Skip to content
Back to announcement

ALI - Checklist Pengungkapan LK Periode Des 2024.pdf

Financial statement Text extracted ALII

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 94

Page 1 OCR 0.926
Page Lof9d

CHECKLIST PENGUNGKAPAN LAPORAN KEUANGAN UNTUK SELURUH
INDUSTRI DI PASAR MODAL DI INDONESIA

Petunjuk Pengisian Checklist:

1. Seluruh Emiten dan Perusahaan Publik harus menggunakan Checklist Pengungkapan Laporan Keuangan ini, kecuali Emiten dan Perusahaan Publik
yang merupakan Perusahaan Efek. Setiap Perusahaan Efek harus menggunakan Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek (Peraturan
No. VIILG.17).

2. Tanda (V) diisi pada kolom 'Ada' apabila Emiten/Perusahaan Publik telah memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan dan selanjutnya
pada kolom 'Keterangan' ditambahkan cross reference ke nomor catatan atas laporan keuangan.

Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan maka tanda V) diisi pada kolom “Tidak Ada' dengan
menambahkan keterangan alasannya pada kolom keterangan,

4. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memiliki pos-pos tertentu sehingga tidak wajib memenuhi persyaratan pengungkapan yang ada maka
tanda (V) diisi pada kolom "N/A'.

5. Checklist ini wajib ditandatangani oleh Direktur yang membawahi akuntansi dan keuangan dan Akuntan (untuk laporan keuangan audited),

Ha

Data Umum

Nama Emiten/Perusahaan Publik PT Ancara Logistics Indonesia Tbk
Bidang Usaha Angkutan Laut Perairan Pelabuhan Dalam Negeri untuk Barang
Jenis penawaran Umum Penawaran Umum Perdana Saham

31 Desember 2024 31 Desember 2023
Nara Kantor Akuntan Publik Y, Santosa & Rekan Y. Santosa & Rekan
Nama Partner Hilda Ong Julinar Natalina Rajagukguk
Opini Akuntan Wajar Tanpa Modifikasian Wajar Tanpa Modifikasian
Catatan tentang Opini (jika ada) N/A NA

" disesuaikan dengan periode penyajian laporan keuangan.
Page 2 OCR 0.902
Page 1 of 94

Ya Tidak

Pemenuhan Peraturan No.VIII.G.11 Tentang "Tanggung Jawab Direksi Atas v

Laporan Keuangan”

Pemenuhan Peraturan No.VIIIA,2 tentang "Independensi Akuntan Yang v

Memberikan Jasa Audit di Pasar Modal"

Data Keuangan Penting (dalam Ribuan Rupiah)
Periode laporan keuangan 31 Desember 2024 31 Desember 2023

Laba Rugi Komprehensif

Pendapatan 920.552.022 931.005.802
Laba (rugi) bruto 400.927.741 376.877.230
Laba (rugi) usaha/operasional 322.089,929 306.238.307
EBITDA 385.426.723 351.131.476
Laba (rugi) Bersih periode berjalan 299.620.450 182.910.317
Laba (rugi) komprehensif 300.220.312 183.018.319
Laba Per saham (dasar) -
(Angka Penuh) | 18.67 15,48
Laba Per saham (dilusian) NYA N/A

Laporan Posisi keuangan

31 Desember 2024

31 Desember 2023

Jumlah Aset 2.577.887.654 1.919.516.593
Jumlah Aset Lancar 642.561.167 244.308.509 |
Jumlah Aset Tidak Lancar 1.935.326.487 1.675.208.084
Jumlah Liabilitas 760.293.965 1,284,741.231
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 389.952.118 444.904.452
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 370.341.847 839.836.779
Jumlah Ekuitas 1,817.593.689 634.775.362
Modal Disetor 79.129.000 63.303.200

Page 3 OCR 0.891
Page 3 0194

Saldo Laba 770.278.025 481.009.465
Rasio Keuangan"

Rasio Lancar (96) 164,78 54,91

ROA (36) 11,62 9,53

ROE (40) 16,48 28,81

Ebitda thd pendapatan (36) 41,37 37,72

“dapat disesuaikan berdasarkan industrinya

Catatan:

1, Pengungkapan yang dipersyaratkan untuk masing-masing pos wajib diungkapkan seluruhnya, kecuali pengungkapan tersebut tidak relevan
atau tidak dapat diterapkan pada Emiten atau Perusahaan Publik. Emiten atau Perusahaan Publik wajib menyesuaikan pengungkapan sesuai
dengan karakteristik Industri apabila pengungkapan tersebut dipersyaratkan oleh SAK atau relevan untuk memahami laporan keuangan
Emiten atau Perusahaan Publik,

2. Emiten atau Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek tidak mengacu pada checklist ini, namun mengikuti peraturan Bapepam-LK
No, VIII.G.17 tentang Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek,

Lapori uang. rdiri dari:

Laporan posisi keuangan pada akhir periode
Laporan laba rugi komprehensif selama periode
Laporan perubahan ekuitas selama periode
Laporan arus kas selama periode

Laporan posisi keuangan pada awal periode komparatif yang disajikan saat Perusahaan v
menerapkan suatu kebijakan akuntansi secara retrospektif atau membuat penyajian
kembali pos-pos laporan keuangan atau ketika Perusahaan mereklasifikasi pos-pos dalam
laporan keuangannya,

6 Catatan atas Laporan Keuangan v

Na Pa aa sa

ulaluln|e

Page 4 OCR 0.833
Page 4 of ad

Ketentuan Umum

1. | perusahaan wajib menyajikan catatan atas laporan keuangan dengan urutan sebagai berikut:

3. gambaran umum Perusahaan:

b. dasar penyusunan laporan keuangan dan ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan yang
diterapkan,

& formasi tambahan untuk pos-pcs yang disajikan dalam laporan possi keuangan, laporan laba
rugi komprenensif, laporan perubahan ekuitas dan laporan arus kas, sesuai dengan urutan
penyajian laporan dan penyajian masing-masing pos: dan

4. pengungkapan lainnya yang antara lain meliputi:

1) informasi yang dipersyaratkan oleh SAK yang tdak cisajkan di bagian manapun dalam
laporan keuangan: dan

2) Iwormasi yang tidak disajikan di bagian manapun dalam laporan keuangan, tetapi informasi
tersebut relevan untuk mernaharmi laporan keuangan.

2. | Perusahaan wajib menyatakan dalam bentuk nilai atau parsentase untuk menjelaskan adanya
bagian dari suatu jumlah, bedak menggunakan kata “sebagian”.

3. | Perusahaan wajib mengungkapkan dalam penjelasan masing-masing pos mengenai Aset yang
dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan.

4. | palam hal Aset Perusahaan diasurarsikan, wajib dtungkapkan jenis dan sila: aset yang
diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup serta pendapat manajemen
atas kecukupan pertanggunyan asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib dungkapkan alasannya

Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan —

1 Gambaran Umum Perusahaan

Hal-hal yapg barus diungkapkan, antara kain:

a Pendirian perusahaan |
1) | Riwayat ringkas perusahaan: Ta v Catatan ta

2) | Nomor dan tanggal akta pendirian serta perubahan terakhir, pengesahan dari instansi yang v Catatan Ia
berwenang, dan nomor serta tanggal Berita Negara,

Page 5 OCR 0.807
Page 8 of 94

3)

Kegiatan usaha sesual anggaran dasar Perusahaan dan yang sedang dijalankan pada perada v Catatan ta
pelaporan,

4) | Tempat kedudukan perusahaan dan lakasi utame kegistan usaha: Catatan 1a

5) | Tanggal mulai beroperasinya perusahaan secara komersial. Dalam hal perusahaan melakukan v Catatan Ia
@kspansi atau perampingan usaha secara signffikan pada periode laporan yang disajikan, wajib
disebutkan saat dimulainya operasi komersial dari ekspansi atau perampingan usaha dan kapasitas
produksinya: dan

6) | Narna entitas induk dan nama entitas Induk terakhir dalam kelompok usaha (ultimate parent af the v Catatan 1a
group). Dalam hal tidak dapat diungkapkan, wajib disebutkan alasannya.
2) | Khusus Industri Madia v
Penjelasan rinci tentang Perizinan yang dimilka,
8) | Khusus Industri Jalan Tol v

Peraturan perundangan atau keputusan pemerintah yang mendasari penyelenggaraan jalan tot
tersebut.

«

9) | Khusus untuk Asuransi dan Pembiayaan v
Izin bilang usaha dari Menteri Keuangan atau Otoritas yang berwenang,
10) | Khusus untuk Industri Perbankan v

Izin usaha sebagai bank umum, sebagai barik devisa (jika ada), serta izin untuk menjalankan
kegiatan berdasarkan prinsip syariah (jika ada),

11) | Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi dan Pertambangan Umum v

Area Eksplorasi dan Ekspkitasi/Pengembangan.

Penjelasan mengenai area ekapiorasi an eksploitasi Perseroan meliputi: v —

B) Area Eksplorasi, mesputi: v — IM
«Nama lokasi, v
«Nama pemilik in kkasi, v
«Tanggal perolehan izin ekpiorasi serta tanggal jatuh temponya: v
« Persentasi kepernilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik izin lokasi: dan v
$ Jumlah biaya eksplorasi yang telah dibukukan sabagai Aset Minyak dan Gas Bumi par IN v

tanggal Laporan Posisi Keuangan:

Page 6 OCR 0.813
Page 6 of 94

b) Area Eksploitasi/Pengembangan meliputi:
» Nama lokasi:
«Name pemilik In lokasi,
«Tanggal perolohan jin ekspioitasi serta tanggal jatuh temponya,
" Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik tjin lokasi,

«Jumlah Cadangan Terbukti (P1), keterangan tentang pihak yang melakukan sertifikasi, dan

» Jumlah produksi pada tahun berjalan, dan

«Akumulasi jumlah produksi sejak awal kegiatan ekspkiltasi/pengembangan oleh Perseroan
hingga tanggal laporan posisi keuangan.

12)| Khusus Industri Kehutanan
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) pelaksanaan kegiatan pengusahaan hutan: "
b) rincian luas areal sisa hutan yang belum dikelola selama masa sisa manfaat MPM: dan v
Ch sisa umur HPH. v
b. Penawaran Umum Efek, yang harus diungkapkan antara lain-

1) | Tanggal dan/atau noenor surat afektif penawaran umum, termasuk penawaran Efek yang diterbitkan v Catatan 1b
di luar Indonesia,

2) | Jenis dan jumlah Efek yang ditawarkan: “ Catatan 1b
3) | bursa tempat Efek dicatatkan: dan v Catatan 1b

4) | Tindakan perusahaan yang dapat mempengaruhi jumlah Efek yang diterbitkan (corporate action) v
sejak penawaran umum perdana sampai dengan periode pelaparan terakhir,

& Struktur Perusahaan, entitas anak, dan Entitas Bertujuan Khusus (EBK)
Yang harus diungkapkan antara lain:

1) | Nama entitas anak dan/atau EBK yang dikendalikan baik secara langsung maupun tidak langsung, “ Catatan 1d
2) | Tempat kedudukani v Catatan 1d
3) | Jenis usaha: v Catatan 1d

ajajajalaja

&

&

Page 7 OCR 0.841
Page 7 ot 94

4) | Tahun beroperasi secara komersial,

Catatan 10
5) | Persentase kepemilikan dan proporsi hak suara (jika berbeda): “ Catatan id
6) | Total Aset, dan vV Catatan 1d
7) | Informasi penting lannya antara lain:

£

a) sifat hubungan antara entitas induk dan entitas anak, apabila entitas Induk tidak memiliki baik “
langsung maupun tdak langsung melalui entitas anak, lebih dar 5096 (lima puluh perseratus)
bak suara yang sah,

b) alasan mengapa kepemilikan baik langsung maupun tidak langsung lebih dari 5056 (ma puluh v
perseratus) hak suara atau hak suara potensial atas investee tidak diikuti dengan pengendalian,

C) akhir periode pelaporan dari laparan keuangan entitas anak apabila laporan keuangan tersebut v
digunakan untuk menyusun laporan keuangan konsolidasian dan tanggal atau perlode berbeda
dari tanggal laporan keuangan entitas induk, dan alasan menggunakan tanggal atau periode

yang berbeda,

O) sifat dan luas setiap restriksi signifikan dalam kemampuan entitas anak untuk mentransfer dana v
ke entitas Induk dalam bentuk dividan tunai, atau pembayaran kembali pinjaman atau uang
muka,

PR) suatu rincian yang menunjukkan dampak setiap perubahan bagian kepemilikan entitas induk v

pada entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya Pengendalian atas ekuitas yang dapat
distribusikan pada pemilik entitas induk, dan

FP dalam hal hilangnya Pengendalian atas entitas anak, maka entitas induk harus
mengurgkapkan:
(4) keuntungan atau kerugian (jika ada) yang diakul dari hilangnya Pengendalian, dan porsi
dari keuntungan atau kerugian yang dapat diatribusikan pada pengakuan sisa investasi
pada entitas anak terdahulu dengan Nilai Wajar pada tangga! hilangnya Pengendalian:

(2) Jumlah persentase kepemilikan yang dilepaskan:

«

(4) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas:

(S) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya dimana Pengendalian
dilepaskan, dan

Pa Be Ba

Page 8 OCR 0.839
Pape 8 of 94

(6) jumlah Aset dan Uabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya v

dimana Pengendalian dilepaskan, yang diikhtisarkan berdasarkan kategari utamanya.

d. Karyawan, direksi, komisaris, dan komite audit
Yang harus diungkapkan antara lain:

1) | Nama dan jabatan untuk masing-masing anggota direksi, dewan komisaris, dan komite audit, v Catatan 10
2) | Cakupan manajemen kunci: dan v
3) | Jumtah karyawan tatap pada masing-masing akhir perode atau rata-rata jumlah karyawan tetap v Catatan 1e

selama periode yang bersangkutan, secara konsolidasi untuk Perusahaan dan entitas anak,
e Penerbitan Laporan Keuangan
1) | Tanggal laporan keuangan diotarisasi untuk terbit: dan v Catatan 1
2) | pihak yang bertanggung jawab mengotorisasi laporan keuangan. v Catatan Lf

Ikhtisar Kebijakan Akuntansi Signifikan

Dalam bagian ire harus diungkapkan hal-hal sebagai berikut:

8 Pernyataan kepatuhan terhadap SAK v Catatan 2
Pernyataan ini merupakan pernyataan bahwa laporan keuangan telah disusun dan disajikan sesuai
dengan SAK.
b. Dasar pengukuran dan penyusui laporan keuangan Ta
1) | Dasar pengukuran laporan keuangan yaitu berdasarkan biaya historis (historical cost), biaya v Catatan 3a

perolehan kini (current cost), nilai reaksasi neto (net realzabie value), Nilai Wajar (air valve) atau
jumlah yang dapat dipulihkan berdasarkan SAK yang berlaku.

25 | basar penyusunan laparan keuangan, yaitu dasar akrual, kecuali untuk laporan arus kas. v | Catatan 22
3) | Mata uang fungsional dan mata uang penyajian yang digunakan, rneliputi
a) mate uang fungsional Perusahaan dan entitas anak, v Catatan 3a
b) fakta dan alasan perubahan, apabila tertapat perubahan mata uang fungsional Perusahaan v

maupun kegiatan usaha asing yang siomfikan: dan
€) alasan perubahan mata uang penyajian (ika ada) v

Page 9 OCR 0.853
4

Page Got 9d

Alasan perubahan periode pelaparan (jika ada).

Penggunaan Pertimbangan, Estimasi, dan Asumsi Signifikan oleh Manajemen

1)

Perusahaan harus mengungkapkan dalam Khtisar kebijakan akuntansi sonfikan atau bagian tain
dan catatan atas laporan keuangan, pertimbangan yang telah dibuat manajemen dalam proses
penerapan kebijakan akuntansi dan memiliki dampak yang paling signifikan terhadap jumlah yang
diakui dalam laporan keuangan,

Catatan 34 4

23

Perusahaan harus mengungkapkan mformnasi tentang asumsi yang dibuat mengenai masa depan,
dan sumber utama dari estimasi ketitakpastian lain pada akhir periode pelaporan, yang memiliki
risiko sgnfikan yang mengakibatkan penyesuaian material terhadap jumlah tercatat Aset dan
Labilitas dalam periode pelaporan berikutnya: dan

3)

Berkaitan dengan Aset dan Lisbilitas sebagaimana dimaksud dalam angka 2), catatan atas laporan
kevargan memasukkan rincian atas sifat dan jumlah tercatat pada aklir periode pelaporan.

Kebijakan Akuntansi Tertentu

Kebijakan akuntarsi tertentu merupakan kebijakan akuntansi lainnya yang diterapkan dan relavan
untuk memahami laporan keuangan. Kebijakan akuntansi tertentu meliputi, tetapi tidak terbatas
pada hal-hal sebagai berikut:

1)

Prinsip-prinsip konsolidasi
Yang barus dijelaskan antara lain:

Catatan 3 & 4

3) ruang lingkup Laporan Keuangan Konsolidasian, yang meliputi pos-pos entitas Induk dan entitas
anak,

Catatan 3b

| b) dasar dan kapan suatu entitas anak dikonsolidasikan ke dalam laporan keuangan entitas Induk:

Catatan 3b

C) kebijakan akuntansi sehubungan dengan perubahan kepemilikan tanpa kehilangan Pengendalian
atas entitas anak,

Catatan 3b

dj) kebijakan akuntansi sehubungan dengan kehilangan Pengendalian atas entitas anak,

Catatan 3b

€) kebijakan akuntansi sehubungan dangan pencatatan dan penyajian kepentingan nonpengendali,
dan

Catatan 3b

"pernyataan bahwa sakdo pos dan transaksi material antar entitas yang dikonsolidasi telah
Gieliminasi.

Catatan 3b

2

Kombinasi bisnis
Yang harus dijelaskan antara lain:

Page 10 OCR 0.819
Page 10 094

a) metode yang digunakan dalam kombinasi benis, termasuk metode yang digunakan untuk
mengukur kepentingan nonpengendali:

Catatan 3c

0) pengakuan awal untuk goodwil:

Catatan 3c

C) pengukuran setelah pengakuan awal untuk goodwil: dan

Catatan 3e

9) kebijakan lainnya yang relevan terkait dengan kombinasi bisnis yang ata di Perusahaan, antara
lain:

(1) pembelian dengan diskanj

(2) akuisisi secara bertahap, dan

«

(3) Imbalan kontinjensi,

3j

Kas dan setara kas
Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan dalam manentukan kamponen kas dan setara kas.

Catatan 3d dan 3e

K3

Instrumen Keuangan

@) Instrumen Keuangan selain Sukuk
Yang harus dgelaskan antara lain:

(1) pengakuan awal Instrumen keuangan setiap kategori, termasuk perlakuan atas biaya
trarsaksi,

«

Catatan 3f

(2) pengukuran setelah pengakuan awal instrumen keuangan setap katagori

Catatan 3f

(3) ketentuan saling hapus dari instrumen keuangan,

Catatan 3f

(4) metode yang digunakan untuk menentukan Ndai Wajar Instrumen keuangan:

Catatan 3f

(5) metode perhitungan yang digunakan untuk menentukan penurunan iWlai dari aset
keuangan:

jajar

Catatan 3f

(6) ketentuan penghentian pengakuan instrumen keuangan,

«

(7) khusus irstrumen keuangan darivatif dan akuntansi lindung nilai, selain penjelasan
sebagaimana dimaksud dalam angka (1), angka (2), angka (3), angka (4), angka (5), dan
angka (6), wajib ditambahkan penjelasan mengenai:

Ia) ketentuan pemenuhan kriteria akuntansi ndung nilai:

Ib) Wasifikasi Endung nilai urttuk tujuan akuntansi Indung nilai atas Instrumen keuangan
Gerivatif: dan

Page 11 OCR 0.847
Page IL of 94

te) perlakuan akuntansi lindung nilai untuk tujuan akuntansi lindung ntai. v
b) Investasi pada Sukuk
Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) klasifikasi dan reklasifikasi investasi pada Sukuk,
(2) pengakuan awal Sukuk:
(3) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk,

(4) Penyajian pendapatan sukuk, dan
45) penyajian amortisasi besya transaksi.
€) Sukuk yang diterbitkan Kn
Yang harus dijelaskan antara lain:
(JI) pengakuan awal Sukuk:
(2) pengukuran setelah pangakuan awal Sukuk:
(3) biaya transaksi penerbitan Sukuk:
(4) posisi penyajian Sukuk: dan
(S) akad syariah yang digunakan.
5 | rhusus Industri Perbankan
2) Giro Wajib Minimum
Yang harus dijelaskan antara lain ketentuan mengenai jumlah giro wajib minimum,
b) Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain v
Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lan,

€) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain x

Yang Narus dijelaskan antara lain dasar penyajian Penernpatan pada Bank Indonesia dan Bank
Lain.

6) | Piutang Reverse Repo v

Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Piutang Reverse Repo, metode pencatatan dan
pengukurannya.

7) | Khusus Industri Perbankan

dajalala

&jalala

«

Page 12 OCR 0.793
Pase 11 of 04

Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah

Yang harus dijelaskan antara lain:

2) Kelompok obligasi rekapitalsasi yang dimiliki, “v

b) Pengakuan nilai pada investasi untuk sebap kebimpok Obligasi Rekapitalsasi Pemerintah/dan v

C) Dasar penyajian efek-efek dalam laporan keuangan,

8) | Khusus Industri Perbankan

a) Kredit
Yang harus dijelaskan antara Iain:
(1) Penjelasan atas masing-masing jenis kredit yang diberikan: ng
(2) Dasar penyajian atas kredit: v
(3) Kebijakan manajemen dan pelaksanaan pengendalian risiko portofolio kredit: v
(4) Perlakuan akuntansi untuk kredit yang dibeli dari BPPN (jika ada): dan v
(5) Kebijakan bank akan agunan kredit. v

b) Tagihan/ Kewajiban Akseptasi v
Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian atas tagihan/ kewajiban akseptasi,

€) Agunan yang Diambil Alih
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) Dasar perdiaian dan penyajian, v
(2) Perlakuan akuntansi atas nilai realisasi plutangfpembiayaan yang diherkan dengan saldo v

Putang/pembiayaan yang tidak dapat ditagih: dan
(3) Perlakuan akuntares: atas keuntungan (kerugian) dari realisasi penjualan agunan. v
9) | Khusus untuk Industri Pembiayaan

Piutang Pembiayaan Konsumen

Yang harus dijelaskan antara lain:

@) Dasar penyajian piutang pembiayaan korsumen) dan v

b) Dasar penilaian aset jika perusahaan menarik kembali aset pembiayaan konsumen dar v
konsumennya.

Page 13 OCR 0.831
Page 13 ot 94

Yang Ivarus dijelaskan antara lam:

10) | Anjak Piutang

a) enis transaksi anjak piutang (dengan recourse atau tanpa recaurse):

b) Penyajian transaksi anjak piutang:

C) Perlakuan akuntansi atas perbedaan antara harga pengalihan dan jumlah bersih piutang
Gislihkanj dan

d) Perlakuan terhadap kegagalan atas tagihan anjak plutangtditagihkan kembali ke klien atau
ditanggung oleh perusahaan).

mn)

Sewa
Yang harus dyelaskan antara lain

a) kebijakan p penentuan suatu perjanjian mengandung suatu sewaj v Catatan Il
b) kebijakan penentuan suatu sewa merupakan sewa pembiayaan atau sewa Operasi: dan v Catatan 3l
C) kebijakan akuntansi bpabila Perusanaan bertindak sebagai lessee danfatau lessor. v Catatan 3!

12)

Persediaan:
Yang harus dijelaskan antara lain mengenai kebijakan akuntansi yang digunekan dan rumusan biaya
yang digunakan.

2) Khusus Industri Kehutanan

MTI Dalam Pengembangan
Yang harus dijelaskan antara lain

Beban-beban yang dikapitalisasi, antara lain: kewajiban kepada negara, pemeliharaan sarana
Gan pre-sarana.

MTI Siap Panen
Yang harus dijelaskan antara lain:
Biaya perolehan, mutasi pembebanan ko biaya produksi.

b) Khusus Industri Perkebunan

Tanaman Perkebunan
Yang barus dijelaskan antara lain

Page 14 OCR 0.804
Page 1d ofoa

(1) Dasar klasfikasi untuk jenis tanaman sebagai persediaan, tanaman belum menghasilkan, V
atau tanaman telah menghasilkan:

(2) Dasar penilaian dan pengukuran: v

(3) Kebijakan akuntansi reklasifikasi tanaman belum menghasilkan ke tanarnan telah v
menghasilkan:

(4) Metode penyusutan dan masa manfaat tanaman yang disusutkan: dan v

(S) Kebijakan akuntansi biaya pinjaman. v

€) Khusus Industri Peternakan

Hewan Ternak ——

Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) Mewan ternak telah menghasikan:
ta) Metode penilaian: v
(D) Metode amortisasi (deplesi): dan v
(c) Cadangan kernatian atau metode penghapusan langsung, jika ada. v

(2) Hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan):
ta) Metode penilaian: dan v
(b) Perkiraan waktu yang dibutuhkan untuk dapat berpindah menjadi hewan ternak telah v

menghasikan.

13)

Aset Tetap:

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) pengakuan awal Aset Tetap: v Catatan 3)
D) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Tetap: v Catatan 3j
C) pengelompokan Aset Tetap: v Catatan 3)
a metode penyusutan yang digunakan, v Catatan 3j
€)  kepitalisasi biaya yang terkait dengar Aset Tetap) v Catatan 3)

v

a

estimasi umur manfaat dan tarif penyusutan:

Catatan 3j

Page 15 OCR 0.820
Page 15 oF94

gl penghentian pengakuan, Catatan 3j
HJ nilat residu: dan v Catatan 3

Ih pernyataan bahwa manajemen telah mengkaji ulang atas estimasi umur ekonoenis, metoda vV (Catatan 3j

penyusutan, dan nilai residu pada setiap akhir periode pelaporan.
14) | Investasi pada Entitas Asosiasi v
Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat investasi pada asosiasi.
15) | Bagian partisipasi dalam Ventura Bersama v

Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat bagian partisipasi dalam
Ventura Bersarna.

15) | Pola Kerjasama
Yang Narus dijelaskan antara lain:

al Kriteria dari bentuk kerjasama, 3

«

b) Kebijakan akuntansi untuk setiap jenis aset dan liabllitas yang timbul: dan v
€) Sistem pembagian hasi, jika ada. — v
17) | Aset Tak Berwujud

Yang harus dijelaskan antara lain:

@) pengakuan awal Aset Takberwujud :

b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Takberwujut:

C) umur manfaat tidak terbatas atau terbatas, dan apabila umur manfaat terbatas, diungkapkan
tarif amortisasi yang digunakan dan umur manfaatnya:

Catatan It
Catatan It

Catatan It

0) sumber terjadinya Aset Takberwujud:
€) metode amortisasi yang digunakan,

Catatan It
Catatan 3t
Catatan It

dije «lela

D penghentian pengakuan Aset Takberwujud, dan
6) riset dan pengembangan (jika ada). v

18) | Aset tidak lancar atau kelompok Lepasan yang dimiliki untuk dijual
Yang harus dijelaskan antara lain

Page 16 OCR 0.827
Page 16 of 94

8) kebijakan tentang peristwa dan kondisi suatu aset tidak lancar diklasifikasikan sebagai aset v
yang dimiliki untuk dijual: dan

b) pengukuran aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang dirniliki untuk dijual. v

19) | Properti Investasi:
Yang harus dijelaskan antara lain:

@) pengakuan awal Proparti Investasi:

b) pengukuran setelah pengakuan awal Properti Investasi,

C) metode penyusutan yang digunakan, khusus untuk model biaya:

@) estimasi umur manfaat dan/atau tarif penyusutan untuk model biaya, dan
@) penghentian pengakuan Properti Investasi.

20) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi
Aset Minyak dan Gas Bumi
Yang harus dijelaskan antara lain:

&jelajaja

3) Dasar pengukuran yang digunakan untuk menentukan jumlah tercatat bruto:

6) Kriteria kaptaltsasi biaya, penurunan rilal (umpairment) dan penilaian kembali aset (revakiasi):
C) Metode penyusutan dan amortisasi yang digunakan:

&) #ertanggungan Asurarai.

21) | Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan

Yang harus dijelaskan antara laie

8) ketentuan peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan kemungkinan terjadinya penurunan nilai, v Catatan Ik
dan

ajajajala

b) kebijakan akuntansi pengakuan penurunan rilai aset nonkauangan dan pembalikannya. v Catatan 3x
22) | Khusus Industri Perbankan

Liabilitas Segera v
Yang harus dijelaskan antara lai dasar penyajsan Ilabilitas sagora.

Page 17 OCR 0.821
Page 17 of 04

Simpanan Nasabah v

Yang harus dijelaskan antara lain
ray Penjelasan atas simpanan: dan v
b) Dasar penyajian dari masing-masing kategori simpanan. v

Simpanan dari bank lain
Yang barus dijelaskan ankara lain

2) Penjelasan atas simpanan dari bank lain, dan “
b) Dasar penyajian simpanan dari bank lain. v

Surat Berharga yang Diterbitkan
Yang harus dijelaskan antara lain:

2) Kriteria dan jenis-jenis surat berharga yang diterbitkan) dan v
8) Perlakuun akuntarsi atas premi atau diskonto, v
23) | Provisi
Yang harus dijelaskan antara tain:
8) kondisi provisi yang harus diakui, dan v Catatan 3g
b) dasar penentuan nilai provisi. v Catatan 3s
24) | Utang Repo v
Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Utang Repo, metode pencatatan dan pengukurannya
25) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi

Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan Liabilitas
Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan,
Yang harus dijalaskan antara lain:

a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH: v
b) Metode emortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan: v
C) Metode penyusutan prasarana PLH, dan v

d) Tabel yang memuat penjelasan tentang:

Page 18 OCR 0.855
Page IB of 94

(1) Lokasi penambangan:

(2) Satdo.awal untuk masing-masing lokasi,

(3) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan: dan
(9) Saldo aklve untuk masing-masing lokasi penambangan.

26) | Khusus Industri Pertambangan Umum

Biaya Eksplorasi tan Pengembangan Tangguhan

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang masih berjalan dengan v
penjelasan mangena' jangka waktu kontrak untuk Araa of Interest yang bersangkutan,

b) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang sudah menemukan adanya “
Cadangan Terbukti dengan penjelasan bahwa amortisasinya baru akan dilaksanakan pada saat
dimulainya produksi:

€) Dasar penentuan ditangguhkannya biaya pengembangan dan kaptalsasi biaya pekerjaan v
konstruksi dan prasarana, dan

dl Metode amortisasi dan penyusutan yang dipergunakan dengan penjelasan jangka waktu v
perijinan penambangan, taksiran umur ekancrnis tambang dan dasar perlitungan amortisasi.

Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan Liabilitas
Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH, v
b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan: dan v
0 Metode penyusutan prasarana PLH v
27) | Pengakuan Pendapatan

3) Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) kondisi dan metode pengakuan pendapatan serta dasar pengukuran yang digunakan v Catatan Im
berdasarkan jenis pendapatan yang ada: dan

(2) dalam hal terdapat transaksi hubungan keagenan, kebijakan pengakuan pendapatan dan v
penjualan dari hubungan keagenan serta beban terkait.

&Sislsle

Page 19 OCR 0.834
Page 19 of 94

b) Pengakuan pendapatan dan Beban dengan menggunakan metode persentase v
penyelesaian

Yang harus dijelaskan antara lain metode yang diterapkan urituk menentukan tahap
penyelesanan suatu kontrak,

ch Khusus Industri Asuransi

IL) Pengakuan pendapatan premi
Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain:

(a) Tarif yang digunukan dalam perhitungan premi yang belum merupakan pendapatan: v
(0) Kebijakan akuntansi untuk transaksi reasuransi prospektif dan retroaktif: dan v
(c) Penyajian pendapatan premi dalam laporan laba rugi. v

(2) Beban Klaim
Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain:

(a) Kelompok beban klam dalam bentuk: klaim yang disetujui, klaim dalam proses v
penyelesaian, klaim yang terjadi namun belum dilaporkan dan beban penyelesaian
klaimj dan

(b) Penyajian beban klaim dalam laparan laba rugi, v

'9) Khusus Industri Real Estate

Kapitalisasi dan metode alokasi biaya proyek pengembangan Real Estat
Yang harus dijelaskan antara lam:

(4) Unsur biaya yang kapitalisasi ke proyak pengermbangan Real Estat: v
(2) Unsur biaya yang dialokasikan sebagai beban proyek: v
(3) Penyisihan atas realisasi pendapatan pada masa mendatang lebih rendah dari nilai tercatat v
proyek:
"”“Ka) Metode alokasi biaya yang telah dikaptalisasi ka setiap urvt Roal Estat: v “TI
(5) Biaya yang direvisi dan dresiokasi akibat perubahan mendasar pada estimasi kini: dan v
(6) Unsur biaya yang diakui sebagai beban pada saat terjadinya. v
28) | Program Loyalitas Pelangan v

Yang harus (fijelaskari antara laikebifakan terkait program loyalitas pelanggan

Page 20 OCR 0.841
Page 2 of 94

29) | Transksi dan Saldo dalam mata uang asing
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) ketentuan dalam penjabaran transaksi dan saldo dalam mata uang asing, “ Catatan 3g
b) perlakuan akuntansi selisih kurs yang timbut dari penjabaran aset dan Ilabiltas moneter: dan v Catatan 3g
€) referensi dan kurs yang digunakan untuk menjabarkan transaksi dan saldo dalam mata uang v Catatan 3g
asing,
30) | Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi
Yang harus delaskan antara lain:
a) Dasar penetapan Pihak-pihak berelasi, v Catatan 39
b) Pengungkapan Pihak-pihak baretasi dalam Laporan Keuangan: dan “ Catatan 3g
31) | Hibah Pemerintah
Yang harus dijelaskan antara tainkebijakan akuntansi tentang metode penyajian dalam laporan
keuangan,
32) | Pajak Penghasilan
Yang harus dijelaskan antara lain:
2) dasar penentuan tarif pajak untuk mengukur pajak kini dan pajak tangguhan: v Catatan 3p
b) ketentuan mengenai saling hapusj v Catatan 3p
C) pengakuan dan pengukuran aset pajak tangguhan, dan v Catatan 3p
@) metode yang digunakan dalam menilai aset (liabilitas) pajak tangguhan, v Catatan 3p
33) | Imbalan Kerja
Yang harus dgelaskan antara lain:
a| joni Imbalan kerja yang diberikan kepada karyawan, v Catatan 30
b) deskripsi umum mengenai jenis program imbalan pascakerja yang diselenggarakan oleh
Perusahaan)
C) kebijakan akuntansi Perusahaan dalam mengakui keuntungan dan kerugian aktuarisi, dan v Catatan 30
@) pengakuan keuntungan dan kerugian untuk curtailment dan penyolesaian. v Catatan 30

34)

Saham Treasuri

Page 21 OCR 0.828
Page 21 ofo4

Yang harus dijelaskan antara lain metode pengakuan dan pengukuran atas pembelian, penjualan,
atau pembatalan saham treasuri.
35) | Pembayaran Berbasis Saham v

Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan akuntansi untuk transaksi pembayarari berbasis saham
yang Uiselesakar melalui instrumen ekutas dan/atau diselesaikan melalui Kas, termasuk

pengukurannya.

38) If Kuasi-Reorganisasi
Yang harus dijelaskan antara tain:
&) Dasar dilakukannya kuasi-reorganisasi: v
b) Dasar penentuan nilai wajar Aset dan Lialsitas, dan v

Ie). Pertakuan akuntansi untuk setsih hasil revalunsi Aset Gan Umbiltas. 3)

Catatan: Berlaku untuk kuasi reorganisasi Sebelum 1 Januari 2013,

37) | Winya Pinjaman v

Yang harus dijelaskan antara Isinkondisi yang mengharuskan biaya pinjaman dikapitalisasikan
sebagai bagian dari biaya perolehan aset kualfikasian.

38) | Segmen Operasi v Catatan 3w
Yang harus dijelaskan antara lain dasar yang digunakan oleh manajemen untuk rmengidentfikasikan
Segmen Operasi.

39) | Laba (Rugi) per saham v Catatan 3u
Yang harus dijelaskan antara lain dasar perhitungan laba (rugi) per saham dasar dan laba (rugi) per
saham dilusian.
Pengungkapan Pos-Pos Laporan Keuangan

3 Aset

1) | Kas dan Setara Kas
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) unsur Kas dan Setara Kas pada pihak berelasi dan pihak ketiga, v
0) rivcan jurnlah penempatan di bank berdasarkan nama bank serta jenis mata uang asing: v Catatan S dan 11

Page 22 OCR 0.831
Page 21 of 94

C) kisaran suku bunga kontraktual dasi Setara Kas selarna periode pelaporan: dan

@) Jumlah sakio Kas dan Setara Kas yang signifikan yang tidak dapat digunakan oleh kelompok vV
usaha disertai pendapat manajemen.

2) | Khusus Industri Perbankan

«

a| Kas v
Yang barus diungkapkan adalah rimtian jumlah kas berdasarkan jenis mata uang.
b) Giro pada Bank Indonesia v
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian jumlah Giro pada Bank Indonesia berdasarkan jenis mata uang (nilai dalam mata v
vang original): dan
(2) Ketentuan Giro Wajib Minimum (GWM) menurut BI dan posisi GWM bank pada saat v
periode pelaporan

cl Giro pada Bank Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:
Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan jenis mata uang:

(1) Jumlah penyisihan pepurunan rvlai: v

(2) Porubahan penyisihan selama periode berjalan untuk masing-masing giro: v

43) Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan pihak yang mempunyai hubungan v
Istimewa dan pihak ketga,

(4) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun) dan v

(5) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai. v

@) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:

(4) Rindan jumlah penempatan berdasarkan jenis dan mata uang: v

(2) Rincian penempatan berdasarkan yang mengalami penurunan nilai (impaked) dan tidak v
mengalami penurunan nilai (anampawed),

(3) Jangka waktu (rata-rata atau per kelompok): v

(4) Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan v

Page 23 OCR 0.844
Page 23 0f94

(S) Rincian jumlah penempatan berdasarkan pihak yang mempunyai hubungan istimewa dan
pibak ketiga,

(6) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun,

(7) Jurnlah dana yang diblokir dan alasannya:

(6) Jumlah dana yang tidak dapat dicairkan pada bank bermasalah, bank beku operasi atau
Iwukdasi termasuk tingkat kemungkinan diterimanya kembah dana tersebut berdasarkan
informasi dari otoritas yang berwenang: dan

(9) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai.

3)

Piutang Usaha
Yang harus diungkapkan antara lain:

2)

jumlah piutang yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi,

Catatan 6

b

jumlah piutang menurut debitur

Catatan 6

d

jumlah piutang menurut mata uang:

d)

alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian

3)

jumlah cadangan kerugan penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan rilai secara
individual dan kolektif, dan penghapusan piutang)

Catatan 6

a

pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan atau keyakinan manujemen atas
ketertagihan piutang apabila tidak dibentuk cadangan,

Catatan 6

3

Putang yang dijaminkan, nama pilvak yang mererima jaminan, dan alasan dijaminkan,

Catatan 6

mn

Jumlah diamortisasi dengan mepggunakan metode suku bunga efektif: dan

Informasi keterlibatan berkelanjutan atas piutang yang ditransfer, meliputi:

(I) jumlah yang ditransfer, beban bunga, reterisi, jatuh tempo, dan ikatan penting lain yang
diatur dalam perjanjian: dan

(2) jaminan yang diberikan (bila ada).

4

Khusus Industri Asuransi

3) Piutang Premi

Tambahan pengungkapan mengenalentara lain:

Page 24 OCR 0.785
Page 24 of04

(1) Jumlah plutang berdasarkan tertanggung dan asuradur: “
(2) Jumlah piutang berdasarkan jenis asuransi: dan v
(3) Jumlah piutang premi yang diperkenankan dalam perhitungan sovabilitas. v
Tambahan pengungkapan mengensiantara lain:
(1) Jumlah berdasarkan ko-asuradur: v
(2) Jumlah menurut jenis muransi: dan v
|) Jumah putang koasuransi yang dmerkanankan dalam p solvabilitas. v
«Piutang Ressuransi -
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:
(L) Jumlah peutang berdasarkan reasuradur: v
(2) Jumlah piutang atau utang reasuransi yang d&salinghapuskan: dan v
(B) dumlah putang reasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan sowabiltar. v
d) Piutang Hasil Investasi
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:
w Pemisahan antara piutang kepada pihak berelasi dan pihak ketiga, v“
(2) dumlah piutang menurut jenis Investasi: v
(3) Jumlah putang menurut mata uang: dan v“
(4) Jumlah putang yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas. v
Khusus Industri Pembiayaan
8) Piutang Pembiayaan Konsumen
Yang harus diungkapkan antara lain:
(t) Jumlah putang menurut dan jenis obyek pembiayaan (contoh: kendaraan bermotor, v
@lektronik, rumah, dan lain-tain):
(2) Rincian umur dari angsuran pembiyaan konsumen, v
(3) Bagian pinjaman yang dibkayal bank-bank sehubungan dengan transaksi kerja v

Page 25 OCR 0.830
ta)

Page 38 of 94

sama pembiayaan bersama, penunjukan selaku pengelola piutang, penerusan pinjaman
Gan pengambilalihan piutang apabila perusahaan membagi risiko tidak tertagihnya piutang
tersabut dengan bank-bank dalam rangka transaksi di atas:

(5)

Pendapatan pembiayaan konsumen yang belum diakui:

(8)

Nilai dan jenis jaminan yang diserahkan oleh pelanggan atas puutang pembiayaan
konsumen yang diberikan berdasarkan objek pembiayaan:

»

Tingkat suku bunga rata-rata per tahun) dan

(3

Putang pemblayaan konsumen yang dialihkan dan atau d'gunakan sebagai jaminan atas
utang,

b)

Tagihan Anjak Piutang
Yang harus diungkapkan antara lain:

Neni

Jumlah tagihan anjak piutang tanpa recuuse dan dengan recoursa, beserta jumlah utang
retensi anjak piutang dan pendapatan anjak piutang (tanpa recoursa) serta pendapatan
srjak piutang tangguhan (dengan recourse), dan

2)

Pengungkapan mangenai tingkat bunga, jatuh tempo dan jumlah piutang yang diparolah
serta ikatan penting yang diatur dalam perjanjian anjak piutang.

La

Piutang Sewa Pembiayaan
Yang barus diungkapkan antara lain:

ta)

Rincian jumlah berdasarkan pihak barelasi dan pihak ketiga:

(2

rekonsiliasi antara investasi sewa bruto dan nilai kini piutang pembayaran sewa minimum
pada akhir periode pelaparan. Di samping itu, Jessor mengungkapkan investasi sewa bruto
Gan nilai keni piutang pembayaran sewa minimum pada akhir periode pelaporan, untuk
setiap periode berikut:

(a) kurang dari satu tahun

(b) lebih dari satu tahun sampai lima tahun

(c) ebih dari ima tahun

3)

pendapatan keuangan yang belur diterima,

ta)

(ai residu yang tidak dijamin yang diakru sebagai manfaat lesson,

(5)

akumulasi penyistian piutang tidak tertagih atas pembayaran sewa minimum,

alalalaiai«

Page 26 OCR 0.801
Page 26 of 94

(6) rental kontinjen yang diakul sebagai pendapatan dalam periode: dan v
(7) penjelasan umum isi perjanjian sawa fessor yang material x
GO) Piutang Sevra Operasi
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) jumlah agregat pembayaran sewa MINUM Masa depan dalam sewa operasi yang tidak
dapat dibatalkan untuk setiap periode berikut:
(al) kurang dari satu tahun v
(bl lebih dari satu tahun sampai Ima tahun v
(0) lebih dari lima tahun v
(2) total rental kontinjen yang diakui sebagai pendapatan pada periode: dan v
(3) penjelasan umur Isi perjanjian sewa lessar. v
6 | Khusus Kontrak Konstruksi
Piutang Retensi
Yang harus diungkapkan antara lain:
@) Jumlah piutang dari masing-masing kontrak konstruksi: dan v
b) Pendapat manajamen akan kemungkinan tertagihnya piutang retensi, v
7) | Tagihan Bruto kepada Pelanggan
Yang harus diungkaokan dalam pos ini antara lain tagihan bruto dari setiap kontrak
konstruksi.
Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel yaitu
al) biaya kontrak yang terjadi: ah
b) laba yang diakui, v
C) kerugian yang terjadi, dan v
d) pekerjaan yang sudah ditagih (termin). v

8)

Piutang Reverse Repo
Yang harus diungkapkan antara lain:

Page 27 OCR 0.836
Page 27 of 94

2) Rincian mangenai jenis dan jumlah Efek yang ditransaksikan:

b) Tanggal dan harga ddakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek,

C) Nama pihak/counterparty:

d) Lokasi Etek jaminan

&) Tingkat bunga piutang reverse repo)

1) Cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada), dan

0) Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada),

alalalalalala

39

Agunan Yang Diambil Alih
Yang barus diungkapkan antara lain:

3) Nilai resisasi bersih pada saat diambilalih,

£

b) Selisih antara nilai realisasi barsih atas agunan yang diambilaih dengan saldo piutang yang
tidak tertagih, dan

C) Laba atau rugi yang timbul, termasuk biaya-biaya yang timbul setelah pengambialihan agunan
tersebut,

10)

Piutang Dividen dan Bunga

Yang barus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlah tagihan dividen, bunga, dan
dendakepada pihak lain.

11)

Piutang Lain-Lain
Yang barus diungkapkan antara lain

a) Rincian jenis dan jumlah piutang:

Catatan 7

b) Jumlah Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN): dan

Catatan 7

C) Pendapat manajeman atas kecukupan jumlah periyisihan.

Catatan 7

12)

Aset Keuangan Lainnya

Pengungkapan ini telah diterapkan untuk aset keuangan lairinya yang bersifat lancar maupun tdak
lancar,

a) Penpelompokkan aset keuangan lainnya sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara pihak ketiga
dan pihak berelasi.

Page 28 OCR 0.807
Page 28 of 94

b) Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) nilai tercatat aset keuangan untuk setiap kelompok dan rincian investasinya: v

(2) laba atau rugi neto pada setiap kelompok aset keuangan berdasarkan klasifikasi, baik v
yang disajikan pada pas pendapatan komprehensif lainnya maupun yang diakui sebagai
laba atau rugi periode berjalan:

(3) total pendapatan bunga yang dihitung menggunakan metode suku bunga efektif untuk v
aset keuangan selain yang diukur pada nilai wajar melalui taba rugi:

(8) biaya parolahan termasuk jurnlah premium dan diskonto yang belum diamortisesi, untuk S1
Erek dimiliki hingga jatuh tempa:

(5) peringkat Efek utang berikut nama permeringkat (jika ada). v

(6) uraian tentang alasan diambilnya keputusan menjual untuk aset keuangan yang v
diklasifkasikan dndki hingga jatuh tempo:

(7) jika terdapat reklasifikasi aset keuangan, maka wajib diungkapkan:
Ia) yurntah yang direklasifikasi ke dan dari setinp kategori: v —
(b) alasan reklasifikasi, dan v
(c) sisa Investasi dalam kelompok dimsiki hingga jatuh tempo yang telah direklasifikasi v

Gala kelompok tersedia untuk dijual.

(8) jumlah tercatat aset keuangan yang dijaminkan sebagai agunan untuk Lisbiktas atau v
abilitas koritinjansi serta syarat dan kondisi yang terkat dengan penjaminan tersebut,

(9) Jumlah penurunan nilai atas aset keuangan ijika ada), termasuk mutasinya, dipisahkan v

antara aset keuangan yang mengalami penurunan nilai dan aset keuangan yang tidak
mengalami penurunan nilai, serte dipisahkan antara penurunan nilai yang dihitung secara
kolektif dan individual, termasuk beban penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi: dan
(10) jumlah anmortisasi keuntungan (kerugian) yang bekim direalisasi atas investasi yang v
tersedia untuk dijual yang direklasifikasi menjadi dimiliki hingga jatuh ternpo,

13) | Khusus Deposito
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

8) nama bank, dipisahkan antara piliak ketiga dan pihak beredasi,
b) kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan, v

«|

Page 29 OCR 0.812
Paye 29 of 04

C) jenis dan jumlah deposito dalam mata uang asing: dan

@) hal-hal laki yang dapat mampengaruhi kualitas pencaran depasito tersebut.

«

14)

Khusus Investasi pada Sukuk
Tambahan pengungkapan mengenai antara lai:

a) rincian Sukuk berdasarkan nama penerbit dan akad syariah,

Bb) tujuan model usaha yang digunakan,

Cd jumlah investasi yang direklasfikasikan, Jika ada, dan penyebabnya: dan

d) Nilai Wajar untuk investesi yang diukur pada biaya perolehan,

ba ai HN Ma

18)

| Khusus Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

@) Rincian jumlah nominal den nilai pasar cfek berdasarkan jenis:

b) Tanggal jatuh tempo dan frekuensi pembayaran bunga:

C) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan

d) Informasi penting lainnya,

ajalah

16)

Khusus Unit Penyertaan Reksadana —
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

a) Suncian unit penyertaan reksadana dan Nilai Aset Bersih: Yan

b) taba atau rugi neto berdasarkan klasifikasi, baik yang disajikan pada pas pendapatan
komprenensif lainnya maupun yang diakul sebagai laba atau rugi penode berjalan

dk

17

Khusus Wesel Tagih

Tambahan pengungkapan mengensiantara lain, pihak penerbit, kisaran tingkat bunga, jatuh tempo,
jenis mata uang, dan uraian tentang sifat dan asal terjadinya (dari transaksi usaha atau lainnya)

18)

Khusus Industri Asuransi
Tambahan pengungkapan mengenai aset-asot yang menjadi dana jaminan.

19)

Pinjaman Polis
Yang harus dungkapkan antaralain rincian berdasarkan

B) Saldo pinjaman poks menurut jenis mata uang:

Page 30 OCR 0.842
Page W ot 94

b) Tingkat suku bunga.

20)

Khusus Industri Perbankan

Kredit
Yang harus diungkapkan antara lain:

8)

Rincian jumlah kredit berdasarkan jenis, mata uang, sektor ekonomi dan jangka waktu serta
kolektibiitas,

«

b)

Jumlah cadangan kerugian penurunan iilai dan mutasi selama perkda berjalan,

J

Rincian jumlah kradit bordasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

d)

Rasio kredit usaha keci' terhadap jumlah kredit yang diberikan:

Tingkat suku bunga rata-rata per tahun:

n

Rincian kredit bermasalah berdasarkan sektar dan jumlah cadangan penghapusan menurut
ketentuan Bank Indonesia,

alalalala

P3)

Rasio kredit bermasalah terhadap jumlah Aset keuangan dan rasio jumlah cadangan kerugian
penurunan nilal Aset keuangan yang telah dibentuk terhadap jumlah minimum
cadangankerugian penurunan nilai Aset keuangan sesuai ketentuan Bank Indonesia:

«

Jurnlah kredit yang direstrukturisasi berdasarkan jenis dan kolektibiltas:

Jumlah dan persentase bagian bank atas kredit sindikasi baik selaku pimpinan, agen, atau
snggota sindikasi,

Ikhtisar pombolian kredit dari BPPN berdasarkan periode pembelian, jika axta,

Pendapat manajeman akan ketaatan bank terbadap Batas Maksimum Pemberian Kredit (BMPK)
yang ditetapkan oleh Bank Indoresia:

Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan ndai.

21)

Tagikan dan Liabilitas Akseptasi
Yang harus diungkapkan antara lain:

a

Rincian jumlah tagihan dan liabiitas berdasarkan pihak, mata vang, dan jatuh tempo:

b)

Untuk tagihan akseptasi dungkapkan kolektibilitas, jumlah cadangan penghapusan dan mutasi
selama periode berjalan:

c)

Rincian jumlah tagihan dan liabsitas berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

Page 31 OCR 0.815
Page 31 ot 94

d) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai tagihan v

akseptasi
22) | Persediaan
&) Yang harus diungkapkan antara lain!

(1) total jumlah tercatat persediaan dan jumlah nilai tercatat menurut klasifikasi yang sesuai v Catatan &
bagi Perusahaan:

(2) Jumlah tercatat persediaan yang dicatat dengan Nilai Wajar dikurangi biaya untuk v
menjual:

(3) jumlah persediaan yang diakui sebagai beban selama periode berjalan: v Catatan 27

(4) Jumlah setiap penurunan nilai yang diakul sebagai pengurang jumlah persediaan yang vV
Giakui sebagai beban dalam pariode berjalan,

(5) jumlah dari setiap pemulihan dari setiap penurunan nilai yang diakui sebagai pengurang v
yumtah persediaan yang diakui sebagai beban dalam periode berjalan:

(6) kondisi atau peristiwa penyebab terjadinya pemulihan miai persediaan yang diturunkan, v

(7) Galam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk persediaan yang memenuMi kriteria
Bset kualinkasian, maka diungkapkan:

(W) jumlah biaya pinjaman yang dkapitalisasi selama perode berjalan: dan v
(W) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang “
layak dikapitalisasi.
(8) persediaan yang dijaminkan, pama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan, v
dan
(9) jenis dan nilai persediaan yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko v

yang ditutup serta pendapat manajeman atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila
tidak diasurarsikan wajib diungkapkan alasannya,

b) Khusus Industri Perhotelan

Tambahan pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi yang harus diungkapkan
antara lain:

tt) Makanan dan minuman v

Page 32 OCR 0.825
Page 31 of 94

(3) Barang Dagangan. v
C) Khusus Industri Real Estat
Tambahan pengungkapan antara lain:
(1) Pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi:
a) Tanah Matang:
b) Unit Bangunan: dan
C1 Unit Bangunan dalam Penyelesaian.

(2) Jumlah biaya peroishan aset Real Estat yang pengikatan jual belinya telah Uu namun
penjualannya bolum diakui, termasuk jumlah utang terkait yang akan dialihkan, bila ada.

d) Tanah untuk Pengembangan
Tambahan pengungkapan antara lain:

Sisisra

(1) Lokasi, luas tanah, proses perizinan
(2) Jumlah biaya bunga dan rugi kurs yang kapitalisasi ke tanah untuk pengembangan: dan
GG) Proporsi tanah yang dijadikan Jaminan utang. 2
€) Khusus Industri Media
Tambahan pengungkapan antara lain:
Cl) Materi program: kkal, impar (media televisi):
(2) Buku, kertas karan, barang pra cetak (media cetak):
(3) Barang promosi dan barter (media cetak): dan

«jd

«

ajajaja

(a) Bahan persediaan lain yang sesuai dengan industrinya.

f) Khusus Industri Rumah Sakit
Tambahan pengungkapan antara lain:

(1) Obat-obatan:
(2) Perlengkapan modis (disposahie): dan v
(3) Persediaan lainnya v
9) Khusus Industri Peternakan

«

Page 33 OCR 0.825
Page 33 of94

(1) Pengungkapan jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi tertentu, seperti a

hewan ternak menjadi:
(a) Hewan Ternak Tersedia untuk Dijual: dan v
(b) Howan Ternak dalam Pertumbuhan, v

(2) Hewan Ternak Produksi - Berumur Pendek
Yang harus diungkapkan antara lain:

(a) Total jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi hewan ternak telah v
menghasikan dan hewan ternak belum menghasilkan:
(DJ) Rekonsiliasi sakio awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama paling tidak 2 v
tahun terakher,
(ce) Nilai amortsasi (deplesi) ates hewan ternak telah manghasilkanj v
(dj Pendapat manajernen atas kecukupan jumlah penyisihan atau penghapusan v
persediaan yang mati atau hilang:
(Cc) Nilai hewan temak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan risiko yang v
@kutupj
(() Yika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematian atau v
metode penghapusan langsung:
(al Pendapat manajemen atas kecukupan nilai pertanggungan asuransi dan “
(h) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima jaminan. “
23) | Pajak Dibayar Di muka
Yang harus diungkapkan antara lain:
Ca) rincian menurut janis dan jumlah masing-masing pajaknya: dan “
(b) uraian mengenai jumlah restitusi pajak yang diajukan dan statusnya. v
74) | Blaya Dibayar Dimuka “ Catatan 10

Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut Jenis dan jusnlah.

25) | Aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang Dimiliki untuk Dijual
Yang harus dungkapkanantara lain:

(1) uralan dari aset yang dimiliki untuk dijual atau kelompok lepasan, v

Page 34 OCR 0.808
Page 34 0f94

(2) uraian fakta dan kendaan dari penjualan, yang mengarah kepada pelepasan yang

diharapkan, serta cara dan waktu pelepasai
(3) kerugian penurunan nilai atau keuntungan pemulihan penurunan nila: v

(8) dalam hal aset yang dendiki untuk dijual belum dapat direalisasikan dalam satu tahun, v
diungkapkan peristiwa atau keadaan yang dapat memperpanjang periode penyelesaian
penjualan menjadi lebih dari satu tahunj

(5) dalam hal dapat diterapkan, segmen yang dilaporkan dari aset yang dirndiki untuk dijual dan v
kelompok lepasan disajikan sesuai dengan SAK yany berlaku: dar
(G1 dalam hal aset yang diklasifkcasikan sebagai aset yang demiiki untuk dijual atau kelompok v

lapasan dihantkan pengklasifkasiannya, diungkapkan:
fa) nilai dari aset tersebut, yaitu rilai yang lebih rendah antara:

| Jumlah tercatat aset tersebut sebelum aset atau kelompok lepasan diklasifikasikan v
sebagai dimiliki untuk dijual, disesuaikan dengan penyusutan, amortisasi atau
penilaian kembali yang telah diakui apabila aset atau kelompok lepasan tersebut titak
diktasifkasikan sebagai dimilika untuk dijual, dan

IN. Jumlah terpulihkan pada saat tanggal keputusan untuk tidak menjual: v
(b) uraian fakta dan keadaan yang mengarah kepada keputusan tersebut, dan
tc) dampaknya terhadap hasil operasi untuk periode tersebut dan periode sajian sebelumnya.

26) | Investasi pada Entitas Asosiasi
Yang harusdiungkapkan antara lain:

&

4

@) nama entitas asosiasi:

b) persentase kepemilikan dan penjelasan adanya pengaruh signifikan, beserta alasannya:
Ch nilai tercatat dan Nilai Wajar Investasi dalam entitas asosiasi yang kuotasi hargarya tersedia:

d) ringkasan informasi keuangan @ntitas asosiasi termasuk jumlah sgregat Aset, Liabilitas,
pendapatan, dan taba atau rugi:

6) alasan tidak adanya pengaruh signifikan walaupun Perusahaan memiliki lebih dari 20m (dua
puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial investes secara langsung atau tidak
langsung:

«| ajajaja

Page 35 OCR 0.833
Page 3S of 94

» tur periode pelaporan dari taporan keuangan entitas lasi, ketika laporan keuangan

tersebut digunakan dalam menerapkan metode ekuitas dan tanggal atau periode yang berbeda
dengan Perusahaan, dan alesan menggunakan tanggal atau periode yang berbeda,

g) sifat dan tingkatan setiap pembatasan signifikan atas kemarnguan entitas asosiasi untuk “
mentransfer dana kepada Perusahaan,

hh) bagian rugi entitas asasiasi yang tidak diakul dan alasannya, apabila Perusahaan menghentikan v
pengakuan bagiannya atas rugi entitas asosiasi, baik untuk periode terjadinya kerugian tersebut
maupun secara kumulatif:

i) bagian atas lisbilitas kontinjensi entites ascsiasi yang terjadi bersama-sama dengan investor v
lain
JI) Nabilitas konitinjensi yang terjadi karena Investor berkewajiban bersama-sama untuk semua v

atau sebagian Liabilitas entitas asosiasi, dan

Kk) ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi, secara Indowidual atau dalam kelompok, yang v
tidak dicatat dengan menggunakan metode ekuitas termasuk total Aset, total Lialsitas,
Pendapatan, dan laba atau rugi,

27) | Khusus Industri Konstruksi
Jamin:

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jaminan yang diberkan dan jumlah jaminan tersebut
serta kontrak konstruksi yang mensyaratkan adanya jaminan tersebut,

28) | Khusus Industri Kehutanan

HTI dan HTI dalam pengembangan

Berupabiaya yang Ukangguhkan dalam pelaksanaan pembangunan HTI, yang disajikan sebagai
berikut

aj Sako awal,

bj Penyisihan periode berjalan,

€) Realisasi yang dilakukan selama periode berjalan: dan
d) Saldo mkhir.

29) | Khusus Industri Jalan Tol

Hak Bagi Hasil Tol

4|alalk

Page 36 OCR 0.807
Page 30 of 94

Investor tanpa kuasa hek penyelenggaraan harus mengungkapkan hal-hal berikut:

(a) Dasar pengukuran hak bagi hasil tol

(D) Masa hak bagi hasil tol dari amortisasinyaj

(c) Perubahan hak bagi hasil tal setama periode berjalan, dan

(d) Reklasifikasi proyak kerjasama operasi dalam pelaksanaan ka hak bagi hasil tol,

diajar

30)

Khusus Industri Perkebunan

Tanaman Perkebunan
Yang harus diungkapkan antara lain

a) Untuk tanaman telah menghasilkan

(1) Rincian nial tercatat dan akumulasi penyusutan menurut janis tahaman:

(2) Rokonsifiasi nilai tercatat awal tahun dan akhir tahun tanaman untuk setiap kelompok
selama paling sedikit 2 tahun terakhir:

ala

(3) Status tanah yang digunakan untuk menanam,

(4) Nilai tanaman telah menghasilkan berdasarkan arca/lokasi penanaman:

(ts) Perbandingan sakdo teneman belum menghasilkan selama paling sedikit 2 tahun: dan

(6) Tanaman yang dijaminkan.

dlatalja

b) Untuk tanaman belum menghasilkan

(1) Mutasi tanamap belum menghasilkan sebagai berikut:

(aj Sakio awal

1, Tambahan tahun barjalan

Ii. Biaya langsung

(8) Jumlah kapitalisasi biaya pinjaman, dan rugi kurs dalam hal terjadi depresiasi luar
biasa

IL. Pengurangan tahun berjalan

W, Jumlah yang direklasifikasi ke tanaman telah menghasilkan

£

(0 Pengurangan lainnya

Page 37 OCR 0.804
Page 37 of 94

(d) Sako akhir, “

(2) Ntai tanaman dalam Perkebunan Inti Rakyat / Perkebunan Inti Plasma yang menjadi milik v
perusahaan (inti) dan tanaman yang bukan milik perusahaan (perkebunan
rakyat/perkebunan plasma): dan

(3) Cadangan kerugian yang mungkin timbul pada plasma. T
3t)| Khusus Industri Peternakan ——

Hewan Ternak Produksi - Berumur Panjang
Yang harus deingkapkan antara lain:

8) Pengelompokan hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) dan bewan ternak v
telah menghasikan,

b) Rekonsiliasi sakto awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama paling tidak 2 tahun
terakhir,

€) Nai amortsasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan,

G) 1Wai hewan ternak tiap kelompok berdatarkan lokasu/area petemakan,
€) Kondisi hewan ternak,

MN Persentase kematian selama tiga tahun terakhir,

£

6) Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan risiko yang ditutup,

hb) Jua tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kernatian atau metode
penghapusan langsung:

1 Wiai cadangan kernatian atau metode penghapusan langsung, jika ada,

JI) Pendapat manajemen atas kecukupan nilai cadangan kematian, jika ada: dan
K) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima jaminan. v
32) | Properti Investasi

a) Yapgharusdiungkapkan antara lain:

(3) model pengukuran setelah pengakuan awal yang digunakan, model Nilai Wajar atau model v
biaya,

Khelajalala

&

NG

Page 38 OCR 0.849
Page 38 of 9g

(2) meta

de dan asumsi signifikan yang diterapkan dalam menentukan Nai Wajar dari Properti v
Investasi,
(3) pernyataan bahwa penentuan Nilai Wajar didukung oleh bukti pasar atau lebih banyak v

berdasarkan faktor lain karena sifat properti tersebut dan keterbatasan data pasar yang
Gapat diperbardingkan,

(4) nama Penilai, tanggal penilaian, dan tanggal laporan penilaian terakhir, v
(5) jurntah yang diakui dalarn laba ragi untuk:
(a) penghasilan sewa dari Properti Investasi, v
(BD) beban operasi langsung yang terjadi baik dari Properti Investasi yang menghasilkan v
maupun yang tidak menghasilkan penghasilan sewa selama periode tersebut: dan
(CI perubahan kumulatif dalam Nilai Wajar yang diakui dalam laba rugi atas penjualan v

Properti Investasi dari sekelompok aset yang menggunakan model biaya ke kelompok
aset yang menggunakan model Nilai Wajar,

(6) keberadaan dan jumlah pembatasan atas realisasi dari Properti Investasi atau Y
pembayaran penghasilan dan hasil pelepasan, dan
(9) kewajiban kontraktual untuk membeli, membangun atau mengembangkan Properti v

Investasi atau untuk perbaikan, pemeharaan atau peningkatan.

b) Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model Nilai Wajar, setain pengungkapan
sebagaimana dimaksud dalam huruf (a) ditambahkan pengungkapan antara lain:

(1) rekonsiliasi antara jumlah tercatat Properti Investasi pada awal dan akhir periode dengan v
menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi,

(2) saat suatu penilaian terhadap Properti Investasi disesuaikan secara signifikan untuk tujuan
pelaporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan rekonsiliasi antara
penilaian tersebut dan penilaian yang telah disesuaikan yang ddaporkan dalarn laporan
keuangan, dengan menunjukkan secara terpisah:

ta) jumlah agregat dari pengakuan kewajiban sewa yang telah ditambahkan kembali: dan
(b) penyesuaian sigWfikan lain. v

€) Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model biaya, selain pengungkapan
sebagaimana dimaksud dalam huruf e) ditambahkan pengungkapan antara lain:

(1) umur manfaat: v

«

Page 39 OCR 0.824
Page 39 ot 94

(2) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Properti Investasi paca awal
dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi:

(3) jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban v
penyusutan,
ta) jumntah rugi penurunan nilai yang diakui, dan jumlah pemulihan rugi penurunan Hiai, v
selama satu periode sesuai SAK yang berlaku,
(5) transfer ke dan dari persediaan dan properti yang digunakan sendiri: dan v
(6) Niai Wajar Properti Investasi. Tp
@) Khusus untuk Properti Invastasi dalam proses pembangunan dan pengembangan, Yang harus
Giunokaokan antara lain:
(1) rincian Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan: v
(2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak, v
(3) estimasi saat penyelesaian, v
(4) hambatan kelanjutan penyelesalan, v
(S) jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat Properti Investasi dalam proses “
pembangunan dan pengembangan: dan
(BG) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk properti Investasi yang memenuhi
kriteria aset kualihkasian, maka wajib dhingkapkan-
Ca) jumlah biaya pinjaman yang dikapitaksasi selama periode berjalan, dar v
(b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jurnah biaya pinjaman yang v

lnyak dikapitalsasi.

Aset Tetap
Yang harus dungkapkan antara lain:

ah

setiap kelompok Aset Tetap wajib diungkapkan secara terpisah berdasarkan kepemilikan aset
yaitu aset pemilikan langsung dan/atau aset sewa pembiayaan,

Catatan 12 dan 13

rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Aset Tetap pada awal dan akhir

b) Catatan 13
periode dangan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi,
C) jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi baban penyusutan) Catatan 13

Page 40 OCR 0.807
Page 40 of 04

d) rugi penurunan nilai dan jumlah yang dijurnal batik yang diakui datam laba rugi dan ekuitas v

(ika ada):
6) jumlah komitmen kontraktual dalam perolehan Aset Tetap, “

P jumlah kompensasi dari pihak ketiga untuk Aset Tetap yang mengalami penurunan nilai, hilang, v
atau dihentikan yang dimasukkan dalam laba rugi, apabsa tidak diungkapkan secara terpisah
pada laporan laba rugi komprehensif,

0) Dalam hal Aset Tetap disajikan pada jumlah revaluasian, yang barus diungkapkan:
(1) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian):

(2) tanggal efektif persetujuan dari Direktorat Jenderal Pajak (DIP) apabila Aset Totap untuk
perhitungan pajak menggunakan jumlah revaluasian:

(3) nana Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir
(4) metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar aset:

(S) jumlah tercatat untuk setiap Aset Tetap seandainya aset tersebut dicatat dengan model
biaya: dar

«

&«

4) ajal

(6) Surplus revaluasi atau rugi penurunan milai, yang menunjukkan prubahan selama perode
dan pembatasan-pembatasan distribusi saklo surplus kepada para pemegang saham,

h) Khusus untuk Aset Tetap dalan proses pembangunan, yang harus diungkapkan antara lam-
(2) macian Aset Tetap yang sedang dalam pembangunan v Catatan 14
(2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak: v Catatan 14
(9) estimasi seat penyelesaian: v Catatan 14
(4) harnbatan kelanjutan penyelesaian (jika ada): v

(5) jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat aset tetap dalam pembangunan) v Gatatan 14
dan

(6) dalam hal tordapat kapitalisasi Iaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriteria aset
kualifikasian, maka wajib diungkapkan:

(al jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama perade berjalan: dan v

(Oo) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang v
layak dkapitalisasi.

Page 41 OCR 0.830
Page d1 ot94

i) Pengungkapan lainnya antara lain:

Ct) Jumlah tercatat Aset Tatap yang tidak dipakai sementara:

(2) tumlah tercatat bruto dari setiap Aset Tetasi yang telah dsusutkan penuh dan masih v Catatan 13
@igunakan,
(3) jumlah tercatat Aset Tetap yang dihentikan dari penggunaan aktif dan tktak
@iklasifikasikan sebagai tersedia untuk dijual,
(4) dalam hal model biaya digunakan, Nilai Wajar Aset Tetap apabila berbeda secara material
dari jumlah tercatat,
(S) nilai buku, basil penjualan neto, keuntungan (kerugian) dari Aset Tetap yang dihentikan
pengakuannya,
(6) dalam hal terdapat Aset Tetap yang berasal dari hibah, agar diungkapkan janis Aset, nilai
tercatat, dan tangga! perolehan:
(7) perubahan estimasi masa guna dan/atau metode penyusutan menurut jenis Aset Tetap:
(B8) Kondesi atau peristiwa yang manyebabkan terjadinya penurunan nilai atau pemulihan
penurunan nilal:
(9) Jumlah aset tetap yang dijadikan jarmnan, nama pihak yang menerima jaminan dan v Catatan 13
alasan panjaminanj dan
(20) Jenis dan nilai aset tetap yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko “ Catatan 13

yang dkutup, serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi,
apabsa tidak diasuranskan agar diungkapkan alasannya.

34)

Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi

Aset Minyak dan Gas Bumi
(khusus untuk perusahaan yang memiliki kegiatan hulu minyak dan gas bumi)
Yang harus diungkapkan antara lain:

(4) Rincian aset menurut jenisnya, seperti, operated acreaye, unoperated acreage, sumur dan
peralatan serta fasilitas yang berhubungan, peralatan kantor, kendaraan, sumur dan peralatan
serta fasilttas dalam pengerjaan:

(2) Tabel yang memuat penjelasan tentang:

(a) Lokasi penambangan:

Page 42 OCR 0.823
Page 42 or 94

Cb) Sakto awal untuk masing-masing lokasi:

(c) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan: dan
Ad) Sakdo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan

& Dalam hal saldo aset Minyak dan Gas Bumi tersebut mengandung hak tagih kepada Regulator
terkat, perlu penjelasan kolektabilitas tagihan tersebut dalam bentuk tabel analisa umur
tagihan.

35) | Aset Tak Berwujud
Yang barus diungkapkan untuk setiap jenis Aset Takberwujud antara lain:

@) jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi,
b) alokasi jumlah amortisasi Aset Takberwujud ke dalam pos laporan laba rugi komprehensif:

CG) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi Aset Takberwujud pada awal dar
akbir panode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi,

d) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriteria aset
kusifikasian, maka harus dungkapkan:

Sislala

alalal

(Ca) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan, dan

(2) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak v
dikapitalisasi:

@) jumlah tercatat Aset dan faktor signifikan yang mendukung penentuan dan penilsiannya untuk v
Aset Takberwujud yang dinilai dengan umur manfaat tidak terbatas,

| penjelasan atas jumlah tercatat dan sisa periode amortisasi dari setap Aset Takberwujud yang v
material terhadap laporan keuangan Perusahaan,

9) Aset Takberwujud yang diperoien melalui Hibah Pemerintah dan awalnya diakui pada Nilai Wajar
sesuai SAK yang berlaku, diungkapkan:

(1) Nilai Wajar pada pengakuan awal atas aset-aset tersebut,
(2) jumlah tercatatnya, dan

(3) Asat tersebut diukur setelah pengakuan awal dengan model biaya atau model revaluasij

h) keberadaan dan jumlah tercatat Aset Tokberwujud yang kepemilikannya dibatasi dan jumlah
tercatat Aset Takberwujud yarg menjadi jaminan untuk Uabiltas

«

ajalala

Page 43 OCR 0.813
Page 43 of 94

1) ndai komitmen kontraktual untuk akulsisi Aset Takberwujud,

«

1) Aset Takberwujud disajikan pada jurnlah revaluasian, diungkapkan:

(1) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian):

(2) narna Penilai dan tanggal laporan penetalan terakhir:

(3) jurnlah tercatat Aset Takberwujud yang direvaluasi:

() metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Misi Wajar aset:

(5) jumlah tercatat untuk setiap Aset Takberwujud seandainya Aset tersabut dicatat dengar:
model biaya: dan

(6) surplus revaluasi atau rugi penitunan nilai, yang menunjukkan perubahan selama periode
dan pembatasan-pernbatasan distribsus saldo surplus kepada para pemegang saham.

&| “alajalald

36)

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi dan Pertambangan umum

3) Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan /Penyisihan Liabilitas
Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan

Yang harus diungkapkan antara lain tabel yang memuat penjelasan tentang:

ti) Saldo awal:

(2) Penambahan dan pengurangan:

£

(3) Saldo akhir,

b) Biaya Pengembangan Tangguhan
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Mutasi Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan selama tahun berjalan dengan
menunjukkan:

(a) Lokasi eksplorasi dan pengembangan,

(b) Salto awal:

(c) Penambahan/pengurangan,

(d) Amartisasi: dan

(e) Sakto akhir,

alalalaha!

Page 44 OCR 0.837
Page d4 otg

(2) Biaya pengembangan yang ditangguhkan atas kegiatan pengembangan yang masih
berjalan:

(3) Penjelasan apabila terjadi penghapusan biaya eksplorasi dan pengembangan tangguhan
yang menurut penelaahan manajemen tidak dapat dipulihkan,

(a) Jumlah biaya eksplorasi dan pengembangan yang @tangguhkan dimana terjadi penundaan
masa produksi, meliputi penjelasan:

(a) Atasan terjadinya pemuindaan:

(b) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dinilainya produksi, Gan

«

(c) Jurntah panurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi bila ada, terhadap biaya
yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi utama yang dipergunakan
dalam menghitung penurunan nilai tersebut.

(5) Apabila terdapat lebih dari satu Arva of Interest, maka harus diungkapkan rincian dari
Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan untuk tiap-tiap Area of Interest.

Uabilitas

1)

Utang Usaha
Yang harus dungkapkan antara lain

al) jumlah utang usaha yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak beratasi:

Catatan 16

b) jurnlah utang usaha menurut mata uang: dan

Catatan 16

€) Jaminan yang diberikan oleh Perusahaan dengan menurjuk pos-pos yang berhubungan.

2

Provisi

Aa) Pengungkapan untuk provisi berlaku untuk provisi jangka pendek dan provisi jangka panjang.

b) Yang barus diungkapkan antara lain:

(1) nilai tercatat pada awal dan akhir periode,

(2) provisi tambahan dalam periode bersangkutan:

(3) jumlah yang terjadi dan dibebankan pada provisi selama periode bersangkutan,

(9) jumlah yang dibatalkan selama periode bersangkutan atas jumlah yang belum digunakan,

ajajula

Page 45 OCR 0.845
Page 48 of 4

(5) peningkatan selama periode yang bersangkutan, dalam nilai kini, yang terjadi karena
berlalunya waktu dan dampak dari setiap perubahan tingkat diskonto:

(6) uraian mengenai karakteristik kewajiban dar perkiraan saat terjadinya arus keluar sumber
daya ekonomi,

(3 indikasi ketidakpastian waktu atau Jumlah arus keluar sebagaimana dimaksud dalam
angka (6). Dalam hal diperlukan, Perusahaan mengungkapkan asumsi utama yang
mendasari prakiraan peristiwa masa depan: dan

(B) jumlah estimasi penggantian yang akan @tterima dengan menyebutkan jumlah Aset yang
telah diakui untuk estimasi penggantian tersebut.

3)

Beban akrual

Yang wajib diungkapkan antara lan jenis dan jumlah dari unsur utarna beban yang belum jatuh
tempo,

Catatan 17

“

Khusus Industri Perbankan

Labilitas Sagera
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian berdasarkan jenis dan mata uang: dan

b) Uraian mengenai «fat masing-masing kewajiban.

5)

Utang Repo
Yang harus diungkapkan antara lain:

8) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang dijual Perusahaan pada trarsaksi rapo:

b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek.

6)

Khusus Kontrak Konstruksi

Utang Bruto kepada Pelanggan
Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain Kabilitas bruto dari setiap kontrak konstruksi.
Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam berituk tabet

yaitu:

2) biaya kontrak yang terjadi:

b) laba yang diakui

Page 46 OCR 0.795
Page 0 of 94

ch kerugian yang dialami, dan

«

d)

pekerjaan yang sudah ditagih (termin),

«

L)

khusus Industri Perbankan

Pi

Simpanan Nasabah
Yang harus diungkapkan antara lain rincian Yap jenis sempanan yang mengungkapkan:

(1) Rincian berdasarkan mata uang, dan jangka waktu:

a Rincian Jumlah srnganan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketigaj
(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun:

(4) Jurntah amartisasi pada tahun berjalan untuk sartifikat depostoj

(5) Rincian senpanan bermasalah berdasarkan statusnya, misalnya dibtokir atau dijamirikan:
dan

(6) Pemberian fasilitas tetimewa kepada pemikk rekening giro

&I Kiki

Yang harus diungkapkan antara lain

Ca) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu,

(2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga)

(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun:

(4) Jurnlah arortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat depasitoj dan

(S) Rincian sempanan bermasalah berdasarkan jenis dan statusnya, misalnya diblokir atau
dijamirkan.

Hilal

8)

Khusus Industri Asuransi Kerugian dan Jiwa

Kewajiban Manfaat Polis Masa Depan
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian berdasarkan program asuransij

(2) Rincian berdasarkan jenis pertanggungan,

(8) Rincian berdasarkan mata uang:

Page 47 OCR 0.805
Page 47 ot 94

(4) Dasar perhitungan dan asumsi aktuaris: dan v
(S) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode yang memperkhatkan penambahan dan v
pengurangan.
b) Utang Klaim
Yang harus diungkapkan antara kam:
(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak barelasi dan pihak ketiga, v
(2) Jumlah utang klaim berdasarkan tertanggung: v
(3) Jumlah utang klaim menurut jenis asuransi, dan v
(6) Jumlah utang menurut mata uang, v
€) Estimasi Klaim Retensi Sendiri
Yang harus diungkapkan antara lain:
(3) Jumlah menurut jenis asuransi: v
(2) Jumlah menurut tertanggung, v
(3) Jumlah menurut mata uang, dan v
(4) Jumlah estimasi klaim yang sudah terjadi namun belum dilaporkan. v
d) Prami yang belum merupakan Pendapatan
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Jumlah menurut program asuransi) Ui
(2) Jumlah menurut jenis pertanggungan: v
(3) Pemisahan antara premi yang belum merupakan pendapatan kepada pihak berelasi dan “
pihak ketiga:
(4) Metode perhitungan yang digunakan, dan v
(Sh Rekonsiliasi Juriah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan penambahan dan “
Benenutokak-o
€) Utang Koasuransi (rewrite)
Yang barus diungkapkan antara lari:
(4) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak barotasi dan pihak ketiga) v

Page 48 OCR 0.795
Page 48 of 94

(2) Jumlah berdasarkan ko-asuradur,

(3) Jumlah menurut jenis mata uangz dan
(8) Jumlah menurut umur utang. y

") Utang Reasuransi
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Pernisahan @ntara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga:
(2) Jumlah berdasarkan reasuradur,

&

-

(3) Jumlah menurut jenis mata uang:

(4) Jumlah menurut umur utang: dar
(S5) Jumlah utang atau piutang ressuransi yang disalinghapuskan.

9) Utang Komisi
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Jurnah berdasarkan tertanggung dan asuradur:
(2) Jurnlah menurut jenis mata uang, dan

Giaelalara

(3) Jurntah menurut jenis asuransi,
h) Titipan Premi
Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis asuransi.

1) Mak Laba Pemegang Polis Yang Belum Dibagikan
Yang harus diungkapkan:

(1) Tanggal dan hasil keputusan rapat pemegang saham,
(2) Oasar perhitungan, dan

KN Ma Bana Ra

(3) Saldo menurut usia,

9) | Uabilitas Imbalan Kerja Jangka Pendek

Yang harus diungkapkan antara lain jenis dan jumlahnya.
10) | Utang Pajak

Yang harus diungkapkan antara tain:

ajaaa

Page 49 OCR 0.841
Puge 49 094

B) jenis dan jumlahnya, dan v Catatan 302
b) Informasi mangenai ketetapan pajak. v
11) | Khusus Industri Pembiayaan
Kevrajiban Anjak Piutang
Yang harus diungkapkan antara lain:
Jumlah Babilitas anjak piutang dalam rangka anjak piutang dengan recoursa: dan v
b) Jumlah beban tangguhan, piutang retensi anjak piutang, dan jatuh tempo serta ikatan penting v
lainnya yang diatur dalam perjanjian anjak piutang.
12) | Khusus Kontrak Konstruksi v
Yang Muka Kontrak
Yang harus diungkapkan antara lain jumlah uang muka kontrak yang diterima,
13) | Bagian Lancar atas Liabilitas Jangka Panjang v Catatan 19 dan 20

Yang harus diungkapkan antara lain bagian lancar atas llabiftas jangka panjang sesuai dengan
pengungkapan utang bank dan tembaga keuangan jangka panjang sebagaimana diatur dalam
Checklist ini,

14) | Liabilitas Keuangan Lainnya
a) Yang harus diungkapkan antara Isin:

(1) Pengungkapan untuk abiitas keuangan lainnya berlaku untuk liabilitas kewangan lainnya v Catatan 19 dan 20
yang bersifat jangka pendek dan jangka panjang:
(2) Perusahaan wajib mengelompokkan sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara pihak ketiga v Catatan 19 dan 20

dan pihak beretasi,
(3) Yang harus diungkapkan antara lam:

la) ndai tercatat Ilabiitas keuangan untuk setap kategori, v Catatan 19 dan 20
(b) laba atau rugi neto pada setiap Kabilitas keuangan: dan v
dc) kejadian penting lainnya antara lsin kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi v

persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default).

b) Dalam hal terdapat restrukturisasi Utang
Yang harus diungkapkan antara lain:

Page 50 OCR 0.845
Page Si of 94

(1) Penjelasan tentang pokok-pokok perubahan persyaratan dan penyelesaian utang)

(2) Jumlah keuntungan atas restrukturisasi utang dan dampak pajak penghasilan yang
terkait,

ad Jumlah keuntungan atav kerugian bersih atas pengalihan aset yang diakui selama periode
tersabut: dan

(a) Jumlah utang kontinjen yang demasukkan dalam rlai tercatat utang yang telah
Girestrukturisasi.

15)

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi

Bagian Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang Jatuh Tempo dalam
Satu Tahun

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya.

16)

Khusus Industri Pertambangan Umum

Bagian Penyisihan untuk Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang Jatuh Tempo
dalam Satu Tahun

Yang barus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya.

17)

Liabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual,
Yang barus diungkapkan antara lain kabiitas terkait aset atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk

dijual sesual dengan dan dapat digabung dengan pengungkapan aset tidak lancar atau kelompok
lepasan yang diklas#fikasikan sebagai dimiliki untuk dijuat.

Uabilitas Jangka Panjang

18)

Utang Pihak Berelasi Non-Usaha
Yang Harus diungkapkan antara lain:

a) Hncian narna pihak beroiasi, 1enis, dan jumlah utang:

Catatan 319

b) jurnleh utang menurut mata uang: dan

€) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan,

19)

Utang Bank dan Lembaga Keuangan Jangka Panjang
Yang Harus diungkapkan antara lain:

2) nncian jumlah utang berdasarkan nama bank/lembaga keuangan dan Jenis mata uang)

«

b) kisaran suku bunga kontraktual selama perinde pelaporan:

Page 51 OCR 0.830
Ka)

Page SI ofod

tanggal jatuh tempo)

4)

jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan,

21

n

penjelasan tentang fasilitas pinjaman yang diperoleh, termasuk jumtah gan tujuan
perolahannya:

pembayaran yang dilakukan peda periode berjalan untuk masing-masing fasilitas pinjaman:

»

kejadian penting lainnya antara lam kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan
kondisi utang (msalnya restrukturisasi utang dan kondisi defauk):

h)

jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan:

persyaratan lain yang penting, seperti adanya pembatasan pembagian dividen, pembatasan
rasio tertentu, dan/atau pembatasan perolehan utang baru, dan

»

pengungkapan informasi sehubungan dengan ltabiltas berbunga jangka panjang yang akan
jatuh tempo dalam jangka waktu 12 (dua belas) bulan sejak tanggal laporan posisi keuangan
tetapi tetap diklasifikasikan sebagai liabiilitas jangka panjang, antara lain adalah

(1) nama bank/lembaga keuangan dan jumlahnya, dan

(2) ringkasan perjanjian lama dan baru, yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu
pinjaman, tanggal jatuh tempo, dan persyaratan penting

20)

Utang Sewa Pembiayaan
Yang harus diungkapkan antara lain:

2

jumlah neto tilai tercatat untuk setiap kelompok aset dan pemberi sewa (lessor) pada tanggal
laporan posisi kevangan:

Catatan 20

b)

rekonsikasi antara total pembayaran sewa minimuin di masa depan pada tanggal taparan posisi
keuangan, dengan nilai kininya. Selain Itu wajib mengungkapkan total pembayaran sewa
Minimum di masa depan pada tanggal laporan posisi keuangan, dan nilai kininya, untuk sotiap
perlode berikut:

(1) sampai dengan satu tahun,

Catatan 20

(2) abah dari satu tahun sempat 5 (lima) tahunj dan

Catatan 20

(3) lebih dari 5 (lima) tahun.

Catatan 20

c)

pembayaran sewa kontinjen yang diakul sebagai beban pada periode tersebut,

ajajlala

Catatan 20

Page 52 OCR 0.824
Page 82 ot 94

d) total pembayaran menimum sewa-lanjut (subtesse) masa depan yang diperkirakan akan
diterima dari kontrak sewa-lanjut yang tidak dapat dibatalkan (nan-cancallabie subisase) pada
tanggal laporan posisi keuangan,

€) keuntungan atau kerugian yang ditangguhkan beserta amortisasinya sehubungan dengan
transaksi penjualan dan penyewaan kernbali (sake and kaseback), dan

D penjelasan umum isi perjanjian sewa yang material, antara kain:

(1) dasar penentuan utang sewa kontinjen,

(2) ada tidaknya klausul-ktausul yang berkaitan dengan opsi perpanjangan atau pembelian
dan eskalasi beserta syarat-syaratnya, dan

(3) pembatasan-pembatasap yang ditetapkan dalam perjanjian sewa.

21

8) Surat Berharga yang Diterbitkan
Yang harus diungkapkan antara Iin:

(1) Rindan berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu:

(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak beretasi dan pihak ketiga:

(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun:

(4) Rincian berdasarkan peringkat efek dan perusahaan pemeringkat:

(5) Jumlah #rnortisasi pada tahun berjalan,

(6) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu perjanjian, tanggal
jatuh tempo, kewajiban yang harus dipenuhi, dan persyaratan penting lainnya (Debt
Covenanceh,

alajejalala

(7) Pendapat manajemen tentang pemenuhan Deht Covenance atas surat berharga yang

8)
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian berdasarkan pihak, jenis, dan mata uang:

(2) Aincian jumlah berdasarkan pihak barelasi dan pihak ketiga:

Page 53 OCR 0.812
Page 53 ol 94

(3) Ringkasan perjaniian yang mefputi tanggal kesepakatan, jangka waktu perjanjian, tingkat
bunga, tanggal jatuh temoo, nilai Aset bank yang dijaminkan, dan persyaratan penting
lainnya (debt cavonance),

(4) Pendapat manajemen terkait pemenuhan debt covenance,

(5) Apabila bank manarima dana atau fasilitas pinjaman dari pemerintah atau pihak lain
dengan tingkat imbalan yang lebih rendah dari tngkat burga pasar maka manajemen
mengungkapkan mengenai fasilitas tersebut dan dampaknya terhadap laba bersih.

5

(31

Estimasi Kerugian Komitmen dan Kontinjansi
Yang narus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan kolektibilitas,

(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga)

(3) Jurniah penyisihan penurunan riital dan mutasi selama periode berjatan:

(4) Ketentuan minimum penyisihan penurunan nilai komitmen dan kontinjensi menurut BT dan
posisi penyisihan penghapusan bank pada saat periode pelaporan: dan

Boa Ian Ia

(5S) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai komitman dan
kentinjerisi,

22)

&

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi

Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan
Yang harus diungkapkan antara lain:

a)

Mutasi taksiran provisi PLM selama tabun berjalan dengan menunjukkan

(1) Saldo awal,

(2) Penyisihan yang dibentuk,

(3) Pengeluaran yang terjadi, dan

(4) Saldo akhir.

b)

Kegiatan PLH yang telah dilaksanakan dan yang sedang berjalan:

K3)

Labiltas bersyarat sehubungan dengan PLH dan Itabilitas bersyarat lainnya sebagaimana diatur
dalam standar akuntansi keuangan:

djarajalala

Page 54 OCR 0.816
Page 5d of 94

d) Aoebila dalam pos ini terdapat komponen biaya yang sifatnya material, misalnya beban v
penutupan tambang, maks perusahaan dapat menyajikannya dalam pos yang terpisah,

€) Tabel yang memuat penjelasan tentang:

(1) Saldo awal, v
(2) Penambahan dan Pengurangan | v
(3) Saldo akhir. v

23)| Uabilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang
a) imbalan Pasti
Yang harus dungkapkan antara lain:

(1) gambaran umum mengenai jenis program. v Catatan 21

(2) rekonsiliasi saldo awal dan aktvr dari rilsi kini kewajiban imbalan pasti yang menunjukkan
secara terpisah, pengaruhnya selama periode berjalan yang dapat diatribusikan ke dalam:

(a) biaya jasa kini, v Catatan 21
(b) biaya bunga, v Catatan 21
(c) turan oleh peserta program: v“
(d) keuntungan dan kerugian aktoarial: v Catatan 21

(8) perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata uang yang v
berbeda dengan mata uang ponyajianj

(FP) "mbalan yang dibayarkan: v Catatan 21
(9) biaya jasa lalu, v Catatan 21
(hj kombinasi bisnis:
Ii) curtaimenti dar
UU) penyelesatan.

(3) analisis kewajiban imbalan pasti terhadap jumlah yang dihasilkan dari program yang
seluruhnya tidak didanai dan jumlah yang dihasikan dari program yang seluruhnya atau
sebagian didanai,

ajaa al

Page 55 OCR 0.849
Page S5 ot 94

(9) rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari Nilai Wajar aset program serta saldo awal dan akhir
dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset setusi dengan SAK menunjukkan
secara terpisah, dampak selama periode yang dapat diatribusikan pada setiap:

Ca) hasil yang d#rarapkan dari aset program,

(D) keuntungan dan kerugian aktuarial:

Ah

(ec) perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata uang yang
berbeda dengan mata uang penyajian,

«

(dj luran oleh pemberi pekerja,

Ce) luran oleh peserta program:

(9 imbalan yang dibayarkan,

(9) kombinasi bisnis: dan

(nj penyelesaian

ajajajaja

15) rekonsiliasi nilai kini kewajiban imbalan pasti sebagaimana dimaksud dalam butir (2) dan
Nilai Wajar aset program sebagaimana dimaksud dalam butir (4) atas Aset dan Liabilitas
yang diakui dalam laporan pasisi keuangan, paling kurang mengungkapkan:

(a) keuntungan dan kerugian aktuarial neto yang tidak diakui dalam laporan posisi
keuangan,

(b) biaya jasa lalu yang tidak diakui dalam laporan posisi keuangan,

(C) setiap jumlah yang tidak diakul sebagai Aset, dikarenakan olah batasan dalam SAK:

(9) Nitai Wajar pada akhir periode pelaparan dari setiap hak penggantian yang diakui
sebagai Aset sesuai dengan SAK: dan

(e) jumlah lainnya yang diakui dalam laporan posisi keuangan,

(6) total beban yang diakui di laba rugi untuk setiap hal-hal berikut dan nama pos dimana bal
tersebut termasuk:

(a) binya jasa kini:

Catatan 21

(B) biaya bunga:

Catatan 21

(ch hasil yang diharapkan dari aset program)

Page 56 OCR 0.852
Page 56 af 94

(d) hasil yang diharapkan dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset sesuai v

dengan SAK:
(el keuntungan dan kerugian aktuasial, jika Perusahaan memilih metode koridor 1015 v

(sepulun par seratus),
(9 biaya jasa lalu, v Catatan 21
(0) dampak dari curtaWment terutama terkait dengan penyelesaiannya: dan — aa

(h) dampak dari batasan dalam SAK:

(7) Jumlah total yang Gakui dalam pendapatan komprehensif lain yang akan diakui segera
dalam saldo laba, meliputi:

G@) keuntungan dan kerugian aktuarial: dan v
(b) darnpak dari batasan dalam SAK: v
(8) jumlah kumulatif dari keuntungan dan kerugian aktuarial yang diakui pada pendapatan v

komprehensif lain, dalam hal Perusahaan mengakui keuntungan dan kerugian dalam
pendapatan komprohensif lain sesuai dengan SAK,

(9) persentase atau jumlah setiap kategori utama yang merupakan Nilai Wajar total aset v
program, untuk setiap kategori utama dari aset program, yang mencakup, namun tidak
terbatas pada, instrumen ekuitas, instrumen utang, properti, dan seluruh aset lain,

(10) jumlah yang mencakup Nilai Wajar aset program untuk:

(pn) setiap kategori Instrumen kevangan milik Perusahaan: dan v
(b) setiap proparti atau Aset lan yang digunakan oleh Perusahan, v
(41) penjelasan atas dasar yang digunakan untuk meneritukan tingkat pengembalian yang v
diharapkan atas Aset secara keseluruhan, termasuk dampak kategori utama dari aset
program:
(12) imbal hasil aktual atas aset program, serta imbal hasil aktual atas setiap hak penggantian v

yang diakut sebagai Aset,

(13) Asumsi aktuarial utama yang digunakan sampai pada akhir periode pelaporan dan
@ungkapkan dalam ukuran yang absolut dan tklak hanya sebagai marjin antara
persentase dan variabel lainnya, termasuk:

(a) tingkat diskonto v Catatan 21

Page 57 OCR 0.814
Page S7 of04

(b) tingkat imbal hasil yang diharapkan atas setiap aset program untuk periode yang v

disajikan dalam laporan keuangan:
te) tingkat imbal hasil yang diharapkan untuk periode yang disajikan dalam laporan v
keuangan pada setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset,

Id) tingkat kenaikan gasi yang diharapkan (dan perubahan dalam Indeks atau varjabet v Catatan 21
tertentu lainnya dalam masa program formal atau konstruktf sebagai dasar untuk
kenaikan Imbalan masa depan),

le) tingkat tran biaya kesehatan: dan v
(HD asurasi material lain yang digunakan dalam aktuaria, v Catatan 21

(14) dampak kenaikan atau penurunan satu angka persentase dalam tingkat tren biaya
kesehatan yang diasumsikan pada:

(a) biaya jasa kmi agregat dan karmponen biaya bunga dari biaya kesehatan pascakerja v
periodik neto: dan

(b) akumulasi kewajiban Imbalan pascakerja untuk biaya kesehatan.

(ec) Dalam hal peogram dioperasikan dalam lingkungan Inflasi yang tinggi, wajib
Glingkapkan dampak persentase kenaikan atau penurunan tingkat tren biaya
kesehatan yang diasurnsikan dari makna yang serupa dangan satu angka persentase
dalam lingkungan inflasi yang rendah.

(15) jumlah periode tahunan saat ini dan perode empat tahun sebelumnya dari:

da) niai kini kewajiban imbalan pasti, Nilai Wajar aset program dan surplus atau defisit v
pada prograa, dan

tb) penyesuaian yang timbul pada:

aah

(UI) Nabilitas program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari tabditas v
program pada akhir periode pelaporan: dan
(ii) aset program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari aset program pada v
akhir periode pelaporan:
(16) estimasi terbaik pemberi kerja, segera setelah dapat ditentukan secara andal, dari iuran “v

yang diharapkan akan dibayar datam program selama periode tahunan dimulai setelah
perlade petaparan,

Page 58 OCR 0.858
Page $$ ot 94

(17) khusus untuk program imbalan pasti yang membagi risiko antar entitas sepengendali,
wajib diungkapkan sebagai berikut:

fa) perjanjian kontraktual atau kebijakan tertulis untuk pembebanan biaya imbalan pasti
peto atau bukti bahwa tidak ada kebijakan seperti itu,

(b) dalam hal Perusahaan mencatat alokasi biaya Imbalan past neto zezual SAK, maka
Perusahsan mengungkapkan:

(U Informasi yang memungkinkan pengguna laporan keuangan untuk mengevaluasi
sifat program Imbalan pasti dan dampak kevangan atas perubahan program
selama periode tersebut:

(W pengungkapan gambaran umum jenis program sesuai dengan huruf a) butir (1)
mencakup penjelasan praktik informal yang menimbulkan kewajiban konstruktif
termasuk dalam pengukuran kewajiban imbalan pasti, dan

Citi) jika Perusahaan mencatat turan yang terutang untuk penode sesuai SAK
Informasi tentang program secara keseluruhan disyaratkan sesuai dengan butir
(1), butir (2), butir (3), butir (4), butir (9), butir (13), butir (14), dan butir (16)
serta butir Il.

b) Iuran Pasti

Perusahaan yang menyelenggarakan program luran pasti harus mengungkapkan jumlah yang
diakui sebagai beban untuk program juran pasti.

C) Imbalan Kerja Jangka Panjang Lainnya
Yang harus diungkapkan paling kurang jenis dan jumlah Imbalan kerja jangka panjang lannya.

0) Pesangon Pemutusan Kontrak Kerja
Yang harus diungkapkarantara lain:

ft) luran program dan jumlah pesangon pemutusan kontrak kerja: dan

(2) penjelasan mengenai Nabilitas kontinjon (jika ada).

24)

Utang Obligasi
Yang harus diungkapkan antara lain:

@) rindan mengenai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat dalam rupiah dan mata uang asing,
tanggal jatuh tempo, jadwal pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat obligasi dicatatkan,
dan tujuan penerbitannya,

Page 59 OCR 0.787
Page 59 of 94

b) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek,

C) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan,
@) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan:

@) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok cbligasi dengan menunjuk pos-
pos yang berhubungan, jika ada:

"pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaltamanatan,

0) kejadian pentmg Isinnya srtara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan v
kondisi utang (misalnya restruktunsasi utang dan kondisi default): dan

h) persyaratan penting lainya. v
25)| sukuk Na
8) Perusahaan wajib mengelompakkan Sukuk berdasarkan akad syariah yang digunakan. v
b) Perusahaan harus mengungkapkan antara lain:
(3) uraian tentang persyaratan utama dalam penertitan Sukuk, termasuk:
Cal "iogkasan akad syariah dan skema transaksisyariah yang digunakan,
(b) Aset, manfaat, atau aktivitas yang mendasari,
(nilai nominal:
(d) besaran imbalan (untuk Sukuk arah):

(el prinsip pembagian hasil usaha, dasar bagi hasil, dan besaran msbah bagi hasil (untuk
Sukuk mudharabah):

ajaa

«

ajalajala

Kn rencana jadwal dan tata cars pembagian dan/atau pembayaran imbalan atau bagi
hasil:

(0) jangka waktu.

£

Ih) tujuan penerbitannya: dan

Ci) persyaratan penting lain:
(2) peringkat dan nama Perusahaan Perneringkat Efek:
(3) bursa ternpat Sukuk dicatatkan:

djajajala

Page 60 OCR 0.834
Puge 60 of 94

(4) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan:

(5) nama Wal Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan:

(S1 jaminan dengan menunjuk pos-pos yang bethubungan Cilka ada),

(7) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan: dan

(8) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Emitan atau Perusahaan Publik dalam
memenuhi persyaratan dan kondisi Sukuk (misalnya restrukturisasi Sukuk dan kondisi
default),

dljalalala

26)

Utang Subordinasi
Yang harus diungkapkan antara lain:

8)

nama kreditur, sifat ikatan, jangka waktu, jenis mata uang, dan kisaran suku bunga kontraktuai
selama periode pelaparan

«

b)

tujuan perolehannya:

Cc)

persyaratan terkait dengan pelunasan utang subordinasi,

8)

kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan
kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default):

tlah

pemnbiatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan: dan

£

n

persyaratan penting lainnya,

-

27)

Obligasi Konversi
Yang harus diungkapkan antara lain:

3)

rincian mengenai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat, tanggal jatuh tempo, jadwal
pembayaran bunga, Suku bunga, bursa tempat obihgasi konversi dicatatkan, dan tujuan
penerbitannya:

periode konversi dan persyaratan konversi, antara lain melputi rasio konversi, harga
pelaksangan, hak konversi sebelum jatuh terngo serta persyaratannya, dan penati,

(3)

dampak dilusi apabila seluruh obligasi dikonversikan, dengan memperhatikan tingkat konversi
atau harga pelaksanaan (erercise price) yang paling menguntungkan dari sudut pandang
pemegang obligasi konversi:

d)

jumlah obligasi yang telah dikonversikan dan dampak dilusinya,

Page 61 OCR 0.823
Page 61 of 9d

C) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek,

(jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua botas) bulan

0) nama Wali Amanat dan keterkattan usaha dengan Perusahaan,

Ih) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan menunjuk pos-
pos yang berhubungan (jika ada):

ajajara

U) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan
kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default),

£

1) Galam hal Perusahaan menerbitkan obligasi konversi tanpa melalui penawaran umum, wajib
Giungkapkan tujuan penerbitan dan riama pembeli:

k) kamponeri Liabilitas dari obligasi konversi:

I) keberadaan fitur derivatif melekat: dan

m) persyaratan penting lannya

ajafal «

Ekuitas

Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk

1)

Modal Saham
Yang harus diungkapkan antara lair-

a) Bagi setiap jenis saham, antara lain:

(1) Rekonsiliasi jumlah saham beredar pada awal dan akhir periode:

(2) Hak, keistimewaan, dan pembatasan yang melekat pada setiap jents saham, termasuk
pembatasan atas dividen dan pembayaran kembali atas modal, dan

Catatan 22

(3) Sshem yang dicedangkan untuk penerbitan dengan hak opsi dan kontrak penjualan
saham, termasuk jumlah dan persyaratan,

b) Penjelasan mengenai sifat dan tujuan setiap pos cadangan dalam ekuitas,

C). Susunan pamegang saham dengan mengungkagkan jurnlah lembar saham dan persentase
kepomiakan, yaitu:

(1) Pemegang saham yang memiliki 53 (lima perseratus) atau lebih:

(2) Nama direktur dan komisaris yang mermiki saham: dan

Page 62 OCR 0.827
Pare 62 of 94

(3) Pemegang saham lainnya, v
6) Dalam bal terjadi perubahan modal saham dalam periode berjalan:

(it) Keputusan yang berhubungan dengan perubahan moda' saham tersebut, seperti v Catatan 22
pengesahan Menteri Mukurn dan Hak Asasi Manusia, persetujuan dan/atau pemberitahuan
Menteri terkait, dan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS):

(2) Sumbar peningkatan modal saham, antara lain dari kapitalisasi aglo, saldo laba, v
penerbitan saham baru dari Penawaran Umum dengan dan/atau tanpa Hak Memesan Efek
Terlebih Dahulu (right Issue dan private plicemeat), pelaksanaan waran, serta korwersi

obigasij dan
(3) Tujuan perubahan modal saham, antara lain datam rangka ekspansi, penyelesaian v Catatan 22
pinjaman, atau pemenuhan kecukupan modal,
€) Dalam hal nanya sebagian saham Perusahaan yang dicatatkan di Bursa Efek, agar disebutkan v

jumlah saham yang dicatatkan dan yang tidak dicatatkan pada Sursa Efok.

2) | Tambahan Modal Disetor (Additional Paid-in Capital)
Yang harus diungkapkan antara lain:

3) Rincan jumlah tambahan modal disetor, v Catatan 23
b) Uraian sumber agki saham, v
C) Rincian biaya emisi Efek ekuitas berdasarkan penerbitan Efek ekuitas, v“
d) Uraian mengenai sifat dan asal seksih kurs atas modal disetor) v
&) Uraian mengenai sifat dan asal tambahan modal disetor lainnya: v Catatan 23
1? Pengungkapan untuk seksh nilai transaksi dengan entitas sopengendal, antara lain:
(1) Nama dan penjelasan tentang entitas atau bisnis yang berkombinasi, v
(2) Penjelasan mengenai hubungan sepengendali dan entitas-entitas yang bertransaksi dan v
bahwa hubungan tersebut tidak bersifat semontara:
(3) Tanggal efektif transaksi, v
(8) Operasi atau kegiatan bisnis yang telah diputuskan untuk dijual atau dihentikan akibat v
kombinasi bisnis tersebut,
(5) Kepemilikan entitas atau bisnis yary diakhkan serta jenis dan jumlah imbalan yang v

terjadi,

Page 63 OCR 0.819
Page 63 of 94

(6) Nilai tercatat bisnis yang dikombinasikan atau dialihkan serta selisih antara nilai tercatat. v
tersebut dengan jumlah imbalan yang diserahkan atau diterma, dan
(7) Penyajian kembal laporan keuangan yang memberikan informasi antara lain:
(a) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan yang telah dilaporkan sebelumnya untuk v
periode yang disajikan kembali:
(b) Ikhtisar jumlah tercatat Aset dan Liabihtas entitas atau bisnis yang dikombinasikan: v
(C0) Dampak penyesuaian kebijakan akuntansi: dan v
(d) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan setelah disajikan kembali. “
3) | Selisih Transaksi dengan Pihak Nonpengendali
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Uraian transaksi perubahan kepernilkan tanpe hilangnya Pengendalian yang meliputi:
(1) Jeris transaksi dan perubahan persentaso kepemilikan: v
(2) Narna entitas anak: dan v
(3) Nama pihak yang bertransaksi, v
b) Perhitungan selisih transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian: dan v
€) Jumlah yang direalsasi ke laba rugi atas pelepasan Investasi pada saat hilangnya Pengendalian, v
4) | Saham Treasuri
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Latar belakang pembelian kombali saham, pelepasan, atau pengurangan modal disetor: v
b) Tanggal atau periode perolehan serta Jumtah lembar dan nilai saham treasuri yang diperoleh: v
€) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang digunakan sebagai pengurangan modal disetor, v
d) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang dilepaskan kembali serta selisih antara harga v
perolehan dengan harga pelepasan saham treasuri: dan
&) Akumulasi jumlah lembar dan nilai saham treasuri. v

5)

Saldo Laba
Yang harus diungkapkan antara lain:

Page 64 OCR 0.831
Page 64 of 04

@) Alasan dan jumlah penyesuaian perlade yang lalu (jika ada),

b) Perubahan saldo laba pada periode bersangkutan dan persetujuan RUPS yang terkait, dan

£

C) Sako laba yang ditentukan penggunaannya, sifat, dan tujuan setiap pos caklangan,

8

Waran
Yang harus diungkapkan antara lain:

2) jenis waran dan harga pelaksanaan dari masing-masing waranj

b) dasar penentuan Nilai Wajar waran:

€) nilai waran yang belum dan tidak dilaksanakan (kadaluwarsa):

d) jumlah waran yang diterbitkan dan beredar serta dampak dilusinya: dan

@) ikatan-ikatan yang terkait dengan penerbitan waran.

»

Pendapatan Komprehensif Lainnya
Yang harus dungkapkan antara lain keterangan mengenai perubahan masing-masing komponen
pendapatan komprehensif lainnya.

alelalalala

8)

Kepentingan Nonpengendali

Yang harus diungkapkan antara lain rincian bagian pemegang saham nonpengendali atas ekuitas
masing-masing entitas anak yang tidak dapat diatribusikan secara langsung atau tidak langsung
pada anttas Induk,

1»

Yang harus diungkapkan antara lain:

3) Jumlah setiap kategori signifikan dari pendapatan yang diakut selama periode, termasuk
pendapatan yang berasal dari:

(4) Penjualan barang:

(2) Penjualan jasa,
(3) Bunga:

(a) Royalti: danfatau

£

(5) Dividen

Page 65 OCR 0.853
Page 65 of 04

diungkapkan secara terpisah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,

»

Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama:

Catatan 26

Ce)

Nama pihak pembeli dan jumlah nilai penjualan yang melebihi 1095 (sepuluh perseratus) dari 5
pendapatan:

Catatan 26

d

Jurndah perxjapatan yang berasal dari pertukaran barang atau jasa yang tercakup dalam setiap
kategori signifikan dari pendapatan (ilka ada), yang diungkapkan terpisah berdasarkan pihak
berelasi dan pihak ketiga:

e)

Khusus untuk kontrak konstruksi, diungkapkan antara lain:

(1) Pendapatan kontrak konstruksi:

(a) Jumlah pendapatan kontrak yang diakw sebagai pendapatan dalam periode berjalan:

(b) Motode yang digunakan untuk menentukan pendapatan kontrak yang diakui dalam
periode berjalan, dan

(Ch Metode yang digunakan untuk menentukan tahap penyelesatan kontrak)

(2) Pekerjaan dalam proses penyelesaian pada tanggal akhir periode pelaporan:

(ta) Jumlah apregat biaya yang terjadi dan laba/rugi yang diakui sampai tanggal
pelaporan

(b) Jumlah uang muka yang diterima) dan

(e) Jumlah retensi,

(3) Jumlah tagihan dan utang bruto kepada pemberi kerja, masing-masing sebagai Asetdan
Labiltasj

Dalam hai Perusahaan memiliki transaksi hubungan keagenan, diungkapkan socara terpsah,
antara lain:

(1) Penjualan biasa dan penjualan dari hubungan keagenan:

(2) Pendapatan kornisi yang diperaleh Perusahaan sebagai agen dari transaksi keagenan
dengan pendapatan lainnya, dan

(3) Perincian dari komponen pendapatan neto yang diperoleh Perusahaan sebagai prinsipal
dari transaksi keagenan, yang antara lain terdiri dari:

(a) Pendapatan bruto,

Page 66 OCR 0.829
Page 66 ot 94

(b) Retur/rabat/diskon terkait: dan

(c) Total pendapatan neto.

3

Khusus Industri yang Tarifnya Diatur oleh Regulator

Ketentuan Tarif
Yang harus diungkapkan antara lain:

6) Dasar ketentuan tarif:

C) Masa berlaku tarif:

b) Objek atau aktivitas yang dikenakan tarif,

B) Besaran tart: dan

€) Perjanjian lan yang terkait.

alala aja

3)

Khusus Industri pembiayaan
Rencian jumlah berdasarkan kelompok produk/jasa utama antara lain:

CN Pendapatan pembiayaan konsumen:

«

b) Pendapatan anjak piutang: dan

«

Cc) Pendapatan sewa.

B3

Khusus Industri Rumah Sakit

Terdiri dari:

Jasa pelayanan medis, jasa penunjang lainnya, jasa dokter, rawat inap, tawat jalan dan penunjang
medis,

Rincian pengurang pendapatan, antara lain:

a)  Restitusij

b) Subsidi tidak mampu, dan

«

C) Selisih perhitungan klaim,

5)

Khusus Industri Transportasi
Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama antara lain:

a) Rincian pendapatan bersin jasa transportasi,

Catatan 26

Page 67 OCR 0.834
Page G7 of ad

b) Rincian pendapatan usaha dari jasa penyewaan alat transportasi,

C) Rincian pendapatan usaha dari jasa ekspedisi:

d Rincian pendapatan usaha dari keagenan, dan

oj Rincian pendapatan dipisahkan sesuai dengan jenisnya armada (bus, taksi, feri, tanker dan
pesawat udara) denyan ketentuan memisahkan atas dasar kepemilikan armada tersebut.

ajalala

8)

Khusus Industri Telekomunikasi

Rincian pendapatan usaha antara lain pendapatan usaha jasa interkoneksi, jasa telekomunikasi
sendiri, jasa telekomunikasi yang ditaksanakan melalw kerjasama dengan pihak lain.

«

3

Khusus Industri Asuransi:
Pendapatan Premi
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok premi bruto, prami

reasuransi, dan penurunan (kenaikan) premi yang belum merupakan pendapatan untuk setiap jenis
asuransi

Catatan: menyesuaikan dengan PSAK yang berkrku (PSAK 36 dan 62)

«|

8)

Khusus Industri Jalan Tol:

Pendapatan
Yang harus diingkapgan antara lain:

a) Penjualan meliputi rincian pendapatan jasa tol sendiri, rincian perkapatan jasa lain, dan rincan
pendapatan kerjasama operasi

bj Tika perusahaan memiliki hak penyelenggaraan sejumlah ruas jalan tol, maka pendapatan
usaha untuk setiap ruas jalan tol tersebut harus diungkapkan,

3»

Khusus Industri Perbankan

Pendapatan Bunga

Yang harus diungkapkan antara lain:

Pendapatan bunga, yang dapat terdiri dari dan tidak terbatas pada:

a) Obigasi Pemerintah,

b) Kredit, dengan pengungkapan tambahan untuk provisi dan komisi yang diakui)

C) Efek-efek: dan

d) Penempatan peda Bank Indonesia dan Bank lain.

ajalala

Page 68 OCR 0.787
Page 68 ot 94

MI) | Beban Pokok Penjualan
Yang harus diungkapkan antara lain:

@) Untuk perusahaan manufaktur, diungkapkan beban pokok produksi yang dirinci:
(1) Biaya bahan baku:
(2) Biaya tenaga kerja: dan
(3) Biaya overhead

b) Nama pihak penjual dan ntai pembelian yang melebihi LOW (sepuhuh perseratus) Hari
pendapatan: dan

€) Untuk Industri jasa, diungkapkan beban pokok berdasarkan pada jasa yang dijual, v Catatan 27

11) | Khusus Industri Rumah Sakit

Beban Departementalisasi/Beban Operasional

Yang harus diungkapkai Incian beban departementalisasi.

a) Beban bahan, . Sa

ajaaa

&) Beban Jasa pelayanan,

Cc) Beban pegawai,
Gd) Beban penyusutan sarana medis,

€) Beban pemeliharsan sarana,

#) Beban asuransi,

al Beban langganan daya dan jasa,
Ih) Beban depresiasi.

12) | Khusus Industri Asuransi:

a| Beban Klaim Asuransi Kerugian

Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok klaim bruto,
klaim ressuransi, dan kenaikan (penurunan) estimasi klaim retensi sendiri untuk setiap jenis
asuransi.

atejajajarehaj

«

Page 69 OCR 0.820
Page 69 of 94

b) Beban Klaim Asuransi Jiwa v

Yang harus diungkapkan antara lain:

Rincian dan jumlah beban menurut jenis klaim dan manfaat, diantaranya: klaim jatuh tempa,
klairn ndai tunai, dar klaim kematian.

c) Komisi Neto v

Yang barus diungkapkan antara lain rinoan dan jumlah berdasarkan keompok pendapatan
komisi dan beban komisi untuk setiap jenis asuransi.

d) Hasil Investasi »
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah menurut jeng Investasi.

13) | Khusus Industri Perhotelan

Beban Departementalisasi

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian jumlah unsur-unsur beban dapartementaisasi, v

D) Gaji dan beban pegawai lainnya, dan

«

Cc) Rincian Jumlah unsur-unsur beban departemen lainnya. v
14) | Beban Usaha

Yang harus diungkapkan rincian sifat beban berdasarkan kategori fungsinya, yatu antara lain:
B8) Beban penjualani

b) Beban distribusi, dan v
C) Beban umum dan administrasi. v Catatan 28
19) | Khusus Industri Perbankan
a) Beban Bunga v

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban bunga berdasarkan kelompok
produk/jasa utama.

Ih) Beban Provisi dan Komisi v

Yang harus diungkapkan antara lain rincan jumlah beban beban provisi dan komisi berdasarkan
kelompok produk/jasa utama.

15: | Khusus Industri Pembiayaan

«

Page 70 OCR 0.821
Page 70 of 9d

Beban Kerugian Penurunan Nilai “

Yang Ivarus diungkapkan antara lain jumlah beban kerugian perurunan nilai untuk masing-masing
akun Piutang Pembtxayaan Konsumen, Tagihan Anjak Piutang, dan Piutang Sewa Pembiayaan.

17) | Pendapatan dan Beban Lainnya
Yang barus diungkapkan antara lain:

8) racian dan jumlah Pendapatan lainnya. v Laporan laba rugi dan
penghasilan komprehensif
lain dan Catatan 292

b) macian dan jumlah Beban lamnya v laporan laba rugi dan
penghasilan komprehensif
in, Catatan 29b, 29c, dan
29d

€) Untuk Biaya Keuangan, meliputi:
(4) biaya pinjaman menputi,

la) beban keuangan yang dihitung dengan menggunakan rpetode suku bunga efektif, v Catatan 29d
(b) beban kevangan dalam sewa pembiayaan yang diakui sesuai SAK yang berlaku: dan v Catatan 29d
(c) salisih kurs yang berasal dari pinjaman dalam mata uang asing sepanjang selisih kurs v

tersebut diperlakukan sebagai penyesuaian terhadap bunga,
(2) biaya keuangan lainnya yang terjadi dari transaksi instrumen keuangan meliputi:

(a) rugi penurunan nilai dari kuotasi atas Investasi tersedia untuk dijual, v
(b) rugi neto dari instrumen keuangan yang diakul pada Nilai Wajar melalul laba rugi: dan v
(C) amortisasi premv/diskonto kontrak berjangka yang bertujuan untuk lindung nilai. v
d) Untuk Bagian Laba Rugi dari Entitas Asoslasi dan/atau Ventura Bersama meliputi:

(1) bagian laba rugi dari masing-masing entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama yang v
@icatat dengan menggunakan metode ekuitas, dan

(2) bagian laba rugi dari entitas asosiasi dari operasi yang dihentikan, yang diungkapkan v
secara terpisah,

18) | Khusus Industri Perbankan

Page 71 OCR 0.814
Page TI of 94

8) Beban Penyisihan Penurunan Nilai atas Aset Keuangan v
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan Jenis aset keuangan.

&) Keuntungan (Kerugian) dari kenaikan (penurunan) nilai surat-surat berharga dan v
Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis.

C3 Keuntungan (Kerugian) Penjualan Surat-surat Berharga dan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah v

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis.
19) | Pendapatan Komprehensif Lain

Yang harus diungkapkan antara lain:
a) oecubahan dalam surplus revahiasi Aset Tetap maupun Aset Takberwujud: v
b) keuntungan dan kerugian aktuarial atas prograrn manfaat pasti) v Laporan laba rugi dan
penghasilan komprehensif
lain dar Catatan 21
C) selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan, v
@) keuntungan (kerugian) dari aset keuangan tersedia untuk dijual, v
€) bagian efektif dari keuntungan dan kerugian Instrumen lindung nilai dalam rangka lindung nilai v
arus kas, dan bagian pendapatan komgrehensif lain dari entitas asoslasi dan/atau Ventura
Bersama.
20) | Pajak Penghasilan
Yang harus diungkapkan antara kain:
@) komponen beban (penghasilan) pajak yang terdiri dari:
(Lt) beban (penghasilan) pajak kini: v Catatan 30c
(2) penyesuaian yang diakut pada periode-atas pajak kini yang berasal dari periode lalu, v
(3) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang berasal dari perbedaan temporer dan v Catatan 30d
pembakkannya:
(4) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan terkait dengan perubahan tarif pajak atau v

penerapan peraturan perpajakan yang baru,

Page 72 OCR 0.839
Page IL of 94

(5) jumlah manfaat yang berasal dari rugi pajak yang tidak diakui sebelumnya atau
perbedaan tempares suatu periode lalu yang digunakan urituk mengurangi beban pajak
kini dan beban pajak tangguhan,

(6) beban pajak tangguhan yang disebabkan oleh penurunan atau pembalikan perurunan
sebelumnya atas aset pajak tangguhan: dan

(7) jumlah beban (penghasilan) terkait dengan perubahan kebijakan akuntansi dari kesalahan
yang diperhitungkan dalam laporan taba rugi komprehersW, dikarenakan tidak dapat
@werlakukan secara retrospektif,

b)

agregat pajak kini dan pajak tangguhan terkait dengan transeksi yang dibebankan atau
Gikreditkan langsung ke ekuitas:

)

Jurntah pajak penghasilan terkait dengan setiap komponen pendapatan komprehensif lain,
kecuali untuk bagian pendapatan komprebersif lain dari entitas asosiasi dan/atau Ventura
Bersama,

da

penjelasan hubungan antara beban (penghasilan) pajak dan laba akuntansi dalam satu atau
kedua beribuk berikut ini:

(1) rekonsikasi antara beban (penghasilan) pajak dan hasil perkalian laba akuntansi dengan
tarif pajak yang berlaku, dengan mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang
berlaku, atau

(2) rekonsiliasi antara tarif pajak #fektif rata-rata dan tarif pajak yang berlaku, dangan
mengungkapkan dasar perhitungan tanf pajak yang berlaku,

penjelasan mengenai perubahan tarif pajak yang berlaku dan perbandingan dengan tanf pajak
yang berlaku pada periode akuntansi sebelumnya:

Lt)

Jumlah (dan batas waktu penggunaan, jika ada) perbedaan temporer yang dapat dikurangkan
Gan rugi pajak belum dikompensasi yang tidak diakui sebagai aset pajak tangguhan dalam
laporan keuangan:

3»

1)

jumlah agregat perbedaan temporer yang terkait dengan Investasi pada entitas anak, cabang,
erititas asosiasi, dan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama atas liabilitas pajak tangguhan
yang belum diakul,

rekensilasi fiskal dan perhitungan beban pajak kini dengan cara sebegai berikut:

a laba sebalum pajak manurut akuntansi,

Catatan 30c

(2) ditambah/dikurangi koreksi positif atau regatif (dirinci): den

Catatan 30c

Page 73 OCR 0.845
Page 73 af 94

(3) laba kena pajak: v Catatan 30
W perhitungan beban dan Ilabilitas pajak kmi dengan menerapkan tarif pajak sesuai dengan v Catatan 30c
ketentuan perurxang-undangan pajak yang berlaku,
j)  cernyataan bahwa laba kena pajak hasil rekonsiliasi menjadi dasar dalam pengisian SPT v Catatan 30c
Tahunan PPh Badan,
k) setiap jenis perbedaan temporer dan setiap jenis rugi pajak yang belum dikompensasi:
(1) jumlah aset dan llabilitas pajak tangguhan yang diakui pada laporan posisi keuangan v Catatan 304
untuk periode sajian, dan
(2) jumlah beban (penghasilan) pajak tangouhan yang diakui dalam laba rugi, apabila jumlah v Catatan 30d

tersebut tidak tertihat dari perubahan jumlah aset atau Ilabilitas pajak tangguhan yang
diakui dalam laporan passi keuangan,

beban pajak terkat dengan operasi yang dihentikan:

(1) keuntungan atau kerugian atas penghentian: dan

(2) laba rugi dari kegiatan ncrmal atas operasi yang dihentikan selama periode, bersama
dengan jumlah terkait untuk setiap periode sajian,

jumiah konsekurnsi pajak penghasilan atas dividen kepada pemegang saham Perusahaan yang
diusulkan atau diumumkan sebelum Laporan Keuangan Diotorisasi untuk Terbit namun tidak
diakui sebagai Liabilitas dalam laporan keuangan,

mn

uraian jurnlah perubahan pada jumlah pengakuan untuk aset pajak tangguhan praakuisssi
apabia Perusahaan adalah pihak pengakuisisi dalam suatu kombinasi bisnis:

0)

peristiwa atau perubahan keadaan yang menyebabkan manfaat pajak tangguhan wajib diakui
apabila manfaat pajak tangguhan yang diperoleh dari kornbinasi bisnis tidak diakui pada tanggal
akuisisi tetapi diakul setelah tanggal akussisi: dar

9

jumlah aset pajak tangguhan dan alasan atau bukti yang mendukung pengakuan atas asat
pajak tangguhan, apabila:

(ti) penggunaan eset pajak tangguhan bergantung pada kondisi laba kena pajak mendatang
lebih besar dari laba pembalikan perbedaan ternporer kena pajak yang telah ada: dan

(2) entitas mengalami kerugian pada periode kini atau periode sebelumnya yang
mengakibatkan diakuinya aset pajak tangguhan terkait.

21)

Laba (Rugi) per Saham Dasar dan Dilusian

Page 74 OCR 0.846
Page 74 of 4

Yang barus dungkapkan antara lain:

a) jumlah yang digunakan sebagai pombdang dalam penghitungan laba per saharn dasar dan v Catatan 32
Gilusian, dan rekonsikasi jumlah tersebut terhadap laba atau rugi yang dapat diatribusikan
kepada entitas induk untuk periode tersebut. Rekonsiliasi tersebut mencakup dampak individual
Gari setiap jenis instrumen yang mempengaruhi laba per saham:

D) jumlah rata-rata tertimbang saham biasa yang digunakan sebagai penyebut dalam v Catatan 32
penghitungan laba per saham dasar dan dilusian, dan rekonsiliasi penyebut tersabut.
Rekonsiliasi tersebut mencakup dampak indiwklual dari setiap jaris instrumen yang
mempengaruhi laba per saham:

€) instrurnen (termasuk saham yang dapat diterbkkan secara kontinjen) yang berpotensi mendilusi v
laba por saham dasar di masa depan, namun tdak dimasukkan dalam penghkungan laba per
saham dilusian karena instrumen tersebut bersifat antidilutf untuk periode sajian:

d) penjelasan transaksi saham biasa atau transaksi instrumen berpotensi saham biasa, selain yang v
dilitung sesuai dengan SAK yang berlaku, yang terjadi setelah periode pelaporan dan akan
secara signifikan mengubah jumlah saham biasa atau Instrumen berpotensi saham bissa yang
beredar pada akhir periode tersebut seandainya transaksi dimaksud terjadi sebelum akhir
penoda pelaporan, dan

@) laba per saham dasar dan dilusian untuk operasi rang dihentikan, V

22) | Transaksi Pihak Berelasi
Yang barus dungkapkan antara lain:

8) Pengungkapan mengenai transaksi atau saldo dengan pihak beretasi, yang jumlahnya:

(1) lebih dari Rp 1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah) untuk transaksi dengan orang atau v
anggota keluarga terdekat, dan/atau
(2) lebih dari 0,596 (nol koma lima parseratus) dari modal disetor untuk transaksi dengan v Catatan 6, 7, 18, 20, 26, dan
entitas berolasi k33
b) terkait dengan transaksi dengan arang atau anggota keluarga terdekat meliputi nama, sifat dan v
hubungan dengan pihak berelasi serta informasi tentang transaksi dan saldo dengan pihak
dimaksud:

C) terkait dengan transaksi dengan entitas berelasi meliputi sifat dan hubungan dengan pihak-
pihak berelasi serta inforrnasi mengenai transaksi dan saldo, termasuk komitmen, yang
dipertukan untuk memahami potensi dampak hubungan tersebut dalam laporan keuangan,
paling kurang:

Page 75 OCR 0.820
Ga)

Page 75 of 9d

jumlah transaksi beserta persentasenya terhadap total pendapatan dan beban terkait

Catatan 8, 7, 18, 20, 26, dan
31

(2)

Jumlah saklo beserta persentasenya terhadap total Aset atau Liabilites, termasuk
komitmen, dan:

la) persyaratan dan ketentuannya, termasuk apakeh terdapat jaminan, dan sifat #mbalan
yang akan diberikan, untuk penyelesalanj dan

Catatan 31

(b) rincian garansi yang diberikan atau diterima:

(3)

jumlah cadangan kerugian penurunan lal, beban | cadangan kerugian penurunan nda
secara Individual dan kolektif, dan penghapusan piutang terkait dengan jumlah saldo
piutang usaha dan piutang pihak baretasi non-usahaj dan

ta)

alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai, jika dilakukan
pembentukan,

Catatan 6, 7 dan 31

d) pengungkapan yang disyaratkan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) dan b) dilakukan
secara terpisah untuk masing-masing kategori berikut:

(1)

entitas induk:

(2)

entitas denyan pengendalian bersama atau Pengaruh Signltkan terhadap entitas,

(3)

€ntitas anak:

—.

(6

(4)

nititas asosiasi:

ra Bersama dimana entitas merupakan venturer:

personil manajemen kunci dan entitas pelapor atau entitas mduknya: dan

PN Ri Ra Ko Hai

m

pihak-pihak berelasi lainnya.

Catatan 6, 7, 18, 20, 26, dan
31

2) seluruh kompensasi yang diberikan kepada rnasing-masing anggota atau kelompok direksi,
komisart, pemegang saham utama yang juga sebagai karyawan, dan manajemen kung lainnya
untuk masing-masing kategori berikut:

d1)

Imbalan kerja jangka pendek)

Catatan 3N

(t3)

Imbalan pascakerja,

3

Imbalan kerja jangka panjang lainnya:

Page 76 OCR 0.797
Page To ol 94

(a) pesangon pemutusan kontrak kerja dan v
(5) pembayaran berbasts saham. v
IN untuk entitas berelasi dengan pemerintah: 1
(1) nama entitas berelasi dengan pemanintah dan sifat hubungannya dengan Perusahaan: v
(2) sifat dan jumlah setiap transaksi yang secara individual siomfikan: dan v
(3) untuk transaksi lainnya yang secara kolektif, tetapi tidak secara ndividual, #gnTikan, v

Indikasi secara kuantitatif atau kualitatif atas luasnya transaksi tersebut,
23) | Aset dan Liabilitas dalam Mata Uang Asing

a) Mata vang asing yang dimaksud adalah mata uang selain mata uang fungsional. v Catatan 36c
b) Yang harus diungkapkan antara lain:
(4) rincian aset dan llabilitas moneter dalam mata uang asing serta ekuivalennya dalam mata v Catatan 36c
uang fungsional:
(2) posisi peto dari aset dan Tahifitas moneter dalam mata uang asing: v Catatan 360
(3) rincian kontrak valuta berjangka dan ekuivalen dalam mata uang fungsional, v
(8) jumlah setisih kurs yang diakui dalarn laba rugi, kecuali untuk selisih kurs yang timbul v : Laporan laba rugidan
pada instrumen keuangan yang diukur peda nfai wajar melalui taha rugi dan penghasilan komprehensif
lain
(5) selism kurs neto diakui dalam pendapatan komprehensif lain dan diakumulasikan dalam I v 1
komponen ekuitas yang terpisah, sarta rekonsiliasi selisih kurs tersebut pada awal dan
akhir perinde.

24) | Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan
Yang harus diungkapkan antara tan:

a) untuk setiap rugi penurunan ndai yang diakui atau dibalik selama periode tertentu untuk suatu 1
aset Individual, termasuk gooawill atau suatu unit penghasil kas:

(1) peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan pengakuan atau pembalikan rugi penurunan v
nilai:
(2) jumlah rugi penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi selama periode tersebut dan unsur v

laporan laba rugi komprehensif yang didalamnya tercakup rudi penurunan nilai,

Page 77 OCR 0.835
3

Puge TT of 94

jumlah pembalikan rugi penurunan nilai yang diakus dalam laba rugi selama periode
tersebut dan ursur laporan laba rugi komprehensif yang di dalamnya tercakup rugi
penurunan milal yang dibalik,

“

goodwil! yang telah diakui rugi penurunan nilainya,

(S)

jumlah rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang Giakui dalam pendapatan
komprehensif lain selarna pertode tersebut: dan

(3)

Jumlah pembakkan rugi penuruhan nilai atas asot revaluasian yang diakui dalam
pendapatan komprehensif lain selama perlode tersebut.

b) Pengungkapan sebegasmana dimaksud dalam angka (1) dilakukan untuk setiap kelompok aset.

25)

Perubahan Estimasi Akuntansi, Perubahan Kebijakan Akuntansi, dan Kesalahan Periode
Lalu

@) Perubahan Estimasi Akuntansi
Yang harus diungkapkan antara lain:

3)

sifat dan alasan perubahan estimasi akuntansi:

&

Jumlah perubahan estimasi yang berdampak pada perlodo berjalan, dan

43)

perkiraan dampak estimasi pada periode mendatang, Dalam hal jumlah dampak pada
pariode mendatang tidak praktis, fakta tersebut harus diungkapkan.

b)

Perubahan Kebijakan Akuntansi
Yang harus diungkapkan antara lain:

tr)

sifat dari perubahan kebijakan akuntansi,

2)

alasan penerapan kebijakan akuntansi baru memberikan informasi yang andal dan
relevan,

(3)

Jurnlah penyesualan untuk periode berjalan dan setiap perode lalu sajian:

fa) setiap pos laporan keuangan yang terpengaruh, dan

(b) laba per saham dasar dan dilusian:

ta)

Jumlah penyesuaian yang terkait dengan perode-periode sebelum penode yang disajikan.
Dalam hal tidak praktis dilakukan, maka diungkapkan alasannya, dan

Page 78 OCR 0.810
Page TR of 94

(5) keadi

laan yang membuat penerapan retrospektif tidak praktis untuk suatu periode tertantu v
atau untuk periode-periaode sebelum pericde-periode tersebut disajikan dan tanggal
dimulainya perubahan kebijakan akuntansi.
€) Kesalahan Periode Laku

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) sifat dari kesalahan perinde lalu: a

(2) jumlah koreksi untuk setiap periode sajian v
(a) bagi setiap pos laporan keuangan, dan “
(b) laba per saham dasar dan dilusian, v

(2) jumlah koreksi pada awal periode sajian paling awal, dan v

(4) keadaan yang mambuat penerapan retrospketif tidak praktis diakukan dan penjelasan v
mangena' cara dan waktu dilakukannya koreksi apabila penyajian kembali retrospektif
tidak praktis.

26) | Kombinasi Bisnis i
a) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai berikut untuk sebap kombinasi bisnis yang

terjadi selama periode pelaparan, yaitu:

(2) narna dan penjelasan tentang pihak yang diakuisisi, v Catatan 15

(2) tanggal akuisisi, v

(3) biaya terkait akuisisi, di luar biaya penerbitan Efek utang dan Efek ekuitas, poriada v
berjalan, dan akumulasinya untuk masing-masing kombinasi bisnis,

(4) persentase kepentingan ekuitas berhak suara yang diperoleh: v

(S) alasan utama untuk kombinasi bisnis dan penjelasan tentang cara pihak pengakuisisi v
memperoleh Pengendalian atas pihak yang diakuksisi,

(6) penjelasan kualitatif tentang faktor yang membentuk goodwil yang diakui, v (catatan 3e

(7) Nilai Wajar pada saat tanggal akuisisi atas total imbalan yang dialihkan dan Nilai Wajar v
tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utama imbalan,

(8) kesepakatan Imbalan kontinjensi dan aset indemrifikasi:
Ca) Jumlah yang diakus pada tanggal akuisisi: v

Page 79 OCR 0.824
Page 79 or 04

bi

) penjelasan tentang kesepakatan dan dasar penentuan jumlah pembayaran: dan

(ce) estimasi kesaran hasi (tidak didiskonto) atau, jika apabila kisaran tidak dapat “
@lestimasikan maka fakta dari alasan mengapa kisaran tersebut tidak dapat
diastimasikan, Dalam hal jumlah maksimum pembayaran tdak terbatas, maka pihak
pengakuisisi mengungkapkan fakta tersebut:

(9) Perusahaan harus mengungkapkan piutang yang diperoleh berdasarkan kelompok utama
piutang, misalnya penjaman yang diberikan, sewa pembiayaan langsung, dan kelompok
plutang lain, yaitu sebagai berikut:

Ia) Nilal Wajar piutang:

(b) pumtah piutang bruto kontraktuak: dan

(Cc) estimasi terbaik pada tanggal akuisisi atas jumlah arus kas kontraktual yang
Oiperkirakan tidak tertagih,

(10) jumlah yang diakui pada tanggal akuisisi urttuk setiap kelompok utama Aset yang
diperoleh dan Liabihtas yang diambil alih:

(d1) setiap tabilitas kontinjensi yang diakui pada tlai Wajar:

Cah uratan mengenai karakterstik kewajiban dan perkiraan saat arus keluar sumber daya v
ekonomi terjadi:

(b) Indikasi ketidakpastian saat atau jumlah arus keluar tersebut. Dalam hal diperlukan, v
Perusahaan harus mengungkapkan asumsi utama yang mendasari prakiraan paristiwa
masa depan, dan

(c) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan jumlah Aset “
yang telah diakut untuk estimasi penggantian tersebut,

(12) dalam hal kabiitas kontinjensi tidak dlakui karena Nilai Wajarnya tidak dapat diukur
secara andai, maka pihak pengakuisisi mengungkapkan:

ta) informasi sebagaimana dimaksud dalam angka 33 huruf b) angka (4) terkait v
berikatan dan kontijersii dari

(b) alasan Liabiltas tidak dapat diukur secara andal, v
(13) dalam hal pembelian dengan diskon:

(a) jumlah keuntungan yang daku dan pos dalam laporan laba rugi komprehensif v
dimana keuntungan tersebut diakur, dan

«

« ba

Page 80 OCR 0.849
Page 80 of 94

(b) penjelasan tentang alasan transaksi tersebut menghasilkan keuntungan)

(14) setiap kombinasi bisnis dimana pihak pengakulsisi memiliki kurang dari 10016 (seratus
perseratus) dari kapantingan ekuitas pihak yang diakuisisi pada tanggal akuisisi:

(a| jumlah dari kepantingan nompengendali pada pihak yang diakuisisi, yang diakui pada
tanggal akuisisi dan dasar pengukurannya, dan

(b) teknik penilaian dan Input model utama yang digunakan dalam penentuan nilai
tersebut, untuk setiap kepentingan nonpengendali pada pihak yang diakuisisi yang
dukur pada Nilai Wajar:

(15) dalam hai suatu kombinasi bisnis yang dilakukan secara bertahap:

(a) Nilai Wajar pada tanggal akukisi atas kepentingan ekuitas pihak yang diakuisisi yang
@imiliki oteh pihak pengakuisisi segera sebelum tanggal akusisi: dar

(b) jumlah keuntungan atau kerugian yang diakui sebegai hasil dari pengukuran kembali
Nilai Wajar dari kepentingan ekutas pada pihak yang diakutsisi yang dimdliki oleh
Pihak pengakuisisi sebelum kombinasi bisnis dan pos dalam laporan laba rugi
komprahansif untuk mengakui keuntungan atau kerugian tersebut:

(16) Informasi sebagai berikut:

Ga) jumlah pendapatan dan laba atau rugi dari pihak yang diakuisisi sejak tanggat akuksisi
yang dimasukkan dalam ksporan laba rugi komprahens# peda periode pelaporan, dan

(b) pendapatan dan laba atau rugi dari entitas hasil penggabungan untuk periode
pelaporan berjalan seolah-olah tanggal akuisisi untuk semua kombinasi bisnis yang
terjadi selama tahun berjalan telah diperhitungkan sejak awal periode pelaporan,

b)

Terhadap kombinasi bisnis yang terjadi pada periode sekarang dan periode sebelumnya,
Perusahaan yang menjadi pihak pengakuisisi wajib mengungkapkan informasi berikut untuk
setiap kombnasi bisnis yang material atau secara kolektif material:

(1h dalam hal akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai untuk Aset, Liabilitas,
kepentingan rongengendati tertentu atau jenis imbalan dan jumlah yang diakui dalam
laporan keuangan kombinasi bisnis sehingga ditentukan hanya bersifat penyisihan, maka
ungkapkan:

(a) alasan akuntansi awal untuk kombinasi bisnis balum selesai,

(b) Aset, Liabilitas, kepentingan ekuitas atau jenis imbalan yang akuntansi awalnya belum
selesai) dan

Page 81 OCR 0.822
Page 81 of 04

(Cc) sitat dan jumlah dari setiap penyesuaian penada pengukuran yang diakui selama
periode pelaporan

(2) setiap periode pelaporan setelah tanggal akuisisi sampai dengan Perusahaan
mendapatkan, menjual atau kehilangan hak atas aset imbalan kontinensi, atau sampai
dengan Perusahaan menyelesaikan hatulitas imbalan kontindensi atau labilitas tersebut
dibatalkan atau lewat waktu, maka diungkapkan:

(a) setiap perubahan dalam jumlah yang diakui, termasuk sebap perbedaan yang timbul
selama penyelesaian,

(b) setiap perubahan dalam kisaran hasil (tidak didiskonto) dan alasan perubahan
tersebut, dan

(CI teknik penilaian dan input model utama yang digunakan untuk mengukur imbalan
kontinjensi,

(3) Nabilitas kontinjensi yang diakui dalam kombinasi bisnis, jika ada:

(4) rekonsiliasi atas nilai tercntat pcodwill pada awal dan akhir periode pelaporan,

(5) jurnlah dan penjelasan dari setiap keuntungan atau kerugianyang diakui pada periode
pelaporan yang:

(a) terkait dangan aset teridentfikasi yang diperoleh atau liabilitas yang diambe-alih
datam kombinasi bisws pada perode pelaporan berjalan atau periode pelaporan
sebelumnya: dan

(BD) ukuran, sfat, atau kejadian relevan yang diungkapkan untuk mamahanu laporan
keuangan Perusahaan hasil penggabungan,

(3)

pernyataan kesesuaian dengan peraturan Bapepam dan LX dalam pelaksanaan transaksi
kombinasi bisnis: dan

g

Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal berikut secara keseluruhan, sehubungan dengan
perolehan atas entitas anak dan unit bisns lainnya selama suatu periode:

(t) jumlah harga yang dibayarkan:

(2) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas,

(3) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis tsinnya apabila Pengendalian
diperoleh: dan

Page 82 OCR 0.856
Page 82 of 94

(@) jurnlah aset dan Iabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis laennya

apabila Pengendalian diperoleh, diikhtisarkan berdasarkan kategori utamanya,

27)

Segmen Operasi
Yang harus diungkapkan antara lain

a) pengungkapan pada level segmen

(1)

informasi umum, yang terdiri dari:

(a) faktor-faktor yang digunakan okeh manajemen untuk mengdentifikasi segmen
dilaporkan: dan

(b) jenis produk dan jasa yang menghasilkan pendapatan Bari setiap sogmen dilaporkan:

Catatan 33

(2)

Informasi mengenai laba atau rugi segmen, termasuk pendapatan dan beban tertentu, aset
segmen, dan liatiitas segmen dari segmen dilaporkan, serta dasar pengukurannya,

Catatan 39

(3)

rekonsiliasi dari total pendapatan segmen, ukuran laba atau rugi segmen dilaporkan, aset
segmen, kabiitas segmen, dan unsur segmen meterial lainnya terhadap jumlah yang
terkait dalam laporan keuangan Perusahaan:

Catatan 33

bj pengungkapan pada level entitas

(1)

Informasi produk dan jasa

Pendapatan dari pelanggan eksternal untuk setiap produk dan jase atau setiap kelompok
Oroduk dan jasa yang serupa.

Catatan 33

(2)

Informasi wiayeh gcografis

fa) Pendapatan dari pelanggan eksternal yang diatribusikan kepada:

| negara domisili Perusahaan: dan

«

IL semua negara asing secara total dimana Perusahaan memperolah pendapatan.
Dalam hal pendapatan dari suatu negara asing secara individual jumlahnya
material, pendapatan tersebut diungkapkan secara terpisah, termasuk dasar
pengatribusian pendapatannya kepada negara tersebut secara individual.

(b) Aset tidak lancar selain instrumen keuangan, aset pajak yang ditangguhkan, aset
Imbalan pascakerja, dan bak yang terjadi akibat kontrak asuransi yang bertakasi di!

| negara dorusil Perusahaan, dan

Page 83 OCR 0.848
Page 83 of Od

Ii. semua negara asing secare total dimana Perusahaan memiliki aset. Dalam hal aset v
dari suatu negara asing secara individual jumlahnya material, maka asat tersebut
dungkapkan secara torpisah.

(3) Informasi pelanggan utama
— balam hal pendapatar dari transaksi dengan pelanggan okstemal tunggal mencapai 104,
(sepuluh perseratus) atau lebih dari pendapatan konsolidasi, Perusahaan harus
mengungkapkan:

(al fakta,

«

Catatan 26 & 33

(b) total pendapatan dari setiap pelanggan: dan v Catatan 26 & 33

(Cc) Identitas segmen yang melaporkan pendapatan tersebut. v Catatan 26 & 33

28) | Operasi yang Dihentikan

ag Yang harus diungkapkan antara lain:
(4) uraian tentang alasan operasi dibentikan, v

(2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepeda pelepasan yang v
diharapkan, cara, dan waktu pelepasan dari aset dan llabilitas operasi yang dihentikan)
dan

(3) pengaruh dari operasi yang dihentikan terhadap segmen yang dilaporkan dari aset tidak v
lancar atau kelompok lepasan disajikan sesuai SAK yang berlaku,

b) Yang harus diungkapkan atas Informasi terkait dangan taba (rugi) operasi yang dihentikan,
antara lain:

(1) analisa atas jumlah tunggal yang disajikan dalam laporan laba rugi komprehensif meliputi:

ta) pendapatan, beban, dan laba atau rugi sebelum pajak dani operasi yang dihentikan v
dan beban pajak perghasilan yang terkait: dan

(b) Isbs atau rugi yang diakui dalam pengukuran ke Nilai Wajar setelah dikurangi blaya v
untuk menjual atau pelepasan aset atau kelompok lepasan yang terkait dengan
Operasi yang dihentikan dan beban pajak penghasilan yang terkait,

(2) arus kas neto yang dapat diatribusikan pada aktivkas operasi, Investasi dan pendanaan 2
Gari operasi yang dihentikan, dan

Page 84 OCR 0.819
Papo 34 of 94

(3) jurntah penghasilan dari operasi yang dilanjutkan dan operasi yang dihentikan yang dapat v
dlatrbbusikan pada pemilik entitas Induk,
29) | Instrumen Derivatif selain Derivatif Melekat
3) Perusahaan wajib mengelompokkan instrumen derivatif sesuai dangan tujuannya, yaitu untuk v
lindung nilai atau tujuan lainnya (non Indung nilai), seperti untuk tujuan spekulasi:
D) Perusahaan yang memiliki atau menerbitkan instrumen derivatif wajib mengungkapkan untuk
setiap kontrak instrumen derivatif dalam kelompok klasifikasi lindung nilai dan kelompok non
lindung milai:
(Lt) hakikat dan sifat dari transaksi, berupa transaksi berjangka dalam bentuk valuta, bunga, v
komoditas atau lain-lam,
(2) pihak lawan transaksi (counterparties): v
(3) tanggal jatuh tempo: v
(4) nilai keseluruhan kontrak dan Nilai Wajar pada tanggal laporan posisi keuangan) v
(5) beban atau Pendapatan pada perode pelaporan: v
(6) pos Aset dan/atau Liabilitas yang dilindung nilai: dari v
(7) persyaratan penting lainnya. 37
Cc) Yang harus diungkapkan antara tain: —
(1) Hal-hal yang diperlukan untuk memahami tujuan transaksi derivatif dan strategi untuk v
mencapai tujuan tersebut:
(2) Kebijakan manajemen risiko untuk setiap klasifikasi Indung nila, termasuk penjelasan v
mengenai Aset dan/atau Lisbiitas dan jenis transaksi yang dilindung nilai, dan
(3) Bagi instrumen yang tidak dimaksudkan sebagai suatu lindung nilai, disebutkan v

tujuannya,

30)

Nilai Wajar Instrumen Keuangan
Yang harus dungkapkan untuk setiap kelompok aset keuangan dan labilitas keuangan antara lain:

3

IWiai Wajar setiap kelompok Aset dan Liabilitas tersebut dengan cara yang memungkinkan untuk |

Gapat diperbandingkan dengan nilai tercatat dalam laporan posisi kevanganj dan

v

Catatan 3S

b)

hierarki, metode, dan asurnsi signifikan yang digunakan dalam menentukan Nilai Wajar aset
keuangan dan liabilitas keuangan.

v

Catatan 35

Page 85 OCR 0.816
Page 85 ofgd

31) | Dividen

Yang harus diungkapkan antara lain :

2) jumlah dividen dan dividen per saham yang telah dideklarasikan dan dibayarkan sebagai v
drstribusi kepada pemilik pada pernode pelaporan,

DJ jumlah utang dividen untuk:

(Ll) periode pelaporan, dan v
(2) periode sebelumnya: w
€) jumlah dividen dan divklen per saham yang diusulkan ateu didekdarasikan setelah periode v

pelaporan tetapi sebelum tanggal penyelesaian laporan keuangan dan tidak diakui sebagai
Uabiltzs kepada perndik pada akhir periode pelaporan: dan

d) jumlah dividen preferen kumulatif yang tidak diakui. v

32) | Bagian Partisipasi dalam Ventura Bersama
Yang harus diungkapkan antara lain

8) jumlah agregat dari Ilabilitas kontinjensi dengan jumlah Kabilitas kontinjensi lainnya secara v
terpisah,

b) jumlah agregat dari komitmen modal terkait dengan bagian partisipasinya dalam Ventura I v
Bersama secara terpisah dari komitmen lainnya)

C) daftar dan penjelasan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama yang signifikan dan bagian “

partisipasi kepemilikan dalam pengendalian bersama entitas, dan
d) dalam hal Ventura Bersama diakul dalam pengendalian bersama entitas, agar ditambahkan

pengungkapan tambahan tentang:
(1) metode yang digunakan untuk mengakui bagian partisipasirya: dan “
(2) jumlah agregat sebap aset lancar, asot tidak lancar, liabilitas jangka pendek, Ilabilitas “

jangka panjang, penghasilan dan beban yang terkait dengan bagian partisipasinya dalam

33) | Perikatan dan Kontinjonsi

a) Perikatan
Yang harus diungkapkan antara lain:

(4)  perikatan yang meliputi:

Page 86 OCR 0.776
Page 86 of 94

(a) perjanjian sewa, keagenan dan distribusi, bantuan manajemen dan teknis, royalti,

dan Isensi, diungkapkan:
IL pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian: v Catatan 38
(OA. perbde berlakunya perikatan: v — Catatan 34
IL dasar penentuan kompensasi dan denda, v
Ie, Jumlah beban atav pendapatan pada perbode pelaporan dan v Catatan 34
Y,  pembatasan-pembatasan lainnya, v

tb) kontrak atau perjanjian yang memerlukan penggunaan dana di masa yang akan
Batang, seperti: pembangunan pabrik, perjanjian pembelian, katan untuk investasi,

diungkapkan:
IL pihak-pihak yang terkat dalam perjanjian: vV
I perode berlakunya perikatan: v
WI nilai keseluruhan, mata uang, dan bagian yang telah direalsasi: dan v
Iv. sanksi-sanksi: v
(2) pemberian jaminan atau garansi, diungkapkan:
Ia) pihak-pihak yang dijamin dan yang menerima jaminan, yang dipsahkan antara pihak y
berelasi dan pihak ketiga untuk pihak yang dijamin:
(b) latar belakang dikeluarkannya jaminan, v“
(c) periode bertakunya jaminan: dan v
(d) nilai jaminan: v
(3) fasilitas krodit yang belum digunakan, misalnya Fasilitas L/C, cerukan barik: dan
(8) uraian mengenal sifat, jenis, jumlah dan batasan-batasannya v
bj Kontinjensi

Yang hares diungkapkan antara lain:
Ld) perkara atau sengketa hukum, diungkapkan:
(a) pihak-pihak yang terkait: v

Page 87 OCR 0.811
Page 87 of 94

(0) jumlah yang diperkarakan:

(e) latar belakang, isi dan status perkaradan pendapat hukum (legal opinion): dan

(dj dampak kevangan,

12)

Peraturan Pemerintah yang berdampak terbadap Perusahaan, misalnya masalah
lingkungan hidup, diungkapkan uraian singkat tentang peraturan dan estimasi dampak
keuangannya,

alas

3)

kemungkinan kabilitas pajak tambahan:

(a) jenis ketetapan atau tagihan pajak, jenis pajak, tahun pajak serta jumlah pokok dan
denda atau bunganya, dan

(b) sikap Perusahaan terhadap ketetapan atau tagihan pajak (keberatan atau banding):

«3

peristiwa kontinjensi lainnya, yang diungkapkan antara lain:

(a) karakteristik aset atau kabilitas kontinjensi,

(b) estimasi dari dampak keuangannya,

(0) Indikasi tentang ketktakpastian yang terkait dengan jumlah atau waktu arus keluar
sumber daya, dan

(d) kemungkinan penggantian oleh pihak ketiga.

39)

Khusus Industri Perkebunan

Perkebunan Inti Rakyat dan Plasma
Yang harus diungkapkan antara lain:

3

Isi perjanjian kerjasama IR/Plasmaj

b)

Pinak-pihak yang terkait dalam kerjasama,

aj

Lokasi aset dan jangka waktu pengelolaan)

@)

Hak dan liabilitas dari masing-masing pihak dalam kerjasama,

e

Ketentuan tentang perbahan perjanjian kerjasama, dan

n

Isi perubahan perjanjian, jika ada.

alajajalala

35)

Manajemen Risiko Keuangan

Page 88 OCR 0.840
Page 38 ot 94

Perusahaan harus mengungkankan informasi yang memungkinkan para pengguna laporan
keuangan untuk mengevaluasi sifat dan luas risiko yang timbul dari instrumen kevangan, serta
kebijakan dalam pengelolaan risiko, termasuk, namun tidak terbatas pada risiko sebagai
berikut:

(1) risiko kredit, antara lain Ikhtisar analists umur aset keuangan yang belum jatuh tempo atau Catatan 36a
tidak mengalami penurunan ndal dan yang lewat jatuh tampa pada akhir periode pelaporan
tetapi tidak mengalami penurunan nilai:
(2) risiko likuiditas, antara lain:
la) anatsis jatuh tempo untuk liabilitas keuangan derivatif dan nonderivatif yang Catatan 3Gb
menunjukkan sisa jatuh termpo kontraktual yang bertujuan untuk pemahaman
terhadap periode arus kasi dan
(b) Geskripsi mengenai cara Perusahaan mengelola risiko likukditas: Catatan 36b
(3) risiko pasar, antara lain analisis sensitivitas untuk satiag Jenis risiko pasar dimana entitas Catatan 36c
terdampak pada akhir penoda pelaporan, yang menunjukkan dampak perubahan pada
variabel risiko yang relevan pada tanggal tersebut terbadap laba rugi dar ekuitas: dan
(a) risiko lainnya yang dimiliki olah Perusahaan, Catatan 36
h) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) terdiri dari pengungkapan kualitatif dan Catatan 36

pengungkapan kuantitatif untuk setiap #ens risiko yang Smbul dari Instrumen keuangan.

36)

Khusus Industri Perbankan

al Rasio Kecukupan Modal (Capital Adeguacy Ratio)
Yang harus deungkapkan antara lain:

(1) Rincian perhitungan dan jumlah rasio kecukupan modal pada tanggal laporan posisi
keyangan,

(2) Posisi CAR minimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia dan

(3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan CAR.

b) Posisi Devisa Neta
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian perhitungan dan posisi devisa neto menurut jenis mata uang pada tanggal laporan
posisi keuangan,

(2) Posisi devisa neto maksimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia:

Page 89 OCR 0.828
Page 89 of 94

(3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan posisi devisa neto.

c) Jaminan Pemorintah terhadap Liabilitas Pembayaran Bank Umum

Yang harus diungkapkan antara lain dasar hukum yang melandasi jaminan atas dana pihak
ketiga di bank.

G) Aktivitas Fiduciary

Yang harus diungkapkan antara lain uraian masing-masing aktivitas Nduclaryyang meliputi jasa
Kustodian, wali amanat, pengelolaan Investasi dan reksadana.

37

Kuasi-Reorganisasi
Yang harus diungkapkan antara lain uraian mengenai kegiatan kuasi-reorganisasi yang meliputi:

@) Jumlah saido negatif yang disliminasi dalam laporan posisi keuangan dan jumlah tersebut
disajikan selarna bgs tahun berurutan sejak kuasi-rorgansasi:

b) Status going concern perusahaan dan rencana manajemen Gan pernegang saham setelah kuasi-

reorganisasi yang menggambarkan prospek usaha di masa mendatang,

C) Penyajian laporan posisi keuangan sebelum, pada saat dan sesudah kuasi-reorpanisasi,

@) Rincian dari jumlah yang mernbentuk akun selisih perslaian Aset dan Mabilitas sebelum
digunakan untuk mengeliminasi defisit: dan

€) Keterangan tentang tanggal terjadinya kuasi-reorganasi pada akun saldo taba datam laporan
posisi keuangan untuk jangka waktu 10 tahun ke depan sejak kuasi-reorganisasi.

SP alah

38)

Pengelolaan Modal
Yang harus diungkapkan antara lain:

@) informasi kualitatif tentang tujuan, kebijakan, dan proses Perusahaan dalam menyeka
permodalannya, termasuk:

(1) deskripsi tentang bagian yang dikelola sebagai modal:

Catatan 36

(2) sifat persyaratan dan implementasinya dalam hal Perusahaan diharuskan untuk memenuhi
persyaratan permodalan yang disyaratkan oleh pihak eksternal, dan

Catatan 36

(3) cara Perusahaan memenuhi tujuannya dalam mengelola permodalannyaj

b) rmgkasan data kuantitatif tentang bagian yang dikelola sebayal modal,

€) setiap perubahan pada angka a) dan angka b) dari perode sebelumnya,

Page 90 OCR 0.856
Page 00 of O4

d) pernyataan atas kepatuhan terhadap setiap persyaratan permodalan dari pihak eksternal (jika v
ada), dan

€) konsekuensi dari ketidakpatuhan persyaratan permodalan dari oibak ekstornal, apabila terjadi v
ketidakpatuhan.

29) | Transaksi Nonkas
Yang barus diungkapkan antara lain:

Transaksi pada aktivitas Investasi dan pendanaan yang tidak memerlukan penggunaan Kas dan v Catatan 37
Setara Kas yang tidak termasuk dalam laporan arus kas.
Transaksi tersebut antara lain berupa perolehan Aset secara kredit atau sewa pembiayaan, akuisisi v Catatan 37

melalui penerbitan saharn, dan konversi utang menjadi modal,

40) | Pembayaran Berbasis Saham
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) rincian jumlah Liabilitas atas pembayaran berbasis saham baik untuk jangka pendek ataupun v
jangka penjang:
b) penjelasan mangenai setiap jenis perjanjian pembayaran berbasis saham yang ada pada suatu v

periode, termasuk syarat dan ketentuan umum setiap perjanjian, seperti kondisi vesting, jangka
waktu maksimum atas opsi yang diberikan, dan metode penyelosalan:

C) jumlah dan rata-rata tertimbang harga eksekusi opsi saham untuk setiap kelompok opsi saham, v

GO) untuk opsi saham yang dieksekusi selama periode, rata-rata tertimbang harga saham pada v
tanggal eksekusi atau selarna penode pelaporan,

@) kisaran harga eksekusi dan rata-rata tertimbang sisa umur kontrak untuk opsi saham yang v
beredar pada akhir pertodej

0) nenentuan Nilai Wajar dengan mengungkapkan paling kurany hal-hat sebagai berikut:

(Lk) opsi yang diberikan selama suatu perlode, rata-rata tertimbang Nifal Wajar opsi tersebut v
pada tanggal pengukuran dan informasi tentang bagarnana Nilai Wajar tersebut diukur
dan

(2) jumlah dan rata-rata tertimbang nilai wajar instrumen ekuitas tersebut pada tanggal v
pengukuran, dan informasi tentang pengukuran Nilai Wajar tersebut untuk Instruman
ekuitas lain yang diberikan selama suatu periode (yaitu selain opsi saham),

Page 91 OCR 0.820
Page 91 ofo4

9) dampak transaksi pembayaran berbasis saham terhadap laba rugi Perusahaan dalam suatu
periode dan terhadap posisi keuangannya.

41)

Khusus Industri Asuransi:
Analisis kekayaan dan Perhitungan Batas Tingkat Solvabilitas
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Analisis Kekayaan,

(2) Perhitungan batas tingkat solvabilitas,

13) Batas tingkat solvabilitas yang harus dipenuhi:

Ia) Tingkat solvabilitas yang dicapai perusahaan per tanggal pelaporan) dan

(5) Jumlah investasi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

&jajajaj

42)

Aset Liabilitas dan Hasil Usaha Program Asuransi Syariah
Hal-hal yang harus diungkapkan:

@) Ijin Menteri Keuangan atas pendirian unit Asuransi Syariah:

b) Jenis Akad Asuransi Syariah,

Cc) Rincian Aset, Labilitas, Pendapatan, Beban, dan Laba Usahe Unit Asuransi Syariah, dan

d) Zakat.

lalai

43)

Informasi Penting Lainnya
Yang harus diungkagkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari:

a) Kontrak reasuransij

b) Perjanjian penting dan ikatan lainnya,

C) Rasio keuangan penting:

G) Pendapatan, beban dan hasil underwriting: dan

2) Peristiwa atau keadaan yang mempengaruhi kinerja atau kelangsungan hidup perusahaan.

ajelalala

44)

Khusus Industri Kehutanan:

a) Rincian volums penjualan kayu bulat Cjenis kayu),

«

b) Pemenuhan tabditas terhadap negara seperti DR, IHH, BPPHH, IHPH dan iuran wajib lainnya:

Page 92 OCR 0.833
Pawe 92 of 94

alam (TPTI, pembinaan dan perlindungan hutan, penanaman tanah kosong dan usaha lainnya
untuk kotertarian alam):

Realisasi kegiatan dan biaya yang berhubungan dengan pelaksanaan penanaman kembali hutan

2)

d)

Realisasi jenis kegiatan sehubungan pelaksanaan Bina desa hutan dan biayanya,

Khusus HTI, diungkapkan realisasi anggaran dan penanaman peda periode berjalan dan
akumulasinya, dan

Sehubungan dengan pembangunan sarana dan prasarana:

(1) Renlsasi pembangunan: Jalan dan jembatan serta pemeliharaannya: dan

(2) Jenis jalan yang dibangun pada penode berjalan dan akumulasinya

45)

Peristiwa Setelah Periode Pelaporan
Yang harus diungkapkan antara lain:

a)

dalam hal Perusahaan menerima informasi setelah periode pelaporan tentang kondisi yang ada
pada akhir periode petaporen, maka Perusahaan memutakhirkan pengungkapan kondisi
tersebut sesuai dengan informasi terkini: dan contoh peristiwa setelah periode pelaporan yang
mensyaratkan entitas untuk menyesuaikan jumlah yang diakui dalam laporan keuangannya,
tau untuk mengakui peristiwa yang sebelumnya tidak diakui:

v)

dalam hal terdapat peratiwa nonpenyesual yang material setelah perode pelaporan, maka
Perusahaan mengungkapkan uralan peristiwa, misalnya:

“ tanggal terjadinya,

(5 sifat penstiwaj dan

(5) estimasi atas Bampak keuangan, atau pernyataan dan atasan bahwa estimasi tersebut
tidak dapat dibuat.

46)

'

Perkembangan Terakhir Standar Akuntansi Keuangan dan Peraturan yang Terkait dengan
Aktivitas Perusahaan
Dalam hal Perusahaan belum menerapkan suatu SAK dan/atau peraturan yang terkait dengan

aktivitas Perusahaan, yang telah diterbitkan tetapi belum efektif berlaku, Yang harus dungkapkan
antara lain:

Catatan 39

judul SAK dan jenis paraturan baru tersebuti

8)

sifat dari perubahan yang betum berlaku efektif atau perubahan kebijakan akuntansi,

£

d

tanggal penerapan SAK dam peraturan baru tersebut disyaratkan, dan

Page 93 OCR 0.847
Page 93 oro4

d) pembahasan mengenai dampak penerapan awal SAK dan peraturan baru atas laporan keuangan
atau pernyataan manajemen bahwa dampak tersebut tidak dapat diketahui atau diestimasi
secara wajar.

47) | Reklasifikasi

'a) Dalam hal Perusahaan mengubah penyagan atau pergklastfikastan pos-pos dalam laporan
keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan antara bai:

(L) sifat reklasifikasi:
12) Jumlah masing-masing pos atau gabungan beberapa pcs yang direklasifkasi: dan
13) alasan reklasifikasi

b) Dalam hal reklasifikasi jumlah komperatif tidak praktis untuk dilakukan, maka Perusahaan harus
mengungkapkan:

(1) alasan tidak mereklasifikasi jumlah tersebut, dan vV
(2) sifat penyesuakan yang akan dilakukan jika jumvah tersebut direkkasifikasi, V

48) | Hibah Pemerintah
Setiap Hibah Pemerintah yang diterima, Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai berikut:

3) sWat dan luas Hibah Pemermtah yang diakui dalam laporan keuangan dan indikasi bentuk lain v
dari bantuan pemerintah: dan

b) kondisi yang belum terpenuhi dan kontinyensi lain yang melekat atas bantuan pemeraatah yang v
telat diakui,

49) | Rekonsiliasi antara SAK dengan Standar Akuntansi di Negara Lain

a) Ketentuan ini berlaku bagi Perusahaan yang menyusun laporan keuangan dengan menggunakan v
standar akuntansi selain SAK untuk mamenuhi persyaratan otoritas pasar modal di negara lain
atau dalam rangka penawaran Efek di negara lain,

D) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) ringkasan perbedaan SAK dengan standar akuntansi di negara lain: v

(2) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan posisi keuangan beserta penjelasannya: v
dan

(3) rekansiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan laba rugi kamprahansif beserta v
penjelasannya.

alaha

Page 94 OCR 0.859
Page 94 of 94

€) Dalam hal Perusahaan dipersyaratkan oleh otoritas pasar modal di negara lain untuk melakukan
pengungkapan tambahan mengikuti ketentuan yang berlaku di negara tersebut, maka
pengungkapan tersebut wajib ditambahkan dalam laporan kevangan,

50) | Informasi Penting Lainnya v

Yang harus duungkapkan antara lain sifat, Jenis, jumlah dan dampak dari peristiwa atau keadaan
tertentu yang mempengaruhi kinarja perusahaan, seperti penstiwa/keadaan yang mempengaruhi
kelangsungan hidup perusahaan

Jakarta, 26 Maret 2025 Mengetahui,
PT Ancara Logistics Indonesia Tbk

weton

Vishal Parekh Faisal Mohamad Nur
Direktur yang membawahi Bidang N Direktur Utama
Akuntansi

File

File Open PDF
Source IDX
Size4.66 MB
Published26 Mar 2025
Pages94
Characters150,130
Text sourceOCR
OCR confidence0.828

Names mentioned 13 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Ancara Logistics Indonesia Tbk p.1 ×5
linked person Faisal Mohamad Nur p.94
unresolved org Kantor Akuntan Publik Y p.1
unresolved org Santosa & Rekan p.1
unresolved org Y. Santosa & Rekan p.1
unresolved org Bapepam-LK p.3 ×2
unresolved org Menteri Keuangan p.5 ×2
unresolved org Bank Indonesia p.11 ×12
unresolved org Bank Lan p.11
unresolved org Bank Indoresia p.30
unresolved org Direktorat Jenderal Pajak p.40
unresolved org Menteri Mukurn dan Hak Asasi Manusia p.62
unresolved org Bapepam p.81 ×2

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 7

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result