Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 15
Page 1
PT Budi Starch & Sweetener Tbk
MEMBER OF SUNGAI BUDI GROUP
Public Expose
One of the world’s largest cassava-based intermediary consumer product manufacturer
Page 2
Daftar Isi 1 Gambaran Umum 8 Grafik Penjualan 2 Profil Perseroan 9 Grafik Laba Kotor, Laba Usaha, 3 Aplikasi Penggunaan Produk dan Laba Bersih 4 Kinerja Keuangan 10 Ikhtisar Data Keuangan 5–6 Kinerja Keuangan 11 Rasio Keuangan 7 Komposisi Penjualan Per Produk 12 Sejarah Dividen
Page 3
Gambaran Umum
Page 4
Profil Perseroan
PT Budi Starch & Sweetener Tbk (Perseroan) merupakan salah satu perusahaan
yang bernaung di bawah kelompok usaha Sungai Budi Grup.
Perseroan terutama bergerak dalam bidang produksi dan penjualan tepung tapioka
dan produk turunannya seperti glukosa, fruktosa dan maltodextrin (sweeteners).
Perseroan juga memproduksi karung plastik untuk pengemasan produk sendiri serta
untuk dijual kepada pihak ketiga.
Fasilitas produksi Perseroan tersebar di Indonesia
yaitu di propinsi Lampung, Jawa Timur,
Jawa Tengah dan Sulawesi Selatan.
Sebagian besar produk Perseroan didistribusikan
dan dijual ke seluruh Indonesia melalui
PT Sungai Budi (pemegang saham) dengan
dilandasi “perjanjian distributor”.
PT Budi Starch & Sweetener Tbk 2
Public Expose
Page 5
Aplikasi Penggunaan Produk
Tepung tapioka dengan merek “Gunung Agung Merah”, “Gunung Agung Hijau” dan “Rose Brand”
merupakan market leader di pasar domestik.
Aplikasi Penggunaan % s/d Des 2024 % s/d Des 2023
TEPUNG TAPIOKA
• Makanan: bahan baku kerupuk, kembang gula
• Bahan kimia: bahan baku glukosa, dekstrosa, fruktosa & sorbitol
• MSG : bahan baku
• Kertas & tekstil : sebagai pelekat dan penyerap 68%
71%
SWEETENERS (GLUCOSE, FRUCTOSE dan MALTODEXTRIN)
• Kembang gula • Krimer
• Es krim
• Bumbu penyedap
• Kue dan roti
• Kosmetik
• Makanan dan biskuit
• Farmasi 22%
• Minuman, saus/saus tomat dan madu 21%
KARUNG PLASTIK dan lain-lain
10% 8%
3
Page 6
Kinerja Keuangan
4
Page 7
Kinerja Keuangan
Dampak El Nino di Indonesia, khususnya di Lampung, mengakibatkan
kemarau panjang dan ekstrem yaitu sejak bulan Agustus 2023 sampai dengan
pertengahan November 2023, sehingga para petani yang telah memanen
singkong belum dapat menanam singkongnya kembali, dan tanaman
singkong yang ada juga tidak dapat tumbuh dengan baik.
Hal ini memberikan pengaruh pada hasil panen selama tahun
2024. Akibatnya kuantitas penjualan tepung tapioka mengalami penurunan.
Namun, hal tersebut dapat dimitigasi dengan adanya peningkatan penjualan
sweeteners dan produk lainnya, sehingga Perseroan masih dapat
mempertahankan performa pendapatan usaha Perseroan yaitu dari Rp 3,94
triliun pada tahun 2023 menjadi Rp 4 triliun pada tahun 2024
1 5
Page 8
Kinerja Keuangan
Laba kotor pada tahun 2024 mengalami penurunan dari Rp 481 miliar
pada tahun 2023 menjadi Rp 421 miliar pada tahun 2024 atau menurun sebesar
Rp 60 miliar dengan margin laba kotor pada tahun 2024 yaitu sebesar 10,5%
dan tahun 2023 yaitu sebesar 12,2%.
Laba usaha juga mengalami penurunan sebesar Rp 25 miliar, yaitu dari
Rp 242 miliar pada tahun 2023 menjadi Rp 217 miliar pada tahun 2024.
Demikian halnya dengan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik
entitas induk menurun sebesar Rp 39 miliar yaitu dari Rp 101 miliar pada tahun
2023 menjadi Rp 62 miliar pada tahun 2024.
1 6
Page 9
Komposisi Penjualan Per Produk
2024 2023
5% 4% 4%
5%
21%
22%
68%
71%
Tepung Tapioka
Pemanis (Sweeteners)
Karung Plastik
Lain - lain
PT Budi Starch & Sweetener Tbk 7
Page 10
Grafik Penjualan
4.250
4.009,0
4.000
3.750 3.945,0
3.382,3
3.500
(Dalam Miliar Rp)
3.250 3.374,8
3.000
2.725,9
2.750
2.500
2.250
2.000
2020 2021 2022 2023 2024
PT Budi Starch & Sweetener Tbk 6 8
Page 11
Grafik Laba Kotor, Laba Usaha dan Laba Bersih
600
500 480,5
442,2
413,6 420,9
400
(Dalam miliar Rp)
354,2
300
242,0
222,7 223,0 217,1
197,2
200
100,8
100 83,3 88,9
62,5 61,6
-
2020 2021 2022 2023 2024
Laba Kotor Laba Usaha Laba Bersih *)
*) Laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk
PT Budi Starch & Sweetener Tbk 7 9
Page 12
Ikhtisar Data Keuangan
(dalam miliar Rupiah)
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain 2024 2023 2022 2021 2020
Pendapatan Usaha 4.009,3 3.945,0 3.382,3 3.374,8 2.725,9
Laba Kotor 420,9 480,5 413,6 442,2 354,2
Laba Usaha 217,1 242,0 223,0 222,7 197,2
Laba tahun berjalan 67,8 102,5 93,1 91,7 67,1
Laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan
61,6 100,8 88,9 83,3 62,5
kepada pemilik entitas induk
Jumlah Saham yang Beredar (Juta Lembar) 4.499,0 4.499,0 4.499,0 4.499,0 4.499,0
Laba per Saham (Rupiah) 13,70 22,41 19,77 18,51 13,89
EBITDA 404,5 451,6 421,2 422,6 398,1
Neraca 2024 2023 2022 2021 2020
Jumlah Aset 3.817,0 3.327,8 3.173,6 2.993,2 2.963,0
Jumlah Liabilitas 2.197,8 1.736,5 1.728,6 1.605,5 1.640,8
Jumlah Ekuitas 1.619,2 1.591,3 1.445,0 1.387,7 1.322,2
PT Budi Starch & Sweetener Tbk 7 10
Page 13
Rasio Keuangan
Rasio-Rasio (%) 2024 2023 2022 2021 2020
Rasio Laba tahun berjalan Terhadap Jumlah Aset 1,8 3,1 2,9 3,1 2,3
Rasio Laba tahun berjalan Terhadap Ekuitas 4,2 6,4 6,4 6,6 5,1
Rasio Laba tahun berjalan Terhadap Pendapatan 1,7 2,6 2,8 2,7 2,5
Rasio Lancar 144,4 136,5 132,9 116,7 114,4
Rasio Utang Bersih Terhadap Jumlah Aset 42,8 36,5 38,2 36,6 38,6
Rasio Utang Bersih Terhadap Ekuitas 100,9 76,2 83,9 78,9 86,5
PT Budi Starch & Sweetener Tbk 7 11
Page 14
Sejarah Dividen
Tahun Buku 2024 2023 2022 2021
Interim Tunai Interim Tunai Tunai
Jumlah Dividen (Jutaan Rupiah) 22.495 17.996 26.994 35.992 35.992
Dividen per Saham
5 4 6 8 8
(Rupiah/Lembar)
Jumlah Saham beredar (Juta
4.499 4.499 4.499 4.499 4.499
Lembar)
4 Desember
Tanggal Pembayaran 10 Juli 2024 1 Des 2023 14 Juni 2023 2 Agst 2022
2024
PT Budi Starch & Sweetener Tbk 7 12
Page 15
PT Budi Starch & Sweetener Tbk TERIMA KASIH
Names mentioned 3 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
PT Budi Starch
p.1 ×10
unresolved
org
Sweetener Tbk
p.1 ×10
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.