Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 4
Page 1
LAPORAN PELAKSANAAN PAPARAN PUBLIK / PUBLIC EXPOSE
PT Royal Prima Tbk. (Perseroan)
Perseroan telah menyelenggarakan Paparan Publik / Public Expose pada :
Hari / Tanggal : Senin, 29 Juni 2026
Pukul : 10.00 WIB – 10.56
Tempat : Aula Serbaguna Lantai V RSU Royal Prima, Jl. Ayahanda No. 68 A, Medan, Sumatera Utara
Agenda Paparan Publik :
• Kinerja Keuangan dan Operasi
• Tantangan dan Peluang
• Upaya Peningkatan Kinerja
• Target Pertumbuhan
Manajemen yang hadir:
• Ibu Dr. Heriyanti, SH.,M.kn selaku Komisaris Utama
• Ibu Dr.dr.Suhartina Darmadi ,MKM.,M.Biomed selaku Komisaris Independen
• Bapak Prof. Dr.Tommy Leonard, SH.,M.Kn, selaku Direktur Utama
• Bapak Ir. Mok Siu Pen selaku Direktur
• Bapak Dr.dr. Wienaldi,MKM. selaku Direktur
Materi Paparan Publik disampaikan oleh Manajemen Perseroan. Setelah pemaparan dan penjelasan materi
dari agenda tersebut diatas, perusahaan memberikan kesempatan kepada peserta untuk mengajukan
beberapa pertanyaan.
Page 2
Sesi Tanya Jawab
1. Janier Ginting, investor individu
Pertanyaan:
A. Meskipun pendapatan naik, namun beban pokok pendapatan masih meningkat. Di laporan
keuangan ada dituliskan tentang fasilitas dan kenaikan gaji. Apakah ada penambahan
pembelian alat fasilitas dari Perseroan?
Tanggapan:
A. Adalah benar Perseroan banyak melalukan investasi. Dengan UU No 17 Tahun 2023 beserta
turunannya, kita pastinya akan melakukan persiapan dari sisi pelayanan. Pemerintah telah
menentukan 24 jenis kelompok layanan dan masing-masing layanan tersebut akan diberi
peringkat (dasar,madya, utama, paripurna) yang disebut rujukan berbasis kompetensi. Jika
dari 24 jenis layanan ini RS.Royal Prima setelah dilakukan self assesment hanya di peringkat
dasar, maka Rumah Sakit hanya bisa menerima penyakit dasar. Kedepannya rujukan itu
bukan berbasis tipe Rumah Sakit lagi, namun dari segi penilaian terhadap layanan.
Harapannya RSU.Royal Prima akan mengantisipasi kebijakan tersebut agar penilaian dan
peringkat layanan rumah sakit menjadi baik, sehingga dapat menerima rujukan layanan yang
maksimal. Terhadap kebijakan ini, rumah sakit harus menyesuaikan dengan program
tersebut yang mana hal ini pastinya akan mempengaruhi dan menimbulkan investasi
terhadap infrastruktur, dan sarana prasarana terutama alkes.
2. Muklan Lubis, investor individu.
Pertanyaan:
A. RSU.Royal Prima juga ada Rumah Sakit di Marelan bagaimanakah perkembangannya ?
Tanggapan:
a. Dibawah PT Royal Prima, Tbk memang benar memiliki 3 rumah sakit, yaitu RSU.Royal
Prima Medan, RSU.Royal Prima Jambi dan RSU.Royal Prima Marelan. Sampai saat ini
RSU.Royal Prima Marelan juga terus beroperasional melayani BPJS dan juga menghadapi
tantangan yang sama Secara Grup kita sudah mengantisipasi kebijakan pemerintah
tersebut. Pemenuhan Kamar Rawat Inap Standard (KRIS), rujukan berbasis kompetensi
dikuatkan dengan UU No 17 Tahun 2023 . Maka kita harus melakukan peningkatan
kapasitas mulai dari sarpras, kamar rawat inap, dan alkes. Tentunya kami juga masih
melakukan investasi alkes dan sarana prasarana. Secara grup kami harus adaptif terhadap
kebijakan tersebut yaitu Rujukan berbasis Kompetensi dan Pemenuhan Kamar Rawat
Inap Standard (KRIS).
Page 3
3. Alexander Simbolon, investor individu.
Pertanyaan:
A. Bahwa dilihat dari laporan keuangan 63% pendapatan kita didominasi dari Pasien BPJS,
sementara BPJS mengalami defisit. Jika BPJS nantinya mengalami kesulitan dalam
pembayaran, tentunya akan mengganggu terhadap arus kas perusahaan. Bagaimana
upaya ataupun antisipasi dari manajemen terhadap hal tersebut ?
Tanggapan:
A. Apa yang menjadi pandangan bapak tentunya juga menjadi tantangan bagi industri
kesehatan terutama di Indonesia. Dari sisi volume pasien BPJS diatas 63 %, artinya memang
sumbangsih terhadap revenue besar. Sebagai anitisipasi RSU.Royal Prima mengembangkan
banyak layanan unggulan.Untuk Layanan DSA dan Imunotherapy, dilihat melalui data bahwa
pasien terhadap layanan unggulan tersebut bukan hanya dari dalam kota Medan saja,
namun dari luar kota Medan. Sejak ada layanan DSA pasien kami datang dari Pekanbaru,
Palembang, Aceh. Untuk layanan Imunoteraphy sendiri kami sudah melakukan layanan
secara rutin keluar kota Medan, seperti Pekanbaru, Palembang, Aceh, dan Jakarta. Artinya
bahwa pasien sudah membutuhkan layanan tersebut dan mempercayakannya kepada
RSU.Royal Prima.
Untuk layanan Parkinson merupakan layanan berteknologi tinggi dimana RSU.Royal Prima
masih satu-satunya di pulau Sumatera karena kita memiliki alat yang canggih yaitu MRI 3 T
didukung dengan Dokter yang berkompeten. Hal ini juga sudah berkembang sampai keluar
kota Medan.
Terhadap layanan unggulan longevity and regenaritive centre by prof Nyoman, kita melihat
bahwa sangat banyak pasien yang pergi keluar negeri utk layanan tersebut. Selama layanan
ini berjalan kita juga sudah rutin melayani pasien dari luar negeri (malaysia, taiwan).
Beberapa layanan unggulan ini dikembangkan adalah salah satu strategi kami dalam
menjaga keberlanjutan dan manajemen resiko terhadap BPJS. Bagaimanapun BPJS ini adalah
program pemerintah yang tentunya akan kita dukung. Hal ini merupakan salah satu strategi
kami dalam mengantisipasi hal tersebut.
Setelah sesi tanya jawab berakhir, acara Public Expose Tahunan Perseroan ditutup pada pukul 10:56 WIB.
Demikian Laporan Pelaksanaan Paparan Publik ini kami sampaikan.
Medan, 29 Juni 2026
Direksi
PT. Royal Prima, Tbk
Page 4
DAFTAR HADIR PUBLIC EXPOSE No Nama Status (Individu/Institusi) Kehadiran 1 ROBIN Individu Hadir 2 ALEXANDER THE PUTRA SIMBOLON Individu Hadir 3 NOVA NATALIA BR SITEPU Individu Hadir 4 SOMA ANAND, BSIT Individu Hadir 5 FIERRE ENELMAN TAMPUBOLON Individu Hadir 6 JANNER WILIAM GINTING Individu Hadir 7 ALDO FALEVI Individu Hadir 8 ANUGRAH IBRANI SIMANJUNTAK Individu Hadir 9 FAIZ ATHALLAH BIANTORO Individu Hadir 10 CHRISTOPER PANMARDO SILALAHI Individu Hadir 11 MUKLAN LUBIS Individu Hadir 12 ANDREAS IMANUEL SINAGA Individu Hadir 13 DIMAS RUMAHORBO Individu Hadir 14 SANDI ADINATA Individu Hadir 15 HONG CHUN Individu Hadir 16 ROBERT SITORUS Individu Hadir 17 BAYU MAULANA Individu Hadir 18 MUSTAFA PULUNGAN Individu Hadir 19 VALEN RINO Individu Hadir
Names mentioned 26 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
person
Dr. Heriyanti
· Komisaris Utama
p.1 ×2
unresolved
—
MKM.
· Komisaris Independen
p.1
unresolved
—
Tommy Leonard
· Direktur Utama
p.1
unresolved
person
dr. Wienaldi
· Direktur
p.1
unresolved
—
ALEXANDER THE PUTRA SIMBOLON
p.4
unresolved
—
NOVA NATALIA BR SITEPU
p.4
unresolved
—
SOMA ANAND, BSIT
p.4
unresolved
—
FIERRE ENELMAN TAMPUBOLON
p.4
unresolved
—
JANNER WILIAM GINTING
p.4
unresolved
—
ALDO FALEVI
p.4
unresolved
—
ANUGRAH IBRANI SIMANJUNTAK
p.4
unresolved
—
FAIZ ATHALLAH BIANTORO
p.4
unresolved
—
CHRISTOPER PANMARDO SILALAHI
p.4
unresolved
—
MUKLAN LUBIS
p.4
unresolved
—
ANDREAS IMANUEL SINAGA
p.4
unresolved
—
DIMAS RUMAHORBO
p.4
unresolved
—
SANDI ADINATA
p.4
unresolved
—
HONG CHUN
p.4
unresolved
—
ROBERT SITORUS
p.4
unresolved
—
BAYU MAULANA
p.4
unresolved
—
MUSTAFA PULUNGAN
p.4
unresolved
—
VALEN RINO
p.4
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.