Skip to content
Back to announcement

Checklist Des 2024R1.pdf

Financial statement Text extracted OMRE

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 89

Page 1 OCR 0.888
CHECKLIST PENGUNGKAPAN LAPORAN KEUANGAN
UNTUK SELURUH INDUSTRI Di PASAR MODAL DI INDONESIA

p Pengisian'G

4, Seluruh Emiten dan Perusahaan Publik harus menggunakan Checklist Pengungkapan Laporan Keuangan Inl,
kecuali Emiten dan Perusahaan Publik yang: merupakan Perusahaan Efek. Setiap Perusahaan Efek. harus
menggunakan Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek (Peraturan No. VIII.G.17).

2. Tanda ) diisi pada kolom Ada" apabila Emiten/Perusahaan Publik telah memenuhi persyaratan
pengungkapan yang diharuskan dan selanjutnya
pada kolorn ,Keterangan "ditambahkan cross reference ke nomor catatan atas laporan keuangan,

3. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan maka
tanda ) diisi pada kolom Tidak Ada"
dengan menambahkan keterangan alasannya pada kolom keterangan

4. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memlliki pos-pos tertentu sehingga tidak wajib memenuhi
persyaratan pengungkapan yang ada maka
tanda () diisi pada kolom ,N/A" .

5, Checklist ini wajib ditandatangani oleh Direktur yang membawahi akuntansi dan keuangan dan Akuntan (untisk
laporan keuangan audited)

Data Umum
Nama Emiten/Perusahaan Pubiik PT INDONESIA PRIMA PROPERTY Tbk
Bidang Usaha Persewaan ruang perkantoran, pusat perbelanjaan, apartemen
hotel dan pembangunan perumahan beserta segala fasilitasnya
Jenis penawaran Umum Saham

31 Desember 2024 31 Desember 2023

Nama Kantor Akuntan Publik

Kantor Akuntan Publik
Liana Ramon Xenia &
Rekan

Kantor Akuntan Publik
Imelda & Rekan

Nama Pariner

Anna Karina Wijaya

Anna Karina Wijaya

Opin| Akuntan

Wajar Tanpa
Modifikasian

Wajar Tanpa
Modifikasian

Catatan tentang Opin| Vika ada)

N/A

N/A

“disesuaikan dengan periode penyajian laporan keuangan

Ya

Tidak

Pemenuhan Peraturan No.VIII-G.11 Tentang "Tanggung
Jawab Direksi Atas Laporan Keuangan"

Pemenuhan Peraturan No.VIII.A.2 tentang “Independensi
Akuntan Yang Memberikan Jasa Audit di Pasar Modal"

Page 2 OCR 0.909
Data Keuangan Penting (dalam jutaan rupiah kecuali laba per saham)

Periode laporan keuangan 31 Desember 2024 31 Desember 2023
Laba Rugi Komprehensif
Penjualan dan pendapatan usaha 63.450 71.374
Laba bruto 18.163 23.700
Laba (Rugi) usaha/operasional (134.603) (123.805)
EBITDA (130.866) (119.874)
Laba (Rugi) Bersih periode berjalan (146.977) (164.441)
Laba (Rugi) komprehensif (135646) (158951)
Laba (rugi) Per saham (dasar) Rp (50) (56)
Laba (rugi) Per saham (dilusian) Rp (50) (56)
Laporan Posisi keuangan 31 Desember 2024 31 Desember 2023
Jumlah Aset 4.021.673 4.014.584
Jumiah Aset Lancar 68.088 82930
Jumlah Aset Tidak Lancar 3.953.585 3.931.651
Jumlah Liabilitas 554,112 411.373
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 468.143 295.043
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 85.969 116.330
Jumlah Ekuitas 3.467.562 3.603.208
Perubahan ekuitas pada entitas asosiasi 19.905 19.905
Modal Disetor 985.042 985.042
Saldo Laba 2.011.908 2.152.854
Rasio Keuangan”
Rasio Lancar (Yo) 15 28
ROA (0.04) (0-04)
ROE (0.02) (0.05)
Ebitda thd pendapatan (6) (206.2) (167.9)

"dapat disesuaikan berdasarkan industrinya

Catatan:

1, Pengungkapan yang dipersyaratkan untuk masing-masing pos wajib diungkapkan seluruhnya, kecuali
pengungkapan tersebut tidak relevan atau tidak dapat diterapkan pada Emiten atau Perusahaan Publik.
Emiten, atau Perusahaan Publik wajib menyesuaikan pengungkapan sesuai dengan karakteristik Industri
apabila pengungkapan tersebut dipersyaratkan oleh SAK atau relevan untuk memahami laporan
keuangan Emiten atau Perusahaan Publik.

2 Emiten atau Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek tidak mengacu pada checklist Ini,
namun mengikuti peraturan Bapepam-LK No VIII.G.17 tentang Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek.

Laporan Keuangan Terdiri dari:

1 Laporan posisi keuangan pada akhir periode v
Laporan laba rugi komprehensif selama periode vV
Laporan perubahan ekuitas selama periode v

Page 3 OCR 0.935
4

Laporan arus kas selama periode v

Laporan posisi keuangan pada awal periode vV
komparatif yang disajikan saat Perusahaan
menerapkan suatu kebijakan akuntansi secara
retrospektif atau membuat penyajian kembali pos-
pos laporan keuangan atau ketika Perusahaan
mereklasifikasi pos-pos dalam laporan
keuangannya,

8 Catatan atas Laporan Keuangan

Ketentuan Umum

1. | Perusahaan wajib menyajikan catatan atas laporan
keuangan dengan urutan sebagai berikut:

a. gambaran umum Perusahaan,

b. dasar penyusunan laporan keuangan dan ikhtisar
kebijakan akuntansi signifikan yang diterapkan,

C. Inforrnasi tambahan untuk pos-pos yang disajikan
dalam laporan posisi keuangan, laporan laba rugi
komprehensif, laporan perubahan ekuitas dan
laporan arus kas, sesuai dengan urutan penyajian
laporan dan penyajian masing-masing pos: dan

d. pengungkapan lainnya yang antara lain meliputi

1) informasi yang dipersyaratkan oleh SAK yang
tidak disajikan di bagian manapun dalam
laporan keuangan: dan

2) Informasi yang tidak disajikan di bagian
manapun dalam laporan keuangan, tetapi
informasi tersebut relevan untuk memahami
laporan keuangan

Perusahaan wajib menyatakan dalam bentuk nilai
atau persentase untuk menjelaskan adanya bagian
dari suatu jumlah, tidak menggunakan kata
"sebagian"

2. | Perusahaan wajib mengungkapkan dalam penjelasan
masing-masing pos mengenai Aset yang dijaminkan,
nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan
dijaminkan

3. Dalam hal Aset Perusahaan diasuransikan, wajib
diungkapkan jenis dan nilai aset yang diasuransikan,
nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup
serta pendapat manajemen atas kecukupan
pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan
wajib diungkapkan alasannya.

Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
1 Gambaran Umum Perusahaan

Hal-hal yang harus diungkapkan, antara lain

a Pendirian perusahaan

Page 4 OCR 0.915
)

iwayat ringkas perusahaan,

cs

DR Catatan Ta

2)

Nomor dan tanggal akta pendirian serta perubahan
terakhir, pengesahan dari instansi yang berwenang,
dan nomor serta tanggal Berita Negara,

Catatan Ta

3)

Kegiatan usaha sesuai anggaran dasar
Perusahaan dan yang sedang dijalankan pada
periode pelaporan,

Catatan 13

4)

Tempat kedudukan perusahaan dan lokasi utama
kegiatan usaha,

Catatan ta

5)

Tanggal mulai beroperasinya perusahaan secara
komersial, Dalam hal perusahaan melakukan
@kspansi atau perampingan usaha secara signifikan
pada periode laporan yang disajikan, wajib
disebutkan saat dimulainya operasi komersial dari
ekspansi atau perampingan usaha dan kapasitas
produksinya, dan

Catatan Ya

8)

Nama entitas induk dan nama entitas induk
terakhir dalam kelompok usaha (ultimate parent of
the group). Dalam hal tidak dapat diungkapkan,
Wajib disebutkan alasannya

Catatan 1a

K))

Khusus Industri Media
Penjelasan rinci tentang Perizinan yang dimiliki.

8)

Khusus Industri Jalan Tol

Peraturan perundangan atau keputusan pemerintah
yang mendasari penyelenggaraan jalan tol tersebut,

9)

Khusus untuk Asuransi dan Pembiayaan

Izin bidang usaha dari Menteri Keuangan atau Otoritas
yang berwenang.

10)

Khusus untuk Industri Perbankan

Izim usaha sebagai bank umum, sebagai
bank devisa (jika ada), serta izin untuk
menjalankan kegiatan berdasarkan prinsip
syariah (jika ada).

17

Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi dan
Pertambangan Umum

Area Eksplorasi dan Eksploitasi/Pengembangan

Penjelasan mengenai area eksplorasi dan ekspioitasi
Perseroan meliputi :

aj Area Eksplorasi, meliputi:
Nama lokasi,
Nama pemilik izin lokasi,

Tanggal perolehan izin ekplorasi serta
tanggal jatuh temponya,

Persentasi kepemilikan saham Perseroan
pada perusahaan pemilik Izin lokasi, dan

Jumlah biaya eksplorasi yang telah

Page 5 OCR 0.908
dibukukan sebagai Aset Minyak dan Gas
Bumi per tanggal Laporan Posisi Keuangan,

b) Area Eksploitasi/Pengembangan meliputi:
Nama lokasi:
Nama pemilik ijin lokasi,
Tanggal perolehan ijin eksploitasi serta
tanggal jatuh temponya,

Persentasi kepernilikan saham Perseroan
pada perusahaan pemilik ijin lokasi,

Jumlah Cadangan Terbukti (P1),
keterangan tentang pihak yang
melakukan sertifikasi, dan tanggal
sertifikasi:
Jumlah produksi pada tahun berjalan, dan
Akumulasi jumlah produksi sejak awal
kegiatan eksploitasi/pengembangan oleh

Perseroan hingga tanggal laporan posisi keuangan

12)

Khusus Industri Kehutanan
Yang harus diungkapkan antara lain
a) pelaksanaan kegiatan pengusahaan hutan,

b) rincian luas areal sisa hutan yang belumdikeloia
selama masa sisa tnanfaat HPH, dan c) sisa umur
HPH.

Penawaran Umum Efek, yang harus diungkapkan
antara lain

M)

Tanggal dan/atau nomor surat efektif penawaran
umum, termasuk penawaran Efek yang diterbitkan
di luar Indonesia,

Catatan 1b

2)

Jenis dan jumlah Efek yang ditawarkan,

Catatan Tb

3)

Bursa tempat Efek dicatatkan, dan

«

Catatan 1b

4)

Tindakan perusahaan yang dapat mempengaruhi
jumlah Efek yang diterbitkan (corporate action) sejak
penawaran umum perdana sampai dengan periode
pelaporan terakhir.

Catatan 1b

Struktur Perusahaan, entitas anak, dan Entitas
Bertujuan Khusus (EBK)

Yang harus diungkapkan antara lain:

1)

Nama entitas anak dan/atau EBK yang
dikendalikan baik secara langsung maupun tidak
langsung,

Catatan 1c

5

Tempat kedudukan,

Catatan 1c

3

Jenis usaha,

Catatan 1c

Page 6 OCR 0.917
4)

Tahun beroperasi secara komersial,

Catatan Ie

5)

Persentase kepemilikan dan proporsi hak suara (jika
berbeda),

Catatan 1c

8)

Total Aset, dan

Catatan 1c

ti)

Informasi penting lainnya antara lain

a) sifat hubungan antara entitas induk dan entitas
anak, apabila entitas induk tidak memiliki baik
langsung maupun tidak langsung melalui
entitas anak, lebih dari 5094 (lima puluh
perseratus) hak suara yang sah,

b) alasan mengapa kepemilikan baik langsung
maupun tidak tangsung lebih dari 5076 (lima puluh
perseratus) hak suara atau hak suara potensial
atas investee tidak diikuti dengan pengendalian,

C).akhir periode pelaporan dari laporan keuangan
entitas anak apabila laporan kevangan

tersebut digunakan untuk menyusun laporan
keuangan konsolidasian dan tanggal atau periode
berbeda dari tanggal laporan keuangan entitas
induk, dan alasan menggunakan tanggal atau
periode yang berbeda,

d) sifat dan luas setiap restriksi signifikan
dalam kemampuan entitas anak untuk
mentransfer dana ke entitas Induk dalam
bentuk dividen tunai, atau pembayaran
kembali pinjaman atau uang muka:

@) suatu rincian yang menunjukkan darnpak setiap
perubahan bagian kepemilikan entitas induk pada
entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya
Pengendalian atas ekuitas yang dapat
diatribusikan pada pemilik entitas induk: dan

f) dalam hal hilangnya Pengendalian atas entitas
anak, maka entitas induk harus mengungkapkan:

(1) keuntungan atau kerugian (jika ada) yang
diakui dari hilangnya Pengendalian, dan porsi
dan keuntungan atau kerugian yang dapat
diatribusikan pada pengakuan sisa investasi
pada entitas anak terdahulu dengan Nilai
Wajar pada tanggal hilangnya Pengendalian.

(2) jumlah persentase kepemilikan yang
dilepaskan:

(3) jumlah harga yang diterima,

(4) bagian dari harga yang merupakan Kas dan
Setara Kas,

(5) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak
atau bisnis lainnya dimana Pengendalian
dilepaskan: dan

(6) jumlah Aset dan Liabilitas selain Kas dan
Setara Kas pada entitas anak atau bisnis

Catatan 31

Catatan 1c

Catatan 1c

Laporan Arus Kas

Laporan Arus Kas

Page 7 OCR 0.900
lainnya dimana Pengendalian dilepaskan,
yang diikhtisarkan berdasarkan kategori
utamanya.

Karyawan, direksi, komisaris, dan komite audit
Yang harus diungkapkan antara lain

1

Nama dan jabatan untuk masing-masing anggota
direksi, dewan komisaris. dan komite audit:

Vv Catatan 1a

2)

Cakupan manajemen kunci, dan

V Catatan Ia

3)

Jumlah karyawan tetap pada masing-masing akhir
periode atau rata-rata jumlah karyawan tetap selama
periode yang bersangkutan, secara Konsolidasi untuk
Perusahaan dan entitas anak.

v Catatan ta

Penerbitan Laporan Keuangan

1)

Tanggal laporan keuangan diotorisasi untuk terbit, dan

v Catatan 40

2)

Pihak yang bertanggung jawab mengotorisasi laporan
keuangan,

v Catatan 40

Ikhtisar Kebijakan Akuntansi Signifikan

Dalam bagian ini harus diungkapkan hal-hal sebagai
berikut

Pernyataan kepatuhan terhadap SAK

Pernyataan ini merupakan pernyataan bahwa laporan
keuangan telah disusun dan disajikan sesuai dengan
SAK.

/ Catatan 3a

Dasar pengukuran dan penyusunan laporan
keuangan

"

Dasar pengukuran laporan keuangan yaitu
berdasarkan biaya historis (historical cost), biaya
perolehan Kini (current cost), nilai realisasi neto (nel
realizable valise). Nilai Wajar (fair value) atau
jumlah yang dapat dipulihkan berdasarkan SAK
yang beriaku.

IYA Catatan 3b

2)

Dasar penyusunan laporan keuangan, yaitu dasar
akrual, kecuali Untuk laporan arus kas.

V Catatan 3b

3)

Mata uang fungsional dan mata uang penyajian yang
digunakan, meliputi:

3) mata uang fungsional Perusahaan danentitas
anak,

b) fakta dan alasan perubahan, apabila terdapat
perubahan mata uang fungsional Perusahaan
maupun kegiatan usaha-asing yang signifikan, dan

€) alasan perubahan mata uang penyajian (jika ada)

v Catatan 3e

4)

Alasan perubahan periode pelaporan (jika ada).

Penggunaan Pertimbangan, Estimasi, dan Asumsi
Signifikan oleh Manajemen

1)

Perusahaan harus mengungkapkan dalam
ikhtisar kebijakan akuntansi signifikanatau

Page 8 OCR 0.923
bagian lain dari catatan atas laporan keuangan,
pertimbangan yang telah dibuat manajemen
dalam proses penerapan kebijakan akuntansi
dan memiliki dampak yang paling signifikan
terhadap jumlah yang diakui dalam laporan
keuangan:

2)

Perusahaan harus mengungkapkan informasi tentang
asumsi yang dibuat mengenai masa depan, dan
surnber utama dari estimasi ketidakpastian lain pada
akhir periode pelaporan, yang memiliki risiko
signifikan yang mengakibatkan penyesuaian material
terhadap jumlah tercatat Aset dan Liabilitas dalam
periode pelaporan berikutnya: dan

3)

Berkaitan dengan Aset dan Liabilitas sebagaimana
dimaksud dalam angka 2), catatan atas laporan
keuangan memasukkan rincian atas sifat dan jumlah
tercatat pada akhir periode pelaporan.

Kebijakan Akuntansi Tertentu

Kebijakan akuntansi tertentu merupakan kebijakan
akuntansi lainnya yang diterapkan dan relevan untuk
memahami laporan keuangan. Kebijakan akuntansi
tertentu meliputi, tetapi tidak terbatas pada hal-hal
sebagai berikut:

"

Prinsip-prinsip konsolidasi
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) ruang lingkup Laporan Keuangan
Konsolidasian, yang meliputi pos-pos entitas
induk dan entitas anak:

b) dasardan kapan suatu entitas anak
dikonsolidasikan ke dalam laporan keuangan
entitas induk,

C) kebijakan akuntansi sehubungan dengan
perubahan kepemilikan tanpa kehilangan
Pengendalian atas entitas anak:

d) kebijakan akuntansi sehubungan dengan
kehilangan Pengendalian atas entitas anak,

€)  kebijakan.akuntansi sehubungan dengan
pencatatan dan penyajian kepentingan
nonpengendali, dan

f) pernyataan bahwa saldo pos dan transaksi

material antar entitas yang dikonsolidasi telah
dieliminasi,

Catatan 4

Catatan 4

Catatan 3c

Catatan 3c

Catatan 3c

Catatan 3c

Catatan 3

Catatan 3c

2)

Kombinasi bisnis
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) metode yang digunakan dalam kombinasi
bisnis, termasuk metode yang digunakan
untuk mengukur kepentingan nonpengendali,

b) pengakuan awal untuk goodwill,

C) pengukuran setelah pengakuan awal untuk
goodwill, dan

Catatan 3d

Page 9 OCR 0.909
d) kebijakan lainnya yang relevan terkait dengan
kombinasi bisnis yang ada di Perusahaan,
antara lain

(1) pembelian dengan. diskon,
(2) akuisisi secara bertahap, dan
(3) imbalan kontinjensi.

3)

Kas dan setara kas,

Yang harus: dijelaskan antara lainkebijakan dalam
menentukan komponen kas dan setara kas.

Catatan 3i

4)

Instrumen Keuangan
a) Instrumen Keuangan selain Sukuk

Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) pengakuan awal instrumen keuangan setiap
kategori, termasuk perlakuan atas biaya
transaksi:

(2) pengukuran setelah pengakuan awal
Instrumen keuangan setiap kategon:

(3) ketentuan saling hapus dari instrumen
keuangan,

(4) metode yang digunakan untuk menentukan
Nilai Wajar instrumen keuangan:

(5) metode perhitungan yang digunakan untuk
menentukan penurunan nilai dari aset
keuangan,

(6) ketentuan penghentian pengakuan instrumen
keuangan,

(7) khusus instrumen keuangan derivatif dan
akuntansi lindung nilai, selain penjelasan
sebagaimana dimaksud dalam angka (1),
angka (2), angka (3), angka (4), angka (5),

dan angka (6), wajib ditambahkan penjelasan

mengenai,

(a) ketentuan pemenuhan kriteria akuntansi
lindung nilai,

(b) klasifikasi lindung nilai untuk tujuan
akuntansi lindung nilai atas instrumen
keuangan derivatif, dan

(c) perlakuan akuntansi lindung nilai untuk
tujuan akuntansi lindung nilai.

b) Investasi pada Sukuk
Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) klasifikasi dan reklasifikasi investasi pada
Sukuk,

(2) pengakuan awal Sukuk:
(8). pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk:

Catatan 3g

Catatan 3g

Catatan 3h

Catatan 3g

Catatan 3g

Catatan 3g

Page 10 OCR 0.905
(4) Penyajian pendapatan sukuk: dan
(5) penyajian amortisasi biaya transaksi.
C) Sukuk yang diterbitkan
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) pengakuan awal Sukuk:
(2) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk,
(3) biaya transaksi penerbitan Sukuk,
(4) posisi penyajian Sukuk, dan
(5) akad syariah yang digunakan

cs

5)

(Khusus Industri Perbankan
a) Giro Wajib Minimum

Yang harus dijelaskan antara lain ketentuan
mengenai jumlah giro wajib minimum.

b) Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain

Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian
Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain.

c) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank
Lain
Yang harus dijelaskan antara lain dasar

penyajian Penempatan pada Bank Indonesia
dan Bank Lain

Ba Ta an en On

8)

Piutang Reverse Repo

Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur
Piutang Reverse Repo, metode pencatatan dan
pengukurannya.

7)

Khusus Industri Perbankan Obligasi Rekapitalisasi
Pemerintah

Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Kelompok obligasi rekapitalisasi yang dimiliki,

b) Pengakuan nilai pada investasi untuk setiap
kelompok Obligasi Rekapitalisasi

Pemerintah:dan

c) Dasar penyajian efek-efek dalamlaporan
keuangan.

8)

(Khusus Industri Perbankan
a) Kredit
Yang harus dijelaskan antara lain:

1 Penjelasan atas masing-masing
jenis kredit yang diberikan,

(2) Dasar penyajian atas kredit,

(3) Kebijakan manajemen dan

pelaksanaan pengendalian risiko
portofolio kredit,

Page 11 OCR 0.916
4) Perlakuan akuntansi untuk kredit
yang dibeli dari BPPN (jika ada), dan

(5) Kebijakan bank akan agunan kredit,
b) Tagihan/Kewajiban Akseptasi

Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian
atas tagihan/kewajiban akseptasi.

Cc) Agunan yang Diambil Alih
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) Dasar penilaian dan penyajian,
(2) Perlakuan akuntansi atas nilai
realisasi piutang/pembiayaan yang
diberikan dengan saldo

piutang/pembiayaan yang tidak dapat
ditagih: dan

(3) Perlakuan akuntansi atas
keuntungan (kerugian) dari realisasi
penjualan agunan.

9

Khusus untuk Industri Pembiayaan Piutang
Pembiayaan Konsumen Yang harus dijelaskan
antara lain:

a) Dasar penyajian piutang pembiayaan konsumen,
dan

b) Dasar penilaian aset jika perusahaan menarik
kembali aset pembiayaan konsumen dari
konsumennya

10)

Anjak Piutang
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Jenis transaksi anjak piutang (dengan recourse
atau tanpa recourse),

b) Penyajian transaksi anjak plutang:

Cc) Perlakuan akuntansi atas perbedaan antara
harga pengalihan dan jumlah bersihpiutang
dialihkan, dan

d) Perlakuan terhadap kegagalan atas tagihan
anjak piutang(ditagihkan kembali ke klienatau
ditanggung oleh perusahaan).

17

Sewa
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) kebijakan penentuan suatu perjanjian mengandung
suatu sewa,

b) kebijakan penentuan suatu sewa merupakan
sewa pembiayaan atau sewa operasi, dan c)
kebijakan akuntansi apabila Perusahaanbertindak
sebagai lessee dan/atau lessor

Catatan 3g

Catatan 3g

Taj

Persediaan:

yang harus dijelaskan-antara lain mengenai
kebijakan akuntansi yang digunakan dan

Catatan 3k

Page 12 OCR 0.922
rumusan biaya yang digunakan

a) Khusus Industri Kehutanan HTI Dalam
Pengembangan Yang harus dijelaskan antara
lain.

Beban-beban yang dikapitalisasi, antara lain:
kewajiban kepada negara, pemeliharaansarana
dan pra-sarana.

HTI Siap Panen
Yang harus dijelaskan antara lain:

Biaya perolehan, mutasi pembebanan ke biaya
produksi,

b) Khusus Industri Perkebunan
Tanaman Perkebunan
Yang harus dijelaskan antaralain:

(1) Dasar klasifikasi untuk jenis tanaman
sebagai persediaan, tanaman belum
menghasilkan, atau tanaman telah
menghasilkan,

(2) Dasar penilaian dan pengukuran,

(3) Kebijakan akuntansi reklasifikasitanaman
belum menghasilkan ke tanaman telah
menghasilkan:

(4) Metode penyusutan dan masamanfaat
tanaman yang disusutkan: dan

(5) Kebijakan akuntansi biaya pinjaman,

C) Khusus Industri Peternakan
Hewan Ternak
Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) Hewan ternak telah menghasilkan :(a)
Metode penilaian,

(b) Metode-amortisasi (deplesi), dan

(c) Cadangan kematian atau
metode penghapusan langsung, jikaada
(2). Hewan ternak dalam pertumbuhan
(belum menghasilkan) :

(a) Metode penilaian, dan

(b) Perkiraan waktu yang dibutuhkan
untuk dapat berpindah menjadi
hewan temak telah menghasilkan.

13)

Aset Tetap:

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) pengakuan awal Aset Tetap:

b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Tetap,

Catatan 3m
Catatan 3m

Page 13 OCR 0.898
d) metode penyusutan yang digunakan,

e) kapitalisasi biaya yang terkait dengan Aset Tetap:
1) estimasi umur manfaat dan tarif penyusutan:

9) penghentian pengakuan,

h) nilai.residu, dan

I) pernyataan bahwa manajemen telah mengkaji
ulang atas estimasi umur ekonomis, metode
penyusutan, dan nilai residu pada setiapakhir
periode pelaporan.

Ss

NA

«

€) pengelompokan Aset Tetap, Catatan 3m

Catatan 3m
Catatan 3m
Catatan 3m
Catatan 3m

Catatan 3m

Ta)

Investasi pada Entitas Asosiasi

Yang harus dijelaskan antara lain metode yang
digunakan untuk mencatat investasi pada asosiasi.

Catatan 3j

75)

Bagian partisipasi dalam Ventura Bersama

Yang harus dijelaskan antara lain metode yang
digunakan untuk mencatat bagian partisipasi dalam
Ventura Bersama.

Catatan 3j

16)

Pola Kerjasama
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Kriteria dari bentuk kerjasama:

b) Kebijakan akuntansi untuk setiap jenis asetdan
liabilitas yang timbul, dan

Cc) Sistem pembagian hasil, jika ada.

Catatan 36

KA)

Aset Tak Berwujud
Yang harus dijelaskan antara lain :
a) pengakuan awal Aset Tak berwujud,

b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset
Takberwujud,

C) umur manfaat tidak terbatas atau terbatas, dan
apabila umur manfaat terbatas, diungkapkan tarif
amortisasi yang digunakan dan umur manfaatnya,

d) sumber terjadinya Aset Takberwujud,

£) metode amortisasi yang digunakan,

? penghentian pengakuan Aset Takberwujud, dan
9) (riset dan pengembangan (jika ada),

18)

Aset tidak tancar atau kelompok Lepasan yang
dimiliki untuk dijual

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) kebijakan tentang peristiwa dan kondisi suatu aset
tidak lancar diklasifikasikan sebagai aset yang
dimiliki untuk dijual, dan

b) pengukuran-aset tidak lancar atau kelompok

Page 14 OCR 0.911
lepasan yang dimiliki untuk dijual

19

Properti Investasi:
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) pengakuan awal Properti Investasi,

b) pengukuran setelah pengakuan awal Properti
Investasi,

Cc) metode penyusutan yang digunakan, khusus untuk
model biaya,

d) estimasi umur manfaat dan/atau tarif penyusutan
Untuk model biaya, dan

e) penghentian pengakuan Properti Investasi.

Catatan 3
Catatan 31

Catatan 31

20)

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi
Aset Minyak dan Gas Bumi
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Dasar pengukuran yang digunakan untuk
menentukan jumlah tercatat bruto:

b) Kriteria kapitalisasi biaya, penurunan nilai
(impairment) dan penilaian kembali aset (revaluasi),

C) Metode penyusutan dan amortisasi yang
digunakan,

d) Masa manfaat-atau tarif penyusutan dan amortisasi
yang digunakan, dan

e) Pertanggungan Asuransi

27

Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) ketentuan peristiwa-dan kondisi yang
mengindikasikan Kemungkinan terjadinya
penurunan nilai dan

b) kebijakan akuntansi pengakuan penurunan nilai
aset nonkeuangan dan pembalikannya.

Catatan 3n

Catatan 3n

22)

Khusus Industri Perbankan
Liabilitas Segera

Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian
fiabiltas segera

Simpanan Nasabah
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Penjelasan atas simpanan, dan

b) Dasar penyajian dari masing-masing kategori
simpanan.

Simpanan dari bank lain
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Penjelasan atas simpanan dari bank lain: dan

Page 15 OCR 0.914
b) Dasar penyajian simpanan dari bank lain

Surat Berharga yang Diterbitkan
Yang harus dijelaskan antaralain:

3) Kriteria dan Jenis-jenis surat berhargayang
diterbitkan, dan

b) Perlakuan akuntansi atas premi atau diskonto.
23)| Provisi

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) kondisi provisi yang harus diakui, dan v Catatan 3p
b) dasar penentuan nilai provisi. v Catatan 3p
24)| Utang Repo Vv

Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Utang
Repo, metode pencatatan dan pengukurannya

25)| Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi V

Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan
Hidup Tangguhan/ Penyisihan

Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan
Hidup Tangguhan.

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Perlakuan akuntansi atas pembebananbiaya
PLH:

b) Metode amortisasi atas biaya PLHyang
ditangguhkan:

Cc) Metode penyusutan prasarana PLH: dand)
Tabel yang memuat penjelasan tentang:
(1) Lokasi penambangan,
(2) Saldo awal untuk masing-masing lokasi,

(3) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-
masing lokasi penambangan, dan

(4) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi
penambangan

26)| Khusus Industri Pertambangan Umum V
Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas
kegiatan eksplorasi yang masih berjalan dengan
penjelasan mengenai jangka waktu kontrakuntuk
Area of Interest yang bersangkutan:

b) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas
kegiatan eksplorasi yang sudah menemukan
adanya Cadangan Terbukti denganpenjelasan
bahwa amortisasinya baru akan dilaksanakan
pada saat dimulainya produksi,

Page 16 OCR 0.929
c) Dasar penentuan ditangguhkannya biaya

pengembangan dan kapitalisasi biaya pekerjaan
konstruksi dan prasarana, dan

d) Metode amortisasi dan penyusutan yang
dipergunakan dengan penjelasan jangka waktu

perijinan penambangan, taksiran umurekonomis
tambang dan dasar perhitungan amortisasi.

Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan
Hidup Tangguhan! Penyisihan

Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan
Hidup Tangguhan

Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Perlakuan'akuntansi atas pembebananbiaya
PLH:

b) Metode-amortisasi atas biaya PLH yang
ditangguhkan: dan

C) Metode penyusutan prasarana PLH.
27)| Pengakuan Pendapatan
a) Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) kondisi dan metode pengakuan pendapatan v Catatan 3g
serta dasar pengukuran yang digunakan
berdasarkan jenis pendapatan yang ada: dan

(2) dalam hal terdapat transaksi hubungan v
keagenan, kebijakan pengakuan
pendapatan dan penjualan darihubungan
keagenan serta beban terkait.

b) Pengakuan pendapatan dan Beban dengan
menggunakan metode persentase

penyelesaian
Yang harus dijelaskan antara lain metode yang v
diterapkan untuk menentukan tahappenyelesaian
suatu kontrak.
c) Khusus Industri Asuransi v

(1) Pengakuan pendapatan premi
Penjelasan yang harus ditambahkan antara
lain:
(a) Tarif yang digunakan dalam perhitungan

premi yang belum merupakan
pendapatan:

(b) Kebijakan akuntansi untuk transaksi
reasuransi prospektif dan retroaktif: dan

(c) Penyajian pendapatan premi dalam
laporan laba rugi,

(2) Beban Klaim
Penjelasan yang harus ditambahkan antara
lain:

Page 17 OCR 0.904
ta) Kelompok beban klaim dalam bentuk:
klaim yang disetujul, klaim dalam proses
penyelesaian, klaim yang terjadi namun
belum dilaporkan dan beban
penyelesaian klaim: dan

(b) Penyajian beban klaim dalam laporan
laba rugi.

d) Khusus Industri Real Estate

Kapitalisasi dan metode alokasi biaya proyek
pengembangan Real Estat

Yang harus dijelaskan antara lain:

MN Unsur biaya yang kapitalisasi ke
proyek pengembangan Real Estat,

(2) Unsur biaya yang dialokasikan sebagai
beban proyek,

(3) Penyisihan atas realisasi
pendapatan pada masa mendatang lebih
rendah dari nilal tercatat proyek,

(4) Metode alokasi biaya yang telah
dikapitalisasi ke setiap unit Real Estat,

(5) Biaya yang direvisi dan direalokasi
akibat perubahan mendasar pada estimasi
kini,dan

(6) Unsur biaya yang diakui sebagai
beban pada saat terjadinya.

Catatan 3k

Catatan 3k

Catatan 3k

28)

Program Loyalitas Pelangan

Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan terkait
program loyalitas pelanggan

28)

Transksi dan Saido dalam mata uang asing
Yang harus dijelaskan antaralain:

a) ketentuan dalam penjabaran transaksi dansaldo
dalam mata uang asing,

b) perlakuan akuntansi selisih kurs yang timbuldan
penjabaran aset dan liabilitas moneter, dan

c) referensi dan kurs yang digunakan untuk
menjabarkan transaksi dan saldo dalammata
uang asing.

Catatan 3e

Catatan 3e

Catatan 3e
Dan 37

30)

Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Dasar penetapan Pihak-pihak berelasi:

b) Pengungkapan Pihak-pihak berelasidalam
Laporan Keuangan, dan

Catatan 3f
Catatan 3f

31)

Hibah Pemerintah

Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan akuntansi
tentang metode penyajian dalam laporan keuangan

Page 18 OCR 0.895
32)| Pajak Penghasilan

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) dasar penentuan tarif pajak untuk mengukurpajak v Catatan 3s
kini dan pajak tangguhan:

b) ketentuan mengenai saling hapus: v Catatan 3s

c) pengakuan dan pengukuran asetpajak tangguhan: v Catatan 3s
dan

d) metode yang digunakan dalam menilataset v Catatan 3s

(Iiabilitas) pajak tangguhan.

33)| Imbalan Kerja
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Jenis imbalan kerja yang diberikankepada v Catatan 3r
karyawan,

b) deskripsi umum mengenai jenis programimbalan v
pascakerja yang diselenggarakan oleh
Perusahaan,

C) kebijakan akuntansi Perusahaan dalam mengakui K/ Catatan 31
keuntungan dan kerugian aktuarial, dan

Catatan 3r

d) pengakuan keuntungan dan kerugian untuk

curtailment dan penyelesaian, v Catatan 3r

34)| Saham Treasuri vV

Yang harus dijelaskan antara lain metode pengakuan
dan pengukuran atas pembelian, penjualan, atau

pembatalan saham treasuri
35)| Pembayaran Berbasis Saham V

Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan akuntansi
untuk transaksi pembayaran berbasis saham yang
diselesaikan melalui instrumen ekuitas dan/atau
diselesaikan melalul Kas, termasuk pengukurannya.

36)| Kuasi-Reorganisasi v
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Dasar dilakukannya kuasi-reorganisasi,

b) Dasar penentuan nilai wajar Aset dan Liabilitas,
dan

c) Perlakuan akuntansi untuk selisih hasilrevaluasi
Aset dan Liabilitas.

Catatan: Berlaku untuk kuasi reorganisasi sebelum 1

Januari 2013.

37)| Biaya Pinjaman v

Yang harus dijelaskan antara lainkondisi yang
mengharuskan biaya pinjaman dikapitalisasikan
sebagai bagian dari biaya perolehan aset kualifikasian

Page 19 OCR 0.894
38)| Segmen Operasi

Yang harus dijelaskan antara lain dasar yang v Catatan 3t
digunakan oleh manajemen untuk mengidentifikasikan
Segmen Operasi.

39)| Laba (Rugi) per saham

Yang harus dijelaskan antara lain dasar perhitungan v Catatan 33
laba (rugi) per saham dasar dan laba (rugi) per saham
dilusian:

3 Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan

3 Aset
1) | Kas dan Setara Kas
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) unsur Kas dan Setara Kas pada pihak berelasi Vv Catatan 5
dan pihak ketiga,

b) rincian jumlah penempatan di bank berdasarkan v Catatan 5
nama bank serta jenis. mata Lang asing,

c) kisaran suku bunga kontraktual dari Setara Kas V Catatan 5
selama periode pelaporan: dan

d) jumlah saldo Kas dan Setara Kas yang v
signifikan yang tidak dapat digunakan oleh
kelompok usaha disertai pendapatmanajemen:

2) | Khusus Industri Perbankan v
a) Kas v
Yang harus diungkapkan adalah rincian jumlah
kas berdasarkan jenis mata uang.
b) Giro pada Bank Indonesia v
Yang harus diungkapkan antata lain

(1) Rincian jumlah Giro pada Bank Indonesia
berdasarkan jenis mata uang (nilai dalam
mata uang original): dan

(2) Ketentuan Giro Wajib Minimum (SWM)
menurut BI dan posisi GWM bank padasaal
periode pelaporan.

c) Giro pada Bank Lain v

Yang harus diungkapkan antara lain:

Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan
Jenis mata uang,

(1) Jumlah penyisihan penurunan nilai,

(2) Perubahan'penyisihan selama periode
berjalan untuk masing-masing giro,

(3) Rincian jumlah Giro pada Bank Lain
berdasarkan pihak yang mempunyai
hubungan istimewa dan pihak ketiga:

Page 20 OCR 0.901
(4) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, dan

(5) Pendapat manajemen akan kecukupan
jumlah penyisihan penurunan nilai

d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank
Lain

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian jumlah perempatan berdasarkan
jenis dan mata uang,

(2) Rincian penempatan berdasarkan yang
mengalami penurunan nilai (impaired)dan
tidak mengalami penurunan nilai
(umimpaired),

(3) Jangka waktu (rata-rata atau perkelompok).

(4) Jumlah penyisihan penurunan nilai dan
mutasi selama periode berjalan,

(5) Rincian jumlah penempatan berdasarkan
pihak yang mempunyai hubunganistimewa
dan pihak ketiga,

(6) Tingkat suku bunga-rata-rata pertahun,

(7) “Jurntah dana yang diblokir dan alasannya:

(8) Jumlah dana yang tidak dapat dicairkan
pada bank bermasalah, bank beku operasi
atau likuidasi termasuk tingkat
kemungkinan diterimanya kembali dana
tersebut berdasarkan informasi dani otoritas
yang berwenang, dan

(9) Pendapat manajemen akan kecukupan
jumlah penyisihan penurunan nilai

3

Piutang Usaha
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) jumlah piutang yang dipisahkan-antara pihakketiga
dan pihak berelasi,

b) jumlah piutang menurut debitur,
Cc) jumlah piutang menurut mata uang,

d) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian
penurunan nilai,

e) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai,
beban cadangan kerugian penurunan nilai
secara Individual dan kolektif, danpenghapusan
piutang:

!) pendapat manajemen akan kecukupanjumlah
cadangan atau keyakinan manajemen atas
ketertagihan piutang apabila tidak dibentuk
cadangan,

9) piutang yang dijaminkan, nama-pihak yang
menerima jaminan, dan alasandijaminkan,

h) jumlah diamortisasi dengan

Catatan 7

Catatan 7
Catatan 7
Catatan 7

Catatan 7

Catatan 7

Page 21 OCR 0.917
menggunakan metode suku bunga
efektif, dan i) informasi keterlibatan
berkelanjutan atas piutang yang
ditransfer, meliputi

(1) jumlah yang ditransfer, beban bunga,
retensi, jatuh tempo, dan ikatan penting lain
yang diatur dalam perjanjian, dan

(2) jaminan yang diberikan (bila ada)

4)

Khusus Industri Asuransi

«

a) Piutang Premi
Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain

(1) Jumlah piutang berdasarkan
tertanggungdan asuradur,

(2) Jurnlah piutang berdasarkan jenis.
asuransi. dan

(3) Jumlah piutang premi yang
diperkenankan dalam perhitungan
solvabilitas.

b) Piutang Koasuransi
Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain:

(1) Jumlah berdasarkan ko-asuradur,
(2) Jumlah menurut jenis asuransi, dan

(3) Jumlah piutang koasuransi yang
diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

c) Piutang Reasuransi
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:
(1) Jumlah piutang berdasarkan reasuradur,

(2) Jumlah piutang atau utang reasuransi yang
disalinghapuskan, dan

(3) Jumlah piutang reasuransl yangdiperkenankan
dalam perhitungan solvabilitas.

d) Piutang Hasil Investasi
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

(1) Pemisahan antara piutang kepada pihak
berelasi dan.pihak ketiga: (2) Jumlah
piutang menurut jenis investasi,

(3) Jumlah piutang menurut mata uang, dan

(4) Jumlah piutang yang diperkenankan dalam
perhitungan solvabilitas.

5)

Khusus Industri Pembiayaan
a) Piutang Pembiayaan Konsumen
Yang harus diungkapkan antara lain
(1) Jumlah piutang menurut dan jenis obyek

pembiayaan (contoh: kendaraan bermotor,

Page 22 OCR 0.918
elektronik, rumah, dan lain-lain):

(2) Rincian umur dari angsuran pembiyaan
konsumen,

(3) Bagian pinjaman yang dibiayai bank-bank
sehubungan dengan transaksi kerja

(4) sama pembiayaan bersama, penunjukan
selaku pengelola piutang, penerusan
pinjaman dan pengambilalihan piutang
apabila perusahaan membagi risiko tidak
tertagihnya piutang tersebut dengan bank-
bank dalam rangka transaksi di atas:

(5) Pendapatan pembiayaan konsumen yang
belum diakui,

(6) Nilai dan jenis jaminan yang diserahkan oleh
pelanggan atas piutang pembiayaan
konsumen yang diberikan berdasarkan objek
pembiayaan,

(7) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun,dan

(8) Piutang pembiayaan konsumen yang
dialihkan dan atau digunakan sebagai
Jaminan atas utang.

b) Tagihan Anjak Piutang v
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Jumlah tagihan anjak piutang tanpa
recourse dan dengan recourse, beserta
jumlah utang retensi anjak piutang dan
pendapatan anjak piutang (tanparecourse)
serta pendapatan anjak piutang tangguhan
(dengan recourse), dan

(2) Pengungkapan mengenai tingkat bunga,
Jatuh tempo dan jumlah piutang yang
diperoleh serta ikatan penting yang diatur
dalam perjanjian anjak pivtang

Cc) PiutangSewa Pembiayaan v
Yang harus diungkapkan: antara lain-

(1) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi
dan pihak ketiga,

(2) rekonsiliasi antara investasi sewa bruto dan
nilai kini piutang pembayaran sewa minimum
pada akhir periode pelaporan. Di sampingitu,
lessor mengungkapkan investasi sewa bruto
dan nilai kini piutang pembayaran sewa
minimum pada akhir periode pelaporan,
untuk setiap periode berikut:

(a) kurang dari satu tahun
(b) tebih dari satu tahun sampai limatahun
(c) lebih dari Ilma tahun

(3) pendapatan keuangan yang belum diterima:

Page 23 OCR 0.892
(4) nilai residu yang tidak dijamin yang diakru
sebagai manfaat lessor,

(5) akumulasi penyisihan piutang tidak tertagih
atas pembayaran sewa minimum,

(6) rental kontinjen yang diakui sebagai
pendapatan dalam periode: dan

(7) penjelasan umum isi perjanjian sewalessor
yang material,

d) Piutang Sewa Operasi
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) jumlah agregat pembayaran sewa
Minimum masa depan dalam sewa
operasi yang tidak dapat dibatalkan
untuk setiap periode berikut,

(a) kurang dari satu tahun
(b) lebih dari satu tahun sampai limatahun
(c) lebih dari lima tahun

(2) total rental kontinjen yang diakuisebagai
pendapatan pada periode: dan

(3) penjelasan umum isi perjanjian sewalessor

G)

Khusus Kontrak Konstruksi
Piutang Retensi
Yang harus diungkapkan'antara lain:

a) Jumlah piutang dari masing-masing kontrak
konstruksi, dan

b) Pendapat manajemen akankemungkinan
tertagihnya piutang retensi,

Lg)

Tagihan Bruto kepada Pelanggan

Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain
tagihan bruto dari setiap kontrak konstruksi,

Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci
dalarn bentuk tabel yaitu

3) biaya kontrak yang terjadi,

b) laba yang diakui,

Cc) kerugian yang terjadi: dan

d) pekerjaan yang sudah ditagih (termin),

3)

Piutang Reverse Repo
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian mengenaijenis dan jumlah Efek yang
ditransaksikan,

b) Tanggal danharga dilakukannya pembelian dan
penjualan kembali Efek:

Cc) Nama: pihak/counterparty:

Page 24 OCR 0.908
d) Lokasi Efek jaminan,

@) Tingkat bunga piutang reverse repo,

1? Cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada):dan

9) seng Cadangan kerugian penurunan nilailjika
a),

2)

Agunan Yang Diambil Alih
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Nilai realisasi bersih pada saat diambilalih:

b) Selisih antara nilai realisasi bersih atas agunan
yang diambilalih dengan saldo piutang yang tidak
tertagih: dan

C) Laba atau rugi yang timbul,termasuk biaya-biaya

yang timbul setelah pengambilalihan agunan
tersebut

10)

Piutang Dividen dan Bunga

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan
Jumlah tagihan dividen, bunga, dan dendakepada
pihak lam.

1)

Piutang Lain-Lain
Yang harus diungkapkan anitara lairi:
a) Rincian jenis dan jumlah piutang,

b) Jurnlah Cadangan Kerugian Penurunan Nilai
(CKPN), dan

C) Pendapat manajemen atas kecukupanjumlah
penyisihan.

Catatan 8

Catatan 8
Catatan 8

Ta

Aset Keuangan Lainnya

Pengungkapan ini telah diterapkan untuk aset
keuangan lainnya yang bersifat lancar maupun
tidak lancar.

a) Pengelompokkan aset keuangan lainnya sesuai
klasifikasi yang dipisahkan antara pihak ketiga dan
pihak berelasi.

b) Yang harus diungkapkan antara lain

(1) nilal tercatat aset keuangan
untuk setiap kelompok dan rincian
investasinya,

(2) laba atau rugi neto pada setiap
kelompok:-aset keuangan berdasarkan
klasifikasi, baik yang disajikan pada pos
pendapatan komprehensif lainnya maupun
yang diakui sebagai laba atau rugi periode
berjalan,

(3) total pendapatan bunga yang
dihitung menggunakan metode suku
bungaefektif untuk aset keuangan selain
yang diukur pada nilai wajar melalui laba
rugi:

(4) biaya perolehan termasuk jumlah premium

Catatan 6

Catatan 6

Page 25 OCR 0.918
dan diskonto yang belum diamortisasi, untuk
Etek dimiliki hingga jatuh tempo:

(5) peringkat Efek utang berikut nama
pemeringkat (jika ada)

(6) uraian tentang alasan diambilnya keputusan
menjual untuk aset keuangan yang
diklasifikasikan dimiliki hingga jatuh tempo,

(7) jika terdapat rektasifikasi aset keuangan,
maka wajib diungkapkan:

(a) jumlah yang direklasifikasi ke dan dari
setiap kategori,

(b) alasan reklasifikasi: dan

(0) sisa investasi dalam kelompok
dimiliki hingga jatuh tempo yang
telah direklasifikasi dalam
kelompok tersedia untuk dijual.

(8) jurntah tercatat aset keuangan yang
dijaminkan sebagai agunan untuk Liabilitas
atau liabilitas kontinjensi serta syarat dan
kondisi yang terkait dengan penjaminan
tersebut:

(9) jumlah penurunan nilai atas aset keuangan
(jika ada), termasuk mutasinya, dipisahkan
antara aset keuangan yang mengalami
penurunan nilai dan aset keuangan yangtidak
mengalami penurunan nilai, serta dipisahkan
antara penurunan nilai yang dihitung secara
kolektif dan individual, termasuk beban
penurunan nilai yang diakui dalarn laba rugi,
dan

(10) jumlah amortisasi keuntungan (kerugian) yang
belum direalisasi atas investasi yang tersedia
untuk dijual yang direklasifikasi menjadi
dimiliki hingga jatuh tempo

Ig)

Khusus Deposito
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

a) nama bank, dipisahkan antara pihak ketiga dan
pihak beretasi:

b) kisaran suku bunga kontraktual selamaperiode
pelaporan,

6) jenis dan jumlah deposito dalam mata uangasing,
dan

d) hal-hal lain yang dapat mempengaruhi kualitas
pencairan deposito tersebut.

Catatan 5

Catatan 5

Catatan 5

14)

Khusus Investasi pada Sukuk
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

Page 26 OCR 0.913
a) rincian Sukuk berdasarkan nama penerbitdan
akad syariah:

b) tujuan model usaha yang digunakan,

C) jumlah investasi yang direklasifikasikan, jika ada,
dan penyebabnya: dan d) Nilai Wajar untuk
investasi yang diukur pada biaya perolehan,

18)

Khusus Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain

a) Rincian jumlah nominal dan nilai pasarefek
berdasarkan jenis:

b) Tanggal jatuh tempo dan frekuensipembayaran
bunga:

c) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, dand)
Informasi penting lainnya

16)

Khusus Unit Penyertaan Reksadana
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain

a) Rincian unit penyertaan reksadana danNilat Aset
Bersih: dan

b) laba atau rugi neto berdasarkan klasifikasi, baik
yang disajikan pada pos pendapatankomprehensif
lainnya maupun yang diakui sebagai laba ataurugi
periode berjalan

7)

Khusus Wesel Tagih

Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain, pihak
penerbit, kisaran tingkat bunga, jatuh tempo, jenis
mata uang, dan uraian tentang sifat dan asal
terjadinya (dari transaksi usaha atau lainnya),

18)

Khusus industri Asuransi

Tambahan pengungkapan mengenal aset-aset yang
menjadi dana jaminan.

1)

Pinjaman Polis

Yang harus diungkapkan antaralain rincian
berdasarkan:

a) Saldo pinjaman polis menurut jenis rnata uang,
b) Tingkat suku bunga,

20)

Khusus Industri Perbankan

Kredit
Yang harus diungkapkan antara lain

a) Rincian jumlah kredit berdasarkan jenis, mata
uang, sektor ekonomi dan jangka waktu serta
kolektibilitas,

b) Jumlah cadangan kerugian penurunan nilai dan
mutasi selama periode berjalan,

c) Rincian jumlah kredit berdasarkan pihak berelasi

Page 27 OCR 0.918
dan pihak ketiga:

d) Rasio kredit usaha kecil terhadap jumlahkredit
yang diberikan,

&) Tingkat suku bunga rata-rata pertahun:

N Rincian kredit bermasalah berdasarkan sektor dan
Jumlah cadangan penghapusan menurutketentuan
Bank Indonesia,

9) Rasio kredit bermasalah terhadap jumlah Aset
keuangan dan rasio Jumlah cadangan kerugian
penurunan nilai Aset keuangan yang telah
dibentuk terhadap jumlah minimum
cadangankerugian penurunan nilai Aset keuangan
sesuai ketentuan Bank Indonesia,

h) Jumlah kredit yang direstrukturisasiberdasarkan
Jenis dan kolektibilitas,

i) Jumlah dan persentase bagian bank ataskredit
sindikasl baik selaku pimpinan, agen, atau
anggota sindikasi:

j) Ikhtisar pembelian kredit dari BPPN berdasarkan
periode pembelian, jika ada,

k) Pendapat manajemen akan ketaatan bank
terhadap Batas Maksimum Pemberian Kredit
(BMPK) yang ditetapkan oleh Bank Indonesia:

1) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah
Cadangan kerugian penurunan nilai

2

Tagihan dan Liabilitas Akseptasi
Yang harus diungkapkan antara lain

a) Rincian jumlah tagihan dan liabilitasberdasarkan
pihak, mata uang, dan jatuh tempo:

b) Untuk tagihan akseptasi diungkapkan
kolektibilitas, jumlah cadangan penghapusandan
mutasi selama periode berjalan,

c) Rincian jumlah tagihan dan liabilitasberdasarkan
pihak berelasi dan pihak ketiga:

d) Pendapat manajemen akan kecukupanjumlah
cadangan kerugian penurunan nilai tagihan
akseptasi

22)

Persediaan

a) Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) total jumlah tercatat persediaan dan jumlah
nilai tercatat menurut klasifikasi yangsesuai
bagi Perusahaan,

(2) jumlah tercatat persediaan yang dicatat
dengan Nilai Wajar dikurangi biaya untuk
menjual,

(3) jumlah persediaan yang diakuisebagai
beban selama periode berjalan,

Catatan 9

Page 28 OCR 0.908
(4) jumlah setiap penurunan nilai yang diakul
sebagai pengurang jumlah persediaan yang
diakui sebagai beban dalam periode
berjalan,

(5) jumlah dari setiap pemulihan dari setiap
penurunan nilai yang diakui sebagai
pengurang jumlah persediaan yang diakui
sebagai beban dalam periode berjalan:

(6) kondisi atau peristiwa penyebab terjadinya
pemulihan nilai persediaan yang diturunkan:

(7) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya
pinjaman untuk persediaan yang memenuhi
kriteria aset kualifikasian, maka
diungkapkan:

(i) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi
selama periode berjalan, dan

(Ni) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk
menentukan jumlah biaya pinjaman
yang layak dikapitalisasi.

(8) persediaan yang dijaminkan, nama pihak
yang menerima jaminan, dan alasan
dijaminkan: dan

(9) jenis dan nilai persediaan yang
diasuransikan,-nilai pertanggunganasuransi,
dan risiko yang ditutup serta pendapat
manajemen atas kecukupan pertanggungan
asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib
diungkapkan-alasannya

Catatan 9

b)

Khusus Industri Perhotelan

Tambahan pengungkapan nilai tercatat
persediaan menurut klasifikasi yang harus
diungkapkan antara lain:

(1) Makanan dan minuman,
(2) Perlengkapan, dan
(3) Barang Dagangan,

&

Saldo
dibawah 5Yc

c)

Khusus Industri Real Estat
Tambahan pengungkapan antara lain

(1) Pengungkapan nilai tercatatpersediaan
menurut klasifikasi:

(a) Tanah Matang:
(b) Unit Bangunan: dan
(ce) Unit Bangunan dalam Penyelesaian,

(2) Jumlah biaya perolehan aset Real Estat
yang pengikatan jual belinya telah berlaku
namun penjualannya belum diakui, termasuk
Jumlah utang terkait yang akan dialihkan,
bila ada.

-

Catatan 9
Catatan 9
Catatan 9

Page 29 OCR 0.897
(1)
2)

(3)

d) Tanah untuk Pengembangan
Tambahan pengungkapan antara lain:

Lokasi, luas tanah, proses perizinan:
Jumlah biaya bunga dan rugi kurs yang
dikapitalisasi ke tanah untuk
pengembangan: dan

Proporsi tanah yang dijadikanjaminan
utang.

Catatan 9

(3)
2)

3

(4)

e) Khusus Industri Media
Tambahan pengungkapan antara lain:

Materi program : lokal, impor (mediatelevisi).
Buku, kertas korari, barang pra cetak (media
cetak),

Barang promosi dan barter (media cetak):
dan

Bahan persediaan lain yang sesual dengan
Industrinya.

(2)
(3

? Khusus Industri Rumah Sakit

Tambahan pengungkapan antara lain: (1) Obat-
obatan,

Perlengkapan medis (disposable): dan
Persediaan lainnya

(1)

9) Khusus Industri Peternakan

Pengungkapan jumlah tercatat dan nilai
tercatat menurut klasifikasi tertentu, seperti
hewan ternak menjadi:

(a) Hewan Temak Tersedia untuk Dijual, dan
(b) Hewani Ternak dalam Pertumbuhan,

(2)

Hewan Ternak Produksi - Berumur Pendek
Yang harus diungkapkan antara Jain:

(a) Total jumlah tercatat dan nilai tercatat
menurut klasifikasi hewan ternak telah
menghasilkan dan hewan ternak belum
menghasilkan:

(b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan
ternak tiap kelompok selarna paling tidak
2 tahun terakhir,

(ce) Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan
ternak telah menghasilkan,

(d) Pendapat manajemen atas kecukupan
jumlah penyisihan atau penghapusan
persediaan yang mati atau hilang,

(e) Nilai hewan ternak yang diasuransikan,
nilai pertanggungan asuransi dan risiko

Page 30 OCR 0.907
yang ditutup:

(N Jika tak ada asuransi untuk wabah
penyakit, perlu dibuat cadangan
kematian atau metode penghapusan
langsung.

(9) Pendapat manajemen atas kecukupan
Nilai pertanggungan asuransi, dan

(h) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan
nama pihak yang menerima jaminan.

2)

Pajak Dibayar Di muka
Yang harus diungkapkan antara lain:

3

b)

rincian menurut jenis dan jumlah masing-masing
pajaknya: dan

uraian mengenai jumlah restitusi pajak yang
diajukan dan statusnya.

Catatan 10

27)

Biaya Dibayar Dimuka

Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut
jenis dan jumlah.

Catatan 10

25)

Aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang
Dimiliki untuk Dijual

Yang harus diungkapkanantara lain:

(1

(2)

3

9

(5)

(6)

urajan dari aset yang dimiliki untuk dijualatau
kelompok lepasan,

urajan fakta dan keadaan dari penjualan, atau
yang mengarah kepada pelepasan yang
diharapkan, serta cara dan waktu pelepasan,

kerugian penurunan nilai atau keuntungan
pemulihan penurunan nilai,

dalam hal aset yang dimiliki untuk dijual belum
dapat direalisasikan dalam satu tahun,
diungkapkan peristiwa atau keadaan yang dapat
memperpanjang periode penyelesaian penjualan
menjadi lebih dari satu tahun,

dalam hal dapat diterapkan, segmen yang
dilaporkan dari aset yang dimiliki untuk dijual dan
kelompok lepasan disajikan sesuai dengan SAK
yang bertaku, dan

dalam hal aset yang diklasifikasikan sebagai
aset yang dimiliki untuk dijual atau kelompok
lepasan dihentikan pengklasifikasiannya,
diungkapkan:

ta) nilai dari aset tersebut, yaitu nilai yanglebih
rendah antara:

| jumlah tercatat aset tersebut sebelum
aset atau kelompok lepasan
diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk
dijual, disesuaikan dengan penyusutan,
amortisasi-atau penilaian kembali yang
telah diakui apabila aset ataukelompok

Page 31 OCR 0.885
lepasan tersebut tidak diklasifikasikan
sebagai dimilikl untuk dijual, dan

li. Jumlah terpulihkan pada saat tanggal
keputusan untuk tidak menjual,

(b) uraian fakta dan keadaan yangmengarah
kepada keputusan tersebut, dan

(c) dampaknya terhadap hasil operasiuntuk
periode tersebut dan periode sajian
sebelumnya.

26)

Piutang Pihak Berelasi Non-Usaha

Yang harus diungkapkan antara lain :

a) rincian jenis, nama pihak berelasi, danjumlah
piutang,

b) alasan dan dasar pembentukan cadangan

kerugianpenurunan nilai serta penjelasan
terjadinya piutang pihak berelasitersebut,

€) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban
cadangan kerugian penurunan nilai secara
individual dan kolektif, dan penghapusanpiutang,

Catatan 8

d) pendapat manajemen akan kecukupan jumlah
cadangan kerugian penurunan nilai, dan

@) dalam hal piutang berelasi non usaha disajikan
dalamaset lancar, hal tersebut harus dibuktikan
serta diungkapkan alasannya

21

Investasi pada Entitas Asosiasi Yang
harusdiungkapkan antara lain:

a) nama entitas asosiasi.

b) persentase kepemilikan dan penjelasanadanya
pengaruh signifikan. beserta alasannya:

C) nilai tercatat dan Nilai Wajar investasi dalam
entitas asosiasi yang kuotasi harganyatersedia:

d) ringkasan informasi keuangan entitasasosiasi
termasuk jumlah agregat Aset, Liabilitas,
pendapatan, dan laba. atau rugi,

e) alasan tidak adanya pengaruh signifikan walaupun

Perusahaan memiliki iebih dari 2075 (dua puluh
perseratus) hak suara atau hak suara potensial
investee secara langsung atau tidak langsung:

1 akhir periode pelaporan dari laporan keuangan

entitas asosiasi, ketika laporan keuangan tersebut
digunakan dalam menerapkan metode ekuitasdan

tanggal atau periode yang berbeda dengan
Perusahaan, dan ajasan menggunakan tanggal
atau periode yang berbeda:

9) sifat dan tingkatan setiap pembatasansignifikan
atas kemampuan entitas asosiasi untuk
mentransfer dana kepada Perusahaan,

hh) bagian rugi entitas asosiasi yang tidak diakuidan

Catatan 11
Catatan 11

Catatan 11

Page 32 OCR 0.905
alasannya, apabila Perusahaan menghentikan V

pengakuan bagiannya atas rugi entitas asosiasi,
baik untuk periode terjadinya kerugian tersebut
maupun secara kumulatif,

1) bagian atas liabilitas kontinjensi entitas asosiasi V
yang terjadi bersama-sama dengan Investor lain,
1 Habilitas kontinjensi yang terjadi karena investor v

berkewajiban bersama-sama untuk semua atau
sebagian Liabilitas entitas asosiasi, dan

k) ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi,
secara individual atau dalam kelompok, yang tidak V
dicatat dengan menggunakan metode ekuitas
termasuk total Aset, total Liabilitas, Pendapatan,
dan laba atau rugi.

28)| Khusus Industri Konstruksi V
Jaminan

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jaminan
yang diberikan dan jumlah jaminan tersebut serta
kontrak konstruksi yang mensyaratkan adanya
Jaminan tersebut.

29)| Khusus Industri Kehutanan V
HTI dan HTI dalam pengembangan

Berupabiaya yang ditangguhkan dalam pelaksanaan
pembangunan HTI, yang disajikan sebagai berikut:

a) Saldo awal,

b) Penyisihan periode berjalan,

C) Realisasi yang dilakukan selama perlodeberjalan,
dan

d) Saldo akhir
30)| Khusus Industri Jalan Toi v
Hak Bagi Hasil Tol

Investor tanpa kuasa hak penyelenggaraan harus
mengungkapkan hal-hal berikut

(ta) Dasar pengukuran hak bagi hasil tol,
(b) Masa hak bagi hasil tol dan amortisasinya,

(c) Perubahan hak bagi hasil tol selama periode
berjalan, dan

(d) Rekiasifikasi proyek kerjasama operasidalam
pelaksanaan ke hak bagi hasil tol.

31)| Khusus Industri Perkebunan v
Tanaman Perkebunan

Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Untuk tanaman telah menghasilkan

(1) Rincian nilai tercatat dan akumulasi
penyusutan menurut jenistanaman:

Page 33 OCR 0.890
(2) Rekonsiliasi nilai tercatat awal tahun dan akhir
tahun tanaman untuk setiap kelompok selama
paling sedikit 2 tahun terakhir,

(3) Status tanah yang digunakan untuk menanam,

(4) Nilal tanaman telah menghasilkan
berdasarkan area/lokasipenanaman,

(5) Perbandingan saldo tanaman belum
menghasilkan selama paling sedikit 2 tahun:
dan

(6) Tanaman yang dijaminkan.
b) Untuk tanaman belum menghasilkan

(1) Mutasi tanaman belum menghasilkan sebagai
berikut :

(8) Saldo awal
i. Tambahan tahun berjalan
Ii Biaya langsung

(b) Jumlah Kapitalisasi biaya pinjaman, dan rugi
kurs dalam hal terjadi depresiasi luarbiasa
| Pengurangan tahun berjalan
ii Jumlah yang direklasifikasi ke tanaman

telah menghasilkan
(c) Pengurangan lainnya
(d) Saido akhir.

(2) Nilai tanaman dalam Perkebunan Inti Rakyat/
Perkebunan Inti Plasma yang menjadi milik
perusahaan (inti) dan tanaman yang bukan
milik perusahaan (perkebunan
rakyat/perkebunan plasma), dan

(3) Cadangan kerugian yang mungkin timbul pada
plasma.

32)

Khusus Industri Peternakan
Hewan Ternak Produksi - Berumur Panjang
Yang harus diungkapkan antara lain

3) Pengelompokan hewan ternak dalam
pertumbuhan (belum menghasilkan) danhewan
ternak telah menghasilkan,

b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak
tiap kelompok selama paling tidak 2 tahun
terakhir,

Cc) Nilai amortisasi (deplesi) atas hewanternak telah
menghasilkan,

d) Nilai hewan ternak tiap kelompok berdasarkan
Jokasi/area peternakan,

e) Kondisi hewan ternak:
N Persentase kematian selama tiga tahun terakhir,

Page 34 OCR 0.904
9) Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilai
pertanggungan asuransi dan risiko yang ditutup,

h) Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit,
perlu dibuat cadangan kematian ataumetode
penghapusan langsung.

1) Nilai cadangan kematian ataumetode
penghapusan langsung, jika ada,

J)) Pendapat manajemen atas kecukupan
nilai cadangan kematian, jika ada, dank)
Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan
nama pihak yang menerima jaminan

33)

Properti Investasi
a) Yang harusdiungkapkan antara lain:

kg)

(2)

(3)

(4)

(5)

model pengukuran setelah pengakuan awal
yang digunakan, model Nilai Wajar atau
model biaya,

metode dan asurnsi signifikan yang
diterapkan dalam rnenentukan NilaiWajar.
dari Properti Investasi:

pernyataan bahwa penentuan Nilai Wajar
didukung oleh bukti pasar atau lebih banyak
berdasarkan faktor lain karena sifat properti
tersebut dan keterbatasan data pasar yang
dapat diperbandingkan,

nama Penilai, tanggal penilaian, dan
tanggal laporan penilaian terakhir,

jumlah yang diakui dalam laba rugi untuk:
(a) penghasilan sewa dari Properti Investasi:

(b) beban operasi langsung yang terjadi
baik dari Properti Investasi yang
menghasilkan maupun yang tidak
menghasilkan penghasilan sewaselama
periode tersebut, dan

(c) perubahan kumulatif dalam Nilai Wajar
yang diakui dalam laba rugi atas
penjualan Properti Investasi dari
sekelompok aset yang menggunakan
model biaya ke kelompok aset yang
menggunakan model Nilai Wajar.

(6) keberadaan dan jumlah pembatasan atas

7)

realisasi dari Properti Investasi atau
pembayaran penghasilan dan hasil
pelepasan: dan

kewajiban kontraktual untuk membeli,
membangun atau mengembangkan Properti
Investasi atau untuk perbaikan,
pemeliharaan atau peningkatan.

Catatan 31

Catatan 12

Catatan 12

Catatan 12

Catatan 12
Catatan 12

Catatan 12

Page 35 OCR 0.921
b) Khusus untuk Properti Investasi yang
menggunakan model Nilai Wajar, selain
pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam
huruf ta) ditambahkan pengungkapan antara lain:

(1) rekonsiliasi antara jumlah tercatat Properti
Investasi pada awal dan akhir periode
dengan menunjukkan penambahan,
pengurangan, dan reklasifikasi:

(2) saat suatu penilaian terhadap Properti
Investasi disesuaikan secara signifikan
untuk tujuan pelaporan keuangan, maka
Perusahaan harus mengungkapkan
rekonsiliasi antara penilaian tersebut dan
penilaian yang telah disesuaikan yang
dilaporkan dalam laporan keuangan,
dengan menunjukkan secara terpisah

(a) jumlah agregat dari pengakuan
kewajiban sewa yang telah
ditambahkan kembali: dan

(b) penyesuaian signifikan tain

c) Khusus untuk Properti Investasi yang
menggunakan model biaya, selain
pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam
huruf) ditambahkan pengungkapan antaralain:

(1) umurmanfaat:

(2) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan
akumulasi penyusutan Properti Investasi
pada awal dan akhir periode dengan
menunjukkan penambahan, pengurangan,
dan reklasifikasi,

(3) jumlah penyusutan untuk masing-masing
periode penyajian dan'alokasi beban
penyusutan,

(4) jumlah rugi penurunan nilai yang diakui, dan
jurnlah pemulihan rugi penurunan nilai,
selama satu periode sesuai SAK yang
berlaku,

(5) transfer ke dan dari persediaan dan properti
yang digunakan sendiri: dan
(6) Nilai Wajar Properti Investasi.
d) Khusus untuk Properti Investasi dalam proses

pembangunandan pengembangan, Yang harus
diungkapkan antara lain:

(1) rincian Properti Investasi dalam proses.
pembangunan dan pengembangan, (2)
persentase jumlah tercatat terhadap nilai
kontrak:

(3) estirnasi saat penyelesaian,
(4) hambatan kelanjutan penyelesaian,

Catatan 12

Page 36 OCR 0.924
(5) jumlah pengeluaran yang diakui dalam
jumlah tercatat Properti Investasi dalam
proses pembangunan dan pengembangan:
dan

(6) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya
pinjaman untuk properti investasi yang
memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka
wajib diungkapkan

(a) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi
selama periode berjalan: dan

(b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk
menentukan jumlah biaya pinjaman yang
layak dikapitalisasi

34)

Aset Tetap
Yang harus diungkapkan antara lain

a) setiap kelompok Aset Tetap wajib diungkapkan
secara terpisah berdasarkan kepernilikan aset
yaitu aset pemilikan langsung dan/atau aset sewa
pembiayaan,

b) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan-akumulasi
penyusutan Aset Tetap pada awal dan akhir
periode dengan menunjukkan penambahan,
pengurangan, dan rekiasifikasi,

C) jumlah penyusutan untuk masing-masing periode
penyajian dan alokasi beban penyusutan,

d) rugi penurunan nilai dan jumlah yang dijurnal balik
yang diakui dalam laba rugi dan ekuitas (jika ada),

2) jumlah komitmen kontraktual dalam perolehan
Aset Tetap:

N jumlah kompensasi dari pihak ketiga untuk Aset
Tetap yang mengalami penurunan nilai, hilang,
atau dihentikan yang dimasukkan dalam laba rugi,
apabila tidak diungkapkan secara terpisah pada
laporan laba rugi komprehensif.

9) Dalam hal Aset Tetap disajikan pada jumlah
revaluasian, yang harus diungkapkan

(1) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian):

(2) tanggal efektif persetujuan dari Direktorat
Jenderal Pajak (DJP) apabila Aset Tetap
untuk perhitungan pajak menggunakan jumlah
revaluasian,

(3) nama Penilai dan tanggal laporan penilaian
terakhir:

(4) metode dan asumsi signifikan yang digunakan
dalam mengestimasi Nilai Wajar aset:

(5) jumlah tercatat untuk setiap Aset Tetap

seandainya aset tersebut dicatat dengan
modei biaya: dan

Catatan 13

Catatan 13

Catatan 13

Page 37 OCR 0.918
(6) surplus revaluasi atau rugl penurunan nilai,

yang menunjukkan prubahan selama periode
dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo
surplus kepada para pemegang saham
h) Khusus untuk Aset Tetap dalam proses V

pembangunan, yang harus diungkapkan antara

lain:

(1) rincian Aset Tetap yang sedang dalam
pembangunan,

(2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai
kontrak,

(3) estimasi saal penyelesaian,
(4) hambatan kelanjutan penyelesaian (jika ada),

(5) jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah
tercatat aset tetap dalam pembangunan, dan

(6) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman
untuk aset yang memenuhi kriteria aset
kualifikasian, maka wajib diungkapkan:

(a) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi
selama periode berjalan, dan
(b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk
menentukan jumlah biaya pinjaman yang
layak dikapitalisasi,
|) Pengungkapan lainnya antara lain.

(1) Jumlah tercatat Aset Tetap yang tidak dipakal V
sementara,

(2) jumtah tercatat bruto dari setiap Aset Tetap
yang telah disusutkan penuh dan masih
digunakan,

(3) Jumlah tercatat Aset Tetap yang dihentikan v
dari penggunaan aktif dan tidak
diklasifikasikan sebagai tersedia untuk dijual,

(4) dalam hal modet biaya digunakan, Nilai Wajar v
Aset Tetap apabila berbeda secara material
dari jumlah tercatat,

(5) nilai buku, hasil penjualan neto, keuntungan V Catatan 13
(kerugian) dari Aset Tetap yang dihentikan
pengakuannya,

(6) dalam hal terdapat Aset Tetap yang berasal v
dari hibah, agar diungkapkan jenis Aset, nilai
tercatat, dan tanggal perolehan,

(7) perubahan estimasi masa guna dan/atau
metode penyusutan menurut jenis AsetTetap,

(8) Kondisi atau peristiwa yang menyebabkan v
terjadinya penurunan nilai atau pemulihan
penurunan nilai,

(9) Jumlah aset tetap yang dijadikan jaminan, v Catatan 13
nama pihak yang menerima jaminan dan

v Catatan 13

Page 38 OCR 0.928
(10) Jenis dan nilai aset tetap yang diasuransikan,
nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang
ditutup, serta pendapat manajemen atas
kecukupan pertanggungan asuransi, apabila
tidak diasuransikan agar diungkapkan
alasannya

vV

alasan penjaminan, dan

Catatan 13

Catatan 13

35)

Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi
Aset Minyak dan Gas Bumi

(khusus untuk perusahaan yang memiliki kegiatan
hulu minyak dan gas bumi) Yang harus diungkapkan
antara lain:

(1) Rincian aset menurut jenisnya, seperti, operated
acreago, unoperated acreago, sumur dan
peralatan serta fasilitas yang berhubungan,
peralatan kantor, kendaraan, sumur dan peralatan
serta fasilitas dalam pengerjaan,

(2) Tabel yang memuat penjelasan tentang
(a) Lokasi penambangan:
(b) Saldo awal untuk masing-masing lokasi,

(c) Penambahan dan Pengurangan untuk
masing-masing lokasi penambangan: dan

(d) Satdo akhir untuk masing-masing lokasi
penambangan

(3) Dalam hal saido aset Minyak dan Gas Bumi
tersebut mengandung hak tagih kepada Regulator
terkait, perlu penjelasan kolektabilitas tagihan
tersebut dalam bentuk tabel analisa umurtagihan,

36)

Aset Tak Berwujud

Yang harus diungkapkan untuk setiap jenis Aset
Takberwujud antara lain:

a) jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi,

b) alokasi jumlah amortisasi Aset Takberwujud ke
dalam pos laporan laba rugi komprehensif,

Cc) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi
amortisasi Aset Takberwujud pada awal danakhir
periode dengan menunjukkan penambahan,
pengurangan, dan reklasifikasi:

d) dalam hal terdapat kapitalisasi biayapinjaman
untuk aset yang memenuhi kriteria aset
kualifikasian, maka harus diungkapkan:

(1) jumlah biaya pinjaman yangdikapitalisasi
selama periode berjalan: dan

(2) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk
menentukan jumlah biaya pinjaman yanglayak
dikapitalisasi,

&) jumlah tercatat Aset dan faktor signifikan yang

Page 39 OCR 0.915
mendukung penentuan dan penilaiannya untuk
Aset Takberwujud yang dinilai dengan umur
manfaat tidak terbatas,

i?) penjelasan atas jumlah tercatat dan sisa periode
amortisasi dari setiap Aset Takberwujud yang
material terhadap laporan keuangan Perusahaan,

9) Aset Takberwujud yang diperoleh melalui Hibah
Pemerintah dan awalnya diakui pada Nilai Wajar
sesuai SAK yang beriaku, diungkapkan:

(1 Nilai Wajar pada pengakuan awal
atas aset- aset tersebut,

(2) jumlah tercatatnya, dan

(3) Aset tersebut diukur setelah pengakuan awal
dengan model biaya atau model revaluasi,

h) keberadaan dan jumlah tercatat Aset Takberwujud
yang kepemilikannya dibatasi dan jumlah tercatal
Aset Takberwujud yang menjadi jaminan untuk
Liabilitas,

D) nilai komitmen kontraktual untuk akuisisi Aset
Takberwujud,

ji) Aset Takberwujud disajikan padajumlah
revaluasian, diungkapkan:

(1) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian),

(2) nama Penilai dan tanggal laporan penilaian
terakhir,

(3) jumlah tercatat Aset
Takberwujud yang direvaluasi,

(4) metode dan asumsi signifikan yang digunakan
dalam mengestimasi Nilai Wajar aset,

(5) jumlah tercatat untuk setiap Aset Takberwujud
seandainya Aset tersebut dicatat dengan
model biaya: dan

(6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai,
yang menunjukkan perubahan selama periode
dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo
surplus kepada para pemegang saham.

37)| Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi dan
Pertambangan umum

a) Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan
Hidup Tangguhan/Penyisihan Liabilitas
Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup
Tangguhan

Yang harus diungkapkan antara lain tabel yang
memuat penjelasan tentang

(1) Saldo'awai,
(2) Penambahan dan pengurangan,
(3) “Saldo akhir.

Page 40 OCR 0.908
b) Aset Eksplorasi dan Evaluasi
Yang harus diungkapkanantara lain:

(1) rincian biaya perolehan aset eksplorasi dan
evaluasi per area of interest yang mencakup
saldo awal, penambahan dan pengurangan,
dan saldo akhir, dan

(2) Jumlah aset, Ilabilitas, penghasilan dan
beban, arus kas operasi. dan arus kas
investasi yang timbul dari eksplorasi dan
evaluasi pertambangan.

c) Bagian dari Biaya Eksplorasi Tangguhan:
pengupasan tanah tambang.

Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Kebijakan akuntansi sehubungan dengan:

(3) Metode pembebanan biaya
pengupasan tanah, dan

(b) Metode perhitungan Rasio Rata-Rata
Tanah Penutup

(2) Jurntah Biaya Pengupasan Tanah yang
Ditangguhkan yang terdiri dari (1) biaya
pengupasan awal, (2) biaya pengupasan
lanjutan dengan penjelasan mengenai
perbedaan antara rasio aktual tanah
menutup terhadap rasio rata-ratanya,

(3) Perubahan atas Rasio Rata-Rata Tanah
Penutup (bila ada),

(4) Biaya Pengupasan Tanah yang
Ditangguhkan dimana terjadi penundaan
masa produksi, meliputi penjelasan

(a) Alasan terjadinya penundaan,

(b) Amortisasi belum diperhitungkan
karena belum dimulainya produksi, dan

(ec) Jumlah penurunan (write down) akibat
dilakukannya evaluasi (jika ada),

terhadap biaya yang ditangguhkan
tersebut, serta metode dan asumsi
utama yang dipergunakan dalam
menghitung penurunan nilai tersebut.

d) Biaya Pengembangan Tangguhan
Yang harus diungkapkan antara lain :

(1) Mutasi Biaya Eksplorasi dan Pengembangan
Tangguhan selama tahun berjalan dengan
menunjukkan:

(a). Lokasi eksplorasi dan pengembangan:
(b) Saldo awal:
(ce) Penambahan/pengurangan:

Page 41 OCR 0.885
(d) Amortisasi, dan
(8) Saido akhir

(2) Biaya pengembangan yang ditangguhkan
atas kegiatan pengembangan yang masih
berjalan,

(3) Penjelasan apabila terjadi penghapusan biaya
eksplorasi dan pengembangan tangguhan
yang menurut penelaahan manajemen tidak
dapat dipulihkan,

(4) Jumlah biaya eksplorasi dan pengembangan
yang ditangguhkan dimana terjadi penundaan
masa produksi, meliputi penjelasan:

(a) Alasan terjadinya penundaan,

(b) .Amortisasi belum diperhitungkan karena
belum dinilainya produksi, dan

(c) Jumlah penurunan (write down) akibat
dilakukannya evaluasi bila ada, terhadap
biaya yang ditangguhkan tersebut, serta
metode dan asumsi utama yang
dipergunakan dalam menghitung
penurunan nilai tersebut.

(5) Apabila terdapat lebih darl satu Area of
Interest, maka harus diungkapkan rinciandan
Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan untuk
liap-tiap Area of Interest

Liabilitas

Dj

Utang Usaha
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) jumlah utang usaha yang dipisahkan antara pihak
ketiga dan pihak berelasi:

b) jumlah utang usaha menurut mata uang, dan

c) jaminan yang diberikan oleh Perusahaandengan
menunjuk pos-pos yang berhubungan.

Catatan 15

Catatan 15

2)

Provisi

a) Pengungkapan untuk provisi berlakuuntuk
provisi jangka pendek dan provisi jangka
panjang.
b) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) nilai tercatat pada awal dan akhir periode,
(2)  provisi tambahan datam periode bersangkutan:

(3) jumlah yang terjadi dan dibebankan pada
provisi selama periodebersangkutan,

(4) Jurniah yang dibatalkan selama periode

bersangkutan atas jumlah yang belum

Page 42 OCR 0.916
digunakan,

(5) peningkatan selama periode yang
bersangkutan, dalam nilai kini, yang terjadi
karena berlatunya waktu dan dampak dari
setiap perubahan tingkat diskonto:

(6) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan
perkiraan saat terjadinya arus keluar sumber
daya ekonomi,

(7) indikasi ketidakpastian waktu atau jumlah arus|
keluarsebagaimana dimaksud dalam angka(6)
Dalam hal diperlukan, Perusahaan
mengungkapkan asumsi utama yang
mendasari prakiraan peristiwa masa depan,
dan

(8) jumlah estimasi penggantian yang akan
diterima dengan menyebutkan jumlah Aset
yang telah diakui untuk estimasi penggantian
tersebut

3)

Beban akrual

Yang wajib diungkapkan antara lain jenis dan jumlah
dari unsur utarna beban yang belum jatuh tempo.

Catatan 18

4

Khusus Industri Perbankan

Liabilitas Segera

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian berdasarkan jenis dan mata uang, dan
b) Uraian mengenat sifat masing-masing kewajiban

5

Utang Repo
Yang harus diungkapkan antara'lain

a) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang
dijual Perusahaan pada transaksi repo,

b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan
penjualan kembali £tek.

8)

Khusus Kontrak Konstruksi
Utang Bruto kepada Pelanggan

Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain
liabilitas bruto dari setiap kontrak konstruksi. Dalam
penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam
bentuk tabel

yaitu :

a) biaya kontrak yang terjadi,

b) laba yang diakui,

€) kerugian yang dialami: dan

d) pekerjaan yang sudah ditagih (termin).

Khusus Industri Perbankan

Page 43 OCR 0.903
a) Simpanan Nasabah

Yang harus diungkapkan antara lain rincian tiap
Jenis simpanan yang mengungkapkan:

(1) Rincian berdasarkan mata uang, danjangka
waktu,

(2) Rincian Jumlah simpanan berdasarkanpihak
berelasi dan pihak ketiga,

(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun,

(4) Jumlah amortisasi pada tahun berjalanuntuk
sertifikat deposito,

(5) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan
statusnya, misalnya diblokir atau dijaminkan,
dan

(6) Pemberian fasilitas istimewa kepada pemilik
rekening giro.

b) Simpanan dari Bank Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang,dan
jangka waktu,

(2) Rincian jumlah simpanan berdasarkanpihak
berelasi dan pihak ketiga:

(3) Tingkat suku bunga rata-rata pertahun:

(4) Jumlah amortisasi pada tahun berjalanuntuk
sertifikat deposito, dan

(5) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan
Jenis dan'statusnya, misalnya diblokir atau
dijaminkan.

8) | Khusus Industri Asuransi Kerugian dan Jiwa a) V
Kewajiban Manfaat Polis Masa Depan

a) Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) Rincian berdasarkan program asuransi,
(2) Rincian berdasarkan jenis pertanggungan.
(8) Rincian berdasarkan mata uang:
(4) Dasar perhitungan dan asumsi aktuaris, dan

(5) Rekonsiliasi jumlah pada'awal dan akhir
periode yang memperlihatkan penambahan
dan pengurangan.

b) Utang Klaim
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak
berelasi dan pihak ketiga,

(2) Jurniah utang klaim berdasarkan
tertanggung,

(3) Jumlah utang kiaim menurut jenisasuransi'

Page 44 OCR 0.867
dan
(4) Jumlah utang menurut mata uang.
c) Estimasi Klaim Retensi Sendiri v
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Jumlah menurut jenis asuransi,
(2) Jurnlah menurut tertanggung,
(3) Jumlah menurut mata uang, dan

(4) Jumlah estirnasi klaim yang sudah terjadi
namun belum dilaporkan,

d) Premi yang belum merupakan Pendapatan v
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Jumlah menurut program asuransi,
(2) Jumlah menurut jenis pertanggungan:

(3) Pemisahan antara premi yang belum
merupakan pendapatan kepada pihak
berelasi dan pihak ketiga:

(4) Metode perhitungan yang digunakan, dan

(5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir
perlodeyang memperlihatkan penambahan
dan pengurangan

e) Utang Koasuransi (rewrite) v
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Pemisahan antara utang klaim kepadapihak
berelasi dan pihak ketiga,

(2) - Jumlah berdasarkan Ko-asuradur,
(3) .Jumiah menurut jenis mata uang, dan
(4) .Jumiah menurut umur utang.
f) Utang Reasuransi
Yang harus diungkapkan antara lain

(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak
berelasi dan pihak ketiga,

(2) Jumlah berdasarkan reasuradur,
(3) Jumlah menurut jenis mata uang,
(4) Jumlah menurut umur utang: dan

(5) Jumlah utang atau piutang reasuransi yang
disalinghapuskan

9) Utang Komisi
Yang harus diungkapkan antara lain:

Page 45 OCR 0.898
(1) Jumlah berdasarkan tertanggungdan
asuradur,

(2) Jumlah menurut jenis mata uang, dan
(3) Jumlah menurut jenis asuransi.
h) Titipan Premi V

Yang harus diungkapkan antara lain rincian
menurut jenis asuransi,

I) Rak Laba Pemegang Polis Yang Belum V
Dibagikan

Yang harus diungkapkan:

(1) Tanggal dan hasil keputusan rapat
pemegang saham,

(2) Dasar perhitungan, dan
(3) “Saldo menurut usia.
9) | Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Pendek v

Yang harus diungkapkan antara tain jenis dan
Jumlahnya

10)| Utang Pajak
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) lenis dan jumlahnya, dan v Catatan 17
b) informasi mengenai ketetapan pajak. V
11)| Khusus Industri Pembiayaan v

Kewajiban Anjak Plutang
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Jumlah liabilitas anjak piutang dalam rangka anjak
piutang dengan recourse, dan

b) Jumlah beban tangguhan, piutang retensi anjak
piutang, dan jatuh tempo serta ikatan penting
lainnya yang diatur dalam perjanjian anjak piutang

12)| Khusus Kontrak Konstruksi V
Uang Muka Kontrak

Yang harus diungkapkan antara lain jumlah uang
muka kontrak yang diterima

13)| Bagian Lancar atas Liabilitas Jangka Panjang

Yang harus diungkapkan antara lain bagian lancar vV Catatan 20
atas liabilitas jangka panjang sesuai dengan
pengungkapan: utang bank dan lembaga keuangan
jangka panjang sebagaimana diatur dalam Checklist
ini,

19)| Liabilitas Keuangan Lainnya KY
a) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Pengungkapan untuk fiabilitas. keuangan

Page 46 OCR 0.917
lainnya berlaku untuk Iiabilitas keuangan
lainnya yang bersifat jangka pendek dan
jangka panjang,

(2) Perusahaan wajib mengelompokkan sesuai
klasifikasi yang dipisahkan antara pihak
ketiga dan pihak berelasi,

(3) Yang harus diungkapkan antara lain:

(a) nilai tercatat liabilitas keuanganuntuk
setiap kategori,

(b) laba atau rugi neto pada setiapliabilitas
keuangan, dan

(Cc) kejadian penting lainnya antara lain
kepatuhan Perusahaan dalam
memenuhi persyaratan dan kondisi
utang (misalnya restrukturisasi utang
dan kondisi default).

b) Dalam hal terdapat restrukturisasi Utang
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Penjelasan tentang pokok-pokok perubahan
persyaratan dan penyelesaian utang,

(2) Jumlah keuntungan atas restrukturisasi
utang dan dampak pajak penghasilan yang
terkait,

(3) Jurniah keuntungan atau kerugian bersih
atas pengalihan aset yang diakui selama
periode tersebut, dan

(4) Jumlah utang kontinjen yang dimasukkan
dalam nilai tercatat utang yang telah
direstrukturisasi.

15)

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi

Bagian Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi
Lingkungan Hidup yang Jatuh Tempo dalam Satu
Tahun

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan
jumlahnya.

16)

Khusus Industri Pertambangan Umum

Bagian Penyisihan untuk Pengelolaan dan
Reklamasi Lingkungan Hidup yang

Jatuh Tempo-dalam Satu Tahun

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan
jumlahnya.

1)

Liabilitas terkait aset atau kelompok lepasan
yang dimiliki untuk dijual.

Yang harus diungkapkan antara lain Ilabilitas terkait
aset atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual
sesuai dengan dan dapat digabung dengan
pengungkapan aset tidak lancar atau kelompok

Page 47 OCR 0.886
lepasan yang diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk

dijual.

Liabilitas Jangka Panjang

18)| Utang Pihak Berelasi Non-Usaha
Yang Harus diungkapkan antara lain

a) rincian nama pihak berelasi, jenis, danjumlah Vv Catatan 16
utang:

b) Jumlah utang menurut mata uang, dan v Catatan 16

Cc) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos- v
pos yang berhubungan,

Page 48 OCR 0.909
Utang Bank dan Lembaga Keuangan Jangka
Panjang
Yang Harus diungkapkan antara lain

a) rincian jumlah utang berdasarkan nama
bank/lembaga keuangan dan jenis matauang:

b) kisaran suku bunga kontraktual selamaperiode
pelaporan,

Cc) tanggal jatuh tempo,

d) jumlah bagian yang akan jatuh tempodalam
waktu 12 (dua belas) bulan:

e) penjelasan tentang fasilitas pinjaman yang
diperoleh, termasuk jumlah dan tujuan
perolehannya:

? pembayaran yang dilakukan pada periode
berjalan-untuk masing-masing fasilitaspinjaman,

9) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan
Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan
kondisi utang (misalnya restrukturisasi utangdan
kondisi default),

h) jaminan yang diberikan dengan meniunjuk pos-
pos yang berhubungan,

I) persyaratan lain yang penting, seperti adanya
pembatasan pembagian dividen, pembatasan
rasio tertentu, danfatau pembatasan perolehan
utang baru, dan

J) pengungkapan informasi sehubungan dengan
liabilitas berbunga jangka panjang yang akan
jatuh tempo dalam jangka waktu 12 (duabelas)
bulan sejak tanggai laporan posisi keuangan
tetapi tetap diklasifikasikan sebagai liabilitas
jangka panjang, antara lain adalah:

(1) nama bank/lembaga kevangandan
Jumlahnya, dan

(2) ringkasan perjanjian lama dan baru, yang
meliputi tanggal kesepakatan, jangkawaktu
pinjaman, tanggal jatuh tempo, dan
persyaratan penting

Catatan 20

207

Utang Sewa Pembiayaan
Yang harus diungkapkan antara lain :

a) jumlah neto nilai tercatat untuk setiap kelompok
aset dan pemberi sewa (lessor) pada tanggal
laporan posisi keuangan:

b) rekonsiliasi antara total pembayaran sewa
minimum di masa depan pada tanggal laporan
posisi keuangan, dengan nilai kininya. Selain itu
wajib mengungkapkan total pembayaran sewa
minimum di masa depan pada tanggal laporan
posisi keuangan, dan nilai kininya, untuk setiap

Catatan 13C

Catatan 13C

Page 49 OCR 0.899
periode berikut:

(1) sampai dengan satu tahun:
(2) lebih dari satu tahun sampai 5 (lima)tahun:

dan
(3) lebih dari 5 (limajtahun.
Cc) pembayaran sewa kontinjen yang diakul sebagai v
beban pada periode tersebut,
d) total pembayaran minimum. sewa-lanjut V

(sublease) masa depan yang diperkirakan akan
diterima dari kontrak sewa-lanjut yang tidak dapat
dibatalkan (non-canceltable sublease) pada
tanggal laporan posisi keuangan:

&) keuntungan atau kerugian yang ditangguhkan V
beserta amortisasinya sehubungan dengan
transaksi penjualan dan penyewaan kembali
(sale.and leaseback): dan

) penjelasan UMUM Isi perjanjian sewa yang V
material, antara lain:

(1) dasar penentuan utang sewa kontinjen,

(2) ada tidaknya kiausul-klausul yang
berkaitan dengan opsiperpanjangan
atau pembelian dan eskalasibeserta
syarat-syaratnya, dan

(3) pembatasan-pembatasan yang ditetapkan
dalam perjanjian sewa.

21)| Khusus Industri Perbankan V
3) Surat Berharga yang Diterbitkan
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan
jangka waktu,

(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi
dan pihak ketiga,

(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun:

(4) Rincian berdasarkan peringkat efek dan
perusahaan pemeringkat,

(5) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan,
(6) Ringkasan perjanjian yang meliputitanggal
kesepakatan, jangka waktu perjanjian,

tanggal jatuh tempo, kewajiban yangharus

dipenuhi, dan persyaratan penting lainnya
(Debt Covenance),

(7) Pendapat manajemen tentang pemenuhan
Debt Covenanceatas surat berharga yang
diterbitkan.

b) Pinjaman Diterima
Yang harus diungkapkan antara lain:

Page 50 OCR 0.912
c)

(1) Rincian berdasarkan pihak, jenis, dan mata

uang,

(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak beretasi

dan pihak ketiga:

(3) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal

kesepakatan, jangka waktu perjanjian,
tingkat bunga, tanggal jatuh tempo, nilal
Aset bank yang dijaminkan, dan persyaratan
penting lainnya(debt covenance),

(4) Pendapat manajemen terkaitpemenuhan

debt covenance:

(5) Apabila bank menerima dana atau fasilitas

pinjaman dari pemerintah atau pihak lain
dengan tingkat imbalan yang lebih rendah.
dari tingkat bunga pasar maka manajemen
mengungkapkan mengenai fasilitastersebut
dan dampaknya terhadap laba bersih.

Estimasi Kerugian Komitmen dan Kontinjensi
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan

kolektibilitas,

(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi

dan pihak ketiga:

(3) Jumlah penyisihan penurunan nilaidan

mutasi selama periode berjalan,

(4) Ketentuan minimum penyisihan penurunan

nilal komitmen dan kontinjensi menurut BI
dan posisi penyisihan penghapusan barik
pada saat periode pelaporan: dan

(5) Pendapat manajemen akan kecukupan

jumlah penyisihan penurunan nilaikomitmen
dan kontinjensi

22j

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi

Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan
Hidup Tangguhan

Yang harus diungkapkan antara lain :

a)

o)

2)

Mutasi taksiran provisi PLH setama tahun

berjalan dengan menunjukkan:

(1) Saido awal:

(2) Penyisihan yang dibentuk,

(3) Pengeluaran yang terjadi, dan
(a) Saldo-akhir

Kegiatan PLH yang telah dilaksanakan dan

yang sedang berjalan,

Liabilitas bersyarat sehubungan dengan PLHdan
liabilitas bersyarat lainnya sebagaimana diatur
dalam standar akuntansi keuangan,

Page 51 OCR 0.884
d) . Apabila dalam pos ini terdapat komponen biaya

yang sifatnya material, misalnya bebanpenutupan
tambang, maka perusahaan dapat menyajikannya
dalam pos yang

terpisah,
&) Tabel yang memuat penjelasan tentang:

(1) Saldo awal,

(2) Penambahan dan Pengurangan ,

(3) Saldo akhir
23)| Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang
a) imbalan Pasti

Yang harus diungkapkan antara lain:

(W) gambaran umum mengenal jenis program, Catatan 21

(2) rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari nilai kinl v Catatan 21
kewajiban imbalan pasti yang menunjukkan
secara terpisah, pengaruhnya selamaperiode
berjalan yang dapat diatribusikan ke dalam

(a) biayajasa kini: (b) biaya bunga,
(c) iuran oleh peserta program:
(d) keuntungan dan kerugianaktuarial:

(e) perubahan kurs mata uang asing
pada program yang diukur dengan
mata uang yang berbeda dengan mata
uang penyajian:

(?) imbalan yang dibayarkan:

(9) biayajasa lalu:

(h) kombinasi bisnis:

(  curtailment, dan
(j) penyelesaian
analisis kewajiban imbalan pasti terhadap v
jumlah yang dihasilkan dari program yang
seluruhnya tidak didanai dan jumlah yang
dihasilkan dari program yang seluruhnyaatau
sebagian didanai,
(4) rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari Nilai v
Wajar aset program serta saldo awal dan
akhir dari setiap hak penggantian yang diakul
sebagai Aset sesuai dengan SAK
menunjukkan secara terpisah, dampak
selama periode yang dapat diatribusikanpada
setiap:
(3) hasil yang diharapkan dari aset program,
(b) keuntungan dan kerugian aktuanial,

(Cc) perubahan kurs mata uang asing pada
program yang diukur dengan mata uang

c

(3

Page 52 OCR 0.855
yang berbeda dengan mata uang
penyajian,

(d) turan oleh pemberi pekerja,

(e) luran oleh peserta program,

(WM imbalan yang dibayarkan,

(9) kombinasi bisnis, dan

(h) penyelesaian,

(5) rekonsiliasi nilai kini kewajiban imbalan pasti

sebagaimana dimaksud dalam butir (2) dan V Catatan 21

Nilai Wajar aset program sebagaimana

dimaksud dalam butir (4) atas Aset dan

Liabilitas yang diakui dalam laporan posisi

keuangan, paling kurang mengungkapkan:

(a) keuntungan dan kerugian aktuarialneto
yang tidak diakui dalam laporan posisi
keuangan,

(b) biaya jasa ialu yang tidak diakuidalam
laporan posisi keuangan.

(c) setiap jumlah yang tidak diakuisebagai
Aset, dikarenakan oleh batasan dalam
SAK:

(d) Nilai Wajar pada akhir periodepelaporan
dari setiap hak penggantian yang diakui
sebagai Aset sesuai dengan SAK, dan

(e). jumlah lainnya yang diakul dalam laporan
posisi keuangan,

(6) total beban yang diakui di laba rugi untuk v
setiap hal-hal berikut dan nama posdimana
hal tersebut termasuk.

(2). biayajasa kini,
(bj) biaya bunga,
(c) hasil yang diharapkan dari aset program,

(d) hasil yang diharapkan dari setiap hak
penggantian yang diakui sebagai Aset
sesuai dengan SAK,

(e) keuntungan dan kerugian aktuarial, jika
Perusahaan memilih metode koridor
104 (sepuluh per seratus).

(Ph biaya jasa lalu:

(9) dampak dari curtailment terutama terkait
dengan penyelesaiannya, dan

(h) dampak dari batasan dalam SAK:

(T) jumlah total yang diakui dalam pendapatan v

komprehensif lain yang akan diakui segera
dalam saldo laba, meliputi:

la) keuntungan dan kerugian aktuariaf, dan

Catatan 21

Page 53 OCR 0.916
(b) dampak dari batasan dalam SAK:

(8) jumlah kumulatif dari keuntungan dan
kerugian aktuarial yang diakui pada
pendapatan komprehensif lain, dalam hal V Catatan 21
Perusahaan mengakui keuntungan dan
kerugian dalam pendapatan komprehensiflain
sesuai dengan SAK:

(9) persentase atau jumlah setiap kategori utama V
yang merupakan Nilai Wajar total aset
program, untuk setiap kategori utama dari
aset program, yang mencakup, namun tidak
terbatas pada, instrumen ekuitas, instrumen
utang, properti, dan seluruh aset lain:

(10) jumntah yang mencakup Nilai Wajar aset v
program untuk:

(a) setiap kategori instrumen keuangan milik
Perusahaan, dan

(b) setiap properti atau Aset lain yang
digunakan oleh Perusahaan:

(11) penjelasan'atas dasar yang digunakan untuk v
menentukan tingkat pengembalian yang
diharapkan atas Aset secara keseluruhan,
termasuk dampak kategori utama dari aset
program,

(12) imbal hasil aktual atas aset program, serta
imbal hasil aktual atas setiap hak penggantian V
yang diakui'sebagai Aset,

(13) Asumsi aktuarial utama yang digunakan
sampai pada akhir periode pelaporan dan
diungkapkan dalam ukuran yang absolut dan
tidak hanya sebagai marjin-antara persentase
dan variabel lainnya, termasuk:

(a) tingkat diskonto: v Catatan 21

(b) tingkat imbal hasil yang diharapkan atas v
setiap aset program untuk periode yang
disajikan dalam laporan keuangan,

(c) tingkat imbal hasil yang diharapkan untuk Vi
periode yang disajikan dalam laporan
keuangan pada setiap hak penggantian
yang diakul sebagai Aset,

(d) tingkat kenaikan gaji yang diharapkan
(dan perubahan dalam indeks atau
variabel tertentu lainnya dalam masa
program formal atau konstruktif sebagai
dasar untuk kenaikan imbalan masa
depan),

(e) tingkat tren biaya kesehatan, dan

(f) asumsi material lain yang digunakan V
dalam akluaria, v

(14) dampak kenaikan atau penurunan satu
angka persentase dalam tingkat tren biaya v
kesehatan yang diasumsikan pada:

Catatan 21

Page 54 OCR 0.916
(a) biaya jasa kini agregat dan komponen
biaya bunga dari biaya kesehatan
pascakerja periodik neto, dan

(b) akumulasi kewajiban Imbalan pascakerja
untuk biaya kesehatan

(c) Dalam hal program dioperasikan dalam
lingkungan inflasi yang tinggi, wajib
diungkapkan dampak persentase
kenaikan atau penurunan tingkat tren
biaya kesehatan yang diasumsikan dari
makna yang serupa dengan satu angka
persentase dalam lingkungan infiasiyang
rendah,

(15) Jumlah periode tahunan saat ini dan periode
empat tahun sebelumnya dari:

(a) nilai kini kewajiban imbalan pasti, Nilai
Wajar aset program dan surplus atau
defisit pada program, dan

(b) penyesuaian yang timbul pada.

(ih Nabilitas program dinyatakan
sebagai jumlah atau persentase dari
liabilitas program pada akhirperiode
pelaporan: dan

(iii aset. program dinyatakansebagai
jumlah atau persentase dari aset
program pada akhir periode
pelaporan,

(16) estimasi terbaik pemberi kerja, segera setelah
dapat ditentukan secara andal, dariiuran yang
diharapkan akan dibayar dalam program
selama periode tahunan dimulai setelah
periode pelaporan,

(17) khusus untuk program imbalan pasti yang
membagi risiko antar entitas sepengendali,
wajib diungkapkan sebagai berikut:

(la) perjanjian kontraktual atau kebijakan
tertulis untuk pembebanan biayaimbalan
pasti neto atau bukti bahwa tidak ada
kebijakan seperti Itu,

(b) dalam hal Perusahaan mencatatalokasi
biaya imbalan pasti neto sesuai SAK,
maka Perusahaan mengungkapkan:

(1) informasi yang memungkinkan
pengguna laporan keuangan untuk
mengevaluasi sifat program imbalan
pasti dan dampak keuangan atas
perubahan program selama periode
tersebut,

tw) pengungkapan gambaran
umumjenis program sesuai dengan
huruf a) butir (1) mencakup
penjelasan praktik informal yang
menimbulkan kewajiban konstruktif
termasuk dalam

Page 55 OCR 0.915
pengukuran kewajiban imbalan pasti,
dan

(iinjika Perusahaan mencatat iuran yang
terutang untuk periode sesuai SAK
informasi tentang program secara
keseluruhan disyaratkan sesuai
dengan butir (1), butir (2), butir (3),
butir (4), butir (9), butir (13), butir
(14), dan butir (16) serta butir ii

b) luran Pasti

Perusahaan yang menyelenggarakan program
luran pastiharus mengungkapkan jumlah yang
diakui sebagai beban untuk program iuran pasti.

c) Imbalan Kerja Jangka PanjangLainnya

Yang harus diungkapkan paling kurang jenisdan
jumlah imbalan kerja jangka panjang lainnya

d) Pesangon Pemutusan Kontrak Kerja
Yang harus diungkapkanantara lain:

(1) luran program dan jumlah
pesangon pemutusan Kontrak kerja:
dan

(2) penjelasan mengenai liabilitas
kontinjen (jika ada)

24)

Utang Obligasi
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) rincian mengenai jenis, nilai nominal dan nilai
tercatat dalam rupiah dan mata uang asing,
tanggal jatuh tempo, jadwal pembayaran
bunga, suku bunga, bursa tempat obligasi
dicatatkan, dan tujuan penerbitannya:

b) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat
Efek,

C) Jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalamwaktu
12 (dua belas) bulan:

d) nama Wali Amanat dan Keterkaitan usahadengan
Perusahaan,

e) jaminan serta pembentukan dana untuk
pelunasan utang pokok obligasi dengan
menunjuk pos-pos yang berhubungan, jika

N pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak
Perwaliamanatan,

9) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan
Perusahaan dalam memenuhi persyaratandan
kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang
dan kondisi default), dan

bh) persyaratan penting lainnya.

25)

Sukuk
a) Perusahaan wajib mengelompokkan Sukuk

Page 56 OCR 0.879
berdasarkan akad syariah yang digunakan. b)
Perusahaan harus mengungkapkan antara lain:

(1) uraian tentang persyaratan utamadalam
penerbitan Sukuk, termasuk:

(a) ringkasan akad syariah dan
skema transaksisyariah yang
digunakan,

(b) Aset, manfaat, atau aktivitas yang
mendasari:

(ce) nilai nominal,
(d) besaran imbalan (untuk Sukuk ijarah),

(e) prinsip pembagian hasil usaha, dasarbagi
hasil, dan besaran nisbah bagi hasil (untuk|
Sukuk mudharabah),

(NM rencana jadwal dan tata cara
pembagian dan/atau pembayaran
Imbalan atau bagi hasil,

(9) jangka waktu,
(h) tujuan-penerbitannya, dan
(i) persyaratan penting lain:

(2) peringkat dan namaPerusahaan Pemeringkat
Efek:

(3) bursa tempat Sukuk dicatatkan,

(4) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam
waktu 12 (dua belas) bulan,

(5) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha
dengan Perusahaan,

(6) jaminan dengan menunjuk pos-pos yang
berhubtingan (jika ada),

(7) pembatasan yang dipersyaratkan dalam
Kontrak Perwaliamanatan, dan

(8) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan
Emiten-atau Perusahaan Publik dalam
memenuhi persyaratan dan kondisi Sukuk
(misalnya restrukturisasi Sukuk dan kondisl
default).

26)

Utang Subordinasi
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) nama kreditur, sifat ikatan, jangka waktu, jenis
mata uang, dan kisaran suku bungakontraktual
selama periode pelaporan

b) tujuan perolehannya:

C) persyaratan terkait dengan pelunasan utang
subordinasi.

d) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan

Page 57 OCR 0.901
Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan
kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang
dan kondisi default),

e) pembatasan yang dipersyaratkan dalam
Kontrak Perwaliamanatan: dan f) persyaratan
penting lainnya.

27)| Obligasi Konversi v
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) rincian mengenal jenis, nilai nominatdan nilai
tercatat, tanggal jatuh tempo, jadwal
pembayaran bunga, suku bunga, bursa
tempat obligasi konversi dicatatkan, dan
tujuan penerbitannya,

b) periode konversi dan persyaratan konversi,
antara lain meliputi rasio konversi, harga
pelaksanaan, hak konversi sebelum jatuhtempo
serta persyaratannya, dan penalti,

€c) dampak dilusi apabila-seluruh obligasi
dikonversikan, dengan memperhatikan tingkat
konversi atau harga pelaksanaan (exerciseprice)
yang paling menguntungkan dari sudut pandang
pemegang obligasi konversi,

d) jumlah obligasi yang telah dikonversikan dan
dampak dilusinya,

e) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat
1) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam
waktu 12 (dua belas) bulan:

9) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha
dengan Perusahaan,

h) jaminan serta pembentukan dana untuk
pelunasan utang pokok obligasi dengan
menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada),

I) Kejadian penting lainnya antara lain Kepatuhan
Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan
kondisi utang (misalnya restrukturisasi ulang dan
kondisi default),

j)) dalam hal Perusahaan menerbitkan obligasi
konversi tanpa melalui penawaran umum, wajib
diungkapkan tujuan penerbitan dan nama
pembeli:

k) komponen Liabilitas dari obligasi konversi,

I) keberadaan fitur derivatif melekat: dan m)
persyaratan penting lainnya

Cc. Ekuitas

Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik
entitas induk

Page 58 OCR 0.919
1) | Modal Saham

a)

b)

c)

9)

Yang harus diungkapkan antara lain :

Bagi setiap jenis saham, antara lain:

(1) Rekonsiliasi jumlah saham beredar pada
awal dan akhir periode,

(2) Hak, keistimewaan, dan pembatasan yang
melekat pada setiap jenis saham, termasuk
pembatasan atas dividen dan pembayaran
kembali atas modal, dan

(3) Saham yang dicadangkan untuk penerbitan
dengan hak opsi dan kontrak penjualan
saham, termasuk jumlah dan persyaratan,

Penjelasan mengenai sifat dan tujuan setiappos
cadangan dalam ekuitas,

Susunan pemegang saham dengan
mengungkapkan jumlah lembar saham dan
persentase kepemilikan, yaitu:

(1) Pemegang saham yang memiliki 544 (lima
perseratus) atau lebih,

(2) Nama direktur dan komisaris yang memiliki
saham, dan

(3) Pemegang saham lainnya:

Dalam hal terjadi perubahan modal saham
dalam periode berjalan

(1) Keputusan yang berhubungan dengan
perubahan modal saham tersebut, seperti
pengesahan Menteri Hukum dan Hak Asasi
Manusia, persetujuan dan/atau
pemberitahuan Menteri terkait, dan
keputusan Rapat Umum Pemegang Saham
(RUPS),

(2) Sumber peningkatan modai saham, antara
lain dari kapitalisasi agio, saldo laba,
penerbitan saham baru dari Penawaran
Umum dengan dan/atau tanpa Hak

Memesan Efek Terlebih Dahulu (right issue dan
private placement), pelaksanaan waran,
serta konversi obligasi, dan

(3) Tujuan perubahan modal saham, antara lain
dalam rangka ekspansi, penyelesaian
pinjaman, atau pemenuhan kecukupan
modal,

g) Dalam hal hanya sebagian saham
Perusahaan yang dicatatkan di Bursa Efek,
agar disebutkan jumlah saham yang
dicatatkan dan yang tidak dicatatkan pada
Bursa Efek,

Catatan 22

Catatan 22

Page 59 OCR 0.904
2)

Tambahan Modal Disetor (Additional Paid-in
Capital)

Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Rincian jumlah tambahan modal disetor,
b) Uraian sumber agio saham,

Cc) Rincian biaya emisi Efek ekuitas berdasarkan
penerbitan Efek ekuitas,

d) Uraian mengenai sifat dan'asal selisih kurs atas
modal disetor,

e) Uraian mengenai sifat dan asal tambahan modal
disetor lainnya,

Catatan 23
Catatan 23

Catatan 23

f) . Pengungkapan untuk selisih nilai transaksi dengan
entitas sepengendali, antara lain:

» Nama dan penjelasan tentang
entitas atau bisnis yang berkombinasi,
(2) Penjelasan mengenal hubungan

sepengendali dari entitas-entitas yang
bertransaksi dan bahwa hubungantersebut
tidak bersifat sementara,

(3) Tanggal efektif transaksi,

(4). Operasi atau kegiatan bisnis yang telah
diputuskan untuk dijual atau dihentikan akibat
kombinasi bisnis tersebut:

(5) Kepemilikan entitas atau bisnis yang dialihkan
serta jenis dan jumlah Imbalan yangterjadi,

(6) Nilai tercatat bisnis yang dikombinasikan atau
dialihkan serta selisih antara nilal tercatat
tersebut dengan jumlah imbalan yang
diserahkan atau diterirna, dan

(7) Penyajian kembali laporan keuangan yang
memberikan informasi antara lain:

(a) Ikhtisar angka-angka-laporan keuangan
yang telah dilaporkan sebelumnya untuk
periode yang disajikan kembali,

(b) Ikhtisar jumlah tercatat Aset dan Liabifitas
entitas atau bisnis yang dikombinasikan,

(c) Dampak penyesuaian kebijakan
akuntansi, dan

(d) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan
setelah disajikan kembali.

3)

Selisih Transaksi dengan Pihak Nonpengendali
Yang harus diungkapkan antara lain :

a) Uraian transaksi perubahan kepemilikantanpa
hilangnya Pengendalian yang meliputi:

(1) Jenis transaksi dan perubahanpersentase
kepemilikan!

(2) Nama entitas anak: dan

Page 60 OCR 0.892
(3) Nama pihak yang bertransaksi,
b) Perhitungan selisih transaksi perubahan
kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian: dan

€) Jumlah yang direalisasi ke laba rugiatas
pelepasan investasi pada saat hilangnya
Pengendalian.

KI)

Saham Treasuri

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Latar belakang pembelian kembali saham,
pelepasan, atau pengurangan modaldisetor,

b) Tanggal atau periode perolehan serta jumlah
lembar dan nilai saham treasuri yangdiperoleh:

c) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang
digunakan sebagai pengurangan modal disetor,

d) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang
dilepaskan kembali serta selisih antaraharga
perolehan dengan harga pelepasan saham
treasuri: dan

8) Akumulasi jumlah lembar dan nilai saham
Ireasuri,

5)

Saldo Laba
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Alasan dan jumlah penyesuaian periode yangtalu
(jika ada),

b) Perubahan saldo laba pada periodebersangkutan
dan persetujuan RUPS yang terkait, dan

€) Saldo laba yang ditentukan penggunaannya,sifat,
dan tujuan setiap pos cadangan

8)

Waran
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Jenis waran dan harga pelaksanaan darimasing-
masing waran,

b) dasar penentuan Nilai Wajar waran,

Cc) nilai waran yang belum dan tidakdilaksanakan
(kadaluwarsa):

d). jumlah waran yang diterbitkan danberedar serta
dampak dilusinya, dan e) ikatan-ikatan yang
terkait dengan penerbitan waran,

Li)

Pendapatan Komprehensif Lainnya

Yang harus diungkapkan'antara lain keterangan
mengenai perubahan masing-masing komponen
pendapatan komprehensif lainnya.

Kepentingan Nonpengendali

Yang harus diungkapkan antara lain rincian bagian
pemegang saham nonpengendall atas ekuitas masing-
masing entitas anak yang tidak dapat diatribusikan

Catatan 25

Page 61 OCR 0.912
secara langsung atau tidak langsung pada entitas
induk.

Laba Rugi Komprehensif

1)

Pendapatan
Yang harus diungkapkan antara lain '

a) Jumlah setiap kategori signifikan dari pendapatan
yang diakui selama periode, termasuk pendapatan
yang berasal dari

(1) Penjualan barang,
(2) Penjualan jasa:
(3) Bunga:

(4) Royalti: dan/atau
(5) Dividen,

diungkapkan secara terpisah berdasarkan pihak
berelasi dan pihak ketiga:

b) Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama:

c) Nama pihak pembeli dan jumlah nilai penjualan
yang melebihi 104 (sepuluh perseratus) dari
pendapatan,

d) Jumlah pendapatan yang berasal dari pertukaran
barang atau jasa yang tercakup dalam setiap
kategori signifikan dari pendapatan (jika ada), yang
diungkapkan terpisah berdasarkan pihak berelasi
dian pihak ketiga,

| e) Khusus untuk kontrak Konstruksi, diungkapkan

antara lain:
(1) Pendapatan kontrak konstruksi:

(a) Jumlah pendapatan kontrak yang diakui
sebagai pendapatan dalam periode
berjalan,

(b) Metode yang digunakan untuk
menentukan pendapatan kontrak yang
diakui dalam periode berjalan: dan

(c) Metode yang digunakan untuk
menentukan tahap penyelesaian kontrak,

(2) Pekerjaan dalam proses penyelesaian pada
tanggal akhir periode pelaporan:

(a) Jumlah agregat biaya yang terjadi dan
labajrugi yang diakui sampai tanggal
pelaporan:

(b) Jumlah uang muka yang diterima, dan

(c) Jumlah retensi,

(3) Jumlah tagihan dan utang bruto kepada
pemberi kerja, masing-masing sebagai

s

Catatan 26
Catatan 26

Catatan 26

Page 62 OCR 0.911
Aset dan Liabilitas:

? Dalam hal Perusahaan memiliki transaksi
hubungan keagenan, diungkapkan secara
terpisah, antara lain:

(1) Penjualan biasa dan penjualan darihubungan
keagenan:

(2) Pendapatan komisi yang diperoleh
Perusahaan-sebagai agen dari transaksi
keagenan dengan pendapatan lainnya: dan

(3) Perincian dari komponen pendapatan neto
yang diperoleh Perusahaan-sebagaiprinsipal
dari transaksi keagenan, yang antara lain
terdiri dari:

(a) Pendapatan bruto:
(b) Retur/rabat/diskon terkait: dan
(c) Total pendapatan neto

2)

Khusus Industri yang Tarifnya Diatur oleh
Regulator

Ketentuan Tarif

Yang harus diungkapkan antara lain:

3) Dasar ketentuan tarif,

b) Objek-atau aktivitas yang dikenakan tarif:
Cc) Masa berjaku tarif:

d) Besaran tarif, dan

e) Perjanjian lain yang terkait

3

Khusus Industri pembiayaan

Rincian jumlah berdasarkan kelompok produk/jasa
Utara antara lain!

a) Pendapatan pembiayaan konsumen,
b) Pendapatan anjak piutang, dan c) Pendapatan
sewa.

4

Khusus Industri Rumah Sakit
Terdiri dari:

Jasa pelayanan medis, jasa penunjang lainnya, jasa
dokter, rawat inap, rawat jalan dan penunjang medis,

Rincian pengurang pendapatan, antara lain:

a) Restitusi,

b) Subsidi tidak mampu, dan c) Selisih perhitungan
klaim.

Khusus Industri Transportasi

Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama
antara lain:

Page 63 OCR 0.911
a) Rincian pendapatan bersih jasa transportasi,

b) Rincian pendapatan usaha dari jasapenyewaan
alat transportasi,

C) Rincian pendapatan usaha dari jasa ekspedisi,

d) Rincian pendapatan usaha darikeagenany dan

e) Rincian pendapatan dipisahkan sesual dengan
jenisnya armada (bus, taksi, feri, tanker dan

pesawat udara) dengan ketentuanmemisahkan
atas dasar kepemilikan armada tersebut.

8)

Khusus Industri Telekomunikasi

Rincian pendapatan usaha antara lain pendapatan
usaha jasa interkoneksi, jasa telekomunikasi sendiri,
Jasa telekomunikasi yang dilaksanakan melalui
kerjasama dengan pihak lain

K4)

Khusus Industri Asuransi: Pendapatan Prerni

Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan
jumlah berdasarkan kelompok premi bruto, premi
reasuransi, dan penurunan (kenaikan) premi yang
belum merupakan pendapatan untuk setiap jenis
asuransi.

Catatan. menyesuaikan dengan PSAK yang berlaku
(PSAK 36 dan 62)

8)

Khusus Industri Jalan Tol: Pendapatan
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Penjualan meliputi rincian pendapatan jasa tol
sendiri, rincian pendapatan jasa lain, dan rincian
pendapatan kerjasama operasi,

b) Jika perusahaan memiliki hak penyelenggaraan
sejumlah ruas jalan tol, rnaka pendapatanusaha
untuk setiap ruas jalan tol tersebut harus
diungkapkan.

9)

Khusus Industri Perbankan
Pendapatan Bunga
Yang harus diungkapkan'antara lain:

Pendapatan bunga, yang dapat terdiri dari dan tidak
terbatas pada :

a) Obligasi Pemerintah,

b) Kredit, dengan pengungkapan tambahanuntuk
provisi dan komisi yang diakui,

Cc) Efek-efek, dan
d) Penempatan pada Bank Indonesia'dan Bank lain.

10)

Beban Pokok Penjualan
Yang harus diungkapkan antara lain
a) Untuk perusahaan manufaktur, diungkapkan

Page 64 OCR 0.902
beban pokok produksi yang dirinci:

(1) Biaya bahan baku,

(2) Biaya tenaga kerja, dan

(3) Biaya overhead

ditambah dan dikurangi saldo awal dan akhir
persediaan,

b) Nama pihak penjual dan nilai pembelianyang
melebihi 104 (sepuluh perseratus) dari
pendapatan, dan

€) Untuk industri jasa, diungkapkan bebanpokok
berdasarkan pada jasa yang dijual

Catatan 27

17

Khusus Industri Rumah Sakit
Beban Departementalisasi/Beban Operasional

Yang harus diungkapkan antara lain, rincian beban
departementalisasi:

2) Beban bahan,

b) Beban jasa pelayanan:

c) Beban pegawai,

d) Beban penyusutan sarana medis:
e) Beban pemeliharaan sarana,

) Beban asuransi,

9) Beban langganan daya dan jasa,
h) Beban depresiasi.

2

Khusus Industri Asuransi:
a) Beban Klaim Asuransi Kerugian

Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan
Jumlah berdasarkan kelompok klaim bruto, klaim
reasuransi, dan kenaikan (penurunan) estimasi

klaim retensi sendiri untuk setiap jenis asuransi.

b) Beban Klaim Asuransi Jiwa
Yang harus diungkapkan antaralain:

Rincian dan jumlah beban menurut jenisklaim
dan manfaat, diantaranya : klaim jatuh tempo,
klaim nilai tunai, dan klaim kematian.

c) Komisi Neto

Yang harus diungkapkan antara lain
rincian dan jumlah berdasarkan kelompok
pendapatan komisi dan beban komisi
untuk setiap jenis asuransi.

d) Hasil Investasi
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan

jumlah menurut jenis investasi.

Page 65 OCR 0.885
13)| Khusus Industri Perhotelan

Beban Departementalisasi
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincianjumlah unsur-unsurbeban V Catatan 27
departementalisasi.

b) Gaji dan beban pegawai lainnya: dan v Catatan 27

€) Rincian jumlah unsur-unsur bebandepartemen v Catatan 27

lainnya.
14)| Beban Usaha

Yang harus diungkapkan rincian sifat beban
berdasarkan kategori fungsinya, yaitu antara lain:

a) Beban penjualan, v
bj Beban distribusi, dan
€) Beban'umum dan administrasi.

Catatan 29

V Catatan 28
15)| Khusus Industri Perbankan v
a) Beban Bunga

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah
beban bunga berdasarkan kelompok produk/jasa
utama.

b) Beban Provisi dan Komisi

Yang harus diungkapkan antara lain rincian
jumlah beban beban provisi dan komisi
berdasarkan kelompok produk/jasa utama,

16)| Khusus Industri Pembiayaan v
BebanKerugian Penurunan Nilai

Yang harus diungkapkan antara lain jumlah beban
kerugian penurunan nilai untuk masing- masing akun
Piutang Pembiayaan Konsumen, Tagihan Anjak
Piutang, dan Piutang Sewa Pembiayaan

17)| Pendapatan dan Beban Lainnya

Yang harus diungkapkan antara lain :

a) rincian dan jumlah Pendapatan lainnya. / Catatan 31

b) rincian dan jumlah Beban lainnya. v Catatan 31

c) Untuk Biaya Keuangan, meliputi:
(1) biaya pinjaman meliputi:

(a) beban keuangan yang dihitung dengan v Catatan 30
menggunakan metode suku bunga
efektif,

(b) beban keuangan dalam sewa
pembiayaan yang diakui sesuai SAK
yang berlaku, dan

(c) selisih kurs yang berasal dari pinjaman
dalam mata uang asing sepanjang

Page 66 OCR 0.897
selisih kurs tersebut diperlakukan
sebagai penyesuaian terhadap bunga,

(2) biaya keuangan lainnya yang terjadi dari
transaksi instrumen keuangan meliputi: (a)
rugi penurunan nilal dari kuotasi atas
Investasi tersedia untuk dijual,

(b) rugi neto dari Instrumen keuangan yang
diakul pada Nilai Wajar melalui laba
rugi, dan

(c) amortisasi premi/diskonto kontrak
berjangka yang bertujuan untuk lindung
nilai

d) Untuk Bagian Laba Rugi dari Entitas Asosias|
danlatau Ventura Bersama meliputi

(1) bagian laba rugi dari masing-masingentitas
asosiasi dan/atau Ventura Bersama yang
dicatat dengan menggunakan metode
ekuitas, dan

(2) bagian iaba rugi dari entitas asosias| dari
operasi yang dihentikan, yang diungkapkan
secara terpisah

Catatan 11

18)

Khusus Industri Perbankan

2) Beban Penyisihan Penurunan Nilai atas Aset
Keuangan

Yang harus diungkapkan antara lain rincian
Jumlah berdasarkan jenis aset keuangan

b) Keuntungan (Kerugian) dari kenaikan
(penurunan) nilai surat-surat berharga dan
Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah

Yang harus diungkapkan antara lain rincian
jumlah berdasarkan jenis.

C) Keuntungan (Kerugian) Penjualan Surat-surat
Berharga dan Obligasi Rekapitalisasi

Pemerintah

Yang harus diungkapkan antara lain rincian
jumlah berdasarkan jenis.

79

Pendapatan Komprehensif Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) perubahan dalam surplus revaluasi Aset Tetap
maupun Aset Takberwujud,

b) keuntungan dan kerugian aktuarial atas program
manfaat pasti,

Cc) selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan,

d) keuntungan (kerugian) dari asetkeuangan
tersedia untuk dijual,

e) bagian efektif dar Keuntungan dan kerugian
Instrumen lindung nilai dalam rangkalindung nilai

Page 67 OCR 0.925
arus kas. dan

f) bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas
asosiasi dan/atau Ventura Bersama.

20)| Pajak Penghasilan
Yang harus diungkapkan antara lain :

a) komponen beban (penghasilan) pajak yang
terdiri dari.

(1) beban (penghasilan) pajak kini,

(2) penyesuaian yang diakul pada periode atas
pajak Kini yang berasal dari periode lalu,

(3) jumlah beban (penghasilan) pajak
tangguhan yang berasal dari perbedaan
temporer dan pembalikannya,

(4) jumlah beban (penghasilan) pajak
tangguhan terkait dengan perubahan tarif
pajak atau penerapan peraturan
perpajakan yang baru,

(5) Jumlah manfaat yang berasal dari rugi
pajak yang tidak diakui sebelumnya atau
perbedaan temporer suatu periode lalu
yang digunakan untuk mengurangi beban
pajak kini dan beban pajak tangguhan,

(8) beban pajak tangguhan yang disebabkan
Oleh penurunan atau pembalikan
penurunan sebelumnya atas aset pajak
tangguhan, dan

(7) jumlah beban (penghasilan) terkait dengan
perubahan kebijakan akuntansi dan
kesalahan yang diperhitungkan dalarn
laporan laba rugi komprehensif,
dikarenakan tidak dapat diperlakukan
secara retrospektif,

b) agregat pajak kini dan pajak tangguhanterkait
dengan transaksi yang dibebankan atau
dikreditkan langsung ke ekuitas:

&) jumlah pajak penghasilan terkait dengan setiap
komponen pendapatan komprehensif lain,
kecuali untuk bagian pendapatankomprehensif
lain dari entitas asosiasi dan/atau Ventura
Bersama,

d) penjelasan hubungan antara beban
(penghasilan) pajak dan laba akuntansidalam
satu atau kedua bentuk berikut ini.

(1) rekonsiliasi antara beban (penghasilan)
pajak dan hasil perkalian laba akuntansi
dengan tarif pajak yang berlaku, dengan
(mengungkapkan dasar perhitungan tarif
pajak yang berlaku, atau

(2) rekonsiliasi antara tarif pajak efektif rata-

Catatan 32

(eartan 32

Catatan 32

Page 68 OCR 0.892
rata dan tarif pajak yang berlaku, dengan
mengungkapkan dasar perhitungan tarif
pajak yang berlaku,

e) penjelasan mengenai perubahan tarifpajak yang
berlaku dan perbandingan dengan tarif pajak
yang berlaku pada periode akuntansi
sebelumnya,

() jumlah (dan batas waktu penggunaan, jikaada)
perbedaan temporer yang dapat dikurangkan
dan rugi pajak belum dikompensasi yang tidak
diakui sebagai aset pajak tangguhan dalam
laporan keuangan,

9) jumlah agregat perbedaan temporer yang terkait
dengan Investasi pada entitas anak, cabang,
entitas asosiasi, dan bagian partisipasi dalam
Ventura Bersama'atas liabilitas pajak tangguhan
yang belum diakui,

h) rekonsiliasi fiskal dan perhitungan beban pajak
kini dengan cara sebagai berikut:

(1) taba sebelum pajak menurut akuntansi,

(2) ditambah'dikurangi koreksi positif atau
negatif (dirinci), dan

(3) laba kena pajak:

I) perhitungan beban dan Ilabilitas pajak kini
dengan menerapkan tarif pajak sesuaidengan
ketentuan perundang-undangan pajak yang
berlaku,

j) pernyataan bahwa laba kena pajak hasil
rekonsiliasi menjadi dasar dalam pengisian SPT
Tahunan PPh Badan,

k) setiap jenis perbedaan temporer dan setiap jenis
rugi pajak yang belum dikompensasi:

(1) jumlah aset dan, llabilitas pajak tangguhan
yang diakul pada laporan posisi keuangan
untuk periode sajian, dan

(2) Jumlah beban (penghasilan) pajak
tangguhan yang diakui dalam laba rugi,
apabila jumlah tersebut tidak terlihat dari
perubahan Jumlah aset atau liabilitas pajak
tangguhan yang diakul dalam laporan
posisi keuangan,

|) beban pajak terkail dengan operasiyang
dihentikan:
(1) keuntungan atau kerugian atas
penghentian, dan

(2) laba rugi dari kegiatan normal atas operasi
yang dihentikan selama periode, bersama
dengan jumlah terkait untuk setiap periode
sajian,

Catatan 32

Catatan 32

Page 69 OCR 0.911
m) jumlah konsekuensi pajak penghasilan atas
dividen kepada pernegang saham Perusahaan
yang diusulkan atau diumumkan sebelum
Laporan Keuangan Diotorisasi untuk Terbit
namun tidak diakui sebagai Liabilitas dalam

laporan keuangan: V
n) uraian jumlah perubahan pada jumlah

pengakuan untuk aset pajak tangguhan

praakuisisi apabila Perusahaan adalah pihak v

pengakuisisi dalam suatu kombinasi bisnis:

0) peristiwa atau perubahan keadaan yang
tnenyebabkan manfaat pajak tangguhan wajib
diakui apabila manfaat pajak tangguhan yang
diperoleh dari kombinasi bisnis tidak diakui pada
tanggal akuisisi tetapi diakui setelah tanggal
akuisisi: dan

p) Jumlah aset pajak tanaguhan dan alasan atau
bukti yang mendukung pengakuan atas aset
pajak tangguhan, apabila

(1) penggunaan aset pajak tangguhan
bergantung pada kondisi laba kena pajak
mendatang lebih besar dari laba
pembalikan perbedaan temporer kena
pajak yang telah ada: dan

(2) entitas mengalami kerugian padaperiode
kini atau periode sebelumnya yang
mengakibatkan diakuinya aset pajak
tangguhan terkait.

21)| Laba (Rugi) per Saham Dasar dan Dilusian
Yang harus diungkapkan antara lain :

a) jumlah yang digunakan sebagai pembilang h'/ Catatan 33
dalam penghitungan laba per saham dasar dan
dilusian, dan rekonsiliasi jumlah tersebut
terhadap laba atau rugi yang dapat diatribusikan
kepada entitas induk untuk periode tersebut.
Rekonsiliasi tersebut mencakup dampak
Individual dari setiap jenis Instrumen yang
mempengaruhi laba per saham,

b) jumlah rata-rata tertimbang saham biasayang
digunakan sebagai penyebut dalam v Catatan 33
penghitungan laba per saham dasar dan
dilusian, dan rekonsiliasi penyebut tersebut
Rekonsiliasi tersebut mencakup dampak
Individual dari setiap jenis instrumen yang
mempengaruhi laba per saham,

C) Instrumen (termasuk saham yang dapat
diterbitkan secara kontinjen) yang berpotensi v
mendilusi laba per saham dasar di masadepan,
namun tidak dimasukkan dalam penghitungan
laba per saham dilusian karena instrumen
tersebut bersifat antidilutif untuk periode sajian,

d) penjelasan transaksi saham biasa atautransaksi

Page 70 OCR 0.911
instrumen berpotensi saham biasa, selain yang
dihitung sesuai dengan SAK yang berlaku, yang
terjadi setelah periode pelaporan dan akan

secara signifikan mengubah jumlah saham biasa
atau instrumen berpotensi saham biasa yang
beredar pada akhir periode tersebut seandainya
Iransaksi dimaksud terjadi sebelum akhir periode
pelaporan, dan

8) laba per saham dasar dan dilusianuntuk operasi
yang dihentikan.

22)

Transaksi Pihak Berelasi
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Pengungkapan mengenai transaksi atausaldo
dengan pihak berelasi, yang jumlahnya:

(1) lebih dari Rp 1.000.000.000,00 (satu miliar
rupiah) untuk transaksi dengan orang atau
anggota keluarga terdekat, dan/atau

(2) lebih dari 0,5Y4 (nol koma lima perseratus)
dari modal disetor untuk transaksi dengan
entitas berelasi

b) terkait dengan transaksi dengan orang atau
anggota keluarga terdekat meliputi nama, sifat
dan hubungan dengan pihak berelasi serta
Inforrnasi tentang transaksi dan saldo dengan
pihak dimaksud,

C) terkait dengan transaksi dengan entitasberelasi
meliputi sifat dan hubungan dengan pihak-pihak
berelasi serta informasi mengenai transaksidan
saldo, termasuk komitmen, yang diperlukan
untuk memahami potensi dampak hubungan
tersebut

dalam laporan keuangan, paling kurang:

(1) Jumlah transaksi beserta persentasenya
terhadap total pendapatan dan beban
terkait,

(2) jumlah saldo beserta persentasenya
terhadap total Aset atau Llabilitas,
termasuk komitmen, dan:

(a) persyaratan dan ketentuannya,
termasuk apakah terdapat jaminan,
dan sifat imbalan yang akan diberikan,
untuk penyelesaian, dan

(b) rincian garansi yang diberikan atau
diterima.

(3) jumtah cadangan kerugian penurunan nilai,
beban cadangan kerugian penurunan nilai
secara individual dan kolektif, dan
penghapusan piutang terkait dengan
jumlah saldo piutang usaha dan piutang
pihak berelasi non-usaha, dan

Catatan 34

Catatan 34

Catatan 34

Catatan 34

Page 71 OCR 0.887
(4) alasan dan dasar pembentukan cadangan

kerugian penurunan nilai, jika dilakukan
pembentukan,

d) - pengungkapan yang disyaratkan sebagaimana
dimaksud dalam huruf a) dan b) v Catatan 34

dilakukan secara terpisah untuk masing-masing
kategori berikut:
(1) entitas induk,

(2) entitas dengan pengendalian bersamaatau
Pengaruh Signifikan lerhadap entitas,

(3) entitas anak,
(4) entitas asosiasi,

(5) Ventura Bersama dimanaentitas
merupakan venturer,

(8) personil manajemen kunci darientitas
pelapor atau entitas induknya: dan

(7) pihak-pihak berelasi lainnya.

2) seluruh kompensasi yang diberikan kepada
masing-masing anggota atau kelompokdireksi, V Catatan 38
komisaris, pemegang saham utama yang juga
sebagai karyawan, dan manajemen kunci
lainnya untuk masing-masing kategari berikut:

(1) imbalan kerja jangka pendek,
(2) imbalan pascakerja:
(3) imbalan kerja jangka panjang lainnya,
(4) pesangon pemutusan kontrak kerja, dan
(5) pembayaran berbasis saham.

? untuk entitas berelasi dengan pemerintah:

(1) nama entitas berelasi dengan pemerintah V
dan sifat hubungannya dengan
Perusahaan,

(2) sifat dan jumlah setiap transaksiyang
secara individual signifikan, dan

(3) untuk transaksi lainnya yang secara
kolektif, tetapi tidak secara individual,
signifikan, indikasi secara kuantitatifatau
kualitatif atas luasnya transaksitersebut.

23)| Aset dan Liabilitas dalam Mata Uang Asing

a) Mata uang asing yang dimaksud adalah mata h/ Catatan 37
uang selain mata uang fungsional.

b) Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) rincian aset dan liabilitas moneter dalammata
uang asing serta ekuivalennya dalam mata V Catatan 37
uang fungsional,

(2) posisi neto-dari aset dan liabilitas moneter V Catatan 37

Page 72 OCR 0.876
dalam mata uang asing,

(3) rincian kontrak valuta berjangka dan
ekuivalen dalam mata uang fungsional,

(4) jumlah selisih kurs yang diakui dalam laba
rugi, kecuali untuk selisih kurs yang timbul
pada instrumen keuangan yang diukurpada
Nilai wajar melalui laba rugi, dan

(5) selisih kurs neto diakui dalam pendapatan
komprehensif lain dan diakumulasikan dalam
komponen ekuitas yang terpisah, serta
Tekonsiliasi selisih kurs tersebut pada awal
dan akhir periode

Laporan lal
ma
komprehensif

24)

Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan
Yang harus diungkapkan antara lain :

a) untuk setiap rugi penurunan nilai yang diakur atau
dibalik selama periode tertentu untuk suatu aset
Individual, termasuk goodwill atau suatu unit
penghasil kas:

(1) peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan
pengakuan: atau pembalikan rugi penurunan
nilai,

(2) jumlah rugi penurunan nilai yang diakui dalam
laba, rugi selama periode tersebut dan unsur
laporan laba rugi komprehensif yang
didalamnya tercakup rugi penurunan nilai,

(3) jumlah pembalikan rugi penurunan nilai yang
diakui dalam laba rugi selama periode
tersebut dan unsur laporan laba rugi
komprehensif yang di. dalamnya tercakup rugi
penurunan nilai yang dibalik:

(4) goodwill yang telah diakul rugipenurunan
nilainya,

(5) jumiah-rugi penurunan nilai atas aset
revaluasian yang diakui dalam pendapatan
komprehensif lain selama periode tersebut,
dan

(6) jumlah pembalikan rugi penurunan nilai atas
aset revaluasian yang diakui dalam
pendapatan komprehensif lain selamaperiode
tersebut.

b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam
angka (1) dilakukan untuk setiapkelompok aset.

25)

Perubahan Estimasi Akuntansi, Perubahan
Kebijakan Akuntansi, dan Kesalahan

Periode Lalu
a) Perubahan Estimasi Akuntansi
Yang harus diungkapkan antara lain :

(1) sifat dan alasan perubahan estimasi
akuntansi,

(2) jumlah perubahan estimasi yang berdampak.

Page 73 OCR 0.897
pada periode berjalan, dan

(3) perkiraan dampak estimasi pada periode
mendatang, Dalam hal jumlah dampak
pada periode mendatang tidak praktis, fakta
tersebut harus diungkapkan

b) Perubahan Kebijakan Akuntansi
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) sifat dari perubahan kebijakan akuntansi,

(2) atasan penerapan kebijakan akuntansibaru
memberikan informasi yang andal dan
relevan:

(3) jumlah penyesuaian untuk periodeberjalan
dan setiap periode lalu sajian:

(a) setiap pos laporan keuangan yang
terpengaruh, dan
(b) laba per saham dasar dan dilusian,
(4) Jurnlah penyesuaian yang terkait dengan
periode-periode sebelum periode yang
disajikan, Dalam hal tidak praktis

dilakukan, maka diungkapkanalasannya,
dan

(5) keadaan yang membuat penerapan
retrospektif tidak praktis untuk suatu periode
tertentu atau untuk periode-periodesebelum
periode-periode tersebut disajikan dan
tanggal dimulainya perubahan kebijakan
akuntansi.

c) Kesalahan Periode Lalu
Yang harus diungkapkan antara lain
(1) sifat dari kesalahan periode lalu,
(2) Jumlah koreksi untuk setiap periode sajian:
(a) bagi setiap pos laporan keuangan: dan
(b) laba per saham dasar'dan dilusian,

(3) jumlah koreksi pada awal periode sajian
paling awal, dan

(4) keadaan yang membuat penerapan
retrospketif tidak praktis dilakukan dan
penjelasan mengenai cara dan waktu
dilakukannya koreksi apabila penyajian
kembali retrospektif tidak praktis.

26)| Kombinasi Bisnis v

a) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal
sebagai berikut untuk setiap kombinasi bisnis yang
terjadi selama periode pelaporan, yaitu:

(1) — namadan penjelasan tentang pihak yang
diakuisisi,

(2) tanggal akuisisi,

(3) biaya terkait akuisisi, di luar biayapenerbitan

Page 74 OCR 0.907
4)
(5)

(6)

ku)

(8)

(»

(10)

(11)

Efek utang dan Efek ekuitas, periode
berjalan, dan akumulasinya untuk masing:
masing kombinasi bisnis,

persentase kepentingan ekuitas berhak
suara yang diperoleh,

alasan utama untuk kombinasi bisnis dan
penjelasan tentang cara pihak pengakuisisi
memperoleh Pengendalian atas pihak yang
diakuisisi,

penjelasan kualitatif tentang faktor yang
membentuk goodwill yang diakui,

Nilai Wajar pada saat tanggal akuisisi atas
total imbalan yang dialihkan dan NilaiWajar
tanggal akuisisi untuk setiap kelompok
utama imbalan,

kesepakatan Imbalan kontinjensi danaset

indemnifikasi:

(a) jumlah yang diakul padatanggal
akuisisi,

(b) penjelasan tentang kesepakatan dan
dasar penentuan jumlah pembayaran,
dan

(ec) estimasi kisaran hasil (tidakdidiskonto)
atau, jika apabila kisaran tidak dapat
diestimasikan maka fakta dan alasan
mengapa kisaran tersebut tidak dapat
diestimasikan. Dalam hal jumlah
maksimum pembayaran tidak terbatas,
maka pihak pengakuisisi
mengungkapkan fakta tersebut,

Perusahaan harus mengungkapkan piutang
yang diperoleh berdasarkan kelompok
utama piutang, misalnya pinjaman yang
diberikan, sewa pembiayaan langsung, dan
kelompok piutang lain, yaitu sebagaiberikut:

(a) Nilai Wajarpiutang,
(b) jurnlah piutang bruto kontraktual: dan

(c) estimasi terbaik pada tanggal akuisisi
atas jumiah-arus kas kontraktual yang
diperkirakan tidak tertagih:

Jumlah yang diakui pada tanggal akuisisi
untuk setiap kelompok utama Aset yang
diperoleh dan Liabilitas yang diambil alih:

setiap Ilabilitas kontinjensi yang diakui pada
Nilai Wajar:
(a) uraian mengenai karakteristik

kewajibandan perkiraan saat arus
keluar sumber daya ekonomi terjadi,

(b) Indikasi ketidakpastian saat atau

Page 75 OCR 0.915
jumiah arus keluar tersebut. Dalam
hal diperlukan, Perusahaan harus
mengungkapkan asumsi utama yang
mendasari prakiraan peristiwa masa
depan, dan

(c) jumlah estimasi penggantian yang
akan diterima dengan menyebutkan
jumlah Aset yang telah diakui untuk
estimasi penggantian tersebut,

(12) dalam hal liabilitas kontinjensi tidak diakui

(13)

(14)

(15)

karena Nilai Wajarnya tidak dapat diukur
secara andal, maka pihak pengakuisisi
mengungkapkan:

(a) informasi sebagaimana dimaksud
dalam angka 33 huruf b) angka (4)
terkait perikatan dan kontijensi, dan

(b) alasan Liabilitas tidak dapatdiukur
secara andal,

dalam hal pembelian dengan diskon:

(a) jumlah keuntungan yang diakui dan
pos dalam laporan laba rugi
komprehensif dimana keuntungan
tersebut diakui, dan

(b) penjelasan tentang alasan transaksi
tersebut menghasilkan keuntungan,

setiap kombinasi bisnis dimana pihak
pengakuisisi memiliki kurang dari 1009
(seratus perseratus) dari kepentingan
@kuitas pihak yang diakuisisi padatanggal
akuisisi

ta) jumlah dari kepentingan
nonpengendali pada pihak yang
diakuisisi, yang diakui padatanggal
akuisisi dan dasar pengukurannya:
dan

(b) teknik penilaian dan input model
utama yang digunakan dalam
penentuan nilai tersebut, untuk setiap
kepentingan nonpengendali pada
pihak yang diakuisisi yang diukurpada
Nilai Wajar,

datam hal suatu kombinasi bisnis yang
dilakukan secara bertahap:

Ia) Nilai Wajar pada tanggal akuisisi atas
kepentingan ekuitas pihak yang
diakuisisi yang dimiliki oleh pihak
pengakuisisi segera sebelum tanggal
akuisisi, dan

(b) jumlah keuntungan atau kerugianyang
diakui sebagai hasil dari pengukuran
kembali Nilai Wajar dari kepentingan

Page 76 OCR 0.922
(16)

ekuitas pada pihak yang diakuisisi yang
dimiliki oleh pihak pengakuisisisebelum
kombinasi bisnis dan pos dalam
laporan laba rugi komprehensif untuk
mengakui keuntungan atau kerugian
tersebut,

Informasi sebagai berikut:

(a) jumlah pendapatan dan' laba atau rugi
dari pihak yang diakuisisi sejaktanggal
akuisisi yang dimasukkan dalam
laporan laba rugi komprehensif pada
periode pelaporan, dan

(b) pendapatan dan laba atau rugi dari
entitas hasil penggabungan untuk
periode pelaporan berjalan seolah-olah
tanggal akuisisi untuk semua kombinasi
bisnis yang terjadi selama tahun
berjalan telah diperhitungkan sejak
awal periode pelaporan

b) Terhadap kombinasi bisnis yang terjadi pada
periode sekarang dan periode sebelumnya,
Perusahaan yang menjadi pihak pengakuisisi
wajib mengungkapkan informasi berikut untuk
setiap kombinasi bisnis yang material atausecara
kolektif material:

Lg)

(2)

dalam hat akuntansi awal untuk kombinasi
bisnis belum selesai untuk Aset, Liabilitas,
kepentingan nonpengendall tertentu atau
jenis Imbalan dan jumlah yang diakuidalam
laporan keuangan kombinasi bisnis
sehingga ditentukan hanya bersifat
penyisihan, maka diungkapkan:

(a) alasan akuntansi-awal untuk kombinasi
bisnis belum selesai,

(b) Aset, Liabilitas, kepentingan ekuitas
atau jenis imbalan yang akuntansi
awalnya belum selesai, dan

(c) sifat dan Jumlah dari setiap
penyesuaian periode pengukuranyang
diakui selama periode pelaporan

setiap periode pelaporan setelah tanggal
akuisisi sampai dengan Perusahaan
mendapatkan, menjual atau kehilangan hak
atas aset imbalan kontinjensi, atau sampai
dengan Perusahaan menyelesaikanliabilitas
imbalan kontinjensi atau liabilitas tersebut
dibatalkan atau lewat waktu, maka
diungkapkan:

(a) setiap perubahan dalam jumlahyang
diakui, termasuk setiap perbedaan
yang timbul selama penyelesaian,

(b) setiap perubahan dalam kisaran hasil
(tidak didiskonto) dan alasan

Page 77 OCR 0.898
perubahan tersebut, dan

(Cc) teknik penilaian dan Input model utama
yang digunakan untuk mengukur
imbalan kontinjensi:

(3) labilitas kontinjensi yang diakui dalam
kombinasi bisnis, jika ada:

(4) rekonsiliasi atas nilai tercatat goodwill pada
awal dan akhir periode pelaporan,

(5) jumlah dan penjelasan dari setiap
keuntungan atau kerugianyang diakui pada
periode pelaporan yang:

(a) terkait dengan'aset teridentifikasi yang
diperoleh atau liabilitas yang diambil-
alih dalam kombinasi bisnis pada
periode pelaporan berjalan atau periode
pelaporan sebelumnya: dan

(b) ukuran, sifat, atau kejadian relevan
yang diungkapkan untuk memahami
laporan keuangan Perusahaan hasil
penggabungan,

C) pernyataan kesesuaian dengan peraturan
Bapepam dan LK dalam pelaksanaan transaksi
kombinasi bisnis, dan

d) Perusahaan harus mengungkapkan hal-haiberikut
secara keseluruhan, sehubungan dengan
perolehan atas entitas. anak dan unit bisnis lainnya
selama. suatu periode:

(1) jumlah harga yang dibayarkan:

(2) bagian dari harga yang merupakan Kasdan
Setara Kas,

(3) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas
anak atau bisnis lainnya apabila

Pengendalian diperoleh: dan

(4) jumlah aset dan liabilitas selain Kas dan
Setara Kas pada entitas anak atau bisnis
lainnya'apabila Pengendalian diperoleh,
diikhtisarkan berdasarkan kategori
utamanya.

27)| Segmen Operasi

Yang harus diungkapkan antara lain :

a) pengungkapan pada level segmen:
(1) informasi umum, yang terdiri dari:

(a) faktor-faktor yang digunakan oleh v Catatan 35
manajemen untuk mengidentifikasi
segmen dilaporkan: dan

(b) jenis produk dan jasa yang menghasilkan v Catatan 35
pendapatan dari setiap segmen
dilaporkan,

(2). informasi mengenai laba atau rugi segmen, Vv Catatan 35

Page 78 OCR 0.913
termasuk pendapatan dan beban tertentu,

aset segmen, dan fiabilitas segmen dari
segmen dilaporkan, serta dasar
pengukurannya,

(3) rekonsiliasi dari total pendapatan segmen, v Catatan 35
ukuran laba atau rugi segmen dilaporkan,
aset segmen, liabilitas segmen, dan unsur
segmen material lainnya terhadap jumlah
yang terkait dalam laporan keuangan
Perusahaan,

b) pengungkapan pada level entitas
(1) Informasi produk dan jasa

Pendapatan dari pelanggan eksternal untuk
setiap produk dan jasa atau setiap kelompok
produk dan jasa yang serupa.

(2) Informasi wilayah geografis

(a) Pendapatan dari pelanggan eksternal
yang diatribusikan kepada.

v Catatan 35

V Catatan 35

i. negara domisili Perusahaan: dan

il. semua negara asing secara total
dimana Perusahaan memperoleh
pendapatan. Dalam hal pendapatan
dari suatu negara asing secara
individual jumlahnya material,
pendapatan tersebut diungkapkan
secara terpisah, termasuk dasar
pengatribusian pendapatannya
kepada Negara tersebut secara
individual:

(b) Aset tidak lancar selain instrumen v Catatan 35
keuangan, aset pajak yang
ditangguhkan, aset imbalan pascakerja,
dan hak yang terjadI akibat kontrak
asuransi yang berlokasi di

Ii negara domisili Perusahaan, dan

Hi, semua negara asing secara total
dimana Perusahaan memiliki aset.

Dalam hal aset dari suatu negara
asing secara individual jumlahnya
Material, maka-aset tersebut
diungkapkan secara terpisah

(3) Informasi pelanggan utama v

Dalam hal pendapatan dari transaksi dengan
pelanggan eksternal tunggal mencapai 104
(sepuluh perseratus) atau lebih dari
pendapatan konsolidasi, Perusahaan harus
mengungkapkan:

ta) fakta,
(b) total pendapatan dari setiap pelanggan.

Page 79 OCR 0.913
dan

(Cc) Identitas segmen yang melaporkan
pendapatan tersebut,

28)

Operasi yang Dihentikan
a) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) uraian tentang alasan operasi dihentikan,

(2) uraian fakta dan keadaan daripenjualan,
atau yang mengarah kepada pelepasan
yang diharapkan, cara, dan waktu
pelepasan dari aset dan Ilabilitas operasi
yang dihentikan: dan

(3) pengaruh dari operasi yang dihentikan
terhadap segmen yang dilaporkan dan aset
tidak lancar atau kelompok lepasan disajikan
sesuai SAK yang berlaku,

b) Yang harus diungkapkan atas informasiterkait
dengan laba (rugi) operasi yang dihentikan,
antara lain:

(1). analisa atas jumlah tunggal yang disajikan
dalam taporan laba rugi komprehensif
meliputi:

la) pendapatan, beban, dan laba atau rugi
sebelum pajak dari operasi yang
dihentikan dan beban pajak penghasilan
yang terkait, dan

(b) laba atau rugi yang diakui dalam
pengukuran ke Nilai Wajar setelah
dikurangi biaya untuk menjual atau
pelepasan aset atau kelompok lepasan
yang terkait dengan operasi yang
dihentikan dan beban pajakpenghasilan
yang terkait:

(2) arus kas neto yang dapat diatribusikanpada
aktivitas operasi, investasi dan pendanaan
dari operasi yang dihentikan: dan

(3) Jurnlah penghasilan dari operasi yang
dilanjutkan dan operasi yangdihentikan yang
dapat diatribusikan pada pemilik entitas
Induk.

29)

Instrumen Derivatif selain Derivatif Melekat

a) Perusahaan wajib mengelompokkaninstrumen
derivatif sesuai dengan tujuannya, yaitu untuk
lindung nilai atau tujuan lainnya (non lindung
Nilai), seperti untuk tujuan spekulasi,

b) Perusahaan yang memiliki atau menerbitkan
Instrumen derivatif wajib mengungkapkan untuk
setiap kontrak instrumen derivatif dalam
kelompok klasifikasi lindung nilai dan kelompok
non lindung nilai:

(1) hakikat dan sifat dari transaksi, berupa
transaksi berjangka dalam bentukvaluta,

Page 80 OCR 0.898
bunga, komoditas atau lain-lain

(2) pihak lawan transaksi (counterparties): (3)
tanggal jatuh tempo,

(4) nilai keseluruhan kontrak dan Nilai Wajar
pada tanggal taporan posisi keuangan,

(5) beban atau Pendapatan padaperiode
pelaporan,

(S6) pos Aset dan/atau Liabilitas yangdilindung
nilai, dan

(7) persyaratan penting lainnya.
c) Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Hal-hal yang diperlukan untuk memahami
tujuan transaksi derivatif dan strategi untuk
mencapai tujuan tersebut:

(2) Kebijakan manajemen risiko untuk setiap
klasifikasi lindung nilai, terrnasuk penjelasan
mengenai Aset dan/atau Llabilitas dan jenis
transaksi yang dilindung nilaidan

(3) Bagi instrumen yang tidak dimaksudkan
sebagai suatu lindung nilai, disebutkan
tujuannya.

30)

Nilai Wajar Instrumen Keuangan

Yang harus diungkapkan untuk setiap kelompok aset
keuangan dan liabilitas keuangan antara lain:

a) Nilai Wajar setiap kelompok Aset dan Liabilitas
tersebut dengan cara yang memungkinkan untuk
dapat diperbandingkan dengan nilai tercatat dalam
laporan posisi keuangan, dan

b) hierarki, metode, dan asumsi signifikan yang
digunakan dalam menentukan Nilai Wajarasel
keuangan dan liabilitas keuangan.

Catatan 39

Catatan 39

37

Dividen
Yang harus diungkapkan antara Jain

8) Jumlah dividen dan dividen per saham yang telah
dideklarasikan dan dibayarkan sebagai distribusi
kepada pemilik pada periode pelaporan,

b) jumlah utang dividen untuk:

(1) periode pelaporan, dan
(2) periode sebelumnya,

C) jumlah dividen dan dividen per saham yang
diusulkan atau dideklarasikan setelah periode
pelaporan tetapi sebelum tanggal penyelesaian
laporan keuangan dan tidak diakui sebagai

Liabilitas kepada pemilik pada akhir periode
pelaporan, dan

6) jumlah dividen preferen kumulatif yang tidak diakui,

Page 81 OCR 0.892
32)

Bagian Partisipasi dalam Ventura Bersama
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) jumlah agregat dari liabilitas kontinjensidengan
jumlah liabilitas kontinjensi lainnya secara
terpisah:

b) jumlah agregat dari kornitmen modal terkait
dengan bagian partisipasinya dalam Ventura
Bersama secara terpisah dari komitmenlainnya,

€) daftar dan penjelasan bagian partisipasi dalam
Ventura Bersama yang signifikan dan bagian
partisipasi kepemilikan dalam pengendalian
bersama entitas, dan

d) dalam hal Ventura Bersama diakui dalam
pengendalian bersama entitas, agarditambahkan
pengungkapan tambahan tentang:

(1) metode yang digunakan untuk mengakui
bagian partisipasinya: dan

(2) jumlah agregat setiap aset lancar, aset tidak
lancar, liabiltas jangka pendek, liabilitas
jangka panjang, penghasilan dan beban
yang terkait dengan bagian partisipasinya
dalam Ventura Bersama

33)

Perikatan dan Kontinjensi

a) Perikatan
Yang harus diungkapkan antara lain
(1) perikatan yang meliputi.

(aj perjanjian sewa, keagenan dandistribusi,
bantuan. manajemen dan teknis, royalti,
dan lisensi, diungkapkan

| pihak-pihak yang terkaitdalam
perjanjian:
li. periode berlakunya perikatan:

iii. dasar penentuan kompensasidan
denda,

Iv jumlah beban atau pendapatanpada
periode pelaporan, dan v.
pembatasan-pembatasan lainnya:

(b) kontrak atau perjanjian yang
memerlukan penggunaan dana dimasa
yang akan datang, seperti:
pembangunan pabrik, perjanjian
pembelian, ikatan untuk investasi,
diungkapkan:

i pihak-pihak yang terkait dalam
perjanjian:

IL periode berlakunya perikatan:

iii nilai keseluruhan, mata uang, dan

Catatan 36

Page 82 OCR 0.914
(2)

(3)

(4)

bagian yang telah direalisasi, dan iv,
sanksi-sanksi'

pemberian jaminan atau garansi,

diungkapkan:

(a) pihak-pihak yang dijamin dan yang
menerima jaminan, yang dipisahkan
antara pihak berelasi dan pihak ketiga
untuk pihak yang dijamin,

(b) latar belakang dikeluarkannya jaminan,

(c) periode berlakunya jaminan: dan

(d) nilaijaminan:

fasilitas kredit yang belum digunakan,
misalnya fasilitas L/C, cerukan bank: dan

uraian mengenai sifat, jenis, jumlah dan
batasan-batasannya

b) Kontinjensi
Yang harus diungkapkan antara lain

(3)

(2)

(3)

ta)

perkara atau sengketa hukum, diungkapkan:
(a) pihak-pihak yang terkait,
(b) jumlah yang diperkarakan,

(c) latar belakang, isi dan statusperkaradan
pendapat hukum (legal opinion), dan

(d) dampak keuangan,

Peraturan Pemerintah yang berdampak
terhadap Perusahaan, misalnya masalah
lingkungan hidup, diungkapkan uraiansingkat
tentang peraturan dan estimasi dampak
keuangannya,

kemungkinan liabilitas pajak tambahan:

(a) jenis ketetapan atau tagihan pajak, jenis
pajak, tahun pajak serta jumlah pokok
dan denda atau bunganya, dan

(b) sikap Perusahaan terhadapketetapan
atau tagihan pajak (keberatan atau
banding),

peristiwa kontinjensi lainnya, yang

diungkapkan antara lain: (a) karakteristik

aset atau liabilitas kontinjensi,

(b) estimasi dari dampak keuangannya:

(Cc) indikasi tentang ketidakpastian yang
terkait dengan jumlah atau waktuarus
keluar sumber daya: dan

(d) kemungkinan penggantian olehpihak
ketiga.

34)

Khusus Industri Perkebunan Perkebunan Inti
Rakyat dan Plasma Yang harus diungkapkan antara

Page 83 OCR 0.901
lain:

a) Isi perjanjian kerjasama IR/Plasmaj
b) Pihak-pihak yang terkait dalam kerjasama,
C) Lokasi aset dan jangka waktu pengelolaan:

d) Hak dan liabilitas dari masing-masing pihak dalam
kerjasama.

€) Ketentuan tentang perbahan perjanjian kerjasama,
dan

? Isi perubahan perjanjian, jika ada
35)| Manajemen Risiko Keuangan

a) Perusahaan harus mengungkapkan informasiyang
memungkinkan para pengguna laporan keuangan
untuk mengevaluasi sifat dan luas risiko yang
timbul dari instrumen keuangan, serta kebijakan
dalam pengelolaan risiko, termasuk, namun tidak
terbatas pada risiko sebagai berikut:

(1) risiko kredit, antara lain ikhtisar analisis umur
aset keuangan yang belum jatuh tempo atau v Catatan 39
tidak mengalami penurunan nilai dan yang
lewat jatuh tempa pada akhir periode
pelaporan tetapi tidak mengalami penurunan
nilai:

(2) risiko likuiditas, antara lain:

(a) analisis jatuh tempo untuk liabilitas
keuangan derivatif dan nondenvatifyang
menunjukkan sisa jatuh tempo.
kontraktual yang bertujuan untuk
pemahaman terhadap periode arus kas:
dan

(b) deskripsi mengenai cara Perusahaan v Catatan 39
mengelola risiko likuiditas:

(3) risiko pasar, antara lain analisis sensitivitas v
untuk setiap jenis risiko. pasar dimana entitas
terdampak pada akhir periode pelaporan,
yang menunjukkan dampak perubahan pada
variabel risiko. yang relevan pada tanggal
tersebut terhadap laba rugi dan ekultas:dan

(4) risiko lainnya yang dimilikt oleh Perusahaan. v Catatan 39

b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam
huruf a) terdiri dari pengungkapan kualitatif dan
pengungkapan kuantitatif untuk setiap jenisrisiko
yang timbul dari instrumen keuangan.

36)| Khusus Industri Perbankan v
a) Rasio Kecukupan Modal (Capital Adeguacy
Ratio)

v Catatan 39

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian perhitungan dan jumlah rasio
kecukupan modal pada tanggal laporan posisi

Page 84 OCR 0.906
keuangan:

(2) Posisi CAR minimum berdasarkan peraturan
Bank Indonesia, dan

(3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan
CAR:

b) Posisi Devisa Neto
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian perhitungan dan posisi devisa neto
menurut jenis mata uang pada tanggal
laporan posisi keuangan,

(2) Posisi devisa neto maksimum berdasarkan
peraturan Bank Indonesia,

(3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan
posisi devisa neto,
C) Jaminan Pemerintah terhadap Liabilitas
Pembayaran Bank Umum

Yang harus diungkapkan antara lain dasar hukum
yang melandasi jaminan atas dana pihak ketiga di
bank.

d) Aktivitas Fiduciary

Yang harus diungkapkan antara lain uraian
masing-masing aktivitas fiduciaryyang meliputi
jasa kustodian, wali amanat, pengelolaan investasi
Gan reksadana.

37)| Kuasi-Reorganisasi V

Yang harus diungkapkan antara lain uraian mengenal
kegiatan kuasi-reorganisasi. yang meliputi:

a) Jumlah saldo negatif yang dieliminasi dalam
laporan posisi keuangan dan jumlah tersebut
disajikan selama tiga tahun berurutan sejak
kuasl-reorganisasi,

b) Status going concern perusahaan dan rencana
manajemen dan pemegang saham setelah kuasi-
reorganisasi yang menggambarkan prospek
usaha di masa mendatang,

Cc) Penyajian laporan posisi keuangansebelum,
pada saat dan sestidah kuasi-reorganisasi:

d) Rincian dari jumlah yang membentuk akunselisih
penilaian Aset dan liabilitas sebelum digunakan
untuk mengeliminasi defisit, dan

e) Keterangan tentang tanggal terjadinya kuasi-
reorganisasi pada akun saldo labadalam laporan

posisi keuangan untuk jangka waktu 10 tahun ke
depan sejak kuasi- reorganisasi.

38)| Pengelolaan Modal v

Page 85 OCR 0.904
Yang harus diungkapkan antara lain :

a) Informasi kualitatif tentang tujuan, kebijakan, dan
proses Perusahaan dalam mengelola
permodalannya. termasuk:

(1) deskripsi tentang bagian yang dikelolasebagai
modal,

(2) sifat persyaratan dan implementasinyadalam
hal Perusahaan diharuskan untuk memenuhi
persyaratan permodalan yang disyaratkan
oleh pihak eksternal, dan

(3) cara Perusahaan memenuhi tujuannya dalam
mengelola permodalannya,

b) ringkasan data kuantitatif tentang bagian yang
dikelola sebagai modal,

C) setiap perubahan pada angka a) dan angka b) dari
periode sebelumnya,

d) pernyataan atas kepatuhan terhadap setiap
persyaratan permodalan dari pihak eksternal (jika
ada), Jan

@) konsekuensi dari ketidakpatuhan persyaratan

permodalan dari pihak eksternal, apabilaterjadi
ketidakpatuhan.

38)

Transaksi Nonkas
Yang harus diungkapkan antara lain

Transaksi pada aktivitas investasi dan pendanaan
yang tidak memerlukan penggunaan Kas dan Setara
Kas yang:tidak termasuk dalam laporan arus kas,

Transaksi tersebut antara lain berupa perolehan Aset
secara kredit atau sewa pembiayaan, akulsisi melalui
penerbitan saham, dan konversi utang menjadi modal

40)

Pembayaran Berbasis Saham
Yang harus diungkapkan antara lain :

a) rincian jumlah Liabilitas atas pembayaran
berbasis saham baik untuk jangkapendek
ataupun jangka panjang:

b) penjelasan mengenai setiap jenis perjanjian
pembayaran berbasis saham yang ada pada
suatu periode, termasuk syarat dan ketentuan
umum setiap perjanjian, seperti kondisivesting,
jangka waktu maksimum atas opsi yang
diberikan, dan metode penyelesaian,

c)  jumlah'dan rata-rata tertimbang harga eksekusi
Opsi saham untuk setiap kelompok opsisaham,

d) untuk opsi saham yang dieksekusi selama
periode, rata-rata tertimbang harga saham pada
tanggal eksekusi atau selarna periode pelaporan:

e) kisaran harga eksekusi dan rata-ratatertimbang
sisa umur kontrak untuk opsi saham yang

Page 86 OCR 0.913
beredar pada akhir periode,

penentuan Nilai Wajar dengan mengungkapkan
paling kurang hal-hat sebagai berikut:

(1) “opsi yang diberikan selama suatu periode,
rata-rata tertimbang Nilai Wajar opsi
lersebut pada tanggal pengukuran dan
informasi tentang bagaimana Nilai Wajar
tersebut diukur, dan

(2) jumlah dan rata-rata tertimbang nilaiwajar
instrumen ekuitas tersebut pada tanggal
pengukuran, dan informasi tentang
pengukuran Nilai Wajar tersebut urituk
instrumen ekuitas lain yang diberikan
selama suatu periode (yaitu selain opsi
saham),

9) dampak transaksi pembayaran berbasissaham
terhadap laba rugi Perusahaan dalam suatu
periode dan terhadap posisi keuangannya

41) Khusus Industri Asuransi: v

a) Analisis kekayaan dan Perhitungan Batas Tingkat
Solvabilitas Yang harus diungkapkan antara lain

(1) Analisis Kekayaan,
(2) Perhitungan batas tingkat solvabilitas:

(3) Batas tingkat solvabilitas yang harus
dipenuhi,

(4) Tingkat solvabilitas yang dicapai
perusahaan per tanggal pelaporan) dan

(5) .Jumiah investasi yang diperkenankandalam
perhitungan solvabilitas.

42)| Aset Liabilitas dan Hasil Usaha Program Asuransi vV
Syariah

Hal-hal yang harus diungkapkan:

a) Ijin Menteri Keuangan atas pendirian unit Asurans|
Syariah,
b) Jenis Akad Asuransi Syariah,

c) Rincian Aset, Liabilitas, Pendapatan, Beban,dan
Laba Usaha Unit Asuransi Syariah, dan

d) Zakat
43)| Informasi Penting Lainnya v

Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah
dan dampak dari:

a) Kontrak reasuransi,

b) Perjanjian penting dan Ikatan lainnya,

c) Rasio keuangan penting:

d) Pendapatan, beban dan hasil underwriting, dan

Page 87 OCR 0.903
2) Peristiwa atau keadaan yang mempengaruhi
kinerja atau kelangsungan hidup perusahaan.

44)

Khusus Industri Kehutanan :
a) Rincian volume penjualan kayu bulat (jenis kayu),

b) Pemenuhan Iiabilitas terhadap negara sepertiDR,
IHH, BPPHH, IHPH dan juran wajib lainnya,

Cc) Realisasi kegiatan dan biaya yang berhubungan
dengan pelaksanaan penanaman kembali hutan
alam (TPTI, pembinaan dan perlindungan hutan,
penanaman tanah kosong dan usaha lainnya
untuk kelestarian alam),

d) Realisas| jenis kegiatan sehubungan pelaksanaan
Bina desa hutan dan biayanya,

e) Khusus HTI, diungkapkan realisasi anggarandan
penanaman pada periode berjalan dan
akumulasinya, dan

? Sehubungan dengan pembangunan saranadan
prasarana

(1) Realisasi pembangunan jalan danjembatan
serta pemeliharaannya, dan

(2) Jenis jalan yang dibangun padaperiode
berjalan dan akumulasinya,

45)

Peristiwa Setelah Periode Pelaporan
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) dalam hal Perusahaan menerimna informasi
setelah periode pelaporan tentang kondisi yang
ada pada akhir periode pelaporan, maka
Perusahaan memutakhirkan pengungkapan
kondisi tersebut sesuai dengan informasiterkini,
dan

contoh peristiwa setelah periode pelaporan yang
mensyaratkan entitas untuk menyesuaikan
jumlah yang diakui dalam laporan keuangannya,
atau untuk mengakui peristiwa yang sebelurnnya
tidak diakui:

b) dalam hal terdapat peristiwa nonpenyesuaiyang
material setelah periode pelaporan, maka
Perusahaan mengungkapkan uraian peristiwa,
misalnya:

(1) tanggal terjadinya:
(2) sitat peristiwa, dan
(3) estimasiratas dampak keuangan, atau

pernyataan dan alasan bahwaestimasi
tersebut tidak dapat dibuat.

2

Perkembangan Terakhir Standar Akuntansi
Keuangan dan Peraturan yang Terkait dengan

Page 88 OCR 0.897
Aktivitas Perusahaan

Dalam hal Perusahaan belum menerapkan suatu SAK
dan/atau peraturan yang terkait dengan aktivitas
Perusahaan, yang telah. diterbitkan tetapi belum efektif
bertaku, Yang harus diungkapkan antara lain:

8) Judul SAK dan jenis peraturan baru tersebut,

b) sifat dari perubahan yang belum berlaku efektif
atau perubahan kebijakan akuntansi,

Cc). penerapan SAK dan peraturan baru tersebut
disyaratkan, dan

d) pembahasan mengenai dampak penerapan awal
SAK dan peraturan baru atas laporan keuangan
atau pernyataan manajemen bahwa dampak
tersebut tidak dapat diketahui atau diestimasi
secara wajar.

Catatan2a

Catatan 2a

Catatan 22

Catatan 2a

47)| Reklasifikasi

3) Dalam hal Perusahaan mengubah penyajianatau
pengklasifikasian pos-pos dalam laporan
keuangan, maka Perusahaan harus
mengungkapkan antara lain:

(1) sifat reklasifikasi,

(2) jumlah masing-masing pos atau gabungan
beberapa pos yang direklasifikasi, dan

(3) alasan reklasifikasi

b) Dalam hal reklasifikasi jumlah komparatif tidak
praktis untuk dilakukan, maka Perusahaanharus
mengungkapkan:

(1) alasan tidak mereklasifikasi jumlah tersebut:
dan

(2) sifat penyesuaian yang akan dilakukanjika
Jumtah tersebut direklasifikasi

48)| Hibah Pemerintah

Setiap Hibah Pemerintah yang diterima, Perusahaan
harus mengungkapkan hal-hal sebagai berikut:

a) sifat dan luas Hibah Pemerintah yang diakui
dalam laporan keuangan dan indikasi bentuk lain
dari bantuan pemerintah, dan

b) kondisi yang belum terpenuhi dan kontinjensi lain
yang melekat atas bantuan pemerintah yang telah

49)| Rekonsiliasi antara SAK dengan Standar
Akuntansi di Negara Lain

a) Ketentuan ini berlaku bagi Perusahaanyang
menyusun laporan keuangan dengan
menggunakan standar akuntansi selain SAK
untuk memenuhi persyaratan otoritas pasar
modal di negara lain atau dalam rangka
penawaran Efek di negara lain,

Page 89 OCR 0.882
b) Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) ringkasan perbedaan SAK denganstandar
akuntansi di negara lain:

(2) rekonsiliasi pos-pos yang berbedauntuk
laporan posisi keuangan beserta
penjelasannya: dan

(3) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk
laporan taba rugi komprehensif beserta
penjelasannya.

Cc) Dalam hal Perusahaan dipersyaratkan oleh
otoritas pasar modal di negara lain untuk
melakukan pengungkapan tambahan mengikuti
ketentuan yang beriaku di Negara tersebut,
maka pengungkapan tersebut wajib ditambahkan
dalam laporan keuangan.

50)| Informasi Penting Lainnya v

Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, Jumlah
dan dampak dari peristiwa atau keadaan tertentu yang
mempengaruhi kinerja perusahaan, seperti peristiwa!
keadaan yang mempengaruhi kelangsungan hidup.
perusahaan.

PT Indonesia Prima Property Tbk

ena)

Hartono
keveraur

File

File Open PDF
Source IDX
Size4.27 MB
Published27 Mar 2025
Pages89
Characters149,483
Text sourceOCR
OCR confidence0.905

Names mentioned 11 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org INDONESIA PRIMA PROPERTY Tbk p.1 ×5
unresolved org Kantor Akuntan Publik Kantor Akuntan Publik Liana Ramon Xenia & Rekan p.1
unresolved org Kantor Akuntan Publik Imelda & Rekan p.1
unresolved org Kantor Akuntan Publik Imelda p.1
unresolved org Bapepam-LK p.2 ×2
unresolved org Menteri Keuangan p.4 ×2
unresolved org Bank Indonesia p.10 ×13
unresolved org Bank Lain Ba Ta p.10
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia p.58
unresolved org Bank Indonesia'dan Bank p.63
unresolved org Bapepam p.77 ×2

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 8

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result