Skip to content
Back to announcement

CHECKLIST PENGUNGKAPAN LAP. KEU DEC 24 PT BAF.pdf

Financial statement Text extracted BAFI

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 79

Page 1 OCR 0.941
Page 1 of 79

CHECKLIST PENGUNGKAPAN LAPORAN KEUANGAN UNTUK SELURUH
INDUSTRI DI PASAR MODAL DI INDONESIA

Petunjuk Pengisian Checklist:

1.

Seluruh Emiten dan Perusahaan Publik harus menggunakan Checklist Pengungkapan
Laporan Keuangan ini, kecuali Emiten dan Perusahaan Publik yang merupakan
Perusahaan Efek. Setiap Perusahaan Efek harus menggunakan Pedoman Akuntansi
Perusahaan Efek (Peraturan No. VIII.G.17).

Tanda (v) diisi pada kolom “Ada' apabila Emiten/Perusahaan Publik telah memenuhi
persyaratan pengungkapan yang diharuskan dan selanjutnya pada kolom
“Keterangan' ditambahkan cross reference ke nomor catatan atas laporan keuangan.

3. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memenuhi persyaratan pengungkapan yang
diharuskan maka tanda vV) diisi pada kolom "Tidak Ada' dengan menambahkan
keterangan alasannya pada kolom keterangan.

4. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memiliki pos-pos tertentu sehingga tidak
wajib memenuhi persyaratan pengungkapan yang ada maka tanda (V) diisi pada
kolom 'N/A'.

5. Checklist ini wajib ditandatangani oleh Direktur yang membawahi akuntansi dan
keuangan dan Akuntan (untuk laporan keuangan audited).

Data Umum

Nama Emiten/Perusahaan Publik PT Bussan Auto Finance
Bidang Usaha Perusahaan Pembiayaan
Jenis penawaran Umum Obligasi
31 Desember 2024 31 Desember 2023

Nama Kantor Akuntan Publik Liana Ramon Xenia & Rekan | Imelda & Rekan
Nama Partner Liana Lim Erny Sandjaja
Opini Akuntan Wajar Tanpa Modifikasian Wajar Tanpa Modifikasian
Catatan tentang Opini (jika ada) | Tidak ada Tidak ada

Ya Tidak
Pemenuhan Peraturan No:VIII.G.11 Tentang “Tanggung Fi)
Jawab Direksi Atas Laporan Keuangan”

Page 2 OCR 0.893
Page 2 0f79

Pemenuhan Peraturan No.VIII.A.2 tentang “Independensi Pi
Akuntan Yang Memberikan Jasa Audit di Pasar Modal"
Data Keuangan Penting dalam Ribuan Rupiah
Periode laporan keuangan 31 Des 2024 31 Des 2023
Laba Rugi Komprehensif
Pendapatan 4,685,119 117 4,580,862,056
Beban 4,294, 397,841 4,090,256,528
Laba Sebelum Pajak 390,721,276 478,605,528
Laba Bersih Tahun Berjalan 303,710,762 370,551.960
Laba Rugi Komprehensif 344.546,326 393,618,812
Laba Per saham (dasar) dalam
rupiah penuh 358,981 1,048,027
Laporan Posisi keuangan
Jumlah Aset 14,160,575,715 14,101,995,979
Jumlah Liabilitas 11,228,344,981 11,384618,385
Periode laporan keuangan 31 Des 2024 31 Des 2023
Modal Disetor 353,571,000 353,571,000
Laba Ditahan 2,336,930,320 2,162,912,753
Rasio Keuangan"
ROA 2.162 3.594
ROE 10.921 14.219
Catatan:

1. Pengungkapan yang dipersyaratkan untuk masing-masing pos wajib

diungkapkan seluruhnya, kecuali pengungkapan tersebut tidak relevan atau
tidak dapat diterapkan pada Emiten atau Perusahaan Publik. Emiten atau
Perusahaan Publik wajib menyesuaikan pengungkapan sesuai dengan
karakteristik industri apabila pengungkapan tersebut dipersyaratkan oleh SAK
atau relevan untuk memahami laporan keuangan Emiten atau Perusahaan

Publik.

2. Emiten atau Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek tidak
mengacu pada checklist ini, namun mengikuti peraturan Bapepam-LK No

VIII.G.17 tentang Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek.

Page 3 OCR 0.909
Page 3 of79

Laporan Keuangan Terdiri da:

1 Laporan posisi keuangan pada akhir periode v
2 | Laporan laba rugi komprehensif selama periode A
3 | Laporan perubahan defisiensi modal selama v
periode
Laporan arus kas selama periode Si
Laporan posisi keuangan pada awal periode Y

komparatif yang disajikan saat Perusahaan
menerapkan suatu kebijakan akuntansi secara
retrospektif atau membuat penyajian kembali pos-
Pos laporan keuangan atau ketika Perusahaan
mereklasifikasi pos-pos dalam laporan
keuangannya.

6 Catatan atas Laporan Keuangan Bi

Ketentuan Umum

Perusahaan wajib menyajikan catatan atas laporan
keuangan dengan urutan sebagai berikut:

a. gambaran umum Perusahaan:

b. dasar penyusunan laporan keuangan dan ikhtisar
kebijakan akuntansi signifikan yang diterapkan:

c. informasi tambahan untuk pos-pos yang disajikan
dalam laporan posisi keuangan, laporan laba rugi
komprehensif, laporan perubahan ekuitas dan
laporan arus kas, sesuai dengan urutan penyajian
laporan dan penyajian masing-masing pos: dan

d. pengungkapan lainnya yang antara lain meliputi:
1) informasi yang dipersyaratkan oleh SAK yang

tidak disajikan di bagian manapun dalam laporan |

keuanganj dan

informasi yang tidak disajikan di bagian

manapun dalam laporan keuangan, tetapi

2. informasi tersebut relevan untuk memahami

laporan keuangan.

3. | Perusahaan wajib menyatakan dalam bentuk nilai atau
persentase untuk menjelaskan adanya bagian dari
suatu jumlah, tidak menggunakan kata “sebagian”.

Perusahaan wajib mengungkapkan dalam penjelasan
masing-masing pos mengenai Aset yang dijaminkan,
nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan
dijaminkan.

Dalam hal Aset Perusahaan diasuransikan, wajib
diungkapkan jenis dan nilai aset yang diasuransikan,
nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup
serta pendapat manajemen atas kecukupan

2

Ope isa

Page 4 OCR 0.919
Page 4 of 79

Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan

Gambaran Umum Perusahaan
Hal-hal yang harus diungkapkan, antara lain:

Pendirian perusahaan

»

Riwayat ringkas perusahaan,

Catatan 1a

2)

Nomor dan tanggal akta pendirian serta perubahan
terakhir, pengesahan dari instansi yang berwenang, dan
nomor serta tanggal Berita Negara,

Catatan 1a

3)

Kegiatan usaha sesuai anggaran dasar Perusahaan dan
yang sedang dijalankan pada periode pelaporan,

Catatan la

4

Tempat kedudukan perusahaan dan lokasi utama
kegiatan usaha,

Catatan 1a

5)

Tanggal mulai beroperasinya perusahaan secara
komersial. Dalam hal perusahaan melakukan ekspansi
atau perampingan usaha secara signifikan pada periode
laporan yang disajikan, wajib disebutkan saat
dimulainya operasi komersial dari ekspansi atau
perampingan usaha dan kapasitas produksinya, dan

Catatan 1a

8)

Nama entitas induk dan nama entitas induk terakhir
dalam kelompok usaha (ultimate parent of the group).
Dalam hal tidak dapat diungkapkan, wajib disebutkan
alasannya.

Catatan 1a

7)

Khusus Industri Media
Penjelasan rinci tentang Perizinan yang dimiliki.

8)

Khusus Industri Jalan Tol

Peraturan perundangan atau keputusan pemerintah
yang mendasari penyelenggaraan jalan tol tersebut,

»

Khusus untuk Asuransi dan Pembiayaan

Izin bidang usaha dari Menteri Keuangan atau Otoritas
yang berwenang.

Catatan 1a

10

Khusus untuk Industri Perbankan

Izin usaha sebagai bank umum, sebagai bank devisa
(ilka ada), serta izin untuk menjalankan kegiatan
berdasarkan prinsip syariah (jika ada).

11

Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi dan
Pertambangan Umum

Area Eksplorasi dan Eksploitasi/Pengembangan.

Penjelasan mengenai area eksplorasi dan eksploitasi
Perseroan meliputi :

a) Area Eksplorasi, meliputi:
. Nama lokasi,
«Nama pemilik izin lokasi:

2 Tanggal perolehan izin ekplorasi serta tanggal
jatuh temponya,

" Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada
perusahaan pemilik izin lokasi, dan

Page 5 OCR 0.909
Page 5 ot79

Jumlah biaya cksplorasi yang telah dibukukan
sebagai Aset Minyak dan Gas Bumi per tanggal
Laporan Posisi Keuangan:

b) Area Eksploitasi/Pengembangan meliputi:
. Nama lokasi,
» Nama pemilik ijin lokasi:
. Tanggal perolehan ijin eksploitasi serta tanggal
jatuh temponya:
. Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada
perusahaan pemilik ijin lokasi:

8 Jumlah Cadangan Terbukti (P1), keterangan
tentang pihak yang melakukan sertifikasi, dan
tanggal sertifikasi,

# Jumlah produksi pada tahun berjalan: dan

. Akumulasi jumlah produksi sejak awal kegiatan
eksploitasi/pengembangan oleh Perseroan
hingga tanggal laporan posisi keuangan.

12!

Khusus Industri Kehutanan
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) pelaksanaan kegiatan pengusahaan hutan:

b) rincian luas areai sisa hutan yang belum dikelola
selama masa sisa manfaat HPH: dan

C) sisa umur HPH.

Penawaran Umum Efek, yang harus diungkapkan
antara lain:

1) | Tanggal dan/atau nomor surat efektif penawaran umum, Obligasi
termasuk penawaran Efek yang diterbitkan di luar berkelanjutan III
Indonesia, & Obligasi
berkelanjutan IT &
Obligasi
berkelanjuran I &
Sukuk Mudharabah
berkelanjutan I
2) | Jenis dan jumlah Efek yang ditawarkan: Obligasi
berkelanjutan III
& Obligasi
berkelanjutan II &
Obligasi
berkelanjuran 1 &
Sukuk Mudharabah
berkelanjutan 1
3) | Bursa tempat Efek dicatatkan: dan Obligasi
berkelanjutan III
& Obligasi
berkelanjutan II &
Obligasi
berkelanjuran 1 &
Sukuk Mudharabah
berkelanjutan 1
4) | Tindakan perusahaan yang dapat mempengaruhi jumlah Obligasi
Efek yang diterbitkan (corporate action) sejak berkelanjutan III
penawaran umum perdana sampai dengan periode & Obligasi

pelaporan terakhir.

berkelanjutan II &

AA

Page 6 OCR 0.919
Page 6 of 79

Obligasi
berkelanjuran 1 &
Sukuk Mudharabah
berkelanjutan 1

Struktur Perusahaan, entitas anak, dan Entitas
Bertujuan Khusus (EBK)

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) sifat hubungan antara entitas induk dan entitas anak,

b)

c

d'

e

apabila entitas induk tidak memiliki baik langsung
maupun tidak langsung melalui entitas anak, lebih
dari 5096 (lima puluh perseratus) hak suara yang

sah,

alasan mengapa kepemilikan baik langsung maupun
tidak langsung lebih dari 50 (llma puluh
perseratus) hak suara atau hak suara potensial atas
investee tidak diikuti dengan pengendalian:

akhir periode pelaporan dari laporan keuangan
entitas anak apabila laporan keuangan tersebut
digunakan untuk menyusun laporan keuangan
konsolidasian dan tanggal atau periode berbeda dari
tanggal laporan keuangan entitas induk, dan alasan
menggunakan tanggal atau periode yang berbeda:
sifat dan luas setiap restriksi signifikan dalam
kemampuan entitas anak untuk mentransfer dana ke
entitas Induk dalam bentuk dividen tunai, atau
pembayaran kembali pinjaman atau uang muka:

Suatu rincian yang menunjukkan dampak setiap
perubahan bagian kepemilikan entitas Induk pada
entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya
Pengendalian atas ekuitas yang dapat diatribusikan
pada pemilik entitas induk: dan

dalam hal hilangnya Pengendalian atas entitas anak,
maka entitas induk harus mengungkapkan:

(1) keuntungan atau kerugian (jika ada) yang
diakul dari hilangnya Pengendalian, dan porsi
dari keuntungan atau kerugian yang dapat
diatribusikan pada pengakuan sisa investasi
pada entitas anak terdahulu dengan Nilai Wajar
pada tanggal hilangnya Pengendalian,

(2) jumiah persentase kepemilikan yang
dilepaskan:

(3) jumlah harga yang diterima,

(4) bagian dari harga yang merupakan Kas dan
Setara Kas:

1) | Nama entitas anak dan/atau EBK yang dikendalikan baik “
secara langsung maupun tidak langsung:

2) | Tempat kedudukan: Fi

3) | Jenis usaha, “

4) | Tahun beroperasi secara komersial v

5) | Persentase kepemilikan dan proporsi hak suara (jika “
berbeda):

6) | Total Aset, dan

7) | Informasi penting lainnya antara lain:

Page 7 OCR 0.942
Page 7 of 79

(5) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak
atau bisnis lainnya dimana Pengendalian
dilepaskan dan
(6) jumlah Aset dan Liabilitas selain Kas dan

Setara Kas pada entitas anak atau bisnis
lainnya dimana Pengendalian dilepaskan, yang
diikhtisarkan berdasarkan kategori utamanya.

Karyawan, direksi, komisaris, dan komite audit
Yang harus diungkapkan antara lain:

1)

Nama dan jabatan untuk masing-masing anggota
direksi, dewan komisaris, dan komite audit:

Catatan la

2

Cakupan manajemen kunci, dan

Catatan 1a

3)

Jumlah karyawan tetap pada masing-masing akhir
periode atau rata-rata jumlah karyawan tetap selama
periode yang bersangkutan, secara konsolidasi untuk
Perusahaan dan entitas anak.

Catatan la

Penerbitan Laporan Keuangan

1)

Tanggal laporan keuangan diotorisasi untuk terbit: dan

Halaman opini

2)

Pihak yang bertanggung jawab mengotorisasi laporan
keuangan.

Ikhtisar Kebijakan Akuntansi Signifikan

Dalam bagian ini harus diungkapkan hal-hal sebagai
berikut:

Halaman opini

Pernyataan kepatuhan terhadap SAK

Pernyataan ini merupakan pernyataan bahwa laporan
keuangan telah disusun dan disajikan sesuai dengan
SAK.

Catatan 3

Dasar pengukuran dan penyusunan laporan
keuangan

1)

Dasar pengukuran laporan keuangan yaitu berdasarkan
biaya historis (historical cost), biaya perolehan kini
(current cost), nilai realisasi neto (net realizable value),
Nilai Wajar (fair value) atau jumlah yang dapat
dipulihkan berdasarkan SAK yang berlaku.

Catatan 3

2)

Dasar penyusunan laporan keuangan, yaitu dasar
akrual, kecuali untuk laporan arus kas.

Catatan 3

3)

Mata uang fungsional dan mata uang penyajian yang
digunakan, meliputi:

a) mata uang fungslonal Perusahaan dan entitas anak:

b) fakta dan alasan perubahan, apabila terdapat
perubahan mata uang fungsional Perusahaan
maupun kegiatan usaha asing yang signifikan: dan

C) alasanperubahan mata uang penyajian (jika ada).

Catatan 3

2

Alasan perubahan periode pelaporan (jika ada).

Penggunaan Pertimbangan, Estimasi, dan Asumsi
Signifikan oleh Manajemen

Page 8 OCR 0.929
Page 8 of 79

Perusahaan harus mengungkapkan dalam ikhtisar
kebijakan akuntansi signifikan atau bagian lain dari
catatan atas laporan keuangan, pertimbangan yang
telah dibuat manajemen dalam proses penerapan
kebijakan akuntansi dan memiliki dampak yang paling
signifikan terhadap jumlah yang diakui dalam laporan
keuangan,

Catatan 4

2)

Perusahaanharus mengungkapkan informasi tentang
asumsi yang dibuat mengenai masa depan, dan sumber
utama dari estimasi ketidakpastian lain pada akhir
periode pelaporan, yang memiliki risiko signifikan yang
mengakibatkan penyesualan material terhadap jumlah
tercatat Aset dan Liabilitas dalam periode pelaporan
berikutnya, dan

3)

Berkaitan dengan Aset dan Liabilitas sebagaimana
dimaksud dalam angka 2), catatan atas laporan
keuangan memasukkan rincian atas sifat dan jumlah
tercatat pada akhir periode pelaporan.

Kebijakan Akuntansi Tertentu

Kebijakan akuntansi tertentu merupakan kebijakan
akuntansi lainnya yang diterapkan dan relevan untuk
memahami laporan keuangan. Kebijakan akuntansi
tertentu meliputi, tetapi tidak terbatas pada hal-hal
sebagai berikut:

1)

Prinsip-prinsip konsolidasi

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) ruang lingkup Laporan Keuangan Konsolidasian,
yang meliputi pos-pos entitas Induk dan entitas
anak,

b) dasardan kapan suatu entitas anak dikonsolidasikan
ke dalam laporan keuangan entitas induk:

C) kebijakan akuntansi sehubungan dengan perubahan
kepemilikan tanpa kehilangan Pengendalian atas
entitas anak:

d) kebijakan akuntansi sehubungan dengan kehilangan
Pengendalian atas entitasanak,

e) kebijakan akuntansi sehubungan dengan pencatatan
dan penyajian kepentingan nonpengendali, dan

f) pernyataan bahwa saldo pos dan transaksi material
antar entitas yang dikonsolidasi telah dieliminasi.

2)

Kombinasi bisnis
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) metode yang digunakan dalam kombinasi bisnis,
termasuk metode yang digunakan untuk mengukur
kepentingan nonpengendali:

b) pengakuan awal untuk goodwil/:

c) pengukuran setelah pengakuan awal untuk
goodwilt, dan

d) kebijakan lainnya yang relevan terkait dengan
kombinasi bisnis yang ada di Perusahaan, antara
lain:

(1) pembelian dengan diskon,
(2) akuisisi secara bertahapj dan

Page 9 OCR 0.899
Page 9 of 79

(8) imbalan koni

3) | Kas dan setara kasj v Tidak ada akun
Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan dalam setara kas, hanya
menentukan komponen kas dan setara kas. ada kas dan bank

4) | Instrumen Keuangan Catatan 3

a) Instrumen Keuangan selain Sukuk
Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) pengakuan awal instrumen keuangan setiap
kategori, termasuk perlakuan atas biaya
transaksi,

(2) pengukuran setelah pengakuan awal instrumen 1
keuangan setiap kategori:

(3) ketentuan saling hapus dari instrumen
keuangan: v

(4) metode yang digunakan untuk menentukan
Nilai Wajar instrumen keuangan, Y

(5) metode perhitungan yang digunakan untuk
menentukan penurunan nilai dari aset v
keuanganj

(6) ketentuan penghentian pengakuan instrumen
keuangan: “

(7) khusus instrumen keuangan derivatif dan
akuntansi lindung nilai, selain penjelasan
sebagaimana dimaksud dalam angka (1),
angka (2), angka (3), angka (4), angka (5),
dan angka (6), wajib ditambahkan penjelasan
mengenai,

(a) ketentuan pemenuhan kriteria akuntansi
lindung nilai, “

(b) Klasifikasi lindung nilai untuk tujuan
akuntansi lindung nilai atas Instrumen 1
keuangan derivatif, dan

(0) perlakuan akuntansi lindung nilai untuk “
tujuan akuntansi lindung nilai.

b) Investasi pada Sukuk
Yang harus dijelaskan antara si

(1) klasifikasi dan reklasifikasi Investasi pada
Sukuk,

(2) pengakuan awal Sukuk:
(3) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk:
(4) Penyajian pendapatan sukuk: dan
(5) penyajian amortisasi biaya transaksi.

2) Sukuk yang diterbitkan
Yang harus dijelaskan antara lain: v
(1) pengakuan awal Sukuk:
(2) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk:
(3) biaya transaksi penerbitan Sukuk:
(4) posisi penyajian Sukuk: dan
(S) akad syariah yang digunakan.

5)

Khusus Industri Perbankan V
a) Giro Wajib

Page 10 OCR 0.933
Page 10 of 79

Yang harus dijelaskan antara lain ketentuan”

mengenal jumlah giro wajib minimum.

b) Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain

Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian

Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain.

c) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank

Lain

Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian

Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain.

5S) | Piutang Reverse Repo

Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Piutang

Reverse Repo, metode pencatatan dan pengukurannya,
7) | Khusus Industri Perbankan

Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Kelompok obligasi rekapitalisasi yang dimiliki:

b) Pengakuan nilai pada investasi untuk setiap

kelompok Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah,dan

€) Dasar penyajian efek-efek dalam laporan keuangan.
3) | Khusus Industri Perbankan

a) Kredit

Yang harus dijelaskan antara latn:

(1) Penjelasan atas masing-masing jenis kredit yang
diberikan,

(2) Dasar penyajian atas kredit:

(3) Kebijakan manajemen dan pelaksanaan
pengendalian risiko portofolio kredit:

(4) Perlakuan akuntansi untuk kredit yang dibeli
dari BPPN (jika ada): dan

(5) Kebijakan bank akan agunan kre

b) Tagihan/Kewajiban Akseptasi
Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian
atas tagihan/kewajiban akseptasi.

c) Agunan yang Diambil Alih

Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) Dasar penilaian dan penyajian:

(2) Perlakuan akuntansi atas nilai realisasi
piutang/pembiayaan yang diberikan dengan
saldo plutang/pembiayaan yang tidak dapat
ditagih: dan

(8) Perlakuan akuntansi atas keuntungan
(kerugian) dari realisasi penjualan agunan.

9) | Khusus untuk Industri Pembiayaan Catatan 3h
Piutang Pembiayaan Konsumen
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Dasar penyajian piutang pembiayaan konsumen,
dan
b) Dasar penilaian aset jika perusahaan menarik
kembali aset pembiayaan konsumen dari
konsumennya.
10) | Anjak Piutang

Page 11 OCR 0.921
Page 11 of 79

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Jenis transaksi anjak piutang (dengan recourse atau
tanpa recourse)j

b) Penyafian transaksi anjak piutang:

c) Perlakuan akuntansi atas perbedaan antara harga
pengalihan dan jumlah bersih plutang dialihkan, dan

d) Perlakuan terhadap kegagalan atas tagihan anjak

plutang(ditagihkan kembali ke klien atau ditanggung
oleh perusahaan).

11)

Sewa
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) kebijakan penentuan suatu perjanjian mengandung
suatu sewa:

b) kebijakan penentuan suatu sewa merupakan sewa
pembiayaan atau sewa operasi: dan

c) kebijakan akuntansi apabila Perusahaan bertindak
sebagai lessee dan/atau lessor.

-

Catatan 3s

12)

Persediaan :

yang harus dijelaskan antara lain mengenai kebijakan
akuntansi yang digunakan dan rumusan biaya yang
digunakan.

a) Khusus Industri Kehutanan
HTI Dalam Pengembangan
Yang harus dijelaskan antara lain:

Beban-beban yang dikapitalisasi, antara lai
kewajiban kepada negara, pemeliharaan sarana dan
pra-sarana.

HTI Siap Panen
Yang harus dijelaskan antara lain:

Biaya perolehan, mutasi pembebanan ke biaya
produksi.

b) Khusus Industri Perkebunan
Tanaman Perkebunan
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) Dasar klasifikasi untuk jenis tanaman sebagai

persediaan, tanaman belum menghasilkan,
atau tanaman telah menghasilkan,

(2) Dasar penilaian dan pengukuran

(3) Kebijakan akuntansi reklasifikasi tanaman
belum menghasilkan ke tanaman telah
menghasilkan,

(4) Metode penyusutan dan masa manfaat
tanaman yang disusutkan: dan

(5) Kebijakan akuntansi biaya pinjaman.

c) Khusus Industri Peternakan
Hewan Ternak
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) Hewan ternak telah menghasilkan :

Page 12 OCR 0.879
Page 12 of 79

(3) Metode penilalai
(b) Metode amortisasi (deplesi): dan
(6) Cadangan kematian atau metode
penghapusan langsung, jika ada.
(2) Hewan ternak dalam pertumbuhan (belum
menghasilkan) :
(a) Metode penilaian, dan
(b) Perkiraan waktu yang dibutuhkan untuk

dapat berpindah menjadi hewan ternak
telah menghasilkan.

13) Aset Tetap:
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) pengakuan awal Aset Tetap,

b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Tetap:

Cc) pengelompokan Aset Tetap:

d) metode penyusutan yang digunakan:

e) kapit: biaya yang terkait dengan Aset Tetap:

?) estimasi umur manfaat dan tarif penyusutan,

9) penghentian pengakuan,

h) nilai residus dan

I) pernyataan bahwa manajemen telah mengkaji ulang
atas estimasi umur ekonomis, metode penyusutan,
dan nilai residu pada setiap akhir periode pelaporan.

Catatan 3j

mann.

14) Investasi pada Entitas Asosiasi v

Yang harus dijelaskan antara lain metode yang
digunakan untuk mencatat Investasi pada asosiasi.

15) Bagian partisipasi dalam Ventura Bersama v

Yang harus dijelaskan antara lain metode yang
digunakan untuk mencatat bagian partisipasi dalam
Ventura Bersama.

16) Pola Kerjasama 4
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Kriteria dari bentuk kerjasama,

b) Kebijakan akuntansi untuk setiap jenis aset dan
Iiabilitas yang timbul, dan

c) Sistem pembagian hasil, jika ada.

17) Aset Tak Berwujud
Yang harus dijelaskan antara lain : Catatan 3k

a) pengakuan awal Aset Takberwujudj “v

b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset v
Takberwujud:

C) umur manfaat tidak terbatas atau terbatas, dan y
apabila umur manfaat terbatas, diungkapkan tarif
amortisasi yang digunakan dan umur manfaatnya:

d) sumber terjadinya Aset Takberwujudj

e) metode amortisasi yang digunakan

$ penghentian pengakuan Aset Takberwujudj dan y

9) riset dan pengembangan (jika ada).

aa

Page 13 OCR 0.920
18

Page 13 of 79

Aset tidak lancar atau kelompok Lepasan yang

dimiliki untuk dijual

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) kebijakan tentang peristiwa dan kondisi suatu aset
tidak lancar diklasifikasikan sebagai aset yang
dimiliki untuk dijual dan

b) pengukuran aset tidak lancar atau kelompok
lepasan yang dimiliki untuk dijual.

19

Properti Investasi :
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) pengakuan awal Properti Investasi,

b) pengukuran setelah pengakuan awal Properti
Investasi,

Cc) metode penyusutan yang digunakan, khusus untuk
model biaya:

d) estimasi umur manfaat dan/atau tarif penyusutan
Untuk model biaya: dan

e) penghentian pengakuan Properti Investasi.

20

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi
Aset Minyak dan Gas Bumi
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Dasar pengukuran yang digunakan untuk
menentukan jumlah tercatat bruto:

b) Kriteria kapitalisasi biaya, penurunan nilai
(impairment) dan penilaian kembali aset
(revaluasi):

€) Metode penyusutan dan amortisasi yang digunakan,

d) Masa manfaat atau tarif penyusutan dan amortisasi
yang digunakan, dan

e) Pertanggungan Asuransi.

21

Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) ketentuan peristiwa dan kondisi yang
mengindikasikan kemungkinan terjadinya penurunan
nilai, dan

b) kebijakan akuntansi pengakuan penurunan nilai aset
nonkeuangan dan pembalikannya.

Catatan 3|

22

Khusus Industri Perbankan
Liabilitas Segera

Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian
Iiabilitas segera.

Simpanan Nasabah
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Penjelasan atas simpanan: dan

b) Dasar penyajian dari masing-masing kategori
simpanan.

Simpanan dari bank lain

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Penjelasan atas simpanan dari bank lain: dan
b) Dasar penyajian simpanan dari bank lain.
Surat Berharga yang Diterbitkan

Bi Dea

Page 14 OCR 0.927
Yang harus dijelaskan antara lain:

Page 14 of 79

a) Kriteria dan jenis-jenis surat berharga yang
diterbitkan, dan

b) Perlakuan akuntansi atas premi atau diskonto.

23

Provi

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) kondisi provisi yang harus diakul, dan
b) dasar penentuan nilai provisi.

24

Utang Repo

Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Utang
Repo, metode pencatatan dan pengukurannya.

25

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi

Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan
Hidup Tangguhan/ Penyisihan Liabilita:
Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup
Tangguhan.

Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH:

b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang
ditangguhkan:

&) Metode penyusutan prasarana PLHj dan
d) Tabel yang memuat penjelasan tentang:
(1) Lokasi penambangan:
(2) Saldo awal untuk masing-masing lokasi,
(3) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-
masing lokasi penambangan, dan

(4) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi
penambangan.

26,

Khusus Industri Pertambangan Umum
Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan
eksplorasi yang masih berjalan dengan penjelasan
mengenai jangka waktu kontrak untuk Area of
Interest yang bersangkutan:

b) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan
eksplorasi yang sudah menemukan adanya
Cadangan Terbukti dengan penjelasan bahwa
amortisasinya baru akan dilaksanakan pada saat
dimulainya produksi:

c) Dasar penentuan ditangguhkannya biaya
pengembangan dan kapitalisasi biaya pekerjaan
konstruksi dan prasarana, dan

d) Metode amortisasl dan penyusutan yang
dipergunakan dengan penjelasan jangka waktu
perijinan penambangan, taksiran umur ekonomis
tambang dan dasar perhitungan amortisasi.

Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan
Hidup Tangguhan/ Penyisihan Liabilitas

Page 15 OCR 0.929
Page 15 of79

Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan
Tangguhan

Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH:

b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang
ditangguhkan: dan

c) Metode penyusutan prasarana PLH.

dup

27

Pengakuan Pendapatan

a) Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) kondisi dan metode pengakuan pendapatan
serta dasar pengukuran yang digunakan
berdasarkan jenis pendapatan yang ada, dan

(2) dalam hal terdapat transaksi hubungan
keagenan, kebijakan pengakuan pendapatan
dan penjualan dari hubungan keagenan serta
beban terkait.

Catatan 3n

b

Pengakuan pendapatan dan Beban dengan
menggunakan metode persentase penyelesaian
Yang harus dijelaskan antara lain metode yang
diterapkan untuk menentukan tahap penyelesalan
suatu kontrak.

c

Khusus Industri Asuransi
(4) Pengakuan pendapatan premi

Penjelasan yang harus ditambahkan antara
lain:

(a) Tarif yang digunakan dalam perhitungan
premi yang belum merupakan
pendapatan,

(b) Kebijakan akuntansi untuk transaksi
reasuransi prospektif dan retroaktif: dan

(0) Penyajian pendapatan premi dalam
laporan laba rugi.

(2) Beban Klaim

Penjelasan yang harus ditambahkan antara
lain:

(a) Kelompok beban klaim dalam bentuk:
klaim yang disetujui, klaim dalam proses
penyelesaian, klaim yang terjadi namun
belum dilaporkan dan beban penyelesaian
klaim, dan

(b) Penyajian beban klaim dalam laporan laba
rugi.

d) Khusus Industri Real Estate

Kapitalisasi dan metode alokasi biaya proyek
pengembangan Real Estat

Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) Unsur biaya yang kapitalisasi ke proyek
pengembangan Real Estat,

(2) Unsur biaya yang dialokasikan sebagai beban
proyek,

(3) Penyisihan atas realisasi pendapatan pada

masa mendatang lebih rendah dari nilai
tercatat proyek:

hostel ia

Page 16 OCR 0.923
Page 16 of 79

(4) Metode alokasi biaya yang telah dikapitalisasi
ke setiap unit Real Estat:

(5) Biaya yang direvisi dan direalokasi akibat
perubahan mendasar pada estimasi kini: dan

(6) Unsur biaya yang diakui sebagai beban pada
saat terjadinya.

28

Program Loyalitas Pelangan

Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan terkait
program loyalitas pelanggan

29

Transksi dan Saldo dalam mata uang asing
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) ketentuan dalam penjabaran transaksi dan saldo
dalam mata uang asing,

b) perlakuan akuntansi selisih kurs yang timbul dari
penjabaran aset dan liabilitas moneter: dan

c) referensi dan kurs yang digunakan untuk
menjabarkan transaksi dan saldo dalam mata uang
asing.

-

Catatan 3d
Catatan 3d

Catatan 32

30?

Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Dasar penetapan Pihak-pihak berelasi,

b) Pengungkapan Pihak-pihak berelasi dalam Laporan
Keuangan: dan

Catatan 3c
Catatan 33

31

Hibah Pemerintah

Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan akuntansi
tentang metode penyajian dalam laporan keuangan.

32!

Pajak Penghasilan

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) dasar penentuan tarif pajak untuk mengukur pajak
kini dan pajak tangguhan,

b) ketentuan mengenai saling hapus:

c) pengakuan dan pengukuran aset pajak tangguhan,
dan

d) metode yang digunakan dalam menilai aset
Wiabilitas) pajak tangguhan.

PN Na

Catatan 3r
Catatan 3r
Catatan 3r
Catatan 3r

33

Imbalan Kerja

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) jenis imbalan kerja yang diberikan kepada
karyawan:

b) deskripsi umum mengenai jenis program imbalan
pascakerja yang diselenggarakan oleh Perusahaan,

c) kebijakan akuntansi Perusahaan dalam mengakui
keuntungan dan kerugian aktuarial, dan

d) pengakuan keuntungan dan kerugian untuk
curtailment dan penyelesaian.

Catatan 20
Catatan 20

Catatan 30

34:

Saham Treasuri

Yang harus dijelaskan antara lain metode pengakuan
dan pengukuran atas pembelian, penjualan, atau
pembatalan saham treasuri.

35:

Pembayaran Berbasis Saham

Page 17 OCR 0.923
Page 17 of 79

Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan akuntansi
untuk transaksi pembayaran berbasis saham yang
diselesaikan melalui instrumen ekuitas dan/atau
diselesaikan melalui Kas, termasuk pengukurannya.

36,

Kuasi-Reorganisasi

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Dasar dilakukannya kuasi-reorganisasi:

b) Dasar penentuan nilai wajar Aset dan Liabilitas: dan

c) Perlakuan akuntansi untuk selisih hasil revaluasi
Aset dan Liabilitas.

Catatan: Berlaku untuk kuasi reorganisasi sebelum 1
Januari 2013.

37) Biaya Pinjaman Catatan 3g
Yang harus dijelaskan antara lainkondisi yang
mengharuskan biaya pinjaman dikapitalisasikan sebagai
bagian dari biaya perolehan aset kualifikasian.

381 Segmen Operasi Catatan 3t dan
Yang harus dijelaskan antara lain dasar yang digunakan Catatan 31

oleh manajemen untuk mengidentifikasikan Segmen
Operasi.

39

Laba (Rugi) per saham

Yang harus dijelaskan antara lain dasar perhitungan laba
(rugi) per saham dasar dan laba (rugi) per saham
dilusian.

Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan

Catatan 3u dan
Catatan 28

Aset

1)

Kas dan Setara Kas

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) unsur Kas dan Setara Kas pada pihak berelasi dan
pihak ketiga,

b) rincian jumlah penempatan di bank berdasarkan
nama bank serta jenis mata uang asing:

&) kisaran suku bunga kontraktual dari Setara Kas
selama periode pelaporan, dan

d) jumlah saldo Kas dan Setara Kas yang signifikan
yang tidak dapat digunakan oleh kelompok usaha
disertai pendapat manajemen.

Catatan 5

Catatan 5

2)

Khusus Industri Perbankan

3) Kas

Yang harus diungkapkan adalah rincian jumlah kas
berdasarkan jenis mata uang.

b) Giro pada Bank Indonesia
Yang harus diungkapkan antara lain:

Page 18 OCR 0.904
Page 18 of 79

(1) Rincian jumlah Giro pada Bank Indonesia
berdasarkan jenis mata uang (nilai dalam
mata uang original): dan

(2) Ketentuan Giro Wajib Minimum (GWM)
menurut BI dan posisi GWM bank pada saat
periode pelaporan.

&) Siro pada Bank Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:

Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan v
jenis mata uang:

(1) Jumlah penyisihan penurunan nilai

(2) Perubahan penyisihan selama periode
berjalan untuk masing-masing giro

(3) Rincian jumlah Giro pada Bank Lain
berdasarkan pihak yang mempunyai
hubungan istimewa dan pihak ketiga,

(4) Tingkat suku bunga rata-rata per tahunj dan

(5) Pendapat manajemen akan kecukupan
jumlah penyisihan penurunan nilai.

d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank
Lain

Yang harus diungkapkan antara lain: “

(4) Rincian jumlah penempatan berdasarkan
jenis dan mata uang:

(2) Rincian penempatan berdasarkan yang
mengalami penurunan nilai (impaired) dan
tidak mengalami penurunan nilai
(unimpaired):

(3) Jangka waktu (rata-rata atau per kelompok):

(a) Jumlah penyisihan penurunan nilai dan
mutasi selama periode berjalan,

(5) Rincian jumlah penempatan berdasarkan
pihak yang mempunyai hubungan istimewa
dan pihak ketiga,

(6) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun,
(7) Jumlah dana yang diblokir dan alasannya:

(8) Jumlah dana yang tidak dapat dicairkan pada 4
bank bermasalah, bank beku operasi atau
likuidasi termasuk tingkat kemungkinan
diterimanya kembali dana tersebut
berdasarkan informasi darl otoritas yang
berwenang: dan

(9) Pendapat manajemen akan kecukupan
jumlah penyisihan penurunan nilai.

Page 19 OCR 0.864
Page 19 of 79

Piutang Usaha
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) jumlah piutang yang dipisahkan antara pihak ketiga Fi Catatan 3e
'dan pihak berelasi,
b) jumlah piutang menurut debitur, 1
&) jumlah piutang menurut mata uang, 4 Catatan 6
d) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian y
penurunan nilai,
&) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban 4

cadangan kerugian penurunan nilai secara individual
dan kolektif, dan penghapusan piutang,

H pendapat manajemen akan kecukupan jumlah 4

cadangan atau keyakinan manajemen atas

ketertagihan piutang apabila tidak dibentuk

cadangan,

@) piutang yang dijaminkan, nama pihak yang v
menerima jaminan, dan alasan dijaminkan,

h) jumlah diamortisasi dengan menggunakan metode 4

suku bunga efektif: dan
9 informasi keterlibatan berkelanjutan atas piutang
yang ditransfer, meliputi:
(a) jumlah yang ditransfer, beban bunga, retensi, N
jatuh tempo, dan ikatan penting lain yang
diatur dalam perjanjian dan

(2) jaminan yang diberikan (bila ada). Bi

4) | Khusus Industri Asuransi

a) Piutang Premi “
Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain:

(a) Jumlah piutang berdasarkan tertanggung dan
asuradur,

(2) Jumlah piutang berdasarkan jenis asuransi,
dan

(3) Jumlah piutang premi yang diperkenankan
dalam perhitungan solvabilitas.

b) Piutang Koasuransi 4
Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain:

(4) Jumlah berdasarkan ko-asuradur,
(2) Jumlah menurut jenis asuransi, dan

(3) Jumlah piutang koasuransi yang diperkenankan
dalam perhitungan solvabilitas.

c) Piutang Reasuransi Y
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

(2) Jumlah piutang berdasarkan reasuradur:

(2) Jumlah piutang atau utang reasuransi yang
disalinghapuskan: dan

(3) Jumlah piutang reasuransi yang diperkenankan
dalam perhitungan solvabilitas.

d) Piutang Hasil Investasi “

Page 20 OCR 0.901
Page 20 ot 79

Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

(1) Pemisahan antara piutang kepada pihak
beretasi dan pihak ketiga:

(2) Jumlah piutang menurut jenis investasij
(3) Jumlah piutang menurut mata uang, dan

(a) Jumlah piutang yang diperkenankan dalam
perhitungan solvabilitas.

5) | Khusus Industri Pembiayaan

a) Piutang Pembiayaan Konsumen
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Jumlah piutang menurut dan jenis obyek V Catatan 3h &
pembiayaan (contoh: kendaraan bermotor,

Catatan 6
elektronik, rumah, dan lain-lain):
(2) Rincian umur dari angsuran pembiyaan X
konsumen,
(3) Bagian pinjaman yang dibiayai bank-bank v

sehubungan dengan transaksi kerja

(4) sama pembiayaan bersama, penunjukan 4
selaku pengelola piutang, penerusan
pinjaman dan pengambilalihan piutang
apabila perusahaan membagi risiko tidak
tertagihnya piutang tersebut dengan bank-
bank dalam rangka transaksi di atas,

(5) Pendapatan pembiayaan konsumen yang “
belum diakui:

(6) Nilai dan jenis jaminan yang diserahkan oleh Pi
pelanggan atas piutang pembiayaan
konsumen yang diberikan berdasarkan objek

pembiayaan,
(7) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan “
(8) Piutang pembiayaan konsumen yang v

dialihkan dan atau digunakan sebagai
jaminan atas utang.

b) Tagihan Anjak Piutang
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Jumlah tagihan anjak piutang tanpa recourse Y
dan dengan recourse, beserta jumlah utang
retensi anjak piutang dan pendapatan anjak
ptutang (tanpa recourse) serta pendapatan
anjak piutang tangguhan (dengan recourse):
dan

(2) Pengungkapan mengenai tingkat bunga, v
jatuh tempo dan jumlah piutang yang
diperoleh serta ikatan penting yang diatur
dalam perjanjian anjak plutang.

c) PiutangSewa Pembiayaan

Yang harus diungkapkan antara lain:

Page 21 OCR 0.897
Pape 21 of 79

(4) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelas
pihak ketiga,

(2) rekonsiliasi antara investasi sewa bruto dan
nilai kini plutang pembayaran sewa mii
pada akhir periode pelaporan. Di samping itu,
lessor mengungkapkan investasi sewa bruto
dan nilai kini piutang pembayaran sewa
minimum pada akhir periode pelaporan, Untuk
setiap periode berikut:

(a) kurang dari satu tahun
(b) lebih dari satu tahun sampai lima tahun
(9 lebih dari lima tahun
(8) pendapatan keuangan yang belum diterima,
«

nilai residu yang tidak dijamin yang diakru
sebagai manfaat lessor,

(5

akumulasi penyisihan piutang tidak tertagih
atas pembayaran sewa minimum,

(6

rental kontinjen yang diakul sebagai
pendapatan dalam periode, dan

F

penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor
yang material,

d) Piutang Sewa Operasi

Yang harus diungkapkan antara lai

(4) jumlah agregat pembayaran sewa minimum
masa depan dalam sewa operasi yang tidak
dapat dibatalkan untuk setiap periode
berikut:

(a) kurang dari satu tahun
(b) lebih dari satu tahun sampai Ima tahun
(c) lebih dari lima tahun

(2) total rental kontinjen yang diakui sebagai
pendapatan pada periode, dan

(3) penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor.

a)

Khusus Kontrak Konstruksi
Piutang Retensi
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Jumlah piutang dari masing-masing kontrak
konstruksi: dan

b) Pendapat manajemen akan kemungkinan
tertagihnya piutang retensi.

7

Tagihan Bruto kepada Pelanggan

Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain
tagihan bruto dari setiap kontrak

konstruksi.

Page 22 OCR 0.925
Page 22 of 79

Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci
dalam bentuk tabel yaitu :

a) biaya kontrak yang terjadi
b) laba yang dlakul,

c) kerugian yang terjadi, dan

d) pekerjaan yang sudah ditagih (termin).

8) | Piutang Reverse Repo

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang
ditransaksikan,

b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan
penjualan kembali Efek:

c) Nama pihak/counterparty:

8) Lokasi Efek jaminan:

e) Tingkat bunga piutang reverse repo:

P Cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada), dan

9) Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai (jika
ada).

9) | Agunan Yang Diambil Alih
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Nilai realisasi bersih pada saat diambilalih,

b) Selisih antara nilai realisasi bersih atas agunan yang
diambilalih dengan saldo piutang yang tidak
tertagih: dan

c) Laba atau rugi yang timbul, termasuk biaya-biaya
yang timbul setelah pengambilalihan agunan
tersebut.

10) Piutang Dividen dan Bunga
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan
jumlah tagihan dividen, bunga, dan dendakepada pihak
lain.
11) Piutang Lain-Lain
Yang harus diungkapkan antara lain: Catatan 7

a) Rincian jenis dan jumlah piutang:

b) Jumlah Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN),
dan

C) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah
penyisihan.

12) Aset Keuangan Lainnya

Pengungkapan ini telah diterapkan untuk aset keuangan
lainnya yang bersifat lancar maupun tidak lancar.

A
Page 23 OCR 0.897
Page 23 of 79

a) Pengelompokan aset keuangan lainnya sesuai
klasifikasi yang dipisahkan antara pihak ketiga dan
pihak berelasi,

b) Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) nilai tercatat aset keuangan untuk setiap Si
kelompok dan rincian investasinya:

(2) laba atau rugi neto pada setiap kelompok aset “v
keuangan berdasarkan klasifikasi, baik yang
disajikan pada pos pendapatan komprehensif
lainnya maupun yang diakui sebagai laba atau
rugi periode berjalan:

(3) total pendapatan bunga yang dihitung “
menggunakan metode suku bunga efektif
untuk aset keuangan selain yang diukur pada
nilai wajar melalui laba rugi,

(a) biaya perolehan termasuk jumlah premium dan “
diskonto yang belum diamortisasi, untuk Efek
dimiliki hingga jatuh tempoj

(5) peringkat Efek utang berikut nama Bl
pemeringkat (jika ada).

(6) uraian tentang alasan diambilnya keputusan Pi
menjual untuk aset keuangan yang
diklasifikasikan dimiliki hingga jatuh tempo

(7) jika terdapat reklasifikasi aset keuangan, maka
wajib diungkapkan:

(a) jumlah yang direklasifikasi ke dan dari “
setiap kategori:

(b) “alasan reklasifikasi dan “

(c) sisa investasi dalam kelompok dimiliki 4

hingga jatuh tempo yang telah
direklasifikasi dalam kelompok tersedia
untuk dijual.

(8) jumlah tercatat aset keuangan yang dijaminkan “
sebagai agunan untuk Liabilitas atau liabilitas
kontinjensi serta syarat dan kondisi yang
terkait dengan penjaminan tersebut,

(9) jumlah penurunan nilai atas aset keuangan Pi
ika ada), termasuk mutasinya, dipisahkan
antara aset keuangan yang mengalami
penurunan nilai dan aset keuangan yang tidak
mengalami penurunan nilai, serta dipisahkan
antara penurunan nilai yang dihitung secara
kolektif dan individual, termasuk beban
penurunan nilai yang diakul dalam laba rugi:
dan

(10) jumlah amortisasi keuntungan (kerugian) yang “
belum direalisasi atas investasi yang tersedia
untuk dijual yang direklasifikasi menjadi
dimiliki hingga jatuh tempo.

13) Khusus Deposito

Page 24 OCR 0.927
Page 24 of 79

Tambahan pengungkapan mengenai antara lai

a) nama bank, dipisahkan antara pihak ketiga dan
pihak berelasis

b) kisaran suku bunga kontraktual selama periode
pelaporan,

C) jenis dan jumlah deposito dalam mata uang asing:
dan

d) hal-hal lain yang dapat mempengaruhi kualitas
pencairan deposito tersebut.

14,

Khusus Investasi pada Sukuk
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

a) rincian Sukuk berdasarkan nama penerbit dan akad
syariah,

b) tujuan model usaha yang digunakan:

6) jumlah investasi yang direklasifikasikan, jika ada,
dan penyebabnya: dan

d) Nilai Wajar untuk investasi yang dlukur pada biaya
perolehan.

15

Khusus Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

a) Rincian jumlah nominal dan nilai pasar efek
berdasarkan jenis:

b) Tanggal jatuh tempo dan frekuensi pembayaran
bunga,

c) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, dan

d) Informasi penting lainnya.

16,

Khusus Unit Penyertaan Reksadana
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

a) Rincian unit penyertaan reksadana dan Nilai Aset
Bersih: dan

b) laba atau rugi neto berdasarkan klasifikasi, baik
yang disajikan pada pos pendapatan komprehensif
lainnya maupun yang diakui sebagai laba atau rugi
periode berjalan

17

Khusus Wesel Tagih

Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain, pihak
penerbit, kisaran tingkat bunga, jatuh tempo, jenis mata
uang, dan uraian tentang sifat dan asal terjadinya (dari
transaksi usaha atau lainnya).

18

Khusus Industri Asuransi

Tambahan pengungkapan mengenai aset-aset yang
menjadi dana jaminan.

19

Pinjaman Polis
Yang harus diungkapkan antaralain rincian berdasarkan:

a) Saldo pinjaman polis menurut jenis mata uang:

Page 25 OCR 0.923
b) Tingkat suku bunga.

Page 25 of 79

20

Khusus Industri Perbankan

Kredit
Yang harus diungkapkan antara lain:

2)

b)
9
d)
8)

2

9

n)

Rincian jumlah kredit berdasarkan jenis, mata
uang, sektor ekonomi dan jangka waktu serta
kolektihilitas

Jumlah cadangan kerugian penurunan nilai dan
mutasi selama periode berjalan:

Rincian jumlah kredit berdasarkan pihak berelasi
dan pihak ketiga:

Rasio kredit usaha kecil terhadap jumlah kredit
yang diberikan

Tingkat suku bunga rata-rata per tahun,

Rincian kredit bermasalah berdasarkan sektor
dan jumlah cadangan penghapusan menurut
ketentuan Bank Indonesia,

Rasio kredit bermasalah terhadap jumlah Aset
keuangan dan rasio jumlah cadangan kerugian
penurunan nilai Aset keuangan yang telah
dibentuk terhadap jumlah minimum
cadangankerugian penurunan nilai Aset
keuangan sesuai ketentuan Bank Indonesia:

Jumlah kredit yang direstrukturisasi berdasarkan
jenis dan kolektibilitas,

Jumlah dan persentase bagian bank atas kredit
sindikasi baik selaku pimpinan, agen, atau
anggota sindikasi,

»

Ikhtisar pembelian kredit dari BPPN berdasarkan
periode pembelian, jika ada,

Pendapat manajemen akan ketaatan bank
terhadap Batas Maksimum Pemberian Kredit
(BMPK) yang ditetapkan oleh Bank Indonesia:

Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah
cadangan kerugian penurunan nilai.

21

Tagihan dan Liabilitas Akseptasi
Yang harus diungkapkan antara lain:

a)

b)

9

9)

Rincian jumlah tagihan dan Ilabilitas berdasarkan
pihak, mata uang, dan jatuh tempo,

Untuk tagihan akseptasi diungkapkan
kolektibilitas, jumlah cadangan penghapusan dan
mutasi selama periode berjalan:

Rincian jumlah tagihan dan Ilabilitas berdasarkan
pihak berelasi dan pihak ketiga:

Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah
cadangan kerugian penurunan nifai tagihan
akseptasi

Page 26 OCR 0.929
22!

Page 26 of 79

Persediaan

2)

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) total jumlah tercatat persediaan dan jumlah
nilai tercatat menurut klasifikasi yang sesuai
bagi Perusahaan:

(2) jumlah tercatat persediaan yang dicatat
dengan Nilai Wajar dikurangi biaya untuk
menjual,

(3) jumlah persediaan yang diakui sebagai beban
selama periode berjalan,

(4) jumlah setiap penurunan nilai yang diakui
sebagai pengurang jumlah persediaan yang
diakui sebagai beban dalam periode berjalan

(5) jumlah dari setiap pemulihan dari setiap
penurunan nilai yang diakui sebagai
pengurang jumlah persediaan yang diakui
sebagai beban dalam periode berjalan,

(6) kondisi atau peristiwa penyebab terjadinya
pemulihan nilai persediaan yang diturunkan:

(7) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya
pinjaman untuk persediaan yang memenuhi
kriteria aset kualifikasian, maka
diungkapkan:

() jumlah biaya pinjaman yang
dikapitalisasi selama periode berjalan,
dan

(ii) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk
menentukan jumlah biaya pinjaman yang
layak dikapitalisasi.

(8) persediaan yang dijaminkan, nama pihak
yang menerima jaminan, dan alasan
dijaminkan: dan

(9) jenis dan nilai persediaan yang diasuransikan,
nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang
ditutup serta pendapat manajemen atas
kecukupan pertanggungan asuransi, apabila
tidak diasuransikan wajib diungkapkan
alasannya.

b)

Khusus Industri Perhotelan

Tambahan pengungkapan nilai tercatat persediaan
menurut klasifikasi yang harus diungkapkan antara
lain:

(1) — Makanan dan minuman,
(2) Perlengkapan, dan
(3) Barang Dagangan.

ad

Khusus Industri Real Estat
Tambahan pengungkapan antara lain:

(1) Pengungkapan nilai tercatat persediaan
menurut klasifikasi:

Page 27 OCR 0.907
Page 27 of 79

(a) Tanah Matang:

(b) Unit Bangunan: dan
(c) Unit Bangunan dalam Penyelesaian.

(2) Jumlah biaya perolehan aset Real Estat yang
pengikatan jual belinya telah berlaku namun
penjualannya belum diakui, termasuk jumlah
utang terkait yang akan dialihkan, bila ada.

d) Tanah untuk Pengembangan “
Tambahan pengungkapan antara lain:
(1) Lokasi, luas tanah, proses perizinan,

(2) Jumlah biaya bunga dan rugi kurs yang
dikapitalisasi ke tanah untuk pengembangan,
dan

(3) Proporsi tanah yang dijadikan jaminan utang.
e) Khusus Industri Media “

Tambahan pengungkapan antara lain:

(1) Materi program : lokal, impor (media
televisi):

(2) Buku, kertas koran, barang pra cetak (media
cetak):

(3) Barang promosi dan barter (media cetak):
dan

(a) Bahan persediaan lain yang sesuai dengan
industrinya.

f) Khusus Industri Rumah Sakit “

Tambahan pengungkapan antara lai
(1) Obat-obatan,

(2) Perlengkapan medis (disposable): dan
(3) Persediaan lainnya

9) Khusus Industri Peternakan 4d

(1) Pengungkapan jumlah tercatat dan nilai
tercatat menurut klasifikasi tertentu, seperti
hewan ternak menjadi:

(a) Hewan Ternak Tersedia untuk Dijual, dan

(b) Hewan Ternak dalam Pertumbuhan.

(2) Hewan Ternak Produksi - Berumur Pendek Pi
Yang harus diungkapkan antara lain:

(a) Total jumlah tercatat dan nilai tercatat
menurut klasifikasi hewan ternak telah
menghasilkan dan hewan ternak belum
menghasilkan:

(b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan
ternak tiap kelompok selama paling tidak
2 tahun terakhir,

Page 28 OCR 0.926
Page 28 of 79

Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan
ternak telah menghasilkan:

(d) Pendapat manajemen atas kecukupan
jumlah penyisihan atau penghapusan
persediaan yang mati atau hilang,

(e) Nilai hewan ternak yang diasuran:
nilai pertanggungan asuransi dan risiko
yang ditutup,

(f) Jika tak ada asuransi untuk wabah
penyakit, perlu dibuat cadangan kematian
atau metode penghapusan langsung:

(9) Pendapat manajemen atas kecukupan
nilai pertanggungan asuransi, dan

(h) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan
nama pihak yang menerima jaminan.

23) Pajak Dibayar Di muka

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) rincian menurut jenis dan jumlah masing-masing 4
pajaknya: dan

b) uraian mengenai jumlah restitusi pajak yang 4
diajukan dan statusnya,

24) Biaya Dibayar Dimuka “ Catatan 9

Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut
jenis dan jumlah.

25) Aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang Bi
Dimi ntuk Dijual

Yang harus diungkapkanantara lain:

(1) uraian dari aset yang dimiliki untuk dijual atau
kelompok lepasan:

(2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau
yang mengarah kepada pelepasan yang
diharapkan, serta cara dan waktu pelepasan,

(8) kerugian penurunan nilai atau keuntungan
pemulihan penurunan nilai:

(4) dalam hal aset yang dimiliki untuk dijual belum
dapat direalisasikan dalam satu tahun,
diungkapkan peristiwa atau keadaan yang dapat
memperpanjang periode penyelesaian penjualan
menjadi lebih dari satu tahun:

(5) dalam hal dapat diterapkan, segmen yang
dilaporkan dari aset yang dimiliki untuk dijual dan
kelompok lepasan disajikan sesuai dengan SAK
yang berlaku: dan

(6) dalam hal aset yang diklasifikasikan sebagai aset
yang dimiliki untuk dijual atau kelompok lepasan
dihentikan pengklasifikasiannya, diungkapkan:
(a) nilai dari aset tersebut, yaitu nilai yang lebih

rendah antara:

i. jumlah tercatat aset tersebut sebelum
aset atau kelompok lepasan
diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk
dijual, disesuaikan dengan penyusutan,
amortisasi atau penilaian kembali yang

Page 29 OCR 0.932
Page 29 of 79

telah diakui apabila aset atau kelompok
lepasan tersebut tidak diklasifikasikan
sebagai dimiliki untuk dijual dan
Ii. jumlah terpulihkan pada saat tanggal
keputusan untuk tidak menjual:
(b) uraian fakta dan keadaan yang mengarah
kepada keputusan tersebut, dan
(d dampaknya terhadap hasil operasi untuk
periode tersebut dan periode sajian
sebelumnya,

26

Piutang Pihak Berelasi Non-Usaha
Yang harus diungkapkan antara lain :

2)
b)

9

d)

8

rincian jenis, nama pihak berelasi, dan jumlah
piutang:

alasan dan dasar pembentukan cadangan
kerugianpenurunan nilai serta penjelasan
terjadinya piutang pihak berelasi tersebut,
jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban
cadangan kerugian penurunan nilai secara
individual dan kolektif, dan penghapusan piutang:
pendapat manajemen akan kecukupan jumlah
cadangan kerugian penurunan nilai, dan

dalam hal piutang berelasi non usaha disajikan
dalamaset lancar, hal tersebut harus dibuktikan
serta diungkapkan alasannya.

27

Investasi pada Entitas Asosiasi
Yang harusdiungkapkan antara lain:

3)
b)

9

9)

aj

9

n)

nama entitas asosiasi,

persentase kepemilikan dan penjelasan adanya
pengaruh signifikan, beserta alasannya,

nilai tercatat dan Nilai Wajar investasi dalam
entitas asosiasi yang kuotasi harganya tersedia,

ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi
termasuk jumlah agregat Aset, Liabilitas,
pendapatan, dan laba atau rugi,

alasan tidak adanya pengaruh signifikan walaupun
Perusahaan memiliki lebih dari 2096 (dua puluh
perseratus) hak suara atau hak suara potensial
investee secara langsung atau tidak langsung,

akhir periode pelaporan dari laporan keuangan
entitas asosiasi, ketika laporan keuangan tersebut
digunakan dalam menerapkan metode ekuitas dan
tanggal atau periode yang berbeda dengan
Perusahaan, dan alasan menggunakan tanggal atau
periode yang berbeda:

sifat dan tingkatan setiap pembatasan signifikan
atas kemampuan entitas asosiasi untuk mentransfer
dana kepada Perusahaan,

bagian rugi entitas asosiasi yang tidak dlakui dan
alasannya, apabila Perusahaan menghentikan
pengakuan bagiannya atas rugi entitas asosiasi,
baik untuk periode terjadinya kerugian tersebut
maupun secara kumulatif,

bagian atas liabilitas kontinjensi entitas asosiasi
yang terjadi bersama-sama dengan investor lain,

Page 30 OCR 0.928
Page 30 of 79

) liabilitas kontinjensi yang terjadi karena investor
berkewajiban bersama-sama untuk semua atau
sebagian Liabilitas entitas asosiasij dan

k) ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi,
secara individual atau dalam kelompok, yang tidak
dicatat dengan menggunakan metode ekuitas
termasuk total Aset, total Liabilitas, Pendapatan, dan
laba atau rugi.

28

Khusus Industri Konstruksi

Jaminan

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jaminan
yang diberikan dan jumlah jaminan tersebut serta

kontrak konstruksi yang mensyaratkan adanya jaminan
tersebut,

29

Khusus Industri Kehutanan
HTI dan HTI dalam pengembangan

Berupabiaya yang ditangguhkan dalam pelaksanaan
pembangunan HTI, yang disajikan sebagai berikut:

a) Saldo awal:
b) Penyisihan periode berjalan,

Cc) Realisasi yang dilakukan selama periode berjalan,
dan

d) Saldo akhir.

30:

Khusus Industri Jalan Tol
Hak Bagi Hasil Tol

Investor tanpa kuasa hak penyelenggaraan harus
mengungkapkan hal-hal berikut:

(a) Dasar pengukuran hak bagi hasil tol:
(b) Masa hak bagi hasil tol dan amortisasinya:

(c) Perubahan hak bagi hasil tol selama periode
berjalan, dan

Reklasifikasi proyek kerjasama operasi dalam
pelaksanaan ke hak bagi hasil tol.

dd

Khusus Industri Perkebunan
Tanaman Perkebunan

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Untuk tanaman telah menghasilkan

(4) Rincian nilai tercatat dan akumulasi
penyusutan menurut jenis tanamanj

(2) Rekonsiliasi nilai tercatat awal tahun dan akhir
tahun tanaman untuk setiap kelompok selama
paling sedikit 2 tahun terakhir,

(3) Status tanah yang digunakan untuk menanam,

(4) Nilai tanaman telah menghasilkan berdasarkan
area/lokasi penanaman:

(5) Perbandingan saldo tanaman belum
menghasilkan selama paling sedikit 2 tahun,
dan

(6) Tanaman yang dijaminkan.
b) Untuk tanaman belum menghasilkan

Page 31 OCR 0.922
Page 31 of 79

(1) Mutasi tanaman belum menghasilkan sebagi
berikut :

(a) Saldo awal
1. Tambahan tahun berjalan
TI. Biaya langsung
(b) Jumlah kapitalisasi biaya pinjaman, dan

rugi kurs dalam hal terjadi depresiasi luar
biasa

i. Pengurangan tahun berjalan
fi. Jumlah yang direklasifikasi ke
tanaman telah menghasilkan
(0 Pengurangan lainnya
(d) Saldo akhir
(2) Nilai tanaman dalam Perkebunan Inti Rakyat /
Perkebunan Inti Plasma yang menjadi milik
perusahaan (inti) dan tanaman yang bukan
milik perusahaan (perkebunan
rakyat/perkebunan plasma): dan

(3) Cadangan kerugian yang mungkin timbul pada
plasma.

32

Khusus Industri Peternakan
Hewan Ternak Produksi - Berumur Panjang
Yang harus diungkapkan antara lain:

2

b)
9
9)

31
n
9

h)

x

Pengelompokan hewan ternak dalam pertumbuhan
(belum menghasilkan) dan hewan ternak telah
menghasilkan,

Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap
kelompok selama paling tidak 2 tahun terakhir:
Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah
menghasilkan,

Nilai hewan ternak tiap kelompok berdasarkan
lokasi/area peternakan:

Kondisi hewan ternak:

Persentase kematian selama tiga tahun terakhir,
Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilai
pertanggungan asuransi dan risiko yang ditutup:
Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu
dibuat cadangan kematian atau metode
penghapusan langsung:

Nilai cadangan kematian atau metode penghapusan
langsung, jika ada:

Pendapat manajemen atas kecukupan nilai
cadangan kematian, jika ada, dan

Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak
yang menerima jaminan.

33

Properti Investasi

a)

Yangharusdiungkapkan antara lain:

(1) model pengukuran setelah pengakuan awal
yang digunakan, model Nilai Wajar atau
model biaya:

Page 32 OCR 0.937
b)

ka

Page 32 of 79

nifikan yang
diterapkan dalam menentukan Nilai Wajar
dari Properti Investasi,

(3) pernyataan bahwa penentuan Nilai Wajar
didukung oleh bukti pasar atau lebih banyak
berdasarkan faktor lain karena sifat properti
tersebut dan keterbatasan data pasar yang
dapat diperbandingkan,

(4) nama Penilai, tanggal penilalan, dan
tanggal laporan penilaian terakhir,

(5) jumlah yang diakui dalam laba rugi untuk:
(a) penghasilan sewa dari Properti Investasi:
(b) beban operasi langsung yang terjadi

baik dari Properti Investasi yang
menghasilkan maupun yang tidak
menghasilkan penghasilan sewa selama
periode tersebut: dan

(c) perubahan kumulatif dalam Nilai Wajar

yang diakul dalam laba rugi atas
penjualan Properti Investasi dari
sekelompok aset yang menggunakan
model biaya ke kelompok aset yang
menggunakan model Nilai Wajar,

(6) keberadaan dan jumlah pembatasan atas
realisasi dari Properti Investasi atau
pembayaran penghasilan dan hasil
pelepasan: dan

(7) kewajiban kontraktual untuk membeli,
membangun atau mengembangkan Properti
Investasi atau untuk perbaikan,
pemeliharaan atau peningkatan.

Khusus untuk Properti Investasi yang

menggunakan model Nilai Wajar, selain

pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam
huruf (a) ditambahkan pengungkapan antara lain:

(1) rekonsiliasi antara jumlah tercatat Properti
Investasi pada awal dan akhir periode
dengan menunjukkan penambahan,
pengurangan, dan reklasifikasi,

(2) saat suatu penilaian terhadap Properti
Investasi disesuaikan secara signifikan untuk
tujuan pelaporan keuangan, maka
Perusahaan harus mengungkapkan
rekonsiliasi antara penilaian tersebut dan
penilaian yang telah disesuaikan yang
dilaporkan dalam laporan keuangan, dengan
menunjukkan secara terpisah:

(a) jumlah agregat dari pengakuan
kewajiban sewa yang telah ditambahkan
kembali, dan

(b) penyesuaian signifikan lain.

Khusus untuk Properti Investasi yang

menggunakan model biaya, selain pengungkapan

sebagaimana dimaksud dalam huruf a)

ditambahkan pengungkapan antara lain:

(1) umur manfaat,

-

Sesotina

Page 33 OCR 0.927
Page 33 of 79

akumulasi penyusutan Properti Investasi
pada awal dan akhir periode dengan
menunjukkan penambahan, pengurangan,
dan reklasifikasi:

(3) jumlah penyusutan untuk masing-masing
periode penyajian dan alokasi beban
penyusutan

(4) jumlah rugi penurunan nilai yang diakui, dan
jumlah pemulihan rugi penurunan nilai,
selama satu periode sesual SAK yang
bertaku:

(5) transfer ke dan dari persediaan dan properti
yang digunakan sendiri: dan

(5) Nilai Wajar Properti Investasi.

d) Khusus untuk Properti Investasi dalam proses
pembangunan dan pengembangan, Yang harus
diungkapkan antara lain:

(1) rincian Properti Investasi dalam prases
pembangunan dan pengembangan,

(2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai
kontrak:

(3) estimasi saat penyelesalan:

(4) hambatan kelanjutan penyelesaian,

(5) jumlah pengeluaran yang diakui dalam
Jumlah tercatat Properti Investasi dalam
proses pembangunan dan pengembangan:
dan

(6) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya
pinjaman untuk properti investasi yang
memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka
wajib diungkapkan:

(a) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi
selama periode berjalan: dan

(b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk
menentukan jumlah biaya pinjaman yang
layak dikapitalisasi.

34

Aset Tetap

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) setiap kelompok Aset Tetap wajib diungkapkan
secara terpisah berdasarkan kepemilikan aset yaitu
aset pemilikan langsung dan/atau aset sewa
pembiayaan,

b) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi

penyusutan Aset Tetap pada awal dan akhir

periode dengan menunjukkan penambahan,
pengurangan, dan reklasifikasi,

jumlah penyusutan untuk masing-masing periode

penyajian dan alokasi beban penyusutan:

d) rugi penurunan nilai dan jumlah yang dijurnal balik
yang diakui dalam laba rugi dan ekuitas (jika ada):

&) jumlah komitmen kontraktual dalam perolehan Aset
Tetap,

? jumlah kompensasi dari pihak ketiga untuk Aset
Tetap yang mengalami penurunan nilai, hilang, atau

(3

Catatan 10

Page 34 OCR 0.912
Bj

h)

Page 34 of 79

Ja

dihentikan yang dimasukkan dalam laba rugi,
apabila tidak diungkapkan secara terpisah pada
laporan laba rugi komprehensif:

Dalam hal Aset Tetap disajikan pada jumlah
revaluasian, yang harus diungkapkan:

(1) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian):

(2) tanggal efektif persetujuan dari Direktorat
Jenderal Pajak (DJP) apabila Aset Tetap untuk
perhitungan pajak menggunakan jumlah
revaluasian,

(3) nama Penilai dan tanggal laporan penilaian
terakhir,

(4) metode dan asumsi signifikan yang digunakan
dalam mengestimasi Nilai Wajar aset:

(5)jumlah tercatat untuk setiap Aset Tetap
seandainya aset tersebut dicatat dengan model
biayaj dan

(6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang
menunjukkan prubahan selama periode dan
pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus
kepada para pemegang saham.

Khusus untuk Aset Tetap dalam proses

pembangunan, yang harus diungkapkan antara lain:

(1) rincian Aset Tetap yang sedang dalam
pembangunan:

(2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai
kontrak:

(3) estimasi saat penyelesaian:
(4) hambatan kelanjutan penyelesaian (jika ada):

(5)jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah
tercatat aset tetap dalam pembangunan: dan

(6)dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman
untuk aset yang memenuhi kriteria aset
kualifikasian, maka wajib diungkapkan:

(a) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi
selama periode berjalan: dan

(b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk
menentukan jumlah biaya pinjaman yang
layak dikapitalisasi,

Pengungkapan lainnya antara lain:

(L)jumlah tercatat Aset Tetap yang tidak dipakai
sementara:

(2) jumlah tercatat bruto dari setiap Aset Tetap
yang telah disusutkan penuh dan masih
digunakan,

(3)jumlah tercatat Aset Tetap yang dihentikan dari
penggunaan aktif dan tidak diklasifikasikan
sebagai tersedia untuk dijual,

(4) dalam hal model biaya digunakan, Nilai Wajar
Aset Tetap apabila berbeda secara material dari
jumlah tercatat

(5) nilai buku, hasil penjualan neto, keuntungan
(kerugian) dari Aset Tetap yang dihentikan
pengakuannya,

mna

Catatan 10

Page 35 OCR 0.918
Page 35 of 79

(6) dalam hal terdapat Aset Tetap yang berasal dari Catatan 10
hibah, agar diungkapkan jenis Aset, nilai
tercatat, dan tanggal perolehan,

(7) perubahan estimasi masa guna dan/atau metode

penyusutan menurut jenis Aset Tetap: si
(8) Kondisi atau peristiwa yang menyebabkan
terjadinya penurunan nilai atau pemulihan “
penurunan nilai,
(9) Jumlah aset tetap yang dijadikan jaminan, nama y

pihak yang menerima jaminan dah alasan
penjaminan, dan

(10) Jenis dan nilai aset tetap yang diasuransikan,
nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang si
ditutup, serta pendapat manajemen atas
kecukupan pertanggungan asuransi, apabila
tidak diasuransikan agar diungkapkan
alasannya.

35) Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi Y
Aset Minyak dan Gas Bumi
(khusus untuk perusahaan yang memiliki kegiatan hulu
minyak dan gas bumi)
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian aset menurut jenisnya, seperti, operated
acreage, unoperated acreage, sumur dan peralatan
serta fasilitas yang berhubungan, peralatan kantor,
kendaraan, sumur dan peralatan serta fasilitas
dalam pengerjaan:
Tabel yang memuat penjelasan tentang :
(a) Lokasi penambangan,
(b) Saldo awal untuk masing-masing lokasi,
(c) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-
masing lokasi penambangan: dan
(d) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi
penambangan
(3) Dalam hal saldo aset Minyak dan Gas Bumi tersebut
mengandung hak tagih kepada Regulator terkait,

perlu penjelasan kolektabilitas tagihan tersebut
dalam bentuk tabel analisa umur tagihan.

36) Aset Tak Berwujud

Yang harus diungkapkan untuk setiap jenis Aset
Takberwujud antara lain:

a) jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi, 4 Catatan 11

b) alokasi jumlah amortisasi Aset Takberwujud ke
dalam pos laporan laba rugi komprehensif:

rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi

amortisasi Aset Takberwujud pada awal dan akhir

periode dengan menunjukkan penambahan, v

pengurangan, dan reklasifikasi:

dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman

untuk aset yang memenuhi kriteria aset 4

kualifikasian, maka harus diungkapkan:

(1) jumlah blaya pinjaman yang dikapitalisasi

selama periode berjalan: dan

(2

c.

d

“.
Page 36 OCR 0.910
Page 36 of 79

(2) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk
menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak
dikapitalisasi,

@) jumlah tercatat Aset dan faktor signifikan yang

mendukung penentuan dan penilaiannya untuk Aset Pi
Takberwujud yang dinilai dengan umur manfaat
tidak terbatas,
f) penjelasan atas jumlah tercatat dan sisa periode
amortisasi dari setiap Aset Takberwujud yang Pi

material terhadap laporan keuangan Perusahaan,
Aset Takberwujud yang diperoleh melalui Hibah

Pemerintah dan awalnya diakui pada Nilai Wajar
sesuai SAK yang berlaku, diungkapkan: Pi

(1) Nilai Wajar pada pengakuan awal atas aset-
aset tersebut:

(2) jumlah tercatatnyaj dan
(3) Aset tersebut diukur setelah pengakuan awal
dengan model biaya atau model revaluasi:

keberadaan dan jumlah tercatat Aset Takberwujud

yang kepemilikannya dibatasi dan jumlah tercatat 1

Aset Takberwujud yang menjadi jaminan untuk

Liabilitas,

i) nilai komitmen kontraktual untuk akuisisi Aset
Takberwujud,

j) Aset Takberwujud disajikan pada jumlah
revaluasian, diungkapkan:

(1) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian):

(2) nama Penilai dan tanggal laporan penilaian |
terakhir

(3) jumlah tercatat Aset Takberwujud yang
direvaluasi,

(4) metode dan asumsi signifikan yang digunakan
dalam mengestimasi Nilai Wajar aset,

(5) jumlah tercatat untuk setiap Aset
Takberwujud seandainya Aset tersebut dicatat
dengan model biaya: dan

(6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai,
yang menunjukkan perubahan selama periode
dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo
surplus kepada para pemegang saham.

9

n

37) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi dan “
Pertambangan umum

a) Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan 4
Hidup Tangguhan/Penyisihan Liabilitas
Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan
Hidup Tangguhan
Yang harus diungkapkan antara lain tabel yang

memuat penjelasan tentang :
(1) Saldo awal,
(2) Penambahan dan pengurangan,

(3) Saldo akhir.

b) Aset Eksplorasi dan Evaluasi 4
Yang harus diungkapkanantara lain:

Page 37 OCR 0.928
Page 37 of 79

rincian biaya perolehan aset eksplorasi dan

evaluasi per area of interest yang mencakup
saldo awal, penambahan dan pengurangan,
dan saldo akhir: dan

(2) Jumlah aset, Iiabilitas, penghasilan dan
beban, arus kas operasi, dan arus kas
investasi yang timbul dari eksplorasi dan
evaluasi pertambangan.

fe

ta)

Bagian dari Biaya Eksplorasi Tangguhan:
pengupasan tanah tambang.

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Kebijakan akuntansi sehubungan dengan:
(a) Metode pembebanan biaya pengupasan

tanah, dan
(b) Metode perhitungan Rasio Rata-Rata
Tanah Penutup.

(2) Jumlah Biaya Pengupasan Tanah yang
Ditangguhkan yang terdiri dari (1) biaya
pengupasan awal, (2) biaya pengupasan
lanjutan dengan penjelasan mengenai
perbedaan antara rasio aktual tanah menutup
terhadap rasio rata-ratanya:

(3) Perubahan atas Rasio Rata-Rata Tanah
Penutup (bila ada):

(4) Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan
dimana terjadi penundaan masa produksi,
meliputl penjelasan :

(a) Alasan terjadinya penundaany

(b) Amortisasi belum diperhitungkan karena
belum dimulainya produksi, dan

(0 Jumlah penurunan (write down) akibat
dilakukannya evaluasi ,
terhadap biaya yang ditangguhkan
tersebut, serta metode dan asumsi
utama yang dipergunakan dalam
menghitung penurunan nilai tersebut,

d)

Biaya Pengembangan Tangguhan

Yang harus diungkapkan antara lain :

(1) Mutasi Biaya Eksplorasi dan Pengembangan
Tangguhan selama tahun berjalan dengan
menunjukkan:

(a) Lokasi eksplorasi dan pengembangan,
(b) Saldo awal,

(c) Penambahan/pengurangan:

(d) Amortisasi, dan

(e) Saldo akhir,

(2) Biaya pengembangan yang ditangguhkan atas
kegiatan pengembangan yang masih berjalan:

(3) Penjelasan apabila terjadi penghapusan biaya
eksplorasi dan pengembangan tangguhan yang
menurut penelaahan manajemen tidak dapat
dipulihkan,

Page 38 OCR 0.934
Page 38 of 79

(4) Jumlah biaya eksplorasi dan pengembangan
yang ditangguhkan dimana terjadi penundaan
masa produksi, meliputi penjelasan:

(a) Alasan terjadinya penundaan,

(b) Amortisasi belum diperhitungkan karena

belum dinilainya produksi: dan
(c) Jumlah penurunan (write down) akibat

dilakukannya evaluasi bila ada, terhadap
biaya yang ditangguhkan tersebut, serta
metode dan asumsi utama yang
dipergunakan dalam menghitung
penurunan nilai tersebut.

(5) Apabila terdapat lebih dari satu Area of
Interest, maka harus diungkapkan rincian dari
Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan untuk
tiap-tiap Area of Interest.

Liabilitas

1

Utang Usaha
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) jumlah utang usaha yang dipisahkan antara pihak
ketina dan pihak berelasi,

b) jumlah utang usaha menurut mata uang, dan

c) jaminan yang diberikan oleh Perusahaan dengan
menunjuk pos-pos yang berhubungan.

-

2)

Provisi

a) Pengungkapan untuk provisi berlaku untuk provisi
jangka pendek dan provisi jangka panjang.

b) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) nilai tercatat pada awal dan akhir periode,
(2) provisi tambahan dalam periode bersangkutan:

(3) jumlah yang terjadi dan dibebankan pada
provisi selama perlode bersangkutan:

(4) jumlah yang dibatalkan selama periode
bersangkutan atas jumlah yang belum
digunakan:

(5) peningkatan selama periode yang
bersangkutan, dalam nilai kini, yang terjadi
karena berlalunya waktu dan dampak dari
setiap perubahan tingkat diskonto,

(6) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan
perkiraan saat terjadinya arus keluar sumber
daya ekonomi,

(7) indikasi ketidakpastian waktu atau jumlah
arus keluar sebagaimana dimaksud dalam
angka(6). Dalam hal diperlukan, Perusahaan
mengungkapkan asumsi utama yang
mendasari prakiraan peristiwa masa depan,
dan

(8) jumlah estimasi penggantian yang akan
diterima dengan menyebutkan jumlah Aset

yang telah diakul untuk estimasi penggantian
tersebut.

3)

Beban akrual

Page 39 OCR 0.930
Page 39 of 79

dari unsur utama beban yang belum jatuh tempo.

Catatan 17

2

Khusus Industri Perbankan

Liabilitas Segera

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian berdasarkan jenis dan mata uang, dan
b) Uralan mengenai sifat masing-masing kewajiban.

5)

Utang Repo

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang dijuat
Perusahaan pada transaksi repoj

b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan
penjualan kembali Efek.

8)

Khusus Kontrak Konstruk:
Utang Bruto kepada Pelanggan

Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain
Iiabilitas bruto dari setiap kontrak konstruksi. Dalam
penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam
bentuk tabel

yaitu :

a) biaya kontrak yang terjadi,

b) laba yang diakui:

c) kerugian yang dialami: dan

d) pekerjaan yang sudah ditagih (termin).

7»

Khusus Industri Perbankan
a) Simpanan Nasabah

Yang harus diungkapkan antara lain rincian tiap
jenis simpanan yang mengungkapkan:

(4) Rincian berdasarkan mata uang, dan jangka
waktu,

(2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak
berelasi dan pihak ketiga:

(3) Tingkat suku bunga rata-rata pertahun:

(4) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk
sertifikat deposito

(5) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan
statusnya, misalnya diblokir atau dijaminkan:
dan

(6) Pemberian fasilitas istimewa kepada pemilik
rekening giro.

b) Simpanan dari Bank Lain

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan
jangka waktu,

(2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak
berelasi dan pihak ketiga,

(8) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun:
(4) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk

sertifikat deposito: dan

Page 40 OCR 0.912
Page 40 of 79

(5) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan
jenis dan statusnya, misalnya diblokir atau

dijaminkan.
8) | Khusus Industri Asuransi Kerugian dan Jiwa d
a) Kewajiban Manfaat Polis Masa Depan

Yang harus diungkapkan antara lain :

(1) Rincian berdasarkan program asuransi:

(2) Rincian berdasarkan jenis pertanggungan:

(3) Rincian berdasarkan mata uang,

(4) Dasar perhitungan dan asumsi aktuaris: dan

(5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir
periode yang memperlihatkan penambahan
dan pengurangan.

b) Utang Klaim Y
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak
berelasi dan pihak ketiga,

(2) Jumlah utang klaim berdasarkan
tertanggung,

(8) Jumlah utang klaim menurut jenis asuransi,
dan

(4) Jumlah utang menurut mata uang.

c) Estimasi Klaim Retensi Sendiri “
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Jumlah menurut jenis asuransi,
(2) Jumlah menurut tertanggung,
(3) Jumlah menurut mata uang, dan

(4) Jumlah estimasi klaim yang sudah terjadi
namun belum dilaporkan.

d) Premi yang belum merupakan Pendapatan v

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Jumlah menurut program asuransij

(2) Jumlah menurut jenis pertanggungan,

(3) Pemisahan antara premi yang belum
merupakan pendapatan kepada pihak berelasi
dan pihak ketiga:

(4) Metode perhitungan yang digunakan, dan

(5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir
periode yang memperlihatkan penambahan
dan pengurangan.

e) Utang Koasuransi (rewrite) N
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak
berelasi dan pihak ketiga,

(2) Jumlah berdasarkan ko-asuradur,
(3) Jumlah menurut jenis mata uang: dan
(4) Jumlah menurut umur utang.

f) Utang Reasuransi “

Page 41 OCR 0.918
Page 41 of 79

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak
berelasi dan pihak ketiga:

(2) Jumlah berdasarkan reasuradur:
(3) Jumlah menurut jenis mata uang,
(4) Jumlah menurut umur utang: dan

(S) Jumlah utang atau piutang reasuransi yang
disalinghapuskan.

9) Utang Komisi
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Jumlah berdasarkan tertanggung dan
asuradur,

(2) Jumlah menurut jenis mata uangs dan
(3) Jumlah menurut jenis asuransi.

h) Titipan Premi
Yang harus diungkapkan antara lain rincian
menurut jenis asuransi,
i) Hak Laba Pemegang Polis Yang Belum
Dibagikan
Yang harus diungkapkan:

(1) Tanggal dan hasil keputusan rapat pemegang
saham:

(2) Dasar perhitungan: dan
(3) Saldo menurut usia.

2)

Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Pendek

Yang harus diungkapkan antara lain jenis dan
jumlahnya.

10!

Utang Pajak

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) jenis dan jumlahnya: dan

b) informasi mengenai ketetapan pajak.

Catatan 15

14

Khusus Industri Pembiayaan

Kewajiban Anjak Piutang

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Jumlah liabilitas anjak piutang dalam rangka anjak
piutang dengan recourse: dan

b) Jumlah beban tangguhan, piutang retensi anjak
piutang, dan jatuh tempo serta ikatan penting
lainnya yang diatur dalam perjanjian anjak piutang.

12

Khusus Kontrak Konstruksi
Uang Muka Kontrak

Yang harus diungkapkan antara lain jumlah uang muka
kontrak yang diterima.

13

Bagian Lancar atas Liabilitas Jangka Panjang

Yang harus diungkapkan antara lain bagian lancar atas
Tiabilitas jangka panjang sesuai dengan pengungkapan

Page 42 OCR 0.903
Page 420179

(utang bank dan lembaga keuangan jangka panjang
sebagaimana diatur dalam Checklist ini.

14) Lial as Keuangan Lainnya
a) Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Pengungkapan untuk liabilitas keuangan v
lainnya berlaku untuk Ilabilitas keuangan
lainnya yang bersifat jangka pendek dan
jangka panjang:
(2) Perusahaan wajib mengelompokkan sesuai
klasifikasi yang dipisahkan antara pihak “
ketiga dan pihak berelasi,
(3) Yang harus diungkapkan antara lain:
(a) nilai tercatat liabilitas keuangan untuk 1
setiap katego

(b) laba atau rugi neto pada setiap Ilabilitas y
keuangan: dan

(c) kejadian penting lainnya antara lain
kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi 4
persyaratan dan kondisi utang (misalnya
restrukturisasi utang dan kondisi
default).

b) Dalam hal terdapat restrukturisasi Utang
Yang harus diungkapkan antara lain :

(1) Penjelasan tentang pokok-pokok perubahan bj
persyaratan dan penyelesaian utang:

(2) Jumlah keuntungan atas restrukturisasi utang “
dan dampak pajak penghasilan yang terkait:

(3) Jumlah keuntungan atau kerugian bersih atas y

pengalihan aset yang diakui selama periode
tersebut, dan

(8) Jumlah utang kontinjen yang dimasukkan
dalam nilai tercatat utang yang telah “v
direstrukturisasi.

15) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi “

Bagian Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi
Lingkungan Hidup yang Jatuh Tempo dalam Satu
Tahun

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan
jumlahnya.

16) Khusus Industri Pertambangan Umum v

Bagian Penyisihan untuk Pengelolaan dan
Reklamasi Lingkungan Hidup yang Jatuh Tempo
dalam Satu Tahun

Yang harus diungkapkan antara lain rinclan jenis dan
jumlahnya.

17) Liabilitas terkait aset atau kelompok lepasan “
yang dimiliki untuk dijual.

Yang harus diungkapkan antara lain liabilitas terkait
aset atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual
sesuai dengan dan dapat digabung dengan
pengungkapan aset tidak lancar atau kelompok lepasan
yang diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual.

Liabilitas Jangka Panjang

Page 43 OCR 0.919
18

Page 43 ot 79

Utang Pihak Berelasi Non-Usaha
Yang Harus diungkapkan antara Jain :

a) rincian nama pihak berelasi, jenis, dan jumlah
utang,

b) jumlah utang menurut mata uang: dan

c) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos
yang berhubungan.

19

Utang Bank dan Lembaga Keuangan Jangka
Panjang

Yang Harus diungkapkan antara lain:

a) rincian jumlah utang berdasarkan nama
bank/lembaga keuangan dan jenis mata uang:

b) kisaran suku bunga kontraktual selama periode
pelaporan:

c) tanggal jatuh tempo:

d) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam
waktu 12 (dua belas) bulan:

e) penjelasan tentang fasilitas pinjaman yang
diperoleh, termasuk jumlah dan tujuan
perolehannya:

f) pembayaran yang dilakukan pada periode berjalan
untuk masing-masing fasilitas pinjaman:

9) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan
Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan
kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan
kondisi default):

h) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos
yang berhubungan,

) persyaratan lain yang penting, seperti adanya
pembatasan pembagian dividen, pembatasan rasio
tertentu, dan/atau pembatasan perolehan utang
baru, dan

H) pengungkapan informasi sehubungan dengan
Tiabilitas berbunga jangka panjang yang akan jatuh
tempo dalam jangka waktu 12 (dua belas) bulan
sejak tanggal laporan posisi keuangan tetapi tetap
diklasifikasikan sebagai liabilitas jangka panjang,
antara lain adalah:

(1) nama bank/lembaga keuangan dan jumlahnya,
dan

(2) ringkasan perjanjian lama dan baru, yang
meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu
pinjaman, tanggal jatuh tempo, dan
persyaratan penting.

Catatan 14

20

Utang Sewa Pembiayaan

Yang harus diungkapkan antara lain :

a) jumlah neto nilai tercatat untuk setiap kelompok
aset dan pemberi sewa (lessor) pada tanggal
laporan posisi keuangan,

b) rekonsiliasi antara total pembayaran sewa
minimum di masa depan pada tanggal laporan
posisi keuangan, dengan nilai kininya. Selain itu
wajib mengungkapkan total pembayaran sewa
minimum di masa depan pada tanggal laporan

Page 44 OCR 0.919
(1)
(es)

(3)

(1)
&

3)

Page 44 of 79

posisi keuangan, dan nilai kininya, untuk setiap
periode beriki

sampai dengan satu tahun,

lebih dari satu tahun sampai 5 (lima) tahunj
dan

lebih dari 5 (lima)tahun.

c) pembayaran sewa kontinjen yang diakui sebagai
beban pada periode tersebut:

d) total pembayaran minimum sewa-lanjut (sublease)
masa depan yang diperkirakan akan diterima dari
kontrak sewa-lanjut yang tidak dapat dibatalkan
(non-cancellable sublease) pada tanggal laporan
posisi keuangan:

e) keuntungan atau kerugian yang ditangguhkan
beserta amortisasinya sehubungan dengan
transaksi penjualan dan penyewaan kembali (sale
and Icaseback): dan

f) penjelasan umum isi perjanjian sewa yang
material, antara lain:

dasar penentuan utang sewa kontinjenj
ada tidaknya klausul-klausul yang berkaitan
dengan opsi perpanjangan atau pembelian
dan eskalasi beserta syarat-syaratnyaj dan

pembatasan-pembatasan yang ditetapkan
dalam perjanjian sewa.

1)
(2)

(3)
4

(5)
(8)

k60)

(1)
2
(3)

21) Khusus Industri Perbankan
a) Surat Berharga yang Diterbitkan
Yang harus diungkapkan antara

Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan
Jangka waktu:

Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi
dan pihak ketiga,

Tingkat suku bunga rata-rata per tahun:

Rincian berdasarkan peringkat efek dan
perusahaan pemeringkat,

Jurnlah amortisasi pada tahun berjalan,
Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal
kesepakatan, jangka waktu perjanjian,
tanggal jatuh tempo, kewajiban yang harus
dipenuhi, dan persyaratan penting lainnya
(Debt Covenance):

Pendapat manajemen tentang pemenuhan

Debt Covenanceatas surat berharga yang
diterbitkan.

b) Pinjaman Diterima
Yang harus diungkapkan antara lain:

Rincian berdasarkan pihak, jenis, dan mata
uang,

Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi
dan pihak ketiga:

Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal
kesepakatan, jangka waktu perjanjian,
tingkat bunga, tanggal jatuh tempo, nilai Aset

Page 45 OCR 0.908
Page 45 of 79

bank yang dijaminkan, dan persyaratan
penting lainnya(debt covenance),

(4) Pendapat manajemen terkait pemenuhan
debt covenance,

(5) Apabila bank menerima dana atau fasilitas
pinjaman dari pemerintah atau pihak lain
dengan tingkat imbalan yang lebih rendah
dari tingkat bunga pasar maka manajemen
mengungkapkan mengenai fasilitas tersebut
dan dampaknya terhadap laba bersih.

S5) Estimasi Kerugian Komitmen dan Kontinjensi
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan
kolektibilitas:

(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berclasi
dan pihak ketiga,

(3) Jumlah penyisihan penurunan nilai dan
mutasi selama periode berjalan:

(4) Ketentuan minimum penyisihan penurunan
nilai komitmen dan kontinjensi menurut BI
Yan posisi penyisihan penghapusan bank
pada saat periode pelaporan) dan

(5) Pendapat manajemen akan kecukupan
jumlah penyisihan penurunan nilai komitmen
dan kontinjensi.

22) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi KI

Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan
Hidup Tangguhan

Yang harus diungkapkan antara lain :

a) Mutasi taksiran provisi PLH selama tahun berjalan
dengan menunjukkan:

(1) Saldo awal,

(2) Penyisihan yang dibentuk:

(3) Pengeluaran yang terjadi: dan
(4) Saldo akhir.

b) Kegiatan PLH yang telah dilaksanakan dan yang
sedang berjalan,

C) Habilitas bersyarat sehubungan dengan PLH dan
liabilitas bersyarat lainnya sebagaimana diatur
dalam standar akuntansi keuangan:

d) Apabila dalam pos ini terdapat komponen blaya
yang sifatnya material, misalnya beban penutupan
tambang, maka perusahaan dapat menyajikannya.
dalam pos yang terpisah:

e) Tabel yang memuat penjelasan tentang:
(1) Saldo awal:
(2) Penambahan dan Pengurangan :
(3) Saldo akhir.
23) Liabititas Imbalan Kerja Jangka Panjang
a) imbalan Pasti
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) gambaran umum mengenai jenis program. Bi Catatan 30 &

Page 46 OCR 0.914
(3)

Page 46 of 79

rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari nilai kini
kewajiban Imbalan pasti yang menunjukkan
secara terpisah, pengaruhnya selama periode
berjalan yang dapat diatribusikan ke dalam:

(a) biaya jasa kini:

(b) biaya bunga:

(c) iuran oleh peserta program:

(d) keuntungan dan kerugian aktuarial:

(e) perubahan kurs mata uang asing pada
Program yang diukur dengan mata uang
yang berbeda dengan mata uang
penyajian:

(9 imbalan yang dibayarkan:

(9) biaya jasa lalu:

(h) kombinasi bisnis,

(id curtailment: dan

(i) penyelesaian,

analisis kewajiban imbalan pasti terhadap

Jumlah yang dihasilkan dari program yang

seluruhnya tidak didanai dan jumlah yang

dihasilkan dari program yang seluruhnya atau
sebagian didanai,

Catatan 20

(4)

rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari Nilai
Wajar aset program serta saldo awal dan akhir
dari setiap hak penggantian yang diakui
Sebagai Aset sesuai dengan SAK menunjukkan
secara terpisah, dampak selama periode yang
dapat diatribusikan pada setiap:

Ca) hasil yang diharapkan dari aset programj

(b) keuntungan dan kerugian aktuarial,

(0) perubahan kurs mata uang asing pada
program yang diukur dengan mata uang
yang berbeda dengan mata uang
penyajian:

(d) iuran oleh pemberi pekerja:

(e) iuran oleh peserta program,

(F) imbalan yang dibayarkan:

(9) kombinasi bisnis: dan

(h) penyelesaian:

(5)

rekonsiliasi nilai kini kewajiban imbalan pasti

sebagaimana dimaksud dalam butir (2) dan

Nilai Wajar aset program sebagaimana

dimaksud dalam butir (4) atas Aset dan

Liabilitas yang diakui dalam laporan posisi

keuangan, paling kurang mengungkapkan:

(a) keuntungan dan kerugian aktuarial neto
yang tidak diakui dalam laporan posisi
keuangan:

(b) biaya jasa lalu yang tidak diakut dalam
laporan posisi keuangan:

(c) setiap jumlah yang tidak diakul sebagai
Aset, dikarenakan oleh batasan dalam
SAK:

Page 47 OCR 0.914
Page 47 of 79

Nilai Wajar pada akhir periode pelaporan
dari setiap hak penggantian yang diakui
sebagai Aset sesuai dengan SAK, dan
(e) jumlah lainnya yang diakui dalam laporan
posisi keuangan,

(6) total beban yang diakui di laba rugi untuk
setiap hal-hal berikut dan nama pos dimana hal
tersebut termasuk:

(a) biaya jasa kini:

(b) biaya bunga,

(0) hasil yang diharapkan dari aset program:

(d) hasil yang diharapkan dari setiap hak
penggantian yang diakul sebagai Aset
sesuai dengan SAK,

(e) keuntungan dan kerugian aktuarial, jika
Perusahaan memilih metode koridor 1046
(sepuluh per seratus)

(biaya jasa lalu,

(ag) dampak dari curtailment terutama
terkait dengan penyelesaiannya, dan

(h) dampak dari batasan dalam SAK:

Catatan 20

(7) jumlah total yang diakui dalam pendapatan
komprehensif lain yang akan diakui segera
dalam saldo laba, meliputi:

(a) keuntungan dan kerugian aktuarial, dan
(b) dampak dari batasan dalam SAK:

Catatan 20

(8) jumlah kumulatif dari keuntungan dan kerugian
aktuarial yang diakul pada pendapatan
komprehensif lain, dalam hal Perusahaan
mengakui keuntungan dan kerugian dalam
pendapatan komprehensif lain sesuai dengan
SAK,

(9) persentase atau jumlah setiap kategori utama
yang merupakan Nilai Wajar total aset
program, untuk setiap kategori utama dari aset
program, yang mencakup, namun tidak
terbatas pada, instrumen ekuitas, Instrumen
utang, properti, dan seluruh aset lain

(10) jumlah yang mencakup Nilai Wajar aset
program untuk:

(a) setiap kategori instrumen keuangan milik
Perusahaan: dan

(b) setiap properti atau Aset lain yang
digunakan oleh Perusahaan,

(11) penjelasan atas dasar yang digunakan untuk
menentukan tingkat pengembalian yang
diharapkan atas Aset secara keseluruhan,
termasuk dampak kategori utama dari aset
pragramj

(12) imbal hasil aktual atas aset program, serta
imbal hasil aktual atas setiap hak penggantian
yang diakul sebagai Aset,

(13) Asumsi aktuarlal utama yang digunakan
sampai pada akhir periode pelaporan dan

Catatan 20

Page 48 OCR 0.919
G9)

(15)

(16)

Page 48 of 79

diungkapkan dalam ukuran yang absolut dan
tidak hanya sebagai marjin antara persentase
dan variabel lainnya, termasuk:

(a) tingkat diskonto:

(b) tingkat imbal hasil yang diharapkan atas
setiap aset program untuk periode yang
isajikan dalam laporan keuangan:

(c) tingkat imbal hasil yang diharapkan untuk
periode yang disajikan dalam laporan
keuangan pada setiap hak penggantian
yang diakui sebagai Aset,

(d) tingkat kenaikan gaji yang diharapkan
(dan perubahan dalam indeks atau
variabel tertentu lainnya dalam masa
program formal atau konstruktif sebagai
dasar untuk kenaikan imbalan masa
depan):

(e) tingkat tren biaya kesehatan, dan

(asumsi material lain yang digunakan
dalam aktuaria

dampak kenaikan atau penurunan satu angka
persentase dalam tingkat tren biaya kesehatan
yang diasumsikan pada:

(e) biaya jasa kini agregat dan komponen
biaya bunga dari biaya kesehatan
pascakerja periodik neto: dan

(b) akumulasi kewajiban imbalan pascakerja
untuk biaya kesehatan.

(c) Dalam hal program dioperasikan dalam
lingkungan inflasi yang tinggi, wajib
diungkapkan dampak persentase
kenaikan atau penurunan tingkat tren
biaya kesehatan yang diasumsikan dari
makna yang serupa dengan satu angka
persentase dalam Ilngkungan inflasi yang
rendah.

Jumlah periode tahunan saat ini dan perlode
empat tahun sebelumnya dari:

(a) nilai kini kewajiban imbalan pasti, Nilai
Wajar aset program dan surplus atau
defisit pada program, dan

(b) penyesuaian yang timbul pada:

() Nabilitas program dinyatakan sebagai
jumlah atau persentase dari liabilitas
program pada akhir periode
pelaporan: dan

(i) aset program dinyatakan sebagai
jumlah atau persentase dari aset
program pada akhir periode
pelaporan:

estimasi terbaik pemberi kerja, segera setelah
dapat ditentukan secara andal, dari iuran yang
diharapkan akan dibayar dalam program
selama periode tahunan dimulai setelah
periode pelaporan:

Catatan 20

Page 49 OCR 0.930
Page 49 of 79

(17) khusus untuk program imbalan pasti yang
membagi risiko antar entitas sepengendaii,
wajib diungkapkan sebagai berikut:

(a) perjanjian kontraktual atau kebijakan
tertulis untuk pembebanan biaya imbalan
pasti neto atau bukti bahwa tidak ada
kebijakan seperti itu,

(b) dalam hal Perusahaan mencatat alokasi
biaya imbalan pasti neto sesuai SAK,
maka Perusahaan mengungkapkan:

(i) informasi yang memungkinkan
pengguna laporan keuangan untuk
mengevaluasi sifat program imbalan
pasti dan dampak keuangan atas
perubahan program selama periode
tersebut:

(ii) pengungkapan gambaran umum jenis
program sesuai dengan huruf a)
butir (1) mencakup penjelasan
praktik informal yang menimbulkan
kewajiban konstruktif termasuk datam
pengukuran kewajiban imbaian pasti,
dan

(ilijika Perusahaan mencatat iuran yang
terutang untuk periode sesuai SAK
informasi tentang program secara
keseluruhan disyaratkan sesuai
dengan butir (1), butir (2), butir (3),
butir (4), butir (9), butir (13), butir
(14), dan butir (16) serta butir ii.

b) Iuran Pasti

Perusahaan yang menyelenggarakan program
iuran pastiharus mengungkapkan jumlah yang
diakui sebagai beban untuk program juran pasti.

&) Imbalan Kerja Jangka Panjang Lainnya

Yang harus diungkapkan paling kurang jenis dan
jumlah imbalan kerja jangka panjang lainnya,

d) Pesangon Pemutusan Kontrak Kerja
Yang harus diungkapkanantara lain:

(1) iuran program dan jumlah pesangon
pemutusan kontrak kerja: dan

penjelasan mengenai liabilitas kontinjen ika ada).

24

Utang Obligasi

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) rincian mengenai jenis, nilai nominal dan nilai
tercatat dalam rupiah dan mata uang asing,
tanggal jatuh tempo, jadwal pembayaran bunga,
suku bunga, bursa tempat obligasi dicatatkan,
dan tujuan penerbitannyaj

b) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek,

C) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu
12 (dua belas) bulan:

d) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan
Perusahaan,

Catatan 18

Page 50 OCR 0.900
Page 50 of 79

jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan
utang pokok obligasi dengan menunjuk pos-pos
yang berhubungan, jika ada:

(1) uraian tentang persyaratan utama dalam
penerbitan Sukuk, termasuk:

Ka) ringkasan akad syariah dan skema
transaksisyariah yang digunakan:

(b) Aset, manfaat, atau aktivitas yang
mendasari,

(c) nilai nomina:

(d) besaran Imbalan (untuk Sukuk ijarah):

(e) prinsip pembagian hasil usaha, dasar bagi
hasil, dan besaran nisbah bagi hasil
(untuk Sukuk mudharabah):

(P rencana jadwal dan tata cara pembagian
dan/atau pembayaran imbalan atau bagi
hasil,

(9) jangka waktu

(h) tujuan penerbitannya: dan

(D persyaratan penting lain:

(2) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat
Ereks
(3) bursa tempat Sukuk dicatatkan:

(@jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam
waktu 12 (dua belas) bulan:

(5) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha
dengan Perusahaan:

(6)jaminan dengan menunjuk pos-pos yang
berhubungan Gika ada):

(7) pembatasan yang dipersyaratkan dalam
Kontrak Perwaliamanatan: dan

(8) kejadian penting lainnya antara tain kepatuhan
Emiten atau Perusahaan Publik dalam
memenuhi persyaratan dan kondisi Sukuk
(misalnya restrukturisasi Sukuk dan kondisi
default).

f) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak
Perwallamanatan:
9) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan
Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan
kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan
kondisi default): dan
h) persyaratan penting lainnya.
25) Sukuk Catatan 18
a) Perusahaan wajib mengelompokkan Sukuk
berdasarkan akad syariah yang digunakan.
b) Perusahaan harus mengungkapkan antara lain:

a)

b)

26) Utang Subordinasi
Yang harus diungkapkan antara lain:

nama kreditur, sifat ikatan, jangka waktu, jenis
mata uang, dan kisaran suku bunga kontraktual
selama periode pelaporan

tujuan perolehannya:

Page 51 OCR 0.918
Page 51 of 79

Cc) persyaratan terkait dengan pelunasan utang
subordinasi,

d) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan
Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan
kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan
kondisi default):

&) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak
Perwallamanatan: dan

# persyaratan penting lainnya.

2

Obligasi Konversi

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) rincian mengenai jenis, nilai nominal dan nilai
tercatat, tanggal jatuh tempo, jadwal pembayaran
bunga, suku bunga, bursa tempat obligasi
konversi dicatatkan, dan tujuan penerbitannya,

b) periode konversi dan persyaratan konversi, antara
lain meliputi rasio konversi, harga pelaksanaan,
hak konversi sebelum jatuh tempo serta
persyaratannya, dan penalti:

C) dampak dilusi apabila seluruh obligasi
dikonversikan, dengan memperhatikan tingkat
konversi atau harga pelaksanaan (exercise price)
yang paling menguntungkan dari sudut pandang
pemegang obligasi konversi,

d) jumlah obligasi yang telah dikonversikan dan
dampak dilusinya,

e) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek,

? jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu
12 (dua belas) bulan:

9) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan
Perusahaan,

h) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan
utang pokok obligasi dengan menunjuk pos-pos
yang berhubungan (jika ada):

I) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan
Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan
kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan
kondisi default),

j) dalam hal Perusahaan menerbitkan obligasi
konversi tanpa melalui penawaran umum, wajib
diungkapkan tujuan penerbitan dan nama pembeli,

k) komponen Liabilitas dari obligasi konversi:

) keberadaan fitur derivatif melekat: dan

m) persyaratan penting lainnya

Ekuitas

Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik
entitas induk

1)

Modal Saham
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) Bagi setiap jenis saham, antara lain:

(1) Rekonsiliasi jumlah saham beredar pada awal
dan akhir periode,

“hook

Page 52 OCR 0.931
b)

9

d)

(al

Page 52 of 79

(2) Hak, keistimewaan, dan pembatasan yang
melekat pada setiap jenis saham, termasuk
pembatasan atas dividen dan pembayaran
kembali atas modal dan

(3) Saham yang dicadangkan untuk penerbitan
dengan hak opsi dan kontrak penjualan
saham, termasuk jumlah dan persyaratan:

Penjelasan mengenai sifat dan tujuan setiap pos
cadangan dalam ekuitas:

Susunan pemegang saham dengan
mengungkapkan jumlah lembar saham dan
persentase kepemilikan, yaitu:

(1) Pemegang saham yang memiliki 594 (lima
perseratus) atau lebih,

(2) Nama direktur dan komisaris yang memiliki
saham: dan

(3) Pemegang saham lainnya:

Dalam hal terjadi perubahan modal saham dalam
periode berjalan:

(1) Keputusan yang berhubungan dengan
perubahan modal saham tersebut, seperti
pengesahan Menteri Hukum dan Hak Asasi
Manusia, persetujuan dan/atau
pemberitahuan Menteri terkait, dan
keputusan Rapat Umum Pemegang Saham
(RUPS):

(2) Sumber peningkatan modal satram, antara
lain dari kapitalisasi agio, saldo laba,
penerbitan saham baru dari Penawaran
Umum dengan dan/atau tanpa Hak Memesan
Efek Terlebih Dahulu (right issue dan private
placement), pelaksanaan waran, serta
konversi obligasi: dan

(3) Tujuan perubahan modal saham, antara lain
dalam rangka ekspansi, penyelesaian
pinjaman, atau pemenuhan kecukupan
modal,

Dalam hal hanya sebagian saham Perusahaan

yang dicatatkan di Bursa Efek, agar disebutkan
jumlah saham yang dicatatkan dan yang tidak

dicatatkan pada Bursa Efek

Catatan 21

Catatan 21

Catatan 21

2)

Tambahan Modal Disetor (Additional Paid-in
Capital)

Yang harus diungkapkan antara lain:

a)
b)
tj
d)
2)

n

Rincian jumlah tambahan modal disetor,
Uraian sumber agio saham:

Rincian biaya emisi Efek ekuitas berdasarkan
penerbitan Efek ekuitas:

Uraian mengenai sifat dan asal selisih kurs atas
modal disetor,

Uralan mengenai sifat dan asal tambahan modal
disetor lainnya,

Pengungkapan untuk selisih nilai transaksi dengan
entitas sepengendali, antara lain:

Catatan 21

Catatan 21

Page 53 OCR 0.899
Page 53 of 79

Nama dan penjelasan tentang entil

bisnis yang berkombinasis

(2) Penjelasan mengenal hubungan sepengendari
dari entitas-entitas yang bertransaksi dan
bahwa hubungan tersebut tidak bersifat
sementara,

(3) Tanggal efektif transaksi:

(4) Operasi atau kegiatan bisnis yang telah
diputuskan untuk dijual atau dihentikan akibat
kombinasi bisnis tersebut:

(5) Kepemilikan entitas atau bisnis yang dialihkan
serta jenis dan jumlah Imbalan yang terjadi:

(6) Nilai tercatat bisnis yang dikombinasikan atau
dialihkan serta selisih antara nilal tercatat
tersebut dengan jumlah imbalan yang
diserahkan atau diterima, dan

(7) Penyajian kembali laporan keuangan yang
memberikan informasi antara lain:

(a) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan
yang telah dilaporkan sebelumnya untuk
periode yang disajikan kembali:

(b) Ikhtisar jumlah tercatat Aset dan
Liabilitas entitas atau bisnis yang
dikombinasikan,

(c) Dampak penyesuaian kebijakan
akuntansij dan

(d) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan
setelah disajikan kembali.

Is atau

3) | Selisih Transaksidengan Pihak Nonpengendali v
Yang harus diungkapkan antara lain :

a) Uraian transaksi perubahan kepemilikan tanpa
hilangnya Pengendalian yang meliputi:

(1) Jenis transaksi dan perubahan persentase
kepemilikan:

(2) Nama entitas anak: dan
(3) Nama pihak yang bertransaksi:

b) Perhitungan selisih transaksi perubahan kepemilikan
tanpa hilangnya Pengendalian: dan

&) Jumlah yang direalisasi ke laba rugi atas pelepasan
investasi pada saat hilangnya Pengendalian,

4) | Saham Treasuri Y
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Latar belakang pembelian kembali saham,
pelepasan, atau pengurangan modal disetor,

b) Tanggal atau periode perolehan serta jumlah
lembar dan nilai saham treasuri yang diperoleh:

c) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang
digunakan sebagai pengurangan modal disetor:

d) Tanggai dan jumlah saham treasurl yang
dilepaskan kembali serta selisih antara harga
perolehan dengan harga pelepasan saham
treasuri, dan

2) Akumulasi jumlah lembar dan nilai saham treasuri.

Page 54 OCR 0.920
Page 54 of 79

5)

Saldo Laba
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Alasan dan jumlah penyesuaian periode yang lalu
(dika ada),

b) Perubahan saldo laba pada periode bersangkutan
dan persetujuan RUPS yang terkait: dan

c) Saldo laba yang ditentukan penggunaannya, sifat,
dan tujuan setiap pos cadangan.

Catatan 21

Catatan 21

8)

Waran
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) jenis waran dan harga pelaksanaan dari masing-
masing waran:

b) dasar penentuan Nilai Wajar waran:

C) Milai waran yang belum dan tidak dilaksanakan
(kadaluwarsa):

&) jumlah waran yang diterbitkan dan beredar serta
dampak dilusinya: dan

@) ikatan-ikatan yang terkait dengan penerbitan waran.

7)

Pendapatan Komprehensif Lainnya

Yang harus diungkapkan antara lain keterangan
mengenai perubahan masing-masing komponen
pendapatan komprehensif lainnya.

Catatan 27

8)

Kepentingan Nonpengendali

Yang harus diungkapkan antara lain rincian bagian
pemegang saham nonpengendali atas ekuitas masing-
masing entitas anak yang tidak dapat diatribusikan
secara langsung atau tidak langsung pada entitas induk.

Laba Rugi Komprehensif

1

Pendapatan
Yang harus diungkapkan antara lain :

a) Jumlah setiap kategori signifikan dari pendapatan
yang diakui selama periode, termasuk pendapatan
yang berasal dari:

(1) Penjualan barang:
(2) Penjualan jasa:
(3) Bungaj
(4) Royalti: dan/atau
(5) Dividen
diungkapkan secara terpisah berdasarkan pihak
berelasi dan pihak ketigaj
b) Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama:

c) Nama pihak pembeli dan jumlah nilai penjualan
yang melebihi 1096 (sepuluh perseratus) dari
pendapatan,

d) Jumlah pendapatan yang berasal dari pertukaran
barang atau jasa yang tercakup dalam setiap
kategori signifikan dari pendapatan (jika ada), yang
diungkapkan terpisah berdasarkan pihak berelasi
dan pihak ketiga,

Catatan 22

Catatan 22

Page 55 OCR 0.898
Page 55 of 79

e) Khusus untuk kontrak konstruksi, diungkapkan
antara lain:

(1) Pendapatan kontrak konstruksi:

Ka) Jumlah pendapatan kontrak yang diakui
sebagai pendapatan dalam periode
berjalan

(b) Metode yang digunakan untuk
menentukan pendapatan kontrak yang
diakui dalam perlode berjalan: dan

(C) Metode yang digunakan untuk
menentukan tahap penyelesaian kontrak:

(2) Pekerjaan dalam proses penyelesaian pada
tanggal akhir periode pelaporan:

(a) Jumlah agregat biaya yang terjadi dan
laba/rugi yang diakui sampai tanggal
pelaporan:

(b) Jumlah uang muka yang diterima: dan

(c) Jumlah retensi:

(3) Jumlah tagihan dan utang bruto kepada
pemberi kerja, masing-masing sebagai Aset dan
Liabilitas

1) Dalam hal Perusahaan memiliki transaksi hubungan
keagenan, diungkapkan secara terpisah, antara lain:

(1) Penjualan btasa dan penjualan dari hubungan
keagenan,

(2) Pendapatan komisi yang diperoleh Perusahaan
sebagai agen dari transaksi keagenan dengan
pendapatan lainnya: dan

(3) Perincian dari komponen pendapatan neto
yang diperoleh Perusahaan sebagai prinsipal
dari transaksi keagenan, yang antara lain terdiri
dari:

(a) Pendapatan bruto:

(b) Retur/rabat/diskon terkait: dan

(c) Total pendapatan neto.

2)

Khusus Industri yang Tarifnya Diatur oleh
Regulator

Ketentuan Tarif
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Dasar ketentuan tarif

b) Objek atau aktivitas yang dikenakan tarif:
c) Masa berlaku tarif,

d) Besaran tarif, dan

e) Perjanjian lain yang terkait.

3)

Khusus Industri pembiayaan

Rincian jumlah berdasarkan kelompok produk/jasa
utama antara lain:

a) Pendapatan pembiayaan konsumen:
b) Pendapatan anjak piutang: dan
c) Pendapatan sewa.

Catatan 22

2

Khusus Industri Rumah Sakit

&.
Page 56 OCR 0.930
Page 56 of 79

Terdiri dari:

Jasa pelayanan medis, jasa penunjang lainnya, jasa
dokter, rawat Inap, rawat jalan dan penunjang medis,

Rincian pengurang pendapatan, antara lain:
a) Restitusij

b) Subsidi tidak mampu, dan

c) Selisih perhitungan klaim.

5)

Khusus Industri Transportasi

Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama antara
lain:

a) Rincian pendapatan bersih jasa transportasi:

b) Rincian pendapatan usaha dari jasa penyewaan alat
transportasi,

c) Rincian pendapatan usaha dari jasa ekspedisi:

d) Rincian pendapatan usaha dari keagenanj dan

e) Rincian pendapatan dipisahkan sesuai dengan
jenisnya armada (bus, taksi, feri, tanker dan
pesawat udara) dengan ketentuan memisahkan atas
dasar kepemilikan armada tersebut.

8)

Khusus Industri Telekomunikasi

Rincian pendapatan usaha antara lain pendapatan usaha
jasa interkoneksi, jasa telekomunikasi sendiri, jasa
telekomunikasi yang dilaksanakan melalui kerjasama
dengan pihak lain.

7

Khusus Industri Asuransi:

Pendapatan Premi

Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah
berdasarkan kelompok premi bruto, premi reasuransi,
dan penurunan (kenaikan) premi yang belum
merupakan pendapatan untuk setiap jenis asuransi.
Catatan: menyesuaikan dengan PSAK yang berlaku
(PSAK 36 dan 62)

8)

Khusus Industri Jalan Tol:

Pendapatan

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Penjualan meliputi rincian pendapatan jasa tol
sendiri, rincian pendapatan jasa lain, dan rincian
pendapatan kerjasama operasi:

b) Jika perusahaan memiliki hak penyelenggaraan
sejumlah ruas jalan tol, maka pendapatan usaha
untuk setiap ruas jalan tol tersebut harus
diungkapkan.

2)

Khusus Industri Perbankan
Pendapatan Bunga
Yang harus diungkapkan antara lain:

Pendapatan bunga, yang dapat terdiri dari dan tidak
terbatas pada :

a) Obligasi Pemerintah:

b) Kredit, dengan pengungkapan tambahan untuk
provisi dan komisi yang diakui:

Cc) Efek-efek, dan

Page 57 OCR 0.913
Page 57 of79

d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank

10) Beban Pokok Penjualan
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Untuk perusahaan manufaktur, diungkapkan beban “
pokok produksi yang dirinci:

(1) Biaya bahan baku,
(2) Biaya tenaga kerja: dan
(3) Biaya overhead

ditambah dan dikurangi saldo awal dan akhir
persediaan

b) Nama pihak penjual dan nilai pembellan yang 1
melebihi 109 (sepuluh perseratus) dari
pendapatan, dan

c) Untuk industri jasa, diungkapkan beban pokok v

berdasarkan pada jasa yang dijual.
14) Khusus Industri Rumah Sakit bi
Beban Departementalisasi/Beban Operasional

Yang harus diungkapkan antara lain, rincian beban
departementalisasi:

a) Beban bahan:

b) Beban jasa pelayanan,

C) Beban pegawai:

@) Beban penyusutan sarana medis:
e) Beban pemeliharaan sarana:

?) Beban asuransi,

9) Beban langganan daya dan jasa,
h) Beban depresiasi.

12) Khusus Industri Asuransi: v
3) Beban Klaim Asuransi Kerugian
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan
jumlah berdasarkan kelompok klaim bruto, klaim

reasuransi, dan kenaikan (penurunan) estimasi
klaim retensi sendiri untuk setiap jenis asuransi,

an Klaim Asuransi Jiwa
Yang harus diungkapkan antara lain:

Rincian dan jumlah beban menurut jenis klaim dan
manfaat, diantaranya : klaim jatuh tempo, klaim
nilai tunai, dan klaim kematian.

Cc) Komisi Neto

Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan
jumiah berdasarkan kelompok pendapatan komisi
dan beban komisi untuk setiap jenis asuransi.

b)

d) Hasil Investasi
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan
jumlah menurut jenis investasi.
13) Khusus Industri Perhotelan v
Beban Departementalisasi
Yang harus diungkapkan antara lain:

Page 58 OCR 0.916
Page 58 of 79

a) Rincian jumlah unsur-unsur beban
departementalisasi,

b) Gaji dan beban pegawai lainnya, dan

c) Rincian jumlah unsur-unsur beban departemen
lainnya.

14

Beban Usaha

Yang harus diungkapkan rincian sifat beban
berdasarkan kategori fungsinya, yaitu antara lain:

a) Beban penjualan:
b) Beban distribusi: dan
S) Beban umum dan administrasi.

Catatan 24

15,

Khusus Industri Perbankan
a) Beban Bunga

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah
beban bunga berdasarkan kelompok produk/jasa
utama,

b) Beban Provisi dan Komisi

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah
beban beban provisi dan komisi berdasarkan
kelompok produk/jasa utama.

16)

Khusus Industri Pembiayaan
BebanKerugian Penurunan Nilai

Yang harus diungkapkan antara lain jumlah beban
kerugian penurunan nilai untuk masing-masing akun

Piutang Pembiayaan Konsumen, Tagihan Anjak Piutang,
dan Piutang Sewa Pembiayaan.

Catatan 6 dan 7

17

Pendapatan dan Beban Lainnya

Yang harus diungkapkan antara lain :

a) rincian dan jumlah Pendapatan lainnya.

b) rincian dan jumlah Beban lainnya,

€) Untuk Biaya Keuangan, meliputi :

(1) biaya pinjaman meliputi:
(a) beban keuangan yang dihitung dengan
menggunakan metode suku bunga efektif,

(b) beban keuangan dalam sewa pembiayaan
yang diakui sesuai SAK yang berlaku: dan

(0) selisih kurs yang berasal dari pinjaman
dalam mata uang asing sepanjang selisih
kurs tersebut diperlakukan sebagai
penyesualan terhadap bunga,

(2) biaya keuangan lainnya yang terjadi dari
transaksi instrumen keuangan meliputi:

(a) rugi penurunan hilal dari kuotasi atas
investasi tersedia untuk dijual,

(b) rugi neto dari Instrumen keuangan yang
diakui pada Nilai Wajar melalui laba rugi:
dan

(c) amortisasi premi/diskonto kontrak

berjangka yang bertujuan untuk lindung
nilai,

Pn

Catatan 22, 23 dan
24

Page 59 OCR 0.901
Page 59 of 79

d) Untuk Bagian Laba Rugi dari Entitas Asosiasi
dan/atau Ventura Bersama meliputi :

(1) bagian laba rugi dari masing-masing entitas
asosiasi dan/atau Ventura Bersama yang
dicatat dengan menggunakan metode ekuitas:
dan

(2) bagian laba rugi dari entitas asosiasi dari
operasi yang dihentikan, yang diungkapkan
secara terpisah.

18) Khusus Industri Perbankan A

a) Beban Penyisihan Penurunan Nilai atas Aset
Keuangan
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah
berdasarkan jenis aset keuangan.

b) Keuntungan (Kerugian) dari kenaikan
(penurunan) nilai surat-surat berharga dan
Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah
berdasarkan jenis.

&) Keuntungan (Kerugian) Penjualan Surat-surat
Berharga dan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah
berdasarkan jenis.

19j Pendapatan Komprehensif Lain Catatan 27
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) perubahan dalam surplus revaluasi Aset Tetap Y
maupun Aset Takberwujud:

b) keuntungan dan kerugian aktuarial atas program y
manfaat pasti,

&) selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan:

d) keuntungan (kerugian) dari aset keuangan tersedia 3
untuk dijual:

€) bagian efektif dari keuntungan dan kerugian
instrumen lindung nilai dalam rangka lindung nilai “
arus kas: dan

bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas
asosiasi dan/atau Ventura Bersama.

20) Pajak Pengha: mn
Yang harus diungkapkan antara lain :

a) komponen beban (penghasilan) pajak yang terdiri
dari:

Catatan 26
(1) beban (penghasilan) pajak kini, y
(2) penyesuaian yang diakui pada periode atas “

pajak kini yang berasal dari periode lalu:
jumlah beban (penghasilan) pajak tengguhan |,
yang berasal dari perbedaan temporer dan
pembalikannya,

jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan
terkait dengan perubahan tarif pajak atau Ad
penerapan peraturan perpajakan yang baru:

jumlah manfaat yang berasal dari rugi pajak
yang tidak diakui sebelumnya atau perbedaan Catatan 26
temporer suatu periode lalu yang digunakan v

G Catatan 26

1

6:

Page 60 OCR 0.920
b)

9

d9)

8)

9»

Dj

»

Kk

Page 60 of 79

— untuk mengurangi beban pajak kini dan
beban pajak tangguhan,
beban pajak tangguhan yang disebabkan oleh
penurunan atau pembalikan penurunan
sebelumnya atas aset pajak tangguhan, dan
jumlah beban (penghasilan) terkait dengan
perubahan kebijakan akuntansi dan
kesalahan yang diperhitungkan dalam
laporan laba rugi komprehensif, dikarenakan
tidak dapat diperlakukan secara retrospektif
agregat pajak kini dan pajak tangguhan terkait
dengan transaksi yang dibebankan atau
dikreditkan langsung ke ekuitas:

jumlah pajak penghasilan terkait dengan setiap

komponen pendapatan komprehensif lain, kecuali

untuk bagian pendapatan komprehensif lain dari
entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama:
penjelasan hubungan antara beban (penghasilan)
pajak dan laba akuntansi dalam satu atau kedua
bentuk berikut ini:

(1) rekonsiliasi antara beban (penghasilan) pajak
dan hasil perkalian laba akuntansi dengan
tarif pajak yang berlaku, dengan
mengungkapkan dasar perhitungan tarif
pajak yang berlaku: atau

(2) rekonsiliasi antara tarif pajak efektif rata-rata
dan tarif pajak yang berlaku, dengan
mengungkapkan dasar perhitungan tarif
pajak yang berlaku,

penjelasan mengenai perubahan tarif pajak yang

berlaku dan perbandingan dengan tarif pajak yang

berlaku pada periode akuntansi sebelumnya:
jumlah (dan batas waktu penggunaan, jika ada)
perbedaan temporer yang dapat dikurangkan dan
rugi pajak belum dikompensasi yang tidak diakui
sebagai aset pajak tangguhan dalam laporan
keuangan,

jumlah agregat perbedaan temporer yang terkait

dengan investasi pada entitas anak, cabang,

entitas asosiasi, dan bagian partisipasi dalam

Ventura Bersama atas liabilitas pajak tangguhan

yang belum diakui:

rekonsiliasi fiskal dan perhitungan beban pajak kini

dengan cara sebagai berikut:

(1) laba sebelum pajak menurut akuntansi:

(2) ditambah/dikurangi koreksi positif atau
negatif (dirinci): dan

(3) taba kena pajak:

perhitungan beban dan Ilabilitas pajak kini dengan

menerapkan tarif pajak sesual dengan ketentuan

perundang-undangan pajak yang berlaku:

pernyataan bahwa laba kena pajak hasil

rekonsiliasi menjadi dasar dalam pengisian SPT

Tahunan PPh Badan:

setiap jenis perbedaan temporer dan setiap jenis

(6

(7.

rugi pajak yang belum dikompensasi:

Catatan 26

Catatan 26

Catatan 26

Catatan 26

Page 61 OCR 0.898
Page 61 ot 79

(1) jumlah aset dan liabilitas pajak tangguhan

yang diakui pada laporan posisi keuangan

untuk periode sajian: dan

(2) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan
yang diakui dalam laba rugi, apabila jumlah
tersebut tidak terlihat dari perubahan jumiah
aset atau liabilitas pajak tangguhan yang v Catatan 26
diakui dalam laporan posisi keuangan,

1) beban pajak terkait dengan operasi yang
dihentikan:

(1) keuntungan atau kerugian atas penghentian:
dan

(2) laba rugi dari kegiatan normal atas operasi “
yang dihentikan selama periode, bersama
dengan jumlah terkait untuk setiap periode
sajian

m) jumlah konsekuensi pajak penghasilan atas dividen
kepada pemegang saham Perusahaan yang
diusulkan atau diumumkan sebelum Laporan

Keuangan Diotorisasi untuk Terbit namun tidak

diakui sebagai Liabilitas dalam laporan keuangan:

n) uraian jumlah perubahan pada jumlah pengakuan
untuk aset pajak tangguhan praakulsisi apabila
Perusahaan adalah pihak pengakuisisi dalam suatu
kombinasi bisnis:

9) peristiwa atau perubahan keadaan yang
menyebabkan manfaat pajak tangguhan wajib
diakul apabila manfaat pajak tangguhan yang “
diperoleh dari kombinasi bisnis tidak diakui pada
tanggal akulsisi tetapi diakui setelah tanggal
akuisisi dan

p) jumlah aset pajak tangguhan dan alasan atau bukti v
yang mendukung pengakuan atas aset pajak

tangguhan, apabila:

(1) penggunaan aset pajak tangguhan
bergantung pada kondisi laba kena pajak “
mendatang lebih besar dari laba pembalikan
perbedaan temporer kena pajak yang telah
ada: dan

(2) entitas mengalami kerugian pada periode kini
atau periode sebelumnya yang
mengakibatkan diakuinya aset pajak
tangguhan terkait.

y Catatan 26

21) Laba (Rugi) per Saham Dasar dan Dilusian
Yang harus diungkapkan antara lain :

a) jumlah yang digunakan sebagai pembilang dalam “ Catatan 28
penghitungan laba per saham dasar dan dilusian, dan
rekonsiliasi jumlah tersebut terhadap laba atau rugi
yang dapat diatribusikan kepada entitas Induk untuk
periode tersebut. Rekonsiliasi tersebut mencakup
dampak individual dari setiap jenis instrumen yang
mempengaruhi laba per saharn

jumlah rata-rata tertimbang saham biasa yang
digunakan sebagai penyebut dalam penghitungan
laba per saham dasar dan dilusian, dan rekonsiliasi “
penyebut tersebut. Rekonsiliasi tersebut mencakup

b,

Page 62 OCR 0.924
c.

d

3

Page 62 of 79

dampak individual dari setiap jenis instrumen yang
mempengaruhi laba per saham,

instrumen (termasuk saham yang dapat diterbitkan .
secara kontinjen) yang berpotensi mendilusi laba per
saham dasar di masa depan, namun tidak
dimasukkan dalam penghitungan laba per saham
dilusian karena Instrumen tersebut bersifat antidilutif
untuk periode sajlan,

penjelasan transaksi saham biasa atau transaksi
instrumen berpotensi saham biasa, selain yang
dihitung sesuai dengan SAK yang berlaku, yang
terjadi setelah periode pelaporan dan akan secara
signifikan mengubah jumlah saham biasa atau
instrumen berpotensi saham biasa yang beredar pada
akhir periode tersebut seandainya transaksi
dimaksud terjadi sebelum akhir periode pelaporan
dan

laba per saham dasar dan dilusian untuk operasi
yang dihentikan.

22

Transaksi Pihak Berelasi
Yang harus diungkapkan antara lain:

2)

b)

9

Pengungkapan mengenai transaksi atau saldo
dengan pihak berelasi, yang jumlahnya:

(1) lebih dari Rp 1.000.000.000,00 (satu miliar
rupiah) untuk transaksi dengan orang atau
anggota keluarga terdekat, dan/atau

(2) lebih dari 0,576 (nol koma lima perseratus)
dari modal disetor untuk transaksi dengan
entitas berelasi.

terkait dengan transaksi dengan orang atau
anggota keluarga terdekat meliputi nama, sifat dan
hubungan dengan pihak berelasi serta informasi
tentang transaksi dan saldo dengan pihak
dimaksud:

terkait dengan transaksi dengan entitas berelasi
meliputi sifat dan hubungan dengan pihak-pihak
berelasi serta informasi mengenai transaksi dan
saldo, termasuk komitmen, yang diperlukan untuk
memahami potensi dampak hubungan tersebut
dalam laporan keuangan, paling kurang:

(1) jumlah transaksi beserta persentasenya
terhadap total pendapatan dan beban terkait:

(2) jumlah saldo beserta persentasenya terhadap
total Aset atau Liabilitas, termasuk
komitmen, dan:

(8) persyaratan dan ketentuannya,
termasuk apakah terdapat jaminan, dan
sifat imbalan yang akan diberikan,
untuk penyelesaian: dan

(b) rincian garansi yang diberikan atau
diterima,

(3) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai,
beban cadangan kerugian penurunan nilai
secara individual dan kolektif, dan
penghapusan piutang terkait dengan jumlah
saldo plutang usaha dan plutang pihak
berelasi non-usaha, dan

Catatan 33

Catatan 33

Page 63 OCR 0.915
Page 63 of 79

(8) alasan dan dasar pembentukan cadangan
kerugian penurunan nilai, jika dilakukan
pembentukanj

d) pengungkapan yang disyaratkan sebagaimana
dimaksud dalam huruf a) dan b) dilakukan
secara terpisah untuk masing-masing kategori
berikut:

(1) entitas induk,

(2) entitas dengan pengendalian bersama atau
Pengaruh Signifikan terhadap entitas:

(3) entitas anak,

(4) entitas asosiasi,

(5) Ventura Bersama dimana entitas merupakan
venturer,

(6) personil manajemen kunci dari entitas
pelapor atau entitas induknya) dan

(7) pihak-pihak beretasi lainnya.

&) seluruh kompensasi yang diberikan kepada
masing-masing anggota atau kelompok direksi,
komisaris, pemegang saham utama yang juga
sebagai karyawan, dan manajemen kunci lainnya
untuk masing-masing kategori berikut:

(1) Imbalan kerja jangka pendek:
(2) imbalan pascakerja:
(3) imbalan kerja jangka panjang lainnya:
(4) pesangon pemutusan kontrak kerja: dan
(5) pembayaran berbasis saham.

PM untuk entitas berelasi dengan pemerintah :

(1) nama entitas berelasi dengan pemerintah
dan sifat hubungannya dengan Perusahaan,

(2) sifat dan jumlah setiap transaksi yang secara
individual signifikan: dan

(3) untuk transaksi lainnya yang secara kolektif,
tetapi tidak secara individual, signifikan,
Indikasi secara kuantitatif atau kualitatif atas
luasnya transaksi tersebut,

Catatan 33

Catatan 33

23

Aset dan Liabilitas dalam Mata Uang Asing

a) Mata uang asing yang dimaksud adalah mata uang
selain mata uang fungsional.

b) Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) rincian aset dan Ilabilitas moneter dalam mata
uang asing serta ekuivalennya dalam mata
uang fungsional:

posisi neto dari aset dan liabilitas moneter
dalam mata uang asing:

rincian kontrak valuta berjangka dan ekuivalen
dalam mata uang fungsional:

jumlah selisih kurs yang diakui dalam laba
rugi, kecuali untuk selisih kurs yang timbul
pada instrumen keuangan yang diukur pada
nilai wajar melalui laba rugi, dan

selisih kurs neto diakui dalam pendapatan
komprehensif lain dan diakumulasikan dalam

te

G

(3

(5

Catatan 32

Catatan 32

Catatan 32

Catatan 32

Page 64 OCR 0.925
Page 64 of 79

komponen ekuitas yang terpisah, serta
rekonsiliasi selisih kurs tersebut pada awal dan
akhir periode,

24

Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan
Yang harus diungkapkan antara lain :

a) untuk setiap rugi penurunan nilai yang diakui atau
dibalik selama periode tertentu untuk suatu aset
individual, termasuk goodwilf atau suatu unit
penghasil kas:

(1) peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan
pengakuan atau pembalikan rugi penurunan
nilai:

(2) jumlah rugi penurunan nilai yang diakui dalam
laba rugi selama periode tersebut dan unsur
laporan laba rugi komprehensif yang
didalamnya tercakup rugi penurunan nilai

(3) jumlah pembalikan rugi penurunan nilai yang
diakui dalam laba rugi selama periode tersebut
dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang
di dalamnya tercakup rugi penurunan nilai
yang dibalik:

(4) goodwill yang telah diakui rugi penurunan
nilainya:

(5) jumlah rugi penurunan nilai atas aset
revaluasian yang diakui dalam pendapatan
komprehensif lain selama periode tersebut:
dan

(6) jumlah pembalikan rugi penurunan nilai atas
aset revaluasian yang diakul dalam pendapatan
komprehensif lain selama periode tersebut.

b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam angka
(1) dilakukan untuk setiap kelompok aset.

25

Perubahan Estimasi Akuntansi, Perubahan
Kebijakan Akuntansi, dan Kesalahan Periode Lalu

a) Perubahan Estimasi Akuntansi

Yang harus diungkapkan antara lain :

(1) sifat dan alasan perubahan estimasi
akuntansi:

(2) jumlah perubahan estimasi yang berdampak
pada periode berjalan: dan

(8) perkiraan dampak estimasi pada periode
mendatang. Dalam hal jumlah dampak pada
periode mendatang tidak praktis, fakta
tersebut harus diungkapkan.

b) Perubahan Kebijakan Akuntansi

Yang harus diungkapkan antara lain :

(1) sifat dari perubahan kebijakan akuntansi:

(2) alasan penerapan kebijakan akuntansi baru
memberikan informasi yang andal dan
relevan:

(8) jumlah penyesualan untuk periode berjalan
dan setiap periode lalu sajian:
(a) setiap pos laporan keuangan yang
terpengaruh) dan

Catatan 2a

Page 65 OCR 0.914
Page 65 of 79

— (b) laba per saham dasar dan dilusian
(4) jumlah penyesuaian yang terkait dengan
periode-periode sebelum periode yang
disajikan. Dalam hai tidak praktis dilakukan,
maka diungkapkan alasannya: dan
(5) keadaan yang membuat penerapan
retrospektif tidak praktis untuk suatu periode
tertentu atau untuk periode-periode sebelum
periode-periode tersebut disajikan dan
tanggal dimulainya perubahan kebijakan
akuntansi.
Cc) Kesalahan Periode Lalu
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) sifat dari kesalahan periode lalu:
(2) jumlah koreksi untuk setiap periode sajian:
(a) bagi setiap pos laporan keuangan, dan
(b) laba per saham dasar dan dilusian:
(3) jumlah koreksi pada awal periode sajian
paling awal: dan
(4) keadaan yang membuat penerapan
retrospketif tidak praktis dilakukan dan
penjelasan mengenai cara dan waktu
dilakukannya koreksi apabila penyajian
kembali retrospektif tidak praktis.

26

Kombinasi Bisnis

a) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai
berikut untuk setiap kombinasi bisnis yang terjadi
selama periode pelaporan, yaitu:

(1) — nama dan penjelasan tentang pihak yang
diakuisisi,

(2) tanggal akulsisij

(3) biaya terkait akuisisi, di luar biaya penerbitan
Efek utang dan Efek ekuitas, periode
berjalan, dan akumulasinya untuk masing-
masing kombinasi bisnis:

(4) persentase kepentingan ekuitas berhak suara
yang diperoleh,

(5) alasan utama untuk kombinasi bisnis dan
penjelasan tentang cara pihak pengakulsisi
memperoleh Pengendalian atas pihak yang
diakuisisi,

(6) penjelasan kualitatif tentang faktor yang
membentuk goodwill yang diakui

(7) Nilai Wajar pada saat tanggal akuisisi atas
total imbalan yang dialihkan dan Nilai Wajar
tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utama
imbalan:

(8) kesepakatan Imbalan kontinjensi dan aset
indemnifikasi:

(a) jumlah yang diakui pada tanggal
akuisisi,
(b) penjelasan tentang kesepakatan dan

dasar penentuan jumlah pembayaran:
dan

Page 66 OCR 0.921
9)

40)

G1)

(12)

(13)

(14)

Page 66 of 79

saran hasil (tidak didiskonto)
atau, jika apabila kisaran tidak dapat
diestimasikan maka fakta dan alasan
mengapa kisaran tersebut tidak dapat
diestimasikan. Dalam hal jumlah
maksimum pembayaran tidak terbatas,
maka pihak pengakuisisi
mengungkapkan fakta tersebut:

Perusahaan harus mengungkapkan piutang

yang diperoleh berdasarkan kelompok utama

piutang, misalnya pinjaman yang diberikan,
sewa pembiayaan langsung, dan kelompok.
piutang lain, yaitu sebagai berikut:

(a) Nilai Wajar piutang:

(b) jumlah piutang bruto kontraktual: dan

(c) estimasi terbaik pada tanggal akuisisi
atas jumlah arus kas kontraktual yang
diperkirakan tidak tertagih:

jumlah yang diakul pada tanggal akuisisi

untuk setiap kelompok utama Aset yang

diperoleh dan Liabilitas yang diambil alih,
setiap liabilitas kontinjensi yang diakul pada

Nilai Wajar:

(a) uraian mengenai karakteristik kewajiban
Gan perkiraan saat arus keluar sumber
daya ekonomi terjadi:

(b) Indikasi ketidakpastian saat atau jumlah
arus keluar tersebut. Dalam hat
diperlukan, Perusahaan harus
mengungkapkan asurnsi utama yang
mendasari prakiraan peristiwa masa
depan: dan

(c) jumlah estimasi penggantian yang akan
diterima dengan menyebutkan jumlah
Aset yang telah diakui untuk estimasi
penggantian tersebut,

dalam hal liabilitas kontinjensi tidak diakut

karena Nilai Wajarnya tidak dapat diukur

secara andal, maka pihak pengakuisi
mengungkapkan:

(a) informasi sebagaimana dimaksud dalam
angka 33 huruf b) angka (4) terkait
perikatan dan kontijensis dan

(b) alasan Liabilitas tidak dapat diukur
secara andal,

dalam hal pembelian dengan diskon:

(a) jumlah keuntungan yang diakui dan pos
dalam laporan laba rugi komprehensif
dimana keuntungan tersebut diakui: dan

(b) penjelasan tentang alasan transaksi
tersebut menghasilkan keuntungan:

setiap kombinasi bisnis dimana pihak

pengakuisisi memiliki kurang dari 10096

(seratus perseratus) dari kepentingan

ekuitas pihak yang diakuisisi pada tanggal

akuisisi:

Page 67 OCR 0.933
(15)

Page 67 of 79

Ka) jumlah dari kepentingan nonpengendali
pada pihak yang diakuisisi, yang diakui
pada tanggal akuisisi dan dasar
pengukurannya: dan

(b) teknik penilaian dan input model utama
yang digunakan dalam penentuan nilai
tersebut, untuk setiap kepentingan
nonpengendali pada pihak yang
diakuisisi yang diukur pada Nilai Wajar,

dalam hal suatu kombinasi bisnis yang
dilakukan secara bertahap:

(a) Nilai Wajar pada tanggal akuisisi atas
kepentingan ekuitas pihak yang
diakuisisi yang dimiliki oleh pihak
pengakuisisi segera sebelum tanggal
akuisisi, dan

(b) jumlah keuntungan atau kerugian yang
diakui sebagai hasil dari pengukuran
kembali Nilai Wajar dari kepentingan
ekuitas pada pihak yang diakuisisi yang
dimiliki oleh pihak pengakuisisi sebelum
kombinasi bisnis dan pos dalam laporan
laba rugi komprehensif untuk mengakui
keuntungan atau kerugian tersebut:

(16) Informasi sebagai berikut:

(a) jumlah pendapatan dan laba atau rugi
dari pihak yang diakuisisi sejak tanggal
akuisisi yang dimasukkan dalam laporan
laba rugi komprehensif pada periode
pelaporan: dan

(b) pendapatan dan laba atau rugi dari
entitas hasil penggabungan untuk
periode pelaporan berjalan seolah-olah
tanggal akuisisi untuk semua kombinasi
bisnis yang terjadi selama tahun
berjalan telah diperhitungkan sejak awal
periode pelaporan.

b) Terhadap kombinasi bisnis yang terjadi pada
periode sekarang dan perlode sebelumnya,
Perusahaan yang menjadi pihak pengakuisisi wajib
mengungkapkan informasi berikut untuk setiap
kombinasi bisnis yang material atau secara kolektif
material:

»)

dalam hal akuntansi awal untuk kombinasi

bisnis belum selesai untuk Aset, Liabilitas,

kepentingan nonpengendali tertentu atau
jenis imbalan dan jumlah yang diakui dalam
laporan keuangan kombinasi bisnis sehingga
ditentukan hanya bersifat penyisihan, maka
diungkapkan:

(a) alasan akuntansi awal untuk kombinasi
bisnis belum selesai,

(b) Aset, Liabilitas, kepentingan ekuitas
atau jenis imbalan yang akuntansi
awalnya belum selesai: dan

(c) sifat dan jumlah dari setiap penyesualan
periode pengukuran yang diakui selama
periode pelaporan

NA
Page 68 OCR 0.902
Page 68 ot 79

(2) setiap periode pelaporan setelah tanggal
akuisisi sampai dengan Perusahaan
mendapatkan, menjual atau kehilangan hak
atas aset imbalan kontinjensi, atau sampai
dengan Perusahaan menyelesaikan liabilitas
imbalan kontinjensi atau liabilitas tersebut
dibatalkan atau lewat waktu, maka
diungkapkan:

(a) setiap perubahan dalam jumlah yang

diakui, termasuk setiap perbedaan yang
timbul selama penyelesaian:

(b) setiap perubahan dalam kisaran hasil
(tidak didiskonto) dan alasan perubahan
tersebut, dan

(c) teknik penilaian dan input model utama
yang digunakan untuk mengukur
Imbalan kontinjensi,

(3) Nabilitas kontinjensi yang diakui dalam
kombinasi bisnis, jika adaj

(a) rekonsiliasi atas nilai tercatat goodwill pada
awal dan akhir periode pelaporan:

(5) jumlah dan penjelasan dari setiap
keuntungan atau kerugianyang diakui pada
periode pelaporan yang:

(a) terkait dengan aset teridentifikasi yang
diperoleh atau liabilitas yang diambil-
alih dalam kombinasi bisnis pada
periode pelaporan berjalan atau periode
pelaporan sebelumnya, dan

(b) ukuran, sifat, atau kejadian relevan
yang diungkapkan untuk memahami
laporan keuangan Perusahaan hasil
penggabungan:

€) pernyataan kesesuaian dengan peraturan Bapepam
dan LK dalam pelaksanaan transaksi kombinasi
bisnis, dan

Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal berikut
secara keseluruhan, sehubungan dengan perolehan
atas entitas anak dan unit bisnis lainnya selama
suatu periode:

(L) jumlah harga yang dibayarkan:

(2) bagian dari harga yang merupakan Kas dan
Setara Kas:

(8) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas
anak atau bisnis lainnya apabila Pengendalian
diperoleh, dan

(8) jumlah aset dan liabilitas selain Kas dan
Setara Kas pada entitas anak atau bisnis
lainnya apabila Pengendalian diperoleh,
diikhtisarkan berdasarkan kategori utamanya.

d.

2

Segmen Operasi
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) pengungkapan pada level segmen:
(1) informasi umum, yang terdiri dari:

Catatan 31

Da
Page 69 OCR 0.927
Page 69 of 79

(a) faktor-faktor yang digunakan oleh
manajemen untuk mengidentifikasi
segmen dilaporkan, dan

(b) jenis produk dan jasa yang menghasilkan
pendapatan dari setiap segmen
dilaporkan:

(2) informasi mengenai laba atau rugi segmen,
termasuk pendapatan dan beban tertentu, aset
segmen, dan liabilitas segmen dari segmen
dilaporkan, serta dasar pengukurannya,

(3) rekonsiliasi dari total pendapatan segmen,
ukuran laba atau rugi segmen dilaporkan, aset
segmen, liabilitas segmen, dan unsur segmen “
material lainnya terhadap jumlah yang terkait
dalam laporan keuangan Perusahaan,

b) pengungkapan pada level entitas

(1) Informasi produk dan jasa
Pendapatan dari pelanggan eksternal untuk
setiap produk dan jasa atau setiap kelompok
produk dan jasa yang serupa.

(2) Informasi wilayah geografis

(a) Pendapatan dari pelanggan eksternal

yang diatribusikan kepada:

i. negara domisili Perusahaan, dan

li. semua negara asing secara total
dimana Perusahaan memperoleh
pendapatan. Dalam hal pendapatan
dari suatu negara asing secara
individual jumlahnya material,
pendapatan tersebut diungkapkan
secara terpisah, termasuk dasar
pengatribusian pendapatannya kepada
negara tersebut secara individual.

(b) Aset tidak lancar selain instrumen Y
keuangan, aset pajak yang ditangguhkan,
aset imbalan pascakerja, dan hak yang
terjadi akibat kontrak asuransi yang
berlokasi di:

IL negara domisili Perusahaan: dan

il. semua negara asing secara total
dimana Perusahaan memiliki aset.
Dalam hal aset dari suatu negara
asing secara individual jumlahnya
material, maka aset tersebut
diungkapkan secara terpisah.

(3) Informasi pelanggan utama

Dalam hal pendapatan dari transaksi dengan
pelanggan eksternal tunggal mencapai 10
(sepuluh perseratus) atau lebih dari
pendapatan konsolidasi, Perusahaan harus
mengungkapkan:

(a) fakta

(b) total pendapatan dari setiap pelanggan,
dan

(0) identitas segmen yang melaporkan
pendapatan tersebut.

Bot DUA Ga

Page 70 OCR 0.931
Page 70 of79

Operasi yang Dihentikan Y
a) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) uraian tentang alasan operasi dihentikan,

(2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan,
atau yang mengarah kepada pelepasan yang
diharapkan, cara, dan waktu pelepasan dari
aset dan liabilitas operasi yang dihentikan,
dan

pengaruh dari operasi yang dihentikan
terhadap segmen yang dilaporkan dari aset
tidak lancar atau kelompok lepasan disajikan
sesuai SAK yang berlaku,

b) Yang harus diungkapkan atas informasi terkait
dengan laba (rugi) operasi yang dihentikan, antara
lain:

(1) analisa atas jumlah tunggal yang disajikan
dalam laporan laba rugi komprehensif
meliputi:

(a) pendapatan, beban, dan laba atau rugi
sebelum pajak dari operasi yang
dihentikan dan beban pajak penghasilan
yang terkait: dan

(b) laba atau rugi yang diakui dalam
pengukuran ke Nilai Wajar setelah
dikurangi biaya untuk menjual atau
pelepasan aset atau kelompok lepasan
yang terkait dengan operasi yang
dihentikan dan beban pajak penghasilan
yang terkait,

(2) arus kas neto yang dapat diatribusikan pada
aktivitas operasi, investasi dan pendanaan
dari operasi yang dihentikan, dan

(8) jumlah penghasilan dari operasi yang
dilanjutkan dan operasi yang dihentikan yang
dapat diatribusikan pada pemilik entitas
induk.

29) Instrumen Derivatif selain Derivatif Melekat
a) Perusahaan wajib mengelompokkan instrumen

(3

derivatif sesuai dengan tujuannya, yaitu untuk 4
lindung nilai atau tujuan lainnya (non lindung Catatan 3g
nilai), seperti untuk tujuan spekulasi:

b) Perusahaan yang memiliki atau menerbitkan Y

Instrumen derivatif wajib mengungkapkan untuk
setiap kontrak instrumen derivatif dalam kelompok
klasifikasi lindung nilai dan kelompok non lindung
nilai:

(1) hakikat dan sifat dari transaksi, berupa
transaksi berjangka dalam bentuk valuta,
bunga, komoditas atau lain-lain:

(2) pihak lawan transaksi (counterparties):

(3) tanggal jatuh tempo:

(4) nilai keseluruhan kontrak dan Nilat Wajar
pada tanggal laporan posisi keuangan:

(5) beban atau Pendapatan pada periode
pelaporan:

Page 71 OCR 0.929
Page 71 of 79

(6) pos Aset dan/atau Liabilitas yang dilindung
nilai: dan

(7) persyaratan penting lainnya.

C) Yang harus diungkapkan antara lain:

(4) Hal-hal yang diperlukan untuk memahami
tujuan transaksi derivatif dan strategi untuk
mencapai tujuan tersebut,

(2) Kebijakan manajemen risiko untuk setiap
klasifikasi lindung nilai, termasuk penjelasan
mengenai Aset dan/atau Liabilitas dan jenis
transaksi yang dilindung nilai: dan

(3) Bagi instrumen yang tidak dimaksudkan

sebagai suatu lindung nilai, disebutkan
tujuannya.

30

Nilai Wajar Instrumen Keuangan

Yang harus diungkapkan untuk setiap kelompok aset
keuangan dan liabilitas keuangan antara lain:

a) Nilai Wajar setiap kelompok Aset dan Liabilitas
tersebut dengan cara yang memungkinkan untuk
dapat diperbandingkan dengan nilai tercatat dalam
laporan posisi keuanganj dan

hierarki, metode, dan asumsi signifikan yang
digunakan dalam menentukan Nilai Wajar aset
keuangan dan liabilitas keuangan.

b'

Catatan 32

Catatan 3, 32

31

Dividen
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) jumlah dividen dan dividen per saham yang telah
dideklarasikan dan dibayarkan sebagai distribusi
kepada pemilik pada periode pelaporan:

b) jumlah utang dividen untuk:

(1) periode pelaporan, dan
(2) periode sebelumnya,

c) jumlah dividen dan dividen per saham yang
diusulkan atau dideklarasikan setelah periode
pelaporan tetapi sebelum tanggal penyelesaian
laporan keuangan dan tidak diakui sebagai Liabilitas
kepada pemilik pada akhir periode pelaporanj dan

d) jumlah dividen preferen kumulatif yang tidak diakul.

32

Bagian Partisipasi dalam Ventura Bersama
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) jumlah agregat dari liabilitas kontinjensi dengan
jumlah liabilitas kontinjensi lainnya secara
terpisahj

b) jumlah agregat dari komitmen modal terkait
dengan bagian partisipasinya dalam Ventura
Bersama secara terpisah dari komitmen lainnya:

c) daftar dan penjelasan bagian partisipasi dalam
Ventura Bersama yang signifikan dan bagian
partisipasi kepemilikan dalam pengendalian
bersama entitas, dan

d) dalam hal Ventura Bersama diakui dalam
pengendalian bersama entitas, agar ditambahkan
pengungkapan tambahan tentang:

Page 72 OCR 0.910
Page 72 of 79

(1) metode yang digunakan untuk mengak:
bagian partisipasinya: dan

(2) jumlah agregat setiap aset lancar, aset tidak
lancar, liabilitas jangka pendek, liabilitas
jangka panjang, penghasilan dan beban yang
terkait dengan bagian partisipasinya dalam
Ventura Bersama.

33

Perikatan dan Kontinjensi

a) Perikatan
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) perikatan yang meliputi:

(a) perjanjian sewa, keagenan dan distribusi,
bantuan manajemen dan teknis, royalti,
dan lisensi, diungkapkan:

i pihak-pihak yang terkait dalam
perjanjlan
periode berlakunya perikatanj
Wii. dasar penentuan kompensasi dan
denda,
iv. jumlah beban atau pendapatan pada
periode pelaporan: dan
V.  pembatasan-pembatasan lainnya:
(b) kontrak atau perjanjian yang
memerlukan penggunaan dana di masa
yang akan datang, seperti:
pembangunan pabrik, perjanjian
pembelian, ikatan untuk investasi,
diungkapkan:
i. pihak-pihak yang terkait dalam
perjanjian,
periode berlakunya perikatan:
Hi. nilai keseluruhan, mata uang, dan
bagian yang telah direalisasi, dan
iv. sanksi-sanksi,

(2) pemberian jaminan atau garansi, diungkapkan:

(a) pihak-pihak yang dijamin dan yang
menerima jaminan, yang dipisahkan
antara pihak berelasi dan pihak ketiga
untuk pihak yang dijamin:

(b) latar belakang dikeluarkannya jaminan:

(c) periode berlakunya jaminan: dan

(d) nilai jaminan:

(3) fasilitas kredit yang belum digunakan, misalnya
fasilitas L/C, cerukan bank: dan

(4) uraian mengenai sifat, jenis, jumlah dan
batasan-batasannya,

b) Kontinjensi
Yang harus diungkapkan antara lain :
(4) perkara atau sengketa hukum,

diungkapkan:
(a) pihak-pihak yang terkait:
(b) jumlah yang diperkarakan:

Page 73 OCR 0.933
Page 73 of 79

(ce) latar belakang, isi dan status perkaradan
pendapat hukum (legal opinion): dan

(d) dampak keuangan:

(2) Peraturan Pemerintah yang berdampak
terhadap Perusahaan, misalnya masalah
lingkungan hidup, diungkapkan uraian singkat
tentang peraturan dan estimasi dampak
keuangannya:

(3) kemungkinan liabilitas pajak tambahan:

(a) jenis ketetapan atau tagihan pajak, jenis
pajak, tahun pajak serta jumlah pokok
dan denda atau bunganya: dan

(b) sikap Perusahaan terhadap ketetapan
atau tagihan pajak (keberatan atau
banding):

(4) peristiwa kontinjensi lainnya, yang
diungkapkan antara lain:

(a) karakteristik aset atau liabilitas
kontinjensi,

(b) estimasi dari dampak keuangannyaj

(c) indikasi tentang ketidakpastian yang
terkait dengan jumlah atau waktu arus
keluar sumber daya: dan

(d) kemungkinan penggantian oleh pihak
ketiga.

34

Khusus Industri Perkebunan

Perkebunan Inti Rakyat dan Plasma

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Isi perjanjian kerjasama IR/Plasma,

b) Pihak-pihak yang terkait dalam kerjasama:
C) Lokasi aset dan jangka waktu pengelolaan,

d) Hak dan llabilitas dari masing-masing pihak dalam
kerjasama,

@) Ketentuan tentang perbahan perjanjian kerjasama:
dan

# Isi perubahan perjanjian, jika ada.

35!

Manajemen Risiko Keuangan

a) Perusahaan harus mengungkapkan informasi yang
memungkinkan para pengguna laporan keuangan
untuk mengevaluasi sifat dan luas risiko yang timbul
dari instrumen keuangan, serta kebijakan dalam
pengelolaan risiko, termasuk, namun tidak terbatas
pada risiko sebagai berikut:

(2) risiko kredit, antara lain ikhtisar analisis umur
aset keuangan yang belum jatuh tempo atau
tidak mengalami penurunan nilai dan yang
lewat jatuh tempo pada akhir periode
pelaporan tetapi tidak mengalami penurunan
nilai,

(2) risiko likuiditas, antara lain:

(a) analisis jatuh tempo untuk liabilitas
keuangan derivatif dan nonderivatif yang

menunjukkan sisa jatuh tempo
kontraktual yang bertujuan untuk

Catatan 32

Catatan 32

Page 74 OCR 0.938
Page 74 of 79

pemahaman terhadap periode arus kas,
dan

(b) deskripsi mengenai cara Perusahaan
mengelola risiko likuiditas:

(3) risiko pasar, antara lain analisis sensitivitas
untuk setiap jenis risiko pasar dimana entitas
terdampak pada akhir perlode pelaporan, yang
menunjukkan dampak perubahan pada
variabel risiko yang relevan pada tanggal
tersebut terhadap laba rugi dan ekuitas: dan

(4) risiko lainnya yang dimiliki oleh Perusahaan.

b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf

a) terdiri dari pengungkapan kualitatif dan

pengungkapan kuantitatif untuk setiap jenis risiko
yang timbul dari instrumen keuangan.

Catatan 32

Catatan 32

36

Khusus Industri Perbankan
a) Rasio Kecukupan Modal (Capital Adeguacy

Ratio)

Yang harus diungkapkan antara lain:

(2) Rincian perhitungan dan jumlah rasio
kecukupan modal pada tanggal laporan posisi
keuangan,

(2) Posisi CAR minimum berdasarkan peraturan Bank
Indonesia: dan

(3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan
CAR.

b) Posis

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian perhitungan dan posisi devisa neto
menurut jenis mata uang pada tanggal laporan
posisi keuangan:

(2) Posisi devisa neto maksimum berdasarkan
peraturan Bank Indonesia,

(3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan
posisi devisa neto.

Devisa Neto

c) Jaminan Pemerintah terhadap Liabilitas Pembayaran
Bank Umum
Yang harus diungkapkan antara lain dasar hukum

yang melandasi jaminan atas dana pihak ketiga di
bank.

d

Aktivitas Fiduciary

Yang harus diungkapkan antara lain uraian masing-
masing aktivitas fiduciaryyang meliputi jasa
kustodian, wali amanat, pengelolaan investasi dan
reksadana.

37.

Kuasi-Reorganisasi

Yang harus diungkapkan antara lain uraian mengenai
kegiatan kuasi-reorganisasi yang meliputi:

a) Jumlah saldo negatif yang dieliminasi dalam
laporan posisi keuangan dan jumlah tersebut
disajikan selama tiga tahun berurutan sejak kuasi-
reorganisasi,

Page 75 OCR 0.928
Page 75 of 79

b) Status going concern perusahaan dan rencana
manajemen dan pemegang saham setelah kuasi-
reorganisasi yang menggambarkan prospek usaha
di masa mendatang,

&) Penyajian laporan posisi keuangan sebelum, pada
Saat dan sesudah kuasi-reorganisasi:

d) Rincian dari jumlah yang membentuk akun selisih
penilaian Aset dan liabilitas sebelum digunakan
untuk mengeliminasi defisit, dan

e) Keterangan tentang tanggal terjadinya kuasi-
reorganisasi pada akun saldo laba dalam laporan
posisi keuangan untuk jangka waktu 10 tahun ke
depan sejak kuasi-reorganisasi.

38:

Pengelolaan Modal

Yang harus diungkapkan antara lain :

a) informasi kualitatif tentang tujuan, kebijakan, dan
proses Perusahaan dalam mengelola
permodalannya, termasuk:

(1) deskripsi tentang bagian yang dikelola sebagai
modal,

(2) sifat persyaratan dan implementasinya dalam hal
Perusahaan diharuskan untuk memenuhi
persyaratan permodalan yang disyaratkan oleh
pihak eksternal, dan

(3)cara Perusahaan memenuhi tujuannya dalam
mengelola permodalannya:

b) ringkasan data kuantitatif tentang bagian yang
dikelola sebagai modal,

c) setiap perubahan pada angka a) dan angka b) dari
periode sebelumnya,

d) pernyataan atas kepatuhan terhadap setiap
persyaratan permodalan dari pihak eksternal (jika
ada), dan

@) konsekuensi dari ketidakpatuhan persyaratan

permodalan dari pihak eksternal, apabila terjadi
ketidakpatuhan.

39

Transaksi Nonkas
Yang harus diungkapkan antara lain :
Transaksi pada aktivitas investasi dan pendanaan yang

tidak memerlukan penggunaan Kas dan Setara Kas yang
tidak termasuk dalam laporan arus kas.

Transaksi tersebut antara lain berupa perolehan Aset
secara kredit atau sewa pembiayaan, akuisisi melalui
penerbitan saham, dan konversi utang menjadi modal.

40.

Pembayaran Berbasis Saham
Yang harus diungkapkan antara lain :

Page 76 OCR 0.918
b)

ad
d)

e)

9

Page 76 of 79

ai as atas pembayaran berbasis
saham baik untuk jangka pendek ataupun jangka
panjang,

penjelasan mengenai setiap jenis perjanjian
pembayaran berbasis saham yang ada pada suatu
periode, termasuk syarat dan ketentuan umum
setiap perjanjian, seperti kondisi vesting, jangka
waktu maksimum atas opsi yang diberikan, dan
metode penyelesaian:

jumlah dan rata-rata tertimbang harga eksekusi
opsi saham untuk setiap kelompok opsi saham,

untuk opsi saham yang dieksekusi selama periode,
rata-rata tertimbang harga saham pada tanggal
eksekusi atau selama periode pelaporan,

kisaran harga eksekusi dan rata-rata tertimbang
sisa umur kontrak untuk opsi saham yang beredar
pada akhir periode,

penentuan Nilai Wajar dengan mengungkapkan
paling kurang hal-hal sebagai berikut:

(1) opsi yang diberikan selama suatu periode,
rata-rata tertimbang Nilai Wajar opsi
tersebut pada tanggal pengukuran dan
informasi tentang bagaimana Nilai Wajar
tersebut diukur: dan

(2) jumlah dan rata-rata tertimbang nilai wajar
instrumen ekuitas tersebut pada tanggal
pengukuran, dan informasi tentang
pengukuran Nilai Wajar tersebut untuk
instrumen ekuitas lain yang diberikan selama
suatu periode (yaitu selain opsi saham):

dampak transaksi pembayaran berbasis saham

terhadap laba rugi Perusahaan dalam suatu
periode dan terhadap posisi keuangannya.

41

Khusus Industri Asuransi:

3)

Analisis kekayaan dan Perhitungan Batas Tingkat
Solvabilitas

Yang harus diungkapkan antara lain :

(1) Analisis Kekayaan,

(2) Perhitungan batas tingkat solvabilitas

(3) Batas tingkat solvabilitas yang harus dipenuhi:

(4) Tingkat solvabilitas yang dicapai perusahaan per
tanggal pelaporan: dan

(5) Jumlah investasi yang diperkenankan dalam
perhitungan solvabilitas.

42

Aset Liabilitas dan Hasil Usaha Program Asuransi
Syariah

Hal-hal yang harus diungkapkan:

3

b)
9

ku)

Ijin Menteri Keuangan atas pendirian unit Asuransi
Syariah,
Jenis Akad Asuransi Syariah:

Rincian Aset, Liabilitas, Pendapatan, Beban, dan
Laba Usaha Unit Asuransi Syariah: dan

Zakat,

43

Informasi Penting Lainnya

“.
Page 77 OCR 0.920
Page 77 of 79

Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah

dan dampak dari:

a) Kontrak reasuransi:

b) Perjanjian penting dan ikatan lainnya:

C) Rasio keuangan penting,

d) Pendapatan, beban dan hasil underwriting: dan

e) Peristiwa atau keadaan yang mempengaruhi kinerja
atau kelangsungan hidup perusahaan.

44) Khusus Industri Kehutanan : V
a) Rincian volume penjualan kayu bulat (jenis kayu),

b) Pemenuhan liabilitas terhadap negara seperti DR,
IHH, BPPHH, IHPH dan turan wajib lainnya,

C) Realisasi kegiatan dan biaya yang berhubungan
dengan pelaksanaan penanaman kembali hutan
alam (TPTI, pembinaan dan perlindungan hutan,
penanaman tanah kosong dan usaha lainnya untuk
kelestarian alam):

d) Realisasi jenis kegiatan sehubungan pelaksanaan
Bina desa hutan dan biayanya:

e) Khusus HTI, diungkapkan realisasi anggaran dan
penanaman pada periode berjalan dan
akumulasinya, dan

H Sehubungan dengan pembangunan sarana dan
prasarana :

(1) Realisasi pembangunan jalan dan jembatan
serta pemeliharaannya: dan

(2) Jenis jalan yang dibangun pada periode
berjalan dan akumulasinya.

45) Peristiwa Setelah Periode Pelaporan v
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) dalam hal Perusahaan menerima informasi setelah
periode pelaporan tentang kondisi yang ada pada
akhir periode pelaporan, maka Perusahaan
memutakhirkan pengungkapan kondisi tersebut
sesuai dengan informasi terkini: dan

contoh peristiwa setelah periode pelaporan yang
mensyaratkan entitas untuk menyesuaikan jumlah
yang diakui dalam laporan keuangannya, atau
untuk mengakui peristiwa yang sebelumnya tidak
diakui:

b) dalam hal terdapat peristiwa nonpenyesuai yang
material setelah periode pelaporan, maka
Perusahaan mengungkapkan uraian peristiwa,
misalnya:

(1) tanggal terjadinya:
(2) sifat peristiwa: dan

(3) estimasi atas dampak keuangan, atau
pernyataan dan alasan bahwa estimasi
tersebut tidak dapat dibuat.

Page 78 OCR 0.927
Page 78 of 79

46,

Perkembangan Terakhir Standar Akuntansi
Keuangan dan Peraturan yang Terkait dengan
Aktivitas Perusahaan

Dalam hal Perusahaan belum menerapkan suatu SAK
dan/atau peraturan yang terkait dengan aktivitas
Perusahaan, yang telah diterbitkan tetapi belum efektif
berlaku, Yang harus diungkapkan antara lain:

a) judul SAK dan jenis peraturan baru tersebut:

b) sifat dari perubahan yang belum berlaku efektif
atau perubahan kebijakan akuntansi,

c) tanggal penerapan SAK dan peraturan baru
tersebut disyaratkan: dan

d) pembahasan mengenai dampak penerapan awal
SAK dan peraturan baru atas laporan keuangan
atau pernyataan manajemen bahwa dampak
tersebut tidak dapat diketahui atau diestimasi
secara wajar.

Catatan 3

47

Reklasifikasi

a) Dalam hal Perusahaan mengubah penyajian atau
pengklasifikasian pos-pos dalam laporan
keuangan, maka Perusahaan harus
mengungkapkan antara lain:

(1) sifat reklasifikasis

(2) jumlah masing-masing pos atau gabungan
beberapa pos yang direklasifikasi: dan

(3) alasan reklasifikasi.

b) Dalam hal reklasifikasi jumlah komparatif tidak
praktis untuk dilakukan, maka Perusahaan harus
mengungkapkan:

(1) alasan tidak mereklasifikasi jumlah tersebut,
dan

(2) sifat penyesuaian yang akan dilakukan jika
jumlah tersebut direklasifikasi.

48

Hibah Pemerintah

Setlap Hibah Pemerintah yang diterima, Perusahaan

harus mengungkapkan hal-hal sebagai berikut:

a) sifat dan luas Hibah Pemerintah yang diakui dalam
laporan keuangan dan indikasi bentuk lain dari
bantuan pemerintah, dan

b) kondisi yang belum terpenuhi dan kontinjensi lain

yang melekat atas bantuan pemerintah yang telah
diakui.

49

Rekonsiliasi antara SAK dengan Standar Akuntansi
di Negara Lain

Page 79 OCR 0.913
Page 79 of 79

a) Ketentuan ini berlaku bagi Perusahaan yang
menyusun laporan keuangan dengan
menggunakan standar akuntansi selain SAK untuk
memenuhi persyaratan otoritas pasar modal di
negara lain atau dalam rangka penawaran Efek di
negara lain.

b) Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) — ringkasan perbedaan SAK dengan standar
akuntansi di negara lain:

(2) — rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk
laporan posisi keuangan beserta
penjelasannya, dan

(3) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk
laporan laba rugi komprehensif beserta
penjelasannya.

c) Dalam hal Perusahaan dipersyaratkan oleh
otoritas pasar modal di negara lain untuk
melakukan pengungkapan tambahan mengikuti
ketentuan yang berlaku di negara tersebut, maka
pengungkapan tersebut wajib ditambahkan dalam
laporan keuangan.

50) Infarmasi Penting Lainnya

Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah v
dan dampak dari peristiwa atau keadaan tertentu yang
mempengaruhi kinerja perusahaan, seperti
peristiwa/keadaan yang mempengaruhi kelangsungan
hidup perusahaan.

Jakarta, 27 Maret 2025

DUSSAN ALL nan

Lynn Ramli Akira Sugai

Presiden Direktur Wakil Presiden Direktur

File

File Open PDF
Source IDX
Size3.66 MB
Published27 Mar 2025
Pages79
Characters149,515
Text sourceOCR
OCR confidence0.918

Names mentioned 12 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Bussan Auto Finance p.1
linked person Lynn Ramli p.79
linked person Akira Sugai p.79
unresolved org PT Bussan Auto Finance Bidang Usaha Perusahaan Pembiayaan p.1
unresolved org Nama Kantor Akuntan Publik Liana Ramon Xenia & Rekan p.1
unresolved org Kantor Akuntan Publik Liana Ramon Xenia p.1
unresolved org Imelda & Rekan p.1
unresolved org Bapepam-LK p.2 ×2
unresolved org Menteri Keuangan p.4 ×2
unresolved org Bank Indonesia p.10 ×13
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia p.52
unresolved org Bapepam p.68 ×2

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 7

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result