Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 155
Page 1
20 Laporan Keberlanjutan
24 Sustainability Report
PT ESSA Industries Indonesia Tbk.
Our Journey on
The Pathway to
Sustainability
Page 2
Untuk Dicermati
Disclaimer
Laporan Keberlanjutan PT ESSA Industries Indonesia Tbk. The PT ESSA Industries Indonesia Tbk. (EII) Sustainability
(EII), selanjutnya disebut “Laporan”, menyajikan informasi Report, hereinafter referred to as the "Report," presents
dan data yang relevan bagi pemangku kepentingan mengenai relevant information and data for stakeholders regarding
Perjalanan Kami Menuju Keberlanjutan yang berisi kinerja Our Journey Towards Sustainability, which outlines the
keberlanjutan Perseroan pada tahun 2024. Isi laporan ini company's sustainability performance in 2024. The content
disusun berdasarkan analisis internal serta berbagai dokumen of this report is compiled based on internal analysis as well
dan sumber terpercaya. Dalam laporan pertama ini, sumber as various trustworthy documents and sources. In this first
utama yang diolah dan disajikan sebagian besar berasal report, the primary sources processed and presented mainly
dari kinerja entitas anak kami yaitu PT Panca Amara Utama, derive from the performance of our subsidiary, PT Panca
selanjutnya disebut “PAU”, data dari pabrik amoniak di Amara Utama, hereinafter referred to as "PAU," data from
Banggai, Sulawesi Tengah yang selanjutnya disebut Banggai the ammonia plant in Banggai, Central Sulawesi, hereinafter
Ammonia Plant atau “BAP” dan data dari pabrik Liquefied referred to as the Banggai Ammonia Plant or "BAP," and
Petroleum Gas (LPG) yang kemudian disebut Palembang data from the Liquefied Petroleum Gas (LPG plan) which
LPG Plant atau “PLP”. Selain itu, di dalam dokumen ini, istilah will be referred to as the Palembang LPG Plant or "PLP."
“ESSA”, “Perseroan”, “EII”, atau “Kami” mengacu pada PT Additionally, in this document, the terms "ESSA," "the
ESSA Industries Indonesia Tbk. Company," "EII," or "We" refer to PT ESSA Industries Indonesia
Tbk.
Pembaca perlu memahami bahwa laporan ini mengandung Readers should be aware that this report contains information
informasi yang mencerminkan pandangan serta pernyataan reflecting perspectives and statements regarding future
terkait prospek di masa depan (forward-looking statements). conditions (forward-looking statements). ESSA acknowledges
ESSA menyadari bahwa berbagai faktor risiko dan that various risks and uncertainties may impact operations
ketidakpastian dapat berdampak pada operasional dan and business conditions in the future. Therefore, ESSA
kondisi bisnis di kemudian hari. Oleh karena itu, ESSA emphasizes that there is no guarantee that forward-looking
menegaskan bahwa tidak ada jaminan bahwa pernyataan statements will fully reflect actual future conditions. We
mengenai prospek tersebut akan sepenuhnya mencerminkan advise readers to interpret this information wisely.
kondisi nyata di masa mendatang. Kami menghimbau
pembaca untuk menafsirkan informasi ini dengan bijaksana.
Tabel dan grafik dalam laporan ini menyajikan data numerik The tables and graphs in this report present numerical data
yang ditulis sesuai dengan standar tata bahasa Indonesia. using the standard Indonesian notation, including the format
Penyajian numerik dalam teks mengikuti kaidah sesuai for numerical values within the text. The presentation of
dengan bahasa masing-masing. numbers in the text follows the rules according to each
language.
2 2024 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
Page 3
Daftar Isi
Table of Contents
Pendahuluan Sumber Daya Manusia
Introduction Human Resource
Untuk Dicermati Karyawan Kami
2 64
Disclaimer Our Employee
Daftar Isi Informasi Mengenai Karyawan
3 65
Table of Contents Employee Information
Penjelasan Tema Tunjangan Karyawan
4 74
Theme Explanation Employee Benefits
Pelatihan dan Pengembangan Karyawan
76
Employee Training and Development
Ikhtisar Aspek Keberlanjutan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3)
Sustainability Aspect Highlight 81
Occupational Health and Safety (OHS)
Kinerja Ekonomi
6
Economic Performance
Masyarakat Lokal
Kinerja Lingkungan Local Communities
7
Environmental Performance
Pemberdayaan Mitra Lokal Berkelanjutan
Sosial 86
9 Sustainable Local Partner Empowerment
Social
Tata Kelola
10
Governance Lingkungan
Environment
Kinerja Pengelolaan Lingkungan
Sambutan CEO 96
Environmental Management Performance
Message from the CEO
Energi
98
Energy
Sambutan CEO
12 Emisi
Message from the CEO 104
Emission
Air dan Efluen
108
Tentang ESSA Water and Effluent
About ESSA Limbah
116
Waste
Nama dan Lokasi Perusahaan Keanekaragaman Hayati
18 119
Company Name and Location Biodiversity
Nilai, Visi, dan Misi Perusahaan
23
Company Values, Vision, and Mission
Struktur Pemegang Saham ESSA Tentang Laporan Ini
24 About this Report
ESSA Shareholder Structure
Strategi Usaha Perusahaan
32 Standar GRI dan POJK
Company Business Strategy 122
GRI Standards and POJK
Sertifikasi, Penghargaan, dan Keanggotaan dalam Asosiasi
36 Ruang Lingkup dan Batasan Pelaporan
Certifications, Awards, and Memberships in Associations 124
Scope and Limitations of Reporting
Jejak Langkah Perusahaan
38 Topik Material
Company Milestone 125
Material Topics
Peristiwa Penting Sepanjang Tahun 2024
36
Key Events in 2024
Lampiran
Appendix
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance Tabel Data
132
Data Table
Prinsip dan Struktur Tata Kelola ESSA Referensi POJK No. 51/POJK/03/2017 dan SEOJK No. 16/
42
Principles and Governance Structure of ESSA SEOJK/04/2021
144
Pengelolaan Dampak dan Risiko terkait Keberlanjutan POJK No. 51/POJK/03/2017 and SEOJK No. 16/
53 SEOJK/04/2021 References
Sustainability Impact and Risk Management
Indeks GRI
148
GRI Index
Formulir Umpan Balik
153
Feedback Form
Tanggapan terhadap Umpan Balik
154
Response on Feedbacks
3
Page 4
Penjelasan Tema
Theme Explanation
Our Journey on
The Pathway to
Sustainability
20 Laporan Keberlanjutan
24 Sustainabilityuntuk
Reportmemperkuat praktik bisnis
ESSA berkomitmen ESSA is committed to strengthening sustainable business
berkelanjutan dengan memastikan keseimbangan antara practices by ensuring a balance between economic growth,
pertumbuhan ekonomi, kelestarian lingkungan, dan environmental preservation, and social well-being. In response
kesejahteraan sosial. Dalam menghadapi tantangan global, to global challenges, ESSA continuously adapts to economic
ESSA terus beradaptasi dengan dinamika ekonomi, regulasi dynamics, carbon tax regulations, and energy transition
pajak karbon, dan kebijakan transisi energi. Perusahaan policies. The company aligns its strategy with global demand,
menyesuaikan strategi dengan permintaan global, stabilitas energy price stability, and green investment incentives that
harga energi, serta insentif investasi hijau yang berdampak impact its competitiveness.
pada daya saingnya.
Perubahan iklim dan krisis energi mendorong ESSA untuk Climate change and the energy crisis drive ESSA to innovate
berinovasi dalam meningkatkan efisiensi energi, berinvestasi by enhancing energy efficiency, investing in low-carbon
dalam teknologi rendah karbon, serta mengoptimalkan technologies, and optimizing environmentally friendly energy
sumber energi ramah lingkungan. Adaptasi terhadap sources. Climate adaptation also includes setting five-year
perubahan iklim juga mencakup penetapan target lima targets and risk mitigation strategies in supply chain
tahunan dan strategi mitigasi risiko dalam rantai pasok serta management and sustainable industrial waste management.
pengelolaan limbah industri yang lebih berkelanjutan. The sustainability strategy also involves strenghtening
cing Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing
Strategi keberlanjutan juga mencakup penguatan tata kelola sustainability governance and increasing transparency for
t ut elit, sed diam nonummy nibh euismod tincidunt ut
wisi laoreetkeberlanjutan
dolore magnaserta peningkatan
aliquam erat transparansi
volutpat.kepada investor
Ut wisi investors and stakeholders.
tion enim ad danminim
pemangku kepentingan.
veniam, quis nostrud exerci tation
ea ullamcorper suscipit lobortis nisl ut aliquip ex ea
olor commodo consequat.
Perusahaan Duis autem
terus memperkuat vel eumdengan
keterlibatan iriure dolor
karyawan, The company continues to enhance engagement with
uat. in hendrerit in vulputate
masyarakat, dan velit esse molestie
pemasok consequat.
lokal melalui program employees, communities, and local suppliers through
pemberdayaan, CSR, serta pengembangan SDM yang empowerment programs, CSR initiatives, and human capital
unt, Donecsejalan
risus dengan
nisi, aliquam ac sodales
strategi keberlanjutan. tincidunt,
Digitalisasi semakin development aligned with its sustainability strategy.
isus malesuada sit amet diam. Aenean vestibulum risus
berperan dalam efisiensi operasional dan pengambilan Digitalization plays an increasing role in operational efficiency
orci, volutpat risus faucibus tristique. Etiam erat orci,
keputusan, mendukung ESSA dalam memperkuat tata kelola and decision-making, supporting ESSA in strengthening
ibh. tristique quis pulvinar sit amet, pellentesque at nibh.
dan komunikasi dengan pemangku kepentingan. Dengan governance and stakeholder communication. Through
Nam Curabitur ac augue sapien, id commodo erat. Nam
olor varius inovasi dan kolaborasi,
porta metus id aliquam.ESSANullamembangun
dignissim dolorfondasi innovation and collaboration, ESSA builds a solid sustainability
keberlanjutan yang
id purus convallis vehicula. kokoh untuk menghadapi dinamika foundation to navigate global dynamics and create positive
global dan menciptakan dampak positif bagi lingkungan impacts on the environment and society.
serta masyarakat.
ESSAtersebut,
Dengan berbagai peluang dan tantangan 3 ESSA Amidst these opportunities and challenges, ESSA remains
terus memperkuat fondasi keberlanjutan melalui inovasi, committed to reinforcing its sustainability foundation through
efisiensi, dan kolaborasi dengan berbagai pihak. Perjalanan innovation, efficiency, and collaboration with various
menuju keberlanjutan bukan sekadar kepatuhan terhadap stakeholders. The journey toward sustainability is not merely
regulasi, tetapi juga mencerminkan komitmen Perusahaan about regulatory compliance but reflects the company’s
untuk menciptakan dampak positif bagi lingkungan dan commitment to creating a positive impact on the environment
masyarakat, sekaligus memastikan ketahanan bisnis dalam and society while ensuring business resilience in an ever-
menghadapi dinamika global yang terus berkembang. evolving global landscape.
4 2024 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
Page 5
IKHTISAR KINERJA
KEBERLANJUTAN
Sustainability
Performance Highlights
Page 6
Ikhtisar Aspek Keberlanjutan
Sustainability Aspect Highlight
Kinerja Ekonomi [OJK B.1] [OJK F.2]
Economic Performance [OJK B.1] [OJK F.2]
Pertumbuhan Bisnis Menuju Keberlanjutan dalam Dolar AS
Business Growth Toward Sustainability in USD
Pendapatan Langsung (USD)
Direct Revenue (USD)
2024 301.401.837 USD
2023 344.961.625 USD
2022 731.490.734 USD
2022 2023 2024
Laba Bersih (USD)
Net Profit (USD)
2024 60.488.161 USD
2023 46.723.437 USD
2022 220.790.326 USD
2022 2023 2024
Total Produksi (USD)
Total Production (USD)
(Catatan: LPG (Liquified Petroleum Gas), MT (Metrik Ton), bbt (billion barrels)
Notes: LPG (Liquified Petroleum Gas), MT (Metric Ton), bbt (billion barrels) 2022 2023 2024
Kondensat | Condensate LPG Amoniak | Ammonia
2024 143.710 bbt 2024 68.704 MT 2024 737.502 MT
2023 152.354 bbt 2023 72.941 MT 2023 739.220 MT
2022 142.550 bbt 2022 63.717 MT 2022 760.815 MT
6 2024 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
Page 7
Kinerja Lingkungan [OJK B.2]
Environmental Performance [OJK B.2]
Komitmen Aktivitas Produksi Hijau Menuju Keberlanjutan
Commitment to Green Production Activities Toward Sustainability
3.501,5 ha 21,24 ha
Menjaga Area Konservasi Flora dan Fauna Kawasan Menjaga Area Konservasi Suaka Margasatwa Bakiriang.
Operasional dan Hutan Sekunder ESSA. Maintaining Conservation Areas in the Bakiriang Wildlife
Maintaining Conservation Areas for Flora and Fauna Reserve.
in the ESSA Operational Area and Secondary Forest.
384 ekor Burung Maleo dilepas liarkan, setara Program konsevasi, yaitu peneluran burung Maleo telah
medapatkan 1 buah hak paten.
dengan 10% populasi di Suaka Margasatwa Bukit
The conservation program, namely the laying of Maleo
Bangkiriang.
birds, has received 1 patent.
384 Maleo birds released into the wild, equivalent to
10% of the population in the Bukit Bangkiriang Wildlife
Reserve.
7
Page 8
Ikhtisar Aspek Keberlanjutan
Sustainability Aspect Highlight
325,3 ton
747.580,1 GJ timbulan limbah B3 pada tahun 2024,
total efisiensi energi absolut pada tahun
of hazardous waste (B3) in 2024,
2024
total absolute energy efficiency in 2024 41%
dibandingkan tahun 2023
compared to 2023
Intensitas emisi Gas Rumah Kaca (GRK)
untuk produksi amoniak stabil di angka
0,4 tCO2e/ton amoniak selama 3 tahun
terakhir 264,1 ton
Greenhouse Gas (GHG) intensity for timbulan limbah non-B3 pada tahun 2024,
ammonia production remains stable at of hazardous waste (non-B3) in 2024,
0.4 tCO₂e/ton of ammonia over the past
3 years 52%
dibandingkan tahun 2023
compared to 2023
89.575 tCO2e
total pengurangan emisi Gas Rumah
Kaca (GRK) absolut pada tahun 2024
total absolute reduction of Greenhouse 181.083,5 megaliter
Gas (GHG) emissions in 2024 penggunaan air pada tahun 2024,
of water usage in 2024,
154,6 ton 143,7 megaliter
total pengurangan limbah absolut pada
dibandingkan tahun 2023
tahun 2024
compared to 2023
total absolute waste reduction in 2024
8 2024 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
Page 9
Sosial [OJK B.3] [OJK F.28]
Social [OJK B.3] [OJK F.28]
Karyawan dan Masyarakat Lokal sebagai Mitra Menuju Keberlanjutan
Employees and Local Communities as Partners for Sustainability
516 0
total karyawan pada tahun 2024 kecelakaan kerja selama 9 tahun
516 total employees in 2024 berturut-turut
work accidents for 9 consecutive
10,5% years
dibandingkan tahun 2023
compared to 2023
70%
karyawan mendapatkan tinjauan
82% 18% kinerja rutin pada tahun 2024
karyawan laki-laki karyawan perempuan of employees received regular
male employees female employees performance reviews in 2024
25% total karyawan perempuan dibandingkan 7,4%
tahun 2023 dibandingkan tahun 2023
total female employees compared to 2023
compared to 2023
6.189 22
total jam pelatihan karyawan pada sesi pelatihan K3 untuk karyawan pada
tahun 2024 tahun 2024
total employee training hours in 2024 occupational health and safety
(OHS) training sessions for
employees in 2024
228
total peserta pelatihan karyawan pada
118
tahun 2024
karyawan mengikuti pelatihan K3
total employee training participants in
2024 pada tahun 2024
employees participated in OHS
training in 2024
67
total karyawan baru pada tahun 2024
total new employees in 2024 91%
pembelian produk berasal dari
52% pemasok lokal pada tahun 2024
dibandingkan tahun 2023 of product purchases came from
compared to 2023 local suppliers by 2024
61
karyawan lokal pada tahun 2024 97%
local new workers in 2024 dari pembelian jasa berasal dari
74% pemasok lokal pada tahun 2024
of service purchases came from
dibandingkan tahun 2023 local suppliers by 2024
compared to 2023
9
Page 10
Ikhtisar Aspek Keberlanjutan
Sustainability Aspect Highlight
Penerima Manfaat pada tahun 2024 Bentuk Dukungan untuk Sekolah pada tahun 2024
Beneficiaries in 2024 Support for Schools in 2024
balita menerima makanan tambahan untuk unit komputer unit printer
menangani stunting computer units printer units
toddlers received supplementary food to
address stunting 10 3
427
unit infokus unit starlink
kelompok petani mengikuti pembinaan dan projector units Starlink units
pelatihan dalam bidang pertanian dan usaha
farmer groups participated in training and
2 (Infocus) 13
23 coaching in agriculture and business
Bentuk Dukungan untuk Masyarakat pada
institusi pendidikan setara SMP/SMA terlibat tahun 2024
dalam Program Sahabat Mengajar Support for Communities in 2024
educational institutions equivalent to junior
and senior high schools participated in the sumur bor pompa air tandon air
9 Teaching Volunteer Program bore well water pump water tanks
1 1 2
Tata Kelola
Governance
“20 Top Companies “Platinum Award for
to Watch in 2024” Energy Efficiency
dari Bloomberg Technoz, Innovation at 2024
berdasarkan prospek bisnis,
kinerja solid dan rencana inovatif
ENSIA”
dari PT Sucofindo dan
untuk Proyek Amoniak Biru
Kementerian Lingkungan Hidup
from Bloomberg Technoz,
dan Kehutanan
based on business prospects, solid
from PT Sucofindo and the
performance and innovative plans
Ministry of Environment and Forestry
for the Blue Ammonia Project
Pembentukan ESG
0 Task Force
Nihil Benturan Kepentingan
ESG Task Force
Zero Conflict of Interest
establishment
Penerapan Platform Digital RUPS melalui eASY.KSEI
Commencement of Platform Digital RIPS through eASY.KSEI
10 2024 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
Page 11
SAMBUTAN CEO Message from the CEO
Page 12
Sambutan CEO
Meesage from CEO
Sambutan CEO [GRI 2-23][GRI 2-24][OJK D.1]
Message from the CEO [GRI 2-23][GRI 2-24][OJK D.1]
KANISHK LAROYA
Presiden Direktur & CEO
President Director & CEO
12 2024 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
Page 13
“Keberlanjutan bukan hanya tentang pencapaian hari ini, tetapi
tentang bagaimana kita berinovasi untuk masa depan. ESSA
berkomitmen untuk terus beradaptasi, berinvestasi dalam teknologi
hijau, dan memperkuat kemitraan demi transisi energi yang lebih
berkelanjutan.”
“Sustainability is not just about today’s accomplishments, but about how
we innovate for the future. ESSA is committed to continuous adaptation,
investing in green technologies, and strengthening partnerships to
accelerate a more sustainable energy transition.”
Para Pemangku Kepentingan yang Terhormat, Dear Stakeholders,
Dengan penuh rasa syukur dan kerendahan hati, izinkan With deep gratitude and humility, we are honored to present
kami mempersembahkan Laporan Keberlanjutan ESSA the ESSA Sustainability Report 2024. This marks our first
tahun 2024. Ini adalah laporan keberlanjutan pertama kami standalone sustainability report, reflecting our commitment
yang disusun secara terpisah dari Laporan Tahunan, sebagai to transparency and responsible business practices. We
wujud transparansi dan komitmen kami dalam menjalankan firmly believe that sustainability is an integral part of our
bisnis yang bertanggung jawab. Kami meyakini bahwa vision to lead world-class industrialization in Indonesia, as
keberlanjutan adalah bagian tak terpisahkan dari visi kami well as our mission to optimize the value of national resources
untuk memimpin industrialisasi kelas dunia di Indonesia, through real sector investments, human capital development,
serta misi kami dalam mengoptimalkan nilai sumber daya and the creation of growth opportunities.
nasional melalui investasi sektor riil, pengembangan sumber
daya manusia, dan penciptaan peluang pertumbuhan.
Komitmen Keberlanjutan: Peluang dan Sustainability Commitment: Opportunities
Tantangan and Challenges
Dalam perjalanan kami menuju produksi energi yang lebih On our journey toward greener and more sustainable energy
hijau dan berkelanjutan, ESSA terus memperkuat tata kelola production, ESSA continues to strengthen Good Corporate
perusahaan yang baik (Good Corporate Governance) serta Governance and develop sustainability-driven innovations.
mengembangkan inovasi berbasis keberlanjutan. Tahun ini, This year, we face complex global challenges, including
kami menghadapi tantangan global yang kompleks, termasuk energy market volatility and evolving environmental
volatilitas pasar energi dan perubahan regulasi lingkungan. regulations. However, we also see tremendous opportunities
Namun, kami juga melihat peluang besar dalam transisi in the accelerating global energy transition.
energi yang semakin menjadi fokus global.
13
Page 14
Sambutan CEO
Meesage from CEO
Sebagai perusahaan yang bergerak di sektor LPG, Kondensat, As a company operating in the LPG, Condensate, and
dan Amoniak, kami menyadari pentingnya berkontribusi Ammonia sectors, we recognize the importance of contributing
dalam dekarbonisasi industri dan mendukung agenda Net to industrial decarbonization and supporting Indonesia’s
Zero Emissions (NZE) Indonesia. Oleh karena itu, kami terus Net Zero Emissions (NZE) agenda. We are investing in
berinvestasi dalam teknologi efisiensi energi, meningkatkan energy efficiency technologies, improving environmentally
praktik operasional yang lebih ramah lingkungan, serta friendly operational practices, and fostering strategic
menjalin kemitraan strategis dengan memperkuat dan partnerships, including strengthening and improving business
meningkatkan hubungan bisnis dengan pemasok lokal relations with local suppliers to accelerate green energy
untuk mengakselerasi inovasi dalam produksi energi hijau. innovation.
Selain itu, rencana jangka panjang kami mencakup proyek Furthermore, our long-term plans include the ongoing
pengembangan yang sedang berlangsung untuk mengubah development project to transform existing facilities into
fasilitas eksisting menjadi produsen Blue Ammonia yang proficient Blue Ammonia producers, slated for completion
andal, yang kami harapkan dapat terealisasi pada tahun by 2027. This initiative will enable ESSA to further reduce
2028. Inisiatif ini akan memungkinkan ESSA untuk menurunkan carbon emissions while supporting the global demand for
emisi karbon sekaligus mendukung permintaan global low-carbon energy solutions.
terhadap solusi energi rendah karbon.
Capaian Kinerja Ekonomi, Lingkungan, Economic, Environmental, Social, and
Sosial, dan Tata kelola Governance Performance
Tahun 2024 menjadi momentum bagi ESSA untuk mencapai The year 2024 is a momentum for ESSA to achieve important
berbagai pencapaian penting dalam aspek ekonomi, milestones in economic, environmental and social aspects:
lingkungan, dan sosial:
1. Kinerja Ekonomi: Kami terus menunjukkan ketahanan 1. Economic Performance: We continue to demonstrate
bisnis yang kuat dengan pertumbuhan keuangan yang strong business resilience through stable financial
stabil, peningkatan efisiensi operasional, serta optimalisasi growth, increased operational efficiency, and optimized
rantai pasok untuk mendukung daya saing perusahaan supply chains to enhance our global market
di pasar global. Kami mencatat pendapatan sebesar competitiveness. We recorded a revenue of USD
USD 301.401.837 dan laba bersih USD 60.488.161 dan 301,401,837 and a net profit of USD 60,488,161 with
investasi pada infrastruktur, masyarakat lokal, dan inisiatif continued investments in infrastructure, local communities,
yang berfokus pada keberlanjutan. Kinerja kami and sustainability-focused initiatives. Our solid
mendapatkan perhatian, salah satunya ditunjukkan performance has earned industry recognition, including
dengan “20 Top Companies to Watch in 2024” dari being listed among “20 Top Companies to Watch in
Bloomberg Technoz, berdasarkan prospek bisnis, kinerja 2024” by Bloomberg Technoz, acknowledging our
solid, dan rencana inovatif untuk Proyek Amoniak Biru. business prospects, strong financial standing, and
innovative plans for the Blue Ammonia Project.
2. Kinerja Lingkungan: Kami telah menetapkan komitmen 2. Environmental Performance: We have set commitments
serta menerapkan kebijakan dan berbagai inisiatif untuk and implemented policies and initiatives to reduce
mengurangi emisi karbon, meningkatkan efisiensi energi, carbon emissions, increase energy efficiency, and
serta menjalankan program konservasi lingkungan. implement environmental conservation programs. The
Perseroan menargetkan penurunan emisi sebesar 1% Company targets a 1% reduction in emissions in the next
dalam lima tahun ke depan melalui implementasi teknologi five years through the implementation of environmentally
ramah lingkungan dalam proses produksi, sehingga friendly technology in the production process, so that
dapat secara signifikan mengurangi jejak karbon. Hasil it can significantly reduce the carbon footprint.The
dari upaya kami tercermin dalam pencapaian intensitas results of our efforts are reflected in the achievement
14 2024 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
Page 15
emisi Gas Rumah Kaca (GRK) untuk produksi amoniak of Greenhouse Gas (GHG) emission intensity for ammonia
yang tetap stabil di angka 0,4 tCO₂e/ton amoniak selama production which has remained stable at 0.4 tCO₂e/ton
tiga tahun terakhir. Selain itu, melalui implementasi of ammonia for the past three years. In addition, through
berbagai inisiatif pengurangan energi, efisiensi energi the implementation of various energy reduction initiatives,
absolut sebesar 747.580 GJ berhasil dicapai pada tahun an absolute energy efficiency of 747,580 GJ was achieved
2024. Kami juga memanfaatkan sumber energi terbarukan, in 2024. We also utilize renewable energy sources,
yaitu Biosolar B35, sebanyak 10.873 GJ atau setara namely Biosolar B35, as much as 10,873 GJ or equivalent
dengan 0,2% dari total konsumsi energi perusahaan. to 0.2% of the company's total energy consumption.
Biosolar ini digunakan untuk Power Plant Generator This biosolar is used for Power Plant Generator (Dual
(Dual Fuel Engine) dan kendaraan operasional perusahaan. Fuel Engine) and operational vehicles. Our dedication
Selanjutnya, komitmen kami dalam pelestarian to biodiversity conservation has been widely recognized,
keanekaragaman hayati telah mendapatkan apresiasi particularly through our successful release of 384
sebagai salah satu praktik baik dalam pelepasliaran 384 endemic Maleo birds back into their natural habitat at
satwa endemik lokal Burung Maleo ke Taman Suaka the Bakiriang Wildlife Reserve, Central Sulawesi.
Margasatwa Bakiriang, Sulawesi Tengah.
3. Kinerja Sosial: Kami berkomitmen untuk meningkatkan 3. Social Performance: We are committed to improving
dan mempertahankan capaian Kesehatan dan and maintaining Occupational Health and Safety (OHS)
Keselamatan Kerja (K3) bagi 516 karyawan kami. Prestasi achievements for our 516 employees. This achievement
ini dibuktikan dengan penghargaan dari Kementerian is evidenced by an award from the Ministry of Manpower
Tenaga Kerja atas 9 tahun berturut-turut operasi tanpa for 9 consecutive years of accident-free operations. We
kecelakaan. Berbagai tunjangan, program kesehatan, provide various benefits, health programs, and skill
dan skenario pengembangan keterampilan kami terapkan development initiatives to retain top talent and ensure
untuk memastikan bakat-bakat terbaik kami pertahankan long-term sustainability. Additionally, our community
untuk mengarungi jejak keberlangsungan bersama. empowerment programs span education, health,
Adapun Program sosial yang melibatkan masyarakat economy, and environment. No fewer than 427 toddlers
lokal di sekitar wilayah operasional, kami terjemahkan and 23 farmer groups have benefited from our program.
dalam berbagai inisiatif pemberdayaan bidang pendidikan, In addition, improvements to 15 educational institutions
kesehatan, ekonomi, lingkungan. Tidak kurang dari 427 and 4 clean water facilities have also been dedicated
balita dan 23 kelompok tani menjadi penerima manfaat to the local community as our partners in the journey
program kami. Selain itu, peningkatan fasilitas pada 15 toward sustainability.
institusi pendidikan dan 4 fasilitas air bersih juga telah
kami dedikasikan untuk masyarakat lokal sebagai mitra
kami dalam perjalanan keberlanjutan.
4. Kinerja Tata Kelola: Kami mencatat kemajuan signifikan 4. Governance Performance: We have made significant
dalam menjalankan komitmen keberlanjutan jdengan progress in implementing our sustainability commitments
membentuk Gugus Tugas ESG. Tim ini berperan sebagai by establishing an ESG Task Force. This team acts as
sponsor utama dalam mengelola dampak dan a lead sponsor in managing impacts and evaluating
mengevaluasi berbagai inisiatif yang telah kami lakukan. various initiatives that we have undertaken. Under the
Di bawah kepemimpinan badan komisaris dan direksi leadership of the board, the ESG Technical Implementation
tertinggi, Tim Teknis Pelaksana ESG di lapangan akan Team in the field will receive support and careful
mendapatkan dukungan dan pemantauan secara saksama monitoring to ensure ESSA's compliance with a number
untuk memastikan kepatuhan ESSA pada sejumlah of regulations and standards in green energy operations
regulasi dan standar dalam operasi energi hijau dan tata and sustainable business governance supported by
kelola bisnis berkelanjutan didukung oleh tata kelola good organizational governance in line with our value
organisasi yang baik sesuai dengan nilai kami Excellence, Excellence, Perseverance, Integrity, Care (EPIC).
Perseverance, Integrity, Care (EPIC).
15
Page 16
Sambutan CEO
Meesage from CEO
Transformasi Menuju Produksi Energi Hijau Transformation Towards Green Energy
Production
Kami menyadari bahwa keberlanjutan bukan hanya tentang We recognize that sustainability is not just about today’s
pencapaian hari ini, tetapi juga tentang bagaimana kita achievements but about continuous innovation for the
berinovasi untuk masa depan. Oleh karena itu, ESSA terus future. Therefore, ESSA is continuously improving corporate
memperbaiki tata kelola perusahaan agar lebih adaptif governance to adapt to evolving sustainability regulations
terhadap perubahan kebijakan dan regulasi keberlanjutan. and policies. We are also optimizing clean energy use and
Kami juga berupaya mengoptimalkan penggunaan energi supporting research and development in green technology
bersih serta mendukung riset dan pengembangan teknologi to accelerate the transition toward sustainable energy.
untuk mempercepat transisi menuju energi hijau.
Sejalan dengan komitmen kami dalam mengembangkan In line with our commitment to advancing green energy
solusi energi hijau, ESSA, melalui anak perusahaannya PT solutions, ESSA, through its subsidiary PT ESSA SAF Makmur
ESSA SAF Makmur (“ESM”), akan membangun fasilitas (“ESM”), will set up a state-of-the-art greenfield manufacturing
manufaktur greenfield berteknologi tinggi di Jawa Tengah facility in Central Java to produce up to ±200,000 MT per
untuk memproduksi hingga ±200.000 MT per tahun annum of Sustainable Aviation Fuel (SAF). This strategic
Sustainable Aviation Fuel (SAF). Proyek strategis ini diharapkan project is expected to commence commercial operations
mulai beroperasi secara komersial pada Q1 2028 dan akan in Q1 2028 and will play a crucial role in decarbonizing the
berperan penting dalam dekarbonisasi sektor penerbangan aviation sector while positioning Indonesia as a key player
serta menempatkan Indonesia sebagai pemain kunci di in the global SAF market.
pasar SAF global.
Sebagai penutup, saya ingin menyampaikan apresiasi yang Lastly, I extend my sincere appreciation to all employees,
tinggi kepada seluruh karyawan, mitra bisnis, serta para business partners, and stakeholders for their dedication
pemangku kepentingan atas kerja keras dan dukungan and support in ESSA’s sustainability journey. We firmly
mereka dalam perjalanan keberlanjutan ESSA. Kami percaya believe that strong collaboration is the key to realizing our
bahwa kolaborasi yang kuat akan menjadi kunci dalam vision of a greener, more sustainable, and impactful energy
mencapai visi kami untuk menciptakan industri energi yang industry.
lebih hijau, berkelanjutan, dan bermanfaat bagi seluruh pihak.
Terima kasih atas kepercayaan dan dukungannya. Thank you for your trust and support.
Hormat kami,
Best regards,
KANISHK LAROYA
Presiden Direktur & CEO
President Director & CEO
PT ESSA Industries Indonesia Tbk.
16 2024 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
Page 17
TENTANG ESSA
About ESSA
Page 18
Tentang ESSA
About ESSA
Nama dan Lokasi Perusahaan [GRI 2-1]
Company Name and Location [GRI 2-1]
Sekilas Tentang Kami
About Us
PT ESSA Industries Indonesia Tbk. (d.h. PT Surya Esa Perkasa Tbk.), ESSA adalah Perusahaan terbuka yang
bergerak di bidang Energi dan Kimia dengan portofolio bisnis di bidang penyulingan liquefied petroleum gas
(LPG) dan produksi Amoniak.
Kilang LPG Kami berlokasi di Palembang, Sumatera Selatan sementara produksi Amoniak Perseroan berpusat
di Kilang LPG yang berkedudukan di Banggai, Kabupaten Luwuk, Provinsi Sulawesi Tengah.
Perseroan kami berkomitmen memastikan produksi energi yang berkelanjutan dengan mematuhi secara
saksama ketentuan perundangan dan regulasi yang mengatur tata kelola produksi energi yang bertanggung
jawab dan memenuhi persyaratan kinerja lingkungan, ekonomi, dan tata kelola yang baik.
PT ESSA Industries Indonesia Tbk. (formerly PT Surya Esa Perkasa Tbk.), ESSA is a publicly listed company
engaged in the Energy and Chemicals sector with a business portfolio in liquefied petroleum gas (LPG) refining
and ammonia production.
Our LPG refinery is located in Palembang, South Sumatra, while the company’s ammonia production is based
at the LPG refinery in Banggai, Luwuk Regency, Central Sulawesi Province.
Our company is committed to ensuring sustainable energy production by strictly adhering to the laws and
regulations governing responsible energy production and meeting the requirements for environmental,
economic, and good governance performance.
18 2024 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
Page 19
Identitas Perusahaan Company Identity
Nama Perusahaan | Company Identity
PT ESSA Industries Indonesia Tbk.
(d.h. PT Surya Esa Perkasa Tbk.)
(previously known as PT Surya Esa Perkasa Tbk.)
Bentuk Badan Hukum dan Kepemilikan Pemilik Manfaat Akhir
Legal Form and Ownership Ultimate Beneficial Owner
Perusahaan Terbatas TBK Chander Vinod Laroya dan Garibaldi Thohir
Limited Liability Company (TBK) Chander Vinod Laroya and Garibaldi Thohir
Nomor Induk Berusaha (NIB) Alamat Kantor Pusat [OJK C.2]
Business Identification Number Head Office Address [OJK C.2]
ID 8120217170366 DBS Bank Tower 18th Floor Ciputra World 1 Jakarta
Jl. Prof. Dr. Satrio Kav. 3-5 Jakarta 12940, Indonesia
Wilayah Operasi [OJK C.3] Kontak Perusahaan
Operational Area [OJK C.3] Company Contact
ESSA beroperasi di Indonesia dan melayani pasar Telepon | Telephone: +62 21 2988 5600/5700
internasional untuk amoniak. Lokasi pabrik kami Faksimili | Facsimile: +62 21 2988 5601/5701
berada di Luwuk, Sulawesi Tengah dan Palembang, Alamat Surat Elektronik | Email: corpsec.eii@essa.id
Sumatera Selatan. Alamat Situs Web | Website: www.essa.id
ESSA operates in Indonesia and serves the
international market for ammonia. Our factory
locations are in Luwuk, Central Sulawesi and
Palembang, South Sumatra.
19
Page 20
Tentang ESSA
About ESSA
Bisnis Grup dan Lokasi Operasional [OJK Business Group and Operational
C.3]
Locations [OJK C.3]
ESSA adalah Perusahaan Terbuka yang bergerak di bidang ESSA is a Publicly Listed company engaged in the Energy
Energi dan Kimia dengan portofolio bisnis di bidang and Chemical sectors, with a business portfolio in LPG
penyulingan LPG dan produksi Amoniak. refining and Ammonia production.
ESSA terus menunjukkan pertumbuhan yang kuat dengan ESSA continues to demonstrate strong growth with a diverse
struktur pemegang saham yang beragam dan solid. Pada and solid shareholder structure. As of 2024, the largest
tahun 2024, kepemilikan saham terbesar masih dipegang shareholding remains with Chander Vinod Laroya (16.38%),
oleh Chander Vinod Laroya (16,38%), diikuti oleh Garibaldi followed by Garibaldi Thohir (14.55%), as well as institutional
Thohir (14,55%), serta pemegang saham institusional seperti shareholders such as PT Akraya International (7.84%) and
PT Akraya International (7,84%) dan T. Permadi Rachmat T. Permadi Rachmat (7.15%). Additionally, the public
(7,15%). Selain itu, proporsi saham publik juga tetap signifikan, shareholding proportion remains significant, reflecting
mencerminkan tingginya kepercayaan investor terhadap investors' strong confidence in ESSA. As a publicly listed
ESSA. Sebagai perusahaan terbuka, ESSA berkomitmen company, ESSA is committed to creating value for its
untuk menciptakan nilai bagi para pemegang saham melalui shareholders through strong operational performance and
kinerja operasional yang unggul dan strategi bisnis yang sustainable business strategies.
berkelanjutan.
Kepemilikan saham ESSA terdiri dari investor domestik dan ESSA's share ownership consists of both domestic and
asing dengan komposisi yang beragam. Investor domestik foreign investors with a diverse composition. Domestic
mendominasi dengan total 47,45% saham, yang mencakup investors dominate with a total of 47.45% of shares, including
individu Indonesia (8,17 miliar saham), perusahaan (2,98 Indonesian individuals (8.17 billion shares), companies (2.98
miliar saham), serta institusi lainnya seperti dana pensiun, billion shares), and other institutions such as pension funds,
asuransi, dan reksa dana. Sementara itu, investor asing insurance firms, and mutual funds. Meanwhile, foreign
memiliki 28,21% saham, dengan kepemilikan terbesar berasal investors hold 28.21% of shares, with the largest ownership
dari badan usaha asing (4,86 miliar saham) dan individu coming from foreign corporations (4.86 billion shares) and
asing dalam jumlah yang lebih kecil. Keberagaman struktur a smaller portion held by foreign individuals. The diversity
kepemilikan ini mencerminkan kepercayaan tinggi dari of ownership structures reflects the high level of confidence
berbagai kategori investor, baik dalam maupun luar negeri, from various categories of investors, both domestic and
terhadap fundamental bisnis dan prospek pertumbuhan foreign, in ESSA's business fundamentals and growth
ESSA di industri energi dan petrokimia. prospects in the energy and petrochemical industry.
Dengan dukungan pemegang saham domestik dan asing, With the support of both domestic and foreign shareholders,
ESSA mampu menjaga stabilitas serta memperluas peluang ESSA maintains stability and expands growth opportunities
pertumbuhan, baik di pasar nasional maupun internasional. in both national and international markets. Since its listing
Sejak pencatatan saham di Bursa Efek Indonesia pada tahun on the Indonesia Stock Exchange (IDX) in 2012 under the
2012 dengan kode perdagangan ESSA, perusahaan telah trading code ESSA, the company has undertaken various
melaksanakan berbagai aksi korporasi strategis, termasuk strategic corporate actions, including rights issues and
rights issue dan stock split, untuk meningkatkan likuiditas stock splits, to enhance stock liquidity and strengthen its
saham serta memperkuat struktur permodalan. Dengan capital structure. With a solid business foundation, ESSA
fundamental bisnis yang kokoh, ESSA terus berinovasi dan continues to innovate and solidify its position as a key player
memperkuat posisinya sebagai pemain utama di industri in the energy and petrochemical industry, delivering long-
energi dan petrokimia, memberikan manfaat jangka panjang term value to its shareholders and all stakeholders.
bagi para pemegang saham dan seluruh pemangku
kepentingan.
20 2024 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
Page 21
Struktur Pemegang Saham ESSA
ESSA Shareholder Structure
Chander Vinod
Garibaldi Thohir Akraya International Theodore Rahmat Public <5%
Laroya
16,38% 14,55% 7,84% 7,15% 54,08%
100%
PT ESSA Industries Indonesia Tbk.
99,99% 99,99%
PT Ogspiras Basya Pratama PT ESSA Chemicals Indonesia
70,00%
PT Panca Amara Utama
21
Page 22
Tentang ESSA
About ESSA
Banggai Ammonia Plant (BAP)
Palembang LPG Plant (PLP)
Kapasitas Produksi Harian | Daily Production Capacity
Kapasitas Produksi Harian | Daily Production Capacity - Amoniak: 1.900 ton per hari (~650 ribu MT/tahun)
- LPG: 174 ton per hari (~60-70 ribu MT/tahun) Ammonia: 1.900 tons per day (~650 thousand MT/
LPG: 174 tons per day (~60-70 thousand MT/year) year)
- Kondensat: 410 barel per hari (~130-140 ribu MT/ - Dilengkapi dengan Sistem Penukar Reformasi dan
tahun) Teknologi Pemurni Kellogg Brown & Root (KBR)
Condensate: 410 barrels per day (~130-140 Equipped with Reforming Exchanger System and
thousand MT/year) Kellogg Brown & Root (KBR) Purification Technology
- Produksi komersial sejak 2007 - Produksi komersial sejak 2018
Commercial production since 2007 Commercial production since 2018
Luwuk, Sulawesi Tengah
Luwuk, Central Sulawesi
Palembang, Sumatera Selatan
Palembang, South Sumatera
Jakarta
Jakarta
Kantor Pusat | Head Office
DBS Tower 18th Floor, Ciputra World 1
Jl. Prof. Dr. Satrio Kav. 3-5 Jakarta 12940, Indonesia
22 2024 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
Page 23
Nilai, Visi, dan Misi Perusahaan [OJK C.1]
Company Values, Vision, and Mission [OJK C.1]
Nilai Perusahaan
Company Values
Excellence, Perseverance, Integrity, Care
EXCELLENCE PERSEVERANCE INTEGRITY CARE
Kami berkomitmen Kami memiliki Kami jujur, profesional, Kami senantiasa peduli
untuk menghasilkan ketekunan dan dan berlandaskan terhadap masyarakat
kinerja yang terbaik. kegigihan yang kuat moral dalam semua sekitar dan lingkungan.
dalam mencapai tujuan. kegiatan usaha kami.
We are committed to We are always
delivering the best We have strong We are honest, concerned about the
performance. persistence and professional, and well-being of the
determination to guided by moral community and the
achieve our goals. principles in all our environment.
business activities.
Visi dan Misi Perusahaan
Vision and Mission Company
Visi | Vision
Memimpin upaya Indonesia menuju industrialisasi kelas dunia.
To lead Indonesia's drive to world class industrialization.
Misi | Mission
Menambah nilai sumber daya Indonesia dengan berinvestasi pada sektor riil,
mengembangkan sumber daya manusia, dan menciptakan peluang
untuk pertumbuhan di masa mendatang.
Add value to Indonesia's resources by investing in the real sector,
developing human capital, and creating opportunities for further growth.
23
Page 24
Tentang ESSA
About ESSA
Strategi Usaha Perusahaan
Company Business Strategy
Peta Strategi ESSA ESSA Strategy Map
Visi ESSA adalah memimpin industrialisasi kelas dunia di ESSA's vision is to lead world-class industrialization in
Indonesia, dengan misi menambah nilai sumber daya Indonesia, with the mission of adding value to Indonesia's
Indonesia melalui investasi di sektor riil, pengembangan resources through investments in the real sector, human
sumber daya manusia (SDM), dan penciptaan peluang resource development, and creating growth opportunities.
pertumbuhan. Untuk menjadi perusahaan Indonesia yang To become the most respected Indonesian company, ESSA
paling dihormati, ESSA berfokus pada peningkatan focuses on improving business profitability through the
profitabilitas bisnis melalui pengembangan usaha baru, development of new ventures, prudent financial management,
pengelolaan keuangan yang bijak, dan kepemimpinan biaya. and cost leadership.
Peta Strategi Kami | Our Strategy Map
Misi | Mission:
Visi | Vision: Perusahaan Indonesia Menambah nilai sumber daya Indonesia dengan berinvestasi
Memimpin upaya Indonesia untuk mewujudkan yang Paling Dihargai pada sektor riil, mengmbangkan suberdaya manusia, dan
industrialisasi kelas dunia. menciptakan peluang untuk pertumbuhan di masa mendatang.
To Lead Indonesia’s Drive
The Most Respected Add value to Indonesia's resources by investing in the real sector,
to World Class Industrialization Indonesian Company developing human capital and creating opportunities for further
growth.
Meningkatkan Profitabilitas Bisnis
Grow the Business Profitability
Keuangan
Financial
Mengembangkan Bisnis Baru Manajemen Keuangan yang Bijaksana Kepemimpinan dalam Efisiensi Biaya
Develop New Businesses Prudent Financial Management Cost Leadership
Pemangku
Keterlibatan Pemangku Kepentingan yang Bertanggung Jawab
Kepentingan
Responsible Stakeholder Engagement
Stakeholders
Kinerja Unggul dalam Operasional Pabrik Proses Bisnis yang Efektif dan Kuat Kepemimpinan dalam Efisiensi Biaya
Leading Plant Performance Effective and Robust Business Processes Impactful Community Development Programs
Peningkatan
Berkelanjutan
Continuous Standar Terbaik Industri
Optimalisasi Kapasitas Pengurangan Tata Kelola Perusahaan Peningkatan Adopsi & dalam Kesehatan, Keselamatan &
Improvement
& Keandalan Pabrik Jejak Karbon yang Baik dan Kepatuhan Pemanfaatan Teknologi Lingkungan
Optimize Plant Capacity Reduce Carbon Good Corporate Governance and Greater Adoption & Utilization Industry Best Health, Safety &
& Reliability Footprint Compliance of Technology Environmental Standards
Menarik & Mempertahankan Talenta yang Tepat
Attract & Retain the Right People
Perusahaan Pilihan
bagi Karyawan
Employer of Choice
Mengembangkan & Menerapkan Budaya Perusahaan Memampukan Pertumbuhan Karyawan
Develop & Implement Company Culture Enable Our People’s Growth
Excellence, Perseverance, Integrity, Care (EPIC)
24 2024 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
Page 25
Strategi ESSA mencakup: ESSA’s Strategy includes:
1. Pelibatan Pemangku Kepentingan yang bertanggung 1. Responsible Engagement with Stakeholders.
jawab.
2. Peningkatan Kinerja Operasional melalui optimalisasi 2. Operational Performance Improvement through
kapasitas pabrik, pengurangan jejak karbon, tata kelola optimizing plant capacity, reducing carbon footprint,
perusahaan yang baik, dan pemanfaatan teknologi. good corporate governance, and leveraging technology.
3. Pengembangan Komunitas melalui program-program 3. Community Development through impactful programs,
berdampak positif, dengan memprioritaskan kesehatan, prioritizing health, safety, and best environmental
keselamatan, dan standar lingkungan terbaik. standards.
4. Menjadi Pemberi Kerja Pilihan, berfokus pada 4. Becoming the Employer of Choice, focusing on fostering
pengembangan budaya perusahaan, menarik dan company culture, attracting and retaining top talent,
mempertahankan SDM terbaik, serta mendukung and supporting employee growth.
pertumbuhan karyawan.
Prinsip inti ESSA, yaitu Excellence, Perseverance, Integrity, ESSA's core principles—Excellence, Perseverance, Integrity,
dan Care (EPIC), menjadi landasan dalam setiap langkah and Care (EPIC)—serve as the foundation for every strategic
strategisnya. step.
Skala Usaha [OJK C.3] Scale of Our Business [OJK C.3]
Uraian Satuan
2022 2023 2024
Description Unit
Jumlah Pekerja [GRI 2-7]
Number of Employees [GRI 2-7]
Pekerja Waktu Tidak orang
Tertentu (PKWTT) person 497 403 437
Permanent Employees
Pekerja Waktu Tertentu (PKWT) orang
39 55 79
Non-Permanent Employees person
Total orang
536 458 516
Total person
Volume Produksi[OJK B.1]
Production Volume[OJK B.1]
Amoniak MT
760.815 739.220 737.502
Ammonia
LPG MT
63.717 72.941 68.704
LPG
Kondensat bbt
142.550 152.354 143.710
Condensate
Pendapatan Usaha[OJK B.1]
Revenue of Business[OJK B.1]
Pendapatan Langsung Dolar AS
731.490.734 344.961.625 301.401.837
Direct Revenue US Dollar
Laba Tahun Berjalan Dolar AS
341.162.742 103.176.937 60.488.161
Profit for Year US Dollar
25
Page 26
Tentang ESSA
About ESSA
Uraian Satuan
2022 2023 2024
Description Unit
Total Kapitalisasi
Total Capitalization
Total Liabilitas Dolar AS
305.931.065 197.698.606 139.799.491
Total Liability US Dollar
Total Ekuitas Dolar AS
525.364.100 497.743.641 553.876.169
Total Equity US Dollar
Total Aset/Total Dolar AS
831.295.165 695.442.247 693.675.660
Total Asset US Dollar
Produk, Kegiatan Usaha, Rantai Nilai, Products, Business Activities,
dan Relasi Bisnis Lain [OJK C.4] [OJK F.2] [GRI 2-6] Value Chain, and Other Business
Relationships [OJK C.4] [OJK F.2] [GRI 2-6]
Pelaksanaan kegiatan Perseroan didasari oleh amanat The operations of the Company are based on the mandate
Anggaran Dasar Perseroan, melalui entitas anak, Perseroan of the Company’s Articles of Association. Through its
melakukan usaha meliputi industri bahan bakar serta produk subsidiaries, the Company engages in businesses including
yang dihasilkan dari pengolahan dan penyulingan minyak the fuel industry and products derived from oil refining and
bumi, penyediaan gas alam dan gas sintetis, pengeboran distillation, natural gas and synthetic gas supply, oil drilling,
minyak bumi, perdagangan besar bahan bakar dalam bentuk wholesale trade of solid, liquid, and gas fuels, and products
padat, cair, dan gas, serta produk yang terkait dengan related to these activities. Additionally, the Company is
kegiatan tersebut. Selain itu, Perseroan juga bergerak dalam involved in the oil refinery industry, distribution of natural
industri hasil kilang minyak bumi dan distribusi gas alam and synthetic gas, and related activities supporting oil and
serta gas sintetis, serta aktivitas pendukung terkait natural gas drilling. Disclosure of information about products,
pengeboran minyak bumi dan gas alam. Pengungkapan services, business activities, and business relationships can
informasi tentang produk, layanan, dan kegiatan usaha, be found in PT ESSA Industries Indonesia Tbk. (Persero)
serta bentuk relasi bisnis yang dijalankan dapat dilihat dalam 2024 Annual Report.
Laporan Tahunan PT ESSA Industries Indonesia Tbk. (Persero)
2024.
Produk Utama Perseroan Company's Main Products
Perseroan menghasilkan tiga produk utama yaitu: The Company produces three main products, namely:
1. LPG (Gas Petroleum Cair) 1. LPG (Liquefied Petroleum Gas)
LPG adalah gas minyak bumi yang telah dicairkan, yang LPG is a liquefied natural gas made up of a mixture of
terdiri dari campuran berbagai unsur hidrokarbon yang various hydrocarbons derived from natural gas, with
berasal dari gas alam, di mana propana (C3) dan butana propane (C3) and butane (C4) being the dominant
(C4) merupakan komponen utama yang mendominasi. components.
Proses pengolahan gas yang Perseroan lakukan The gas processing carried out by the Company involves
menunjukkan tahapan yang kompleks dan terintegrasi a complex and integrated process to transform raw gas
untuk mengubah gas mentah menjadi produk bernilai into a high-value product. Our production combines
tinggi. Produksi kami menggabungkan gas lembak dan slack gas and cambai gas, and the system can produce
gas cambai, sistem dapat menghasilkan aliran gas total a total gas flow of 192 MMSCFD. Through a series of
sebesar 192 MMSCFD. Melalui serangkaian langkah, steps, including cleaning, compression, and fractionation,
termasuk pembersihan, penekanan, dan fraksinasi, gas the initially contaminated gas is successfully purified.
yang awalnya terkontaminasi berhasil dimurnikan. Hasil The final result is condensate containing 70% propane
26 2024 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
Page 27
akhirnya adalah kondensat yang mengandung 70% and 30% butane, as well as clean gas, ready to be
propana dan 30% butana, serta gas bersih yang siap reused in the system with a flow rate of 60 MMSCFD.
digunakan kembali dalam sistem dengan aliran 60 This process not only enhances the efficiency of energy
MMSCFD. Proses ini tidak hanya meningkatkan efisiensi resource use but also produces a product that benefits
penggunaan sumber daya energi, tetapi juga menghasilkan society and industry. [OJK F.28]
produk yang berguna bagi masyarakat dan industri. [OJK
F.28]
Gambaran Umum Bisnis LPG
LPG Business Overview
Konsumsi Gas 6 MMSCFD
Gas Consumption 6 MMSCFD
Gas Lembak
37 MMSCFD
Pemampatan Ekspansi Turbo +
Simpang Y Header 66 Penyaring & Dehidrasi Pendinginan Fraksionasi
192 MMSCFD Scrubber Pressurizer & Turbo Expansion + Fractionation
MMSCFD
Dehydration Cooling
Gas Cambai
155 MMSCFD
LPG
Kondensat Kondensat 70% Propana/Propane
Condensate Condensate 30% Butana/Butane
Catatan/Note:
MMSCFD: singkatan dari million standard
cubic feet per day (satuan pengukuran).
MMSCFD stands for million standard
cubic feet per day (unit of measurement)
Lean Gas Kembali 60 MMSCFD
Lean Gas Returned 60 MMSCFD
2. Kondensat 2. Condensate
Kondensat adalah senyawa alkana yang memiliki lima Condensate is an alkane compound with five or more
karbon (C5) atau lebih, yang dihasilkan sebagai produk carbon atoms (C5), produced as a byproduct from the
sampingan dari proses penyulingan gas bumi dalam natural gas distillation process in liquid form.
bentuk cair.
Di dalam fasilitas pengolahan gas ESSA, terdapat berbagai In ESSA’s gas processing facility, there are various
proses yang kompleks yang mengubah gas mentah complex processes that convert raw gas into a final
menjadi produk akhir yang siap digunakan oleh product ready for use by the public. The process begins
masyarakat. Proses dimulai dengan masuknya gas with the entry of feed gas, which has a volume of
umpan, yang memiliki berat sekitar 66 MMSCFD, ke approximately 66 MMSCFD, into the system. This gas
dalam sistem. Gas ini kemudian melalui unit penjernihan then undergoes a purification unit to remove impurities,
untuk menghilangkan kotoran, sehingga kualitas gas improving its gas quality. Subsequently, the filtered gas
meningkat. Selanjutnya, gas yang telah disaring is conditioned in the Molecular Sieve Unit, where further
dikondisikan di Unit Molekul Sieve, di mana kontaminan contaminants are removed, ensuring that the gas to be
lebih lanjut dihilangkan, memastikan bahwa gas yang processed is very clean and suitable for the next stages.
akan diproses sangat bersih dan sesuai untuk tahap-
tahap berikutnya.
Setelah pembersihan, gas memasuki tahap kompresi, After purification, the gas enters the compression stage,
di mana tekanan gas ditingkatkan untuk mempersiapkannya where the gas pressure is increased to prepare it for
menuju proses pemisahan. Gas kemudian dipisahkan the separation process. The gas is then separated into
menjadi produk-produk seperti gas penjualan, kondensat, products such as sales gas, condensate, and LPG. The
dan LPG. Hasil dari proses ini adalah gas penjualan result of this process is 60 MMSCFD of sales gas, 500
sebanyak 60 MMSCFD, kondensat 500 BBL, dan LPG BBL of condensate, and LPG with a capacity of 190 TPD.
27
Page 28
Tentang ESSA
About ESSA
dengan kapasitas 190 TPD. Dengan begitu, fasilitas Thus, the Company’s facility plays an important role not
Perseroan hanya berperan penting dalam menghasilkan only in producing energy, but also in providing raw
energi, tetapi juga menyediakan bahan baku yang materials that are useful for various industrial sectors
berguna bagi berbagai sektor industri dan masyarakat and the wider community. This process reflects how
secara luas. Proses ini mencerminkan bagaimana modern technology enables the processing of natural
teknologi modern memungkinkan pengolahan sumber resources into beneficial products. [OJK F.28]
daya alam menjadi produk yang bermanfaat. [OJK F.28]
Proses Produksi Kondensat
Condensate Production Process
Gas Pejualan
Sales Gas Kompresor Gas Ekspander/ Kolom Penyerap
Penjualan Kompresor Turbo Absorber Column
60 MMSCFD Sales Gas Turbo Expander/
Compressor Compressor
Gas Umpan Kompresor Unit Ayakan Kompresor Sistem Pendingin (Kotak
Feed Gas Gas Umpan Molekuler Gas Umpan Beku) De-etanizer
Feed Gas Molecular Feed Gas Cooling System
60 MMSCFD Compressor Sieve Unit Compressor (Cold Box)
Propana
Propane
Kondensat
Condensate
Unit Refrigerasi De-propanizer
Refrigeration Unit
LPG: 190 TPD
EFF: 96%
Catatan/Note:
- BBL: barrel (satuan pengukuran) | barrel (unit of De-butanizer
measurement)
- TPD: tons per day (satuan pengukuran) | tons per day
(unit of measurement)
- EEF: Energy Efficiency Factor | Energy Efficiency Factor
Kondensat
Condensate
500 BBL
3. Amoniak [OJK B.1] 3. Ammonia [OJK B.1]
Amoniak adalah senyawa anorganik yang terbuat dari Ammonia is an inorganic compound made from nitrogen
unsur nitrogen dan hidrogen (NH3) yang berasal dari and hydrogen elements (NH3) derived from natural gas
pengolahan gas bumi. Produk amoniak yang dihasilkan processing. The ammonia produced by Panca Amara
oleh Panca Amara Utama (PAU) disimpan dalam bentuk Utama (PAU) is stored in liquid form in atmospheric
cair di tangki atmosfer pada suhu -33 derajat Celcius. tanks at a temperature of -33 degrees Celsius.
Proses pembuatan amoniak pada pabrik atau fasilitas The ammonia production process at the Company’s
produksi Perseroan dimulai dengan penggunaan gas refinery begins with the use of natural gas as the primary
alam sebagai bahan baku utama. Gas ini pertama-tama raw material. This gas first undergoes several important
menjalani beberapa tahap penting untuk memastikan stages to ensure its purity. The process starts with the
kemurniannya. Proses dimulai dengan penghilangan removal of mercury and sulfur, which could interfere
merkuri dan sulfur, yang dapat mengganggu reaksi kimia with subsequent chemical reactions. After desulfurization,
selanjutnya. Setelah melalui tahap desulfurisasi, gas the gas is heated in primary and secondary reformers,
dipanaskan di reformer primer dan sekunder, di mana where the gas structure is altered to improve efficiency.
struktur gas diubah untuk meningkatkan efisiensi. Pada At this stage, the hot gas is then transferred through a
28 2024 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
Page 29
tahap ini, gas yang panas kemudian dipindahkan melalui heat exchanger to maintain its temperature for the next
penukar panas agar suhunya terjaga untuk reaksi reaction.
berikutnya.
Setelah proses reformasi, gas mengalami reaksi After the reforming process, the gas undergoes a carbon
pengerasan karbon monoksida (CO) untuk mengubahnya monoxide (CO) hardening reaction to convert it into
menjadi karbon dioksida (CO₂). Tahap penting berikutnya carbon dioxide (CO₂). The next crucial stage is the
adalah penghilangan CO₂ serta proses metanasi, di removal of CO₂ and the methanation process, where
mana gas yang tersisa dibersihkan lebih lanjut. Setelah the remaining gas is further purified. Once the gas
gas mencapai kemurnian yang tepat, gas tersebut reaches the correct purity, it is synthesized into ammonia
disintesis menjadi amoniak melalui reaksi pada tekanan through a reaction under high pressure and temperature.
dan suhu tinggi. Produk akhir, amoniak yang dihasilkan, The final product, ammonia, is then stored for use in
kemudian disimpan untuk digunakan dalam berbagai various applications, ranging from fertilizers to other
aplikasi, mulai dari pupuk hingga bahan kimia lainnya. chemicals. This process illustrates the complexity of the
Proses ini menunjukkan betapa kompleksnya industri chemical industry in transforming natural resources into
kimia dalam mengubah sumber daya alam menjadi products that benefit society. [OJK F.28]
produk yang bermanfaat bagi masyarakat. [OJK F.28]
Proses Pembuatan Amoniak
Ammonia Manufacturing Process
Gas Alam Umpan
Natural Gas Feed Penghapusan Merkuri
Mercury Removal
Unit Air Pendingin Air Laut
(Sekali lewat)
Desulfurisasi Sea Water Cooling Water
Desulphurization Unit (Once Through)
Umpan
Feed
Bahan Bakar Uap Tekanan Sedang
Reformer Primer
Fuel Ketel Uap Medium Pressure Steam Unit Air Pendingin Bersih
Primary Reformer
Boiler (Loop Tertutup)
Sweet Cooling Water Unit
(Closed Loop)
Bahan Bakar Tenaga Listrik
Fuel Generator Mesin Gas Electric Power Reformer Sekunder
Gas Engine Generator
Secondary Reformer
Unit Udara Instrumen
Air Laut Instrument Air Unit
Sea Water Sea Water Reverse
Osmosis (SWRO)
Reformer Penukar
Reformer Exchanger Unit Udara Pabrik
Plant Air Unit
Brackish Water
Reverse Osmosis
(BWRO) Penggeseran CO Unit Gas Inert
Kondensat Uap CO Shift Inert Gas Unit
Steam Condensate
Kondensat Proses
Unit Penggosok
Process Condensate
Polisher Unit Penghapusan CO2 CO²
Polished Water
CO2 Removal
(Boiled Feed Water)
Air yang Dipoles
(Air Umpan Rebus)
Sistem Blow Down
Air Minum/Potable Water Metanasi Blow Down System
Methanation
Air Kebakaran/Fire Water
Sistem Flare
Air Layanan/Service Water Flare System
Pengeringan
Minyak Diesel Tenaga Listrik Drying
Diesel Oil Generator Darurat Electric Power
Emergency Generator
Pembersih
Purifier
Produk Amoniak
Kapasitas Terpasang 1.900
MTPD Desain 2.090 MTPD
Sintesis Amoniak Penyimpanan Amoniak
Ammonia Synthesis Ammonia Storage
Ammonia Product
Name Plate 1.900 MTPD
Design 2.090 MTPD
29
Page 30
Tentang ESSA
About ESSA
ESSA berkomitmen untuk mendukung strategi Pemerintah ESSA is committed to supporting the Indonesian government's
Indonesia dalam memenuhi kebutuhan energi nasional serta strategy in meeting national energy needs and promoting
mendorong pemerataan akses energi. Selaras dengan equitable energy access. In line with applicable regulations,
regulasi yang berlaku, produk LPG dan kondensat kami our LPG and condensate are exclusively distributed to
didistribusikan secara eksklusif kepada Badan Usaha Milik state-owned enterprises, namely PT Pertamina Patra Niaga
Negara, yaitu PT Pertamina Patra Niaga dan PT Pertamina and PT Pertamina EP, to ensure a stable and widespread
EP, guna memastikan ketersediaan energi yang merata di energy supply across the country. Meanwhile, ammonia is
seluruh negeri. Sementara itu, produk amoniak kami focused on the export market as domestic demand has
difokuskan untuk pasar ekspor, karena telah terpenuhinya already been met. [OJK F.17]
kebutuhan di pasar domestik. [OJK F.17]
Kami tidak melakukan penarikan produk, mengingat setiap We ensure that every distributed product meets the highest
produk telah dipastikan memenuhi standar kualitas tertinggi quality standards, eliminating the need for product recalls.
sebelum didistribusikan. Seluruh produk kami, termasuk All our LPG, condensate, and ammonia undergo rigorous
LPG, kondensat, dan amoniak, melewati serangkaian testing, including laboratory analyses, to guarantee the
pengujian kualitas yang ketat, termasuk uji laboratorium, best specifications for our customers. Our commitment to
guna memastikan standar mutu yang optimal bagi pelanggan. quality control ensures that only products meeting optimal
Komitmen kami terhadap kontrol kualitas menjamin bahwa standards are delivered to the customer. [OJK F.29]
hanya produk dengan spesifikasi terbaik yang disalurkan
ke pelanggan. [OJK F.29]
Daftar Anak Perusahaan List of Subsidiaries
Nama Alamat Bisnis
Name Address Business
PT Ogspiras Basya Pratama DBS Bank Tower 18th Floor Ciputra World 1 Dormant
Jakarta, Jl. Prof. Dr. Satrio Kav. 3-5 Jakarta Dormant
12940, Indonesia
PT Panca Amara Utama DBS Bank Tower 18th Floor Ciputra World 1 Amoniak
Jakarta, Jl. Prof. Dr. Satrio Kav. 3-5 Jakarta Ammonia
12940, Indonesia
PT ESSA Chemicals Indonesia (d.h. PT DBS Bank Tower 18th Floor Ciputra World 1 Dormant
Sepchem) Jakarta, Jl. Prof. Dr. Satrio Kav. 3-5 Jakarta Dormant
12940, Indonesia
PT ESSA Sustainable Indonesia (ESI) DBS Bank Tower 18th Floor Ciputra World 1 Bahan Bakar Penerbangan
Jakarta, Jl. Prof. Dr. Satrio Kav. 3-5 Jakarta Berkelanjutan (SAF)
12940, Indonesia Sustainable Aviation Fuel (SAF)
PT ESSA SAF Makmur (ESM) DBS Bank Tower 18th Floor Ciputra World 1 Bahan Bakar Penerbangan
Jakarta, Jl. Prof. Dr. Satrio Kav. 3-5 Jakarta Berkelanjutan (SAF)
12940, Indonesia Sustainable Aviation Fuel (SAF)
30 2024 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
Page 31
Para Pekerja [GRI 2-7] [GRI 2-8] Workers [GRI 2-7] [GRI 2-8]
Pengungkapan informasi mengenai pekerja, baik karyawan Disclosure of information about workers, both ESSA
ESSA maupun bukan karyawan ESSA, disampaikan pada employees and non-employees, is provided in the Human
bahasan Pengelolaan Sumber Daya Manusia. Resource Management section.
31
Page 32
Tentang ESSA
About ESSA
Sertifikasi, Penghargaan, dan Keanggotaan dalam Asosiasi
Certifications, Awards, and Memberships in Associations
Sertifikasi [OJK C.5] Certifications [OJK C.5]
Komitmen Perseroan dalam melaksanakan tata kelola usaha The Company's commitment to implementing sustainable
yang berkelanjutan ditandai dengan sejumlah upaya untuk business governance is marked by efforts to obtain
mendapatkan sertifikasi pada aktivitas bisnis. Pada tahun certifications for its business activities. In 2024, we recorded
2024, Kami mencatatkan sertifikat dan sertifikasi atas proses certifications for business processes that were enhanced
bisnis yang disempurnakan sejalan dengan komitmen in line with the Company's commitment to green energy
produksi energi hijau oleh Perseroan. production.
OSHA 1910.119. PSM System, adalah bagian dari Occupational
Safety and Health Administration (OSHA) yang berkaitan
dengan pengendalian bahan berbahaya dalam industri.
Lebih spesifiknya, standar ini mengatur "Process Safety
Management of Highly Hazardous Chemicals" atau
Manajemen Keamanan Proses untuk Bahan Kimia Berbahaya
Tinggi.
OSHA 1910.119. PSM System is part of the Occupational
Safety and Health Administration (OSHA) regulations
concerning the control of hazardous substances in
industries. More specifically, this standard governs the
"Process Safety Management of Highly Hazardous
Chemicals," focusing on the management of process
safety for highly hazardous chemicals.
Sertifikat Sistem Manajemen Lingkungan ISO 14001:2015
SIK3, Sistem Informasi Kesehatan dan Keselamatan
yang diberikan kepada PT ESSA Industries Indonesia
Kerja, adalah suatu sistem yang dirancang untuk
Tbk oleh TÜV NORD Indonesia untuk Kategori Pemurnian
mendukung pengelolaan kesehatan dan keselamatan
dan Pengolahan Gas Bumi.
kerja di suatu organisasi atau perusahaan.
ISO 14001:2015 Environmental Management System
SIK3, Occupational Health and Safety Information
Certification awarded to PT ESSA Industries Indonesia
System, is a system designed to support the management
Tbk by TÜV NORD Indonesia for the category of Natural
of health and safety in an organization or company.
Gas Purification and Processing.
Sertifikat dari PERTAMINA sebagai Peserta UJI BANDING Sertifikat Akreditasi Laboratorium Pengujian berdasarkan
LPG Tahun 2024. SNI ISO/IEC 17025-2017.
Certificate from PERTAMINA as a Participant in the Accreditation Certificate for Testing Laboratory based
LPG Proficiency Test for 2024. on SNI ISO/IEC 17025:2017.
32 2024 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
Page 33
Penghargaan Appreciation
Penghargaan “20 Top Companies to Watch in 2024” Penghargaan “Patra Nirbhaya Karya Pratama” dari
dari Bloomberg Technoz, berdasarkan prospek bisnis, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM)
kinerja solid dan rencana inovatif untuk Proyek Amoniak sebanyak 5.890.471 jam kerja tanpa Lost Time Injury
Biru. (LTI) sejak 1 Juli 2007 – 30 April 2024.
"20 Top Companies to Watch in 2024" Award from "Patra Nirbhaya Karya Pratama" Award from the
Bloomberg Technoz, based on business prospects, Ministry of Energy and Mineral Resources (ESDM) for
solid performance, and innovative plans for the Blue achieving 5,890,471 work hours without Lost Time
Ammonia Project. Injury (LTI) from July 1, 2007 – April 30, 2024.
Penghargaan “Platinum Award for Energy Efficiency Penghargaan “Zero Accident Award” dari Kementerian
Innovation at 2024 ENSIA” dari PT Sucofindo didukung Tenaga Kerja RI selama 6 tahun berturut-turut untuk
oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. bisnis LPG.
“Platinum Award for Energy Efficiency Innovation at Zero Accident Award" from the Ministry of Manpower
2024 ENSIA” from PT Sucofindo supported by the of the Republic of Indonesia for 6 consecutive years
Ministry of Environment and Forestry. in the LPG business.
Penghargaan “Patra Nirbhaya Karya Pratama” dari Perhargaan dari Bupati Banggai untuk Upaya
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Pemberdayaan Masyarakat dalam Aspek Pendidikan
Republik Indonesia selama 9 tahun berturut-turut untuk Melalui Peningkatan Pendidikan Kualitas Anak Usia
bisnis amoniak. Dini (PAUD) di Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah.
Patra Nirbhaya Karya Pratama" Award from the Ministry Award from the Regent of Banggai for Community
of Energy and Mineral Resources (ESDM) of the Republic Empowerment Efforts in the Aspect of Education
of Indonesia for 9 consecutive years in the ammonia Through Early Childhood Education (PAUD) Quality
business. Improvement in Banggai Regency, Central Sulawesi.
33
Page 34
Tentang ESSA
About ESSA
Perhargaan dari Bupati Banggai untuk Program Penghargaan dari Asosiasi Dinas Kesehatan Provinsi
Pemberdayaan Ekonomi melalui sektor Pertanian di Sumatera Barat atas kontribusi pada Penanggulangan
Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah. AIDS-Tuberkulosis-Malaria/ATM Tahun 2024.
Award from the Regent of Banggai for Economic Award from the Health Service Association of West
Empowerment Programs through the Agriculture Sector Sumatra Province for contributions to the AIDS-
in Banggai Regency, Central Sulawesi. Tuberculosis-Malaria (ATM) Control in 2024.
Penghargaan dari Indonesia Corporate Sustainability Award 2024 atas “Best Practices Biodiversity Conservation
Maleo Bird” di Banggai, Sulawesi Tengah.
Award from the Indonesia Corporate Sustainability Award 2024 for "Best Practices in Biodiversity Conservation of
the Maleo Bird" in Banggai, Central Sulawesi.
Penghargaan Gold PROPER Award, sebuah apresiasi Penghargaan Green Leadership Madya, yang diberikan
tertinggi dari Kementerian Lingkungan Hidup dan kepada Kanishk Laroya, Presiden Direktur & CEO PT
Kehutanan Republik Indonesia atas kinerja lingkungan ESSA Industries Indonesia Tbk., sebagai bentuk
yang luar biasa. Penghargaan ini mencerminkan dedikasi pengakuan atas kepemimpinan dalam menerapkan
perusahaan dalam menerapkan praktik bisnis prinsip keberlanjutan dan inovasi ramah lingkungan
berkelanjutan, inovasi hijau, serta tanggung jawab dalam operasional perusahaan. Penghargaan ini
sosial dan lingkungan, sejalan dengan komitmen ESSA mencerminkan komitmen ESSA dalam mengintegrasikan
untuk menciptakan industri yang lebih hijau dan aspek lingkungan ke dalam strategi bisnisnya, sejalan
berkelanjutan. dengan visi perusahaan untuk menuju industri yang
lebih hijau dan berkelanjutan.
The Gold PROPER Award is the highest recognition
from the Ministry of Environment and Forestry of the The Green Leadership Madya award was presented
Republic of Indonesia for outstanding environmental to Kanishk Laroya, President Director & CEO of PT
performance. This award reflects the company's ESSA Industries Indonesia Tbk., in recognition of his
dedication to implementing sustainable business leadership in implementing sustainability principles
practices, green innovation, and social and environmental and eco-friendly innovations in the company's
responsibility, in line with ESSA's commitment to fostering operations. This award reflects ESSA's commitment
a greener and more sustainable industry. to integrating environmental aspects into its business
strategy, in line with the company's vision of fostering
a greener and more sustainable industry.
34 2024 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
Page 35
Keanggotaan Asosiasi [GRI 2-28][OJK C.5] Membership of Associations [GRI 2-28][OJK C.5]
Kami berkomitmen untuk turut berkontribusi pada kebijakan We are committed to contributing to public policies set by
publik yang ditetapkan pemerintah dengan berperan aktif the government by actively becoming members of
menjadi anggota asosiasi yang akan memperkuat praktik associations that will strengthen good governance practices
tata kelola yang baik dan isu keberlanjutan yang relevan. and relevant sustainability issues.
Anggota Indonesia Corporate Secretary
Anggota Asosiasi Emiten Indonesia (AEI).
Association (ICSA).
Member of the Indonesian Stock Issuers
Member of the Indonesia Corporate Secretary
Association (AEI).
Association (ICSA).
Anggota Perkumpulan Penasihat Hukum Internal
Perusahaan (ICCA).
Member of The Indonesian Corporate Counsel
Association.
35
Page 36
Tentang ESSA
About ESSA
Jejak Langkah Perusahaan
Company's Milestone
Groundbreaking
Terdaftar di Bursa Pabrik Amoniak
Memulai produksi
Efek Indonesia (kode PAU oleh Presiden
komersial LPG dan
saham: ESSA). Joko Widodo).
kondensat.
Listed on the Groundbreaking of
Commenced commercial
Indonesia Stock PAU Ammonia Plant
production of LPG and
Exchange (stock code: by President Joko
condensate.
ESSA). Widodo.
2007 2012 2015
2006 2011 2014
Pendirian PT ESSA Akuisisi 60% saham Kapasitas LPG
Industries PT Panca Amara meningkat dari 120 TPD
Indonesia Tbk. Utama (PAU). menjadi 174 TPD.
(dahulu PT Surya Acquisition of 60% Increased LPG capacity
Esa Perkasa Tbk.). shares in PT Panca from 120 TPD to 174 TPD.
Establishment of PT Amara Utama (PAU).
ESSA Industries
Indonesia Tbk.
(formerly PT Surya
Esa Perkasa Tbk.)
36 2024 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
Page 37
• ESSA membagikan
dividen tiga tahun
berturut-turut.
• Pendirian anak usaha PT
Penandatanganan MoU
ESSA SAF Makmur yang
dengan JGC untuk
bergerak di bidang
pengembangan teknologi Sustainable Aviation Fuel
Produksi amoniak secara biru di Pabrik Amoniak. (SAF).
komersial dengan ESSA membagikan dividen • ESSA paid dividends for
kapasitas lebih dari 2.200 pertama. three consecutive years.
TPD. Signing MoU with JGC for • Establishment of a
Commercial production of blue technology subsidiary of PT ESSA SAF
ammonia with a capacity of development at the Makmur which is engaged
over 2,200 TPD. Ammonia Plant. ESSA paid in Sustainable Aviation
its first dividend. Fuel (SAF).
2018 2022 2024
2017 2021 2023
Memperingati 10 Refinancing Dividen tertinggi
tahun operasional pinjaman IFC dan dibagikan. Akuisisi
kilang LPG dan 5 rebranding grup. tambahan 10%
tahun pencatatan Refinanced IFC loan bisnis amoniak
saham di BEI. and rebranded the diselesaikan.
Celebrating 10 years group. Paid highest-ever
of LPG refinery dividend. Completed
operations and 5 acquisition of an
years of stock listing additional 10% of
on the IDX. the ammonia
business.
37
Page 38
Tentang ESSA
About ESSA
Peristiwa Penting Sepanjang Tahun 2024
Key Events in 2024
Februari 2024 | February 2024
Proyek Amoniak Biru: Studi kelayakan tahap 2 untuk mendukung
inisiatif dekarbonisasi.
Blue Ammonia Project: Stage 2 feasibility study to support
decarbonization initiatives.
Aspek Keberlanjutan | Sustainability Aspect
Lingkungan dan Tata Kelola | Environment and Governance
Mei 2024 | May 2024
PT ESSA Industries Indonesia Tbk. menginformasikan bahwa
Pabrik Amoniak Banggai (BAP), yang dioperasikan oleh anak
perusahaan PT Panca Amara Utama, akan melakukan penutupan
pabrik terjadwal selama lebih dari satu minggu mulai 27 Mei
2024. Penutupan ini merupakan bagian dari pemeliharaan
terjadwal untuk menjaga standar operasional berkelanjutan
yang optimal, meskipun berdampak pada penurunan produksi
amoniak. BAP dikenal sebagai pabrik amoniak paling efisien
secara global dan kegiatan ini penting untuk mempertahankan
keandalan dan keunggulan operasionalnya.
PT ESSA Industries Indonesia Tbk. announced that the Banggai
Ammonia Plant (BAP), operated by its subsidiary PT Panca
Amara Utama, will undergo a scheduled shutdown for more
than one week starting on May 27, 2024. This shutdown is part
of planned maintenance to maintain optimal sustainable
operational standards, although it will lead to a reduction in
ammonia production. BAP is known as the most efficient
ammonia plant globally, and this activity is crucial for maintaining
its reliability and operational excellence.
Aspek Keberlanjutan | Sustainability Aspect
Lingkungan dan Tata Kelola | Environment and Governance
38 2024 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
Page 39
Juni 2024 | June 2024
ESSA memaparkan inisiatif konservasi Satwa Endemik Maleo
dalam Sharing Session bersama PRZT-BRIN.
ESSA presents the Maleo Endemic Wildlife Conservation initiative
in a Sharing Session with PRZT-BRIN.
Aspek Keberlanjutan | Sustainability Aspect
Lingkungan | Environment
Agustus 2024 | August 2024
PAU memulai ekspor perdana arang BUMDes Uling sebagai
tolok ukur pembangunan daerah.
PAU initiates the first export of BUMDes Uling charcoal as a
benchmark for regional development.
Aspek Keberlanjutan | Sustainability Aspect
Sosial | Social
Desember 2024 | December 2024
PT ESSA Industries Indonesia Tbk. mengumumkan langkahnya
untuk memproduksi Bahan Bakar Penerbangan Berkelanjutan
(SAF) melalui anak perusahaan barunya, PT ESSA Sustainable
Indonesia (ESI) dan PT ESSA SAF Makmur (ESM). Langkah ini
mendukung komitmen ESSA dalam mendorong solusi energi
bersih di Indonesia.[OJK C.6]
ESM akan membangun fasilitas produksi di Jawa Tengah dengan
kapasitas produksi ±150.000 MT per tahun, yang diharapkan
mulai beroperasi komersial antara Q4 2027 dan Q1 2028. ESSA
bertujuan menjadi salah satu produsen SAF pertama yang
mendapatkan sertifikasi ISCC CORSIA di Indonesia.
PT ESSA Industries Indonesia Tbk. announced its move to produce
Sustainable Aviation Fuel (SAF) through its newly established
subsidiaries, PT ESSA Sustainable Indonesia (ESI) and PT ESSA
SAF Makmur (ESM). This initiative supports ESSA’s commitment
to driving clean energy solutions in Indonesia.[OJK C.6]
ESM will build a production facility in Central Java with an annual
production capacity of approximately 150,000 MT, expected to
begin commercial operations between Q4 2027 and Q1 2028.
ESSA aims to be one of the first SAF producers in Indonesia to
receive ISCC CORSIA certification.
Aspek Keberlanjutan | Sustainability Aspect
Lingkungan dan Tata Kelola | Environment and Governance
39
Page 40
Tentang ESSA
About ESSA
Desember 2024 | December 2024
ESSA meraih Gold PROPER Award dan Green Leadership
Madya 2024 dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan
RI, menegaskan komitmennya dalam praktik bisnis berkelanjutan
dan inovasi ramah lingkungan. Gold PROPER Award mencerminkan
pencapaian ESSA dalam pengelolaan lingkungan dan tanggung
jawab sosial, sementara Green Leadership Madya 2024, yang
diberikan kepada Kanishk Laroya, Presiden Direktur & CEO PT
ESSA Industries Indonesia Tbk, mengakui perannya dalam
memimpin strategi keberlanjutan perusahaan. Penghargaan ini
memperkuat visi ESSA dalam mendorong industri yang lebih
hijau dan berkelanjutan.
ESSA has received the Gold PROPER Award and Green
Leadership Madya 2024 from the Indonesian Ministry of
Environment and Forestry, reaffirming its commitment to
sustainable business practices and eco-friendly innovation.
The Gold PROPER Award reflects ESSA’s achievements in
environmental management and social responsibility, while
the Green Leadership Madya 2024, awarded to Kanishk Laroya,
President Director & CEO of PT ESSA Industries Indonesia Tbk.,
recognizes his role in leading the company’s sustainability
strategy. These accolades further strengthen ESSA’s vision of
promoting a greener and more sustainable industry.
Aspek Keberlanjutan | Sustainability Aspect
Lingkungan dan Tata Kelola | Environment and Governance
40 2024 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
Page 41
TATA KELOLA
PERUSAHAAN
YANG BAIK
Good Corporate Governance
Page 42
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance
Prinsip dan Struktur Tata Kelola ESSA [GRI 2-9]
Principles and Governance Structure of ESSA [GRI 2-9]
Kode Etik Code of Ethics
Etika merupakan fondasi bagi Perseroan, manajemen, dan Ethics form the foundation for the Company, management,
seluruh karyawan dalam menjalankan tugas serta tanggung and all employees in carrying out their duties and
jawab, sekaligus menjaga integritas dan profesionalisme di responsibilities, while maintaining integrity and professionalism
tempat kerja. Pedoman Perilaku berperan sebagai panduan in the workplace. The Code of Conduct serves as a guide
bagi seluruh elemen Perseroan, termasuk Dewan Komisaris, for all elements of the Company, including the Board of
Direksi, manajemen, dan karyawan, untuk melaksanakan Commissioners, Directors, management, and employees,
kegiatan bisnis sesuai dengan nilai-nilai perusahaan dalam to conduct business activities in accordance with the
mencapai visi dan menjalankan misi Perseroan. company’s values in achieving its vision and executing its
mission.
Etika Bisnis menjadi pedoman utama dalam pelaksanaan Business ethics are the primary guidelines in the execution
kegiatan usaha Perseroan. Kami memastikan seluruh of the Company’s business activities. We ensure that all
aktivitas bisnis dilakukan secara etis dan bertujuan untuk business activities are carried out ethically and aim to create
meningkatkan nilai bagi Pemegang Saham dan Pemangku value for Shareholders and Stakeholders. This approach
Kepentingan. Pendekatan ini senantiasa dijalankan dengan is consistently carried out in compliance with applicable
mematuhi peraturan perundangan yang berlaku serta laws and regulations while considering the interests of
memperhatikan kepentingan berbagai pemangku various stakeholders, both internal and external. These
kepentingan, baik internal maupun eksternal. Etika bisnis business ethics also form the basis of policies, strategies,
ini juga melandasi kebijakan, strategi, dan pola hubungan and relationship patterns with stakeholders within the
dengan pemangku kepentingan pada konteks tata kelola context of sustainable governance.
keberlanjutan.
Sebagai bagian dari implementasi Etika Bisnis, Perseroan As part of the implementation of Business Ethics, the Company
menerapkan Kode Etik yang berfungsi sebagai panduan applies a Code of Ethics that serves as a guide in building
dalam membangun hubungan profesional dengan pihak professional relationships with internal parties, external
internal, mitra eksternal, serta masyarakat luas. Kode Etik partners, and the broader community. This Code of Ethics
ini menjadi pedoman dalam pengelolaan komunikasi publik serves as a guideline for managing public communication
untuk memastikan keterbukaan dan akuntabilitas informasi. to ensure transparency and accountability of information.
Lebih dari itu, budaya perusahaan ditopang oleh tata nilai Furthermore, the company culture is supported by strong
yang kuat, yaitu kinerja yang terpercaya, integritas tinggi, values: reliable performance, high integrity, creativity, and
kreativitas, dan inovasi berkelanjutan. Perseroan juga continuous innovation. The Company also instills a spirit of
menanamkan semangat kekeluargaan dalam lingkungan family in the workplace, creating an environment that
kerja, menciptakan suasana yang mendukung kolaborasi, supports collaboration, sustainability, and collective growth.
keberlanjutan, dan pertumbuhan bersama. Kombinasi nilai- This combination of values is the main foundation for carrying
nilai ini menjadi pondasi utama dalam menjalankan misi dan out the mission and achieving the company’s sustainability
mencapai visi keberlanjutan perusahaan. vision.
42 2024 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
Page 43
Pokok-Pokok Kode Etik Key Points of the Code of Ethics
Kode Etik Perseroan berfungsi sebagai pedoman dalam The Company’s Code of Ethics serves as a guide to conducting
menjalankan kegiatan usaha secara etis dan profesional, business activities ethically and professionally, covering
mencakup hubungan dengan berbagai pemangku relationships with various stakeholders, including:
kepentingan, antara lain:
01 Karyawan: Menciptakan lingkungan kerja yang aman, inklusif, dan menghargai hak serta kewajiban setiap
individu.
Employees: Creating a safe, inclusive work environment that respects the rights and duties of every
individual.
02 Pelanggan: Memberikan layanan dan produk berkualitas tinggi dengan mengutamakan kepuasan dan
kepercayaan pelanggan.
Customers: Providing high-quality services and products, prioritizing customer satisfaction and trust.
03 Pemasok: Menjalin hubungan kemitraan yang transparan dan adil, berdasarkan prinsip saling menguntungkan.
Suppliers: Building transparent and fair partnership relationships based on mutually beneficial principles.
04 Kreditur: Memenuhi kewajiban finansial dengan tepat waktu dan menjaga kepercayaan yang diberikan.
Creditors: Fulfilling financial obligations on time and maintaining the trust given.
05 Pemerintah: Mematuhi semua peraturan dan ketentuan hukum yang berlaku, serta mendukung program-
program pemerintah yang relevan.
Government: Complying with all applicable laws and regulations, as well as supporting relevant government
programs.
06 Masyarakat: Berkontribusi secara positif terhadap pembangunan sosial dan lingkungan sekitar melalui
program tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR).
Community: Contributing positively to social and environmental development through corporate social
responsibility (CSR) programs.
07 Pemegang Saham: Mengelola perusahaan secara akuntabel dan transparan untuk menciptakan nilai yang
berkelanjutan.
Shareholders: Managing the company accountably and transparently to create sustainable value.
06 Media: Menjalin hubungan yang terbuka dan profesional untuk mendukung penyebaran informasi yang
akurat dan terpercaya.
Media: Establishing open and professional relationships to support the dissemination of accurate and
reliable information.
07 Kompetitor: Bersaing secara sehat dengan tetap mematuhi prinsip-prinsip etika bisnis.
Competitors: Competing in a fair manner while adhering to business ethics principles.
43
Page 44
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance
Sosialisasi Kode Etik Socialization of the Code of Ethics
Perseroan berkomitmen untuk meningkatkan pemahaman The Company is committed to enhancing understanding
dan implementasi Kode Etik melalui kegiatan sosialisasi and implementation of the Code of Ethics through planned
yang terencana dan berkelanjutan. Upaya ini dilakukan and continuous socialization activities. These efforts are
dengan berbagai cara, antara lain: carried out in various ways, including:
Distribusi Materi Kode Etik: Komunikasi Internal:
Pelatihan dan Workshop:
Membagikan buku panduan, Menggunakan saluran
Mengadakan sesi pelatihan
khusus bagi karyawan, Direksi, poster, atau modul digital terkait komunikasi internal, seperti
dan Dewan Komisaris untuk Kode Etik kepada seluruh email, papan pengumuman, atau
memperdalam pemahaman karyawan dan entitas anak portal intranet, untuk
mereka tentang Kode Etik. perusahaan. menyampaikan informasi tentang
Kode Etik secara berkala.
Training and Workshops: Distribution of Code of Ethics
Organizing special training Materials: Distributing Internal Communication: Using
sessions for employees, guidebooks, posters, or digital internal communication
Directors, and the Board of
modules related to the Code of channels, such as email, bulletin
Commissioners to deepen their
Ethics to all employees and boards, or intranet portals, to
understanding of the Code of
Ethics. subsidiaries. periodically convey information
about the Code of Ethics.
1 2 3
4 5
Evaluasi dan Monitoring: Sanksi dan Penghargaan:
Mengintegrasikan evaluasi Menerapkan sistem sanksi bagi
penerapan Kode Etik dalam audit pelanggaran Kode Etik serta
internal dan pelaporan kepatuhan memberikan apresiasi kepada karyawan
untuk memastikan implementasi yang menunjukkan kepatuhan tinggi
yang konsisten. terhadap etika perusahaan.
Evaluation and Monitoring: Sanctions and Rewards:
Integrating the evaluation of the Applying a sanction system for violations
Code of Ethics implementation into of the Code of Ethics and providing
internal audits and compliance appreciation to employees who
reporting to ensure consistent demonstrate high compliance with the
execution. company’s ethics.
Kode Etik ini bersifat mengikat bagi seluruh elemen Perseroan, The Code of Ethics is binding for all members of the Company,
termasuk Direksi, Dewan Komisaris, manajemen, karyawan, including the Directors, Board of Commissioners, management,
serta entitas anak perusahaan. Melalui sosialisasi yang employees, and subsidiaries. Through intensive socialization,
intensif, Perseroan memastikan bahwa setiap individu the Company ensures that every individual understands
memahami dan menerapkan prinsip-prinsip etis dalam and upholds ethical principles in carrying out their duties
menjalankan tugas dan tanggung jawabnya. and responsibilities.
44 2024 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
Page 45
Landasan Tata Kelola Perusahaan Foundation of Good Corporate
yang Baik Governance
Perusahaan bertekad menjadikan tata kelola perusahaan The company is committed to making Good Corporate
yang baik atau Good Corporate Governance (GCG) sebagai Governance (GCG) a fundamental pillar in its business
pijakan utama dalam operasional bisnis. Pelaksanaan GCG operations. The implementation of GCG follows applicable
mengikuti pedoman dan standar tata kelola yang berlaku, governance guidelines and standards, emphasizing synergy
dengan menekankan sinergi serta hubungan yang solid and a solid relationship between the management and
antara fungsi pengelolaan dan pengawasan dalam struktur oversight functions within the GCG structure. The core
GCG. Prinsip-prinsip dasar GCG yang mengacu pada principles of GCG, referring to the updated Indonesian
pembaruan Pedoman Umum Tata Kelola Perusahaan Indonesia Corporate Governance Guidelines (PUGKI), include:
(PUGKI) mencakup:
1. Perilaku Etis, dengan selalu menjunjung tinggi kejujuran, 1. Ethical Behavior, by consistently upholding honesty,
menghormati semua pihak, memenuhi komitmen, menjaga respecting all parties, fulfilling commitments, maintaining
nilai-nilai moral dan kepercayaan secara berkelanjutan, moral values and trust sustainably, and considering the
serta mempertimbangkan kepentingan pemegang saham interests of shareholders and other stakeholders based
dan pemangku kepentingan lainnya berdasarkan prinsip on principles of fairness, equality, and independent
keadilan, kesetaraan, dan pengelolaan independen. management.
2. Tanggung Jawab, melalui kejelasan peran, pelaksanaan 2. Responsibility, through clear roles, task execution, and
tugas, dan pertanggungjawaban yang memastikan accountability, ensuring the effective and efficient
pengelolaan perusahaan berjalan secara efektif dan management of the company.
efisien.
3. Keterbukaan, dengan menyediakan informasi yang 3. Transparency, by providing relevant information
relevan secara transparan, baik dalam proses pengambilan transparently, both in decision-making processes and
keputusan maupun dalam komunikasi yang berkaitan in communications related to the company’s operations.
dengan operasional Perusahaan.
4. Keberlanjutan, dengan mematuhi peraturan hukum yang 4. Sustainability, by complying with applicable legal
berlaku dan berkomitmen menjalankan tanggung jawab regulations and committing to social and environmental
sosial serta lingkungan. Hal ini bertujuan untuk mendukung responsibilities. This aims to support sustainable
pembangunan berkelanjutan melalui kolaborasi bersama development through collaboration with stakeholders
pemangku kepentingan guna meningkatkan kesejahteraan to improve the well-being of society in harmony with
masyarakat secara harmonis dengan kepentingan bisnis business interests and global development goals.
dan tujuan pembangunan global.
Kepatuhan dan Komitmen Compliance and Commitment to
Pelaksanaan Perundangan sebagai Legislation as Implementation of
Implementasi Tata Kelola Perusahaan Good Corporate Governance[GRI 3-3] [GRI
yang Baik [GRI 3-3] [GRI 2-27] 2-27]
Kami memandang bahwa efektivitas penerapan GCG tercermin We believe that the effectiveness of GCG implementation
dalam keseimbangan yang harmonis antara kecukupan is reflected in the harmonious balance between adequate
struktur dan infrastruktur tata kelola. Pendekatan ini governance structure and infrastructure. This approach
memungkinkan GCG memberikan hasil yang selaras dengan allows GCG to deliver results that align with stakeholders'
harapan para pemangku kepentingan. Fondasi struktur yang expectations. The foundation of a strong structure begins
kuat dimulai dengan kepatuhan terhadap peraturan perundang- with compliance with applicable laws and regulations.
undangan yang berlaku. Informasi lengkap tentang peraturan Complete information regarding the legal regulations used
perundangan yang dijadikan landasan Perseroan, dapat as the basis for the company can be found in the 2024
dilihat pada Laporan Tahunan 2024. Annual Report.
45
Page 46
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance
Struktur dan Komposisi Tata Kelola Governance Structure and Composition
Dewan Komisaris Presiden Komisaris & Komisaris Independen
Hamid Awaluddin
Board of Commissioners President Commissioner & Independent Commissioner
Wakil Presiden Komisaris
Chander Vinod Laroya
Vice President Commissioner
Komisaris
Rahul Puri
Commissioner
Komisaris
Arif Rachmat
Commissioner
Komisaris Independen
Ida Bagus Rahmadi Supancana
Independent Commissioner
Dewan Direksi Presiden Direktur & CEO
Kanishk Laroya
Board of Directors President Director & CEO
Direktur & COO
Mukesh Agrawal
Director & COO
Direktur & CFO
Prakash Chand Bumb
Director & CFO
Direktur
Isenta
Director
46 2024 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
Page 47
Struktur Organisasi Perseroan Company Organization Structure
Corporate Finance Head
Finance & Accounting Head
Director & Taxation Manager
Chief Financial Officer (CFO)
Prakash Chand Bumb Finance Manager
Commercial Manager
Business Development & Project Head
Business Development Head - Gas
Legal Manager & Corporate Secretary
Management Audit Head
Enterprise Systems & ICT Head
President Director &
Enterprise Systems Manager
Chief Executive Officer (CEO)
Kanishk Laroya ICT Manager
Human Capital Head
PLP Plant Manager
Director &
Chief Operating Officer (COO) Sr. Strategy & Planning Manager - LPG
Mukesh Agrawal
BAP Operations & Site Head
Procurement Manager - Ammonia
Sr. Strategy & Planning Lead - Ammonia
47
Page 48
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance
Rapat Umum Pemegang Saham [GRI 2-11] General Meeting of Shareholders [GRI 2-11]
Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) merupakan forum The General Meeting of Shareholders (GMS) serves as the
utama bagi Pemegang Saham untuk mengambil keputusan main forum for Shareholders to make decisions and exercise
serta menjalankan hak mereka dalam memperoleh informasi, their rights to obtain information, express opinions, and ask
menyampaikan pendapat, dan mengajukan pertanyaan, questions, provided they align with the GMS agenda and
sepanjang sesuai dengan agenda RUPS serta ketentuan the provisions in the Articles of Association and applicable
dalam Anggaran Dasar dan peraturan perundang-undangan regulations.
yang berlaku.
Penyelenggaraan RUPS mengacu pada Anggaran Dasar The GMS is held in accordance with the company’s Articles
perusahaan serta regulasi terbaru dari OJK, termasuk POJK of Association and the latest regulations from the Financial
No. 15/POJK.04/2020 tentang Rencana dan Penyelenggaraan Services Authority (OJK), including OJK Regulation No. 15/
RUPS untuk Perusahaan Terbuka dan POJK No. 16/ POJK.04/2020 on the Plan and Implementation of GMS for
POJK.04/2020 mengenai pelaksanaan RUPS secara Public Companies and OJK Regulation No. 16/POJK.04/2020
elektronik. Regulasi ini menggantikan ketentuan sebelumnya on the implementation of GMS electronically. These
dan memberikan fleksibilitas bagi perusahaan terbuka dalam regulations replace the previous provisions and offer flexibility
menyelenggarakan RUPS, termasuk opsi partisipasi elektronik for public companies in holding GMS, including the option
melalui eASY.KSEI, terutama dalam kondisi tertentu seperti of electronic participation through eASY.KSEI, particularly
pandemi, yang membatasi kehadiran fisik Pemegang Saham. in circumstances such as a pandemic, which restrict physical
attendance by Shareholders.
Platform Digital RUPS Melalui eASY.KSEI/ Digital GMS Platform Through eASY.KSEI
Saat ini, RUPS di Perusahaan Terbuka tidak lagi terbatas Currently, GMS in Public Companies is No Longer Limited
pada kehadiran fisik. Dengan kemajuan teknologi, investor to Physical Attendance. With technological advancements,
dapat mengikuti RUPS secara daring melalui platform eASY. investors can attend the GMS online through the eASY.KSEI
KSEI, yang dikembangkan oleh PT Kustodian Sentral Efek platform, developed by PT Kustodian Sentral Efek Indonesia
Indonesia (KSEI) sejak 2020. Inisiatif ini bertujuan meningkatkan (KSEI) since 2020. This initiative aims to improve the efficiency
efisiensi penyelenggaraan RUPS oleh emiten, terutama of GMS organization by issuers, especially in facing challenges
dalam menghadapi tantangan akibat pandemi Covid-19. due to the COVID-19 pandemic.
Dilengkapi dengan fitur e-proxy dan e-voting, eASY.KSEI Carried out with e-proxy and e-voting features, eASY.KSEI
memungkinkan Pemegang Saham untuk hadir dan allows Shareholders to attend and vote from various locations
memberikan suara dari berbagai lokasi tanpa perlu hadir without needing to be physically present. Attendance
langsung. Konfirmasi kehadiran melalui platform ini confirmation through this platform ensures that voting rights
memastikan hak suara tetap dihitung secara sah, memberikan are counted legally, offering convenience to Shareholders
kemudahan bagi Pemegang Saham yang berdomisili jauh residing far from the GMS venue or wishing to attend several
48 2024 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
Page 49
dari lokasi RUPS atau ingin mengikuti beberapa RUPS yang GMS meetings that are held in close proximity in time but
berlangsung berdekatan dalam waktu tetapi berbeda tempat. at different locations.
Dewan Komisaris Board of Commissioners
Perseroan perlu memastikan adanya kontrol yang efektif The Company must ensure effective control over the operation
dalam pelaksanaan kegiatan usahanya, agar kebijakan dan of its business so that its policies and management remain
pengelolaan perusahaan tetap sesuai dengan visi, misi, aligned with its vision, mission, and defined strategies.
serta strategi yang telah ditentukan. Mengacu pada ketentuan Referring to the provisions of the UUPT and POJK 33/2014,
UUPT dan POJK 33/2014, pengawasan terhadap kebijakan oversight of the company's management policies and
pengelolaan dan operasional perusahaan secara umum, operations, both related to the Company and its business
baik terkait dengan Perseroan maupun kegiatan usahanya, activities, is the responsibility of the Board of Commissioners.
adalah tanggung jawab Dewan Komisaris. Selain tugas In addition to its supervisory role, the Board of Commissioners
pengawasan, Dewan Komisaris juga berfungsi memberikan also functions to advise the Board of Directors for the benefit
nasihat kepada Direksi untuk kepentingan Perseroan serta of the Company and to ensure that Good Corporate
memastikan bahwa praktik GCG berjalan dengan efektif. Governance (GCG) practices are effectively implemented.
Fungsi pengawasan Dewan Komisaris mencakup pengarahan, The supervisory function of the Board of Commissioners
pemantauan, dan evaluasi terhadap pelaksanaan kebijakan includes direction, monitoring, and evaluation of the
strategis Perseroan. Namun, Dewan Komisaris dilarang implementation of the Company's strategic policies. However,
terlibat dalam pengambilan keputusan yang berkaitan the Board of Commissioners is prohibited from being involved
dengan kegiatan operasional Perseroan, kecuali untuk hal- in decision-making related to the Company's operational
hal tertentu yang diatur dalam Anggaran Dasar Perseroan activities, except for matters specifically regulated in the
atau peraturan perundang-undangan yang berlaku. Oleh Company's Articles of Association or applicable laws and
karena itu, Dewan Komisaris harus menjaga independensi, regulations. Therefore, the Board of Commissioners must
dengan disertai itikad baik, kehati-hatian, dan tanggung maintain independence, coupled with good faith, prudence,
jawab penuh. and full responsibility.
Komposisi Dewan Komisaris [GRI 2-11][GRI 2-12][GRI 2-14] Board of Commissioners Composition [GRI 2-11][GRI 2-12]
[GRI 2-14]
Pencalonan dan Pemilihan Badan Tata Kelola Tertinggi Nomination and Election of the Highest Governance Body
[GRI 2-10] [GRI 2-10]
Jumlah dan komposisi anggota Dewan Komisaris ditetapkan The number and composition of the members of the Board
oleh RUPS dengan mempertimbangkan kondisi perusahaan of Commissioners are determined by the GMS, considering
serta variasi keahlian, pengetahuan, dan pengalaman the company's condition and the variety of expertise,
anggota. Rekomendasi terkait komposisi Dewan Komisaris knowledge, and experience of the members. Recommendations
disiapkan oleh Komite Nominasi dan Remunerasi perusahaan, regarding the composition of the Board of Commissioners
yang pelaksanaannya diemban oleh Dewan Komisaris. are prepared by the company's Nomination and Remuneration
Committee, which is executed by the Board of Commissioners.
Sesuai dengan Peraturan OJK No. 33 dan Piagam Dewan In accordance with OJK Regulation No. 33 and the Board
Komisaris, diharuskan bahwa setidaknya 30% dari anggota of Commissioners Charter, it is required that at least 30%
Dewan Komisaris harus berupa komisaris independen. of the members of the Board of Commissioners must be
Komisaris independen harus memenuhi kriteria berikut: independent commissioners. Independent commissioners
must meet the following criteria:
49
Page 50
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance
1. Tidak boleh bekerja atau memiliki wewenang serta 1. Must not have worked or held authority and responsibility
tanggung jawab untuk merencanakan, memimpin, for planning, leading, controlling, or overseeing the
mengendalikan, atau mengawasi kegiatan perusahaan company’s activities in the last six months.
dalam enam bulan terakhir.
2. Tidak memiliki saham perusahaan, baik secara langsung 2. Must not own shares in the company, either directly or
maupun tidak langsung. indirectly.
3. Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan perusahaan, 3. Must not have an affiliate relationship with the company,
anggota Dewan Komisaris lainnya, anggota Direksi, atau other members of the Board of Commissioners, members
Pemegang Saham utama perusahaan. of the Board of Directors, or the company’s major
Shareholders.
4. Tidak memiliki hubungan usaha, baik langsung maupun 4. Must not have any business relationship, either directly
tidak langsung, yang terkait dengan kegiatan usaha or indirectly, related to the company’s business activities.
perusahaan.
Susunan Dewan Komisaris Board of Commissioners Composition
Susunan Dewan Komisaris ditetapkan dalam RUPS, di mana The composition of the Board of Commissioners is determined
berdasarkan hasil Rapat Umum Pemegang Saham Luar in the GMS, where based on the results of the Extraordinary
Biasa (RUPSLB) tanggal 4 Oktober 2023 komposisi Dewan General Meeting of Shareholders (EGMS) held on October
Komisaris Perseroan adalah sebagai berikut: 4, 2023, the composition of the Company’s Board of
Commissioners is as follows:
Presiden Komisaris & Komisaris Independen
Hamid Awaluddin
President Commissioner & Independent Commissioner
Wakil Presiden Komisaris
Chander Vinod Laroya
Vice President Commissioner
Komisaris
Rahul Puri
Commissioner
Komisaris
Arif Rachmat
Commissioner
Komisaris Independen
Ida Bagus Rahmadi Supancana
Independent Commissioner
Konflik Kepentingan [GRI 2-15] Conflict of Interest [GRI 2-15]
Dewan Komisaris Perseroan telah menerapkan Pedoman The Company’s Board of Commissioners has implemented
dan Tata Tertib Kerja bagi Dewan Komisaris. Isi Pedoman the Guidelines and Work Regulations for the Board of
telah sesuai dengan ketentuan serta perundangan-undangan Commissioners. The content of the Guidelines complies
yang berlaku, antara lain mengatur mengenai tanggung with the applicable regulations and laws, which include
jawab dan wewenang, mekanisme rapat, penilaian dan provisions regarding responsibilities and authorities, meeting
kriteria kinerja, benturan kepentingan, serta fungsi nominasi mechanisms, performance assessment criteria, conflict of
dan remunerasi dari Dewan Komisaris. interest, and the nomination and remuneration functions
of the Board of Commissioners.
50 2024 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
Page 51
Dewan Direksi [GRI 2-11] Board of Directors [GRI 2-11]
Direksi bertanggung jawab atas pengelolaan Perseroan, The Board of Directors is responsible for managing the
dengan keputusan yang diambil secara kolektif dalam rapat Company, with decisions made collectively in Board meetings
Direksi dan pelaksanaan keputusan tersebut sesuai dengan and the implementation of those decisions in accordance
tugas dan wewenang yang telah dibagikan. Apabila anggota with the duties and powers that have been assigned. If a
Direksi mengambil tindakan di luar keputusan rapat Direksi, member of the Board of Directors takes action outside the
maka hal itu menjadi tanggung jawab pribadi anggota decision of a Board meeting, it becomes the personal
tersebut, sampai tindakan itu memperoleh persetujuan responsibility of that member until the action receives
dalam rapat Direksi. Berdasarkan UU No. 40/2007 dan POJK approval in a Board meeting. Based on Law No. 40/2007
33/2014, Direksi harus mengutamakan prinsip-prinsip seperti and POJK 33/2014, the Board of Directors must prioritize
profesionalisme, efisiensi, keterbukaan, independensi, principles such as professionalism, efficiency, transparency,
akuntabilitas, tanggung jawab, dan kewajaran dalam setiap independence, accountability, responsibility, and fairness
langkah pengelolaan yang diambil. in every management step taken.
Tugas utama Direksi adalah menciptakan nilai yang bermanfaat The main duty of the Board of Directors is to create value
bagi pemangku kepentingan dan menjaga kelangsungan for stakeholders and ensure the continuity of the Company’s
operasional Perseroan. Setiap anggota Direksi memiliki operations. Each member of the Board of Directors has
peran dan tanggung jawab yang jelas, sesuai dengan clear roles and responsibilities, in accordance with the
ketentuan dalam Anggaran Dasar dan peraturan yang Articles of Association and applicable regulations. Therefore,
berlaku. Oleh karena itu, dalam melaksanakan tanggung in carrying out its duties, the Board of Directors is expected
jawabnya, Direksi diharapkan dapat mengerahkan seluruh to dedicate all of its efforts, thoughts, and attention to
tenaga, pemikiran, dan perhatian yang dimiliki untuk mencapai achieve the Company’s goals and objectives.
tujuan dan sasaran Perseroan.
51
Page 52
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance
Susunan Direksi Composition of the Board of Directors
Susunan Direksi ditetapkan dalam Pemegang Saham, di The composition of the Board of Directors is determined at
mana berdasarkan hasil RUPSLB tanggal 4 Oktober 2023 the Shareholders' Meeting, where based on the EGMS held
komposisi Direksi Perseroan adalah sebagai berikut: on October 4, 2023, the composition of the Company’s
Board of Directors is as follows:
Presiden Direktur & CEO
Kanishk Laroya
President of Director & CEO
Direktur & COO
Mukesh Agrawa
Director & COO
Direktur & CFO
Prakash Chand Bumb
Director & CFO
Direktur
Isenta
Director
Perseroan telah menyusun dan menerapkan Pedoman serta The Company has established and implemented Guidelines
Tata Tertib Kerja untuk Direksi. Pedoman tersebut telah and Code of Conduct for the Board of Directors. These
disesuaikan dengan peraturan dan undang-undang yang guidelines have been adjusted to comply with applicable
berlaku, dan mencakup berbagai aspek, antara lain tanggung laws and regulations, covering various aspects, including
jawab dan wewenang Direksi, mekanisme rapat, kriteria the responsibilities and authorities of the Board of Directors,
serta penilaian kinerja, serta pengelolaan benturan meeting mechanisms, performance criteria and evaluations,
kepentingan. as well as the management of conflicts of interest.
Keberagaman Direksi Diversity of the Board of Directors
Prinsip keberagaman anggota Direksi Perusahaan yang The principles of diversity applied to the members of the
diterapkan antara lain adalah: Board of Directors include:
1. Direksi terdiri dari 1 (satu) orang Presiden Direktur 1. The Board of Directors consists of 1 (one) President
sekaligus sebagai CEO, 1 (satu) orang Direktur sekaligus Director who also serves as the CEO, 1 (one) Director
sebagai COO, 1 (satu) orang Direktur sekaligus sebagai who also serves as the COO, 1 (one) Director who also
CFO, dan 1 (orang) orang Direktur lainnya yang diangkat serves as the CFO, and 1 (one) other Director appointed
oleh Pemegang Saham melalui RUPS. by the Shareholders through the GMS.
2. Dari aspek usia, anggota Direksi memiliki rentang usia 2. In terms of age, the members of the Board of Directors
antara 36-60 tahun. range from 36 to 60 years old.
3. Latar belakang pendidikan anggota Direksi cukup 3. The educational background of the members of the
beragam yakni bidang keuangan, kewirausahaan, Board of Directors is diverse, covering finance,
teknologi, dan akuntansi. entrepreneurship, technology, and accounting.
4. Latar belakang pengalaman pekerjaan yang cukup 4. The members of the Board of Directors have a wide
beragam antara lain seperti bidang hubungan investor, range of work experience, including fields such as
pengembangan bisnis, teknik, keuangan, perbankan, investor relations, business development, engineering,
dan investasi. finance, banking, and investment.
52 2024 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
Page 53
Pengelolaan Dampak dan Risiko terkait Keberlanjutan
[GRI 2-22][OJK A.1] [OJK E.5]
Sustainability Impact and Risk Management [GRI 2-22][OJK A.1] [OJK E.5]
Dampak keberlanjutan perseroan mencakup aspek The sustainability impact of the company encompasses
lingkungan, sosial, dan tata kelola. Sejalan dengan komitmen environmental, social, and governance aspects. In line with
pelaksanaan operasi berkelanjutan dalam upaya menghasilkan our commitment to sustainable operations aimed at producing
energi hijau, kami secara aktif mengidentifikasi tantangan green energy, we actively identify sustainability challenges
keberlanjutan sehingga Perseroan mampu mengidentifikasi so that the company can identify appropriate initiatives.
inisiatif yang sesuai.
Tabel Risiko Keberlanjutan
Sustainability Risk Table
Inisiatif yang dilakukan
Isu Utama Tantangan Pengaruh terhadap Perseroan Perseroan
Key Issues Challenges Impacts to the Company Initiatives undertaken by the
Companies
Lingkungan Operasi pengelolaan sumber Dampak negatif terhadap Kami memastikan upaya
daya energi mewajibkan kami lingkungan yang gagal ditangani penerapan berbagai standar
memastikan bahwa risiko akan berpengaruh secara operasi berkelanjutan dan
operasi berdampak negatif signifikan pada kepercayaan ketentuan peraturan secara
terhadap lingkungan termasuk para pemangku kepentingan. ketat dilaksanakan, dipantau
keanekaragaman hayati dapat dan dievaluasi.
diantisipasi, diminimalisasi
dan ditangani, sesuai dengan
ketentuan peraturan perundang-
undangan yang berlaku.
Environmental The management of energy Failure to manage negative We ensure the implementation
resource operations requires us environmental impacts will of various sustainable operation
to ensure that operational risks significantly affect stakeholder standards and regulatory
impacting the environment, trust. requirements is strictly adhered
including biodiversity, are to, monitored, and evaluated.
anticipated, minimized, and
addressed in accordance with
applicable regulations.
Sosial Karyawan dan masyarakat sosial Karyawan yang sehat dan Kami memiliki strategi jaminan
adalah mitra keberlanjutan masyarakat sekitar yang bekerja yang baik dan
kami yang harus kami pastikan sejahtera menjadikan mekanisme peningkatan karir
keselamatan, kesehatan dan perusahaan memiliki citra berkelanjutan bagi karyawan.
kesejahteraannya. Selain itu yang baik, selain tentunya Bagi masyarakat sekitar
kompetensi, BOD dan karyawan produktivitas operasi dalam kami menerapkan program
menjadi agenda penting untuk berjalan dengan baik. pemberdayaan sebagai media
ditingkatkan. komunikasi.
Social Employees and the surrounding Healthy employees and We have strategies in place
community are our sustainability a prosperous community for ensuring good working
partners, and we must ensure contribute to the company's conditions and sustainable
their safety, health, and well- positive image, as well career development
being. Additionally, improving as ensuring operational mechanisms for employees.
the competency of the Board of productivity is well-maintained. For the surrounding community,
Directors (BOD) and employees we implement empowerment
is a key agenda. programs as a means of
communication.
53
Page 54
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance
Inisiatif yang dilakukan
Isu Utama Tantangan Pengaruh terhadap Perseroan Perseroan
Key Issues Challenges Impacts to the Company Initiatives undertaken by the
Companies
Tata Kelola Komitmen kebijakan perlu Keberlanjutan akan dianggap Kami membentuk Gugus Tugas
diinternalisasikan pada semua sebagai tanggung jawab salah ESG dan memperkuat Tim Teknis
divisi dan semua operasi satu divisi saja termasuk kinerja Implementasi Keberlanjutan
Perseroan, termasuk pada rantai keberlanjutan yang telah dicapai serta meningkatkan komunikasi
nilai kami. oleh anak perusahaan tidak kinerja dan tantangan
terdokumentasi pada tingkat keberlanjutan antar wilayah
Perseroan. operasi dengan Perseroan.
Policy commitments need to be Sustainability will be regarded We have formed an ESG Task
Governance internalized across all divisions as the responsibility of only one Force and strengthened the
and operations of the company, division, and the sustainability Sustainability Implementation
including throughout our value performance achieved by Technical Team, enhancing
chain. subsidiaries may not be communication regarding
documented at the corporate performance and sustainability
level. challenges across operational
areas within the company.
Berdasarkan tantangan keberlanjutan tersebut, Perseroan Based on these sustainability challenges, the Company
membentuk Gugus Tugas ESG dan memperkuat Tim Teknis has established an ESG Task Force and strengthened the
Pelaksanaan Keberlanjutan untuk menerjemahkan tantangan Sustainability Implementation Technical Team to translate
keberlanjutan menjadi peraturan, mekanisme kerja, dan sustainability challenges into effective regulations, work
evaluasi yang efektif. mechanisms, and evaluations.
Pemangku Kepentingan [GRI 2-29][OJK E.4] Stakeholders [GRI 2-29][OJK E.4]
Isu keberlanjutan Perseroan berkaitan erat dengan pemangku The Company's sustainability issues are closely related to
kepentingan. Kami melakukan penilaian pemangku its stakeholders. We assess stakeholders based on their
kepentingan berdasarkan pertimbangan aspek pengaruh, influence, decision-making authority, impact, and legitimacy.
otoritas pengambilan keputusan, dampak, dan legitimasi. The Company regularly engages with stakeholders through
Secara berkala Perseroan melakukan kontak dan pelibatan various approaches to achieve mutual understanding and
dengan para pemangku kepentingan dengan berbagai agreements in exploring our sustainability pathway.
pendekatan untuk mencapai kesepahaman dan kesepakatan
dalam menjajaki jalan keberlanjutan kami.
Perseroan melakukan identifikasi pemangku kepentingan The company identifies stakeholders based on their influence,
berdasarkan pengaruh, otoritas pengambilan keputusan, decision-making authority, impact, and legitimacy concerning
dampak, dan legitimasi mereka terhadap operasional dan operations and sustainability. The engagement approach
keberlanjutan perusahaan. Pendekatan pelibatan yang aims to build effective communication, establish mutual
dilakukan bertujuan membangun komunikasi yang efektif, understanding, and ensure alignment between sustainability
menciptakan kesepahaman, serta memastikan keselarasan strategies and stakeholder expectations.
strategi keberlanjutan dengan ekspektasi pemangku
kepentingan.
54 2024 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
Page 55
Tabel Pemangku Kepentingan [OJK F.26][OJK F.30]
Stakeholder Table [OJK F.26][OJK F.30]
Dasar Penentuan
Pemangku
Pemangku Pendekatan Pelibatan
Kepentingan Frekunsi Pertemuan Topik
Kepentingan Engagement
Basis for Frequency of Meetings Key Topics
Stakeholders Approach
Determination of
Stakeholders
Pemegang Saham - Pengaruh signifikan Rapat Umum 1 kali per tahun. - Evaluasi kinerja
dalam pengambilan Pemegang Saham perusahaan.
keputusan strategis. (RUPS). - Pembagian dividen.
- Tanggung jawab - Pengesahan laporan
perusahaan dalam keuangan.
menyampaikan - Pembayaran pajak
kinerja dan informasi dan PNBP.
keuangan.
Shareholder - Significant influence General Meeting of Once per year. - Company
in strategic decision- Shareholders (GMS). performance
making. evaluation.
- Company’s - Dividend
responsibility to distribution.
report performance - Financial report
and financial approval.
information. - Tax payments
and non-tax state
revenue (PNBP).
Perusahaan dalam dan - Ketergantungan Pertemuan Relasi Sepanjang tahun - Jaminan pasokan
luar negeri Konsumen pada pembelian Usaha. sesuai kebutuhan. dan harga.
Amoniak, LPG, dan produk Perseroan. - Kualitas produk
Kondensat - Masukan sesuai dengan
terkait produk standar produk
berkelanjutan. berkelanjutan.
- Tanggung jawab - Survei dan FGD
perusahaan dalam untuk mendapatkan
penyediaan produk masukan terkait
hijau. kepuasan
pelanggan.
Domestic and foreign - Dependence on the Business Relations Throughout the year - Supply and price
companies that company's product Meetings. as needed. assurance.
consume Ammonia, purchases. - Product quality is
LPG, and Condensate - Input regarding in accordance with
sustainable sustainable product
products. standards.
- Company's - Surveys and
responsibility in FGDs to obtain
providing green input on customer
products. satisfaction.
55
Page 56
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance
Dasar Penentuan
Pemangku
Pemangku Pendekatan Pelibatan
Kepentingan Frekunsi Pertemuan Topik
Kepentingan Engagement
Basis for Frequency of Meetings Key Topics
Stakeholders Approach
Determination of
Stakeholders
Karyawan - Karyawan sebagai Pertemuan dengan Minimal 2 kali per - Kebebasan berserikat
aset utama manajemen. tahun. dan berpendapat.
perusahaan. - Kesehatan dan
- Hak karyawan atas keselamatan kerja
lingkungan kerja (K3).
yang adil dan aman. - Kesejahteraan dan
jenjang karir.
Employees - Employees as Meetings with At least twice per year. - Freedom of
key assets of the management. association and
company. expression.
- Employees’ - Occupational health
rights to a fair and safety (OHS).
and safe working - Employee welfare
environment. and career
development.
Pemasok/Distributor Ketergantungan - Pertemuan Kontrak Minimal 1 kali per - Tata kelola kerja
perusahaan terhadap Kerja Sama. tahun. sama.
rantai pasok. - Penerapan - Komitmen
Contractor Safety keberlanjutan bagi
Management pemasok.
System (CSMS).
Suppliers/Distributors The company's - Contract Agreement At least once per year. - Governance of
dependence on the Meetings. cooperation.
supply chain. - Implementation - Sustainability
of the Contractor commitments for
Safety Management suppliers.
System (CSMS).
Masyarakat Kedekatan lokasi Program CSR. Minimal 2 kali per - Bantuan sosial dan
dengan operasional tahun. kemasyarakatan.
perusahaan. - Pembinaan mitra
usaha lokal.
Local Community Proximity to the CSR Program. At least twice per year. - Social and
company's operations. community
assistance.
- Development of
local business
partners.
Pemerintah - Peran sebagai Forum komunikasi dan Minimal 2 kali per - Perizinan dan
regulator dalam diskusi tingkat daerah. tahun. sertifikasi.
perizinan dan - Tantangan dan
kebijakan usaha. peluang bisnis.
- Kontribusi - Koordinasi
perusahaan dalam kontribusi terhadap
pembangunan pembangunan.
ekonomi dan sosial.
Government - Role as a regulator Regional-level At least twice per year. - Licensing and
in business licensing communication and certification.
and policies. discussion forums. - Business challenges
- Company and opportunities.
contributions to - Coordination of
economic and social contributions to
development. development.
56 2024 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
Page 57
Dewan Tata Kelola dan Pengelolaan Governance Board and Impact
Dampak [GRI 2-12] [GRI 2-13] [OJK E.1] Management [GRI 2-12] [GRI 2-13] [OJK E.1]
Dewan Komisaris dan Direksi ESSA berperan aktif dalam The Board of Commissioners and Board of Directors of
mengawasi dan mengarahkan kebijakan perusahaan dengan ESSA play an active role in overseeing and guiding the
fokus pada keberlanjutan. Mereka memantau dampak dan company's policies with a strong focus on sustainability.
risiko terkait, serta memastikan kebijakan dan strategi selaras They monitor related impacts and risks while ensuring that
dengan prinsip keberlanjutan. company policies and strategies align with sustainability
principles.
Tahun 2024, ESSA melakukan inisiasi untuk memperkuat In 2024, ESSA initiated efforts to strengthen its commitment
komitmen keberlanjutan dengan membentuk Gugus Tugas to sustainability by establishing the ESG Task Force. Under
ESG. Dibawah arahan dari Komisaris Utama, Perseroan the direction of the President Commissioner, the company
menetapkan capaian-capain keberlanjutan yang makin has set increasingly progressive and innovative sustainability
progresif dan inovatif pada tahun-tahun mendatang. Gugus goals for the coming years. Our ESG Task Force defines its
Tugas kami menunjukkan struktur dan anggota Tim Tugas structure and members, detailing their respective roles and
ESG (Environmental, Social, Governance) lengkap dengan responsibilities in Environmental, Social, and Governance
fungsi dan tanggung jawab masing-masing. Dipimpin oleh (ESG) aspects. Led by Kanishk Laroya as the ESG Sponsor,
Kanishk Laroya sebagai Sponsor ESG, tim ini terdiri dari the team consists of various leaders responsible for
berbagai pemimpin yang bertanggung jawab atas aspek overseeing environmental, social, and governance aspects.
lingkungan, sosial, dan tata kelola. Di bawah arahan sponsor, Under the guidance of the sponsor, several department
terdapat beberapa kepala departemen yang memiliki peran heads have specific roles. With the establishment of the
spesifik. Dengan terbentuknya Gugus Tugas ESG, kami ESG Task Force, we reaffirm our commitment to implementing
menyatakan komitmen atas agenda keberlanjutan the sustainability agenda at ESSA. This commitment is
diberlakukan di ESSA yang dilaksanakan berdasarkan carried out in accordance with applicable regulations,
ketentuan perundangan, standar tata kelola dan operasi governance and operational standards, as well as interactions
yang berlaku, interaksi dan konsultasi dengan pemangku and consultations with our stakeholders. It is aligned with
kepentingan kami yang merujuk pada nilai, visi, dan misi the company’s values, vision, and mission as a tangible
perusahaan sebagai bentuk nyata kontribusi kami terhadap contribution to the Sustainable Development Goals (SDGs).
Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TBP).
57
Page 58
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance
Struktur Organisasi Gugus Tugas ESG ESG Task Force Organizational Structure
ESG Sponsor ESG Sponsor ESG Sponsor ESG Sponsor ESG Sponsor
Mukesh Agrawal Rahul Puri Kanishk Laroya Bhavna Laroya Prakash Bumb
ESG Task Force Head Strategy & Transformation Manager
Shinta D. U. Siringoringo
Sidharta Kumar
PLP ESG Task Force BAP ESG Task Force
Jamanat Manullang Novi Ariharmono
ESG Task Force
Coordinator
Head of Environment Head of Governance
Head of Social Aspect Pradipta Danar Jati
Aspect Aspect
Ira D. Kamal
Agus Salim Deepak Khular
Governance
Environment Environment Environment CSR BAP CSR PLP Head of Legal Human Capital Governance EII
Human Capital Policy PAU
HO PLP BAP Hermawan Adi Akhmad Internal Audit Erlangga Riezky Ilham
Marliza Syamsul Arifin Dyandra
Ruhul Dahrial Rahadian Hanung Wijaya Santoso Riswan Sumit Dudeja Monica Rosari Novyandika Kurniawan
Asmaradi
Policy Officer
Environment CSR Officer Internal Audit
PAU
Officer PLP BAP Nikhil Mittal
Aman
Ones Siregar Novari Mursita Erlangga M.
Abdurohim
Policy Officer
EII
Joko Susanto
Pengembangan Kompetensi Dewan Competency Development of the Board of
Komisaris dan Direksi [GRI 2-17] [OJK E.2] Commissioners and Board of Directors [GRI 2-17]
[OJK E.2]
Kepedulian dari Dewan Komisaris dan Direksi mengenai The Board of Commissioners and Board of Directors
pengembangan perusahaan dan isu-isu keberlanjutan demonstrate their commitment to corporate development
dinyatakan dengan keikutsertaan dalam berbagai seminar and sustainability issues by participating in various seminars
menyangkut topik ekonomi, lingkungan, dan sosial seperti covering economic, environmental, and social topics. Notable
Perlindungan Keanekaragaman Hayati untuk PROPER yang engagements include the Biodiversity Protection for PROPER
dilaksanakan pada 30 Agustus – 1 September 2024 dan seminar held on August 30 – September 1, 2024, and the
Lokakarya Penyusunan Roadmap Keberlanjutan yang Sustainability Roadmap Workshop conducted on December
dilaksanakan tanggal 10 Desember 2024. Inisiatif tersebut 10, 2024. These initiatives ensure that the Board can
dilakukan agar Dewan Komisaris dan Direksi mampu effectively steer the company's sustainability commitments.
menahkodai komitmen keberlanjutan Perseroan.
Evaluasi Kinerja Dewan Komisaris dan Direksi Performance Evaluation of the Board of
[GRI 2-18] [GRI 2-20]
Commissioners and Board of Directors [GRI 2-18] [GRI 2-20]
Evaluasi kinerja Dewan Komisaris dan Direksi di ESSA tidak The performance evaluation of the Board of Commissioners
hanya fokus pada pencapaian Key Performance Indicators and Board of Directors at ESSA is not only focused on
(KPI) individu, tetapi juga pada kinerja mereka dalam achieving individual Key Performance Indicators (KPIs) but
mengembangkan Perseroan sebagai perusahaan yang also on their effectiveness in driving the company toward
berkelanjutan. Evaluasi ini bertujuan untuk memastikan sustainable growth. The evaluation ensures that corporate
bahwa kepemimpinan perusahaan tidak hanya berhasil leadership excels not only in financial performance but also
dalam aspek finansial, namun juga mampu mengintegrasikan in integrating sustainability principles that support long-term
prinsip keberlanjutan yang mendukung pertumbuhan jangka growth and generate positive impacts for stakeholders.
panjang dan memberikan dampak positif bagi pemangku
kepentingan.
58 2024 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
Page 59
Evaluasi ini dilakukan setiap tahun dengan kriteria yang The evaluation is conducted annually based on criteria
ditetapkan dalam RUPS. Hasil evaluasi untuk Dewan Komisaris established in the General Meeting of Shareholders (GMS).
disampaikan dalam RUPS, sementara hasil evaluasi Direksi The results for the Board of Commissioners are presented
disampaikan kepada Dewan Komisaris dan juga dilaporkan in the GMS, while the Board of Directors’ evaluation is
dalam RUPS. Kinerja keberlanjutan yang tertuang dalam reported to the Board of Commissioners and also disclosed
tugas dan tanggung jawab dewan direksi pada Gugus Tugas in the GMS. The sustainability performance embedded in
ESG menjadi topik penting yang disampaikan dalam RUPS the responsibilities of the Board of Directors within the ESG
tahun pelaporan. Task Force is a key topic presented in the reporting year’s
GMS.
Penilaian Risiko atas Penerapan Tata Risk Assessment in Sustainable
Kelola Keberlanjutan [OJK E.3] Governance Implementation [OJK E.3]
Sebagai bagian dari implementasi tata kelola keberlanjutan, As part of its sustainable governance implementation,
Manajemen ESSA menganggap pentingnya pengelolaan ESSA’s management emphasizes risk management to
risiko untuk menjaga kelangsungan usaha serta mendukung ensure business continuity and support sustainable growth.
pertumbuhan yang berkelanjutan. Sistem manajemen risiko The company’s risk management system operates under
perusahaan dijalankan berdasarkan arahan Direksi dan the Board of Directors’ direction and is overseen by the
berada di bawah pengawasan Dewan Komisaris untuk Board of Commissioners to ensure effectiveness, adequacy,
memastikan bahwa pelaksanaan sistem tersebut efektif, and alignment with the company’s characteristics, complexity,
memadai, dan sesuai dengan karakteristik, kompleksitas, and risk profile.
serta profil risiko perusahaan.
Setiap unit kerja atau departemen bertanggung jawab atas Each department or work unit is responsible for identifying,
pengidentifikasian, mitigasi, dan pengelolaan risiko, dengan mitigating, and managing risks, with the CEO acting as the
CEO bertindak sebagai penanggung jawab utama dalam ultimate authority in this regard. In the context of sustainable
hal ini. Dalam konteks tata kelola berkelanjutan, penilaian governance, risk assessment includes mechanisms for
risiko ini melibatkan mekanisme identifikasi risiko yang dapat identifying risks that could impact the company’s operational
mempengaruhi keberlanjutan operasional dan dampak sustainability and long-term impact, ensuring compliance
jangka panjang perusahaan, pelaksanaan kepatuhan standar with applicable operational standards, and implementing
operasi yang berlaku dan memastikan pemantauan dan continuous monitoring and evaluation through existing
evaluasi diterapkan dan dikomunikasikan secara berkala communication channels.
sesuai dengan jalur komunikasi yang ada.
Tinjauan atas Efektivitas Sistem Manajemen Review of Risk Management System
Risiko Effectiveness
Tahun 2024 adalah momentum untuk meninjau efektivitas Year of 2024 marks a pivotal year for reviewing the
sistem manajemen risiko. Perseroan memastikan sistem effectiveness of the risk management system. The company
manajemen risiko yang diterapkan oleh setiap unit kerja ensures that the risk management system implemented
dievaluasi secara berkala melalui Penilaian Kinerja, di mana across all business units undergoes regular evaluation
analisis mendalam mengenai risiko yang dihadapi oleh through Performance Assessments, with detailed risk
perusahaan akan disampaikan kepada Gugus Tugas ESG. analyses reported to the ESG Task Force. This evaluation
Proses evaluasi ini dilakukan untuk memastikan bahwa process ensures that the company’s risk management
sistem manajemen risiko yang telah diterapkan berjalan framework is functioning optimally and effectively, allowing
secara optimal dan efektif, serta mampu mengidentifikasi for the identification and mitigation of risks in alignment
dan mengelola risiko dengan baik. Evaluasi ini bertujuan with corporate objectives. The evaluation further assesses
59
Page 60
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance
untuk menilai apakah langkah-langkah yang diambil dalam whether the company’s risk management actions support
pengelolaan risiko sesuai dengan tujuan perusahaan dan its sustainability goals and enhance future risk management
mendukung pencapaian keberlanjutan serta pengelolaan strategies.
risiko yang lebih baik di masa mendatang.
Keberadaan Gugus Tugas ESG memastikan efektivitas The ESG Task Force plays a crucial role in ensuring the
kinerja Tim Teknis Implementasi Keberlanjutan yang ditunjukan effectiveness of the Technical Implementation Team for
dengan performa selama tahun pelaporan. Sustainability, as demonstrated by their performance
throughout the reporting year.
Pada tahun 2024, Perusahaan berkomitmen untuk terus In 2024, the Company remains committed to strengthening
memperkuat penerapan prinsip GCG melalui berbagai the implementation of Good Corporate Governance (GCG)
upaya, antara lain: principles through various initiatives, including:
1. Melakukan evaluasi serta revisi terhadap kebijakan dan 1. Conducting evaluations and revisions of policies and
pedoman/charter yang mendukung penerapan prinsip- charters that support the implementation of GCG
prinsip GCG. principles.
2. Memperbarui keterbukaan informasi keberlanjutan 2. Enhancing sustainability disclosures and updating the
beserta platform-platform pendukungnya, termasuk situs supporting platforms, including the Company’s official
web resmi Perusahaan. website.
3. Meningkatkan kualitas dan konsistensi pengungkapan 3. Improving the quality and consistency of disclosures
inisiatif dan kegiatan yang berhubungan dengan komitmen related to sustainability commitments and initiatives on
keberlanjutan dalam situs web, baik dari segi konten the website, ensuring both content and design provide
maupun desain, untuk menyediakan informasi yang more transparent and informative insights for stakeholders.
lebih transparan dan informatif bagi para pemangku
kepentingan.
4. Memastikan penyampaian laporan keberlanjutan yang 4. Ensuring the submission of mandatory sustainability
diwajibkan sesuai dengan ketentuan POJK 51/2027, reports in compliance with POJK 51/2017, SEOJK 16/2021,
SEOJK 16/2021 dan GRI 2021 yang sesuai dengan and GRI 2021, in alignment with the Company’s reporting
Perseroan. framework.
Proses Mengelola Dampak [GRI 2-25] [OJK Impact Management Process [GRI 2-25] [OJK
F.27][OJK F.30] F.27][OJK F.30]
ESSA menyadari bahwa setiap tahap operasional, termasuk ESSA recognizes that every stage of its operations—including
produksi LPG, Kondensat, dan Amoniak, membawa dampak the production of LPG, Condensate, and Ammonia—carries
positif maupun negatif. Oleh karena itu, Perusahaan both positive and negative impacts. Therefore, the Company
berkomitmen untuk mengelola risiko secara aktif dan is committed to actively managing risks and ensuring
memastikan keberlanjutan dalam setiap aspek operasional. sustainability in all operational aspects. As part of its
Sebagai wujud transparansi dan akuntabilitas, ESSA transparency and accountability efforts, ESSA provides
menyediakan saluran umpan balik pelanggan untuk customer feedback channels to enhance product and
meningkatkan kualitas produk dan layanan, serta sistem service quality and operates a whistleblowing system for
pelaporan pelanggaran bagi masyarakat dan pihak internal both the community and internal stakeholders to ensure
guna memastikan respons yang cepat dan efektif. swift and effective responses.
Direksi dan Dewan Komisaris turut memantau distribusi The Board of Directors and Board of Commissioners oversee
produk, pengadaan dari pemasok, serta interaksi dengan product distribution, supplier procurement, and community
masyarakat sekitar. Distribusi LPG, Kondensat, dan Amoniak interactions. LPG, Condensate, and Ammonia distribution
diawasi secara ketat untuk memastikan kepatuhan terhadap is strictly monitored to ensure compliance with safety and
60 2024 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
Page 61
standar keselamatan dan lingkungan. Dalam pengadaan, environmental standards. In procurement, ESSA selects
ESSA memilih pemasok yang memenuhi standar keberlanjutan suppliers that meet sustainability and social responsibility
dan tanggung jawab sosial, sekaligus mengawasi dampak standards, while also evaluating the sustainability impact
kemitraan terhadap aspek keberlanjutan. Perusahaan juga of its partnerships. The Company maintains harmonious
menjaga hubungan harmonis dengan masyarakat melalui relationships with local communities through CSR programs
program CSR yang bermanfaat serta mengelola potensi and actively manages potential health and well-being risks.
risiko terhadap kesehatan dan kesejahteraan mereka.
Selain itu, ESSA secara rutin memantau proses yang Additionally, ESSA routinely monitors processes that may
berpotensi menimbulkan dampak negatif, termasuk generate negative environmental impacts, such as waste
pengelolaan limbah hasil produksi. Perusahaan bekerja management from production activities. The Company
sama dengan pihak ketiga bersertifikasi untuk menangani partners with certified third parties to handle waste in
limbah sesuai regulasi yang berlaku serta melaporkan accordance with applicable regulations and submits regular
pengelolaan limbah secara berkala kepada Pemerintah waste management reports to local government authorities
Daerah guna memastikan kepatuhan terhadap persyaratan to ensure compliance with environmental requirements.
lingkungan.
Implementasi Tata Kelola Keberlanjutan di Perseroan The implementation of Sustainability Governance at ESSA
mencakup berbagai kegiatan, salah satunya adalah includes various initiatives, notably Occupational Health &
pelaksanaan K3 (Kesehatan dan Keselamatan Kerja) serta Safety (OHS) and CSR programs. At PLP, OHS and CSR
CSR. Pada PLP, kegiatan K3 dan CSR dikelola oleh unit activities are managed by the Health Safety Environment
Health Safety Environment (HSE) dan Security & Community (HSE) and Security & Community Development units, under
Development, yang berada di bawah pengawasan Plant the Plant Manager’s supervision. At BAP, these activities
Manager. Di sisi lain, di BAP, kegiatan yang sama dikelola fall under the Health Safety Environment (HSE) and Security
oleh unit Health Safety Environment (HSE) dan Security and & External Relations units, overseen by the Operation Site
External Relations, yang berada di bawah supervisi Operation Head of BAP.
Site Head BAP.
Untuk memperkuat komitmennya terhadap keberlanjutan, To strengthen its commitment to sustainability, the Company
Perseroan juga telah membentuk unit Sustainability pada established a Sustainability unit in 2023. Across headquarters,
tahun 2023. Di seluruh kantor pusat, PLP, dan BAP, semua PLP, and BAP, all OHS and CSR activities fall under the
kegiatan yang berkaitan dengan K3 dan CSR berada dalam authority of the Chief Operating Officer (COO). Dedicated
wewenang Direktur Operasional (Chief Operating Officer). sub-units are responsible for planning, coordinating
Sub-unit yang menangani kegiatan ini bertugas untuk implementation, monitoring execution, and evaluating the
menyusun perencanaan, mengkoordinasikan pelaksanaan, effectiveness of OHS and CSR programs, while also compiling
memantau pelaksanaan, serta mengevaluasi efektivitas the necessary data for sustainability reporting.
kegiatan K3 dan CSR, sekaligus menyajikan data yang
diperlukan dalam penyusunan laporan keberlanjutan.
61
Page 62
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance
Struktur Tim Teknis Pelaksana Keberlanjutan Technical Implementation Team Structure for
[OJK E.1]
Sustainability [OJK E.1]
Direktur Operasional
Kepala Operasional Site
Manager Pabrik PLP
BAP
Kesehatan dan Keamanan Keamanan dan Kesehatan dan Keamanan Keamanan dan Relasi
Lingkungan Kerja (K3L) Pemberdayaan Masyarakat Lingkungan Kerja (K3L) Eksternal
Tantangan Penerapan Tata Kelola Challenges in Implementing
Keberlanjutan [OJK E.5] Sustainable Governance [OJK E.5]
Dalam menerapkan tata kelola keberlanjutan kami menjadikan We recognize that implementing sustainable governance
tantangan penerapan sebagai ruang untuk terus melakukan comes with challenges, which we see as opportunities for
peningkatan kinerja kami. Tantangan mencakup aspek continuous improvement. Key challenges include coordination,
koordinasi, komunikasi dan integrasi data antar plant/site communication, and data integration between plant/site
dengan kantor pusat yang telah kami antisipasi dengan and the head office. To address these, we have strengthened
berbagai upaya peningkatan kapasitas Gugus Tugas ESG the capacity of the ESG Task Force and the Sustainability
dan Tim Teknis Pelaksana Keberlanjutan. Kami belajar dari Implementation Technical Team. By learning from these
tantangan yang ada untuk memastikan bahwa tantangan challenges, we ensure that sustainability considerations
keberlanjutan terintegrasi dalam operasi perseroan menuju are seamlessly integrated into our operations, supporting
perusahaan penghasil energi swasta terbesar di Indonesia. our vision of becoming Indonesia’s largest private energy
producer.
62 2024 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
Page 63
SUMBER DAYA MANUSIA Human Resource
Page 64
Sumber Daya Manusia
Human Resource
Karyawan Kami[GRI 401]
Our Employee[GRI 401]
Komitmen terhadap Rekrutmen yang Commitment to Fair and Inclusive
Adil dan Inklusif Recruitment
ESSA berkomitmen untuk menerapkan proses rekrutmen ESSA is committed to implementing a fair, transparent, and
yang adil, transparan, dan berdasarkan meritokrasi. Kami merit-based recruitment process. We believe that workforce
percaya bahwa keberagaman tenaga kerja merupakan aset diversity is an important asset for the sustainability and
penting bagi keberlanjutan dan pertumbuhan perusahaan. growth of the company. Therefore, we consistently provide
Oleh karena itu, kami senantiasa memberikan kesempatan equal opportunities to every individual, regardless of gender,
yang setara kepada setiap individu, tanpa memandang religion, or social background.[GRI 405-1] [OJK F.18]
gender, agama, atau latar belakang sosial.[GRI 405-1] [OJK F.18]
Meskipun saat ini belum ada kebijakan khusus yang mengatur Although there is currently no specific policy governing the
rekrutmen karyawan perempuan, kami terus berupaya recruitment of female employees, we continue to strive to
menciptakan lingkungan kerja yang inklusif dan mendukung create an inclusive work environment that supports female
partisipasi perempuan dalam berbagai posisi strategis di participation in various strategic positions within the company.
perusahaan. Langkah ini mencerminkan komitmen kami This step reflects our commitment to promoting diversity
untuk mendorong keragaman dan kesetaraan, sesuai dengan and equality in accordance with the principles of Good
prinsip-prinsip Tata Kelola Perusahaan yang Baik (GCG) dan Corporate Governance (GCG) and sustainability. Alongside
keberlanjutan. Bersama Laporan ini, ESSA menyatakan this report, ESSA states that we do not employ children and
bahwa kami tidak mempekerjakan anak dan melakukan do not engage in forced labor in all our areas of operation.
praktik kerja paksa di semua wilayah operasi kami.[OJK F.19] [OJK F.19]
Di masa mendatang, ESSA berencana mengembangkan In the future, ESSA plans to develop specific policies to
kebijakan khusus untuk memperkuat peran perempuan strengthen the role of women within the organization, in
dalam organisasi, sejalan dengan visi kami untuk menjadi line with our vision to become a more inclusive and sustainable
perusahaan yang lebih inklusif dan berkelanjutan. company.
64 2024 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
Page 65
Informasi Mengenai Karyawan [GRI 2-7][OJK C.3]
Employee Information[GRI 2-7][OJK C.3]
Statistik Karyawan ESSA
ESSA Employee Statistics
Per 31 Desember 2024 | As of December 31, 2024
Berdasarkan Jenis Kelamin Berdasarkan Kelompok Usia
By Gender By Age Group
422 94 70 68
Laki-Laki
18-30 Tahun | Years old
Male
Perempuan 30-50 Tahun | Years old
Female 378
>50 Tahun | Years old
Berdasarkan Status Karyawan
By Employment Status 2
Berdasarkan Lokasi Penempatan
79 Based on Location
Permanen (PKWTT*)
Permanent (PKWTT*)
Kontrak (PKWT**) 162
437 Jakarta
Contract (PKWT**)
Magang/Paruh Waktu Lainnya* 354
Internship/Part Time Others*
Catatan/Note: Catatan/Note:
*PKWTT: Perjanjian Kerja Waktu Tidak Tertentu/ *Lainnya mencakup site Palembang LPG Plant (PLP)
Permanent Employment Agreement dan Banggai Ammonia Plant (BAP) / Others include
**PKWT: Perjanjian Kerja Waktu Tertentu/ Palembang LPG Plant (PLP) and Banggai Ammonia
Fixed-Term Employment Agreement Plant (BAP) site.
Berdasarkan Tingkat Jabatan
24 43
By Job Level
13
Top Management Staf
Top Management Staff
231
Middle Management Pelaksana/Operasional 205
Middle Management Executor/Operational
First Line Management
First Line Management
65
Page 66
Sumber Daya Manusia
Human Resource
Pada tahun 2024, jumlah karyawan kami meningkat sebesar In 2024, our total workforce increased by 10.5% compared
10,5% dibandingkan tahun sebelumnya, mencapai total 516 to the previous year, reaching 516 employees. Of this total,
karyawan. Dari jumlah tersebut, 85% berstatus Perjanjian 85% were employed under Permanent Employment
Kerja Waktu Tidak Tertentu (PKWTT) dan berada dalam Agreement (PKWTT) and fell within the productive age
rentang usia produktif 30–50 tahun. Sebagai sektor bisnis range of 30–50 years old. As a male-dominated business
yang didominasi oleh laki-laki komposisi karyawan pada sector, the employee composition across all categories is
semua kategori di dominasi oleh karyawan laki-laki. ESSA predominantly male. ESSA continues to strive to enhance
terus berupaya meningkatkan kesempatan pada karyawan opportunities for female employees to build sustainable
perempuan untuk bisa meniti karir berkelanjutan dengan careers by implementing an inclusive recruitment system
menerapkan sistem rekrutmen yang inklusif dan menciptakan and creating policies, working environments, and employee
kebijakan, lingkungan kerja, dan tunjangan karyawan yang benefits that are family-friendly and supportive of women.
ramah bagi keluarga dan perempuan. Pada tahun ini, ESSA This year, ESSA welcomed 2 interns to support operations.
menerima 2 pekerja magang yang mendukung operasi
kami.
Pertumbuhan Karyawan berdasarkan Status Karyawan
Employee Growth by Employment Status
Perjanjian Kerja Waktu Tidak Tentu (PKWTT) Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT)
Permanent Employment Agreement Fixed-Term Employment Agreement
14
56
57
57
16
18 18-30 Tahun
44 Years old
304 334 34
30-50 Tahun
325
Years old
19
>50 Tahun
47 Years old
36 30 2 5 21
2022 2023 2024 2022 2023 2024
Pada tahun pelaporan, mayoritas karyawan ESSA (68,6%) In the reporting year, the majority of ESSA employees
bekerja di pabrik amoniak dan LPG, yang dikategorikan (68.6%) were stationed at the ammonia and LPG plants,
sebagai wilayah "Lainnya." Mereka bertanggung jawab atas classified under the "Other" area. They played a key role
pengendalian operasi bisnis yang berkelanjutan, termasuk in ensuring sustainable business operations, including the
implementasi kebijakan terkait dampak usaha terhadap implementation of policies related to the company’s
lingkungan dan komunitas sekitar. Sementara itu, sekitar environmental and social impacts. Meanwhile, approximately
sepertiga dari total karyawan berkedudukan di kantor pusat one-third of the total workforce was based at the Jakarta
Jakarta. Karyawan di kantor pusat Jakarta memastikan headquarters. Employees at the headquarters are responsible
pengendalian mengendalikan tata kelola dan memastikan for overseeing corporate governance, embedding and
komitmen dan kebijakan tata kelola dibudayakan dan diawasi, monitoring governance commitments and policies, fostering
menjalin pelibatan pemangku kepentingan dan hubungan stakeholder engagement and industrial relations, and
industrial serta memastikan perkembangan kebijakan sumber gradually implementing inclusive human resource policies.
daya manusia yang inklusi diterapkan secara bertahap.
66 2024 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
Page 67
Persebaran Lokasi Penempatan Karyawan
Distribution of Employee Placement Locations
24 28
33
297
310
321
39 47
61
Perempuan
76 Female
82 101
Laki-Laki
Male
Catatan / Note:
*Lainnya mencakup
Palembang LPG Plant (PLP)
dan Banggai Ammonia Plant
(BAP) / *Others include
Palembang LPG Plant (PLP)
Jakarta Lainnya Jakarta Lainnya Jakarta Lainnya
and Banggai Ammonia
Others Others Others Plant (BAP).
2022 2023 2024
Perkembangan Komposisi Karyawan berdasarkan Tingkatan Jabatan
Employee Composition Trends by Job Level
250
231
207
197
200 205
180
165 Staf
150 Staff
Pelaksana/Operasional
Executor/Operational
100
First Line Management
44
50 Middle Management
35 43
23
23
24
16 13 13 Top Management
0
2022 2023 2023
67
Page 68
Sumber Daya Manusia
Human Resource
Pada tahun 2024, distribusi karyawan kami didominasi oleh In 2024, our workforce distribution was primarily composed
karyawan pada level jabatan Staf, yang mencakup 44,8% of employees at the Staff level, accounting for 44.8% of the
dari total tenaga kerja. Meskipun jumlah karyawan di kategori total workforce. While the number of employees in the First
First Line Management dan Staf mengalami peningkatan Line Management and Staff categories increased between
sepanjang 2022–2024, keterwakilan perempuan masih 2022 and 2024, female representation remained lower,
lebih rendah, terutama di tingkat manajerial. Namun, kami particularly at the managerial level. However, we remain
tetap optimis dengan kebijakan rekrutmen yang inklusif, optimistic about our inclusive recruitment policies, as reflected
sebagaimana ditunjukkan oleh peningkatan jumlah karyawan in the 33.3% increase in the number of women in First Line
perempuan di posisi First Line Management sebesar 33,3% Management positions compared to 2023.
dibandingkan tahun 2023.
Di kategori Top Management dan Middle Management, In the Top Management and Middle Management categories,
dari 13 karyawan yang tercatat, hanya satu perempuan yang only one out of 13 recorded employees was a woman.
berkarir di posisi tersebut. Secara keseluruhan, meskipun Overall, despite a positive trend in gender diversity across
terdapat tren positif dalam keberagaman gender di beberapa several job levels, the gap between male and female
level jabatan, kesenjangan jumlah antara karyawan laki-laki employees remains significant, particularly in managerial
dan perempuan masih cukup signifikan, terutama di posisi and senior positions.
manajerial dan senior.
Distribusi ini menunjukkan bahwa kami masih membutuhkan This distribution highlights the need for more experienced
lebih banyak tenaga profesional berpengalaman untuk professionals to strengthen business growth stability, which
memperkuat stabilitas pertumbuhan bisnis, yang banyak is largely supported by employees within the productive
didukung oleh kinerja karyawan dalam rentang usia produktif age range of 30–50 years. The increasing number and skill
30–50 tahun. Peningkatan jumlah dan keterampilan development of women in the organization also show a
perempuan dalam organisasi juga menunjukkan tren positif, positive trend, aligning with our commitment to fostering
sejalan dengan komitmen kami untuk menciptakan equal opportunities for all individuals in an industry historically
kesempatan yang setara bagi semua individu di industri dominated by men.
yang secara historis didominasi oleh laki-laki.
Karyawan Baru[GRI 401-1] Newly Recruited Employee[GRI 401-1]
Pada tahun 2024, terjadi tren perekrutan karyawan baru In 2024, PT ESSA’s recruitment trends reflected a significant
PT ESSA menunjukkan perubahan signifikan dalam distribusi shift in workforce distribution across regions. The company
tenaga kerja antar wilayah. Kami merekrut lebih banyak experienced a notable increase in new hires, with a 52.3%
karyawan pada tahun 2024 dengan peningkatan persentase growth compared to 2023. This shift indicates a strategic
sebesar 52,3% dibandingkan tahun 2023. Pergeseran ini adjustment in recruitment, as ESSA strengthens its
mengindikasikan perubahan strategi rekrutmen dimana governance, establishes sustainable business development
ESSA tengah memperkuat tata kelola, menetapkan strategi strategies, reinforces its role as a sustainability sponsor,
pengembangan bisnis berkelanjutan, menjadi sponsor dalam and ensures comprehensive communication and coordination
komitmen keberlanjutan, dan memastikan komunikasi dan across its operational areas. During the reporting period,
koordinasi menyeluruh pada wilayah operasi yang dipantau the proportion of new employees hired from outside Jakarta
secara kolaboratif dengan karyawan di wilayah operasional was lower compared to those recruited from Jakarta.
lainnya. Pada periode pelaporan, proporsi tenaga kerja baru
dari luar Jakarta lebih kecil dibandingkan dari Jakarta.
68 2024 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
Page 69
Karyawan Baru
Newly Recruited Employee
13
2022
32
21
2023
23
36 Jakarta
2023
31 Lainnya
Others
Selain distribusi wilayah, terdapat perbedaan komposisi Beyond regional distribution, there are also differences in
usia antara Jakarta dan wilayah operasional lainnya. Di the age composition of employees between Jakarta and
Jakarta, perekrutan lebih beragam, dengan peningkatan other operational areas. In Jakarta, recruitment is more
signifikan pada kelompok 18-30 tahun dan 30-50 tahun, diverse, with significant increases in the 18–30 and 30–50
yang mencerminkan peran Jakarta sebagai pusat regenerasi age groups, reflecting Jakarta’s role as the company’s
tenaga kerja perusahaan. Sebaliknya, di wilayah Lainnya, workforce regeneration hub. Conversely, in Other operational
perekrutan lebih terkonsentrasi pada kelompok usia 30-50 areas, recruitment is more concentrated in the 30–50 age
tahun, dengan sangat sedikit karyawan baru dari kelompok group, with very few new hires above the age of 50. This
usia di atas 50 tahun. Ini menunjukkan bahwa Jakarta trend suggests that Jakarta tends to attract younger talent
cenderung menarik talenta muda dengan peluang with greater career growth opportunities, while other
pertumbuhan karier yang lebih besar, sementara wilayah operational regions retain a more experienced workforce.
operasional lainnya lebih mempertahankan tenaga kerja These differences highlight the varying workforce needs
berpengalaman. Tren ini mengindikasikan perbedaan across regions, which should be considered in ESSA’s future
kebutuhan tenaga kerja di tiap wilayah, yang dapat menjadi recruitment and human resource management strategies.
pertimbangan dalam strategi rekrutmen dan pengelolaan
sumber daya manusia ke depan.
Pergeseran perekrutan ke Jakarta mencerminkan perubahan The shift in recruitment toward Jakarta reflects a strategic
strategi yang dapat memengaruhi distribusi tenaga kerja di transition that could influence workforce distribution across
wilayah operasional. ESSA perlu memastikan kebutuhan operational areas. ESSA must ensure that labor demands
tenaga kerja di daerah lain tetap terpenuhi agar operasional in other regions remain adequately met to sustain operational
berjalan optimal, serta mengembangkan strategi pengelolaan efficiency while developing a balanced talent management
talenta yang seimbang antara kantor pusat dan wilayah strategy between the headquarters and operational sites.
operasional.
69
Page 70
Sumber Daya Manusia
Human Resource
Bagi karyawan di Jakarta, meningkatnya peluang kerja For employees in Jakarta, increased job opportunities
membuka kesempatan lebih besar bagi tenaga kerja muda. provide greater career prospects for younger workers.
Sementara itu, di wilayah operasional lainnya, perlu ada Meanwhile, in other operational areas, efforts should be
upaya untuk meningkatkan daya tarik rekrutmen dan made to enhance recruitment appeal and ensure that local
memastikan tenaga kerja lokal tetap menjadi bagian dari talent continues to be part of the company’s growth.
pertumbuhan perusahaan. Dukungan pelatihan dan Additionally, training and development programs are essential
pengembangan juga diperlukan agar karyawan baru memiliki to equip new employees with the necessary skills.
keterampilan yang sesuai.
Dari sisi kepatuhan, ESSA memastikan kebijakan perekrutan From a compliance perspective, ESSA ensures that its
tetap selaras dengan prinsip pemerataan kesempatan kerja recruitment policies align with the principles of equal
dalam Peraturan Pemerintah No. 35 Tahun 2021. Selain itu, employment opportunities as outlined in Government
keseimbangan rekrutmen juga penting untuk memenuhi Regulation No. 35 of 2021. Furthermore, achieving a balanced
standar ESG, guna mendukung dampak sosial positif bagi recruitment approach is also crucial in meeting ESG standards,
komunitas di sekitar wilayah operasional. Rincian karyawan reinforcing the company’s commitment to generating positive
baru ESSA selama periode pelaporan dapat dilihat pada social impact in local communities surrounding its operational
halaman 133. sites. Details of ESSA's newly recruited employee during
the reporting period can be found on page 133.
Tenaga Kerja Lokal[GRI 401-1] Local Workforce[GRI 401-1]
Tenaga kerja lokal yang ESSA rekrut pada tahun pelaporan The local workforce recruited by ESSA during the reporting
adalah individu berwarga negara Indonesia. Kami menyadari year consists of individuals with Indonesian citizenship. We
bahwa keberlanjutan ESSA terletak pada sumber daya recognize that ESSA’s sustainability relies on local human
manusia lokal yang mampu menyerap dan alih teknologi resources capable of absorbing and transferring knowledge
dari sumber daya manusia atau karyawan asing yang kami from foreign employees, in line with our efforts to pursue
pekerjakan, sejalan dengan upaya kami dalam melakukan green technology transfer.
alih teknologi hijau.
Kami berkomitmen untuk meningkatkan rekrutmen karyawan We are committed to continuously increasing the recruitment
lokal dari waktu ke waktu. Selama tahun 2022-2024 of local employees over time. From 2022 to 2024, there
menunjukkan adanya tren peningkatan jumlah tenaga kerja has been a growing trend in the number of local workers
lokal, baik laki-laki maupun perempuan yang kami pekerjakan. employed, both male and female. Compared to the previous
Jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, jumlah tenaga year, the number of local employees recruited in 2024
kerja lokal yang direkrut pada 2024 meningkat signifikan, increased significantly, particularly among female workers.
terutama pada tenaga kerja perempuan.
70 2024 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
Page 71
Tenaga Kerja Lokal ESSA yang Baru Direkrut Sepanjang 2022-2024
ESSA’s Newly Recruited Local Workforce 2022-2024
21
6
14
40 Perempuan
33 Female
21
Laki-Laki
Male
2022 2023 2024
Catatan / Note:
Tenaga kerja lokal adalah karyawan yang berkebangsaan Indonesia.
Local workers are employees who are Indonesian nationals.
Peningkatan perekrutan tenaga kerja lokal mencerminkan The increase in local workforce recruitment reflects ESSA’s
komitmen ESSA dalam mendukung ekonomi domestik serta commitment to supporting the domestic economy while
mengurangi ketergantungan pada tenaga kerja ekspatriat. reducing reliance on expatriate workers. Additionally, the
Selain itu, meningkatnya jumlah tenaga kerja lokal perempuan growing number of local female employees reinforces the
memperkuat upaya perusahaan dalam menciptakan company’s efforts to foster a more diverse and inclusive
lingkungan kerja yang lebih beragam dan inklusif. Untuk work environment. To sustain this trend, ESSA can expand
memastikan keberlanjutan tren ini, ESSA dapat memperluas local workforce development programs by enhancing access
program pengembangan tenaga kerja lokal melalui akses to training and certification, as well as establishing
pelatihan dan sertifikasi, serta membangun kemitraan dengan partnerships with educational institutions to cultivate more
institusi pendidikan guna menciptakan talenta yang lebih competitive talent.
kompetitif.
71
Page 72
Sumber Daya Manusia
Human Resource
Dari sisi regulasi, peningkatan keterlibatan tenaga kerja From a regulatory perspective, the increased involvement
lokal sejalan dengan kebijakan ketenagakerjaan nasional of local workers aligns with national labor policies and
dan mendukung aspek sosial dalam standar ESG. Ke depan, supports the social aspects of ESG standards. Moving
ESSA dapat memperkuat program pelatihan dan mentoring forward, ESSA can strengthen training and mentoring
bagi tenaga kerja lokal, memastikan keseimbangan gender programs for local employees, ensure gender balance in
dalam perekrutan, serta mengembangkan kebijakan alih recruitment, and develop skill transfer policies from expatriate
keterampilan dari tenaga kerja ekspatriat ke tenaga kerja to local workers to enhance long-term capabilities. Through
lokal untuk meningkatkan kapabilitas jangka panjang. these strategies, ESSA aims to build a more competitive
Dengan strategi ini, ESSA dapat menciptakan tenaga kerja workforce while supporting sustainable business growth.
yang lebih berdaya saing dan mendukung pertumbuhan
bisnis yang berkelanjutan.
Pergantian Karyawan [GRI 401-1] Employee Turnover[GRI 401-1]
Total Rasio Pergantian Karyawan
Total Employee Turnover Rate
Per 31 Desember 2024
As of December 31, 2024
0,2
0,3 1 Catatan/Note:
Tingkat atau rasio pergantian karyawan ini
0,2 merupakan total semua jenis pergantian karyawan
0,1 karena alasan sukarela dan tidak sukarela termasuk
0,1 pengunduran diri, pensiun dini, pensiun, pemutusan
0,7 0,5 kontrak, pemecatan, dan bentuk lainnya.
0,5
The employee turnover rate represents the total
2022 2023 2024 of all types of employee turnover, both voluntary
and involuntary, including resignation, early
retirement, regular retirement, contract termination,
18-30 Tahun 30-50 Tahun >50 Tahun
dismissal, and other forms.
Years old Years old Years old
Fluktuasi signifikan dalam jumlah karyawan yang keluar. Based on ESSA's employee turnover data over the past
Pada 2022, tercatat 31 karyawan keluar, diikuti oleh penurunan three years, we recognize significant fluctuations in the
menjadi 18 orang pada 2023. Namun, angka ini melonjak number of employees leaving the company. In 2022, 31
kembali menjadi 51 orang pada 2024, menunjukkan employees left, followed by a decline to 18 in 2023. However,
peningkatan hampir tiga kali lipat dibandingkan tahun this figure surged back to 51 in 2024, nearly tripling compared
sebelumnya. Tren ini memerlukan perhatian lebih lanjut to the previous year. This trend calls for further analysis to
untuk mengidentifikasi faktor penyebab dan langkah mitigasi identify the underlying causes and mitigation measures.
yang dapat dilakukan.
72 2024 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
Page 73
Merujuk pada kategori gender, turnover karyawan laki-laki From a gender perspective, male employee turnover has
mendominasi pada tahun 2022-2023 dengan proporsi di consistently dominated in 2022-2023 , accounting for over
atas 80%, kemudian menurun pada tahun 2024. Pada 2022, 80% each year, and then declining in 2024. In 2022, men
laki-laki menyumbang 83,9% dari total turnover, meningkat represented 83.9% of total turnover, increasing to 88.9%
menjadi 88,9% pada 2023, sebelum akhirnya sedikit menurun in 2023 before slightly decreasing to 80.4% in 2024.
menjadi 80,4% pada 2024. Sementara itu, turnover perempuan Meanwhile, female turnover remained lower but showed
cenderung lebih rendah tetapi mengalami kenaikan dari an upward trend, rising from 11.1% in 2023 to 19.6% in 2024.
hanya 11,1% pada 2023 menjadi 19,6% pada 2024. Peningkatan This increase may indicate specific challenges faced by
ini dapat mengindikasikan adanya tantangan spesifik yang female employees in the workplace, warranting closer
dihadapi karyawan perempuan dalam lingkungan kerja yang attention.
perlu mendapat perhatian lebih lanjut.
Dari perspektif lokasi, turnover karyawan di Jakarta mengalami From a location perspective, employee turnover in Jakarta
lonjakan signifikan pada 2024, naik dari 16,7% pada 2023 saw a significant surge in 2024, rising from 16.7% in 2023
menjadi 31,4% dari total turnover. Sebaliknya, wilayah “Lainnya” to 31.4% of total turnover. In contrast, the "Others" category
masih menyumbang proporsi turnover tertinggi, meskipun continued to contribute the highest proportion of turnover,
mengalami sedikit penurunan dari 83,3% pada 2023 menjadi albeit with a slight decrease from 83.3% in 2023 to 68.6%
68,6% pada 2024. Peningkatan turnover di Jakarta in 2024. The rising turnover in Jakarta suggests the need
mengisyaratkan perlunya evaluasi mendalam terkait faktor for a deeper evaluation of workplace conditions, career
lingkungan kerja, peluang pengembangan karier, dan development opportunities, and employee satisfaction at
kepuasan karyawan di kantor pusat. the head office.
Berdasarkan analisis ini, kami berkomitmen untuk melakukan Based on this analysis, we are committed to implementing
sejumlah langkah strategis untuk meningkatkan retensi strategic measures to improve employee retention. ESSA
karyawan kami. ESSA akan mengidentifikasi penyebab will investigate the causes of high turnover in Jakarta
turnover tinggi di Jakarta melalui survei dan dialog dengan through surveys and employee dialogues. To reduce male
karyawan. Untuk menekan turnover laki-laki, perusahaan turnover, the company is working on strengthening work-life
tengah berupaya untuk memperkuat keseimbangan kerja- balance programs and performance-based incentives.
hidup dan insentif berbasis kinerja. Sementara itu, peningkatan Meanwhile, the increasing turnover of female employees
turnover perempuan menuntut kebijakan kerja yang lebih calls for more flexible work policies and greater access to
fleksibel serta akses lebih luas ke pengembangan karier. career development opportunities. Additionally, the high
Selain itu, tingginya turnover di usia 30-50 tahun dapat turnover rate among employees aged 30-50 can be
diatasi dengan jalur karir yang lebih jelas, apresiasi kinerja, addressed by offering clearer career pathways, performance
dan program kepemimpinan guna meningkatkan loyalitas recognition, and leadership development programs to
karyawan. enhance employee loyalty.
Dengan menerapkan strategi-strategi ini, ESSA dapat By implementing these strategies, ESSA can reduce turnover
menekan angka turnover, menciptakan lingkungan kerja rates, foster a more stable and productive work environment,
yang lebih stabil dan produktif, serta meningkatkan daya and enhance its competitiveness in retaining top talent in
saing perusahaan dalam mempertahankan talenta terbaik the industry. Further details on employee turnover data can
di industri. Lebih lanjut, rincian data terkait pergantian be found on page 134.
karyawan dapat dilihat pada halaman 134.
73
Page 74
Sumber Daya Manusia
Human Resource
Tunjangan Karyawan
Employee Benefits
Tunjangan dan Manfaat Karyawan Employee Benefits and Allowances
ESSA menerapkan standar OSHA 1910.119 PSM System ESSA implements the OSHA 1910.119 PSM System standard
sebagai bagian dari Occupational Safety and Health as part of the Occupational Safety and Health Administration
Administration (OSHA), yang berkaitan dengan pengendalian (OSHA), which is related to the control of hazardous materials
bahan berbahaya dalam industri. Selain itu, ESSA juga in the industry. In addition, ESSA also implements the
mengimplementasikan SIK3 (Sistem Informasi Kesehatan dan Occupational Health and Safety Information System (SIK3)
Keselamatan Kerja) untuk melengkapi komitmen kami terhadap to reinforce our commitment to employee safety. Various
keselamatan karyawan. Berbagai tunjangan secara bertahap benefits are gradually provided by ESSA to provide security,
ESSA berikan untuk memberikan rasa aman, jaminan, dan assurance, and sustainability for our employees, so that
keberlanjutan bagi karyawan Kami, sehingga mereka dapat they can work with peace of mind, show excellent productivity
bekerja dengan tenang, menunjukan produktivitas yang and loyalty to the Company. The following benefits are
prima dan loyalitas pada Perseroan. Berikut Tunjangan yang provided to our employees: [GRI 401-2]
diberikan pada karyawan Kami: [GRI 401-2]
Tunjangan Karyawan ESSA 2024
ESSA Employee Benefits 2024
2023 2024
Fasilitas
Kantor Kantor
Facilities Pabrik/Site Pabrik/Site
Pusat Pusat
Factory/Site Factory/Site
Head Office Head Office
Tunjangan Hari Raya
√ √ √ √
Religious Holiday Allowance
BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan (Jaminan Hari Tua,
Jaminan Kecelakaan Kerja, Jaminan Kematian, dan Jaminan
Pensiun) [GRI 403-3]
√ √ √ √
National Health & Employment Insurance (Old Age Security,
Work Accident Insurance, Death Benefit, and Pension
Insurance) [GRI 403-3]
Tunjangan kesehatan (Rawat Jalan, Rawat Gigi, Kacamata, dan
Persalinan) serta Pemeriksaan Kesehatan Rutin [GRI 403-3][GRI 403-6]
√ √ √ √
Health Benefits (Outpatient, Dental, Glasses, Maternity) and
Routine Medical Check-up [GRI 403-3][GRI 403-6]
Asuransi kesehatan (Medical Scheme - Inpatient) [GRI 403-3]
√ √ √ √
Health Insurance (Medical Scheme - Inpatient) [GRI 403-3]
Program Kepemilikan Mobil
√ √ √ √
Car Ownership Program
Fasilitas Kebugaran [GRI 403-6]
- √ - √
Fitness Facilities [GRI 403-6]
Fasilitas Makan Siang dan Malam bagi Karyawan
- √ - √
Lunch and Dinner Facilities for Employees
Perayaan Ulang Tahun untuk Karyawan Setiap Bulan
√ √ √ √
Monthly Employee Birthday Celebration
Mess untuk Karyawan Plant/Site
- √ - √
Dormitory for Plant/Site Employees
Fasilitas Komunikasi berupa Telepon Genggam dan Pulsa
untuk Jabatan Tertentu
√ √ √ √
Communication Facility (Mobile Phone and Allowance for
Certain Positions)
74 2024 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
Page 75
Kami menerapkan prinsip kesetaraan dalam sistem We uphold the principle of pay equity by maintaining a 1:1
kompensasi dengan memastikan rasio upah 1:1 antara wage ratio between female and male employees at the
karyawan perempuan dan laki-laki pada tingkat jabatan same job level. This practice reflects our commitment to
yang sama. Praktik ini mencerminkan komitmen kami untuk fostering an inclusive and non-discriminatory work
menciptakan lingkungan kerja yang inklusif dan bebas dari environment. Our compensation and benefits structure is
diskriminasi. Struktur kompensasi dan tunjangan yang kami designed based on employees’ competencies and
terapkan berbasis pada kompetensi serta kontribusi masing- contributions, ensuring a fair and merit-based system.
masing karyawan, sehingga memastikan sistem yang adil Additionally, the minimum average salary for our employees
dan berbasis prestasi. Selain itu, rata-rata gaji minimum is aligned with the Regional Minimum Wage (UMR),
karyawan kami telah disesuaikan dengan standar Upah supplemented by benefits to ensure that employees receive
Minimum Regional (UMR), ditambah dengan tunjangan at least 30% above the UMR standard.[GRI 405-2] [OJK F.20][GRI 2-19]
sehingga setidaknya karyawan memperoleh gaji sebesar
30% di atas UMR.[GRI 405-2] [OJK F.20][GRI 2-19]
Perusahaan juga memiliki sistem kerja khusus yang bertujuan ESSA has also implemented a specialized work system
untuk mendukung kesimbangan antara kebutuhan operasional designed to balance operational needs with employee well-
dan kesejahteraan karyawan. Di lokasi PAU, ESSA menerapkan being. At the PAU site, a roster-based work arrangement
sistem kerja berbasis roster, yang memungkinkan karyawan allows employees to rotate between in-site (on-location work)
bekerja dalam jadwal rotasi antara periode in-site (bekerja and leave periods. Despite this rotation, employees continue
di lokasi) dan leave (masa cuti). Meskipun menjalani sistem to receive their full salary without deductions during both work
ini, karyawan tetap menerima gaji penuh tanpa pengurangan and leave periods. Additionally, ESSA applies both shift and
selama masa kerja maupun cuti. Selain itu, ESSA juga non-shift systems across PAU and EII. The shift system is
menerapkan sistem shift dan non-shift, baik di PAU maupun implemented for roles requiring continuous operations with
EII. Sistem shift diterapkan pada posisi yang membutuhkan rotating work schedules, while the non-shift system applies
operasional berkelanjutan dengan pembagian waktu kerja to positions with regular working hours. This approach ensures
bergilir, sedangkan sistem non-shift berlaku untuk pekerjaan both operational efficiency and a supportive work environment,
dengan jam kerja reguler. fostering long-term productivity and employee satisfaction.
Saat ini, ESSA belum memiliki perjanjian kerja bersama Currently, ESSA has not established a collective labor
(PKB) yang disepakati dengan karyawan. Namun, Perseroan agreement (CLA) with its employees. However, the Company
tidak menutup kemungkinan untuk mengadopsi perjanjian does not rule out the possibility of adopting such an
tersebut di masa mendatang sebagai bagian dari upaya agreement in the future as part of its ongoing efforts to
berkelanjutan dalam meningkatkan dukungan terhadap enhance employee support. ESSA remains committed to
karyawan. ESSA tetap berkomitmen untuk menciptakan fostering a conducive work environment, encouraging open
lingkungan kerja yang kondusif, terbuka terhadap dialog, dialogue, and prioritizing employee well-being and rights
dan senantiasa mengedepankan kesejahteraan serta hak- in its labor policies and practices. [GRI 2-30]
hak karyawan dalam kebijakan dan praktik ketenagakerjaannya.
[GRI 2-30]
Cuti melahirkan [GRI 401-2][GRI 401-3] Maternity/Parental Leave [GRI 401-2][GRI 401-3]
ESSA berkomitmen untuk menciptakan lingkungan kerja ESSA is committed to fostering a supportive work environment
yang mendukung kesejahteraan karyawan, termasuk dalam that prioritizes employee well-being, including the fulfillment
hal pemenuhan hak cuti melahirkan. Pada tahun 2024, of parental and maternity leave rights. In 2024, the number
jumlah karyawan yang berhak mendapatkan cuti melahirkan of employees eligible for maternity leave increased by 1.7%
mengalami peningkatan sebesar 1,7% dibandingkan tahun compared to 2023. The eligibility for maternity leave is
2023. Penentuan jumlah karyawan yang berhak atas cuti determined based on the marital status of each employee.
75
Page 76
Sumber Daya Manusia
Human Resource
melahirkan ini didasarkan pada status perkawinan masing- Currently, ESSA provides 90 days of maternity leave for
masing karyawan. Saat ini, ESSA memberikan cuti selama female employees and 2 days of parental leave for male
90 hari bagi karyawan perempuan dan 2 hari bagi karyawan employees, in accordance with applicable regulations.
laki-laki, sesuai dengan peraturan yang berlaku.
Pada tahun ini, terdapat 263 laki-laki (parental leave) dan 28 In 2024, a total of 263 male employees were eligible for
perempuan (maternity leave) tercatat berhak mendapatkan parental leave, while 28 female employees qualified for
cuti karena kelahiran anak-anak mereka. Akan tetapi jumlah maternity leave. However, the actual uptake of these leaves
karyawan yang benar-benar mengambil cuti melahirkan justru decreased by 23.5%, with only 12 male employees and 1
turun sebesar 23,5%, dengan hanya 12 karyawan laki-laki female employee utilizing their leave entitlement. Recognizing
dan 1 karyawan perempuan yang memanfaatkan hak mereka. the importance of parental leave in fostering a healthier
Kami terus memberikan penyadaran bahwa mengambil hak and more prosperous future generation, ESSA continues
cuti bagi karyawan akan pentingnya mengambil hak tersebut to raise awareness about the significance of utilizing these
sebagai upaya kami mendorong pertumbuhan generasi muda rights. The company also ensures that employees who take
yang lebih sehat dan sejahtera. Perusahaan juga menjamin leave can return to their positions without any negative
bahwa setiap karyawan yang mengambil cuti akan tetap impact on their career progression.
dapat kembali mengisi posisi dan jabatannya setelah cuti
berakhir, tanpa ada dampak negatif terhadap karier mereka.
Tingkat karyawan yang kembali bekerja setelah cuti tetap The return-to-work rate after parental and maternity leave
tinggi, dengan hampir 100% dari mereka kembali setelah remains high, with nearly 100% of employees resuming their
cuti berakhir. Namun, tingkat retensi setelah 12 bulan roles after their leave period ends. However, retention rates
menunjukkan sedikit fluktuasi. Pada tahun 2023 terdapat after 12 months have shown slight fluctuations. In 2023,
dua karyawan laki-laki yang tidak bertahan setelah satu two male employees who returned from leave did not remain
tahun kembali bekerja karena memilih untuk mengundurkan with the company after one year, citing personal reasons
diri atas alasan pribadi. Sedangkan pada tahun 2024, semua for their resignation. Meanwhile, in 2024, all employees
karyawan yang kembali tetap bertahan di perusahaan. who returned from leave continued their tenure at ESSA.
Secara keseluruhan, ESSA menunjukkan komitmen dalam Overall, ESSA demonstrates a strong commitment to providing
memberikan hak cuti melahirkan dengan tingkat retensi parental and maternity leave with stable retention rates.
yang stabil. Namun, tren penurunan pengambilan cuti oleh However, the declining uptake of parental leave among male
karyawan laki-laki bisa menjadi indikator perlunya sosialisasi employees may indicate the need for further awareness and
lebih lanjut terkait manfaat kebijakan ini. engagement initiatives to promote the benefits of this policy.
Pelatihan dan Pengembangan Karyawan[GRI 3-3][GRI 404][OJK F.22]
Employee Training and Development[GRI 3-3][GRI 404][OJK F.22]
Kebijakan Pelatihan dan Training and Career Development
Pengembangan Karir Policy
Selama tahun 2024, Perseroan telah melakukan sejumlah Throughout 2024, the Company has conducted a number
pelatihan untuk meningkatkan kapasitas karyawan sebagai of training sessions to enhance the capacity of employees
bagian dari skema keberlanjutan. Perseroan telah melakukan as part of the sustainability scheme. The Company has
program pelatihan dan pengembangan kompetensi SDM implemented Human Resources (HR) training and competency
melalui 89 program pelatihan yang diikuti oleh 163 karyawan development programs through 163 training programs,
peserta dengan total 6.189 jam pelatihan.[GRI 404-1][GRI 404-2] attended by 89 participants, with a total of 6,189 training
hours.[GRI 404-1][GRI 404-2]
76 2024 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
Page 77
Ikhtisar Kinerja Program Pelatihan ESSA 2024
ESSA Training Program 2024 Performance Highlight
2024
Ketegori Karyawan
Employee Category Jam Pelatihan Jumlah Karyawan Rerata
Training Hours Amount of Employee Average
PKWTT (Permanen)
5.676 207 48,76
PKWTT (Permanent)
PKWT (Kontrak, Retiree)
513 21 51,16
PKWT (Contract, Retiree)
Pelatihan dan Pengembangan Employee Training and Capability
Kapabilitas Pekerja [OJK F.22] Enhancement [OJK F.22]
Perseroan terus meningkatkan kompetensi dan kapabilitas The Company continuously enhances employee competencies
pekerja melalui pendidikan dan pelatihan yang diselenggarakan and capabilities through well-planned education and training
dengan perencanaan yang baik sebagai bagian dari programs as part of human resource capacity development
pengembangan kapasitas sumber daya manusia untuk for sustainable business. These training programs are
bisnis berkelanjutan. Program pelatihan diikuti oleh karyawan attended by employees across various management levels,
di berbagai lapisan manajemen yang bertanggung jawab ensuring the development of strong and sustainable business
untuk mengembangkan tata kelola dan operasional bisnis governance and operations.
yang kokoh dan berkelanjutan.
Program Pendidikan dan Pelatihan ESSA 2024
ESSA Education and Training Program 2024
Pelatihan Program Kursus Bahasa Indonesia bagi Ekspatriat
Indonesian Language Course Program Training for Expatriates
4 Peserta
Participants
Kelas program kursus masih berlangsung dari tahun 2024 secara daring.
Course classes are still ongoing from 2024 online.
Pelatihan Basic Power B1 | Basic Power B1 Training
14 Peserta
Participants
Kelas program kursus telah terselenggara selama
2 hari di bulan Desember 2024 bertempat di Kantor Pusat.
The course was held for 2 days in December 2024 at the Head Office.
Beasiswa Pendidikan S2 | Master's Degree Scholarship
1 Peserta
Participant
Masih berlangsung dari tahun 2023.
Still ongoing from 2023.
Beasiswa Pendidikan S1 | Undergraduate Education Scholarship
1 Peserta
Participant
Masih berlangsung dari tahun 2023.
Still ongoing from 2023.
77
Page 78
Sumber Daya Manusia
Human Resource
Penilaian Kinerja Karyawan [GRI 404-3] Employee Performance Appraisal [GRI 404-3]
ESSA melaksanakan Review Kinerja Tahunan setiap akhir ESSA conducts an Annual Performance Review at the end
tahun, dimulai pada Desember sampai bulan Maret tahun of each year, starting in December and ending in March of
berikutnya dengan periode penilaian kinerja dari Januari the following year with a performance appraisal period
hingga Desember tahun berjalan. Proses ini mencakup from January to December of the current year. The process
seluruh karyawan PKWT dan PKWTT yang bergabung hingga covers all non-permanent and permanent employees who
30 September tahun berjalan. joined up to September 30 of the current year.
Penilaian dimulai dengan self-assessment, diikuti diskusi The assessment begins with a self-assessment, followed
one-on-one dengan atasan langsung, serta evaluasi tambahan by a one-on-one discussion with the immediate supervisor,
jika diperlukan. Untuk menjaga objektivitas, dilakukan as well as additional evaluation if required. To maintain
kalibrasi di tingkat Head of Function bagi kantor pusat serta objectivity, calibration is carried out at the Head of Function
Site Head/GM Plant bagi karyawan di lokasi operasional, level for head office and Site Head/GM Plant for employees
untuk kemudian dilakukan finalisasi oleh Dewan Direksi in operational locations, to be finalized by the Board of
(BOD). Hasil review ditetapkan melalui Surat Keputusan (SK) Directors (BOD). The results of the review are determined
dan menjadi dasar pengembangan karier serta manajemen through a Decree (SK) and become the basis for career
sumber daya manusia di ESSA. development and human resource management at ESSA.
Karyawan yang Menerima Tinjauan Kinerja Rutin (%)
Employees Receiving Regular Performance Reviews (%)
Persentase Karyawan PWKTT Persentase Karyawan PWKT
yang Mendapatkan Tinjauan Rutin yang Mendapatkan Tinjauan Rutin
Percentage of PWKTT Employees Percentage of PWKT Employees
who Receive Regular Reviews who Receive Regular Reviews
35,7%
(5)
77,4% 78,7% 16,7%
75,4%
(48) (63) (1) 81,5%
(52)
0,0% (53)
73,5%
88,5% (0)
83,6% 85,1% (36)
(292) (316)
(280)
52,6%
(20)
Perempuan
Female
Laki-Laki
Male
2022 2023 2024 2022 2023 2024
Dalam tiga tahun terakhir, tren evaluasi kinerja menunjukkan Over the past three years, performance evaluation trends
peningkatan signifikan dalam jumlah karyawan yang mendapat show a significant increase in the number of employees
tinjauan berkala. Pada kategori Pekerja Kontrak Waktu Tidak receiving periodic reviews. In the Indefinite-Term Contract
Tertentu (PKWTT), karyawan laki-laki yang menerima evaluasi Worker (PKWTT) category, male employees who received
meningkat dari 83,58% pada 2022 menjadi 88,50% pada evaluations increased from 83.58% in 2022 to 88.50% in
2024. Sementara itu, karyawan perempuan mengalami 2024. Meanwhile, female employees experienced fluctuations,
78 2024 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
Page 79
fluktuasi, dari 77,42% pada 2022 turun menjadi 75,36% from 77.42% in 2022 down to 75.36% in 2023, then increasing
pada 2023, lalu meningkat menjadi 78,75% pada 2024. to 78.75% in 2024. In the Fixed-Term Contract Worker
Pada kategori Pekerja Kontrak Waktu Tertentu (PKWT), (PKWT) category, there was a more significant increase, as
terjadi peningkatan lebih signifikan, yang ditunjukan dengan indicated by the performance assessment of male employees
penilaian kinerja karyawan laki-laki yang mendapat evaluasi who received evaluations increasing from 52.63% in 2022
naik dari 52,63% pada 2022 menjadi 81,54% pada 2024. to 81.54% in 2024. In 2022, no female employees received
Pada tahun 2022, belum ada karyawan perempuan yang performance assessments because their status as employees
mendapatkan penilaian kinerja dikarenakan status mereka had not met the assessment deadline (0%) then increased
sebagai karyawan belum memenuhi ketentuan batas waktu to 35.71% in 2024. This data reflects ESSA's efforts to provide
penilaian (0%) lalu meningkat menjadi 35,71% pada tahun constructive feedback to support employee professional
2024. Data ini mencerminkan upaya ESSA dalam memberikan growth.
umpan balik yang konstruktif guna mendukung pertumbuhan
profesional karyawan.
Meskipun tren evaluasi kinerja terus membaik, akan tetapi Despite these positive trends, ESSA recognizes that there
ESSA menyadari terdapat beberapa aspek yang masih dapat are still areas for improvement in strengthening the evaluation
ditingkatkan untuk memperkuat sistem evaluasi di ESSA. system. The participation of female employees in performance
Partisipasi karyawan perempuan dalam evaluasi masih lebih evaluations remains lower than that of male employees,
rendah dibandingkan laki-laki, sehingga perlu dipastikan highlighting the need for equal access through more inclusive
akses setara bagi semua gender melalui program mentoring mentoring and coaching programs. Additionally, the scope
dan coaching yang lebih inklusif. Selain itu, cakupan evaluasi of performance evaluations for PKWT employees should
kinerja bagi karyawan PKWT perlu diperluas agar mereka be expanded to ensure equal development opportunities
mendapatkan kesempatan pengembangan yang setara with permanent employees, enhancing their engagement
dengan karyawan tetap, meningkatkan keterlibatan dan and productivity at ESSA. Through these efforts, ESSA
produktivitas mereka di ESSA. Dengan berbagai upaya ini, remains committed to improving the transparency and
ESSA berkomitmen untuk terus meningkatkan transparansi effectiveness of performance evaluations, fostering an
dan efektivitas evaluasi kinerja guna menciptakan lingkungan inclusive work environment focused on sustainable human
kerja yang inklusif dan berorientasi pada pengembangan resource development.
sumber daya manusia secara berkelanjutan.
Ke depan, ESSA akan terus memperkuat kebijakan tinjauan Moving forward, ESSA will continue to enhance inclusive
kinerja yang lebih inklusif, khususnya bagi PKWT perempuan, performance review policies, particularly for female PKWT
dengan memastikan sistem evaluasi yang lebih transparan employees, by ensuring a more transparent and equitable
dan berbasis kesetaraan. Perusahaan juga akan evaluation system. The company will also optimize career
mengoptimalkan program pengembangan karier agar hasil development programs to directly link performance review
evaluasi dapat dikaitkan langsung dengan kesempatan outcomes with competency enhancement and promotion
peningkatan kompetensi dan promosi. Dengan langkah ini, opportunities. Through these efforts, ESSA aims to create
ESSA bertujuan menciptakan lingkungan kerja yang lebih a fairer, more competitive, and growth-oriented work
adil, berdaya saing, dan mendukung pertumbuhan jangka environment for its employees.
panjang tenaga kerja.
Survey Kepuasan Karyawan Employee Satisfaction Survey
ESSA belum melakukan survei khusus untuk menilai kepuasan ESSA has not conducted a specific survey to assess employee
karyawan pada periode pelaporan. Hal ini menjadi agenda satisfaction during the reporting period. This remains an
mendesak yang akan kami lakukan pada tahun-tahun urgent agenda that we plan to undertake in the coming
mendatang. Akan tetapi kami telah dengan aktif melaksanakan years. However, we have actively implemented various
berbagai inisiatif yang merujuk pada beberapa indikator initiatives referring to several indicators that reflect measures
79
Page 80
Sumber Daya Manusia
Human Resource
yang dapat mencerminkan langkah-langkah yang berkontribusi contributing to employee well-being and satisfaction in the
terhadap peningkatan kesejahteraan dan kepuasan karyawan workplace. ESSA has introduced multiple programs and
di lingkungan kerja. ESSA telah menerapkan berbagai policies that indirectly create a more positive work
program dan kebijakan yang secara tidak langsung environment and support employees career development,
menciptakan lingkungan kerja yang lebih positif dan including:
mendukung pengembangan karier karyawan, diantaranya:
1. Pengembangan Keterampilan dan Program Bantuan 1. Skills Development and Transition Assistance Programs
Peralihan[GRI 404-2] [GRI 404-2]
ESSA berkomitmen untuk meningkatkan keterampilan ESSA is committed to enhancing employees' skills
karyawan melalui program pelatihan dan beasiswa. through training programs and scholarships. These
Upaya ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan efforts not only aim to improve workforce competencies
kompetensi tenaga kerja, tetapi juga memberikan rasa but also provide employees with a sense of security in
aman bagi karyawan dalam membangun masa depan building their future careers. Employees who feel
karir mereka. Karyawan yang merasa didukung dalam supported in their personal development tend to be
pengembangan diri cenderung lebih termotivasi dan more motivated and demonstrate higher loyalty to the
memiliki loyalitas tinggi terhadap perusahaan. company.
2. Mekanisme Tinjauan Kinerja dan Pengembangan 2. Performance Review Mechanisms and Career
Karier[GRI 404-3] Development [GRI 404-3]
Persentase karyawan yang menerima tinjauan rutin The percentage of employees receiving regular
terhadap kinerja dan pengembangan karier menjadi performance and career development reviews is a key
indikator penting dalam menciptakan transparansi dan indicator of transparency and fairness within the company.
keadilan dalam perusahaan. Dengan adanya mekanisme Through an annual review mechanism, employees have
tinjauan tahunan, karyawan memiliki kesempatan untuk the opportunity to understand company expectations,
memahami ekspektasi perusahaan, menerima umpan receive constructive feedback, and strategically plan
balik yang membangun, serta merencanakan langkah- their career development steps.
langkah pengembangan karier mereka dengan lebih
terarah.
3. Keadilan dalam Struktur Gaji dan Remunerasi[GRI 405-2] 3. Fairness in Salary and Remuneration Structure [GRI 405-2]
[GRI 2-20] [GRI 2-20]
ESSA menerapkan kebijakan kompensasi yang ESSA implements a compensation policy that considers
mempertimbangkan aspek keadilan, termasuk rasio gaji fairness aspects, including the ratio of base salary and
pokok dan remunerasi antara karyawan perempuan dan remuneration between female and male employees. A
laki-laki. Struktur gaji yang adil dapat meningkatkan fair salary structure enhances job satisfaction by ensuring
kepuasan kerja dengan memastikan bahwa seluruh that all employees receive equitable rewards based on
karyawan menerima penghargaan yang setara their contributions and performance, without gender
berdasarkan kontribusi dan kinerja mereka, tanpa discrimination.
diskriminasi gender.
4. Lingkungan Kerja yang Inklusif dan Bebas Diskriminasi 4. Inclusive and Non-Discriminatory Work Environment
[GRI 406-1] [GRI 406-1]
Tidak adanya insiden diskriminasi dalam laporan ESSA The absence of discrimination incidents in ESSA's reports
mencerminkan upaya perusahaan dalam menciptakan reflects the company's efforts to create a safe, inclusive,
lingkungan kerja yang aman, inklusif, dan menghargai and diversity-respecting work environment. A conducive
keberagaman. Sebuah lingkungan kerja yang kondusif workplace allows employees to work more comfortably
memungkinkan karyawan untuk bekerja dengan lebih and focus without concerns about unfair treatment.
nyaman dan fokus tanpa kekhawatiran terhadap perlakuan
yang tidak adil.
80 2024 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
Page 81
Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3)[GRI 3-3]
Occupational Health and Safety (OHS)[GRI 3-3]
Komitmen dan Inisiatif [GRI 403-1] Commitment and Initiatives[GRI 403-1]
ESSA menempatkan keselamatan kerja sebagai fondasi ESSA places workplace safety as the main foundation in
utama dalam menjalankan operasional bisnis yang running sustainable business operations. We are committed
berkelanjutan. Kami berkomitmen untuk menjaga lingkungan to maintaining a safe and healthy work environment, ensuring
kerja yang aman dan sehat, memastikan setiap karyawan every employee can work without concern for accident
dapat bekerja tanpa rasa khawatir akan risiko kecelakaan. risks.
Manajemen K3 ESSA: Sertifikasi OHSA & ESSA's OHS Management: OHSA & SIK3
SIK3 Certifications
Penerapan K3 di lingkungan Perseroan mengacu pada: The implementation of OHS in the Company refers to:
1. Undang-Undang No. 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan 1. Law No. 1 of 1970 on Occupational Safety;
Kerja;
2. Undang-Undang No. 23 tahun 1992 tentang Kesehatan; 2. Law No. 23 of 1992 on Health;
3. Undang-Undang No.13 Tahun 2003 tentang 3. Law No. 13 of 2003 on Manpower.
Ketenagakerjaan.
Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) merupakan prioritas Occupational Health and Safety (OHS) is a top priority in
utama dalam operasional ESSA. Sebagai bagian dari komitmen ESSA's operations. As part of its commitment to maintaining
terhadap lingkungan kerja yang aman, ESSA telah mengadopsi a safe working environment, ESSA has adopted the best
standar terbaik dalam sistem manajemen K3, termasuk standards in OHS management systems, including obtaining
memperoleh sertifikasi Occupational Health and Safety Occupational Health and Safety Assessment (OHSA)
Assessment (OHSA) serta Sistem Manajemen Keselamatan certification and the Occupational Health and Safety
dan Kesehatan Kerja (SMK3/SIK3) dari Kementerian Management System (SMK3/SIK3) certification from the
Ketenagakerjaan RI. Indonesian Ministry of Manpower.
● OHSA: Sertifikasi ini menegaskan bahwa ESSA telah ● OHSA: This certification affirms that ESSA has implemented
menerapkan sistem manajemen keselamatan kerja yang an occupational safety management system that complies
sesuai dengan standar internasional, memastikan with international standards, ensuring a healthy, safe
lingkungan kerja yang sehat, aman, serta bebas dari work environment free from workplace accidents and
risiko kecelakaan dan penyakit akibat kerja. occupational diseases.
● SIK3 (SMK3): ESSA telah memenuhi persyaratan ● SIK3 (SMK3): ESSA has met national occupational health
perundang-undangan nasional terkait K3, termasuk and safety regulations, including compliance with
kepatuhan terhadap Peraturan Pemerintah No. 50 Tahun Government Regulation No. 50 of 2012 on SMK3
2012 tentang Penerapan SMK3. Dengan sertifikasi ini, implementation. This certification demonstrates the
perusahaan menunjukkan komitmen dalam memastikan company's commitment to accident prevention and
pencegahan kecelakaan kerja dan peningkatan budaya strengthening a safety culture across all operational
keselamatan kerja di seluruh lini operasional. levels.
Melalui penerapan standar OHSA dan SIK3, ESSA tidak By implementing OHSA and SIK3 standards, ESSA not only
hanya meningkatkan perlindungan terhadap pekerja, tetapi enhances worker protection but also ensures compliance
juga memastikan kepatuhan terhadap regulasi nasional dan with national and international regulations. The company
internasional. Perusahaan secara berkelanjutan melakukan continuously conducts audits and evaluations to improve
audit dan evaluasi untuk meningkatkan efektivitas sistem the effectiveness of its OHS system, strengthen workforce
K3, memperkuat kapasitas tenaga kerja dalam mengidentifikasi capacity in identifying and managing risks, and foster a
serta mengelola risiko, serta membangun budaya keselamatan stronger workplace safety culture across all business units.
kerja yang lebih kuat di seluruh unit usaha. [GRI 403-7][GRI 403-8] [GRI 403-7][GRI 403-8]
81
Page 82
Sumber Daya Manusia
Human Resource
Sebagai upaya dalam menciptakan lingkungan bekerja yang As part of the effort to create a decent and safe working
layak dan aman, ESSA menekankan aspek K3 melalui environment, ESSA emphasizes OHS aspects through
berbagai kebijakan K3. Selain itu, Perseroan berkomitmen various OHS policies. Additionally, the Company is committed
secara berkala menyelenggarakan safety briefing, pelatihan, to regularly conducting safety briefings, training, and periodic
dan inspeksi berkala untuk memprioritaskan target inspections to prioritize the "ZERO ACCIDENT" safety target
keselamatan “ZERO ACCIDENT” di semua lingkup pekerjaan. across all work scopes.[OJK F.1][OJK F.21] [GRI 403-7][GRI 403-8] The objectives
[OJK F.1][OJK F.21] [GRI 403-7][GRI 403-8]
Tujuan penerapan kebijakan K3 of the Company's OHS policy implementation include:
Perseroan di antaranya:
Meningkatkan kesadaran Mempromosikan budaya yang Menaati peraturan perundang-
karyawan. kuat. undangan dan ketentuan lain
yang relevan.
Increasing employee Promoting a strong safety
awareness. culture. Complying with
laws and other relevant
regulations.
Menjaga komunikasi dan Meningkatkan Menganalisa dan melakukan
kerjasama yang efektif dengan kemampuan karyawan dalam manajemen insiden sebagai
para pemangku kepentingan upaya memastikan kondisi alat untuk pencegahan
guna memastikan komitmen pekerjaan aman dan kecelakaan kerja.
yang sama. mencegah kecelakaan kerja.
Analyzing and managing
Maintaining effective Enhancing employees' ability to incidents as tools for preventing
communication and ensure safe working conditions workplace accidents.
cooperation with stakeholders and prevent accidents.
to ensure mutual commitment.
82 2024 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
Page 83
Untuk mewujudkan budaya keselamatan yang kokoh, kami To establish a strong safety culture, we implement various
melaksanakan berbagai langkah strategis, antara lain: strategic steps, including:
Penguatan Budaya Keselamatan melalui Kepemimpinan Proaktif
Kepemimpinan di ESSA berperan aktif dalam mengomunikasikan pentingnya keselamatan
kerja. Setiap pimpinan memastikan penerapan standar K3 dalam setiap aktivitas operasional.
Strengthening Safety Culture through Proactive Leadership
Leadership at ESSA plays an active role in communicating the importance of occupational
safety. Each leader ensures the application of OHS standards in every operational activity.
Sistem Pelaporan dan Investigasi Insiden yang Transparan
Kami mendorong karyawan untuk melaporkan potensi bahaya dan insiden, sekecil apa
pun, guna mencegah risiko yang lebih besar. Setiap laporan ditindaklanjuti dengan
investigasi dan perbaikan untuk mencegah kejadian serupa.[GRI 403-2][GRI 403-4]
Transparent Reporting and Incident Investigation System
We encourage employees to report potential hazards and incidents, no matter how small,
to prevent larger risks. Every report is followed up with investigation and corrective
actions to prevent similar incidents.[GRI 403-2][GRI 403-4]
Pendidikan dan Kesadaran K3 yang Berkelanjutan [GRI 403-5]
Pelatihan keselamatan rutin diadakan untuk semua karyawan, disertai simulasi situasi
darurat seperti kebakaran dan evakuasi. Program ini bertujuan untuk memastikan kesiapan
karyawan dalam menghadapi kondisi tak terduga.
Ongoing OHS Education and Awareness [GRI 403-5]
Routine safety training is held for all employees, including emergency situation simulations
such as fires and evacuations. This program aims to ensure employee readiness in facing
unexpected conditions.
Integrasi Teknologi untuk Mendukung K3
Kami memanfaatkan teknologi canggih, seperti sistem deteksi dini dan analisis data
keselamatan, guna mengurangi risiko kecelakaan dan meningkatkan pengawasan di area
kerja.
Integration of Technology to Support OHS
We utilize advanced technologies, such as early detection systems and safety data
analysis, to reduce accident risks and improve monitoring in work areas.
Kolaborasi dengan Pihak Eksternal
ESSA bekerja sama dengan lembaga K3 terkemuka untuk memastikan praktik keselamatan
kami sesuai dengan standar nasional dan internasional.
Collaboration with External Parties
ESSA collaborates with leading OHS institutions to ensure our safety practices align with
national and international standards.
83
Page 84
Sumber Daya Manusia
Human Resource
Penghargaan Zero Accident ini tidak hanya menjadi The Zero Accident award is not only a source of pride but
kebanggaan, tetapi juga motivasi bagi kami untuk terus also motivation for us to continue innovating in creating an
berinovasi dalam menciptakan lingkungan kerja yang semakin increasingly safe working environment. ESSA is committed
aman. ESSA berkomitmen untuk menjaga keberlanjutan to maintaining business sustainability in line with employee
bisnis yang sejalan dengan kesejahteraan karyawan dan welfare and workplace protection.
perlindungan lingkungan kerja.
Kinerja K3 OHS Performance
ESSA diwakili oleh Anak Perusahaan PAU mendapatkan ESSA, represented by its Subsidiary PAU, has received
perhargaan secara berturut-turut dalam 9 tahun dari awards for nine consecutive years from the Ministry of
Kementerian Tenaga Kerja atas kinerja 5.890.471 jam kerja Manpower for achieving 5,890,471 work hours without a
tanpa kehilangan hari kerja karena kecelakaan pada Kilang lost workday due to accidents at the Palembang LPG Plant.
LPG Palembang. Selanjutnya pada Pabrik Amoniak di Additionally, at the Ammonia Plant in Banggai, Luwuk
Banggai, Kabupaten Luwuk, komitmen atas kesehatan dan Regency, the commitment to health and safety for employees
keselamatan kerja bagi karyawan, mencatatkan 1.911.939 recorded 1,911,939 work hours without any workplace
jam kerja orang tanpa kecelakaan kerja. [GRI 403-9][GRI 403-10] accidents. [GRI 403-9][GRI 403-10]
Komitmen kami terhadap K3 terbukti melalui pencapaian Zero Accident selama
9 tahun berturut-turut. Prestasi ini menjadi bukti nyata dari upaya berkelanjutan
kami dalam mengedepankan keselamatan sebagai budaya kerja di seluruh
tingkatan organisasi.
Our commitment to OHS is demonstrated through achieving the Zero Accident
award for 9 consecutive years. This achievement serves as a tangible proof of our
ongoing efforts to prioritize safety as a work culture across all levels of the
organization.
84 2024 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
Page 85
MASYARAKAT LOKAL
Local Communities
Page 86
Masyarakat Lokal
Local Communities
Pemberdayaan Mitra Lokal Berkelanjutan[GRI 3-3]
Sustainable Local Partner Empowerment[GRI 3-3]
Masyarakat lokal adalah mitra keberlanjutan Perseroan. Local communities are key sustainability partners of the
Kesejahteraan mereka menjadi salah satu isu penting yang Company. Their well-being is a critical issue, given that local
diperhatikan mengingat masyarakat lokal sangat mungkin communities are often directly impacted by the Company's
terdampak secara negatif dari aktivitas bisnis Kami. Kami business activities. We carefully design comprehensive
secara berhati-hati menyusun program pemberdayaan community empowerment programs that focus on education,
masyarakat secara komprehensif melalui aspek pendidikan, health, economic empowerment, and supporting vulnerable
kesehatan, pemberdayaan ekonomi, dan pemberdayaan groups within the community.[GRI 413-1][GRI 413-2][OJK F.23]
kelompok masyarakat rentan lainnya.[GRI 413-1][GRI 413-2][OJK F.23]
Kinerja Pemberdayaan Mitra Lokal Performance of Sustainable Local
Berkelanjutan[OJK B.3] Partner Empowerment[OJK B.3]
Penerima Manfaat Program Pemberdayaan Masyarakat dan CSR:
Beneficiaries of Community Empowerment and CSR Programs:
Program Kesehatan: Program Ekonomi: Pemasok Lokal:
Health Program: Economic Program: Local Supplier:
427 Balita
Toddlers 23 Kelompok Petani
Farmer Group
Program Pendidikan: Program Infrastruktur: 91% untuk produk
for products
Education Program: Education Infrastructure:
97% untuk jasa
dari suplier lokal
10 1
for services from
Unit Komputer Sumur Bor
local supplier
Unit Computers Borewell
2 Unit Infokus
Unit Projectors 1 Pompa Air
Water Pump
Keanekaragaman Hayati:
Biodiversity:
3 Unit Printer
Unit Printers 2 Tandon Air
Water Tanks
384
Burung Maleo
Maleo Birds
Dilepasliarkan ke Taman
13
Suaka Margasatwa Bakiriang.
Starlink were released into the
Satellite Internet Bakiriang Wildlife Sanctuary.
Services
9
Institusi Pendidikan
setara Sekolah
Menengah Pertama
(SMP)/Sekolah
Menengah Atas (SMA)
Educational institutions
equivalent to Junior
High School/Senior
High School
86 2024 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
Page 87
Program Pemberdayaan Masyarakat Community Empowerment Program
ESSA 2024[GRI 203-1][GRI 203-2][OJK F.1][OJK F.25] ESSA 2024[GRI 203-1][GRI 203-2][OJK F.1][OJK F.25]
Perseroan membuktikan komitmen untuk tumbuh The Company demonstrates its commitment to sustainable
berkelanjutan bersama dengan masyarakat lokal dengan growth alongside local communities by implementing
pelaksanaan program pemberdayaan komprehensif sebagai comprehensive empowerment programs. This integrated
upaya terintegrasi dalam operasi bisnis sebagai bagian approach is part of our business operations and contributes
upaya pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan to achieving the Sustainable Development Goals (SDGs).
(TPB).
Bidang Pendidikan Bidang Kesehatan
Education Program Health Program
♦ Program Sahabat Mengajar di Sekolah dan Universitas ♦ Program Penanganan Stunting
Teaching Friend Program in Schools and Universities Stunting Handling Program
♦ Bantuan Unit Komputer ke Sekolah Menengah Pertama ♦ Program Pencegahan dan Pengendalian Penyakit AIDS,
Computer Unit Assistance to Junior High Schools Tuberkulosis, dan Malaria
♦ Bantuan Transportasi Pelajar AIDS, Tuberculosis, and Malaria Prevention and Control
Student Transportation Assistance Program
♦ Program Air Bersih
Clean Water Program
Bidang Pemberdayaan Ekonomi Bidang Infrastruktur
Economic Empowerment Program Infrastructure Program
♦ Pelatihan Manajemen Pengelolaan Arang BUMDES ♦ Biopori: Pemberdayaan Komunitas dengan Pembuatan
BUMDES Charcoal Management Training Biopori
♦ Pelatihan Pengelolaan Keuangan kepada Kelompok Biopore: Community Empowerment for Biopore Making
Petani ♦ Program Air Bersih (Sumur Bor, Tandon Air)
Financial Management Training for Farmer Groups Clean Water Program (Bore Wells, Water Tanks)
♦ Pendampingan Kelompok Tani Binaan ESSA ♦ Program Pemberdayaan Masyarakat Pemanfaatan
ESSA's Farmer Group Mentorship Lampu Tenaga Surya
♦ Pemberdayaan Masyarakat Pembuatan Biopori Community Empowerment Program for Solar Lamp
Community Empowerment for Biopore Making Utilization
87
Page 88
Masyarakat Lokal
Local Communities
Kegiatan, Penjelasan, dan Capaian Activities, Explanations, and Achievements
Pemberdayaan Masyarakat dan CSR of Community Empowerment and CSR
Upaya pemberdayaan kami mendapatkan sejumlah Our empowerment efforts have received several awards
penghargaan dan sertifikat dari pemangku kepentingan and certifications from stakeholders and local governments.
dan pemerintah setempat. Hal ini membuat kami berbesar This makes us proud and determined to continue supporting
hati dan bertekad mendukung masyarakat lokal secara local communities sustainably through activities that are
berkelanjutan melalui kegiatan yang disusun berdasarkan based on mapping results and participatory communication.
hasil pemetaan dan komunikasi yang partisipatif.
Program Pendidikan
Education Program
Kegiatan Penjelasan Capaian
No.
Activity Description Achievement
1. Program Sahabat Mengajar Program yang melibatkan karyawan ESSA 1. Transformasi pengetahuan mengenai
di Sekolah dan Universitas sebagai tenaga pengajar sukarela untuk kegiatan industri ESSA.
berbagi pengalaman dan wawasan tentang 2. Mengenalkan potensi industri
industri, guna meningkatkan pemahaman kepada siswa-siswi dan guru sekolah
siswa mengenai dunia kerja. di wilayah mereka.
3. Mempersiapkan sejak dini persiapan
karir untuk siswa-siswi.
Teaching Volunteers This program involves ESSA employees 1. Knowledge transfer about ESSA’s
Program in Schools and as volunteer teachers to share their industrial activities.
Universities experiences and insights about the 2. Introducing industry potential to
industry, aiming to enhance students' students and teachers in their region.
understanding of the working world. 3. Early career preparation for students.
2. Bantuan Unit Komputer ke Peningkatan kualitas pendidikan melalui Penyaluran bantuan komputer, infokus,
Sekolah Menengah Pertama bantuan sarana teknologi informasi berupa dan printer ke berbagai sekolah.
di sekitar operasional komputer dan perangkat pendukung
perusahaan lainnya bagi sekolah-sekolah di wilayah
sekitar perusahaan.
Computer Unit Assistance Improving education quality by providing IT Distribution of computers, projectors,
for Junior High Schools equipment, including computers and other and printers to various schools.
Around the Company's supporting devices, to schools near the
Operations company’s operational areas.
3. Bantuan Transportasi Penyediaan transportasi bagi pelajar guna Terbantunya orang tua dalam hal
Pelajar sekitar Wilayah meningkatkan aksesibilitas pendidikan, antar-jemput anak sekolah, sehingga
Operasi ESSA terutama bagi anak-anak yang memiliki mengurangi biaya pengeluaran rumah
keterbatasan sarana transportasi ke sekolah. tangga.
Student Transportation Providing transportation for students to Helping parents with school
Assistance Around ESSA's improve access to education, especially for transportation, reducing household
Operational Area children with limited transportation to school. expenses.
88 2024 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
Page 89
Program Kesehatan
Health Program
Kegiatan Penjelasan Capaian
No.
Activity Description Achievement
1. Program Air Bersih Penyediaan sumber air bersih dan fasilitas Perusahaan membantu pengadaan air
pendukungnya untuk meningkatkan akses bersih dengan sumur bor dan mesin
masyarakat terhadap air layak konsumsi di Puskesmas Nambo serta tandon air
dan sanitasi yang lebih baik. untuk Pustu di beberapa lokasi.
Clean Water Program Providing clean water sources and The company facilitated clean water
supporting facilities to improve community procurement through bore wells
access to potable water and better and water pumps at Nambo Health
sanitation. Center and water reservoirs at several
Puskesmas (community health centers).
2. Program Penanganan Program yang mendukung pemerintah Peningkatan pemahaman masyarakat
Stunting dalam mengurangi angka stunting dengan tentang pentingnya gizi dan penyaluran
peningkatan kapasitas tenaga kesehatan, makanan tambahan untuk ibu hamil
sosialisasi gizi, serta penyediaan makanan serta balita.
tambahan bagi ibu hamil dan balita.
Stunting Prevention A program supporting the government Increased public awareness of nutrition
Program in reducing stunting rates by increasing and the distribution of supplementary
healthcare workers' capacity, conducting food to pregnant women and toddlers.
nutrition awareness campaigns, and
providing supplementary food for pregnant
women and toddlers.
3. Program Pencegahan dan Upaya edukasi dan pencegahan penyakit Kader kesehatan telah mendapatkan
Pengendalian Penyakit menular melalui peningkatan kapasitas pelatihan mengenai pencegahan dan
AIDS, Tuberkulosis, dan kader kesehatan, sosialisasi, serta kegiatan penanganan penyakit menular.
Malaria pengasapan di sekolah-sekolah.
AIDS, Tuberculosis, and Educational and preventive measures for Health workers received training on the
Malaria Prevention and infectious diseases through health worker prevention and treatment of infectious
Control Program capacity-building, awareness campaigns, diseases.
and fumigation activities in schools.
89
Page 90
Masyarakat Lokal
Local Communities
Program Ekonomi
Economic Program
Kegiatan Penjelasan Capaian
No.
Activity Description Achievement
1. Pelatihan Manajemen Meningkatkan kapasitas manajerial Peningkatan kualitas produk arang
Pengelolaan Arang Badan dan teknis BUMDES dalam mengelola tempurung melalui pelatihan dan
Usaha Milik Desa (BUMDES) produksi arang tempurung, sehingga dapat pendampingan manajemen.
untuk Meningkatkan meningkatkan nilai ekonomi dan daya
Kualitas Produk saing produk.
Charcoal Business Enhancing the managerial and technical Improved charcoal product quality
Management Training for capacity of BUMDES in managing coconut through training and management
Village-Owned Enterprises shell charcoal production to increase mentoring.
(BUMDES) to Improve product value and competitiveness.
Product Quality
2. Pelatihan Pengelolaan Meningkatkan kapasitas petani binaan Petani binaan mampu melakukan
Keuangan kepada dalam mengelola keuangan kelompok, pembukuan arus keuangan (khususnya
Kelompok Petani oleh merencanakan investasi, serta dalam kelompok) dan mengelola
Karyawan ESSA meningkatkan efisiensi keuangan dalam keuangan.
usaha pertanian.
Financial Management Strengthening the financial management Assisted farmers are now able to
Training for Farmer Groups skills of assisted farmers, planning maintain financial records (especially
by ESSA Employees investments, and improving financial within groups) and manage finances
efficiency in agricultural businesses. effectively.
3. Pendampingan Kelompok Peningkatan keterampilan dan efisiensi Petani terbantu dalam melakukan
Tani Binaan ESSA dalam pertanian melalui edukasi terkait efisiensi kegiatan pertanian sehingga
musim tanam, penggunaan pupuk yang hasil panen yang diterima meningkat
tepat, serta optimalisasi hasil panen. serta memiliki kualitas yang baik.
ESSA-Assisted Farmer Improving agricultural skills and efficiency Farmers improved efficiency in
Group Mentorship through education on planting seasons, agricultural activities, resulting in
proper fertilizer use, and harvest increased yields and better product
optimization. quality.
90 2024 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
Page 91
Program Lingkungan
Environment Program
Kegiatan Penjelasan Capaian
No.
Activity Description Achievement
1. Pemberdayaan Masyarakat Program ini bertujuan meningkatkan Pembuatan sejumlah titik
Pembuatan Biopori sebagai kapasitas masyarakat dalam mengelola biopori yang berfungsi dalam
Peningkatan Resapan Air Tanah sumber daya air secara lebih baik melalui meningkatkan daya resapan air
dan Beban Pencemar Limpasan pembuatan biopori, guna meningkatkan tanah.
Permukaan di Desa Tangkiang daya resapan air tanah dan mengurangi
limpasan permukaan.
Community Empowerment through This program aims to enhance community Creation of several biopore
Biopore Development to Improve capacity in managing water resources by points that function to increase
Groundwater Absorption and creating biopores to improve groundwater groundwater absorption.
Reduce Surface Runoff Pollutants in absorption and reduce surface runoff.
Tangkiang Village
2. Pemberdayaan Masyarakat melalui Mendorong masyarakat untuk beralih Peningkatan kesadaran
Peralihan Penggunaan Transportasi dari transportasi pribadi ke transportasi masyarakat dalam
Pribadi ke Transportasi Umum dalam umum guna mengurangi emisi karbon, menggunakan transportasi
Upaya Pengurangan Emisi di Desa kemacetan, dan polusi udara. umum yang lebih ramah
Tangkiang lingkungan.
Community Empowerment through Encouraging the community to shift from Increased public awareness
Transition from Private Vehicles private vehicles to public transportation of using more environmentally
to Public Transport to Reduce to reduce carbon emissions, traffic friendly public transport.
Emissions in Tangkiang Village congestion, and air pollution.
3. Pemberdayaan Masyarakat melalui Meningkatkan kesadaran dan keterampilan Pelaksanaan pelatihan
Transfer Kompetensi Aspek masyarakat dalam mengelola limbah pengelolaan limbah B3 bagi
Pengurangan dan Pemanfaatan B3 secara aman dan efektif, serta komunitas setempat.
Limbah B3 di Desa Tangkiang mendorong praktik daur ulang yang lebih
berkelanjutan.
Community Empowerment through Raising community awareness and skills in Implementation of hazardous
Competency Transfer on Hazardous safely and effectively managing hazardous waste management training for
Waste (B3) Reduction and Utilization waste (B3) while promoting more the local community.
in Tangkiang Village sustainable recycling practices.
4 Transfer Kompetensi Pemberdayaan Edukasi dan pendampingan bagi Peningkatan kesadaran
Masyarakat Aspek Pengurangan masyarakat dalam mengelola limbah masyarakat dalam memilah dan
dan Pemanfaatan Limbah Non-B3 di non-B3 guna mengurangi pencemaran mendaur ulang limbah non-B3.
Desa Tangkiang lingkungan dan meningkatkan kebersihan
sanitasi.
Competency Transfer for Community Education and assistance for the Increased public awareness of
Empowerment on Non-Hazardous community in managing non-hazardous waste segregation and non-
Waste (Non-B3) Reduction and waste to reduce environmental pollution hazardous waste recycling.
Utilization in Tangkiang Village and improve sanitation.
91
Page 92
Masyarakat Lokal
Local Communities
Kegiatan Penjelasan Capaian
No.
Activity Description Achievement
5 Program Pemberdayaan Masyarakat Meningkatkan akses energi terbarukan Instalasi lampu tenaga surya di
Pemanfaatan Lampu Tenaga Surya melalui pemanfaatan lampu tenaga surya beberapa rumah warga yang
sebagai Solusi Hemat Energi untuk guna mengurangi ketergantungan pada membutuhkan.
Penerangan dan Pengurangan Biaya bahan bakar fosil dan menekan biaya listrik
Listrik di Desa Tangkiang rumah tangga.
Community Empowerment Program Increasing access to renewable energy Installation of solar-powered
on Solar-Powered Lamps as an through the use of solar-powered lamps lamps in several households in
Energy-Efficient Lighting Solution to reduce dependence on fossil fuels and need.
to Reduce Electricity Costs in lower household electricity costs.
Tangkiang Village
6 Program Perlindungan Upaya konservasi dan pelepasliaran hewan Melalui program ini, perusahaan
Keanekaragaman Hayati endemik Burung Maleo guna menjaga telah membantu pelepasliaran
kelestarian spesies yang terancam punah. burung Maleo ke Taman
Suaka Margasatwa Bakiriang
sebanyak 384 ekor.
Biodiversity Conservation Program Conservation efforts and the release of the Through this program, the
endemic Maleo bird species to preserve company has assisted in the
threatened biodiversity. release of 384 Maleo birds into
the Bakiriang Wildlife Reserve.
Pengaduan Masyarakat [GRI 2-16][GRI 2-26][OJK Community Complaints [GRI 2-16][GRI 2-26][OJK
F.24] F.24]
Bersamaan dengan komitmen ESSA untuk memberikan In line with ESSA's commitment to providing benefits to the
manfaat kepada masyarakat sekitar melalui berbagai program surrounding communities through various community
pemberdayaan masyarakat dan CSR, Perseroan menerima empowerment and CSR programs, the Company has
tanggapan positif dari komunitas setempat. Sebagai alat received positive feedback from the local community. As
untuk pelibatan masyarakat, melalui inisiatif ini Perseroan a tool for community engagement, these initiatives also
juga senantiasa memberikan ruang bagi masyarakat untuk serve as a platform for the community to express complaints,
menyampaikan keluhan, usulan, atau saran konstruktif, suggestions, or constructive feedback, particularly regarding
terutama yang terkait dengan mitigasi dampak negatif the mitigation of the Company’s negative environmental
perusahaan pada lingkungan dan pengembangan masyarakat impacts and community development around its operational
di sekitar wilayah operasional. Pada tahun 2024, tidak areas. In 2024, there were no reported cases from the
terdapat kasus yang diadukan masyarakat pada ESSA baik community to ESSA regarding either environmental impacts
berupa dampak negatif terhadap lingkungan maupun or empowerment-related concerns. [OJK F.16]
pemberdayaan yang disampaikan pada kami. .[OJK F.16]
Sepanjang Tahun 2024, Perseroan tidak menerima laporan Throughout 2024, the Company did not receive any reports
dan pengaduan dari masyarakat terkait dampak negatif or complaints from the community regarding the negative
perusahaan terhadap aspek kesehatan, pendidikan, dan impacts of the company on aspects of health, education,
pemberdayaan ekonomi dari masyarakat lokal. [OJK F.16] and economic empowerment of the local community. [OJK
F.16]
92 2024 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
Page 93
Supplier Lokal Kami [GRI 204-1][OJK B.1] Our Local Suppliers [GRI 204-1][OJK B.1]
Kami berkomitmen tumbuh berkelanjutan bersama dengan We are committed to sustainable growth alongside local
pemasok lokal. ESSA melibatkan pemasok lokal atau entitas suppliers. ESSA engages local suppliers or locally owned
perusahaan lokal baik di tingkat nasional, provinsi, dan entities at the national, provincial, and district levels to
kabupaten untuk mendukung operasi kami sebagai komitmen support our operations as part of our firm commitment and
dan kontribusi nyata Perseroan untuk meningkatkan peluang tangible contribution to creating business opportunities
usaha sehingga tercipta masyarakat yang kuat dan sejahtera. that foster a strong and prosperous society.
Pada entitas anak kami, EII dan PLP keterlibatan pemasok At our subsidiaries, EII and PLP, local supplier involvement
lokal tetap dominan dengan rata-rata kontribusi di atas 98% remains dominant, with an average contribution exceeding
selama tiga tahun terakhir, meskipun jumlahnya mengalami 98% over the past three years, despite a slight decrease
sedikit penurunan dari 203 pemasok (98,5%) pada 2022 in the number of local suppliers from 203 (98.5%) in 2022
menjadi 177 pemasok (98%) pada 2024, sementara pemasok to 177 (98%) in 2024, while imported suppliers remained
impor tetap konstan di angka 3 pemasok. Sementara itu, di constant at three. Meanwhile, in PAU and BAP, the proportion
PAU dan BAP, proporsi pemasok lokal stabil di kisaran of local suppliers has remained stable at around 84%-85%,
84%-85%, dengan pemasok impor berkisar 15%-16%. Jumlah with imported suppliers accounting for 15%-16%. The number
pemasok lokal di unit ini menunjukkan fluktuasi, dari 438 of local suppliers in these units has fluctuated, from 438 in
pemasok pada 2022, meningkat menjadi 452 pada 2023, 2022, rising to 452 in 2023, and then declining to 424 in
lalu turun kembali menjadi 424 pada 2024, namun secara 2024. However, in terms of percentage, local supplier
persentase, keterlibatan pemasok lokal tetap terjaga, involvement remains consistent, reflecting ESSA’s commitment
mencerminkan komitmen ESSA dalam mendukung ekosistem to sustainably supporting the local business ecosystem.
bisnis lokal secara berkelanjutan.
EII dan PLP | EII and PLP
2022 2023 2024
Keterangan Satuan
Description Unit Jumlah Jumlah Jumlah
% % %
Total Total Total
Pemasok Lokal Pemasok
203 98,5 185 98,9 177 98
Local Supplier Supplier
Pemasok Impor Pemasok
3 19 3 15 3 2
Imported Supplier Supplier
PAU dan BAP | PAU and BAP
2022 2023 2024
Keterangan Satuan
Description Unit Jumlah Jumlah Jumlah
% % %
Total Total Total
Pemasok Lokal Pemasok
438 85 452 84 424 85
Local Supplier Supplier
Pemasok Impor Pemasok
77 15 83 16 72 15
Imported Supplier Supplier
93
Page 94
Masyarakat Lokal
Local Communities
Pengurangan pemasok lokal kami mencerminkan efisiensi The reduction in our local suppliers reflects supply chain
rantai pasok untuk mengoptimalkan biaya dan kualitas efficiency to optimize costs and service quality. Meanwhile,
layanan. Sementara itu, stabilitas proporsi pemasok lokal the stability of local supplier proportions at other operating
pada kilang operasi lainnya menunjukkan keseimbangan plants demonstrates a well-maintained balance between
yang terjaga antara pemasok lokal dan impor. Ketergantungan local and imported suppliers. Minimal reliance on imported
minimal pada pemasok impor menegaskan keberhasilan suppliers underscores ESSA’s success in strengthening the
ESSA dalam memperkuat rantai pasok domestik, mengurangi domestic supply chain, reducing exposure to global volatility,
risiko volatilitas global, dan meningkatkan ketahanan and enhancing operational resilience.
operasional.
ESSA berkomitmen meningkatkan keterlibatan pemasok ESSA is committed to increasing local supplier engagement
lokal melalui pelatihan untuk meningkatkan daya saing, through training programs to enhance competitiveness,
kemitraan strategis guna mencapai standar internasional, strategic partnerships to achieve international standards,
serta inovasi dalam rantai pasok untuk menggantikan impor and supply chain innovations to replace imports with local
dengan produk lokal. Selain itu, ESSA mendorong pemasok products. Additionally, ESSA encourages suppliers to adopt
menerapkan prinsip keberlanjutan, seperti efisiensi energi sustainability principles, such as energy efficiency and
dan pengelolaan limbah. Transparansi ditingkatkan dengan waste management. Transparency is enhanced through
digitalisasi rantai pasok, pemantauan kinerja pemasok, serta digital-based supply chain, supplier performance monitoring,
sistem evaluasi berbasis ESG untuk memastikan pertumbuhan and an ESG-based evaluation system to ensure sustainable
yang berkelanjutan. growth.
94 2024 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
Page 95
LINGKUNGAN Environment
Page 96
Lingkungan
Environment
Kinerja Pengelolaan Lingkungan
Environmental Management Performance
Beroperasi di industri petrokimia serta minyak & gas, Operating in the petrochemical and oil & gas industries,
Perseroan menyadari pentingnya komitmen yang kuat dan the Company recognizes the importance of strong
strategi inovatif untuk menjaga kelangsungan bisnis dan commitments and innovative strategies to ensure business
mengurangi dampak atas aktivitas bisnisnya terhadap continuity while minimizing our environmental and social
lingkungan dan masyarakat. Sejalan dengan Perjalanan impact. As part of our Sustainability Journey in the
Menuju Keberlanjutan kami dalam aspek lingkungan, kami environmental aspect, we have implemented the ISO
telah menerapkan ISO 14001:2015 Sistem Manajemen 14001:2015 Environmental Management System as a tangible
Lingkungan sebagai upaya nyata Perseroan dalam mengurangi effort to reduce the environmental impact of our operations.
dampak lingkungan akibat aktivitas operasi Perseroan.
Perusahaan menerjemahkan komitmen ini ke dalam tindakan The Company articulates this commitment into concrete
konkret, termasuk adopsi dan implementasi teknologi actions, including the adoption and implementation of
canggih, upaya manajemen dan mitigasi dampak, serta technology, negative impact management and reduction
inisiatif konservasi pada area produksi demi melindungi efforts, and the conservation of endemic species around
spesies endemik lokal. Untuk memperkuat upaya ini, kami our operational areas. In line with this, we collaborate with
berkolaborasi dengan mitra eksternal guna memastikan external parties to ensure validation, monitoring, and
bahwa inisiatif kami sesuai dengan validitas, pemantauan, continuous improvement in our sustainability performance.
dan pembangunan berkelanjutan, yang memperkuat
komitmen kami terhadap keberlanjutan.
Program Lingkungan dan Pencapaian Environmental Programs and SDGs
TPB Achievements
Komitmen dan inisiatif kami di aspek lingkungan berkontribusi Our commitments and initiatives in environmental aspects
dalam pencapaian TPB berikut ini: support these SDGs:
Mencakup pengelolaan Mencakup pengurangan penggunaan Mencakup pemanfaatan
dan akses terhadap air. energi dan pemanfaatan energi sumber daya secara efisien.
Includes management terbarukan (biosolar). Includes efficient use of resources.
and access to water. Includes reducing energy use and
utilizing renewable energy (biosolar).
Mencakup pengelolaan limbah yang Mencakup kehidupan biota laut. Mencakup air, tanah, udara, dan
bertanggungjawab. Includes marine life. keanekaragaman hayati.
Includes responsible waste Includes water, land, air, and
management. biodiversity.
96 2024 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
Page 97
Data lingkungan yang dilaporkan mencakup PT Panca Amara For this reporting period, environmental data is available for
Utama/PAU (Banggai Ammonia Plant/BAP), sedangkan data PT Panca Amara Utama/PAU (Banggai Ammonia Plant/BAP),
lingkungan untuk PT ESSA Industries Indonesia/EII (Palembang while data from PT ESSA Industries Indonesia/EII (Palembang
LPG Plant/PLP) dan kantor pusat belum tersedia dalam LPG Plant/PLP) and the head office is not yet included. In line
periode pelaporan ini. Perseroan tengah berupaya with our commitment to transparency and accountability,
meningkatkan cakupan data meliputi seluruh operasi dengan the Company is actively working to expand data coverage
memastikan sistem dokumentasi data konsumsi energi across all operations. A key priority in our sustainability
sebagai prioritas implementasi komitmen keberlanjutan strategy is the implementation of a comprehensive energy
kami di waktu mendatang. Rincian data lingkungan dapat consumption data documentation system to strengthen
dilihat pada halaman 137-143. environmental performance monitoring. Detailed environmental
data can be found on pages 137-143.
PROYEK INOVASI AMONIAK RENDAH KARBON [OJK F.26] [OJK F.3]
LOW-CARBON AMMONIA INNOVATION PROJECT [OJK F.26] [OJK F.3]
Sebagai bagian dari komitmen terhadap keberlanjutan dan As part of its commitment to sustainability and carbon emission
pengurangan emisi karbon, ESSA telah memulai investasi reduction, ESSA is developing the Low-Carbon Ammonia
dalam pengembangan proyek Low Carbon Ammonia. Proyek Project. This initiative is designed to capture and store carbon
ini dirancang untuk menangkap dan menyimpan karbon dioxide (CO₂) from the ammonia production process, with a
dioksida (CO₂) dari proses produksi amoniak, dengan target target of capturing approximately 2,547 tons per day or
menyerap sekitar 2.547 ton per hari atau sekitar 0,9 juta around 0.9 million tons per year. This represents approximately
ton per tahun. Hal ini setara dengan menangkap sekitar 69% of the total CO₂ emissions currently generated by the
69% dari total emisi CO₂ yang dihasilkan oleh PAU saat ini. PAU. With this initiative, ESSA aims to contribute to the
Langkah ini menjadikan ESSA sebagai pelopor dalam advancement of Carbon Capture and Storage (CCS) technology
penerapan teknologi Carbon Capture and Storage (CCS) in Indonesia’s ammonia industry.
di industri amoniak di Indonesia.
Proyek ini terdiri dari tiga tahap utama. The project consists of three main phases:
1. GHG Measurement Study, yang telah selesai dilakukan 1. GHG Measurement Study – Completed by JGC Corporation
oleh JGC Corporation dan Japan Organization for Metals and Japan Organization for Metals and Energy Security
and Energy Security (JOGMEC), bertujuan untuk (JOGMEC), this phase ensures that the carbon footprint
memastikan jejak karbon sebelum dan sesudah penerapan before and after CCS implementation aligns with Blue
CCS sesuai dengan standar Blue Ammonia. Ammonia standards.
2. Subsurface Study yang dilakukan oleh Lembaga Afiliasi 2. Subsurface Study – Conducted by Lembaga Afiliasi
Penelitian dan Industri - Institut Teknologi Bandung (LAPI Penelitian dan Industri - Institut Teknologi Bandung (LAPI
ITB), berfokus pada identifikasi formasi geologi yang ITB), this phase focuses on identifying suitable geological
cocok untuk penyimpanan CO₂, dan diperkirakan selesai formations for CO₂ storage and is expected to be completed
pada Februari 2025. by February 2025.
3. Surface Facility Study, juga dikerjakan oleh LAPI ITB, 3. Surface Facility Study – Also led by LAPI ITB, this phase
merancang fasilitas injeksi CO₂ yang sesuai dengan involves designing the CO₂ injection facility to meet project
kebutuhan proyek, dengan target penyelesaian pada requirements, with a target completion by the end of 2024.
akhir 2024.
Implementasi proyek ini dilakukan secara bertahap, dimulai The project is being implemented in phases, starting with
dari studi awal pada tahun 2021 hingga proses commissioning initial studies in 2021 and progressing towards commissioning
yang direncanakan pada kuartal IV tahun 2027. Selain in Q4 2027. Beyond demonstrating ESSA’s concrete efforts
menjadi langkah nyata ESSA dalam mendukung transisi in supporting the transition to a low-carbon economy, this
menuju ekonomi rendah karbon, proyek ini juga menunjukkan initiative highlights how technological innovation enables
bagaimana inovasi teknologi dapat membantu industri the industry to minimize environmental impact without
mengurangi dampak lingkungan tanpa mengorbankan compromising productivity. Through this project, ESSA
produktivitas. Dengan adanya proyek ini, ESSA memperkuat strengthens its position as a leader in cleaner and more
posisinya sebagai pemimpin dalam industri energi yang sustainable energy solutions.
lebih bersih dan berkelanjutan.
97
Page 98
Lingkungan
Environment
Energi [GRI 3-3][GRI 302]
Energy [GRI 3-3][GRI 302]
Komitmen Tanpa Henti terhadap Relentless Commitment to Energy
Efisiensi Energi Efficiency
Upaya tidak kenal lelah untuk terus melakukan efisiensi ESSA remains steadfast in its commitment to optimizing
penggunaan energi menjadi komitmen Perseroan. Energi energy efficiency across operations. As a crucial element
merupakan elemen krusial dalam operasional ESSA, in the production of LPG, Condensate, and Ammonia, energy
khususnya dalam produksi LPG, Kondensat, dan Amoniak. management not only reduces operational costs but also
Efisiensi energi tidak hanya mengurangi biaya operasional contributes to environmental sustainability by lowering
tetapi juga berkontribusi terhadap keberlanjutan lingkungan carbon emissions. Aligned with ESG principles, ESSA has
melalui pengurangan emisi karbon. Sejalan dengan prinsip identified energy management as a material topic in the
ESG, ESSA menetapkan manajemen energi sebagai topik 2024 Sustainability Report and has set a target of achieving
material dalam Laporan Keberlanjutan 2024 dan menargetkan a 1% energy conservation reduction over the next five years.
konservasi energi sebesar 1% dalam lima tahun ke depan.
Penetapan efisiensi energi sebagai topik material didasarkan The designation of energy efficiency as a material topic is
pada kepatuhan terhadap regulasi nasional, dampaknya based on compliance with national regulations, its significance
bagi pemangku kepentingan, serta kontribusinya terhadap to stakeholders, and its contribution to SDG 7 (Affordable
TPB 7 (Energi Bersih dan Terjangkau). Selain itu, peningkatan and Clean Energy). Additionally, improving energy efficiency
efisiensi energi juga merupakan strategi mitigasi risiko serves as a risk mitigation strategy against energy cost
terhadap fluktuasi biaya energi serta upaya meningkatkan fluctuations while enhancing industrial competitiveness.
daya saing industri.
Untuk mencapai target tersebut, ESSA menerapkan audit To achieve this target, ESSA implements periodic energy
energi berkala, program konservasi energi yang sistematis, audits, systematic energy conservation programs, the
penggunaan teknologi hemat energi, serta integrasi adoption of energy-efficient technologies, and the integration
perhitungan efisiensi berbasis Life Cycle Assessment (LCA). of Life Cycle Assessment (LCA)-based efficiency calculations.
Dengan strategi ini, ESSA berkomitmen untuk meningkatkan Through these strategies, ESSA remains committed to
efisiensi operasional sekaligus berkontribusi pada transisi enhancing operational efficiency while contributing to a
energi yang lebih bersih dan berkelanjutan. cleaner and more sustainable energy transition.
98 2024 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
Page 99
Konsumsi dan Manajemen Energi [GRI Energy Consumption and
302-1] [OJK B.2]
Management [GRI 302-1][OJK B.2]
Konsumsi Energi dalam Perusahaan Energy Consumption in Organization
Konsumsi Energi pada Tahun 2024 (GJ) | Energy Consumption in 2024 (GJ)
Biosolar 10.873 GJ
0,2%
Pada tahun 2024, proporsi penggunaan biosolar
(energi terbarukan) naik 0,1% dibandingkan tahun
Gas Alam (Natural Gas) 2023.
5.419.746,4 GJ
99,8%
In 2024, the proportion of biosolar (renewable energy)
Total Konsumsi Energi 2024 : 5.430.619,4 GJ use increased by 0.1% compared to 2023.
Total Energy Consumption in 2024 : 5,430,619.4 GJ
Catatan/Note:
• Data mencakup konsumsi energi PAU./Data includes the energy consumption of PAU.
• Konsumsi energi dalam organisasi diukur menggunakan flow meter yang dikalibrasi secara berkala, dengan konversi ke Giga Joule
berdasarkan faktor dari API-GHG Compendium 2021./Energy consumption within the organization is measured using flow meters that
are regularly calibrated, with conversion to Giga Joules based on factors from the API-GHG Compendium 2021.
ESSA berkomitmen kuat untuk mengelola konsumsi energi ESSA upholds a strong commitment to optimizing energy
dengan pendekatan yang sistematis, guna memastikan consumption through a structured and strategic approach,
efisiensi operasional dan keberlanjutan lingkungan. Pada ensuring both operational effectiveness and environmental
tahun 2024, total konsumsi energi di pabrik amoniak kami responsibility. In 2024, total energy usage at our ammonia
tercatat sebesar 5.430.619,4 GJ, yang mengalami peningkatan plant amounted to 5,430,619.4 GJ, marking a 3.3% increase
sebesar 3,3% dibandingkan dengan tahun sebelumnya, from the 5,258,897 GJ recorded in the previous year. A
yaitu 5.258.897 GJ. Mayoritas energi yang dikonsumsi significant portion of this energy is derived from non-
berasal dari sumber tidak terbarukan, terutama gas alam, renewable sources, predominantly natural gas, which serves
yang digunakan sebagai bahan bakar dalam Primary Reformer, as the primary fuel for the Primary Reformer, Power Plant
Power Plant Generator, Boiler, dan Flare. Pada tahun 2024, Generator, Boiler, and Flare. Over the reporting period,
ESSA mengonsumsi gas alam sebesar 5.419.746,4 GJ atau ESSA utilized 5,419,746.4 GJ of natural gas, representing
setara dengan 99,8% dari total konsumsi energi perusahaan. 99.8% of the company’s overall energy consumption. In this
Pada pelaporan ini tidak terdapat pengungkapan konsumsi reporting period, there is no disclosure of energy consumption
energi di luar organisasi. [GRI 302-2] outside the organization. [GRI 302-2]
Pada tahun 2024, ESSA terus berkomitmen untuk Alongside this, ESSA remains steadfast in its commitment
memanfaatkan energi terbarukan dengan mengonsumsi to integrating renewable energy into its operations. In 2024,
biosolar B35 sebanyak 10.873 GJ, yang mencatatkan B35 biosolar consumption was recorded at 10,873 GJ,
penurunan sebesar 12,2% dibandingkan dengan konsumsi reflecting a 12.2% reduction from the 12,377.8 GJ used in
pada tahun 2023, yang mencapai 12.377,8 GJ. Penggunaan 2023. This renewable fuel accounts for 0.2% of the total
99
Page 100
Lingkungan
Environment
biosolar ini berkontribusi sebesar 0,2% terhadap total konsumsi energy mix at our ammonia plant and is utilized to power
energi di pabrik amoniak kami. Energi biosolar B35 ini Dual Fuel Engine Generators as well as company vehicles.
digunakan untuk memenuhi kebutuhan Power Plant Generator Moving forward, ESSA continues to explore avenues to
yang menggunakan mesin Dual Fuel Engine serta untuk increase renewable energy adoption, reinforcing our
operasional kendaraan perusahaan. ESSA secara berkelanjutan dedication to minimizing environmental impact. Furthermore,
berupaya meningkatkan proporsi penggunaan energi no energy transactions—either purchases or sales—were
terbarukan dalam seluruh operasi kami, seiring dengan recorded with third parties during this reporting period.[OJK
komitmen untuk mengurangi dampak lingkungan. Perlu F.7] [GRI 302-1]
dicatat bahwa selama periode pelaporan ini, tidak ada energi
yang dibeli maupun dijual kepada pihak lain.[OJK F.7] [GRI 302-1]
Intensitas Energi [GRI 302-3][OJK F.6] Energy Intensity[GRI 302-3][OJK F.6]
Efisiensi energi diukur melalui intensitas energi, yang dihitung Energy efficiency is measured through energy intensity,
berdasarkan konsumsi energi relatif terhadap total produksi calculated based on total energy consumption relative to
amoniak. Pada tahun 2024, intensitas energi tercatat sebesar ammonia production. In 2024, ESSA recorded an energy
7,4 GJ per ton amoniak, meningkat dari 7,1 GJ pada tahun intensity of 7.4 GJ per ton of ammonia, an increase from
2023. Peningkatan konsumsi dan intensitas energi pada 7.1 GJ in 2023. The increase in energy consumption and
tahun 2024 ini mencerminkan dinamika operasional pabrik, intensity in 2024 reflects the plant's operational dynamics,
termasuk aktivitas penghentian aktivitas operasional including a pre-scheduled one-week plant closure in May
sementara terencana atau pre-scheduled plant closure 2024. This contributed to higher energy demand in plant
selama 1 minggu pada bulan Mei 2024. Hal ini berkontribusi operations while also presenting opportunities for optimization
pada meningkatnya kebutuhan energi dalam operasional and future efficiency improvements. While this presents
pabrik, sekaligus memberikan peluang untuk optimalisasi challenges in optimizing energy efficiency, ESSA remains
dan peningkatan efisiensi ke depan. Meskipun demikian, proactive in addressing these issues through targeted
peningkatan ini mencerminkan tantangan yang kami hadapi energy conservation initiatives and the adoption of advanced
dalam mengoptimalkan efisiensi energi, yang akan terus energy-efficient technologies. We are committed to
kami atasi melalui berbagai inisiatif konservasi energi dan continuously improving energy efficiency to support
adopsi teknologi hemat energi. Kami berkomitmen untuk environmental sustainability and greener operations.
terus meningkatkan efisiensi energi demi mendukung
keberlanjutan lingkungan dan operasional yang lebih ramah
lingkungan.
Dengan strategi konservasi energi yang lebih sistematis Through a more structured energy conservation strategy
dan optimalisasi konsumsi energi, ESSA berkomitmen untuk and optimized energy use, ESSA is committed to supporting
mendukung target TPB 7 (Energi Bersih dan Terjangkau) SDG 7 (Affordable and Clean Energy) and complying with
serta memenuhi regulasi dalam RPJMN 2020-2024, national RPJMN 2020-2024 regulations, reinforcing our
memperkuat dedikasi kami terhadap operasi berkelanjutan dedication to sustainable operations and environmental
dan pengelolaan lingkungan. stewardship.
Efisiensi Energi Absolut [GRI 302-4][OJK F.7] Absolute Energy Efficiency [GRI 302-4][OJK F.7]
ESSA secara konsisten menerapkan berbagai inisiatif untuk ESSA consistently implements various initiatives to enhance
meningkatkan efisiensi energi dan mengurangi konsumsi energy efficiency and reduce fuel consumption across its
bahan bakar dalam operasionalnya. Secara bertahap kami operations. Through a phased approach, we have successfully
berhasil melakukan pengurangan penggunaan energi dalam reduced energy consumption within the organization using
organisasi dengan sejumlah pendekatan. Pada tahun 2024, a range of strategies. In 2024, total energy savings achieved
100 2024 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
Page 101
total energi yang berhasil dikurangi melalui program efisiensi through efficiency and conservation programs reached
dan konservasi energi mencapai 747.580,1 GJ, relatif stabil 747,580.1 GJ, maintaining a relatively stable level compared
dibandingkan tahun 2023. Penghitungan pengurangan to 2023. Energy reduction calculations adhere to PROPER
energi ini dilakukan mengacu pada standar pelaporan reporting standards, comparing consumption levels before
PROPER dengan membandingkan konsumsi energi sebelum and after the implementation of efficiency measures.
dan sesudah implementasi program efisiensi.
Strategi Efisiensi dan Konservasi Energi Energy Efficiency and Conservation Strategy
Untuk mencapai pengurangan konsumsi energi, ESSA To achieve energy consumption reduction, ESSA has
menerapkan berbagai inisiatif yang mencakup perancangan implemented a range of initiatives, including process redesign,
ulang proses, konversi peralatan, perubahan operasional, equipment conversion, operational adjustments, and
serta efisiensi perilaku. Beberapa program utama efisiensi behavioral efficiency improvements. Key energy efficiency
energi yang diterapkan di Banggai Ammonia Plant milik programs at PAU’s Banggai Ammonia Plant include:
PAU adalah:
Pemanfaatan Export Steam Optimasi Mode Operasi Engine dan Steam
Boiler Running Optimization dari Ammonia Plant Turbine Generator (STG)
Boiler Running Optimization Utilization of Export Steam Optimization of Engine and Steam Turbine
from Ammonia Plant Generator (STG) Operations
Mengoptimalkan operasi boiler untuk mengurangi Menggunakan kembali steam dari Mengurangi jumlah engine dan STG
jumlah boiler yang beroperasi tanpa mengurangi produksi amoniak untuk mengurangi ketergantungan yang beroperasi dari 4 menjadi 3 unit.
kebutuhan steam. pada boiler. Reducing the number of operating engines
Optimizing boiler operations to reduce the number of Reusing steam from ammonia production to decrease and STGs from 4 to 3 units.
active boilers without compromising steam reliance on boilers.
requirements.
Pengurangan atau Adjust Penambahan Pipa Seawater
Maintenance Rutin Power Plant
Routine Power Plant Maintenance Seawater Flow Rate ke Trash Rake
Seawater Flow Rate Adjustment Installation of Additional Seawater Pipe to
Trash Rake
Memastikan Gas Engine dan Dual Fuel Engine Menghilangkan kebutuhan pompa
Generator bekerja dengan performa optimal sehingga Mengatur flow rate air laut untuk mengurangi daya dengan daya 2 × 16,5 kW,
konsumsi bahan bakar tetap efisien. motor pompa sebesar 15 kWh. sehingga mengurangi konsumsi listrik.
Ensuring optimal performance of Gas Engines and Dual Modulating seawater flow to reduce pump Eliminating the need for pumps
Fuel Engine Generators to maintain motor power consumption by 15 kWh. with a 2 × 16.5 kW capacity, leading to lower electricity
fuel efficiency. consumption.
Penggantian Lampu Non-Light Emitting Pemasangan Lampu Otomatis Sensor Penggantian Tipe AC Standar dengan Tipe
Diode (Non-LED) dengan Light Emitting Cahaya (LSC): Energy Efficiency Ratio (EER)
Diode (LED): Installation of Light Sensor-Controlled (LSC) Replacement of Standard Air Conditioners with
Replacement of Non-Light Emitting Diode Automatic Lighting Energy Efficiency Ratio (EER) Models
(Non-LED) with Light Emitting Diode (LED)
Lights Technology
Menghindari pemborosan energi dengan menyesuaikan
penggunaan lampu berdasarkan intensitas cahaya Mengurangi konsumsi listrik
Mengurangi konsumsi listrik di perkantoran dan camp
alami. dari sistem pendingin ruangan.
karyawan.
Preventing energy waste by adjusting lighting usage Lowering electricity usage in cooling systems.
Reducing electricity consumption in office buildings
based on natural daylight intensity.
and employee housing areas.
101
Page 102
Lingkungan
Environment
INISIATIF EFISIENSI ENERGI DI KILANG LPG PALEMBANG
ENERGY EFFICIENCY INITIATIVES AT EII
Berbagai upaya efisiensi energi telah diterapkan di seluruh EII has implemented various energy efficiency measures
unit operasi kami, termasuk inisiatif di kilang LPG yang to enhance operational performance. One of the key
dikelola EII di Palembang, yang bertujuan untuk initiatives focuses on optimizing fuel usage for operational
meningkatkan kinerja operasional. Salah satu inisiatif vehicles. By selecting more efficient routes, we have
utama adalah optimalisasi penggunaan bahan bakar untuk successfully reduced fuel consumption in transportation
kendaraan operasional. Dengan memilih rute yang lebih activities. Additionally, energy efficiency at PLP facilities
efisien, kami berhasil mengurangi konsumsi bahan bakar has been improved through the replacement of halogen
yang digunakan untuk aktivitas transportasi. Selain itu, lights with energy-saving LED lighting, which provides
efisiensi energi di fasilitas PLP juga ditingkatkan dengan the same level of illumination while consuming less
mengganti lampu halogen dengan lampu LED yang lebih electricity. The company has also introduced behavioral
hemat listrik, memberikan pencahayaan yang sama dengan efficiency practices, such as turning off air conditioning
penggunaan daya yang lebih rendah. Perusahaan juga and lights in unoccupied rooms, ensuring more responsible
menerapkan kebiasaan mematikan AC dan lampu saat energy use.
ruangan tidak digunakan, sehingga memastikan penggunaan
energi yang lebih hemat dan efisien.
Dalam hal transportasi karyawan, EII telah melakukan To further enhance transportation efficiency, EII has
penyesuaian untuk mengurangi konsumsi bahan bakar adjusted employee commuting strategies to reduce fuel
dan meningkatkan efisiensi operasional. Perusahaan consumption and streamline operations. The company
mengubah jadwal pergantian kru dari siklus 7 minggu modified its crew shift cycle from a 7-week cycle (1-week
(roster 1 minggu) menjadi 6 minggu (roster 3 minggu), roster) to a 6-week cycle (3-week roster), significantly
yang mengurangi kebutuhan mobilisasi dan konsumsi lowering transportation frequency and fuel usage for
bahan bakar kendaraan antar-jemput. Selain itu, employee transfers. Additionally, employee transportation
penggunaan transportasi karyawan dengan bus juga via buses has been optimized by maximizing passenger
dioptimalkan dengan memaksimalkan jumlah penumpang capacity per trip, improving fuel efficiency and reducing
dalam setiap perjalanan, sehingga meningkatkan efisiensi overall transportation costs. These initiatives underscore
bahan bakar dan mengurangi biaya transportasi secara EII’s commitment to sustainability and energy efficiency
keseluruhan. Inisiatif-inisiatif ini mencerminkan komitmen across all aspects of its operations.
EII untuk mencapai keberlanjutan dan efisiensi energi
dalam setiap aspek operasionalnya.
102 2024 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
Page 103
Pengurangan pada Energi yang Reduction in Energy Required for Each
Dibutuhkan untuk Setiap Produk [GRI Product [GRI 302-5]
302-5]
Pengurangan Energi Per Produk Amoniak di 2024:
Reduction in Energy per Ammonia Product in 2024:
31,2 GJ/MT
Berdasarkan data yang tercatat, penggunaan energi untuk Based on recorded data, energy consumption for ammonia
produksi amoniak dalam tiga tahun terakhir relatif stabil di production has remained relatively stable at 31.2 GJ per
angka 31,2 GJ per metrik ton produksi amoniak dengan metric ton (MT) over the past three years, with a slight
sedikit penurunan pada tahun 2023. Meskipun angka decrease in 2023. While the energy intensity per product
penggunaan energi per produk belum mengalami penurunan has not yet seen a significant reduction, the Company
signifikan, Perseroan terus berupaya untuk menerapkan continues to implement optimization measures across its
langkah-langkah efisiensi yang diterapkan dalam proses production processes, including process redesign, equipment
produksi secara optimal, seperti melakukan perancangan retrofitting, and operational adjustments to enhance energy
ulang proses, retrofit peralatan, dan perubahan operasional efficiency.
yang lebih hemat energi.
Perhitungan pengurangan energi per produk ini didasarkan The calculation of energy reduction per product is based
pada pengukuran yang dilakukan setiap hari dengan on daily measurements using flow meters installed in the
menggunakan flow meter yang dipasang di lapangan dan field and connected to the Distributed Control System (DCS).
terhubung dengan DCS (Distributed Control System), yang The collected energy data is then converted into GJ units
kemudian data energi dikonversi ke dalam satuan GJ. Tahun following the standard conversion of 1 MMBTU of natural
dasar yang digunakan untuk perbandingan adalah 2018, gas = 1.1 GJ, ensuring alignment with internationally recognized
yang dipilih karena menjadi tahun awal yang stabil dan methodologies. 2018 has been designated as the baseline
konsisten dalam pengumpulan data energi dan produksi. year, as it represents a stable and consistent period for
Dengan dasar perhitungan yang jelas ini, pengurangan energy and production data collection, allowing for a
konsumsi energi dapat dianalisis secara transparan dan transparent and accurate analysis of energy reduction.
akurat. Standar konversi yang digunakan adalah 1 MMBTU
Natural Gas = 1,1 GJ, yang menunjukkan bahwa penghitungan
energi mengacu pada standar internasional yang dapat
dipertanggungjawabkan.
Secara keseluruhan, meskipun pengurangan energi yang Overall, while the reduction in energy consumption per
dicapai masih relatif kecil, ini mencerminkan upaya product remains relatively modest, it reflects the Company's
berkelanjutan dari perusahaan untuk meningkatkan efisiensi ongoing commitment to enhancing energy efficiency through
energi melalui berbagai inisiatif yang telah diterapkan. various initiatives. These energy reduction efforts are not
Penerapan inisiatif pengurangan energi yang lebih efisien only aimed at lowering energy consumption but also
tidak hanya berfokus pada pengurangan konsumsi energi, demonstrate the Company's dedication to sustainability
tetapi juga mencerminkan komitmen perusahaan terhadap and reducing the environmental impact of ammonia
keberlanjutan dan upaya mengurangi dampak lingkungan production.
dari proses produksi amoniak.
103
Page 104
Lingkungan
Environment
Emisi [GRI 3-3][GRI 305]
Emission [GRI 3-3][GRI 305]
Dalam menghadapi tantangan perubahan iklim, ESSA In response to the challenges of climate change, ESSA is
berupaya menjadi bagian dari solusi dengan menerapkan committed to being part of the solution by implementing
praktik produksi yang lebih rendah emisi. Dengan fokus lower-emission production practices. With a focus on LPG,
pada LPG, Kondensat, dan Amoniak, kami terus meningkatkan Condensate, and Ammonia, we continuously enhance energy
efisiensi energi dan mengadopsi teknologi hijau untuk efficiency and adopt green technologies to minimize
mengurangi dampak lingkungan. Data berikut menggambarkan environmental impact. The following data illustrates our
jejak emisi kami serta langkah-langkah yang telah dilakukan emission footprint and the measures undertaken to support
untuk mendukung keberlanjutan jangka panjang. long-term sustainability.
Metodologi yang digunakan dalam menghitung pengurangan ESSA's emission reduction calculations are based on the
emisi di ESSA melibatkan penggunaan data pengurangan decreased consumption of natural gas and B35 biodiesel
konsumsi bahan bakar gas alam dan biosolar B35 pada across various equipment and vehicles involved in our
berbagai peralatan dan kendaraan yang terlibat dalam emission reduction initiatives. For equipment such as
program pengurangan emisi. Pada peralatan seperti reformer, reformers, boilers, and power generation units (Gas Engine
boiler, dan pembangkit listrik (Gas Engine Generator), Generators), emission reductions are determined by tracking
pengurangan emisi dihitung berdasarkan data pengurangan reductions in natural gas consumption. Meanwhile, for
penggunaan bahan bakar gas alam. Sementara itu, untuk vehicles utilizing B35 biodiesel, emission reductions are
kendaraan yang menggunakan biosolar B35, pengurangan calculated based on lower biodiesel consumption levels.
emisi dihitung berdasarkan data pengurangan konsumsi The conversion factors applied in these calculations are
biosolar. Faktor konversi yang digunakan untuk perhitungan 0.1 tons of CO2eq per 1 GJ of natural gas and 0.1 tons of
ini adalah 0,1 ton CO2eq per 1 GJ bahan bakar gas alam dan CO2eq per 1 GJ of B35 biodiesel, following the guidelines
0,1 Ton CO2eq per 1 GJ bahan bakar biosolar B35, mengacu set by the IPCC 2006 Guidelines for National Greenhouse
pada standar yang ditetapkan oleh IPCC 2006 (IPCC 2006 Gas Inventories for Energy and energy regulatory bodies
Guidelines for National Greenhouse Gas Inventories) untuk such as the Energy Information Administration (EIA) or
Energi serta Energy Information Administration (EIA) atau relevant national regulations governing industrial energy
regulasi nasional terkait emisi industri energi. emissions.
Perhitungan pengurangan emisi didasarkan pada pengurangan Emission reduction calculations are based on fuel consumption
konsumsi bahan bakar pada peralatan dan kendaraan. Data reductions across equipment and vehicles. Fuel consumption
pengukuran bahan bakar yang diperoleh dengan data, obtained through flow meters, is converted into CO2eq
menggunakan flow meter dikonversi ke dalam Ton CO2eq tons using the appropriate conversion factors. This approach
menggunakan faktor konversi yang relevan. Hal ini enables ESSA to quantify the total emissions reduction
memungkinkan perusahaan untuk menghitung total achieved through our sustainability initiatives.
pengurangan emisi yang dicapai oleh program yang
diterapkan.
104 2024 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
Page 105
Emisi Gas Rumah Kaca (GRK)[OJK F.11][GRI Greenhouse Gas Emission (GHG)[OJK F.11]
305-1][GRI 305-2][GRI 305-3][GRI 305-4] [GRI 305-1][GRI 305-2][GRI 305-3][GRI 305-4]
Emisi GRK ESSA berdasarkan Cakupan
Total Emisi GRK | Total GHG Emissions
ESSA GHG Emissions by Scope
Cakupan 3 (Scope 3) Cakupan 1 (Scope 1) 304.817,6 tCO2e*
151,4 209,5 219,6 Pada tahun 2024 | In 2024
297.515,1 294.996,6 304.598,0
* Total emisi Cakupan 1 dan 3 di PAU.
Total emissions of Scope 1 and 3 in PAU.
Nilai Intensitas Emisi Per Produk
Emission Intensity Value Per Product
0,4 tCO2e/ton amoniak/ammonia
Pada tahun 2024 | In 2024
2022 2023 2024
Kami menyadari bahwa total emisi langsung mengalami We acknowledge that total direct emissions have increased
peningkatan sebesar 3,3% dari 2022 ke 2024. Meskipun by 3.3% from 2022 to 2024. Despite a 0.8% reduction in
ada penurunan sekitar 0,8% pada 2023 total emisi kembali 2023, emissions rose again in 2024 due to factors influencing
meningkat pada 2024. Hal ini disebabkan faktor-faktor yang higher production levels and increased energy consumption
mempengaruhi produksi yang lebih tinggi dan peningkatan in operations, aligning with expanded production capacity.
konsumsi energi dalam operasi sejalan dengan peningkatan
kapasitas produksi.
ESSA telah melaksanakan berbagai inisiatif untuk mengurangi ESSA has implemented various initiatives to mitigate
emisi. Pada emisi Cakupan 1, Perseroan berupaya untuk emissions. For Scope 1 emissions, the company has optimized
mengoptimalkan operasional boiler, menggunakan steam boiler operations, utilized steam from the ammonia plant,
dari ammonia plant, dan mengoptimalkan penggunaan pompa and enhanced pump and engine efficiency to improve
serta engine untuk meningkatkan efisiensi energi. Misalnya, energy performance. For instance, replacing pumps with
penggantian pompa dengan pipa air laut yang menghilangkan seawater pipeline systems eliminated the need for 2 × 16.5
kebutuhan untuk pompa 2 × 16,5 kW, mengurangi konsumsi kW pumps, reducing energy consumption and emissions.
energi dan emisi. Selain itu, penggantian lampu TL dengan Additionally, retrofitting TL lamps with LED lighting, installing
lampu LED dan pemasangan sensor cahaya di area perkantoran light sensors in office areas, and improving air conditioning
serta peningkatan efisiensi AC turut menurunkan penggunaan efficiency have contributed to lower energy use, directly
energi, yang langsung mengurangi emisi. reducing emissions.
Untuk Cakupan 3, ESSA mengimplementasikan program For Scope 3 emissions, ESSA has introduced programs to
yang berfokus pada efisiensi bahan bakar transportasi dan enhance fuel efficiency in transportation and employee
mobilisasi karyawan dengan pengaturan jadwal karyawan mobility. These include adjusted employee schedules and
dan substitusi kendaraan solar ke kendaraan listrik, the transition from diesel to electric vehicles, reducing
berkontribusi pada pengurangan emisi dari kendaraan. emissions from transportation. Furthermore, optimizing
Optimasi jumlah penumpang pada bus karyawan juga turut passenger capacity on employee shuttle buses has
berperan dalam menurunkan penggunaan bahan bakar dan contributed to lower fuel consumption and emissions.[GRI
emisi.[GRI 305-5] [OJK B.2] [OJK F.12] 305-5] [OJK B.2] [OJK F.12]
Kami terus berupaya untuk meningkatkan cakupan data We remain committed to further expanding GHG data
GRK di seluruh wilayah operasi kami pada waktu mendatang. coverage across all operational areas in the future.
105
Page 106
Lingkungan
Environment
Emisi Udara Lainnya[GRI 305-7] Other Air Emissions[GRI 305-7]
Emisi Udara berdasarkan Jenis Partikulat (Ton) Total Emisi Udara Lainnya
Air Emissions by Particulate Type (Ton) Total Other Air Emissions
20,4
80,8 280,3 335,2
1.551,8 ton*
Pada tahun 2024 | In 2024
2022
* Total emisi mencakup PM, SOx, NOx, dan CO di PAU.
112,6
25,4 1.399,1 1.234,4 Total emissions include PM, SOx, NOx, and CO in PAU.
2023
28,3 1,070,4 387,2 66,0
Catatan | Note:
• PM: partikulat | particulate matter
2024
• SOx: belerang oksida | sulfur oxides
• NOx: nitrogen oksida | nitrogen oxides
PM SOx NOx CO • CO: karbon monoksida | carbon monoxide
Kami secara konsisten melakukan pemantauan dan As part of our commitment to environmental sustainability,
pengelolaan emisi udara sebagai bagian dari komitmen we consistently monitor and manage air emissions to ensure
terhadap keberlanjutan lingkungan. Pemantauan emisi compliance with applicable environmental standards. Regular
polutan seperti partikulat (PM), belerang oksida (SOx), monitoring of pollutants such as particulate matter (PM),
nitrogen oksida (NOx), dan karbon monoksida (CO) dilakukan sulfur oxides (SOx), nitrogen oxides (NOx), and carbon
secara berkala untuk memastikan kepatuhan terhadap monoxide (CO) is conducted to maintain regulatory compliance
standar lingkungan yang berlaku. and minimize environmental impact.
ESSA menerapkan pendekatan ilmiah dalam perhitungan ESSA applies a scientific approach to air emissions
emisi udara guna memastikan akurasi dan kepatuhan calculations to ensure accuracy and adherence to
terhadap standar lingkungan yang berlaku. Metode environmental standards. The methodology follows the
perhitungan emisi polutan dilakukan dengan menggunakan basic formula: Air Emissions = Gas Flow Rate × Running
rumus dasar, yaitu Emisi Polutan = Laju Alir Gas x Running Hours × Pollutant Concentration. To obtain precise data,
Hours x Konsentrasi Polutan. Untuk memperoleh data yang gas flow rate is measured using flow meters, providing
akurat, pengukuran laju alir gas dilakukan menggunakan real-time data on gas volume within the system. Meanwhile,
flowmeter, yang memberikan informasi real-time mengenai running hours of emission-contributing equipment are
volume gas yang mengalir dalam sistem. Sementara itu, recorded through the Distributed Control System (DCS),
running hours, atau durasi operasional peralatan yang which automatically logs operational hours. The pollutant
berkontribusi terhadap emisi, diperoleh melalui Distributed concentrations in the air are identified through external
Control System (DCS) yang mencatat waktu kerja peralatan laboratory sampling and analysis, ensuring that reported
secara otomatis. Selain itu, konsentrasi polutan di udara emission levels reflect actual conditions in our production
diidentifikasi melalui pengambilan sampel dan analisis processes. By integrating these methods, we effectively
laboratorium eksternal, memastikan bahwa hasil yang manage emissions and identify areas for optimization to
diperoleh mencerminkan kondisi aktual emisi yang dihasilkan reduce the environmental impact of our operations.
oleh proses produksi. Dengan kombinasi metode ini, kami
dapat mengelola emisi secara lebih efektif serta
mengidentifikasi area yang memerlukan optimasi untuk
mengurangi dampak lingkungan dari aktivitas operasionalnya.
106 2024 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
Page 107
Selama periode 2022-2024, emisi udara menunjukkan During the 2022-2024 period, air emissions exhibited
fluktuasi yang mencerminkan dinamika operasional serta fluctuations that reflected operational dynamics and the
efektivitas strategi pengendalian emisi yang diterapkan. effectiveness of the emission control strategies implemented.
Emisi partikulat (PM) turun signifikan dari 80,8 ton pada Particulate matter (PM) emissions decreased significantly
2022 menjadi 25,4 ton pada 2023, akan tetapi sedikit from 80.8 tons in 2022 to 25.4 tons in 2023 but slightly
meningkat ke 28,3 ton pada 2024, yang dapat dikaitkan increased to 28.3 tons in 2024, which can be attributed to
dengan peningkatan efisiensi sistem penyaringan. Selanjutnya improvements in filtration system efficiency. Furthermore,
peningkatan konsumsi dan intensitas energi disebabkan the increase in energy consumption and intensity was
permasalahan dan tantangan dalam teknis operasional caused by technical operational challenges, including plant
pabrik diantaranya aktivitas shutdown pabrik sebagaimana shutdown activities, as communicated by ESSA to its
disampaikan oleh ESSA pada pemangku kepentingannya. stakeholders. This resulted in a rise in sulfur oxide (SOx)
Hal ini berakibat pada kenaikan emisi sulfur oksida (SOx) emissions from 20.4 tons in 2022 to 112.6 tons in 2023, and
dari 20,4 ton pada 2022 menjadi 112,6 ton pada 2023, lalu further to 1,070.4 tons in 2024, indicating a significant
1.070,4 ton pada 2024, yang menunjukkan adanya perubahan change in fuel consumption or the sulfur composition in
signifikan dalam konsumsi bahan bakar atau komposisi production raw materials.
sulfur dalam bahan baku produksi.
Selanjutnya, emisi nitrogen oksida (NOx) tercatat meningkat Additionally, nitrogen oxide (NOx) emissions increased in
pada 2023 hingga 1.399,1 ton, sebelum turun kembali ke 2023, reaching 1,399.1 tons, before decreasing again to
387,2 ton pada 2024. Hal ini disebabkan oleh perubahan 387.2 tons in 2024. This was due to changes in operational
pola operasional atau peningkatan intensitas produksi, patterns or an increase in production intensity, while the
sementara penurunan berikutnya mencerminkan keberhasilan subsequent reduction reflects the successful optimization
optimasi pembakaran atau penggunaan teknologi reduksi of combustion or the implementation of emission reduction
emisi. Emisi karbon monoksida (CO) juga mengalami pola technologies. Carbon monoxide (CO) emissions followed
yang serupa, meningkat signifikan dari 335,2 ton pada 2022 a similar pattern, rising sharply from 335.2 tons in 2022 to
ke 1.234,4 ton pada 2023, sebelum turun drastis menjadi 1,234.4 tons in 2023 before dropping significantly to 66
66 ton pada 2024. tons in 2024.
Selama periode pelaporan, ESSA tidak menghasilkan atau During the reporting period, ESSA did not produce or use
menggunakan zat perusak ozon (ODS) dalam kegiatan ozone-depleting substances (ODS) in its operations. The
operasionalnya. Perseroan berkomitmen untuk menjalankan Company is committed to environmentally friendly operations
operasional yang ramah lingkungan dengan memastikan by ensuring that refrigerants, industrial chemicals, and
bahwa bahan pendingin, bahan kimia industri, dan proses production processes comply with applicable environmental
produksi yang digunakan telah sesuai dengan peraturan regulations and do not contribute to ozone layer depletion.
lingkungan yang berlaku serta tidak berkontribusi terhadap [GRI 305-6]
penipisan lapisan ozon. [GRI 305-6]
107
Page 108
Lingkungan
Environment
Air dan Efluen [GRI 3-3][GRI 303]
Water and Effluent [GRI 3-3][GRI 303]
Perseroan berkomitmen untuk menjaga kelestarian lingkungan The Company is committed to preserving environmental
dengan menerapkan kebijakan efisiensi air dan penurunan sustainability by implementing water efficiency policies and
beban pencemar air guna meminimalkan dampak dari reducing water pollutant loads to minimize the impact of
operasi kami terhadap lingkungan. Di level anak perusahaan our operations on the environment. At the subsidiary level,
kami, PAU, kami telah menetapkan target pengurangan PAU has set a target to reduce water consumption by 5%
konsumsi air sebesar 5% per m³/MT produk amoniak dalam per m³/MT of ammonia product over the next five years, as
lima tahun ke depan, serta penurunan beban pencemar air well as to decrease pollutant loads by 3% for each pollution
sebesar 3% untuk setiap parameter pencemar. Dalam upaya parameter. To achieve these targets, the Company applies
mencapai target ini, Perusahaan menerapkan strategi sustainability-based strategies, including the Reduce, Reuse,
berbasis prinsip keberlanjutan, termasuk konsep Reduce, Recycle (3R) concept, rainwater harvesting, and wastewater
Reuse, Recycle (3R), pemanfaatan air hujan (Rainwater management that complies with environmental quality
Harvesting), serta pengelolaan air limbah yang sesuai dengan standards.
baku mutu lingkungan.
Kami menerapkan hirarki pengurangan limbah dengan We implement a waste reduction hierarchy by prioritizing
mengutamakan pencegahan, daur ulang, dan daur pakai prevention, recycling, and reuse to minimize liquid waste
untuk mengurangi limbah cair yang dihasilkan dalam proses generated in the ammonia production process. The Company
produksi amoniak. Perseroan juga memastikan bahwa also ensures that the selection of production technology
pemilihan teknologi produksi mendukung pengurangan supports the reduction of water pollution impacts. To support
dampak pencemaran air. Untuk mendukung implementasi the implementation of this policy, PAU provides competent
kebijakan ini, PAU menyediakan tenaga kerja yang kompeten personnel in water management and applies Life Cycle
dalam pengelolaan air serta menerapkan LCA guna memahami Assessment (LCA) to understand the impact of water
dampak konsumsi air dan pengolahan limbah. consumption and wastewater treatment.
Sejalan dengan tujuan pembangunan nasional dan global, In line with national and global development goals, the
Perseroan berkontribusi terhadap TPB 6 Air Bersih dan Company contributes to SDG 6 on Clean Water and Sanitation
Sanitasi Layak, serta mendukung Rencana Pembangunan and supports the National Medium-Term Development Plan
Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024 dalam (RPJMN) 2020-2024 in water resource management.
pengelolaan sumber daya air. Selain itu, Perseroan memastikan Additionally, the Company ensures compliance with all laws
kepatuhan terhadap seluruh peraturan perundang-undangan and regulations related to water and wastewater management.
yang berkaitan dengan pengelolaan air dan limbah cair.
108 2024 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
Page 109
Interaksi dengan Air untuk Kebutuhan Interaction with Water for Shared
Bersama [GRI 303-1] Needs [GRI 303-1]
2. Proses Konsumsi dan Pengolahan Air
1. Sumber Air yang Digunakan 3. Pembuangan Air Limbah
Water Consumption and Treatment
Water Sources Used Wastewater Disposal
Process
• Jenis Sumber Air: PAU • Air untuk Produksi dan Kebutuhan • Air Limbah dari Proses Pendukung (Utility):
menggunakan air laut sebagai Internal: Wastewater from Utility Processes:
sumber utama air bersih. Water for Production and Internal Needs: - Air limbah dari unit utility melewati
Type of Water Source: PAU uses - Air laut diolah menggunakan Sea pretreatment terlebih dahulu, sebelum
seawater as the main source of Water Reverse Osmosis (SWRO) untuk akhirnya diproses di Final Check Basin
clean water. menghasilkan Desalinated Water. untuk memastikan kepatuhan terhadap
• Proses Pengambilan Air: Seawater is processed using Sea standar lingkungan.
Water Intake Process: Water Reverse Osmosis (SWRO) to Wastewater from utility processes
- Air laut diambil melalui Sea produce Desalinated Water. undergoes pretreatment first before
Water Intake untuk diolah lebih - Desalinated Water kemudian diproses being processed in the Final Check
lanjut. lebih lanjut di unit Demineralization Basin to ensure compliance with
Seawater is taken through untuk menghasilkan Demineralized environmental standards.
Sea Water Intake for further Water, yang digunakan untuk: - Setelah final treatment, air limbah
processing. Desalinated Water is then further ini dibuang ke badan air di Sungai
- Air ini kemudian diolah menjadi processed in the Demineralization Musolang.
air bersih yang digunakan untuk unit to produce Demineralized Water, After final treatment, the wastewater is
berbagai keperluan di fasilitas which is used for: discharged into the Musolang River.
produksi, kantor, dan area camp. - Air proses produksi • Air Limbah Domestik:
This water is then processed Production process water Domestic Wastewater:
into clean water, which is used - Air bersih di perkantoran - Limbah dari kegiatan domestik seperti
for various needs in production Clean water in office areas sanitasi dan perkantoran diolah di
facilities, offices, and the camp - Air bersih di camp pekerja Sewage Treatment Plant (STP).
area. Clean water in worker camps Wastewater from domestic activities,
- Untuk kebutuhan pendinginan • Kebutuhan Air Pendingin: such as sanitation and office use, is
proses produksi, air laut murni Cooling Water Requirements: treated in the Sewage Treatment Plant
langsung digunakan tanpa - Air laut yang digunakan untuk (STP).
melalui proses pemurnian lebih pendinginan tidak mengalami proses - Air hasil olahan STP kemudian
lanjut. pemurnian dan langsung dialirkan ke dibuang ke Sungai Musolang.
For cooling process sistem pendinginan sebelum akhirnya The treated water from the STP is then
requirements, pure seawater dibuang kembali ke laut. discharged into the Musolang River.
is used directly without further Water used for cooling processes • Air Pendingin:
purification. does not undergo purification and Cooling Water:
is directly circulated in the cooling - Air laut yang digunakan dalam
system before being discharged back sistem pendinginan tidak mengalami
into the sea. pencemaran bahan kimia atau
kontaminasi lain.
Seawater used in the cooling system
does not undergo contamination
with hazardous materials or other
pollutants.
- Setelah digunakan, air ini dikembalikan
ke laut melalui Sea Water Outlet Pit dan
Sea Water Outfall.
After use, the water is returned to the
sea through the Sea Water Outlet Pit
and Sea Water Outlet.
Dalam upaya meningkatkan efisiensi penggunaan air, PAU In an effort to improve water use efficiency, PAU implements
menerapkan berbagai strategi keberlanjutan, termasuk various sustainability strategies, including the utilization of
pemanfaatan teknologi pengolahan air, sistem pemantauan water treatment technology, a wastewater quality monitoring
kualitas air limbah, dan pengelolaan berbasis prinsip 3R. system, and management based on the 3R principles. To
Guna mendapatkan pemahaman yang mendalam untuk gain a deeper understanding and enhance the water
meningkatkan sistem pengelolaan air di operasi kami, management system in our operations, the Company has
109
Page 110
Lingkungan
Environment
Perseroan telah menyusun flowchart penggunaan air untuk developed a water usage flowchart to clarify the interaction
memperjelas interaksi antara pengambilan, pemanfaatan, between water intake, utilization, and discharge, as well
dan pembuangan air serta dampaknya terhadap lingkungan. as its environmental impact. [OJK B.2]
[OJK B.2]
Kami secara rutin memantau pembuangan air limbah dan We routinely monitor wastewater discharge and prepare
menyusun laporan pemantauan yang sesuai dengan izin monitoring reports in accordance with wastewater discharge
pembuangan air limbah. Laporan tersebut mencakup hasil permits. These reports include the results of wastewater
analisis kualitas air limbah yang dibuang, memastikan semua quality analysis to ensure all parameters remain within safe
parameter berada dalam batas aman sesuai baku mutu limits as per government standards. The reports are also
pemerintah. Laporan tersebut juga disampaikan kepada submitted to the government as a form of transparency
pemerintah sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas and accountability in wastewater management.
dalam pengelolaan air limbah.
Perseroan tengah dalam upaya peningkatan penerapan The Company is currently working on enhancing the
strategi dan pendekatan pengelolaan air pada seluruh implementation of water management strategies and
wilayah operasi dan anak perusahaan di masa yang akan approaches across all operational areas and subsidiaries
datang. in the future.
Pengelolaan Sumber Daya Air [GRI 303-3] Water Resource Management[GRI 303-3]
Penggunaan air untuk operasi kami di Banggai Ammonia Water usage for our operations at the Banggai Ammonia
Plant seluruhnya (100%) bersumber dari air laut yang kemudian Plant is entirely (100%) sourced from seawater, which is then
digunakan untuk sistem pendingin serta produksi air bersih used for cooling systems as well as for producing clean
bagi proses produksi dan kebutuhan domestik. water for production processes and domestic needs.
Kami menggunakan metode Sea Water Reverse Osmosis We use the Sea Water Reverse Osmosis (SWRO) method
(SWRO) untuk mengolah air laut menjadi Desalinated Water to process seawater into Desalinated Water, which is then
yang kemudian diproses lebih lanjut di unit Demineralization further processed in the Demineralization unit to produce
untuk menghasilkan Demineralized Water, yang digunakan Demineralized Water, used in production processes, office
di proses produksi, kebutuhan domestik perkantoran, dan domestic needs, and worker facilities.
fasilitas pekerja.
Pengukuran volume pengambilan air dilakukan menggunakan Water intake volume measurement is conducted using
flow meter permanen yang terintegrasi dalam sistem dan permanent flow meters integrated into the system and
di monitor melalui Distributed Control System (DCS). Data monitored through the Distributed Control System (DCS).
ini dikumpulkan secara sistematis untuk memastikan efisiensi This data is systematically collected to ensure water use
penggunaan air serta kepatuhan terhadap regulasi yang efficiency and compliance with applicable regulations. As
berlaku. Sebagai bagian dari tanggung jawab lingkungan, part of our environmental responsibility, the company also
perusahaan juga mempertimbangkan risiko pengambilan considers the risks associated with water intake in water-
air di area dengan keterbatasan sumber daya air (water- stress areas. This assessment is conducted using credible
stress areas). Penilaian ini dilakukan menggunakan alat water risk mapping tools.
pemetaan risiko air yang kredibel.
110 2024 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
Page 111
Pengambilan Air (Megaliter) Catatan | Note:
Water Intake (Megaliters) Cakupan data mencakup PAU.
Data coverage includes PAU.
187.527,9 181.227,2 181.083,5
2022 2023 2024
Konsumsi Air[GRI 303-5][OJK F.8] Water Consumption[GRI 303-5][OJK F.8]
Operasi pabrik amoniak kami menggunakan air laut sebagai Our ammonia plant operations use seawater as the primary
sumber utama untuk berbagai proses operasionalnya. source for various operational processes. Water consumption
Konsumsi air dihitung berdasarkan total air yang diambil is calculated based on the total water intake minus the
dikurangi air yang dibuang setelah melalui sistem pengolahan water discharged after passing through the wastewater
limbah. treatment system.
Konsumsi Air (Megaliter) Water Consumption (Megaliter)
Tahun Total Konsumsi Air (Megaliter) Perubahan (%)
Year Total Water Consumption Change (%)
2022 187.527,9 -
2023 181.227,2 ↓ 3,4%
2024 181.083,5 ↓ 0,9%
Catatan/Note:
Data konsumsi air di PAU dicatat menggunakan flow meter permanen yang terhubung ke sistem DCS (Distributed Control System).
Data ini mencakup seluruh kebutuhan air untuk produksi amoniak, aktivitas domestik, serta operasional pendukung lainnya./Water
consumption data at PAU is recorded using a permanent flow meter connected to the Distributed Control System (DCS). This data
includes total water usage for ammonia production, domestic activities, and other supporting operations.
Berikut adalah perubahan konsumsi air berdasarkan aktivitas Here are the changes in water consumption based on key
utama di PAU: activities at PAU:
1. Kegiatan proses produksi amoniak dengan air limbah 1. Ammonia Production Process with Wastewater Treated
yang diolah di Final Check Basin at Final Check Basin
○ 2022: 179,8 megaliter ○ 2022: 179.8 megaliters
○ 2023: 118,9 megaliter (↓33,7%) dibandingkan 2022 ○ 2023: 118.9 megaliters (↓ 33.7%) compared to 2022
○ 2024: 92,3 megaliter (↓ 22,4%) dibandingkan 2023 ○ 2024: 92.3 megaliters (↓ 22.4%) compared to 2023
○ Total penurunan dalam tiga tahun: 48,6% ○ Total reduction over three years: 48.6%
111
Page 112
Lingkungan
Environment
2. Kegiatan dari fasilitas pendukung dengan air limbah 2. Supporting Facilities with Wastewater Treated at
yang diolah di Sewage Treatment Plant Sewage Treatment Plant
○ 2022: 0,6 megaliter ○ 2022: 0.6 megaliters
○ 2023: 0,3 megaliter (↓ 47,6%) dibandingkan 2022 ○ 2023: 0.3 megaliters (↓47.6%) compared to 2022
○ 2024: 0,4 megaliter (↑ 18,2%) dibandingkan 2023 ○ 2024: 0.4 megaliters (↑ 18.2%) compared to 2023
3. Kegiatan proses produksi amoniak dengan air limbah 3. Ammonia Production Process with Wastewater
yang dibuang melalui Sea Water Outlet Pit Discharged via Sea Water Outlet Pit
○ 2022: 187.347,8 megaliter ○ 2022: 187,347.8 megaliters
○ 2023: 181.108,1 megaliter (↓ 3,3%) dibandingkan ○ 2023: 181,108.1 megaliters (↓ 3.3%) compared to
2022 2022
○ 2024: 180.990,8 megaliter (↓0,1%) dibandingkan ○ 2024: 180,990.8 megaliters (↓ 0.1%) compared to
2023 2023
Secara keseluruhan, dalam periode 2022-2024, konsumsi Across the 2022-2024 period, water consumption at PAU
air di PAU mengalami penurunan sebesar 3,4%. Hal ini decreased by 3.4%, reflecting efforts to enhance water use
mencerminkan upaya efisiensi dalam penggunaan air, efficiency, particularly in ammonia production and supporting
terutama dalam kegiatan produksi amoniak dan operasional operations.
pendukung lainnya.
Semua air yang digunakan untuk produksi dan kegiatan All water used for production and other activities comes
lainnya berasal dari air laut yang telah diproses melalui from processed seawater via the Water Treatment System.
Water Treatment System sebelum digunakan. Air limbah The generated wastewater is then managed and discharged
yang dihasilkan kemudian dikelola dan dibuang sesuai following environmental regulations.
dengan prosedur lingkungan yang berlaku.
Manajemen Dampak yang Berkaitan Impact Management Related to
dengan Pembuangan Air[GRI 303-2] Wastewater Disposal[GRI 303-2]
Kami mengantisipasi beberapa dampak lingkungan terkait We anticipate several environmental impacts related to
pembuangan air limbah, seperti penurunan kualitas air laut wastewater disposal, such as a decline in seawater quality
akibat pembuangan air limbah, penurunan kualitas air due to wastewater discharge, a decrease in surface water
permukaan Sungai Musolang yang berdekatan dengan quality of the Musolang River, which is adjacent to our
pabrik amoniak kami di Desa Uso, Kecamatan Batui, ammonia plant in Uso Village, Batui District, Banggai
Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah akibat air limbah Regency, Central Sulawesi, due to domestic and industrial
domestik dan produksi serta potensi penurunan kuantitas wastewater, as well as the potential reduction in the quantity
biota perairan, baik di laut maupun Sungai Musolang. of aquatic biota, both in the sea and the Musolang River.
Pengelolaan dampak efluen yang dilakukan adalah dengan Effluent impact management is carried out by closely
cara seksama memantau pembuangan air limbah secara monitoring wastewater discharge regularly and periodically,
rutin dan periodik, dengan hasil pemantauan yang dituangkan with the monitoring results compiled into reports submitted
dalam laporan yang disampaikan kepada pemerintah. to the government. These reports ensure that all wastewater
Laporan tersebut memastikan bahwa semua parameter quality parameters comply with the environmental standards
kualitas air limbah memenuhi baku mutu yang ditetapkan set by the government.
oleh pemerintah.
112 2024 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
Page 113
Standar Minimum Kualitas Pembuangan Minimum Standards for Effluent Discharge
Efluen: Quality:
Standar Minimum Kualitas
Pembuangan Efluen Dasar Penggunaan Standar Minimum
Minimum Standards for Effluent Basis for the Use of Minimum Standards
Discharge Quality
Air Limbah Final Check Basin Mengikuti Peraturan Menteri Lingkungan Hidup No. 5 Tahun 2014, yang mencakup
parameter seperti pH, Kebutuhan Oksigen Kimia (COD), Total Padatan Tersuspensi
(TSS), Minyak & Lemak, dan Amoniak.
Effluent from Final Check Basin Complies with the Minister of Environment Regulation No. 5 of 2014, covering
parameters such as pH, Chemical Oxygen Demand (COD), Total Suspended Solids
(TSS), Oil & Grease, and Ammonia.
Air Limbah Sewage Treatment Plant Mengikuti Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan No. P.68 Tahun
2016, dengan parameter termasuk pH,Kebutuhan Oksigen Biologis BOD), COD,
TSS, Minyak & Lemak, Amoniak, dan Total Coliform.
Effluent from Sewage Treatment Plant Complies with the Minister of Environment and Forestry Regulation No. P.68 of
2016, covering parameters including pH, Biochemical Oxygen Demand (BOD),
COD, TSS, Oil & Grease, Ammonia, and Total Coliform.
Air Limbah Sea Water Outlet Pit Berdasarkan Keputusan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan SK.357/
Menlhk/2019, yang mencakup pH, salinitas, temperatur, dan klorin bebas.
Effluent from Sea Water Outlet Pit Based on the Minister of Environment and Forestry Decree SK.357/Menlhk/2019,
covering pH, salinity, temperature, and free chlorine.
Pengelolaan Limbah Cair[GRI 303-4] Wastewater Management[GRI 303-4]
Perseroan memastikan bahwa seluruh pengelolaan dan The Company ensures that all wastewater management
pelepasan limbah cair dilakukan sesuai dengan standar and discharge are conducted in accordance with applicable
lingkungan yang berlaku. Di PAU, limbah cair dari Final environmental standards. At PAU, wastewater from the Final
Check Basin dan Sewage Treatment Plant dilepaskan ke Check Basin and Sewage Treatment Plant is discharged
Sungai Musolang, sementara limbah dari Sea Water Outlet into the Musolang River, while wastewater from the Sea
Pit dilepas ke laut. Semua air yang digunakan dalam proses Water Outlet Pit is released into the sea. All water used in
produksi dan kegiatan pendukung telah melalui pengolahan production processes and supporting activities undergoes
sebelum dilepaskan untuk meminimalkan dampak lingkungan. treatment before discharge to minimize environmental
Pengolahan air limbah diawasi secara ketat untuk memastikan impact. Wastewater treatment is strictly monitored to ensure
bahwa semua parameter kualitas air memenuhi baku mutu that all water quality parameters comply with the required
yang ditetapkan. environmental standards.
Berdasarkan hasil pemantauan, ESSA telah memastikan Based on monitoring results, ESSA has confirmed that key
bahwa parameter utama seperti COD, TSS, minyak dan parameters such as COD, TSS, oil and grease, and ammonia
lemak, serta amoniak dalam Final Check Basin tetap dalam in the Final Check Basin remain within safe limits. Similarly,
batas yang aman. Begitu pula dengan Sewage Treatment in the Sewage Treatment Plant, BOD, COD, and total coliform
Plant, di mana kadar BOD, COD, dan total coliform dikendalikan levels are controlled in accordance with domestic wastewater
sesuai baku mutu limbah domestik. Selain itu, pengelolaan quality standards. Additionally, wastewater discharged into
air limbah yang dialirkan ke laut melalui Sea Water Outlet the sea through the Sea Water Outlet Pit meets regulatory
Pit telah memenuhi standar dengan memastikan pH, suhu, requirements, ensuring pH, temperature, salinity, and free
salinitas, dan klorin bebas berada dalam ambang batas chlorine levels remain within the permitted thresholds. These
113
Page 114
Lingkungan
Environment
yang ditentukan. Upaya ini mencerminkan keseriusan efforts reflect the Company’s commitment to preserving
perusahaan dalam menjaga ekosistem perairan dan aquatic ecosystems and reducing the environmental impact
mengurangi dampak lingkungan dari operasional industri. of industrial operations.
Selama periode 2022-2024, ESSA, melalui operasionalnya Between 2022 and 2024, ESSA, through its operations at
di PAU (Banggai Ammonia Plant), Perusahaan terus berupaya PAU (Banggai Ammonia Plant), has continuously improved
meningkatkan efisiensi dalam pengelolaan air limbah guna wastewater management efficiency to support more
mendukung praktik operasional yang lebih berkelanjutan. sustainable operational practices. The data indicates a
Data menunjukkan adanya tren penurunan bertahap dalam gradual decline in wastewater discharge, both into the
pelepasan limbah cair, baik ke Sungai Musolang maupun Musolang River and the sea, as part of our commitment to
ke laut, sebagai bagian dari komitmen kami dalam optimizing water use and minimizing environmental impact.
mengoptimalkan penggunaan air dan mengurangi dampak
lingkungan.
Pelepasan limbah cair ke Sungai Musolang mengalami The discharge of wastewater into the Musolang River
penurunan signifikan dari 180,1 megaliter pada 2022 menjadi experienced a significant decrease from 180.1 megaliters
119,2 megaliter pada 2023, dan berlanjut hingga 92,6 in 2022 to 119.2 megaliters in 2023, and continued to 92.6
megaliter pada 2024. Penurunan ini mencerminkan efektivitas megaliters in 2024. This reduction reflects the effectiveness
strategi yang telah kami terapkan, seperti peningkatan of the strategies we have implemented, such as enhancing
sistem daur ulang air dan pengelolaan limbah yang lebih water recycling systems and stricter wastewater management.
ketat. Sementara itu, pelepasan ke laut juga menunjukkan Meanwhile, discharge into the sea also showed a declining
tren penurunan dari 187.347,8 megaliter pada 2022 menjadi trend, from 187,347.8 megaliters in 2022 to 181,108 megaliters
181.108 megaliter pada 2023, dan mencapai 180.990,8 in 2023, reaching 180,990.8 megaliters in 2024. Although
megaliter pada 2024. Meskipun penurunannya lebih gradual, the decrease is more gradual, it still demonstrates our efforts
hal ini tetap menunjukkan upaya kami dalam mengelola air in managing wastewater more efficiently.
limbah dengan lebih efisien.
Secara keseluruhan, total pelepasan limbah cair di seluruh Overall, the total wastewater discharge across all our
wilayah operasional kami mengalami penurunan dari 187.527,9 operational areas decreased from 187,527.9 megaliters in
megaliter pada 2022 menjadi 181.227,2 megaliter pada 2022 to 181,227.2 megaliters in 2023, and continued to
2023, dan terus turun hingga 181.083,5 megaliter pada 181,083.5 megaliters in 2024. We view this trend as a result
2024. Kami melihat tren ini sebagai hasil dari berbagai of various strategic measures that have been implemented,
langkah strategis yang telah diterapkan, termasuk optimalisasi including optimizing water utilization in production processes,
pemanfaatan air dalam proses produksi, peningkatan improving wastewater treatment technologies, and enforcing
teknologi pengolahan limbah, serta implementasi kebijakan stricter environmental management policies. ESSA remains
pengelolaan lingkungan yang lebih ketat. ESSA akan terus committed to strengthening water management initiatives
berkomitmen untuk memperkuat inisiatif pengelolaan air to support more environmentally friendly operations and
guna mendukung operasional yang lebih ramah lingkungan contribute to the sustainability of water resources in our
serta berkontribusi terhadap keberlanjutan sumber daya operational areas.
air di wilayah operasional kami.
114 2024 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
Page 115
Pelepasan Limbah Cair (Megaliter) Wastewater Discharge (Megaliters)
Catatan | Note:
Total Pelepasan Air Cakupan data mencakup PAU.
Total Wastewater Discharge Data coverage includes PAU.
187.527,9 181.227,2 181.083,5 2024
↓ Pelepasan limbah cair 143,8 megaliter, menurun 0,1%
dibandingkan tahun 2023.
99,9% limbah cair dilepas ke laut, sisanya ke Sungai
Musolang.
↓ Wastewater discharge 143,8 megaliters, a 0.1% decrease
compared to 2023.
99.9% of the wastewater was discharged into the sea, with
the remainder into the Musolang River.
2022 2023 2024
Selama periode pelaporan, Perseroan tidak mengalami During the reporting period, the Company did not experience
insiden tumpahan air atau efluen yang berdampak terhadap any incidents of water or effluent spills that impacted the
lingkungan. Hal ini sejalan dengan komitmen kami dalam environment. This aligns with our commitment to responsible
menerapkan pengelolaan air dan efluen yang bertanggung water and effluent management, including strict monitoring
jawab, termasuk pemantauan ketat terhadap proses of treatment processes and discharge systems in compliance
pengolahan serta sistem pembuangan yang sesuai dengan with applicable regulations. ESSA continues to ensure that
peraturan yang berlaku. ESSA terus memastikan bahwa every aspect of its operations adheres to stringent
setiap aspek operasionalnya mematuhi standar lingkungan environmental standards to prevent potential pollution or
yang ketat guna mencegah potensi pencemaran atau negative impacts on the surrounding ecosystem [OJK F.15]
dampak negatif terhadap ekosistem sekitar. [OJK F.15]
ESSA akan terus memperkuat strategi pengelolaan lingkungan ESSA will continue to strengthen its environmental
dengan meningkatkan efisiensi sistem pengolahan limbah management strategies by enhancing the efficiency of
melalui optimalisasi teknologi dan penerapan metode wastewater treatment systems through technology
pemantauan real-time untuk memastikan kualitas air limbah optimization and the implementation of real-time monitoring
tetap terkendali secara berkelanjutan pada waktu mendatang. methods to ensure that wastewater quality remains
Selain itu, ESSA akan melakukan evaluasi berkala terhadap sustainably controlled in the future. Additionally, ESSA will
sistem pengolahan limbah guna menyesuaikan dengan conduct periodic evaluations of its wastewater treatment
perkembangan regulasi dan teknologi terbaru. Perusahaan systems to align with regulatory developments and the
juga akan mengembangkan inisiatif keberlanjutan, seperti latest technologies. The company will also develop
pemanfaatan kembali air limbah hasil olahan untuk kebutuhan sustainability initiatives, such as reusing treated wastewater
operasional guna mengurangi beban pembuangan ke for operational needs to reduce discharge loads on the
lingkungan. Dengan pendekatan ini, ESSA menegaskan environment. Through this approach, ESSA reaffirms its
komitmennya dalam menerapkan praktik industri yang commitment to implementing responsible industrial practices
bertanggung jawab dan mendukung pencapaian target and supporting the achievement of more sustainable
lingkungan yang lebih berkelanjutan. environmental targets.
115
Page 116
Lingkungan
Environment
Limbah [GRI 3-3][GRI 306]
Waste [GRI 3-3][GRI 306]
ESSA berkomitmen untuk mengelola limbah secara ESSA is committed to responsible waste management to
bertanggung jawab guna menjaga kelestarian lingkungan, preserve the environment, natural resources, and community
sumber daya alam, serta kesejahteraan masyarakat. Dalam well-being. In managing Hazardous and Toxic Waste (B3),
pengelolaan limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3), PAU applies a waste management hierarchy focusing on
PAU menerapkan prinsip hirarki pengelolaan limbah dengan prevention, reduction, recycling, and reuse. The company
fokus pada pencegahan, pengurangan, daur ulang, dan aims to reduce and repurpose 5 tons of B3 waste over five
pemanfaatan kembali. Perusahaan menargetkan pengurangan years by replacing supporting materials with more
dan pemanfaatan limbah B3 sebesar 5 ton dalam lima tahun, environmentally friendly alternatives and ensuring waste
antara lain dengan mengganti bahan pendukung menjadi management is conducted by licensed partners in compliance
lebih ramah lingkungan serta memastikan pengelolaan with regulations. Additionally, PAU conducts Life Cycle
limbah dilakukan oleh mitra berizin sesuai regulasi. Selain Assessment (LCA) to optimize its waste management
itu, PPT AU juga melakukan LCA guna mengoptimalkan strategies.
strategi pengelolaan limbahnya.
Sementara itu, untuk limbah padat non-B3, kami mengadopsi For non-B3 solid waste, we adopt the 3R principle as the
prinsip 3R sebagai strategi utama, dengan target pengurangan main strategy, targeting a reduction of 10 tons over five
10 ton dalam lima tahun. Upaya ini dilakukan melalui years. This effort includes minimizing waste at its source,
minimalisasi limbah dari sumbernya, optimalisasi pemanfaatan optimizing the reuse of valuable materials, and collaborating
kembali material yang masih bernilai guna, serta kerja sama with communities and partners to support a circular economy.
dengan komunitas dan mitra dalam mendukung ekonomi ESSA also provides skilled personnel for waste management
sirkular. ESSA juga menyediakan tenaga kerja yang kompeten and actively evaluates the effectiveness of non-B3 waste
dalam pengelolaan limbah dan secara aktif melakukan management policies to improve efficiency and reduce
evaluasi terhadap efektivitas kebijakan pengelolaan limbah environmental impact.[GRI 306-1][GRI 306-2][OJK B.2] [OJK F.5]
non-B3 guna meningkatkan efisiensi serta mengurangi
dampak lingkungan.[GRI 306-1][GRI 306-2][OJK B.2] [OJK F.5]
Kebijakan pengelolaan limbah ini mendukung pencapaian This waste management policy supports the achievement
TPB 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggungjawab) of SDG 12 (Responsible Consumption and Production) and
dan TPB 13 (Penanganan Perubahan Iklim), serta selaras SDG 13 (Climate Action) and aligns with the targets of the
dengan target Rencana Pembangunan Jangka Menengah 2020-2024 National Medium-Term Development Plan
Nasional (RPJMN) 2020-2024. Kami memastikan bahwa (RPJMN). We ensure that all waste management activities
seluruh kegiatan pengelolaan limbahnya mematuhi peraturan comply with government regulations and applicable
pemerintah dan standar lingkungan yang berlaku, serta environmental standards, and we communicate transparently
dikomunikasikan secara transparan kepada seluruh pemangku with all stakeholders to ensure effective implementation
kepentingan guna memastikan implementasi yang efektif across all company operations.
di seluruh lini operasional perusahaan.
Pengelolaan dan Volume Timbulan Management and Volume of Waste
Limbah [OJK F.13][OJK F.14][GRI 306-3][GRI 306-4][GRI Generation [OJK F.13][OJK F.14][GRI 306-3][GRI 306-4]
306-5] [GRI 306-5]
Timbulan limbah dari pemakaian material dalam kegiatan Waste generation from material usage in operational
operasi dikelola dengan pendekatan kepatuhan pada activities is managed in compliance with applicable
regulasi yang berlaku, serta penerapan ISO 14001:2015 regulations, the implementation of the ISO 14001:2015
Sistem Manajemen Lingkungan dan serangkaian pendekatan Environmental Management System, and a series of
yang diterapkan berdasarkan kebijakan kami. Pengelolaan approaches based on our policies. Waste management is
limbah dilakukan di masing-masing unit bisnis dan diawasi carried out within each business unit and supervised by
116 2024 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
Page 117
oleh Tim Implementasi Teknis Keberlanjutan untuk memastikan the Technical Sustainability Implementation Team to ensure
pengelolaan limbah berjalan dengan baik dan turut proper waste management and support greenhouse gas
mendukung upaya reduksi emisi GRK. (GHG) emission reduction efforts.
Kami memiliki izin untuk penyimpanan limbah B3, yang We hold permits for the storage of hazardous and toxic
dikelola sesuai dengan peraturan yang berlaku. Limbah B3 waste (B3), which is managed in accordance with applicable
disimpan di Tempat Penampungan Sementara (TPS) Limbah regulations. B3 waste is stored in a Temporary Storage
B3, sebelum secara berkala diangkut oleh pihak ketiga yang Facility (TPS) before being periodically transported by
telah memiliki izin resmi dan kemudian dikelola lebih lanjut licensed third parties for further processing by authorized
oleh pengelola limbah berizin. waste management providers.
Sementara itu, untuk limbah non-B3 termasuk didalamnya Meanwhile, for non-B3 waste, including solid waste, ESSA
limbah padatan, ESSA menerapkan pengelolaan yang applies sustainable management practices such as
berkelanjutan dengan melakukan proses pengomposan. composting. Non-B3 waste that cannot be further utilized
Sebagian limbah non-B3 yang tidak dapat dimanfaatkan is transported to the Final Disposal Site (TPA) by an appointed
lebih lanjut akan diangkut ke Tempat Pembuangan Akhir third party.
(TPA) oleh pihak ketiga yang telah ditunjuk.
Catatan | Note:
Timbunan Limbah B3 (Ton) Cakupan data mencakup PAU.
Hazardous Waste (Ton) Data coverage includes PAU.
275
218
100% timbunan limbah B3 Perusahaan sepanjang
163
tahun 2022-2024 diserahkan kepada pihak ketiga
untuk dikelola.
100% of the Company's hazardous waste during
2022-2024 will be handed over to third parties for
management.
2022 2023 2024
Pada tahun 2023, volume mengalami penurunan sebesar In 2023, the volume decreased by 2.6%, and we recorded
2,6% pada tahun 2023, dan kami mencatatkan penurunan a 52% reduction in hazardous and toxic waste (B3) generation
timbunan limbah B3 pada tahun 2024 sebesar 52% in 2024 compared to the previous year. This demonstrates
dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini menunjukan our commitment to waste management in accordance with
komitmen kami dalam pengelolaan limbah berdasarkan applicable regulations.
ketentuan yang berlaku.
117
Page 118
Lingkungan
Environment
Timbulan Limbah Non-B3 (Ton) Limbah Non-B3 berdasarkan Pengelolaannya (Ton)
Non-Hazardous Waste (Ton) Non-Hazardous Waste by Management (Tons)
282,8 275,4
2022 263,6 (93%) 19,2 (7%)
2023 259,1 (94%) 16,4 (6%)
131
2024 19,2 (90%) 12,8 (10%)
2022 2023 2024
Dibuang langsung ketempat pembuangan
Catatan | Note: Disposed of directly to landfil
Cakupan data mencakup PAU. Dialihkan dari pembuangan melalui kegiatan pembuangan
Data coverage includes PAU. Diverted from disposal by recovery activities
Kami mencatat penurunan drastis terjadi pada tahun 2024, We recorded a drastic reduction in 2024, with the volume
di mana volume limbah yang dibuang langsung ke tempat of waste directly disposed of at landfill sites amounting to
pembuangan hanya 119,2 ton, yaitu penurunan lebih dari only 119.2 tons, a decrease of more than 54% compared to
54% dibandingkan dengan 2023. Ini menunjukkan perubahan 2023. This indicates a significant shift in waste management
signifikan dalam cara pengelolaan limbah. Kami bertekad practices. We are committed to expanding waste management
untuk meningkatkan cakupan pengelolaan limbah pada coverage across all our operational areas in the future.
semua wilayah operasi kami dimasa yang akan datang.
118 2024 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
Page 119
Keanekaragaman Hayati [GRI 3-3][GRI 304]
Biodiversity [GRI 3-3][GRI 304]
ESSA berkomitmen terhadap perlindungan keanekaragaman ESSA is committed to biodiversity protection through various
hayati melalui berbagai inisiatif konservasi, termasuk restorasi conservation initiatives, including habitat restoration, rare
habitat, perlindungan spesies langka, serta upaya mitigasi species protection, and efforts to mitigate the environmental
dampak operasi terhadap lingkungan. Lokasi operasi impact of operations. The company’s operational sites are
perusahaan berdekatan dengan kawasan konservasi dan located near conservation areas and implement protection
mengimplementasikan kebijakan perlindungan serta and rehabilitation policies aligned with both national and
rehabilitasi yang sesuai dengan standar nasional dan international standards.
internasional.
Kami memiliki operasi yang berdekatan dengan area Our operations are adjacent to the PAU conservation area,
konservasi PAU. Area ini ditetapkan sebagai zona perlindungan which has been designated as a biological resource protection
sumber daya hayati dengan kebijakan konservasi yang zone with conservation policies in place for the 2023-2027
berlaku untuk periode 2023-2027. Kami melakukan period. We continuously refine our conservation policies
penyempurnaan kebijakan konservasi dengan pendekatan through a structured approach based on regular monitoring
berbasis evaluasi dan monitoring berkala dan terdokumentasi. and evaluation. This ensures that the impact of our operations
Hal ini kami lakukan untuk memastikan dampak operasi on biodiversity is addressed in a more adaptive and effective
kami terhadap keanekaragaman hayati dapat direspon manner.[GRI 304-1]
secara lebih adaptif dan efektif.[GRI 304-1]
Dampak signifikan operasi ESSA terhadap keanekaragaman The significant impacts of ESSA’s operations on biodiversity
hayati meliputi perubahan penggunaan lahan, potensi include land-use changes, potential habitat disturbances,
gangguan habitat, serta risiko terhadap spesies endemik and risks to endemic and rare species. The company has
dan langka. Perseroan telah menerapkan rencana implemented an environmental protection and management
perlindungan dan pengelolaan lingkungan yang diperbarui plan, updated annually based on monitoring and evaluation
setiap tahun berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi.[GRI results.[GRI 304-2][OJK F.9]
304-2][OJK F.9]
Terdapat sejumlah flora dan fauna pada lahan operasional Several species of flora and fauna inhabit our operational
kami, dan ESSA secara khusus berpartisipasi dalam konservasi areas, and ESSA is actively engaged in the ex-situ
eks-situ burung Maleo (macrocephalon maleo) yang masuk conservation of the Maleo bird (macrocephalon maleo),
dalam daftar merah International Union for Conservation which is listed on the International Union for Conservation
of Nature (IUCN) dan merupakan spesies yang dilindungi of Nature (IUCN) Red List and is a nationally protected
secara nasional. Satwa endemik lokal ini terkena dampak species. This local endemic species is affected by ESSA’s
operasi ESSA di area yang telah ditetapkan untuk konservasi. operations in designated conservation areas. Our program
Program ini mencakup pemantauan, rehabilitasi, dan includes monitoring, rehabilitation, and restrictions on
pembatasan aktivitas yang dapat mengganggu habitat activities that may disrupt its habitat, as part of our
spesies tersebut sebagai langkah adopsi kebijakan larangan commitment to anti-poaching policies and habitat restoration
perburuan serta upaya restorasi habitat melalui pengelolaan through sustainable conservation management.[GRI 304-3] [GRI
konservasi yang berkelanjutan.[GRI 304-3] [GRI 304-4][OJK B.2][OJK F.10] 304-4][OJK B.2][OJK F.10]
119
Page 120
Lingkungan
Environment
Area Konservasi Flora dan Fauna Kawasan Operasional & Hutan Sekunder PAU
Flora and Fauna Conservation Area in the PAU Operational Zone & Secondary Forest
3.501,5 Ha 8.987 Spesies 737 Spesies
Luas Total Area Konservasi Flora Dilestarikan Fauna Dilestarikan
Total Conservation Area Plant Species Conserved Animal Species Conserved
Area Konservasi Suaka Margasatwa Bakiriang
Bakiriang Wildlife Reserve Conservation Area
21,24 Ha 106.042 Spesies 1.200 Spesies
Luas Total Area Konservasi Flora Dilestarikan Fauna Dilestarikan
Total Conservation Area Plant Species Conserved Animal Species Conserved
Penghargaan dari Indonesia Corporate Sustainability Award 2024 atas
Best Practices Biodiversity Conservation Burung Maleo di Banggai, Sulawesi Tengah.
Award from the Indonesia Corporate Sustainability Award 2024 for Best Practices in Biodiversity
Conservation of Maleo Birds in Banggai, Central Sulawesi.
Konservasi Maleo Inovasi Teknologi Pusat Pembelajaran Publikasi Ilmiah
Maleo Conservation Technology Innovation Learning Center Scientific Publications
Melepasliarkan Memperoleh Hak Paten Menjadi lokasi penelitian Menghasilkan
Released (IDS000004054) untuk bagi mahasiswa S1, S2, dan S3 dari Produced
384 16
tempat peneluran buatan Badan Riset dan Inovasi Nasional
Burung Maleo. (BRIN), Universitas Tadulako,
ekor Burung Maleo Obtained Patent Rights Universitas Muhammadiyah Luwuk Publikasi Penelitian
Maleo birds (IDS000004054) for an Banggai, Universitas Gadjah Mada, Research Publications
(2016–2024) artificial nesting site for Maleo dan universitas lainnya.
birds. Serves as a research site for
termasuk 1 jurnal internasional.
setara dengan 10% populasi di undergraduate, master's, and doctoral including 1 international journal.
Suaka Margasatwa Bukit students from the National Research
Bangkiriang, Kabupaten
and Innovation Agency (BRIN),
Banggai, Sulawesi Tengah.
equivalent to 10% of the
Tadulako University, Muhammadiyah
population in Bukit University of Luwuk Banggai, Gadjah
Bangkiriang Wildlife Reserve, Mada University, and other
Banggai Regency, Central universities.
Sulawesi.
Terkini, ESSA mengadakan kegiatan pelepasliaran burung Recently, ESSA organized a Maleo bird release event in
Maleo dalam rangka memperingati Hari Maleo Sedunia. commemoration of World Maleo Day. A total of 29 Maleo
Sebanyak 29 ekor burung Maleo dilepaskan ke habitat birds were released into their natural habitat in the Bakiriang
alaminya di kawasan Suaka Margasatwa (SM) Bakiriang Wildlife Reserve on November 30, 2024. With this event,
pada 30 November 2024. Dengan pelaksanaan ini, total ESSA has released a total of 384 Maleo birds from 2016 to
burung Maleo yang telah dilepasliarkan oleh ESSA sejak 2024. From the outset, the Company has upheld its
2016 hingga 2024 mencapai 384 ekor. Sejak sejak pertama commitment to sustainable investment in this biodiversity
kali dicanangkan Perseroan tetap akan mempertahankan program.[OJK F.4]
komitmen investasi untuk program ini biodiversity secara
berkelanjutan.[OJK F.4]
120 2024 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
Page 121
TENTANG LAPORAN INI About This Report
Page 122
Tentang Laporan Ini
About this Report
Standar GRI dan POJK [GRI 2-3] [GRI 2-4] [OJK G.3]
GRI Standards and POJK [GRI 2-3] [GRI 2-4] [OJK G.3]
Laporan Keberlanjutan ESSA 2024 disusun dengan merujuk The 2024 Sustainability Report of ESSA has been prepared
pada Consolidated GRI Standards 2021 sebagai bagian dari with reference to the Consolidated GRI Standards 2021 as
komitmen perusahaan terhadap transparansi dan akuntabilitas part of the company's commitment to transparency and
dalam aspek keberlanjutan. Laporan ini mencakup berbagai accountability in sustainability aspects. This report includes
informasi yang relevan dengan kinerja ekonomi, lingkungan, various information relevant to the company’s economic,
dan sosial perusahaan, sesuai dengan kebutuhan pemangku environmental, and social performance, in line with the
kepentingan dan praktik terbaik dalam industri. Meskipun needs of stakeholders and best practices in the industry.
belum sepenuhnya memenuhi kategori "in accordance While it does not yet fully meet the "in accordance with"
with", ESSA telah mengadopsi beberapa standar category, ESSA has adopted several disclosure standards
pengungkapan yang dianggap material dan berdampak deemed material and significantly impactful to its operations.
signifikan terhadap operasional perusahaan. Ke depan, Going forward, ESSA is committed to continuously improving
ESSA terus berupaya meningkatkan keterbukaan dan transparency and expanding the scope of disclosures to
cakupan pengungkapan agar selaras dengan standar align with more comprehensive sustainability reporting
pelaporan keberlanjutan yang lebih komprehensif. standards.
Sejalan dengan hal tersebut Laporan ini juga menyelaraskan In this regard, the report also aligns the disclosure of material
pengungkapan topik material berdasarkan kesesuaian topics based on compliance with the provisions in the
berdasarkan pasal dan ayat pada Surat Edaran Otoritas Financial Services Authority Circular Letter (SEOJK) No. 16/
Jasa Keuangan (SEOJK) No. 16/SEOJK.04/2021 tentang SEOJK.04/2021 concerning the Form and Content of the
Bentuk dan Isi Laporan Tahunan Emiten atau Perusahaan Annual Report of Issuers or Public Companies and POJK
Publik dan POJK 51/2017 tentang Praktik Keuangan 51/2017 on Sustainable Financial Practices. To assist readers
Berkelanjutan. Untuk memudahkan pembaca dalam in analyzing this report, we have included the POJK index
melakukan analisis terhadap Laporan ini, kami menyertakan points and GRI index points within each section of the
poin indeks POJK dan poin indeks GRI pada setiap narasi. narrative.
Indeks lengkap POJK 51/2017 dan SE OJK 16/2021 disampaikan The complete index of POJK 51/2017 and SE OJK 16/2021
pada halaman 144 dan Indeks komprehensif GRI disampaikan is provided on page 144, and the comprehensive GRI index
pada halaman 148. Untuk melihat relevansi pengungkapan is provided on page GRI: 148. To view the relevance of
dengan SDGs, Kami juga menyajikan Tautan TPB dan Standar disclosures with the SDGs, we also present the SDGs Link
GRI pada halaman 127. and GRI Standards on page 127.
122 2024 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
Page 123
Dalam proses penyusunan Laporan Keberlanjutan, kami In the process of preparing the Sustainability Report, we
memperhatikan prinsip-prinsip sebagai berikut: adhere to the following principles:
Perusahaan melaporkan informasi yang benar dan terperinci untuk memungkinkan
penilaian dampak Perusahaan.
ACCURACY
The company reports accurate and detailed information to allow for an assessment
of its impact.
Perusahaan melaporkan informasi dengan cara yang tidak memihak dan memberikan
gambaran yang adil tentang dampak negatif dan positif Perusahaan.
BALANCE
The company reports information in an unbiased manner and provides a fair
representation of both the negative and positive impacts of the company.
Perusahaan menyajikan informasi dengan cara yang dapat diakses dan dipahami.
CLARITY
The company presents information in an accessible and understandable manner.
Perusahaan memilih, menyusun, dan melaporkan informasi secara konsisten untuk
memungkinkan analisis perubahan dari waktu ke waktu dan analisis relatif terhadap
Perusahaan lain. COMPARABILITY
The company selects, organizes, and reports information consistently to allow for
analysis of changes over time and relative analysis compared to other companies.
Perusahaan memberikan informasi yang cukup untuk memungkinkan penilaian
dampak selama periode pelaporan.
COMPLETENESS
The company provides sufficient information to enable the assessment of impact
during the reporting period.
Perusahaan melaporkan informasi tentang dampaknya dalam konteks pembangunan
berkelanjutan yang lebih luas. SUSTAINABILITY
The company reports information about its impact within the broader context of CONTEXT
sustainable development.
Perusahaan melaporkan informasi pada jadwal berkala dan tersedia bagi pengguna
informasi untuk mengambil keputusan.
TIMELINESS
The company reports information on a regular schedule and ensures it is available
for users to make informed decisions.
Perusahaan mengumpulkan, mencatat, menyusun, dan menganalisis informasi
sedemikian rupa sehingga informasi tersebut dapat diperiksa untuk menentukan
kualitasnya. VERIFIABILITY
The company collects, records, organizes, and analyzes information in a way that
allows for verification to determine its quality.
123
Page 124
Tentang Laporan Ini
About this Report
Ruang Lingkup dan Batasan Pelaporan [GRI 2-2]
Scope and Limitations of Reporting [GRI 2-2]
Isi dari laporan ini mencakup pengungkapan kinerja ekonomi, The content of this report includes the disclosure of economic,
sosial dan tata kelola sesuai dengan topik material yang social, and governance performance in accordance with
disarankan dan disetujui oleh Board of Director. Data dan the material topics recommended and approved by the
informasi yang dilaporkan adalah kinerja Perseroan dan Board of Directors. The data and information reported
entitas anak selama kurun waktu 1 Januari 2024 hingga 31 reflect the performance of the Company and its subsidiaries
Desember 2024. Selanjutnya, pada laporan ini, Perseroan during the period from January 1, 2024, to December 31,
menyampaikan informasi keuangan berdasarkan pada 2024. Furthermore, in this report, the Company presents
Laporan Keuangan Konsolidasi yang telah diaudit oleh financial information based on the Consolidated Financial
Kantor Akuntan Publik. Statements that have been audited by a Public Accounting
Firm.
Terkait masukan dan umpan balik terhadap Laporan Regarding feedback and inputs on the 2024 Sustainability
Keberlanjutan Tahun 2024 ini dari pemangku kepentingan Report from relevant stakeholders, the Company welcomes
terkait, Perseroan dengan tangan terbuka menyedia titik any feedback and provides contact points for reporting to:
kontak pelaporan kepada:
PT ESSA Industries Indonesia Tbk.
DBS Bank Tower 18th Floor Telp.: +62 21 2988 5600
Ciputra World 1 Jakarta Fax.: +62 21 2988 5601
Jl. Prof. Dr. Satrio Kav. 3-5
Jakarta 12940, Indonesia Email: corpsec.eii@essa.id
Penyajian Kembali Informasi [GRI 2-4] Restatement of Information [GRI 2-4]
Laporan Keberlanjutan ESSA adalah laporan kami yang The ESSA Sustainability Report is our first report, therefore
pertama sehingga tidak didapatkan pelaporan kembali no restatement of information previously reported in the
informasi yang sama yang dilaporkan pada tahun sebelumnya. prior year is available.
Penjaminan Eksternal [GRI 2-5][OJK G.1] External Assurance [GRI 2-5][OJK G.1]
Untuk Laporan Keberlanjutan Tahun 2024, pihak perusahaan For the 2024 Sustainability Report, the company did not
tidak melakukan penjaminan eksternal terhadap laporan conduct external assurance on the report or the material
maupun topik material yang diungkapkan, sehingga tidak topics disclosed, and thus no external assurance opinion
terdapat opini dari penjamin eksternal atas laporan is provided for this sustainability report. However, the
keberlanjutan ini. Akan tetapi, Perseroan telah melakukan company has conducted internal verification and validation
verifikasi dan validasi secara internal atas data-data yang of the data presented in this report, which has been approved
disajikan dalam laporan ini dan mendapatkan persetujuan by the Board of Directors.
Direksi.
124 2024 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
Page 125
Topik Material [GRI 3-1]
Material Topics [GRI 3-1]
Topik material dalam laporan keberlanjutan mengacu pada The material topics in the sustainability report refer to
aspek-aspek yang memiliki dampak signifikan terhadap aspects that have a significant impact on the company’s
keberlanjutan perusahaan serta pemangku kepentingan sustainability as well as its stakeholders. These topics reflect
kami. Topik ini mencerminkan isu-isu yang paling relevan the most relevant and influential issues related to the
dan berpengaruh terhadap operasional perusahaan, company’s operations, environment, social aspects, and
lingkungan, sosial, serta tata kelola. governance.
Dalam penyusunan laporan keberlanjutan, identifikasi topik In preparing the sustainability report, the identification of
material yang kami lakukan bertujuan untuk memastikan material topics aims to ensure that the most important
bahwa aspek-aspek yang paling penting bagi Perseroan aspects for the company and its stakeholders are disclosed
dan pemangku kepentingannya dapat terungkap secara transparently and systematically. This allows stakeholders
transparan dan sistematis. Dengan demikian, pemangku to gain a clear understanding of how the company manages
kepentingan dapat memperoleh gambaran yang jelas risks, opportunities, and impacts related to its operations.
mengenai bagaimana perusahaan mengelola risiko, peluang,
dan dampak yang terkait dengan operasionalnya.
Relevansi Topik Material bagi ESSA Relevance of Material Topics for ESSA
Sebagai perusahaan yang bergerak dalam produksi LPG, As a company engaged in the production of LPG, Condensate,
Kondensat, dan Amoniak, ESSA menghadapi berbagai and Ammonia, ESSA faces various sustainability challenges
tantangan keberlanjutan yang mencakup aspek tata kelola, covering governance, environmental, and social aspects.
lingkungan, dan sosial. Industri ini tergolong dalam kategori This industry is classified as high-risk, both in terms of
industri berisiko tinggi, baik dari sisi kepatuhan terhadap compliance with regulations, management of environmental
regulasi, pengelolaan dampak lingkungan, maupun kesehatan impacts, and occupational health and safety.
dan keselamatan kerja.
Dengan mengungkapkan topik material yang relevan, ESSA By disclosing relevant material topics, ESSA can:
dapat:
1. Meningkatkan transparansi dan akuntabilitas terhadap 1. Enhance transparency and accountability towards
pemangku kepentingan. stakeholders.
2. Meningkatkan kepercayaan publik dan investor dengan 2. Increase public and investor confidence by demonstrating
menunjukkan komitmen terhadap keberlanjutan. commitment to sustainability.
3. Memitigasi risiko dan mengelola peluang dalam 3. Mitigate risks and manage opportunities in its operations.
operasional perusahaan.
4. Mendukung pencapaian target keberlanjutan global, 4. Support the achievement of global sustainability
termasuk Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB). targets, including the Sustainable Development Goals
(SDGs).
125
Page 126
Tentang Laporan Ini
About this Report
Proses Penetapan Topik Material di Process of Determining Material
ESSA Topics at ESSA
Proses penetapan topik material dalam Laporan Keberlanjutan The process of determining material topics in ESSA’s
ESSA mengikuti kerangka kerja Global Reporting Initiative Sustainability Report follows the framework of the Global
(GRI) dan dilakukan melalui tahapan berikut: Reporting Initiative (GRI) and is carried out through the following
steps:
01 02 03
Memahami Konteks
Mengidentifikasi Dampak Menilai Dampak Aktual
Keberlanjutan Perusahaan
Aktual dan Potensial dan Potensia
Understanding the
Identifying Actual and Assessing Actual and
Company’s Sustainability
Potential Impacts Potential Impacts
Context
04 05
Memprioritaskan Dampak
yang Paling SIgnifikan
untuk Dilaporkan Mendapatkan Persetujuan
Prioritizing the Most Obtaining Approval
Significant Impacts to
Report
1. Memahami Konteks Keberlanjutan Perusahaan: Kami 1. Understanding the Company’s Sustainability Context:
menganalisa tren industri, regulasi dan harapan pemangku We analyze industry trends, regulations, and stakeholder
kepentingan kami terkait keberlanjutan di sektor energi. expectations related to sustainability in the energy
sector.
2. Mengidentifikasi Dampak Aktual dan Potensial: Kami 2. Identifying Actual and Potential Impacts: We assess
mengkaji dampak langsung dan tidak langsung yang the direct and indirect impacts caused by the company’s
ditimbulkan oleh operasi Perseroan terhadap aspek operations on economic, social, and environmental
ekonomi, sosial dan lingkungan. aspects.
3. Menilai Dampak Aktual dan Potensial: Kami mengukur 3. Assessing Actual and Potential Impacts: We measure
tingkat signifikansi dari setiap dampak berdasarkan data the significance of each impact based on data obtained
yang diperoleh dari berbagai sumber, termasuk konsultasi from various sources, including consultations with
dengan pemangku kepentingan. stakeholders.
4. Memprioritaskan Dampak yang Paling SIgnifikan untuk 4. Prioritizing the Most Significant Impacts to Report:
Dilaporkan: Kami memilih topik dengan dampak tertinggi, We select topics with the highest impact, particularly
bersifat jangka pendek untuk segera ditangani yang short-term issues that need immediate attention, and
akan ungkapkan dalam laporan keberlanjutan berdasarkan will disclose them in the sustainability report based on
relevansi terhadap strategi bisnis Perseroan dan their relevance to the company’s business strategy and
kebutuhan informasi pemangku kepentingan. stakeholder information needs.
5. Mendapatkan Persetujuan: Kami memfinalisasi pemilihan 5. Obtaining Approval: We finalize the selection of material
topik material untuk disetujui oleh Dewan Direksi dalam topics for approval by the Board of Directors to ensure
upaya memastikan kesesuaiannya dengan kepentingan their alignment with stakeholder interests and the
pemangku kepentingan dan strategi perusahaan. company’s strategy. This support reflects ESSA's
126 2024 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
Page 127
Dukungan ini mencerminkan komitmen ESSA terhadap commitment to transparency and responsiveness in
transparansi dan responsivitas dalam menetapkan setting sustainability priorities that align with business
prioritas keberlanjutan yang sejalan dengan tujuan bisnis goals and regulations.
dan regulasi.
Daftar Topik Material [GRI 3-2] List of Material Topics [GRI 3-2]
Setiap topik material berperan dalam mendukung Tujuan Each material topic plays a role in supporting the Sustainable
Pembangunan Berkelanjutan (TPB), baik melalui operasional Development Goals (SDGs), both through the company’s
perusahaan maupun dampaknya terhadap pemangku operations and its impact on stakeholders, reflecting ESSA's
kepentingan, mencerminkan komitmen ESSA dalam commitment to promoting sustainable development globally.
mendorong pembangunan berkelanjutan secara global. This table presents an explanation of each of ESSA’s material
Tabel ini menyajikan penjelasan mengenai setiap topik topics, including their relevance, contribution to the
material ESSA, termasuk relevansinya, kontribusinya terhadap achievement of the SDGs, and their linkage to the Global
pencapaian TPB, serta keterkaitannya dengan indeks Global Reporting Initiative (GRI) index.
Reporting Initiative (GRI).
Topik Material Penjelasan Topik Relevansi Batasan Indeks GRI TPB
Material Topic Topic Explanation Relevance Scope GRI Index SDG
Manajemen Emisi Pengelolaan emisi Emisi dan konsumsi energi Operasional 302 7, 13
dan Energi dan energi mencakup berdampak langsung pada ESSA, pemasok 305
pengurangan emisi lingkungan dan kepatuhan energi.
gas rumah kaca (GRK), terhadap kebijakan global
efisiensi energi, transisi terkait perubahan iklim.
ke energi terbarukan, dan
kepatuhan regulasi.
Emissions Emissions and energy Emissions and energy ESSA
and Energy management includes the consumption have a direct operations,
Management reduction of greenhouse impact on the environment energy
gas emissions (GHGs), and compliance with global suppliers.
energy efficiency, climate change policies.
transition to renewable
energy, and regulatory
compliance.
Manajemen Air Manajemen air mencakup Ketersediaan dan kualitas Operasional 303 6, 12
strategi pengelolaan air sangat penting ESSA, ekosistem
sumber daya air untuk untuk operasional sekitar.
mendukung keberlanjutan ESSA, terutama dalam
operasional dan menjaga proses produksi yang
keseimbangan ekosistem. membutuhkan sumber
daya air bersih.
Water Management Water management Water availability and ESSA
includes strategies quality are critical for ESSA operations,
for managing water operations, especially surrounding
resources to support in production processes ecosystem.
operational sustainability requiring clean water
and maintain ecosystem resources.
balance.
127
Page 128
Tentang Laporan Ini
About this Report
Topik Material Penjelasan Topik Relevansi Batasan Indeks GRI TPB
Material Topic Topic Explanation Relevance Scope GRI Index SDG
Kesehatan dan Kesehatan dan Karyawan adalah aset Karyawan ESSA, 403 3, 8
Keselamatan Kerja keselamatan kerja utama perusahaan. operasional.
(K3) meliputi perlindungan Menciptakan lingkungan
karyawan dari risiko kerja yang aman dan sehat
kecelakaan dan penyakit membantu mengurangi
akibat kerja. risiko kecelakaan
dan meningkatkan
produktivitas.
Occupational Health Occupational health and Employees are the ESSA
and Safety (OHS) safety include protecting company’s main asset. employees,
employees from the risk Creating a safe and operations.
of accidents and work- healthy work environment
related diseases. helps reduce accident risks
and improves productivity.
Manajemen Limbah Manajemen limbah Limbah B3 dan non-B3, Operasional 306 6, 12
mencakup strategi dalam jika tidak dikelola dengan ESSA,
mengolah, mengurangi, baik, dapat menyebabkan lingkungan
dan menangani limbah pencemaran lingkungan sekitar.
agar tidak mencemari dan risiko hukum bagi
lingkungan serta menjaga perusahaan.
keberlanjutan ekosistem.
Waste Management Waste management Hazardous and non- ESSA
includes strategies for hazardous waste, if not operations,
processing, reducing, and managed properly, can surrounding
handling waste to avoid cause environmental environment.
environmental pollution pollution and legal risks for
and maintain ecosystem the company.
sustainability.
Kepatuhan Kepatuhan terhadap Kepatuhan terhadap Operasional 307 16, 17
hukum dan peraturan regulasi menghindarkan ESSA, seluruh
meliputi aspek ESSA dari risiko hukum dan rantai pasok.
lingkungan, hak asasi reputasi, serta memastikan
manusia, dan tata kelola. operasional yang
berkelanjutan.
Compliance Compliance with laws Compliance with ESSA
and regulations includes regulations protects ESSA operations,
environmental, human from legal and reputational entire supply
rights, and governance risks and ensures chain.
aspects. sustainable operations.
Keanekaragaman Keanekaragaman hayati Operasi industri dapat Area 304 15
Hayati mencakup pelestarian berdampak pada operasional
dan perlindungan ekosistem lokal. ESSA ESSA.
spesies, habitat, dan berkomitmen untuk
ekosistem di sekitar area menjaga ekosistem sekitar
operasional. dan meminimalkan dampak
lingkungan.
Biodiversity Biodiversity includes Industrial operations can ESSA
the preservation and impact local ecosystems. operational
protection of species, ESSA is committed to areas.
habitats, and ecosystems preserving surrounding
around operational ecosystems and minimizing
areas. environmental impacts.
128 2024 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
Page 129
Topik Material Penjelasan Topik Relevansi Batasan Indeks GRI TPB
Material Topic Topic Explanation Relevance Scope GRI Index SDG
Pemberdayaan Pemberdayaan ESSA memiliki tanggung Masyarakat 413 1, 4, 8
Masyarakat Lokal masyarakat lokal jawab sosial untuk sekitar operasi.
mencakup berbagai mendukung kesejahteraan
inisiatif untuk masyarakat sekitar, yang
meningkatkan kapasitas juga dapat memperkuat
dan kualitas hidup hubungan dengan
masyarakat di sekitar pemangku kepentingan.
area operasional.
Local Community Local community ESSA has a social Surrounding
Empowerment empowerment includes responsibility to support communities.
various initiatives to the welfare of local
improve the capacity communities, which
and quality of life of can also strengthen
communities around stakeholder relationships.
operational areas.
Pelatihan dan Pengelolaan modal Pengembangan Karyawan ESSA. 404 4, 8
Pengembangan manusia berkelanjutan keterampilan karyawan
terutama yang sangat penting untuk
mencakup pelatihan meningkatkan efisiensi,
dan pengembangan inovasi, dan daya saing
keterampilan karyawan. perusahaan di industri.
Training and Sustainable human Employee skills ESSA
Development capital management development is crucial employees.
primarily includes to improving efficiency,
employee training and innovation, and the
skills development. company’s competitiveness
in the industry.
Matriks Topik Material Material Topics Matrix
ESSA menetapkan prioritas topik material berdasarkan ESSA sets priorities for material topics based on their direct
dampak langsung terhadap operasional, kepatuhan regulasi, impact on operations, regulatory compliance, and long-term
serta keberlanjutan jangka panjang. Proses penentuan ini sustainability. This determination process considers key
mempertimbangkan faktor-faktor utama seperti risiko factors such as environmental risks, social responsibility,
lingkungan, tanggung jawab sosial, dampak ekonomi, serta economic impact, and stakeholder expectations.
ekspektasi pemangku kepentingan.
Topik dengan prioritas tinggi, seperti Manajemen Emisi dan High-priority topics, such as Emissions and Energy
Energi, Manajemen Air, Kesehatan dan Keselamatan Kerja Management, Water Management, and Occupational Health
(K3), dipilih karena memiliki pengaruh langsung terhadap and Safety (OHS), are chosen because they have a direct
kelangsungan bisnis serta kepatuhan terhadap peraturan influence on business continuity and compliance with
lingkungan dan keselamatan kerja. Manajemen emisi dan environmental regulations and workplace safety. Emissions
energi mendukung transisi menuju operasi yang lebih ramah and energy management supports the transition to more
lingkungan, pengelolaan air yang efisien menjaga environmentally friendly operations, efficient water
keseimbangan ekosistem, dan keselamatan kerja memastikan management maintains ecosystem balance, and workplace
perlindungan tenaga kerja di lingkungan industri yang safety ensures the protection of workers in high-risk industrial
memiliki risiko tinggi. environments.
129
Page 130
Tentang Laporan Ini
About this Report
Topik dengan prioritas sedang, seperti manajemen Limbah Medium-priority topics, such as Waste Management and
dan Kepatuhan, memiliki dampak penting namun tidak Compliance, have significant impact but are not urgent in
bersifat mendesak dalam jangka pendek. Pengelolaan the short term. Proper waste management can reduce
limbah yang baik dapat mengurangi risiko pencemaran dan pollution risks and enhance operational efficiency, while
meningkatkan efisiensi operasional, sedangkan kepatuhan compliance with environmental regulations, human rights,
terhadap regulasi lingkungan, hak asasi manusia, dan tata and corporate governance helps maintain business integrity
kelola perusahaan membantu menjaga integritas bisnis and stakeholder trust.
serta kepercayaan pemangku kepentingan.
Sementara itu, Pemberdayaan Masyarakat Lokal, Pelatihan dan Meanwhile, Local Communities Empowerment, Training
Pengembangan, serta Keanekaragaman Hayati masuk dalam and Development, and Biodiversity are considered low-
prioritas rendah, karena dampaknya lebih bersifat jangka panjang priority topics, as their impact is more long-term and indirect
dan tidak langsung terhadap operasional inti. Pemberdayaan to core operations. Community empowerment and workforce
masyarakat dan pengembangan keterampilan tenaga kerja skills development remain part of the company’s social
tetap menjadi bagian dari komitmen sosial perusahaan, sementara commitment, while biodiversity conservation supports
pelestarian keanekaragaman hayati mendukung keberlanjutan environmental sustainability around ESSA’s operational
lingkungan di sekitar area operasional ESSA. areas.
Dengan pendekatan ini, ESSA memastikan alokasi sumber With this approach, ESSA ensures optimal resource allocation
daya yang optimal untuk mengelola risiko, memenuhi to manage risks, meet regulations, and support business
regulasi, serta mendukung keberlanjutan bisnis dan and environmental sustainability.
lingkungan.
Matriks Topik Material ESSA Matriks Topik Material ESSA
1 2 3
Kepatuhan Manajemen Emisi dan Energi Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3)
Compliance Emissions and Energy Management Occupational Health and Safety (OHS)
PERDAMAIAN, KEADILAN KEHIDUPAN SEHAT PEKERJAAN LAYAK
DAN KELEMBAGAAN DAN SEJAHTERA DAN PERTUMBUHAN
YANG TANGGUH EKONOMI
PEACE, JUSTICE AND GOOD HEALTH
STRONG INSTITUTIONS AND WELL-BEING DECENT WORK AND
ECONOMIC GROWTH
5 4
Manajemen Air Pengelolaan Limbah
Water Management Waste Management
AIR BERSIH DAN KONSUMSI DAN AIR BERSIH DAN KONSUMSI DAN
SANITASI LAYAK PRODUKSI YANG SANITASI LAYAK PRODUKSI YANG
BERTANGGUNG JAWAB BERTANGGUNG JAWAB
CLEAN WATER CLEAN WATER
RESPONSIBLE CONSUMPTION AND SANITATION RESPONSIBLE CONSUMPTION
AND SANITATION AND PRODUCTION
AND PRODUCTION
6 7 8
Pemberdayaan Masyarakat Lokal Pelatihan dan Pengembangan Keanekaragaman Hayati
Local Community Empowerment Training and Development Biodiversity
TANPA PENDIDIKAN KESETARAAN PEKERJAAN LAYAK PEKERJAAN LAYAK EKOSISTEM
KEMISKINAN BERKUALITAS GENDER DAN PERTUMBUHAN DAN PERTUMBUHAN DARATAN
EKONOMI EKONOMI
NO POVERTY QUALITY EDUCATION GENDER EQUALITY DECENT WORK AND DECENT WORK AND
LIFE ON LAND
ECONOMIC GROWTH ECONOMIC GROWTH
130 2024 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
Page 131
LAMPIRAN Appendix
Page 132
Lampiran
Appendix
Tabel Data
Data Table
Bab 8. Sumber Daya Manusia
Chapter 8. Human Resource
Karyawan berdasarkan Status Ketenagakerjaan, Usia, dan Jenis Kelamin [GRI 2-7)
Employees by Employment Status, Age, and Gender [GRI 2-7)
2022 2023 2024
18-30 30 - 50 > 50 18-30 30 - 50 > 50 18-30 30 - 50 > 50
Kategori Umur
tahun tahun tahun tahun tahun tahun tahun tahun tahun
Age Category
18-30 y.o 30-50 y.o >50 y.o 18-30 y.o 30-50 y.o >50 y.o 18-30 y.o 30-50 y.o >50 y.o
Status
L P L P L P L P L P L P L P L P L P
Ketenagakerjaan
M F M F M F M F M F M F M F M F M F
Employment Status
PKWTT
Indefinite-Term
30 6 251 53 54 3 24 6 265 60 54 3 33 14 272 62 52 4
Employment
Agreement
PKWT
Fixed-Term
1 1 19 0 18 0 2 3 31 3 16 0 13 8 38 6 14 0
Employment
Agreement
Harian Lepas
0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
Daily Worker
Total 31 7 270 53 72 3 26 9 296 63 70 3 46 22 310 68 66 4
Karyawan berdasarkan Status Ketenagakerjaan, Wilayah, dan Jenis Kelamin [GRI 2-7, 401]
Employees by Employment Status, Region, and Gender [GRI 2-7, 401]
2022 2023 2024
Wilayah
Jakarta Site Jakarta Site Jakarta Site
Region
Status Ketenagakerjaan L P L P L P L P L P L P
Employment Status M F M F M F M F M F M F
PKWTT
63 38 272 24 66 42 277 27 79 51 278 29
Indefinite-Term Employment Agreement
PKWT
13 1 25 0 16 5 33 1 22 10 43 4
Fixed-Term Employment Agreement
Harian Lepas
0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
Daily Worker
Total 76 39 297 24 82 47 310 28 101 61 321 33
Catatan: L: Laki-Laki, P: Perempuan, PKWTT: Perjanjian Kerja Waktu Tidak Tertentu (Indefinite-Term Employment Agreement); PKWT: Perjanjian Kerja Waktu
Tertentu (Fixed-Term Employment Agreement)
Note: M: Male, F: Female, PKWTT: Perjanjian Kerja Waktu Tidak Tertentu (Indefinite-Term Employment Agreement); PKWT: Perjanjian Kerja Waktu Tertentu
(Fixed-Term Employment Agreement)
132 2024 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
Page 133
Karyawan berdasarkan Jenjang Jabatan, Umur, dan Jenis Kelamin [GRI 405-1-a] [GR 405-1-b]
Employees by Position Level, Age, and Gender [GRI 405-1-a] [GR 405-1-b]
2022 2023 2024
18-30 30 - 50 > 50 18-30 30 - 50 > 50 18-30 30 - 50 > 50
Kategori Umur
tahun tahun tahun tahun tahun tahun tahun tahun tahun
Age Category
18-30 y.o 30-50 y.o >50 y.o 18-30 y.o 30-50 y.o >50 y.o 18-30 y.o 30-50 y.o >50 y.o
Kategori Karyawan L P L P L P L P L P L P L P L P L P
Employee Category M F M F M F M F M F M F M F M F M F
Top Management 0 0 2 1 13 0 0 0 2 1 10 0 0 0 2 1 10 0
Top Management
Middle Management 0 0 15 3 17 0 1 0 20 6 17 0 0 0 22 6 15 0
Middle Management
First Line 9 5 104 24 20 3 7 4 116 29 21 3 13 12 125 32 19 4
Management
First Line
Management
Staf 21 2 132 23 19 0 18 4 141 25 19 0 32 10 143 27 19 0
Staff
Pelaksana/ 1 0 17 2 3 0 1 0 17 2 0 3 1 0 18 2 3 0
Operasional
Executor/Operational
Harian Lepas 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
Daily Workers
Total 31 7 270 53 72 3 27 8 296 63 67 6 46 22 310 68 66 4
Catatan: L: Laki-Laki, P: Perempuan
Note: M: Male, F: Female
Pekerja yang Bukan Pekerja Langsung[GRI 2-8]
Number of Non-Direct Workers[GRI 2-8]
Jenis Pekerja Gambaran Umum tentang Pekerjaan yang Dilakukan
2022 2023 2024
Type of Workers Overview of Work Performed
Magang/Paruh Waktu Membantu pekerjaan user berdasarkan project 1 1 2
Internship/Part Time tertentu
Assist user work based on specific projects
Total Karyawan Baru[GRI 401-1-a]
Total New Employee[GRI 401-1-a]
2022 2023 2024
18-30 30 - 50 > 50 18-30 30 - 50 > 50 18-30 30 - 50 > 50
Kategori Umur
tahun tahun tahun tahun tahun tahun tahun tahun tahun
Age Category
18-30 y.o 30-50 y.o >50 y.o 18-30 y.o 30-50 y.o >50 y.o 18-30 y.o 30-50 y.o >50 y.o
Wilayah L P L P L P L P L P L P L P L P L P
Region M F M F M F M F M F M F M F M F M F
Jakarta 2 0 5 5 1 0 0 3 7 9 2 0 9 11 12 4 0 0
Lainnya
5 1 26 0 0 0 1 0 18 3 1 0 12 3 13 2 0 1
Others
TOTAL 7 1 31 5 1 0 1 3 25 12 3 0 21 14 25 6 0 1
133
Page 134
Lampiran
Appendix
Tingkat Penerimaan Karyawan Baru [GRI 401-1-a]
New Employee Recruitment Rate [GRI 401-1-a]
2022 2023 2024
18-30 30 - 50 > 50 18-30 30 - 50 > 50 18-30 30 - 50 > 50
Kategori Umur
tahun tahun tahun tahun tahun tahun tahun tahun tahun
Age Category
18-30 y.o 30-50 y.o >50 y.o 18-30 y.o 30-50 y.o >50 y.o 18-30 y.o 30-50 y.o >50 y.o
Wilayah L P L P L P L P L P L P L P L P L P
Region M F M F M F M F M F M F M F M F M F
Jakarta 0,4 0 0,1 0,2 0,1 0 0 0,5 0,1 0,2 0,1 0 0,6 0,6 0,2 0,1 0 0
Lainnya
0,2 0,5 0,1 0 0 0 0,1 0 0,1 0,1 0,02 0 0,4 0,6 0,1 0,1 0 0,5
Others
Tenaga Kerja Lokal
Local Workforce
2022 2023 2024
Laki-laki
33 21 40
Male
Perempuan
6 14 21
Female
Total Karyawan Keluar [GRI 401-1-b]
Total Employee Turnover [GRI 401-1-b]
2022 2023 2024
18-30 30 - 50 > 50 18-30 30 - 50 > 50 18-30 30 - 50 > 50
Kategori Umur
tahun tahun tahun tahun tahun tahun tahun tahun tahun
Age Category
18-30 y.o 30-50 y.o >50 y.o 18-30 y.o 30-50 y.o >50 y.o 18-30 y.o 30-50 y.o >50 y.o
Wilayah L P L P L P L P L P L P L P L P L P
Region M F M F M F M F M F M F M F M F M F
Jakarta 0 2 2 3 3 0 1 0 0 1 1 0 2 2 13 11 3 0
Lainnya
7 0 8 0 6 0 0 1 11 0 3 0 0 1 3 14 2 0
Others
Total 7 2 10 3 9 0 1 1 11 1 4 0 2 3 16 25 5 0
Tingkat Pergantian Karyawan [GRI 401-1-b]
Employee Turnover Rate [GRI 401-1-b]
2022 2023 2024
Kategori 18-30 30 - 50 18-30 30 - 50 18-30 30 - 50
> 50 tahun > 50 tahun > 50 tahun
Umur tahun tahun tahun tahun tahun tahun
>50 y.o >50 y.o >50 y.o
Age Category 18-30 y.o 30-50 y.o 18-30 y.o 30-50 y.o 18-30 y.o 30-50 y.o
Wilayah L P L P L P L P L P L P L P L P L P
Region M F M F M F M F M F M F M F M F M F
Jakarta 0 0,4 0,04 0,1 0,2 0 0,2 0 0 0 0,1 0 0,1 0,1 0,2 0,3 0,2 0
Lainnya
0,3 0 0,04 0 0,1 0 0 0,3 0,05 0 0,1 0 0 0,2 0 0,5 0 0
Others
134 2024 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
Page 135
Cuti Melahirkan [GRI 401-2] [GRI 401-3]
Maternity/Parental Leaves [GRI 401-2] [GRI 401-3]
2022 2023 2024
Satuan
Unit L P L P L P
M F M F M F
Total jumlah karyawan yang berhak mendapat cuti melahirkan* Total 252 23 257 29 263 28
Total number of employees eligible for maternity leave*
Total jumlah karyawan yang mengambil cuti melahirkan Total 22 1 15 2 12 1
Total number of employees who took maternity leave
Total jumlah karyawan yang kembali bekerja pada periode Total 22 1 15 2 12 1
pelaporan setelah cuti melahirkan berakhir
Total number of employees who returned to work in the reporting
period after maternity leave ended
Total jumlah karyawan yang kembali bekerja setelah cuti Total 20 1 13 2 12 1
melahirkan berakhir, yang masih dipekerjakan 12 bulan setelah
kembali bekerja
Total number of employees who returned to work after maternity
leave ended, who were still employed 12 months after returning
to work
Tingkat karyawan yang kembali bekerja setelah mengambil cuti % 100% 100% 100% 100% 100% 100%
melahirkan
Rate of employees returning to work after taking maternity leave
Tingkat karyawan yang kembali bekerja dan dapat dipertahankan % 91% 100% 87% 100% 100% 100%
setelah mengambil cuti melahirkan
Rate of employees who return to work and can be retained after
taking maternity leave
* Penentuan jumlah karyawan yang berhak atas cuti melahirkan ini didasarkan pada status perkawinan masing-masing karyawan.
The eligibility for maternity leave is determined based on the marital status of each employee.
Rasio Gaji Pokok dan Remunerasi Perempuan dibandingkan Laki-laki [GRI 405-2] [GRI 2-21]
Ratio of Basic Salary and Remuneration of Women to Men [GRI 405-2] [GRI 2-21]
Lokasi Gaji Level Terendah
Operasional Entry Level Salary
Operational
Location 2022 2023 2024
L P Rasio L P Rasio L P Rasio
M F Ratio M F Ratio M F Ratio
Jakarta 4.641.854 4.641.854 1:1 4.901.798 4.901.798 1:1 5.067.381 5.067.381 1:1
Lainnya
2.391.000 2.391.000 1:1 2.566.281 2.566.281 1:1 2.767.814 2.767.814 1:1
Others
Catatan: L: Laki-Laki, P: Perempuan
Note: M: Male, F: Female
135
Page 136
Lampiran
Appendix
Persentase total karyawan berdasarkan jenis kelamin dan berdasarkan kategori karyawan yang menerima tinjauan
rutin terhadap kinerja dan pengembangan karier selama periode pelaporan [GRI 404-3-a]
Percentage of total employees by gender receiving regular performance and career development reviews [GRI 404-3-a]
2022 2023 2024
Kategori Karyawan Unit
Employee Category Unit L P L P L P
M F M F M F
PKWTT
% 83,58 77,42 85,13 75,36 88,50 78,75
Indefinite-Term Employment Agreement
PKWT
% 52,63 0 73,47 16,67 81,54 35,71
Fixed-Term Employment Agreement
Bab 9. Masyarakat Lokal
Chapter 9. Local Community
Asal Pemasok [GRI 204-1]
Origin of Supplier [GRI 204-1]
Persentase Asal Pemasok
Supplier Origin Percentage
Asal Pemasok
2022 2023 2024
Origin of Supplier
Jumlah Jumlah Jumlah
% % %
Amount Amount Amount
Lokal (Domestik)
641 89 637 88 601 89
Local (Domestic)
Luar Negeri
80 11 85 12 75 11
Overseas
Total 721 100 722 100 676 100
Catatan: Data mencakup EII (Palembang LPG Plant - PLP) dan PAU (Banggai Ammonia Plant - BAP).
Note: The data includes EII (Palembang LPG Plant - PLP) and PAU (Banggai Ammonia Plant - BAP).
Proporsi Pengeluaran untuk Pemasok Lokal
Proportion of Expenditure on Local Suppliers
2022 2023 2024
Persentase produk yang dibeli dari pemasok lokal
91% 90% 86%
Percentage of products purchased from local suppliers
Persentase jasa dari pemasok lokal
97% 97% 97%
Percentage of services from local suppliers
Catatan: Data mencakup EII (Palembang LPG Plant - PLP) dan PAU (Banggai Ammonia Plant - BAP).
Note: The data includes EII (Palembang LPG Plant - PLP) and PAU (Banggai Ammonia Plant - BAP).
136 2024 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
Page 137
Bab 10. Lingkungan
Chapter 10. Environment
Konsumsi Energi Tidak Terbarukan dalam Organisasi [GRI 302-1]
Non-Renewable Energy Consumption in the Organizations [GRI 302-1]
Konsumsi (GJ)
Consumption (GJ)
Jenis Energi
PT PAU
Energy Type
(Site BAP - Banggai Ammonia Plant)
2022 2023 2024
Gas Alam
5.289.855,2 5.246.519,2 5.419.746,4
Natural Gas
Total 5.289.855,2 5.246.519,2 5.419.746,4
Konsumsi Energi Terbarukan dalam Organisasi [GRI 302-1]
Renewable Energy Consumption in the Organization [GRI 302-1]
Konsumsi (GJ)
Consumption (GJ)
Jenis Energi
PT PAU
Energy Type
(Site BAP - Banggai Ammonia Plant)
2022 2023 2024
Biosolar B35 (Cakupan 1)
10.653,4 9.419,1 7.771
Biosolar B35 (Scope 1)
Biosolar B35 (Cakupan 3)
2.139 2.95,7 3.102
Biosolar B35 (Scope 3)
Total 12.792,4 12.377,8 10.873
Konsumsi Energi Total dalam Organisasi [GRI 302-1]
Total Energy Consumption in the Organization [GRI 302-1]
Konsumsi (GJ)
Consumption (GJ)
PT PAU
(Site BAP - Banggai Ammonia Plant)
2022 2023 2024
Konsumsi Energi Total
5.302.647,5 5.258.897 5.430.619,4
Total Energy Consumption
Total 5.302.647,5 5.258.897 5.430.619,4
137
Page 138
Lampiran
Appendix
Intensitas Energi [GRI 302-3]
Energy Intensity [GRI 302-3]
Intensitas Energi*/
Energy Intensity*
Produk Satuan
PT PAU
Product Unit
(Site BAP - Banggai Ammonia Plant)
2022 2023 2024
Amoniak GJ/Ton
7 7,1 7,4
Ammonia
Total GJ/Ton 7 7,1 7,4
* Cakupan data hanya untuk produk Amoniak dari entitas PAU.
Data coverage is only for Ammonia products from PAU entities.
Pengurangan Konsumsi Energi [GRI 302-4]
Energy Consumption Reduction[GRI 302-4]
Pengurangan Konsumsi Energi (GJ)
Energy Consumption Reduction (GJ)
Jenis Energi
PT PAU
Energy Type
(Site BAP - Banggai Ammonia Plant)
2022 2023 2024
Gas Alam
Natural Gas 737.503,7 738.294,3 738.303,3
Biosolar B35
11.549,2 11.549,2 9.276,8
Biosolar B35
Total 749.052,8 749.843,5 747.580,1
Pengurangan pada Energi yang Dibutuhkan untuk Setiap Produk [GRI 302-5]
Reduction in Energy Required for Each Product [GRI 302-5]
Pengurangan Energi Per Produk*
Energy Reduction Per Product
Produk Satuan
PT PAU
Product Unit
(Site BAP - Banggai Ammonia Plant)
2022 2023 2024
Amoniak GJ/MT
31,2 31 31,2
Ammonia
Total GJ/MT 31,2 31 31,2
* Cakupan data hanya untuk produk Amoniak dari entitas PAU, baseline data tahun 2018: 31,23 GJ/MT.
Data coverage is only for Ammonia products from PAU entities, baseline data in 2018: 31,23 GJ/MT.
Catatan untuk Data Energi: Metode yang digunakan 1 MMBTU Gas Alam = 1,06 GJ dan 1 kL Biosolar B35 = 35,68 GJ.
Notes for Energy Data: Method used 1 MMBTU Natural Gas = 1,06 GJ and 1 kL Biosolar B35 = 35,68 GJ.
138 2024 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
Page 139
Inventori Emisi GRK [GRI 305-1][GRI 305-3]
GHG Emission Inventory [GRI 305-1][GRI 305-3]
PT PAU
Cakupan Emisi Satuan (Site BAP - Banggai Ammonia Plant)
Emission Scope Unit
2022 2023 2024
Cakupan 1 Ton CO2eq
297.515,1 294.996,6 304.598
Scope 1
Cakupan 3 Ton CO2eq
151,4 209,5 219,6
Scope 3
Total Ton CO2eq 297.666,5 295.206,1 304.817,6
Intensitas Emisi GRK[GRI 305-4]
GHG Emission Intensity[GRI 305-4]
PT PAU
Produk Cakupan Emisi Satuan (Site BAP - Banggai Ammonia Plant)
Product Emission Scope Unit
2022 2023 2024
Amoniak Cakupan 1 tCO2e/ton produk
0,3931986471 0,4004368181 0,4157448472
Ammonia Scope 1 tCO2e/ton product
Cakupan 3 tCO2e/ton produk
0,0002001451563 0,0002843490892 0,0002997655358
Scope 3 tCO2e/ton product
Total tCO2e/ton produk
0,3933987923 0,4007211672 0,4160446127
tCO2e/ton product
Pengurangan Emisi GRK[GRI 305-5]
GHG Emission Reduction[GRI 305-5]
PT PAU
Cakupan Emisi Satuan (Site BAP - Banggai Ammonia Plant)
Emission Scope Unit
2022 2023 2024
Pengurangan Emisi pada Cakupan 1 tCO2e
70.719,2 86.035,4 86.035,4
Cakupan Tertentu Scope 1
Scope-specific Emission
Cakupan 3 tCO2e
Reduction 3.539,7 3.539,7 3.539,7
Scope 3
Total tCO2e 74.258,9 89.575,1 89.575,1
Catatan: Metodologi dalam menghitung pengurangan emisi melibatkan penggunaan data pengurangan konsumsi bahan bakar gas alam dan biosolar
B35 pada berbagai peralatan dan kendaraan yang terlibat dalam program pengurangan emisi. Pada peralatan seperti reformer, boiler, dan pembangkit
listrik (Gas Engine Generator), pengurangan emisi dihitung berdasarkan data pengurangan penggunaan bahan bakar gas alam. Sementara itu, untuk
kendaraan yang menggunakan biosolar B35, pengurangan emisi dihitung berdasarkan data pengurangan konsumsi biosolar. Faktor konversi yang
digunakan untuk perhitungan ini adalah 0,1 ton CO2eq per 1 GJ bahan bakar gas alam dan 0,1 Ton CO2eq per 1 GJ bahan bakar biosolar B35, mengacu
pada standar yang ditetapkan oleh International Panel on Climate Change (IPCC) 2006, Vol.2 Energy
Note: The methodology for calculating emission reductions involves using data on reductions in natural gas and B35 biosolar consumption on various
equipment and vehicles involved in the emission reduction program. For equipment such as reformers, boilers, and power plants (gas engine generators),
emission reductions are calculated based on data on reductions in natural gas fuel use. Meanwhile, for vehicles using B35 biosolar, emission reductions
are calculated based on biosolar consumption reduction data. The conversion factor used for this calculation is 0,1 ton CO2eq per 1 GJ of natural gas
fuel and 0,1 Ton CO2eq per 1 GJ of B35 biosolar fuel, referring to the standards set by International Panel on Climate Change (IPCC) 2006, Vol.2 Energy
139
Page 140
Lampiran
Appendix
Emisi Udara Lainnya[GRI 305-7]
Other Air Emissions[GRI 305-7]
PT PAU
Jenis Partikulat Satuan (Site BAP - Banggai Ammonia Plant)
Particulate Type Unit
2022 2023 2024
Partikulat (PM) Ton
80,8 25,4 28,2
Particulate Matter (PM)
Oksida Sulfur (SOx) Ton
20,4 112,6 1.070,4
Sulfur Oxides (SOx)
Oksida Nitrogen (NOx) Ton
280,3 1.399,1 387,2
Nitrogen Oxides (NOx)
Karbon Monoksida (CO) Ton
335,2 1.234,4 66
Carbon Monoxide (CO)
Total Ton 716,7 2.771,4 1.551,8
Total Pengambilan Air Berdasarkan Sumbernya [GRI 303-3]
Total Water Withdrawal by Source [GRI 303-3]
PT PAU
(Site BAP - Banggai Ammonia Plant)
Sumber Air Tujuan Penggunaan Air
Total pengambilan air (Megaliter)
Water Source Water Use Purpose
Total water withdrawal (Megaliters)
2022 2023 2024
Air Laut 187.527,9 181.227,2 181.083,5 Air laut yang diambil dari laut digunakan untuk air bersih
Sea Water diolah melalui Sea Water Reverse Osmosis (SWRO) untuk
menghasilkan Desalinated Water.
Sea water taken from the sea used for clean water is
processed through Sea Water Reverse Osmosis (SWRO)
to produce Desalinated Water.
Total 187.527,9 181.227,2 181.083,5
Total Pembuangan Limbah Cair (Effluent Discharge) Berdasarkan Tujuannya [GRI 303-4]
Total Effluent Discharge by Destination [GRI 303-4]
PT PAU
(Site BAP - Banggai Ammonia Plant)
Tujuan pelepasan air
Total pembuangan limbah cair di seluruh wilayah (Megaliter)
Destination of Water Release
Total effluent discharge across the region (Megaliters)
2022 2023 2024
Sungai Musolang
180,1 119,2 92,6
Musolang River
Laut
187.347,8 181.108 180.990,8
Sea
Total 187.527,9 181.227,2 181.083,5
140 2024 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
Page 141
Total Konsumsi Air [GRI 303-5]
Total Water Consumption [GRI 303-5]
PT PAU
(Site BAP - Banggai Ammonia Plant)
Konsumsi Air/
Seluruh Wilayah (Megaliter)
Water Consumption
All Area (Megaliters)
2022 2023 2024
Total Konsumsi Air
187.527,9 181.227,2 181.083,5
Total Water Consumption
Timbulan Limbah B3 [GRI 306-3] [GRI 306-4] [GRI 306-5]
Hazardous Waste Generation [GRI 306-3] [GRI 306-4] [GRI 306-5]
PT PAU
(Site BAP - Banggai Ammonia Plant)
2022 2023 2024
Dialihkan Dialihkan Dialihkan
dari Tempat dari Tempat dari Tempat
Jenis Limbah B3 Pembuangan Pembuangan Pembuangan
Produksi Produksi Produksi
Type of Hazardous Waste (Diserahkan (Diserahkan (Diserahkan
Limbah Limbah Limbah
ke Pihak ke Pihak ke Pihak
(Ton) (Ton) (Ton)
Ketiga) (Ton) Ketiga) (Ton) Ketiga) (Ton)
Waste Waste Waste
Diverted from Diverted from Diverted from
Production Production Production
Disposal Site Disposal Site Disposal Site
(Tons) (Tons) (Tons)
(Handed Over (Handed Over (Handed Over
to Third Party to Third Party to Third Party
(Tons) (Tons) (Tons)
A102d Aki/baterai bekas 0,47 0,47 0 0 3,14 3,14
A102d Used batteries/accumulators
A106d Limbah dari laboratorium yang - - 0,15 0,15 0,53 0,53
mengandung B3
A106d Waste from laboratories
containing hazardous and toxic materials
A108d Limbah terkontaminasi B3 36,24 36,24 7,94 7,94 3,34 3,34
A108d Waste contaminated with
hazardous and toxic materials
A111d Refrigerant bekas dari peralatan - - 0,04 0,04 0,09 0,09
elektronik
A111d Used refrigerant from electronic
equipment
A337-1 Limbah klinis memiliki - - 0,17 0,17 0,02 0,02
karakteristik infeksius
A337-1 Clinical waste with infectious
characteristics
A337-2 Produk farmasi kadaluwarsa - - 0,01 0,01 0,08 0,08
A337-2 Expired pharmaceutical products
A338-1 Bahan kimia kadaluwarsa 45,34 45,34 0,05 0,05 2,96 2,96
A338-1 Expired chemicals
B104d Kemasan bekas B3 25,04 25,04 11,08 11,08 13,29 13,29
B104d Used hazardous and toxic
material packaging
141
Page 142
Lampiran
Appendix
PT PAU
(Site BAP - Banggai Ammonia Plant)
2022 2023 2024
Dialihkan Dialihkan Dialihkan
dari Tempat dari Tempat dari Tempat
Jenis Limbah B3 Pembuangan Pembuangan Pembuangan
Produksi Produksi Produksi
Type of Hazardous Waste (Diserahkan (Diserahkan (Diserahkan
Limbah Limbah Limbah
ke Pihak ke Pihak ke Pihak
(Ton) (Ton) (Ton)
Ketiga) (Ton) Ketiga) (Ton) Ketiga) (Ton)
Waste Waste Waste
Diverted from Diverted from Diverted from
Production Production Production
Disposal Site Disposal Site Disposal Site
(Tons) (Tons) (Tons)
(Handed Over (Handed Over (Handed Over
to Third Party to Third Party to Third Party
(Tons) (Tons) (Tons)
B105d Minyak pelumas bekas antara 34,23 34,23 21,81 21,81 13,72 13,72
lain minyak pelumas bekas hidrolik,
mesin, gear, lubrikasi, insulasi, heat
transmission, grit chambers, separator
dan/atau campurannya
B105d Used lubricating oil, including
used hydraulic, engine, gear, lubrication,
insulation, heat transmission oils, grit
chambers, separators, and/or their
mixtures
B106d Limbah resin atau penukar ion - - - - 18,71 18,71
B106d Waste resin or ion exchangers
B107d Limbah elektronik termasuk 1,93 1,93 1,07 1,07 2,22 2,22
Cathode Ray Tube (CRT), lampu TL,
Printed Circuit Board (PCB), karet kawat
(wire rubber)
B107d Electronic waste, including
cathode ray tubes (CRT), fluorescent
lamps, printed circuit boards (PCB), and
wire rubber
B110d Kain majun bekas (used rags) dan 0,44 0,44 0,70 0,70 1,99 1,99
yang sejenis
B110d Used rags and similar materials
B301-3 Katalis bekas - - 151,10 151,10 35,96 35,96
B301-3 Used catalysts
B301-4 Residu proses produksi atau 72,91 72,91 52,88 52,88 66,57 66,57
kegiatan (endapan kapur)
B301-4 Residues from production
processes or activities (lime sludge)
B337-1 Kemasan produk farmasi - - 0 0 0 0
B337-1 Pharmaceutical product
packaging
B417 Refraktori bekas yang dihasilkan 1,44 1,44 12,01 12,01 - -
dari fasilitas termal
B417 Used refractory materials
generated from thermal facilities
B301-7 Sludge Instalasi Pengolahan Air - - 16,32 16,32 - -
Limbah (IPAL)
B301-7 Wastewater treatment plant
(WWTP) sludge
Total 218,03 218,03 275,33 275,33 162,63 162,63
142 2024 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
Page 143
Timbulan Limbah Non-B3 [GRI 306-3] [GRI 306-4] [GRI 306-5]
Non-Hazardous Waste Generation [GRI 306-3] [GRI 306-4] [GRI 306-5]
PT PAU
(Site BAP - Banggai Ammonia Plant)
2022 2023 2024
Jenis Limbah
Non-B3 Dibuang Dibuang Dibuang
Dialihkan Dialihkan Dialihkan
Type of Non- Produksi Langsung Produksi Langsung Produksi Langsung
dari Tempat dari Tempat dari Tempat
Hazardous Waste Limbah ke Tempat Limbah ke Tempat Limbah ke Tempat
Pembuangan Pembuangan Pembuangan
(Ton) Pembuangan (Ton) Pembuangan (Ton) Pembuangan
(Ton) (Ton) (Ton)
Waste (Ton) Waste (Ton) Waste (Ton)
Diverted from Diverted from Diverted from
Production Discharged Production Discharged Production Discharged
Disposal Site Disposal Site Disposal Site
(Tons) Directly to (Tons) Directly to (Tons) Directly to
(Tons) (Tons) (Tons)
Landfill (Tons) Landfill (Tons) Landfill (Tons)
Organik (sisa 37,46 14,33 23,13 23,98 11,04 12,94 26,21 11,05 15,16
makanan, daun)
Organic (food
waste, leaves)
Anorganik 228,98 0 228,98 222,29 0 222,29 98,52 0 98,52
(kertas, karton,
plastik, pakaian
bekas, bungkus
makanan)
Inorganic (paper,
cardboard, plastic,
used clothing,
food packaging)
Recycle (botol air 0,06 0,06 0 0 0 0 0 0 0
mineral)
Recycle (mineral
water bottles)
Inert (kayu, batu, 16,27 4,82 11,45 29,17 5,33 23,84 7,31 1,75 5,56
tanah, palet)
Inert (wood,
stones, soil,
pallets)
Total 282,77 19,21 263,56 275,44 16,37 259,07 132,04 12,80 119,24
143
Page 144
Lampiran
Appendix
Referensi POJK No. 51/POJK/03/2017 dan SEOJK
No. 16/SEOJK/04/2021 [OJK G.4]
POJK No. 51/POJK/03/2017 and SEOJK No. 16/SEOJK/04/2021
References [OJK G.4]
Indikator Lokasi dalam Laporan
No
Indicators Report Location
Strategi Keberlanjutan
Sustainability Strategy
A.1 Penjelasan Strategi Keberlanjutan
53
Elaboration on Sustainability Strategy
Ikhtisar Kinerja Asek Keberlanjutan
Summary of Sustainability Aspect Performance
B.1 Aspek Ekonomi
5, 6, 25, 28, 93
Economic Aspects
B.2 Aspek Lingkungan Hidup
5, 7, 99, 105, 110, 116, 119
Environmental Aspect
B.3 Aspek Sosial
5, 9, 86
Social Aspects
Profil Perusahaan
Company Profile
C.1 Visi, Misi, dan Nilai Keberlanjutan
23
Vision, Mission, and Values of Sustainability
C.2 Alamat Perusahaan
19
Company's Address
C.3 Skala Usaha
20, 25, 63
Enterprise Scale
C.4 Produk, Layanan, dan Kegiatan Usaha yang Dijalankan
26
Products, Services, and Business Activities
C.5 Keanggotaan pada Asosiasi
32, 35
Membership in Association
C.6 Perubahan Emiten dan Perusahaan Publik yang Bersifat Signifikan
39
Significant Changes in Issuers and Public Companies
Penjelasan Direksi
The Board of Director’s Explanation
D.1 Penjelasan Direksi
12
The Board of Director’s Explanation
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance
E.1 Penanggung Jawab Penerapan Keuangan Berkelanjutan
57, 62
Responsible for Implementing Sustainable Finance
E.2 Pengembangan Kompetensi terkait Keuangan Berkelanjutan
58
Competency Development Related to Sustainable Finance
E.3 Penilaian Risiko atas Penerapan Keuangan Berkelanjutan
59
Risk Assessment of the Implementation of Sustainable Finance
E.4 Hubungan dengan Pemangku Kepentingan
54
Relation with Stakeholders
E.5 Permasalahan terhadap Penerapan Keuangan Berkelanjutan
53, 62
Problems with the Implementation of Sustainable Finance
144 2024 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
Page 145
Indikator Lokasi dalam Laporan
No
Indicators Report Location
Kinerja Berkelanjutan
Sustainability Performance
F.1 Kegiatan Membangun Budaya Keberlanjutan
82, 87
Sustainable Culture Development Activities
Kinerja Ekonomi
Economic Performance
F.2 Perbandingan Target dan Kinerja Produksi, Portofolio, Target Pembiayaan, atau Investasi,
Pendapatan dan Laba Rugi
6, 26
Comparison of Targets to Performance of Production, Portfolio, Financing Targets, or
Investments, Revenues and Profit and Loss
F.3 Perbandingan Target dan Kinerja Portofolio, Target Pembiayaan, atau Investasi pada
Instrumen Keuangan atau Proyek yang Sejalan dengan Keuangan Berkelanjutan
97
Comparison of Target to Performance of Portfolio, Financing Target, or Investments In
Financial Instruments or Projects in Line with the Implementation of Sustainable Finance
Kinerja Lingkungan Hidup
Environmental Performance
Aspek Umum
General Aspect
F.4 Biaya Lingkungan Hidup
120
Environment Cost
Aspek Material
Material Aspect
F.5 Penggunaan Material yang Ramah Lingkungan
116
Environmentally Friendly Materials Usage
Aspek Energi
Energy Aspect
F.6 Jumlah dan Intensitas Energi yang Digunakan
100
Amount and Intensity of Energy Used
F.7 Upaya dan Pencapaian Efisiensi Energi dan Penggunaan Energi Terbarukan
Efforts and Achievements of Energy Efficiency and Use of Renewable Energy 100
Aspek Air
Water Aspect
F.8 Penggunaan Air
111
Water Usage
Aspek Keanekaragaman Hayati
Aspects of Biodiversity
F.9 Dampak dari Wilayah Operasional yang Dekat atau Berada di Daerah Konservasi atau
Memiliki Keanekaragaman Hayati
119
Impacts from Operational Areas that are Near or Located in Conservation Areas or
Have Biodiversity
F.10 Usaha Konservasi Keanekaragaman Hayati
119
Biodiversity Conservation Effort
145
Page 146
Lampiran
Appendix
Indikator Lokasi dalam Laporan
No
Indicators Report Location
Aspek Emisi
Emission Aspect
F.11 Jumlah dan Intensitas Emisi yang Dihasilkan Berdasarkan Jenisnya
105
Total and Intensity of Emissions Generated by Type
F.12 Upaya dan Pencapaian Pengurangan Emisi yang Dilakukan
105
Efforts and Achievements of Emission Reduction Made
Aspek Limbah dan Efluen
Waste and Effluent Aspect
F.13 Jumlah Limbah dan Efluen yang Dihasilkan Berdasarkan Jenis
116
Amount of Waste and Effluent Generated by Type
F.14 Mekanisme Pengelolaan Limbah dan Efluen
116
Waste and Effluent Management Mechanism
F.15 Tumpahan yang Terjadi ( jika ada)
115
Occurring Spills (if any)
Aspek Pengaduan terkait Lingkungan Hidup
Complaint Aspects Related to the Environment
F.16 Jumlah dan Materi Pengaduan Lingkungan Hidup yang Diterima dan Diselesaikan
92
Number and Material of Environmental Complaints Received and Resolved
Kinerja Sosial
Social Performance
F.17 Komitmen untuk Memberikan Layanan atas Produk dan/atau Jasa yang Setara kepada
Konsumen 30
Commitment to Provide Services on Equal Products and/or Services to Consumers
Aspek Ketenagakerjaan
Employment Aspect
F.18 Kesetaraan Kesempatan Bekerja
64
Equal Employment Opportunity
F.19 Tenaga Kerja Anak dan Tenaga Kerja Paksa
64
Child Labor and Forced Labor
F.20 Upah Minimum Regional
75
Regional Minimum Wage
F.21 Lingkungan Bekerja yang Layak dan Aman
82
Decent and Safe Work Environment
F.22 Pelatihan dan Pengembangan Kemampuan Pegawai
76, 77
Employee Capability Training and Development
Aspek Masyarakat
Community Aspect
F.23 Dampak Operasi terhadap Masyarakat Sekitar
86
Impact of Operations on Surrounding Communities
F.24 Pengaduan Masyarakat
92
Community Complaints
F.25 Kegiatan Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL)
87
Corporate Social Responsibility (CSR)
146 2024 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
Page 147
Indikator Lokasi dalam Laporan
No
Indicators Report Location
Tanggung Jawab Pengembangan Produk/Jasa Berkelanjutan
Responsibility for Sustainable Product/Service Development
F.26 Inovasi dan Pengembangan Produk/Jasa Keuangan Berkelanjutan
55, 97
Innovation and Development of Sustainable Financial Products/Services
F.27 Produk/Jasa yang Sudah Dievaluasi Keamanannya bagi Pelanggan
60
Products and Services that the Safety have been Evaluated for Customers
F.28 Dampak Produk/Jasa
9, 27, 28, 29
Products/Services Impacts
F.29 Jumlah Produk yang Ditarik Kembali
30
The Number of Products Withdrawn
F.30 Survei Kepuasan Pelanggan Terhadap Produk dan/atau Jasa Keuangan Berkelanjutan
55, 60
Customer Satisfaction Survey of Sustainable Finance Products and/or Services
Lain-lain
Others
G.1 Verifikasi Tertulis dari Pihak Independen ( jika ada)
124
Written Verification from Independent Parties (if any)
G.2 Lembar Umpan Balik
153
Feedback Form
G.3 Tanggapan Terhadap Umpan Balik Laporan Keberlanjutan Tahun Sebelumnya
122, 154
Responses to Previous Year's Sustainability Report Feedback
G.4 Daftar Pengungkapan Sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 51/POJK.03/2017
tentang Penerapan Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa Keuangan, Emiten, dan
Perusahaan Publik
144
List of Disclosures According to Financial Services Authority Regulation Number 51/
POJK.03/2017 concerning Implementation of Sustainable Finance for Financial Services
Institutions, Issuers, and Public Companies
147
Page 148
Lampiran
Appendix
Indeks GRI
GRI Index
ESSA telah melaporkan dengan merujuk pada Standar GRI untuk periode 1 Januari 2024 - 31
Pernyataan Penggunaan Desember 2024.
Statement of Use ESSA has reported with reference to the GRI Standards for the period January 1, 2024 -
December 31, 2024.
GRI 1 yang Digunakan GRI 1: Landasan 2021
GRI 1 Used GRI 1: Foundation 2021
Standar GRI 2021 Indikator Lokasi dalam Laporan
GRI 2021 Standard Indicator Report Location
Pengungkapan Umum
General Disclosures
GRI 2: Pengungkapan 2-1 Rincian organisatoris
18
Umum 2021 2-1 Organizational details
GRI 2: General Disclosures
2-2 Entitas yang dicantumkan dalam pelaporan keberlanjutan
organisasi 124
2-2 Entities included in the sustainability report
2-3 Periode, frekuensi, dan titik kontak pelaporan
122
2-3 Reporting period, frequency, and contact point
2-4 Penyajian kembali informasi
122, 124
2-5 Restatements of information
2-5 Penjaminan eksternal
124
2-5 External assurance
2-6 Kegiatan, rantai nilai dan hubungan bisnis lain
26
2-6 Activities, value chain and other business relationships).
2-7 Tenaga kerja
25, 31, 65, 132
2-7 Employees
2-8 Pekerja yang bukan pekerja langsung
31, 133
2-8 Workers who are not employees
2-9 Struktur dan komposisi tata kelola
42
2-9 Governance structure and composition
2-10 Pencalonan dan pemilihan badan tata kelola tertinggi
49
2-10 Nomination and selection of the highest governance body
2-11 Ketua badan tata kelola tertinggi
48, 49, 51
2-11 Chair of the highest governance body
2-12 Peran badan tata kelola tertinggi dalam mengawasi
manajemen dampak
49, 57
2-12 Role of the highest governance body in overseeing the
management of impacts
2-13 Delegasi tanggung jawab untuk mengelola dampak
57
2-13 Delegation of responsibility for managing impacts
2-14 Peran badan tata kelola tertinggi dalam pelaporan
keberlanjutan 49
2-14 Role of the highest governance body in sustainability reporting
2-15 Konflik kepentingan
50
2-15 Conflicts of interest
2-16 Komunikasi masalah penting
92
2-16 Communication of critical concerns
2-17 Pengetahuan kolektif badan tata kelola tertinggi
58
Collective knowledge of the highest governance body
148 2024 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
Page 149
Standar GRI 2021 Indikator Lokasi dalam Laporan
GRI 2021 Standard Indicator Report Location
2-18 Evaluasi kinerja badan tata kelola tertinggi
58
2-18 Evaluation of the performance of the highest governance body
2-19 Kebijakan remunerasi
75
2-19 Remuneration policies
2-20 Proses untuk menentukan remunerasi
58, 80
2-20 Process to determine remuneration
2-21 Rasio kompensasi total tahunan
135
2-21 Annual total compensation ratio
2-22 Pernyataan tentang strategi pembangunan berkelanjutan
53
2-22 Statement on sustainable development strategy
2-23 Komitmen kebijakan
12
2-23 Policy commitments
2-24 Menanamkan komitmen kebijakan
12
2-24 Embedding policy commitments
2-25 Proses untuk memperbaiki dampak negatif
60
2-25 Processes to remediate negative impacts
2-26 Mekanisme untuk mencari nasihat dan mengemukakan
masalah 92
2-26 Mechanisms for seeking advice and raising concerns
2-27 Kepatuhan terhadap hukum dan peraturan
45
2-27 Compliance with laws and regulations
2-28 Asosiasi keanggotaan
35
2-28 Membership associations
2-29 Pendekatan untuk keterlibatan pemangku kepentingan
54
2-29 Approach to stakeholder engagement
2-30 Perjanjian perundingan kolektif
75
2-30 Collective bargaining agreements
Topik Material
Material Topics
GRI 3: Topik Material 2021 3-1 Proses menentukan topik material
125
GRI 3: Material Topics 2021 3-1 Process for determining material topics
3-2 Daftar topik material
127
3-2 List of material topics
3-3 Manajemen dampak dari topik material 45, 76, 81, 86, 98, 104,
3-3 Management of material topic impacts 108, 116, 119
GRI 203: Dampak Ekonomi 203-1 Investasi dan layanan infrastruktur didukung
87
Tidak Langsung 2016 203-1 Infrastructure investments and services supported
GRI 203: Indirect Economic
203-2 Dampak ekonomi tidak langsung yang signifikan
Impacts 2016 87
203-2 Significant indirect economic impacts
GRI 204: Praktik Pengadaan 204-1 Proporsi pengeluaran untuk pemasok lokal
2016 204-1 Proportion of spending on local suppliers
93, 136
GRI 204: Procurement
Practices 2016
149
Page 150
Lampiran
Appendix
Standar GRI 2021 Indikator Lokasi dalam Laporan
GRI 2021 Standard Indicator Report Location
GRI 302: Energi 2016 302-1 Konsumsi energi dalam organisasi
99, 100, 137
GRI 302: Energy 2016 302-1 Energy consumption within the organization
302-2 Konsumsi energi di luar organisasi
99
302-2 Energy consumption outside of the organization
302-3 Intensitas energi
100, 138
302-3 Energy intensity
302-4 Pengurangan konsumsi energi
100, 138
302-4 Reduction of energy consumption
302-5 Pengurangan pada energi yang dibutuhkan untuk produk
dan jasa 103, 138
302-5 Reductions in energy requirements of products and services
GRI 303: Air dan Efluen 303-1 Interaksi dengan air sebagai sumber daya bersama
109
2018 303-1 Interactions with water as a shared resource
GRI 303: Water and
303-2 Manajemen dampak yang berkaitan dengan pembuangan air
Effluents 2018 112
303-2 Management of water discharge-related impacts
303-3 Pengambilan air
110, 140
303-3 Water withdrawal
303-4 Pembuangan air
113, 140
303-4 Water discharge
303-5 Konsumsi air
111, 141
303-5 Water consumption
GRI 304: Keanekaragaman 304-1 Lokasi operasi yang dimiliki, disewa, dikelola, atau
Hayati 2016 berdekatan dengan, kawasan lindung dan kawasan dengan nilai
GRI 304: Biodiversity 2016 keanekaragaman hayati tinggi di luar kawasan lindung
119
304-1 Operational sites owned, leased, managed in, or adjacent
to, protected areas and areas of high biodiversity value outside
protected areas
304-2 Dampak signifikan dari aktivitas, produk, dan jasa pada
keanekaragaman hayati
119
304-2 Significant impacts of activities, products and services on
biodiversity
304-3 Habitat yang dilindungi atau direstorasi
119
304-3 Habitats protected or restored
304-4 Spesies Daftar Merah IUCN dan spesies daftar konservasi
nasional dengan habitat dalam wilayah yang terkena efek operasi
119
304-4 IUCN Red List species and national conservation list species
with habitats in areas affected by operations
GRI 305: Emisi 2016 305-1 Emisi GRK (Cakupan 1) langsung
105, 139
GRI 305: Emissions 2016 305-1 Direct (Scope 1) GHG emissions
305-2 Emisi energi GRK (Cakupan 2) tidak langsung
105
305-2 Energy indirect (Scope 2) GHG emissions
305-3 Emisi GRK (Cakupan 3) tidak langsung lainnya
105, 139
305-3 Other indirect (Scope 3) GHG emissions
305-4 Intensitas emisi GRK
105, 139
305-4 GHG emissions intensity
305-5 Pengurangan emisi GRK
105, 139
305-5 Reduction of GHG emissions
150 2024 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
Page 151
Standar GRI 2021 Indikator Lokasi dalam Laporan
GRI 2021 Standard Indicator Report Location
305-6 Emisi zat perusak ozon (ODS)
107
305-6 Emissions of ozone-depleting substances (ODS)
305-7 Nitrogen oksida (NOx), belerang oksida (SOx), dan emisi
udara signifikan lainnya
106, 140
305-7 Nitrogen oxides (NOx), sulfur oxides (SOx), and other
significant air emissions
GRI 306: Limbah 2020 306-1 Timbulan limbah dan dampak signifikan terkait limbah
116
GRI 306: Waste 2020 306-1 Waste generation and significant waste-related impacts
306-2 Manajemen dampak signifikan terkait limbah
116
306-2 Management of significant waste-related impacts
306-3 Timbulan limbah
116, 141, 143
306-3 Waste generated
306-4 Limbah yang dialihkan dari pembuangan akhir
116, 141, 143
306-4 Waste diverted from disposal
306-5 Limbah yang dikirimkan ke pembuangan akhir
116, 141, 143
306-5 Waste directed to disposal
GRI 401: Kepegawaian 2016 401-1 Perekrutan karyawan baru dan pergantian karyawan
68, 70, 72, 133, 134
GRI 401: Employment 401-1 New employee hires and employee turnover
401-2 Tunjangan yang diberikan kepada karyawan purna waktu
yang tidak diberikan kepada karyawan pada kurun waktu tertentu
atau paruh waktu 74, 75, 135
401-2 Benefits provided to full-time employees that are not
provided to temporary or part-time employees
401-3 Cuti melahirkan
75, 135
401-3 Parental leave
GRI 403: Kesehatan dan 403-1 Sistem manajemen kesehatan dan keselamatan kerja
81
Keselamatan Kerja 2018 403-1 Occupational health and safety management system
GRI 403: Occupational
403-2 Pengidentifikasian bahaya, penilaian risiko, dan investigasi
Health and Safety 2018
insiden
83
403-2 Hazard identification, risk assessment, and incident
investigation
403-3 Layanan kesehatan kerja
74
403-3 Occupational health services
403-4 Partisipasi, konsultasi, dan komunikasi pekerja tentang
kesehatan dan keselamatan kerja
83
403-4 Worker participation, consultation, and communication on
occupational health and safety
403-5 Pelatihan pekerja mengenai kesehatan dan keselamatan
kerja 83
403-5 Worker training on occupational health and safety
403-6 Peningkatan kualitas kesehatan pekerja
74
403-6 Promotion of worker health
403-7 Pencegahan dan mitigasi dampak-dampak kesehatan dan
keselamatan kerja yang secara langsung terkait hubungan bisnis
81, 82
403-7 Prevention and mitigation of occupational health and safety
impacts directly linked by business relationships
403-8 Pekerja yang tercakup dalam sistem manajemen kesehatan
dan keselamatan kerja
81, 82
403-8 Workers covered by an occupational health and safety
management system
151
Page 152
Lampiran
Appendix
Standar GRI 2021 Indikator Lokasi dalam Laporan
GRI 2021 Standard Indicator Report Location
403-9 Kecelakaan kerja
84
403-9 Work-related injuries
403-10 Penyakit Akibat Kerja
84
403-10 Work-related ill health
GRI 404: Pelatihan dan 404-1 Rata-rata jam pelatihan per tahun per karyawan
76
Pendidikan 2016 404-1 Average hours of training per year per employee
GRI 404: Training and
404-2 Program untuk meningkatkan keterampilan karyawan dan
Education 2016
program bantuan peralihan
76, 80
404-2 Programs for upgrading employee skills and transition
assistance programs
404-3 Persentase karyawan yang menerima tinjauan rutin terhadap
kinerja dan pengembangan karier
78, 80, 136
404-3 Percentage of employees receiving regular performance and
career development reviews
GRI 405: Keanekaragaman 405-1 Keanekaragaman badan tata kelola dan karyawan
64, 133
dan Peluang Setara 2016 405-1 Diversity of governance bodies and employees
GRI 405: Diversity and
405-2 Rasio gaji pokok dan remunerasi perempuan dibandingkan
Equal Opportunity 2016
laki-laki 75, 80, 135
405-2 Ratio of basic salary and remuneration of women to men
GRI 413: Masyarakat 413-1 Operasi dengan keterlibatan masyarakat setempat, penilaian
Setempat 2016 dampak, dan program pengembangan
86
GRI 413: Local Communities 413-1 Operations with local community engagement, impact
2016 assessments, and development programs
413-2 Operasi yang secara aktual dan yang berpotensi memiliki
dampak negatif signifikan terhadap masyarakat setempat
86
413-2 Operations with significant actual and potential negative
impacts on local communities
152 2024 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
Page 153
Formulir Umpan Balik [OJK G.2]
Feedback Form [OJK G.2]
Formulir Umpan Balik Laporan Keberlanjutan ESSA Tahun 2024
ESSA Sustainability Report 2024 Feedback Form
Kami menghargai masukan Anda untuk meningkatkan kualitas dan relevansi Laporan Keberlanjutan PT ESSA. Mohon
luangkan waktu untuk mengisi formulir ini.
We appreciate your input to enhance the quality and relevance of PT ESSA's Sustainability Report. Please take a moment
to complete this form.
1. Identitas Responden | Respondent Information
Nama | Name : ...............................................................................................................................
Institusi/Organisasi | Institution/Organization : ...............................................................................................................................
Email/Kontak | Email/Contact : ...............................................................................................................................
Hubungan dengan ESSA | Your Relationship with ESSA:
☐ Karyawan | Employee ☐ Investor | Investor ☐ Mitra Bisnis | Business Partner
☐ Pemangku Kepentingan Pemerintah ☐ Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) ☐ Masyarakat Umum
Government Stakeholder Non-Governmental Organization (NGO) General Public
☐ Lainnya | Others: .........................
2. Penilaian Laporan | Report Evaluation
Silakan beri tanda (✔) pada kolom yang sesuai. | Please mark (✔) the appropriate column.
Sangat
Aspek Sangat Baik Baik Cukup Kurang
Kurang
Aspects Excellent Good Fair Poor
Very Poor
Keterbacaan dan kejelasan informasi
Readability and clarity of information ☐ ☐ ☐ ☐ ☐
Kelengkapan topik yang dibahas
Coverage of discussed topics ☐ ☐ ☐ ☐ ☐
Transparansi dan akurasi data
Transparency and data accuracy ☐ ☐ ☐ ☐ ☐
Relevansi terhadap isu keberlanjutan
Relevance to sustainability issues ☐ ☐ ☐ ☐ ☐
Desain dan tata letak laporan
Report design and layout ☐ ☐ ☐ ☐ ☐
3. Saran dan Masukan | Suggestions and Feedback
♦ Apakah ada aspek yang perlu ditingkatkan dalam laporan ini? | Are there any aspects that need improvement in
this report?
....................................................................................................................................................................................................................
♦ Topik keberlanjutan apa yang ingin Anda lihat lebih banyak dalam laporan mendatang? | What sustainability topics
would you like to see more of in future reports?
....................................................................................................................................................................................................................
♦ Komentar atau saran lainnya: | Other comments or suggestions:
....................................................................................................................................................................................................................
153
Page 154
Lampiran
Appendix
4. Apakah Anda ingin menerima laporan keberlanjutan ESSA di tahun mendatang?
Would you like to receive ESSA’s sustainability report in the future?
☐ Ya, melalui email | Yes, via email
☐ Tidak | No
Terima kasih atas waktu dan masukan Anda! | Thank you for your time and feedback!
DBS Bank Tower 18th Floor Ciputra World 1 Jakarta
Jl. Prof. Dr. Satrio Kav. 3-5 Jakarta 12940, Indonesia
Telepon: +62 21 2988 5600/5700
Faksimili: +62 21 2988 5601/5701
Alamat Surat Elektronik: corpsec.eii@essa.id
Alamat Situs Web: www.essa.id
Tanggapan terhadap Umpan Balik [OJK G.3]
Response on Feedbacks [OJK G.3]
Pada periode pelaporan ini, Perseroan tidak menerima During this reporting period, the Company did not receive
umpan balik resmi terkait Laporan Keberlanjutan tahun any official feedback on the previous Sustainability Report,
sebelumnya karena ini merupakan laporan pertama yang as this is the first report being published. Therefore, there
diterbitkan. Oleh karena itu, tidak terdapat tanggapan yang are no responses to be disclosed in this report. However,
dapat diungkapkan dalam laporan ini. Namun, Perseroan the Company remains committed to continuously enhancing
tetap berkomitmen untuk terus meningkatkan transparansi transparency and the quality of sustainability reporting,
dan kualitas pelaporan keberlanjutan serta terbuka terhadap while remaining open to feedback from stakeholders in the
masukan dari pemangku kepentingan di masa mendatang. future.
154 2024 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
Page 155
DBS Tower 18th Floor, Ciputra World 1 Jl. Prof. Dr. Satrio Kav.3-5 Jakarta Selatan Indonesia
Names mentioned 57 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Industries Indonesia Tbk.
p.1 ×22
unresolved
org
PT Panca Amara Utama
p.2 ×6
unresolved
org
PT Panca
p.2 ×2
unresolved
org
PT Sucofindo
p.10 ×4
unresolved
org
Kementerian Lingkungan Hidup
p.10 ×2
unresolved
org
Ministry of Environment and Forestry
p.10 ×4
unresolved
org
Ministry of Manpower Tenaga Kerja
p.15
unresolved
org
PT ESSA SAF Makmur ESSA SAF Makmur
p.16
unresolved
org
Surya Esa Perkasa Tbk.
p.18 ×10
unresolved
org
Kepemilikan
p.19
unresolved
org
Ultimate Beneficial Owner Perusahaan Terbatas TBK
p.19
unresolved
org
Indonesia Stock Exchange
p.20
unresolved
org
PT Ogspiras Basya Pratama
p.21 ×2
unresolved
org
PT ESSA Chemicals Indonesia
p.21 ×2
unresolved
org
Milik
p.30
unresolved
org
PT Pertamina Patra Niaga Negara
p.30
unresolved
org
PT Pertamina EP
p.30
unresolved
org
PT Panca Amara
p.30 ×2
unresolved
—
Sepchem)
p.30
unresolved
org
PT ESSA Sustainable Indonesia (ESI)
p.30 ×3
unresolved
org
PT ESSA SAF Makmur (ESM)
p.30 ×3
unresolved
org
PT ESSA Industries Indonesia Kerja
p.32
unresolved
org
PT ESSA Industries Indonesia System
p.32
unresolved
org
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral
p.33 ×2
unresolved
org
Ministry of Energy and Mineral Resources
p.33
unresolved
org
Kementerian Innovation
p.33
unresolved
org
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.
p.33
unresolved
org
Ministry of Manpower
p.33 ×2
unresolved
org
PT Kehutanan Republik Indonesia
p.34
unresolved
org
PT ESSA
p.36 ×2
unresolved
org
TPD Indonesia Tbk.
p.36
unresolved
org
PT Surya
p.36
unresolved
org
Esa Perkasa Tbk.
p.36
unresolved
org
PT Penandatanganan MoU ESSA SAF Makmur
p.37
unresolved
org
PT ESSA SAF
p.37
unresolved
org
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI
p.40
unresolved
org
PT Kustodian Sentral Efek
p.48
unresolved
org
PT Kustodian Sentral Efek Indonesia
p.48
unresolved
org
PT Kustodian Sentral Efek Indonesia Indonesia
p.48
unresolved
org
Tata Kelola Tertinggi
p.49
unresolved
org
PT ESSA’s
p.68
unresolved
org
Ministry of Kementerian Tenaga Kerja
p.84
unresolved
org
JGC Corporation
p.97 ×2
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.