Skip to content
Back to announcement

L735 Press Release Lap Keu FY 2024 - Final.pdf

Financial statement Text extracted EPMT

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 3

Page 1
                                                                                  PRESS RELEASE
                                                                    No. L735/EPMT/CSEC/III/2025



Penjualan Neto PT Enseval Putera Megatrading Tbk
Bertumbuh Sebesar 8,59% Pada akhir Tahun 2024

Jakarta, 27 Maret 2025 – Berdasarkan Laporan Keuangan Konsolidasian PT Enseval Putera
Megatrading Tbk dan Entitas Anaknya (“Perseroan”) Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk periode
yang berakhir pada tanggal tersebut (Diaudit), dengan ini Perseroan menginformasikan bahwa pada
akhir tahun 2024, Penjualan Neto Perseroan tercatat sebesar Rp30.957,34 miliar atau bertumbuh
sebesar 8,59% jika dibandingkan dengan Penjualan Neto pada akhir tahun 2023 yang tercatat sebesar
Rp28.507,87 miliar.

Beban Pokok Penjualan Perseroan pada akhir tahun 2024 tercatat sebesar Rp27.885,42 miliar
meningkat sebesar 8,95% jika dibandingkan dengan akhir tahun 2023 yang tercatat sebesar
Rp25.594,51 miliar.

Dengan demikian Perseroan mencatatkan Laba Bruto sebesar Rp3.071,92 miliar pada akhir tahun
2024, bertumbuh sebesar 5,44% jika dibandingkan dengan dengan Laba Bruto pada akhir tahun 2023
yang tercatat sebesar Rp2.913,36 miliar.

Pada akhir tahun 2024, Beban Usaha Perseroan tercatat sebesar Rp2.107,87 miliar, yang terdiri dari
Beban Penjualan sebesar Rp1.852,58 miliar dan Beban Umum dan Administrasi sebesar
Rp255,29 miliar, atau meningkat 3,40% jika dibandingkan dengan akhir tahun 2023. Dengan demikian
Perseroan mencatatkan Laba Usaha sebesar Rp964,05 miliar, meningkat sebesar 10,21% jika
dibandingkan dengan Laba Usaha pada akhir tahun 2023 yang tercatat sebesar Rp874,76 miliar.

Laba Sebelum Beban Pajak Penghasilan Perseroan pada akhir tahun 2024 tercatat sebesar Rp956,59
miliar meningkat sebesar 7,65% dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2023. Komposisi
Pendapatan (Beban) Lain-lain terdiri dari Pendapatan keuangan sebesar Rp18,28 miliar, Beban
keuangan sebesar Rp23,66 miliar, Beban pajak final sebesar Rp5,01 miliar, Bagian laba neto pada
entitas asosiasi sebesar Rp7,95 miliar, Pendapatan operasi lainnya sebesar Rp25,71 miliar, dan Beban
operasi lainnya yang tercatat sebesar Rp30,74 miliar.

Beban Pajak Penghasilan Perseroan pada akhir tahun 2024 tercatat sebesar Rp218,26 miliar
meningkat 9,02% dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2023 yang tercatat sebesar
Rp200,20 miliar.

Sehingga Perseroan dapat mencatatkan Laba Tahun Berjalan sebesar Rp738,33 miliar pada akhir tahun
2024, meningkat sebesar 7,26% dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2023 yang
tercatat sebesar Rp688,37 miliar.

Dari perbandingan Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian Perseroan per tanggal 31 Desember 2024
(Diaudit) dengan Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian Perseroan per tanggal 31 Desember 2023
(Diaudit), Total Aset Perseroan meningkat sebesar 4,85%, dari Rp10,96 triliun menjadi Rp11,49 triliun.
Page 2
                                                                                  PRESS RELEASE
                                                                     No. L735/EPMT/CSEC/III/2025



Total Liabilitas Perseroan meningkat sebesar 6,88% dari Rp3,66 triliun menjadi Rp3,91 triliun. Sehingga
Total Ekuitas Perseroan meningkat 3,83% dari Rp7,30 triliun menjadi Rp7,58 triliun.

Kinerja Masing - Masing Divisi
Saat ini Perseroan mempunyai 7 Divisi, yang terdiri dari Divisi Barang Konsumsi, Obat Dengan Resep
Dokter, Obat Bebas, Bahan Baku untuk Dijual, Peralatan Kesehatan, Obat Hewan dan Ternak serta Jasa
Layanan Kesehatan dan Pengangkutan.

Adapun rincian daripada kinerja masing-masing Divisi dalam Perseroan dapat dijabarkan sebagai
berikut:
 Divisi Barang Konsumsi, merupakan divisi dengan kontribusi terbesar terhadap total Penjualan
    Neto, yaitu sebesar 39,40%. Pada akhir tahun 2024, divisi ini berhasil membukukan Penjualan
    Neto sebesar Rp12.197,40 miliar atau meningkat sebesar 2,79% jika dibandingkan dengan periode
    yang sama tahun 2023.
 Divisi Obat Dengan Resep Dokter, memberikan kontribusi kedua terbesar setelah Divisi Barang
    Konsumsi dengan kontribusi sebesar 33,78%. Sampai dengan akhir tahun 2024, Divisi Obat
    Dengan Resep Dokter berhasil membukukan Penjualan Neto sebesar Rp10.456,68 miliar atau
    bertumbuh sebesar 13,73% jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2023.
 Divisi Obat Bebas, berhasil membukukan Penjualan Neto sebesar Rp4.145,21 miliar pada akhir
    tahun 2024 dengan kontribusi sebesar 13,39% dan mengalami peningkatan sebesar 16,49% jika
    dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2023.
 Divisi Bahan Baku untuk Dijual mencatatkan Penjualan Neto sebesar Rp2.390,95 miliar pada akhir
    tahun 2024, meningkat 6,87% dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2023, serta
    memberikan kontribusi sebesar 7,72%.
 Divisi Peralatan Kesehatan memberikan kontribusi sebesar 5,30% pada akhir tahun 2024, dengan
    angka Penjualan Neto yang tercatat sebesar Rp1.640,64 miliar, meningkat 8,93% jika
    dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2023.
 Penjualan Neto dari Divisi Obat Hewan dan Ternak tercatat sebesar Rp53,73 miliar, meningkat
    4,90% jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2023. Divisi Obat Hewan dan Ternak
    memberikan kontribusi sebesar 0,17% terhadap total Penjualan Neto Perseroan.
 Penjualan Neto dari Divisi Jasa Layanan Kesehatan dan Pengangkutan tercatat sebesar Rp72,74
    miliar, menurun 21,97% jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2023. Divisi ini
    memberikan kontribusi sebesar 0,23%.
Page 3
                                                                                PRESS RELEASE
                                                                   No. L735/EPMT/CSEC/III/2025



Tentang Enseval
Enseval adalah Perusahaan Distribusi terbesar di Indonesia yang sudah memulai kegiatan distribusi
sejak Tahun 1973 dan telah memiliki lebih dari 4.600 karyawan. Enseval menjadi Perusahaan terbuka
pada 1 Agustus 1994 dengan nama PT Enseval Putera Megatrading Tbk (IDX: EPMT). Selain
mendistribusikan produk-produk dari Kalbe Grup, Enseval juga dipercaya oleh principal-principal lain
baik dari dalam dan luar negeri. Perseroan memiliki jaringan distribusi yang luas dengan 3 Pusat
Distribusi yang berlokasi di Jakarta, Cikarang dan Surabaya, 48 cabang yang tersebar di seluruh
Kepulauan Indonesia serta 23 cabang melalui Anak Perusahaan PT Tri Sapta Jaya. Hingga kini,
Perseroan telah memiliki 10 entitas anak yang beroperasional di bidang distribusi, bahan baku,
peralatan kesehatan, jasa pelayanan kesehatan dan pengangkutan.




Jakarta, 27 Maret 2025
-----------------------------
Untuk informasi lebih lanjut, silahkan menghubungi:
Corporate Secretary
PT Enseval Putera Megatrading Tbk.
Gedung Enseval,
Jalan Pulo Lentut No.10
Kawasan Industri Pulo Gadung, Jakarta-13920.
Telp: (021) 4682-2422 Fax: (021) 460-9039
Email: investor.relations@enseval.com

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.48 MB
Published28 Mar 2025
Pages3
Characters6,911
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 2 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Enseval Putera Megatrading Tbk p.1 ×11
unresolved org PT Tri Sapta Jaya. Hingga p.3

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 7

FinancialStatement-2024-Tahunan-EPMT.xlsx done
inlineXBRL.zip done
L734.pdf done
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result