Back to announcement
20250327_SMFP_Laporan Informasi dan Fakta Material_31871885_lamp2.pdf
Financial statement Text extracted SMFPSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 36
Page 1
Nomor : S-0817/DIR/SMF/III/2025 Jakarta, 27 Maret 2025 Lampiran : 1 set Kepada Yth. Direksi PT Bursa Efek Indonesia Stock Exchange Building, Tower I Jl. Jend. Sudirman Kav.52-53 Jakarta 12190 U.P : Bapak I Gede Nyoman Yetna Setia, Direktur Penilaian Perusahaan Perihal : Laporan Keuangan Tahunan (Audited) EBA-SP SMF-BTN08 Periode yang berakhir 31 Desember 2024 Berdasarkan Ketentuan III.1.1.5.1. Peraturan Bursa Nomor I-E tentang Kewajiban Penyampaian Informasi yang mengatur batas waktu penyampaian Laporan Keuangan Interim, bersama ini kami sampaikan: 1. Laporan Keuangan Tahunan (Audited) EBA-SP SMF-BTN08 periode yang berakhir 31 Desember 2024. 2. Copy bukti publikasi Laporan Keuangan Tahunan (Audited) EBA-SP SMF-BTN08 periode yang berakhir 31 Desember 2024 yang diterbitkan pada tanggal 27 Maret 2025 di harian berskala nasional Investor Daily. Demikian disampaikan. Atas perhatian dan kerjasamanya kami ucapkan terima kasih. PT Sarana Multigriya Finansial ( Persero ) PT Sarana Multigriya Finansial ( Persero ) Ditandatangani secara elektronik oleh : Ditandatangani secara elektronik oleh : Heliantopo Harya Narendra Direktur Bisnis Kepala Divisi Manajemen Kredit "Layanan Pengaduan Pemangku Kepentingan dan Whistle Blowing System: Apabila terdapat pegawai SMF yang menerima/meminta gratifikasi dan suap dapat dilaporkan melalui https://wbs.smf-indonesia.co.id/ dan/atau terdapat keluhan dapat disampaikan melalui surat elektronik stakeholder.care@smf-indonesia.co.id."
Page 2
13 IKLAN KAMIS, 27 MARET 2025
EFEK BERAGUN ASET BERBENTUK SURAT PARTISIPASI EFEK BERAGUN ASET BERBENTUK SURAT PARTISIPASI
SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL - BANK MANDIRI 01 SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL - BANK TABUNGAN NEGARA 06
(EBA-SP SMF-BMRI01) (EBA-SP SMF-BTN06)
LAPORAN KEUANGAN LAPORAN KEUANGAN
LAPORAN POSISI KEUANGAN LAPORAN LABA RUGI DAN PENDAPATAN KOMPREHENSIF LAIN LAPORAN POSISI KEUANGAN LAPORAN LABA RUGI DAN PENDAPATAN KOMPREHENSIF LAIN
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2024 dan 2023 Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2024 dan 2023 Untuk Tahun-tahun yang berakhir pada 31 Desember 2024 dan 2023 Untuk Tahun-tahun yang berakhir pada 31 Desember 2024 dan 2023
(Dalam Rupiah) (Dalam Rupiah) (Dalam Rupiah) (Dalam Rupiah)
2024 2023 2024 2023 2024 2023 2024 2023
Aset Pendapatan Investasi Aset Pendapatan Investasi
Kas dan Setara Kas 8.384.804.094 9.847.007.015 Bunga 5.046.085.779 9.045.284.337 Kas dan Setara Kas 45.416.395.544 46.000.248.337 Pendapatan Bunga 32.605.414.769 44.810.641.474
Rekening Titipan 186.335.440 498.489.250 Denda Keterlambatan 54.496.151 90.007.525 Rekening Titipan 1.539.196.661 4.402.418.074 Pendapatan Denda Keterlambatan 565.361.505 698.483.378
Piutang Kredit Pemilikan Rumah 28.284.557.259 53.026.609.046 Jumlah Pendapatan Investasi 5.100.581.930 9.135.291.862 Piutang Kredit Pemilikan Rumah 174.264.760.185 249.936.468.539 Jumlah Pendapatan Investasi 33.170.776.274 45.509.124.852
Pajak Dibayar di Muka 146.229.177 296.799.844 Piutang Bunga 80.156.712 -
Beban Investasi
Aset Pajak Tangguhan 48.622.843 63.858.748 Piutang Lain-lain 125.607.414 1.427.951.512 Beban Investasi
Bunga EBA Kelas A 407.472.801 3.028.903.317
Pajak Dibayar di Muka 546.569.577 546.569.577
Jumlah Aset 37.050.548.813 63.732.763.903 Beban Jasa Penunjang 1.102.184.526 1.360.910.238 Beban Bunga Kelas A 11.449.555.456 17.516.765.722
Aset Pajak Tangguhan 240.228.004 180.091.965
Beban Lain-lain 23.254.772 23.322.672 Beban Jasa Penunjang 9.117.982.042 11.855.017.047
Liabilitas dan Aset Bersih Jumlah Aset 222.212.914.097 302.493.748.004 Beban Penyisihan Piutang 273.345.631 363.342.404
Jumlah Beban Investasi 1.532.912.099 4.413.136.227
Liabilitas Liabilitas dan Aset Bersih Lain-lain 246.595.431 12.864.000
Pendapatan/(Beban) Lain-lain
Utang Bunga - 132.512.881 Liabilitas Jumlah Beban Investasi 21.087.478.560 29.747.989.173
Penyisihan (Pemulihan) Piutang KPR (69.254.112) 187.450.661
Utang Pajak 62.791.855 83.693.251 Utang Bunga Kelas A 835.690.768 1.352.919.786
Jumlah Pendapatan/(Beban) Lain-lain (69.254.112) 187.450.661
Biaya yang Masih Harus Dibayar 219.132.666 255.789.897 Utang Pajak 1.477.780.820 317.778.046 Laba Sebelum Pajak Penghasilan 12.083.297.714 15.761.135.679
Utang Sertifikat EBA-SP Kelas A - 15.418.434.792 Laba Sebelum Pajak Penghasilan 3.636.923.943 4.534.704.974 Biaya yang Masih Harus Dibayar 1.041.111.280 1.519.900.349
Utang Lain-lain 252.494.704 614.678.512 Manfaat/(Beban) Pajak Penghasilan Utang Sertifikat EBA-SP Kelas A 132.241.176.448 214.088.405.556
Manfaat (Beban) Pajak Penghasilan
Pajak Kini (409.493.643) (753.502.256) Utang Lain-lain 3.044.788.990 4.402.418.074
Jumlah Liabilitas 534.419.225 16.505.109.333 Pajak Kini (2.431.114.958) (3.296.990.520)
Pajak Tangguhan (15.235.905) 41.239.145 Jumlah Liabilitas 138.640.548.306 221.681.421.811 Pajak Tangguhan 60.136.039 79.935.329
Aset Bersih Jumlah (Manfaat)/Beban Pajak Aset Bersih Jumlah Beban Pajak Penghasilan (2.370.978.919) (3.217.055.191)
Penghasilan (424.729.548) (712.263.111) Sertifikat EBA-SP Kelas B 54.266.543.015 54.266.543.015
Sertifikat EBA-SP Kelas B 32.574.246.293 43.500.134.976 Laba Tahun Berjalan 9.712.318.795 12.544.080.488
Saldo Laba 3.941.883.295 3.727.519.594 Laba Periode Berjalan 3.212.194.395 3.822.441.863 Saldo Laba 29.305.822.776 26.545.783.178
Jumlah Aset Bersih 36.516.129.588 47.227.654.570 Penghasilan Komprehensif Lain - - Jumlah Aset Bersih 83.572.365.791 80.812.326.193 Penghasilan Komprehensif Lain - -
Jumlah Liabilitas dan Aset Bersih 37.050.548.813 63.732.763.903 Laba Komprehensif Periode Berjalan 3.212.194.395 3.822.441.863 Jumlah Liabilitas dan Aset Bersih 222.212.914.097 302.493.748.004 Laba Komprehensif Tahun Berjalan 9.712.318.795 12.544.080.488
LAPORAN PERUBAHAN ASET BERSIH LAPORAN ARUS KAS LAPORAN PERUBAHAN ASET BERSIH LAPORAN ARUS KAS
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2024 dan 2023 Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2024 dan 2023 Untuk Tahun-tahun yang berakhir pada 31 Desember 2024 dan 2023 Untuk Tahun-tahun yang berakhir pada 31 Desember 2024 dan 2023
(Dalam Rupiah) (Dalam Rupiah) (Dalam Rupiah) (Dalam Rupiah)
Sertifikat Saldo Laba Jumlah Aset 2024 2023 Sertifikat Saldo Laba Jumlah Aset 2024 2023
EBA-SP Kelas B Bersih EBA-SP Kelas B Bersih
Arus Kas dari Aktivitas Operasi Arus kas dari Aktivitas Operasi
Saldo Per 1 Januari 2023 43.500.134.976 3.962.162.925 47.462.297.901 Saldo Per 1 Januari 2023 54.266.543.015 21.056.353.282 75.322.896.297
Penerimaan piutang kredit pemilikan rumah 24.880.560.011 42.454.138.645 Penerimaan piutang kredit pemilikan rumah 75.398.362.723 100.136.369.790
Penyesuaian - (2.779.932) (2.779.932) Penerimaan bunga dan denda keterlambatan 4.978.447.209 90.007.525 Penerimaan bunga dan denda KPR 33.302.795.716 44.616.017.036
Dividen/Bunga Sertifikat
Saldo Per 1 Januari 2023 Penerimaan bunga deposito dan jasa giro 52.880.609 77.511.669 Penerimaan bunga deposito dan jasa giro 1.090.167.944 940.181.788
Penerimaan restitusi pajak - (19.476.411) Pembayaran jasa penunjang (9.596.771.111) (12.893.752.842)
setelah penyesuaian 43.500.134.976 3.959.382.993 47.459.517.969 Kelas B (Catatan 12) - (7.054.650.592) (7.054.650.592)
Pembayaran jasa penunjang (1.138.841.757) (1.424.924.695) Pembayaran pajak (1.271.112.184) (4.423.368.931)
Distribusi EBA-SP Kelas B Pembayaran pajak (279.824.372) (810.069.098) Pembayaran lain-lain (246.595.431) (1.381.412.119)
(Catatan 10) - (4.054.305.262) (4.054.305.262) Pembayaran lain-lain (23.254.772) (807.200) Laba Komprehensif Tahun Berjalan - 12.544.080.488 12.544.080.488
Arus Kas Bersih yang Diperoleh dari
Laba Komprehensif Arus Kas Bersih yang Diperoleh dari Aktivitas Operasi 98.676.847.657 126.994.034.722
Saldo Per 31 Desember 2023 54.266.543.015 26.545.783.178 80.812.326.193
Periode Berjalan - 3.822.441.863 3.822.441.863 Aktivitas Operasi 28.469.966.928 40.366.380.435
Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan
Saldo Per 31 Desember 2023 43.500.134.976 3.727.519.594 47.227.654.570 Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan Pembayaran pokok EBA-SP Kelas A (81.847.229.108) (101.913.015.586)
Pembayaran pokok utang EBA-SP Kelas A (15.418.434.792) (34.893.715.250) Pembayaran bunga EBA-SP Kelas A (11.966.784.474) (18.160.799.361)
Saldo Per 1 Januari 2024 43.500.134.976 3.727.519.594 47.227.654.570 Pembayaran pokok utang EBA-SP Kelas B (10.925.888.683) - Pembayaran distribusi kepada pemegang
Pembayaran bunga EBA-SP Kelas A (539.985.682) (3.328.795.414) Saldo Per 1 Januari 2024 54.266.543.015 26.545.783.178 80.812.326.193
Distribusi EBA-SP Kelas B EBA-SP Kelas B (6.952.279.197) (7.054.650.592)
Pembayaran bunga EBA-SP Kelas B (2.997.830.694) (4.057.085.194) Pembayaran Utang Lain-lain 1.505.592.329 (5.507.293.151)
(Catatan 10) - (2.997.830.694) (2.997.830.694) Penerimaan/(pembayaran) utang lain-lain (50.029.998) 47.254.999 Dividen/Bunga Sertifikat
Pembayaran Pokok Sertifikat Arus Kas Bersih yang Digunakan untuk
Arus Kas Bersih yang Digunakan untuk
Kelas B (10.925.888.683) - (10.925.888.683) Kelas B (Catatan 12) - (6.952.279.197) (6.952.279.197) Aktivitas Pendanaan (99.260.700.450) (132.635.758.690)
Aktivitas Pendanaan (29.932.169.849) (42.232.340.859)
Penurunan Bersih Kas dan Setara Kas (583.852.793) (5.641.723.968)
Laba Komprehensif Penurunan Bersih Kas dan Setara Kas (1.462.202.921) (1.865.960.424)
Laba Komprehensif Tahun Berjalan - 9.712.318.795 9.712.318.795
Periode Berjalan - 3.212.194.395 3.212.194.395 Kas dan Setara Kas pada Awal Periode 9.847.007.015 11.712.967.439 Kas dan Setara Kas pada Awal Tahun 46.000.248.337 51.641.972.305
Saldo Per 31 Desember 2024 32.574.246.293 3.941.883.295 36.516.129.588 Kas dan Setara Kas pada Akhir Periode 8.384.804.094 9.847.007.015 Saldo Per 31 Desember 2024 54.266.543.015 29.305.822.776 83.572.365.791 Kas dan Setara Kas pada Akhir Tahun 45.416.395.544 46.000.248.337
Penerbit, Pendukung Kredit & Penata Sekuritisasi Kreditur Asal & Penyedia Jasa Wali Amanat & Bank Kustodian Penerbit, Pendukung Kredit & Penata Sekuritisasi Kreditur Asal & Penyedia Jasa Wali Amanat & Bank Kustodian
PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.
Berdasarkan hasil audit Kantor Akuntan Publik Arif & Glorius, Laporan Keuangan Efek Beragun Aset Surat Partisipasi Sarana Multigriya Finansial Bank Mandiri Nomor 1 Berdasarkan hasil audit Kantor Akuntan Publik Arif & Glorius, Laporan Keuangan Efek Beragun Aset Surat Partisipasi Sarana Multigriya Finansial Bank Tabungan Negara Nomor
(“EBA-SP SMF-BMRI01) disajikan secara wajar, dalam semua hal yang material, posisi keuangan EBA-SP SMF-BMRI01 per 31 Desember 2024, serta kinerja keuangan dan arus 06 (“EBA-SP SMF-BTN06”) disajikan secara wajar, dalam semua hal yang material, posisi keuangan EBA-SP SMF-BTN06 per 31 Desember 2024, serta kinerja keuangan dan arus
kasnya untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024, sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia. kasnya untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024, sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia.
Jakarta, 27 Maret 2025 Jakarta, 27 Maret 2025
Penerbit Wali Amanat & Bank Kustodian Penerbit Wali Amanat & Bank Kustodian
PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.
Heliantopo Arie Sus Miyanti Heliantopo Tjandraningrum
Direktur Sekuritisasi & Pembiayaan Executive Vice President Direktur Sekuritisasi & Pembiayaan Vice President
EFEK BERAGUN ASET BERBENTUK SURAT PARTISIPASI EFEK BERAGUN ASET BERBENTUK SURAT PARTISIPASI
SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL - BANK TABUNGAN NEGARA 07 SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL - BANK TABUNGAN NEGARA 08
(EBA-SP SMF-BTN07) (EBA-SP SMF-BTN08)
LAPORAN KEUANGAN LAPORAN KEUANGAN
LAPORAN POSISI KEUANGAN LAPORAN LABA RUGI DAN PENDAPATAN KOMPREHENSIF LAIN LAPORAN POSISI KEUANGAN LAPORAN LABA RUGI DAN PENDAPATAN KOMPREHENSIF LAIN
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2024 dan 2023 Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2024 dan 2023 Untuk Tahun-tahun yang berakhir pada 31 Desember 2024 dan 2023 Untuk Tahun-tahun yang berakhir pada 31 Desember 2024 dan 2023
(Dalam Rupiah) (Dalam Rupiah) (Dalam Rupiah) (Dalam Rupiah)
2024 2023 2024 2023 2024 2023 2024 2023
Aset Pendapatan Investasi Aset Pendapatan Investasi
Kas dan Setara Kas 19.676.042.316 17.495.781.465 Pendapatan Bunga 47.926.182.279 60.357.731.090 Kas dan Setara Kas 19.747.385.144 16.595.814.496 Pendapatan Bunga 66.867.712.332 39.093.633.814
Rekening Titipan 5.521.293.838 7.290.092.514 Pendapatan Denda Keterlambatan 446.992.133 446.624.049 Rekening Titipan 6.768.023.725 8.665.866.969 Pendapatan Denda Keterlambatan 594.860.214 350.501.375
Piutang Kredit Pemilikan Rumah 286.224.132.719 372.821.515.460 Jumlah Pendapatan Investasi 48.373.174.412 60.804.355.139 Piutang Kredit Pemilikan Rumah 440.308.674.754 542.014.983.613 Jumlah Pendapatan Investasi 67.462.572.546 39.444.135.189
Piutang Lain-lain 933.634.091 1.019.120.496 Piutang Lain-lain - 4.688.514.597
Beban Investasi Beban Investasi
Aset Pajak Tangguhan 130.768.970 53.407.521 Aset Pajak Tangguhan 178.743.841 513.519
Beban Bunga 23.408.691.079 31.163.717.384 Beban Bunga 30.823.008.336 9.625.720.005
Jumlah Aset 312.485.871.934 398.679.917.456 Beban Jasa Penunjang 23.870.752.760 18.370.453.298
Beban Jasa Penunjang 10.082.182.155 15.370.261.133 Jumlah Aset 467.002.827.464 571.965.693.194
Beban Lain-lain 23.758.173 252.900
Liabilitas dan Aset Bersih Beban Penyisihan Piutang 594.404.411 242.761.458
Liabilitas dan Aset Bersih Jumlah Beban Investasi 54.717.519.269 27.996.426.203
Liabilitas Beban Lain-lain 143.170.327 1.573.400
Liabilitas
Utang Bunga 263.124.662 357.271.363 Jumlah Beban Investasi 34.228.447.972 46.778.313.375 Pendapatan/(Beban) Lain-lain
Utang Bunga 290.531.452 367.146.672 Penyisihan Piutang KPR (810.137.829) (2.334.175)
Utang Pajak 1.004.206.433 3.077.743.680 Laba Sebelum Pajak Penghasilan 14.144.726.440 14.026.041.764 Utang Pajak 1.138.534.208 2.320.515.282
Biaya yang Masih Harus Dibayar 721.689.029 834.177.682 Jumlah Pendapatan/(Beban) Lain-lain (810.137.829) (2.334.175)
Manfaat/(Beban) Pajak Penghasilan Biaya yang Masih Harus Dibayar 822.288.577 1.157.236.827
Utang Sertifikat EBA-SP Kelas A 246.038.644.517 334.071.924.481 Laba Sebelum Pajak Penghasilan 11.934.915.448 11.445.374.811
Pajak Kini (3.066.045.678) (3.112.064.120) Utang Sertifikat EBA-SP Kelas A 393.200.458.289 496.890.232.093
Utang Lain-lain 5.957.293.840 7.726.092.514
Pajak Tangguhan 77.361.449 53.407.521 Utang Lain-lain 6.768.023.725 8.699.169.869 Manfaat/(Beban) Pajak Penghasilan
Jumlah Liabilitas 253.984.958.481 346.067.209.720 Pajak Kini (2.685.544.400) (2.320.515.282)
Jumlah (Beban) Pajak Penghasilan (2.988.684.229) (3.058.656.599) Jumlah Liabilitas 402.219.836.251 509.434.300.743
Pajak Tangguhan 178.230.322 513.519
Aset Bersih Laba Tahun Berjalan 11.156.042.211 10.967.385.165 Jumlah Manfaat/(Beban)
Aset Bersih
Sertifikat EBA-SP Kelas B 47.500.001.416 47.500.001.416 Pajak Penghasilan (2.507.314.078) (2.320.001.763)
Penghasilan Komprehensif Lain - - Sertifikat EBA-SP Kelas B 55.200.020.055 55.200.020.055
Saldo Laba 11.000.912.037 5.112.706.320
Saldo Laba 9.582.971.158 7.331.372.396 Laba Tahun Berjalan 9.427.601.370 9.125.373.048
Jumlah Aset Bersih 58.500.913.453 52.612.707.736 Laba Komprehensif Tahun Berjalan 11.156.042.211 10.967.385.165
Jumlah Aset Bersih 64.782.991.213 62.531.392.451 Penghasilan Komprehensif Lain - -
Jumlah Liabilitas dan Aset Bersih 312.485.871.934 398.679.917.456 Jumlah Liabilitas dan Aset Bersih 467.002.827.464 571.965.693.194 Laba Komprehensif Tahun Berjalan 9.427.601.370 9.125.373.048
LAPORAN ARUS KAS
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2024 dan 2023
LAPORAN PERUBAHAN ASET BERSIH (Dalam Rupiah) LAPORAN PERUBAHAN ASET BERSIH LAPORAN ARUS KAS
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2024 dan 2023 Untuk Tahun-tahun yang berakhir pada 31 Desember 2024 dan 2023 Untuk Tahun-tahun yang berakhir pada 31 Desember 2024 dan 2023
2024 2023
(Dalam Rupiah) (Dalam Rupiah) (Dalam Rupiah)
Sertifikat Saldo Laba Jumlah Aset Arus kas dari Aktivitas Operasi Sertifikat Saldo Laba Jumlah Aset
Penerimaan Piutang Kredit Pemilikan Rumah 86.002.978.330 98.308.179.078 2024 2023
EBA-SP Kelas B Bersih EBA-SP Kelas B Bersih
Penerimaan Bunga dan Denda KPR 48.343.896.092 60.017.957.481
Arus kas dari Aktivitas Operasi:
Saldo Per 1 Januari 2023 47.500.001.416 416.583.676 47.916.585.092 Penerimaan Bunga Deposito dan Jasa Giro 709.169.136 530.520.820 Saldo Per Tanggal Efektif - - -
Penerimaan Piutang Kredit Pemilikan Rumah 105.584.685.627 -
Penerimaan Lain-lain - - Penerimaan Bunga dan Denda KPR 66.923.326.680 34.538.832.464
Penyesuaian Pendapatan Setoran Sertifikat EBA-SP Kelas B 55.200.020.055 - 55.200.020.055
Pembayaran aset piutang KPR (594.404.411) - Penerimaan Bunga Jasa Giro dan Deposito 539.245.866 216.788.128
dan Beban - (1.640.012.383) (1.640.012.383) Pembayaran Jasa Penunjang (10.194.670.808) (16.211.363.509)
Distribusi EBA-SP Pembayaran Jasa Penunjang (11.412.120.283) (4.679.443.034)
Pembayaran Pajak (5.139.582.925) (85.801.100) Pembayaran Pajak (3.867.525.474) -
Saldo Per 1 Januari 2023 Pembayaran Lain-lain (143.170.327) (15.423.400) Kelas B (Catatan 11) - (1.794.000.652) (1.794.000.652)
Pembayaran Piutang KPR - (542.017.317.788)
Setelah Penyesuaian 47.500.001.416 (1.223.428.707) 46.276.572.709 Arus Kas Bersih yang Diperoleh dari Pembayaran Lain-Lain (12.817.338.900) (21.065.084.784)
Laba Komprehensif
Aktivitas Operasi 118.984.215.087 142.544.069.370 Arus Kas Bersih yang Diperoleh dari
Disitribusi Kepada Pemegang Periode Berjalan - 9.125.373.048 9.125.373.048
EBA-SP Kelas B - (4.631.250.138) (4.631.250.138) Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan Aktivitas Operasi 144.950.273.516 (524.441.863.667)
Pembayaran Pokok EBA-SP Kelas A (88.033.279.964) (118.428.075.519) Saldo Per 31 Desember 2023 55.200.020.055 7.331.372.396 62.531.392.451 Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan:
Laba Komprehensif Tahun Berjalan - 10.967.385.165 10.967.385.165 Pembayaran Bunga EBA-SP Kelas B (23.502.837.780) (31.483.939.077) Penerimaan EBA-SP Kelas A - 496.890.232.093
Saldo Per 31 Desember 2023 47.500.001.416 5.112.706.320 52.612.707.736 Pembayaran Distribusi kepada Pemegang Penerimaan Utang EBA-SP Kelas B - 55.200.020.055
EBA-SP Kelas B (5.267.836.494) (4.631.250.138) Pembayaran Pokok Utang EBA-SP Kelas A (103.689.773.804) -
Penerimaan dari Utang Lain-lain 2 435.800.000 Pembayaran Bunga EBA-SP Kelas A (30.899.623.556) (9.258.573.333)
Saldo Per 1 Januari 2024 55.200.020.055 7.331.372.396 62.531.392.451 Pembagian Dividen EBA-SP Kelas B (7.176.002.608) (1.794.000.652)
Arus Kas Bersih yang Digunakan untuk
Saldo Per 1 Januari 2024 47.500.001.416 5.112.706.320 52.612.707.736 Penerimaan Utang Lain-lain (33.302.900) -
Aktivitas Pendanaan (116.803.954.236) (154.107.464.734)
Distribusi EBA-SP
Distribusi Kepada Pemegang Arus Kas Bersih yang Digunakan untuk
Kenaikan (Penurunan) Bersih Kelas B (Catatan 11) - (7.176.002.608) (7.176.002.608)
EBA-SP Kelas B - (5.267.836.494) (5.267.836.494) Aktivitas Pendanaan (141.798.702.868) 541.037.678.163
Kas dan Setara Kas 2.180.260.851 (11.563.395.364)
Laba Komprehensif Tahun Berjalan - 9.427.601.370 9.427.601.370 Kenaikan Bersih Kas dan Setara Kas 3.151.570.648 16.595.814.496
Laba Komprehensif Tahun Berjalan - 11.156.042.211 11.156.042.211 Kas dan Setara Kas pada Awal Tahun 17.495.781.465 29.059.176.829
Kas dan Setara Kas pada Awal Tahun 16.595.814.496 -
Saldo Per 31 Desember 2024 47.500.001.416 11.000.912.037 58.500.913.453 Kas dan Setara Kas pada Akhir Tahun 19.676.042.316 17.495.781.465 Saldo Per 31 Desember 2024 55.200.020.055 9.582.971.158 64.782.991.213 Kas dan Setara Kas pada Akhir Tahun 19.747.385.144 16.595.814.496
Penerbit, Pendukung Kredit & Penata Sekuritisasi Kreditur Asal & Penyedia Jasa Wali Amanat & Bank Kustodian Penerbit, Pendukung Kredit & Penata Sekuritisasi Kreditur Asal & Penyedia Jasa Wali Amanat & Bank Kustodian
PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Berdasarkan hasil audit Kantor Akuntan Publik Arif & Glorius, Laporan Keuangan Efek Beragun Aset Surat Partisipasi Sarana Multigriya Finansial Bank Tabungan Negara Nomor Berdasarkan hasil audit Kantor Akuntan Publik Arif & Glorius, Laporan Keuangan Efek Beragun Aset Surat Partisipasi Sarana Multigriya Finansial Bank Tabungan Negara
7 (“EBA-SP SMF-BTN07) disajikan secara wajar, dalam semua hal yang material, posisi keuangan EBA-SP SMF-BTN07 per 31 Desember 2024, serta kinerja keuangan dan arus Nomor 08 (“EBA-SP SMF-BTN08”) disajikan secara wajar, dalam semua hal yang material, posisi keuangan EBA-SP SMF-BTN08 per 31 Desember 2024, serta kinerja keuangan
kasnya untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024, sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia. dan arus kasnya untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024, sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia.
Jakarta, 27 Maret 2025 Jakarta, 27 Maret 2025
Penerbit Wali Amanat & Bank Kustodian Penerbit Wali Amanat & Bank Kustodian
PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Heliantopo Tjandraningrum Heliantopo Arie Sus Miyanti
Direktur Sekuritisasi & Pembiayaan Vice President Direktur Sekuritisasi & Pembiayaan Executive Vice President
Page 3
EFEK BERAGUN ASET
BERBENTUK SURAT PARTISIPASI
SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL
BANK TABUNGAN NEGARA 08
(EBA-SP SMF-BTN08)
Laporan Keuangan
Per 31 Desember 2024 dan 2023
Serta Untuk Tahun yang Berakhir 31 Desember 2024 dan
Untuk Periode Sejak 14 September 2023 (Tanggal Efektif)
Sampai Dengan 31 Desember 2023
Page 4
EFEK BERAGUN ASET BERBENTUK SURAT PARTISIPASI SARANA MULTIGRIYA
FINANSIAL BANK TABUNGAN NEGARA 08 (EBA-SP SMF-BTN08)
Daftar Isi
Halaman
Surat Pernyataan Penerbit (PT Sarana Multigriya Finansial (Persero))
Surat Pernyataan Bank Kustodian (PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk)
Laporan Auditor Independen
Laporan Keuangan
Per 31 Desember 2024 dan 2023
Serta Untuk Tahun yang Berakhir 31 Desember 2024 dan Untuk Periode Sejak
14 September 2023 (Tanggal Efektif) Sampai Dengan 31 Desember 2023
Laporan Posisi Keuangan 1
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain 2
Laporan Perubahan Aset Bersih 3
Laporan Arus Kas 4
Catatan Atas Laporan Keuangan 5
Page 5
Page 6
Page 7
Page 8
Page 9
Page 10
Registered Public Accountants
Mengevaluasi ketepatan kebijakan akuntansi yang digunakan serta kewajaran estimasi akuntansi dan
pengungkapan terkait yang dibuat oleh manajemen.
Menyimpulkan ketepatan penggunaan basis akuntansi kelangsungan usaha oleh manajemen dan,
berdasarkan bukti audit yang diperoleh, apakah terdapat suatu ketidakpastian material yang terkait
dengan peristiwa atau kondisiyang dapat menyebabkan keraguan signifikan atas kemampuan Entitas
untuk mempertahankan kelangsungan usahanya. Ketika kami menyimpulkan bahwa terdapat suatu
ketidakpastian material, kami diharuskan untuk menarik perhatian dalam laporan auditor kami ke
pengungkapan terkait dalam laporan keuangan atau, jika pengungkapan tersebut tidak memadai,
harus menentukan apakah perlu untuk memodifikasi opini kami. Kesimpulan kami didasarkan pada
bukti audit yang diperoleh hingga tanggal laporan auditor kami. Namun, peristiwa atau kondisi masa
depan dapat menyebabkan Entitas tidak dapat mempertahankan kelangsungan usaha.
Mengevaluasi penyajian, struktur, dan isi laporan keuangan secara keseluruhan, termasuk
pengungkapannya, dan apakah laporan keuangan mencerminkan transaksi dan peristiwa yang
mendasarinya dengan suatu cara yang mencapai penyajian wajar.
Kami mengomunikasikan kepada pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola mengenai, antara lain,
ruang lingkup dan saat yang direncanakan atas audit, serta temuan audit signifikan, termasuk setiap
defisiensi signifikan dalam pengendalian internal yang teridentifikasi oleh kami selama audit.
Dari hal-hal yang dikomunikasikan kepada pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola, kami
menentukan hal-hal tersebut yang paling signifikan dalam audit atas laporan keuangan periode kini dan
oleh karenanya menjadi hal audit utama. Kami menguraikan hal audit utama dalam laporan auditor kami,
kecuali peraturan perundang-undangan melarang pengungkapan publik tentang hal tersebut atau ketika,
dalam kondisi yang sangat jarang terjadi, kami menentukan bahwa suatu hal tidak boleh dikomunikasikan
dalam laporan kami karena konsekuensi merugikan dari mengomunikasikan hal tersebut akan
diekspektasikan secara wajar melebihi manfaat kepentingan publik atas komunikasi tersebut.
..-. r'i :\
.\'
D
I
Nomor
Jakarta, 27 Maret2025
Page 11
EFEK BERAGUN ASET BERBENTUK SURAT PARTISIPASI SARANA MULTIGRIYA
FINANSIAL BANK TABUNGAN NEGARA 08 (EBA-SP SMF-BTN08)
LAPORAN POSISI KEUANGAN
Per 31 Desember 2024 dan 2023
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
Catatan 2024 2023
Aset
Kas dan Setara Kas 2.c, 2.d, 2.g, 3, 18 19.747.385.144 16.595.814.496
Rekening Titipan 2.g, 4, 18 6.768.023.725 8.665.866.969
Piutang Kredit Pemilikan Rumah 5, 18 440.308.674.754 542.014.983.613
Piutang Lain-lain 2.c, 2.g, 6, 18 - 4.688.514.597
Aset Pajak Tangguhan 2.c, 2.f, 17.c 178.743.841 513.519
Jumlah Aset 467.002.827.464 571.965.693.194
Liabilitas dan Aset Bersih
Liabilitas
Utang Bunga 2.c, 2.g, 7, 18 290.531.452 367.146.672
Utang Pajak 2.c, 2.f, 17.b 1.138.534.208 2.320.515.282
Biaya yang Masih Harus Dibayar 2.g, 8, 18 822.288.577 1.157.236.827
Utang Sertifikat EBA-SP Kelas A 1, 2.g, 2.f, 9, 18 393.200.458.289 496.890.232.093
Utang Lain-lain 2.g, 10, 18 6.768.023.725 8.699.169.869
Jumlah Liabilitas 402.219.836.251 509.434.300.743
Aset Bersih
Sertifikat EBA-SP Kelas B 1, 2.f, 11,18 55.200.020.055 55.200.020.055
Saldo Laba 9.582.971.158 7.331.372.396
Jumlah Aset Bersih 64.782.991.213 62.531.392.451
Jumlah Liabilitas dan Aset Bersih 467.002.827.464 571.965.693.194
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian
yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan
1
Page 12
EFEK BERAGUN ASET BERBENTUK SURAT PARTISIPASI SARANA MULTIGRIYA
FINANSIAL BANK TABUNGAN NEGARA 08 (EBA-SP SMF-BTN08)
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
Untuk Tahun yang Berakhir 31 Desember 2024 dan Untuk Periode Sejak 14 September 2023 (Tanggal
Efektif) Sampai Dengan 31 Desember 2023
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
Catatan 2024 2023
Pendapatan Investasi
Pendapatan Bunga 2.e, 2.g, 12, 18 66.867.712.332 39.093.633.814
Pendapatan Denda Keterlambatan 2.e, 2.g, 12, 18 594.860.214 350.501.375
Jumlah Pendapatan Investasi 67.462.572.546 39.444.135.189
Beban Investasi
Beban Bunga 2.e, 2.g, 13, 18 30.823.008.336 9.625.720.005
Beban Jasa Penunjang 15, 18 23.870.752.760 18.370.453.298
Beban Lain-lain 16, 18 23.758.173 252.900
Jumlah Beban Investasi 54.717.519.269 27.996.426.203
Pendapatan/(Beban) Lain-lain
Penyisihan Piutang KPR 2.e, 2.g, 5, 14 (810.137.829) (2.334.175)
Jumlah Pendapatan/(Beban) Lain-lain (810.137.829) (2.334.175)
Laba Sebelum Pajak Penghasilan 11.934.915.448 11.445.374.811
Manfaat/(Beban) Pajak Penghasilan
Pajak Kini 2.f, 17b (2.685.544.400) (2.320.515.282)
Pajak Tangguhan 2.f, 17c 178.230.322 513.519
Jumlah Manfaat/(Beban) Pajak Penghasilan (2.507.314.078) (2.320.001.763)
Laba Tahun Berjalan 9.427.601.370 9.125.373.048
Penghasilan Komprehensif Lain - -
Laba Komprehensif Tahun Berjalan 9.427.601.370 9.125.373.048
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian
yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan
2
Page 13
EFEK BERAGUN ASET BERBENTUK SURAT PARTISIPASI SARANA MULTIGRIYA
FINANSIAL BANK TABUNGAN NEGARA 08 (EBA-SP SMF-BTN08)
LAPORAN PERUBAHAN ASET BERSIH
Untuk Tahun yang Berakhir 31 Desember 2024 dan Untuk Periode Sejak 14 September 2023 (Tanggal
Efektif) Sampai Dengan 31 Desember 2023
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
Sertifikat EBA-SP Jumlah Aset
Kelas B Saldo Laba Bersih
Saldo Per Tanggal Efektif - - -
Setoran Sertifikat EBA-SP Kelas B 55.200.020.055 - 55.200.020.055
Distribusi EBA-SP Kelas B (Catatan 11) - (1.794.000.652) (1.794.000.652)
Laba Komprehensif Periode Berjalan - 9.125.373.048 9.125.373.048
Saldo Per 31 Desember 2023 55.200.020.055 7.331.372.396 62.531.392.451
Saldo Per 1 Januari 2024 55.200.020.055 7.331.372.396 62.531.392.451
Distribusi EBA-SP Kelas B (Catatan 11) - (7.176.002.608) (7.176.002.608)
Laba Komprehensif Tahun Berjalan - 9.427.601.370 9.427.601.370
Saldo Per 31 Desember 2024 55.200.020.055 9.582.971.158 64.782.991.213
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian
yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan
3
Page 14
EFEK BERAGUN ASET BERBENTUK SURAT PARTISIPASI SARANA MULTIGRIYA
FINANSIAL BANK TABUNGAN NEGARA 08 (EBA-SP SMF-BTN08)
LAPORAN ARUS KAS
Untuk Tahun yang Berakhir 31 Desember 2024 dan Untuk Periode Sejak 14 September 2023 (Tanggal
Efektif) Sampai Dengan 31 Desember 2023
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
2024 2023
Arus kas dari Aktivitas Operasi:
Penerimaan Piutang Kredit Pemilikan Rumah 105.584.685.627 -
Penerimaan Bunga dan Denda KPR 66.923.326.680 34.538.832.464
Penerimaan Bunga Jasa Giro dan Deposito 539.245.866 216.788.128
Pembayaran Jasa Penunjang (11.412.120.283) (4.679.443.034)
Pembayaran Pajak (3.867.525.474) -
Pembayaran Piutang KPR - (542.017.317.788)
Pembayaran Lain-Lain (12.817.338.900) (21.065.084.784)
Arus Kas Bersih yang Diperoleh dari
Aktivitas Operasi 144.950.273.516 (524.441.863.667)
Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan:
Penerimaan EBA-SP Kelas A - 496.890.232.093
Penerimaan Utang EBA-SP Kelas B - 55.200.020.055
Pembayaran Pokok Utang EBA-SP Kelas A (103.689.773.804) -
Pembayaran Bunga EBA-SP Kelas A (30.899.623.556) (9.258.573.333)
Pembagian Dividen EBA-SP Kelas B (7.176.002.608) (1.794.000.652)
Penerimaan Utang Lain-lain (33.302.900) -
Arus Kas Bersih yang Digunakan untuk
Aktivitas Pendanaan (141.798.702.868) 541.037.678.163
Kenaikan Bersih Kas dan Setara Kas 3.151.570.648 16.595.814.496
Kas dan Setara Kas pada Aw al Tahun 16.595.814.496 -
Kas dan Setara Kas pada Akhir Tahun 19.747.385.144 16.595.814.496
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian
yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan
4
Page 15
EFEK BERAGUN ASET BERBENTUK SURAT PARTISIPASI SARANA MULTIGRIYA
FINANSIAL BANK TABUNGAN NEGARA 08 (EBA-SP SMF-BTN08)
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Per 31 Desember 2024 dan 2023 serta
Untuk Tahun yang Berakhir 31 Desember 2024 dan Untuk Periode Sejak
14 September 2023 (Tanggal Efektif) Sampai Dengan 31 Desember 2023
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
1. Umum
Efek Beragun Aset berbentuk Surat Partisipasi Sarana Multigriya Finansial - Bank Tabungan
Negara 08 (EBA-SP SMF-BTN08), yang selanjutnya disebut "Entitas" diterbitkan oleh Penerbit,
PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) – (“SMF”), berdasarkan akta perjanjian penerbitan
EBA-SP SMF-BTN08 No. 31 tanggal 28 Juli 2023 PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) dengan
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk yang dibuat di hadapan Ir. Nanette Cahyanie Handari Adi
Warsito, SH. Notaris di Jakarta. EBA-SP SMF-BTN08 merupakan efek hasil sekuritisasi atas
kumpulan tagihan dari portofolio Kredit Pemilikan Rumah (KPR) yang terpilih (Kumpulan Tagihan)
yang dibeli dari Bank Tabungan Negara (Kreditur Asal) sejumlah Rp600.000.020.055 (enam ratus
miliar dua puluh ribu lima puluh lima Rupiah) yang bersama-sama diwakili oleh Wali Amanat dan
Penerbit serta ditatausahakan oleh Bank Kustodian, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
EBA-SP SMF-BTN08 diterbitkan dalam 2 (dua) kelas yaitu EBA-SP SM-BTN08 Kelas A dengan
total nilai nominal sebesar Rp544.800.000.000 (lima ratus empat puluh empat miliar delapan ratus
juta Rupiah) mewakili nilai 90,80% (sembilan nol koma delapan nol persen) dari keseluruhan
Jumlah Pokok Terutang atas Kumpulan Tagihan pada Tanggal Cut-Off Final Holding Period
dengan tingkat bunga tetap sebesar 7,70% (tujuh koma tujuh nol persen) per tahun dan EBA-SP
SMF-BTN08 Kelas B dengan total nominal sebesar Rp55.200.020.055 (lima puluh lima miliar dua
ratus juta dua puluh ribu lima puluh lima Rupiah) mewakili 9,20% (sembilan koma dua nol persen)
dari keseluruhan Jumlah Pokok Rp600.000.020.055 (enam ratus miliar dua puluh ribu lima puluh
lima Rupiah) terutang atas Kumpulan Tagihan pada Tanggal Cut-Off Final Holding Period. Tanggal
Jatuh Tempo Final EBA-SP SMF-BTN08 Kelas A jatuh pada tanggal 7 Agustus 2035. Pemegang
EBA-SP SMF-BTN08 Kelas A berhak untuk mendapatkan pembayaran bunga setiap 3 (tiga) bulan
sekali pada Tanggal Pembayaran. Bersamaan dengan itu dilakukan juga pembayaran pokok atas
EBA-SP SMF-BTN08 Kelas A sesuai dengan Urutan Prioritas Pembayaran.
EBA-SP SMF-BTN08 Kelas A diklasifikasikan sebagai Efek bersifat utang berarus kas tetap,
sedangkan Kelas B diklasifikasikan sebagai Efek bersifat ekuitas berarus kas tidak tetap. EBA-SP
SMF-BTN08 Kelas A dan EBA-SP SMF-BTN08 Kelas B dapat dipindahtangankan. Hanya EBA-SP
SMF-BTN08 Kelas A yang akan ditawarkan kepada publik, dan dicatatkan pada Bursa Efek
Indonesia. EBA-SP SMF-BTN08 dikeluarkan dalam satuan nominal pokok terutang Rp1
(satu Rupiah) sebagai bukti hak milik bersama secara proporsional yang tidak terbagi atas
Kumpulan Tagihan.
EBA-SP SMF-BTN08 Kelas A telah mendapatkan surat pernyataan efektif dari Otoritas Jasa
Keuangan (OJK) sesuai dengan Surat Keputusan Kepala Eksekutif OJK S-2623/PM.02/2023
tanggal 14 September 2023 untuk ditawarkan kepada publik. EBA-SP SMF-BTN08 Kelas A
merupakan sertifikat tanpa warkat, kecuali Sertifikat Jumbo EBA Kelas A yang diterbitkan atas
nama Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) sebagai bukti kepesertaan untuk kepentingan
pemegang EBA-SP SMF-BTN08 Kelas A.
Entitas memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dengan nomor 39.936.733.3-019.000
2. Informasi Kebijakan Akuntansi Material
2.a. Kepatuhan terhadap Standar Akuntansi Keuangan
Laporan keuangan Entitas telah disusun dan disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan
(SAK) di Indonesia yang meliputi Pernyataan Standar dan Interpretasi yang diterbitkan oleh Dewan
Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia (DSAK-IAI), serta Peraturan Otoritas Jasa
Keuangan (POJK) untuk entitas yang berada di bawah pengawasannya dan ketentuan akuntansi
lainnya yang lazim berlaku di Pasar Modal.
5
Page 16
EFEK BERAGUN ASET BERBENTUK SURAT PARTISIPASI SARANA MULTIGRIYA
FINANSIAL BANK TABUNGAN NEGARA 08 (EBA-SP SMF-BTN08)
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (LANJUTAN)
Per 31 Desember 2024 dan 2023 serta
Untuk Tahun yang Berakhir 31 Desember 2024 dan Untuk Periode Sejak
14 September 2023 (Tanggal Efektif) Sampai Dengan 31 Desember 2023
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
2.b. Dasar Pengukuran dan Penyusunan Laporan Keuangan
Laporan keuangan disusun berdasarkan asumsi kelangsungan usaha serta atas dasar akrual,
kecuali laporan arus kas yang menggunakan dasar kas. Dasar pengukuran dalam penyusunan
laporan keuangan ini adalah konsep biaya perolehan, kecuali beberapa akun tertentu yang
didasarkan pengukuran lain sebagaimana dijelaskan dalam kebijakan akuntansi masing-masing
akun tersebut.
Laporan arus kas disajikan dengan metode langsung dengan mengelompokkan arus kas dalam
aktivitas operasi dan pendanaan. Seluruh angka dalam laporan keuangan ini, dibulatkan dan
disajikan dalam mata uang Rupiah (Rp), sebagai mata uang fungsional Entitas kecuali bila
dinyatakan secara khusus.
2.c. Instrumen Keuangan
Entitas mengklasifikasikan instrumen keuangan dalam bentuk aset keuangan dan liabilitas
keuangan berdasarkan PSAK 109. PSAK 109 membahas klasifikasi, pengukuran dan penghentian
pengakuan dari aset dan liabilitas keuangan, memperkenalkan aturan baru untuk akuntansi lindung
nilai dan model penurunan nilai baru untuk aset keuangan.
1) Aset Keuangan
Pengukuran aset keuangan diklasifikasikan menjadi tiga, yaitu: biaya perolehan yang
diamortisasi, diukur pada nilai wajar melalui laba rugi/Fair Value Through Profit or Loss
(FVTPL), dan diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain/Fair Value
through Other Comprehensive Income (FVOCI). Klasifikasi aset keuangan tersebut
berdasarkan model bisnis dan karakteristik arus kas kontraktualnya.
Aset keuangan dapat diklasifikasikan sebagai biaya perolehan diamortisasi jika dimiliki
dalam rangka mendapatkan arus kas kontraktual (hold to collect) dan menghasilkan arus
kas pada tanggal tertentu yang semata dari pembayaran pokok dan bunga dari jumlah
pokok terutang (Solely Payments of Principal and Interest – SPPI). Jumlah pokok adalah
nilai wajar dari aset keuangan saat pengakuan awal, sedangkan bunga merupakan imbalan
untuk nilai waktu atas uang, risiko kredit terkait jumlah pokok terutang pada periode waktu
tertentu, dan risiko serta biaya peminjaman standar dan marjin laba.
Kategori aset tersebut membutuhkan penilaian persyaratan kontraktual pada saat
pengakuan awal untuk menentukan apakah kontrak mengandung persyaratan yang dapat
mengubah waktu atau jumlah dari arus kas yang tidak konsisten dengan persyaratan SPPI.
Penilaian persyaratan kontraktual mempertimbangkan:
• Kejadian kontinjensi yang akan mengubah jumlah dan waktu arus kas
• Fitur leverage
• Persyaratan pelunasan dipercepat atau perpanjangan fasilitas
Aset dapat dijual dari portofolio hold to collect ketika terjadi peningkatan risiko kredit.
Penghentian dengan alasan lain diperkenankan dengan frekuensi penjualan yang tidak
signifikan.
Aset keuangan berupa instrumen utang dimana tujuan model bisnis dicapai dengan
mendapatkan arus kas kontraktual dan menjual aset (hold to collect and sell) dan memiliki
arus kas SPPI, diklasifikasikan sebagai FVOCI. Laba rugi yang belum direalisasi
ditangguhkan pada pendapatan komprehensif lain sampai aset tersebut dihentikan
pengakuannya.
6
Page 17
EFEK BERAGUN ASET BERBENTUK SURAT PARTISIPASI SARANA MULTIGRIYA
FINANSIAL BANK TABUNGAN NEGARA 08 (EBA-SP SMF-BTN08)
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (LANJUTAN)
Per 31 Desember 2024 dan 2023 serta
Untuk Tahun yang Berakhir 31 Desember 2024 dan Untuk Periode Sejak
14 September 2023 (Tanggal Efektif) Sampai Dengan 31 Desember 2023
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
Penurunan Nilai
Dalam mengestimasi kerugian akibat penurunan nilai, Entitas telah menerapkan PSAK 109
dengan menggunakan model Expected Credit Loss (ECL). Model ECL berlaku untuk
instrumen keuangan yang tidak diukur dengan FVTPL, yaitu:
• Aset keuangan yang merupakan instrumen utang
• Kontrak jaminan yang diberikan
• Komitmen pinjaman yang diberikan
Terdapat dua cara pengukuran estimasi menurut model ECL yaitu secara life time atau
selama 12 bulan. Estimasi kerugian penurunan nilai Debitur atau kelompok Debitur dihitung
menggunakan model ECL life time. Kondisi tertentu yang dihitung menggunakan model ECL
12 bulan yaitu:
• Efek investasi utang yang memiliki risiko kredit rendah pada tanggal pelaporan
• Instrumen keuangan lain (selain piutang sewa guna usaha) yang risiko kreditnya tidak
meningkat signifikan sejak penerbitan awal
Pinjaman yang dikategorikan mengalami penurunan nilai adalah pinjaman yang memiliki
hari tunggakan lebih dari 180 hari dan pinjaman yang direstrukturisasi. Suatu instrumen
dianggap tidak lagi mengalami gagal bayar jika tidak lagi memenuhi kriteria gagal bayar
tersebut. Estimasi membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai kemungkinan terjadinya
wanprestasi, dari rasio kerugian yang terkait dan koreksi gagal bayar antar pihak. Entitas
mengukur risiko kredit menggunakan Probability of Default (PD), Loss Given Default (LGD),
dan Exposure at Default (EAD).
ECL ditentukan dengan memproyeksikan PD, LGD, dan EAD untuk setiap bulan ke depan
dan untuk setiap eksposur individu atau segmen kolektif. Ketiga komponen dikalikan dengan
kemungkinan eksposur selama life time, yang kemudian didiskontokan kembali ke tanggal
pelaporan dan dijumlahkan. Tingkat diskonto yang digunakan adalah suku bunga efektif
atau rata-rata suku bunga efektif.
PD life time ditentukan dengan mempertimbangkan profil jatuh tempo dari titik pengakuan
awal sampai sepanjang umur pinjaman. Profil jatuh tempo didasarkan pada data historis
yang diamati dan diasumsikan sama untuk semua aset dalam suatu portofolio dan peringkat
kreditnya. EAD 12 bulan dan life time ditentukan berdasarkan profil pembayaran yang
diharapkan, yang bervariasi berdasarkan jenis produk.
Aset Keuangan yang dicatat pada Biaya Perolehan Diamortisasi
Untuk pinjaman yang diberikan dan piutang yang dicatat pada biaya perolehan diamortisasi,
Entitas pertama kali menentukan secara individual apakah terdapat bukti objektif mengenai
penurunan nilai atas aset keuangan yang signifikan secara individual atau secara kolektif
untuk aset keuangan yang tidak signifikan secara individual.
Jika Entitas menentukan tidak terdapat bukti objektif mengenai penurunan nilai atas aset
keuangan yang dinilai secara individual, terlepas aset keuangan tersebut signifikan atau
tidak, maka Entitas memasukkan aset tersebut ke dalam kelompok aset keuangan yang
memiliki karakteristik risiko kredit yang sejenis dan menilai penurunan nilai kelompok
tersebut secara kolektif. Aset yang penurunan nilainya dinilai secara individual dan untuk itu
kerugian penurunan nilai diakui atau terus diakui, tidak termasuk dalam penilaian penurunan
nilai secara kolektif.
7
Page 18
EFEK BERAGUN ASET BERBENTUK SURAT PARTISIPASI SARANA MULTIGRIYA
FINANSIAL BANK TABUNGAN NEGARA 08 (EBA-SP SMF-BTN08)
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (LANJUTAN)
Per 31 Desember 2024 dan 2023 serta
Untuk Tahun yang Berakhir 31 Desember 2024 dan Untuk Periode Sejak
14 September 2023 (Tanggal Efektif) Sampai Dengan 31 Desember 2023
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
2) Liabilitas Keuangan
Pengakuan Awal dan Pengukuran
Liabilitas keuangan dalam ruang lingkup PSAK 109 diklasifikasikan sebagai liabilitas
keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laporan laba rugi atau utang dan pinjaman.
Entitas menetapkan klasifikasi atas liabilitas keuangan pada saat pengakuan awal.
Pengakuan awal liabilitas keuangan dicatat pada nilai wajar, dalam hal utang dan pinjaman,
termasuk biaya transaksi yang dapat diatribusikan secara langsung. Pada tanggal laporan
posisi keuangan, Entitas memiliki liabilitas keuangan.
Pengukuran setelah Pengakuan Awal
Utang dan pinjaman diukur setelah pengakuan awal dengan metode harga perolehan
diamortisasi menggunakan tingkat bunga efektif.
Penghentian Pengakuan
Sebuah liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya pada saat liabilitas yang ditetapkan
dalam kontrak tersebut dihentikan atau dibatalkan atau kadaluwarsa.
Ketika sebuah liabilitas keuangan ditukar dengan liabilitas keuangan lain dan pemberi
pinjaman yang sama atas persyaratan yang secara substansial berbeda atau bila
persyaratan dan liabilitas keuangan tersebut secara substansial dimodifikasi, pertukaran
atau modifikasi persyaratan tersebut dicatat sebagai penghentian pengakuan liabilitas
keuangan awal dan pengakuan liabilitas keuangan baru, dan selisih antara nilai tercatat
masing-masing liabilitas keuangan tersebut diakui dalam laba rugi.
3) Lainnya
Saling Hapus Instrumen Keuangan
Aset keuangan dan liabilitas keuangan disalinghapuskan dan nilai bersihnya disajikan dalam
laporan posisi keuangan jika, dan hanya jika, terdapat hak yang berkekuatan hukum untuk
melakukan saling hapus atas jumlah tercatat dari aset keuangan dan liabilitas keuangan
tersebut dan terdapat intensi untuk menyelesaikan secara bersih atau untuk merealisasikan
aset dan menyelesaikan liabilitas secara bersamaan.
Nilai Wajar Instrumen Keuangan
Nilai wajar instrumen keuangan yang diperdagangkan di pasar aktif pada setiap tanggal
pelaporan ditentukan dengan mengacu pada kuotasi harga pasar pada akhir periode
pelaporan, tanpa pengurangan untuk biaya transaksi.
Untuk instrumen keuangan yang tidak memiliki pasar aktif, nilai wajar ditentukan dengan
menggunakan teknik penilaian yang di ijinkan oleh PSAK 113 seperti dengan mengacu pada
transaksi pasar terkini yang dilakukan secara wajar (arm's length transaction); mengacu
kepada nilai wajar terkini instrumen lain yang secara substansial sama; analisa arus kas
yang didiskonto atau model penilaian lainnya.
2.d. Kas dan Setara Kas
Kas dan setara kas mencakup kas dan rekening bank di PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
2.e. Pengakuan Pendapatan dan Beban
Pendapatan bunga dari Kredit Pemilikan Rumah dan penempatan pada deposito diakui secara
akrual berdasarkan proporsi waktu, nilai nominal dan tingkat bunga yang berlaku yang
memperhitungkan hasil efektif aset tersebut.
8
Page 19
EFEK BERAGUN ASET BERBENTUK SURAT PARTISIPASI SARANA MULTIGRIYA
FINANSIAL BANK TABUNGAN NEGARA 08 (EBA-SP SMF-BTN08)
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (LANJUTAN)
Per 31 Desember 2024 dan 2023 serta
Untuk Tahun yang Berakhir 31 Desember 2024 dan Untuk Periode Sejak
14 September 2023 (Tanggal Efektif) Sampai Dengan 31 Desember 2023
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
Pendapatan denda keterlambatan diakui pada saat diterima oleh Entitas dan beban diakui pada
saat terjadinya secara akrual.
2.f. Pajak Penghasilan
EBA berbentuk surat partisipasi adalah subjek pajak yang diperlakukan sebagai persekutuan,
kongsi atau firma. Objek pajak penghasilan Entitas diatur dalam Surat Keputusan Direktur Jenderal
Pajak No. KEP-147/PJ/2003 Tanggal 13 Mei 2003 tentang Pajak Penghasilan atas penghasilan
yang diterima atau diperoleh Entitas dan para investornya, serta ketentuan pajak yang berlaku.
Objek pajak penghasilan terbatas hanya pada penghasilan yang diterima oleh Entitas. Sedangkan
pembayaran imbal hasil yang dibayarkan Entitas kepada Pemegang EBA dengan arus kas tetap
merupakan objek pajak penghasilan final.
Perhitungan pajak penghasilan Entitas mengikuti ketentuan pajak penghasilan badan. Sementara
imbal hasil yang dibayarkan kepada para pemegang EBA dengan arus kas tidak tetap bukan
merupakan objek pajak.
Beban pajak kini ditentukan berdasarkan penghasilan bruto yang diterima atau diperoleh dikurangi
dengan biaya untuk mendapatkan, menagih dan memelihara penghasilan pada periode yang
bersangkutan yang dihitung berdasarkan tarif pajak yang berlaku.
Beban pajak penghasilan terdiri dari beban pajak kini dan beban pajak final yang dicatat dalam
laporan laba rugi. Beban pajak kini ditentukan berdasarkan kenaikan aset neto dari aktivitas
operasi kena pajak dalam tahun yang bersangkutan yang dihitung berdasarkan tarif pajak yang
berlaku.
Pajak penghasilan final
Sesuai dengan peraturan perundangan perpajakan, pendapatan yang telah dikenakan pajak
penghasilan final tidak lagi dilaporkan sebagai pendapatan kena pajak, dan semua beban
sehubungan dengan pendapatan yang telah dikenakan pajak penghasilan final tidak boleh
dikurangkan. Di lain pihak, baik pendapatan maupun beban tersebut dipakai dalam perhitungan
laba rugi menurut akuntansi. Oleh karena itu, tidak terdapat perbedaan temporer sehingga tidak
diakui adanya aset atau liabilitas pajak tangguhan.
Apabila nilai tercatat aset atau liabilitas yang berhubungan dengan pajak penghasilan final berbeda
dengan dasar pengenaan pajaknya, maka perbedaan tersebut tidak diakui sebagai aset atau
liabilitas pajak tangguhan.
Pajak penghasilan tidak final
Beban pajak kini ditentukan berdasarkan kenaikan aset neto yang dapat diatribusikan kepada
pemegang unit dari aktivitas operasi kena pajak dalam tahun yang bersangkutan yang dihitung
berdasarkan tarif pajak yang berlaku.
Aset dan liabilitas pajak tangguhan diakui atas konsekuensi pajak periode mendatang yang timbul
dari perbedaan jumlah tercatat aset dan liabilitas menurut laporan keuangan dengan dasar
pengenaan pajak aset dan liabilitas. Liabilitas pajak tangguhan diakui untuk semua perbedaan
temporer kena pajak dan aset pajak tangguhan diakui untuk perbedaan temporer boleh
dikurangkan serta rugi fiskal yang belum terkompensasi, sepanjang besar kemungkinan dapat
dimanfaatkan untuk mengurangi laba kena pajak pada masa datang. Pajak tangguhan diukur
dengan menggunakan tarif pajak yang berlaku atau secara substansial telah berlaku pada tanggal
laporan posisi keuangan. Pajak tangguhan dibebankan atau dikreditkan dalam laporan laba rugi
dan penghasilan komprehensif lain.
9
Page 20
EFEK BERAGUN ASET BERBENTUK SURAT PARTISIPASI SARANA MULTIGRIYA
FINANSIAL BANK TABUNGAN NEGARA 08 (EBA-SP SMF-BTN08)
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (LANJUTAN)
Per 31 Desember 2024 dan 2023 serta
Untuk Tahun yang Berakhir 31 Desember 2024 dan Untuk Periode Sejak
14 September 2023 (Tanggal Efektif) Sampai Dengan 31 Desember 2023
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
Aset dan liabilitas pajak tangguhan (apabila ada) disajikan di dalam laporan posisi keuangan atas
dasar kompensasi sesuai dengan penyajian aset dan liabilitas pajak kini.
2.g. Transaksi dan Saldo dengan Pihak Berelasi
Entitas melakukan transaksi dengan pihak-pihak berelasi. Definisi pihak berelasi yang dipakai
adalah sesuai dengan yang diatur dalam PSAK 224 "Pengungkapan Pihak-Pihak Berelasi".
Pihak-pihak berelasi adalah orang atau entitas yang terkait dengan Entitas (sebagai entitas
pelapor), yang meliputi:
a) Orang atau anggota keluarga terdekat yang mempunyai relasi dengan entitas pelapor jika
orang tersebut:
I. Memiliki pengendalian atau pengendalian bersama atas entitas pelapor;
II. Memiliki pengaruh signifikan atas entitas pelapor; atau
III. Personil manajemen kunci entitas pelapor atau entitas induk entitas pelapor.
b) Suatu entitas berelasi dengan entitas pelapor jika memenuhi salah satu hal berikut:
I. Entitas dan entitas pelapor adalah anggota dari kelompok usaha yang sama (artinya
entitas induk, entitas anak, dan entitas anak berikutnya terkait dengan entitas lain).
II. Satu entitas adalah entitas asosiasi atau ventura bersama dari entitas lain (atau entitas
asosiasi atau ventura bersama yang merupakan anggota suatu kelompok usaha, yang
mana entitas lain tersebut adalah anggotanya).
III. Kedua entitas tersebut adalah ventura bersama dari pihak ketiga yang sama.
IV. Satu entitas adalah ventura bersama dari entitas ketiga dan entitas yang lain adalah
entitas asosiasi dari entitas ketiga.
V. Entitas tersebut adalah suatu program imbalan pasca kerja untuk imbalan kerja dari
salah satu entitas pelapor atau entitas yang terkait dengan entitas pelapor. Jika entitas
pelapor adalah entitas yang menyelenggarakan program tersebut, maka entitas sponsor
juga berelasi dengan entitas pelapor.
VI. Entitas yang dikendalikan atau dikendalikan bersama oleh orang yang diidentifikasi
dalam huruf (a); atau
VII. Orang yang diidentifikasi dalam huruf (a) (i) memiliki pengaruh signifikan atas entitas atau
personil manajemen kunci entitas (atau entitas induk dari entitas).
Sesuai dengan Peraturan OJK No. 23/POJK.04/2014 pasal 13, diatur bahwa Penerbit dilarang
memiliki hubungan berelasi dengan Kreditur Asal, Bank Kustodian, dan/atau Wali Amanat, serta
Kreditur Asal dilarang memiliki hubungan berelasi dengan Bank Kustodian dan/atau Wali Amanat,
kecuali hubungan berelasi yang terjadi karena kepemilikan atau penyertaan modal Pemerintah,
baik langsung maupun tidak langsung.
Semua transaksi dan saldo atas dan transaksi dengan pihak-pihak berelasi, apakah yang
dilaksanakan dengan atau tidak dengan syarat atau kondisi normal yang sama dengan pihak yang
tidak berelasi, diungkapkan dalam laporan keuangan.
2.h. Sumber Estimasi Ketidakpastian dan Pertimbangan Akuntansi yang Penting
Penyusunan laporan keuangan EBA-SP SMF-BTN08 mengharuskan Penerbit dan Bank Kustodian
untuk membuat pertimbangan, estimasi dan asumsi yang mempengaruhi jumlah yang dilaporkan
dari pendapatan, beban, aset dan liabilitas, dan pengungkapan atas liabilitas kontinjensi, pada
akhir periode pelaporan. Ketidakpastian mengenai asumsi dan estimasi tersebut dapat
mengakibatkan penyesuaian material terhadap nilai tercatat pada aset dan liabilitas dalam periode
pelaporan berikutnya.
Asumsi utama masa depan dan sumber utama estimasi ketidakpastian lain pada tanggal
pelaporan yang memiliki risiko signifikan bagi penyesuaian yang material terhadap nilai tercatat
10
Page 21
EFEK BERAGUN ASET BERBENTUK SURAT PARTISIPASI SARANA MULTIGRIYA
FINANSIAL BANK TABUNGAN NEGARA 08 (EBA-SP SMF-BTN08)
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (LANJUTAN)
Per 31 Desember 2024 dan 2023 serta
Untuk Tahun yang Berakhir 31 Desember 2024 dan Untuk Periode Sejak
14 September 2023 (Tanggal Efektif) Sampai Dengan 31 Desember 2023
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
aset dan liabilitas untuk tahun berikutnya diungkapkan di bawah ini. EBA-SP SMF-BTN08
mendasarkan asumsi dan estimasi pada parameter yang tersedia pada saat laporan keuangan
disusun. Asumsi utama berkaitan dengan masa mendatang serta sumber utama ketidakpastian
estimasi lain pada tanggal laporan posisi keuangan, yang memiliki risiko signifikan menyebabkan
penyesuaian material terhadap nilai tercatat aset dan liabilitas pada tahun buku berikutnya.
1. Estimasi dan Asumsi Akuntansi yang Penting
Pajak Penghasilan
Pertimbangan signifikan dilakukan dalam menentukan provisi atas pajak penghasilan badan.
Terdapat transaksi dan perhitungan tertentu yang penentuan pajak akhirnya adalah tidak pasti
sepanjang kegiatan usaha normal. EBA-SP SMF-BTN08 mengakui liabilitas atas pajak
penghasilan badan berdasarkan estimasi apakah terdapat tambahan pajak penghasilan
badan.
Nilai Wajar atas Instrumen Keuangan
Bila nilai wajar aset keuangan dan liabilitas keuangan yang tercatat pada laporan posisi
keuangan tidak tersedia di pasar aktif, ditentukan dengan menggunakan berbagai teknik
penilaian termasuk penggunaan model matematika. Masukan (input) untuk model ini berasal
dari data pasar yang bisa diamati sepanjang data tersebut tersedia. Bila data pasar yang bisa
diamati tersebut tidak tersedia, pertimbangan Penerbit dan Bank Kustodian diperlukan untuk
menentukan nilai wajar. Pertimbangan tersebut mencakup pertimbangan likuiditas dan
masukan model seperti volatilitas untuk transaksi derivatif yang berjangka waktu panjang dan
tingkat diskonto, tingkat pelunasan dipercepat, dan asumsi tingkat gagal bayar.
2. Pertimbangan Penting dalam Penentuan Kebijakan Akuntansi
Pertimbangan berikut ini dibuat oleh Penerbit dan Bank Kustodian dalam rangka penerapan
kebijakan akuntansi EBA-SP SMF-BTN08 yang memiliki pengaruh paling signifikan atas
jumlah yang diakui dalam laporan keuangan .
Klasifikasi Aset dan Liabilitas Keuangan
Entitas menetapkan klasifikasi atas aset dan liabilitas tertentu sebagai aset keuangan dan
liabilitas. Berdasarkan PSAK 109 yang sesuai dengan kebijakan akuntansi EBA-SP
SMF-BTN08 seperti diungkapkan pada Catatan 2.c.
Klasifikasi aset keuangan dalam PSAK 109 dapat diukur melalui biaya perolehan diamortisasi,
nilai wajar penghasilan komprehensif lain atau nilai wajar melalui laba rugi (FVTPL).
• Aset keuangan diukur melalui biaya perolehan diamortisasi meliputi kas, giro pada bank,
efek-efek yang dibeli dengan janji dijual kembali, pinjaman yang diberikan dan
pembiayaan/piutang Syariah, pendapatan bunga dan marjin yang masih akan diterima,
tagihan akseptasi, efek, dan aset lain-lain;
• Aset keuangan diukur dengan nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain meliputi
efek-efek dan penyertaan saham;
• Aset keuangan diukur dengan nilai wajar melalui laba rugi (FTVPL) meliputi aset keuangan
dalam kelompok diperdagangkan dan tagihan derivative tidak terkait lindung nilai.
11
Page 22
EFEK BERAGUN ASET BERBENTUK SURAT PARTISIPASI SARANA MULTIGRIYA
FINANSIAL BANK TABUNGAN NEGARA 08 (EBA-SP SMF-BTN08)
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (LANJUTAN)
Per 31 Desember 2024 dan 2023 serta
Untuk Tahun yang Berakhir 31 Desember 2024 dan Untuk Periode Sejak
14 September 2023 (Tanggal Efektif) Sampai Dengan 31 Desember 2023
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
3. Kas dan Setara Kas
Akun ini merupakan rekening giro milik Entitas yang terdapat di PT Bank Tabungan Negara
(Persero) Tbk dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk yang dikelola oleh Bank Kustodian per
31 Desember 2024 dan 2023 dengan rincian sebagai berikut:
2024 2023
Bank
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Rekening Koleksi 12.406.736.406 16.404.578.138
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
Rekening Pajak 7.296.463.046 -
Rekening Pokok 24.937.481 47.469.277
Rekening Bunga 16.501.332 138.849.318
Rekening Koleksi 2.746.879 4.917.763
19.747.385.144 16.595.814.496
Lihat Catatan 18, pihak berelasi.
4. Rekening Titipan
Akun ini merupakan rekening titipan yang terdapat di PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
yang dibentuk oleh pihak Pendukung Kredit dan Kreditur Asal. Rekening titipan per 31 Desember
2024 dan 2023 adalah sebagai berikut:
2024 2023
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
Rekening Dana Cadangan 6.632.129.797 8.531.058.447
Rekening Dana Transisi Penyedia Jasa 135.893.928 134.808.522
Jumlah - Bersih 6.768.023.725 8.665.866.969
Rekening dana cadangan adalah jumlah dana yang tersedia di dalam rekening koran. Apabila
terdapat perbedaan dengan nilai dana cadangan di utang lain-lain (Catatan 10), maka selisih
tersebut adalah jumlah dana cadangan yang belum dipulihkan kembali ke rekening dana
cadangan.
Lihat Catatan 18, pihak berelasi.
5. Piutang Kredit Pemilikan Rumah
Piutang Kredit Pemilikan Rumah (Piutang KPR) merupakan aset Kredit Pemilikan Rumah yang
dibeli dari PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) dan yang dibeli dari PT Bank Tabungan
Negara (Persero) Tbk berdasarkan Akta Jual Beli No. 33 tanggal 28 Juli 2023.
Jumlah piutang secara terus menerus akan menurun sesuai dengan pelunasan pokok utang dari
Kredit Pemilikan Rumah yang dilakukan oleh para Debitur dengan saldo per 31 Desember 2024
dan 2023 sebagai berikut:
12
Page 23
EFEK BERAGUN ASET BERBENTUK SURAT PARTISIPASI SARANA MULTIGRIYA
FINANSIAL BANK TABUNGAN NEGARA 08 (EBA-SP SMF-BTN08)
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (LANJUTAN)
Per 31 Desember 2024 dan 2023 serta
Untuk Tahun yang Berakhir 31 Desember 2024 dan Untuk Periode Sejak
14 September 2023 (Tanggal Efektif) Sampai Dengan 31 Desember 2023
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
2024 2023
Piutang Kredit Pemilikan Rumah 441.121.146.758 542.017.317.788
Dikurangi:
Cadangan Kerugian Kredit Ekspektasian (812.472.004) (2.334.175)
Jumlah - Bersih 440.308.674.754 542.014.983.613
Rincian Piutang KPR berdasarkan tingkat kolektabilitasnya yaitu:
2024 2023
Kolektabilitas 1 (lancar) 367.512.432.434 484.016.392.464
Kolektabilitas 2 (1-90 hari) 46.616.962.681 51.688.597.994
Kolektabilitas 3 (91-120 hari) 4.132.695.857 2.603.342.319
Kolektabilitas 4 (121-180 hari) 4.199.079.454 2.677.860.669
Kolektabilitas 5 (>180 hari) 18.659.976.332 1.031.124.342
441.121.146.758 542.017.317.788
Dikurangi:
Cadangan kerugian kredit ekspektasian (812.472.004) (2.334.175)
Jumlah - Bersih 440.308.674.754 542.014.983.613
Rincian Piutang KPR berdasarkan jangka waktu dari tanggal cut-off KPR sampai dengan tanggal
jatuh tempo (remained term of maturity) KPR yaitu:
2024 2023
Hingga 1 tahun 1.213.199.044 21.983.867
1 - 2 tahun 19.253.580.960 3.525.421.575
2 - 3 tahun 28.267.561.011 32.244.680.661
3 - 4 tahun 28.839.083.573 39.210.278.085
4 - 5 tahun 15.383.265.747 31.549.779.583
Lebih dari 5 tahun 348.164.456.423 435.465.174.017
441.121.146.758 542.017.317.788
Dikurangi:
Cadangan kerugian kredit ekspektasian (812.472.004) (2.334.175)
Jumlah - Bersih 440.308.674.754 542.014.983.613
Manajemen berpendapat bahwa cadangan kerugian ekspektasian yang dibentuk telah memadai
untuk menutup kemungkinan kerugian akibat tidak tertagihnya Piutang Kredit Pemilikan Rumah.
Perubahan dalam cadangan kerugian kredit ekspektasian atas Piutang Kredit Kepemilikan Rumah
adalah sebagai berikut:
13
Page 24
EFEK BERAGUN ASET BERBENTUK SURAT PARTISIPASI SARANA MULTIGRIYA
FINANSIAL BANK TABUNGAN NEGARA 08 (EBA-SP SMF-BTN08)
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (LANJUTAN)
Per 31 Desember 2024 dan 2023 serta
Untuk Tahun yang Berakhir 31 Desember 2024 dan Untuk Periode Sejak
14 September 2023 (Tanggal Efektif) Sampai Dengan 31 Desember 2023
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
2024 2023
Saldo Awal 2.334.175 -
Penambahan (Pengurangan) 810.137.829 2.334.175
Saldo Akhir Tahun 812.472.004 2.334.175
Lihat Catatan 18, pihak berelasi
6. Piutang Lain-lain
Piutang lain-lain merupakan piutang atas penerimaan pokok dan denda keterlambatan kredit
pemilikan rumah dari PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk per 31 Desember 2024 dan
2023 masing-masing sebesar Nihil dan Rp4.688.514.597.
Lihat Catatan 18, pihak berelasi.
7. Utang Bunga
Utang bunga merupakan bunga terutang kepada Pemegang Sertifikat Efek Beragun Aset
Berbentuk Surat Partisipasi Kelas A per 31 Desember 2024 dan 2023 masing-masing sebesar
Rp290.531.452 dan Rp367.146.672.
Lihat Catatan 18, pihak berelasi.
8. Biaya yang Masih Harus Dibayar
Akun ini merupakan biaya yang masih harus dibayar per 31 Desember 2024 dan 2023 dengan
rincian sebagai berikut:
2024 2023
Utang Biaya Penyedia Jasa 683.968.514 904.582.018
Jasa Audit 122.100.000 45.000.000
Jasa Agen Pembayar 4.053.459 5.342.275
Utang Pendukung Kredit 4.424.220 5.447.292
Jasa Kustodian 3.318.164 106.205.471
Jasa Penerbit 3.318.165 4.085.468
Utang Wali Amanat 1.106.055 1.361.823
Utang Biaya Listing BEI - 74.112.480
Utang Biaya Registrar KSEI - 11.100.000
Jumlah Biaya yang Masih Harus Dibayar 822.288.577 1.157.236.827
Lihat Catatan 18, pihak berelasi.
9. Utang Sertifikat EBA-SP SMF-BTN08 Kelas A
Utang sertifikat Efek Beragun Aset Berbentuk Surat Partisipasi Sarana Multigriya Finansial Bank
Tabungan Negara 08 kelas A merupakan instrumen keuangan bersifat liabilitas kepada pemegang
sertifikat Efek Beragun Aset Berbentuk Surat Partisipasi Sarana Multigriya Finansial Bank
Tabungan Negara 08 kelas A. Utang ini dikenakan bunga sebesar 7,70% (tujuh koma tujuh nol
persen) per tahun untuk pemegang sertifikat kelas A.
14
Page 25
EFEK BERAGUN ASET BERBENTUK SURAT PARTISIPASI SARANA MULTIGRIYA
FINANSIAL BANK TABUNGAN NEGARA 08 (EBA-SP SMF-BTN08)
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (LANJUTAN)
Per 31 Desember 2024 dan 2023 serta
Untuk Tahun yang Berakhir 31 Desember 2024 dan Untuk Periode Sejak
14 September 2023 (Tanggal Efektif) Sampai Dengan 31 Desember 2023
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
Rincian utang sertifikat EBA-SP SMF-BTN08 Kelas A per 31 Desember 2024 dan 2023 adalah
sebagai berikut:
2024 2023
PT Sarana Multigriya Finansial 302.346.226.213 387.624.115.703
DPLK Bank Rakyat Indonesia 43.304.015.230 54.723.593.843
PT Reasuransi Indonesia Utama (Persero) 21.652.007.615 27.361.796.921
Dana Pensiun BTN 7.217.335.872 9.120.598.974
YKP PT Bank Tabungan Negara 7.217.335.872 9.120.598.974
RDPT PNM Optima Bulana 5.773.868.697 7.296.479.179
Perorangan 5.689.668.790 1.643.048.499
Jumlah Utang Sertifikat Kelas A 393.200.458.289 496.890.232.093
Lihat catatan 18, pihak berelasi.
10. Utang Lain-Lain
Utang lain-lain merupakan akun yang digunakan untuk mencatat dana cadangan dari Pendukung
Kredit dan dana transisi penyedia jasa dari Penyedia Jasa per 31 Desember 2024 dan 2023
dengan rincian sebagai berikut:
2024 2023
Dana Cadangan - Pendukung Kredit 6.632.129.797 8.564.361.347
Dana Transisi - Penyedia Jasa 135.893.928 134.808.522
Jumlah Utang Lain-lain 6.768.023.725 8.699.169.869
11. Sertifikat EBA-SP SMF-BTN08 Kelas B
Sertifikat Efek Beragun Aset berbentuk Surat Partisipasi kelas B merupakan instrumen bersifat
ekuitas kepada pemegang sertifikat Efek Beragun Aset berbentuk Surat Partisipasi kelas B,
dimana pembayarannya dilakukan setelah pembayaran:
a. Menutup kekurangan, bila ada, untuk keperluan pajak, biaya-biaya senior atau jasa
pendukung, imbalan jasa penyedia jasa, dan bunga EBA-SP SMF-BTN08 kelas A.
b. Pokok EBA-SP SMF-BTN08 kelas A sampai dibayar penuh seluruhnya.
c. Pemulihan dana dalam rekening cadangan sesuai dengan jumlah maksimum ambang batas
rekening cadangan.
Rincian setoran Sertifikat EBA-SP SMF-BTN08 per 31 Desember 2024 dan 2023 adalah sebagai
berikut:
2024 2023
PT Bank Tabungan Negara (Persero), Tbk 48.000.000.000 48.000.000.000
Yayasan Kesejahteraan Pegawai BTN 7.200.020.055 7.200.020.055
Jumlah Utang Sertifikat Kelas B 55.200.020.055 55.200.020.055
Lihat Catatan 18, pihak berelasi.
15
Page 26
EFEK BERAGUN ASET BERBENTUK SURAT PARTISIPASI SARANA MULTIGRIYA
FINANSIAL BANK TABUNGAN NEGARA 08 (EBA-SP SMF-BTN08)
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (LANJUTAN)
Per 31 Desember 2024 dan 2023 serta
Untuk Tahun yang Berakhir 31 Desember 2024 dan Untuk Periode Sejak
14 September 2023 (Tanggal Efektif) Sampai Dengan 31 Desember 2023
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
Bunga Efek Beragun Aset Berbentuk Surat Partisipasi Kelas B dibayarkan kepada pemegang
sertifikat B dibayarkan kepada pemegang sertifikat B yang pembayarannya dilakukan setelah
pembayaran:
a. Pajak,
b. Biaya-biaya senior,
c. Imbalan jasa penyedia jasa,
d. Bunga EBA-SP SMF-BTN08 kelas A,
e. Pemulihan dana dalam rekening cadangan sampai dengan jumlah maksimum ambang batas
rekening cadangan,
f. Transfer ke rekening koleksi pokok dalam urutan prioritas berikut ini untuk menutup:
1) Tiap tagihan dalam kumpulan tagihan yang menjadi tagihan tertunggak selama 3 (tiga)
periode koleksi sebelumnya,
2) Tiap tagihan tertunggak yang belum tergantikan,
g. Menutup tagihan yang tertunggak selama 3 (tiga) periode dan tagihan tertunggak yang belum
tergantikan,
h. Pembayaran kembali ke dalam rekening koleksi pokok yang dibayarkan untuk menutup
kekurangan pembayaran bunga,
i. Imbalan jasa pendukung kredit,
j. Membayar ke rekening dana transisi penyedia jasa atas hasil investasi dana dalam rekening
dana transisi penyedia jasa,
k. Membayar kepada Pendukung Kredit atas setiap jumlah yang dikeluarkan dari rekening
cadangan karena melebihi jumlah maksimum ambang batas rekening cadangan,
l. Biaya-biaya junior yang dibayarkan secara pari passu dan pro-rata diantara mereka, dan
m. Jumlah tersisa dibayarkan kepada pemegang EBA-SP SMF-BTN08 kelas B.
Para pemegang sertifikat kelas B menerima penghasilan arus kas tidak tetap yang bersifat
mengambang berupa bunga, dengan ketentuan maksimal 7,70% per tahun dari saldo sertifikat
kelas B pada awal periode bunga. Bunga Efek Beragun Aset Berbentuk Surat Partisipasi Kelas B
atau Dividen untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2024 dan untuk periode sejak 14 September
2023 (tanggal efektif) sampai dengan 31 Desember 2023 masing-masing sebesar Rp7.176.002.608
dan Rp1.794.000.652 .
12. Pendapatan Investasi
Pendapatan investasi untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2024 dan untuk periode sejak 14
September 2023 (tanggal efektif) sampai dengan 31 Desember 2023 berikut :
2024 2023
Pendapatan Bunga Kredit Pemilikan Rumah 66.328.466.466 38.876.845.686
Pendapatan Bunga deposito 121.955.732 -
Pendapatan Bunga Jasa Giro 417.290.134 216.788.128
Sub Jumlah Pendapatan Bunga 66.867.712.332 39.093.633.814
Pendapatan Denda Keterlambatan KPR 594.860.214 350.501.375
Sub Jumlah Pendapatan Denda Keterlambatan KPR 594.860.214 350.501.375
Jumlah Pendapatan Investasi 67.462.572.546 39.444.135.189
Lihat Catatan 18, pihak berelasi.
16
Page 27
EFEK BERAGUN ASET BERBENTUK SURAT PARTISIPASI SARANA MULTIGRIYA
FINANSIAL BANK TABUNGAN NEGARA 08 (EBA-SP SMF-BTN08)
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (LANJUTAN)
Per 31 Desember 2024 dan 2023 serta
Untuk Tahun yang Berakhir 31 Desember 2024 dan Untuk Periode Sejak
14 September 2023 (Tanggal Efektif) Sampai Dengan 31 Desember 2023
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
13. Beban Bunga EBA-SP SMF-BTN08 Kelas A
Beban bunga Efek Beragun Aset Berbentuk Surat Partisipasi Kelas A untuk tahun yang berakhir
31 Desember 2024 dan untuk periode sejak 14 September 2023 (tanggal efektif) sampai dengan
31 Desember 2023 masing-masing sebesar Rp30.823.008.336 dan Rp9.625.720.005.
Lihat Catatan 18, pihak berelasi.
14. Pendapatan (Beban) Lain-lain
Akun ini merupakan pencadangan kerugian kredit ekspektasian atas piutang KPR untuk tahun
yang berakhir 31 Desember 2024 dan untuk periode sejak 14 September 2023 (tanggal efektif)
sampai dengan 31 Desember 2023 masing-masing sebesar Rp810.137.829 dan Rp2.334.175
15. Beban Jasa Penunjang
Beban jasa penunjang untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan untuk
periode sejak 14 September 2023 (tanggal efektif) sampai dengan 31 Desember 2023 adalah
sebagai berikut:
2024 2023
Jasa Penyedia Jasa 9.315.248.837 5.389.285.669
Jasa Pendukung Kredit 461.426.027 141.607.295
Jasa Penerbit 346.069.521 106.205.471
Jasa Kustodian 346.069.521 106.205.471
Jasa pemeringkat 170.000.000 -
Jasa listing BEI 126.856.076 74.112.480
Jasa Wali Amanat 115.356.508 35.401.824
Jasa Audit 179.038.776 78.302.900
Jasa Agen Pembayar 17.106.767 5.342.275
Jasa KSEI - 35.024.998
Porsi Pemulihan Tagihan 12.793.580.727 12.398.964.915
Jumlah - Bersih 23.870.752.760 18.370.453.298
Lihat Catatan 18, pihak berelasi.
16. Beban Investasi Lain-lain
Akun ini merupakan akun atas beban administrasi pada rekening pokok dan bunga untuk tahun
yang berakhir 31 Desember 2024 dan untuk periode sejak 14 September 2023 (tanggal efektif)
sampai dengan 31 Desember 2023 adalah sebagai berikut:
2024 2023
Beban Jasa Giro 1.212.701 242.900
Beban Lain-lain 22.545.472 10.000
Jumlah Beban Lain-lain 23.758.173 252.900
17
Page 28
EFEK BERAGUN ASET BERBENTUK SURAT PARTISIPASI SARANA MULTIGRIYA
FINANSIAL BANK TABUNGAN NEGARA 08 (EBA-SP SMF-BTN08)
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (LANJUTAN)
Per 31 Desember 2024 dan 2023 serta
Untuk Tahun yang Berakhir 31 Desember 2024 dan Untuk Periode Sejak
14 September 2023 (Tanggal Efektif) Sampai Dengan 31 Desember 2023
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
Beban Lain-lain merupakan beban yang terdiri dari beban materai dan beban iklan.
Lihat Catatan 18, pihak berelasi.
17. Perpajakan
a. Utang Pajak
2024 2023
PPh 25 193.376.274 -
PPh 29 945.157.934 2.320.515.282
Jumlah 1.138.534.208 2.320.515.282
b. Pajak Kini
Rekonsiliasi antara laba sebelum pajak penghasilan menurut laporan laba rugi komersial
dengan taksiran laba fiskal adalah sebagai berikut:
2024 2023
Laba bersih sebelum
pajak penghasilan 11.934.915.448 11.445.374.811
Beda temporer:
Penyisihan Penurunan Nilai 810.137.829 2.334.175
Beda tetap:
Penghasilan yang pajaknya bersifat final (539.245.866) (216.788.128)
Biaya mendapat, menagih, memelihara
Penghasilan yang pajaknya bersifat final 1.212.701 242.900
Laba/(rugi) kena pajak 12.207.020.112 11.231.163.758
Laba/(rugi) kena pajak - dibulatkan 12.207.020.000 11.231.163.000
Beban Pajak Penghasilan
Dengan Fasilitas - 150.340.577
Tanpa Fasilitas 2.685.544.400 2.170.174.705
2.685.544.400 2.320.515.282
Dikurangi kredit pajak penghasilan (1.740.386.466) -
Taksiran Kurang/(Lebih) Bayar Pajak
Badan 945.157.934 2.320.515.282
18
Page 29
EFEK BERAGUN ASET BERBENTUK SURAT PARTISIPASI SARANA MULTIGRIYA
FINANSIAL BANK TABUNGAN NEGARA 08 (EBA-SP SMF-BTN08)
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (LANJUTAN)
Per 31 Desember 2024 dan 2023 serta
Untuk Tahun yang Berakhir 31 Desember 2024 dan Untuk Periode Sejak
14 September 2023 (Tanggal Efektif) Sampai Dengan 31 Desember 2023
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
c. Aset (Liabilitas) Pajak Tangguhan
Rincian dari aset pajak tangguhan per 31 Desember 2024 dan 2023 adalah sebagai berikut:
2024
Dikreditkan
(Dibebankan) ke
Saldo Aw al Laba Rugi Saldo Akhir
Cadangan Kerugian
Kredit Ekspektasian 513.519 178.230.322 178.743.841
Jumlah Aset (Liabilitas)
Pajak Tangguhan 513.519 178.230.322 178.743.841
2023
Dikreditkan
(Dibebankan) ke
Saldo Aw al Laba Rugi Saldo Akhir
Cadangan Kerugian
Kredit Ekspektasian - 513.519 513.519
Jumlah Aset (Liabilitas)
Pajak Tangguhan - 513.519 513.519
18. Saldo dan Transaksi dengan Pihak Berelasi
Kepemilikan : EBA-SP SMF-BTN08 berelasi dengan PT Sarana Multigriya Finansial
(Persero), PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk dan PT Bank
Tabungan Negara (Persero) Tbk. Namun secara aktivitas operasional
masing-masing pihak bebas mandiri (independen)
Pemegang : PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) dan PT Bank Tabungan Negara
Sertifikat EBA-SP (Persero) Tbk
SMF-BTN08
Kelas A dan B
Jenis Transaksi : Pihak Berelasi Sifat Hubungan
PT Bank Tabungan Negara Penyedia jasa
(Persero) Tbk
PT Sarana Multigriya Finansial Penerbit dan pendukung kredit
(Persero)
PT Bank Rakyat Indonesia Wali amanat
(Persero) Tbk
19
Page 30
EFEK BERAGUN ASET BERBENTUK SURAT PARTISIPASI SARANA MULTIGRIYA
FINANSIAL BANK TABUNGAN NEGARA 08 (EBA-SP SMF-BTN08)
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (LANJUTAN)
Per 31 Desember 2024 dan 2023 serta
Untuk Tahun yang Berakhir 31 Desember 2024 dan Untuk Periode Sejak
14 September 2023 (Tanggal Efektif) Sampai Dengan 31 Desember 2023
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
Saldo akun-akun pada laporan posisi keuangan per 31 Desember 2024 dan 2023 dengan pihak
berelasi adalah sebagai berikut:
2024 2023
Kas dan Setara Kas 19.747.385.144 16.595.814.496
Rekening Titipan 6.768.023.725 8.665.866.969
Piutang Kredit Pemilikan Rumah 440.308.674.754 542.014.983.613
Piutang Lain-lain - 4.688.514.597
Biaya yang Masih Harus Dibayar 692.816.954 915.476.601
Utang Bunga Kelas A 223.400.269 286.411.153
Utang Lain-lain 6.768.023.725 8.699.169.869
Utang Sertifikat EBA-SP kelas A 302.346.226.213 387.624.115.703
Sertifikat EBA-SP Kelas B 48.000.000.000 48.000.000.000
Jumlah transaksi dengan pihak berelasi untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2024 dan untuk
periode sejak 14 September 2023 (tanggal efektif) sampai dengan 31 Desember 2023 adalah
sebagai berikut:
2024 2023
Pendapatan Investasi - Bunga 66.867.712.332 39.093.633.814
Pendapatan Investasi - Denda Keterlambatan 594.860.214 350.501.375
Beban Investasi - Bunga EBA-SP kelas A 23.700.939.443 7.509.025.060
Beban Investasi - Bunga EBA-SP Kelas B 8.970.003.260 1.794.000.652
Beban Investasi - Jasa Penunjang 10.584.170.414 5.971.488.383
Pembayaran Pokok Utang Sertifikat
EBA-SP Kelas A - 496.890.232.093
Pembayaran Bunga Utang Sertifikat
EBA-SP Kelas A 23.477.539.174 7.222.613.908
Pembayaran Jasa Penunjang 9.891.353.460 4.863.229.129
19. Manajemen Risiko Keuangan
a. Risiko Kredit
Risiko Kredit adalah potensi kerugian yang terjadi karena tidak terbayarnya kewajiban pokok
dan bunga yang menjadi hak pemegang EBA-SP SMF-BTN08 Kelas A. Kumpulan Tagihan
yang disekuritisasi merupakan portofolio tagihan kredit perumahan, sehingga terdapat potensi
kerugian apabila terjadi kegagalan pembayaran angsuran dari Debitur KPR. Dengan demikian
sumber utama dari resiko kredit adalah kemauan dan kemampuan dari debitur KPR untuk
memenuhi kewajibannya. Dalam hal telah terjadi tagihan macet, maka terdapat potensi
kerugian yang mungkin timbul karena hasil likuidasi Properti Dibiayai tidak dapat memenuhi
sisa kewajiban terutang Debitur.
EBA-SP SMF-BTN08 melakukan perhitungan cadangan kerugian kredit ekspektasian
menggunakan model Expected Credit Loss (ECL) yang diambil dari total outstanding
tunggakan dikalikan dengan tingkat kerugian atau Loss Given Default (LGD) dan Probability
Default (PD). Probability of Default (PD) diambil dari rata-rata persentase Net Performing Loan
(NPL), sedangkan Loss Given Default (LGD) diambil dari perkalian antara total outstanding
dengan nilai kini estimasi kerugian. Pinjaman yang dikategorikan mengalami penurunan nilai
20
Page 31
EFEK BERAGUN ASET BERBENTUK SURAT PARTISIPASI SARANA MULTIGRIYA
FINANSIAL BANK TABUNGAN NEGARA 08 (EBA-SP SMF-BTN08)
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (LANJUTAN)
Per 31 Desember 2024 dan 2023 serta
Untuk Tahun yang Berakhir 31 Desember 2024 dan Untuk Periode Sejak
14 September 2023 (Tanggal Efektif) Sampai Dengan 31 Desember 2023
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
adalah pinjaman yang memiliki hari tunggakan lebih dari 180 hari dan pinjaman yang
direstrukturisasi.
b. Konsentrasi Geografis atas Properti Dibiayai
Risiko ini terjadi apabila properti dibiayai terkonsentrasi pada daerah-daerah tertentu. Apabila
daerah tersebut mengalami bencana alam atau perubahan kondisi geografis yang
menyebabkan penurunan nilai ekonomis dari properti dibiayai, maka terdapat potensi kerugian
apabila Debitur KPR wanprestasi dan hasil likuidasi penjualan properti dibiayai tidak
mencukupi sisa kewajiban terutang.
c. Risiko Likuiditas
Risiko likuiditas adalah potensi kerugian yang terjadi karena ketidakmampuan melakukan
penjualan kembali EBA-SP SMF-BTN08 kelas A di pasar sekunder. Selain itu, risiko likuiditas
bagi Entitas adalah risiko kerugian yang timbul karena Entitas tidak memiliki arus kas yang
cukup untuk memenuhi liabilitasnya.
Rasio Likuiditas Entitas Per 31 Desember 2024 dan2023 adalah sebagai berikut:
2024 2023
Liabilitas keuangan
Utang Bunga 290.531.452 367.146.672
Biaya yang Masih Harus Dibayar 822.288.577 1.157.236.827
Utang Sertifikat EBA-SP kelas A 393.200.458.289 496.890.232.093
Utang Lain-lain 6.768.023.725 8.699.169.869
401.081.302.043 507.113.785.461
Aset keuangan
Kas dan Setara Kas 19.747.385.144 16.595.814.496
Rekening Titipan 6.768.023.725 8.665.866.969
Piutang - Kredit Pemilikan Rumah 440.308.674.754 542.014.983.613
Piutang Lain-lain - 4.688.514.597
466.824.083.623 571.965.179.675
Surplus/(Defisit) 65.742.781.580 64.851.394.214
d. Risiko Pasar
Risiko Pasar adalah potensi kerugian yang terjadi karena perubahan harga EBA-SP
SMF-BTN08 Kelas A dalam perdagangan di pasar sekunder. Besarnya kerugian risiko pasar
direalisasikan pada saat terjadi penjualan oleh pemegang EBA-SP SMF-BTN08 Kelas A atau
pada periode penutupan tahun buku.
e. Risiko Pelunasan Dipercepat (Prepayment Risk)
Prepayment risk atau risiko pelunasan lebih awal adalah potensi pemegang EBA-SP
SMF-BTN08 Kelas A kehilangan kesempatan mendapatkan pendapatan bunga karena
pembayaran pokok yang dipercepat oleh debitur KPR, dan pelaksanaan opsi Clean-up Call
oleh penyedia jasa.
21
Page 32
EFEK BERAGUN ASET BERBENTUK SURAT PARTISIPASI SARANA MULTIGRIYA
FINANSIAL BANK TABUNGAN NEGARA 08 (EBA-SP SMF-BTN08)
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (LANJUTAN)
Per 31 Desember 2024 dan 2023 serta
Untuk Tahun yang Berakhir 31 Desember 2024 dan Untuk Periode Sejak
14 September 2023 (Tanggal Efektif) Sampai Dengan 31 Desember 2023
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
f. Risiko Hukum
Risiko Hukum adalah potensi kerugian yang terjadi karena kelemahan aspek-aspek yuridis
didalam perjanjian, pelaksanaan likuidasi jaminan dan penatausahaan EBA-SP SMF-BTN08,
termasuk sehubungan adanya perselisihan di antara para pihak yang terlibat dalam transaksi
sekuritisasi EBA-SP SMF-BTN08.
g. Risiko Operasional
Risiko Operasional adalah potensi kerugian yang terjadi karena kegagalan ataupun kesalahan
sistim dan prosedur dalam melakukan penatausahaan EBA-SP SMF-BTN08 yang dilakukan
oleh Penerbit, Wali Amanat, Bank Kustodian dan Penyedia Jasa.
20. Nilai Wajar Instrumen Keuangan
Tabel di bawah ini menyajikan perbandingan atas nilai tercatat dengan nilai wajar dari instrumen
keuangan yang tercatat per 31 Desember 2024 dan 2023 dengan rincian sebagai berikut:
2024
Nilai Tercatat Nilai Wajar
Aset Keuangan
Kas dan Setara Kas 19.747.385.144 19.747.385.144
Rekening Titipan 6.768.023.725 6.768.023.725
Piutang Kredit Kepemilikan Rumah 440.308.674.754 440.308.674.754
Liabilitas Keuangan
Utang Bunga 290.531.452 290.531.452
Biaya yang Masih Harus Dibayar 822.288.577 822.288.577
Utang Sertifikat EBA-SP Kelas A 393.200.458.289 381.648.574.841
Utang Lain-lain 6.768.023.725 8.699.169.869
2023
Nilai Tercatat Nilai Wajar
Aset Keuangan
Kas dan Setara Kas 16.595.814.496 16.595.814.496
Rekening Titipan 8.665.866.969 8.665.866.969
Piutang Kredit Kepemilikan Rumah 542.014.983.613 542.014.983.613
Piutang Lain-lain 4.688.514.597 4.688.514.597
Liabilitas Keuangan
Utang Bunga 367.146.672 367.146.672
Biaya yang Masih Harus Dibayar 1.157.236.827 1.157.236.827
Utang Sertifikat EBA-SP Kelas A 496.890.232.093 486.483.745.678
Utang Lain-lain 8.699.169.869 8.699.169.869
22
Page 33
EFEK BERAGUN ASET BERBENTUK SURAT PARTISIPASI SARANA MULTIGRIYA
FINANSIAL BANK TABUNGAN NEGARA 08 (EBA-SP SMF-BTN08)
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (LANJUTAN)
Per 31 Desember 2024 dan 2023 serta
Untuk Tahun yang Berakhir 31 Desember 2024 dan Untuk Periode Sejak
14 September 2023 (Tanggal Efektif) Sampai Dengan 31 Desember 2023
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
Berikut ini adalah metode dan asumsi yang digunakan dalam mengestimasi nilai wajar dan setiap
golongan instrumen keuangan entitas:
a. Kas dan Setara Kas serta Rekening Titipan
Seluruh aset keuangan di atas merupakan aset keuangan jangka pendek yang akan jatuh
tempo dalam 12 (dua belas) bulan sehingga nilai tercatat aset keuangan tersebut telah
mencerminkan nilai wajar dan aset keuangan tersebut.
b. Piutang Kredit Pemilikan Rumah
Piutang kredit pemilikan rumah dilakukan penilaian kembali atas nilai wajarnya menggunakan
pendekatan pendapatan, dimana terdapat penurunan nilai dan nilai tecatat.
c. Piutang Bunga, Piutang Lain-lain
Piutang bunga dan piutang lain-lain merupakan piutang yang akan jatuh tempo dalam waktu
12 (dua belas) bulan sehingga nilai tercatat aset keuangan tersebut telah mencerminkan nilai
wajar dari aset keuangan tersebut.
d. Utang Bunga, Biaya yang Masih Harus Dibayar, Utang Lain-lain
Seluruh kewajiban keuangan diatas merupakan kewajiban jangka pendek yang akan jatuh
tempo dalam 12 (dua belas) bulan sehingga nilai tercatat aset keuangan tersebut telah
mencerminkan nilai wajar dan aset keuangan tersebut.
e. Utang Sertifikat EBA-SP SMF-BTN08 Kelas A
Utang sertifikat efek beragun aset berbentuk surat partisipasi kelas A dinilai dengan
menggunakan model penilaian yang dilakukan oleh lembaga Penilai Harga Efek Indonesia
(PHEI) atau biasa dikenal sebagai Indonesia Bond Pricing Agency (IBPA), dengan harga
bersih untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan 31 Desember 2023
masing-masing sebesar 97,062088% dan 97,905677%.
21. Perjanjian Penting
a. Perjanjian Induk Sekuritisasi Nomor:135/PIS/EBA-SP-SMF-BTN08/VII/2023 dibuat pada
tanggal 28 Juli 2023, oleh dan antara:
1) PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk sebagai Kreditur Asal dan Penyedia Jasa,
2) PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) sebagai Penerbit dan Pendukung Kredit, serta
3) PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk sebagai Wali Amanat dan Bank Kustodian,
selanjutnya bersama-sama disebut Para Pihak.
EBA-SP SMF-BTN08 akan diterbitkan menurut Perjanjian Penerbitan EBA-SP SMF-BTN08
dalam bentuk satu Sertifikat Jumbo EBA-SP SMF-BTN08 Kelas A dan Sertifikat EBA-SP
SMF-BTN08 Kelas B, pada Tanggal Penutupan, setelah syarat-syarat pendahuluan telah
dipenuhi. EBA-SP SMF-BTN08 Kelas A ditawarkan kepada umum melalui penawaran umum,
sedangkan EBA-SP SMF-BTN08 Kelas B tidak ditawarkan kepada umum.
b. Perjanjian Penerbitan EBA-SP SMF-BTN08 Nomor: 31 tanggal 28 Juli 2023 menerangkan
penunjukan Wali Amanat dan Bank Kustodian kepada PT Bank Mandiri (Perseo) Tbk. Tugas
pokok Wali Amanat adalah mewakili kepentingan pemegang EBA-SP SMF-BTN08
berdasarkan perjanjian penerbitan EBA-SP SMF-BTN08 ini dan peraturan perundang-
undangan yang berlaku, dan tugas-tugas lainnya.
Tugas pokok Bank Kustodian adalah bertindak untuk kepentingan pemegang EBA-SP
MF-BTN08 sebagai pemilik Bersama atas Kumpulan Tagihan, menyimpan Hasil Koleksi, dan
23
Page 34
EFEK BERAGUN ASET BERBENTUK SURAT PARTISIPASI SARANA MULTIGRIYA
FINANSIAL BANK TABUNGAN NEGARA 08 (EBA-SP SMF-BTN08)
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (LANJUTAN)
Per 31 Desember 2024 dan 2023 serta
Untuk Tahun yang Berakhir 31 Desember 2024 dan Untuk Periode Sejak
14 September 2023 (Tanggal Efektif) Sampai Dengan 31 Desember 2023
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
mendistribusikan Hasil Koleksi berdasarkan Perjanjian Penerbitan EBA-SP SMF-BTN08 ini
dan peraturan perundang-undangan yang berlaku, serta tugas-tugas lainnya.
c. Perjanjian Penyedia Jasa Nomor: 08/PKS/FICD/VII/2023 tertanggal 28 Juli 2023 antara
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk selaku Wali Amanat dan
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk selaku Penyedia Jasa menerangkan bahwa peran
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk sebagai Penyedia Jasa dalam transaksi
EBA-SP SMF-BTN08 antara lain:
1) Menyimpan dan memelihara Dokumentasi Kredit termasuk berkas Utang.
2) Mengatur atau mengurus penagihan harian dan akumulasi hasil koleksi, termasuk
menagih pembayaran yang telah lewat waktu dari Debitur, menurut prosedur penagihan
yang umum berlaku terhadap Penyedia Jasa.
3) Menyimpan hasil koleksi dalam suatu rekening pada Penyedia Jasa yang wajib dibuka
paling lambat pada tanggal cut-off final yang diberi nama Rekening EBA-SP
SMF-BTN08, terpisah dari semua dana milik Penyedia Jasa.
4) Memindahkan hasil koleksi sejak tanggal cut-off final holding period sampai dengan
tanggal penutupan ke dalam Rekening EBA-SP SMF-BTN08, paling lambat 5 (lima) hari
kerja setelah tanggal penutupan.
5) Melaksanakan eksekusi Properti Dibiayai sesuai dengan prosedur umum Penyedia Jasa.
6) Memelihara catatan harian dari hasil koleksi dalam sistem komputer Penyedia Jasa
sehingga jumlah hasil koleksi dapat diidentifikasikan setiap waktu.
7) Sesudah tanggal cut-off final holding period, mentransfer hasil koleksi sampai dengan hari
terakhir dari tiap periode koleksi sebelumnya ke Rekening Koleksi yang dibuka atas nama
Wali Amanat untuk kepentingan para pemegang EBA-SP SMF-BTN08.
8) Memelihara kelangsungan polis asuransi kebakaran mengenai Properti Dibiayai dan
asuransi jiwa para Debitur.
9) Melakukan segala upaya terbaik yang diperlukan untuk menjaga kualitas kredit dari para
Debiturnya, dan
10) Tugas-tugas lain yang akan ditentukan di kemudian hari (bila ada) atas kesepakatan
bersama.
d. Perjanjian Pendukung Kredit Nomor: 136/PPK/EBA-SP-SMF-BTN08/VII/2023 pada tanggal
28 Juli 2023 antara PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk bertindak sebagai Wali Amanat
atau Bank Kustodian, dan PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) bertindak sebagai
Pendukung Kredit menerangkan bahwa:
1) PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) bersedia untuk menyediakan dana tidak kurang
dari jumlah Maksimum Ambang Batas Rekening Cadangan ke dalam Rekening Cadangan
dan Rekening Cadangan Tambahan sesuai dengan ketentuan dalam Perjanjian
Penerbitan EBA-SP SMF-BTN08.
2) Dana tidak kurang dari jumlah Maksimum Rekening Cadangan Tambahan ke dalam
Rekening Cadangan Tambahan sesuai dengan ketentuan dalam Perjanjian Penerbitan
EBA-SP SMF-BTN08.
Dana tersebut wajib disetorkan oleh Pendukung Kredit ke dalam Rekening Cadangan
Tambahan paling lambat pada Tanggal Penutupan. Kelebihan dana di atas Jumlah
Maksimum Ambang Batas Rekening Cadangan yang berubah sehubungan dengan
pembayaran-pembayaran pada tiap Tanggal Pembayaran wajib dikembalikan Bank Kustodian
kepada Pendukung Kredit sesuai paling lambat 5 (lima) hari kerja terhitung sejak Tanggal
Sertifikat Penyedia Jasa. Dalam hal persentase posisis akhir bulan non performing loan pada
Kumpulan Tagihan kurang dari 80% (delapan puluh persen) dari posisi akhir bulan
outstanding EBA-SP SMF-BTN08 Kelas B, maka Bank Kustodian wajib mengembalikan
Rekening Cadangan Tambahan sepenuhnya kepada Pendukung Kredit paling lambat 5 (lima)
hari kerja terhitung sejak Tanggal Sertifikat Penyedia Jasa. Pemulihan dana atas Jumlah
24
Page 35
EFEK BERAGUN ASET BERBENTUK SURAT PARTISIPASI SARANA MULTIGRIYA
FINANSIAL BANK TABUNGAN NEGARA 08 (EBA-SP SMF-BTN08)
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (LANJUTAN)
Per 31 Desember 2024 dan 2023 serta
Untuk Tahun yang Berakhir 31 Desember 2024 dan Untuk Periode Sejak
14 September 2023 (Tanggal Efektif) Sampai Dengan 31 Desember 2023
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
Maksimum Rekening Cadangan Tambahan wajib dilakukan pada Tanggal Pembayaran
terdekat dari Rekening Koleksi Bunga, dan/atau Rekening Koleksi Pokok menurut Urutan
Prioritas Pembayaran.
Pendukung Kredit menyadari dan memahami risiko tidak diterimanya pengembalian secara
penuh dari Bank Kustodian atas nama EBA-SP SMF-BTN08 atas dana yang disetorkan
Pendukung Kredit ke dalam Rekening Cadangan dalam hal terjadinya kegagalan pembayaran
oleh para Debitur atas Kumpulan Tagihan. Pendukung Kredit dengan ini membebaskan Bank
Kustodian dari segala tanggung jawab sehubungan dengan risiko tersebut.
e. Perjanjian Pendaftaran EBA-SP SMF-BTN08 di KSEI Nomor: SP-003/EBASP/KSEI/0623
dibuat pada tanggal 21 Juli 2023 antara 2022 PT Kustodian Sentral Efek Indonesia dengan
PT Sarana Multigriya Finansial sebagai Penerbit Efek yang selanjutnya disebut Para Pihak.
Para pihak menerangkan bahwa KSEI adalah perseroan yang menjalankan kegiatan usaha
sebagai Lembaga Penyimpanan dan Penyelesaian sebagaimana dimaksud dalam UU No. 8
Tahun 1995 tentang Pasar Modal. Selanjutnya, Penerbit Efek bermaksud untuk mendaftarkan
Efek Beragun Aset Berbentuk Surat Partisipan yang akan didaftarkan di KSEI.
f. Perjanjian Agen Pembayaran Nomor: 17 tanggal 21 Juli 2023 antara PT Kustodian Sentral
Efek Indonesia dengan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk selaku Wali Amanat
menerangkan bahwa sesuai dengan Peraturan KSEI yang mengatur ketentuan layanan jasa
kustodian sentral ditetapkan bahwa pelaksanaan pembayaran penghasilan, bunga, pokok dan
hak-hak lain berupa dana dilaksanakan oleh KSEI selaku Agen Pembayaran.
g. Perjanjian Pengelolaan Administrasi Nomor: SP-003/PA-EBASP/KSEI/0623 tanggal
21 Juli 2023 antara PT Kustodian Sentral Efek dengan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero)
Tbk selaku Bank Kustodian menerangkan bahwa Bank Kustodian ditunjuk untuk
mengadministrasikan EBA-SP SMF-BTN08 oleh Penerbit Efek, sehingga Bank Kustodian
wajib membuat perjanjian dengan KSEI terkait dengan pelaksanaan administrasi
EBA-SP SMF-BTN08 yang disimpan dalam Penitipan Kolektif di KSEI. Selanjutnya
sehubungan dengan kewajiban Bank Kustodian antara lain untuk melakukan
menyelenggarakan administrasi dan pembukuan dalam rangka penitipan dan penatausahaan
terkait EBA-SP SMF-BTN08 yang terdaftar di KSEI, maka Bank Kustodian wajib memenuhi
ketentuan, persyaratan, dan prosedur yang ditetapkan oleh KSEI.
h. Perjanjian Pendahuluan Pencatatan EBA-SP SMF-BTN08 Nomor: SP00002/BEI.PP3/07-2023
tanggal 31 Juli 2023 antara PT Bursa Efek Indonesia dengan PT Sarana Multigriya Finansial
(Persero) menerangkan bahwa PT Sarana Multigriya Finansial bermaksud untuk mencatatkan
EBA-SP SMF-BTN08 di Bursa Efek Indonesia.
i. Perjanjian Pemberian Porsi Pemulihan Tagihan EBA-SP SMF-BTN08
Nomor: 137/PPPPT/SMF-BRI-BTN/VII/2023 tanggal 28 Juli 2023 antara PT Sarana Multigriya
Finansial (Persero) sebagai Penerbit, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk sebagai Wali
Amanat dan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk sebagai Penyedia Jasa. Penerbit, Wali
Amanat dan Penyedia Jasa menerangkan bahwa untuk mengapresiasi usaha dan prestasi
Penyedia Jasa dalam melakukan pembinaan, pengurusan dan pengelolaan Kumpulan
Tagihan sehingga mendukung diperolehnya imbal hasil yang diharapkan Pemegang EBA-SP
SMF-BTN08 kelas B, maka Pemegang EBA-SM SMF-BTN08 kelas B dalam hal ini diwakili
oleh Wali Amanat dan Penerbit sepakat untuk memberikan penghargaan (reward) bagi
Penyedia Jasa berupa Porsi Pemulihan Tagihan.
j. Akta Jual Beli Nomor: 33 tanggal 28 Juli 2023 bahwa PT Sarana Multigriya Finansial (Persero)
sebagai Pembeli dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk sebagai Bank Kustodian dan
25
Page 36
EFEK BERAGUN ASET BERBENTUK SURAT PARTISIPASI SARANA MULTIGRIYA
FINANSIAL BANK TABUNGAN NEGARA 08 (EBA-SP SMF-BTN08)
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (LANJUTAN)
Per 31 Desember 2024 dan 2023 serta
Untuk Tahun yang Berakhir 31 Desember 2024 dan Untuk Periode Sejak
14 September 2023 (Tanggal Efektif) Sampai Dengan 31 Desember 2023
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
Wali Amanat yang bertidak untuk mewakili kepentingan para Pemegang EBA-SP SMF-BTN08
untuk selanjutnya disebut Penjual. Selanjutnya Penjual dan Pembeli bersama-sama akan
disebut Para Pihak. Para Pihak menerangkan bahwa:
1) Para Pihak telah menandatangani Perjanjian Kerjasama tentang Penggunaan Jasa
Arranger Transaksi Sekuritisasi EBA-SP SMF-BTN08 Tahun 2023, yang dibuat dibawah
tangan oleh Para Pihak tertanggal 28 Juli 2023.
2) Antara Penjual (yang merupakan Kreditur Asal) dan para Debitur telah dibuat Perjanjian
KPR bersadarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
3) Bahwa untuk melaksanakan jual beli atas Kumpulan Tagihan, para pihak telah sepakat
untuk menandatangani Akta Jual Beli ini.
4) Kumpulan Tagihan termasuk dokumen-dokumen Surat Kuasa Membebankan Hak
Tanggungan (SKMHT), Akta Pemberian Hak Tanggungan (APHT), dan Sertifikat Hak
Tanggungan (SHT) tidak diperiksa secara keseluruhan, tetapi hanya berdasarkan
pemeriksaan atas sejumlah sampel Dokumentasi Kredit sebagaimana dinyatakan dalam
Laporan Hasil Uji Tuntas dari Segi Hukum tertanggal 28 Juli 2023. Berdasarkan Perjanjian
Induk dan Perjanjian Penerbitan EBA-SP SMF-BTN08, Penjual telah sepakat menjual
Kumpulan Tagihan kepada Pembeli sesuai dengan format Akta Jual Beli. Tagihan,
termasuk dokumen-dokumen SKMHT, Akta Pemberian Hak Tanggungan, dan Sertifikat
Hak Tangguhan, tidak diperiksa secara keseluruhan, tetapi hanya berdasarkan
pemeriksaan atas sejumlah sampel Dokumentasi Pembiayaan sebagaimana dinyatakan
dalam Laporan Hasil Uji Tuntas dari Segi Hukum tertanggal 28 Juli 2023. Selanjutnya
untuk melaksanakan jual beli atas Kumpulan Tagihan, Para Pihak sepakat untuk
menandatangani Akta Jual Beli ini.
22. Peristiwa Setelah Periode Pelaporan
Sampai dengan tanggal penyajian laporan keuangan, tidak terdapat peristiwa setelah tanggal
pelaporan yang signifikan.
23. Reklasifikasi Akun
Laporan Keuangan tanggal 31 Desember 2023 telah dilakukan reklasifikasi untuk mengikuti
penyajian laporan keuangan tanggal 31 Desember 2024. Rincian reklasifikasi akun-akun tersebut
adalah sebagai berikut:
2023
Sebelum Penyesuaian Sesudah
Laporan Posisi Keuangan
Utang Biaya Penyedia Jasa 1.039.390.540 (134.808.522) 904.582.018
Utang Lain-lain
Dana Transisi - 8.564.361.347 (8.429.552.825) 134.808.522
Penyedia Jasa
Dana Cadangan - - 8.564.361.347 8.564.361.347
Pendukung Kredit
24. Tanggung Jawab dan Penerbitan Laporan Keuangan
Penerbit dan Bank Kustodian bertanggung jawab atas penyusunan laporan keuangan yang
diselesaikan pada tanggal 27 Maret 2025.
26
Names mentioned 21 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
PT Bursa Efek Indonesia Stock Exchange Building
p.1
unresolved
person
I Gede Nyoman Yetna Setia
p.1
unresolved
org
Kantor Akuntan Publik Arif
p.2 ×4
unresolved
person
Executive Vice
· Direktur
p.2
unresolved
person
Vice
· Direktur
p.2
unresolved
person
Ir. Nanette Cahyanie Handari Adi Warsito
· Notaris
p.15 ×2
unresolved
org
Sentral Efek Indonesia
p.15
unresolved
org
PT Reasuransi Indonesia Utama (Persero)
p.25
unresolved
org
Dana Pensiun BTN
p.25
unresolved
org
Yayasan Kesejahteraan Pegawai BTN
p.25
unresolved
org
PT Bank Tabungan Negara Sertifikat EBA-SP
p.29
unresolved
org
PT Kustodian Sentral Efek Indonesia
p.35 ×3
unresolved
org
PT Kustodian Sentral Efek
p.35
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.