Back to announcement
20250409_IKAI_Laporan Informasi dan Fakta Material_31874164_lamp2.pdf
Financial statement Text extracted IKAISource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 2
Page 1
IKAI 2024:
Tahun yang Tangguh, Mengubah Tantangan Menjadi Peluang
JAKARTA, 9 April 2025 – Di tahun 2024, PT Intikeramik Alamasri Industri Tbk (Kode Saham
Bloomberg: IKAI.IJ) menghadapi beragam dinamika di sektor industri tempatnya beroperasi. Meski
situasi industri keramik mengalami tantangan yang cukup signifikan akibat kenaikan harga bahan
baku dan gas industri, serta persaingan ketat dari produk impor, segmen perhotelan menunjukkan
stabilitas dan kinerja yang positif. Dalam menghadapi situasi ini, IKAI menerapkan strategi sinergi
antar-segmen bisnisnya yang saling melengkapi dan menopang, serta memulai berbagai rencana
strategis yang difokuskan pada optimalisasi kapasitas, inovasi produk, dan penguatan kolaborasi
strategis untuk memastikan pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.
Melihat kinerja keuangan secara keseluruhan di tahun buku 2024, IKAI mencatat pendapatan
usaha sebesar Rp176,8 miliar dengan Gross Profit Margin sebesar 47,02%. Aset IKAI tercatat
sekitar Rp1,1 triliun, sedikit turun dibandingkan tahun sebelumnya. Posisi liabilitas dan ekuitas
dipertahankan setara dengan tahun lalu dengan rasio debt to equity 0,3 kali. Kontribusi segmen
bisnis menunjukkan keseimbangan, dengan segmen keramik dan perhotelan masing-masing
berkontribusi setara sebesar 50% terhadap total pendapatan. Sinergi antar segmen ini menjadi
kunci utama yang membantu IKAI bertahan di tengah tekanan industri dan ketidakpastian
ekonomi, di mana margin usaha yang sehat dari sektor hospitality secara efektif mengimbangi
perlambatan pertumbuhan di segmen keramik.
Segmen keramik dengan produk andalan Essenza yang memiliki pengenalan merek yang kuat di
pasar mencatat pendapatan sebesar Rp88,3 miliar dengan Gross Profit Margin sekitar 18%.
Segmen ini masih menghadapi tantangan besar, seperti kenaikan signifikan harga gas industri,
meningkatnya biaya bahan baku, persaingan ketat dari produk impor, serta permintaan domestik
terhadap produk lokal yang secara umum melambat di Indonesia. Untuk menjawab tantangan ini,
di tahun 2024, IKAI secara proaktif melakukan inovasi produk seperti peluncuran varian Smooth
Grip yang diterima baik oleh pasar dan di sisi lain berusaha melakukan intensifikasi pasar melalui
jaringan distribusi modern, seperti Mitra10. Selain melakukan efisiensi total, IKAI sedang
menjajaki optimalisasi kapasitas produksi dengan rencana kerjasama strategis dalam skema
produksi bersama dengan mitra bisnis terpilih.
Sementara itu, segmen bisnis perhotelan yang dikelola melalui prinsipal Swissbel Group dengan
dua properti unggulan, Swiss-Belhotel Bogor dan Swiss-Belinn Gajah Mada Medan, mencatat
pendapatan sebesar Rp88,5 miliar dengan Gross Profit Margin di kisaran 76%.
Lokasi strategis hotel-hotel ini di Bogor kota penopang aktivitas ekonomi dan pariwisata Jakarta,
serta Medan pusat perdagangan penting dan hub strategis menuju Singapura dan
Malaysia, akan mendukung kesinambungan segmen ini. Ke depan, IKAI akan memperkuat segmen
hospitality dengan mengembangkan layanan tambahan di luar room & meeting,
seperti jasa penunjang aktivitas bisnis, coworking spaces, serta konsep dining inovatif, guna
meningkatkan daya tarik pelanggan.
Page 2
Direktur Utama IKAI Yohas Raffli, menegaskan bahwa IKAI berkomitmen penuh untuk kembali
kepada jati dirinya sebagai investment company melalui optimalisasi portofolio bisnis yang
strategis. Perusahaan akan bertumbuh secara berkelanjutan bukan hanya melalui rutinitas
operasional tetapi juga melalui inisiatif strategis.
Repositioning model bisnis yang fokus pada segmen dengan nilai tambah tinggi di dalam rantai
nilai usaha yang dipilih, efisiensi melalui sinergi antar segmen bisnis serta optimalisasi dan disiplin
cash flow akan terus dilakukan agar perusahaan tidak hanya bertahan, namun juga mampu
menciptakan nilai maksimal jangka panjang bagi seluruh pemegang saham.
Tentang PT Intikeramik Alamasri Industri
PT. Intikeramik Alamasri Industri Tbk (IKAI) didirikan pada tanggal 26 Juni 1991, yang merupakan salah satu produsen ubin
porselen terbesar di Indonesia. Perusahaan memulai operasi komersial pada Mei 1993, dengan merek dagang "Essenza". Pada
bulan Mei 2019, Perusahaan menambahkan industri pariwisata, restoran dan hotel ke dalam kegiatan bisnis mereka.
IKAI terdaftar secara publik di Bursa Efek Jakarta dan Bursa Efek Surabaya, yang sekarang menjadi Bursa Efek Indonesia pada
tanggal 4 Juni 1997.
Untuk informasi lebih lanjut, silahkan hubungi
Corporate Secretary / Sekretaris Perusahaan
Tel: (62-21) 8370 0435
Email: corpsecretary_legal@intikeramik.com
Website : www.intikeramik.com
Siaran pers ini telah disiapkan oleh PT Intikeramik Alamasri Industri Tbk. ("IKAI") dan diedarkan hanya untuk tujuan informasi
umum. Hal ini tidak diperuntukkan untuk individu atau tujuan tertentu dan bukan merupakan rekomendasi perihal saham IKAI.
Tidak ada jaminan (tersurat maupun tersirat) yang dibuat demi keakuratan atau kelengkapan informasi. Semua pendapat dan
estimasi yang dimuat dalam siaran pers ini merupakan penilaian kami per tanggal hari ini dan dapat berubah tanpa pemberitahuan
sebelumnya. IKAI tidak bertanggung jawab atas hal apa pun atas konsekuensi atas individu ataupun orang lain sebagai akibat dari
ketergantungan pada keseluruhan atau sebagian dari isi siaran pers ini dan baik IKAI maupun perusahaan afiliasinya dan
karyawannya masing-masing dan agen tidak menerima tanggung jawab atas segala kesalahan, kelalaian, atau sebaliknya, dalam
siaran pers ini dan setiap ketidakakuratan di sini atau kelalaian di sini yang mungkin timbul.
Forward-Looking Forward-Looking Statements
Pernyataan tertentu dalam rilis ini adalah atau mungkin merupakan pernyataan yang mengedepankan wawasan ke depan..
Pernyataan-pernyataan ini biasanya mengandung kata-kata seperti "akan", "mengharapkan" dan "mengantisipasi" dan kata-kata
yang serupa. Berdasarkan sifatnya, pernyataan berwawasan ke depan mengandung sejumlah risiko dan ketidakpastian yang dapat
menyebabkan kejadian atau hasil actual yang berbeda secara material dari yang dijelaskan dalam rilis ini. Faktor-faktor yang dapat
menyebabkan hasil aktual yang berbeda termasuk, tetapi tidak terbatas pada, kondisi ekonomi, sosial dan politik di Indonesia;
keadaan industri gas di Indonesia; kondisi pasar yang berlaku; peningkatan beban regulasi di Indonesia, termasuk peraturan
lingkungan dan biaya kepatuhan; fluktuasi nilai tukar mata uang asing; tren suku bunga, biaya modal dan ketersediaan modal;
permintaan dan harga jual yang diantisipasi untuk perkembangan kami dan belanja modal dan investasi terkait; biaya konstruksi;
ketersediaan properti real estat; persaingan dari perusahaan dan tempat lain; pergeseran dalam permintaan pelanggan; perubahan
dalam biaya operasi, termasuk upah karyawan, tunjangan dan pelatihan, perubahan kebijakan pemerintah dan publik;
kemampuan kita untuk menjadi dan tetap kompetitif; kondisi keuangan kami, strategi bisnis serta rencana dan remediasi. Jika satu
atau lebih dari ketidakpastian atau risiko ini, antara lain, terwujud, hasil aktual dapat bervariasi secara material dari yang
diperkirakan, diantisipasi atau diproyeksikan. Khususnya, tetapi tanpa batasan, biaya modal dapat meningkat, proyek dapat
tertunda dan perbaikan yang diantisipasi dalam produksi, kapasitas atau kinerja mungkin tidak sepenuhnya terwujud. Meskipun
kami percaya bahwa harapan manajemen kami sebagaimana tercermin oleh pernyataan berwawasan ke depan tersebut adalah
wajar berdasarkan informasi yang saat ini tersedia bagi kami, tidak ada jaminan yang dapat diberikan bahwa harapan tersebut akan
terbukti benar. Anda tidak harus terlalu bergantung pada pernyataan seperti itu. Bagaimanapun, pernyataan-pernyataan ini hanya
berbicara pada tanggal perjanjian ini, dan kami tidak berkewajiban memperbarui atau merevisi salah satu dari konten material kami,
baik sebagai hasil dari informasi terkini, kejadian di masa depan atau sebaliknya.
Names mentioned 2 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.