Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 89
Page 1 OCR 0.888
CHECKLIST PENGUNGKAPAN LAPORAN KEUANGAN UNTUK SELURUH INDUSTRI Di PASAR MODAL DI INDONESIA p Pengisian'G 4, Seluruh Emiten dan Perusahaan Publik harus menggunakan Checklist Pengungkapan Laporan Keuangan Inl, kecuali Emiten dan Perusahaan Publik yang: merupakan Perusahaan Efek. Setiap Perusahaan Efek. harus menggunakan Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek (Peraturan No. VIII.G.17). 2. Tanda ) diisi pada kolom Ada" apabila Emiten/Perusahaan Publik telah memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan dan selanjutnya pada kolorn ,Keterangan "ditambahkan cross reference ke nomor catatan atas laporan keuangan, 3. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan maka tanda ) diisi pada kolom Tidak Ada" dengan menambahkan keterangan alasannya pada kolom keterangan 4. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memlliki pos-pos tertentu sehingga tidak wajib memenuhi persyaratan pengungkapan yang ada maka tanda () diisi pada kolom ,N/A" . 5, Checklist ini wajib ditandatangani oleh Direktur yang membawahi akuntansi dan keuangan dan Akuntan (untisk laporan keuangan audited) Data Umum Nama Emiten/Perusahaan Pubiik PT INDONESIA PRIMA PROPERTY Tbk Bidang Usaha Persewaan ruang perkantoran, pusat perbelanjaan, apartemen hotel dan pembangunan perumahan beserta segala fasilitasnya Jenis penawaran Umum Saham 31 Desember 2024 31 Desember 2023 Nama Kantor Akuntan Publik Kantor Akuntan Publik Liana Ramon Xenia & Rekan Kantor Akuntan Publik Imelda & Rekan Nama Pariner Anna Karina Wijaya Anna Karina Wijaya Opin| Akuntan Wajar Tanpa Modifikasian Wajar Tanpa Modifikasian Catatan tentang Opin| Vika ada) N/A N/A “disesuaikan dengan periode penyajian laporan keuangan Ya Tidak Pemenuhan Peraturan No.VIII-G.11 Tentang "Tanggung Jawab Direksi Atas Laporan Keuangan" Pemenuhan Peraturan No.VIII.A.2 tentang “Independensi Akuntan Yang Memberikan Jasa Audit di Pasar Modal"
Page 2 OCR 0.909
Data Keuangan Penting (dalam jutaan rupiah kecuali laba per saham) Periode laporan keuangan 31 Desember 2024 31 Desember 2023 Laba Rugi Komprehensif Penjualan dan pendapatan usaha 63.450 71.374 Laba bruto 18.163 23.700 Laba (Rugi) usaha/operasional (134.603) (123.805) EBITDA (130.866) (119.874) Laba (Rugi) Bersih periode berjalan (146.977) (164.441) Laba (Rugi) komprehensif (135646) (158951) Laba (rugi) Per saham (dasar) Rp (50) (56) Laba (rugi) Per saham (dilusian) Rp (50) (56) Laporan Posisi keuangan 31 Desember 2024 31 Desember 2023 Jumlah Aset 4.021.673 4.014.584 Jumiah Aset Lancar 68.088 82930 Jumlah Aset Tidak Lancar 3.953.585 3.931.651 Jumlah Liabilitas 554,112 411.373 Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 468.143 295.043 Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 85.969 116.330 Jumlah Ekuitas 3.467.562 3.603.208 Perubahan ekuitas pada entitas asosiasi 19.905 19.905 Modal Disetor 985.042 985.042 Saldo Laba 2.011.908 2.152.854 Rasio Keuangan” Rasio Lancar (Yo) 15 28 ROA (0.04) (0-04) ROE (0.02) (0.05) Ebitda thd pendapatan (6) (206.2) (167.9) "dapat disesuaikan berdasarkan industrinya Catatan: 1, Pengungkapan yang dipersyaratkan untuk masing-masing pos wajib diungkapkan seluruhnya, kecuali pengungkapan tersebut tidak relevan atau tidak dapat diterapkan pada Emiten atau Perusahaan Publik. Emiten, atau Perusahaan Publik wajib menyesuaikan pengungkapan sesuai dengan karakteristik Industri apabila pengungkapan tersebut dipersyaratkan oleh SAK atau relevan untuk memahami laporan keuangan Emiten atau Perusahaan Publik. 2 Emiten atau Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek tidak mengacu pada checklist Ini, namun mengikuti peraturan Bapepam-LK No VIII.G.17 tentang Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek. Laporan Keuangan Terdiri dari: 1 Laporan posisi keuangan pada akhir periode v Laporan laba rugi komprehensif selama periode vV Laporan perubahan ekuitas selama periode v
Page 3 OCR 0.935
4 Laporan arus kas selama periode v Laporan posisi keuangan pada awal periode vV komparatif yang disajikan saat Perusahaan menerapkan suatu kebijakan akuntansi secara retrospektif atau membuat penyajian kembali pos- pos laporan keuangan atau ketika Perusahaan mereklasifikasi pos-pos dalam laporan keuangannya, 8 Catatan atas Laporan Keuangan Ketentuan Umum 1. | Perusahaan wajib menyajikan catatan atas laporan keuangan dengan urutan sebagai berikut: a. gambaran umum Perusahaan, b. dasar penyusunan laporan keuangan dan ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan yang diterapkan, C. Inforrnasi tambahan untuk pos-pos yang disajikan dalam laporan posisi keuangan, laporan laba rugi komprehensif, laporan perubahan ekuitas dan laporan arus kas, sesuai dengan urutan penyajian laporan dan penyajian masing-masing pos: dan d. pengungkapan lainnya yang antara lain meliputi 1) informasi yang dipersyaratkan oleh SAK yang tidak disajikan di bagian manapun dalam laporan keuangan: dan 2) Informasi yang tidak disajikan di bagian manapun dalam laporan keuangan, tetapi informasi tersebut relevan untuk memahami laporan keuangan Perusahaan wajib menyatakan dalam bentuk nilai atau persentase untuk menjelaskan adanya bagian dari suatu jumlah, tidak menggunakan kata "sebagian" 2. | Perusahaan wajib mengungkapkan dalam penjelasan masing-masing pos mengenai Aset yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan 3. Dalam hal Aset Perusahaan diasuransikan, wajib diungkapkan jenis dan nilai aset yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib diungkapkan alasannya. Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan 1 Gambaran Umum Perusahaan Hal-hal yang harus diungkapkan, antara lain a Pendirian perusahaan
Page 4 OCR 0.915
) iwayat ringkas perusahaan, cs DR Catatan Ta 2) Nomor dan tanggal akta pendirian serta perubahan terakhir, pengesahan dari instansi yang berwenang, dan nomor serta tanggal Berita Negara, Catatan Ta 3) Kegiatan usaha sesuai anggaran dasar Perusahaan dan yang sedang dijalankan pada periode pelaporan, Catatan 13 4) Tempat kedudukan perusahaan dan lokasi utama kegiatan usaha, Catatan ta 5) Tanggal mulai beroperasinya perusahaan secara komersial, Dalam hal perusahaan melakukan @kspansi atau perampingan usaha secara signifikan pada periode laporan yang disajikan, wajib disebutkan saat dimulainya operasi komersial dari ekspansi atau perampingan usaha dan kapasitas produksinya, dan Catatan Ya 8) Nama entitas induk dan nama entitas induk terakhir dalam kelompok usaha (ultimate parent of the group). Dalam hal tidak dapat diungkapkan, Wajib disebutkan alasannya Catatan 1a K)) Khusus Industri Media Penjelasan rinci tentang Perizinan yang dimiliki. 8) Khusus Industri Jalan Tol Peraturan perundangan atau keputusan pemerintah yang mendasari penyelenggaraan jalan tol tersebut, 9) Khusus untuk Asuransi dan Pembiayaan Izin bidang usaha dari Menteri Keuangan atau Otoritas yang berwenang. 10) Khusus untuk Industri Perbankan Izim usaha sebagai bank umum, sebagai bank devisa (jika ada), serta izin untuk menjalankan kegiatan berdasarkan prinsip syariah (jika ada). 17 Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi dan Pertambangan Umum Area Eksplorasi dan Eksploitasi/Pengembangan Penjelasan mengenai area eksplorasi dan ekspioitasi Perseroan meliputi : aj Area Eksplorasi, meliputi: Nama lokasi, Nama pemilik izin lokasi, Tanggal perolehan izin ekplorasi serta tanggal jatuh temponya, Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik Izin lokasi, dan Jumlah biaya eksplorasi yang telah
Page 5 OCR 0.908
dibukukan sebagai Aset Minyak dan Gas Bumi per tanggal Laporan Posisi Keuangan, b) Area Eksploitasi/Pengembangan meliputi: Nama lokasi: Nama pemilik ijin lokasi, Tanggal perolehan ijin eksploitasi serta tanggal jatuh temponya, Persentasi kepernilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik ijin lokasi, Jumlah Cadangan Terbukti (P1), keterangan tentang pihak yang melakukan sertifikasi, dan tanggal sertifikasi: Jumlah produksi pada tahun berjalan, dan Akumulasi jumlah produksi sejak awal kegiatan eksploitasi/pengembangan oleh Perseroan hingga tanggal laporan posisi keuangan 12) Khusus Industri Kehutanan Yang harus diungkapkan antara lain a) pelaksanaan kegiatan pengusahaan hutan, b) rincian luas areal sisa hutan yang belumdikeloia selama masa sisa tnanfaat HPH, dan c) sisa umur HPH. Penawaran Umum Efek, yang harus diungkapkan antara lain M) Tanggal dan/atau nomor surat efektif penawaran umum, termasuk penawaran Efek yang diterbitkan di luar Indonesia, Catatan 1b 2) Jenis dan jumlah Efek yang ditawarkan, Catatan Tb 3) Bursa tempat Efek dicatatkan, dan « Catatan 1b 4) Tindakan perusahaan yang dapat mempengaruhi jumlah Efek yang diterbitkan (corporate action) sejak penawaran umum perdana sampai dengan periode pelaporan terakhir. Catatan 1b Struktur Perusahaan, entitas anak, dan Entitas Bertujuan Khusus (EBK) Yang harus diungkapkan antara lain: 1) Nama entitas anak dan/atau EBK yang dikendalikan baik secara langsung maupun tidak langsung, Catatan 1c 5 Tempat kedudukan, Catatan 1c 3 Jenis usaha, Catatan 1c
Page 6 OCR 0.917
4) Tahun beroperasi secara komersial, Catatan Ie 5) Persentase kepemilikan dan proporsi hak suara (jika berbeda), Catatan 1c 8) Total Aset, dan Catatan 1c ti) Informasi penting lainnya antara lain a) sifat hubungan antara entitas induk dan entitas anak, apabila entitas induk tidak memiliki baik langsung maupun tidak langsung melalui entitas anak, lebih dari 5094 (lima puluh perseratus) hak suara yang sah, b) alasan mengapa kepemilikan baik langsung maupun tidak tangsung lebih dari 5076 (lima puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial atas investee tidak diikuti dengan pengendalian, C).akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas anak apabila laporan kevangan tersebut digunakan untuk menyusun laporan keuangan konsolidasian dan tanggal atau periode berbeda dari tanggal laporan keuangan entitas induk, dan alasan menggunakan tanggal atau periode yang berbeda, d) sifat dan luas setiap restriksi signifikan dalam kemampuan entitas anak untuk mentransfer dana ke entitas Induk dalam bentuk dividen tunai, atau pembayaran kembali pinjaman atau uang muka: @) suatu rincian yang menunjukkan darnpak setiap perubahan bagian kepemilikan entitas induk pada entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya Pengendalian atas ekuitas yang dapat diatribusikan pada pemilik entitas induk: dan f) dalam hal hilangnya Pengendalian atas entitas anak, maka entitas induk harus mengungkapkan: (1) keuntungan atau kerugian (jika ada) yang diakui dari hilangnya Pengendalian, dan porsi dan keuntungan atau kerugian yang dapat diatribusikan pada pengakuan sisa investasi pada entitas anak terdahulu dengan Nilai Wajar pada tanggal hilangnya Pengendalian. (2) jumlah persentase kepemilikan yang dilepaskan: (3) jumlah harga yang diterima, (4) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas, (5) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya dimana Pengendalian dilepaskan: dan (6) jumlah Aset dan Liabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis Catatan 31 Catatan 1c Catatan 1c Laporan Arus Kas Laporan Arus Kas
Page 7 OCR 0.900
lainnya dimana Pengendalian dilepaskan, yang diikhtisarkan berdasarkan kategori utamanya. Karyawan, direksi, komisaris, dan komite audit Yang harus diungkapkan antara lain 1 Nama dan jabatan untuk masing-masing anggota direksi, dewan komisaris. dan komite audit: Vv Catatan 1a 2) Cakupan manajemen kunci, dan V Catatan Ia 3) Jumlah karyawan tetap pada masing-masing akhir periode atau rata-rata jumlah karyawan tetap selama periode yang bersangkutan, secara Konsolidasi untuk Perusahaan dan entitas anak. v Catatan ta Penerbitan Laporan Keuangan 1) Tanggal laporan keuangan diotorisasi untuk terbit, dan v Catatan 40 2) Pihak yang bertanggung jawab mengotorisasi laporan keuangan, v Catatan 40 Ikhtisar Kebijakan Akuntansi Signifikan Dalam bagian ini harus diungkapkan hal-hal sebagai berikut Pernyataan kepatuhan terhadap SAK Pernyataan ini merupakan pernyataan bahwa laporan keuangan telah disusun dan disajikan sesuai dengan SAK. / Catatan 3a Dasar pengukuran dan penyusunan laporan keuangan " Dasar pengukuran laporan keuangan yaitu berdasarkan biaya historis (historical cost), biaya perolehan Kini (current cost), nilai realisasi neto (nel realizable valise). Nilai Wajar (fair value) atau jumlah yang dapat dipulihkan berdasarkan SAK yang beriaku. IYA Catatan 3b 2) Dasar penyusunan laporan keuangan, yaitu dasar akrual, kecuali Untuk laporan arus kas. V Catatan 3b 3) Mata uang fungsional dan mata uang penyajian yang digunakan, meliputi: 3) mata uang fungsional Perusahaan danentitas anak, b) fakta dan alasan perubahan, apabila terdapat perubahan mata uang fungsional Perusahaan maupun kegiatan usaha-asing yang signifikan, dan €) alasan perubahan mata uang penyajian (jika ada) v Catatan 3e 4) Alasan perubahan periode pelaporan (jika ada). Penggunaan Pertimbangan, Estimasi, dan Asumsi Signifikan oleh Manajemen 1) Perusahaan harus mengungkapkan dalam ikhtisar kebijakan akuntansi signifikanatau
Page 8 OCR 0.923
bagian lain dari catatan atas laporan keuangan, pertimbangan yang telah dibuat manajemen dalam proses penerapan kebijakan akuntansi dan memiliki dampak yang paling signifikan terhadap jumlah yang diakui dalam laporan keuangan: 2) Perusahaan harus mengungkapkan informasi tentang asumsi yang dibuat mengenai masa depan, dan surnber utama dari estimasi ketidakpastian lain pada akhir periode pelaporan, yang memiliki risiko signifikan yang mengakibatkan penyesuaian material terhadap jumlah tercatat Aset dan Liabilitas dalam periode pelaporan berikutnya: dan 3) Berkaitan dengan Aset dan Liabilitas sebagaimana dimaksud dalam angka 2), catatan atas laporan keuangan memasukkan rincian atas sifat dan jumlah tercatat pada akhir periode pelaporan. Kebijakan Akuntansi Tertentu Kebijakan akuntansi tertentu merupakan kebijakan akuntansi lainnya yang diterapkan dan relevan untuk memahami laporan keuangan. Kebijakan akuntansi tertentu meliputi, tetapi tidak terbatas pada hal-hal sebagai berikut: " Prinsip-prinsip konsolidasi Yang harus dijelaskan antara lain: a) ruang lingkup Laporan Keuangan Konsolidasian, yang meliputi pos-pos entitas induk dan entitas anak: b) dasardan kapan suatu entitas anak dikonsolidasikan ke dalam laporan keuangan entitas induk, C) kebijakan akuntansi sehubungan dengan perubahan kepemilikan tanpa kehilangan Pengendalian atas entitas anak: d) kebijakan akuntansi sehubungan dengan kehilangan Pengendalian atas entitas anak, €) kebijakan.akuntansi sehubungan dengan pencatatan dan penyajian kepentingan nonpengendali, dan f) pernyataan bahwa saldo pos dan transaksi material antar entitas yang dikonsolidasi telah dieliminasi, Catatan 4 Catatan 4 Catatan 3c Catatan 3c Catatan 3c Catatan 3c Catatan 3 Catatan 3c 2) Kombinasi bisnis Yang harus dijelaskan antara lain: a) metode yang digunakan dalam kombinasi bisnis, termasuk metode yang digunakan untuk mengukur kepentingan nonpengendali, b) pengakuan awal untuk goodwill, C) pengukuran setelah pengakuan awal untuk goodwill, dan Catatan 3d
Page 9 OCR 0.909
d) kebijakan lainnya yang relevan terkait dengan kombinasi bisnis yang ada di Perusahaan, antara lain (1) pembelian dengan. diskon, (2) akuisisi secara bertahap, dan (3) imbalan kontinjensi. 3) Kas dan setara kas, Yang harus: dijelaskan antara lainkebijakan dalam menentukan komponen kas dan setara kas. Catatan 3i 4) Instrumen Keuangan a) Instrumen Keuangan selain Sukuk Yang harus dijelaskan antara lain: (1) pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori, termasuk perlakuan atas biaya transaksi: (2) pengukuran setelah pengakuan awal Instrumen keuangan setiap kategon: (3) ketentuan saling hapus dari instrumen keuangan, (4) metode yang digunakan untuk menentukan Nilai Wajar instrumen keuangan: (5) metode perhitungan yang digunakan untuk menentukan penurunan nilai dari aset keuangan, (6) ketentuan penghentian pengakuan instrumen keuangan, (7) khusus instrumen keuangan derivatif dan akuntansi lindung nilai, selain penjelasan sebagaimana dimaksud dalam angka (1), angka (2), angka (3), angka (4), angka (5), dan angka (6), wajib ditambahkan penjelasan mengenai, (a) ketentuan pemenuhan kriteria akuntansi lindung nilai, (b) klasifikasi lindung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilai atas instrumen keuangan derivatif, dan (c) perlakuan akuntansi lindung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilai. b) Investasi pada Sukuk Yang harus dijelaskan antara lain: (1) klasifikasi dan reklasifikasi investasi pada Sukuk, (2) pengakuan awal Sukuk: (8). pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk: Catatan 3g Catatan 3g Catatan 3h Catatan 3g Catatan 3g Catatan 3g
Page 10 OCR 0.905
(4) Penyajian pendapatan sukuk: dan (5) penyajian amortisasi biaya transaksi. C) Sukuk yang diterbitkan Yang harus dijelaskan antara lain: (1) pengakuan awal Sukuk: (2) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk, (3) biaya transaksi penerbitan Sukuk, (4) posisi penyajian Sukuk, dan (5) akad syariah yang digunakan cs 5) (Khusus Industri Perbankan a) Giro Wajib Minimum Yang harus dijelaskan antara lain ketentuan mengenai jumlah giro wajib minimum. b) Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain. c) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain Ba Ta an en On 8) Piutang Reverse Repo Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Piutang Reverse Repo, metode pencatatan dan pengukurannya. 7) Khusus Industri Perbankan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah Yang harus dijelaskan antara lain: a) Kelompok obligasi rekapitalisasi yang dimiliki, b) Pengakuan nilai pada investasi untuk setiap kelompok Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah:dan c) Dasar penyajian efek-efek dalamlaporan keuangan. 8) (Khusus Industri Perbankan a) Kredit Yang harus dijelaskan antara lain: 1 Penjelasan atas masing-masing jenis kredit yang diberikan, (2) Dasar penyajian atas kredit, (3) Kebijakan manajemen dan pelaksanaan pengendalian risiko portofolio kredit,
Page 11 OCR 0.916
4) Perlakuan akuntansi untuk kredit yang dibeli dari BPPN (jika ada), dan (5) Kebijakan bank akan agunan kredit, b) Tagihan/Kewajiban Akseptasi Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian atas tagihan/kewajiban akseptasi. Cc) Agunan yang Diambil Alih Yang harus dijelaskan antara lain: (1) Dasar penilaian dan penyajian, (2) Perlakuan akuntansi atas nilai realisasi piutang/pembiayaan yang diberikan dengan saldo piutang/pembiayaan yang tidak dapat ditagih: dan (3) Perlakuan akuntansi atas keuntungan (kerugian) dari realisasi penjualan agunan. 9 Khusus untuk Industri Pembiayaan Piutang Pembiayaan Konsumen Yang harus dijelaskan antara lain: a) Dasar penyajian piutang pembiayaan konsumen, dan b) Dasar penilaian aset jika perusahaan menarik kembali aset pembiayaan konsumen dari konsumennya 10) Anjak Piutang Yang harus dijelaskan antara lain: a) Jenis transaksi anjak piutang (dengan recourse atau tanpa recourse), b) Penyajian transaksi anjak plutang: Cc) Perlakuan akuntansi atas perbedaan antara harga pengalihan dan jumlah bersihpiutang dialihkan, dan d) Perlakuan terhadap kegagalan atas tagihan anjak piutang(ditagihkan kembali ke klienatau ditanggung oleh perusahaan). 17 Sewa Yang harus dijelaskan antara lain: a) kebijakan penentuan suatu perjanjian mengandung suatu sewa, b) kebijakan penentuan suatu sewa merupakan sewa pembiayaan atau sewa operasi, dan c) kebijakan akuntansi apabila Perusahaanbertindak sebagai lessee dan/atau lessor Catatan 3g Catatan 3g Taj Persediaan: yang harus dijelaskan-antara lain mengenai kebijakan akuntansi yang digunakan dan Catatan 3k
Page 12 OCR 0.922
rumusan biaya yang digunakan a) Khusus Industri Kehutanan HTI Dalam Pengembangan Yang harus dijelaskan antara lain. Beban-beban yang dikapitalisasi, antara lain: kewajiban kepada negara, pemeliharaansarana dan pra-sarana. HTI Siap Panen Yang harus dijelaskan antara lain: Biaya perolehan, mutasi pembebanan ke biaya produksi, b) Khusus Industri Perkebunan Tanaman Perkebunan Yang harus dijelaskan antaralain: (1) Dasar klasifikasi untuk jenis tanaman sebagai persediaan, tanaman belum menghasilkan, atau tanaman telah menghasilkan, (2) Dasar penilaian dan pengukuran, (3) Kebijakan akuntansi reklasifikasitanaman belum menghasilkan ke tanaman telah menghasilkan: (4) Metode penyusutan dan masamanfaat tanaman yang disusutkan: dan (5) Kebijakan akuntansi biaya pinjaman, C) Khusus Industri Peternakan Hewan Ternak Yang harus dijelaskan antara lain: (1) Hewan ternak telah menghasilkan :(a) Metode penilaian, (b) Metode-amortisasi (deplesi), dan (c) Cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jikaada (2). Hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) : (a) Metode penilaian, dan (b) Perkiraan waktu yang dibutuhkan untuk dapat berpindah menjadi hewan temak telah menghasilkan. 13) Aset Tetap: Yang harus dijelaskan antara lain: a) pengakuan awal Aset Tetap: b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Tetap, Catatan 3m Catatan 3m
Page 13 OCR 0.898
d) metode penyusutan yang digunakan, e) kapitalisasi biaya yang terkait dengan Aset Tetap: 1) estimasi umur manfaat dan tarif penyusutan: 9) penghentian pengakuan, h) nilai.residu, dan I) pernyataan bahwa manajemen telah mengkaji ulang atas estimasi umur ekonomis, metode penyusutan, dan nilai residu pada setiapakhir periode pelaporan. Ss NA « €) pengelompokan Aset Tetap, Catatan 3m Catatan 3m Catatan 3m Catatan 3m Catatan 3m Catatan 3m Ta) Investasi pada Entitas Asosiasi Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat investasi pada asosiasi. Catatan 3j 75) Bagian partisipasi dalam Ventura Bersama Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat bagian partisipasi dalam Ventura Bersama. Catatan 3j 16) Pola Kerjasama Yang harus dijelaskan antara lain: a) Kriteria dari bentuk kerjasama: b) Kebijakan akuntansi untuk setiap jenis asetdan liabilitas yang timbul, dan Cc) Sistem pembagian hasil, jika ada. Catatan 36 KA) Aset Tak Berwujud Yang harus dijelaskan antara lain : a) pengakuan awal Aset Tak berwujud, b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Takberwujud, C) umur manfaat tidak terbatas atau terbatas, dan apabila umur manfaat terbatas, diungkapkan tarif amortisasi yang digunakan dan umur manfaatnya, d) sumber terjadinya Aset Takberwujud, £) metode amortisasi yang digunakan, ? penghentian pengakuan Aset Takberwujud, dan 9) (riset dan pengembangan (jika ada), 18) Aset tidak tancar atau kelompok Lepasan yang dimiliki untuk dijual Yang harus dijelaskan antara lain: a) kebijakan tentang peristiwa dan kondisi suatu aset tidak lancar diklasifikasikan sebagai aset yang dimiliki untuk dijual, dan b) pengukuran-aset tidak lancar atau kelompok
Page 14 OCR 0.911
lepasan yang dimiliki untuk dijual 19 Properti Investasi: Yang harus dijelaskan antara lain: a) pengakuan awal Properti Investasi, b) pengukuran setelah pengakuan awal Properti Investasi, Cc) metode penyusutan yang digunakan, khusus untuk model biaya, d) estimasi umur manfaat dan/atau tarif penyusutan Untuk model biaya, dan e) penghentian pengakuan Properti Investasi. Catatan 3 Catatan 31 Catatan 31 20) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi Aset Minyak dan Gas Bumi Yang harus dijelaskan antara lain: a) Dasar pengukuran yang digunakan untuk menentukan jumlah tercatat bruto: b) Kriteria kapitalisasi biaya, penurunan nilai (impairment) dan penilaian kembali aset (revaluasi), C) Metode penyusutan dan amortisasi yang digunakan, d) Masa manfaat-atau tarif penyusutan dan amortisasi yang digunakan, dan e) Pertanggungan Asuransi 27 Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan Yang harus dijelaskan antara lain: a) ketentuan peristiwa-dan kondisi yang mengindikasikan Kemungkinan terjadinya penurunan nilai dan b) kebijakan akuntansi pengakuan penurunan nilai aset nonkeuangan dan pembalikannya. Catatan 3n Catatan 3n 22) Khusus Industri Perbankan Liabilitas Segera Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian fiabiltas segera Simpanan Nasabah Yang harus dijelaskan antara lain: a) Penjelasan atas simpanan, dan b) Dasar penyajian dari masing-masing kategori simpanan. Simpanan dari bank lain Yang harus dijelaskan antara lain: a) Penjelasan atas simpanan dari bank lain: dan
Page 15 OCR 0.914
b) Dasar penyajian simpanan dari bank lain Surat Berharga yang Diterbitkan Yang harus dijelaskan antaralain: 3) Kriteria dan Jenis-jenis surat berhargayang diterbitkan, dan b) Perlakuan akuntansi atas premi atau diskonto. 23)| Provisi Yang harus dijelaskan antara lain: a) kondisi provisi yang harus diakui, dan v Catatan 3p b) dasar penentuan nilai provisi. v Catatan 3p 24)| Utang Repo Vv Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Utang Repo, metode pencatatan dan pengukurannya 25)| Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi V Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan. Yang harus dijelaskan antara lain: a) Perlakuan akuntansi atas pembebananbiaya PLH: b) Metode amortisasi atas biaya PLHyang ditangguhkan: Cc) Metode penyusutan prasarana PLH: dand) Tabel yang memuat penjelasan tentang: (1) Lokasi penambangan, (2) Saldo awal untuk masing-masing lokasi, (3) Penambahan dan Pengurangan untuk masing- masing lokasi penambangan, dan (4) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan 26)| Khusus Industri Pertambangan Umum V Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan Yang harus dijelaskan antara lain: a) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang masih berjalan dengan penjelasan mengenai jangka waktu kontrakuntuk Area of Interest yang bersangkutan: b) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang sudah menemukan adanya Cadangan Terbukti denganpenjelasan bahwa amortisasinya baru akan dilaksanakan pada saat dimulainya produksi,
Page 16 OCR 0.929
c) Dasar penentuan ditangguhkannya biaya pengembangan dan kapitalisasi biaya pekerjaan konstruksi dan prasarana, dan d) Metode amortisasi dan penyusutan yang dipergunakan dengan penjelasan jangka waktu perijinan penambangan, taksiran umurekonomis tambang dan dasar perhitungan amortisasi. Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan! Penyisihan Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan Yang harus dijelaskan antara lain: a) Perlakuan'akuntansi atas pembebananbiaya PLH: b) Metode-amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan: dan C) Metode penyusutan prasarana PLH. 27)| Pengakuan Pendapatan a) Yang harus dijelaskan antara lain: (1) kondisi dan metode pengakuan pendapatan v Catatan 3g serta dasar pengukuran yang digunakan berdasarkan jenis pendapatan yang ada: dan (2) dalam hal terdapat transaksi hubungan v keagenan, kebijakan pengakuan pendapatan dan penjualan darihubungan keagenan serta beban terkait. b) Pengakuan pendapatan dan Beban dengan menggunakan metode persentase penyelesaian Yang harus dijelaskan antara lain metode yang v diterapkan untuk menentukan tahappenyelesaian suatu kontrak. c) Khusus Industri Asuransi v (1) Pengakuan pendapatan premi Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain: (a) Tarif yang digunakan dalam perhitungan premi yang belum merupakan pendapatan: (b) Kebijakan akuntansi untuk transaksi reasuransi prospektif dan retroaktif: dan (c) Penyajian pendapatan premi dalam laporan laba rugi, (2) Beban Klaim Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain:
Page 17 OCR 0.904
ta) Kelompok beban klaim dalam bentuk: klaim yang disetujul, klaim dalam proses penyelesaian, klaim yang terjadi namun belum dilaporkan dan beban penyelesaian klaim: dan (b) Penyajian beban klaim dalam laporan laba rugi. d) Khusus Industri Real Estate Kapitalisasi dan metode alokasi biaya proyek pengembangan Real Estat Yang harus dijelaskan antara lain: MN Unsur biaya yang kapitalisasi ke proyek pengembangan Real Estat, (2) Unsur biaya yang dialokasikan sebagai beban proyek, (3) Penyisihan atas realisasi pendapatan pada masa mendatang lebih rendah dari nilal tercatat proyek, (4) Metode alokasi biaya yang telah dikapitalisasi ke setiap unit Real Estat, (5) Biaya yang direvisi dan direalokasi akibat perubahan mendasar pada estimasi kini,dan (6) Unsur biaya yang diakui sebagai beban pada saat terjadinya. Catatan 3k Catatan 3k Catatan 3k 28) Program Loyalitas Pelangan Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan terkait program loyalitas pelanggan 28) Transksi dan Saido dalam mata uang asing Yang harus dijelaskan antaralain: a) ketentuan dalam penjabaran transaksi dansaldo dalam mata uang asing, b) perlakuan akuntansi selisih kurs yang timbuldan penjabaran aset dan liabilitas moneter, dan c) referensi dan kurs yang digunakan untuk menjabarkan transaksi dan saldo dalammata uang asing. Catatan 3e Catatan 3e Catatan 3e Dan 37 30) Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi Yang harus dijelaskan antara lain: a) Dasar penetapan Pihak-pihak berelasi: b) Pengungkapan Pihak-pihak berelasidalam Laporan Keuangan, dan Catatan 3f Catatan 3f 31) Hibah Pemerintah Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan akuntansi tentang metode penyajian dalam laporan keuangan
Page 18 OCR 0.895
32)| Pajak Penghasilan Yang harus dijelaskan antara lain: a) dasar penentuan tarif pajak untuk mengukurpajak v Catatan 3s kini dan pajak tangguhan: b) ketentuan mengenai saling hapus: v Catatan 3s c) pengakuan dan pengukuran asetpajak tangguhan: v Catatan 3s dan d) metode yang digunakan dalam menilataset v Catatan 3s (Iiabilitas) pajak tangguhan. 33)| Imbalan Kerja Yang harus dijelaskan antara lain: a) Jenis imbalan kerja yang diberikankepada v Catatan 3r karyawan, b) deskripsi umum mengenai jenis programimbalan v pascakerja yang diselenggarakan oleh Perusahaan, C) kebijakan akuntansi Perusahaan dalam mengakui K/ Catatan 31 keuntungan dan kerugian aktuarial, dan Catatan 3r d) pengakuan keuntungan dan kerugian untuk curtailment dan penyelesaian, v Catatan 3r 34)| Saham Treasuri vV Yang harus dijelaskan antara lain metode pengakuan dan pengukuran atas pembelian, penjualan, atau pembatalan saham treasuri 35)| Pembayaran Berbasis Saham V Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan akuntansi untuk transaksi pembayaran berbasis saham yang diselesaikan melalui instrumen ekuitas dan/atau diselesaikan melalul Kas, termasuk pengukurannya. 36)| Kuasi-Reorganisasi v Yang harus dijelaskan antara lain: a) Dasar dilakukannya kuasi-reorganisasi, b) Dasar penentuan nilai wajar Aset dan Liabilitas, dan c) Perlakuan akuntansi untuk selisih hasilrevaluasi Aset dan Liabilitas. Catatan: Berlaku untuk kuasi reorganisasi sebelum 1 Januari 2013. 37)| Biaya Pinjaman v Yang harus dijelaskan antara lainkondisi yang mengharuskan biaya pinjaman dikapitalisasikan sebagai bagian dari biaya perolehan aset kualifikasian
Page 19 OCR 0.894
38)| Segmen Operasi Yang harus dijelaskan antara lain dasar yang v Catatan 3t digunakan oleh manajemen untuk mengidentifikasikan Segmen Operasi. 39)| Laba (Rugi) per saham Yang harus dijelaskan antara lain dasar perhitungan v Catatan 33 laba (rugi) per saham dasar dan laba (rugi) per saham dilusian: 3 Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan 3 Aset 1) | Kas dan Setara Kas Yang harus diungkapkan antara lain: a) unsur Kas dan Setara Kas pada pihak berelasi Vv Catatan 5 dan pihak ketiga, b) rincian jumlah penempatan di bank berdasarkan v Catatan 5 nama bank serta jenis. mata Lang asing, c) kisaran suku bunga kontraktual dari Setara Kas V Catatan 5 selama periode pelaporan: dan d) jumlah saldo Kas dan Setara Kas yang v signifikan yang tidak dapat digunakan oleh kelompok usaha disertai pendapatmanajemen: 2) | Khusus Industri Perbankan v a) Kas v Yang harus diungkapkan adalah rincian jumlah kas berdasarkan jenis mata uang. b) Giro pada Bank Indonesia v Yang harus diungkapkan antata lain (1) Rincian jumlah Giro pada Bank Indonesia berdasarkan jenis mata uang (nilai dalam mata uang original): dan (2) Ketentuan Giro Wajib Minimum (SWM) menurut BI dan posisi GWM bank padasaal periode pelaporan. c) Giro pada Bank Lain v Yang harus diungkapkan antara lain: Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan Jenis mata uang, (1) Jumlah penyisihan penurunan nilai, (2) Perubahan'penyisihan selama periode berjalan untuk masing-masing giro, (3) Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan pihak yang mempunyai hubungan istimewa dan pihak ketiga:
Page 20 OCR 0.901
(4) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, dan (5) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian jumlah perempatan berdasarkan jenis dan mata uang, (2) Rincian penempatan berdasarkan yang mengalami penurunan nilai (impaired)dan tidak mengalami penurunan nilai (umimpaired), (3) Jangka waktu (rata-rata atau perkelompok). (4) Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan, (5) Rincian jumlah penempatan berdasarkan pihak yang mempunyai hubunganistimewa dan pihak ketiga, (6) Tingkat suku bunga-rata-rata pertahun, (7) “Jurntah dana yang diblokir dan alasannya: (8) Jumlah dana yang tidak dapat dicairkan pada bank bermasalah, bank beku operasi atau likuidasi termasuk tingkat kemungkinan diterimanya kembali dana tersebut berdasarkan informasi dani otoritas yang berwenang, dan (9) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai 3 Piutang Usaha Yang harus diungkapkan antara lain: a) jumlah piutang yang dipisahkan-antara pihakketiga dan pihak berelasi, b) jumlah piutang menurut debitur, Cc) jumlah piutang menurut mata uang, d) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai, e) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai secara Individual dan kolektif, danpenghapusan piutang: !) pendapat manajemen akan kecukupanjumlah cadangan atau keyakinan manajemen atas ketertagihan piutang apabila tidak dibentuk cadangan, 9) piutang yang dijaminkan, nama-pihak yang menerima jaminan, dan alasandijaminkan, h) jumlah diamortisasi dengan Catatan 7 Catatan 7 Catatan 7 Catatan 7 Catatan 7 Catatan 7
Page 21 OCR 0.917
menggunakan metode suku bunga efektif, dan i) informasi keterlibatan berkelanjutan atas piutang yang ditransfer, meliputi (1) jumlah yang ditransfer, beban bunga, retensi, jatuh tempo, dan ikatan penting lain yang diatur dalam perjanjian, dan (2) jaminan yang diberikan (bila ada) 4) Khusus Industri Asuransi « a) Piutang Premi Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain (1) Jumlah piutang berdasarkan tertanggungdan asuradur, (2) Jurnlah piutang berdasarkan jenis. asuransi. dan (3) Jumlah piutang premi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas. b) Piutang Koasuransi Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain: (1) Jumlah berdasarkan ko-asuradur, (2) Jumlah menurut jenis asuransi, dan (3) Jumlah piutang koasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas. c) Piutang Reasuransi Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: (1) Jumlah piutang berdasarkan reasuradur, (2) Jumlah piutang atau utang reasuransi yang disalinghapuskan, dan (3) Jumlah piutang reasuransl yangdiperkenankan dalam perhitungan solvabilitas. d) Piutang Hasil Investasi Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: (1) Pemisahan antara piutang kepada pihak berelasi dan.pihak ketiga: (2) Jumlah piutang menurut jenis investasi, (3) Jumlah piutang menurut mata uang, dan (4) Jumlah piutang yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas. 5) Khusus Industri Pembiayaan a) Piutang Pembiayaan Konsumen Yang harus diungkapkan antara lain (1) Jumlah piutang menurut dan jenis obyek pembiayaan (contoh: kendaraan bermotor,
Page 22 OCR 0.918
elektronik, rumah, dan lain-lain): (2) Rincian umur dari angsuran pembiyaan konsumen, (3) Bagian pinjaman yang dibiayai bank-bank sehubungan dengan transaksi kerja (4) sama pembiayaan bersama, penunjukan selaku pengelola piutang, penerusan pinjaman dan pengambilalihan piutang apabila perusahaan membagi risiko tidak tertagihnya piutang tersebut dengan bank- bank dalam rangka transaksi di atas: (5) Pendapatan pembiayaan konsumen yang belum diakui, (6) Nilai dan jenis jaminan yang diserahkan oleh pelanggan atas piutang pembiayaan konsumen yang diberikan berdasarkan objek pembiayaan, (7) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun,dan (8) Piutang pembiayaan konsumen yang dialihkan dan atau digunakan sebagai Jaminan atas utang. b) Tagihan Anjak Piutang v Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Jumlah tagihan anjak piutang tanpa recourse dan dengan recourse, beserta jumlah utang retensi anjak piutang dan pendapatan anjak piutang (tanparecourse) serta pendapatan anjak piutang tangguhan (dengan recourse), dan (2) Pengungkapan mengenai tingkat bunga, Jatuh tempo dan jumlah piutang yang diperoleh serta ikatan penting yang diatur dalam perjanjian anjak pivtang Cc) PiutangSewa Pembiayaan v Yang harus diungkapkan: antara lain- (1) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga, (2) rekonsiliasi antara investasi sewa bruto dan nilai kini piutang pembayaran sewa minimum pada akhir periode pelaporan. Di sampingitu, lessor mengungkapkan investasi sewa bruto dan nilai kini piutang pembayaran sewa minimum pada akhir periode pelaporan, untuk setiap periode berikut: (a) kurang dari satu tahun (b) tebih dari satu tahun sampai limatahun (c) lebih dari Ilma tahun (3) pendapatan keuangan yang belum diterima:
Page 23 OCR 0.892
(4) nilai residu yang tidak dijamin yang diakru sebagai manfaat lessor, (5) akumulasi penyisihan piutang tidak tertagih atas pembayaran sewa minimum, (6) rental kontinjen yang diakui sebagai pendapatan dalam periode: dan (7) penjelasan umum isi perjanjian sewalessor yang material, d) Piutang Sewa Operasi Yang harus diungkapkan antara lain: (1) jumlah agregat pembayaran sewa Minimum masa depan dalam sewa operasi yang tidak dapat dibatalkan untuk setiap periode berikut, (a) kurang dari satu tahun (b) lebih dari satu tahun sampai limatahun (c) lebih dari lima tahun (2) total rental kontinjen yang diakuisebagai pendapatan pada periode: dan (3) penjelasan umum isi perjanjian sewalessor G) Khusus Kontrak Konstruksi Piutang Retensi Yang harus diungkapkan'antara lain: a) Jumlah piutang dari masing-masing kontrak konstruksi, dan b) Pendapat manajemen akankemungkinan tertagihnya piutang retensi, Lg) Tagihan Bruto kepada Pelanggan Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain tagihan bruto dari setiap kontrak konstruksi, Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalarn bentuk tabel yaitu 3) biaya kontrak yang terjadi, b) laba yang diakui, Cc) kerugian yang terjadi: dan d) pekerjaan yang sudah ditagih (termin), 3) Piutang Reverse Repo Yang harus diungkapkan antara lain: a) Rincian mengenaijenis dan jumlah Efek yang ditransaksikan, b) Tanggal danharga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek: Cc) Nama: pihak/counterparty:
Page 24 OCR 0.908
d) Lokasi Efek jaminan, @) Tingkat bunga piutang reverse repo, 1? Cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada):dan 9) seng Cadangan kerugian penurunan nilailjika a), 2) Agunan Yang Diambil Alih Yang harus diungkapkan antara lain: a) Nilai realisasi bersih pada saat diambilalih: b) Selisih antara nilai realisasi bersih atas agunan yang diambilalih dengan saldo piutang yang tidak tertagih: dan C) Laba atau rugi yang timbul,termasuk biaya-biaya yang timbul setelah pengambilalihan agunan tersebut 10) Piutang Dividen dan Bunga Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan Jumlah tagihan dividen, bunga, dan dendakepada pihak lam. 1) Piutang Lain-Lain Yang harus diungkapkan anitara lairi: a) Rincian jenis dan jumlah piutang, b) Jurnlah Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN), dan C) Pendapat manajemen atas kecukupanjumlah penyisihan. Catatan 8 Catatan 8 Catatan 8 Ta Aset Keuangan Lainnya Pengungkapan ini telah diterapkan untuk aset keuangan lainnya yang bersifat lancar maupun tidak lancar. a) Pengelompokkan aset keuangan lainnya sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi. b) Yang harus diungkapkan antara lain (1) nilal tercatat aset keuangan untuk setiap kelompok dan rincian investasinya, (2) laba atau rugi neto pada setiap kelompok:-aset keuangan berdasarkan klasifikasi, baik yang disajikan pada pos pendapatan komprehensif lainnya maupun yang diakui sebagai laba atau rugi periode berjalan, (3) total pendapatan bunga yang dihitung menggunakan metode suku bungaefektif untuk aset keuangan selain yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi: (4) biaya perolehan termasuk jumlah premium Catatan 6 Catatan 6
Page 25 OCR 0.918
dan diskonto yang belum diamortisasi, untuk Etek dimiliki hingga jatuh tempo: (5) peringkat Efek utang berikut nama pemeringkat (jika ada) (6) uraian tentang alasan diambilnya keputusan menjual untuk aset keuangan yang diklasifikasikan dimiliki hingga jatuh tempo, (7) jika terdapat rektasifikasi aset keuangan, maka wajib diungkapkan: (a) jumlah yang direklasifikasi ke dan dari setiap kategori, (b) alasan reklasifikasi: dan (0) sisa investasi dalam kelompok dimiliki hingga jatuh tempo yang telah direklasifikasi dalam kelompok tersedia untuk dijual. (8) jurntah tercatat aset keuangan yang dijaminkan sebagai agunan untuk Liabilitas atau liabilitas kontinjensi serta syarat dan kondisi yang terkait dengan penjaminan tersebut: (9) jumlah penurunan nilai atas aset keuangan (jika ada), termasuk mutasinya, dipisahkan antara aset keuangan yang mengalami penurunan nilai dan aset keuangan yangtidak mengalami penurunan nilai, serta dipisahkan antara penurunan nilai yang dihitung secara kolektif dan individual, termasuk beban penurunan nilai yang diakui dalarn laba rugi, dan (10) jumlah amortisasi keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi atas investasi yang tersedia untuk dijual yang direklasifikasi menjadi dimiliki hingga jatuh tempo Ig) Khusus Deposito Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: a) nama bank, dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak beretasi: b) kisaran suku bunga kontraktual selamaperiode pelaporan, 6) jenis dan jumlah deposito dalam mata uangasing, dan d) hal-hal lain yang dapat mempengaruhi kualitas pencairan deposito tersebut. Catatan 5 Catatan 5 Catatan 5 14) Khusus Investasi pada Sukuk Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:
Page 26 OCR 0.913
a) rincian Sukuk berdasarkan nama penerbitdan akad syariah: b) tujuan model usaha yang digunakan, C) jumlah investasi yang direklasifikasikan, jika ada, dan penyebabnya: dan d) Nilai Wajar untuk investasi yang diukur pada biaya perolehan, 18) Khusus Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah Tambahan pengungkapan mengenai antara lain a) Rincian jumlah nominal dan nilai pasarefek berdasarkan jenis: b) Tanggal jatuh tempo dan frekuensipembayaran bunga: c) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, dand) Informasi penting lainnya 16) Khusus Unit Penyertaan Reksadana Tambahan pengungkapan mengenai antara lain a) Rincian unit penyertaan reksadana danNilat Aset Bersih: dan b) laba atau rugi neto berdasarkan klasifikasi, baik yang disajikan pada pos pendapatankomprehensif lainnya maupun yang diakui sebagai laba ataurugi periode berjalan 7) Khusus Wesel Tagih Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain, pihak penerbit, kisaran tingkat bunga, jatuh tempo, jenis mata uang, dan uraian tentang sifat dan asal terjadinya (dari transaksi usaha atau lainnya), 18) Khusus industri Asuransi Tambahan pengungkapan mengenal aset-aset yang menjadi dana jaminan. 1) Pinjaman Polis Yang harus diungkapkan antaralain rincian berdasarkan: a) Saldo pinjaman polis menurut jenis rnata uang, b) Tingkat suku bunga, 20) Khusus Industri Perbankan Kredit Yang harus diungkapkan antara lain a) Rincian jumlah kredit berdasarkan jenis, mata uang, sektor ekonomi dan jangka waktu serta kolektibilitas, b) Jumlah cadangan kerugian penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan, c) Rincian jumlah kredit berdasarkan pihak berelasi
Page 27 OCR 0.918
dan pihak ketiga: d) Rasio kredit usaha kecil terhadap jumlahkredit yang diberikan, &) Tingkat suku bunga rata-rata pertahun: N Rincian kredit bermasalah berdasarkan sektor dan Jumlah cadangan penghapusan menurutketentuan Bank Indonesia, 9) Rasio kredit bermasalah terhadap jumlah Aset keuangan dan rasio Jumlah cadangan kerugian penurunan nilai Aset keuangan yang telah dibentuk terhadap jumlah minimum cadangankerugian penurunan nilai Aset keuangan sesuai ketentuan Bank Indonesia, h) Jumlah kredit yang direstrukturisasiberdasarkan Jenis dan kolektibilitas, i) Jumlah dan persentase bagian bank ataskredit sindikasl baik selaku pimpinan, agen, atau anggota sindikasi: j) Ikhtisar pembelian kredit dari BPPN berdasarkan periode pembelian, jika ada, k) Pendapat manajemen akan ketaatan bank terhadap Batas Maksimum Pemberian Kredit (BMPK) yang ditetapkan oleh Bank Indonesia: 1) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah Cadangan kerugian penurunan nilai 2 Tagihan dan Liabilitas Akseptasi Yang harus diungkapkan antara lain a) Rincian jumlah tagihan dan liabilitasberdasarkan pihak, mata uang, dan jatuh tempo: b) Untuk tagihan akseptasi diungkapkan kolektibilitas, jumlah cadangan penghapusandan mutasi selama periode berjalan, c) Rincian jumlah tagihan dan liabilitasberdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: d) Pendapat manajemen akan kecukupanjumlah cadangan kerugian penurunan nilai tagihan akseptasi 22) Persediaan a) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) total jumlah tercatat persediaan dan jumlah nilai tercatat menurut klasifikasi yangsesuai bagi Perusahaan, (2) jumlah tercatat persediaan yang dicatat dengan Nilai Wajar dikurangi biaya untuk menjual, (3) jumlah persediaan yang diakuisebagai beban selama periode berjalan, Catatan 9
Page 28 OCR 0.908
(4) jumlah setiap penurunan nilai yang diakul sebagai pengurang jumlah persediaan yang diakui sebagai beban dalam periode berjalan, (5) jumlah dari setiap pemulihan dari setiap penurunan nilai yang diakui sebagai pengurang jumlah persediaan yang diakui sebagai beban dalam periode berjalan: (6) kondisi atau peristiwa penyebab terjadinya pemulihan nilai persediaan yang diturunkan: (7) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk persediaan yang memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka diungkapkan: (i) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan, dan (Ni) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak dikapitalisasi. (8) persediaan yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan: dan (9) jenis dan nilai persediaan yang diasuransikan,-nilai pertanggunganasuransi, dan risiko yang ditutup serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib diungkapkan-alasannya Catatan 9 b) Khusus Industri Perhotelan Tambahan pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi yang harus diungkapkan antara lain: (1) Makanan dan minuman, (2) Perlengkapan, dan (3) Barang Dagangan, & Saldo dibawah 5Yc c) Khusus Industri Real Estat Tambahan pengungkapan antara lain (1) Pengungkapan nilai tercatatpersediaan menurut klasifikasi: (a) Tanah Matang: (b) Unit Bangunan: dan (ce) Unit Bangunan dalam Penyelesaian, (2) Jumlah biaya perolehan aset Real Estat yang pengikatan jual belinya telah berlaku namun penjualannya belum diakui, termasuk Jumlah utang terkait yang akan dialihkan, bila ada. - Catatan 9 Catatan 9 Catatan 9
Page 29 OCR 0.897
(1) 2) (3) d) Tanah untuk Pengembangan Tambahan pengungkapan antara lain: Lokasi, luas tanah, proses perizinan: Jumlah biaya bunga dan rugi kurs yang dikapitalisasi ke tanah untuk pengembangan: dan Proporsi tanah yang dijadikanjaminan utang. Catatan 9 (3) 2) 3 (4) e) Khusus Industri Media Tambahan pengungkapan antara lain: Materi program : lokal, impor (mediatelevisi). Buku, kertas korari, barang pra cetak (media cetak), Barang promosi dan barter (media cetak): dan Bahan persediaan lain yang sesual dengan Industrinya. (2) (3 ? Khusus Industri Rumah Sakit Tambahan pengungkapan antara lain: (1) Obat- obatan, Perlengkapan medis (disposable): dan Persediaan lainnya (1) 9) Khusus Industri Peternakan Pengungkapan jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi tertentu, seperti hewan ternak menjadi: (a) Hewan Temak Tersedia untuk Dijual, dan (b) Hewani Ternak dalam Pertumbuhan, (2) Hewan Ternak Produksi - Berumur Pendek Yang harus diungkapkan antara Jain: (a) Total jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi hewan ternak telah menghasilkan dan hewan ternak belum menghasilkan: (b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selarna paling tidak 2 tahun terakhir, (ce) Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan, (d) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan atau penghapusan persediaan yang mati atau hilang, (e) Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan risiko
Page 30 OCR 0.907
yang ditutup: (N Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematian atau metode penghapusan langsung. (9) Pendapat manajemen atas kecukupan Nilai pertanggungan asuransi, dan (h) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima jaminan. 2) Pajak Dibayar Di muka Yang harus diungkapkan antara lain: 3 b) rincian menurut jenis dan jumlah masing-masing pajaknya: dan uraian mengenai jumlah restitusi pajak yang diajukan dan statusnya. Catatan 10 27) Biaya Dibayar Dimuka Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis dan jumlah. Catatan 10 25) Aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang Dimiliki untuk Dijual Yang harus diungkapkanantara lain: (1 (2) 3 9 (5) (6) urajan dari aset yang dimiliki untuk dijualatau kelompok lepasan, urajan fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan yang diharapkan, serta cara dan waktu pelepasan, kerugian penurunan nilai atau keuntungan pemulihan penurunan nilai, dalam hal aset yang dimiliki untuk dijual belum dapat direalisasikan dalam satu tahun, diungkapkan peristiwa atau keadaan yang dapat memperpanjang periode penyelesaian penjualan menjadi lebih dari satu tahun, dalam hal dapat diterapkan, segmen yang dilaporkan dari aset yang dimiliki untuk dijual dan kelompok lepasan disajikan sesuai dengan SAK yang bertaku, dan dalam hal aset yang diklasifikasikan sebagai aset yang dimiliki untuk dijual atau kelompok lepasan dihentikan pengklasifikasiannya, diungkapkan: ta) nilai dari aset tersebut, yaitu nilai yanglebih rendah antara: | jumlah tercatat aset tersebut sebelum aset atau kelompok lepasan diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual, disesuaikan dengan penyusutan, amortisasi-atau penilaian kembali yang telah diakui apabila aset ataukelompok
Page 31 OCR 0.885
lepasan tersebut tidak diklasifikasikan sebagai dimilikl untuk dijual, dan li. Jumlah terpulihkan pada saat tanggal keputusan untuk tidak menjual, (b) uraian fakta dan keadaan yangmengarah kepada keputusan tersebut, dan (c) dampaknya terhadap hasil operasiuntuk periode tersebut dan periode sajian sebelumnya. 26) Piutang Pihak Berelasi Non-Usaha Yang harus diungkapkan antara lain : a) rincian jenis, nama pihak berelasi, danjumlah piutang, b) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugianpenurunan nilai serta penjelasan terjadinya piutang pihak berelasitersebut, €) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai secara individual dan kolektif, dan penghapusanpiutang, Catatan 8 d) pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, dan @) dalam hal piutang berelasi non usaha disajikan dalamaset lancar, hal tersebut harus dibuktikan serta diungkapkan alasannya 21 Investasi pada Entitas Asosiasi Yang harusdiungkapkan antara lain: a) nama entitas asosiasi. b) persentase kepemilikan dan penjelasanadanya pengaruh signifikan. beserta alasannya: C) nilai tercatat dan Nilai Wajar investasi dalam entitas asosiasi yang kuotasi harganyatersedia: d) ringkasan informasi keuangan entitasasosiasi termasuk jumlah agregat Aset, Liabilitas, pendapatan, dan laba. atau rugi, e) alasan tidak adanya pengaruh signifikan walaupun Perusahaan memiliki iebih dari 2075 (dua puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial investee secara langsung atau tidak langsung: 1 akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas asosiasi, ketika laporan keuangan tersebut digunakan dalam menerapkan metode ekuitasdan tanggal atau periode yang berbeda dengan Perusahaan, dan ajasan menggunakan tanggal atau periode yang berbeda: 9) sifat dan tingkatan setiap pembatasansignifikan atas kemampuan entitas asosiasi untuk mentransfer dana kepada Perusahaan, hh) bagian rugi entitas asosiasi yang tidak diakuidan Catatan 11 Catatan 11 Catatan 11
Page 32 OCR 0.905
alasannya, apabila Perusahaan menghentikan V pengakuan bagiannya atas rugi entitas asosiasi, baik untuk periode terjadinya kerugian tersebut maupun secara kumulatif, 1) bagian atas liabilitas kontinjensi entitas asosiasi V yang terjadi bersama-sama dengan Investor lain, 1 Habilitas kontinjensi yang terjadi karena investor v berkewajiban bersama-sama untuk semua atau sebagian Liabilitas entitas asosiasi, dan k) ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi, secara individual atau dalam kelompok, yang tidak V dicatat dengan menggunakan metode ekuitas termasuk total Aset, total Liabilitas, Pendapatan, dan laba atau rugi. 28)| Khusus Industri Konstruksi V Jaminan Yang harus diungkapkan antara lain rincian jaminan yang diberikan dan jumlah jaminan tersebut serta kontrak konstruksi yang mensyaratkan adanya Jaminan tersebut. 29)| Khusus Industri Kehutanan V HTI dan HTI dalam pengembangan Berupabiaya yang ditangguhkan dalam pelaksanaan pembangunan HTI, yang disajikan sebagai berikut: a) Saldo awal, b) Penyisihan periode berjalan, C) Realisasi yang dilakukan selama perlodeberjalan, dan d) Saldo akhir 30)| Khusus Industri Jalan Toi v Hak Bagi Hasil Tol Investor tanpa kuasa hak penyelenggaraan harus mengungkapkan hal-hal berikut (ta) Dasar pengukuran hak bagi hasil tol, (b) Masa hak bagi hasil tol dan amortisasinya, (c) Perubahan hak bagi hasil tol selama periode berjalan, dan (d) Rekiasifikasi proyek kerjasama operasidalam pelaksanaan ke hak bagi hasil tol. 31)| Khusus Industri Perkebunan v Tanaman Perkebunan Yang harus diungkapkan antara lain: a) Untuk tanaman telah menghasilkan (1) Rincian nilai tercatat dan akumulasi penyusutan menurut jenistanaman:
Page 33 OCR 0.890
(2) Rekonsiliasi nilai tercatat awal tahun dan akhir tahun tanaman untuk setiap kelompok selama paling sedikit 2 tahun terakhir, (3) Status tanah yang digunakan untuk menanam, (4) Nilal tanaman telah menghasilkan berdasarkan area/lokasipenanaman, (5) Perbandingan saldo tanaman belum menghasilkan selama paling sedikit 2 tahun: dan (6) Tanaman yang dijaminkan. b) Untuk tanaman belum menghasilkan (1) Mutasi tanaman belum menghasilkan sebagai berikut : (8) Saldo awal i. Tambahan tahun berjalan Ii Biaya langsung (b) Jumlah Kapitalisasi biaya pinjaman, dan rugi kurs dalam hal terjadi depresiasi luarbiasa | Pengurangan tahun berjalan ii Jumlah yang direklasifikasi ke tanaman telah menghasilkan (c) Pengurangan lainnya (d) Saido akhir. (2) Nilai tanaman dalam Perkebunan Inti Rakyat/ Perkebunan Inti Plasma yang menjadi milik perusahaan (inti) dan tanaman yang bukan milik perusahaan (perkebunan rakyat/perkebunan plasma), dan (3) Cadangan kerugian yang mungkin timbul pada plasma. 32) Khusus Industri Peternakan Hewan Ternak Produksi - Berumur Panjang Yang harus diungkapkan antara lain 3) Pengelompokan hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) danhewan ternak telah menghasilkan, b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama paling tidak 2 tahun terakhir, Cc) Nilai amortisasi (deplesi) atas hewanternak telah menghasilkan, d) Nilai hewan ternak tiap kelompok berdasarkan Jokasi/area peternakan, e) Kondisi hewan ternak: N Persentase kematian selama tiga tahun terakhir,
Page 34 OCR 0.904
9) Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan risiko yang ditutup, h) Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematian ataumetode penghapusan langsung. 1) Nilai cadangan kematian ataumetode penghapusan langsung, jika ada, J)) Pendapat manajemen atas kecukupan nilai cadangan kematian, jika ada, dank) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima jaminan 33) Properti Investasi a) Yang harusdiungkapkan antara lain: kg) (2) (3) (4) (5) model pengukuran setelah pengakuan awal yang digunakan, model Nilai Wajar atau model biaya, metode dan asurnsi signifikan yang diterapkan dalam rnenentukan NilaiWajar. dari Properti Investasi: pernyataan bahwa penentuan Nilai Wajar didukung oleh bukti pasar atau lebih banyak berdasarkan faktor lain karena sifat properti tersebut dan keterbatasan data pasar yang dapat diperbandingkan, nama Penilai, tanggal penilaian, dan tanggal laporan penilaian terakhir, jumlah yang diakui dalam laba rugi untuk: (a) penghasilan sewa dari Properti Investasi: (b) beban operasi langsung yang terjadi baik dari Properti Investasi yang menghasilkan maupun yang tidak menghasilkan penghasilan sewaselama periode tersebut, dan (c) perubahan kumulatif dalam Nilai Wajar yang diakui dalam laba rugi atas penjualan Properti Investasi dari sekelompok aset yang menggunakan model biaya ke kelompok aset yang menggunakan model Nilai Wajar. (6) keberadaan dan jumlah pembatasan atas 7) realisasi dari Properti Investasi atau pembayaran penghasilan dan hasil pelepasan: dan kewajiban kontraktual untuk membeli, membangun atau mengembangkan Properti Investasi atau untuk perbaikan, pemeliharaan atau peningkatan. Catatan 31 Catatan 12 Catatan 12 Catatan 12 Catatan 12 Catatan 12 Catatan 12
Page 35 OCR 0.921
b) Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model Nilai Wajar, selain pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf ta) ditambahkan pengungkapan antara lain: (1) rekonsiliasi antara jumlah tercatat Properti Investasi pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi: (2) saat suatu penilaian terhadap Properti Investasi disesuaikan secara signifikan untuk tujuan pelaporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan rekonsiliasi antara penilaian tersebut dan penilaian yang telah disesuaikan yang dilaporkan dalam laporan keuangan, dengan menunjukkan secara terpisah (a) jumlah agregat dari pengakuan kewajiban sewa yang telah ditambahkan kembali: dan (b) penyesuaian signifikan tain c) Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model biaya, selain pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf) ditambahkan pengungkapan antaralain: (1) umurmanfaat: (2) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Properti Investasi pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi, (3) jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan'alokasi beban penyusutan, (4) jumlah rugi penurunan nilai yang diakui, dan jurnlah pemulihan rugi penurunan nilai, selama satu periode sesuai SAK yang berlaku, (5) transfer ke dan dari persediaan dan properti yang digunakan sendiri: dan (6) Nilai Wajar Properti Investasi. d) Khusus untuk Properti Investasi dalam proses pembangunandan pengembangan, Yang harus diungkapkan antara lain: (1) rincian Properti Investasi dalam proses. pembangunan dan pengembangan, (2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak: (3) estirnasi saat penyelesaian, (4) hambatan kelanjutan penyelesaian, Catatan 12
Page 36 OCR 0.924
(5) jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan: dan (6) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk properti investasi yang memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka wajib diungkapkan (a) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan (b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak dikapitalisasi 34) Aset Tetap Yang harus diungkapkan antara lain a) setiap kelompok Aset Tetap wajib diungkapkan secara terpisah berdasarkan kepernilikan aset yaitu aset pemilikan langsung dan/atau aset sewa pembiayaan, b) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan-akumulasi penyusutan Aset Tetap pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan rekiasifikasi, C) jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban penyusutan, d) rugi penurunan nilai dan jumlah yang dijurnal balik yang diakui dalam laba rugi dan ekuitas (jika ada), 2) jumlah komitmen kontraktual dalam perolehan Aset Tetap: N jumlah kompensasi dari pihak ketiga untuk Aset Tetap yang mengalami penurunan nilai, hilang, atau dihentikan yang dimasukkan dalam laba rugi, apabila tidak diungkapkan secara terpisah pada laporan laba rugi komprehensif. 9) Dalam hal Aset Tetap disajikan pada jumlah revaluasian, yang harus diungkapkan (1) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian): (2) tanggal efektif persetujuan dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP) apabila Aset Tetap untuk perhitungan pajak menggunakan jumlah revaluasian, (3) nama Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir: (4) metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar aset: (5) jumlah tercatat untuk setiap Aset Tetap seandainya aset tersebut dicatat dengan modei biaya: dan Catatan 13 Catatan 13 Catatan 13
Page 37 OCR 0.918
(6) surplus revaluasi atau rugl penurunan nilai, yang menunjukkan prubahan selama periode dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada para pemegang saham h) Khusus untuk Aset Tetap dalam proses V pembangunan, yang harus diungkapkan antara lain: (1) rincian Aset Tetap yang sedang dalam pembangunan, (2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak, (3) estimasi saal penyelesaian, (4) hambatan kelanjutan penyelesaian (jika ada), (5) jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat aset tetap dalam pembangunan, dan (6) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka wajib diungkapkan: (a) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan, dan (b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak dikapitalisasi, |) Pengungkapan lainnya antara lain. (1) Jumlah tercatat Aset Tetap yang tidak dipakal V sementara, (2) jumtah tercatat bruto dari setiap Aset Tetap yang telah disusutkan penuh dan masih digunakan, (3) Jumlah tercatat Aset Tetap yang dihentikan v dari penggunaan aktif dan tidak diklasifikasikan sebagai tersedia untuk dijual, (4) dalam hal modet biaya digunakan, Nilai Wajar v Aset Tetap apabila berbeda secara material dari jumlah tercatat, (5) nilai buku, hasil penjualan neto, keuntungan V Catatan 13 (kerugian) dari Aset Tetap yang dihentikan pengakuannya, (6) dalam hal terdapat Aset Tetap yang berasal v dari hibah, agar diungkapkan jenis Aset, nilai tercatat, dan tanggal perolehan, (7) perubahan estimasi masa guna dan/atau metode penyusutan menurut jenis AsetTetap, (8) Kondisi atau peristiwa yang menyebabkan v terjadinya penurunan nilai atau pemulihan penurunan nilai, (9) Jumlah aset tetap yang dijadikan jaminan, v Catatan 13 nama pihak yang menerima jaminan dan v Catatan 13
Page 38 OCR 0.928
(10) Jenis dan nilai aset tetap yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup, serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan agar diungkapkan alasannya vV alasan penjaminan, dan Catatan 13 Catatan 13 35) Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi Aset Minyak dan Gas Bumi (khusus untuk perusahaan yang memiliki kegiatan hulu minyak dan gas bumi) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian aset menurut jenisnya, seperti, operated acreago, unoperated acreago, sumur dan peralatan serta fasilitas yang berhubungan, peralatan kantor, kendaraan, sumur dan peralatan serta fasilitas dalam pengerjaan, (2) Tabel yang memuat penjelasan tentang (a) Lokasi penambangan: (b) Saldo awal untuk masing-masing lokasi, (c) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan: dan (d) Satdo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan (3) Dalam hal saido aset Minyak dan Gas Bumi tersebut mengandung hak tagih kepada Regulator terkait, perlu penjelasan kolektabilitas tagihan tersebut dalam bentuk tabel analisa umurtagihan, 36) Aset Tak Berwujud Yang harus diungkapkan untuk setiap jenis Aset Takberwujud antara lain: a) jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi, b) alokasi jumlah amortisasi Aset Takberwujud ke dalam pos laporan laba rugi komprehensif, Cc) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi Aset Takberwujud pada awal danakhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi: d) dalam hal terdapat kapitalisasi biayapinjaman untuk aset yang memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka harus diungkapkan: (1) jumlah biaya pinjaman yangdikapitalisasi selama periode berjalan: dan (2) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yanglayak dikapitalisasi, &) jumlah tercatat Aset dan faktor signifikan yang
Page 39 OCR 0.915
mendukung penentuan dan penilaiannya untuk Aset Takberwujud yang dinilai dengan umur manfaat tidak terbatas, i?) penjelasan atas jumlah tercatat dan sisa periode amortisasi dari setiap Aset Takberwujud yang material terhadap laporan keuangan Perusahaan, 9) Aset Takberwujud yang diperoleh melalui Hibah Pemerintah dan awalnya diakui pada Nilai Wajar sesuai SAK yang beriaku, diungkapkan: (1 Nilai Wajar pada pengakuan awal atas aset- aset tersebut, (2) jumlah tercatatnya, dan (3) Aset tersebut diukur setelah pengakuan awal dengan model biaya atau model revaluasi, h) keberadaan dan jumlah tercatat Aset Takberwujud yang kepemilikannya dibatasi dan jumlah tercatal Aset Takberwujud yang menjadi jaminan untuk Liabilitas, D) nilai komitmen kontraktual untuk akuisisi Aset Takberwujud, ji) Aset Takberwujud disajikan padajumlah revaluasian, diungkapkan: (1) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian), (2) nama Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir, (3) jumlah tercatat Aset Takberwujud yang direvaluasi, (4) metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar aset, (5) jumlah tercatat untuk setiap Aset Takberwujud seandainya Aset tersebut dicatat dengan model biaya: dan (6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan perubahan selama periode dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada para pemegang saham. 37)| Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi dan Pertambangan umum a) Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/Penyisihan Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan Yang harus diungkapkan antara lain tabel yang memuat penjelasan tentang (1) Saldo'awai, (2) Penambahan dan pengurangan, (3) “Saldo akhir.
Page 40 OCR 0.908
b) Aset Eksplorasi dan Evaluasi Yang harus diungkapkanantara lain: (1) rincian biaya perolehan aset eksplorasi dan evaluasi per area of interest yang mencakup saldo awal, penambahan dan pengurangan, dan saldo akhir, dan (2) Jumlah aset, Ilabilitas, penghasilan dan beban, arus kas operasi. dan arus kas investasi yang timbul dari eksplorasi dan evaluasi pertambangan. c) Bagian dari Biaya Eksplorasi Tangguhan: pengupasan tanah tambang. Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Kebijakan akuntansi sehubungan dengan: (3) Metode pembebanan biaya pengupasan tanah, dan (b) Metode perhitungan Rasio Rata-Rata Tanah Penutup (2) Jurntah Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan yang terdiri dari (1) biaya pengupasan awal, (2) biaya pengupasan lanjutan dengan penjelasan mengenai perbedaan antara rasio aktual tanah menutup terhadap rasio rata-ratanya, (3) Perubahan atas Rasio Rata-Rata Tanah Penutup (bila ada), (4) Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan dimana terjadi penundaan masa produksi, meliputi penjelasan (a) Alasan terjadinya penundaan, (b) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dimulainya produksi, dan (ec) Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi (jika ada), terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi utama yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut. d) Biaya Pengembangan Tangguhan Yang harus diungkapkan antara lain : (1) Mutasi Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan selama tahun berjalan dengan menunjukkan: (a). Lokasi eksplorasi dan pengembangan: (b) Saldo awal: (ce) Penambahan/pengurangan:
Page 41 OCR 0.885
(d) Amortisasi, dan (8) Saido akhir (2) Biaya pengembangan yang ditangguhkan atas kegiatan pengembangan yang masih berjalan, (3) Penjelasan apabila terjadi penghapusan biaya eksplorasi dan pengembangan tangguhan yang menurut penelaahan manajemen tidak dapat dipulihkan, (4) Jumlah biaya eksplorasi dan pengembangan yang ditangguhkan dimana terjadi penundaan masa produksi, meliputi penjelasan: (a) Alasan terjadinya penundaan, (b) .Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dinilainya produksi, dan (c) Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi bila ada, terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi utama yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut. (5) Apabila terdapat lebih darl satu Area of Interest, maka harus diungkapkan rinciandan Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan untuk liap-tiap Area of Interest Liabilitas Dj Utang Usaha Yang harus diungkapkan antara lain: a) jumlah utang usaha yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi: b) jumlah utang usaha menurut mata uang, dan c) jaminan yang diberikan oleh Perusahaandengan menunjuk pos-pos yang berhubungan. Catatan 15 Catatan 15 2) Provisi a) Pengungkapan untuk provisi berlakuuntuk provisi jangka pendek dan provisi jangka panjang. b) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) nilai tercatat pada awal dan akhir periode, (2) provisi tambahan datam periode bersangkutan: (3) jumlah yang terjadi dan dibebankan pada provisi selama periodebersangkutan, (4) Jurniah yang dibatalkan selama periode bersangkutan atas jumlah yang belum
Page 42 OCR 0.916
digunakan, (5) peningkatan selama periode yang bersangkutan, dalam nilai kini, yang terjadi karena berlatunya waktu dan dampak dari setiap perubahan tingkat diskonto: (6) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat terjadinya arus keluar sumber daya ekonomi, (7) indikasi ketidakpastian waktu atau jumlah arus| keluarsebagaimana dimaksud dalam angka(6) Dalam hal diperlukan, Perusahaan mengungkapkan asumsi utama yang mendasari prakiraan peristiwa masa depan, dan (8) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan jumlah Aset yang telah diakui untuk estimasi penggantian tersebut 3) Beban akrual Yang wajib diungkapkan antara lain jenis dan jumlah dari unsur utarna beban yang belum jatuh tempo. Catatan 18 4 Khusus Industri Perbankan Liabilitas Segera Yang harus diungkapkan antara lain: a) Rincian berdasarkan jenis dan mata uang, dan b) Uraian mengenat sifat masing-masing kewajiban 5 Utang Repo Yang harus diungkapkan antara'lain a) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang dijual Perusahaan pada transaksi repo, b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali £tek. 8) Khusus Kontrak Konstruksi Utang Bruto kepada Pelanggan Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain liabilitas bruto dari setiap kontrak konstruksi. Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel yaitu : a) biaya kontrak yang terjadi, b) laba yang diakui, €) kerugian yang dialami: dan d) pekerjaan yang sudah ditagih (termin). Khusus Industri Perbankan
Page 43 OCR 0.903
a) Simpanan Nasabah Yang harus diungkapkan antara lain rincian tiap Jenis simpanan yang mengungkapkan: (1) Rincian berdasarkan mata uang, danjangka waktu, (2) Rincian Jumlah simpanan berdasarkanpihak berelasi dan pihak ketiga, (3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, (4) Jumlah amortisasi pada tahun berjalanuntuk sertifikat deposito, (5) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan statusnya, misalnya diblokir atau dijaminkan, dan (6) Pemberian fasilitas istimewa kepada pemilik rekening giro. b) Simpanan dari Bank Lain Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang,dan jangka waktu, (2) Rincian jumlah simpanan berdasarkanpihak berelasi dan pihak ketiga: (3) Tingkat suku bunga rata-rata pertahun: (4) Jumlah amortisasi pada tahun berjalanuntuk sertifikat deposito, dan (5) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan Jenis dan'statusnya, misalnya diblokir atau dijaminkan. 8) | Khusus Industri Asuransi Kerugian dan Jiwa a) V Kewajiban Manfaat Polis Masa Depan a) Yang harus diungkapkan antara lain : (1) Rincian berdasarkan program asuransi, (2) Rincian berdasarkan jenis pertanggungan. (8) Rincian berdasarkan mata uang: (4) Dasar perhitungan dan asumsi aktuaris, dan (5) Rekonsiliasi jumlah pada'awal dan akhir periode yang memperlihatkan penambahan dan pengurangan. b) Utang Klaim Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga, (2) Jurniah utang klaim berdasarkan tertanggung, (3) Jumlah utang kiaim menurut jenisasuransi'
Page 44 OCR 0.867
dan (4) Jumlah utang menurut mata uang. c) Estimasi Klaim Retensi Sendiri v Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Jumlah menurut jenis asuransi, (2) Jurnlah menurut tertanggung, (3) Jumlah menurut mata uang, dan (4) Jumlah estirnasi klaim yang sudah terjadi namun belum dilaporkan, d) Premi yang belum merupakan Pendapatan v Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Jumlah menurut program asuransi, (2) Jumlah menurut jenis pertanggungan: (3) Pemisahan antara premi yang belum merupakan pendapatan kepada pihak berelasi dan pihak ketiga: (4) Metode perhitungan yang digunakan, dan (5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir perlodeyang memperlihatkan penambahan dan pengurangan e) Utang Koasuransi (rewrite) v Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Pemisahan antara utang klaim kepadapihak berelasi dan pihak ketiga, (2) - Jumlah berdasarkan Ko-asuradur, (3) .Jumiah menurut jenis mata uang, dan (4) .Jumiah menurut umur utang. f) Utang Reasuransi Yang harus diungkapkan antara lain (1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga, (2) Jumlah berdasarkan reasuradur, (3) Jumlah menurut jenis mata uang, (4) Jumlah menurut umur utang: dan (5) Jumlah utang atau piutang reasuransi yang disalinghapuskan 9) Utang Komisi Yang harus diungkapkan antara lain:
Page 45 OCR 0.898
(1) Jumlah berdasarkan tertanggungdan asuradur, (2) Jumlah menurut jenis mata uang, dan (3) Jumlah menurut jenis asuransi. h) Titipan Premi V Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis asuransi, I) Rak Laba Pemegang Polis Yang Belum V Dibagikan Yang harus diungkapkan: (1) Tanggal dan hasil keputusan rapat pemegang saham, (2) Dasar perhitungan, dan (3) “Saldo menurut usia. 9) | Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Pendek v Yang harus diungkapkan antara tain jenis dan Jumlahnya 10)| Utang Pajak Yang harus diungkapkan antara lain: a) lenis dan jumlahnya, dan v Catatan 17 b) informasi mengenai ketetapan pajak. V 11)| Khusus Industri Pembiayaan v Kewajiban Anjak Plutang Yang harus diungkapkan antara lain: a) Jumlah liabilitas anjak piutang dalam rangka anjak piutang dengan recourse, dan b) Jumlah beban tangguhan, piutang retensi anjak piutang, dan jatuh tempo serta ikatan penting lainnya yang diatur dalam perjanjian anjak piutang 12)| Khusus Kontrak Konstruksi V Uang Muka Kontrak Yang harus diungkapkan antara lain jumlah uang muka kontrak yang diterima 13)| Bagian Lancar atas Liabilitas Jangka Panjang Yang harus diungkapkan antara lain bagian lancar vV Catatan 20 atas liabilitas jangka panjang sesuai dengan pengungkapan: utang bank dan lembaga keuangan jangka panjang sebagaimana diatur dalam Checklist ini, 19)| Liabilitas Keuangan Lainnya KY a) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Pengungkapan untuk fiabilitas. keuangan
Page 46 OCR 0.917
lainnya berlaku untuk Iiabilitas keuangan lainnya yang bersifat jangka pendek dan jangka panjang, (2) Perusahaan wajib mengelompokkan sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi, (3) Yang harus diungkapkan antara lain: (a) nilai tercatat liabilitas keuanganuntuk setiap kategori, (b) laba atau rugi neto pada setiapliabilitas keuangan, dan (Cc) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default). b) Dalam hal terdapat restrukturisasi Utang Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Penjelasan tentang pokok-pokok perubahan persyaratan dan penyelesaian utang, (2) Jumlah keuntungan atas restrukturisasi utang dan dampak pajak penghasilan yang terkait, (3) Jurniah keuntungan atau kerugian bersih atas pengalihan aset yang diakui selama periode tersebut, dan (4) Jumlah utang kontinjen yang dimasukkan dalam nilai tercatat utang yang telah direstrukturisasi. 15) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi Bagian Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang Jatuh Tempo dalam Satu Tahun Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya. 16) Khusus Industri Pertambangan Umum Bagian Penyisihan untuk Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang Jatuh Tempo-dalam Satu Tahun Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya. 1) Liabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual. Yang harus diungkapkan antara lain Ilabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual sesuai dengan dan dapat digabung dengan pengungkapan aset tidak lancar atau kelompok
Page 47 OCR 0.886
lepasan yang diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual. Liabilitas Jangka Panjang 18)| Utang Pihak Berelasi Non-Usaha Yang Harus diungkapkan antara lain a) rincian nama pihak berelasi, jenis, danjumlah Vv Catatan 16 utang: b) Jumlah utang menurut mata uang, dan v Catatan 16 Cc) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos- v pos yang berhubungan,
Page 48 OCR 0.909
Utang Bank dan Lembaga Keuangan Jangka Panjang Yang Harus diungkapkan antara lain a) rincian jumlah utang berdasarkan nama bank/lembaga keuangan dan jenis matauang: b) kisaran suku bunga kontraktual selamaperiode pelaporan, Cc) tanggal jatuh tempo, d) jumlah bagian yang akan jatuh tempodalam waktu 12 (dua belas) bulan: e) penjelasan tentang fasilitas pinjaman yang diperoleh, termasuk jumlah dan tujuan perolehannya: ? pembayaran yang dilakukan pada periode berjalan-untuk masing-masing fasilitaspinjaman, 9) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utangdan kondisi default), h) jaminan yang diberikan dengan meniunjuk pos- pos yang berhubungan, I) persyaratan lain yang penting, seperti adanya pembatasan pembagian dividen, pembatasan rasio tertentu, danfatau pembatasan perolehan utang baru, dan J) pengungkapan informasi sehubungan dengan liabilitas berbunga jangka panjang yang akan jatuh tempo dalam jangka waktu 12 (duabelas) bulan sejak tanggai laporan posisi keuangan tetapi tetap diklasifikasikan sebagai liabilitas jangka panjang, antara lain adalah: (1) nama bank/lembaga kevangandan Jumlahnya, dan (2) ringkasan perjanjian lama dan baru, yang meliputi tanggal kesepakatan, jangkawaktu pinjaman, tanggal jatuh tempo, dan persyaratan penting Catatan 20 207 Utang Sewa Pembiayaan Yang harus diungkapkan antara lain : a) jumlah neto nilai tercatat untuk setiap kelompok aset dan pemberi sewa (lessor) pada tanggal laporan posisi keuangan: b) rekonsiliasi antara total pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal laporan posisi keuangan, dengan nilai kininya. Selain itu wajib mengungkapkan total pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal laporan posisi keuangan, dan nilai kininya, untuk setiap Catatan 13C Catatan 13C
Page 49 OCR 0.899
periode berikut: (1) sampai dengan satu tahun: (2) lebih dari satu tahun sampai 5 (lima)tahun: dan (3) lebih dari 5 (limajtahun. Cc) pembayaran sewa kontinjen yang diakul sebagai v beban pada periode tersebut, d) total pembayaran minimum. sewa-lanjut V (sublease) masa depan yang diperkirakan akan diterima dari kontrak sewa-lanjut yang tidak dapat dibatalkan (non-canceltable sublease) pada tanggal laporan posisi keuangan: &) keuntungan atau kerugian yang ditangguhkan V beserta amortisasinya sehubungan dengan transaksi penjualan dan penyewaan kembali (sale.and leaseback): dan ) penjelasan UMUM Isi perjanjian sewa yang V material, antara lain: (1) dasar penentuan utang sewa kontinjen, (2) ada tidaknya kiausul-klausul yang berkaitan dengan opsiperpanjangan atau pembelian dan eskalasibeserta syarat-syaratnya, dan (3) pembatasan-pembatasan yang ditetapkan dalam perjanjian sewa. 21)| Khusus Industri Perbankan V 3) Surat Berharga yang Diterbitkan Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu, (2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga, (3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: (4) Rincian berdasarkan peringkat efek dan perusahaan pemeringkat, (5) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan, (6) Ringkasan perjanjian yang meliputitanggal kesepakatan, jangka waktu perjanjian, tanggal jatuh tempo, kewajiban yangharus dipenuhi, dan persyaratan penting lainnya (Debt Covenance), (7) Pendapat manajemen tentang pemenuhan Debt Covenanceatas surat berharga yang diterbitkan. b) Pinjaman Diterima Yang harus diungkapkan antara lain:
Page 50 OCR 0.912
c) (1) Rincian berdasarkan pihak, jenis, dan mata uang, (2) Rincian jumlah berdasarkan pihak beretasi dan pihak ketiga: (3) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu perjanjian, tingkat bunga, tanggal jatuh tempo, nilal Aset bank yang dijaminkan, dan persyaratan penting lainnya(debt covenance), (4) Pendapat manajemen terkaitpemenuhan debt covenance: (5) Apabila bank menerima dana atau fasilitas pinjaman dari pemerintah atau pihak lain dengan tingkat imbalan yang lebih rendah. dari tingkat bunga pasar maka manajemen mengungkapkan mengenai fasilitastersebut dan dampaknya terhadap laba bersih. Estimasi Kerugian Komitmen dan Kontinjensi Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan kolektibilitas, (2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: (3) Jumlah penyisihan penurunan nilaidan mutasi selama periode berjalan, (4) Ketentuan minimum penyisihan penurunan nilal komitmen dan kontinjensi menurut BI dan posisi penyisihan penghapusan barik pada saat periode pelaporan: dan (5) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilaikomitmen dan kontinjensi 22j Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan Yang harus diungkapkan antara lain : a) o) 2) Mutasi taksiran provisi PLH setama tahun berjalan dengan menunjukkan: (1) Saido awal: (2) Penyisihan yang dibentuk, (3) Pengeluaran yang terjadi, dan (a) Saldo-akhir Kegiatan PLH yang telah dilaksanakan dan yang sedang berjalan, Liabilitas bersyarat sehubungan dengan PLHdan liabilitas bersyarat lainnya sebagaimana diatur dalam standar akuntansi keuangan,
Page 51 OCR 0.884
d) . Apabila dalam pos ini terdapat komponen biaya yang sifatnya material, misalnya bebanpenutupan tambang, maka perusahaan dapat menyajikannya dalam pos yang terpisah, &) Tabel yang memuat penjelasan tentang: (1) Saldo awal, (2) Penambahan dan Pengurangan , (3) Saldo akhir 23)| Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang a) imbalan Pasti Yang harus diungkapkan antara lain: (W) gambaran umum mengenal jenis program, Catatan 21 (2) rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari nilai kinl v Catatan 21 kewajiban imbalan pasti yang menunjukkan secara terpisah, pengaruhnya selamaperiode berjalan yang dapat diatribusikan ke dalam (a) biayajasa kini: (b) biaya bunga, (c) iuran oleh peserta program: (d) keuntungan dan kerugianaktuarial: (e) perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata uang yang berbeda dengan mata uang penyajian: (?) imbalan yang dibayarkan: (9) biayajasa lalu: (h) kombinasi bisnis: ( curtailment, dan (j) penyelesaian analisis kewajiban imbalan pasti terhadap v jumlah yang dihasilkan dari program yang seluruhnya tidak didanai dan jumlah yang dihasilkan dari program yang seluruhnyaatau sebagian didanai, (4) rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari Nilai v Wajar aset program serta saldo awal dan akhir dari setiap hak penggantian yang diakul sebagai Aset sesuai dengan SAK menunjukkan secara terpisah, dampak selama periode yang dapat diatribusikanpada setiap: (3) hasil yang diharapkan dari aset program, (b) keuntungan dan kerugian aktuanial, (Cc) perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata uang c (3
Page 52 OCR 0.855
yang berbeda dengan mata uang penyajian, (d) turan oleh pemberi pekerja, (e) luran oleh peserta program, (WM imbalan yang dibayarkan, (9) kombinasi bisnis, dan (h) penyelesaian, (5) rekonsiliasi nilai kini kewajiban imbalan pasti sebagaimana dimaksud dalam butir (2) dan V Catatan 21 Nilai Wajar aset program sebagaimana dimaksud dalam butir (4) atas Aset dan Liabilitas yang diakui dalam laporan posisi keuangan, paling kurang mengungkapkan: (a) keuntungan dan kerugian aktuarialneto yang tidak diakui dalam laporan posisi keuangan, (b) biaya jasa ialu yang tidak diakuidalam laporan posisi keuangan. (c) setiap jumlah yang tidak diakuisebagai Aset, dikarenakan oleh batasan dalam SAK: (d) Nilai Wajar pada akhir periodepelaporan dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset sesuai dengan SAK, dan (e). jumlah lainnya yang diakul dalam laporan posisi keuangan, (6) total beban yang diakui di laba rugi untuk v setiap hal-hal berikut dan nama posdimana hal tersebut termasuk. (2). biayajasa kini, (bj) biaya bunga, (c) hasil yang diharapkan dari aset program, (d) hasil yang diharapkan dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset sesuai dengan SAK, (e) keuntungan dan kerugian aktuarial, jika Perusahaan memilih metode koridor 104 (sepuluh per seratus). (Ph biaya jasa lalu: (9) dampak dari curtailment terutama terkait dengan penyelesaiannya, dan (h) dampak dari batasan dalam SAK: (T) jumlah total yang diakui dalam pendapatan v komprehensif lain yang akan diakui segera dalam saldo laba, meliputi: la) keuntungan dan kerugian aktuariaf, dan Catatan 21
Page 53 OCR 0.916
(b) dampak dari batasan dalam SAK: (8) jumlah kumulatif dari keuntungan dan kerugian aktuarial yang diakui pada pendapatan komprehensif lain, dalam hal V Catatan 21 Perusahaan mengakui keuntungan dan kerugian dalam pendapatan komprehensiflain sesuai dengan SAK: (9) persentase atau jumlah setiap kategori utama V yang merupakan Nilai Wajar total aset program, untuk setiap kategori utama dari aset program, yang mencakup, namun tidak terbatas pada, instrumen ekuitas, instrumen utang, properti, dan seluruh aset lain: (10) jumntah yang mencakup Nilai Wajar aset v program untuk: (a) setiap kategori instrumen keuangan milik Perusahaan, dan (b) setiap properti atau Aset lain yang digunakan oleh Perusahaan: (11) penjelasan'atas dasar yang digunakan untuk v menentukan tingkat pengembalian yang diharapkan atas Aset secara keseluruhan, termasuk dampak kategori utama dari aset program, (12) imbal hasil aktual atas aset program, serta imbal hasil aktual atas setiap hak penggantian V yang diakui'sebagai Aset, (13) Asumsi aktuarial utama yang digunakan sampai pada akhir periode pelaporan dan diungkapkan dalam ukuran yang absolut dan tidak hanya sebagai marjin-antara persentase dan variabel lainnya, termasuk: (a) tingkat diskonto: v Catatan 21 (b) tingkat imbal hasil yang diharapkan atas v setiap aset program untuk periode yang disajikan dalam laporan keuangan, (c) tingkat imbal hasil yang diharapkan untuk Vi periode yang disajikan dalam laporan keuangan pada setiap hak penggantian yang diakul sebagai Aset, (d) tingkat kenaikan gaji yang diharapkan (dan perubahan dalam indeks atau variabel tertentu lainnya dalam masa program formal atau konstruktif sebagai dasar untuk kenaikan imbalan masa depan), (e) tingkat tren biaya kesehatan, dan (f) asumsi material lain yang digunakan V dalam akluaria, v (14) dampak kenaikan atau penurunan satu angka persentase dalam tingkat tren biaya v kesehatan yang diasumsikan pada: Catatan 21
Page 54 OCR 0.916
(a) biaya jasa kini agregat dan komponen biaya bunga dari biaya kesehatan pascakerja periodik neto, dan (b) akumulasi kewajiban Imbalan pascakerja untuk biaya kesehatan (c) Dalam hal program dioperasikan dalam lingkungan inflasi yang tinggi, wajib diungkapkan dampak persentase kenaikan atau penurunan tingkat tren biaya kesehatan yang diasumsikan dari makna yang serupa dengan satu angka persentase dalam lingkungan infiasiyang rendah, (15) Jumlah periode tahunan saat ini dan periode empat tahun sebelumnya dari: (a) nilai kini kewajiban imbalan pasti, Nilai Wajar aset program dan surplus atau defisit pada program, dan (b) penyesuaian yang timbul pada. (ih Nabilitas program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari liabilitas program pada akhirperiode pelaporan: dan (iii aset. program dinyatakansebagai jumlah atau persentase dari aset program pada akhir periode pelaporan, (16) estimasi terbaik pemberi kerja, segera setelah dapat ditentukan secara andal, dariiuran yang diharapkan akan dibayar dalam program selama periode tahunan dimulai setelah periode pelaporan, (17) khusus untuk program imbalan pasti yang membagi risiko antar entitas sepengendali, wajib diungkapkan sebagai berikut: (la) perjanjian kontraktual atau kebijakan tertulis untuk pembebanan biayaimbalan pasti neto atau bukti bahwa tidak ada kebijakan seperti Itu, (b) dalam hal Perusahaan mencatatalokasi biaya imbalan pasti neto sesuai SAK, maka Perusahaan mengungkapkan: (1) informasi yang memungkinkan pengguna laporan keuangan untuk mengevaluasi sifat program imbalan pasti dan dampak keuangan atas perubahan program selama periode tersebut, tw) pengungkapan gambaran umumjenis program sesuai dengan huruf a) butir (1) mencakup penjelasan praktik informal yang menimbulkan kewajiban konstruktif termasuk dalam
Page 55 OCR 0.915
pengukuran kewajiban imbalan pasti, dan (iinjika Perusahaan mencatat iuran yang terutang untuk periode sesuai SAK informasi tentang program secara keseluruhan disyaratkan sesuai dengan butir (1), butir (2), butir (3), butir (4), butir (9), butir (13), butir (14), dan butir (16) serta butir ii b) luran Pasti Perusahaan yang menyelenggarakan program luran pastiharus mengungkapkan jumlah yang diakui sebagai beban untuk program iuran pasti. c) Imbalan Kerja Jangka PanjangLainnya Yang harus diungkapkan paling kurang jenisdan jumlah imbalan kerja jangka panjang lainnya d) Pesangon Pemutusan Kontrak Kerja Yang harus diungkapkanantara lain: (1) luran program dan jumlah pesangon pemutusan Kontrak kerja: dan (2) penjelasan mengenai liabilitas kontinjen (jika ada) 24) Utang Obligasi Yang harus diungkapkan antara lain: a) rincian mengenai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat dalam rupiah dan mata uang asing, tanggal jatuh tempo, jadwal pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat obligasi dicatatkan, dan tujuan penerbitannya: b) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek, C) Jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalamwaktu 12 (dua belas) bulan: d) nama Wali Amanat dan Keterkaitan usahadengan Perusahaan, e) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan, jika N pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan, 9) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratandan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default), dan bh) persyaratan penting lainnya. 25) Sukuk a) Perusahaan wajib mengelompokkan Sukuk
Page 56 OCR 0.879
berdasarkan akad syariah yang digunakan. b) Perusahaan harus mengungkapkan antara lain: (1) uraian tentang persyaratan utamadalam penerbitan Sukuk, termasuk: (a) ringkasan akad syariah dan skema transaksisyariah yang digunakan, (b) Aset, manfaat, atau aktivitas yang mendasari: (ce) nilai nominal, (d) besaran imbalan (untuk Sukuk ijarah), (e) prinsip pembagian hasil usaha, dasarbagi hasil, dan besaran nisbah bagi hasil (untuk| Sukuk mudharabah), (NM rencana jadwal dan tata cara pembagian dan/atau pembayaran Imbalan atau bagi hasil, (9) jangka waktu, (h) tujuan-penerbitannya, dan (i) persyaratan penting lain: (2) peringkat dan namaPerusahaan Pemeringkat Efek: (3) bursa tempat Sukuk dicatatkan, (4) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan, (5) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan, (6) jaminan dengan menunjuk pos-pos yang berhubtingan (jika ada), (7) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan, dan (8) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Emiten-atau Perusahaan Publik dalam memenuhi persyaratan dan kondisi Sukuk (misalnya restrukturisasi Sukuk dan kondisl default). 26) Utang Subordinasi Yang harus diungkapkan antara lain: a) nama kreditur, sifat ikatan, jangka waktu, jenis mata uang, dan kisaran suku bungakontraktual selama periode pelaporan b) tujuan perolehannya: C) persyaratan terkait dengan pelunasan utang subordinasi. d) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan
Page 57 OCR 0.901
Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default), e) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan: dan f) persyaratan penting lainnya. 27)| Obligasi Konversi v Yang harus diungkapkan antara lain: a) rincian mengenal jenis, nilai nominatdan nilai tercatat, tanggal jatuh tempo, jadwal pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat obligasi konversi dicatatkan, dan tujuan penerbitannya, b) periode konversi dan persyaratan konversi, antara lain meliputi rasio konversi, harga pelaksanaan, hak konversi sebelum jatuhtempo serta persyaratannya, dan penalti, €c) dampak dilusi apabila-seluruh obligasi dikonversikan, dengan memperhatikan tingkat konversi atau harga pelaksanaan (exerciseprice) yang paling menguntungkan dari sudut pandang pemegang obligasi konversi, d) jumlah obligasi yang telah dikonversikan dan dampak dilusinya, e) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat 1) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan: 9) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan, h) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada), I) Kejadian penting lainnya antara lain Kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi ulang dan kondisi default), j)) dalam hal Perusahaan menerbitkan obligasi konversi tanpa melalui penawaran umum, wajib diungkapkan tujuan penerbitan dan nama pembeli: k) komponen Liabilitas dari obligasi konversi, I) keberadaan fitur derivatif melekat: dan m) persyaratan penting lainnya Cc. Ekuitas Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk
Page 58 OCR 0.919
1) | Modal Saham a) b) c) 9) Yang harus diungkapkan antara lain : Bagi setiap jenis saham, antara lain: (1) Rekonsiliasi jumlah saham beredar pada awal dan akhir periode, (2) Hak, keistimewaan, dan pembatasan yang melekat pada setiap jenis saham, termasuk pembatasan atas dividen dan pembayaran kembali atas modal, dan (3) Saham yang dicadangkan untuk penerbitan dengan hak opsi dan kontrak penjualan saham, termasuk jumlah dan persyaratan, Penjelasan mengenai sifat dan tujuan setiappos cadangan dalam ekuitas, Susunan pemegang saham dengan mengungkapkan jumlah lembar saham dan persentase kepemilikan, yaitu: (1) Pemegang saham yang memiliki 544 (lima perseratus) atau lebih, (2) Nama direktur dan komisaris yang memiliki saham, dan (3) Pemegang saham lainnya: Dalam hal terjadi perubahan modal saham dalam periode berjalan (1) Keputusan yang berhubungan dengan perubahan modal saham tersebut, seperti pengesahan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, persetujuan dan/atau pemberitahuan Menteri terkait, dan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), (2) Sumber peningkatan modai saham, antara lain dari kapitalisasi agio, saldo laba, penerbitan saham baru dari Penawaran Umum dengan dan/atau tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (right issue dan private placement), pelaksanaan waran, serta konversi obligasi, dan (3) Tujuan perubahan modal saham, antara lain dalam rangka ekspansi, penyelesaian pinjaman, atau pemenuhan kecukupan modal, g) Dalam hal hanya sebagian saham Perusahaan yang dicatatkan di Bursa Efek, agar disebutkan jumlah saham yang dicatatkan dan yang tidak dicatatkan pada Bursa Efek, Catatan 22 Catatan 22
Page 59 OCR 0.904
2) Tambahan Modal Disetor (Additional Paid-in Capital) Yang harus diungkapkan antara lain: a) Rincian jumlah tambahan modal disetor, b) Uraian sumber agio saham, Cc) Rincian biaya emisi Efek ekuitas berdasarkan penerbitan Efek ekuitas, d) Uraian mengenai sifat dan'asal selisih kurs atas modal disetor, e) Uraian mengenai sifat dan asal tambahan modal disetor lainnya, Catatan 23 Catatan 23 Catatan 23 f) . Pengungkapan untuk selisih nilai transaksi dengan entitas sepengendali, antara lain: » Nama dan penjelasan tentang entitas atau bisnis yang berkombinasi, (2) Penjelasan mengenal hubungan sepengendali dari entitas-entitas yang bertransaksi dan bahwa hubungantersebut tidak bersifat sementara, (3) Tanggal efektif transaksi, (4). Operasi atau kegiatan bisnis yang telah diputuskan untuk dijual atau dihentikan akibat kombinasi bisnis tersebut: (5) Kepemilikan entitas atau bisnis yang dialihkan serta jenis dan jumlah Imbalan yangterjadi, (6) Nilai tercatat bisnis yang dikombinasikan atau dialihkan serta selisih antara nilal tercatat tersebut dengan jumlah imbalan yang diserahkan atau diterirna, dan (7) Penyajian kembali laporan keuangan yang memberikan informasi antara lain: (a) Ikhtisar angka-angka-laporan keuangan yang telah dilaporkan sebelumnya untuk periode yang disajikan kembali, (b) Ikhtisar jumlah tercatat Aset dan Liabifitas entitas atau bisnis yang dikombinasikan, (c) Dampak penyesuaian kebijakan akuntansi, dan (d) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan setelah disajikan kembali. 3) Selisih Transaksi dengan Pihak Nonpengendali Yang harus diungkapkan antara lain : a) Uraian transaksi perubahan kepemilikantanpa hilangnya Pengendalian yang meliputi: (1) Jenis transaksi dan perubahanpersentase kepemilikan! (2) Nama entitas anak: dan
Page 60 OCR 0.892
(3) Nama pihak yang bertransaksi, b) Perhitungan selisih transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian: dan €) Jumlah yang direalisasi ke laba rugiatas pelepasan investasi pada saat hilangnya Pengendalian. KI) Saham Treasuri Yang harus diungkapkan antara lain: a) Latar belakang pembelian kembali saham, pelepasan, atau pengurangan modaldisetor, b) Tanggal atau periode perolehan serta jumlah lembar dan nilai saham treasuri yangdiperoleh: c) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang digunakan sebagai pengurangan modal disetor, d) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang dilepaskan kembali serta selisih antaraharga perolehan dengan harga pelepasan saham treasuri: dan 8) Akumulasi jumlah lembar dan nilai saham Ireasuri, 5) Saldo Laba Yang harus diungkapkan antara lain: a) Alasan dan jumlah penyesuaian periode yangtalu (jika ada), b) Perubahan saldo laba pada periodebersangkutan dan persetujuan RUPS yang terkait, dan €) Saldo laba yang ditentukan penggunaannya,sifat, dan tujuan setiap pos cadangan 8) Waran Yang harus diungkapkan antara lain: a) Jenis waran dan harga pelaksanaan darimasing- masing waran, b) dasar penentuan Nilai Wajar waran, Cc) nilai waran yang belum dan tidakdilaksanakan (kadaluwarsa): d). jumlah waran yang diterbitkan danberedar serta dampak dilusinya, dan e) ikatan-ikatan yang terkait dengan penerbitan waran, Li) Pendapatan Komprehensif Lainnya Yang harus diungkapkan'antara lain keterangan mengenai perubahan masing-masing komponen pendapatan komprehensif lainnya. Kepentingan Nonpengendali Yang harus diungkapkan antara lain rincian bagian pemegang saham nonpengendall atas ekuitas masing- masing entitas anak yang tidak dapat diatribusikan Catatan 25
Page 61 OCR 0.912
secara langsung atau tidak langsung pada entitas induk. Laba Rugi Komprehensif 1) Pendapatan Yang harus diungkapkan antara lain ' a) Jumlah setiap kategori signifikan dari pendapatan yang diakui selama periode, termasuk pendapatan yang berasal dari (1) Penjualan barang, (2) Penjualan jasa: (3) Bunga: (4) Royalti: dan/atau (5) Dividen, diungkapkan secara terpisah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: b) Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama: c) Nama pihak pembeli dan jumlah nilai penjualan yang melebihi 104 (sepuluh perseratus) dari pendapatan, d) Jumlah pendapatan yang berasal dari pertukaran barang atau jasa yang tercakup dalam setiap kategori signifikan dari pendapatan (jika ada), yang diungkapkan terpisah berdasarkan pihak berelasi dian pihak ketiga, | e) Khusus untuk kontrak Konstruksi, diungkapkan antara lain: (1) Pendapatan kontrak konstruksi: (a) Jumlah pendapatan kontrak yang diakui sebagai pendapatan dalam periode berjalan, (b) Metode yang digunakan untuk menentukan pendapatan kontrak yang diakui dalam periode berjalan: dan (c) Metode yang digunakan untuk menentukan tahap penyelesaian kontrak, (2) Pekerjaan dalam proses penyelesaian pada tanggal akhir periode pelaporan: (a) Jumlah agregat biaya yang terjadi dan labajrugi yang diakui sampai tanggal pelaporan: (b) Jumlah uang muka yang diterima, dan (c) Jumlah retensi, (3) Jumlah tagihan dan utang bruto kepada pemberi kerja, masing-masing sebagai s Catatan 26 Catatan 26 Catatan 26
Page 62 OCR 0.911
Aset dan Liabilitas: ? Dalam hal Perusahaan memiliki transaksi hubungan keagenan, diungkapkan secara terpisah, antara lain: (1) Penjualan biasa dan penjualan darihubungan keagenan: (2) Pendapatan komisi yang diperoleh Perusahaan-sebagai agen dari transaksi keagenan dengan pendapatan lainnya: dan (3) Perincian dari komponen pendapatan neto yang diperoleh Perusahaan-sebagaiprinsipal dari transaksi keagenan, yang antara lain terdiri dari: (a) Pendapatan bruto: (b) Retur/rabat/diskon terkait: dan (c) Total pendapatan neto 2) Khusus Industri yang Tarifnya Diatur oleh Regulator Ketentuan Tarif Yang harus diungkapkan antara lain: 3) Dasar ketentuan tarif, b) Objek-atau aktivitas yang dikenakan tarif: Cc) Masa berjaku tarif: d) Besaran tarif, dan e) Perjanjian lain yang terkait 3 Khusus Industri pembiayaan Rincian jumlah berdasarkan kelompok produk/jasa Utara antara lain! a) Pendapatan pembiayaan konsumen, b) Pendapatan anjak piutang, dan c) Pendapatan sewa. 4 Khusus Industri Rumah Sakit Terdiri dari: Jasa pelayanan medis, jasa penunjang lainnya, jasa dokter, rawat inap, rawat jalan dan penunjang medis, Rincian pengurang pendapatan, antara lain: a) Restitusi, b) Subsidi tidak mampu, dan c) Selisih perhitungan klaim. Khusus Industri Transportasi Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama antara lain:
Page 63 OCR 0.911
a) Rincian pendapatan bersih jasa transportasi, b) Rincian pendapatan usaha dari jasapenyewaan alat transportasi, C) Rincian pendapatan usaha dari jasa ekspedisi, d) Rincian pendapatan usaha darikeagenany dan e) Rincian pendapatan dipisahkan sesual dengan jenisnya armada (bus, taksi, feri, tanker dan pesawat udara) dengan ketentuanmemisahkan atas dasar kepemilikan armada tersebut. 8) Khusus Industri Telekomunikasi Rincian pendapatan usaha antara lain pendapatan usaha jasa interkoneksi, jasa telekomunikasi sendiri, Jasa telekomunikasi yang dilaksanakan melalui kerjasama dengan pihak lain K4) Khusus Industri Asuransi: Pendapatan Prerni Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok premi bruto, premi reasuransi, dan penurunan (kenaikan) premi yang belum merupakan pendapatan untuk setiap jenis asuransi. Catatan. menyesuaikan dengan PSAK yang berlaku (PSAK 36 dan 62) 8) Khusus Industri Jalan Tol: Pendapatan Yang harus diungkapkan antara lain: a) Penjualan meliputi rincian pendapatan jasa tol sendiri, rincian pendapatan jasa lain, dan rincian pendapatan kerjasama operasi, b) Jika perusahaan memiliki hak penyelenggaraan sejumlah ruas jalan tol, rnaka pendapatanusaha untuk setiap ruas jalan tol tersebut harus diungkapkan. 9) Khusus Industri Perbankan Pendapatan Bunga Yang harus diungkapkan'antara lain: Pendapatan bunga, yang dapat terdiri dari dan tidak terbatas pada : a) Obligasi Pemerintah, b) Kredit, dengan pengungkapan tambahanuntuk provisi dan komisi yang diakui, Cc) Efek-efek, dan d) Penempatan pada Bank Indonesia'dan Bank lain. 10) Beban Pokok Penjualan Yang harus diungkapkan antara lain a) Untuk perusahaan manufaktur, diungkapkan
Page 64 OCR 0.902
beban pokok produksi yang dirinci: (1) Biaya bahan baku, (2) Biaya tenaga kerja, dan (3) Biaya overhead ditambah dan dikurangi saldo awal dan akhir persediaan, b) Nama pihak penjual dan nilai pembelianyang melebihi 104 (sepuluh perseratus) dari pendapatan, dan €) Untuk industri jasa, diungkapkan bebanpokok berdasarkan pada jasa yang dijual Catatan 27 17 Khusus Industri Rumah Sakit Beban Departementalisasi/Beban Operasional Yang harus diungkapkan antara lain, rincian beban departementalisasi: 2) Beban bahan, b) Beban jasa pelayanan: c) Beban pegawai, d) Beban penyusutan sarana medis: e) Beban pemeliharaan sarana, ) Beban asuransi, 9) Beban langganan daya dan jasa, h) Beban depresiasi. 2 Khusus Industri Asuransi: a) Beban Klaim Asuransi Kerugian Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan Jumlah berdasarkan kelompok klaim bruto, klaim reasuransi, dan kenaikan (penurunan) estimasi klaim retensi sendiri untuk setiap jenis asuransi. b) Beban Klaim Asuransi Jiwa Yang harus diungkapkan antaralain: Rincian dan jumlah beban menurut jenisklaim dan manfaat, diantaranya : klaim jatuh tempo, klaim nilai tunai, dan klaim kematian. c) Komisi Neto Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok pendapatan komisi dan beban komisi untuk setiap jenis asuransi. d) Hasil Investasi Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah menurut jenis investasi.
Page 65 OCR 0.885
13)| Khusus Industri Perhotelan Beban Departementalisasi Yang harus diungkapkan antara lain: a) Rincianjumlah unsur-unsurbeban V Catatan 27 departementalisasi. b) Gaji dan beban pegawai lainnya: dan v Catatan 27 €) Rincian jumlah unsur-unsur bebandepartemen v Catatan 27 lainnya. 14)| Beban Usaha Yang harus diungkapkan rincian sifat beban berdasarkan kategori fungsinya, yaitu antara lain: a) Beban penjualan, v bj Beban distribusi, dan €) Beban'umum dan administrasi. Catatan 29 V Catatan 28 15)| Khusus Industri Perbankan v a) Beban Bunga Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban bunga berdasarkan kelompok produk/jasa utama. b) Beban Provisi dan Komisi Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban beban provisi dan komisi berdasarkan kelompok produk/jasa utama, 16)| Khusus Industri Pembiayaan v BebanKerugian Penurunan Nilai Yang harus diungkapkan antara lain jumlah beban kerugian penurunan nilai untuk masing- masing akun Piutang Pembiayaan Konsumen, Tagihan Anjak Piutang, dan Piutang Sewa Pembiayaan 17)| Pendapatan dan Beban Lainnya Yang harus diungkapkan antara lain : a) rincian dan jumlah Pendapatan lainnya. / Catatan 31 b) rincian dan jumlah Beban lainnya. v Catatan 31 c) Untuk Biaya Keuangan, meliputi: (1) biaya pinjaman meliputi: (a) beban keuangan yang dihitung dengan v Catatan 30 menggunakan metode suku bunga efektif, (b) beban keuangan dalam sewa pembiayaan yang diakui sesuai SAK yang berlaku, dan (c) selisih kurs yang berasal dari pinjaman dalam mata uang asing sepanjang
Page 66 OCR 0.897
selisih kurs tersebut diperlakukan sebagai penyesuaian terhadap bunga, (2) biaya keuangan lainnya yang terjadi dari transaksi instrumen keuangan meliputi: (a) rugi penurunan nilal dari kuotasi atas Investasi tersedia untuk dijual, (b) rugi neto dari Instrumen keuangan yang diakul pada Nilai Wajar melalui laba rugi, dan (c) amortisasi premi/diskonto kontrak berjangka yang bertujuan untuk lindung nilai d) Untuk Bagian Laba Rugi dari Entitas Asosias| danlatau Ventura Bersama meliputi (1) bagian laba rugi dari masing-masingentitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama yang dicatat dengan menggunakan metode ekuitas, dan (2) bagian iaba rugi dari entitas asosias| dari operasi yang dihentikan, yang diungkapkan secara terpisah Catatan 11 18) Khusus Industri Perbankan 2) Beban Penyisihan Penurunan Nilai atas Aset Keuangan Yang harus diungkapkan antara lain rincian Jumlah berdasarkan jenis aset keuangan b) Keuntungan (Kerugian) dari kenaikan (penurunan) nilai surat-surat berharga dan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis. C) Keuntungan (Kerugian) Penjualan Surat-surat Berharga dan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis. 79 Pendapatan Komprehensif Lain Yang harus diungkapkan antara lain: a) perubahan dalam surplus revaluasi Aset Tetap maupun Aset Takberwujud, b) keuntungan dan kerugian aktuarial atas program manfaat pasti, Cc) selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan, d) keuntungan (kerugian) dari asetkeuangan tersedia untuk dijual, e) bagian efektif dar Keuntungan dan kerugian Instrumen lindung nilai dalam rangkalindung nilai
Page 67 OCR 0.925
arus kas. dan f) bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama. 20)| Pajak Penghasilan Yang harus diungkapkan antara lain : a) komponen beban (penghasilan) pajak yang terdiri dari. (1) beban (penghasilan) pajak kini, (2) penyesuaian yang diakul pada periode atas pajak Kini yang berasal dari periode lalu, (3) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang berasal dari perbedaan temporer dan pembalikannya, (4) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan terkait dengan perubahan tarif pajak atau penerapan peraturan perpajakan yang baru, (5) Jumlah manfaat yang berasal dari rugi pajak yang tidak diakui sebelumnya atau perbedaan temporer suatu periode lalu yang digunakan untuk mengurangi beban pajak kini dan beban pajak tangguhan, (8) beban pajak tangguhan yang disebabkan Oleh penurunan atau pembalikan penurunan sebelumnya atas aset pajak tangguhan, dan (7) jumlah beban (penghasilan) terkait dengan perubahan kebijakan akuntansi dan kesalahan yang diperhitungkan dalarn laporan laba rugi komprehensif, dikarenakan tidak dapat diperlakukan secara retrospektif, b) agregat pajak kini dan pajak tangguhanterkait dengan transaksi yang dibebankan atau dikreditkan langsung ke ekuitas: &) jumlah pajak penghasilan terkait dengan setiap komponen pendapatan komprehensif lain, kecuali untuk bagian pendapatankomprehensif lain dari entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama, d) penjelasan hubungan antara beban (penghasilan) pajak dan laba akuntansidalam satu atau kedua bentuk berikut ini. (1) rekonsiliasi antara beban (penghasilan) pajak dan hasil perkalian laba akuntansi dengan tarif pajak yang berlaku, dengan (mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang berlaku, atau (2) rekonsiliasi antara tarif pajak efektif rata- Catatan 32 (eartan 32 Catatan 32
Page 68 OCR 0.892
rata dan tarif pajak yang berlaku, dengan mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang berlaku, e) penjelasan mengenai perubahan tarifpajak yang berlaku dan perbandingan dengan tarif pajak yang berlaku pada periode akuntansi sebelumnya, () jumlah (dan batas waktu penggunaan, jikaada) perbedaan temporer yang dapat dikurangkan dan rugi pajak belum dikompensasi yang tidak diakui sebagai aset pajak tangguhan dalam laporan keuangan, 9) jumlah agregat perbedaan temporer yang terkait dengan Investasi pada entitas anak, cabang, entitas asosiasi, dan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama'atas liabilitas pajak tangguhan yang belum diakui, h) rekonsiliasi fiskal dan perhitungan beban pajak kini dengan cara sebagai berikut: (1) taba sebelum pajak menurut akuntansi, (2) ditambah'dikurangi koreksi positif atau negatif (dirinci), dan (3) laba kena pajak: I) perhitungan beban dan Ilabilitas pajak kini dengan menerapkan tarif pajak sesuaidengan ketentuan perundang-undangan pajak yang berlaku, j) pernyataan bahwa laba kena pajak hasil rekonsiliasi menjadi dasar dalam pengisian SPT Tahunan PPh Badan, k) setiap jenis perbedaan temporer dan setiap jenis rugi pajak yang belum dikompensasi: (1) jumlah aset dan, llabilitas pajak tangguhan yang diakul pada laporan posisi keuangan untuk periode sajian, dan (2) Jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang diakui dalam laba rugi, apabila jumlah tersebut tidak terlihat dari perubahan Jumlah aset atau liabilitas pajak tangguhan yang diakul dalam laporan posisi keuangan, |) beban pajak terkail dengan operasiyang dihentikan: (1) keuntungan atau kerugian atas penghentian, dan (2) laba rugi dari kegiatan normal atas operasi yang dihentikan selama periode, bersama dengan jumlah terkait untuk setiap periode sajian, Catatan 32 Catatan 32
Page 69 OCR 0.911
m) jumlah konsekuensi pajak penghasilan atas dividen kepada pernegang saham Perusahaan yang diusulkan atau diumumkan sebelum Laporan Keuangan Diotorisasi untuk Terbit namun tidak diakui sebagai Liabilitas dalam laporan keuangan: V n) uraian jumlah perubahan pada jumlah pengakuan untuk aset pajak tangguhan praakuisisi apabila Perusahaan adalah pihak v pengakuisisi dalam suatu kombinasi bisnis: 0) peristiwa atau perubahan keadaan yang tnenyebabkan manfaat pajak tangguhan wajib diakui apabila manfaat pajak tangguhan yang diperoleh dari kombinasi bisnis tidak diakui pada tanggal akuisisi tetapi diakui setelah tanggal akuisisi: dan p) Jumlah aset pajak tanaguhan dan alasan atau bukti yang mendukung pengakuan atas aset pajak tangguhan, apabila (1) penggunaan aset pajak tangguhan bergantung pada kondisi laba kena pajak mendatang lebih besar dari laba pembalikan perbedaan temporer kena pajak yang telah ada: dan (2) entitas mengalami kerugian padaperiode kini atau periode sebelumnya yang mengakibatkan diakuinya aset pajak tangguhan terkait. 21)| Laba (Rugi) per Saham Dasar dan Dilusian Yang harus diungkapkan antara lain : a) jumlah yang digunakan sebagai pembilang h'/ Catatan 33 dalam penghitungan laba per saham dasar dan dilusian, dan rekonsiliasi jumlah tersebut terhadap laba atau rugi yang dapat diatribusikan kepada entitas induk untuk periode tersebut. Rekonsiliasi tersebut mencakup dampak Individual dari setiap jenis Instrumen yang mempengaruhi laba per saham, b) jumlah rata-rata tertimbang saham biasayang digunakan sebagai penyebut dalam v Catatan 33 penghitungan laba per saham dasar dan dilusian, dan rekonsiliasi penyebut tersebut Rekonsiliasi tersebut mencakup dampak Individual dari setiap jenis instrumen yang mempengaruhi laba per saham, C) Instrumen (termasuk saham yang dapat diterbitkan secara kontinjen) yang berpotensi v mendilusi laba per saham dasar di masadepan, namun tidak dimasukkan dalam penghitungan laba per saham dilusian karena instrumen tersebut bersifat antidilutif untuk periode sajian, d) penjelasan transaksi saham biasa atautransaksi
Page 70 OCR 0.911
instrumen berpotensi saham biasa, selain yang dihitung sesuai dengan SAK yang berlaku, yang terjadi setelah periode pelaporan dan akan secara signifikan mengubah jumlah saham biasa atau instrumen berpotensi saham biasa yang beredar pada akhir periode tersebut seandainya Iransaksi dimaksud terjadi sebelum akhir periode pelaporan, dan 8) laba per saham dasar dan dilusianuntuk operasi yang dihentikan. 22) Transaksi Pihak Berelasi Yang harus diungkapkan antara lain: a) Pengungkapan mengenai transaksi atausaldo dengan pihak berelasi, yang jumlahnya: (1) lebih dari Rp 1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah) untuk transaksi dengan orang atau anggota keluarga terdekat, dan/atau (2) lebih dari 0,5Y4 (nol koma lima perseratus) dari modal disetor untuk transaksi dengan entitas berelasi b) terkait dengan transaksi dengan orang atau anggota keluarga terdekat meliputi nama, sifat dan hubungan dengan pihak berelasi serta Inforrnasi tentang transaksi dan saldo dengan pihak dimaksud, C) terkait dengan transaksi dengan entitasberelasi meliputi sifat dan hubungan dengan pihak-pihak berelasi serta informasi mengenai transaksidan saldo, termasuk komitmen, yang diperlukan untuk memahami potensi dampak hubungan tersebut dalam laporan keuangan, paling kurang: (1) Jumlah transaksi beserta persentasenya terhadap total pendapatan dan beban terkait, (2) jumlah saldo beserta persentasenya terhadap total Aset atau Llabilitas, termasuk komitmen, dan: (a) persyaratan dan ketentuannya, termasuk apakah terdapat jaminan, dan sifat imbalan yang akan diberikan, untuk penyelesaian, dan (b) rincian garansi yang diberikan atau diterima. (3) jumtah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang terkait dengan jumlah saldo piutang usaha dan piutang pihak berelasi non-usaha, dan Catatan 34 Catatan 34 Catatan 34 Catatan 34
Page 71 OCR 0.887
(4) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai, jika dilakukan pembentukan, d) - pengungkapan yang disyaratkan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) dan b) v Catatan 34 dilakukan secara terpisah untuk masing-masing kategori berikut: (1) entitas induk, (2) entitas dengan pengendalian bersamaatau Pengaruh Signifikan lerhadap entitas, (3) entitas anak, (4) entitas asosiasi, (5) Ventura Bersama dimanaentitas merupakan venturer, (8) personil manajemen kunci darientitas pelapor atau entitas induknya: dan (7) pihak-pihak berelasi lainnya. 2) seluruh kompensasi yang diberikan kepada masing-masing anggota atau kelompokdireksi, V Catatan 38 komisaris, pemegang saham utama yang juga sebagai karyawan, dan manajemen kunci lainnya untuk masing-masing kategari berikut: (1) imbalan kerja jangka pendek, (2) imbalan pascakerja: (3) imbalan kerja jangka panjang lainnya, (4) pesangon pemutusan kontrak kerja, dan (5) pembayaran berbasis saham. ? untuk entitas berelasi dengan pemerintah: (1) nama entitas berelasi dengan pemerintah V dan sifat hubungannya dengan Perusahaan, (2) sifat dan jumlah setiap transaksiyang secara individual signifikan, dan (3) untuk transaksi lainnya yang secara kolektif, tetapi tidak secara individual, signifikan, indikasi secara kuantitatifatau kualitatif atas luasnya transaksitersebut. 23)| Aset dan Liabilitas dalam Mata Uang Asing a) Mata uang asing yang dimaksud adalah mata h/ Catatan 37 uang selain mata uang fungsional. b) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) rincian aset dan liabilitas moneter dalammata uang asing serta ekuivalennya dalam mata V Catatan 37 uang fungsional, (2) posisi neto-dari aset dan liabilitas moneter V Catatan 37
Page 72 OCR 0.876
dalam mata uang asing, (3) rincian kontrak valuta berjangka dan ekuivalen dalam mata uang fungsional, (4) jumlah selisih kurs yang diakui dalam laba rugi, kecuali untuk selisih kurs yang timbul pada instrumen keuangan yang diukurpada Nilai wajar melalui laba rugi, dan (5) selisih kurs neto diakui dalam pendapatan komprehensif lain dan diakumulasikan dalam komponen ekuitas yang terpisah, serta Tekonsiliasi selisih kurs tersebut pada awal dan akhir periode Laporan lal ma komprehensif 24) Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan Yang harus diungkapkan antara lain : a) untuk setiap rugi penurunan nilai yang diakur atau dibalik selama periode tertentu untuk suatu aset Individual, termasuk goodwill atau suatu unit penghasil kas: (1) peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan pengakuan: atau pembalikan rugi penurunan nilai, (2) jumlah rugi penurunan nilai yang diakui dalam laba, rugi selama periode tersebut dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang didalamnya tercakup rugi penurunan nilai, (3) jumlah pembalikan rugi penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi selama periode tersebut dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang di. dalamnya tercakup rugi penurunan nilai yang dibalik: (4) goodwill yang telah diakul rugipenurunan nilainya, (5) jumiah-rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakui dalam pendapatan komprehensif lain selama periode tersebut, dan (6) jumlah pembalikan rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakui dalam pendapatan komprehensif lain selamaperiode tersebut. b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam angka (1) dilakukan untuk setiapkelompok aset. 25) Perubahan Estimasi Akuntansi, Perubahan Kebijakan Akuntansi, dan Kesalahan Periode Lalu a) Perubahan Estimasi Akuntansi Yang harus diungkapkan antara lain : (1) sifat dan alasan perubahan estimasi akuntansi, (2) jumlah perubahan estimasi yang berdampak.
Page 73 OCR 0.897
pada periode berjalan, dan (3) perkiraan dampak estimasi pada periode mendatang, Dalam hal jumlah dampak pada periode mendatang tidak praktis, fakta tersebut harus diungkapkan b) Perubahan Kebijakan Akuntansi Yang harus diungkapkan antara lain : (1) sifat dari perubahan kebijakan akuntansi, (2) atasan penerapan kebijakan akuntansibaru memberikan informasi yang andal dan relevan: (3) jumlah penyesuaian untuk periodeberjalan dan setiap periode lalu sajian: (a) setiap pos laporan keuangan yang terpengaruh, dan (b) laba per saham dasar dan dilusian, (4) Jurnlah penyesuaian yang terkait dengan periode-periode sebelum periode yang disajikan, Dalam hal tidak praktis dilakukan, maka diungkapkanalasannya, dan (5) keadaan yang membuat penerapan retrospektif tidak praktis untuk suatu periode tertentu atau untuk periode-periodesebelum periode-periode tersebut disajikan dan tanggal dimulainya perubahan kebijakan akuntansi. c) Kesalahan Periode Lalu Yang harus diungkapkan antara lain (1) sifat dari kesalahan periode lalu, (2) Jumlah koreksi untuk setiap periode sajian: (a) bagi setiap pos laporan keuangan: dan (b) laba per saham dasar'dan dilusian, (3) jumlah koreksi pada awal periode sajian paling awal, dan (4) keadaan yang membuat penerapan retrospketif tidak praktis dilakukan dan penjelasan mengenai cara dan waktu dilakukannya koreksi apabila penyajian kembali retrospektif tidak praktis. 26)| Kombinasi Bisnis v a) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai berikut untuk setiap kombinasi bisnis yang terjadi selama periode pelaporan, yaitu: (1) — namadan penjelasan tentang pihak yang diakuisisi, (2) tanggal akuisisi, (3) biaya terkait akuisisi, di luar biayapenerbitan
Page 74 OCR 0.907
4) (5) (6) ku) (8) (» (10) (11) Efek utang dan Efek ekuitas, periode berjalan, dan akumulasinya untuk masing: masing kombinasi bisnis, persentase kepentingan ekuitas berhak suara yang diperoleh, alasan utama untuk kombinasi bisnis dan penjelasan tentang cara pihak pengakuisisi memperoleh Pengendalian atas pihak yang diakuisisi, penjelasan kualitatif tentang faktor yang membentuk goodwill yang diakui, Nilai Wajar pada saat tanggal akuisisi atas total imbalan yang dialihkan dan NilaiWajar tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utama imbalan, kesepakatan Imbalan kontinjensi danaset indemnifikasi: (a) jumlah yang diakul padatanggal akuisisi, (b) penjelasan tentang kesepakatan dan dasar penentuan jumlah pembayaran, dan (ec) estimasi kisaran hasil (tidakdidiskonto) atau, jika apabila kisaran tidak dapat diestimasikan maka fakta dan alasan mengapa kisaran tersebut tidak dapat diestimasikan. Dalam hal jumlah maksimum pembayaran tidak terbatas, maka pihak pengakuisisi mengungkapkan fakta tersebut, Perusahaan harus mengungkapkan piutang yang diperoleh berdasarkan kelompok utama piutang, misalnya pinjaman yang diberikan, sewa pembiayaan langsung, dan kelompok piutang lain, yaitu sebagaiberikut: (a) Nilai Wajarpiutang, (b) jurnlah piutang bruto kontraktual: dan (c) estimasi terbaik pada tanggal akuisisi atas jumiah-arus kas kontraktual yang diperkirakan tidak tertagih: Jumlah yang diakui pada tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utama Aset yang diperoleh dan Liabilitas yang diambil alih: setiap Ilabilitas kontinjensi yang diakui pada Nilai Wajar: (a) uraian mengenai karakteristik kewajibandan perkiraan saat arus keluar sumber daya ekonomi terjadi, (b) Indikasi ketidakpastian saat atau
Page 75 OCR 0.915
jumiah arus keluar tersebut. Dalam hal diperlukan, Perusahaan harus mengungkapkan asumsi utama yang mendasari prakiraan peristiwa masa depan, dan (c) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan jumlah Aset yang telah diakui untuk estimasi penggantian tersebut, (12) dalam hal liabilitas kontinjensi tidak diakui (13) (14) (15) karena Nilai Wajarnya tidak dapat diukur secara andal, maka pihak pengakuisisi mengungkapkan: (a) informasi sebagaimana dimaksud dalam angka 33 huruf b) angka (4) terkait perikatan dan kontijensi, dan (b) alasan Liabilitas tidak dapatdiukur secara andal, dalam hal pembelian dengan diskon: (a) jumlah keuntungan yang diakui dan pos dalam laporan laba rugi komprehensif dimana keuntungan tersebut diakui, dan (b) penjelasan tentang alasan transaksi tersebut menghasilkan keuntungan, setiap kombinasi bisnis dimana pihak pengakuisisi memiliki kurang dari 1009 (seratus perseratus) dari kepentingan @kuitas pihak yang diakuisisi padatanggal akuisisi ta) jumlah dari kepentingan nonpengendali pada pihak yang diakuisisi, yang diakui padatanggal akuisisi dan dasar pengukurannya: dan (b) teknik penilaian dan input model utama yang digunakan dalam penentuan nilai tersebut, untuk setiap kepentingan nonpengendali pada pihak yang diakuisisi yang diukurpada Nilai Wajar, datam hal suatu kombinasi bisnis yang dilakukan secara bertahap: Ia) Nilai Wajar pada tanggal akuisisi atas kepentingan ekuitas pihak yang diakuisisi yang dimiliki oleh pihak pengakuisisi segera sebelum tanggal akuisisi, dan (b) jumlah keuntungan atau kerugianyang diakui sebagai hasil dari pengukuran kembali Nilai Wajar dari kepentingan
Page 76 OCR 0.922
(16) ekuitas pada pihak yang diakuisisi yang dimiliki oleh pihak pengakuisisisebelum kombinasi bisnis dan pos dalam laporan laba rugi komprehensif untuk mengakui keuntungan atau kerugian tersebut, Informasi sebagai berikut: (a) jumlah pendapatan dan' laba atau rugi dari pihak yang diakuisisi sejaktanggal akuisisi yang dimasukkan dalam laporan laba rugi komprehensif pada periode pelaporan, dan (b) pendapatan dan laba atau rugi dari entitas hasil penggabungan untuk periode pelaporan berjalan seolah-olah tanggal akuisisi untuk semua kombinasi bisnis yang terjadi selama tahun berjalan telah diperhitungkan sejak awal periode pelaporan b) Terhadap kombinasi bisnis yang terjadi pada periode sekarang dan periode sebelumnya, Perusahaan yang menjadi pihak pengakuisisi wajib mengungkapkan informasi berikut untuk setiap kombinasi bisnis yang material atausecara kolektif material: Lg) (2) dalam hat akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai untuk Aset, Liabilitas, kepentingan nonpengendall tertentu atau jenis Imbalan dan jumlah yang diakuidalam laporan keuangan kombinasi bisnis sehingga ditentukan hanya bersifat penyisihan, maka diungkapkan: (a) alasan akuntansi-awal untuk kombinasi bisnis belum selesai, (b) Aset, Liabilitas, kepentingan ekuitas atau jenis imbalan yang akuntansi awalnya belum selesai, dan (c) sifat dan Jumlah dari setiap penyesuaian periode pengukuranyang diakui selama periode pelaporan setiap periode pelaporan setelah tanggal akuisisi sampai dengan Perusahaan mendapatkan, menjual atau kehilangan hak atas aset imbalan kontinjensi, atau sampai dengan Perusahaan menyelesaikanliabilitas imbalan kontinjensi atau liabilitas tersebut dibatalkan atau lewat waktu, maka diungkapkan: (a) setiap perubahan dalam jumlahyang diakui, termasuk setiap perbedaan yang timbul selama penyelesaian, (b) setiap perubahan dalam kisaran hasil (tidak didiskonto) dan alasan
Page 77 OCR 0.898
perubahan tersebut, dan (Cc) teknik penilaian dan Input model utama yang digunakan untuk mengukur imbalan kontinjensi: (3) labilitas kontinjensi yang diakui dalam kombinasi bisnis, jika ada: (4) rekonsiliasi atas nilai tercatat goodwill pada awal dan akhir periode pelaporan, (5) jumlah dan penjelasan dari setiap keuntungan atau kerugianyang diakui pada periode pelaporan yang: (a) terkait dengan'aset teridentifikasi yang diperoleh atau liabilitas yang diambil- alih dalam kombinasi bisnis pada periode pelaporan berjalan atau periode pelaporan sebelumnya: dan (b) ukuran, sifat, atau kejadian relevan yang diungkapkan untuk memahami laporan keuangan Perusahaan hasil penggabungan, C) pernyataan kesesuaian dengan peraturan Bapepam dan LK dalam pelaksanaan transaksi kombinasi bisnis, dan d) Perusahaan harus mengungkapkan hal-haiberikut secara keseluruhan, sehubungan dengan perolehan atas entitas. anak dan unit bisnis lainnya selama. suatu periode: (1) jumlah harga yang dibayarkan: (2) bagian dari harga yang merupakan Kasdan Setara Kas, (3) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya apabila Pengendalian diperoleh: dan (4) jumlah aset dan liabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya'apabila Pengendalian diperoleh, diikhtisarkan berdasarkan kategori utamanya. 27)| Segmen Operasi Yang harus diungkapkan antara lain : a) pengungkapan pada level segmen: (1) informasi umum, yang terdiri dari: (a) faktor-faktor yang digunakan oleh v Catatan 35 manajemen untuk mengidentifikasi segmen dilaporkan: dan (b) jenis produk dan jasa yang menghasilkan v Catatan 35 pendapatan dari setiap segmen dilaporkan, (2). informasi mengenai laba atau rugi segmen, Vv Catatan 35
Page 78 OCR 0.913
termasuk pendapatan dan beban tertentu, aset segmen, dan fiabilitas segmen dari segmen dilaporkan, serta dasar pengukurannya, (3) rekonsiliasi dari total pendapatan segmen, v Catatan 35 ukuran laba atau rugi segmen dilaporkan, aset segmen, liabilitas segmen, dan unsur segmen material lainnya terhadap jumlah yang terkait dalam laporan keuangan Perusahaan, b) pengungkapan pada level entitas (1) Informasi produk dan jasa Pendapatan dari pelanggan eksternal untuk setiap produk dan jasa atau setiap kelompok produk dan jasa yang serupa. (2) Informasi wilayah geografis (a) Pendapatan dari pelanggan eksternal yang diatribusikan kepada. v Catatan 35 V Catatan 35 i. negara domisili Perusahaan: dan il. semua negara asing secara total dimana Perusahaan memperoleh pendapatan. Dalam hal pendapatan dari suatu negara asing secara individual jumlahnya material, pendapatan tersebut diungkapkan secara terpisah, termasuk dasar pengatribusian pendapatannya kepada Negara tersebut secara individual: (b) Aset tidak lancar selain instrumen v Catatan 35 keuangan, aset pajak yang ditangguhkan, aset imbalan pascakerja, dan hak yang terjadI akibat kontrak asuransi yang berlokasi di Ii negara domisili Perusahaan, dan Hi, semua negara asing secara total dimana Perusahaan memiliki aset. Dalam hal aset dari suatu negara asing secara individual jumlahnya Material, maka-aset tersebut diungkapkan secara terpisah (3) Informasi pelanggan utama v Dalam hal pendapatan dari transaksi dengan pelanggan eksternal tunggal mencapai 104 (sepuluh perseratus) atau lebih dari pendapatan konsolidasi, Perusahaan harus mengungkapkan: ta) fakta, (b) total pendapatan dari setiap pelanggan.
Page 79 OCR 0.913
dan (Cc) Identitas segmen yang melaporkan pendapatan tersebut, 28) Operasi yang Dihentikan a) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) uraian tentang alasan operasi dihentikan, (2) uraian fakta dan keadaan daripenjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan yang diharapkan, cara, dan waktu pelepasan dari aset dan Ilabilitas operasi yang dihentikan: dan (3) pengaruh dari operasi yang dihentikan terhadap segmen yang dilaporkan dan aset tidak lancar atau kelompok lepasan disajikan sesuai SAK yang berlaku, b) Yang harus diungkapkan atas informasiterkait dengan laba (rugi) operasi yang dihentikan, antara lain: (1). analisa atas jumlah tunggal yang disajikan dalam taporan laba rugi komprehensif meliputi: la) pendapatan, beban, dan laba atau rugi sebelum pajak dari operasi yang dihentikan dan beban pajak penghasilan yang terkait, dan (b) laba atau rugi yang diakui dalam pengukuran ke Nilai Wajar setelah dikurangi biaya untuk menjual atau pelepasan aset atau kelompok lepasan yang terkait dengan operasi yang dihentikan dan beban pajakpenghasilan yang terkait: (2) arus kas neto yang dapat diatribusikanpada aktivitas operasi, investasi dan pendanaan dari operasi yang dihentikan: dan (3) Jurnlah penghasilan dari operasi yang dilanjutkan dan operasi yangdihentikan yang dapat diatribusikan pada pemilik entitas Induk. 29) Instrumen Derivatif selain Derivatif Melekat a) Perusahaan wajib mengelompokkaninstrumen derivatif sesuai dengan tujuannya, yaitu untuk lindung nilai atau tujuan lainnya (non lindung Nilai), seperti untuk tujuan spekulasi, b) Perusahaan yang memiliki atau menerbitkan Instrumen derivatif wajib mengungkapkan untuk setiap kontrak instrumen derivatif dalam kelompok klasifikasi lindung nilai dan kelompok non lindung nilai: (1) hakikat dan sifat dari transaksi, berupa transaksi berjangka dalam bentukvaluta,
Page 80 OCR 0.898
bunga, komoditas atau lain-lain (2) pihak lawan transaksi (counterparties): (3) tanggal jatuh tempo, (4) nilai keseluruhan kontrak dan Nilai Wajar pada tanggal taporan posisi keuangan, (5) beban atau Pendapatan padaperiode pelaporan, (S6) pos Aset dan/atau Liabilitas yangdilindung nilai, dan (7) persyaratan penting lainnya. c) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Hal-hal yang diperlukan untuk memahami tujuan transaksi derivatif dan strategi untuk mencapai tujuan tersebut: (2) Kebijakan manajemen risiko untuk setiap klasifikasi lindung nilai, terrnasuk penjelasan mengenai Aset dan/atau Llabilitas dan jenis transaksi yang dilindung nilaidan (3) Bagi instrumen yang tidak dimaksudkan sebagai suatu lindung nilai, disebutkan tujuannya. 30) Nilai Wajar Instrumen Keuangan Yang harus diungkapkan untuk setiap kelompok aset keuangan dan liabilitas keuangan antara lain: a) Nilai Wajar setiap kelompok Aset dan Liabilitas tersebut dengan cara yang memungkinkan untuk dapat diperbandingkan dengan nilai tercatat dalam laporan posisi keuangan, dan b) hierarki, metode, dan asumsi signifikan yang digunakan dalam menentukan Nilai Wajarasel keuangan dan liabilitas keuangan. Catatan 39 Catatan 39 37 Dividen Yang harus diungkapkan antara Jain 8) Jumlah dividen dan dividen per saham yang telah dideklarasikan dan dibayarkan sebagai distribusi kepada pemilik pada periode pelaporan, b) jumlah utang dividen untuk: (1) periode pelaporan, dan (2) periode sebelumnya, C) jumlah dividen dan dividen per saham yang diusulkan atau dideklarasikan setelah periode pelaporan tetapi sebelum tanggal penyelesaian laporan keuangan dan tidak diakui sebagai Liabilitas kepada pemilik pada akhir periode pelaporan, dan 6) jumlah dividen preferen kumulatif yang tidak diakui,
Page 81 OCR 0.892
32) Bagian Partisipasi dalam Ventura Bersama Yang harus diungkapkan antara lain: a) jumlah agregat dari liabilitas kontinjensidengan jumlah liabilitas kontinjensi lainnya secara terpisah: b) jumlah agregat dari kornitmen modal terkait dengan bagian partisipasinya dalam Ventura Bersama secara terpisah dari komitmenlainnya, €) daftar dan penjelasan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama yang signifikan dan bagian partisipasi kepemilikan dalam pengendalian bersama entitas, dan d) dalam hal Ventura Bersama diakui dalam pengendalian bersama entitas, agarditambahkan pengungkapan tambahan tentang: (1) metode yang digunakan untuk mengakui bagian partisipasinya: dan (2) jumlah agregat setiap aset lancar, aset tidak lancar, liabiltas jangka pendek, liabilitas jangka panjang, penghasilan dan beban yang terkait dengan bagian partisipasinya dalam Ventura Bersama 33) Perikatan dan Kontinjensi a) Perikatan Yang harus diungkapkan antara lain (1) perikatan yang meliputi. (aj perjanjian sewa, keagenan dandistribusi, bantuan. manajemen dan teknis, royalti, dan lisensi, diungkapkan | pihak-pihak yang terkaitdalam perjanjian: li. periode berlakunya perikatan: iii. dasar penentuan kompensasidan denda, Iv jumlah beban atau pendapatanpada periode pelaporan, dan v. pembatasan-pembatasan lainnya: (b) kontrak atau perjanjian yang memerlukan penggunaan dana dimasa yang akan datang, seperti: pembangunan pabrik, perjanjian pembelian, ikatan untuk investasi, diungkapkan: i pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian: IL periode berlakunya perikatan: iii nilai keseluruhan, mata uang, dan Catatan 36
Page 82 OCR 0.914
(2) (3) (4) bagian yang telah direalisasi, dan iv, sanksi-sanksi' pemberian jaminan atau garansi, diungkapkan: (a) pihak-pihak yang dijamin dan yang menerima jaminan, yang dipisahkan antara pihak berelasi dan pihak ketiga untuk pihak yang dijamin, (b) latar belakang dikeluarkannya jaminan, (c) periode berlakunya jaminan: dan (d) nilaijaminan: fasilitas kredit yang belum digunakan, misalnya fasilitas L/C, cerukan bank: dan uraian mengenai sifat, jenis, jumlah dan batasan-batasannya b) Kontinjensi Yang harus diungkapkan antara lain (3) (2) (3) ta) perkara atau sengketa hukum, diungkapkan: (a) pihak-pihak yang terkait, (b) jumlah yang diperkarakan, (c) latar belakang, isi dan statusperkaradan pendapat hukum (legal opinion), dan (d) dampak keuangan, Peraturan Pemerintah yang berdampak terhadap Perusahaan, misalnya masalah lingkungan hidup, diungkapkan uraiansingkat tentang peraturan dan estimasi dampak keuangannya, kemungkinan liabilitas pajak tambahan: (a) jenis ketetapan atau tagihan pajak, jenis pajak, tahun pajak serta jumlah pokok dan denda atau bunganya, dan (b) sikap Perusahaan terhadapketetapan atau tagihan pajak (keberatan atau banding), peristiwa kontinjensi lainnya, yang diungkapkan antara lain: (a) karakteristik aset atau liabilitas kontinjensi, (b) estimasi dari dampak keuangannya: (Cc) indikasi tentang ketidakpastian yang terkait dengan jumlah atau waktuarus keluar sumber daya: dan (d) kemungkinan penggantian olehpihak ketiga. 34) Khusus Industri Perkebunan Perkebunan Inti Rakyat dan Plasma Yang harus diungkapkan antara
Page 83 OCR 0.901
lain: a) Isi perjanjian kerjasama IR/Plasmaj b) Pihak-pihak yang terkait dalam kerjasama, C) Lokasi aset dan jangka waktu pengelolaan: d) Hak dan liabilitas dari masing-masing pihak dalam kerjasama. €) Ketentuan tentang perbahan perjanjian kerjasama, dan ? Isi perubahan perjanjian, jika ada 35)| Manajemen Risiko Keuangan a) Perusahaan harus mengungkapkan informasiyang memungkinkan para pengguna laporan keuangan untuk mengevaluasi sifat dan luas risiko yang timbul dari instrumen keuangan, serta kebijakan dalam pengelolaan risiko, termasuk, namun tidak terbatas pada risiko sebagai berikut: (1) risiko kredit, antara lain ikhtisar analisis umur aset keuangan yang belum jatuh tempo atau v Catatan 39 tidak mengalami penurunan nilai dan yang lewat jatuh tempa pada akhir periode pelaporan tetapi tidak mengalami penurunan nilai: (2) risiko likuiditas, antara lain: (a) analisis jatuh tempo untuk liabilitas keuangan derivatif dan nondenvatifyang menunjukkan sisa jatuh tempo. kontraktual yang bertujuan untuk pemahaman terhadap periode arus kas: dan (b) deskripsi mengenai cara Perusahaan v Catatan 39 mengelola risiko likuiditas: (3) risiko pasar, antara lain analisis sensitivitas v untuk setiap jenis risiko. pasar dimana entitas terdampak pada akhir periode pelaporan, yang menunjukkan dampak perubahan pada variabel risiko. yang relevan pada tanggal tersebut terhadap laba rugi dan ekultas:dan (4) risiko lainnya yang dimilikt oleh Perusahaan. v Catatan 39 b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) terdiri dari pengungkapan kualitatif dan pengungkapan kuantitatif untuk setiap jenisrisiko yang timbul dari instrumen keuangan. 36)| Khusus Industri Perbankan v a) Rasio Kecukupan Modal (Capital Adeguacy Ratio) v Catatan 39 Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian perhitungan dan jumlah rasio kecukupan modal pada tanggal laporan posisi
Page 84 OCR 0.906
keuangan: (2) Posisi CAR minimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia, dan (3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan CAR: b) Posisi Devisa Neto Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian perhitungan dan posisi devisa neto menurut jenis mata uang pada tanggal laporan posisi keuangan, (2) Posisi devisa neto maksimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia, (3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan posisi devisa neto, C) Jaminan Pemerintah terhadap Liabilitas Pembayaran Bank Umum Yang harus diungkapkan antara lain dasar hukum yang melandasi jaminan atas dana pihak ketiga di bank. d) Aktivitas Fiduciary Yang harus diungkapkan antara lain uraian masing-masing aktivitas fiduciaryyang meliputi jasa kustodian, wali amanat, pengelolaan investasi Gan reksadana. 37)| Kuasi-Reorganisasi V Yang harus diungkapkan antara lain uraian mengenal kegiatan kuasi-reorganisasi. yang meliputi: a) Jumlah saldo negatif yang dieliminasi dalam laporan posisi keuangan dan jumlah tersebut disajikan selama tiga tahun berurutan sejak kuasl-reorganisasi, b) Status going concern perusahaan dan rencana manajemen dan pemegang saham setelah kuasi- reorganisasi yang menggambarkan prospek usaha di masa mendatang, Cc) Penyajian laporan posisi keuangansebelum, pada saat dan sestidah kuasi-reorganisasi: d) Rincian dari jumlah yang membentuk akunselisih penilaian Aset dan liabilitas sebelum digunakan untuk mengeliminasi defisit, dan e) Keterangan tentang tanggal terjadinya kuasi- reorganisasi pada akun saldo labadalam laporan posisi keuangan untuk jangka waktu 10 tahun ke depan sejak kuasi- reorganisasi. 38)| Pengelolaan Modal v
Page 85 OCR 0.904
Yang harus diungkapkan antara lain : a) Informasi kualitatif tentang tujuan, kebijakan, dan proses Perusahaan dalam mengelola permodalannya. termasuk: (1) deskripsi tentang bagian yang dikelolasebagai modal, (2) sifat persyaratan dan implementasinyadalam hal Perusahaan diharuskan untuk memenuhi persyaratan permodalan yang disyaratkan oleh pihak eksternal, dan (3) cara Perusahaan memenuhi tujuannya dalam mengelola permodalannya, b) ringkasan data kuantitatif tentang bagian yang dikelola sebagai modal, C) setiap perubahan pada angka a) dan angka b) dari periode sebelumnya, d) pernyataan atas kepatuhan terhadap setiap persyaratan permodalan dari pihak eksternal (jika ada), Jan @) konsekuensi dari ketidakpatuhan persyaratan permodalan dari pihak eksternal, apabilaterjadi ketidakpatuhan. 38) Transaksi Nonkas Yang harus diungkapkan antara lain Transaksi pada aktivitas investasi dan pendanaan yang tidak memerlukan penggunaan Kas dan Setara Kas yang:tidak termasuk dalam laporan arus kas, Transaksi tersebut antara lain berupa perolehan Aset secara kredit atau sewa pembiayaan, akulsisi melalui penerbitan saham, dan konversi utang menjadi modal 40) Pembayaran Berbasis Saham Yang harus diungkapkan antara lain : a) rincian jumlah Liabilitas atas pembayaran berbasis saham baik untuk jangkapendek ataupun jangka panjang: b) penjelasan mengenai setiap jenis perjanjian pembayaran berbasis saham yang ada pada suatu periode, termasuk syarat dan ketentuan umum setiap perjanjian, seperti kondisivesting, jangka waktu maksimum atas opsi yang diberikan, dan metode penyelesaian, c) jumlah'dan rata-rata tertimbang harga eksekusi Opsi saham untuk setiap kelompok opsisaham, d) untuk opsi saham yang dieksekusi selama periode, rata-rata tertimbang harga saham pada tanggal eksekusi atau selarna periode pelaporan: e) kisaran harga eksekusi dan rata-ratatertimbang sisa umur kontrak untuk opsi saham yang
Page 86 OCR 0.913
beredar pada akhir periode, penentuan Nilai Wajar dengan mengungkapkan paling kurang hal-hat sebagai berikut: (1) “opsi yang diberikan selama suatu periode, rata-rata tertimbang Nilai Wajar opsi lersebut pada tanggal pengukuran dan informasi tentang bagaimana Nilai Wajar tersebut diukur, dan (2) jumlah dan rata-rata tertimbang nilaiwajar instrumen ekuitas tersebut pada tanggal pengukuran, dan informasi tentang pengukuran Nilai Wajar tersebut urituk instrumen ekuitas lain yang diberikan selama suatu periode (yaitu selain opsi saham), 9) dampak transaksi pembayaran berbasissaham terhadap laba rugi Perusahaan dalam suatu periode dan terhadap posisi keuangannya 41) Khusus Industri Asuransi: v a) Analisis kekayaan dan Perhitungan Batas Tingkat Solvabilitas Yang harus diungkapkan antara lain (1) Analisis Kekayaan, (2) Perhitungan batas tingkat solvabilitas: (3) Batas tingkat solvabilitas yang harus dipenuhi, (4) Tingkat solvabilitas yang dicapai perusahaan per tanggal pelaporan) dan (5) .Jumiah investasi yang diperkenankandalam perhitungan solvabilitas. 42)| Aset Liabilitas dan Hasil Usaha Program Asuransi vV Syariah Hal-hal yang harus diungkapkan: a) Ijin Menteri Keuangan atas pendirian unit Asurans| Syariah, b) Jenis Akad Asuransi Syariah, c) Rincian Aset, Liabilitas, Pendapatan, Beban,dan Laba Usaha Unit Asuransi Syariah, dan d) Zakat 43)| Informasi Penting Lainnya v Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari: a) Kontrak reasuransi, b) Perjanjian penting dan Ikatan lainnya, c) Rasio keuangan penting: d) Pendapatan, beban dan hasil underwriting, dan
Page 87 OCR 0.903
2) Peristiwa atau keadaan yang mempengaruhi kinerja atau kelangsungan hidup perusahaan. 44) Khusus Industri Kehutanan : a) Rincian volume penjualan kayu bulat (jenis kayu), b) Pemenuhan Iiabilitas terhadap negara sepertiDR, IHH, BPPHH, IHPH dan juran wajib lainnya, Cc) Realisasi kegiatan dan biaya yang berhubungan dengan pelaksanaan penanaman kembali hutan alam (TPTI, pembinaan dan perlindungan hutan, penanaman tanah kosong dan usaha lainnya untuk kelestarian alam), d) Realisas| jenis kegiatan sehubungan pelaksanaan Bina desa hutan dan biayanya, e) Khusus HTI, diungkapkan realisasi anggarandan penanaman pada periode berjalan dan akumulasinya, dan ? Sehubungan dengan pembangunan saranadan prasarana (1) Realisasi pembangunan jalan danjembatan serta pemeliharaannya, dan (2) Jenis jalan yang dibangun padaperiode berjalan dan akumulasinya, 45) Peristiwa Setelah Periode Pelaporan Yang harus diungkapkan antara lain: a) dalam hal Perusahaan menerimna informasi setelah periode pelaporan tentang kondisi yang ada pada akhir periode pelaporan, maka Perusahaan memutakhirkan pengungkapan kondisi tersebut sesuai dengan informasiterkini, dan contoh peristiwa setelah periode pelaporan yang mensyaratkan entitas untuk menyesuaikan jumlah yang diakui dalam laporan keuangannya, atau untuk mengakui peristiwa yang sebelurnnya tidak diakui: b) dalam hal terdapat peristiwa nonpenyesuaiyang material setelah periode pelaporan, maka Perusahaan mengungkapkan uraian peristiwa, misalnya: (1) tanggal terjadinya: (2) sitat peristiwa, dan (3) estimasiratas dampak keuangan, atau pernyataan dan alasan bahwaestimasi tersebut tidak dapat dibuat. 2 Perkembangan Terakhir Standar Akuntansi Keuangan dan Peraturan yang Terkait dengan
Page 88 OCR 0.897
Aktivitas Perusahaan Dalam hal Perusahaan belum menerapkan suatu SAK dan/atau peraturan yang terkait dengan aktivitas Perusahaan, yang telah. diterbitkan tetapi belum efektif bertaku, Yang harus diungkapkan antara lain: 8) Judul SAK dan jenis peraturan baru tersebut, b) sifat dari perubahan yang belum berlaku efektif atau perubahan kebijakan akuntansi, Cc). penerapan SAK dan peraturan baru tersebut disyaratkan, dan d) pembahasan mengenai dampak penerapan awal SAK dan peraturan baru atas laporan keuangan atau pernyataan manajemen bahwa dampak tersebut tidak dapat diketahui atau diestimasi secara wajar. Catatan2a Catatan 2a Catatan 22 Catatan 2a 47)| Reklasifikasi 3) Dalam hal Perusahaan mengubah penyajianatau pengklasifikasian pos-pos dalam laporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan antara lain: (1) sifat reklasifikasi, (2) jumlah masing-masing pos atau gabungan beberapa pos yang direklasifikasi, dan (3) alasan reklasifikasi b) Dalam hal reklasifikasi jumlah komparatif tidak praktis untuk dilakukan, maka Perusahaanharus mengungkapkan: (1) alasan tidak mereklasifikasi jumlah tersebut: dan (2) sifat penyesuaian yang akan dilakukanjika Jumtah tersebut direklasifikasi 48)| Hibah Pemerintah Setiap Hibah Pemerintah yang diterima, Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai berikut: a) sifat dan luas Hibah Pemerintah yang diakui dalam laporan keuangan dan indikasi bentuk lain dari bantuan pemerintah, dan b) kondisi yang belum terpenuhi dan kontinjensi lain yang melekat atas bantuan pemerintah yang telah 49)| Rekonsiliasi antara SAK dengan Standar Akuntansi di Negara Lain a) Ketentuan ini berlaku bagi Perusahaanyang menyusun laporan keuangan dengan menggunakan standar akuntansi selain SAK untuk memenuhi persyaratan otoritas pasar modal di negara lain atau dalam rangka penawaran Efek di negara lain,
Page 89 OCR 0.882
b) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) ringkasan perbedaan SAK denganstandar akuntansi di negara lain: (2) rekonsiliasi pos-pos yang berbedauntuk laporan posisi keuangan beserta penjelasannya: dan (3) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan taba rugi komprehensif beserta penjelasannya. Cc) Dalam hal Perusahaan dipersyaratkan oleh otoritas pasar modal di negara lain untuk melakukan pengungkapan tambahan mengikuti ketentuan yang beriaku di Negara tersebut, maka pengungkapan tersebut wajib ditambahkan dalam laporan keuangan. 50)| Informasi Penting Lainnya v Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, Jumlah dan dampak dari peristiwa atau keadaan tertentu yang mempengaruhi kinerja perusahaan, seperti peristiwa! keadaan yang mempengaruhi kelangsungan hidup. perusahaan. PT Indonesia Prima Property Tbk ena) Hartono keveraur
Names mentioned 11 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Kantor Akuntan Publik Kantor Akuntan Publik Liana Ramon Xenia & Rekan
p.1
unresolved
org
Kantor Akuntan Publik Imelda & Rekan
p.1
unresolved
org
Kantor Akuntan Publik Imelda
p.1
unresolved
org
Bapepam-LK
p.2 ×2
unresolved
org
Menteri Keuangan
p.4 ×2
unresolved
org
Bank Indonesia
p.10 ×13
unresolved
org
Bank Lain Ba Ta
p.10
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
p.58
unresolved
org
Bank Indonesia'dan Bank
p.63
unresolved
org
Bapepam
p.77 ×2
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.
Other files in this announcement 8
FinancialStatement-2024-Tahunan-OMRE.xlsx
done
inlineXBRL.zip
done
instance.zip
done
SPD IPP.pdf
done