Back to announcement
Checklist Pengungkapan LK ASSA 2024.pdf
Financial statement Text extracted ASSASource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 72
Page 1
C H E C K LIS T P E N G U N G K A PA N LA PO R A N K E U A N G A N U N TU K SELU R U H
IN D U S T R I D I P A S A R M ODAL D I IN D O N E SIA
Petunjuk Pengisian Checklist:
1 Seluruh Emiten dan Perusahaan Publik harus menggunakan Checklist Pengungkapan Laporan Keuangan ini, kecuali Emiten dan
Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek. Setiap Perusahaan Efek harus menggunakan Pedoman Akuntansi Perusahaan
Efek (Peraturan No. VIII. G. 17).
2 Tanda (V ) diisi pada kolom 'Ada' apabila Emiten/Perusahaan Publik telah memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan dan
selanjutnya pada kolom 'Keterangan' ditambahkan cross reference ke nomer catatan atas laporan keuangan.
3 Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan maka tanda V ) diisi pada
kolom 'Tidak Ada' dengan menambahkan keterangan alasannya pada kolom keterangan.
4 Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memiliki pos-pos tertentu sehingga tidak wajib memenuhi persyaratan pengungkapan yang
ada maka tanda (V) diisi pada kolom 'N/A'.
5 Checklist ini wajib ditandatangani oleh Direktur yang membawahi akuntansi dan keuangan dan Akuntan (untuk laporan keuangan
audited).
D a ta U m u m
Nama Em iten/Perusahaan Publik PT ADI SARANA ARMADA Tbk
Bidang Usaha Transportasi
Jenis penawaran Umum 31 Desember 2024
2024 2023
Nama Kantor Akuntan Publik Purwantono, Sungkoro & Surja Purwantono, Sungkoro & Surja
Nama Partner Ratnawati Setiadi Ratnawati Setiadi
Opini Akuntan W ajarTan pa Pengecualian W ajarTanpa Pengecualian
Catatan tentang Opini (jika ada) N/A N/A
Page 2
Ya T idak
Pem enuhan Peraturan N o .V III.G .11 T en tang "Tanggung
Jaw ab D ireksi A ta s Laporan K euangan " V
Pem enuhan Peraturan N o .V III.A .2 te n ta n g "Ind ependensi
A kuntan Yang M em berikan Jasa A u d it di Pa sa r M odal" V
Data Keuangan Penting
Periode laporan keuangan 31 D ese m b er 2023
31 D e se m b er 2024
Laba Rugi K o m p reh en sif
Pendapatan 4 .9 5 5 .8 9 1 .5 2 0 .9 1 0 4 .4 3 8 .5 2 2 .3 0 6 .4 9 4
Laba (rugi) bruto 1 .5 0 5 .1 92 .1 46.80 3 1.1 1 2 .1 4 7 .8 9 8 .8 9 9
Laba (rugi) u saha /op erasional 6 9 2 .4 3 9 .2 7 2 .7 3 5 3 1 1 .9 4 4 .1 7 1 .1 3 4
EBITDA 1.65 9 .7 4 7 .8 0 1 .3 7 0 1 .24 5.1 68 .9 55.32 1
Laba (rugi) B ersih periode berjalan 3 3 0.11 1.2 08 .24 5 1 9 .4 30 .17 3.976
Laba (rugi) k o m p re h e n sif 3 2 9 .7 0 1 .8 9 7 .2 1 4 1 7 .5 27 .15 2.495
Laba Per saham (dasar) 6 6 ,0 4 28,68
Laba Per saham (dilusian) 6 6 ,0 4 28,68
Laporan Posisi keuangan
Jum lah A se t 7.74 4 .1 6 2 .6 7 4 .9 6 3 7 .3 3 5 .7 9 7 .6 3 6 .0 7 2
Jum lah A se t Lancar 1.47 0 .4 0 1 .1 3 8 .9 7 8 1.46 6 .0 8 1 .2 1 9 .2 5 3
Jum lah A se t T id a k Lancar 6 .2 7 3 .7 6 1 .5 3 5 .9 8 5 5 .8 6 9 .7 1 6 .4 1 6 .8 1 9
Jum lah L ia b ilita s 4 .9 4 1 .5 7 7 .9 9 7 .2 0 4 4 .7 3 3 .3 2 1 .3 5 4 .8 4 4
Jum lah L ia b ilita s Jangka Pendek 1.73 0 .6 9 5 .2 4 2 .5 9 3 1.66 3 .3 0 4 .1 2 3 .3 7 3
Jum lah L ia b ilita s Jangka Panjang 3.21 0 .8 8 2 .7 5 4 .6 1 1 3 .0 7 0 .0 1 7 .2 3 1 .4 7 1
Jum lah Ekuitas 2 .7 8 2 .5 8 4 .6 7 7 .7 5 9 2 .6 0 2 .4 7 6 .2 8 1 .2 2 8
Modal D ise to r 9 2 4 .1 4 1 .9 4 5 .6 0 2 9 2 6 .7 7 0 .9 2 5 .8 5 6
Kepentingan Non Pengendali 8 2 8 .7 3 2 .0 3 1 .2 9 8 7 4 4 .6 8 6 .5 4 1 .2 9 8
S ald o Laba 1.02 9 .7 1 0 .7 0 0 .8 5 9 9 3 1 .0 1 8 .8 1 4 .0 7 4
Rasio Keuangan*
Rasio Lancar (%) 84,96% 88,14%
ROA 4,26% 0,26%
ROE 11,86% 0,75%
Ebitda thd pendapatan (%) 0,33 0,28
*d ap at d ise su a ika n be rdasarkan in d u strin ya
Page 3
Catatan:
1 Seluruh Em iten dan Perusahaan Publik harus m enggunakan Checklist Pengungkapan Laporan Keuangan ini, kecuali Emiten dan Perusahaan Publik
yang m erupakan Perusahaan Efek. Setiap Perusahaan Efek harus m enggunakan Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek (Peraturan No. VIII. G. 17).
2 Tanda (V ) diisi pada koiom 'Ada' apabila Emiten/Perusahaan Publik telah m em enuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan dan selanjutnya
pada koiom 'Keterangan' ditambahkan cross reference ke nom er catatan atas laporan keuangan.
No
Laporan Keuangan Terdiri dari:
1 Laporan posisi keuangan pada akhir periode V
2 Laporan laba rugi kom prehensif selam a periode V
3 Laporan perubahan ekuitas selam a periode V
4 Laporan arus kas selam a periode V
5 Laporan posisi keuangan pada awal periode kom paratif yang disajikan saat Perusahaan
m enerapkan suatu kebijakan akuntansi secara retrospektif atau m em buat penyajian
kem bali pos-pos laporan keuangan atau ketika Perusahaan m erekiasifikasi pos-pos
dalam laporan keuangannya.
6 Catatan atas Laporan Keuangan V
■ ■ •
.. •
Ketentuan Umum
1. Perusahaan w ajib m enyajikan catatan atas laporan keuangan dengan urutan sebagai berikut:
a. gam baran um um Perusahaan; V
b. d asar penyusunan laporan keuangan dan ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan yang V
diterapkan;
c. inform asi tam bahan untuk pos-pos yang disajikan dalam laporan posisi keuangan, V
laporan
laba rugi kom prehensif, laporan perubahan ekuitas dan laporan arus kas, sesuai
dengan urutan penyajian laporan dan penyajian m asing-m asing pos; dan V
d. pengungkapan lainnya yang antara lain meliputi:
1) inform asi yang dipersyaratkan oleh SAK yang tidak disajikan di bagian m anapun V
dalam V
laporan keuangan; dan
2. 2) inform asi yang tidak disajikan di bagian m anapun dalam laporan keuangan, tetapi
inform asi tersebut relevan untuk m em aham i laporan keuangan.
Perusahaan wajib m enyatakan dalam bentuk nilai atau persentase untuk
m enjelaskan adanya bagian dari suatu ju m lah, tidak m enggunakan kata "sebagian".
3. Perusahaan w ajib m engungkapkan dalam penjelasan m asing-m asing pos m engenai A se t yang
dijam inkan, nama pihak yang m enerim a jam inan, dan alasan dijam inkan.
Page 3 o f 73
Page 4
Keterartgan | | | 9 | jj| | K 1W M Ada Tidak N/A Keterangan ( .
r 4. Dalam hal Aset Perusahaan diasuransikan, w ajib diungkapkan je n is dan nilai aset yang
diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup serta pendapat manajemen
atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib diungkapkan V
alasannya.
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
1 Gam baran Umum Perusahaan
H al-hal yang harus diungkapkan, antara lain:
a. Pendirian perusahaan
i) Riw ayat ringkas perusahaan; V Catatan la
2) Nom or dan tanggal akta pendirian serta perubahan terakhir, pengesahan dari instansi yang
berwenang, dan nom or serta tanggal Berita Negara; < Catatan la
3) Kegiatan usaha sesuai anggaran dasar Perusahaan dan yang sedang dijalankan pada periode
pelaporan;
< Catatan la
4) Tem pat kedudukan perusahaan dan lokasi utama kegiatan usaha; Catatan la
5) Tanggal m ulai beroperasinya perusahaan secara kom ersial. Dalam hal perusahaan m elakukan
ekspansi atau peram pingan usaha secara signifikan pada periode laporan yang disajikan, wajib
disebutkan saat dim ulainya operasi kom ersial dari ekspansi atau peram pingan usaha dan
< Catatan la , lb
kapasitas produksinya; dan
6) Nama entitas induk dan nama entitas induk terakhir dalam kelom pok usaha (ultim ate parent of
the group). Dalam hal tidak dapat diungkapkan, wajib disebutkan alasannya. V
Catatan Id
7) Khusus Industri Media
Penjelasan rinci tentang Perizinan yang dim iliki. V
8) Khusus Industri Jalan Tol
Peraturan perundangan atau keputusan pem erintah yang m endasari penyelenggaraan jalan tol V
tersebut.
9) Khusus untuk Asuransi dan Pem biayaan
Izin bidang usaha dari Menteri Keuangan atau Otoritas yang berwenang. V
10) Khusus untuk Industri Perbankan
Izin usaha sebagai bank umum, sebagai bank devisa (jika ada), serta izin untuk m enjalankan
V
kegiatan berdasarkan prinsip syariah (jika ada).
Page 4 of 73
Page 5
Ada T id a k , N M
'^ ' ■ K«•i j
~ a i i w « » i t i
11) K h u s u s I n d u s t r i M in y a k d a n G a s B u m i d a n P e rta m b a n g a n U m u m
Area Eksplorasi dan Eksploitasi/Pengem bangan.
Penjelasan mengenai area eksplorasi dan eksploitasi Perseroan m eliputi :
a) Area Eksplorasi, m eliputi:
• Nama lokasi;
• Nama pem ilik izin lokasi;
• Tanggal perolehan izin ekplorasi serta tanggal jatuh temponya;
• Persentasi kepem ilikan saham Perseroan pada perusahaan pem ilik izin lokasi; dan
• Jum lah biaya eksplorasi yang telah dibukukan sebagai Aset Minyak dan Gas Bumi
per tanggal Laporan Posisi Keuangan; V
b) Area Eksploitasi/Pengem bangan meliputi:
• Nama lokasi;
• Nama pem ilik ijin lokasi;
• Tanggal perolehan ijin eksploitasi serta tanggal jatuh temponya;
• Persentasi kepem ilikan saham Perseroan pada perusahaan pem ilik ijin lokasi;
• Jum lah Cadangan Terbukti ( P I), keterangan tentang pihak yang m elakukan
sertifikasi, dan tanggal sertifikasi;
• Jum lah produksi pada tahun berjalan; dan
• Akum ulasi ju m lah produksi sejak awal kegiatan eksploitasi/pengem bangan oleh
12) K h u s u s I n d u s t r i K e h u ta n a n
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) pelaksanaan kegiatan pengusahaan hutan; V
b) rincian luas areal sisa hutan yang belum dikelola selam a m asa sisa m anfaat HPH; dan
c) sisa um ur HPH.
b. P e n a w a r a n U m u m E fe k , y a n g h a r u s d iu n g k a p k a n a n ta ra la in :
1) Tanggal dan/atau nom or surat efektif penawaran um um , term asuk penawaran Efek yang
diterbitkan di luar Indonesia; V Catatan I f
2) Jenis dan ju m lah Efek yang ditaw arkan; V Catatan I f
3) Bursa tem pat Efek dicatatkan; dan V Catatan I f
4) Tindakan perusahaan yang dapat m em pengaruhi ju m la h Efek yang diterbitkan (corporate action)
sejak penawaran umum perdana sam pai dengan periode pelaporan terakhir. V
c. S t r u k t u r P e ru s a h a a n , e n t it a s a n a k , d a n E n tita s B e r tu ju a n K h u s u s ( E B K )
Yang harus diungkapkan antara lain:
1) Nama entitas anak dan/atau EBK yang dikendalikan baik secara langsung m aupun tidak langsung;
V Catatan lb
2) Tem pat kedudukan; < Catatan l b
3) Jenis usaha; V Catatan l b
4) Tahun beroperasi secara kom ersial; V Catatan lb
Page 5 of 73
Page 6
..
Keterangan Ada Tidak N /A K e te ra n g a n |
5) Persentase kepem ilikan dan proporsi hak suara (jika berbeda); V Catatan lb
6) Total Aset; dan V Catatan lb
7) Inform asi penting lainnya antara lain:
a) sifat hubungan antara entitas induk dan entitas anak, apabila entitas induk tidak V
m em iliki balk langsung m aupun tidak langsung m elalui entitas anak, lebih dari 50% (lima
puluh perseratus) hak suara yang sah;
b) alasan m engapa kepem ilikan baik langsung m aupun tidak langsung lebih dari 50% (lima V
puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial atas investee tida k diikuti dengan
pengendalian;
c l a k h ir Deriode DelaDoran dari laDoran keuanaan entitas anak aDabila laDoran keuanaan ,/
tersebut digunakan untuk m enyusun laporan keuangan konsolidasian dan tanggal atau
periode berbeda dari tanggal laporan keuangan entitas induk, dan alasan m enggunakan
tanggal atau periode yang berbeda;
d) sifat dan luas setiap restriksi signifikan dalam kem am puan entitas anak untuk V
m entransfer dana ke entitas induk dalam bentuk dividen tunai, atau pem bayaran
kem bali pinjam an atau uang muka;
e) suatu rincian yang m enunjukkan dam pak setiap perubahan bagian kepem ilikan entitas V
induk pada entitas anak yang tidak m engakibatkan hilangnya Pengendalian atas
ekuitas yang dapat diatribusikan pada pem ilik entitas induk; dan
f) dalam ha! hilangnya Pengendalian atas entitas anak, maka entitas induk harus V
m engungkapkan:
(1) keuntungan atau kerugian (jika ada) yang diakui dari hilangnya Pengendalian, dan
porsi dari keuntungan atau kerugian yang dapat diatribusikan pada pengakuan
sisa investasi pada entitas anak terdahulu dengan Nilai W ajar pada tanggal
hilangnya Pengendalian;
(2) ju m lah persentase kepem ilikan yang dilepaskan;
(3) ju m lah harga yang diterim a;
(4) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas;
(5) ju m la h Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya dim ana
Pengendalian dilepaskan; dan
(6) ju m lah A set dan Liab ilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas an ak atau bisnis
lainnya dim ana Pengendalian dilepaskan, yang diikhtisarkan berdasarkan kategori
d. Karyaw an, direksi, kom isaris, dan komite audit
Yang harus diungkapkan antara lain:
1) IMama dan jabatan untuk m asing-m asing anggota direksi, dewan kom isaris, dan kom ite audit; Catatan l c
<
2) Cakupan m anajem en kunci; dan Catatan l c
3) Jum lah karyaw an tetap pada m asing-m asing akh ir periode atau rata-rata ju m lah karyawan tetap
selam a periode yang bersangkutan, secara konsolidasi untuk Perusahaan dan entitas anak.
V Catatan l c
e. Penerbitan Laporan Keuangan
i) Tanggal laporan keuangan diotorisasi untuk terbit; dan V Catatan le
2) Pihak yang bertanggung jaw ab m engotorisasi laporan keuangan. V Catatan le
Page 6 o f 73
Page 7
§ ! l| v ;
1
2
c
1
1 ' • 1 m 1 “ l
2 Ikhtisar Kebijakan Akuntansi Signifikan
Dalam bagian ini ham s diungkapkan hal-hal sebagai berikut:
a. Pernyataan kepatuhan terhadap SAK
Pernyataan ini m erupakan pernyataan bahwa laporan keuangan telah disusun dan disajikan < Catatan 2a
sesuai dengan SAK.
b. Dasar pengukuran dan penyusunan laporan keuangan
1) Dasar pengukuran laporan keuangan yaitu berdasarkan biaya historis (historical cost), biaya
perolehan kini (current co st), nilai realisasi neto (net realizable v a lu e ), Nilai W ajar (fair v a lu e ) V Catatan 2a
atau jum lah yang dapat dipulihkan berdasarkan SAK yang berlaku.
2) D asar penyusunan laporan keuangan, yaitu dasar akrual, kecuali untuk laporan arus kas. V Catatan 2a
3) Mata uang fungsional dan mata uang penyajian yang digunakan, m eliputi:
a) mata uang fungsional Perusahaan dan entitas anak;
b) fakta dan alasan perubahan, apabila terdapat perubahan m ata uang fungsional V Catatan 2a
Perusahaan m aupun kegiatan usaha asing yang signifikan; dan
c) alasanperubahan m ata uang penyajian (jika ada).
4) Alasan perubahan periode pelaporan (jika ada). V
c. Penggunaan Pertim bangan, Estim asi, dan Asum si Signifikan oleh Manajemen
1) Perusahaan harus m engungkapkan dalam ikh tisa r kebijakan akuntansi signifikan atau bagian lain
dari catatan atas laporan keuangan, pertim bangan yang telah dibuat m anajem en dalam proses
penerapan kebijakan akuntansi dan m em iliki dam pak yang paling signifikan terhadap jum lah yang V Catatan 3
diakui dalam laporan keuangan;
2) Perusahaan harus m engungkapkan inform asi tentang asum si yang dibuat mengenai masa depan,
dan sum ber utam a dari estim asi ketidakpastian lain pada akh ir periode pelaporan, yang m em iliki
risiko signifikan yang m engakibatkan penyesuaian m aterial terhadap ju m la h tercatat Aset dan V Catatan 3
Liabilitas dalam periode pelaporan berikutnya; dan
3) Berkaitan dengan A set dan Liabilitas sebagaim ana dim aksud dalam angka 2), catatan atas laporan
keuangan m em asukkan rincian atas sifat dan ju m lah tercatat pada akh ir periode pelaporan. Catatan 3
<
d. Kebijakan Akuntansi Tertentu
Kebijakan akuntansi tertentu m erupakan kebijakan akuntansi lainnya yang diterapkan dan relevan
untuk m em aham i laporan keuangan. Kebijakan akuntansi tertentu m eliputi, tetapi tidak terbatas
pada hal-hal sebagai berikut:
Page 7 o f 73
Page 8
no : ■' V'■ ’1‘ . '
'■ ■ ' : /■ ■ . : ..... . . . . . . . . . ... . ' : ..' :m w , r
- Prinsip-prinsip konsolidasi
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) ruang lingkup Laporan Keuangan Konsolidasian, yang m eliputi pos-pos entitas induk
dan entita s anak;
b) dasar dan kapan suatu entitas an ak dikonsolidasikan ke dalam laporan keuangan
entitas induk;
c) kebijakan akuntansi sehubungan dengan perubahan kepem ilikan tanpa kehilangan Catatan 2b
Pengendalian atas entitas anak;
d) kebijakan akuntansi sehubungan dengan kehilangan Pengendalian atas entitas anak;
e) kebijakan akuntansi sehubungan dengan pencatatan dan penyajian kepentingan
nonpengendali; dan
f) pernyataan bahwa saldo pos dan transaksi material antar entitas yang dikonsolidasi
telah die lim inasi.
2) Kombinasi bisnis
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) m etode yang digunakan dalam kom binasi bisnis, term asuk m etode yang digunakan untuk
m engukur kepentingan nonpengendali;
b) pengakuan awal untuk goodwill;
c) pengukuran setelah pengakuan aw al untuk goodw ill; dan Catatan 2d
V
d) kebijakan lainnya yang relevan te rk ait dengan kombinasi bisnis yang ada di
Perusahaan, antara lain:
(1) pem belian dengan diskon;
(2) akuisisi secara bertahap; dan
(3) im balan kontinjensi.
3) Kas dan setara kas;
Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan dalam m enentukan komponen kas dan setara kas. Catatan 2f
4) Instrum en Keuangan
a) Instrum en Keuangan selain Sukuk
Page 8 o f 73
Page 9
idak N/A n Keterangan
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) pengakuan awal instrum en keuangan setiap kategori, term asuk perlakuan atas Catatan 2u
biaya transaksi;
(2) pengukuran setelah pengakuan awal instrum en keuangan setiap kategori; Catatan 2u
(3) ketentuan saling hapus dari instrum en keuangan; Catatan 2u
(4) m etode yang digunakan untuk m enentukan Nilai W a ja r instrum en keuangan; Catatan 2u
(5) metode perhitungan yang digunakan untuk m enentukan penurunan nilai dari aset Catatan 2u
keuangan;
(6) ketentuan penghentian pengakuan instrum en keuangan; Catatan 2u
(7) khusus instrum en keuangan derivatif dan akuntansi lindung nilai, selain
penjelasan sebagaim ana dim aksud dalam angka (1), angka (2), angka (3), angka
(4), angka (5), dan angka (6), wajib ditam bahkan penjelasan mengenai;
(a) ketentuan pemenuhan kriteria akuntansi lindung nilai;
(b) klasifikasi lindung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilai atas instrum en
keuangan derivatif; dan
(c) perlakuan akuntansi lindung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilai.
b) Investasi pada Sukuk
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) klasifikasi dan reklasifikasi investasi pada Sukuk;
(2) pengakuan awal Sukuk;
(3) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk;
(4) Penyajian pendapatan sukuk; dan
(5) penyajian am ortisasi biaya transaksi.
Sukuk yang diterbitkan
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) pengakuan awal Sukuk;
(2) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk;
(3) biaya transaksi penerbitan Sukuk;
(4) posisi penyajian Sukuk; dan
5) Khusus Industri Perbankan
a) Giro W ajib Minimum
Yang harus dijelaskan antara lain ketentuan m engenai ju m lah giro w ajib m inim um .
b) Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain
Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian G iro pada B ank Indonesia dan
Bank Lain.
Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain
Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Penem patan pada Bank Indonesia
dan Bank Lain.
6 ) Piutang Reverse Repo
Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Piutang Reverse Repo, m etode pencatatan dan
pengukurannya.
Page 9 of 73
Page 10
NO
• ; ; W e ra o sa a : ; Ada Tidak N/A Keterangan
m
:
7) K h u s u s I n d u s tri P e r b a n k a n O b lig a s i R e k a p it a lis a s i P e m e r in ta h Y a n g h a r u s d ije la s k a n
a n ta ra tain:
a) Kelompok obligasi rekap italisasi yang dim iliki;
V
b) Pengakuan nilai pada investasi untuk setiap kelom pok Obligasi Rekapitalisasi
Pemerintah;dan
c) Dasar penyajian efek-efek dalam laporan keuangan.
8) K h u s u s I n d u s t r i P e r b a n k a n
a) K re d it
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) Penjelasan atas m asing-m asing je n is k re d it yang diberikan;
(2) Dasar penyajian atas kredit;
(3) Kebijakan m anajem en dan pelaksanaan pengendalian risiko portofolio kredit;
(4) Perlakuan akuntansi untuk kredit yang dibeli dari BPPN (jika ada); dan
(5) Kebijakan bank akan agunan kredit.
b) T a g ih a n / K e w a jib a n A k s e p t a s i V
Yang harus dijelaskan antara lain d asar penyajian atas tagihan/kew ajiban akseptasi.
c) A guna n y a n g O ia m b il A lih
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) Dasar penilaian dan penyajian;
(2) Perlakuan akuntansi atas nilai realisasi piutang/pem biayaan yang diberikan
dengan saldo piutang/pem biayaan yang tid a k dapat ditagih; dan
(3) Perlakuan akuntansi atas keuntungan (kerugian) dari realisasi penjualan
9) K h u s u s u n tu k I n d u s t r i P e m b ia y a a n
P iu ta n g P e m b ia y a a n K o n s u m e n
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Dasar penyajian piutang pem biayaan konsum en; dan V
b) Dasar penilaian aset jik a perusahaan m enarik kem bali aset pem biayaan konsumen
dari konsum ennya.
10) A n ja k P iu ta n g
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Jenis transaksi anjak piutang (dengan recourse atau tanpa recourse);
b) Penyajian transaksi anjak piutang;
V
c) Perlakuan akuntansi atas perbedaan antara harga pengalihan dan jum lah bersih
piutang dialihkan; dan
d) Perlakuan terhadap kegagalan atas tagihan an jak piutang (ditagihkan kem bali ke klien
atau ditanggung oleh perusahaan).
11) S e w a
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) kebijakan penentuan suatu perjanjian m engandung suatu sewa;
b) kebijakan penentuan suatu sewa m erupakan sew a pem biayaan atau sewa operasi; V Catatan 2m
dan
c) kebijakan akuntansi apabila Perusahaan bertindak sebagai lessee dan/atau lessor.
Page 10 of 73
Page 11
Keterangan T ld .k N/A Keterangan
*£. S . <L ' ; •:
12) Persediaan :
yang harus dijelaskan antara lain mengenai kebijakan akuntansi yang digunakan dan rum usan V Catatan 2j
biaya yang digunakan.
a) Khusus Industri Kehutanan
HTI Dalam Pengem bangan
Yang harus dijelaskan antara lain:
Beban-beban yang d ik a p italisasi, antara lain: kewajiban kepada negara, pem eliharaan
sarana dan pra-sarana. V
HTI Siap Panen
Yang harus dijelaskan antara lain:
Biava oerolehan, m utasi pem bebanan ke biava produksi.
b) Khusus Industri Perkebunan
Tanaman Perkebunan
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) D asar klasifikasi untuk je n is tanam an sebagai persediaan, tanam an belum
m enghasilkan, atau tanam an telah m enghasilkan;
(2) Dasar penilaian dan pengukuran; V
(3) Kebijakan akuntansi reklasifikasi tanam an belum m enghasilkan ke tanam an telah
m enghasilkan;
(4) Metode penyusutan dan m asa m anfaat tanam an yang disusutkan; dan
(5) Kebijakan akuntansi biaya pinjam an.
c) Khusus Industri Peternakan
Hewan Ternak
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) Hewan ternak telah m enghasilkan :
(a) Metode penilaian;
(b) Metode am ortisasi (deplesi); dan
V
(c) Cadangan kem atian atau metode penghapusan langsung, jika ada.
(2) Hewan ternak dalam pertum buhan (belum m enghasilkan) :
(a) Metode penilaian; dan
(b) Perkiraan w aktu yang dibutuhkan untuk dapat berpindah menjadi hewan ternak
telah m enahasilkan.
13) Aset Tetap:
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) pengakuan awal A set Tetap;
b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Tetap;
c) pengelompokan A se t Tetap;
d) metode penyusutan yang digunakan;
Catatan 21
e) kapitalisasi biaya yang te rkait dengan Aset Tetap;
f) estimasi um ur m anfaat dan tarif penyusutan;
g) penghentian pengakuan;
h) nilai residu; dan
i) pernyataan bahwa m anajem en telah m engkaji ulang atas estim asi um ur ekonom is,
metode penyusutan, dan nilai residu pada setiap akh ir periode pelaporan.
Page 11 of 73
Page 12
!--------------- ----
N /A
■
SH SH b II
14) Investasi pada Entitas Asosiasi
Yang harus dijelaskan antara lain m etode yang digunakan untuk m encatat investasi pada asosiasi. V Catatan 2e
15) Bagian partisipasi dalam Ventura Bersama
Yang harus dijelaskan antara lain m etode yang digunakan untuk m encatat bagian partisipasi V
dalam Ventura Bersama.
16) Pola Kerjasama
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Kriteria dari bentuk kerjasam a; V
b) Kebijakan akuntansi untuk setiap je n is aset dan lia b ilita s yang tim bul; dan
c) Sistem pem bagian hasil, jik a ada.
17) Aset Takberwujud
Yang harus dijelaskan antara lain :
a) pengakuan awal Aset Takberw ujud;
b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Takberw ujud;
c) umur m anfaat tidak terbatas atau terbatas, dan apabila um ur m anfaat terbatas,
V Catatan 2n
diungkapkan ta rif am ortisasi yang digunakan dan um ur m anfaatnya;
d) sum ber terjadinya Aset Takberw ujud;
e) metode am ortisasi yang digunakan;
f) penghentian pengakuan Aset Takberw ujud; dan
g) rise td a n pengem bangan (jika ada).
18) Aset tidak lancar atau kelom pok Lepasan yang dim iliki untuk dijual
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) kebijakan tentang peristiw a dan kondisi suatu aset tida k lancar dikla sifika sika n V
sebagai aset yang dim iliki untuk dijual; dan
b l Denaukuran aset tidak lan ca r atau kelomDok lepasan vana dim iliki untuk diiual.
19) Properti Investasi :
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) pengakuan awal Properti Investasi;
b) pengukuran setelah pengakuan awal Properti Investasi; V
c) metode penyusutan yang digunakan, khusus untuk m odel biaya;
d) estim asi um ur m anfaat dan/atau ta rif penyusutan untuk model biaya; dan
e) penghentian pengakuan Properti Investasi.
20) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi
Aset Minyak dan Gas Bumi
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Dasar pengukuran yang digunakan untuk m enentukan ju m lah tercatat bruto;
b) Kriteria kapitalisasi biaya, penurunan nilai ( im p a irm e n t ) dan penilaian kem bali aset V
(revaluasi);
c) Metode penyusutan dan am ortisasi yang digunakan;
d) Masa m anfaat atau ta rif penyusutan dan am ortisasi yang digunakan; dan
e) Pertanggungan Asuransi.
Page 12 o f 73
Page 13
No Keterartgan . Ada Tldak N/A Keterangan
— —
21) Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) ketentuan peristiw a dan kondisi yang m eng indikasikan kem ungkinan terjadinya
V Catatan 2o
penurunan nilai; dan
b) kebijakan akuntansi pengakuan penurunan nilai aset nonkeuangan dan
pembalikannya.
22) Khusus Industri Perbankan
Liabilitas Segera
Yang harus dijelaskan antara lain d asar penyajian liab ilitas segera.
Simpanan Nasabah
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Penjelasan atas sim panan; dan
b) Dasar penyajian dari m asing-m asing kategori sim panan.
Simpanan dari bank lain V
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Penjelasan atas sim panan dari bank lain; dan
b) Dasar penyajian sim panan dari bank lain.
Surat Berharga yang Diterbitkan
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Kriteria dan je n is-je n is surat berharga yang diterbitkan; dan
h i Pprlaknan aknntanci afaq nrpmi atau rii«:knntn.
23) Provisi
Yang harus dijelaskan antara lain:
V Catatan 2v
a) kondisi provisi vanq harus diakui; dan
b) dasar penentuan nilai provisi.
24) Utang Repo
Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Utang Repo, m etode pencatatan dan V
pengukurannya.
25) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi
Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan
Liabilitas Pengelolaan dan Reklam asi Lingkungan Hidup Tangguhan.
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Perlakuan akuntansi atas pem bebanan biaya PLH;
b) Metode am ortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan;
V
c) Metode penyusutan prasarana PLH; dan
d) Tabel yang m em uat penjelasan tentang:
(1) Lokasi penambangan;
(2) Saldo awal untuk m asing-m asing lokasi;
(3) Penam bahan dan Pengurangan untuk m asing-m asing lokasi penambangan; dan
(4) Saldo akh ir untuk m asing-m asing lokasi penam bangan.
Page 13 of 73
Page 14
------. . ------
K e te ra n g a n
■ :^ ..
26) Khusus Industri Pertam bangan Umum
Biaya Eksplorasi dan Pengem bangan Tangguhan
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Biaya Eksplorasi yang D itangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang m asih berjalan
dengan penjelasan m engenai jangka waktu kontrak untuk Area of Interest yang
bersangkutan;
b) Biaya Eksplorasi yang D itangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang sudah m enem ukan
adanya Cadangan T erbukti dengan penjelasan bahwa am ortisasinya baru akan
dilaksanakan pada saat d im ulain ya produksi;
c) Dasar penentuan ditangguhkannya biaya pengem bangan dan kapitalisasi biaya V
pekerjaan konstruksi dan prasarana; dan
d) Metode am ortisasi dan penyusutan yang dipergunakan dengan penjelasan jangka
waktu perijinan penam bangan, taksiran um ur ekonom is tam bang dan dasar
perhitungan am ortisasi.
Biaya Pengelolaan dan Reklam asi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan
Liabilitas Pengelolaan dan Reklam asi Lingkungan Hidup Tangguhan
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Perlakuan akuntansi atas pem bebanan biaya PLH;
c) Metode penyusutan prasarana PLH.
27) Pengakuan Pendapatan
a) Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) kondisi dan m etode pengakuan pendapatan serta dasar pengukuran yang V Catatan 2q
digunakan
berdasarkan je n is pendapatan yang ada; dan
(2) dalam hal terdapat transaksi hubungan keagenan, kebijakan pengakuan
pendapatan dan penjualan dari hubungan keagenan serta beban terkait. V
b) Pengakuan pendapatan dan Beban dengan m enggunakan metode persentase
penyelesaian
V
Yang harus dijelaskan antara lain m etode yang diterapkan untuk m enentukan tahap
penyelesaian suatu kontrak.
c) Khusus Industri Asuransi
(1) Pengakuan pendapatan premi
Penjelasan yang harus ditam bahkan antara lain:
(a) T arif yang digunakan dalam perhitungan premi yang belum m erupakan
pendapatan;
(b) Kebijakan akuntansi untuk transaksi reasuransi prospektif dan retroaktif; dan
(c) Penyajian pendapatan premi dalam laporan laba rugi. V
(2) Beban Klaim
Penjelasan yang harus ditam bahkan antara lain:
(a) Kelom pok beban klaim dalam bentuk: klaim yang disetujui, klaim dalam proses
penyelesaian, klaim yang terjadi nam un belum dilaporkan dan beban
penyelesaian klaim ; dan
(b) Penvaiian beban klaim dalam laporan laba ruai.
Page 14 of 73
Page 15
NO ■rangart Ada ri/A 4 Keterangan
.. ;• ■9 K n | : a- m S m
■ M
d) K h u s u s I n d u s t r i R e a l E s ta te
K a p it a lis a s i d a n m e to d e a lo k a s i b ia y a p r o y e k p e n g e m b a n g a n R e a l E s ta t
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) U nsur biaya yang kapitalisasi ke proyek pengem bangan Real Estat;
(2) U nsur biaya yang dialokasikan sebagai beban proyek;
(3) Penyisihan atas realisasi pendapatan pada masa m endatang lebih rendah dari V
nilai tercatat proyek;
(4) Metode alokasi biaya yang telah dikapitalisasi ke setiap unit Real Estat;
(5) Biaya yang direvisi dan direalokasi akibat perubahan m endasar pada estim asi kini;
dan
(6) U nsur biaya yang diakui sebagai beban pada saat terjadinya.
28) P ro g ra m L o y a lit a s P e la n g a n
Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan terkait program loyalita s pelanggan V
29) T ra n s a k s i d a n S a ld o d a la m m a ta u a n g a s in g
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) ketentuan dalam penjabaran transaksi dan saldo dalam m ata uang asing;
b) perlakuan akuntansi selisih kurs yang tim bul dari penjabaran aset dan lia b ilitas m oneter;
V Catatan 2s
dan
c) referensi dan kurs yang digunakan untuk m enjabarkan transaksi dan saldo dalam mata
uang asing.
30) T ra n s a k s i d e n g a n P ih a k - p ih a k B e r e la s i
Yang harus dijelaskan antara lain:
V Catatan 2h
a) Dasar penetapan Pihak-pihak berelasi;
b) Pengungkapan Pihak-pihak berelasi dalam Laporan Keuangan.
31) H ib a h P e m e r in ta h
Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan akuntansi tentang m etode penyajian dalam laporan V
keuangan.
32) P a ja k P e n g h a s ila n
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) dasar penentuan ta rif pajak untuk m engukur pajak kini dan pajak tangguhan;
V Catatan 2t
b) ketentuan m engenai saling hapus;
c) pengakuan dan pengukuran aset pajak tangguhan; dan
d) metode yang digunakan dalam m enilai aset (liabilitas) pajak tangguhan.
33) Im b a la n K e rja
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) jenis im balan kerja yang diberikan kepada karyawan;
b) deskripsi um um m engenai jenis program im balan pascakerja yang diselenggarakan
oleh Perusahaan; V Catatan 2r
c) kebijakan akuntansi Perusahaan dalam m engakui keuntungan dan kerugian aktuarial;
dan
d) pengakuan keuntungan dan kerugian untuk curtailm ent dan penyelesaian.
Page 15 o f 73
Page 16
T id a k | N /A Keterangar*
■ 1 ■ ........1 I ...... :
34) Saham Treasuri
Yang harus dijelaskan antara lain m etode pengakuan dan pengukuran atas pem belian, penjualan, V
atau pembatalan saham treasuri.
35) Pembayaran Berbasis Saham
Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan akuntansi untuk transaksi pem bayaran berbasis
saham yang diselesaikan m elalui instrum en ekuitas dan/atau diselesaikan m elalui Kas, term asuk V
pengukurannya.
36) Kuasi-Reorganisasi
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Dasar dilakukannya kuasi-reorganisasi;
b) Dasar penentuan nilai w ajar A se t dan Liabilitas; dan V
c) Perlakuan akuntansi untuk selisih hasil revaluasi A se t dan Liabilitas.
Catatan: Berlaku untuk kuasi reo rgan isasi sebelum 1 Ja n u a ri 2013.
37) Biaya Pinjaman
Yang harus dijelaskan antara lain kondisi yang m engharuskan biaya pinjam an dikapitalisasikan V
sebagai bagian dari biaya perolehan aset kualifikasian.
38) Segmen Operasi
Yang harus dijelaskan antara lain da sa r yang digunakan oleh m anajem en untuk V Catatan 2y
m engidentifikasikan Segm en Operasi.
39) Laba (Rugi) per saham
Yang harus dijelaskan antara lain dasar perhitungan laba (rugi) per saham d asar dan laba V Catatan 2x
(rugi) per saham dilusian.
3 Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan
a. Aset
i ) Kas dan Setara Kas
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) unsur Kas dan Setara Kas pada pihak berelasi dan pihak ketiga; V Catatan 4
b) rincian jum lah penempatan di bank berdasarkan nama bank serta je n is m ata uang asing; a/ Catatan 4
c) kisaran suku bunga kontraktual dari Setara Kas selam a periode pelaporan; dan a/ Catatan 4
d) jumlah saldo Kas dan Setara Kas yang signifikan yang tida k dapat digunakan oleh a/
kelompok usaha disertai pendapat m anajemen.
2) Khusus Industri Perbankan
a) Kas
Yang harus diungkapkan adalah rincian jum lah kas berdasarkan je n is m ata uang. V
Page 16 of 73
Page 17
No Keterangan ~ Ada 1 Tidak N/A Keterangan
_________ ______
b) G iro p a d a B a n k I n d o n e s ia
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian ju m lah Giro pada Bank Indonesia berdasarkan je n is mata uang (nilai dalam
mata uang original); dan V
(2) Ketentuan Giro W ajib M inim um (GWM) m enurut BI dan posisi GWM bank pada saat
periode pelaporan.
c) G iro p a d a B a n k L a in
Yang harus diungkapkan antara lain:
Rincian ju m lah Giro pada Bank Lain berdasarkan jenis m ata uang;
(1) Jum lah penyisihan penurunan nilai;
(2) Perubahan penyisihan selam a periode berjalan untuk m asing-m asing giro; V
(3) Rincian ju m lah Giro pada Bank Lain berdasarkan pihak yang m em punyai hubungan
istim ewa dan pihak ketiga;
(4) T ingkat suku bunga rata-rata p e rta h u n ; dan
(5) Pendapat m anajem en akan kecukupan ju m lah penyisihan penurunan nilai.
d) P e n e m p a ta n p a d a B a n k I n d o n e s ia d a n B a n k L a in
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian ju m lah penempatan berdasarkan je n is dan m ata uang;
(2) Rincian penem patan berdasarkan yang m engalam i penurunan nilai (impaired)
dan tida k m engalam i penurunan nilai (unim paired) ;
(3) Jangka waktu (rata-rata atau per kelom pok);
(4) Jum lah penyisihan penurunan nilai dan m utasi selam a periode berjalan;
(5) Rincian ju m lah penempatan berdasarkan pihak yang m em punyai hubungan
V
istim ewa
dan pihak ketiga;
(6) T ingkat suku bunga rata-rata per tahun;
(7J Jum lah dana vana dib lokir dan alasannva:
(8) Jum lah dana yang tidak dapat dicairkan pada bank berm asalah, bank beku operasi
atau likuidasi term asuk tingkat kem ungkinan diterim anya kem bali dana tersebut
berdasarkan inform asi dari otoritas yang berwenang; dan
(9) Pendapat m anajem en akan kecukupan ju m lah penyisihan penurunan nilai.
Page 17 o f 73
Page 18
Keterangan ****** M k Keterangan j
■n— ii—iWHH
3) Piutang Usaha
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) jum lah piutang yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi; V Catatan 5
b) jum lah piutang m enurut debitur;
c) jum lah piutang m enurut m ata uang; V Catatan 5
d) alasan dan d asar pem bentukan cadangan kerugian penurunan nilai;
e) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai V Catatan 5
secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang;
f) pendapat m anajem en akan kecukupan jum lah cadangan atau keyakinan m anajem en V Catatan 5
atas ketertagihan piutang apabila tidak dibentuk cadangan;
g) piutang yang dijam inkan, nam a pihak yang m enerim a jam inan, dan alasan dijam inkan; V Catatan 5
h) jum lah diam ortisasi dengan m enggunakan m etode suku bunga efektif; dan V
i) informasi keterlibatan berkelanjutan atas piutang yang ditransfer, m eliputi:
(1) jum lah yang ditransfer, beban bunga, retensi, jatuh tempo, dan ikatan penting V
lain yang d ia tu r dalam perjanjian; dan
(2) jam inan yang diberikan (bila ada).
4) Khusus Industri Asuransi
a) Piutang Premi
Tambahan pengungkapan m engenaiantara lain:
(1) Jum lah piutang berdasarkan tertanggung dan asuradur; V
(2) Jum lah piutang berdasarkan je n is asuransi; dan
(3) Jum lah piutang premi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.
b) Piutang Koasuransi
Tambahan penqunqkapan m enqenaiantara lain:
(1) Jum lah berdasarkan ko-asuradur; V
(2) Jum lah m enurut je n is asuransi; dan
(3) Jum lah piutang koasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.
c) Piutang Reasuransi
Tambahan pengungkapan m engenai antara lain:
(1) Jum lah piutang berdasarkan reasuradur; V
(2) Jum lah piutang atau utang reasuransi yang disalinghapuskan; dan
(3) Jum lah piutang reasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.
d) Piutang Hasil Investasi
Tambahan pengungkapan m engenai antara lain:
(1) Pem isahan antara piutang kepada pihak berelasi dan pihak ketiga;
V
(2) Jum lah piutang m enurut je n is investasi;
(3) Jum lah piutang m enurut mata uang; dan
(4) Jum lah piutang yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.
Page 18 of 73
Page 19
NO Keterangan N/A Keterangan
Ada Tidak
5) Khusus Industri Pembiayaan
a) Piutang Pem biayaan Konsumen
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Jum lah piutang m enurut dan je n is obyek pem biayaan (contoh: kendaraan berm otor,
V
elektronik, rumah, dan Iain-lain);
(2) Rincian um ur dari angsuran pem biyaan konsum en;
(3) Bagian pinjam an yang dibiayai bank-bank sehubungan dengan transaksi kerja
(4) sam a pem biayaan bersam a, penunjukan selaku pengelola piutang, penerusan
pinjam an dan pengam bilalihan piutang apabila perusahaan m em bagi risiko tidak
tertagihnya piutang tersebut dengan bank-bank dalam rangka transaksi di atas;
(5) Pendapatan pem biayaan konsum en yang belum diakui;
(6) Nilai dan je n is jam inan yang diserahkan oleh pelanggan atas piutang pem biayaan V
konsum en yang diberikan berdasarkan objek pem biayaan;
(7) T ingkat suku bunga rata-rata per tahun; dan
(8) Piutang pem biayaan konsum en yang dialihkan dan atau digunakan sebagai
jam inan atas utang.
b) Tagihan Anjak Piutang
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Jum lah tagihan anjak piutang tanpa recourse dan dengan recourse, beserta
ju m la h utang retensi anjak piutang dan pendapatan an jak piutang (tanpa
V
recourse) serta pendapatan anjak piutang tangguhan (dengan recourse); dan
(2) Pengungkapan mengenai tingkat bunga, jatuh tem po dan jum lah piutang yang
diperoleh serta ikatan penting yang diatur dalam perjanjian anjak piutang.
c) Piutang Sewa Pembiayaan
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian jum lah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga;
(2) rekonsiliasi antara investasi sewa bruto dan nilai kini piutang pem bayaran sewa
m inim um pada akhir periode pelaporan. Di sam ping itu, lessor m engungkapkan
investasi sewa bruto dan nilai kini piutang pem bayaran sewa m inim um pada akhir
periode pelaporan, untuk setiap periode berikut:
(a) kurang dari satu tahun V
(b) lebih dari satu tahun sam pai lima tahun
(c) lebih dari lim a tahun
(3) pendapatan keuangan yang belum diterim a;
(4) nilai residu yang tidak dijam in yang diakru sebagai m anfaat lessor;
(5) akum ulasi penyisihan piutang tida k tertagih atas pem bayaran sewa m inim um ;
(6) rental kontinjen yang diakui sebagai pendapatan dalam periode; dan
(7) penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor yang m aterial.
Page 19 of 73
Page 20
N/A Keterangan
m ~ ~ : ~ ~ 7 r ~ _
d) P iu ta n g S e w a O p e ra s i
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) jum lah agregat pem bayaran sewa m inim um masa depan dalam sewa operasi yang
tidak dapat dibatalkan untuk setiap periode berikut;
(a) kurang dari satu tahun V
(b) lebih dari satu tahun sam pai lim a tahun
(c) lebih dari lim a tahun
(2) total rental kontinjen yang diakui sebagai pendapatan pada periode; dan
(3) penjelasan um um isi perjanjian sewa lessor.
6) K h u su s K o n t r a k K o n s t r u k s i
P iu ta n g R e te n s i
Yang harus diungkapkan antara lain: V
a) Jumlah piutang dari m asing-m asing kontrak konstruksi; dan
b) Pendapat m anajem en akan kem ungkinan tertagihnya piutang retensi.
7) T a g ih an B ru to k e p a d a P e la n g g a n
Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain tagihan bruto dari setiap kontrak konstruksi.
Dalam penjelasan tagihan tersebut, ju ga harus dirinci dalam bentuk tabel yaitu :
a) biaya kontrak yang terjadi;
V
b) laba yang diakui;
c) kerugian yang terjadi; dan
d) pekerjaan yang sudah ditagih (term in).
8) P iu ta n g R e v e rs e R e p o
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Rincian m engenai je n is dan jum lah Efek yang ditransaksikan;
b) Tanggal dan harga dilakukannya pem belian dan penjualan kem bali Efek;
c) Nama pihak/counterparty; V
d) Lokasi Efek jam inan;
e) Tingkat bunga piutang reverse repo;
f) Cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada); dan
g) Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada).
9) A g u n a n Y a n g D ia m b il A lih
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Nilai realisasi bersih pada saat diam bilalih;
b) Selisih antara nilai realisasi bersih atas agunan yang diam bilalih dengan saldo piutang V
yang tidak tertagih; dan
c) Laba atau rugi yang tim bul, term asuk biaya-biaya yang tim bul setelah pengam bilalihan
agunan tersebut.
10) P iu ta n g D iv id e n d a n B u n g a
Yang harus diungkapkan antara lain rincian je n is dan jum lah tagihan dividen, bunga, dan V
dendakepada pihak lain.
11) P iu ta n g L a in - L a in
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Rincian jenis dan jum lah piutang; Bukan pos yang m aterial
b) Jumlah Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN); dan
c) Pendapat m anajem en atas kecukupan ju m lah penyisihan.
Page 20 of 73
Page 21
m il vi V " 'V | A iia Tidak N/A
12) Aset Keuangan Lainnya
Pengungkapan ini telah diterapkan untuk aset keuangan lainnya yang bersifat lan car maupun
tidak lancar.
a) Pengelom pokkan aset keuangan lainnya sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara pihak
ketiga dan pihak berelasi.
b) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) nilai tercatat aset keuangan untuk setiap kelom pok dan rincian investasinya;
(2) laba atau rugi neto pada setiap kelom pok aset keuangan berdasarkan klasifikasi,
baik yang disajikan pada pos pendapatan kom prehensif lainnya m aupun yang
diakui sebagai laba atau rugi periode berjalan;
(3) total pendapatan bunga yang dihitung m enggunakan metode suku bunga efektif
untuk aset keuangan selain yang d iukur pada nilai w ajar m elalui laba rugi;
(4) biaya perolehan te rm asu k jum lah prem ium dan diskonto yang belum diam ortisasi,
untuk Efek dim iliki hingga jatuh tempo;
(5) peringkat Efek utang berikut nama pem eringkat (jika ada).
(6) uraian tentang alasan diam bilnya keputusan m enjual untuk aset keuangan yang V Catatan 2u
diklasifikasikan d im ilik i hingga jatuh tempo;
(7) jika terdapat reklasifikasi aset keuangan, m aka w ajib diungkapkan:
(a) jum lah yang dire kla sifika si ke dan dari setiap kategori;
(b) alasan reklasifikasi; dan
(c) sisa investasi dalam kelom pok dim iliki hingga jatuh tem po yang telah
direklasifikasi dalam kelom pok tersedia untuk dijual.
(8) jum lah tercatat aset keuangan yang dijam inkan sebagai agunan untuk Liabilitas
atau liab ilitas kontinjensi serta syarat dan kondisi yang terkait dengan penjam inan
tersebut;
(9) jum lah penurunan nilai atas aset keuangan (jika ada), term asuk m utasinya,
dipisahkan antara aset keuangan yang m engalam i penurunan nilai dan aset
keuangan yang tida k m engalam i penurunan nilai, serta dipisahkan antara
penurunan nilai yang dihitung secara kolektif dan individual, term asuk beban
penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi; dan
(10) jum lah am ortisasi keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi atas investasi
yang tersedia untuk dijual yang d ireklasifikasi menjadi dim iliki hingga ja tuh tempo.
13) Khusus Deposito
Tambahan pengungkapan m engenai antara lain:
V Catatan 4
a) nama bank, dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi;
b) kisaran suku bunga kontraktual selam a periode pelaporan; V Catatan 4
c) jenis dan jum lah deposito dalam m ata uang asing; dan V Catatan 4
V
d) hal-hal lain yang dapat m em pengaruhi kualitas pencairan deposito tersebut.
14) Khusus Investasi pada Sukuk
Tambahan pengungkapan m engenai antara lain:
a) rincian Sukuk berdasarkan nama penerbit dan akad syariah;
b) tujuan model usaha yang digunakan; V
c) jumlah investasi yang dire kla sifika sika n, jika ada, dan penyebabnya; dan
d) nilai W ajar untuk investasi yang d iukur pada biaya perolehan.
Page 21 of 73
Page 22
~ "°1 Keterangan Ada T id a k N/A Keterangan |
______ L_______ I . r
15) Khusus Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
Tam bahan pengungkapan mengenai antara lain:
a) Rincian ju m lah nom inal dan nilai pasar efek berdasarkan jenis;
b) Tanggal ja tuh tem po dan frekuensi pem bayaran bunga; V
c) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun; dan
d) Inform asi penting lainnya.
16) Khusus Unit Penyertaan Reksadana
Tam bahan pengungkapan mengenai antara lain:
a) Rincian unit penyertaan reksadana dan Nilai Aset Bersih; dan V
b) laba atau rugi neto berdasarkan klasifikasi, baik yang disajikan pada pos pendapatan
kom prehensif lainnya maupun yang diakui sebagai laba atau rugi periode berjalan
17) Khusus W esel Tagih
Tam bahan pengungkapan m engenaiantara lain, pihak penerbit, kisaran tin g kat bunga, jatuh
tem po, je n is mata uang, dan uraian tentang sifat dan asal terjadinya (dari transaksi usaha atau V
lainnya).
18) Khusus Industri Asuransi
Tam bahan pengungkapan mengenai aset-aset yang menjadi dana jam inan. V
19) Pinjam an Polis
Yang harus diungkapkan antaralain rincian berdasarkan:
a) Saldo pinjam an polis m enurut je n is m ata uang; V
b) T ingkat suku bunga.
20) Khusus Industri Perbankan
Kredit
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Rincian ju m lah kredit berdasarkan je n is, mata uang, sektor ekonom i dan jangka waktu
serta kolektibilitas;
b) Jum lah cadangan kerugian penurunan nilai dan mutasi selam a periode berjalan;
c) Rincian ju m lah kredit berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga;
d) Rasio kredit usaha kecil terhadap jum lah kredit yang diberikan;
e) T ingkat suku bunga rata-rata per tahun;
f) Rincian kredit berm asalah berdasarkan sektor dan jum lah cadangan penghapusan
m enurut ketentuan Bank Indonesia;
g) Rasio kredit berm asalah terhadap ju m lah Aset keuangan dan rasio ju m la h cadangan V
kerugian penurunan nilai Aset keuangan yang telah dibentuk terhadap jum lah
m inim um cadangankerugian penurunan nilai Aset keuangan sesuai ketentuan Bank
Indonesia;
h) Jum lah kredit yang direstrukturisasi berdasarkan je n is dan kolektibilitas;
i) Jum lah dan persentase bagian bank atas kredit sindikasi baik selaku pim pinan, agen,
j) Ik h tisa r pem belian kredit dari BPPN berdasarkan periode pem belian, jik a ada;
k) Pendapat m anajem en akan ketaatan bank terhadap Batas M aksim um Pem berian
Kredit (BMPK) yang ditetapkan oleh Bank Indonesia;
l) Pendapat m anajem en akan kecukupan jum lah cadangan kerugian penurunan nilai.
Page 22 o f 73
Page 23
. . . . . . ^ K e fe ra rtg a n , ; Ada T id a k N /A K e te ra n g a n
w ■ ■ ■
21) Tagihan dan Liabilitas Akseptasi
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Rincian jum lah tagihan dan liabilitas berdasarkan pihak, mata uang, dan jatuh tempo;
b) Untuk tagihan akseptasi diungkapkan kolektibilitas, ju m lah cadangan penghapusan
dan mutasi selam a periode berjalan; V
c) Rincian jum lah tagihan dan liabilitas berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga;
d) Pendapat m anajem en akan kecukupan jum lah cadangan kerugian penurunan nilai
tagihan akseptasi
22) Persediaan
a) Yang harus diungkapkan antara lain: Catatan 8
(1) total jum lah te rcatat persediaan dan ju m lah nilai tercatat m enurut klasifikasi yang V
sesuai bagi Perusahaan;
(2) jum lah tercatat persediaan yang dicatat dengan Nilai W ajar dikurangi biaya untuk V
menjual; Catatan 8
(3) jum lah persediaan yang diakui sebagai beban selam a periode berjalan; V
(4) jum lah setiap penurunan nilai yang diakui sebagai pengurang jum lah persediaan V
yang diakui sebagai beban dalam periode berjalan;
(5) jum lah dari setiap pem ulihan dari setiap penurunan nilai yang diakui sebagai V
pengurang jum lah persediaan yang diakui sebagai beban dalam periode berjalan;
(6) kondisi atau peristiw a penyebab terjadinya pem ulihan nilai persediaan yang ■J
diturunkan;
(7) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjam an untuk persediaan yang memenuhi V
kriteria aset kualifikasian, maka diungkapkan:
(i) jum lah biaya pinjam an yang dikapitalisasi selam a periode berjalan; dan
(ii) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk m enentukan ju m la h biaya pinjaman
yang layak dikapitalisasi.
(8) persediaan yang dijam inkan, nama pihak yang m enerim a ja m in an , dan alasan
V
dijam inkan; dan
Catatan 8
(9) jenis dan nilai persediaan yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan V
risiko yang ditutup serta pendapat m anajem en atas kecukupan pertanggungan
asuransi, apabila tidak diasuransikan w ajib diungkapkan alasannya.
b) Khusus Industri Perhotelan
Tam bahan pengungkapan nilai tercatat persediaan m enurut klasifikasi yang harus
diungkapkan antara lain:
(1) Makanan dan m inum an; V
(2) Perlengkapan; dan
(3) Barang Dagangan
c) Khusus Industri Real Estat
Tam bahan pengungkapan antara lain:
(1) Pengungkapan nilai tercatat persediaan m enurut klasifikasi:
(a) Tanah Matang;
(b) Unit Bangunan; dan V
(c) Unit Bangunan dalam Penyelesaian.
(2) Jum lah biaya perolehan aset Real Estat yang pengikatan ju a l belinya telah
berlaku nam un penjualannya belum diakui, term asuk ju m la h utang terkait yang
akan dialihkan, bila ada.
Page 23 o f 73
Page 24
__ f»f... -__________________________
Keteranga,
d) T a n a h u n tu k P e n g e m b a n g a n
Tam bahan pengungkapan antara lain:
••____ • I - «‘ :
Ada ■HI N M Keterangan
(1) Lokasi, luas tanah, proses perizinan;
V
(2) Jum lah biaya bunga dan rugi kurs yang dikapitalisasi ke tanah untuk
pengem bangan; dan
(3) Proporsi tanah yang dijadikan jam inan utang.
e) K h u s u s I n d u s t r i M e d ia
Tam bahan pengungkapan antara lain:
(1) Materi program : lokal, im por (media televisi);
(2) Buku, kertas koran, baranq pra cetak (m edia cetak); V
(3) Barang promosi dan barter (m edia cetak); dan
(4) Bahan persediaan lain yang sesuai dengan industrinya.
f) K h u s u s I n d u s t r i R u m a h S a k it
Tam bahan pengungkapan antara lain:
(1) Obat-obatan; V
(2) Perlengkapan m edis (disposable); dan
(3) Persediaan lainnya
g) K h u s u s I n d u s t r i P e t e r n a k a n
(1) Pengungkapan ju m lah te rcatat dan nilai tercatat m enurut klasifikasi tertentu,
seperti hewan ternak m enjadi:
(a) Hewan T ernak T ersedia untuk Dijual; dan
(b) Hewan T ernak dalam Pertum buhan.
(2) H e w a n T e r n a k P r o d u k s i - B e r u m u r P e n d e k
Yang harus diungkapkan antara lain:
(a) Total jum lah te rcatat dan nilai tercatat m enurut klasifikasi hewan ternak telah
m enghasilkan dan hewan ternak belum m enghasilkan;
(b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelom pok selam a paling
tidak 2 tahun terakhir; V
(c) Nilai am ortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah m enghasilkan;
(d) Pendapat m anajem en atas kecukupan ju m lah penyisihan atau penghapusan
persediaan vana m ati atau hilana:
(e) Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan
risiko yang ditutup;
(f) Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kem atian
atau metode penghapusan langsung;
(g) Pendapat m anajem en atas kecukupan nilai pertanggungan asuransi; dan
(h) Nilai hewan ternak yang dijam inkan dan nama pihak yang m enerim a jam inan.
23) P a ja k D ib a y a r D i m u k a
Yang harus diungkapkan antara lain: Dari nama pos, telah menunjukkan bahwa
a) rincian m enurut je n is dan ju m la h m asing-m asing pajaknya; dan V pajak dib ayar di m uka tersebut adalah
b) uraian m engenai ju m lah restitusi pajak yang diajukan dan statusnya. pajak pertam bahan nilai (VAT). Uraian
mengenai ju m lah dan status restitusi pajak,
dapat d ilih a t di Catatan 20
Page 24 o f 73
Page 25
1 «to I ■ K e te ra n g a n N/A K e te ra n g a n ■ .j
• ■ ]
24) Biaya Dibayar Dimuka
Yang harus diungkapkan antara lain rincian m enurut je n is dan jum lah. V Catatan 9
25) Aset tidak lancar atau kelom pok lepasan yang Dimiliki untuk Dijual
Yang harus diungkapkanantara lain:
(1) uraian dari aset yang d im ilik i untuk dijual atau kelom pok lepasan;
(2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang m engarah kepada pelepasan
yang diharapkan, serta cara dan waktu pelepasan;
(3) kerugian penurunan nilai atau keuntungan pem ulihan penurunan nilai;
(4) dalam hal aset yang dim iliki untuk dijual belum dapat direalisasikan dalam satu tahun,
diungkapkan peristiw a atau keadaan yang dapat m em perpanjang periode
penyelesaian penjualan m enjadi lebih dari satu tahun;
(5) dalam hal dapat diterapkan, segm en yang dilaporkan dari aset yang dim iliki untuk
dijual dan kelom pok lepasan disajikan sesuai dengan SA K yang berlaku; dan
(6) dalam hai aset yang diklasifikasikan sebagai aset yang dim iliki untuk dijual atau
V
kelom pok lepasan dihentikan pengklasifikasiannya, diungkapkan:
(a) nilai dari aset tersebut, yaitu nilai yang lebih rendah antara:
i. jum lah tercatat aset tersebut sebelum aset atau kelom pok lepasan
dikla sifika sika n sebagai dim iliki untuk dijual, disesuaikan dengan
penyusutan, am ortisasi atau penilaian kem bali yang telah diakui apabila aset
atau kelom pok lepasan tersebut tidak diklasifikasikan sebagai dim iliki untuk
dijual; dan
ii. ju m lah terpulihkan pada saat tanggal keputusan untuk tidak menjual;
(b) uraian fakta dan keadaan yang m engarah kepada keputusan tersebut; dan
(c) dam paknya terhadap hasil operasi untuk periode tersebut dan periode sajian
sebelum nya.
26) Piutang Pihak Berelasi Non-Usaha
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) rincian je n is, nama pihak berelasi, dan jum lah piutang; V Catatan 7
b) alasan dan dasar pem bentukan cadangan kerugian penurunan nilai serta penjelasan V
terjadinya piutang pihak berelasi tersebut;
c l ium lah cadanaan keruoian Denurunan nilai. beban cadanaan keruaian Denurunan nilai ■j
secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang;
d) pendapat m anajem en akan kecukupan jum lah cadangan kerugian penurunan nilai;
dan V
e) dalam hal piutang berelasi non usaha disajikan dalam aset lancar, hal tersebut harus
dibuktikan serta diungkapkan alasannya. V
Page 25 o f 73
Page 26
No
.... Keterangdn ~ ~ ■ | Ada j - T id a k j N/A J Keterangan |
27) Investasi pada Entitas A sosiasi Yang ham s diungkapkan antara lain:
a) nama entitas asosiasi; V Catatan 10, l b
b) persentase kepem ilikan dan penjelasan adanya pengaruh signifikan, beserta V Catatan 10
alasannya; V Catatan 10
c) nilai tercatat dan Nilai W ajar investasi dalam entitas asosiasi yang kuotasi harganya
tersedia; V Catatan 10, l b
d) ringkasan inform asi keuangan entitas asosiasi term asuk ju m lah agregat Aset, V
Liabilitas, pendapatan, dan laba atau rugi;
e) alasan tidak adanya pengaruh signifikan walaupun Perusahaan m em iliki lebih dari 20%
(dua puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial investee secara langsung <
atau tidak langsung;
f) akh ir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas asosiasi, ketika laporan
keuangan tersebut digunakan dalam m enerapkan m etode e kuitas dan tanggal atau
periode yang berbeda dengan Perusahaan, dan aiasan m enggunakan tanggal atau V
periode yang berbeda;
g) sifat dan tingkatan setiap pem batasan signifikan atas kem am puan entitas asosiasi
V
untuk m entransfer dana kepada Perusahaan;
h) bagian rugi entitas asosiasi yang tida k diakui dan alasannya, apabila Perusahaan
m enghentikan pengakuan bagiannya atas rugi entitas asosiasi, baik untuk periode
V
terjadinya kerugian tersebut m aupun secara kum ulatif;
i) bagian atas liab ilitas kontinjensi entitas asosiasi yang terjadi bersam a-sam a dengan
investor lain;
V
j) liab ilitas kontinjensi yang terjadi karena investor berkew ajiban bersam a-sam a untuk
sem ua atau sebagian Liab ilita s entitas asosiasi; dan
V
k) ringkasan inform asi keuangan entitas asosiasi, secara individual atau dalam
kelom pok, yang tidak dicatat dengan m enggunakan m etode ekuitas term asuk total
Aset, total Liabilitas, Pendapatan, dan laba atau rugi.
28) Khusus Industri Konstruksi
Jam inan
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jam inan yang diberikan dan ju m la h jam inan tersebut V
serta kontrak konstruksi yang m ensyaratkan adanya jam inan tersebut.
29) Khusus Industri Kehutanan
HTI dan HTI dalam pengem bangan
Berupa biaya yang ditangguhkan dalam pelaksanaan pem bangunan HTI, yang disajikan sebagai
berikut:
a) Saldo awal; V
b) Penyisihan periode berjalan;
c) Realisasi yang dilakukan selam a periode berjalan; dan
d) Saldo akhir.
30) Khusus Industri Jalan Tol
Hak Bagi Hasil Tol
Investor tanpa kuasa hak penyelenggaraan harus m engungkapkan hal-hal berikut:
(a) D asar pengukuran hak bagi hasil tol;
(b) Masa hak bagi hasil tol dan am ortisasinya; V
(c) Perubahan hak bagi hasil tol selam a periode berjalan; dan
(d) R eklasifikasi proyek kerjasam a operasi dalam pelaksanaan ke hak bagi hasil tol.
Page 26 o f 73
Page 27
Khusus Industri Perkebunan
Tanaman Perkebunan
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Untuk tanam an telah m enghasilkan
(1) Rincian nilai tercatat dan akum ulasi penyusutan m enurut je n is tanaman;
(2) Rekonsiliasi nilai tercatat awal tahun dan akh ir tahun tanam an untuk setiap
kelom pok selam a paling se d ikit 2 tahun terakhir;
(3) Status tanah yang digunakan untuk menanam ;
(4) Nilai tanam an telah m enghasilkan berdasarkan area/lokasi penanaman;
(5) Perbandingan saldo tanam an belum m enghasilkan selam a paling sedikit 2 tahun;
dan
(6) Tanam an yang dijam inkan.
b) Untuk tanam an belum m enghasilkan
(1) Mutasi tanam an belum m enghasilkan sebagai berikut : V
(a) Saldo awal
i. Tam bahan tahun berjalan
ii. Biaya langsung
(b) Jum lah kapitalisasi biaya pinjam an, dan rugi kurs dalam hal terjadi depresiasi
i. Pengurangan tahun berjalan
ii. Jum lah yang direklasifikasi ke tanam an telah m enghasilkan
(c) Pengurangan lainnya
(d) Saldo akhir;
(2) Nilai tanam an dalam Perkebunan Inti R a k y a t/ Perkebunan Inti Plasma yang
menjadi m ilik perusahaan (inti) dan tanam an yang bukan m ilik perusahaan
(perkebunan rakyat/perkebunan plasm a); dan
(3) Cadangan kerugian yang m ungkin tim bul pada plasm a.
32) Khusus Industri Peternakan
Hewan Ternak Produksi - Berum ur Panjang
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Pengelom pokan hewan ternak dalam pertum buhan (belum m enghasilkan) dan hewan
ternak telah m enghasilkan;
b) Rekonsiliasi saldo awal dan a k h ir hewan ternak tiap kelom pok selam a paling tidak 2 tahun
terakhir;
c) Nilai am ortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah m enghasilkan;
d) Nilai hewan ternak tiap kelom pok berdasarkan lokasi/area peternakan;
e) Kondisi hewan ternak;
f) Persentase kem atian selam a tiga tahun terakhir;
g) Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan risiko yang
ditutup;
h) Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kem atian atau m etode
penghapusan langsung;
i) Nilai cadangan kem atian atau m etode penghapusan langsung, jik a ada;
j) Pendapat m anajem en atas kecukupan nilai cadangan kem atian, jik a ada; dan
k) Nilai hewan ternak yang dijam inkan dan nama pihak yang m enerim a jam inan.
Page 27 o f 73
Page 28
in
Properti Investasi
a) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) model pengukuran setelah pengakuan awal yang digunakan, model Nilai W ajar
atau model biaya;
(2) metode dan asum si signifikan yang diterapkan dalam m enentukan Nilai W ajar dari
Properti Investasi
(3) pernyataan bahwa penentuan Nilai W ajar didukung oleh bukti pasar atau lebih
banyak berdasarkan faktor lain karena sifat properti tersebut dan keterbatasan
data pasar yang dapat diperbandingkan;B191
(4) nama Penilai, tanggal penilaian, dan tanggal laporan penilaian terakhir;
(5) jum lah yang diakui dalam laba rugi untuk:
(a) penghasilan sewa dari Properti Investasi;
(b) beban operasi langsung yang terjadi baik dari Properti Investasi yang
m enghasilkan m aupun yang tidak m enghasilkan penghasilan sewa selam a
periode tersebut; dan
(c) perubahan ku m u la tif dalam Nilai W ajar yang diakui dalam laba rugi atas
penjualan Properti Investasi dari sekelom pok aset yang m enggunakan model
biaya ke kelom pok aset yang m enggunakan model Nilai Wajar;
(6) keberadaan dan ju m la h pem batasan atas realisasi dari Properti Investasi atau
pem bayaran penghasilan dan hasil pelepasan; dan
(7) kewajiban kontraktual untuk m em beli, m em bangun atau m engem bangkan
Properti Investasi atau untuk perbaikan, pem eliharaan atau peningkatan.
b) Khusus untuk Properti Investasi yang m enggunakan model Nilai W ajar, selain
pengungkapan sebagaim ana dim aksud dalam huruf (a) ditam bahkan pengungkapan
antara lain:
(1) rekonsiliasi antara ju m la h tercatat Properti Investasi pada awal dan akh ir periode
dengan m enunjukkan penam bahan, pengurangan, dan reklasifikasi;
(2) saat suatu penilaian terhadap Properti Investasi disesuaikan secara signifikan
untuk tujuan pelaporan keuangan, maka Perusahaan harus m engungkapkan
rekonsiliasi antara penilaian tersebut dan penilaian yang telah disesuaikan yang
dilaporkan dalam laporan keuangan, dengan m enunjukkan secara terpisah:
(a) jum lah agregat dari pengakuan kewajiban sewa yang telah ditam bahkan
kem bali; dan
(b) penyesuaian signifikan lain.
c) Khusus untuk Properti Investasi yang m enggunakan model biaya, selain pengungkapan
sebagaim ana dim aksud dalam huruf a) ditam bahkan pengungkapan antara lain:
(1) um ur m anfaat;
(2) rekonsiliasi ju m la h te rcatat bruto dan akum ulasi penyusutan Properti Investasi
pada awal dan a k h ir periode dengan m enunjukkan penam bahan, pengurangan,
dan reklasifikasi;
Page 28 o f 73
Page 29
No Keterangan , , Ada Tidak N/A Keterangan
^ 1
__:___ __ ;___>______
(3) ju m lah penyusutan untuk m asing-m asing periode penyajian dan alokasi beban
-______ lit ilflf i____ l lif t
penyusutan;
(4) ju m la h rugi penurunan nilai yang diakui, dan ju m lah pem ulihan rugi penurunan
nilai, selam a satu periode sesuai SAK yang berlaku;
(5) transfer ke dan dari persediaan dan properti yang digunakan sendiri; dan
( 6 ) Nilai W ajar Properti Investasi.
d) Khusus untuk Properti Investasi dalam proses pem bangunan dan pengem bangan,
yang harus diungkapkan antara lain:
(1) rincian Properti Investasi dalam proses pem bangunan dan pengem bangan;
(2) persentase jum lah tercatat terhadap nilai kontrak;
(3) estim asi saat penyelesaian;
(4) ham batan kelanjutan penyelesaian;
(5) ju m la h pengeluaran yang diakui dalam jum lah te rcatat Properti Investasi dalam
proses pem bangunan dan pengem bangan; dan
( 6) dalam hal terdapat k ap italisasi biaya pinjam an untuk properti investasi yang
m em enuhi kriteria aset kualifikasian, m aka w ajib diungkapkan:
(a) jum lah biaya pinjam an yang dikapitalisasi selam a periode berjalan; dan
(b) ta rif kapitalisasi yang digunakan untuk m enentukan jum lah biaya pinjam an
yang layak dikapitalisasi.
34) A set Tetap
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) setiap kelom pok A set Tetap w ajib diungkapkan secara terpisah berdasarkan Catatan 12
kepem ilikan aset yaitu aset pem ilikan langsung dan/atau a se t sewa pem biayaan;
b) rekonsiliasi jum lah tercatat bruto dan akum ulasi penyusutan A set Tetap pada awal dan Catatan 12
a k h ir periode dengan m enunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi;
ju m lah penyusutan untuk m asing-m asing periode penyajian dan alokasi beban Catatan 12
penyusutan;
rugi penurunan nilai dan ju m lah yang dijurnal balik yang diakui dalam laba rugi dan
e kuitas (jika ada);
ju m la h kom itm en kontraktual dalam perolehan Aset Tetap;
ju m lah kom pensasi dari pihak ketiga untuk Aset Tetap yang m engalam i penurunan
nilai, hilang, atau dihentikan yang dim asukkan dalam laba rugi, apabila tidak
diungkapkan secara terpisah pada laporan laba rugi kom prehensif;
g) Dalam hal A set Tetap disajikan pada jum lah revaluasian, yang harus diungkapkan:
(1) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian);
(2) tanggal efektif persetujuan dari D irektorat Jenderal Pajak (DJP) apabila Aset Tetap
untuk perhitungan pajak m enggunakan jum lah revaluasian;
(3) nam a Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir;
(4) m etode dan asum si signifikan yang digunakan dalam m engestim asi Nilai W ajar
aset;
(5) ju m la h tercatat untuk setiap Aset Tetap seandainya a se t tersebut dicatat dengan
m odel biaya; dan
Page 29 o f 73
Page 30
Cetera ngan
- iii
(6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang m enunjukkan perubahan selam a
periode dan pem batasan-pem batasan distribusi saldo su rplus kepada para
pemegang saham.
h) Khusus untuk A se tT e ta p dalam proses pem bangunan, yang harus diungkapkan
antara lain: Catatan 12
(1) rincian Aset Tetap yang sedang dalam pem bangunan; V Catatan 12
(2) persentase jum lah tercatat terhadap nilai kontrak; V Catatan 12
(3) estim asi saat penyelesaian; V
(4) hambatan kelanjutan penyelesaian (jika ada); V
(5) jum lah pengeluaran yang diakui dalam jum lah tercatat aset tetap dalam V
pem bangunan; dan
(6) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjam an untuk aset yang memenuhi kriteria V
aset kualifikasian, m aka w ajib diungkapkan:
(a) jum lah biaya pinjam an yang dikapitalisasi selam a periode berjalan; dan
(b) ta rif kapitalisasi yang digunakan untuk m enentukan ju m lah biaya pinjam an
yang layak dikapitalisasi.
Pengungkapan lainnya antara lain:
(1) jum lah tercatat Aset Tetap yang tidak dipakai sem entara;
V
(2) jum lah tercatat bruto dari setiap A se t Tetap yang telah disusutkan penuh dan Catatan 12
masih digunakan;
(3) jum lah tercatat Aset Tetap yang dihentikan dari penggunaan aktif dan tidak
diklasifikasikan sebagai tersedia untuk dijual;
(4) dalam hal model biaya digunakan, Nilai W ajar A se t Tetap apabila berbeda secara
V
m aterial dari jum lah tercatat;
V
(5) nilai buku, hasil penjualan neto, keuntungan (kerugian) dari A se tT eta p yang
dihentikan pengakuannya;
(6) dalam hal terdapat A set Tetap yang berasal dari hibah, ag ar diungkapkan jenis Catatan 12
Aset, nilai tercatat, dan tanggal perolehan;
(7) perubahan estim asi m asa guna dan/atau m etode penyusutan m enurut jenis Aset V
Tetap;
(8) Kondisi atau peristiw a yang m enyebabkan terjadinya penurunan nilai atau V
pem ulihan penurunan nilai;
(9) Jum lah aset tetap yang dijadikan jam inan, nama pihak yang m enerima jam inan V Catatan 12
dan alasan penjam inan; dan V
(10) Jenis dan nilai aset tetap yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan Catatan 12
risiko yang ditutup, serta pendapat m anajem en atas kecukupan pertanggungan V
35) Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi
Aset Minyak dan Gas Bumi
(khusus untuk perusahaan yang m em iliki kegiatan hulu m inyak dan gas bumi)
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian aset m enurut jenisnya, seperti; operated acreage, unoperated acre a g e , sum ur
dan peralatan serta fasilitas yang berhubungan, peralatan kantor, kendaraan, sum ur
dan peralatan serta fasilita s dalam pengerjaan;
Page 30 o f 73
Page 31
|— rr — '
f , !;r. T " 7 , | Ada Tidak N/A Keterangan
j :
(2)Tabel yang m em uat penjelasan tentang :
(a) Lokasi penam bangan;
(b) Saldo awal untuk m asing-m asing lokasi;
(c) Penambahan dan Pengurangan untuk m asing-m asing lokasi penambangan; dan
(d) Saldo akhir untuk m asing-m asing lokasi penam bangan
(3) Dalam hal saldo aset M inyak dan G as Bumi tersebut m engandung hak tagih kepada
Regulator terkait, perlu penjelasan kolektabilitas tagihan tersebut dalam bentuk tabel
analisa um ur tagihan.
36) Aset Takberwujud
Yang harus diungkapkan untuk se tiap je n is Aset Takberw ujud antara lain:
a) jum lah tercatat bruto dan akum ulasi am ortisasi; Catatan 14
b) alokasi jum lah am ortisasi A set Takberwujud ke dalam pos laporan laba rugi V Catatan 14
kom prehensif;
c) rekonsiliasi jum lah tercatat bruto dan akum ulasi am ortisasi Aset Takberw ujud pada V Catatan 14
awal dan akh ir periode dengan m enunjukkan penam bahan, pengurangan, dan V
reklasifikasi;
d) dalam hal terdapat kap ita lisa si biaya pinjam an untuk aset yang memenuhi kriteria aset
kualifikasian, m aka harus diungkapkan:
(1) jum lah biaya pinjam an yang dikapitalisasi selam a periode berjalan; dan
(2) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk m enentukan jum lah biaya pinjam an yang V
layak dikapitalisasi;
e) jum lah tercatat A set dan fak to r signifikan yang m endukung penentuan dan V Catatan 14
penilaiannya untuk A se t Takberw ujud yang dinilai dengan um ur m anfaat tidak
terbatas;
V
f) penjelasan atas ju m la h tercatat dan sisa periode am ortisasi dari setiap Aset
Takberw ujud yang m aterial terhadap laporan keuangan Perusahaan;
g) Aset Takberwujud yang diperoleh m elalui Hibah Pem erintah dan aw alnya diakui pada
Nilai W ajar sesuai SA K yang berlaku, diungkapkan:
(1) Nilai W ajar pada pengakuan awal atas ase t-a se t tersebut;
V
(2) jum lah tercatatnya; dan
(3) A set tersebut d iu k u r setelah pengakuan awal dengan model biaya atau model
V
revaluasi;
V
h) keberadaan dan ju m lah te rcatat Aset Takberw ujud yang kepem ilikannya dibatasi dan
ju m lah tercatat Aset Takberw ujud yang menjadi ja m in an untuk Liabilitas;
i) nilai kom itm en kontraktual untuk akuisisi Aset Takberw ujud;
j) A set Takberw ujud disajikan pada jum lah revaluasian, diungkapkan:
( 'll tanaaal efektif revaluasi (Tanaoal Penilaianl:
(3) jum lah tercatat A se t T ak berwujud yang direvaluasi;
(4) m etode dan asum si signifikan yang digunakan dalam m engestim asi Nilai W ajar
aset;
(5) jum lah tercatat untuk setiap A set Takberw ujud seandainya Aset tersebut dicatat
dengan m odel biaya; dan
(6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang m enunjukkan perubahan selama
periode dan pem batasan-pem batasan distribusi saldo surplus kepada para
pem egang saham.
Page 31 of 73
Page 32
No K e te ra n g a n Ada T id a k | N>
m m
. Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi dan Pertambangan umum
a) Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/Penyisihan
Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan
Yang harus diungkapkan antara lain tabel yang m em uat penjelasan tentang :
(1) Saldo awal;
V
(2) Penam bahan dan pengurangan;
(3) Saldo akhir.
b) Aset Eksplorasi dan Evaluasi
Yang harus diungkapkanantara lain:
(1) rincian biaya perolehan aset eksplorasi dan evaluasi per area o f interest yang
m encakup saldo aw al, penambahan dan pengurangan, dan saldo akhir; dan
V
(2) Jum lah aset, liab ilitas, penghasilan dan beban, arus kas operasl, dan arus kas
investasi yang tim bul dari eksplorasi dan evaluasi pertam bangan.
c) Bagian dari Biaya Eksplorasi Tangguhan: pengupasan tanah tambang.
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Kebijakan akuntansi sehubungan dengan:
(a) Metode pem bebanan biaya pengupasan tanah, dan
(b) Metode perhitungan Rasio Rata-Rata Tanah Penutup.
(2) Jum lah Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan yang terdiri dari (1) biaya
pengupasan aw al, (2) biaya pengupasan lanjutan dengan penjelasan m engenai
perbedaan antara rasio aktual tanah m enutup terhadap rasio rata-ratanya;
V
(3) Perubahan atas Rasio Rata-Rata Tanah Penutup (bila ada);
(4) Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan dim ana terjadi penundaan m asa
produksi, m eliputi penjelasan :
(a) Alasan terjadinya penundaan;
(b) Am ortisasi belum diperhitungkan karena belum dim ulainya produksi, dan
(c) Jum lah penurunan (w rite d o w n ) akibat dilakukannya evaluasi (jika ada),
terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta m etode dan asum si utam a
yang dipergunakan dalam m enqhitunq penurunan nilai tersebut.
Page 32 o f 73
Page 33
r s r ■«. . ,.;K . .. ^ . Keterangan 1 Ada Tidak N/A Keterangan
d) Biaya Pengembangan Tangguhan
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) Mutasi Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan selama tahun berjalan
dengan m enunjukkan:
(a) Lokasi eksplorasi dan pengembangan;
(b) S ald o a w a l;
(c) Penam bahan/pengurangan;
(d) Am ortisasi, dan
(e) Saldo akhir.
(2) Biaya pengem bangan yang ditangguhkan atas kegiatan pengem bangan yang
m asih berjalan;
(3) Penjelasan apabila terjadi penghapusan biaya eksplorasi dan pengembangan V
tangguhan yang m enurut penelaahan m anajem en tida k dapat dipulihkan;
(4) Jum lah biaya eksplorasi dan pengembangan yang ditangguhkan dim ana terjadi
penundaan m asa produksi, meliputi penjelasan:
(a) Alasan terjadinya penundaan;
(b) Am ortisasi belum diperhitungkan karena belum dinilainya produksi; dan
(c) Jum lah penurunan ( w rite d o w n ) akibat dilakukannya evaluasi bila ada,
terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta m etode dan asum si utama
yang dipergunakan dalam m enghitung penurunan nilai tersebut.
(5) Apabila terdapat lebih dari satu Area of Interest, m aka harus diungkapkan rincian
dari Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan untuk tiap -tia p Area of Interest.
b. Liabilitas
1) Utang Usaha
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) ju m lah utang usaha yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi; V Catatan 17
b) ju m lah utang usaha m enurut mata uang; dan V Catatan 17
c) jam inan yang diberikan oleh Perusahaan dengan m enunjuk pos-pos yang V
berhubungan.
2) Provisi
a) Pengungkapan untuk provisi berlaku untuk provisi jangka pendek dan provisi jangka
panjang.
b) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) nilai tercatat pada awal dan akh ir periode;
(2) provisi tam bahan dalam periode bersangkutan;
Page 33 o f 73
Page 34
1 No Ada Tidak N/A Keteraitgan
_— mt.---- -— —Si______ _
(3) jum lah yang terjadi dan dibebankan pada provisi selam a periode bersangkutan;
(4) jum lah yang dibatalkan selam a periode bersangkutan atas jum lah yang belum V
digunakan;
(5) peningkatan selam a periode yang bersangkutan, dalam nilai kini, yang terjadi
karena berlalunya waktu dan dam pak dari setiap perubahan tingkat diskonto;
(6) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat terjadinya arus
keluar sum ber daya ekonom i;
(7) indikasi ketidakpastian waktu atau jum lah arus keluar sebagaim ana dim aksud
dalam angka
(8) Dalam hal diperlukan, Perusahaan m engungkapkan asum si utama yang
m endasari prakiraan peristiw a masa depan; dan
(9) jum lah estim asi penggantian yang akan diterim a dengan m enyebutkan jum lah
Aset yang telah diakui untuk estim asi penggantian tersebut.
3) Beban akrual
Yang w ajib diungkapkan antara lain je n is dan ju m la h dari unsur utama beban yang belum jatuh V Catatan 19
tempo.
4) Khusus Industri Perbankan
Liabilitas Segera
Yang harus diungkapkan antara lain: V
a) Rincian berdasarkan je n is dan m ata uang; dan
b) Uraian mengenai sifat m asing-m asing kewajiban.
5) Utang Repo
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Rincian mengenai je n is dan jum lah Efek yang dijual Perusahaan pada transaksi repo; V
b) Tanggal dan harga dilakukannya pem belian dan penjualan kem bali Efek.
6) Khusus Kontrak Konstruksi
Utang Bruto kepada Pelanggan
Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain lia b ilita s bruto dari setiap kontrak konstruksi.
Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel
yaitu : V
a) biaya kontrak yang terjadi;
b) laba yang diakui;
c) kerugian yang dialam i; dan
d) pekerjaan yang sudah ditagih (term in).
Page 34 of 73
Page 35
r ... K e te ra n g a n Ada
N"
Khusus Industri Perbankan
a) Simpanan Nasabah
Yang harus diungkapkan antara lain rincian tiap je n is sim panan yang m engungkapkan:
(1) Rincian berdasarkan m ata uang, dan jangka waktu;
(2) Rincian ju m la h sim panan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga;
(3) T in g k a ts u k u bunga rata-rata pe rta h u n ;
(4) Jum lah am ortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito;
(5) Rincian sim panan berm asalah berdasarkan statusnya, m isalnya diblokir atau
dijam inkan; dan
(6) Pem berian fasilitas istim ew a kepada pem ilik rekening giro. V
b) Simpanan dari Bank Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian berdasarkan je n is, m ata uang, dan jangka waktu;
(2) Rincian ju m la h sim panan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga;
(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun;
(4) Jum lah am ortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito; dan
(5) Rincian sim panan berm asalah berdasarkan je n is dan statusnya, m isalnya d ib lo kir
atau dijam inkan.
8) Khusus Industri Asuransi Kerugian dan Jiwa
a) Kewajiban Manfaat Polis Masa Oepan
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) Rincian berdasarkan program asuransi;
(2) Rincian berdasarkan je n is pertanggungan; V
(3) Rincian berdasarkan m ata uang;
(4) D asar perhitungan dan asum si aktuaris; dan
(5) Rekonsiliasi ju m lah pada awal dan akh ir periode yang m em perlihatkan
penam bahan dan pengurangan.
b) Utang Klaim
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Pem isahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga;
(2) Jum lah utang klaim berdasarkan tertanggung; V
(3) Jum lah utang klaim m enurut je n is asuransi; dan
(4) Jum lah utang m enurut m ata uang.
c) Estim asi Klaim Retensi Sendiri
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Jum lah m enurut je n is asuransi;
(2) Jum lah m enurut tertanggung; V
(3) Jum lah m enurut m ata uang; dan
(4) Jum lah estim asi klaim yang sudah terjadi namun belum dilaporkan.
Page 35 of 73
Page 36
......... ............ n a a n --------------------
K e te ra n c a n 1 Ada i N/A K 6 te r
d) Premi yang belum m erupakan Pendapatan
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Jum lah m enurut program asuransi;
(2) Jum lah m enurut je n is pertanggungan;
(3) Pem isahan antara premi yang belum m erupakan pendapatan kepada pihak V
berelasi dan pihak ketiga;
(4) Metode perhitungan yang digunakan; dan
(5) Rekonsiliasi ju m lah pada awal dan akhir periode yang m em perlihatkan
penam bahan dan pengurangan.
e) Utang Koasuransi (rew rite)
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Pem isahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga;
(2) Jum lah berdasarkan ko-asuradur; V
(3) Jum lah m enurut je n is mata uang; dan
(4) Jum lah m enurut um ur utang.
f) Utang Reasuransi
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Pem isahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga; V
(2) Jum lah berdasarkan reasuradur;
(3) Jum lah m enurut je n is mata uang;
(4) Jum lah m enurut um ur utang; dan
(5) Jum lah utang atau piutang reasuransi yang disalinghapuskan.
g) Utang Komisi
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Jum lah berdasarkan tertanggung dan asuradur; V
(2) Jum lah m enurut je n is mata uang; dan
(3) Jum lah m enurut je n is asuransi.
h) Titipan Premi
Yang harus diungkapkan antara lain rincian m enurut je n is asuransi. V
i) Hak Laba Pem egang Polis Yang Belum Dibagikan
Yang harus diungkapkan:
(1) Tanggal dan hasil keputusan rapat pem egang saham; V
(2) D asar perhitungan; dan
(3) Saldo m enurut usia.
9) Liabilitas Im balan Kerja Jangka Pendek
Yang harus diungkapkan antara lain jenis dan jum lahnya. V
10) Utang Pajak
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) je n is dan ju m la hnya ; dan Catatan 20
V
b) inform asi m engenai ketetapan pajak.
Page 36 of 73
Page 37
X p A d a ifjj l i t T l d a k -
|
.] ' ~ N / A
|
7
. . | i
i i ) Khusus Industri Pem biayaan
Kewajiban Anjak Piutang
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Jum lah liab ilitas an jak piutang dalam rangka an jak piutang dengan recourse; dan V
b) Jum lah beban tangguhan, piutang retensi an jak piutang, dan jatuh tem po serta ikatan
penting lainnya yang diatur dalam perjanjian an jak piutang.
12) Khusus Kontrak Konstruksi
Uang Muka Kontrak
V
Yang harus diungkapkan antara lain jum lah uang m uka kontrak yang diterim a.
13) Bagian Lancar atas Liabilitas Jangka Panjang
Yang harus diungkapkan antara lain bagian lancar atas liab ilitas jangka panjang sesuai dengan
pengungkapan utang bank dan lembaga keuangan jangka panjang sebagaim ana diatur dalam V Catatan 21
Checklist ini.
14) Liabilitas Keuangan Lainnya
a) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Pengungkapan untuk liabilitas keuangan lainnya berlaku untuk liabilitas
keuangan lainnya yang bersifat jangka pendek dan jangka panjang;
(2) Perusahaan w ajib m engelom pokkan sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara
pihak ketiga dan pihak berelasi;
(3) Yang harus diungkapkan antara lain:
(a) nilai te rcatat liabilitas keuangan untuk setiap kategori;
(b) laba atau rugi neto pada setiap lia b ilitas keuangan; dan
(c) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam mem enuhi V
persyaratan dan kondisi utang (m isalnya restrukturisasi utang dan kondisi
default).
b) Dalam hal terdapat restrukturisasi Utang
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) Penjelasan tentang pokok-pokok perubahan persyaratan dan penyelesaian
utang;
(2) Jum lah keuntungan atas restrukturisasi utang dan dam pak pajak penghasilan
yang terkait;
(3) Jum lah keuntungan atau kerugian bersih atas pengalihan aset yang diakui
selam a periode tersebut; dan
(4) Jum lah utang kontinjen yang dim asukkan dalam nilai tercatat utang yang telah
direstrukturisasi.
15) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi
Bagian Liabilitas Pengelolaan dan Reklam asi Lingkungan Hidup yang Jatuh Tem po
dalam Satu Tahun V
Yang harus diungkapkan antara lain rincian je n is dan jum lahnya.
16) Khusus Industri Pertam bangan Umum
Bagian Penyisihan untuk Pengelolaan dan Reklam asi Lingkungan Hidup yang
Jatuh Tem po dalam Satu Tahun V
Yang harus diungkapkan antara lain rincian je n is dan jum lahnya.
Page 37 o f 73
Page 38
- N /A j K e te ra n g a n
i:' j ’
r * . ....... L Ada
17) Liabilitas terkait aset atau kelom pok lepasan yang dim iliki untuk dijual.
Vang harus diungkapkan antara lain liab ilitas terkait aset atau kelom pok lepasan yang dim iliki
untuk dijual sesuai dengan dan dapat digabung dengan pengungkapan aset tidak lan car atau V
kelom pok lepasan yang diklasifikasikan sebagai dim iliki untuk dijual.
Liabilitas Jangka Panjang
18) Utang Pihak Berelasi Non-Usaha
Yang Harus diungkapkan antara lain :
a) rincian nama pihak berelasi, je n is, dan jum lah utang; V Catatan 7
b) jum lah utang m enurut m ata uang; dan V Catatan 7
c) jam inan yang diberikan dengan m enunjuk pos-pos yang berhubungan. V
19) Utang Bank dan Lem baga Keuangan Jangka Panjang
Yang Harus diungkapkan antara lain:
a) rincian ju m lah utang berdasarkan nama bank/lem baga keuangan dan je n is mata uang;
b) kisaran suku bunga kontraktual selam a periode pelaporan;
c) tanggal jatuh tempo;
d) jum lah bagian yang akan jatuh tem po dalam waktu 12 (dua belas) bulan;
e) penjelasan tentang fasilita s pinjam an yang diperoleh, term asuk jum lah dan tujuan
perolehannya;
f) pem bayaran yang dilakukan pada periode berjalan untuk m asing-m asing fasilitas
pinjam an;
g) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan
dan kondisi utang (m isalnya restrukturisasi utang dan kondisi default); V Catatan 21
h) jam inan yang diberikan dengan m enunjuk pos-pos yang berhubungan;
i) persyaratan lain yang penting, seperti adanya pem batasan pem bagian dividen,
pem batasan rasio tertentu, dan/atau pem batasan perolehan utang baru; dan
j) pengungkapan inform asi sehubungan dengan liab ilitas berbunga jangka panjang yang
akan jatuh tem po dalam jangka w aktu 12 (dua belas) bulan sejak tanggal laporan posisi
keuangan tetapi tetap dikla sifika sika n sebagai liab ilitas jangka panjang, antara lain
adalah:
(1) nama bank/lem baga keuangan dan jum lahnya; dan
(2) ringkasan perjanjian lam a dan baru, yang m eliputi tanggal kesepakatan, jangka
w aktu pinjam an, tanggal ja tuh tem po, dan persyaratan penting.
Page 38 of 73
Page 39
20) Pinjam an Pembiayaan
xeterangan
** r ~ -
N/A
■ ■ ■
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) ju m lah neto nilai tercatat untuk setiap kelom pok aset dan pemberi sewa (lessor) V Catatan 21
pada tanggal laporan posisi keuangan;
b) rekonsiliasi antara total pem bayaran sewa m inim um di m asa depan pada tanggal V
laporan posisi keuangan, dengan nilai kininya. Selain itu w ajib m engungkapkan total
pem bayaran sewa m inim um di m asa depan pada tanggal laporan posisi keuangan,
dan nilai kininya, untuk setiap periode berikut:
(1) sam pai dengan satu tahun;
(2) lebih dari satu tahun sam pai 5 (lim a) tahun; dan
(3) lebih dari 5 (lim a)tahun. V
c) pem bayaran sewa kontinjen yang diakui sebagai beban pada periode tersebut; V
d) total pem bayaran m inim um sew a-lanjut (sublease) m asa depan yang diperkirakan
akan diterim a dari kontrak sew a-lanjut yang tida k dapat dibatalkan (non-cancellable
sublease) pada tanggal laporan posisi keuangan;
e) keuntungan atau kerugian yang ditangguhkan beserta am ortisasinya sehubungan V
dengan transaksi penjualan dan penyewaan kem bali (sale and leaseback); dan
f) penjelasan umum isi perjanjian sewa yang m aterial, antara lain: V
(1) dasar penentuan utang sewa kontinjen;
(2) ada tidaknya k lausul-klausul yang berkaitan dengan opsi perpanjangan atau
pem belian dan eskalasi beserta syarat-syaratnya; dan
(3) pem batasan-pem batasan yang ditetapkan dalam perjanjian sewa.
Page 39 of 73
Page 40
N / A
... ' ' . Keterangan * | "1 Ada Tidak |3§! Keterangan S
- -4
■ , .. * . ' .
21) Khusus Industri Perbankan
a) Surat Berharga yang Diterbitkan
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian berdasarkan jenis, m ata uang, dan jangka w aktu;
(2) Rincian ju m la h berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga; V
(3) T ingkat suku bunga rata-rata per tahun;
(4) Rincian berdasarkan peringkat efek dan perusahaan pem eringkat;
(5) Jum lah am ortisasi pada tahun berjalan;
(6) Ringkasan perjanjian yang m eliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu
perjanjian, tanggal jatuh tem po, kew ajiban yang harus dipenuhi, dan persyaratan
penting lainnya (D ebt C o ve nance);
(7) Pendapat m anajem en tentang pem enuhan D ebt Covenance atas surat berharga
yang diterbitkan.
b) Pinjam an Diterima
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian berdasarkan pihak, je n is, dan m ata uang;
(2) Rincian ju m lah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga;
V
(3) Ringkasan perjanjian yang m eliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu
perjanjian, tingkat bunga, tanggal ja tuh tem po, nilai A se t bank yang dijam inkan,
dan persyaratan penting la in n y a fd e b t covenance);
(4) Pendapat m anajem en te rkait pem enuhan debt co v e n a n ce ;
(5) Apabila bank m enerim a dana atau fa silita s pinjam an dari pem erintah atau pihak
lain dengan tin g kat im balan yang lebih rendah dari tin g k at bunga pasar maka
m anajem en m engungkapkan m engenai fasilita s tersebut dan dam paknya
terhadap laba bersih.
c) Estimasi Kerugian Komitmen dan Kontinjensi
Yang harus diungkapkan antara lain:
(2) Rincian ju m la h berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga; V
(3) Jum lah penyisihan penurunan nilai dan m utasi selam a periode berjalan;
(4) Ketentuan m inim um penyisihan penurunan nilai kom itm en dan kontinjensi
m enurut BI dan posisi penyisihan penghapusan bank pada saat periode
pelaporan; dan
(5) Pendapat m anajem en akan kecukupan ju m la h penyisihan penurunan nilai
kom itm en dan kontinjensi.
Page 40 of 73
Page 41
.. /&■ .. .. .. '
22) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi
Kefcerang
Liabilitas Pengelolaan dan Reklam asi Lingkungan Hidup Tangguhan
Ml Tldak N/A Keterangan
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) Mutasi taksiran provisi PLH selam a tahun berjalan dengan m enunjukkan:
(1) Saldo awal;
(2) Penyisihan yang dibentuk;
(3) Pengeluaran yang terjadi; dan
(4) Saldo akhir.
b) Kegiatan PLH yang telah dilaksanakan dan yang sedang berjalan;
c) Liabilitas bersyarat sehubungan dengan PLH dan liab ilitas bersyarat lainnya V
sebagaim ana diatur dalam standar akuntansi keuangan;
d) Apabila dalam pos ini terdapat kom ponen biaya yang sifatnya m aterial, m isalnya beban
penutupan tam bang, m aka perusahaan dapat m enyajikannya dalam pos yang
terpisah;
e) Tabel yang m em uat penjelasan tentang:
(1) Saldo awal;
(2) Penam bahan dan Pengurangan ;
(3) Saldo akhir.
23) Liabilitas Im balan Kerja Jangka Panjang
a) imbalan Pasti
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) gam baran um um m engenai je n is program . V Catatan 31
(2) rekonsiliasi saldo awal dan a k h ir dari nilai kini kew ajiban im balan pasti yang V Catatan 31
m enunjukkan secara terpisah, pengaruhnya selam a periode berjalan yang dapat
diatribusikan ke dalam :
(a) biaya ja sa kini;
(b) biaya bunga;
(c) iuran oleh peserta program ;
fd l keuntunaan dan keruoian aktuarial:
Page 41 o f 73
Page 42
Keterangan Tidak
Kete?flttHH
(e) perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan m ata uang
yang berbeda dengan mata uang penyajian
(f) im balan yang dibayarkan;
(g) biaya jasa lalu;
(h) kom binasi bisnis;
(i) c u rta ilm e n t; dan
(j) penyelesaian.
(3) a n a lisis kew ajiban im balan pasti terhadap jum lah yang dihasilkan dari program yang V
seluruhnya tidak didanai dan jum lah yang dihasilkan dari program yang seluruhnya
atau sebagian didanai;
(4) re konsilia si saldo awal dan akh ir dari Nilai W ajar aset program serta saldo awal dan V
a k h ir dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai A set sesuai dengan SAK
m enunjukkan secara terpisah, dam pak selama periode yang dapat diatrib usikan pada
setiap:
(a) hasil yang diharapkan dari aset program;
(b) keuntungan dan kerugian aktuarial;
(c) perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan m ata uang
yang berbeda dengan mata uang penyajian;
(d) iuran oleh pemberi pekerja;
(e) iuran oleh peserta program;
(f) im balan yang dibayarkan;
(g) kom binasi bisnis; dan
(h) penyelesaian;
V Catatan 31
(5) re kon silia si nilai kini kew ajiban im balan pasti sebagaim ana dim aksud dalam butir (2)
dan N ilai W ajar aset program sebagaim ana dim aksud dalam butir (4) atas A set dan
L iab ilita s yang diakui dalam laporan posisi keuangan, paling kurang m engungkapkan:
(a) keuntungan dan kerugian aktuarial neto yang tidak diakui dalam laporan posisi
keuangan;
(b) biaya ja sa lalu yang tidak diakui dalam laporan posisi keuangan;
(c) se tiap ju m lah yang tidak diakui sebagai Aset, dikarenakan oleh batasan dalam
SAK;
(d) N ilai W ajar pada akh ir periode pelaporan dari setiap hak penggantian yang
diakui sebagai A set sesuai dengan SAK; dan
(e) ju m la h lainnya yang diakui dalam laporan posisi keuangan; Catatan 31
(6) total beban yang diakui di laba rugi untuk setiap hal-hal berikut dan nama pos dim ana
hal te rse b u t term asuk:
Page 42 o f 73
Page 43
(b) biaya bunga;
(c) hasil yang diharapkan dari aset program ;
(d) hasil yang diharapkan dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset
sesuai dengan SAK;
(e) keuntungan dan kerugian aktuarial, jik a Perusahaan m em ilih m etode koridor
10% (sepuluh pe rse ra tu s);
(f) biaya jasa lalu;
(g) dam pak dari curtailm ent terutam a te rkait dengan penyelesaiannya; dan
(h) dam pak dari batasan dalam SAK;
(7) jum lah total yang diakui dalam pendapatan kom prehensif lain yang akan diakui segera
dalam saldo laba, meliputi:
(a) keuntungan dan kerugian aktuarial; dan
(b) dam pak dari batasan dalam SAK;
(8) jum lah kum ulatif dari keuntungan dan kerugian aktuarial yang diakui pada
pendapatan kom prehensif lain, dalam hal Perusahaan m engakui keuntungan dan
kerugian dalam pendapatan kom prehensif lain sesuai dengan SAK;
(9) persentase atau jum lah setiap kategori utama yang m erupakan N ilai W ajar total
aset program , untuk setiap kategori utam a dari aset program , yang mencakup, namun
tida k terbatas pada, instrum en ekuitas, instrum en utang, properti, dan seluruh aset
lain;
(10) jum lah yang m encakup Nilai W ajar aset program untuk:
(a) setiap kategori instrum en keuangan m ilik Perusahaan; dan
(b) setiap properti atau A set lain yang digunakan oleh Perusahaan;
(11) penjelasan atas dasar yang digunakan untuk m enentukan tin g k a t pengem balian yang
diharapkan atas Aset secara keseluruhan, term asuk dam pak kategori utama dari aset
program ;
(12) im bal hasil aktual atas aset program , serta imbal hasil aktual atas setiap hak
penggantian yang diakui sebagai Aset;
(13) Asum si aktuarial utam a yang digunakan sam pai pada a k h ir periode pelaporan dan
diungkapkan dalam ukuran yang absolut dan tidak hanya sebagai m arjin antara
persentase dan variabel lainnya, term asuk;
(a) tingkat diskonto;
(b) tingkat im bal hasil yang diharapkan atas setiap aset program untuk periode yang
disajikan dalam laporan keuangan;
(c) tingkat im bal hasil yang diharapkan untuk periode yang disajikan dalam laporan
keuangan pada setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset;
(d) tingkat kenaikan gaji yang diharapkan (dan perubahan dalam indeks atau
variabel tertentu lainnya dalam m asa program form al atau k onstruktif sebagai
Page 44
Ho Keterangan V' Ada Tidak N/A Keterangan
: !f _j- v *
(e) tingkat tren biaya kesehatan; dan
(f) asum si m aterial lain yang digunakan dalam aktuaria;
(14) dam pak kenaikan atau penurunan satu angka persentase dalam tingkat tren biaya V Catatan 31
kesehatan yang diasum sikan pada:
(a) biaya jasa kini agregat dan komponen biaya bunga dari biaya kesehatan
pascakerja periodik neto; dan
(b) akum ulasi kew ajiban im balan pascakerja untuk biaya kesehatan.
(c) Dalam hal program dioperasikan dalam lingkungan inflasi yang tinggi, w ajib
diungkapkan dam pak persentase kenaikan atau penurunan tingkat tren biaya
kesehatan yang diasum sikan dari m akna yang serupa dengan satu angka
persentase dalam lingkungan inflasi yang rendah.
(15) Jum lah periode tahunan saat ini dan periode em pat tahun sebelum nya dari: V Catatan 31
(a) nilai kini kew ajiban im balan pasti, Nilai W ajar aset program dan surplus atau
defisit pada program ; dan
(b) penyesuaian yang tim bul pada:
(i) lia b ilitas program dinyatakan sebagai jum lah atau persentase dari liab ilitas
program pada akh ir periode pelaporan; dan
(ii) aset program dinyatakan sebagai ju m lah atau persentase dari aset program
pada a k h ir periode pelaporan; Catatan 31
V
(16) estim asi terbaik pem beri kerja, segera setelah dapat ditentukan secara andal, dari
iuran yang diharapkan akan dib ayar dalam program selam a periode tahunan dim ulai
setelah periode pelaporan;
A
(17) khusus untuk program im balan pasti yang m em bagi risiko an ta r entitas sepengendali,
wajib diungkapkan sebagai berikut:
(a) perjanjian kontraktual atau kebijakan te rtu lis untuk pem bebanan biaya im balan
pasti neto atau bukti bahwa tida k ada kebijakan seperti itu;
(b) dalam hal Perusahaan m encatat alokasi biaya im balan pasti neto sesuai SAK,
m aka Perusahaan m engungkapkan:
(i) inform asi yang m em ungkinkan pengguna laporan keuangan untuk
m engevaluasi sifat program im balan pasti dan dam pak keuangan atas
perubahan program selam a periode tersebut;
(ii) pengungkapan gam baran um um je n is program sesuai dengan huruf a)
butir (1) m encakup penjelasan praktik inform al yang m enim bulkan kew ajiban
konstruktif term asuk dalam pengukuran kew ajiban im balan pasti; dan
(iii) jik a Perusahaan m encatat iuran yang terutang untuk periode sesuai SAK
inform asi tentang program secara keseluruhan disyaratkan sesuai dengan
butir (1), butir (2), butir (3), butir (4), butir (9), butir (13), butir (14), dan
( CJ\
hi iHr 1 cor+a hi ifir ii
b) Iuran Pasti Catatan 31
Perusahaan yang m enyelenggarakan program iuran pastiharus m engungkapkan V
jum lah yang diakui sebagai beban untuk program iuran pasti.
c) Imbalan Kerja Jangka Panjang Lainnya V
Yang harus diungkapkan paling kurang je n is dan jum lah im balan kerja jangka panjang
lainnya.
d) Pesangon Pem utusan Kontrak Kerja V
Yang harus diungkapkanantara lain:
(1) iuran program dan jum lah pesangon pem utusan kontrak kerja; dan
(2) penjelasan m engenai lia b ilitas kontinjen (jika ada).
Page 44 o f 73
Page 45
No Keterangan Ada] ■ Tfdak N/A Keterangan B S 1
%f' ;
24) Utang Obligasi
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) rincian m engenai je n is , nilai nominal dan nilai tercatat dalam rupiah dan m ata uang asing,
tanggal jatuh tem po, jadw al pem bayaran bunga, suku bunga, bursa tem pat obligasi
dicatatkan, dan tujuan penerbitannya;
b) peringkat dan nam a Perusahaan Pem eringkat Efek;
c) jum lah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan;
d) nama Wali A m ana t dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan;
V
e) jam inan serta pem bentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan
m enunjuk pos-pos yang berhubungan, jika ada;
f) pem batasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perw aliam anatan;
g) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam m em enuhi persyaratan
dan kondisi utang (m isalnya restrukturisasi utang dan kondisi default); dan
h) persyaratan penting lainnya.
25) Sukuk
a) Perusahaan w ajib m engelom pokkan Sukuk berdasarkan akad syariah yang digunakan.
b) Perusahaan harus m engungkapkan antara lain:
(1) uraian tentang persyaratan utama dalam penerbitan Sukuk, term asuk:
(a) ringkasan akad syariah dan skem a transaksisyariah yang digunakan;
(b) Aset, m anfaat, atau aktivitas yang m endasari;
(c) nilai nom inal;
(d) besaran im balan (untuk Sukuk ijarah);
(e l DrinsiD Dem baaian hasil usaha. dasar baai hasil. dan besaran nisbah baai
hasil (untuk Sukuk m udharabah);
(f) rencana jadw al dan tata cara pem bagian dan/atau pem bayaran im balan atau
bagi hasil;
(g) jangka w aktu; V
(h) tujuan penerbitannya; dan
(i) persyaratan penting lain;
(2) peringkat dan nama Perusahaan Pem eringkat Efek;
(3) bursa tem pat S u ku k dicatatkan;
(4) jum lah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan;
(5) nama W ali A m an a t dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan;
(6) jam inan dengan m enunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada);
(7) pem batasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perw aliam anatan; dan
(8) kejadian penting lain nya antara lain kepatuhan Emiten atau Perusahaan Publik
dalam m em enuhi persyaratan dan kondisi Sukuk (m isalnya restrukturisasi Sukuk
dan kondisi default).
Page 45 o f 73
Page 46
Keterangan .; sf, -ridST Keterangan
i.f m
i
t ik i v! ■ IIP
Ada
1liBlB
N /A
‘ t 'l V . * * . w
Utang Subordinasi
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) nama kreditur, sifat ikatan, jangka w aktu, je n is mata uang, dan kisaran suku bunga
kontraktual selam a periode pelaporan
b) tujuan perolehannya;
c) persyaratan terkait dengan pelunasan utang subordinasi;
d) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam m em enuhi persyaratan
dan kondisi utang (m isalnya restrukturisasi utang dan kondisi default);
e) pem batasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perw aliam anatan; dan
f) persyaratan penting lainnya.
27) Obligasi Konversi
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) rincian m engenai jenis, nilai nom inal dan nilai tercatat, tanggal jatuh tem po, jadwal
pem bayaran bunga, suku bunga, bursa tem pat obligasi konversi dicatatkan, dan
tujuan penerbitannya;
b) periode konversi dan persyaratan konversi, antara lain m eliputi rasio konversi, harga
pelaksanaan, hak konversi sebelum jatuh tem po serta persyaratannya, dan penalti;
c) dam pak dilusi apabila seluruh obligasi dikonversikan, dengan m em perhatikan tingkat
konversi atau harga pelaksanaan {exercise p ric e ) yang paling m enguntungkan dari
sudut pandang pemegang obligasi konversi;
d) jum lah obligasi yang telah dikonversikan dan dam pak dilusinya;
e) peringkat dan nama Perusahaan Pem eringkat Efek;
f) jum lah bagian yang akan jatuh tem po dalam waktu 12 (dua belas) bulan;
g) nama Wali Am anat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan;
h) jam inan serta pem bentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan
m enunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada);
i) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam m em enuhi
persyaratan dan kondisi utang (m isalnya restrukturisasi utang dan kondisi d e fa u lt );
j) dalam hal Perusahaan m enerbitkan obligasi konversi tanpa m elalui penaw aran umum,
w ajib diungkapkan tujuan penerbitan dan nama pembeli;
k) komponen Liab ilitas dari obligasi konversi;
l) keberadaan fitu r derivatif melekat; dan
m) persyaratan penting lainnya
c. Ekuitas
Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pem ilik entitas induk
Page 46 o f 73
Page 47
f " ° K « er ,„ g, n Ada ,f T id a k N /A
S i K f te ra n 9 a ! l |
1) Modal Saham
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) Bagi setiap jenis saham , antara lain: V Catatan 22
(1) Rekonsiliasi jum lah saham beredar pada awal dan a k h ir periode;
(2) Hak, keistim ew aan, dan pem batasan yang m elekat pada setiap jenis saham,
term asuk pem batasan atas dividen dan pem bayaran kem bali atas modal; dan
(3) Saham yang dicadangkan untuk penerbitan dengan hak opsi dan kontrak penjualan
saham , term asuk jum lah dan persyaratan;
b) Penjelasan m engenai sifat dan tujuan setiap pos cadangan dalam ekuitas; V
c) Susunan pem egang saham dengan m engungkapkan ju m lah lem bar saham dan V
persentase kepem ilikan, yaitu: Catatan 22
(1) Pemegang saham yang m em iliki 5% (lim a perseratus) atau lebih;
(2) Nama direktur dan kom isaris yang m em iliki saham ; dan
(3) Pemegang saham lainnya;
V
d) Dalam hal terjadi perubahan m odal saham dalam periode berjalan:
(1) Keputusan yang berhubungan dengan perubahan m odal saham tersebut, seperti Catatan 22
pengesahan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, persetujuan dan/atau
pem beritahuan Menteri terkait, dan keputusan Rapat Um um Pemegang Saham
(RUPS);
(2) Sum ber peningkatan modal saham , antara lain dari kapitalisasi agio, saldo laba,
Memesan Efek Terlebih Dahulu {right issue dan private p la ce m e n t ), pelaksanaan
waran, serta konversi obligasi; dan
(3) Tujuan perubahan modal saham , antara lain dalam rangka ekspansi, penyelesaian
pinjam an, atau pem enuhan kecukupan m odal;
e) Dalam hal hanya sebagian saham Perusahaan yang dicatatkan di Bursa Efek, agar V Catatan 22
disebutkan ju m lah saham yang dicatatkan dan yang tidak dicatatkan pada Bursa Efek.
Page 47 o f 73
Page 48
No Keterangan Ada Tidak N /A Keterangan
..........
C>; ;
2) Tam bahan Modal Disetor ( Additional Paid-in Capital)
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Rincian jum lah tam bahan m odal disetor; V Catatan 24
b) Uraian sum ber agio saham ; V
c) Rincian biaya em isi Efek e kuitas berdasarkan penerbitan Efek ekuitas; V Catatan 24
d) Uraian m engenai sifat dan asal selisih kurs atas modal disetor; V
e) Uraian m engenai sifat dan asal tam bahan modal disetor lainnya; V
f) Pengungkapan untuk selisih nilai transaksi dengan entitas sepengendali, antara lain: V
(1) Nam a dan penjelasan tentang entitas atau bisnis yang berkom binasi;
(2) Penjelasan m engenai hubungan sepengendali dari entitas-entitas yang
bertransaksi
dan bahwa hubungan tersebut tida k bersifat sem entara;
(3) Tanggal efektif transaksi;
(4) Operasi atau kegiatan bisnis yang telah diputuskan untuk dijual atau dihentikan
akibat kom binasi bisnis tersebut;
(5) Kepem ilikan entitas atau bisnis yang dialihkan serta je n is dan jum lah im balan
yang terjadi;
(6) Nilai tercatat bisnis yang dikom binasikan atau dialihkan serta selisih antara nilai
tercatat tersebut dengan ju m lah im balan yang diserahkan atau diterim a; dan
(7) Penyajian kem bali laporan keuangan yang m em berikan inform asi antara lain:
(a) Ikh tisa r angka-angka laporan keuangan yang telah dilaporkan sebelum nya
untuk periode yang disajikan kembali;
(b) Ikh tisa r ju m la h tercatat A set dan Liabilitas entitas atau bisnis yang
dikom binasikan;
(c) Dam pak penyesuaian kebijakan akuntansi; dan
(d l Ikhtisar an aka-anaka laDoran keuanaan setelah disaiikan kem bali.
3) Selisih Transaksi dengan Pihak Nonpengendali
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) Uraian transaksi perubahan kepem ilikan tanpa hilangnya Pengendalian yang m eliputi:
d ! Jenis transaksi dan perubahan oersentase kepem ilikan;
(2) Nam a entitas anak; dan
V
(3) Nam a pihak yang bertransaksi;
b) Perhitungan selisih transaksi perubahan kepem ilikan tanpa hilangnya Pengendalian;
dan
c) Jum lah yang direalisasi ke laba rugi atas pelepasan investasi pada saat hilangnya
Pengendalian.
4) Saham Treasuri
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Latar belakang pem belian kem bali saham , pelepasan, atau pengurangan m odal
disetor;
b) Tanggal atau periode perolehan serta jum lah lem bar dan nilai saham treasuri yang
diperoleh; V
c) Tanggal dan jum lah saham treasuri yang digunakan sebagai pengurangan m odal
disetor;
d) Tanggal dan ju m lah saham treasuri yang dilepaskan kem bali serta selisih antara harga
perolehan dengan harga pelepasan saham treasuri; dan
e) A kum ulasi jum lah lem bar dan nilai saham treasuri.
Page 48 o f 73
Page 49
No Keterangan Ada Tidak N /A Keterangan
* - . •, :
5) Saldo Laba
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) A lasan dan jum lah penyesuaian periode yang lalu (jika ada); V
b) Perubahan saldo laba pada periode bersangkutan dan persetujuan RUPS yang v Catatan 22
terkait;dan V Catatan 22
c) Saldo laba yang ditentukan penggunaannya, sifat, dan tujuan setiap pos cadangan.
6) W aran
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) je n is w aran dan harga pelaksanaan dari m asing-m asing waran;
b) da sa r penentuan Nilai W ajar waran; V
c) nilai w aran yang belum dan tida k dilaksanakan (kadaluw arsa);
d) ju m la h waran yang diterbitkan dan beredar serta dam pak dilusinya; dan
e) ikatan-ikatan yang te rkait dengan penerbitan waran.
7) Pendapatan Kom prehensif Lainnya
Yang harus diungkapkan antara lain keterangan m engenai perubahan m asing-m asing komponen V
pendapatan kom prehensif lainnya.
8) Kepentingan Nonpengendali
Yang harus diungkapkan antara lain rincian bagian pem egang saham nonpengendali atas ekuitas
m asing-m asing entitas anak yang tidak dapat diatribusikan secara langsung atau tida k langsung v Catatan 22
pada entitas induk.
d. Laba Rugi Kom prehensif
Page 49 of 73
Page 50
No F Keterangan j ***** V | / ”*
1) Pendapatan
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) Jum lah setiap kategori signifikan dari pendapatan yang diakui selam a periode, term asuk V Catatan 25
pendapatan yang berasal dari:
(1) Penjualan barang;
(2) Penjualan jasa;
(3) Bunga;
(4) Royalti; dan/atau
(5) Dividen;
diungkapkan secara terpisah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga; V
b) Rincian jum lah dari kelom pok produk/jasa utama; Catatan 25
c) Nama pihak pembeli dan jum lah nilai penjualan yang m elebihi 10% (sepuluh V
perseratus) dari pendapatan; V
d) Jum lah pendapatan yang berasal dari pertukaran barang atau jasa yang tercakup Catatan 25
dalam setiap kategori signifikan dari pendapatan (jika ada), yang diungkapkan terpisah
berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga;
V
e) Khusus untuk kontrak konstruksi, diungkapkan antara lain:
(1) Pendapatan kontrak konstruksi:
(a) Jum lah pendapatan kontrak yang diakui sebagai pendapatan dalam periode
berjalan;
(b) Metode yang digunakan untuk m enentukan pendapatan kontrak yang diakui
dalam periode berjalan; dan
(c) Metode yang digunakan untuk m enentukan tahap penyelesaian kontrak;
(2) Pekerjaan dalam proses penyelesaian pada tanggal a k h ir periode pelaporan:
(a) Jum lah agregat biaya yang terjadi dan laba/rugi yang diakui sam pai tanggal
pelaporan;
(b) Jum lah uang m uka yang diterim a; dan
(c) Jum lah retensi;
(3) Jum lah tagihan dan utang bruto kepada pem beri kerja, m asing-m asing sebagai
A set dan Liabilitas;
f) D alam hal Perusahaan m em iliki transaksi hubungan keagenan, diungkapkan secara
terpisah, antara lain: V
(1) Penjualan biasa dan penjualan dari hubungan keagenan;
(2) Pendapatan kom isi yang diperoleh Perusahaan sebagai agen dari transaksi
keagenan dengan pendapatan lainnya; dan
(3) Perincian dari kom ponen pendapatan neto yang diperoleh Perusahaan sebagai
prinsipal dari transaksi keagenan, yang antara lain terdiri dari:
(a) Pendapatan bruto;
(b) Retur/rabat/diskon terkait; dan
(c) Total pendapatan neto.
Page 50 of 73
Page 51
Keterangan Tidak N/A Keterangan I
2) Khusus Industri yang Tarifnya Diatur oleh Regulator
Ketentuan Tarif
Yang ham s diungkapkan antara lain:
a) D asar ketentuan tarif;
b) O bjek atau aktivitas yang dikenakan tarif;
V
c) Masa berlaku tarif;
d) Besaran tarif; dan
e) Perianiian lain vanq terkait.
3) Khusus Industri pem biayaan
Rincian ju m lah berdasarkan kelom pok produk/jasa utam a antara lain:
a) Pendapatan pem biayaan konsum en; <
b) Pendapatan anjak piutang; dan
c) Pendapatan sewa.
4) Khusus Industri Rumah Sakit
Terdiri dari:
Jasa pelayanan medis, ja sa penunjang lainnya, jasa dokter, raw at inap, rawat jalan dan
penunjang m edis,
Rincian pengurang pendapatan, antara lain:
V
a) Restitusi;
b) Subsidi tidak m am pu; dan
c) S e lisih perhitungan klaim.
5) Khusus Industri Transportasi
Rincian ju m lah dari kelom pok produk/jasa utam a antara lain:
a) Rincian pendapatan bersih ja sa transportasi; V Catatan 25
b) Rincian pendapatan usaha dari ja sa penyewaan alat transportasi; V Catatan 25
c) Rincian pendapatan usaha dari ja sa ekspedisi; V Catatan 25
d) Rincian pendapatan usaha dari keagenan; dan V
e) Rincian pendapatan dipisahkan sesuai dengan je nisnya arm ada (bus, taksi, feri, tan ke r V Arm ada hanya m ilik A S S A sehingga tidak
dan pesaw at udara) dengan ketentuan m em isahkan atas dasar kepem ilikan arm ada dipisahkan berdasarkan pendapatan dari
tersebut. jenisnya
6) Khusus Industri Telekom unikasi
Rincian pendapatan usaha antara lain pendapatan usaha jasa interkoneksi, jasa telekom unikasi
sendiri, ja sa telekom unikasi yang dilaksanakan m elalui kerjasam a dengan pihak lain. V
7) Khusus Industri Asuransi: Pendapatan Premi
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jum lah berdasarkan kelom pok premi bruto, premi
reasuransi, dan penurunan (kenaikan) premi yang belum m erupakan pendapatan untuk setiap V
je n is asuransi.
Catatan: m enyesuaikan dengan P S A K yang berlaku (P S A K 336 dan 104)
8) Khusus Industri Jalan Tol: Pendapatan
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Penjualan m eliputi rincian pendapatan jasa tol sendiri, rincian pendapatan jasa lain,
dan rincian pendapatan kerjasam a operasi; <
b) Jika perusahaan m em iliki hak penyelenggaraan sejum lah ruas ja lan tol, maka
pendapatan usaha untuk setiap ruas jalan tol tersebut harus diungkapkan.
Page 51 of 73
Page 52
No
'
................— .............j
9) Khusus Industri Perbankan
Pendapatan Bunga
Yang h a m s diungkapkan antara lain:
Pendapatan bunga, yang dapat terdiri dari dan tida k terbatas pada :
V
a) O bligasi Pem erintah;
b) Kredit, dengan pengungkapan tam bahan untuk provisi dan kom isi yang diakui;
c) Efek-efek; dan
d) Penem patan pada Bank Indonesia dan Bank lain.
10) Beban Pokok Penjualan
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) U ntuk perusahaan m anufaktur, diungkapkan beban pokok produksi yang dirinci:
(1) Biaya bahan baku; V
(2) Biaya tenaga kerja; dan
(3) Biaya overhead
Pada tahun ini, tida k terdapat pem asok
ditam bah dan dikurangi saldo awal dan a k h ir persediaan;
dengan total pem belian yang m elebihi 10%
b) Nam a pihak penjual dan nilai pem belian yang m elebihi 10% (sepuluh perseratus) dari
pendapatan; dan
V Catatan 26
c) U ntuk industri jasa, diungkapkan beban pokok berdasarkan pada jasa yang dijual.
11) Khusus Industri Rumah Sakit
Beban Departem entalisasi/Beban Operasional
Yang harus diungkapkan antara lain, rincian beban departem entalisasi:
a) Beban bahan;
b) Beban ja sa pelayanan;
c) Beban pegaw ai; V
d) Beban penyusutan sarana medis;
e) Beban pem eliharaan sarana;
f) Beban asuransi;
g) Beban langganan daya dan jasa;
h) Beban depresiasi.
12) Khusus Industri Asuransi:
a) Beban Klaim Asuransi Kerugian
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan ju m la h berdasarkan kelom pok klaim
bruto, klaim reasuransi, dan kenaikan (penurunan) estim asi klaim retensi send iri untuk
setiap ie n is asuransi.
b) Beban Klaim Asuransi Jiwa
Yang harus diungkapkan antara lain:
Rincian dan ju m lah beban m enurut je n is klaim dan m anfaat, diantaranya : klaim jatuh
tem po, klaim nilai tunai, dan klaim kem atian.
c) Kom isi Neto
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan ju m la h berdasarkan kelom pok
pendapatan kom isi dan beban kom isi untuk setiap jenis asuransi.
d) Hasil Investasi
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan ju m lah m enurut je n is investasi.
Page 52 o f 73
Page 53
| No | Keterangan Ada Tidak N /A ------------- Keterangan 1
1
13) Khusus Industri Perhotelan
Beban Departem entalisasi
Yang harus diungkapkan antara lain:
V
a) Rincian jum lah unsur-unsur beban departem entalisasi;
b) Gaji dan beban pegawai lainnya; dan
c) Rincian jum lah unsur-unsur beban departem en lainnya.
14) Beban Usaha
Yang harus diungkapkan rincian sifat beban berdasarkan kategori fungsinya, yaitu antara lain:
a) Beban penjualan; V Catatan 27
b) Beban distribusi; dan V
c) Beban umum dan adm inistrasi. V Catatan 28
15) Khusus Industri Perbankan
a) Beban Bunga
Yang harus diungkapkan antara lain rincian ju m la h beban bunga berdasarkan
kelom pok produk/jasa utama. V
b) Beban Provisi dan Komisi
Yang harus diungkapkan antara lain rincian ju m la h beban beban provisi dan komisi
berdasarkan kelom pok produk/jasa utama.
16) Khusus Industri Pem biayaan
BebanKerugian Penurunan Nilai
Yang harus diungkapkan antara lain jum lah beban kerugian penurunan nilai untuk m asing- V
m asing akun Piutang Pem biayaan Konsum en, T agihan A nja k Piutang, dan Piutang Sewa
Pem biayaan.
17) Pendapatan dan Beban Lainnya
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) rincian dan jum lah Pendapatan lainnya. V Catatan 29 & 30
b) rincian dan jum lah Beban lainnya. V Catatan 29 & 30
c) Untuk Biaya Keuangan, m eliputi :
(1) biaya pinjam an m eliputi: V Catatan 29 & 30
Page 53 of 73
Page 54
p s r a r - .. N / A ...... K e te ra n g a n
■ m M ,e ra n »an
(a) beban keuangan yang dihitung dengan m enggunakan metode suku bunga
efektif;
(b) beban keuangan dalam sewa pem biayaan yang diakui sesuai SAK yang
berlaku; dan
(c) selisih kurs yang berasal dari pinjam an dalam m ata uang asing sepanjang
selisih kurs terseb ut diperlakukan sebagai penyesuaian terhadap bunga; Catatab 29 & 30
V
(2) biaya keuangan lain nya yang terjadi darl transaksi instrum en keuangan m eliputi:
(a) rugi penurunan nilai dari kuotasi atas investasi tersedia untuk dijual;
(b) rugi neto dari instrum en keuangan yang diakui pada Nilai W ajar m elalui laba
rugi; dan
(c) am ortisasi prem i/diskonto kontrak berjangka yang bertujuan untuk lindung
nilai. Catatan 10
d) Untuk Bagian Laba Rugi dari Entitas A sosiasi dan/atau Ventura Bersama m eliputi : V
(1) bagian laba rugi dari m asing-m asing entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersam a
yang dicatat dengan m enggunakan m etode ekuitas; dan
V
(2) bagian laba rugi dari entitas asosiasi dari operasi yang dihentikan, yang
diunnkankan serara ternisah.
18) Khusus Industri Perbankan
a) Beban Penyisihan Penurunan Nilai atas A set Keuangan
Yang harus diungkapkan antara lain rincian ju m la h berdasarkan je n is aset keuangan.
b) Keuntungan (Kerugian) dari kenaikan (penurunan) nilai surat-surat berharga
dan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah V
Yang harus diungkapkan antara lain rincian ju m la h berdasarkan jenis.
c) Keuntungan (Kerugian) Penjualan Surat-surat Berharga dan Obligasi
Rekapitalisasi Pem erintah
Yang harus diungkapkan antara lain rincian ju m la h berdasarkan jenis.
19) Pendapatan Kom prehensif Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) perubahan dalam su rp lu s revaluasi A set T etap m aupun A se t Takberwujud; V
b) keuntungan dan kerugian aktuarial atas program m anfaat pasti; V Catatan 31
c) selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan; V
d) keuntungan (kerugian) dari aset keuangan tersedia untuk dijual; V
e) bagian efektif dari keuntungan dan kerugian instrum en lindung nilai dalam rangka V
lindung nilai arus kas; dan bagian pendapatan kom prehensif lain dari entitas asosiasi
dan/atau Ventura Bersam a.
Page 54 o f 73
Page 55
No K e te ra n g a n $ndak N/A ICeterangarT
2 0 ) Pajak Penghasilan
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) komponen beban (penghasilan) pajak yang terdiri dari: Catatan 20
(1) beban (penghasilan) pajak kini;
(2) penyesuaian yang diakui pada periode atas pajak kini yang berasal dari periode
lalu;
(3) ju m la h beban (penghasilan) pajak tangguhan yang berasal dari perbedaan
tem porer dan pem balikannya;
(4) ju m la h beban (penghasilan) pajak tangguhan te rk ait dengan perubahan ta rif
pajak atau penerapan peraturan perpajakan yang baru;
(5) ju m la h m anfaat yang berasal dari rugi pajak yang tidak diakui sebelum nya atau
perbedaan tem porer suatu periode lalu yang digunakan untuk m engurangi beban
pajak kini dan beban pajak tangguhan;
(6) beban pajak tangguhan yang disebabkan oleh penurunan atau pem balikan
penurunan sebelum nya atas aset pajak tangguhan; dan
(7) ju m la h beban (penghasilan) te rkait dengan perubahan kebijakan akuntansi dan
kesalahan yang diperhitungkan dalam laporan laba rugi komprehensif,
dikareriakan tida k dapat diperlakukan secara retrospektif;
V
b) agregat pajak kini dan pajak tangguhan terkait dengan transaksi yang dibebankan
atau dikreditkan langsung ke ekuitas;
jum lah pajak penghasilan te rkait dengan setiap kom ponen pendapatan kom prehensif
lain, kecuali untuk bagian pendapatan kom prehensif lain dari entitas asosiasi dan/atau
Ventura Bersam a; Catatan 20
d) penjelasan hubungan antara beban (penghasilan) pajak dan laba akuntansi dalam
satu atau kedua bentuk berikut ini:
(1) rekonsiliasi antara beban (penghasilan) pajak dan hasil perkalian laba akuntansi
dengan ta rif pajak yang berlaku, dengan m engungkapkan dasar perhitungan tarif
pajak yang berlaku; atau
(2) re konsilia si antara ta rif pajak efektif rata-rata dan ta rif pajak yang berlaku, Catatan 20
dengan m engungkapkan dasar perhitungan ta rif pajak yang berlaku;
e) penjelasan m engenai perubahan ta rif pajak yang berlaku dan perbandingan dengan
tarif pajak yang berlaku pada periode akuntansi sebelum nya; Catatan 20
jum lah (dan batas w aktu penggunaan, jika ada) perbedaan tem porer yang dapat
dikurangkan dan rugi pajak belum dikom pensasi yang tida k diakui sebagai aset pajak
tangguhan dalam laporan keuangan;
Page 55 o f 73
Page 56
Ada T id a k H/A K e te ra n g a n
g) ju m lah agregat perbedaan tem porer yang terkait dengan investasi pada entitas anak,
cabang, entitas asosiasi, dan bagian partisipasi dalam Ventura Bersam a atas lia b ilita s
pajak tangguhan yang belum diakui;
h) rekonsiliasi fiskal dan perhitungan beban pajak kini dengan cara sebagai berikut: V Catatan 20
(1) laba sebelum pajak m enurut akuntansi;
(2) ditam bah/dikurangi koreksi positif atau negatif (dirinci); dan
(3) laba kena pajak;
i) perhitungan beban dan liabilitas pajak kini dengan m enerapkan ta rif pajak sesuai V Catatan 20
dengan ketentuan perundang-undangan pajak yang berlaku;
j) pernyataan bahwa laba kena pajak hasil rekonsiliasi m enjadi dasar dalam pengisian V Catatan 20
S PT T ah u n a n PPh Badan;
k) setiap je n is perbedaan tem porer dan setiap je n is rugi pajak yang belum d ik o m p e n sa si: V Catatan 20
(1) jum lah aset dan liabilitas pajak tangguhan yang diakui pada laporan posisi
keuangan untuk periode sajian; dan
(2) ju m lah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang diakui dalam laba rugi, apabila
ju m lah tersebut tidak terlihat dari perubahan jum lah aset atau liab ilitas pajak
tangguhan yang diakui dalam laporan posisi keuangan;
l) beban pajak te rkait dengan operasi yang dihentikan:
V
(1) keuntungan atau kerugian atas penghentian; dan
(2) laba rugi dari kegiatan normal atas operasi yang dihentikan selam a periode,
bersam a dengan jum lah terkait untuk setiap periode sajian;
m) ju m lah konsekuensi pajak penghasilan atas dividen kepada pem egang saham
Perusahaan yang diusulkan atau dium um kan sebelum Laporan Keuangan D iotorisasi
untuk T erbit nam un tidak diakui sebagai Liabilitas dalam laporan keuangan;
n) uraian ju m lah perubahan pada jum lah pengakuan untuk aset pajak tangguhan
V
praakuisisi apabila Perusahaan adalah pihak pengakuisisi dalam suatu kom binasi
bisnis;
o) peristiw a atau perubahan keadaan yang m enyebabkan m anfaat pajak tangguhan V
w ajib diakui apabila manfaat pajak tangguhan yang diperoleh dari kom binasi bisnis
tidak diakui pada tanggal akuisisi tetapi diakui setelah tanggal akuisisi; dan
p) ju m lah aset pajak tangguhan dan alasan atau bukti yang m endukung pengakuan atas
aset pajak tangguhan, apabila: Catatan 20
(1) penggunaan aset pajak tangguhan bergantung pada kondisi laba kena pajak
m endatang lebih besar dari laba pem balikan perbedaan tem porer kena pajak
yang telah ada; dan
(2) entitas m engalam i kerugian pada periode kini atau periode sebelum nya yang
m engakibatkan diakuinya aset pajak tangguhan terkait.
Page 56 of 73
Page 57
No Keterangan da - Tidak i- S M - H Keterangan
"'"is:
21) Laba (Rugi) per Saham Dasar dan Dilusian
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) jum lah yang digunakan sebagai pem bilang dalam penghitungan laba per saham dasar
dan dilusian, dan rekonsiliasi ju m la h tersebut terhadap laba atau rugi yang dapat V Catatan 2x dan 33
diatribusikan kepada entitas induk untuk periode tersebut. R ekonsiliasi tersebut
m encakup dam pak
individual dari setiap je n is instrum en yang m em pengaruhi laba per saham; V Catatan 2x dan 33
b) jum lah rata-rata tertim bang saham biasa yang digunakan sebagai penyebut dalam
penghitungan laba per saham d a sa r dan dilusian, dan re konsilia si penyebut tersebut.
Rekonsiliasi tersebut m encakup dam pak individual dari setiap je n is instrum en yang V
m em pengaruhi laba per saham;
c) instrum en (term asuk saham yang dapat diterbitkan secara kontinjen) yang berpotensi
m endilusi laba per saham dasar di m asa depan, namun tid a k dim asukkan dalam
penghitungan laba per saham dilusian karena instrum en terseb ut bersifat antidilutif
untuk periode sajian; V
d) penjelasan transaksi saham biasa atau transaksi instrum en berpotensi saham biasa,
selain yang dihitung sesuai dengan S A K yang berlaku, yang terjadi setelah periode
pelaporan dan akan secara signifikan m engubah jum lah saham biasa atau instrumen
berpotensi saham biasa yang beredar pada a k h ir periode terseb ut seandainya
transaksi dim aksud terjadi sebelum akh ir periode pelaporan; dan
___ e ) laba per saham dasar dan dilusian untuk ooerasi vana dihentikan.____________________
22) Transaksi Pihak Berelasi
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Pengungkapan mengenai transaksi atau saldo dengan pihak berelasi, yang jum lahnya: V Catatan 7
(1) lebih dari Rp 1.000.000.000,00 (satu m iliar rupiah) untuk transaksi dengan orang
atau anggota keiuarga terdekat; dan/atau
(2) lebih dari 0,5% (nol koma lim a perseratus) dari m odal d ise to r untuk transaksi
dengan entitas berelasi.
b) terkait dengan transaksi dengan orang atau anggota keiuarga terdekat m eliputi nama, V Catatan 7
sifat dan hubungan dengan pihak berelasi serta inform asi tentang transaksi dan saldo
dengan pihak dim aksud;
c) terkait dengan transaksi dengan entita s berelasi m eliputi sifat dan hubungan dengan
pihak-pihak berelasi serta inform asi m engenai transaksi dan saldo, term asuk
kom itm en, yang diperlukan untuk m em aham i potensi dam pak hubungan tersebut
dalam laporan keuangan, paling kurang:
Page 57 o f 73
Page 58
I
- * r Ada
(1) jum lah transaksi beserta persentasenya terhadap total pendapatan dan beban
terkait;
(2) ju m lah saldo beserta persentasenya terhadap total Aset atau Liabilitas, term asuk
kom itm en, dan:
(a) persyaratan dan ketentuannya, term asuk apakah terdapat jam inan, dan sifat
im balan yang akan diberikan, untuk penyelesaian; dan
(b) rincian garansi yang diberikan atau diterim a;
(3) ju m lah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan
nilai secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang terkait dengan
ju m lah saldo piutang usaha dan piutang pihak berelasi non-usaha; dan
(4) alasan dan dasar pem bentukan cadangan kerugian penurunan nilai, jika dilakukan
pem bentukan;
d) pengungkapan yang disyaratkan sebagaim ana dim aksud dalam huruf a) dan b)
dilakukan secara terpisah untuk m asing-m asing kategori berikut:
(1) entitas induk;
(2) entitas dengan pengendalian bersam a atau Pengaruh Signifikan terhadap entitas;
(3) entitas anak;
(4) entitas asosiasi;
(5) Ventura Bersam a dim ana entitas m erupakan venturer;
(6) personil m anajem en kunci dari entitas pelapor atau entitas induknya; dan
(7) pihak-pihak berelasi lainnya.
e) seluruh kompensasi yang diberikan kepada m asing-m asing anggota atau kelom pok
direksi, kom isaris, pem egang saham utam a yang juga sebagai karyaw an, dan
m anajem en kunci lainnya untuk m asing-m asing kategori berikut:
(1) im balan kerja ja n g ka pendek;
(2) im balan pascakerja;
(3) im balan kerja jangka panjang lainnya;
(4) pesangon pem utusan kontrak kerja; dan
(5) pem bayaran berbasis saham .
untuk entitas berelasi dengan pem erintah :
f lf n a m a e n tita s b e re la s i d e n a a n D e m erin tah dan s ifa t h u b u n a a n n v a d e n aan
(2) sifa t dan jum lah setiap transaksi yang secara individual signifikan; dan
(3) untuk transaksi lain nya yang secara kolektif, tetapi tidak secara individual,
signifikan, indikasi secara ku an titatif atau ku alita tif atas luasnya transaksi
tersebut.
Page 58 of 73
Page 59
T id a k
A set dan Liabilitas dalam Mata Uang Asing
a) Mata uang asing yang dim aksud adalah mata uang selain m ata uang fungsional. V Catatan 32
b) Yang harus diungkapkan antara lain: V Catatan 32
(1) rincian aset dan lia b ilitas m oneter dalam m ata uang asing serta ekuivalennya
dalam m ata uang fungsional;
(2) posisi neto dari aset dan lia b ilita s m oneter dalam m ata uang asing;
(3) rincian kontrak valuta berjangka dan ekuivalen dalam m ata uang fungsional;
(4) ju m la h selisih kurs yang diakui dalam laba rugi, kecuali untuk selisih kurs yang
tim bul pada instrum en keuangan yang diukur pada nilai w ajar m elalui laba rugi;
dan
(5) selisih kurs neto diakui dalam pendapatan kom prehensif lain dan diakum ulasikan
dalam komponen e kuitas yang terpisah, serta rekonsiliasi selisih kurs tersebut
pada aw al dan akh ir oeriode.
24) Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) untuk setiap rugi penurunan nilai yang diakui atau dib alik selam a periode tertentu
untuk suatu aset individual, term asuk goodwill atau suatu unit penghasil kas:
(1) peristiw a dan kondisi yang m engindikasikan pengakuan atau pem balikan rugi
penurunan nilai;
(2) ju m la h rugi penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi selam a periode tersebut
dan unsur laporan laba rugi kom prehensif yang didalam nya tercakup rugi
penurunan nilai;
(3) ju m lah pem balikan rugi penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi selam a V
periode tersebut dan unsur laporan laba rugi kom prehensif yang di dalam nya
tercakup rugi penurunan nilai yang dibalik;
(4) good w ill yang telah diakui rugi penurunan nilainya;
(5) ju m la h rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakui dalam pendapatan
kom prehensif lain selam a periode tersebut; dan
(6) ju m la h pem balikan rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakui dalam
pendapatan kom prehensif lain selam a periode tersebut.
b) Pengungkapan sebagaim ana dim aksud dalam angka (1) dilakukan untuk setiap
kelom pok aset.
Page 59 o f 73
Page 60
25) Perubahan Estimasi Akuntansi, Perubahan Kebijakan Akuntansi, dan Kesalahan
Periode Lalu
a) Perubahan Estim asi Akuntansi
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) sifat dan alasan perubahan estim asi akuntansi;
(2) ju m lah perubahan estim asi yang berdam pak pada periode berjalan; dan
(3) perkiraan dam pak estim asi pada periode m endatang. D alam hal jum lah dam pak
pada periode mendatang tidak praktis, fakta tersebut harus diungkapkan.
b) Perubahan Kebijakan Akuntansi
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) sifat dari perubahan kebijakan akuntansi;
(2) alasan penerapan kebijakan akuntansi baru m em berikan inform asi yang andal
dan relevan;
(3) jum lah penyesuaian untuk periode berjalan dan setiap periode lalu sajian:
(a) setiap pos laporan keuangan yang terpengaruh; dan
(b) laba per saham dasar dan dilusian;
(4) jum lah penyesuaian yang terkait dengan periode-periode sebelum periode yang
disajikan. Dalam hal tidak praktis dilakukan, m aka diungkapkan alasannya; dan
(5) keadaan yang m em buat penerapan retrospektif tid a k praktis untuk suatu periode
tertentu atau untuk periode-periode sebelum periode-periode tersebut disajikan
dan tanggal dim ulainya perubahan kebijakan akuntansi.
c) Kesalahan Periode Lalu
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) sifa t dari kesalahan periode lalu;
(2) ju m lah koreksi untuk setiap periode sajian:
(a) bagi setiap pos laporan keuangan; dan
(b) laba per saham dasar dan dilusian;
(3) jum lah koreksi pada awal periode sajian paling awal; dan
(4) keadaan yang m em buat penerapan retrospketif tida k praktis dilakukan dan
penjelasan mengenai cara dan waktu dilakukannya koreksi apabila penyajian
Page 60 of 73
Page 61
M Keterangan I Ada I T id a k N /A Keterangan
llP iliilllliiiiil
■ II '
26) Kombinasi Bisnis
a) Perusahaan harus m engungkapkan hal-hal sebagai berikut untuk setiap kom binasi bisnis
yang terjadi selam a periode pelaporan, yaitu:
(1) nama dan penjelasan tentang pihak yang diakuisisi;
(2) tanggal akuisisi;
(3) biaya terkait akuisisi, di luar biaya penerbitan Efek utang dan Efek ekuitas,
periode berjalan, dan akum ulasinya untuk m asing-m asing kombinasi bisnis;
(4) persentase kepentingan ekuitas berhak suara yang diperoleh;
(5) alasan utama untuk kom binasi bisnis dan penjelasan tentang cara pihak
pengakuisisi m em peroleh Pengendalian atas pihak yang diakuisisi;
(6) penjelasan ku alita tif tentang faktor yang m em bentuk goodwill yang diakui;
(7) Nilai W ajar pada saat tanggal akuisisi atas total im balan yang dialihkan dan Nilai
W ajar tanggal akuisisi untuk setiap kelom pok utam a imbalan;
(8) kesepakatan im balan kontinjensi dan aset indem nifikasi:
(a) jum lah yang diakui pada tanggal akuisisi;
(b) penjelasan tentang kesepakatan dan d asar penentuan jum lah pem bayaran;
dan
(c) estim asi kisaran hasil (tidak didiskonto) atau, jika apabila kisaran tidak dapat V
diestim asikan m aka fakta dan alasan m engapa kisaran tersebut tida k dapat
diestim asikan. D alam hal jum lah m aksim um pem bayaran tidak terbatas, maka
pihak pengakuisisi m engungkapkan fakta tersebut;
(9) Perusahaan harus m engungkapkan piutang yang diperoleh berdasarkan
kelom pok utam a piutang, m isalnya pinjam an yang diberikan, sewa pem biayaan
langsung, dan kelom pok piutang lain, yaitu sebagai berikut:
(a) Nilai W ajar piutang;
(b) jum lah piutang bruto kontraktual; dan
(c) estim asi terbaik pada tanggal akuisisi atas ju m la h arus kas kontraktual yang
diperkirakan tidak tertagih;
(10) jum lah yang diakui pada tanggal akuisisi untuk setiap kelom pok utama A set yang
diperoleh dan Liab ilitas yang diam bil alih;
(11) setiap liab ilitas kontinjensi yang diakui pada Nilai Wajar:
(a) uraian m engenai karakteristik kew ajiban dan perkiraan saat arus keluar
sum ber daya ekonom i terjadi;
(b) indikasi ketidakpastian saat atau jum lah arus keluar tersebut. D alam hal
Page 61 of 73
Page 62
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
diperlukan, Perusahaan harus m engungkapkan asum si utama yang
m endasari prakiraan peristiwa masa depan; dan
(c) ju m lah estim asi penggantian yang akan diterim a dengan m enyebutkan
jum lah A se t yang telah diakui untuk estim asi penggantian tersebut;
(12) dalam hal lia b ilita s kontinjensi tidak diakui karena Nilai Wajarnya tida k dapat
d iukur secara andal, maka pihak pengakuisisi m engungkapkan:
(a) inform asi sebagaim ana dim aksud dalam angka 33 huruf b) angka (4)
terkait perikatan dan kontijensi; dan
(b) alasan L iab ilita s tidak dapat diukur secara andal;
(13) dalam hal pem belian dengan diskon:
(a) jum lah keuntungan yang diakui dan pos dalam laporan laba rugi
kom prehensif dim ana keuntungan tersebut diakui; dan
(b) penjelasan tentang alasan transaksi tersebut m enghasilkan keuntungan;
(14) setiap kom binasi bisnis dim ana pihak pengakuisisi m em iliki kurang dari 100%
(seratus perseratus) dari kepentingan ekuitas pihak yang diakuisisi pada
tanggal akuisisi:
(a) ju m lah dari kepentingan nonpengendali pada pihak yang dia ku isisi, yang
diakui pada tanggal akuisisi dan dasar pengukurannya; dan
(b) teknik penilaian dan input model utam a yang digunakan dalam penentuan
nilai tersebut, untuk setiap kepentingan nonpengendali pada pihak yang
diakuisisi yang diukur pada Nilai Wajar;
(15) dalam hal suatu kom binasi bisnis yang dilakukan secara bertahap:
(a) Nilai W ajar pada tanggal akuisisi atas kepentingan ekuitas pihak yang
diakuisisi yang dim iliki oleh pihak pengakuisisi segera sebelum tanggal
akuisisi; dan
(b) ju m lah keuntungan atau kerugian yang diakui sebagai hasil dari
pengukuran kem bali Nilai W ajar dari kepentingan ekuitas pada pihak yang
diakuisisi yang dim iliki oleh pihak pengakuisisi sebelum kom binasi bisnis dan
pos dalam laporan laba rugi kom prehensif untuk mengakui keuntungan atau
kerugian tersebut;
(16) Inform asi sebagai berikut:
(a) jum lah pendapatan dan laba atau rugi dari pihak yang d ia ku isisi sejak
tanggal akuisisi yang dim asukkan dalam laporan laba rugi kom prehensif
padahal periode pelaporan; dan
(b) pendapatan dan laba atau rugi dari entitas hasil penggabungan untuk
periode pelaporan berjalan seolah-olah tanggal akuisisi untuk semua
kom binasi bisnis vana teriadi selam a tahun berialan telah diDerhitunakan
Page 62 of 73
Page 63
No Keterangan Ada Tidak N il Keterangan
.......... •■--•••• *■ ■ -
b) Terhadap kom binasi bisnis yang terjadi pada periode sekarang dan periode
sebelum nya, Perusahaan yang menjadi pihak pengakuisisi wajib m engungkapkan
inform asi berikut untuk setiap kom binasi bisnis yang m aterial atau secara kolektif
m aterial:
(1) dalam hal akuntansi awal untuk kom binasi bisnis belum selesai untuk Aset,
Liabilitas, kepentingan nonpengendali tertentu atau je n is im balan dan ju m la h yang
diakui dalam laporan keuangan kom binasi bisnis sehingga ditentukan hanya
bersifat penyisihan, maka diungkapkan:
(a) alasan akuntansi awal untuk kom binasi bisnis belum selesai;
(b) Aset, Liabilitas, kepentingan ekuitas atau je n is im balan yang akuntansi
aw alnya belum selesai; dan
(c) sifat dan jum lah dari setiap penyesuaian periode pengukuran yang diakui
selam a periode pelaporan
(2) setiap periode pelaporan setelah tanggal akuisisi sam pai dengan Perusahaan
m endapatkan, menjual atau kehilangan hak atas aset im balan kontinjensi, atau
sam pai dengan Perusahaan m enyelesaikan lia b ilita s im balan kontinjensi atau
liab ilitas tersebut dibatalkan atau lewat waktu, m aka diungkapkan:
V
(a) setiap perubahan dalam jum lah yang diakui, term asuk setiap perbedaan
yang tim bul selam a penyelesaian;
(b) setiap perubahan dalam kisaran hasil (tidak didiskonto) dan alasan
perubahan tersebut; dan
(c) teknik penilaian dan input model utam a yang digunakan untuk m engukur
im balan kontinjensi;
(3) liab ilitas kontinjensi yang diakui dalam kom binasi bisnis, jika ada;
(4) rekonsiliasi atas nilai tercatat goodwill pada awal dan akhir periode pelaporan;
(5) jum lah dan penjelasan dari setiap keuntungan atau kerugianyang diakui pada
periode pelaporan yang:
(a) terkait dengan aset teridentifikasi yang diperoleh atau liab ilitas yang diam b il-
alih dalam kom binasi bisnis pada periode pelaporan berjalan atau periode
pelaporan sebelum nya; dan
(b) ukuran, sifat, atau kejadian relevan yang diungkapkan untuk m em aham i
laporan keuangan Perusahaan hasil penggabungan;
c) pernyataan kesesuaian dengan peraturan Bapepam dan LK dalam pelaksanaan
transaksi kom binasi bisnis; dan
d) Perusahaan harus m engungkapkan hal-hal berikut secara keseluruhan, sehubungan
dengan perolehan atas entitas anak dan unit bisnis lain nya selam a suatu periode:
(1) jum lah harga yang dibayarkan;
(2) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas;
(3) jum lah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya apabila
<
Pengendalian diperoleh; dan
(4) ju m lah aset dan liab ilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau
bisnis lainnya apabila Pengendalian diperoleh, diikhtisarkan berdasarkan kategori
utam anya.
Page 63 of 73
Page 64
K e t e r a t it ja n Tidak N /A K e te ra n g a n
'V,!>[- '• '■ '
27) Segmen Operasi
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) pengungkapan pada level segmen; Catatan 34
(1) inform asi um um, yang terdiri dari:
(a) faktor-faktor yang digunakan oleh m anajem en untuk m engidentifikasi segmen
dilaporkan; dan
(b) je n is produk dan jasa yang m enghasilkan pendapatan dari setiap segmen
dilaporkan;
(2) inform asi m engenai laba atau rugi segm en, term asuk pendapatan dan beban
tertentu, aset segm en, dan lia b ilita s segm en dari segmen dilaporkan, serta dasar
pengukurannya;
(3) rekonsiliasi dari total pendapatan segm en, ukuran laba atau rugi segmen
dilaporkan, aset segmen, liab ilitas segm en, dan unsur segmen m aterial lainnya
terhadap ju m lah yang terkait dalam laporan keuangan Perusahaan;
b) pengungkapan pada level entitas
(1) Inform asi produk dan jasa
Pendapatan dari pelanggan eksternal untuk setiap produk dan jasa atau setiap
kelom pok produk dan jasa yang serupa. V
(2) Inform asi w ilayah geografis
(a) Pendapatan dari pelanggan eksternal yang diatribusikan kepada:
i. negara dom isili Perusahaan; dan
ii. sem ua negara asing secara total dim ana Perusahaan m em peroleh
pendapatan. Dalam hal pendapatan dari suatu negara asing secara
individual jum lahnya m aterial, pendapatan tersebut diungkapkan secara
terpisah, term asuk dasar pengatribusian pendapatannya kepada negara
fpr^phuf Qprpra individual.
(b) A set tidak lancar selain instrum en keuangan, aset pajak yang ditangguhkan,
aset im balan pascakerja, dan hak yang terjadi akibat kontrak asuransi yang
berlokasi di:
i. negara dom isili Perusahaan; dan
ii. sem ua negara asing secara total dim ana Perusahaan m em iliki aset.
Dalam hal aset dari suatu negara asing secara individual ju m lahnya m aterial,
m aka aset tersebut diungkapkan secara terpisah.
(3) Inform asi pelanggan utama
Dalam hal pendapatan dari transaksi dengan pelanggan eksternal tunggal
m encapai 10% (sepuluh perseratus) atau lebih dari pendapatan konsolidasi,
Perusahaan harus m engungkapkan:
(a) fakta;
(b) total pendapatan dari setiap pelanggan; dan
(c) identitas segmen yang m elaporkan pendapatan tersebut.
Page 64 of 73
Page 65
*da
--- -- —— ------ -- , ... . I
Keterangan Tidak
SP' \ ■ ~ ■ -g&fcJ :M
<§1jI■ ■ §i l l '
j
28) Operasi yang Dihentikan
a) Vang h a m s diungkapkan antara lain:
(1) uraian tentang alasan operasi dihentikan;
(2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan
yang diharapkan, cara, dan waktu pelepasan dari aset dan liabilitas operasi
yang dihentikan; dan
(3) pengaruh dari operasi yang dihentikan terhadap segmen yang dilaporkan dari
aset tidak lan ca r atau kelom pok lepasan disajikan sesuai SAK yang berlaku.
b) Yang harus diungkapkan atas inform asi te rkait dengan laba (rugi) operasi yang
dihentikan, antara lain:
(1) analisa atas ju m lah tunggal yang disajikan dalam laporan laba rugi kom prehensif V
m eliputi:
(a) pendapatan, beban, dan laba atau rugi sebelum pajak dari operasi yang
dihentikan dan beban pajak penghasilan yang terkait; dan
(b) laba atau rugi yang diakui dalam pengukuran ke Nilai W a ja rsete lah dikurangi
biaya untuk menjual atau pelepasan aset atau kelom pok lepasan yang
te rkait dengan operasi yang dihentikan dan beban pajak penghasilan yang
terkait;
(2) arus kas neto yang dapat diatribusikan pada aktivitas operasi, investasi dan
pendanaan dari operasi yang dihentikan; dan
(3) ju m lah penghasilan dari operasi yang dilanjutkan dan operasi yang dihentikan
29) Instrumen Derivatif selain Derivatif Melekat
a) Perusahaan w ajib m engelom pokkan instrum en derivatif sesuai dengan tujuannya,
yaitu untuk lindung nilai atau tujuan lainnya (non lindung nilai), seperti untuk tujuan
spekulasi;
b) Perusahaan yang m em iliki atau m enerbitkan instrum en derivatif wajib m engungkapkan
untuk setiap kontrak instrum en de riva tif dalam kelom pok klasifikasi lindung nilai dan
kelom pok non lindung nilai:
(1) hakikat dan sifa t dari transaksi, berupa transaksi berjangka dalam bentuk valuta,
bunga, kom oditas atau Iain-lain;
(2) pihak lawan transaksi (counterparties);
(3) tanggal jatuh tempo;
(4) nilai keseluruhan kontrak dan Nilai W ajar pada tanggal laporan posisi keuangan; V
(5) beban atau Pendapatan pada periode pelaporan;
(6) pos A set dan/atau Liab ilitas yang dilindung nilai; dan
(7) persyaratan penting lainnya.
c) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) H al-hal yang diperlukan untuk m em aham i tujuan transaksi derivatif dan strategi
untuk m encapai tujuan tersebut;
(2) Kebijakan m anajem en risiko untuk setiap klasifikasi lindung nilai, term asuk
penjelasan m engenai A set dan/atau Liab ilitas dan je n is transaksi yang dilindung
nilai; dan
(3) Bagi instrum en yang tida k dim aksudkan sebagai suatu lindung nilai, disebutkan
tujuannya.
Page 65 of 73
Page 66
Keterangan Keterangan
p 5" MM —
™ < fc
!"*1
F N /A
-P p s i %
“ |
j Nilai W ajar Instrumen Keuangan
Yang harus diungkapkan untuk setiap kelom pok aset keuangan dan lia b ilita s keuangan antara
lain:
a) Nilai W ajar setiap kelom pok A set dan Liabilitas tersebut dengan cara yang Catatan 35
m em ungkinkan untuk dapat diperbandingkan dengan nilai tercatat dalam laporan V
posisi keuangan; dan
b) hierarki, metode, dan asum si signifikan yang digunakan dalam m enentukan Nilai W ajar
aset keuangan dan liab ilitas keuangan.
31) Dividen
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) ju m la h dividen dan dividen per saham yang telah dideklarasikan dan dibayarkan sebagai
distrib usi kepada pem ilik pada periode pelaporan; V Catatan 10 & Catatan 22
b) ju m la h utang dividen untuk:
V
V
(1) periode pelaporan, dan
V
(2) periode sebelum nya;
c) ju m lah dividen dan dividen per saham yang diusulkan atau did eklarasikan setelah
periode pelaporan tetapi sebelum tanggal penyelesaian laporan keuangan dan tidak
diakui sebagai Liabilitas kepada pem ilik pada akhir periode pelaporan; dan
d) ju m lah dividen preferen kum ulatif yang tidak diakui.
32) Bagian Partisipasi dalam Ventura Bersam a
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) ju m la h agregat dari liab ilitas kontinjensi dengan jum lah lia b ilita s kontinjensi lainnya
secara terpisah;
b) ju m la h agregat dari kom itm en modal te rkait dengan bagian partisipasinya dalam
Ventura Bersam a secara terpisah dari kom itm en lainnya;
c) daftar dan penjelasan bagian partisipasi dalam Ventura Bersam a yang signifikan dan
V
bagian partisipasi kepem ilikan dalam pengendalian bersam a entitas; dan
d) dalam hal Ventura Bersam a diakui dalam pengendalian bersam a entitas, agar
ditam bahkan pengungkapan tam bahan tentang:
(1) m etode yang digunakan untuk m engakui bagian pa rtisipasinya; dan
(2) ju m lah agregat setiap aset lancar, aset tidak lancar, lia b ilita s jangka pendek,
lia b ilita s jangka panjang, penghasilan dan beban yang te rk ait dengan bagian
partisipasinya dalam Ventura Bersam a.
Page 66 o f 73
Page 67
33) Perikatan dan Kontinjensi
K e te ra rtg a n Ada
■- Vi r^ T .................1
a) Perikatan v
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) perikatan yang meliputi:
(a) perjanjian sewa, keagenan dan distribusi, bantuan m anajem en dan teknis,
royalti, dan lisensi, diungkapkan:
i. pihak-pihak yang te rk ait dalam perjanjian;
ii. periode berlakunya perikatan;
iii. dasar penentuan kom pensasi dan denda;
iv. jum lah beban atau pendapatan pada periode pelaporan; dan
v. pem batasan-pem batasan lainnya;
(b) kontrak atau perjanjian yang m em erlukan penggunaan dana di masa yang
akan datang, seperti: pem bangunan pabrik, perjanjian pem belian, ikatan
untuk investasi, diungkapkan:
i. pihak-pihak yang te rk ait dalam perjanjian;
ii. periode berlakunya perikatan;
iii. nilai keseluruhan, m ata uang, dan bagian yang telah direalisasi; dan
iv. sanksi-sanksi;
(2) pem berian jam inan atau garansi, diungkapkan:
(a) pihak-pihak yang dijam in dan yang m enerim a ja m in an , yang dipisahkan
antara pihak berelasi dan pihak ketiga untuk pihak yang dijam in;
(b) latar belakang dikeluarkannya jam inan;
(c) periode berlakunya ja m in an ; dan
(d) nilai jam inan;
(3) fa silita s kredit yang belum digunakan, m isalnya fasilita s L/C, cerukan bank; dan
(4) uraian m engenai sifat, je n is, ju m la h dan batasan-batasannya.
b) Kontinjensi <
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) perkara atau sengketa hukum , diungkapkan:
(a) pihak-pihak yang terkait;
(b) jum lah yang diperkarakan;
(c) latar belakang, isi dan status perkaradan pendapat hukum (legal opinion);
dan
(d) dam pak keuangan;
(2) Peraturan Pem erintah yang berdam pak terhadap Perusahaan, m isalnya m asalah
lingkungan hidup, diungkapkan uraian sin g kat tentang peraturan dan estim asi
dam p ak keuangannya;
(3) kem ungkinan lia b ilitas pajak tam bahan:
(a) je n is ketetapan atau tagihan pajak, je n is pajak, tahun pajak serta jum lah
pokok dan denda atau bunganya; dan
(b) sikap Perusahaan terhadap ketetapan atau tagihan pajak (keberatan atau
banding);
(4) peristiw a kontinjensi lainnya, yang diungkapkan antara lain:
(a) karakteristik aset atau lia b ilita s kontinjensi;
(b) estim asi dari dam pak keuangannya;
(c) indikasi tentang ketidakpastian yang te rkait dengan ju m la h atau waktu arus
keluar sum ber daya; dan
frH 1/pmnnnl/inan npnnnantipn nlph nihpk kptina
Page 67 of 73
Page 68
N. Keterangan Ada T id a k N/A Keterangan
34) Khusus Industri Perkebunan Perkebunan Inti Rakyat dan Plasma
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Isi perjanjian kerjasam a IR/Plasm a;
b) Pihak-pihak yang terkait dalam kerjasam a;
V
c) Lokasi aset dan jangka waktu pengelolaan;
d) Hak dan liab ilitas dari m asing-m asing pihak dalam kerjasam a;
e) Ketentuan tentang perbahan perjanjian kerjasam a; dan f)
Isi perubahan perjanjian, jik a ada.
35) Manajemen Risiko Keuangan
a) Perusahaan harus m engungkapkan inform asi yang m em ungkinkan para pengguna
laporan keuangan untuk m engevaluasi sifat dan luas risiko yang tim bul dari instrumen
keuangan, serta kebijakan dalam pengelolaan risiko, term asuk, namun tidak terbatas
pada risiko sebagai berikut:
(1) risiko kredit, antara lain ik h tisa r an alisis um ur aset keuangan yang belum jatuh
tem po atau tidak m engalam i penurunan nilai dan yang lewat jatuh tem po pada
akh ir periode pelaporan tetapi tida k m engalam i penurunan nilai;
(2) risiko likuiditas, antara lain:
Catatan 36
(a) an alisis jatuh tem po untuk liab ilitas keuangan derivatif dan nonderivatif yang
V
m enunjukkan sisa ja tuh tem po kontraktual yang bertujuan untuk
pem aham an terhadap periode arus kas; dan
(b) deskripsi m engenai cara Perusahaan m engelola risiko likuiditas;
(3) risiko pasar, antara lain a n alisis sensitivita s untuk setiap je n is risiko pasar
dim ana entitas terdam pak pada a k h ir periode pelaporan, yang m enunjukkan
dam pak perubahan pada variabel risiko yang relevan pada tanggal tersebut
terhadap laba rugi dan ekuitas; dan
(4) risiko lainnya yang d im ilik i oleh Perusahaan.
b) Pengungkapan sebagaim ana dim aksud dalam huruf a) terdiri dari pengungkapan
k u alita tif dan pengungkapan ku an titatif untuk setiap je n is risiko yang tim bul dari
36) Khusus Industri Perbankan
a) Rasio Kecukupan Modal { C a p it a lA d e q u a c y R a t io )
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian perhitungan dan ju m la h rasio kecukupan modal pada tanggal laporan
posisi keuangan;
(2) Posisi CAR m inim um berdasarkan peraturan Bank Indonesia; dan
(3) Aspek khusus yang m endasari perhitungan CAR.
Page 68 of 73
Page 69
K e te ra n g a n --------- Keterangan
1
b) Posisi Devisa Neto
Yang harus diungkapkan antara lain:
V
(1) Rincian perhitungan dan posisi devisa neto m enurut je n is mata uang pada tanggal
iaporan posisi keuangan;
(2) Posisi devisa neto m aksim um berdasarkan peraturan Bank Indonesia; (3) Aspek
khusus yang m endasari perhitungan posisi devisa neto.
c) Jam inan Pemerintah terhadap Liabilitas Pem bayaran Bank Urnum
Yang harus diungkapkan antara lain dasar hukum yang m elandasi jam inan atas dana
pihak ketiga di bank.
d) Aktivitas Fiduciary
Yang harus diungkapkan antara lain uraian m asing-m asing aktivitas fiduciaryyang
m eliputi jasa kustodian, w ali am anat, pengelolaan investasi dan reksadana.
37) Kuasi-Reorganisasi
Yang harus diungkapkan antara lain uraian mengenai kegiatan kuasi-reorganisasi yang m eliputi:
a) Jum lah saldo negatif yang dielim inasi dalam Iaporan posisi keuangan dan jum lah
tersebut disajikan selam a tiga tahun berurutan sejak kuasi-reorganisasi;
b) S tatus going concern perusahaan dan rencana m anajem en dan pem egang saham
setelah kuasi-reorganisasi yang m enggam barkan prospek usaha di masa m endatang;
c) Penyajian Iaporan posisi keuangan sebelum , pada saat dan sesudah kuasi-
V
reorganisasi;
d) Rincian dari jum lah yang m em bentuk akun selisih penilaian Aset dan liab ilitas sebelum
digunakan untuk m engelim inasi defisit; dan
e) Keterangan tentang tanggal terjadinya kuasi-reorganisasi pada akun saldo laba dalam
Iaporan posisi keuangan untuk jangka waktu 10 tahun ke depan sejak kuasi-
reorganisasi.
38) Pengelolaan Modal
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) inform asi kualitatif tentana tuiu an . kebiiakan. dan proses Perusahaan dalam m enaelola V Catatan 22
perm odalannya, term asuk:
(1) deskripsi tentang bagian yang dikelola sebagai modal;
(2) sifat persyaratan dan im plem entasinya dalam hal Perusahaan diharuskan untuk
m em enuhi persyaratan perm odalan yang disyaratkan oleh pihak eksternal; dan
(3) cara Perusahaan m em enuhi tujuannya dalam m engelola perm odalannya;
b) ringkasan data k uantitatif tentang bagian yang dikelola sebagai modal; V
c) setiap perubahan pada angka a) dan angka b) dari periode sebelum nya; V
d) pernyataan atas kepatuhan terhadap setiap persyaratan perm odalan dari pihak V
eksternal Qika ada); dan
e) konsekuensi dari ketidakpatuhan persyaratan perm odalan dari pihak eksternal, apabila V
terjadi ketidakpatuhan.
39) Transaksi Nonkas
Yang harus diungkapkan antara lain :
T ransaksi pada aktivitas investasi dan pendanaan yang tidak m em erlukan penggunaan Kas dan Catatan 37
Setara Kas yang tidak term asuk dalam Iaporan arus kas. v
T ransaksi tersebut antara lain berupa perolehan Aset secara kredit atau sewa pem biayaan,
akuisisi m elalui penerbitan saham , dan konversi utang menjadi modal.
Page 69 of 73
Page 70
K e te ra n g a n ] Ada T T id a K N /A
40) Pem bayaran Berbasis Saham
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) rincian ju m la h Liab ilitas atas pem bayaran berbasis saham baik untuk jangka pendek
ataupun jangka panjang;
b) penjelasan m engenai setiap je n is perjanjian pem bayaran berbasis saham yang ada
pada suatu periode, term asuk sya ra t dan ketentuan umum se tiap perjanjian, seperti
kondisi vesting, jangka waktu m aksim um atas opsi yang dib erikan, dan m etode
penyelesaian;
c) ju m lah dan rata-rata tertim bang harga eksekusi opsi saham untuk setiap kelom pok
opsi saham ;
d) untuk opsi saham yang dieksekusi selam a periode, rata-rata tertim bang harga saham
pada tanggal eksekusi atau selam a periode pelaporan;
V
e) kisaran harga eksekusi dan rata-rata tertim bang sisa um ur kontrak untuk opsi saham
yang beredar pada akh ir periode;
f) penentuan Nilai W ajar dengan m engungkapkan paling kurang hal-hal sebagai berikut:
f ‘M nnci wann HihoriUan colama ciiafii norinrlo rafa-rata fortimhann Nilai \A/aiar nnci
tersebut pada tanggal pengukuran dan inform asi tentang bagaim ana Nilai W ajar
tersebut diukur; dan
(2) ju m lah dan rata-rata tertim bang nilai w ajar instrum en e ku ita s tersebut pada
tanggal pengukuran, dan inform asi tentang pengukuran Nilai W ajar tersebut
untuk instrum en ekuitas lain yang diberikan selama suatu periode (yaitu selain
opsi saham );
g) dam pak transaksi pem bayaran berbasis saham terhadap laba rugi Perusahaan dalam
suatu periode dan terhadap posisi keuangannya.
41) Khusus Industri Asuransi:
a) A n a lisis kekayaan dan Perhitungan Batas Tingkat Solvabilitas
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) A n a lisis Kekayaan;
V
(2) Perhitungan batas tingkat solvabilitas;
(3) Batas tingkat solvabilitas yang harus dipenuhi;
(4) T ingkat solva bilitas yang dicapai perusahaan per tanggal pelaporan; dan
(5) Jum lah investasi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.
42) A set Liabilitas dan Hasil Usaha Program Asuransi Syariah
H al-hal yang harus diungkapkan:
a) Ijin Menteri Keuangan atas pendirian unit Asuransi Syariah;
b) Jenis Akad Asuransi Syariah; V
c) Rincian Aset, Liabilitas, Pendapatan, Beban, dan Laba Usaha U nit Asuransi Syariah;
dan
d) Zakat.
Page 70 o f 73
Page 71
No Keterangan Tidak Keterangan
At*a "M
.. 1
43) Inform asi Penting Lainnya
Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, ju m la h dan dam pak dari:
a) Kontrak reasuransi;
b) Perjanjian penting dan ikatan lainnya; V
Catatan 38
c) Rasio keuangan penting;
d) Pendapatan, beban dan hasil underw riting; dan V
e) Peristiw a atau keadaan yang m em pengaruhi kinerja atau kelangsungan hidup V
perusahaan. V
44) Khusus Industri Kehutanan :
a) Rincian volum e penjualan kayu bulat (jenis kayu);
b) Pemenuhan liabilitas terhadap negara seperti DR, IHH, BPPHH, IHPH dan iuran wajib
lainnya;
c) Realisasi kegiatan dan biaya yang berhubungan dengan pelaksanaan penanam an
kem bali hutan alam (TPTI, pem binaan dan perlindungan hutan, penanam an tanah
kosong dan usaha lainnya untuk kelestarian alam ); V
d) Realisasi jenis kegiatan sehubungan pelaksanaan Bina desa hutan dan biayanya;
e) Khusus HTI, diungkapkan realisasi anggaran dan penanam an pada periode berjalan
dan akum ulasinya; dan
f) Sehubungan dengan pem bangunan sarana dan prasarana :
(1) Realisasi pem bangunan ja lan dan jem batan serta pem eliharaannya; dan
(2) Jenis jalan yanq dibanqun pada periode berjalan dan akum ulasinya.
45) Peristiwa Setelah Periode Pelaporan
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) dalam hal Perusahaan m enerim a inform asi setelah periode pelaporan tentang kondisi
yang ada pada akhir periode pelaporan, m aka Perusahaan m em utakhirkan
pengungkapan kondisi tersebut sesuai dengan inform asi terkini; dan
contoh peristiwa setelah periode pelaporan yang m ensyaratkan entitas untuk
m enyesuaikan jum lah yang diakui dalam laporan keuangannya, atau untuk mengakui
V Catatan 39
peristiw a yang sebelum nya tid a k diakui:
b) dalam hal terdapat peristiw a nonpenyesuai yang m aterial setelah periode pelaporan,
m aka Perusahaan m engungkapkan uraian peristiw a, m isalnya:
(1) tanggal terjadinya;
(2) sifat peristiwa; dan
(3) estim asi atas dam pak keuangan, atau pernyataan dan alasan bahwa estim asi
tersebut tidak daoat dibuat.
46) Perkem bangan Terakhir Standar Akuntansi Keuangan dan Peraturan yang Terkait
dengan Aktivitas Perusahaan
D alam hal Perusahaan belum m enerapkan suatu SAK dan/atau peraturan yang terkait dengan
a k tiv itas Perusahaan, yang telah diterbitkan tetapi belum efektif berlaku, Yang harus diungkapkan
antara lain:
a) ju dul SAK dan je n is peraturan baru tersebut; V Catatan 2z
b) sifat dari perubahan yang belum berlaku efe ktif atau perubahan kebijakan akuntansi;
c) tanggal penerapan SAK dan peraturan baru tersebut disyaratkan; dan
rlJ nem hahasan m enaenai riam nak neneranan awal SAK dan nerafuran ham atas lannran
keuangan atau pernyataan m anajem en bahwa dam pak tersebut tida k dapat diketahui
atau diestim asi secara wajar.
Page 71 of 73
Page 72
1 K e te ra n g a n Ada 1 T id a k | N /A j KaW angan !
I .
47) R e k la s if ik a s i
a) Dalam hal Perusahaan m engubah penyajian atau pengklasifikasian pos-pos dalam
laporan keuangan, m aka Perusahaan harus m engungkapkan antara lain:
(1) sifa t reklasifikasi;
(2) jum lah m asing-m asing pos atau gabungan beberapa pos yang direklasifikasi;
dan V
(3) alasan reklasifikasi.
b) Dalam hal reklasifikasi ju m la h kom p aratif tidak praktis untuk dilakukan, maka
Perusahaan harus m engungkapkan:
(1) alasan tidak m ereklasifikasi ju m la h tersebut; dan
(2) sifat penyesuaian yang akan dilakukan jika ju m la h tersebut direklasifikasi.
48) H ib a h P e m e r in ta h
Setiap Hibah Pemerintah yang diterim a, Perusahaan harus m engungkapkan hal-hal sebagai
berikut:
a) sifat dan luas Hibah Pem erintah yang diakui dalam laporan keuangan dan indikasi V
bentuk lain dari bantuan pem erintah; dan
b) kondisi yang belum terpenuhi dan kontinjensi lain yang m elekat atas bantuan
pem erintah yang telah diakui.
49) R e k o n s ilia s i a n ta ra S A K d e n g a n S t a n d a r A k u n t a n s i d i N e g a ra L a in
a) Ketentuan ini berlaku bagi Perusahaan yang m enyusun laporan keuangan dengan
m enggunakan standar akuntansi selain SA K untuk m em enuhi persyaratan otoritas
pasar m odal di negara lain atau dalam rangka penaw aran Efek di negara lain.
b) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) ringkasan perbedaan SA K dengan standar akuntansi di negara lain;
(2) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan posisi keuangan beserta V
penjelasannya; dan
(3) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan laba rugi kom prehensif beserta
penjelasannya.
c) D alam hal Perusahaan dipersyaratkan oleh otoritas pasar modal di negara lain untuk
m elakukan pengungkapan tam bahan m engikuti ketentuan yang berlaku di negara
tersebut, m aka pengungkapan tersebut w ajib ditam bahkan dalam laporan keuangan.
50) I n f o r m a s i P e n tin g L a in n y a
Yang harus diungkapkan antara lain sifat, je n is, jum lah dan dam pak dari peristiwa atau keadaan
tertentu yang m em pengaruhi kinerja perusahaan, seperti peristiw a/keadaan yang m em pengaruhi V
kelangsungan hidup perusahaan.
Jakarta, 26 Maret 2025
Jerry Fandy Tunjungan
(D irektur)
Names mentioned 7 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Menteri Keuangan
p.4 ×2
unresolved
org
Bank Indonesia
p.9 ×10
unresolved
org
Bank Lain. Penempatan
p.9
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
p.47
unresolved
org
Bapepam
p.63 ×2
unresolved
org
Bank Urnum
p.69
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.