Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 1
Page 1 OCR 0.928
NKASHA INTERNATIONAL Jakarta, 25 Maret 2025 Kepada Yth. Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Otoritas Jasa Keuangan (EX. Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan) Gedung Soemitro Djojohadikusumo Jalan Lapangan Banteng Timur No. 2-4, Jakarta 10710 Perihal : Penjelasan Atas Perubahan Jumlah Aset dan Jumlah Liabilitas Per 31 December 2024 terhadap 31 Desember 2023 Sehubungan dengan penyampaian laporan keuangan PT Akasha Wira International Tbk per 31 December 2024, terdapat beberapa hal yang akan kami jelaskan terkait perubahan nilai aset dan nilai liabilitas yang melebihi 2096. keteran 31December2024 | 31 Desember 2023 kang menga (dalam Jutaan Rupiah) | (dalam Jutaan Rupiah) | Peningkatan, (Penurunan) Jumlah Aset 2,696,874 2,085,182 29.356 Jumlah Liabilitas 438,373 355,374 23.44 JUMLAH ASET: Jumlah Aset per 31 December 2024 mengalami kenaikan sebesar Rp 611,7 Miliar atau 29,34 dibandingkan dengan Jumlah Aset per 31 Desember 2023, Adapun perubahan antar akun, antara lain: 1. Aset Lancar mengalami kenaikan sebesar Rp 321,5 Miliar atau 26,14 disebabkan karena Piutang Usaha yang mengalami kenaikan sebesar Rp 103,6 Miliar atau 46,596 sejalan dengan kenaikan penjualan, demikian pula dengan Persediaan yang mengalami kenaikan Rp 78,2 Miliar atau 50,04. Uang Muka dan Biaya Dibayar Dimuka juga mengalami kenaikan sebesar Rp 11,4 Miliar atau 14,496 karena meningkatnya sewa dibayar dimuka. Sedangkan Kas dan Setara Kas mengalami kenaikan sebesar Rp 104,8 Miliar atau 13,996 sejalan dengan adanya laba usaha Perusahaan. 2. Aset Tetap — bersih dan Aset Tak Berwujud — bersih secara keseluruhan mengalami kenaikan sebesar Rp 164,8 Miliar atau 22,14, karena adanya pembelian tanah dan bangunan serta mesin dan peralatan, sejalan dengan perkembangan usaha Perusahaan. JUMLAH LIABILITAS: Jumlah Liabilitas per 31 December 2024 mengalami kenaikan sebesar Rp 83,0 Miliar atau 23,496 dibandingkan Jumlah Liabilitas per 31 Desember 2023, yang disebabkan oleh: 1. Utang Usaha mengalami kenaikan sebesar Rp 54,1 Miliar atau 46,89c, demikian pula dengan Utang Bukan Usaha dan Akrual mengalami kenaikan sebesar Rp 18,3 Miliar atau 14,696. Perusahaan telah melakukan pembayaran dan pencatatan sesuai dengan jatuh tempo dan kelengkapan dokumennya. 2. Utang Pajak mengalami kenaikan sebesar Rp 11,2 Miliar atau 20,556 hal ini terutama disebabkan kenaikan laba usaha Perusahaan. Perusahaan telah melakukan kewajiban perpajakannya sebagaimana mestinya. Demikian penjelasan ini kami sampaikan. Atas perhatiannya kami mengucapkan terima kasih. Hormat kami, “—— Wihardjo Hadiseputro Presiden Direktur PT Akasha Wira International Tbk | Jl TB Simatupang KAV 88, Tanjung Barat, Jagakarsa, Kota Adm Jakarta Selatan, DKI Jakarta 12530 - INDONESIA | p : 462 8111934 5000 | wwwakashainternational.com
Names mentioned 5 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan
p.1
unresolved
person
Wihardjo Hadiseputro
· Presiden Direktur
p.1
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.