 each)
Subtotal - Pihak ketiga - Subtotal - Third parties -
Mata uang asing 787.189 901.591 Foreign currencies
Total - Pihak ketiga 791.456 942.952 Total - Third parties
73
Page 473
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of 31 December 2024
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
6. Giro pada Bank Lain (lanjutan) 6. Current Accounts with Other Banks (continued)
Akun ini terdiri dari: (lanjutan) This account consists of: (continued)
31 Desember/ 31 Desember/ Types of current accounts
Jenis giro pada bank lain 31 December 2024 31 December 2023 with other banks
Pihak berelasi (Catatan 37) Related parties (Note 37)
Dolar Singapura: Singapore Dollar:
United Overseas Bank Ltd., Singapura 15.925 12.563 United Overseas Bank Ltd., Singapore
Dolar Hong Kong: Hong Kong Dollar:
United Overseas Bank Ltd., Hong Kon g 6.050 6.004 United Overseas Bank Ltd., Hong Kong
United Overseas Bank Ltd., Singapura 31 30 United Overseas Bank Ltd., Singapore
Dolar Amerika Serikat: United States Dollar:
United Overseas Bank Ltd., Singapura 5.821 5.058 United Overseas Bank Ltd., Singapore
Yen Jepang: Japanese Yen:
United Overseas Bank Ltd., Tokyo 4.020 2.730 United Overseas Bank Ltd., Tokyo
Yuan China: Chinese Yuan:
United Overseas Bank Ltd., Shanghai 1.829 9.483 United Overseas Bank Ltd., Shanghai
Dolar Australia: Australian Dollar:
United Overseas Bank Ltd., Sydney 759 598 United Overseas Bank Ltd., Sydney
Euro Eropa: European Euro:
United Overseas Bank Ltd., Singapura 634 2.754 United Overseas Bank Ltd., Singapore
Yuan China Renminbi: Chinese Yuan Renminbi:
United Overseas Bank Ltd., Shanghai 187 1.974 United Overseas Bank Ltd., Shanghai
United Overseas Bank Ltd., Singapura 121 120 United Overseas Bank Ltd., Singapore
Baht Thailand: Thailand Baht:
United Overseas Bank Ltd., Thailand 142 144 United Overseas Bank Ltd., Thailand
Ringgit Malaysia: Malaysian Ringgit:
United Overseas Bank Ltd., Malaysia 74 72 United Overseas Bank Ltd., Malaysia
Total - Pihak berelasi 35.593 41.530 Total - Related parties
Total 827.049 984.482 Total
Cadangan kerugian penurunan nilai (5.536) (2.706) Allowance for impairment losses
Neto 821.513 981.776 Net
Kisaran suku bunga rata-rata untuk giro pada The range of average interest rate for current
bank lain adalah sebagai berikut: accounts with other banks are as follows:
31 Desember/ 31 Desember/
31 December 2024 31 December 2023
Rupiah 0,00% - 0,03% 0,00% - 0,01% Rupiah
Mata uang asing 0,00% - 6,49% 0,00% - 7,38% Foreign currency
Tidak terdapat giro pada bank lain yang diblokir There were no current accounts with other banks
dan dijadikan jaminan pada tanggal blocked and pledged as collateral as of
31 Desember 2024 dan 2023. 31 December 2024 and 2023.
Perubahan nilai tercatat bruto adalah sebagai Movements in the gross carrying amount are as
berikut: follows:
Tahap 1/ Tahap 2/ Tahap 3/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
31 Desember 2022 1.100.247 - - 1.100.247 31 December 2022
Mutasi neto (115.765) - - (115.765) Net movement
31 Desember 2023 984.482 - - 984.482 31 December 2023
Mutasi neto (157.433) - - (157.433) Net movement
31 Desember 2024 827.049 - - 827.049 31 December 2024
74
Page 474
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of 31 December 2024
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
6. Giro pada Bank Lain (lanjutan) 6. Current Accounts with Other Banks (continued)
Perubahan cadangan kerugian penurunan nilai The movements in the allowance for impairment
adalah sebagai berikut: losses are as follows:
Tahap 1/ Tahap 2/ Tahap 3/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
31 Desember 2022 6.313 - - 6.313 31 December 2022
Pengukuran kembali (3.601) - - (3.601) Remeasurement
Perubahan pada: Changes in:
- Parameter (6) - - (6) - Parameter
31 Desember 2023 2.706 - - 2.706 31 December 2023
Aset dihentikan
pengakuannya atau Assets derecognized or
dilunasi (kecuali hapus buku) (38) - - (38) repaid (excluding write-offs)
Pengukuran kembali 2.868 - - 2.868 Remeasurement
31 Desember 2024 5.536 - - 5.536 31 December 2024
Manajemen Bank berkeyakinan bahwa jumlah The Bank’s management believes that the
cadangan kerugian penurunan nilai adalah cukup allowance for impairment losses is adequate to
untuk menutup kemungkinan kerugian penurunan cover possible impairment losses from
nilai atas tidak tertagihnya giro pada bank lain. uncollectible current accounts with other banks.
7. Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank 7. Placements with Bank Indonesia and Other
Lain Banks
Akun ini terdiri dari: This account consists of:
31 Desember/ 31 Desember/
Jenis penempatan 31 December 2024 31 December 2023 Types of placements
Pihak ketiga Third parties
Rupiah: Rupiah:
Fasilitas Simpanan Bank Indonesia 149.956 1.399.184 Deposit Facilities of Bank Indonesia
Subtotal - Pihak ketiga - Rupiah 149.956 1.399.184 Subtotal - Third parties - Rupiah
Mata uang asing: Foreign currencies:
Term Deposit Bank Indonesia 1.770.450 446.513 Term Deposits of Bank Indonesia
Call Money: Call Money:
Bank of New York, Bank of New York,
Amerika Serikat 1.736.651 290.233 United States of America
Subtotal - Pihak ketiga - Subtotal - Third parties -
Mata uang asing 3.507.101 736.746 Foreign currencies
Total 3.657.057 2.135.930 Total
75
Page 475
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of 31 December 2024
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
7. Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank 7. Placements with Bank Indonesia and Other
Lain (lanjutan) Banks (continued)
Kisaran suku bunga rata-rata untuk penempatan The range of average interest rates for placement
pada Bank Indonesia dan bank lain adalah with Bank Indonesia and other banks are as
sebagai berikut: follows:
31 Desember/ 31 Desember/
31 December 2024 31 December 2023
Rupiah 5,46% - 6,02% 5,10% - 5,42% Rupiah
Mata uang asing 5,23% - 5,25% 4,99% - 5,12% Foreign currencies
Rincian penempatan pada Bank Indonesia dan The details of placements with Bank Indonesia and
bank lain berdasarkan jenis penempatan dan sisa other banks based on the type of placements and
umur sampai dengan jatuh tempo adalah sebagai remaining maturities are as follows:
berikut:
31 Desember/31 December 2024
Penempatan/ Call
Placements Money Total
Rupiah Rupiah
< 1 bulan 149.956 - 149.956 < 1 month
Mata uang asing Foreign currencies
< 1 bulan 1.770.450 1.736.651 3.507.101 < 1 month
Total 1.920.406 1.736.651 3.657.057 Total
31 Desember/31 December 2023
Penempatan/ Call
Placements Money Total
Rupiah Rupiah
< 1 bulan 1.399.184 - 1.399.184 < 1 month
Mata uang asing Foreign currencies
< 1 bulan 446.513 290.233 736.746 < 1 month
Total 1.845.697 290.233 2.135.930 Total
Tidak terdapat penempatan pada bank lain yang There were no placements with other banks
diblokir dan dijadikan jaminan pada tanggal blocked and pledged as collateral as of
31 Desember 2024 dan 2023. 31 December 2024 and 2023.
Rincian penempatan pada Bank Indonesia dan The details of placements with Bank Indonesia and
bank lain berdasarkan sisa umur sampai dengan other banks based on remaining maturities are
jatuh tempo terdapat pada Catatan 38. shown in Note 38.
76
Page 476
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of 31 December 2024
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
7. Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank 7. Placements with Bank Indonesia and Other
Lain (lanjutan) Banks (continued)
Perubahan nilai tercatat bruto adalah sebagai Movements in the gross carrying amount are as
berikut: follows:
Tahap 1/ Tahap 2/ Tahap 3/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
31 Desember 2022 5.855.685 - - 5.855.685 31 December 2022
Aset baru 2.135.930 - - 2.135.930 New assets originated
Aset dihentikan
pengakuannya atau Assets derecognized or
dilunasi (kecuali hapus buku) (5.855.685) - - (5.855.685) repaid (excluding write-offs)
31 Desember 2023 2.135.930 - - 2.135.930 31 December 2023
Aset baru 3.657.057 - - 3.657.057 New assets originated
Aset dihentikan
pengakuannya atau Assets derecognized or
dilunasi (kecuali hapus buku) (2.135.930) - - (2.135.930) repaid (excluding write-offs)
31 Desember 2024 3.657.057 - - 3.657.057 31 December 2024
Perubahan cadangan kerugian penurunan nilai The movements in the allowance for impairment
adalah sebagai berikut: losses are as follows:
Tahap 1/ Tahap 2/ Tahap 3/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
31 Desember 2022 56 - - 56 31 December 2022
Aset dihentikan
pengakuannya atau Assets derecognized or
dilunasi (kecuali hapus buku) (56) - - (56) repaid (excluding write-offs)
31 Desember 2023 - - - - 31 December 2023
Aset dihentikan
pengakuannya atau Assets derecognized or
dilunasi (kecuali hapus buku) - - - - repaid (excluding write-offs)
31 Desember 2024 - - - - 31 December 2024
Manajemen Bank berkeyakinan bahwa tidak The Bank’s management believes that there was
terdapat penempatan pada Bank Indonesia dan no impaired placement with Bank Indonesia and
bank lain yang mengalami penurunan nilai pada other banks as of 31 December 2024 and 2023
tanggal 31 Desember 2024 dan 2023
8. Efek-efek yang Diperdagangkan 8. Trading Securities
Akun ini terdiri dari: This account consists of:
31 Desember/31 December 2024
Mata uang asing/
Rupiah Foreign currencies Total
Efek-efek yang diperdagangkan Trading securities
Sekuritas Rupiah Bank Indonesia
Bank Indonesia 1.395.092 - 1.395.092 Rupiah Securities
Obligasi Korporasi 255.088 - 255.088 Corporate Bonds
Sukuk 196.065 134.852 330.917 Sukuk
Obligasi Pemerintah 125.727 200.169 325.896 Goverment Bonds
Total 1.971.972 335.021 2.306.993 Total
77
Page 477
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of 31 December 2024
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
8. Efek-efek yang Diperdagangkan (lanjutan) 8. Trading Securities (continued)
Akun ini terdiri dari: (lanjutan) This account consists of: (continued)
31 Desember/31 December 2023
Mata uang asing/
Rupiah Foreign currencies Total
Efek-efek yang diperdagangkan Trading securities
Obligasi Pemerintah 1.690.188 78.501 1.768.689 Government Bonds
Sekuritas Rupiah Bank Indonesia
Bank Indonesia 677.264 - 677.264 Rupiah Securities
Obligasi Korporasi 196.136 - 196.136 Corporate Bonds
Sukuk 20.746 95.401 116.147 Sukuk
Total 2.584.334 173.902 2.758.236 Total
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, efek- As of 31 December 2024 and 2023, trading
efek yang diperdagangkan adalah efek-efek yang securities are the securities issued by the
diterbitkan oleh pemerintah dan korporasi dan government and corporation and categorized as
dikategorikan tanpa peringkat berupa obligasi non-rated in the form of government bonds, Bank
pemerintah, sekuritas rupiah Bank Indonesia dan Indonesia rupiah securities and sukuk.
sukuk.
Rincian obligasi korporasi berdasarkan peringkat The details of corporate bonds based on rating are
adalah sebagai berikut: as follows:
31 Desember/31 December
Pemeringkat/
Ranked by 2024 2023 2024 2023
PT Merdeka Battery Materials Tbk Pefindo idA - 100.007 - PT Merdeka Battery Materials Tbk
PT Tower Bersama PT Tower Bersama
Infrastructure Tbk Fitch Rating AA+ - 51.065 - Infrastructure Tbk
PT Astra Sedaya Finance Pefindo idAAA idAAA 37.865 4.998 PT Astra Sedaya Finance
PT Merdeka Copper Gold Tbk Pefindo idA+ idA+ 59.976 99.805 PT Merdeka Copper Gold Tbk
PT Bank Rakyat Indonesia PT Bank Rakyat Indonesia
(Persero) Tbk Pefindo idAAA idAAA 6.175 249 (Persero) Tbk
PT Chandra Asri Petrochemical Tbk Pefindo - idAA- - 90.638 PT Chandra Asri Petrochemical Tbk
PT PLN (Persero) Pefindo - idAAA - 446 PT PLN (Persero)
Total 255.088 196.136 Total
Rincian efek-efek diperdagangkan berdasarkan The details of trading securities based on
sisa umur sampai dengan jatuh tempo terdapat remaining maturities are shown in Note 38.
pada Catatan 38.
Suku bunga efektif rata-rata efek-efek yang The average effective interest rates of trading
diperdagangkan adalah sebagai berikut: securities are as follows:
31 Desember/ 31 Desember/
31 December 2024 31 December 2023
Rupiah Rupiah
Obligasi Pemerintah 4,90% - 10,75% 4,90% - 8,95% Government Bonds
Sekuritas Rupiah Bank Indonesia 6,75% - 7,35% 6,40% - 6,71% Bank Indonesia Rupiah Securities
Obligasi Korporasi 6,16% - 8,93% 6,23% - 9,15% Corporate Bonds
Sukuk 4,98% - 6,27% 4,48% - 6,73% Sukuk
Mata uang asing Foreign currency
Obligasi Pemerintah 2,48% - 8,21% 1,85% - 7,19% Government Bonds
Sukuk 1,50% - 5,56% 2,30% - 4,70% Sukuk
78
Page 478
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of 31 December 2024
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
9. Investasi Keuangan 9. Financial Investments
Akun ini terdiri dari: This account consists of:
31 Desember/31 December 2024
Mata uang asing/
Rupiah Foreign currencies Total
Diukur pada nilai wajar
melalui penghasilan At fair value through other
komprehensif lain comprehensive income
Obligasi Pemerintah 13.703.877 - 13.703.877 Government Bonds
Sekuritas Rupiah Rupiah Securities
Bank Indonesia 7.852.673 - 7.852.673 Bank Indonesia
Sukuk 729.519 - 729.519 Sukuk
Obligasi Korporasi 637.817 - 637.817 Corporate Bonds
Total 22.923.886 - 22.923.886 Total
Diukur pada biaya perolehan
yang diamortisasi At amortized cost
Obligasi Pemerintah 7.094.157 - 7.094.157 Government Bonds
Wesel ekspor berjangka Export bills
Pihak ketiga 965.818 1.245.306 2.211.124 Third parties
Pihak berelasi (Catatan 37) - 19.183 19.183 Related parties (Note 37)
Sukuk 220.512 - 220.512 Sukuk
Total 8.280.487 1.264.489 9.544.976 Total
Total investasi keuangan 31.204.373 1.264.489 32.468.862 Total financial investments
Cadangan kerugian
penurunan nilai (2.146) (13.890) (16.036) Allowance for impairment losses
Neto 31.202.227 1.250.599 32.452.826 Net
31 Desember/31 December 2023
Mata uang asing/
Rupiah Foreign currencies Total
Diukur pada nilai wajar
melalui penghasilan At fair value through other
komprehensif lain comprehensive income
Obligasi Pemerintah 11.183.830 414.216 11.598.046 Government Bonds
Sekuritas Rupiah Rupiah Securities
Bank Indonesia 6.184.397 321.071 6.505.468 Bank Indonesia
Sukuk 685.108 825.193 1.510.301 Sukuk
Obligasi Korporasi 683.593 - 683.593 Corporate Bonds
Negotiable
Certificate Deposit 104.357 - 104.357 Negotiable Certificate Deposit
Total 18.841.285 1.560.480 20.401.765 Total
Diukur pada biaya perolehan
yang diamortisasi At amortized cost
Obligasi Pemerintah 7.629.732 - 7.629.732 Government Bonds
Wesel ekspor berjangka Export bills
Pihak ketiga 2.581.035 2.068.786 4.649.821 Third parties
Pihak berelasi (Catatan 37) - 56.999 56.999 Related parties (Note 37)
Sukuk 312.908 - 312.908 Sukuk
Total 10.523.675 2.125.785 12.649.460 Total
Total investasi keuangan 29.364.960 3.686.265 33.051.225 Total financial investments
Cadangan kerugian
penurunan nilai (6.853) (6.995) (13.848) Allowance for impairment losses
Neto 29.358.107 3.679.270 33.037.377 Net
79
Page 479
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of 31 December 2024
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
9. Investasi Keuangan (lanjutan) 9. Financial Investments (continued)
a. Investasi keuangan yang diukur pada nilai a. The financial investments at fair value through
wajar melalui penghasilan komprehensif lain other comprehensive income as of
pada tanggal 31 Desember 2024 dan 31 December 2024 and 2023 are as follows:
2023 adalah sebagai berikut:
31 Desember/ 31 Desember/
31 December 2024 31 December 2023
Nilai wajar Fair value
Rupiah Rupiah
Obligasi Pemerintah 13.703.877 11.183.830 Government Bonds
Sekuritas Rupiah Rupiah Securities
Bank Indonesia 7.852.673 6.184.397 Bank Indonesia
Sukuk 729.519 685.108 Sukuk
Obligasi Korporasi 637.817 683.593 Corporate Bonds
Negotiable Certifcate of Deposit - 104.357 Negotiable Certificate of Deposit
Subtotal 22.923.886 18.841.285 Subtotal
Mata Uang Asing Foreign Currencies
Obligasi Pemerintah - 414.216 Government Bonds
Sekuritas Rupiah Rupiah Securities
Bank Indonesia - 321.071 Bank Indonesia
Sukuk - 825.193 Sukuk
Subtotal 1.560.480 Subtotal
Total 22.923.886 20.401.765 Total
31 Desember/ 31 Desember/
31 December 2024 31 December 2023
Nilai nominal 23.221.160 20.639.191 Nominal value
Saldo yang belum diamortisasi 7.552 (121.227) Unamortized amount
Kerugian yang
belum direalisasi (304.826) (116.199) Unrealized loss
Total 22.923.886 20.401.765 Total
Rekonsiliasi atas perubahan kerugian yang Reconciliations of movement in unrealized loss
belum direalisasi atas efek-efek yang diukur on securities at fair value through other
pada nilai wajar melalui penghasilan comprehensive income - net are as follows:
komprehensif lain - neto adalah sebagai
berikut:
31 Desember/ 31 Desember/
31 December 2024 31 December 2023
Saldo awal tahun (91.872) (154.011) Balance at beginning of year
(Kerugian)/keuntungan yang belum Unrealized (loss)/gain
direalisasi diakui di ekuitas (188.874) 79.383 recognized in equity
(Penyisihan)/pemulihan kerugian
penurunan nilai selama tahun (Provision)/reversal for impairment
berjalan (341) 283 losses during the year
Efek pajak 41.627 (17.527) Tax effect
Saldo akhir tahun (239.460) (91.872) Balance at end of year
80
Page 480
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of 31 December 2024
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
9. Investasi Keuangan (lanjutan) 9. Financial Investments (continued)
b. Klasifikasi investasi keuangan yang diukur b. The classification of financial investments at
pada biaya perolehan yang diamortisasi amortized cost based on the remaining
berdasarkan sisa umur sebelum cadangan maturities before allowance for impairment
kerugian penurunan nilai adalah sebagai losses are as follows:
berikut:
31 Desember/31 December 2024
Mata uang
asing/
Foreign
Rupiah currencies Total
< 1 bulan 3.749.978 652.413 4.402.391 < 1 month
≥ 1 bulan ≤ 3 bulan 1.330.668 318.526 1.649.194 ≥ 1 month ≤ 3 months
> 3 bulan ≤ 12 bulan 613.998 293.550 907.548 > 3 months ≤ 12 months
> 12 bulan 2.585.843 - 2.585.843 > 12 months
Total 8.280.487 1.264.489 9.544.976 Total
31 Desember/31 December 2023
Mata uang
asing/
Foreign
Rupiah currencies Total
< 1 bulan 5.264.748 898.948 6.163.696 < 1 month
≥ 1 bulan ≤ 3 bulan 1.986.681 544.966 2.531.647 ≥ 1 month ≤ 3 months
> 3 bulan ≤ 12 bulan 487.626 681.871 1.169.497 > 3 months ≤ 12 months
> 12 bulan 2.784.620 - 2.784.620 > 12 months
Total 10.523.675 2.125.785 12.649.460 Total
Rincian investasi keuangan berdasarkan sisa The details of financial investment based on
umur sampai dengan jatuh tempo terdapat remaining maturities are shown in Note 38.
pada Catatan 38.
c. Rincian obligasi korporasi berdasarkan c. The details of corporate bonds based on rating
peringkat adalah sebagai berikut: are as follows:
31 Desember/31 December
Pemeringkat/
Ranked by 2024 2023 2024 2023
PT Bank Negara Indonesia PT Bank Negara Indonesia
(Persero) Tbk Pefindo idAAA idAAA 159.816 158.309 (Persero) Tbk
PT Bank Rakyat Indonesia PT Bank Rakyat Indonesia
(Persero) Tbk Pefindo idAAA idAAA 139.271 140.000 (Persero) Tbk
PT Sarana Multi PT Sarana Multi
Infrastruktur Pefindo idAAA idAAA 85.201 84.348 Infrastruktur
PT Federal PT Federal
International Finance Pefindo idAAA idAAA 82.493 30.203 International Finance
PT Astra Sedaya PT Astra Sedaya
Finance Pefindo idAAA idAAA 68.928 69.974 Finance
PT Bank Mandiri PT Bank Mandiri
(Persero) Tbk Pefindo idAAA idAAA 49.266 100.406 (Persero) Tbk
PT Sarana Multigriya PT Bank Mandiri
Finansial (Persero) Pefindo idAAA - 27.895 - (Persero) Tbk
PT Bank Maybank PT Bank Maybank
Indonesia Tbk Pefindo idAAA idAAA 14.942 14.904 Indonesia Tbk
PT PLN (Persero) Pefindo idAAA idAAA 10.005 9.953 PT PLN (Persero)
PT Bank CIMB Niaga Tbk Pefindo idAAA idAAA - 75.496 PT Bank CIMB Niaga Tbk
Total 637.817 683.593 Total
81
Page 481
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of 31 December 2024
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
9. Investasi Keuangan (lanjutan) 9. Financial Investments (continued)
d. Perubahan nilai tercatat bruto atas investasi d. Movements in the gross carrying amount of
keuangan yang diukur pada nilai wajar financial investments at fair value through
melalui penghasilan komprehensif lainnya other comprehensive income and at amortized
dan yang diukur pada biaya perolehan yang cost are as follows:
diamortisasi adalah sebagai berikut:
Tahap 1/ Tahap 2/ Tahap 3/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
31 Desember 2022 27.955.119 17.635 - 27.972.754 31 December 2022
Aset baru 13.900.707 8.691 - 13.909.398 New assets originated
Aset dihentikan
pengakuannya Assets derecognized
atau dilunasi or repaid
(kecuali hapus buku) (8.431.897) (17.635) - (8.449.532) (excluding write-offs)
Pengukuran kembali (381.395) - - (381.395) Remeasurement
31 Desember 2023 33.042.534 8.691 - 33.051.225 31 December 2023
Aset baru 12.758.028 - - 12.758.028 New assets originated
Aset dihentikan
pengakuannya Assets derecognized
atau dilunasi or repaid
(kecuali hapus buku) (16.091.857) (8.691) - (16.100.548) (excluding write-offs)
Pengukuran kembali 2.760.157 - - 2.760.157 Remeasurement
31 Desember 2024 32.468.862 - - 32.468.862 31 December 2024
e. Perubahan cadangan kerugian penurunan e. The movements in the allowance for
nilai atas investasi keuangan yang diukur impairment losses of financial investments at
nilai wajar melalui penghasilan komprehensif fair value through other comprehensive
lainnya dan yang diukur pada biaya income and at amortized cost are as follows:
perolehan yang diamortisasi adalah sebagai
berikut:
Tahap 1/ Tahap 2/ Tahap 3/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
31 Desember 2022 16.889 2.709 - 19.598 31 December 2022
Aset baru 12.802 1.046 - 13.848 New assets originated
Aset dihentikan
pengakuannya Assets derecognized
atau dilunasi or repaid
(kecuali hapus buku) (16.889) (2.709) - (19.598) (excluding write-offs)
31 Desember 2023 12.802 1.046 - 13.848 31 December 2023
Aset baru 16.036 - - 16.036 New assets originated
Aset dihentikan
pengakuannya Assets derecognized
atau dilunasi or repaid
(kecuali hapus buku) (12.802) (1.046) - (13.848) (excluding write-offs)
31 Desember 2024 16.036 - - 16.036 31 December 2024
Manajemen Bank berkeyakinan bahwa The Bank’s management believes that the
jumlah cadangan kerugian penurunan nilai allowance for impairment losses is adequate
adalah cukup untuk menutup kemungkinan to cover possible impairment losses from
kerugian penurunan nilai atas tidak uncollectible export bills and corporate bonds.
tertagihnya wesel ekspor berjangka dan
obligasi korporasi.
82
Page 482
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of 31 December 2024
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
9. Investasi Keuangan (lanjutan) 9. Financial Investments (continued)
f. Kisaran suku bunga efektif rata-rata investasi f. The range of average effective interest rates of
keuangan adalah sebagai berikut: financial investments are as follows:
31 Desember/ 31 Desember/
31 December 2024 31 December 2023
Rupiah 4,90% - 11,00% 4,83% - 11,00% Rupiah
Mata uang asing 3,88% - 7,75% 2,90% - 8,29% Foreign currency
10. Tagihan dan Liabilitas Derivatif 10. Derivative Receivables and Payables
Ikhtisar tagihan dan liabilitas derivatif adalah The summary of derivative receivables and
sebagai berikut: payables are as follows:
31 Desember/31 December 2024
Nilai nosional
(kontrak)
(ekuivalen
rupiah)/
Notional value Tagihan Liabilitas
(contract) derivatif/ derivatif/
(rupiah Derivative Derivative
Jenis equivalent) receivables payables Type
Swap pertukaran valas dan Cross currency interest rate
suku bunga swap
Rupiah 19.871.782 1.109.794 4.098 Indonesian Rupiah
Valas 21.149.872 7.873 1.092.442 Foreign Currencies
Forward beli Forward bough
Rupiah 31.262.813 383.623 79.923 Indonesian Rupiah
Valas 2.042.395 2.769 5.365 Foreign Currencies
Forward jual Forward sold
Valas 37.339.886 74.110 464.740 Foreign Currencies
Option 19.748.454 452.790 457.719 Option
Swap suku bunga Interest rate swap
Valas 14.374.849 31.209 120.657 Foreign Currencies
Futures 804.750 25 946 Futures
Total 2.062.193 2.225.890 Total
31 Desember/31 December 2023
Nilai nosional
(kontrak)
(ekuivalen
rupiah)/
Notional value Tagihan Liabilitas
(contract) derivatif/ derivatif/
(rupiah Derivative Derivative
Jenis equivalent) receivables payables Type
Cross currency interest rate
Swap pertukaran valas dan suku bunga swap
Rupiah 21.050.446 516.385 158.821 Indonesian Rupiah
Dolar Amerika Serikat 23.705.299 109.919 634.129 United States Dollar
Forward beli Forward bought
Dolar Amerika Serikat 21.204.568 28.591 204.687 United States Dollar
83
Page 483
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of 31 December 2024
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
10. Tagihan dan Liabilitas Derivatif (lanjutan) 10. Derivative Receivables and Payables
(continued)
Ikhtisar tagihan dan liabilitas derivatif adalah The summary of derivative receivables and
sebagai berikut: (lanjutan) payables are as follows: (continued)
31 Desember/31 December 2023
Nilai nosional
(kontrak)
(ekuivalen
rupiah)/
Notional value Tagihan Liabilitas
(contract) derivatif/ derivatif/
(rupiah Derivative Derivative
Jenis equivalent) receivables payables Type
Forward jual Forward sold
Dolar Amerika Serikat 9.519.718 63.974 20.262 United States Dollar
Option 8.520.456 77.979 75.019 Option
Swap suku bunga Interest rate swap
Rupiah 339.331 502 2.864 Indonesian Rupiah
Dolar Amerika Serikat 14.301.440 43.344 124.506 United States Dollar
Futures 92.382 - 2.312 Futures
Total 840.694 1.222.600 Total
Rincian tagihan dan liabilitas derivatif The details of derivative receivables and payables
berdasarkan sisa umur sampai dengan jatuh based on remaining maturities are shown in
tempo terdapat pada Catatan 38. Note 38.
Dalam kegiatan normal bisnis, Bank melakukan In the normal course of the business, the Bank
transaksi derivatif tertentu untuk memenuhi enters into some derivative transactions to meet the
kebutuhan spesifik nasabahnya dan dalam specific needs of its customers as well as to
rangka pengelolaan likuiditas dan posisi lindung manage its liquidity and hedging position. The Bank
nilai. Bank memiliki kebijakan pengelolaan risiko has its own risk management policy and the risk
dan limit yang ditentukan untuk mengendalikan amount limit for controlling the foreign exchange
risiko nilai tukar dan suku bunga. Perubahan and interest rate risks. The changes in variable
variabel risiko pasar dimonitor secara aktif dalam market risk are actively monitored in the ALCO
rapat ALCO (Asset and Liability Committee) yang (Asset and Liability Committee) meeting, whereby
dijadikan acuan dalam menentukan strategi the changes serve as the benchmark in determining
Bank. the Bank’s strategies.
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, Bank As of 31 December 2024 and 2023, the Bank has
memiliki beberapa tipe instrumen derivatif the following types of derivative instruments:
sebagai berikut:
Pertukaran forward Forward exchange
Kontrak forward pertukaran valuta asing adalah Forward foreign exchange contracts are contractual
perjanjian untuk membeli atau menjual suatu agreements to buy or sell a foreign currency at
mata uang asing pada kurs dan tanggal tertentu. specified rates and on certain dates. These
Transaksi tersebut dilakukan di over-the-counter transactions are conducted in the over-the-counter
market. Secara spesifik, Bank mengadakan market. Specifically, the Bank enters into this
transaksi ini dengan tujuan untuk mengendalikan transaction with the objective to control the
risiko nilai tukar. Jangka waktu perjanjian untuk exchange rate risk. The period of contract for
transaksi forward pertukaran mata uang asing forward foreign exchange transactions undertaken
yang dilakukan oleh Bank berkisar antara 4 hari by the Bank ranged between 4 days to 2 years.
hingga 2 tahun.
84
Page 484
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of 31 December 2024
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
10. Tagihan dan Liabilitas Derivatif (lanjutan) 10. Derivative Receivables and Payables
(continued)
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, Bank As of 31 December 2024 and 2023, the Bank has
memiliki beberapa tipe instrumen derivatif the following types of derivative instruments:
sebagai berikut: (lanjutan) (continued)
Options Options
Options merupakan perjanjian kontraktual antara Options are a contractual agreements between two
dua pihak yang merupakan suatu kontrak yang parties which is a contract granting rights (instead
memberikan hak (bukan kewajiban) kepada of liabilities) to the option buyer to purchase or sell
pembeli option untuk untuk membeli atau menjual a currency against another currency at a
mata uang terhadap mata uang lainnya dengan predetermined price (strike price) for a certain
harga yang telah ditentukan (strike price) untuk period by paying significant amount of premium to
suatu periode tertentu dengan membayar the option seller. The contract period for the option
sejumlah premi kepada penjual option. Periode transacted by the Bank ranged between 16 days to
perjanjian untuk option yang dilakukan oleh Bank 5 years.
berkisar antara 16 hari hingga 5 tahun.
Swap suku bunga Interest rate swap
Perjanjian swap suku bunga merupakan Interest rate swap contracts are contractual
perjanjian kontraktual antara dua pihak untuk agreements between two parties to exchange
menukarkan pergerakan tingkat suku bunga dan movements of interest rates and to make payments
untuk melakukan suatu pembayaran yang with respect to defined credit events based on
didasarkan pada suatu situasi tertentu dan specified notional amount.
jumlah nosional tertentu.
Secara spesifik, Bank mengadakan transaksi Specifically, the Bank has entered into these
tersebut dengan tujuan untuk melindungi nilai contracts to hedge its future interest cash flows on
pergerakan arus kas di masa depan, terkait its interest income from Indonesian Rupiah loan
dengan pendapatan bunga atas pinjaman yang receivables from customers (corporate and
diberikan kepada debitur (debitur perusahaan individual at a pool basis) and its interest income
dan debitur perorangan yang telah digabungkan) from United States Dollar denominated available-
dalam Rupiah dan pendapatan bunga dari efek for-sale securities. The contract period for the
tersedia untuk dijual dalam mata uang Dolar interest rate swap transacted by the Bank is
Amerika Serikat. Periode perjanjian untuk swap between 3 months to 8 years.
suku bunga yang dilakukan oleh Bank berkisar
antara 3 bulan hingga 8 tahun.
Swap suku bunga lintas mata uang Cross currency interest rate swap
Swap suku bunga lintas mata uang merupakan Cross currency interest rate swap are contractual
perjanjian kontraktual antara dua pihak untuk agreements between two parties to exchange cash
menukarkan arus kas dari pokok kredit dan flows from loan principal and interest payments
pembayaran bunga dengan denominasi yang which are in different denominations. The contract
berbeda. Periode kontrak untuk swap suku bunga period for the cross currency interest rate swap
lintas mata uang yang dilakukan oleh Bank transacted by the Bank ranged between 6 months
berkisar antara 6 bulan hingga 7 tahun. to 7 years.
Transaksi-transaksi tersebut di atas tidak The above transactions are not treated as an
diperlakukan sebagai transaksi lindung nilai yang effective hedging relationships for accounting
efektif untuk tujuan akuntansi. Perubahan nilai purposes. The changes in the fair value of the
wajar dari instrumen derivatif tersebut dikreditkan derivative instruments are credited or charged to
atau dibebankan dalam laporan laba rugi dan the statements of profit or loss and other
penghasilan komprehensif lain tahun berjalan. comprehensive income in the current year.
85
Page 485
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of 31 December 2024
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
11. Kredit yang Diberikan 11. Loans
1) Jenis kredit yang diberikan 1) By type of loan
31 Desember/31 December 2024
Pihak Pihak berelasi
ketiga/ (Catatan 37)/
Third Related parties
parties (Note 37) Total
Rupiah Rupiah
Promes 18.686.666 - 18.686.666 Promissory notes
Trade loans 13.229.276 - 13.229.276 Trade loans
Kartu kredit 9.249.557 10.191 9.259.748 Credit card
Rekening koran 8.004.412 - 8.004.412 Overdraft
Investasi 6.610.786 - 6.610.786 Investment
Pemilikan rumah 6.368.111 47.070 6.415.181 Housing
Angsuran 4.721.470 - 4.721.470 Installment
Sindikasi 2.971.801 - 2.971.801 Syndicated
Multiguna 831.255 3.547 834.802 Multi-purpose
Kendaraan bermotor 57.807 13.497 71.304 Motor vehicles
Tetap 15.720 - 15.720 Fixed
70.746.861 74.305 70.821.166
Mata uang asing Foreign currencies
Trade loans 14.733.201 - 14.733.201 Trade loans
Sindikasi 7.983.693 - 7.983.693 Syndicated
Promes 5.747.887 - 5.747.887 Promissory notes
Investasi 1.071.756 - 1.071.756 Investment
Angsuran 54.106 - 54.106 Installment
29.590.643 - 29.590.643
Total 100.337.504 74.305 100.411.809 Total
Cadangan kerugian
penurunan nilai (3.958.861) (692) (3.959.553) Allowance for impairment losses
Neto 96.378.643 73.613 96.452.256 Net
31 Desember/31 December 2023
Pihak Pihak berelasi
ketiga/ (Catatan 37)/
Third Related parties
parties (Note 37) Total
Rupiah Rupiah
Promes 12.939.543 - 12.939.543 Promissory notes
Trade loans 11.127.495 - 11.127.495 Trade loans
Kartu kredit 9.860.276 8.484 9.868.760 Credit card
Rekening koran 8.772.132 - 8.772.132 Overdraft
Investasi 7.409.416 - 7.409.416 Investment
Pemilikan rumah 6.721.220 25.537 6.746.757 Housing
Angsuran 4.181.242 - 4.181.242 Installment
Sindikasi 1.670.110 - 1.670.110 Syndicated
Multiguna 962.586 9.530 972.116 Multi-purpose
Kendaraan bermotor 27.435 8.485 35.920 Motor vehicles
Tetap 15.800 - 15.800 Fixed
63.687.255 52.036 63.739.291
86
Page 486
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of 31 December 2024
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
11. Kredit yang Diberikan (lanjutan) 11. Loans (continued)
1) Jenis kredit yang diberikan (lanjutan) 1) By type of loan (continued)
31 Desember/31 December 2023
Pihak Pihak berelasi
ketiga/ (Catatan 37)/
Third Related parties
parties (Note 37) Total
Mata uang asing Foreign currencies
Promes 6.503.497 - 6.503.497 Promissory notes
Sindikasi 6.419.084 - 6.419.084 Syndicated
Trade loans 5.588.403 - 5.588.403 Trade loans
Investasi 1.085.715 - 1.085.715 Investment
Angsuran 686.615 - 686.615 Installment
20.283.314 - 20.283.314
Total 83.970.569 52.036 84.022.605 Total
Cadangan kerugian
penurunan nilai (4.108.979) (1.784) (4.110.763) Allowance for impairment losses
Neto 79.861.590 50.252 79.911.842 Net
2) Sektor ekonomi 2) By economic sector
31 Desember/ 31 Desember/
31 December 2024 31 December 2023
Industri pengolahan 24.247.358 21.318.545 Processing industry
Perdagangan besar dan eceran 20.200.588 18.720.204 Wholesale and retail trading
Rumah tangga 16.582.987 17.625.534 Household
Pertambangan dan penggalian 11.540.589 7.249.461 Mining and excavation
Aktivitas keuangan dan asuransi 7.500.227 3.454.621 Financial and insurance activities
Pertanian, kehutanan dan perikanan 4.544.252 1.853.616 Agriculture, forestry and fisheries
Pengangkutan dan pergudangan 3.750.994 660.629 Transportation and warehousing
Konstruksi gedung 3.181.682 2.023.681 Building construction
Real estate 2.980.475 4.502.509 Real estate
Informasi dan komunikasi 2.197.093 2.633.668 Information and communication
Penyedia akomodasi dan Accommodation and
penyedia makanan dan minuman 1.943.693 2.095.861 food and beverages provider
Pengadaan listrik, gas dan udara 373.318 613.864 Electricity, gas and air procurement
Lainnya 1.368.553 1.270.412 Others
Total 100.411.809 84.022.605 Total
Cadangan kerugian
penurunan nilai (3.959.553) (4.110.763) Allowance for impairment losses
Neto 96.452.256 79.911.842 Net
3) Jangka waktu 3) By terms
a. Berdasarkan perjanjian kredit a. Based on loan agreement
31 Desember/ 31 Desember/
31 December 2024 31 December 2023
Rupiah Rupiah
≤ 1 tahun 42.893.453 12.965.735 ≤ 1 year
> 1 tahun ≤ 2 tahun 5.731.662 18.294.857 > 1 year ≤ 2 years
> 2 tahun ≤ 5 tahun 5.087.792 9.542.190 > 2 years ≤ 5 years
> 5 tahun 17.108.259 22.936.509 > 5 years
70.821.166 63.739.291
87
Page 487
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of 31 December 2024
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
11. Kredit yang Diberikan (lanjutan) 11. Loans (continued)
3) Jangka waktu (lanjutan) 3) By terms (continued)
a. Berdasarkan perjanjian kredit a. Based on loan agreement (continued)
(lanjutan)
31 Desember/ 31 Desember/
31 December 2024 31 December 2023
Mata uang asing Foreign currencies
≤ 1 tahun 18.188.241 8.837.105 ≤ 1 year
> 1 tahun ≤ 2 tahun 2.453.798 4.185.159 > 1 year ≤ 2 years
> 2 tahun ≤ 5 tahun 4.439.377 4.195.298 > 2 years ≤ 5 years
> 5 tahun 4.509.227 3.065.752 > 5 years
29.590.643 20.283.314
Total 100.411.809 84.022.605 Total
Cadangan kerugian
penurunan nilai (3.959.553) (4.110.763) Allowance for impairment losses
Neto 96.452.256 79.911.842 Net
b. Berdasarkan sisa umur jatuh tempo b. Based on remaining maturities
31 Desember/ 31 Desember/
31 December 2024 31 December 2023
Rupiah Rupiah
≤ 1 tahun 50.216.081 37.083.311 ≤ 1 year
> 1 tahun ≤ 2 tahun 2.013.599 4.969.648 > 1 year ≤ 2 years
> 2 tahun ≤ 5 tahun 9.537.322 10.025.089 > 2 years ≤ 5 years
> 5 tahun 9.054.164 11.661.243 > 5 years
70.821.166 63.739.291
Mata uang asing Foreign currencies
≤ 1 tahun 21.822.300 13.576.140 ≤ 1 year
> 1 tahun ≤ 2 tahun 368.638 1.163.488 > 1 year ≤ 2 years
> 2 tahun ≤ 5 tahun 7.386.422 5.351.083 > 2 years ≤ 5 years
> 5 tahun 13.283 192.603 > 5 years
29.590.643 20.283.314
Total 100.411.809 84.022.605 Total
Cadangan kerugian
penurunan nilai (3.959.553) (4.110.763) Allowance for impairment losses
Neto 96.452.256 79.911.842 Net
88
Page 488
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of 31 December 2024
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
11. Kredit yang Diberikan (lanjutan) 11. Loans (continued)
Berikut ini adalah informasi signifikan lainnya The other significant information relating to loans
sehubungan dengan kredit yang diberikan: are as follows:
a. Kredit yang diberikan dijamin dengan a. Loans are secured with time deposits,
deposito, agunan yang diikat dengan hak registered mortgages over collateral or power
tanggungan atau surat kuasa untuk menjual of attorney to sell or to liquidate and with other
atau mencairkan dan jaminan lain yang guarantees generally acceptable to the Bank.
umumnya dapat diterima oleh Bank.
b. Giro sejumlah Rp885.018 dan Rp655.364 b. Demand deposits amounting to Rp885,018
masing-masing pada tanggal 31 Desember and Rp655,364 as of 31 December 2024 and
2024 dan 2023 digunakan sebagai jaminan 2023, respectively are pledged as collateral for
atas kredit yang diberikan dan fasilitas bank loans and other bank facilities (Note 17).
lainnya (Catatan 17).
c. Tabungan sejumlah Rp296.619 dan c. Saving deposits amounting to Rp296,619 and
Rp1.063.347 masing-masing pada tanggal Rp1,063,347 as of 31 December 2024 and
31 Desember 2024 dan 2023 digunakan 2023, respectively are pledged as collateral for
sebagai jaminan atas kredit yang diberikan loans (Note 18).
(Catatan 18).
d. Deposito berjangka sejumlah Rp9.688.236 d. Time deposits amounting to Rp9,688,236 and
dan Rp8.442.844 masing-masing pada Rp8,442,844 as of 31 December 2024 and
tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 2023, respectively are pledged as collateral for
digunakan sebagai jaminan atas kredit yang loans (Note 19).
diberikan (Catatan 19).
e. Suku bunga kontraktual rata-rata untuk kredit e. The average contractual interest rates for
adalah sebagai berikut: loans are as follows:
31 Desember/ 31 Desember/
31 December 2024 31 December 2023
Rupiah 9,09% 7,12% Rupiah
Mata uang asing 6,17% 6,42% Foreign currencies
f. Kredit yang diberikan kepada karyawan f. Loans to employees represent, among others,
antara lain merupakan kredit untuk housing, multipurpose and car loans. These
pembelian rumah, multiguna dan kendaraan. loans granted to employees that bear a lower
Kredit kepada karyawan tersebut dikenakan interest rates than interest rates charged to
bunga sesuai ketentuan Bank yang lebih non-employee amounting to Rp359,176 and
rendah dari suku bunga kredit yang diberikan Rp220,935 as of 31 December 2024 and 2023,
Bank kepada nasabah bukan karyawan respectively.
dengan jumlah masing-masing sebesar
Rp359.176 dan Rp220.935 pada tanggal
31 Desember 2024 dan 2023.
89
Page 489
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of 31 December 2024
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
11. Kredit yang Diberikan (lanjutan) 11. Loans (continued)
Berikut ini adalah informasi signifikan lainnya The other significant information relating to loans
sehubungan dengan kredit yang diberikan: are as follows: (continued)
(lanjutan)
g. Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, g. As of 31 December 2024 and 2023, total
jumlah kredit yang direstrukturisasi masing- restructured loans amounting to Rp 5,287,286
masing sebesar Rp5.287.286 dan and Rp6,440,983, respectively, are provided
Rp6.440.983, dengan cadangan kerugian with allowance for impairment losses of Rp
penurunan nilai yang dibentuk masing- 1,933,488 and Rp2,096,482, respectively. The
masing sebesar Rp1.933.488 dan restructuring of loans represents extension of
Rp2.096.482. Bentuk restrukturisasi kredit maturity dates and reduction of interest rates.
meliputi antara lain kredit dengan There are no losses resulted from those loans
perpanjangan jatuh tempo dan perubahan restructuring and the Bank does not have any
tingkat suku bunga. Tidak ada kerugian yang commitments to grant additional loans to these
timbul dari restrukturisasi kredit tersebut dan customers.
Bank tidak memiliki komitmen untuk
memberikan tambahan kredit kepada
nasabah-nasabah tersebut.
Manajemen berkeyakinan bahwa jumlah The Bank’s management believes that the
cadangan penurunan nilai yang dibentuk allowance for impairment losses is adequate.
telah memadai.
Restrukturisasi kredit berdasarkan jenis kredit Restructured loan by type of loan as follows:
yang diberikan sebagai berikut:
31 Desember/ 31 Desember/
31 December 2024 31 December 2023
Rupiah Rupiah
Angsuran 1.334.130 1.502.105 Installment
Investasi 923.913 1.043.092 Investment
Promes 333.342 611.458 Promissory notes
Rekening koran 295.075 590.390 Overdraft
Pemilikan rumah 341.840 418.524 Housing
Sindikasi - 251.103 Syndicated
Multiguna 170.014 203.197 Multi-purpose
Trade loans 132.432 26.072 Trade loans
Kartu kredit 13.792 21.531 Credit card
3.544.538 4.667.472
Mata uang asing Foreign currencies
Investasi 1.020.924 997.052 Investment
Promes 472.445 493.907 Promissory notes
Trade loans 230.230 259.157 Trade loans
Angsuran 19.149 23.395 Installment
1.742.748 1.773.511
Total 5.287.286 6.440.983 Total
Cadangan kerugian
penurunan nilai (1.933.488) (2.096.482) Allowance for impairment losses
Neto 3.353.798 4.344.501 Net
90
Page 490
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of 31 December 2024
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
11. Kredit yang Diberikan (lanjutan) 11. Loans (continued)
Berikut ini adalah informasi signifikan lainnya The other significant information relating to loans
sehubungan dengan kredit yang diberikan: are as follows: (continued)
(lanjutan)
h. Pada tanggal 13 September 2024 dan h. On 13 September 2024 and 15 October 2024,
15 Oktober 2024, Bank melakukan penjualan the Bank sold its written off loan. Payment for
atas kredit yang telah dihapusbukukan. the selling prices of Rp176,000 has been fully
Pembayaran dari harga jual atas kredit received by the Bank and recovery of the
tersebut sebesar Rp176.000 telah diterima written-off loans was presented as part of
seluruhnya oleh Bank dan pemulihan atas “Gain on sales of financial assets” and “Other
kredit yang telah dihapusbukukan tersebut operating income - Others-net” in current year
dicatat sebagai bagian dari “Keuntungan atas statement of profit or loss and other
penjualan aset keuangan” dan “Pendapatan comprehensive income.
operasional lainnya - Lain-lain-neto” pada
laporan laba rugi dan penghasilan
komprehensif lain di tahun berjalan.
Kredit tersebut dijual dengan skema jual The loans were sold with true sales scheme
putus dengan pengalihan hak atas kredit with the transfer of rights on the sold loans
yang dijual berlaku efektif pada tanggal become effective on 13 September 2024 and
13 September 2024 dan 15 Oktober 2024. 15 October 2024.
Pada tanggal 29 November 2023, Bank On 29 November 2023, the Bank sold its
melakukan penjualan atas kredit yang telah written off loan. Payment for the selling prices
dihapusbukukan. Pembayaran dari harga of Rp141,346 has been fully received by the
jual atas kredit tersebut sebesar Rp141.346 Bank and recovery of the written-off loans was
telah diterima seluruhnya oleh Bank dan presented as part of “Other operating income -
pemulihan atas kredit yang telah Others-net” in current year statement of profit
dihapusbukukan tersebut dicatat sebagai or loss and other comprehensive income.
bagian dari “Pendapatan operasional lainnya
- Lain-lain-neto” pada laporan laba rugi dan
penghasilan komprehensif lain di tahun
berjalan.
Kredit tersebut dijual dengan skema jual The loans were sold with true sales scheme
putus dengan pengalihan hak atas kredit with the transfer of rights on the sold loans
yang dijual berlaku efektif pada tanggal become effective on 29 November 2023.
29 November 2023.
j. Perubahan nilai tercatat bruto atas kredit j. Movements in the gross carrying amount of
yang diberikan adalah sebagai berikut: loans are as follows:
Tahap 1/ Tahap 2/ Tahap 3/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
31 Desember 2022 75.149.163 7.904.404 2.480.955 85.534.522 31 December 2022
Aset baru 26.606.185 409.258 860.000 27.875.443 New assets originated
Aset dihentikan
pengakuannya Assets derecognized
atau dilunasi or repaid
(kecuali hapus buku) (21.084.943) (1.422.483) (191.709) (22.699.135) (excluding write-offs)
Transfer ke Tahap 1 1.305.008 (983.367) (321.641) - Transfers to Stage 1
Transfer ke Tahap 2 (2.015.473) 2.030.201 (14.728) - Transfers to Stage 2
Transfer ke Tahap 3 (107.886) (731.494) 839.380 - Transfers to Stage 3
Pengukuran kembali (4.812.467) (372.527) (35.684) (5.220.678) Remeasurement
Penghapusbukuan - - (1.467.547) (1.467.547) Bad debts written-off
31 Desember 2023 75.039.587 6.833.992 2.149.026 84.022.605 31 December 2023
91
Page 491
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of 31 December 2024
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
11. Kredit yang Diberikan (lanjutan) 11. Loans (continued)
Berikut ini adalah informasi signifikan lainnya The other significant information relating to loans
sehubungan dengan kredit yang diberikan: are as follows: (continued)
(lanjutan)
j. Perubahan nilai tercatat bruto atas kredit j. Movements in the gross carrying amount of
yang diberikan adalah sebagai berikut: loans are as follows: (continued)
(lanjutan)
Tahap 1/ Tahap 2/ Tahap 3/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
31 Desember 2023 75.039.587 6.833.992 2.149.026 84.022.605 31 December 2023
Aset baru 36.309.264 2.070.434 46.761 38.426.459 New assets originated
Aset dihentikan
pengakuannya Assets derecognized
atau dilunasi or repaid
(kecuali hapus buku) (19.529.977) (1.933.000) (368.288) (21.831.265) (excluding write-offs)
Transfer ke Tahap 1 1.141.135 (1.085.716) (55.419) - Transfers to Stage 1
Transfer ke Tahap 2 (1.843.728) 1.869.567 (25.839) - Transfers to Stage 2
Transfer ke Tahap 3 (296.850) (635.241) 932.091 - Transfers to Stage 3
Pengukuran kembali 1.201.157 (278.391) (37.397) 885.369 Remeasurement
Penghapusbukuan - - (1.091.359) (1.091.359) Bad debts written-off
31 Desember 2024 92.020.588 6.841.645 1.549.576 100.411.809 31 December 2024
k. Perubahan cadangan kerugian penurunan k. The movements in the allowance for
nilai atas kredit yang diberikan adalah impairment losses of loans are as follows:
sebagai berikut:
Tahap 1/ Tahap 2/ Tahap 3/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
31 Desember 2022 450.630 2.744.753 1.040.568 4.235.951 31 December 2022
Aset baru 315.266 785.012 174.663 1.274.941 New assets originated
Aset dihentikan
pengakuan Assets derecognized
atau dilunasi or repaid
(kecuali hapus buku) (141.696) (913.550) 586.749 (468.497) (excluding write-offs)
Transfer ke Tahap 1 164.778 (160.529) (4.249) - Transfers to Stage 1
Transfer ke Tahap 2 (15.635) 16.617 (982) - Transfers to Stage 2
Transfer ke Tahap 3 (2.508) (401.382) 403.890 - Transfers to Stage 3
Pengukuran kembali (224.164) 503.889 (127.587) 152.138 Remeasurement
Penghapusbukuan - - (1.467.547) (1.467.547) Bad debts written-off
Penerimaan kembali atas
aset keuangan yang
telah dihapusbukukan - - 384.191 384.191 Bad debts recoveries
Perubahan di: Changes in:
- Valuta asing - - (414) (414) - Foreign exchange
31 Desember 2023 546.671 2.574.810 989.282 4.110.763 31 December 2023
Aset baru 138.904 678.803 26.911 844.618 New assets originated
Aset dihentikan
pengakuan Assets derecognized
atau dilunasi or repaid
(kecuali hapus buku) (135.397) (780.751) (1.624.854) (2.541.002) (excluding write-offs)
Transfer ke Tahap 1 192.420 (182.833) (9.587) - Transfers to Stage 1
Transfer ke Tahap 2 (14.813) 21.629 (6.816) - Transfers to Stage 2
Transfer ke Tahap 3 (8.400) (139.304) 147.704 - Transfers to Stage 3
Pengukuran kembali (193.078) 321.717 (7.948) 120.691 Remeasurement
Penghapusbukuan - - 1.091.359 1.091.359 Bad debts written-off
Penerimaan kembali atas
aset keuangan yang
telah dihapusbukukan - - 332.513 332.513 Bad debts recoveries
Perubahan di: Changes in:
- Valuta asing - - 611 611 - Foreign exchange
-
31 Desember 2024 526.307 2.494.071 939.175 3.959.553 31 December 2024
92
Page 492
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of 31 December 2024
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
11. Kredit yang Diberikan (lanjutan) 11. Loans (continued)
Berikut ini adalah informasi signifikan lainnya The other significant information relating to
sehubungan dengan kredit yang diberikan: loans are as follows: (continued)
(lanjutan)
Manajemen Bank berkeyakinan bahwa The Bank’s management believes that the
jumlah cadangan kerugian penurunan nilai allowance for impairment losses of loans is
adalah cukup untuk menutup kemungkinan adequate to cover any possible losses on
kerugian atas tidak tertagihnya kredit yang uncollectible loans.
diberikan.
l. Keikutsertaan Bank sebagai anggota l. The participation of the Bank as a member of
sindikasi terhadap jumlah seluruh kredit a syndicated loans in the total syndicated
sindikasi yang diberikan berkisar antara loans ranged from 2.50% to 75.00% as of
2,50% sampai dengan 75,00% pada tanggal 31 December 2024 and 2.50% to 75.00% as
31 Desember 2024 dan 2,50% sampai of 31 December 2023.
dengan 75,00% pada tanggal 31 Desember
2023.
m. Pinjaman yang diberikan dinyatakan tidak m. Loans is declared uncollectible so that it will be
tertagih sehingga akan dihapusbukukan written-off if there is a prolonged legal case,
apabila terdapat kasus hukum yang thus preventing the Bank from collecting,
berkepanjangan, sehingga menghalangi and/or making other alternative legal remedies
Bank untuk melakukan penagihan, dan/atau to the debtor and/or its assets.
melakukan upaya hukum alternatif lainnya
kepada debitur dan/atau aset-asetnya.
Dalam hal ini, Bank telah melakukan upaya- In this case, the Bank has performed
upaya penagihan secara maksimal, tetapi maximum effort to collect, but has no
tidak terdapat kemungkinan pengembalian possibility of collection from debtors.
kredit dari debitur.
12. Tagihan atas Surat Berharga yang Dibeli 12. Receivables on Securities Purchased with
dengan Janji Dijual Kembali Agreements to Resell
Tagihan atas surat berharga yang dibeli dengan Receivables on securities purchased with
janji dijual kembali pada tanggal 31 Desember agreements to resell as of 31 December 2024
2024 terdiri dari: consist of:
Jenis obligasi
Nilai Nilai Nilai
pemerintah/ Tanggal Jatuh Nilai beli/
Nasabah/ nominal/ penjualan/ tercatat/
Type of dimulai/ tempo/ Purchase
Counterparty Nominal Resale Carrying
government Start date Due date amount
amount amount value
bonds
Diukur pada nilai wajar At fair value through
melalui laba rugi profit or loss
PT Bank Mandiri 5 Sep 23/ 4 Sep 26/
(Persero) Tbk FR0091 1.654.050 5 Sep 23 4 Sep 26 1.609.491 1.649.089 1.653.008
Total 1.654.050 1.609.491 1.649.089 1.653.008
Pada tanggal 31 Desember 2024, suku bunga As of 31 December 2024, the effective interest rate
efektif untuk tagihan atas surat berharga yang for receivables on securities purchased with
dibeli dengan janji dijual kembali adalah 6,29% agreements to resell is 6.29% for foreign
untuk mata uang asing. currencies.
93
Page 493
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of 31 December 2024
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
12. Tagihan atas Surat Berharga yang Dibeli 12. Receivables on Securities Purchased with
dengan Janji Dijual Kembali (lanjutan) Agreements to Resell (continued)
Tagihan atas surat berharga yang dibeli dengan Receivables on securities purchased with
janji dijual kembali pada tanggal 31 Desember agreements to resell as of 31 December 2023
2023 terdiri dari: consist of:
Jenis obligasi
Nilai Nilai Nilai
pemerintah/ Tanggal Jatuh Nilai beli/
Nasabah/ nominal/ penjualan/ tercatat/
Type of dimulai/ tempo/ Purchase
Counterparty Nominal Resale Carrying
government Start date Due date amount
amount amount value
bonds
Diukur pada nilai wajar At fair value through
melalui laba rugi profit or loss
PT Bank Mandiri 5 Sep 23/ 4 Sep 26/
(Persero) Tbk FR0091 1.654.050 5 Sep 23 4 Sep 26 1.539.691 1.571.293 1.582.077
Diukur pada nilai perolehan
yang diamortisasi At amortised cost
17 Feb 23/ 16 Feb 24/
Bank Indonesia VR0049 3.841.000 17 Feb 23 16 Feb 24 3.574.645 3.816.431 3.785.875
24 Feb 23/ 23 Feb 24/
Bank Indonesia VR0094 3.000.000 24 Feb 23 23 Feb 24 2.804.100 2.993.967 2.966.322
18 Ags 23/ 16 Ags 24/
Bank Indonesia VR0063 2.500.000 18 Aug 23 16 Aug 24 2.401.952 2.557.822 2.460.189
4 Ags 23/ 2 Ags 24/
Bank Indonesia VR0071 2.300.000 4 Aug 23 2 Aug 24 2.196.648 2.338.892 2.255.265
24 Mar 23/ 22 Mar 24/
Bank Indonesia VR0046 1.100.000 24 Mar 23 22 Mar 24 1.058.545 1.128.213 1.112.710
27 Jan 23/ 26 Jan 24/
Bank Indonesia VR0070 1.000.000 27 Jan 23 26 Jan 24 954.047 1.018.293 1.013.880
28 Apr 23/ 26 Jan 24/
Bank Indonesia VR0061 1.000.000 28 Apr 23 26 Jan 24 936.428 982.551 978.327
10 Mar 23/ 17 Mei 24/
Bank Indonesia VR0084 1.000.000 10 Mar 23 17 May 24 926.300 989.080 977.524
14 Apr 23/ 12 Jan 24/
Bank Indonesia VR0068 1.000.000 14 Apr 23 12 Jan 24 932.044 977.951 976.101
5 Mei 23/ 3 Mei 24/
Bank Indonesia VR0073 1.000.000 5 May 23 3 May 24 930.473 991.673 970.993
28 Apr 23/ 26 Apr 24/
Bank Indonesia VR0077 1.000.000 28 Apr 23 26 Apr 24 928.831 989.942 970.467
14 Jul 23/ 12 Jul 24/
Bank Indonesia VR0072 1.000.000 14 Jul 23 12 Jul 24 926.140 986.118 954.317
12 Mei 23/ 13 Mei 24/
Bank Indonesia VR0081 500.000 12 May 23 13 May 24 469.247 500.341 489.073
14 Apr 23/ 23 Feb 24/
Bank Indonesia VR0085 500.000 14 Apr 23 23 Feb 24 466.561 497.562 488.632
19 Mei 23/ 17 Mei 24/
Bank Indonesia VR0094 300.000 19 May 23 17 May 24 279.987 298.388 291.462
20 Jan 23/ 19 Jan 24/
Bank Indonesia VR0073 250.000 20 Jan 23 19 Jan 24 250.000 247.728 246.951
17 Feb 23/ 16 Feb 24/
149.254 159.366 158.088
Bank Indonesia VR0080 159.000 17 Feb 23 16 Feb 24
Subtotal/Subtotal 21.450.000 20.185.202 21.474.318 21.096.176
Total 23.104.050 21.724.893 23.045.611 22.678.253
94
Page 494
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of 31 December 2024
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
12. Tagihan atas Surat Berharga yang Dibeli 12. Receivables on Securities Purchased with
dengan Janji Dijual Kembali (lanjutan) Agreements to Resell (continued)
Pada tanggal 31 Desember 2023, suku bunga As of 31 December 2023, the effective interest rate
efektif untuk tagihan atas surat berharga yang for receivables on securities purchased with
dibeli dengan janji dijual kembali berkisar antara agreements to resell ranged between 6.25% -
6,25% - 6,80% untuk mata uang Rupiah. 6.80% for Rupiah.
Perubahan nilai tercatat bruto adalah sebagai Movements in the gross carrying amount are as
berikut: follows:
Tahap 1/ Tahap 2/ Tahap 3/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Nilai tercatat awal Initial carrying amount
31 Desember 2022 2.870.284 - - 2.870.284 31 December 2022
Aset baru 22.678.253 - - 22.678.253 New assets originated
Aset dihentikan
pengakuannya atau Assets derecognized or
dilunasi (kecuali hapus buku) (2.870.284) - - (2.870.284) repaid (excluding write-offs)
31 Desember 2023 22.678.253 - - 22.678.253 31 December 2023
Aset baru - - - - New assets originated
Aset dihentikan
pengakuannya atau Assets derecognized or
dilunasi (kecuali hapus buku) (21.096.176) - - (21.096.176) repaid (excluding write-offs)
Pengukuran kembali 70.931 - - 70.931 Remeasurement
31 Desember 2024 1.653.008 - - 1.653.008 31 December 2024
13. Tagihan dan Liabilitas Akseptasi 13. Acceptance Receivables and Payables
Tagihan dan liabilitas akseptasi merupakan Acceptance receivables and payables represent
akseptasi wesel impor atas dasar letters of credit acceptances arising from import bills, supported by
berjangka yang berasal dari nasabah pihak ketiga letters of credit, which are received from third party
dengan rincian berdasarkan: customers, with details as follows:
1. Mata uang 1. Type of currency
a. Tagihan akseptasi a. Acceptance receivables
31 Desember/ 31 Desember/
31 December 2024 31 December 2023
Dolar Amerika Serikat 1.876.030 2.060.237 United States Dollar
Rupiah 274.162 214.522 Indonesian Rupiah
Yuan China 153.924 18.442 Chinese Yuan
Yuan China Renminbi 51.936 20.453 Chinese Yuan Renminbi
Euro Eropa 36.347 148.201 European Euro
Yen Jepang 20.183 35.116 Japanese Yen
Dolar Singapura 10.081 11.143 Singapore Dollar
Total 2.422.663 2.508.114 Total
Cadangan kerugian
penurunan nilai (4.782) (9.448) Allowance for impairment losses
Neto 2.417.881 2.498.666 Net
95
Page 495
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of 31 December 2024
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
13. Tagihan dan Liabilitas Akseptasi (lanjutan) 13. Acceptance Receivables and Payables
(continued)
Tagihan dan liabilitas akseptasi merupakan Acceptance receivables and payables represent
akseptasi wesel impor atas dasar letters of credit acceptances arising from import bills, supported by
berjangka yang berasal dari nasabah pihak ketiga letters of credit, which are received from third party
dengan rincian berdasarkan: (lanjutan) customers, with details as follows: (continued)
1. Mata uang (lanjutan) 1. Type of currency (continued)
b. Liabilitas akseptasi b. Acceptance payables
31 Desember/ 31 Desember/
31 December 2024 31 December 2023
Dolar Amerika Serikat 1.822.554 2.013.861 United States Dollar
Rupiah 211.926 185.580 Rupiah
Yuan China 153.924 4.966 Chinese Yuan
Yuan China Renminbi 51.936 20.453 Chinese Yuan Renminbi
Euro Eropa 36.347 141.062 European Euro
Yen Jepang 20.183 35.116 JapaneseYen
Dolar Singapura 10.081 11.143 Singapore Dollar
Total 2.306.951 2.412.181 Total
2. Jangka waktu 2. Period
a. Tagihan akseptasi a. Acceptance receivables
31 Desember/ 31 Desember/
31 December 2024 31 December 2023
Rupiah Rupiah
≤ 1 bulan 51.680 21.427 ≤ 1 month
> 1 bulan ≤ 3 bulan 175.662 88.803 > 1 month ≤ 3 months
> 3 bulan ≤ 6 bulan 46.086 104.292 > 3 months ≤ 6 months
> 6 bulan 734 - > 6 months
274.162 214.522
Mata uang asing Foreign currencies
≤ 1 bulan 74.379 44.309 ≤ 1 month
> 1 bulan ≤ 3 bulan 174.154 250.782 > 1 month ≤ 3 months
> 3 bulan ≤ 6 bulan 1.800.533 1.595.260 > 3 months ≤ 6 months
> 6 bulan 99.435 403.241 > 6 months
2.148.501 2.293.592
Total 2.422.663 2.508.114 Total
Cadangan kerugian
penurunan nilai (4.782) (9.448) Allowance for impairment losses
Neto 2.417.881 2.498.666 Net
96
Page 496
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of 31 December 2024
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
13. Tagihan dan Liabilitas Akseptasi (lanjutan) 13. Acceptance Receivables and Payables
(continued)
Tagihan dan liabilitas akseptasi merupakan Acceptance receivables and payables represent
akseptasi wesel impor atas dasar letters of credit acceptances arising from import bills, supported by
berjangka yang berasal dari nasabah pihak ketiga letters of credit, which are received from third party
dengan rincian berdasarkan: (lanjutan) customers, with details as follows: (continued)
2. Jangka waktu (lanjutan) 2. Period (continued)
b. Liabilitas akseptasi b. Acceptance payables
31 Desember/ 31 Desember/
31 December 2024 31 December 2023
Rupiah Rupiah
≤ 1 bulan 3.027 4.909 ≤ 1 month
> 1 bulan ≤ 3 bulan 175.662 84.791 > 1 month ≤ 3 months
> 3 bulan ≤ 6 bulan 33.237 95.880 > 3 months ≤ 6 months
> 6 bulan - - > 6 months
211.926 185.580
Mata uang asing Foreign currencies
≤ 1 bulan 74.380 44.309 ≤ 1 month
> 1 bulan ≤ 3 bulan 154.084 227.595 > 1 month ≤ 3 months
> 3 bulan ≤ 6 bulan 1.768.278 1.565.304 > 3 months ≤ 6 months
> 6 bulan 98.283 389.393 > 6 months
2.095.025 2.226.601
Total 2.306.951 2.412.181 Total
Perubahan nilai tercatat bruto adalah sebagai Movements in the gross carrying are as follows:
berikut:
Tahap 1/ Tahap 2/ Tahap 3/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
31 Desember 2022 3.527.843 159.233 - 3.687.076 31 December 2022
Aset baru 2.418.757 81.202 - 2.499.959 New assets originated
Aset dihentikan
pengakuannya atau Assets derecognized or
dilunasi (kecuali hapus buku) (3.519.020) (159.232) - (3.678.252) repaid (excluding write-offs)
Pengukuran kembali (669) - - (669) Remeasurement
31 Desember 2023 2.426.911 81.203 - 2.508.114 31 December 2023
Aset baru 2.347.944 68.044 - 2.415.988 New assets originated
Aset dihentikan
pengakuannya atau Assets derecognized or
dilunasi (kecuali hapus buku) (2.419.857) (81.203) - (2.501.060) repaid (excluding write-offs)
Pengukuran kembali (379) - - (379) Remeasurement
31 Desember 2024 2.354.619 68.044 - 2.422.663 31 December 2024
97
Page 497
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of 31 December 2024
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
13. Tagihan dan Liabilitas Akseptasi (lanjutan) 13. Acceptance Receivables and Payables
(continued)
Perubahan cadangan kerugian penurunan nilai The movements in the allowance for impairment
adalah sebagai berikut: losses are as follows:
Tahap 1/ Tahap 2/ Tahap 3/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Saldo awal Beginning balance
31 Desember 2022 151 3.726 - 3.877 31 December 2022
Aset baru 98 9.350 - 9.448 New assets originated
Aset dihentikan
pengakuannya atau Assets derecognized or
dilunasi (kecuali hapus buku) (151) (3.726) - (3.877) repaid (excluding write-offs)
Pengukuran kembali - - - - Remeasurement
31 Desember 2023 98 9.350 - 9.448 31 December 2023
Aset baru 71 4.711 - 4.782 New assets originated
Aset dihentikan
pengakuannya atau Assets derecognized or
dilunasi (kecuali hapus buku) (98) (9.350) - (9.448) repaid (excluding write-offs)
Pengukuran kembali - - - - Remeasurement
31 Desember 2023 71 4.711 - 4.782 31 December 2023
Manajemen Bank berkeyakinan bahwa jumlah The Bank’s management believes that the
cadangan kerugian penurunan nilai yang allowance for impairment losses as of
dibentuk pada tanggal 31 Desember 2024 dan 31 December 2024 and 2023 is adequate to cover
2023, adalah cukup untuk menutup kemungkinan any possible losses on uncollectible acceptance
kerugian atas tidak tertagihnya tagihan akseptasi. receivables.
14. Aset Tetap dan Aset Hak Guna 14. Fixed Assets and Right-of-Use Assets
Akun ini terdiri dari: This account consists of:
Perubahan selama satu tahun/
Changes during the year
Penambahan Pengurangan
Saldo awal/ dan reklasifikasi/ dan reklasifikasi/ Saldo akhir/
Beginning Additions Deductions Ending
31 Desember 2024 balance and reclassification and reclassification balance 31 December 2024
Biaya perolehan Cost
Tanah 115.360 - - 115.360 Land
Bangunan 533.489 29.202 - 562.691 Buildings
Prasarana dan Infrastructure and
peralatan kantor 3.293.183 648.438 93.999 3.847.622 office equipments
Kendaraan 8.800 - 574 8.226 Vehicles
Aset dalam proses
pembangunan 619.472 231.443 43.531 807.384 Construction in progress
Total biaya perolehan Total cost of
aset tetap 4.570.304 909.083 138.104 5.341.283 fixed assets
Aset hak guna 317.020 41.565 36.202 322.383 Right-of-use assets
Total biaya perolehan Total cost of
aset tetap dan fixed assets and
aset hak guna 4.887.324 950.648 174.306 5.663.666 right-of-use assets
98
Page 498
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of 31 December 2024
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
14. Aset Tetap dan Aset Hak Guna (lanjutan) 14. Fixed Assets and Right-of-Use Assets
(continued)
Akun ini terdiri dari: (lanjutan) This account consists of: (continued)
Perubahan selama satu tahun/
Changes during the year
Penambahan Pengurangan
Saldo awal/ dan reklasifikasi/ dan reklasifikasi/ Saldo akhir/
Beginning Additions Deductions Ending
31 Desember 2024 balance and reclassification and reclassification balance 31 December 2024
Akumulasi penyusutan Accumulated depreciation
Bangunan 407.473 24.606 - 432.079 Buildings
Prasarana dan Infrastructure and
peralatan kantor 1.699.687 480.341 49.104 2.130.924 office equipments
Kendaraan 8.800 - 574 8.226 Vehicles
2.115.960 504.947 49.678 2.571.229
Aset hak guna 86.592 96.579 30.350 152.821 Right-of-use assets
Total akumulasi penyusutan 2.202.552 601.526 80.028 2.724.050 Total accumulated depreciation
Nilai buku - neto 2.684.772 2.939.616 Book value - net
Perubahan selama satu tahun/
Changes during the year
Penambahan Pengurangan
Saldo awal/ dan reklasifikasi/ dan reklasifikasi/ Saldo akhir/
Beginning Additions Deductions Ending
31 Desember 2023 balance and reclassification and reclassification balance 31 December 2023
Biaya perolehan Cost
Tanah 116.530 - 1.170 115.360 Land
Bangunan 535.662 - 2.173 533.489 Buildings
Prasarana dan Infrastructure and
peralatan kantor 2.238.755 1.146.883 92.455 3.293.183 office equipments
Kendaraan 8.908 - 108 8.800 Vehicles
Aset dalam proses
pembangunan 230.103 620.953 231.584 619.472 Construction in progress
Total biaya perolehan Total cost of
aset tetap 3.129.958 1.767.836 327.490 4.570.304 fixed assets
Aset hak guna 208.078 172.832 63.890 317.020 Right-of-use assets
Total biaya perolehan Total cost of
aset tetap dan fixed assets and
aset hak guna 3.338.036 1.940.668 391.380 4.887.324 right-of-use assets
Akumulasi penyusutan Accumulated depreciation
Bangunan 386.073 23.573 2.173 407.473 Buildings
Prasarana dan Infrastructure and
peralatan kantor 1.444.306 346.423 91.042 1.699.687 office equipments
Kendaraan 8.908 - 108 8.800 Vehicles
1.839.287 369.996 93.323 2.115.960
Aset hak guna 90.722 59.372 63.502 86.592 Right-of-use assets
Total akumulasi penyusutan 1.930.009 429.368 156.825 2.202.552 Total accumulated depreciation
Nilai buku - neto 1.408.027 2.684.772 Book value - net
99
Page 499
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of 31 December 2024
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
14. Aset Tetap dan Aset Hak Guna (lanjutan) 14. Fixed Assets and Right-of-Use Assets
(continued)
Rincian aset dalam proses pembangunan beserta The details of the construction in progress with the
persentase penyelesaian terhadap nilai kontrak percentage of completion of the contract values are
adalah sebagai berikut: as follows:
31 Desember/31 December 2024
Persentase Akumulasi Estimasi
penyelesaian/ biaya/ penyelesaian/
Percentage of Accumulated Estimated of
completion cost completion
Prasarana 34% 5.901 2025 Infrastructure
Peralatan kantor 37% 801.483 2025 Office equipment
807.384
31 Desember/31 December 2023
Persentase Akumulasi Estimasi
penyelesaian/ biaya/ penyelesaian/
Percentage of Accumulated Estimated of
completion cost completion
Prasarana 55% 49.432 2024 Infrastructure
Peralatan kantor 41% 570.040 2024 Office equipment
619.472
Seluruh aset tetap yang dimiliki oleh Bank berasal All fixed assets owned by the Bank are from direct
dari kepemilikan langsung. ownership.
Nilai tercatat bruto dari aset tetap yang telah Gross carrying amount of fixed assets which were
disusutkan penuh dan masih digunakan adalah fully depreciated and still used are as follows:
sebagai berikut:
31 Desember/ 31 Desember/
31 December 2024 31 December 2023
Bangunan 80.081 63.374 Buildings
Prasarana dan peralatan kantor 1.098.831 853.601 Infrastructure and office equipment
Kendaraan 8.226 8.800 Vehicles
Total 1.187.138 925.775 Total
Rekonsiliasi penambahan aset tetap yang Reconciliations of addition to fixed assets which
berasal dari pembelian dan reklasifikasi adalah comes from purchase and reclassification are as
sebagai berikut: follows:
31 Desember/ 31 Desember/
31 December 2024 31 December 2023
Penambahan melalui pembelian Addition through purchase of
aset tetap 865.552 1.464.983 fixed assets
Penambahan melalui akuisisi bisnis Addition through consumer banking business
consumer banking Citi - 71.269 acquisition of Citi
Penambahan aset tetap melalui Addition of fixed assets
reklasifikasi aset dalam through reclassification of
proses pembangunan 43.531 231.584 construction in progress
Penambahan aset hak guna 41.565 172.832 Addition of right-of-use assets
Total 950.648 1.940.668 Total
100
Page 500
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of 31 December 2024
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
14. Aset Tetap dan Aset Hak Guna (lanjutan) 14. Fixed Assets and Right-of-Use Assets
(continued)
Rekonsiliasi pengurangan aset tetap yang Reconciliations of deduction to fixed assets which
berasal dari penjualan dan reklasifikasi adalah comes from disposal and reclassification are as
sebagai berikut: follows:
31 Desember/ 31 Desember/
31 December 2024 31 December 2023
Pengurangan melalui penjualan Deduction through sale of
aset tetap 28.108 25.920 fixed assets
Penghapusan aset tetap 66.465 66.643 Write-off of fixed assets
Pengurangan aset dalam proses
pembangunan melalui Deduction of construction in progress
reklasifikasi aset tetap 43.531 231.584 through reclassification
Pengurangan aset hak guna 36.202 63.890 Deduction of right-of-use assets
Reklasifikasi ke properti terbengkalai - 3.343 Reclassification to abandoned property
Total 174.306 391.380 Total
Penyusutan yang dibebankan pada laporan laba Depreciation charged to statement of profit or loss
rugi dan penghasilan komprehensif lain masing- and other comprehensive income amounting to
masing sebesar Rp601.526 dan Rp429.368 untuk Rp601,526 and Rp429,368 for the years ended
tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 31 December 2024 and 2023, respectively
2024 dan 2023 (Catatan 30). (Note 30).
Manajemen Bank juga berpendapat bahwa tidak The Bank’s management believes that there is no
terdapat penurunan nilai atas aset tetap tersebut impairment that should be recorded in value of the
yang harus dicatat pada tanggal 31 Desember aforementioned fixed assets as of 31 December
2024 dan 2023. 2024 and 2023, respectively.
Seluruh aset tetap (kecuali tanah) diasuransikan All fixed assets (except land) are covered by
terhadap risiko kebakaran dan risiko lainnya insurance against fire and other risks under blanket
berdasarkan paket polis tertentu kepada policies with the Bank’s third party insurance
perusahaan asuransi pihak ketiga Bank yaitu company which is PT Zurich Asuransi
PT Zurich Asuransi Indonesia, Tbk dengan nilai Indonesia, Tbk. with sum insured amounting to
pertanggungan sebesar Rp3.248.574 ditambah Rp3,248,574 added with USD29.40 and
dengan USD29,40 dan Rp1.895.619 ditambah Rp1,895,619 added with USD27.97 as of
dengan USD27,97 masing-masing pada tanggal 31 December 2024 and 2023, respectively. The
31 Desember 2024 dan 2023. Manajemen Bank Bank’s management believes that insurance
berkeyakinan bahwa nilai pertanggungan coverage is adequate to cover possible losses
asuransi telah mencukupi untuk menutupi arising from such risks.
kemungkinan kerugian dari risiko yang ada.
Hasil penjualan aset tetap adalah masing-masing The proceeds from the sale of fixed assets
sebesar Rp1.647 dan Rp4.926 untuk tahun yang amounting to Rp1,647 and Rp4,926 for the years
berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan ended 31 December 2024 dan 2023, respectively.
2023.
Nilai buku aset tetap yang dijual adalah masing- Book value from the sale of fixed assets amounting
masing sebesar Rp812 dan Rp927 untuk tahun to Rp812 and Rp927 for the years ended
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 31 December 2024 and 2023, respectively.
dan 2023.
101
Page 501
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of 31 December 2024
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
14. Aset Tetap dan Aset Hak Guna (lanjutan) 14. Fixed Assets and Right-of-Use Assets
(continued)
Keuntungan atas penjualan aset tetap masing- The related profit on sales of fixed assets of Rp835
masing sebesar Rp835 dan Rp3.999 untuk tahun and Rp3,999 for the years ended
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 31 December 2024 and 2023, respectively are
dan 2023 dibukukan sebagai bagian dari presented as part of “Non-operating income - gain
“Pendapatan non-operasional - keuntungan on sale of fixed assets, foreclosed assets and
penjualan aset tetap, agunan yang diambil alih abandoned properties - net” during the year.
dan properti terbengkalai - neto” selama tahun
berjalan.
Aset hak guna pada tanggal 31 Desember 2024 Right-of-use assets as of 31 December 2024 as
adalah sebagai berikut: follows:
Penambahan Pengurangan
Saldo awal/ dan reklasifikasi/ dan reklasifikasi/ Saldo akhir/
Beginning Additions Deductions Ending
balance and reclassification and reclassification balance
Biaya perolehan Cost
Bangunan 303.123 40.358 35.883 307.598 Buildings
Kendaraan 13.897 1.207 319 14.785 Vehicles
Total biaya perolehan 317.020 41.565 36.202 322.383 Total cost
Akumulasi penyusutan Accumulated depreciation
Bangunan 82.463 92.550 30.100 144.913 Buildings
Kendaraan 4.129 4.029 250 7.908 Vehicles
Total akumulasi penyusutan 86.592 96.579 30.350 152.821 Total accumulated depreciation
Nilai buku - neto 230.428 169.562 Book value - net
Aset hak guna pada tanggal 31 Desember 2023 Right-of-use assets as of 31 December 2023 as
adalah sebagai berikut: follows:
Penambahan Pengurangan
Saldo awal/ dan reklasifikasi/ dan reklasifikasi/ Saldo akhir/
Beginning Additions Deductions Ending
balance and reclassification and reclassification balance
Biaya perolehan Cost
Bangunan 155.622 166.400 18.899 303.123 Buildings
Kendaraan 52.456 6.432 44.991 13.897 Vehicles
Total biaya perolehan 208.078 172.832 63.890 317.020 Total cost
Akumulasi penyusutan Accumulated depreciation
Bangunan 53.878 47.244 18.659 82.463 Buildings
Kendaraan 36.844 12.128 44.843 4.129 Vehicles
Total akumulasi penyusutan 90.722 59.372 63.502 86.592 Total accumulated depreciation
Nilai buku - neto 117.356 230.428 Book value - net
Bank menyewa beberapa aset termasuk gedung The Bank had rent a number of assets including
kantor, rumah dinas, kendaraan dan lain-lain. offices, official houses, vehicles and others.
Bank menyewa beberapa aset termasuk The Bank leases several assets including buildings
bangunan dengan jangka waktu sewa 2-10 tahun with lease term of 2-10 years and car with lease
dan kendaraan mobil dengan jangka waktu sewa terms of 2-4 years.
2-4 tahun.
Bank mempunyai sewa tertentu dengan masa The Bank also has certain leases with lease terms
sewa 12 bulan atau kurang dan sewa bernilai of 12 months or less and low value assets. The
rendah. Bank menerapkan pengecualian Bank applies the recognition exemptions of short-
pengakuan sewa jangka pendek dan sewa term leases and low-value assets for these leases.
bernilai rendah untuk sewa tersebut.
102
Page 502
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of 31 December 2024
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
15. Aset Lain-lain 15. Other Assets
Akun ini terdiri dari: This account consists of:
31 Desember/ 31 Desember/
31 December 2024 31 December 2023
Piutang bunga 1.139.161 980.544 Interest receivables
Term Deposit Valas Term Deposit
hasil ekspor (TD Valas DHE SDA) with Bank Indonesia
Bank Indonesia 812.798 739.056 in foreign currency from DHE SDA
Biaya dibayar di muka 253.678 197.791 Prepaid expense
Uang muka PPh pasal 28 (Catatan 21) 166.741 - Prepaid income tax art 28 (Notes 21)
Agunan yang diambil alih Foreclosed assets
(setelah dikurangi cadangan (net of allowance for declining
penurunan nilai masing-masing sebesa r in value of Rp34,179 and Rp28,691
Rp34.179 dan Rp28.691 pada tanggal as of 31 December 2024 and
31 Desember 2024 dan 2023) 149.034 157.602 2023, respectively)
ATM bersama 80.035 75.756 ATM Bersama
Uang muka 84.953 45.527 Advances
Properti terbengkalai 28.534 28.689 Abandoned property
Setoran jaminan 2.708 2.819 Security deposits
Lain-lain 441.821 422.493 Others
Neto 3.159.463 2.650.277 Net
Ikhtisar perubahan cadangan kerugian The changes in the allowance for the decline in
penurunan nilai agunan yang diambil alih adalah value of foreclosed assets are as follows:
sebagai berikut:
31 Desember/ 31 Desember/
31 December 2024 31 December 2023
Saldo awal tahun 28.691 28.709 Beginning balance
Penambahan/(pemulihan) Additional/(reversal)
selama tahun berjalan 5.488 (18) during the year
Saldo akhir tahun 34.179 28.691 Ending balance
Manajemen Bank berkeyakinan bahwa jumlah The Bank’s management believes that the
cadangan kerugian penurunan nilai atas agunan allowance for the decline in value of foreclosed
yang diambil alih telah memadai dan nilai tercatat assets is adequate and the carrying value of
agunan yang diambil alih tersebut merupakan foreclosed assets is stated at net realizable value.
nilai bersih yang dapat direalisasi.
Manajemen Bank berkeyakinan bahwa jumlah The Bank’s management believes that no
cadangan kerugian penurunan nilai atas properti allowance for the decline in value of abandoned
terbengkalai tidak diperlukan. property is necessary.
Term Deposit Valas Devisa Hasil Ekspor Term Deposits of Foreign Exchange from Export
merupakan suatu instrumen dimana dana devisa Proceeds is an instrument where foreign
hasil ekspor dari rekening khusus eksportir exchange from export proceeds from exporters’
ditempatkan pada Bank Indonesia melalui special account are placed in Bank Indonesia
rekening Bank sesuai mekanisme pasar. through Bank’s accounts in accordance with
market mechanisms.
103
Page 503
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of 31 December 2024
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
16. Liabilitas Segera 16. Current Liabilities
Akun ini adalah sebesar Rp504.053 dan This account amounting to Rp504,053 and
Rp475.355 masing-masing pada tanggal Rp475,355 as of 31 December 2024 and 2023,
31 Desember 2024 dan 2023 terdiri dari kiriman respectively represents cash remittances/draft
uang/wesel akan dibayar, titipan dana nasabah, payables, customers’ funds, unsettled
transaksi kliring/transfer yang belum diselesaikan clearing/transfer transactions and other short-term
dan liabilitas-liabilitas jangka pendek lainnya. liabilities.
17. Giro 17. Demand Deposits
Akun ini terdiri dari: This account consists of:
31 Desember/31 December 2024
Mata uang
asing/
Foreign
Rupiah currencies Total
Pihak ketiga 29.015.196 2.948.349 31.963.545 Third parties
Pihak berelasi (Catatan 37) 170.905 - 170.905 Related parties (Note 37)
Total 29.186.101 2.948.349 32.134.450 Total
31 Desember/31 December 2023
Mata uang
asing/
Foreign
Rupiah currencies Total
Pihak ketiga 22.212.020 1.319.858 23.531.878 Third parties
Pihak berelasi (Catatan 37) 169.624 - 169.624 Related parties (Note 37)
Total 22.381.644 1.319.858 23.701.502 Total
Giro dalam mata uang asing terdiri dari Dolar Demand deposits in foreign currencies consist of
Singapura, Dolar Amerika Serikat dan Yuan Singapore Dollar, United States Dollar and Chinese
China Renminbi. Yuan Renminbi.
Suku bunga rata-rata untuk giro adalah sebagai The average interest rates for demand deposits are
berikut: as follows:
31 Desember/ 31 Desember/
31 December 2024 31 December 2023
Rupiah 3,69% 2,69% Rupiah
Mata uang asing 2,58% 0,21% Foreign currencies
Giro sejumlah Rp885.018 dan Rp655.364 Demand deposits amounting to Rp885,018 and
masing-masing pada tanggal 31 Desember 2024 Rp655,364 as of 31 December 2024 and 2023,
dan 2023 digunakan sebagai jaminan atas kredit respectively are pledged as collateral for loans and
yang diberikan dan fasilitas bank lainnya (Catatan other bank facilities (Note 11).
11).
Tidak terdapat kredit kepada pihak berelasi yang There are no loan facilities to related parties which
dijaminkan dengan giro. are secured with demand deposits as collateral.
104
Page 504
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of 31 December 2024
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
18. Tabungan 18. Saving Deposits
Akun ini terdiri dari: This account consists of:
31 Desember/31 December 2024
Mata uang
asing/
Foreign
Rupiah currencies Total
Pihak ketiga 11.454.070 23.489.706 34.943.776 Third parties
Pihak berelasi (Catatan 37) 103.869 28.259 132.128 Related parties (Note 37)
Total 11.557.939 23.517.965 35.075.904 Total
31 Desember/31 December 2023
Mata uang
asing/
Foreign
Rupiah currencies Total
Pihak ketiga 11.908.663 25.466.925 37.375.588 Third parties
Pihak berelasi (Catatan 37) 93.145 17.643 110.788 Related parties (Note 37)
Total 12.001.808 25.484.568 37.486.376 Total
Tabungan dalam mata uang asing terdiri dari Saving deposits in foreign currencies consist of
Pound Sterling Inggris, Euro Eropa, Franc Swiss, Great Britain Pound Sterling, European Euro,
Dolar Australia, Dolar Amerika, Dolar Kanada, Swiss Franc, Australian Dollar, United States
Dolar Selandia Baru, Dolar Singapura, Dolar Dollar, Canadian Dollar, New Zealand Dollar,
Hong Kong, Yen Jepang dan Krona Swedia. Singapore Dollar, Hong Kong Dollar, Japanese Yen
and Swedish Krona.
Suku bunga rata-rata untuk tabungan adalah The average interest rates for saving deposits are
sebagai berikut: as follows:
31 Desember/ 31 Desember/
31 December 2024 31 December 2023
Rupiah 1,52% 1,57% Rupiah
Mata uang asing 2,54% 2,16% Foreign currencies
Tabungan sejumlah Rp296.619 dan Rp1.063.347 Saving deposits amounting to Rp296,619 and
masing-masing pada tanggal 31 Desember 2024 Rp1,063,347 as of 31 December 2024 and 2023,
dan 2023 digunakan sebagai jaminan atas kredit respectively are pledged as collateral for loans
yang diberikan (Catatan 11). (Note 11).
Tidak terdapat kredit kepada pihak berelasi yang There are no loan facilities to related parties which
dijaminkan dengan tabungan. are secured with saving deposits as collateral.
105
Page 505
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of 31 December 2024
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
19. Deposito Berjangka 19. Time Deposits
Akun ini terdiri dari: This account consists of:
31 Desember/31 December 2024
Mata uang
asing/
Foreign
Rupiah currencies Total
Pihak ketiga 39.262.874 10.293.037 49.555.911 Third parties
Pihak berelasi (Catatan 37) 94.880 50.605 145.485 Related parties (Note 37)
Total 39.357.754 10.343.642 49.701.396 Total
31 Desember/31 December 2023
Mata uang
asing/
Foreign
Rupiah currencies Total
Pihak ketiga 43.970.624 13.951.421 57.922.045 Third parties
Pihak berelasi (Catatan 37) 123.703 48.915 172.618 Related parties (Note 37)
Total 44.094.327 14.000.336 58.094.663 Total
Rincian deposito berjangka berdasarkan jangka The details of time deposits based on contractual
waktu kontrak adalah sebagai berikut: maturities are as follows:
31 Desember/31 December 2024
Mata uang
asing/
Foreign
Rupiah currencies Total
≤ 1 bulan 402.053 69.343 471.396 ≤ 1 bulan
> 1 bulan ≤ 3 bulan 12.761.028 4.944.104 17.705.132 > 1 month ≤ 3 months
> 3 bulan ≤ 6 bulan 12.686.305 3.922.396 16.608.701 > 3 months ≤ 6 months
> 6 bulan 13.508.368 1.407.799 14.916.167 > 6 months
Total 39.357.754 10.343.642 49.701.396 Total
31 Desember/31 December 2023
Mata uang
asing/
Foreign
Rupiah currencies Total
≤ 1 bulan 1.524.009 852.702 2.376.711 ≤ 1 bulan
> 1 bulan ≤ 3 bulan 12.498.388 5.033.229 17.531.617 > 1 month ≤ 3 months
> 3 bulan ≤ 6 bulan 16.388.715 4.997.495 21.386.210 > 3 months ≤ 6 months
> 6 bulan 13.683.215 3.116.910 16.800.125 > 6 months
.
Total 44.094.327 14.000.336 58.094.663 Total
106
Page 506
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of 31 December 2024
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
19. Deposito Berjangka (lanjutan) 19. Time Deposits (continued)
Rincian deposito berjangka berdasarkan sisa The details of time deposits based on remaining
umur sampai tanggal jatuh tempo adalah sebagai maturities are as follows:
berikut:
31 Desember/31 December 2024
Mata uang
asing/
Foreign
Rupiah currencies Total
≤ 1 bulan 16.858.407 4.870.310 21.728.717 ≤ 1 month
> 1 bulan ≤ 3 bulan 13.403.973 4.664.161 18.068.134 > 1 month ≤ 3 months
> 3 bulan ≤ 6 bulan 6.623.333 580.237 7.203.570 > 3 months ≤ 6 months
> 6 bulan ≤ 12 bulan 2.380.420 219.617 2.600.037 > 6 months ≤ 12 months
> 12 bulan 91.621 9.317 100.938
Total 39.357.754 10.343.642 49.701.396 Total
31 Desember/31 December 2023
Mata uang
asing/
Foreign
Rupiah currencies Total
≤ 1 bulan 20.218.376 6.512.454 26.730.830 ≤ 1 month
> 1 bulan ≤ 3 bulan 15.850.258 5.129.101 20.979.359 > 1 month ≤ 3 months
> 3 bulan ≤ 6 bulan 6.771.116 1.249.415 8.020.531 > 3 months ≤ 6 months
> 6 bulan ≤ 12 bulan 1.174.337 1.081.924 2.256.261 > 6 months ≤ 12 months
> 12 bulan 80.240 27.442 107.682
.
Total 44.094.327 14.000.336 58.094.663 Total
Deposito berjangka dalam mata uang asing terdiri Time deposits in foreign currencies consist of Great
dari Pound Sterling Inggris, Euro Eropa, Dolar Britain Pound Sterling, European Euro, Australian
Australia, Dolar Amerika, Dolar Singapura, Yen Dollar, United States Dollar, Singapore Dollar,
Jepang dan Dolar Hong Kong. Japanese Yen and Hong Kong Dollar.
Deposito berjangka sejumlah Rp9.688.236 dan Time deposits amounting to Rp9,688,236 and
Rp8.442.844 masing-masing pada tanggal Rp8,442,844 as of 31 December 2024 and 2023,
31 Desember 2024 dan 2023 digunakan sebagai respectively are pledged as collateral for loans
jaminan atas kredit yang diberikan (Catatan 11). (Note 11).
Suku bunga rata-rata untuk deposito berjangka The average interest rates for time deposits are as
adalah sebagai berikut: follows:
31 Desember/ 31 Desember/
31 December 2024 31 December 2023
Rupiah 4,98% 4,44% Rupiah
Mata uang asing 4,02% 2,98% Foreign currencies
107
Page 507
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of 31 December 2024
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
20. Simpanan dari Bank Lain 20. Deposits from Other Banks
Simpanan dari bank lain berdasarkan jenis dan Deposits from other banks based on type and
mata uang terdiri dari: currency consist of:
31 Desember/ 31 Desember/
31 December 2024 31 December 2023
Rupiah Rupiah
Call Money 1.940.000 1.265.000 Call Money
Giro 55.729 107.187 Demand deposits
Deposito berjangka 19.500 9.400 Time deposits
Tabungan 9.367 9.959 Saving deposits
2.024.596 1.391.546
Mata uang asing Foreign currency
Call Money 2.414.250 - Call Money
Tabungan 1.413 7.213 Saving deposits
Total 4.440.259 1.398.759 Total
Simpanan dari bank lain berdasarkan hubungan Deposits from other banks based on their
transaksi dengan Bank terdiri dari: relationship transaction with the Bank consist of:
31 Desember/ 31 Desember/
31 December 2024 31 December 2023
Rupiah Rupiah
Pihak ketiga 2.014.865 1.331.108 Third parties
Pihak berelasi (Catatan 37) 9.731 60.438 Related parties (Note 37)
2.024.596 1.391.546
Mata uang asing Foreign currency
Pihak ketiga 1.413 7.213 Third parties
Pihak berelasi (Catatan 37) 2.414.250 - Related parties (Note 37)
Total 4.440.259 1.398.759 Total
Jangka waktu simpanan dari bank lain dalam The terms of deposits from other banks in time
deposito berjangka dan call money adalah kurang deposits and call money are less than one year.
dari satu tahun.
Tidak terdapat simpanan dari bank lain yang There are no deposits from other banks which are
diblokir atau dijaminkan pada tanggal blocked or collateralized as of 31 December 2024
31 Desember 2024 dan 2023. and 2023, respectively.
Kisaran suku bunga rata-rata tahunan untuk The range of average annual interest rates for
simpanan dari bank lain adalah sebagai berikut: deposits from other banks are as follows:
31 Desember/ 31 Desember/
31 December 2024 31 December 2023
Rupiah 0,00% - 6,87% 0,00% - 6,02% Rupiah
Mata uang asing 0,00% - 3,19% 0,00% - 5,26% Foreign currency
108
Page 508
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of 31 December 2024
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
21. Perpajakan 21. Taxation
Utang pajak terdiri dari: Tax payables consists of:
31 Desember/ 31 Desember/
31 December 2024 31 December 2023
Utang pajak penghasilan Income tax payables
Pasal 4 (2) 73.077 81.368 Article 4 (2)
Pasal 21 20.725 52.600 Article 21
Pasal 23 dan 26 2.881 25.884 Article 23 and 26
Pasal 25 - 708 Article 25
Pasal 29 - 3.617 Article 29
Pajak Pertambahan Nilai 8.528 6.673 Value Added Taxes
Total utang pajak 105.211 170.850 Total tax payables
Rekonsiliasi antara laba sebelum beban pajak The reconciliations between income before tax
menurut laporan laba rugi dan penghasilan expense, as shown in the statement of profit or loss
komprehensif lain dengan penghasilan kena and other comprehensive income, and taxable
pajak untuk tahun yang berakhir pada tanggal income for the years ended 31 December 2024 and
31 Desember 2024 dan 2023 adalah sebagai 2023 are as follows:
berikut:
31 Desember/ 31 Desember/
31 December 2024 31 December 2023
Laba sebelum beban pajak Income before tax expense
sebagaimana disajikan dalam as stated in the statement of
laporan laba rugi dan penghasilan profit or loss and
komprehensif lain 565.040 911.689 other comprehensive income
Beda temporer: Temporary differences:
Penyusutan aset tetap (178.103) (137.426) Depreciation of fixed assets
Cadangan atas imbalan kerja 51.042 80.894 Provision for employees’ benefits
Pembentukan cadangan Provision for allowance for
atas kerugian penurunan nilai impairment losses on earning
aset produktif dan non-produktif (2.168.756) (42.590) assets and non-earning assets
Pembentukan cadangan atas Provision for credit card
point rewards kartu kredit 28.453 21.542 reward points
Kerugian/(keuntungan) yang belum
direalisasi atas efek-efek yang Unrealized loss/(gain) on trading
diperdagangkan - neto 20.023 (13.035) securities – net
Amortisasi aset tak berwujud (19.458) (5.500) Amortization of intangible assets
Penyusutan aset hak guna 2.271 2.400 Depreciation of right-of-use assets
Kerugian/(keuntungan) penjualan Loss/(gain) on sale
aset tetap - neto (33.364) 1.085 of fixed assets - net
Pembentukan atas cadangan
penurunan nilai agunan Provision for decline in value
yang diambil alih 5.488 215 of foreclosed assets
Lain-lain (12.573) (8.827) Others
Beda tetap: Permanent differences:
Keuntungan penjualan aset tetap dan Gain on sale of fixed assets
properti terbengkalai - neto (516) (3.533) and abandoned properties - net
Lain-lain - neto 85.120 121.436 Others - net
(Kerugian)/penghasilan kena pajak
- Bank (1.655.333) 928.350 Taxable (loss)/income - Bank
109
Page 509
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of 31 December 2024
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
21. Perpajakan (lanjutan) 21. Taxation (continued)
Perhitungan beban pajak tahun berjalan dan The computation of current tax expense and
beban pajak tangguhan - neto untuk tahun yang deferred tax expense - net for the year ended
berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan 31 December 2024 dan 2023 are as follows:
2023 adalah sebagai berikut:
31 Desember/ 31 Desember/
31 December 2024 31 December 2023
Penghasilan kena pajak (1.655.333) 928.350 Taxable income
Beban pajak penghasilan
- tahun berjalan - 204.237 Income tax expense - current
Beban pajak penghasilan - tangguhan: Income tax expense - deferred:
Penyusutan aset tetap 39.183 30.234 Depreciation of fixed assets
Cadangan atas imbalan kerja - neto (11.229) (17.797) Provision for employees’ benefits - net
Pembentukan cadangan atas Provision for impairment
kerugian penurunan nilai losses on earning assets
aset produktif dan non-produktif 477.126 9.370 and non-earning assets
Pembentukan cadangan atas Provision for credit card
reward points kartu kredit (6.260) (4.739) reward points
(Keuntungan)/kerugian yang belum
direalisasi atas efek-efek yang Unrealized (gain)/loss on trading
diperdagangkan - neto (4.405) 2.868 securities - net
Amortisasi aset tak berwujud 4.281 1.210 Amortization of intangible assets
Penyusutan aset hak guna (500) (528) Depreciation of right-of-use assets
Keuntungan penjualan
aset tetap - neto 7.340 (239) Gain on sale of fixed assets - net
Pembentukan atas penurunan Provision for decline
nilai agunan yang diambil alih (1.207) (47) in value of foreclosed assets
Kerugian pajak (364.173) - Tax loss
Lain-lain 2.766 1.942 Others
Manfaat pajak tangguhan Deferred tax
- neto 142.922 22.274 income - net
Beban pajak kini - periode lalu dari Current tax expense - prior year tax
hasil pemeriksaan pajak 15.878 - assessment result
Penyesuaian - (10.215) Adjustment
Beban pajak - neto 158.800 236.726 Tax expense - net
Rekonsiliasi antara beban pajak yang dihitung The reconciliations between tax expense
dengan menggunakan tarif pajak yang berlaku calculated by using the applicable tax rate from
dari laba sebelum beban pajak, dengan beban income before tax expense, and tax expense
pajak seperti yang disajikan dalam laporan laba presented in the statement of profit or loss and
rugi dan penghasilan komprehensif lain untuk other comprehensive income for the years ended
tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 31 December 2024 and 2023 are as follows:
2024 dan 2023 adalah sebagai berikut:
31 Desember/ 31 Desember/
31 December 2024 31 December 2023
Laba sebelum beban pajak 565.040 911.689 Income before tax expense
Beban pajak penghasilan berdasarkan
tarif pajak yang berlaku 124.309 200.572 Income tax expense at applicable tax rate
110
Page 510
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of 31 December 2024
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
21. Perpajakan (lanjutan) 21. Taxation (continued)
Rekonsiliasi antara beban pajak yang dihitung The reconciliations between tax expense
dengan menggunakan tarif pajak yang berlaku calculated by using the applicable tax rate from
dari laba sebelum beban pajak, dengan beban income before tax expense, and tax expense
pajak seperti yang disajikan dalam laporan laba presented in the statement of profit or loss and
rugi dan penghasilan komprehensif lain untuk other comprehensive income for the years ended
tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 31 December 2024 and 2023 are as follows:
2024 dan 2023 adalah sebagai berikut: (lanjutan) (continued)
31 Desember/ 31 Desember/
31 December 2024 31 December 2023
Pengaruh beda tetap atas beban Effects of permanent differences on
pajak penghasilan: income tax expense:
Keuntungan penjualan aset tetap Gain on sale of fixed assets
dan properti terbengkalai - neto (114) (777) and abandoned properties - net
Lain-lain - neto 18.727 26.716 Others - net
142.922 226.511
Beban pajak kini - periode lalu dari Current income tax expenses -
hasil pemeriksaan pajak 15.878 - prior tax assessment result
Penyesuaian - 10.215 Adjustment
Beban pajak - neto 158.800 236.726 Tax expense - net
Pada bulan November 2024, Bank menerima In November 2024, the Bank received tax
Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar (“SKPKB”) underpayment letter (“SKPKB”) in relation to tax
terkait pemeriksaan tahun fiskal 2019 atas Pajak audit for fiscal year 2019 for income tax articles 25
Penghasilan Pasal 25 dan 29 sebesar Rp22.813 and 29 of Rp22,813 (including administration
(termasuk sanksi administrasi). charges).
Menteri Keuangan Republik Indonesia The Minister of Finance of the Republic of
menerbitkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Indonesia ussed Minister of Finance Regulation
No. 74 pada tanggal 10 Oktober 2024. (PMK) No. 74 on 10 October 2024. Based on this
Berdasarkan peraturan tersebut, Bank harus regulation, the Bank must calculate reserves for
menghitung cadangan piutang tak tertagih sesuai bad debts in accordance with certain limits
dengan batasan tertentu yang diatur di dalam regulated in PMK 74 starting 1 January 2024. On
PMK 74 mulai tanggal 1 Januari 2024. Pada January 1, 2024, there is a short value of reserves
tanggal 1 Januari 2024, terdapat selisih kurang per fiscal amounting to Rp2,045,100. In
nilai cadangan per fiskal sebesar Rp2.045.100. accordance with the provisions in PMK 74, the
Sesuai dengan ketentuan di dalam PMK 74, Bank Bank decided to charge the excess in the 2024
memutuskan untuk membebankan selisih lebih income tax calculation.
tersebut di dalam pajak penghasilan tahun 2024.
Perhitungan beban pajak - tahun berjalan dan The computations of tax expense - current and
utang pajak penghasilan adalah sebagai berikut: income tax payables are as follows:
31 Desember/ 31 Desember/
31 December 2024 31 December 2023
Beban pajak penghasilan - tahun berjalan - 204.237 Tax expense - current
Pembayaran pajak penghasilan di muka (166.741) (200.620) Pre-payments of income taxes
(Prepaid) tax expenses/
(Uang muka)/utang pajak penghasilan (166.741) 3.617 income tax payables
111
Page 511
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of 31 December 2024
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
21. Perpajakan (lanjutan) 21. Taxation (continued)
Rincian aset pajak tangguhan adalah sebagai The details of deferred tax assets are as follows:
berikut:
31 Desember/ 31 Desember/
31 December 2024 31 December 2023
Cadangan kerugian penurunan Allowance for impairment losses on
nilai aset produktif dan non-produktif 184.498 661.624 earning assets and non-earning assets
Liabilitas atas imbalan kerja 96.557 75.762 Liability for employees’ benefits
Penyusutan aset tetap (101.018) (61.835) Depreciation of fixed assets
Kerugian/(keuntungan) yang belum
direalisasi atas efek-efek yang Unrealized loss/(gain) on
diukur pada nilai wajar melalui measured at fair value through
penghasilan komprehensif lain 67.540 25.912 other comprehensive income
Pembentukan cadangan atas Provision for credit card
reward points kartu kredit 28.816 22.556 reward points
Cadangan penurunan nilai agunan Allowance for decline in value of
yang diambil alih 7.650 6.442 foreclosed assets
Kerugian/(keuntungan) yang belum
direalisasi atas efek-efek Unrealized loss/(gain) on trading
yang diperdagangkan - neto 1.708 (2.697) securities - net
Penyusutan aset hak guna 2.515 2.015 Depreciation of right-of-use assets
Amortisasi aset tak berwujud (5.491) (1.210) Amortization of intangible assets
Keuntungan penjualan aset tetap (7.817) (477) Gain on sale of fixed assets - net
Lain-lain 2.701 5.468 Others
Kerugian pajak 364.173 - Tax loss
Total 641.832 733.560 Total
Perhitungan Pajak Penghasilan Badan untuk The calculations of Corporate Income Tax for the
tahun yang berakhir tanggal 31 Desember 2024 year ended 31 December 2024 are estimated
adalah estimasi untuk pengisian SPT Tahunan numbers for 2024 Annual Tax Return and 2023
2024 dan perhitungan Pajak Penghasilan Badan Corporate Income Tax which conform to the Bank’s
2023 adalah sesuai dengan SPT Tahunan Bank. Annual Tax Return.
Pajak penghasilan badan Bank untuk tahun yang The Bank's corporate income tax for the year
berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan ended 31 December 2024 and 2023 are calculated
31 Desember 2023 masing-masing telah dihitung using the tax rate of 22%, respectively.
dengan menggunakan tarif pajak sebesar 22%.
112
Page 512
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of 31 December 2024
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
22. Liabilitas atas Surat Berharga yang Dijual 22. Liabilities on Securities Sold under Repurchase
dengan Janji Dibeli Kembali Agreements
Liabilitas atas surat berharga yang dijual dengan Liabilities on securities sold under repurchase
janji dibeli kembali pada tanggal 31 Desember agreements as of 31 December 2024 consists of:
2024 terdiri dari:
Jenis obligasi Nilai
Nilai Nilai
pemerintah/ Tanggal Jatuh pembelian
Nasabah/ nominal/ tercatat/
Type of dimulai/ tempo/ kembali/
Counterparty Nominal Carrying
government Start date Due date Repurchase
amount value
bonds amount
Diukur pada nilai perolehan
At amortized cost
yang diamortisasi
27 Des 24/ 3 Jan 25/
Bank Indonesia FR0056 1.850.000 1.843.745 1.843.105
27 Dec 24 3 Jan 25
30 Des 24/ 6 Jan 25/
Bank Indonesia FR0081 1.500.000 1.471.154 1.469.879
30 Dec 24 6 Jan 25
31 Des 24/ 7 Jan 25/
Bank Indonesia FR0087 1.100.000 1.014.315 1.013.259
31 Dec 24 7 Jan 25
30 Des 24/ 6 Jan 25/
Bank Indonesia FR0096 500.000 474.080 473.669
30 Dec 24 6 Jan 25
27 Des 24/ 3 Jan 25/
Bank Indonesia SR016 550.000 538.406 538.219
27 Dec 24 3 Jan 25
24 Des 24/ 7 Jan 25/
PT Bank ICBC Indonesia FR0081 200.000 196.501 196.290
24 Dec 24 7 Jan 25
PT Bank Rakyat 18 Des 24/ 2 Jan 25/
FR0040 5.000 5.208 5.207
Indonesia (Persero) Tbk 18 Dec 224 2 Jan 25
PT Bank Rakyat 19 Des 24/ 2 Jan 25/
FR0040 5.000 5.206 5.205
Indonesia (Persero) Tbk 19 Dec 24 2 Jan 25
PT Bank Rakyat 20 Des 24/ 3 Jan 25/
FR0040 5.000 5.206 5.204
Indonesia (Persero) Tbk 20 Dec 24 3 Jan 25
PT Bank Rakyat 23 Des 24/ 6 Jan 25/
FR0040 5.000 5.208 5.204
Indonesia (Persero) Tbk 23 Dec 24 6 Jan 25
PT Bank Rakyat 24 Des 24/ 7 Jan 25/
FR0040 5.000 5.208 5.202
Indonesia (Persero) Tbk 24 Dec 24 7 Jan 25
PT Bank Rakyat 27 Des 24/ 10 Jan 25/
FR0040 5.000 5.211 5.203
Indonesia (Persero) Tbk 27 Dec 24 10 Jan 25
PT Bank Rakyat 30 Des 24/ 13 Jan 25/
FR0040 5.000 5.215 5.204
Indonesia (Persero) Tbk 30 Dec 24 13 Jan 25
PT Bank Rakyat 31 Des 24/ 14 Jan 25/
FR0040 5.000 5.216 5.204
Indonesia (Persero) Tbk 31 Dec 24 14 Jan 25
Total/Total 5.740.000 5.579.879 5.576.054
113
Page 513
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of 31 December 2024
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
22. Liabilitas atas Surat Berharga yang Dijual 22. Liabilities on Securities Sold under Repurchase
dengan Janji Dibeli Kembali (lanjutan) Agreements (continued)
Liabilitas atas surat berharga yang dijual dengan Liabilities on securities sold under repurchase
janji dibeli kembali pada tanggal 31 Desember agreements as of 31 December 2023 consists of:
2023 terdiri dari:
Jenis obligasi Nilai
Nilai Nilai
pemerintah/ Tanggal Jatuh pembelian
Nasabah/ nominal/ tercatat/
Type of dimulai/ tempo/ kembali/
Counterparty Nominal Carrying
government Start date Due date Repurchase
amount value
bonds amount
Diukur pada nilai perolehan
At amortized cost
yang diamortisasi
27 Des 23/ 10 Jan 24/
Bank Indonesia FR0081 1.000.000 953.308 951.716
27 Dec 23 10 Jan 24
20 Des 23/ 17 Jan 24/
Bank Indonesia FR0095 900.000 873.492 870.866
20 Dec 23 17 Jan 24
29 Des 23/ 12 Jan 24/
Bank Indonesia FR0081 900.000 859.200 857.446
29 Dec 23 12 Jan 24
20 Des 23/ 3 Jan 24/
Bank Indonesia FR0078 800.000 805.576 805.277
20 Dec 23 3 Jan 24
29 Des 23/ 12 Jan 24/
Bank Indonesia FR0081 800.000 763.734 762.174
29 Dec 23 12 Jan 24
20 Des 23/ 17 Jan 24/
Bank Indonesia FR0078 700.000 706.765 704.641
20 Dec 23 17 Jan 24
27 Des 23/ 10 Jan 24/
Bank Indonesia FR0056 600.000 613.750 612.724
27 Dec 23 10 Jan 24
27 Des 23/ 24 Jan 24/
Bank Indonesia FR0056 500.000 512.807 510.607
27 Dec 23 24 Jan 24
20 Des 23/ 17 Jan 24/
Bank Indonesia SR014 500.000 491.973 490.494
20 Dec 23 17 Jan 24
PT Bank Rakyat 20 Des 23/ 19 Jan 24/
FR0095 500.000 485.949 484.330
Indonesia (Persero) Tbk 20 Dec 23 19 Jan 24
22 Des 23/ 5 Jan 24/
Bank Indonesia FR0087 500.000 471.698 471.348
22 Dec 23 5 Jan 24
PT Bank Mandiri 28 Des 23/ 4 Jan 24/
IDSR151124364S 500.000 471.352 471.106
(Persero) Tbk 28 Dec 23 4 Jan 24
27 Des 23/ 24 Jan 24/
Bank Indonesia FR0086 500.000 473.071 471.041
27 Dec 23 24 Jan 24
29 Des 23/ 5 Jan 24/
Bank Indonesia FR0086 500.000 471.272 470.945
29 Dec 23 5 Jan 24
PT Bank Rakyat 22 Des 23/ 5 Jan 24/
IDSR041224364S 500.000 469.841 469.503
Indonesia (Persero) Tbk 22 Dec 23 5 Jan 24
PT Bank Rakyat 22 Des 23/ 5 Jan 24/
IDSR041224364S 500.000 469.841 469.503
Indonesia (Persero) Tbk 22 Dec 23 5 Jan 24
PT Bank Rakyat 22 Des 23/ 5 Jan 24/
IDSR041224364S 500.000 469.841 469.503
Indonesia (Persero) Tbk 22 Dec 23 5 Jan 24
27 Des 23/ 24 Jan 24/
Bank Indonesia FR0096 450.000 445.477 443.566
27 Dec 23 24 Jan 24
20 Des 23/ 17 Jan 24/
Bank Indonesia ORI019 400.000 393.329 392.146
20 Dec 23 17 Jan 24
27 Des 23/ 10 Jan 24/
Bank Indonesia FR0064 400.000 378.182 377.550
27 Dec 23 10 Jan 24
114
Page 514
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of 31 December 2024
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
22. Liabilitas atas Surat Berharga yang Dijual 22. Liabilities on Securities Sold under Repurchase
dengan Janji Dibeli Kembali (lanjutan) Agreements (continued)
Liabilitas atas surat berharga yang dijual dengan Liabilities on securities sold under repurchase
janji dibeli kembali pada tanggal 31 Desember agreements as of 31 December 2023 consists of:
2023 terdiri dari: (lanjutan) (continued)
Nilai
Jenis obligasi Nilai Nilai
Tanggal Jatuh pembelian
Nasabah/ pemerintah/ nominal/ tercatat/
dimulai/ tempo/ kembali/
Counterparty Type of Nominal Carrying
Start date Due date Repurchase
government bonds amount value
amount
Diukur pada nilai perolehan
At amortized cost (continued)
yang diamortisasi (lanjutan)
20 Des 23/ 17 Jan 24/
Bank Indonesia SR015 350.000 341.240 340.214
20 Dec 23 17 Jan 24
29 Des 23/ 12 Jan 24/
Bank Indonesia FR0070 300.000 302.935 302.316
29 Dec 23 12 Jan 24
20 Des 23/ 17 Jan 24/
Bank Indonesia FR0059 250.000 243.622 242.890
20 Dec 23 17 Jan 24
20 Des 23/ 3 Jan 24/
Bank Indonesia SR016 250.000 229.467 229.381
20 Dec 23 3 Jan 24
27 Des 23/ 24 Jan 24/
Bank Indonesia ORI020 200.000 194.786 193.953
27 Dec 23 24 Jan 24
27 Des 23/ 24 Jan 24/
Bank Indonesia PBS017 200.000 188.191 187.386
27 Dec 23 24 Jan 24
27 Des 23/ 24 Jan 24/
Bank Indonesia PBS026 150.000 149.736 149.096
27 Dec 23 24 Jan 24
PT Bank Rakyat 28 Des 23/ 4 Jan 24/
IDSR131124364S 100.000 94.288 94.239
Indonesia (Persero) Tbk 28 Dec 23 4 Jan 24
Total/Total 13.750.000 13.324.723 13.295.961
115
Page 515
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of 31 December 2024
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
23. Efek Utang yang Diterbitkan 23. Debt Securities Issued
Efek utang yang diterbitkan pada tanggal Debt securities issued as of 31 December 2024
31 Desember 2024 dan 2023 terdiri dari: and 2023 consist of:
31 Desember/ 31 Desember/
31 December 2024 31 December 2023
Obligasi Subordinasi Berkelanjutan IV Bank UOB Indonesia Subordinated Debt
Bank UOB Indonesia Tahap I Shelf Offering IV Phase I
Tahun 2024 Year 2024
Pihak ketiga Third parties
Obligasi 100.000 - Bonds
Total nominal Obligasi Subordinasi Total nominal Bank UOB Indonesia
Berkelanjutan IV Bank UOB Indonesia Subordinated Debt Shelf Offering IV
Tahap I Tahun 2024 100.000 - Phase I Year 2024
Beban emisi obligasi yang belum
diamortisasi (2.481) - Unamortized bonds issuance cost
Total Obligasi Subordinasi Total Bank UOB Indonesia
Berkelanjutan IV Bank UOB Indonesia 97.519 - Subordinated Debt Shelf Offering IV
Tahap I Tahun 2024 Phase I Year 2024
Obligasi Berkelanjutan IV Bank UOB Indonesia Senior Debt
Bank UOB Indonesia Tahap I Shelf Offering IV Phase I
Tahun 2024 Year 2024
Pihak ketiga Third parties
Obligasi 100.000 - Bonds
Total nominal Obligasi Berkelanjutan IV Total nominal Bank UOB Indonesia
Bank UOB Indonesia Tahap I Senior Debt Shelf Offering IV
Tahun 2024 100.000 - Phase I Year 2024
Beban emisi obligasi yang belum
diamortisasi (1.240) - Unamortized bonds issuance cost
Total Obligasi Berkelanjutan IV Total Bank UOB Indonesia
Bank UOB Indonesia Tahap I 98.760 - Senior Debt Shelf Offering IV
Tahun 2024 Phase I Year 2024
Obligasi Subordinasi Berkelanjutan III Bank UOB Indonesia Subordinated Debt
Bank UOB Indonesia Tahap I Shelf Offering III Phase I
Tahun 2022 Year 2022
Pihak ketiga Third parties
Obligasi 100.000 100.000 Bonds
Total nominal Obligasi Subordinasi Total Nominal Bank UOB Indonesia
Berkelanjutan III Bank UOB Indonesia Sub Debt Shelf Offering III
Tahap I Tahun 2022 100.000 100.000 Phase I Year 2022
Beban emisi obligasi yang belum
diamortisasi (3.251) (4.000) Unamortized bonds issuance cost
Total Obligasi Subordinasi Total Bank UOB Indonesia
Berkelanjutan III Bank UOB Indonesia Sub Debt Shelf Offering III
Tahap I Tahun 2022 96.749 96.000 Tranche I Year 2022
116
Page 516
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of 31 December 2024
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
23. Efek Utang yang Diterbitkan (lanjutan) 23. Debt Securities Issued (continued)
31 Desember/ 31 Desember/
31 December 2024 31 December 2023
Obligasi Berkelanjutan III Bank UOB Indonesia Senior Debt
Bank UOB Indonesia Tahap I Shelf Offering III Phase I
Tahun 2021 Year 2021
Pihak ketiga Third parties
Obligasi - 100.000 Bonds
Total nominal Obligasi Berkelanjutan III Total nominal Bank UOB Indonesia
Bank UOB Indonesia Tahap I Senior Debt Shelf Offering III
Tahun 2021 - 100.000 Phase I Year 2021
Beban emisi obligasi yang belum
diamortisasi - (638) Unamortized bonds issuance cost
Total Obligasi Berkelanjutan III Total Bank UOB Indonesia
Bank UOB Indonesia Tahap I Senior Debt Shelf Offering III
Tahun 2021 - 99.362 Phase I Year 2021
Obligasi Subordinasi Berkelanjutan II Bank UOB Indonesia Subordinated Debt
Bank UOB Indonesia Tahap II Shelf Offering II Phase II
Tahun 2019 Year 2019
Pihak ketiga Third Parties
Obligasi 650.000 650.000 Bonds
Total nominal Obligasi Subordinasi Total nominal Bank UOB Indonesia
Berkelanjutan II Bank UOB Indonesia Subordinated Debt Shelf Offering II
Tahap II Tahun 2019 650.000 650.000 Phase II Year 2019
Beban emisi obligasi yang belum
diamortisasi (576) (876) Unamortized bonds issuance cost
Total Obligasi Subordinasi Total Bank UOB Indonesia
Berkelanjutan II Bank UOB Indonesia Subordinated Debt Shelf Offering II
Tahap II Tahun 2019 649.424 649.124 Phase II Year 2019
Obligasi Subordinasi Berkelanjutan II Bank UOB Indonesia Subordinated Debt
Bank UOB Indonesia Tahap I Shelf Offering II Phase I
Tahun 2019 Year 2019
Pihak ketiga Third Parties
Obligasi 100.000 100.000 Bonds
Total nominal Obligasi Subordinasi Total nominal Bank UOB Indonesia
Berkelanjutan II Bank UOB Indonesia Subordinated Debt Shelf Offering II
Tahap I Tahun 2019 100.000 100.000 Phase I Year 2019
Beban emisi obligasi yang belum
diamortisasi (542) (883) Unamortized bonds issuance cost
Total Obligasi Subordinasi Total nominal Bank UOB Indonesia
Berkelanjutan II Bank UOB Indonesia 99.458 99.117 Subordinated Debt Shelf Offering II
Tahap I Tahun 2019 Phase I Year 2019
Obligasi Subordinasi Berkelanjutan I Bank UOB Indonesia Subordinated Debt
Bank UOB Indonesia Tahap II Shelf Offering I Phase II
Tahun 2017 Year 2017
Pihak ketiga Third Parties
Obligasi - 500.000 Bonds
117
Page 517
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of 31 December 2024
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
23. Efek Utang yang Diterbitkan (lanjutan) 23. Debt Securities Issued (continued)
31 Desember/ 31 Desember/
31 December 2024 31 December 2023
Total nominal Obligasi Subordinasi Total nominal Bank UOB Indonesia
Berkelanjutan I Bank UOB Indonesia Subordinated Debt Shelf Offering I
Tahap II Tahun 2017 500.000 Phase II Year 2017
Beban emisi obligasi yang belum
diamortisasi - (180) Unamortized bonds issuance cost
Total Obligasi Subordinasi Total nominal Bank UOB Indonesia
Berkelanjutan I Bank UOB Indonesia - 499.820 Subordinated Debt Shelf Offering I
Tahap II Tahun 2017 Phase II Year 2017
Total 1.041.910 1.443.423 Total
1. Obligasi Subordinasi Berkelanjutan IV Bank 1. Bank UOB Indonesia Subordinated Debt Shelf
UOB Indonesia Tahap I Tahun 2024 pada Offering IV Phase I Year 2024 on 26 June 2024
tanggal 26 Juni 2024 dengan jangka waktu with tenor of 7 years since issuance date and
selama 7 tahun dan jumlah pokok sebesar totalling to Rp100,000,000,000 (full amount)
Rp100.000.000.000 (nilai penuh) dengan with fixed interest rate of 7.50%.
tingkat bunga tetap sebesar 7,50%.
Pada tanggal 31 Desember 2024, peringkat As of 31 December 2024, the rating of Bank
Obligasi Subordinasi Berkelanjutan IV Bank UOB Indonesia Subordinated Debt Shelf
UOB Indonesia Tahap I Tahun 2024 menurut Offering IV Phase I Year 2024 based on Fitch
Fitch Ratings adalah idAA. Ratings was idAA.
Bank memperhitungkan obligasi tersebut The Bank calculates its bond as part of Lower
sebagai Komponen Modal Pelengkap Level Supplementary Capital (Lower Tier 2) based
Bawah (Lower Tier 2) berdasarkan Surat on Approval Letter from Financial Service
Persetujuan Otoritas Jasa Keuangan Authority No. S-159/PB.31/2024 dated
No. S-159/PB.31/2024 pada tanggal 9 August 2024.
9 Agustus 2024.
2. Obligasi Berkelanjutan IV Bank UOB 2. Bank UOB Indonesia Senior Debt Shelf
Indonesia Tahap I Tahun 2024 pada tanggal Offering IV Phase I Year 2024 on 26 June 2024
26 Juni 2024 dengan jangka waktu selama 1 with tenor of 1 year since issuance date and
tahun dan jumlah pokok sebesar totalling to Rp100,000,000,000 (full amount)
Rp100.000.000.000 (nilai penuh) dengan with fixed interest rate of 6.70%.
tingkat bunga tetap sebesar 6,70%.
Pada tanggal 31 Desember 2024, peringkat As of 31 December 2024, the rating of Bank
Obligasi Berkelanjutan IV Bank UOB UOB Indonesia Debt Shelf Offering IV Phase I
Indonesia Tahap I Tahun 2024 menurut Fitch Year 2024 based on Fitch Ratings was idAAA.
Ratings adalah idAAA.
3. Obligasi Subordinasi Berkelanjutan III Bank 3. Bank UOB Indonesia Subordinated Debt Shelf
UOB Indonesia Tahap I Tahun 2022 pada Offering III Phase I Year 2022 on 8 March 2022
tanggal 8 Maret 2022 dengan jangka waktu with tenor of 7 years since issuance date and
selama 7 tahun dan jumlah pokok sebesar totalling to Rp100,000,000,000 (full amount)
Rp100.000.000.000 (nilai penuh) dengan with fixed interest rate of 8%.
tingkat bunga tetap sebesar 8%.
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan As of 31 December 2024 and 2023, the rating
2023, peringkat Obligasi Subordinasi of Bank UOB Indonesia Subordinated Debt
Berkelanjutan III Bank UOB Indonesia Tahap Shelf Offering III Phase I Year 2022 based on
I Tahun 2022 menurut Fitch Ratings adalah Fitch Ratings was idAA.
idAA.
118
Page 518
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of 31 December 2024
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
23. Efek Utang yang Diterbitkan (lanjutan) 23. Debt Securities Issued (continued)
Efek utang yang diterbitkan pada tanggal Debt securities issued as of 31 December 2024
31 Desember 2024 dan 2023 terdiri dari: and 2023 consist of: (continued)
(lanjutan)
Bank memperhitungkan obligasi tersebut The Bank calculates its bond as part of Lower
sebagai Komponen Modal Pelengkap Level Supplementary Capital (Lower Tier 2) based
Bawah (Lower Tier 2) berdasarkan Surat on Approval Letter from Financial Service
Persetujuan Otoritas Jasa Keuangan Authority No. SR-46/PB.32/2022 dated
No. SR-46/PB.32/2022 pada tanggal 19 April 2022.
19 April 2022.
4. Obligasi Berkelanjutan III Bank UOB 4. Bank UOB Indonesia Senior Debt Shelf
Indonesia Tahap I Tahun 2021 dengan Offering III Phase I Year 2021 totalling
jumlah pokok sebesar Rp100.000.000.000 Rp100,000,000,000 (full amount) with fixed
(nilai penuh) yang dikenakan tingkat bunga interest rate of 5.65% which is repayable every
tetap per tahun masing-masing sebesar three months and has matured on
5,65% dibayarkan setiap tiga bulan yang 2 September 2024.
telah jatuh tempo pada tanggal
2 September 2024.
Bank telah melakukan pelunasan pokok atas The Bank has paid the principal of Bank UOB
Obligasi Berkelanjutan III Bank UOB Indonesia Senior Debt Shelf Offering III Phase
Indonesia Tahap I Tahun 2021 dengan nilai 1 Year 2021 with nominal value of
nominal Rp100.000.000.000 (nilai penuh) Rp100,000,000,000 (full amount) which
yang telah jatuh tempo pada tanggal matured on 2 September 2024
2 September 2024
5. Obligasi Subordinasi Berkelanjutan II Bank 5. Bank UOB Indonesia Subordinated Debt Shelf
UOB Indonesia Tahap II Tahun 2019 pada Offering II Phase II Year 2019 on 13 November
tanggal 13 November 2019 dengan jangka 2019 with tenor of 7 years since issuance date
waktu selama 7 tahun dan jumlah pokok totalling to Rp650,000,000,000 (full amount)
sebesar Rp650.000.000.000 (nilai penuh) with fixed interest rate of 9.25%.
dengan tingkat bunga tetap sebesar 9,25%.
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan As of 31 December 2024 and 2023, the rating
2023, peringkat Obligasi Subordinasi of Bank UOB Indonesia Subordinated Debt
Berkelanjutan II Bank UOB Indonesia Tahap Shelf Offering II Phase II 2019 based on Fitch
II Tahun 2019 menurut Fitch Ratings adalah Ratings was idAA.
idAA.
Bank memperhitungkan obligasi tersebut The Bank calculates its bond as part of Lower
sebagai Komponen Modal Pelengkap Level Supplementary Capital (Lower Tier 2) based
Bawah (Lower Tier 2) berdasarkan Surat on Approval Letter from Financial Service
Persetujuan Otoritas Jasa Keuangan Authority No. S-92/PB.32/2019 dated
No. S-92/PB.32/2019 pada tanggal 20 December 2019.
20 Desember 2019.
6. Obligasi Subordinasi Berkelanjutan II Bank 6. Bank UOB Indonesia Subordinated Debt Shelf
UOB Indonesia Tahap I Tahun 2019 pada Offering II Phase I Year 2019 on 4 July 2019
tanggal 4 Juli 2019 dengan jangka waktu with tenor of 7 years since issuance date
selama 7 tahun dan jumlah pokok sebesar totalling to Rp100,000,000,000 (full amount)
Rp100.000.000.000 (nilai penuh) dengan with fixed interest rate of 9.85%.
tingkat bunga tetap sebesar 9,85%.
119
Page 519
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of 31 December 2024
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
23. Efek Utang yang Diterbitkan (lanjutan) 23. Debt Securities Issued (continued)
Efek utang yang diterbitkan pada tanggal Debt securities issued as of 31 December 2024
31 Desember 2024 dan 2023 terdiri dari: and 2023 consist of: (continued)
(lanjutan)
Bank memperhitungkan obligasi tersebut The Bank calculates its bond as part of Lower
sebagai Komponen Modal Pelengkap Level Supplementary Capital (Lower Tier 2) based
Bawah (Lower Tier 2) berdasarkan Surat on Approval Letter from Financial Service
Persetujuan Otoritas Jasa Keuangan Authority No. S-92/PB.32/2019 dated
No. S-92/PB.32/2019 pada tanggal 20 December 2019.
20 Desember 2019.
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan As of 31 December 2024 and 2023, the rating
2023, peringkat Obligasi Subordinasi of Bank UOB Indonesia Subordinated Debt
Berkelanjutan II Bank UOB Indonesia Tahap Shelf Offering II Phase I Year 2019 based on
I Tahun 2019 menurut Fitch Ratings adalah Fitch Ratings is idAA.
idAA.
7. Obligasi Subordinasi Berkelanjutan I Bank 7. Bank UOB Indonesia Subordinated Debt Shelf
UOB Indonesia Tahap II Tahun 2017 dengan Offering I Phase II Year 2017 with total amount
jumlah pokok sebesar Rp500.000.000.000 of Rp500,000,000,000 (full amount) that was
(nilai penuh) dikenakan suku bunga tetap subject to fixed interest rate of 9.25% per
sebesar 9,25% per tahun yang dibayarkan annum which is payable every three months
setiap tiga bulan dan jangka waktu selama with a seven-year term has matured on
tujuh tahun yang telah jatuh tempo pada 17 October 2024. The Bond was listed on the
tanggal 17 Oktober 2024. Obligasi tersebut Indonesia Stock Exchange at
dicatatkan di Bursa Efek Indonesia pada 18 October 2017.
tanggal 18 Oktober 2017.
Bank telah melakukan pelunasan pokok atas The Bank has paid the principal of Bank UOB
Obligasi Subordinasi Berkelanjutan I Bank Indonesia Subordinated Debt Shelf Offering I
UOB Indonesia Tahap II Tahun 2017 dengan Phase II Year 2017 with nominal value of
nilai nominal Rp500.000.000.000 (nilai Rp500,000,000,000 (full amount) which
penuh) yang telah jatuh tempo pada tanggal matured on 17 October 2024.
17 Oktober 2024.
Bank memperhitungkan Obligasi tersebut The Bank calculates its bond as part of Lower
sebagai Komponen Modal Pelengkap Level Supplementary Capital (Lower Tier 2) based
Bawah (Lower Tier 2) berdasarkan Surat on Approval Letter from Financial Service
Persetujuan Otoritas Jasa Keuangan No. S- Authority No. S-84/PB.32/2017 dated
84/PB.32/2017 pada tanggal 20 Desember 20 December 2017.
2017.
Obligasi-obligasi Subordinasi tersebut di atas The said subordinated bonds are not secured
tidak dijamin dengan jaminan khusus tetapi by specific collateral but are secured by all
dijamin dengan seluruh harta kekayaan assets of the Bank.
Bank.
120
Page 520
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of 31 December 2024
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
23. Efek Utang yang Diterbitkan (lanjutan) 23. Debt Securities Issued (continued)
Efek utang yang diterbitkan pada tanggal Debt securities issued as of 31 December 2024
31 Desember 2024 dan 2023 terdiri dari: and 2023 consist of: (continued)
(lanjutan)
Wali amanat dari penerbitan Obligasi The trustee for issuance of Bank UOB
Subordinasi Berkelanjutan IV Bank UOB Indonesia Subordinated Debt Shelf Offering IV
Indonesia Tahap I Tahun 2024, Obligasi Phase I Year 2024, Bank UOB Indonesia
Berkelanjutan IV Bank UOB Indonesia Tahap Senior Debt Shelf Offering IV Phase I Year
I Tahun 2024, Obligasi Subordinasi 2024, Bank UOB Indonesia Subordinated
Berkelanjutan III Bank UOB Indonesia Tahap Debt Shelf Offering III Phase I Year 2022,
I Tahun 2022, Obligasi Berkelanjutan III Bank Bank UOB Indonesia Senior Debt Shelf
UOB Indonesia Tahap I Tahun 2021, Obligasi Offering III Phase I Year 2021, Bank UOB
Subordinasi Berkelanjutan II Bank UOB Indonesia Subordinated Debt Shelf Offering II
Indonesia Tahap II Tahun 2019, Obligasi Phase II Year 2019, Bank UOB Indonesia
Subordinasi Berkelanjutan II Bank UOB Subordinated Debt Shelf Offering II Phase I
Indonesia Tahap I Tahun 2019, Obligasi Year 2019, Bank UOB Indonesia
Subordinasi Berkelanjutan I Bank UOB Subordinated Debt Shelf Offering I Phase II
Indonesia Tahap II Tahun 2017 adalah PT Year 2017 is PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.
Bank Mandiri (Persero) Tbk.
Tidak terdapat keterkaitan usaha antara wali There is no business relationship between the
amanat dengan Bank. trustees and the Bank.
Selama jangka waktu obligasi tersebut diatas, During the term of above mentioned bonds, without
tanpa izin tertulis dari wali amanat, Bank tidak written permission from trustee, the Bank is not
diperkenankan untuk: allowed to:
1) Mengagunkan sebagian maupun seluruh 1) Secure part or all of the income or asset of the
pendapatan atau harta kekayaan Bank yang Bank that exists in the present or in the future,
ada pada saat ini maupun di masa yang akan other than for the Bank’s business activity;
datang di luar kegiatan usaha Bank;
2) Mengurangi modal dasar, modal ditempatkan 2) Reduce the authorized capital, issued capital
dan modal disetor, kecuali pengurangan and paid-up capital, unless the reduction is
tersebut dilakukan berdasarkan permintaan carried out based on the request and/or order
dan/atau perintah dari otoritas berwenang of the authorized regulator (including but not
(termasuk tetapi tidak terbatas pada OJK); limited to OJK);
3) Melakukan penggabungan dan/atau 3) Perform any merger and/or acquisition which
peleburan yang menyebabkan bubarnya causes the liquidation of the Bank or would
Bank atau yang akan mempunyai akibat have a material adverse impact on the
negatif secara material terhadap continuation of the Bank's businesses;
kelangsungan usaha Perseroan;
Dalam rangka penawaran umum tersebut Bank Regarding the public offering, the Bank issued
menerbitkan obligasi-obligasi sebagai berikut: bonds as follows:
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan As of 31 December 2024 and 2023, the Bank has
2023, Bank telah mengamortisasi biaya emisi amortized the bonds issuance cost amounting to
obligasi masing-masing sebesar Rp3.440 dan Rp3,440 and Rp2,754, respectively, which is
Rp2.754 yang dicatat dalam laporan laba rugi dan recorded in the statement of profit or loss and other
penghasilan komprehensif lain. comprehensive income.
Selama tahun 2024 dan 2023, Bank telah During 2024 and 2023, the Bank has complied with
memenuhi persyaratan-persyaratan dalam covenants of the debt securities issued above.
penerbitan efek utang tersebut.
121
Page 521
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of 31 December 2024
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
24. Liabilitas Lain-lain 24. Other Liabilities
Akun ini terdiri dari: This account consists of:
31 Desember/ 31 Desember/
31 December 2024 31 December 2023
Setoran jaminan (Catatan 37) 1.629.608 1.265.073 Margin deposits(Note 37)
Biaya yang masih harus dibayar
(Catatan 37) 1.153.235 1.079.291 Accrued expenses (Note 37)
Term deposit valas Term deposit
hasil ekspor (TD Valas DHE SDA) with Bank Indonesia
Bank Indonesia in foreign currency from DHE SDA
(Catatan 15) 812.798 739.056 (Note 15)
Cadangan kerugian penurunan nilai Allowance for impairment losses of
atas komitmen dan kontinjensi commitments and contingencies
(Catatan 34) 338.674 379.860 (Note 34)
Liabilitas sewa 133.551 187.538 Lease liabilities
Pendapatan diterima di muka 10.185 14.203 Unearned income
Lain-lain 490.775 1.034.677 Others
Total 4.568.826 4.699.698 Total
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, As of 31 December 2024 and 2023, included in the
termasuk dalam biaya yang masih harus dibayar accrued expenses is deferred bonus granted to the
adalah bonus yang diberikan kepada Direksi yang Board of Directors amounting to Rp18,922 and
ditangguhkan masing-masing sebesar Rp18.922 Rp13,021, respectively, in accordance with POJK
dan Rp13.021 sesuai dengan POJK No. 45/POJK.03/2015 dated 23 December 2015
No. 45/POJK.03/2015 tanggal 23 Desember 2015 concerning the Implementation of Governance for
tentang Penerapan Tata Kelola dalam Pemberian Commercial Banks in the Provision of
Remunerasi bagi Bank Umum. Remunerations.
Termasuk pada lain-lain pada tanggal Included in others as of 31 December 2023 are
31 Desember 2023 adalah angka penyelesaian settlement figures in regards with acquisition of
terkait dengan akusisi bisnis konsumer Citi senilai Citi’s consumer business amounting Rp497,301.
Rp497.301.
Setoran jaminan terutama merupakan perjanjian Margin deposits mainly represent operational
kerjasama operasional dengan United Overseas cooperation agreements with United Overseas
Bank Limited, Singapura dan PT Bank Mandiri Bank Limited, Singapore and PT Bank Mandiri
(Persero) Tbk. (Persero) Tbk.
United Overseas Bank Limited, Singapura United Overseas Bank Limited, Singapore
(“UOBS”) (“UOBS”)
Pada tanggal 25 Agustus 2022, Bank dan UOBS On 25 August 2022, the Bank and UOBS has
menandatangani Perjanjian Jaminan Uang Tunai signed Cash Collateral Agreement that UOBS
dimana UOBS menyediakan jaminan uang tunai provides cash collateral on derivative transactions
atas transaksi derivatif mencakup FX Derivative including FX Derivative and Interest Rate
dan Interest Rate Derivative yang diatur dalam Derivative stipulated in International Swaps and
Perjanjian Induk International Swaps and Derivative Transactions (ISDA) 2022 Master
Derivative Transactions (ISDA) 2022 tanggal Agreement on 20 August 2007. Cash collateral is
20 Agustus 2007. Jaminan uang tunai diberikan provided in USD with minimal transfer nominal
dalam mata uang USD dengan jumlah transfer amounting to USD2,000,000 (full amount). The
minimal sebesar USD2.000.000 (angka penuh). Bank is obliged to pay interest on the cash
Bank memiliki kewajiban untuk membayar bunga collateral placement which is determined and
atas penempatan jaminan ini yang ditentukan dan calculated using Secured Overnight Financing
dihitung dengan menggunakan suku bunga Rate (SOFR).
Secured Overnight Financing Rate (SOFR).
122
Page 522
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of 31 December 2024
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
24. Liabilitas Lain-lain (lanjutan) 24. Other Liabilities (continued)
United Overseas Bank Limited, Singapura United Overseas Bank Limited, Singapore
(“UOBS”) (lanjutan) (“UOBS”) (continued)
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, nilai As of 31 December 2024 and 2023, the cash
jaminan uang tunai masing-masing sebesar collateral amounting to JPY8,679,000,000 (full
JPY8.679.000.000 (nilai penuh) dan amount) and USD48,860,000 (full amount),
USD48.860.000 (angka penuh) (Catatan 37). respectively (Note 37).
Bunga yang masih harus dibayar atas jaminan Interest payables on the cash collateral amounting
uang tunai tersebut sebesar JPY1.772.388 to JPY1,772,388 (full amount) and USD257,010
(angka penuh) dan USD257.010 (angka penuh) (full amount) as of 31 December 2024 and 2023,
pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 respectively (Note 37).
(Catatan 37).
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (“Bank PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (“Bank
Mandiri”) Mandiri”)
Pada tanggal 22 April 2016, Bank dan Bank On 22 April 2016, the Bank and Bank Mandiri has
Mandiri menandatangani Perjanjian Induk Global signed the Global Master Repurchase Agreement
Pembelian Kembali (GMRA) (GMRA) No.FTS.TRS/IRT.204/2016,
No.FTS.TRS/IRT.204/2016, No.16/GMG/0008 No.16/GMG/0008 which is amended with GMRA
yang diamandemen dengan GMRA No.TIB.TRS/TLA.91/2023, No.23/GMG/0042 that
No.TIB.TRS/TLA.91/2023, No.23/GMG/042 one of the parties will provide cash margin on
dimana salah satu pihak akan menyediakan securities sold under repurchase agreements
marjin tunai atas transaksi pembelian kembali which will be paid to the party who has net
efek yang akan dibayarkan kepada salah satu eksposure againts other party. The party who
pihak yang memiliki eksposur bersih terhadap receive cash margin is obliged to pay interest on
pihak lainnya. Pihak yang menerima marjin tunai the cash margin placement which is determined
memiliki kewajiban untuk membayar bunga atas and calculated using Money Market Reference
penempatan jaminan ini yang ditentukan dan Interest Rate as provided by Bank Indonesia.
dihitung dengan menggunakan Suku Bunga
Acuan Pasar Uang yang ditetapkan Bank
Indonesia.
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, nilai As of 31 December 2024 and 2023, the cash
jaminan uang tunai sebesar Rp440.848 dan collateral amounting to Rp440,848 and Rp312,102,
Rp312.102. respectively.
Bunga yang masih harus dibayar atas jaminan Interest payables on the cash collateral amounting
uang tunai tersebut sebesar Rp2.107 dan to Rp2,107 and Rp1,475 as of 31 December 2024
Rp1.475 pada tanggal 31 Desember 2024 dan and 2023, respectively.
2023.
123
Page 523
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of 31 December 2024
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
25. Modal Saham 25. Share Capital
Pada tanggal 26 Oktober 2023, Bank On 26 October 2023, the Bank has received
mendapatkan persetujuan Rapat Umum approval from the Extraordinary General Meeting
Pemegang Saham Luar Biasa sebagaimana of Shareholders as stated in Deed of Minutes of
termuat dalam Akta Berita Acara Rapat Umum Extraordinary General Meeting of Shareholders
Pemegang saham Luar Biasa No. 89 tanggal No. 89 dated 26 October 2023 made before Notary
26 Oktober 2023 yang dibuat di hadapan Notaris Aulia Taufani, S.H., Notary in Jakarta, which
Aulia Taufani, S.H., Notaris di Jakarta yang approved to increase the Bank’s issued and paid-
menyetujui peningkatan modal ditempatkan dan up capital by issuing new shares of 1,040,946,745
disetor Bank dengan cara mengeluarkan saham shares with nominal amount of Rp250 (full amount)
baru sebanyak 1.040.946.745 lembar saham per share with offering price of Rp1,441 (full
dengan nilai nominal masing-masing sebesar amount) per share.
Rp250 (nilai penuh) per saham dengan harga
penawaran sebesar Rp1.441 (nilai penuh) per
lembar saham.
Hasil penerbitan saham tersebut telah diterima The result of shares issues has been received by
oleh Bank sehingga dengan demikian jumlah the Bank so therefore the total number of issued
seluruh saham ditempatkan dan disetor penuh and fully paid-up shares of the Bank increases to
Bank meningkat menjadi sebanyak 12,227,591,633 shares or Rp3,056,897,908,250
12.227.591.633 lembar saham atau sebesar (full amount) as stated in Deed of Statement
Rp3.056.897.908.250 (nilai penuh) sebagaimana Resolutions No. 38 dated 20 November 2023 made
termuat dalam Akta Pernyataan Keputusan Rapat before Notary Aulia Taufani, S.H., Notary in
No. 38 tanggal 20 November 2023 yang dibuat di Jakarta, which the notice of amendment has been
hadapan Notaris Aulia Taufani, S.H., Notaris di received and recorded by Legal Entity
Jakarta, yang pemberitahuan perubahan Administration System of the Ministry of Laws and
anggaran dasarnya telah diterima dan dicatat Human Rights of the Republic of Indonesia as
dalam Sistem Administrasi Badan Hukum stated in the letter No. AHU-AH.01.03-0145724
Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia dated 23 November 2023. On 30 November 2023,
sebagaimana tercantum dalam surat No. AHU- based on letter from the Financial Services
AH.01.03-0145724 tanggal 23 November 2023. Authority No. SR-123/PB.31/2023, the Bank has
Pada tanggal 30 November 2023, melalui surat obtained approval from Financial Services
dari Otoritas Jasa Keuangan No. SR- Authority to book the additional paid-in capital as
123/PB.31/2023, Bank telah memperoleh Paid-in Capital.
persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan untuk
mencatatkan tambahan modal disetor tersebut
sebagai Modal Disetor.
Susunan pemegang saham Bank dan persentase The Bank's shareholders and percentage of
kepemilikannya pada tanggal 31 Desember 2024 ownership as of 31 December 2024 and 2023 are
dan 2023 adalah sebagai berikut: (Catatan 1a) as follows: (Note 1a)
31 Desember 2024 dan 2023/
31 December 2024 and 2023
Jumlah saham
ditempatkan dan
disetor penuh/ Persentase
Issued and kepemilikan/
fully paid Percentage Total modal/
Pemegang saham shares of ownership Total capital Shareholders
UOB International UOB International
Investment Private Limited, Investment Private Limited,
Singapura 8.430.031.879 68,943% 2.107.508 Singapore
United Overseas Bank Limited, United Overseas Bank Limited,
Singapura 3.675.134.661 30,056% 918.784 Singapore
Yayasan Kesejahteraan Nusantara 122.308.897 1,000% 30.577 Yayasan Kesejahteraan Nusantara
Lain-lain (masing-masing di bawah 1%) 116.196 0,001% 29 Others (below 1% each)
Total 12.227.591.633 100,00% 3.056.898 Total
124
Page 524
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of 31 December 2024
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
25. Modal Saham (lanjutan) 25. Share Capital (continued)
Tujuan utama pengelolaan modal Bank adalah The primary objective of the Bank’s capital
untuk memastikan pemeliharaan rasio modal management is to ensure that it maintains healthy
yang sehat untuk mendukung usaha dan capital ratios in order to support its business and
memaksimalkan imbalan bagi pemegang saham. maximize shareholders value.
Selain itu, Bank dipersyaratkan oleh Undang- In addition, the Bank is also required by the
Undang Perseroan Terbatas efektif tanggal Corporate Law effective on 16 August 2007 to
16 Agustus 2007 untuk mengkontribusikan contribute and maintain a non-distributable reserve
sampai dengan 20% dari modal saham fund until the said reserve reaches 20% of the
ditempatkan dan disetor penuh dalam bentuk issued and fully paid up share capital. This capital
dana cadangan yang tidak boleh didistribusikan. requirements are considered by the Bank at the
Persyaratan permodalan tersebut Annual General Shareholders’ Meeting (“AGM”).
dipertimbangkan oleh Bank pada Rapat Umum
Pemegang Saham (“RUPS”).
Bank mengelola struktur permodalan dan The Bank manages its capital structure and makes
melakukan penyesuaian terhadap perubahan adjustments to it in light of changes in economic
kondisi ekonomi. Untuk memelihara dan conditions. In order to maintain or adjust the capital
menyesuaikan struktur permodalan, Bank dapat structure, the Bank may adjust the dividend
menyesuaikan pembayaran dividen kepada payment to shareholders, issue new shares or
pemegang saham, menerbitkan saham baru atau raise debt financing. There were no changes made
mengusahakan pendanaan melalui pinjaman. in the objectives, policies or processes as of
Tidak ada perubahan atas tujuan, kebijakan 31 December 2024 and 2023.
maupun proses pada tanggal 31 Desember 2024
dan 2023.
Kebijakan Bank adalah mempertahankan struktur The Bank’s policy is to maintain a healthy capital
permodalan yang sehat untuk mengamankan structure in order to secure access to finance at a
akses terhadap pendanaan pada biaya yang reasonable cost.
wajar.
26. Tambahan Modal Disetor 26. Additional Paid-in Capital
Akun ini terdiri dari: This account consists of:
31 Desember/ 31 Desember/
31 December 2024 31 December 2023
Agio saham Paid-in capital
Penawaran Umum Terbatas III tahun 2006 576.625 576.625 Limited Public Offering III year 2006
Penerbitan saham tahun 2020 1.591.941 1.591.941 Right issue year 2020
Penerbitan saham tahun 2023 1.239.767 1.239.767 Right issue year 2023
Dividen saham 238.276 238.276 Stock dividend
Biaya emisi efek ekuitas Issuance cost
Penawaran Umum Terbatas III tahun 2006 (2.306) (2.306) Limited Public Offering III year 2006
Difference in the value of
Selisih nilai transaksi restrukturisasi restructuring transactions of
entitas sepengendali 1.289.647 1.289.647 entities under common control
Adjustment on
Penyesuaian tambahan modal disetor 4.576 4.576 additional paid-in capital
Total 4.938.526 4.938.526 Total
125
Page 525
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of 31 December 2024
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
27. Saldo Laba 27. Retained Earnings
Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan At the Annual General Meeting of Shareholders
yang diselenggarakan pada tanggal 30 April 2024 held on 30 April 2024, the minutes of which were
yang berita acaranya diaktakan dengan Akta notarized under Deed No. 73 of Notary Aulia
Notaris Aulia Taufani, S.H., No. 73 pada tanggal Taufani, S.H., on the same date, the shareholders
yang sama, para pemegang saham setuju untuk agreed to increase the amount appropriated for
menambah dana cadangan umum sebesar general reserve amounting to Rp6,750 to comply
Rp6.750 guna memenuhi ketentuan Pasal 70 with Article 70 of the Corporation Law and Article
Undang-undang Perseroan Terbatas dan Pasal 20 of the Bank’s Articles of Association and
20 Anggaran Dasar Bank serta membukukan registered the entire net profit earned in 2023 after
seluruh laba bersih yang diperoleh di tahun 2023 deduction against reserve as retained earnings.
setelah dikurangi cadangan wajib sebagai laba
ditahan.
Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan At the Annual General Meeting of Shareholders
yang diselenggarakan pada tanggal 3 Mei 2023 held on 3 May 2023, the minutes of which were
yang berita acaranya diaktakan dengan Akta notarized under Deed No. 13 of Notary Aulia
Notaris Aulia Taufani, S.H., No. 13 pada tanggal Taufani, S.H., on the same date, the shareholders
yang sama, para pemegang saham setuju untuk agreed to increase the amount appropriated for
menambah dana cadangan umum sebesar general reserve amounting to Rp9,515 to comply
Rp9.515 guna memenuhi ketentuan Pasal 70 with Article 70 of the Corporation Law and Article
Undang-undang Perseroan Terbatas dan Pasal 20 of the Bank’s Articles of Association and
20 Anggaran Dasar Bank serta membukukan registered the entire net profit earned in 2022 after
seluruh laba bersih yang diperoleh di tahun 2022 deduction against reserve as retained earnings.
setelah dikurangi cadangan wajib sebagai laba
ditahan.
28. Pendapatan Bunga 28. Interest Income
Akun ini diperoleh dari: This account is derived from the following:
31 Desember/ 31 Desember/
31 December 2024 31 December 2023
Kredit yang diberikan 7.943.685 6.532.425 Loans
Investasi keuangan dan Financial investments and
efek-efek yang diperdagangkan 2.773.263 1.612.825 trading securities
Tagihan atas surat berharga Receivables on securities
yang dibeli dengan janji purchased with
dijual kembali 482.433 1.376.598 agreements to resell
Penempatan pada Bank Indonesia Placements with Bank Indonesia
dan bank lain 177.852 304.195 and other banks
Giro pada Bank Indonesia dan Current accounts with
bank lain 118.833 118.827 Bank Indonesia and other banks
Total 11.496.066 9.944.870 Total
Provisi dan komisi yang diamortisasi dan diakui Provision and commission which are amortized and
sebagai pendapatan bunga untuk tahun yang recognized as interest income for the years ended
berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan 31 December 2024 and 2023 amounting to
2023 masing-masing sebesar Rp388.701 dan Rp388,701 and Rp405,947, respectively.
Rp405.947.
Informasi mengenai pendapatan bunga yang Interest income earned from related parties of loan
diperoleh dari pihak-pihak yang berelasi are disclosed in Note 37.
diungkapkan pada Catatan 37.
126
Page 526
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of 31 December 2024
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
29. Beban Bunga 29. Interest Expenses
Akun ini merupakan beban bunga yang timbul This account represents interest expenses incurred
atas: on the following:
31 Desember/ 31 Desember/
31 December 2024 31 December 2023
Deposito berjangka 2.699.782 2.233.102 Time deposits
Giro 1.027.756 732.391 Demand deposits
Tabungan 823.038 756.347 Saving deposits
Liabilitas atas surat berharga Liabilities on securities
yang dijual dengan janji sold under repurchase
dibeli kembali 469.977 223.242 agreements
Premi penjaminan Premium on Government
Pemerintah (Catatan 36) 245.565 246.061 guarantee (Note 36)
Simpanan dan pinjaman Deposits and borrowings
dari bank lain 196.089 218.451 from other banks
Efek utang yang diterbitkan 125.798 139.995 Debt securities issued
Setoran jaminan 52.556 37.855 Margin deposits
Lain-lain 11.130 528 Others
Total 5.651.691 4.587.972 Total
Informasi mengenai beban bunga atas transaksi Interest expense on transactions with related
dengan pihak-pihak yang berelasi diungkapkan parties are disclosed in Note 37.
pada Catatan 37.
30. Beban Umum dan Administrasi 30. General and Administrative Expenses
Akun ini terdiri dari: This account consists of:
31 Desember/ 31 Desember/
31 December 2024 31 December 2023
Telekomunikasi, listrik dan air 654.384 488.556 Telecommunication, electricity, and water
Penyusutan aset tetap dan Depreciation of fixed assets and
aset hak guna (Catatan 14) 601.526 429.368 right-of-use assets (Note 14)
Pemeliharaan dan perbaikan 548.682 429.558 Repairs and maintenance
Jasa outsourcing 387.397 422.085 Outsourcing service
Iklan dan promosi 237.900 212.482 Advertising and promotion
Jasa tenaga ahli 215.270 306.485 Professional fees
Pungutan OJK 84.067 69.821 OJK levy
Barang cetakan dan keperluan Printed materials and office
kantor 67.364 42.149 supplies
Sewa 39.139 15.859 Rental
Amortisasi aset tak berwujud Amortization of intangible assets
(Catatan 3) 33.666 3.667 (Note 3)
Asuransi 12.661 10.171 Insurance
Keamanan 12.095 12.738 Security
Biaya emisi obligasi 3.697 2.754 Bond issuance cost
Beban jasa manajemen 2.530 9.284 Management fee
Lain-lain 44.451 175.779 Others
Total 2.944.829 2.630.756 Total
Termasuk pada lain-lain adalah biaya yang Included in others are expenses borned by the
ditanggung oleh Bank sehubungan dengan Bank in regards with Citi’s consumer business
akusisi bisnis konsumer Citi senilai Rp105.686 acquisition amounting to Rp105,686 for period
untuk periode yang berakhir pada 31 Desember ended on 31 December 2023.
2023.
127
Page 527
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of 31 December 2024
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
31. Beban Gaji dan Kesejahteraan Karyawan 31. Salaries and Employee Benefits Expenses
Akun ini terdiri dari: This account consists of:
31 Desember/ 31 Desember/
31 December 2024 31 December 2023
Gaji, upah dan tunjangan hari raya 1.996.167 1.623.767 Salaries, wages and lebaran bonus
Manfaat pensiun 167.450 172.443 Gratuity
Makan, transportasi dan Meals, transportation and
tunjangan lainnya 133.984 125.121 other allowance
Pengobatan 130.508 92.770 Medical
Insentif 104.968 55.530 Incentive
BPJS ketenagakerjaan 87.677 70.308 Insurance and social security
Imbalan kerja (Catatan 35) 80.836 101.267 Employee benefits (Note 35)
Pendidikan dan pelatihan 51.840 69.596 Education and training
Tunjangan pajak PPh 21 62.060 40.404 Taxable allowance PPh 21
Lembur 8.900 5.872 Overtime
Lain-lain 43.344 28.729 Others
Total 2.867.734 2.385.807 Total
32. Laba Per Saham Dasar 32. Basic Earnings Per Share
Laba per saham dasar dihitung dengan membagi Basic earnings per share is calculated by dividing
laba tahun berjalan yang diatribusikan kepada the income for the year attributable to the equity
pemegang saham dengan jumlah saham pada holders by the number of shares outstanding
tahun bersangkutan. during the year.
31 Desember/ 31 Desember/
31 December 2024 31 December 2023
Laba tahun berjalan diatribusikan Income for the year
kepada pemegang saham 406.240 674.963 attributable to equity holders
Rata-rata tertimbang jumlah Weighted average number
lembar saham yang beredar 12.227.591.633 11.278.156.690 of shares outstanding
Laba per saham dasar* (nilai penuh) 33 60 Basic earnings per share* (full amount)
* Bank tidak mempunyai laba per saham dasar yang bersifat dilutif untuk tahun yang berakhir tanggal 31 Desember 2024 dan 2023./The bank
has no dilutive earning per share for the year ended 31 December 2024 and 2023.
128
Page 528
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of 31 December 2024
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
33. Transaksi Pembelian dan Penjualan Tunai 33. Spot Foreign Currency Bought and Sold
Mata Uang Asing
Rincian nilai nominal atas pembelian dan The details of the notional values of spot foreign
penjualan tunai mata uang asing (spot) pada currencies bought and sold as of 31 December
tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 adalah 2024 and 2023 are as follows:
sebagai berikut:
31 Desember/31 December 2024
Mata uang asing
(nilai penuh)/
Foreign currencies
(full amount) Rupiah
Pembelian tunai mata uang asing Spot foreign currency bought
Pihak ketiga USD 102.304.618 1.646.593 Third parties
Pembelian tunai mata uang asing Spot foreign currency bought
Pihak berelasi USD 1.132.614 18.229 Related parties
AUD 160.000 1.602
19.831
1.666.424
Penjualan tunai mata uang asing Spot foreign currency sold
Pihak ketiga USD 11.329.940 182.355 Third parties
Penjualan tunai mata uang asing Spot foreign currency sold
Pihak berelasi USD 469.614 7.558 Related parties
EUR 665.000 11.144
18.702
201.057
31 Desember/31 December 2023
Mata uang asing
(nilai penuh)/
Foreign currencies
(full amount) Rupiah
Pembelian tunai mata uang asing Spot foreign currency bought
Pihak ketiga EUR 3.000.000 51.115 Third parties
GBP 4.000.000 78.506
USD 133.799.220 2.060.107
SGD 50.000 584
2.190.312
Pembelian tunai mata uang asing Spot foreign currency bought
Pihak berelasi EUR 2.000.000 34.077 Related parties
AUD 759.856 7.994
USD 9.389.127 144.564
GBP 10.000 196
186.831
2.377.143
129
Page 529
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of 31 December 2024
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
33. Transaksi Pembelian dan Penjualan Tunai 33. Spot Foreign Currency Bought and Sold
Mata Uang Asing (lanjutan) (continued)
Rincian nilai nominal atas pembelian dan The details of the notional values of spot foreign
penjualan tunai mata uang asing (spot) pada currencies bought and sold as of 31 December
tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 adalah 2024 and 2023 are as follows: (continued)
sebagai berikut: (lanjutan)
31 Desember/31 December 2023
Mata uang asing
(nilai penuh)/
Foreign currencies
(full amount) Rupiah
Penjualan tunai mata uang asing Spot foreign currency sold
Pihak ketiga EUR 5.000.000 85.192 Third parties
GBP 3.000.000 58.880
USD 108.274.351 1,667.100
1.811.172
Penjualan tunai mata uang asing Spot foreign currency bought
Pihak berelasi EUR 425.000 7.241 Related parties
AUD 219.000 2.304
USD 5.076.642 78.165
87.710
1.898.882
34. Komitmen dan Kontinjensi 34. Commitments and Contingencies
Bank memiliki tagihan dan liabilitas komitmen dan The Bank’s commitments and contingencies are as
kontinjensi sebagai berikut: follows:
31 Desember/ 31 Desember/
31 December 2024 31 December 2023
Komitmen Commitments
Tagihan komitmen 131.655 85.307 Commitment receivables
Liabilitas komitmen Commitment liabilities
Fasilitas kredit yang belum
digunakan (86.823.557) (87.768.795) Unused loan facilities granted
Irrevocable letters of credit Outstanding irrevocable
yang masih berjalan (1.491.969) (1.502.308) letters of credit
Liabilitas komitmen - neto (88.183.871) (89.185.796) Commitment liabilities - net
130
Page 530
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of 31 December 2024
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
34. Komitmen dan Kontinjensi (lanjutan) 34. Commitments and Contingencies (continued)
Bank memiliki tagihan dan liabilitas komitmen dan The Bank’s commitments and contingencies are as
kontinjensi sebagai berikut: (lanjutan) follows: (continued)
31 Desember/ 31 Desember/
31 December 2024 31 December 2023
Kontinjensi Contingencies
Liabilitas kontinjensi Contingent liabilities
Bank garansi (2.837.700) (2.532.256) Bank guarantees
Standby letters of credit (2.130.793) (1.649.629) Standby letters of credit
Liabilities kontinjensi - neto (4.968.493) (4.181.885) Contingent liabilities - net
Liabilitas komitmen dan Commitments and contingent
kontinjensi - neto (93.152.364) (93.367.681) liabilities - net
Perubahan cadangan kerugian penurunan nilai The movements in the allowance for impairment
adalah sebagai berikut: losses are as follows:
Tahap 1/ Tahap 2/ Tahap 3/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
31 Desember 2022 198.334 67.653 - 265.987 31 December 2022
Aset baru 148.256 54.364 - 202.620 New assets originated
Aset dihentikan
pengakuannya atau Assets derecognized or
dilunasi (kecuali hapus buku) (43.340 ) (21.407) - (64.747) repaid (excluding write-offs)
Transfer ke Tahap 1 (11.875 ) 11.875 - - Transfers to Stage 1
Transfer ke Tahap 2 702 (702) - - Transfers to Stage 2
Transfer ke Tahap 3 1 (1) - - Transfers to Stage 3
Pengukuran kembali (13.326) (10.674) - (24.000) Remeasurement
-
31 Desember 2023 278.752 101.108 - 379.860 31 December 2023
Aset baru 49.558 27.278 - 76.836 New assets originated
Aset dihentikan
pengakuannya atau Assets derecognized or
dilunasi (kecuali hapus buku) (68.397) (57.394) - (125.791) repaid (excluding write-offs)
Transfer ke Tahap 1 35.849 (35.849) - - Transfers to Stage 1
Transfer ke Tahap 2 (1.477) 1.477 - - Transfers to Stage 2
Transfer ke Tahap 3 (2) 2 - - Transfers to Stage 3
Pengukuran kembali (38.457) 46.226 - 7.769 Remeasurement
-
31 Desember 2024 255.826 82.848 - 338.674 31 December 2024
131
Page 531
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of 31 December 2024
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
35. Liabilitas atas Imbalan Kerja 35. Liability for Employee Benefits
Bank memiliki program pensiun iuran pasti dan The Bank has defined contribution retirement plan
juga mencatat liabilitas estimasi imbalan kerja and also recognized estimated liability for
atas uang pesangon, uang penghargaan masa termination, gratuity and compensation benefits to
kerja dan ganti kerugian kepada karyawan untuk cover any deficiency as provided, which the
menutupi kemungkinan kekurangan, dimana calculation as of 31 December 2024 and 2023 in
untuk perhitungan pada tanggal 31 Desember accordance with Law No. 6 of 2023 on
2024 dan 2023 sesuai dengan Undang-Undang Employment, Government Regulation No. 35 of
No. 6 Tahun 2023 tentang Ketenagakerjaan, PP 2021 and the Bank’s labor agreement.
No. 35 Tahun 2021 dan perjanjian
ketenagakerjaan Bank.
Program pensiun iuran pasti Bank dikelola oleh The Bank’s defined contribution retirement plan is
Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) managed by Dana Pensiun Lembaga Keuangan
Manulife Indonesia (pihak ketiga). Iuran yang (DPLK) Manulife Indonesia (a third party). The
dibayarkan kepada DPLK pada tahun yang contribution retirement paid to DPLK for the years
berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan ended 31 Desember 2024 and 2023 amounting to
2023 masing-masing sebesar Rp164.004 dan Rp164,004 and Rp133,881, respectively.
Rp133.881.
Iuran pensiun ditetapkan sebesar 16% dari gaji The pension contribution is determined at 16% of
karyawan peserta dana pensiun, dimana sebesar the employees’ salary who joined the pension plan,
10% ditanggung oleh Bank dan sisanya 6% of which 10% is contributed by the Bank and the
ditanggung oleh karyawan. Sejak tanggal 1 Juni remaining 6% is contributed by the employees.
2023, Bank merubah ketentuan, yaitu iuran Since 1 June 2023, the Bank has changed the
pensiun ditetapkan dengan minimal 10% dari gaji provisions, namely pension contribution is
karyawan peserta dana pensiun, dan bisa determined at a minimum of 10% of the employees’
ditambahkan dari karyawan secara sukarela salary who participating in the pension fund, and
sesuai dengan pilihan yang ditentukan Bank. can be added from employees voluntarily
Beban pensiun Bank pada tahun yang berakhir according to the options determined by the Bank.
pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 The Bank’s pension expense for the years ended
masing-masing berjumlah sebesar Rp116.409 31 December 2024 and 2023 amounting to
dan Rp91.549. Rp116,409 and Rp91,549, respectively.
Estimasi liabilitas imbalan kerja karyawan pada The estimated liabilities for employee benefits as of
tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 dicatat 31 December 2024 and 2023 were determined
berdasarkan penilaian aktuaria yang masing- based on the actuarial valuations performed by
masing dilakukan oleh Kantor Konsultan Aktuaria Kantor Konsultan Aktuaria Santhi Devi dan
Santhi Devi dan Ardianto Handoyo, aktuaris Ardianto Handoyo, independent actuary, in their
independen, berdasarkan laporannya bertanggal reports dated 16 January 2025 and Kantor
16 Januari 2025 dan Kantor Konsultan Aktuaria Konsultan Aktuaria Steven & Mourits, the
Steven & Mourits, aktuaris independen, independent actuary, in their reports dated
berdasarkan laporannya bertanggal 2 Januari 2 January 2024, using the “Projected Unit Credit”
2024, dengan menggunakan metode “Projected method.
Unit Credit”.
132
Page 532
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of 31 December 2024
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
35. Liabilitas atas Imbalan Kerja (lanjutan) 35. Liability for Employee Benefits (continued)
Asumsi-asumsi penting yang digunakan dalam The principal assumptions used in the valuations
penilaian tersebut adalah sebagai berikut: are as follows:
31 Desember/ 31 Desember/
31 December 2024 31 December 2023
Tingkat bunga diskonto 6,60% 6,60% Discount interest rate
Tingkat proyeksi kenaikan gaji 4,50% 4,50% Salary increase projection rate
Tabel kematian TMI 2019 TMI 2019 Mortality table
Tingkat cacat 1% of mortality rate 1% of mortality rate Disability rate
Usia pensiun (tahun) 55 55 Retirement age (years old)
Tingkat pengunduran diri Turnover rate
Umur 25-29 12,50% 12,50% Age 25-29
Umur 30-34 10,00% 10,00% Age 30-34
Umur 35-39 7,50% 7,50% Age 35-39
Umur 40-44 5,00% 5,00% Age 40-44
Umur 45-49 2,50% 2,50% Age 45-49
Umur 50-54 2,00% 2,00% Age 50-54
Umur >54 0,00% 0,00% Age >54
Beban imbalan kerja Employee benefits expenses
31 Desember/ 31 Desember/
31 December 2024 31 December 2023
Beban jasa kini 55.108 40.510 Current service cost
Biaya jasa lalu - amendemen program - 43.700 Past service cost - benefit changes
Beban bunga 20.368 16.659 Interest cost
Pengakuan kerugian aktuaria 5.360 398 Recognition of actuarial loss
Beban imbalan kerja 80.836 101.267 Employee benefits expense
Nilai kini liabilitas imbalan kerja Present value of benefit obligations
31 Desember/ 31 Desember/
31 December 2024 31 December 2023
Nilai kini liabilitas imbalan kerja, Present value of benefit obligation,
awal tahun 344.372 258.405 beginning of the year
Beban jasa kini 55.108 40.510 Current service cost
Biaya jasa lalu - amendemen program - 43.700 Past service cost - benefit changes
Beban bunga 20.368 16.659 Interest cost
Penyesuaian kewajiban atas Liability adjustment from
transfer karyawan ex-Citi - 8.895 transfer of employee ex-Citi
Pembayaran manfaat (29.794) (20.373) Payments of benefits
Pengukuran kembali aktuarial 43.480 (3.822) Remeasurement of defined benefit plan
Pengakuan kerugian aktuaria 5.360 398 Recognition of actuarial loss
Nilai kini liabilitas imbalan kerja, Present value of benefit obligations,
akhir tahun 438.894 344.372 end of year
133
Page 533
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of 31 December 2024
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
35. Liabilitas atas Imbalan Kerja (lanjutan) 35. Liability for Employee Benefits (continued)
Jumlah penyesuaian yang timbul pada liabilitas The amounts of experience adjustments arising
program untuk tahun yang berakhir pada tanggal on the plan liabilities for the year ended
31 Desember 2024 dan posisi empat tahun 31 December 2024 and previous four years are as
sebelumnya adalah sebagai berikut (tidak follows (unaudited):
diaudit):
31 Desember/31 December
2024 2023 2022 2021 2020
Present value of benefit
Nilai kini liabilitas 438.894 344.009 258.405 278.566 301.036 obligation
Experience adjustment on
Penyesuaian liabilitas 39.354 (7.336) 4.323 (19.604) (18.352) liability
Perubahan liabilitas atas imbalan kerja untuk The movements of employee benefits liability for
tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember the years ended 31 December 2024 and 2023 are
2024 dan 2023 adalah sebagai berikut: as follows:
31 Desember/ 31 Desember/
31 December 2024 31 December 2023
Saldo awal tahun 344.372 258.405 Beginning balance
Beban imbalan kerja Employee benefits expense
tahun berjalan 80.836 101.267 during the year
Total yang diakui di penghasilan Total amount recognized in
komprehensif lainnya 43.480 (3.822) other comprehensive income
Penyesuaian kewajiban atas Liability adjustment from
Transfer karyawan ex-Citi - 8.895 transfer of employee ex-Citi
Pembayaran manfaat (29.794) (20.373) Payments of benefits
Saldo akhir tahun 438.894 344.372 Ending balance
Tabel berikut menunjukkan analisa sensitivitas The tables below show the sensitivity analysis of
nilai kini liabilitas imbalan kerja diasumsikan the present value of employee benefit obligation in
terdapat perubahan atas tingkat diskonto dan the assumed changes in the discount rate and
tingkat kenaikan upah (tidak diaudit): salary increment rate (unaudited):
Tingkat Diskonto Discount Rate
Nilai kini liabilitas/
Present value of employee
Perubahan benefit obligation
persentase/
Percentage 31 Desember/ 31 Desember/
change 31 December 2024 31 December 2023
+1% (422.379) (329.158)
-1% 456.930 361.112
Tingkat Kenaikan Upah Salary Increment Rate
Nilai kini liabilitas/
Present value of employee
Perubahan benefit obligation
persentase/
Percentage 31 Desember/ 31 Desember/
change 31 December 2024 31 December 2023
+1% 465.435 370.352
-1% (414.693) (321.647)
134
Page 534
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of 31 December 2024
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
35. Liabilitas atas Imbalan Kerja (lanjutan) 35. Liability for Employee Benefits (continued)
Jatuh tempo dari liabilitas imbalan kerja pada The maturity of the benefits obligation as of
tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 adalah 31 December 2024 and 2023 are as follows
sebagai berikut (tidak diaudit): (unaudited):
31 Desember/ 31 Desember/
31 December 2024 31 December 2023
Dalam waktu 12 bulan berikutnya 113.407 71.546 Within the next 12 months
Antara 1 dan 2 tahun 68.064 58.146 Between 1 and 2 years
Antara 2 dan 5 tahun 200.011 169.980 Between 2 and 5 years
Antara 5 dan 10 tahun 333.114 264.536 Between 5 and 10 years
Di atas 10 tahun 601.599 553.795 Beyond 10 years
Total 1.316.195 1.118.003 Total
Durasi rata-rata liabilitas imbalan kerja pada The average duration of employees’ benefits
tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 adalah liability as of 31 December 2024 and 2023 are 4.9
masing-masing selama 4,9 tahun dan 8,10 tahun years and 8.10 years, respectively (unaudited).
(tidak diaudit).
36. Jaminan Pemerintah terhadap Liabilitas 36. The Government Guarantee for The Payment of
Pembayaran Bank Umum Obligations of Commercial Banks
Berdasarkan Undang-Undang No. 24 tentang Based on Law No. 24 regarding the Indonesia
Lembaga Penjaminan Simpanan (“LPS”) tanggal Deposit Insurance Agency (“LPS”) dated
22 September 2004, efektif sejak tanggal 22 September 2004, effective on 22 September
22 September 2005, sebagaimana diubah 2005, which was amended by the Law No. 7 Year
dengan Undang-Undang No. 7 Tahun 2009 2009 dated 13 January 2009 regarding the
tanggal 13 Januari 2009 tentang Penetapan Stipulation of Government Regulation No. 3 Year
Peraturan Pemerintah Pengganti Undang- 2008, LPS was formed to guarantee certain
Undang No. 3 Tahun 2008, LPS dibentuk untuk obligations of commercial banks under the
menjamin liabilitas tertentu bank-bank umum applicable guarantee program, in which the amount
berdasarkan program penjaminan yang berlaku, of guarantee can vary if it meets the applicable
yang besaran nilai jaminannya dapat berubah jika criteria.
memenuhi kriteria tertentu yang berlaku.
Berdasarkan Peraturan Pemerintah No.66 Tahun Based on Government Regulation No. 66 year
2008 tanggal 13 Oktober 2008 tentang Besaran 2008 dated 13 October 2008 regarding the Amount
Nilai Simpanan yang Dijamin Lembaga Penjamin of Deposit Guaranteed by LPS, which was
Simpanan, yang disempurnakan melalui enhanced by LPS Regulation No. 2/PLPS/2010
Peraturan LPS No. 2/PLPS/2010 tanggal dated 25 November 2010 regarding the Deposit
25 November 2010 tentang Program Penjaminan Insurance Program, that the balance guaranteed
Simpanan bahwa saldo yang dijamin untuk setiap for each customer at one Bank is a maximum of
nasabah pada satu Bank adalah paling tinggi Rp2,000,000,000 (full amount).
sebesar Rp2.000.000.000 (nilai penuh).
Pada tanggal 31 Desember 2024 As of 31 December 2024 based on the LPS
berdasarkan Pengumuman LPS No.Peng- Announcement No.Peng-3/DSPS/2024 dated
3/DSPS/2024 tanggal 28 Mei 2024, simpanan 28 May 2024, customer deposits are only covered
nasabah dijamin hanya jika suku bunganya sama if the interest rate is equal to or below 4.25% for
dengan atau dibawah 4,25% untuk simpanan deposits denominated in Rupiah and equal to or
dalam Rupiah dan sama dengan atau dibawah below 2.25% for deposits denominated in foreign
2,25% untuk simpanan dalam valuta asing. currency.
135
Page 535
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of 31 December 2024
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
36. Jaminan Pemerintah terhadap Liabilitas 36. The Government Guarantee for The Payment of
Pembayaran Bank Umum (lanjutan) Obligations of Commercial Banks (continued)
Pada tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023 based on the LPS
berdasarkan Pengumuman LPS No.Peng- Announcement No.Peng-11/DSPS/2023 dated
11/DSPS/2023 tanggal 26 September 2023, 26 September 2023, customer deposits are only
simpanan nasabah dijamin hanya jika suku covered if the interest rate is equal to or below
bunganya sama dengan atau dibawah 4,25% 4.25% for deposits denominated in Rupiah and
untuk simpanan dalam Rupiah dan sama dengan equal to or below 2.25% for deposits denominated
atau dibawah 2,25% untuk simpanan dalam in foreign currency.
valuta asing.
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, Bank As of 31 December 2024 and 2023, the Bank is a
adalah peserta dari program penjaminan participant of that guarantee program.
tersebut.
37. Sifat dan Transaksi dengan Pihak Berelasi 37. Nature and Transaction Balances with Related
Parties
Pihak berelasi/ Sifat dari hubungan/ Sifat dari transaksi/
Related parties Nature of relationship Nature of transaction
Kredit yang diberikan, Simpanan dari nasabah,
Dewan Komisaris dan Direksi/
Karyawan kunci dan pengurus/ Pendapatan dan beban bunga/
The Board of Commissioners and
Key employees and management Loans, Deposits from customers, Interest income
the Directors
and expense
Giro pada bank lain, Tagihan dan liabilitas derivatif,
Simpanan dari bank lain, Aset lain-lain: tagihan
spot, Liabilitas akseptasi, Liabilitas lain-lain: biaya
yang masih harus dibayar dan liabilitas spot,
Arrangement fee, Pendapatan dan beban dari
transaksi derivatif dan spot, Beban bunga, Biaya
outsourcing, Counter guarantee, Setoran jaminan,
United Overseas Bank Ltd.,
beban sewa, pemeliharaan & lainnya/
Singapura/ Pemegang saham akhir/
Current accounts with other banks, Derivative
United Overseas Bank Ltd., Ultimate shareholder
receivables and payables, Deposits from other
Singapore
banks, Other assets: spot receivables, acceptance
liabilities, Other liabilities: accrued expenses and
spot payable, Arrangement fee, Income and
expense from derivative and spot transaction,
Interest expense, Outsourcing cost, Counter
guarantee, Guarantee deposits, Rental,
maintenance, and other cost
United Overseas Bank Ltd., Tokyo/ Mempunyai induk yang sama/ Giro pada bank lain/
United Overseas Bank Ltd., Tokyo Owned by the same shareholder Current accounts with other banks
Giro pada bank lain, Tagihan Derivatif, Liabilitas
United Overseas Bank Ltd., Hong lain-lain: liabilitas spot, Pendapatan dan beban dari
Kong/ Mempunyai induk yang sama/ transaksi derivatif dan spot/
United Overseas Bank Ltd., Hong Owned by the same shareholder Current accounts with other banks, Derivative
Kong Receivable, Other liabilities: spot payable, Income
and expense from derivative and spot transaction
United Overseas Bank Ltd.,
Sydney/ Mempunyai induk yang sama/ Giro pada bank lain/
United Overseas Bank Ltd., Owned by the same shareholder Current accounts with other banks
Sydney
136
Page 536
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of 31 December 2024
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
37. Sifat dan Transaksi dengan Pihak Berelasi 37. Nature and Transaction Balances with Related
(lanjutan) Parties (continued)
Pihak berelasi/ Sifat dari hubungan/ Sifat dari transaksi/
Related parties Nature of relationship Nature of transaction
____________________________________________ ___________________________________________ _________________________________________________________________
Giro pada bank lain, Simpanan dari bank lain,
United Overseas Bank Ltd.,
Liabilitas akseptasi, Counter guarantee/
Malaysia/ Mempunyai induk yang sama/
Current accounts with other banks, Deposits from
United Overseas Bank Ltd., Owned by the same shareholder
other banks, acceptance liabilities, Counter
Malaysia
guarantee
United Overseas Bank Ltd.,
Shanghai/ Mempunyai induk yang sama/ Giro pada bank lain/
United Overseas Bank Ltd., Owned by the same shareholder Current accounts with other banks
Shanghai
United Overseas Bank Ltd.,
Giro pada bank lain, Simpanan dari bank lain/
Thailand/ Mempunyai induk yang sama/
Current accounts with other banks, Deposits from
United Overseas Bank Ltd., Owned by the same shareholder
other banks
Thailand
Simpanan dari bank lain, Tagihan derivatif, Aset
lain-lain: tagihan spot, Liabilitas derivatif, Beban dari
transaksi derivatif dan spot, Arrangement fee/
United Overseas Bank Ltd., China/ Mempunyai induk yang sama/
Deposits from other banks, Derivative receivables,
United Overseas Bank Ltd., China Owned by the same shareholder
Other assets: spot receivables, Derivative payables,
Expense from derivative and spot transaction,
Arrangement fee
Tagihan dan liabilitas derivatif, Simpanan dari
nasabah, Pendapatan komisi, Pendapatan dan
beban dari transaksi derivatif dan spot, Beban
UOB Kay Hian Credit Pte., Ltd./ Mempunyai induk yang sama/
bunga/
UOB Kay Hian Credit Pte., Ltd. Owned by the same shareholder
Derivative receivables and payables, Deposit from
customer, Fee income, Income and expense from
derivative and spot transaction, Interest expense
Beban bunga, Pendapatan komisi, Bank Garansi,
PT UOB Kay Hian Securities/ Mempunyai induk yang sama/ Simpanan dari nasabah/
PT UOB Kay Hian Securities Owned by the same shareholder Interest expense, Fee income, Bank Guarantee,
Deposit from customer
Simpanan dari nasabah, Pendapatan dari transaksi
derivatif dan spot, Beban bunga, Beban sewa,
PT UOB Property/ Mempunyai induk yang sama/ pemeliharaan dan lainnya, Pendapatan bunga/
PT UOB Property Owned by the same shareholder Deposit from customer, Income from derivative and
spot transaction, Interest expense, Rental expense,
Maintenance and other cost, Interest income
Aset lain-lain: Tagihan spot, Pendapatan dan beban
dari transaksi derivatif dan spot, Beban bunga,
Tagihan dan liabilitas derivatif, Simpanan dari
UOB Kay Hian Pte., Ltd./ Mempunyai induk yang sama/ nasabah, Pendapatan komisi/
UOB Kay Hian Pte., Ltd. Owned by the same shareholder Other assets: Spot receivables, Income and
expense from derivative and spot transaction,
Interest expense, Derivative receivables and
payables, Deposit from customer, Commission Fee
Simpanan dari nasabah, Beban bunga, Beban
PT Avatec Services Indonesia/ Mempunyai induk yang sama/
pemeliharaan/Deposits from customers, Interest
PT Avatec Services Indonesia Owned by the same shareholder
expense, Maintenance fee
137
Page 537
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of 31 December 2024
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
37. Sifat dan Transaksi dengan Pihak Berelasi 37. Nature and Transaction Balances with Related
(lanjutan) Parties (continued)
Pihak berelasi/ Sifat dari hubungan/ Sifat dari transaksi/
Related parties Nature of relationship Nature of transaction
____________________________________________ ___________________________________________ _________________________________________________________________
UIC Asian Computer Services
Pte., Ltd/ Mempunyai induk yang sama/ Beban pemeliharaan dan lainnya/
UIC Asian Computer Services Owned by the same shareholder Maintenance fee and others
Pte., Ltd
UOB Travel Planner Pte., Ltd./ Mempunyai induk yang sama/ Beban pemeliharaan dan lainnya/
UOB Travel Planner Pte., Ltd. Owned by the same shareholder Maintenance fee and others
Junipa Pte., Ltd./ Mempunyai induk yang sama/
Security agent fee
Junipa Pte., Ltd. Owned by the same shareholder
UOB Asset Management Simpanan dari nasabah, Beban bunga, Selling
Indonesia/ Mempunyai induk yang sama/ agent fee, Support service fee/
UOB Asset Management Owned by the same shareholder Deposits from customers, Interest expense, Selling
Indonesia agent fee, Support service fee
Dalam menjalankan kegiatan usahanya, Bank In the normal course of business, the Bank enters
melakukan transaksi-transaksi tertentu dengan into certain transactions with related parties under
pihak berelasi dengan persyaratan dan kondisi similar terms and conditions as those with third
yang sama dengan yang berlaku bagi pihak parties, except for loans to its employees.
ketiga, kecuali kredit yang diberikan kepada
karyawan.
Rincian dari transaksi dengan pihak berelasi The details of transactions with related parties are
adalah sebagai berikut: as follows:
31 Desember/ 31 Desember/
31 December 2024 31 December 2023
Aset Assets
Current accounts with other banks
Giro pada bank lain (Catatan 6) (Note 6)
United Overseas Bank Ltd., United Overseas Bank Ltd.,
Singapura 22.532 20.525 Singapore
United Overseas Bank Ltd., Hong Kong 6.050 6.004 United Overseas Bank Ltd., Hong Kong
United Overseas Bank Ltd., Tokyo 4.020 2.730 United Overseas Bank Ltd., Tokyo
United Overseas Bank Ltd., Shanghai 2.016 11.457 United Overseas Bank Ltd., Shanghai
United Overseas Bank Ltd., Sydney 759 598 United Overseas Bank Ltd., Sydney
United Overseas Bank Ltd., Thailand 142 144 United Overseas Bank Ltd., Thailand
United Overseas Bank Ltd., Malaysia 74 72 United Overseas Bank Ltd., Malaysia
35.593 41.530
Persentase terhadap jumlah aset 0,02% 0,03% Percentage to total assets
Investasi keuangan (Catatan 9) Financial investments (Note 9)
United Overseas Bank Ltd., United Overseas Bank Ltd.,
Singapura 19.183 56.999 Singapore
Persentase terhadap jumlah aset 0,01% 0,04% Percentage to total assets
Tagihan derivatif Derivative receivables
United Overseas Bank Ltd., United Overseas Bank Ltd.,
Singapura 544.832 236.624 Singapore
United Overseas Bank Ltd., United Overseas Bank Ltd.,
China 422 2.034 China
United Overseas Bank Ltd., United Overseas Bank Ltd.,
Hong Kong - 1.567 Hong Kong
UOB Kay Hian Credit Pte. Ltd. - 64 UOB Kay Hian Credit Pte. Ltd
545.254 240.289
Persentase terhadap jumlah aset 0,35% 0,15% Percentage to total assets
138
Page 538
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of 31 December 2024
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
37. Sifat dan Transaksi dengan Pihak Berelasi 37. Nature and Transaction Balances with Related
(lanjutan) Parties (continued)
Rincian dari transaksi dengan pihak berelasi The details of transactions with related parties are
adalah sebagai berikut: (lanjutan) as follows: (continued)
31 Desember/ 31 Desember/
31 December 2024 31 December 2023
Aset (lanjutan) Assets (continued)
Kredit yang diberikan (Catatan 11) 74.305 52.036 Loans (Note 11)
Persentase terhadap jumlah aset 0,05% 0,03% Percentage to total assets
Aset lain-lain Other Assets
Tagihan spot Spot receivable
United Overseas Bank Ltd., United Overseas Bank Ltd.,
Singapura 49 49 Singapore
UOB Kay Hian Pte., Ltd. - 154 UOB Kay Hian Pte., Ltd.
United Overseas Bank Ltd., United Overseas Bank Ltd.,
China - 17 China
49 220
Persentase terhadap jumlah aset 0,00% 0,00% Percentage to total assets
Liabilitas Liabilities
Simpanan dari nasabah Deposits from customers
Deposito berjangka (Catatan 19) 145.485 172.618 Time deposits (Note 19)
Giro (Catatan 17) 170.905 169.624 Demand deposits (Note 17)
Tabungan (Catatan 18) 132.128 110.788 Saving deposits (Note 18)
448.518 453.030
Persentase terhadap jumlah liabilitas 0,32% 0,31% Percentage to total liabilities
Simpanan dari bank lain Deposits from other banks
(Catatan 20) (Note 20)
United Overseas Bank Ltd., United Overseas Bank Ltd.,
Singapura 2.420.311 47.960 Singapore
United Overseas Bank Ltd., United Overseas Bank Ltd.,
China 1.944 8.984 China
United Overseas Bank Ltd., United Overseas Bank Ltd.,
Malaysia 986 3.056 Malaysia
United Overseas Bank Ltd., United Overseas Bank Ltd.,
Thailand 740 438 Thailand
2.423.981 60.438
Persentase terhadap jumlah liabilitas 1,75% 0,04% Percentage to total liabilities
Liabilitas derivatif Derivative payables
United Overseas Bank Ltd., United Overseas Bank Ltd.,
Singapura 1.172.211 524.780 Singapore
United Overseas Bank Ltd., United Overseas Bank Ltd.,
China 4.483 815 China
UOB Kay Hian Credit Pte., Ltd. - 56 UOB Kay Hian Credit Pte., Ltd.
1.176.694 525.651
Persentase terhadap jumlah liabilitas 0,85% 0,36% Percentage to total liabilities
139
Page 539
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of 31 December 2024
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
37. Sifat dan Transaksi dengan Pihak Berelasi 37. Nature and Transaction Balances with Related
(lanjutan) Parties (continued)
Rincian dari transaksi dengan pihak berelasi The details of transactions with related parties are
adalah sebagai berikut: (lanjutan) as follows: (continued)
31 Desember/ 31 Desember/
31 December 2024 31 December 2023
Liabilitas (lanjutan) Liabilities (continued)
Liabilitas akseptasi Acceptance payables
United Overseas Bank Ltd., United Overseas Bank Ltd.,
Singapura 5.736 10.368 Singapore
United Overseas Bank Ltd., United Overseas Bank Ltd.,
Malaysia 4.270 3.677 Malaysia
10.006 14.045
Persentase terhadap jumlah liabilitas 0,01% 0,01% Percentage to total liabilities
Liabilitas spot Spot payable
United Overseas Bank Ltd., United Overseas Bank Ltd.,
Singapura 29 282 Singapore
United Overseas Bank Ltd., United Overseas Bank Ltd.,
Hong Kong - 43 Hong Kong
29 325
Persentase terhadap jumlah liabilitas 0,00% 0,00% Percentage to total liabilities
Liabilitas lain-lain Other liabilities
Biaya yang masih harus dibayar Accrued expenses
United Overseas Bank Ltd., United Overseas Bank Ltd.,
Singapura 244.696 158.545 Singapore
Persentase terhadap jumlah liabilitas 0,18% 0,11% Percentage to total liabilities
Setoran Jaminan Margin deposits
United Overseas Bank Ltd., United Overseas Bank Ltd.,
Singapura 894.197 752.297 Singapore
Persentase terhadap jumlah liabilitas 0,65% 0,52% Percentage to total liabilities
Pendapatan Income
Pendapatan bunga (Catatan 28) Interest income (Note 28)
Kredit yang diberikan 4.255 4.012 Loans
Persentase terhadap Percentage to
jumlah pendapatan bunga 0,04% 0,04% total interest income
Security agent fee Security agent fee
Junipa Pte., Ltd. 360 360 Junipa Pte., Ltd.
Arrangement fee Arrangement fee
United Overseas Bank Ltd., United Overseas Bank Ltd.,
Singapura 27.689 10.568 Singapore
United Overseas Bank Ltd., United Overseas Bank Ltd.,
China 3.288 1.249 China
Pendapatan Komisi Fee Income
UOB Kay Hian Securities 3.713 6.952 UOB Kay Hian Securities
UOB Kay Hian Pte., Ltd. - 4.049 UOB Kay Hian Pte., Ltd.
UOB Kay Hian Credit Pte., Ltd. 354 747 UOB Kay Hian Credit Pte., Ltd.
Selling Fee Agent Selling Fee Agent
UOB Aset Management Indonesia 6.714 3.687 UOB Aset Management Indonesia
Support Service Fee Support Service Fee
UOB Aset Management Indonesia 1.525 1.130 UOB Aset Management Indonesia
140
Page 540
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of 31 December 2024
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
37. Sifat dan Transaksi dengan Pihak Berelasi 37. Nature and Transaction Balances with Related
(lanjutan) Parties (continued)
Rincian dari transaksi dengan pihak berelasi The details of transactions with related parties are
adalah sebagai berikut: (lanjutan) as follows: (continued)
31 Desember/ 31 Desember/
31 December 2024 31 December 2023
Pendapatan (lanjutan) Income (continued)
Counter Guarantee Counter Guarantee
United Overseas Bank Ltd., United Overseas Bank Ltd.,
Malaysia 183 340 Malaysia
United Overseas Bank Ltd., United Overseas Bank Ltd.,
Singapura 1.235 31 Singapore
45.061 29.113
Persentase terhadap jumlah Percentage to administration fees
komisi dan jasa administrasi - neto 13,65% 10,99% and commissions - net
Pendapatan (beban) dari transaksi Income (expense) from derivative
derivatif dan spot (30.492) 184.658 and spot transaction
Beban Expense
Beban bunga (Catatan 29) Interest expense (Note 29)
Efek utang yang diterbitkan - 54 Debt securities issued
Giro 3.056 2.952 Demand deposits
Deposito berjangka 7.428 6.847 Time deposits
Tabungan 3.688 3.446 Saving deposits
Simpanan dari bank lain Deposits from other banks
Call Money - 6.975 Call Money
Pinjaman yang diterima 9.627 17.451 Borrowings
Setoran Jaminan Margin deposits
United Overseas Bank Ltd., United Overseas Bank Ltd.,
Singapura 29.136 32.821 Singapore
52.935 70.546
Persentase terhadap Percentage to
jumlah beban bunga 0,94% 1.54% total interest expense
Biaya outsourcing (Catatan 30) Outsourcing cost (Note 30)
United Overseas Bank Ltd., United Overseas Bank Ltd.,
Singapura Singapore
Dikapitalisasi ke aset tetap Capitalized to fixed assets
peralatan kantor 190.529 284.176 office equipment
Dibebankan atas aplikasi 291.047 228.298 Charged for software
141
Page 541
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of 31 December 2024
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
37. Sifat dan Transaksi dengan Pihak Berelasi 37. Nature and Transaction Balances with Related
(lanjutan) Parties (continued)
Rincian dari transaksi dengan pihak berelasi The details of transactions with related parties are
adalah sebagai berikut: (lanjutan) as follows: (continued)
31 Desember/ 31 Desember/
31 December 2024 31 December 2023
Beban (lanjutan) Expense (continued)
Beban sewa, pemeliharaan dan lainnya Rental, maintenance fee and others
UIC Asian Computer Services 156.403 66.864 UIC Asian Computer Services
PT UOB Property 29.812 51.011 PT UOB Property
PT Avatec Services Indonesia 2.530 9.284 PT Avatec Services Indonesia
United Overseas Bank Ltd., United Overseas Bank Ltd.,
Singapura - 355 Singapore
UOB Travel Planner Pte., Ltd. 2.022 560 UOB Travel Planner Pte., Ltd.
672.343 640.548
Persentase terhadap jumlah Percentage to general
beban umum dan administrasi 22,83% 24,35% and administrative expenses
Gaji dan kesejahteraan karyawan Salaries and employees’ benefits
Imbalan kerja jangka pendek 122.296 96.194 Short-term employee benefits
Imbalan kerja jangka panjang 15.793 12.588 Long-term employee benefits
Imbalan pasca kerja 1.786 1.707 Post-employment benefits
139.875 110.489
Persentase terhadap jumlah Percentage to salaries
gaji dan kesejahteraan karyawan 4,88% 4,63% and employees’ benefits
Keterangan: Notes:
a. Persentase dari giro pada bank lain, investasi a. The percentages of current accounts with
keuangan, tagihan derivatif, kredit yang other banks, financial investments, derivative
diberikan dan aset lain-lain dihitung terhadap receivables, loans and other assets are
total aset pada masing-masing tanggal computed based on the total assets at
laporan posisi keuangan. statement of financial position dates.
b. Persentase dari giro, tabungan, deposito b. The percentages of demand deposits, saving
berjangka, simpanan dari bank lain, liabilitas deposits, time deposits, deposits from other
derivatif, liabilitas atas surat berharga yang banks, derivative payables, liabilities on
dijual dengan janji dibeli kembali, efek utang securities sold under repurchase agreements,
yang diterbitkan, biaya yang masih harus debt securities issued, accrued expenses and
dibayar dan liabilitas lain-lain dihitung other liabilities are computed based on the
terhadap total liabilitas pada masing-masing total liabilities at statement of financial position
tanggal laporan posisi keuangan. dates.
c. Persentase dari beban pemeliharaan gedung c. The percentages of building maintenance
dihitung terhadap total beban umum dan expenses are computed based on the total
administrasi untuk masing-masing tahun general and administrative expenses in each
yang bersangkutan. Beban pemeliharaan related year. The building maintenance
gedung merupakan beban pemeliharaan expense represents the maintenance
atas gedung UOB Plaza - Thamrin Nine yang expenses of UOB Plaza - Thamrin Nine which
dibayarkan ke PT UOB Property. was paid to PT UOB Property.
d. Persentase dari beban umum dan d. The percentage of other general and
administrasi lainnya dihitung terhadap total administrative expenses is computed based
beban umum dan administrasi untuk masing- on the total general and administrative
masing tahun yang bersangkutan. expenses for each year.
142
Page 542
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of 31 December 2024
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
37. Sifat dan Transaksi dengan Pihak Berelasi 37. Nature and Transaction Balances with Related
(lanjutan) Parties (continued)
Keterangan: (lanjutan) Notes: (continued)
e. Biaya Outsourcing merupakan biaya yang e. Outsourcing costs represent costs charged by
dibebankan oleh United Overseas Bank United Overseas Bank Limited (UOB) to the
Limited (UOB) kepada Bank sehubungan Bank in connection with the Master
dengan Master Technology and Operations Technology and Operations Services
Services Agreement (MTOSA), dimana UOB Agreement (MTOSA), whereby UOB renders
memberikan peningkatan sistem dan system enhancement and information
layanan terkait teknologi informasi pada kartu technology related services on credit card,
kredit, treasury dan aplikasi sistem umum di treasury and common system application in
Bank. Sebagai kompensasi atas layanan, the Bank. As compensation to the services the
Bank wajib membayar biaya satu kali dan Bank is obliged to pay one-time cost and
biaya berulang seperti biaya pengembangan recurring costs such as development and
dan peningkatan atas aplikasi yang enhancement costs on the application stated
tercantum dalam perjanjian. Persentase in the agreement. Certain percentage of these
tertentu dari biaya outsourcing ini outsourcing costs were capitalized to fixed
dikapitalisasi ke aktiva tetap sebagai modal assets as start-up and inseparable part of fixed
awal dan bagian yang tidak terpisahkan dari assets and a certain percentage were charged
aktiva tetap dan persentase tertentu to operations based on agreed calculations.
dibebankan pada operasi berdasarkan
perhitungan yang disepakati.
Sebagai imbalan atas jasa ini, Bank wajib As compensation to the services, the Bank is
membayar one time cost atas beban aktual obliged to pay one time cost and recurring
dan recurring cost atas beban pemeliharaan costs such as development and enhancement
serta biaya peningkatan sistem dan aplikasi costs on the application stated in the
teknologi informasi (enhancement cost) agreement.
seperti yang diungkapkan dalam perjanjian
tersebut.
f. Pendapatan dan beban bunga dari/kepada f. Interest income and expenses from/to related
pihak-pihak berelasi, yang dihasilkan/ parties, which are received/incurred by the
menjadi beban Bank berjumlah kurang dari Bank is less than 10% of the Bank’s total
10% dari jumlah pendapatan dan beban interest income and expenses, respectively,
bunga Bank untuk masing-masing tahun for each related year.
yang bersangkutan.
g. Imbalan kerja jangka pendek yang diterima g. Short-term employee benefits received by
oleh Dewan Komisaris dan Direksi Bank the Bank’s Board of Commissieoners and the
pada tahun yang berakhir pada tanggal Board of Directors for the year ended
31 Desember 2024 dan 2023 masing-masing 31 December 2024 and 2023 amounting to
sebesar Rp122.296 dan Rp96.194. Rp122,296 and Rp96,194, respectively.
Imbalan kerja jangka panjang yang diterima Long-term employee benefits received by the
oleh Dewan Komisaris dan Direksi untuk Bank’s Board of Commissioners and the
tahun yang berakhir pada tanggal Board of Directors for the years ended
31 Desember 2024 dan 2023 masing-masing 31 Desember 2024 and 2023 amounting to
sebesar Rp15.793 dan Rp12.588. Biaya Rp15,793 and Rp12,588, respectively.
yang dikeluarkan oleh Bank terkait program Expenses incurred by the Bank relating to
imbalan pasca kerja Dewan Komisaris dan post-employment benefits of the Bank’s Board
Direksi Bank dengan jumlah masing-masing of Commissioners and the Board of Directors
sebesar Rp1.786 dan Rp1.707, untuk tahun amounting to Rp1,786 and Rp1,707 for the
yang berakhir pada tanggal 31 Desember years ended 31 December 2024 and 2023,
2024 dan 2023 dan seperti yang respectively and which are disclosed in Note
diungkapkan pada Catatan 1b. 1b.
143
Page 543
The original financial statements included herein are in the Indonesian language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2022 dan untuk As of 31 December 2022
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
38. Jatuh Tempo Aset dan Liabilitas Bank 38. Remaining Maturity Periods of the Bank’s Assets and Liabilities
Aset dan liabilitas Bank pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 berdasarkan waktu yang As of 31 December 2024 and 2023, the Bank’s assets and liabilities based on the
tersisa sampai dengan tanggal jatuh tempo adalah sebagai berikut: remaining period of maturities are as follows:
31 Desember/31 December 2024
Lebih dari Lebih dari Lebih dari
1 bulan 3 bulan 1 tahun
sampai dengan sampai dengan sampai dengan
Tanpa Sampai 3 bulan/ 12 bulan/ 5 tahun/ Lebih dari
jangka waktu/ dengan More than More than More than 5 tahun/
No contractual 1 bulan/ 1 month up to 3 months up to 1 year up to More than
Keterangan maturity up to 1 month 3 months 12 months 5 years 5 years Total Description
Aset Assets
Kas 681.840 - - - - - 681.840 Cash
Giro pada Bank Indonesia 5.798.664 - - - - - 5.798.664 Current accounts with Bank Indonesia
Giro pada bank lain - neto 821.513 - - - - - 821.513 Current accounts with other banks - net
Penempatan pada Bank Placements with Bank
Indonesia dan bank lain - neto - 3.657.057 - - - - 3.657.057 Indonesia and other banks - net
Efek-efek yang
diperdagangkan - 169.847 116.823 1.452.137 450.761 117.425 2.306.993 Trading securities
Investasi keuangan - neto - 1.117.164 7.002.022 7.032.873 9.018.309 8.282.458 32.452.826 Financial investments - net
Tagihan atas surat berharga Receivables on securities
yang dibeli dengan janji purchased with
dijual kembali - - - - 1.653.008 - 1.653.008 agreements to resell
Tagihan derivatif - 317.333 293.008 398.806 1.033.439 19.607 2.062.193 Derivative receivables
Kredit yang diberikan - neto - 17.571.660 15.158.107 36.594.966 18.377.179 8.750.344 96.452.256 Loans - net
Tagihan akseptasi - neto - 648.275 793.491 895.902 80.213 - 2.417.881 Acceptance receivables - net
Aset pajak tangguhan - neto 641.832 - - - - - 641.832 Deferred tax assets - net
Aset tetap dan aset hak guna 2.939.616 - - - - - 2.939.616 Fixed assets and right-of-use assets
Aset tidak berwujud 813.973 - - - - 282.667 1.096.640 Intangible assets
Aset lain-lain - neto 397.512 2.097.658 553.203 84.953 26.137 - 3.159.463 Other assets - net
Total Aset 12.094.950 25.578.994 23.916.654 46.459.637 30.639.046 17.452.501 156.141.782 Total Assets
144
Page 544
The original financial statements included herein are in the Indonesian language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2022 dan untuk As of 31 December 2022
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
38. Jatuh Tempo Aset dan Liabilitas Bank (lanjutan) 38. Remaining Maturity Periods of the Bank’s Assets and Liabilities (continued)
Aset dan liabilitas Bank pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 berdasarkan waktu yang As of 31 December 2024 and 2023, the Bank’s assets and liabilities based on the
tersisa sampai dengan tanggal jatuh tempo adalah sebagai berikut: (lanjutan) remaining period of maturities are as follows: (continued)
31 Desember/31 December 2024
Lebih dari Lebih dari Lebih dari
1 bulan 3 bulan 1 tahun
sampai dengan sampai dengan sampai dengan
Tanpa Sampai 3 bulan/ 12 bulan/ 5 tahun/ Lebih dari
jangka waktu/ dengan More than More than More than 5 tahun/
No contractual 1 bulan/ 1 month up to 3 months up to 1 year up to More than
Keterangan maturity up to 1 month 3 months 12 months 5 years 5 years Total Description
Liabilitas Liabilities
Liabilitas segera - 504.053 - - - - 504.053 Current liabilities
Simpanan dari nasabah 67.150.561 21.734.599 18.082.211 7.228.162 2.613.821 102.396 116.911.750 Deposits from customers
Simpanan dari bank lain 66.509 2.759.250 326.900 1.287.600 - - 4.440.259 Deposits from other banks
Bunga yang masih harus
dibayar - 195.817 - - - - 195.817 Interest payables
Utang pajak - 105.211 - - - - 105.211 Tax payables
Liabilitas derivatif - 431.538 322.056 389.507 1.019.459 63.330 2.225.890 Derivative payables
Liabilitas akseptasi - 590.746 765.830 870.161 80.214 - 2.306.951 Acceptance liabilities
Liabilitas atas surat berharga Liabilities on securities
yang dijual dengan janji sold under
dibeli kembali - 5.576.054 - - - - 5.576.054 repurchase agreements
Liabilitas atas
Imbalan kerja - - 110.745 176.604 151.545 438.894 Liabilities for employee benefit
Efek utang yang
diterbitkan - - - 98.684 845.632 97.594 1.041.910 Debt securities issued
Liabilitas lain-lain 1.989.897 1.400.832 351.007 663.329 163.761 - 4.568.826 Other liabilities
Total Liabilitas 69.206.967 33.298.100 19.848.004 10.648.188 4.899.491 414.865 138.315.615 Total Liabilities
Neto (57.112.017) (7.719.105) 4.068.650 35.811.449 25.739.555 17.037.635 17.826.167 Net
.
145
Page 545
The original financial statements included herein are in the Indonesian language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2022 dan untuk As of 31 December 2022
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
38. Jatuh Tempo Aset dan Liabilitas Bank (lanjutan) 38. Remaining Maturity Periods of the Bank’s Assets and Liabilities (continued)
Aset dan liabilitas Bank pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 berdasarkan waktu yang As of 31 December 2024 and 2023, the Bank’s assets and liabilities based on the
tersisa sampai dengan tanggal jatuh tempo adalah sebagai berikut: (lanjutan) remaining period of maturities are as follows: (continued)
31 Desember/31 December 2023
Lebih dari Lebih dari Lebih dari
1 bulan 3 bulan 1 tahun
sampai dengan sampai dengan sampai dengan
Tanpa Sampai 3 bulan/ 12 bulan/ 5 tahun/ Lebih dari
jangka waktu/ dengan More than More than More than 5 tahun/
No contractual 1 bulan/ 1 month up to 3 months up to 1 year up to More than
Keterangan maturity up to 1 month 3 months 12 months 5 years 5 years Total Description
Aset Assets
Kas 603.540 - - - - - 603.540 Cash
Giro pada Bank Indonesia 9.901.077 - - - - - 9.901.077 Current accounts with Bank Indonesia
Giro pada bank lain - neto 981.776 - - - - - 981.776 Current accounts with other banks - net
Penempatan pada Bank Placements with Bank
Indonesia dan bank lain - neto - 2.135.930 - - - - 2.135.930 Indonesia and other banks - net
Efek-efek yang
diperdagangkan - 2.031 2.647 689.630 579.802 1.484.126 2.758.236 Trading securities
Investasi keuangan - neto - 1.447.978 4.093.399 9.122.263 12.997.122 5.376.615 33.037.377 Financial investments - net
Tagihan atas surat berharga Receivables on securities
yang dibeli dengan janji purchased with
dijual kembali - 3.215.259 9.000.519 8.880.398 1.582.077 - 22.678.253 agreements to resell
Tagihan derivatif - 65.753 107.543 210.897 407.225 49.276 840.694 Derivative receivables
Kredit yang diberikan - neto - 5.506.456 11.928.852 30.750.222 20.251.496 11.474.816 79.911.842 Loans - net
Tagihan akseptasi - neto - 969.734 835.226 686.651 7.055 - 2.498.666 Acceptance receivables - net
Aset pajak tangguhan - neto 733.560 - - - - - 733.560 Deferred tax assets - net
Aset tetap dan aset hak guna 2.684.772 - - - - - 2.684.772 Fixed assets and right-of-use assets
Aset tidak berwujud 1.130.306 - - - - - 1.130.306 Intangible assets
Aset lain-lain - neto 523.289 1.520.082 536.525 45.527 24.854 - 2.650.277 Other assets - net
Total Aset 16.558.320 14.863.223 26.504.711 50.385.588 35.849.631 18.384.833 162.546.306 Total Assets
146
Page 546
The original financial statements included herein are in the Indonesian language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2022 dan untuk As of 31 December 2022
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
38. Jatuh Tempo Aset dan Liabilitas Bank (lanjutan) 38. Remaining Maturity Periods of the Bank’s Assets and Liabilities (continued)
Aset dan liabilitas Bank pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 berdasarkan waktu yang As of 31 December 2024 and 2023, the Bank’s assets and liabilities based on the
tersisa sampai dengan tanggal jatuh tempo adalah sebagai berikut: (lanjutan) remaining period of maturities are as follows: (continued)
31 Desember/31 December 2023
Lebih dari Lebih dari Lebih dari
1 bulan 3 bulan 1 tahun
sampai dengan sampai dengan sampai dengan
Tanpa Sampai 3 bulan/ 12 bulan/ 5 tahun/ Lebih dari
jangka waktu/ dengan More than More than More than 5 tahun/
No contractual 1 bulan/ 1 month up to 3 months up to 1 year up to More than
Keterangan maturity up to 1 month 3 months 12 months 5 years 5 years Total Description
Liabilitas segera - 475.355 - - - - 475.355 Current liabilities
Simpanan dari nasabah 61.098.269 26.740.521 20.987.937 10.305.600 147.789 2.425 119.282.541 Deposits from customers
Simpanan dari bank lain 124.359 1.273.400 - 1.000 - - 1.398.759 Deposits from other banks
Bunga yang masih harus
dibayar 199.137 - - - - 199.137 Interest payables
Utang pajak - 170.850 - - - - 170.850 Tax payables
Liabilitas derivatif - 79.561 116.214 501.869 481.926 43.030 1.222.600 Derivative payables
Liabilitas akseptasi - 930.056 796.809 678.261 7.055 - 2.412.181 Acceptance liabilities
Liabilitas atas surat berharga Liabilities on securities
yang dijual dengan janji sold under
dibeli kembali - 13.295.961 - - - - 13.295.961 repurchase agreements
Liabilitas atas
Imbalan kerja - - - 77.772 135.509 131.091 344.372 Liabilities for employee benefit
Efek utang yang
diterbitkan - - - 599.181 748.242 96.000 1.443.423 Debt securities issued
Liabilitas lain-lain 2.250.766 1.015.509 538.180 754.063 141.180 - 4.699.698 Other liabilities
Total Liabilitas 63.473.394 44.180.350 22.439.140 12.917.746 1.661.701 272.546 144.944.877 Total Liabilities
Neto (46.915.074) (29.317.127 ) 4.065.571 37.467.842 34.187.930 18.112.287 17.601.429 Net
.
147
Page 547
The original financial statements included herein are in the Indonesian language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2022 dan untuk As of 31 December 2022
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
38. Jatuh Tempo Aset dan Liabilitas Bank (lanjutan) 38. Remaining Maturity Periods of the Bank’s Assets and Liabilities (continued)
Tabel di bawah ini menunjukkan sisa jatuh tempo kontraktual dari liabilitas keuangan Bank The table below shows the remaining contractual maturities of the Bank’s financial
berdasarkan pada arus kas yang tidak didiskonto: liabilities based on undiscounted cash flow:
31 Desember/31 December 2024
Lebih dari Lebih dari Lebih dari
1 bulan 3 bulan 1 tahun
sampai dengan sampai dengan sampai dengan
Tanpa Sampai 3 bulan/ 12 bulan/ 5 tahun/ Lebih dari
jangka waktu/ dengan More than More than More than 5 tahun/
No contractual 1 bulan/ 1 month up to 3 months up to 1 year up to More than
Keterangan maturity up to 1 month 3 months 12 months 5 years 5 years Total Description
Liabilitas segera - 504.053 - - - - 504.053 Current liabilities
Simpanan dari nasabah 67.150.561 21.904.030 18.237.965 7.340.858 2.615.327 102.626 117.351.367 Deposits from customers
Simpanan dari bank lain 66.509 2.765.125 330.208 1.327.959 - - 4.489.801 Deposits from other banks
Bunga yang masih harus
dibayar - 195.817 - - - - 195.817 Interest payables
Liabilitas derivatif - 431.538 322.056 389.507 1.019.459 63.330 2.225.890 Derivative payables
Liabilitas akseptasi - 590.746 765.830 870.161 80.214 - 2.306.951 Acceptance liabilities
Liabilitas atas surat berharga Liabilities on securities
yang dijual dengan janji sold under
dibeli kembali - 5.579.879 - - - - 5.579.879 repurchase agreements
Liabilitas atas imbalan kerja - - - 110.745 176.604 151.545 438.894 Liabilities for employee benefit
Efek utang yang
diterbitkan - 7.678 15.358 165.888 964.943 111.833 1.265.700 Debt securities issued
Liabilitas lain-lain 1.989.897 1.400.832 351.007 663.329 163.761 - 4.568.826 Other liabilities
Total Liabilitas 69.206.967 33.379.698 20.022.424 10.868.447 5.020.308 429.334 138.927.178 Total Liabilities
148
Page 548
The original financial statements included herein are in the Indonesian language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2022 dan untuk As of 31 December 2022
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
38. Jatuh Tempo Aset dan Liabilitas Bank (lanjutan) 38. Remaining Maturity Periods of the Bank’s Assets and Liabilities (continued)
Tabel di bawah ini menunjukkan sisa jatuh tempo kontraktual dari liabilitas keuangan Bank The table below shows the remaining contractual maturities of the Bank’s financial
berdasarkan pada arus kas yang tidak didiskonto: (lanjutan) liabilities based on undiscounted cash flow: (continued)
31 Desember/31 December 2023
Lebih dari Lebih dari Lebih dari
1 bulan 3 bulan 1 tahun
sampai dengan sampai dengan sampai dengan
Tanpa Sampai 3 bulan/ 12 bulan/ 5 tahun/ Lebih dari
jangka waktu/ dengan More than More than More than 5 tahun/
No contractual 1 bulan/ 1 month up to 3 months up to 1 year up to More than
Keterangan maturity up to 1 month 3 months 12 months 5 years 5 years Total Description
Liabilitas segera - 475.355 - - - - 475.355 Current liabilities
Simpanan dari nasabah 61.098.269 26.926.044 21.158.095 10.424.542 150.763 2.860 119.760.573 Deposits from customers
Simpanan dari bank lain 124.359 1.275.588 - 1.000 - - 1.400.947 Deposits from other banks
Bunga yang masih harus
dibayar - 199.137 - - - - 199.137 Interest payables
Liabilitas derivatif - 79.561 116.214 501.869 481.926 43.030 1.222.600 Derivative payables
Liabilitas akseptasi - 930.056 796.809 678.261 7.055 - 2.412.181 Acceptance liabilities
Liabilitas atas surat berharga Liabilities on securities
yang dijual dengan janji sold under
dibeli kembali - 13.295.961 - - - - 13.295.961 repurchase agreements
Efek utang yang
diterbitkan - 10.823 21.646 686.752 912.146 102.089 1.733.456 Debt securities issued
Liabilitas lain-lain 2.250.767 1.015.509 538.180 754.063 141.180 - 4.699.699 Other liabilities
Total Liabilitas 63.473.395 44.208.034 22.630.944 13.046.487 1.693.070 147.979 145.199.909 Total Liabilities
149
Page 549
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of 31 December 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
39. Kebijakan Manajemen Risiko 39. Risk Management Policies
Pelaksanaan fungsi manajemen risiko meliputi Implementation of risk management function
hal-hal terkait dengan upaya identifikasi, includes identification, assessment, measurement,
penilaian, pengukuran, evaluasi, pemantauan evaluation, monitoring and risk controls, including
dan pengendalian risiko termasuk the development of technology and management
pengembangan teknologi dan sistem informasi information system in each risk faced by the Bank,
manajemen di setiap jenis risiko yang dihadapi as well as the improvement of human resource
oleh Bank, serta peningkatan kualitas sumber quality in order to manage the risks.
daya manusia dalam pengelolaan risiko tersebut.
Secara garis besar, Kebijakan Manajemen Risiko Generally, the Risk Management Policy refers to
mengacu pada peraturan regulator, dimana the regulatory provision of which the
penerapannya mencakup empat pilar manajemen implementation includes the four pillars of risk
risiko yang ditetapkan dalam POJK management as stipulated in OJK Regulation No.
No. 18/POJK.03/2016 tentang Penerapan 18/POJK.03/2016 concerning Risk Management
Manajemen Risiko Bagi Bank Umum sebagai Implementation for Commercial Banks as follows:
berikut:
1. Pengawasan aktif dari Dewan Komisaris dan 1. Active supervision of the Board of
Direksi; Commissioners and the Board of Directors;
2. Kecukupan kebijakan dan prosedur 2. Adequacy of risk management policies,
manajemen risiko serta penetapan limit procedures and risk limit stipulation;
risiko;
3. Kecukupan proses identifikasi, pengukuran, 3. Adequacy of risk identification, measurement,
pemantauan, dan pengendalian risiko, serta monitoring and controlling process, as well as
sistem informasi manajemen risiko; dan risk management information system; and
4. Sistem pengendalian internal yang 4. A comprehensive internal control system.
menyeluruh.
Dewan Komisaris dan Direksi bertanggung jawab The Board of Commissioners and the Board of
untuk memastikan bahwa penerapan manajemen Directors are responsible to ensure the adequacy
risiko telah memadai sesuai dengan karakteristik, of risk management implementation tailored with
kompleksitas dan profil risiko Bank, serta the characteristic, complexity, and risk profile of the
memahami dengan baik jenis dan tingkat risiko Bank, and have a good understanding on the type
yang melekat pada kegiatan bisnis Bank. Untuk and level of risks inherent in the Bank’s business
mendukung hal tersebut, dibentuk komite-komite activities. To support this, committees are formed
untuk mengkaji masalah terkait manajemen to assess issues related to risk management,
risiko, termasuk rencana perbaikan jika including the improvement plan if necessary, to
dibutuhkan, memberikan persetujuan atas give approval for various risk management policies,
berbagai kebijakan manajemen risiko, mengkaji to assess the risk profile reports and to evaluate the
laporan profil risiko, dan mengevaluasi implementation of the Bank’s risk control system.
pelaksanaan sistem pengendalian Bank. Komite One of the committees at the commissioner level is
yang dibentuk pada level komisaris salah satunya the Risk Monitoring Committee (ROC), whereas at
yaitu Komite Independen Pemantau Risiko the director level are the Risk Management
(KIPER), sedangkan pada level direksi antara lain Committee (RMC), Asset and Liability Committee
Komite Manajemen Risiko (RMC), Komite Aktiva (ALCO), Credit Policy Committee (CPC) and
dan Pasiva (ALCO), Komite Kebijakan Kredit others.
(CPC) dan lainnya.
Penetapan kebijakan manajemen risiko sesuai Risk management policies are determined in
dengan profil risiko Bank yaitu mencakup 8 tipe accordance with the Bank's risk profile which
risiko yang terdiri dari risiko kredit, risiko pasar, includes 8 types of risks consists of credit risk,
risiko likuiditas, risiko operasional, risiko market risk, liquidity risk, operational risk,
kepatuhan, risiko stratejik, risiko hukum dan risiko compliance risk, strategic risk, legal risk and
reputasi. reputation risk.
150
Page 550
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of 31 December 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
39. Kebijakan Manajemen Risiko (lanjutan) 39. Risk Management Policies (continued)
Risiko kredit Credit risk
Risiko kredit didefinisikan sebagai risiko kerugian Credit risk is defined as the risk of loss arising from
yang timbul dari kegagalan debitur atau any failure by a debtor or a counterparty to fulfill its
counterparty dalam memenuhi kewajiban financial obligations as and when they fall due.
keuangannya pada saat jatuh tempo.
Dalam mengelola eksposur risiko kredit, Bank In managing credit risk exposure, the Bank applies
menerapkan beberapa prinsip dasar sebagai several basic principles as follows:
berikut:
1. Pemisahan tugas antara berbagai fungsi 1. Segregation of duties among functions in
dalam pemberian kredit granting credit
Terdapat pemisahan tugas antara fungsi kerja There is segregation of duties between
originasi (bisnis), fungsi kerja administrasi origination function (business), credit
kredit, fungsi kerja kredit, dan fungsi kerja administration function, credit function, and risk
manajemen risiko untuk menjaga management function to maintain
independensi dan integritas dari berbagai independence and integrity of the various credit
fungsi kredit tersebut. functions.
Bank menetapkan struktur delegasi Batas The Bank established a structure for the
Wewenang Persetujuan Kredit (CDL) yang delegation of Credit Discretionary Limits (CDL)
juga meliputi proses eskalasi persetujuan atas which is also including the escalation process
penyimpangan, pelampauan, dan for the approval of exception, excesses and
perpanjangan kredit di luar pagu yang telah credit extension beyond prescribed limits. The
ditetapkan. Pemberian delegasi Batas delegation of CDL to certain individual is
Wewenang Persetujuan Kredit yang diberikan performed through a stringent process that
kepada individu tertentu dilakukan melalui takes into consideration the experience,
proses yang ketat dengan mempertimbangkan seniority and track record of the officer. Credit
pengalaman, senioritas dan rekam jejak dari Risk Management Division acts as the
pejabat tersebut. Divisi Credit Risk custodian of the CDL structure to ensure that
Management bertindak sebagai pengelola the CDLs are properly administered.
Batas Wewenang Persetujuan Kredit dan juga
memastikan bahwa hal ini telah
diadministrasikan secara baik.
Divisi Credit Risk Management secara Credit Risk Management Division provides
independen melakukan pengawasan terhadap independent oversight of credit risk and is
risiko kredit dan bertanggung jawab untuk responsible to report and analyse all elements
melaporkan dan menganalisa semua elemen of credit risk.
risiko kredit.
2. Kebijakan dan prosedur risiko kredit 2. Credit risk policies and procedures
Bank telah menerbitkan beberapa kebijakan The Bank has issued several policies related to
terkait pengelolaan risiko kredit antara lain managing credit risk including the following:
sebagai berikut:
a. Kebijakan Manajemen Risiko Kredit yang a. Credit Risk Management Policy that
mengatur prinsip-prinsip utama dalam governs core principals in lending, credit
pemberian, pengelolaan dan risk management and monitoring.
pemantauan risiko kredit.
151
Page 551
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of 31 December 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
39. Kebijakan Manajemen Risiko (lanjutan) 39. Risk Management Policies (continued)
Risiko kredit (lanjutan) Credit risk (continued)
Dalam mengelola eksposur risiko kredit, Bank In managing credit risk exposure, the Bank applies
menerapkan beberapa prinsip dasar sebagai several basic principles as follows: (continued)
berikut: (lanjutan)
2. Kebijakan dan prosedur risiko kredit (lanjutan) 2. Credit risk policies and procedures (continued)
Bank telah menerbitkan beberapa kebijakan The Bank has issued several policies related to
terkait pengelolaan risiko kredit antara lain managing credit risk including the following:
sebagai berikut: (lanjutan) (continued)
b. Kebijakan Kredit Umum untuk segmen b. General Credit Policy for Wholesale
Wholesale Banking serta Kebijakan Banking segments and Consumer Credit
Kredit Konsumsi yang mengatur tata cara Policy that govern the principles of
pemberian kredit konsumsi dan berbagai consumer credit extension, and various
prinsip dan standar kredit guna mengelola credit principles and standards by which
risiko kredit Bank pada segmen Retail the Bank undertakes and manages the
Banking. credit risk in the Retail Banking segments.
c. Kebijakan Manajemen Risiko Konsentrasi c. Credit Concentration Risk Management
Kredit untuk mengelola risiko konsentrasi Policy to manage credit concentration risk.
kredit.
d. Pedoman Klasifikasi Aset Basel yang d. Basel Asset Classification Guideline that
memberikan pedoman atas gives the guidelines for classifying
pengelompokkan eksposur ke dalam exposures into the Basel Asset Classes
Kelas Aset Basel untuk perhitungan for Risk Weighted Asset calculation.
Aktiva Tertimbang Menurut Risiko.
3. Pengelolaan dan pemantauan portofolio 3. Management and monitoring of credit portfolios
kredit
Divisi Credit Risk Management menjadi Credit Risk Management Division acts as
pengawas independen dan melakukan independent overseer and performs portfolio
pemantauan portofolio dengan melakukan kaji monitoring by conducting regular reviews of
ulang secara berkala atas risiko internal dan internal and external risk environment and credit
eksternal dan parameter-parameter risiko risk parameters i.e., delinquency trend, special
kredit seperti tren delinquency, Dalam mention, watchlist accounts, concentration risk,
Perhatian Khusus (DPK), watchlist accounts, loan quality movement and others.
risiko konsentrasi, pergerakan kualitas kredit
dan lainnya.
Hasil pemantauan portofolio kredit Outcomes of credit portfolio monitoring is
disampaikan kepada Manajemen Senior dan reported to Senior Management and Board of
Direksi melalui Laporan Credit Risk Highlight. Directors through the Credit Risk Highlight.
Divisi Credit Risk Management juga secara Credit Risk Management Division also
independen melakukan reviu terhadap akun- independently review the watchlist accounts
akun watchlist dan memastikan bahwa akun- and ensure that the accounts are proactively
akun tersebut dikelola secara proaktif untuk managed to minimize the losses of the Bank
meminimalkan kerugian Bank serta memiliki and has an appropriate collectability in
kolektibilitas sesuai dengan ketentuan internal accordance with the Bank's internal regulations
Bank dan ketentuan regulator. and regulatory provisions.
152
Page 552
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of 31 December 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
39. Kebijakan Manajemen Risiko (lanjutan) 39. Risk Management Policies (continued)
Risiko kredit (lanjutan) Credit risk (continued)
Dalam mengelola eksposur risiko kredit, Bank In managing credit risk exposure, the Bank applies
menerapkan beberapa prinsip dasar sebagai several basic principles as follows: (continued)
berikut: (lanjutan)
3. Pengelolaan dan pemantauan portofolio 3. Management and monitoring of credit portfolios
kredit (continued)
Bank juga telah membentuk Credit The Bank formed a Credit Management
Management Working Group (CMWG) dan Working Group (CMWG) and Credit Portfolio
Credit Portfolio Quality Management (CPQM) Quality Management (CPQM) which are
yaitu kelompok kerja yang dibentuk dengan working groups with key objective to monitor
tujuan utama untuk melakukan pemantauan credit quality of the Bank, implement
atas kualitas kredit yang dimiliki oleh Bank, restructuring strategy, monitor portfolio
menerapkan strategi restrukturisasi, performance and discuss account strategies for
melakukan pemantauan portofolio dan vulnerable accounts.
membahas langkah penyelesaian terhadap
kredit yang dianggap rentan.
Pengelolaan risiko konsentrasi kredit Credit concentration risk management
Risiko konsentrasi kredit didefinisikan sebagai Credit concentration risk is defined as any
eksposur tunggal atau kelompok atau single or group or portfolio exposures with the
portofolio yang berpotensi menghasilkan potential to generate substantial losses (relative
kerugian yang cukup besar (relatif terhadap to the Bank’s capital, total assets or overall risk
modal Bank, total aktiva atau tingkat risiko level) which may threaten the Bank’s health or
secara keseluruhan) yang mungkin ability to maintain its core operations. As lending
mengancam kesehatan Bank atau is the Bank’s primary activity, therefore credit
kemampuan Bank untuk mempertahankan concentration risk is concerned as material risk.
operasi intinya. Oleh karena kredit adalah
aktivitas utama Bank, maka risiko konsentrasi
kredit termasuk risiko yang material.
Konsentrasi risiko kredit berdasarkan jenis Concentration of credit risk by type of debtors
debitur adalah sebagai berikut: are as follows:
31 Desember/31 December 2024
Pemerintah
dan Bank
Indonesia/
Government
and Bank Ritel/
Wholesale Indonesia Bank Retail Total
Current accounts with
Giro pada Bank Indonesia - 5.798.664 - - 5.798.664 Bank Indonesia
Current accounts with
Giro pada bank lain - neto - - 821.513 - 821.513 other banks - net
Penempatan pada Bank Placements with
Indonesia dan Bank Indonesia
bank lain - neto - 1.920.406 1.736.651 - 3.657.057 and other banks - net
Efek-efek yang
diperdagangkan 248.913 2.051.905 6.175 - 2.306.993 Trading securities
Investasi keuangan - neto 1.159.506 29.600.732 1.692.588 - 32.452.826 Financial investments - net
Tagihan derivatif 2.614 - 2.059.579 - 2.062.193 Derivative receivables
Kredit yang
diberikan - neto 48.627.541 1.312.735 182 46.511.798 96.452.256 Loans - net
Tagihan atas surat Receivables on securities
berharga yang dibeli purchased with
dengan janji dijual agreements to
kembali - neto - - 1.653.008 - 1.653.008 resell - net
Tagihan akseptasi - neto 2.392.389 - - 25.492 2.417.881 Acceptance receivables - net
Aset lain-lain* 972.186 - 123.431 47.176 1.142.793 Other assets*
Total 53.403.149 40.684.442 8.093.127 46.584.466 148.765.184 Total
Persentase 35,90% 27,35% 5,44% 31,31% 100,00% Percentage
* Aset lain-lain terdiri dari piutang bunga, setoran jaminan dan transaksi spot. Other assets consist of interest receivables, security deposits and spot
transaction.
153
Page 553
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of 31 December 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
39. Kebijakan Manajemen Risiko (lanjutan) 39. Risk Management Policies (continued)
Risiko kredit (lanjutan) Credit risk (continued)
Dalam mengelola eksposur risiko kredit, Bank In managing credit risk exposure, the Bank applies
menerapkan beberapa prinsip dasar sebagai several basic principles as follows: (continued)
berikut: (lanjutan)
3. Pengelolaan dan pemantauan portofolio kredit 3. Management and monitoring of credit portfolios
(lanjutan) (continued)
Pengelolaan risiko konsentrasi kredit Credit concentration risk management
(lanjutan) (continued)
Konsentrasi risiko kredit berdasarkan jenis Concentration of credit risk by type of debtors
debitur adalah sebagai berikut: (lanjutan) are as follows: (continued)
31 Desember/31 December 2023
Pemerintah
dan Bank
Indonesia/
Government
and Bank Ritel/
Wholesale Indonesia Bank Retail Total
Current accounts with Bank
Giro pada Bank Indonesia - 9.901.077 - - 9.901.077 Indonesia
Current accounts with
Giro pada bank lain - neto - - 981.776 - 981.776 other banks - net
Penempatan pada Bank Placements with
Indonesia dan Bank Indonesia
bank lain - neto - 1.845.697 290.233 - 2.135.930 and other banks- net
Efek-efek yang
diperdagangkan 195.887 2.562.100 249 - 2.758.236 Trading securities
Investasi keuangan - neto 911.919 25.098.147 7.027.311 - 33.037.377 Financial investments - net
Tagihan derivatif 15.420 - 825.274 - 840.694 Derivative receivables
Kredit yang
diberikan - neto 69.368.001 - 1.650.556 8.893.285 79.911.842 Loans - net
Tagihan atas surat Receivables on securities
berharga yang dibeli purchased with
dengan janji dijual agreements to
kembali - neto - 21.096.176 1.582.077 - 22.678.253 resell - net
Tagihan akseptasi - neto 2.498.666 - - - 2.498.666 Acceptance receivables - net
Aset lain-lain* 618.076 811 322.709 45.930 987.526 Other assets*
Total 73.607.969 60.504.008 12.680.185 8.939.215 155.731.777 Total
Persentase 47,27% 38,85% 8,14% 5,74% 100,00% Percentage
* Aset lain-lain terdiri dari piutang bunga, setoran jaminan dan transaksi spot. Other assets consist of interest receivables, security deposits and spot
transaction.
Eksposur maksimum risiko kredit Maximum exposure to credit risk
Bank menetapkan limit eksposur untuk The Bank sets the exposure limit for
individual/grup, sektor industri, jangka waktu single/group, industry sector, tenor and foreign
dan nilai tukar asing, yang telah disesuaikan exchange, which is in line with the Bank’s risk
dengan risk appetite dan risk tolerance appetite and risk tolerance as one of the tools
sebagai salah satu alat bagi Bank untuk for the Bank to monitor and mitigate credit
memonitor dan memitigasi risiko konsentrasi concentration risk.
kredit.
Eksposur maksimum aset keuangan Bank The Bank’s financial asset’s maximum
untuk risiko kredit sebelum exposure to credit risk before taking into
memperhitungkan agunan dan jaminan kredit account any collateral and other credit
lainnya adalah sebesar nilai tercatatnya enhancements is its carrying value (Note 4).
(Catatan 40).
154
Page 554
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of 31 December 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
39. Kebijakan Manajemen Risiko (lanjutan) 39. Risk Management Policies (continued)
Risiko kredit (lanjutan) Credit risk (continued)
Dalam mengelola eksposur risiko kredit, Bank In managing credit risk exposure, the Bank applies
menerapkan beberapa prinsip dasar sebagai several basic principles as follows: (continued)
berikut: (lanjutan)
3. Pengelolaan dan pemantauan portofolio 3. Management and monitoring of credit portfolios
kredit (lanjutan) (continued)
Eksposur maksimum dari aset keuangan The maximum exposure of the Bank's financial
Bank setelah mempertimbangkan dampak asset after considering the impact of collateral
dari jaminan dan pengaturan tambahan lain and other enhancement arrangement other
selain dari kredit yang diberikan dan tagihan than loan and receivable and securities
atas surat berharga yang dibeli dengan janji purchased with agreement to resell are equal
dijual kembali sama dengan nilai tercatat. to its carrying value.
Untuk aset keuangan yang diakui pada For financial assets recognized in the
laporan posisi keuangan, eksposur statement of financial position, the carrying
maksimum terhadap risiko kredit sama amounts of the financial assets best represent
dengan nilai tercatat. Untuk Bank Garansi the maximum exposure to credit risk. For Bank
dan Irrevocable Letters of Credit, eksposur Guarantees and Irrevocable Letters of Credit,
maksimum terhadap risiko kredit adalah nilai the maximum exposure to credit risk is the
maksimum yang harus dibayarkan oleh Bank maximum amount that the Bank would has to
jika liabilitas atas Bank Garansi dan pay if the obligations of the Bank Guarantees
Irrevocable Letters of Credit tersebut terjadi. and Irrevocable Letters of Credit issued are
called upon.
Analisis eksposur maksimum risiko kredit Analysis of maximum exposure to credit risk
setelah memperhitungkan dampak agunan after taking into account the impact of
dan mitigasi risiko kredit lainnya adalah collaterals and other credit risk mitigations are
sebagai berikut: as follows:
a. Nilai tercatat aset keuangan Bank selain a. The carrying amount of the Bank’s
pinjaman mewakili eksposur maksimum financial assets other than loans
risiko kredit. represent the maximum exposure of
credit risk.
b. Untuk kredit yang diberikan, Bank b. For the loans, the Bank uses the collateral
menggunakan agunan untuk to minimize the credit risk. Loans and
meminimalkan risiko kredit. Pinjaman receivables are classified into two major
yang diberikan dan piutang categories as follows:
diklasifikasikan menjadi dua kelompok
besar yaitu:
1. Secured loans. 1. Secured loans.
2. Unsecured loans. 2. Unsecured loans.
Untuk secured loans, Bank menetapkan jenis For secured loans, the Bank determines the
dan nilai agunan yang dijaminkan sesuai type and value of collateral according to the
dengan skema kredit. Jenis agunan terdiri loan scheme. Types of collateral are as
dari: follows:
a. Physical collateral, antara lain tanah, a. Physical collateral, such as land, buildings
bangunan dan BPKB kendaraan and proof of vehicle ownership.
bermotor.
b. Financial collateral, antara lain b. Financial collateral, such as deposits
simpanan (tabungan, giro dan deposito (saving deposits, demand deposits and
berjangka), surat berharga dan emas. time deposits), securities, and gold.
c. Lainnya, antara lain garansi, jaminan c. Others, such as guarantees, Government
dari Pemerintah dan jaminan dari guarantees and guarantee institution.
lembaga penjamin.
155
Page 555
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of 31 December 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
39. Kebijakan Manajemen Risiko (lanjutan) 39. Risk Management Policies (continued)
Risiko kredit (lanjutan) Credit risk (continued)
Dalam mengelola eksposur risiko kredit, Bank In managing credit risk exposure, the Bank applies
menerapkan beberapa prinsip dasar sebagai several basic principles as follows: (continued)
berikut: (lanjutan)
3. Pengelolaan dan pemantauan portofolio 3. Management and monitoring of credit portfolios
kredit (lanjutan) (continued)
Eksposur maksimum risiko kredit (lanjutan) Maximum exposure to credit risk (continued)
Apabila terjadi gagal bayar, Bank akan In times of default, the Bank will use the
menggunakan agunan tersebut sebagai collateral as the last resort in recovering the
pilihan terakhir untuk pemenuhan kewajiban obligation of the counterparty.
counterparty.
Unsecured loan adalah ketika fasilitas Unsecured loan is when the facility is granted
diberikan tanpa agunan (termasuk pinjaman without any collateral (including fully
tanpa jaminan penuh dan pinjaman dengan unsecured loan and partially secured loan).
jaminan sebagian). Bank memberikan The Bank grants loan mainly based on debtor
pinjaman utamanya berdasarkan arus kas cash flow whilst collateral are used as credit
dari debitur sedangkan agunan merupakan risk mitigant. The Bank exercises prudence at
langkah mitigasi risiko kredit. Bank all times in the granting of such credit. Credit
senantiasa menerapkan prinsip kehati-hatian decisions including maximum credit exposure
dalam pemberian kredit. Keputusan kredit are made based on thorough assessment of
termasuk maksimum eksposur kredit dibuat the debtor's prospect and performance as well
berdasarkan penilaian menyeluruh atas as their cash flow or repayment capability
prospek dan kinerja debitur termasuk arus (such as considering on debtor internal credit
kas atau kemampuan membayarnya rating, past credit behavior from credit bureau
(misalnya mempertimbangkan internal credit and other external sources).
rating, perilaku kredit masa lalu debitur dari
biro kredit dan sumber eksternal lainnya).
Kredit yang diberikan menurut sektor industri Loans based on industrial sector as of
pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 31 December 2024 and 2023 are as follows:
adalah sebagai berikut:
31 Desember/ 31 Desember/
31 December 2024 31 December 2023
Industri pengolahan 24.247.358 21.318.545 Processing industry
Perdagangan besar dan eceran 20.200.588 18.720.204 Wholesale and retail trading
Rumah tangga 16.582.987 17.625.534 Household
Pertambangan dan penggalian 11.540.589 7.249.461 Mining and excavation
Aktivitas keuangan dan asuransi 7.500.227 3.454.621 Financial and insurance activities
Pertanian, kehutanan dan perikanan 4.544.252 1.853.616 Agriculture, forestry and fisheries
Pengangkutan dan pergudangan 3.750.994 660.629 Transportation and warehousing
Konstruksi gedung 3.181.682 2.023.681 Building construction
Real estate 2.980.475 4.502.509 Real estate
Informasi dan komunikasi 2.197.093 2.633.668 Information and communication
Penyedia akomodasi dan Accommodation and
penyedia makanan dan minuman 1.943.693 2.095.861 food and beverages provider
Pengadaan listrik, gas dan udara 373.318 613.864 Electricity, gas and air procurement
Lainnya 1.368.553 1.270.412 Others
Total 100.411.809 84.022.605 Total
Cadangan kerugian
penurunan nilai (3.959.553) (4.110.763) Allowance for impairment losses
Neto 96.452.256 79.911.842 Net
156
Page 556
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of 31 December 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
39. Kebijakan Manajemen Risiko (lanjutan) 39. Risk Management Policies (continued)
Risiko kredit (lanjutan) Credit risk (continued)
Dalam mengelola eksposur risiko kredit, Bank In managing credit risk exposure, the Bank applies
menerapkan beberapa prinsip dasar sebagai several basic principles as follows: (continued)
berikut: (lanjutan)
3. Pengelolaan dan pemantauan portofolio 3. Management and monitoring of credit
kredit (lanjutan) portfolios (continued)
Eksposur maksimum risiko kredit (lanjutan) Maximum exposure to credit risk (continued)
Eksposur terbesar Bank pada tanggal The biggest Bank’s exposure on 31 December
31 Desember 2024 dan 2023 adalah sektor 2024 and 2023 is processing industry with
industri pengolahan dengan proporsi masing- proportion of around 24.97% and 25.40%,
masing sebesar 24,97% dan 25,40% dari respectively from total loan which diversified
total kredit Bank yang terdiversifikasi ke into various sub industry type and it is still
dalam berbagi jenis sub industri dan hal within the Bank’s risk appetite and risk
tersebut masih sesuai dengan risk appetite tolerance.
dan risk tolerance yang dimiliki oleh Bank.
Kredit yang diberikan berdasarkan sisa umur Loans based on remaining maturities as of
jatuh tempo pada tanggal 31 Desember 2024 31 December 2024 are as follows:
adalah sebagai berikut:
Baki debet kredit/ Persentase (%)/
Loan outstanding Percentage (%)
≤ 1 tahun 72.038.381 71,75% ≤ 1 year
> 1 tahun ≤ 2 tahun 2.382.237 2,37% > 1 year ≤ 2 years
> 2 tahun ≤ 5 tahun 16.923.744 16,85% >2 years ≤ 5 years
> 5 tahun 9.067.447 9,03% > 5 years
Total 100.411.809 100,00% Total
Kredit yang diberikan berdasarkan sisa umur Loans based on remaining maturities as of
jatuh tempo pada tanggal 31 Desember 2023 31 December 2023 are as follows:
adalah sebagai berikut:
Baki debet kredit/ Persentase (%)/
Loan outstanding Percentage (%)
≤ 1 tahun 53.611.496 63,80% ≤ 1 year
> 1 tahun ≤ 2 tahun 5.770.859 6,87% > 1 year ≤ 2 years
> 2 tahun ≤ 5 tahun 14.138.210 16,83% >2 years ≤ 5 years
> 5 tahun 10.502.040 12,50% > 5 years
Total 84.022.605 100,00% Total
Sebagian besar jangka waktu kredit atau Most of the loan tenor or 71.75% % is within
sebesar 71,75% jatuh tempo dalam kurun less than one year and loan with tenor of more
waktu kurang dari satu tahun, sedangkan than five years is 9.03% and it is within the
untuk kredit dengan jangka waktu lebih besar Bank’s risk appetite and risk tolerance.
dari lima tahun memiliki porsi sebesar 9,03%
dan hal ini masih sesuai dengan risk appetite
dan risk tolerance yang dimiliki oleh Bank.
157
Page 557
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of 31 December 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
39. Kebijakan Manajemen Risiko (lanjutan) 39. Risk Management Policies (continued)
Risiko kredit (lanjutan) Credit risk (continued)
Dalam mengelola eksposur risiko kredit, Bank In managing credit risk exposure, the Bank applies
menerapkan beberapa prinsip dasar sebagai several basic principles as follows: (continued)
berikut: (lanjutan)
3. Pengelolaan dan pemantauan portofolio 3. Management and monitoring of credit
kredit (lanjutan) portfolios (continued)
Eksposur maksimum risiko kredit (lanjutan) Maximum exposure to credit risk (continued)
Tabel di bawah ini menunjukkan The table below shows the net maximum
eksposur maksimum neto (setelah exposure (after considering collateral) to credit
memperhitungkan agunan) atas risiko kredit risk of receivable on securities purchased with
untuk tagihan atas surat berharga yang dibeli agreement to resell as of 31 December 2024
dengan janji dijual kembali pada tanggal and 2023:
31 Desember 2024 dan 2023:
Eksposur maksimum/ Agunan/ Eksposur - neto/
Maximum exposure Collateral Exposure - net
31 Desember 2024 31 December 2024
Tagihan atas surat berharga Receivable on securities
yang dibeli dengan janji purchased with
dijual kembali 1.653.008 1.654.050 0% agreements to resell
31 Desember 2023 31 December 2023
Tagihan atas surat berharga Receivable on securities
yang dibeli dengan janji purchased with
dijual kembali 22.678.253 23.104.050 0% agreements to resell
Manajemen kredit bermasalah Managing non-performing loans
Kredit bermasalah dikelola secara terpusat Non-performing loans are centrally managed
oleh divisi independen yaitu Special Asset by independent units that are Special Asset
Management (SAM) untuk segmen Management (SAM) for Corporate and
Corporate dan Commercial Banking dan Commercial Banking segment and Business
Business Banking Credit Management Banking Credit Management (BBCM) for
(BBCM) untuk segmen Retail Banking dan Retail Banking and Business Banking
Business Banking. Divisi-divisi tersebut segment. Those divisions have two main
memiliki dua fungsi utama sebagai berikut: functions as follows:
1. Fungsi Restrukturisasi yang secara 1. Restructuring Function which proactively
proaktif mengelola kredit bermasalah. manages the non-performing loans. Its
Tujuan utamanya adalah untuk main objective is to handle non-performing
menangani kredit bermasalah agar loans back to performing so that these
kembali lancar sehingga akun tersebut accounts can be transferred back to the
dapat ditransfer kembali ke fungsi kerja Business Units; and
bisnis; dan
2. Fungsi Recovery yang mengelola kredit 2. Recovery Function which manages non-
bermasalah dengan tujuan utama untuk performing loans with the main objective
memaksimalkan pemulihan utang. to maximize debt recovery.
158
Page 558
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of 31 December 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
39. Kebijakan Manajemen Risiko (lanjutan) 39. Risk Management Policies (continued)
Risiko kredit (lanjutan) Credit risk (continued)
Dalam mengelola eksposur risiko kredit, Bank In managing credit risk exposure, the Bank applies
menerapkan beberapa prinsip dasar sebagai several basic principles as follows: (continued)
berikut: (lanjutan)
3. Pengelolaan dan pemantauan portofolio 3. Management and monitoring of credit
kredit (lanjutan) portfolios (continued)
Eksposur kredit berdasarkan Basel Credit exposures under Basel
Saat ini Bank menggunakan Pendekatan The Bank currently uses the Standardized
Standar berdasarkan Basel mengikuti Approach under Basel according to regulatory
pedoman dari regulator dalam mengukur guidelines to measure the Risk Weighted
Aktiva Tertimbang Menurut Risiko (ATMR) Asset (RWA) for credit risk. The information
untuk risiko kredit. Informasi dan pedoman and guidelines of rating for RWA for credit risk
peringkat ATMR untuk risiko kredit diatur is regulated in the Asset Classification Policy.
dalam Kebijakan Klasifikasi Aset.
Berdasarkan Pendekatan Standar, eksposur Under the Standardized Approach, the Bank’s
Bank dibagi menjadi 15 klasifikasi aset dan exposures are classified into 15 assets
portofolio sebagai berikut: classification and portfolios as follows:
a. Pemerintah a. Sovereigns
b. Entitas sektor publik bukan pemerintah b. Non-central government public sector
pusat entities
c. Bank pembangunan multilateral dan c. Multilateral development bank and other
Lembaga internasional lainnya international institutions
d. Bank d. Banks
e. Korporasi e. Corporate
f. Karyawan/pensiunan f. Employee/retiree
g. Klaim beragunan rumah tinggal g. Claim secured by residential property
h. Klaim beragunan real estate komersial h. Claim secured by commercial real estate
i. Klaim yang telah jatuh tempo i. Overdue claims
j. Aset lainnya j. Other assets
k. Surat berharga/piutang subordinasi, k. Subordinated receivables, equity and
ekuitas dan instrumen model lainnya other capital instruments
l. Pengadaan tanah, pengelolaan tanah l. Land procurement, soil processing and/or
dan konstruksi construction
m. Mikro, usaha kecil dan Retail m. Micro business, small business & retail
n. Covered bond n. Covered bond
o. Perusahaan efek & jasa keuangan lain o. Securities companies and other financial
services
Untuk tujuan manajemen risiko internal, Bank For the purpose of internal risk management,
telah menerapkan penggunaan model the Bank has implemented Internal Rating
Internal Rating pada segmen Wholesale model on the Wholesale Banking segment and
Banking dan senantiasa mengembangkan continuously enhances the Bank’s risk
perangkat tambahan, sistem dan proses management systems and processes to
untuk mendukung penerapan praktik support the Bank in the implementation of a
manajemen risiko yang hati-hati. prudent risk management.
159
Page 559
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of 31 December 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
39. Kebijakan Manajemen Risiko (lanjutan) 39. Risk Management Policies (continued)
Risiko kredit (lanjutan) Credit risk (continued)
Dalam mengelola eksposur risiko kredit, Bank In managing credit risk exposure, the Bank applies
menerapkan beberapa prinsip dasar sebagai several basic principles as follows: (continued)
berikut: (lanjutan)
3. Pengelolaan dan pemantauan portofolio 3. Management and monitoring of credit
kredit (lanjutan) portfolios (continued)
Informasi kualitas kredit atas aset keuangan The information on the credit quality of
pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 financial assets as of 31 December 2024 and
adalah sebagai berikut: 2023 are as follows:
31 Desember/31 December 2024
Belum jatuh
tempo dan Jatuh tempo dan
tidak mengalami tidak mengalami
penurunan nilai/ penurunan nilai/ Mengalami
Neither past due Past-due penurunan nilai/
not impaired but not impaired Impaired Total
Giro pada Bank Indonesia 5.798.664 - - 5.798.664 Current account with Bank Indonesia
Giro pada bank lain 827.049 - - 827.049 Current accounts with other banks
Penempatan pada Placements with
Bank Indonesia dan bank lain 3.657.057 - - 3.657.057 Bank Indonesia and other banks
Efek-efek yang diperdagangkan 2.306.993 - - 2.306.993 Trading securities
Investasi keuangan 32.468.862 - - 32.468.862 Financial investment
Tagihan derivatif 2.113.608 - - 2.113.608 Derivative receivables
Kredit yang diberikan 94.447.691 3.909.270 2.054.848 100.411.809 Loans
Tagihan atas surat berharga Receivables on securities
yang dibeli dengan janji purchased with
dijual kembali 1.653.008 - - 1.653.008 agreements to resell
Tagihan akseptasi 2.422.663 - - 2.422.663 Acceptance receivables
Aset lain-lain* 1.142.793 - - 1.142.793 Other assets*
Total 146.838.388 3.909.270 2.054.848 152.802.506 Total
Cadangan kerugian
penurunan nilai (1.696.042) (1.402.103) (939.177) (4.037.322) Allowance for impairment losses
Neto 145.142.346 2.507.167 1.115.671 148.765.184 Net
Aset lain-lain terdiri dari piutang bunga, setoran jaminan dan transaksi spot. Other assets consist of interest receivables, security deposits and spot
transaction.
31 Desember/31 December 2023
Belum jatuh
tempo dan Jatuh tempo dan
tidak mengalami tidak mengalami
penurunan nilai/ penurunan nilai/ Mengalami
Neither past due Past-due penurunan nilai/
not impaired but not impaired Impaired Total
Giro pada Bank Indonesia 9.901.077 - - 9.901.077 Current account with Bank Indonesia
Giro pada bank lain 984.482 - - 984.482 Current accounts with other banks
Penempatan pada Placements with
Bank Indonesia dan bank lain 2.135.930 - - 2.135.930 Bank Indonesia and other banks
Efek-efek yang diperdagangkan 2.758.236 - - 2.758.236 Trading securities
Investasi keuangan 33.051.225 - - 33.051.225 Financial investment
Tagihan derivatif 849.525 - - 849.525 Derivative receivables
Kredit yang diberikan 77.797.424 4.076.155 2.149.026 84.022.605 Loans
Tagihan atas surat berharga Receivables on securities
yang dibeli dengan janji purchased with
dijual kembali 22.678.253 - - 22.678.253 agreements to resell
Tagihan akseptasi 2.508.114 - - 2.508.114 Acceptance receivables
Aset lain-lain* 987.526 - - 987.526 Other assets*
Total 153.651.792 4.076.155 2.149.026 159.876.973 Total
Cadangan kerugian
penurunan nilai (1.767.204) (1.386.411) (989.275) (4.142.890) Allowance for impairment losses
Neto 151.884.588 2.689.744 1.159.751 155.734.083 Net
Aset lain-lain terdiri dari piutang bunga, setoran jaminan dan transaksi spot. Other assets consist of interest receivables, security deposits and spot
transaction.
160
Page 560
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of 31 December 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
39. Kebijakan Manajemen Risiko (lanjutan) 39. Risk Management Policies (continued)
Risiko kredit (lanjutan) Credit risk (continued)
Dalam mengelola eksposur risiko kredit, Bank In managing credit risk exposure, the Bank applies
menerapkan beberapa prinsip dasar sebagai several basic principles as follows: (continued)
berikut: (lanjutan)
3. Pengelolaan dan pemantauan portofolio 3. Management and monitoring of credit
kredit (lanjutan) portfolios (continued)
Analisis umur kredit yang diberikan yang The aging analysis of loans that are past due
jatuh tempo tetapi tidak mengalami but not impaired as of 31 December 2024 and
penurunan nilai pada tanggal 31 Desember 2023 are as follows:
2024 dan 2023 adalah sebagai berikut:
31 Desember/31 December 2024
1 sampai 31 sampai 61 sampai
30 hari/ 60 hari/ 90 hari/
1 to 30 days 31 to 60 days 61 to 90 days Total
Investasi 1.486.024 - - 1.486.024 Investment
Modal kerja 1.302.433 39 2.426 1.304.898 Working capital
Konsumen 1.115.809 151 2.388 1.118.348 Consumer
Total 3.904.266 190 4.814 3.909.270 Total
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai (1.400.826) (70) (1.207) (1.402.103) impairment losses
Neto 2.503.440 120 3.607 2.507.167 Net
31 Desember/31 December 2023
1 sampai 31 sampai 61 sampai
30 hari/ 60 hari/ 90 hari/
1 to 30 days 31 to 60 days 61 to 90 days Total
Investasi 1.315.961 29.140 10.480 1.355.581 Investment
Modal kerja 1.417.910 - - 1.417.910 Working capital
Konsumen 1.275.436 2.863 24.365 1.302.664 Consumer
Total 4.009.307 32.003 34.845 4.076.155 Total
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai (1.370.586) (5.567) (10.258) (1.386.411) impairment losses
Neto 2.638.721 26.436 24.587 2.689.744 Net
Bank melakukan penilaian terhadap tiga pilar The Bank uses three pillars approach in
dalam menilai aset keuangan yang jatuh assessing financial assets that are past due or
tempo atau mengalami penurunan. Ketiga impaired. Those three pillars are business
pilar tersebut adalah prospek bisnis, kinerja prospect, performance of the borrower and
debitur dan kemampuan bayar debitur repayment capability which are in line with the
dimana hal tersebut sesuai dengan kebijakan regulatory provision.
regulator.
Bank memperhitungkan agunan yang layak The Bank takes into account the eligible
dalam menghitung cadangan kerugian collaterals in calculating the allowance for
penurunan nilai. Agunan yang layak yang impairment losses. The eligible collaterals
diperhitungkan oleh Bank adalah kas/setara recognized by the Bank are cash/cash
kas, tanah dan bangunan. equivalents, land and buildings.
161
Page 561
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of 31 December 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
39. Kebijakan Manajemen Risiko (lanjutan) 39. Risk Management Policies (continued)
Risiko pasar Market risk
Risiko pasar adalah risiko yang timbul dari Market risk is the risk arising from movements in
pergerakan variabel pasar pada posisi yang market variables on the position held by the Bank
dimiliki oleh Bank yang dapat menimbulkan which can result in losses for the Bank. Market
kerugian bagi Bank. Variabel pasar yang variables that influence the position of the Bank are
mempengaruhi posisi Bank adalah suku bunga interest rates and exchange rates, including
dan nilai tukar termasuk perubahan harga option. changes in the price of the option.
Kerangka kerja risiko pasar Bank terdiri dari The Bank’s market risk framework comprises
kebijakan dan praktek risiko pasar, market risk policies and practices, delegation of
pendelegasian wewenang, limit risiko pasar, authority, market risk limits, valuation and risk
penilaian dan model risiko. Kerangka kerja ini models. This framework also encompasses the
juga meliputi proses produk/aktivitas baru untuk new product/service program process to ensure
memastikan isu-isu risiko pasar telah diidentifikasi the market risk issues are adequately identified
secara memadai sebelum diluncurkan. prior to its launch.
Direksi mendelegasikan wewenang kepada The Board of Directors delegates authority to the
Komite Aktiva dan Pasiva (ALCO) untuk Assets and Liabilities Committee (ALCO) to
melakukan pengawasan aktif terhadap conduct active monitoring on market risk
manajemen risiko pasar. ALCO melakukan kajian management. ALCO reviews and provides
dan memberikan arahan atas seluruh hal terkait direction on all market risk related matters.
risiko pasar.
Bank menggunakan Pendekatan Standar untuk The Bank adopts the Standardized Approach to
menghitung modal risiko pasar sesuai dengan calculate the regulatory market risk capital in
ketentuan OJK Nomor 23/SEOJK.03/2022 compliance with OJK’s regulation no
tentang Perhitungan Aset Tertimbang Menurut 23/SEOJK.03/2022 on Calculation of Risk
Risiko Untuk Risiko Pasar Bagi Bank Umum. Weighted Assets for Market Risk for Commercial
Bank memiliki modal yang kuat pada tanggal Bank. The Bank has a strong capital base as of
31 Desember 2024 dan 2023. Modal Bank lebih 31 December 2024 and 2023, respectively. The
dari cukup untuk menutup potensi kerugian yang Bank’s capital is more than sufficient to cover any
mungkin timbul dari fluktuasi tingkat bunga dan potential losses that might arise from interest rate
nilai tukar. and exchange rate fluctuations.
Untuk kepentingan pemantauan dan pelaporan For the purposes of internal monitoring and
internal, risiko pasar secara portofolio diukur dan reporting, market risk on a portfolio basis is
dikontrol menggunakan model internal. Bank measured and controlled based on internal models.
mengadopsi Expected Shortfall (ES) dengan The Bank adopts the Expected Shortfall (ES) using
menggunakan pendekatan simulasi historis untuk historical simulation approach to measure the
mengukur potensi kerugian pada tingkat potential loss at a 97.5 percent confidence level
kepercayaan sebesar 97,5 persen dengan based on 250 days historical price changes. ES
menggunakan data historis selama 250 hari. estimation are back tested (backtesting) against
Perkiraan ES diuji kembali (back-testing) dengan profit or loss of trading book (actual or hypothetical
menggunakan data laba rugi pada trading book profit & loss) as a verification process of the
(baik itu laba rugi aktual maupun laba rugi accuracy & robustness of the methodology. The
hipotesis) sebagai suatu proses verifikasi backtesting process analyses whether the
keakuratan & ketangguhan metodologi tersebut. exceptions are due to model deficiencies or market
Proses pengujian kembali ini dilakukan guna volatility.
menganalisa apakah penyimpangan yang terjadi
disebabkan oleh kelemahan pada model
perhitungan atau karena volatilitas pasar.
162
Page 562
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of 31 December 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
39. Kebijakan Manajemen Risiko (lanjutan) 39. Risk Management Policies (continued)
Risiko pasar (lanjutan) Market risk (continued)
Berdasarkan hasil model back-testing, Based on back-testing result, the ES forecast
pengukuran ES telah memadai terhadap kerugian model was adequate to the hypothetical and actual
hipotesis dan aktual yang terjadi untuk periode loss for the whole year result. To complement the
satu tahun. Untuk melengkapi pengukuran ES ES measurement, stress-test is performed on the
tersebut, stress-test dilakukan pada portofolio trading portfolio in order to identify the Bank’s
trading untuk mengidentifikasi ketahanan Bank vulnerability in the event of crisis.
dalam kondisi krisis.
Perhitungan ES telah memperhitungkan faktor ES calculation already includes correlation factors
korelasi antar instrumen pada seluruh posisi across instruments in trading book portfolios of the
trading book Bank (tidak diaudit). Bank (unaudited).
31 Desember/31 December 2024
(dalam jutaan Rupiah/in millions of Rupiah)
Akhir tahun/ Tinggi/ Rendah/ Rata-rata/
Year end High Low Average
Total ES 9.743 20.091 8.893 12.179 Total ES
a. Risiko nilai tukar a. Foreign exchange risk
Risiko nilai tukar adalah risiko pada Foreign exchange risk is the risk to earnings
pendapatan dan nilai ekonomis dari aset, and economic value of foreign currency
kewajiban, dan derivatif keuangan dalam assets, liabilities and financial derivatives
mata uang asing yang disebabkan oleh caused by fluctuation in foreign exchange
fluktuasi nilai tukar. rates.
Risiko nilai tukar dikelola melalui kebijakan Foreign exchange risk is managed through
dan limit risiko yang disetujui oleh ALCO. policies and risk limits approved by the Asset
Limit yang memiliki komponen risiko nilai and Liability Committee (ALCO). The limits
tukar diantaranya limit Expected Shortfall dan that has foreign exchange risk component
FX NOP berdasarkan mata uang asing. include Expected Shorfall and FX NOP by
Market Risk Management & Product Control currencies. Market Risk Management &
secara harian memantau aktivitas risiko Product Control on a daily basis monitors
pasar dan/atau ekposur terhadap limit yang market risk activities and/or exposures against
telah disetujui oleh ALCO, dan melaporkan the approved ALCO limits, and escalates any
kejadian pelampauan limit kepada pejabat excesses to appropriate officers for
terkait untuk mendapatkan persetujuan/ approval/ratification.
pengesahan.
Risiko nilai tukar Bank dinilai relatif rendah Foreign exchange risk is assessed at relatively
dikarenakan Posisi Devisa Neto (PDN) Bank low as Bank’s Net Open Position (NOP)
tercatat sangat rendah, dimana pada tanggal recorded very low, which at 31 December
31 Desember 2024, NOP tercatat sebesar 2024 the Bank’s NOP has recorded only
5,39% dari modal keseluruhan Bank atau di 5.39% from total capital of the Bank or below
bawah ketentuan regulator. Berdasarkan regulator requirement. Based on simulation,
simulasi, setiap pelemahan mata uang any weakening of IDR currency around 100
Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat pips against USD would result in potential
sebesar 100 pips akan menimbulkan potensi losses of Rp 5.7 billion.
kerugian sebesar Rp 5,7 milyar.
163
Page 563
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of 31 December 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
39. Kebijakan Manajemen Risiko (lanjutan) 39. Risk Management Policies (continued)
Risiko pasar (lanjutan) Market risk (continued)
b. Risiko suku bunga pada banking book b. Interest rate risk in the banking book
Risiko suku bunga pada banking book Interest rate risk in the banking book is defined
didefinisikan sebagai risiko potensi as the risk of potential reduction in or loss of
penurunan atau kerugian pada rentabilitas earnings (net interest income) and capital (the
(pendapatan bunga bersih) dan modal (nilai economic value of the Bank) due to changes
ekonomis Bank) akibat perubahan dari suku in interest rates.
bunga.
Eksposur dinilai secara bulanan Exposure is quantified on a monthly basis
menggunakan perangkat analisa statis dan using static and simulation analysis tools such
simulasi seperti jadwal repricing dan analisa as repricing schedules and sensitivity analysis.
sensitivitas. Perangkat tersebut dapat They provide indications of the potential
memberikan indikasi atas dampak potensial impact of interest rate changes on interest
perubahan suku bunga pada pendapatan income and price value through analysis of the
bunga dan harga melalui analisa sensitivitas sensitivity of assets and liabilities from any
pada aktiva dan pasiva ketika suku bunga changes in interest rates. Mismatches in the
mengalami perubahan. Kesenjangan pada longer tenor will experience greater change in
tenor yang lebih panjang akan mengalami the price-value of interest rate positions than
perubahan price-value yang lebih besar similar positions in the shorter tenor.
dibandingkan dengan posisi serupa pada
tenor yang lebih pendek.
Nilai Ekonomis pada Ekuitas (EVE) Economic Value of Equity (EVE) is applied to
diterapkan untuk mengukur risiko suku measure the interest rate risk from any
bunga dari perubahan suku bunga changes of interest rate using a variety of
menggunakan berbagai macam skenario interest rate scenarios such as changes in
suku bunga seperti perubahan bentuk pada shape of the curve of interest rates which
kurva suku bunga yang meliputi skenario include extreme changes in the interest rate
perubahan suku bunga yang ekstrim. scenario.
EVE banking book pada tanggal EVE banking book as of 31 December 2024
31 Desember 2024 tercatat sebesar was recorded at Rp824.75 billion (unaudited)
Rp824,75 miliar (tidak diaudit) atau sebesar or 5.15% of Tier 1 capital, meanwhile PV01
5,15% dari modal inti, sedangkan PV01 banking book was recorded at Rp1.31 billion
banking book sebesar Rp1,31 miliar (tidak (unaudited). That means every increase of 1
diaudit). Hal ini berarti, setiap kenaikan 1 bps bps on market interest rate is expected to have
pada suku bunga pasar akan memberikan an impact on the Bank's potential losses
dampak potensial kerugian pada Bank amounting to Rp1.31 billion (unaudited). While
sebesar Rp1,31 miliar (tidak diaudit). delta NII calculation shows a potential loss of
Sedangkan perhitungan Delta NII IDR Rp668.74 billion (unaudited).
menunjukkan adanya potensi kerugian
sebesar Rp668,74 miliar (tidak diaudit).
164
Page 564
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of 31 December 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
39. Kebijakan Manajemen Risiko (lanjutan) 39. Risk Management Policies (continued)
Risiko likuiditas Liquidity risk
Risiko likuiditas didefinisikan sebagai risiko yang Liquidity risk is defined as the risk that arises from
muncul akibat ketidakmampuan Bank untuk its inability to meet its obligations to customer and
memenuhi kewajiban keuangannya baik terhadap regulator without incurring significant costs or
nasabah maupun regulator, tanpa menimbulkan losses.
biaya atau kerugian yang signifikan.
Pengukuran utama yang digunakan oleh Bank The key measures used by the Bank for managing
dalam mengelola risiko likuiditas adalah dengan liquidity risk with measuring and monitoring
mengukur dan memantau Liquidity Coverage Liquidity Coverage Ratio (LCR), Net Stable
Ratio (LCR), Net Stable Funding Ratio (NSFR) Funding Ratio (NSFR) and Net Cumulative Outflow
dan Net Cumulative Outflow (NCO) dengan (NCO) with using cash ‘business as usual’ scenario
menggunakan skenario ’business as usual’ serta also by monitoring the other liquidity ratios as early
memantau rasio-rasio likuiditas lainnya sebagai warning indicator i.e., percentage decreased in
indikator peringatan dini seperti rasio penurunan non-bank deposits, top 50 and 20 non-bank
simpanan bukan bank, rasio 50 dan 20 nasabah depositors’ ratios, swap funding ratio, undrawn
terbesar bukan bank, rasio pendanaan melalui facility ratio and top single bank depositor. Cash
swap, rasio undrawn facility dan nasabah flow projection is using behavioral modelling to
terbesar bank. Proyeksi arus kas menggunakan ensure that the cash flow reflects the business-as-
behavioral modelling untuk memastikan arus kas usual behavior.
telah mencerminkan perilaku kegiatan bisnis
dalam kondisi normal.
Di samping itu, Bank juga melakukan Besides, the Bank also monitors the stability of its
pemantauan secara berkala terhadap stabilitas core deposits on a regular basis which consists of
pendanaan inti yang terdiri dari dana-dana stabil stable non-bank deposits such as demand
bukan bank seperti giro, tabungan, dan deposito deposits, saving accounts, and time deposits by
berjangka melalui analisa terhadap volatilitasnya. analyzing their volatility overtime.
Bank juga memantau stress-testing limit dengan The Bank also monitors stress-test limit using
skenario ‘Bank Specific Crisis’ dan ‘General ‘Bank Specific Crisis’ and ‘General Market Crisis’
Market Crisis’. scenarios.
Pada tanggal 31 Desember 2024, Bank telah As of 31 December 2024, the Bank has recorded
mencatat simpanan nasabah sebesar Rp116,9 Rp116.9 trillion of customer’s deposits which
triliun atau turun sebesar 1,99% dibandingkan decreased by 1.99% compared to 31 December
dengan simpanan nasabah pada tanggal 2023, contributed by demand deposits which
31 Desember 2023, dimana giro naik sebesar increased by 35.58% to Rp32.1 trillion, saving
35,58% menjadi Rp32,1 triliun, tabungan turun deposits which decreased by 6,43% to Rp35.1
sebesar 6,43% menjadi Rp35,1 triliun, dan trillion, and time deposits which decreased by
deposito berjangka turun sebesar 14,45% 14.45% to Rp49.7 trillion.
menjadi Rp49,7 triliun.
LCR dan NSFR pada tanggal 31 Desember 2024 LCR and NSFR as of 31 December 2024 were
masing-masing berada pada level 426% dan maintained at level of 426% and 115% respectively
115% (tidak diaudit) dimana kedua rasio ini jauh (unaudited) which these two ratios were above
berada diatas ketentuan regulator sebesar 100%. regulatory minimum requirement level of 100%.
Bank secara berkesinambungan akan terus The Bank will continuously maintain the LCR and
menjaga tingkat LCR dan NSFR agar berada NSFR in a sound range.
dalam kisaran yang sehat.
165
Page 565
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of 31 December 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
39. Kebijakan Manajemen Risiko (lanjutan) 39. Risk Management Policies (continued)
Risiko likuiditas (lanjutan) Liquidity risk (continued)
Disamping itu pengukuran dan pemantauan In addition to the above measurement and
terhadap analisa gap, limit-limit yang ditetapkan, monitoring of the gap analysis, defined limits, stress
stress-testing, dan Rencana Pendanaan Darurat testing, and Contingency Funding Plan are
dilaksanakan secara konsisten. consistently implemented.
Rencana Pendanaan Darurat menjadi komponen The Contingency Funding Plan (CFP) is a critical
penting dalam kerangka kerja manajemen component of the liquidity management framework
likuiditas dan berfungsi sebagai perpanjangan and serves as an extension of the Bank’s
atas kebijakan operasional atau manajemen operational or daily liquidity management policy.
likuiditas sehari-hari. Walaupun Bank memantau Although the Bank periodically monitors liquidity
kebutuhan likuiditas dan pendanaan secara and funding requirements, it is important to
berkala, penting juga untuk mengetahui kejadian recognize the unexpected events, economic or
yang tak terduga, kondisi ekonomi dan pasar, market conditions, earnings problems or situations
masalah pendapatan atau situasi di luar kendali beyond its control that could cause a liquidity crisis.
yang dapat menyebabkan krisis likuiditas. The CFP outlines the actions to be taken by the
Rencana Pendanaan Darurat menguraikan Bank in the event of a liquidity crisis and would be
tindakan yang harus diambil oleh Bank pada saat activated in the event of a liquidity stress situation.
terjadi krisis likuiditas dan akan diaktifkan jika
terjadi krisis atau liquidity stress.
Hal ini berfungsi untuk mengidentifikasi dan It serves to identify and recognize a liquidity crisis,
mengetahui potensi krisis likuiditas, menentukan define the appropriate management
tanggung jawab dan tindakan manajemen yang responsibilities and responses during a crisis,
terkait pada saat krisis, memperbaiki area yang rectify areas of concern and ensure that information
menjadi perhatian dan memastikan bahwa arus flows remain timely and uninterrupted so it can
informasi tepat waktu sehingga dapat facilitate quick and effective decision-making.
memfasilitasi pengambilan keputusan secara
cepat dan efektif.
Tingkat kerumitan dan detail dari rencana The level of sophistication and detail of the plan
tersebut disesuaikan dengan kompleksitas, would commensurate with the complexity, risk
eksposur risiko, aktivitas, produk, dan struktur exposure, activities, products and organization
organisasi Bank untuk menentukan indikator yang structure of the Bank to identify the indicators that
paling relevan untuk digunakan dalam mengelola are most relevant to its management of liquidity and
likuiditas dan pendanaan. Selain itu, Bank juga funding. In addition, the Bank also has established
telah menetapkan Liquidity Crisis Management a Liquidity Crisis Management Team which is
Team yang bertanggung jawab untuk responsible to evaluate the liquidity position and
mengevaluasi posisi likuiditas dan menentukan decide the actions to be taken when crisis occurs.
tindakan yang akan diambil pada saat terjadi
krisis.
Analisa arus kas mengenai kebutuhan The cash flow analysis of net funding requirement
pendanaan bersih melibatkan penyusunan involves the preparation of cash flow mismatch
laporan arus kas berdasarkan jatuh tempo based on actual contractual and behavioral
(kontraktual) aktual dari arus kas tersebut maturity. Contractual cash flow profiles allocate the
maupun secara behavioral. Profil arus kas assets, liabilities and off-balance sheet items into
kontraktual mengalokasikan aset-aset, liabilitas- time band by remaining maturity of the assets,
liabilitas dan rekening administratif ke dalam liabilities and off balance sheet items. While
jangka waktu berdasarkan sisa jatuh tempo aset, behavioral cash flow is based on Business As
liabilitas, dan rekening administratif tersebut. Usual (BAU). In behavioral cash flow, core non-
Sedangkan arus kas secara behavioral core measurement is conducted.
berdasarkan perilaku arus kas secara bisnis pada
umumnya. Dalam arus kas secara perilaku bisnis
pada umumnya, dilakukan pengukuran arus kas
yang menetap (Core) maupun tidak menetap
(Non Core).
166
Page 566
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of 31 December 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
39. Kebijakan Manajemen Risiko (lanjutan) 39. Risk Management Policies (continued)
Risiko likuiditas (lanjutan) Liquidity risk (continued)
Dari analisa arus kas secara perilaku bisnis pada From the behaviour or Business As Usual (BAU)
umumnya, diperoleh gap Net Cumulative Outflow cash flow analysis, it is obtained the expected Net
(NCO) yang diperkirakan akan dihadapi Bank dan Cumulative Outflow (NCO) gap that will be
dilakukan pengawasan secara harian. encountered by the Bank and is monitored in daily
basis.
Tabel jatuh tempo aset dan liabilitas Bank Maturity table of the Bank’s asset and liabilities
berdasarkan jangka waktu kontraktual yang based on contractual can be seen in Note 38.
tersisa dapat dilihat pada Catatan 38.
40. Nilai Wajar Instrumen Keuangan 40. Fair Value of Financial Instruments
Tabel di bawah ini menyajikan perbandingan The tables below present the comparison between
antara nilai tercatat, seperti yang dilaporkan the carrying values as reported in the statement of
dalam laporan posisi keuangan dengan nilai wajar financial position and the fair values of all financial
semua aset keuangan dan liabilitas keuangan. assets and liabilities.
31 Desember/
31 December 2024
Nilai tercatat/ Nilai wajar/
Carrying value Fair value
Aset Keuangan Financial Assets
Biaya perolehan yang diamortisasi Amortised cost
Kas 681.840 681.840 Cash
Giro pada Bank Indonesia 5.798.664 5.798.664 Currents accounts with Bank Indonesia
Giro pada bank lain - neto 821.513 821.513 Current accounts with other banks - net
Penempatan pada Bank Indonesia Placement with Bank Indonesia
dan bank lain - neto 3.657.057 3.657.057 and other banks - net
Investasi keuangan - neto 9.528.940 9.528.940 Financial investments - net
Kredit yang diberikan - neto 96.452.256 96.452.256 Loans - net
Tagihan akseptasi - neto 2.417.881 2.417.881 Acceptance receivables - net
Aset lain-lain* 1.142.793 1.142.793 Other assets*
Diukur pada nilai wajar
melalui laba rugi Fair value through profit or loss
Efek-efek yang diperdagangkan 2.306.993 2.306.993 Trading securities
Tagihan derivatif 2.062.193 2.062.193 Derivative receivables
Tagihan atas surat berharga Receivables on securities
yang dibeli dengan janji purchased with
dijual kembali - neto 1.653.008 1.653.008 agreements to resell - net
Diukur pada nilai wajar Fair value through
melalui penghasilan komprehensif lain other comprehensive income
Investasi keuangan 22.923.886 22.923.886 Financial investments
Total 149.447.024 149.447.024 Total
Liabilitas Keuangan Financial Liabilities
Diukur pada nilai wajar
melalui laporan laba rugi Fair value through profit or loss
Liabilitas derivatif 2.225.890 2.225.890 Derivative payables
Liabilitas atas surat berharga yang dijual Liabilities on securities sold under
dengan janji dibeli kembali 5.576.054 5.576.054 repurchase agreement
167
Page 567
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of 31 December 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
40. Nilai Wajar Instrumen Keuangan (lanjutan) 40. Fair Value of Financial Instruments (continued)
Tabel di bawah ini menyajikan perbandingan The tables below present the comparison between
antara nilai tercatat, seperti yang dilaporkan the carrying values as reported in the statement of
dalam laporan posisi keuangan dengan nilai wajar financial position and the fair values of all financial
semua aset keuangan dan liabilitas keuangan. assets and liabilities. (continued)
(lanjutan)
31 Desember/
31 December 2024
Nilai tercatat/ Nilai wajar/
Carrying value Fair value
Liabilitas Keuangan (lanjutan) Financial Liabilities (continued)
Liabilitas Lain-lain Other Liabilities
Liabilitas segera 504.053 504.053 Current liabilities
Simpanan dari nasabah 116.911.750 116.911.750 Deposits from customers
Simpanan dari bank lain 4.440.259 4.440.259 Deposits from other banks
Bunga yang masih harus dibayar 195.817 195.817 Interest payables
Liabilitas akseptasi 2.306.951 2.306.951 Acceptance payables
Efek utang yang diterbitkan - neto 1.041.910 956.551 Debt securities issued - net
Liabilitas lain-lain** 2.789.648 2.789.648 Other liabilities**
Total 135.992.332 135.906.973 Total
31 Desember/
31 December 2023
Nilai tercatat/ Nilai wajar/
Carrying value Fair value
Aset Keuangan Financial Assets
Biaya perolehan yang diamortisasi Amortised cost
Kas 603.540 603.540 Cash
Giro pada Bank Indonesia 9.901.077 9.901.077 Currents accounts with Bank Indonesia
Giro pada bank lain - neto 981.776 981.776 Current accounts with other banks - net
Penempatan pada Bank Indonesia Placement with Bank Indonesia
dan bank lain - neto 2.135.930 2.135.930 and other banks - net
Investasi keuangan - neto 12.649.460 12.649.460 Financial investments - net
Kredit yang diberikan - neto 79.911.842 79.911.842 Loans - net
Tagihan atas surat berharga Receivables on securities
yang dibeli dengan janji purchased with
dijual kembali - neto 21.096.176 21.096.176 agreements to resell - net
Tagihan akseptasi - neto 2.498.666 2.498.666 Acceptance receivables - net
Aset lain-lain* 987.526 987.526 Other assets*
Diukur pada nilai wajar
melalui laba rugi Fair value through profit or loss
Efek-efek yang diperdagangkan 2.758.236 2.758.236 Trading securities
Tagihan derivatif 840.694 840.694 Derivative receivables
Tagihan atas surat berharga Receivables on securities
yang dibeli dengan janji purchased with
dijual kembali - neto 1.582.077 1.582.077 agreements to resell - net
Diukur pada nilai wajar Fair value through
melalui penghasilan komprehensif lain other comprehensive income
Investasi keuangan 20.401.765 20.401.765 Financial investments
Total 156.348.765 156.348.765 Total
* Aset lain-lain terdiri dari piutang bunga, setoran jaminan dan * Other assets consists of interest receivables, security deposits and
transaksi spot. spot transactions.
** Liabilitas lain-lain terdiri dari biaya yang masih harus dibayar, ** Other liabilities consists of accrued expenses, security deposits and
setoran jaminan dan transaksi spot. spot transactions.
168
Page 568
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of 31 December 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
40. Nilai Wajar Instrumen Keuangan (lanjutan) 40. Fair Value of Financial Instruments (continued)
Tabel di bawah ini menyajikan perbandingan The tables below present the comparison between
antara nilai tercatat, seperti yang dilaporkan the carrying values as reported in the statement of
dalam laporan posisi keuangan dengan nilai wajar financial position and the fair values of all financial
semua aset keuangan dan liabilitas keuangan. assets and liabilities. (continued)
(lanjutan)
31 Desember/
31 December 2023
Nilai tercatat/ Nilai wajar/
Carrying value Fair value
Liabilitas Keuangan Financial Liabilities
Biaya perolehan yang diamortisasi Amortised cost
Liabilitas atas surat berharga yang dijual Liabilities on securities sold under
dengan janji dibeli kembali 13.295.961 13.295.961 repurchase agreement
Diukur pada nilai wajar
melalui laporan laba rugi Fair value through profit or loss
Liabilitas derivatif 1.222.600 1.222.600 Derivative payables
Liabilitas Lain-lain Other Liabilities
Liabilitas segera 473.355 473.355 Current liabilities
Simpanan dari nasabah 119.282.541 119.282.541 Deposits from customers
Simpanan dari bank lain 1.398.759 1.398.759 Deposits from other banks
Bunga yang masih harus dibayar 199.137 199.137 Interest payables
Liabilitas akseptasi 2.412.181 2.412.181 Acceptance payables
Efek utang yang diterbitkan - neto 1.443.423 1.541.996 Debt securities issued - net
Liabilitas lain-lain** 2.044.497 2.044.497 Other liabilities**
Total 141.772.454 141.871.027 Total
* Aset lain-lain terdiri dari piutang bunga, setoran jaminan dan * Other assets consists of interest receivables, security deposits and
transaksi spot. spot transactions.
** Liabilitas lain-lain terdiri dari biaya yang masih harus dibayar, ** Other liabilities consists of accrued expenses, security deposits and
setoran jaminan dan transaksi spot. spot transactions.
Nilai wajar aset dan liabilitas keuangan, kecuali The fair value of financial assets and liabilities,
efek-efek yang diperdagangkan, tagihan dan except for trading securities, derivative receivables
liabilitas derivatif, investasi keuangan yang and liabilities, financial investments available-for-
tersedia untuk dijual dan efek utang yang sale and debt securities issued, approximate its
diterbitkan, mendekati nilai tercatatnya karena carrying values because financial assets and
aset dan liabilitas keuangan dalam jumlah liabilities in significant amount have short-term
signifikan memiliki jangka waktu yang pendek period and/or the interest rate is frequently
dan/atau suku bunganya sering ditinjau ulang. reviewed. The fair value of derivative receivables
Tagihan dan liabilitas derivatif nilai wajarnya and liabilities are based on valuation technique.
dihitung berdasarkan teknik penilaian. Efek-efek Trading securities and financial investment at fair
yang diperdagangkan dan investasi keuangan value through other comprehensive income, its fair
yang diukur pada nilai wajar melalui penghasilan value is based on quoted or observable prices. The
komprehensif lain, nilai wajarnya berdasarkan fair value of debt securities issued are calculated
harga yang dapat diperoleh atau dapat using discounted cash flows using market interest
diobservasi. Nilai wajar dari efek utang yang rate.
diterbitkan dihitung menggunakan diskonto arus
kas berdasarkan tingkat suku bunga pasar.
Penilaian atas nilai wajar instrumen keuangan Valuation for the fair value of financial instruments
berdasarkan hierarki nilai wajar dapat dilihat pada based on the fair value hierarchy refer to Note 2af.
Catatan 2af.
169
Page 569
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of 31 December 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
40. Nilai Wajar Instrumen Keuangan (lanjutan) 40. Fair Value of Financial Instruments (continued)
Tabel di bawah ini menyajikan aset dan liabilitas The tables below show the asset and liabilities
yang diakui pada nilai wajar berdasarkan hierarki recognized at fair value based on the hierarchy
yang digunakan oleh Bank untuk menentukan used by the Bank in determining and disclosing the
dan mengungkapkan nilai wajar dari aset dan fair value of asset and liabilities:
liabilitas:
31 Desember/
31 December 2024
Tingkat 1/ Tingkat 2/ Tingkat 3/
Level 1 Level 2 Level 3 Total
Aset yang diukur pada
nilai wajar Assets measured at fair value
Investasi keuangan 22.923.886 - - 22.923.886 Financial investments
Efek-efek yang
diperdagangkan 2.306.993 - - 2.306.993 Trading securities
Tagihan derivatif - 2.062.193 - 2.062.193 Derivative receivables
Tagihan atas surat berharga Receivables on securities
yang dibeli dengan janji purchased with
dijual kembali - 1.653.008 - 1.653.008 agreements to resell
Total aset yang diukur Total assets measured
pada nilai wajar 25.230.879 3.715.201 - 28.946.080 at fair value
Aset yang nilai wajarnya Assets for which
diungkapkan fair value are disclosed
Kredit yang diberikan - neto - - 96.452.256 96.452.256 Loans - net
Investasi keuangan - neto - 9.528.940 - 9.528.940 Financial investments - net
Agunan yang diambil alih - neto - - 149.034 149.034 Foreclosed assets - net
Properti terbengkalai - - 28.534 28.534 Abandoned property
Total aset yang nilai Total assets for which
wajarnya diungkapkan - 9.528.940 96.629.824 106.158.764 fair value are disclosed
Total 25.230.879 13.244.141 96.629.824 135.104.844 Total
Liabilitas yang diukur pada
nilai wajar Liabilities measured at fair value
Liabilitas derivatif - 2.225.890 - 2.225.890 Derivative liabilities
Liabilitas atas surat berharga Receivables on securities
yang dijual dengan janji purchased with
dibeli kembali - 5.576.054 - 5.576.054 agreements to resell
Total liabilitas yang diukur Total liabilities measured
pada nilai wajar - 7.801.944 - 7.801.944 at fair value
Liabilitas yang nilai wajarnya Liabilities for which
diungkapkan fair value are disclosed
Efek utang yang diterbitkan
- neto - 956.551 - 956.551 Debt securities issued - net
Total liabilitas yang nilai Total liabilities for which
wajarnya diungkapkan - 956.551 - 956.551 fair value are disclosed
Total - 8.758.495 - 8.758.495 Total
170
Page 570
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of 31 December 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
40. Nilai Wajar Instrumen Keuangan (lanjutan) 40. Fair Value of Financial Instruments (continued)
Tabel di bawah ini menyajikan aset dan liabilitas The tables below show the asset and liabilities
yang diakui pada nilai wajar berdasarkan hierarki recognized at fair value based on the hierarchy
yang digunakan oleh Bank untuk menentukan used by the Bank in determining and disclosing the
dan mengungkapkan nilai wajar dari aset dan fair value of asset and liabilities: (continued)
liabilitas: (lanjutan)
31 Desember/
31 December 2023
Tingkat 1/ Tingkat 2/ Tingkat 3/
Level 1 Level 2 Level 3 Total
Aset yang diukur pada
nilai wajar Assets measured at fair value
Investasi keuangan 20.401.765 - - 20.401.765 Financial investments
Efek-efek yang
diperdagangkan 2.758.236 - - 2.758.236 Trading securities
Tagihan derivatif - 840.694 - 840.694 Derivative receivables
Tagihan atas surat berharga Receivables on securities
yang dibeli dengan janji purchased with
dijual kembali - 1.582.077 - 1.582.077 agreements to resell
Total aset yang diukur Total assets measured
pada nilai wajar 23.160.001 2.422.771 - 25.582.772 at fair value
Aset yang nilai wajarnya Assets for which
diungkapkan fair value are disclosed
Kredit yang diberikan - neto - - 79.911.842 79.911.842 Loans - net
Investasi keuangan - neto - 12.649.460 - 12.649.460 Financial investments - net
Tagihan atas surat berharga Receivables on securities
yang dibeli dengan janji purchased with
dijual kembali - neto - 21.096.176 - 21.096.176 agreements to resell - net
Agunan yang diambil alih - neto - - 157.602 157.602 Foreclosed assets - net
Properti terbengkalai - - 28.689 28.689 Abandoned property
Total aset yang nilai Total assets for which
wajarnya diungkapkan - 33.745.636 80.098.133 113.843.769 fair value are disclosed
Total 23.160.001 36.168.407 80.098.133 139.426.541 Total
Liabilitas yang diukur pada
nilai wajar Liabilities measured at fair value
Liabilitas derivatif - 1.222.600 - 1.222.600 Derivative liabilities
Total liabilitas yang diukur Total liabilities measured
pada nilai wajar - 1.222.600 - 1.222.600 at fair value
Liabilitas yang nilai wajarnya Liabilities for which
diungkapkan fair value are disclosed
Efek utang yang diterbitkan
- neto - 1.541.996 - 1.541.996 Debt securities issued - net
Total liabilitas yang nilai Total liabilities for which
wajarnya diungkapkan - 1.541.996 - 1.541.996 fair value are disclosed
Total - 2.764.596 - 2.764.596 Total
171
Page 571
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of 31 December 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
41. Informasi Segmen Operasi 41. Operating Segment Information
Segmen operasi dilaporkan sesuai dengan Operating segments are reported in accordance
laporan internal Bank yang disiapkan untuk with the internal reporting provided to determine
mengambil keputusan operasional, yaitu Direksi operational decision, which is the Board of
yang bertanggung jawab untuk mengalokasikan Directors who are responsible for allocating
sumber daya ke segmen tertentu dan penilaian resources to certain segments and performance
atas performanya. assessments.
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal For the year ended 31 December 2024 and 2023,
31 Desember 2024 dan 2023, Bank memiliki tiga the Bank has three operating segments classified
segmen operasi yang diklasifikasikan based on products and services as follows:
berdasarkan produk dan jasa sebagai berikut: - Wholesale consists of commercial banking,
- Wholesale yang terdiri segmen commercial corporate banking, financial institution group,
banking, corporate banking, financial institution multi national companies, treasury and
group, multi national companies, treasury dan investment banking segment.
investment banking. - Retail yang terdiri dari segmen personal
- Retail yang terdiri dari segmen personal financial services, kartu kredit, privillage banking
financial services, kartu kredit, privillage dan digital banking.
banking dan digital banking. - Other comprises segments that cannot be
- Lain-lain yang terdiri dari segmen yang tidak allocated to the wholesale or retail.
dapat dialokasikan ke segmen wholesale atau
retail.
Tabel berikut menyajikan informasi segmen bisnis The tables below show the business segment
Bank berdasarkan segmen operasi: information of the Bank based on operating
segment:
31 Desember/31 December 2024
Lainnya/
Wholesale Retail Others Total
Laporan laba rugi Statement of profit or loss
dan penghasilan and other comprehensive
komprehensif lain income
Pendapatan* 3.661.217 2.781.687 1.011.557 7.454.461 Income*
Beban** (1.750.640 ) (2.754.818 ) (1.307.105 ) (5.812.563) Expenses**
Cadangan kerugian penurunan Allowance for impairment
nilai (474.341 ) (604.595 ) 2.078 (1.076.858) losses
Laba sebelum beban pajak 1.436.236 (577.726 ) (293.470 ) 565.040 Income before tax expense
Beban pajak (158.800) Tax expense
Laba tahun berjalan 406.240 Income for the year
Laporan posisi keuangan Statement of financial position
Jumlah aset 132.104.591 16.376.467 7.660.724 156.141.782 Total assets
Jumlah liabilitas 92.165.445 36.498.952 9.651.218 138.315.615 Total liabilities
172
Page 572
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of 31 December 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
41. Informasi Segmen Operasi (lanjutan) 41. Operating Segment Information (continued)
Tabel berikut menyajikan informasi segmen bisnis The tables below show the business segment
Bank berdasarkan segmen operasi: (lanjutan) information of the Bank based on operating
segment: (continued)
31 Desember/31 December 2023
Lainnya/
Wholesale Retail Others Total
Laporan laba rugi Statement of profit or loss
dan penghasilan and other comprehensive
komprehensif lain income
Pendapatan* 4.641.625 2.099.479 (15.897 ) 6.725.207 Income*
Beban** (1.621.116 ) (2.126.895 ) (1.268.552 ) (5.016.563) Expenses**
Cadangan kerugian penurunan Allowance for impairment
nilai (663.602 ) (60.762 ) (72.591 ) (796.955) losses
Laba sebelum beban pajak 2.356.907 (88.178 ) (1.357.040 ) 911.689 Income before tax expense
Beban pajak (236.726) Tax expense
Laba tahun berjalan 674.963 Income for the year
Laporan posisi keuangan Statement of financial position
Jumlah aset 136.661.664 17.324.817 8.559.825 162.546.306 Total assets
Jumlah liabilitas 94.702.419 42.065.411 8.177.047 144.944.877 Total liabilities
* Pendapatan terdiri dari Pendapatan bunga neto, Pendapatan operasional lainnya, dan * Income consists of Interest income-net, Other operating income, and Non-operating income.
Pendapatan non-operasional.
** Beban terdiri dari Gaji dan kesejahteraan karyawan dan Beban umum dan administrasi. ** Expense consists of Salaries and employee’s benefits and General and administrative expenses.
Informasi yang berkaitan dengan segmen Information concerning the geographical segments
geografis Bank disajikan dalam tabel di bawah ini: of the Bank are set out in the tables below:
31 Desember/31 December 2024
Jawa Timur
Jakarta/ Sumatera/ dan Bali/ Total
Jakarta Sumatera East Java
and Bali
Laporan laba rugi Statement of profit or loss
dan penghasilan and other comprehensive
komprehensif lain income
Pendapatan* 6.305.306 579.714 569.441 7.454.461 Income*
Laporan posisi keuangan Statement of financial position
Jumlah aset 136.470.625 8.301.791 11.369.366 156.141.782 Total assets
31 Desember/31 December 2023
Jawa Timur
Jakarta/ Sumatera/ dan Bali/ Total
Jakarta Sumatera East Java
and Bali
Laporan laba rugi Statement of profit or loss
dan penghasilan and other comprehensive
komprehensif lain income
Pendapatan* 5.375.831 697.677 651.699 6.725.207 Income*
Laporan posisi keuangan Statement of financial position
Jumlah aset 130.088.872 15.934.794 16.522.640 162.546.306 Total assets
* Pendapatan terdiri dari Pendapatan bunga neto, Pendapatan operasional lainnya, dan * Income consists of Interest income-net, Other operating income, and Non-operating income.
Pendapatan non-operasional.
** Beban terdiri dari Gaji dan kesejahteraan karyawan dan Beban umum dan administrasi. ** Expense consists of Salaries and employee’s benefits and General and administrative expenses.
173
Page 573
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of 31 December 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
42. Tambahan Informasi Arus Kas 42. Supplementary Cash Flow Information
Perubahan pada liabilitas yang timbul dari aktivitas Changes in liabilities arising from financing
pendanaan pada laporan arus kas adalah sebagai activities in the cash flow statement are as follows:
berikut:
Arus kas/Cash flows Perubahan
1 Januari/ non-kas/ Selisih kurs/ 31 Desember/
1 January Penerimaan/ Pembayaran/ Non-cash Foreign 31 December
2024 Proceeds Payment changes exchange 2024
Efek utang yang
Diterbitkan 1.450.000 200.000 (600.000) - - 1.050.000 Debt securities issued
Beban terkait efek Cost of
Utang yang diterbitkan (6.577) - (4.953) 3.440 - (8.090) Debt securities issued
Efek utang yang
diterbitkan neto 1.443.423 200.000 (604.953) 3.440 - 1.041.910 Debt securities issued - net
Liabilitas sewa 187.538 - (106.246) 52.259 - 133.551 Lease liabilities
Total 1.630.961 200.000 (711.199) 55.699 - 1.175.461 Total
Arus kas/Cash flows Perubahan
1 Januari/ non-kas/ Selisih kurs/ 31 Desember/
1 January Penerimaan/ Pembayaran/ Non-cash Foreign 31 December
2023 Proceeds Payment changes exchange 2023
Efek utang yang
diterbitkan 1.605.000 (155.000) - - 1.450.000 Debt securities issued - net
Beban terkait efek Cost of
Utang yang diterbitkan (9.332) - - 2.755 - (6.577) Debt securities issued
Efek utang yang
diterbitkan neto 1.595.668 - (155.000) 2.755 - 1.443.423 Debt securities issued – net
Liabilitas sewa 83.516 - (60.087) 164.109 - 187.538 Lease liabilities
Total 1.679.184 - (215.087) 166.864 - 1.630.961 Total
43. Standar Akuntansi yang Telah Disahkan 43. Accounting Standards Issued but not yet
Namun Belum Berlaku Efektif Effective
Standar akuntansi yang telah diterbitkan sampai The accounting standards that have been issued
tanggal penerbitan laporan keuangan Bank up to the date of issuance of the Bank’s financial
namun belum berlaku efektif diungkapkan berikut statements, but not yet effective are disclosed
ini. Manajemen bermaksud untuk menerapkan below. The management intends to adopt these
standar-standar tersebut yang dipertimbangkan standards that are considered relevant to the Bank
relevan terhadap Bank pada saat efektif, dan when they become effective, and the impact to the
dampaknya terhadap posisi dan kinerja keuangan financial position and performance of the Bank is
Bank masih diestimasi pada tanggal penerbitan still being estimated as at the authorization date of
laporan keuangan ini. this financial statements.
Efektif berlaku pada atau setelah tanggal Effective on or after 1 January 2025
1 Januari 2025
Amendemen PSAK 221 “Pengaruh Perubahan SFAS 221 “The Effect of Changes in Foreign
Kurs Valuta Asing tentang Kekurangan Exchange Rates on the Lack of Convertibility”.
Ketertukaran”.
Amandemen ini memperjelas pengaturan terkait This amendment clarifies the regulations related to
kondisi ketika suatu mata uang tidak tertukarkan the conditions under which a currency is not
serta pengungkapannya. exchanged and its disclosure.
174
Page 574
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of 31 December 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
43. Standar Akuntansi yang Telah Disahkan 43. Accounting Standards Issued but not yet
Namun Belum Berlaku Efektif (lanjutan) Effective (continued)
Efektif berlaku pada atau setelah tanggal Effective on or after 1 January 2026
1 Januari 2026
Standar tersebut akan berlaku efektif pada The above standards will be effective on 1 January
tanggal 1 Januari 2026 dan penerapan dini 2026 and early adoption is permitted.
diperbolehkan.
PSAK 107 “Instrumen Keuangan Pengungkapan SFAS 107: "Financial Instruments: Disclosures
tentang Klasifikasi dan Pengukuran Instrumen about the Classification and Measurement of
Keuangan. Financial Instruments."
Amendemen ini mengubah ketentuan dalam The amendments also revise the statement in SFAS
PSAK 107 terkait persyaratan pengungkapan 107 regarding the disclosure requirements for
investasi pada instrumen ekuitas yang diukur investments in equity instruments measured at fair
pada nilai wajar melalui penghasilan value through other comprehensive income and
komprehensif lain dan menambah ketentuan adding statament related to financial instruments
terkait instrumen keuangan dengan persyaratan with contractual terms that alter the timing or amount
kontraktual yang mengubah waktu atau jumlah of contractual cash flows
arus kas kontraktual.
PSAK 109 “Instrumen Keuangan” SFAS 109 "Financial Instruments"
Amendemen ini menambahkan dan These amendments adding and clarify statement in
mengklarifikasi ketentuan dalam PSAK 109 SFAS 109 regarding derecognition of financial
terkait penghentian pengakuan liabilitas liabilities, as well as clarify the assessment of cash
keuangan, serta mengklarifikasi penilaian flow characteristics for financial assets with ESG-
karakteristik arus kas untuk aset keuangan linked features, financial assets with non-recourse
dengan fitur ESG-linked, aset keuangan dengan features, and contractually bound instruments such
fitur non-recourse, dan instrumen yang terikat as tranches.
secara kontraktual seperti tranche.
Pada saat penerbitan laporan keuangan, Bank As at the authorization date of this financial
masih mempelajari dampak yang mungkin timbul statements, the Bank is still evaluating the potential
dari penerapan standar akuntansi baru dan revisi impact of these new and revised accounting
tersebut serta pengaruhnya pada laporan standards to the financial statements of the Bank.
keuangan Bank.
44. Analisis Kualitas Kredit 44. Credit Quality Analysis
Pengukuran kerugian kredit ekspektasian Measurement of expected credit losses
Peningkatan risiko kredit secara signifikan Significant increase in credit risk
Ketika menentukan apakah risiko gagal bayar When determining whether the risk of default on
pada instrumen keuangan telah meningkat financial instruments has increased significantly
secara signifikan sejak pengakuan awal, Bank since initial recognition, the Bank considers
memperbangkan informasi yang wajar dan reasonable and supported relevant information that
relevan yang mendukung dan tersedia tanpa is available without excessive costs or efforts. This
biaya atau upaya yang berlebihan. Hal tersebut includes quantitative and qualitative information
mencakup informasi dan analisa kuantitatif dan and analysis, based on historical experience and
kualitatif, berdasarkan pada pengalaman historis credit expert assessments and including forward-
dan penilaian pakar kredit dan termasuk looking estimates.
perkiraan masa depan.
175
Page 575
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of 31 December 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
44. Analisis Kualitas Kredit (lanjutan) 44. Credit Quality Analysis (continued)
Pengukuran kerugian kredit ekspektasian Measurement of expected credit losses
(lanjutan) (continued)
Penentuan terjadinya peningkatan risiko Determination of significant increase in credit
kredit secara signifikan (lanjutan) risk (continued)
Tujuan dari penilaian ini adalah untuk The purpose of this assessment is to identify
mengidentifikasi apakah peningkatan risiko kredit whether a significant increase in credit risk of
secara signifikan atas eksposur telah terjadi exposure has occurred by comparing:
dengan membandingkan:
Probability of default (PD) atas umur tersisa Probability of default (PD) for the remaining
pada tanggal pelaporan; dengan tenor at the reporting date; with
Probability of default (PD) atas umur tersisa Probability of default (PD) for the estimated
yang di estimasi pada saat pengakuan awal remaining tenor at initial recognition of the
eksposur (jika relevan, disesuaikan dengan exposure (if relevant, adjusted for change in
perubahan ekspektasi pembayaran di muka). expectations of prepayment).
Bank menggunakan kriteria berikut dalam The Bank uses these criterias for determining
menentukan apakah peningkatan risiko kredit whether there has been a significant increase in
secara signifikan atas eksposur tersebut telah credit:
terjadi:
Tertunggak lebih dari 30 hari; Days past due above 30 days;
Dalam Perhatian Khusus (DPK) berdasarkan Special Mention based on OJK 3 pillars;
OJK 3 pilar;
Kredit yang direstrukturisasi; dan Loan restructure; and
Termasuk dalam kategori Watchlist (with Included as part of Watchlist (with High Risk).
High Risk).
Penentuan struktur probability of default Determination of the probability of default
structure
Bank menggunakan model statistik untuk The Bank uses a statistical model to analyze the
menganalisa data yang dikumpulkan dan collected data and produce an estimate of the
menghasilkan perkiraan probability of default probability of default (PD) for the remaining life and
(PD) atas umur tersisa dan bagaimana hal ini how this is expected to change as a result of the
diperkirakan akan berubah sebagai akibat dari passage of time.
berlalunya waktu.
Penentuan terjadinya peningkatan risiko Determination of significant increase in credit
kredit secara signifikan risk
Bank menggunakan sejumlah kriteria untuk The Bank uses several criterias for determining
menentukan telah terjadi peningkatan risiko kredit that credit risk has increased significantly.
secara signifikan.
Kriteria tersebut ditetapkan menggunakan faktor The criterias are determined using qualitative and
kuantitatif dan kualitatif termasuk penentuan quantitative factors including determination based
berdasarkan status hari tunggakan yang dapat on arrear day status that can indicate significant
mengindikasikan telah terjadi peningkatan risiko increase in credit risk since initial recognition.
kredit yang signifikan terhadap saat awal
diberikan.
176
Page 576
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of 31 December 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
44. Analisis Kualitas Kredit (lanjutan) 44. Credit Quality Analysis (continued)
Penentuan terjadinya peningkatan risiko Determination of significant increase in credit
kredit secara signifikan (lanjutan) risk (continued)
Bank menggunakan penilaian dari analis kredit The Bank also uses the judgment of credit analysts
dan pengalaman historis yang relevan, dalam and, if possible, relevant historical experience, in
menentukan bahwa eksposur mungkin saja telah determining that the exposure may have
mengalami peningkatan risiko kredit yang experienced a significant increase in credit risk
signifikan berdasarkan indikator kualitatif tertentu based on certain qualitative indicators that are
yang dianggap dapat mengindikasikan hal considered to indicate this and their effects may not
tersebut dimana pengaruhnya mungkin belum be fully reflected in quantitative analysis in a
sepenuhnya tercermin pada saat dilakukan comprehensive manner on a timely manner.
analisis kuantitatif.
Bank menentukan bahwa peningkatan risiko The Bank determines that a significant increase in
kredit secara signifikan belum terjadi apabila credit risk has not occurred if it is still less than 30
masih kurang dari 30 hari tunggakan. Hari days in arrears. Arrear days are determined by
tunggakan ditentukan dengan menghitung jumlah counting the number of days from the initial due
hari sejak tanggal jatuh tempo awal dimana date where full payment has not been received.
pembayaran penuh belum diterima. Tanggal jatuh The due date is determined without considering the
tempo ditentukan tanpa mempertimbangkan grace period that might be available to the
masa tenggang yang mungkin tersedia bagi borrower.
peminjam.
Bank memantau efektivitas kriteria yang The Bank monitors the effectiveness of the criteria
digunakan dalam mengidentifikasi peningkatan used in identifying significant increases in credit
risiko kredit yang signifikan dengan cara reviu risk by periodic review.
berkala.
Modifikasi aset keuangan Modification of financial assets
Ketentuan kontraktual pinjaman dapat Loan contractual terms can be modified for a
dimodifikasi untuk beberapa alasan, termasuk number of reasons, including changes in market
perubahan kondisi pasar, retensi pelanggan dan conditions, customer retention and other factors
faktor-faktor lain yang tidak terkait dengan not related to the current credit decline. Loans with
penurunan kredit. Pinjaman yang ketentuan modified contractual terms can cause the initial
kontraktualnya dimodifikasi dapat menyebabkan loan to be derecognized and recognized the
pinjaman awal dihentikan pengakuannya dan modified loan as a new loan at fair value.
pinjaman hasil modifikasi diakui sebagai pinjaman
baru pada nilai wajar.
Definisi gagal bayar (default) Definition of failed payment (default)
Bank menganggap aset keuangan dalam The Bank considers financial assets as default
keadaan default/gagal bayar ketika: when:
Debitur tidak mungkin membayar kewajiban The debtor is unlikely to pay its credit
kreditnya secara penuh, tanpa bantuan obligation in full, without assistance (recourse)
(recourse) dari Bank; atau from the Bank; or
Debitur telah melewati jatuh tempo lebih dari The debtor has past due more than 90 days for
90 hari atas kewajiban kredit material apa any material credit obligations to the Bank.
pun kepada Bank.
Kualitatif seperti pelanggaran persyaratan Qualitative such as violations of the terms of
perjanjian (kovenan); dan the agreement (covenants); and
Kuantitatif seperti status tunggakan. Quantitative such as arrears status.
177
Page 577
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of 31 December 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
44. Analisis Kualitas Kredit (lanjutan) 44. Credit Quality Analysis (continued)
Input, asumsi, dan teknik yang digunakan Inputs, assumptions, and techniques used in
dalam mengestimasi penurunan nilai estimating impairment
Penggunaan informasi perkiraan masa depan Use of forward-looking information
(forward-looking)
Bank menggunakan informasi forward-looking The Bank uses forward-looking information in
dalam menilai apakah telah terjadi peningkatan assessing whether there has been a significant
risiko kredit secara signifikan dan pengukuran increase in credit risk and measurement of
kerugian kredit ekspektasian. Berdasarkan saran expected credit losses. Based on advice from
dari pakar ekonomi dan pertimbangan berbagai economists and consideration of various actual
informasi aktual dan perkiraan eksternal, Bank information and external forecast, the Bank
merumuskan pandangan dasar (base case) formulated a base case for the movement of
tentang pergerakan variabel ekonomi yang relevant economic variables in future as well as
relevan di masa depan serta perkiraan skenario forecasts of other possible scenarios. This process
lain yang mungkin terjadi. Proses ini meliputi involves developing two or more additional
pengembangan dua atau lebih skenario ekonomi economic scenarios and considering the relative
tambahan dan mempertimbangkan probabilitas probabilities of the possible outputs. External
relatif dari keluaran (output) yang mungkin. information includes economic data and estimation
Informasi eksternal mencakup data ekonomi dan published by, such as government agencies and
perkiraan yang diterbitkan oleh, seperti badan selected private sector analysts and academics.
pemerintah dan analis sektor swasta dan
akademisi terpilih.
Pandangan dasar (base case) mencerminkan The base case reflects the output with the highest
keluaran dengan probabilitas yang paling tinggi probability and is used in strategic planning and
dan digunakan dalam perencanaan strategis dan budgeting. Another scenario, reflects more
anggaran. Skenario yang lain, mencerminkan optimistic outputs and/or more pessimistic outputs.
keluaran yang lebih optimis dan keluaran yang
lebih pesimis.
Bank menggunakan berbagai variabel makro The Bank uses various macro-economic variables
ekonomi (MEV) untuk memperkirakan masa (MEV) to estimate the forward-looking, such as
depan (forward-looking), antara lain Jakarta Jakarta Interbank Offered Rate (JIBOR) 1-month,
Interbank Offered Rate (JIBOR) 1-bulan, Gross Domestic Product (GDP) growth,
pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB), unemployment rate, inflation rate and House Price
tingkat pengangguran, tingkat inflasi dan House Index (HPI).
Price Index (HPI).
Input utama dalam pengukuran kerugian kredit The main inputs in measuring expected credit loss
ekspektasian adalah variabel berikut : are the following variables:
- Probability of default (PD). - Probability of default (PD).
- Loss of given default (LGD). - Loss of given default (LGD).
- Exposure at default (EAD). - Exposure at default (EAD).
Parameter ini umumnya berasal dari model These parameters generally come from statistical
statistik yang dikembangkan secara internal dan models that are developed internally and other
data historis lainnya. historical data.
PD adalah tingkat kemungkinan kegagalan PD is the probability of debtor failure to fulfill the
debitur memenuhi kewajiban. obligations.
LGD adalah besarnya tingkat kerugian yang LGD is the amount of loss caused by the debtor's
diakibatkan kegagalan debitur memenuhi failure to meet the obligations which can be
kewajiban yang dapat diukur berdasarkan measured based on several approaches including
beberapa pendekatan antara lain Expected Expected Recoveries, Collateral Shortfalls, and
Recoveries, Collateral Shortfall, dan Loss on Loss on Disposal.
Disposal.
178
Page 578
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of 31 December 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
44. Analisis Kualitas Kredit (lanjutan) 44. Credit Quality Analysis (continued)
Pengukuran kerugian kredit ekspektasian Measurement of expected credit losses
(lanjutan) (continued)
Input, asumsi, dan teknik yang digunakan Inputs, assumptions, and techniques used in
dalam mengestimasi penurunan nilai (lanjutan) estimating impairment (continued)
Penggunaan informasi perkiraan masa depan Use of forward-looking information (continued)
(forward-looking) (lanjutan)
EAD dipandang sebagai estimasi atas sejauh EAD is seen as an estimation of the extent to which
mana suatu bank dapat terpapar oleh suatu a bank may be exposed to a counterparty in the
counterparty ketika counterparty tersebut event of, and at the time of, that counterparty’s
mengalami gagal bayar. EAD sama dengan default. EAD is equal to the current amount
jumlah saat ini yang belum dilunasi dalam hal outstanding in case of fixed exposures such as
eksposur tetap seperti pinjaman berjangka. Untuk term loans. For revolving exposures like lines of
eksposur berulang seperti kredit, EAD dapat credit, EAD can be divided into drawn and undrawn
dibagi menjadi drawn dan undrawn commitments, commitments; typically the drawn commitment is
biasanya drawn commitments diketahui known whereas the undrawn commitment needs to
sedangkan undrawn commitments perlu be estimated to arrive at a value of EAD.
diperkirakan sampai pada nilai EAD.
Ketika pemodelan parameter dilakukan secara When parameter modeling is done collectively,
kolektif, instrumen keuangan dikelompokkan financial instruments are grouped according to:
berdasarkan:
- Aset dapat dikelompokkan berdasarkan - Assets may be grouped based on shared risk
karakteristik risiko bersama; dan characteristics; and
- Hasil evaluasi harus konsisten terlepas dari - The outcome of the evaluation shall be
apakah aset dievaluasi secara individual atau consistent regardless of whether the asset is
sebagai bagian dari grup. evaluated individually or as part of a group.
45. Informasi Tambahan 45. Additional Information
Informasi tambahan berikut merupakan informasi The following additional informations are required
yang dipersyaratkan untuk diungkapkan oleh for disclosure by Financial Service Authorities
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai informasi (OJK), which is in addition to the Indonesian
tambahan atas Standar Akuntansi Keuangan di Accounting Standards:
Indonesia:
a. Giro Wajib Minimum (GWM) a. Minimum Reserve Requirements (GWM)
Bank dipersyaratkan untuk memiliki Giro The Bank is required to maintain Minimum
Wajib Minimum (GWM) dalam mata uang Statutory Reserves (GWM) in Rupiah for
Rupiah dalam kegiatannya sebagai bank conventional banking and statutory reserves in
umum, serta GWM dalam mata uang asing foreign currencies for foreign exchange
dalam kegiatannya melakukan transaksi transactions.
mata uang asing.
179
Page 579
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of 31 December 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
45. Informasi Tambahan (lanjutan) 45. Additional Information (continued)
Informasi tambahan berikut merupakan informasi The following additional informations are required
yang dipersyaratkan untuk diungkapkan oleh for disclosure by Financial Service Authorities
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai informasi (OJK), which is in addition to the Indonesian
tambahan atas Standar Akuntansi Keuangan di Accounting Standards: (continued)
Indonesia: (lanjutan)
a. Giro Wajib Minimum (GWM) (lanjutan) a. Minimum Reserve Requirements (GWM)
(continued)
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, As of 31 December 2024 and 2023, GWM in
GWM dalam Rupiah dan mata uang asing Rupiah and foreign currencies are as follows:
masing-masing adalah sebagai berikut:
31 Desember/ 31 Desember/
31 December 2024 31 December 2023
Rupiah Rupiah
GWM Harian 7,52% 9,42% Daily GWM
GWM Rata-rata 9,11% 10,34% Average GWM
Penyangga Likuiditas Macroprudential Liquidity
Makroprudensial 37,98% 34,36% Buffer
Rasio Intermediasi Macroprudential
Makroprudensial 88,83% 67,84% Intermediation Ratio
Valuta asing Foreign currencies
GWM Harian 4,17% 4,67% Daily GWM
GWM Rata-rata 4,14% 4,22% Average GWM
GWM adalah simpanan minimum yang wajib GWM is a minimum reserve that should be
dipelihara oleh Bank dalam bentuk saldo maintained by the Bank in the current account
rekening giro pada Bank Indonesia yang with Bank Indonesia, the amount of which is
besarnya ditetapkan oleh Bank Indonesia determined by Bank Indonesia at a certain
sebesar persentase tertentu dari dana pihak percentage of third party fund in rupiah and
ketiga dalam rupiah dan valuta asing. foreign currency.
Penyangga Likuiditas Makroprudensial Macroprudential Liquidity Buffer (PLM) is the
(PLM) adalah cadangan likuiditas minimum minimum liquidity reserve in Rupiah that the
dalam Rupiah yang wajib dipelihara oleh Bank is required to maintain in form of the
Bank dalam bentuk surat berharga yang percentage of treasury bonds over third party
besarnya ditetapkan oleh Bank Indonesia funds in Rupiah.
sebesar persentase tertentu dari dana pihak
ketiga dalam Rupiah.
Rasio Intermediasi Makroprudensial (RIM) Macroprudential Intermediation Ratio (RIM) is
adalah rasio hasil perbandingan pinjaman resulted from comparison of loan and
yang diberikan dan surat berharga korporasi corporate bonds owned by the Bank towards
yang dimiliki oleh Bank terhadap dana pihak third party funds in form of demand deposits,
ketiga dalam bentuk giro, tabungan dan saving deposits and time deposits (excluded
simpanan berjangka (tidak termasuk dana deposits from other banks) and bonds issued
antarbank), surat berharga yang diterbitkan by the Bank to non-bank third parties and
oleh Bank kepada pihak ketiga bukan bank borrowings in the form of bilateral and
dan pinjaman yang diterima dalam bentuk syndicated loans with remaining term of more
pinjaman bilateral dan sindikasi dengan sisa than 1 year and are not domestic interbank
jangka waktu lebih dari 1 tahun dan bukan loans and overdraft.
merupakan pinjaman antarbank dalam negeri
dan overdraft.
180
Page 580
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of 31 December 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
45. Informasi Tambahan (lanjutan) 45. Additional Information (continued)
Informasi tambahan berikut merupakan informasi The following additional informations are required
yang dipersyaratkan untuk diungkapkan oleh for disclosure by Financial Service Authorities
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai informasi (OJK), which is in addition to the Indonesian
tambahan atas Standar Akuntansi Keuangan di Accounting Standards: (continued)
Indonesia: (lanjutan)
a. Giro Wajib Minimum (GWM) (lanjutan) a. Minimum Reserve Requirements (GWM)
(continued)
Rasio GWM Bank pada tanggal The Bank’s GWM ratios as of 31 December
31 Desember 2024 dan 2023 telah sesuai 2024 and 2023 have already complied with
dengan Peraturan Bank Indonesia (PBI) Bank Indonesia Regulation No.24/4/PBI/2022
No.24/4/PBI/2022 tanggal 25 Februari 2022 dated 25 February 2022 regarding fourth
tentang perubahan keempat atas PBI amendment of PBI No. 20/3/PBI/2018 dated
No.20/3/PBI/2018 tanggal 29 Maret 2018 29 March 2018 and Regulation (PADG) No. 12
tentang Giro Wajib Minimum Bank Umum of 2023 dated 27 September 2023 concerning
dalam Rupiah dan Valuta Asing bagi Bank Regulations for the Fulfillment of Minimum
Umum Konvensional dan Peraturan Anggota Statutory Current Accounts in Rupiah and
Dewan Gubernur (PADG) No. 12 Tahun Foreign Currencies for Conventional
2023 tanggal 27 September 2023 tentang Commercial Banks, Sharia Commercial
Peraturan Pelaksanaan Pemenuhan Giro Banks, and Sharia Business Units. The
Wajib Minimum dalam Rupiah dan Valuta parameter of required GWM Rupiah is
Asing bagi Bank Umum Konvensional, Bank determined at 0% which is fulfilled on a daily
Umum Syariah, dan Unit Usaha Syariah. basis and gradually for the average basis, at
Parameter pemenuhan GWM Rupiah 7.5% from 1 July to 31 August 2022 and at
ditetapkan sebesar 0% untuk GWM harian 9.0% from 1 September 2022.
dan bertahap untuk pemenuhan GWM
secara rata-rata yaitu sebesar 7,5% mulai
tanggal 1 Juli hingga 31 Agustus 2022 dan
sebesar 9,0% mulai tanggal 1 September
2022.
Bank Indonesia melakukan penguatan Bank Indonesia has strengthened incentive
kebijakan insentif untuk mendorong peranan policy to stimulate the role of banks in
perbankan dalam pembiayaan kepada sektor financing priority sectors in accordance with
prioritas sesuai Peraturan Bank Indonesia Bank Indonesia Regulation (PBI) No.
(PBI) No. 24/5/PBI/2022 tentang Insentif bagi 24/5/PBI/2022 regarding Incentives for Banks
Bank yang Memberikan Penyediaan Dana Providing Funds for Certain and Inclusive
untuk Kegiatan Ekonomi Tertentu dan Economic Activities dated 25 February 2022,
Inklusif tanggal 25 Februari 2022, as further regulated through PADG No.
sebagaimana diatur lebih lanjut melalui 24/4/PADG/2022 dated 1 March 2022 as
PADG No. 24/4/PADG/2022 tanggal 1 Maret amended by the latest amendment of PADG
2022 sebagaimana telah diubah dengan No. 1 of 2023 dated 15 February, 2023, which
perubahan terakhir PADG No. 1 Tahun 2023 then amended by PADG No. 11 year of 2023
tanggal 15 Februari 2023, yang selanjutnya dated 27 September 2023 and the latest
diubah melalui PADG No. 11 tahun 2023 amendment by PADG No. 11 year 2024 dated
tanggal 27 September 2023 dan perubahan 22 May 2024 regarding “Regulations for
terakhir melalui PADG No. 4 Tahun 2024 Implementing Macroprudential Liquidity
tanggal 22 Mei 2024 tentang “Peraturan Incentive Policy” Bank Indonesia provides
Pelaksanaan Kebijakan Insentif Likuiditas incentives in the form of leniency on the
Makroprudensial” Bank Indonesia obligation to fulfill the statutory reserve in
memberikan insentif berupa kelonggaran rupiah which must be fulfilled on a daily basis
atas kewajiban pemenuhan GWM dalam of 3.20% and the obligation to fulfill the
rupiah yang wajib dipenuhi secara harian statutory reserve in rupiah based on sharia
sebesar 3,20% dan kewajiban pemenuhan principles is 2.50%.
GWM dalam rupiah berdasarkan prinsip
syariah sebesar 2,50%.
181
Page 581
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of 31 December 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
45. Informasi Tambahan (lanjutan) 45. Additional Information (continued)
Informasi tambahan berikut merupakan informasi The following additional informations are required
yang dipersyaratkan untuk diungkapkan oleh for disclosure by Financial Service Authorities
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai informasi (OJK), which is in addition to the Indonesian
tambahan atas Standar Akuntansi Keuangan di Accounting Standards: (continued)
Indonesia: (lanjutan)
a. Giro Wajib Minimum (GWM) (lanjutan) a. Minimum Reserve Requirements (GWM)
(continued)
Insentif bagi Bank yang melakukan This incentive is given to Banks that provide
penyediaan dana untuk kegiatan ekonomi funds for certain and inclusive economic
tertentu dan inklusif ditetapkan oleh Bank activities as stipulated by Bank Indonesia and
Indonesia dan berlaku mulai tanggal are valid from 1 December 2023 to
1 Desember 2023 sampai dengan tanggal 29 February 2024.
29 Februari 2024.
Rasio Intermediasi Makroprudensial (RIM) The Bank’s Macroprudential Intermediation
dan Penyangga Likuiditas Makroprudensial Ratio (RIM) and Macroprudential Liquidity
(PLM) Bank pada tanggal 31 Desember 2024 Buffer (PLM) as of 31 December 2024 and
dan 2023 mengacu pada PADG 2023 refers to PADG No.24/14/PADG/2022
No.24/14/PADG/2022 tanggal 1 November dated 1 November 2022 regarding the fifth
2022 tentang perubahan kelima atas PADG amendment of PADG No.21/22/PADG/2019
No.21/22/PADG/2019 tanggal 28 November dated 28 November 2019 and PBI
2019 dan PBI No.23/17/PBI/2021 tanggal No.23/17/PBI/2021 dated 17 December 2021
17 Desember 2021 tentang perubahan ketiga regarding the third amendment of PBI
atas PBI No.20/4/PBI/2018 tanggal No.20/4/PBI/2018 dated 29 March 2018
29 Maret 2018 tentang Rasio Intermediasi regarding Macroprudential Intermediation
Makroprudensial dan Penyangga Likuiditas Ratio and Macroprudential Liquidity Buffer for
Makroprudensial bagi Bank Umum Conventional Bank which the limit parameter
Konvensional dimana parameter pemenuhan lower RIM are implemented from 1 January
batas bawah RIM diberlakukan sejak tanggal 2022 the RIM limit is less than 84%.
1 Januari 2022 batasan RIM adalah kurang
dari 84%.
Untuk batas atas RIM tetap sebesar 94% dan The upper limit for RIM is fixed at 94% and
PLM sebesar 6%. Pada tanggal PLM at 6%. As of 31 December 2024 and
31 Desember 2024 dan 2023 rasio RIM 2023, the RIM ratio are 88.83% and 67.84%.
adalah sebesar 88,83% dan 67,84%. Bank The Bank has calculated Giro RIM in
telah memperhitungkan Giro RIM sesuai accordance with applicable regulations.
dengan ketentuan yang berlaku.
b. Klasifikasi Berdasarkan Kolektibilitas b. Classification Based on OJK Collectability
OJK
1) Giro Pada Bank Lain 1) Current Accounts with Other Banks
Berdasarkan kolektibilitas, seluruh giro By collectability, all current accounts with
pada bank lain pada tanggal other banks as of 31 December 2024 and
31 Desember 2024 dan 2023 2023 are classified as current.
diklasifikasikan lancar.
182
Page 582
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of 31 December 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
45. Informasi Tambahan (lanjutan) 45. Additional Information (continued)
Informasi tambahan berikut merupakan informasi The following additional informations are required
yang dipersyaratkan untuk diungkapkan oleh for disclosure by Financial Service Authorities
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai informasi (OJK), which is in addition to the Indonesian
tambahan atas Standar Akuntansi Keuangan di Accounting Standards: (continued)
Indonesia: (lanjutan)
b. Klasifikasi Berdasarkan Kolektibilitas b. Classification Based on OJK Collectability
OJK (lanjutan) (continued)
2) Penempatan pada Bank Indonesia 2) Placement with Bank Indonesia and
dan Bank Lain other banks
Berdasarkan kolektibilitas, seluruh By collectability, all placements with Bank
penempatan pada Bank Indonesia dan Indonesia and other banks as of
bank lain pada tanggal 31 Desember 31 December 2024 and 2023 are
2024 dan 2023 diklasifikasikan lancar. classified as current.
3) Efek-efek yang Diperdagangkan 3) Trading Securities
Manajemen Bank berkeyakinan bahwa The Bank’s management believes that as
pada tanggal 31 Desember 2024 dan of 31 December 2024 and 2023, all
2023, seluruh efek-efek yang trading securities are classified as current
diperdagangkan digolongkan lancar dan and not impaired.
tidak mengalami penurunan nilai.
4) Investasi Keuangan 4) Financial Investments
Berdasarkan kolektibilitas, seluruh By collectability, all financial investments
investasi keuangan pada tanggal as of 31 December 2024 and 2023 are
31 Desember 2024 dan 2023 classified as current.
diklasifikasikan lancar.
5) Kredit yang Diberikan 5) Loans
31 Desember/ 31 Desember/
31 December 2024 31 December 2023
Rupiah Rupiah
Lancar 66.286.914 58.627.954 Current
Dalam perhatian khusus 2.512.770 3.032.269 Special mention
Kurang lancar 286.143 426.836 Sub-standard
Diragukan 444.839 369.609 Doubtful
Macet 1.290.500 1.282.623 Loss
70.821.166 63.739.291
183
Page 583
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of 31 December 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
45. Informasi Tambahan (lanjutan) 45. Additional Information (continued)
Informasi tambahan berikut merupakan informasi The following additional informations are required
yang dipersyaratkan untuk diungkapkan oleh for disclosure by Financial Service Authorities
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai informasi (OJK), which is in addition to the Indonesian
tambahan atas Standar Akuntansi Keuangan di Accounting Standards: (continued)
Indonesia: (lanjutan)
b. Klasifikasi Berdasarkan Kolektibilitas b. Classification Based on OJK Collectability
OJK (lanjutan) (continued)
5) Kredit yang Diberikan (lanjutan) 5) Loans (continued)
31 Desember/ 31 Desember/
31 December 2024 31 December 2023
Mata uang asing Foreign currencies
Lancar 28.161.183 18.858.159 Current
Dalam perhatian khusus 1.396.099 1.355.197 Special mention
Kurang lancar 8.513 - Sub-standard
Diragukan - - Doubtful
Macet 24.848 69.958 Loss
29.590.643 20.283.314
Total 100.411.809 84.022.605 Total
Cadangan kerugian
penurunan nilai (3.959.553) (4.110.763) Allowance for impairment losses
Neto 96.452.256 79.911.842 Net
Restrukturisasi kredit berdasarkan Restructured loan by collectability as
kolektibilitas adalah sebagai berikut: follows:
31 Desember/ 31 Desember/
31 December 2024 31 December 2023
Rupiah Rupiah
Lancar` 1.207.017 2.112.766 Current
Dalam perhatian khusus 1.302.644 1.162.410 Special mention
Kurang lancar 66.556 304.895 Sub-standard
Diragukan 283.875 51.825 Doubtful
Macet 684.446 1.035.576 Loss
3.544.538 4.667.472
Mata uang asing Foreign currencies
Lancar 334.112 354.048 Current
Dalam perhatian khusus 1.396.099 1.354.030 Special mention
Kurang lancar 8.513 - Sub-standard
Macet 4.024 65.433 Loss
1.742.748 1.773.511
Total 5.287.286 6.440.983 Total
Cadangan kerugian
penurunan nilai (1.933.488) (2.096.482) Allowance for impairment losses
Neto 3.353.798 4.344.501 Net
184
Page 584
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of 31 December 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
45. Informasi Tambahan (lanjutan) 45. Additional Information (continued)
Informasi tambahan berikut merupakan informasi The following additional informations are required
yang dipersyaratkan untuk diungkapkan oleh for disclosure by Financial Service Authorities
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai informasi (OJK), which is in addition to the Indonesian
tambahan atas Standar Akuntansi Keuangan di Accounting Standards: (continued)
Indonesia: (lanjutan)
b. Klasifikasi Berdasarkan Kolektibilitas b. Classification Based on OJK Collectability
OJK (lanjutan) (continued)
5) Kredit yang Diberikan (lanjutan) 5) Loans (continued)
Berikut ini adalah informasi signifikan The other significant information relating
lainnya sehubungan dengan kredit yang to loans are as follows: (continued)
diberikan:
a. Kredit bermasalah (NPL) pada a. Non-Performing Loans (NPL)
tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 amounting to Rp2,054,843 and
masing-masing sebesar Rp2.054.843 Rp2,149,026 as of 31 December 2024
dan Rp2.149.026. and 2023, respectively.
Rasio NPL kotor pada tanggal Gross NPL ratio as of 31 December
31 Desember 2024 dan 2023 masing- 2024 and 2023 represents 2.05% and
masing sebesar 2,05% dan 2,58% 2.58% of the total loans, respectively,
dari total kredit yang diberikan, whereas net NPL ratio represents
sedangkan rasio NPL neto masing- 1.11% and 1.39% of the total loans,
masing sebesar 1,11% dan 1,39% respectively. Net NPL ratio is
dari jumlah kredit yang diberikan. calculated in accordance with Bank
Rasio NPL neto dihitung sesuai Indonesia Regulation No.
dengan peraturan Bank Indonesia 15/2/PBI/2013 dated 20 May 2013, that
No. 15/2/PBI/2013 tanggal 20 Mei the maximum net NPL ratio is 5% of the
2013, dimana rasio kredit bermasalah commercial bank’s total loans.
bank umum secara neto adalah
maksimal sebesar 5% dari jumlah
kredit yang diberikan.
b. Rasio kredit usaha kecil terhadap b. The ratio of loans to small businesses to
jumlah kredit yang diberikan adalah the total loans is 0.69% and 0.34% as of
sebesar 0,69% dan 0,34% masing- 31 December 2024 and 2023,
masing pada tanggal 31 Desember respectively.
2024 dan 2023.
c. Pada tanggal 31 Desember 2024 dan c. As of 31 December 2024 and 2023,
2023, Bank telah mematuhi ketentuan the Bank is in compliance with the
Batas Maksimum Pemberian Kredit legal lending limit (BMPK) regulations,
(BMPK), baik terhadap pihak-pihak both for the related and non-related
berelasi maupun kepada pihak yang party borrowers.
tidak berelasi.
185
Page 585
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of 31 December 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
45. Informasi Tambahan (lanjutan) 45. Additional Information (continued)
Informasi tambahan berikut merupakan informasi The following additional informations are required
yang dipersyaratkan untuk diungkapkan oleh for disclosure by Financial Service Authorities
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai informasi (OJK), which is in addition to the Indonesian
tambahan atas Standar Akuntansi Keuangan di Accounting Standards: (continued)
Indonesia: (lanjutan)
b. Klasifikasi Berdasarkan Kolektibilitas b. Classification Based on OJK Collectability
OJK (lanjutan) (continued)
6) Tagihan atas Surat Berharga yang 6) Receivables on Securities Purchased
Dibeli dengan Janji Dijual Kembali with Agreements to Resell
Berdasarkan kolektibilitas, seluruh By collectability, all receivables on
tagihan atas surat berharga yang dibeli securities purchased with agreements to
dengan janji dijual kembali pada tanggal resell as of 31 December 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 are classified as current.
diklasifikasikan lancar.
7) Tagihan dan Liabilitas Akseptasi 7) Acceptance Receivables and Payables
Berdasarkan kolektibilitas, seluruh By collectability, all receivables on
tagihan atas surat berharga yang dibeli securities purchased with agreements to
dengan janji dijual kembali pada tanggal resell as of 31 December 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 are classified as current.
diklasifikasikan lancar.
31 Desember/ 31 Desember/
31 December 2024 31 December 2023
Rupiah Rupiah
Lancar 274.162 214.522 Current
Mata uang asing Foreign currencies
Lancar 2.148.501 2.293.592 Current
Total 2.422.663 2.508.114 Total
Cadangan kerugian
penurunan nilai (4.782) (9.448) Allowance for impairment losses
Neto 2.417.881 2.498.666 Net
186
Page 586
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of 31 December 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
45. Informasi Tambahan (lanjutan) 45. Additional Information (continued)
Informasi tambahan berikut merupakan informasi The following additional informations are required
yang dipersyaratkan untuk diungkapkan oleh for disclosure by Financial Service Authorities
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai informasi (OJK), which is in addition to the Indonesian
tambahan atas Standar Akuntansi Keuangan di Accounting Standards: (continued)
Indonesia: (lanjutan)
c. Posisi Devisa Neto c. Net Open Position
Posisi Devisa Neto (PDN) pada tanggal The Net Open Positions (NOP) as of
31 Desember 2024 dan 2023 adalah sebagai 31 Desember 2024 dan 2023 are as follows:
berikut:
31 Desember/31 December 2024
Mata uang asing
(nilai penuh)/
Foreign currencies Ekuivalen rupiah/
(full amount) Rupiah equivalent
Posisi Devisa
Neto/
Aset/ Liabilitas/ Aset/ Liabilitas/ Net Open
Assets Liabilities Assets Liabilities Position
Keseluruhan (laporan Aggregate (statement of
posisi keuangan dan financial position and
rekening administratif) and administrative accounts)
Yen Jepang 24.260.533.527 24.217.550.197 2.499.562 2.495.134 4.428 Japanese Yen
Dolar Amerika Serikat 9.340.656.877 9.397.027.204 150.337.872 151.245.152 907.280 United States Dollar
Krona Swedia 94.335.683 93.349.215 138.037 136.595 1.442 Swedish Krona
Dolar Singapura 422.618.786 424.453.937 5.005.740 5.027.477 21.737 Singapore Dollar
Yuan Cina (CNH) 4.596.091.726 4.595.827.477 10.104.507 10.103.927 580 (CNH) Chinese Yuan
Dolar Australia 81.260.844 81.427.870 813.706 815.378 1.672 Australian Dollar
Euro Eropa 68.961.819 68.825.554 1.155.669 1.153.387 2.282 European Euro
Yuan Cina (CNY) 70.705.370 69.937.291 155.904 154.211 1.693 (CNY) Chinese Yuan
Dolar Hong Kong 5.631.080 5.395.204 11.674 11.185 489 Hong Kong Dollar
Pound Sterling Inggris 3.921.148 3.899.674 79.280 78.845 435 Great Britain Pound Sterling
Dolar Selandia Baru 6.374.937 6.397.692 57.808 58.014 206 New Zealand Dollar
Dolar Kanada 3.339.478 3.265.035 37.407 36.574 833 Canadian Dollar
Franc Swiss 4.148.533 4.142.963 73.907 73.807 100 Swiss Franc
Baht Thailand 301.608 - 142 - 142 Thailand Baht
Ringgit Malaysia 20.435 - 74 - 74 Malaysian Ringgit
Total 38.958.901.851 38.971.499.313 170.471.289 171.389.686 943.393 Total
Total modal Desember 2024 17.491.372 Total capital December 2024
Rasio PDN atas modal Percentage of NOP to
Desember 2024 (keseluruhan) 5,39% December 2024 capital (aggregate)
Total modal November 2024 Total capital November 2024
(tidak diaudit) 17,594,380 (unaudited)
Rasio PDN atas modal Percentage of NOP to
November 2024 (keseluruhan) November 2024 capital
(tidak diaudit) 5,36% (aggregate) (unaudited)
31 Desember/31 December 2023
Mata uang asing
(nilai penuh)/
Foreign currencies Ekuivalen rupiah/
(full amount) Rupiah equivalent
Posisi Devisa
Neto/
Aset/ Liabilitas/ Aset/ Liabilitas/ Net Open
Assets Liabilities Assets Liabilities Position
Keseluruhan (laporan Aggregate (statement of
posisi keuangan dan financial position and
rekening administratif) and administrative accounts)
Yen Jepang 5.814.528.500 5.816.409.768 633.057 633.262 205 Japanese Yen
Dolar Amerika Serikat 7.108.925.088 7.151.468.751 109.456.120 110.111.164 655.044 United States Dollar
Krona Swedia 67.321.896 66.067.527 103.780 101.846 1.934 Swedish Krona
Dolar Singapura 496.971.950 498.224.217 5.802.814 5.817.435 14.621 Singapore Dollar
Yuan Cina (CNH) 322.815.657 328.618.198 700.349 712.937 12.588 (CNH) Chinese Yuan
Dolar Australia 113.610.593 113.734.132 1.195.271 1.196.572 1.301 Australian Dollar
Euro Eropa 102.842.159 103.060.711 1.752.258 1.755.981 3.723 European Euro
187
Page 587
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of 31 December 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
45. Informasi Tambahan (lanjutan) 45. Additional Information (continued)
Informasi tambahan berikut merupakan informasi The following additional informations are required
yang dipersyaratkan untuk diungkapkan oleh for disclosure by Financial Service Authorities
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai informasi (OJK), which is in addition to the Indonesian
tambahan atas Standar Akuntansi Keuangan di Accounting Standards: (continued)
Indonesia: (lanjutan)
c. Posisi Devisa Neto (lanjutan) c. Net Open Position (continued)
Posisi Devisa Neto (PDN) pada tanggal The Net Open Positions (NOP) as of
31 Desember 2024 dan 2023 adalah sebagai 31 Desember 2024 dan 2023 are as follows:
berikut: (lanjutan) (continued)
31 Desember/31 December 2023
Mata uang asing
(nilai penuh)/
Foreign currencies Ekuivalen rupiah/
(full amount) Rupiah equivalent
Posisi Devisa
Neto/
Aset/ Liabilitas/ Aset/ Liabilitas/ Net Open
Assets Liabilities Assets Liabilities Position
Keseluruhan (laporan Aggregate (statement of
posisi keuangan dan financial position and
rekening administratif) and administrative accounts)
Yuan Cina (CNY) 31.785.061 31.260.682 68.975 67.838 1.137 (CNY) Chinese Yuan
Dolar Hong Kong 6.031.731 5.941.000 11.887 11.708 179 Hong Kong Dollar
Pound Sterling Inggris 10.938.372 9.916.873 214.683 194.634 20.049 Great Britain Pound Sterling
Dolar Selandia Baru 5.595.263 5.577.126 54.642 54.463 179 New Zealand Dollar
Dolar Kanada 5.826.771 5.799.196 67.763 67.442 321 Canadian Dollar
Franc Swiss 227.343 172.925 4.160 3.164 996 Swiss Franc
Baht Thailand 319.100 - 144 - 144 Thailand Baht
Ringgit Malaysia 21.497 - 72 - 72 Malaysian Ringgit
Total 14.087.760.981 14.136.251.106 120.065.975 120.728.446 712.493 Total
Total modal Desember 2023 17.117.971 Total capital December 2023
Rasio PDN atas modal Percentage of NOP to
Desember 2023 (keseluruhan) 4,16% December 2023 capital (aggregate)
Total modal November 2023 Total capital November 2023
(tidak diaudit) 17.124.686 (unaudited)
Rasio PDN atas modal Percentage of NOP to
November 2023 (keseluruhan) November 2023 capital
(tidak diaudit) 4,16% (aggregate) (unaudited)
Sesuai dengan PBI No. 17/5/PBI/2015 In accordance with PBI No. 17/5/PBI/2015
tanggal 29 Mei 2015 tentang perubahan dated 29 May 2015 regarding the fourth
keempat atas PBI No. 5/13/PBI/2003 tanggal amendment of PBI No. 5/13/PBI/2003 dated
17 Juli 2003 tentang Posisi Devisa Neto, 17 July 2003 regarding Net Open Position,
bank diwajibkan untuk memelihara PDN banks are required to maintain overall NOP at
secara keseluruhan setinggi-tingginya a maximum of 20% of capital.
adalah sebesar 20% dari modal.
PDN secara keseluruhan merupakan jumlah Overall NOP is the absolute amount of the
absolut dari selisih antara aset dan liabilitas difference between assets and liabilities
dalam mata uang asing yang disajikan dalam denominated in foreign currencies which is
Rupiah ditambah dengan selisih bersih dari presented in Rupiah plus the net difference
tagihan dan liabilitas komitmen dan from claims and liabilities on commitments and
kontinjensi yang dicatat dalam rekening contingencies recorded in administrative
administratif untuk setiap mata uang asing accounts for each foreign currency which is
yang disajikan dalam Rupiah. presented in Rupiah.
PDN Bank pada tanggal 31 Desember 2024 The NOP of the Bank as of 31 December 2024
dan 2023 telah memenuhi ketentuan BI. and 2023 are in compliance with BI
regulations.
188
Page 588
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of 31 December 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
45. Informasi Tambahan (lanjutan) 45. Additional Information (continued)
Informasi tambahan berikut merupakan informasi The following additional informations are required
yang dipersyaratkan untuk diungkapkan oleh for disclosure by Financial Service Authorities
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai informasi (OJK), which is in addition to the Indonesian
tambahan atas Standar Akuntansi Keuangan di Accounting Standards: (continued)
Indonesia: (lanjutan)
d. Rasio Kewajiban Penyediaan Modal d. Minimum Required Capital Adequacy
Minimum (KPMM) (CAR)
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 As of 31 December 2024 and 2023, the
rasio Kewajiban Penyediaan Modal Minimum Bank’s Capital Adequacy Ratio (CAR) is
(KPMM) Bank dihitung berdasarkan POJK computed in accordance with POJK No. 27
No. 27 tahun 2022 tanggal 26 Desember year 2022 dated 26 December 2022 in
2022 tentang Perubahan Kedua atas POJK accordance with Second Ammendment of
No. 11/POJK.03/2016 tentang Kewajiban POJK No. 11/POJK.03/2016 regarding
Penyediaan Modal Minimum dengan Minimum Capital Requirement with calculation
perhitungan sebagai berikut: as follows:
31 Desember/ 31 Desember/
31 December 2024 31 December 2023
Modal inti 16.000.044 15.639.914 Core capital
Modal pelengkap 1.491.328 1.478.057 Supplementary capital
Total modal 17.491.372 17.117.971 Total capital
Aset Tertimbang Menurut
Risiko Kredit 95.081.237 80.840.210 Credit Risk Weighted Assets
Aset Tertimbang Menurut
Risiko Pasar 3.195.173 4.875.344 Market Risk Weighted Assets
Aset Tertimbang Menurut
Risiko Operasional 7.641.321 7.747.054 Operational Risk Weighted Assets
Rasio CET1 15,11% 16,73% CET1 ratio
Rasio Tier 1 15,11% 16,73% Tier 1 ratio
Rasio Tier 2 1,41% 1,58% Tier 2 ratio
Rasio total 16,51% 18,32% Total ratio
Rasio KPMM yang diwajibkan Required Capital Adequacy Ratio
sesuai dengan profil risiko 9,00% 9,00% in accordance with risk profile
Capital conservation buffer 2,50% 2,50% Capital conservation buffer
Countercyclical buffer 0,00% 0,00% Countercyclical buffer
Capital surcharge
untuk Bank Sistemik 1,00% 0,00% Capital surcharge for D-SIB
Persentase buffer yang wajib Buffer which must be fulfilled
dipenuhi oleh Bank 3,50% 2,50% by the Bank
CET1 untuk buffer 7,51% 9,32% CET1 for buffer
Bank juga diwajibkan untuk membentuk The Bank also required to establish additional
tambahan modal sebagai penyangga dengan capital as a buffer with explanation as follows:
penjelasan sebagai berikut:
a. Capital Conservation Buffer adalah a. Capital Conservation Buffer is additional
tambahan modal yang berfungsi sebagai capital which serves as a buffer in the
penyangga apabila terjadi kerugian pada event of a loss in the period of crisis;
periode krisis;
189
Page 589
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of 31 December 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
45. Informasi Tambahan (lanjutan) 45. Additional Information (continued)
Informasi tambahan berikut merupakan informasi The following additional informations are required
yang dipersyaratkan untuk diungkapkan oleh for disclosure by Financial Service Authorities
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai informasi (OJK), which is in addition to the Indonesian
tambahan atas Standar Akuntansi Keuangan di Accounting Standards: (continued)
Indonesia: (lanjutan)
d. Rasio Kewajiban Penyediaan Modal d. Minimum Required Capital Adequacy
Minimum (KPMM) (lanjutan) (CAR) (continued)
Bank juga diwajibkan untuk membentuk The Bank also required to establish additional
tambahan modal sebagai penyangga dengan capital as a buffer with explanation as follows:
penjelasan sebagai berikut: (lanjutan) (continued)
b. Countercyclical Buffer adalah tambahan b. Countercyclical Buffer is an additional
modal yang berfungsi untuk capital which serves to anticipate losses in
mengantisipasi kerugian apabila terjadi the event of excessive credit growth and
pertumbuhan kredit perbankan yang thus, potentially disrupt the stability of the
berlebihan sehingga berpotensi financial system;
mengganggu stabilitas sistem
keuangan;
c. Capital Surcharge untuk Domestic c. Capital Surcharge for Domestic
Systemically Important Bank (D-SIB) Systemically Important Banks (D-SIB) is
adalah tambahan modal yang berfungsi additional capital which serves to reduce
untuk mengurangi dampak negatif the negative impact on the stability of the
terhadap stabilitas sistem keuangan dan financial system and economy in the
perekonomian apabila terjadi kegagalan event of the Bank’s failure which has a
Bank yang berdampak sistemik melalui systemic effect through an increase in the
peningkatan kemampuan Bank dalam Bank's ability to absorb losses.
menyerap kerugian.
Pemenuhan modal sebagai penyangga Fulfillment of capital as a buffer should be met
harus dipenuhi dengan menggunakan by using components of Common Equity
komponen Modal Inti Utama (Common Tier 1.
Equity Tier 1).
e. Penitipan Harta e. Custodianship
Bank juga memberikan jasa penitipan harta. The Bank engages in the provision of custodial
Pada tanggal 6 Juli 2010, Bank telah services. On 6 July 2010, the Bank has
memperoleh Surat Keputusan Badan obtained a Decree of the Capital Market and
Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Financial Institutions Supervisory Agency No.
Keuangan No. KEP-287/BL/2010 tentang KEP-287/BL/2010 about The Stipulation of
Penetapan Penggunaan Persetujuan Use of Approval of Commercial Bank as
Bank Umum Sebagai Kustodian atas nama Custodian on behalf of PT Bank UOB
PT Bank UOB Indonesia. Indonesia.
46. Penyelesaian Laporan Keuangan 46. Completion of the Financial Statements
Manajemen bertanggung jawab atas penyajian The management is responsible for the preparation
laporan keuangan yang telah diselesaikan dan of financial statements which were completed and
diotorisasi untuk terbit oleh Direksi Bank pada authorized for issuance by the Bank’s Board of
tanggal 26 Februari 2025. Directors on 26 February 2025.
190
Page 590
PT Bank UOB Indonesia Kantor Pusat UOB Plaza Jl. M.H. Thamrin No. 10 Jakarta 10230 Tel. (62) 21 2350 6000 Fax. (62) 21 2993 6632 Facebook: UOB Indonesia Instagram: uob.id YouTube: UOB Indonesia www.uob.co.id
Names mentioned 186 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
PT Bank UOB Indonesia Membangun Masa Depan ASEAN
p.1
unresolved
org
Sistem Pengendalian Internal Overseas Bank Limited
p.4
unresolved
org
PT Bank UOB
p.5 ×6
unresolved
org
Bank Indonesia
p.10 ×10
unresolved
org
Bank UOB Indonesia Tahap I
p.13
unresolved
org
Bank UOB Indonesia IV Tahap I
p.13
unresolved
person
Teguh Arifiyadi
p.14
unresolved
org
Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia.
p.14
unresolved
org
Yayasan Sekoci
p.15 ×3
unresolved
org
Yayasan Desa Putera
p.15
unresolved
org
UOB Indonesia. Limited
p.17
unresolved
person
Emil Dardak
p.18
unresolved
org
Menteri Keuangan Indonesia
p.18
unresolved
org
Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. UOB Indonesia and Singapore Chinese Chamber of Commerce
p.20
unresolved
org
Kementerian Investasi
p.20
unresolved
org
PT Putragaya Wahana UOB Indonesia
p.21
unresolved
org
PT Putragaya Wahana.
p.21
unresolved
org
Kementerian Perdagangan Republik Indonesia
p.21
unresolved
org
Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia. Memberdayakan
p.22
unresolved
org
Yayasan Sekolah
p.24
unresolved
person
Pertiwi
p.29
unresolved
person
Wayan
p.34
unresolved
org
Keuangan Lima Tahun United Overseas Bank Limited
p.42
unresolved
org
PT Bank UOB Indonesia Nama Komersial UOB Indonesia
p.44
unresolved
person
Eliza Pondaag S.H.
· Notaris
p.44
unresolved
org
Menteri Kehakiman Republik Indonesia
p.44
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
p.44
unresolved
org
UOB International Investment Private Limited
p.44 ×2
unresolved
org
Yayasan Kesejahteraan Nusantara
p.44 ×2
unresolved
person
H. Thamrin
p.45 ×8
unresolved
org
Bank Facebook
p.45
unresolved
org
PT Bank Buana Indonesia.
p.46 ×2
unresolved
org
PT Bank UOB Indonesia. Jaringan
p.46
unresolved
org
Bank UOB Buana Tbk
p.47 ×4
unresolved
org
Bergabungnya International Finance Corporation
p.48
unresolved
org
PT Bank UOB Indonesia Buana Indonesia
p.48
unresolved
org
Private Limited
p.48 ×2
unresolved
org
PT Bank Pembinaan Nasional
p.48
unresolved
org
PT Sari Dasa
p.48
unresolved
org
PT Bank UOB Indonesia. Bandung.
p.48
unresolved
org
Bank Aman Makmur
p.48
unresolved
org
Buana Indonesia Tbk
p.48
unresolved
org
Bank. Bank UOB Buana Tbk.
p.48
unresolved
org
Bank UOB Indonesia Tahap I Tahun
p.48 ×2
unresolved
org
PT Sompo
p.49
unresolved
org
PT Prudential Life Assurance
p.49
unresolved
org
Menteri Keuangan
p.49
unresolved
org
Bank Draft
p.55
unresolved
person
Consumer
· Direktur
p.56
unresolved
person
RUPST
· Komisaris
p.58 ×2
unresolved
org
PT Sumber Abadi Tirtasentosa
p.59
unresolved
org
PT Bhakti Securities
p.59
unresolved
org
PT Sucorinvest Asset Management Beliau
p.60
unresolved
org
Rintis dan Rekan
p.60
unresolved
person
Drs Hadi
p.60
unresolved
org
Sutanto dan Rekan
p.60
unresolved
org
PT Jayatama Prima Distribusi
p.60
unresolved
org
PT Gulf Mangan Grup
p.60
unresolved
org
PT Sucor Sekuritas
p.60
unresolved
org
PT Sucorinvest Central Gani
p.60
unresolved
org
Asia Kapitalindo Securities Tbk
p.60 ×2
unresolved
org
PT Asia Kapitalindo Finance
p.60
unresolved
org
PT Danamon GT Management
p.60
unresolved
org
PT Danamon Securities
p.60
unresolved
org
Danamon Indonesia Tbk
p.60
unresolved
org
PT Chase Leasing Indonesia
p.60
unresolved
org
Overseas Union Bank Limited
p.62
unresolved
org
Schroders Investment Management Pte Ltd
p.62
unresolved
org
PT Schroders Investment
p.62
unresolved
org
Trimegah Securities Tbk
p.63 ×2
unresolved
org
Bank Singapura
p.63
unresolved
org
PT Bank Niaga
p.63
unresolved
org
Global Markets
· Direktur
p.64
unresolved
org
PT Bank ANZ Indonesia
p.64
unresolved
org
PT GE Finance Indonesia
p.64
unresolved
org
America Corporation
p.64
unresolved
org
PT Bank BII Commonwealth
p.65
unresolved
person
Aulia Taufani
p.66
unresolved
org
Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
p.66 ×2
unresolved
org
Ikhtisar Keuangan United Overseas Bank Limited
p.69
unresolved
—
Ekuit
· Pemegang Saham
p.69
unresolved
org
Singapura United Overseas Bank Limited
p.70 ×2
unresolved
org
United Overseas Bank Limited, Singapura
p.70
unresolved
org
Singapore Pte Ltd.
p.72
unresolved
—
HSBC (Singapore
p.72
unresolved
org
Nominees Pte Ltd
p.72
unresolved
org
Investment Private Limited
p.72
unresolved
org
PT Bank UOB Indonesia Pemegang Saham
p.72
unresolved
org
Pemegang Saham Pengendali Bank. United Overseas Bank Limited
p.72
unresolved
—
Wali Amanat
· Kantor Akuntan Publik
p.74
unresolved
org
Indonesia Stock Exchange
p.74
unresolved
person
Lembaga Pemeringkat
· Notaris
p.74
unresolved
org
PT Raya Saham Registra
p.74
unresolved
org
Kantor Notaris Aulia Taufani S.
p.74
unresolved
org
PT Fitch Ratings Indonesia
p.74
unresolved
org
Penerbit
p.75 ×5
unresolved
org
Penerbit International Finance Magazine
p.75
unresolved
org
Penerbit Indonesia World Financial Innovation Series
p.75
unresolved
org
Bank Awards
p.75
unresolved
org
Penerbit Services
p.75
unresolved
org
PT Drager Medical
p.75
unresolved
org
PT Paywatch Solution Transformation Awards
p.75
unresolved
org
Penerbit Teknologi Merlin Sejahtera
p.75
unresolved
org
Penerbit Nama Penghargaan
p.75
unresolved
org
Penerbit UOBI SWA Magazine
p.75
unresolved
org
Bank ATM Awards
p.75
unresolved
person
K.H. Wahid Hasyim
p.76 ×2
unresolved
person
Ir. H. Juanda
p.76 ×2
unresolved
person
Dr. Wahidin
p.79
unresolved
org
Milik Negara
p.104
unresolved
org
PT Bank UOB Indonesia Terungkap
p.146
unresolved
person
Kandidat
· Direktur
p.148
unresolved
org
Kantor Akuntan Publik Purwantono
p.149 ×2
unresolved
org
Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia. Keputusan RUPST
p.150 ×2
unresolved
person
Insinyur Wayan Alit Antara
· Komisaris Independen
p.152 ×21
unresolved
person
Insinyur Aswin Wirjadi
· Komisaris Independen
p.152 ×9
unresolved
person
VJH Boentaran Lesmana Masing-masing
· Komisaris Independen
p.152 ×16
unresolved
org
Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia. Pernyataan Terkait Keputusan RUPS
p.155
unresolved
org
Bank Umum. Pembaruan
p.156
unresolved
person
Rangkap
· Komisaris
p.158
unresolved
person
Independensi
· Komisaris
p.158 ×2
unresolved
org
Bank Semester II
p.159
unresolved
person
Senior
· Anggota
p.159
unresolved
person
Frekuensi
· Komisaris
p.160
unresolved
person
Pedoman Evaluasi
· Komisaris
p.162
unresolved
person
VJH
· Komisaris
p.163
unresolved
person
Senjata
· Direktur
p.165
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.