Back to announcement
20260701_BCAP_Penyampaian Bukti Iklan_32107219_lamp2.pdf
Other Text extracted BCAPSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 1
Page 1
8 Rabu, 1 Juli 2026
Edisi: 13033 | Thn. 54
JADWAL Keterangan
31 Desember
2025 2024 *) 2023 *)
Tanggal Efektif : 30 Juni 2026
Masa Penawaran Umum : 1 – 6 Juli 2026 LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS
Tanggal Penjatahan : 7 Juli 2026
Simpanan
Tanggal Pengembalian Uang Pemesanan : 9 Juli 2026
OTORITAS JASA KEUANGAN (“OJK”) TIDAK MEMBERIKAN PERNYATAAN MENYETUJUI ATAU TIDAK MENYETUJUI EFEK INI, TIDAK JUGA MENYATAKAN KEBENARAN ATAU Pihak berelasi 1.087.452 1.277.101 1.759.049
Tanggal Distribusi Obligasi Secara Elektronik : 9 Juli 2026 Pihak ketiga 13.500.329 13.103.349 11.410.606
KECUKUPAN ISI PROSPEKTUS RINGKAS INI. SETIAP PERNYATAAN YANG BERTENTANGAN DENGAN HAL-HAL TERSEBUT ADALAH PERBUATAN MELANGGAR HUKUM.
Tanggal Pencatatan Obligasi pada Bursa Efek Indonesia : 10 Juli 2026 Simpanan dari bank lain 1.144.624 799.826 557.102
Liabilitas segera 88.995 457.641 72.941
PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN PROSPEKTUS RINGKAS INI PENTING DAN PERLU MENDAPAT PERHATIAN SEGERA APABILA TERDAPAT KERAGUAN PADA TINDAKAN YANG AKAN DIAMBIL, SEBAIKNYA Utang kepada Lembaga Kliring dan Penjaminan Efek Indonesia 368.879 142.881 273.358
A. KETERANGAN TENTANG OBLIGASI YANG DITERBITKAN BERKONSULTASI DENGAN PIHAK YANG KOMPETEN. Utang Nasabah 541.874 291.258 334.833
Utang lain-lain 281.416 315.907 252.681
NAMA OBLIGASI Utang pajak 59.114 26.854 43.854
Obligasi yang diterbitkan ini diberi nama “OBLIGASI BERKELANJUTAN VI MNC KAPITAL PT MNC KAPITAL INDONESIA TBK (“PERSEROAN”) DAN PENJAMIN PELAKSANA EMISI OBLIGASI BERTANGGUNG JAWAB SEPENUHNYA ATAS KEBENARAN SEMUA Liabilitas kontrak asuransi dan reasuransi 1.646.598 921.927 754.641
INDONESIA TAHAP I TAHUN 2026”. INFORMASI ATAU FAKTA MATERIAL, SERTA KEJUJURAN PENDAPAT YANG TERCANTUM DALAM PROSPEKTUS RINGKAS INI. Utang bank dan institusi keuangan non-bank 1.652.995 1.257.248 1.155.885
Utang Al-Musyarakah 135.673 109.424 111.401
JENIS OBLIGASI
Utang Al-Mudharabah 31.884 31.408 15.108
Obligasi ini diterbitkan tanpa warkat, kecuali Sertifikat Jumbo Obligasi yang diterbitkan Perseroan Utang obligasi 966.579 937.046 745.261
dan didaftarkan atas nama KSEI sebagai bukti utang untuk kepentingan Pemegang Obligasi. Utang sewa pembiayaan - 1.947 5.267
Obligasi ini didaftarkan atas nama KSEI untuk kepentingan Pemegang Rekening di KSEI yang Liabilitas imbalan pasca kerja 85.355 79.271 73.807
selanjutnya untuk kepentingan Pemegang Obligasi dan didaftarkan pada tanggal diserahkannya Liabilitas lain-lain 2.026.693 2.545.961 1.352.929
JUMLAH LIABILITAS 23.618.460 22.299.049 18.918.723
Sertifikat Jumbo Obligasi oleh Perseroan kepada KSEI. Bukti kepemilikan Obligasi bagi Pemegang
Obligasi adalah Konfirmasi Tertulis yang diterbitkan oleh KSEI, Perusahaan Efek atau Bank EKUITAS
Kustodian. Modal saham - nilai nominal Rp 100 per saham
HARGA PENAWARAN Modal dasar - 150.000.000.000 saham
Modal ditempatkan dan disetor penuh - 42.618.850.927 saham pada
Obligasi ini ditawarkan dengan nilai 100% (seratus persen) dari Nilai Pokok Obligasi. tanggal 31 Desember 2025, 2024 dan 2023 4.261.885 4.261.885 4.261.885
JUMLAH POKOK OBLIGASI, BUNGA OBLIGASI DAN JATUH TEMPO OBLIGASI
Obligasi ini diterbitkan tanpa warkat, kecuali Sertifikat Jumbo Obligasi yang diterbitkan atas nama
PT MNC KAPITAL INDONESIA TBK Tambahan modal disetor
Uang muka setoran modal saham
1.312.867
-
1.312.867
-
1.312.867
802.000
Kegiatan Usaha Utama: Komponen ekuitas lainnya (1.853.231) (407.580) (742.118)
PT Kustodian Sentral Efek Indonesia. Obligasi ini terdiri dari 2 (dua) seri Obligasi yang ditawarkan
Aktivitas Perusahaan Holding Saldo laba:
sebesar Rp100.000.000.000,- (seratus miliar Rupiah) yang dijamin secara Kesanggupan Penuh Ditentukan penggunaannya 3.500 3.500 3.500
(Full Commitment), yaitu sebagai berikut: Berkedudukan di Jakarta, Indonesia
Belum ditentukan penggunaannya 860.561 604.515 517.379
Kantor Pusat Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada
Seri A: Jumlah Pokok Obligasi Seri A yang ditawarkan sebesar Rp70.000.000.000,- (tujuh MNC Bank Tower, Lantai 21 Pemilik entitas induk 4.585.582 5.775.187 6.155.513
puluh miliar Rupiah) dengan tingkat bunga tetap sebesar 11,25% (sebelas koma dua Jl. Kebon Sirih No.21-27, Jakarta Pusat 10340 Kepentingan non-pengendali 833.449 1.306.540 762.191
lima persen). Jangka waktu Obligasi 3 (tiga) tahun sejak Tanggal Emisi. Pembayaran Telepon: (021) 2970-9700 JUMLAH EKUITAS 5.419.031 7.081.727 6.917.704
bunga pertama Obligasi Seri A akan dilakukan pada tanggal 9 Oktober 2026, sedangkan Email : corsec.mncfinancialservices@mncgroup.com JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS 29.037.491 29.380.776 25.836.427
pembayaran bunga terakhir sekaligus jatuh tempo akan dilakukan pada tanggal 9 Juli Website : www.mncfinancialservices.com *) Disajikan kembali
2029. Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian
Seri B: Jumlah Pokok Obligasi Seri B yang ditawarkan sebesar Rp30.000.000.000,- (tiga puluh PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN OBLIGASI BERKELANJUTAN VI MNC KAPITAL INDONESIA (disajikan dalam jutaan Rupiah)
miliar Rupiah) dengan tingkat bunga tetap sebesar 11,75% (sebelas koma tujuh lima DENGAN TARGET DANA YANG AKAN DIHIMPUN SEBESAR Rp 1.500.000.000.000,- (SATU TRILIUN LIMA RATUS MILIAR RUPIAH) (”OBLIGASI BERKELANJUTAN VI”)
31 Desember
persen) per tahun. Jangka waktu Obligasi adalah 5 (lima) tahun sejak Tanggal Emisi. DALAM RANGKA PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN TERSEBUT, PERSEROAN AKAN MENERBITKAN DAN MENAWARKAN Keterangan
2025 2024 *) 2023 *)
Pembayaran bunga pertama Obligasi Seri B akan dilakukan pada tanggal 9 Oktober PENDAPATAN
2026, sedangkan pembayaran bunga terakhir sekaligus jatuh tempo akan dilakukan pada OBLIGASI BERKELANJUTAN VI MNC KAPITAL INDONESIA TAHAP I TAHUN 2026
Pendapatan bunga dan dividen 2.113.096 1.957.050 1.874.772
tanggal 9 Juli 2031. DENGAN JUMLAH POKOK SEBANYAK-BANYAKNYA SEBESAR Rp1.400.000.000.000,- (SATU TRILIUN EMPAT RATUS MILIAR RUPIAH) (”OBLIGASI”)
Pendapatan jasa asuransi (dahulu Pendapatan premi bersih) 806.266 701.354 348.847
Pendapatan digital 393.546 305.576 326.893
Sisa dari jumlah Pokok Obligasi yang ditawarkan sebanyak-banyaknya sebesar Obligasi ini diterbitkan tanpa warkat, kecuali Sertifikat Jumbo Obligasi yang diterbitkan atas nama PT Kustodian Sentral Efek Indonesia. Obligasi ini terdiri dari 2 (dua) seri Obligasi yang
Pendapatan pasar modal 355.781 210.369 301.367
Rp1.300.000.000.000,- (satu triliun tiga ratus miliar Rupiah) akan dijamin secara Kesanggupan ditawarkan sebesar Rp100.000.000.000,- (seratus miliar Rupiah) yang dijamin secara Kesanggupan Penuh (Full Commitment), yaitu sebagai berikut: Pendapatan pembiayaan syariah 41.444 34.661 27.380
Terbaik (Best Effort). Apabila seluruh Obligasi yang dijamin dengan Kesanggupan Terbaik (Best Seri A : Jumlah Pokok Obligasi seri A yang ditawarkan sebesar Rp70.000.000.000,- (tujuh puluh miliar Rupiah) dengan tingkat bunga tetap sebesar 11,25% (sebelas koma dua lima persen) Pendapatan operasional lainnya 55.108 31.964 75.037
Effort) tidak terjual sebagian atau seluruhnya, maka atas sisa yang tidak terjual tersebut Penjamin per tahun. Jangka waktu Obligasi adalah 3 (tiga) Tahun sejak Tanggal Emisi. Jumlah Pendapatan 3.765.241 3.240.974 2.954.296
Emisi Obligasi tidak wajib untuk membeli sisa bagian yang tidak terjual tersebut dan tidak menjadi
kewajiban Perseroan untuk menerbitkan Obligasi tersebut Seri B : Jumlah Pokok Obligasi seri B yang ditawarkan sebesar Rp30.000.000.000,- (tiga puluh miliar Rupiah) dengan tingkat bunga tetap sebesar 11,75% (sebelas koma tujuh lima persen) BEBAN
per tahun. Jangka waktu Obligasi adalah 5 (lima) Tahun sejak Tanggal Emisi. Beban bunga 1.344.291 1.201.334 987.098
Jumlah Pokok Obligasi masing-masing dari seri tersebut dapat berkurang sehubungan dengan Beban umum dan administrasi 1.104.909 1.181.650 1.268.085
pelunasan Pokok Obligasi dari masing-masing seri Obligasi dan/atau pembelian kembali sebagai Sisa dari jumlah Pokok Obligasi yang ditawarkan sebanyak-banyaknya sebesar Rp1.300.000.000.000,- (satu triliun tiga ratus miliar Rupiah) akan dijamin secara Kesanggupan Terbaik (Best Beban jasa asuransi (dahulu Klaim dan manfaat) 845.990 660.209 340.270
pelunasan dengan memperhatikan syarat-syarat sebagaimana diuraikan dalam Pasal 5 dan Pasal Effort). Apabila seluruh Obligasi yang dijamin dengan Kesanggupan Terbaik (Best Effort) tidak terjual sebagian atau seluruhnya, maka atas sisa yang tidak terjual tersebut Penjamin Emisi Penurunan nilai 113.709 57.369 109.392
6 Perjanjian Perwaliamanatan. Obligasi tidak wajib untuk membeli sisa bagian yang tidak terjual tersebut dan tidak menjadi kewajiban Perseroan untuk menerbitkan Obligasi tersebut. Beban bagi hasil syariah 13.919 13.733 14.500
Obligasi ini ditawarkan dengan nilai 100% (seratus persen) dari jumlah Pokok Obligasi. Bunga Obligasi dibayarkan setiap triwulan, sesuai dengan tanggal pembayaran Bunga Obligasi. Beban administrasi 7.591 6.898 6.169
Jumlah yang wajib dibayarkan oleh Perseroan pada Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi adalah
Pembayaran bunga pertama akan dilakukan pada tanggal 9 Oktober 2026, sedangkan pembayaran bunga terakhir sekaligus jatuh tempo masing-masing seri Obligasi adalah pada tanggal Lain-lain - bersih 25.387 (39.263) 72.167
dengan harga yang sama dengan jumlah Pokok Obligasi yang tertulis pada Konfirmasi Tertulis Jumlah Beban 3.455.796 3.081.930 2.797.681
yang dimiliki oleh Pemegang Obligasi pada Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi. 9 Juli 2029 untuk Obligasi Seri A dan 9 Juli 2031 untuk Obligasi Seri B. Pembayaran Obligasi dilakukan secara penuh (bullet payment) pada saat jatuh tempo.
LABA SEBELUM PAJAK PENGHASILAN 309.445 159.044 156.615
TATA CARA PEMBAYARAN POKOK DAN BUNGA OBLIGASI Obligasi Berkelanjutan VI MNC Kapital Indonesia Tahap II dan/atau tahap selanjutnya (jika ada) akan ditentukan kemudian. BEBAN PAJAK - BERSIH (31.515) (38.244) (79.030)
LABA BERSIH TAHUN BERJALAN 277.930 120.800 77.585
Obligasi harus dilunasi pada Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi. Pembayaran Pokok Obligasi PENTING UNTUK DIPERHATIKAN
kepada Pemegang Obligasi dilakukan oleh Agen Pembayaran untuk dan atas nama Perseroan PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN, SETELAH PAJAK
berdasarkan Perjanjian Agen Pembayaran. Pembayaran Pokok Obligasi yang terutang, yang OBLIGASI INI TIDAK DIJAMIN DENGAN JAMINAN KHUSUS, TETAPI DIJAMIN DENGAN SELURUH HARTA KEKAYAAN PERSEROAN BAIK BARANG BERGERAK MAUPUN
Pos yang tidak akan direklasifikasi ke laba rugi
dilakukan oleh Perseroan kepada Pemegang Obligasi melalui Agen Pembayaran, dianggap BARANG TIDAK BERGERAK, BAIK YANG TELAH ADA MAUPUN YANG AKAN ADA DI KEMUDIAN HARI MENJADI JAMINAN BAGI PEMEGANG OBLIGASI INI SESUAI DENGAN Pengukuran kembali atas kewajiban imbalan pasti 3.494 5.428 (19.138)
pembayaran lunas oleh Perseroan, setelah dana tersebut diterima oleh Pemegang Obligasi KETENTUAN DALAM PASAL 1131 DAN 1132 KITAB UNDANG-UNDANG HUKUM PERDATA. Pos yang akan direklasifikasi ke laba rugi
pada KSEI, dengan memperhatikan Perjanjian Agen Pembayaran, dengan demikian Perseroan HAK PEMEGANG OBLIGASI ADALAH PARI PASSU TANPA HAK PREFEREN DENGAN HAK-HAK KREDITUR PERSEROAN LAINNYA BAIK YANG ADA SEKARANG MAUPUN DI Keuntungan dari perubahan nilai aset keuangan yang diukur pada
nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain 10.523 49.556 (71.135)
dibebaskan dari kewajiban untuk melakukan pembayaran Pokok Obligasi yang bersangkutan. KEMUDIAN HARI, KECUALI HAK-HAK KREDITUR PERSEROAN YANG DIJAMIN SECARA KHUSUS DENGAN KEKAYAAN PERSEROAN BAIK YANG TELAH ADA MAUPUN YANG
Jumlah penghasilan komprehensif lain, setelah pajak 14.017 54.984 (90.273)
Bunga Obligasi dibayarkan setiap 3 (tiga) bulan sekali, terhitung sejak Tanggal Emisi pada AKAN ADA DI KEMUDIAN HARI. LABA KOMPREHENSIF TAHUN BERJALAN, SETELAH PAJAK 291.947 175.784 (12.688)
Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi. Dalam hal Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi jatuh pada LABA BERSIH YANG DIATRIBUSIKAN KEPADA:
hari yang bukan Hari Bursa, maka Bunga Obligasi dibayar pada Hari Bursa sesudahnya tanpa PERSEROAN HANYA MENERBITKAN SERTIFIKAT JUMBO OBLIGASI YANG DIDAFTARKAN ATAS NAMA PT KUSTODIAN SENTRAL EFEK INDONESIA (“KSEI”) DAN AKAN Pemilik entitas induk 256.046 87.136 55.928
Kepentingan non-pengendali 21.884 33.664 21.657
dikenakan Denda. DIDISTRIBUSIKAN DALAM BENTUK ELEKTRONIK YANG DIADMINISTRASIKAN DALAM PENITIPAN KOLEKTIF DI KSEI.
JUMLAH 277.930 120.800 77.585
Tingkat Bunga Obligasi tersebut merupakan persentase per tahun dari nilai nominal yang dihitung LABA KOMPREHENSIF YANG DIATRIBUSIKAN KEPADA:
berdasarkan jumlah hari yang lewat dengan perhitungan 1 (satu) tahun adalah 360 (tiga ratus PEMBELIAN KEMBALI OBLIGASI BARU DAPAT DILAKUKAN 1 (SATU) TAHUN SETELAH TANGGAL PENJATAHAN. PERSEROAN DAPAT MELAKUKAN PEMBELIAN KEMBALI Pemilik entitas induk 268.229 142.512 (33.620)
enam puluh) hari dan 1 (satu) bulan adalah 30 (tiga puluh) hari. (BUY BACK) UNTUK SEBAGIAN ATAU SELURUH OBLIGASI SEBELUM TANGGAL PELUNASAN POKOK OBLIGASI. PERSEROAN MEMPUNYAI HAK UNTUK MEMBERLAKUKAN Kepentingan non-pengendali 23.718 33.272 20.932
PEMBELIAN KEMBALI (BUY BACK) TERSEBUT UNTUK DIPERGUNAKAN SEBAGAI PELUNASAN OBLIGASI ATAU UNTUK DISIMPAN DENGAN MEMPERHATIKAN KETENTUAN JUMLAH 291.947 175.784 (12.688)
Pemegang Obligasi yang berhak atas Bunga Obligasi adalah Pemegang Obligasi yang namanya
LABA PER SAHAM (Rupiah penuh)
tercatat dalam Daftar Pemegang Rekening pada 4 (empat) Hari Bursa sebelum Tanggal DALAM PERJANJIAN PERWALIAMANATAN DAN PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN YANG BERLAKU.
Dasar 6,08 2,04 1,31
Pembayaran Bunga Obligasi kecuali ditentukan lain oleh KSEI sesuai dengan ketentuan KSEI *) Disajikan kembali
yang berlaku. Dengan demikian jika terjadi transaksi Obligasi dalam waktu 4 (empat) Hari Bursa RISIKO UTAMA YANG DAPAT MENURUNKAN KINERJA DAN KONDISI KEUANGAN PERSEROAN ADALAH RISIKO KETERGANTUNGAN PERSEROAN SEBAGAI PERUSAHAAN
sebelum Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi, pembeli Obligasi yang menerima pengalihan INDUK TERHADAP PENDAPATAN DAN LABA ENTITAS ANAK INDUK. RISIKO USAHA PERSEROAN SELENGKAPNYA DICANTUMKAN DALAM PROSPEKTUS PUB VI TAHAP I Rasio Keuangan
Obligasi tersebut tidak berhak atas Bunga Obligasi pada periode Bunga Obligasi yang PERSEROAN.
31 Desember
bersangkutan, kecuali ditentukan lain oleh KSEI sesuai dengan ketentuan KSEI yang berlaku. Keterangan
2025 2024 *) 2023 *)
Bunga Obligasi akan dibayarkan oleh Perseroan melalui KSEI selaku Agen Pembayaran kepada RISIKO YANG MUNGKIN DIHADAPI INVESTOR PEMBELI OBLIGASI ADALAH TIDAK LIKUIDNYA OBLIGASI YANG DITAWARKAN PADA PENAWARAN UMUM INI YANG ANTARA Rasio Usaha (dalam %)
Pemegang Obligasi pada Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi yang bersangkutan berdasarkan LAIN DISEBABKAN KARENA TUJUAN PEMBELIAN OBLIGASI PADA UMUMNYA ADALAH SEBAGAI INVESTASI JANGKA PANJANG. Laba sebelum pajak penghasilan / Jumlah Pendapatan 8,22% 4,91% 5,30%
Daftar Pemegang Rekening. Laba bersih tahun berjalan / Jumlah Pendapatan 7,38% 3,73% 2,63%
Laba bersih tahun berjalan / Jumlah Ekuitas 5,13% 1,71% 1,12%
Pembayaran Bunga Obligasi kepada Pemegang Obligasi dilakukan oleh Agen Pembayaran untuk DALAM RANGKA PENERBITAN OBLIGASI INI, PERSEROAN TELAH MEMPEROLEH HASIL PEMERINGKATAN ATAS EFEK UTANG JANGKA PANJANG Laba bersih tahun berjalan / Jumlah Aset 0,96% 0,41% 0,30%
dan atas nama Perseroan berdasarkan Perjanjian Agen Pembayaran. DARI PT PEMERINGKAT EFEK INDONESIA (PEFINDO): Laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk / Jumlah
Pembayaran Bunga Obligasi yang terutang, yang dilakukan oleh Perseroan kepada Pemegang Pendapatan 6,80% 2,69% 1,89%
id BBB+ (Triple B Plus) Laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk / Jumlah
Obligasi melalui Agen Pembayaran, dianggap pembayaran lunas oleh Perseroan, setelah
Ekuitas 4,72% 1,23% 0,81%
dana tersebut diterima oleh Pemegang Obligasi pada KSEI, dengan memperhatikan Perjanjian Laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk / Jumlah
Agen Pembayaran, dengan demikian Perseroan dibebaskan dari kewajiban untuk melakukan Pencatatan atas Obligasi yang ditawarkan ini akan dilakukan pada Bursa Efek Indonesia Aset 0,88% 0,30% 0,22%
pembayaran Bunga Obligasi yang bersangkutan. Jumlah Pendapatan / Jumlah Aset 12,97% 11,03% 11,43%
PENJAMIN PELAKSANA EMISI OBLIGASI
JADWAL PEMBAYARAN BUNGA OBLIGASI
Rasio Keuangan (dalam %)
Jadwal pembayaran bunga untuk masing-masing Obligasi adalah sebagaimana tercantum dalam Jumlah Liabilitas / Jumlah Ekuitas 435,84% 314,88% 273,48%
tabel di bawah ini: Jumlah Liabilitas / Jumlah Aset 81,34% 75,90% 73,22%
Interest Coverage Ratio 1) 239,30% 221,46% 240,84%
Bunga ke Seri A Seri B Debt Service Coverage Ratio 2) 102,07% 97,11% 103,69%
1 9 Oktober 2026 9 Oktober 2026
2 9 Januari 2027 9 Januari 2027 PT MNC SEKURITAS Rasio Pertumbuhan (dalam %)
3 9 April 2027 9 April 2027 (TERAFILIASI) Jumlah Pendapatan 16,18% 9,70% 3,68%
Laba bersih tahun berjalan 130,07% 55,70% -47,58%
4 9 Juli 2027 9 Juli 2027 WALI AMANAT Jumlah Aset -1,17% 13,72% 6,30%
5 9 Oktober 2027 9 Oktober 2027 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Jumlah Liabilitas 5,92% 17,87% 4,49%
6 9 Januari 2028 9 Januari 2028 Jumlah Ekuitas -23,48% 2,37% 11,56%
7 9 April 2028 9 April 2028
8 9 Juli 2028 9 Juli 2028 Rasio Keuangan (dalam %) yang dipersyaratkan dalam perjanjian utang
9 9 Oktober 2028 9 Oktober 2028 Informasi Tambahan ini diterbitkan di Jakarta, pada tanggal 1 Juli 2026 Bank dan Institusi Keuangan Non-Bank
Pinjaman terhadap ekuitas 5) 281,12% 199,59% 166,19%
10 9 Januari 2029 9 Januari 2029
11 9 April 2029 9 April 2029
Rasio Keuangan (dalam %) yang dipersyaratkan dalam perjanjian
12 9 Juli 2029 9 Juli 2029 waliamanat
KELALAIAN PERSEROAN Perseroan memiliki sumber pendanaan yang memadai dan fleksibel dalam memenuhi
13 9 Oktober 2029 Debt to Equity 3) 111,93% 80,78% 56,52%
Kondisi-kondisi yang dapat menyebabkan Perseroan dinyatakan lalai apabila terjadi salah kewajiban yang akan jatuh tempo sesuai kondisi pasar dan kebutuhan Perseroan. Adapun
14 9 Januari 2030 Coverage Ratio 4) 135,81% 123,01% 131,44%
satu atau lebih dari kejadian-kejadian diantaranya, Perseroan tidak membayar Pokok Obligasi kekurangan dana yang diperlukan untuk refinancing atas Obligasi Berkelanjutan IV MNC
15 9 April 2030 1)
ICR = EBITDA terhadap beban bunga
16 9 Juli 2030 pada Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi dan/atau Bunga Obligasi pada Tanggal Pembayaran Kapital Indonesia Tahap II Tahun 2024 Seri B tersebut akan dipenuhi menggunakan kas 2)
DSCR = EBITDA terhadap bunga pinjaman dan pokok pinjaman yang akan jatuh tempo dalam waktu 1 tahun
17 9 Oktober 2030 berdasarkan Perjanjian Perwaliamanatan; atau fakta mengenai jaminan, keadaan, atau status internal Perseroan. 3)
Debt to Equity Ratio, yaitu perbandingan total Utang dengan total Modal tidak lebih dari: 3:1 (tiga) berbanding (satu).
18 9 Januari 2031 Perseroan serta pengelolaannya tidak sesuai dengan informasi dan keterangan yang diberikan Apabila terdapat dana hasil Penawaran Umum Obligasi Perseroan yang berasal dari porsi
4)
Coverage Ratio, yaitu perbandingan antara EBITDA Konsolidasi dengan beban bunga pinjaman konsolidasian tidak kurang
dari 1:1 (satu) berbanding (satu).
19 9 April 2031 oleh Perseroan; atau Perseroan dan/atau Anak Perusahaan (jika ada) dinyatakan lalai dan telah penawaran yang dijamin secara kesanggupan terbaik (best effort), maka seluruh dari dana best 5)
Rasio Pinjaman terhadap ekuitas, yaitu perbandingan antara pinjaman bersih (pinjaman setelah dikurangi kas dan setara kas)
20 9 Juli 2031 melewati jangka waktu perbaikan (apabila ada) sehubungan dengan suatu perjanjian utang atau effort akan digunakan untuk modal kerja Perseroan. dengan ekuitas tidak lebih dari 10:1.
kredit oleh salah satu atau lebih krediturnya (cross default) dalam jumlah utang melebihi 50% (lima Dana hasil Penawaran Umum Berkelanjutan VI Tahap II dan seterusnya (jika ada) setelah “Utang” adalah total liabilitas per laporan keuangan konsolidasi setelah dikurangi dengan 1) simpanan pihak ketiga, 2) simpanan
SATUAN PEMINDAHBUKUAN OBLIGASI puluh persen) dari nilai ekuitas Perseroan berdasarkan laporan keuangan konsolidasian triwulan dikurangi biaya-biaya emisi Obligasi, akan digunakan seluruhnya untuk : pihak berelasi, 3) simpanan dari bank lain, 4) utang bank dan institusi keuangan non-bank, 5) utang Al-Musyarakah, 6) utang
Satuan pemindahbukuan berarti satuan jumlah Obligasi yang dapat dipindahbukukan dari satu terakhir, yang berakibat jumlah yang terutang oleh Perseroan berdasarkan perjanjian utang Al-Mudharabah;
1. Sekitar Rp244.250.000.000 (dua ratus empat puluh empat milyar dua ratus lima puluh juta
rekening efek ke rekening efek lainnya. Satu satuan pemindahbukuan Obligasi mempunyai hak tersebut seluruhnya menjadi dapat segera ditagih oleh pihak yang mempunyai tagihan dan/atau “EBITDA Konsolidasi” adalah laba Perseroan dan Entitas Anak sebelum beban pajak konsolidasi ditambah biaya bunga ditambah
kreditur yang bersangkutan sebelum waktunya untuk membayar kembali (akselerasi pembayaran Rupiah) akan digunakan untuk melunasi pinjaman (refinancing) obligasi yang akan jatuh depresiasi dan amortisasi dan Cadangan Kerugian dan Penurunan Nilai (CKPN);
untuk mengeluarkan 1 (satu) suara (Suara dikeluarkan dengan tertulis dan ditandatangani dengan
kembali), sehingga mempengaruhi secara material kemampuan Perseroan untuk memenuhi tempo di masa mendatang, dengan rincian sebagai berikut: “Pinjaman” adalah penjumlahan Simpanan pihak berelasi, Simpanan pihak ketiga, Simpanan dari bank lain, Utang bank dan institusi
menyebutkan nomor KTUR, yaitu Rp1,- (satu Rupiah) atau kelipatannya.
a. Sekitar Rp144.085.000.000,- (seratus empat puluh empat miliar delapan puluh lima juta keuangan non-bank, Utang Al-Musyarakah, Utang Al-Mudharabah, Utang obligasi, dan Utang sewa pembiayaan.
SATUAN PERDAGANGAN OBLIGASI kewajiban-kewajibannya berdasarkan Perjanjian Perwaliamanatan.
Rupiah) untuk melunasi Obligasi Berkelanjutan V MNC Kapital Indonesia Tahap I Tahun Sehubungan dengan fasilitas pinjaman yang diterima dari Bank dan Institusi Keuangan Non-Bank, Entitas anak wajib memelihara
Perdagangan Obligasi dilakukan di Bursa Efek dengan syarat-syarat dan ketentuan sebagaimana PEMBELIAN KEMBALI OBLIGASI (BUY BACK) rasio jumlah pinjaman terhadap ekuitas 5) tidak melebihi 8:1 dan 10:1. Pada tanggal 31 Desember 2025, 2024 dan 2023, Perseroan
2024 (Seri B), yang akan jatuh tempo tanggal 10 Januari 2028.
ditentukan dalam peraturan Bursa Efek. Satuan perdagangan Obligasi di Bursa Efek dilakukan Pembelian kembali Obligasi baru dapat di lakukan 1 (satu) tahun setelah Tanggal Penjatahan, dan entitas anak telah memenuhi rasio keuangan yang dipersyaratkan dalam perjanjian Pinjaman kepada Bank dan Institusi
Perseroan dapat melakukan pembelian kembali Obligasi ditujukan sebagai pelunasan atau b. Sekitar Rp58.150.000.000,- (lima puluh delapan miliar seratus lima puluh juta Rupiah) Keuangan Non-Bank.
dengan nilai sebesar Rp5.000.000,- (lima juta Rupiah) dan kelipatannya.
disimpan untuk kemudian dijual kembali dengan harga pasar. Kondisi-kondisi dan pengaturan untuk melunasi Obligasi Berkelanjutan III MNC Kapital Indonesia Tahap I Tahun 2022 Sehubungan dengan utang obligasi, Perseroan wajib memelihara rasio jumlah pinjaman terhadap ekuitas (Debt to Equity) 3) tidak
JAMINAN (Seri C), yang akan jatuh tempo tanggal 10 Januari 2028. melebihi 3:1 dan memelihara perbandingan antara EBITDA dengan beban bunga pinjaman (Coverage Ratio) 4) minimal 1:1. Pada
mengenai pembelian kembali diatur sesuai dengan ketentuan yang tercantum dalam Perjanjian tanggal 31 Desember 2025, 2024 dan 2023, Perseroan telah memenuhi rasio keuangan yang dipersyaratkan dalam perjanjian
Obligasi ini tidak dijamin dengan jaminan khusus, tetapi dijamin dengan seluruh harta kekayaan c. Sekitar Rp39.400.000.000,- (tiga puluh sembilan miliar empat ratus juta Rupiah) untuk
Perwaliamanatan Obligasi, yang dijelaskan pada Bab I Prospektus mengenai Penawaran Umum. waliamanat.
Perseroan baik barang bergerak maupun barang tidak bergerak, baik yang telah ada maupun yang
RAPAT UMUM PEMEGANG OBLIGASI (RUPO) melunasi Obligasi Berkelanjutan V MNC Kapital Indonesia Tahap II Tahun 2025 (Seri B),
akan ada di kemudian hari menjadi jaminan bagi Pemegang Obligasi ini sesuai dengan ketentuan ANALISIS DAN PEMBAHASAN OLEH MANAJEMEN
RUPO dapat diselenggarakan sesuai dengan ketentuan yang tercantum dalam Perjanjian yang akan jatuh tempo tanggal 12 Juni 2028.
dalam pasal 1131 dan 1132 Kitab Undang-undang Hukum Perdata. Hak pemegang Obligasi Analisis dan pembahasan kondisi keuangan serta hasil operasi Perseroan dalam Bab ini harus dibaca
adalah pari passu tanpa hak preferen dengan hak-hak kreditur Perseroan lainnya baik yang ada Perwaliamanatan mengenai tujuan diadakannya, permintaan diselenggarakan, pengumuman, d. Sekitar Rp2.615.000.000,- (dua miliar enam ratus lima belas juta Rupiah) untuk
bersama-sama dengan “Ikhtisar Data Keuangan Penting” dan laporan keuangan konsolidasian Perseroan dan
sekarang maupun di kemudian hari, kecuali hak-hak kreditur Perseroan yang dijamin secara pemanggilan, waktu penyelenggaraan, dan tata cara diuraikan dalam Bab I dalam Prospektus . melunasi Obligasi Berkelanjutan IV MNC Kapital Indonesia Tahap II Tahun 2024 (Seri
Entitas Anaknya beserta catatan atas laporan keuangan konsolidasian yang tercantum dalam Prospektus ini.
khusus dengan kekayaan Perseroan baik yang telah ada maupun yang akan ada di kemudian hari. HAK SENIORITAS ATAS UTANG C), yang akan jatuh tempo tanggal 2 Juli 2029.
Informasi yang disajikan di Bab ini menyajikan analisis dan pembahasan manajemen yang angka-angkanya
SANKSI Hak Pemegang Obligasi adalah dengan preferen terhadap hak-hak kreditur Perseroan lain sesuai 2. Sisanya akan digunakan untuk tambahan modal kerja Perseroan dan Entitas Anak yaitu diambil dari laporan keuangan konsolidasian Perseroan dan Entitas Anaknya untuk periode 31 Desember
dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. PT MNC Sekuritas, PT MNC Finance, dan PT MNC Guna Usaha Indonesia dengan rincian 2025, 2024 dan 2023 yang disusun oleh manajemen Perseroan berdasarkan Standar Akuntansi Keuangan
Apabila Perseroan tidak memenuhi kewajiban dalam Perjanjian Perwaliamanatan khususnya
sebagai berikut : (SAK) di Indonesia, yang dicantumkan pada bagian lain dalam Prospektus ini.
Pasal 7.3 Perjanjian Perwaliamanatan, maka Perseroan dapat dikenakan sanksi berupa Denda PENYISIHAN DANA PELUNASAN POKOK OBLIGASI
yaitu sebesar tingkat Bunga Obligasi masing-masing seri Obligasi dari jumlah dana yang terlambat a. Tambahan modal kerja Entitas Anak yaitu PT MNC Sekuritas, untuk mendukung Laporan keuangan konsolidasian Perseroan dan Entitas Anaknya tanggal 31 Desember 2025, 2024 dan
Perseroan tidak menyelenggarakan penyisihan dana pelunasan Pokok Obligasi dengan
dibayar, yang dihitung secara harian, sejak hari keterlambatan sampai dengan dibayar lunas suatu ekspansi usaha berupa pemberian fasilitas pembiayaan kepada nasabah untuk 2023 dan untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal tersebut yang dicantumkan pada bagian lain dalam
pertimbangan untuk mengoptimalkan penggunaan dana hasil emisi sesuai rencana penggunaan
kewajiban yang harus dibayar berdasarkan Perjanjian Perwaliamanatan, dengan ketentuan 1 dana penerbitan Obligasi. transaksi perdagangan efek (transaksi margin). Prospektus ini, telah disusun oleh manajemen Perseroan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan (SAK)
(satu) tahun adalah 360 (tiga ratus enam puluh) hari dan 1 (satu) bulan adalah 30 (tiga puluh) HASIL PEMERINGKATAN OBLIGASI b. Tambahan modal kerja Entitas anak yaitu MNC Finance, akan digunakan untuk di Indonesia.
hari. Denda yang dibayar oleh Perseroan yang merupakan hak Pemegang Obligasi, yang oleh pembiayaan kepada konsumen dalam rangka ekspansi pembiayaan segmen ritel Laporan keuangan konsolidasian Perseroan dan Entitas Anaknya tanggal 31 Desember 2025, 2024 dan 1
Dalam rangka Penawaran Umum Obligasi ini, Perseroan telah melakukan pemeringkatan yang
Agen Pembayaran akan diberikan kepada Pemegang Obligasi secara proporsional berdasarkan berupa pembiayaan mobil, rumah dan anjak piutang (factoring). Januari 2024 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Kanaka Puradiredja, Suhartono dengan opini
dilaksanakan oleh Pefindo. Berdasarkan surat Pefindo No.RC-0462/PEF-DIR/III/2026 tanggal 25
besarnya Obligasi yang dimilikinya. c. Tambahan modal kerja Entitas anak yaitu PT MNC Guna Usaha Indonesia, untuk tanpa modifikasian dalam laporannya yang diterbitkan tertanggal 15 Juni 2026 yang ditandatangani oleh
Maret 2026, hasil pemeringkatan atas surat utang jangka panjang (Obligasi) Perseroan adalah:
Apabila Perseroan dinyatakan lalai berdasarkan Pasal 10 Perjanjian Perwaliamanatan yang pemberian pembiayaan yang difokuskan pada ekspansi pembiayaan berbasis aset Harris Siregar, SE., Ak., CA., CPA., ASEAN CPA., BKP, nomor Izin Akuntan Publik No. AP.0524.
idBBB+
sebabkan oleh terpenuhinya salah satu atau beberapa kondisi sebagaimana disebutkan dalam (asset-based financing) dan anjak piutang (factoring). Audit dilaksanakan sesuai dengan Standard Audit yang ditetapkan oleh Institut Akuntan Publik Indonesia
ketentuan pasal tersebut, maka Wali Amanat wajib memberitahukan keadaan atau kejadian (Triple B Plus)
d. Modal kerja Perseroan. (IAPI).
tersebut kepada Pemegang Obligasi melalui 1 (satu) surat kabar harian berbahasa Indonesia Hasil Pemeringkatan ini berlaku untuk periode 25 Maret 2026 sampai dengan 1 Maret 2027. Sebagai akibat dari pembulatan, penyajian jumlah beberapa informasi keuangan berikut ini dapat sedikit
Pelaksanaan penggunaan dana hasil Penawaran Umum akan mengikuti peraturan yang berlaku
yang berperedaral nasional, atas biaya Perseroan. Wali Amanat akan memanggil RUPO menurut Efek utang dengan peringkat idBBB mengindikasikan parameter proteksi yang memadai berbeda dengan penjumlahan yang dilakukan secara aritmatika.
di pasar modal.
ketentuan dan tata cara yang ditentukan dalam Perjanjian Perwaliamanatan. Dalam RUPO dibandingkan efek utang Indonesia lainnya. Walaupun demikian, kondisi ekonomi yang buruk atau Analisis Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Konsolidasian
tersebut, Wali Amanat akan meminta Perseroan untuk memberikan penjelasan sehubungan keadaan yang terus berubah akan dapat memperlemah kemampuan Perseroan untuk memenuhi Informasi selengkapnya mengenai Rencana Penggunaan Dana hasil Penawaran Umum Obligasi
dapat dilihat pada Bab II Prospektus ini. Pendapatan berdasarkan Segmen Operasi
dengan kelalaian tersebut. Apabila RUPO tidak dapat menerima penjelasan dan alasan-alasan komitmen keuangan jangka panjang atas efek utang. Tanda tambah (+) menunjukkan bahwa
Perseroan serta RUPO memutuskan agar Wali Amanat melakukan penagihan kepada Perseroan, peringkat yang diberikan relatif kuat dan di atas rata-rata kategori yang bersangkutan. PERNYATAAN UTANG Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dibandingkan dengan tahun yang berakhir
maka Obligasi sesuai dengan keputusan RUPO menjadi jatuh tempo sehingga dapat dituntut pada tanggal 31 Desember 2024.
Perseroan dengan tegas menyatakan tidak mempunyai hubungan afiliasi dengan Pefindo, baik Pada tanggal 31 Desember 2025, Perseroan mempunyai jumlah liabilitas sebesar Rp23.618.460 juta.
pembayarannya dengan segera dan sekaligus. Wali Amanat dalam waktu yang ditentukan dalam langsung maupun tidak langsung sesuai dengan yang didefinisikan dalam UUPM. Sesuai dengan Pendapatan dari segmen operasi perbankan terutama diperoleh dari pendapatan bunga hasil kegiatan
Keterangan lebih lanjut mengenai Pernyataan Utang dapat dilihat pada Bab III Prospektus.
keputusan RUPO itu harus melakukan penagihan kepada Perseroan. Peraturan OJK No. 49/POJK.04/2020, Perseroan wajib menyampaikan Peringkat Tahunan atas penempatan dana Perseroan dalam bentuk kredit yang diberikan. Segmen operasi perbankan juga
HAK-HAK PEMEGANG OBLIGASI Obligasi kepada Otoritas Jasa Keuangan paling lambat 10 (sepuluh) hari kerja setelah berakhirnya
IKHTISAR DATA KEUANGAN PENTING memperoleh pendapatan bunga dari Efek-Efek yang dimiliki, penempatan pada Bank Indonesia dan Bank
masa berlaku peringkat terakhir sampai Perseroan telah menyelesaikan seluruh kewajiban yang Laporan keuangan konsolidasian Perseroan dan Entitas Anaknya tanggal 31 Desember 2025, Lain, dan Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain. Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
a. Menerima pelunasan Pokok Obligasi dan/atau pembayaran Bunga Obligasi dari Perseroan
terkait dengan Obligasi yang diterbitkan. 2024, dan 2023 dan untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal tersebut yang dicantumkan 2025, segmen operasi Perbankan membukukan jumlah pendapatan sebesar Rp1.709.811 juta, atau
yang dibayarkan melalui KSEI sebagai Agen Pembayaran pada Tanggal Pembayaran Pokok
pada bagian lain dalam Prospektus ini, telah disusun oleh manajemen Perseroan sesuai dengan meningkat sebesar 13,49% dari Rp1.506.536 juta untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
Obligasi dan/atau Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi yang bersangkutan. Pokok Obligasi Keterangan lebih lanjut mengenai Hasil Pemeringkatan Obligasi data dilihat pada Bab I dalam
Standar Akuntansi Keuangan (SAK) di Indonesia. 2024. Peningkatan ini terutama dikontribusi dari peningkatan pendapatan bunga dan keuntungan penjualan
harus dilunasi dengan harga yang sama dengan jumlah Pokok Obligasi yang tertulis pada Prospektus.
Laporan keuangan konsolidasian Perseroan dan Entitas Anaknya tanggal 31 Desember 2025, efek-efek.
Konfirmasi Tertulis yang dimiliki oleh Pemegang Obligasi. WALI AMANAT
2024 dan 1 Januari 2024 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Kanaka Puradiredja, Pendapatan dari segmen operasi asuransi terutama diperoleh dari pendapatan jasa asuransi kerugian
b. Yang berhak atas Bunga Obligasi adalah Pemegang Obligasi yang namanya tercatat dalam PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk telah ditunjuk sebagai Wali Amanat dalam penerbitan Suhartono dengan opini tanpa modifikasian dalam laporannya yang diterbitkan tertanggal 15 Juni dan asuransi jiwa. Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025, segmen operasi asuransi
Daftar Pemegang Rekening pada 4 (empat) Hari Bursa sebelum Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi ini sesuai dengan ketentuan yang tercantum dalam Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi. 2026 yang ditandatangani oleh Harris Siregar, SE., Ak., CA., CPA., ASEAN CPA., BKP, nomor Izin membukukan jumlah pendapatan sebesar Rp1.215.373 juta, atau meningkat sebesar 32,61% dari Rp916.483
Obligasi. Dengan demikian jika terjadi transaksi Obligasi dalam waktu 4 (empat) Hari Bursa Alamat Wali Amanat Akuntan Publik No. AP.0524. juta untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024. Peningkatan ini terutama disebabkan oleh
sebelum Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi, pembeli Obligasi yang menerima pengalihan
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Audit dilaksanakan sesuai dengan Standard Audit yang ditetapkan oleh Institut Akuntan Publik peningkatan pendapatan jasa asuransi jiwa terutama untuk produk asuransi jiwa kredit.
Obligasi tersebut tidak berhak atas Bunga Obligasi pada periode Bunga Obligasi yang
Investment Services Division Indonesia (IAPI). Pendapatan dari segmen operasi penjaminan dan perantara perdagangan efek terutama diperoleh dari komisi
bersangkutan, kecuali ditentukan lain oleh KSEI sesuai dengan ketentuan KSEI yang berlaku.
TCS Business Team Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian transaksi perantara perdagangan efek, jasa penjaminan dan efek, jasa penasehat keuangan dan manajemen.
c. Bila terjadi kelalaian dalam pelunasan Pokok Obligasi dan/atau pembayaran Bunga Obligasi,
Gedung BRI II Lt.6 (disajikan dalam jutaan Rupiah) Pendapatan segmen operasi penjaminan dan perantara perdagangan efek juga diperolah dari pendapatan
Pemegang Obligasi berhak untuk menerima pembayaran denda atas setiap kelalaian bunga piutang nasabah, penyelesaian transaksi margin dan piutang reverse repo. Untuk tahun yang berakhir
Jl. Jend.Sudirman Kav.44-46 31 Desember
pembayaran pelunasan Pokok Obligasi dan/atau pembayaran Bunga Obligasi sebesar Keterangan pada tanggal 31 Desember 2025, segmen operasi penjaminan dan perantara perdagangan efek membukukan
Jakarta 10210 - Indonesia 2025 2024 *) 2023 *)
tingkat Bunga Obligasi yang bersangkutan dari jumlah dana yang terlambat dibayar atas jumlah pendapatan sebesar Rp255.949 juta, atau menurun sebesar 27,15% dari Rp351.314 juta untuk
Email: tcs_aet@bri.co.id ASET
Jumlah Terutang. Jumlah denda tersebut dihitung harian berdasarkan jumlah hari yang Kas dan setara kas 3.285.531 3.383.214 4.262.907 tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024. Penurunan ini terutama disebabkan oleh penurunan
Tel. (021) 250 0124, 575 8143
terlewat, dengan perhitungan 1 (satu) tahun adalah 360 (tiga ratus enam puluh) Hari Kalender Deposito pada Lembaga Kliring dan Penjaminan Efek Indonesia 9.874 9.336 8.976 pendapatan jasa dari penjamin dan perantara perdagangan efek.
dan 1 (satu) bulan adalah 30 (tiga puluh) Hari Kalender. Keterangan lebih lengkap mengenai Wali Amanat dapat dilihat pada Bab XII dalam Prospektus ini
Piutang dari Lembaga Kliring dan Penjaminan Efek Indonesia 365.386 110.009 215.377
mengenai Keterangan Mengenai Wali Amanat. Piutang nasabah 657.549 360.326 449.686
Pendapatan dari segmen operasi lembaga pembiayaan terutama diperolah dari pendapatan bunga
d. Pemegang Obligasi baik sendiri maupun secara bersama-sama yang mewakili paling sedikit pembiayaan konsumen dan pembelian secara angsuran. Segmen ini membukukan jumlah pendapatan
PERWALIAMANATAN Efek-efek
lebih dari 20% (dua puluh persen) dari jumlah Obligasi yang belum dilunasi tidak termasuk sebesar Rp402.681 juta untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025, atau menurun sebesar
Pihak berelasi 423.350 374.358 226.398
Obligasi yang dimiliki oleh Perseroan dan/atau Afiliasinya, berhak mengajukan permintaan Penerbitan Obligasi ini dilakukan sesuai dengan ketentuan yang tercantum Perjanjian
Pihak ketiga 6.191.973 7.055.064 4.341.869 6,35% dari Rp429.978 juta untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024. Penurunan ini
tertulis kepada Wali Amanat untuk diselenggarakan RUPO dengan memuat acara yang Perwaliamanatan antara Perseroan dengan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk yang Piutang pembiayaan terutama disebabkan oleh penurunan pendapatan dari produk anjak piutang konvensional dan syariah.
diminta dengan melampirkan asli KTUR. Permintaan tertulis dimaksud harus memuat acara bertindak selaku Wali Amanat. Pihak berelasi 391.658 341.793 332.586
Pendapatan dari segmen operasi finansial teknologi terutama diperolah dari pendapatan biaya transaksi
yang diminta, dengan ketentuan sejak diterbitkannya KTUR tersebut, Obligasi yang dimiliki PROSEDUR PEMESANAN Pihak ketiga 1.154.729 955.680 1.508.750
Cadangan kerugian penurunan nilai (15.531) (15.992) (16.405) (merchant fee), biaya layanan dan top-up. Segmen ini membukukan jumlah pendapatan sebesar Rp168.578
oleh Pemegang Obligasi yang mengajukan permintaan tertulis kepada Wali Amanat akan Prosedur Pemesanan Pembelian Obligasi dapat dilihat pada Bab XIII mengenai Tata Cara
Kredit juta untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025, atau meningkat sebesar 103,86% dari
dibekukan oleh KSEI sejumlah Obligasi yang tercantum dalam KTUR tersebut. Pencabutan Pemesanan dan Pembelian Obligasi dalam Prospektus ini. Pihak ketiga 11.506.568 11.143.000 10.148.486 Rp82.691 juta untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024. Kenaikan ini terutama disebabkan
pembekuan oleh KSEI tersebut hanya dapat dilakukan setelah mendapat persetujuan secara
PENGGUNAAN DANA YANG DIPEROLEH DARI HASIL PENAWARAN UMUM Cadangan kerugian penurunan nilai (255.895) (256.491) (262.015) oleh peningkatan registered user dan biaya transaksi.
tertulis dari Wali Amanat. Piutang pembiayaan Murabahah
Dalam hal Penawaran Umum Obligasi yang diperoleh Perseroan terserap secara kesanggupan Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dibandingkan dengan tahun yang berakhir
e. Hak Suara Pemegang Obligasi diatur bahwa setiap Pokok Obligasi senilai Rp1,- (satu Pihak berelasi - 25 46
penuh (full commitment) yaitu sebesar Rp100.000.000.000,- (seratus miliar Rupiah) setelah Pihak ketiga 94.782 42.061 37.411 pada tanggal 31 Desember 2023.
Rupiah) memberikan hak kepada pemegangnya untuk mengeluarkan 1 (satu) suara.
dikurangi biaya-biaya emisi Obligasi,maka seluruhnya akan digunakan Perseroan untuk: Cadangan kerugian penurunan nilai (2.578) - - Pendapatan dari segmen operasi perbankan membukukan jumlah pendapatan sebesar Rp1.506.536 juta
PEMBATASAN-PEMBATASAN DAN KEWAJIBAN-KEWAJIBAN PERSEROAN Piutang pembiayaan Musyarakah Mutanaqisah
a. Sebesar Rp24.375.000.000,- (dua puluh empat miliar tiga ratus tujuh puluh lima juta Rupiah) untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024, atau meningkat sebesar 5,97% dari Rp1.421.611
Selama berlakunya jangka waktu Obligasi dan sebelum dilunasinya semua Pokok Obligasi, Bunga untuk melunasi Obligasi Berkelanjutan IV MNC Kapital Indonesia Tahap I Tahun 2023 (Seri Pihak berelasi - 768 490 juta untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023. Peningkatan ini dikontribusi dari pendapatan
Obligasi dan ongkos-ongkos lain yang harus ditanggung oleh Perseroan berkenaan dengan Pihak ketiga 70.628 89.756 95.822
B), yang akan jatuh tempo tanggal 19 Januari 2027. efek-efek, pendapatan deposito & kredit investasi.
Cadangan kerugian penurunan nilai (2.695) (1.635) (295)
Obligasi, Perseroan berjanji dan mengikat diri bahwa tanpa persetujuan tertulis dari Wali Amanat, b. Sebesar Rp72.855.000.000,- (tujuh puluh dua miliar delapan ratus lima puluh lima juta Pendapatan dari segmen operasi asuransi membukukan jumlah pendapatan sebesar Rp916.483 juta untuk
Aset Kontrak Asuransi dan Reasuransi (dahulu Premi dan aset reasuransi)
Perseroan tidak akan melakukan hal-hal atau tindakan-tindakan diantaranya; melakukan dan/ Rupiah) untuk melunasi Obligasi Berkelanjutan IV MNC Kapital Indonesia Tahap II Tahun Pihak berelasi 15.868 14.372 17.453 tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024, atau meningkat sebesar 61,55% dari Rp567.300 juta
atau mengizinkan Anak Perusahaan (jika ada) melakukan penjualan, pengalihan atau dengan 2024 (Seri B), dengan nilai sebesar Rp98.140.000.000,- (sembilan puluh delapan miliar Pihak ketiga 335.725 250.136 309.097 tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023. Peningkatan ini terutama disebabkan oleh kenaikan
cara apapun melepaskan dalam satu atau beberapa transaksi yang berhubungan, seluruh atau seratus empat puluh juta Rupiah) yang akan jatuh tempo tanggal 2 Juli 2027, adapun Cadangan kerugian penurunan nilai (42.634) (44.104) (44.711) hasil underwriting neto asuransi kerugian dan asuransi jiwa.
sebagian besar Aset, mengadakan segala bentuk merger atau akuisisi atau peleburan (atau kekurangan atas pelunasan sisa pokok Obligasi tersebut akan menggunakan kas internal Aset tetap - bersih 1.076.757 1.116.859 1.138.994
Aset tak berwujud - bersih 229.775 231.777 206.987 Pendapatan dari segmen operasi penjaminan dan perantara perdagangan efek membukukan jumlah
mengizinkan Anak Perusahaan (jika ada) untuk mengadakan segala bentuk merger atau akuisisi Perseroan.
Goodwill 364.163 364.163 369.443 pendapatan sebesar Rp351.314 juta untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024, atau
atau peleburan), mengubah kegiatan usaha utama Perseroan, kecuali dalam rangka penyesuaian Perseroan mempertimbangkan pelunasan obligasi yang akan jatuh tempo pada tahun 2027 Aset pajak tangguhan 243.574 232.946 250.855 menurun sebesar 21,07% dari Rp445.088 juta untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. sebagai bagian dari strategi pengelolaan kewajiban guna menjaga fleksibilitas pendanaan, Aset lain-lain 2.938.934 3.623.355 2.238.220 2023. Penurunan ini terutama disebabkan oleh penurunan pendapatan jasa dari penjamin dan perantara
Untuk keterangan lebih lengkap dapat dilihat pada Bab I dalam Prospektus. mengoptimalkan struktur permodalan, serta memitigasi risiko pembiayaan kembali agar JUMLAH ASET 29.037.491 29.380.776 25.836.427 perdagangan efek sejalan dengan penurunan nilai perdagangan saham di bursa efek.
Names mentioned 14 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
PT Kustodian Sentral Efek Indonesia
p.1 ×3
unresolved
org
PT Kustodian Sentral Efek Indonesia. Obligasi
p.1 ×2
unresolved
org
PT PEMERINGKAT EFEK INDONESIA
p.1
unresolved
org
PT MNC SEKURITAS
p.1 ×3
unresolved
org
PT MNC Finance
p.1
unresolved
org
PT MNC Guna Usaha Indonesia
p.1 ×2
unresolved
org
Kantor Akuntan Publik Kanaka Puradiredja
p.1 ×2
unresolved
person
Harris Siregar
p.1 ×2
unresolved
org
Bank Indonesia
p.1 ×2
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.