Skip to content
Back to announcement

AnnualReport2024-VINS-att2.pdf

Other Text extracted VINS

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 16

Page 1 OCR 0.896
victoria s-insurance

Penerapan Keuangan Berkelanjutan
Sesuai Ketentuan POJK No. 51/POJK.03/2017
Tentang :
Penerapan Keuangan Berkelanjutan Bagi Lembaga Jasa Keuangan,
Emiten, Dan Perusahaan Publik

Laporan Penerapan Keuangan Berkelanjutan
Tahun 2024

PT. Victoria Insurance, Tbk
Gedung BIP, Lt. 3A
Jl. Gatot Subroto Kav. 23
Jakarta Selatan 12930
Indonesia

Jakarta, 20 Maret 2025
Direktur,

metdhayySgBurance
3

Rosalina Gunawan
Direktur Kepatuhan

Page 2 OCR 0.931
Il. PROFIL PT VICTORIA INSURANCE TBK

Sekilas Perjalanan Tentang Perubahan Nama Perusahaan

1978 2 2010
11 Mes 1978 19 Agustus 2010
PT Asuransi Fera Asia PT Victoria Insurance
1989 1993
30 November 1989 29 April 1993

PT Asuransi Summa PT Asuransi Umum Centris

Berdasarkan Anggaran Dasar Perusahaan, ruang lingkup kegiatan PT Victoria Insurance adalah bergerak
dalam bidang Asuransi Umum dengan menyediakan produk asuransi standard maupun khusus,
termasuk asuransi kebakaran, asuransi kendaraan bermotor, asuransi alat berat, asuransi angkutan laut,
asuransi rekayasa, asuransi tanggung gugat, asuransi uang dan asuransi kecelakaan dimana beberapa
produknya dipasarkan secara digital.

Pada tanggal 18 September 2015, VINS memperoleh pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan
(OJK) untuk melakukan Penawaran Umum Perdana Saham VINS (IPO) kepada masyarakat.

Perusahaan dalam menjalankan kegiatan usahanya selalu menjunjung tinggi nilai-nilai perusahaan
antara lain berkomitmen kepada tertanggung dengan berupaya terbaik untuk melindungi risiko
tertanggung, mematuhi ketentuan hukum yang berlaku, menghargai pegawai, mitra usaha, masyarakat
dan lingkungan, serta pengakuan dan penghargaan terhadap prestasi kerja.

Dalam kegiatan usaha dan pengambilan kebijakan, perusahaan juga senantiasa menerapkan prinsip-
prinsip Tata Kelola Perusahaan yang baik yaitu keterbukaan, akuntabilitas, pertanggung jawaban,
kemandirian, kesetaraan dan kewajaran.

Komitmen Perusahaan untuk Pelestarian Lingkungan dengan menerapkan Peraturan Otoritas Jasa
Keuangan Nomor 51/POJK.03/2017 tentang Penerapan Keuangan Berkelanjutan dengan mengelola
Operasional perusahaan yang lebih ramah lingkungan.

Visi, Misi Dan Nilai Keberlanjutan

Visi
Menjadi Perusahaan Asuransi Umum Nasional yang sehat, kuat, efisien dan terpercaya.

Misi
e Menjaga dan memelihara kepentingan Nasabah dengan memberikan pelayanan yang
cepat dan akurat.
@ Menyediakan produk-produk asuransi yang inovatif, kompetitif dan bermutu.

(1

Page 3 OCR 0.934
Nilai

# Fokus Pada Pelanggan
Komitmen kepada tertanggung. Upaya terbaik untuk melindungi risiko tertanggung,
memberikan janji dan menepatinya.

# Integritas
Mematuhi ketentuan hukum yang berlaku dan kebijakan Perusahaan, dalam perkataan
dan perbuatan. Kejujuran, karakter dan perilaku etis sebagai pedoman tindakan yang
benar.

e# Penghargaan
Menghargai pegawai, mitra usaha dan komunitas. Komitmen atas perlakuan adil,
keberagaman, kepercayaan dan saling menghargai.

» Mutu
Pengakuan dan penghargaan atas prestasi kerja. Komitmen untuk selalu melakukan yang
terbaik.

STRATEGI KEBERLANJUTAN

PT Victoria Insurance berkomitmen untuk terus memenuhi kebutuhan masyarakat serta
mengembangkan implementasi keuangan berkelanjutan yang sejalan dengan visi dan misi Perusahaan.
Komitmen untuk turut serta mensukseskan pencapaian target dengan menyusun inisiatif dan rencana
strategis dalam Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan (RAKB). RAKB menjadi acuan dalam penerapan
keuangan berkelanjutan di PT Victoria Insurance agar dapat berjalan efektif.

Penyusunan RAKB merujuk kepada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No. S1/POJK.03/2017
tentang Penerapan Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa Keuangan, Emiten, dan Perusahaan
Publik serta Pedoman Teknis bagi Bank Terkait Implementasi POJK No. 51/ POJK.03/2017 yang
dikeluarkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

IKHTISAR KINERJA ASPEK KEBERLANJUTAN

A. Aspek Tata Kelola Berkelanjutran

C

Uraian Indikator Pencapaian
Kesetaraan dalam | Proporsi Perempuan | - Perusahaan memiliki 3 Direktur, dengan
kesempatan bekerja yang berada di posisi 1 Direktur perempuan.
Manajerial. — Perusahaan memiliki 7 Manager, dengan

1 Manager perempuan.

Komunikasi dan pelatihan | Perilaku Anti Korupsi Direksi, Dewan Komisaris dan para Manager
Anti Korupsi telah mengikuti seminar Anti Korupsi.

Keanggotaan pada Asosiasi | Kebebasan Sipil Perusahaan adalah anggota AAUI

RJ

Page 4 OCR 0.859
B. Aspek Ekonomi
1. Aset, Liabilitas dan Ekuitas

Laporan Bulanan per-31 Desember

YoY
Uraian 2023 2022 2024-2023 | Trend
(3)
Aset 243.101 | 242.935 | 297.046 0,0726 £
Liabilitas 90.986 | 89.305 | 110.511 1,001 #
Ekuitas 152.115 | 153.630 | 186.535 (0,995) Y
Jumlah Liabilitas & Ekuitas 243.101 | 242.935 | 297.046 0,0716 1"

2. Laba (Rugi) Laporan Bulanan per-31 Desember
Uraian Ya
Description 2023 2022 2024-2023 | Trend
(20)
Pendapatan Operasional
(Hasil Underwriting # Hasil Investasi) 2127 211054 20an 3,007 ?
Beban Usaha 15.449 15.304 14.237 0,954 1
Laba (Rugi) Usaha Asuransi 6.278 5.790 8.491 8,431 1
Hasil (Beban) Lain 1.158 489 659 136,8146 1
Laba Sebelum Pajak 7.436 6.278 9.150 18,454 N

C. Aspek Lingkungan
1. Kertas

Mengurangi pemakaian kertas pada kegiatan operasional perusahaan termasuk layanan bagi

klien, antara lain :

1.1 Tidak lagi menggunakan faksimili, surat menyurat dilakukan dengan menggunakan email.

1.2. Paperless : Disposisi dan distribusi surat menggunakan dokumen elektronik/digital.
1.3. Digitalisasi dokumen.

1.4. Memaksimal pemakaian kertas yang dapat dipergunakan kembali untuk memo internal,

draft surat, dil.

1.5. Mengurangi penggunaan tissue dengan pemasangan hand drier di restroom.

13

Page 5 OCR 0.822
2. Plastik
Mengurangi pemakaian kemasan plastik di lingkungan kantor dan himbauan kepada seluruh
karyawan perusahaan untuk mengurangi pemakaian kemasan plastik di lingkungan tempat
tinggal, antara lain:

2.1. Penggunaan air yang difiltrasi dengan teknologi Reverse Osmosis (RO) sehingga dapat
diminum dengan menggunakan botol minum isi ulang (tumbler).

3. Energy
Pengelolaan energi di kantor pusat yang bertujuan untuk mengoptimalkan penggunaan dan
mencegah pemborosan energy, antara lain:

3.1. Terus dilakukan pengaturan penggunaan lampu dan komputer dengan cara memadamkan
lampu di zona kantor yang tidak ada kegiatan termasuk komputer

3.2. Penggantian lampu jenis TL dan essential menjadi lampu LED.

3.3. Terus dilakukan edukasi/sosialisasi penghematan energi dengan cara mematikan
peralatan listrik yang tidak digunakan (Mencabut peralatan listrik yang tidak digunakan,
pemasangan signage pada toilet terkait penghematan air, dll)

Alasan Periode Sistim

Program Pemilihan Uraian SumberDaya ehanggung Monitoring, aus
Prioritas Program Kegiatan (Ona, SDM, Jawab Evaluasi, dan merapa
Awal Akhir Kemitraan) ga n RAKB
Prioritas Mitigasi
1. Kertas Nenen Melakukan
bekas menggunakan Team RAKB | monitoring
Penggunaan seringtidak kerna bekas! Aan bss | sow:samua dan evaluasi Ta
1 | kertas bekas terpakai jumlah Terealisasi
1 (two faces) | 2024 | 2024 | Karyawan ii
(berkelanjutan) dur pemakaian
2. Efisiensi aka kertas per-
Lag bivisi/bulan.
internal.
Setiap
Karyawan
Mengurangi | diwajibkan .
Pengurangan sampah merekat Pengawasan
2 | 0enggunaan pnsih kemasan dan | Des | SOMESemua | maka, | Mundo | Ha resilitasi
kemasan plastic | dilingkungan minum Isi 2024 | 2024 | Karyawan para
(berkelanjutan) | kantor. Ulang Manager.
(tumbler/mug/ |
gelas) | |
Memadamkan |
Pengaturan lampu di zona
penggunaan: Efisiensi Karitor yang jan | Des | sDM: Semua Bi |
3 | lampudan tidak ada " Team RAKB sung | terealisasi |
: 2024 | 2024 | karyawan para | |
komputer kegiatan Mantusar | |
(berkelanjutan) termasuk ae
komputer.
Menggunakan
Efisiensi biaya | dispenser Melakukan |
PAN AA Doowmblo'ngnsingi! on. isa NI” Des | SDM : Semua meniaing, -
4 A tempat reverse Team RAKB | dan evaluasi Terealisasi
minum “ 2024 | 2024 | Karyawan 5
penyimpanan | osmosis untuk efisiensi
gallon. pemakaian air biaya.
tanah.

Gl

Page 6 OCR 0.900
D. Aspek Sosial

1. Perusahaan melakukan Pengembangan Kompetensi Karyawan yang merupakan aset sumber
daya yang penting dalam mempertahankan keberlangsungan usaha.

2. Literasi dan Inklusi Keuangan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap manfaat
dari produk dan jasa asuransi sangat penting bagi peningkatan kesejahteraan ekonomi dan
sosial masyarakat.

3. Semua karyawan perusahaan dengan status pegawai tetap telah memiliki BPJS
Ketenagakerjaan dan Kesehatan.

4. Tingkat kepuasan pelanggan terhadap layanan produk dan/atau jasa asuransi perusahaan
sangat baik terlihat pada jumlah pengaduan yang rendah dan bersifat minor.

E. Demografi
1.Direksi dan Dewan Komisaris
Jabatan
L P Jumlah
Dewan Komisaris 2 1 3
Direksi 2 1 3
Jumlah 4 2 6
L - Laki-Laki / P - Perempuan
2024
Pendidikan
L P Jumlah
Dewan Komisaris :
Pasca Sarjana 0 1 1 |
|
Sarjana 1 1 | 2
Direksi : |
|
Pasca Sarjana Oo 0 0 |
Sarjana 2 1 3 |
Jumlah 3 3 6
Demografi Karyawan Berdasarkan Level Jabatan (Orang)
Employee Demography based on Level of Position (People)
Tingkat Jabatan
L P Jumlah x L P Jumlah K
Manajer Y 1 8 28K 5 2 7 221
Staff 6 15 21 7290 9 16 25 7896
Jumlah 13 16 29 1002 14 18 32 10024

L - Laki-Laki /P - Perempuan

Is

Page 7 OCR 0.821
Demografi Karyawan Berdasarkan Tingkat Pendidikan (Orang)
Employee Demography based on Education Level (People)

en NE z2
Tingkat Pendidikan

L P Jumlah x L P Jumlah r
Pasca Sarjana Oo 1 1 396 0 1 1 396
Sarjana 12 11 23 8016 12 12 24 7596
Diploma Oo 3 3 1096 o 3 3 IK
SLTA 1 1 2 79 2 2 4 1396
Jumlah 13 18 29 10096 14 18 32 10096

L- Laki-Laki / P - Perempuan

Demografi Karyawan Berdasarkan Status Kepegawaian (Orang)
Employee Demography based on Employment Status (People)

Status Kej ian
si L P | Jumlah & L P | Jumlah Lx

Permanen 10 16 26 9016 10 17 27 8416
Kontrak 3 Oo 2 1076 4 1 5 1696
Jumlah 13 16 29 10014 14 18 32 10016

L - Laki-Laki /P - Perempuan

Demografi Karyawan Berdasarkan Rentang Usia (orang)
Employee Demography based on Age Group (people)

Rentang Usia

L P | Jumlah h 3 Pp Jumlah P3
250Th 4 h 5 171 3 3 6 1996
41-50Th 5 3 8 28K 6 2 8 2596
31-40 Th 2 4 6 2194 2 4 6 1946
18 - 30 Th 2 8 10 3496 3 9 12 3796
Jumlah 13 16 29 1002 14 18 32 10046

L- Laki-Laki / P - Perempuan

IsJ

Page 8 OCR 0.861
Demografi Karyawan Berdasarkan Jenis Kelamin (Orang)
Employee Demography based on Age Group (People)

2023
Jenis Kelamin
Jumlah r Jumlah K
Laki-Laki 15 5296 14 44K
Perempuan 14 481 18 5696
Jumlah 29 1004 32 10046
Tingkat Pergantian Pegawai
2023
Jenis Kelamin
Jumlah h Jumlah K
Pegawai Resign/PHK 1 3 7 21.884
Pegawai Baru 1 396 4 12.5046

Kehadiran Direksi dan Komisaris ke Rapat Dewan

Jumlah Rapat Dewan

Rata-rata persentase kehadiran

(2)
Jumlah Kehadiran direksi ke rapat 12 100 Y
dewan
Jumlah Kehadiran komisaris ke 20 100 Y

rapat dewan

Persentasi Kepemilikan Saham Per 31 Desember 2024

Pemegang Saham

PT. Victoria Investama, Tbk 72,95 K
Aldo Jusuf Tjahaja 0,74 Yo
Masyarakat 26,31 X

7

Page 9 OCR 0.933
WILAYAH KERJA DAN PETA OPERASIONAL HOTLINE VICTORIA CALL
021 — 1500 977

Kantor Pusat Kantor Pemasaran Surabaya

Head Office Surabaya Marketing Gallery

Graha BIP Lantai 3A Gedung Bank Victoria Lantai 3

JI. Jend. Gatot Subroto kav. 22-23 Jl. Raya Darmo No. 173

Jakarta Selatan 12930, Indonesia Surabaya, Indonesia

Telephone : 021-3005 5555 Telephone : 031-567 8023 / 031-567 8040

Facsimile : 031-567 8156

Kegiatan Usaha

Sesuai pasal 3 Anggaran Dasar Perseroan, ruang lingkup kegiatan Perseroan adalah menjalankan kegiatan

usaha di bidang asuransi kerugian. Dalam menjalankan kegiatan usahanya, Perseroan dapat melaksanakan

kegiatan usaha utama sebagai berikut:

1. Menjalankan usaha di bidang asuransi kerugian, termasuk menerbitkan polis-polis:

2. Menerima pembayaran premi-premi dalam hubungannya dengan polis-polis atau kontrak-kontrak
asuransi,

3. Menetapkan atau-membayarkan tuntutan-tuntutan atau polis-polis atau-kontrak-kontrak asuransi yang
dikeluarkan atau yang diadakan oleh Perseroan,

4. Menjalankan setiap kegiatan dan usaha yang sesuai dengan maksud dan tujuan dan melakukan usaha-
usaha dalam pengertian seluas-luasnya dengan cara dan bentuk sebagaimana disyaratkan, dengan tidak
mengurangi ketentuan peraturan negara Republik Indonesia.

Perseroan menyediakan jasa asuransi umum (baik program standar maupun khusus) kepada pelanggan di
berbagai sektor, yaitu multifinance, perbankan, badan usaha milik negara, swasta dan individu. Jasa asuransi
yang disediakan Perseroan meliputi:

Asuransi Harta Benda

Asuransi Kendaraan Bermotor

Asuransi Kecelakaan dan Keselamatan Kerja
Asuransi Pengangkutan

Asuransi Rekayasa

Asuransi Uang

Asuransi Kesehatan

Asuransi Perjalanan

Asuransi Victoria Personal Cvber Insurance

PN KN oa at

18)

Page 10 OCR 0.956
Reasuransi Utama:

1. PT Reasuransi Nusantara makmur (Nusantara Re)

2. PT Indoperkasa Sukses Jaya Reasuransi (InaRe)

3. R#V Versicherung AG

4. General Indurance Corporation of India Labuan (GIC)

5. Tugu Reasuransi Indonesia (TuguRe)

6. Reasuransi Indonesia Utama (IndoRe)
Keanggotaan Asosiasi
Nama Asosiasi B Skala Asosiasi | Posisi
Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) Nasional Anggota
Lembaga Alternatif Penyelesaian Sengketa Sektor Jasa Keuangan (LAPSSJK) | Nasional Anggota

IV. PENJELASAN DIREKSI

A.

Kebijakan Terhadap Tantangan Dalam Pemenuhan Strategi Keberlanjutan

Sebagai salah satu penyedia layanan Jasa Keuangan Asuransi Kerugian, Perseroan memiliki
tanggung jawab untuk menciptakan layanan keuangan yang berwawasan sosial dan lingkungan.
Layanan akan difokuskan pada upaya untuk mendorong tumbuhnya kegiatan usaha yang
memperhatikan pengelolaan risiko sosial dan lingkungan sebagai bagian terintegrasi dengan
pengelolaan aspek ekonomi. Perusahaan akan bekerja sama dengan LSM Pemerhati Lingkungan
dalam pendanaan kegiatan lingkungan (Pembelian bibit tanaman untuk penghijauan,
penyediaan air bersih, pengolahan sampah dan lain-lain)

Perseroan memahami bahwa lingkungan eksternal Perseroan memberikan kontribusi tersendiri
bagi kelangsungan usaha Perseroan. Oleh karena itu, Perseroan secara konsisten dan
berkelanjutan melaksanakan kegiatan Tanggung Jawab Sosial yang meliputi Aspek Lingkungan
Hidup, Aspek Pengembangan Sosial dan Kemasyarakatan, Aspek Ketenagakerjaan, Kesehatan
dan Keselamatan Kerja, Aspek Nasabah. Kegiatan CSR yang dilakukan Perseroan diharapkan
dapat menciptakan interaksi harmonis antara Perseroan dengan masyarakat serta pemangku
kepentingan dalam rangka meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat.

Perseroan mendukung program pemerintah terkait lingkungan hidup dengan terus berupaya
mengurangi dampak lingkungan dari kegiatan operasional Perseroan. Pelaksanaan tanggung
jawab perseroan terhadap lingkungan diantaranya melalui:

1. Penghematan energi, air dan listrik dilingkungan kantor.

2. Pelaksanaan program paperless melalui penggunaan kembali kertas layak pakai untuk
fotokopi dan pemanfaatan teknologi, seperti pemindahan (scanning) dan email dalam
kegiatan surat menyurat, dan

3. Mengupayakan penggunaan material yang ramah lingkungan.

Penerapan Keuangan Berkelanjutan

Tantangan penerapan prinsip keuangan berkelanjutan di tahun 2024 adalah pelambatan
pertumbuhan ekonomi terdampak. Namun demikian, kami optimis bahwa kebijakan
pemerintah untuk meningkatkan perekonomian melalui stimulus fiskal dan moneter akan
memberikan prospek yang lebih baik bagi industri asuransi dalam menerapkan keuangan
berkelanjutan periode selanjutnya. Selain itu, perusahaan juga mengalami tantangan dalam hal
pengukuran dampak kegiatan CSR kepada masyarakat sehingga menyulitkan untuk mengetahui
tingkat keberhasilan program yang dipilih. Namun demikian, perusahaan berencana untuk

19)

Page 11 OCR 0.948
menjalin kemitraan dengan pihak terkait dan melakukan survei lapangan untuk dapat mengukur
manfaat dan mengevaluasi ketepatan program yang dilaksanakan.

PENGHARGAAN 2024
Tanggal Nama Penghargaan Diberikan Oleh
18 September 2024 Most Efficient Insurance — Asuransi Umum Bisnis Indonesia
Aset «Rp 1 Trilliun Financial
1 Oktober 2024 Best Insurance 2024 Kategori kelompok Media Asuransi
Ekuitas Rp150 Miliar — Rp250 Miliar pada
Insurance Award 2024

C. Strategi Pencapaian Target
Prospek Usaha

Ada sejumlah faktor yang membuat industri asuransi Indonesia diprediksi tetap tumbuh di
tahun-tahun mendatang yang merupakan Prospek Usaha dari Perseroan yaitu:

1. jumlah penduduk indonesia yang terus tumbuh dari tahun ke tahun, dan disertai dengan
meningkatnya taraf hidup masyarakat, merupakan pangsa pasar yang cukup menggiurkan
bagi industri asuransi,

2. taraf hidup masyarakat yang semakin baik, menyebabkan tumbuhnya kesadaran atas
kebutuhan perlindungan atau proteksi akan harta benda dan kepentingannya,

3. Meningkatnya citra industri asuransi yang semakin membaik, sehingga memberikan rasa
keamanan dan kenyamanan kepada para nasabah, turut memberikan andil terhadap
pertumbuhan industri asuransi.

Sebagai perusahaan asuransi yang menjual produk asuransi kendaraan bermotor dan properti,
Perseroan mencermati juga pergerakan industri kendaran bermotor dan sektor perumahan.
Perkembangan industri otomotif nasional yang semakin membaik dengan meningkatnya
penjualan kendaraan bermotor dimana kendaraan yang dijual membutuhkan perlindungan
asuransi kendaraan, memberikan peningkatan penjualan produk asuransi kendaraan
bermotor Perseroan.

Sementara pertambahan jumlah penduduk yang meningkat, yang membutuhkan rumah
tinggal, dimana rumah tinggal tersebut membutuhkan perlindungan asuransi kebakaran,
memberikan kontribusi penjualan produk asuransi kebakaran bagi Perseroan.

V. KEBIJAKAN TATA KELOLA KEBERLANJUTAN

a. Uraian Tugas/Fungsi

No. Unit Kerja Fungsi Strukt
1. | Direksi & Dewan Komisaris Memberikan arahan dan kebijakan Pengawasan
2. | Pic Bagian Keuangan Aspek keuangan yang berkelanjutan Ketua
3. | pic Bagian Tehnik Aspek produk asuransi Anggota
4. | pic Bagian IT Aspek digitalisasi Anggota
5. | Risk Management Aspek strategi implementasi risk management Anggota ”—|

T10)

Page 12 OCR 0.957
Compliance 'Aspek kepatuhan terhadap peraturan & perundang-undangan | Anggota

PIC SKAI Aspek pengawasan langsung Anggota

b. Pengembangan Kompetensi
Penerapan prinsip keuangan keberlanjutan tentu saja memerlukan pengetahuan yang baik dari
penanggung jawab keuangan berkelanjutan sehingga mereka mampu menyelesaikan tugas nya
dengan baik. Untuk itu, perusahaan mengikutsertakan para penanggung jawab penerapan
keuangan berkelanjutan dalam kegiatan pelatihan dan pendidikan, baik yang diselenggarakan oleh
internal maupun eksternal.

C. Prosedur Identifikasi, Pengukuran, Pemantauan dan Pengendalian Risiko
Di awal tahun 2024, Perusahaan telah mengidentifikasi risiko yang akan dihadapi serta berupaya

untuk
dapat

mengelola dan memitigasi risiko tersebut sehingga efek yang timbul akibat risiko tersebut
diminimalisir. Berikut adalah risiko dan upaya pengelolaan risiko yang dilakukan oleh

Perusahaan di tahun 2024 :

1

3

Risiko Asuransi

Risiko utama yang dihadapi Perusahaan terkait dengan kontrak asuransi adalah perbedaan
antara jumlah klaim yang terjadi, manfaat yang dibayarkan dan waktu terjadinya klaim
dengan klaim up premi yang diprediksikan sebelumnya. Hal ini dipengaruhi oleh frekuensi,
tingkat keparahan (severity) dari klaim, manfaat aktual yang dibayarkan, dan
perkembangan dari klaim jangka panjang. Oleh karena itu, tujuan Perusahaan adalah
untuk memastikan bahwa cadangan yang dibentuk cukup untuk memenuhi semua
liabilitas tersebut. Eksposur risiko yang terkait dengan kontrak asuransi dapat dimitigasi
dengan melakukan diversifikasi portofolio area geografis melalui pemilihan risiko dengan
hati-hati dan implementasi dari pedoman underwriting serta pengaturan program
reasuransi.

Risiko Mata Uang Asing

Perusahaan terpengaruh risiko nilai tukar mata uang asing yangtimbul dari berbagai
eksposur mata uang, terutama terhadap Dolar Amerika Serikat. Risiko nilai tukar mata
uang asing timbul dari transaksi komersial yang akan diselesaikan di masa depan serta
aset dan liabilitas yang diakui. Manajemen telah menetapkan kebijakan yang
mengharuskan Perusahaan mengelola risiko nilai tukarmata uang asing terhadapmata
uang fungsionalnya. Perusahaan diharuskan untuk melakukan lindung nilai seluruh
risiko nilai tukar mata uang asing. Untuk mengelola risiko nilai tukar mata uang asing
yang timbul dari transaksi komersial masa depan serta aset dan liabilitas yang diakui,
entitas menggunakan kontrak berjangka, yang ditransaksikan dengan bank-bank yang
telah ditunjuk oleh Direksi.

Risiko nilai tukar mata uang asing timbul ketika transaksi komersial yang akan diselesaikan
di masa depan atau aset dan liabilitas yang diakui didenominasikan dalam mata uang
yang bukan mata uang fungsional. Risiko diukur dengan menggunakan proyeksi arus kas.

Risiko Pasar

Perusahaan terpengaruh risiko harga efek ekuitas, efek utang dan reksadana karena
Perusahaan memiliki investasi yang diklasifikasikan sebagai diukur pada nilai wajar melalui
laba rugi dan tersedia untuk dijual dalam laporan posisi keuangan.

(11)

Page 13 OCR 0.902
Untuk mengelola risiko harga yang timbul dari investasi efek ekuitas, efek utang dan
reksadana Perusahaan melakukan diversifikasi portofolio. Diversifikasi portfolio dilakukan
sesuai dengan batasan yang ditentukan oleh Perusahaan.

Risiko Kredit

Risiko kredit adalah risiko bahwa Perusahaan akan mengalami kerugian yang timbul dari
pelanggan atau pihak .lawan akibat gagal memenuhi kewajiban kontraktualnya.
Perusahaan mengendalikan risiko kredit dengan cara melakukan hubungan usaha dengan
pihak lain yang memiliki kredibilitas, menetapkan kebijakan verifikasi dan otorisasi kredit,
serta memantau kolektibilitas piutang secara berkala untuk mengurangi jumlah piutang
tak tertagih.

Risiko Likuiditas

Risiko likuiditas adalah risiko kerugian yang timbul karena Perusahaan tidak memiliki arus
kas yang cukup untuk memenuhi liabilitasnya. Dalam pengelolaan risiko likuiditas,
manajemen memantau dan menjaga jumlah kas dan setara kas yang dianggap memadai
untuk membiayai operasional Perusahaan dan untuk mengatasi dampak fluktuasi arus
kas. Manajemen juga melakukan evaluasi berkala atas proyeksi arus kas dan arus kas
aktual, termasuk jadwal jatuh tempo utang, dan terus-menerus melakukan penelaahan
pasar keuangan untuk mendapatkan sumber pendanaan yang optimal.

Perusahaan senantiasa melakukan evaluasi atas pelaksanaan manajemen risiko dan
memberikan usulan perbaikan dalam mencapai peningkatan yang berkelanjutan di setiap
proses lini yang ada. Evaluasi tersebut meliputi penyesuaian strategi pengelolaan risiko yang
terdiri dari proses identifikasi, pengukuran, pemantauan dan pengendalian risiko yang
dilakukan oleh masing- masing risk owner dan Bagian Pemantau Risiko dan dilaporkan kepada
Direksi setiap semester atau 1 (satu) tahun 2 (dua) kali. Penerapan sistem manajemen risiko
secara efektif dan efisien diharapkan dapat meningkatkan kepastian tercapainya tujuan
Perusahaan. Perusahaan akan terus melakukan perbaikan metode dan proses pengambilan
keputusan terkait dengan sistem manajemen risiko.
d. Pemangku Kepentingan dan Pelibatannya

No, nyo! Metode Pelibatan Frekuensi Prioritas
Kepentingan
# RUPS Sekali setahun Pencapaian target
1 Pemegang Saham @ Laporan Kinerja . Sekali setahun Keuangan Berkelanjutan
& RUPSLB « Jika Diperlukan
@ Media komunikasi untuk 4:
. . Kualitas layanan kepada
2 Tertanggung & Tertanggung Setiap saat apabila TintanggungiSucalsar
Sumber Bisnis @ Website perusahaan diperlukan Haa es
# Kunjungan langsung
3 | karyawan Key Performance Indicator (KPI) | Dua kali setahun Kebijakanidan serat
Ya y terkait Karyawan
& Tamora Laporan penerapan keuangan Sekali setahun Pemenuhan
berkelanjutan penyampaian laporan

(12)

Page 14 OCR 0.954
VI.

KINERJA KEBERLANJUTAN

c.

Membangun Budaya Keberlanjutan

Prinsip-prinsip kode etik dan budaya Perusahaan, sebagai berikut:

1. Ketaatan terhadap peraturan Perusahaan.
Seluruh karyawan Perusahaan wajib untuk menaati peraturan Perusahaan yang
mengatur tentang kegiatan bekerja dan yang terkait dengan bidang ketenagakerjaan.

2. Ketaatan untuk menghindari benturan kepentingan.
Seluruh karyawan harus mengutamakan kepentingan bersama yang terkait dengan
kegiatan usaha Perusahaan.

3. Kewajiban untuk menjaga rahasia Perusahaan.
Seluruh karyawan tidak dibenarkan untuk memberikan informasi apapun terkait dan
atas nama Perusahaan tanpa izin sebelumnya dari pejabat yang berwenang.

4. Keberlakuan kode etik dan budaya Perusahaan bagi seluruh karyawan.
Kode etik dan budaya Perusahaan diberlakukan secara merata dan wajib dipahami
tanpa mengenal status dan jabatan.

Startegi Dan Perbandingan Antara Hasil Yang Dicapai Dengan Yang
Ditargetkan

Terlepas dari tantangan di tahun 2024, Perseroan tetap berupaya untuk mencapai target
yang ditetapkan melalui berbagai strategi yang sudah dicanangkan Perseroan setiap
awal tahun. Di tahun 2024, strategi Perseroan untuk tetap bertahan dan tumbuh
berkelanjutan adalah dengan melakukan diversifikasi sumber bisnis, memperluas
Kerjasama dengan intermediary, mengembangkan produk digital, meningkatkan kualitas
SDM, dan menyeleksi portofolio bisnis.

Strategi tersebut kami terapkan dalam rangka meminimalisir dampak risiko yang dapat
terjadi. Upaya kami dalam melakukan diversifikasi bisnis berjalan cukup baik. Hal ini
dapat dilihat dari sebaran sumber bisnis yang sudah mulai merata. Sementara untuk
investasi, kami lebih selektif memilih instrument investasi.

Selain itu, kami juga melakukan pengetatan dalam kebijakan underwriting dan
penagihan premi, dimana pencapaian hasil underwriting sebesar Rp 14.510 (dalam
jutaan rupiah) dari target sebesar Rp 19.215 atau 75,514 di tahun 2024.

Aset perusahaan sebesar Rp 243.101 (dalam jutaan rupiah) dari target sebesar Rp
262.227 atau 92,71Yc. Pencapaian pendapatan operasional sebesar Rp 21.727 (dalam
jutaan rupiah) dari target sebesar Rp 25.782 atau 84,274. pendapatan operasional
berasal dari hasil underwriting dan hasil investasi.

Kinerja Sosial

1. Komitmen Atas Layanan Produk dan jasa :

a. Dalam menjalankan aktivitas bisnisnya, Perseroan senantiasa
mengutamakan kepuasan pelanggan atau nasabah dengan memberikan
layanan terbaik. Perseroan tidak hanya memberikan produk yang
berkualitas, tapi juga memberikan perlindungan maksimal kepada
pelanggan atau nasabah. Kebijakan pelayanan prima terhadap
konsumen senantiasa ditingkatkan dari tahun ke tahun dan diterapkan
dalam bentuk peningkatan pelayanan dan ketersediaan informasi
tentang produk dan jasa yang ditawarkan.

(13)

Page 15 OCR 0.960
b. Bentuk komitmen Perseroan terhadap pelanggan atau nasabah
dilakukan dengan menjaga relasi yang baik dengan pelanggan dalam
jangka panjang dengan memprioritaskan hak dan kewajiban pelanggan,
serta mengungkapkan informasi penting bagi nasabah. Perseroan juga
menindaklanjuti klaim secara tepat dan cepat, sesuai perjanjian yang
disetujui bersama, baik oleh Perseroan maupun nasabah. Perseroan juga
menerima dan menindaklanjuti setiap keluhan nasabah, baik melalui
surat elektronik, telepon, maupun surat melalui sekretaris Perseroan.

2. Ketenagakerjaan :

a. Sebagai entitas usaha yang patuh terhadap peraturan dan perundang-
undangan yang berlaku, Perseroan tidak memiliki afiliasi terhadap suku,
agama, ras maupun golongan tertentu. Di samping itu, Perseroan juga
menolak bentuk-bentuk diskriminasi terhadap jenis kelamin atau gender
yang justru dapat menciptakan citra korporasi yang buruk bagi
Perseroan.

Komitmen Perseroan ini dapat dilihat dari keterbukaan terhadap
rekrutmen dan promosi serta mutasi yang disesuaikan dengan penilaian
kinerja serta talenta dari masing-masing karyawan. Kinerja menjadi tolak
ukur utarna atas penilaian Perseroan terhadap karyawan.

b. Perseroan memberikan kompensasi dan manfaat kepada setiap
karyawan sesuai dengan kontribusinya terhadap Perseroan. Kompensasi
dan manfaat ini ditujukan untuk memupuk loyalitas karyawan yang
terdiri dari gaji pokok serta tunjangan kesejahteraan yang nilainya
disesuaikan dengan golongan dan/atau jabatan masing-masing. Gaji
terendah yang diterima oleh pekerja yang baru masuk sekurang-
kurangnya sama dengan upah minimum di wilayah masing-masing unit
kerja yang telah ditetapkan oleh Pemerintah.

Cc. Setiap karyawan menerima jatah cuti yang disesuaikan dengan
skala/golongan masing-masing, sebagai berikut ini :

1. Cuti Tahunan: 12 hari kerja (untuk karyawan yang telah memenuhi
masa kerja satu tahun secara terus menerus).

2. Cuti Bersalin/Keguguran: 1,5 bulan sebelum perkiraan kelahiran dan
1,5 bulan setelah melahirkan.

3. Cuti Bersama yang sesuai dengan peraturan perundang-undangan
yang berlaku.

d. Karyawan merupakan aset utama bagi Perseroan. Untuk itu, Perseroan
berupaya semaksimal mungkin untuk menciptakan suasana dan kondisi
yang aman dan nyaman bagi karyawan. Perseroan meyakini, penyediaan
lingkungan kerja yang aman dan nyaman akan berdampak positif pada
semangat, loyalitas dan dedikasi karyawan dalam bekerja. Selain
meningkatkan produktivitas kerja, kondisi tersebut juga akan memicu
kinerja karyawan menjadi lebih baik, yang pada gilirannya akan
menaikkan kinerja Perseroan. Untuk mewujudkan hal tersebut,
Perseroan telah membentuk lingkungan kerja yang kondusif dengan cara
sebagai berikut:

(14)

Page 16 OCR 0.952
1. Menciptakan dekorasi ruang dan pengaturan cahaya yang nyaman
bagi karyawan.

2. Merayakan momen-momen spesial seperti ulang tahun dan outing
karyawan.

3. Menyediakan fasilitas yang baik untuk dapat dinikmati karyawan.

d. Kinerja Lingkungan Hidup
Perseroan berkomitmen untuk turut andil dalam melestarikan alam serta lingkungan
hidup dengan memulainya dari kegiatan bisnis sehari-hari. Komitmen tersebut tertuang
jelas dalam bentuk kebijakan yang wajib memiliki ketentuan prosedur mengenai Analisa
Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL).

Selain itu, Perseroan juga berfokus pada penerapan, pemeliharaan, pengembangan,
perbaikan dan pengelolaan lingkungan hidup yang bertujuan untuk meminimalisir
dampak negatif yang timbul sewaktu-waktu, memberikan dampak positif dan
memanfaatkan sumber daya alam secara bijaksana demi kepentingan generasi penerus
di masa depan, antara lain :

1. Pelaksanaan program paperless secara berkesinambungan melalui penggunaan
kembali kertas layak pakai untuk fotokopi dan pemanfaatan teknologi, seperti
pemindahan (scanning) dan email dalam kegiatan surat-menyurat.

2. Mengupayakan penggunaan material yang ramah lingkungan.

Penggunaan dispenser dengan sistem reverse osmosis untuk air minum.

4. Penghematan konsumsi energi listrik dan air terlihat pada metrik pengunaan
listrik dan air, sebagai berikut :

»

Jumlah
No Nama Matrik
2024 2023
1 Konsumsi Energi Listrik 33.922 (KWH) | 34.191 (KWH) |
2 Konsumsi Air Minum 10.800 (Liter) 10.800(Liter) |
3 Pemakaian Kertas 336 (RIM) 340 (RIM) |

(as)

File

File Open PDF
Source IDX
Size2.26 MB
Published25 Mar 2025
Pages16
Characters30,516
Text sourceOCR
OCR confidence0.912

Names mentioned 14 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org PT. Victoria Insurance p.1 ×12
linked person Rosalina Gunawan p.1
linked org PT. Victoria Investama p.8
linked person Aldo Jusuf Tjahaja p.8
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.2 ×4
possible person Gatot Subroto p.9
possible org negara Republik Indonesia p.9
unresolved org PT Asuransi Fera Asia p.2
unresolved org PT Asuransi Summa p.2
unresolved org PT Asuransi Umum Centris Berdasarkan Anggaran Dasar Perusahaan p.2
unresolved org Bank Victoria p.9
unresolved org PT Reasuransi Nusantara p.10
unresolved org PT Indoperkasa Sukses Jaya Reasuransi p.10
unresolved org General Indurance Corporation p.10

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 3

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result