Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 7
Page 1
Page 2
PT INTER DELTA Tbk
MATERI
PUBLIC EXPOSE
2024
Pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang tahun 2024 tumbuh sebesar 5,03%,
melambat dibandingkan capaian tahun 2023 yang mengalami pertumbuhan
sebesar 5,05%, dan nilai tukar Rupiah terpuruk sepanjang tahun 2024 dan ditutup
Rp16.162 per 1 USD, dimana cukup berpengaruh terhadap margin penjualan
Perseroan karena produk yang kami pasarkan sebagian besar adalah impor dan
dibayar dengan mata uang US Dollar.
Tinjauan Operasi per Segmen
Penjualan Perseroan mengalami penurunan sebesar 29% yaitu dari Rp43,83
miliar menjadi Rp31,27 miliar pada tahun 2024.
Penjualan bersih terutama disumbangkan oleh 4 produk yaitu: kertas cetak foto,
bahan kimia pemrosesan foto dan kertas , film dan lain-lain.
Diantara produk ini yang memberikan kontribusi terbesar terhadap kinerja
penjualan bersih Perseroan adalah penjualan kertas cetak foto yaitu sebesar
Rp13,49 miliar atau sebesar 43,14% dari total penjualan, penjualan bahan kimia
sebesar Rp2,38 miliar atau sebesar 7,59% dari total penjualan, penjualan film
sebesar Rp8,58 miliar atau sebesar 27,43% dari total penjualan dan penjualan
usaha lainnya sebesar Rp6,83 miliar atau sebesar 21,84% dari total penjualan.
Pertumbuhan penjualan bersih masing-masing segmen usaha di atas dipengaruhi
oleh beberapa faktor seperti diuraikan di bawah.
Materi Public Expose Tahun 2024 1
Page 3
Penjualan kertas cetak foto membukukan penjualan bersih sebesar Rp13,49 miliar, menyumbang 43,14% terhadap total penjualan bersih konsolidasian tahun 2024. Dibandingkan kontribusinya terhadap kinerja Perseroan tahun 2023, penjualan produk ini mengalami penurunan sebesar 5,09%. Penjualan bahan kimia membukukan penjualan bersih sebesar Rp2,38 miliar, atau sebesar 7,59% terhadap total penjualan bersih konsolidasian tahun 2024. Dibandingkan kontribusinya terhadap kinerja Perseroan tahun 2023, penjualan segmen ini turun sebesar 22,42%. Penjualan film dan camera membukukan penjualan bersih Rp8,58 miliar atau sebesar 27,43% terhadap total penjualan bersih konsolidasian tahun 2024. Dibandingkan kontribusinya terhadap kinerja Perseroan tahun 2023 penjualan segmen ini mengalami penurunan sebesar 49,86%. Usaha lainnya mencatatkan penjualan bersih sebesar Rp6,83 miliar atau sebesar 21,84% dari total penjualan bersih konsolidasian tahun 2024. Dibandingkan dengan pencapaian Perseroan tahun 2023 mengalami penurunan sebesar 27,76%. Penurunan ini disebabkan oleh perkembangan teknologi ke arah teknologi digital dan banyaknya persaingan sehingga berpengaruh terhadap penjualan secara keseluruhan. Sejalan dengan pertumbuhan penjualan, beban pokok penjualan mengalami penurunan pada tahun 2024. Beban pokok penjualan pada tahun 2024 mencapai Rp25,15 miliar, turun 26,28% dibandingkan tahun 2023 sebesar Rp34,11 miliar. Pada tahun 2024, Perseroan berhasil membukukan laba bruto sebesar Rp6,12 miliar, turun sebesar 37,02% dibanding pencapaian tahun 2023 sebesar Rp9,72 miliar. Penurunan laba bruto ini dikarenakan dampak dari turunnya penjualan di tahun 2024. Beban penjualan, umum dan administrasi merupakan komponen biaya terbesar setelah harga pokok. Beban penjualan, umum dan administrasi di tahun 2024 Materi Public Expose Tahun 2024 2
Page 4
mencapai sebesar Rp11,50 miliar atau sebesar 36,77% dari total penjualan bersih. Beban penjualan, umum dan administrasi mengalami penurunan 3,16% yaitu dari Rp11,87 miliar menjadi Rp11,50 miliar di tahun 2024. Pendapatan lain-lain berupa rabat dan pendapatan sewa di tahun 2024 sebesar Rp1,70 miliar. Sejalan dengan pertumbuhan penjualan dan laba bruto, laba sebelum manfaat (beban) pajak penghasilan mengalami penurunan sebesar 178,01% yaitu dari (Rp935 juta) menjadi (Rp2,60 miliar) di tahun 2024. Laba tahun berjalan mengalami penurunan dibandingkan tahun 2023 dari sebesar (Rp586 juta) menjadi (Rp1,70 miliar). Perseroan membukukan laba tahun berjalan yang dapat di atribusikan kepada pemilik entitas induk pada tahun 2024 sebesar (Rp1,70 miliar), mengalami penurunan sebesar Rp1,11 miliar dibandingkan tahun 2023. Perseroan mencatat laba per saham dasar sebesar (Rp2,87) pada tahun 2024 dan di tahun 2023 sebesar (Rp0,99). Perseroan masih membukukan saldo laba negatif (deficit) sehingga sesuai peraturan perundang-undangan Perseroan belum diperbolehkan untuk membagikan deviden. Analisa Kinerja Keuangan Begitu pentingnya dalam pengelolaan keuangan yang berhati-hati dan seksama, agar Perseroan dapat secara konsisten mempertahankan posisi keuangan yang kuat. Bahwa posisi keuangan yang kuat akan menciptakan stabilitas internal untuk menghadapi kondisi makroekonomi global dan domestik yang dapat berubah setiap waktu, serta memberikan fleksibilitas dalam mendukung pengembangan usaha. Materi Public Expose Tahun 2024 3
Page 5
Pada tahun 2024, total aset Perseroan sebesar Rp40,76 miliar, mengalami penurunan sebesar Rp1,68 miliar. Aset lancar mencapai Rp38,02 miliar atau 93,26% dari total aset Perseroan. Aset tidak lancar sebesar Rp2,75 miliar atau sebesar 6,74 % dari total aset Perseroan. Aset lancar Perseroan di tahun 2024 turun sebesar Rp2,20 miliar atau 5,00% dari Rp40,22 miliar menjadi Rp38,02 miliar. Kas dan setara kas terdiri atas kas, kas pada bank, baik dalam mata uang Rupiah, Dolar AS maupun mata uang asing lainnya. Kas dan setara kas ditahun 2024 naik sebesar Rp4,30 miliar atau 30,32% menjadi Rp18,47 miliar dibandingkan tahun 2023 sebesar Rp14,17 miliar. Piutang usaha mengalami kenaikan sebesar Rp1,03 miliar atau 62,31% dari Rp1,66 miliar di tahun 2023 menjadi Rp2,69 miliar di tahun 2024, masing-masing setelah dikurangi cadangan kerugian sebesar Rp287 juta di tahun 2024 dan sebesar Rp286 juta di tahun 2023. Pada tahun 2024 total liabilitas Perseroan turun Rp166 juta, dari Rp2,79 miliar di tahun 2023 menjadi Rp2,63 miliar, penurunan ini terutama disebabkan oleh turunnya liabilitas jangka panjang yang memiliki kontribusi sebesar 84,21% dari total liabilitas. Ekuitas Perseroan terdapat penurunan sebesar 3,82% atau sebesar Rp1,51 miliar, yaitu dari Rp39,65 miliar menjadi Rp38,14 miliar di tahun 2024. Penurunan tersebut diperoleh dari akumulasi saldo laba. Materi Public Expose Tahun 2024 4
Page 6
Pada tahun 2024 Perseroan membukukan laba bruto sebesar Rp6,12 miliar,
terdapat penurunan sebesar 37,02% dibandingkan tahun 2023 sebesar Rp9,71
miliar.
Laba komprehensif mengalami penurunan di tahun 2024, dari (Rp608 juta) di
tahun 2023 menjadi sebesar (Rp1,51 miliar).
Prospek Usaha
Sepanjang tahun 2024 kami telah melakukan evaluasi terutama program-program
yang berhubungan tentang marketing dengan tujuan untuk dapat meningkatkan
penjualan,seperti :
Dalam meningkatkan efektifitas pemasaran dan penjualan tetap
melanjutkan program-program yang telah dilakukan di tahun sebelumnya.
Memperkuat dan mengembangan portofolio bisnis baru.
Terus mencermati setiap perkembangan terutama dunia usaha yang
berkaitan dengan usaha Perseroan seperti perkembangan teknologi dan
perubahan harga. Dengan demikian Perseroan akan lebih siap dan lebih
mempunyai daya saing yang semakin kuat.
Walaupun ada beberapa kendala yang dihadapai Perseroan terutama perubahan
teknologi digital yang begitu cepat , pelemahan nilai tukar Rupiah dan tingginya
inflasi, namun berkat praktik pengelolaan risiko yang berhati-hati Perseroan
mampu mengatasi kendala tersebut.
Materi Public Expose Tahun 2024 5
Page 7
Target Perusahaan Satu Tahun Mendatang Ditahun 2025 ini Perseroan akan tetap melanjutkan program-program yang telah dilakukan di tahun sebelumnya, baik untuk program pemasaran, operasional maupun program peningkatan kapabilitas karyawan melalui pelatIhan-pelatihan yang diselenggarakan baik internal maupun eksternal. Perseroan juga akan terus mencermati setiap perkembangan terutama dunia usaha yang berkaitan dengan usaha Perseroan seperti perkembangan teknologi dan perubahan harga. Dengan demikian Perseroan akan lebih siap dan lebih mempunyai daya saing yang semakin kuat. Materi Public Expose Tahun 2024 6
Names mentioned 1 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.