Skip to content
Back to announcement

AnnualReport2024-ESSA-att5.pdf

Other Text extracted ESSA

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 155

Page 1
20 Laporan Keberlanjutan
24 Sustainability Report
                           PT ESSA Industries Indonesia Tbk.




Our Journey on
The Pathway to
Sustainability
Page 2
    Untuk Dicermati
    Disclaimer


    Laporan Keberlanjutan PT ESSA Industries Indonesia Tbk.           The PT ESSA Industries Indonesia Tbk. (EII) Sustainability
    (EII), selanjutnya disebut “Laporan”, menyajikan informasi        Report, hereinafter referred to as the "Report," presents
    dan data yang relevan bagi pemangku kepentingan mengenai          relevant information and data for stakeholders regarding
    Perjalanan Kami Menuju Keberlanjutan yang berisi kinerja          Our Journey Towards Sustainability, which outlines the
    keberlanjutan Perseroan pada tahun 2024. Isi laporan ini          company's sustainability performance in 2024. The content
    disusun berdasarkan analisis internal serta berbagai dokumen      of this report is compiled based on internal analysis as well
    dan sumber terpercaya. Dalam laporan pertama ini, sumber          as various trustworthy documents and sources. In this first
    utama yang diolah dan disajikan sebagian besar berasal            report, the primary sources processed and presented mainly
    dari kinerja entitas anak kami yaitu PT Panca Amara Utama,        derive from the performance of our subsidiary, PT Panca
    selanjutnya disebut “PAU”, data dari pabrik amoniak di            Amara Utama, hereinafter referred to as "PAU," data from
    Banggai, Sulawesi Tengah yang selanjutnya disebut Banggai         the ammonia plant in Banggai, Central Sulawesi, hereinafter
    Ammonia Plant atau “BAP” dan data dari pabrik Liquefied           referred to as the Banggai Ammonia Plant or "BAP," and
    Petroleum Gas (LPG) yang kemudian disebut Palembang               data from the Liquefied Petroleum Gas (LPG plan) which
    LPG Plant atau “PLP”. Selain itu, di dalam dokumen ini, istilah   will be referred to as the Palembang LPG Plant or "PLP."
    “ESSA”, “Perseroan”, “EII”, atau “Kami” mengacu pada PT           Additionally, in this document, the terms "ESSA," "the
    ESSA Industries Indonesia Tbk.                                    Company," "EII," or "We" refer to PT ESSA Industries Indonesia
                                                                      Tbk.

    Pembaca perlu memahami bahwa laporan ini mengandung               Readers should be aware that this report contains information
    informasi yang mencerminkan pandangan serta pernyataan            reflecting perspectives and statements regarding future
    terkait prospek di masa depan (forward-looking statements).       conditions (forward-looking statements). ESSA acknowledges
    ESSA menyadari bahwa berbagai faktor risiko dan                   that various risks and uncertainties may impact operations
    ketidakpastian dapat berdampak pada operasional dan               and business conditions in the future. Therefore, ESSA
    kondisi bisnis di kemudian hari. Oleh karena itu, ESSA            emphasizes that there is no guarantee that forward-looking
    menegaskan bahwa tidak ada jaminan bahwa pernyataan               statements will fully reflect actual future conditions. We
    mengenai prospek tersebut akan sepenuhnya mencerminkan            advise readers to interpret this information wisely.
    kondisi nyata di masa mendatang. Kami menghimbau
    pembaca untuk menafsirkan informasi ini dengan bijaksana.

    Tabel dan grafik dalam laporan ini menyajikan data numerik        The tables and graphs in this report present numerical data
    yang ditulis sesuai dengan standar tata bahasa Indonesia.         using the standard Indonesian notation, including the format
    Penyajian numerik dalam teks mengikuti kaidah sesuai              for numerical values within the text. The presentation of
    dengan bahasa masing-masing.                                      numbers in the text follows the rules according to each
                                                                      language.




2          2024 Laporan Keberlanjutan
                        Sustainability Report
Page 3
Daftar Isi
Table of Contents


 Pendahuluan                                                     Sumber Daya Manusia
 Introduction                                                    Human Resource

      Untuk Dicermati                                                  Karyawan Kami
 2                                                               64
      Disclaimer                                                       Our Employee
      Daftar Isi                                                       Informasi Mengenai Karyawan
 3                                                               65
      Table of Contents                                                Employee Information
      Penjelasan Tema                                                  Tunjangan Karyawan
 4                                                               74
      Theme Explanation                                                Employee Benefits
                                                                       Pelatihan dan Pengembangan Karyawan
                                                                 76
                                                                       Employee Training and Development
 Ikhtisar Aspek Keberlanjutan                                          Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3)
 Sustainability Aspect Highlight                                 81
                                                                       Occupational Health and Safety (OHS)

      Kinerja Ekonomi
 6
      Economic Performance
                                                                 Masyarakat Lokal
      Kinerja Lingkungan                                         Local Communities
 7
      Environmental Performance
                                                                       Pemberdayaan Mitra Lokal Berkelanjutan
      Sosial                                                     86
 9                                                                     Sustainable Local Partner Empowerment
      Social
      Tata Kelola
 10
      Governance                                                 Lingkungan
                                                                 Environment

                                                                       Kinerja Pengelolaan Lingkungan
 Sambutan CEO                                                    96
                                                                       Environmental Management Performance
 Message from the CEO
                                                                       Energi
                                                                 98
                                                                       Energy
      Sambutan CEO
 12                                                                    Emisi
      Message from the CEO                                       104
                                                                       Emission
                                                                       Air dan Efluen
                                                                 108
 Tentang ESSA                                                          Water and Effluent
 About ESSA                                                            Limbah
                                                                 116
                                                                       Waste
      Nama dan Lokasi Perusahaan                                       Keanekaragaman Hayati
 18                                                              119
      Company Name and Location                                        Biodiversity
      Nilai, Visi, dan Misi Perusahaan
 23
      Company Values, Vision, and Mission
      Struktur Pemegang Saham ESSA                               Tentang Laporan Ini
 24                                                              About this Report
      ESSA Shareholder Structure
      Strategi Usaha Perusahaan
 32                                                                    Standar GRI dan POJK
      Company Business Strategy                                  122
                                                                       GRI Standards and POJK
      Sertifikasi, Penghargaan, dan Keanggotaan dalam Asosiasi
 36                                                                    Ruang Lingkup dan Batasan Pelaporan
      Certifications, Awards, and Memberships in Associations    124
                                                                       Scope and Limitations of Reporting
      Jejak Langkah Perusahaan
 38                                                                    Topik Material
      Company Milestone                                          125
                                                                       Material Topics
      Peristiwa Penting Sepanjang Tahun 2024
 36
      Key Events in 2024
                                                                 Lampiran
                                                                 Appendix
 Tata Kelola Keberlanjutan
 Sustainability Governance                                             Tabel Data
                                                                 132
                                                                       Data Table
      Prinsip dan Struktur Tata Kelola ESSA                            Referensi POJK No. 51/POJK/03/2017 dan SEOJK No. 16/
 42
      Principles and Governance Structure of ESSA                      SEOJK/04/2021
                                                                 144
      Pengelolaan Dampak dan Risiko terkait Keberlanjutan              POJK No. 51/POJK/03/2017 and SEOJK No. 16/
 53                                                                    SEOJK/04/2021 References
      Sustainability Impact and Risk Management
                                                                       Indeks GRI
                                                                 148
                                                                       GRI Index
                                                                       Formulir Umpan Balik
                                                                 153
                                                                       Feedback Form
                                                                       Tanggapan terhadap Umpan Balik
                                                                 154
                                                                       Response on Feedbacks




                                                                                                                              3
Page 4
                 Penjelasan Tema
                 Theme Explanation


                 Our Journey on
                 The Pathway to
                 Sustainability
                  20      Laporan Keberlanjutan
                  24     Sustainabilityuntuk
                                         Reportmemperkuat praktik bisnis
                 ESSA berkomitmen                                                ESSA is committed to strengthening sustainable business
                 berkelanjutan dengan memastikan keseimbangan antara             practices by ensuring a balance between economic growth,
                 pertumbuhan ekonomi, kelestarian lingkungan, dan                environmental preservation, and social well-being. In response
                 kesejahteraan sosial. Dalam menghadapi tantangan global,        to global challenges, ESSA continuously adapts to economic
                 ESSA terus beradaptasi dengan dinamika ekonomi, regulasi        dynamics, carbon tax regulations, and energy transition
                 pajak karbon, dan kebijakan transisi energi. Perusahaan         policies. The company aligns its strategy with global demand,
                 menyesuaikan strategi dengan permintaan global, stabilitas      energy price stability, and green investment incentives that
                 harga energi, serta insentif investasi hijau yang berdampak     impact its competitiveness.
                 pada daya saingnya.

                 Perubahan iklim dan krisis energi mendorong ESSA untuk          Climate change and the energy crisis drive ESSA to innovate
                 berinovasi dalam meningkatkan efisiensi energi, berinvestasi    by enhancing energy efficiency, investing in low-carbon
                 dalam teknologi rendah karbon, serta mengoptimalkan             technologies, and optimizing environmentally friendly energy
                 sumber energi ramah lingkungan. Adaptasi terhadap               sources. Climate adaptation also includes setting five-year
                 perubahan iklim juga mencakup penetapan target lima             targets and risk mitigation strategies in supply chain
                 tahunan dan strategi mitigasi risiko dalam rantai pasok serta   management and sustainable industrial waste management.
                 pengelolaan limbah industri yang lebih berkelanjutan.           The sustainability strategy also involves strenghtening
cing     Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing
                 Strategi keberlanjutan juga mencakup penguatan tata kelola      sustainability governance and increasing transparency for
t ut     elit, sed diam nonummy nibh euismod tincidunt ut
 wisi    laoreetkeberlanjutan
                   dolore magnaserta peningkatan
                                     aliquam erat transparansi
                                                      volutpat.kepada investor
                                                                 Ut wisi         investors and stakeholders.
tion     enim ad danminim
                      pemangku   kepentingan.
                              veniam,    quis nostrud exerci tation
  ea     ullamcorper suscipit lobortis nisl ut aliquip ex ea
olor     commodo      consequat.
                 Perusahaan         Duis autem
                            terus memperkuat      vel eumdengan
                                               keterlibatan iriure dolor
                                                                    karyawan,    The company continues to enhance engagement with
 uat.    in hendrerit  in vulputate
                 masyarakat,    dan velit  esse molestie
                                      pemasok               consequat.
                                                  lokal melalui     program      employees, communities, and local suppliers through
                 pemberdayaan, CSR, serta pengembangan SDM yang                  empowerment programs, CSR initiatives, and human capital
 unt,    Donecsejalan
                   risus dengan
                          nisi, aliquam      ac sodales
                                 strategi keberlanjutan.      tincidunt,
                                                         Digitalisasi semakin    development aligned with its sustainability strategy.
 isus    malesuada sit amet diam. Aenean vestibulum risus
                 berperan dalam efisiensi operasional dan pengambilan            Digitalization plays an increasing role in operational efficiency
 orci,   volutpat risus faucibus tristique. Etiam erat orci,
                 keputusan, mendukung ESSA dalam memperkuat tata kelola          and decision-making, supporting ESSA in strengthening
 ibh.    tristique quis pulvinar sit amet, pellentesque at nibh.
                 dan komunikasi dengan pemangku kepentingan. Dengan              governance and stakeholder communication. Through
Nam      Curabitur ac augue sapien, id commodo erat. Nam
 olor    varius inovasi   dan kolaborasi,
                 porta metus    id aliquam.ESSANullamembangun
                                                       dignissim dolorfondasi    innovation and collaboration, ESSA builds a solid sustainability
                 keberlanjutan  yang
         id purus convallis vehicula.  kokoh  untuk   menghadapi    dinamika     foundation to navigate global dynamics and create positive
                 global dan menciptakan dampak positif bagi lingkungan           impacts on the environment and society.
                 serta masyarakat.

                                                   ESSAtersebut,
                 Dengan berbagai peluang dan tantangan             3 ESSA        Amidst these opportunities and challenges, ESSA remains
                 terus memperkuat fondasi keberlanjutan melalui inovasi,         committed to reinforcing its sustainability foundation through
                 efisiensi, dan kolaborasi dengan berbagai pihak. Perjalanan     innovation, efficiency, and collaboration with various
                 menuju keberlanjutan bukan sekadar kepatuhan terhadap           stakeholders. The journey toward sustainability is not merely
                 regulasi, tetapi juga mencerminkan komitmen Perusahaan          about regulatory compliance but reflects the company’s
                 untuk menciptakan dampak positif bagi lingkungan dan            commitment to creating a positive impact on the environment
                 masyarakat, sekaligus memastikan ketahanan bisnis dalam         and society while ensuring business resilience in an ever-
                 menghadapi dinamika global yang terus berkembang.               evolving global landscape.




             4          2024 Laporan Keberlanjutan
                                    Sustainability Report
Page 5
IKHTISAR KINERJA
 KEBERLANJUTAN
            Sustainability
   Performance Highlights
Page 6
        Ikhtisar Aspek Keberlanjutan
        Sustainability Aspect Highlight




    Kinerja Ekonomi [OJK B.1] [OJK F.2]
    Economic Performance [OJK B.1] [OJK F.2]

                      Pertumbuhan Bisnis Menuju Keberlanjutan dalam Dolar AS
                           Business Growth Toward Sustainability in USD

    Pendapatan Langsung (USD)
    Direct Revenue (USD)



                                                 2024   301.401.837                   USD



                                                 2023          344.961.625            USD



                                                 2022          731.490.734            USD

                                                                                             2022        2023     2024




    Laba Bersih (USD)
    Net Profit (USD)

                                                 2024     60.488.161                  USD



                                                 2023           46.723.437            USD



                                                 2022          220.790.326            USD

                                                                                             2022        2023     2024




    Total Produksi (USD)
    Total Production (USD)




    (Catatan: LPG (Liquified Petroleum Gas), MT (Metrik Ton), bbt (billion barrels)
    Notes: LPG (Liquified Petroleum Gas), MT (Metric Ton), bbt (billion barrels)             2022        2023     2024


         Kondensat | Condensate                            LPG                                      Amoniak | Ammonia

    2024              143.710            bbt            2024            68.704          MT   2024          737.502       MT


    2023              152.354            bbt            2023              72.941        MT   2023           739.220      MT


    2022              142.550            bbt            2022              63.717        MT   2022           760.815      MT




6           2024 Laporan Keberlanjutan
                         Sustainability Report
Page 7
Kinerja Lingkungan [OJK B.2]
Environmental Performance [OJK B.2]

            Komitmen Aktivitas Produksi Hijau Menuju Keberlanjutan
         Commitment to Green Production Activities Toward Sustainability




 3.501,5 ha                                                21,24 ha
 Menjaga Area Konservasi Flora dan Fauna Kawasan           Menjaga Area Konservasi Suaka Margasatwa Bakiriang.
 Operasional dan Hutan Sekunder ESSA.                      Maintaining Conservation Areas in the Bakiriang Wildlife
 Maintaining Conservation Areas for Flora and Fauna        Reserve.
 in the ESSA Operational Area and Secondary Forest.




 384 ekor Burung Maleo dilepas liarkan, setara             Program konsevasi, yaitu peneluran burung Maleo telah
                                                           medapatkan 1 buah hak paten.
 dengan 10% populasi di Suaka Margasatwa Bukit
                                                           The conservation program, namely the laying of Maleo
 Bangkiriang.
                                                           birds, has received 1 patent.
 384 Maleo birds released into the wild, equivalent to
 10% of the population in the Bukit Bangkiriang Wildlife
 Reserve.




                                                                                                                      7
Page 8
     Ikhtisar Aspek Keberlanjutan
     Sustainability Aspect Highlight




                                                325,3 ton
    747.580,1 GJ                                timbulan limbah B3 pada tahun 2024,
    total efisiensi energi absolut pada tahun
                                                of hazardous waste (B3) in 2024,
    2024
    total absolute energy efficiency in 2024        41%
                                                    dibandingkan tahun 2023
                                                    compared to 2023
    Intensitas emisi Gas Rumah Kaca (GRK)
    untuk produksi amoniak stabil di angka
    0,4 tCO2e/ton amoniak selama 3 tahun
    terakhir                                    264,1 ton
    Greenhouse Gas (GHG) intensity for          timbulan limbah non-B3 pada tahun 2024,
    ammonia production remains stable at        of hazardous waste (non-B3) in 2024,
    0.4 tCO₂e/ton of ammonia over the past
    3 years                                         52%
                                                    dibandingkan tahun 2023
                                                    compared to 2023
    89.575 tCO2e
    total pengurangan emisi Gas Rumah
    Kaca (GRK) absolut pada tahun 2024
    total absolute reduction of Greenhouse      181.083,5 megaliter
    Gas (GHG) emissions in 2024                 penggunaan air pada tahun 2024,
                                                of water usage in 2024,

    154,6 ton                                       143,7 megaliter
    total pengurangan limbah absolut pada
                                                    dibandingkan tahun 2023
    tahun 2024
                                                    compared to 2023
    total absolute waste reduction in 2024




8        2024 Laporan Keberlanjutan
                    Sustainability Report
Page 9
Sosial [OJK B.3] [OJK F.28]
Social [OJK B.3] [OJK F.28]

       Karyawan dan Masyarakat Lokal sebagai Mitra Menuju Keberlanjutan
         Employees and Local Communities as Partners for Sustainability

  516                                                    0
  total karyawan pada tahun 2024                         kecelakaan kerja selama 9 tahun
  516 total employees in 2024                            berturut-turut
                                                         work accidents for 9 consecutive
       10,5%                                             years
       dibandingkan tahun 2023
       compared to 2023
                                                         70%
                                                         karyawan mendapatkan tinjauan
         82%                       18%                   kinerja rutin pada tahun 2024
         karyawan laki-laki        karyawan perempuan    of employees received regular
         male employees            female employees      performance reviews in 2024


       25% total karyawan perempuan dibandingkan              7,4%
           tahun 2023                                         dibandingkan tahun 2023
               total female employees compared to 2023
                                                              compared to 2023



  6.189                                                  22
  total jam pelatihan karyawan pada                      sesi pelatihan K3 untuk karyawan pada
  tahun 2024                                             tahun 2024
  total employee training hours in 2024                  occupational health and safety
                                                         (OHS) training sessions for
                                                         employees in 2024

  228
  total peserta pelatihan karyawan pada
                                                         118
  tahun 2024
                                                         karyawan mengikuti pelatihan K3
  total employee training participants in
  2024                                                   pada tahun 2024
                                                         employees participated in OHS
                                                         training in 2024
  67
  total karyawan baru pada tahun 2024
  total new employees in 2024                            91%
                                                         pembelian produk berasal dari
       52%                                               pemasok lokal pada tahun 2024
       dibandingkan tahun 2023                           of product purchases came from
       compared to 2023                                  local suppliers by 2024



  61
  karyawan lokal pada tahun 2024                         97%
  local new workers in 2024                              dari pembelian jasa berasal dari
       74%                                               pemasok lokal pada tahun 2024
                                                         of service purchases came from
       dibandingkan tahun 2023                           local suppliers by 2024
       compared to 2023




                                                                                                 9
Page 10
       Ikhtisar Aspek Keberlanjutan
       Sustainability Aspect Highlight




      Penerima Manfaat pada tahun 2024                            Bentuk Dukungan untuk Sekolah pada tahun 2024
      Beneficiaries in 2024                                       Support for Schools in 2024

                  balita menerima makanan tambahan untuk                   unit komputer                  unit printer
                  menangani stunting                                       computer units                 printer units
                  toddlers received supplementary food to
                  address stunting                                 10                             3
      427
                                                                           unit infokus                   unit starlink
                  kelompok petani mengikuti pembinaan dan                  projector units                Starlink units
                  pelatihan dalam bidang pertanian dan usaha
                  farmer groups participated in training and
                                                                    2      (Infocus)              13
       23         coaching in agriculture and business
                                                                  Bentuk Dukungan untuk Masyarakat pada
                  institusi pendidikan setara SMP/SMA terlibat    tahun 2024
                  dalam Program Sahabat Mengajar                  Support for Communities in 2024
                  educational institutions equivalent to junior
                  and senior high schools participated in the           sumur bor            pompa air           tandon air
          9       Teaching Volunteer Program                            bore well            water pump          water tanks

                                                                   1                  1                     2



     Tata Kelola
     Governance


      “20 Top Companies                                           “Platinum Award for
      to Watch in 2024”                                           Energy Efficiency
      dari Bloomberg Technoz,                                     Innovation at 2024
      berdasarkan prospek bisnis,
      kinerja solid dan rencana inovatif
                                                                  ENSIA”
                                                                  dari PT Sucofindo dan
      untuk Proyek Amoniak Biru
                                                                  Kementerian Lingkungan Hidup
      from Bloomberg Technoz,
                                                                  dan Kehutanan
      based on business prospects, solid
                                                                  from PT Sucofindo and the
      performance and innovative plans
                                                                  Ministry of Environment and Forestry
      for the Blue Ammonia Project



                                                                  Pembentukan ESG
      0                                                           Task Force
      Nihil Benturan Kepentingan
                                                                  ESG Task Force
      Zero Conflict of Interest
                                                                  establishment



      Penerapan Platform Digital RUPS melalui eASY.KSEI
      Commencement of Platform Digital RIPS through eASY.KSEI




10            2024 Laporan Keberlanjutan
                        Sustainability Report
Page 11
SAMBUTAN CEO
 Message from the CEO
Page 12
        Sambutan CEO
        Meesage from CEO




     Sambutan CEO [GRI 2-23][GRI 2-24][OJK D.1]
     Message from the CEO [GRI 2-23][GRI 2-24][OJK D.1]




     KANISHK LAROYA
     Presiden Direktur & CEO
     President Director & CEO




12        2024 Laporan Keberlanjutan
                    Sustainability Report
Page 13
             “Keberlanjutan bukan hanya tentang pencapaian hari ini, tetapi
               tentang bagaimana kita berinovasi untuk masa depan. ESSA
           berkomitmen untuk terus beradaptasi, berinvestasi dalam teknologi
            hijau, dan memperkuat kemitraan demi transisi energi yang lebih
                                    berkelanjutan.”

         “Sustainability is not just about today’s accomplishments, but about how
         we innovate for the future. ESSA is committed to continuous adaptation,
            investing in green technologies, and strengthening partnerships to
                     accelerate a more sustainable energy transition.”




Para Pemangku Kepentingan yang Terhormat,                     Dear Stakeholders,

Dengan penuh rasa syukur dan kerendahan hati, izinkan         With deep gratitude and humility, we are honored to present
kami mempersembahkan Laporan Keberlanjutan ESSA               the ESSA Sustainability Report 2024. This marks our first
tahun 2024. Ini adalah laporan keberlanjutan pertama kami     standalone sustainability report, reflecting our commitment
yang disusun secara terpisah dari Laporan Tahunan, sebagai    to transparency and responsible business practices. We
wujud transparansi dan komitmen kami dalam menjalankan        firmly believe that sustainability is an integral part of our
bisnis yang bertanggung jawab. Kami meyakini bahwa            vision to lead world-class industrialization in Indonesia, as
keberlanjutan adalah bagian tak terpisahkan dari visi kami    well as our mission to optimize the value of national resources
untuk memimpin industrialisasi kelas dunia di Indonesia,      through real sector investments, human capital development,
serta misi kami dalam mengoptimalkan nilai sumber daya        and the creation of growth opportunities.
nasional melalui investasi sektor riil, pengembangan sumber
daya manusia, dan penciptaan peluang pertumbuhan.



Komitmen Keberlanjutan: Peluang dan                           Sustainability Commitment: Opportunities
Tantangan                                                     and Challenges

Dalam perjalanan kami menuju produksi energi yang lebih       On our journey toward greener and more sustainable energy
hijau dan berkelanjutan, ESSA terus memperkuat tata kelola    production, ESSA continues to strengthen Good Corporate
perusahaan yang baik (Good Corporate Governance) serta        Governance and develop sustainability-driven innovations.
mengembangkan inovasi berbasis keberlanjutan. Tahun ini,      This year, we face complex global challenges, including
kami menghadapi tantangan global yang kompleks, termasuk      energy market volatility and evolving environmental
volatilitas pasar energi dan perubahan regulasi lingkungan.   regulations. However, we also see tremendous opportunities
Namun, kami juga melihat peluang besar dalam transisi         in the accelerating global energy transition.
energi yang semakin menjadi fokus global.




                                                                                                                                13
Page 14
         Sambutan CEO
         Meesage from CEO




     Sebagai perusahaan yang bergerak di sektor LPG, Kondensat,          As a company operating in the LPG, Condensate, and
     dan Amoniak, kami menyadari pentingnya berkontribusi                Ammonia sectors, we recognize the importance of contributing
     dalam dekarbonisasi industri dan mendukung agenda Net               to industrial decarbonization and supporting Indonesia’s
     Zero Emissions (NZE) Indonesia. Oleh karena itu, kami terus         Net Zero Emissions (NZE) agenda. We are investing in
     berinvestasi dalam teknologi efisiensi energi, meningkatkan         energy efficiency technologies, improving environmentally
     praktik operasional yang lebih ramah lingkungan, serta              friendly operational practices, and fostering strategic
     menjalin kemitraan strategis dengan memperkuat dan                  partnerships, including strengthening and improving business
     meningkatkan hubungan bisnis dengan pemasok lokal                   relations with local suppliers to accelerate green energy
     untuk mengakselerasi inovasi dalam produksi energi hijau.           innovation.

     Selain itu, rencana jangka panjang kami mencakup proyek             Furthermore, our long-term plans include the ongoing
     pengembangan yang sedang berlangsung untuk mengubah                 development project to transform existing facilities into
     fasilitas eksisting menjadi produsen Blue Ammonia yang              proficient Blue Ammonia producers, slated for completion
     andal, yang kami harapkan dapat terealisasi pada tahun              by 2027. This initiative will enable ESSA to further reduce
     2028. Inisiatif ini akan memungkinkan ESSA untuk menurunkan         carbon emissions while supporting the global demand for
     emisi karbon sekaligus mendukung permintaan global                  low-carbon energy solutions.
     terhadap solusi energi rendah karbon.



     Capaian Kinerja Ekonomi, Lingkungan,                                Economic, Environmental, Social, and
     Sosial, dan Tata kelola                                             Governance Performance

     Tahun 2024 menjadi momentum bagi ESSA untuk mencapai                The year 2024 is a momentum for ESSA to achieve important
     berbagai pencapaian penting dalam aspek ekonomi,                    milestones in economic, environmental and social aspects:
     lingkungan, dan sosial:
     1. Kinerja Ekonomi: Kami terus menunjukkan ketahanan                1.   Economic Performance: We continue to demonstrate
         bisnis yang kuat dengan pertumbuhan keuangan yang                    strong business resilience through stable financial
         stabil, peningkatan efisiensi operasional, serta optimalisasi        growth, increased operational efficiency, and optimized
         rantai pasok untuk mendukung daya saing perusahaan                   supply chains to enhance our global market
         di pasar global. Kami mencatat pendapatan sebesar                    competitiveness. We recorded a revenue of USD
         USD 301.401.837 dan laba bersih USD 60.488.161 dan                   301,401,837 and a net profit of USD 60,488,161 with
         investasi pada infrastruktur, masyarakat lokal, dan inisiatif        continued investments in infrastructure, local communities,
         yang berfokus pada keberlanjutan. Kinerja kami                       and sustainability-focused initiatives. Our solid
         mendapatkan perhatian, salah satunya ditunjukkan                     performance has earned industry recognition, including
         dengan “20 Top Companies to Watch in 2024” dari                      being listed among “20 Top Companies to Watch in
         Bloomberg Technoz, berdasarkan prospek bisnis, kinerja               2024” by Bloomberg Technoz, acknowledging our
         solid, dan rencana inovatif untuk Proyek Amoniak Biru.               business prospects, strong financial standing, and
                                                                              innovative plans for the Blue Ammonia Project.

     2. Kinerja Lingkungan: Kami telah menetapkan komitmen               2. Environmental Performance: We have set commitments
        serta menerapkan kebijakan dan berbagai inisiatif untuk             and implemented policies and initiatives to reduce
        mengurangi emisi karbon, meningkatkan efisiensi energi,             carbon emissions, increase energy efficiency, and
        serta menjalankan program konservasi lingkungan.                    implement environmental conservation programs. The
        Perseroan menargetkan penurunan emisi sebesar 1%                    Company targets a 1% reduction in emissions in the next
        dalam lima tahun ke depan melalui implementasi teknologi            five years through the implementation of environmentally
        ramah lingkungan dalam proses produksi, sehingga                    friendly technology in the production process, so that
        dapat secara signifikan mengurangi jejak karbon. Hasil              it can significantly reduce the carbon footprint.The
        dari upaya kami tercermin dalam pencapaian intensitas               results of our efforts are reflected in the achievement




14           2024 Laporan Keberlanjutan
                         Sustainability Report
Page 15
   emisi Gas Rumah Kaca (GRK) untuk produksi amoniak               of Greenhouse Gas (GHG) emission intensity for ammonia
   yang tetap stabil di angka 0,4 tCO₂e/ton amoniak selama         production which has remained stable at 0.4 tCO₂e/ton
   tiga tahun terakhir. Selain itu, melalui implementasi           of ammonia for the past three years. In addition, through
   berbagai inisiatif pengurangan energi, efisiensi energi         the implementation of various energy reduction initiatives,
   absolut sebesar 747.580 GJ berhasil dicapai pada tahun          an absolute energy efficiency of 747,580 GJ was achieved
   2024. Kami juga memanfaatkan sumber energi terbarukan,          in 2024. We also utilize renewable energy sources,
   yaitu Biosolar B35, sebanyak 10.873 GJ atau setara              namely Biosolar B35, as much as 10,873 GJ or equivalent
   dengan 0,2% dari total konsumsi energi perusahaan.              to 0.2% of the company's total energy consumption.
   Biosolar ini digunakan untuk Power Plant Generator              This biosolar is used for Power Plant Generator (Dual
   (Dual Fuel Engine) dan kendaraan operasional perusahaan.        Fuel Engine) and operational vehicles. Our dedication
   Selanjutnya, komitmen kami dalam pelestarian                    to biodiversity conservation has been widely recognized,
   keanekaragaman hayati telah mendapatkan apresiasi               particularly through our successful release of 384
   sebagai salah satu praktik baik dalam pelepasliaran 384         endemic Maleo birds back into their natural habitat at
   satwa endemik lokal Burung Maleo ke Taman Suaka                 the Bakiriang Wildlife Reserve, Central Sulawesi.
   Margasatwa Bakiriang, Sulawesi Tengah.

3. Kinerja Sosial: Kami berkomitmen untuk meningkatkan          3. Social Performance: We are committed to improving
   dan mempertahankan capaian Kesehatan dan                        and maintaining Occupational Health and Safety (OHS)
   Keselamatan Kerja (K3) bagi 516 karyawan kami. Prestasi         achievements for our 516 employees. This achievement
   ini dibuktikan dengan penghargaan dari Kementerian              is evidenced by an award from the Ministry of Manpower
   Tenaga Kerja atas 9 tahun berturut-turut operasi tanpa          for 9 consecutive years of accident-free operations. We
   kecelakaan. Berbagai tunjangan, program kesehatan,              provide various benefits, health programs, and skill
   dan skenario pengembangan keterampilan kami terapkan            development initiatives to retain top talent and ensure
   untuk memastikan bakat-bakat terbaik kami pertahankan           long-term sustainability. Additionally, our community
   untuk mengarungi jejak keberlangsungan bersama.                 empowerment programs span education, health,
   Adapun Program sosial yang melibatkan masyarakat                economy, and environment. No fewer than 427 toddlers
   lokal di sekitar wilayah operasional, kami terjemahkan          and 23 farmer groups have benefited from our program.
   dalam berbagai inisiatif pemberdayaan bidang pendidikan,        In addition, improvements to 15 educational institutions
   kesehatan, ekonomi, lingkungan. Tidak kurang dari 427           and 4 clean water facilities have also been dedicated
   balita dan 23 kelompok tani menjadi penerima manfaat            to the local community as our partners in the journey
   program kami. Selain itu, peningkatan fasilitas pada 15         toward sustainability.
   institusi pendidikan dan 4 fasilitas air bersih juga telah
   kami dedikasikan untuk masyarakat lokal sebagai mitra
   kami dalam perjalanan keberlanjutan.

4. Kinerja Tata Kelola: Kami mencatat kemajuan signifikan       4. Governance Performance: We have made significant
   dalam menjalankan komitmen keberlanjutan jdengan                progress in implementing our sustainability commitments
   membentuk Gugus Tugas ESG. Tim ini berperan sebagai             by establishing an ESG Task Force. This team acts as
   sponsor utama dalam mengelola dampak dan                        a lead sponsor in managing impacts and evaluating
   mengevaluasi berbagai inisiatif yang telah kami lakukan.        various initiatives that we have undertaken. Under the
   Di bawah kepemimpinan badan komisaris dan direksi               leadership of the board, the ESG Technical Implementation
   tertinggi, Tim Teknis Pelaksana ESG di lapangan akan            Team in the field will receive support and careful
   mendapatkan dukungan dan pemantauan secara saksama              monitoring to ensure ESSA's compliance with a number
   untuk memastikan kepatuhan ESSA pada sejumlah                   of regulations and standards in green energy operations
   regulasi dan standar dalam operasi energi hijau dan tata        and sustainable business governance supported by
   kelola bisnis berkelanjutan didukung oleh tata kelola           good organizational governance in line with our value
   organisasi yang baik sesuai dengan nilai kami Excellence,       Excellence, Perseverance, Integrity, Care (EPIC).
   Perseverance, Integrity, Care (EPIC).




                                                                                                                                 15
Page 16
         Sambutan CEO
         Meesage from CEO




     Transformasi Menuju Produksi Energi Hijau                          Transformation Towards Green Energy
                                                                        Production

     Kami menyadari bahwa keberlanjutan bukan hanya tentang             We recognize that sustainability is not just about today’s
     pencapaian hari ini, tetapi juga tentang bagaimana kita            achievements but about continuous innovation for the
     berinovasi untuk masa depan. Oleh karena itu, ESSA terus           future. Therefore, ESSA is continuously improving corporate
     memperbaiki tata kelola perusahaan agar lebih adaptif              governance to adapt to evolving sustainability regulations
     terhadap perubahan kebijakan dan regulasi keberlanjutan.           and policies. We are also optimizing clean energy use and
     Kami juga berupaya mengoptimalkan penggunaan energi                supporting research and development in green technology
     bersih serta mendukung riset dan pengembangan teknologi            to accelerate the transition toward sustainable energy.
     untuk mempercepat transisi menuju energi hijau.

     Sejalan dengan komitmen kami dalam mengembangkan                   In line with our commitment to advancing green energy
     solusi energi hijau, ESSA, melalui anak perusahaannya PT           solutions, ESSA, through its subsidiary PT ESSA SAF Makmur
     ESSA SAF Makmur (“ESM”), akan membangun fasilitas                  (“ESM”), will set up a state-of-the-art greenfield manufacturing
     manufaktur greenfield berteknologi tinggi di Jawa Tengah           facility in Central Java to produce up to ±200,000 MT per
     untuk memproduksi hingga ±200.000 MT per tahun                     annum of Sustainable Aviation Fuel (SAF). This strategic
     Sustainable Aviation Fuel (SAF). Proyek strategis ini diharapkan   project is expected to commence commercial operations
     mulai beroperasi secara komersial pada Q1 2028 dan akan            in Q1 2028 and will play a crucial role in decarbonizing the
     berperan penting dalam dekarbonisasi sektor penerbangan            aviation sector while positioning Indonesia as a key player
     serta menempatkan Indonesia sebagai pemain kunci di                in the global SAF market.
     pasar SAF global.

     Sebagai penutup, saya ingin menyampaikan apresiasi yang            Lastly, I extend my sincere appreciation to all employees,
     tinggi kepada seluruh karyawan, mitra bisnis, serta para           business partners, and stakeholders for their dedication
     pemangku kepentingan atas kerja keras dan dukungan                 and support in ESSA’s sustainability journey. We firmly
     mereka dalam perjalanan keberlanjutan ESSA. Kami percaya           believe that strong collaboration is the key to realizing our
     bahwa kolaborasi yang kuat akan menjadi kunci dalam                vision of a greener, more sustainable, and impactful energy
     mencapai visi kami untuk menciptakan industri energi yang          industry.
     lebih hijau, berkelanjutan, dan bermanfaat bagi seluruh pihak.

     Terima kasih atas kepercayaan dan dukungannya.                     Thank you for your trust and support.




                                                               Hormat kami,
                                                               Best regards,




                                                         KANISHK LAROYA
                                                       Presiden Direktur & CEO
                                                       President Director & CEO
                                                   PT ESSA Industries Indonesia Tbk.




16           2024 Laporan Keberlanjutan
                         Sustainability Report
Page 17
TENTANG ESSA
      About ESSA
Page 18
       Tentang ESSA
       About ESSA




     Nama dan Lokasi Perusahaan [GRI 2-1]
     Company Name and Location [GRI 2-1]



       Sekilas Tentang Kami
       About Us


         PT ESSA Industries Indonesia Tbk. (d.h. PT Surya Esa Perkasa Tbk.), ESSA adalah Perusahaan terbuka yang
         bergerak di bidang Energi dan Kimia dengan portofolio bisnis di bidang penyulingan liquefied petroleum gas
         (LPG) dan produksi Amoniak.

         Kilang LPG Kami berlokasi di Palembang, Sumatera Selatan sementara produksi Amoniak Perseroan berpusat
         di Kilang LPG yang berkedudukan di Banggai, Kabupaten Luwuk, Provinsi Sulawesi Tengah.

         Perseroan kami berkomitmen memastikan produksi energi yang berkelanjutan dengan mematuhi secara
         saksama ketentuan perundangan dan regulasi yang mengatur tata kelola produksi energi yang bertanggung
         jawab dan memenuhi persyaratan kinerja lingkungan, ekonomi, dan tata kelola yang baik.

         PT ESSA Industries Indonesia Tbk. (formerly PT Surya Esa Perkasa Tbk.), ESSA is a publicly listed company
         engaged in the Energy and Chemicals sector with a business portfolio in liquefied petroleum gas (LPG) refining
         and ammonia production.

         Our LPG refinery is located in Palembang, South Sumatra, while the company’s ammonia production is based
         at the LPG refinery in Banggai, Luwuk Regency, Central Sulawesi Province.

         Our company is committed to ensuring sustainable energy production by strictly adhering to the laws and
         regulations governing responsible energy production and meeting the requirements for environmental,
         economic, and good governance performance.




18       2024 Laporan Keberlanjutan
                    Sustainability Report
Page 19
Identitas Perusahaan                                  Company Identity


                                            Nama Perusahaan | Company Identity
                                            PT ESSA Industries Indonesia Tbk.
                                            (d.h. PT Surya Esa Perkasa Tbk.)
                                            (previously known as PT Surya Esa Perkasa Tbk.)



           Bentuk Badan Hukum dan Kepemilikan                       Pemilik Manfaat Akhir
           Legal Form and Ownership                                 Ultimate Beneficial Owner

  Perusahaan Terbatas TBK                                Chander Vinod Laroya dan Garibaldi Thohir
  Limited Liability Company (TBK)                        Chander Vinod Laroya and Garibaldi Thohir




           Nomor Induk Berusaha (NIB)                               Alamat Kantor Pusat [OJK C.2]
           Business Identification Number                           Head Office Address [OJK C.2]

  ID 8120217170366                                       DBS Bank Tower 18th Floor Ciputra World 1 Jakarta
                                                         Jl. Prof. Dr. Satrio Kav. 3-5 Jakarta 12940, Indonesia




           Wilayah Operasi [OJK C.3]                                Kontak Perusahaan
           Operational Area [OJK C.3]                               Company Contact

  ESSA beroperasi di Indonesia dan melayani pasar        Telepon | Telephone: +62 21 2988 5600/5700
  internasional untuk amoniak. Lokasi pabrik kami        Faksimili | Facsimile: +62 21 2988 5601/5701
  berada di Luwuk, Sulawesi Tengah dan Palembang,        Alamat Surat Elektronik | Email: corpsec.eii@essa.id
  Sumatera Selatan.                                      Alamat Situs Web | Website: www.essa.id
  ESSA operates in Indonesia and serves the
  international market for ammonia. Our factory
  locations are in Luwuk, Central Sulawesi and
  Palembang, South Sumatra.




                                                                                                                  19
Page 20
            Tentang ESSA
            About ESSA




     Bisnis Grup dan Lokasi Operasional [OJK                             Business Group and Operational
     C.3]
                                                                         Locations [OJK C.3]

     ESSA adalah Perusahaan Terbuka yang bergerak di bidang              ESSA is a Publicly Listed company engaged in the Energy
     Energi dan Kimia dengan portofolio bisnis di bidang                 and Chemical sectors, with a business portfolio in LPG
     penyulingan LPG dan produksi Amoniak.                               refining and Ammonia production.

     ESSA terus menunjukkan pertumbuhan yang kuat dengan                 ESSA continues to demonstrate strong growth with a diverse
     struktur pemegang saham yang beragam dan solid. Pada                and solid shareholder structure. As of 2024, the largest
     tahun 2024, kepemilikan saham terbesar masih dipegang               shareholding remains with Chander Vinod Laroya (16.38%),
     oleh Chander Vinod Laroya (16,38%), diikuti oleh Garibaldi          followed by Garibaldi Thohir (14.55%), as well as institutional
     Thohir (14,55%), serta pemegang saham institusional seperti         shareholders such as PT Akraya International (7.84%) and
     PT Akraya International (7,84%) dan T. Permadi Rachmat              T. Permadi Rachmat (7.15%). Additionally, the public
     (7,15%). Selain itu, proporsi saham publik juga tetap signifikan,   shareholding proportion remains significant, reflecting
     mencerminkan tingginya kepercayaan investor terhadap                investors' strong confidence in ESSA. As a publicly listed
     ESSA. Sebagai perusahaan terbuka, ESSA berkomitmen                  company, ESSA is committed to creating value for its
     untuk menciptakan nilai bagi para pemegang saham melalui            shareholders through strong operational performance and
     kinerja operasional yang unggul dan strategi bisnis yang            sustainable business strategies.
     berkelanjutan.

     Kepemilikan saham ESSA terdiri dari investor domestik dan           ESSA's share ownership consists of both domestic and
     asing dengan komposisi yang beragam. Investor domestik              foreign investors with a diverse composition. Domestic
     mendominasi dengan total 47,45% saham, yang mencakup                investors dominate with a total of 47.45% of shares, including
     individu Indonesia (8,17 miliar saham), perusahaan (2,98            Indonesian individuals (8.17 billion shares), companies (2.98
     miliar saham), serta institusi lainnya seperti dana pensiun,        billion shares), and other institutions such as pension funds,
     asuransi, dan reksa dana. Sementara itu, investor asing             insurance firms, and mutual funds. Meanwhile, foreign
     memiliki 28,21% saham, dengan kepemilikan terbesar berasal          investors hold 28.21% of shares, with the largest ownership
     dari badan usaha asing (4,86 miliar saham) dan individu             coming from foreign corporations (4.86 billion shares) and
     asing dalam jumlah yang lebih kecil. Keberagaman struktur           a smaller portion held by foreign individuals. The diversity
     kepemilikan ini mencerminkan kepercayaan tinggi dari                of ownership structures reflects the high level of confidence
     berbagai kategori investor, baik dalam maupun luar negeri,          from various categories of investors, both domestic and
     terhadap fundamental bisnis dan prospek pertumbuhan                 foreign, in ESSA's business fundamentals and growth
     ESSA di industri energi dan petrokimia.                             prospects in the energy and petrochemical industry.

     Dengan dukungan pemegang saham domestik dan asing,                  With the support of both domestic and foreign shareholders,
     ESSA mampu menjaga stabilitas serta memperluas peluang              ESSA maintains stability and expands growth opportunities
     pertumbuhan, baik di pasar nasional maupun internasional.           in both national and international markets. Since its listing
     Sejak pencatatan saham di Bursa Efek Indonesia pada tahun           on the Indonesia Stock Exchange (IDX) in 2012 under the
     2012 dengan kode perdagangan ESSA, perusahaan telah                 trading code ESSA, the company has undertaken various
     melaksanakan berbagai aksi korporasi strategis, termasuk            strategic corporate actions, including rights issues and
     rights issue dan stock split, untuk meningkatkan likuiditas         stock splits, to enhance stock liquidity and strengthen its
     saham serta memperkuat struktur permodalan. Dengan                  capital structure. With a solid business foundation, ESSA
     fundamental bisnis yang kokoh, ESSA terus berinovasi dan            continues to innovate and solidify its position as a key player
     memperkuat posisinya sebagai pemain utama di industri               in the energy and petrochemical industry, delivering long-
     energi dan petrokimia, memberikan manfaat jangka panjang            term value to its shareholders and all stakeholders.
     bagi para pemegang saham dan seluruh pemangku
     kepentingan.




20            2024 Laporan Keberlanjutan
                         Sustainability Report
Page 21
                                Struktur Pemegang Saham ESSA
                                  ESSA Shareholder Structure



Chander Vinod
                    Garibaldi Thohir        Akraya International    Theodore Rahmat              Public <5%
   Laroya


       16,38%                14,55%                     7,84%                   7,15%                  54,08%




                                                       100%



                                      PT ESSA Industries Indonesia Tbk.



                  99,99%                                                                99,99%


    PT Ogspiras Basya Pratama                                                  PT ESSA Chemicals Indonesia




                                                                      70,00%
                                          PT Panca Amara Utama




                                                                                                                21
Page 22
        Tentang ESSA
        About ESSA




                                                                  Banggai Ammonia Plant (BAP)
          Palembang LPG Plant (PLP)
                                                                  Kapasitas Produksi Harian | Daily Production Capacity
          Kapasitas Produksi Harian | Daily Production Capacity   - Amoniak: 1.900 ton per hari (~650 ribu MT/tahun)
          - LPG: 174 ton per hari (~60-70 ribu MT/tahun)            Ammonia: 1.900 tons per day (~650 thousand MT/
            LPG: 174 tons per day (~60-70 thousand MT/year)         year)
          - Kondensat: 410 barel per hari (~130-140 ribu MT/      - Dilengkapi dengan Sistem Penukar Reformasi dan
            tahun)                                                  Teknologi Pemurni Kellogg Brown & Root (KBR)
            Condensate: 410 barrels per day (~130-140               Equipped with Reforming Exchanger System and
            thousand MT/year)                                       Kellogg Brown & Root (KBR) Purification Technology
          - Produksi komersial sejak 2007                         - Produksi komersial sejak 2018
            Commercial production since 2007                        Commercial production since 2018



                                                                                                Luwuk, Sulawesi Tengah
                                                                                                Luwuk, Central Sulawesi




     Palembang, Sumatera Selatan
     Palembang, South Sumatera



                                                Jakarta
                                                Jakarta




     Kantor Pusat | Head Office
     DBS Tower 18th Floor, Ciputra World 1
     Jl. Prof. Dr. Satrio Kav. 3-5 Jakarta 12940, Indonesia




22         2024 Laporan Keberlanjutan
                        Sustainability Report
Page 23
Nilai, Visi, dan Misi Perusahaan [OJK C.1]
Company Values, Vision, and Mission [OJK C.1]

Nilai Perusahaan
Company Values




                Excellence, Perseverance, Integrity, Care




     EXCELLENCE               PERSEVERANCE                    INTEGRITY                     CARE
   Kami berkomitmen            Kami memiliki            Kami jujur, profesional,   Kami senantiasa peduli
  untuk menghasilkan           ketekunan dan              dan berlandaskan          terhadap masyarakat
  kinerja yang terbaik.     kegigihan yang kuat           moral dalam semua        sekitar dan lingkungan.
                           dalam mencapai tujuan.        kegiatan usaha kami.
  We are committed to                                                                  We are always
   delivering the best         We have strong               We are honest,          concerned about the
     performance.              persistence and             professional, and          well-being of the
                               determination to            guided by moral           community and the
                              achieve our goals.          principles in all our        environment.
                                                          business activities.


Visi dan Misi Perusahaan
Vision and Mission Company



                Visi | Vision
                Memimpin upaya Indonesia menuju industrialisasi kelas dunia.
                To lead Indonesia's drive to world class industrialization.


                                                                     Misi | Mission
            Menambah nilai sumber daya Indonesia dengan berinvestasi pada sektor riil,
                    mengembangkan sumber daya manusia, dan menciptakan peluang
                                              untuk pertumbuhan di masa mendatang.
                     Add value to Indonesia's resources by investing in the real sector,
               developing human capital, and creating opportunities for further growth.




                                                                                                             23
Page 24
          Tentang ESSA
          About ESSA




     Strategi Usaha Perusahaan
     Company Business Strategy


     Peta Strategi ESSA                                                                                      ESSA Strategy Map

     Visi ESSA adalah memimpin industrialisasi kelas dunia di                                                ESSA's vision is to lead world-class industrialization in
     Indonesia, dengan misi menambah nilai sumber daya                                                       Indonesia, with the mission of adding value to Indonesia's
     Indonesia melalui investasi di sektor riil, pengembangan                                                resources through investments in the real sector, human
     sumber daya manusia (SDM), dan penciptaan peluang                                                       resource development, and creating growth opportunities.
     pertumbuhan. Untuk menjadi perusahaan Indonesia yang                                                    To become the most respected Indonesian company, ESSA
     paling dihormati, ESSA berfokus pada peningkatan                                                        focuses on improving business profitability through the
     profitabilitas bisnis melalui pengembangan usaha baru,                                                  development of new ventures, prudent financial management,
     pengelolaan keuangan yang bijak, dan kepemimpinan biaya.                                                and cost leadership.

                                                                   Peta Strategi Kami | Our Strategy Map

                                                                                                                                                                         Misi | Mission:
                              Visi | Vision:                                               Perusahaan Indonesia                                   Menambah nilai sumber daya Indonesia dengan berinvestasi
                Memimpin upaya Indonesia untuk mewujudkan                                   yang Paling Dihargai                                   pada sektor riil, mengmbangkan suberdaya manusia, dan
                        industrialisasi kelas dunia.                                                                                             menciptakan peluang untuk pertumbuhan di masa mendatang.
                         To Lead Indonesia’s Drive
                                                                                             The Most Respected                                 Add value to Indonesia's resources by investing in the real sector,
                      to World Class Industrialization                                      Indonesian Company                                   developing human capital and creating opportunities for further
                                                                                                                                                                             growth.




                                                                                                       Meningkatkan Profitabilitas Bisnis
                                                                                                        Grow the Business Profitability

          Keuangan
          Financial
                                                        Mengembangkan Bisnis Baru                     Manajemen Keuangan yang Bijaksana                         Kepemimpinan dalam Efisiensi Biaya
                                                         Develop New Businesses                          Prudent Financial Management                                   Cost Leadership




          Pemangku
                                                                                           Keterlibatan Pemangku Kepentingan yang Bertanggung Jawab
         Kepentingan
                                                                                                        Responsible Stakeholder Engagement
         Stakeholders




                                               Kinerja Unggul dalam Operasional Pabrik                 Proses Bisnis yang Efektif dan Kuat                         Kepemimpinan dalam Efisiensi Biaya
                                                       Leading Plant Performance                    Effective and Robust Business Processes                     Impactful Community Development Programs
        Peningkatan
        Berkelanjutan
         Continuous                                                                                                                                                                    Standar Terbaik Industri
                                  Optimalisasi Kapasitas                    Pengurangan              Tata Kelola Perusahaan                Peningkatan Adopsi &                   dalam Kesehatan, Keselamatan &
        Improvement
                                   & Keandalan Pabrik                       Jejak Karbon            yang Baik dan Kepatuhan               Pemanfaatan Teknologi                              Lingkungan
                                  Optimize Plant Capacity                  Reduce Carbon         Good Corporate Governance and          Greater Adoption & Utilization              Industry Best Health, Safety &
                                       & Reliability                          Footprint                    Compliance                           of Technology                         Environmental Standards




                                                                                                 Menarik & Mempertahankan Talenta yang Tepat
                                                                                                        Attract & Retain the Right People
      Perusahaan Pilihan
        bagi Karyawan
      Employer of Choice
                                                             Mengembangkan & Menerapkan Budaya Perusahaan                                     Memampukan Pertumbuhan Karyawan
                                                                  Develop & Implement Company Culture                                             Enable Our People’s Growth




                                                                                     Excellence, Perseverance, Integrity, Care (EPIC)




24             2024 Laporan Keberlanjutan
                                 Sustainability Report
Page 25
Strategi ESSA mencakup:                                            ESSA’s Strategy includes:
1. Pelibatan Pemangku Kepentingan yang bertanggung                 1.    Responsible Engagement with Stakeholders.
   jawab.
2. Peningkatan Kinerja Operasional melalui optimalisasi            2. Operational Performance Improvement through
   kapasitas pabrik, pengurangan jejak karbon, tata kelola            optimizing plant capacity, reducing carbon footprint,
   perusahaan yang baik, dan pemanfaatan teknologi.                   good corporate governance, and leveraging technology.
3. Pengembangan Komunitas melalui program-program                  3. Community Development through impactful programs,
   berdampak positif, dengan memprioritaskan kesehatan,               prioritizing health, safety, and best environmental
   keselamatan, dan standar lingkungan terbaik.                       standards.
4. Menjadi Pemberi Kerja Pilihan, berfokus pada                    4. Becoming the Employer of Choice, focusing on fostering
   pengembangan budaya perusahaan, menarik dan                        company culture, attracting and retaining top talent,
   mempertahankan SDM terbaik, serta mendukung                        and supporting employee growth.
   pertumbuhan karyawan.

Prinsip inti ESSA, yaitu Excellence, Perseverance, Integrity,      ESSA's core principles—Excellence, Perseverance, Integrity,
dan Care (EPIC), menjadi landasan dalam setiap langkah             and Care (EPIC)—serve as the foundation for every strategic
strategisnya.                                                      step.



Skala Usaha [OJK C.3]                                              Scale of Our Business [OJK C.3]

              Uraian                      Satuan
                                                                  2022                   2023                   2024
            Description                    Unit
 Jumlah Pekerja [GRI 2-7]
 Number of Employees [GRI 2-7]
 Pekerja Waktu Tidak                orang
 Tertentu (PKWTT)                   person                         497                   403                    437
 Permanent Employees
 Pekerja Waktu Tertentu (PKWT)      orang
                                                                    39                    55                     79
 Non-Permanent Employees            person
 Total                              orang
                                                                   536                   458                    516
 Total                              person
 Volume Produksi[OJK B.1]
 Production Volume[OJK B.1]
 Amoniak                            MT
                                                                 760.815                739.220               737.502
 Ammonia
 LPG                                MT
                                                                  63.717                 72.941                68.704
 LPG
 Kondensat                          bbt
                                                                 142.550                152.354               143.710
 Condensate
 Pendapatan Usaha[OJK B.1]
 Revenue of Business[OJK B.1]
 Pendapatan Langsung                Dolar AS
                                                                731.490.734           344.961.625            301.401.837
 Direct Revenue                     US Dollar
 Laba Tahun Berjalan                Dolar AS
                                                                341.162.742           103.176.937            60.488.161
 Profit for Year                    US Dollar




                                                                                                                                 25
Page 26
         Tentang ESSA
         About ESSA




                    Uraian                           Satuan
                                                                        2022                     2023                     2024
                  Description                         Unit
      Total Kapitalisasi
      Total Capitalization
      Total Liabilitas                           Dolar AS
                                                                      305.931.065            197.698.606               139.799.491
      Total Liability                            US Dollar
      Total Ekuitas                              Dolar AS
                                                                  525.364.100                 497.743.641              553.876.169
      Total Equity                               US Dollar
      Total Aset/Total                           Dolar AS
                                                                      831.295.165            695.442.247              693.675.660
      Total Asset                                US Dollar




     Produk, Kegiatan Usaha, Rantai Nilai,                               Products, Business Activities,
     dan Relasi Bisnis Lain [OJK C.4] [OJK F.2] [GRI 2-6]                Value Chain, and Other Business
                                                                         Relationships [OJK C.4] [OJK F.2] [GRI 2-6]
     Pelaksanaan kegiatan Perseroan didasari oleh amanat                 The operations of the Company are based on the mandate
     Anggaran Dasar Perseroan, melalui entitas anak, Perseroan           of the Company’s Articles of Association. Through its
     melakukan usaha meliputi industri bahan bakar serta produk          subsidiaries, the Company engages in businesses including
     yang dihasilkan dari pengolahan dan penyulingan minyak              the fuel industry and products derived from oil refining and
     bumi, penyediaan gas alam dan gas sintetis, pengeboran              distillation, natural gas and synthetic gas supply, oil drilling,
     minyak bumi, perdagangan besar bahan bakar dalam bentuk             wholesale trade of solid, liquid, and gas fuels, and products
     padat, cair, dan gas, serta produk yang terkait dengan              related to these activities. Additionally, the Company is
     kegiatan tersebut. Selain itu, Perseroan juga bergerak dalam        involved in the oil refinery industry, distribution of natural
     industri hasil kilang minyak bumi dan distribusi gas alam           and synthetic gas, and related activities supporting oil and
     serta gas sintetis, serta aktivitas pendukung terkait               natural gas drilling. Disclosure of information about products,
     pengeboran minyak bumi dan gas alam. Pengungkapan                   services, business activities, and business relationships can
     informasi tentang produk, layanan, dan kegiatan usaha,              be found in PT ESSA Industries Indonesia Tbk. (Persero)
     serta bentuk relasi bisnis yang dijalankan dapat dilihat dalam      2024 Annual Report.
     Laporan Tahunan PT ESSA Industries Indonesia Tbk. (Persero)
     2024.

     Produk Utama Perseroan                                              Company's Main Products
     Perseroan menghasilkan tiga produk utama yaitu:                     The Company produces three main products, namely:
     1. LPG (Gas Petroleum Cair)                                         1. LPG (Liquefied Petroleum Gas)
        LPG adalah gas minyak bumi yang telah dicairkan, yang               LPG is a liquefied natural gas made up of a mixture of
        terdiri dari campuran berbagai unsur hidrokarbon yang               various hydrocarbons derived from natural gas, with
        berasal dari gas alam, di mana propana (C3) dan butana              propane (C3) and butane (C4) being the dominant
        (C4) merupakan komponen utama yang mendominasi.                     components.

        Proses pengolahan gas yang Perseroan lakukan                         The gas processing carried out by the Company involves
        menunjukkan tahapan yang kompleks dan terintegrasi                   a complex and integrated process to transform raw gas
        untuk mengubah gas mentah menjadi produk bernilai                    into a high-value product. Our production combines
        tinggi. Produksi kami menggabungkan gas lembak dan                   slack gas and cambai gas, and the system can produce
        gas cambai, sistem dapat menghasilkan aliran gas total               a total gas flow of 192 MMSCFD. Through a series of
        sebesar 192 MMSCFD. Melalui serangkaian langkah,                     steps, including cleaning, compression, and fractionation,
        termasuk pembersihan, penekanan, dan fraksinasi, gas                 the initially contaminated gas is successfully purified.
        yang awalnya terkontaminasi berhasil dimurnikan. Hasil               The final result is condensate containing 70% propane




26           2024 Laporan Keberlanjutan
                         Sustainability Report
Page 27
   akhirnya adalah kondensat yang mengandung 70%                                            and 30% butane, as well as clean gas, ready to be
   propana dan 30% butana, serta gas bersih yang siap                                       reused in the system with a flow rate of 60 MMSCFD.
   digunakan kembali dalam sistem dengan aliran 60                                          This process not only enhances the efficiency of energy
   MMSCFD. Proses ini tidak hanya meningkatkan efisiensi                                    resource use but also produces a product that benefits
   penggunaan sumber daya energi, tetapi juga menghasilkan                                  society and industry. [OJK F.28]
   produk yang berguna bagi masyarakat dan industri. [OJK
   F.28]




                                                                    Gambaran Umum Bisnis LPG
                                                                      LPG Business Overview
                                                                                                        Konsumsi Gas 6 MMSCFD
                                                                                                       Gas Consumption 6 MMSCFD


            Gas Lembak
            37 MMSCFD
                                                                                                Pemampatan              Ekspansi Turbo +
                                                Simpang Y Header     66     Penyaring            & Dehidrasi              Pendinginan           Fraksionasi
                                                  192 MMSCFD                Scrubber            Pressurizer &           Turbo Expansion +      Fractionation
                                                                   MMSCFD
                                                                                                Dehydration                  Cooling
             Gas Cambai
            155 MMSCFD



                                                                                                                                                   LPG
                                                                            Kondensat                                      Kondensat        70% Propana/Propane
                                                                            Condensate                                     Condensate        30% Butana/Butane
           Catatan/Note:
           MMSCFD: singkatan dari million standard
           cubic feet per day (satuan pengukuran).
           MMSCFD stands for million standard
           cubic feet per day (unit of measurement)

                                                                                                      Lean Gas Kembali 60 MMSCFD
                                                                                                      Lean Gas Returned 60 MMSCFD




2. Kondensat                                                                             2. Condensate
   Kondensat adalah senyawa alkana yang memiliki lima                                       Condensate is an alkane compound with five or more
   karbon (C5) atau lebih, yang dihasilkan sebagai produk                                   carbon atoms (C5), produced as a byproduct from the
   sampingan dari proses penyulingan gas bumi dalam                                         natural gas distillation process in liquid form.
   bentuk cair.

   Di dalam fasilitas pengolahan gas ESSA, terdapat berbagai                                In ESSA’s gas processing facility, there are various
   proses yang kompleks yang mengubah gas mentah                                            complex processes that convert raw gas into a final
   menjadi produk akhir yang siap digunakan oleh                                            product ready for use by the public. The process begins
   masyarakat. Proses dimulai dengan masuknya gas                                           with the entry of feed gas, which has a volume of
   umpan, yang memiliki berat sekitar 66 MMSCFD, ke                                         approximately 66 MMSCFD, into the system. This gas
   dalam sistem. Gas ini kemudian melalui unit penjernihan                                  then undergoes a purification unit to remove impurities,
   untuk menghilangkan kotoran, sehingga kualitas gas                                       improving its gas quality. Subsequently, the filtered gas
   meningkat. Selanjutnya, gas yang telah disaring                                          is conditioned in the Molecular Sieve Unit, where further
   dikondisikan di Unit Molekul Sieve, di mana kontaminan                                   contaminants are removed, ensuring that the gas to be
   lebih lanjut dihilangkan, memastikan bahwa gas yang                                      processed is very clean and suitable for the next stages.
   akan diproses sangat bersih dan sesuai untuk tahap-
   tahap berikutnya.

   Setelah pembersihan, gas memasuki tahap kompresi,                                        After purification, the gas enters the compression stage,
   di mana tekanan gas ditingkatkan untuk mempersiapkannya                                  where the gas pressure is increased to prepare it for
   menuju proses pemisahan. Gas kemudian dipisahkan                                         the separation process. The gas is then separated into
   menjadi produk-produk seperti gas penjualan, kondensat,                                  products such as sales gas, condensate, and LPG. The
   dan LPG. Hasil dari proses ini adalah gas penjualan                                      result of this process is 60 MMSCFD of sales gas, 500
   sebanyak 60 MMSCFD, kondensat 500 BBL, dan LPG                                           BBL of condensate, and LPG with a capacity of 190 TPD.




                                                                                                                                                                  27
Page 28
         Tentang ESSA
         About ESSA




        dengan kapasitas 190 TPD. Dengan begitu, fasilitas                               Thus, the Company’s facility plays an important role not
        Perseroan hanya berperan penting dalam menghasilkan                              only in producing energy, but also in providing raw
        energi, tetapi juga menyediakan bahan baku yang                                  materials that are useful for various industrial sectors
        berguna bagi berbagai sektor industri dan masyarakat                             and the wider community. This process reflects how
        secara luas. Proses ini mencerminkan bagaimana                                   modern technology enables the processing of natural
        teknologi modern memungkinkan pengolahan sumber                                  resources into beneficial products. [OJK F.28]
        daya alam menjadi produk yang bermanfaat. [OJK F.28]

                                                                     Proses Produksi Kondensat
                                                                   Condensate Production Process
                                 Gas Pejualan
                                  Sales Gas                                          Kompresor Gas              Ekspander/               Kolom Penyerap
                                                                                       Penjualan              Kompresor Turbo            Absorber Column
                                60 MMSCFD                                              Sales Gas              Turbo Expander/
                                                                                      Compressor                Compressor




           Gas Umpan              Kompresor                           Unit Ayakan      Kompresor           Sistem Pendingin (Kotak
            Feed Gas              Gas Umpan                            Molekuler       Gas Umpan                    Beku)                 De-etanizer
                                   Feed Gas                            Molecular        Feed Gas                Cooling System
          60 MMSCFD               Compressor                           Sieve Unit      Compressor                 (Cold Box)




                                                                                                          Propana
                                                                                                          Propane
                                  Kondensat
                                  Condensate
                                                                                      Unit Refrigerasi                                   De-propanizer
                                                                                     Refrigeration Unit




                                                                                                             LPG: 190 TPD
                                                                                                             EFF: 96%



                 Catatan/Note:
                 - BBL: barrel (satuan pengukuran) | barrel (unit of                                                                     De-butanizer
                   measurement)
                 - TPD: tons per day (satuan pengukuran) | tons per day
                   (unit of measurement)
                 - EEF: Energy Efficiency Factor | Energy Efficiency Factor
                                                                                                                            Kondensat
                                                                                                                            Condensate
                                                                                                                            500 BBL



     3. Amoniak [OJK B.1]                                                           3. Ammonia [OJK B.1]
        Amoniak adalah senyawa anorganik yang terbuat dari                             Ammonia is an inorganic compound made from nitrogen
        unsur nitrogen dan hidrogen (NH3) yang berasal dari                            and hydrogen elements (NH3) derived from natural gas
        pengolahan gas bumi. Produk amoniak yang dihasilkan                            processing. The ammonia produced by Panca Amara
        oleh Panca Amara Utama (PAU) disimpan dalam bentuk                             Utama (PAU) is stored in liquid form in atmospheric
        cair di tangki atmosfer pada suhu -33 derajat Celcius.                         tanks at a temperature of -33 degrees Celsius.

        Proses pembuatan amoniak pada pabrik atau fasilitas                              The ammonia production process at the Company’s
        produksi Perseroan dimulai dengan penggunaan gas                                 refinery begins with the use of natural gas as the primary
        alam sebagai bahan baku utama. Gas ini pertama-tama                              raw material. This gas first undergoes several important
        menjalani beberapa tahap penting untuk memastikan                                stages to ensure its purity. The process starts with the
        kemurniannya. Proses dimulai dengan penghilangan                                 removal of mercury and sulfur, which could interfere
        merkuri dan sulfur, yang dapat mengganggu reaksi kimia                           with subsequent chemical reactions. After desulfurization,
        selanjutnya. Setelah melalui tahap desulfurisasi, gas                            the gas is heated in primary and secondary reformers,
        dipanaskan di reformer primer dan sekunder, di mana                              where the gas structure is altered to improve efficiency.
        struktur gas diubah untuk meningkatkan efisiensi. Pada                           At this stage, the hot gas is then transferred through a




28          2024 Laporan Keberlanjutan
                            Sustainability Report
Page 29
tahap ini, gas yang panas kemudian dipindahkan melalui                               heat exchanger to maintain its temperature for the next
penukar panas agar suhunya terjaga untuk reaksi                                      reaction.
berikutnya.

Setelah proses reformasi, gas mengalami reaksi                                       After the reforming process, the gas undergoes a carbon
pengerasan karbon monoksida (CO) untuk mengubahnya                                   monoxide (CO) hardening reaction to convert it into
menjadi karbon dioksida (CO₂). Tahap penting berikutnya                              carbon dioxide (CO₂). The next crucial stage is the
adalah penghilangan CO₂ serta proses metanasi, di                                    removal of CO₂ and the methanation process, where
mana gas yang tersisa dibersihkan lebih lanjut. Setelah                              the remaining gas is further purified. Once the gas
gas mencapai kemurnian yang tepat, gas tersebut                                      reaches the correct purity, it is synthesized into ammonia
disintesis menjadi amoniak melalui reaksi pada tekanan                               through a reaction under high pressure and temperature.
dan suhu tinggi. Produk akhir, amoniak yang dihasilkan,                              The final product, ammonia, is then stored for use in
kemudian disimpan untuk digunakan dalam berbagai                                     various applications, ranging from fertilizers to other
aplikasi, mulai dari pupuk hingga bahan kimia lainnya.                               chemicals. This process illustrates the complexity of the
Proses ini menunjukkan betapa kompleksnya industri                                   chemical industry in transforming natural resources into
kimia dalam mengubah sumber daya alam menjadi                                        products that benefit society. [OJK F.28]
produk yang bermanfaat bagi masyarakat. [OJK F.28]

                                                             Proses Pembuatan Amoniak
                                                           Ammonia Manufacturing Process

   Gas Alam                                                         Umpan
   Natural Gas                                                       Feed      Penghapusan Merkuri
                                                                                 Mercury Removal

                                                                                                                                     Unit Air Pendingin Air Laut
                                                                                                                                            (Sekali lewat)
                                                                                  Desulfurisasi                                       Sea Water Cooling Water
                                                                                 Desulphurization                                       Unit (Once Through)
                                                                    Umpan
                                                                     Feed

           Bahan Bakar                                Uap Tekanan Sedang
                                                                                 Reformer Primer
           Fuel               Ketel Uap              Medium Pressure Steam                                                           Unit Air Pendingin Bersih
                                                                                 Primary Reformer
                                Boiler                                                                                                    (Loop Tertutup)
                                                                                                                                     Sweet Cooling Water Unit
                                                                                                                                           (Closed Loop)
           Bahan Bakar                                       Tenaga Listrik
           Fuel          Generator Mesin Gas                 Electric Power    Reformer Sekunder
                         Gas Engine Generator
                                                                               Secondary Reformer
                                                                                                                                       Unit Udara Instrumen
   Air Laut                                                                                                                             Instrument Air Unit
   Sea Water             Sea Water Reverse
                          Osmosis (SWRO)
                                                                                Reformer Penukar
                                                                               Reformer Exchanger                                        Unit Udara Pabrik
                                                                                                                                           Plant Air Unit
                           Brackish Water
                          Reverse Osmosis
                              (BWRO)                                             Penggeseran CO                                            Unit Gas Inert
                                                            Kondensat Uap           CO Shift                                               Inert Gas Unit
                                                         Steam Condensate

                                                          Kondensat Proses
                           Unit Penggosok
                                                        Process Condensate
                            Polisher Unit                                       Penghapusan CO2                                                 CO²
                                                              Polished Water
                                                                                  CO2 Removal
                                                        (Boiled Feed Water)
                                                            Air yang Dipoles
                                                          (Air Umpan Rebus)
                                                                                                                                         Sistem Blow Down
                         Air Minum/Potable Water                                    Metanasi                                             Blow Down System
                                                                                   Methanation
                         Air Kebakaran/Fire Water
                                                                                                                                            Sistem Flare
                         Air Layanan/Service Water                                                                                          Flare System
                                                                                  Pengeringan
         Minyak Diesel                                       Tenaga Listrik          Drying
         Diesel Oil       Generator Darurat                  Electric Power
                         Emergency Generator


                                                                                   Pembersih
                                                                                    Purifier
                                                                                                         Produk Amoniak
                                                                                                         Kapasitas Terpasang 1.900
                                                                                                         MTPD Desain 2.090 MTPD
                                                                                 Sintesis Amoniak                                     Penyimpanan Amoniak
                                                                                Ammonia Synthesis                                       Ammonia Storage
                                                                                                         Ammonia Product
                                                                                                         Name Plate 1.900 MTPD
                                                                                                         Design 2.090 MTPD




                                                                                                                                                                   29
Page 30
         Tentang ESSA
         About ESSA




     ESSA berkomitmen untuk mendukung strategi Pemerintah             ESSA is committed to supporting the Indonesian government's
     Indonesia dalam memenuhi kebutuhan energi nasional serta         strategy in meeting national energy needs and promoting
     mendorong pemerataan akses energi. Selaras dengan                equitable energy access. In line with applicable regulations,
     regulasi yang berlaku, produk LPG dan kondensat kami             our LPG and condensate are exclusively distributed to
     didistribusikan secara eksklusif kepada Badan Usaha Milik        state-owned enterprises, namely PT Pertamina Patra Niaga
     Negara, yaitu PT Pertamina Patra Niaga dan PT Pertamina          and PT Pertamina EP, to ensure a stable and widespread
     EP, guna memastikan ketersediaan energi yang merata di           energy supply across the country. Meanwhile, ammonia is
     seluruh negeri. Sementara itu, produk amoniak kami               focused on the export market as domestic demand has
     difokuskan untuk pasar ekspor, karena telah terpenuhinya         already been met. [OJK F.17]
     kebutuhan di pasar domestik. [OJK F.17]

     Kami tidak melakukan penarikan produk, mengingat setiap          We ensure that every distributed product meets the highest
     produk telah dipastikan memenuhi standar kualitas tertinggi      quality standards, eliminating the need for product recalls.
     sebelum didistribusikan. Seluruh produk kami, termasuk           All our LPG, condensate, and ammonia undergo rigorous
     LPG, kondensat, dan amoniak, melewati serangkaian                testing, including laboratory analyses, to guarantee the
     pengujian kualitas yang ketat, termasuk uji laboratorium,        best specifications for our customers. Our commitment to
     guna memastikan standar mutu yang optimal bagi pelanggan.        quality control ensures that only products meeting optimal
     Komitmen kami terhadap kontrol kualitas menjamin bahwa           standards are delivered to the customer. [OJK F.29]
     hanya produk dengan spesifikasi terbaik yang disalurkan
     ke pelanggan. [OJK F.29]



     Daftar Anak Perusahaan                                           List of Subsidiaries

                      Nama                                         Alamat                                    Bisnis
                      Name                                         Address                                  Business
      PT Ogspiras Basya Pratama                DBS Bank Tower 18th Floor Ciputra World 1        Dormant
                                               Jakarta, Jl. Prof. Dr. Satrio Kav. 3-5 Jakarta   Dormant
                                               12940, Indonesia
      PT Panca Amara Utama                     DBS Bank Tower 18th Floor Ciputra World 1        Amoniak
                                               Jakarta, Jl. Prof. Dr. Satrio Kav. 3-5 Jakarta   Ammonia
                                               12940, Indonesia
      PT ESSA Chemicals Indonesia (d.h. PT     DBS Bank Tower 18th Floor Ciputra World 1        Dormant
      Sepchem)                                 Jakarta, Jl. Prof. Dr. Satrio Kav. 3-5 Jakarta   Dormant
                                               12940, Indonesia
      PT ESSA Sustainable Indonesia (ESI)      DBS Bank Tower 18th Floor Ciputra World 1        Bahan Bakar Penerbangan
                                               Jakarta, Jl. Prof. Dr. Satrio Kav. 3-5 Jakarta   Berkelanjutan (SAF)
                                               12940, Indonesia                                 Sustainable Aviation Fuel (SAF)
      PT ESSA SAF Makmur (ESM)                 DBS Bank Tower 18th Floor Ciputra World 1        Bahan Bakar Penerbangan
                                               Jakarta, Jl. Prof. Dr. Satrio Kav. 3-5 Jakarta   Berkelanjutan (SAF)
                                               12940, Indonesia                                 Sustainable Aviation Fuel (SAF)




30          2024 Laporan Keberlanjutan
                       Sustainability Report
Page 31
Para Pekerja [GRI 2-7] [GRI 2-8]                         Workers [GRI 2-7] [GRI 2-8]

Pengungkapan informasi mengenai pekerja, baik karyawan   Disclosure of information about workers, both ESSA
ESSA maupun bukan karyawan ESSA, disampaikan pada        employees and non-employees, is provided in the Human
bahasan Pengelolaan Sumber Daya Manusia.                 Resource Management section.




                                                                                                                 31
Page 32
         Tentang ESSA
         About ESSA




     Sertifikasi, Penghargaan, dan Keanggotaan dalam Asosiasi
     Certifications, Awards, and Memberships in Associations


     Sertifikasi [OJK C.5]                                           Certifications [OJK C.5]

     Komitmen Perseroan dalam melaksanakan tata kelola usaha         The Company's commitment to implementing sustainable
     yang berkelanjutan ditandai dengan sejumlah upaya untuk         business governance is marked by efforts to obtain
     mendapatkan sertifikasi pada aktivitas bisnis. Pada tahun       certifications for its business activities. In 2024, we recorded
     2024, Kami mencatatkan sertifikat dan sertifikasi atas proses   certifications for business processes that were enhanced
     bisnis yang disempurnakan sejalan dengan komitmen               in line with the Company's commitment to green energy
     produksi energi hijau oleh Perseroan.                           production.




                                                                     OSHA 1910.119. PSM System, adalah bagian dari Occupational
                                                                     Safety and Health Administration (OSHA) yang berkaitan
                                                                     dengan pengendalian bahan berbahaya dalam industri.
                                                                     Lebih spesifiknya, standar ini mengatur "Process Safety
                                                                     Management of Highly Hazardous Chemicals" atau
                                                                     Manajemen Keamanan Proses untuk Bahan Kimia Berbahaya
                                                                     Tinggi.
                                                                     OSHA 1910.119. PSM System is part of the Occupational
                                                                     Safety and Health Administration (OSHA) regulations
                                                                     concerning the control of hazardous substances in
                                                                     industries. More specifically, this standard governs the
                                                                     "Process Safety Management of Highly Hazardous
                                                                     Chemicals," focusing on the management of process
                                                                     safety for highly hazardous chemicals.




       Sertifikat Sistem Manajemen Lingkungan ISO 14001:2015
                                                                        SIK3, Sistem Informasi Kesehatan dan Keselamatan
       yang diberikan kepada PT ESSA Industries Indonesia
                                                                        Kerja, adalah suatu sistem yang dirancang untuk
       Tbk oleh TÜV NORD Indonesia untuk Kategori Pemurnian
                                                                        mendukung pengelolaan kesehatan dan keselamatan
       dan Pengolahan Gas Bumi.
                                                                        kerja di suatu organisasi atau perusahaan.
       ISO 14001:2015 Environmental Management System
                                                                        SIK3, Occupational Health and Safety Information
       Certification awarded to PT ESSA Industries Indonesia
                                                                        System, is a system designed to support the management
       Tbk by TÜV NORD Indonesia for the category of Natural
                                                                        of health and safety in an organization or company.
       Gas Purification and Processing.



       Sertifikat dari PERTAMINA sebagai Peserta UJI BANDING            Sertifikat Akreditasi Laboratorium Pengujian berdasarkan
       LPG Tahun 2024.                                                  SNI ISO/IEC 17025-2017.
       Certificate from PERTAMINA as a Participant in the               Accreditation Certificate for Testing Laboratory based
       LPG Proficiency Test for 2024.                                   on SNI ISO/IEC 17025:2017.




32          2024 Laporan Keberlanjutan
                        Sustainability Report
Page 33
Penghargaan                                                Appreciation




 Penghargaan “20 Top Companies to Watch in 2024”            Penghargaan “Patra Nirbhaya Karya Pratama” dari
 dari Bloomberg Technoz, berdasarkan prospek bisnis,        Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM)
 kinerja solid dan rencana inovatif untuk Proyek Amoniak    sebanyak 5.890.471 jam kerja tanpa Lost Time Injury
 Biru.                                                      (LTI) sejak 1 Juli 2007 – 30 April 2024.
 "20 Top Companies to Watch in 2024" Award from             "Patra Nirbhaya Karya Pratama" Award from the
 Bloomberg Technoz, based on business prospects,            Ministry of Energy and Mineral Resources (ESDM) for
 solid performance, and innovative plans for the Blue       achieving 5,890,471 work hours without Lost Time
 Ammonia Project.                                           Injury (LTI) from July 1, 2007 – April 30, 2024.



 Penghargaan “Platinum Award for Energy Efficiency          Penghargaan “Zero Accident Award” dari Kementerian
 Innovation at 2024 ENSIA” dari PT Sucofindo didukung       Tenaga Kerja RI selama 6 tahun berturut-turut untuk
 oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.           bisnis LPG.

 “Platinum Award for Energy Efficiency Innovation at        Zero Accident Award" from the Ministry of Manpower
 2024 ENSIA” from PT Sucofindo supported by the             of the Republic of Indonesia for 6 consecutive years
 Ministry of Environment and Forestry.                      in the LPG business.



 Penghargaan “Patra Nirbhaya Karya Pratama” dari            Perhargaan dari Bupati Banggai untuk Upaya
 Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM)          Pemberdayaan Masyarakat dalam Aspek Pendidikan
 Republik Indonesia selama 9 tahun berturut-turut untuk     Melalui Peningkatan Pendidikan Kualitas Anak Usia
 bisnis amoniak.                                            Dini (PAUD) di Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah.

 Patra Nirbhaya Karya Pratama" Award from the Ministry      Award from the Regent of Banggai for Community
 of Energy and Mineral Resources (ESDM) of the Republic     Empowerment Efforts in the Aspect of Education
 of Indonesia for 9 consecutive years in the ammonia        Through Early Childhood Education (PAUD) Quality
 business.                                                  Improvement in Banggai Regency, Central Sulawesi.




                                                                                                                   33
Page 34
      Tentang ESSA
      About ESSA




     Perhargaan dari Bupati Banggai untuk Program                  Penghargaan dari Asosiasi Dinas Kesehatan Provinsi
     Pemberdayaan Ekonomi melalui sektor Pertanian di              Sumatera Barat atas kontribusi pada Penanggulangan
     Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah.                           AIDS-Tuberkulosis-Malaria/ATM Tahun 2024.

     Award from the Regent of Banggai for Economic                 Award from the Health Service Association of West
     Empowerment Programs through the Agriculture Sector           Sumatra Province for contributions to the AIDS-
     in Banggai Regency, Central Sulawesi.                         Tuberculosis-Malaria (ATM) Control in 2024.


     Penghargaan dari Indonesia Corporate Sustainability Award 2024 atas “Best Practices Biodiversity Conservation
     Maleo Bird” di Banggai, Sulawesi Tengah.

     Award from the Indonesia Corporate Sustainability Award 2024 for "Best Practices in Biodiversity Conservation of
     the Maleo Bird" in Banggai, Central Sulawesi.




     Penghargaan Gold PROPER Award, sebuah apresiasi               Penghargaan Green Leadership Madya, yang diberikan
     tertinggi dari Kementerian Lingkungan Hidup dan               kepada Kanishk Laroya, Presiden Direktur & CEO PT
     Kehutanan Republik Indonesia atas kinerja lingkungan          ESSA Industries Indonesia Tbk., sebagai bentuk
     yang luar biasa. Penghargaan ini mencerminkan dedikasi        pengakuan atas kepemimpinan dalam menerapkan
     perusahaan dalam menerapkan praktik bisnis                    prinsip keberlanjutan dan inovasi ramah lingkungan
     berkelanjutan, inovasi hijau, serta tanggung jawab            dalam operasional perusahaan. Penghargaan ini
     sosial dan lingkungan, sejalan dengan komitmen ESSA           mencerminkan komitmen ESSA dalam mengintegrasikan
     untuk menciptakan industri yang lebih hijau dan               aspek lingkungan ke dalam strategi bisnisnya, sejalan
     berkelanjutan.                                                dengan visi perusahaan untuk menuju industri yang
                                                                   lebih hijau dan berkelanjutan.
     The Gold PROPER Award is the highest recognition
     from the Ministry of Environment and Forestry of the          The Green Leadership Madya award was presented
     Republic of Indonesia for outstanding environmental           to Kanishk Laroya, President Director & CEO of PT
     performance. This award reflects the company's                ESSA Industries Indonesia Tbk., in recognition of his
     dedication to implementing sustainable business               leadership in implementing sustainability principles
     practices, green innovation, and social and environmental     and eco-friendly innovations in the company's
     responsibility, in line with ESSA's commitment to fostering   operations. This award reflects ESSA's commitment
     a greener and more sustainable industry.                      to integrating environmental aspects into its business
                                                                   strategy, in line with the company's vision of fostering
                                                                   a greener and more sustainable industry.




34        2024 Laporan Keberlanjutan
                      Sustainability Report
Page 35
Keanggotaan Asosiasi [GRI 2-28][OJK C.5]                    Membership of Associations [GRI 2-28][OJK C.5]

Kami berkomitmen untuk turut berkontribusi pada kebijakan   We are committed to contributing to public policies set by
publik yang ditetapkan pemerintah dengan berperan aktif     the government by actively becoming members of
menjadi anggota asosiasi yang akan memperkuat praktik       associations that will strengthen good governance practices
tata kelola yang baik dan isu keberlanjutan yang relevan.   and relevant sustainability issues.




                                                                  Anggota Indonesia Corporate Secretary
       Anggota Asosiasi Emiten Indonesia (AEI).
                                                                            Association (ICSA).
       Member of the Indonesian Stock Issuers
                                                                Member of the Indonesia Corporate Secretary
                 Association (AEI).
                                                                            Association (ICSA).




                                 Anggota Perkumpulan Penasihat Hukum Internal
                                              Perusahaan (ICCA).
                                  Member of The Indonesian Corporate Counsel
                                                  Association.




                                                                                                                          35
Page 36
        Tentang ESSA
        About ESSA




     Jejak Langkah Perusahaan
     Company's Milestone




                                                                                                              Groundbreaking
                                                                      Terdaftar di Bursa                       Pabrik Amoniak
                 Memulai produksi
                                                                    Efek Indonesia (kode                     PAU oleh Presiden
                komersial LPG dan
                                                                        saham: ESSA).                           Joko Widodo).
                    kondensat.
                                                                         Listed on the                       Groundbreaking of
              Commenced commercial
                                                                       Indonesia Stock                       PAU Ammonia Plant
               production of LPG and
                                                                    Exchange (stock code:                     by President Joko
                   condensate.
                                                                             ESSA).                                Widodo.




                         2007                                               2012                                    2015




   2006                                              2011                                       2014


Pendirian PT ESSA                             Akuisisi 60% saham                             Kapasitas LPG
      Industries                               PT Panca Amara                          meningkat dari 120 TPD
   Indonesia Tbk.                                Utama (PAU).                              menjadi 174 TPD.
  (dahulu PT Surya                             Acquisition of 60%                       Increased LPG capacity
Esa Perkasa Tbk.).                            shares in PT Panca                       from 120 TPD to 174 TPD.
Establishment of PT                           Amara Utama (PAU).
   ESSA Industries
    Indonesia Tbk.
 (formerly PT Surya
 Esa Perkasa Tbk.)




36         2024 Laporan Keberlanjutan
                      Sustainability Report
Page 37
                                                                                                •   ESSA membagikan
                                                                                                    dividen tiga tahun
                                                                                                    berturut-turut.
                                                                                                •   Pendirian anak usaha PT
                                                              Penandatanganan MoU
                                                                                                    ESSA SAF Makmur yang
                                                                  dengan JGC untuk
                                                                                                    bergerak di bidang
                                                             pengembangan teknologi                 Sustainable Aviation Fuel
                Produksi amoniak secara                        biru di Pabrik Amoniak.              (SAF).
                   komersial dengan                          ESSA membagikan dividen            •   ESSA paid dividends for
               kapasitas lebih dari 2.200                               pertama.                    three consecutive years.
                          TPD.                                Signing MoU with JGC for          •   Establishment of a
                Commercial production of                           blue technology                  subsidiary of PT ESSA SAF
               ammonia with a capacity of                        development at the                 Makmur which is engaged
                    over 2,200 TPD.                          Ammonia Plant. ESSA paid               in Sustainable Aviation
                                                                   its first dividend.              Fuel (SAF).




                          2018                                       2022                                      2024




    2017                                      2021                                       2023


  Memperingati 10                          Refinancing                               Dividen tertinggi
 tahun operasional                      pinjaman IFC dan                            dibagikan. Akuisisi
  kilang LPG dan 5                       rebranding grup.                             tambahan 10%
 tahun pencatatan                      Refinanced IFC loan                            bisnis amoniak
    saham di BEI.                       and rebranded the                              diselesaikan.
Celebrating 10 years                          group.                                 Paid highest-ever
   of LPG refinery                                                                 dividend. Completed
  operations and 5                                                                   acquisition of an
years of stock listing                                                               additional 10% of
      on the IDX.                                                                      the ammonia
                                                                                         business.




                                                                                                                     37
Page 38
       Tentang ESSA
       About ESSA




     Peristiwa Penting Sepanjang Tahun 2024
     Key Events in 2024


     Februari 2024 | February 2024
                                            Proyek Amoniak Biru: Studi kelayakan tahap 2 untuk mendukung
                                            inisiatif dekarbonisasi.

                                            Blue Ammonia Project: Stage 2 feasibility study to support
                                            decarbonization initiatives.

                                            Aspek Keberlanjutan | Sustainability Aspect
                                            Lingkungan dan Tata Kelola | Environment and Governance




     Mei 2024 | May 2024
                                            PT ESSA Industries Indonesia Tbk. menginformasikan bahwa
                                            Pabrik Amoniak Banggai (BAP), yang dioperasikan oleh anak
                                            perusahaan PT Panca Amara Utama, akan melakukan penutupan
                                            pabrik terjadwal selama lebih dari satu minggu mulai 27 Mei
                                            2024. Penutupan ini merupakan bagian dari pemeliharaan
                                            terjadwal untuk menjaga standar operasional berkelanjutan
                                            yang optimal, meskipun berdampak pada penurunan produksi
                                            amoniak. BAP dikenal sebagai pabrik amoniak paling efisien
                                            secara global dan kegiatan ini penting untuk mempertahankan
                                            keandalan dan keunggulan operasionalnya.

                                            PT ESSA Industries Indonesia Tbk. announced that the Banggai
                                            Ammonia Plant (BAP), operated by its subsidiary PT Panca
                                            Amara Utama, will undergo a scheduled shutdown for more
                                            than one week starting on May 27, 2024. This shutdown is part
                                            of planned maintenance to maintain optimal sustainable
                                            operational standards, although it will lead to a reduction in
                                            ammonia production. BAP is known as the most efficient
                                            ammonia plant globally, and this activity is crucial for maintaining
                                            its reliability and operational excellence.

                                            Aspek Keberlanjutan | Sustainability Aspect
                                            Lingkungan dan Tata Kelola | Environment and Governance




38        2024 Laporan Keberlanjutan
                    Sustainability Report
Page 39
Juni 2024 | June 2024
                                  ESSA memaparkan inisiatif konservasi Satwa Endemik Maleo
                                  dalam Sharing Session bersama PRZT-BRIN.

                                  ESSA presents the Maleo Endemic Wildlife Conservation initiative
                                  in a Sharing Session with PRZT-BRIN.

                                  Aspek Keberlanjutan | Sustainability Aspect
                                  Lingkungan | Environment




Agustus 2024 | August 2024
                                  PAU memulai ekspor perdana arang BUMDes Uling sebagai
                                  tolok ukur pembangunan daerah.

                                  PAU initiates the first export of BUMDes Uling charcoal as a
                                  benchmark for regional development.

                                  Aspek Keberlanjutan | Sustainability Aspect
                                  Sosial | Social




Desember 2024 | December 2024
                                PT ESSA Industries Indonesia Tbk. mengumumkan langkahnya
                                untuk memproduksi Bahan Bakar Penerbangan Berkelanjutan
                                (SAF) melalui anak perusahaan barunya, PT ESSA Sustainable
                                Indonesia (ESI) dan PT ESSA SAF Makmur (ESM). Langkah ini
                                mendukung komitmen ESSA dalam mendorong solusi energi
                                bersih di Indonesia.[OJK C.6]
                                ESM akan membangun fasilitas produksi di Jawa Tengah dengan
                                kapasitas produksi ±150.000 MT per tahun, yang diharapkan
                                mulai beroperasi komersial antara Q4 2027 dan Q1 2028. ESSA
                                bertujuan menjadi salah satu produsen SAF pertama yang
                                mendapatkan sertifikasi ISCC CORSIA di Indonesia.
                                PT ESSA Industries Indonesia Tbk. announced its move to produce
                                Sustainable Aviation Fuel (SAF) through its newly established
                                subsidiaries, PT ESSA Sustainable Indonesia (ESI) and PT ESSA
                                SAF Makmur (ESM). This initiative supports ESSA’s commitment
                                to driving clean energy solutions in Indonesia.[OJK C.6]
                                ESM will build a production facility in Central Java with an annual
                                production capacity of approximately 150,000 MT, expected to
                                begin commercial operations between Q4 2027 and Q1 2028.
                                ESSA aims to be one of the first SAF producers in Indonesia to
                                receive ISCC CORSIA certification.

                                Aspek Keberlanjutan | Sustainability Aspect
                                Lingkungan dan Tata Kelola | Environment and Governance



                                                                                                      39
Page 40
       Tentang ESSA
       About ESSA




     Desember 2024 | December 2024
                                            ESSA meraih Gold PROPER Award dan Green Leadership
                                            Madya 2024 dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan
                                            RI, menegaskan komitmennya dalam praktik bisnis berkelanjutan
                                            dan inovasi ramah lingkungan. Gold PROPER Award mencerminkan
                                            pencapaian ESSA dalam pengelolaan lingkungan dan tanggung
                                            jawab sosial, sementara Green Leadership Madya 2024, yang
                                            diberikan kepada Kanishk Laroya, Presiden Direktur & CEO PT
                                            ESSA Industries Indonesia Tbk, mengakui perannya dalam
                                            memimpin strategi keberlanjutan perusahaan. Penghargaan ini
                                            memperkuat visi ESSA dalam mendorong industri yang lebih
                                            hijau dan berkelanjutan.

                                            ESSA has received the Gold PROPER Award and Green
                                            Leadership Madya 2024 from the Indonesian Ministry of
                                            Environment and Forestry, reaffirming its commitment to
                                            sustainable business practices and eco-friendly innovation.
                                            The Gold PROPER Award reflects ESSA’s achievements in
                                            environmental management and social responsibility, while
                                            the Green Leadership Madya 2024, awarded to Kanishk Laroya,
                                            President Director & CEO of PT ESSA Industries Indonesia Tbk.,
                                            recognizes his role in leading the company’s sustainability
                                            strategy. These accolades further strengthen ESSA’s vision of
                                            promoting a greener and more sustainable industry.

                                            Aspek Keberlanjutan | Sustainability Aspect
                                            Lingkungan dan Tata Kelola | Environment and Governance




40       2024 Laporan Keberlanjutan
                    Sustainability Report
Page 41
     TATA KELOLA
     PERUSAHAAN
       YANG BAIK
Good Corporate Governance
Page 42
         Tata Kelola Keberlanjutan
         Sustainability Governance




     Prinsip dan Struktur Tata Kelola ESSA [GRI 2-9]
     Principles and Governance Structure of ESSA [GRI 2-9]


     Kode Etik                                                      Code of Ethics

     Etika merupakan fondasi bagi Perseroan, manajemen, dan         Ethics form the foundation for the Company, management,
     seluruh karyawan dalam menjalankan tugas serta tanggung        and all employees in carrying out their duties and
     jawab, sekaligus menjaga integritas dan profesionalisme di     responsibilities, while maintaining integrity and professionalism
     tempat kerja. Pedoman Perilaku berperan sebagai panduan        in the workplace. The Code of Conduct serves as a guide
     bagi seluruh elemen Perseroan, termasuk Dewan Komisaris,       for all elements of the Company, including the Board of
     Direksi, manajemen, dan karyawan, untuk melaksanakan           Commissioners, Directors, management, and employees,
     kegiatan bisnis sesuai dengan nilai-nilai perusahaan dalam     to conduct business activities in accordance with the
     mencapai visi dan menjalankan misi Perseroan.                  company’s values in achieving its vision and executing its
                                                                    mission.

     Etika Bisnis menjadi pedoman utama dalam pelaksanaan           Business ethics are the primary guidelines in the execution
     kegiatan usaha Perseroan. Kami memastikan seluruh              of the Company’s business activities. We ensure that all
     aktivitas bisnis dilakukan secara etis dan bertujuan untuk     business activities are carried out ethically and aim to create
     meningkatkan nilai bagi Pemegang Saham dan Pemangku            value for Shareholders and Stakeholders. This approach
     Kepentingan. Pendekatan ini senantiasa dijalankan dengan       is consistently carried out in compliance with applicable
     mematuhi peraturan perundangan yang berlaku serta              laws and regulations while considering the interests of
     memperhatikan kepentingan berbagai pemangku                    various stakeholders, both internal and external. These
     kepentingan, baik internal maupun eksternal. Etika bisnis      business ethics also form the basis of policies, strategies,
     ini juga melandasi kebijakan, strategi, dan pola hubungan      and relationship patterns with stakeholders within the
     dengan pemangku kepentingan pada konteks tata kelola           context of sustainable governance.
     keberlanjutan.

     Sebagai bagian dari implementasi Etika Bisnis, Perseroan       As part of the implementation of Business Ethics, the Company
     menerapkan Kode Etik yang berfungsi sebagai panduan            applies a Code of Ethics that serves as a guide in building
     dalam membangun hubungan profesional dengan pihak              professional relationships with internal parties, external
     internal, mitra eksternal, serta masyarakat luas. Kode Etik    partners, and the broader community. This Code of Ethics
     ini menjadi pedoman dalam pengelolaan komunikasi publik        serves as a guideline for managing public communication
     untuk memastikan keterbukaan dan akuntabilitas informasi.      to ensure transparency and accountability of information.

     Lebih dari itu, budaya perusahaan ditopang oleh tata nilai     Furthermore, the company culture is supported by strong
     yang kuat, yaitu kinerja yang terpercaya, integritas tinggi,   values: reliable performance, high integrity, creativity, and
     kreativitas, dan inovasi berkelanjutan. Perseroan juga         continuous innovation. The Company also instills a spirit of
     menanamkan semangat kekeluargaan dalam lingkungan              family in the workplace, creating an environment that
     kerja, menciptakan suasana yang mendukung kolaborasi,          supports collaboration, sustainability, and collective growth.
     keberlanjutan, dan pertumbuhan bersama. Kombinasi nilai-       This combination of values is the main foundation for carrying
     nilai ini menjadi pondasi utama dalam menjalankan misi dan     out the mission and achieving the company’s sustainability
     mencapai visi keberlanjutan perusahaan.                        vision.




42          2024 Laporan Keberlanjutan
                        Sustainability Report
Page 43
Pokok-Pokok Kode Etik                                         Key Points of the Code of Ethics

Kode Etik Perseroan berfungsi sebagai pedoman dalam           The Company’s Code of Ethics serves as a guide to conducting
menjalankan kegiatan usaha secara etis dan profesional,       business activities ethically and professionally, covering
mencakup hubungan dengan berbagai pemangku                    relationships with various stakeholders, including:
kepentingan, antara lain:



   01      Karyawan: Menciptakan lingkungan kerja yang aman, inklusif, dan menghargai hak serta kewajiban setiap
           individu.
           Employees: Creating a safe, inclusive work environment that respects the rights and duties of every
           individual.


  02       Pelanggan: Memberikan layanan dan produk berkualitas tinggi dengan mengutamakan kepuasan dan
           kepercayaan pelanggan.
           Customers: Providing high-quality services and products, prioritizing customer satisfaction and trust.


  03       Pemasok: Menjalin hubungan kemitraan yang transparan dan adil, berdasarkan prinsip saling menguntungkan.
           Suppliers: Building transparent and fair partnership relationships based on mutually beneficial principles.


  04       Kreditur: Memenuhi kewajiban finansial dengan tepat waktu dan menjaga kepercayaan yang diberikan.
           Creditors: Fulfilling financial obligations on time and maintaining the trust given.


  05       Pemerintah: Mematuhi semua peraturan dan ketentuan hukum yang berlaku, serta mendukung program-
           program pemerintah yang relevan.
           Government: Complying with all applicable laws and regulations, as well as supporting relevant government
           programs.


  06       Masyarakat: Berkontribusi secara positif terhadap pembangunan sosial dan lingkungan sekitar melalui
           program tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR).
           Community: Contributing positively to social and environmental development through corporate social
           responsibility (CSR) programs.


  07       Pemegang Saham: Mengelola perusahaan secara akuntabel dan transparan untuk menciptakan nilai yang
           berkelanjutan.
           Shareholders: Managing the company accountably and transparently to create sustainable value.


  06       Media: Menjalin hubungan yang terbuka dan profesional untuk mendukung penyebaran informasi yang
           akurat dan terpercaya.
           Media: Establishing open and professional relationships to support the dissemination of accurate and
           reliable information.


  07       Kompetitor: Bersaing secara sehat dengan tetap mematuhi prinsip-prinsip etika bisnis.
           Competitors: Competing in a fair manner while adhering to business ethics principles.




                                                                                                                             43
Page 44
         Tata Kelola Keberlanjutan
         Sustainability Governance




     Sosialisasi Kode Etik                                            Socialization of the Code of Ethics

     Perseroan berkomitmen untuk meningkatkan pemahaman               The Company is committed to enhancing understanding
     dan implementasi Kode Etik melalui kegiatan sosialisasi          and implementation of the Code of Ethics through planned
     yang terencana dan berkelanjutan. Upaya ini dilakukan            and continuous socialization activities. These efforts are
     dengan berbagai cara, antara lain:                               carried out in various ways, including:


                                                     Distribusi Materi Kode Etik:                   Komunikasi Internal:
         Pelatihan dan Workshop:
                                                    Membagikan buku panduan,                       Menggunakan saluran
        Mengadakan sesi pelatihan
       khusus bagi karyawan, Direksi,              poster, atau modul digital terkait           komunikasi internal, seperti
        dan Dewan Komisaris untuk                     Kode Etik kepada seluruh                email, papan pengumuman, atau
        memperdalam pemahaman                        karyawan dan entitas anak                      portal intranet, untuk
         mereka tentang Kode Etik.                           perusahaan.                      menyampaikan informasi tentang
                                                                                                 Kode Etik secara berkala.
         Training and Workshops:                    Distribution of Code of Ethics
         Organizing special training                    Materials: Distributing               Internal Communication: Using
          sessions for employees,                   guidebooks, posters, or digital               internal communication
         Directors, and the Board of
                                                    modules related to the Code of            channels, such as email, bulletin
       Commissioners to deepen their
                                                     Ethics to all employees and                boards, or intranet portals, to
        understanding of the Code of
                    Ethics.                                  subsidiaries.                    periodically convey information
                                                                                                 about the Code of Ethics.



                     1                                           2                                           3
                                          4                                                5
                              Evaluasi dan Monitoring:                          Sanksi dan Penghargaan:
                             Mengintegrasikan evaluasi                       Menerapkan sistem sanksi bagi
                          penerapan Kode Etik dalam audit                     pelanggaran Kode Etik serta
                         internal dan pelaporan kepatuhan                 memberikan apresiasi kepada karyawan
                          untuk memastikan implementasi                    yang menunjukkan kepatuhan tinggi
                                   yang konsisten.                             terhadap etika perusahaan.
                            Evaluation and Monitoring:                          Sanctions and Rewards:
                         Integrating the evaluation of the               Applying a sanction system for violations
                        Code of Ethics implementation into                 of the Code of Ethics and providing
                          internal audits and compliance                     appreciation to employees who
                           reporting to ensure consistent                 demonstrate high compliance with the
                                     execution.                                     company’s ethics.


     Kode Etik ini bersifat mengikat bagi seluruh elemen Perseroan,   The Code of Ethics is binding for all members of the Company,
     termasuk Direksi, Dewan Komisaris, manajemen, karyawan,          including the Directors, Board of Commissioners, management,
     serta entitas anak perusahaan. Melalui sosialisasi yang          employees, and subsidiaries. Through intensive socialization,
     intensif, Perseroan memastikan bahwa setiap individu             the Company ensures that every individual understands
     memahami dan menerapkan prinsip-prinsip etis dalam               and upholds ethical principles in carrying out their duties
     menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.                         and responsibilities.




44          2024 Laporan Keberlanjutan
                        Sustainability Report
Page 45
Landasan Tata Kelola Perusahaan                                  Foundation of Good Corporate
yang Baik                                                        Governance

Perusahaan bertekad menjadikan tata kelola perusahaan            The company is committed to making Good Corporate
yang baik atau Good Corporate Governance (GCG) sebagai           Governance (GCG) a fundamental pillar in its business
pijakan utama dalam operasional bisnis. Pelaksanaan GCG          operations. The implementation of GCG follows applicable
mengikuti pedoman dan standar tata kelola yang berlaku,          governance guidelines and standards, emphasizing synergy
dengan menekankan sinergi serta hubungan yang solid              and a solid relationship between the management and
antara fungsi pengelolaan dan pengawasan dalam struktur          oversight functions within the GCG structure. The core
GCG. Prinsip-prinsip dasar GCG yang mengacu pada                 principles of GCG, referring to the updated Indonesian
pembaruan Pedoman Umum Tata Kelola Perusahaan Indonesia          Corporate Governance Guidelines (PUGKI), include:
(PUGKI) mencakup:
1. Perilaku Etis, dengan selalu menjunjung tinggi kejujuran,     1. Ethical Behavior, by consistently upholding honesty,
    menghormati semua pihak, memenuhi komitmen, menjaga             respecting all parties, fulfilling commitments, maintaining
    nilai-nilai moral dan kepercayaan secara berkelanjutan,         moral values and trust sustainably, and considering the
    serta mempertimbangkan kepentingan pemegang saham               interests of shareholders and other stakeholders based
    dan pemangku kepentingan lainnya berdasarkan prinsip            on principles of fairness, equality, and independent
    keadilan, kesetaraan, dan pengelolaan independen.               management.
2. Tanggung Jawab, melalui kejelasan peran, pelaksanaan          2. Responsibility, through clear roles, task execution, and
    tugas, dan pertanggungjawaban yang memastikan                   accountability, ensuring the effective and efficient
    pengelolaan perusahaan berjalan secara efektif dan              management of the company.
    efisien.
3. Keterbukaan, dengan menyediakan informasi yang                3. Transparency, by providing relevant information
    relevan secara transparan, baik dalam proses pengambilan        transparently, both in decision-making processes and
    keputusan maupun dalam komunikasi yang berkaitan                in communications related to the company’s operations.
    dengan operasional Perusahaan.
4. Keberlanjutan, dengan mematuhi peraturan hukum yang           4. Sustainability, by complying with applicable legal
    berlaku dan berkomitmen menjalankan tanggung jawab              regulations and committing to social and environmental
    sosial serta lingkungan. Hal ini bertujuan untuk mendukung      responsibilities. This aims to support sustainable
    pembangunan berkelanjutan melalui kolaborasi bersama            development through collaboration with stakeholders
    pemangku kepentingan guna meningkatkan kesejahteraan            to improve the well-being of society in harmony with
    masyarakat secara harmonis dengan kepentingan bisnis            business interests and global development goals.
    dan tujuan pembangunan global.



Kepatuhan dan Komitmen                                           Compliance and Commitment to
Pelaksanaan Perundangan sebagai                                  Legislation as Implementation of
Implementasi Tata Kelola Perusahaan                              Good Corporate Governance[GRI 3-3] [GRI
yang Baik [GRI 3-3] [GRI 2-27]                                   2-27]



Kami memandang bahwa efektivitas penerapan GCG tercermin         We believe that the effectiveness of GCG implementation
dalam keseimbangan yang harmonis antara kecukupan                is reflected in the harmonious balance between adequate
struktur dan infrastruktur tata kelola. Pendekatan ini           governance structure and infrastructure. This approach
memungkinkan GCG memberikan hasil yang selaras dengan            allows GCG to deliver results that align with stakeholders'
harapan para pemangku kepentingan. Fondasi struktur yang         expectations. The foundation of a strong structure begins
kuat dimulai dengan kepatuhan terhadap peraturan perundang-      with compliance with applicable laws and regulations.
undangan yang berlaku. Informasi lengkap tentang peraturan       Complete information regarding the legal regulations used
perundangan yang dijadikan landasan Perseroan, dapat             as the basis for the company can be found in the 2024
dilihat pada Laporan Tahunan 2024.                               Annual Report.



                                                                                                                                  45
Page 46
        Tata Kelola Keberlanjutan
        Sustainability Governance




     Struktur dan Komposisi Tata Kelola                           Governance Structure and Composition

     Dewan Komisaris               Presiden Komisaris & Komisaris Independen
                                                                                       Hamid Awaluddin
     Board of Commissioners        President Commissioner & Independent Commissioner
                                   Wakil Presiden Komisaris
                                                                                       Chander Vinod Laroya
                                   Vice President Commissioner
                                   Komisaris
                                                                                       Rahul Puri
                                   Commissioner
                                   Komisaris
                                                                                       Arif Rachmat
                                   Commissioner
                                   Komisaris Independen
                                                                                       Ida Bagus Rahmadi Supancana
                                   Independent Commissioner
     Dewan Direksi                 Presiden Direktur & CEO
                                                                                       Kanishk Laroya
     Board of Directors            President Director & CEO
                                   Direktur & COO
                                                                                       Mukesh Agrawal
                                   Director & COO
                                   Direktur & CFO
                                                                                       Prakash Chand Bumb
                                   Director & CFO
                                   Direktur
                                                                                       Isenta
                                   Director




46         2024 Laporan Keberlanjutan
                      Sustainability Report
Page 47
Struktur Organisasi Perseroan                   Company Organization Structure



                                                                        Corporate Finance Head



                                                                        Finance & Accounting Head



                                                 Director &                          Taxation Manager
                                        Chief Financial Officer (CFO)

                                        Prakash Chand Bumb                           Finance Manager



                                                                        Commercial Manager




                                                                        Business Development & Project Head



                                                                        Business Development Head - Gas



                                                                        Legal Manager & Corporate Secretary



                                                                        Management Audit Head



                                                                        Enterprise Systems & ICT Head


        President Director &
                                                                                     Enterprise Systems Manager
    Chief Executive Officer (CEO)

          Kanishk Laroya                                                            ICT Manager



                                                                         Human Capital Head




                                                                        PLP Plant Manager

                                              Director &
                                    Chief Operating Officer (COO)       Sr. Strategy & Planning Manager - LPG

                                         Mukesh Agrawal
                                                                        BAP Operations & Site Head



                                                                        Procurement Manager - Ammonia



                                                                        Sr. Strategy & Planning Lead - Ammonia




                                                                                                                  47
Page 48
         Tata Kelola Keberlanjutan
         Sustainability Governance




     Rapat Umum Pemegang Saham [GRI 2-11]                                General Meeting of Shareholders [GRI 2-11]

     Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) merupakan forum                    The General Meeting of Shareholders (GMS) serves as the
     utama bagi Pemegang Saham untuk mengambil keputusan                 main forum for Shareholders to make decisions and exercise
     serta menjalankan hak mereka dalam memperoleh informasi,            their rights to obtain information, express opinions, and ask
     menyampaikan pendapat, dan mengajukan pertanyaan,                   questions, provided they align with the GMS agenda and
     sepanjang sesuai dengan agenda RUPS serta ketentuan                 the provisions in the Articles of Association and applicable
     dalam Anggaran Dasar dan peraturan perundang-undangan               regulations.
     yang berlaku.

     Penyelenggaraan RUPS mengacu pada Anggaran Dasar                    The GMS is held in accordance with the company’s Articles
     perusahaan serta regulasi terbaru dari OJK, termasuk POJK           of Association and the latest regulations from the Financial
     No. 15/POJK.04/2020 tentang Rencana dan Penyelenggaraan             Services Authority (OJK), including OJK Regulation No. 15/
     RUPS untuk Perusahaan Terbuka dan POJK No. 16/                      POJK.04/2020 on the Plan and Implementation of GMS for
     POJK.04/2020 mengenai pelaksanaan RUPS secara                       Public Companies and OJK Regulation No. 16/POJK.04/2020
     elektronik. Regulasi ini menggantikan ketentuan sebelumnya          on the implementation of GMS electronically. These
     dan memberikan fleksibilitas bagi perusahaan terbuka dalam          regulations replace the previous provisions and offer flexibility
     menyelenggarakan RUPS, termasuk opsi partisipasi elektronik         for public companies in holding GMS, including the option
     melalui eASY.KSEI, terutama dalam kondisi tertentu seperti          of electronic participation through eASY.KSEI, particularly
     pandemi, yang membatasi kehadiran fisik Pemegang Saham.             in circumstances such as a pandemic, which restrict physical
                                                                         attendance by Shareholders.

     Platform Digital RUPS Melalui eASY.KSEI/                            Digital GMS Platform Through eASY.KSEI




     Saat ini, RUPS di Perusahaan Terbuka tidak lagi terbatas            Currently, GMS in Public Companies is No Longer Limited
     pada kehadiran fisik. Dengan kemajuan teknologi, investor           to Physical Attendance. With technological advancements,
     dapat mengikuti RUPS secara daring melalui platform eASY.           investors can attend the GMS online through the eASY.KSEI
     KSEI, yang dikembangkan oleh PT Kustodian Sentral Efek              platform, developed by PT Kustodian Sentral Efek Indonesia
     Indonesia (KSEI) sejak 2020. Inisiatif ini bertujuan meningkatkan   (KSEI) since 2020. This initiative aims to improve the efficiency
     efisiensi penyelenggaraan RUPS oleh emiten, terutama                of GMS organization by issuers, especially in facing challenges
     dalam menghadapi tantangan akibat pandemi Covid-19.                 due to the COVID-19 pandemic.

     Dilengkapi dengan fitur e-proxy dan e-voting, eASY.KSEI             Carried out with e-proxy and e-voting features, eASY.KSEI
     memungkinkan Pemegang Saham untuk hadir dan                         allows Shareholders to attend and vote from various locations
     memberikan suara dari berbagai lokasi tanpa perlu hadir             without needing to be physically present. Attendance
     langsung. Konfirmasi kehadiran melalui platform ini                 confirmation through this platform ensures that voting rights
     memastikan hak suara tetap dihitung secara sah, memberikan          are counted legally, offering convenience to Shareholders
     kemudahan bagi Pemegang Saham yang berdomisili jauh                 residing far from the GMS venue or wishing to attend several




48           2024 Laporan Keberlanjutan
                         Sustainability Report
Page 49
dari lokasi RUPS atau ingin mengikuti beberapa RUPS yang       GMS meetings that are held in close proximity in time but
berlangsung berdekatan dalam waktu tetapi berbeda tempat.      at different locations.


Dewan Komisaris                                                Board of Commissioners

Perseroan perlu memastikan adanya kontrol yang efektif         The Company must ensure effective control over the operation
dalam pelaksanaan kegiatan usahanya, agar kebijakan dan        of its business so that its policies and management remain
pengelolaan perusahaan tetap sesuai dengan visi, misi,         aligned with its vision, mission, and defined strategies.
serta strategi yang telah ditentukan. Mengacu pada ketentuan   Referring to the provisions of the UUPT and POJK 33/2014,
UUPT dan POJK 33/2014, pengawasan terhadap kebijakan           oversight of the company's management policies and
pengelolaan dan operasional perusahaan secara umum,            operations, both related to the Company and its business
baik terkait dengan Perseroan maupun kegiatan usahanya,        activities, is the responsibility of the Board of Commissioners.
adalah tanggung jawab Dewan Komisaris. Selain tugas            In addition to its supervisory role, the Board of Commissioners
pengawasan, Dewan Komisaris juga berfungsi memberikan          also functions to advise the Board of Directors for the benefit
nasihat kepada Direksi untuk kepentingan Perseroan serta       of the Company and to ensure that Good Corporate
memastikan bahwa praktik GCG berjalan dengan efektif.          Governance (GCG) practices are effectively implemented.

Fungsi pengawasan Dewan Komisaris mencakup pengarahan,         The supervisory function of the Board of Commissioners
pemantauan, dan evaluasi terhadap pelaksanaan kebijakan        includes direction, monitoring, and evaluation of the
strategis Perseroan. Namun, Dewan Komisaris dilarang           implementation of the Company's strategic policies. However,
terlibat dalam pengambilan keputusan yang berkaitan            the Board of Commissioners is prohibited from being involved
dengan kegiatan operasional Perseroan, kecuali untuk hal-      in decision-making related to the Company's operational
hal tertentu yang diatur dalam Anggaran Dasar Perseroan        activities, except for matters specifically regulated in the
atau peraturan perundang-undangan yang berlaku. Oleh           Company's Articles of Association or applicable laws and
karena itu, Dewan Komisaris harus menjaga independensi,        regulations. Therefore, the Board of Commissioners must
dengan disertai itikad baik, kehati-hatian, dan tanggung       maintain independence, coupled with good faith, prudence,
jawab penuh.                                                   and full responsibility.

Komposisi Dewan Komisaris [GRI 2-11][GRI 2-12][GRI 2-14]       Board of Commissioners Composition [GRI 2-11][GRI 2-12]
                                                               [GRI 2-14]

Pencalonan dan Pemilihan Badan Tata Kelola Tertinggi           Nomination and Election of the Highest Governance Body
[GRI 2-10]                                                     [GRI 2-10]




Jumlah dan komposisi anggota Dewan Komisaris ditetapkan        The number and composition of the members of the Board
oleh RUPS dengan mempertimbangkan kondisi perusahaan           of Commissioners are determined by the GMS, considering
serta variasi keahlian, pengetahuan, dan pengalaman            the company's condition and the variety of expertise,
anggota. Rekomendasi terkait komposisi Dewan Komisaris         knowledge, and experience of the members. Recommendations
disiapkan oleh Komite Nominasi dan Remunerasi perusahaan,      regarding the composition of the Board of Commissioners
yang pelaksanaannya diemban oleh Dewan Komisaris.              are prepared by the company's Nomination and Remuneration
                                                               Committee, which is executed by the Board of Commissioners.

Sesuai dengan Peraturan OJK No. 33 dan Piagam Dewan            In accordance with OJK Regulation No. 33 and the Board
Komisaris, diharuskan bahwa setidaknya 30% dari anggota        of Commissioners Charter, it is required that at least 30%
Dewan Komisaris harus berupa komisaris independen.             of the members of the Board of Commissioners must be
Komisaris independen harus memenuhi kriteria berikut:          independent commissioners. Independent commissioners
                                                               must meet the following criteria:




                                                                                                                                  49
Page 50
         Tata Kelola Keberlanjutan
         Sustainability Governance




     1. Tidak boleh bekerja atau memiliki wewenang serta             1.   Must not have worked or held authority and responsibility
        tanggung jawab untuk merencanakan, memimpin,                      for planning, leading, controlling, or overseeing the
        mengendalikan, atau mengawasi kegiatan perusahaan                 company’s activities in the last six months.
        dalam enam bulan terakhir.
     2. Tidak memiliki saham perusahaan, baik secara langsung        2. Must not own shares in the company, either directly or
        maupun tidak langsung.                                          indirectly.
     3. Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan perusahaan,          3. Must not have an affiliate relationship with the company,
        anggota Dewan Komisaris lainnya, anggota Direksi, atau          other members of the Board of Commissioners, members
        Pemegang Saham utama perusahaan.                                of the Board of Directors, or the company’s major
                                                                        Shareholders.
     4. Tidak memiliki hubungan usaha, baik langsung maupun          4. Must not have any business relationship, either directly
        tidak langsung, yang terkait dengan kegiatan usaha              or indirectly, related to the company’s business activities.
        perusahaan.

     Susunan Dewan Komisaris                                         Board of Commissioners Composition
     Susunan Dewan Komisaris ditetapkan dalam RUPS, di mana          The composition of the Board of Commissioners is determined
     berdasarkan hasil Rapat Umum Pemegang Saham Luar                in the GMS, where based on the results of the Extraordinary
     Biasa (RUPSLB) tanggal 4 Oktober 2023 komposisi Dewan           General Meeting of Shareholders (EGMS) held on October
     Komisaris Perseroan adalah sebagai berikut:                     4, 2023, the composition of the Company’s Board of
                                                                     Commissioners is as follows:


      Presiden Komisaris & Komisaris Independen
                                                                     Hamid Awaluddin
      President Commissioner & Independent Commissioner
      Wakil Presiden Komisaris
                                                                     Chander Vinod Laroya
      Vice President Commissioner
      Komisaris
                                                                     Rahul Puri
      Commissioner
      Komisaris
                                                                     Arif Rachmat
      Commissioner
      Komisaris Independen
                                                                     Ida Bagus Rahmadi Supancana
      Independent Commissioner


     Konflik Kepentingan [GRI 2-15]                                  Conflict of Interest [GRI 2-15]
     Dewan Komisaris Perseroan telah menerapkan Pedoman              The Company’s Board of Commissioners has implemented
     dan Tata Tertib Kerja bagi Dewan Komisaris. Isi Pedoman         the Guidelines and Work Regulations for the Board of
     telah sesuai dengan ketentuan serta perundangan-undangan        Commissioners. The content of the Guidelines complies
     yang berlaku, antara lain mengatur mengenai tanggung            with the applicable regulations and laws, which include
     jawab dan wewenang, mekanisme rapat, penilaian dan              provisions regarding responsibilities and authorities, meeting
     kriteria kinerja, benturan kepentingan, serta fungsi nominasi   mechanisms, performance assessment criteria, conflict of
     dan remunerasi dari Dewan Komisaris.                            interest, and the nomination and remuneration functions
                                                                     of the Board of Commissioners.




50          2024 Laporan Keberlanjutan
                        Sustainability Report
Page 51
Dewan Direksi [GRI 2-11]                                        Board of Directors [GRI 2-11]

Direksi bertanggung jawab atas pengelolaan Perseroan,           The Board of Directors is responsible for managing the
dengan keputusan yang diambil secara kolektif dalam rapat       Company, with decisions made collectively in Board meetings
Direksi dan pelaksanaan keputusan tersebut sesuai dengan        and the implementation of those decisions in accordance
tugas dan wewenang yang telah dibagikan. Apabila anggota        with the duties and powers that have been assigned. If a
Direksi mengambil tindakan di luar keputusan rapat Direksi,     member of the Board of Directors takes action outside the
maka hal itu menjadi tanggung jawab pribadi anggota             decision of a Board meeting, it becomes the personal
tersebut, sampai tindakan itu memperoleh persetujuan            responsibility of that member until the action receives
dalam rapat Direksi. Berdasarkan UU No. 40/2007 dan POJK        approval in a Board meeting. Based on Law No. 40/2007
33/2014, Direksi harus mengutamakan prinsip-prinsip seperti     and POJK 33/2014, the Board of Directors must prioritize
profesionalisme, efisiensi, keterbukaan, independensi,          principles such as professionalism, efficiency, transparency,
akuntabilitas, tanggung jawab, dan kewajaran dalam setiap       independence, accountability, responsibility, and fairness
langkah pengelolaan yang diambil.                               in every management step taken.

Tugas utama Direksi adalah menciptakan nilai yang bermanfaat    The main duty of the Board of Directors is to create value
bagi pemangku kepentingan dan menjaga kelangsungan              for stakeholders and ensure the continuity of the Company’s
operasional Perseroan. Setiap anggota Direksi memiliki          operations. Each member of the Board of Directors has
peran dan tanggung jawab yang jelas, sesuai dengan              clear roles and responsibilities, in accordance with the
ketentuan dalam Anggaran Dasar dan peraturan yang               Articles of Association and applicable regulations. Therefore,
berlaku. Oleh karena itu, dalam melaksanakan tanggung           in carrying out its duties, the Board of Directors is expected
jawabnya, Direksi diharapkan dapat mengerahkan seluruh          to dedicate all of its efforts, thoughts, and attention to
tenaga, pemikiran, dan perhatian yang dimiliki untuk mencapai   achieve the Company’s goals and objectives.
tujuan dan sasaran Perseroan.




                                                                                                                                 51
Page 52
         Tata Kelola Keberlanjutan
         Sustainability Governance




     Susunan Direksi                                                Composition of the Board of Directors
     Susunan Direksi ditetapkan dalam Pemegang Saham, di            The composition of the Board of Directors is determined at
     mana berdasarkan hasil RUPSLB tanggal 4 Oktober 2023           the Shareholders' Meeting, where based on the EGMS held
     komposisi Direksi Perseroan adalah sebagai berikut:            on October 4, 2023, the composition of the Company’s
                                                                    Board of Directors is as follows:


      Presiden Direktur & CEO
                                                                    Kanishk Laroya
      President of Director & CEO
      Direktur & COO
                                                                    Mukesh Agrawa
      Director & COO
      Direktur & CFO
                                                                    Prakash Chand Bumb
      Director & CFO
      Direktur
                                                                    Isenta
      Director


     Perseroan telah menyusun dan menerapkan Pedoman serta          The Company has established and implemented Guidelines
     Tata Tertib Kerja untuk Direksi. Pedoman tersebut telah        and Code of Conduct for the Board of Directors. These
     disesuaikan dengan peraturan dan undang-undang yang            guidelines have been adjusted to comply with applicable
     berlaku, dan mencakup berbagai aspek, antara lain tanggung     laws and regulations, covering various aspects, including
     jawab dan wewenang Direksi, mekanisme rapat, kriteria          the responsibilities and authorities of the Board of Directors,
     serta penilaian kinerja, serta pengelolaan benturan            meeting mechanisms, performance criteria and evaluations,
     kepentingan.                                                   as well as the management of conflicts of interest.

     Keberagaman Direksi                                            Diversity of the Board of Directors
     Prinsip keberagaman anggota Direksi Perusahaan yang            The principles of diversity applied to the members of the
     diterapkan antara lain adalah:                                 Board of Directors include:
     1. Direksi terdiri dari 1 (satu) orang Presiden Direktur       1. The Board of Directors consists of 1 (one) President
         sekaligus sebagai CEO, 1 (satu) orang Direktur sekaligus      Director who also serves as the CEO, 1 (one) Director
         sebagai COO, 1 (satu) orang Direktur sekaligus sebagai        who also serves as the COO, 1 (one) Director who also
         CFO, dan 1 (orang) orang Direktur lainnya yang diangkat       serves as the CFO, and 1 (one) other Director appointed
         oleh Pemegang Saham melalui RUPS.                             by the Shareholders through the GMS.
     2. Dari aspek usia, anggota Direksi memiliki rentang usia      2. In terms of age, the members of the Board of Directors
         antara 36-60 tahun.                                           range from 36 to 60 years old.
     3. Latar belakang pendidikan anggota Direksi cukup             3. The educational background of the members of the
         beragam yakni bidang keuangan, kewirausahaan,                 Board of Directors is diverse, covering finance,
         teknologi, dan akuntansi.                                     entrepreneurship, technology, and accounting.
     4. Latar belakang pengalaman pekerjaan yang cukup              4. The members of the Board of Directors have a wide
         beragam antara lain seperti bidang hubungan investor,         range of work experience, including fields such as
         pengembangan bisnis, teknik, keuangan, perbankan,             investor relations, business development, engineering,
         dan investasi.                                                finance, banking, and investment.




52          2024 Laporan Keberlanjutan
                        Sustainability Report
Page 53
Pengelolaan Dampak dan Risiko terkait Keberlanjutan
[GRI 2-22][OJK A.1] [OJK E.5]

Sustainability Impact and Risk Management [GRI 2-22][OJK A.1] [OJK E.5]
Dampak keberlanjutan perseroan mencakup aspek                     The sustainability impact of the company encompasses
lingkungan, sosial, dan tata kelola. Sejalan dengan komitmen      environmental, social, and governance aspects. In line with
pelaksanaan operasi berkelanjutan dalam upaya menghasilkan        our commitment to sustainable operations aimed at producing
energi hijau, kami secara aktif mengidentifikasi tantangan        green energy, we actively identify sustainability challenges
keberlanjutan sehingga Perseroan mampu mengidentifikasi           so that the company can identify appropriate initiatives.
inisiatif yang sesuai.

Tabel Risiko Keberlanjutan
Sustainability Risk Table

                                                                                                    Inisiatif yang dilakukan
      Isu Utama                  Tantangan                  Pengaruh terhadap Perseroan                     Perseroan
      Key Issues                 Challenges                   Impacts to the Company             Initiatives undertaken by the
                                                                                                           Companies
 Lingkungan            Operasi pengelolaan sumber           Dampak      negatif   terhadap      Kami     memastikan      upaya
                       daya energi mewajibkan kami          lingkungan yang gagal ditangani     penerapan berbagai standar
                       memastikan        bahwa     risiko   akan     berpengaruh     secara     operasi    berkelanjutan   dan
                       operasi       berdampak negatif      signifikan pada kepercayaan         ketentuan peraturan secara
                       terhadap lingkungan termasuk         para pemangku kepentingan.          ketat dilaksanakan, dipantau
                       keanekaragaman hayati dapat                                              dan dievaluasi.
                       diantisipasi,       diminimalisasi
                       dan ditangani, sesuai dengan
                       ketentuan peraturan perundang-
                       undangan yang berlaku.

 Environmental         The management of energy             Failure to manage negative          We ensure the implementation
                       resource operations requires us      environmental impacts will          of various sustainable operation
                       to ensure that operational risks     significantly affect stakeholder    standards     and      regulatory
                       impacting the environment,           trust.                              requirements is strictly adhered
                       including    biodiversity,   are                                         to, monitored, and evaluated.
                       anticipated, minimized, and
                       addressed in accordance with
                       applicable regulations.
 Sosial                Karyawan dan masyarakat sosial       Karyawan yang sehat dan             Kami memiliki strategi jaminan
                       adalah mitra keberlanjutan           masyarakat     sekitar   yang       bekerja    yang    baik    dan
                       kami yang harus kami pastikan        sejahtera           menjadikan      mekanisme peningkatan karir
                       keselamatan, kesehatan dan           perusahaan     memiliki   citra     berkelanjutan bagi karyawan.
                       kesejahteraannya. Selain itu         yang baik, selain tentunya          Bagi     masyarakat      sekitar
                       kompetensi, BOD dan karyawan         produktivitas operasi dalam         kami menerapkan program
                       menjadi agenda penting untuk         berjalan dengan baik.               pemberdayaan sebagai media
                       ditingkatkan.                                                            komunikasi.

 Social                Employees and the surrounding        Healthy      employees       and    We have strategies in place
                       community are our sustainability     a     prosperous      community     for ensuring good working
                       partners, and we must ensure         contribute to the company's         conditions and sustainable
                       their safety, health, and well-      positive    image,     as    well   career            development
                       being. Additionally, improving       as     ensuring       operational   mechanisms for employees.
                       the competency of the Board of       productivity is well-maintained.    For the surrounding community,
                       Directors (BOD) and employees                                            we implement empowerment
                       is a key agenda.                                                         programs as a means of
                                                                                                communication.




                                                                                                                                    53
Page 54
         Tata Kelola Keberlanjutan
         Sustainability Governance




                                                                                                         Inisiatif yang dilakukan
           Isu Utama                      Tantangan              Pengaruh terhadap Perseroan                     Perseroan
           Key Issues                     Challenges               Impacts to the Company             Initiatives undertaken by the
                                                                                                                Companies
      Tata Kelola            Komitmen       kebijakan  perlu     Keberlanjutan akan dianggap         Kami membentuk Gugus Tugas
                             diinternalisasikan pada semua       sebagai tanggung jawab salah        ESG dan memperkuat Tim Teknis
                             divisi dan semua operasi            satu divisi saja termasuk kinerja   Implementasi     Keberlanjutan
                             Perseroan, termasuk pada rantai     keberlanjutan yang telah dicapai    serta meningkatkan komunikasi
                             nilai kami.                         oleh anak perusahaan tidak          kinerja     dan     tantangan
                                                                 terdokumentasi pada tingkat         keberlanjutan antar wilayah
                                                                 Perseroan.                          operasi dengan Perseroan.

                             Policy commitments need to be       Sustainability will be regarded     We have formed an ESG Task
      Governance             internalized across all divisions   as the responsibility of only one   Force and strengthened the
                             and operations of the company,      division, and the sustainability    Sustainability Implementation
                             including throughout our value      performance      achieved      by   Technical Team, enhancing
                             chain.                              subsidiaries may not be             communication        regarding
                                                                 documented at the corporate         performance and sustainability
                                                                 level.                              challenges across operational
                                                                                                     areas within the company.

     Berdasarkan tantangan keberlanjutan tersebut, Perseroan           Based on these sustainability challenges, the Company
     membentuk Gugus Tugas ESG dan memperkuat Tim Teknis               has established an ESG Task Force and strengthened the
     Pelaksanaan Keberlanjutan untuk menerjemahkan tantangan           Sustainability Implementation Technical Team to translate
     keberlanjutan menjadi peraturan, mekanisme kerja, dan             sustainability challenges into effective regulations, work
     evaluasi yang efektif.                                            mechanisms, and evaluations.



     Pemangku Kepentingan [GRI 2-29][OJK E.4]                          Stakeholders [GRI 2-29][OJK E.4]

     Isu keberlanjutan Perseroan berkaitan erat dengan pemangku        The Company's sustainability issues are closely related to
     kepentingan. Kami melakukan penilaian pemangku                    its stakeholders. We assess stakeholders based on their
     kepentingan berdasarkan pertimbangan aspek pengaruh,              influence, decision-making authority, impact, and legitimacy.
     otoritas pengambilan keputusan, dampak, dan legitimasi.           The Company regularly engages with stakeholders through
     Secara berkala Perseroan melakukan kontak dan pelibatan           various approaches to achieve mutual understanding and
     dengan para pemangku kepentingan dengan berbagai                  agreements in exploring our sustainability pathway.
     pendekatan untuk mencapai kesepahaman dan kesepakatan
     dalam menjajaki jalan keberlanjutan kami.

     Perseroan melakukan identifikasi pemangku kepentingan             The company identifies stakeholders based on their influence,
     berdasarkan pengaruh, otoritas pengambilan keputusan,             decision-making authority, impact, and legitimacy concerning
     dampak, dan legitimasi mereka terhadap operasional dan            operations and sustainability. The engagement approach
     keberlanjutan perusahaan. Pendekatan pelibatan yang               aims to build effective communication, establish mutual
     dilakukan bertujuan membangun komunikasi yang efektif,            understanding, and ensure alignment between sustainability
     menciptakan kesepahaman, serta memastikan keselarasan             strategies and stakeholder expectations.
     strategi keberlanjutan dengan ekspektasi pemangku
     kepentingan.




54          2024 Laporan Keberlanjutan
                        Sustainability Report
Page 55
                               Tabel Pemangku Kepentingan [OJK F.26][OJK F.30]
                                     Stakeholder Table [OJK F.26][OJK F.30]

                         Dasar Penentuan
                            Pemangku
     Pemangku                                  Pendekatan Pelibatan
                           Kepentingan                                 Frekunsi Pertemuan             Topik
    Kepentingan                                    Engagement
                             Basis for                                Frequency of Meetings         Key Topics
    Stakeholders                                    Approach
                         Determination of
                           Stakeholders
Pemegang Saham         - Pengaruh signifikan Rapat Umum               1 kali per tahun.       - Evaluasi kinerja
                         dalam pengambilan Pemegang Saham                                       perusahaan.
                         keputusan strategis. (RUPS).                                         - Pembagian dividen.
                       - Tanggung jawab                                                       - Pengesahan laporan
                         perusahaan dalam                                                       keuangan.
                         menyampaikan                                                         - Pembayaran pajak
                         kinerja dan informasi                                                  dan PNBP.
                         keuangan.

Shareholder            - Significant influence General Meeting of     Once per year.          - Company
                         in strategic decision- Shareholders (GMS).                              performance
                         making.                                                                 evaluation.
                       - Company’s                                                            - Dividend
                         responsibility to                                                       distribution.
                         report performance                                                    - Financial report
                         and financial                                                           approval.
                         information.                                                         - Tax payments
                                                                                                 and non-tax state
                                                                                                 revenue (PNBP).
Perusahaan dalam dan   - Ketergantungan        Pertemuan Relasi       Sepanjang tahun         - Jaminan pasokan
luar negeri Konsumen     pada pembelian        Usaha.                 sesuai kebutuhan.         dan harga.
Amoniak, LPG, dan        produk Perseroan.                                                    - Kualitas produk
Kondensat              - Masukan                                                                sesuai dengan
                         terkait produk                                                         standar produk
                         berkelanjutan.                                                         berkelanjutan.
                       - Tanggung jawab                                                       - Survei dan FGD
                         perusahaan dalam                                                       untuk mendapatkan
                         penyediaan produk                                                      masukan terkait
                         hijau.                                                                 kepuasan
                                                                                                pelanggan.

Domestic and foreign   - Dependence on the     Business Relations     Throughout the year     - Supply and price
companies that           company's product     Meetings.              as needed.                assurance.
consume Ammonia,         purchases.                                                           - Product quality is
LPG, and Condensate    - Input regarding                                                        in accordance with
                         sustainable                                                            sustainable product
                         products.                                                              standards.
                       - Company's                                                            - Surveys and
                         responsibility in                                                      FGDs to obtain
                         providing green                                                        input on customer
                         products.                                                              satisfaction.




                                                                                                                      55
Page 56
        Tata Kelola Keberlanjutan
        Sustainability Governance




                                   Dasar Penentuan
                                      Pemangku
          Pemangku                                      Pendekatan Pelibatan
                                     Kepentingan                                   Frekunsi Pertemuan                Topik
         Kepentingan                                        Engagement
                                       Basis for                                  Frequency of Meetings            Key Topics
         Stakeholders                                        Approach
                                   Determination of
                                     Stakeholders
     Karyawan                   - Karyawan sebagai      Pertemuan dengan          Minimal 2 kali per         - Kebebasan berserikat
                                  aset utama            manajemen.                tahun.                       dan berpendapat.
                                  perusahaan.                                                                - Kesehatan dan
                                - Hak karyawan atas                                                            keselamatan kerja
                                  lingkungan kerja                                                             (K3).
                                  yang adil dan aman.                                                        - Kesejahteraan dan
                                                                                                               jenjang karir.

     Employees                  - Employees as          Meetings with             At least twice per year.   - Freedom of
                                   key assets of the    management.                                             association and
                                   company.                                                                     expression.
                                 - Employees’                                                                 - Occupational health
                                   rights to a fair                                                             and safety (OHS).
                                   and safe working                                                           - Employee welfare
                                   environment.                                                                 and career
                                                                                                                development.
     Pemasok/Distributor        Ketergantungan          - Pertemuan Kontrak       Minimal 1 kali per          - Tata kelola kerja
                                perusahaan terhadap       Kerja Sama.             tahun.                        sama.
                                rantai pasok.           - Penerapan                                          - Komitmen
                                                          Contractor Safety                                     keberlanjutan bagi
                                                          Management                                            pemasok.
                                                          System (CSMS).

     Suppliers/Distributors     The company's           - Contract Agreement      At least once per year.    - Governance of
                                dependence on the         Meetings.                                             cooperation.
                                supply chain.           - Implementation                                      - Sustainability
                                                          of the Contractor                                     commitments for
                                                          Safety Management                                     suppliers.
                                                          System (CSMS).
     Masyarakat                 Kedekatan lokasi        Program CSR.              Minimal 2 kali per         - Bantuan sosial dan
                                dengan operasional                                tahun.                        kemasyarakatan.
                                perusahaan.                                                                   - Pembinaan mitra
                                                                                                                usaha lokal.

     Local Community            Proximity to the        CSR Program.              At least twice per year.   - Social and
                                company's operations.                                                          community
                                                                                                               assistance.
                                                                                                             - Development of
                                                                                                               local business
                                                                                                               partners.
     Pemerintah                 - Peran sebagai         Forum komunikasi dan      Minimal 2 kali per         - Perizinan dan
                                  regulator dalam       diskusi tingkat daerah.   tahun.                       sertifikasi.
                                  perizinan dan                                                              - Tantangan dan
                                  kebijakan usaha.                                                             peluang bisnis.
                                - Kontribusi                                                                 - Koordinasi
                                  perusahaan dalam                                                             kontribusi terhadap
                                  pembangunan                                                                  pembangunan.
                                  ekonomi dan sosial.

     Government                 - Role as a regulator    Regional-level           At least twice per year.   - Licensing and
                                   in business licensing communication and                                     certification.
                                   and policies.         discussion forums.                                  - Business challenges
                                 - Company                                                                     and opportunities.
                                   contributions to                                                          - Coordination of
                                   economic and social                                                         contributions to
                                   development.                                                                development.



56         2024 Laporan Keberlanjutan
                        Sustainability Report
Page 57
Dewan Tata Kelola dan Pengelolaan                                 Governance Board and Impact
Dampak [GRI 2-12] [GRI 2-13] [OJK E.1]                            Management [GRI 2-12] [GRI 2-13] [OJK E.1]

Dewan Komisaris dan Direksi ESSA berperan aktif dalam             The Board of Commissioners and Board of Directors of
mengawasi dan mengarahkan kebijakan perusahaan dengan             ESSA play an active role in overseeing and guiding the
fokus pada keberlanjutan. Mereka memantau dampak dan              company's policies with a strong focus on sustainability.
risiko terkait, serta memastikan kebijakan dan strategi selaras   They monitor related impacts and risks while ensuring that
dengan prinsip keberlanjutan.                                     company policies and strategies align with sustainability
                                                                  principles.

Tahun 2024, ESSA melakukan inisiasi untuk memperkuat              In 2024, ESSA initiated efforts to strengthen its commitment
komitmen keberlanjutan dengan membentuk Gugus Tugas               to sustainability by establishing the ESG Task Force. Under
ESG. Dibawah arahan dari Komisaris Utama, Perseroan               the direction of the President Commissioner, the company
menetapkan capaian-capain keberlanjutan yang makin                has set increasingly progressive and innovative sustainability
progresif dan inovatif pada tahun-tahun mendatang. Gugus          goals for the coming years. Our ESG Task Force defines its
Tugas kami menunjukkan struktur dan anggota Tim Tugas             structure and members, detailing their respective roles and
ESG (Environmental, Social, Governance) lengkap dengan            responsibilities in Environmental, Social, and Governance
fungsi dan tanggung jawab masing-masing. Dipimpin oleh            (ESG) aspects. Led by Kanishk Laroya as the ESG Sponsor,
Kanishk Laroya sebagai Sponsor ESG, tim ini terdiri dari          the team consists of various leaders responsible for
berbagai pemimpin yang bertanggung jawab atas aspek               overseeing environmental, social, and governance aspects.
lingkungan, sosial, dan tata kelola. Di bawah arahan sponsor,     Under the guidance of the sponsor, several department
terdapat beberapa kepala departemen yang memiliki peran           heads have specific roles. With the establishment of the
spesifik. Dengan terbentuknya Gugus Tugas ESG, kami               ESG Task Force, we reaffirm our commitment to implementing
menyatakan komitmen atas agenda keberlanjutan                     the sustainability agenda at ESSA. This commitment is
diberlakukan di ESSA yang dilaksanakan berdasarkan                carried out in accordance with applicable regulations,
ketentuan perundangan, standar tata kelola dan operasi            governance and operational standards, as well as interactions
yang berlaku, interaksi dan konsultasi dengan pemangku            and consultations with our stakeholders. It is aligned with
kepentingan kami yang merujuk pada nilai, visi, dan misi          the company’s values, vision, and mission as a tangible
perusahaan sebagai bentuk nyata kontribusi kami terhadap          contribution to the Sustainable Development Goals (SDGs).
Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TBP).




                                                                                                                                   57
Page 58
            Tata Kelola Keberlanjutan
            Sustainability Governance




     Struktur Organisasi Gugus Tugas ESG                                                                   ESG Task Force Organizational Structure

                      ESG Sponsor               ESG Sponsor                ESG Sponsor              ESG Sponsor              ESG Sponsor
                     Mukesh Agrawal              Rahul Puri               Kanishk Laroya           Bhavna Laroya            Prakash Bumb




                                                                     ESG Task Force Head                                      Strategy & Transformation Manager
                                                                    Shinta D. U. Siringoringo
                                                                                                                                        Sidharta Kumar


                                  PLP ESG Task Force                                                   BAP ESG Task Force
                                  Jamanat Manullang                                                     Novi Ariharmono


                                                                                                                                                               ESG Task Force
                                                                                                                                                                 Coordinator
                 Head of Environment                                                                           Head of Governance
                                                                     Head of Social Aspect                                                                   Pradipta Danar Jati
                       Aspect                                                                                        Aspect
                                                                         Ira D. Kamal
                    Agus Salim                                                                                   Deepak Khular



                                                                                                                                                                                                Governance
     Environment        Environment       Environment      CSR BAP           CSR PLP                          Head of                            Legal         Human Capital   Governance EII
                                                                                           Human Capital                       Policy                                                              PAU
          HO                PLP               BAP        Hermawan Adi        Akhmad                        Internal Audit                      Erlangga           Riezky           Ilham
                                                                                             Marliza                        Syamsul Arifin                                                       Dyandra
     Ruhul Dahrial       Rahadian        Hanung Wijaya      Santoso          Riswan                        Sumit Dudeja                      Monica Rosari      Novyandika      Kurniawan
                                                                                                                                                                                                 Asmaradi

                                                                                                                            Policy Officer
                        Environment                       CSR Officer                                      Internal Audit
                                                                                                                                 PAU
                         Officer PLP                         BAP                                            Nikhil Mittal
                                                                                                                                Aman
                        Ones Siregar                     Novari Mursita                                     Erlangga M.
                                                                                                                             Abdurohim

                                                                                                                            Policy Officer
                                                                                                                                  EII
                                                                                                                            Joko Susanto




     Pengembangan Kompetensi Dewan                                                                         Competency Development of the Board of
     Komisaris dan Direksi [GRI 2-17] [OJK E.2]                                                            Commissioners and Board of Directors [GRI 2-17]
                                                                                                           [OJK E.2]



     Kepedulian dari Dewan Komisaris dan Direksi mengenai                                                  The Board of Commissioners and Board of Directors
     pengembangan perusahaan dan isu-isu keberlanjutan                                                     demonstrate their commitment to corporate development
     dinyatakan dengan keikutsertaan dalam berbagai seminar                                                and sustainability issues by participating in various seminars
     menyangkut topik ekonomi, lingkungan, dan sosial seperti                                              covering economic, environmental, and social topics. Notable
     Perlindungan Keanekaragaman Hayati untuk PROPER yang                                                  engagements include the Biodiversity Protection for PROPER
     dilaksanakan pada 30 Agustus – 1 September 2024 dan                                                   seminar held on August 30 – September 1, 2024, and the
     Lokakarya Penyusunan Roadmap Keberlanjutan yang                                                       Sustainability Roadmap Workshop conducted on December
     dilaksanakan tanggal 10 Desember 2024. Inisiatif tersebut                                             10, 2024. These initiatives ensure that the Board can
     dilakukan agar Dewan Komisaris dan Direksi mampu                                                      effectively steer the company's sustainability commitments.
     menahkodai komitmen keberlanjutan Perseroan.

     Evaluasi Kinerja Dewan Komisaris dan Direksi                                                          Performance Evaluation of the Board of
     [GRI 2-18] [GRI 2-20]
                                                                                                           Commissioners and Board of Directors [GRI 2-18] [GRI 2-20]

     Evaluasi kinerja Dewan Komisaris dan Direksi di ESSA tidak                                            The performance evaluation of the Board of Commissioners
     hanya fokus pada pencapaian Key Performance Indicators                                                and Board of Directors at ESSA is not only focused on
     (KPI) individu, tetapi juga pada kinerja mereka dalam                                                 achieving individual Key Performance Indicators (KPIs) but
     mengembangkan Perseroan sebagai perusahaan yang                                                       also on their effectiveness in driving the company toward
     berkelanjutan. Evaluasi ini bertujuan untuk memastikan                                                sustainable growth. The evaluation ensures that corporate
     bahwa kepemimpinan perusahaan tidak hanya berhasil                                                    leadership excels not only in financial performance but also
     dalam aspek finansial, namun juga mampu mengintegrasikan                                              in integrating sustainability principles that support long-term
     prinsip keberlanjutan yang mendukung pertumbuhan jangka                                               growth and generate positive impacts for stakeholders.
     panjang dan memberikan dampak positif bagi pemangku
     kepentingan.



58               2024 Laporan Keberlanjutan
                                       Sustainability Report
Page 59
Evaluasi ini dilakukan setiap tahun dengan kriteria yang         The evaluation is conducted annually based on criteria
ditetapkan dalam RUPS. Hasil evaluasi untuk Dewan Komisaris      established in the General Meeting of Shareholders (GMS).
disampaikan dalam RUPS, sementara hasil evaluasi Direksi         The results for the Board of Commissioners are presented
disampaikan kepada Dewan Komisaris dan juga dilaporkan           in the GMS, while the Board of Directors’ evaluation is
dalam RUPS. Kinerja keberlanjutan yang tertuang dalam            reported to the Board of Commissioners and also disclosed
tugas dan tanggung jawab dewan direksi pada Gugus Tugas          in the GMS. The sustainability performance embedded in
ESG menjadi topik penting yang disampaikan dalam RUPS            the responsibilities of the Board of Directors within the ESG
tahun pelaporan.                                                 Task Force is a key topic presented in the reporting year’s
                                                                 GMS.



Penilaian Risiko atas Penerapan Tata                             Risk Assessment in Sustainable
Kelola Keberlanjutan [OJK E.3]                                   Governance Implementation [OJK E.3]
Sebagai bagian dari implementasi tata kelola keberlanjutan,      As part of its sustainable governance implementation,
Manajemen ESSA menganggap pentingnya pengelolaan                 ESSA’s management emphasizes risk management to
risiko untuk menjaga kelangsungan usaha serta mendukung          ensure business continuity and support sustainable growth.
pertumbuhan yang berkelanjutan. Sistem manajemen risiko          The company’s risk management system operates under
perusahaan dijalankan berdasarkan arahan Direksi dan             the Board of Directors’ direction and is overseen by the
berada di bawah pengawasan Dewan Komisaris untuk                 Board of Commissioners to ensure effectiveness, adequacy,
memastikan bahwa pelaksanaan sistem tersebut efektif,            and alignment with the company’s characteristics, complexity,
memadai, dan sesuai dengan karakteristik, kompleksitas,          and risk profile.
serta profil risiko perusahaan.

Setiap unit kerja atau departemen bertanggung jawab atas         Each department or work unit is responsible for identifying,
pengidentifikasian, mitigasi, dan pengelolaan risiko, dengan     mitigating, and managing risks, with the CEO acting as the
CEO bertindak sebagai penanggung jawab utama dalam               ultimate authority in this regard. In the context of sustainable
hal ini. Dalam konteks tata kelola berkelanjutan, penilaian      governance, risk assessment includes mechanisms for
risiko ini melibatkan mekanisme identifikasi risiko yang dapat   identifying risks that could impact the company’s operational
mempengaruhi keberlanjutan operasional dan dampak                sustainability and long-term impact, ensuring compliance
jangka panjang perusahaan, pelaksanaan kepatuhan standar         with applicable operational standards, and implementing
operasi yang berlaku dan memastikan pemantauan dan               continuous monitoring and evaluation through existing
evaluasi diterapkan dan dikomunikasikan secara berkala           communication channels.
sesuai dengan jalur komunikasi yang ada.

Tinjauan atas Efektivitas Sistem Manajemen                       Review of Risk Management System
Risiko                                                           Effectiveness

Tahun 2024 adalah momentum untuk meninjau efektivitas            Year of 2024 marks a pivotal year for reviewing the
sistem manajemen risiko. Perseroan memastikan sistem             effectiveness of the risk management system. The company
manajemen risiko yang diterapkan oleh setiap unit kerja          ensures that the risk management system implemented
dievaluasi secara berkala melalui Penilaian Kinerja, di mana     across all business units undergoes regular evaluation
analisis mendalam mengenai risiko yang dihadapi oleh             through Performance Assessments, with detailed risk
perusahaan akan disampaikan kepada Gugus Tugas ESG.              analyses reported to the ESG Task Force. This evaluation
Proses evaluasi ini dilakukan untuk memastikan bahwa             process ensures that the company’s risk management
sistem manajemen risiko yang telah diterapkan berjalan           framework is functioning optimally and effectively, allowing
secara optimal dan efektif, serta mampu mengidentifikasi         for the identification and mitigation of risks in alignment
dan mengelola risiko dengan baik. Evaluasi ini bertujuan         with corporate objectives. The evaluation further assesses




                                                                                                                                    59
Page 60
         Tata Kelola Keberlanjutan
         Sustainability Governance




     untuk menilai apakah langkah-langkah yang diambil dalam         whether the company’s risk management actions support
     pengelolaan risiko sesuai dengan tujuan perusahaan dan          its sustainability goals and enhance future risk management
     mendukung pencapaian keberlanjutan serta pengelolaan            strategies.
     risiko yang lebih baik di masa mendatang.

     Keberadaan Gugus Tugas ESG memastikan efektivitas               The ESG Task Force plays a crucial role in ensuring the
     kinerja Tim Teknis Implementasi Keberlanjutan yang ditunjukan   effectiveness of the Technical Implementation Team for
     dengan performa selama tahun pelaporan.                         Sustainability, as demonstrated by their performance
                                                                     throughout the reporting year.

     Pada tahun 2024, Perusahaan berkomitmen untuk terus             In 2024, the Company remains committed to strengthening
     memperkuat penerapan prinsip GCG melalui berbagai               the implementation of Good Corporate Governance (GCG)
     upaya, antara lain:                                             principles through various initiatives, including:
     1. Melakukan evaluasi serta revisi terhadap kebijakan dan       1. Conducting evaluations and revisions of policies and
        pedoman/charter yang mendukung penerapan prinsip-                charters that support the implementation of GCG
        prinsip GCG.                                                     principles.
     2. Memperbarui keterbukaan informasi keberlanjutan              2. Enhancing sustainability disclosures and updating the
        beserta platform-platform pendukungnya, termasuk situs           supporting platforms, including the Company’s official
        web resmi Perusahaan.                                            website.
     3. Meningkatkan kualitas dan konsistensi pengungkapan           3. Improving the quality and consistency of disclosures
        inisiatif dan kegiatan yang berhubungan dengan komitmen          related to sustainability commitments and initiatives on
        keberlanjutan dalam situs web, baik dari segi konten             the website, ensuring both content and design provide
        maupun desain, untuk menyediakan informasi yang                  more transparent and informative insights for stakeholders.
        lebih transparan dan informatif bagi para pemangku
        kepentingan.
     4. Memastikan penyampaian laporan keberlanjutan yang            4. Ensuring the submission of mandatory sustainability
        diwajibkan sesuai dengan ketentuan POJK 51/2027,                reports in compliance with POJK 51/2017, SEOJK 16/2021,
        SEOJK 16/2021 dan GRI 2021 yang sesuai dengan                   and GRI 2021, in alignment with the Company’s reporting
        Perseroan.                                                      framework.



     Proses Mengelola Dampak [GRI 2-25] [OJK                         Impact Management Process [GRI 2-25] [OJK
     F.27][OJK F.30]                                                 F.27][OJK F.30]



     ESSA menyadari bahwa setiap tahap operasional, termasuk         ESSA recognizes that every stage of its operations—including
     produksi LPG, Kondensat, dan Amoniak, membawa dampak            the production of LPG, Condensate, and Ammonia—carries
     positif maupun negatif. Oleh karena itu, Perusahaan             both positive and negative impacts. Therefore, the Company
     berkomitmen untuk mengelola risiko secara aktif dan             is committed to actively managing risks and ensuring
     memastikan keberlanjutan dalam setiap aspek operasional.        sustainability in all operational aspects. As part of its
     Sebagai wujud transparansi dan akuntabilitas, ESSA              transparency and accountability efforts, ESSA provides
     menyediakan saluran umpan balik pelanggan untuk                 customer feedback channels to enhance product and
     meningkatkan kualitas produk dan layanan, serta sistem          service quality and operates a whistleblowing system for
     pelaporan pelanggaran bagi masyarakat dan pihak internal        both the community and internal stakeholders to ensure
     guna memastikan respons yang cepat dan efektif.                 swift and effective responses.

     Direksi dan Dewan Komisaris turut memantau distribusi           The Board of Directors and Board of Commissioners oversee
     produk, pengadaan dari pemasok, serta interaksi dengan          product distribution, supplier procurement, and community
     masyarakat sekitar. Distribusi LPG, Kondensat, dan Amoniak      interactions. LPG, Condensate, and Ammonia distribution
     diawasi secara ketat untuk memastikan kepatuhan terhadap        is strictly monitored to ensure compliance with safety and




60           2024 Laporan Keberlanjutan
                        Sustainability Report
Page 61
standar keselamatan dan lingkungan. Dalam pengadaan,           environmental standards. In procurement, ESSA selects
ESSA memilih pemasok yang memenuhi standar keberlanjutan       suppliers that meet sustainability and social responsibility
dan tanggung jawab sosial, sekaligus mengawasi dampak          standards, while also evaluating the sustainability impact
kemitraan terhadap aspek keberlanjutan. Perusahaan juga        of its partnerships. The Company maintains harmonious
menjaga hubungan harmonis dengan masyarakat melalui            relationships with local communities through CSR programs
program CSR yang bermanfaat serta mengelola potensi            and actively manages potential health and well-being risks.
risiko terhadap kesehatan dan kesejahteraan mereka.

Selain itu, ESSA secara rutin memantau proses yang             Additionally, ESSA routinely monitors processes that may
berpotensi menimbulkan dampak negatif, termasuk                generate negative environmental impacts, such as waste
pengelolaan limbah hasil produksi. Perusahaan bekerja          management from production activities. The Company
sama dengan pihak ketiga bersertifikasi untuk menangani        partners with certified third parties to handle waste in
limbah sesuai regulasi yang berlaku serta melaporkan           accordance with applicable regulations and submits regular
pengelolaan limbah secara berkala kepada Pemerintah            waste management reports to local government authorities
Daerah guna memastikan kepatuhan terhadap persyaratan          to ensure compliance with environmental requirements.
lingkungan.

Implementasi Tata Kelola Keberlanjutan di Perseroan            The implementation of Sustainability Governance at ESSA
mencakup berbagai kegiatan, salah satunya adalah               includes various initiatives, notably Occupational Health &
pelaksanaan K3 (Kesehatan dan Keselamatan Kerja) serta         Safety (OHS) and CSR programs. At PLP, OHS and CSR
CSR. Pada PLP, kegiatan K3 dan CSR dikelola oleh unit          activities are managed by the Health Safety Environment
Health Safety Environment (HSE) dan Security & Community       (HSE) and Security & Community Development units, under
Development, yang berada di bawah pengawasan Plant             the Plant Manager’s supervision. At BAP, these activities
Manager. Di sisi lain, di BAP, kegiatan yang sama dikelola     fall under the Health Safety Environment (HSE) and Security
oleh unit Health Safety Environment (HSE) dan Security and     & External Relations units, overseen by the Operation Site
External Relations, yang berada di bawah supervisi Operation   Head of BAP.
Site Head BAP.

Untuk memperkuat komitmennya terhadap keberlanjutan,           To strengthen its commitment to sustainability, the Company
Perseroan juga telah membentuk unit Sustainability pada        established a Sustainability unit in 2023. Across headquarters,
tahun 2023. Di seluruh kantor pusat, PLP, dan BAP, semua       PLP, and BAP, all OHS and CSR activities fall under the
kegiatan yang berkaitan dengan K3 dan CSR berada dalam         authority of the Chief Operating Officer (COO). Dedicated
wewenang Direktur Operasional (Chief Operating Officer).       sub-units are responsible for planning, coordinating
Sub-unit yang menangani kegiatan ini bertugas untuk            implementation, monitoring execution, and evaluating the
menyusun perencanaan, mengkoordinasikan pelaksanaan,           effectiveness of OHS and CSR programs, while also compiling
memantau pelaksanaan, serta mengevaluasi efektivitas           the necessary data for sustainability reporting.
kegiatan K3 dan CSR, sekaligus menyajikan data yang
diperlukan dalam penyusunan laporan keberlanjutan.




                                                                                                                                 61
Page 62
          Tata Kelola Keberlanjutan
          Sustainability Governance




     Struktur Tim Teknis Pelaksana Keberlanjutan                     Technical Implementation Team Structure for
     [OJK E.1]
                                                                     Sustainability [OJK E.1]




                                                          Direktur Operasional




                                                                                     Kepala Operasional Site
                           Manager Pabrik PLP
                                                                                              BAP




          Kesehatan dan Keamanan               Keamanan dan           Kesehatan dan Keamanan           Keamanan dan Relasi
           Lingkungan Kerja (K3L)          Pemberdayaan Masyarakat     Lingkungan Kerja (K3L)              Eksternal




     Tantangan Penerapan Tata Kelola                                 Challenges in Implementing
     Keberlanjutan [OJK E.5]                                         Sustainable Governance [OJK E.5]

     Dalam menerapkan tata kelola keberlanjutan kami menjadikan      We recognize that implementing sustainable governance
     tantangan penerapan sebagai ruang untuk terus melakukan         comes with challenges, which we see as opportunities for
     peningkatan kinerja kami. Tantangan mencakup aspek              continuous improvement. Key challenges include coordination,
     koordinasi, komunikasi dan integrasi data antar plant/site      communication, and data integration between plant/site
     dengan kantor pusat yang telah kami antisipasi dengan           and the head office. To address these, we have strengthened
     berbagai upaya peningkatan kapasitas Gugus Tugas ESG            the capacity of the ESG Task Force and the Sustainability
     dan Tim Teknis Pelaksana Keberlanjutan. Kami belajar dari       Implementation Technical Team. By learning from these
     tantangan yang ada untuk memastikan bahwa tantangan             challenges, we ensure that sustainability considerations
     keberlanjutan terintegrasi dalam operasi perseroan menuju       are seamlessly integrated into our operations, supporting
     perusahaan penghasil energi swasta terbesar di Indonesia.       our vision of becoming Indonesia’s largest private energy
                                                                     producer.




62               2024 Laporan Keberlanjutan
                         Sustainability Report
Page 63
      SUMBER
DAYA MANUSIA
   Human Resource
Page 64
         Sumber Daya Manusia
         Human Resource




     Karyawan Kami[GRI 401]
     Our Employee[GRI 401]


     Komitmen terhadap Rekrutmen yang                                   Commitment to Fair and Inclusive
     Adil dan Inklusif                                                  Recruitment

     ESSA berkomitmen untuk menerapkan proses rekrutmen                 ESSA is committed to implementing a fair, transparent, and
     yang adil, transparan, dan berdasarkan meritokrasi. Kami           merit-based recruitment process. We believe that workforce
     percaya bahwa keberagaman tenaga kerja merupakan aset              diversity is an important asset for the sustainability and
     penting bagi keberlanjutan dan pertumbuhan perusahaan.             growth of the company. Therefore, we consistently provide
     Oleh karena itu, kami senantiasa memberikan kesempatan             equal opportunities to every individual, regardless of gender,
     yang setara kepada setiap individu, tanpa memandang                religion, or social background.[GRI 405-1] [OJK F.18]
     gender, agama, atau latar belakang sosial.[GRI 405-1] [OJK F.18]

     Meskipun saat ini belum ada kebijakan khusus yang mengatur         Although there is currently no specific policy governing the
     rekrutmen karyawan perempuan, kami terus berupaya                  recruitment of female employees, we continue to strive to
     menciptakan lingkungan kerja yang inklusif dan mendukung           create an inclusive work environment that supports female
     partisipasi perempuan dalam berbagai posisi strategis di           participation in various strategic positions within the company.
     perusahaan. Langkah ini mencerminkan komitmen kami                 This step reflects our commitment to promoting diversity
     untuk mendorong keragaman dan kesetaraan, sesuai dengan            and equality in accordance with the principles of Good
     prinsip-prinsip Tata Kelola Perusahaan yang Baik (GCG) dan         Corporate Governance (GCG) and sustainability. Alongside
     keberlanjutan. Bersama Laporan ini, ESSA menyatakan                this report, ESSA states that we do not employ children and
     bahwa kami tidak mempekerjakan anak dan melakukan                  do not engage in forced labor in all our areas of operation.
     praktik kerja paksa di semua wilayah operasi kami.[OJK F.19]       [OJK F.19]




     Di masa mendatang, ESSA berencana mengembangkan                    In the future, ESSA plans to develop specific policies to
     kebijakan khusus untuk memperkuat peran perempuan                  strengthen the role of women within the organization, in
     dalam organisasi, sejalan dengan visi kami untuk menjadi           line with our vision to become a more inclusive and sustainable
     perusahaan yang lebih inklusif dan berkelanjutan.                  company.




64           2024 Laporan Keberlanjutan
                         Sustainability Report
Page 65
Informasi Mengenai Karyawan [GRI 2-7][OJK C.3]
Employee Information[GRI 2-7][OJK C.3]


Statistik Karyawan ESSA
ESSA Employee Statistics
                                                                   Per 31 Desember 2024 | As of December 31, 2024


  Berdasarkan Jenis Kelamin                                      Berdasarkan Kelompok Usia
  By Gender                                                      By Age Group

                                  422            94                                               70     68
      Laki-Laki
                                                                    18-30 Tahun | Years old
      Male
      Perempuan                                                     30-50 Tahun | Years old
      Female                                                                                           378
                                                                    >50 Tahun | Years old



  Berdasarkan Status Karyawan
  By Employment Status                           2
                                                                 Berdasarkan Lokasi Penempatan
                                    79                           Based on Location
      Permanen (PKWTT*)
      Permanent (PKWTT*)
      Kontrak (PKWT**)                                                                                   162
                                             437                     Jakarta
      Contract (PKWT**)
      Magang/Paruh Waktu                                             Lainnya*                  354
      Internship/Part Time                                           Others*


  Catatan/Note:                                                  Catatan/Note:
  *PKWTT: Perjanjian Kerja Waktu Tidak Tertentu/                 *Lainnya mencakup site Palembang LPG Plant (PLP)
  Permanent Employment Agreement                                 dan Banggai Ammonia Plant (BAP) / Others include
  **PKWT: Perjanjian Kerja Waktu Tertentu/                       Palembang LPG Plant (PLP) and Banggai Ammonia
  Fixed-Term Employment Agreement                                Plant (BAP) site.




  Berdasarkan Tingkat Jabatan
                                                                         24                      43
  By Job Level
                                                                                                               13
      Top Management                     Staf
      Top Management                     Staff
                                                                                      231
      Middle Management                  Pelaksana/Operasional                                 205
      Middle Management                  Executor/Operational
      First Line Management
      First Line Management




                                                                                                                    65
Page 66
         Sumber Daya Manusia
         Human Resource




     Pada tahun 2024, jumlah karyawan kami meningkat sebesar       In 2024, our total workforce increased by 10.5% compared
     10,5% dibandingkan tahun sebelumnya, mencapai total 516       to the previous year, reaching 516 employees. Of this total,
     karyawan. Dari jumlah tersebut, 85% berstatus Perjanjian      85% were employed under Permanent Employment
     Kerja Waktu Tidak Tertentu (PKWTT) dan berada dalam           Agreement (PKWTT) and fell within the productive age
     rentang usia produktif 30–50 tahun. Sebagai sektor bisnis     range of 30–50 years old. As a male-dominated business
     yang didominasi oleh laki-laki komposisi karyawan pada        sector, the employee composition across all categories is
     semua kategori di dominasi oleh karyawan laki-laki. ESSA      predominantly male. ESSA continues to strive to enhance
     terus berupaya meningkatkan kesempatan pada karyawan          opportunities for female employees to build sustainable
     perempuan untuk bisa meniti karir berkelanjutan dengan        careers by implementing an inclusive recruitment system
     menerapkan sistem rekrutmen yang inklusif dan menciptakan     and creating policies, working environments, and employee
     kebijakan, lingkungan kerja, dan tunjangan karyawan yang      benefits that are family-friendly and supportive of women.
     ramah bagi keluarga dan perempuan. Pada tahun ini, ESSA       This year, ESSA welcomed 2 interns to support operations.
     menerima 2 pekerja magang yang mendukung operasi
     kami.

                               Pertumbuhan Karyawan berdasarkan Status Karyawan
                                     Employee Growth by Employment Status

      Perjanjian Kerja Waktu Tidak Tentu (PKWTT)            Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT)
          Permanent Employment Agreement                     Fixed-Term Employment Agreement

                                                                                         14
                                         56
                            57
                 57


                                                                               16



                                                                    18                                        18-30 Tahun
                                                                                         44                   Years old

                304                      334                                   34
                                                                                                              30-50 Tahun
                            325
                                                                                                              Years old
                                                                    19
                                                                                                              >50 Tahun
                                          47                                                                  Years old
                 36         30                                      2          5         21
                2022       2023         2024                       2022      2023       2024



     Pada tahun pelaporan, mayoritas karyawan ESSA (68,6%)         In the reporting year, the majority of ESSA employees
     bekerja di pabrik amoniak dan LPG, yang dikategorikan         (68.6%) were stationed at the ammonia and LPG plants,
     sebagai wilayah "Lainnya." Mereka bertanggung jawab atas      classified under the "Other" area. They played a key role
     pengendalian operasi bisnis yang berkelanjutan, termasuk      in ensuring sustainable business operations, including the
     implementasi kebijakan terkait dampak usaha terhadap          implementation of policies related to the company’s
     lingkungan dan komunitas sekitar. Sementara itu, sekitar      environmental and social impacts. Meanwhile, approximately
     sepertiga dari total karyawan berkedudukan di kantor pusat    one-third of the total workforce was based at the Jakarta
     Jakarta. Karyawan di kantor pusat Jakarta memastikan          headquarters. Employees at the headquarters are responsible
     pengendalian mengendalikan tata kelola dan memastikan         for overseeing corporate governance, embedding and
     komitmen dan kebijakan tata kelola dibudayakan dan diawasi,   monitoring governance commitments and policies, fostering
     menjalin pelibatan pemangku kepentingan dan hubungan          stakeholder engagement and industrial relations, and
     industrial serta memastikan perkembangan kebijakan sumber     gradually implementing inclusive human resource policies.
     daya manusia yang inklusi diterapkan secara bertahap.




66          2024 Laporan Keberlanjutan
                       Sustainability Report
Page 67
                              Persebaran Lokasi Penempatan Karyawan
                            Distribution of Employee Placement Locations


                       24                         28
                                                                      33
                   297
                                                  310
                                                                      321

       39                          47
                                                          61
                                                                                 Perempuan
       76                                                                        Female
                                   82                    101
                                                                                 Laki-Laki
                                                                                 Male

                                                                             Catatan / Note:
                                                                             *Lainnya mencakup
                                                                             Palembang LPG Plant (PLP)
                                                                             dan Banggai Ammonia Plant
                                                                             (BAP) / *Others include
                                                                             Palembang LPG Plant (PLP)
      Jakarta     Lainnya         Jakarta    Lainnya    Jakarta    Lainnya
                                                                             and Banggai Ammonia
                  Others                     Others                Others    Plant (BAP).
            2022                        2023                   2024




         Perkembangan Komposisi Karyawan berdasarkan Tingkatan Jabatan
                   Employee Composition Trends by Job Level



250
                                                                      231
                                            207
            197
200                                                                   205
                                            180


            165                                                                     Staf
150                                                                                 Staff
                                                                                    Pelaksana/Operasional
                                                                                    Executor/Operational
100
                                                                                    First Line Management
                                            44
 50                                                                                 Middle Management
            35                                                        43
                                            23
            23
                                                                      24
            16                                   13                   13            Top Management
 0
                2022                        2023                  2023




                                                                                                            67
Page 68
         Sumber Daya Manusia
         Human Resource




     Pada tahun 2024, distribusi karyawan kami didominasi oleh       In 2024, our workforce distribution was primarily composed
     karyawan pada level jabatan Staf, yang mencakup 44,8%           of employees at the Staff level, accounting for 44.8% of the
     dari total tenaga kerja. Meskipun jumlah karyawan di kategori   total workforce. While the number of employees in the First
     First Line Management dan Staf mengalami peningkatan            Line Management and Staff categories increased between
     sepanjang 2022–2024, keterwakilan perempuan masih               2022 and 2024, female representation remained lower,
     lebih rendah, terutama di tingkat manajerial. Namun, kami       particularly at the managerial level. However, we remain
     tetap optimis dengan kebijakan rekrutmen yang inklusif,         optimistic about our inclusive recruitment policies, as reflected
     sebagaimana ditunjukkan oleh peningkatan jumlah karyawan        in the 33.3% increase in the number of women in First Line
     perempuan di posisi First Line Management sebesar 33,3%         Management positions compared to 2023.
     dibandingkan tahun 2023.

     Di kategori Top Management dan Middle Management,               In the Top Management and Middle Management categories,
     dari 13 karyawan yang tercatat, hanya satu perempuan yang       only one out of 13 recorded employees was a woman.
     berkarir di posisi tersebut. Secara keseluruhan, meskipun       Overall, despite a positive trend in gender diversity across
     terdapat tren positif dalam keberagaman gender di beberapa      several job levels, the gap between male and female
     level jabatan, kesenjangan jumlah antara karyawan laki-laki     employees remains significant, particularly in managerial
     dan perempuan masih cukup signifikan, terutama di posisi        and senior positions.
     manajerial dan senior.

     Distribusi ini menunjukkan bahwa kami masih membutuhkan         This distribution highlights the need for more experienced
     lebih banyak tenaga profesional berpengalaman untuk             professionals to strengthen business growth stability, which
     memperkuat stabilitas pertumbuhan bisnis, yang banyak           is largely supported by employees within the productive
     didukung oleh kinerja karyawan dalam rentang usia produktif     age range of 30–50 years. The increasing number and skill
     30–50 tahun. Peningkatan jumlah dan keterampilan                development of women in the organization also show a
     perempuan dalam organisasi juga menunjukkan tren positif,       positive trend, aligning with our commitment to fostering
     sejalan dengan komitmen kami untuk menciptakan                  equal opportunities for all individuals in an industry historically
     kesempatan yang setara bagi semua individu di industri          dominated by men.
     yang secara historis didominasi oleh laki-laki.



     Karyawan Baru[GRI 401-1]                                        Newly Recruited Employee[GRI 401-1]

     Pada tahun 2024, terjadi tren perekrutan karyawan baru          In 2024, PT ESSA’s recruitment trends reflected a significant
     PT ESSA menunjukkan perubahan signifikan dalam distribusi       shift in workforce distribution across regions. The company
     tenaga kerja antar wilayah. Kami merekrut lebih banyak          experienced a notable increase in new hires, with a 52.3%
     karyawan pada tahun 2024 dengan peningkatan persentase          growth compared to 2023. This shift indicates a strategic
     sebesar 52,3% dibandingkan tahun 2023. Pergeseran ini           adjustment in recruitment, as ESSA strengthens its
     mengindikasikan perubahan strategi rekrutmen dimana             governance, establishes sustainable business development
     ESSA tengah memperkuat tata kelola, menetapkan strategi         strategies, reinforces its role as a sustainability sponsor,
     pengembangan bisnis berkelanjutan, menjadi sponsor dalam        and ensures comprehensive communication and coordination
     komitmen keberlanjutan, dan memastikan komunikasi dan           across its operational areas. During the reporting period,
     koordinasi menyeluruh pada wilayah operasi yang dipantau        the proportion of new employees hired from outside Jakarta
     secara kolaboratif dengan karyawan di wilayah operasional       was lower compared to those recruited from Jakarta.
     lainnya. Pada periode pelaporan, proporsi tenaga kerja baru
     dari luar Jakarta lebih kecil dibandingkan dari Jakarta.




68          2024 Laporan Keberlanjutan
                        Sustainability Report
Page 69
                                                 Karyawan Baru
                                            Newly Recruited Employee




                                           13
               2022
                                                                                 32



                                                         21
               2023
                                                               23


                                                                                         36                  Jakarta
               2023
                                                                                31                           Lainnya
                                                                                                             Others




Selain distribusi wilayah, terdapat perbedaan komposisi             Beyond regional distribution, there are also differences in
usia antara Jakarta dan wilayah operasional lainnya. Di             the age composition of employees between Jakarta and
Jakarta, perekrutan lebih beragam, dengan peningkatan               other operational areas. In Jakarta, recruitment is more
signifikan pada kelompok 18-30 tahun dan 30-50 tahun,               diverse, with significant increases in the 18–30 and 30–50
yang mencerminkan peran Jakarta sebagai pusat regenerasi            age groups, reflecting Jakarta’s role as the company’s
tenaga kerja perusahaan. Sebaliknya, di wilayah Lainnya,            workforce regeneration hub. Conversely, in Other operational
perekrutan lebih terkonsentrasi pada kelompok usia 30-50            areas, recruitment is more concentrated in the 30–50 age
tahun, dengan sangat sedikit karyawan baru dari kelompok            group, with very few new hires above the age of 50. This
usia di atas 50 tahun. Ini menunjukkan bahwa Jakarta                trend suggests that Jakarta tends to attract younger talent
cenderung menarik talenta muda dengan peluang                       with greater career growth opportunities, while other
pertumbuhan karier yang lebih besar, sementara wilayah              operational regions retain a more experienced workforce.
operasional lainnya lebih mempertahankan tenaga kerja               These differences highlight the varying workforce needs
berpengalaman. Tren ini mengindikasikan perbedaan                   across regions, which should be considered in ESSA’s future
kebutuhan tenaga kerja di tiap wilayah, yang dapat menjadi          recruitment and human resource management strategies.
pertimbangan dalam strategi rekrutmen dan pengelolaan
sumber daya manusia ke depan.

Pergeseran perekrutan ke Jakarta mencerminkan perubahan             The shift in recruitment toward Jakarta reflects a strategic
strategi yang dapat memengaruhi distribusi tenaga kerja di          transition that could influence workforce distribution across
wilayah operasional. ESSA perlu memastikan kebutuhan                operational areas. ESSA must ensure that labor demands
tenaga kerja di daerah lain tetap terpenuhi agar operasional        in other regions remain adequately met to sustain operational
berjalan optimal, serta mengembangkan strategi pengelolaan          efficiency while developing a balanced talent management
talenta yang seimbang antara kantor pusat dan wilayah               strategy between the headquarters and operational sites.
operasional.




                                                                                                                                    69
Page 70
         Sumber Daya Manusia
         Human Resource




     Bagi karyawan di Jakarta, meningkatnya peluang kerja           For employees in Jakarta, increased job opportunities
     membuka kesempatan lebih besar bagi tenaga kerja muda.         provide greater career prospects for younger workers.
     Sementara itu, di wilayah operasional lainnya, perlu ada       Meanwhile, in other operational areas, efforts should be
     upaya untuk meningkatkan daya tarik rekrutmen dan              made to enhance recruitment appeal and ensure that local
     memastikan tenaga kerja lokal tetap menjadi bagian dari        talent continues to be part of the company’s growth.
     pertumbuhan perusahaan. Dukungan pelatihan dan                 Additionally, training and development programs are essential
     pengembangan juga diperlukan agar karyawan baru memiliki       to equip new employees with the necessary skills.
     keterampilan yang sesuai.

     Dari sisi kepatuhan, ESSA memastikan kebijakan perekrutan      From a compliance perspective, ESSA ensures that its
     tetap selaras dengan prinsip pemerataan kesempatan kerja       recruitment policies align with the principles of equal
     dalam Peraturan Pemerintah No. 35 Tahun 2021. Selain itu,      employment opportunities as outlined in Government
     keseimbangan rekrutmen juga penting untuk memenuhi             Regulation No. 35 of 2021. Furthermore, achieving a balanced
     standar ESG, guna mendukung dampak sosial positif bagi         recruitment approach is also crucial in meeting ESG standards,
     komunitas di sekitar wilayah operasional. Rincian karyawan     reinforcing the company’s commitment to generating positive
     baru ESSA selama periode pelaporan dapat dilihat pada          social impact in local communities surrounding its operational
     halaman 133.                                                   sites. Details of ESSA's newly recruited employee during
                                                                    the reporting period can be found on page 133.



     Tenaga Kerja Lokal[GRI 401-1]                                  Local Workforce[GRI 401-1]

     Tenaga kerja lokal yang ESSA rekrut pada tahun pelaporan       The local workforce recruited by ESSA during the reporting
     adalah individu berwarga negara Indonesia. Kami menyadari      year consists of individuals with Indonesian citizenship. We
     bahwa keberlanjutan ESSA terletak pada sumber daya             recognize that ESSA’s sustainability relies on local human
     manusia lokal yang mampu menyerap dan alih teknologi           resources capable of absorbing and transferring knowledge
     dari sumber daya manusia atau karyawan asing yang kami         from foreign employees, in line with our efforts to pursue
     pekerjakan, sejalan dengan upaya kami dalam melakukan          green technology transfer.
     alih teknologi hijau.

     Kami berkomitmen untuk meningkatkan rekrutmen karyawan         We are committed to continuously increasing the recruitment
     lokal dari waktu ke waktu. Selama tahun 2022-2024              of local employees over time. From 2022 to 2024, there
     menunjukkan adanya tren peningkatan jumlah tenaga kerja        has been a growing trend in the number of local workers
     lokal, baik laki-laki maupun perempuan yang kami pekerjakan.   employed, both male and female. Compared to the previous
     Jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, jumlah tenaga       year, the number of local employees recruited in 2024
     kerja lokal yang direkrut pada 2024 meningkat signifikan,      increased significantly, particularly among female workers.
     terutama pada tenaga kerja perempuan.




70          2024 Laporan Keberlanjutan
                        Sustainability Report
Page 71
                 Tenaga Kerja Lokal ESSA yang Baru Direkrut Sepanjang 2022-2024
                       ESSA’s Newly Recruited Local Workforce 2022-2024




                                                                        21


                          6

                                                 14

                                                                       40                           Perempuan
                          33                                                                        Female
                                                 21
                                                                                                    Laki-Laki
                                                                                                    Male
                         2022                    2023                 2024
           Catatan / Note:
           Tenaga kerja lokal adalah karyawan yang berkebangsaan Indonesia.
           Local workers are employees who are Indonesian nationals.




Peningkatan perekrutan tenaga kerja lokal mencerminkan         The increase in local workforce recruitment reflects ESSA’s
komitmen ESSA dalam mendukung ekonomi domestik serta           commitment to supporting the domestic economy while
mengurangi ketergantungan pada tenaga kerja ekspatriat.        reducing reliance on expatriate workers. Additionally, the
Selain itu, meningkatnya jumlah tenaga kerja lokal perempuan   growing number of local female employees reinforces the
memperkuat upaya perusahaan dalam menciptakan                  company’s efforts to foster a more diverse and inclusive
lingkungan kerja yang lebih beragam dan inklusif. Untuk        work environment. To sustain this trend, ESSA can expand
memastikan keberlanjutan tren ini, ESSA dapat memperluas       local workforce development programs by enhancing access
program pengembangan tenaga kerja lokal melalui akses          to training and certification, as well as establishing
pelatihan dan sertifikasi, serta membangun kemitraan dengan    partnerships with educational institutions to cultivate more
institusi pendidikan guna menciptakan talenta yang lebih       competitive talent.
kompetitif.




                                                                                                                              71
Page 72
         Sumber Daya Manusia
         Human Resource




     Dari sisi regulasi, peningkatan keterlibatan tenaga kerja            From a regulatory perspective, the increased involvement
     lokal sejalan dengan kebijakan ketenagakerjaan nasional              of local workers aligns with national labor policies and
     dan mendukung aspek sosial dalam standar ESG. Ke depan,              supports the social aspects of ESG standards. Moving
     ESSA dapat memperkuat program pelatihan dan mentoring                forward, ESSA can strengthen training and mentoring
     bagi tenaga kerja lokal, memastikan keseimbangan gender              programs for local employees, ensure gender balance in
     dalam perekrutan, serta mengembangkan kebijakan alih                 recruitment, and develop skill transfer policies from expatriate
     keterampilan dari tenaga kerja ekspatriat ke tenaga kerja            to local workers to enhance long-term capabilities. Through
     lokal untuk meningkatkan kapabilitas jangka panjang.                 these strategies, ESSA aims to build a more competitive
     Dengan strategi ini, ESSA dapat menciptakan tenaga kerja             workforce while supporting sustainable business growth.
     yang lebih berdaya saing dan mendukung pertumbuhan
     bisnis yang berkelanjutan.



     Pergantian Karyawan [GRI 401-1]                                      Employee Turnover[GRI 401-1]

                                                         Total Rasio Pergantian Karyawan
                                                          Total Employee Turnover Rate

         Per 31 Desember 2024
         As of December 31, 2024

                                                                    0,2




                     0,3                                             1              Catatan/Note:
                                                                                    Tingkat atau rasio pergantian karyawan ini
                     0,2                                                            merupakan total semua jenis pergantian karyawan
                                                   0,1                              karena alasan sukarela dan tidak sukarela termasuk
                                                   0,1                              pengunduran diri, pensiun dini, pensiun, pemutusan
                     0,7                       0,5                                  kontrak, pemecatan, dan bentuk lainnya.
                                                                    0,5
                                                                                    The employee turnover rate represents the total
                    2022                      2023                 2024             of all types of employee turnover, both voluntary
                                                                                    and involuntary, including resignation, early
                                                                                    retirement, regular retirement, contract termination,
                   18-30 Tahun               30-50 Tahun           >50 Tahun
                                                                                    dismissal, and other forms.
                   Years old                 Years old             Years old




     Fluktuasi signifikan dalam jumlah karyawan yang keluar.              Based on ESSA's employee turnover data over the past
     Pada 2022, tercatat 31 karyawan keluar, diikuti oleh penurunan       three years, we recognize significant fluctuations in the
     menjadi 18 orang pada 2023. Namun, angka ini melonjak                number of employees leaving the company. In 2022, 31
     kembali menjadi 51 orang pada 2024, menunjukkan                      employees left, followed by a decline to 18 in 2023. However,
     peningkatan hampir tiga kali lipat dibandingkan tahun                this figure surged back to 51 in 2024, nearly tripling compared
     sebelumnya. Tren ini memerlukan perhatian lebih lanjut               to the previous year. This trend calls for further analysis to
     untuk mengidentifikasi faktor penyebab dan langkah mitigasi          identify the underlying causes and mitigation measures.
     yang dapat dilakukan.




72          2024 Laporan Keberlanjutan
                           Sustainability Report
Page 73
Merujuk pada kategori gender, turnover karyawan laki-laki          From a gender perspective, male employee turnover has
mendominasi pada tahun 2022-2023 dengan proporsi di                consistently dominated in 2022-2023 , accounting for over
atas 80%, kemudian menurun pada tahun 2024. Pada 2022,             80% each year, and then declining in 2024. In 2022, men
laki-laki menyumbang 83,9% dari total turnover, meningkat          represented 83.9% of total turnover, increasing to 88.9%
menjadi 88,9% pada 2023, sebelum akhirnya sedikit menurun          in 2023 before slightly decreasing to 80.4% in 2024.
menjadi 80,4% pada 2024. Sementara itu, turnover perempuan         Meanwhile, female turnover remained lower but showed
cenderung lebih rendah tetapi mengalami kenaikan dari              an upward trend, rising from 11.1% in 2023 to 19.6% in 2024.
hanya 11,1% pada 2023 menjadi 19,6% pada 2024. Peningkatan         This increase may indicate specific challenges faced by
ini dapat mengindikasikan adanya tantangan spesifik yang           female employees in the workplace, warranting closer
dihadapi karyawan perempuan dalam lingkungan kerja yang            attention.
perlu mendapat perhatian lebih lanjut.

Dari perspektif lokasi, turnover karyawan di Jakarta mengalami     From a location perspective, employee turnover in Jakarta
lonjakan signifikan pada 2024, naik dari 16,7% pada 2023           saw a significant surge in 2024, rising from 16.7% in 2023
menjadi 31,4% dari total turnover. Sebaliknya, wilayah “Lainnya”   to 31.4% of total turnover. In contrast, the "Others" category
masih menyumbang proporsi turnover tertinggi, meskipun             continued to contribute the highest proportion of turnover,
mengalami sedikit penurunan dari 83,3% pada 2023 menjadi           albeit with a slight decrease from 83.3% in 2023 to 68.6%
68,6% pada 2024. Peningkatan turnover di Jakarta                   in 2024. The rising turnover in Jakarta suggests the need
mengisyaratkan perlunya evaluasi mendalam terkait faktor           for a deeper evaluation of workplace conditions, career
lingkungan kerja, peluang pengembangan karier, dan                 development opportunities, and employee satisfaction at
kepuasan karyawan di kantor pusat.                                 the head office.

Berdasarkan analisis ini, kami berkomitmen untuk melakukan         Based on this analysis, we are committed to implementing
sejumlah langkah strategis untuk meningkatkan retensi              strategic measures to improve employee retention. ESSA
karyawan kami. ESSA akan mengidentifikasi penyebab                 will investigate the causes of high turnover in Jakarta
turnover tinggi di Jakarta melalui survei dan dialog dengan        through surveys and employee dialogues. To reduce male
karyawan. Untuk menekan turnover laki-laki, perusahaan             turnover, the company is working on strengthening work-life
tengah berupaya untuk memperkuat keseimbangan kerja-               balance programs and performance-based incentives.
hidup dan insentif berbasis kinerja. Sementara itu, peningkatan    Meanwhile, the increasing turnover of female employees
turnover perempuan menuntut kebijakan kerja yang lebih             calls for more flexible work policies and greater access to
fleksibel serta akses lebih luas ke pengembangan karier.           career development opportunities. Additionally, the high
Selain itu, tingginya turnover di usia 30-50 tahun dapat           turnover rate among employees aged 30-50 can be
diatasi dengan jalur karir yang lebih jelas, apresiasi kinerja,    addressed by offering clearer career pathways, performance
dan program kepemimpinan guna meningkatkan loyalitas               recognition, and leadership development programs to
karyawan.                                                          enhance employee loyalty.

Dengan menerapkan strategi-strategi ini, ESSA dapat                By implementing these strategies, ESSA can reduce turnover
menekan angka turnover, menciptakan lingkungan kerja               rates, foster a more stable and productive work environment,
yang lebih stabil dan produktif, serta meningkatkan daya           and enhance its competitiveness in retaining top talent in
saing perusahaan dalam mempertahankan talenta terbaik              the industry. Further details on employee turnover data can
di industri. Lebih lanjut, rincian data terkait pergantian         be found on page 134.
karyawan dapat dilihat pada halaman 134.




                                                                                                                                    73
Page 74
         Sumber Daya Manusia
         Human Resource




     Tunjangan Karyawan
     Employee Benefits


     Tunjangan dan Manfaat Karyawan                                          Employee Benefits and Allowances

     ESSA menerapkan standar OSHA 1910.119 PSM System                        ESSA implements the OSHA 1910.119 PSM System standard
     sebagai bagian dari Occupational Safety and Health                      as part of the Occupational Safety and Health Administration
     Administration (OSHA), yang berkaitan dengan pengendalian               (OSHA), which is related to the control of hazardous materials
     bahan berbahaya dalam industri. Selain itu, ESSA juga                   in the industry. In addition, ESSA also implements the
     mengimplementasikan SIK3 (Sistem Informasi Kesehatan dan                Occupational Health and Safety Information System (SIK3)
     Keselamatan Kerja) untuk melengkapi komitmen kami terhadap              to reinforce our commitment to employee safety. Various
     keselamatan karyawan. Berbagai tunjangan secara bertahap                benefits are gradually provided by ESSA to provide security,
     ESSA berikan untuk memberikan rasa aman, jaminan, dan                   assurance, and sustainability for our employees, so that
     keberlanjutan bagi karyawan Kami, sehingga mereka dapat                 they can work with peace of mind, show excellent productivity
     bekerja dengan tenang, menunjukan produktivitas yang                    and loyalty to the Company. The following benefits are
     prima dan loyalitas pada Perseroan. Berikut Tunjangan yang              provided to our employees: [GRI 401-2]
     diberikan pada karyawan Kami: [GRI 401-2]

                                                     Tunjangan Karyawan ESSA 2024
                                                      ESSA Employee Benefits 2024
                                                                                         2023                           2024
                                        Fasilitas
                                                                                Kantor                         Kantor
                                        Facilities                                            Pabrik/Site                    Pabrik/Site
                                                                                Pusat                          Pusat
                                                                                              Factory/Site                   Factory/Site
                                                                              Head Office                    Head Office
      Tunjangan Hari Raya
                                                                                    √              √               √              √
      Religious Holiday Allowance
      BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan (Jaminan Hari Tua,
      Jaminan Kecelakaan Kerja, Jaminan Kematian, dan Jaminan
      Pensiun) [GRI 403-3]
                                                                                    √              √               √              √
      National Health & Employment Insurance (Old Age Security,
      Work Accident Insurance, Death Benefit, and Pension
      Insurance) [GRI 403-3]
      Tunjangan kesehatan (Rawat Jalan, Rawat Gigi, Kacamata, dan
      Persalinan) serta Pemeriksaan Kesehatan Rutin [GRI 403-3][GRI 403-6]
                                                                                    √              √               √              √
      Health Benefits (Outpatient, Dental, Glasses, Maternity) and
      Routine Medical Check-up [GRI 403-3][GRI 403-6]
      Asuransi kesehatan (Medical Scheme - Inpatient) [GRI 403-3]
                                                                                    √              √               √              √
      Health Insurance (Medical Scheme - Inpatient) [GRI 403-3]
      Program Kepemilikan Mobil
                                                                                    √              √               √              √
      Car Ownership Program
      Fasilitas Kebugaran [GRI 403-6]
                                                                                    -              √               -              √
      Fitness Facilities [GRI 403-6]
      Fasilitas Makan Siang dan Malam bagi Karyawan
                                                                                    -              √               -              √
      Lunch and Dinner Facilities for Employees
      Perayaan Ulang Tahun untuk Karyawan Setiap Bulan
                                                                                    √              √               √              √
      Monthly Employee Birthday Celebration
      Mess untuk Karyawan Plant/Site
                                                                                    -              √               -              √
      Dormitory for Plant/Site Employees
      Fasilitas Komunikasi berupa Telepon Genggam dan Pulsa
      untuk Jabatan Tertentu
                                                                                    √              √               √              √
      Communication Facility (Mobile Phone and Allowance for
      Certain Positions)




74           2024 Laporan Keberlanjutan
                           Sustainability Report
Page 75
Kami menerapkan prinsip kesetaraan dalam sistem                We uphold the principle of pay equity by maintaining a 1:1
kompensasi dengan memastikan rasio upah 1:1 antara             wage ratio between female and male employees at the
karyawan perempuan dan laki-laki pada tingkat jabatan          same job level. This practice reflects our commitment to
yang sama. Praktik ini mencerminkan komitmen kami untuk        fostering an inclusive and non-discriminatory work
menciptakan lingkungan kerja yang inklusif dan bebas dari      environment. Our compensation and benefits structure is
diskriminasi. Struktur kompensasi dan tunjangan yang kami      designed based on employees’ competencies and
terapkan berbasis pada kompetensi serta kontribusi masing-     contributions, ensuring a fair and merit-based system.
masing karyawan, sehingga memastikan sistem yang adil          Additionally, the minimum average salary for our employees
dan berbasis prestasi. Selain itu, rata-rata gaji minimum      is aligned with the Regional Minimum Wage (UMR),
karyawan kami telah disesuaikan dengan standar Upah            supplemented by benefits to ensure that employees receive
Minimum Regional (UMR), ditambah dengan tunjangan              at least 30% above the UMR standard.[GRI 405-2] [OJK F.20][GRI 2-19]
sehingga setidaknya karyawan memperoleh gaji sebesar
30% di atas UMR.[GRI 405-2] [OJK F.20][GRI 2-19]

Perusahaan juga memiliki sistem kerja khusus yang bertujuan    ESSA has also implemented a specialized work system
untuk mendukung kesimbangan antara kebutuhan operasional       designed to balance operational needs with employee well-
dan kesejahteraan karyawan. Di lokasi PAU, ESSA menerapkan     being. At the PAU site, a roster-based work arrangement
sistem kerja berbasis roster, yang memungkinkan karyawan       allows employees to rotate between in-site (on-location work)
bekerja dalam jadwal rotasi antara periode in-site (bekerja    and leave periods. Despite this rotation, employees continue
di lokasi) dan leave (masa cuti). Meskipun menjalani sistem    to receive their full salary without deductions during both work
ini, karyawan tetap menerima gaji penuh tanpa pengurangan      and leave periods. Additionally, ESSA applies both shift and
selama masa kerja maupun cuti. Selain itu, ESSA juga           non-shift systems across PAU and EII. The shift system is
menerapkan sistem shift dan non-shift, baik di PAU maupun      implemented for roles requiring continuous operations with
EII. Sistem shift diterapkan pada posisi yang membutuhkan      rotating work schedules, while the non-shift system applies
operasional berkelanjutan dengan pembagian waktu kerja         to positions with regular working hours. This approach ensures
bergilir, sedangkan sistem non-shift berlaku untuk pekerjaan   both operational efficiency and a supportive work environment,
dengan jam kerja reguler.                                      fostering long-term productivity and employee satisfaction.

Saat ini, ESSA belum memiliki perjanjian kerja bersama         Currently, ESSA has not established a collective labor
(PKB) yang disepakati dengan karyawan. Namun, Perseroan        agreement (CLA) with its employees. However, the Company
tidak menutup kemungkinan untuk mengadopsi perjanjian          does not rule out the possibility of adopting such an
tersebut di masa mendatang sebagai bagian dari upaya           agreement in the future as part of its ongoing efforts to
berkelanjutan dalam meningkatkan dukungan terhadap             enhance employee support. ESSA remains committed to
karyawan. ESSA tetap berkomitmen untuk menciptakan             fostering a conducive work environment, encouraging open
lingkungan kerja yang kondusif, terbuka terhadap dialog,       dialogue, and prioritizing employee well-being and rights
dan senantiasa mengedepankan kesejahteraan serta hak-          in its labor policies and practices. [GRI 2-30]
hak karyawan dalam kebijakan dan praktik ketenagakerjaannya.
[GRI 2-30]




Cuti melahirkan [GRI 401-2][GRI 401-3]                         Maternity/Parental Leave [GRI 401-2][GRI 401-3]

ESSA berkomitmen untuk menciptakan lingkungan kerja            ESSA is committed to fostering a supportive work environment
yang mendukung kesejahteraan karyawan, termasuk dalam          that prioritizes employee well-being, including the fulfillment
hal pemenuhan hak cuti melahirkan. Pada tahun 2024,            of parental and maternity leave rights. In 2024, the number
jumlah karyawan yang berhak mendapatkan cuti melahirkan        of employees eligible for maternity leave increased by 1.7%
mengalami peningkatan sebesar 1,7% dibandingkan tahun          compared to 2023. The eligibility for maternity leave is
2023. Penentuan jumlah karyawan yang berhak atas cuti          determined based on the marital status of each employee.




                                                                                                                                      75
Page 76
         Sumber Daya Manusia
         Human Resource




     melahirkan ini didasarkan pada status perkawinan masing-          Currently, ESSA provides 90 days of maternity leave for
     masing karyawan. Saat ini, ESSA memberikan cuti selama            female employees and 2 days of parental leave for male
     90 hari bagi karyawan perempuan dan 2 hari bagi karyawan          employees, in accordance with applicable regulations.
     laki-laki, sesuai dengan peraturan yang berlaku.

     Pada tahun ini, terdapat 263 laki-laki (parental leave) dan 28    In 2024, a total of 263 male employees were eligible for
     perempuan (maternity leave) tercatat berhak mendapatkan           parental leave, while 28 female employees qualified for
     cuti karena kelahiran anak-anak mereka. Akan tetapi jumlah        maternity leave. However, the actual uptake of these leaves
     karyawan yang benar-benar mengambil cuti melahirkan justru        decreased by 23.5%, with only 12 male employees and 1
     turun sebesar 23,5%, dengan hanya 12 karyawan laki-laki           female employee utilizing their leave entitlement. Recognizing
     dan 1 karyawan perempuan yang memanfaatkan hak mereka.            the importance of parental leave in fostering a healthier
     Kami terus memberikan penyadaran bahwa mengambil hak              and more prosperous future generation, ESSA continues
     cuti bagi karyawan akan pentingnya mengambil hak tersebut         to raise awareness about the significance of utilizing these
     sebagai upaya kami mendorong pertumbuhan generasi muda            rights. The company also ensures that employees who take
     yang lebih sehat dan sejahtera. Perusahaan juga menjamin          leave can return to their positions without any negative
     bahwa setiap karyawan yang mengambil cuti akan tetap              impact on their career progression.
     dapat kembali mengisi posisi dan jabatannya setelah cuti
     berakhir, tanpa ada dampak negatif terhadap karier mereka.

     Tingkat karyawan yang kembali bekerja setelah cuti tetap          The return-to-work rate after parental and maternity leave
     tinggi, dengan hampir 100% dari mereka kembali setelah            remains high, with nearly 100% of employees resuming their
     cuti berakhir. Namun, tingkat retensi setelah 12 bulan            roles after their leave period ends. However, retention rates
     menunjukkan sedikit fluktuasi. Pada tahun 2023 terdapat           after 12 months have shown slight fluctuations. In 2023,
     dua karyawan laki-laki yang tidak bertahan setelah satu           two male employees who returned from leave did not remain
     tahun kembali bekerja karena memilih untuk mengundurkan           with the company after one year, citing personal reasons
     diri atas alasan pribadi. Sedangkan pada tahun 2024, semua        for their resignation. Meanwhile, in 2024, all employees
     karyawan yang kembali tetap bertahan di perusahaan.               who returned from leave continued their tenure at ESSA.

     Secara keseluruhan, ESSA menunjukkan komitmen dalam               Overall, ESSA demonstrates a strong commitment to providing
     memberikan hak cuti melahirkan dengan tingkat retensi             parental and maternity leave with stable retention rates.
     yang stabil. Namun, tren penurunan pengambilan cuti oleh          However, the declining uptake of parental leave among male
     karyawan laki-laki bisa menjadi indikator perlunya sosialisasi    employees may indicate the need for further awareness and
     lebih lanjut terkait manfaat kebijakan ini.                       engagement initiatives to promote the benefits of this policy.




     Pelatihan dan Pengembangan Karyawan[GRI 3-3][GRI 404][OJK F.22]
     Employee Training and Development[GRI 3-3][GRI 404][OJK F.22]


     Kebijakan Pelatihan dan                                           Training and Career Development
     Pengembangan Karir                                                Policy

     Selama tahun 2024, Perseroan telah melakukan sejumlah             Throughout 2024, the Company has conducted a number
     pelatihan untuk meningkatkan kapasitas karyawan sebagai           of training sessions to enhance the capacity of employees
     bagian dari skema keberlanjutan. Perseroan telah melakukan        as part of the sustainability scheme. The Company has
     program pelatihan dan pengembangan kompetensi SDM                 implemented Human Resources (HR) training and competency
     melalui 89 program pelatihan yang diikuti oleh 163 karyawan       development programs through 163 training programs,
     peserta dengan total 6.189 jam pelatihan.[GRI 404-1][GRI 404-2]   attended by 89 participants, with a total of 6,189 training
                                                                       hours.[GRI 404-1][GRI 404-2]



76           2024 Laporan Keberlanjutan
                         Sustainability Report
Page 77
                               Ikhtisar Kinerja Program Pelatihan ESSA 2024
                            ESSA Training Program 2024 Performance Highlight
                                                                              2024
         Ketegori Karyawan
         Employee Category                    Jam Pelatihan             Jumlah Karyawan                   Rerata
                                              Training Hours           Amount of Employee                Average

 PKWTT (Permanen)
                                                  5.676                        207                         48,76
 PKWTT (Permanent)

 PKWT (Kontrak, Retiree)
                                                   513                          21                         51,16
 PKWT (Contract, Retiree)



Pelatihan dan Pengembangan                                      Employee Training and Capability
Kapabilitas Pekerja [OJK F.22]                                  Enhancement [OJK F.22]
Perseroan terus meningkatkan kompetensi dan kapabilitas         The Company continuously enhances employee competencies
pekerja melalui pendidikan dan pelatihan yang diselenggarakan   and capabilities through well-planned education and training
dengan perencanaan yang baik sebagai bagian dari                programs as part of human resource capacity development
pengembangan kapasitas sumber daya manusia untuk                for sustainable business. These training programs are
bisnis berkelanjutan. Program pelatihan diikuti oleh karyawan   attended by employees across various management levels,
di berbagai lapisan manajemen yang bertanggung jawab            ensuring the development of strong and sustainable business
untuk mengembangkan tata kelola dan operasional bisnis          governance and operations.
yang kokoh dan berkelanjutan.


                                 Program Pendidikan dan Pelatihan ESSA 2024
                                  ESSA Education and Training Program 2024

    Pelatihan Program Kursus Bahasa Indonesia bagi Ekspatriat
    Indonesian Language Course Program Training for Expatriates


        4         Peserta
                  Participants
                                      Kelas program kursus masih berlangsung dari tahun 2024 secara daring.
                                      Course classes are still ongoing from 2024 online.


    Pelatihan Basic Power B1 | Basic Power B1 Training


     14           Peserta
                  Participants
                                      Kelas program kursus telah terselenggara selama
                                      2 hari di bulan Desember 2024 bertempat di Kantor Pusat.
                                      The course was held for 2 days in December 2024 at the Head Office.


    Beasiswa Pendidikan S2 | Master's Degree Scholarship


         1        Peserta
                  Participant
                                      Masih berlangsung dari tahun 2023.
                                      Still ongoing from 2023.


    Beasiswa Pendidikan S1 | Undergraduate Education Scholarship


         1        Peserta
                  Participant
                                      Masih berlangsung dari tahun 2023.
                                      Still ongoing from 2023.




                                                                                                                               77
Page 78
         Sumber Daya Manusia
         Human Resource




     Penilaian Kinerja Karyawan [GRI 404-3]                            Employee Performance Appraisal [GRI 404-3]

     ESSA melaksanakan Review Kinerja Tahunan setiap akhir             ESSA conducts an Annual Performance Review at the end
     tahun, dimulai pada Desember sampai bulan Maret tahun             of each year, starting in December and ending in March of
     berikutnya dengan periode penilaian kinerja dari Januari          the following year with a performance appraisal period
     hingga Desember tahun berjalan. Proses ini mencakup               from January to December of the current year. The process
     seluruh karyawan PKWT dan PKWTT yang bergabung hingga             covers all non-permanent and permanent employees who
     30 September tahun berjalan.                                      joined up to September 30 of the current year.

     Penilaian dimulai dengan self-assessment, diikuti diskusi         The assessment begins with a self-assessment, followed
     one-on-one dengan atasan langsung, serta evaluasi tambahan        by a one-on-one discussion with the immediate supervisor,
     jika diperlukan. Untuk menjaga objektivitas, dilakukan            as well as additional evaluation if required. To maintain
     kalibrasi di tingkat Head of Function bagi kantor pusat serta     objectivity, calibration is carried out at the Head of Function
     Site Head/GM Plant bagi karyawan di lokasi operasional,           level for head office and Site Head/GM Plant for employees
     untuk kemudian dilakukan finalisasi oleh Dewan Direksi            in operational locations, to be finalized by the Board of
     (BOD). Hasil review ditetapkan melalui Surat Keputusan (SK)       Directors (BOD). The results of the review are determined
     dan menjadi dasar pengembangan karier serta manajemen             through a Decree (SK) and become the basis for career
     sumber daya manusia di ESSA.                                      development and human resource management at ESSA.


                                  Karyawan yang Menerima Tinjauan Kinerja Rutin (%)
                                 Employees Receiving Regular Performance Reviews (%)


                  Persentase Karyawan PWKTT                      Persentase Karyawan PWKT
                yang Mendapatkan Tinjauan Rutin                yang Mendapatkan Tinjauan Rutin
                Percentage of PWKTT Employees                   Percentage of PWKT Employees
                  who Receive Regular Reviews                    who Receive Regular Reviews




                                                                                          35,7%
                                                                                           (5)
                   77,4%                      78,7%                            16,7%
                                75,4%
                    (48)                       (63)                              (1)      81,5%
                                 (52)
                                                                     0,0%                  (53)
                                                                              73,5%
                                             88,5%                    (0)
                  83,6%         85,1%                                          (36)
                                (292)         (316)
                  (280)
                                                                     52,6%
                                                                      (20)

                                                                                                                   Perempuan
                                                                                                                   Female
                                                                                                                   Laki-Laki
                                                                                                                   Male
                  2022          2023          2024                   2022     2023        2024




     Dalam tiga tahun terakhir, tren evaluasi kinerja menunjukkan      Over the past three years, performance evaluation trends
     peningkatan signifikan dalam jumlah karyawan yang mendapat        show a significant increase in the number of employees
     tinjauan berkala. Pada kategori Pekerja Kontrak Waktu Tidak       receiving periodic reviews. In the Indefinite-Term Contract
     Tertentu (PKWTT), karyawan laki-laki yang menerima evaluasi       Worker (PKWTT) category, male employees who received
     meningkat dari 83,58% pada 2022 menjadi 88,50% pada               evaluations increased from 83.58% in 2022 to 88.50% in
     2024. Sementara itu, karyawan perempuan mengalami                 2024. Meanwhile, female employees experienced fluctuations,




78          2024 Laporan Keberlanjutan
                          Sustainability Report
Page 79
fluktuasi, dari 77,42% pada 2022 turun menjadi 75,36%            from 77.42% in 2022 down to 75.36% in 2023, then increasing
pada 2023, lalu meningkat menjadi 78,75% pada 2024.              to 78.75% in 2024. In the Fixed-Term Contract Worker
Pada kategori Pekerja Kontrak Waktu Tertentu (PKWT),             (PKWT) category, there was a more significant increase, as
terjadi peningkatan lebih signifikan, yang ditunjukan dengan     indicated by the performance assessment of male employees
penilaian kinerja karyawan laki-laki yang mendapat evaluasi      who received evaluations increasing from 52.63% in 2022
naik dari 52,63% pada 2022 menjadi 81,54% pada 2024.             to 81.54% in 2024. In 2022, no female employees received
Pada tahun 2022, belum ada karyawan perempuan yang               performance assessments because their status as employees
mendapatkan penilaian kinerja dikarenakan status mereka          had not met the assessment deadline (0%) then increased
sebagai karyawan belum memenuhi ketentuan batas waktu            to 35.71% in 2024. This data reflects ESSA's efforts to provide
penilaian (0%) lalu meningkat menjadi 35,71% pada tahun          constructive feedback to support employee professional
2024. Data ini mencerminkan upaya ESSA dalam memberikan          growth.
umpan balik yang konstruktif guna mendukung pertumbuhan
profesional karyawan.

Meskipun tren evaluasi kinerja terus membaik, akan tetapi        Despite these positive trends, ESSA recognizes that there
ESSA menyadari terdapat beberapa aspek yang masih dapat          are still areas for improvement in strengthening the evaluation
ditingkatkan untuk memperkuat sistem evaluasi di ESSA.           system. The participation of female employees in performance
Partisipasi karyawan perempuan dalam evaluasi masih lebih        evaluations remains lower than that of male employees,
rendah dibandingkan laki-laki, sehingga perlu dipastikan         highlighting the need for equal access through more inclusive
akses setara bagi semua gender melalui program mentoring         mentoring and coaching programs. Additionally, the scope
dan coaching yang lebih inklusif. Selain itu, cakupan evaluasi   of performance evaluations for PKWT employees should
kinerja bagi karyawan PKWT perlu diperluas agar mereka           be expanded to ensure equal development opportunities
mendapatkan kesempatan pengembangan yang setara                  with permanent employees, enhancing their engagement
dengan karyawan tetap, meningkatkan keterlibatan dan             and productivity at ESSA. Through these efforts, ESSA
produktivitas mereka di ESSA. Dengan berbagai upaya ini,         remains committed to improving the transparency and
ESSA berkomitmen untuk terus meningkatkan transparansi           effectiveness of performance evaluations, fostering an
dan efektivitas evaluasi kinerja guna menciptakan lingkungan     inclusive work environment focused on sustainable human
kerja yang inklusif dan berorientasi pada pengembangan           resource development.
sumber daya manusia secara berkelanjutan.

Ke depan, ESSA akan terus memperkuat kebijakan tinjauan          Moving forward, ESSA will continue to enhance inclusive
kinerja yang lebih inklusif, khususnya bagi PKWT perempuan,      performance review policies, particularly for female PKWT
dengan memastikan sistem evaluasi yang lebih transparan          employees, by ensuring a more transparent and equitable
dan berbasis kesetaraan. Perusahaan juga akan                    evaluation system. The company will also optimize career
mengoptimalkan program pengembangan karier agar hasil            development programs to directly link performance review
evaluasi dapat dikaitkan langsung dengan kesempatan              outcomes with competency enhancement and promotion
peningkatan kompetensi dan promosi. Dengan langkah ini,          opportunities. Through these efforts, ESSA aims to create
ESSA bertujuan menciptakan lingkungan kerja yang lebih           a fairer, more competitive, and growth-oriented work
adil, berdaya saing, dan mendukung pertumbuhan jangka            environment for its employees.
panjang tenaga kerja.



Survey Kepuasan Karyawan                                         Employee Satisfaction Survey

ESSA belum melakukan survei khusus untuk menilai kepuasan        ESSA has not conducted a specific survey to assess employee
karyawan pada periode pelaporan. Hal ini menjadi agenda          satisfaction during the reporting period. This remains an
mendesak yang akan kami lakukan pada tahun-tahun                 urgent agenda that we plan to undertake in the coming
mendatang. Akan tetapi kami telah dengan aktif melaksanakan      years. However, we have actively implemented various
berbagai inisiatif yang merujuk pada beberapa indikator          initiatives referring to several indicators that reflect measures




                                                                                                                                     79
Page 80
          Sumber Daya Manusia
          Human Resource




     yang dapat mencerminkan langkah-langkah yang berkontribusi    contributing to employee well-being and satisfaction in the
     terhadap peningkatan kesejahteraan dan kepuasan karyawan      workplace. ESSA has introduced multiple programs and
     di lingkungan kerja. ESSA telah menerapkan berbagai           policies that indirectly create a more positive work
     program dan kebijakan yang secara tidak langsung              environment and support employees career development,
     menciptakan lingkungan kerja yang lebih positif dan           including:
     mendukung pengembangan karier karyawan, diantaranya:

     1. Pengembangan Keterampilan dan Program Bantuan              1.   Skills Development and Transition Assistance Programs
        Peralihan[GRI 404-2]                                            [GRI 404-2]


        ESSA berkomitmen untuk meningkatkan keterampilan              ESSA is committed to enhancing employees' skills
        karyawan melalui program pelatihan dan beasiswa.              through training programs and scholarships. These
        Upaya ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan            efforts not only aim to improve workforce competencies
        kompetensi tenaga kerja, tetapi juga memberikan rasa          but also provide employees with a sense of security in
        aman bagi karyawan dalam membangun masa depan                 building their future careers. Employees who feel
        karir mereka. Karyawan yang merasa didukung dalam             supported in their personal development tend to be
        pengembangan diri cenderung lebih termotivasi dan             more motivated and demonstrate higher loyalty to the
        memiliki loyalitas tinggi terhadap perusahaan.                company.
     2. Mekanisme Tinjauan Kinerja dan Pengembangan                2. Performance Review Mechanisms and Career
        Karier[GRI 404-3]                                             Development [GRI 404-3]
        Persentase karyawan yang menerima tinjauan rutin              The percentage of employees receiving regular
        terhadap kinerja dan pengembangan karier menjadi              performance and career development reviews is a key
        indikator penting dalam menciptakan transparansi dan          indicator of transparency and fairness within the company.
        keadilan dalam perusahaan. Dengan adanya mekanisme            Through an annual review mechanism, employees have
        tinjauan tahunan, karyawan memiliki kesempatan untuk          the opportunity to understand company expectations,
        memahami ekspektasi perusahaan, menerima umpan                receive constructive feedback, and strategically plan
        balik yang membangun, serta merencanakan langkah-             their career development steps.
        langkah pengembangan karier mereka dengan lebih
        terarah.
     3. Keadilan dalam Struktur Gaji dan Remunerasi[GRI 405-2]     3. Fairness in Salary and Remuneration Structure [GRI 405-2]
          [GRI 2-20]                                                    [GRI 2-20]


        ESSA menerapkan kebijakan kompensasi yang                       ESSA implements a compensation policy that considers
        mempertimbangkan aspek keadilan, termasuk rasio gaji            fairness aspects, including the ratio of base salary and
        pokok dan remunerasi antara karyawan perempuan dan              remuneration between female and male employees. A
        laki-laki. Struktur gaji yang adil dapat meningkatkan           fair salary structure enhances job satisfaction by ensuring
        kepuasan kerja dengan memastikan bahwa seluruh                  that all employees receive equitable rewards based on
        karyawan menerima penghargaan yang setara                       their contributions and performance, without gender
        berdasarkan kontribusi dan kinerja mereka, tanpa                discrimination.
        diskriminasi gender.
     4. Lingkungan Kerja yang Inklusif dan Bebas Diskriminasi      4. Inclusive and Non-Discriminatory Work Environment
          [GRI 406-1]                                                   [GRI 406-1]


          Tidak adanya insiden diskriminasi dalam laporan ESSA          The absence of discrimination incidents in ESSA's reports
          mencerminkan upaya perusahaan dalam menciptakan               reflects the company's efforts to create a safe, inclusive,
          lingkungan kerja yang aman, inklusif, dan menghargai          and diversity-respecting work environment. A conducive
          keberagaman. Sebuah lingkungan kerja yang kondusif            workplace allows employees to work more comfortably
          memungkinkan karyawan untuk bekerja dengan lebih              and focus without concerns about unfair treatment.
          nyaman dan fokus tanpa kekhawatiran terhadap perlakuan
          yang tidak adil.




80              2024 Laporan Keberlanjutan
                        Sustainability Report
Page 81
Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3)[GRI 3-3]
Occupational Health and Safety (OHS)[GRI 3-3]


Komitmen dan Inisiatif [GRI 403-1]                                    Commitment and Initiatives[GRI 403-1]

ESSA menempatkan keselamatan kerja sebagai fondasi                    ESSA places workplace safety as the main foundation in
utama dalam menjalankan operasional bisnis yang                       running sustainable business operations. We are committed
berkelanjutan. Kami berkomitmen untuk menjaga lingkungan              to maintaining a safe and healthy work environment, ensuring
kerja yang aman dan sehat, memastikan setiap karyawan                 every employee can work without concern for accident
dapat bekerja tanpa rasa khawatir akan risiko kecelakaan.             risks.

Manajemen K3 ESSA: Sertifikasi OHSA &                                 ESSA's OHS Management: OHSA & SIK3
SIK3                                                                  Certifications

Penerapan K3 di lingkungan Perseroan mengacu pada:                    The implementation of OHS in the Company refers to:
1. Undang-Undang No. 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan                 1. Law No. 1 of 1970 on Occupational Safety;
   Kerja;
2. Undang-Undang No. 23 tahun 1992 tentang Kesehatan;                 2. Law No. 23 of 1992 on Health;
3. Undang-Undang No.13 Tahun 2003 tentang                             3. Law No. 13 of 2003 on Manpower.
   Ketenagakerjaan.

Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) merupakan prioritas              Occupational Health and Safety (OHS) is a top priority in
utama dalam operasional ESSA. Sebagai bagian dari komitmen            ESSA's operations. As part of its commitment to maintaining
terhadap lingkungan kerja yang aman, ESSA telah mengadopsi            a safe working environment, ESSA has adopted the best
standar terbaik dalam sistem manajemen K3, termasuk                   standards in OHS management systems, including obtaining
memperoleh sertifikasi Occupational Health and Safety                 Occupational Health and Safety Assessment (OHSA)
Assessment (OHSA) serta Sistem Manajemen Keselamatan                  certification and the Occupational Health and Safety
dan Kesehatan Kerja (SMK3/SIK3) dari Kementerian                      Management System (SMK3/SIK3) certification from the
Ketenagakerjaan RI.                                                   Indonesian Ministry of Manpower.
● OHSA: Sertifikasi ini menegaskan bahwa ESSA telah                   ● OHSA: This certification affirms that ESSA has implemented
    menerapkan sistem manajemen keselamatan kerja yang                    an occupational safety management system that complies
    sesuai dengan standar internasional, memastikan                       with international standards, ensuring a healthy, safe
    lingkungan kerja yang sehat, aman, serta bebas dari                   work environment free from workplace accidents and
    risiko kecelakaan dan penyakit akibat kerja.                          occupational diseases.
● SIK3 (SMK3): ESSA telah memenuhi persyaratan                        ● SIK3 (SMK3): ESSA has met national occupational health
    perundang-undangan nasional terkait K3, termasuk                      and safety regulations, including compliance with
    kepatuhan terhadap Peraturan Pemerintah No. 50 Tahun                  Government Regulation No. 50 of 2012 on SMK3
    2012 tentang Penerapan SMK3. Dengan sertifikasi ini,                  implementation. This certification demonstrates the
    perusahaan menunjukkan komitmen dalam memastikan                      company's commitment to accident prevention and
    pencegahan kecelakaan kerja dan peningkatan budaya                    strengthening a safety culture across all operational
    keselamatan kerja di seluruh lini operasional.                        levels.

Melalui penerapan standar OHSA dan SIK3, ESSA tidak                   By implementing OHSA and SIK3 standards, ESSA not only
hanya meningkatkan perlindungan terhadap pekerja, tetapi              enhances worker protection but also ensures compliance
juga memastikan kepatuhan terhadap regulasi nasional dan              with national and international regulations. The company
internasional. Perusahaan secara berkelanjutan melakukan              continuously conducts audits and evaluations to improve
audit dan evaluasi untuk meningkatkan efektivitas sistem              the effectiveness of its OHS system, strengthen workforce
K3, memperkuat kapasitas tenaga kerja dalam mengidentifikasi          capacity in identifying and managing risks, and foster a
serta mengelola risiko, serta membangun budaya keselamatan            stronger workplace safety culture across all business units.
kerja yang lebih kuat di seluruh unit usaha. [GRI 403-7][GRI 403-8]   [GRI 403-7][GRI 403-8]




                                                                                                                                     81
Page 82
          Sumber Daya Manusia
          Human Resource




     Sebagai upaya dalam menciptakan lingkungan bekerja yang                    As part of the effort to create a decent and safe working
     layak dan aman, ESSA menekankan aspek K3 melalui                           environment, ESSA emphasizes OHS aspects through
     berbagai kebijakan K3. Selain itu, Perseroan berkomitmen                   various OHS policies. Additionally, the Company is committed
     secara berkala menyelenggarakan safety briefing, pelatihan,                to regularly conducting safety briefings, training, and periodic
     dan inspeksi berkala untuk memprioritaskan target                          inspections to prioritize the "ZERO ACCIDENT" safety target
     keselamatan “ZERO ACCIDENT” di semua lingkup pekerjaan.                    across all work scopes.[OJK F.1][OJK F.21] [GRI 403-7][GRI 403-8] The objectives
     [OJK F.1][OJK F.21] [GRI 403-7][GRI 403-8]
                                                Tujuan penerapan kebijakan K3   of the Company's OHS policy implementation include:
     Perseroan di antaranya:




         Meningkatkan kesadaran                            Mempromosikan budaya yang                          Menaati peraturan perundang-
         karyawan.                                         kuat.                                              undangan dan ketentuan lain
                                                                                                              yang relevan.
         Increasing employee                               Promoting a strong safety
         awareness.                                        culture.                                           Complying with
                                                                                                              laws and other relevant
                                                                                                              regulations.




         Menjaga komunikasi dan                            Meningkatkan                                       Menganalisa dan melakukan
         kerjasama yang efektif dengan                     kemampuan karyawan dalam                           manajemen insiden sebagai
         para pemangku kepentingan                         upaya memastikan kondisi                           alat untuk pencegahan
         guna memastikan komitmen                          pekerjaan aman dan                                 kecelakaan kerja.
         yang sama.                                        mencegah kecelakaan kerja.
                                                                                                              Analyzing and managing
         Maintaining effective                             Enhancing employees' ability to                    incidents as tools for preventing
         communication and                                 ensure safe working conditions                     workplace accidents.
         cooperation with stakeholders                     and prevent accidents.
         to ensure mutual commitment.




82            2024 Laporan Keberlanjutan
                           Sustainability Report
Page 83
Untuk mewujudkan budaya keselamatan yang kokoh, kami        To establish a strong safety culture, we implement various
melaksanakan berbagai langkah strategis, antara lain:       strategic steps, including:



                      Penguatan Budaya Keselamatan melalui Kepemimpinan Proaktif
                      Kepemimpinan di ESSA berperan aktif dalam mengomunikasikan pentingnya keselamatan
                      kerja. Setiap pimpinan memastikan penerapan standar K3 dalam setiap aktivitas operasional.
                      Strengthening Safety Culture through Proactive Leadership
                      Leadership at ESSA plays an active role in communicating the importance of occupational
                      safety. Each leader ensures the application of OHS standards in every operational activity.



                      Sistem Pelaporan dan Investigasi Insiden yang Transparan
                      Kami mendorong karyawan untuk melaporkan potensi bahaya dan insiden, sekecil apa
                      pun, guna mencegah risiko yang lebih besar. Setiap laporan ditindaklanjuti dengan
                      investigasi dan perbaikan untuk mencegah kejadian serupa.[GRI 403-2][GRI 403-4]
                      Transparent Reporting and Incident Investigation System
                      We encourage employees to report potential hazards and incidents, no matter how small,
                      to prevent larger risks. Every report is followed up with investigation and corrective
                      actions to prevent similar incidents.[GRI 403-2][GRI 403-4]



                      Pendidikan dan Kesadaran K3 yang Berkelanjutan [GRI 403-5]
                      Pelatihan keselamatan rutin diadakan untuk semua karyawan, disertai simulasi situasi
                      darurat seperti kebakaran dan evakuasi. Program ini bertujuan untuk memastikan kesiapan
                      karyawan dalam menghadapi kondisi tak terduga.
                      Ongoing OHS Education and Awareness [GRI 403-5]
                      Routine safety training is held for all employees, including emergency situation simulations
                      such as fires and evacuations. This program aims to ensure employee readiness in facing
                      unexpected conditions.



                      Integrasi Teknologi untuk Mendukung K3
                      Kami memanfaatkan teknologi canggih, seperti sistem deteksi dini dan analisis data
                      keselamatan, guna mengurangi risiko kecelakaan dan meningkatkan pengawasan di area
                      kerja.
                      Integration of Technology to Support OHS
                      We utilize advanced technologies, such as early detection systems and safety data
                      analysis, to reduce accident risks and improve monitoring in work areas.



                      Kolaborasi dengan Pihak Eksternal
                      ESSA bekerja sama dengan lembaga K3 terkemuka untuk memastikan praktik keselamatan
                      kami sesuai dengan standar nasional dan internasional.
                      Collaboration with External Parties
                      ESSA collaborates with leading OHS institutions to ensure our safety practices align with
                      national and international standards.




                                                                                                                         83
Page 84
         Sumber Daya Manusia
         Human Resource




     Penghargaan Zero Accident ini tidak hanya menjadi                  The Zero Accident award is not only a source of pride but
     kebanggaan, tetapi juga motivasi bagi kami untuk terus             also motivation for us to continue innovating in creating an
     berinovasi dalam menciptakan lingkungan kerja yang semakin         increasingly safe working environment. ESSA is committed
     aman. ESSA berkomitmen untuk menjaga keberlanjutan                 to maintaining business sustainability in line with employee
     bisnis yang sejalan dengan kesejahteraan karyawan dan              welfare and workplace protection.
     perlindungan lingkungan kerja.



     Kinerja K3                                                         OHS Performance

     ESSA diwakili oleh Anak Perusahaan PAU mendapatkan                 ESSA, represented by its Subsidiary PAU, has received
     perhargaan secara berturut-turut dalam 9 tahun dari                awards for nine consecutive years from the Ministry of
     Kementerian Tenaga Kerja atas kinerja 5.890.471 jam kerja          Manpower for achieving 5,890,471 work hours without a
     tanpa kehilangan hari kerja karena kecelakaan pada Kilang          lost workday due to accidents at the Palembang LPG Plant.
     LPG Palembang. Selanjutnya pada Pabrik Amoniak di                  Additionally, at the Ammonia Plant in Banggai, Luwuk
     Banggai, Kabupaten Luwuk, komitmen atas kesehatan dan              Regency, the commitment to health and safety for employees
     keselamatan kerja bagi karyawan, mencatatkan 1.911.939             recorded 1,911,939 work hours without any workplace
     jam kerja orang tanpa kecelakaan kerja. [GRI 403-9][GRI 403-10]    accidents. [GRI 403-9][GRI 403-10]




                                          Komitmen kami terhadap K3 terbukti melalui pencapaian Zero Accident selama
                                          9 tahun berturut-turut. Prestasi ini menjadi bukti nyata dari upaya berkelanjutan
                                          kami dalam mengedepankan keselamatan sebagai budaya kerja di seluruh
                                          tingkatan organisasi.

                                          Our commitment to OHS is demonstrated through achieving the Zero Accident
                                          award for 9 consecutive years. This achievement serves as a tangible proof of our
                                          ongoing efforts to prioritize safety as a work culture across all levels of the
                                          organization.




84          2024 Laporan Keberlanjutan
                         Sustainability Report
Page 85
MASYARAKAT LOKAL
      Local Communities
Page 86
         Masyarakat Lokal
         Local Communities




     Pemberdayaan Mitra Lokal Berkelanjutan[GRI 3-3]
     Sustainable Local Partner Empowerment[GRI 3-3]


     Masyarakat lokal adalah mitra keberlanjutan Perseroan.                 Local communities are key sustainability partners of the
     Kesejahteraan mereka menjadi salah satu isu penting yang               Company. Their well-being is a critical issue, given that local
     diperhatikan mengingat masyarakat lokal sangat mungkin                 communities are often directly impacted by the Company's
     terdampak secara negatif dari aktivitas bisnis Kami. Kami              business activities. We carefully design comprehensive
     secara berhati-hati menyusun program pemberdayaan                      community empowerment programs that focus on education,
     masyarakat secara komprehensif melalui aspek pendidikan,               health, economic empowerment, and supporting vulnerable
     kesehatan, pemberdayaan ekonomi, dan pemberdayaan                      groups within the community.[GRI 413-1][GRI 413-2][OJK F.23]
     kelompok masyarakat rentan lainnya.[GRI 413-1][GRI 413-2][OJK F.23]



     Kinerja Pemberdayaan Mitra Lokal                                       Performance of Sustainable Local
     Berkelanjutan[OJK B.3]                                                 Partner Empowerment[OJK B.3]


                          Penerima Manfaat Program Pemberdayaan Masyarakat dan CSR:
                           Beneficiaries of Community Empowerment and CSR Programs:


         Program Kesehatan:                           Program Ekonomi:                                  Pemasok Lokal:
         Health Program:                              Economic Program:                                 Local Supplier:


                  427              Balita
                                   Toddlers                     23         Kelompok Petani
                                                                           Farmer Group




         Program Pendidikan:                          Program Infrastruktur:                           91%           untuk produk
                                                                                                                     for products

         Education Program:                           Education Infrastructure:
                                                                                                       97%           untuk jasa
                                                                                                                     dari suplier lokal


                 10                                                1
                                                                                                                     for services from
                          Unit Komputer                                Sumur Bor
                                                                                                                     local supplier
                          Unit Computers                               Borewell




                     2    Unit Infokus
                          Unit Projectors                          1   Pompa Air
                                                                       Water Pump
                                                                                                        Keanekaragaman Hayati:
                                                                                                        Biodiversity:



                     3    Unit Printer
                          Unit Printers                          2     Tandon Air
                                                                       Water Tanks
                                                                                                                 384
                                                                                                                 Burung Maleo
                                                                                                                 Maleo Birds
                                                                                                                 Dilepasliarkan ke Taman



                  13
                                                                                                                 Suaka Margasatwa Bakiriang.
                          Starlink                                                                               were released into the
                          Satellite Internet                                                                     Bakiriang Wildlife Sanctuary.
                          Services




                    9
                          Institusi Pendidikan
                          setara Sekolah
                          Menengah Pertama
                          (SMP)/Sekolah
                          Menengah Atas (SMA)
                          Educational institutions
                          equivalent to Junior
                          High School/Senior
                          High School




86           2024 Laporan Keberlanjutan
                          Sustainability Report
Page 87
Program Pemberdayaan Masyarakat                             Community Empowerment Program
ESSA 2024[GRI 203-1][GRI 203-2][OJK F.1][OJK F.25]          ESSA 2024[GRI 203-1][GRI 203-2][OJK F.1][OJK F.25]

Perseroan membuktikan komitmen untuk tumbuh                 The Company demonstrates its commitment to sustainable
berkelanjutan bersama dengan masyarakat lokal dengan        growth alongside local communities by implementing
pelaksanaan program pemberdayaan komprehensif sebagai       comprehensive empowerment programs. This integrated
upaya terintegrasi dalam operasi bisnis sebagai bagian      approach is part of our business operations and contributes
upaya pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan           to achieving the Sustainable Development Goals (SDGs).
(TPB).



                   Bidang Pendidikan                                            Bidang Kesehatan
                   Education Program                                             Health Program




  ♦   Program Sahabat Mengajar di Sekolah dan Universitas     ♦   Program Penanganan Stunting
      Teaching Friend Program in Schools and Universities         Stunting Handling Program
  ♦   Bantuan Unit Komputer ke Sekolah Menengah Pertama       ♦   Program Pencegahan dan Pengendalian Penyakit AIDS,
      Computer Unit Assistance to Junior High Schools             Tuberkulosis, dan Malaria
  ♦   Bantuan Transportasi Pelajar                                AIDS, Tuberculosis, and Malaria Prevention and Control
      Student Transportation Assistance                           Program
                                                              ♦   Program Air Bersih
                                                                  Clean Water Program



           Bidang Pemberdayaan Ekonomi                                         Bidang Infrastruktur
           Economic Empowerment Program                                       Infrastructure Program




  ♦   Pelatihan Manajemen Pengelolaan Arang BUMDES            ♦   Biopori: Pemberdayaan Komunitas dengan Pembuatan
      BUMDES Charcoal Management Training                         Biopori
  ♦   Pelatihan Pengelolaan Keuangan kepada Kelompok              Biopore: Community Empowerment for Biopore Making
      Petani                                                  ♦   Program Air Bersih (Sumur Bor, Tandon Air)
      Financial Management Training for Farmer Groups             Clean Water Program (Bore Wells, Water Tanks)
  ♦   Pendampingan Kelompok Tani Binaan ESSA                  ♦   Program Pemberdayaan Masyarakat Pemanfaatan
      ESSA's Farmer Group Mentorship                              Lampu Tenaga Surya
  ♦   Pemberdayaan Masyarakat Pembuatan Biopori                   Community Empowerment Program for Solar Lamp
      Community Empowerment for Biopore Making                    Utilization




                                                                                                                           87
Page 88
           Masyarakat Lokal
           Local Communities




     Kegiatan, Penjelasan, dan Capaian                                       Activities, Explanations, and Achievements
     Pemberdayaan Masyarakat dan CSR                                         of Community Empowerment and CSR

     Upaya pemberdayaan kami mendapatkan sejumlah                            Our empowerment efforts have received several awards
     penghargaan dan sertifikat dari pemangku kepentingan                    and certifications from stakeholders and local governments.
     dan pemerintah setempat. Hal ini membuat kami berbesar                  This makes us proud and determined to continue supporting
     hati dan bertekad mendukung masyarakat lokal secara                     local communities sustainably through activities that are
     berkelanjutan melalui kegiatan yang disusun berdasarkan                 based on mapping results and participatory communication.
     hasil pemetaan dan komunikasi yang partisipatif.


             Program Pendidikan
             Education Program




                       Kegiatan                                   Penjelasan                                       Capaian
      No.
                        Activity                                  Description                                    Achievement
      1.      Program Sahabat Mengajar           Program yang melibatkan karyawan ESSA             1. Transformasi pengetahuan mengenai
              di Sekolah dan Universitas         sebagai tenaga pengajar sukarela untuk               kegiatan industri ESSA.
                                                 berbagi pengalaman dan wawasan tentang            2. Mengenalkan potensi industri
                                                 industri, guna meningkatkan pemahaman                kepada siswa-siswi dan guru sekolah
                                                 siswa mengenai dunia kerja.                          di wilayah mereka.
                                                                                                   3. Mempersiapkan sejak dini persiapan
                                                                                                      karir untuk siswa-siswi.

              Teaching Volunteers                This program involves ESSA employees              1.  Knowledge transfer about ESSA’s
              Program in Schools and             as volunteer teachers to share their                 industrial activities.
              Universities                       experiences and insights about the                2. Introducing industry potential to
                                                 industry, aiming to enhance students'                students and teachers in their region.
                                                 understanding of the working world.               3. Early career preparation for students.
      2.      Bantuan Unit Komputer ke           Peningkatan kualitas pendidikan melalui           Penyaluran bantuan komputer, infokus,
              Sekolah Menengah Pertama           bantuan sarana teknologi informasi berupa         dan printer ke berbagai sekolah.
              di sekitar operasional             komputer dan perangkat pendukung
              perusahaan                         lainnya bagi sekolah-sekolah di wilayah
                                                 sekitar perusahaan.

              Computer Unit Assistance           Improving education quality by providing IT       Distribution of computers, projectors,
              for Junior High Schools            equipment, including computers and other          and printers to various schools.
              Around the Company's               supporting devices, to schools near the
              Operations                         company’s operational areas.
      3.      Bantuan Transportasi               Penyediaan transportasi bagi pelajar guna         Terbantunya orang tua dalam hal
              Pelajar sekitar Wilayah            meningkatkan aksesibilitas pendidikan,            antar-jemput anak sekolah, sehingga
              Operasi ESSA                       terutama bagi anak-anak yang memiliki             mengurangi biaya pengeluaran rumah
                                                 keterbatasan sarana transportasi ke sekolah.      tangga.

              Student Transportation             Providing transportation for students to          Helping parents with school
              Assistance Around ESSA's           improve access to education, especially for       transportation, reducing household
              Operational Area                   children with limited transportation to school.   expenses.




88           2024 Laporan Keberlanjutan
                         Sustainability Report
Page 89
      Program Kesehatan
      Health Program




               Kegiatan                         Penjelasan                                    Capaian
No.
                Activity                        Description                                 Achievement
1.    Program Air Bersih        Penyediaan sumber air bersih dan fasilitas     Perusahaan membantu pengadaan air
                                pendukungnya untuk meningkatkan akses          bersih dengan sumur bor dan mesin
                                masyarakat terhadap air layak konsumsi         di Puskesmas Nambo serta tandon air
                                dan sanitasi yang lebih baik.                  untuk Pustu di beberapa lokasi.

      Clean Water Program       Providing clean water sources and              The company facilitated clean water
                                supporting facilities to improve community     procurement through bore wells
                                access to potable water and better             and water pumps at Nambo Health
                                sanitation.                                    Center and water reservoirs at several
                                                                               Puskesmas (community health centers).
2.    Program Penanganan        Program yang mendukung pemerintah              Peningkatan pemahaman masyarakat
      Stunting                  dalam mengurangi angka stunting dengan         tentang pentingnya gizi dan penyaluran
                                peningkatan kapasitas tenaga kesehatan,        makanan tambahan untuk ibu hamil
                                sosialisasi gizi, serta penyediaan makanan     serta balita.
                                tambahan bagi ibu hamil dan balita.

      Stunting Prevention       A program supporting the government            Increased public awareness of nutrition
      Program                   in reducing stunting rates by increasing       and the distribution of supplementary
                                healthcare workers' capacity, conducting       food to pregnant women and toddlers.
                                nutrition awareness campaigns, and
                                providing supplementary food for pregnant
                                women and toddlers.
3.    Program Pencegahan dan    Upaya edukasi dan pencegahan penyakit          Kader kesehatan telah mendapatkan
      Pengendalian Penyakit     menular melalui peningkatan kapasitas          pelatihan mengenai pencegahan dan
      AIDS, Tuberkulosis, dan   kader kesehatan, sosialisasi, serta kegiatan   penanganan penyakit menular.
      Malaria                   pengasapan di sekolah-sekolah.

      AIDS, Tuberculosis, and   Educational and preventive measures for        Health workers received training on the
      Malaria Prevention and    infectious diseases through health worker      prevention and treatment of infectious
      Control Program           capacity-building, awareness campaigns,        diseases.
                                and fumigation activities in schools.




                                                                                                                         89
Page 90
          Masyarakat Lokal
          Local Communities




            Program Ekonomi
            Economic Program




                      Kegiatan                                 Penjelasan                                     Capaian
     No.
                       Activity                                Description                                  Achievement
     1.      Pelatihan Manajemen               Meningkatkan kapasitas manajerial              Peningkatan kualitas produk arang
             Pengelolaan Arang Badan           dan teknis BUMDES dalam mengelola              tempurung melalui pelatihan dan
             Usaha Milik Desa (BUMDES)         produksi arang tempurung, sehingga dapat       pendampingan manajemen.
             untuk Meningkatkan                meningkatkan nilai ekonomi dan daya
             Kualitas Produk                   saing produk.

             Charcoal Business                 Enhancing the managerial and technical         Improved charcoal product quality
             Management Training for           capacity of BUMDES in managing coconut         through training and management
             Village-Owned Enterprises         shell charcoal production to increase          mentoring.
             (BUMDES) to Improve               product value and competitiveness.
             Product Quality




     2.      Pelatihan Pengelolaan             Meningkatkan kapasitas petani binaan           Petani binaan mampu melakukan
             Keuangan kepada                   dalam mengelola keuangan kelompok,             pembukuan arus keuangan (khususnya
             Kelompok Petani oleh              merencanakan investasi, serta                  dalam kelompok) dan mengelola
             Karyawan ESSA                     meningkatkan efisiensi keuangan dalam          keuangan.
                                               usaha pertanian.

             Financial Management              Strengthening the financial management         Assisted farmers are now able to
             Training for Farmer Groups        skills of assisted farmers, planning           maintain financial records (especially
             by ESSA Employees                 investments, and improving financial           within groups) and manage finances
                                               efficiency in agricultural businesses.         effectively.
     3.      Pendampingan Kelompok             Peningkatan keterampilan dan efisiensi         Petani terbantu dalam melakukan
             Tani Binaan ESSA                  dalam pertanian melalui edukasi terkait        efisiensi kegiatan pertanian sehingga
                                               musim tanam, penggunaan pupuk yang             hasil panen yang diterima meningkat
                                               tepat, serta optimalisasi hasil panen.         serta memiliki kualitas yang baik.

             ESSA-Assisted Farmer              Improving agricultural skills and efficiency   Farmers improved efficiency in
             Group Mentorship                  through education on planting seasons,         agricultural activities, resulting in
                                               proper fertilizer use, and harvest             increased yields and better product
                                               optimization.                                  quality.




90          2024 Laporan Keberlanjutan
                       Sustainability Report
Page 91
      Program Lingkungan
      Environment Program




                   Kegiatan                                  Penjelasan                             Capaian
No.
                    Activity                                 Description                          Achievement
1.    Pemberdayaan Masyarakat                Program ini bertujuan meningkatkan          Pembuatan sejumlah titik
      Pembuatan Biopori sebagai              kapasitas masyarakat dalam mengelola        biopori yang berfungsi dalam
      Peningkatan Resapan Air Tanah          sumber daya air secara lebih baik melalui   meningkatkan daya resapan air
      dan Beban Pencemar Limpasan            pembuatan biopori, guna meningkatkan        tanah.
      Permukaan di Desa Tangkiang            daya resapan air tanah dan mengurangi
                                             limpasan permukaan.

      Community Empowerment through          This program aims to enhance community      Creation of several biopore
      Biopore Development to Improve         capacity in managing water resources by     points that function to increase
      Groundwater Absorption and             creating biopores to improve groundwater    groundwater absorption.
      Reduce Surface Runoff Pollutants in    absorption and reduce surface runoff.
      Tangkiang Village
2.    Pemberdayaan Masyarakat melalui        Mendorong masyarakat untuk beralih          Peningkatan kesadaran
      Peralihan Penggunaan Transportasi      dari transportasi pribadi ke transportasi   masyarakat dalam
      Pribadi ke Transportasi Umum dalam     umum guna mengurangi emisi karbon,          menggunakan transportasi
      Upaya Pengurangan Emisi di Desa        kemacetan, dan polusi udara.                umum yang lebih ramah
      Tangkiang                                                                          lingkungan.

      Community Empowerment through          Encouraging the community to shift from     Increased public awareness
      Transition from Private Vehicles       private vehicles to public transportation   of using more environmentally
      to Public Transport to Reduce          to reduce carbon emissions, traffic         friendly public transport.
      Emissions in Tangkiang Village         congestion, and air pollution.
3.    Pemberdayaan Masyarakat melalui        Meningkatkan kesadaran dan keterampilan     Pelaksanaan pelatihan
      Transfer Kompetensi Aspek              masyarakat dalam mengelola limbah           pengelolaan limbah B3 bagi
      Pengurangan dan Pemanfaatan            B3 secara aman dan efektif, serta           komunitas setempat.
      Limbah B3 di Desa Tangkiang            mendorong praktik daur ulang yang lebih
                                             berkelanjutan.

      Community Empowerment through          Raising community awareness and skills in   Implementation of hazardous
      Competency Transfer on Hazardous       safely and effectively managing hazardous   waste management training for
      Waste (B3) Reduction and Utilization   waste (B3) while promoting more             the local community.
      in Tangkiang Village                   sustainable recycling practices.
4     Transfer Kompetensi Pemberdayaan       Edukasi dan pendampingan bagi               Peningkatan kesadaran
      Masyarakat Aspek Pengurangan           masyarakat dalam mengelola limbah           masyarakat dalam memilah dan
      dan Pemanfaatan Limbah Non-B3 di       non-B3 guna mengurangi pencemaran           mendaur ulang limbah non-B3.
      Desa Tangkiang                         lingkungan dan meningkatkan kebersihan
                                             sanitasi.

      Competency Transfer for Community      Education and assistance for the            Increased public awareness of
      Empowerment on Non-Hazardous           community in managing non-hazardous         waste segregation and non-
      Waste (Non-B3) Reduction and           waste to reduce environmental pollution     hazardous waste recycling.
      Utilization in Tangkiang Village       and improve sanitation.




                                                                                                                            91
Page 92
          Masyarakat Lokal
          Local Communities




                          Kegiatan                                 Penjelasan                              Capaian
      No.
                           Activity                                Description                           Achievement
      5      Program Pemberdayaan Masyarakat      Meningkatkan akses energi terbarukan          Instalasi lampu tenaga surya di
             Pemanfaatan Lampu Tenaga Surya       melalui pemanfaatan lampu tenaga surya        beberapa rumah warga yang
             sebagai Solusi Hemat Energi untuk    guna mengurangi ketergantungan pada           membutuhkan.
             Penerangan dan Pengurangan Biaya     bahan bakar fosil dan menekan biaya listrik
             Listrik di Desa Tangkiang            rumah tangga.

             Community Empowerment Program        Increasing access to renewable energy         Installation of solar-powered
             on Solar-Powered Lamps as an         through the use of solar-powered lamps        lamps in several households in
             Energy-Efficient Lighting Solution   to reduce dependence on fossil fuels and      need.
             to Reduce Electricity Costs in       lower household electricity costs.
             Tangkiang Village
      6      Program Perlindungan                 Upaya konservasi dan pelepasliaran hewan      Melalui program ini, perusahaan
             Keanekaragaman Hayati                endemik Burung Maleo guna menjaga             telah membantu pelepasliaran
                                                  kelestarian spesies yang terancam punah.      burung Maleo ke Taman
                                                                                                Suaka Margasatwa Bakiriang
                                                                                                sebanyak 384 ekor.

             Biodiversity Conservation Program    Conservation efforts and the release of the   Through this program, the
                                                  endemic Maleo bird species to preserve        company has assisted in the
                                                  threatened biodiversity.                      release of 384 Maleo birds into
                                                                                                the Bakiriang Wildlife Reserve.



     Pengaduan Masyarakat [GRI 2-16][GRI 2-26][OJK                  Community Complaints [GRI 2-16][GRI 2-26][OJK
     F.24]                                                          F.24]



     Bersamaan dengan komitmen ESSA untuk memberikan                In line with ESSA's commitment to providing benefits to the
     manfaat kepada masyarakat sekitar melalui berbagai program     surrounding communities through various community
     pemberdayaan masyarakat dan CSR, Perseroan menerima            empowerment and CSR programs, the Company has
     tanggapan positif dari komunitas setempat. Sebagai alat        received positive feedback from the local community. As
     untuk pelibatan masyarakat, melalui inisiatif ini Perseroan    a tool for community engagement, these initiatives also
     juga senantiasa memberikan ruang bagi masyarakat untuk         serve as a platform for the community to express complaints,
     menyampaikan keluhan, usulan, atau saran konstruktif,          suggestions, or constructive feedback, particularly regarding
     terutama yang terkait dengan mitigasi dampak negatif           the mitigation of the Company’s negative environmental
     perusahaan pada lingkungan dan pengembangan masyarakat         impacts and community development around its operational
     di sekitar wilayah operasional. Pada tahun 2024, tidak         areas. In 2024, there were no reported cases from the
     terdapat kasus yang diadukan masyarakat pada ESSA baik         community to ESSA regarding either environmental impacts
     berupa dampak negatif terhadap lingkungan maupun               or empowerment-related concerns. [OJK F.16]
     pemberdayaan yang disampaikan pada kami. .[OJK F.16]

     Sepanjang Tahun 2024, Perseroan tidak menerima laporan         Throughout 2024, the Company did not receive any reports
     dan pengaduan dari masyarakat terkait dampak negatif           or complaints from the community regarding the negative
     perusahaan terhadap aspek kesehatan, pendidikan, dan           impacts of the company on aspects of health, education,
     pemberdayaan ekonomi dari masyarakat lokal. [OJK F.16]         and economic empowerment of the local community. [OJK
                                                                    F.16]




92           2024 Laporan Keberlanjutan
                       Sustainability Report
Page 93
Supplier Lokal Kami [GRI 204-1][OJK B.1]                       Our Local Suppliers [GRI 204-1][OJK B.1]

Kami berkomitmen tumbuh berkelanjutan bersama dengan           We are committed to sustainable growth alongside local
pemasok lokal. ESSA melibatkan pemasok lokal atau entitas      suppliers. ESSA engages local suppliers or locally owned
perusahaan lokal baik di tingkat nasional, provinsi, dan       entities at the national, provincial, and district levels to
kabupaten untuk mendukung operasi kami sebagai komitmen        support our operations as part of our firm commitment and
dan kontribusi nyata Perseroan untuk meningkatkan peluang      tangible contribution to creating business opportunities
usaha sehingga tercipta masyarakat yang kuat dan sejahtera.    that foster a strong and prosperous society.

Pada entitas anak kami, EII dan PLP keterlibatan pemasok       At our subsidiaries, EII and PLP, local supplier involvement
lokal tetap dominan dengan rata-rata kontribusi di atas 98%    remains dominant, with an average contribution exceeding
selama tiga tahun terakhir, meskipun jumlahnya mengalami       98% over the past three years, despite a slight decrease
sedikit penurunan dari 203 pemasok (98,5%) pada 2022           in the number of local suppliers from 203 (98.5%) in 2022
menjadi 177 pemasok (98%) pada 2024, sementara pemasok         to 177 (98%) in 2024, while imported suppliers remained
impor tetap konstan di angka 3 pemasok. Sementara itu, di      constant at three. Meanwhile, in PAU and BAP, the proportion
PAU dan BAP, proporsi pemasok lokal stabil di kisaran          of local suppliers has remained stable at around 84%-85%,
84%-85%, dengan pemasok impor berkisar 15%-16%. Jumlah         with imported suppliers accounting for 15%-16%. The number
pemasok lokal di unit ini menunjukkan fluktuasi, dari 438      of local suppliers in these units has fluctuated, from 438 in
pemasok pada 2022, meningkat menjadi 452 pada 2023,            2022, rising to 452 in 2023, and then declining to 424 in
lalu turun kembali menjadi 424 pada 2024, namun secara         2024. However, in terms of percentage, local supplier
persentase, keterlibatan pemasok lokal tetap terjaga,          involvement remains consistent, reflecting ESSA’s commitment
mencerminkan komitmen ESSA dalam mendukung ekosistem           to sustainably supporting the local business ecosystem.
bisnis lokal secara berkelanjutan.


                                             EII dan PLP | EII and PLP

                                                        2022                       2023                      2024
         Keterangan               Satuan
         Description               Unit          Jumlah                   Jumlah                    Jumlah
                                                                %                          %                        %
                                                  Total                    Total                     Total
 Pemasok Lokal                Pemasok
                                                  203          98,5          185          98,9         177          98
 Local Supplier               Supplier
 Pemasok Impor                Pemasok
                                                    3           19            3            15           3           2
 Imported Supplier            Supplier



                                           PAU dan BAP | PAU and BAP
                                                        2022                       2023                      2024
         Keterangan               Satuan
         Description               Unit          Jumlah                   Jumlah                    Jumlah
                                                                %                          %                        %
                                                  Total                    Total                     Total
 Pemasok Lokal                Pemasok
                                                  438           85          452           84          424           85
 Local Supplier               Supplier
 Pemasok Impor                Pemasok
                                                   77           15           83            16          72           15
 Imported Supplier            Supplier




                                                                                                                               93
Page 94
         Masyarakat Lokal
         Local Communities




     Pengurangan pemasok lokal kami mencerminkan efisiensi          The reduction in our local suppliers reflects supply chain
     rantai pasok untuk mengoptimalkan biaya dan kualitas           efficiency to optimize costs and service quality. Meanwhile,
     layanan. Sementara itu, stabilitas proporsi pemasok lokal      the stability of local supplier proportions at other operating
     pada kilang operasi lainnya menunjukkan keseimbangan           plants demonstrates a well-maintained balance between
     yang terjaga antara pemasok lokal dan impor. Ketergantungan    local and imported suppliers. Minimal reliance on imported
     minimal pada pemasok impor menegaskan keberhasilan             suppliers underscores ESSA’s success in strengthening the
     ESSA dalam memperkuat rantai pasok domestik, mengurangi        domestic supply chain, reducing exposure to global volatility,
     risiko volatilitas global, dan meningkatkan ketahanan          and enhancing operational resilience.
     operasional.

     ESSA berkomitmen meningkatkan keterlibatan pemasok             ESSA is committed to increasing local supplier engagement
     lokal melalui pelatihan untuk meningkatkan daya saing,         through training programs to enhance competitiveness,
     kemitraan strategis guna mencapai standar internasional,       strategic partnerships to achieve international standards,
     serta inovasi dalam rantai pasok untuk menggantikan impor      and supply chain innovations to replace imports with local
     dengan produk lokal. Selain itu, ESSA mendorong pemasok        products. Additionally, ESSA encourages suppliers to adopt
     menerapkan prinsip keberlanjutan, seperti efisiensi energi     sustainability principles, such as energy efficiency and
     dan pengelolaan limbah. Transparansi ditingkatkan dengan       waste management. Transparency is enhanced through
     digitalisasi rantai pasok, pemantauan kinerja pemasok, serta   digital-based supply chain, supplier performance monitoring,
     sistem evaluasi berbasis ESG untuk memastikan pertumbuhan      and an ESG-based evaluation system to ensure sustainable
     yang berkelanjutan.                                            growth.




94          2024 Laporan Keberlanjutan
                        Sustainability Report
Page 95
LINGKUNGAN
   Environment
Page 96
         Lingkungan
         Environment




     Kinerja Pengelolaan Lingkungan
     Environmental Management Performance


     Beroperasi di industri petrokimia serta minyak & gas,           Operating in the petrochemical and oil & gas industries,
     Perseroan menyadari pentingnya komitmen yang kuat dan           the Company recognizes the importance of strong
     strategi inovatif untuk menjaga kelangsungan bisnis dan         commitments and innovative strategies to ensure business
     mengurangi dampak atas aktivitas bisnisnya terhadap             continuity while minimizing our environmental and social
     lingkungan dan masyarakat. Sejalan dengan Perjalanan            impact. As part of our Sustainability Journey in the
     Menuju Keberlanjutan kami dalam aspek lingkungan, kami          environmental aspect, we have implemented the ISO
     telah menerapkan ISO 14001:2015 Sistem Manajemen                14001:2015 Environmental Management System as a tangible
     Lingkungan sebagai upaya nyata Perseroan dalam mengurangi       effort to reduce the environmental impact of our operations.
     dampak lingkungan akibat aktivitas operasi Perseroan.

     Perusahaan menerjemahkan komitmen ini ke dalam tindakan         The Company articulates this commitment into concrete
     konkret, termasuk adopsi dan implementasi teknologi             actions, including the adoption and implementation of
     canggih, upaya manajemen dan mitigasi dampak, serta             technology, negative impact management and reduction
     inisiatif konservasi pada area produksi demi melindungi         efforts, and the conservation of endemic species around
     spesies endemik lokal. Untuk memperkuat upaya ini, kami         our operational areas. In line with this, we collaborate with
     berkolaborasi dengan mitra eksternal guna memastikan            external parties to ensure validation, monitoring, and
     bahwa inisiatif kami sesuai dengan validitas, pemantauan,       continuous improvement in our sustainability performance.
     dan pembangunan berkelanjutan, yang memperkuat
     komitmen kami terhadap keberlanjutan.



     Program Lingkungan dan Pencapaian                               Environmental Programs and SDGs
     TPB                                                             Achievements

     Komitmen dan inisiatif kami di aspek lingkungan berkontribusi   Our commitments and initiatives in environmental aspects
     dalam pencapaian TPB berikut ini:                               support these SDGs:




              Mencakup pengelolaan               Mencakup pengurangan penggunaan                 Mencakup pemanfaatan
              dan akses terhadap air.                energi dan pemanfaatan energi             sumber daya secara efisien.
              Includes management                         terbarukan (biosolar).           Includes efficient use of resources.
               and access to water.               Includes reducing energy use and
                                                 utilizing renewable energy (biosolar).




       Mencakup pengelolaan limbah yang            Mencakup kehidupan biota laut.            Mencakup air, tanah, udara, dan
              bertanggungjawab.                        Includes marine life.                    keanekaragaman hayati.
          Includes responsible waste                                                          Includes water, land, air, and
                management.                                                                           biodiversity.




96          2024 Laporan Keberlanjutan
                        Sustainability Report
Page 97
Data lingkungan yang dilaporkan mencakup PT Panca Amara            For this reporting period, environmental data is available for
Utama/PAU (Banggai Ammonia Plant/BAP), sedangkan data              PT Panca Amara Utama/PAU (Banggai Ammonia Plant/BAP),
lingkungan untuk PT ESSA Industries Indonesia/EII (Palembang       while data from PT ESSA Industries Indonesia/EII (Palembang
LPG Plant/PLP) dan kantor pusat belum tersedia dalam               LPG Plant/PLP) and the head office is not yet included. In line
periode pelaporan ini. Perseroan tengah berupaya                   with our commitment to transparency and accountability,
meningkatkan cakupan data meliputi seluruh operasi dengan          the Company is actively working to expand data coverage
memastikan sistem dokumentasi data konsumsi energi                 across all operations. A key priority in our sustainability
sebagai prioritas implementasi komitmen keberlanjutan              strategy is the implementation of a comprehensive energy
kami di waktu mendatang. Rincian data lingkungan dapat             consumption data documentation system to strengthen
dilihat pada halaman 137-143.                                      environmental performance monitoring. Detailed environmental
                                                                   data can be found on pages 137-143.



PROYEK INOVASI AMONIAK RENDAH KARBON [OJK F.26] [OJK F.3]
LOW-CARBON AMMONIA INNOVATION PROJECT [OJK F.26] [OJK F.3]

   Sebagai bagian dari komitmen terhadap keberlanjutan dan         As part of its commitment to sustainability and carbon emission
   pengurangan emisi karbon, ESSA telah memulai investasi          reduction, ESSA is developing the Low-Carbon Ammonia
   dalam pengembangan proyek Low Carbon Ammonia. Proyek            Project. This initiative is designed to capture and store carbon
   ini dirancang untuk menangkap dan menyimpan karbon              dioxide (CO₂) from the ammonia production process, with a
   dioksida (CO₂) dari proses produksi amoniak, dengan target      target of capturing approximately 2,547 tons per day or
   menyerap sekitar 2.547 ton per hari atau sekitar 0,9 juta       around 0.9 million tons per year. This represents approximately
   ton per tahun. Hal ini setara dengan menangkap sekitar          69% of the total CO₂ emissions currently generated by the
   69% dari total emisi CO₂ yang dihasilkan oleh PAU saat ini.     PAU. With this initiative, ESSA aims to contribute to the
   Langkah ini menjadikan ESSA sebagai pelopor dalam               advancement of Carbon Capture and Storage (CCS) technology
   penerapan teknologi Carbon Capture and Storage (CCS)            in Indonesia’s ammonia industry.
   di industri amoniak di Indonesia.

   Proyek ini terdiri dari tiga tahap utama.                       The project consists of three main phases:
   1. GHG Measurement Study, yang telah selesai dilakukan          1. GHG Measurement Study – Completed by JGC Corporation
      oleh JGC Corporation dan Japan Organization for Metals          and Japan Organization for Metals and Energy Security
      and Energy Security (JOGMEC), bertujuan untuk                   (JOGMEC), this phase ensures that the carbon footprint
      memastikan jejak karbon sebelum dan sesudah penerapan           before and after CCS implementation aligns with Blue
      CCS sesuai dengan standar Blue Ammonia.                         Ammonia standards.
   2. Subsurface Study yang dilakukan oleh Lembaga Afiliasi        2. Subsurface Study – Conducted by Lembaga Afiliasi
      Penelitian dan Industri - Institut Teknologi Bandung (LAPI      Penelitian dan Industri - Institut Teknologi Bandung (LAPI
      ITB), berfokus pada identifikasi formasi geologi yang           ITB), this phase focuses on identifying suitable geological
      cocok untuk penyimpanan CO₂, dan diperkirakan selesai           formations for CO₂ storage and is expected to be completed
      pada Februari 2025.                                             by February 2025.
   3. Surface Facility Study, juga dikerjakan oleh LAPI ITB,       3. Surface Facility Study – Also led by LAPI ITB, this phase
      merancang fasilitas injeksi CO₂ yang sesuai dengan              involves designing the CO₂ injection facility to meet project
      kebutuhan proyek, dengan target penyelesaian pada               requirements, with a target completion by the end of 2024.
      akhir 2024.

   Implementasi proyek ini dilakukan secara bertahap, dimulai      The project is being implemented in phases, starting with
   dari studi awal pada tahun 2021 hingga proses commissioning     initial studies in 2021 and progressing towards commissioning
   yang direncanakan pada kuartal IV tahun 2027. Selain            in Q4 2027. Beyond demonstrating ESSA’s concrete efforts
   menjadi langkah nyata ESSA dalam mendukung transisi             in supporting the transition to a low-carbon economy, this
   menuju ekonomi rendah karbon, proyek ini juga menunjukkan       initiative highlights how technological innovation enables
   bagaimana inovasi teknologi dapat membantu industri             the industry to minimize environmental impact without
   mengurangi dampak lingkungan tanpa mengorbankan                 compromising productivity. Through this project, ESSA
   produktivitas. Dengan adanya proyek ini, ESSA memperkuat        strengthens its position as a leader in cleaner and more
   posisinya sebagai pemimpin dalam industri energi yang           sustainable energy solutions.
   lebih bersih dan berkelanjutan.




                                                                                                                                      97
Page 98
         Lingkungan
         Environment




     Energi [GRI 3-3][GRI 302]
     Energy [GRI 3-3][GRI 302]


     Komitmen Tanpa Henti terhadap                                   Relentless Commitment to Energy
     Efisiensi Energi                                                Efficiency

     Upaya tidak kenal lelah untuk terus melakukan efisiensi         ESSA remains steadfast in its commitment to optimizing
     penggunaan energi menjadi komitmen Perseroan. Energi            energy efficiency across operations. As a crucial element
     merupakan elemen krusial dalam operasional ESSA,                in the production of LPG, Condensate, and Ammonia, energy
     khususnya dalam produksi LPG, Kondensat, dan Amoniak.           management not only reduces operational costs but also
     Efisiensi energi tidak hanya mengurangi biaya operasional       contributes to environmental sustainability by lowering
     tetapi juga berkontribusi terhadap keberlanjutan lingkungan     carbon emissions. Aligned with ESG principles, ESSA has
     melalui pengurangan emisi karbon. Sejalan dengan prinsip        identified energy management as a material topic in the
     ESG, ESSA menetapkan manajemen energi sebagai topik             2024 Sustainability Report and has set a target of achieving
     material dalam Laporan Keberlanjutan 2024 dan menargetkan       a 1% energy conservation reduction over the next five years.
     konservasi energi sebesar 1% dalam lima tahun ke depan.

     Penetapan efisiensi energi sebagai topik material didasarkan    The designation of energy efficiency as a material topic is
     pada kepatuhan terhadap regulasi nasional, dampaknya            based on compliance with national regulations, its significance
     bagi pemangku kepentingan, serta kontribusinya terhadap         to stakeholders, and its contribution to SDG 7 (Affordable
     TPB 7 (Energi Bersih dan Terjangkau). Selain itu, peningkatan   and Clean Energy). Additionally, improving energy efficiency
     efisiensi energi juga merupakan strategi mitigasi risiko        serves as a risk mitigation strategy against energy cost
     terhadap fluktuasi biaya energi serta upaya meningkatkan        fluctuations while enhancing industrial competitiveness.
     daya saing industri.

     Untuk mencapai target tersebut, ESSA menerapkan audit           To achieve this target, ESSA implements periodic energy
     energi berkala, program konservasi energi yang sistematis,      audits, systematic energy conservation programs, the
     penggunaan teknologi hemat energi, serta integrasi              adoption of energy-efficient technologies, and the integration
     perhitungan efisiensi berbasis Life Cycle Assessment (LCA).     of Life Cycle Assessment (LCA)-based efficiency calculations.
     Dengan strategi ini, ESSA berkomitmen untuk meningkatkan        Through these strategies, ESSA remains committed to
     efisiensi operasional sekaligus berkontribusi pada transisi     enhancing operational efficiency while contributing to a
     energi yang lebih bersih dan berkelanjutan.                     cleaner and more sustainable energy transition.




98          2024 Laporan Keberlanjutan
                        Sustainability Report
Page 99
Konsumsi dan Manajemen Energi [GRI                                     Energy Consumption and
302-1] [OJK B.2]
                                                                       Management [GRI 302-1][OJK B.2]

Konsumsi Energi dalam Perusahaan                                       Energy Consumption in Organization


                   Konsumsi Energi pada Tahun 2024 (GJ) | Energy Consumption in 2024 (GJ)

                                                  Biosolar 10.873 GJ
                                                                0,2%




                                                                             Pada tahun 2024, proporsi penggunaan biosolar
                                                                             (energi terbarukan) naik 0,1% dibandingkan tahun
      Gas Alam (Natural Gas)                                                 2023.
      5.419.746,4 GJ
      99,8%
                                                                             In 2024, the proportion of biosolar (renewable energy)
            Total Konsumsi Energi 2024 : 5.430.619,4 GJ                      use increased by 0.1% compared to 2023.
         Total Energy Consumption in 2024 : 5,430,619.4 GJ


   Catatan/Note:
   • Data mencakup konsumsi energi PAU./Data includes the energy consumption of PAU.
   • Konsumsi energi dalam organisasi diukur menggunakan flow meter yang dikalibrasi secara berkala, dengan konversi ke Giga Joule
      berdasarkan faktor dari API-GHG Compendium 2021./Energy consumption within the organization is measured using flow meters that
      are regularly calibrated, with conversion to Giga Joules based on factors from the API-GHG Compendium 2021.




ESSA berkomitmen kuat untuk mengelola konsumsi energi                  ESSA upholds a strong commitment to optimizing energy
dengan pendekatan yang sistematis, guna memastikan                     consumption through a structured and strategic approach,
efisiensi operasional dan keberlanjutan lingkungan. Pada               ensuring both operational effectiveness and environmental
tahun 2024, total konsumsi energi di pabrik amoniak kami               responsibility. In 2024, total energy usage at our ammonia
tercatat sebesar 5.430.619,4 GJ, yang mengalami peningkatan            plant amounted to 5,430,619.4 GJ, marking a 3.3% increase
sebesar 3,3% dibandingkan dengan tahun sebelumnya,                     from the 5,258,897 GJ recorded in the previous year. A
yaitu 5.258.897 GJ. Mayoritas energi yang dikonsumsi                   significant portion of this energy is derived from non-
berasal dari sumber tidak terbarukan, terutama gas alam,               renewable sources, predominantly natural gas, which serves
yang digunakan sebagai bahan bakar dalam Primary Reformer,             as the primary fuel for the Primary Reformer, Power Plant
Power Plant Generator, Boiler, dan Flare. Pada tahun 2024,             Generator, Boiler, and Flare. Over the reporting period,
ESSA mengonsumsi gas alam sebesar 5.419.746,4 GJ atau                  ESSA utilized 5,419,746.4 GJ of natural gas, representing
setara dengan 99,8% dari total konsumsi energi perusahaan.             99.8% of the company’s overall energy consumption. In this
Pada pelaporan ini tidak terdapat pengungkapan konsumsi                reporting period, there is no disclosure of energy consumption
energi di luar organisasi. [GRI 302-2]                                 outside the organization. [GRI 302-2]

Pada tahun 2024, ESSA terus berkomitmen untuk                          Alongside this, ESSA remains steadfast in its commitment
memanfaatkan energi terbarukan dengan mengonsumsi                      to integrating renewable energy into its operations. In 2024,
biosolar B35 sebanyak 10.873 GJ, yang mencatatkan                      B35 biosolar consumption was recorded at 10,873 GJ,
penurunan sebesar 12,2% dibandingkan dengan konsumsi                   reflecting a 12.2% reduction from the 12,377.8 GJ used in
pada tahun 2023, yang mencapai 12.377,8 GJ. Penggunaan                 2023. This renewable fuel accounts for 0.2% of the total




                                                                                                                                        99
Page 100
      Lingkungan
      Environment




  biosolar ini berkontribusi sebesar 0,2% terhadap total konsumsi     energy mix at our ammonia plant and is utilized to power
  energi di pabrik amoniak kami. Energi biosolar B35 ini              Dual Fuel Engine Generators as well as company vehicles.
  digunakan untuk memenuhi kebutuhan Power Plant Generator            Moving forward, ESSA continues to explore avenues to
  yang menggunakan mesin Dual Fuel Engine serta untuk                 increase renewable energy adoption, reinforcing our
  operasional kendaraan perusahaan. ESSA secara berkelanjutan         dedication to minimizing environmental impact. Furthermore,
  berupaya meningkatkan proporsi penggunaan energi                    no energy transactions—either purchases or sales—were
  terbarukan dalam seluruh operasi kami, seiring dengan               recorded with third parties during this reporting period.[OJK
  komitmen untuk mengurangi dampak lingkungan. Perlu                  F.7] [GRI 302-1]


  dicatat bahwa selama periode pelaporan ini, tidak ada energi
  yang dibeli maupun dijual kepada pihak lain.[OJK F.7] [GRI 302-1]


  Intensitas Energi [GRI 302-3][OJK F.6]                              Energy Intensity[GRI 302-3][OJK F.6]

  Efisiensi energi diukur melalui intensitas energi, yang dihitung    Energy efficiency is measured through energy intensity,
  berdasarkan konsumsi energi relatif terhadap total produksi         calculated based on total energy consumption relative to
  amoniak. Pada tahun 2024, intensitas energi tercatat sebesar        ammonia production. In 2024, ESSA recorded an energy
  7,4 GJ per ton amoniak, meningkat dari 7,1 GJ pada tahun            intensity of 7.4 GJ per ton of ammonia, an increase from
  2023. Peningkatan konsumsi dan intensitas energi pada               7.1 GJ in 2023. The increase in energy consumption and
  tahun 2024 ini mencerminkan dinamika operasional pabrik,            intensity in 2024 reflects the plant's operational dynamics,
  termasuk aktivitas penghentian aktivitas operasional                including a pre-scheduled one-week plant closure in May
  sementara terencana atau pre-scheduled plant closure                2024. This contributed to higher energy demand in plant
  selama 1 minggu pada bulan Mei 2024. Hal ini berkontribusi          operations while also presenting opportunities for optimization
  pada meningkatnya kebutuhan energi dalam operasional                and future efficiency improvements. While this presents
  pabrik, sekaligus memberikan peluang untuk optimalisasi             challenges in optimizing energy efficiency, ESSA remains
  dan peningkatan efisiensi ke depan. Meskipun demikian,              proactive in addressing these issues through targeted
  peningkatan ini mencerminkan tantangan yang kami hadapi             energy conservation initiatives and the adoption of advanced
  dalam mengoptimalkan efisiensi energi, yang akan terus              energy-efficient technologies. We are committed to
  kami atasi melalui berbagai inisiatif konservasi energi dan         continuously improving energy efficiency to support
  adopsi teknologi hemat energi. Kami berkomitmen untuk               environmental sustainability and greener operations.
  terus meningkatkan efisiensi energi demi mendukung
  keberlanjutan lingkungan dan operasional yang lebih ramah
  lingkungan.

  Dengan strategi konservasi energi yang lebih sistematis             Through a more structured energy conservation strategy
  dan optimalisasi konsumsi energi, ESSA berkomitmen untuk            and optimized energy use, ESSA is committed to supporting
  mendukung target TPB 7 (Energi Bersih dan Terjangkau)               SDG 7 (Affordable and Clean Energy) and complying with
  serta memenuhi regulasi dalam RPJMN 2020-2024,                      national RPJMN 2020-2024 regulations, reinforcing our
  memperkuat dedikasi kami terhadap operasi berkelanjutan             dedication to sustainable operations and environmental
  dan pengelolaan lingkungan.                                         stewardship.



  Efisiensi Energi Absolut [GRI 302-4][OJK F.7]                       Absolute Energy Efficiency [GRI 302-4][OJK F.7]

  ESSA secara konsisten menerapkan berbagai inisiatif untuk           ESSA consistently implements various initiatives to enhance
  meningkatkan efisiensi energi dan mengurangi konsumsi               energy efficiency and reduce fuel consumption across its
  bahan bakar dalam operasionalnya. Secara bertahap kami              operations. Through a phased approach, we have successfully
  berhasil melakukan pengurangan penggunaan energi dalam              reduced energy consumption within the organization using
  organisasi dengan sejumlah pendekatan. Pada tahun 2024,             a range of strategies. In 2024, total energy savings achieved




100       2024 Laporan Keberlanjutan
                      Sustainability Report
Page 101
total energi yang berhasil dikurangi melalui program efisiensi                         through efficiency and conservation programs reached
dan konservasi energi mencapai 747.580,1 GJ, relatif stabil                            747,580.1 GJ, maintaining a relatively stable level compared
dibandingkan tahun 2023. Penghitungan pengurangan                                      to 2023. Energy reduction calculations adhere to PROPER
energi ini dilakukan mengacu pada standar pelaporan                                    reporting standards, comparing consumption levels before
PROPER dengan membandingkan konsumsi energi sebelum                                    and after the implementation of efficiency measures.
dan sesudah implementasi program efisiensi.

Strategi Efisiensi dan Konservasi Energi                                               Energy Efficiency and Conservation Strategy
Untuk mencapai pengurangan konsumsi energi, ESSA                                       To achieve energy consumption reduction, ESSA has
menerapkan berbagai inisiatif yang mencakup perancangan                                implemented a range of initiatives, including process redesign,
ulang proses, konversi peralatan, perubahan operasional,                               equipment conversion, operational adjustments, and
serta efisiensi perilaku. Beberapa program utama efisiensi                             behavioral efficiency improvements. Key energy efficiency
energi yang diterapkan di Banggai Ammonia Plant milik                                  programs at PAU’s Banggai Ammonia Plant include:
PAU adalah:




                                                                      Pemanfaatan Export Steam                      Optimasi Mode Operasi Engine dan Steam
             Boiler Running Optimization                                  dari Ammonia Plant                                Turbine Generator (STG)
             Boiler Running Optimization                               Utilization of Export Steam                  Optimization of Engine and Steam Turbine
                                                                           from Ammonia Plant                              Generator (STG) Operations


    Mengoptimalkan operasi boiler untuk mengurangi                   Menggunakan kembali steam dari                       Mengurangi jumlah engine dan STG
    jumlah boiler yang beroperasi tanpa mengurangi         produksi amoniak untuk mengurangi ketergantungan              yang beroperasi dari 4 menjadi 3 unit.
                     kebutuhan steam.                                          pada boiler.                            Reducing the number of operating engines
   Optimizing boiler operations to reduce the number of    Reusing steam from ammonia production to decrease                  and STGs from 4 to 3 units.
        active boilers without compromising steam                          reliance on boilers.
                       requirements.




                                                                      Pengurangan atau Adjust                               Penambahan Pipa Seawater
          Maintenance Rutin Power Plant
          Routine Power Plant Maintenance                               Seawater Flow Rate                                          ke Trash Rake
                                                                    Seawater Flow Rate Adjustment                    Installation of Additional Seawater Pipe to
                                                                                                                                      Trash Rake

      Memastikan Gas Engine dan Dual Fuel Engine                                                                             Menghilangkan kebutuhan pompa
   Generator bekerja dengan performa optimal sehingga        Mengatur flow rate air laut untuk mengurangi daya                   dengan daya 2 × 16,5 kW,
           konsumsi bahan bakar tetap efisien.                        motor pompa sebesar 15 kWh.                         sehingga mengurangi konsumsi listrik.
  Ensuring optimal performance of Gas Engines and Dual          Modulating seawater flow to reduce pump                       Eliminating the need for pumps
            Fuel Engine Generators to maintain                    motor power consumption by 15 kWh.              with a 2 × 16.5 kW capacity, leading to lower electricity
                      fuel efficiency.                                                                                                 consumption.




      Penggantian Lampu Non-Light Emitting                     Pemasangan Lampu Otomatis Sensor                    Penggantian Tipe AC Standar dengan Tipe
       Diode (Non-LED) dengan Light Emitting                                 Cahaya (LSC):                                Energy Efficiency Ratio (EER)
                    Diode (LED):                             Installation of Light Sensor-Controlled (LSC)        Replacement of Standard Air Conditioners with
      Replacement of Non-Light Emitting Diode                              Automatic Lighting                          Energy Efficiency Ratio (EER) Models
      (Non-LED) with Light Emitting Diode (LED)
                 Lights Technology
                                                           Menghindari pemborosan energi dengan menyesuaikan
                                                             penggunaan lampu berdasarkan intensitas cahaya                   Mengurangi konsumsi listrik
   Mengurangi konsumsi listrik di perkantoran dan camp
                                                                                  alami.                                     dari sistem pendingin ruangan.
                         karyawan.
                                                            Preventing energy waste by adjusting lighting usage       Lowering electricity usage in cooling systems.
    Reducing electricity consumption in office buildings
                                                                    based on natural daylight intensity.
              and employee housing areas.




                                                                                                                                                                              101
Page 102
       Lingkungan
       Environment




  INISIATIF EFISIENSI ENERGI DI KILANG LPG PALEMBANG
   ENERGY EFFICIENCY INITIATIVES AT EII




      Berbagai upaya efisiensi energi telah diterapkan di seluruh    EII has implemented various energy efficiency measures
      unit operasi kami, termasuk inisiatif di kilang LPG yang      to enhance operational performance. One of the key
      dikelola EII di Palembang, yang bertujuan untuk               initiatives focuses on optimizing fuel usage for operational
      meningkatkan kinerja operasional. Salah satu inisiatif        vehicles. By selecting more efficient routes, we have
      utama adalah optimalisasi penggunaan bahan bakar untuk        successfully reduced fuel consumption in transportation
      kendaraan operasional. Dengan memilih rute yang lebih         activities. Additionally, energy efficiency at PLP facilities
      efisien, kami berhasil mengurangi konsumsi bahan bakar        has been improved through the replacement of halogen
      yang digunakan untuk aktivitas transportasi. Selain itu,      lights with energy-saving LED lighting, which provides
      efisiensi energi di fasilitas PLP juga ditingkatkan dengan    the same level of illumination while consuming less
      mengganti lampu halogen dengan lampu LED yang lebih           electricity. The company has also introduced behavioral
      hemat listrik, memberikan pencahayaan yang sama dengan        efficiency practices, such as turning off air conditioning
      penggunaan daya yang lebih rendah. Perusahaan juga            and lights in unoccupied rooms, ensuring more responsible
      menerapkan kebiasaan mematikan AC dan lampu saat              energy use.
      ruangan tidak digunakan, sehingga memastikan penggunaan
      energi yang lebih hemat dan efisien.

      Dalam hal transportasi karyawan, EII telah melakukan          To further enhance transportation efficiency, EII has
      penyesuaian untuk mengurangi konsumsi bahan bakar             adjusted employee commuting strategies to reduce fuel
      dan meningkatkan efisiensi operasional. Perusahaan            consumption and streamline operations. The company
      mengubah jadwal pergantian kru dari siklus 7 minggu           modified its crew shift cycle from a 7-week cycle (1-week
      (roster 1 minggu) menjadi 6 minggu (roster 3 minggu),         roster) to a 6-week cycle (3-week roster), significantly
      yang mengurangi kebutuhan mobilisasi dan konsumsi             lowering transportation frequency and fuel usage for
      bahan bakar kendaraan antar-jemput. Selain itu,               employee transfers. Additionally, employee transportation
      penggunaan transportasi karyawan dengan bus juga              via buses has been optimized by maximizing passenger
      dioptimalkan dengan memaksimalkan jumlah penumpang            capacity per trip, improving fuel efficiency and reducing
      dalam setiap perjalanan, sehingga meningkatkan efisiensi      overall transportation costs. These initiatives underscore
      bahan bakar dan mengurangi biaya transportasi secara          EII’s commitment to sustainability and energy efficiency
      keseluruhan. Inisiatif-inisiatif ini mencerminkan komitmen    across all aspects of its operations.
      EII untuk mencapai keberlanjutan dan efisiensi energi
      dalam setiap aspek operasionalnya.




102       2024 Laporan Keberlanjutan
                      Sustainability Report
Page 103
Pengurangan pada Energi yang                                   Reduction in Energy Required for Each
Dibutuhkan untuk Setiap Produk [GRI                            Product [GRI 302-5]
302-5]




         Pengurangan Energi Per Produk Amoniak di 2024:
         Reduction in Energy per Ammonia Product in 2024:


         31,2 GJ/MT


Berdasarkan data yang tercatat, penggunaan energi untuk        Based on recorded data, energy consumption for ammonia
produksi amoniak dalam tiga tahun terakhir relatif stabil di   production has remained relatively stable at 31.2 GJ per
angka 31,2 GJ per metrik ton produksi amoniak dengan           metric ton (MT) over the past three years, with a slight
sedikit penurunan pada tahun 2023. Meskipun angka              decrease in 2023. While the energy intensity per product
penggunaan energi per produk belum mengalami penurunan         has not yet seen a significant reduction, the Company
signifikan, Perseroan terus berupaya untuk menerapkan          continues to implement optimization measures across its
langkah-langkah efisiensi yang diterapkan dalam proses         production processes, including process redesign, equipment
produksi secara optimal, seperti melakukan perancangan         retrofitting, and operational adjustments to enhance energy
ulang proses, retrofit peralatan, dan perubahan operasional    efficiency.
yang lebih hemat energi.

Perhitungan pengurangan energi per produk ini didasarkan       The calculation of energy reduction per product is based
pada pengukuran yang dilakukan setiap hari dengan              on daily measurements using flow meters installed in the
menggunakan flow meter yang dipasang di lapangan dan           field and connected to the Distributed Control System (DCS).
terhubung dengan DCS (Distributed Control System), yang        The collected energy data is then converted into GJ units
kemudian data energi dikonversi ke dalam satuan GJ. Tahun      following the standard conversion of 1 MMBTU of natural
dasar yang digunakan untuk perbandingan adalah 2018,           gas = 1.1 GJ, ensuring alignment with internationally recognized
yang dipilih karena menjadi tahun awal yang stabil dan         methodologies. 2018 has been designated as the baseline
konsisten dalam pengumpulan data energi dan produksi.          year, as it represents a stable and consistent period for
Dengan dasar perhitungan yang jelas ini, pengurangan           energy and production data collection, allowing for a
konsumsi energi dapat dianalisis secara transparan dan         transparent and accurate analysis of energy reduction.
akurat. Standar konversi yang digunakan adalah 1 MMBTU
Natural Gas = 1,1 GJ, yang menunjukkan bahwa penghitungan
energi mengacu pada standar internasional yang dapat
dipertanggungjawabkan.

Secara keseluruhan, meskipun pengurangan energi yang           Overall, while the reduction in energy consumption per
dicapai masih relatif kecil, ini mencerminkan upaya            product remains relatively modest, it reflects the Company's
berkelanjutan dari perusahaan untuk meningkatkan efisiensi     ongoing commitment to enhancing energy efficiency through
energi melalui berbagai inisiatif yang telah diterapkan.       various initiatives. These energy reduction efforts are not
Penerapan inisiatif pengurangan energi yang lebih efisien      only aimed at lowering energy consumption but also
tidak hanya berfokus pada pengurangan konsumsi energi,         demonstrate the Company's dedication to sustainability
tetapi juga mencerminkan komitmen perusahaan terhadap          and reducing the environmental impact of ammonia
keberlanjutan dan upaya mengurangi dampak lingkungan           production.
dari proses produksi amoniak.




                                                                                                                              103
Page 104
      Lingkungan
      Environment




  Emisi [GRI 3-3][GRI 305]
  Emission [GRI 3-3][GRI 305]


  Dalam menghadapi tantangan perubahan iklim, ESSA              In response to the challenges of climate change, ESSA is
  berupaya menjadi bagian dari solusi dengan menerapkan         committed to being part of the solution by implementing
  praktik produksi yang lebih rendah emisi. Dengan fokus        lower-emission production practices. With a focus on LPG,
  pada LPG, Kondensat, dan Amoniak, kami terus meningkatkan     Condensate, and Ammonia, we continuously enhance energy
  efisiensi energi dan mengadopsi teknologi hijau untuk         efficiency and adopt green technologies to minimize
  mengurangi dampak lingkungan. Data berikut menggambarkan      environmental impact. The following data illustrates our
  jejak emisi kami serta langkah-langkah yang telah dilakukan   emission footprint and the measures undertaken to support
  untuk mendukung keberlanjutan jangka panjang.                 long-term sustainability.

  Metodologi yang digunakan dalam menghitung pengurangan        ESSA's emission reduction calculations are based on the
  emisi di ESSA melibatkan penggunaan data pengurangan          decreased consumption of natural gas and B35 biodiesel
  konsumsi bahan bakar gas alam dan biosolar B35 pada           across various equipment and vehicles involved in our
  berbagai peralatan dan kendaraan yang terlibat dalam          emission reduction initiatives. For equipment such as
  program pengurangan emisi. Pada peralatan seperti reformer,   reformers, boilers, and power generation units (Gas Engine
  boiler, dan pembangkit listrik (Gas Engine Generator),        Generators), emission reductions are determined by tracking
  pengurangan emisi dihitung berdasarkan data pengurangan       reductions in natural gas consumption. Meanwhile, for
  penggunaan bahan bakar gas alam. Sementara itu, untuk         vehicles utilizing B35 biodiesel, emission reductions are
  kendaraan yang menggunakan biosolar B35, pengurangan          calculated based on lower biodiesel consumption levels.
  emisi dihitung berdasarkan data pengurangan konsumsi          The conversion factors applied in these calculations are
  biosolar. Faktor konversi yang digunakan untuk perhitungan    0.1 tons of CO2eq per 1 GJ of natural gas and 0.1 tons of
  ini adalah 0,1 ton CO2eq per 1 GJ bahan bakar gas alam dan    CO2eq per 1 GJ of B35 biodiesel, following the guidelines
  0,1 Ton CO2eq per 1 GJ bahan bakar biosolar B35, mengacu      set by the IPCC 2006 Guidelines for National Greenhouse
  pada standar yang ditetapkan oleh IPCC 2006 (IPCC 2006        Gas Inventories for Energy and energy regulatory bodies
  Guidelines for National Greenhouse Gas Inventories) untuk     such as the Energy Information Administration (EIA) or
  Energi serta Energy Information Administration (EIA) atau     relevant national regulations governing industrial energy
  regulasi nasional terkait emisi industri energi.              emissions.

  Perhitungan pengurangan emisi didasarkan pada pengurangan     Emission reduction calculations are based on fuel consumption
  konsumsi bahan bakar pada peralatan dan kendaraan. Data       reductions across equipment and vehicles. Fuel consumption
  pengukuran bahan bakar yang diperoleh dengan                  data, obtained through flow meters, is converted into CO2eq
  menggunakan flow meter dikonversi ke dalam Ton CO2eq          tons using the appropriate conversion factors. This approach
  menggunakan faktor konversi yang relevan. Hal ini             enables ESSA to quantify the total emissions reduction
  memungkinkan perusahaan untuk menghitung total                achieved through our sustainability initiatives.
  pengurangan emisi yang dicapai oleh program yang
  diterapkan.




104      2024 Laporan Keberlanjutan
                    Sustainability Report
Page 105
Emisi Gas Rumah Kaca (GRK)[OJK F.11][GRI                      Greenhouse Gas Emission (GHG)[OJK F.11]
305-1][GRI 305-2][GRI 305-3][GRI 305-4]                       [GRI 305-1][GRI 305-2][GRI 305-3][GRI 305-4]



           Emisi GRK ESSA berdasarkan Cakupan
                                                                         Total Emisi GRK | Total GHG Emissions
              ESSA GHG Emissions by Scope
                Cakupan 3 (Scope 3)     Cakupan 1 (Scope 1)              304.817,6 tCO2e*
              151,4             209,5               219,6                Pada tahun 2024 | In 2024
            297.515,1         294.996,6          304.598,0
                                                                         * Total emisi Cakupan 1 dan 3 di PAU.
                                                                           Total emissions of Scope 1 and 3 in PAU.


                                                                         Nilai Intensitas Emisi Per Produk
                                                                         Emission Intensity Value Per Product

                                                                         0,4 tCO2e/ton amoniak/ammonia
                                                                         Pada tahun 2024 | In 2024
              2022              2023                2024



Kami menyadari bahwa total emisi langsung mengalami           We acknowledge that total direct emissions have increased
peningkatan sebesar 3,3% dari 2022 ke 2024. Meskipun          by 3.3% from 2022 to 2024. Despite a 0.8% reduction in
ada penurunan sekitar 0,8% pada 2023 total emisi kembali      2023, emissions rose again in 2024 due to factors influencing
meningkat pada 2024. Hal ini disebabkan faktor-faktor yang    higher production levels and increased energy consumption
mempengaruhi produksi yang lebih tinggi dan peningkatan       in operations, aligning with expanded production capacity.
konsumsi energi dalam operasi sejalan dengan peningkatan
kapasitas produksi.

ESSA telah melaksanakan berbagai inisiatif untuk mengurangi   ESSA has implemented various initiatives to mitigate
emisi. Pada emisi Cakupan 1, Perseroan berupaya untuk         emissions. For Scope 1 emissions, the company has optimized
mengoptimalkan operasional boiler, menggunakan steam          boiler operations, utilized steam from the ammonia plant,
dari ammonia plant, dan mengoptimalkan penggunaan pompa       and enhanced pump and engine efficiency to improve
serta engine untuk meningkatkan efisiensi energi. Misalnya,   energy performance. For instance, replacing pumps with
penggantian pompa dengan pipa air laut yang menghilangkan     seawater pipeline systems eliminated the need for 2 × 16.5
kebutuhan untuk pompa 2 × 16,5 kW, mengurangi konsumsi        kW pumps, reducing energy consumption and emissions.
energi dan emisi. Selain itu, penggantian lampu TL dengan     Additionally, retrofitting TL lamps with LED lighting, installing
lampu LED dan pemasangan sensor cahaya di area perkantoran    light sensors in office areas, and improving air conditioning
serta peningkatan efisiensi AC turut menurunkan penggunaan    efficiency have contributed to lower energy use, directly
energi, yang langsung mengurangi emisi.                       reducing emissions.

Untuk Cakupan 3, ESSA mengimplementasikan program             For Scope 3 emissions, ESSA has introduced programs to
yang berfokus pada efisiensi bahan bakar transportasi dan     enhance fuel efficiency in transportation and employee
mobilisasi karyawan dengan pengaturan jadwal karyawan         mobility. These include adjusted employee schedules and
dan substitusi kendaraan solar ke kendaraan listrik,          the transition from diesel to electric vehicles, reducing
berkontribusi pada pengurangan emisi dari kendaraan.          emissions from transportation. Furthermore, optimizing
Optimasi jumlah penumpang pada bus karyawan juga turut        passenger capacity on employee shuttle buses has
berperan dalam menurunkan penggunaan bahan bakar dan          contributed to lower fuel consumption and emissions.[GRI
emisi.[GRI 305-5] [OJK B.2] [OJK F.12]                        305-5] [OJK B.2] [OJK F.12]




Kami terus berupaya untuk meningkatkan cakupan data           We remain committed to further expanding GHG data
GRK di seluruh wilayah operasi kami pada waktu mendatang.     coverage across all operational areas in the future.




                                                                                                                              105
Page 106
      Lingkungan
      Environment




  Emisi Udara Lainnya[GRI 305-7]                                            Other Air Emissions[GRI 305-7]

         Emisi Udara berdasarkan Jenis Partikulat (Ton)                          Total Emisi Udara Lainnya
            Air Emissions by Particulate Type (Ton)                              Total Other Air Emissions

               20,4
             80,8   280,3       335,2
                                                                                 1.551,8 ton*
                                                                                 Pada tahun 2024 | In 2024
      2022
                                                                                 * Total emisi mencakup PM, SOx, NOx, dan CO di PAU.
               112,6
             25,4                                     1.399,1     1.234,4          Total emissions include PM, SOx, NOx, and CO in PAU.

      2023

             28,3             1,070,4         387,2        66,0
                                                                                 Catatan | Note:
                                                                                 • PM: partikulat | particulate matter
      2024
                                                                                 • SOx: belerang oksida | sulfur oxides
                                                                                 • NOx: nitrogen oksida | nitrogen oxides
                       PM        SOx    NOx     CO                               • CO: karbon monoksida | carbon monoxide




  Kami secara konsisten melakukan pemantauan dan                            As part of our commitment to environmental sustainability,
  pengelolaan emisi udara sebagai bagian dari komitmen                      we consistently monitor and manage air emissions to ensure
  terhadap keberlanjutan lingkungan. Pemantauan emisi                       compliance with applicable environmental standards. Regular
  polutan seperti partikulat (PM), belerang oksida (SOx),                   monitoring of pollutants such as particulate matter (PM),
  nitrogen oksida (NOx), dan karbon monoksida (CO) dilakukan                sulfur oxides (SOx), nitrogen oxides (NOx), and carbon
  secara berkala untuk memastikan kepatuhan terhadap                        monoxide (CO) is conducted to maintain regulatory compliance
  standar lingkungan yang berlaku.                                          and minimize environmental impact.

  ESSA menerapkan pendekatan ilmiah dalam perhitungan                       ESSA applies a scientific approach to air emissions
  emisi udara guna memastikan akurasi dan kepatuhan                         calculations to ensure accuracy and adherence to
  terhadap standar lingkungan yang berlaku. Metode                          environmental standards. The methodology follows the
  perhitungan emisi polutan dilakukan dengan menggunakan                    basic formula: Air Emissions = Gas Flow Rate × Running
  rumus dasar, yaitu Emisi Polutan = Laju Alir Gas x Running                Hours × Pollutant Concentration. To obtain precise data,
  Hours x Konsentrasi Polutan. Untuk memperoleh data yang                   gas flow rate is measured using flow meters, providing
  akurat, pengukuran laju alir gas dilakukan menggunakan                    real-time data on gas volume within the system. Meanwhile,
  flowmeter, yang memberikan informasi real-time mengenai                   running hours of emission-contributing equipment are
  volume gas yang mengalir dalam sistem. Sementara itu,                     recorded through the Distributed Control System (DCS),
  running hours, atau durasi operasional peralatan yang                     which automatically logs operational hours. The pollutant
  berkontribusi terhadap emisi, diperoleh melalui Distributed               concentrations in the air are identified through external
  Control System (DCS) yang mencatat waktu kerja peralatan                  laboratory sampling and analysis, ensuring that reported
  secara otomatis. Selain itu, konsentrasi polutan di udara                 emission levels reflect actual conditions in our production
  diidentifikasi melalui pengambilan sampel dan analisis                    processes. By integrating these methods, we effectively
  laboratorium eksternal, memastikan bahwa hasil yang                       manage emissions and identify areas for optimization to
  diperoleh mencerminkan kondisi aktual emisi yang dihasilkan               reduce the environmental impact of our operations.
  oleh proses produksi. Dengan kombinasi metode ini, kami
  dapat mengelola emisi secara lebih efektif serta
  mengidentifikasi area yang memerlukan optimasi untuk
  mengurangi dampak lingkungan dari aktivitas operasionalnya.




106      2024 Laporan Keberlanjutan
                            Sustainability Report
Page 107
Selama periode 2022-2024, emisi udara menunjukkan              During the 2022-2024 period, air emissions exhibited
fluktuasi yang mencerminkan dinamika operasional serta         fluctuations that reflected operational dynamics and the
efektivitas strategi pengendalian emisi yang diterapkan.       effectiveness of the emission control strategies implemented.
Emisi partikulat (PM) turun signifikan dari 80,8 ton pada      Particulate matter (PM) emissions decreased significantly
2022 menjadi 25,4 ton pada 2023, akan tetapi sedikit           from 80.8 tons in 2022 to 25.4 tons in 2023 but slightly
meningkat ke 28,3 ton pada 2024, yang dapat dikaitkan          increased to 28.3 tons in 2024, which can be attributed to
dengan peningkatan efisiensi sistem penyaringan. Selanjutnya   improvements in filtration system efficiency. Furthermore,
peningkatan konsumsi dan intensitas energi disebabkan          the increase in energy consumption and intensity was
permasalahan dan tantangan dalam teknis operasional            caused by technical operational challenges, including plant
pabrik diantaranya aktivitas shutdown pabrik sebagaimana       shutdown activities, as communicated by ESSA to its
disampaikan oleh ESSA pada pemangku kepentingannya.            stakeholders. This resulted in a rise in sulfur oxide (SOx)
Hal ini berakibat pada kenaikan emisi sulfur oksida (SOx)      emissions from 20.4 tons in 2022 to 112.6 tons in 2023, and
dari 20,4 ton pada 2022 menjadi 112,6 ton pada 2023, lalu      further to 1,070.4 tons in 2024, indicating a significant
1.070,4 ton pada 2024, yang menunjukkan adanya perubahan       change in fuel consumption or the sulfur composition in
signifikan dalam konsumsi bahan bakar atau komposisi           production raw materials.
sulfur dalam bahan baku produksi.

Selanjutnya, emisi nitrogen oksida (NOx) tercatat meningkat    Additionally, nitrogen oxide (NOx) emissions increased in
pada 2023 hingga 1.399,1 ton, sebelum turun kembali ke         2023, reaching 1,399.1 tons, before decreasing again to
387,2 ton pada 2024. Hal ini disebabkan oleh perubahan         387.2 tons in 2024. This was due to changes in operational
pola operasional atau peningkatan intensitas produksi,         patterns or an increase in production intensity, while the
sementara penurunan berikutnya mencerminkan keberhasilan       subsequent reduction reflects the successful optimization
optimasi pembakaran atau penggunaan teknologi reduksi          of combustion or the implementation of emission reduction
emisi. Emisi karbon monoksida (CO) juga mengalami pola         technologies. Carbon monoxide (CO) emissions followed
yang serupa, meningkat signifikan dari 335,2 ton pada 2022     a similar pattern, rising sharply from 335.2 tons in 2022 to
ke 1.234,4 ton pada 2023, sebelum turun drastis menjadi        1,234.4 tons in 2023 before dropping significantly to 66
66 ton pada 2024.                                              tons in 2024.

Selama periode pelaporan, ESSA tidak menghasilkan atau         During the reporting period, ESSA did not produce or use
menggunakan zat perusak ozon (ODS) dalam kegiatan              ozone-depleting substances (ODS) in its operations. The
operasionalnya. Perseroan berkomitmen untuk menjalankan        Company is committed to environmentally friendly operations
operasional yang ramah lingkungan dengan memastikan            by ensuring that refrigerants, industrial chemicals, and
bahwa bahan pendingin, bahan kimia industri, dan proses        production processes comply with applicable environmental
produksi yang digunakan telah sesuai dengan peraturan          regulations and do not contribute to ozone layer depletion.
lingkungan yang berlaku serta tidak berkontribusi terhadap     [GRI 305-6]


penipisan lapisan ozon. [GRI 305-6]




                                                                                                                           107
Page 108
      Lingkungan
      Environment




  Air dan Efluen [GRI 3-3][GRI 303]
  Water and Effluent [GRI 3-3][GRI 303]


  Perseroan berkomitmen untuk menjaga kelestarian lingkungan      The Company is committed to preserving environmental
  dengan menerapkan kebijakan efisiensi air dan penurunan         sustainability by implementing water efficiency policies and
  beban pencemar air guna meminimalkan dampak dari                reducing water pollutant loads to minimize the impact of
  operasi kami terhadap lingkungan. Di level anak perusahaan      our operations on the environment. At the subsidiary level,
  kami, PAU, kami telah menetapkan target pengurangan             PAU has set a target to reduce water consumption by 5%
  konsumsi air sebesar 5% per m³/MT produk amoniak dalam          per m³/MT of ammonia product over the next five years, as
  lima tahun ke depan, serta penurunan beban pencemar air         well as to decrease pollutant loads by 3% for each pollution
  sebesar 3% untuk setiap parameter pencemar. Dalam upaya         parameter. To achieve these targets, the Company applies
  mencapai target ini, Perusahaan menerapkan strategi             sustainability-based strategies, including the Reduce, Reuse,
  berbasis prinsip keberlanjutan, termasuk konsep Reduce,         Recycle (3R) concept, rainwater harvesting, and wastewater
  Reuse, Recycle (3R), pemanfaatan air hujan (Rainwater           management that complies with environmental quality
  Harvesting), serta pengelolaan air limbah yang sesuai dengan    standards.
  baku mutu lingkungan.

  Kami menerapkan hirarki pengurangan limbah dengan               We implement a waste reduction hierarchy by prioritizing
  mengutamakan pencegahan, daur ulang, dan daur pakai             prevention, recycling, and reuse to minimize liquid waste
  untuk mengurangi limbah cair yang dihasilkan dalam proses       generated in the ammonia production process. The Company
  produksi amoniak. Perseroan juga memastikan bahwa               also ensures that the selection of production technology
  pemilihan teknologi produksi mendukung pengurangan              supports the reduction of water pollution impacts. To support
  dampak pencemaran air. Untuk mendukung implementasi             the implementation of this policy, PAU provides competent
  kebijakan ini, PAU menyediakan tenaga kerja yang kompeten       personnel in water management and applies Life Cycle
  dalam pengelolaan air serta menerapkan LCA guna memahami        Assessment (LCA) to understand the impact of water
  dampak konsumsi air dan pengolahan limbah.                      consumption and wastewater treatment.

  Sejalan dengan tujuan pembangunan nasional dan global,          In line with national and global development goals, the
  Perseroan berkontribusi terhadap TPB 6 Air Bersih dan           Company contributes to SDG 6 on Clean Water and Sanitation
  Sanitasi Layak, serta mendukung Rencana Pembangunan             and supports the National Medium-Term Development Plan
  Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024 dalam                (RPJMN) 2020-2024 in water resource management.
  pengelolaan sumber daya air. Selain itu, Perseroan memastikan   Additionally, the Company ensures compliance with all laws
  kepatuhan terhadap seluruh peraturan perundang-undangan         and regulations related to water and wastewater management.
  yang berkaitan dengan pengelolaan air dan limbah cair.




108      2024 Laporan Keberlanjutan
                     Sustainability Report
Page 109
Interaksi dengan Air untuk Kebutuhan                                Interaction with Water for Shared
Bersama [GRI 303-1]                                                 Needs [GRI 303-1]

                                          2. Proses Konsumsi dan Pengolahan Air
   1. Sumber Air yang Digunakan                                                               3. Pembuangan Air Limbah
                                             Water Consumption and Treatment
        Water Sources Used                                                                        Wastewater Disposal
                                                         Process
 • Jenis Sumber Air: PAU                  • Air untuk Produksi dan Kebutuhan           • Air Limbah dari Proses Pendukung (Utility):
   menggunakan air laut sebagai             Internal:                                    Wastewater from Utility Processes:
   sumber utama air bersih.                 Water for Production and Internal Needs:     - Air limbah dari unit utility melewati
   Type of Water Source: PAU uses           - Air laut diolah menggunakan Sea               pretreatment terlebih dahulu, sebelum
   seawater as the main source of              Water Reverse Osmosis (SWRO) untuk           akhirnya diproses di Final Check Basin
   clean water.                                menghasilkan Desalinated Water.              untuk memastikan kepatuhan terhadap
 • Proses Pengambilan Air:                     Seawater is processed using Sea              standar lingkungan.
   Water Intake Process:                       Water Reverse Osmosis (SWRO) to              Wastewater from utility processes
   - Air laut diambil melalui Sea              produce Desalinated Water.                   undergoes pretreatment first before
      Water Intake untuk diolah lebih       - Desalinated Water kemudian diproses           being processed in the Final Check
      lanjut.                                  lebih lanjut di unit Demineralization        Basin to ensure compliance with
      Seawater is taken through                untuk menghasilkan Demineralized             environmental standards.
      Sea Water Intake for further             Water, yang digunakan untuk:              - Setelah final treatment, air limbah
      processing.                              Desalinated Water is then further            ini dibuang ke badan air di Sungai
   - Air ini kemudian diolah menjadi           processed in the Demineralization            Musolang.
      air bersih yang digunakan untuk          unit to produce Demineralized Water,         After final treatment, the wastewater is
      berbagai keperluan di fasilitas          which is used for:                           discharged into the Musolang River.
      produksi, kantor, dan area camp.         - Air proses produksi                   • Air Limbah Domestik:
      This water is then processed                Production process water               Domestic Wastewater:
      into clean water, which is used          - Air bersih di perkantoran               - Limbah dari kegiatan domestik seperti
      for various needs in production             Clean water in office areas               sanitasi dan perkantoran diolah di
      facilities, offices, and the camp        - Air bersih di camp pekerja                 Sewage Treatment Plant (STP).
      area.                                       Clean water in worker camps               Wastewater from domestic activities,
   - Untuk kebutuhan pendinginan          • Kebutuhan Air Pendingin:                        such as sanitation and office use, is
      proses produksi, air laut murni       Cooling Water Requirements:                     treated in the Sewage Treatment Plant
      langsung digunakan tanpa              - Air laut yang digunakan untuk                 (STP).
      melalui proses pemurnian lebih           pendinginan tidak mengalami proses        - Air hasil olahan STP kemudian
      lanjut.                                  pemurnian dan langsung dialirkan ke          dibuang ke Sungai Musolang.
      For cooling process                      sistem pendinginan sebelum akhirnya          The treated water from the STP is then
      requirements, pure seawater              dibuang kembali ke laut.                     discharged into the Musolang River.
      is used directly without further         Water used for cooling processes        • Air Pendingin:
      purification.                            does not undergo purification and         Cooling Water:
                                               is directly circulated in the cooling     - Air laut yang digunakan dalam
                                               system before being discharged back          sistem pendinginan tidak mengalami
                                               into the sea.                                pencemaran bahan kimia atau
                                                                                            kontaminasi lain.
                                                                                            Seawater used in the cooling system
                                                                                            does not undergo contamination
                                                                                            with hazardous materials or other
                                                                                            pollutants.
                                                                                         - Setelah digunakan, air ini dikembalikan
                                                                                            ke laut melalui Sea Water Outlet Pit dan
                                                                                            Sea Water Outfall.
                                                                                            After use, the water is returned to the
                                                                                            sea through the Sea Water Outlet Pit
                                                                                            and Sea Water Outlet.



Dalam upaya meningkatkan efisiensi penggunaan air, PAU              In an effort to improve water use efficiency, PAU implements
menerapkan berbagai strategi keberlanjutan, termasuk                various sustainability strategies, including the utilization of
pemanfaatan teknologi pengolahan air, sistem pemantauan             water treatment technology, a wastewater quality monitoring
kualitas air limbah, dan pengelolaan berbasis prinsip 3R.           system, and management based on the 3R principles. To
Guna mendapatkan pemahaman yang mendalam untuk                      gain a deeper understanding and enhance the water
meningkatkan sistem pengelolaan air di operasi kami,                management system in our operations, the Company has




                                                                                                                                       109
Page 110
        Lingkungan
        Environment




  Perseroan telah menyusun flowchart penggunaan air untuk         developed a water usage flowchart to clarify the interaction
  memperjelas interaksi antara pengambilan, pemanfaatan,          between water intake, utilization, and discharge, as well
  dan pembuangan air serta dampaknya terhadap lingkungan.         as its environmental impact. [OJK B.2]
  [OJK B.2]



  Kami secara rutin memantau pembuangan air limbah dan            We routinely monitor wastewater discharge and prepare
  menyusun laporan pemantauan yang sesuai dengan izin             monitoring reports in accordance with wastewater discharge
  pembuangan air limbah. Laporan tersebut mencakup hasil          permits. These reports include the results of wastewater
  analisis kualitas air limbah yang dibuang, memastikan semua     quality analysis to ensure all parameters remain within safe
  parameter berada dalam batas aman sesuai baku mutu              limits as per government standards. The reports are also
  pemerintah. Laporan tersebut juga disampaikan kepada            submitted to the government as a form of transparency
  pemerintah sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas        and accountability in wastewater management.
  dalam pengelolaan air limbah.

  Perseroan tengah dalam upaya peningkatan penerapan              The Company is currently working on enhancing the
  strategi dan pendekatan pengelolaan air pada seluruh            implementation of water management strategies and
  wilayah operasi dan anak perusahaan di masa yang akan           approaches across all operational areas and subsidiaries
  datang.                                                         in the future.



  Pengelolaan Sumber Daya Air [GRI 303-3]                         Water Resource Management[GRI 303-3]

  Penggunaan air untuk operasi kami di Banggai Ammonia            Water usage for our operations at the Banggai Ammonia
  Plant seluruhnya (100%) bersumber dari air laut yang kemudian   Plant is entirely (100%) sourced from seawater, which is then
  digunakan untuk sistem pendingin serta produksi air bersih      used for cooling systems as well as for producing clean
  bagi proses produksi dan kebutuhan domestik.                    water for production processes and domestic needs.

  Kami menggunakan metode Sea Water Reverse Osmosis               We use the Sea Water Reverse Osmosis (SWRO) method
  (SWRO) untuk mengolah air laut menjadi Desalinated Water        to process seawater into Desalinated Water, which is then
  yang kemudian diproses lebih lanjut di unit Demineralization    further processed in the Demineralization unit to produce
  untuk menghasilkan Demineralized Water, yang digunakan          Demineralized Water, used in production processes, office
  di proses produksi, kebutuhan domestik perkantoran, dan         domestic needs, and worker facilities.
  fasilitas pekerja.

  Pengukuran volume pengambilan air dilakukan menggunakan         Water intake volume measurement is conducted using
  flow meter permanen yang terintegrasi dalam sistem dan          permanent flow meters integrated into the system and
  di monitor melalui Distributed Control System (DCS). Data       monitored through the Distributed Control System (DCS).
  ini dikumpulkan secara sistematis untuk memastikan efisiensi    This data is systematically collected to ensure water use
  penggunaan air serta kepatuhan terhadap regulasi yang           efficiency and compliance with applicable regulations. As
  berlaku. Sebagai bagian dari tanggung jawab lingkungan,         part of our environmental responsibility, the company also
  perusahaan juga mempertimbangkan risiko pengambilan             considers the risks associated with water intake in water-
  air di area dengan keterbatasan sumber daya air (water-         stress areas. This assessment is conducted using credible
  stress areas). Penilaian ini dilakukan menggunakan alat         water risk mapping tools.
  pemetaan risiko air yang kredibel.




110           2024 Laporan Keberlanjutan
                      Sustainability Report
Page 111
                     Pengambilan Air (Megaliter)                            Catatan | Note:
                      Water Intake (Megaliters)                             Cakupan data mencakup PAU.
                                                                            Data coverage includes PAU.


                187.527,9      181.227,2       181.083,5




                 2022           2023            2024




Konsumsi Air[GRI 303-5][OJK F.8]                                 Water Consumption[GRI 303-5][OJK F.8]

Operasi pabrik amoniak kami menggunakan air laut sebagai         Our ammonia plant operations use seawater as the primary
sumber utama untuk berbagai proses operasionalnya.               source for various operational processes. Water consumption
Konsumsi air dihitung berdasarkan total air yang diambil         is calculated based on the total water intake minus the
dikurangi air yang dibuang setelah melalui sistem pengolahan     water discharged after passing through the wastewater
limbah.                                                          treatment system.

Konsumsi Air (Megaliter)                                         Water Consumption (Megaliter)

                  Tahun                         Total Konsumsi Air (Megaliter)                     Perubahan (%)
                   Year                            Total Water Consumption                          Change (%)
                  2022                                     187.527,9                                      -
                  2023                                     181.227,2                                   ↓ 3,4%
                  2024                                     181.083,5                                   ↓ 0,9%
 Catatan/Note:
 Data konsumsi air di PAU dicatat menggunakan flow meter permanen yang terhubung ke sistem DCS (Distributed Control System).
 Data ini mencakup seluruh kebutuhan air untuk produksi amoniak, aktivitas domestik, serta operasional pendukung lainnya./Water
 consumption data at PAU is recorded using a permanent flow meter connected to the Distributed Control System (DCS). This data
 includes total water usage for ammonia production, domestic activities, and other supporting operations.


Berikut adalah perubahan konsumsi air berdasarkan aktivitas      Here are the changes in water consumption based on key
utama di PAU:                                                    activities at PAU:
1. Kegiatan proses produksi amoniak dengan air limbah            1. Ammonia Production Process with Wastewater Treated
    yang diolah di Final Check Basin                                 at Final Check Basin
    ○ 2022: 179,8 megaliter                                          ○ 2022: 179.8 megaliters
    ○ 2023: 118,9 megaliter (↓33,7%) dibandingkan 2022               ○ 2023: 118.9 megaliters (↓ 33.7%) compared to 2022
    ○ 2024: 92,3 megaliter (↓ 22,4%) dibandingkan 2023               ○ 2024: 92.3 megaliters (↓ 22.4%) compared to 2023
    ○ Total penurunan dalam tiga tahun: 48,6%                        ○ Total reduction over three years: 48.6%




                                                                                                                                  111
Page 112
      Lingkungan
      Environment




  2. Kegiatan dari fasilitas pendukung dengan air limbah        2. Supporting Facilities with Wastewater Treated at
     yang diolah di Sewage Treatment Plant                         Sewage Treatment Plant
     ○ 2022: 0,6 megaliter                                         ○ 2022: 0.6 megaliters
     ○ 2023: 0,3 megaliter (↓ 47,6%) dibandingkan 2022             ○ 2023: 0.3 megaliters (↓47.6%) compared to 2022
     ○ 2024: 0,4 megaliter (↑ 18,2%) dibandingkan 2023             ○ 2024: 0.4 megaliters (↑ 18.2%) compared to 2023
  3. Kegiatan proses produksi amoniak dengan air limbah         3. Ammonia Production Process with Wastewater
     yang dibuang melalui Sea Water Outlet Pit                     Discharged via Sea Water Outlet Pit
     ○ 2022: 187.347,8 megaliter                                   ○ 2022: 187,347.8 megaliters
     ○ 2023: 181.108,1 megaliter (↓ 3,3%) dibandingkan             ○ 2023: 181,108.1 megaliters (↓ 3.3%) compared to
        2022                                                          2022
     ○ 2024: 180.990,8 megaliter (↓0,1%) dibandingkan              ○ 2024: 180,990.8 megaliters (↓ 0.1%) compared to
        2023                                                          2023

  Secara keseluruhan, dalam periode 2022-2024, konsumsi         Across the 2022-2024 period, water consumption at PAU
  air di PAU mengalami penurunan sebesar 3,4%. Hal ini          decreased by 3.4%, reflecting efforts to enhance water use
  mencerminkan upaya efisiensi dalam penggunaan air,            efficiency, particularly in ammonia production and supporting
  terutama dalam kegiatan produksi amoniak dan operasional      operations.
  pendukung lainnya.

  Semua air yang digunakan untuk produksi dan kegiatan          All water used for production and other activities comes
  lainnya berasal dari air laut yang telah diproses melalui     from processed seawater via the Water Treatment System.
  Water Treatment System sebelum digunakan. Air limbah          The generated wastewater is then managed and discharged
  yang dihasilkan kemudian dikelola dan dibuang sesuai          following environmental regulations.
  dengan prosedur lingkungan yang berlaku.



  Manajemen Dampak yang Berkaitan                               Impact Management Related to
  dengan Pembuangan Air[GRI 303-2]                              Wastewater Disposal[GRI 303-2]

  Kami mengantisipasi beberapa dampak lingkungan terkait        We anticipate several environmental impacts related to
  pembuangan air limbah, seperti penurunan kualitas air laut    wastewater disposal, such as a decline in seawater quality
  akibat pembuangan air limbah, penurunan kualitas air          due to wastewater discharge, a decrease in surface water
  permukaan Sungai Musolang yang berdekatan dengan              quality of the Musolang River, which is adjacent to our
  pabrik amoniak kami di Desa Uso, Kecamatan Batui,             ammonia plant in Uso Village, Batui District, Banggai
  Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah akibat air limbah          Regency, Central Sulawesi, due to domestic and industrial
  domestik dan produksi serta potensi penurunan kuantitas       wastewater, as well as the potential reduction in the quantity
  biota perairan, baik di laut maupun Sungai Musolang.          of aquatic biota, both in the sea and the Musolang River.

  Pengelolaan dampak efluen yang dilakukan adalah dengan        Effluent impact management is carried out by closely
  cara seksama memantau pembuangan air limbah secara            monitoring wastewater discharge regularly and periodically,
  rutin dan periodik, dengan hasil pemantauan yang dituangkan   with the monitoring results compiled into reports submitted
  dalam laporan yang disampaikan kepada pemerintah.             to the government. These reports ensure that all wastewater
  Laporan tersebut memastikan bahwa semua parameter             quality parameters comply with the environmental standards
  kualitas air limbah memenuhi baku mutu yang ditetapkan        set by the government.
  oleh pemerintah.




112      2024 Laporan Keberlanjutan
                    Sustainability Report
Page 113
Standar Minimum Kualitas Pembuangan                               Minimum Standards for Effluent Discharge
Efluen:                                                           Quality:

       Standar Minimum Kualitas
          Pembuangan Efluen                                       Dasar Penggunaan Standar Minimum
     Minimum Standards for Effluent                              Basis for the Use of Minimum Standards
           Discharge Quality
 Air Limbah Final Check Basin              Mengikuti Peraturan Menteri Lingkungan Hidup No. 5 Tahun 2014, yang mencakup
                                           parameter seperti pH, Kebutuhan Oksigen Kimia (COD), Total Padatan Tersuspensi
                                           (TSS), Minyak & Lemak, dan Amoniak.

 Effluent from Final Check Basin           Complies with the Minister of Environment Regulation No. 5 of 2014, covering
                                           parameters such as pH, Chemical Oxygen Demand (COD), Total Suspended Solids
                                           (TSS), Oil & Grease, and Ammonia.
 Air Limbah Sewage Treatment Plant         Mengikuti Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan No. P.68 Tahun
                                           2016, dengan parameter termasuk pH,Kebutuhan Oksigen Biologis BOD), COD,
                                           TSS, Minyak & Lemak, Amoniak, dan Total Coliform.

 Effluent from Sewage Treatment Plant      Complies with the Minister of Environment and Forestry Regulation No. P.68 of
                                           2016, covering parameters including pH, Biochemical Oxygen Demand (BOD),
                                           COD, TSS, Oil & Grease, Ammonia, and Total Coliform.
 Air Limbah Sea Water Outlet Pit           Berdasarkan Keputusan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan SK.357/
                                           Menlhk/2019, yang mencakup pH, salinitas, temperatur, dan klorin bebas.

 Effluent from Sea Water Outlet Pit        Based on the Minister of Environment and Forestry Decree SK.357/Menlhk/2019,
                                           covering pH, salinity, temperature, and free chlorine.




Pengelolaan Limbah Cair[GRI 303-4]                                Wastewater Management[GRI 303-4]

Perseroan memastikan bahwa seluruh pengelolaan dan                The Company ensures that all wastewater management
pelepasan limbah cair dilakukan sesuai dengan standar             and discharge are conducted in accordance with applicable
lingkungan yang berlaku. Di PAU, limbah cair dari Final           environmental standards. At PAU, wastewater from the Final
Check Basin dan Sewage Treatment Plant dilepaskan ke              Check Basin and Sewage Treatment Plant is discharged
Sungai Musolang, sementara limbah dari Sea Water Outlet           into the Musolang River, while wastewater from the Sea
Pit dilepas ke laut. Semua air yang digunakan dalam proses        Water Outlet Pit is released into the sea. All water used in
produksi dan kegiatan pendukung telah melalui pengolahan          production processes and supporting activities undergoes
sebelum dilepaskan untuk meminimalkan dampak lingkungan.          treatment before discharge to minimize environmental
Pengolahan air limbah diawasi secara ketat untuk memastikan       impact. Wastewater treatment is strictly monitored to ensure
bahwa semua parameter kualitas air memenuhi baku mutu             that all water quality parameters comply with the required
yang ditetapkan.                                                  environmental standards.

Berdasarkan hasil pemantauan, ESSA telah memastikan               Based on monitoring results, ESSA has confirmed that key
bahwa parameter utama seperti COD, TSS, minyak dan                parameters such as COD, TSS, oil and grease, and ammonia
lemak, serta amoniak dalam Final Check Basin tetap dalam          in the Final Check Basin remain within safe limits. Similarly,
batas yang aman. Begitu pula dengan Sewage Treatment              in the Sewage Treatment Plant, BOD, COD, and total coliform
Plant, di mana kadar BOD, COD, dan total coliform dikendalikan    levels are controlled in accordance with domestic wastewater
sesuai baku mutu limbah domestik. Selain itu, pengelolaan         quality standards. Additionally, wastewater discharged into
air limbah yang dialirkan ke laut melalui Sea Water Outlet        the sea through the Sea Water Outlet Pit meets regulatory
Pit telah memenuhi standar dengan memastikan pH, suhu,            requirements, ensuring pH, temperature, salinity, and free
salinitas, dan klorin bebas berada dalam ambang batas             chlorine levels remain within the permitted thresholds. These




                                                                                                                               113
Page 114
      Lingkungan
      Environment




  yang ditentukan. Upaya ini mencerminkan keseriusan               efforts reflect the Company’s commitment to preserving
  perusahaan dalam menjaga ekosistem perairan dan                  aquatic ecosystems and reducing the environmental impact
  mengurangi dampak lingkungan dari operasional industri.          of industrial operations.

  Selama periode 2022-2024, ESSA, melalui operasionalnya           Between 2022 and 2024, ESSA, through its operations at
  di PAU (Banggai Ammonia Plant), Perusahaan terus berupaya        PAU (Banggai Ammonia Plant), has continuously improved
  meningkatkan efisiensi dalam pengelolaan air limbah guna         wastewater management efficiency to support more
  mendukung praktik operasional yang lebih berkelanjutan.          sustainable operational practices. The data indicates a
  Data menunjukkan adanya tren penurunan bertahap dalam            gradual decline in wastewater discharge, both into the
  pelepasan limbah cair, baik ke Sungai Musolang maupun            Musolang River and the sea, as part of our commitment to
  ke laut, sebagai bagian dari komitmen kami dalam                 optimizing water use and minimizing environmental impact.
  mengoptimalkan penggunaan air dan mengurangi dampak
  lingkungan.

  Pelepasan limbah cair ke Sungai Musolang mengalami               The discharge of wastewater into the Musolang River
  penurunan signifikan dari 180,1 megaliter pada 2022 menjadi      experienced a significant decrease from 180.1 megaliters
  119,2 megaliter pada 2023, dan berlanjut hingga 92,6             in 2022 to 119.2 megaliters in 2023, and continued to 92.6
  megaliter pada 2024. Penurunan ini mencerminkan efektivitas      megaliters in 2024. This reduction reflects the effectiveness
  strategi yang telah kami terapkan, seperti peningkatan           of the strategies we have implemented, such as enhancing
  sistem daur ulang air dan pengelolaan limbah yang lebih          water recycling systems and stricter wastewater management.
  ketat. Sementara itu, pelepasan ke laut juga menunjukkan         Meanwhile, discharge into the sea also showed a declining
  tren penurunan dari 187.347,8 megaliter pada 2022 menjadi        trend, from 187,347.8 megaliters in 2022 to 181,108 megaliters
  181.108 megaliter pada 2023, dan mencapai 180.990,8              in 2023, reaching 180,990.8 megaliters in 2024. Although
  megaliter pada 2024. Meskipun penurunannya lebih gradual,        the decrease is more gradual, it still demonstrates our efforts
  hal ini tetap menunjukkan upaya kami dalam mengelola air         in managing wastewater more efficiently.
  limbah dengan lebih efisien.

  Secara keseluruhan, total pelepasan limbah cair di seluruh       Overall, the total wastewater discharge across all our
  wilayah operasional kami mengalami penurunan dari 187.527,9      operational areas decreased from 187,527.9 megaliters in
  megaliter pada 2022 menjadi 181.227,2 megaliter pada             2022 to 181,227.2 megaliters in 2023, and continued to
  2023, dan terus turun hingga 181.083,5 megaliter pada            181,083.5 megaliters in 2024. We view this trend as a result
  2024. Kami melihat tren ini sebagai hasil dari berbagai          of various strategic measures that have been implemented,
  langkah strategis yang telah diterapkan, termasuk optimalisasi   including optimizing water utilization in production processes,
  pemanfaatan air dalam proses produksi, peningkatan               improving wastewater treatment technologies, and enforcing
  teknologi pengolahan limbah, serta implementasi kebijakan        stricter environmental management policies. ESSA remains
  pengelolaan lingkungan yang lebih ketat. ESSA akan terus         committed to strengthening water management initiatives
  berkomitmen untuk memperkuat inisiatif pengelolaan air           to support more environmentally friendly operations and
  guna mendukung operasional yang lebih ramah lingkungan           contribute to the sustainability of water resources in our
  serta berkontribusi terhadap keberlanjutan sumber daya           operational areas.
  air di wilayah operasional kami.




114      2024 Laporan Keberlanjutan
                     Sustainability Report
Page 115
Pelepasan Limbah Cair (Megaliter)                                Wastewater Discharge (Megaliters)

                                                              Catatan | Note:
                 Total Pelepasan Air                          Cakupan data mencakup PAU.
             Total Wastewater Discharge                       Data coverage includes PAU.


         187.527,9     181.227,2       181.083,5                 2024
                                                                 ↓ Pelepasan limbah cair 143,8 megaliter, menurun 0,1%
                                                                 dibandingkan tahun 2023.
                                                                 99,9% limbah cair dilepas ke laut, sisanya ke Sungai
                                                                 Musolang.
                                                                 ↓ Wastewater discharge 143,8 megaliters, a 0.1% decrease
                                                                 compared to 2023.
                                                                 99.9% of the wastewater was discharged into the sea, with
                                                                 the remainder into the Musolang River.
           2022          2023           2024




Selama periode pelaporan, Perseroan tidak mengalami              During the reporting period, the Company did not experience
insiden tumpahan air atau efluen yang berdampak terhadap         any incidents of water or effluent spills that impacted the
lingkungan. Hal ini sejalan dengan komitmen kami dalam           environment. This aligns with our commitment to responsible
menerapkan pengelolaan air dan efluen yang bertanggung           water and effluent management, including strict monitoring
jawab, termasuk pemantauan ketat terhadap proses                 of treatment processes and discharge systems in compliance
pengolahan serta sistem pembuangan yang sesuai dengan            with applicable regulations. ESSA continues to ensure that
peraturan yang berlaku. ESSA terus memastikan bahwa              every aspect of its operations adheres to stringent
setiap aspek operasionalnya mematuhi standar lingkungan          environmental standards to prevent potential pollution or
yang ketat guna mencegah potensi pencemaran atau                 negative impacts on the surrounding ecosystem [OJK F.15]
dampak negatif terhadap ekosistem sekitar. [OJK F.15]

ESSA akan terus memperkuat strategi pengelolaan lingkungan       ESSA will continue to strengthen its environmental
dengan meningkatkan efisiensi sistem pengolahan limbah           management strategies by enhancing the efficiency of
melalui optimalisasi teknologi dan penerapan metode              wastewater treatment systems through technology
pemantauan real-time untuk memastikan kualitas air limbah        optimization and the implementation of real-time monitoring
tetap terkendali secara berkelanjutan pada waktu mendatang.      methods to ensure that wastewater quality remains
Selain itu, ESSA akan melakukan evaluasi berkala terhadap        sustainably controlled in the future. Additionally, ESSA will
sistem pengolahan limbah guna menyesuaikan dengan                conduct periodic evaluations of its wastewater treatment
perkembangan regulasi dan teknologi terbaru. Perusahaan          systems to align with regulatory developments and the
juga akan mengembangkan inisiatif keberlanjutan, seperti         latest technologies. The company will also develop
pemanfaatan kembali air limbah hasil olahan untuk kebutuhan      sustainability initiatives, such as reusing treated wastewater
operasional guna mengurangi beban pembuangan ke                  for operational needs to reduce discharge loads on the
lingkungan. Dengan pendekatan ini, ESSA menegaskan               environment. Through this approach, ESSA reaffirms its
komitmennya dalam menerapkan praktik industri yang               commitment to implementing responsible industrial practices
bertanggung jawab dan mendukung pencapaian target                and supporting the achievement of more sustainable
lingkungan yang lebih berkelanjutan.                             environmental targets.




                                                                                                                              115
Page 116
      Lingkungan
      Environment




  Limbah [GRI 3-3][GRI 306]
  Waste [GRI 3-3][GRI 306]


  ESSA berkomitmen untuk mengelola limbah secara                 ESSA is committed to responsible waste management to
  bertanggung jawab guna menjaga kelestarian lingkungan,         preserve the environment, natural resources, and community
  sumber daya alam, serta kesejahteraan masyarakat. Dalam        well-being. In managing Hazardous and Toxic Waste (B3),
  pengelolaan limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3),           PAU applies a waste management hierarchy focusing on
  PAU menerapkan prinsip hirarki pengelolaan limbah dengan       prevention, reduction, recycling, and reuse. The company
  fokus pada pencegahan, pengurangan, daur ulang, dan            aims to reduce and repurpose 5 tons of B3 waste over five
  pemanfaatan kembali. Perusahaan menargetkan pengurangan        years by replacing supporting materials with more
  dan pemanfaatan limbah B3 sebesar 5 ton dalam lima tahun,      environmentally friendly alternatives and ensuring waste
  antara lain dengan mengganti bahan pendukung menjadi           management is conducted by licensed partners in compliance
  lebih ramah lingkungan serta memastikan pengelolaan            with regulations. Additionally, PAU conducts Life Cycle
  limbah dilakukan oleh mitra berizin sesuai regulasi. Selain    Assessment (LCA) to optimize its waste management
  itu, PPT AU juga melakukan LCA guna mengoptimalkan             strategies.
  strategi pengelolaan limbahnya.

  Sementara itu, untuk limbah padat non-B3, kami mengadopsi      For non-B3 solid waste, we adopt the 3R principle as the
  prinsip 3R sebagai strategi utama, dengan target pengurangan   main strategy, targeting a reduction of 10 tons over five
  10 ton dalam lima tahun. Upaya ini dilakukan melalui           years. This effort includes minimizing waste at its source,
  minimalisasi limbah dari sumbernya, optimalisasi pemanfaatan   optimizing the reuse of valuable materials, and collaborating
  kembali material yang masih bernilai guna, serta kerja sama    with communities and partners to support a circular economy.
  dengan komunitas dan mitra dalam mendukung ekonomi             ESSA also provides skilled personnel for waste management
  sirkular. ESSA juga menyediakan tenaga kerja yang kompeten     and actively evaluates the effectiveness of non-B3 waste
  dalam pengelolaan limbah dan secara aktif melakukan            management policies to improve efficiency and reduce
  evaluasi terhadap efektivitas kebijakan pengelolaan limbah     environmental impact.[GRI 306-1][GRI 306-2][OJK B.2] [OJK F.5]
  non-B3 guna meningkatkan efisiensi serta mengurangi
  dampak lingkungan.[GRI 306-1][GRI 306-2][OJK B.2] [OJK F.5]

  Kebijakan pengelolaan limbah ini mendukung pencapaian          This waste management policy supports the achievement
  TPB 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggungjawab)           of SDG 12 (Responsible Consumption and Production) and
  dan TPB 13 (Penanganan Perubahan Iklim), serta selaras         SDG 13 (Climate Action) and aligns with the targets of the
  dengan target Rencana Pembangunan Jangka Menengah              2020-2024 National Medium-Term Development Plan
  Nasional (RPJMN) 2020-2024. Kami memastikan bahwa              (RPJMN). We ensure that all waste management activities
  seluruh kegiatan pengelolaan limbahnya mematuhi peraturan      comply with government regulations and applicable
  pemerintah dan standar lingkungan yang berlaku, serta          environmental standards, and we communicate transparently
  dikomunikasikan secara transparan kepada seluruh pemangku      with all stakeholders to ensure effective implementation
  kepentingan guna memastikan implementasi yang efektif          across all company operations.
  di seluruh lini operasional perusahaan.



  Pengelolaan dan Volume Timbulan                                Management and Volume of Waste
  Limbah [OJK F.13][OJK F.14][GRI 306-3][GRI 306-4][GRI          Generation [OJK F.13][OJK F.14][GRI 306-3][GRI 306-4]
  306-5]                                                         [GRI 306-5]



  Timbulan limbah dari pemakaian material dalam kegiatan         Waste generation from material usage in operational
  operasi dikelola dengan pendekatan kepatuhan pada              activities is managed in compliance with applicable
  regulasi yang berlaku, serta penerapan ISO 14001:2015          regulations, the implementation of the ISO 14001:2015
  Sistem Manajemen Lingkungan dan serangkaian pendekatan         Environmental Management System, and a series of
  yang diterapkan berdasarkan kebijakan kami. Pengelolaan        approaches based on our policies. Waste management is
  limbah dilakukan di masing-masing unit bisnis dan diawasi      carried out within each business unit and supervised by




116        2024 Laporan Keberlanjutan
                     Sustainability Report
Page 117
oleh Tim Implementasi Teknis Keberlanjutan untuk memastikan       the Technical Sustainability Implementation Team to ensure
pengelolaan limbah berjalan dengan baik dan turut                 proper waste management and support greenhouse gas
mendukung upaya reduksi emisi GRK.                                (GHG) emission reduction efforts.

Kami memiliki izin untuk penyimpanan limbah B3, yang              We hold permits for the storage of hazardous and toxic
dikelola sesuai dengan peraturan yang berlaku. Limbah B3          waste (B3), which is managed in accordance with applicable
disimpan di Tempat Penampungan Sementara (TPS) Limbah             regulations. B3 waste is stored in a Temporary Storage
B3, sebelum secara berkala diangkut oleh pihak ketiga yang        Facility (TPS) before being periodically transported by
telah memiliki izin resmi dan kemudian dikelola lebih lanjut      licensed third parties for further processing by authorized
oleh pengelola limbah berizin.                                    waste management providers.

Sementara itu, untuk limbah non-B3 termasuk didalamnya            Meanwhile, for non-B3 waste, including solid waste, ESSA
limbah padatan, ESSA menerapkan pengelolaan yang                  applies sustainable management practices such as
berkelanjutan dengan melakukan proses pengomposan.                composting. Non-B3 waste that cannot be further utilized
Sebagian limbah non-B3 yang tidak dapat dimanfaatkan              is transported to the Final Disposal Site (TPA) by an appointed
lebih lanjut akan diangkut ke Tempat Pembuangan Akhir             third party.
(TPA) oleh pihak ketiga yang telah ditunjuk.



                                                               Catatan | Note:
              Timbunan Limbah B3 (Ton)                         Cakupan data mencakup PAU.
                Hazardous Waste (Ton)                          Data coverage includes PAU.


                          275

            218
                                                                  100% timbunan limbah B3 Perusahaan sepanjang
                                          163
                                                                  tahun 2022-2024 diserahkan kepada pihak ketiga
                                                                  untuk dikelola.
                                                                  100% of the Company's hazardous waste during
                                                                  2022-2024 will be handed over to third parties for
                                                                  management.
           2022          2023            2024



Pada tahun 2023, volume mengalami penurunan sebesar               In 2023, the volume decreased by 2.6%, and we recorded
2,6% pada tahun 2023, dan kami mencatatkan penurunan              a 52% reduction in hazardous and toxic waste (B3) generation
timbunan limbah B3 pada tahun 2024 sebesar 52%                    in 2024 compared to the previous year. This demonstrates
dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini menunjukan                 our commitment to waste management in accordance with
komitmen kami dalam pengelolaan limbah berdasarkan                applicable regulations.
ketentuan yang berlaku.




                                                                                                                                117
Page 118
      Lingkungan
      Environment




          Timbulan Limbah Non-B3 (Ton)                       Limbah Non-B3 berdasarkan Pengelolaannya (Ton)
           Non-Hazardous Waste (Ton)                           Non-Hazardous Waste by Management (Tons)


         282,8          275,4
                                                   2022                                          263,6 (93%)      19,2 (7%)




                                                   2023                                          259,1 (94%)      16,4 (6%)
                                             131



                                                   2024                                        19,2 (90%)        12,8 (10%)

         2022           2023                2024
                                                                 Dibuang langsung ketempat pembuangan
      Catatan | Note:                                            Disposed of directly to landfil
      Cakupan data mencakup PAU.                                 Dialihkan dari pembuangan melalui kegiatan pembuangan
      Data coverage includes PAU.                                Diverted from disposal by recovery activities




  Kami mencatat penurunan drastis terjadi pada tahun 2024,   We recorded a drastic reduction in 2024, with the volume
  di mana volume limbah yang dibuang langsung ke tempat      of waste directly disposed of at landfill sites amounting to
  pembuangan hanya 119,2 ton, yaitu penurunan lebih dari     only 119.2 tons, a decrease of more than 54% compared to
  54% dibandingkan dengan 2023. Ini menunjukkan perubahan    2023. This indicates a significant shift in waste management
  signifikan dalam cara pengelolaan limbah. Kami bertekad    practices. We are committed to expanding waste management
  untuk meningkatkan cakupan pengelolaan limbah pada         coverage across all our operational areas in the future.
  semua wilayah operasi kami dimasa yang akan datang.




118      2024 Laporan Keberlanjutan
                    Sustainability Report
Page 119
Keanekaragaman Hayati [GRI 3-3][GRI 304]
Biodiversity [GRI 3-3][GRI 304]


ESSA berkomitmen terhadap perlindungan keanekaragaman                      ESSA is committed to biodiversity protection through various
hayati melalui berbagai inisiatif konservasi, termasuk restorasi           conservation initiatives, including habitat restoration, rare
habitat, perlindungan spesies langka, serta upaya mitigasi                 species protection, and efforts to mitigate the environmental
dampak operasi terhadap lingkungan. Lokasi operasi                         impact of operations. The company’s operational sites are
perusahaan berdekatan dengan kawasan konservasi dan                        located near conservation areas and implement protection
mengimplementasikan kebijakan perlindungan serta                           and rehabilitation policies aligned with both national and
rehabilitasi yang sesuai dengan standar nasional dan                       international standards.
internasional.

Kami memiliki operasi yang berdekatan dengan area                          Our operations are adjacent to the PAU conservation area,
konservasi PAU. Area ini ditetapkan sebagai zona perlindungan              which has been designated as a biological resource protection
sumber daya hayati dengan kebijakan konservasi yang                        zone with conservation policies in place for the 2023-2027
berlaku untuk periode 2023-2027. Kami melakukan                            period. We continuously refine our conservation policies
penyempurnaan kebijakan konservasi dengan pendekatan                       through a structured approach based on regular monitoring
berbasis evaluasi dan monitoring berkala dan terdokumentasi.               and evaluation. This ensures that the impact of our operations
Hal ini kami lakukan untuk memastikan dampak operasi                       on biodiversity is addressed in a more adaptive and effective
kami terhadap keanekaragaman hayati dapat direspon                         manner.[GRI 304-1]
secara lebih adaptif dan efektif.[GRI 304-1]

Dampak signifikan operasi ESSA terhadap keanekaragaman                     The significant impacts of ESSA’s operations on biodiversity
hayati meliputi perubahan penggunaan lahan, potensi                        include land-use changes, potential habitat disturbances,
gangguan habitat, serta risiko terhadap spesies endemik                    and risks to endemic and rare species. The company has
dan langka. Perseroan telah menerapkan rencana                             implemented an environmental protection and management
perlindungan dan pengelolaan lingkungan yang diperbarui                    plan, updated annually based on monitoring and evaluation
setiap tahun berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi.[GRI                results.[GRI 304-2][OJK F.9]
304-2][OJK F.9]




Terdapat sejumlah flora dan fauna pada lahan operasional                   Several species of flora and fauna inhabit our operational
kami, dan ESSA secara khusus berpartisipasi dalam konservasi               areas, and ESSA is actively engaged in the ex-situ
eks-situ burung Maleo (macrocephalon maleo) yang masuk                     conservation of the Maleo bird (macrocephalon maleo),
dalam daftar merah International Union for Conservation                    which is listed on the International Union for Conservation
of Nature (IUCN) dan merupakan spesies yang dilindungi                     of Nature (IUCN) Red List and is a nationally protected
secara nasional. Satwa endemik lokal ini terkena dampak                    species. This local endemic species is affected by ESSA’s
operasi ESSA di area yang telah ditetapkan untuk konservasi.               operations in designated conservation areas. Our program
Program ini mencakup pemantauan, rehabilitasi, dan                         includes monitoring, rehabilitation, and restrictions on
pembatasan aktivitas yang dapat mengganggu habitat                         activities that may disrupt its habitat, as part of our
spesies tersebut sebagai langkah adopsi kebijakan larangan                 commitment to anti-poaching policies and habitat restoration
perburuan serta upaya restorasi habitat melalui pengelolaan                through sustainable conservation management.[GRI 304-3] [GRI
konservasi yang berkelanjutan.[GRI 304-3] [GRI 304-4][OJK B.2][OJK F.10]   304-4][OJK B.2][OJK F.10]




                                                                                                                                        119
Page 120
         Lingkungan
         Environment




                                  Area Konservasi Flora dan Fauna Kawasan Operasional & Hutan Sekunder PAU
                                  Flora and Fauna Conservation Area in the PAU Operational Zone & Secondary Forest



                                  3.501,5 Ha                                    8.987 Spesies                             737 Spesies
                                  Luas Total Area Konservasi                    Flora Dilestarikan                        Fauna Dilestarikan
                                  Total Conservation Area                       Plant Species Conserved                   Animal Species Conserved




                                  Area Konservasi Suaka Margasatwa Bakiriang
                                  Bakiriang Wildlife Reserve Conservation Area




                                  21,24 Ha                                    106.042 Spesies                              1.200 Spesies
                                  Luas Total Area Konservasi                  Flora Dilestarikan                           Fauna Dilestarikan
                                  Total Conservation Area                     Plant Species Conserved                      Animal Species Conserved




      Penghargaan dari Indonesia Corporate Sustainability Award 2024 atas
      Best Practices Biodiversity Conservation Burung Maleo di Banggai, Sulawesi Tengah.
      Award from the Indonesia Corporate Sustainability Award 2024 for Best Practices in Biodiversity
      Conservation of Maleo Birds in Banggai, Central Sulawesi.




       Konservasi Maleo                   Inovasi Teknologi                       Pusat Pembelajaran                      Publikasi Ilmiah
       Maleo Conservation                 Technology Innovation                   Learning Center                         Scientific Publications

       Melepasliarkan                     Memperoleh Hak Paten                    Menjadi lokasi penelitian               Menghasilkan
       Released                           (IDS000004054) untuk                    bagi mahasiswa S1, S2, dan S3 dari      Produced

       384                                                                                                                16
                                          tempat peneluran buatan                 Badan Riset dan Inovasi Nasional
                                          Burung Maleo.                           (BRIN), Universitas Tadulako,
       ekor Burung Maleo                  Obtained Patent Rights                  Universitas Muhammadiyah Luwuk          Publikasi Penelitian
       Maleo birds                        (IDS000004054) for an                   Banggai, Universitas Gadjah Mada,       Research Publications
       (2016–2024)                        artificial nesting site for Maleo       dan universitas lainnya.
                                          birds.                                  Serves as a research site for
                                                                                                                          termasuk 1 jurnal internasional.
       setara dengan 10% populasi di                                              undergraduate, master's, and doctoral   including 1 international journal.
       Suaka Margasatwa Bukit                                                     students from the National Research
       Bangkiriang, Kabupaten
                                                                                  and Innovation Agency (BRIN),
       Banggai, Sulawesi Tengah.
       equivalent to 10% of the
                                                                                  Tadulako University, Muhammadiyah
       population in Bukit                                                        University of Luwuk Banggai, Gadjah
       Bangkiriang Wildlife Reserve,                                              Mada University, and other
       Banggai Regency, Central                                                   universities.
       Sulawesi.




  Terkini, ESSA mengadakan kegiatan pelepasliaran burung                               Recently, ESSA organized a Maleo bird release event in
  Maleo dalam rangka memperingati Hari Maleo Sedunia.                                  commemoration of World Maleo Day. A total of 29 Maleo
  Sebanyak 29 ekor burung Maleo dilepaskan ke habitat                                  birds were released into their natural habitat in the Bakiriang
  alaminya di kawasan Suaka Margasatwa (SM) Bakiriang                                  Wildlife Reserve on November 30, 2024. With this event,
  pada 30 November 2024. Dengan pelaksanaan ini, total                                 ESSA has released a total of 384 Maleo birds from 2016 to
  burung Maleo yang telah dilepasliarkan oleh ESSA sejak                               2024. From the outset, the Company has upheld its
  2016 hingga 2024 mencapai 384 ekor. Sejak sejak pertama                              commitment to sustainable investment in this biodiversity
  kali dicanangkan Perseroan tetap akan mempertahankan                                 program.[OJK F.4]
  komitmen investasi untuk program ini biodiversity secara
  berkelanjutan.[OJK F.4]



120          2024 Laporan Keberlanjutan
                             Sustainability Report
Page 121
   TENTANG
LAPORAN INI
 About This Report
Page 122
      Tentang Laporan Ini
      About this Report




  Standar GRI dan POJK [GRI 2-3] [GRI 2-4] [OJK G.3]
  GRI Standards and POJK [GRI 2-3] [GRI 2-4] [OJK G.3]


  Laporan Keberlanjutan ESSA 2024 disusun dengan merujuk        The 2024 Sustainability Report of ESSA has been prepared
  pada Consolidated GRI Standards 2021 sebagai bagian dari      with reference to the Consolidated GRI Standards 2021 as
  komitmen perusahaan terhadap transparansi dan akuntabilitas   part of the company's commitment to transparency and
  dalam aspek keberlanjutan. Laporan ini mencakup berbagai      accountability in sustainability aspects. This report includes
  informasi yang relevan dengan kinerja ekonomi, lingkungan,    various information relevant to the company’s economic,
  dan sosial perusahaan, sesuai dengan kebutuhan pemangku       environmental, and social performance, in line with the
  kepentingan dan praktik terbaik dalam industri. Meskipun      needs of stakeholders and best practices in the industry.
  belum sepenuhnya memenuhi kategori "in accordance             While it does not yet fully meet the "in accordance with"
  with", ESSA telah mengadopsi beberapa standar                 category, ESSA has adopted several disclosure standards
  pengungkapan yang dianggap material dan berdampak             deemed material and significantly impactful to its operations.
  signifikan terhadap operasional perusahaan. Ke depan,         Going forward, ESSA is committed to continuously improving
  ESSA terus berupaya meningkatkan keterbukaan dan              transparency and expanding the scope of disclosures to
  cakupan pengungkapan agar selaras dengan standar              align with more comprehensive sustainability reporting
  pelaporan keberlanjutan yang lebih komprehensif.              standards.

  Sejalan dengan hal tersebut Laporan ini juga menyelaraskan    In this regard, the report also aligns the disclosure of material
  pengungkapan topik material berdasarkan kesesuaian            topics based on compliance with the provisions in the
  berdasarkan pasal dan ayat pada Surat Edaran Otoritas         Financial Services Authority Circular Letter (SEOJK) No. 16/
  Jasa Keuangan (SEOJK) No. 16/SEOJK.04/2021 tentang            SEOJK.04/2021 concerning the Form and Content of the
  Bentuk dan Isi Laporan Tahunan Emiten atau Perusahaan         Annual Report of Issuers or Public Companies and POJK
  Publik dan POJK 51/2017 tentang Praktik Keuangan              51/2017 on Sustainable Financial Practices. To assist readers
  Berkelanjutan. Untuk memudahkan pembaca dalam                 in analyzing this report, we have included the POJK index
  melakukan analisis terhadap Laporan ini, kami menyertakan     points and GRI index points within each section of the
  poin indeks POJK dan poin indeks GRI pada setiap narasi.      narrative.

  Indeks lengkap POJK 51/2017 dan SE OJK 16/2021 disampaikan    The complete index of POJK 51/2017 and SE OJK 16/2021
  pada halaman 144 dan Indeks komprehensif GRI disampaikan      is provided on page 144, and the comprehensive GRI index
  pada halaman 148. Untuk melihat relevansi pengungkapan        is provided on page GRI: 148. To view the relevance of
  dengan SDGs, Kami juga menyajikan Tautan TPB dan Standar      disclosures with the SDGs, we also present the SDGs Link
  GRI pada halaman 127.                                         and GRI Standards on page 127.




122      2024 Laporan Keberlanjutan
                    Sustainability Report
Page 123
Dalam proses penyusunan Laporan Keberlanjutan, kami        In the process of preparing the Sustainability Report, we
memperhatikan prinsip-prinsip sebagai berikut:             adhere to the following principles:


                              Perusahaan melaporkan informasi yang benar dan terperinci untuk memungkinkan
                              penilaian dampak Perusahaan.
     ACCURACY
                              The company reports accurate and detailed information to allow for an assessment
                              of its impact.


    Perusahaan melaporkan informasi dengan cara yang tidak memihak dan memberikan
    gambaran yang adil tentang dampak negatif dan positif Perusahaan.
                                                                                                   BALANCE
    The company reports information in an unbiased manner and provides a fair
    representation of both the negative and positive impacts of the company.




                              Perusahaan menyajikan informasi dengan cara yang dapat diakses dan dipahami.
       CLARITY
                              The company presents information in an accessible and understandable manner.




    Perusahaan memilih, menyusun, dan melaporkan informasi secara konsisten untuk
    memungkinkan analisis perubahan dari waktu ke waktu dan analisis relatif terhadap
    Perusahaan lain.                                                                           COMPARABILITY

    The company selects, organizes, and reports information consistently to allow for
    analysis of changes over time and relative analysis compared to other companies.


                              Perusahaan memberikan informasi yang cukup untuk memungkinkan penilaian
                              dampak selama periode pelaporan.
   COMPLETENESS
                              The company provides sufficient information to enable the assessment of impact
                              during the reporting period.


    Perusahaan melaporkan informasi tentang dampaknya dalam konteks pembangunan
    berkelanjutan yang lebih luas.                                                               SUSTAINABILITY
    The company reports information about its impact within the broader context of                CONTEXT
    sustainable development.


                              Perusahaan melaporkan informasi pada jadwal berkala dan tersedia bagi pengguna
                              informasi untuk mengambil keputusan.
     TIMELINESS
                               The company reports information on a regular schedule and ensures it is available
                              for users to make informed decisions.

    Perusahaan mengumpulkan, mencatat, menyusun, dan menganalisis informasi
    sedemikian rupa sehingga informasi tersebut dapat diperiksa untuk menentukan
    kualitasnya.                                                                                 VERIFIABILITY
    The company collects, records, organizes, and analyzes information in a way that
    allows for verification to determine its quality.




                                                                                                                   123
Page 124
      Tentang Laporan Ini
      About this Report




  Ruang Lingkup dan Batasan Pelaporan [GRI 2-2]
  Scope and Limitations of Reporting [GRI 2-2]


  Isi dari laporan ini mencakup pengungkapan kinerja ekonomi,   The content of this report includes the disclosure of economic,
  sosial dan tata kelola sesuai dengan topik material yang      social, and governance performance in accordance with
  disarankan dan disetujui oleh Board of Director. Data dan     the material topics recommended and approved by the
  informasi yang dilaporkan adalah kinerja Perseroan dan        Board of Directors. The data and information reported
  entitas anak selama kurun waktu 1 Januari 2024 hingga 31      reflect the performance of the Company and its subsidiaries
  Desember 2024. Selanjutnya, pada laporan ini, Perseroan       during the period from January 1, 2024, to December 31,
  menyampaikan informasi keuangan berdasarkan pada              2024. Furthermore, in this report, the Company presents
  Laporan Keuangan Konsolidasi yang telah diaudit oleh          financial information based on the Consolidated Financial
  Kantor Akuntan Publik.                                        Statements that have been audited by a Public Accounting
                                                                Firm.

  Terkait masukan dan umpan balik terhadap Laporan              Regarding feedback and inputs on the 2024 Sustainability
  Keberlanjutan Tahun 2024 ini dari pemangku kepentingan        Report from relevant stakeholders, the Company welcomes
  terkait, Perseroan dengan tangan terbuka menyedia titik       any feedback and provides contact points for reporting to:
  kontak pelaporan kepada:



                                             PT ESSA Industries Indonesia Tbk.

                                             DBS Bank Tower 18th Floor                      Telp.: +62 21 2988 5600
                                             Ciputra World 1 Jakarta                        Fax.: +62 21 2988 5601
                                             Jl. Prof. Dr. Satrio Kav. 3-5
                                             Jakarta 12940, Indonesia                       Email: corpsec.eii@essa.id




  Penyajian Kembali Informasi [GRI 2-4]                         Restatement of Information [GRI 2-4]

  Laporan Keberlanjutan ESSA adalah laporan kami yang           The ESSA Sustainability Report is our first report, therefore
  pertama sehingga tidak didapatkan pelaporan kembali           no restatement of information previously reported in the
  informasi yang sama yang dilaporkan pada tahun sebelumnya.    prior year is available.



  Penjaminan Eksternal [GRI 2-5][OJK G.1]                       External Assurance [GRI 2-5][OJK G.1]

  Untuk Laporan Keberlanjutan Tahun 2024, pihak perusahaan      For the 2024 Sustainability Report, the company did not
  tidak melakukan penjaminan eksternal terhadap laporan         conduct external assurance on the report or the material
  maupun topik material yang diungkapkan, sehingga tidak        topics disclosed, and thus no external assurance opinion
  terdapat opini dari penjamin eksternal atas laporan           is provided for this sustainability report. However, the
  keberlanjutan ini. Akan tetapi, Perseroan telah melakukan     company has conducted internal verification and validation
  verifikasi dan validasi secara internal atas data-data yang   of the data presented in this report, which has been approved
  disajikan dalam laporan ini dan mendapatkan persetujuan       by the Board of Directors.
  Direksi.




124      2024 Laporan Keberlanjutan
                    Sustainability Report
Page 125
Topik Material [GRI 3-1]
Material Topics [GRI 3-1]


Topik material dalam laporan keberlanjutan mengacu pada         The material topics in the sustainability report refer to
aspek-aspek yang memiliki dampak signifikan terhadap            aspects that have a significant impact on the company’s
keberlanjutan perusahaan serta pemangku kepentingan             sustainability as well as its stakeholders. These topics reflect
kami. Topik ini mencerminkan isu-isu yang paling relevan        the most relevant and influential issues related to the
dan berpengaruh terhadap operasional perusahaan,                company’s operations, environment, social aspects, and
lingkungan, sosial, serta tata kelola.                          governance.

Dalam penyusunan laporan keberlanjutan, identifikasi topik      In preparing the sustainability report, the identification of
material yang kami lakukan bertujuan untuk memastikan           material topics aims to ensure that the most important
bahwa aspek-aspek yang paling penting bagi Perseroan            aspects for the company and its stakeholders are disclosed
dan pemangku kepentingannya dapat terungkap secara              transparently and systematically. This allows stakeholders
transparan dan sistematis. Dengan demikian, pemangku            to gain a clear understanding of how the company manages
kepentingan dapat memperoleh gambaran yang jelas                risks, opportunities, and impacts related to its operations.
mengenai bagaimana perusahaan mengelola risiko, peluang,
dan dampak yang terkait dengan operasionalnya.



Relevansi Topik Material bagi ESSA                              Relevance of Material Topics for ESSA

Sebagai perusahaan yang bergerak dalam produksi LPG,            As a company engaged in the production of LPG, Condensate,
Kondensat, dan Amoniak, ESSA menghadapi berbagai                and Ammonia, ESSA faces various sustainability challenges
tantangan keberlanjutan yang mencakup aspek tata kelola,        covering governance, environmental, and social aspects.
lingkungan, dan sosial. Industri ini tergolong dalam kategori   This industry is classified as high-risk, both in terms of
industri berisiko tinggi, baik dari sisi kepatuhan terhadap     compliance with regulations, management of environmental
regulasi, pengelolaan dampak lingkungan, maupun kesehatan       impacts, and occupational health and safety.
dan keselamatan kerja.

Dengan mengungkapkan topik material yang relevan, ESSA          By disclosing relevant material topics, ESSA can:
dapat:
1. Meningkatkan transparansi dan akuntabilitas terhadap         1. Enhance transparency and accountability towards
   pemangku kepentingan.                                           stakeholders.
2. Meningkatkan kepercayaan publik dan investor dengan          2. Increase public and investor confidence by demonstrating
   menunjukkan komitmen terhadap keberlanjutan.                    commitment to sustainability.
3. Memitigasi risiko dan mengelola peluang dalam                3. Mitigate risks and manage opportunities in its operations.
   operasional perusahaan.
4. Mendukung pencapaian target keberlanjutan global,            4. Support the achievement of global sustainability
   termasuk Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB).                targets, including the Sustainable Development Goals
                                                                   (SDGs).




                                                                                                                               125
Page 126
       Tentang Laporan Ini
       About this Report




  Proses Penetapan Topik Material di                                Process of Determining Material
  ESSA                                                              Topics at ESSA

  Proses penetapan topik material dalam Laporan Keberlanjutan       The process of determining material topics in ESSA’s
  ESSA mengikuti kerangka kerja Global Reporting Initiative         Sustainability Report follows the framework of the Global
  (GRI) dan dilakukan melalui tahapan berikut:                      Reporting Initiative (GRI) and is carried out through the following
                                                                    steps:


      01                                      02                                            03
            Memahami Konteks
                                                        Mengidentifikasi Dampak                      Menilai Dampak Aktual
            Keberlanjutan Perusahaan
                                                        Aktual dan Potensial                         dan Potensia
            Understanding the
                                                        Identifying Actual and                       Assessing Actual and
            Company’s Sustainability
                                                        Potential Impacts                            Potential Impacts
            Context




                      04                                                 05
                               Memprioritaskan Dampak
                               yang Paling SIgnifikan
                               untuk Dilaporkan                                  Mendapatkan Persetujuan
                               Prioritizing the Most                             Obtaining Approval
                               Significant Impacts to
                               Report




  1.   Memahami Konteks Keberlanjutan Perusahaan: Kami              1.   Understanding the Company’s Sustainability Context:
       menganalisa tren industri, regulasi dan harapan pemangku          We analyze industry trends, regulations, and stakeholder
       kepentingan kami terkait keberlanjutan di sektor energi.          expectations related to sustainability in the energy
                                                                         sector.
  2. Mengidentifikasi Dampak Aktual dan Potensial: Kami             2.   Identifying Actual and Potential Impacts: We assess
     mengkaji dampak langsung dan tidak langsung yang                    the direct and indirect impacts caused by the company’s
     ditimbulkan oleh operasi Perseroan terhadap aspek                   operations on economic, social, and environmental
     ekonomi, sosial dan lingkungan.                                     aspects.
  3. Menilai Dampak Aktual dan Potensial: Kami mengukur             3.   Assessing Actual and Potential Impacts: We measure
     tingkat signifikansi dari setiap dampak berdasarkan data            the significance of each impact based on data obtained
     yang diperoleh dari berbagai sumber, termasuk konsultasi            from various sources, including consultations with
     dengan pemangku kepentingan.                                        stakeholders.
  4. Memprioritaskan Dampak yang Paling SIgnifikan untuk            4.   Prioritizing the Most Significant Impacts to Report:
     Dilaporkan: Kami memilih topik dengan dampak tertinggi,             We select topics with the highest impact, particularly
     bersifat jangka pendek untuk segera ditangani yang                  short-term issues that need immediate attention, and
     akan ungkapkan dalam laporan keberlanjutan berdasarkan              will disclose them in the sustainability report based on
     relevansi terhadap strategi bisnis Perseroan dan                    their relevance to the company’s business strategy and
     kebutuhan informasi pemangku kepentingan.                           stakeholder information needs.
  5. Mendapatkan Persetujuan: Kami memfinalisasi pemilihan          5.   Obtaining Approval: We finalize the selection of material
     topik material untuk disetujui oleh Dewan Direksi dalam             topics for approval by the Board of Directors to ensure
     upaya memastikan kesesuaiannya dengan kepentingan                   their alignment with stakeholder interests and the
     pemangku kepentingan dan strategi perusahaan.                       company’s strategy. This support reflects ESSA's




126        2024 Laporan Keberlanjutan
                      Sustainability Report
Page 127
   Dukungan ini mencerminkan komitmen ESSA terhadap                  commitment to transparency and responsiveness in
   transparansi dan responsivitas dalam menetapkan                   setting sustainability priorities that align with business
   prioritas keberlanjutan yang sejalan dengan tujuan bisnis         goals and regulations.
   dan regulasi.




Daftar Topik Material [GRI 3-2]                                  List of Material Topics [GRI 3-2]

Setiap topik material berperan dalam mendukung Tujuan            Each material topic plays a role in supporting the Sustainable
Pembangunan Berkelanjutan (TPB), baik melalui operasional        Development Goals (SDGs), both through the company’s
perusahaan maupun dampaknya terhadap pemangku                    operations and its impact on stakeholders, reflecting ESSA's
kepentingan, mencerminkan komitmen ESSA dalam                    commitment to promoting sustainable development globally.
mendorong pembangunan berkelanjutan secara global.               This table presents an explanation of each of ESSA’s material
Tabel ini menyajikan penjelasan mengenai setiap topik            topics, including their relevance, contribution to the
material ESSA, termasuk relevansinya, kontribusinya terhadap     achievement of the SDGs, and their linkage to the Global
pencapaian TPB, serta keterkaitannya dengan indeks Global        Reporting Initiative (GRI) index.
Reporting Initiative (GRI).


    Topik Material         Penjelasan Topik                  Relevansi                  Batasan       Indeks GRI      TPB
    Material Topic         Topic Explanation                 Relevance                   Scope         GRI Index      SDG
 Manajemen Emisi       Pengelolaan emisi            Emisi dan konsumsi energi       Operasional          302          7, 13
 dan Energi            dan energi mencakup          berdampak langsung pada         ESSA, pemasok        305
                       pengurangan emisi            lingkungan dan kepatuhan        energi.
                       gas rumah kaca (GRK),        terhadap kebijakan global
                       efisiensi energi, transisi   terkait perubahan iklim.
                       ke energi terbarukan, dan
                       kepatuhan regulasi.

 Emissions             Emissions and energy         Emissions and energy            ESSA
 and Energy            management includes the      consumption have a direct       operations,
 Management            reduction of greenhouse      impact on the environment       energy
                       gas emissions (GHGs),        and compliance with global      suppliers.
                       energy efficiency,           climate change policies.
                       transition to renewable
                       energy, and regulatory
                       compliance.
 Manajemen Air         Manajemen air mencakup       Ketersediaan dan kualitas       Operasional          303          6, 12
                       strategi pengelolaan         air sangat penting              ESSA, ekosistem
                       sumber daya air untuk        untuk operasional               sekitar.
                       mendukung keberlanjutan      ESSA, terutama dalam
                       operasional dan menjaga      proses produksi yang
                       keseimbangan ekosistem.      membutuhkan sumber
                                                    daya air bersih.

 Water Management      Water management             Water availability and          ESSA
                       includes strategies          quality are critical for ESSA   operations,
                       for managing water           operations, especially          surrounding
                       resources to support         in production processes         ecosystem.
                       operational sustainability   requiring clean water
                       and maintain ecosystem       resources.
                       balance.




                                                                                                                              127
Page 128
         Tentang Laporan Ini
         About this Report




         Topik Material             Penjelasan Topik                Relevansi                  Batasan      Indeks GRI   TPB
         Material Topic             Topic Explanation               Relevance                   Scope        GRI Index   SDG
      Kesehatan dan            Kesehatan dan               Karyawan adalah aset            Karyawan ESSA,      403       3, 8
      Keselamatan Kerja        keselamatan kerja           utama perusahaan.               operasional.
      (K3)                     meliputi perlindungan       Menciptakan lingkungan
                               karyawan dari risiko        kerja yang aman dan sehat
                               kecelakaan dan penyakit     membantu mengurangi
                               akibat kerja.               risiko kecelakaan
                                                           dan meningkatkan
                                                           produktivitas.

      Occupational Health Occupational health and          Employees are the           ESSA
      and Safety (OHS)    safety include protecting        company’s main asset.       employees,
                          employees from the risk          Creating a safe and         operations.
                          of accidents and work-           healthy work environment
                          related diseases.                helps reduce accident risks
                                                           and improves productivity.
      Manajemen Limbah         Manajemen limbah            Limbah B3 dan non-B3,           Operasional         306       6, 12
                               mencakup strategi dalam     jika tidak dikelola dengan      ESSA,
                               mengolah, mengurangi,       baik, dapat menyebabkan         lingkungan
                               dan menangani limbah        pencemaran lingkungan           sekitar.
                               agar tidak mencemari        dan risiko hukum bagi
                               lingkungan serta menjaga    perusahaan.
                               keberlanjutan ekosistem.

      Waste Management         Waste management            Hazardous and non-              ESSA
                               includes strategies for     hazardous waste, if not         operations,
                               processing, reducing, and   managed properly, can           surrounding
                               handling waste to avoid     cause environmental             environment.
                               environmental pollution     pollution and legal risks for
                               and maintain ecosystem      the company.
                               sustainability.
      Kepatuhan                Kepatuhan terhadap          Kepatuhan terhadap         Operasional              307       16, 17
                               hukum dan peraturan         regulasi menghindarkan     ESSA, seluruh
                               meliputi aspek              ESSA dari risiko hukum dan rantai pasok.
                               lingkungan, hak asasi       reputasi, serta memastikan
                               manusia, dan tata kelola.   operasional yang
                                                           berkelanjutan.

      Compliance               Compliance with laws        Compliance with                 ESSA
                               and regulations includes    regulations protects ESSA       operations,
                               environmental, human        from legal and reputational     entire supply
                               rights, and governance      risks and ensures               chain.
                               aspects.                    sustainable operations.
      Keanekaragaman           Keanekaragaman hayati       Operasi industri dapat    Area                      304        15
      Hayati                   mencakup pelestarian        berdampak pada            operasional
                               dan perlindungan            ekosistem lokal. ESSA     ESSA.
                               spesies, habitat, dan       berkomitmen untuk
                               ekosistem di sekitar area   menjaga ekosistem sekitar
                               operasional.                dan meminimalkan dampak
                                                           lingkungan.

      Biodiversity             Biodiversity includes       Industrial operations can ESSA
                               the preservation and        impact local ecosystems.  operational
                               protection of species,      ESSA is committed to      areas.
                               habitats, and ecosystems    preserving surrounding
                               around operational          ecosystems and minimizing
                               areas.                      environmental impacts.




128         2024 Laporan Keberlanjutan
                          Sustainability Report
Page 129
    Topik Material        Penjelasan Topik               Relevansi                 Batasan         Indeks GRI       TPB
    Material Topic        Topic Explanation              Relevance                  Scope           GRI Index       SDG
 Pemberdayaan         Pemberdayaan               ESSA memiliki tanggung        Masyarakat              413         1, 4, 8
 Masyarakat Lokal     masyarakat lokal           jawab sosial untuk            sekitar operasi.
                      mencakup berbagai          mendukung kesejahteraan
                      inisiatif untuk            masyarakat sekitar, yang
                      meningkatkan kapasitas     juga dapat memperkuat
                      dan kualitas hidup         hubungan dengan
                      masyarakat di sekitar      pemangku kepentingan.
                      area operasional.

 Local Community      Local community            ESSA has a social             Surrounding
 Empowerment          empowerment includes       responsibility to support     communities.
                      various initiatives to     the welfare of local
                      improve the capacity       communities, which
                      and quality of life of     can also strengthen
                      communities around         stakeholder relationships.
                      operational areas.
 Pelatihan dan        Pengelolaan modal          Pengembangan                  Karyawan ESSA.         404           4, 8
 Pengembangan         manusia berkelanjutan      keterampilan karyawan
                      terutama yang              sangat penting untuk
                      mencakup pelatihan         meningkatkan efisiensi,
                      dan pengembangan           inovasi, dan daya saing
                      keterampilan karyawan.     perusahaan di industri.

 Training and         Sustainable human          Employee skills           ESSA
 Development          capital management         development is crucial    employees.
                      primarily includes         to improving efficiency,
                      employee training and      innovation, and the
                      skills development.        company’s competitiveness
                                                 in the industry.




Matriks Topik Material                                       Material Topics Matrix

ESSA menetapkan prioritas topik material berdasarkan         ESSA sets priorities for material topics based on their direct
dampak langsung terhadap operasional, kepatuhan regulasi,    impact on operations, regulatory compliance, and long-term
serta keberlanjutan jangka panjang. Proses penentuan ini     sustainability. This determination process considers key
mempertimbangkan faktor-faktor utama seperti risiko          factors such as environmental risks, social responsibility,
lingkungan, tanggung jawab sosial, dampak ekonomi, serta     economic impact, and stakeholder expectations.
ekspektasi pemangku kepentingan.

Topik dengan prioritas tinggi, seperti Manajemen Emisi dan   High-priority topics, such as Emissions and Energy
Energi, Manajemen Air, Kesehatan dan Keselamatan Kerja       Management, Water Management, and Occupational Health
(K3), dipilih karena memiliki pengaruh langsung terhadap     and Safety (OHS), are chosen because they have a direct
kelangsungan bisnis serta kepatuhan terhadap peraturan       influence on business continuity and compliance with
lingkungan dan keselamatan kerja. Manajemen emisi dan        environmental regulations and workplace safety. Emissions
energi mendukung transisi menuju operasi yang lebih ramah    and energy management supports the transition to more
lingkungan, pengelolaan air yang efisien menjaga             environmentally friendly operations, efficient water
keseimbangan ekosistem, dan keselamatan kerja memastikan     management maintains ecosystem balance, and workplace
perlindungan tenaga kerja di lingkungan industri yang        safety ensures the protection of workers in high-risk industrial
memiliki risiko tinggi.                                      environments.




                                                                                                                             129
Page 130
      Tentang Laporan Ini
      About this Report




  Topik dengan prioritas sedang, seperti manajemen Limbah                                                    Medium-priority topics, such as Waste Management and
  dan Kepatuhan, memiliki dampak penting namun tidak                                                         Compliance, have significant impact but are not urgent in
  bersifat mendesak dalam jangka pendek. Pengelolaan                                                         the short term. Proper waste management can reduce
  limbah yang baik dapat mengurangi risiko pencemaran dan                                                    pollution risks and enhance operational efficiency, while
  meningkatkan efisiensi operasional, sedangkan kepatuhan                                                    compliance with environmental regulations, human rights,
  terhadap regulasi lingkungan, hak asasi manusia, dan tata                                                  and corporate governance helps maintain business integrity
  kelola perusahaan membantu menjaga integritas bisnis                                                       and stakeholder trust.
  serta kepercayaan pemangku kepentingan.

  Sementara itu, Pemberdayaan Masyarakat Lokal, Pelatihan dan                                                Meanwhile, Local Communities Empowerment, Training
  Pengembangan, serta Keanekaragaman Hayati masuk dalam                                                      and Development, and Biodiversity are considered low-
  prioritas rendah, karena dampaknya lebih bersifat jangka panjang                                           priority topics, as their impact is more long-term and indirect
  dan tidak langsung terhadap operasional inti. Pemberdayaan                                                 to core operations. Community empowerment and workforce
  masyarakat dan pengembangan keterampilan tenaga kerja                                                      skills development remain part of the company’s social
  tetap menjadi bagian dari komitmen sosial perusahaan, sementara                                            commitment, while biodiversity conservation supports
  pelestarian keanekaragaman hayati mendukung keberlanjutan                                                  environmental sustainability around ESSA’s operational
  lingkungan di sekitar area operasional ESSA.                                                               areas.

  Dengan pendekatan ini, ESSA memastikan alokasi sumber                                                      With this approach, ESSA ensures optimal resource allocation
  daya yang optimal untuk mengelola risiko, memenuhi                                                         to manage risks, meet regulations, and support business
  regulasi, serta mendukung keberlanjutan bisnis dan                                                         and environmental sustainability.
  lingkungan.

  Matriks Topik Material ESSA                                                                                Matriks Topik Material ESSA


                                                        1                                                             2                                                          3
                                              Kepatuhan                                           Manajemen Emisi dan Energi                              Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3)
                                              Compliance                                        Emissions and Energy Management                           Occupational Health and Safety (OHS)


                                 PERDAMAIAN, KEADILAN                                                                                                        KEHIDUPAN SEHAT                  PEKERJAAN LAYAK
                                 DAN KELEMBAGAAN                                                                                                             DAN SEJAHTERA                    DAN PERTUMBUHAN
                                 YANG TANGGUH                                                                                                                                                 EKONOMI
                                 PEACE, JUSTICE AND                                                                                                          GOOD HEALTH
                                 STRONG INSTITUTIONS                                                                                                         AND WELL-BEING                   DECENT WORK AND
                                                                                                                                                                                              ECONOMIC GROWTH




                                                                                                                      5                                                          4
                                                                                                         Manajemen Air                                             Pengelolaan Limbah
                                                                                                        Water Management                                           Waste Management


                                                                                                 AIR BERSIH DAN                 KONSUMSI DAN                 AIR BERSIH DAN                   KONSUMSI DAN
                                                                                                 SANITASI LAYAK                 PRODUKSI YANG                SANITASI LAYAK                   PRODUKSI YANG
                                                                                                                                BERTANGGUNG JAWAB                                             BERTANGGUNG JAWAB
                                                                                                 CLEAN WATER                                                 CLEAN WATER
                                                                                                                                RESPONSIBLE CONSUMPTION      AND SANITATION                   RESPONSIBLE CONSUMPTION
                                                                                                 AND SANITATION                                                                               AND PRODUCTION
                                                                                                                                AND PRODUCTION




                                                        6                                                             7                                                           8
                                Pemberdayaan Masyarakat Lokal                                     Pelatihan dan Pengembangan                                     Keanekaragaman Hayati
                                 Local Community Empowerment                                        Training and Development                                          Biodiversity


                  TANPA          PENDIDIKAN                 KESETARAAN        PEKERJAAN LAYAK                     PEKERJAAN LAYAK                                              EKOSISTEM
                  KEMISKINAN     BERKUALITAS                GENDER            DAN PERTUMBUHAN                     DAN PERTUMBUHAN                                              DARATAN
                                                                              EKONOMI                             EKONOMI
                  NO POVERTY     QUALITY EDUCATION          GENDER EQUALITY   DECENT WORK AND                     DECENT WORK AND
                                                                                                                                                                               LIFE ON LAND
                                                                              ECONOMIC GROWTH                     ECONOMIC GROWTH




130       2024 Laporan Keberlanjutan
                        Sustainability Report
Page 131
LAMPIRAN
   Appendix
Page 132
          Lampiran
          Appendix




  Tabel Data
  Data Table


  Bab 8. Sumber Daya Manusia
  Chapter 8. Human Resource

                             Karyawan berdasarkan Status Ketenagakerjaan, Usia, dan Jenis Kelamin [GRI 2-7)
                                     Employees by Employment Status, Age, and Gender [GRI 2-7)
                                                    2022                                          2023                                           2024

                                    18-30        30 - 50         > 50               18-30         30 - 50         > 50              18-30        30 - 50               > 50
          Kategori Umur
                                   tahun          tahun         tahun              tahun           tahun         tahun             tahun          tahun               tahun
          Age Category
                                  18-30 y.o     30-50 y.o      >50 y.o            18-30 y.o      30-50 y.o      >50 y.o           18-30 y.o     30-50 y.o            >50 y.o

             Status
                                   L      P         L   P      L         P         L         P    L    P         L         P          L   P      L         P         L        P
        Ketenagakerjaan
                                   M      F     M       F     M          F         M         F   M     F        M          F       M      F     M          F         M        F
       Employment Status
      PKWTT
      Indefinite-Term
                                  30      6     251     53    54         3        24         6   265   60       54         3      33      14    272        62        52       4
      Employment
      Agreement
      PKWT
      Fixed-Term
                                   1      1     19      0     18         0         2         3   31    3        16         0       13     8     38         6         14       0
      Employment
      Agreement
      Harian Lepas
                                   0      0         0   0     0          0         0         0    0    0        0          0          0   0     0          0         0        0
      Daily Worker
      Total                       31      7    270      53    72         3        26         9   296   63       70         3      46      22    310        68        66       4



                        Karyawan berdasarkan Status Ketenagakerjaan, Wilayah, dan Jenis Kelamin [GRI 2-7, 401]
                                 Employees by Employment Status, Region, and Gender [GRI 2-7, 401]
                                                                       2022                                    2023                                       2024

                        Wilayah
                                                         Jakarta                  Site            Jakarta                  Site            Jakarta                    Site
                        Region

              Status Ketenagakerjaan                    L       P             L          P        L        P          L           P       L          P           L           P
                Employment Status                       M       F             M          F       M         F          M           F       M          F           M           F
      PKWTT
                                                        63     38            272         24      66      42          277          27      79         51         278          29
      Indefinite-Term Employment Agreement
      PKWT
                                                        13         1         25          0       16        5         33           1       22         10         43           4
      Fixed-Term Employment Agreement
      Harian Lepas
                                                        0       0             0          0        0        0          0           0       0          0           0           0
      Daily Worker
      Total                                             76     39            297         24      82      47          310          28      101        61         321          33
      Catatan: L: Laki-Laki, P: Perempuan, PKWTT: Perjanjian Kerja Waktu Tidak Tertentu (Indefinite-Term Employment Agreement); PKWT: Perjanjian Kerja Waktu
      Tertentu (Fixed-Term Employment Agreement)
      Note: M: Male, F: Female, PKWTT: Perjanjian Kerja Waktu Tidak Tertentu (Indefinite-Term Employment Agreement); PKWT: Perjanjian Kerja Waktu Tertentu
      (Fixed-Term Employment Agreement)




132           2024 Laporan Keberlanjutan
                            Sustainability Report
Page 133
                    Karyawan berdasarkan Jenjang Jabatan, Umur, dan Jenis Kelamin [GRI 405-1-a] [GR 405-1-b]
                            Employees by Position Level, Age, and Gender [GRI 405-1-a] [GR 405-1-b]
                                                  2022                                              2023                                                       2024

                                 18-30        30 - 50               > 50            18-30       30 - 50               > 50                18-30            30 - 50              > 50
   Kategori Umur
                                tahun          tahun               tahun           tahun         tahun               tahun               tahun              tahun              tahun
   Age Category
                               18-30 y.o     30-50 y.o            >50 y.o         18-30 y.o    30-50 y.o            >50 y.o             18-30 y.o         30-50 y.o           >50 y.o

 Kategori Karyawan             L         P    L           P       L       P       L        P       L       P        L           P       L        P            L       P       L        P
 Employee Category             M         F    M           F       M       F       M        F       M       F        M           F       M        F            M       F       M        F
Top Management             0         0       2        1       13      0       0        0       2       1        10          0       0        0            2       1       10       0
Top Management
Middle Management          0         0       15       3       17      0       1        0       20      6        17          0       0        0            22      6       15       0
Middle Management
First Line                 9         5       104      24      20      3       7        4       116     29       21          3       13       12           125     32      19       4
Management
First Line
Management
Staf                       21        2       132      23      19      0       18       4       141     25       19          0       32       10           143     27      19       0
Staff
Pelaksana/                 1         0       17       2       3       0       1        0       17      2        0           3       1        0            18      2       3        0
Operasional
Executor/Operational
Harian Lepas               0         0       0        0       0       0       0        0       0       0        0           0       0        0            0       0       0        0
Daily Workers
Total                      31        7       270 53           72      3       27       8       296 63           67          6       46       22           310     68      66       4
Catatan: L: Laki-Laki, P: Perempuan
Note: M: Male, F: Female



                                                     Pekerja yang Bukan Pekerja Langsung[GRI 2-8]
                                                        Number of Non-Direct Workers[GRI 2-8]

     Jenis Pekerja                 Gambaran Umum tentang Pekerjaan yang Dilakukan
                                                                                                                     2022                     2023                        2024
    Type of Workers                         Overview of Work Performed


Magang/Paruh Waktu              Membantu pekerjaan user berdasarkan project                                             1                             1                        2
Internship/Part Time            tertentu
                                Assist user work based on specific projects



                                                               Total Karyawan Baru[GRI 401-1-a]
                                                               Total New Employee[GRI 401-1-a]
                                                  2022                                              2023                                                       2024

                                 18-30        30 - 50               > 50            18-30       30 - 50               > 50                18-30            30 - 50              > 50
   Kategori Umur
                                tahun          tahun               tahun           tahun         tahun               tahun               tahun              tahun              tahun
   Age Category
                               18-30 y.o     30-50 y.o            >50 y.o         18-30 y.o    30-50 y.o            >50 y.o             18-30 y.o         30-50 y.o           >50 y.o

        Wilayah                L         P    L           P       L       P       L        P       L       P        L           P       L        P            L       P       L        P
        Region                 M         F    M           F       M       F       M        F       M       F        M           F       M        F            M       F       M        F
Jakarta                        2         0       5        5       1       0       0        3       7       9        2           0       9        11        12         4       0        0
Lainnya
                               5         1   26           0       0       0        1       0    18         3        1           0       12       3         13         2       0        1
Others
TOTAL                          7         1    31          5       1       0       1        3   25          12       3           0       21    14          25          6       0        1




                                                                                                                                                                                           133
Page 134
         Lampiran
         Appendix




                                                     Tingkat Penerimaan Karyawan Baru [GRI 401-1-a]
                                                      New Employee Recruitment Rate [GRI 401-1-a]
                                                 2022                                                  2023                                                      2024

                                18-30        30 - 50              > 50             18-30              30 - 50                > 50            18-30            30 - 50             > 50
         Kategori Umur
                               tahun          tahun              tahun            tahun                tahun                tahun           tahun              tahun             tahun
         Age Category
                              18-30 y.o     30-50 y.o           >50 y.o          18-30 y.o           30-50 y.o             >50 y.o         18-30 y.o         30-50 y.o          >50 y.o

              Wilayah         L       P      L         P        L       P        L         P         L         P           L         P       L       P        L       P         L     P
              Region          M       F      M         F        M       F        M         F         M         F           M         F       M       F        M       F         M     F
      Jakarta                 0,4     0     0,1       0,2       0,1     0        0         0,5       0,1       0,2        0,1        0    0,6       0,6      0,2      0,1       0     0
      Lainnya
                              0,2    0,5    0,1        0        0       0        0,1       0         0,1       0,1     0,02          0    0,4       0,6       0,1     0,1       0    0,5
      Others


                                                                        Tenaga Kerja Lokal
                                                                         Local Workforce
                                                                             2022                                           2023                                     2024
      Laki-laki
                                                                                 33                                             21                                      40
      Male
      Perempuan
                                                                                 6                                              14                                        21
      Female

                                                               Total Karyawan Keluar [GRI 401-1-b]
                                                              Total Employee Turnover [GRI 401-1-b]
                                                 2022                                                    2023                                                      2024

                                 18-30        30 - 50              > 50            18-30              30 - 50                > 50              18-30           30 - 50             > 50
         Kategori Umur
                                tahun          tahun              tahun           tahun                tahun                tahun             tahun             tahun             tahun
         Age Category
                               18-30 y.o     30-50 y.o           >50 y.o         18-30 y.o           30-50 y.o             >50 y.o           18-30 y.o        30-50 y.o          >50 y.o

              Wilayah          L       P         L      P        L       P        L         P         L         P          L         P         L       P      L        P        L     P
              Region           M       F         M      F        M       F        M         F         M         F          M         F         M       F      M        F        M     F
      Jakarta                   0      2         2      3        3       0         1        0         0          1         1         0         2       2      13       11        3    0
      Lainnya
                                7      0         8      0        6       0        0         1         11        0          3         0         0         1       3    14         2    0
      Others
      Total                     7      2     10         3        9       0        1         1         11        1          4         0         2       3      16      25        5     0



                                                        Tingkat Pergantian Karyawan [GRI 401-1-b]
                                                          Employee Turnover Rate [GRI 401-1-b]
                                          2022                                                   2023                                                         2024

        Kategori          18-30        30 - 50                                18-30              30 - 50                                   18-30              30 - 50
                                                       > 50 tahun                                                    > 50 tahun                                                > 50 tahun
         Umur            tahun          tahun                                tahun                tahun                                   tahun                tahun
                                                         >50 y.o                                                       >50 y.o                                                   >50 y.o
      Age Category      18-30 y.o     30-50 y.o                             18-30 y.o           30-50 y.o                                18-30 y.o           30-50 y.o

         Wilayah         L     P      L          P      L           P       L          P         L         P          L         P        L         P         L       P          L     P
         Region          M     F      M          F      M           F       M          F         M         F          M         F        M         F         M       F          M     F
      Jakarta            0    0,4    0,04    0,1        0,2         0     0,2          0         0         0         0,1        0        0,1       0,1       0,2     0,3       0,2    0
      Lainnya
                        0,3    0     0,04        0      0,1         0        0       0,3       0,05        0         0,1        0        0         0,2       0       0,5        0     0
      Others




134           2024 Laporan Keberlanjutan
                         Sustainability Report
Page 135
                                                  Cuti Melahirkan [GRI 401-2] [GRI 401-3]
                                              Maternity/Parental Leaves [GRI 401-2] [GRI 401-3]
                                                                                                  2022                   2023                2024
                                                                               Satuan
                                                                                Unit         L           P          L           P        L          P
                                                                                             M           F          M           F        M          F
Total jumlah karyawan yang berhak mendapat cuti melahirkan*                   Total         252          23      257         29         263      28
Total number of employees eligible for maternity leave*
Total jumlah karyawan yang mengambil cuti melahirkan                          Total         22           1          15          2        12           1
Total number of employees who took maternity leave

Total jumlah karyawan yang kembali bekerja pada periode                       Total         22           1          15          2        12           1
pelaporan setelah cuti melahirkan berakhir
Total number of employees who returned to work in the reporting
period after maternity leave ended
Total jumlah karyawan yang kembali bekerja setelah cuti                       Total         20           1          13          2        12           1
melahirkan berakhir, yang masih dipekerjakan 12 bulan setelah
kembali bekerja
Total number of employees who returned to work after maternity
leave ended, who were still employed 12 months after returning
to work

Tingkat karyawan yang kembali bekerja setelah mengambil cuti                  %            100%         100%     100%      100%         100%    100%
melahirkan
Rate of employees returning to work after taking maternity leave
Tingkat karyawan yang kembali bekerja dan dapat dipertahankan                 %             91%         100%     87%       100%         100%    100%
setelah mengambil cuti melahirkan
Rate of employees who return to work and can be retained after
taking maternity leave
* Penentuan jumlah karyawan yang berhak atas cuti melahirkan ini didasarkan pada status perkawinan masing-masing karyawan.
  The eligibility for maternity leave is determined based on the marital status of each employee.



                    Rasio Gaji Pokok dan Remunerasi Perempuan dibandingkan Laki-laki [GRI 405-2] [GRI 2-21]
                         Ratio of Basic Salary and Remuneration of Women to Men [GRI 405-2] [GRI 2-21]
     Lokasi                                                             Gaji Level Terendah
   Operasional                                                           Entry Level Salary
   Operational
    Location                           2022                                    2023                                          2024

                             L            P          Rasio          L             P          Rasio              L                   P          Rasio
                             M            F          Ratio          M             F          Ratio              M                   F          Ratio
Jakarta                  4.641.854    4.641.854        1:1      4.901.798    4.901.798            1:1        5.067.381      5.067.381           1:1
Lainnya
                         2.391.000 2.391.000           1:1     2.566.281     2.566.281            1:1        2.767.814      2.767.814           1:1
Others
Catatan: L: Laki-Laki, P: Perempuan
Note: M: Male, F: Female




                                                                                                                                                          135
Page 136
         Lampiran
         Appendix




  Persentase total karyawan berdasarkan jenis kelamin dan berdasarkan kategori karyawan yang menerima tinjauan
                 rutin terhadap kinerja dan pengembangan karier selama periode pelaporan [GRI 404-3-a]
  Percentage of total employees by gender receiving regular performance and career development reviews [GRI 404-3-a]
                                                                                   2022                           2023                         2024
                 Kategori Karyawan                          Unit
                 Employee Category                          Unit            L              P              L               P             L                  P
                                                                            M              F              M               F             M                  F
      PKWTT
                                                             %             83,58          77,42          85,13           75,36         88,50          78,75
      Indefinite-Term Employment Agreement
      PKWT
                                                             %             52,63           0             73,47           16,67         81,54          35,71
      Fixed-Term Employment Agreement




  Bab 9. Masyarakat Lokal
  Chapter 9. Local Community

                                                              Asal Pemasok [GRI 204-1]
                                                             Origin of Supplier [GRI 204-1]
                                                                                   Persentase Asal Pemasok
                                                                                   Supplier Origin Percentage
               Asal Pemasok
                                                            2022                                  2023                                  2024
              Origin of Supplier
                                                   Jumlah                           Jumlah                                    Jumlah
                                                                     %                                        %                                       %
                                                   Amount                           Amount                                    Amount
      Lokal (Domestik)
                                                    641              89               637                   88                   601              89
      Local (Domestic)
      Luar Negeri
                                                     80               11               85                   12                   75                   11
      Overseas
      Total                                         721             100               722                  100                   676              100
      Catatan: Data mencakup EII (Palembang LPG Plant - PLP) dan PAU (Banggai Ammonia Plant - BAP).
      Note: The data includes EII (Palembang LPG Plant - PLP) and PAU (Banggai Ammonia Plant - BAP).




                                                   Proporsi Pengeluaran untuk Pemasok Lokal
                                                   Proportion of Expenditure on Local Suppliers
                                                                                                    2022                    2023                 2024
      Persentase produk yang dibeli dari pemasok lokal
                                                                                                     91%                      90%                86%
      Percentage of products purchased from local suppliers
      Persentase jasa dari pemasok lokal
                                                                                                     97%                      97%                97%
      Percentage of services from local suppliers
      Catatan: Data mencakup EII (Palembang LPG Plant - PLP) dan PAU (Banggai Ammonia Plant - BAP).
      Note: The data includes EII (Palembang LPG Plant - PLP) and PAU (Banggai Ammonia Plant - BAP).




136           2024 Laporan Keberlanjutan
                           Sustainability Report
Page 137
Bab 10. Lingkungan
Chapter 10. Environment

                             Konsumsi Energi Tidak Terbarukan dalam Organisasi [GRI 302-1]
                           Non-Renewable Energy Consumption in the Organizations [GRI 302-1]
                                                                           Konsumsi (GJ)
                                                                          Consumption (GJ)
               Jenis Energi
                                                                                PT PAU
               Energy Type
                                                                  (Site BAP - Banggai Ammonia Plant)

                                                      2022                      2023                      2024
Gas Alam
                                                   5.289.855,2               5.246.519,2                5.419.746,4
Natural Gas
Total                                              5.289.855,2               5.246.519,2               5.419.746,4


                                Konsumsi Energi Terbarukan dalam Organisasi [GRI 302-1]
                              Renewable Energy Consumption in the Organization [GRI 302-1]
                                                                          Konsumsi (GJ)
                                                                         Consumption (GJ)
              Jenis Energi
                                                                               PT PAU
              Energy Type
                                                                 (Site BAP - Banggai Ammonia Plant)

                                                     2022                      2023                       2024
Biosolar B35 (Cakupan 1)
                                                   10.653,4                    9.419,1                    7.771
Biosolar B35 (Scope 1)
Biosolar B35 (Cakupan 3)
                                                     2.139                     2.95,7                     3.102
Biosolar B35 (Scope 3)
Total                                              12.792,4                   12.377,8                   10.873


                                    Konsumsi Energi Total dalam Organisasi [GRI 302-1]
                                 Total Energy Consumption in the Organization [GRI 302-1]
                                                                         Konsumsi (GJ)
                                                                        Consumption (GJ)

                                                                             PT PAU
                                                               (Site BAP - Banggai Ammonia Plant)

                                                   2022                       2023                        2024
Konsumsi Energi Total
                                                5.302.647,5                 5.258.897                  5.430.619,4
Total Energy Consumption
Total                                          5.302.647,5                  5.258.897                  5.430.619,4




                                                                                                                      137
Page 138
         Lampiran
         Appendix




                                                               Intensitas Energi [GRI 302-3]
                                                                Energy Intensity [GRI 302-3]
                                                                                                       Intensitas Energi*/
                                                                                                        Energy Intensity*
                     Produk                                 Satuan
                                                                                                           PT PAU
                     Product                                 Unit
                                                                                             (Site BAP - Banggai Ammonia Plant)

                                                                                     2022                     2023                  2024
      Amoniak                                      GJ/Ton
                                                                                        7                      7,1                      7,4
      Ammonia
      Total                                        GJ/Ton                               7                      7,1                      7,4
      * Cakupan data hanya untuk produk Amoniak dari entitas PAU.
        Data coverage is only for Ammonia products from PAU entities.



                                                       Pengurangan Konsumsi Energi [GRI 302-4]
                                                       Energy Consumption Reduction[GRI 302-4]
                                                                          Pengurangan Konsumsi Energi (GJ)
                                                                          Energy Consumption Reduction (GJ)
              Jenis Energi
                                                                                       PT PAU
              Energy Type
                                                                         (Site BAP - Banggai Ammonia Plant)

                                                        2022                                 2023                              2024
      Gas Alam
      Natural Gas                                     737.503,7                          738.294,3                           738.303,3

      Biosolar B35
                                                       11.549,2                             11.549,2                          9.276,8
      Biosolar B35
      Total                                           749.052,8                          749.843,5                           747.580,1



                               Pengurangan pada Energi yang Dibutuhkan untuk Setiap Produk [GRI 302-5]
                                      Reduction in Energy Required for Each Product [GRI 302-5]
                                                                                     Pengurangan Energi Per Produk*
                                                                                       Energy Reduction Per Product
              Produk                      Satuan
                                                                                                  PT PAU
              Product                      Unit
                                                                                    (Site BAP - Banggai Ammonia Plant)

                                                                        2022                           2023                      2024
      Amoniak                   GJ/MT
                                                                         31,2                           31                        31,2
      Ammonia
      Total                     GJ/MT                                    31,2                           31                        31,2
      * Cakupan data hanya untuk produk Amoniak dari entitas PAU, baseline data tahun 2018: 31,23 GJ/MT.
        Data coverage is only for Ammonia products from PAU entities, baseline data in 2018: 31,23 GJ/MT.

      Catatan untuk Data Energi: Metode yang digunakan 1 MMBTU Gas Alam = 1,06 GJ dan 1 kL Biosolar B35 = 35,68 GJ.
      Notes for Energy Data: Method used 1 MMBTU Natural Gas = 1,06 GJ and 1 kL Biosolar B35 = 35,68 GJ.




138           2024 Laporan Keberlanjutan
                           Sustainability Report
Page 139
                                                   Inventori Emisi GRK [GRI 305-1][GRI 305-3]
                                                  GHG Emission Inventory [GRI 305-1][GRI 305-3]
                                                                                                       PT PAU
        Cakupan Emisi                            Satuan                                  (Site BAP - Banggai Ammonia Plant)
        Emission Scope                            Unit
                                                                                 2022                       2023                       2024
Cakupan 1                             Ton CO2eq
                                                                                      297.515,1                294.996,6                    304.598
Scope 1
Cakupan 3                             Ton CO2eq
                                                                                           151,4                    209,5                       219,6
Scope 3
Total                                 Ton CO2eq                                     297.666,5                  295.206,1                  304.817,6


                                                        Intensitas Emisi GRK[GRI 305-4]
                                                       GHG Emission Intensity[GRI 305-4]
                                                                                                       PT PAU
   Produk           Cakupan Emisi                   Satuan                               (Site BAP - Banggai Ammonia Plant)
   Product          Emission Scope                   Unit
                                                                                 2022                       2023                       2024
Amoniak            Cakupan 1              tCO2e/ton produk
                                                                                0,3931986471              0,4004368181               0,4157448472
Ammonia            Scope 1                tCO2e/ton product
                   Cakupan 3              tCO2e/ton produk
                                                                          0,0002001451563            0,0002843490892           0,0002997655358
                   Scope 3                tCO2e/ton product
Total                                     tCO2e/ton produk
                                                                              0,3933987923                0,4007211672               0,4160446127
                                          tCO2e/ton product



                                                      Pengurangan Emisi GRK[GRI 305-5]
                                                      GHG Emission Reduction[GRI 305-5]
                                                                                                                 PT PAU
                                     Cakupan Emisi                    Satuan                       (Site BAP - Banggai Ammonia Plant)
                                     Emission Scope                    Unit
                                                                                               2022                 2023                  2024
Pengurangan Emisi pada             Cakupan 1                          tCO2e
                                                                                             70.719,2             86.035,4              86.035,4
Cakupan Tertentu                   Scope 1
Scope-specific Emission
                                   Cakupan 3                          tCO2e
Reduction                                                                                     3.539,7              3.539,7               3.539,7
                                   Scope 3
Total                                                                 tCO2e                 74.258,9              89.575,1              89.575,1
Catatan: Metodologi dalam menghitung pengurangan emisi melibatkan penggunaan data pengurangan konsumsi bahan bakar gas alam dan biosolar
B35 pada berbagai peralatan dan kendaraan yang terlibat dalam program pengurangan emisi. Pada peralatan seperti reformer, boiler, dan pembangkit
listrik (Gas Engine Generator), pengurangan emisi dihitung berdasarkan data pengurangan penggunaan bahan bakar gas alam. Sementara itu, untuk
kendaraan yang menggunakan biosolar B35, pengurangan emisi dihitung berdasarkan data pengurangan konsumsi biosolar. Faktor konversi yang
digunakan untuk perhitungan ini adalah 0,1 ton CO2eq per 1 GJ bahan bakar gas alam dan 0,1 Ton CO2eq per 1 GJ bahan bakar biosolar B35, mengacu
pada standar yang ditetapkan oleh International Panel on Climate Change (IPCC) 2006, Vol.2 Energy
Note: The methodology for calculating emission reductions involves using data on reductions in natural gas and B35 biosolar consumption on various
equipment and vehicles involved in the emission reduction program. For equipment such as reformers, boilers, and power plants (gas engine generators),
emission reductions are calculated based on data on reductions in natural gas fuel use. Meanwhile, for vehicles using B35 biosolar, emission reductions
are calculated based on biosolar consumption reduction data. The conversion factor used for this calculation is 0,1 ton CO2eq per 1 GJ of natural gas
fuel and 0,1 Ton CO2eq per 1 GJ of B35 biosolar fuel, referring to the standards set by International Panel on Climate Change (IPCC) 2006, Vol.2 Energy




                                                                                                                                                          139
Page 140
         Lampiran
         Appendix




                                                         Emisi Udara Lainnya[GRI 305-7]
                                                         Other Air Emissions[GRI 305-7]
                                                                                                        PT PAU
                    Jenis Partikulat                           Satuan                     (Site BAP - Banggai Ammonia Plant)
                    Particulate Type                            Unit
                                                                                  2022                    2023              2024
      Partikulat (PM)                                    Ton
                                                                                  80,8                    25,4              28,2
      Particulate Matter (PM)
      Oksida Sulfur (SOx)                                Ton
                                                                                  20,4                    112,6            1.070,4
      Sulfur Oxides (SOx)
      Oksida Nitrogen (NOx)                              Ton
                                                                                  280,3                 1.399,1             387,2
      Nitrogen Oxides (NOx)
      Karbon Monoksida (CO)                              Ton
                                                                                  335,2                1.234,4                 66
      Carbon Monoxide (CO)
      Total                                              Ton                      716,7                2.771,4             1.551,8


                                         Total Pengambilan Air Berdasarkan Sumbernya [GRI 303-3]
                                                Total Water Withdrawal by Source [GRI 303-3]

                                              PT PAU
                                (Site BAP - Banggai Ammonia Plant)
         Sumber Air                                                                             Tujuan Penggunaan Air
                                 Total pengambilan air (Megaliter)
        Water Source                                                                              Water Use Purpose
                                 Total water withdrawal (Megaliters)

                                2022              2023            2024

      Air Laut                187.527,9          181.227,2       181.083,5    Air laut yang diambil dari laut digunakan untuk air bersih
      Sea Water                                                               diolah melalui Sea Water Reverse Osmosis (SWRO) untuk
                                                                              menghasilkan Desalinated Water.
                                                                              Sea water taken from the sea used for clean water is
                                                                              processed through Sea Water Reverse Osmosis (SWRO)
                                                                              to produce Desalinated Water.
      Total                   187.527,9          181.227,2       181.083,5



                       Total Pembuangan Limbah Cair (Effluent Discharge) Berdasarkan Tujuannya [GRI 303-4]
                                       Total Effluent Discharge by Destination [GRI 303-4]
                                                                                               PT PAU
                                                                                 (Site BAP - Banggai Ammonia Plant)
                     Tujuan pelepasan air
                                                                    Total pembuangan limbah cair di seluruh wilayah (Megaliter)
                  Destination of Water Release
                                                                        Total effluent discharge across the region (Megaliters)

                                                                         2022                      2023                   2024
      Sungai Musolang
                                                                                  180,1                      119,2                   92,6
      Musolang River
      Laut
                                                                             187.347,8                     181.108             180.990,8
      Sea
      Total                                                                  187.527,9                 181.227,2               181.083,5




140           2024 Laporan Keberlanjutan
                         Sustainability Report
Page 141
                                                     Total Konsumsi Air [GRI 303-5]
                                                  Total Water Consumption [GRI 303-5]
                                                                                        PT PAU
                                                                         (Site BAP - Banggai Ammonia Plant)
            Konsumsi Air/
                                                                                 Seluruh Wilayah (Megaliter)
          Water Consumption
                                                                                     All Area (Megaliters)

                                                           2022                             2023                           2024
Total Konsumsi Air
                                                         187.527,9                        181.227,2                      181.083,5
Total Water Consumption



                                           Timbulan Limbah B3 [GRI 306-3] [GRI 306-4] [GRI 306-5]
                                        Hazardous Waste Generation [GRI 306-3] [GRI 306-4] [GRI 306-5]
                                                                                         PT PAU
                                                                           (Site BAP - Banggai Ammonia Plant)

                                                           2022                             2023                           2024

                                                                  Dialihkan                        Dialihkan                      Dialihkan
                                                                 dari Tempat                      dari Tempat                    dari Tempat
           Jenis Limbah B3                                     Pembuangan                       Pembuangan                     Pembuangan
                                                 Produksi                          Produksi                        Produksi
       Type of Hazardous Waste                                   (Diserahkan                      (Diserahkan                    (Diserahkan
                                                  Limbah                            Limbah                          Limbah
                                                                   ke Pihak                         ke Pihak                       ke Pihak
                                                    (Ton)                             (Ton)                           (Ton)
                                                                Ketiga) (Ton)                    Ketiga) (Ton)                  Ketiga) (Ton)
                                                   Waste                             Waste                           Waste
                                                               Diverted from                    Diverted from                  Diverted from
                                                Production                        Production                      Production
                                                                Disposal Site                    Disposal Site                  Disposal Site
                                                   (Tons)                            (Tons)                          (Tons)
                                                               (Handed Over                     (Handed Over                   (Handed Over
                                                                to Third Party                   to Third Party                 to Third Party
                                                                    (Tons)                           (Tons)                         (Tons)
A102d Aki/baterai bekas                                0,47              0,47              0                 0          3,14             3,14
A102d Used batteries/accumulators
A106d Limbah dari laboratorium yang                        -                 -           0,15             0,15          0,53             0,53
mengandung B3
A106d Waste from laboratories
containing hazardous and toxic materials
A108d Limbah terkontaminasi B3                        36,24            36,24            7,94              7,94          3,34             3,34
A108d Waste contaminated with
hazardous and toxic materials
A111d Refrigerant bekas dari peralatan                     -                 -          0,04              0,04          0,09             0,09
elektronik
A111d Used refrigerant from electronic
equipment
A337-1 Limbah klinis memiliki                              -                 -           0,17              0,17         0,02             0,02
karakteristik infeksius
A337-1 Clinical waste with infectious
characteristics
A337-2 Produk farmasi kadaluwarsa                          -                 -          0,01              0,01          0,08             0,08
A337-2 Expired pharmaceutical products
A338-1 Bahan kimia kadaluwarsa                        45,34            45,34            0,05              0,05          2,96             2,96
A338-1 Expired chemicals
B104d Kemasan bekas B3                               25,04             25,04            11,08            11,08         13,29            13,29
B104d Used hazardous and toxic
material packaging




                                                                                                                                                 141
Page 142
         Lampiran
         Appendix




                                                                                          PT PAU
                                                                            (Site BAP - Banggai Ammonia Plant)

                                                            2022                            2023                            2024

                                                                   Dialihkan                       Dialihkan                       Dialihkan
                                                                  dari Tempat                     dari Tempat                     dari Tempat
                  Jenis Limbah B3                               Pembuangan                      Pembuangan                      Pembuangan
                                                    Produksi                       Produksi                        Produksi
              Type of Hazardous Waste                             (Diserahkan                     (Diserahkan                     (Diserahkan
                                                     Limbah                         Limbah                          Limbah
                                                                    ke Pihak                        ke Pihak                        ke Pihak
                                                       (Ton)                          (Ton)                           (Ton)
                                                                 Ketiga) (Ton)                   Ketiga) (Ton)                   Ketiga) (Ton)
                                                      Waste                          Waste                           Waste
                                                                Diverted from                   Diverted from                   Diverted from
                                                   Production                     Production                      Production
                                                                 Disposal Site                   Disposal Site                   Disposal Site
                                                      (Tons)                         (Tons)                          (Tons)
                                                                (Handed Over                    (Handed Over                    (Handed Over
                                                                 to Third Party                  to Third Party                  to Third Party
                                                                     (Tons)                          (Tons)                          (Tons)

      B105d Minyak pelumas bekas antara                 34,23           34,23          21,81             21,81         13,72             13,72
      lain minyak pelumas bekas hidrolik,
      mesin, gear, lubrikasi, insulasi, heat
      transmission, grit chambers, separator
      dan/atau campurannya
      B105d Used lubricating oil, including
      used hydraulic, engine, gear, lubrication,
      insulation, heat transmission oils, grit
      chambers, separators, and/or their
      mixtures
      B106d Limbah resin atau penukar ion                   -                 -             -                 -         18,71             18,71
      B106d Waste resin or ion exchangers
      B107d Limbah elektronik termasuk                   1,93             1,93          1,07              1,07          2,22              2,22
      Cathode Ray Tube (CRT), lampu TL,
      Printed Circuit Board (PCB), karet kawat
      (wire rubber)
      B107d Electronic waste, including
      cathode ray tubes (CRT), fluorescent
      lamps, printed circuit boards (PCB), and
      wire rubber
      B110d Kain majun bekas (used rags) dan             0,44             0,44          0,70              0,70          1,99              1,99
      yang sejenis
      B110d Used rags and similar materials
      B301-3 Katalis bekas                                  -                 -        151,10            151,10       35,96             35,96
      B301-3 Used catalysts
      B301-4 Residu proses produksi atau                72,91            72,91        52,88             52,88          66,57            66,57
      kegiatan (endapan kapur)
      B301-4 Residues from production
      processes or activities (lime sludge)
      B337-1 Kemasan produk farmasi                         -                 -            0                 0             0                 0
      B337-1 Pharmaceutical product
      packaging
      B417 Refraktori bekas yang dihasilkan              1,44             1,44         12,01             12,01              -                 -
      dari fasilitas termal
      B417 Used refractory materials
      generated from thermal facilities
      B301-7 Sludge Instalasi Pengolahan Air                -                 -        16,32             16,32              -                 -
      Limbah (IPAL)
      B301-7 Wastewater treatment plant
      (WWTP) sludge
      Total                                           218,03           218,03        275,33            275,33        162,63            162,63




142           2024 Laporan Keberlanjutan
                          Sustainability Report
Page 143
                                      Timbulan Limbah Non-B3 [GRI 306-3] [GRI 306-4] [GRI 306-5]
                                   Non-Hazardous Waste Generation [GRI 306-3] [GRI 306-4] [GRI 306-5]
                                                                             PT PAU
                                                               (Site BAP - Banggai Ammonia Plant)

                                      2022                                    2023                                    2024
  Jenis Limbah
     Non-B3                                      Dibuang                                Dibuang                                Dibuang
                                   Dialihkan                              Dialihkan                              Dialihkan
   Type of Non-        Produksi                 Langsung       Produksi                Langsung       Produksi                Langsung
                                  dari Tempat                            dari Tempat                            dari Tempat
 Hazardous Waste        Limbah                  ke Tempat       Limbah                 ke Tempat       Limbah                 ke Tempat
                                 Pembuangan                             Pembuangan                             Pembuangan
                          (Ton)                Pembuangan         (Ton)               Pembuangan         (Ton)               Pembuangan
                                      (Ton)                                  (Ton)                                  (Ton)
                         Waste                     (Ton)         Waste                    (Ton)         Waste                    (Ton)
                                 Diverted from                          Diverted from                          Diverted from
                      Production                Discharged Production                  Discharged Production                  Discharged
                                 Disposal Site                          Disposal Site                          Disposal Site
                         (Tons)                 Directly to      (Tons)                Directly to      (Tons)                Directly to
                                     (Tons)                                 (Tons)                                 (Tons)
                                               Landfill (Tons)                        Landfill (Tons)                        Landfill (Tons)

Organik (sisa           37,46        14,33         23,13        23,98        11,04         12,94        26,21        11,05         15,16
makanan, daun)
Organic (food
waste, leaves)
Anorganik              228,98          0          228,98       222,29          0          222,29        98,52         0           98,52
(kertas, karton,
plastik, pakaian
bekas, bungkus
makanan)
Inorganic (paper,
cardboard, plastic,
used clothing,
food packaging)
Recycle (botol air      0,06         0,06            0            0            0             0            0           0              0
mineral)
Recycle (mineral
water bottles)
Inert (kayu, batu,      16,27        4,82          11,45        29,17        5,33          23,84         7,31        1,75          5,56
tanah, palet)
Inert (wood,
stones, soil,
pallets)
Total                  282,77        19,21        263,56       275,44        16,37        259,07        132,04      12,80         119,24




                                                                                                                                         143
Page 144
            Lampiran
            Appendix




  Referensi POJK No. 51/POJK/03/2017 dan SEOJK
  No. 16/SEOJK/04/2021 [OJK G.4]
  POJK No. 51/POJK/03/2017 and SEOJK No. 16/SEOJK/04/2021
  References [OJK G.4]
                                                          Indikator               Lokasi dalam Laporan
       No
                                                         Indicators                  Report Location
      Strategi Keberlanjutan
      Sustainability Strategy
      A.1       Penjelasan Strategi Keberlanjutan
                                                                                              53
                Elaboration on Sustainability Strategy
      Ikhtisar Kinerja Asek Keberlanjutan
      Summary of Sustainability Aspect Performance
      B.1       Aspek Ekonomi
                                                                                       5, 6, 25, 28, 93
                Economic Aspects
      B.2       Aspek Lingkungan Hidup
                                                                                  5, 7, 99, 105, 110, 116, 119
                Environmental Aspect
      B.3       Aspek Sosial
                                                                                           5, 9, 86
                Social Aspects
      Profil Perusahaan
      Company Profile
      C.1       Visi, Misi, dan Nilai Keberlanjutan
                                                                                              23
                Vision, Mission, and Values of Sustainability
      C.2       Alamat Perusahaan
                                                                                              19
                Company's Address
      C.3       Skala Usaha
                                                                                         20, 25, 63
                Enterprise Scale
      C.4       Produk, Layanan, dan Kegiatan Usaha yang Dijalankan
                                                                                              26
                Products, Services, and Business Activities
      C.5       Keanggotaan pada Asosiasi
                                                                                            32, 35
                Membership in Association
      C.6       Perubahan Emiten dan Perusahaan Publik yang Bersifat Signifikan
                                                                                              39
                Significant Changes in Issuers and Public Companies
      Penjelasan Direksi
      The Board of Director’s Explanation
      D.1       Penjelasan Direksi
                                                                                              12
                The Board of Director’s Explanation
      Tata Kelola Keberlanjutan
      Sustainability Governance
      E.1       Penanggung Jawab Penerapan Keuangan Berkelanjutan
                                                                                            57, 62
                Responsible for Implementing Sustainable Finance
      E.2       Pengembangan Kompetensi terkait Keuangan Berkelanjutan
                                                                                              58
                Competency Development Related to Sustainable Finance
      E.3       Penilaian Risiko atas Penerapan Keuangan Berkelanjutan
                                                                                              59
                Risk Assessment of the Implementation of Sustainable Finance
      E.4       Hubungan dengan Pemangku Kepentingan
                                                                                              54
                Relation with Stakeholders
      E.5       Permasalahan terhadap Penerapan Keuangan Berkelanjutan
                                                                                            53, 62
                Problems with the Implementation of Sustainable Finance




144           2024 Laporan Keberlanjutan
                          Sustainability Report
Page 145
                                               Indikator                                          Lokasi dalam Laporan
  No
                                              Indicators                                             Report Location
Kinerja Berkelanjutan
Sustainability Performance
F.1    Kegiatan Membangun Budaya Keberlanjutan
                                                                                                         82, 87
       Sustainable Culture Development Activities
Kinerja Ekonomi
Economic Performance
F.2    Perbandingan Target dan Kinerja Produksi, Portofolio, Target Pembiayaan, atau Investasi,
       Pendapatan dan Laba Rugi
                                                                                                         6, 26
       Comparison of Targets to Performance of Production, Portfolio, Financing Targets, or
       Investments, Revenues and Profit and Loss
F.3    Perbandingan Target dan Kinerja Portofolio, Target Pembiayaan, atau Investasi pada
       Instrumen Keuangan atau Proyek yang Sejalan dengan Keuangan Berkelanjutan
                                                                                                          97
       Comparison of Target to Performance of Portfolio, Financing Target, or Investments In
       Financial Instruments or Projects in Line with the Implementation of Sustainable Finance
Kinerja Lingkungan Hidup
Environmental Performance
Aspek Umum
General Aspect
F.4    Biaya Lingkungan Hidup
                                                                                                          120
       Environment Cost
Aspek Material
Material Aspect
F.5    Penggunaan Material yang Ramah Lingkungan
                                                                                                          116
       Environmentally Friendly Materials Usage
Aspek Energi
Energy Aspect
F.6    Jumlah dan Intensitas Energi yang Digunakan
                                                                                                          100
       Amount and Intensity of Energy Used
F.7    Upaya dan Pencapaian Efisiensi Energi dan Penggunaan Energi Terbarukan
       Efforts and Achievements of Energy Efficiency and Use of Renewable Energy                          100

Aspek Air
Water Aspect
F.8    Penggunaan Air
                                                                                                          111
       Water Usage
Aspek Keanekaragaman Hayati
Aspects of Biodiversity
F.9    Dampak dari Wilayah Operasional yang Dekat atau Berada di Daerah Konservasi atau
       Memiliki Keanekaragaman Hayati
                                                                                                          119
       Impacts from Operational Areas that are Near or Located in Conservation Areas or
       Have Biodiversity
F.10   Usaha Konservasi Keanekaragaman Hayati
                                                                                                          119
       Biodiversity Conservation Effort




                                                                                                                         145
Page 146
             Lampiran
             Appendix




                                                       Indikator                                  Lokasi dalam Laporan
        No
                                                      Indicators                                     Report Location
      Aspek Emisi
      Emission Aspect
      F.11       Jumlah dan Intensitas Emisi yang Dihasilkan Berdasarkan Jenisnya
                                                                                                          105
                 Total and Intensity of Emissions Generated by Type
      F.12       Upaya dan Pencapaian Pengurangan Emisi yang Dilakukan
                                                                                                          105
                 Efforts and Achievements of Emission Reduction Made
      Aspek Limbah dan Efluen
      Waste and Effluent Aspect
      F.13       Jumlah Limbah dan Efluen yang Dihasilkan Berdasarkan Jenis
                                                                                                          116
                 Amount of Waste and Effluent Generated by Type
      F.14       Mekanisme Pengelolaan Limbah dan Efluen
                                                                                                          116
                 Waste and Effluent Management Mechanism
      F.15       Tumpahan yang Terjadi ( jika ada)
                                                                                                          115
                 Occurring Spills (if any)
      Aspek Pengaduan terkait Lingkungan Hidup
      Complaint Aspects Related to the Environment
      F.16       Jumlah dan Materi Pengaduan Lingkungan Hidup yang Diterima dan Diselesaikan
                                                                                                          92
                 Number and Material of Environmental Complaints Received and Resolved
      Kinerja Sosial
      Social Performance
      F.17       Komitmen untuk Memberikan Layanan atas Produk dan/atau Jasa yang Setara kepada
                 Konsumen                                                                                 30
                 Commitment to Provide Services on Equal Products and/or Services to Consumers
      Aspek Ketenagakerjaan
      Employment Aspect
      F.18       Kesetaraan Kesempatan Bekerja
                                                                                                          64
                 Equal Employment Opportunity
      F.19       Tenaga Kerja Anak dan Tenaga Kerja Paksa
                                                                                                          64
                 Child Labor and Forced Labor
      F.20       Upah Minimum Regional
                                                                                                          75
                 Regional Minimum Wage
      F.21       Lingkungan Bekerja yang Layak dan Aman
                                                                                                          82
                 Decent and Safe Work Environment
      F.22       Pelatihan dan Pengembangan Kemampuan Pegawai
                                                                                                         76, 77
                 Employee Capability Training and Development
      Aspek Masyarakat
      Community Aspect
      F.23       Dampak Operasi terhadap Masyarakat Sekitar
                                                                                                          86
                 Impact of Operations on Surrounding Communities
      F.24       Pengaduan Masyarakat
                                                                                                          92
                 Community Complaints
      F.25       Kegiatan Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL)
                                                                                                          87
                 Corporate Social Responsibility (CSR)




146            2024 Laporan Keberlanjutan
                           Sustainability Report
Page 147
                                                 Indikator                                     Lokasi dalam Laporan
 No
                                                Indicators                                        Report Location
Tanggung Jawab Pengembangan Produk/Jasa Berkelanjutan
Responsibility for Sustainable Product/Service Development
F.26    Inovasi dan Pengembangan Produk/Jasa Keuangan Berkelanjutan
                                                                                                      55, 97
        Innovation and Development of Sustainable Financial Products/Services
F.27    Produk/Jasa yang Sudah Dievaluasi Keamanannya bagi Pelanggan
                                                                                                        60
        Products and Services that the Safety have been Evaluated for Customers
F.28    Dampak Produk/Jasa
                                                                                                   9, 27, 28, 29
        Products/Services Impacts
F.29    Jumlah Produk yang Ditarik Kembali
                                                                                                        30
        The Number of Products Withdrawn
F.30    Survei Kepuasan Pelanggan Terhadap Produk dan/atau Jasa Keuangan Berkelanjutan
                                                                                                      55, 60
        Customer Satisfaction Survey of Sustainable Finance Products and/or Services
Lain-lain
Others
G.1     Verifikasi Tertulis dari Pihak Independen ( jika ada)
                                                                                                       124
        Written Verification from Independent Parties (if any)
G.2     Lembar Umpan Balik
                                                                                                       153
        Feedback Form
G.3     Tanggapan Terhadap Umpan Balik Laporan Keberlanjutan Tahun Sebelumnya
                                                                                                     122, 154
        Responses to Previous Year's Sustainability Report Feedback
G.4     Daftar Pengungkapan Sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 51/POJK.03/2017
        tentang Penerapan Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa Keuangan, Emiten, dan
        Perusahaan Publik
                                                                                                       144
        List of Disclosures According to Financial Services Authority Regulation Number 51/
        POJK.03/2017 concerning Implementation of Sustainable Finance for Financial Services
        Institutions, Issuers, and Public Companies




                                                                                                                      147
Page 148
         Lampiran
         Appendix




  Indeks GRI
  GRI Index

                                    ESSA telah melaporkan dengan merujuk pada Standar GRI untuk periode 1 Januari 2024 - 31
      Pernyataan Penggunaan         Desember 2024.
      Statement of Use              ESSA has reported with reference to the GRI Standards for the period January 1, 2024 -
                                    December 31, 2024.
      GRI 1 yang Digunakan          GRI 1: Landasan 2021
      GRI 1 Used                    GRI 1: Foundation 2021




          Standar GRI 2021                                          Indikator                                Lokasi dalam Laporan
          GRI 2021 Standard                                         Indicator                                   Report Location

      Pengungkapan Umum
      General Disclosures
      GRI 2: Pengungkapan             2-1 Rincian organisatoris
                                                                                                                      18
      Umum 2021                       2-1 Organizational details
      GRI 2: General Disclosures
                                      2-2 Entitas yang dicantumkan dalam pelaporan keberlanjutan
                                      organisasi                                                                     124
                                      2-2 Entities included in the sustainability report
                                      2-3 Periode, frekuensi, dan titik kontak pelaporan
                                                                                                                     122
                                      2-3 Reporting period, frequency, and contact point
                                      2-4 Penyajian kembali informasi
                                                                                                                   122, 124
                                      2-5 Restatements of information
                                      2-5 Penjaminan eksternal
                                                                                                                     124
                                      2-5 External assurance
                                      2-6 Kegiatan, rantai nilai dan hubungan bisnis lain
                                                                                                                      26
                                      2-6 Activities, value chain and other business relationships).
                                      2-7 Tenaga kerja
                                                                                                                25, 31, 65, 132
                                      2-7 Employees
                                      2-8 Pekerja yang bukan pekerja langsung
                                                                                                                    31, 133
                                      2-8 Workers who are not employees
                                      2-9 Struktur dan komposisi tata kelola
                                                                                                                      42
                                      2-9 Governance structure and composition
                                      2-10 Pencalonan dan pemilihan badan tata kelola tertinggi
                                                                                                                      49
                                      2-10 Nomination and selection of the highest governance body
                                      2-11 Ketua badan tata kelola tertinggi
                                                                                                                  48, 49, 51
                                      2-11 Chair of the highest governance body
                                      2-12 Peran badan tata kelola tertinggi dalam mengawasi
                                      manajemen dampak
                                                                                                                    49, 57
                                      2-12 Role of the highest governance body in overseeing the
                                      management of impacts
                                      2-13 Delegasi tanggung jawab untuk mengelola dampak
                                                                                                                      57
                                      2-13 Delegation of responsibility for managing impacts
                                      2-14 Peran badan tata kelola tertinggi dalam pelaporan
                                      keberlanjutan                                                                   49
                                      2-14 Role of the highest governance body in sustainability reporting
                                      2-15 Konflik kepentingan
                                                                                                                      50
                                      2-15 Conflicts of interest
                                      2-16 Komunikasi masalah penting
                                                                                                                      92
                                      2-16 Communication of critical concerns
                                      2-17 Pengetahuan kolektif badan tata kelola tertinggi
                                                                                                                      58
                                      Collective knowledge of the highest governance body




148         2024 Laporan Keberlanjutan
                       Sustainability Report
Page 149
    Standar GRI 2021                                        Indikator                             Lokasi dalam Laporan
    GRI 2021 Standard                                       Indicator                                Report Location

                              2-18 Evaluasi kinerja badan tata kelola tertinggi
                                                                                                            58
                              2-18 Evaluation of the performance of the highest governance body
                              2-19 Kebijakan remunerasi
                                                                                                            75
                              2-19 Remuneration policies
                              2-20 Proses untuk menentukan remunerasi
                                                                                                          58, 80
                              2-20 Process to determine remuneration
                              2-21 Rasio kompensasi total tahunan
                                                                                                            135
                              2-21 Annual total compensation ratio
                              2-22 Pernyataan tentang strategi pembangunan berkelanjutan
                                                                                                            53
                              2-22 Statement on sustainable development strategy
                              2-23 Komitmen kebijakan
                                                                                                            12
                              2-23 Policy commitments
                              2-24 Menanamkan komitmen kebijakan
                                                                                                            12
                              2-24 Embedding policy commitments
                              2-25 Proses untuk memperbaiki dampak negatif
                                                                                                            60
                              2-25 Processes to remediate negative impacts
                              2-26 Mekanisme untuk mencari nasihat dan mengemukakan
                              masalah                                                                       92
                              2-26 Mechanisms for seeking advice and raising concerns
                              2-27 Kepatuhan terhadap hukum dan peraturan
                                                                                                            45
                              2-27 Compliance with laws and regulations
                              2-28 Asosiasi keanggotaan
                                                                                                            35
                              2-28 Membership associations
                              2-29 Pendekatan untuk keterlibatan pemangku kepentingan
                                                                                                            54
                              2-29 Approach to stakeholder engagement
                              2-30 Perjanjian perundingan kolektif
                                                                                                            75
                              2-30 Collective bargaining agreements
Topik Material
Material Topics
GRI 3: Topik Material 2021    3-1 Proses menentukan topik material
                                                                                                            125
GRI 3: Material Topics 2021   3-1 Process for determining material topics
                              3-2 Daftar topik material
                                                                                                            127
                              3-2 List of material topics
                              3-3 Manajemen dampak dari topik material                            45, 76, 81, 86, 98, 104,
                              3-3 Management of material topic impacts                                 108, 116, 119
GRI 203: Dampak Ekonomi       203-1 Investasi dan layanan infrastruktur didukung
                                                                                                            87
Tidak Langsung 2016           203-1 Infrastructure investments and services supported
GRI 203: Indirect Economic
                              203-2 Dampak ekonomi tidak langsung yang signifikan
Impacts 2016                                                                                                87
                              203-2 Significant indirect economic impacts
GRI 204: Praktik Pengadaan    204-1 Proporsi pengeluaran untuk pemasok lokal
2016                          204-1 Proportion of spending on local suppliers
                                                                                                          93, 136
GRI 204: Procurement
Practices 2016




                                                                                                                             149
Page 150
         Lampiran
         Appendix




          Standar GRI 2021                                          Indikator                               Lokasi dalam Laporan
          GRI 2021 Standard                                         Indicator                                  Report Location

      GRI 302: Energi 2016             302-1 Konsumsi energi dalam organisasi
                                                                                                                99, 100, 137
      GRI 302: Energy 2016             302-1 Energy consumption within the organization
                                       302-2 Konsumsi energi di luar organisasi
                                                                                                                     99
                                       302-2 Energy consumption outside of the organization
                                       302-3 Intensitas energi
                                                                                                                  100, 138
                                       302-3 Energy intensity
                                       302-4 Pengurangan konsumsi energi
                                                                                                                  100, 138
                                       302-4 Reduction of energy consumption
                                       302-5 Pengurangan pada energi yang dibutuhkan untuk produk
                                       dan jasa                                                                   103, 138
                                       302-5 Reductions in energy requirements of products and services
      GRI 303: Air dan Efluen          303-1 Interaksi dengan air sebagai sumber daya bersama
                                                                                                                    109
      2018                             303-1 Interactions with water as a shared resource
      GRI 303: Water and
                                       303-2 Manajemen dampak yang berkaitan dengan pembuangan air
      Effluents 2018                                                                                                 112
                                       303-2 Management of water discharge-related impacts
                                       303-3 Pengambilan air
                                                                                                                  110, 140
                                       303-3 Water withdrawal
                                       303-4 Pembuangan air
                                                                                                                  113, 140
                                       303-4 Water discharge
                                       303-5 Konsumsi air
                                                                                                                   111, 141
                                       303-5 Water consumption
      GRI 304: Keanekaragaman          304-1 Lokasi operasi yang dimiliki, disewa, dikelola, atau
      Hayati 2016                      berdekatan dengan, kawasan lindung dan kawasan dengan nilai
      GRI 304: Biodiversity 2016       keanekaragaman hayati tinggi di luar kawasan lindung
                                                                                                                     119
                                       304-1 Operational sites owned, leased, managed in, or adjacent
                                       to, protected areas and areas of high biodiversity value outside
                                       protected areas
                                       304-2 Dampak signifikan dari aktivitas, produk, dan jasa pada
                                       keanekaragaman hayati
                                                                                                                     119
                                       304-2 Significant impacts of activities, products and services on
                                       biodiversity
                                       304-3 Habitat yang dilindungi atau direstorasi
                                                                                                                     119
                                       304-3 Habitats protected or restored
                                       304-4 Spesies Daftar Merah IUCN dan spesies daftar konservasi
                                       nasional dengan habitat dalam wilayah yang terkena efek operasi
                                                                                                                     119
                                       304-4 IUCN Red List species and national conservation list species
                                       with habitats in areas affected by operations
      GRI 305: Emisi 2016              305-1 Emisi GRK (Cakupan 1) langsung
                                                                                                                  105, 139
      GRI 305: Emissions 2016          305-1 Direct (Scope 1) GHG emissions
                                       305-2 Emisi energi GRK (Cakupan 2) tidak langsung
                                                                                                                    105
                                       305-2 Energy indirect (Scope 2) GHG emissions
                                       305-3 Emisi GRK (Cakupan 3) tidak langsung lainnya
                                                                                                                  105, 139
                                       305-3 Other indirect (Scope 3) GHG emissions
                                       305-4 Intensitas emisi GRK
                                                                                                                  105, 139
                                       305-4 GHG emissions intensity
                                       305-5 Pengurangan emisi GRK
                                                                                                                  105, 139
                                       305-5 Reduction of GHG emissions




150         2024 Laporan Keberlanjutan
                        Sustainability Report
Page 151
    Standar GRI 2021                                     Indikator                               Lokasi dalam Laporan
    GRI 2021 Standard                                    Indicator                                  Report Location

                            305-6 Emisi zat perusak ozon (ODS)
                                                                                                          107
                            305-6 Emissions of ozone-depleting substances (ODS)
                            305-7 Nitrogen oksida (NOx), belerang oksida (SOx), dan emisi
                            udara signifikan lainnya
                                                                                                       106, 140
                            305-7 Nitrogen oxides (NOx), sulfur oxides (SOx), and other
                            significant air emissions
GRI 306: Limbah 2020        306-1 Timbulan limbah dan dampak signifikan terkait limbah
                                                                                                          116
GRI 306: Waste 2020         306-1 Waste generation and significant waste-related impacts
                            306-2 Manajemen dampak signifikan terkait limbah
                                                                                                          116
                            306-2 Management of significant waste-related impacts
                            306-3 Timbulan limbah
                                                                                                      116, 141, 143
                            306-3 Waste generated
                            306-4 Limbah yang dialihkan dari pembuangan akhir
                                                                                                      116, 141, 143
                            306-4 Waste diverted from disposal
                            306-5 Limbah yang dikirimkan ke pembuangan akhir
                                                                                                      116, 141, 143
                            306-5 Waste directed to disposal
GRI 401: Kepegawaian 2016   401-1 Perekrutan karyawan baru dan pergantian karyawan
                                                                                                  68, 70, 72, 133, 134
GRI 401: Employment         401-1 New employee hires and employee turnover
                            401-2 Tunjangan yang diberikan kepada karyawan purna waktu
                            yang tidak diberikan kepada karyawan pada kurun waktu tertentu
                            atau paruh waktu                                                          74, 75, 135
                            401-2 Benefits provided to full-time employees that are not
                            provided to temporary or part-time employees
                            401-3 Cuti melahirkan
                                                                                                        75, 135
                            401-3 Parental leave
GRI 403: Kesehatan dan      403-1 Sistem manajemen kesehatan dan keselamatan kerja
                                                                                                           81
Keselamatan Kerja 2018      403-1 Occupational health and safety management system
GRI 403: Occupational
                            403-2 Pengidentifikasian bahaya, penilaian risiko, dan investigasi
Health and Safety 2018
                            insiden
                                                                                                           83
                            403-2 Hazard identification, risk assessment, and incident
                            investigation
                            403-3 Layanan kesehatan kerja
                                                                                                           74
                            403-3 Occupational health services
                            403-4 Partisipasi, konsultasi, dan komunikasi pekerja tentang
                            kesehatan dan keselamatan kerja
                                                                                                           83
                            403-4 Worker participation, consultation, and communication on
                            occupational health and safety
                            403-5 Pelatihan pekerja mengenai kesehatan dan keselamatan
                            kerja                                                                          83
                            403-5 Worker training on occupational health and safety
                            403-6 Peningkatan kualitas kesehatan pekerja
                                                                                                           74
                            403-6 Promotion of worker health
                            403-7 Pencegahan dan mitigasi dampak-dampak kesehatan dan
                            keselamatan kerja yang secara langsung terkait hubungan bisnis
                                                                                                         81, 82
                            403-7 Prevention and mitigation of occupational health and safety
                            impacts directly linked by business relationships
                            403-8 Pekerja yang tercakup dalam sistem manajemen kesehatan
                            dan keselamatan kerja
                                                                                                         81, 82
                            403-8 Workers covered by an occupational health and safety
                            management system




                                                                                                                         151
Page 152
         Lampiran
         Appendix




          Standar GRI 2021                                             Indikator                         Lokasi dalam Laporan
          GRI 2021 Standard                                            Indicator                            Report Location

                                      403-9 Kecelakaan kerja
                                                                                                                  84
                                      403-9 Work-related injuries
                                      403-10 Penyakit Akibat Kerja
                                                                                                                  84
                                      403-10 Work-related ill health
      GRI 404: Pelatihan dan          404-1 Rata-rata jam pelatihan per tahun per karyawan
                                                                                                                  76
      Pendidikan 2016                 404-1 Average hours of training per year per employee
      GRI 404: Training and
                                      404-2 Program untuk meningkatkan keterampilan karyawan dan
      Education 2016
                                      program bantuan peralihan
                                                                                                                76, 80
                                      404-2 Programs for upgrading employee skills and transition
                                      assistance programs
                                      404-3 Persentase karyawan yang menerima tinjauan rutin terhadap
                                      kinerja dan pengembangan karier
                                                                                                              78, 80, 136
                                      404-3 Percentage of employees receiving regular performance and
                                      career development reviews
      GRI 405: Keanekaragaman         405-1 Keanekaragaman badan tata kelola dan karyawan
                                                                                                               64, 133
      dan Peluang Setara 2016         405-1 Diversity of governance bodies and employees
      GRI 405: Diversity and
                                      405-2 Rasio gaji pokok dan remunerasi perempuan dibandingkan
      Equal Opportunity 2016
                                      laki-laki                                                               75, 80, 135
                                      405-2 Ratio of basic salary and remuneration of women to men
      GRI 413: Masyarakat             413-1 Operasi dengan keterlibatan masyarakat setempat, penilaian
      Setempat 2016                   dampak, dan program pengembangan
                                                                                                                  86
      GRI 413: Local Communities      413-1 Operations with local community engagement, impact
      2016                            assessments, and development programs
                                      413-2 Operasi yang secara aktual dan yang berpotensi memiliki
                                      dampak negatif signifikan terhadap masyarakat setempat
                                                                                                                  86
                                      413-2 Operations with significant actual and potential negative
                                      impacts on local communities




152         2024 Laporan Keberlanjutan
                       Sustainability Report
Page 153
Formulir Umpan Balik [OJK G.2]
Feedback Form [OJK G.2]

                       Formulir Umpan Balik Laporan Keberlanjutan ESSA Tahun 2024
                             ESSA Sustainability Report 2024 Feedback Form

Kami menghargai masukan Anda untuk meningkatkan kualitas dan relevansi Laporan Keberlanjutan PT ESSA. Mohon
luangkan waktu untuk mengisi formulir ini.
We appreciate your input to enhance the quality and relevance of PT ESSA's Sustainability Report. Please take a moment
to complete this form.

1. Identitas Responden | Respondent Information
   Nama | Name                                                                            : ...............................................................................................................................
   Institusi/Organisasi | Institution/Organization : ...............................................................................................................................
   Email/Kontak | Email/Contact                                                           : ...............................................................................................................................
   Hubungan dengan ESSA | Your Relationship with ESSA:
   ☐ Karyawan | Employee                                                     ☐ Investor | Investor                                                            ☐ Mitra Bisnis | Business Partner
   ☐ Pemangku Kepentingan Pemerintah                                         ☐ Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM)                                               ☐ Masyarakat Umum
     Government Stakeholder                                                    Non-Governmental Organization (NGO)                                              General Public
   ☐ Lainnya | Others: .........................

2. Penilaian Laporan | Report Evaluation
   Silakan beri tanda (✔) pada kolom yang sesuai. | Please mark (✔) the appropriate column.
                                                                                                                                                                                                      Sangat
                                    Aspek                                            Sangat Baik                       Baik                      Cukup                      Kurang
                                                                                                                                                                                                      Kurang
                                   Aspects                                            Excellent                        Good                       Fair                       Poor
                                                                                                                                                                                                     Very Poor
    Keterbacaan dan kejelasan informasi
    Readability and clarity of information                                                     ☐                          ☐                           ☐                          ☐                          ☐
    Kelengkapan topik yang dibahas
    Coverage of discussed topics                                                               ☐                          ☐                           ☐                          ☐                          ☐
    Transparansi dan akurasi data
    Transparency and data accuracy                                                             ☐                          ☐                           ☐                          ☐                          ☐
    Relevansi terhadap isu keberlanjutan
    Relevance to sustainability issues                                                         ☐                          ☐                           ☐                          ☐                          ☐
    Desain dan tata letak laporan
    Report design and layout                                                                   ☐                          ☐                           ☐                          ☐                          ☐

3. Saran dan Masukan | Suggestions and Feedback
   ♦    Apakah ada aspek yang perlu ditingkatkan dalam laporan ini? | Are there any aspects that need improvement in
        this report?
        ....................................................................................................................................................................................................................
   ♦    Topik keberlanjutan apa yang ingin Anda lihat lebih banyak dalam laporan mendatang? | What sustainability topics
        would you like to see more of in future reports?
        ....................................................................................................................................................................................................................
   ♦    Komentar atau saran lainnya: | Other comments or suggestions:
        ....................................................................................................................................................................................................................




                                                                                                                                                                                                                           153
Page 154
      Lampiran
      Appendix




  4. Apakah Anda ingin menerima laporan keberlanjutan ESSA di tahun mendatang?
      Would you like to receive ESSA’s sustainability report in the future?
      ☐ Ya, melalui email | Yes, via email
      ☐ Tidak | No
      Terima kasih atas waktu dan masukan Anda! | Thank you for your time and feedback!



  DBS Bank Tower 18th Floor Ciputra World 1 Jakarta
  Jl. Prof. Dr. Satrio Kav. 3-5 Jakarta 12940, Indonesia
  Telepon: +62 21 2988 5600/5700
  Faksimili: +62 21 2988 5601/5701
  Alamat Surat Elektronik: corpsec.eii@essa.id
  Alamat Situs Web: www.essa.id




  Tanggapan terhadap Umpan Balik [OJK G.3]
  Response on Feedbacks [OJK G.3]

  Pada periode pelaporan ini, Perseroan tidak menerima          During this reporting period, the Company did not receive
  umpan balik resmi terkait Laporan Keberlanjutan tahun         any official feedback on the previous Sustainability Report,
  sebelumnya karena ini merupakan laporan pertama yang          as this is the first report being published. Therefore, there
  diterbitkan. Oleh karena itu, tidak terdapat tanggapan yang   are no responses to be disclosed in this report. However,
  dapat diungkapkan dalam laporan ini. Namun, Perseroan         the Company remains committed to continuously enhancing
  tetap berkomitmen untuk terus meningkatkan transparansi       transparency and the quality of sustainability reporting,
  dan kualitas pelaporan keberlanjutan serta terbuka terhadap   while remaining open to feedback from stakeholders in the
  masukan dari pemangku kepentingan di masa mendatang.          future.




154      2024 Laporan Keberlanjutan
                    Sustainability Report
Page 155
DBS Tower 18th Floor,
Ciputra World 1
Jl. Prof. Dr. Satrio Kav.3-5
Jakarta Selatan
Indonesia

File

File Open PDF
Source IDX
Size6.14 MB
Published25 Mar 2025
Pages155
Characters600,627
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 57 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org PT ESSA Industries Indonesia Tbk. p.1 ×45
linked person KANISHK LAROYA · Presiden Direktur & CEO p.12 ×13
linked person Chander Vinod Laroya p.19 ×6
linked org Garibaldi Thohir Limited p.19 ×4
linked org PT Akraya International p.20 ×4
linked org PT Pertamina Patra Niaga p.30 ×2
linked person Hamid Awaluddin p.46 ×2
linked person Arif Rachmat p.46 ×2
possible org DBS Bank p.19 ×7
possible person Prof. Dr. Satrio p.19 ×9
possible — T. Permadi p.20 ×2
possible org Bursa Efek Indonesia p.20
possible org PT Pertamina p.30
possible — Agus Salim p.58
unresolved org Industries Indonesia Tbk. p.1 ×22
unresolved org PT Panca Amara Utama p.2 ×6
unresolved org PT Panca p.2 ×2
unresolved org PT Sucofindo p.10 ×4
unresolved org Kementerian Lingkungan Hidup p.10 ×2
unresolved org Ministry of Environment and Forestry p.10 ×4
unresolved org Ministry of Manpower Tenaga Kerja p.15
unresolved org PT ESSA SAF Makmur ESSA SAF Makmur p.16
unresolved org Surya Esa Perkasa Tbk. p.18 ×10
unresolved org Kepemilikan p.19
unresolved org Ultimate Beneficial Owner Perusahaan Terbatas TBK p.19
unresolved org Indonesia Stock Exchange p.20
unresolved org PT Ogspiras Basya Pratama p.21 ×2
unresolved org PT ESSA Chemicals Indonesia p.21 ×2
unresolved org Milik p.30
unresolved org PT Pertamina Patra Niaga Negara p.30
unresolved org PT Pertamina EP p.30
unresolved org PT Panca Amara p.30 ×2
unresolved — Sepchem) p.30
unresolved org PT ESSA Sustainable Indonesia (ESI) p.30 ×3
unresolved org PT ESSA SAF Makmur (ESM) p.30 ×3
unresolved org PT ESSA Industries Indonesia Kerja p.32
unresolved org PT ESSA Industries Indonesia System p.32
unresolved org Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral p.33 ×2
unresolved org Ministry of Energy and Mineral Resources p.33
unresolved org Kementerian Innovation p.33
unresolved org Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. p.33
unresolved org Ministry of Manpower p.33 ×2
unresolved org PT Kehutanan Republik Indonesia p.34
unresolved org PT ESSA p.36 ×2
unresolved org TPD Indonesia Tbk. p.36
unresolved org PT Surya p.36
unresolved org Esa Perkasa Tbk. p.36
unresolved org PT Penandatanganan MoU ESSA SAF Makmur p.37
unresolved org PT ESSA SAF p.37
unresolved org Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI p.40
unresolved org PT Kustodian Sentral Efek p.48
unresolved org PT Kustodian Sentral Efek Indonesia p.48
unresolved org PT Kustodian Sentral Efek Indonesia Indonesia p.48
unresolved org Tata Kelola Tertinggi p.49
unresolved org PT ESSA’s p.68
unresolved org Ministry of Kementerian Tenaga Kerja p.84
unresolved org JGC Corporation p.97 ×2

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result