Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 84
Page 1 OCR 0.926
Page 1 of 84 CHECKLIST PENGUNGKAPAN LAPORAN KEUANGAN UNTUK SELURUH INDUSTRI DI PASAR MODAL DI INDONESIA Petunjuk Pengisian Checklist: 1. 2, 3 4. 5, Seluruh Emiten dan Perusahaan Publik harus menggunakan Checklist Pengungkapan Laporan Keuangan ini, kecuali Emiten dan Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek. Setiap Perusahaan Efek harus menggunakan Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek (Peraturan No. VIII,G.17). Tanda (V) diisi pada kolom "Ada' apabila Emiten/Perusahaan Publik telah memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan dan selanjutnya pada kolam "Keterangan" ditambahkan cross reference ke nomor catatan atas laporan keuangan. . Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan maka tanda W) diisi pada kolom "Tidak Ada' dengan menambahkan keterangan alasannya pada kolom keterangan. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memiliki pos-pos tertentu sehingga tidak wajib memenuhi persyaratan pengungkapan yang ada maka tanda (W) diisi pada kolom 'N/A'. Checklist Ini wajib ditandatangani oleh Direktur yang membawahi akuntansi dan keuangan, Data Umum Nama Emiten/Perusahaan Publik PT Central Omega Resources Tbk Bidang Usaha Perdagangan hasil tambang dan pertambangan Jenis penawaran Umum pama. Tahun 2024 — | Tahun 2023 Nama Kantor Akuntan Publik | KAP Mirawati Sensi | KAP Mirawati Sensi | Idris Idris Nama Partner Ahmad Syakir Jacinta Mirawati “Opini Akuntan Wajar Tanpa Wajar Tanpa Pengecualian Pengecualian N
Page 2 OCR 0.903
Page 20184 Catatan tentang Opini (jika ada) disesuaikan dengan periode penyajian laporan keuangan. Ya Tidak Pemenuhan Peraturan No.VIILG.11 Tentang "Tanggung Jawab Direksi Atas Laporan Keuangan” Pemenuhan Peraturan No.VIII.A.2 tentang “Independensi Akuntan Yang Memberikan Jasa Audit di Pasar Modal" Data Keuangan Penting (dalam Rupiah) Periode laporan keuangan Tahun 2024 Tahun 2023 Laba Rugi Komprehensif Pendapatan 1.461.186.279.340 — 811,659,069,690 “Laba (rugi) bruto 631,392.965.590 351.918.490.018 Laba (rugi) usaha/operasional 375.144.722.126 87,385.099.266 EBITDA 561.480.787.843 245.950.536.514 | Laba (rugi) Bersih periode berjalan 411.951.882.179 30.676.804.800 Laba (rugi) komprehensif 414.899.885.352 29,043.095.945 | Laba Per saham (dasar) - dalam Rupiah penuh 66,41 11,37 Laba Per saham (dilusian) — dalam Rupiah penuh 66,41 11,37 N
Page 3 OCR 0.866
Page 3 of 84 Jumlah Aset 2.540.822.189.493 2.567.693.703.085 Jumlah Aset Lancar 1.005.472.553.295 1.119.506.010.625 Jumlah Aset Tidak Lancar 1.535.349.636.198 1.448.187.692.460 | Jumlah Labilitas 1.693.499.249.291 2.148.916.148.235 Jumlah Liabilitas Jangka Pendek ”459.447.493.450 997.024.195.958 Jumlah Labilitas Jangka 1.234.051.755.841 1.151.891.952.277 Panjang Na Jumlah Ekuitas ”B47.322.940.202 418.777.554.850 Modal Disetor 563.824.660,000 563.824.660.000 Saldo Laba (59.578.430.697) | (425.745.104.685) Rasio Keuangan" sa Rasio Lancar (96) 218,95 95, 7690 | “ROA 16,33 1,1396 ROE 48,970 | 6,949h Ebitda thd pendapatan (96) 38 3096 “dapat disesuaikan berdasarkan industrinya Catatan: 1. Pengungkapan yang dipersyaratkan untuk masing-masing pos wajib diungkapkan seluruhnya, kecuali pengungkapan tersebut tidak relevan atau tidak dapat diterapkan pada Emiten atau Perusahaan Publik. Emiten atau Perusahaan Publik wajib menyesuaikan pengungkapan sesuai dengan karakteristik Industri apabila pengungkapan tersebut dipersyaratkan oleh SAK atau relevan untuk memahami laporan keuangan Emiten atau Perusahaan Publik, 2, Emiten atau Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek tidak mengacu pada checklist ini, namun mengikuti peraturan Bapepam-L.K No VIII.G.17 tentang Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek. A
Page 4 OCR 0.888
Page 4 ot 8d Laporan Keuangan Terdiri dari: Laporan posisi keuangan pada awal periode komparatif yang disajikan saat Perusahaan menerapkan suatu kebijakan akuntansi secara retrospektif atau membuat penyajian kembali pos-pos laporan keuangan atau ketika Perusahaan mereklasifikasi pos-pos dalam laporan keuangannya. 1 | Laporan posisi keuangan pada akhir periode x Halaman 1 & 2 2 | Laporan laba rugi komprehensif selama periode x Halaman 3 3 | Laporan perubahan ekuitas selama periode — x Halaman 4 4 Laporan arus kas selama periode — x s Halaman 5 Catatan atas Laporan Keuangan Ketentuan Umum "| Perusahaan wajib menyajikan catatan stas laporan keuangan dengan urutan sebagai berikut: a. gambaran umum Perusahaan) b. dasar penyusunan laporan keuangan dan ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan yang diterapkanj C Informasi tambahan untuk pos-pos yang disajikan dalam laporan posisi keuangan, laporan laba rugi komprehensif, laporan perubahan ekuitas dan laporan arus kas, sesuai dengan urutan penyajian laporan dan penyajian masing-masing pos: dan d. pengungkapan lainnya yang antara lain meliputi: 1) informasi yang dipersyaratkan oleh SAK yang tidak disajikan di bagian manapun dalam laporan keuangan, dan 2) informasi yang tidak disajikan di bagian manapun dalam laporan keuangan, tetapi informasi tersebut relevan untuk memahami laporan keuangan. Perusahaan wajib menyatakan dalam bentuk nilai atau persentase untuk menjelaskan adanya bagian dari suatu jurnlah, tidak menggunakan kata “sebagian”, Perusahaan wajib mengungkapkan dalam penjelasan masing-masing pos mengenai Aset yang dijarminkan, nama piftak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan, Dalam hal Aset Perusahaan diasuransikan, wajib diungkapkan jenis dan nilai aset yang "| diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib » | dungkapkan alasannya. Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan A
Page 5 OCR 0.878
Page S of 34 Gambaran Umum Perusahaan Hal-hal yana harus diungkapkan, antara lain: “. Pendirian perusahaan 1) | Riwayat ringkas perusahaan: x Catatan ta 2) | Nomor dan tanggal akta pendirian serta perubahan terakhir, pengesahan dari instansi yang x Catatan ta berwenang, dan n nomor serta tanggul Berita Negara, 3) Kegintan usaha sesuai anggaran dasar Perusahaan dan yang sedang dijalankan pada x Catatan ia penode pelaporan: 4) | Tempat kedudukan perusahaan dan lokasi utama kegiatan usaha, x Catatan Ia 5) | Tanggal mulai beroperasinya perusahaan secara komersial. Dalam hal perusahaan x Catatan Ia melakukan ekspansi atau perampingan usaha secara signifikan pads periode laporan yang disajikan, wajib disebutkan saat dimulainya operasi komersial dari ekspansi atau parampingan usaha dan n kapasitas produksinya, dan sm Nama entitas induk d dan nama entitas Induk berakhir dalam kelompok usaha (ultimate x Catatan Ia parent of the group). Dalam hal tidak dapat diungkapkan, wajib disebutkan alasannya. 7) | Khusus Industri Media Penjelasan rinci tentang Perizinan yang dimiliki. 8) | Khusus Industri Jalan Tol Peraturan perundangan atau keputusan pernerintah yang mendasari penyelenggaraan jalan tol tersebut. 9) | Khusus untuk Asuransi dan Pembiayaan Trin bidang usaha dari Menteri Keuangan atau u Otoritas yang berwenang. 10) | Khusus untuk Industri Perbankan Izin usaha sebagai bank umum, sebagai bank devisa (jika ada), serta izin untuk menjalankan kegiatan berdasarkan prinsip syariah (jika ada). Penjelasan mengenai 4rea eksplorasi dan eksploitasi Perseroan meliputi : @) Area Eksplorasi, meliputi: x Catatan 1d dan ie . Narna lokasi,
Page 6 OCR 0.847
Page 6 of 84 «Nama pemilik izin lokasi: - Tanggal perolehan Izin ekplorasi serta tanggal jatuh temponya) - Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik tzin lokasi: dan & Jumlah biaya eksplorasi yang telal Ih dibukukan sebegai Aset Minyak dan Gas Burni per tanggal Laporan Posisi Keuangan: b) Nama lokasi, «Nama pemilik ijin lokasi, . Tanggal perolehan Ijin eksploitasi serta tanggal jatuh temponya, & Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik ijin lokasi, «Jumlah Cadangan Terbukti (P1), keterangan tentang pihak yang melakukan sertifikasi, dan tanggal sertifikasi: # Jumlah produksi pada tahun berjalan, dan & Akumulasi jumlah produksi sejak awal kegiatan eksploitasi/pengembangan oleh Perseroan hingga tanggal laporan posisi keuangan. Catatan 1d dan le 12) Khusus Industri Kehutanan Yang harus diungkapkan entara lain: a) pelaksanaan kegiatan pengusahaan hutan, b) rincian luss areal sisa hutan yang belum dikelola selama masa sisa manfaat MPH: dan €) sisa umur HPH. Penawaran Umum Efek, yang harus diungkapkan antara lain: 1) | Tanggal danfatau nomor surat efektif penawaran umum, termasuk penawaran Efek yang Catatan Ih diterbitkan di luar Indonesia, 2) Jenis dan jumlah Efek yang dkawarkan: Catatan Ib 3) Bursa tempat Efek dicatatkan: dan Catatan Ib 4) | Tindakan perusahaan yang dapat mempengaruhi jumlah Efek yang diterbitkan (corporate Catatan 1b action) sejak penawaran umum perdana sampai dengan periode pelaporan terakhir. Struktur Perusahaan, entitas anak, dan Entitas Bertujuan Khusus (EBK) Yang harus diungkapkan antara lain: 1) | Narna entitas anak dan/atau EBK yang dikendalikan baik socara langsung maupun tidak Catatan 1 langsung,
Page 7 OCR 0.880
Page 7 of 84 Tempat kedudukan, Catotan Ic x 3 | 3enis usaha, x Catatan 1 4) | Tahun beroperasi secara korpersiat, x Catatan Ic 5) | Persentase kepemilikan dan proporsi hak suara (jika berbeda): x Catatan 1 6 | Total Aset, dan —— x Catatan 1c 7) | Informasi penting lainnya antara lain: a) sifat hubungan antara entitas induk dan entitas anak, apabila entitas induk tidak memiliki baik langsung maupun tidak langsung melalui entitas anak, lebih dari 5026 (lima puluh perseratus) hak suara yang sah, b) alasan mengapa kepenulikan baik langsung maupun tidak langsung lebih dari 5096 (lima puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial atas investee tidak diikuti dengan pengendalian, C) akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas anak apabila laporan keuangan tersebut digunakan untuk menyusun laporan kevangan kansolidasian dan tanggal atau periode berbeda dari tanggal laporan keuangan entitas Induk, dan alasan menggunakan tanggal atau periode yang berbeda: d) sifat dan luas setiap restriksi signifikan dalam kemampuan entitas anak untuk mentransfer dana ke entitas induk dalam bentuk dividen tunai, atau pembayaran kembali pinjaman atau uang muka, €) suatu rincian yang menunjukkan dampak setiap perubahan bagian kepemdikan entitas induk pada entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya Pengendalian atas ekuitas yang dapat diatribusikan pada pemilik entitas induk: dan () dalam hal nilangnya Pengendalian atas entitas anak, maka entitas induk harus mengungkapkan: (L) keuntungan atau kerugian (jika ada) yang diakul dari hilangnya Pengendalian, dan porsi dari keuntungan atau kerugian yang dapat diatribusikan pada pengakuan sisa Investasi pada entitas anak terdahulu dengan Nilai Wajar pada tanggal hilangnya Pengendalian, (2) jumlah persentase kepernilikan yang dilepaskan, (3) Jumiah harga yang diterima: (4) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas, (S) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya dimana
Page 8 OCR 0.887
(6) jurniah Aset dan Liabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya di nana Pengendalian dilepaskan, yang diikhtisarkan berdasarkan kategari utamanya. d. Karyawan, direksi, komisaris, dan komite audit Yang harus diungkapkan antara lain: 1) | Nama dan jabatan untuk masing-masing anggota direksi, dewan komisaris, dan komite audit, Catatan 2) | Cakupan manajemen kunci: dan x Catatan If Catat 3) | Jumlah karyawan tetap pada masing-masing akhir periode atau rata-rata jumlah karyawan tetap selama periode yang bersangkutan, secara konsolidasi untuk Perusahaan dan entitas anak. e. Penerbitan Laporan Keuangan 1) | Tanggal laporan keuangan diotorisasi untuk terbit: dam x Catatan 19 2) | Pihak yang bertanggung jawab mengotorisasi laporan keuangan. x Catatan 19 2 Ikhtisar Kebijakan Akuntansi Signifikan Dalam bagian ini harus diungkapkan hal-hal sebagai berikut: 2 Pernyataan kepatuhan terhadap SAK x Catatan 2a Pernyataan ini merupakan pernyataan bahwa laporan keuangan telah disusun dan disajikan stsusi dengan SAK. b. Dasar pengukuran dan penyusunan laporan keuangan 1) | Oasar pengukuran laporan keuangan yaitu berdasarkan biaya historis (historica' cost), x Catatan 2a biaya perolehan kini (current cost), nilai realisasi neto (net realizable valve), Nilai Wajar (fair vakse) atau jurnlah yang dapat dipulihkan berdasarkan SAK yang berlaku. 2) | Dasar penyusunan laporan keuangan, yaitu dasar akrual, kecuali untuk laporan arus kas, x Catatan 22 Mata uang fungsional dan mata uang penyajian yang digunakan, meliputi: x Catatan Za, 2d @) mata uang fungsional Perusahaan dan entitas anak, b) fakta dan alasan perubahan, apabila terdapat perubahan mata uang fungsional Perusahaan maupun kegiatan usaha asing yang signifikan, dan €) alasanperubahan mata uang penyajian (jika ada). —
Page 9 OCR 0.877
Page Y of 84 lasan perubahan periode pelaporan (jika ada). 4) LAI Perusahaan harus mengungkapkan dalam ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan atau bagian lain deri catatan atas laporan keuangan, pertimbangan yang telah dibuat manajemen dalam proses penerapan kebijakan akuntansi dan memuliki dampak yang paling signifikan terhadap jumlah yang diakui dalam laporan keuangan, Catatan 3 Perusahaan harus mengungkapkan inforrnasi tentang asurnsi yang dibuat mengenai masa depan, dan sumber utama dari estimasi ketidakpastian lain pada akhir periode pelaporan, yang memiliki risiko signifikan yang mengakibatkan penyesualan material terhadap jumlah tercatat Aset dan Labilitas dalam periode pelaporan berikutnya: dan Berkaitan dengan Aset dan Liabilitas sebagaimana dimaksud dalam angks 2, catatan atas laporan keuangan memasukkan rincian atas sifat dan jurnlah tercatat pada akhir periode pelaporan. Catatan 3 Kebijakan Akuntansi Tertentu Kebijakan akuntansi tertentu merupakan kebijakan akuntansi lainnya yang diterapkan dan relevan untuk memahami laporan keuangan. Kebijakan akuntansi tertentu meliputi, tetapi tidak terbatas pada hal-hal sebagai berikut: Prinsip-prinsip konsolidasi Yang harus dijelaskan antara lain: a) ruang lingkup Laporan Keuangan Konsolidasian, yang meliputi pos-pos entitas induk Gan entitas anak, b) dasardan kapan suatu entitas anak dikonsolidasikan ke dalarn laporan keuangan @entitas induk: Cc) ketvjakan akuntansi sehubungan dengan perubahan kepemilikan tanpa kehilangan Pengendakan atas entitas anak: d) kebijakan akuntansi sehubungan dengan kehilangan Pengendalian atas entitasanak, €) kebijakan akuntansi sehubungan dengan pencatatan dan penyajian kepentingan nonpengendali: dan N) pernyatasn bahwa saldo pos dan transaksi material antar entitas yang dikonsolidasi telah dieliminasi. ME oo Catatan 3 Catatan 2b Kombinasi bisnis Yang harus dijelaskan antara lain: k—
Page 10 OCR 0.886
Page 10 0134 8) metode yang digunakan dalam kombinasi bisnis, termasuk metode yang digunakan untuk mengukur kepentingan nonpengendali: b) pengakuan awal untuk goodwilf €) pengukuran setelah pengakuan awal untuk goodwil: dan Gd) kebijakan lainnya yang relevan terkait dengan kombinas: bisnis yang ada di Perusahaan, antara lain: (1) pembelian dengan diskon: (2) akuisisi secara bertahap) dan (3) imbalan kontinjensi. 3) | Kas dan setara kas: x Catatan 24 kas. 4) | Instrumen Keuangan a) Instrumen Keuangan selain Sukuk x Catatan 2h Yang harus dijelaskan antara lain: (1) pengakuan awal Instrumen keuangan setiap kategori, termasuk perlakuan atas biaya transaksi: (2) pengukuran setelah pengakuan awsi instrumen keuangan setiap kategori: (3) ketentuan saling hapus dari instrumen kevangan: (4) metode yang digunakan untuk menentukan Nilai Wajar instrumen keuangan, (5) metode perhitungan yang digunakan untuk menentukan penurunan nilai dari aset keuangan: (6) ketentuan penghentian pengakuan instrumen keuangan, (7) khusus instrumen keuangan derivatif dan akuntansi lindung nilai, selain penjelasan sebagaimana dimaksud dalam angka (1), angka (2), angka (3), angka (4), angka (5), dan angka (6), wajib ditambahkan penjelasan mengenai, (2) ketentuan pemenuhan kriteria akuntansi Nindung nilal, (b) klasifikasi lindung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilai atas instrumen keuangan derivatif: dan (ce) perlakuan akuntansi lindung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilai. b) Investasi pada Sukuk Yang barus dijelaskan antara Isin: (1) klasifikasi dan reklasifikasi investasi pada Sukuk,
Page 11 OCR 0.893
Page IN of 34 (2) pengakuan awal Sukuk, (3) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk: (9) Penyajian pendapatan sukuk: dan (S) penyajian amortisasi biaya transaksi. €) Sukuk yang diterbitkan Yang harus dijelaskan antara lain: (1) pengakuan awal Sukuk: (2) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk: (3) txaya transaksi penerbitan Sukuk: (4) posisi penyajian Sukuk: dar (5) akad syariah yang digunakan. 5) | Khusus Industri Perbankan x a) Giro Wajib Minimum Yang harus dijelaskan antara lain keterituan mengenai jumlah giro wajib minimum. b) Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain Lain, Cc) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain Yang harus dijelaskan antara sin dasar penyajian Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain. 6) | Piutang Reverse Repo Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Piutang Reverse Repo, metode pencatatan dan pengukurannya. 7) | Khusus Industri Perbankan x Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah Yang harus dijslyskan antara lain: a) Kelompok obligasi rekapitalisasi yang dimiliki, b) Pengakuan nilai pada investasi untuk setiap kelompok Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah,dan C) Dasar penyajian efek-efek dalam laporan keuangan. 8) | Khusus Industri Perbankan x a) Kredit
Page 12 OCR 0.893
Page 12 0784 Yang harus dijelaskan antara lain: (L) Penjelasan atas masing-masing jenis kredit yang diberikan, (2) Dasar penyajian atas kredit, (3) Kebijakan manajemen dan pelaksanaat pengendakan risiko portofolio kredit: (3) Perlakuan akuntansi untuk kredit yang dibeli dari BPPN (jika ada): dan (5) Kebijakan bank akan agunan kredit. b) Tagihan/Kewajiban Akseptasi Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian atas tagihan/kewajiban akseptasi. €) Agunan yang Diambil Alih Yang harus dijelaskan antara lain! (4) Dasar penilaian dan penyajian, (2) Perlakuan akuntansi atas nilai realisasi plutang/pemblayaan yang diberikan dengan saldo piutang/pernblayaan yang tidak dapat ditagih: dan (3) Perlakuan akuntansi atas keuntungan (kerugian) dari realisasi penjualan agunan, 9) | Khusus untuk Industri Pembiayaan x Piutang Pembiayaan Konsumen Yang harus dijelaskan antara lain: a) Dasar penyajian piutang pembiayaan konsumen) dan b) Dasar penilaian aset jika perusahaan menarik kembali aset pembiayaan konsumen dari konsumennya. 10) | Anjak Piutang Yang harus dijelaskan antara lain: 2) Jenis transaksi anjak piutang (dengan recourse stau tanpa recaurse), b) Penyajian transaksi anjak piutang, €) Perlakuan akuntansi atas perbedaan antara harga pengalihan dan jumlah bersih piutang dialihkan, dan d) Perlakuan terhadap kegagalan atas tagihan anjak plutang(ditagihkan kembali ke klien atau ditanggung oleh perusahaan),
Page 13 OCR 0.864
11) | Sewa Catatan 20 Yang harus dijelaskan antara lain: a) kebijakan penentuan suatu perjanjian mengandung Suatu sewa, kebijakan Landiknngienpsenpansptilenbng umr papi wine renibaoud anang dan €) kebijakan akuntansi apabila Perusahaan bertindak sebagai lessee dan/atau lessor. 12) | Persediaan : Catatan 2) yang harus dijelaskan antara lain mengenai kebijakan akuntansi yang digunakan dan rumusan biaya yang digunakan. a) Khusus Industri Kehutanan HTI Dalam Pengembangan Yang harus dijelaskan antara lain: Beban-beban yang dikapitalisasi, antara lain: kewajiban kepada negara, pemeliharaan sarana dan pra-sarana. HTI Siap Panen Yang harus dijelaskan antara lain: Biaya perolehan, mutasi pembebanan ke biaya produksi. b) Khusus Industri Perkebunan Yanaman Perkebunan Yang harus dijetaskan antara lain: (1) Dasar klasifikasi untuk jenis tanaman sebagai persediaan, tanaman belum menghasilkan, atau tanaman telah rmenghasilkan (2) Dasar penilaian dan pengukuran: (3) Kebijakan akuntansi reklasifikasi tanaman belum rnenghasilkan ke tanaman telah menghasilkan) (a) Metode penyusutan dan masa manfaat tanaman yang disusutkan, dan (5) Kebijakan akuntansi biaya pinjaman. €) Khusus Industri Peternakan Hewan Ternak Yang harus dijelaskan antara lain: (1) Hewan temak telah menghasilkan : (a) Metode penilaian,
Page 14 OCR 0.898
Page 14 of 84 (b) Metode amortssasi (deplesi), dan (C) Cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada, (2) Hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) : la) Metode pendalan, dan (b) Perkiraan waktu yang dibutuhkan untuk dapat berpindah menjadi hewan ternak telah menghasilkan. 13) | Aset Tetap: Yang harus dijelaskan antara lain: a) pengakuan awal Aset Tetap: b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Tetap: €) pengelompokan Aset Tetap: G) metode penyusutan yang digunakan, €) kapitalisasi biaya yang terkait dengan Aset Tetap, f) estimasi umur manfaat dan tarif penyusutan: 9) penghentian pengakuan, 1) pernyataan bahwa manajemen telah mengkaji ulang atas estimasi umur ekonomis, metode penyusutan, dan nilai residu pada setiap akhir periode pelaporan. 14) | Investasi pada Entitas Asosiasi asosiasi. 1 Bagian partisipasi dalam Ventura Bersama Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat bagian partisipasi dalam Ventura Bersama. 16) | Pola Kerjasama Yang harus dijelaskan antara lain: a) Kriteria dari bentuk kerjasama: b) Kebijakan akuntansi untuk setiap jenis aset dan liabilitas yang timbul, dan C) Sistem pernbagian hasil, jika ada.
Page 15 OCR 0.864
15 of 84 17) | Aset Tak Berwujud Yang harus dijelaskan antara lain : a) pengakuan awal Aset Takberwujud) b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Takberwujud: C) umur manfaat tidak terbatas atau terbatas, dan apabila umur manfaat terbatas, Catatan 18) | Aset tidak lancar atau kelompok Lepasan yang dimiliki untuk dijual Yang harus dijelaskan antara lain: &) kebijakan tentang peristiwa dan kondisi suatu aset tidak lancar diklasifikasikan sebagai aset yang dimiliki untuk dgual: dan b) pengukuran aset odak lancar atau kelompok lepasan yang dimilsa untuk dijual, 19) | Properti Investasi : Yang harus dijelaskan antara tain: 3) pengakuan awal Properti Investasi, b) pengukuran setelah pengakuan awal Properti Investasi, C) metode penyusutan yang digunakan, khusus untuk model biaya: Gd) estimasi urnur manfaat dan/atau tarif penyusutan untuk model biaya, dan €) penghentian pengakuan Properti Investasi. a) Dasar pengukuran yang digunakan untuk menentukan jumlah tercatat bruto, b) Kriteria kapitalisasi biaya, penurunan nilai (impsirment) dan penilaian kembali aset (revaluasi): C) Metode penyusutan dan amertisasi yang digunakan) d) Masa manfaat ataw tarif penyusutan dari amortisasi yang digunakan: dan €) Pertanggungan Asuransi, 21) | Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan Yang harus dijelaskan antara lain: a) ketentuan peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan kemungkinan terjadinya penurunan nilai, dan Catatan
Page 16 OCR 0.890
Page 160184 b) kebijakan akuntansi pengakuan penurunan nilai aset nonkeuangan dan pembalikannya, ) | khusus Industri Perbankan Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Ilabilitas segera. Simpanan Nasabah Yang harus dijelaskan antara lain: a) Penjelasan atas simpanan dan b) Dasar penyajian dari masing-masing kategari simpanan. Simpanan dari bank lain Yang harus dyeksskan antara lain: a) Penjelasan atas simpanan Sari bank lain: dan b) Dasar penyajian simpanan dari bank lain. Surat Berharga yang Diterbitkan Yang harus dijelaskan antara lain: 2) Kriteria dan jenis-jenis surat berharga yang diterbitkan: dan b) Perlakuan akuntansi atas prerni atau diskonto. Provisi Yang harus dijelaskan antara lain: a) kondisi provisi yang harus diakui: dan b) dasar penentuan nilai provisi, Catatan 24 24) | Utang Repo Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Utang Repo, metode pencatatan dan
Page 17 OCR 0.853
Page 17 of 84 25) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan Uabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan, Yang harus dijelaskan antara lain: B8) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLHj b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan: Cc) Metode penyusutan prasarana PLN: dan d) Tabel yang memuat penjelasan tentang: (1) Lokasi penambangan, (2) Saldo awal untuk masing-masing lokasi: (3) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penarnbangan: dan (4) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan. 26) | Khusus Industri Pertambangan Umum Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan Yang harus dijelaskan antara lain: a) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang masih berjalan dengan Langsa mengenai jangka waktu kontrak untuk Area of Interest yang b) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang sudah menemukan berdnag arabaah beta ikti dengan penjelasan bahwa amortisasinya baru akan dilaksanakan pada saat dimulainya produksi: €) Dasar penentuan ditangguhkannya biaya pengembangan dan kapitalisasi biaya pekerjaan konstruksi dan prasarana, dan d) keyongholuidannsn ih ink hyper tatakan ade jangka waktu perijinan penambangan, taksiran umur ekonomis tambang dan dasar perhitungan amortisasi. Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan Labilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan Yang harus dijelaskan antara lain: a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH: b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan) dan C) Metode penyusutan prasarana PLH.
Page 18 OCR 0.879
27) | Pengakuan Pendapatan a) Yang harus dijelaskan antara lain: (1) kondisi dan metode pengakuan pendapatan serta dasar pengukuran yang digunakan berdasarkan jenis pendapatan yang adaj dan (2) dalarn bal terdapet transaksi hubungan keagenan, kelvjakan pengakuan pendapatan dan penjualan dari hubungan keagenan serta beban terkait. 5) Pengakuan pendapatan dan Beban dengan menggunakan metode persentase penyelesaian Yang harus dijelaskan antara lain metode yang diterapkan untuk menentukan tahap (1) Pengakuan pendapatan premi Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain: ta) Tarif yang digunakan dalam perhitungan premi yang belum merupakan pendapatan: (b) Kebijakan akuntansi untuk transaksi reasuransi prospektif dan retroaktif: dan (c) Penyajian pendapatan premi dalarn laporan laba rugi. (2) Beban Klaim Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain: (a) Kelompok beban klaim dalam bentuk: klsim yang disetujui, klaim dalam proses penyelesaian, klaim yang terjadi namun belum dilaporkan dan beban penyelesaian klaim: dan 2 (b) Penyajian beban klaim dalam laporan laba rugi d) Khusus Industri Real Estate Kapitalisasi dan metode alokasi biaya proyek pengembangan Real Estat Yang harus dijelaskan antara lain: (4) Unsur biaya yang kapitalisasi ke proyek pengembangan Real Estat: (2) Unsur biaya yang dialokasikan sebagai beban proyek: (3) Penyisihan atas realisasi pendapatan pada masa mendatang lebih rendah dari nilai tercatat proyek, (4) Metode alokasi biaya yang telah dikapitalisasi ke setiap unit Real Estat, (5) Biaya yang dada Gan, dhasiokg anna mentahan menda rada maa Rin) (6) Unsur biaya yang diakul sebagai beban pada saat terjadinya.
Page 19 OCR 0.876
Page 19 of 44 28) Program Loyalitas Pelangan Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan terkait program loyalitas pelanggan 29) Transksi dan Saldo dalam mata uang asing Yang harus dijelaskan antara lain: a) ketentuan dalam penjabaran transaksi dan saldo dalam mata uang asing, b) perlakuan akuntansi selisih kurs yang timbul dari penjabaran asset dan Habilitas moneter, dan C) referensi dan kurs yang digunakan untuk menjabarkan transaksi dan saldo dalami mata vang asing, Catatan 2d 30) Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi Yang harus dijelaskan antara lain: a) Dasar penetapan Pihak-pihak berelasi, b) Pengungkapan Pihak-pihak berelasi dalam Laporan Keuangan, dan Catatan 2e 31) | Hibah Pemerintah Yang harus dijelaskan antara fainkebijakan akuntansi tentang metode penyajian dalam laporan keuangan, 32) Yang harus dijelaskan antara lain: a) dasar penentuan tarif pajak untuk mengukur pajak kini dan pajak tangguhan, b) ketentuan mengenai saling hapus, C) pengakuan dan pengukuran aset pajak tangguhan: dan d) metode yang digunakan dalam menilai aset (Kabilitas) pajak tangguhan, Catatan 20 33) | Imbalan Kerja Yang barus dijelaskan antara lain: @) jenis imbalan kerja yang diberikan kepada karyawan: b) deskripst umum mengenai jenis program imbalan pascakerja yang diselenggarakan oleh Perusahaan: C) ketvjakan akuntansi Perusahaan dalam mengakui keuntungan dan kerugian aktuarial: dan d) pengakuan keuntungan dan kerugian untuk curtaMment dan penyelesalan.
Page 20 OCR 0.904
Page 20 of 84 34) | Saham Treasuri Catatan 20 Yang harus dijelaskan antara lain metode pengakuan dan pengukuran atas pembelian, penjualan, atau pembatalan saham tressuri. 35) | Pembayaran Berbasis Saham Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan akuntansi untuk transaksi pembayaran berbasis saham yang diselesaikan mwslalui instrumen ekuitas dan/atau diselesaikan melalui Kas, termasuk pengukurannya, Kuasi-Reorganisasi Yang harus dijelaskan antara lain: ) Dasar dilakukannya kuasi-reorganisasi b) Dasar penentuan nilai wajar Aset dan Uabilitas, dai C) Perlakuan akuntansi untuk selisih hasil revaluasi Aset dan Liabilitas. Catatan: Berlaku untuk kuasi reorganisasi sebelum 1 Januari 2013. 37) | Biaya Pinjaman Yang harus dijelaskan antara lainkondisi yang mengharuskan biaya pinjaman dikapitalsasikan sebagai bagian dari biaya perolehan aset kualifikasian. 38) | Segmen Operasi Catatan 2w Yang harus dijelaskan antara lain dasar yang digunakan oleh manajemen untuk mengidentifikasikan Segmen Operasi. 39)| Laba (Rugi) per saham Catatan 2v Yang barus dijelaskan antara lain dasar perhitungan laba (rugi) per saharn dasar dan laba (rudi) per saham dilusian,
Page 21 OCR 0.897
Page 21 of 84 3. Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan a. Aset 1) | Kas dan Setara Kas Yang harus diungkapkan antara lain: a) unsur Kas dan Setara Kas pada pilvak berelasi dan pihak ketiga, Xx Catatan 4 b) rincian jumlah penempatan di bank berdasarkan nama bank serta jenis rata uang 2 Catatan 4 asing, Ch kisaran suku bunga kontraktual dari Setara Kas selama periode pelaporan, dan x Catatan 4 Gd) jumlah sakto Kas dan Setara Kas yang signifikan yang bdak dapat digunakan oleh x Catatan 16 kelompok usaha disertai pendapat manajemen. 2) | Khusus Industri Perbankan 9) Kas Yang harus diungkapkan adalah rincian jumlah kas berdasarkan jeris mata uang. b) Giro pada Bank Indonesia Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian jumlah Giro pada Bank Indonesia berdasarkan jenis mata uang (nilai dalam mata uang original): dan (2) Ketentuan Giro Wajib Minimum (GWM) menurut BI dan posisi GWM bank pada Cc) Giro pada Bank Lain Yang harus diungkapkan antara lain: Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan jenis rata uang), (1) Jumlah penyisihan penurunan nilni: (2) Perubahan penyisihan selama periode berjalan untuk masing-masing giro, (3) Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan pihak yang mempunyai hubungan istimewa dan pihak ketiga: (a) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan
Page 22 OCR 0.870
Page 22 of 84 (5S) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai. Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian jumlah penempatan berdasarkan jenis dan mata uang, (2) Rincian penempatan berdasarkan yang mengalami peturunan nilai (impaired) dan tidak mengalami penurunan nilai (unimpaired), (3) Jangka waktu (rata-rata atau per kelompok): (4) Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan) (5) Rincian jumlah penempatan berdasarkan pihak yang mempunyai hubungan istimewa dan pihak kebga, (6) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, (7) Jumlah dana yang diblokir dan alasannya, (8) Jumlah dana yang tidak dapet dicairkan pada bank bermasalah, bank beku operasi atau likuidasi termasuk tingkat kemungkinan diterimanya kembahi dana tersebut berdasarkan informasi dari otoritas yang berwenang: dan (9) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai. 3) | Piutang Usaha Yang barus diungkapkan antara lain: a) jumlah piutang yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasij b) jumlah piutang menurut debitur, Cc) jumlah piutang menurut mata uang, d) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai, &) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nila secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang: F) pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan stau keyakinan manajemen atas ketertagihan plutang apabila tidak dibentuk cadangan: 9) piutang yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan hh) jumlah diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga sfektif, dan I) informasi keterlibatan berkelanjutan atas piutang yang ditransfer, meliputi: (1) jumlah yang ditransfer, beban bunga, retensi, jatuh tempo, dan Ikatan penting lain yang diatur dalam perjanjian: dan (2) jaminan yang diberikan (bila ada). SU
Page 23 OCR 0.855
Page 23 of 84 4) | Khusus Industri Asuransi a) Piutang Premi Tambahan pengungkapan mengenalantara lain: (Ul) Jumlah piutang berdasarkan tertanggung dan asuradur, (2) Jumlah piutang berdasarkan jenis asuransi dan 3) Jumlah piutang premi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas. b) Piutang Koasuransi Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain: (1) Jumiah berdasarkan ko-asuradur, (2) Jumlah menurut jenis asuransi: dan (3) Jumlah piutang kossuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabihtas, Cc) Piutang Reasuransi Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: (4) Jumiah piutang berdasarkan reasuradurj (2) Jumlah piutang atau utang ressuransi yang disalinghapuskan) dan (3) Jumlah piutang reasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas, d) Piutang Hasil Investasi Tambahan pengungkapan mengenai antara Isin: (1) Pemisahan sntara piutang kepada pihak berslasi dan pihak ketiga, (2) Jumlah piutang menurut jenis investasi: (3) Jumlah piutang menurut mata uang: dan (4) Jumlah piutang yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas, 5) | Khusus Industri Pembiayaan 3) Piutang Pembiayaan Konsumen Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Jumlah piutang menurut dan jenis obyek pembiayaan (contoh: kendaraan bermotor, elektronik, rumah, dan lain-lain), (2) Rincian umur dari angsuran pembiyaan konsumen (3) Bagian pinjaman yang dibiayai bank-bank sehubungan dengan transaksi kerja
Page 24 OCR 0.882
Page 24 of 8d (4) sama pembiayaan bersama, penunjukan selaku pengelola piutang, penerusan pinjaman dan pengambwalihan prutang apabila perusahaan membagi risiko tidak tertagihnya piutang tersebut dengan bank-bank dalam rangka transaksi di atas, (5) Pendapatan pembiayaan konsumen yang belum diakui, (6) Nilai dan jenis jaminan yang diserahkan oleh pelanggan atas piutang pembiayaan konsumen yang diberikan berdasarkan objek pemiiayaan, (7) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan (4) Jumlah tagihan anjak piutang tanpa recourse dan dengan recourse, beserta Jumlah utang retensi anjak piutang dan pendapatan anjak piutang (tanpa Tecourse) serta pendapatan anjak prutang tangguhan (dengan recourse): Gan (2) Pengungkapan mengenai tingkat bunga, jatuh tempo dan jumlah piutang yang diperoleh serta Ikatan penting yang diatur dalam perjanjian anjak piutang. €C) Piutang Sewa Pembiayaan Yang harus diungkapkan antara lain: (4) Rincian jumlah berdasarkan pihak beretasi dan pihak ketiga: (2) rekonsiliasi antare investasi sewa bruto dan nilai kini piutang pembayaran sewa Minimum pada akhir periode pelaporan, Di samping Itu, lessor mengungkapkan investasi sewa bruto dan milai kini piutang pernbayaran sewa minimum pada akhir periode pelaporan, untuk setiap periode berikut: la) kurang dari satu tahun (Bb) lebih dari satu tahun sampai Ilma tahun te) lebih dari lima tahun (3) pendapatan keuangan yang belum diterima, (4) nilai residu yang tidak dijarnin yang diakru sebagai manfaat lessor: (5) akumulasi penyisihan plutang tidak tertagih atas pembayaran sewa minimum, (6) rental kontinjen yang diakui sebagai pendapatan dalam periode: dan (7) penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor yang material.
Page 25 OCR 0.893
Page 25 of 84 d) Piutang Sewa Operasi Yang harus diungkapkan antara lain: (1) jumlah agregat pembayaran sewa minimum masa depan dalam sewa operasi yang tidak dapat dibatalkan untuk setiap periode berikut: (a) kurang dari satu tahun (b) lebih dari satu tahun sampai lima tahun (c) lebih dari Ilma tahun (2) total rental kontinjen yang diakui sebagai pendapatan pada periode, dan (3) penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor, 6) | Khusus Kontrak Konstruksi Piutang Retensi Yang harus diungkapkan antara lain: a) Jumlah piutang dari masing-masing kontrak konstruksi dan b) Pendapat manajemen akan kemungkinan tertagihnya plutang retensi. 7) | Tagihan Bruto kepada Pelanggan Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain tagihan bruto dari setiap kontrak konstruksi, Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel yaitu : a) biaya kontrak yang terjadi, b) taba yang diakulj €) kerugian yang terjadij dan @) pekerjaan yang sudah ditagih (termin). 8) | Piutang Revarse Repo Yang harus diungkapkan antara lain: a) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang ditransaksikan, b) Tanggai dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek, €) Nama pihak/counterparty: d) Lokasi Efek jaminan, €) Tingkat bunga piutang reverse repo:
Page 26 OCR 0.893
Page 26 of 84 () Cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada): dan G) Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada). 9) | Agunan Yang Diambil Alih Yang harus diungkapkan antara lain: a) Nilai realisasi bersih pada saat diambilalih: yang tidak tertagih: dan junan tersebut. b) Selisih antara nilai realisasi bersih atas agunan yang diambvlalih dengan sakdo piutang C) Laba atau rugi yang timbul, termasuk biaya-biaya yang timbul setelah pengembilalihari 2g 10) | Piutang Dividen dan Bunga dendakepada pihak lain, Yang harus diungkapkan antara lain rindan jenis dan jumlah tagihan dividen, bunga, dan 11) | Plutang Lain-Lain Yang barus diungkapkan antara lain: 8) Rincian jenis dan jurnlah piutang: b) Jumlah Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN): dan C) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan. Catatan 6 Catatan 6 12) | Aset Keuangan Lainnya maupun tidak lancar, ketiga dan pihak berelasi. diakui sebagai laba atau rugi perlode berjalan: unituk Efek dimiliki hingga jatuh tempo Pengungkapan ini telah diterapkan untuk aset keuangan lainnya yang bersifat lancar a) Pengelompokkan aset keuangan lainnya sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara pihak (1) nilai tercatat aset keuangan untuk setiap kelompok dan rincian investasinya: (2) laba atau rugi neto pada setiap kelompok aset keuangan berdasarkan klasifikasi, baik yang disajikan pada pos pendapatan komprehensif lainnya maupun yang (3) total pendapatan bunga yang dihitung menggunakan metode suku bunga efektif urituk aset keuangan selain yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi, (a) biaya perolohan termasuk jumlah premium dan diskonto yang belum diarnortisasi, Catatan 10 Catatan 10 (5) peringkat Efek utang berikut nama pemeringkat (jika ada).
Page 27 OCR 0.862
Page 27 of 84 (6) uraian tentang alasan diambilnya keputusan menjual untuk aset keuangan yang diklasifikasikan dimdiki hingga jatuh tempo, (7) jika terdapat reklasifikasi aset keuangan, maka wajib diungkapkan: (a) jumlah yang direklasifikasi ke dan dari setiap kategori, (D) alasan reklasifikasi: dan (c) sisa investasi dalarn kelompok dimiliki hingga jatuh tempo yang telah direklasifikasi dalam kelompok tersedia untuk dijual. (8) jumlah tercatat aset keuangan yang dijarninkan sebagai agurian untuk Liabilitas atau llatiktas kontinjensi serta syarat dan kondisi yang terkait dengan penjaminan tersebut: (9) jumlah penurunan nilai atas aset keuangan (jika ada), termasuk mutasinya, Mipksahkan antara aset keuangan yang mengalami penurunan nilai dan aset keuangan yang tidak mengalami penurunan nilai, serta dipisahkan antara penurunan nilai yang dihitung secara kolektif dan individual, termasuk beban penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi, dan (10) jumlah amortisasi keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi atas investasi yang tersedia untuk dijual yang direklasifikasi menjadi dimiliki hingga jatuh tempo. 13) | Khusus Depasito Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: a) nama bank, dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi, b) kisaran suku bunga kontraktual ara Den paparan €C) jenis dan jumlah deposito dalam mata uang asing, dan G) hal-hal lain yang dapat mempengaruhi kunitas pencakun dapcslo teranbut: 14) | Khusus Investasi pada Sukuk Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: a) rincian Sukuk berdasarkan nama penerbit dan akad syariah, b) tujuan model usaha yang digunakan, C) jumlah investasi yang direklasifikasikan, jika ada, dan penyebabnya: dan d) Nilai Wajar untuk investasi yang diukur pada biays perolehan.
Page 28 OCR 0.898
Page 28 of 84 Khusus Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: a) Rincian jumlah nominal dan nilai pasar efek berdasarkan jenis, b) Tanggal jatuh tempo dan frekuensi pembayaran bunga, C) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun) dan d) Informasi penting lainnya. 16) | Khusus Unit Penyertaan Reksadana Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: a) Rincian unit penyertaan reksadana dan Nilai Aset Bersih: dan b) laba atau rugi neto berdasarkan klasifikasi, baik yang disajikan pada pos pendapatan komprehensif kainnya maupun yang diakui sebagai laba atau rugi periode berjalan 1 Khusus Wesel Tagih Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain, pihak penerbit, kisaran tingkat bunga, Jatuh tempo, jenis mata usng, dan uralan tentang sifat dan asal terjadinya (dari transaksi usaha atau lainnya). 18) | Khusus Industri Asuransi Tambahan pengungkapan mengenai aset-aset yang menjadi dana jaminan. 19 | pinjaman Polis Yang harus diungkapkan antaralain rindan berdasarkan: a) Saldo pinjaman polis menurut jenis mata uang: b) Tingkat suku bunga, 20) Khusus Industri Perbankan Kredit Yang harus diungkapkan antara lain: 3) Rincian jumlah kredit berdasarkan jenis, mata uang, sektor ekonomi dan jangka waktu serta kolektibilitas: Jumlah cadangan kerugian penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan Rincian jumlah kredit berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga, Rasio kredit usaha kecil terhadap jumlah kredit yang diberikan: Tingkat suku bunga rata-rata per tahun 2.823
Page 29 OCR 0.832
Page 29 of 84 » Rincian kredit bermasalah berdasarkan sektor dan jumlah codangan penghapusan menurut ketentuan Bank Indonesia, @) Rasio kredit bermasalah terhadap jumlah Aset keuangan dan rasio jumlah cadangan kerugian penurunan nilai Aset keuangan yang telah dibentuk terhadap jumlah minimum cadangankerugian penurunan nilai Aset keuangan sesuai ketentuan Bank Indonesia, ") Jumlah kredit yang direstrukturisasi berdasarkan jenis dan kolektibiditas: , Jumlah dan persentase bagian bank atas kredit sindikasi baik selaku pimpinan, agen, atau anggota sindikasi, Ikhtisar pembelian kredit dari BPPN berdasarkan periode pembelian, jika ada: x) Pendapat manajemen akan ketaatan bank terhadap Batas Maksimum Pemberian Kredit (BMPK) yang ditetapkan oleh Bank Indonesia, » Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nila. Yang harus diungkapkan antara lain: a) Rincian jumlah tagihan dan Katilitas berdasarkan pihak, mata uang, dan jatuh tempoj b) Untuk tagihan akseptasi diungkapkan kolektibilitas, jumlah cadangan penghapusan dan mutasi selama periode berjalan: c) Rincian jumlah tagihan dan labilitas berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga, @) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai tagihan akseptasi ) | Persediaan 8) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) total jumlah tercatat persediaan dan jumlah nilai tercatat menurut klasifikasi yang sesuai bagi Perusahaan, (2) Jumlah tercatat persediaan yang dicatat dengan Nilsi Wajar dikurangi biaya untuk menjual) (3) jumlah persediaan yang diakus sebagai beban selama periode berjalan) (4) jumlah setiap penurunan nilai yang diakui sebagai pengurang jumlah persediaan x yang diakui sebagai beban dalam periode berjalan, (5) Junviah dari setiap pemulihan dari setiap penurunan nilai yang diakui sebagai perorang kilah perikcakka yong Sita sebagai tabar dis pari berjalan:
Page 30 OCR 0.870
Page M) of B4 (6) kondisi atau peristiwa penyebab terjadinya pernulihan nilai persediaan yang diturunkan (7) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk persediaan yang memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka diungkapkan: (ih jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama penode berjalan: dan (1) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak dikapitalisasi. (8) persediaan yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dgarinkan: dan Catatan 7 (9) Jenis dan nilai persediaan yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib diungkapkan alasannya. b) Khusus Industri Perhotelan Tambahan pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi yang harus diungkapkan antara lain: (1) Makanan dan minuman, (2) Perlengkapan: dan (1) Pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi: la) Tanah Matang, (b) Unit Bangunan: dan (ce) Unit Bangunan dalam Penyelesalan. (2) Jumlah biaya perolehan aset Real Estat yang pengikatan jusl belinya telah berlaku namun penjualannya belum diakui, termasuk jumlah utang terkait yang akan dialihkan, bila ada. G) Tanah untuk Pengembangan Tambahan pengungkapan antara lain: (1) Lokasi, luas tanah, proses perizinan, (2) Jumiah biaya bunga dan rugi kurs yang dikapitalisasi ke tanah untuk Pengembangan, dan
Page 31 OCR 0.881
(3) Proporsi tanah yang dijadikan jaminan utang. e) Khusus Industri Media Tambahan pengungkapan antara lain: (Lt) Materi program : lokal, Impor (media televisi): (2) Buku, kertas koran, barang pra cetak (media cetak): (3) Barang promosi dan barter (media cetak): dan (4) Bahan persediaan ain yang sesuai dengan industrinya. () Khusus Industri Rumah Sakit Tambahan pengungkapan antara lain: (1) Obat-obatan: (2) Perlengkapan medis (disposable): dan (3) Persediaan lainnya (1) Pengungkapan jumlah tercatat den ndai tercatat menurut klasifikasi tertentu, seperti howan ternak menjadi: la) Hewan Ternak Tersedia untuk Dijuai, dan (b) Hewan Ternak dalam Pertumbuhan. (2) Hewan Ternak Produksi - Berumur Pendek Yang harus diungkapkan antara lain: (ta) Total jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi hewan ternak telah menghasilkan dan hewan ternak belum menghasilkan: (b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tap kelompok selama paling tidak 2 tahun terakhir (c) Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan, (d) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan atau penghapusan persediaan yang mati atm hilang: (2) Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan risiko yang ditutup,
Page 32 OCR 0.888
Page 32 of 84 (DN Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematian atau metode penghapusan langsung: (9) Pendapat manajemen atas kecukupan nilai pertanggungan asuransi: dan (h) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima jaminan, Pajak Dibayar Di muka Yang harus diungkapkan antara lain: a) rincian menurut jenis dan jumlah masing-masing pajaknya, dan b) uraian mengenai jumlah restitusi pajak yang diajukan dan statusnya. - 24) | Biaya Dibayar Dimuka Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis dan jumlah, Yang harus diungkapkanantara lain: (4) uraian dari aset yang dimvliki untuk dijual atau kelompok lepasan, (2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan yang diharapkan, serta cara dan waktu pelepasan) (3) kerugian penurunan nilai atau keuntungan pemulihan penurunan nilai, “ (4) dalam hal aset yang dimiliki untuk dijual belum dapat direalisasikan dalam satu tahun, diungkapkan peristiwa atau keadaan yang dapat memperpanjang periode penyelesaian penjualan menjadi lebih dari satu tahun: (5) dalam hal dapat diterapkan, segmen yang dilaporkan dari aset yang dimiliki untuk dijual dan kelompok lepasan disajikan sesuai dengan SAK yang berlaku, dan (6) dalam hal aset yang diklasifikasikan sebagai aset yang dimiliki untuk dijual atau kelompok lepasan dihentikan pengklasifikasiannya, diungkapkan: (a) nilai dari aset tersebut, yaitu nilai yang lebih rendah antara: | jumlah tercatat aset tersebut sebelum aset atau kelompok lepasan diklasifikasikan sebagai dirniliki untuk dijual, disesuaikan dengan penyusutan, amortisasi atau penilaian kembali yang telah diakui apabila aset atau kelompok lepasan tersebut tidak diklasifikasikan sebagai dirniliki untuk dijual, dan 8. jumlah terpulihkan pada saat tanggal keputusan untuk tidak menjual, b) ursian fakta dan keadaan yang mengarah kepada keputusan tersebut: dan (Cc) dampaknya terhadap hasil operasi untuk periode tersebut dan periode sajian sebelumnya. -a maternal — untuk pengungkapan
Page 33 OCR 0.831
Page 33 of84 26) | Piutang Pihak Berelasi Non-Usaha Yang harus diungkapkan antara lain : a) rincian jenis, nama pihak berelasi, dan jumlah piutang, b) alasan Dah punk rkontnrlronk esa ul terjadinya piutang pihak berelasi tersebut, Cc) jumlah cadangan kerugia n penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai secara Individual dan kolektif, dan penghapusan piutang: Lets tnanajemen akan kecukupan jurilah cadangan kerugian penurunan nilai, e) pd hal piutang berelasi non usaha disajikan dalam aset lancar, hal tersebut harus dibuktikan serta diungkapkan alasannya. 27) | Investasi pada Entitas Asosiasi Yang harusdiungkapkan antara lain: a) nama entitas asosiasi: b) persentase kepemilikan dan penjelasan adany4 pengaruh signifikan, beserta alasannya) C) nilaitercatat dan Wlai Wajar investasi dalam entitas asosiasi yang kuotasi harganya @) ringkasan Informasi keuangan entitas asosiasi termasuk jumlah agregat Aset, Uabilitas, pendapatan, dan laba atau rugi: @) alasan tidak adanya pengaruh signifikan walaupun Perusahaan menmnliki lebih dari 2096 (dua puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial Investee secara langsung atau tidak langsung: #) akhir periode pelaporan dari faporan keuangan entitas asasiasi, ketika laporan keuangan tersebut digunakan dalam menerapkan metode ekuitas dan tanggal atau perlode yang berbeda dengan Perusahaan, dan alasan menggunakan tanggal atau periode yang berbeda: 9) sifat dan tingkatan setiap pembatasan signifikan atas kemampuan entitas asosiasi untuk mentransfer dana kepada Perusahaan) hh) bagian rugi entitas asosiasi yang tidak diakui dan slssannya, apabila Perusahaan menghentikan pengakuan bagiannya atas rugi entitas asosiasi, baik untuk periode terjadinya kerugian tersebut maupun secara kumulatif) |) bagian atas Wabilitas kontinjensi entitas asosiasi yang terjadi bersama-sama dengan investor lain : JM) Nabilitas kontinjensi yang terjadi karena investor berkewajiban bersama-sama untuk. semua atau sebagian Uabilitas entitas asosiasi: dan k) ringkasan Informasi keuangan entitas asosiasi, secara Individual atau dalam ketompok, yang tidak dicatat dengan menggunakan metode ekuitas termasuk total Aset, total Uabilitas, Pendapatan, dan laba atau rugi.
Page 34 OCR 0.822
Page 34 of 84 28) | Khusus Industri Konstruksi Jaminan Yang harus diungkapkan antara lain rincian jaminan yang diberikan dan jumlah jaminan tersebut serta kontrak konstruksi yang mensyaratkan adanya jaminan tersebut, ) | Khusus Industri Kehutanan HTI dan HTI dalam pengembangan Berupabiaya yang ditangguhkan dalam pelaksanaan pembangunan HTI, yang disajikan sebagai berikut: 8) Saldo awal: b) Penyisihan periode berjalan, C) Realisasi yang dilakukan selama periode berjalan: dan d) Sako akhir, ) | Khusus Industri Jatan Tol Hak Bagi Hasil Tol Investor tanpa kuasa hak penyelenggaraan harus mengungkapkan hal-hal berikut: (c) Perubahan Nang Da ma sm pena beli n, dan (d) Rektasifikasi proyek kerjasama operasi dalam SA ea KS 31) | Khusus Industri Perkebunan Yang harus diungkapkan antara lai 2) tanpaega-angeratpensidn (1) Rincian nilai tercatat dan akumulasi penyusutan menurut jenis tanaman: (2) Rekonsiliasi nilai tercatat awal tahun dan akhir tahun tanaman untuk setiap mupesanglad pre kegilaan tahun terakhir: (3) Status tanah yang digunakan untuk menanam, Lai Wilai One Ap esa berdasarkan area/lokasi penanamany (5) 1 Sartabainpan 9 saldo tanaman belum menghasilkan selama paling sedikit 2 tahun, (6) Tanaman yang dijaminkan. tb) Untuk tanaman belum menghasilkan (L) Mutasi tanarnan belum menghasilkan sebagai berikut : (a) Saldo awal A
Page 35 OCR 0.805
Page IS of 84 IL Tambahan tahun berjalan IL Biaya langsung (b) Jumlah kapitalisasi biaya pinjaman, dan rugi kurs dalam hal terjadi depresiasi luar biasa L Pengurangan tahun berjalan 8, Jumlah yang direklasifikasi ke tanaman telah menghasilkan (c) Pengurangan lainnya (d) Saldo akhir (2) Nilai tanaman datam Perkebunan Inti Rakyat / Perkebunan Inti Plasma yang menjadi milik perusahaan (inti) dan tanarnan yang bukan milik perusahaan (perkebunan rakyat/perkebunan plasma): dan (3) Cadangan kerugian yang mungkin timbul pada plasma. S 32) | Khusus Industri Peternakan Hewan Ternak Produksi - Berumur Panjang Yang harus diungkapkan antara lain: a) Pengelompokan bewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) dan hewan ternak telah menghasilkan, b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama paling tidak 2 tahun berakhir: €) Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan, d) Nilai hewan ternak tiap kelompok berdasarkan lokasi/area peternakan) e) Kondisi hewan ternak: f) Persentase kematian selama tiga tahun terakhi a NA Pa ena ERA EA Seno SNN YEN risiko yang n Same adkaamsi as Wabah Penya, Der) dibuat cadangan kernatian atau metode penghapusan langsung: 1) Ndal cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika adaj ji) Pendapat manajemen atas kecukupan nilai cadangan kematian, jika ada, dan k) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nara pihak yang menerima jaminkn, 33) | Properti Investasi @) Yangharusdlungkapkan antara lain: (1) model pengukuran setelah pengakuan awal yang digunakan, model Nilai Wajar atau model binya: (2) metode dan asumsi signifikan yang diterapkan dalam menentukan Nilai Wajar dari Properti Investasi,
Page 36 OCR 0.803
Page 36 ot 84 lebih banyak berdasarkan faktor lain karena sifat properti tersebut dan keterbatasan data pasar yang dapat diperbandingkan: (4) nama Penilai, tanggal penilaian, dan tanggal laporan penilaian terakhir, (5) jumlah yang diakui dalam laba rugi untuk: ba bencana nga (b) beban operasi langsung yang terjadi baik dari Properti Investasi yang menghasilkan maupun yang tidak menghasilkan penghasilan sewa selama periode tersebut, dan (Cc) perubahan kumulatif dalam Nilai Wajar yang diakui dalam kaba rugi atas penjualan Properti Investasi dari sekelompok menshare otr model biaya ke kelompok aset yang menggunakan rnodel Nilai Wajai (6) keberadaan dan jumlah perbatasan atas realisasi dari Menit obiha Panbayarah perna Dan n hasil pelepasan: dan (7) kewajiban kontraktual untuk membeli, memikangun atau mengembangkan Properti Investasi atau untuk perbaikan, perneliharaan atau peningkatan. b) Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model Nilai Wajar, selain Lee as SM huruf (a) ditambahkan pengungkapan Pn ha asi antara jumlah tercatat Properti Investasi pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi, 2) - Kearad gureroabinbiotenn Properti Investasi disesuaikan secara signifikan k tujuan pelaporan keyangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan pelek arga Neraka knee 2 dan penilaian yang telah disesuaikan yang dilaporkan dalam laporan keuangan, dengan menunjukkan secara terpisah: (ta) eroah mayat dar pebokkan kesaihari Noan YON ANN Srasebakan mbali: dan (b) penyesuaian signifikan lain. Cc) Khusus urituk Properti Investasi yang menggunakan model biaya, selain janur ena sebagaimana dimaksud dalam huruf a) ditambahkan pengungkapan antara lain: (4) umur manfaat, (2) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Properti Investasi pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi, (3) jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan #okasi beban penyusutan) (a) jumlah rugi penurunan nilai yang diakui, dan jumlah pemulihan rugi penurunan "lai, setama satu periode sesuai SAK yang bertaku: (G) transfer ke dan dari persediaan dan properti yang digunakan sendiri: dan (6) 6) Nilai Wajar Properti Investasi,
Page 37 OCR 0.831
Page 37 of 84 d) Khusus untuk Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan, Yang harus diungkapkan antara lain: 34) Aset Tetap Yang harus diungkapkan antara lsin: a) setiap kelompok Aset Tetap wajib diungkapkan secara terpisah berdasarkan kepemilikan aset yaitu aset pemilikan langsung dan/atau aset sewa pembiayaan, b) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Aset Tetap pada awal dan akhir perlode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi: C) jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban penyusutan: d) rugi penurunan nilai dan jumlah yang dijurnal balik yang diakui dalam laba rugi dan koitas (ika ado): 6) jumlah komitmen kontraktual dalam perolehan Aset Tetap, n hri korpensan an pak kena u untuk Aset Tetap yang mengalami penurunan mai, hilang, atau dihentikan yang dimasukkan dalam laba rugi, apatida tidak diungkapkan secara terpisah pada laporan laba rugi komprehensif 9) Dalam hal Aset Tetap disajikan pada jumlah reveluasian, yang harus diungkapkan: (1) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian): (2) tanggal efektif persetujuan dari Direktorat Jenderal Pajak (DIP) apabila Aset Tetap untuk perhitungan pajak menggunakan jumlah revaluasian: 43) nama Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir, Setoran asurnsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar Oi Mean Ge Win ik ik Tia ambisi ik Wi emik Gb model biaya, dan (6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan prubahan selama periode dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada para pemegang saham.
Page 38 OCR 0.866
Page 38 of 84 laa untuk Aset Tetap dalam proses pembangunan, yang harus diungkapkan antara Sei nk Tetap yang sedang dalam pembangunan, (2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak, (3) estimasi saat penyelesaian) (4) hambatan kelanjutan penyelesalan (jika ada): (5) jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumkah tercatat aset tetap dalarn pembangunan) dan (6) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka wajib diungkapkan: (a) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan dan (b) torit kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak dikapitalisasi Ih Pengungkapan lainnya antara lain: (L)jurnlah tercatat Asct Tetap yang tidak dipakai sementara) (2)3umlah tercatat bruto dari setiap Aset Tetap yang telah disusutkan penuh dan masih digunakan, (3) jumlah tercatat Aset Tetap yang dihentikan dari penggunaan aktif dan tidak diklasifikasikan sebagai tersedia untuk dijual, (9) dalarn hal model biaya digunakan, Nilai Wajar Aset Tetap apabila berbeda secara material dari jumlah tercatat, (5) nitai buku, hasil penjualan neto, keuntungan (kerugian) dari Aset Tetap yang dihentikan pengakuannya: (6) dalam hal terdapat Aset Tetap yang berasal dari hibah, agar diungkapkan jenis Aset, nilai tercatat, dan tanggal perolehan, Mi paukatan estimasi masa guna dan/atau metode penyusutan menurut jenis Aset etapj (8) Kondisi atau peristwa yang menyebabkan terjadinya penurunan nilai atau pemulihan penurunan nilai, (9) Jumlah aset tetap yang dijadikan jaminan, nama pihak yang menerima jaminan dan Bahas dan (10) Jenis dan nilai aset tetap yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan ato ya jang ditutup, serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan agar diungkapkan alasannya. Catatan 12 Catatan 12 Catatan 12 35) | Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi Aset Minyak dan Gas Bumi
Page 39 OCR 0.876
Page 39 of 84 (kusus untuk perusahaan yang merniliki kegiatan hulu minyak dan gas bumi) Yang harus diungkapkan antara lain: (4) Rincian aset menurut jenisnya, seperti: aperated acreage, unoperated acreage, sumur dan peralatan serta fasilitas yang berhubungan, peralatan kantor, kendaraan, sumur dan peralatan serta fasilitas bapak dp bera (2) Tabel yang memuat penjelasan tentang : (2) Lokasi penambangan, (b) Saldo awal untuk masing-masing lokasi, (c) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan: dan (d) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan (3) Dalam hal saldo aset Minyak dan Gas Bumi tersebut mengandung hak tagih kepada Regulator terkait, perlu penjelasan kolektabilitas tagihan tersebut dalam bentuk tabel analisa umur tagihan. 36)| Aset Tak Berwujud Yang harus diungkapkan untuk setiap jenis Aset Takberwujud antara lain: a) jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi: b) @lokasi jumlah arnortisasi Aset Takberwujud ke dalam pos laporan laba rugi komprehensif, C) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi Aset Takberwujud pada owal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi: d) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka harus diungkapkan: (1) jumlah biaya pinjaman yang dikapitaksasi selama periode berjalan, dan (2) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak dikapitalisasi, @) jumlah tercatat Aset dan faktor signifikan yang mendukung penentuan dan penilaiannya untuk Aset Takberwujud yang dinilai dengan umur manfaat tidak terbatas, N) penjelasan atas jumlah tercatat dan sisa periode amortisasi dari setiap Aset Takberwujud yang material terhadap laporan keuangan Perusahaan, 9) Aset Takberwujud yang diperoleh melalui Hibah Pemerintah dan awalnya diakui pada Wiai Wajar sesuni SAK yang berlaku, diungkapkan: (1) Nilai Wajar peda pengakuan awal atas aset-aset tersebut, (2) jumlah tercatatnya, dan (3) Aset tersebut diukur setelah pengakuan awal dengan model biaya atau model revaluasij h) keberadaan dan jumlah tercatat Aset Takberwujud yang kepernilikannya dibatasi dan jumlah tercatat Aset Takberwujud yang menjedi jaminan untuk Liabilitasj Catatan 15 Catatan 15 Catatan 15
Page 40 OCR 0.834
Page 40 of 84 1) nilai komitmen kontraktual untuk akuisisi Aset Takberwujud, » Pegal disajikan pada jumtah revaluasian, diungkapkan: «) Lang PAN ana Tatan Tea) (2) nama Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir, (3) jumlah tercatat Aset Takberwujud yang dii orak (4) asumsi signifikan yang digunekan dalam mengestimasi Nilai Wajar (5) tercatat untuk setiap Aset Takberwujud seandainya Aset tersebut dicatat dengan model biaya, dan (6) surpius revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan perubahan selama periode dan pembatasan-pembata: Joo pntra ah enipejum perda ogrosak pemegang saham. 37) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi dan Pertambangan umum a) Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan Uabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan Yang harus diungkapkan antara lam tabel yang memuat penjelasan tentang : (1) Saldo awal: (2) Penambahan dan pengurangan, (3) Saldo akhir. mencakup saldo awal, penambahan dan pengurangan, dan saldo akhir, dan (2) Jumlah aset, Ilabilitas, penghasilan dari beban, arus kas operasi, dan arus kas Investasi yang timbul dari eksplorasi dan evaluasi pertambangan. Cc) Bagian dari Biaya Eksplorasi Tangguhan: pengupasan tanah tambang. Yang harus diungkapkan antara kn: (4) Kebijakan akuntansi sehubungan dengan: (a) Metode pembebanan biaya pengupasan tanah, dan (b) Metode perhitungan Rasio Rata-Rata Tanah Penutup. (2) Jumlah Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan yang terdiri dari (1) biaya pengupasan awal, (2) biaya pengupasan lenjutan dengan penjelasan mengenal perbedaan antara rasio aktual tanah menutup terhadap rasio rata-ratanya) (3) Perubahan atas Rasio Rata-Rata Tanah Penutup (bila ada)j
Page 41 OCR 0.815
Page 41 of #4 (b) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dimulainya produksi, dan (ch Jurniah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi (Jika ada), terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi utama yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut. d) Biaya Pengembangan Tangguhan Yang harus diungkapkan antara lain : (1) Mutasi Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan selama tahun berjalan dengan menunjukkan: (a) Lokasi eksplorasi dan pengembangan, ) Saldo awal: ) urangan, ) — tb) tc ta (31 PE suro n yang ditangguhkan atas kegiatan pengembangan yang masih berjalan, (3) Penjelasan apabila terjadi penghapusan biaya eksplorasi dan pengembangan tangguhan yang menurut penelaahan manajemen tidak dapat dipulihkan, (4) Jumlah biaya eksplorasi dan pengembangan yang ditangguhkan dimana terjadi penundaan masa produksi, meliputi penjelasan: (a) Alasan terjadinya penundaan, (b) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dinitainya produksi: dan (C) Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi bila ata, terhadap biaya yal bli AeSontei-diar tersebut, serta metode dan asumsi utama ai nilai (5) Apabila terdapat lebih tepung Inka kt, Dak Dit DAOP ORANN TN dari Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan untuk tiap-tiap Area of Interest. Catatan 13 1) | utang Usaha Yang harus diungkapkan antara lain: a) jumlah utang usaha yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi, b) jumlah utang usaha meourut mata uang, dan Cc) jaminan yang diberikan oleh Perusahaan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan. 2) | Provisi 3) ea ii na map al ha panjang. b) Yang harus diungkapkan antara lain: N
Page 42 OCR 0.884
Page 42 of 84 (1) nilai tercatat pada awal dan akhir periode, (3) jumlah yang terjadi dan dibebankan pada provisi selama periode bersangkutan: (4) jumlah yang dibatalkan selarna periode bersangkutan atas jumlah yang belum (igunakan, (5) peningkatan setama periode yang bersangkutan, dalam nilai kini, yang terjadi karena berlalunya waktu dan dampak dari setiap perubahan tingkat diskanto (6) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat terjadinya arus keluar sumber daya ekonomi, (7) indikasi ketidakpastian waktu atau jumlah arus keluar sebagaimana dimaksud dalam angka(6). Dalam hal diperlukan, Perusahaan mengungkapkan asumsi utama yang mendasari prakiraan peristiwa masa depan: dan (8) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan jumlah Aset yang telah diakui untuk estimasi penggantian tersebut. 3) | Beban akrual Yang wajib diungkapkan antara lain jenis dan jumlah dan unsur utama beban yang belum Jatuh tempo. 4) | Khusus Industri Perbankan ULabilitas Segera Yang harus diungkapkan antara lain: a) Rincian berdasarkan jenis dan mata uang, dan b) Uraian mengenai sifat masing-masing kewajiban. 5) | Utang Repo Yang harus diungkapkan antara lain: @) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang dijual Perusahaan pada transaksi repoj b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek. 6) | Khusus Kontrak Konstruksi Utang Bruto kepada Pelanggan Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain Nabilitas bruto dari setiap kontrak konstruksi. Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel yaitu : a) biaya kontrak yang terjadi, b) laba yang diakui, C) kerugian yang dialami: dan 9) pekerjaan yang sudah ditagih (termin).
Page 43 OCR 0.844
Page 43 of 84 7) | Khusus Industri Perbankan 8) Simpanan Nasabah Yang busrus diungkapkan antara lain rincian tiap jenis simpanan yang mengungkapkan: (1) Rincian berdasarkan rnata uang, dan jangka waktu, (2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: (3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, (4) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito, (S) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan statusnya, misalnya diblokir atau dijaminkan: dan (6) Pemberian fasilitas istimewa kepada pernilik rekening giro, b) Simpanan dari Bank Lain Yang harus diungkapkan antara lain: (4) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu: (2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: (3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, (4) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito, dan (S) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan jenis dan statusnya, misalnya diblokir atau dijaminkan. 8) | Khusus Industri Asuransi Kerugian dan Jiwa (4) Dasar perhitungan dan asumsi aktuaris: dan (5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan era an pengurangan. b) Utang Klaim bean antara lain: (it) Pemisahan ra utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga, (2) Ska caan Bukan KAPAGIba KAM nBUa (3) Jumlah utang klaim menurut jenis asuransi: dan (4) Jumlah utang menurut mata uang,
Page 44 OCR 0.821
Page 4d of 84 Yang harus diungkapkan antara koin: (1) Jumlah menurut Jenis asuransi: (2) Jumlah menurut tertanggung: (3) Jumlah menurut mata uang, dan (4) Jumlah estimasi klaim yang sudah terjadi namun belum dilaporkan. d) Premi yang belum merupakan Pendapatan Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Jurdah menurut program asuransi: (2) Jurah menurut jenis pertanggunganj 3) tobresipedaia-al-h sori erbssewamdehilotui pendapatan kepada pihak (4) Metode perhitungan Yang @Obaikar dan (S) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan penambahan dan pengurangan. e) Utang Koasuransi (rewrite) Yang harus diungkapkan antara lain: (4) Pernisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga, (2) Jumlah berdasarkan ko-asuradur: (3) Jumlah menurut jenis mata uang, dan (9) Jumlah menurut umur utang. N Utang Reasuransi Yang harus diungkapkan antara lain: (4) Pernisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga: (2) Jumlah berdasarkan reasuradur: (3) Jumlah menurut jenis mata uang, (9) Jumlah menurut umur utang: dan (5) Jumlah utang atau piutang reasuransi yang disalinghapuskan. 9) Utang Komisi Yang harus diungkapkan antara lain: (4) Jumlah berdasarkan tertanggung dan asuradur, (2) Jumlah menurut jenis mata uang: dan (3) Jumlah menurut jenis asuransi,
Page 45 OCR 0.882
Page 45 of 84 h) Titipan Premi Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis asuransi, I) Hak Laba Pemegang Polis Yang Belum Dibagikan Yang harus diungkapkan: (1) Tanggal dan hasil keputusan rapat penegang saham, (2) Dasar perhitungan, dan (3) Saldo menurut usia, 9) | Uabilitas Imbalan Kerja Jangka Pendek Yang harus diungkapkan antara lain jenis dan jumlahnya. 10) | Utang Pajak Yong harus diungkapkan antara lain: a) jenis dan jumlahnya, dan b) Informasi mengenai ketetapan pajak. Catatan 19 8) Jumlah liabilitas anjak piutang dalam rangka anjak piutang dengan recourse, dan b) Jumlah beban tangguhan, piutang retensi anjak piutang, dan jatuh tempo serta Ikatan penting lainnya yang diatur dalam perjanjian anjak piutang. 12) | Khusus Kontrak Konstruksi Uang Muka Kontrak Yang harus diungkapkan antara lain jumlah uang muks kontrak yang diterima. 13) | Bagian Lancar atas Uabilitas Jangka Panjang Yang harus diungkapkan antara lain bagian lancar atas liabilitas jangka panjang sesuai dengan pengungkapan utang bank dan lembaga keuangan jangka panjang sebagaimana diatur dalam Checkiist ini. Catatan 24 12) | tabilitas Keuangan Lainnya a) Yang harus diungkapkan antara lan: (1) Pengungkapan untuk liabditas keuangan lainnya berlaku untuk liatilitas keuangan lainnya yang bersifat jangka pendek dan jangka panjang: (2) Perusahaan wajib mengelompokkan sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi, (3) Yang harus diungkapkan antara lain: (aj nilai tercatat Kabilitas keuangan untuk setiap kategori, Catatan 24 F
Page 46 OCR 0.856
Page 46 of 84 “db eba atau rugi neto pada setiap Wabilitas kevangan, dan (c) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (rnisalnya restrukturisasi utang dan kondisi default). b) NS Ba Na mang angka @ungkapkan antara lain : (3) Pa Ma -pokok perubahan persyaratan dan penyelesaian 2 yang terkait: (3) Jumlah keuntungan atau kerugian bersih atas pengalihan aset yang diaku selama periode tersebut, dan (4) Jurnlah utang kontinjen yang dimasukkan dalam nilai tercatat utang yang telah @irestrukturisasi, 15) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi Bagian Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang Jatuh Tempo dalam Satu Tahun Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya. 16) | Khusus Industri Pertambangan Umum Bagian Penyisihan untuk Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang Jatuh Tempo dalam Satu Tahun Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya. 17) | Liabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual. Yang harus diungkapkan antara lain Ilabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual sesuai dengan dan dapat digabung dengan pengungkapan aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual. Liabilitas Jangka Panjang 18 Utang Pihak Berelasi Non-Usaha Yang Marus diungkapkan antara lain : a) rincian nama pihak berelasi, jenis, Serasa Gi) €) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan, 19) | Utang Bank dan Lembaga Keuangan Jangka Panjang Yang Harus diungkapkan antara lain:
Page 47 OCR 0.800
Page 47 of 84 a) rindan jumlah utang berdasarkan nama bank/lembaga keuangan dan jenis mata uang: b) kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan: C1 tanggal jatuh tempo, d) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan, @&) penjelasan tentang fasilitas pinjaman yang diperoleh, termasuk jumlah dan tujuan perolehannya: #) pembayaran yang dilakukan pada perlode berjalan untuk masing-masing fasilitas @ kujadtan panting jainnya antira Isin kepatuhan Perusahaan lam memeras persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default): b) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan: 9) persyaratan lain yang penting, seperti adanya pembatasan pembagian dividen, pembatasan rasio tertentu, dan/atau pembatasan perolehan utang baru: dan ih) — pengungkapan informasi sehubungan dengan labilitas berbunga jangka panjang yang akan jatuh tempo dalam jangka waktu 12 (dua belas) bulan sejak tanggal laporan Prag ANAYA EEA EA SE MSN SERINYA SENNSA DAYA OPINI (1) nama bank/lembaga keuangan dan jumlahnya) dan 2, 20) | Utang Sewa Pembiayaan Yang harus diungkapkan antara lain : 3) Jumlah neto nilai tercatat untuk setiap kelompok aset dan pernberi sewa (lessor) pada tanggal laparan pasisi keuangan: b) rekonsiliasi antara total pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal laporan posisi keuangan, dengan nilai kiminya. Selain itu wajib mengungkapkan total bayaran sewa minimum di LombewoLondas substansi Lensa minimum sewa-lanjut (sublease) rasa depan yang diperkirakan akan di ri kontrak sewa-lanjut yang tidak dapat dibataikan (non-cancellable beres NP ena tepar Lon keuangan e) keuntungan setau kerugian yang ditangguhkan beserta amertisasinya sehubungan dengan transaksi penjualan dan penyewaan kembali (sale and Isaseback), dan penjelasan umum isi perjanjian sewa yang material, antara lain:
Page 48 OCR 0.865
Page 48 of 84 (1) dasar penentuan utang sewa kontinjen) (2) ada tidaknya klausul-klausul yang berkaitan dengan opsi perpanjangan atau pemibakan Yan cekalasi bescrin Byarek-#yeroinya, dan (3) pembatasan-pembatasan yang ditetapkan dalam perjanjian sewa, 21) | Khusus Industri Perbankan a) Surat Berharga yang Diterbitkan Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu, (2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga, (3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, (4) Rincian berdasarkan peringkat efek dan perusahaan perneringkat, (5) Jurnlah amortisasi pada tahun berjalan: (6) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu perjanjian, tanggal jatuh tempo, kewajiban yang harus dipenuhi, dan persyaratan penting lainnya (Debt Covenance): (7) Pendapat manajemen tentang pemenuhan Debt Covenanceatas surat berharga yang diterbitkan, b) Pinjaman Diterima Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian berdasarkan pihak, jenis, dan mata uang: (2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga, (3) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu perjanjian, tingkat bunga, tanggal jatuh tempo, nilai Aset bank yang dijaminkan, dan persyaratan penting lainnya(debt covenance): (4) Pendapat manajemen terkait pemenuhan debt covenance, (5) Apabila bank menerima dana atau fasilitas pinjaman dari pemerintah atau pihak lain dengan tingkat Imbalan yang lebih rendah dari tingkat bunga pasar maka manajemen mengungkapkan mengenai fasilitas tersebut dan dampaknya ternadap laba bersih. Cc) Estimasi Kerugian Komitmen dan Kontinjensi Yang harus diungkapkan antara lain: (4) Rincian berdasarkan jenis, mata vang, dan kolektibiltas, (2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga, (3) Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan, (4) Ketentuan minimum penyisihan penurunan nilai komitmen dan kontinjensi PEGANN KO TEE PAN PNG AN PA ORA PAN PAS pel : dan
Page 49 OCR 0.878
Page 49 of 84 (5) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai komitmen dan kontinjensi. 22) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan Yang harus diungkapkan antara lain : a) Mutasi taksiran provisi PLH selama tahun berjalan dengan menunjukkan: (1) Saldo awal, 2 Penyisihan yang dibentuk: (3) Pengeluaran yang terjadi: dan (4) Saldo akhir. b) Kegiatan PLH yang telah dilaksanakan dan yang sedang berjalan €C) Uabilitas bersyarat sehubungan dengan PLH dan liabilitas bersyarat lainnya sebagaimana diatur dalam standar akuntansi keuangan: d) Apabila dalam pos ini terdapat komponen biaya yang sifatnya material, misalnya beban Habrag tambang, maka perusahaan dapat menyajikannya dalam pos yang €) Tabel A3 memuat penjelasan tentang: (1) Sakdo awal: (2) Penambahan dan Pengurangan : (3) Saldo akhir. Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang a) Imbalan Pasti Yang harus diungkapkan antara lain: (1) gambaran umum mengenai jenis program. (2) rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari nilat kini kewajiban imbalan pasti yang menunjukkan secara terpisah, pengaruhnya selama penode berjalan yang dapat Catatan 33
Page 50 OCR 0.862
Page 50 of 34 (3) (3) (5) (6) (penyelesaian, @nslisis kewajiban imbalan pasti terhadap jumlah yang dihasilkan dari program yang seluruhnya tidak didanai dan jumlah yang dihasilkan dari program yang seluruhnya atau sebagian didanei: rekonsilkasi saldo awal dan akhir dari Nilai Wajar aset program serta saldo awal dan aklir dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset sesuai dengan SAK menunjukkan secara terpisah, dampak selama periode yang dapat diatribusikan pada setiap: la) hasil yang diharapkan dari aset program, (b) keuntungan dan kerugian aktuarial, (c) perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata uang yang berbeda dengan mata uang penyajian: (d) iuran oleh pemberi pekerja) (e) iuran oleh peserta program, () imbalan yang dibayarkan: (9) kombinasi bisnis, dan (h) penyelesaian, rekonsiliasi nilai kini kewajiban imbalan pasti sebagairnana dimaksud dalam butir (2) dan Nilai Wajar aset program sebagaimana dimaksud dalam butir (4) atas Aset dan Ustulitas yang diakui dalam laporan posisi keuangan, paling kurang mengungkapkan: ta) keuntungan dan kerugian aktuarial neto yang tidak diakul dalam taporan posisi keuangan: (b) biaya jasa lalu yang tidak diakui dalam laporan posisi keuangan: (c) setiap pandan yang tidak diakui sebagai Aset, dikarenakan oleh batasan (d) Nilai Wajar pada akhir periode pelaporan dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset sesuai dengan SAK, dan (e) jumlah lainnya yang diakui dalam laporan posisi keuangan, total beban yang diakui Gi laba rugi untuk setiap hal-hal berikut dan nama pos Gimana hal tersebut termasuk: (a) biaya jasa kini, (b) biaya bungaj (c) hasil yang diharapkan dari aset program, (d) hasil yang diharapkan dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset sesuai dengan SAK, (e) keuntungan dan kerugian aktuarial, jika Perusahaan memilih metode koridor 1096 (sepuluh per seratus): (N biaya jasa lalu: (9) dampak dari curtailment terutama terkait dengan penyelesaiannya) dan
Page 51 OCR 0.883
Page 51 of 84 (Wi dampak dari batasan dalam SAK: (7) jumlah total yang diakui dalam pendapatan komprehensif lain yang akan diakui segera dalam saido taba, meliputi: fa) keuntungan dan kerugian aktuarial, dan (b) dampak dari batasan dalam SAK: (B) jumlah kumulatif dari keuntungan dan kerugian aktuarial yang diakui pada pendapatan komprehensif lain, dalam hal Perusahaan mengakui keuntungan dan kerugian dalam pendapatan komprehensif lain sesuai dengan SAK) (9) persentase atau jumlah setiap kategori utarna yang merupakan Nilsi Wajar total aset program, untuk setiap kategori utama dari aset program, yang mencakup, namun tidak terbatas pada, instrumen ekuitas, Instrumen utang, properti, dan seluruh aset lain: (40) juniah yang mencakup Nilai Wajar aset program untuk: (a) setiap kategori Instrumen keuangan milik Perusahaan: dan (b) setiap properti atau Aset lain yang digunakan oleh Perusahaan: (11) penjelasan atas dasar yang digunakan untuk menentukan tingkat pengembalian yang diharapkan atas Aset secara keseluruhan, termasuk dsmpak kategori utarna dari aset program: (12) imbal hasil aktual atas aset program, serta Imbal hasil aktual atas setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset: (13) Asumsi aktuarial utama yang digunakan sampai pada akhir periode pelaporan dan diungkapkan dalam ukuran yang absolut dan tidak hanya sebagai marjin antara persentase dan variabel lainnya, termasuk: (a) tingkat diskonto: (b) tingkat imbal hasil yang diharapkan atas setiap aset program untuk periode yang disajikan dalam laporan keuangan, (c) tingkat imbal hasil yang diharapkan untuk periode yang disajikan dalam laporan keuangan pada setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset: (d) tingkat kenaikan gaji yang diharapkan (dan perubahan dalam Indeks atau variabel tertentu lainnya dalam masa program formal atau konstruktif sebagai dasar untuk kenaikan imbalan masa depan), (e) tingkat tren biaya kesehatan: dan (OM asurnsi material lain yang digunakan dalam aktuariaj (14) dampak kenaikan atau penurunan satu angka persentase dalam tingkat tren biaya kesehatan yang diasurnsikan pada: ta) biaya jasa kini agregat dan komponen biaya bunga dari biaya kesehatan pascakerja periodik neto, dan (b) akumulasi kewajiban imbalan pascakerja untuk biaya kesehatan.
Page 52 OCR 0.883
Page 81 of 84 IX (D “bslam hal program dioperasikan dalam lingkungan Inflasi yang tinggi, wajib diungkapkan dampak persentase kenaikan atau penurunan tingkat tren biaya kesehatan yang diasumsikan dari makna yang serupa dengan satu angka persentase dalam lingkungan inflasi yang rendah. (15) Jumlah periode tahunan saat Ini dan periode empat tahun sebelurnnya dari: (8) nilai kini kewajiban imbalan pesti, Nilai Wajar aset program dan surplus atau defisit pada program, dan (b) penyesuaian yang timbul pada: () labilitas program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari liabilitas program pada akhir periode pelaporan: dan (W) aset program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari aset program pada akhir periode pelaporan: (16) estimasi terbaik pemberi kerja, segera setelah dapat ditentukan secara andal, dari luran yang diharapkan akan dibayar dalam program selama periode tahunan dimulai setelah periode pelaporan: (17) khusus untuk program Imbalan pasti yang membagi risiko antar entitas sepengendali, wajib diungkapkan sebagai berikut: (a) perjanjian kontraktual atau kebijakan tertulis untuk pembebanan biaya imbalan pasti neto atau bukti bahwa tidak ata kebijakan seperti Itu: (b) dalam hal Perusahaan mencatat alokasi biaya imbalan pasti neto sesuai SAK, maka Perusahaan mengungkapkan! Ci) "formasi yang memungkinkan pengguna laporan keuangan untuk mengevaluasi sifat program Imbalan pasti dan dampak keuangan atas perubahan program selarna periode tersebut: (ii) pengungkapan gambaran umum jenis program sesuai dengan huruf a) butir (L) mencakup penjelasan praktik informal yang menimbulkan kewajiban konstruktif ternasuk dalam pengukuran kewajiban imbalan pasti: dan (injiika Perusahaan mencatat iuran yang terutang untuk periode sesual SAK Informasi tentang program secara keseluruhan disyaratkan sesuai dengan butir (1), butir (2), butir (3), butir (4), butir (9), butir (13), butir (14), dan butir (16) serta butir Il, b) Iuran Pasti Perusahaan yang menyelenggarakan program iuran pastiharus mengungkapkan jumlah yang diakui sebagai beban untuk program luran pasti. C) Imbalan Kerja Jangka Panjang Lainnya Yang harus diungkapkan paling kurang jents dan jumlah imbalan kerja jangka panjang lainnya. d) Pesangon Pemutusan Kontrak Kerja
Page 53 OCR 0.858
Page 53 of 84 Yang harus diungkapkanantara lain: (1) iuran program dan jumlah pesangon pemutusan kontrak kerja: dan (2) penjelasan mengenal llabilitas kontinyen (jika ada). 24) | Utang Obligasi Yang harus diungkapkan antara lain: a) rincian mengenai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat dalam rupiah Gan mata Lang asing, tanggal jatuh tempo, jadwal pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat obligasi dicatatkan, dan tujuan penerbitannya: b) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek: €) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulanj G) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan @) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan, jika ada: t) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatanj 9) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahsan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default): dan h) persyaratan penting lainnya, Sukuk a) Perusahaan wajib mengelompokkan Sukuk berdasarkan akad syariah yang digunakan. b) Perusahaan harus mengungkapkan antara lain: (4) uraian tentang persyaratan utama dalam penerbitan Sukuk, termasuk: la) ringkasan akad syariah dan skerna transaksisyariah yang digunakan, (b) Aset, manfaat, atau dktivitas yang mendasari: (C) mikat nominal, (d) besaran imbalan (untuk Sukuk ijerah), (e) prinsip pembagian hasil usaha, dasar bagi hasil, dan besaran nisbah bagi hasil (untuk Sukuk mudharabah): (PD rencana jadwal dan tata cara pembagian dan/atau pembayaran Imbalan atau bagi hasil, (a) jangka waktu: (h) tujuan penerbitannya: dan Ci) persyaratan penting lain, (2) peringkat dan nama Perusahaan Perneringkat Efek, (3) bursa tempat Sukuk dicatatkan,
Page 54 OCR 0.866
Page 54 of 84 (aj jumiah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan: (5) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan: (6)jaminan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada): (7) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatanj dan (B8) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Erniten atau Perusahaan Publik dalam memenuhi persyaratan dan kondisi Sukuk (rnisalnya restrukturisasi Sukuk dan kondisi default). 26) | Utang Subordinasi Yang harus diungkapkan antara lain: @) nama kreditur, sifat Ikatan, jangka waktu, jenis mata uang, dan kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan d) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Parueshaan lh memadlht & persyaratan dan kondisi Inpebanig Peoiennygi Dit soeerga tang dan kondisi default): pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan, dan N persyaratan penting lainnya. 27) | Obligasi Konversi Yang harus diungkapkan antara Isin: a) rincian mengenai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat, tanggal jatuh tempo, jadwal b) pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat obligasi konversi dicatatkan, dan tujuan penerbitannya, perlode konversi dan persyaratan konversi, antara lain meliputi rasio konversi, harga pelaksanaan, hak konversi sebelum jatuh tempo serta persyaratannya, dan penatti: Cc) dampak dilusi apabila seluruh obligasi dikonversikan, dengan memperhatikan tingkat konversi atau harga pelaksanaan (exercise price) yang paling menguntungkan Gari sudut pandang perregang obligasi konversi, d) jumlah obligasi yang telah dikonversikan dan dampak dilusinya: @) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek: n » jurnlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan: nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan, h) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan » menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada), kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnye restrukturisasi utang dan kondisi default) 1) dalam hal Perusahaan menerbitkan obligasi konversi tanpa melalui penawaran umum, wajib diungkapkan tujuan penerbitan dan nama pembeli, k) komponen Liabilitas dari obligasi konversi:
Page 55 OCR 0.864
Page 55 of 84 1) keberadaan fitur derivatif melekat, dan m) persyaratan penting kainnya Cc. Ekuitas Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk 1) | Modal Saham Yang harus diungkapkan antara lain ! 8) Bagi setiap jenis saham, antara lain: (4) Rekonsiliasi jumlah saham beredar pada awal dan akhir periode, (2) Hak, keistimewaan, dan pembatasan yang melekat pada setiap jenis saham, termasuk pembatasan atas dividen dan pembayaran kembali atas modal: dan (3) Saham yang dicedangkan untuk penerbitan dengan hak Gpsi dan kontrak penjualan saham, termasuk jumlah dan persyaratan b) Penjelasan mengenai sifat dan tujuan setiap pos cadangan dalam ekuitas, Cc) Susunan pemegang saham dengan mengungkapkan jumlah lembar saham dan persentase kepemilikan, yaitu: (1) Pemegang saham yang menwliki 599 (lima perseratus) atau lebih: (2) Narna direktur dan komisaris yang memiliki saham, dan (3) Pemegang saham lainnya: d) Dalam hal terjadi perubahan modalsaham dalam periode berjalan: (1) Keputusan yang berhubungan dengan perubahan modal saham tersebut, seperti pengesahan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, persetujuan dan/atau pemberitahuan Menteri terkait, dan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS): (2) Sumber peningkatan modal saham, antara lain dari kapstahsasi agic, saldo laba, penerbitan saham baru dari Penawaran Umum dengan dan/atau tanpa Hak Momesan Efek Terlebih Dahulu (right isswe dan private placement), pelaksanaan waran, serta konversi obligasi, dan (3) Tujuan ebeg weoltiggehomeda tra ra lain dalarn rangka ekspansi, penyelesaian pinjaman, atau pemenuhan kecukupan modal) &) Dalam hal hanya sebagian saham Perusahaan yang dicatatkan di Bursa Efek, agar sebutan jurtan saham yang dicatatkan dan yang tidak dicatatkan pada Bursa 2) | Tambahan Modal Disetor (Additional Paid-in Capital) Yang harus diungkapkan antara lain:
Page 56 OCR 0.840
Page 56 of 8d 8) Ringan jumlah tambahan modal disetor, b) Uraian sumber agio saham C) Rincian biaya crnisi Efek ekuitas berdasarkan penerbitan Efek ekuitas, d) Uraian mengenai sifat dan asal selisih kurs atas modal disetor, @) Uraian mengenai sifat dan asal tambahan modal disetor lainnya) 1) Pengungkapan untuk selisih nilai transaksi dengan entitas sepengendali, antara lain: (L) Narna dan penjelasan tentang entitas atau bisnis yang berkomixnasi: (2) Penjelasan mengenai hubungan sepengendali dari entitas-entitas yang bertransaksi dan bahwa hubungan tersebut tidak bersifat sementara: (3) Tanggal efektif transaksi: ta) Doerak Maa bone an bana yang tlah diputuskan untuk dijual atau dihentikan kibat kombinasi ana RERE (5) Kepemitkan enas tau bisnis yang dialihkan serta jenis dan jumlah imbalan yang terjadi: (6) Nilai tercatat bisnis yang dikombinasikan atau dialihkan serta selisih antara nilai tercatat tersebut dengan jumlah imbalan yang diserahkan atau diterima, dan (7) Penyajian kembali laporan keuangan yang mernbarikan informasi antara lain: (2) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan yang telah dilaporkan sebelumnya untuk periode yang disajikan kembali, (b) Ikhtisar jumlah tercatat Aset den Liabilitas entitas atau bisnis yang dikombinasikan: (Cc) Dampak penyesuaian kebijakan akuntansi dan (d) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan setelah disajikan kembali, Catatan 28 Selisih Transaksi dengan Pihak Nonpengendali Yang harus diungkapkan antara lain : a) Uraian transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian yang meliputi: (1) Jenis transaksi dan perubahan persentase kepemilikan: (2) Nama entitas anak, dan (3) Nama pihak yang bertransaksi: b) Denga selisih transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian: C) Jumlah yang direalisasi ke laba rugi atas pelepasan investasi pada saat hilangnya Pengendalian. Tidak material untuk diungkapkan 4) | Saham Treasuri Yang harus diungkapkan antara lain: @) Latar belakang pembelian kembali saham, pelepasan, atau pengurangan modal disetor,
Page 57 OCR 0.853
d Tangan an jurnlah saham treasuri yang digunakan sebagai pengurangan modal d) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang dilepaskan kembali serta selisih antara harga perolehan dengan harga pelepasan saham treasuri, dan Yang harus diungkapkan antara lain: a) Alasan dan jumlah penyesuaian periode yang lalu (jika ada): b) Berdpahen sake Won pola pedia beranngkeikan Han permabijan BURE Yao Sma c) Saldo laba yang ditentukan penggunaannya, s#at, dan tujuan setiap pos cadangan. 6) | Waran Yang harus diungkapkan antara lain: a) jenis waran dan harga pelaksanaan dari masing-masing waran, b) dasar penentuan Nilai Wajar waranj €) nilai waran yang belum dan tidak dilaksanakan (kadaluwarsa): G) jumlah waran yang diterbitkan dan beredar serta demmpak dilusinya, dan 6) ikatan-ikatan yang terkait dengan penerbitan waran. 7) | Pendapatan Komprehensif Lainnya Yang harus diungkapkan antara lain keterangan mengenai perubahan masing-masing komponen pendapatan komprehensif lainnya. ekuitas masing-masing entitas anak yang tidak dapat diatribusikan secara langsung atau tdak langsung pada entitas induk. d. Laba Rugi Komprehensif 1) | Pendapatan Yang harus diungkapkan antara lain : a) Jumlah setiap kategori signifikan dari pendapatan yang diakui selama periode, termasuk pendapatan yang berasal dari: (1) Penjualan barang:
Page 58 OCR 0.877
Page 58 of 84 diungkapkan secara terpisah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: b) Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama, €) Nama pihak pembeli dan jumlah nilai penjualan yang melebihi 1096 (sepuluh perseratus) dari pendapatan: @) Jumlah pendapatan yang berasal dari pertukaran barang atau jasa yang tercakup dalam setiap kategori signifikan dari pendapatan (jika ada), yang diungkapkan terpisah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: €) Khusus untuk kontrak konstruksi, diungkapkan antara lain: (1) Pendapatan kontrak konstruksi: (a) Jumlah pendapatan kontrak yang diakul sebagai pendapatan dalarn periode (b) Metode yang digunakan untuk menentukan pendapatan kontrak yang diakui dalam periode berjalan, dan (Cc) Metode yang digunakan untuk menentukan tahap penyelesaian kontrak, (2) Pekerjaan dalam proses penyelesaian pada tanggal akhir periode pelaporan: ta) Jumlah agregat biaya yang terjadi dan laba/rugi yang diakui sampai tanggal pelaporan: tb) Jumlah uang muka yang diterima: dan (c) Jumlah retensi: (3) Jumlah tagihan dan utang bruto kepada pemberi kerja, masing-masing sebagai Aset dan Liabilitas, H Dalam hal Perusahaan memiliki transaksi hubungan keagenan, diungkapkan secara terpisah, antara lain: (L) Penjualan biasa dan penjualan dari hubungan keagenan: (2) Pendapatan komisi yang diperoleh Perusahaan sebagai agen dari transaksi keagenan dengan pendapatan lainnya, dan prinsipal dari transaksi keagenan, yang antara lain terdiri dari: (a) Pendapatan bruto, (D) Retur/rabat/diskon terkait: dan (c) Total pendapatan neto.
Page 59 OCR 0.886
Terdiri dari: Jasa pelayanan medis, jasa penunjang lainnya, jasa dokter, rawat inap, rawat jalan dan penunjang medis, Rincian pengurang pendapatan, antara lain: a) Restitusi, b) Subsidi tidak mampu, dan Cc) Selisih perhitungan klaim. 5) | Khusus Industri Transportasi Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama antara lain: 2) Rincian pendapatan bersih jasa transportasi: b) Rincian pendapatan usaha dari jasa penyewaan alat transportasi, €) Rincian pendapatan usaha dari jasa ekspedisi, d) Rincian pendapatan usaha dari keagenan, dan €) Rincian pendapatan dipisahkan sesuai dengan jenisnya armada (bus, taksi, feri, tanker dar pesawat udara) dengan ketentuan memisahkan atas dasar kepernilikan armada tersebut, 6) | Khusus Industri Telekomunikasi
Page 60 OCR 0.891
Page 60 of 84 Rincian pendapatan usaha antara lain pendapatan usaha jasa Interkoneksi, jasa telekomunikasi sendiri, jasa telekomunikasi yang dilaksanakan melalui kerjasarna dengan pihak lain, 7) | Khusus Industri Asuransi: Pendapatan Premi Yang harus diungkapkan antara lain rindan dan jumlah berdasarkan kelampok premi bruto, premi reasuransi, dan penurunan (kenaikan) premi yang belum merupakan pendapatan untuk setiap jenis asuransi, Catatan: menyesuaikan dengan PSAK yang berlaku (PSAK 36 dan 62) 8) | Khusus Industri Jalan Tot: Pendapatan Yang harus diungkapkan antara lsin: a) Penjualan meliputi rindian pendapatan jasa tol sendiri, rincian pendapatan jasa lain, dan rincian pendapatan kerjasama operasi, b) Jika perusahaan memiliki hak penyelenggaraan sejumlah ruas jalan tol, maka pendapatan usaha untuk setiap ruas jalan tol tersebut harus diungkapkan. 9) | Khusus Industri Perbankan Pendapatan Bunga Yang harus diungkapkan antara lain: Pendapatan bunga, yang dapat terdiri dari dan tidak terbatas pada : @) Obigasi Penerintah) D) Kredit, dengan pengungkapan tambahan untuk provisi dan komisi yang diakui C) Efek-ofek, dan d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank lain. 10) | Beban Pokok Penjualan Yang harus diungkapkan antara lain: a) Untuk perusahaan manufaktur, diingkapkan beban pokok produksi yang dirinci: (1) Biaya bahan baku, (2) Biaya tenaga kerja: dan (3) Biaya overhead ditambah dan dikurangi saldo awal dan akhir persediaan, b) Nama pihak penjual dan nilai pembelian yang melebihi 1016 (sepuluh perseratus) dari pendapatan, dan
Page 61 OCR 0.864
Page 61 or 84 GC) “Untuk industri jasa, diungkapkan beban pokok berdasarkan pada jasa yang dijual. 11) | Khusus Industri Rumah Sakit Beban Departementalisasi/Beban Operasional Yang harus diungkapkan antara lain, rincian beban departementalisasi: a) Beban bahan, b) Beban jasa pelayanan: €) Beban pegawai: d) Beban penyusutan sarana medisj e) Beban perneliharaan sarana: M Beban asuransi) 9) Beban langganan daya dan jasa, h) Beban depresinsi. 12) | Khusus Industri Asuransi: a) Beban Klaim Asuransi Kerugian Yang harus diungkapkan antara lsin rincian dan jumlah berdasarkan kelompok klaim bruto, klaim reasuransi, dan kenaikan (penurunan) estimasi klaim retensi sendiri untuk. setiap jenis asuransi. Yang harus diungkapkan antara lain: Rincian dan jumlah beban menurut jenis klaim dan manfaat, diantaranya : klaim jatuh tempo, klaim nilai tunai, dan klaim kernatian. Cc) Komisi Neto Yang harus diungkapkan antara kain rindan dan jumlah berdasarkan kelompok pendapatan kornisi dan beban kornisi untuk setiap jenis asuransi. d) Hasil Invostasi Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah menurut jenis investasi. 13) | Khusus Industri Perhotelan Beban Departementalisasi Yang harus diungkapkan antara lain: 8) Rincian jumlah unsursunsur beban departementalisasi: b) Gaji dan beban pegawai lainnya, dan Cc) Rindan jumlah unsur-unsur betian departemen lainnya. 14) | Beban Usaha
Page 62 OCR 0.854
Page 62 of 84 lain: La) Beban penjualan) b) Beban distribusi: dan C) Beban umum dan administrasi. 15) | Khusus Industri Perbankan 3) Beban Bunga Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban bunga berdasarkan kelompok produk/jasa utama. b) Beban Provisi dan Komisi Yang harus diungkapkan antara lain rincian jurnlah beban beban previsi dan komisi berdasarkan kelompok produk/jasa utama. 16) | Khusus Industri Pembiayaan BebanKerugian Penurunan Nilai Yang harus diungkapkan antara lain jumlah beban kerugian penurunan nilai untuk rnasing- masing akun Piutang Pembiayaan Konsumen, Tagihan Anjak Piutang, dan Prutang Sewa Pembiayaan. 17) | Pendapatan dan Beban Lainnya Yang harus diungkapkan antara lain : a) rincian dan jumlah Pendapatan Minnya. b) rincian dan jumlah Beban lainnya. Cc) Untuk Biaya Keuangan, meliputi : (t) biaya pinjarnan meliputi: ta) beban keuangan yang dihitung dengan menggunakan metode suku bunga (b) beban keuangan dalam sewa pembiayaan yang diakui sesual SAK yang berlaku, dan (c) selisih kurs yang berasal dari pinjaman dalam mata uang asing sepanjang selisih kurs tersebut diperlakukan sebagai penyesuaian terhadap bunga) (2) biaya keuangan lainnya yang terjadi dari transaksi instrumen keuangan meliputi: (a) rugi penurunan nilei dari kuotasi atas Investasi tersedia untuk dijual: (b) rugi neto dari instrumen keuangan yang diakui pada Nilsi Wajar melalui laba rugi, dan tg) mel tan a02 aa nilai,
Page 63 OCR 0.878
Page 63 of 84 @) Untuk Bagian Laba Rugi dari Entitas Asosiasi dan/atau Ventura Bersama meliputi : (1) bagian laba rugi dari masing-masing entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama yang dicatat dengan menggunakan metode ekuitas, dan (2) bagian laba rugi dari entitas asosiasi dari operasi yang dihentikan, yang Glungkapkan secara terpisah. 18) | Khusus Industri Perbankan a) Beban Penyisihan Penurunan Nilai atas Aset Keuangan Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis aset keuangan. b) Keuntungan (Kerugian) dari kenaikan (penurunan) nilai surat-surat berharga dan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah Yang barus diungkapkan antara lain rindian jumlah berdasarkan jenis. c) Keuntungan (Kerugian) Penjualan Surat-surat Berharga dan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis, 19) | Pendapatan Komprehensif Lain Yang harus diungkapkan antara lain: a) perubahan dalan surplus revaluasi Aset Tetap maupun Aset Takberwujud: b) keuntungan dan kerugian aktuarial atas program manfaat pasti: €) selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan: d) keuntungan (kerugian) dan aset keuangan tersedia untuk dijual, 6) bagian efektif dari keuntungan dari kerugian instrumen lindung nilai dalam rangka lindung nilai arus kas, dan bagian pendopatan komprehensif lain dari entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama. 20) | Pajak Penghasilan Yang harus diungkapkan antara lain : 8) Peer angskie eta BNN am liei dari: (1) beban (penghasilan) pajok kini: 2 “1s 9 diakui pada periode atas pajak kini yang berasal dari periode (3) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang berasal dari perbedaan temporer dan pembalikannya, (4) Lelga angen Hanap tangguhan terkait dengan perubahan tarif pajak atau penerapan peraturan perpajakan yang batu: Catatan 34
Page 64 OCR 0.883
Page 64 of B4 (5) jumlah manfaat yang berasal dari rugi pajak yang tidak diakul sebelumnya atau perbedaan temporer suatu periode lalu yang digunakan untuk mengurangi beban pajak kini dan beban pajak tangguhanj 16) beban pajak tangguhan yang disebabkan oleh penurunan atau pembalikan penurunan sebelumnya atas aset pajak tangguhanj dan (7) jurnlah beban (penghasilan) terkait dengan perubahan kebijakan akuntansi dan kesalahan yang diperhitungkan dalam laporan laba rugi komprehensif, dikarenakan tidak dapat diperlakukan secara retrospektif, b) agregat pajak kini dan pajak tangguhan terkait dengan transaksi yang dibebankan atau dikreditkan langsung ke ekuitas, €) jumlah pajak penghasilan terkait dengan setiap komponen pendapatan komprehensif lain, kecuali untuk bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama, G) penjelasan hubungan antara beban (penghasilan) pajak dan Isba akuntansi dalam satu atau kedua bentuk berikut ini: (Lt) rekonsiliasi antara beban (penghasilan) pajak dan hasil perkalian laba akuntansi dengan tarif pajak yang berlaku, dengan mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang berlaku: atau (2) rekonsiliasi antara tarif pajak ofektif rata-rata dan tarif pajak yang berlaku, dengan mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang berlaku, e) penjelasan mengenai perubahan tarif pajak yang bedaku dan perbandingan dengan tarif pajak yang berlaku pada periode akuntansi sebelumnya) f) jumlah (dan batas waktu penggunaan, jika ada) perbedaan temporer yang dapat dikurangkan dan rugi pajak belum dikornpensasi yang tidak diakui sebagai aset pajak tangguhan dalam laporan keuangan g) jumlah agreget perbedaan temporer yang terkait dengan investasi peda entitas anak, cabang, entitas asosiasi, dan bagian partisipasi dalam Ventura Bersarna atas Ikabilitas pajak tangguhan yang belum diakui, hb) rekonsiliasi fiskal dan perhitungan beban pajak kini dengan cara sebagai berikut: (1) laba sebelum pajak menurut akuntansi: (2) ditambah/dikurangi koreksi positif atau negatif (dirinci): dan (3) laba kena pajak, i) perhitungan beban dan kabilitas pajak kini dengan menerapkan tarif pajak sesuai dengan ketentuan perundang-undangan pajak yang berlaku, j) pernyataan bahwa laba kena pajak hasil rekonsiliasi menjadi dasar dalam pengisian SPT Tahunan PPn Badan)
Page 65 OCR 0.831
Page 65 of 84 K) setiap jenis perbedaan temporer dan setiap Jenis rugi pajak yang belur dikompensasi: (1) jumlah Sak Dan DADNENA PA BEAKNTAN TERI GRUP, laporan posisi keuangan untuk periode sajian) di 2 bosan gt Dg HENNA dalam laba rugi, apabila nan seger Ino nbalyAemulaipiba on eno aset atau liabilitas pajak tangguhan yang diakui dalam laporan posisi keuangan: " PIN p tiang dina rare anang (1) keuntungan atau kerugian atas penghentian) dan (2) laba rugi dari kegiatan normal atas operasi yang dihentikan selama perode, bersama dengan Jumlah terkait untuk setiap perode sajian, im) jumlah konsekuensi pajak penghisilan atas dividen kepada pernegang saham Perusahaan yang diusulkan atau diumumkan sebelum Laporan Keuangan Diotorisasi untuk Terbit namun tidak diakui sebagai Liabilitas dalam laporan keuangan: MN) uraian jumlah perubahan pada jumlah pengakuan untuk aset pajak tangguhan proahutsini apabila Perusahaan adalah pihak pengakuisisi dalam suatu kombinasi bisnis, 0) peristiwa atau perubahan keadaan yang menyebabkan manfaat pajak tangguhan wajib diakui apabila manfaat pajak tangguhan yang diperoleh dari kombinasi bisnis tidak diakui pada tanggal akuisisi tetapi diakui setelah tanggal akutsisi, dan p) jumlah aset pajak tangguhan dan alasan atau bukti yang mendukung pengakuan atas aset pajak tangguhan, apabila: (1) penggunaan aset pajak tangguhan bergantung pada kondisi laba kena pajak mendatang lebih besar dari laba pembalikan perbedaan temporer kena pajak yang telah ada, dan (2) entitas mengalami kerugian pada periode kini atau periode sebelumnya yang mengakibatkan diakuinya aset pajak tangguhan terkait. 21) | Laba (Rugi) per Saham Dasar dan Dilusian Yang harus diungkapkan antara lain : a) jumlah yang digunakan sebagai pembilang dalam penghitungan laba per saham dasar dan dilusian, dan rekonsiliasi jumlah tersebut terhadap laba atau rugi yang dapat diatribusikan kepada entitas induk untuk periode tersebut. Rekonsiliasi tersebut mencakup dampak Individual dan setiap jenis instrumen yang mempengaruhi laba per saham b) jurnlah rata-rata tertimbang saham biasa yang digunakan sebagai penyebut dalam penghitungan laba per saham dasar dan dilusian, dan rekonsiliasi penyebut tersebut, Rekonsiliasi tersebut mencakup dampak individual dari setiap jenis Instrumen yang mempengaruhi laba per saharn,
Page 66 OCR 0.873
Page 66 of 84 C) Instrumen (termasuk saham yang dapat diterbitkan secara kontinjen) yang berpotensi mendilusi laba per saham dasar di masa depan, namun tidak dimasukkan dalam penghitungan laba per saham dilusian karena Instrumen tersebut bersifat antidilutif untuk periode sajian: d) penjelasan transaksi saham biasa atau transaksi instrumen berpotensi saham biasa, selain yang dihitung sesuai dengan SAK yang berlaku, yang terjadi setelah periode pelaporan dan akan secara signifikan mengubah jumlah saham biasa atau instrumen berpotensi saham biasa yang beredar pada akhir periode tersebut seandainya transaksi dimaksud terjadi sebelurn akhir periode pelaporan) dan @) laba per saham dasar dan dilusian untuk operasi yang dihentikan. 22) | Transaksi Pihak Berelasi Yang harus diungkapkan antara lain: a) Pengungkapan mengenai transaksi atau saldo dengan pihak beretasi, yang jumlahnya: (Lt) lebih dari Rp 1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah) untuk transaksi dengan Orang atau anggota keluarga terdekat: dan/atau (2) lebih dari 0,59h (nol koma lima perseratus) dari modal disetor untuk transaksi dengan entitas berelasi. b) terkait dengan transaksi dengan orang atau anggota keluarga terdekat rneliputi nama, sifat dan hubungan dengan pihak berelasi serta informasi tentang transaksi dan saldo dengan pihak dimaksud, Cc) terkait dengan transaksi dengan entitas berelasi meliputi sifat dan Tebantgan Sampan (L) jumlah transaksi beserta persentasenya terhadap total pendapatan dan beban terkait, (2) jumlah sakdo beserta persentasenya terhadap total Aset atau Liabditas, termasuk komitmen, dan: Ca) persyaratan dan ketentuannya, termasuk apakah terdapat jaminan, dan sifat imbalan yang akan diberikan, untuk penyelesaian, dan (b) rincian garansi yang diberikan atau diterima, (3) Jumah cadangan kerugian penurunan 1ilal, beban cadangan kerugian penurunan nilai secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang terkait dengan jurvah saldo piutang usaha dan piutang pihak berelasi non-usaha, dan
Page 67 OCR 0.830
Page 67 of 84 (3) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai, jika dilakukan pembentukan, d) pengungkapan yang disyaratkan sebagaimana dimaksud dalam huruf 3) dan b) Gilakukan secara terpisah untuk masing-masing kategori berikut: (1) entitas Induk, (2) entitas dengan pengendalian bersama atau Pengaruh Signifikan terhadap entitas, (3) entitas anak: (4) entitas asosiasi: (5) Ventura Bersama dimana entitas merupakan venturerj (6) personil manajemen kunci dari entitas pelapor atau entitas induknya: dan (7) pihak-pihak berelasi lainnya. &) seluruh kompensasi yang diberikan kepada masing-masing anggota atau kelompok direksi, kornisaris, pemegang saham utara yang juga sebagai karyawan, dan manajemen kunci lainnya untuk masing-masing kategori berikut: (1) imbalan kerja jangka pendek, (2) #mbalan pascakerja: (3) #mbalan kerja jangka panjang lainnya: (4) pesangon pemutusan kontrak kerja: dan (5) pembayaran berbasis saham. #) untuk entitas berelasi dengan pemerintah : (1) nama entitas berelasi dengan pemerintah dan sifat hubungannya dengan Perusahaang (2) sifat dan jumlah setiap transaksi yang secara individual signifikan) dan (3) untuk transaksi lainnya yang secara kolektif, tetapi tidak secara individual, Signifikan, indikasi secara kuantitatif atau kualitatif atas luasnya transaksi a) kensasdonkktmkotmeriangelaa naat mata uang fungsional, b) Yang harus diungkapkan ai (1) Jennjonseyanman atas NN NN NAN NT TN dalam mata uang fungsional: (2) posisi neto dari aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing: (3) rincian kontrak valuta berjangka dan ekuivalen dalam mata uang fungsional,
Page 68 OCR 0.886
Page 68 of 84 (4) jumlah selisih kurs yang diakui dalam laba rugi, kecuali untuk selisih kurs timbul pada instrumen keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba dan (5S) selisih kurs neto diakui dalam pendapatan komprehensif lain dan diakumulasikan dalarn komponen ekuitas yang terpisah, serta rekonsiliasi selisih kurs tersebut pada awal dan akhir periode, ) | Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan Yang harus diungkapkan antara lain : a) untuk setiap rugi penurunari nilai yang diakul atau dibalik selama periode tertentu untuk suatu aset individual, termasuk goodwill atau suatu unit penghasil kas: (Lt) peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan pengakuan atau pembalikan rugi penurunan nilai: (2) jumlah rugi penurunan nilai yang diakul dalam laba rugi selama penode tersebut dan unsur laporan leba rugi komprehensif yang didalamnya tercakup rugi penurunan nilai: (3) Jumlah pembalikan rugi penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi selama periode tersebut dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang di dalamnya tercakup rugi penurunan nilai yang dibalik, (4) geodwill yang telah diakui rugi penurunan nilainya, (5) jumlah rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakul dalam pendapatan komprehensif lam selarna periode tersebut, dan (6) jumlah pembalikan rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakul dalam pendapatan komprehensif lain selama periode tersebut. kelompok aset. Yang harus diungkapkan antara kan : (1) sifat dan alasan perubahan estimasi akuntansi, (2) jumlah perubahan estimasi yang berdampak pada periode berjalan: dan (3) perkiraan dampak estimasi pada pertode mendatang. Dalam hat jumlah dampak pada periode mendatang tidak praktis, fakta tersebut harus diungkapkan. b) Perubahan Kebijakan Akuntansi Yang harus diungkapkan antara lain :
Page 69 OCR 0.864
Page 69 of 84 (3) sifat dari perubahan kebijakan akuntansi: (2) alasan penerapan kebijakan akuntansi baru memberikan informasi yang andal dan relevan (3) jumlah penyesualan untuk periode berjalan dan setiap periode lalu sajian: (a) setiap pos laporan kevangan yang terpengaruh, dan (b) laba per saham dasar dan dilusian: (4) jumlah penyesuaian yang terkait dengan perloda-perlode sebelum periode yang disajikan, Dalam hal tidak praktis dilakukan, maka diungkapkan alasannya, dan (5) keadaan yang membuat penerapan retrospektif tidak praktis untuk suatu periode tertentu atau untuk periode-periode sebelum periode-periode tersebut disajikan dan tanggal dimulainya perubahan ketxjakan akuntansi, Cc) Kesalahan Periode Lalu Yang harus diungkapkan aritara lain : (L) sifat dari kesalahan periode lalu, (2) jumlah koreksi untuk setiap periode sajian: (a) bagi setiap pos laporan keuangan: dan (b) laba per saham dasar dan dilusan: (9) jumlah koreksi pada awal periode sajian paling awal: dan (9) keadaan yang membuat penerapan retrospketif tidak praktis dilakukan dan penjelasan mengenai cara dan waktu dilakukannya koreksi apabila penyajian kembali retrospektif tidak praktis. )| Kombinasi Bisnis &8) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai berikut untuk setiap kombinasi bisnis yang terjadi selama perode pelaporan, yaitu: (1) — narna dan penjelasan tentang pihak yang diakuisisi (2) tanggal akuisisi: (3) biaya terkait akutsisi, di luar biaya penerbitan Efek utang dan Efek ekultas, periode berjalan, dan akumulasinya untuk masing-masing kombinasi bisnis, (4) persentase kepentingan ekuitas berhak suara yang diperoleh, (5) alasan utama untuk kombinasi bisnis dan penjelasan tentang cara pihak pengakuisisi memperoleh Pengendalian atas pihak yang diakuisisi: (6) penjelasan kualitatif tentang faktor yang membentuk goodwill yang diakui:
Page 70 OCR 0.883
Page 70 of 84 (7) Nilai Wajar pada saat tanggal akuisisi atas total imbalan yang dialihkan dan Wilal Wajar tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utama imbalan, (8) kesepakatan Imbalan kontinjensi dan aset Indernnifikasi: ta) jumlah yang diakul pada tanggal akuisisi: (b) penjelasan tentang kesepakatan dan dasar penentuan jumlah pembayaran, dan (c) estimasi kisaran hasil (tidak didiskonto) atau, jika apabila kisaran tidak dapat diestimasikan maka fakta dan alasan mengapa kisaran tersebut tidak dapat diestimasikan. Dalam hal jumlah maksimum pembayaran tidak. terbatas, maka pihak pengakuisisi mengungkapkan fakta tersebut: (9) Perusahaan harus mengungkapkan piutang yang diperoleh berdasarkan kelompok utama piutang, misalnya pinjaman yang diberikan, sewa pembiayaan langsung, dan kelompok piutang lain, yaitu sebagai berikut: (a) Nilai Wajar piutang: (b) jumlah piutang bruto kontraktualj dan (c) estimasi terbaik pada tanggal akuisisi atas jumlah arus kas kontraktual yang diperkirakan tidak tertagih, (10) jumlah yang diakui poda tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utama Aset yang diperoleh dan Liabilitas yang diambil alih, (11) setiap Kabilitas kontinjensi yang diakut pada Nilai Wajar: (2) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat arus keluar sumber daya ekosomi terjadi: (b) indikasi ketidakpastian saat atau jumlah arus keluar tersebut, Dalam hal Oiperlukan, Perusahaan harus mengungkapkan asurnsi utama yang rnendasari prakiraan peristiwa masa depan: dan (C) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan jumiah Aset yang telah diakut untuk estimasi penggantian tersebut: (12) dalam hal llabilitas kontinjensi tidak diakul karena Nilai Wajarnya tidak dapat Giukur secara andal, maka pihak pengakuisisi mengungkapkan: Ca) informasi sebagaimana dimaksud dalam angka 33 huruf 5) angka (4) terkait perikatan dan kontijensi: dan (b) alasan Lisbilitas tidak dapat diukur secara andal, (13) dalam hal pembelian dengan diskon: (a) jumlah keuntungan yang diakui dan pos dalam laporan laba rugi komprehensif dimana keuntungan tersebut diakui, dan (b) penjelasan tentang alasan transaksi tersebut menghasilkan keuntungan,
Page 71 OCR 0.883
Page 71 of 84 (4) Setiap kombinasi bxsnis dimana pihak pengakulsisi memiliki kurang dari 10096 (seratus perseratus) dari kepentingan ekuitas pihak yang diakuisisi pada tanggal akuisisi: Ca) jumlah dari kepentingan nonpengendali pada pihak yang diakuisisi, yang diakui pada tanggal akuisisi dan dasar pengukurannya: dan (b) teknik penilaian dar input model utama yang digunakan dalam penentuan nilai tersebut, untuk setiap kepentingan nompengendali pada pihak yang Giakuisisi yang dlukur pada Nilai Wajar) (1S) dalam hal suatu kombinasi bisnis yang dilakukan secara bertahap: ta) Nilai Wajar pada tanggal akuisisi atas kepentingan ekuitas pihak yang diakuisisi yang dimiliki oleh pihak pengakuisisi segera sebelum tanggal akwsisi, dan (b) jumlah keuntungan atau kerugian yang diakui sebagai hasil dari pengukuran kembali Nilal Wajar dari kepentingan ekuitas pada pihak yang diakuisisi yang dimniliki oleh pihak pengakutsisi sebelum kombinasi bisnis dan pos dalam laporan laba rugi komprehensif untuk mengakui keuntungan steu kerugian tersebut, (16) Informasi sebagai berikut: (a) jumian pendapatan dan taba atau rugi dari pihak yang diakuisisi sejak tanggal akuisisi yang dimasukkan dalam laporan laba rugi komprehensif pada periode pelaporan) dan (b) pendapatan dan laba atau rugi dari entitas hasil penggabungan untuk periode pelaporan berjalan seolah-olah tanggal akuisisi untuk semua kombinasi bisnis yang terjadi selama tahun berjalan telah diperhitungkan sejak awal periode pelaporan. b) Terhadap kombinasi bisnis yang tenadi pada periode sekarang dan periode sebelumnya, Perusahaan yang menjadi pihak pengakuisisi wajib mengungkapkan Informasi berikut untuk setiap kombinasi bisnis yang material atau secara kolektif material: (1) dslam hal akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai untuk Aset, Liabilitas, kepentingan nonpengendali tertentu atau jenis irmbalan dan jumlah yang diakui dalam laporan keuangan kombinasi bisnis sehingga ditentukan hanya bersifat penyisihan, rnaka diungkapkan: (a) alasan akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai: (b) Aset, Labilitas, kepentingan ekuitas atau jenis imbalan yang akuntansi awalnya belurn selesai: dan
Page 72 OCR 0.856
Page 71 of 84 (c) sifat dan jumlah dari setiap penyesualan periode pengukuran yang diakul selama periode pelaporan (2) setiap periode pelaporan setelah tanggal akuisisi sampai dengan Perusahaan mendapatkan, menjual atau kehilangan hak atas aset imbalan kontinjensi, atau sampai dengan Perusahaan menyelesaikan llabilitas imbalan kontinjensi atau Nabilitas tersebut dibatalkan atau lewat waktu, rnaka diungkapkan: (a) setiap perubahan dalam jumlah yang diakul, termasuk setiap perbedaan yang timbul selama penyelesaian: (b) setiap perubahan dalam kisaran hasil (tidak didiskonto) dan alasan perubahan tersebut, dan (c) teknik penilaian dan input model utama yang digunakan untuk mengukur Imbalan kontinjensi: (3) — Tiabilitas kontinjensi yang diakui dalam kombinasi bisnis, jika ada: (4) rekonsiliasi atas nilai tercatat goodwill pada awal dan akhir perinde pelaporan, (5) jumlah dan penjelasan dari setiap keuntungan atau kerugianyang diakui pada periode pelaporan yang: Ca) terkait dengan aset teridentirikasi yang diperoleh atau hatxlitas yang dlarnbil-alih dalam kombinasi bisnis pada periode pelaporan berjalan atau periode pelaporan sebelumnya dan (D) ukuran, sifat, atau kejadian relevan yang diungkapkan untuk memahami laporan keuangan Perusahaan hasil penggabungan: C) pernyataan kesesuaian dengan peraturan Bapepam dan LK dalam pelaksanaan transaksi kombinasi bisnis, dan d) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal berikut secara keseluruhan, sehubungan dengan perolehan atas entitas anak dan unit bisnis lainnya selama suatu periode: (1) jumlah harga yang dibayarkanj (2) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas: (3) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya apabila Pengendalian diperoleh: dan (4) jumlah aset dan Habilitas setain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya apabila Pengendalian diperoleh, diikhtisarkan berdasarkan kategori utamanya. 27) | Segmen Operasi Yang harus diungkapkan antara lain : 3) pengungkapan pada level segmen:
Page 73 OCR 0.837
Page 73 of 84 (1) Inforrnasi umum, yang terdiri dari: ta) faktor-faktor yang digunakan oleh manajemen untuk mengidentifikasi segmen dilaporkan: dan (b) jenis produk dan jasa yang menghasilkan pendapatan dari setiap segmen dilaporkan, (2) informasi mengenai laba atau rugi segmon, termasuk pendapatan dan beban tertentu, aset segmen, dan Ilabilitas segmen dari segmen dilaporkan, serta dasar pengukurannya: (3) rekonsiliasi dari total pendapatan segmen, ukuran laba atau rugi segmen Gilaporkan, aset segmen, Ilabilitas segmen, dan unsur segrnen material lainnya terhadap jumlah yang terkait dalam taporan keuangan Perusahaan, b) pengungkapan pada Isvei entitas (1) Informasi produk dan jasa (2) Informasi wilayah geografis (8) Pendapatan dari pelanggan eksternal yang diatribusikan kepada: 1 negara domisili Perusahaan) dan I. semua negara asing secara total dimana Perusahaan memperoleh pendapatan. Dalam hal pendapatan dari suatu negara asing secara individual jumlahnya material, pendapatan tersebut diungkapkan secara aan PATI Gaung PAKSA MANA PENGADHANN ANN DNAN (b) Aset tidak lancar selain Gnebruoman Langngan: aset pajak yang ditangguhkan, aset imbalan pascakerja, dan hak yang terjadi akibat kontrak asuransi yang berlokasi di: IL negara domisil Perusahaan, dan Ii, semua negara asing secara total dimana Perusahaan memiliki aset. Dalam hal snap pestanrie asing secara Individual jumlahnya material, maka aset tersebut diungkapkan secara terpisah. (3) Informasi pelanggan utama Dalam hal pendapatan dari transaksi dengan pelanggan eksternal tunggal mencapai 1096 (sepuluh perseratus) atau lebih dari pendapatan konsolidasi, Perusahaan harus mengungkapkan: ta) fakta: (b) total pendapatan dari setiap pelanggan: Gan
Page 74 OCR 0.899
(c) Identitas segmen yang melaporkan pendapatan tersebut. 28) Operasi yang Dihentikan @) Yang harus diungkapkan antara lain: (4) uraian tentang alasan operasi dihentikan: (2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan yang diharapkan, cara, dan waktu pelepasan dari aset dan Nabilitas operasi yang dihentikan: dan (3) pengaruh dari operasi yang dihentikan terhadap segmen yang dilaporkan dari aset tidak lancar atau kelompok lepasan disajikan sesuai SAK yang berlaku. b) Yang harus diungkapkan atas informasi terkait dengan laba (rugi) operasi yang dibentikan, antara lain: (4) analisa atas jumlah tunggal yang disajikan dalam laporan laba rugi komprehensif meliputi: (a) pendapatan, beban, dan laba atau rugi sebelum pajak dari aperasi yang dihentikan dan beban pajak penghasilan yang terkait: dan (b) laba atau rugi yang diakui dalam pengukuran ke Nilai Wajar setelah dikurangi biaya untuk menjual atau pelepasan aset atau kelompok lepasan yang terkait dengan operasi yang dihentikan dan beban pajak penghasilan yang terkait (2) arus kas neto yang dapat diatribusikan pada aktivitas operasi, Investasi dan pendanaan dari operasi yang dihentikan: dan (3) jumlah penghasilan dari operasi yang dilanjutkan dan operasi yang dihentikan yang dapat diatribusikan pada pemilik entitas induk. Instrumen Derivatif selain Derivatif Melekat a) Perusahaan wajib mengelompokkan instrumen derivatif sesual dengan tujuannya, yaitu untuk lindung nilai atau tujuan lainnya (non lindung nilai), seperti untuk tujuan spekulasi: b) Perusahaan yang memiliki atau menerbitkan instrumen derivatif wajib mengungkapkan untuk setiap kontrak instrumen derivatif dalam kelompok klasifikasi Iindung niksi dan kelompok non lindung nilai: (1) hakikat dan sifat dari transaksi, berupa transaksi berjangka dalam bentuk valuta, bunga, komoditas atau lain-lain) (2) pihak lawan transaksi (counterparties): (3) tanggal jatuh tempo: (4) nilai keseluruhan kontrak dan Nilai Wajar pada tanggal laporan posisi keuangan, (5S) beban atau Pendapatan pada periode pelaporan (6) pos Aset dan/atau Labilitas yang dilindung nilai: dan (9) persyaratan penting lainnya.
Page 75 OCR 0.859
Page 75 of 8d Cc) Yang harus diungkapkan antara lain: (3) Hal-hal yang diperlukan untuk memahami tujuan trarsaksi derivatif dan strategi untuk mencapai tujuan tersebut, (2) Kebijakan manajemen risiko untuk setiap klasifikasi lindung nilai, terrnasuk penjelasan mengenai Aset dan/atau Liabilitas dan jenis transaksi yang dilindung nias, dan (3) Bagi instrurnen yang tidak dimaksudkan sebagai suatu lindung nilai, disebutkan tujuannya. 30) | Niat Wajar Instrumen Keuangan Yang harus diungkapkan untuk setiap kelompok aset keuangan dan liabiktas keuangan antara lain: a) Nilai Wajar setiap kelompok Aset dan Uabilitas tersebut dengan cara yang memungkinkan untuk dapat diperbandingkan dengan nilal tercatat dalam laporan posisi keuangan, dan b) hierarki, metode, dan asumsi signifikan yang digunakan dalam menentukan Nilai Wajar aset keuangan dan biatslitas keuangan, 31) | Dividen Yang harus diungkapkan antara lain: a) jumlah dividen dan dividen per saham yang telah dideklarasikan dan dibayarkan sebagai distribusi kepada pemilik pada periode pelaporan: b) jumlah utang dividen untuk: (1) periode pelaporan, dan (2) periode sebelumnya €) jumlah dividen dan dividen per saham yang diusulkan atau dideklarasikan setelah periode pelaporan tetapi sebelum tanggal penyelesaian laporan keuangan dan tidak diakui sebagai Labilitss kepada pemilik pada akbir penode pelaporan: dan d) jumlah dividen preferen kumulatif yang tidak diakui, 32) | Bagian Partisipasi dalam Ventura Bersama Yang barus diungkapkan antara lain a) jumlah agregat dari liablitas kontinjensi dengan pemlah habilitas kontinjensi lainnya secara terpisah, b) jumlah agregat dari kornitmen medal berkait dengan bagian partisipasinya dalam Ventura Bersarna secara terpisah dari komitmen lainnya) €) daftar dan penjelasan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama yang signifikan dan bagian partisipasi kepermlikan dalam pengendalian bersama entitas dan
Page 76 OCR 0.848
Page 76 or 44 d) dalarn hal Ventura Bersama diakui dalam pengendakian bersama entitas, agar ditambahkan pengungkapan tembahan tentang: (1) metode yang digunakan untuk mengakui bagian partisipasinya, dan (2) jumlah agregat setiap aset lancar, aset tidak lancar, liabilitas jangka pendek, Tabilitas jangka panjang, penghasilan dan beban yang terkait dengan bagian partisipasinya dalam Ventura Bersama. 33) Perikatan dan Kontinjensi 8) Perikatan Yang harus diungkapkan antara lain « (1) perikatan yang meliputi: (a) perjanjian sewa, keagenan dan distribusi, bantuan manajemen dan teknis, royaiti, dan lisensi, diungkapkan: Lo pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian: 1, penode berlakunya perikatanj W-. dasar penentuan kompensasi dan denda, Iv, jumlah beban atau pendapatan pada periode pelaporan, dan v. pembatasan-pembatasan lsinnya, (b) kontrak atau perjanjian yang memerlukan penggunaan dana di masa yang skan datang, seperti: pembangunan pabrik, perjanjian pembelian, ikatan untuk investasi, diungkapkan: | pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian, IL periode berlakunya perikatan Ii. nilai keseluruhan, mata uang, dan bagian yang telah direalisasij dan iv, sanksi-sanksij (2) pemberian jaminan atau garansi, diungkapkan: (a) pihak-pihak yang dijamin dan yang menerima jaminan, yang dipisahkan antara pihak berelasi dan pihak ketiga untuk pihak yang dijamin (b) latar belakang dikeluarkannya jaminan, (c) periode berlakunya jamunan: dan (0) mulai jaminan: (3) Fasiltas kredit yang belum digunakan, misalnya fasilitas L/C, cerukan bank: dan (4) uraian mengenai sifat, jenis, jumlah dan batasan-batasannya. b) Kontinjensi
Page 77 OCR 0.857
Page 77 of 84 Yang harus diungkapkan antara lain : (1) perkara atau sengketa hukum, diungkapkan: (ta) pitiak-pihak yang terkait, (b) jumlah yang diperkarakanj (co) latar belakang, isi dan status perkaradan pendapat hukum (legal opinion), dan (d) dampak keuangan (2) Peraturan Pemerintah yang berdampak terhadap Perusahaan, musainya masalah Tngkungan hidup, diungkapkan uraian singkat tentang peraturan dan estimasi dampak keuangannya, (3) kemungkinan Kabslitas pajak tambahan: (a) jenis ketetapan atau tagihan pajak, jenis pajak, tahun pajak serta jumlah pokok dan denda atau bunganya: dan (b) sikap Perusahaan terhadap ketetapan atau tagihan pajak (keberatan atau bandeng): (4) peristiwa kontinjens lainnya, yang diungkapkan antara lain: (a) karakteristik eset atau Kabilitas kontinjensi) (b) estimasi dari dampak keuangannya (c) indikasi tentang ketidakpastian yang terkait dengan jumlah atau waktu arus keluar sumber daya) dan (d) kemungkinan penggantian oleh pihak ketiga. Khusus Industri Perkebunan Perkebunan Inti Rakyat dan Plasma Yang harus diungkapkan antara lain: a) Isi perjanjian kerjasama IR/Plasrmna, b) Pinak-pihak yang terkait dalam kerjasarnaj €) Lokasi aset dan jangka waktu pengelolaan @) Hak dan llabilitas dari masing-masing pihak dalam kerjasama: @) Ketentuan tentang perbahan perjanjian kerjasama, dan 1) Isi perubahan perjanjian, jika ada, 35) Manajemen Risiko Keuangan a) Perusahaan harus mengungkapkan informasi yang memungkinkan para pengguna laporan keuangan untuk mengevaluasi sifat dan luas risiko yang timbul dari instrumen
Page 78 OCR 0.854
Page 78 of 84 keuangan, serta kebijakan dalam pengelolaan risiko, termasuk, namun tidak terbatas pada risiko sebagai berikut: (1) risiko kredit, antara lain ikhtisar analisis umur aset keuangan yang belum jatuh tempo atau tidak mengalami penurunan ni nilat dan yang lewat jatuh tempo pada akhir mebsn ao dead eni mila (2) risiko likuiditas, antara lain: fa) analisis jatuh tempo wi untuk Iabiltas keuangan derivatif dan nonderivatif yang menunjukkan sisa jatuh tempo kontraktual yang bertujuan untuk. pemahaman terhadap periode arus kasj dan (b) deskripsi mengenai cara Perusahaan mengelola nsiko likuiditas: (3) risiko pasar, antara lain analisis sensitivitas untuk setiap penis risiko pasar dimana entitas terdampak pada akhir persode pelaporan, yang menunjukkan dampak perubahan pada variabel risiko yang relevan pada tanggal tersebut terhadap laba rugi dan ekurtas, dan (a) risiko lainnya yang dimiliki oleh Perusahaan. b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) terdiri dari pengungkapan kualitatif dan pengungkapan kuantitatif untuk setiap jenis risiko yang timbul dari 36) Instrumen keuangan. Khusus Industri Perbankan 8) Rasio Kecukupan Modal (Capital Adeguacy Ratio) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian pertitungan dan jumlah rasio kecukupan rnodal pada tanggal laporan posisi keuangan: (2) Posisi CAR munumumn berdasarkan peraturan Bank Indonesia, dan (3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan CAR, b) Posisi Devisa Neto Yang harus diungkapkan antara lain: (4) Rincian perhitungan dan posisi devisa neto menurut jenis mata uang pada tanggal laporan posisi keuangan: (2) Posisi devisa neto maksimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia, (3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan posisi devisa neto, C) Jaminan Pemerintah terhadap Liabiltas Pembayaran Bank Umum Yang harus diungkapkan antara lain dasar hukum yang melandasi jaminan atas dana pihak ketiga di bank. d) Aktivitas Fidudiary
Page 79 OCR 0.841
Page 79 of 84 Yang harus diungkapkan antara lain uraian masing-masing aktivitas fiducianyyang meliputi jasa kustodian, wali amanat, pengelolaan investasi dan reksadana. 37) | Kuasi-Reorganisasi Wo PEN SAN NN SERA ENY NAN kuasi-reorganisasi yang eliputi: yr. Jumlah saido negatif yang dieliminasi dalam laporan posisi keuangan dan jumlah tersebut disajikan selama tiga tahun berurutan sejak kuasi-reorganisasi, b) Status going concern perusahaan dan rencana manajemen dan pernegang sahem setelah kuasi-rearganisasi yang menggambarkan prospek usaha di masa mendatang: C) Penyajian laporan posisi keuangan sebelurn, peda saat dan sesudah kuasi- reorganisasi, d) Rincian dari jumlah yang membentuk akun selisih penilaian Aset dan Nabilitas sebelum digunakan untuk mengeliminasi defisit: dan &) Keterangan tentang tanggal terjadinya kuasi-reorganisasi pada akun saldo laba dalam laporan posisi keuangan untuk jangka waktu 10 tahun ke depan sejak kuasi- reorganisasi. Pengelolaan Modal Yang harus diungkapkan antara lain : a) informasi kualitatif Senang Nu, kebijakan, dan proses Perusahaan dalam mengelola njidnsanygai beatkngi bagian pari Ondekos'sebisgal moKdak: La Ito unpas n implementasinya dalam hal Perusahaan diharuskan untuk memenuhi persyaratan permodalan yang disyaratkan oleh pihak eksternal: dan (3)cara Perusahaan memenuhi tujuannya dalem mengelola permodalannya: b) ringkasan data kuantitatif tentang bagian yang dikelola sebegai modal, C) setiap perubahan pada angka a) dan angka b) dari periode sebelumnya, d) pernyataan atas kepatuhan terhadap setiap persyaratan permodalan dari pihak @ksternal (jika ada), dan e) konsekuensi dari ketidakpatuhan persyaratan permodalan dari pihak eksternal, apabila terjadi ketidakpatuhan. ) | Transaksi Nonkas Yang harus diungkapkan antara lain Transaksi pada aktivitas investasi dan pendanaan yang tidak mernerlukan penggunaan Kas dan Setara Kas yang tidak termasuk dalam laporan arus kas.
Page 80 OCR 0.881
Page 80 of 84 Transaksi tersebut antara lain berupa perolehan Aset secara kredit atau sewa pembiayaan, akuisisi melalui penertxtan saham, dan konversi utang menjadi modal. 40) | Pembayaran Berbasis Saham Yang harus diungkapkan antara lain : a) rincian jumlah Labilitas atas pembayaran berbasis saham baik untuk jangka pendek staupun jangka panjang, b) penjelasan mengenai setiap jenis perjanjian pernbayaran bertiasis saham yang ada pada suatu periode, termasuk syarat dan ketentuan umum setiap perjanjian, seperti kondisi vesting, jangka waktu maksimum atas opsi yang diberikan, dan metode penyelesaian €) jumlah dan rata-rata tertimbang harga eksekusi opsi saham untuk setiap kelompok Opsi saham dj untuk opsi saham yang dieksekusi selama periode, rata-rata tertimbang harga saham pada tanggal oksekusi atau selama periode pelaporan, e) kisaran harga eksekusi dan rata-rata tertimbang sisa umur kontrak untuk opsi saham yang beredar pada akhir periode f) penentuan Nilai Wajar dengan mengungkapkan paling kurang hal-hal sebagai benkut: (1) opsi yang diberikan selama suatu periode, rata-rata tertimbang Nilai Wajar opsi tersebut pada tanggal pengukuran dan informasi tentang bagaimana Nilai Wajar tersebut diukur, dan (2) jumlah dan rata-rata tertimbang nilai wajar instrumen ekuitas tersebut pada tanggal pengukuran, dan informasi tentang pengukuran Nilai Wajar tersebut utituk instrumen ekuitas lain yang diberikan selama suatu periode (yaitu selain Opsi saham), g) dampak transaksi pembayaran berbasis saham terhadap laba rugi Perusahaan dalam suatu periode dan terbadap posisi keuangannya. 41) | Khusus Industri Asuransi: @) Analisis kekayaan dan Perhitungan Batas Tingkat Solvabilitas Yang harus diungkapkan antara lain : (1) Analisis Kekayaan, (2) Perhitungan batas tingkat solvabilitas: (3) Batas tingkat solvabilitas yang harus dipenuhi, (4) Tingkat solvabilitas yang dicapai perusahaan per tanggal pelaporan: dan (5) Jumlah investasi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabiktas.
Page 81 OCR 0.872
Page 81 of 84 42) Aset Liabilitas dan Hasil Usaha Program Asuransi Syariah Hal-hal yang harus diungkapkan: a) Ijin Menteri Keuangan atas pendirian unit Asuransi Syariah: b) Jenis Akad Asuransi Syariah, €) Rincian Aset, Liabilitas, Pendapatan, Beban, dan Laba Usaha Unit Asuransi Syarah, dan d) Zakat, 43) Informasi Penting Lainnya Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari: a) Kontrak reasuransi, b) Perjanjian penting dan ikatan lainnya: €) Rasio keuangan penting) d) Pendapatan, beban dan hasil underwniting: dan e) Peristiwa atau keadaan yang mempengaruhi kinerja atau kelangsungan hidup perusahaan. Catatan 41 14) Khusus Industri Kehutanan : a) Rincian volurne penjualan kayu bulat (jenis kayu): b) Pemenuhan Kabilitas terhadap negara seperti DR, IHH, BPPHH, IHPH dan luran wajib lainnya C) Realisasi kegiatan dan biaya yang berhubungan dengan pelaksanaan penanaman kembali hutan alam (TPTI, pembinaan dan perlindungan hutan, penanaman tanah kosong dan usaha lainnya untuk kelestarian alam): d) Renlisasi jenis kegiatan sehubungan pelaksanaan Bina desa hutan dan biayanya: e) Khusus HTI, diungkapkan resksasi anggaran dan penanaman pada periode berjalan dan akumulasinyaj dan #) Sehubungan dengan pembangunan sarana dan prasarana : (1) Realisasi pembangunan jalan dan jembatan serta pemeliharaannya: dan (2) Jenis jalan yang dibangun pada periode berjalan dan akurulasinya,
Page 82 OCR 0.897
Page 82 of 84 45) | Peristiwa Setelah Perlode Pelaporan 8) dalam hat Perusahaan menerima Informasi setelah periode pelaporan tentang kondisi pengungkapan kondisi tersebut sesuai dengan informasi terkini: dan contoh peristiwa setelah periode pelaporan yang mensyaratkan entitas untuk menyesuaikan jumlah yang diakui dalam laporan keuangannya, atau untuk mengakui peristiwa yang sebelumnya tidak diakui: b) dalam hal terdapat peristiwa nonpenyesuai yang material setelah periode pelaporan, maks Perusahaan mengungkapkan uraian peristiwa, misalnya: (1) tanggal terjadinya, (2) sifat peristiwa: dan (3) estimasi atas dampak keuangan, atau pernyataan dan alisan bahwa estimasi tersebut tidak dapat dibuat. 46) | Perkembangan Terakhir Standar Akuntansi Keuangan dan Peraturan yang Terkait dengan Aktivitas Perusahaan Dalam hat Perusahaan belum menerapkan suatu SAK dan/atau peraturan yang terkait dengan aktivitas Perusahaan, yang telah diterbitkan tetapi belum efektif berlaku, Yang harus diungkapkan antara lain: a) judul SAK dan jenis peraturan baru tersebut, b) sifat dari perubahan yang belum berlaku sfektif atau perubahan kebijakan akuntansi, C) tanggal penerapan SAK dan peraturan baru tersebut disyaratkan: dan d) pembahasan mengenai dampak penerapan awal SAK dan peraturan baru atas laporan keuangan atau pernyataan manajemen bahwa dampak tersebut tidak dapat diketahui atau diestimasi secara wajar. 47) | Reklasifikasi a) Dalam hal Perusahaan mengubah penyajian atau pengklasifikasian pos-pos dalam laporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan antara lain: (L) sifat reklasifikasi: (2) jumlah masing-masing pos atau gabungan beberapa pos yang direklasifikasi: dan (3) atasan reklasirikasi. b) Dalam hal reklasifikasi jumlah komparatif tidak praktis untuk dilakukan, maka Perusahaan harus mengungkapkan:
Page 83 OCR 0.895
Page 83 of 84 (1) alasan tidak merekdasifikasi jumlah tersebut, dan (2) sifat penyesuaian yang akan dilakukan jika Jumlah tersebut direkiasifikasi, ) | Hibah Pemerintah berikut: a) sifat dan luas Hibah Pemerintah yang diakui dalam laporan keuangan dan Indikasi bentuk lain dari bantuan pernerintah, dan b) kondisi yang belum terpenuhi dan kontinjensi lain yang melekat atas bantuan pernerintah yang telah diakui, ) | Rekonsiliasi antara SAK dengan Standar Akuntansi di Negara Lain a) Ketentuan ini berlaku bagi Perusahaan yang menyusun laporan kevangan dengan menggunakan standar akuntansi selain SAK untuk memenuhi persyaratan otontas pasar modal di negara lain atau dalam rangka penawaran Efek di negara lain, b) Yang harus diungkapkan antara lan: (1) ringkasan perbedaan SAK dengan standar akuntansi di negara lain: (2) rekonsihasi pos-pos yang berbeda untuk laporan posisi keuangan beserta penjelasannya: dan (3) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan laba rugi komprehensif beserta penjelasannya, EC) Dalam hal Perusahaan dipersyaratkan oleh otoritas pasar modal di negara lain untuk melakukan pengungkapan tambahan mengikuti ketentuan yang berlaku di negara tersebut, maka pengungkapan tersebut wajib ditambahkan dalam laporan keuangan.
Page 84 OCR 0.766
Page 84 084 50) Intormasi Penting Lainnya Yang hai rus diungkapkan antara lai dop dekan dan dampak dari peristiwa ata keadaan tertentu yang mempengaruhi Mona Pen, seperti peristiwa/keadaan aa Catatan 41
Names mentioned 7 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Mirawati Sensi
p.1 ×2
unresolved
org
Bapepam
p.3 ×4
unresolved
org
Menteri Keuangan
p.5 ×2
unresolved
org
Bank Indonesia
p.11 ×11
unresolved
org
Direktorat Jenderal Pajak
p.37
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
p.55
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.