Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 3
Page 1
Jakarta, 26 Maret 2025
No. 003/CORPSEC/BBR-JKT/III/25
OTORITAS JASA KEUANGAN
Gedung Soemitro Djojohadikusumo
Jalan Lapangan Banteng Timur No. 2-4
Jakarta 10170, Indonesia
Up. Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal
PT BURSA EFEK INDONESIA
Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 1, 16th Floor
Jalan Jend. Sudirman, Kav. 52-53
Jakarta Selatan, 12190, Indonesia
Up. Direktur Penilaian dan Pencatatan Perusahaan
Perihal : Penyampaian Penjelasan terkait perubahan pada Laporan Keuangan pos Aset dan Liabilitas
Tahunan tahun 2024
Dengan Hormat,
Merujuk ketentuan III.1.1.4. Peraturan Bursa No. I-E mengenai penjelasan penyebab perubahan Jumlah Aset
dan/atau Liabilitas apabila terdapat perubahan lebih dari 20% (dua puluh perseratus) pada Laporan Keuangan
interim atau Laporan keuangan Auditan tahunan periode tahun buku berjalan dibandingkan Laporan Keuangan
Auditan tahunan terakhir, maka bersama ini kami untuk dan atas nama Perseroan menyampaikan Informasi
sebagai berikut :
Aset Perseroan per 31 Desember 2024 dan 31 Desember 2023 sebagai berikut :
Page 2
Aset Perseroan per 31 Desember 2024 mengalami peningkatan sebesar USD8.476.374 atau sebesar 24% dari sebesar USD34.786.295 per 31 Desember 2023 naik menjadi sebesar USD43.262.669 per 31 Desember 2024, hal ini disebabkan karena adanya peningkatan pada aset tetap bersih. Peningkatan pada aset tetap bersih disebabkan karena adanya penambahan aset dalam penyelesaian untuk 1 unit kapal Self Propelled Barged (SPB) sebesar USD2.600.000. Dimana pada tahun 2023 nilai asset dalam penyelesaian untuk 1 unit kapal Self Propelled Barged (SPB) telah dicatat sebesar USD3.900.000 dan di tahun 2024 setelah kapal selesai dibangun direclass ke asset tetap sebesar USD6.500.000. Selain itu, penambahan asset ditahun 2024 juga disebabkan karena adanya penambahan aset dalam penyelesaian untuk 1 unit kapal Offshore Vessel (OSV) sebesar USD4.840.000. Dampak kejadian, informasi atau fakta material tersebut terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi, keuangan, atau kelangsungan usaha Emiten adalah : Dampak Aspek Operasional. Perseroan telah melakukan penambahan 1 unit kapal Self Propelled Barged (SPB) dan telah beroperasi mulai bulan Oktober 2024. Perseroan juga melakukan penambahan Pembangunan 1 unit kapal Offshore Support Vessel yang akan selesai di akhir tahun 2024. Penambahan kapal ini diharapkan dapat menunjang kegiatan operasional Perseroan serta meningkatkan utilisasi serta pendapatan Perseroan pada segment Self Propelled Barged (SPB) di masa yang akan datang. Selain itu, penambahan satu unit kapal OSV akan berdampak positif bagi operasional Perseroan, dimana Perseroan dapat memenuhi peluang -peluang akan permintaan sewa kapal baik dari luar wilayah Indonesia maupun di wilayah Indonesia. Dampak Aspek Keuangan. Transaksi pembelian satu unit kapal SPB memiliki dampak keuangan yaitu bertambahnya aset Perseroan sebesar US 6.500.000 dan meningkatnya Utang Perseroan sebesar USD4.216.628. Sedangkan untuk pembuatan 1 unit kapal Offshore Support Vessel (OSV), Perseroan telah membayar uang muka sebesar USD4.840.000. Pembelian dan pembuatan kapal ini diharapkan dapat meningkatkan laba dan kinerja keuangan Perseroan, yang mana hal ini akan memberikan dampak positif bagi Perseroan. Dampak Aspek Hukum. Perseroan telah melakukan kewajiban pembayaran atas pembelian kapal yang telah dilunasi, sehingga tidak akan berdampak pada aspek hukum. Dampak Kelangsungan Usaha. Penambahan 1 unit kapal Self Propelled Barged (SPB) dan 1 unit kapal Offshore Support Vessel (OSV) dinilai akan dapat menambah value bagi Perseroan dan diharapkan dapat menambah pendapatan pada masa yang akan datang. Penambahan 2 unit kapal merupakan strategi Perseroan dalam rangka meningkatkan utilisasi kapal dan meningkatkan pendapatan Perseroan serta mengembangkan usaha Perseroan. Demikian yang dapat kami sampaikan. Atas perhatiannya kami ucapkan Terima kasih.
Page 3
PT PELAYARAN NASIONAL BINA BUANA RAYA Tbk Susanti Novita Corporate Secretary
Names mentioned 3 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.