Back to announcement
20250325_ROTI_Laporan Informasi dan Fakta Material_31870959_lamp1.pdf
Other Text extracted ROTISource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 2
Page 1
Press Release
ROTI Gelar RUPST Bagi Dividen Rp450 Miliar
Jakarta, 8 April 2025 – PT Nippon Indosari Corpindo Tbk (kode saham: ROTI) telah sukses
menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang menghasilkan beberapa
keputusan penting, antara lain menyetujui Laporan Direksi mengenai kinerja Perseroan serta
pengesahan Neraca dan Penghitungan Laba Rugi untuk tahun buku yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2024.
Dalam paparannya, Direksi menjelaskan tahun 2024 sebagai milestone penting Perseroan.
Pendapatan Bersih mencapai Rp3,9 triliun merupakan akumulasi peningkatan kontribusi dari
semua unit bisnis mencakup; Sari Roti, Sari Kue, Sari Choco, dan Indosari Food Solutions di
sepanjang tahun 2024. Peningkatan produktivitas, penurunan biaya bahan baku dan efisiensi
operasional juga berhasil meningkatkan EBITDA Perseroan menjadi Rp721 Miliar, setara
dengan margin 18,3%. Hingga Perseroan membukukan Rp363 miliar Laba Bersih yang dapat
diatribusikan kepada Pemilik Entitas Induk atau mengembang 8,8% dibandingkan tahun lalu.
Salah satu Agenda yang dinantikan adalah penggunaan Laba Bersih Perseroan di mana
Pemegang Saham menyetujui pembagian Dividen Tunai sebesar Rp450 miliar, atau setara
dengan Rp79,44 per saham yang dijadwalkan untuk dibagikan pada tanggal 28 April 2025.
Pada pembahasan terakhir, RUPST menetapkan susunan baru Pengurus Perseroan menjadi
sebagai berikut:
Dewan Komisaris
Presiden Komisaris : Bapak Benny Setiawan Santoso
Komisaris : Bapak Devid Desfreed Kennedy
Komisaris Independen : Ibu Sik Wei Tjien
Direksi
Presiden Direktur : Ibu Wendy Sui Cheng Yap
Direktur : Ibu Arlina Sofia
Direktur : Bapak Arief Alfanto
Direktur : Bapak Indrayana
Rapat memberhentikan dengan hormat Bapak Jaka Prasetya sebagai Komisaris, Bapak Jusuf
Arbianto Tjondrolukito sebagai Komisaris Independen dan Ibu Ida Apulia Simatupang sebagai
Direksi sehubungan dengan telah berakhirnya masa jabatan mereka dengan disertai ucapan
terima kasih yang sebesar-besarnya atas sumbangan pemikiran, kerja keras dan jasa-jasanya
untuk kemajuan Perseroan.
Hasil lengkap dari RUPST hari ini termasuk jadwal lengkap pembagian dividen akan
disampaikan kepada OJK dan BEI sesuai dengan peraturan Pasar Modal yang berlaku.
Page 2
Pada tahun 1995, Ibu Wendy Yap, Presiden Direktur dan CEO, mendirikan PT Nippon Indosari Corpindo Tbk dengan visi untuk menjadi produsen roti massal pertama di Indonesia. Kemudian pada tahun 2010 kembali melakukan terobosan sebagai perusahaan roti yang pertama mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia. Tahun 2025 yang bertepatan dengan perayaan 30 tahun, perkembangan Perseroan telah melampaui bisnis roti, dengan menghadirkan ragam produk kue, selai, cookies dan susu bagi seluruh masyarakat Indonesia. Kami menyebutnya dengan, BEYOND Bread! PT Nippon Indosari Corpindo Tbk Wisma GKBI Lt. 12 Suite 1217 Jl. Jend. Sudirman No.28 Jakarta Pusat Sekilas tentang Perseroan: PT Nippon Indosari Corpindo Tbk (kode saham: ROTI), adalah produsen roti massal pertama dan terbesar di Indonesia dengan merek “Sari Roti, Sari Kue, Sari Choco dan Indosari Food Solutions” saat ini mengoperasikan 15 pabrik berlokasi strategis di Indonesia. Perseroan berkomitmen untuk menerapkan standar Sistem Manajemen Keamanan Pangan dan Sistem Manajemen Mutu. Perseroan mengembangkan jaringan kanal modern dan tradisional untuk mendistribusikan beragam produk yang halal, berkualitas tinggi dan terjangkau bagi seluruh Keluarga Indonesia. Kunjungi www.sariroti.com untuk keterangan lebih lanjut mengenai Perseroan.
Names mentioned 13 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
person
Wendy Sui Cheng Yap
p.1
unresolved
person
Arlina Sofia
p.1
unresolved
person
Arief Alfanto
p.1
unresolved
person
Indrayana
p.1
unresolved
person
Jaka Prasetya
· Komisaris
p.1
unresolved
person
Ida Apulia Simatupang
p.1
unresolved
person
Wendy Yap
p.2
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.