Skip to content
Back to announcement

PSGO - Checklist LK Des 24.pdf

Financial statement Text extracted PSGO

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 86

Page 1 OCR 0.904
PT PALMA SERASIH TBK DAN ENTITAS ANAK

CHECKLIST PENGUNGKAPAN LAPORAN KEUANGAN

J1 DESEMBER 2024
Page 2 OCR 0.925
Page 1 of 45

CHECKLIST PENGUNGKAPAN LAPORAN KEUANGAN UNTUK SELURUH
INDUSTRI DI PASAR MODAL DI INDONESIA

1, Seluruh Emiten dan Perusahaan Publik harus menggunakan Checklist Pengungkapan Laporan Keuangan ini, kecuali Emiten dan Perusahaan Publik

yang merupakan Perusahaan Efek. Setiap Perusahaan Efek harus menggunakan Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek (Peraturan No. VIILG.17).

2. Tanda (V) diisi pada kolom "Ada' apabila Emiten/Perusahaan Publik telah memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan dan selanjutnya
pada kolom "Keterangan" ditambahkan cross reference ke nomor catatan atas laporan keuangan.
3. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan maka tanda V) diisi pada kolom "Tidak Ada' dengan
menambahkan keterangan alasannya pada kolom keterangan.
4. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memiliki pos-pos tertentu sehingga tidak wajib memenuhi persyaratan pengungkapan yang ada maka tanda

(V) diisi pada kolom "N/A".

5. Checklist ini wajib ditandatangani oleh Direktur yang membawahi akuntansi dan kevangan dan Akuntan (untuk laporan keuangan audited).

Data Umum
Nama Emiten/Perusahaan Publik

PT Palma Serasih Tbk

Bidang Usaha

Sawit Melalui Entitas Anak

Perkebunan dan Industri Pengolahan Minyak Kelapa

Jenis penawaran Umum

Saham

31 Desember 2024

31 Desember 2023

Nama Kantor Akuntan Publik

KAP Purwantono, Sungkoro & Surja

KAP Purwantono, Sungkoro & Surja

Nama Partner

Edward Dharmadi

Benyanto Suherman

Opini Akuntan

Wajar Tanpa Pengecualian

Wajar Tanpa Pengecualian

Catatan tentang Opini (jika ada)

" disesuaikan dengan periode penyajian laporan keuangan.

1 pe
Page 3 OCR 0.866
Page 2 0F'85

Ya Tidak
Pemenuhan Peraturan No.VIII.G.11 Tentang “Tanggung v
Jawab Direksi Atas Laporan Keuangan”
Pemenuhan Peraturan No.VIII.A.2 tentang “Independensi v
Akuntan Yang Memberikan Jasa Audit di Pasar Modal"

Data Keuangan Penting

Periode laporan keuangan

31 Desember 2024

31 Desember 2023

Laba Rugi Komprehensif
Pendapatan 2.127.994.680.911 2.049.487.832.334
Laba (rugi) bruto 663.945.544,865 569.397.711.494

Laba (rugi) usaha/operasional

4965.091.633.806

387,772.671.314

EBITDA

645.335.949.226

940.241.342.477

Laba (rugi) Bersih periode
berjalan

350.647,474.271

549.244.004.886

| Laba (rugi) komprehensif

354.389.887.254

551.018.610.225

Laba Per saham (dasar)

18,60

29,14

Laba Per saham (dilusian)

Laporan Posisi keuangan

Jumlah Aset

3.950.324.909.015

4.181.183,763.101

Jumlah Aset Lancar

1.623,238.575.978

1.865.395.461.793

Jumlah Aset Tidak Lancar

2.327.086.333.037

2.315.788,301,308

Jumlah Liabilitas

1.509.614.343.486

1.944.063.067.826

Jumlah Liabilitas Jangka
Pendek

581.639.479.501

673.506.196.655

Jumlah Liabilitas Jangka
Panjang

927.974.863.985

1.270.556.871.171

Jumlah Ekuitas

2.440.710.565.520

2.237.120.695,275

£7T
Page 4 OCR 0.853
Page 3 of 85

Modal Disetor

1.885.000.000.000 J 1.885.000.000.000

Tambahan Modal Disetor

(21.549.145.012) |

(21.549.145.012)

Selisih nilai transaksi dengan
kepentingan nonpengendali

(1.578.669.631)

(1.578.669.631)

Penghasilan komprehensif lain

9.640.813.087

5.898.400.373

Cadangan wajib

94.250,000.000

369.048,313.279

Laba (Defisit) 474.645.685.897 |
(Rasio Keuangan"
Rasio Lancar (96) 279,086 276,97W6
ROA —— 8,886 13,1496
ROE 14,37 9 24 55h
|“ebitda thd pendapatan (36) 30,379 45,88

“dapat disesuaikan berdasarkan industrinya
Catatan:

1. Pengungkapan yang dipersyaratkan untuk masing-masing pos wajib diungkapkan seluruhnya, kecuali pengungkapan tersebut tidak relevan
atau tidak dapat diterapkan pada Emiten atau Perusahaan Publik. Emiten atau Perusahaan P'
dengan karakteristik Industn apabila pengungkapan tersebut dipersyaratkan oleh SAK atau

atau Perusahaan Publik.

2. Emiten atau Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek tidak mengacu pada checklist ini,

No VIII.G.17 tentang Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek.

ublik wajib menyesuaikan pengungkapan sesuai
relevan untuk memahami laporan keuangan Emiten

Laporan posisi keuangan pada awal periode komparatif yang disajikan saat
Perusahaan menerapkan suatu kebijakan akuntansi secara retrospektif atau
membuat penyajian kembali pos-pos laporan keuangan atau ketika Perusahaan
mereklasifikasi pos-pos dalam laporan keuangannya.

Laporan Keuangan Terdiri dari: '
1 | Laporan posisi keuangan pada akhir perlode v Halaman 1 - 3
— 2 | Laporan laba rugi komprehensif selama periode v Halaman 4 - 5
3 | Laporan perubahan ekuitas salama periode v Halaman 6
4 | Laporan arus kas selama periode v Halaman 7-8
s

namun mengikuti peraturan Bapepam-LK

AT
Page 5 OCR 0.891
Page 4 of 85

Catatan atas Laporan Keuangan

Ketentuan Umum

Perusahaan wajib menyajikan catatan atas laporan keuangan dengan urutan sebagai
berikut:

a. gambaran umum Perusahaan:
b. dasar penyusunan laporan keuangan dan Ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan yang
Oiterapkanj
C. Informasi tambahan untuk pos-pos yang disajikan dalam laporan posipsi keuangan,
laporan laba rugi komprehensf, laporan perubahan ekuitas dan laporan arus kas,
sesual dengan urutan penyajian laporan dan penyajian masing-masing pos, dan
d. pengungkapan lainnya yang antara lain meliputi:
I) Informasi yang dipersyaratkan oleh SAK yang tidak disajikan di bagian manapun
dalam laporan keuangan: dan
2) informasi yang tidak disajikan di bagian manapun dalam laporan keuangan, tetapi
Informasi tersebut relevan untuk memahami laporan keuangan.

Perusahaan wajib menyatakan dalam bentuk nilai atau persentase untuk menjelaskan
adanya bagian dari suatu jumlah, tidak menggunakan kata “sebagian”.

2
Perusahaan wajib mengungkapkan dalam penjelasan masing-masing pos mengenai Aset
y.| yang dijaminkan, narna pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan,
"| Oatam hal Aset Perusahaan diasuransikan, wajib diungkapkan jenis dan nilai aset yang
diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan nsiko yang ditutup serta pendapat
4. | manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib
dungkapkan alasannya.
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
1. | Gambaran Umum Perusahaan
Hal-hal yang harus diungkapkan, antara lain:
a. | Pendirian perusahaan
1) | Riwayat ringkas perusahaan: v Cetatan No. ia
2) | Nomor dan tanggal akta pendirian serta perubahan terakhir, pengesahan dari Instansi yang v Catatan No. ta
berwenang, dan nomor serta tanggal Berita Negara:
3) | Kegiatan usaha sesuai anggaran dasar Perusahaan dan yang sedang dijalankan pada v Catatan No. ta

periode pelaporan,

aa
Page 6 OCR 0.828
3)

Page 5 of 85

Tempat kedudukan perusahaan dan lokasi utama kegiatan usaha,

«

Catatan No, 1a

5)

Tanggal mulai beroperasinya perusahaan secara komersial. Dalam hal perusahaan
melakukan ekspansi atau perampingan usaha secara signifikan pada periode laporan yang
disajikan, wajib disebutkan saat dimulainya operasi komersial dari ekspansi atau
perampingan usaha dan kapasitas produksinya: dan

Catatan No. 1a

6)

Nama entitas Induk dan nama entitas Induk terakhir dalam kelompok usaha (ukimate
parerit of the group). Dalam hal tidak dapat diungkapkan, wajib disebutkan alasannya,

Catatan No. 18

7)

Khusus Industri Media
Penjelasan rinci tentang Perizinan yang dimiliki.

8)

Khusus Industri Jalan Tol

Peraturan perundangan atau keputusan perperintah yang mendasari penyelenggaraan jalan
tol tersebut.

3

Khusus untuk Asuransi dan Pembiayaan
Izin tiang usaha dari Menteri Keuangan atau Otoritas yang berwenang.

10)

Khusus untuk Industri Perbankan

Izin usaha sebagai bank umum, sebagai bank devisa (jika ada), serta izin untuk
menjalankan kegiatan berdasarkan prinsip syariah (jika ada),

11)

Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi dan Pertambangan Umum
Area Eksplorasi dan Eksploitasi/Pengembangan.
Penjelasan mengenai area eksplorasi dan eksploitasi Perseroan meliputi :
@) Area Eksplorasi, meliputi:
# Nama lokasi,
8. Nama pemilik izin lokasij
- Tanggal perolehan Izin ekplorasi serta tanggal jatuh temponya:
. Persentasi kepernilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik izin lokasi: dan

«Jumlah biaya eksplorasi yang telah dibukukan sebagai Aset Minyak dan Gas Bumi
per tanggal Laporan Posisi Keuangan,

b) Area Ekspibitasi/Pengembangan meliput:
# Nama lokasy
«Nama pemilik ijin lokasi:
«Tanggal perolehan ijin eksoloitasi serta tanggal jatuh temponya,
«  Persentasi kepermlikan saham Persercan pada perusahaan pemilik ijin lokasi,

NA
Page 7 OCR 0.872
Page 6 of 85

sertifikasi, dan tanggal sertifikasi,
8 Jumlah preduksi pada tahun berjalan, dan

«Akumulasi jumlah produksi sejak awal kegiatan eksploitas/pengembangan oleh
Perseroan hingga tanggal laporan posisi keuangan,

& Jumlah Cadangan Terbukti (P1), keterangan tentang pihak yang melakukan

12)

Khusus Industri Kehutanan

Yang harus diungkapkan antara kain:

2) pelaksanaan kegiatan pengusahaan hutan:

b) indian luas areal sisa hutan yang belum dikelola selama masa sisa manfaat HPH: dan
C) sisa umur HPH.

b. Penawaran Umum Efek, yang harus diungkapkan antara lain:
1) Tanggal dan/atau nomor surat efektif penawaran umum, termasuk penawaran Efek yang v Catatan No. 1b
diterbitkan di luar Indonesia:
2) Jenis dan jurnlah Efek yang ditawarkan, v Catatan No, ib
3) Bursa tempat Efek dicatatkan: dan v Catatan No. ib
4) Tindakan perusahaan yang dapat mempengaruhi jumlah Efek yang diterbitkan (corporate
action) sejak penawaran umum perdana sampai dengan periode pelaporan terakhur,
« Struktur Perusahaan, entitas anak, dan Entitas Bertujuan Khusus (EBK)
Yang harus diungkapkan antara lain:
1) | Narna entitas anak dan/atau EBK yang dikendalikan baik secara langsung maupun tidak v Catatan No. 10
langsung:
2) | Tempat kedudukan v Catatan No. 1c
3) | Jenis usaha, v Catatan No, 1c
4) | Tahun beroperasi secara komersial: v Catatan No. 1c
S) | Persentase kepemilikan dan proporsi hak suara (Jika berbeda): v Catatan No. 1c
6) | Total Aset, dan v Catatan No. 1c

yan
Page 8 OCR 0.892
Page 7 ot 45

Informasi penting lainnya antara lain:

B) sifat hubungan antara entitas induk dan entitas anak, apabila entitas induk tidak
meniliki baik langsung maupun tidak langsung melelul entitas anak, kebih dari 506
(lima puluh perseratus) hak suara yang sah

b) alasan mengapa kepemilikan baik langsung maupun tidak langsung lebih dari 508 (lima
puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial atas investee tidak dikuti dengan
pengendalian,

C) akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas anak apabila laporan keuangan
tersebut digunakan untuk menyusun laporan keuangan konsolidasian dan tanggal atau
periode berbeda dari tanggal laporan keuangan entitas induk, dan alasan menggunakan
tanggal atau periode yang berbeda:

d) sifat dan luas setiap restniksi signifikan dalam kemampuan entitas anak untuk
mentransfer dana ke entitas induk dalam bentuk dividen tunai, atau pembayaran
kembali pinjaman atau uang muka:

€) suatu rincian yang menunjukkan dampak setiap perubahan bagian kepemilikan entitas
Induk pada entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya Pengendalian atas ekuitas
yang dapat diatrbusikan pada pemilik entitas Induk: dan

1?) dalam hal hilangnya Pengendalian atas entitas anak, rnaka entitas induk harus
mengungkapkan:

(4) keuntungan atau kerugian (jika ada) yang diakui dari hilangnya Pengendalian, dan
porsi dari keuntungan atau kerugian yang dapat diatribusikan pada pengakuan
sisa Investasi pada entitas anak terdahulu dengan Nilai Wajar pada tanggal
hilangnya Pengendalian,

(2) jumlah persentase kepernilikan yang dilepaskan:

(3) jumlah barga yang diterima,

(4) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas:

(5) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya dimana
Pengendalian dilepaskan, dan

(6) jumlah Aset dan Liabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis
lainnya dimana Pengendalian dilepaskan, yang diikhtisarkan berdasarkan kategori
utamanya,

Karyawan, direksi, komisaris, dan komite audit
Yang harus diungkapkan antara lain:

1)

Nama dan jabatan untuk masing-masing anggota direksi, dewan komisaris, dan komite
audit,

Catatan No. 1d

“nd
Page 9 OCR 0.869
Page 8 of 45

2) | Cakupan manajemen kundij dan v Catatan No, 1d

3) | Jumlah karyawan tetap pada masing-masing aktur periode atau rata-rata jumlah karyawan v Catatan No, 1d
tetap selama perode yang bersangkutan, secara konsolidasi untuk Perusahaan dan entitas
anak,
e. Penerbitan Laporan Keuangan
1) | Tanggal laporan keuangan diotorisasi untuk terbit: dan v Catatan M0. Te

Pihak yang bertanggung jawab mengotorisasi laporan keuangan.

Ikhtisar Kebijakan Akuntansi Signifikan
Dalam bagian ini harus diungkapkan hal-hal sebagai berikut:
a Pernyataan kepatuhan terhadap SAK v Catatan No. 22
Pernyataan ini merupakan pernyataan bahwa laperan keuangan telah disusun dan disajikan
sesuai dengan SAK.

tb Dasar pengukuran dan penyusunan laporan keuangan

1) | Dasar pengukuran laporan kewangan yaitu berdasarkan biaya historis (historical cost), vw Catatan No. 2a
biaya perolahan kini (current cost), nilai realisasi neto (net reslizable valve), Nilai Wajar
(Fair valum) atau jumlah yang dapat dipulihkan berdasarkan SAK yang berlaku,

2) | Dasar penyusunan laporan keuangan, yaitu dasar akrual, kecuali untuk laporan arus kas.

Catatan No. 2a

3) | Mata uang fungsional dan mata uang penyajian yang digunakan, meliputi: v Catatan No. 2a

@) mata uang fungsional Perusahaan dan entitas anak,

b) fakta dan alasan perubahan, apabila terdapat perubahan mata uang fungsional
Perusahaan maupun kegiatan usaha asing yang signifikan: dan

C) alasan perubahan mata uang penyajian (jika ada),

4) | Alasan perubahan periode pelaporan (jika ada). v
c Penggunaan Pertimbangan, Estimasi, dan Asumsi Signifikan oleh Manajemen

1 | Perusahaan harus mengungkapkan dalam ikhtisar kebijakan akuntansi signitikan atau v Catatan No. 2
bagian lain dari catatan atas laporan keuangan, pertimbangan yang telah dibuat
manajemen dalam proses penerapan kebijakan akuntansi dan memiliki dampak yang paling
signirkan terhadap jumlah yang diakui daksm kaporan keuangan,

Page 10 OCR 0.879
2)

Page 9of 95

Perusahaan harus mengungkapkan Informasi tentang asurnsi yang dibuat mengenal masa

depan, dan sumber utama dari estimasi ketidakpastian Jain pada akhir periode pelaporan,

yang memiliki risiko signifikan yang mengakibatkan penyesuaian material terhadap jumlah
tercatat Aset dan Liabilitas dalam periode pelaporan berikutnya: dan

3)

Berkaitan dengan Aset dan Labilitas sebagaimana dimaksud dalam angka 2), catatan atas
laporan keuangan memasukkan rincian atas sifat dan jumlah tercatat peda akhir periode

| pelaparan

| Kebijakan Akuntansi Tertentu
| Kebijakan akuntansi tertentu merupakan kebijakan akuntansi lainnya yang diterapkan dan

relevan untuk memahami laporan keuangan, Kebijakan akuntansi tertentu meliputi, tetapi
tidak terbatas pada hal-hal sebagai berikut:

1)

Prinsip-prinsip konsolidasi
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) ruang lingkup Laporan Keuangan Konsolidasian, yang meliputi pos-pos entitas Induk
Man entitas anak:

b) dasardan kapan suatu entitas anak dikonsolidasikan ke dalam laporan kevangan
entitas Induk:

€C) kebijakan akuntansi sehubungan dengan perubahan kepemilikan tanpa kehilangan
Pengendalian atas entitas enek,

@) kebijakan akuntansi sehubungan dengan kehilangan Pengendalian atas entitasanak,

e) kebijakan akuntansi sehubungan dengan pencatatan dan penyajian kepentingan
nonpengendali: dan

f) pernyataan bahwa saldo pos dan transaksi material antar entitas yang dikonsolidasi
telah dietminasi.

Catatan No. 4-25, 34 & 36

Catatan No. 2r

2)

Kombinasi bisnis

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) metode yang digunakan dalam kombinasi bisnis, termasuk metode yang digunakan
untuk mengukur kepentingan nonpengendali:

b) pengakuan awal untuk goodwilis

Cc) pengukuran setelah pengakuan awal untuk goodwils dan

dj kebijakan lainnya yang relevan terkait dengan kombinesi bisnis yang ada di
Perusahaan, antaro lain:

(L) pembelian dengan diskon:

Catatan No. 28

Page 11 OCR 0.886
Page 100f85

(2) akuisisi secara bertahap, dan
(3) imbalan kontinjensi.

3) | Kas dan setara kas: v Catatan No. 2e

Yang harus dijelaskan antara lam kebijakan dalam menentukan komponen kas dan setara
kas.

4) | Instrumen Keuangan
a) Instrumen Keuangan selain Sukuk v Catatan No. 29
Yang harus dijelaskan antara lan:

(1) pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori, termasuk perlakuan atas
biaya transaksi:

(2) pengukuran setelah pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori:

(3) ketentuan saling hapus dari instrumen keuangan:

(4) metode yang digunakan untuk menentukan Ndai Wajar Instrumen keuangan,

(5) metode perhitungan yang digunakan untuk menentukan penurunan nilai dari aset
keuangan,

(6) ketentuan penghentian pengakuan instrumen keuangan:

(7) khusus instrumen keuangan derivatif dan akuntansi Indung nilai, selain

penjelasan sebagaimana dimaksud dalam angka (1), angka (2), angka (3), angka
(4), angka (5), dan angka (6), wajib ditambahkan penjelasan mengenai)

(a) ketentuan pemenuhan kriteria akuntansi lindung nilaij

(D) klasifikasi lindung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilai atas instrumen
keuangan derivatif, dan

(0) perlakuan akuntansi lindung nilai untuk tujuan akuntansi Indung ntai.

b) Investasi pada Sukuk

Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) klasifikasi dan reklasifikasi investasi pada Sukuk,

(2) pengakuan awal Sukuk:

(3) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk,

(4) Penyajian pendapatan sukuk: dan

(S) penyajian amortisasi biaya transaksi.
Cc) Sukuk yang diterbitkan

Yang harus dijelaskan antara lain:

Page 12 OCR 0.905
Page 11 of 85

(1) pengakuan awal Sukuk:

(2) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk,
(3) biaya transaksi penerbitan Sukuk:

(4) posisi penyajian Sukuk, dan

(5) akad syariah yang digunakan,

5)

Khusus Industri Perbankan
a) Giro Wajib Minimum

Yang harus dijelaskan antara lain ketentuan mengensi jumlah giro wajib minimum.
b) Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain

Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Giro pada Bank Indonesia dan Bank
Lain,

€) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain

Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Penempatan pada Bank Indonesia
Yan Bank Lain,

8)

Piutang Reverse Repo

Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Piutang Reverse Repo, metode pencatatan
dan pengukurannya,

»

Khusus Industri Perbankan

Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Kelompok obsigasi rekapitalisasi yang dimniliki:

b) Pengakuan nilai pada investasi untuk setiap kelompok Obligasi Rekapitalisasi
Pemerintah:dan

C) Daser penyajian efek-efek dalarn laporan keuangan.

8)

Khusus Industri Perbankan
a) Kredit
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) Penjelasan atas masing-masing jenis kredit yang diberikan
(2) Dasar penyajian atas kredit,
(3) Kebijakan manajemen dan pelaksanaan pengendalian risiko portofolio kredit:
(A) Perlakuan akuntansi untuk kredit yang dibeli dari BPPN (jika ada): dan
(5) Kebijakan bank akan agunan kredit.
(6)

Page 13 OCR 0.871
Page 12 of RS

Yang barus dijsleskan antara lain dasar penyajian atas tagihan/kewajiban akseptasi.
Cc) Agunan yang Diambil Alih
Yang harus dijelaskan antara lain,
(1) Dasar penilaian dan penyajian:
(2) Perakuan akuntansi atas nilai resisasi piutang/pembiayaan yang diberkan dengan
saldo piutang/pemblayaan yang tidak dapat ditagih: dan
(3) Perekuan akuntansi atas keuntungan (kerugian) dari realisasi penjualan agunan,

b) Tagihan/Kewajiban Akseptasi

9)

Khusus untuk Industri Pemblayaan

Piutang Pembiayaan Konsumen

Yang harus dijelaskan antara lain:

3) Dasar penyajian piutang pembiayaan konsumen: dan

b) Dasar penilaian aset jika perusahaan menarik kembali asat pembiayaan konsumen dari
konsumennya.

10)

Anjak Piutang
Yang harus dijelaskan antara lain:

a@) Jenis transaksi anjak piutang (dengan recourse atau tanpa recourse):
b) Penyajian transaksi anjak piutang:

C) Perlakuan akuntansi atas perbedaan antara harga pengalihan dan jumlah bersih
ptutang dialihkan dan

d) Perlakuan terhadap kegagalan atas tagihan anjak piutang(ditagihkan kembali ke klien
atau ditanggung oleh perusahaan).

1)

Sewa
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) kebijakan panantuan suatu perjanjian mengendung suatu sewa,

b) kebijakan penentuan suatu sewa merupakan sewa pembiayaan atau sewa operasi: dan

Cc) kebijakan akuntansi apabila Perutahaan bertindak sebagai lessee dan/atau lessor.

Catatan No. 2m

12)

Persediaan :
yang harus dijelaskan antara lam mengenai kebijakan akuntansi yang digunakan dan
rumusan biaya yang digunakan.

Catatan No. 2f

NT
Page 14 OCR 0.861
Page 130f85

a) Khusus Industri Kehutanan

HTI Dalam Pengembangan v
Yang harus dijelaskan antara lain:

Beban-beban yang dikapitalisasi, antara lain: kewajiban kepada negara, pemeliharaan
sarana dan pra-sarana,

HTI Siap Panen v
Yang harus dijelaskan antara lain:
Baya perolehan, mutasi pembebanan ke biaya produksi

b) Khusus Industri Perkebunan v Catatan No. 21
Tanaman Perkebunan
Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) Dasar klasifikasi untuk jenis tanaman sebagai persediaan, tanaman belum
menghasilkan, atau tanaman telah menghasilkan:

(2) Dasar penilaian dan pengukuran,
(3) Kebijakan akuntansi reklasifikasi tanaman belur menghasilkan ke tanaman telah
menghasilkan:
ta) Metode penyusutan dan masa manfaat tanaman yang disusutkan: dan
(5) Kebijakan akuntansi biaya pinjaman,
€) Khusus Industri Peternakan v
Hewan Ternak
Yang harus dijelaskan antara lain:
(t) Hewan ternak telah menghasilkan :
(a) Metode penilaian:
(b) Metode arnortisasi (deplesi): dan
(ce) Cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada.
(2) Hewan temak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) :
(a) Metode penilaian: dari
(D0) Perkiraan waktu yang dibutuhkan untuk dapat berpindah menjadi hewan
ternak telah menghasikan.

xr
Page 15 OCR 0.840
Page 14 of 85

13) | Aset Tetap: v Catatan No. 2j

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) pengakuan awal Aset Tetap:

b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Tetap,

C) pengelompokan Aset Tetap:

d) metode penyusutan yang digunakanj

€&) kapitalisasi biaya yang terkait dengan Aset Tetap:

0 Stimasi umur manfast dan tarif penyusutan:

9) penghentian pengakuan,

h) mal residu, dan

1) pernyataan bahwa manajemen telah mengkaji ulang atas estimasi umur ckonornis,
metode penyusutan, dan nilai residu pada setiap akhir pertede pelaporan.

14) | Investasi pada Entitas Asosiasi v

Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat Investasi pada
asosiasi

15) | Bagian partisipasi dalam Ventura Bersama v

Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat bagian
partisipasi dalam Ventura Bersama,

16) | Pola Kerjasama v Pola kernitraan inti-plasma
Yang harus dijelaskan antara lain: Catatan No. 2k

a) Kriteria dari bentuk kerjasama,

b) Kebijakan akuntansi untuk setap jenis aset dan Ilabilitas yang timbul: dan
C) Sistem pembagian hasil, jika ada.

17) | Aset Tak Berwujud vV
Yang harus dijelaskan antara lain :

3) pengakuan awal Aset Takberwujud,

BD) pengukuran setelah pengakuan awal Asat Takbenwujud:

C) umur manfaat tdak terbatas atau terbatas, dani apabila umur manfaat terbatas,
diungkapkan tarif amortisasi yang digunakan dan umur manfsatnyaj

d) sumber terjadinya Aset Takberwujud,

€) metade amortisasi yang digunakan:

#) penghentian pengakuan Aset Takberwujud: dari

9) riset dan pengembangan (jika ada).

Page 16 OCR 0.895
18)

Page 15 0185

Aset tidak lancar atau kelompok Lepasan yang dimiliki untuk dijual
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) kebijakan tentang peristiwa dan kondisi suatu aset tidak lancar diklasifikasikan
sebagai aset yang dimiliki untuk dijual, dan
b) pengukuran aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual,

19)

Properti Investasi :

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) pengakuan awal Properti Investasi,

D) pengukuran setelah pengakuan awal Properti Investasi:

C) metode penyusutan yang digunakan, khusus untuk model biaya:

9) estimasi umur manfaat dan/atau tarif penyusutan untuk model biaya, dan
€) penghentian pengakuan Properti Investasi.

20)

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi

Aset Minyak dan Gas Bumi

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Dasar pengukuran yang digunakan untuk menentukan jumlah tercatat bruto,

b) Kriteria kapitalisasi biaya, penurunan nilsi (impairment) dan penilaian kembali aset
(revaluasi),

C) Metode penyusutan dan amortisasi yahg digunakan,
d) Masa manfaat atau tarif penyusutan dan amartisasi yang digunakan: dan
€) Pertanggungan Asuransi.

21)

Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) ketentuan peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan kemungkinan terjadinya
penurunan nilaij dan
b) kebijakan ekuntansi pengakuan penurunan nilai aset nonkevangan dan pembalikannya.

Catatan No. 21

22)

Khusus Industri Perbankan

Uabilitas Segera

Yang harus dijelaskan antara lain dasar panyajian liabilitas segera.
Simpanan Nasabah

Yang harus dijelaskan antara lain:

8) Penjelasan atas simpanan: dan

b) Dasar penyajian dari masing-masing kategori simpanan.

tom
Page 17 OCR 0.874
Page 160f35

Simpanan dari bank lain

Yang harus dijelaskan antara lain: v
a) Penjelasan atas simpanan dari bank lain, dan
b) Dasar penyajian simpanan dari bank lain,
Surat Berharga yang Diterbitkan

Yang harus dijelaskan antara lain:

B) Kriteria dan jeris-jenis surat berharga yang diterbitkan: dan v
b) Perlakuan akuntansi atas premi atau diskonto,

29) | Provisi v Catatan No. 2g

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) kondisi provisi yang harus diakulj dan
b) dasar penentuan mai provisi,

Yong barus dijelaskan antara lain unsur-unsur Utang Repo, metode pencatatan dar
pengukurannya,
25) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi v

Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan
Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan.
Yang harus dijelaskan antara lain:
8) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH:
b) Motode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan,
€) Metode penyusutan prasarana PLH) dan
d) Tabel yang memuat penjelasan tentang:
(1) Lokasi penambangan)
(2) Seldo awal untuk masing-masing lokasi:
(3) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan: dan
(4) Saldo akhir untuk masing-rnasing lokasi penambangan,

,.
Page 18 OCR 0.905
25)

Page 1Tof'85

Khusus Industri Pertambangan Umum

Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang masih berjalan

dengan penjelasan mengenai jangka waktu kontrak untuk Area of Interest yang
bersangkutan)

b) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang sudah menemukan
adanya Cadangan Terbukti dengan penjelasan bahwa amortisasinya baru akan
dilaksanakan pada saat dimulainya produksi,

C) Dasar penentuan ditangguhkannya biaya pengembangan dan kapitalisasi biaya
pekerjaan konstruksi dan prasarana dan

9) Metode amertisasi dan penyusutan yang dipergunakan dengan penjelasan jangka
waktu perijinan penambangan, taksiran umur ekonomis tambang dan dasar
perhitungan amortisasi.

Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan

Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Perlakuan akuntansi atas perrbebanan biaya PLH,

b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan, dan

Cc) Metode penyusutan prasarana PLH.

27)

Pengakuan Pendapatan
a) Yang harus dijelaskan antara lain:
(L) kondisidan metode pengakuan pendapatan serta dasar pengukuran yang
Gigunakan berdasarkan jenis pendapatan yang ada, dan
(2) dalem hal terdapat transaksi hubungan keagenan, kebijakan pengakuan
pendapatan dan penjualan dari hubungan keagenan serta beban terkait.

Catatan No. 2p

b) Pengakuan pendapatan dan Beban dengan menggunakan metode persentase
penyelesaian

Yang harus dijelaskan antara lain metode yang diterapkan untuk menentukan tahap
penyelesaian suatu kontrak.

1”
Page 19 OCR 0.881
Page 180f35

C) Khusus Industri Asuransi
(Lt) Pengakuan pendapatan premi v
Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain:
(a) Tarif yang digunakan dalam perhitungan premi yang belum merupakan
pendapatan:

(b) Kebijakan akuntansi untuk transaksi reasuransi prospektif dan retroaktif: dan

(O Penyajian pendapatan prerni dalam laporan laba rugi,

(2) Beban Klaim v

Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain:

(Do) Kelompok beban klaim dalam bentuk: klaim yang disetujui, klaim dalam
proses penyelesaian, klaim yang terjadi namun belum dilaporkan dan beban
penyelesaian klaim: dan

(b) Penyajian beban klaim dalam laporan laba rugi.

4) Khusus Industri Real Estate v
Kapitalisasi dan metode alokasi biaya proyek pengembangan Real Estat
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) Unsur biaya yang kapitalisasi ke proyek pengembangan Real Estat:
(2) Unsur biaya yang dialokasikan sebagai beban proyek:
(3) Penyisihan atas realisasi pendapatan pada masa mendatang lebih rendah dari nilai
tercatat proyek:
(4) Metode alokasi biaya yang telah dikapitalsasi ke setiap unit Real Estat:

(5) Biaya yang direvisi dan direalokasi akibat perubahan mendasar pada estimasi kini:
dan
(6) Unsur biaya yang diakui sebagai beban pada saat terjadinya.

28) | Program Loyalitas Pelangan v
Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan terkait program loyalitas pelanggan

29) | Transksi dan Saldo dalam mata uang asing “ Catatan No. 2c

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Ketentuan dalam penjabaran transaksi dan saklo dalam rhata uang asing:

5) perlakuan akuntansi selisih kurs yang timbul dari penjabaran aset dan liabilitas
moneter, dan

G) referensi dan kurs yang digunakan untuk menjabarkan trensaksi dan saldo dalam mata
uang asing.

,-
Page 20 OCR 0.872
Page 19 or 85

Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Dasar penetapan Pihak-pihak berelasi,
b) Pengungkapan Pihak-pihak berelasi dalam Laporan Keuangan: dan

30) | Transaksi dengan Pihak-pihak Berclasi v Catatan No. 2d

31)

Hibah Pemarintah

Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan akuntansi tentang metode penyajian dalam
laporan keuangan.

32)

Pajak Penghasilan
Yang harus dijelaskan antara lain:

8) dasar penentuan tarif pajak untuk mengukur pajak kini dan pajak tangguhan:
b) ketentuan mengerai saling hapus,

C) pengakuan dan pengukuran aset pajak tangguhan, dan

GO) metode yang dkgunakan dalam menilai aset (Mabilitas) pajak tangguhan.

Catatan No. 21

33)

Imbalan Kerja
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) jenis imbalan kerja yang diberikan kepada karyawan:

b) deskripsi umum mengenai jenis program Imbalan pascakerja yang diselenggarakan
Oleh Perusahaan)

C) kebijakan akuntansi Perusahaan dalam mengakui keuntungan dan kerugian aktuarialj
can

d) pengakuan keuntungan dan kerugian untuk curtaiment dan penyelesaian.

Catatan No. 20

34)

Saham Treasuri

Yang harus dijelaskan antara lain metode pengakuan dan pengukuran atas pembelian,
penjualan, atau pembatalan saham treasuri.

35)

Pembayaran Berbasis Saham

Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan akuntansi untuk transaksi pembayaran berbasis
saham yang diselesaikan melalui Instrumen ekuitas dan/atau diselesaikan rmelalui Kas,
termasuk pengukurannya.

Page 21 OCR 0.873
Page 20 of85

Yang harus dijelaskan antara lain:

&8) Dasar dilakukannya kuasi-reorganisasi:

b) Dasar penentuan nilai wajar Aset dan Liabilitas, dan

C) Perlakuan akuntansi untuk selisih hasil revaluasi Aset dan Liabilitas.
Catatan: Berlaku untuk kuasi reorganisasi sebelum 1 Januar! 2013.

36) | Kuasi-Reorganisasi Li

37)

Biaya Pinjaman
Yang harus dijelaskan antara lain kondisi yang mengharuskan biaya pinjaman
dikapitalisasikan sebagai bagian dari biaya perolehan aset kualifikasian.

Catatan No, 2h

38)

Segmen Operasi
Yang harus dijelaskan sntara lain dasar yang digunakan oleh manajemen untuk.
mendidentifikasikan Segmen Operasi.

Catatan No. 2v

39)

Laba (Rugi) per saham

Yang harus dijelaskan antara lain dasar perhitungan laba (rugi) per saham dasar dan laba
(rugi) per saham dilusian.

Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan

Catatan No,2u

Kas dan Setara Kas

Yang harus diungkapkan antara lain:

8) unsur Kas dan Setara Kas pada pihak berelasi dan pihak ketiga:

b) rincian jumlah penempatan di bank berdasarkan narna bank serta jenis mata uang
asing:

€) kisaran suku bunga kontraktual dari Setara Kas selama periode pelaporan, dan

d) jumlah saldo Kas dan Setara Kas yang nela yang tidak dapat digunakan oleh
kelompok usaha disertai pendapat manaj

| ai
Page 22 OCR 0.844
Pase 21 of 85

2) | Khusus Industri Perbankan

2)

Kas

Yang harus diungkapkan adalah rincian jumlah kas berdasarkan jenis mata uang.

bj

Giro pada Bank Indonesia
Yang harus diungkapkan antara lain:

(s3)

2

Rincsan jumlah Giro pada Bank Indonesia berdasarkan jenis mata uang (nilai
dalam mata uang original): dan

Ketentuan Giro Wajib Minimum (GWM) menurut BI dan posisi GWM bank pada
saat penode pelaporan.

K3

Giro pada Bank Lain
Ysog harus diungkapkan antara lain:

Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan jenis mata uang,

(1)
2
(3

(N
(5)

Jumlah penyisihan penurunan ndai:
Perubahan penyisihan selama periode berjalan untuk masing-masing giro:

Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan pihak yang mempunyai
hubungan Istimewa dan pihak ketiga:

Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan
Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai.

d

Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:

“)
(2)

3)
Ke)

Rincian jumlah penempatan berdasarkan jenis dan mata uang:

Rincian penempatan berdasarkan yang mengalarri penurunan nilai firpeired)
dan tidak mengalami penurunan nilai (unimpaired):

Jangka waktu (rata-rata atau per kelompok):
Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan:

(5)

(6)
(64)

Rincian jumlah pesempatan berdasarkan pihak yang mempunyai hubungan
'stimewa dan pihak ketiga)

Tingkat suku bunga rata-rata per tahun,
Jumlah dana yang diblokir dan alasannya:

AT
Page 23 OCR 0.847
Page 220185

Operasi atau likuidasi terrnasuk tingkat kemungkinan diterimanya kembali dana
tersebut berdasarkan informasi dari otoritas yang berwenang: dan

(9) Pendapat manajemen akan kecukupan jurntah penyisihan penurunan nilai.

(8) Jumlah dana yang tidak dapat dicairkan pada bank bermasalah, bank beku

3)

Plutang Usaha
Yang barus diungkapkan antara lain:

2)
b)
g

d)
e)

9

9
n
7

Jumlah piutang yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi:

jumlah piutang menurut debitur:
jumlah piutang menurut mata uang,

alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai)

jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai
secara Individual dan kolektir, dan penghapusan piutang,

pendapat manajerren akan kecukupan jumlah cadangan atau keyakinan manajemen
atas ketertagihan piutang apabila tidak dibentuk cadangan:

Ptutang yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan,

Jumlah diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efaktif: dan

inforrnasi keterlibatan berkelanjutan atas piutang yang ditransfer, meliputi:

(t) Jumlah yang ditransfer, beban bunga, retensi, Jatuh tempo, dan Ikatan penting
lain yang diatur dalam perjanjian: dan

(2) peminan yang diberikan (bila ada),

4

Khusus Industri Asuransi

a)

Piutang Premi
Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain:

(t) Jumlah piutang berdasarkan tertanggung dan asuradur,
(2) Jumlah piutang berdasarkan jenis asuransi, dan
(3) Jumlah piutang presni yang diperkenarikan dalam perhitungan solvabilitas.

b)

Piutang Koasuransi
Tambahan pengungkapan mengenalantara |:

(L) Jumlah berdasarkan ko-asuradurj
(2) Jumlah menurut jenis asuransi: dan
(3) Jumlah piutang koasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas,

A
Page 24 OCR 0.866
Page 23 085

Cc) Piutang Reasuransi v
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

(4) Jumlah piutang berdasarkan reasuradur,
(2) Jumlah piutang atau utang reasuransi yang disalinghapuskan: dan
(3) Jumlah piutang reasuransi yang diperkenankan dalarn perhitungan solvabilitas.

d) Piutang Hasil Investasi v
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

(4) Pemisahan antara piutang kepada pihak berelasi dan pihak ketiga,
(2) Jumlah pivtang menurut jenis investasi,

(3) Jumlah piutang menurut mata uang) dan

(a) Jumlah piutang yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.
5) | Khusus Industri Pembiayaan

a) Piutang Pembiayaan Konsumen v
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Jumlah piutang menurut dan jenis obyek pembiayaan (contoh: kendaraan
bermotor, elektronik, rumah, dan lain-lain):

(2) Rincian umur dari angsuran pembiyaan konsumen:
(3) Bagian pinjaman yang diblayai bank-bank sehubungan dengan transaksi kerja

(4) sama pembiayaan bersama, penunjukan selaku pengelola piutang, penerusan
pinjaman dan pengambilalihan prutang apabila perusahaan membagi risiko tdak
tertagihnya piutang tersebut dengan bank-bank dalam rangka transaksi di atas:

(5) Pendapatan pembiayaan konsumen yang belum diakui,

(6) Nilai dan jenis jaminan yang diserahkan oleh pelanggan atas piutang
pembiayaan konsumen yang diberikan berdasarkan objek pembiayaan:

(7) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan

(B8) Piutang pembiayaan konsumen yang dialihkan dan atau digunakan sebagai
jaminan atas utang,

bj Tagihan Anjak Piutang y

Page 25 OCR 0.855
Page 24 of 85

Yang barus diungkapkan antara lain:

(1) Jumiah taginan anjak piutang tanpa recourse dan dengan recourse, beserta
jumlah utang retensi anjak piutang dan pendapatan anjak piutang (tanpa
recourse) serta pendapatan anjak piutang tangguban (dengan recourse): dan

(2) Pengungkapan mengenai tingkat bunga, jatuh tempo dan jumlah piutang yang
diperoleh serta ikatan penting yang diatur dalam perjanjian anjak piutang.

c)

d)

PiutangSewa Pembiayaan
Yang harus diungkapkan antara lain:
(4) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

(2) rekonsiliasi antara investasi sewa bruto dan nilai kini plutang pembayaran sewa
minimum pada akhir penode pelaporan. Di samping itu, lessor mengungkapkan
Investasi sewa bruto dan nilai kini piutang pembayaran sewa minimum pada akhir
periode pelaporan, untuk setiap periode berikut:

(ah kurang dari satu tahun
(b) 'ebih dari satu tahun sampai Ima tahun
(c) lebih dari lima tahun
(3) pendapatan keuangan yang belum diterima:
(4) nilai residu yang tidak dijamin yang diakru sebagai manfaat bessor,
(5) akumulasi penyisihan piutang tidak tertagih atas pembayaran sewa Minimum,
(6) rental kontinjen yang diakui sebagai pendapatan dalam periode dan
(7) penjelasan umum ssi perjanjian sewa lessor yang material,

Piutang Sewa Operasi
Yang harus diungkapkan antara kain:

(1) jumlah sgregat pembayaran sewa minimum Hery ag dalam sewa operasi
yang tidak dapat dibatalkan untuk setiap periode berikut:

fa) kurang dari satu tahun
(D) lebih dari satu tahun sampai lime tahun

(c) lebih dari lima tahun
(2) total rental kontinjen yang diakui sebagai pendapatan pada perlodej dan

(3) penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor,

-
Page 26 OCR 0.866
6)

Page 25 0f85

Khusus Kontrak Konstruksi

Plutang Retensi

Yang harus diungkapkan antara lain:

Ba) Jumlah putang dari masing-masing kontrak konstruksi: dan

b) Pendapat manajemen akan kemungkinan tertagihnya plutang retensi,

»

Tagihan Bruto kepada Pelanggan

Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain tagihan bruto dari setiap kontrak
konstruksi,

Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel yaitu :
3) biaya kontrak yang terjadi)

b) laba yang diakui:

C) kerugian yang terjadi: dan

d) pekerjaan yang sudah ditagih (termin).

8)

Piutang Reverse Repo
Yang harus diungkapkan antar lain:

@) Rincian mengenal jenis dan jumlah Efek yang ditransaksikan,

b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek,
C) Nama pihak/counterparty:

d) Lokasi Efek jaminan,

@) Tingkat bunga piutang reverse resoj

1) Cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada): dan

9) Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada).

»

Agunan Yang Diambil Alih
Yang harus diungkapkan antara kain:

a) Nila realisasi bersih pada saat diambilalih:

b) Selisih antara nilai realisasi bersih atas agunan yang diambilalih dengan saldo piutang
yang tidak tertagih: dan

1
Page 27 OCR 0.880
Page 26 of 85

Cc) Laba atau rugi yang timbul, termasuk biaya-biaya yang timbul setelah pengambilaihan

agunan tersebut,
10) | Piutang Dividen dan Bunga v

Yang harus diungkapkan antara lain ringan jenis dan jumlah tagihan dividen, bunga, dan
denda kepada pihak lain.

11) | Piutang Lain-Lain v Catatan No. 6
Yang harus diungkapkan antara lain:
8) Rincian jenis dan jumlah piutang,
b) Jurnlah Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN): dan
€) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan.

12) | Aset Keuangan Lainnya v Catatan No, 13, 148 36

Pengungkapan ini telah diterapkan untuk aset keuangan lainnya yang bersifat lancar
maupun tidak lancar,

a) Pengelompokkan aset keuangan lainnya sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara pihak
kebga dan pihak berelasi.

b) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) nilai tercatat aset keuangan untuk setiap kelompok dan rincian investasinya:

(2) laba atau rugi neto pada setiap kelompok aset keuangan berdasarkan klasifikasi,
baik yang disajikan pada pos percdapatan komprehensif lainnya maupun yang
diakui sebagai laba atau rugi periode berjalan,

(3) total pendapatan bunga yang dihitung menggunakan metode suku bunga efektif
untuk eset keuangan selain yang diukur pada nilai wajar melalul laba rugi,

(8) biaya perolehan termasuk jumlah premium dan diskonto yang belum diamortisasi,
untuk Efek dimiliki hingga jatuh tempoy

(5S) peringkat Efek utang berikut nama pemnaringkat (jika ada)

(6) uraian tentang alasan diambilnya keputusan menjual untuk aset keuangan yang
diklasifikasikan dimiliki hingga jatuh tempoj

(7) jika terdapat reklasifikasi aset keuangan, maka wajib diungkapkan:
la) jumlah yang direklasificasi ke dan dari setiap kategori:
(0) alasan reklasifkasi: dan

Page 28 OCR 0.869
Page 27 of45

(ce) sisa Investasi dalam kelompok dimiliki hingga jatuh tempo yang telah

direkiasfikasi dalam kelompok tersedia untuk dijual,

(8) jumlah tercatat aset keuangan yang dijaminkan sebagai agunan untuk Liabilitas
atau Nabilitas kontinjensi serta syarat dan kondisi yang terkait dengan penjaminan
tersebut:

(9) jumlah penurunan nilai atas aset keuangan (jika ada), termasuk mutasinya,
dipisahkan antara aset keuangan yang mengalami penurunan nilai dan aset
keuangan yang tidak mengalami penurunan nilai, serta dipisahkan antara
penurunan nilai yang dihitung secara kolektif dan individual, termasuk beban
penurunan nilai yana diakui dalam laba ruoi: dan

(10) jurnlah armortisasi keuntungan (kerugian) yang belum dirsalisasi atas investasi
yang tersedia untuk dijual yang direklasifikasi menjadi dirmniliki hingga jatuh
tempo.

13)

Khusus Deposito
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

B) nama bank, dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi:

b) kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan:

C) Jenis dan jumlah deposito dalarn rnata uang asing, dan

d) hai-hai lam yang dapat mempengaruhi kualitas pencairan deposito tersebut,

14)

Khusus Investasi pada Sukuk
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

8) rincian Sukuk berdasarkan nama penerbit dan akad syariah,

b) tujuan model usaha yang digunakan:

C) jumlah investasi yang direklasifikasikan, jika ada, dan penyebabnya: dan
9) Nilai Wajar untuk investasi yang diukur pada biaya perolehan.

15)

Khusus Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
Tambahan pengungkapan mengenal antara lan:

a) Rindan jumlah nominal dan nilsi pasar efek berdasarkan jenis:
b) Tanggal jatuh tempo dan frekuensi pembayaran bunga:

€) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan
d) Informasi penting lainnya.

1.
Page 29 OCR 0.867
16)

Pase 28 of 85

Khusus Unit Penyertaan Reksadana
Tambahan pengungkapan mengenai antara lan:

2) Rincian unit penyertaan reksadana dan Nilai Aset Bersih: dan

b) laba atau rugi neto berdasarkan klasifikasi, baik yang disajikan pada pcs pendapatan
komprehensif lainnya maupun yang diakui sebagai laba atau rugi periode berjalan

1?)

Khusus Wesel Tagih

Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain, pihak penerbit, kisaran tingkat bunga,
Jatuh tempo, jenis mata uang, dan uraian tentang sifat dan asal terjadinya (dani transaksi
usaha stau lainnya).

18)

Khusus Industri Asuransi
Tambahan pengungkapan mengenai aset-aset yang menjadi dana jaminan,

19)

Pinjaman Polis
Yang harus diungkspkan antaralain rincian berdasarkan:
a) Saldo pinjaman polis menurut jenis mata uang

b) Tingkat suku bunga,

20)

Khusus Industri Perbankan

Kredit
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian jumlah kredit berdasarkan jenis, mata uang, sektor ekonorni dan jangka
waktu serta kolektibiitas:

b) Jumlah cadangan kerugian penurunan nilai den mutasi setarne perlode berjalan,
ec) Rincian jumlah kredit berdasarkan mhok berelasi dan pihak ketiga

da) Rasio kredit usaha kecil terhadap jumlah kredit yang diberikan:

(31 Tingkat suku bunga rata-rata per tahun,

tj Rincian kredit bermasalah berdasarkan sektor dan jumlah cadangan penghapusan
menurut ketentuan Bank Indonesia,

PI Rasio kredit bermasalah terhadap jumilsh Aset keuangan dan rasio jumlah
cadangan kerugian penurunan nilai Aset keuangan yang telah dibentuk terhadap
jumlah minimum cadangarkerugian penurunan nilai Aset keuangan sesual
ketentuan Bank Indonesia,

Page 30 OCR 0.856
Page 29 of 85

n Jumlah kredit yang direstrukturisasi berdasarkan jenis dan kolektilNfitas,

» Jumlah dan persentase bagian bank atas kredit sindikasi baik selaku pimpinan,
agen, atau anggota sindikasi:

7» Ikbtisar pernbelian kredit dari BPPN berdasarkan periode pembelian, jika ada:

(31 Pendapat manajemen akan ketaatan bank terhadap Batas Maksimum Pemberian
Kredit (BMPK) yang ditetapkan oleh Bank Indonesia:

» Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai.
21) | Tagihan dan Liabilitas Akseptasi v
Yang harus diungkapkan antara lain:

2) Rincian jumlah tagihan dan liabilitas berdasarkan pihak, mata uang, dan jatuh tempo,

b) Untuk tagihan akseptasi diungkapkan kelektiblitas, jumlah cadangan penghapusan
dan mutasi selama periode berjalan,

Cc) Rincian jumlah tagihan dan liabilitas berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,

d) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai
tagihan akseptasi

22) | Persediaan
a) Yang harus diungkepkan antara lain: v Catatan No. 7

(1) total jumlah tercatat persediaan dan jumlah nilai tercatat menurut klasifikasi
yang sesuai bagi Perusahaan:

(2) jumlah tercatat persediaan yang dicatat dengan Nilai Wajar dikurangi biaya
untuk menjual:

(3) jumlah persediaan yang diakui sebagai beban selarna periode berjalan,

(4) jumlah setiap perurunan nilai yang diakui pena Pe jumlah persediaan
yang diakui sebagai beban dalam periode berjalai
(S) jumlah dari setiap pemulihan dari setiap penurunan nilai yang diakui sebaga
pengurang jumlah persediaan yang diakul sebagai beban dalam periode
Ta berjalan,
(6) kondisi atau peristiwa penyebab terjadinya pemulihan nilai persediaan yang
diturunkan)

(7) dalam het terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk persediaan yang
memenuhi kriteria aset kualirikasian, maka diungkapkan:

Page 31 OCR 0.864
Page 300f85

(UD) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan
(ii) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman
yang layak dikapitalisasi.
(8) persediaan yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan
dijaminkan, dan

(9) jenis dan mdai persediaan yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan
risiko yang ditutup serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan
asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib diungkapkan alasannya.

b)

Khusus Industri Perhotelan

Tambahan pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi yang harus
diungkapkan antara lain:

“1 Makanan dan minuman:
(2) Perlengkapan: dan
(3) Barang Dagangan.

c)

Khusus Industri Real Estat
Tambahan pengungkapan antara lain:

(1) Pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi:

fa) Tanah Matang:
(b) Unit Bangunan: dan
(ce) Unit Bangunan dalam Penyelesaian,

(2) Jumlah biaya perolehan aset Real Estat yang pengikatan jual beiinya telah
berlaku namun penjualannya bstum dakul, termasuk jumlah utang terkait yang
akan dialihkan, bta ada,

d)

Tanah untuk Pengembangan
Tambahan pengungkapan antara kain:
(1) Lokasi, luas tanah, proses perizinan:

(2) Jumlah biaya bunga dan rugi kurs yang crkapitalisasi ke tanah untuk
pengembangan: dan

(3) Proporsi tanah yang dijadikan jaminan utang,

Page 32 OCR 0.875
Page 31 of85

e) Khusus Industri Media v
Tambahan pengungkapan antara lain:
(1) Materi program : lokal, impor (media televisi):
(2) Buku, kertas koran, barang pra cetak (media cetak):
(3) Barang promosi dan barter (media cetak), dan
(4) Bahan persediaan lain yang sesuai dengan industrinya.
#) Khusus Industri Rumah Sakit v

Tambahan pengungkapan antara lain:
(1) Obat-obatan:
(2) Perlengkapan medis (disposable): dan
(3) Persediaan lainnya
9) Khusus Industri Peternakah v

(1) Pengungkapen jumlah tercatat dan nilal tercatat menurut klasifikasi tertentu,
seperti hewan ternak menjadi:

(8) Hewan Ternak Tersedia untuk Dijual: dan
(b) Hewan Ternak dalam Pertumbuhan.

(2) Hewan Ternak Produksi - Berumur Pendek v
Yang harus diungkapkan antara lain:

(a) Total jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi hewan tarnak
telah menghasilkan dan hewan ternak belum menghasiikan:

(b) Rekonsiliasi saldo awal dan akte hewan teriak tiap kelompok selama paling
tdak 2 tahun terakhir

(c) Nilai arnortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan:

(d) Pendapat manajemen atas kecukupan Jumlah penyisihan atau penghapusan
persediaan yang mati atau hilang:

(e) Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan
risiko yang ditutup,

mi
Page 33 OCR 0.871
Page 32 0f85

n

tak ada asuransi untuk wabati penyakit, perlu dibuat cadangan kematian
atau metode penghapusan langsung,

(a09 Pendapat manajemen atas kecukupan nilai pertanggungan asuransi: dan

(h) Nia hewan ternak yang dtjerrunkan dan nama pihak yang menerima
jaminan.

23)

Pajak Dibayar Di muka

Yang harus diungkepkan antara lain:

a) rindan menurut jenis dan jumlah masing-masing pajaknya, dan

b) ursian mangenai jumlah restitusi pajak yang diajukan dan statusnya.

Catatan No. 18a

23)

Blaya Dibayar Dimuka
Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis dan jumlah,

Catatan No. 8

25)

Aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang Dimiliki untuk Dijual
Yang harus diungkapkanantara lain:

(4) uraian dari aset yang dirniliki untuk dijual atau kelompok Jepasan

(2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, stau yang mengarah kepada pelepasan
yang diharapkan, serta cara dan waktu pelepasan,

(3) kerugian penurunan ntai atau keuntungan pemulihan penurunan nilai:

(4) dalam hal aset yang dimiliki untuk dijual belum dapat direalisasikan dalam satu
tahun, diungkapkan peristiwa atau keadaan yang dapat memperpanjang perode
penyelesaian penjualan menjadi lebih dari satu tahun:

(5) dalarn hal dapat diterapkan, segmen yang dilaporkan dari aset yang dimilIk untuk
dijual dan kefompok lepasan disajikan sesuai dengan SAK yang berlaku, dan

(6) dalam hal aset yang diklasifikasikan sebagai aset yang dimiliki untuk dijual atau
kelompok lepasan dihentikan pengklasifikasiannya, diungkapkan:

(8) nilai dari aset tersebut, ya'tu nilai yang lebih rendah antara:
| jumlah tercatat asat tersebut sebelum aset atau kelompok lepasan
diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual, disesuaikan dengan
benyusutan, amortisasi atau penilaian kembali yang telah diakui apabila aset
atau kelompok lepasan tersebut tidak diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk
dijual: dan
W, jumlah terpulihkan pada saat tanggal keputusan untuk tidak menjual,
(b) uraian fakta dan keadaan yang mengarah kepada keputusan tersebut: dan
(c) dampaknya terhadap hasil operasi untuk periode tersebut dan periode sajian
sebelumnya,

La
Page 34 OCR 0.857
25)

Page 33 of85

tutang Pihak Berelasi Non-Usaha
Yang barus diungkapkan antara lain :

2)
b)

c)
d)

2)

rincian jenis, nama pihak berelasi, dan jumlah piutang:

alasan dan dasar pembentukan rae aa Ten ari ombinh nilai serta penjelasan
terjadinya piutang pihak berelasi tersebut,

Jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai
secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang:

pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai:
dan

dalam hal piutang berelasi non usaha disajikan dalamaset lancar, hal tersebut harus
dibuktikan serta diungkapkan alasannya.

27)

Investasi pada Entitas Asosiasi
Yang harusdiungkapkan antara lain:

a)
b)
a
aj

e)

4)

9)

n)

7»

Kk)

nama entitas asosiasi,

persentase kepemilikan dan penjelasan adanya pengaruh signifikan, beserta alasannya:
Wlaitercatat dan Nilai Wajar investasi dalam entitas asosiasi yang kuotasi harganya
tersedia:

ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi termasuk jumlah agregat Aset,
Liabilitas, pendapatan, dan laba atau rugi,

alasan tidak adanya pengaruh signifikan walaupun Perusahaan memiliki lebih dari 2094
(dua puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial investee secara langsung
atau tidak langsung,

akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas asosiasi, ketika laporan
keuangan tersebut digunakan dalam menerapkan metode ekuitas dan tanggal atau
periode yang berbeda dengan Perusahaan, dan alasan menggunakan tonggal atau
periode yang berbeda:

sifat dan tingkatan setiap pembatasan signifikan atas kemampuan entitas asosiasi
untuk mentransfer dana kepada Perusahaan,

bagian rugi entitas asosiasi yang tidak diakui dan alasannya, apabila Perusahaan
menghentikan pengakuan bagiannya atas rugi entitas asosiasi, baik untuk periode
terjadinya kerugian tersebut maupun secara kumulatif,

bagian atas liabilitas kontinjensi entitas asosiasi yang terjadi bersama-sama dengan
Investor lain,

Tabilitas kontinjensi yang terjadi karena investor berkewajiban bersama-sama untuk
semua atau sebagian Liabilitas entitas asosiasi: dan

ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi, secara individual atau dalam

yang tidak dicatat dengan menggunakan metode ekuitas termasuk total
Aset, tota' Labilitas, Pendapatan, dan laba atau rugi.

Page 35 OCR 0.876
Page 34 of 85

Jaminan

Yang harus diungkapkan antars lain rincian jaminan yang diberikan dan jumlah jaminan
tersebut serta kontrak konstruksi yang mensyaratkan adanya jaminan tersebut,

28) | Khusus Industri Konstruksi

29)

Khusus Industri Kehutanan

HTI dan HTI dalam pengembangan

Berupabiaya yang ditangguhkan dalam pelaksanaan pembangunan HTI, yang disajikan
sebagai berikut:

a) Saldo awal,

b) Penyisihan periode berjalan,

C) Realisasi yang dilakukan selama periode berjalan: dan

d) Saido akhir,

30)

Khusus Industri Jalan Tol

Hak Bagi Hasil Tol

Investor tanpa kuasa hak penyelenggaraan harus mengungkapkan hal-hal berkut:
ta) Dasar pengukuran hak bagi hasil tol:

(b) Masa hak bagi hasil tol dan arvortisasinyaj

(c) Perubahan hak bagi hasi tol selama periode berjalan dan

(d) Reklasifikasi proyek kerjasama operasi dalam pelaksanaan ke hak bagi hasil tol.

31)

Khusus Industri Perkebunan
Tanaman Perkebunan
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Untuk tanaman telah menghasilkan
(1) Rindan nilai tercatat dan akumulasi penyusutan menurut jenis tanaman:

(2) Rekonsiliasi nilai tercetat awal tahun dan akhir tahun tanaman untuk setiap
kelompok selama paling sedikit 2 tahun terakhir:

(3) Status tanah yang digunakan untuk menanam
(9) Nilai tanaman telah menghasilkan berdasarkan srea/lokasi penanamang

(5) Perbandingan saldo tanaman belum menghastkan selama paling sedikit 2 tahun:
dan

(6) Tanaman yang dijaminkan.

b) Untuk tanaman belum menghasilkan
(L) Mutasi tanaman belum menghasilkan sebagai berikut :

Catatan No. 9, 11, 13, & 22

1.
Page 36 OCR 0.855
Page 38 of g5

(fa) Saldo awal

4 Tambahan tahun berjalan

HA. Biaya langsung
(b) Jumlah kapitalisasi biaya pinjaman, dan rugi kurs dalam hal terjadi depresiasi
luar biasa

IL Pengurangan tahun berjalan

4, Jumlah yang direklasifikasi ke tanaman telah menghasilkan
(c) Pengurangan lainnya
(d) Saldo akhir,

(2) Nilai tanaman dalam Perkebunan Inti Rakyat / Perkebunan Inti Plasma yang
rpenjadi rmilik perusahaan (inti) dan tanarnan yang bukan milik perusahaan
(perkebunan rakyat/perkebunan plasma), dan

(3) Cadangan kerugian yang mungkin timbul pada plasma.

32)

Khusus Industri Peternakan
Hewan Ternak Produksi - Berumur Panjang

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Pengelompokan hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) dan hewan
ternak telah menghasilkan:

b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama paling tidak 2
tahun terakhir:

C) Nilai amvcrtisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan:

d) Nilai hewan ternak tiap kelampok berdasarkan lokasi/area peternakan:
@) Kondisi hewan temak,

£) Persentase kematian selama tiga tahun terakhir,

@) Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dani risiko yang
ditutup:

h) Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematian atau
metode penghapusan langsung,

1 Nilai cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada)

1) Pendapat manajemen atas kecukupan nilai cadangan kematian, jika adaj dan

k) Nilai hewan temak yang dijaminkan dan nama pihak yang mererima jaminan.

33)

Properti Investasi
a) Yangharusdiungkapkan antara lain:

(1) model pengukuran setelah pengakuan awal yang digunakan, model Niai Wajar
atau model biaya:

—
Page 37 OCR 0.881
Pase 36 of 85

(2) metode dan asumsi signifikan yang diterapkan dalam menentukan Nilai Wajar
dari Properti Investasi:

(3) pernyataan bahwa penentuan Nilai Wajar didukung oleh bukti pasar atau
lebih banyak berdasarkan Faktor lain karena sifat properti tersebut dan
keterbatasan data pasar yang dapat diperbandingkan,

(4) nama Penilai, tanggal penilaian, dan tanggal laporan penilaian terakhir,

(5S) jumlah yang diakul dalam laba rugi untuk:

(a) penghasilan sewa dari Properti Investasi:

(b) beban operasi langsung yang terjadi baik dari Properti Investasi yang
menghasilkan maupun yang tidak menghasikan penghasilan sewa selama
periode tersebut: dan

(£) perubahan kumulatif dalam Nilai Wajar yang diakul dalam laba rugi atas
penjualan Properti Investasi dari sekelompok aset yang menggunakan
model biaya ke kelompok aset yang menggunakan model Nilai Wajar,

(6) keberadaan dan jumtah perbatasan atas reshsasi dari Properti Investasi atau
pembayaran penghasilan dan hasil pelepasan: dan

(7) kewajiban kontraktual untuk membeli, membangun atau mengembangkan
Properti Investasi atau untuk perbaikan, pemeliharaan atau peningkatan.

b) Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model Nilai Wajar, selain
pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf (a) ditambahkan pengungkapan
antara lain:

(1) rekonsiliasi antara jumlah tercatat Properti Investasi pada awal dan akNir
periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi,

(2) saat suatu penilaian terhadap Properti Investasi disesuaikan secara signifikan
unituk tujuan pelaporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan
rekonsilasi antara penilaian tersebut dan penilaian yang telah disesuaikan yang
dilaporkan dalam laporan keuangan, dengan menunjukkan secara terpisah:
Ca) jumlah agregat dari pengakuan kewajiban sewa yang telah ditambahkan

kembali dan

tb) penyesuaian signifikan lain,

€) Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model btaya, selain
pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) ditambahkan pengungkapan
antara lain:

(1) umur manfaat,

(2) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Properti Investasi
pada awal dan akhir pertode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan,
dan reklasifikasi,

(BD jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban
penyusutan,

Page 38 OCR 0.879
da

Page 37 of 85

(4) jumlah rugi penurunan nilai yang diakui, dan jumlah parnulihan rugi penurunan
nilai, selama satu periode sesuai SAK yang berlaku:

(S) transfer ke dan dari persediaan dan properti yang digunakan sendiri: dan

(6) Nilw Wajar Properti Investasi.

Khusus untuk Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan,
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) rindan Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan:

(2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak:

(3) estimasi saat penyelesaian,

(4) hambatan kelanjutan penyelesalanj

(5) Jumiah pengetuaran yang diakul dalam jumlah tercatat Properti Investasi
dalam proses pembangunan dan pengembanganj dan

(6) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk properti Investasi yang
memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka wajib diungkapkan:
(a) jumlah biaya pinjaman yang dikepitalisasi selama periode berjalan: dan
(b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jurnlah biaya pinjaman

yang layak dikapitalisasi.

34)

Aset Tetap
Yang harus diungkapkan antara lain:

3)
b)
9
8
2)
»

tu)

setiap kelompok Aset Tetap wajib diungkapkan secara terpisah berdasarkan
kepemilikan aset yaitu aset pemilikan langsung dan/atau aset sewa pembiayaan,

rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Aset Tetap pada awal
dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi,

Jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban
penyusutan,

rugi penurunan nilai dan jumlah yang dijurnal balik yang diaku dalam laba rugi dan
ekuitas (jika ada):

Jumlah komitmen kontraktual dalam perolehan Aset Tetap,

jumlah kompensasi dari pihak ketiga untuk Aset Tetap yong mengalami penurunan
nilai, hilang, atau dihentikan yang dimasukkan dalam laba rugi, apabila tidak
diungkapkan secara terpisah pada laporan laba rugi komprehensif:

Dalam hal Aset Tetap disajikan pada jumlah revaluasian, yang harus diungkapkan:
(1) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian):

(2) tanggal efektif persetujuan dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP) apabita Aset Tetap
untuk perhitungan pajak menggunakan jumlah revaluasianj

(3) nama Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir:

(4) metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar
aseti

Catatan No. 10

Page 39 OCR 0.868
hh

Page 38 of85

(S)jumlah tercatat untuk setiap Aset Tetap seandainya aset tersebut dicatat dengan
model biaya: dari

(6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan prubahan selama
periode dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada para
pemegang saham.

Khusus untuk Aset Tetap dalam proses pembangunan, yang harus diungkapkan antara

Jain:

(#rincian Aset Tetap yang sedang dalam sembangunan:

(2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak,

(3)estimasi saat penyelesalan:

(4)hambatan kelanjutan penyelesaian (jika ada):

(Shiumtah pengeluaran yang diakui datam jumlah tercatat aset tetap dalam
pembangunan, dan

(6)dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriteria
aset kualifikasian, maka wajib diungkapkan:

la) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan
(b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman
rang layak dikapitalisasi.
Pengungkapan lainnya antara lain:
(L)jumlah tercatat Aset Tetap yang tidak dipakai sementara:

(2) jumlah tercatat bruto dari setiap Aset Tetap yang telah disusutkan penuh dan
masih digunakan,

(3)jurnlah tercatat Aset Tetap yang dihentikan dari penggunaan aktif dan tidak
diklasifikasikan sebagai tersedia untuk dijual:

(9)dalam hal model biaya digunakan, Nilai Wajar Aset Tetap apabila berbeda secara
material dari jumlah tercatat,

(S) nilai buku, hasil penjualan neto, keuntungan (kerugian) dari Aset Tetap yang
dihentikan pengakuannya:

(5) dalam hal terdapat Aset Tetap yang berasal dari hibah, agar diungkapkan jenis
Aset, nilai tercatat, dan tanggal perolehan

(?) perubahan estimasi masa guna dan/atau metode penyusutan menurut jenis Aset
Tetap:

(8) Kondisi atau peristiwa yang menyebabkan terjadinya penurunan nilai atau
pemulihan penurunan nilai

(9) Jumlah aset tetap yang dijadikan jarninan, rama pihak yang menerima jaminan dan
alasan penjaminan, dan

(10) Jenis dan nilai aset tetap yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan
risiko yang ditutup, serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan
asuransi, apabila tidak diasuransikan agar diungkapkan alasannya.

Sage
Page 40 OCR 0.870
Page 39 of85

35) | Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi v
Aset Minyak dan Gas Bumi

(khusus untuk perusahaan yang meruliki kegiatan hulu minyak dan gas bumi)

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian aset menurut jenisnya, seperti: operated acrsage, unoperated acreage, sumur

dan peralatan serta fasilitas yang berhubungan, peralatan kantor, kendaraan, sumur
dan peralatan serta Fasilitas dalam pengerjaan,

(2) Tabel yang memuat penjelasan tentang :
(a) Lokasi penarmbangan:
(b) Saldo awal untuk masing-masing lokasi:
(c) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan: dan
(d) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan
(3) Dalarn hal saido aset Minyak dan Gas Bumi tersebut mengandung hak tagih kepada
Regulator terkait, perlu penjelasan kolektabilitas tagihan tersebut dalam bentuk tabel
analisa umur tagihan,
3G) | Aset Tak Berwujud v Catatan No, 12
Yang harus diungkapkan untuk setiap jenis Aset Takberwujud antara lain:
a) jumlah tercatat bruto dan akumulasi amartisasi:
&) alokasi jumlah amortisasi Aset Takberwujud ke dalam pos laporan laba rugi
komprehensif,
€) rekonsiliasi jurnlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi Aset Takberwujud pada

awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan
reklasifikasi,

d) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriteria aset
kualifikasian, maka harus diungkapkan:
(L) junvah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama perode berjalanj dan

(2) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang
layak dikapitalisasi:

8) jumlah tercatat Aset dan faktor signifikan yang mendukung penentuan dan
penilaiannya untuk Aset Takberwujud yang dinilai dengan umur manfaat tidak
terbatas,

(penjelasan atas jumlah tercatat dan sisa periode amortisasi dari setiap Aset
Takberwujud yang material terhadap laporan keuangan Perusahaan:

9) Aset Takberwujud yang diperoleh malaivi Hibah Pernerintah dan awalnya diakul pada
Wilai Wajar sesuai SAK yang berlaku, diungkapkan:

(1) Nilai Wajar pada pengakuan awal atas aset-aset tersebut:
(2) jumlah tercatatnya, dan

(—
Page 41 OCR 0.864
n)

1»
»

Page 40 0185

(3) Aset tersebut diukur setelah pengakuan awal dengan model biaya atau model
revaluasi:

keberadaan dan jumlah tercatat Aset Takberwujud yang kepemilikannya dibatasi dan

jurnlah tercatat Aset Takberwujud yang menjadi jaminan untuk Liabilitas,

niksi karnitrnen kontraktusl untuk akuisisi Aset Takberwujud:

Aset Takberwujud disajikan pada jumlah revaluasian, diungkapkan!

(1) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian):

(2) nama Persiai dan tanggal laporan penilaian terakhir,

(3) jumlah tercatat Aset Takberwujud yang direvaluasi,

(4) metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar
aset,

(S) jumlah tercatat untuk setiap Aset Tokberwujud seandainya Aset tersebut dicatat
dengan model biaya, dan

(6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan perubahan selama
periode dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada para
pemegang saham.

37)

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi dan Pertambangan umum

3) Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/Penyisihan

Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan
Yang harus diungkapkan antara lain tabel yang memuat penjelasan tentang :
(1) Saldo awal:

(2) Penambahan dan pengurangan

(3) Saldo akhir,

b) Aset Eksplorasi dan Evaluasi

Yang harus diungkapkanantara lain:

(1) rincian biaya perolehan aset eksplorasi dan evaluasi per area of Interest yang
mencakup sakio awal, penambahan dan pengurangan, dan saldo akhir, dan

(2) Jumlah aset, Habilitas, penghasiian dan beban, arus kas operasi, dan arus kas
investasi yang timbul dari eksplorasi dan evaluasi pertambangan.

e)

Bagian dari Biaya Eksplorasi Tangguhan: pengupasan tanah tambang.
Yang harus diungkapkan antara lain:
(4) Kebrjakan akuntansi sehubungan dengan:

(a) Metode pembebanan biaya pengupasan tanah, dan

(b) Metode perhitungan Rasio Rata-Rata Tanah Penutup.

“77
Page 42 OCR 0.888
Page 41 or85

(2) Jumlah Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan yang terdin dari (1) blaya

pengupasan awal, (2) biaya pengupasan lanjutan dengan penjelasan mengenal
perbedaan antara rasio aktual tanah menutup terhadap rasio rata-ratanya:

(3) Perubahan atas Rasio Rata-Rata Tanah Penutup (bila ada),
(da) Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan dimana terjadi penundaan masa
produksi, meliputi penjelasan :
(a) Alasan terjadinya penundaan,
(bj) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dimulainya produksi, dan
(c) Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi (jika ada),
terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi
utama yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut.
d) Biaya Pengembangan Tangguhan v
Yang herus diungkapkan antara lain :
(1) Mutasi Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan selama tahun berjalan
dengar menunjukkan:
(a) Lokasi eksplorasi dan pengembangan,
(b) Saldo awal:
(c) Penambahan/pengurangan:
(d) Amortisasi, dan
(e) Saldo akhir,
(2) Biaya pengembangan yang ditangguhkan atas kegiatan pengembangan yang
masih berjalanj
(3) Penjelasan apabila terjadi penghapusan biaya eksplorasi dan pengembangan
tangguhan yang menurut penelaahan manajemen tidak dapat dipulihkan:
(4) Jumlah biaya eksplorasi dan pengembangan yang ditangguhkan dimana terjadi
penundaan masa produksi, meliputi penjelasan:
ta) Alasan terjadinya penundaan,
(b) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dinilainya produksi: dan

(ce) Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi bila ada,
terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi utama
yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut.

(5) Apabila terdapat lebih dari satu Area of Interest, maka harus diungkapkan rincian
dari Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan untuk tiap-tiap Area cf Interest.

b. Liabilitas

1) | Utang Usaha v Catatan No. 15
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) jumlah utang usaha yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi:

Page 43 OCR 0.888
Page 42 0f85

6) Jumiah utang usaha menurut mata uang: dan
C) jaminan yang diberikan oleh Perusahaan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan,

2)

Provisi
a) Pengungkapan untuk provisi berlaku untuk provisi jangka pendek dan provisi jangka
panjang.

b) Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) nilai tercatat pada awal dan akhir periode

(2) provisi tambahan dalam perlode bersangkutan

(3) jumlah yang terjadi dan dibebankan pada provisi selama penode bersangkutan

(4) jumlah yang dibatalkan selama periode bersangkutan atas jumlah yang belum
digunakan:

(5) peningkatan selama periode yang bersangkutan, dalam nilai kini, yang terjadi
karena berlalunya waktu dan darnpak dari setiap perubahan tingkat diskonto,

(5) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat terjadinyg arus
keluar sumber daya ekonomi,

(7) Indikasi ketidakpastian waktu atau jumlah arus keluar sebagaimana dimaksud
dalam angka(6). Dalam hal diperlukan, Perusahaan mengungkapkan asumsi
utama yang mendasari prakiraan peristiwa masa depan: dan

(8) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan jumlah
Aset yang telah diaku untuk estimasi penggantian tersebut.

3

Beban akrual
Yang wajib diungkapkan antara lain jenis dan jumlah dari unsur utama beban yang belum
jatuh tempo.

Catatan No, 20

“

Khusus Industri Perbankan

Liabilitas Segera

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian berdasarkan jenis dan mata uang: dan
b) Uraian mengenai sifat masing-masing kewajiban.

5)

Utang Rapo

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang dijual Perusahaan pada transaksi repo,
b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek.

6!

Khusus Kontrak Konstruksi
Utang Bruto kepada Pelanggan

Page 44 OCR 0.882
Page 43 of 45

Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara labilitas bruto dari setiap kontrak
konstruksi. Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabal
yaitu :

a) daya kontrak yang terjadi,

b) laba yang diakui:

C) kerugian yang dialami: dan

d) pekerjaan yang sudah ditagih (termin).

7) | Khusus Industri Perbankan
aj) Simpanan Nasabah
Yang barus diungkapkan antara jain rincian tiap Jenis simpanan yang mengungkapkan:
(L) Rindan berdasarkan mata uang, dan jangka waktu:
(2) Rindan jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:
(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun:
(4) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito:
(S) Rindan simpanan bermasalah berdasarkan statusnya, misalnya diblokir atau
dijaminkan, dan
(6) Pemberian fasilitas Istimewa kepada pemilik rekening giro.
b) Simpanan dari Bank Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu,
(2) Rindan jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:
(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun,
(4) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito: dan
(S) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan jenis dan statusnya, misalnya diblokir
ekau dijaminkan.
8) | Khusus Industri Asuransi Kerugian dan Jiwa

a) Kewajiban Manfaat Polis Masa Depan
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) Rincian berdasarkan program asuransi:
(2) Rincian berdasarkan jenis pertanggungan)
(3) Rincian berdasarkan mata uang:
(4) Dasar perhitungan dan asumsi aktuaris: dan

(5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan
penambahan dan pengurangan.

hai
Page 45 OCR 0.867
Page 44 of 85

b) Utang Klaim v
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga:
(2) Jumlah utang klaim berdasarkan tertanggung:
(3) Jumlah utang klaim menurut jenis asuransi, dan
(4) Jumlah utang menurut mata uang,
c) Estimasi Klaim Retensi Sendiri v
Yang harus diungkapkan antara lain:
(3) Jumlah menurut jenis asuransi,
(2) Jurntah menurut tertanggung:
(3) Jurniah menurut mata uang: dan
(4) Jumlah estimasi klaim yang sudah terjadi namun belum dilaporkan.

@) Premi yang belum merupakan Pendapatan v
Yang harus diungkapkan antara lain:
(3) Jumlah menurut program asuransi,
(2) Jumlah menurut jenis pertanggungan,
(3) Pemisahan antars peermi yang belurn merupakan pendapatan kepada pinak

berelasi dan pihak ketiga,

(4) Metode perhitungan yang digunakan, dani
(5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan

|| penambahan dan pengurangan,

€) Utang Koasuransi (rewrite) v

Yang barus diungkapkan antara lain:
(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga:
(2) Jumlah berdasarkan ko-asuradur,
(3) Jumlah menurut jenis mata uang: dan
(4) Jumlah menurut umur utang,

#) Utang Reasuransi PT
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga:
(2) Jumiah berdasarkan reasuradur,
(3) Jumlah menurut jenis mata uang:
(4) Jumlah menurut umur utang, dan

AT
Page 46 OCR 0.885
Page 45 of 85

(5) Jumlah utang atau piutang reasuransi yang disalinghapuskan.

9) Utang Komisi
Yang horus diungkapkan antara lain:
(1) Jumlah berdasarkan tertanggung dan asuradur,
(2) Jumlah menurut jenis mata uang, dan
(3) Jumlah menurut jenis asuransi.

v

h) Titipan Premi
Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis asuransi.

I) Hak Laba Pemegang Polis Yang Belum Dibagikan
Yang harus diungkapkan:
(1) Tanggal dan hasil keputusan rapat pemegang saharny
(2) Dasar perhitungan: dan
(3) Saldo memurut usia,

9)

Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Pendek
Yang harus diungkapkan antara lain jenis dan jumlahnya,

Catatan No. 24

19)

Utang Pajak

Yang harus diengkapkan antara lain:

a) jenis dan jumlahnya: dan

bj) Informasi mengenai ketetapan pajak.

Catatan No. 18b

11)

Khusus Industri Pembiayaan

Kewajiban Anjak Piutang

Yang barus diungkapkan antara lain:

a) Jumlah liabilitas anjak piutang dalam rangka anjak piutang dengan recoursej dan

b) Jumlah beban tangguhan, piutang retensi anjak piutang, dan jatuh tempo serta Ikatan
penting lainnya yang diatur dalam perjanjian anjak piutang.

12)

Khusus Kontrak Konstruksi
Uang Muka Kontrak
Yang harus diungkapkan antara lain jumlah uang muka kontrak yang diterima.

13)

Bagian Lancar atas Liabilitas Jangka Panjang
Yang harus diungkapkan antara lain bagian lancar atas labilitas jangka panjang sesuai

dengan pengungkapan utang bank dan lembaga keuangan jangka penjang sebagaimana
Giatur dalam Checklist ini

Catatan No. 21, 22, 23, 36

vT
Page 47 OCR 0.891
Page 46 of'85

14) | Liabilitas Keuangan Lainnya
a) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Pengungkapan untuk labiltas keuangan lainnya berlaku untuk Nabilitas
keuangan lainya yang bersifat jangka pendek dan jangka panjang,

(2) Perusahaan wajib mengelompokkan sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara
pihak ketiga dan pihak berelasi,

(3) Yang harus diungkapkan antara lain:
(8) nilar tercatat labilitas keuangan untuk setiap kategori:
(b) laba atau rugi neto pada setiap liabilitas keuangan: dan

(c) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam
memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang
dan kondisi default).

b) Dalam hal terdapat restrukturisasi Utang

Yang harus diungkapkan antara lain :

(ti) Penjelasan tentang pokok-pokok perubahan persyaratan dan penyelesaian
utang:

(2) Jurnlah keuntungan atas restrukturisasi utang dan dampak pajak penghasilan
yang terkait,

(3) Jumlah keuntungan atau kerugian bersih atas pengalihan aset yang diakui
selama periode tersebut: dan

(8) Jurnlah utang kentinjen yang dimasukkan dalam nilai tercatat utang yang telah
Girestrukturisasi,

Catatan No. 16, 19, 34 & 36

15) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi

Bagian Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang Jatuh Tempo
dalam Satu Tahun

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya.

16) | Khusus Industri Pertambangan Umum

Bagian Penyisihan untuk Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang
Jatuh Tempo dalam Satu Tahun

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya,

17) | Uabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual.

Yang harus diungkapkan antara lain liabilitas terkait oset atau kelompok lepasan yang
dimiliki untuk dijual sesuai dengan dan dapat digabung dengan pengungkapan aset tidak
lancar atau kelompok lepasan yang diklasifikasikan sebagai dirniliki untuk dijual.

Page 48 OCR 0.871
Page 47 of 85

Liabilitas Jangka Panjang

18) | Utang Pihak Berelasi Non-Usaha v
Yang Harus diungkapkan antara lain :

a) rincian nama pihak berelasi, jenis, dan jumlah utang:

b) jumlah utang menurut rata uang: dan

C) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan.

19) | utang Bank dan Lembaga Keuangan Jangka Panjang v Catatan No. 21, 22 & 23

Yang Harus diungkapkan antara lain:

a) rincian jumlah utang berdasarkan narna bank/lembaga keuangan dan jenis mata
yang,

b) kisaran suku bunga kontraktual selama pertode pelaporan,

C) tanggal jatuh tempo:

d) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan:

28) penjelasan tentang fasilitas pinjaman yang diperoleh, termasuk jumlah dan tujuan
perolehannya:

pembayaran yang dilakukan pada periode berjalan untuk masing-masing fasilitas
pinjaman,

9) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default):

h) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan,

Dj persyaratan lain yang penting, seperti adanya pembatasan pembagian dividen,
pernbatasan rasio tertentu, dan/atau pembatasan perolehan utang baru, dan

jh) pengungkapan informasi sehubungan dengan liabiktas berbunga jangka panjang yang
akan jatuh tempo dalam jangka waktu 12 (dua belas) bulan sejak tanggal laporan
posisi keuangan tetapi tetap diklasifikasikan sebagai liabilitas jangka panjang, antara
lain adalah:
(1) nama bank/lembaga keuangan dan jumlahnya: dan

(2)ringkasan perjanjian lara dan baru, yang meliputi tenggal kesepakatan, jangka
waktu pinjaman, tanggal jatuh tempo, dan persyaratan penting.

20) | utang Sewa Pembiayaan v Catatan No. 21

Yang harus diungkapkan antara lain :

a) jumlah neto nilai tercatat untuk setiap kelompok aset dan pemberi sewa (lessor)
pada tanggal laporan posisi keuangan)

b) rekonsiliasi antara total pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal
laporan posisi keuangan, dengan nilal kininya. Selain Itu wajib mengungkapkan total
pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal laporan posisi keuangan,
Gan nilai kininya, untuk setiap periode berikut:

xT
Page 49 OCR 0.871
c)
d)

e)

n

Page 48 of 83

(1) sampai dengan satu tahun,
(2) lebih dari satu tahun sampai 5 (lima) tahun: dan

(3) tebih dari 5 (limajtahun.
pembayaran sewa kontinjen yang dakul sebagai beban pada periode tersebut,

total pembayaran minimum sewa-lanjut (sublease) masa depan yang diperkirakan
akan diterima dari kontrak sewa-lanjut yang tdak dapat dibatalkan (non-canceilable
subloase) pada tanggal laporan posisi keuangan:

keuntungan atau kerugian yang dkangguhkan beserta ameetisasinya sehubungan
dengan transaksi penjualan dan penyewaan kembali (sale and Isaseback): dan

penjelasan umum isi perjanjian sewa yang material, antara lain:
(1) dasar penentuan utang sewa kontinjanj

(2) ada tidaknya klausul-klausul yang berkaitan dengan opsi perpanjangan atau
pembalan dan eskatasi beserta syarat-syaratnya: dan

(3) pembatasan-pembatasan yang ditetapkan dalam perjanjian sewa,

21)

Khusus Industri Perbankan

3)

b)

Surat Berharga yang Diterbitkan

Yang harus diungkapkan antara lain:

(L) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktuj

(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun,

(4) Rincian berdasarkan peringkat efek dan perusahaan perneringkat:
(5) Jurnlan amortisasi pada tahun berjalan,

(6) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu
perjanjian, tanggal jatuh tempo, kewajiban yang harus dipenuhi, dan
persyaratan penting lainnya (Debt Covenance)i

(7) Pendapat manajemen tentang pemenuhan Debt Covenancestas surat berharga
yang diterbitkan.

Pinjaman Diterima
Yang barus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian berdasarkan pihak, jenis, dan mata uang,
(2) Rincian jurman berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

(3) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu
perjanjian, tingkat bunga, tanggal jatuh tempa, nilai Aset bank yang dijaminkan,
dan persyaratan penting lsinnyafdebt covenance):

(ad) Pendapat manajemen terkait pemenuhan debt covenance:

AT
Page 50 OCR 0.864
Page 49 of 85

(5) Apabila bank menarima dana atau fasilitas pinjaman dari pernerintah atau pihak.

lain dengan tingkat imbalan yang lebih rendah dari tingkat bunga pasar maka
manajemen mengungkapkan mengenai fasilitas tersebut dan dampaknya
terhadap laba bersih. v
Cc) Estimasi Kerugian Komitmen dan Kontinjensi
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan kolektibilitas:
(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,
(5) Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan)
(4) Ketentuan minimum penyisihan penurunan nilai komitmen dan kontinjensi
menurut BI dan posisi penyisihan penghapusan bank pada saat periode
pelaporan: dan
(5) Pendapat manajemen akan kecukupan jumah penyisihan penurunan nilai
komitmen dan kontinjensi.
22) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi v
Uabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan
Yang harus diungkapkan antara lain :

a) Mutasi taksiran provisi PLH selama tahun berjalan dengan menunjukkan :
| (1) Saldo awal
(2) Penyisihan yang dibentuk,
(3) Pengeluaran yang terjadi: dan
(4) Saldo akhir,
b) Kegiatan PLH yang telah dilaksanakan dan yang sedang berjalan:

€) liabilitas bersyarat sehubungan dengan PLH dan liablitas bersyarat lainnya
sebagaimana diatur dalam standar akuntansi keuangan,

d) Apabila dalam pos ini terdapat komponen biaya yang sifatnya material, misalnya beban
penutupan tambang, maka perusahaan dapat menyajikannya dalam pos yang
terpisati,

€) Tabel yang memuat penjelasan tentang:

(1) Saldo awal,
(2) Penambahan dan Pengurangan :
(3) Saldo akhir.
23) | Uabilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang
2) Imbalan Pasti v Catatan No. 25
Yang harus diungkapkan antara lain:

Page 51 OCR 0.832
2

(3)

(3)

(5)

Pase 80 of 85

(1) gambaran umum mengenai jenis program,

rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari nilai kini kewajiban imbalan pasti yang

menunjukkan secara terpisah, pengaruhnya selama periode berjalan yang dapat

diatribusikan ke dalam:

(a) biaya jasa kini:

(db) biaya bunga:

(ce) iuran oleh peserta program,

(d) keuntungan dan kerugian aktuarial:

fe) perubahan kurs mata uang asing pada pregram yang diukur dengan mata
uang yang berbeda dengan rnata uang penyajian)

(ND imbalan yang dibayarkan

ta) biaya jasa lalu:

(h) kombinasi bisnis,

(ih curtaiment, dan

() penyelesalan.

analists kewajiban imbalan pasti terhadap jurrlah yang dihasilkan dari program
yang seluruhnya tidak didanai dan jurnlah yang dihasilkan dari program yang
Seluruhnya atau sebagian didanai,

rekonsikasi saldo awal dan akhir dari Nilai Wajar aset program serta saldo awal
dan aktur dan setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset sesuai dengan
SAK menunjukkan secara terpisah, dampak selama periode yang dapat
diatribusikan pada setiap:

(2) hasil yang diharapkan dari aset program:

(b) keuntungan dan kerusian aktuarial

(c) perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata
uang yang berbeda dengan mata uang penyajian:

(d) luran oleh pemberi pekerja:

(e) luran oleh peserta program:

(M- imbalan yang dibayarkan:

(9) kombinasi bisnis: dan

(h) penyelesalani

rekonsiliasi nilai kini kewajiban imbalan pasti sebagaimana dirnaksud dalam butir

(2) dan Nilai Wajar aset program sebagaimana dimaksud dalam butir (4) atas

Aset dan Liabilitas yang diakui dalarn taporan posisi keuangan, paling kurang

mengungkapkan:

fa) keuntungan dan kerugian aktuarial neto yang tidak diakui dalam laporan
posisi keuangan

(B) biaya jasa lalu yang tidak diakui dalam laporan posisi keuangan,

7
Page 52 OCR 0.883
Page S1 of85

(Cc) setiap jumlah yang tidak diakui sebagai Aset, renakan oleh batasan

dalam SAK:
(d) Nilai Wajar pada akhir periode pelaporan dari setiap hak penggantian yang
dlakul sebagai Aset sesuai dengan SAK: dan
te) jumlah lainnya yang diaku dalam laporan posisi keuangan,
(6) total beban yang diakui di taba rugi untuk setiap hal-hal berikut dan nama pos
Gimana hal tersebut termasuk:

Ca) biaya jasa kini:

(b) biaya bunga:

(c) hasil yang diharapkan dari aset program,

(d) hasil yang diharapkan dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset
sesuai dengan SAK:

(e) keuntungan dan kerugian aktuarial, jika Perusahaan memilih metode koridor
1016 (sepuluh per seratus):

(P biaya jasa lalu,

(9) dampak dari curtailment terutama terkait dengan penyelesaiannya: dan

(h) dampak dari hatacan dalam SAK:

(7) jumlah total yang diakui dalam pendapatan komprehensif lain yang akan diakui
segera dalam sakdo laba, meliputi:

(Ga) keuntungan dan kerugian aktuarlal: dan
(b) dampak dari batasan dalam SAK):

(8) jumlah kumulatif dari keuntungan dan kerugian aktuarial yang diakul pada
pendapatan komprehensif lain, dalam hal Perusahaan mengakui keuntungan dan
kerugian dalam pendapatan komprehensif lain sesuai dengan SAK:

(9) persentase atau jumlah setiap kategori utama yang merupakan Nilai Wajar tetal
aset program, untuk setiap kategori utama dari aset program, yang mencakup,
namun tidak terbatas pada, Instrumen ekuitas, instrumen utang, properti, dan
Seluruh aset lain,

(10) jumiah yang mencakup Nilai Wajar aset program untuk:
la) sebap kategori instrumen keuangan milik Perusahaan: dan
(D) setiap properti atau Aset lain yang digunakan oleh Perusahaan:

(J1) penjelasan atas dasar yang digunakan untuk menentukan tingkat pengembalian
yang diharapkan atas Aset secara keseluruhan, termasuk dampak kategori
utama dari aset program

(12) imbal hasil aktual atas aset program, serta imbal hasil aktual atas setiap hak
penggantian yang diakui sebagai Aset,

(13) Asurnsi aktuarial utara yang digunakan sampai pada aklir periode petaporan
dan diungkapkan dalam ukuran yang absolut dan tidak hanya sebagai marjin
antara persentase dan variabel lainnya, termasuk:

A—
Page 53 OCR 0.887
Page 82 of'BS

la) tingkat diskonto:

(b) tingkat imbal hasil yang diharapkan atas setiap aset program untuk periode
yang disajikan dalam laporan keuangan,

(c) tingkat imbal hasil yang diharapkan untuk periode yang disajikan dalam
laporan keuangan pada setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset:

Id) tingkat kenaikan gaji yang diharapkan (dan perubahan dalam Indeks atau
variabel tertentu lainnya dalam masa program format atau konstruktif
sebagai dasar untuk kenaikan imbalan masa depan):

(e) tingkat tren biaya kesehatan: dan

(1) asumsi material lain yang digunakan dalam aktuariaj

(14) dampak kenaikan atau penurunan satu angka persentase dalam tingkat tren
biaya kesehatan yang diasumsikan pada:

(la) biaya jasa kini agregat dan komponen biaya bunga dari biaya kesehatan
pascakerja periodik neto, dan

(b) akumulasi kewajiban imbalan pastakerja untuk biaya kesehatan,

(c) Dalam hal program dioperasikan dalam kngkungan inflasi yang tinggi,
wajib diungkapkan dampak persentase kenaikan atau penurunan tingkat
tren biaya kesehatan yang diasumsikan dari makna yang serupa dengan satu
angka persentase dalam lingkungan inflasi yang rendah.

(15) Jumlah perlode tahunan saat ini dan periode empat tahun sebelumnya dari:

(a) nilai kini kewajiban imbalan pasti, Nilai Wajar aset program dan surplus atau
defisit pada program, dan

(b) penyesuaian yang timbul pada:

(ih Nabilitas program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari
Nabilitas program pada akhir perlode pelaporan) dan

Cii) aset program dinyatakan sebagai jurrlah atau persentase dari aset
program pada akhir periode pelaporan,

(1G) estimasi terbaik pemberi kerja, segera setelah dapat ditentukan secara andal, dari
iuran yang diharapkan akan dibayar dalam program selama periode tahunan
Gimulai setelah periode pelaporan:

(17) khusus untuk program imbalan pasti yang membagi risiko antar entitas
sepengendali, wajib diungkapkan sebagai berikut:

(8) perjanjian kontraktual atau kebijakan tertulis untuk pembebanan biaya
Imbalan pasti neto atau bukti bahwa tidak ada kebijakan seperti Itu:

(b) dalam hal Perusahaan mencatat alokasi biaya Imbalan pasti neto sesuai SAK,
maka Perusahaan mengungkapkan:

(I) Informasi yang memungkinkan pengguna laparan keuangan untuk
mengevaluasi sifat program imbalan pasti dan dampak keuangan atas
perubahan program selama periode tersebut,

LA
Page 54 OCR 0.882
Page 53 of 85

(Gi) pengungkapan gambaran umum jenis program sesuai dengan huruf a)
butir (1) mencakup penjelasan praktik infornal yang menimbulkan
kewajiban konstruktif termasuk dalam pengukuran kewajiban imbalan
pasti: dan

Giijjiks Perusahaan mencatat luran yang terutang untuk periode sesuai SAK
informasi bentang program secara keseluruhan disyaratkan sesuai dengan
butir (1), butir (2), butir (3), butir (4), butir (9), butir (13), butir (14),
dan butir (16) serta butir il.

b) Iuran Pasti

Perusahaan yang menyelenggarakan program iuran pasti harus mengungkapkan

jumlah yang diakul sebagai beban untuk program luran pasti.
Cc) Imbalan Kerja Jangka Panjang Lainnya

Yang harus diungkapkan paling kurang jenis dan jumlah imbalan kerja jangka

panjang lainnya.
O) Pesangon Pemutusan Kontrak Kerja

Yang harus dlungkapkanantara lain:
(3) luran program dan jumlah pesangon pemutusan kontrak kerja: dan
(2) penjelasan mengenai liabiltas kontinjen (jika ada).

24)

Utang Obligasi

Yang harus diungkapkan antara lain:

@) rincian mengenai jenis, nilai ncminal dan nilai tercatat dalam ruptah dan mata uang
asing, tanggal jatuh tempo, jadwal pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat
Gbligasi dicatatkan, dan tujuan penerbitannya:

b) peringkat dan narna Perusahaan Pemeringkat Efek,

C) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan:

G) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan

€) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan
menunjuk pos-pos yang berhubungan, jika ada:

? pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan:

9) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default):
dan

h) persyaratan penting lainnya.

25)

Sukuk
3) Perusahaan wajib mengelompokkan Sukuk berdasarkan akad syariah yang digunakan.

AT
Page 55 OCR 0.871
Page 54 of 85

b) Perusahaan harus mengungkapkan antara lain:

(1) uralan tentang persyaratan utama dalam penerbitan Sukuk, termasuk:
la) ringkasan akad syanan dan skema transaksisyariah yang digunakan,
(bD) Aset, manfaat, atau aktivitas yang mendasari:
(C) nilai nominal,
(d) besaran Imbalan (untuk Sukuk ijarah):

(8) prinsip pembagian hasil usaha, dasar bagi hasil, dan besaran nisbah bagi
hasil (untuk Sukuk mudharabah):

(f) rencana jadwal dan tata cara pembagian dan/atau pembayaran imbalan
atau bagi hasil,

(0) jangka waktu
(h) tujuan penerbitannya: dan
(I) persyaratan penting lain:
(2) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek:
(3) bursa tempat Sukuk dicatatkan,
(8) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan:
(5) nara Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan:
(G) jaminan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan (ika ada):
(7) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan: dan

(8) kejadian penting lainnya antara lsin kepatuhan Erniten atau Perusahaan Publik
dalam memenuhi persyaratan dan kondisi Sukuk (misalnya restrukturisasi Sukuk
dan kondisi default).

26)

Utang Subordinasi
Yang harus diungkapkan antara lain:

a)

bj
c)
d)

Li)

nama kreditur, sifat ikatan, jangka waktu, jenis rsata uang, dan kisaran suku bunga
kontraktual selama periode pelaporan

tujuan perclehannya:
persyaratan terkait dengan pelunasan utang subordinasij

kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default):

pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan: dan
persyaratan penting lainnya.

27)

Obligasi Konversi
Yang harus diungkapkan antara lain:

ad
Page 56 OCR 0.878
2)

b)

c)

d)
e)
4)
9)
h)

y
»
k)

»
m)

Page 55 of 85

rincian mengenai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat, tanggal jatuh tempo, jadwal
pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat obigasi konversi dwatatkan, dan
tujuan penerbitannya:

periode konversi dan persyaratan konversi, antara lain meliputi rasio konversi, harga
pelaksanaan, hak konversi sebelurn jatuh tempo serta persyaratannya, dan penalti,

dampak dilusi apabila seluruh obligasi dikonversikan, dengan memperhatikan
tingkat konversi atau harga pelaksanaan (exercise price) yang paling menguntungkan
dani sudut pandang pemegang obligasi konversi,

jumlah obligasi yang telah dikonversikan dan dampak dilusinya:
peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek:

Jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan:
nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan,

jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan
menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada):

kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default):

dalam hal Perusahaan menerbitkan obligasi konversi tanpa melalui penawaran umum,
wajib diungkapkan tujuan pererbitan dan nama pembeli

komponen Liabilitas dari obligasi konversi:

keberadaan fitur derivatif melekat, dan

persyaratan penting lainnya

Ekuitas

Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk

1

Modal Saham
Yang harus deungkapkan antara kan -

3)

b)

Bagi setiap jenis saham, antara lain:

(1) Rekonsiliasi jumlah saham: beredar pada awal dan akhir periode,

(2) Hak, keistimewaan, dan pembatasan yang melekat pada setiap jenis saham,
termasuk pembatasan atas dividen dan pembayaran kembali atas modal: dan

(3) Saham yang dicadangkan untuk penerbitan dengen hak opsi dan kontrak
penjualan saham, termasuk jumlah dan persyaratan:

Penjalasan mengenal sifat dan tujuan setiap pos cadangan dalam ekuitas,

Susunan pemegang saham dengan mengungkapkan jumlah lembar saham dan
persentase kepemilikan, yaitu:
(t) Pemegang saham yang memdiki 596 (lima perseratus) atau lebih,

Catatan No. 26

—
Page 57 OCR 0.892
Page 56 of 88

(2) Nara direktur dan komisaris yang memiliki saham: dan

(3) Penegang saham lainnya:

d) Dalam bal terjadi perubahan modalsaham dalam periode berjalan:

(Ll) Keputusan yang berhubungan dengan perubahan modal saham tersebut,
seperti pengesahan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, persetujuan
dan/atau pemberitahuan Menteri terkait, dan keputusan Rapat Umum
Pemegang Saham (RUPS):

(2) Sumber peningkatan modal saham, antara lain dari kapitalisasi agio, saldo laba,
penerbitan saham baru dari Penawaran Umum dengan dan/atau tanpa Hak
Mamesan Efek Terlebih Dahulu (right Issue dan private placement), pelaksanaan
waran, serta konversi obligasi: dan

(3) Tujuan perubahan modal saham, antara lain dalam rangka ekspansi,
penyelesaian pinjaman, atau pemenuhan kecukupan rnodal,

6) Dalam hal hanya sebagian saham Perusahaan yang dicatatkan di Bursa Efek, agar
disebutkan jumlah saham yang dicatatkan dan yang tidak dicatatkan pada Bursa
Efek.

2) | Tambahan Modal Disator (Additional Paid-in Capital) V Halaman 3 & 6

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian jumlah tambahan modal disetor,

b) Uraian sumber agio saham,

Cc) Rincian biaya emisi Efek ekuitas berdasarkan penerbitan Efek ekuitas,

G) Uraian mengenai sifat dan asal selisih kurs atas modal disetor,

e) Uralan mengenai sifat dan asal tambahan modal disetar lainnya:

f) Pengungkapan untuk selisih nilai transaksi dengan entitas sepengendali, antara lain:

(1) Nama dan penjelasan tentang entitas atau bisnis yang berkombinasi,

(2) Penjelasan mengenai hubungan sepengendali dari entitas-entitas yang
bertransaksi dan bahwa hubungan tersebut tidak bersifat sementara:

(3) Tanggal efektif transaksi,

ta) Operasi atau kegiatan bisnis yang telah diputuskan untuk djual atau dihentikan
akibat kombinasi bisnis tersebut,

(5) Kepemilikan entitas atau bisnis yang dialihkan serta jenis dan jumlah mbalan
yang terjadi,

(6) Nilai tercatat bisnis yang dikombinasikan atau dialihkan serta selisih antara nilai
tercatat tersebut dengan jumlah imbalan yang diserahkan atau diterima: dan

(?) Penyajian kembali laporan keuangan yang memberikan Informasi antara lain:

Page 58 OCR 0.869
Page 87 of 85

(b) Ikhtisar jumlah tercatat Aset dan Liabilitas entitas atau bisnis yang
dikombinasikan:

(CJ Dampak penyesualan kebijakan akuntansi: dan
(d) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan setelah disajikan kembali.

(a) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan yang telah dilaporkan sebelumnya
untuk periode yang disajikan kembai

3)

Selisih Transaksi dengan Pihak Nonpengendali

Yang harus diungkepkan antara lain :

a) Uralan transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian yang meliputi:
(1) Jenis transaksi dan perubahan persentase kepemilikan,
(2) Nama entitas anak: dan
(3) Nama pihak yang bertransaksi:

b) Perhitungan selisih transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian,
dan

Cc) Jumlah yang direalisasi ke laba rugi atas pelepasan investasi pada saat hilangnya
Pengendalian.

Halaman 6
Catatan No, 35

1

Saham Treasuri
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Latar belakang pembelian kembali saham, pelepasan, atau pengurangan modal
disetor,

b) Tanggal atau penode perolehan serta jumlah lembar dan nilai saham treasun yang
diperoleh,

CE) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang digunakan sebagai pengurangan modal
disetor,

d) Tanggal dan jurnlah saham treasuri yang dibepaskan kembali serta seksih antara
harga perolehan dengan harga pelepasan saharn treasuri: dan

&) Akumulasi jumlah lembar dan nilai saham treasusi,

Sakdo Laba

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Alasan dan jumlah penyesuaian periode yang lalu (jika ada):

b) Perubahan saldo laba pada periode bersangkutan dan persetujuan RUPS yang terkait:
Gan

Cc) Saldo laba yang ditentukan penggunaannya, sifat, dan tujuan setiap pos cadangan.

Catatan No. 26

8)

Waran
Yang harus diungkapkan antara lain:

AT
Page 59 OCR 0.872
Page 58 of 85

b) dasar penentuan Nilai Wajar waran?

Cc) nilai waran yang belum dan tidak dilaksanakan (kadaluwarsa):

d) jumiah waran yang diterbitkan dan beredar serta dampak dilusinya: dan
&) ikatari-ikatan yang terkait dengan penerbitan waran.

2 is waran dan harga pelaksanaan dari masing-masing Waran:

Yang harus diungkepkan antara lain :
a) Jumlah setiap kategori signifikan dari pendapatan yang diakui selama periode,
termasuk pendapatan yang berasal dari:
(1) Penjualan barang:
(2) Penjualan jasa:
(3) Bunga:
(4) Royalti: dan/atau
(5) Dividen:
Giungkapkan secara terpisah berdasarkan pihak bevelasi dan pihak ketiga,
b) Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama,
Cc) Nama pihak pembeli dan jumlah nilai penjualan yang melebihi 10965 (sepuluh
perseratus) dari pendapatan:
d) Jumlah pendapatan yang berasal dari pertukaran barang atau jasa yang tercakup

dalam setiap kategori signifikan dari pendapatan (jika ada), yang diungkapkan terpisah
berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

6) Khusus untuk kontrak konstruksi, diungkapkan antara lam:
(1) Pendapatan kontrak konstruksi:

7) | Pendapatan Komprehensif Lainnya Halaman 4 & 5
Yang harus diungkapkan antara lain keterangan mengenal perubahan masing-masing Catatan No, 25 & 35
komponen pendapatan komprehensif lainnya.

8) | Kepentingan Nonpengendali Halaman 3, 5 &6
Yang harus diungkspkan antara lain rincian bagian pemegang saham nonpengendali atas Catatan No, 35
ekuitas masing-masing entitas anak yang tidak dapat dlatribusikan secara Isngsung atau
tidak langsung pada entitas induk.

d. Laba Rugi Komprehensif
1) | Pendapatan Catatan No. 27

AT
Page 60 OCR 0.854
Page 39 of 85

la) Jumlah pendapatan kontrak yang diakui sebagai pendapatan dalarn periode
berjalan:

(Bb) Metode yang digunakan untuk menentukan pendapatan kontrak yang diakui
dalam periode berjalan, dan

(c) Metode yarg digunakan untuk menentukan tahap penyelesalan kontrak:
(2) Pekerjaan dalarn proses penyelesaian pada tanggal akhir periode pelaporan:
la) Jumlah aoregat biaya yang terjadi dan laba/rugi yang diakui sampai tanggal

5
(b) Jumlah uang muka yang Giterima: dan
(c) Jumlah retensi:

(3) Jumlah tagihan dan utang bruto kepada pemberi kerja, masing-masing sebagai
Aset dan Liabilitas,

f) Oalam hal Perusahaan memiliki transaksi hubungan keagenan, diungkapkan secara
terpisah, antara lain:
(1) Penjualan biasa dan penjualan dari hubungan koagenanj

(2) Pendapatan komisi yang diperoleh Perusahsan sebagai agen dari transaksi
keagenan dengan pendapatan lainnya: dan
(3) Perincdian dari komponen pendapatan neto yang diperoleh Perusahaan sebagai
prinsipat dari transaksi keagenan, yang antara lain terdiri dari:
(8) Pendapatan bruto:
(b) Retur/rabat/diskon terkait: dan
(c) Total pendapatan neto,
2) | Khusus Industri yang Tarifnya Diatur oleh Regulator vV
Ketentuan Tarif
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Dasar ketentuan tarif
b) Objek atau aktivitas yang dikenakan tarif,
C) Masa berlaku tarif,
d) Besaran tarif, dan
e) Perjanjan lain yang terkait.
3) | Khusus Industri pembiayaan v
Rincian jumlah berdasarkan kelampok produk/jasa utama antara lain:
a) Pendapatan pembiayaan konsumen)
b) Pendapatan anjak piutang: dan
C) Pendapatan sewa,

Nan
Page 61 OCR 0.864
4

Page 60 of 85

Khusus Industri Rumah Sakit

Terdiri dari:

Jasa pelayanan medis, jasa penunjang lainnya, jasa dokter, rawat inap, rawat jalan dan
penunjang medis,

Rincian pengurang pendapatan, antara lain:

aj Restitusij

b) Subsidi tidak marnpu, dan

Cc) Selssih perhitungan klaim.

s)

Khusus Industri Transportasi
Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utara antara lain:

a) Ringan pendapatan bersih jasa transportasi,

b) Ringan pendapatan usaha dari jasa penyewaan alat transportasi,
C) Rincian pendapatan usaha dari jasa ekspedisi:

G) Rindan pendapatan usaha dari keagenanj dan

&) Rincian pendapatan dipisahkan sesuai dengan jenisnya armada (bus, taksi, feri, tanker
Can pesawat udara) dengan ketentuan memisahkan atas dasar kepemilikan armada
tersebut.

5)

Khusus Industri Telekomunikasi

Rincian pendapatan usaha antara kain pendapatan usaha jasa interkoneksi, jasa
telekomunikasi sendiri, jasa telekomunikasi yang dilaksanakan melalui kerjasama dengan
pihak lain.

7)

Khusus Industri Asuransi:

Pendapatan Premi

Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok premi bruto,
Premi reasuransi, dan penurunan (kenaikan) premi yang belum merupakan pendapatan
untuk setisp jenis asuransi.

Cetatan: menyesuaikan dengan PSAK yang berlaku (PSAK 36 dan 62)

8)

Khusus Industri Jalan Tok
Pendapatan
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Penjualan meliputi rincian pendapatan jasa tol sendiri, rincian pendapatan jasa lain,
dan rincian pendapatan kerjasama operasij

Nag
Page 62 OCR 0.880
Page 61 of 85

b) Nko perusahaan memiliki hak penyelenggaraan sejumlah ruas jalan tol, make

pendapatan usaha untuk setiap ruas jalan tol tersebut harus diungkapkan.

9) | Khusus Industri Perbankan

Pendapatan Bunga

Yang harus diungkapkan antara lain:

Pendapatan bunga, yang dapat terdiri dari dan tidak terbatas pada :

&) Obligasi Pernerintah:

b) Kredit, dengan pengungkapan tambahan untuk provisi dan kamisi yang diakui:
Cc) Efek-efek, dan

d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank lain.

10) | Beban Pokok Penjualan
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Untuk perusahaan manufaktur, dungkapkan beban pokok produksi yang dirinci:
(1) Biaya bahan baku,
(2) Biaya tenaga kerja: dan
(3) Biaya overhead
ditambah dan dikurangi saldo awal dan akhir persediaan)
b) Nara pihak penjual can nilar pembelian yang melebihi 1095 (sepuluh perseratus) dari
pendapatan, dan
C) Untuk industri jasa, diungkapkan beban pokok berdasarkan pada jasa yang dijual.

Catatan No. 28

11) | Khusus Industri Rumah Sakit
Beban Departementalisasi/ Beban Operasional

Yang barus diungkapkan antara lain, rincian beban departementalisasi:
a@) Betan bahan:

b) Beban jasa pelayanan:

€) Beban pegawai:

d) Beban penyusutan sarana medis,
&) Beban pemeliharaan sarana,

F) Betan asuransi,

9) Beban langganan daya dan jasa:

19
Page 63 OCR 0.884
Page 62 of 85

h) Beban depresiasi.

12) | Khusus Industri Asuransi:

a) Beban Klaim Asuransi Kerugian v
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok klaim
bruto, klaim reasuransi, dan kenaikan (penurunan) estimasi klaim retensi sendiri untuk
setiap jenis asuransi.

b) Beban Klaim Asuransi Jiwa v
Yang harus diungkapkan antara lain:
Rincian dan jumlah beban menurut jenis klaim dan manfaat, diantaranya : klaim jatuh
tempo, klaim nilai tunai, dan klaim kematian.

C) Komisi Neto v

Yang harus diungkapkan antara lala rincian dan jumlah berdasarkan kelompok
pendapatan komisi dan beban komisi untuk setiap jenis asuransi,

d) Hasil Investasi v
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah menurut jenis investasi.
13) | Khusus Industri Perhotelan v
Beban Departementalisasi

Yang harus diungkapkan antara lain:

D) Rincian jumlah unsur-unsur beban departementalisasi,
b) Gaji dan beban pegawai kainnya: dan

C) Rincian jumlah unsur-unsur beban departemen lainnya,
14) | Beban Usaha v Catatan No. 29 & 30

Yang harus diungkapkan rincian sifat beban berdasarkan kategori fungsinya, yaitu antara
lain:

8) Beban penjualan,

b) Beban distribusi, dan

C) Beban umum dan administrasi,
15) | Khusus Industri Perbankan

3) Beban Bunga V

Page 64 OCR 0.879
Page 63 of'85

Yang harus diungkapkan antara lain rindan jumlah beban bunga berdasarkan kelompok
Froduk/jass utama.

b) Beban Provisi dan Komisi

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban beban provisi dan komisi
berdasarkan kelompok produk/jasa utama.

16)

Khusus Industri Pembiayaan
BebanKerugian Penurunan Nilai

Yang harus diungkapkan antara lain jumlah beban kerugian penurunan nilai untuk masing-
masing akun Piutang Pembiayaan Konsumen, Tagihan Anjak Piutang, dan Piutang Sewa
Pembiayaan

17)

Pendapatan dan Beban Lainnya
Yang harus diungkapkan antara lam :
a) rincian dan jumlah Pendapatan lainnya.
b) rincian dan jumlah Beban lainnya.
C) Untuk Biaya Keuangan, meliputi :
(1) biaya pinjaman meliputi:
(8) Pai keuangan yang dihitung dengan menggunakan metode suku bunga

(b) beban keuangan dalam sewa pembiayaan yang diakui sesuai SAK yang
berlaku: dan

(c) selisih kurs yang berasal dari pinjaman dalam mata uang asing sepanjang
sSeksih kurs tersebut diperlakukan sebagai penyesuaian terhadap bunga:
(2) biaya keuangan lainnya yang terjadi dari transaksi instrumen keuangan meliputi:
(B) rugi penurunan nilai dari kuotasi atas investasi bersedia untuk dijual:
(b) rugi neto dari instrumen keuangan yang diakui pada Nilai Wajar melalui laba
rugi: dan
(Cc) amortisasi premi/diskonto kontrak berjangka yang bertujuan untuk lindung
nilai,
@) Untuk Bagian Laba Rugi dari Entitas Asosiesi dan/atau Ventura Bersama meliputi :

(1) bagian laba rugi dari masing-masing entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama
yang dicatat dengan menggunakan metode ekuitas, dan

(2) bagian laba rugi dari entitas asosiasi dari operasi yang dihentikan, yang

diungkapkan secara terpisah.

Catatan No. 3t, 32 & 33

lL-
Page 65 OCR 0.892
13)

Page 64 of 85

Khusus Industri Perbankan

a) Beban Penyisihan Penurunan Nilai atas Aset Keuangan
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis aset keuangan,

b) Keuntungan (Kerugian) dari kenaikan (penurunan) nilai surat-surat berharga
dan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
Yang harus dungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis.

C) Keuntungan (Kerugian) Penjualan Surat-surat Berharga dan Obligasi Rekapitalisasi
Pemerintah

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis.

19)

Pendapatan Komprehensif Lain

Yang harus diungkapkan antara lain:

@) perubahan dalam surplus revaluasi Aset Tetap maupun Aset Takberwujud:
b) keuntungan dan kerugian aktuarial atas program manfaat pasti,

C) Selisih kurs karena penjabaran laporan keuangang

d) keuntungan (kerugian) dari aset keuangan tersedia untuk dijual:

e) bagian efektif dari keuntungan dan kerugian instrumen lindung nilai dalam rangka
lindung nilai arus kas: dan

bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama.

Halaman 4 & 5
Catatan No. 25 & 35

20)

Pajak Penghasilan

Yang harus diungkapkan antara lain :

a) komponen beban (penghasilan) pajak yang terdiri dari:
(it) beban (penghasilan) pajak kini,

(2) penyesuaian yang diakul pada periode atas pajak kini yang berasal dari periode
lalu,

(3) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang berasal dari perbedaan
temporer dan pembalikannya:

(4) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan terkait dengan perubahan tarif
pajak atau penerapan peraturan perpajakan yang baru,

(5) jumlah manfaat yang berasal dari rugi pajak yang tidak diakui sebelumnya
atau perbedaan temporer suatu periode lalu yang digunakan untuk mengurangi
beban pajak kini dan beban pajak tangguhan:

Catatan No. 18

Page 66 OCR 0.887
b)

€)

d)

@)

9)

n)

»

k)

Puse 65 of'85

(6) beban pajak tangguhan yang disebabkan oleh penurunan atau pembalikan
penurunan sebelumnya atas aset pajak tangguhanj dan

(9) jumlah beban (penghasilan) terkait dengan perubahan kebijakan akuntansi dan
kesalahan yang diperhitungkan dalam laporan laba rugi komprehensif,
dikmrenakan tidak dapat diperlakukan secara retrospektif,

agregat pajak kini dan pajak tangguhan terkait dengan transaksi yang dibebankan

atau dikreditkan langsung ke ekuitas,

jumlah pajak penghasilan terkait dengan setiap komponen pendapatan komprehensif

lain, kecual untuk bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi

Gdan/atau Ventura Bersama,

penjelasan hubungan antara beban (penghasilan) pajak dan laba akuntansi dalam

satu atau kedua bentuk berikut ini:

(1) rekonsiliasi antara beban (penghasilan) pajak dan hasil perkalian laba akuntansi
dengan tarif pajak yang bertaku, dengan mengungkapkan dasar perhitungan
tarif pajak yang berlaku, atau

(2) rekonsiliasi antara tarif pajak efektif rata-rata dan tarif pajak yang berlaku,
dengan mengungkapkan dasar perhitungan tari” pajak yang berlaku:

penjelasan mengenal perubahan tarif pajak yang berlaku dan perbandingan dengan

tarif pajak yang berlaku pada periode akuntansi sebelumnya:

Jumlah (dan batas waktu penggunaan, jika ada) perbedaan temporer yang dapat

dikurangkan dan rugi pajak belum dikompensasi yang tidak diakui sebagai aset pajak

tangguhan dalam laporan keuangan:

Jumlah agregat perbedaan temporer yang terkait dengan investasi pada entitas anak,

cabang, entitas asosiasi, dan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama atas liabihtas

pajak tangguhan yang belum diakul,

rekonsiliasi fiskal dan perhitungan beban pajak kini dengan cara sebagai berikut:

(1) laba sebelum pajak menurut akuntansi:

(2) ditembah/dikurangi koreksi positif atau negatif (dirinci): dan

(3) laba kena pajak:

perhitungan beban dan liabilitas pajak kini dengan menerapkan tarif pajak sesuai

dengan ketentuan parundang-undangan pajak yang bertaku:

pernyataan bahwa laba kena pajak hasil rekonsiliasi menjadi dasar dalam pengisian

SPT Tahunan PPh Badan,

setiap jenis perbedaan temporer dan setiap jenis rugi pajak yang belum

(T
Page 67 OCR 0.886
Page 66 of 85

keuangan untuk periode sajian: dan

(2) jumlah beban (penghasilan) pajak tengguhan yang diakui dalam laba rugi,
apabila jumlah tersebut tidak terlihat dari perubahan jumlah aset atau hiabilitas
pajak tangguhan yang diakui dalam laporan posisi keuangan:

I) beban pajak terkait dengan operasi yang dihentikan:

(1) keuntungan atau kerugian atas penghentian: dan

(2) laba rugi dari kegiatan normal atas operasi yang dihentikan selama periode,
bersama dengan jumlah terkait untuk setiap periode sajian:

Im) jumlah konsekuensi pajak penghasilan atas dividen kepada pemegang saham
Perusahaan yang diusulkan atau diumumkan sebelum Laporan Keuangan Diotorisasi
untuk Terbit namun tidak diakui sebagai Liabilitas dalam laporan keuangan:

1) uraian jumlah perubahan pada jumlah pengakuan untuk aset najak tangguhan
praakuisisi apabila Perusahaan adalah pihak pengakuisisi dalam suatu kombinasi
bisnis:

Oo) peristiwa atau perubahan keadaan yang menyebabkan manfaat pajak tangguhan
wajih diakui apabila manfaat pajak tangguhan yang diperaleh dan kombinasi bisnis
tidak diakui peda tanggal akuisisi tetapi diakui setelah tanggal akuisisi: dan

p) jumlah aset pajak tangguhan dan alasan atau bukti yang mendukung pengakuan atas
aset pajak tangguhan, apabila:

(4) penggunaan aset pajak tangguhan bergantung pada kondisi laba kena pajak
mendatang lebih besar dari laba pembalikan perbedaan temporer kena pajak
yang telah ada: dan

(9) entitas mengalami kerugian pada periode kini atau periode sebelumnya yang
mengakibatkan diakuinya aset pajak tanoguhan terkait.

(1) jumlah aset dan labilitas pajak tangguhan yang dakul pada laporan posisi

21)

Laba (Rugi) per Saham Dasar dan Dilusian

Yang harus diungkapkan antara lain :

a) jumlah yang digunakan sebagai pembilang dalam penghitungan laba per saham dasar
dan dilusian, dan rekonsitasi jumlah tersebut terhadap laba atau rugi yang dapat
distribusikan kepada entitas Induk untuk periode tersebut. Rekonsiliasi tersebut
mencakup dampak individual dari setiap jenis instrumen yang mempengaruhi laba per
saham,

D) jumlah rata-rata tertimbang saham biasa yang digunakan sebagai penyebut dalam
penghitungan laba per saham dasar dan dilusian, dan rekonsiliasi penyebut tersebut.
Rekonsiliasi tersebut mencakup dampak individual dari setiap jenis instrumen yang
mempengarul laba per saham,

Halaman 5

Catatan No. 26

A-
Page 68 OCR 0.867
Page 67 of'85

G) Instrumen (termasuk saham yang dapat diterbitkan secara kontinjen) yang berpotensi
mendilusi laba per saham dasar di masa depan, namun tidak dimasukkan dalam

penghitungan laba per saham dilusian karena Instrumen tersebut bersifat antidilutif
untuk periode sajian

d) penjelasan transaksi saham biasa atau transaksi instrumen berpotensi saham biasa,
selain yang dihitung sesuai dengan SAK yang berlaku, yang terjadi setelah penode
pelaporan dan akan secara ggnifikan mengubah jurnlah saham biasa atau Instrumen
berpotensi saham biasa yang beredar pada akhir periode tersebut seandainya transaksi
dimaksud terjadi sebelum akhir periode pelaporan: dan

6) laba per saham dasar dan dilusian untuk operasi yang dihentikan,

22) | Transaksi Pihak Beretasi v Catatan No. 34
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Pengungkapan mengenai transaksi atau saldo dengan pihak berelasi, yang
Jumlahnya:
(4) lebih dari Rp 1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah) untuk transaksi dengan
orang atau anogota keluarga terdekat, dan/atau
(2) tebih dari 0,58 (not korna lima perseratus) dari modal disetor untuk transaksi
dengan entitas berelasi.

b) terkait dengan transaksi dengan orang atau anggota keluarga terdekat meliputi
nama, sifat dan hubungan dengan pihak berelasi serta informasi tentang transaksi
dan saido dengan pihak dimaksud,

C) terkait dengan transaksi dengan entitas berclasi meliputi sifat dan hubungan dengan
pihak-pihak berelasi serta informasi mengenai transaksi dan saldo, termasuk
komitmen, yang diperlukan untuk memahami potensi dampak hubungan tersebut
dalam laporan keuangan, paling kurang:

(4) jumlah transaksi beserta persentasenya terhadap total pendapatan dan beban
terkait,

(2) jumlah saldo beserta persentasenya terhadap total Aset atau Liatilitas,
termasuk komitmen, dan:
fa) persyaratan dan ketentuannya, terrnasuk apakah terdapat jaminan, dan

Sifat imbalan yang akan diberikan, untuk penyekssalan: dan

(b) rincian garansi yang diberikan atau diterima,

(3) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian
penurunan nilai secara Individual dan kolektif, dan penghapusan piutang terkait
dengan jumlah saldo piutang usaha dan piutang pihak berelasi non-usaha: dan

ui
Page 69 OCR 0.861
Page 68 of 85

(4) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilal, jika
dilakukan pembentukany

d) pengungkapan yong disyaratkan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) dan b)
dilakukan secara terpisah untuk masing-masing kategori berikut:

(1) entitas Induk,

(2) entitas dengan pengendalian bersama atau Pengaruh Signifikan terhadap
entitas:

(3) entitas anak:

(a) entitas asnsiasi:

IS) Ventura Bersarna dimana entitas merupakan venturerj

(6) personil manajemen kunci dari entitas pelapor atau entitas induknya, dan
(?) pihak-pihak berelasi lainnya.

&) seluruh kompensasi yang diberikan kepada masing-masing anggota atau kelompok
Oireksi, komvsaris, pemegang saham utama yang juga sebagai karyawan, dan
manajemen kundi lainnya untuk masing-masing kategori berikut:

(1) Imbalan kerja jangka pendek:

(2) imbalan pascakerja,

(3) imbalan kerja jangka panjang lainnya,
(4) pesangon pemutusan kontrak kerja: dan
(5) pembayaran berbasis saham,

f) untuk entitas berelasi dengan pemerintah :

(1) nama entitas berelasi dengan pemerintah dan sifat hubungannya dengan
Perusahaan,
(2) sifat dan jumlah setiap transaksi yang secara individual signifikan, dan

(3) untuk transaksi lainnya yang secara kolektif, tetapi tidak secara individual,
Signifikan, Indikasi secara kuantitatif atau kualitatif atas luasnya transaksi
tersebut.

23) | Aset dan Liabilitas dalam Mata Uang Asing v Catatan No. 4 & 38b
a) Nata uang asing yang dimaksud adalah mata uang selain mata uang fungsional.
b) Yang harus diungkapkan antara lain:
(8) rinctan aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing serta ekuivalennya
dalam mata uang fungsional,
(2) posisi neto dari #set dan tabilitas moneter dalam rnata uang asing:
(3) rincian kontrak valuta berjangka dan ekuivalen dalam mata uang fungsional)

Page 70 OCR 0.872
Page 69 of 85

(4) jumlah selisih kurs yang diakui dalarn laba rugi, kecuali untuk setsih kurs yang

timbul pada instrumen keuangan yang diukur pada nilal wajar melalui laba rugi:
dan

(5) selisih kurs neto diakui dalam pendapatan komprehensif lain dan diakumwlasikan
dalam komponen ekuitas yang terpisah, serta rekensiliasi selisih kurs tersebut
pada awal dan akhir periode.

24)

Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan

Yang harus diungkapkan antara lain :

8) untuk setiap rugi penurunan nilai yang diakul atau dibalik selama periode tertentu
untuk suatu aset individual, termasuk goodwil' atau suatu unit penghasil kas:

(1) peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan pengakuan atau pembalikan rugi
penurunan nii

(2) junvah rugi penurunan nilat yang diskul dalam laba rugi selarna periode tersebut
dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang didalamnya tercakup rugi
penurunan nilai,

(3) junvah pembalikan rugi penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi selama
periode tersebut dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang di dalamnya
tertakup rugi penurunan nilai yang dibalik,

(8) goodwil yang tetah diakui rugi penurunan nilainya,

(S) jumlah rugi penurunan nilal atas aset revaluasian yang diakui dalam pendapatan
komprehensif lain selama periode tersebut: dan

(6) jurnlah pembalikan rugi penurunan nilai atas aset revaluasien yang diakui dalam
pendapatan komprehensif lain selama periode tersebut.

bj Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam angka (1) dilakukan untuk setiap
kelompok aset.

25)

Perubahan Estimasi Akuntansi, Perubahan Kebijakan Akuntansi, dan Kesalahan
Periode Lalu

a) Perubahan Estimasi Akuntansi
Yang barus diungkapkan antara lain :
(1) sifat dan alasan perubahan estimasi akuntansi:
(2) jumlah perubahan estimasi yang berdampak pada periode berjalan: dan

(3) perkiraan dampak estimasi pada periode mendatang, Dalam hal jumlah
dampak pada periode mendatarg tidak praktis, fakta tersebut harus
diungkapkan.

Page 71 OCR 0.863
Page 70 of'85

b) Perubahan Ketijakan Akuntansi

Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) sifat dari perubahan kebijakan akuntansi,

(2) alasan penerapan kebijakan akuntansi baru memberikan Informasi yang andal
dan relevan,

(3) Jumtah penyesuaian untuk periode berjalan dan setiap periode lalu sajiari:
(a) setiap pos laporan keuangan yang terpengaruh) dan
(b) laba per saham dasar dan dilusian,

(9) jumlah penyesualan yang terkait dengan periode-periode sebelum periode yang
disajikan, Dalarn hal tktak praktis dilakukan, maka diungkapkan alasannya,
dan

(5) keadaan yang membuat penerapan retrospektif tidak praktis untuk suatu
periode tertentu atau untuk periode-periode sebelum periode-periode tersebut
disajikan dan tanggal dimulainya perubahan kebijakan akuntansi.

c) Kesalahan Periode Lalu
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) sifat dari kesalahan periode lalu,
(2) jumlah koreksi untuk setiap periode sajian:
(a) bagi setiap pos laporan keuangan: dan
(b) iaba per saham dasar dan dilusiang
(3) jumlah koreksi pada awal penode sajian paling awal: dan
(4) keadaan yang membuat penerapan retrospketif tidak praktis dilakukan dan
penjelasan mengenai cara dan waktu dilakukannya koreksi apabila penyajian
kembali retrospektif tidak praktis.
26) | Kombinasi Bisnis v
8) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai berikut untuk setiap kombinasi
bisnis yang terjadi selama periode pelaporan, yaitu:
(1) nama dan penjelasan tentang pihak yang diakuisisi:
(2) tanggal akuisisi:

(3) biaya terkait akulsisi, di luar biaya penertxtam Efek utang dan Efek ekultas,
periode berjalan, dan akumulasinya untuk masing-masing kombinasi bisnis,

(4) persentase kepentingan ekuitas berhak suara yang diperoleh,

9
Page 72 OCR 0.862
(5)

(8)
(7)

(8)

13)

(10)

(1)

(12)

Pase 71 of 85

alasan utarna untuk kombinasi blsn's dan penjelasan tentang cara pihak
pengakuisis memperoleh Pengendalian atas pihak yang diakuisisi:

penjelasan kualitatif tentang faktor yang membentuk goodwill yang diakui:
Nilai Wajar pada saat tanggal akwisisi atas total imbalan yang dialihkan dan Milai
Wajar tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utama imbalan,

kesepakatan imbalan kontinjensi dan aset indemnifikasi:

fa) jumlah yang diakui pada tanggal akuisisi:

(b) penjelasan tentang kesepakatan dan dasar penentuan jumlah pembayaran:
dan

(ce) estimasi kisaran hasil (tkdak didiskonto) atau, jika apabila kisaran tidak
dapat diestimasikan maka fakta dan alasan mengapa kisaran tersebut tidak
dapat diestimasikan. Dalam hal jumlah maksimum pembayaran tidak
terbatas, maka pihak pengakuisisi mengungkapkan fakta tersebut:

Perusahaan barus mengungkapkan piutang yang diperoleh berdasarkan

kelompok utama piutang, misalnya pinjaman yang diberikan, sewa pembiayaan

langsung, dan kelompok piutang lain, yaitu sebagai berikut:

la) Nilai Wajar piutang:

(D) jumlah plutang bruto kontraktual: dan

(ec) estimasi terbaik pada tanggal akuisisi atas jumlah arus kas kontraktual
yang diperkirakan tidak tertagih,

jumlah yang diakut pada tanggal akusisi untuk setiap kelompok utama Aset

yang diperoleh dan ULabihtas yang diambil alih:

setiap Ilabilitas kontinjensi yang diakui pada Nilai Wajar:

fa) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat arus keluar
sumber daya ekonomi terjadi,

(b) Indikasi ketitakoastian saat atau jumlah arus keluar tersebut. Dalam hal

diperlukan, Perusahaan harus mengungkapkan asumsi utama yeng
rmendasari prakiraan peristiwa mass depan: dan

(Cc) jumtah estimasi pengganttan yang akan diterima dengan menyebutkan
Jumlah Aset yang telah diakul untuk estimasi penggantian tersebut:

dalam hal Nabilitas kontinjensi tidak diakui karena Nilai Wajarnya tidak dapat
diukur secara andal, maka pihak pengakuisisi mengungkapkan:

(a) inforrnasi sebagaimana dimaksud dalam angka 33 huruf b) angka (4)
terkait perikatan dan kontijensi: dan

(b) alasan Labilitas tidak dapat diukur secara andal:

ad
Page 73 OCR 0.886
Pare 720185

(13) dalam hal pembelian dengan diskon:

Ka) #emlah keuntungan yang diakui dan pos dalam laporan laba rugi
komprehensif dimane keuntungan tersebut diakui: dan

(b) penjelasan tentang alasan transaksi tersebut menghasilkan keuntungan

(14) setiap kombinasi bisnis dimana pihak pengakusisi memilik kurang dan 100

(seratus perseratus) dari kepentingan ekuitas pihak yang diakuisisi pada

tanggal akuisisi:

Ca) jumlah dari kepentingan nonpengendat pada pihak yang diakuisisi, yang
diakui pada tanggal akuisisi dan dasar pengukurannya, dan

(b) teknik penilalan dan input model utama yang digunakan dalam penentuan
nilai tersebut, untuk setiap kepentingan nonpengendali pada pihak yang
diakuisisi yang diukur pada Niai Wajar:

(15) dalam hal suatu kombinasi bisnis yang dilakukan secara bertahap:

(a) Nilai Wajar pada tanggal akuisisi atas kepentingan ekuitas pihak yang
diakuisisi yang dimiliki oleh pihak pengakuisisi segera sebelum tanggal
akuisisi, dan

(b) jurnlah keuntungan atau kerugian yang diakul sebagai hasil dari
pengukuran kembali Nilai Wajar dari kepentingan ekuitas pada pihak
yang diakuisisi yang dirriliki oleh pihak pengakuisisi sebelum kombinasi
bisnis dan pos dalam laporan laba rugi komprehensif untuk mengakui
keuntungan atau kerugian tersebut)

(16) Inforrnasi sebagai berikut:

Ca) jumlah pendapatan dan laba atau rugi dari pihak yang diakuisisi sejak
tanggal akuisisi yang dimasukkan dalam laperan laba rugi komprehensif
pada periode pelaporan) dan

(b) pendapatan dan laba atau rugi dari entitas hasil penggabungan untuk
periode pelaporan berjalan seolah-olah tanggal akuisisi untuk semua
kombtxnasi bisnis yang terjadi selama tahun berjalan telah diperhitungkan
sejuk awal pernode pelaporan.

b) Terhadap kombinasi bisnis yang terjadi pada periode sekarang dan periode
sebelumnya, Perusahaan yang menjadi pihak pengakulsisi wajib mengungkapkan
Informasi berikut untuk setiap kombinasi bisnis yang material atau secara kolektif
material:

(1) dalam hal akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai untuk Aset,
Uabilitas, kepentingan nonpengendali tertentu atau jenis imbalan dan jumlah

ae
Page 74 OCR 0.880
Page 730f85

yang diakui dalam laporan keuangan kombinasi bisnis sehingga ditentukan

hanya bersifat penyisihan, maka diungkapkan:

(a) alasan akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai:

(D) Aset, Liabilitas, kepentingan ekutas atau jenis imbalan yang akuntansi
awalnya belur selesai: dan

(c) sifat dan jumlah dari setiap penyesualan periode pengukuran yang diakui
selama periode pelaporan

(2) setiap periode pelaporan setelah tanggal akuisisi sampai dengan Perusahaan
mendapatkan, menjual atau kehilangan hak atas aset imbalan kontinjensi, atau
sampai dengan Perusahaan menyelesaikan Nabilitas Imbalan kontinjensi atau
Wabilitas tersebut dibatalkan atau lewat waktu, maka diungkapkan:

(a) setiap perubahan dalam jurnlah yang diakul, termasuk setiap perbedaan
yang timbul selama penyelesalan,

(b) setiap perubahan dalam kisaran hasil (tidak didiskonto) dan alasan
perubahan tersebut: dan

(Cc) teknik penilaian dan input model utara yang digunakan untuk mengukur
Imbalan kontinjensi:
(3)  Nabilitas kontinjansi yang diakui dalam kombinasi bisnis, jika ada:
(4) rekonsiliasi atas nilal tercatat goodwill pada awal dan aklir periode pelaporan:
(5) Jumlah dan penjelasan dari setiap keuntungan ateu kerugianyang diakui paca
periode pelaporan yang:
(a) terkait dengan aset teridentifikasi yang diperoleh atau liabilitas yang
Giambi-alih dalam kombinasi bisnis pada periode pelaporan berjalan atau
periode pelaporan sebelumnya: dan

(b) ukuran, sifat, atau kejadian relevan yang diungkapkan untuk memahami
laporan keuangan Perusahaan hasil penggabungan:

C) pernyataan kesesuaian dengan peraturan Bapepam dan LK dalam pelaksanaan
transaksi kombinasi hisnis: dan

d) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal berikut secara keseluruhan, sehubungan
dengan perolehan atas entitas anak dan unit bisnis lainnya selama suatu periode:

(1) jumlah harga yang dibayarkan,
(2) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas,

(3) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya apabila
Pengendalian diperoleh: dan

Page 75 OCR 0.889
Page 74 of 85

(4) jumlah aset dan labilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau
bisnis lainnya apabila Pengendalian diperoleh, diikhtisarkan berdasarkan
kategori utamanya.

27)

Segmen Operasi
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) pengungkapan pada level segmen:

(1) informasi umur, yang terdiri dari:

(8) faktor-faktor yang digunakan oleh manajemen untuk mengidentifikasi
segmen dilaporkan) dan

(b) jenis produk dan jasa yang menghasikan pendapatan dari setiap segmen
dilaporkan

(2) informasi mengenai laba atau rugi segmen, termasuk pendapatan dan beban
tertentu, aset segmen, dan Ilabilitas segmen dari segmen dilaporkan, serta dasar
pengukurannya,

(3) rekonsikasi dari total pendapatan segmen, ukuran laba atau rugi segmen
dilaporkan, aset segmen, liabilitas segmen, dan unsur segmen material lainnya
terhadap jumlah yang terkait dalam laporan keuangan Perusahaan

b) pengungkapan pada level entitas

(t) Informasi produk dan jasa
Pendapatan dari pelanggan eksternal untuk setiap produk dan jasa atau setiap
kelompok produk dan jasa yang serupa.

(2) Inforrnasi wilayah geografis
(a) Pendapatan dari pelanggan eksternal yang diatribusikan kepada:

IL. negara domisili Perusahaan) dan

II. semua negara asing secara total dimana Perusahaan memperoleh
pendapatan, Dalam hal pendapatan dari suatu negara asing secara
individual jumlahnya material, pendapatan tersebut diungkapkan secara
terpisah, termasuk dasar pengatribusian pendapatannya kepada negara
tersebut secara individual,

(b) Aset tidak lancar selain instrumen keuangan, aset pajak yang ditangguhkan,
aset imbalan pascakerja, dan hak yang terjadi akibat kontrak asuransi yang
berlokasi di:

| negara domisili Perusahaan, dan

Catatan No. 2v & 37

1.

Page 76 OCR 0.898
Page 75 of 85

II. semua negara asing secara total dimana Perusahaan memdiki aset.
Dalam hal aset dari suatu negara asing secara individual jumahnya

material, maka aset tersebut diungkapkan secara terpisah.
(3) Informasi pelanggan utama
Dalam hal pendapatan dari transaksi dengan pelanggan eksternal tunggal
mencapai 1096 (sepuluh perseratus) atau lebih dari pendapatan konsolidasi,
Perusahaan harus mengungkapkan:
ta) fakta:
(0) total pendapatan dari setiap pelanggan, dan
Ic) Identitas segmen yang melaporkan pendapatan tersebut,

28)

Operasi yang Dihentikan
2) Yang harus diungkapkan antara lain:

(4) uralan tentang alasan operasi dihentikan:

(2) uraian fakta den keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan
yang diharapkan, cara, dan waktu pelepasan dari aset dan labilitas operasi
yang dihentikan: dan

(3) pengaruh dari operasi yang dihentikan terhadap segmen yang dilaporkan dari
aset tidak lancar atau kelompok lepasan disajikan sesuai SAK yang berlaku,

b) Yang harus diungkapkan atas Informasi terkait dengan laba (rugi) operasi yang
dihentikan, antara lain:

(1) analisa atas jumlah tunggal yang disajikan dalam laporan laba rugi
komprehensif meliputi:

la) pendapatan, beban, dan laba atau rugi sebelum pajak dari operasi yang
Gihentikan dan beban pajak penghasilan yang terkait: dan

(BD) taba atau rugi yang diakui dalam pengukuran ke Nilai Wajar setelah
dikurangi biaya untuk menjual atau pelepasan aset atau kelompok lepasan
yang terkat dengan operasi yang dihentikan dan beban pajak penghasilan
yang terkait,

(2) arus kas neto yang dapat diatribusikan pada aktivitas operasi, Investasi dan
pendanaan dari operasi yang dihentikan: dan

(3) jumlah penghasilan dari operasi yang dilanjutkan dan operasi yang dihentikan
yang dapat diatribusikan paca pemilik entitas Induk.

29)

Instrumen Darivatif selain Derivatif Melekat

a) Perusahaan wajib mengelompokkan instrumen derivatif sesuai dengan tujuannya,
yaitu untuk lindung nilai atau tujuan lainnya (non lindung nilai), seperti untuk tujuan
spekulasi:

—
Page 77 OCR 0.865
Page 76 of 85

b) Perusahaan yang memiliki atau menerbitkan Instrumen derivatif wajib
mengungkapkan untuk setiap kontrak instrumen derivatif dalam kelompok klasifikasi
Indung nilai dan kelompok non lindung nilai:

(1) hakikat dan sifat dari transaksi, berupa rarsaksi berjangka dalam bentuk
valuta, bunga, komoditas atau lain-lain:

(2) pihak lawan transaksi (counterparties):

(3) tanggal jatuh tempo:

(a) nilai keseluruhan kontrak dan Nilai Wajar pada tanggal laporan posisi
keuangan:

(5S) beban atau Pendapatan pada periode pelaporan:

(6) pos Aset dan/atau Liabilitas yang dilindung nilai, dan

(7) persyaratan penting lainnya.

Cc) Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Hal-hal yang diperlukan untuk memaharni tujuan transaksi derivatif dan strategi
untuk mencapai tujuan tersebut:

(2) Kebijakan manajemen risiko untuk setiap klasifikasi Indung ndai, termasuk
penjelasan mengenai Aset dan/atau Liatwitas dan jenis transaksi yang dilindung
nilai, dan

(3) Bagi Instrumen yang tidak dimaksudkan sebagai suatu lindung nilai, disebutkan
tujuannya.

30)

Nilai Wajar Instrumen Keuangan

Yang harus diungkapkan untuk setiap kelompok aset keuangan dan llabiitas keuangan

antara lain:

a) Nilai Wajar setiap kelompok Aset dan Latiitas tersebut dengan cara yang
memungkinkan untuk dapat diperbandingkan dengan nilsi tercatat dalam laporan posisi
keuangan: dan

b) hierarki, metode, dan asumsi signifikan yang digunakan dalam menentukan Nilai Wajar
aset keuangan dan liabiltas keuangan.

“| Catatan No. 36

31)

Dividen
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) jumlah dividen dan dividen per saham yang telah dideklarasikan dan dibayarkan
sebagai distribusi kepada pemilik pada periode pelaporan:

b) jumlah utang dividen untuk:
(1) periode pelaporan, dan
(2) periode sebelumnyaj

Catatan No. 26

1
Page 78 OCR 0.867
Page 77 of 85

€) jumlah dividen dan dividen per saham yang diusulkan atau dideklarasikan setelah
periode pelaporan tetapi sebelum tanggal penyelesalan laporan keuangan dan tidak
diakui sebagai Labilitas kepada pemilik pada akhir periode pelaporan: dan

d) jumlah dividen preferen kumulatif yang tidak dakui,

32)

Bagian Partisipasi dalam Ventura Bersama
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) jumlah agregat dari tabilitas kontinjensi dengan jumlah liabilitas kontinjensi lainnya
secara terpisah,
b) jumlah agregat dari kornitmen modal terkait dengan bagian partisipasinya dalam
Ventura Bersama secara terpisah dari komitmen lainnya:
C) Gaftar dan penjelasan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama yang signifikan dan
bagian partisipasi kepemilikan dalam pengendakan bersama entitas: dan
d) dalam hal Ventura Bersama diakui dalam pengendalian bersama entitas, agar
ditambahkan pengungkapan tambahan tentang:
(1) metode yang digunakan untuk mengakui bagian partisipasinya: dan
(2) jumiah agregat setiap aset lancar, aset tidak lancar, llabilitas jangka pendek,
Nabihtas jangka panjang, penghasilan dan beban yang terkait dengan bagian
partisipasinya dalam Ventura Bersama,

33)

Perikatan dan Kontinjensi
a) Perikatan
Yang harus diungkapkan antara lain :
(4) perikatan yang meliputi:
(a) perjanjian sewa, keaganan dan distribusi, bantuan manajemen dan teknis,
royalti, dan lisensi, diungkapkan:

i pihak-pihok yang terkait dalam perjanjian:
Il. percde berlakunya perikatan:
IN dasar penentuan kompensasi dan denda:
Iv. jumlah beban atau pendapatan pada periode pelaporan, dan
W. pembatasan-pembatasan lainnya,
(b) kontrak atau perjanjian yang memerlukan penggunaan dana di masa yang

akan datang, seperti: pembangunan pabrik, perjanjian pembelan, ikatan
untuk Investasi, diungkapkan:

1. pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian:
Ii. periode berlakunya perikatan:

Catatan No. 17, 18, 21, 22,
23, 34442

Page 79 OCR 0.869
b)

Page 78 of85

Hii. rilai keseluruhan, mata uang, dan bagian yang telah direalisasi dan
Iv. sanksi-sanksi,

(2) pemberian jaminan atau garansi, diungkapkan:

ta)

(b)
(9
td)

pihak-pihak yang dijamin dan yang menerima jaminan, yang dipisahkan
antara pihak berelasi dan pihak ketiga untuk pihak yang dijamin,

latar belakang dikeluarkannya jaminan,
periode berlakunya jaminan: dan
tilai jaminan

(3) fasilitas kredit yang belum digunakan, misalnya fasilitas L/C, cerukan bank: dan
(4) uraian mengenai sfat, jenis, jumlah dan batasan-batasannya,

Konttinjensi

Yang harus diungkapkan antara lain :

(L) perkara atau sengketa hukum,

@lungkapkan:

(2)

(3)

(2)

ta)
(b)
te)

(9

pihak-pihak yang terkait:
Jumlah yang diperkarakan:

latar belakang, isi dan status perkaradan pendapat hukum (legal opinion):
dan

dampak keuangan:

Peraturan Pemerintah yang berdampak terhadap Perusahaan, misalnya masalah
lingkungan hidup, diungkapkan uralan singkat tentang peraturan dan estimasi
dampak keuangannya:

kemungkinan Iabilitas pajak tambahan:

(3)
(b)

jenis ketetapan atau tagihan pajak, jenis pajak, tahun pajak serta jumlah
Pokok dan denda atau bunganya: dan

sikap Perusahaan terhadap ketetapan atau tagihan pajak (keberatan atau
banding):

penstiwa kontinjensi lainnya, yang diungkapkan antara lain:

ta)
tb)
tg

ta)

karakteristik aset atau liabilitas kontinjensi,
estimasi dari dampak keuangannya:

Indikasi tentang ketidakpastian yang terkait dengan jumlah atau waktu arus
keluar sumber daya, dan

kemungkinan penggantian oleh pihak ketiga.

Page 80 OCR 0.864
Page 79 of 85

38) | Khusus Industri Perkebunan v Catatan No. 13
Perkebunan Inti Rakyat dan Plasma

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Isi perjanjian kerjasama IR/Plasrna:

b) Pihak-pihak yang terkait dalam kerjasama)

Cc) lokasi aset dan jangka waktu pengelolaan

@d) Hak dan babilitas dari masing-masing pihak dalam kerjasama)
c) Ketentuan tentang perbahan perjanjian kerjasama, dan

") Isi perubahan perjanjian, jika ada.

35) | Manajemen Risiko Keuangan v Catatan No. 38
@) Perusahaan harus mengungkapkan informasi yang mernungkinkan para pengguna
laporan keuangan untuk mengevaluasi sifat dan luas risiko yang timbul dari instrumen
keuangan, serta kebijakan dalam pengelolaan risiko, termasuk, namun tidak terbatas
pada risiko sebagai berikut:

(1) risiko kredit, antara lain Ikhtisar analisis umur aset keuangan yang belum jatuh
tempo atau bdak mengalami penurunan nilai dan yang lewat jatuh tempo pada
akhir periode pelaporan tetapi tidak mengalami penurunan nilai:

(2) risiko likuiditas, antara lain:

(a) analisis jatuh tempo untuk liabilitas keuangan derivatif dan nonderivatif yang
menunjukkan sisa jatuh ternpo kontraktual yang bertujuan untuk
pemahaman terhadap periode arus kas: dan

(b) deskripsi mengenai cara Perusahaan mengelola risiko likuiditas,

(3) risiko pasar, antara lain analisis sensitivitas untuk setiap jenis risiko pasar dimana
entitas terdampak pada akhir periode pelaporan, yang menunjukkan dampak
perubahan pada variabel risiko yang relevan pada tanggal tersebut terbadap laba
rugi dan ekuitas: dan

(a) risiko lainnya yang dimiliki oleh Perusahaan.

Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) terdiri dari pengungkapan

kualitatif dan pengungkapan kuantitatif untuk setiap jenis nsiko yang timbul dari

Instrumen keuangan,

38) | Khusus Industri Perbankan v
3) Rasio Kecukupan Modal (Capital Adeguacy Ratio)

bj

Yang harus diungkapkan antara Isin:

“T
Page 81 OCR 0.862
Page 80 of85

posisi keuangan,
(2 Posisi CAR minimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia: dan
(3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan CAR.

(1) Rincian perhitungan dan jumlah raso kecukupan modal pada tanggal laporan

b) Posisi Devisa Neto
Yang barus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian perhitungan dan posisi devisa neto menurut jenis mata uang pada tanggal
laporan posisi keuangan:
(2) Posisi devisa neto maksimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia,
(3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan posisi devisa neto.

Cl Jaminan Pemerintah terhadap Limbilitas Pembayaran Bank Umum
Yarg harus diungkapkan antara lain dasar hukum yang melandasi jaminan atas dana
pihak ketiga di bank.

G) Aktivitas Fiduciary

Yang harus diungkapkan antara lain uraian masing-masing aktivitas fiduciaryyang
meliputi jasa kustodian, wali amanat, pengelolaan Investasi dan reksadana,

37)

Kuasi-Reorganisasi

Yang harus diungkapkan antara lain ursan mengenai kegiatan kuasi-reorganisasi yang

meliputi:

B) Jumlah saldo negatf yang dieliminasi dalam laporan posisi keuangan dan jumtah
tersebut disajikan selama tiga tahun berurutan sejak kuasi-reorganisasi:

b) Status going concern perusahaan dan rencana manajemen dan pemegang saham
Setelah kuasi-reorgamisasi yang menggarnbarkan Prospek usaha di masa mendatang:

€) Penyajian laporan posisi keuangan sebelum, pada saat dan sesudah kuasi-
reorganisasi:

d) Rincian dari jumlah yang membentuk akun selisih penilasan Aset dan liabilitas sebelum
digunakan untuk mengeliminasi defisit: dan

8) Keterangan tentang tanogal terjadinya kuasi-reorganisasi pada akun saldo labe dalam
laporan posisi keuangan untuk jangka waktu 10 tahun ke depan sejak kuasi-
reorganisasi,

38)

Pengelolaan Modal

Catatan No. 39

.
Page 82 OCR 0.864
Page 81 of85

Yang harus diungkapkan antara lain :

a) Inforrnasi kualitatif tentang tujuan, ketrjakan, dan proses Perusahaan dalam mengelola
permodalannya, termasuk:
(1) deskripsi tentang bagian yang dikelola sebagai modal:

(2) sifat persyaratan dan implementasinya dalam hal Perusahaan diharuskan untuk
memenuhi persyaratan permodalan yang disyaratkan oleh pihak eksternal: dan

(3)cara Perusahaan memenuhi tujuannya dalam mengelola permodalannya)
b) ringkasan data kuantitatif tentang bagian yang dikelola sebagai modal:
C) setiap perubahan pada angka a) dan angka b) dari periode sebalumnyaj

@) pernyataan atas kepatuhan terhadap setiap persyaratan permodalan dari pihak
eksternal Gika ada): dan

€) konsekuensi dari ketidakpatuhan persyaratan permodalan dari pihak eksternal, apabila
terjadi ketidakpatuhan,

39) | Transaksi Nonkas v Catatan Na. 40

Yang harus disngkapkan antara lain :

Transaksi pada aktivitas investasi dan pendanaan yang tidak memerlukan penggunaan Kas

dan Setara Kas yang tidak termasuk dalam laporan arus kas.

Transaksi tersebut antara lain berupa perolehan Aset kredit atau sewa pembiayaan,

akuisisi melalui penerbitan saham, dan konversi utang menjadi modal.

40) | Pembayaran Berbasis Saham v

Yang harus diengkapkan antara lsin -

aj) rincian jumlah Uabilitas atas pembayaran berbasis saham baik untuk jangka pendek
ataupun jangka panjang:

b) penjelasan mengenai setiap jenis perjanjian pembayaran berbasis saham yang ada
pada suatu periode, termasuk syarat dan ketentuan umum setiap perjanjian, seperti

kondisi vesting, jangka waktu maksimum atas opsi yang diberikan, dan metode
penyelesaian,

Cc) jumlah dan rata-rata tertimbang harga eksekusi opsi saham untuk setiap kelompok
Opsi saharn,

d) untuk opsi saham yang dieksekusi selama periode, rata-rata tertimbang harga saham
pada tanggal eksekusi atau selarna periode pelaporan,

@) kisaran harga eksekusi dan rata-rata tertimbang sisa umur kontrak untuk opsi saham
yang beredar pada akhir periode:

TE.
Page 83 OCR 0.857
»

El

Page 42 of 85

penentuan Nilai Wajar dengan mengungkapkan paling kurang hal-

berikut:

(1) opsi yang diberikan selama suetu periode, rata-rata tertimbang Nilai Wajar
opsi tersebut pada tanggal pengukuran dan informasi tentang bagaimana Nilai
Wajar tersebut diukur: dan

(2) jumlah dan rata-rata tertimbang nilai wajar Instrumen ekuitas tersebut pada
tanggal pengukuran, dan informasi tentang pengukuran Nilai Wajar tersebut
untuk Instrumen ekuitas lain yang diberikan selama suatu periode (yaitu selain
opsi saham),

dampak transaksi pembayaran berbasis saham terhadap laba rugi Perusahaan dalam

suatu periode dan terhadap posisi keuangannya.

| sebagai

41) | Khusus Industri Asuransi:

2)

Analisis kekayaan dan Perhitungan Batas Tingkat Solvabilitas

Yang harus diungkapkan antara lain :

(1) Analisis Kekayaan,

(2) Perhitungan batas tngkat selvabiltas,

(3) Batas tingkat solvabilitas yang harus dipenuhi,

(4) Tingkat solvabilitas yang dicap perusahaan per tanggal pelaporan, dan
(5) Jumlah investasi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

42) | Aset Liabilitas dan Hasil Usaha Program Asuransi Syariah

3)
b)
k31

d)

Hal-ha' yang harus diungkapkan:

Ijin Menteri Keuangan atas pendirian unit Asuransi Syariah:
Jenis Akad Asuransi Syariah,

Rincian Aset, Liabflitas, Pendapatan, Beban, dan Laha Usaha Unit Asuransi Syariah:
dan

Zakat,

43) | Informasi Penting Lainnya

3)
b)
Cs)
d)

Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari:

Kontrak reasuransi:
Perjanjian penting dan ikatan lainnya,

Rasio keuangan penting:
Pendapatan, beban dan hasil underwriting: dan

Catatan 39, 41 & 42

Page 84 OCR 0.891
Page 43 of 85

€) Peristiwa atau kesdaan yang mempengaruhi kinerja atau kelangsungan hidup
perusahaan.

44)

Khusus Industri Kehutanan :

a) Rincian volume penjualan kayu bulat (jenis kayu):

bj) Pemenuhan liabilitas terhadap negara seperti DR, IHH, BPPHH, IHPH dan luran wajib
lainnya:

Cc) Realisasi kagiatan dan baya yang berhubungan dengan pelaksanaan penanaman

kembali hutan alam (TPTI, pembinaan dan perlindungan hutan, penanaman tanah
kosong dan usaha lainnya untuk kelestarian alam):

Gd) Realisasi jenis kegiatan sehubungan pelaksanaan Bina desa hutan dan biayanya:
€) Khusus KTI, diungkspkan realisasi anggaran dan penanaman pada penode berjalan
Yan akumulasinya, dan
f) Sehubungan dengan pembangunan sarana dan prasarana :
(1) Realisasi pernbangunan jalan dan jembatan serta pemeliharaannya: dan
(2) Jenis jalan yang dibangun pada periode berjalan dan akumulasinya.

45)

Peristiwa Setelah Periode Pelaporan
Yong harus diungkapkan antara lain:
a) dalam hal Perusahaan menerima Informasi setelah periode pelaporan tentang kondisi

yang ada pada akhir periode pelaporan, maka Perusahaan memutakhirkan
pengungkapan kondisi tersebut sesuai dengan informasi terkini, dan

contoh peristiwa setelah periode pelaporan yang mensyaratkan entitas untuk
menyesuaikan jumlah yang diakui dalam laporan keuangannya, atau untuk mengakui
peristiwa yang sebelumnya tidak diakul:

b) dalam hal terdapat peristiwa nonpenyesuai yang material setelah periode pelaporan,
maka Perusahaan mengungkapkan uraian peristiwa, misalnya:
(1) tanggal terjadinya:
(2) sifat peristiwa) dan
(3) estimasi atas dampak keuangan, atau pernyataan dan alasan bahwa estimasi

tersebut tidak dapat dibuat.

Catatan No. 44

46)

Perkembangan Terakhir Standar Akuntansi Keuangan dan Peraturan yang Terkait
dengan Aktivitas Perusahaan

Dalam hal Perusahaan belum menerapkan suatu SAK dan/atau peraturan yang terkait
Gengan aktivitas Perusahaan, yang telah diterbitkan tetapi belum efektif berlaku, Yang
harus diungkapkan antara lain:

Catatan No, 43

KT
Page 85 OCR 0.893
Page 84 of 85

2)
b)
ts)
d)

Judul SAK dan jenis peraturan baru tersebut,
sifat dari perubahan yang belum berlaku efektif atau perubahan kebijakan akuntansi:
tanggal penerapan SAK dan peraturan baru tersebut disyaratkan, dan

pembahasan mengenai dampak penerapan awal SAK dan peraturan baru atas laporan
keuangan stau pernyataan manajemen bahwa dampak tersebut tidak dapat diketahui
atau diestimasi secara wajar.

47)

a)

bj

Dalam hal Perusahaan mengubah penyajian atau pengkiasifikasian pos-pos dalarn
laporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan antara Isin:

(4) sifat reklasifikasi,

(2) tumiah masing-masing pos atau gabungan beberapa pos yang direklasifikasi:
Gan

(3) alasan reklasifikasi.

Dalam hal reklasifikasi jumlah komparatif tidak praktis untuk dilakukan, maka
Perusahaan harus mengungkapkan:

(1) alasan tidak mereklasifikasi jumlah tersebut, dan
(2) sifat penyesuaian yang akan dilakukan jika jumlah tersebut direklasifikasi.

48)

Hibah Pemerintah

Setiap Hibah Pemerintah yang diterima, Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai
berikut:

a) sfatdan luas Hibah Pemerintah yang diakul dalam laporan keuangan dan indikasi

bentuk lain dari bantuan pemerintah, dan

b) kondisi yang belum terpenuhi dan kontinjensi lain yang melekat atas bantuan

pemerintah yang telah diakul.

a9)

Rekonsiliasi antara SAK dengan Standar Akuntansi di Negara Lain

a)

8

Ketentuan ini berlaku bagi Perusahaan yang menyusun laporan keuangan dengan
menggunakan standar akuntansi selain SAK untuk memenuhi persyaratan otoritas
pasar modal d negara lain atau dalam rangka penawaran Erek di negara lain.

Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) ringkasan perbedaan SAK dengan standar akuntansi di negara lain:

(7
Page 86 OCR 0.902
Page 85 of 85

(2) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan posisi keuangan beserta
penjelasannya: dan
(3) — rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan laba rugi komprehensif
beserta penjelasannya.
€C) Dalam hal Perusahaan dipersyaratkan olsh otoritas pasar modal di negara lain untuk
melakukan pengungkapan tambahan mengikuti ketentuan yang berlaku di negara
tersebut, rnaka pengungkapan tersebut wajib ditambahkan dalam laporan keuangan.

50)

Informasi Penting Lainnya
Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari peristiwa atau
keadaan tertentu yang mempengaruhi kinerja perusahaan, seperti peristiwa/keadaan yang

mempengaruhi kelangsungan hidup perusahaan,

Jakarta, 26 Maret 2025

Direktur yang membawahi bidang
akuntansi dan keuangan

File

File Open PDF
Source IDX
Size4.28 MB
Published8 Apr 2025
Pages86
Characters150,424
Text sourceOCR
OCR confidence0.874

Names mentioned 12 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org PALMA SERASIH TBK p.1 ×5
unresolved org Kantor Akuntan Publik KAP Purwantono p.2
unresolved org Purwantono p.2
unresolved org Bapepam-LK p.4 ×2
unresolved org Menteri Keuangan p.6 ×2
unresolved org Bank Indonesia p.12 ×13
unresolved org Bank Indonesia Yan Bank Lain p.12
unresolved org Bank Lain Ysog p.22
unresolved org Direktorat Jenderal Pajak p.38
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia p.57
unresolved org Bapepam p.74 ×2
unresolved org Bank Umum Yarg p.81

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 7

FinancialStatement-2024-Tahunan-PSGO.xlsx done
inlineXBRL.zip done
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result