Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 80
Page 1 OCR 0.888
OJK CHECKLIST PENGUNGKAPAN LAPORAN KEUANGAN UNTUK SELURUH INDUSTRI DI PASAR MODAL Di INDONESIA Petunjuk Pengisian Checklist: 1, Seluruh Emiten dan Perusahaan Publik harus menggunakan Checklist Pengungkapan Laporan Keuangan ini, kecuall Erniten dan Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek. Setiap Perusahaan Efek harus menggunakan Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek (Peraturan No, VIII.G.17). 2. Tanda (V) diisi pada kolom 'Ada' apabila Emiten/Perusahaan Publik telah memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan dan selanjutnya pada kolom 'Keterangan' ditambahkan cross reference ke nornor catatan atas laporan keuangan. 3, Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan maka tanda) diisi pada kolom “Tidak Ada' dengan menambahkan keteranganalasannya pada kolom keterangan. 4, Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memiliki pos-pos tertentu sehingga tidak wajib memenuhi persyaratan pengungkapan yang ada maka tanda (V) diisi pada kolom "N/A", 5, Checklist Ini wajib ditandatangani oleh Direktur yang membawahi akuntansi dan keuangan dan Akuntan (untuk laporan keuangan audited). Data Umum Nama Emiten/Perusahaan Publik PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk / IPCC Bidang Usaha Perhubungan - Pelabuhan Jenis penawaran Umum Saham “ ME —- 7 ' 2023 Ta 7 Ti Nama Kantor | Purwantono, Sungkoro & Surja Purwantono, Sungkoro & Surja Akuntan Publik Nama Partner Moch. Dadang Syachruna Moch. Dadang Syachruna Opini Akuntan Wajar Tanpa Modifikasi Wajar Tanpa Modifikasi Catatan tentang Tidak ada Tidak ada Opini (jika ada)
Page 2 OCR 0.840
Tidak Pemenuhan Peraturan No.VIII.G.L1 Tentang "Tanggung Jawab Direksi Atas Laporan Keuangan" Pemenuhan Peraturan No,VIII.A.2 tentang “Independensi Akuntan Yang Memberikan Jasa Audit di Pasar Modal" Data Keuangan Penting dalam ribuan rupiati Periode laporan keuangan 31/12/2024 31/12/2023 Laba Rugi Komprehensif 212.216.227 190.254.844 Pendapatan 824.595.336 735.204.940 Laba (rugi) bruto 347.517.266 326.477.029 Laba (rugi) usaha/operasional 256.589.298 245.207.985 EBITDA 367.281.888 354.012.995 Laba (rugi) Bersih periode berjalan — | 212.216.227 190.854.844 Laba (rugi) komprehensif | 212.216.227 190.854.844 Laba Persaham (dasar) | 116,71 104,96 Laba Per saharn (dilusian) “ii N/A N/A Laporan Posisi keuangan Jumlah Aset 1.850.738.338 1.788.314.387 Jumlah Aset Lancar 901.435.563 759.121.894 Jumlah Aset Tidak Lancar 949.302.775 1.029.192.493 Jumlah Liabilitas 573.509.947 565.447.533 Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 185.272.012 205.967.850 Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 388.237.935 359.479.683 Jumlah Ekuitas 1.277.228.391 1.222.866.854 Modal Disetor 931.293.766 931,298.766 Saldo Laba 345.929.625 291,568.088
Page 3 OCR 0.862
Rasio Keuangan Rasio Lancar (36) 485,55X 368, 56K ROA 11478 10,671 ROE 15,626 15,614 Ebitda thd pendapatan (56) 44, 9196 48,155 Catatan: 1. Pengungkapan yang dipersyaratkan untuk masing-masing pos wajib diungkapkan seluruhnya, kecuali pengungkapan tersebut tidak relevan atau tidak dapat diterapkan pada Emiten atau Perusahaan Publik, Emiten atau Perusahaan Publik wajib menyesuaikan pengungkapan sesuai dengan karakteristik industri apabila pengungkapan tersebut dipersyaratkan oleh SAK atau relevan untuk memahami laporan keuangan Emiten atau Perusahaan Publik. 2. Emiten atau Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek tidak mengacu pada checklist ini, namun mengikuti peraturan Bapepam-LK No VI!I.G.17 tentang Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek. Laporan Keuangan Terdiri dari: Laporan posisi keuangan pada akhir periode Laporan laba rugi komprehensif selarna periode Laporan perubahan ekuitas selama periode Laporan arus kas selama periode Laporan posisi keuangan pada awal periode komparatif yang disajikan saat Perusahaan menerapkan suatu kebijakan akuntansi v secara retrospektif atau membuat penyajian kembali pos-pos laporan keuangan atau ketika Perusahsan mereklasifikasi pos- pos dalam laporan keuangannya. 6 Catatan atas Laporan Keuangan $ Ketentuan Umum 1, Perusahaan wajib. menyalikan catatan atas laporan keuangan dengan urutan sebagai berikut: 2, gambaran umum Perusahaan v Catatan 1 b. dasar penyusunan laporan keuangan dan ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan yang diterapkan: v Catatan 2-3 & Informasi tambahan Untuk pos-pos yang disajikan dalam laporan posis! keuangan, laparan laba rugi komprehensif, leporan v Catatan 4-29 perubahan ekuitas dan laporan arus kas, sesuai dengan urutan penyajian laporan dan penyajian masing-masing pos: dan elelala ulalulnja
Page 4 OCR 0.872
6. pengungkapan lainnya yang antara lain meliputi: 1) Informasi yang dipersyaratkan oleh SAK yang tidak disajikan di bagian manapun dalem laporan kevangan, dan: 2) informasi yang tidak disajikan di bagian manapun dalam laporan keuangan, tetapi informasi tersebut relevan untuk memahami laporan keuangan. Perusahaan wajib menyatakan dalam bentuk nilal atau persentase untuk menjelaskan adanya bagian dari suatu jumlah, tidak menggunakan kata "sebagian", Perusahaan wajib mengungkapkan dalam penjelasan masing-masing pos mengenai Aset yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan. Dalam hal Aset Perusahaan diasuransikan, wajib diungkapkan jenis dan nila! aset yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib diungkapkan alasannya, Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan Catatan 1-29 Gambaran Umum Perusahaan Hal-hal yang harus diungkapkan, antara lain: Pendirian perusahaan 1 Riwayat ringkas perusahaan: 2 Nomar dan tanggal akta pendirian serta perubahan terakhir, pengesahan dar' Instansi yang berwanang, dan nomor serta tanggal Berita Negara, Catatan la Catatan la Kegiatan usaha sesuai anggaran dasar Perusahaan dan yang sedang dijalankan pada periode pelaporan, Catatan la hi) 5 Tempat kedudukan perusahaan dan lokasi utama kegiatan usaha Catatan la Tanggal mulai beroperasinya perusahaan secara komersial, Dalam hal perusahaan rnelakukan ekspansi atau perampingan usaha secara signifikan pada periode laporan yang disajikan, wajib disebutkan saat dimulainya operasi komersial dari ekspansi atau perampingan usaha dan kapasitas produksinya: dan Catatan la 8 Nama entitas Induk dan nama entitas induk terakhir daiam kelompok usaha (ultimate parent of the group). Dalam hal tidak dapat dlungkapkan, walib disebutkan alasannya, Catatan 1a Lu) Khusus Industri Media Penjelasan rinci tentang Perizinan yang dimil 8) Khusus Industri Jalan Tol Peraturan perundangan atau keputusan pemerintah yang mendasari penyelenggaraan jalan tol tersebut.
Page 5 OCR 0.765
ea na aa. na Tera MA BN Ma see ee | 9) Khusus untuk Asuransi dan Pembiayaan Izin bidang usaha dari Menteri Keuangan atau Otoritas yang berwenang, 10) Khusus untuk Industri Perbankan Izin Usaha sebagai bank umum, sebagai bank devisa (ika ada), serta Izin untuk menjalankan kegiatan berdasarkan prinsip syariah (jika ada). 11) | Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi dan Pertambangan Umum Area Eksplorasi dan EksploitasI/Pengembangan. Penjelasan mengenal area ektplorasi dan eksploitasi Perseroan meliput : 8) Area Eksplorasi, maliputi: »— Namalokasi: 8. Nama pemilik izin lokasi: . Tanggal perolehan izin ekplorasi serta tanggal jatuh temponya: & Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik Izin lokasi: dan & Jumlah biaya eksplorasi yang telah dibukukan sebagai Aset Minyak dan Gas Bumi per tanggal Laporan Posisi Keuangan: b) | Area Eksploitasi/Pengembangan meliputi: . Nama lokasi: & Nama pemilik izin lokasi: . Tanggal perolehan Izin ekplorasi serta tanggal jatuh tempanya: & Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik izin lokasi: dan - Jumlah Cadangan Terbukti (P1), keterangan tentang pihak yang melakukan sertifikasi, dan tanggal sertifikasi: . Jumlah produksi pada tahun berjalan, dah & Akumulasi Jumlah produksi sejak awal kegiatan eksploitasi/pengembangan oleh Perseroan hingga tangga! laporan posisi keuangan. 12) Khusus Industri Kehutanan Yang harut diungkapkan antara lain: 2) pelaksanaan kegiatan pengusahaan hutan: b) rincian luas srest sisa hutan yarig belum dikelola selama rnasa sisa manfaat HPH) dan €) diss umur HPH, b, Penawaran Umum Efek
Page 6 OCR 0.848
Yang harus diungkapkan anta 3 Bursa tempat Efek dicatatkan, dan 1) | Tanggal dan/atau nomor surat efektif penawaran umum, termasuk penawaran Efek yang diterbitkan di luar Indonesia: v Catatan 1b | 2) | Jenis dan jumlah Efek yang ditawarkan: v Catatan 1b | v Catatan 1b | Li) Tindakan perusahaan yang dapat mempengaruhi jumlah Efek yang diterbitkan (corporate action) sejak penawaran umum perdana sampai dengan perlode pelaporan terakhir. 1 Struktur Perusahaan, entitas anak, dan Entitas Bertujuan Khusus (EBK) Yang harus diungkapkan antara lain: Nama entitas arjak dan/atau EBK yang dikendalikan baik secara langsung maupun tidak langsung: 2 Tempat kedudukan: Jenis usaha: Tahun beroperasi secara komersial: 5) Persentase kepemilikan dan proporsi hak suara (jika berbeda): Total Aset, dan alelalelala Informasi penting lainnya antara lain: a) sifat hubungan antara entitas Induk dan entitas anak, apabila entitas Induk tidak merniliki baik langsung maupun tidak langsung melalu! entitas anak, lebih dari SOX (lima puluh perseratusj hak suara yang sah, bp alasan mengapa kepemilikan baik langsung maupun tidak langsung lebih dari 505 ()lma puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial atas investee tidak diikuti dengan pengendalian, c) akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas #nak apabiln laporan keuangan tersebut digunakan untuk menyusan laporan keuangan konsolidasian den tanggal atau perlode berbeda dari tanggal laporan keuangan entitas Induk, dan alasan menggunakan tanggal atau periode yang berbeda, dl sifat dan luas setiap restriksi signifikan dalam kemampuan entitas anak untuk mentransfer dana ke entitas induk dalam bentuk dividen tunai, atau pembayaran kembali pinjaman atau uang muka: 8) suatu rincian yang menunjukkan dampak setiap perubahan bagian kepemilikan entitas Induk pada entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya Pengendalian atas #kultas yang dapet distribusikan pada pernilik entitas induk: dan 1) dalam hal hilangnya Pengendalian atas entitas anak, maka entitas induk harus mengungkapkan (1) keuntungan atau kerugian (jika ada) yang diakui dari hilangnya Pengendalian, dan porsi dati keuntungan atau kerugian yang dapat diatribusikan padu pengakuan sisa Investasi pada entitas anak terdahulu dengan Nilai Wajar pada tanggal hilangnya Pengendalian: (2) jumlah persentase kepernilikan yang dilepuskan: (3) jumiah harga yang diterima:
Page 7 OCR 0.801
Ja ea atas erna Ti ana Aa Baen mean Man na aan Be (4) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas: | (5) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya dimana Pengendallan dilepaskan: dan (6) jumiah Aset dan Liabilltas selain Kas dan Setara Kas pada @ntitas anak atau bisnis lainnya dimana Pengendalian dilepaskan, yang diikhtisarkan berdasarkan kategori utamanya. d Karyawan, direksi, komisaris, dan komite audit Yang harus diungkapkan antara lain: 1” Nama dan jabatan untuk masing-masing anggota direksi, dewan komisaris, dan komite audit: v Catatan 10 2 Cakupan manajernen kunci, dan v Catatan 1c 3) Jumiah karyawan tetap pada masing:masing akhir periode atau rata-rata jumlah karyawan tetap selama periode yang v Catatan 1c bersangkutan, secara konsolidasi untuk Perusahaan dar entitas anak, « Penerbitan Laporan Keuangan 1) | Tanggel laporan keuangari diotorisasl untuk terbit: dan “ 2) | Pihak yang bertanggung jawab mengotorisasi laporan keuangan, v Catatan 1f Catatan if z Ikhtisar Kebijakan Akuntansi Signifikan Dalam bagian Ini harus diungkapkan hal-hal sebagai berikut: 2 Pernyataan kepatuhan terhadap SAK v Catatan 2n | Pernyataan Ini merupakan pernyataan bahwa Japoran keuangan telah disusun dan disajikan sesuai dengan SAK. b. Dasar pengukuran dan penyusunan laporan keuangan 1) | Dasar pengukuran laporan keuangan yaitu berdasarkan biaya historis (historical cost), biaya perolehan kini (current cast), nilai v Catatan Za realisasi neto (net realirabie value), Nilai Wajer Uair value) atau jumlah yang dapat dipulihkan berdasarkan SAK yang berlaku, 2) | Dasar penyusunan laporan keuangan, yaitu dasar akrual, kecuali untuk laporan arus kas, v Ceatan 22 3) | Mata uang fungsional dan mata uang penyajian yang digunatan, meliputi: 2) mata uang fungsional Perusahaan dan entitas anak, v b) “Tukta danlasan perubahan, apabila terdapat perubahan mata uang fungslonal Perusahaan maupun kegiatan usaha asing yang v Mgnifikan, dan &) alasan perubahan mata uang penyajian |jika ada). v 4) | Atasan perubahan periode pelaporan Uika ada). ki 4 Catatan Za dan 2b
Page 8 OCR 0.834
Penggunaan Pertimbangan, Estimasi, dan Asurnsi Signifikan oleh Manajemen 1) | perusahaan harus mengungkapkan dalam ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan atau bagian lain dari catatan atas taporan Catatan 3 keuangan, pertimbangan yang telah dibuat manajemen dalam proses penerapan kebijakan akuntansi dan memiliki dampak yang paling signiftkan terhadap Jurnlah yang diakul dalam laporan keuangan: 2) | Perusahaan harus mengungkapkan Informasi tentang asurmsi yang dibuat mengena! masa depan, dah sumber utama dari estimasi Catatan 3 ketidakpastian lain pada akhir perlode pedaporan, yang memiliki risiko signifikan yang mengakibatkan penyesuaian material terhadap jumlah tercatat Aset dan Labilitas dalam perlode pelaporan berikutnya, dan Catatan4-15 3) Berkaitan dengan Aset dan Linbilltas sebagaimana dimaksud dalam angka 2), catatan atas laporan keuangan memasukkan rinelan atas sifat dan jurvlah tercatat pada akhir periode pelaporan. Kebijakan Akuntansi Tartentu Kebijakan akuntansi tertentu merupakan kebijakan akuntansi lainnya yang diterapkan dan relevan untuk mernahami laporan keuangan. Kebijakan akuntansi tertentu meliputi, tetapi tidak terbatas pada hal-hal sebagai berikut: 1) Prinsip-prinsip konsolidasi Yang harus dijelaskan antara lain: a) ruang Ilngkup Laporan Keuangan Konsolidasian, yang meliputi pos-pos entitas Induk dan entitas anak: b) dasar dan kapan suatu entitas anak dikonsolidasitan ke dalam laporan keuangan entitas induk, c) kebijakan akuntansi sehubungan dengan perubahan kepemilikan tanpa kehilangan Pengendalian atas entitas anak: d) kebijakan akuntansi sehubungan dengan kehilangan Pengendalian atas entitas anak: #) kebijakan akuntansi sehubungan dengan pencatatan dan penyajian kepentingan non pengendali: dan f) pernyataan bahwa saldo pos dan transaksi material antar entitas yang dikonsolidasi tetah dieliminasi. “aja 2 Kombinasi bisnts Yang harus dijelaskan antara lain: 2) metode yang digunakan dalam kombinasi bisnis, termasuk metode yang digunakan untuk mengukur kepentingan non- pengendali, b) pengakuan awal Untuk goodwil: C) pengukuran setelah pengakuan awal untuk goodwill: dan d) kebijakan lainnya yang relevan terkait dengan kombinasi bisnis yung ade di Perusahaan, antara lal (1) pembelian dengan diskon: (2) akuisisi secara bertahap, dan (3). imbalan kontinfensi, 3 Kus dan setara kas:
Page 9 OCR 0.827
Yang harus dijelaskan antara lain kel Salam menentukan komponen kas dan setara kas, Catatan 2e 4) Instrumen Keuangan a) Instrumen Keuangan selain Sukuk Yang harus dijelaskan antara lain: (1) pengakuan awa! Instrumen keuangan setiap kategori, termasuk perlakuan atas biaya transaksi: . Catatan 21 (2) pengukuran setelah pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori: v Catatan 2t (3) ketentuan saling hapus dari instrumen keuangan, v Catatan 2f (4) metode yang digunakan untuk menentukan Nilai Wajar instrumen keuanganj v Catatan 2f | (5) metode perhitungan yang digunakan untuk menentukan penurunan nilai dari aset keuangan: “ Catatan 2/ (6) ketentuan penghantian pengakuan Instrumen keuangan: v Catatan 2f b) nm khusus Instrumen keuangan derivatif dan akuntansi lindung nilai, selain penjelasan sebagaimana dimaksud delam angka (1), angka (2), angka (3), angka (2), angka (5), dan angka (5), wajib ditambahkan penjelasan mengenai (a) ketentuan pemenuhan kriteria akuntansi lindung nilai: (b) kiasifikasi lindung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilai atas Instrumen keuangan derivatif: dan (C) perlakuan akuntansi Indung nilsl untuk tujuan akuntansi lindung nilai. Investasi pada Sukuk Yang harus dijelaskan antara lin: (1 (2) (3) (6) (5) Klasifikasi dan reklasifikasi Investasi pada Sukuk: pengakuan awal Sukuk, pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk: Penyajian pendapatan sukuk: dun penyajian amortisasi biaya transaksi, d Sukuk yang diterbitkan Yang harus dijelaskan antara lain: (63) (2) (3) (4 pengakuan awal Sukuk: pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk: biaya transaksi penerbitan Sukuk: biaya transaksi penerbitan Sukuk:
Page 10 OCR 0.835
(5) syariah yang digunakan. 5) Khusus Industri Perbankan a) Giro Wajib Minimum | Yang aras dijelaskan antara lain ketentuan mengenai Jumlah gira wajib minimum, bj Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain. d Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain. 8) Piutang Reverse Repo Yang barus dijelaskan antara lain unsur-unsur Plutang Reverse Repo, metode pencatatan dan pengukurannya, Khusus Industri Perbankan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah Yang harus dijelaskan antara lain: a) Kelompok obligasi rekapitalisasi yang dimiliki: b) Pengakuan nilai pada Investasi Untuk setiap kelompok Obligasi Rekapitalisasi Remerintahdan C) Dasar penyajian afek-etek dalam laporan keuangan, Khusus Industri Perbankan a) Kredit Yang harus dijelaskan antara lain: (1) Penjebrariatas masing-masing jenis kredit yary diberikang (2) Dasar penyajian atas kredit: (3) Kebijakan manajemen dan pelaksanaan pengendalian risiko portofolio kredit: (4) Perlakuan akuntansi untuk kradit yang dibell dari BPPN (ilka adah: dan (5) Kebijakan bank akan agunan kredit, b) — Tagihan/Kewajiban Akseptasi Yang barus dijelaskan antara lain dasar penyajian atas tagihan/kewajiban akseptasi, c) Agunan yang Diambil Alih 10
Page 11 OCR 0.841
9 (4) Dasar penilaian dan penyajian: (2) Perlakuan akuransi atas nilai resibasi pkutang/pembsayaan yang diberikan dengan saldo piutang/pembiayean yang tidak dapat ditagih, dan (3) Perlakuan akuntansi atas keuntungan (kerugian) dari realisasi penjualan agunan. Khusus untuk Industri Pembiayaan Piutang Pembiayaan Konsumen Yang harus dijelaskan antara lain: a) Dasar penyajian piutang pembiayaan konsumen: dan Yang harus dijelaskan antara lain: | b) Dasar penilalan aset jika perusahaan menarik kembali aset pembiayaan konsumen dari konsumennya, 10) 'Anjak Piutang Yang harus dijelaskan antara lain: a) senis transaksI anfak plutang (dengan recourse atau tanpa recourse): 8) Penyajian transaksi anjak piutang: €) Perlakuan akuntansi atas perbedaan antara harga pengalihan dan jumlah bersih piutang dialihkan, dan 1) Sewa Yang harus dijelaskan antara lain: a) xebijakan penentuan suatu perjanjian mengandung suatu sewa: b) kebijakan penentuan suatu sewa merupakan sewa pembiayaan atau sewa operasi: dan c) kebijakan akuntansi apabila Perusahaan bertindak sebagai lessee dan/atau lessor, Catatan 2p Catatan 2p Catatan 2p 12) Persediaan yang harus dijelaskan antara lain mengenai kebijakan akuntansi yang digunakan dan rumusan biaya yang digunakan. a) Khusus Industri Kehutanan HTI Dalam Pengembangan Yang narus dijelaskan antara lain: Beban-beban yang dikapitalisasi, antara lain: kewajiban kepada negara, pemeliharaan sarana den pra-sarana. HTI Siap Panen Yang harus dijelaskan antara lain: 11
Page 12 OCR 0.782
Binya perolehan, mutasi pembebanan ke biaya produksi, b) Khusus Industri Perkebunan “ Tanaman Perkebunan Yang harus dijelaskan antara tai: (L) Dasar klasifikasi untuk jenis tanaman sebagai persediaan, tanaman belum menghasilkan, atau tanaman telah menghasilkan, (2) Dasar penilsian dan pengukuran, (3) Kebijakan akuntansi reklasifikasi tanaman balum menghasilkan ke tanaman telah menghasilkan (4) Metode penyusutan dan masa manfaat tanaman yang disusutkan, dan (5S) Kebijakan akuntansi biaya pinjaman. &) Khusus Industri Peternakan v Hewan Ternak Yang harus dijelaskan antara lain: (1) Hewan ternak telah menghasilkai (fa) Metode penilaian) (b) Metode amortisasi (deplesi): dan (5) Cadangan kemetian atau metoge penghapusan langsung, Jika ada, (2) Hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) : la) Metode penilalan: dan | Ib) Perkiraan waktu yang dibutuhkan untuk dapat berpindah menjadi hewan ternak telah menghasiikan, | 13) | asettetap: Yang harus dijelaskan antara lain: 8) peryakuan awal Aset Tetap: v Catatan 2h bh pengukuran setelah pengakuan awal Aset Tetap: v Catatan 2h 2) pengelompokkan Aset Tatap: v Catatan 2h d) — metode penyusutan yang digunakan: v Catatan 2h | kapitalisasi baya yang terkait dengan Aset Tetap: v Catatan 2h 1) estimasi umur manfaat dan tarif penyusutan: v Caratan 2h
Page 13 OCR 0.781
&) penghantian pengakuan: | v Catatanh h) nia residu: dan | V Catatan 2h | I) pernyataan bahwa manajemen telah mengkal ulang atas estimasi umur ekonomis, metode penyusutan, dan nilai residu pada | v setiap akhir periode pelaporan. (0) investasipodn Entitas Asoslasl - 1 Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat Investasi padu asosiasi. 18) Bagian partisipasi dalam Ventura Bersama Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat bagian partisipasi dalarn Ventura Bersama, v Catatan 2j 16) Pola Kerjasama s Yang harus dijeteskan antara lain: a) Kriteris dari bentuk kerjasama: b) Kebijakan akuntansi untuk setiap jenis aset dan Ilabilitas yang timbul: dan C) Sistem pembagian hasi, jika ada. 17 Aset Tak Berwujud Yang harus dijetaskan antara lnir : 3) pengakuan awal Aset Takberwujud: v Catatan 2 | b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Takberwujud: v Catatan Zi Cc) umur manfaat tidak terbatas atau terbatas, dan apabila umur manfaat terbatas, diungkapkan tarif amortisasi yang v Catatan 2 digunakan dan umur manfaatnya) d) sumber terjadinya Aset Takberwulud: v Catatan 2! €) metode amortisasi yang digunakan: “ Catatan 2 IN) penghantian pengakuan Aset Takberwulud: dan v Catatan 2! tiset dan pengembangan (jika ada), v 18) Aset tidak lancar atau kelompok tepasan yang dimiliki untuk dijual sim Yang harus dijelaskan antara lain: a) kebijakan tentang peristiwa dan kondisi suatu aset tidak lancar diklasifikasikan sebagai aset yang dimiliki untuk dijual: dan v ai bj pengukuran aset tidak tancar atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual, v 19) Properti Investasi : 13
Page 14 OCR 0.815
ng harus dijelaskan antara lalr: B) pengakuan awal Properti Investasi: v b) pengukuran setelah pengukuan awal Properti Investasi: v C) metode penyusutan yang digunakan, khusus untuk model biuya: v dd) estimasi umur manfaat dan/atau tarif penyusutan untuk model biaya, dan v @) penghentian pengakuan Properti Investasi 20) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi Aset Minyak dan Gas Bumi Yang harus dijelaskan antara lain: 8) Dasar pengukuran yang digunakan untuk menentukan jumlah tercatat bruto: b) Kriteria kapitalisasi biaya, penurunan nilai (Impairment) dan penilaian kembali aset (revaluasi): €) Metode penyusutan dan amortisasi yang digunakan ala d) Masa manfaat atau tarif penyusutan dan amortisasi yang digunakan: dan €) Pertanggungan Asuransi. 21) Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan Yang harus dijelaskan antara lain: a) ketentuan peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan kemungkinan terjadinya penurunan nilai: dan v | Catatan 2k b) kebijakan akuntansi pengakuan penurunan nilai aset non-keuangan dan pembalikannya v Catatan 2k 22) | Khusus Industri Perbankan | v Uabilitas Segera Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian liabilitas segera. Simpanan Nasabah Yang harus dijelaskan antara lain: @) Penjelasan atas-simpananj dan b) Dasar penyajian dar| masing-masing kategori simpanan, Simpanan dari bank lain Yang narus dijelaskan antara lain: 14
Page 15 OCR 0.841
a) Penjelasan atas simpuran dari bank taln: dar b) Dasar penyajian simpanan dari bari lain. Surat Berharga yang Diterbitkan Yang harus dijelaskan antara lain: a) Kriteria dan jenis-jenis surat berharga yang diterbitkan: dan b) Perlakuan akuntansi atas prerni atau diskonto, 23) Provisi Yang harus dijelaskan antara lain: a) kondisi provisi yang harus dlakul: dan Bj dasar penentuan nilai provisi. Catatan 2! Catatan 21 24) Utang Repo Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Utang Rebo, metode pencatatan dan pengukurannya. 35) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan. Yang harus dijelaskan antara lain: @) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH, b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan: GC) Metode penyusutan prasarana PLH: dan d) Tabel yang memuat penjelasan tentang: (1) Lokasi penambangan, (2) Saida awal untuk masing-masing lokasi: (3) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan: dan (4) saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan. 28) Khusus Industri Pertambangan Umum Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan Yang harus dijelaskan antara lain: 15
Page 16 OCR 0.870
a) Binya Eksplorasi yang Ditengguhkan atas kegiatan eksplorasi yang masih berjalan dengan penjelasan mengenal jangka waktu kontrak untuk Area of Interest yang bersangkutan: b) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atus kegiatan eksplorasi yang sudah menemukan adanya Cadangan Terbukti dengan penjelasan bahwa amortisasinya baru akan dilaksanakan pada taat dimulainya produksi: c) Dasar penentuan ditangguhkannya biaya pengembangan dan kapitalisasi biaya pekerjaan konstruksi dan prasarana, dan G) Metode amortisasi dan penyusutan yang dipergunakan dengan penjelasan jangka waktu perijinan penambungan, taksiran umur ekonomis tambang dan dasar perhitungan amortisasi Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan Yang harus dijelaskan antara lain: @) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLHi: b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan: dan C) Metode penyusutan prasarana PLH, 21) Pengakuan Pendapatan a) Yang harus dijelaskan antara lain: (1) kondisi dun metode pengakuan pendapatan serta dasar pengukuran yang digunakan berdasarkan jenis pendapatan Catatan 21 yang ada: dan (2) dalam hal terdapat transaksi hubungan keagenan, kebijakan pengakuan pendapatan dan penjualan dari hubungan Catatan 2n keagenan serta beban terkait. 0) Pengakuan pendapatan dan Beban dengan menggunakan metode persentase penyelesaian Catatan 21 Yang harus dijelaskan antara lain metode yang diterapkan untuk menentukan tahap penyelesaian suatu kontrak. C) Khusus Industri Asuransi (| Pengakuan pendapatan premi Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain: (a) Torit yang digunakan dalam perhitungan premi yang belum merupakan pendapatan, (b) Kebijakan akuntansi untuk transaksi reusuransi prospektif dan retroaktif: dan (C) Penyajian pendapatan premi dalam lsporan laba rugi, 16
Page 17 OCR 0.853
(2) Beban Klaim Penjelasan yang harus ditambahkan a1 lain: (a) kelompok beban klaim dalam bentuk: klaim yang disetujul, klaim dalam proses penyelesaian, klaim yang terjadi namun belum dilaporkan dan beban penyelesaian klaim, dan (b) Penyajian beban klaim dalarn laporan laba rugi. d) Khusus Industri Real Estate Kapitalisasi dan metode alokasi biaya proyek pengembangan Real Estat Yang harus dijelaskan antara lain: (4) Unsur biaya yang kapitalisasi ke proyek pengembangan Real Estat: (2) Unsur biaya yang dialokasikan sebagai beban proyek: (3) Penyisihan atas realisasi pendapatan pada masa mendatang labih rendah dari nlial tercatat proyek: (4) Metode alokasi biaya yang telah dikapitalisasi ke setlap unit Real Estat, (S5) Biaya yang direvisi dan direalokasi akibat perubahan mendasar pada estimasi kini: dan (6) Unsur biaya yang dlakul sebagai beban pada saat terjadinya. 28) Program Loyalitas Pelangan Yang barus dijelarkan antara lainkebijakan terkait program loyalitas pelanggan po Transaksi dan Saldo dalam mata uang asing Yang barus dijelaskan antara lain: a) ketentuan dalam penjabaran transaksi dan saldo dalam mata uang asing: Catatan 20 | b) perlakuan akuntansi selisih kurs yang timbul dari penjabaran aset can Ilabilitas moneter: dan Catatan 2b C) referensi dan kurs yang digunakan untuk menjabarkan transaksi dan saldo dalam mata uang asing. Catatan 2b 30) Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi Yang harus dijeleskan antara laln: | ah Dasar penetapan Pihak-pihak berelasi: Catatan 2d Catatan 2d b) Pengungkapan Pihak-pihak berelasi dalam Laporan Keuangan: dan 31) Hibah Pemerintah Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan akuntansi tentang metode penyajian dalam laporan keuangan. 17
Page 18 OCR 0.831
32) Pajak Penghasilan Yang harus dijelaskan antara lain: a) dasar penentuan tarif pajak untuk mengukur pajak kinl dan pajak tangguhan: b) ketentisan mengenal saling hapus: €) pengakuan dan pengukuran aset pajak tangguhanj dan 4) metode yang digunakan dalam menilai aset (llabilitas) pajak tangguhan. 4. Catatan 2m Catatan 2m Catatan 2m Catatan 2m 33) Imbalan Kerja Yang harus dijelaskan antara lain: 2) Jenis Imbalan kerja yang diberikan kepada karyawan, bh deskripsi umum mengenai jenis program Imbalan pasca kerja yang diselenggarakan oleh Perusahaan, c) kebijakan akuntansi Perusahaan dalam mengakul keuntungan dan kerugian aktuarial: dan d) pengakuan keuntungan dan kerugian untuk curtailment dan penyelesaian. 34) Saham Treasuri Yang barus dijelaskan antara lain metode pengakuan dan pengukuran atas pembellan, penjualan, atau pembatalan saharn treasuri, 35) Pembayaran Berbasis Saham | Yang harus dijelaskan antara lai kebijakan akuntansi untuk transaksi pembayaran berbasis saham yang diselesaikan melalui | Instrumen ekultas dan/atau diselesaikan melalui Kas, termasuk pengukurannya, 36) Kuasi-Reorganisasi | Yang harus dijelaskan antara lain: ap Dasar dilakukannya tussi-reorganisasi: b) Dasar penentuan nilai wajar Aset dan Liabilitas: dan €) Perlakuan akuntansi untuk selisih hasil revaluasi Aset dan Liabilitas. Cototan: Berlaku untuk kuasi reorganisasi sebelum 1 Januari 2013 37) Biaya Pinjaman Yang harur dijelaskan antara lain kondisl yang mengharuskan slaya pinjaman dikapitallsasikan sebagai bagian dari biaya perolehan aset kualifikasian, 38) Segmen Operasi Yang harus dijelaskan antara lain dasar yang digunakan oleh manajemen untuk mengidentifikasikan Segmen Operasi. Catatan 20 18
Page 19 OCR 0.850
39) Laba (Rugi) per saham Yang harus dijelaskan antara Isin dasar perhitungan laba (rugi) per saham dasar dan laba (rugi) per saham dilusian. Catatan 28 Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan Asat Kas dan Setara Kas Yang harus diungkapkan antara lain: a) unsur Kas dan Setara Kas pada pihak berelasi dan pihak ketiga: b| rincian jumlah penempatan di bank berdasarkan nama bank serta jenis mata uang asing: co) kisaran suku bunga kontraktual dari Setara Kas selama periode pelaporan: dan d) Jumlah saldo Kas dan Setara Kas yang signifikan yang tidak depat digunakan oleh kelompok usaha. disertai pendapat Catatan 4 dan 24a Catatan 4 dan 242 Catatan 4 manajemen. 2 Khusus Industri Perbankan 3) Kas Yang harus diungkapkan adalah rincian jumleh kas berdasarkan jenis mata uang. Bj Giro pada Bank Indonesia Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian jumlah Giro pada Bank Indonesia berdasarkan Jenis mata uang (nilai dalam mata uang original): dan 2) Ketentuan Giro Wajib Minimum (GWMI menurut BI dan posisi GWM bank pada saat perlode pelaporan. &) Giro pada Bank Lain Yang harus diungkapkan antara (ain: Rincian Jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan jenis mata uang: (4) Jumlah penyisihan penurunan nilal: (2) Perubahan penyisihan selama periode berjalan untuk masing-masing giro) (3) Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan pihak yang mempunyai hubungan istimewa dan pihak ketiga, (4) Tingkat suku bunga rata-rata per tahung dan (5) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai, d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain Yang harus diungkapkan antara lain: 19
Page 20 OCR 0.828
3 () (2) Rincian penempatan berdasarkan yang rengalarni penurunan nilai (impalred) dan tidak mengalami penurunan nilai (unimpaired): (3) Jangka waktu (rata-rata atau per kelompok): Rincian jumlah penempatan berdasarkan jenis dan mata uang: (4) Jurnlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan (5) Rincian Jumlah penempatan berdasarkan pihak yang mempunyai hubungan istirnewa dan pihak ketiga: (6) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, | (7) Jumlah dana yang diblokir dan alasannya: | | (8) sumiah dana yang tidak dapat dicairkan pada bank bermasalah, bank beku operasi atau likuidasi termasuk tingkat kemungkinan diterimanya kembali dana tersebut berdasarkan informasi dari otoritas yang berwenang: dan | (9) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nila. Piutang Usaha Yang harus diungkapkan antara lain: a) Jumlah piutang yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak beretasi, B) jumlah plutang menurut debitur: c) jumlah piutang menurut mata uang: @) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai: Catatan Sb dan 24b Catatan 5c Catatan Sd @) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai secara Individual dan kolektif, dan penghapusan piutang: 1) pendupat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan atau keyakinan manajemen atas ketertagihan piutang apabila tidak dibentuk cadangan: &) oiutang yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan, h) jumlah diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif: dan I) informasi keterlibatan berkelanjutan atas piutang yang ditransfer, meliputi: (1) jumiah yang ditransfer, beban bunga, retensi, jatuh tempo, dan Ikatan penting lain yang diatur dalam perjanjlan: dan (2) jaminan yang dibarikan (bila ada). Catatan 5d 4 Khusus Industri Asuransi a) Piutang Premi Tambahan pengungkapan mengenal antara lain: (8) Jurntah piutang berdasarkan tertanggung dan asuradur: (a) — Jumiah piutang berdasarkan jenis asuransi: dan 20
Page 21 OCR 0.807
(5) Jumlah piutang premi yang diperkenankan perhitungan solvabiiltas. b) Piutang Koasuransi Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: (4) Jumlah berdasatkan ko-asuradur, (2) Jumlah menurut jenis asuransi: dan (3) Jumlah piutang koasuransi yang diperkenankan dalarn perhitungan solvabilitas, C) Piutang Reasuransi Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: (1) Jumlah plutang berdasarkan reasuradur, (2) Jumlah plutang atau utang reasuransi yang saling dihapuskan, dan (3) Jumlah plutang reasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas, @) Piutang Hasil Investasi Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: (1) Pemisahan antara piutang kepada pihak berelasi dan pihak ketiga: (2) jumlah piutang menurut janis investasi, (3) Jumlah piutang menurut mata uang: dan (4) Jumlah piutang yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas. 5) Khusus Industri Pembiayaan a) Piutang Pembiayaan Konsumen Yang harus diungkapkan antara lain: 1) end plutang menurut dan jenis obyek pembiayaan (contoh: kendaraan bermotor, elektronik, rumah, dan lain- 3 2) Rincian umur dari angsuran pembiyaan konsumen: 3) Bagian pinjaman yang dibiayai bank-bank sehubungan dengan transaksi kerja 4) sama pembiayaan bersama, penunjukan selaku pengelola piutang, penerusan pinjaman dan pengambilalihan piutang apabila perusahaan membagi risiko tidak tertagihnya plutang tersebut dengan bank-bank dalam rangka transaksi di atas: 5) Pendapatan pembisyaan konsumen yang belum diakul: 21
Page 22 OCR 0.838
6) Nilai dan jenis Jaminan yang diserahkan oleh pelanggan atas piutang pembiayaan konsumen yang diberikan berdasarkan obiek pembiayaan, 7) Tingkat suku bunga rata-rata pertahun) dan 8) Piutang pembiayaan konsumen yang dialihkan dan atau digunakan sebagai jaminan atas utang, bj) Tagihan Anjak Piutang 5) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Jumlah tagihan anjak plutang tanpa recourse dan dengan recourse, beserta jumlah utang retensi anjak piutang dar pendapatan anjak piutang (tanpa recourse) serta pendapatan anjak plutang tangguhan (dengan recoursel: dan (2) Pengungkapan mengenai tingkat bunga, jatuh tempo dan jumlah piutang yang diperoleh serta Ikatan penting yang | diatur dalam perjanjian enjak piutang. &) PlutangSewa Pembiayaan v Yang hatus diongkapkan antara lain: Rinclan jumlah berdasarkan pihak beralasi dan pihak ketiga: (1) rekonsiliasi antara Investasi sewa bruto dan nilal kini plutang pembayaran sewa minimum pada akhir periode pelaporan. Di samping Itu, lessor mengungkapkan investasi sewa bruto dan nilai kini piutang pembayaran sewa minimum pada akhir periode pelaporan, untuk setiap perlode berikut: Ca) kurang dari satu tahun (b) lebih dari satu tahun sampul Ilma tahun (c) lebih dari ilma tahun (2) pendapatan keuangan yang belum diterima, (3) nilai residu yang tidak dijamin yang dakru sebagai manfaat lessorj (4) akumulasi penyisihan piutang tidak tertagih atas pembayaran sewa minimum: (5) rental kontinjen yang diakul sebagai pendapatan dalam periode: dan (6) penjelasan umum Isl perjanjian sawe lessar yang material. d) Piutang Sewa Operasi v Yang harus dlungkapkan antara lain: | (1) jumlah agregat pembayaran sewa minimum masa depan dalam sewa operasi yang tidak dapat dibatalkan untuk setiap periode berikut: (a) kurana darisatu tahun (b) lebih dari satu tahun sampai lima tahun 22
Page 23 OCR 0.737
Pa na sa ea Ea Las DI Sak Rap (c) lebih dari Ilma tahun (2) total rental kontinjen yang diakul sebagai pendapatan pada periode: dan (3) penjelasan umum iki perjanjian sewa kessor, 8 Khusus Kontrak Konstruksi Piutang Retensi v Yang harus diungkapkan antara lain: a) Jumlah piutang dari masingsmesing kontrak konstruksi, dan b) — Pendapatmanajerner akan kemungkinan tertagihnya plutang retenal. n Tagihan Bruto kepada Pelanggan Yang harus diungkapkan dalam pos Ini antara lain tagihan bruto dari setiap kontrak v konstruksi. Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel yaitu : 3) biaya kontrak yang terjadi: b) laba yang diakul: Cc) kerugian yang terjadi: dan d) pekerjaan yang sudah ditagih (termin). 8 | rlutangRevenaRepo v Yang harus diungkapkan antara tain: ah Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang ditransaksikan b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek: £) Nama pihak/counterpartys dl Lokasi Efek jaminan: | Tingkat bunga piutang reverse repo: If). Cadangan kerugian penurunan nilal (jika ada): dan &) Mutasi cadangan kerugian penurunan nilal (jikarada). | TN) Agunan Yang Diambil Alih “ Yang harus diungkapkan antara lain: a) Nilai realisasi bersih pada saat dlambilaiih, 23
Page 24 OCR 0.806
b) Selisih antara nilai reailsasi bersitt atas agunan yang diimbil-alih dangan saldo piutang yang tidak tertagih dan &) Laba atau rugi yang timbul, termasuk biaya-blaya yang timbul setelah pengambilalihan agunan tersebut, 10) Piutang Dividen dan Bunga Yang harus @lungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlah tagihan dividen, bunga, dan denda kepodu pihak lain. 1") 12) Piutang Lain-Lain Yang harus dlungkapkan antara lain: 3) Rincian jenis dan jumlah piutang: bj Jumlah Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPNJ: dan cl Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan. Aset Keuangan Lainnya Pengungkapan Ini telah diterapkan untuk aset kewangan lainnya yang bersifat lancar maupun tidak lancar, a) Pengelompokkan aset keuangan Isinnya sesual klasifikasi yang dipisahkan antara pinak ketiga dan pihak bersinsi. b) Yang haru diungkapkan antara lain: (1) nilai tercatat aset kevangan untuk setiap kelompok dan rindlen investasinya: (2) laba atau rugi nato pada setiap kelompok aset keuangan berdasarkan klasifikasi, baik yang disajikan pada pas pendapatan komprehensif lainnya maupun yang diakui sebagai laba atau rugi periode berjalan: (3) total pendapatan bunga yang dinitung menggunakan metode suku bunga efektif untuk aset keuangan selain yang @lukur pada nila! wajer melalui laba rugi: (@) biaya perolehan termasuk jumlah premium dan diskonto yang belum diamortisasi, untuk Efek dimiliki hingga Jatuh tempo (5) peringkat Efek utang berikut nama perneringkat (ika ada). (6) uraian tentang alasan diambilnya keputusan menjual untuk aset keuangan yang diklasifikasikan dimiliki hingga jatuh | tempo: (7) Ika terdapat rektasifikasi aset kesangan, maka wajib ditngkupkan: (a) Jumlah yang direklasifikasi ke dan dari setiap kategori: (b) alasan reklasifikasi: dan (C) sisa investasi dalam kelompok dimiliki hingga jatuh tempo yang telah direklasifikasi dalam kelompok tersedia untuk dijual. (B) jumlah tercatat aset keuangan yang dijeminkan sebagai agunan untuk Liabilitas atau labilitas kontinjensi serse syarat dan kondisi yang terkait dengan penjaminan tersebui 24
Page 25 OCR 0.851
(9) jumlah penurunan nilai atas aset keuangan (jika ada), termasuk mutasinya, dipisahkan antara aset keuangan yang | v mengalami penurunan nilai dan aset keuangan yang tidak mengalami penurunan nilal, serta dipisahkan antara penurunan nilai yang dihitung secara kolektif dan individual, termasuk beban penurunan nilai yang diakul dalam laba rugi: dan (10) jumlah amortisasi keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi atas Investasi yang tersedia untuk dijual yang v direkiaslfikasi menjadi dimiliki hingga atuh tempo. 13) Khusus Deposito Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: a) nama bank, dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi, b) kisaran suku bunga kontraktual selama perlode pelaporan: v Catatan 4 c) jenis dan jumlah deposito dalam mata vang asing: dan v G) hal-hal lain yang dapat mempengaruhi kualitas pencairan deposito tersebut, v 14) Khusus Investasi pada Sukuk Tambahan pengungkapan mengenal antara lain: a) indian Sukuk berdasarkan nama penerbit dan akad syariah: b) tujuan model usaha yang digunakan: C) jurnlah Investasi yang direklasifikasikan, jika ada, dan penyebabnya: dan d) Nilai Wajar untuk Invettasi yang diukur pada biaya perolehan. int) 15) Khusus Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: a) Rincian jumiah nominal dan nilai pasar efek berdasarkan jenis: b) Tanggal jatuh tempo dan frekuensi pembayaran bunga: €) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan &) Informasi penting lainnya. 16 Khusus Unit Penyertaan Reksadana v Tambahan pengungkapan mengenal antara lain: a) Rincian unit penyertaan rekcadana dan Nilai Aset Bersih: dan b) Laba atau rugi neto berdasarkan klasifikasi, baik yang disajikan pada pos pendapatan komprehensif lainnya maupun yang @lakul sebagai laba atati rugi perlode berjalan v Catatan 4 dan 248 . « 25
Page 26 OCR 0.817
Khusus Wesal Tagih Tambahan pengungkapan mengensiantara lain, pihak penerbi, kisaran tingkat bunga, jatuh tempo, jenis mata uang, dan uraian tentang sifat dan asal terjadinya (dar| tranzaksi usaha atau lainnya). 18) Khusus Industri Asuransi Tambahan pengungkapan mengenai aset-aset yang menjadi dana jaminan. 19) Pinjaman Polis Yang harus diungkapkan antaralain rincian berdasarkan: a| Saldo pinjaman polis menurut jenis mata uang: b) Tingkat suku bunga, 21) Khusus Industri Perbankan. Krodit Yang harus dlungkapkan antara lain: 2) Rincian jumlah kredit berdasarkan Jenis, mata uang, sektor ekonomi dan jangka waktu serta kolektibilltas, b) Jumlah cadangan kerugian penurunan nilal dan mutasi selama periode berjaian: Yg Rincian Jumiah kredit berdasarkan pihak beretasi dan pihak ketiga: 4) Rasio kredit usaha kecil terhadap jumlah kredit yang diberikan: e) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun L Rincian kredit bermasalah berdasarkan sektor dan jumlah cadangan penghapusan menurut ketentuan Bank Indonesia, BR) Rasio kradit bermasalah terhadap Jumlah Aset keuangan dan rasio jumlah cadangan kerugian penurunan nilai Aset keuangan yang telah dibentuk terhadap jumlah minimum cadangankerugian penurunan nilai Aset keuangan sasual ketentuan Bank Indonesia: ") Jurulah kredit yang direstrukturisasi berdasarkan jenis dan kolektibilitas, Jumlah dan persentase bagian bank atas kredit sindikasi bulk selaku pimpinan, agen, atau anggota sindikasi: 1) Mhtisar pembelan krecit dari BPPN berdasarkan perlode pembelian, Jika ada: M) Pendapat manajemen akan ketaatan bank terhadap Batas Maksimum Pemberian Kredit (aMPK) yang ditetapkan oleh: | Bank indonesia, 1) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan rilal Tagihan dan Uabilitas Akseptasi TI. 17 Yang harus diungkapkan antara lain: 26
Page 27 OCR 0.803
3) Rincian Jumlah tagihan dan ilabilites berdasarkan pihai, mata uang, dan jatuh tempo: BD). Untuk tagihan akseptasi diungkopken kolektibilitas, jumlah cadangan penghapusan dan mutasi selama periode berjalan: €).— Rincian jumlah tagihan dan Ilabilitas berdasarkan pihak berelusi dan pihak ketiga: d) Pendapat manajemen akan kecukupan Jumlah cadangan kerugian penurunan nilai tagihan akseptasi 22) Persediaan a) Yang harus diungkapkan antara lain: (4) total jumlah tercatat persediaan dan jumlah nilai tercatat menurut klasifikasi yang sesuai bagi Perusahaan: V (2) Jumlah tercatat persediaan yang dicatat dengan Nilal Wajar dikurangi biaya untuk menjual: | v (3) Jumlah persediaan yang diakul sebagai beban selamu perlode berjalan, V (9) jumtah setiap penurunan nila! yang dfakul sebagai pengurang jumlah persediaan yang dlakul sebagai beban dalam v periode berjalan: v (5) jumlah dari setiap pemulihan dari setiap penurunan nilai yang diakui sebagai pengurang jumlah persediaan yang diakui sebagai beban dalam periode berjalan: (6) kondisi atau peristiwa penyebab terjadinya pemulihan nilai persediaan yang diturunkan 1 (7) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk persediaan yang memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka v diungkapkan: (D) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selarna perlode berjalan, dan (li) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak dikapitak'sasi. (8) persediaan yang dijaminkan, namo pihak yang menerima Jaminan, dan alasan dijaminkan: dan | v (9) jenis dan nilai persediaan yang diasuransikan, nilai pertanagungan asuransi, dan risiko yang ditutup serta pendapat v mianajernen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib diungkapkan alasannya. bj Khusus Industri Perhotelan v Tambahan pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut Klasifikasi yang harus diungkapkan antara lain: (1) Makanan dan minuman, (2) Perlengkapan: dan (3) Barang Dagangan, CJ Khusus Industri Real Estat 5, Tambahan pengungkapan antara lain: | 27
Page 28 OCR 0.810
(1) Pengungkapan nilai tercatat persediaan menutut klasifikasi: | (a) Tanah Matang: (b) Unit Bangunan, dan (C) Unit Bangunan dalam Penyelesalan. (2) Jumiah biaya perolehan aset Real Estat yang pengikatan jua! belinya telah berlaku namun penjualannya belum diakui, | termasuk Jumtah utang terkait yang akan dialihkan, bila ada. | d) Tanah untuk Pengembangan “ Tambahan pengungkapan antara lain: (1) Lokasi, luas tanah, proses perizinan: (2) Jumiah biaya bunga dun tugi kurs yang dikapitallsasi ke tanah untuk pengembangan: dan (3) Proporsi tanah yang dijadikan jaminan utang, 2) Khusus Industri Media i Tambahan pengungkapan antara lain: (1) Materi program : lokal, Impor (media televisi): (2) Buku, kertas koran, barang pra cetak (media cetak): (3) Barang ptomosi dan barter (medis cetak): dan (4) Babian persediaan lain yang sesual dengan industrinya. # Khusus Industri Rumah Sakit v Tambahan pengungkapan antara lain: (1) Obat-obatan: (2) #erlengkapan medis (disposable): den (3) Persediaan lainnya g) Khusus Industri Peternakan 3: v (1) Pengungkapan jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi tertentu, seperti hewan ternek menjadi: (a) Hewan Ternak Tersedia untuk Dijual: dan (tb) Hewan Ternak dalam Pertumbuhan. (2) Hewan Ternak Produksi - Berumur Pendek 28
Page 29 OCR 0.849
Yang harus diungkapkan antara lain: (a) Total jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi hewan ternak telah menghasilkan dan hewan ternak belum menghasilkan, (b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tlap kelompok selama paling tidak 2 tahun terakhir: (0) Nilat amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghaslikan: (d) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan atau penghapusan persediaan yang mati atau hilang: (e) Nilai hewan ternak yang dlasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan risiko yang ditutup: (P) Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematian atau metode penghapusan | langsung: (9) Pendapat manajemen ates kecukupan nilai pertanggungan esuransi: dan (h) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima jaminan. 23) Pajak Dibayar Di muka Yang harus diungkapkan antara lain: 8) rincian menurut jenis dan jumlah masing-masing pajaknya: dan v Catatan 142 bj uralan mengenai jumlah restitusi pajak yang diajukan dan statusnya. KA 24) Biaya Dibayar Dimuka Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis dan jurnlati 2 25) Aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang Dimiliki untuk Dijual N Yang harus diungkapkan antara lain: (1) uralan dat aset yang dimiliki untuk dijual atau kelompok lepasan: (2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan yang diharapkan, serta cara dan waktu pelepasan: (3) kerugian penurunan nilai atau keuntungan pemulihan penurunan nilai: (4) dalam hal aset yang dimiliki untuk dijual belum dapat direalisasikan dalam satu tahun, diungkapkan peristiwa atau keadaan yang dapat memperpanjang periode penyelesalan penjualan menjadi lebih dari satu tahun, (5) dalam hal dapat diterapkan, segmen yang dilaporkan dari aset yang dimiliki untuk dijual dan kelompok lepasan disajikan sesuai dengan SAK yang berlaku, dan (6) dalam hal aset yang diklasifikasikan sebagai aset yang dimiliki untuk dijual atau kelompok lepasan: d Ihentikan pengkiasifikasiannya, diungkapkan: 29
Page 30 OCR 0.795
(a) nilai dari aset tersebut, yaitu nilai yang lebih rendah antara: IL Jumlah tercatat aset tersebut sebelum aset atau kelompok lepasan diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual, disesuaikan dengan penyusutan, amortisas! atau penilaian kembali yang telah diakul apabila aset atau kelompok lepasan tersebut tidak diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual: dan Il. Jurnlah terpulinkan pada saat tanggal keputusan untuk tidak menjual: (b) uralan fakta dan keadaan yang mengarah kepada keputusan tersebut: dan (C) dampaknya terhadap hasil operasi untuk periode tersebut dan periode sajian sebelumnya. 26) Piutang Pihak Berelasi Non-Usaha Yang harus diungkapkan antara lain : g) rincian Jenis, nama pihak berelasi, dan jumlah piutang: v bj sono) dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai serta penjelasan terjadinya plutang pihak berelasi “ tersebut: &) Jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan keruglan penurunan nilal secara Individual dan kolektif, dan “ penghapusan plutang, d) pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai: dan v @) dalam hal piutang berelasi non usaha disajikan dalamaset lancar, hal tersebut harus dibuktikan serta diungkapkan alasannya, v 27) | investasi pada Entitas Asosiasi 5 291 Agan pan ii na Yang harusdiungkapkan antara lain: @) nama entitas asosiasi: b) persentase kepemilikan dan penjelasan adanya pengaruh signifikan, beserta alasannya: C) nilai tercatat dan Nilai Wajar Investasi dalam entitas asosiasi yang kuotasi harganya tersedia @) ringkasan Informasi keuangan entitas asosiasl termasuk jumlah agregat Aset, Liabilitas, pendapatan, dan laba atau rugi, 6) alasan tidak adanya pengaruh lanifikan walaupun Perusahaan memilik lebih dari 2016 (dua puluh perseratus) hak suara atau bak suora potensial Invertee secara langsung atau tidak langsung: HP akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas asosiasi, ketika laporan keuangan tersebut digunakan dalam menerapkan metode eksitas dan tanggal atau periode yang berbeda dengan Perusahaan, dan alasan menggunakan tanggal atau periode yang berbeda: 9) sifat dan tingkatan setiap pembatasan siknifikan atas kemampuan antitas asosiasi untuk mentransfer dana kepada pi e Ih) bagian rugi entitas asosiasi yang tidak diakui dan alasannya, apabila Perusahaan menghentikan pengakuan bagiannya atas rugi entitas asosiasi, baik untuk perlode terjadinya kerugian tersebut maupun secara kumulatif, 30
Page 31 OCR 0.831
I) bagian atas Iabilitas kontinjensi entitas asosiasi yang terjadi bersara-samu dengan Investor lain: 1) Wabilitas kontinjensi yang terjadi karena investor berkewajiban bersama-sama Untuk semua atau sebagian Ljabiltas entitas asosiasi, dar k) ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi, secara Individual atau dalam kelompok, yang tidak dicatat dengan menggunakan metode okuitas termasuk total Aset, total Llabilitas, Pendapatan, dan laba atau rugi. 28) Khusus Industri Konstruksi Jaminan Yang harus diungkapkan antara lain rincian jaminan yang diberikan dan jumlah jaminan tersebut serta kontrak konstruksi yani mensyaratkan adanye jaminan tersebut. za) Khusus Industri Kehutanan HTI dan HTI dalam pengembangan Berupabiaya yang ditangguhkan dalam pelaksanaan pembangunan HTI, yang disajikan sebagai berikut: a) Saldo awal, b) Penyisihan periode berjalan: Cc) Reslizasi yang dilakukan selama perlode berjalan: dan d) saido okhir. Khusus Industri Jalan Tol Hak Bagi Hasil Tol Investor tanpa kuasa hak penyelenggaraan harus mengungkapkan hal-hal berikut: (a) Dasar pengukuran hak bagi hasil tol: (b) Masa hak bagi hasil tol dan amortisasinya, (C) Perubahari hak bagi basil tot selama periode berjalan dari (d) Reklasifikasi proyek kerjasama operasi dalam pelaksanaan ke hak bagi hasil tol. 31) Khusus Industri Perkebunan Tanaman Perkebunan Yang harus diungkapkan antara lain: a) Untuk tanaman telah menghasilkan (4) Rincian nilai tercatat dan akumulasi penyusutan menurut jenis tanamany 31
Page 32 OCR 0.798
(2) Rekonsiliasi nilai tercatat awal tahun dan akhir tahun tanaman untuk setiap kelompok selama paling sedikit 2 tahun terakhir: (3) Status tanah yang digunakan untuk menanam: (4) Nilai tanaman telah menghasilkan berdasarkan srea/lokasi penanaman) (5) Perbandingan sakdo tanaman belum menghasilkan selarna paling sedikit 2 tahun: dan (6) Tanaman yang dijaminkan. b) Untuk tanaman belum menghasilkan (1) Mutasi tanaman belum menghasilkan sebagai berikut : (a) ssidoawa! Ik Tambahan tahun berjalan Ul. Biaya langsung (b) Jumlah kapitalisasi biaya pinjaman, dar, rugi kurs dalarn hal terjadi depresiasi luar biasa | Pengurangan tahun berjalan WN Jumtah yang direklasifikasi ke tanaman telah menghasiikan (EC) pengurangan lainnya (d) Saldo akhir: (2) Nila tanaman dalam Perkebunan Inti Rakyat / Perkebunan Inti Plasma yang menjadi milik perusahaan (inti) dan tanaman yang bukan milik perusahaan (perkebunan rakyat/perkebunan plasma): dan (3) Cedangan kerugian yang mungkin timbul pada plasma, 32) Khusus Industri Peternakan Hewan Ternak Produksi — Berumur Panjang. Yang harus diungkapkan antara lain: a) Pengelompokan hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasiikan) dan hewan ternak telah menghasiikan: bj Rekonsiliasi caldo awal dan akhir hewan ternak tlap kelompok selama paling tidak 2 tahun terakhir €) Nilai amortisasi (deplesij atas hewan ternak telah menghasilkan/ G) Nilai kewan ternak tiap kelompok berdasarkan lokasi/area peternakan, &e) Kondisi hewan ternak, IN) Persentase kematian selama tiga tahun terakhir: 32
Page 33 OCR 0.808
Pn Aa AA ea an aa B) Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan risika yang ditutup: Loa8 | eroperti investasi v | Ba) Yang harus diungkapkan antara lain: (4) model pengukuran setelah pengakuan awal yang digunakan, model Nilai Walar atau madel biaya: (2) metade dan asumsi signifikan yang diterapkan dalam menentukan Nilai Wajar dari Properti Investasi, | (3) pernyawan' behwa penentuan Nilai Wajar didukung oleh bukti pasar atau lebih banyak berdasarkan faktor laln kareru sifat properti tersebut dan keterbatasan data pasar yang dapat diperbandingkan: (4) nama Penilul, tangwal penilaian, dan tanggal laporan penilaian terakhir: (5) jumlah yang diakui dalarn laba rugi untuk: (a) penghasitan sewa dari Properti Investasi: (b) beban operasi langsung yang” terjadi baik dari Properti Investasi yang menghasilkan maupun yang tidak menghasilkan penghasilan sewa selama periode tersebut, dan (C) perubahan kumulatif dalam Nilai Wajar yang diakul dalam laba rugi atas penjualan Properti Investasi dari sekelompok aset yang menggunakan model biaya ke kelompok aset yang menggunakan model Nilal Wajar: (6) keberadaan dan jumlah pembatasan atas realisasi dari Properti Investasi atau pembayaran penghasilan dan hasi pelepasan, dan (7) kewajiban kontraktual untuk membeli, membangun atau mengembangkan Properti Investasi atau untuk perbaikan, pemeliharaan atau peningkatan. ») Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model Nilai Wajar, selain pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam v huruf (a) ditambahkan pengungkapan antara lain: (1) rekonsillasi antara jumlah tercatat Properti Investasi pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi: (2) saat suatu penilaian terhadap Properti Investasi disesuaikan secara signifikan untuk tujuan pelaporan keuangan, maka Perusahaan hartis mengungkapkan rekonsiilasi antara penilalan tersebut dan penilaian yang telah disesuaikan yang dilaporkan delam laporan keuangan, dengan menunjukkan secara terpisah: (a) jumlah agregat dari pengakuan kewajiban sewa yang teteh ditambahkan kembali: dan (b) penyesualan sianifikan lain. &) — Khususuntuk Properti Investasi yang menggunakan model biaya, selain pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf v a) ditambahkan pengungkapan antara lain: (4) umur manfaat: 33
Page 34 OCR 0.801
(2) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Properti Investasi pada awal dan akhir perlode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi: | (3) jumlah penyusutan untuk masing-masing perlode penyajian dan alokasi beban penyusutan: (4) jumlah rugi penurunan nilai yang diakui, dan jumlah pemulihan rugi penurunan nilai, selama satu periode sesuai SAK yang berlaku: (5) transter ke dan dari persediaan dan properti yang digunakan sendiri: dan (6) Nilai Wajar Properti Investasi, d) Khusus untuk Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan, Yang harus dlsngaphan antara lain: “ (1) rinelan Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan, (2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak, (3) estimasi saat penyelesalan: (4) hambatan kelanjutan penyelesaian, (5S) jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat Properti. Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan: dan (G) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk proberti Investasi yang memenuhi kriteria aset kualffikasian, maka wajib diungkapkan: (a) jurniah biaya pinjaman yang dikapitaiisasi selama perlode berjalan, dan (b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak dikapitalisasi. 34) Aset Tetap Yang harus diungkapkan antara lain: a) setiap kelompok Aset Tetap wajio diungkapkan secara terpisah berdasarkan kepemilikan aset yaitu aset pemilikan langsung. v Catatan 8 dan/atau aset sewa pembiayaan: bj rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Aset Tetap pada awal dan akhir perlode dengan menunjukkan v Ooatan8 penambahan, pengurangan, dan reklarifikasi: & Jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi bahan penyusutan: “ San dh tugl penurunan nilai dan jumlah yang dijurnal balik yang diakui dalam laba rugi dan skultes Ijika ada): “ &) jumlah komitmen kontraktual dalam perolehan Aset Tetap: “ MN Jumlah kompensasi dati pihak ketiga untuk Aset Tetap yang mengalami penurunan nilai, hilang atau dihentikan yang “ dimasukkan dalam laba rugi, apabila tidak diungkapkan secara terpisah pada leporan laba rugi komprehensif, @) Dalam hal Acet Tetap disajikan pada jumlah #evaluaslan, yang harus diungkapkan: v 34
Page 35 OCR 0.815
(1) tanugal efektif revaluasi (Tanggal Penlialan): (2) tangga! efektif persetujuan dari Direktorat Jenderal Pajak (DIP) agebila Aset Tetap untuk perhitungan pajak menggunakan jumlah revaluasian: (3) nama Penilai dan tangual laporan penilaian terakhir: (4) metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar aset: (5) lumlah tercatat untuk setiap Aset Tetap seandainya aset tersebut dicatat dengan model biaya: dan (6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilal, yang menunjukkan prubahar selama periode dan #embatasan-pembatasan Gistribusi saldo surplus kepada para pernegang saham. h) Khusus untuk Aset Tetap dalam proses pembangunan, yang harus diungkapkan antara lain: (1) rincian Aset Tetao yang sedang dalam pembangunan v noh (2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak: v Cetgtan 8 (3) estimasi saat penyelesalan: v Catatan (4) hambatan kelanjutan penyelesaian (jika ada): v (5) Jurnlah pengeluaran yang diakul dalam jumlah tercatat aset tetap dalam pembangunan: dan v (6) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yana memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka wajib v diungkapkan: (a) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan (D) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjarran yang layak dikapitalisasi. I) Pengungkapan lainnya antara lain: (1) jumlah tercatat Aset Tetap yang tidak dipakot sementara, v (2) jumlah tercatat bruto dari setlap Aset Tetap yang telah disusutkan penuh dan rnasih digunakan, v (9) jumtah tercatat Aset Tetap. yang dihentikan dari penggunean aktif dan tidak diklasifikasikan sebagal tersedia untuk dijual, (4) dalarn hal model biaya digunakan, Nilai Wajar Aset Tetap apabila berbeda secara material ari jumlah tercatat: (5) nilai buku, hasil penjualan neto, keuntungan (kerugian) dari Aset Tetap yanu dihentikan pengakuannya: (6) dalarn hal terdapat Aset Tetap yang berasal dari hibah, agar diungkapkan jenis Aset, nilai tercatat, dan tanggal perolehan: (7) perubahan estimasi masa guna dan/atau metode penyusutan menurut jenis Aset Tetap: - (8) Kondisi atau peristiwa yang menyebabkan terjadinya penurunan nilai atau pemulihan penurunan nila: (9) Jumlah aset tetap yang dijadikan jarninan, nara pihak yang menerimu jaminan dan alasan penjaminan: dan ae KOK AN 35
Page 36 OCR 0.829
(10) jenis dan nilai aset tetap yang diasuransikan, nilal pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup, serta pendapat | Fl manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan agar diungkapkan alasannya 35) Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi Aset Minyak dan Gas Bumi v (khusus untuk perusahaan yang memiliki kegiatan hulu minyak dan gas bumi) Yang harus diungkapkan antara izin: (1) Rincian aset menurut jenisnya, seperti: operated acreoge, unoperated ocreage, sumur dan peralatan serta fasilitas yang berhubungan, peralatan kantor, kendaraan, sumur dan peralatan serta fasilitas dulam pengerjaan: (2) Tabel yang memuat penjelasan tentang : Ia) Lokasi penambangan: (bj Saldo awal untuk masing-masing lokasi: (el Penambahan dan pengurangan untuk masing-masing lokasi penarnbangan: dan Id) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan (3) Dalam 'hal saidc aset Minyak dan Gas Sumi tersebut mengandung hak tagih kepada Regulator terkait, perlu penjelasan kolektabilitas tagihan tersebut dalam tabel analise umur taginan. 36) Aset Tak Berwujud Yang harus diungkapkan untuk setiap jenis Aset Takberwujud antara lain: ah Jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi: “ Catatan 9 b) Alokasi jumlah amortisasi Aset Takberwujud ke dalam pos laporan laba rugi Komprehensif: v Catatan 31 C) Rekonsiliasi jumlah tercatat dan akumulasi amortisasi Aset TakBerwujud pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan v Catatan 9 penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi: d) Dalam hal terdapat kapitalisasi binya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka harus “ diungkapkan: | (1) Jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalanj dan (2) Tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak dikapitalisasi: &| Jumlah tercatat Aset dan faktor signifikan yang mendukung penentuan dan penilainnya untuk Aset Takberwujud yang dinilal v dengan umur manfaat tidak terbatas: H) Penjelasan atas jumlah tercatat dan sisa perlode amortisasi dari setiap Aset Takberwujud yang material terhadap laporan v keuangan Perusahaan, 8) Aset Takberwujud yang diperoleh melalul Hibah Pemerintah dan awalnya diakul pada Nilai Wajar sesuai SAK yang berlaku, v diungkapkan:
Page 37 OCR 0.826
(1) Nilai Wajar pede pengakuan awal atas aset-aset tersebut, (2) Jumlah tercatatnya, dan (3) Aset tersebut dlukur setelah pengakuan awal dengan model biaya atau modal revaluasi: h) keberadaan dan Jumlah tercatat Aset Takberwujud yang kepemilikannya dibatasi dan jumlah tercatat Aset Takberwujud yang v menjadi jaminan untuk Liabilitas, 1) nilai komiteren kontraktual untuk akuisisi Aset Takberwujud: v 1) Atet Takberwujud disajikan pada jumlah revalusian, diungkapkan: v Ud) tanggal efektif revaliasi (Tanggal Pemisianj: (2) nama Penilal dan tanggai taporan penilhian terakhir (3) jumlah tercatat Aset takberwujud yang direvaluasi: (4) metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar aset: (5) jumlah tercatat untuk setiap Aset Takberwujud seandainya Aset tersebut dicatat dengan model biaya: dan (6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan perubahan selama periode dan pembatasan- pembatasan distribusi saldo surplus kepada para pemegang saham, 31 Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi dan Pertambangan umum a| Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/Penyisihan Uabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Li Lingkungan Hidup Tangguhan Yang harus diungkapkan antara lain tabel yang memuat penjelasan tentang : (4) Saldo awal, (2) Penambahan dan Pengurangan: 13) Saldo akhir, D) Aset Eksplorasi dan Evaluasi v Yang harus diungkapakan antara lain (L) Rincian blaya perolehan aset eksplorasi dan evaluasi per area Of interest yang. mencakup saldo awat, penambahan dan penganguran, dan saldo akhir: dan (2) jumtah aset, Iabilitas, penghasilan dan beban, arus kas operasi, dan arus kas investasi yang timbul dari eksplorasi dan evaluasi pertambangan C) Bagian dari Biaya eksplorasi Tangguhan: pengupasan tanah tambang v Yang harus diungkapkan antara lain : (a) Kebijakan akuntansi sehubungan dengan: 37
Page 38 OCR 0.819
@ 3) Li (a) Metode pembebanan biaya pengupasan tanah, dan (b) Metode perhitungan Rasio Rata-Rata Tanah Penutup, Jumlah Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan yang terdiri dari (1) biaya pengupasan awal, ta) biaya pengupasan lanjutan dengan penjelasan mengenai perbedaan antara rasio aktual tanah menutup terhadap rasio rata-ratanya Perubahan utes Rasio Rata-Rata Tanah Penutup (bila edaj: Biaya Pengupesan Tanah yang Ditangguhkan dimana terjadi masa produksi, meliputi penjelasan : Ia) Alasan terjadinya penundaan: (b) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dimulainya produksi dan te) Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi (Jika ada), terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi utama yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut. (5) Biaya Pengembangan tangguhan Yang harus diungkapkan antara lain : ta) ke) 13) ta) (8) Mutasi Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan selama tahun berjalan dengan menunjukkan : (a) Lokasi eksplorasi an pengembangan, () Saldo awal, (c) Penambahan/pengurangan: (d) Amortisasi,dan (e) Saldo akhir. Biaya pengembangan yang Citangguhkan atas kegiatan pengembangan yang masih berjalan: Penjelasan apabila terjadi penghapusan biaya eksplorasi dan pengembangan yang ditanaguhkan yang menurut penelaahan manajemen tidak dapat dipulihkan: Jumlah biaya eksplorasi dan pengembangan yang ditangguhkan dimana terjadi penundaan masa produksi, meliputi penjelasan: la) Nasan terjadinya penundaan, (6) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dinilainya produksi: dan (el Jumlah penurunan Iwrite down) akibat dilakukannya evaluasi (bila ada), terbadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi utama yang dipergunakan dalem menghitung penurunan nilai tersebut. Apablin terdapat lebih dari satu Area Of Interest, maka harus diungkapkan rincian dari Biaya Ekspiorasi yang ditangguhkan untuk tiap-tiap Area of Interest 38
Page 39 OCR 0.820
Utang Usaha Yang harus diungkapkan antara lain: a) Mata uang: dan Jumlah utang usaha yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak bereiasi: Catatan 1la dan catatan 246 b) Jumlah utang usaha menurut mata uang: dan Catatan 1lb CG) Jaminan yang diberikan oleh perusahaan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan, 2. | provdst | 2) Pengungkapan untuk provisi berlaku untuk jangka pendek dan provisi jangka panjang, | b) Yang harus diungkapkan antara lain: | (1)Nital tercatat pada awal dan akhir periode: (R) — Provisi tambahan dalam periode bersangkutan: (8) Jumlan yang terjadi dan dibebankan pada provisi selama periode bersangkutan: Ma) Jumlah yang dibatalkan selama periode bersangkutan atas jumlah yang belurn digunakari: (SI Peningkatkan selama periode yang bertangkutan dalam nilai kini yang terjadi karena bertalunya waktu dan dampak Bari setiap perubahan tingkat diskonto: (6) Uraian mengenai kerakteristik kewajiban dan perkiraan saat terjadinya arus keluar sumber daya ekonomi: (7) Indikasi ketidakpastian waktu atau jumlah arus keluar sebagaimana dimaksud dalarn angka (6). Dalam hal diperlukan Berushaan mengungkapkan asumsi utama yang mendasari prakiraan peristiwa masa depan, dan. (8) Jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan jumlah Aset yang telah diakui untik estimasi penggantian tersebut, 3) Beban akrual Yang wajib diungkapkan antara lain Jenis dan jumlah dari unsur utama beban yang belum jatuh tempa. Catatan 15 3) Khusus Industri Perbankan Uabilitas Segera Yang harus diungkapkan antara lala: c) Rincian berdasarkan Jenis dan mata uang: dan, d) Uraian menegnai sifat masing-masing kewajiban. 5) Utang Repo Yang harus diungkapkan antari lain: @) Rincian mengenal jenis dan jumlah Efek yang di jual Perusahaan pada transaksi repo:
Page 40 OCR 0.835
#) Tanggal dan harga dilakukannya pembellan dan penjualan kembali Efek. 8) Khusus Kontrak Konstruksi Utang Bruto kopada Pelanggan Yang harus diungkapkan dalam pos Ini antar Juga harus dirinci dalam bentuk tabel yaitu: a) Biaya kontrak yang terjadi: b) Laba yang diakul: (Kerugian yang dialami:dan d) Pekerjaan yang sudah ditagih (termin). 1 Khusus Industri Perbankan a) Simpanan Nasabah Yang harus diungkapkan antara lain rincian tiap jenis simpanan yang mengungkapkan : “) @ (3) " 3) ka) Rincian berdeserkan mata uang, dan Jangka waktu, Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak beretasi dan pilkak ketiwa: Tingkat suku bunga rata-rata per tahun) Jumalah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito: Rincian simpanan bermasalah berdasarkan statusnya, misalnya diblokir atau dijaminkan: dan Pemberian fasilitas istimewa kepada pemelik rekening gira b) Simpanan dari Bank Lain Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan Jangka waktu: (2) Rincian jumlah simpanan berdasrkan pihak berelasi dan pihak ketiga: (3) Tingkat suku bunga rata-rata par tahun, (4) Jumlah amortisesi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito: dan (5) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan jenis dan statusnya, misalnya diblokir atau di jarminkan, 8) Khusus Industri Asuransi Kerugian dan Jiwa 2)Kewajiban Manfaat Polis Masa Depan Yang harus diungkapkan antara laln : in Nabllitas bruto dari setiap kontrak konstruksi. Dalarn penjelasan tagihan tersebut,
Page 41 OCR 0.807
(a) Rincian berdasarkan program asuransi: (2) Rincian berdasarkan jenis pertanggungan, (3) Rincian berdasarkan mata uang: (4) Dasar perhitungan dan asumsi aktuaris: dan (5) Rekonsilasinya jumlah pada awat dan akhir periode yang memperlihatkan penambahan dan pengurangan b) Utang Klaim — v Yang harus diungkapkan antara lain (1) Pemisahan antara Utang Kalm kepada pihak berelasi dan pihak ketiga: (2) Jumlah utang klaim berdasrkan tertanggung: (3) Jumlah utang klaim menurut jenis asuransi: dan (8) Jumiah utang menurut mata uang, €) Estimasi Klaim Retensi Sandiri 2 Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Jumlah menurut jenis asuransi: (2) Jumlah menurut tertanggung: (8) Jumlah menurut mate uang: dan (8) Jumlah estimasi klaim yang sudah terjadi namun belum dilaporkan. d) Promi yang belum merupakan Pendapatan v Yang harus diungkapkan antara lain: fa) Jumlah menurut program asuransi: (2) Jumlah menurut jenis pertanggungan 18) Pemisahan antara prami yang belum merupakan pendapatan kepbda pihak beretasi dan pihak ketiga (4) Metode perhitungan yang digunakan: dan (5) Rekonsiliasi jurniah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan penambahan dan pengurangan, &) Utang Koasuransi (rewrite) “ Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak buretasi dan pihak ketiga: 41
Page 42 OCR 0.778
(2) Jumlah berdasarkan ko-asuradut: (8) Jomtah menurut jenis mata uang: dan lah Jumlah menurut umur utang. ?) Utang Reasuransi v Yang harus diungkapkan antara lain: ti) Pernisahan antara utang kiairn kepada pihak berelasi dan pihak ketiga: (2) Jumlah berdasarkan reasuradur: (8) Jurnlah menurut jenis mata uang: dan Ia) Jumlah menurut umur utang: dan (5) Jumlah utang atau piutang ressuransi yang saling dihapuskan. 9) Utang komisi v Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Jumlah berdasarkan tertanggung dan asuradur: (2) Jumlah menurut jenis mata uang: dan (8) Junlah menurut jenis asuransi. h) Titipan Premi v Yang harus diungkapkan antara lain rinclan menurut jenis asuransi. 1 (| Hak Laba Pemegang Polis Yang Belum Dibagikan Ag v Yang harus diungkapkan : (1) Tanggal dan hasil keputusan rapat pernegang saham, (2) Dasar perhitungan: dan (3) Saldo menurut usia, 9) Uabilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang v Yang barus dlungkapkan antara lain: jenis dan jumlahnya, 10) Utang Pajak Yang harus diungkapkan antara lsin: 8) Jenis dan Jumlahnya: dan v Catatan Ab c) Informasi mengenal ketetapan pajak. v Catatan 1AF 42
Page 43 OCR 0.788
Ann Oa na en an an 14) Khusus Industri Pembiayaan V Kewajiban Anjak Plutang Yang harus diungkapkan antara lain: a) Jumlah Ilabilitas anak piutang dalam rangka anjak plutang dengan rerourse: dan | B8) Jumlah beban tangguhan, pivtang retensi anjak plutang, dan jatuh tempo serta Ikatan penting lainnya yang diatur dalam perjanjian anjak plutang. 12) Khusus Kontrak Konstruksi v Uang Muka Kontrak Yang harus diungkapkan antra lain Jumlah uang muka kontrak yang diterima. 13) Bagian Lancar atas Labilitas Jangka Panjang v Yang harus diungkapkan antara lain bagian lancer atas Ilabilitas jangka panjang tesual dengan pengungkapan utang bank dan lembaga keuangan jangka panjang sebagaimana diatur dalam Chackst in. Esakutoethi 2 1a) Uabilitas Keuangan Lainnya v 3) Yang harus diungkapkan antara lain: (Al) Pengungkapan untuk liabilitas keuangan lalnnya berlaku untuk liabilltas keuangan lainnya yang bersifat jangka pendek dan jangka panjang: (2) Perusahaan wajib mengelompokkan sesual klasifikasi yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi: (3) Yang hatus diungkapkan antara lain: (a) nilai tercatat Wabilitas kewangan untuk setiap kategorl: (b) laba atau rugi neto pada setlep Nabilitas keuangan, dan (GC) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default). b) Dalam hal terdapat restrukturisasi Utang | V Yang harus diungkapkan antara lain : (L) Penjelasan tentang pokok-pokok perubahan persyaratan dan penyelesaian utang: (2) Jumlah keuntungan atas restrukturisasi utang dan dampak pajak penghasilan yang terkait: (3) Jumtah keuntungan atau kerugian bersih atas pengalihan uset yang dlakul selama periode tersebut: dan 43
Page 44 OCR 0.834
(4) Jumlah utang kontinjan yang dimasukkan dalam nilai tercatat utang yang telah direstrukturisasi. 15) khusus Industri Gas dan Minyak Bumi Bagian Uabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang Jatuh Tempo dalarn Satu Tahun Yang harus diungkapkan antara isin rincian jenis dan jumlahinya. 16) Khusus Industri Pertambangan Umum. Bagian Penyisihan untuk Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang latuh Tempo dalam Satu Yahun Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan Jumlahnya. 17 Liabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual. Yang harus diungkapkan antara lain Ilabilitas terkait aset atau kelompok lepatan yang dimiliki untuk dijual sesuai dengan dan dapat digabung Jangan pergungkapan aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual. Liabilitas Jangka Panjang 18) Utang Pihak Berelasi Non-Usaha Yang Harus diungkapkan artara kain : 3) tincian nama pihak berelasi, Jenis, dan jumlah utang: b) jumlah utang menurut mata uang, dan &) Jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan. Catatar 12, 13, 241 dan 2g Catatan 12, 13, 281 dan 242 19) Utang Bank dan Lembaga Keuangan langka Panjang Yang Harus dlungkapkan antara lain: a) rincian jumlah utang berdasarkan rama bank/lembaga keuangan dan lenis mata uang: b) kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan, &) tanggal jatuh tempoj dj Jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan: e) penjelasan tentang fasilitas pinjaman yang diperoleh, termasuk Jumlah dan tujuan perolehannya: N)— pembayaran yang dilakukan pada periode berjalan untuk masing-masing fasilitas pinjaman: kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaun dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default):
Page 45 OCR 0.828
» Jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan: IN persyaratan lain yang penting, seperti adanya pembatasan pembagian dividen, pembatasan rasio tertentu, dan/atau pembatasan perolehan utang baru: dan | pengungkapan Informasi sehubungan dengan Ilabilitas berbunga jangka panjang yang akan jatuh tempo dalam jangka waktu 12 (dua belas) bulan sejak tanggal laporan positi keuangan tetapi tetap diklarifIkasikan sebagai Ilabilitas jangka panjang, antara lain adalah: (4) namu bank/lembaga keuangan dan jumlahnya: dan (2) ringkasan perjanjian lama dan baru, yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu pinjaman, tanggal jatuh tempo, dan persyaratan penting. 20) Utang Sewa Pembiayaan Yang harus diungkapkan antara Isin : ah Jumlah neto nilal tercatat untuk setiap kelompok aset dan pembari sewa (lessor) pada tanggal laporan posisi keuangan: v Catatan 10 b) rekonsiliasi antara total pembayaran tewa minimum di masa depan pada tanggal laporan posisi keuangan, dengan nilai v Catatan 26 kininya, Selain itu wajib mengungkapkan total pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal laporan posisi keuangan, dan nilai kininya, untuk setiap perlode berikut: Ii) sampai dengan satu tahun (2) lebih dar satu tahun sampai 5 (lima) tahun: dan (8) lebih dari 5 (llmajtahun. ec) pembayaran sewa kontinjen yang diakui sebagai beban pada periode tersebut: v Catatan 10 d) total pembayaran minimum sewa-lanjut (sublease) masa depan yang diperkirakan akan diterima dari kontrak sewa-lanjut v yang tidak dapat dibatalkan (non-cancellabis subizase) pada tanggal laporan posisi keuangan: ee) keuntungan atau kerugian yang ditangguhkan beserta amortisasinya sehubungan dengan transaksi penjualan dan v penyewaan kembali (saie and leasebeck): dan n penjelasan umum isi perjanjian sewa yang material, antara lain: (1) dasar penentuan utang sewo kontinjenj (2) ada tidaknya Wausukklausul yang berkaitan dengar opsi perpanjangan atau pembelian dan eskalasi beserta syaratssyaratnya: dan (3) pembatasan-pembatasan yang ditetapkan dalam perjanjian sewa. 2) Khusus Industri Perbankan a) Surat Berharga yang Diterbitkan v Yang harus dlungkapkan antara lain: 45
Page 46 OCR 0.830
(1) Rincian berdasarkan Jenis, mata uang, dan jaruka wi (2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak katiga: (3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: (4) Rincian berdasarkan peringkat efek dan perusahaan perneringkats (S5) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan, (6) Jumlah amartisasi pada tahun berjalan, (7) Pendapat manajemen tentang pemenuhan Debt Covenancs atas surat berharga yang diterbitkan. | bp Pinjaman Diterima ini “ Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian berdasarkan pihak, jenis, dan mata uang: (2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: (3) Ringkasan perjanjian yang meliput! tanggal kesepakatan, jangka waktu perjanjian, tingkat bunga, tanagal jatuh tempo, nilai Aset bank yang dijaminkan, dan persyaratan penting lainnya (debt covenancej: (4) Pendapat manajemen terkait pemenuhan debt covenance, (5) Apabila bank menerima dang atau fasilitas pinjaman dari pemerintah atau pihak lain dengan tingkat Imbalan yang lebih rendah dari tingkat bunga pasar maka manajemen mengungkapkan mengenai fasilitas tersebut dan dampaknya terhadap laba bersih. c) Estimasi Kerugian Komitmen dan Kontinjensi “ Yang harus diungkapkan antara Jain: (1) Rincian berdasarkan Jenis, mata uang, dan kolektibilitas: (2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: (8) Jurntah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan, (4) Ketentuan minimum penyisihan penurunan nilai komitmen dan kontinjensi menurut BI dan posisi penyisihan penghapusan bank pada saat perloda pelaporan dan (5) Pendapat manajemen akan kecukupan Jumlah penyisihan penurunan nilai komitmen dan kontinjens! Ba 22) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi Uabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan Yang harus diungkapkan antara lain : 8) Mutasi taksiran provisi PLH selama tahun berjalan dengan menunjukkan: 46
Page 47 OCR 0.805
(1) Saido awal, (2) Penyisihan yang dibentuk, (3) Pengeluaran yang terjadi, dan (4) Saldo akhir. bj Kegiatan PLH yang telah dilaksanakan dan yang sedang berjalan: €) Uabilitas bersyarat sehubungan dengan PLH dan liabilitas bersyarat lainnya sebagaimana diatur dalam standar akuntansi keuangan, dj Apabila dalam pos Ini terdapat komponen biaya yang sifatnye material, misalnya beban penutupan tambang, maka perusahaan dapat menyajikannya dalam pos yang terpisah: &) Tabel yang memuat penjelasan tentang: (1) Saldo awal: (2) Penambahan dan Pengurangan : (3) Saido akhir, 23) Uabilitas Imbalan Kerja langka Panjang @) imbalan Pasti Yang harus diungkapkan antara lain: (1) gambaran umum mengenal jenis program. (2) rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari nilai kini kewajiban Imbalan pesti yang menunjukkan secars terpisah, pengaruhnya selama perlode berjalan yang dapat distribusikan ke daiam: Ca) biaya jasa kini: (b) biaya bungaj (C) luran oleh peserta program: (d) keuntungan dan kerugian aktuerial: (e) perubahan kurs. mata uang asing pada program yang diukur dengan mata uang yang berbeda dengan mata Yang penyajian: (P Imbalan yang dibayarkan: Ca) biaya jasa lalu, (h) kombinasi bisnis, W curtoilment, dan 47
Page 48 OCR 0.824
(G) penyelesai (3) analisis kewafiban Imbalan pasti terhadap jumlah yang dihasilkan darl program yang seluruhnya tidek didanal dan v | Jumlah yang dihasilkan dari program yang seluruhnya atau sebagian didanal: (4) rekonsiliasi saldo awal dani akhir dari Nilal Wajar aset program serta saldo awal dan akhir dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset sesual dengan SAK menunjukkan secara terpisah. dampak selama periode yang dapat diatribusikan pada setiap: (a) hasil yang diharapkan dari aset program: (b) keuntungan dan kerugian aktuarialj (C) perubahan kurs mata uanw asing pada program yang diukur dengan mata uang yang berbeda dengan mata uang penyajian, (d) luranoleh pemberi pekerja: (e) juran oleh peserta program, (P) Imbalan yang dibayarkan: (@) kombinasi bisnis, dan (h) penyalesatan: (5) rekonsiliasi nilai kini kewajiban Imbalan pasti sebagaimana dimaksud dalam butir (2) dan Nilai Wajar aset program sebagaimana dimaksud dalam butir (s) atas Aset dan Labilitas yang diakui dalam laparan posisi keuangan, paling kurang mengungkapkan: (a) keuntungan dan kerugian aktuarlal neto yang tidak diakui dalam laporan posisi keuangan: (b) biaya jasa lalu yang tidak diakui dalam laporan posisi keuangan) (C) setiap Jumlah yang tidak diakui sebagai Aset, dikarenakan oleh batasan dalam SAK: (d) Nilai Wajar peda akhir periode pelaporan duri setiap hak penggantian yang dlakul sebagai Aset sesuai dengan SAK: dan (6) jumlah lainnya yang diakul dalam laporan posisi keuangan) (6) total beban yang diakul di laba rugi untuk setiap hal-hal berikut dan nama pos dimana hal tersebut termasuk: (a) biaya Jasa kini: (b) biaya bungaj (Cc) hasilyang diharapkan dari aset program: (MW) hasil yang diharapkan dari setiap hak penggantian yang diakul sebagal Aset sesua' dengan SAK: (8) keuntungan dan kerugian aktuarial, Jika Perusahaan memilih metode koridor 101 (sepuluh par seratusi: 48
Page 49 OCR 0.839
(DP blayajasatalu: (9) durpak dari curtailment terutama terkait dengan penyelesalahnya: dan (Ih) dampak dari batasan dalam SAK: (7) Jumlah total yang diakui dalam pendapatan komprahensif lain yang akan diakul segera dalam saido labu, meliputi: “ (a) keuntungan dan kerugtan aktuarial: dan (b) dampak dari batasan dalam SAK: (8) jumlah kumulatif dari keuntungan dan kerugian aktuarlal yang diakui pada pendapatan komprehensif lain, dalam hal v Perusahaan mengakul keuntungan dan kerugian dalam pendapatan komprehensif lain sesual dengan SAK: (9) persentase atau jumlah setiap kategori utama yang merupakan Nilai Wajar total aset program, untuk setiap kategori Utarna dari aset program, yang mencakup, namun tidak terbatas pada, instrumen ekuitas, Instrumen utang, properti, dan seluruh aset lain | (10) jurnlah yang mencakup Nilal Wajar aset program urtuk: v (a) setiap kategori instrumen keuangan milik Perusahaan: dan (b) setiap properti atau Aset lain yang digunakan oleh Perusahaan: (1) penjelasan atas dasar yang digunakan untuk menentukan tingkat pengemballan yang diharapkan atas Aset secara v keseluruhan, termasuk dampak kategori utama dari aset program, (12) imbal hasil aktual atas aset program, serta imbal hasil aktual atas setiap hak penggantian yang diakul sebagai Aset: v (13) Asumsi #ktuaria! utarna yang digunukan sampai pada akhir perlode pelaporan dan diungkapkan dalam ukuran yang v absolut dan tidak hanya sebagai marjin antara persontase dan variabel lainnya, termasuk: (a) tingkat diskonto: (b) tingkat imbal hasil yang diharapkan tas setiap aset program untuk perlede yang disajikan dalam laporan keuangan: (C) tingkat imbal hasil yang diharapkan untuk perlede yang disajikan dalam laporan keuangan pada setiap hak penggantian yang diakul sebagai Aset: (d) tingkat kenalkan gaji yang diharapkan (dan perubahan dalarn indeks atau variabel tertentu lainnya dalarn rasa program formal atau konstruktif sebagai dasar untuk kenaikan Imbalan rnasa depan): (@) tingkat tren biaya kesehatan: dan (D asumsi material lain yang digunakan dalam aktuaria: (14) Dampak kenaikan atau penurunan satu angka persentase dalam tingkat tren biaya kesehatan yang diasumsikan pada: v (a) biaya Jasa kini agregat dan kompanen biaya bunga dari biaya kesehatan pasca kerja periodik neto: dan (b) akumulasi kewajiban Imbalan pasca kerja untuk biaya kesehatan. 49
Page 50 OCR 0.845
(c) Dalam hat program dioperasikan dalam lingkungan inflasi yang tinggi, wajib diungkapkan dampak persentase kenaikan atau penurunan tingkat tren blaya kesehatan yang diasumsikan dari makna yang serupa dengan tatu angka persentase dalam lingkungan inflasi yang rendah. (15) Jumlah periode tahunan saat Ini dan periode empat tahun sebelumnya dari: (a) nilai kini kewajiban Imbalan pasti, Nilai Wajar aset program dan surplus atau defisit pada program: dan (b) penyesuaian yang timbul pada: (ID) Mabilitas program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari Ilabilitas prograrn pada akhir periode pelaporan, dan (Ti) aset program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari aset program pada akhir periode pelaporan, (16) Estimasi terbaik pemberi kerja, segera setelah dapat ditentukan secara andal, dari luran yang diharapkan akan dibayar dalam program selama periode tahunan dimulai satelah periode pelaporan, (17) Khusus untuk program Imbalan pasti yang membagi risiko antar entitas sepengendall, wajib dlungkapken sebagai berikut: Ca) perjanjian kontraktual atau kebijakan tertulis untuk pembebanan biaya imbalan pasti neto atau bukti bahwa tidak ada kebijakan seperti Itus (b) dalam hal Perusahaan mencatat alokusi biaya imbalan pasti neto sesualSAK, maka Perusahaan mengungkapkan: (I) informasi yang memungkinkan pengguna laporan keuangan untuk mengevaluasi sifat program Imbalan pasti dan dampak keuangan atas perubahan program selama periade tersebut, (Ii) pengungkapan gambaran umum jenis program sesual dengan huruf a) butir (1) mencakup penjelasan praktik Informal yang menimbulkan kewajiban konstruktif termasuk dalam pengukuran kewajiban Imbalan pasti:dan (IlWjika Perusahaan mencatat luran yang terutang untuk periode sesual SAK Informasi tentang program secara keseluruhan disyaratkan sesuai dengan butir (1), butir (2), butir (3), butir (8), butir (9), butir (13), butir (18) dan butir (16) serta butir Il. b) luran Pasti Perusahaan yang menyelenggarakan program luran pasti harus mengungkapkan jumlah yang diakui sebagai beban untuk program luran pasti. C) Imbalan Kerja langka Panjang Lainnya Yang harus diungkapkan paling kurang Jenis dan jumlah Imbalan kerja jangka panjang lainnya, d) Pesangon Pemutusan Kontrak Kerja Yang harus diungkapkan antara lain: 50
Page 51 OCR 0.817
(1) luran program dan jumlah pesangon pemutusan kontrak kerja: dan (2) penjelasan mengenai Iabilitas kontinjen Jika ada), 24) Utang Obligasi Yang arus diungkapkan antara lain: a) rindan mengenal jenis, nil nominal dan nilal tercatat dalam rupiah dan mata uang asing, tanggal jatuh tempo, jadwal pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat obligasi dicatatkan, dan tujuan penerbitannya: b) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek, €| Jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan: d) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan: 2) jaminan serta pembentukan dani untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan menunjuk pos-pas yang berhubungan, Jika aday f) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwallamanatan: kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perutahuan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default): dan h) persyaratan penting lainnya. 25) Sukuk a) Perusahaan wallb mengelompokkan Sukuk berdasarkan akad syariah yang digunakan. b) Perusahaan harus mengungkapkan antara lain: (1) uralan tentang persyaratan utama dalam penerbitan Sukuk, termasuk: (a) ringkasan akad syariah dan skema transaksi syariah yang digunakan: (b) Aset, manfaat, atau aktivitas yang mendasari: (c) niat norninal, (d) besaran imbalan (untuk Sukuk Ijarah): (@) prinstp pembagian hasil usaha, dasar bagi hasil, dan besaran nisbah bagi hasil (untuk Sukuk mudharabah): (ND rencana jadwal dan tata cara pembagian dan/atau pembayaran imbalan atau bagi hasil: (9) jangka waktu: (h) tujuan penerbtannya: dan (D) persyaratan penting Jain: 51
Page 52 OCR 0.834
(2) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek: (3) bursa tempat Sukuk dicatatkan, (9) jumlah bagian yang akan jatuh ternpo datar waktu 12 (dua belas) bulan, (5) rama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan: (6) jaminan dengan menunjuk pos-pas yang berhubungan Ika ada): (7) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwallamanatan: dan (8) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Emiten atau Perusahaan Publik dalam memenuhi persyaratan dan kondisi Sukuk (rmisalnya restrukturisasi Sukuk dan kondisi default), « 26) Utang Subordinasi Yang harus diungkapkan antara lain: @) nama kreditur, sifat ikatan, jangka waktu, jenis mata uang, dan kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan b) tujuan perolehannya: C) persyaratan terkait dengan pelunasan utang subordinasi: d) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default): &) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwallamanatan, dan #) persyaratan penting lainnya, 21) | Obligasi Konversi Yang harus diungkapkan antara lain: v @) rincian mengenai jenis, nilai norninal dan nital tercatat, tanggal jatuh tempo, jadwal pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat obligasi konversi dicatatkan, dan tujuan penerbitannya: b) periade kanveril dan persyaratan konversi, antara lain meliputi rasio konversi, harga pelaksanaan, hak konversi sebelum jatuh tempo serta persyaratannya, dan penalti: C) dampak dilusi apabila seluruh obligasi dikanwarsikan, dengan memperhatikan tingkat konversi atau harga pelaksanaan (exercise prite) yang paling menguntungkan dari sudut pandang pemegang obligasi konversl: d) jumlah obligasi yang telah dikonversikan dan dampak dilusinyaj €) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek: D— jumlah bagian yangakan Jatuh ternpo dalarn waktu 12 (dua belas) bulan: 9) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan: 52
Page 53 OCR 0.849
h) Lama serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika lah: D kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default): J) dalam hul Perusahaan menerbitkan obligosi konversi tanpa melalui penawaran umum, wajib dlungkapkan tujuan penerbitan dan nama pembeli: k) komponen Liabllitas Cari obligasi konversi: I) keberadaan fitur derivatif melekat: dan mM) persyaratan penting lainnya La) Ekuitas $1) Ekviltas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk Modal Saham Yang harus diungkapkan antara lain : 3) Bagi setiap Jenis saham, antara lain: (1) Rekonsllasi jumlah saham beredar pada awal Yan akhir periode: (2) Hak, keistimewaan, dan pembatasan yang melekat pada setiap jenis saham, termasuk pembatasan atas dividen dan pembayaran kembali atas modal: (3) Saham yang dicadengkan untuk penerbitan dengan hak opsi dan kontrak penjualan saham, termasuk jumlah dan persyaratan, b) c) d Penjelasan mengenai sifat dan tujuan setiap pos cadangan dalam ekuitas: Susunan pemegang saham dengan mengungkapkan jumlah lembar saham dan persentase kepemilikan, yaitu: (1) Pemegang saham yang memiliki 594 (lima perseratus) atau lebih, (2) Nama direktur dan Komisaris yang memiliki kahiarn dan (3) Pemegang saham lainnya: Dalam hal terjadi perubahan modal saham dalam periode berjalan: (1) Keputusan yang berhubungan dengan perubahan modal saham tersebut, seperti pengesahan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, persetujuan dan/atau pemberitahuan Menteri terkait, dan keputusan Rapat UmumPemegang Saham (RUPS): (2) sumber peningkatan modal saham, antara lain dari kapitalisasi agio, saldo laba, penerbitan saham baru dari Penawaran Umum dengan dan/atau tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (righr issue dan private plocament), pelaksanaan waran, serta konversi obligasi: dan Catatan 18 Catatan 16 Catatan 18 Catatan 16 Catatan 16 53
Page 54 OCR 0.802
(3) Tujuan perubahan modal saham, antara lain dalam rangka ekspensl, penyelesaian pinjaman, atau pemenuhan Ai | kecukupan modal: @€) Dalam hal hanya sebagian saham Perusahaan yang dicatatkan dl Bursa Efek, agar disebutkan jumlah saham yang dicatatkan “ dan yang tidak dicatatkan pada Bursa Efek. 2) | Tumbahan Modal Disetor (Additional Pald-in Capital) Yang harus diungkapkan antara Izin: a) Rincianjumlah tambahan modal disetor: v Catatan 17 bj Uraian sumber agio taham: v Catatan 1b dan Y7 €) Rincian biaya emisi Efek ekultas berdasarkan penerbitan Efek ekultas, ) Uraian mengenai sifat dan asal selisih kurs atas modal disetor: &) Uraian mengenal sifat dan asal tambahan modal disetor lainnya: Ih Pengungkapan untuk selisih nilai transaksi dengan entitas sepengendali, antara lain: (1) Nama dan penjelasan tentang. entitas atau bisnis yang berkombinasi: (2) Penjelasan mengenai hubungan sepengendali dari entitas-entitas yang bertransaksi dan bahwa hubungan tersebut tidak bersifat sementara) (3) Tanggal efektif transaksi, aa. (4) Operasi atau kegiatan bisnis yang telah diputuskan untuk dijual atau dihentikan akibat kombinasi bisnis tersebut, (5) Kepemilikan entitas atau bisnis yang dialihkan serta jenis den jumlah Imbelan yang terjadi: (6) Nilai tercatat bisnis yang dikombinasikan atau dialihkan serta selisih antara nilai tercatat tersebut dengan jumlah Imbalan yang diserahkan atau diterima, dan (7) Penyajian kemball laporan keuangan yang memberikan Informasi antara lain: (a) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan yang telah dilaporkan sebelumnya untuk perlode yang disajikan kembali: (b) Ikhtisar jumlah tercatat Aset dan Liabliltas entitas atau bisnis yang dikombinasikan: (Cc) Dampak penyesuaian kebijakan akuntansi: dan (d) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan setelah disajikan kembali. 3) | selisih Transaksi dengan Pihak Non-pengendati | v Yang harus diungkapkan antara a) Uralan transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian yang meliputi: | (1) Jenis transaksi dan perubahan persentase kepemilikan: |
Page 55 OCR 0.784
(2) Noma entitas anak: dan (3) Narna pihak yang bertransaksi: b) Perhitungan selisih transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian, dan C) lumlah yang direallsasi ke laba rugi atas pelepasan Investasi pada saat hilananya Pengendalian. 4) | saham Treasuri “V Yang harus diungkapkan antara lain: a) Latar belakang pembelian kembali saham, pelepasan, atau pengurangan modal disetor: b) Tanggai atau periode perolehan serta jumlah lembar dan nilai saham treasuri yang diperoleh, €C) Tanggal dan jumlah saham treesuri yang digunakan sebagai pengurangan modal disetor: @d). Tanggal dan jumlah saham treasuri yang dilepaskan kembali serta selisih antara harga perolehan dengan harga pelepasan saham treasuri, dan €) Akumulasi jumlah lembar dan nila saham treasur!, 5) | saldo Laba Yang harus diungkapkan antara lain: a) Alasan dan jumlah penyesuaian perlode yang lalu (jika ada): $ b) Perubahan saldo laba pada periode bersangkutan dan persetujuan RUPS yang terkait: dan v Catatan 18 GC) Saldo laba yang ditentukan penggunsannya, sifat, dan tujuan setiap pos cadangan. 2 Catatan 18 6) | Waran v Yang harus diungkapkan antara lain: 1 Jenis waran dan harga pelaksanaan dari masing-rnasing waran, b) dasar penentuan Nilai Wajar waran: cl nilai waran yang belum dan tidak dilaksanakan (kodaluwarsa): d| — jurnlah waran yang diterbitkan dan beredar serta dampak dilusinya: dan €) — Ikatan-ikatan yang terkait dengan penerbitan waran n Pendapatan Komprehensif Lainnya v Yang harus diungkapkan antara lain keterangan mengenal perubahan masing-masing komponen pendapatan komprehensif lainnya, 8) | Kepentingan Non-pengendali v 55
Page 56 OCR 0.841
Yang harus diungkapkan antara lain rincian bagian pernegang saham non-pengendal atas ekuitas masing-masing entitas anak yang tidak dapat diatribusikan secara langsung atau tidak langsung pada entitas Induk. & Laba Rugi Komprehensif 1) Pendapatan Yang hatus diungkapkan antara lain : 2) Jumlah setiap kategori signifikan dari pendapatan yang diakui selama periode, termasuk pendapatan yang barasal dari: v Catatan 19 (1) Penjualan barang: (2) Penjualan jasa: (3) Bunga (4) Royalti: dan/atau (5) Dividen diungkapkan secara terpisah berdasarkan pihak beralasi dan pihak ketiga: b) Rincian Jumlah dari kelompok produk/jasa utama, v Catatan 19 6) Nama pihak pembeli dan jumlah nilai penjualan yang melebihi 101 (sepuluh perseratus) dari pendapatan: v Catatan 19 9) Jumlah pendapatan yang berasal dari pertukaran barang atau jasa yang tercakup dalam setiap kategori signifikan dari v pendapatan (jika ada), yang diungkapkan terpisah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga, 8) Khusus untuk kontrak konstruksi, diungkapkan antara lain: (1) Pendapatan kontrak konstruksi: v (a) lumlah pendapatan kontrak yang dlakul sebagai pendapatan dalam periode berjalan: (b) — Metode yang digunakan untuk menentukan pendapatan kontrak yang diaku! dalam periode berjalan, dan (C) Metode yang digunakan untuk menentukan tahap penyelesaian kontrak: (2) Pekerjaan dalam proses penyelesaian pada tanggal akhir periode pelaporan: Ka) Jumlah agregat biaya yang terjadi dan laba/rugi yang diakui sampai tanggal pelapcran: (b) Jumlah uang muka yang diterima: dan (C) Jumlah retansi, (8) Jumlah tagihan dan utang bruto kepada pemberi kerja, masing-masing sebagai Aset dan Uabilitasj !) Dalaro hal Perusahaan memiliki transaksi hubungan keagenan, diungkapkan secara terpisah, antara lain: v (1) Penjualan biasa dan penjualan dari hubungan keagenan: 56
Page 57 OCR 0.817
(2) Pendapatan komisi yang diperoleh Perusahaan sebagai agen dari transaksi keagenan dengan pendapatan lainnya: dan (8) Perincian dari komponen pendapatan neto yang diperoleh Perusahaan sebagai prinsipal dari transaksi keagenan, yang antara lain terdiri dari: (a) Pendapatan bruto: (b) Retur/rabat/diskon terkait: dan (c) Total pendapatan neto Khusus Industri yang Tarifnya Diatur oleh Regulator Ketentuan Tarif Yang harus diungkapkan antara kain: 8) Dasar ketentuan tarif: b) Objek atau aktivitas yang dikenakan tarif: c) — Masa'berlaku tarif: d) Besaran tarif:dan e) Perjanjian lain yang terkait. 3) Khusus Industri Pembiayaan Rincian jumlah berdasarkan kelompok produk/jasa utama antra lain: 2) Pendapatan pembiayaan konsumen, b) Pendapatan anjak piutang: dan Cc) Pendapatan sewa. 4 Khusus Industri Rumah Sakit Terdiri dari: Jasa pelayanan medis, Jasa penunjang lainnya, jasa dokter, rawat Inap, rawat jalan dan penunjang medis. Rincian pengurang pendapatan, antara lain: a) Restitusi: b) Subsidi tidak mampu: dan c) Selisih perhitungan klaim. 5) Khusus Industri Transportasi Rinclan Jumlah dari kelompok peaduk/lasa utama antara lain: 57
Page 58 OCR 0.866
a) Rincian pendapatan bersih jasa transportasi: b) Rincian pendapatan usaha dari jasa penyewaan alat transportasi) €) Rincian pendapatan usaha dari jata ekspedisi, d) Rincian pendapatan usaha dari keagenan: dan €| Rincian pendapatan dipisahkan sesuai dengan jenisnya armada (bus, taksi, feri, tankar dan pesawat udara) dengan ketentuan memisahkan atas dasar kepernilikan armada tersebut, Khusus Industri Telekomunikasi Rincian pendapatan usaha antara lain pendapatan usaha jasa Interkoneksi, jasa telekomunikasi sendiri, jasa telekomunikasi yang dilaksanakan melalui kerjasama dengan pihak lain, n Khusus Industri Asuransi: Pendapatan Premi Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok premi bruto, prerni reasuransi, dan penurunan (kenaikan) premi yang belum rmerupakan pendapatan untuk setiap jenis asuransi, Catatan: menyesuaikan dengan PSAK yang berlaku (PSAK 36 dan 62) Khusus Industri Jalan Tol: Pendapatan Yang harus diungkapkan antara lain: a) Penjualan meliputi rincian pendapatan jasa tol sendiri, rincian pendapatan Jasa jain, dan rincian pendapatan kerjasama operasi, b) Jika perusahaan memiliki hak penyelenggaraan sejumlah ruas jalan tol, maka pendapatan usaha Untuk setiap ruas jalan tol tersebut harus diungkapkan, Khusus Industri Perbankan Pendapatan Bunga Yang harus diungkapkan antara lain: Pendapatan bunga, yang dapat terdiri dari dan tidak terbatas pada : a) Obligasi Pemerintah, b) Kredit, dengan pengungkapan tambahan untuk provisi dan komisi yang diakul: Cc) Efek-afek, dan d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank lain, 19 Beban Pokok Penjualan 58
Page 59 OCR 0.823
Yang harus diungkapkan antara lain: ah Untuk perusahaan manufaktur, diungkapkan beban pokok produksi yang dirinci: (1) Biaya bahan baku: (2) Biaya tenaga kerja: dan (3) Biaye overhead ditambah dan dikurang' saldo awal dan akhir persediaan: b) Nama pihak penjual dan nilai pernbellan yang melebihi 1OX (sepuluh perseratus) dari pendapatan: dan €) Untuk Industri jasa, diungkapkan beban pokok berdasarkan pada Jass yang dijual, Catatan 20 dan 28 14) | Khusus Industri Rumah Sakit Beban Departomentalisasi/Beban Operasional Yang barus diungkapkan antara lain, rincian beban departementalisasi: aj Beban bahan: b) Beban jasa pelayanan: cl Beban pegawai, 9) — Beban penyusutan sarana medis: &) Beban pemeliharaan sarana: fh Beban asuransi: Beban langganan daya dan jasa: h) Beban depresiasi, 12) | Khusus Industri Asuransi: a) Beban Klaim Asuransi Kerugian Yang harus diungkapkan antara lain: rincian dari jumlah berdasarkan kelompok klaim bruto, klaim reasuransi, dan kenaikan (penurunan) estimasi klaim retensi sendiri untuk setiap jenis asuransi b) Beban Klaim Asuransi Jiwa Yang harus diungkapkan antara lain: Rincian dan Jumlah beban menurut jenis klaim dan manfaat, diantaranya : klaim jatuh tempo, klaim nilai tunal, dan klaim kematian. Ch. Komisi Neto. 59
Page 60 OCR 0.843
Yang harus diungkapkan antaf rincian dan Jumlah berdasarkan kelompok pendapatan kamisi dan beban komisi untuk setiap jenis asuransi, d) Hasil investasi Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah menurut jenis Investasi, 13) | khusus Industri Perhotelan sa. Beban Departementalisasi Yang harus diungkapkan antara lain: a) Rincian jumlah unsur-unsur beban departementalisasi: b) Gaji dan beban pegawai lainnya: dan cl Rincian jumlah unsur-unsur beban departemen lainnya. 184) | Beban Usaha Yang harus diungkapkan rincian sifat beban berdasarkan kategori fungsinya, yaitu antara lain: a) Beban penjualan, b) Bebandistribusi: dan €) Beban umum dan administrasi, 15) | khusus Industri Perbankan a) Beban Bunga Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban bunga berdasarkan kelompok produk/jasa utama, b) Beban Provisi dan Komisi Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban beban pravisi dan komisi berdasarkan kelompok produk/jasa utama. 16) | Khusus Industri Pembiayaan F5 Ta BebanKerugian Penurunan Nila! Yang harus diungkapkan antara lain jumlah beban kerugian penurunan niiai untuk masing-masing akun Piutang Pembiayaan Konsumen, Tagihan Anjak Plutang, dan Piutang Sewa Pembliyaan, v v Catatan 20 v Catatan 21 17) | pendapatan dan Beban Lainnya Yang barus diungkapkan antara lain : a) rincian dan jumlah Pendapatan Isinya. bj rincian dan jumlah Beban lainnya, v Catatan 22 v Catatan 22
Page 61 OCR 0.805
Pn Ea IA ea Le AA asa ch Untuk Biaya Keuangan, meliputi : (4) biaya pinjaman meliputi: (a) beban keuangan yang dihitung dengan menggunakan metode suku bunga efektif: (b) beban keuangan dalam sewa pembiayaan yang diakui sesuai SAK yang berlaku: dan (C) selisih kurs yang berasal dari pinjaman dalam mata uang asing sepanjang selisih kurs tersebut diperlakukan sebagai penyesualan terhadap bunga: (2) biaya keuangan lainnya yung terjadi dari transaksi Instrumen keuangan meilputi: (@) rugi penurunan nilai dari kuotasi atas Investasi tersedia untuk dijual (b) rugi neto dari Instrumen keuangan yang diakul pada Nilai Wajar melalui laba rugi: dan (C) amortisasi premi/diskonto kontrak berjangka yang bertujuan untuk Indung nilai. &) Untuk Bagian Laba Rugi dari Entitas Asosiasi dan/atau Ventura Bersama meliput! : (1) bagian laba rugi dari masing-masing entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama yang dicatat dengan menggunakan metode ekuitas: dan (2) bagian laba rugi dari entitas asosiasi dar! operasi yang dihentikan, yang diungkapkan secara terpisah. - 18) | khusus Industri Perbankan (8) Dahan Penyisihan Penurunan Nilai atas Aset Keuangan Yang harus diungkapkan antara lain rinclan jumlah berdasarkan Jenis aset keuangan. b) Keuntungan (Kerugian) dari kenaikan (penurunan) nilai surat-surat berharga dan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis. C) Keuntungan (Kerugian) Penjualan Surat-surat Berharga dan Obligasi Rekapitalisasi Pernerintah. Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis, 19) | Pendapatan Komprehensif Lain 3, 3 V Yang harus dlungkapkan antara lain: 3) perubahan dalam surplus revaluasi Aset Tetap maupun Aset Takberwujud: b) keuntungan dan kerugian aktuarial atas program manfaat pasti: C) selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan: @d) keuntungan (kerugian) dari aset keuangan tersedin untuk dijual: &) bagian efektif dari keuntungan dan kerugian Instrumen lindung nilai dalam rangka lindung nilai arus kas: dan 61
Page 62 OCR 0.851
P bagian perdapatan komprehensif lain dari entitas dan/atau ventura bersama. ») d d) & 20) | Pajak Penghasilan Yang harus diungkapkan antara lain : komponen beban (penghasilan) pajak yang terdiri dari: 1 (03) (3 (4, (5) (6) (7) beban (penghasilan) pajak kini: penyesuaian yang diakui pada perlode atas pajak kini yang berasal dari perlode lalu, Jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang berasal dari perbedaan temporer dan pembelikannya: jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan terkait dengan perubahan tarif pajak atau penerapan peraturan perpajakan yang baru: Jumlah manfaat yang berasal dari rugi pajak yang tidak diakui sebelurnnya atau perbedaan temporer suatu perlode lalu yang digunakan untuk mengurangi beban pajak kini dan beban pajak tangguhan: beban pajak tangguhan yang disebabkan oleh penurunan atau pembalikan penurunan sebalumnya atas aset pajak tangguhan: dan Jumlah beban (penghasilan) terkait dengan perubahan kebijakan akuntansi dan kesalahan yang diperhitungkan dalam laporan laba rugi komprehensif, dikarenakan tidak dapat diperlakukan secara retrospektif, agregat pajak kini dan pajak tangguhan terkait dengan transaksi yang dibebankan atau dikraditkan langsung ke akultas: jumlah pajak penghasilan terkait dengan setiap komponen pendapatan komprehensif lain, kecuall untuk bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama, penjelasan hubungan antara beban (penghasilan) pajak dan laba akuntansi dalarn satu atau kedua bentuk berikut ini: (1) (2) rekonsiliasi antara beban (penghasilan) pajak dan hasil perkallan laba akuntansi dengan tarif pajak yang berlaku, dengan mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang berlaku: atau rekonsiliasi antara tarif pajak efektif rata-rata dan tarif pajak yang berlaku. dengan mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang berlaku, penjelasan mengenai perubahan tarif pajak yang berleku dan perbandingan dengan tarif pajak Yang berlaku pada periode akuntansi sebelumnya: Jumlah (dan batas waktu penggunaan, jika ada) perbedaan temporer yang dapat dikurangkan dan rugi pajak belum dikompensasi yang tidak diakul sebagai aset pajak tangguhan dalam laporan keuangan: Jumlah agregat perbedaan temporer yang terkait dengan Investasi pada entitas anuk, cabung, entitas asosiasi, dan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama atas Nlabilitas pajak tangguhan yahg belum diakui: rekonsiliasi fiskal dan perhitungan beban pajak kini dengan cara sebagai berikut: Catatan 14d Catatan 1ad Catatan 1dd Catatan 14d Catatan 4ad Catatan dad 62
Page 63 OCR 0.842
(4) laba sebelum pajak menurut akuntansi: (2) ditamban/dikurangi koreksi pasitif atau negatif (dirinci): dan (3) laba kena pajak: | perhitungan beban dan llabilitas pajak kini dengan menerapkan tarif pajak sesuai dengan ketentuan perundang-undangan pajak yang berlaku: J)— pernyataan bahwa laba kena pajak hasil rekonsiliasi menjadi dasar dalam pengistan SPT Tahunan PPh Badan K) setiap jenis perbedaan temporer dan setiap jenis rugi pajak yang belum dikompensasi: (1) Jumlah aset dan Nabilitas pajak tangguhan yang diakui pada laporan posisi keuangan untuk periade sajiani dan (2) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang diakul dalam laba rugi, apabila Jurnlah tersebut tidak terlihat dari (perubahan jumlah aset atau liabilltas pajak tangguhan yang dlakul dalam laporan posisi keuangan, » beban pejak terkait dengan operasi yang dihentikan: mp jumlah konsekuensi pajak penghasilan atas dividen kepada pernegang saham Perusahaan yang diusulkan atau diumumkan sebelum Laporan Keuangan Diotorisasi untuk Terbit namun tidak diakul sebagai Uabilltas dalam laporan keuangan, pn) uralan jumlah perubahan pada Jumlah pengakuan untuk aset pajak tangguhan pra akuisisi apabila Perusahaan adalah pihak pengakuisisi dalarn suatu kombinasi bisnis: Oo) peristiwa atau perubahan keadaan yang menyebabkan manfaat pajak tangguhan wajlb diakul apabila manfaat pajak tangguhan yang diperoleh dari kombinasi bisnis tidak diakul pada tanggal akuisisi tetapi dilakul setalah tanggal akulsisi: dan p) jumlah aset pajak tangguhan dan alasan atau bukti yang mendukung pengakuan atas aset pajak tangguhan, apabila: (4) penggunaan aset pajak tangauhan bergantung pada kondisi laba kena pajak mendatang lebih besar dari laba pembalikan perbedaan temporer kena pajak yang telah ada: dan (2) entitas mengalami kerugian pada periode kini atau periode sebelumnya yang mengakibatkan diakuinya aset pajak tangguhan terkait, Catatan 14d Catatan lad Catatan 1d Catatan 14d Catatan 14d Catatan tad 2) Laba (Rugi) per Saham Dasar dan Dilusian Yang harus diungkapkan antara lain : a) jumlah yang digunakan sebogai pembilang dalam penghitungan laba per saham dasar dan diluslan, dan rekonsiliasi jumlah tersebut terhadap laba atau rugi yang dapat dlatribusikan kepada antitas Induk untuk periode tersebut. Rekonsiliasi tersebut mencakup dampak individual dari setiap jenis Instrumen yang mempengaruhi laba per saham b) jumlah rata-rata tertimbang saham biasa yang digunakan sebagai penyebut dalam penghitungan laba per saham dasar dan dilusian, dan rekonsiliasi penyebut tersebut. Rekonsiliasi tersebut mencakup dampak individual dari setiap Jenis Instrumen yang mempengaruhi laba per saham: Catatan 2s Catatan 2s 63
Page 64 OCR 0.855
d) 2) Instrumen (termasuk saham yang dapat diterbitkan secara kontinjan) yang berpotensi mendilusi laba per saham dasar di masa depan, namun tidak dimasukkan dalam penghitungan laba per saham diluslan karena instrumen tersebut bersifat antidilutif untuk periode sajian, penjelasan transaksi saham biasa atau transaksi Instruman berpotensi saham biasa, selain yang dihitung sesuai dengan SAK yang berlaku, yang terjadi setelah periode pelaporan dan akan secara signifikan mengubah jumlah saham biasa atau Instrumen berpotensi saham blasa yang beredar pada akhir perlode tersebut seandainya transaksi dimaksud terjadI sebelum akhir periode pelaporan, dan laba per saham dasar dan dilusian untuk operasi yang dihentikan. 22) Transaksi Pihak Berelasi Yang harus diungkapkan antara tain: b) 8 4 Pengungkapan mengenai transaksi atau saldo dengan pihak berelasi, yang jumlahnya: (1) lebih dari Rp 1,000.600:000,00 (satu miliar ruplah) untuk transaksi dengan orang atau anggota keluarga terdekat, dan/atau (2) lebih dari 0,55 (nol koma lima perseratus) dari modal disetor untuk transaksi dengan entitas berelasi. terkait dengan transaksi dengan orang: atau anggota keluarga terdekat rneliputi nama, sifat dan hubungan dengan pihak berelasi serta Inforrnasi tentang transaksi dan saldo dengan pihak dimaksud: terkait dengan transaksi dengan entitas berelasi rneliputi sifat dan hubungan dengan pihak-pihak berelasi serta informasi mengenai transaksi dan saldo, termasuk komitmen, yang diperlukan untuk memahami potensi dampak hubungan tersebut dalam laporan keuangan, paling kurang: (4) jumlah transaksi beserta persentasenya terhadap total pendapatan dan beban terkait: (2) jumlah saldo beserta persentasenya terhadap total Aset atau Labilitas, termasuk komitmen, dan: (a) persyaratan dan ketentuannya, termasuk apakah terdapat jaminan, dan sifat Imbalan yang akan diberikan, untuk penyelesalan, dan (B) rincian garansi yang diberikan atau diterima: (3) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan keruglan penurunan nilai secara Individual dan kolektif, dan penghapusan plutang terkait dengan Jumlah saldo plutang usaha dan plutang pihak berelasi non-usaha: dan (4) alasan dan dasar pembentukan cadangan cerugian penurunan nilal, Jika dilakukan pembentukan: pengungkapan yang disyaratkan sebagaimana dimaksud dalam hurufa) dan b) dilakukan secara terpisah untuk masing- masing kategori berikut: (d1) entitas Induk, (2) entitas dengan pengendalian bersama atau Pengaruh Signifikan terhadap entitas, (3) entitas anak: Catatan 24 Catatan 24 Catatan 24
Page 65 OCR 0.801
(4) entitas asosiasi: (5S) Ventura Bersama dimana entitas merupakan venturer: (6) personil manajemen kunci dari entitas pelapor atau entitas induknya: dan (7) pihak-pihak barelasi lainnya. 8) seluruh kompensasi yang diberikan kepada masing-masing anggota atau kelompok direksi, kornisaris, pemegang saham utama yang juga sebagai karyawan, dan manajemen kunci lainnya untuk masing-masing kategori berikut: (1) Imbalan kerja jangka pendek: | v Catatan 24 (2) imbalan pascakerja: 1 (3) imbalan kerja jangka panjang lainnya, v (4) pesangon pemutusan kontrak kerja dan V (5) pembayaran berbasis saham, KI #) untuk entitas berelasi dengan pemerintah : (1) nama entitas berelasi dengan pemerintah dan sifat hubungannya dengan Perusahaan) BJ Catatan 28 (2) sifat dan jumlah setiap transaksi yang secara Individual signifikan: dan v (3) untuk transaksi lainnya yang secara kolektif, tetapi tidak secara individual, signifikan, Indikasi secara kuantitatif atau v kualitatif atas luasnya transaksi tersebut. 23) | Aset dan Uabilitas dalam Mita Uang Asing a) Mata uang asing yang dimaksud adalah mata uang selain mata uang fungsional, “ bj Yang hurus diungkapkan antara lain: la) Rincian aset dan IiabiNitas moneter dalam mata uang asing serta ekulvalennya dalam mata uang fungsional: v (2) posisi rieto dari aset dan Ilabilitas moneter dalam mata uang asing: v (3) rincian kontrak valuta berjangka dan #kulvalen dalam mata uang Tungwonal: v la) jumlah selisih kurs yang dlakui dalam laba rugi, kecuall untuk selisih kurs yang timbul pada Instrumen keuangan yang v Slukur pada nilai wajar melalui laba ragi: dan (5) selisih kurs neto diakul dalam pendapatan komarehensif lain dan diakumulasikan dalam komponen ekultas yang “v terpisah, serta rekonsiliasi selisih kurs tersebut pada awal dan akhir perlode. 24) | Penurunan Nilai Aset Non-keuangan Yang harus diungkapkan antara taln : 65
Page 66 OCR 0.832
@) untuk setiap rugi penurunan nilai yang lu atau dibalik selama perloda tertentu untuk sustu uset Individual, termasuk @oodwill atau suatu unit penghasil kas: (1) peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan pengakuan atau pembalikan rugi penurunan nilai: (2) jumlah rugi penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi selama periode tersebut dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang didalamnya tercakup rugi penurunan nlia!: (3) jumlah rugi perurunan nilai yang diakul dalam laba rugi selama perlode tersebut dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang didalamnya tercakup rugi penurunan nilai: (9) poodwi yang telah diakui tugi penurunan nilainya: (5) jumiah rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakul dalam pendapatan komprehensif lain selama periode tersebut: dan (G) jumlah pembalikan rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakul dalam pendapatan komarehensif lain selama periode tersebut. b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam angka (1) dilakukan untuk setiap kelompok aset. 25) Perubahan Estimasi Akuntansi, Perubahan Kebijakan Akuntansi, dan Kesalahan Periode Lalu a) Perubahan Estimasi Akuntansi Yang harus diungkapkan antara lain : (1) sifat dan alasan perubahan estimasi akuntansi: (2) jumlah perubahan astimasi yang berdarnpak pada perlode berjalan: dan (9) perkiraan dampak estimasi pada perlode mendatang. Dulam hal Jumlah dampak pada perlade mendatang tidak praktis, fakta tersebut harus diungkapkan, (8) jumlah penyesuaian yang terkait dengan periode-periode sebelum periode yang disajikan. Dalam ha! tidak praktis dilakukan, maka diungkapkan alasannya: dan IS) keadaan yang membuat penerapan retrospektif tidak praktis untuk suatu periode tertentu atau untuk perloda- periode sebelum periode-perlode tersebut disajikan dan tanggal dimulainya perubahan kebijakan akuntansi. b) Perubahan Kebijakan Akuntansi | Yang harus diungkapkan antara lain : tu) sifat dari kesalahan periode lalu: (2) Jumlah koreksi untuk setiap perlode sajian: (al bagi setiap pos lapotan keuangan: dan b) laba per saham dasar dan dilusianj
Page 67 OCR 0.831
(8) jumlah koreksi pada awal periode sajian paling awal: dan (4) keadaan yang membuat penerapan retrospketif tidak praktis dilakukan dan penjelasan mengenai cara dan Waktu dilakukannya koreksi apabila penyajian kembali retrospektif tidak praktis. Cc) Kesalahan Periode Lalu Yang harus diungkapkan antara lain : (1) sifat dari kesalahan periode lalu: (2) jumlah koreksi untuk setiap periode sajian: (0) bagi setiap pos laporan keuangan, dan (b) laba per saham dasar dan dilusian: (3) Jumlah koreksi pedia awal perlode sajian paling awal, dari (4) kesdaan yang membuat penerapan retrospketif tidak praktis dilakukan dan penjelasan mengenal cara dan waktu dilakukannya koreksi apabila penyajian kermbali retrospektif tidak praktis. 26) Kombinasi Bisnis a) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai berikut untuk setiap kombinasi bisnis yang terjadi selama periode pelaporan, yaitu: (1) nama dan penjelasan teritang pihak yang diakuisisi: (2) tanggal akuisisi, (3) biaya terkait akuisisi, di luar biaya penerbitan Efek utang dan Efek ekuitas, periode berjalan, dan akumulasinya untuk masing-masing kombinasi bisnis: (4) persentase kepentingan ekuitas berhak suara yang diperoleh: (5) alasan utama untuk kombinasi bisnis dan penjelasan tentang cara pihak perigakuisisi memperoleh Pengendalian etas pihak yang dlakuistsi: (6) penjelasan kualitatif tentang faktor yang membentuk #oodwill yang diakul: (7) Nilai Wajar pada saat tanggal akulslsi atas total Imbalan yang dialihkan dan Nilai Wajar tanggal akulsisi untuk setiap kelompok utarna Imbalan: (8) — kesepakatan Imbalan kontinjensi dan aset Indemnilfikasi: (2) Jumlah yang diakul pada tanggal ukuksisi: (b) penjelasan tentang kesepakatan dan dasar penentuan jumlah pembayaran, dan (e) estimasi kisaran hasil (tidak didiskonto) atau, Jika apabile kisaran tidak dapat diestimasikan maka fakta dan alasan mengapa kisaran tersebut tidak dapat diestimasikan. Dalam hal jumlah maksimum pembayaran tidak terbutas, maka pihak pengakuisisi mengungkapkan fakta tersebut: 67
Page 68 OCR 0.825
1) (10) (at) (12) (13) (14) (15) Perusahaan harus mengungkapkan piutang yang diperoleh berdasarkan kelompok Uta pinjaman yang diberikan, sewa perbiayaan langsung, dan kelompok piutang lain, yaitu sebagai (a) Nilai Wajar piutang: (b) jumlah piutang bruto kontraktual, dan (c) estimasi terbaik pada tanggal akuisisi atas jurnlah arus kas kontraktual yang diperkirakan tidak tertagih: Jumlah yang diakul pada tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utama Aset yang diperoleh dan Liabilitas yang diambil alih: setlap Wabilitas kontinjensi yang dlakul pada Nilai Wajar: (d) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat arus keluar sumber daya ekonomi terjadi: lelindikasi ketidakpastian saat atau jumlah arus keluar tersebut, Dalam hal diperlukan, Perusahaan harus mengungkapkan asurnsi utarna yang mendasari prakiraan peristiwa masa depanj dan (NJurniah estimasi penggantian yang akan diterima derigan menyebutkan jumlah Aset yang telah diakul untuk estimasi penggantian tersebut: Balam hal labilitas kontinjensi tidak diakul karena Nila! Wajarnya tidak dapat diukur secara andal, maka pihak pengakuisisi mengungkapkan: la) Informasi sebagaimana dimaksud dalam angka 33 huruf b) angka (4) terkait perikatan dan kontijensi: dan (bj alasan Liabilitas tidak capat diukur secara andal: dalam hal pembelian dengan diskon: (e) Jumlah keuntungan yang dlakul dan pot dalam laporan laba rugi komprehensif dimana keuntungan tersebut diakul, dan (b) penjelasan tentang alasan transaksi tersebut menghasiikan keuntungan: setiap kombinasi bisnis dimana pihak pengakuisisi memiliki kurang dari 100X (seratus perseratus) dari kepentingan ekuitas pihak yang dlakulsisi pada tangal akuisisi: Ia) — jumlah dari kepentingan non-pengendali pada pihak yang diakuisisi, yang diakui pada tanggal akvisisidan dasar pengukurannya, dan (b) teknik penilaian dan input model utama yang digunakan dalam penentuan nilai tersebut, Untuk setiap kepentingan nonpengendall pada pihak yang diakutsisi yang diukur pada Nilai Wajar: dalam hal suatu kombinasi bisnis yang dilakukan secara bertahap: (a) Nilai Wajar pada tanggal akuisisi atar kepentingan ekultas pihak yang diakuisisi yang dimiilki oleh pihak pengakuisisi segera sebelum tanggal akulsisi: dan
Page 69 OCR 0.840
I16) Informasi sebagai berikut: b) Terhadap kambinasi bisnis yang terjadi pada perlode sekarang dan perlode sebelumnya, Perusahaan yang menjadi pihak pengekulsisi wajib mengungkapkan informasi berikut untuk setiap kombinasi bisnis yang material atau secara kolektif material: » 2) 8 ) ) €) pernyataan kesesuaian dengan peraturan Bapepam dan LK dalam pelaksanaan transaksi kombinasi bisnis: dan (b) Jumlah keuntungan atau Kerugian yang diakui sebagal hasil dari pengukuran kembali Nilat Wajar dari kepentingan ekultas pada pihak yang diakuisisi yang dirniliki oleh pihak pengakulsisi sebelum kombinasi bisnis | Gan pos dalam laporan laba rugi komprehensif Untuk mengakui keuntungan atau kerugian tersebut: (a) Jumlah pendapatan dan laba atau rugi dari pihak yang dlakuisisi sejak tanggal #kulsisl yang dimasukkan dalam laporan laba rugi komprehensif pada periode pelaporan: dan (b) pendapatan dan laba atau rugi dari entitas hasil penggabunyan untuk periode pelaporan berjalan seolah- Olah tanggal okuisisi untuk semua kombinasi bisnis yang terjadi selama tahun berjalan telah diperhitungkan sejak awal periode pelaporan. @alam hal akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai untuk Aset, Uabilitas, kepentingan nonpengendali tertentu atau jenis imbalan dan jurnlah yang diakul dalam laporan keuangan kombinasi bisnis sehingga ditentukan hanya bersifat penyizihan, maka diungkapkan: (a) alasan akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belur selesai: (b) Aset, Liabilitas, kepentingan ekultas atau jenis imbalan yang akuntansi awalnya belum selesaij dan (c) sifat dan jumlah dari setiap penyesualan periode pengukuran yang diakul selama periode pelaporan setiap periode pelaporan setelah tanggal akuisisi sampai dengan Perusahaan mendapatkan, menjual atau kehilangan bak atas aset imbalan kontinjensi, atau sampal dengan Perusahaan manyelesaikan Ilabilitas imbalan kontinjensi atau abilitas tersebut dibatalkan atau lewat waktu, maka diungkapkan: (8) setiap perubahan dalam Jumlah yang diakul, termasuk setlap perbedaan yang timbul selama penyelesalan, (b) setiap perubahan dalam kisaran hasil (tidak didiskonto) dan alasanperubahan tersebut: dan (e)teknik peniialan dan Input model utama yang digunakan untuk mengukur imbalan kontinjensi: liabilitas kontinjensi yang diakul dalarn kombinasi bisnis, Jika ada: rekonsiliasi atas nilai tercatat goodwili pada awal dan akhir periode pelaporan: Jumlah dan penjelasan dari setlap keuntungan atau keruglanyang diakul pada periode pelaparan yang: (8) terkait dengan aset teridentifikasi yang diperoleh atau |labilitas yeng diambik-alih dalam kombinasi bisnis pada periode pelaporan berjalan atau periode pelaporan sebelumnya: dan (b) ukuran, sifat, atau kejadian relevan yang diungkapkan untuk memahami laporan keuangan Perusahaan hasil penggabungan 69
Page 70 OCR 0.850
@) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal berikut secara keseluruhan, sehubungan dengan perolehan atas entitas anak dan unit bisnis lainnya selama suatu periode: (1) Jurniah harga yang dibayarkan: (2) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas, (3) Jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya apabila Pengendalian diperoleh: dan (ah Jumlah uset dan Mabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya apabila Pengendalian diperoleh, dilkhtisarkan berdasarkan kategori utamanya. 21 Segmen Operasi Yang harus diungkapkan antara Isin : 3) pengungkapan pada level segmen: 1) t2) 5) Informasi umum, yang terdiri dari: la) faktor-faktor yang digunakan oleh manajemen untuk mengidentifikasi segrnen dilaporkan: dan (b) jenis produk dan jasa yang menghasilkan pendapatan dari setiap segmen dilaporkan informasi mengenai laba atau rugi segmen, termasuk pendapatan dan beban tertentu, aset segmen, dan Iiabilitas segrnen dari segmen ditaporkan, serta dasar pengukurannya: rekonsiliasi dari total pendapatan segmen, ukuran laba atau rugi segmen dilaporkan, aset segmen, Ilabilitas segmen, dan unsur segmen material lainnya terhadap jumlah yang terkait datam laporan keuangan Perusahaan: b) pengungkapan pada level entitas (ah 2 Informasi produk dan jasa Pendapatan dari pelanggan eksternal untuk setiap produk dan jasa atau setiap kelompok produk dan Jasa yang serupa Informasi wilayah geografis Ia) Pendapatan dari pelanggan eksternal yang diatribusikan kepada: IL. negara domisili Perusahaan: dan IL semua negara asing secara total dimana Perusahaan memperoleh pendapatan. Dalam hal pendapatan dari suatu pegara asing secara Individual jumlahnya material, pendapatan tersebut diungkapkan secara terpisah, termasuk dasar pengatribusian pendapatannya kepada negara tersebut secara Individual, (D) Aset tidak lancar selain Instrumen keuangan, aset pajak yang-ditangguhkan, aset Imbalan pascakerja, dan trak yang terjadi akibat kontrak asuransi yang berlokasi di: |. negara domisili Perusahaan: dan II, semua negara asing secara total dimana Perusahaan memiliki aset. Dalam hal aset dari suatu negara asing secara Individual jumlahnya material, maka aset tersebut diungkapkan secara terpisah, Catatan 20 Catatan 28 Catatan 28 Catatan 28 Catatan 28 Catatan 28
Page 71 OCR 0.839
(3) Informusi pelanggan utara Dalam hal pendapatan dari transaksi dengan pelanggan eksternal tunagal mencapal 104 (sepuluh perseratus) atau lebih dari pendapatan konsolidasi, Perusahaan harus mengungkapkan: (8) fakta fb) total pendapatan deri setiap pelanggan, dan (c) Identitas segmen yang melaporkan pendapatan tersebut, Catatan 19 28) | operasi yang Dihentikan 8) Yang harus diungkapkan antara lain: (2) uraian tentang alasan operasi dihentikan: (2) uraian fakta dan keadaari dori penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan yang diharapkan, cara, dan waktu | pelepasan dari aset dan llabilitas operasi yang dihentikan, dan (2) pengaruh dari operasi yang dihentikan terhadap sagmen yang dilaporkan dari aset tidak lancar atau kelompok lepasan disajikan sesuai SAK yang b) Yang harus diungkapkan atas informasi terkait dengan laba (rugi) operasi yang dihentikan, antara lain: (a) analisa atas jumlah tunggal yang disajikan dalam laporan laba rugi komprehensif meliputi: (a) pendapatan, beban, dari laba atau rugi sebelum pajak dari operasi yang dihentikan dan beban pajak penghasilan yang terkait: dan (b) laba atau rugi yang diakui dalam pengukuran ke Nilai Wajar setalah dikurangi blaya untuk menjual atau pelepasan aset atau kelompok lepasan yang terkait dengan operasi yang dihentikan dan beban pajak penghasilan yang terkait, (2) arus kas neto yang dapat diatribusikan padu aktivitas operasi, investasi dan pendanaan dari operasi yang dibentikan: dan (3) Jumlah penghasilan dari operasi yang dilanjutkan dan operasi yang dihentikan yang dapat diatribusikan pada pemilik entitas Induk, 29) | instrumen Derivatif selain Derivatif Melekat a) Perusahaan wajib mengelompokkan Instrumen derivatif sesuai dengan tujuannya, yaitu untuk tindung nilai atau tujuan lainnya (non lindung nilai), seperti untuk tujuan spekulasi: 8) Perusahaan yang memiliki atau menerbitkan instruman derivatif wajib mengungkapkan untuk setiap kontrak Instrumen derivatif dalam kelompok klasifikasi lindung nilai dan kelompok non lindung nilai: (1) hakikat dan sifat dari transaksi, berupa transaksi berjangka dalam bentuk valuta, bunga, komoditas atau lain-lain (2) pihak awan transaksi (counterparties): (3) tanggal jatuh tempo: 71
Page 72 OCR 0.834
(4) nilai keseluruhan kontrak dan Nilai Wajar pada tanggal laporan posisi keuangan: (9) beban atau Pendapatan pada perlode pelaporan: (6) pos Aset dan/atau Labilitas yang dillndung nilai: dan (7) persyaratan penting lainnya. €) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Hak-hal yang diperlukan untuk mernaharai tujuan transaksi derivatif dan strategi untuk mencapal tujuan tersebut: RR) Kebijakan manajemen risiko untuk setiap klasifikasi lindung nilai, termasuk penjelasan mengenai Aset dan/atau Labilitas dan Jenis transaksi yang dilindung nilai: dan (3) Bagi Instrumen yang tidak dimaksudkan sebagai suatu lindung hilal, disebutkan tujuannya. 30) | Nitai Wajar Instrumen Keuangan Yang harus dlungkapkan untuk setiap kelompok aset keuangan dan liabilitas keuangan antura lain: a) Nilai Wajar setiap kelompok Aset dan Liabilitas tersebut dengan cora yang memungkinkan untuk dapat diperbandingkan dengan nilai tercatat dalam laporan posisi keuangan: dan bj hierarki, metode, dan asumui signifikan yang digunakan dalam menentukan Nilai Wajar aset keuangon dun Habilitas v keuangan. 31) | Dividen Yang harus diungkapkan antara lain: a) jumlah dividen dan dividen per saham yang telah dideklarasikan dan dibayarkan sebagai distribusi kepada pemilik pada periode pelaporan v Catatan 25 Catatan 25 v Catatan 18 b) jumlah utang dividen untuk: (1) periode pelaporan, dan (2) periode sebelumnya: C) jumlah dividen dan dividen per saham yang diusulkan atau didoklarasikan setelah periode pelaparan tetapi sebelum tanggal penyelesaian laporan keuangan dan tidak diakui sebagai Liabilltas kepada pemilik pada akhir perlode pelaporan: dan d) jumlah dividen preferan kumulatif yang tidak diakui, 32) | sagian Partisipasi dalam Ventura Bersama Yang harus diungkapkan antara tin: a) Jumlah agregat dari abilitas kontinjensi dengan jumlah Ilubilitas kontinjensi lainnya secara terpisah: v Catatan 18 v Catatan 18 b) jumlah agregat dari komitmen modal terkait dengan bagian partisipasinya dalam Ventura Bersarna secara terpisah dari | kornitmen lainnya:
Page 73 OCR 0.806
C) daftar dan penjelasan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama yang signitikan dan bagian partisipasi kepemnlikan dalam pengendalian bersama entitas: dan d) dalam hal Ventura Bersama diakui dalam pengendalian bersama entitas, agar ditambahkan pengungkapan tambahan tentang: (1) metode yang digunakan untuk mengakui bagian partisipasinya: dan (2) Jumlah agregat setiap aset lancar, aset tidak tancar, Ilabilitas jangka pendek, Ilabllitas jangka panjani, penghasilan dan beban yang terkait dengan bagian partisipasinya dalam Ventura Bersama. 33) | perikatan dan Kontinjansi Yang harus dlungkapkan antara lain : (1) perikatan yang meliputi: Ka) perjanjian sewa, keagenan dan distribusi, bantuan manajemen dan teknis, royalti, dan lisensi, diungkapkan: v Catatan 27 | pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian: Il periode berlakunya perikatan: II dasar penentuan kompensasi dan denda: Iv... Jumlah beban atau pendapatan pada periode pelaporan dan V. pembatasan-pembatasan lainnya, (b) kontrak atau perjanjian yang memerlukan pengsunaan dana di masa yang akan datang, seperti: pembangunan pabrik, v perjanjian pembelian, ikatan untuk Investasi, diungkapkan: | pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian: IL periode berlakunya perikatan, Ii. nilai keseluruhan, mata uang, dan bagian yang telah direafisasi: dan Iv. sanksi-sanksi: (2) pemberian jaminan atau garansi, diungkapkan: v Ia) pihak-pihak yang dijamin dan yang menerima jaminan, yang dipisahkan antara pihak berelasi dan pihak ketiga untuk pihak yang dijamin: (b) latar belakang dikeluarkannya jaminan: (eh periode berlakunya jaminan: dan (dh nitai uminan: (3) fasilitas kredit yang belum digunakan, misalnya fasilitas L/C, cerukan bank: dan 4 3
Page 74 OCR 0.803
(4) uraian mengenai sifat, jenis, jumlah dan batasan-batasennya. bj Kontinjensi Yang harus diungkapkan antara lain : (1) perkara atau sengketa hukum, diungkapkan : v (a) pihak-pihak yang terkait, (BJ jumlah yang diperkarakan, (c) Intar belakang, isi dan status perkara dan pendapat hukum (legal opinion): dan IG) dampak keuangan: (2) Peraturan Pemerintah yang berdampak terhadap Perusahaan, misalnya masalah lingkungan hidup, diungkapkan “ uraian singkat tentang peraturan dan estirnasi dampak keuangannya: (3) kemungkinan labilitas pajak tambahan: Ia) Jenis ketetapan atau tagihan pajak, jenis pajak, tahun pajak serta jumlah pokok dan denda atau bunganya: dan v (b) sikap Perusahaan terhadap ketetapan atau tagihan pajak (keberatan atau banding): (a) peristiwa kontinlensi lainnya, yang diungkapkan antara lain: v (a) karakteristik aset atau Ilabilitas kontinjensi: (b) estimasi dari dampak keuangannya, (e) Indikasi tentang ketidakpastian yang terkait dengan jumlah atau waktu arus keluar sumber daya: dan (d) kemungkinan penggantian oleh pihak ketiga 38) | Khusus Industri Perkebunan Perkebunan Inti Rakyat dan Plasmu Yang harus diungkapkan antara lain: a) isi perjanjian kerjasarma IR/Plasma, bj Pihak-pihak yang terkait dalam kerjasama: C) Lokasi aset dan jangka waktu pengelolaan: d) Hak dan Habilitas dari masing-masing pihak dalam kerjasama: €) Ketentuan tentang perbahan perjanjian kerjasama: dan MN) Siperubahan perjanjian, Jika ada. 3S) | Manajemen Risiko Kasargan 74
Page 75 OCR 0.824
ae aa na aa aa aa a) Perutahaan harus mengungkapkan informasi yang memungkinkan para pengguna laporan keuangan untuk mengevaluasi sifat dan Ibas risiko yang timbul dari instrumen keuangan, serta kebijakan dalam pengelolaan Fisiko, termasuk, namun tidak terbatas pada risiko sebagai berikut: (3) risiko kredit, antara lain ikhtisar analisis umur aset keuangan yang belum jatuh tempo atau tidak mengalami penurunan v Catatan 26 nilai dan yang lewat jatuh tempo pada akhir perlode pelaporan tetapi tidak mengalami penurunan nilai: | (2) risiko Ilkuiditas, antara lain: (a) analisis jatuh tempo untuk Nabilitas keuangan derivatif dan nonderivatif yang menunjukkan sisa jatuh tempo 1 Catatan 26 kontraktual yang bertujuan untuk pernahaman terhadap periode arus kas dan (D) deskripsi mengenal cara Perusahaan mengelola risiko likuiditas: v Catatan 26 (3) risiko pasar, antara Jain analisis sensitivitas untuk setiap jenis risiko pasar dimana entitas terdampak pada okhir periode v pelaporan, yang menunjukkan dampak perubahan pada variabel risiko yang relevan pada tanggal tersebut terhadap laba rugi dan ekuitas, dar (8) risiko lainnya yang dimilikt olah Perusahaan. v Catatan 26 b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) terdiri dari pengungkapan kualitatif dan pengungkapan kuantitatif v Catatan 26 untuk setiap jenis risiko yang timbul dari instrumen keuangan. 36) | Khusus Industri Perbankan al Rasio Kecukupan Modal (Capital Adeguocy Ratio) hi Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian perhitungan dan Jumlah rasio kecukupan modal pada tanggal laporan posisi keuangan: (2) Posisi CAR minimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia, dan (3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan CAR, bh Posisi Devisa Neto N Yang harus diungkapkan antara lain (1) Rincian perhitungan dan posisi devisa neto menurut jenis mata Uang pada tanggal teporan posisi keuangan, (2) Posisi devisa neto maksimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia: (3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan posisi devisa neto. (€) taminan Pemerintah terhadap Uabilitis Pembayaran Bank Umum » Yang harus diungkapkan antara lain dasar hukurn yang melandasi jarninan atas dana pihak ketiga di bank. d) Aktivitas Fiduciary v 75
Page 76 OCR 0.829
Yang harus diungkapkan antara isin uraian masing-masing aktivitas fiduciary yang meliputi jasa kustodian, wali amanat, pengelolaan Investasi dan reksadana, 37) | Kuasi-Reorganisasi Yang harus diungkapkan antara lain uratan mengenai kegiatan kuasi-reorganisasi yang meliput: a| Jumlah saldo negatif yang dleliminasi dalam laporan posisi keuangan dan jumlah tersebut disajikan selama tiga tahun berurutan sejak kuasi-reorganisasis bj Status going concern perusahaan dan rencana manajemen dan pemegang: saham “setelah kuask-reorganisasi yang menggambarkan prospek usaha di masa mendatang: c) Penyajian laporan posisi keuangan sebelum, pada saat dan sesudah kuasi-reorganisasi: d) Rincian dari Jumlah yang membentuk akun selisih penilalan Aset dan Ilabilitas sebelum digunakan untuk mengeliminasi defisit: dan &) Keterangan tentang tanggal terjadinya kuasi-reorganisasi pada akun saido laba dalam laporan posisi keuangan untuk jangka waktu 10 tahun ke depan sejak kuasi-reorganlsasi. 38) | Pengelolaan Modal Yang harus diungkapkan antara lain : d) Informasi kualitatif tentang tujuan, kebijakan, dan proses Perusahaan dalam mengelola permodalannya, termasuk: Catatan 16 dan 26 (1) deskripsi tentang bagian yang dikelola sebagai modal: (2) sifat persyaratan dan Implementasinya dalam hal Perusahaan diharuskan untuk memenuhi persyaratan permodalan yang. Gisyaratkan oleh pihak eksternal, dan (8). cara Perusahaan memenuhi tujuannya dalam mengelola permodalannya: b) ringkasan data kuantitatif tentang bagian yang dikelola sebagai modal: Catatan 16 dan 26 c) setiap perubahan pada angka a) dan angka b) dari periode sebelumnya: Catatan 16 dan 26 dj pernyataan atas kepatuhan terhadap setiap persyaratan permodalan dari pihak eksternal (jika ada), dan &) konsekuensi dari ketidakpatuhan persyaratan permodalan dari pihak eksternal, apabila terjadi ketidakpatuhan. 39) | Transaksi Nonkas 3 Yang barus diungkapkan antara lain : a) Transaksi pada aktivitas Investasi dan pendanaan yang tidak memerlukan penggunaan Kas dan Setara Kas yang tidak termasuk Catatan 29 Galarn taporan arus kas. 76
Page 77 OCR 0.809
D) Transaksi tersebut antara lain berupa perolehan Aset secara kredit atau sewa pembiayaan, akulsisi melalul penerbitan saham, v Catatan 29 dan konversi utang menjadi modul. 40) | Pembayaran Berbasis Saham N Yang harus diungkapkan antara ain : al rindan Jumlah Liabilitas atas pembayaran berbasis saham baik untuk jangka pendek ataupun Jangka panjang: b) penjalasan mengenai setiap jenis perjanjian pembayaran berbasis saham yang ada pada suatu perlode, termasuk syarat dan ketentuan umum setiap perjanjian, seperti kondisi vesting, jangka waktu maksimum atas opsl yang diberikan, dan metode penyelesaian: G) Jumlah dan rata-rata tertimbang harga eksekusi opsi saham untuk setiap kelompck opsi saham: 4) untuk opsi saham yang dieksekusi selama periode, rata-rata tertimbang harga saham pada tanggal #xsekusi atau selama perlode pelaporan, e) kisaran harga eksekusi dan rata-rata tertimbang sita umur kontrak untuk opsi saham yang beredar pada akhir perlode, ul penentuan Nilai Wajar dengan mengungkapkan paling kurang hal-hal sebagai barikut: (8) opsi yang diberikan selama suatu periode, rata-rata tertimbang Nilai Wajar opsi tersebut pida tanggal pengukuran Gen Informasi tentang bagaimana Nilal Wajar tersebut dlukurs dan (2) jumlah dan rata-rata tertimbang nilai wajar instrumen ekultas tersebut pada tanggal pengukuran, dan Informasi tentang pengukuran Nilai Wajar tersebut untuk instrumen ekultas lain yang diberikan selama suatu perlode (yaitu selain opsi saham): 8) dampak transaksi pembayaran berbasis saham terhadap laba rugi Perusahaan dalam suatu perlode dan terhadap posisi keuangannya, aa) | khusus tndtustri Asuransi: TI v 4). Analis kekayaan dan Perhitungan Batas Tingkat Solvablitas Yang harus diungkapkan antara ain: (1) Analisis Kekayaang (2) Perhitungan batas tingkat solvabilitas (3) Batas tingkat solvabilitas yang harus dipenuhi: (4) Tingkat tolvabilitas yang dicapal perusahaan per tanggal pelaporan: dan (5S) Jumlah investasi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas. 42) | Aset Uabilitas dan Hasil Usaha Program Asuransi Syariah v
Page 78 OCR 0.864
Hal-hal yang harus diungkapkan: 3) Ijin Menteri Keuangan atas pendirian unit Asuransi Syariah: b) Jenis Akad Asuransi Syariah: ch Rincian Aset, Labllitas, Pendapatan, Beban, dan Laba Usaha Unit Asuransi Syariah: dan d) Zakat. Informasi Penting Lainnya Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, Jumlah dan dampak dari: @) Kontrak reasuransi, b) Perjanjian penting dan ikatan lainnya: C) Rasio keuangan penting: d) Pendapatan, beban dan hasil uncerwriting: dan @&) Peristiwaatau keadaan yang mempengaruhi kinerja atau kelangsungan hidup perusahaan. “a) Khusus tndustri Kehutanan : @) Rincian valume penjualan kayu bulat (jenis kayuj: b) Pemenuhan liabilitas terhadap negara seperti DR, IMH, BPPHH, IHPH dan luran wajib lainnya, C) Realisasi kegiatan dan biaya yang berhubungan dengan pelaksanaan penanaman kembali hutan alam (TPTI, pembinaan dan perlindungan hutan, penanaman tanah kosong dan usaha lainnya untuk kelestarian alam): d) Realisasi jenis kegiatan sehubungan pelaksanaan Bina desa hutan dan biayanya: €) Khusus HTI, diungkapkan realisasi anggaran dan penanaman pada periode berjalan dan akumulasinya: dan f) Sehubungan dengan pembangunan sarana dan prasarana : (1) Realitasi pembangunan jalan dan jembatan serta pemeliharaannya: dan (2) Jenis jalan yang dibangun pada periode berjalan dan akumulasinya. 45) Peristiwa Setelah Perlode Pelaporan Yang harus diungkapkan antara lain: a) dalam hal Perusahaan menerima Informasi setelah periode pelaporan tentang kondisi yang ada pada akhir periode pelaporan, maka Perusahaan memutakhirkan pengungkapan kondisi tersebut sesual dengan Informasi terkini: dan contoh peristiwa setelah periode pelaporan yang mensyaratkan entitas untuk menyesuaikan jumlah yang diakul dalam laporan keuangannya, atau untuk mengakui peristiwa yang sebelumnya tidak diakui: 78
Page 79 OCR 0.828
bj non penyesual yang material setelah periode pelaparan, maka Perusahaan mengungkapkan (1) tanggal terjadinya: (2) sifat peristiwa, dan (3) estimasi atas dampak keuangan, atau pernyataan dan alasan bahwa estimasi tersebut tidak dapat dibuat. Catatan 27 Catatan 2r Catatan 2r Catatan 27 46) | Perkembangan Terakhir Standar Akuntansi Keuangan dan Peraturan yang Terkait dengan Aktivitas Perusahaan Dalam hal Perusahaan belum menerapkan suatu SAK dan/atau peraturan yang terkait dengan aktivitas Perusahaan, yang telah diterbitkan tetapi belum efektif berlaku, Yang harus diungkapkan antara lain a) judul SAK dan jenis peraturan baru tersebut, v bj) sifat dari perubahan yang belum berlaku efektif atau perubahan kebijakan akuntansi: v &| tanggal penerapan SAK dan peraturan baru tersebut disyaratkan, dan v d4 pembahasan mengenai dampak penerapan awal SAK dan peraturan baru atas laporan keuangan atau petnyataan v manajemen bahwa dampak tersebut tidak dapat diketahui atau diestirnasi secara wajar. 47) | Rektasifikasi a) Dalam hal Perusahaan mengubah penyajian atau pengklasifikasjan pos-pos dalam laporan kevangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan antar tai: (8) sifat reklasifikasi: (2) jumlah masing-masing pos atau gabungan beberapa pos yang direklasifikasi: dan (8) alasan reklasifikasi b) Dalam hal rekiasifikasi jumlah komparatif tidak praktis untuk dilakukan, maka Perusahaan harus mengungkapkan: () —ajasan tidak mereklasifikasi jumlah tersebut: dan (2) sifat penyesuaian yang akan dilakukan fil jurnlah tersebut direklasifikasi, 48) | Hibah pemerintah 1 Setiap Hibah Pemerintah yang diterima, Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai berikut: a) sifat dan luas Mibah Pemerintah yang diakui dalarn laporan keuangan dan indikasi bentuk lain dari bantuan pemerintah: dan bj kondisi yang belum terpenuhi dan kontinjensi lain yang melekat atas bantuan pemerintah yang telah diakui, 48) | nekonsitasi antara SAK dengan Standar Akuntansi di Negara Lain K
Page 80 OCR 0.868
a) Ketentuan Ini berlaku bagi Perusahaan yang menyusun laporan keuangan dengan menggunakan standar akuntansi selaln SAK untuk memenuhi persyaratan otoritas pasar modal di negara lain atau dalam rangka penawaran Efek di negara lain. b) Yang barus diungkapkan antara lain: (1) Tingkasan perbedaan SAK dengan standar akuntansi di negara lain: (2) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan posisi keuangan beserta penjelasannya: dan (3) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan laba rugi komprehensif beserta penjelasannya €) Dalam hal Perusahaan dipersyaratkan oleh otoritas pasar modal di negara lain untuk melakukan pengungkapan tambahan agan ketentuan yang berlaku di negara tersebut, maka pengungkapan tersebut wajib ditambahkan dalam laporan soj “Informasi Penting Lainnya Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari perlitiwa atau keadaan tertentu yang mempengaruhi v kinerja perusahaan, seperti peristiwa/keadaan yang mempengaruhi kelangsungan hidup perusahaan. Jakarta, 25 Maret 2025 PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk Pa Wing Megantoro Direktur Keuangan, SDM & Manajemen Risiko 80
Names mentioned 8 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Bapepam-LK
p.3 ×2
unresolved
org
Menteri Keuangan
p.5 ×2
unresolved
org
Bank Indonesia
p.10 ×13
unresolved
org
Direktorat Jenderal Pajak
p.35
unresolved
org
Menteri
p.53
unresolved
org
Bapepam
p.69 ×2
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.
Other files in this announcement 8
FinancialStatement-2024-Tahunan-IPCC.xlsx
done
inlineXBRL.zip
done
instance.zip
done
IPCC_SPD 2024.pdf
done