Skip to content
Back to announcement

20260630_SFAN_Public Expose_32106251_lamp3.pdf

Other Text extracted SFAN

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 4

Page 1
                                LAPORAN HASIL PELAKSANAAN
                             PAPARAN PUBLIK (PUBLIC EXPOSE) 2026
                                 PT SURYA FAJAR CAPITAL TBK

Penyelenggaraan Paparan Publik
Hari/Tanggal             : Jumat, 26 Juni 2026
Waktu                    : 14.00 WIB – 14.45 WIB
Tempat                   : Satrio Tower Building, Lt. 14, Jl. Prof. DR. Satrio Kav. C4/5, Kuningan, Jakarta Selatan.
Penyelenggaraan          : Paparan Publik dilaksanakan menggunakan fasilitas video conference interactive melalui
                           aplikasi Zoom

Peserta Hadir
a. Moderator
   - Verdyan Rizky Kusuma Ningtyas (Staf Perseroan)
b. Perwakilan Perusahaan (Manajemen)
   - Ivo Rustandi (Direktur Utama)
   - Marianto (Corporate Secretary)
c. Peserta Paparan Publik
   - Peserta Hadir     : 58 (lima puluh delapan) orang

Agenda
a. Pemaparan dari manajemen PT Surya Fajar Capital Tbk (“Perseroan”) yang mencakup beberapa hal sebagai
   berikut:
   1) Profil Perseroan
   2) Ikhtisar Kinerja Saham Perseroan
   3) Kinerja Keuangan Perseroan
   4) Informasi Tahun 2025
   5) Fokus Strategi Tahun 2026

b. Sesi tanya jawab
   Berikut notulensi dari 3 peserta yang bertanya pada saat sesi tanya jawab, antara lain:
    Nama Peserta / Status          Pertanyaan                                        Jawaban
    Akbar / Investor      Mengapa SFAN melakukan SFAN melakukan divestasi atas kepemilikan sahamnya di PGJO
    Perorangan            divestasi saham di PT karena PGJO sebelumnya berstatus perusahaan asosiasi
                          Tourindo Guide Indonesia Tbk dengan porsi kepemilikan di bawah 50%. Langkah ini merupakan
                          (PGJO) pada tahun 2025, dan bagian dari strategi restrukturisasi portofolio untuk
                          apa dampaknya terhadap merampingkan struktur usaha dan mempertajam fokus pada
                          prospek usaha ke depan?      bisnis inti di sektor jasa keuangan. Ke depan, dengan fokus yang
                                                       lebih terarah pada core business jasa keuangan, SFAN
                                                       diharapkan dapat mengalokasikan sumber daya lebih optimal
                                                       pada anak usaha utamanya seperti SF Sekuritas, Indofund, dan
                                                       SFUND.
    Nabil Ahmad / Investor   Bagaimana strategi yang akan - Perseroan akan meningkatkan volume transaksi Efek,
    Perorangan               dilakukan    SFAN      untuk memperkuat pipeline advisory/underwriting, serta melakukan
                             meningkatkan     pendapatan monetisasi platform digital yang dimiliki oleh grup usaha.
                             ditengah tantangan ekonomi


                                                                                                             Page 1 of 4
Page 2
    Nama Peserta / Status            Pertanyaan                                   Jawaban
                            kedepan dan juga penurunan - Perseroan akan mengembangkan fitur baru aplikasi SFAST
                            dari IHSG sendiri?         oleh SF Sekuritas, memperkuat basis borrower skala mikro oleh
                                                       Indofund, serta mengembangkan platform Pasar Sekunder pada
                                                       layanan securities crowdfunding melalui SFUND.
                                                         - Perseroan akan terus memperluas jangkauan nasabah melalui
                                                         kampanye digital maupun kegiatan offline seperti seminar dan
                                                         program edukasi keuangan "RencanaKu" yang telah aktif
                                                         dijalankan di berbagai kota selama tahun 2025.
                                                         - Pengendalian biaya secara selektif tanpa menurunkan kualitas
                                                         layanan, sehingga setiap pertumbuhan pendapatan dapat
                                                         memberikan dampak yang lebih signifikan terhadap profitabilitas
                                                         perseroan.
   Lola Febri Yola /        Melihat kedepan apakah ada Untuk saat ini, Perseroan belum dapat memberikan kepastian
   Investor Perorangan      kemungkinan untuk melakukan mengenai pembagian dividen dalam waktu dekat.
                            pembagian Dividen?
                                                        Hal ini didasarkan pada beberapa kondisi yang masih dihadapi
                                                        Perseroan, antara lain:
                                                         - Kondisi Keuangan masih Merugi
                                                         Perseroan pada tahun 2025 masih mencatatkan rugi bersih
                                                         sebesar Rp15,67 miliar. Meskipun tren perbaikan berjalan
                                                         konsisten dibandingkan rugi bersih tahun 2024 sebesar Rp52,74
                                                         miliar, namun secara ketentuan umum pembagian dividen baru
                                                         dapat dilakukan apabila Perseroan telah membukukan laba
                                                         bersih yang positif.
                                                         - Fokus pada Pemulihan dan Pertumbuhan
                                                         Perseroan saat ini masih memprioritaskan penggunaan sumber
                                                         daya keuangan untuk mendukung strategi pertumbuhan
                                                         pendapatan, efisiensi biaya, serta penguatan likuiditas dan arus
                                                         kas operasional.
                                                         - Penajaman Grup Masih Berjalan
                                                         Perseroan masih dalam proses penyelesaian corporate action
                                                         sebagai bagian dari strategi penajaman grup usaha, sehingga
                                                         kebutuhan modal internal masih menjadi prioritas utama.

Selaniutnya moderator juga mempersilahkan kepada para peserta Paparan Publik yang belum berkesempatan
bertanya atau karena keterbatasan waktu maka pertanyaannya belum dibahas, dapat mengirimkan pertanyaan
langsung melalui email ke corporate@sfcapital.co.id.




                                                                                                              Page 2 of 4
Page 3
Bukti Tangkapan Layar Pelaksanaan Paparan Publik




                                                   Page 3 of 4
Page 4
Page 4 of 4

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.73 MB
Published30 Jun 2026
Pages4
Characters6,991
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 4 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org SURYA FAJAR CAPITAL TBK p.1 ×5
linked person Ivo Rustandi p.1
possible person Prof. DR. Satrio p.1
unresolved org Tourindo Guide Indonesia Tbk p.1

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result