Skip to content
Back to announcement

20250325_MDIY_Public Expose_31871069_lamp3.pdf

Other Text extracted MDIY

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 21

Page 1
                           MR.D.I.Y.
                         INDONESIA
          Paparan Tahunan 2025:
                  Paparan Kinerja
       Perseroan Tahun Buku 2024
                                                   25 Maret 2025




Strictly Private & Confidential | September 2024
Page 2
    Sanggahan dan Pernyataan Kehati-hatian
    Informasi Berwawasan ke Depan (Forward-Looking Statements)
    Dokumen ini dapat memuat informasi atau pernyataan yang berwawasan ke depan termasuk namun tidak terbatas pada diskusi atas strategi, rencana ke depan dan kinerja keuangan
    indikatif dimasa mendatang (selanjutnya secara bersama-sama disebut "forward-looking information"). Seluruh informasi dalam dokumen ini yang secara jelas bukan termasuk
    informasi historis atau yang harus bergantung pada kejadian di masa depan atau selanjutnya adalah forward-looking information yang dipersiapkan sampai dengan tanggal dokumen ini
    didasarkan pada opini dan estimasi manajemen serta informasi yang tersedia untuk manajemen sampai dengan tanggal dokumen ini. Dalam kasus tertentu, forward-looking information
    dapat dikenali dengan penggunaan istilah berwawasan ke depan seperti "diharapkan", "mungkin", "dapat", "akan", "harus", "bertekad", "mengantisipasi", "berpotensi", "mengajukan",
    "memperkirakan", dan kata-kata, ekspresi, atau frasa serupa, termasuk juga variasi-variasinya dalam bentuk negatif atau tata bahasa tertentu, atau pernyataan bahwa kejadian tertentu
    "dapat" atau "akan" terjadi, atau pada saat mendiskusikan strategi.
    Forward-looking information didasarkan pada sejumlah ekspektasi internal, estimasi, proyeksi, dan asumsi saat ini, serta keyakinan bahwa, sesuai pandangan wajar manajemen,
    secara inheren bergantung pada ketidakpastian dan kontinjensi bisnis, ekonomi, kompetitif, atau lainnya. Informasi tersebut tidak dapat dianggap sebagai jaminan atas kinerja di masa
    yang akan datang yang melibatkan risiko yang sudah dan belum diketahui, ketidakpastian, serta faktor-faktor lain (termasuk faktor risiko yang telah diungkapkan pada Prospektus IPO
    Perseroan terkait dengan laporan keuangan konsolidasian Perseroan Dan Pembahasan dan Analisis Manajemen), yang mungkin mengakibatkan hasil, kinerja, atau pencapaian aktual
    berbeda secara signifikan dari hasil, kinerja, atau pencapaian masa depan yang diungkapkan atau tersirat oleh forward-looking information tersebut. Segala estimasi, strategi investasi
    dan bisnis, atau pandangan yang dicantumkan di dalam Laporan Tahunan ini adalah berdasarkan kondisi pasar pada saat ini, dan/atau data yang disediakan oleh pihak ketiga yang
    tidak terafiliasi, dan dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan terlebih dahulu. Apabila informasi tertentu dalam Laporan Tahunan ini diperoleh dari sumber pihak ketiga,
    Perseroan belum melakukan verifikasi informasi tersebut secara independen, dan terdapat risiko bahwa asumsi yang dibuat dan kesimpulan yang diambil berdasarkan informasi
    tersebut tidak akurat atau lengkap. Kecuali diwajibkan oleh peraturan perundang-undangan, Perseroan tidak memiliki kewajiban untuk memperbaharui atau merevisi forward-looking
    information tersebut dikarenakan adanya informasi, kejadian atau hal baru lainnya. Pembaca dianjurkan untuk tidak bergantung pada forward-looking information, dimana hal ini tidak
    untuk dipandang sebagai dasar tunggal untuk membuat keputusan investasi apapun.
    Pengukuran Keuangan Non-PSAK
    Perseroan menggunakan pengukuran keuangan non-PSAK yaitu EBITDA. Pengukuran keuangan non-PSAK ini memiliki keterbatasan tertentu karena tidak memasukkan dampak dari
    biaya-biaya tertentu yang tercermin dalam laporan keuangan konsolidasian Perseroan yang diperlukan untuk mengoperasikan kegiatan usahanya. Pengukuran non-PSAK ini tidak
    ditujukan untuk menggantikan penyajian hasil keuangan Perseroan yang sesuai dengan PSAK. Dengan demikian, pengukuran keuangan non-PSAK ini harus dipertimbangkan sebagai
    informasi tambahan, bukan sebagai pengganti, atau terpisah dari, pengukuran yang disusun sesuai dengan PSAK.
    Informasi Keuangan Konsolidasian
    Perseroan menyajikan hasil untuk tahun yang berakhir pada 31 Desember 2024 dan 2023. Informasi keuangan untuk tahun yang berakhir pada 31 Desember 2024 diambil dari
    laporan keuangan konsolidasian Perseroan pada tanggal dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 (dengan informasi keuangan konsolidasian pada tanggal
    dan untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2023 dicantumkan sebagai komparatif) yang telah diaudit oleh Akuntan Publik sesuai dengan standar audit yang ditetapkan oleh Institut
    Akuntan Publik Indonesia dengan opini tanpa modifikasian dalam laporan yang diterbitkan tertanggal 24 Maret 2025.
    Selain itu, Perseroan menyajikan beberapa informasi keuangan konsolidasian secara proforma seolah PT Mitra Indoguna Yasa (“MIY”) dan anak perusahaanya telah dikonsolidasi
    sejak 1 Januari 2023. Proforma informasi keuangan tersebut telah disusun berdasarkan informasi keuangan historis Perseroan. Proforma informasi keuangan ini (i) tidak dapat diartikan
    sebagai kinerja keuangan atau hasil operasional Perseroan yang lengkap jika transaksi- transaksi telah diselesaikan pada dan untuk periode yang disajikan; (ii) disajikan berdasarkan
    informasi yang tersedia saat ini dan perkiraan serta asumsi yang diyakini oleh manajemen Perseroan dianggap wajar pada tanggal diterbitkannya dokumen ini; (iii) diperuntukkan hanya
    dengan tujuan untuk penyajian informasi; dan (iv) tidak mencerminkan semua keputusan yang diberlakukan oleh Perseroan setelah konsolidasi. Selanjutnya, informasi proforma
    tersebut disajikan hanya dengan tujuan untuk memberikan ilustrasi dan informasi serta tidak dapat menjadi indikasi atas hasil operasional atau kondisi keuangan Perseroan di masa
    mendatang sebagai perusahaan terbuka. Informasi keuangan konsolidasian proforma ini telah ditelaah secara terbatas untuk kegunaan internal oleh pihak ketiga.
    Metrik Operasional
    Same Store Sales Growth atau SSSG adalah sebuah metrik yang digunakan untuk mengukur pertumbuhan pendapatan dari toko-toko yang telah beroperasi selama minimal 24 bulan.
    SSSG toko untuk suatu periode (misalnya 6 atau 12 bulan) dihitung dengan membagi (a) pendapatan yang dihasilkan oleh toko selama periode tersebut setelah dikurangi pendapatan
    yang dihasilkan oleh toko yang sama dengan durasi yang sama paotoda tahun sebelumnya, dengan (b) pendapatan yang dihasilkan oleh toko yang sama dengan durasi yang sama
    pada tahun sebelumnya. Oleh karena itu, SSSG untuk periode enam bulan hanya dapat dihitung untuk toko yang telah beroperasi minimal 24 bulan sejak 1 Juli pada dua tahun
    sebelumnya dan tetap beroperasi selama enam bulan untuk periode yang relevan dan SSSG untuk periode 12 bulan hanya dapat dihitung untuk toko yang telah beroperasi minimal 24
    bulan sejak 1 Januari pada dua tahun sebelumnya dan tetap beroperasi sepanjang tahun yang relevan.




Page 2 | Strictly Private & Confidential
Page 3
1. Ikhtisar Bisnis
2. Kinerja Keuangan
3. Pembahasan Manajemen
Page 4
Kilas Tahun Buku 2024




                                                Laba Tahun Berjalan -
      Pendapatan            Margin Laba Kotor                             Margin PAT
                                                   Bersih (“PAT”)
 Rp6.789,6 miliar               55,0%           Rp1.078,3 miliar           15,9%
     ( 73,9% YoY)           ( 13,0 p.p. YoY)                            ( 6,9 p.p. YoY)
                                                   ( 205,6% YoY)

    Kas bersih yang
 diperoleh dari aktivitas                              961
                              Gearing ratio             toko            Return on Equity
         operasi
 Rp1.289,7 miliar                0,5x                  270                 34,9%
     ( 62,1% YoY)                                     toko baru
Page 5
     Jaringan Toko pada 31 Desember 2024
                                                                                                            Jumlah toko di
                                                                                                            Indonesia             961




                                             Kalimantan
                                                                                Sulawesi           Maluku
                                      Jumlah toko: 93
                                      Penambahan: 26                       Jumlah toko: 112   Jumlah toko: 23
                                                                           Penambahan: 36     Penambahan: 9
                                                                                                                             Papua
                                                                                                                      Jumlah toko: 34
                                                                                                                      Penambahan: 13




            Sumatera
       Jumlah toko: 249
       Penambahan: 49




                               Jabodetabek
                            Jumlah toko: 145
                            Penambahan: 57                Jawa
                                                    Jumlah toko: 243
                                                    Penambahan: 64
                                                                        Nusa Tenggara

Total Penambahan pada tahun 2024: 270 toko                             Jumlah toko: 62
                                                                       Penambahan: 16
Jumlah toko pada tanggal 31 Desember 2024
Page 6
  Memperluas Jangkauan Nasional untuk menjadi Brand #1
  Peralatan Rumah Tangga

                     Jumlah Pembukaan Toko
                     Baru pada tahun 2023                                      222                    Jumlah Pembukaan Toko
                                                                                                      Baru pada tahun 2024                   270
                                                                                                                                     (   +22% vs 2023)

                                                                                                                                             Pembukaan toko
                                                                                                                                             per bulan
                                                                                                                          +22 / bulan


                                                                                                  +19 / bulan

                                                                      +14 / bulan
                       +9 / bulan                                                                                                            Jumlah Toko yang
                                                                                                                                             beroperasi




                               # pulau                                               # provinsi                  # kota dan kabupaten


                            7/7                                                     37 / 38                      389 / 514
               100% cakupan lintas pulau                                     cakupan sekitar 97% lintas         cakupan sekitar 75% lintas
                       utama                                                         provinsi                      kota dan kabupaten
Catatan: Figur pada tahun 2021 - 2023 berbasis proforma konsolidasi
Page 7
  Pertumbuhan konsisten dari tahun ke tahun (Year-on-Year)


                                                                           •   Pertumbuhan pendapatan yang solid dengan CAGR
    dalam Rp miliar




                                                                               (2021 - 2024) sebesar 97%
     Pendapatan




                                                                           •   Pertumbuhan topline yang kuat didorong oleh ekspansi
                                                                               toko yang pesat




                                                                           •   Pertumbuhan laba yang solid dengan CAGR (2022-
   Laba tahun Berjalan




                                                                               2024) sebesar 191%
     dalam Rp miliar




                                                                           •   Pertumbuhan didorong oleh manajemen biaya yang
                                                                               efektif, didukung dengan laba toko yang lebih tinggi
                                                                               dan biaya operasional gudang dan Kantor Pusat
                                                                               yang lebih rendah




*Catatan: CAGR laba tahun berjalan berdasarkan kinerja tahun 2022 - 2024
dikarenakan rugi bersih pada tahun 2021
Page 8
1. Ikhtisar Bisnis
2. Kinerja Keuangan
3. Pembahasan Manajemen
Page 9
Metrik Keuangan Utama
       Pendapatan                    Laba Kotor dan Margin               EBITDA dan Margin                     PAT dan Margin

 Rp miliar                          Rp miliar, %                         Rp miliar, %                         Rp miliar, %




                                                                           2023         2024                  2023           2024
       2023        2024               2023         2024

2024 vs 2023
• Pendapatan meningkat sebesar 73,9% yang didorong oleh jaringan toko yang berkembang (termasuk akuisisi PT Mitra Indoguna Yasa)
   dan aktivitas pemasaran untuk meningkatkan foot traffic
• Margin laba kotor meningkat sebesar 13,0 p.p. menjadi 55,0%, didukung oleh peningkatan skala ekonomi dan optimisasi ragam pilihan
   produk
• Margin EBITDA dan PAT yang dilaporkan masing-masing sebesar 32,0% dan 15,9%
Page 10
Gambaran Umum terkait perihal Biaya Utama Tahun 2024
                                      Margin Perubahan ke PAT                                               Detil Biaya Operasional
Rp Miliar, %                                                                                             % dari Pendapatan

                                                                                                                               Rp 2.154,7bn
      9,0%        13,0 p.p.      -4,3p.p.       0,4 p.p.           -0,4 p.p.    -1,8 p.p.     15,9%                              (31,7%)
                                                                                                           Rp 1.071,7bn
                                      PAT:   15,9 %; Δ Margin:    6,9 p.p.
                                                                                                             (27,4%)
                 2.096,5




                                (1.082,9)       (60,7)                                      1.078,3
                                                                   (2,2)
                                                                               (225,2)


     352,8
                 +127,8%         +101,0%       +52,6%              -6,9%       +168,7%
                   YoY             YoY           YoY                YoY          YoY
                                                Biaya
                  Laba           Biaya                           Biaya Lain-
    2023 PAT                                  Keuangan -                         Pajak      2024 PAT
                  Kotor        Operasional                        lain - Net
                                                 Net


Tahun buku 2024 vs 2023:
•   Margin PAT 6,9 p.p. lebih tinggi disebabkan oleh peningkatan pendapatan dan margin laba kotor
•   Biaya G&A meningkat 4,3 p.p. dikarenakan dari konsolidasi PT MIY, biaya karyawan yang lebih tinggi untuk meningkatkan tingkat layanan dan
    kontrol, serta peningkatan struktur organisasi untuk menjadi perusahaan tercatat
Page 11
  Laporan Laba Rugi Konsolidasian
                       Rp(Miliar)                                 2024        2023        % perubahan*


Pendapatan                                                         6.789,6     3.904,6           73,9
Beban Pokok Penjualan                                             (3.052,0)   (2.263,6)          34,8
Laba kotor                                                         3.737,5     1.641,0          127,8

Beban umum dan administrasi                                       (2.154,7)   (1.071,7)         101,0
Laba dari operasional                                              1.582,9       569,3          178,1

Pendapatan keuangan                                                    5,5        6,8           (18,8)
Beban keuangan                                                      (181,6)    (122,1)           48,7
Pendapatan lain-lain - Bersih                                         30,2       32.4            (6,9)
Laba sebelum pajak                                                 1.437,0      486,3           195,5

Beban pajak penghasilan - Bersih                                    (358,7)    (133,5)          168,7
Laba periode berjalan                                              1.078,3      352,8           205,6

Data keuangan lainnya:
Margin laba kotor (%)                                                 55,0       42,0         13,0 p.p.
EBITDA (Rp miliar)                                                 2.175,9      798,1           172,6
Margin EBITDA (%)                                                     32,0       20,4         11,6 p.p.
Margin laba bersih (%)                                                15,9        9,0          6,9 p.p.
*Catatan: Varians dalam % perubahan disebabkan oleh pembulatan.
Page 12
  Laporan Posisi Keuangan
                                                                                    %        •   Peningkatan aset hak-guna dan aset tetap
                                                Teraudit          Teraudit                       mencerminkan ekspansi jaringan toko kami,
Rp (miliar)                                    31.12.2024        31.12.2023     perubahan*
                                                                                                 dimana 90,7% dari aset tetap adalah terkait
                                                                                                 dengan toko.
Aset Tidak Lancar                                                                            •   Pertumbuhan ini didorong oleh konsolidasi MIY
                                                                                   58,3          dan penambahan 270 toko baru pada tahun
Properti dan peralatan                                 1.478,1          933,7        58.3        2024.
Aset hak guna                                          1.207,0          559,8      115.6
                                                                                  115,6
Aset lainnya                                             402,1          551,0       (27,0)
                                                                                             •   Total persediaan pada tahun 2024 meningkat
Aset Lancar                                                                                      seiring dengan konsolidasi MIY dan persiapan
                                                                                   103,8         persediaan untuk Tahun Baru Imlek serta Idul
Persediaan                                             1.894,9          929,6       103.8
                                                                                                 Fitri pada 1Q2025.
Piutang usaha & lainnya                                    0,6           21,1       (97,1)
Saldo kas dan bank                                       672,7          291,4       130.9
                                                                                   130,9
Aset lainnya                                             679,8          358,6         89,6
Total Aset                                             6.335,3        3.645,2        73,8

Liabilitas Tidak Lancar
Liabilitas sewa                                          310,3          153,1       102,7
Pinjaman                                                 764,5        1.250,1       (38.8)
                                                                                  (38,8)
Liabilitas lainnya                                        27,9           17,1        63,1

Liabilitas lancar
Liabilitas sewa                                          355,9          163,9       117,2
Utang usaha & lainnya                                    202,9          141,8        43,1    •   Posisi likuiditas yang solid berasal dari arus
                                                                                                 kas operasional yang kuat, memberikan kami
Pinjaman                                                 757,3          207,1       265.6
                                                                                   265,6
                                                                                                 ruang berinvestasi untuk pertumbuhan.
Liabilitas lancar lainnya                                829,8          851,7        (2,6)
Total Liabilitas                                       3.248,6        2.784,7        16,7

                                                                                             •   Total ekuitas meningkat sebesar 258,7%
Total Ekuitas                                          3.086,7          860,5       258.7
                                                                                   258,7         menjadi Rp 3.084,6 miliar per 31 Desember
Total Liabilitas & Ekuitas                             6.335,3        3.645,2        73,8        2024.

*Catatan: Variasi dalam %perubahan disebabkan oleh pembulatan
Page 13
Rasio Keuangan Utama dan Metrik Lainnya

Siklus konversi kas
(Hari)

Siklus konversi kas
(hari) (cash
conversion cycle
days) lebih tinggi
terutama disebabkan
oleh meningkatnya
hari perputaran
persediaan (inventory
turnover days).




Perputaran Persediaan      Perputaran utang usaha
                           (Days)
(Hari)

Inventory turnover         Perputaran
days lebih tinggi          utang usaha
seiring dengan             (Trade
konsolidasi MIY            payable
                           turnover)
                           tetap
                           konsisten.
Page 14
   Rasio Keuangan Utama dan Metrik Lainnya

 Gearing ratio                                                                                           Return on equity 1
 (Kali)                                                                                                  (%)
                               2,6x
                                                                                                                                                    41,0%
 Mencerminkan                                      2,3x                                                  ROE lebih                                            34,9%
 keseimbangan                                                                                            rendah                           21,6%
 financial                                                          1,7x
                                                                                                         setelah
 leverage yang                                                                                           adanya
 didukung                                                                                                tambahan
 dengan posisi                                                                                           modal yang
 kas yang kuat                                                                      0,5x                 disetor        -17,3%
                                                                                                         sepanjang
                                                                                                         tahun




 Utang bersih terhadap EBITDA 2                                                                          Rasio cakupan layanan utang (Debt service coverage
 (Kali)                                                                                                  ratio DSCR) 2
                                                                                                         (Kali)

 Mencerminkan                                                                                             Perusahaan memiliki
 kapasitas pelunasan                                                                                      arus kas yang cukup
 utang yang kuat.                                                                                         untuk memenuhi
                                                                                                          kewajiban utangnya

                                                           1,5x                                                                                   3,6
                                                                                                                                 N.A.                       2,6
                               N.A.
                     Tidak ada pinjaman bank                                      0,4x                                    Tidak ada pinjaman
                           di periode ini                                                                                 bank di periode ini




Note:
(1)Total ekuitas per akhir tahun/periode
(2) Kovenan pinjaman bank, perhitungan tidak mencakup sewa, beban bunga, dan pinjaman subordinasi pemegang saham.
Page 15
 Laporan Arus Kas

Rp (miliar)                                           31.12.2024   31.12.2023          Biaya Keuangan – Net (Rp Miliar)

Kas yang dihasilkan dari operasi                        1.289,7       795,5        Biaya                       Biaya pinjaman
Pembayaran atas biaya keuangan                          (522,4)
                                                        (522.4)       (32,8)
                                                                      (32.8)       keuangan                    pemegang saham
                                                                                   bersih                      sebesar IDR 401,5
Kas bersih dari aktivitas operasi                        767,3
                                                         767.3         762,8
                                                                      762.8                                    miliar telah
                                                                                   Utang
Perolehan atas aset tetap                               (706,7)      (606,2)       Pembayaran                  dibayarkan pada
                                                                                   Bunga dari                  Mei 2024 sebagai
Akuisisi entitas anak dengan perolehan kas              (360,5)           -        Utang                       bagian dari
                                                                                   Pemegang                    restrukturisasi
Penerimaan dari pelepasan aset tetap                        0,4        21,5        Saham
                                                                                                               modal
Kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi    (1.066,8)     (584,6)                     31 Des 2024
Penerimaan dari pinjaman bank                           1.314,7       207,1
Pembayaran atas pinjaman pemegang saham                (1.250,1)      (88,6)
                                                                                  Arus kas operasional bersihIDR 767,3 miliar
Penerimaan dari penerbitan saham                         910,7
                                                         910.7           2,2
                                                                        2.2       per 31 Des 2024
                                                                                                               ( 0,6%)
Penerimaan dari transaksi pihak berelasi                 394,4        177,3
Pembayaran dari transaksi pihak berelasi                 (37,2)       (22,8)    Penerimaan dari penerbitan modal (Rp miliar)
Pembayaran atas dividen                                      -        (83,9)
Pembayaran atas sewa                                    (651,6)      (209,6)        Hasil dari
Kas bersih yang diperoleh dari (digunakan untuk)                                    IPO Des -
                                                         680,9        (18,3)        24
aktivitas pendanaan
Kenaikan bersih kas & setara kas                         381,3        159,9         Penambah
                                                                                    an Modal
Kas & setara kas pada awal periode                       291,4        131,6         Jun - 24

Kas & setara kas pada akhir periode                      672,7
                                                         672.7         291,4
                                                                      291.4

                                                                                                 31 Des 2024
Page 16
 Toko Baru, Volume Transaksi Lebih Tinggi Mendorong
 Total Pertumbuhan Pendapatan (Proforma)
Kinerja Pendapatan (Rp miliar)                                           Kinerja SSSG


                                                                                                     SSSG diproyeksikan stabil
                                                                                                            ke depan




                                                                         Rincian berdasarkan kategori produk
                                                                         % dari pendapatan




                        2023                     2024

  Pertumbuhan pendapatan terutama didorong oleh:
           1. Perluasan jaringan toko
           2. Peningkatan volume transaksi yang tumbuh sebesar
          37,6% menjadi 88,7 juta pada FY2024

Catatan: Angka per FY21-23 didasarkan pada basis konsolidasi proforma.
Page 17
  Metrik Keuangan Utama (Proforma)
         Laba Kotor dan Margin                                                     EBITDA dan Margin   Laba Setelah Pajak dan Margin

    Rp (miliar) %                                                            Rp (miliar) %              Rp (miliar) %




                                                                                                              2023         2024
                                                                                   2023         2024
                    2023                         2024

   2024 vs 2023
   • Margin laba kotor meningkat sebesar 2,0 p.p. menjadi 55,0%, didorong oleh peningkatan skala ekonomi dan optimalisasi komposisi
       produk.
   • Margin EBITDA dan laba setelah pajak yang dilaporkan masing-masing sebesar 32,0% dan 15,9%.

Catatan: Angka per 2021 - 2023 didasarkan pada basis konsolidasi proforma.
Page 18
1. Ikhtisar Bisnis
2. Kinerja Keuangan
3. Pembahasan Manajemen
Page 19
Outlook Tahun Buku 2025: Memastikan Pertumbuhan Toko
yang Berkelanjutan

                     Jumlah pembukaan toko
                     baru pada tahun 2024                             270            Jumlah pembukaan toko
                                                                                     baru pada tahun 2025    >270




                                                                       Jumlah Toko
Catatan:
*Jumlah net dari toko buka dan ditutup
Figur pada tahun 2021 - 2023 berdasarkan basis proforma konsolidasi
Page 20
Apendiks
Page 21
Rekonsiliasi Laporan Laba Rugi
Proforma Konsolidasi MIY
                                                                    LK 2023                                    LK 2023
Rp (Miliar)                                                                           Penyesuaian
                                                                    Diaudit                                   Pro forma

Pendapatan                                                             3.904,6                   959,7             4.864,3
Beban Pokok Penjualan                                                 (2.263,6)                  (22,0)           (2.285,6)
Laba kotor                                                             1.641,0                   937,7             2.578,7

Beban umum dan administrasi                                           (1.071,7)                 (460,8)           (1.532,6)
Laba dari operasional                                                    569,3                   476,9             1.046,2

Pendapatan keuangan                                                         6,8                   (3,4)                 3,4
Biaya keuangan                                                           (122,1)                 (18,6)              (140,7)
Pendapatan lain-lain - Bersih                                              32,4                  (78,6)               (46,1)
Laba sebelum pajak                                                        486,3                  376,4                862,7

Beban pajak penghasilan - Bersih                                         (133,5)                 (67,4)              (200,9)
Laba periode berjalan                                                     352,8                  309,0                661,9

Data keuangan lainnya:
Margin laba kotor (%)                                                       42,0                                       53,0
EBITDA (Rp miliar)                                                         798,1                 564,0              1.362,1
Margin EBITDA (%)                                                           20,4                                       28,0
Margin laba bersih (%)                                                       9,0                                       13,6




 *Catatan: Pada tanggal 31 Mei 2024, Perusahaan mengakuisisi 50.985 lembar saham PT Mitra Indoguna Yasa (“MIY”) yang mewakili 99,00% kepemilikan

File

File Open PDF
Source IDX
Size1.09 MB
Published25 Mar 2025
Pages21
Characters34,782
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 2 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

unresolved org PT Mitra Indoguna Yasa p.2 ×3
unresolved org PT MIY p.10

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result