Skip to content
Back to announcement

LKT Audited XISB 2024.pdf

Financial statement Text extracted XISB

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 35

Page 1
                Reksa Dana Premier
      ETF Indonesia Sovereign Bonds

                                 Laporan keuangan
                         tanggal 31 Desember 2024
dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut
                beserta laporan auditor independen
Page 2
                                      DAFTAR ISI



                                                      Halaman

Surat Pernyataan Manajer Investasi

Surat Pernyataan Bank Kustodian

Laporan Auditor Independen

Laporan Keuangan

Laporan Posisi Keuangan                                 1

Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif lain     2

Laporan Perubahan Aset Bersih                           3

Laporan Arus Kas                                        4

Catatan atas Laporan Keuangan                          5-25
Page 3

          
Page 4

          
Page 5

          
Page 6
Laporan Auditor Independen

Laporan No. : 00573/2.1133/AU.1/09/0305-2/1/III/2025


Pemegang Unit Penyertaan, Manajer Investasi dan Bank Kustodian
Reksa Dana Premier ETF Indonesia Sovereign Bonds

Opini

Kami telah mengaudit laporan keuangan Reksa Dana Premier ETF Indonesia Sovereign
Bonds (“Reksa Dana”), yang terdiri dari laporan posisi keuangan tanggal 31 Desember
2024, serta laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain, laporan perubahan
aset bersih, dan laporan arus kas, untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut, serta
catatan atas laporan keuangan, termasuk informasi kebijakan akuntansi material.

Menurut opini kami, laporan keuangan terlampir menyajikan secara wajar, dalam semua hal
yang material, posisi keuangan Reksa Dana tanggal 31 Desember 2024, serta kinerja
keuangan dan arus kasnya untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut, sesuai dengan
Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia.

Basis Opini

Kami melaksanakan audit kami berdasarkan Standar Audit yang ditetapkan oleh Institut
Akuntan Publik Indonesia. Tanggung jawab kami menurut standar tersebut diuraikan lebih
lanjut dalam paragraf Tanggung Jawab Auditor terhadap Audit atas Laporan Keuangan pada
laporan kami. Kami independen terhadap Reksa Dana berdasarkan ketentuan etika yang
relevan dalam audit kami atas laporan keuangan di Indonesia, dan kami telah memenuhi
tanggung jawab etika lainnya berdasarkan ketentuan tersebut. Kami yakin bahwa bukti audit
yang telah kami peroleh adalah cukup dan tepat untuk menyediakan suatu basis bagi opini
audit kami.

Hal Audit Utama

Hal audit utama adalah hal-hal yang, menurut pertimbangan profesional kami, merupakan
hal yang paling material dalam audit kami atas laporan keuangan periode kini. Hal-hal
tersebut disampaikan dalam konteks audit kami atas laporan keuangan secara keseluruhan,
dan dalam merumuskan opini kami atas laporan keuangan terkait, kami tidak menyatakan
suatu opini terpisah atas hal audit utama tersebut.
Page 7
Laporan Auditor Independen (lanjutan)

Laporan No. : 00573/2.1133/AU.1/09/0305-2/1/III/2025 (lanjutan)


Hal Audit Utama (lanjutan)

Hal Audit Utama yang teridentifikasi dalam audit kami diuraikan sebagai berikut:

Penilaian dan keberadaan Portofolio Efek

Portofolio efek merupakan bagian material dari Aset Reksa Dana pada tanggal 31 Desember
2024.

Kami fokus pada penilaian dan keberadaan atas portofolio efek. Jumlah portofolio efek Reksa
Dana adalah sebesar Rp 29.841.317.350. Merujuk pada catatan 4 dalam laporan keuangan
atas portofolio efek pada tanggal 31 Desember 2024.

Bagaimana audit kami merespon Hal Audit Utama
   - Kami menilai kesesuaian kebijakan akuntansi yang diterapkan Reksa Dana dengan
      Standar Akuntansi Keuangan.
   - Melakukan uji pengendalian untuk menentukan efektivitas desain dan operasi
      pengendalian intern atas transaksi portofolio efek.
   - Kami membandingkan nilai wajar portofolio efek berdasarkan laporan keuangan yang
      kami terima dari Bank Kustodian dan Manajer lnvestasi dengan harga kuotasi di pasar
      aktif atau input lain selain harga kuotasian.
   - Berdasarkan uji petik, kami memeriksa transaksi pembelian dan penjualan atas
      portofolio efek Reksa Dana.
   - Kami melakukan perhitungan matematis pendapatan investasi termasuk keuntungan
      atau kerugian yang telah atau belum direalisasi.
   - Kami juga menilai kecukupan pengungkapan terkait yang disajikan dalam catatan 2d,
      3, 4, dan 8 atas laporan keuangan.
Page 8
Laporan Auditor Independen (lanjutan)

Laporan No. : 00573/2.1133/AU.1/09/0305-2/1/III/2025 (lanjutan)


Tanggung Jawab Manajer Investasi dan Bank Kustodian dan Pihak yang Bertanggung
Jawab atas Tata Kelola terhadap Laporan Keuangan

Manajer Investasi dan Bank Kustodian bertanggung jawab atas penyusunan dan penyajian
wajar laporan keuangan tersebut sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia,
dan atas pengendalian internal yang dianggap perlu oleh Manajer Investasi dan Bank
Kustodian untuk memungkinkan penyusunan laporan keuangan yang bebas dari
kesalahan penyajian material, baik yang disebabkan oleh kecurangan maupun
kesalahan.

Dalam penyusunan laporan keuangan, Manajer Investasi dan Bank Kustodian
bertanggung jawab untuk menilai kemampuan Reksa Dana dalam mempertahankan
kelangsungan usahanya, mengungkapkan, sesuai dengan kondisinya, hal-hal yang berkaitan
dengan kelangsungan usaha, dan menggunakan basis akuntansi kelangsungan usaha, kecuali
Manajer Investasi dan Bank Kustodian memiliki intensi untuk melikuidasi Reksa Dana atau
menghentikan operasi, atau tidak memiliki alternatif yang realistis selain
melaksanakannya.

Pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola bertanggung jawab untuk mengawasi proses
pelaporan keuangan Reksa Dana.

Tanggung Jawab Auditor terhadap Audit atas Laporan Keuangan

Tujuan kami adalah untuk memeroleh keyakinan memadai tentang apakah laporan keuangan
secara keseluruhan bebas dari kesalahan penyajian material, baik yang disebabkan oleh
kecurangan maupun kesalahan, dan untuk menerbitkan laporan auditor yang mencakup
opini kami. Keyakinan memadai merupakan suatu tingkat keyakinan tinggi, namun bukan
merupakan suatu jaminan bahwa audit yang dilaksanakan berdasarkan Standar Audit akan
selalu mendeteksi kesalahan penyajian material ketika hal tersebut ada. Kesalahan penyajian
dapat disebabkan oleh kecurangan maupun kesalahan dan dianggap material jika, baik
secara individual maupun secara agregat, dapat diekspektasikan secara wajar akan
memengaruhi keputusan ekonomi yang diambil oleh pengguna berdasarkan laporan
keuangan tersebut.
Page 9
Laporan Auditor Independen (lanjutan)

Laporan No. : 00573/2.1133/AU.1/09/0305-2/1/III/2025 (lanjutan)


Tanggung Jawab Auditor terhadap Audit atas Laporan Keuangan (lanjutan)

Sebagai bagian dari suatu audit berdasarkan Standar Audit, kami menerapkan pertimbangan
profesional dan mempertahankan skeptisisme profesional selama audit. Kami juga:

•   Mengidentifikasi dan menilai risiko kesalahan penyajian material dalam laporan
    keuangan, baik yang disebabkan oleh kecurangan maupun kesalahan, mendesain dan
    melaksanakan prosedur audit yang responsif terhadap risiko tersebut, serta memeroleh
    bukti audit yang cukup dan tepat untuk menyediakan basis bagi opini kami. Risiko tidak
    terdeteksinya kesalahan penyajian material yang disebabkan oleh kecurangan lebih
    tinggi dari yang disebabkan oleh kesalahan, karena kecurangan dapat melibatkan
    kolusi, pemalsuan, penghilangan secara sengaja, pernyataan salah, atau pengabaian
    pengendalian internal.
•   Memeroleh suatu pemahaman tentang pengendalian internal yang relevan dengan
    audit untuk mendesain prosedur audit yang tepat sesuai dengan kondisinya, tetapi
    bukan untuk tujuan menyatakan opini atas keefektivitasan pengendalian internal Reksa
    Dana.
•   Mengevaluasi ketepatan kebijakan akuntansi yang digunakan serta kewajaran estimasi
    akuntansi dan pengungkapan terkait yang dibuat oleh Manajer Investasi dan Bank
    Kustodian.
•   Menyimpulkan ketepatan penggunaan basis akuntansi kelangsungan usaha oleh
    Manajer Investasi dan Bank Kustodian dan, berdasarkan bukti audit yang diperoleh,
    apakah terdapat suatu ketidakpastian material yang terkait dengan peristiwa atau
    kondisi yang dapat menyebabkan keraguan signifikan atas kemampuan Reksa Dana
    untuk mempertahankan kelangsungan usahanya. Ketika kami menyimpulkan bahwa
    terdapat suatu ketidakpastian material, kami diharuskan untuk menarik perhatian dalam
    laporan auditor kami ke pengungkapan terkait dalam laporan keuangan atau, jika
    pengungkapan tersebut tidak memadai, harus menentukan apakah perlu untuk
    memodifikasi opini kami. Kesimpulan kami didasarkan pada bukti audit yang
    diperoleh hingga tanggal laporan auditor kami. Namun, peristiwa atau kondisi masa
    depan dapat menyebabkan Reksa Dana tidak dapat mempertahankan kelangsungan
    usaha.
•   Mengevaluasi penyajian, struktur, dan isi laporan keuangan secara keseluruhan,
    termasuk pengungkapannya, dan apakah laporan keuangan mencerminkan transaksi
    dan peristiwa yang mendasarinya dengan suatu cara yang mencapai penyajian wajar.
Page 10
Laporan Auditor Independen (lanjutan)

Laporan No. : 00573/2.1133/AU.1/09/0305-2/1/III/2025 (lanjutan)


Tanggung Jawab Auditor terhadap Audit atas Laporan Keuangan (lanjutan)

Kami mengomunikasikan kepada pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola mengenai,
antara lain, ruang lingkup dan saat yang direncanakan atas audit, serta temuan audit
signifikan, termasuk setiap defisiensi signifikan dalam pengendalian internal yang
teridentifikasi oleh kami selama audit.

Kami juga memberikan suatu pernyataan kepada pihak yang bertanggung jawab atas tata
kelola bahwa kami telah mematuhi ketentuan etika yang relevan mengenai independensi, dan
mengomunikasikan seluruh hubungan, serta hal-hal lain yang dianggap secara wajar
berpengaruh terhadap independensi kami, dan, jika relevan, pengamanan terkait.

Dari hal-hal yang dikomunikasikan kepada pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola,
kami menentukan hal-hal tersebut yang paling signifikan dalam audit atas laporan keuangan
periode kini dan oleh karenanya menjadi hal audit utama. Kami menguraikan hal audit utama
dalam laporan auditor kami, kecuali peraturan perundang-undangan melarang pengungkapan
publik tentang hal tersebut atau ketika, dalam kondisi yang sangat jarang terjadi, kami
menentukan bahwa suatu hal tidak boleh dikomunikasikan dalam laporan kami karena
konsekuensi merugikan dari mengomunikasikan hal tersebut akan diekspektasikan secara
wajar melebihi manfaat kepentingan publik atas komunikasi tersebut.



Paul Hadiwinata, Hidajat, Arsono, Retno, Palilingan & Rekan




Santoso Chandra, S.E., M.M., Ak., CPA, CA
Registrasi Akuntan Publik No. AP.0305

17 Maret 2025
Page 11
REKSA DANA PREMIER ETF INDONESIA SOVEREIGN BONDS
LAPORAN POSISI KEUANGAN
Per 31 Desember 2024



(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

                                              Catatan           2024                 2023

ASET

  Portofolio efek
    Efek bersifat utang
      (harga perolehan Rp 27.976.900.000
      pada tahun 2024 dan Rp 39.474.450.000
      pada tahun 2023)                      2c,2d,3,4,8       27.841.317.350      41.103.716.300
    Instrumen pasar uang                      2c,2d,4          2.000.000.000       1.450.000.000

  Total portofolio efek                                       29.841.317.350      42.553.716.300

  Kas                                           2d,5            532.078.462           66.187.915
  Piutang bunga                                2d,2e,6          288.999.656          515.543.039

TOTAL ASET                                                    30.662.395.468      43.135.447.254

LIABILITAS

  Beban akrual                                 2d,2e,7            65.852.609          69.002.025

TOTAL LIABILITAS                                                  65.852.609          69.002.025

TOTAL NILAI ASET BERSIH                                       30.596.542.859      43.066.445.229

JUMLAH UNIT PENYERTAAN BEREDAR                      10      60.100.000,0000      86.300.000,3220

NILAI ASET BERSIH PER
  UNIT PENYERTAAN                                                   509,0939            499,0318




   Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan
                                  keuangan secara keseluruhan.

                                                1
Page 12
REKSA DANA PREMIER ETF INDONESIA SOVEREIGN BONDS
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024


(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

                                               Catatan           2024                2023

PENDAPATAN
 Pendapatan Investasi
  Pendapatan bunga                             2d,2e,11       2.668.459.352       2.258.234.411
  Keuntungan investasi yang telah
   direalisasi                                  2d,2e           860.450.000         409.550.000
  (Kerugian) keuntungan investasi yang
   belum direalisasi                            2d,2e         (1.764.848.950)       516.082.480
 Pendapatan lainnya                            2d,2e,12            1.196.279          4.202.006

TOTAL PENDAPATAN                                              1.765.256.681       3.188.068.897

BEBAN
 Beban Investasi
  Beban pengelolaan investasi                2e,2h,13,16        (110.999.463)       (95.620.910)
  Beban kustodian                               2e,14            (44.251.454)       (38.248.364)
  Beban lain-lain                               2e,15           (353.241.810)      (303.223.928)
 Beban lainnya                                   2e                 (239.256)          (840.401)

TOTAL BEBAN                                                     (508.731.983)      (437.933.603)

LABA SEBELUM PAJAK                                            1.256.524.698       2.750.135.294

BEBAN PAJAK PENGHASILAN                        2f,3,9b           (91.960.000)        (52.100.000)

LABA TAHUN BERJALAN                                           1.164.564.698       2.698.035.294

PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN                                        -                   -

PENGHASILAN KOMPREHENSIF
 TAHUN BERJALAN                                               1.164.564.698       2.698.035.294




   Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan
                                  keuangan secara keseluruhan.

                                                2
Page 13
REKSA DANA PREMIER ETF INDONESIA SOVEREIGN BONDS
LAPORAN PERUBAHAN ASET BERSIH
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024


(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

                                          Transaksi dengan
                                             Pemegang       Total Kenaikan        Total Nilai
                                           Unit Penyertaan Nilai Aset Bersih     Aset Bersih

Saldo per 1 Januari 2023                   (130.252.015.152) 162.558.360.417     32.306.345.265

Perubahan aset bersih pada
 tahun 2023

Penghasilan komprehensif tahun berjalan              -         2.698.035.294       2.698.035.294

Transaksi dengan pemegang
 unit penyertaan

 Penjualan unit penyertaan                   12.818.735.670          -           12.818.735.670
 Pembelian kembali unit penyertaan           (4.756.671.000)         -           (4.756.671.000)

Saldo per 31 Desember 2023                 (122.189.950.482) 165.256.395.711     43.066.445.229

Perubahan aset bersih pada
 periode 2024

Penghasilan komprehensif tahun berjalan              -         1.164.564.698       1.164.564.698

Transaksi dengan pemegang
 unit penyertaan

 Pembelian kembali unit penyertaan          (13.634.467.068)         -           (13.634.467.068)

Saldo per 31 Desember 2024                 (135.824.417.550) 166.420.960.409     30.596.542.859




  Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan
                                 keuangan secara keseluruhan.

                                                 3
Page 14
REKSA DANA PREMIER ETF INDONESIA SOVEREIGN BONDS
LAPORAN ARUS KAS
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024


(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

                                                                2024                 2023

Arus kas dari aktivitas operasi

  Pembelian efek bersifat utang                             (15.132.500.000)     (19.322.400.000)
  Penjualan efek bersifat utang                              27.490.500.000       10.164.500.000
  Penerimaan bunga efek bersifat utang                        2.783.870.962        2.136.721.437
  Penerimaan bunga deposito berjangka                           111.131.773            34.509.669
  Penerimaan bunga jasa giro                                      1.196.279             4.202.006
  Pembayaran jasa pengelolaan investasi                        (113.635.905)          (93.145.319)
  Pembayaran jasa kustodian                                     (45.454.362)          (37.258.129)
  Pembayaran beban lain-lain                                   (352.791.132)        (304.414.494)
  Pembayaran pajak kini (capital gain)                          (91.960.000)          (52.100.000)

Kas bersih yang dihasilkan dari (digunakan untuk)
  aktivitas operasi                                          14.650.357.615       (7.469.384.830)

Arus kas dari aktivitas pendanaan

  Penerimaan dari penjualan unit penyertaan                         -             12.818.735.670
  Pembayaran untuk pembelian kembali unit penyertaan        (13.634.467.068)      (4.756.671.000)

Kas bersih yang (digunakan untuk) dihasilkan dari
  aktivitas pendanaan                                       (13.634.467.068)       8.062.064.670

Kenaikan kas dan setara kas                                   1.015.890.547          592.679.840

Kas dan setara kas pada awal tahun                            1.516.187.915          923.508.075

Kas dan setara kas pada akhir tahun                           2.532.078.462        1.516.187.915

Kas dan setara kas terdiri dari:
 Kas                                                            532.078.462           66.187.915
 Deposito berjangka                                           2.000.000.000        1.450.000.000

Total kas dan setara kas                                      2.532.078.462        1.516.187.915




  Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan
                                 keuangan secara keseluruhan.

                                                    4
Page 15
REKSA DANA PREMIER ETF INDONESIA SOVEREIGN BONDS
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

1. UMUM

   Reksa Dana Premier ETF Indonesia Sovereign Bonds (“Reksa Dana”) adalah Reksa Dana bersifat
   terbuka berbentuk Kontrak Investasi Kolektif yang dibentuk berdasarkan Undang-Undang No. 8
   Tahun 1995 tentang Pasar Modal dan Surat Keputusan Ketua Badan Pengawas Pasar Modal dan
   Lembaga Keuangan No. KEP-22/PM/1996 tanggal 17 Januari 1996 yang telah diubah beberapa
   kali, terakhir dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 4 tahun 2023 tanggal 31 Maret 2023
   tentang perubahan kedua atas Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 23/POJK.04/2016 tentang
   Reksa Dana berbentuk Kontrak Investasi Kolektif dan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
   No. 48/POJK.04/2015 tentang Pedoman Pengelolaan Reksa Dana Terproteksi, Reksa Dana
   dengan Penjaminan, dan Reksa Dana Indeks yang berlaku tanggal 29 Desember 2015.

   Kontrak Investasi Kolektif Reksa Dana antara PT Indo Premier Investment Management sebagai
   Manajer Investasi dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, sebagai Bank Kustodian
   dituangkan dalam Akta No. 88 tanggal 28 Desember 2016 yang dibuat di hadapan Leolin Jayayanti,
   S.H., M.Kn., notaris di Jakarta.

   Kontrak Investasi Kolektif Reksa Dana telah mengalami perubahan beberapa kali, diantaranya Akta
   Addendum II No. 223 tanggal 25 Juni 2024 di hadapan Jimmy Tanal, S.H., M.Kn., notaris di Jakarta.
   Sesuai dengan Addendum atas Kontrak Investasi Kolektif, Manajer Investasi akan melakukan
   penawaran umum atas unit penyertaan Reksa Dana yang akan diperdagangkan di Bursa Efek
   secara terus menerus dengan jumlah minimum 2.500.000 (dua juta lima ratus ribu) unit penyertaan
   dengan ketentuan tidak lebih kecil dari jumlah yang setara dengan Rp 10.000.000.000 (sepuluh
   miliar Rupiah), sampai dengan jumlah maksimum 100.000.000.000 (seratus miliar) unit penyertaan.
   Setiap unit penyertaan mempunyai Nilai Aset Bersih awal disesuaikan dengan nilai efek bersifat
   utang pada hari pertama penawaran.

   Perubahan terakhir dengan Akta penggantian Bank Kustodian yaitu Akta Addendum III Kontrak
   Investasi Kolektif Reksa Dana No. 215 di hadapan Jimmy Tanal, S.H., M.Kn., notaris di Jakarta
   yang menyatakan bahwa terhitung sejak tanggal 24 Desember 2024 (tanggal efektif penggantian
   Bank Kustodian), maka hak dan kewajiban PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, selaku Bank
   Kustodian awal Reksa Dana beralih kepada Deutche Bank A.G., cabang Jakarta selaku Bank
   Kustodian pengganti Reksa Dana.

   PT Indo Premier Investment Management sebagai Manajer Investasi didukung oleh tenaga
   profesional yang terdiri dari Komite Investasi dan Tim Pengelola Investasi. Komite Investasi akan
   mengarahkan dan mengawasi Tim Pengelola Investasi dalam menjalankan kebijakan dan strategi
   investasi sehari-hari sesuai dengan tujuan Investasi. Komite Investasi terdiri dari:

         Ketua                : Nixon Jacobus Silfanus
         Anggota              : Stefanus Noviono Darmosusilo
                                Sonny Thendian
                                Alexander Iskandar Salim

   Tim Pengelola Investasi bertugas sebagai pelaksana harian atas kebijaksanaan, strategi, dan
   eksekusi investasi yang telah diformulasikan bersama dengan Komite Investasi. Tim Pengelola
   Investasi terdiri dari:

         Ketua                : Dwianto Oktory
         Anggota              : Suwito Haryatno
                                Bernardus Bagus Krisdwianto




                                                 5
Page 16
REKSA DANA PREMIER ETF INDONESIA SOVEREIGN BONDS
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

1. UMUM (Lanjutan)

   Tujuan investasi Reksa Dana adalah memberikan tingkat pertumbuhan yang optimal atas nilai
   investasi pada Surat Berharga Negara.

   Sesuai dengan tujuan investasinya, Manajer Investasi akan menginvestasikan Reksa Dana dengan
   komposisi investasi sebagai berikut :
   - Minimum 80% (delapan puluh persen) dari Nilai Aset Bersih pada Surat Berharga Negara yang
     berasal dari kumpulan efek yang terdaftar pada indeks Indonesia Bond Indexes Government
     (INDOBexG), dan
   - Maksimum 20% (dua puluh persen) dari Nilai Aset Bersih pada instrumen pasar uang dalam
     negeri yang mempunyai jatuh tempo kurang dari 1 (satu) tahun dan/atau deposito, sesuai
     dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia.

   Reksa Dana telah memperoleh surat pernyataan efektif berdasarkan Surat Keputusan Dewan
   Komisioner Otoritas Jasa Keuangan No. S-27/D.04/2017 pada tanggal 20 Januari 2017. Reksa
   Dana mulai beroperasi pada tanggal 27 Januari 2017.

   Transaksi unit penyertaan dan Nilai Aset Bersih per unit penyertaan dipublikasikan hanya pada hari-
   hari bursa. Hari terakhir bursa di bulan Desember 2024 adalah tanggal 30 Desember 2024 dan di
   bulan Desember 2023 adalah tanggal 29 Desember 2023. Laporan keuangan Reksa Dana untuk
   tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 ini disajikan berdasarkan
   posisi aset bersih Reksa Dana masing-masing pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023.

   Laporan keuangan telah disetujui untuk diterbitkan oleh Manajer Investasi dan Bank Kustodian pada
   tanggal 17 Maret 2025. Manajer Investasi dan Bank Kustodian bertanggung jawab atas laporan
   keuangan Reksa Dana sesuai dengan tugas dan tanggung jawab masing-masing sebagai Manajer
   Investasi dan Bank Kustodian sebagaimana tercantum dalam Kontrak Investasi Kolektif Reksa
   Dana serta menurut peraturan dan perundangan yang berlaku.


2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL

   Berikut ini adalah dasar penyajian laporan keuangan dan kebijakan akuntansi material diterapkan
   dalam penyusunan laporan keuangan Reksa Dana.

   a. Dasar Penyajian Laporan Keuangan

       Laporan keuangan disusun sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia,
       mencakup Pernyataan dan Interpretasi yang dikeluarkan oleh Dewan Standar Akuntansi
       Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia.

       Laporan keuangan juga disusun dan disajikan sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa
       Keuangan No. 33/POJK.04/2020 Tentang Penyusunan Laporan Keuangan Produk Investasi
       berbentuk Kontrak Investasi Kolektif dan Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan Republik
       Indonesia No. 14/SEOJK.04/2020 tentang Pedoman Perlakuan Akuntansi Produk Investasi
       berbentuk Kontrak Investasi Kolektif.

       Laporan keuangan disusun berdasarkan konsep biaya perolehan (historical cost), kecuali untuk
       investasi pada aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi.




                                                 6
Page 17
REKSA DANA PREMIER ETF INDONESIA SOVEREIGN BONDS
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)

   a. Dasar Penyajian Laporan Keuangan (lanjutan)

       Laporan keuangan disusun berdasarkan akuntansi berbasis akrual, kecuali laporan arus kas.
       Laporan arus kas menyajikan informasi penerimaan dan pengeluaran yang diklasifikasikan ke
       dalam aktivitas operasi dan pendanaan dengan menggunakan metode langsung. Untuk tujuan
       laporan arus kas, kas dan setara kas mencakup kas di bank serta deposito berjangka yang
       jatuh tempo dalam waktu tiga bulan atau kurang.

       Seluruh angka dalam laporan keuangan ini, kecuali dinyatakan secara khusus, dinyatakan
       dalam Rupiah, yang juga merupakan mata uang fungsional Reksa Dana.

       Penyusunan laporan keuangan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia
       mengharuskan Manajer Investasi Reksa Dana membuat estimasi dan asumsi yang
       memengaruhi kebijakan akuntansi dan jumlah yang dilaporkan atas aset, liabilitas, pendapatan
       dan beban.

       Walaupun estimasi dibuat berdasarkan pengetahuan terbaik Manajer Investasi atas kejadian
       dan tindakan saat ini, realisasi mungkin berbeda dengan jumlah yang diestimasi semula.

   b. Nilai Aset Bersih Reksa Dana

       Nilai Aset Bersih Reksa Dana dihitung dan ditentukan pada setiap akhir hari bursa dengan
       menggunakan nilai pasar wajar.

       Nilai Aset Bersih per unit penyertaan dihitung berdasarkan Nilai Aset Bersih Reksa Dana pada
       setiap akhir hari bursa dibagi dengan jumlah unit penyertaan yang beredar.

   c. Portofolio Efek

       Portofolio efek terdiri dari efek bersifat utang dan instrumen pasar uang.

   d. Instrumen Keuangan

       Reksa Dana mengklasifikasikan instrumen keuangan dalam bentuk aset keuangan dan liabilitas
       keuangan.

       Reksa Dana menerapkan PSAK 109 (dahulu PSAK 71), yang mensyaratkan pengaturan
       instrumen keuangan terkait klasifikasi dan pengukuran, penurunan nilai atas instrumen aset
       keuangan, dan akuntansi lindung nilai. Dengan demikian, kebijakan akuntansi yang berlaku
       untuk periode pelaporan kini adalah seperti tercantum di bawah ini.

       Instrumen keuangan diakui pada saat Reksa Dana menjadi pihak dari ketentuan kontrak suatu
       instrumen keuangan.




                                                   7
Page 18
REKSA DANA PREMIER ETF INDONESIA SOVEREIGN BONDS
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)

   d. Instrumen Keuangan (lanjutan)

       Aset Keuangan

       Klasifikasi, Pengukuran, dan Pengakuan

       Klasifikasi dan pengukuran aset keuangan didasarkan pada model bisnis dan arus kas
       kontraktual. Reksa Dana menilai apakah arus kas aset keuangan tersebut semata-mata dari
       pembayaran pokok dan bunga. Aset keuangan diklasifikasikan dalam tiga kategori sebagai
       berikut:

       (i) Aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi;
       (ii) Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi;
       (iii) Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain.

       Reksa Dana menentukan klasifikasi aset keuangan tersebut pada pengakuan awal dan tidak
       bisa melakukan perubahan setelah penerapan awal tersebut.

       Reksa Dana mengklasifikasikan instrumen keuangan ke dalam klasifikasi tertentu yang
       mencerminkan sifat dari informasi dan mempertimbangkan karakteristik dari instrumen
       keuangan tersebut. Klasifikasi ini dapat dilihat pada tabel berikut:

              Kategori yang didefinisikan oleh    Golongan (ditentukan oleh
                                                                               Sub-golongan
               PSAK 109 (dahulu PSAK 71)                Reksa Dana)
                        Aset keuangan yang diukur
                         pada nilai wajar melalui Portofolio efek           Efek bersifat utang
                         laba rugi
        Aset keuangan
                                                                            Instrumen pasar
                        Aset keuangan yang diukur Portofolio efek
                                                                             uang
                         pada biaya perolehan
                                                  Kas
                         diamortisasi
                                                  Piutang bunga

       i. Aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi;

          Klasifikasi ini berlaku untuk aset keuangan yang dikelola dalam model bisnis dimiliki untuk
          mendapatkan arus kas kontraktual dan memiliki arus kas yang memenuhi kriteria "semata-
          mata dari pembayaran pokok dan bunga dari jumlah pokok terutang”.

          Pada saat pengakuan awal, aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi
          diakui pada nilai wajarnya ditambah biaya transaksi (jika ada) dan selanjutnya diukur pada
          biaya perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif.

          Pendapatan dari aset keuangan dalam kelompok aset keuangan yang diukur pada biaya
          perolehan diamortisasi dicatat di dalam laporan laba rugi dan dilaporkan sebagai
          "Pendapatan bunga" dan “Pendapatan lainnya”.

          Dalam hal terjadi penurunan nilai, penyisihan kerugian penurunan nilai dilaporkan sebagai
          pengurang dari nilai tercatat dari aset keuangan dalam kelompok aset keuangan yang diukur
          pada biaya perolehan diamortisasi, dan diakui dalam laba rugi.




                                                 8
Page 19
REKSA DANA PREMIER ETF INDONESIA SOVEREIGN BONDS
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)

   d. Instrumen Keuangan (lanjutan)

       Aset Keuangan (lanjutan)

       Klasifikasi, Pengukuran, dan Pengakuan (lanjutan)

       ii. Aset keuangan yang diukur dengan nilai wajar melalui laba rugi

          Aset keuangan yang dikelompokkan ke dalam kategori ini diakui pada nilai wajarnya pada
          saat pengakuan awal; biaya transaksi (jika ada) diakui secara langsung ke dalam laba rugi.
          Keuntungan dan kerugian yang timbul dari perubahan nilai wajar dan penjualan aset
          keuangan diakui di dalam laba rugi dan dicatat masing-masing sebagai “Keuntungan
          (kerugian) investasi yang belum direalisasi” dan "Keuntungan (kerugian) investasi yang
          telah direalisasi”.

          Pendapatan bunga dari aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi dicatat
          di dalam laporan laba rugi dan dilaporkan sebagai “Pendapatan bunga”.

       Pengakuan

       Transaksi aset keuangan Reksa Dana diakui pada tanggal perdagangan.

       Penurunan Nilai

       Pada setiap periode pelaporan, Reksa Dana menilai apakah risiko kredit dari instrumen
       keuangan telah meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal. Ketika melakukan
       penilaian, Reksa Dana menggunakan perubahan atas risiko gagal bayar yang terjadi sepanjang
       perkiraan usia instrumen keuangan daripada perubahan atas jumlah kerugian kredit
       ekspektasian tersebut terhadap aset keuangan Reksa Dana.

       Dalam melakukan penilaian, Reksa Dana membandingkan antara risiko gagal bayar yang
       terjadi atas instrumen keuangan pada saat periode pelaporan dengan risiko gagal bayar yang
       terjadi atas instrumen keuangan pada saat pengakuan awal dan mempertimbangkan kewajaran
       serta ketersediaan informasi yang tersedia pada saat tanggal pelaporan terkait dengan kejadian
       masa lalu, kondisi terkini dan perkiraan atas kondisi ekonomi di masa depan, yang
       mengindikasikan kenaikan risiko kredit sejak pengakuan awal.

       Manajer Investasi berkeyakinan tidak terdapat penurunan nilai atas aset keuangan pada
       tanggal 31 Desember 2024.

       Liabilitas Keuangan

       Reksa Dana mengklasifikasikan liabilitas keuangannya sebagai liabilitas keuangan yang diukur
       pada biaya perolehan diamortisasi.

                Kategori yang didefinisikan oleh           Golongan (ditentukan
                                                                                     Sub-golongan
                 PSAK 109 (dahulu PSAK 71)                  oleh Reksa Dana)
                           Liabilitas keuangan yang
        Liabilitas keuangan diukur pada biaya              Beban akrual
                            perolehan diamortisasi


                                                   9
Page 20
REKSA DANA PREMIER ETF INDONESIA SOVEREIGN BONDS
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)

   d. Instrumen Keuangan (lanjutan)

       Liabilitas Keuangan (lanjutan)

       Pada saat pengakuan awal, liabilitas keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi
       diukur pada nilai wajar ditambah biaya transaksi (jika ada). Setelah pengakuan awal, Reksa
       Dana mengukur seluruh liabilitas keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi
       dengan menggunakan metode suku bunga efektif.

       Penghentian Pengakuan

       Aset keuangan dihentikan pengakuannya pada saat hak kontraktual Reksa Dana atas arus kas
       yang berasal dari aset keuangan tersebut kedaluwarsa, yaitu ketika aset dialihkan kepada pihak
       lain tanpa mempertahankan kontrol atau pada saat seluruh risiko dan manfaat telah ditransfer
       secara substansial. Liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya jika liabilitas Reksa Dana
       kedaluwarsa, dilepaskan atau dibatalkan.

       Penentuan Nilai Wajar

       Nilai wajar instrumen keuangan pada tanggal laporan posisi keuangan adalah berdasarkan
       harga kuotasi di pasar aktif.

       Apabila pasar untuk suatu instrumen keuangan tidak aktif, Reksa Dana menetapkan nilai wajar
       dengan menggunakan teknik penilaian. Teknik penilaian meliputi penggunaan transaksi-
       transaksi pasar yang wajar terkini antara pihak-pihak yang mengerti, berkeinginan, jika tersedia,
       referensi atas nilai wajar terkini dari instrumen lain yang secara substansial sama, analisa arus
       kas yang didiskonto dan model harga opsi.

       Reksa Dana mengklasifikasikan pengukuran nilai wajar dengan menggunakan hierarki nilai
       wajar yang mencerminkan signifikansi input yang digunakan untuk melakukan pengukuran.
       Hierarki pengukuran nilai wajar memiliki level sebagai berikut:

       1. Harga kuotasian (tidak disesuaikan) dalam pasar aktif untuk aset atau liabilitas yang identik
          (Level 1);
       2. Input selain harga kuotasian yang termasuk dalam Level 1 yang dapat diobservasi untuk
          aset atau liabilitas, baik secara langsung (misalnya harga) atau secara tidak langsung
          (misalnya derivasi dari harga) (Level 2);
       3. Input untuk aset atau liabilitas yang bukan berdasarkan data pasar yang dapat diobservasi
          (Level 3).

       Level pada hierarki nilai wajar di mana pengukuran nilai wajar dikategorikan secara keseluruhan
       ditentukan berdasarkan level input terendah yang signifikan terhadap pengukuran nilai wajar
       secara keseluruhan. Penilaian signifikansi suatu input tertentu dalam pengukuran nilai wajar
       secara keseluruhan memerlukan pertimbangan dengan memperhatikan faktor-faktor spesifik
       atas aset atau liabilitas tersebut.

       Instrumen Keuangan Saling Hapus

       Aset keuangan dan liabilitas keuangan saling hapus dan jumlah neto nya dilaporkan pada
       laporan posisi keuangan ketika terdapat hak yang berkekuatan hukum untuk melakukan saling
       hapus atas jumlah yang telah diakui tersebut dan adanya niat untuk menyelesaikan secara
       neto, atau untuk merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitas secara simultan.



                                                  10
Page 21
REKSA DANA PREMIER ETF INDONESIA SOVEREIGN BONDS
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)

   d. Instrumen Keuangan (lanjutan)

        Instrumen Keuangan Saling Hapus (lanjutan)

        Hak saling hapus tidak kontinjen atas peristiwa di masa depan dan dapat dipaksakan secara
        hukum dalam situasi bisnis yang normal dan dalam peristiwa gagal bayar, atau peristiwa
        kepailitan atau kebangkrutan Reksa Dana atau pihak lawan.

   e. Pengakuan Pendapatan dan Beban

        Pendapatan bunga dari instrumen keuangan diakui atas dasar akrual secara harian, sedangkan
        pendapatan lainnya merupakan pendapatan yang bukan berasal dari kegiatan investasi,
        termasuk di dalamnya pendapatan bunga atas jasa giro.

        Beban yang berhubungan dengan jasa pengelolaan investasi dan jasa kustodian dihitung dan
        diakui secara akrual setiap hari, sedangkan beban lainnya merupakan beban yang tidak terkait
        dengan kegiatan investasi dan biaya keuangan, termasuk di dalamnya beban atas pajak
        penghasilan final dari pendapatan bunga atas jasa giro yang timbul dari kegiatan diluar
        investasi.

        Keuntungan atau kerugian yang belum direalisasi akibat kenaikan atau penurunan harga pasar
        (nilai wajar) serta keuntungan atau kerugian investasi yang telah direalisasi disajikan dalam
        laporan laba rugi komprehensif tahun berjalan. Keuntungan dan kerugian yang telah direalisasi
        atas penjualan portofolio efek dihitung berdasarkan harga pokok yang mengunakan metode
        rata-rata tertimbang.

   f.   Pajak Penghasilan

        Beban pajak terdiri dari pajak kini dan pajak tangguhan. Pajak diakui dalam laporan laba rugi
        dan penghasilan komprehensif lain, kecuali jika pajak tersebut terkait dengan transaksi atau
        kejadian yang diakui di pendapatan komprehensif lain atau langsung diakui ke ekuitas. Dalam
        hal ini, pajak tersebut masing-masing diakui dalam pendapatan komprehensif lain atau ekuitas.

        Sesuai dengan peraturan pajak yang berlaku pendapatan yang telah dikenakan pajak
        penghasilan final tidak lagi dilaporkan sebagai pendapatan kena pajak, dan semua beban
        sehubungan dengan pendapatan yang telah dikenakan pajak penghasilan final tidak dapat
        dikurangkan. Tetapi, baik pendapatan maupun beban tersebut dipakai dalam perhitungan laba
        rugi menurut akuntansi.

        Untuk pajak penghasilan yang tidak bersifat final, beban pajak penghasilan tahun berjalan
        ditentukan berdasarkan laba kena pajak dalam tahun yang bersangkutan yang dihitung
        berdasarkan tarif pajak yang berlaku.

        Aset dan liabilitas pajak tangguhan diakui atas konsekuensi pajak tahun mendatang yang timbul
        dari perbedaan jumlah tercatat aset dan liabilitas menurut laporan keuangan dengan dasar
        pengenaan pajak aset dan liabilitas. Liabilitas pajak tangguhan diakui untuk semua perbedaan
        temporer kena pajak dan aset pajak tangguhan diakui untuk perbedaan temporer yang boleh
        dikurangkan serta rugi fiskal yang belum terkompensasi, sepanjang besar kemungkinan dapat
        dimanfaatkan untuk mengurangi laba kena pajak masa datang.




                                                 11
Page 22
REKSA DANA PREMIER ETF INDONESIA SOVEREIGN BONDS
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)

   f.   Pajak Penghasilan (lanjutan)

        Aset dan liabilitas pajak tangguhan dapat saling hapus apabila terdapat hak yang berkekuatan
        hukum untuk melakukan saling hapus antara aset pajak kini dengan liabilitas pajak kini dan
        apabila aset dan liabilitas pajak penghasilan tangguhan dikenakan oleh otoritas perpajakan
        yang sama. Aset pajak kini dan liabilitas pajak kini akan saling hapus ketika Reksa Dana
        memiliki hak yang berkekuatan hukum untuk melakukan saling hapus dan adanya niat untuk
        melakukan penyelesaian saldo-saldo tersebut secara neto atau untuk merealisasikan dan
        menyelesaikan liabilitas secara bersamaan.

        Koreksi terhadap liabilitas perpajakan diakui saat surat ketetapan pajak diterima atau jika
        mengajukan keberatan, pada saat keputusan atas keberatan tersebut telah ditetapkan.

   g. Segmen

        Bentuk pelaporan segmen adalah segmen berdasarkan operasi Reksa Dana. Segmen operasi
        adalah komponen investasi Reksa Dana yang dapat dibedakan berdasarkan jenis portofolio
        efek.

   h. Transaksi dengan Pihak Berelasi

        Reksa Dana melakukan transaksi dengan pihak berelasi sebagaimana didefinisikan dalam
        PSAK 224 (dahulu PSAK 7) “Pengungkapan Pihak-Pihak Berelasi”. Jenis transaksi dan saldo
        dengan pihak berelasi diungkapkan dalam catatan atas laporan keuangan.

   i.   Perubahan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) dan Interpretasi Standar
        Akuntansi Keuangan (ISAK)

        Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia (DSAK-IAI) telah menerbitkan
        standar baru, revisi dan interpretasi yang berlaku efektif pada atau setelah tanggal
        1 Januari 2024, diantaranya sebagai berikut:

        -   Amendemen PSAK 201 (dahulu PSAK 1) “Penyajian Laporan Keuangan” tentang Klasifikasi
            Liabilitas sebagai Jangka Pendek atau Jangka Panjang;
        -   Amendemen PSAK 201 (dahulu PSAK 1) “Penyajian Laporan Keuangan” tentang Liabilitas
            Jangka Panjang dengan Kovenan.

        Penerapan PSAK tersebut di atas tidak memiliki dampak yang meterial terhadap jumlah yang
        dilaporkan dan diungkapkan pada laporan keuangan Reksa Dana periode berjalan atau periode
        tahun sebelumnya


3. PENGGUNAAN PERTIMBANGAN, ESTIMASI, DAN ASUMSI AKUNTANSI YANG PENTING

   Penyusunan laporan keuangan Reksa Dana mengharuskan Manajer Investasi membuat
   pertimbangan, estimasi dan asumsi yang memengaruhi jumlah dan pengungkapan yang disajikan
   dalam laporan keuangan. Namun demikian, ketidakpastian atas estimasi dan asumsi ini mungkin
   dapat menyebabkan penyesuaian yang material atas nilai tercatat aset dan liabilitas di masa yang
   akan datang.




                                                 12
Page 23
REKSA DANA PREMIER ETF INDONESIA SOVEREIGN BONDS
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

3. PENGGUNAAN PERTIMBANGAN, ESTIMASI, DAN ASUMSI AKUNTANSI YANG PENTING
   (Lanjutan)

   Pertimbangan

   Klasifikasi Aset Keuangan dan Liabilitas Keuangan

   Reksa Dana menentukan klasifikasi aset dan liabilitas tertentu sebagai aset keuangan dan liabilitas
   keuangan dengan menilai apakah aset dan liabilitas tersebut memenuhi definisi yang ditetapkan
   dalam PSAK 109 (dahulu PSAK 71). Aset keuangan dan liabilitas keuangan dicatat sesuai dengan
   kebijakan akuntansi Reksa Dana sebagaimana diungkapkan dalam Catatan 2.

   Cadangan Kerugian Penurunan Nilai Aset Keuangan

   Pada setiap tanggal laporan posisi keuangan, Reksa Dana menilai apakah risiko kredit atas
   instrumen keuangan telah meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal. Ketika melakukan
   penilaian tersebut, Reksa Dana mempertimbangkan perubahan risiko gagal bayar yang terjadi
   selama umur instrumen keuangan. Dalam melakukan penilaian tersebut, Reksa Dana
   membandingkan risiko gagal bayar yang terjadi pada tanggal pelaporan dengan risiko gagal bayar
   pada saat pengakuan awal, serta mempertimbangkan informasi, termasuk informasi masa lalu,
   kondisi saat ini, dan informasi bersifat perkiraan masa depan (forward-looking), yang wajar dan
   terdukung yang tersedia tanpa biaya atau upaya berlebihan.

   Reksa Dana mengukur cadangan kerugian sepanjang umurnya, jika risiko kredit atas instrumen
   keuangan tersebut telah meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal, jika tidak, maka Reksa
   Dana mengukur cadangan kerugian untuk instrumen keuangan tersebut sejumlah kerugian kredit
   ekspektasian 12 bulan. Suatu evaluasi yang bertujuan untuk mengidentifikasi jumlah cadangan
   kerugian kredit ekspektasian yang harus dibentuk, dilakukan secara berkala pada setiap periode
   pelaporan. Oleh karena itu, saat dan besaran jumlah cadangan kerugian kredit ekspektasian yang
   tercatat pada setiap periode dapat berbeda tergantung pada pertimbangan atas informasi yang
   tersedia atau berlaku pada saat itu.

   Pajak Penghasilan

   Pertimbangan yang signifikan dibutuhkan untuk menentukan jumlah pajak penghasilan. Manajer
   Investasi dapat membentuk pencadangan terhadap liabilitas pajak di masa depan sebesar jumlah
   yang diestimasikan akan dibayarkan ke kantor pajak jika berdasarkan evaluasi pada tanggal
   laporan posisi keuangan terdapat risiko pajak yang probable. Asumsi dan estimasi yang digunakan
   dalam perhitungan pembentukan cadangan tersebut memiliki unsur ketidakpastian.

   Estimasi dan Asumsi

   Asumsi utama mengenai masa depan dan sumber utama lain dalam mengestimasi ketidakpastian
   pada tanggal pelaporan yang mempunyai risiko signifikan yang dapat menyebabkan penyesuaian
   material terhadap nilai tercatat dalam laporan keuangan.

   Penggunaan estimasi wajar merupakan bagian mendasar dalam penyiapan laporan keuangan dan
   hal tersebut tidak mengurangi keandalan laporan keuangan.

   Nilai Wajar Aset Keuangan

   Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia mensyaratkan pengukuran aset keuangan tertentu pada
   nilai wajarnya, dan penyajian ini mengharuskan penggunaan estimasi. Komponen pengukuran nilai
   wajar yang signifikan ditentukan berdasarkan bukti objektif yang dapat diverifikasi (seperti nilai
   tukar, suku bunga), sedangkan saat dan besaran perubahan nilai wajar dapat menjadi berbeda
   karena penggunaan metode penilaian yang berbeda.

                                                 13
Page 24
REKSA DANA PREMIER ETF INDONESIA SOVEREIGN BONDS
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

4. PORTOFOLIO EFEK

   Ikhtisar portofolio efek

   Saldo portofolio efek pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 adalah sebagai berikut:

                                                                   2024
                                                                                  Tingkat                                      Persentase
                                                    Harga                          bunga                                      (%) terhadap
                                                  perolehan                       (%) per    Level       Jatuh     Peringkat total portofolio
          Jenis efek            Nilai nominal      rata-rata      Nilai wajar      tahun    hierarkI    tempo        efek          efek

   Efek bersifat utang

    Obligasi pemerintah

      FR0098                    7.000.000.000    6.927.550.000    7.030.012.500   7,125        2       15 Jun 38       -           23,56
      FR0097                    7.000.000.000    6.977.600.000    7.024.052.000   7,125        2       15 Jun 43       -           23,54
      FR0101                    7.000.000.000    7.091.000.000    6.968.351.950   6,875        2       27 Sep 26       -           23,35
      FR0100                    7.000.000.000    6.980.750.000    6.818.900.900   6,625        2       15 Feb 34       -           22,85

   Total efek bersifat utang   28.000.000.000   27.976.900.000   27.841.317.350                                                    93,30

   Instrumen pasar uang

    Deposito berjangka

      PT Bank Rakyat
       Indonesia
       (Persero) Tbk            1.200.000.000    1.200.000.000    1.200.000.000   5,500        -       30 Des 25       -            4,02
      PT Bank Rakyat
       Indonesia
       (Persero) Tbk              800.000.000     800.000.000      800.000.000    5,500        -       18 Jan 25       -            2,68

    Total instrumen
     pasar uang                 2.000.000.000    2.000.000.000    2.000.000.000                                                     6,70

   Total portofolio efek                                         29.841.317.350                                                  100,00


                                                                   2023
                                                                                  Tingkat                                      Persentase
                                                    Harga                          bunga                                      (%) terhadap
                                                  perolehan                       (%) per    Level       Jatuh     Peringkat total portofolio
          Jenis efek            Nilai nominal      rata-rata       Nilai wajar     tahun    hierarkI    tempo        efek          efek

   Efek bersifat utang

    Obligasi pemerintah

      FR0098                   10.000.000.000    9.896.500.000   10.475.961.700    7,125       2       15 Jun 38       -           24,62
      FR0097                   10.000.000.000    9.968.000.000   10.415.000.000    7,125       2       15 Jun 43       -           24,47
      FR0095                   10.000.000.000    9.724.500.000    9.981.900.000    6,375       2       15 Agt 28       -           23,46
      FR0096                    5.000.000.000    4.915.450.000    5.186.158.700    7,000       2       15 Feb 33       -           12,19
      FR0100                    5.000.000.000    4.970.000.000    5.044.695.900    6,625       2       15 Feb 34       -           11,85

   Total efek bersifat utang 40.000.000.000     39.474.450.000   41.103.716.300                                                    96,59

   Instrumen pasar uang

    Deposito berjangka

      PT Bank Rakyat
       Indonesia
       (Persero) Tbk             750.000.000      750.000.000       750.000.000    5,000       -       30 Jan 24       -            1,76
      PT Bank Rakyat
       Indonesia
       (Persero) Tbk             700.000.000      700.000.000       700.000.000    5,500       -       18 Jan 24       -            1,65

    Total instrumen
     pasar uang                 1.450.000.000    1.450.000.000    1.450.000.000                                                     3,41

   Total portofolio efek                                         42.553.716.300                                                  100,00




                                                                  14
Page 25
REKSA DANA PREMIER ETF INDONESIA SOVEREIGN BONDS
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

5. KAS

                                                                 2024                  2023

   Deutsche Bank AG, cabang Jakarta                              525.287.623            -
   PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk                          6.790.839           66.187.915

    Total                                                        532.078.462           66.187.915


6. PIUTANG BUNGA

                                                                 2024                  2023

   Efek bersifat utang                                           287.601.300          511.898.114
   Deposito berjangka                                              1.398.356            3.644.925

   Total                                                         288.999.656          515.543.039

   Reksa Dana tidak membentuk penyisihan kerugian penurunan nilai atas piutang bunga karena
   Manajer Investasi berpendapat bahwa seluruh piutang tersebut dapat ditagih.


7. BEBAN AKRUAL

                                                                 2024                  2023

   Jasa pengelolaan investasi (catatan 13)                         7.434.598           10.071.040
   Jasa kustodian (catatan 14)                                     2.825.507            4.028.415
   Lain-lain                                                      55.592.504           54.902.570

   Total                                                          65.852.609           69.002.025


8. PENGUKURAN NILAI WAJAR

   Nilai wajar instrumen keuangan yang tidak diperdagangkan di pasar aktif ditentukan menggunakan
   teknik penilaian. Teknik penilaian ini memaksimalkan penggunaan data pasar yang dapat
   diobservasi yang tersedia dan sesedikit mungkin mengandalkan estimasi spesifik yang dibuat oleh
   Manajer Investasi. Karena seluruh input signifikan yang dibutuhkan untuk menentukan nilai wajar
   dapat diobservasi, maka instrumen tersebut termasuk dalam hierarki level 2.

   Nilai tercatat dan pengukuran nilai wajar menggunakan level 2 pada tanggal 31 Desember 2024
   dan 2023 masing-masing adalah sebesar Rp 27.841.317.350 dan Rp 41.103.716.300.


9. PERPAJAKAN

   a. Pajak penghasilan

       Reksa Dana berbentuk Kontrak Investasi Kolektif adalah subjek pajak. Objek pajak penghasilan
       terbatas hanya pada penghasilan yang diterima oleh Reksa Dana, sedangkan pembagian laba
       yang dibayarkan Reksa Dana kepada pemegang unit penyertaan, termasuk keuntungan atas
       pelunasan kembali unit penyertaan bukan merupakan objek pajak penghasilan.




                                                15
Page 26
REKSA DANA PREMIER ETF INDONESIA SOVEREIGN BONDS
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

9.   PERPAJAKAN (Lanjutan)
     a. Pajak penghasilan (lanjutan)
        Berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia No. 36/2008 tentang Perubahan Keempat
        atas Undang-Undang No. 7 Tahun 1983 tentang Pajak Penghasilan, Reksa Dana dikenakan
        pajak penghasilan final sebesar 5% sejak 1 Januari 2014 hingga 31 Desember 2020; dan 10%
        untuk tahun 2021 dan seterusnya.
        Selanjutnya pada tanggal 30 Agustus 2021 Pemerintah telah mengesahkan Peraturan
        Pemerintah No. 91 tahun 2021 tentang pajak penghasilan atas penghasilan berupa obligasi
        yang diterima atau diperoleh wajib pajak dalam negeri dan bentuk usaha tetap, di mana salah
        satu pasalnya menjelaskan tentang tarif pajak penghasilan final dari bunga obligasi ditetapkan
        sebesar 10% dari dasar pengenaan pajak penghasilan.
        Pada tanggal 29 Oktober 2021, Pemerintah menerbitkan Undang-Undang Republik Indonesia
        No. 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan. Aturan tersebut menetapkan
        tarif pajak penghasilan wajib pajak dalam negeri dan bentuk usaha tetap sebesar 22% yang
        mulai berlaku pada tahun pajak 2022 dan seterusnya, serta mengatur tentang kenaikan tarif
        PPN umum secara bertahap, kenaikan dari 10% menjadi 11% mulai berlaku pada tanggal
        1 April 2022 dan 12% mulai berlaku pada tanggal 1 Januari 2025. Kemudian, sesuai dengan
        Peraturan Menteri Keuangan No. 131 Tahun 2024 untuk PPN yang mulai berlaku pada tanggal
        1 Januari 2025, dihitung dengan cara mengalikan tarif 12% (dua belas persen) dengan Dasar
        Pengenaan Pajak berupa nilai lain sebesar 11/12 (sebelas per dua belas).
        Pendapatan investasi Reksa Dana yang merupakan objek pajak penghasilan final disajikan
        dalam jumlah bruto sebelum pajak penghasilan final. Taksiran pajak penghasilan ditentukan
        berdasarkan penghasilan kena pajak dalam tahun yang bersangkutan berdasarkan tarif pajak
        yang berlaku.
        Rekonsiliasi antara laba sebelum pajak menurut laporan laba rugi dan penghasilan
        komprehensif lain dengan laba (rugi) kena pajak yang dihitung oleh Reksa Dana untuk tahun-
        tahun yang berakhir tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 adalah sebagai berikut:
                                                                    2024                 2023
        Laba sebelum pajak                                        1.256.524.698        2.750.135.294
        Ditambah (dikurangi):
          Beban yang tidak dapat dikurangkan                        508.731.983         437.933.603
          Pendapatan yang pajaknya bersifat final
           - Bunga deposito berjangka                              (108.885.204)         (36.987.471)
           - Bunga jasa giro                                         (1.196.279)          (4.202.006)
           - Bunga efek bersifat utang                           (2.559.574.148)      (2.221.246.940)
          - Keuntungan investasi yang telah direalisasi            (860.450.000)        (409.550.000)
          - Kerugian (keuntungan) investasi yang
              belum direalisasi                                   1.764.848.950         (516.082.480)
        Laba (rugi) kena pajak                                          -                    -
        Pajak penghasilan                                               -                    -
        Pajak dibayar dimuka                                            -                    -
        (Lebih) kurang bayar pajak                                      -                    -

        Dalam laporan keuangan ini, jumlah penghasilan kena pajak didasarkan atas perhitungan
        sementara, karena Reksa Dana belum menyampaikan SPT pajak penghasilan badan.


                                                 16
Page 27
REKSA DANA PREMIER ETF INDONESIA SOVEREIGN BONDS
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

9. PERPAJAKAN (Lanjutan)

   b. Beban pajak

                                                                2024                  2023

       Pajak kini                                                     -                    -
       Pajak kini (capital gain)                                  91.960.000           52.100.000
       Pajak tangguhan                                                -                    -

       Total                                                      91.960.000           52.100.000

   c. Administrasi

       Berdasarkan peraturan perpajakan Indonesia, Reksa Dana menghitung, menetapkan, dan
       membayar sendiri jumlah pajak yang terutang. Direktorat Jenderal Pajak dapat menetapkan dan
       mengubah liabilitas pajak dalam batas waktu 5 (lima) tahun sejak terutangnya pajak.


10. UNIT PENYERTAAN BEREDAR

   Jumlah unit penyertaan yang dimiliki oleh Pemodal dan Manajer Investasi pada tanggal
   31 Desember 2024 dan 31 Desember 2023 masing-masing adalah sebagai berikut :

                                          2024                                 2023
                                   Unit      Persentase (%)          Unit          Persentase (%)

   Pemodal                   60.000.000,0000        99,83      86.300.000,3220        100,00
   Manajer Investasi            100.000,0000         0,17             -                  -

   Total                     60.100.000,0000     100,00        86.300.000,3220        100,00


11. PENDAPATAN BUNGA

                                                                2024                  2023

   Efek bersifat utang                                         2.559.574.148        2.221.246.940
   Deposito berjangka                                            108.885.204           36.987.471

   Total                                                       2.668.459.352        2.258.234.411

   Pendapatan bunga disajikan dalam jumlah bruto sebelum dikurangi pajak penghasilan final.


12. PENDAPATAN LAINNYA

   Akun ini merupakan pendapatan bunga jasa giro atas penempatan kas di bank.




                                               17
Page 28
REKSA DANA PREMIER ETF INDONESIA SOVEREIGN BONDS
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

13. BEBAN PENGELOLAAN INVESTASI

    Beban ini merupakan imbalan kepada Manajer Investasi, maksimum sebesar 3,00% (tiga persen)
    per tahun yang dihitung dari Nilai Aset Bersih harian Reksa Dana berdasarkan 365 (tiga ratus enam
    puluh lima) hari kalender per tahun atau 366 (tiga ratus enam puluh enam) hari kalender per tahun
    untuk tahun kabisat dan dibayarkan setiap bulan. Pemberian imbalan tersebut diatur berdasarkan
    ketentuan Kontrak Investasi Kolektif. Beban pengelolaan investasi yang belum dibayarkan dicatat
    pada beban akrual (Catatan 7). Beban pengelolaan investasi untuk tahun-tahun yang berakhir
    tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 masing-masing adalah sebesar Rp 110.999.463 dan
    Rp 95.620.910, yang dicatat dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain.


14. BEBAN KUSTODIAN

    Beban ini merupakan imbalan jasa pengelolaan administrasi dan imbalan jasa penitipan atas
    kekayaan Reksa Dana kepada Bank Kustodian, maksimum sebesar 0,20% (nol koma dua persen)
    per tahun yang dihitung dari Nilai Aset Bersih harian Reksa Dana berdasarkan 365 (tiga ratus enam
    puluh lima) hari kalender per tahun atau 366 (tiga ratus enam puluh enam) hari kalender per tahun
    untuk tahun kabisat dan dibayarkan setiap bulan. Pemberian imbalan tersebut diatur berdasarkan
    ketentuan Kontrak Investasi Kolektif. Beban kustodian yang belum dibayarkan dicatat pada beban
    akrual (Catatan 7). Beban kustodian untuk tahun-tahun yang berakhir tanggal 31 Desember 2024
    dan 2023 masing-masing adalah sebesar Rp 44.251.454 dan Rp 38.248.364, yang dicatat dalam
    laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain.


15. BEBAN LAIN-LAIN

                                                                  2024                  2023

   Pajak final                                                    277.790.730           229.522.188
   Lain-lain                                                       75.451.080            73.701.740

   Total                                                          353.241.810           303.223.928


16. SIFAT DAN TRANSAKSI PIHAK-PIHAK BERELASI

    Sifat Pihak-Pihak Berelasi

    Pihak berelasi adalah perusahaan yang mempunyai keterkaitan kepengurusan secara langsung
    maupun tidak langsung dengan Reksa Dana.

    Manajer Investasi adalah pihak berelasi dengan Reksa Dana dan Bank Kustodian bukan
    merupakan pihak berelasi sesuai dengan Surat Keputusan Kepala Departemen Pengawas Pasar
    Modal 2A No. KEP-04/PM.21/2014 tanggal 7 Oktober 2014.




                                                 18
Page 29
REKSA DANA PREMIER ETF INDONESIA SOVEREIGN BONDS
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

16. SIFAT DAN TRANSAKSI PIHAK-PIHAK BERELASI (Lanjutan)

   Transaksi Pihak-Pihak Berelasi

   Dalam kegiatan operasionalnya, Reksa Dana melakukan transaksi pembelian dan penjualan efek
   dengan pihak-pihak yang berelasi yaitu PT Indo Premier Sekuritas. Transaksi-transaksi dengan
   pihak-pihak berelasi dilakukan dengan persyaratan dan kondisi normal sebagaimana halnya bila
   dilakukan dengan pihak ketiga.

   a. Rincian pembelian dan penjualan dengan pihak-pihak berelasi untuk tahun-tahun yang berakhir
      tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 adalah nihil.

   b. Transaksi Reksa Dana dengan Manajer Investasi untuk tahun-tahun yang berakhir pada
      tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 adalah sebagai berikut:

                                                 2024
                                Jasa Pengelolaan Investasi
                                                                       Total
                                                              keuntungan(kerugian)
                                                                 atas kepemilikan
                                                              unit penyertaan untuk
                                                Maksimum          masing-masing       Total
               Saldo                            Persentase     transaksi pembelian pendapatan
          unit penyertaan          Total         fee (%)             kembali         lainnya

                 -               110.999.463         3,00               -                 -

                                                  2023
                                 Jasa Pengelolaan Investasi
                                                                       Total
                                                              keuntungan(kerugian)
                                                                 atas kepemilikan
                                                              unit penyertaan untuk
                                                 Maksimum         masing-masing       Total
               Saldo                             Persentase    transaksi pembelian pendapatan
          unit penyertaan          Total          fee (%)            kembali         lainnya

                 -                 95.620.910        0,75               -                 -




                                                19
Page 30
REKSA DANA PREMIER ETF INDONESIA SOVEREIGN BONDS
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

17. INFORMASI SEGMEN

   Segmen operasi Reksa Dana dibagi berdasarkan jenis portofolio efek, yakni instrumen pasar uang
   dan efek utang. Klasifikasi tersebut menjadi dasar pelaporan informasi segmen Reksa Dana.

   Informasi segmen untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023
   adalah sebagai berikut:

                                                                        2024
                                           Instrumen
                                          pasar uang       Efek utang          Lain-lain          Jumlah

   Laporan laba rugi dan
     penghasilan komprehensif lain

   Pendapatan investasi
     Pendapatan bunga                     108.885.204     2.559.574.148              -         2.668.459.352
     Keuntungan investasi yang telah
      direalisasi                             -             860.450.000              -           860.450.000
     Kerugian investasi yang belum
      direalisasi                             -           (1.764.848.950 )          -          (1.764.848.950 )
   Pendapatan lainnya                         -                  -              1.196.279           1.196.279

   Total pendapatan                       108.885.204     1.655.175.198         1.196.279      1.765.256.681

   Beban                                  (31.186.505 )    (477.202.844 )         (342.634 )    (508.731.983 )

   Laba sebelum pajak                      77.698.699     1.177.972.354           853.645      1.256.524.698

   Beban pajak penghasilan                                                                        (91.960.000 )

   Laba tahun berjalan                                                                         1.164.564.698

                                                                        2023
                                           Instrumen
                                          pasar uang       Efek utang          Lain-lain          Jumlahl

   Laporan laba rugi dan
     penghasilan komprehensif lain

   Pendapatan investasi
     Pendapatan bunga                      36.987.471     2.221.246.940              -         2.258.234.411
     Keuntungan investasi yang telah
      direalisasi                             -             409.550.000              -           409.550.000
     Keuntungan investasi yang
      belum direalisasi                       -             516.082.480             -            516.082.480
   Pendapatan lainnya                         -                 -               4.202.006          4.202.006

   Total pendapatan                        36.987.471     3.146.879.420         4.202.006      3.188.068.897

   Beban                                  (10.790.971 )    (425.916.711 )       (1.225.921 )    (437.933.603 )

   Laba sebelum pajak                      26.196.500     2.720.962.709         2.976.085      2.750.135.294

   Beban pajak penghasilan                                                                        (52.100.000 )

   Laba tahun berjalan                                                                         2.698.035.294



                                                   20
Page 31
REKSA DANA PREMIER ETF INDONESIA SOVEREIGN BONDS
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

17. INFORMASI SEGMEN (Lanjutan)

                                                      2024
                                            Instrumen
                                           pasar uang      Efek utang    Lain-lain       Jumlah

   Laporan posisi keuangan

   Aset

     Aset segmen                          2.001.398.356 28.128.918.650       -         30.130.317.006
     Aset yang tidak dialokasikan               -              -         532.078.462      532.078.462

   Jumlah aset                            2.001.398.356 28.128.918.650   532.078.462   30.662.395.468

   Liabilitas

     Liabilitas segmen                         -               -             -              -
     Liabilitas yang tidak dialokasikan        -               -          65.852.609      65.852.609

   Jumlah liabilitas                           -               -          65.852.609      65.852.609

                                                      2023
                                            Instrumen
                                           pasar uang      Efek utang    Lain-lain       Jumlah

   Laporan posisi keuangan

   Aset

     Aset segmen                          1.453.644.925 41.615.614.414       -         43.069.259.339
     Aset yang tidak dialokasikan               -              -          66.187.915       66.187.915

   Jumlah aset                            1.453.644.925 41.615.614.414    66.187.915   43.135.447.254

   Liabilitas

     Liabilitas segmen                         -               -             -              -
     Liabilitas yang tidak dialokasikan        -               -          69.002.025      69.002.025

   Jumlah liabilitas                           -               -          69.002.025      69.002.025


18. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN

   Manajer Investasi mengelola instrumen keuangannya sesuai dengan komposisi yang disajikan
   dalam kebijakan investasi. Aktivitas investasi Reksa Dana terpengaruh oleh berbagai jenis risiko
   yang berkaitan dengan instrumen keuangan dan risiko pasar di mana Reksa Dana berinvestasi.

   Risiko utama yang timbul dari instrumen keuangan Reksa Dana adalah risiko kredit, risiko pasar,
   risiko likuiditas dan manajemen risiko permodalan. Tujuan manajemen risiko Reksa Dana secara
   keseluruhan adalah untuk secara efektif mengelola risiko-risiko tersebut dan meminimalkan
   dampak yang tidak diharapkan pada kinerja keuangan Reksa Dana. Manajer Investasi dan Bank
   Kustodian mereviu dan menyetujui semua kebijakan untuk mengelola setiap risiko, termasuk juga
   risiko ekonomi dan risiko usaha Reksa Dana, yang dirangkum di bawah ini, dan juga memantau
   risiko harga pasar yang timbul dari semua instrumen keuangan.




                                                    21
Page 32
REKSA DANA PREMIER ETF INDONESIA SOVEREIGN BONDS
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

18. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (Lanjutan)

   a. Risiko Kredit

       Reksa Dana terekspos risiko kredit, yaitu risiko bahwa counterparty tidak akan mampu
       membayar jumlah kewajiban secara penuh pada saat jatuh tempo, termasuk transaksi dengan
       pihak-pihak seperti emiten, broker, Bank Kustodian dan bank.

       Risiko kredit dikelola melalui kebijakan seperti: Manajer Investasi menghindari penyelesaian
       perdagangan dengan metode Free of Payment (“FOP”); pelaksanaan pembayaran dan
       penerimaan efek dipantau oleh tim operasional melalui prosedur rekonsiliasi kas dan efek
       secara teratur; transaksi dilakukan dengan counterparty yang telah disetujui terlebih dahulu
       oleh komite kredit Manajer Investasi.

       Terhadap setiap counterparty dilakukan analisis kelayakan kredit setiap hari. Saldo kas hanya
       ditempatkan pada bank terkemuka dengan peringkat kredit yang baik.

       (i) Eksposur maksimum terhadap risiko kredit

          Tabel berikut adalah eksposur maksimum terhadap risiko kredit untuk aset keuangan pada
          laporan posisi keuangan:

                                                                     2024                  2023

           Portofolio efek
            Efek bersifat utang                                  27.841.317.350         41.103.716.300
            Instrumen pasar uang                                  2.000.000.000          1.450.000.000
           Kas                                                      532.078.462             66.187.915
           Piutang bunga                                            288.999.656            515.543.039

           Total                                                 30.662.395.468         43.135.447.254

       (ii) Kualitas kredit

          Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, aset-aset keuangan Reksa Dana dikategorikan
          sebagai belum jatuh tempo dan tidak mengalami penurunan nilai.

   b. Risiko Pasar

       Nilai wajar arus kas masa depan dari suatu instrumen keuangan yang dimiliki oleh Reksa Dana
       dapat berfluktuasi karena perubahan harga pasar. Risiko pasar ini terdiri dari dua elemen: risiko
       suku bunga dan risiko harga.

       (i) Risiko suku bunga

          a. Eksposur Reksa Dana terhadap risiko suku bunga

             Mayoritas aset maupun liabilitas keuangan Reksa Dana tidak dikenakan bunga, oleh
             karenanya Reksa Dana tidak menghadapi risiko secara signifikan yang diakibatkan
             fluktuasi suku bunga pasar yang berlaku.




                                                  22
Page 33
REKSA DANA PREMIER ETF INDONESIA SOVEREIGN BONDS
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

18. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (Lanjutan)

   b. Risiko Pasar (lanjutan)

       (i) Risiko suku bunga (lanjutan)

          a. Eksposur Reksa Dana terhadap risiko suku bunga (lanjutan)

             Reksa Dana dilarang terlibat dalam berbagai bentuk pinjaman, kecuali pinjaman jangka
             pendek yang berkaitan dengan penyelesaian transaksi.

             Tabel berikut ini menyajikan aset dan liabilitas keuangan Reksa Dana pada nilai tercatat, yang
             dipisahkan menjadi aset/liabilitas dengan bunga tetap, bunga mengambang dan tidak
             dikenakan bunga:

                                                                         2024
                                                               Bunga
                                                            mengambang      Tidak dikenakan
                                            Bunga tetap       ≤1 bulan           bunga           Total

             Aset keuangan

              Portofolio efek
                Efek bersifat utang        27.841.317.350         -                  -        27.841.317.350
                Instrumen pasar uang        2.000.000.000         -                  -         2.000.000.000
              Kas                                -           532.078.462             -           532.078.462
              Piutang bunga                      -                -             288.999.656      288.999.656

              Total aset keuangan          29.841.317.350    532.078.462        288.999.656   30.662.395.468

             Liabiltas keuangan

              Beban akrual                       -                -              65.852.609      65.852.609

             Total liabilitas keuangan           -                -              65.852.609      65.852.609

             Total repricing gap - bunga   29.841.317.350    532.078.462                      30.373.395.812

                                                                         2023
                                                               Bunga
                                                            mengambang      Tidak dikenakan
                                            Bunga tetap       ≤1 bulan           bunga           Total

             Aset keuangan

              Portofolio efek
                Efek bersifat utang        41.103.716.300          -                 -        41.103.716.300
                Instrumen pasar uang        1.450.000.000          -                 -         1.450.000.000
              Kas                                -             66.187.915            -            66.187.915
              Piutang bunga                      -                 -            515.543.039      515.543.039

              Total aset keuangan          42.553.716.300      66.187.915       515.543.039   43.135.447.254

             Liabiltas keuangan

              Beban akrual                       -                -              69.002.025      69.002.025

             Total liabilitas keuangan           -                -              69.002.025      69.002.025

             Total repricing gap - bunga   42.553.716.300      66.187.915                     42.619.904.215




                                                     23
Page 34
REKSA DANA PREMIER ETF INDONESIA SOVEREIGN BONDS
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

18. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (Lanjutan)

   b. Risiko Pasar (lanjutan)

       (i) Risiko suku bunga (lanjutan)

          b. Sensitivitas terhadap laba tahun berjalan

             Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, risiko suku bunga dianggap tidak signifikan
             terhadap Reksa Dana karena sebagian besar aset dan liabilitas keuangan merupakan
             aset dan liabilitas keuangan yang dikenakan bunga tetap atau tidak dikenakan bunga.

       (ii) Risiko harga

          Instrumen investasi dalam portofolio Reksa Dana diukur dengan harga pasar wajar
          sehingga risiko fluktuasi harga adalah salah satu risiko yang dihadapi oleh Reksa Dana.

          Sensitivitas harga menunjukan dampak perubahan yang wajar dari harga pasar efek dalam
          portofolio Reksa Dana terhadap jumlah aset bersih yang dapat diatribusikan kepada
          pemegang unit, jumlah aset keuangan, dan liabilitas keuangan Reksa Dana. Sensitivitas
          suku bunga menunjukkan dampak perubahan yang wajar dari suku bunga pasar, termasuk
          yield dari efek dalam portofolio Reksa Dana, terhadap jumlah aset bersih yang dapat
          diatribusikan kepada pemegang unit, jumlah aset keuangan, dan liabilitas keuangan Reksa
          Dana.

          Sesuai dengan kebijakan Reksa Dana, Manajer Investasi melakukan analisis dan
          memantau sensitivitas harga dan suku bunga secara regular.

   c. Risiko Likuiditas

       Nilai portofolio Reksa Dana pada tanggal dilakukannya penjualan kembali dan likuidasi Reksa
       Dana dipengaruhi oleh likuiditas pasar efek-efek dalam portofolio Reksa Dana. Efek-efek yang
       tidak likuid dapat memiliki nilai pasar wajar yang lebih rendah dari pada nilai efek-efek tersebut.

       Jadwal jatuh tempo portofolio efek diungkapkan pada Catatan 4, sedangkan aset keuangan
       lainnya dan liabilitas keuangan akan jatuh tempo dalam waktu kurang dari 1 (satu) tahun.

       Tabel berikut ini menggambarkan analisis liabilitas keuangan Reksa Dana ke dalam kelompok
       jatuh tempo yang relevan berdasarkan periode yang tersisa pada tanggal posisi keuangan
       sampai dengan tanggal jatuh tempo kontrak. Total dalam tabel adalah arus kas kontraktual
       yang tidak didiskontokan.

                                                                      2024
                                       Kurang dari                           Lebih dari
                                                                                               Total
                                        1 bulan           1-3 bulan           3 bulan

        Liabilitas keuangan
         Beban akrual                     65.852.609           -                 -           65.852.609

        Total liabilitas keuangan         65.852.609           -                 -           65.852.609




                                                   24
Page 35
REKSA DANA PREMIER ETF INDONESIA SOVEREIGN BONDS
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

18. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (Lanjutan)

   c. Risiko Likuiditas (lanjutan)

                                                                   2023
                                      Kurang dari                          Lebih dari
                                                                                          Total
                                       1 bulan         1-3 bulan            3 bulan
        Liabilitas keuangan
         Beban akrual                     69.002.025       -                   -        69.002.025
        Total liabilitas keuangan         69.002.025       -                   -        69.002.025

   d. Manajemen risiko permodalan

       Manajer Investasi memonitor modal atas dasar Nilai Aset Bersih yang diatribusikan kepada
       pemegang unit penyertaan. Jumlah aset bersih yang diatribusikan kepada pemegang unit
       penyertaan dapat berubah secara signifikan secara harian, di mana Reksa Dana bergantung
       kepada pembelian kembali dan penjualan unit penyertaan atas kebijaksanaan dari pemegang
       unit penyertaan secara harian. Tujuan Manajer Investasi ketika mengelola modal adalah untuk
       menjaga kemampuan Reksa Dana untuk melanjutkan kelangsungan hidup dalam rangka
       memberikan keuntungan bagi pemegang unit penyertaan dan mempertahankan basis modal
       yang kuat untuk mendukung pengembangan kegiatan investasi Reksa Dana secara efisien.
       Reksa Dana tidak tunduk pada persyaratan permodalan lain yang ditetapkan oleh pihak
       eksternal.


19. RASIO-RASIO KEUANGAN

   Berikut ini adalah ikhtisar rasio-rasio keuangan Reksa Dana. Rasio-rasio ini dihitung berdasarkan
   Surat Keputusan Ketua Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan
   No. KEP-99/PM/1996 tanggal 28 Mei 1996.

   Rasio keuangan untuk tahun-tahun yang berakhir tanggal 31 Desember 2024 dan 2023
   (tidak diaudit) adalah sebagai berikut:

                                                                    2024                2023
   Total hasil investasi (%)                                        2,02                8,13
   Hasil investasi setelah memperhitungkan
    beban pemasaran (%)                                             2,02                8,13
   Biaya operasi (%)                                                0,58                0,60
   Perputaran portofolio                                            0,38                0,29
   Penghasilan kena pajak (%)                                        -                    -

   Tujuan penyajian ikhtisar rasio keuangan Reksa Dana ini adalah semata-mata untuk membantu
   memahami kinerja masa lalu dari Reksa Dana. Rasio-rasio ini seharusnya tidak dipertimbangkan
   sebagai indikasis bahwa kinerja masa depan Reksa Dana akan sama dengan kinerja masa lalu.




                                                25

File

File Open PDF
Source IDX
Size1.89 MB
Published27 Mar 2025
Pages35
Characters85,682
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 23 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

possible org Otoritas Jasa Keuangan p.15 ×5
possible org Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk p.15 ×6
possible org Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk p.24 ×11
unresolved org Reksa Dana Premier ETF Indonesia Sovereign Bonds p.1 ×3
unresolved org Bank Kustodian Reksa Dana Premier ETF Indonesia Sovereign p.6
unresolved org Palilingan & Rekan p.10
unresolved org Rekan Santoso Chandra p.10
unresolved person CPA p.10
unresolved org Pengawas Pasar Modal p.15
unresolved org Reksa Dana Terproteksi p.15
unresolved org Reksa Dana Indeks p.15
unresolved org PT Indo Premier Investment Management p.15 ×2
unresolved person Leolin Jayayanti p.15
unresolved person Jimmy Tanal p.15 ×2
unresolved org Reksa Dana p.15
unresolved org Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia p.16
unresolved org Reksa Dana Nilai Aset Bersih Reksa Dana p.17
unresolved org Menteri Keuangan p.26
unresolved org Direktorat Jenderal Pajak p.27
unresolved org Departemen Pengawas Pasar Modal p.28
unresolved org PT Indo Premier Sekuritas. Transaksi-transaksi p.29
unresolved org Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan p.35

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 5

FinancialStatement-2024-Tahunan-XISB.xlsx done
inlineXBRL.zip done
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result