Back to announcement
20260630_BBHI_Laporan Informasi dan Fakta Material_32106496_lamp3.pdf
Other Text extracted BBHISource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 4
Page 1 OCR 0.937
Kantor Pusat : a te) a n Menara Bank Mega 5" & 6” Floor Jl. Kapten P Tendean Kav. 12-14A F Jakarta 12790 PT Allo Bank Indonesia Tbk Telp. : 62-21 5098 1399 (Hunting) 30 Juni 2026 Nomor 1. 110/SKL-UTA-REG/2026 Lampiran 1 A1 (satu) berkas Hal 1 Keterbukaan Informasi atas Rencana Pembelian Kembali Saham yang Dikeluarkan oleh Perusahaan dalam Kondisi Pasar yang Berfluktuasi Secara Signifikan Kepada: Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Gedung Sumitro Djojohadikusumo, Kementerian Keuangan RI Jl. Lapangan Banteng Timur No.2-4 Jakarta Pusat 10710 U.p.: Bapak Hasan Fawzi Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon Dengan hormat, PT Allo Bank Indonesia Tbk (“Perseroan”) berencana untuk melakukan pembelian kembali saham Perseroan yang telah dikeluarkan dan tercatat di PT Bursa Efek Indonesia (“Bursa Efek”) sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (“OJK”) No.29 Tahun 2023 tentang Pembelian Kembali Saham yang Dikeluarkan oleh Perusahaan Terbuka (“POJK 29/2023”), Peraturan OJK No.13 Tahun 2023 tentang Kebijakan dalam Menjaga Kinerja dan Stabilitas Pasar Modal pada Kondisi Pasar yang Berfluktuasi secara Signifikan (“POJK 13/2023”) serta Surat OJK No.S-10/D.04/2026 tanggal 13 Maret 2026 perihal Kebijakan Pelaksanaan Pembelian Kembali Saham yang Dikeluarkan oleh Perusahaan Terbuka dalam Kondisi Pasar yang Berfluktuasi Secara Signifikan, dengan memperhatikan ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Perkiraan Jadwal Waktu Pelaksanaan Pembelian Kembali Saham Pemberitahuan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa| 39 Juni 2026 Efek Indonesia (BEI) tentang Rencana Buyback Perkiraan Jadwal Periode Buyback 1 Juli 2026 - 1 September 2026
Page 2 OCR 0.961
allobank PT Allo Bank Indonesia Tbk Biaya Pembelian Kembali Saham Pembiayaan pembelian kembali saham Perseroan akan menggunakan Saldo Laba Ditahan. Jumlah dana yang akan digunakan untuk melakukan pembelian kembali saham Perseroan sebanyak-banyaknya sebesar Rp.200.000.000.000,- (dua ratus miliar Rupiah). Jumlah Nilai Seluruh Saham yang akan dibeli Nilai Nominal sebanyak-banyaknya Rp.200.000.000.000,- Alasan Dilakukannya Pembelian Kembali Saham Perseroan berupaya untuk memiliki fleksibilitas yang memungkinkan Perseroan menjaga stabilitas harga saham Perseroan agar lebih mencerminkan kinerja Perseroan. Selain itu, langkah ini diambil sebagai upaya untuk menjaga keharmonisan antara kondisi pasar dan fundamental Perseroan serta menjaga kepercayaan para pemangku kepentingan dalam usaha Perseroan mendukung pertumbuhan yang berkelanjutan. Perseroan berencana untuk menyimpan saham yang telah dibeli kembali untuk dikuasai sebagai saham treasury untuk jangka waktu sebagaimana diatur dalam POJK 29/2023. Perkiraan Menurunnya Pendapatan Perusahaan sebagai Akibat Pelaksanaan Pembelian Kembali Saham Berkenaan dengan transaksi tersebut, maka dampak terhadap biaya operasional Perseroan tidak material, sehingga laba-rugi diperkirakan masih sejalan dengan target Perseroan. Selain itu potential loss dari pengalihan aset berupa Kas menjadi Treasury Stock tidak akan mempengaruhi pendapatan Perseroan secara signifikan. Perseroan berkeyakinan bahwa alokasi dana sebesar Rp.200.000.000.000,- (dua ratus miliar Rupiah) atau 1,354 dari total aset Perseroan untuk pembelian kembali saham, tidak akan memberikan dampak negatif yang material terhadap kegiatan usaha dan likuiditas Perseroan mengingat Perseroan memiliki modal kerja dan cashflow yang cukup untuk melaksanakan pembiayaan transaksi bersamaan dengan kegiatan usaha Perseroan. Proforma Laba per Saham Perusahaan per 31 Maret 2026 Setelah Rencana Pembelian Kembali Saham Dilaksanakan Berikut adalah proforma Total Aset, Ekuitas, Laba Bersih, EPS, ROA dan ROE sebagai highlight Laporan Keuangan per tanggal 31 Maret 2026 dengan memperhitungkan pembiayaan seluruh program pembelian kembali saham Perseroan sebesar Rp.200.000.000.000,- (dua ratus miliar Rupiah) dan biaya transaksi (biaya pedagang perantara dan biaya lainnya) sehubungan dengan transaksi pembelian kembali saham Perseroan. 2 110/SKL-UTA-REG/2026 Public AN
Page 3 OCR 0.951
allobank PT Allo Bank Indonesia Tbk (dalam jutaan Rupiah, kecuali EPS, ROA dan ROE) Periode Laporan Keuangan Yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026 Sebelum Setelah Pembelian Dampak Pembelian Kembali Kembali Rata-rata Total Aset 14.790.527 (200.000) 14.590.527 Rata-rata Ekuitas 7.532.540 (200.000) 7.332.540 Laba Sebelum Pajak ") 133.743 (2.700) 131.043 Laba Bersih 104.062 (2.106) 101.956 Earning Per Share (EPS) (Rp.) 19,21 (0,21 18,99 Return On Asset (ROA) 3,504 3,484 Return On Eguity (ROE) 5,625 5,664 Asumsi: “) Penempatan dana pada Deposit Facility Bank Indonesia tingkat suku bunga 5,05 p.a. Analisa di atas menunjukkan bahwa dengan dilakukannya pembelian kembali saham oleh Perseroan tidak akan terjadi perubahan yang signifikan terhadap indikator keuangan Perseroan. Pembatasan Harga Saham untuk Pembelian Kembali Saham Perseroan akan melakukan pembelian kembali saham dengan harga yang dianggap baik dan wajar oleh Manajemen Perseroan dengan memperhatikan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Metode yang Digunakan untuk Membeli Kembali Saham Pembelian kembali saham Perseroan akan dilakukan melalui Bursa Efek Indonesia dan dilakukan melalui satu Anggota Bursa Efek. Pembahasan dan Analisis Manajemen Mengenai Pengaruh Pembelian Kembali Saham terhadap Kegiatan Usaha dan Pertumbuhan Perseroan Perseroan berencana melakukan pembelian kembali atas saham Perseroan (Treasury Stock) yang mengalami penurunan harga saham sedemikian rupa sehingga menurut pertimbangan Perseroan pembelian kembali saham dapat menstabilkan harga dari kondisi pasar yang fluktuatif serta diharapkan dapat menjaga harga saham pada level yang baik yang pada akhirnya berimbas pada nilai pemegang saham. 3 110/SKL-UTA-REG/2026 Public AN
Page 4 OCR 0.958
allobank PT Allo Bank Indonesia Tbk Jika Perseroan menggunakan seluruh dana pembelian kembali tersebut maka jumlah aset dan ekuitas Perseroan berpotensi mengalami penurunan sebesar Rp.200.000.000.000,- (dua ratus miliar Rupiah) dan menyebabkan turunnya rasio kecukupan modal (CAR) Perseroan sebesar lebih kurang 1,954, atau dengan menggunakan asumsi per 31 Maret 2026, secara proforma CAR Perseroan turun dari 72,454 menjadi sekitar 70,504. Perseroan berkeyakinan bahwa pelaksanaan pembelian kembali saham tidak akan memberikan dampak negatif yang material terhadap kegiatan usaha, likuiditas maupun pertumbuhan usaha Perseroan karena Perseroan pada saat ini memiliki modal kerja dan dana kas yang cukup untuk melakukan dan membiayai seluruh kegiatan usaha, kegiatan pengembangan usaha, kegiatan operasional serta pembelian kembali saham. Demikian kami sampaikan. Atas perhatian dan kerja sama yang baik, kami ucapkan terima kasih. Plt. Direktur Utama Tembusan: 1. Dewan Komisaris PT Allo Bank Indonesia Tbk 2. Kepala Departemen Pengawasan Bank Swasta 1 - Direktorat Pengawasan Bank Digital 110/SKL-UTA-REG/2026 Public
Names mentioned 9 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Bank Indonesia
p.1 ×7
unresolved
org
Kementerian Keuangan RI
p.1
unresolved
person
Hasan Fawzi Kepala Eksekutif Pengawas
p.1 ×2
unresolved
person
Plt.
· Direktur Utama
p.4
unresolved
org
Departemen Pengawasan Bank Swasta
p.4
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.