Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 86
Page 1
Page 86 of 86
CHECKLIST PENGUNGKAPAN LAPORAN KEUANGAN UNTUK SELURUH
INDUSTRI Dl PASAR MODAL Dl INDONESIA
LAPORAN KEUANGAN PER 31 DESEMBER 2024
PT LANGGENG MAKMUR INDUSTRI Tbk.
Page 2
Page 1 of 86
CHECKLIST PENGUN6KAPAN LAPORAN KEUANGAN UNTUK SELURUH
INDUSTRI D1 PASAR MODAL DI INDONESIA
Petuniuk Penoisian Checklisfr:
1. Seluruh Emiten dan Pemsahaan Publik hams menggunakan Checklist Pengungkapan Laporan Keuangan ini, kecuali Emiten dan Perusahaan Publik
yang merupakan Perusahaan Efek. Setiap Perusahaan Efek hams menggunakan Pedoman Akuntansi Pemsahaan Efek (Peraturan No. VIII.G.17).
2. Tanda (V) dilsi pada kolom 'Ada' apabila Emiten/Pemsahaan Publik telah memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan dan selaniutnya
pada kolom Keterangan ditambahkan cross reference ke nomor catatan atas laporan keuangan.
3. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memenuhi persyaratan pengungkapan yang dihamskan maka tanda V) diisi pada kolom 'Tidak Ada'
dengan menambahkan keterangan alasannya pada kolom keterangan.
4. Apabila Emiten/Pemsahaan Publik tidak memiliki pos-pos tertentu sehingga tidak wajib memenuhi persyaratan pengungkapan vana ada maka
tanda (v) diisi pada kolom 'N/A'.
5. Checklist ini wajib ditandatangani oleh Direkturyang membawahi akuntansi dan keuangan dan Akuntan (untuk laporan keuangan audited).
Data Umum
Nama Emiten/Pemsahaan Publik PT Langgeng Makmur Industri Tbk
Bidang Usaha Industri perabotan rumah tangga yang terbuat dari plastik dan
aluminium, alat masak anti lengket, karung plastik, pipa
Polyvinyl Chloride {PVC\ serta produk-produk lain yang terkait
dengan bidang tersebut
Jenis penawaran Umum Saham
Interim* Tahun 2024 Tahun 2023
Nama Kantor Akuntan Publik N/A KAP Heliantono & Rekan KAP Heliantono & Rekan
Nama Partner N/A Robby Setiawan CPA Robby Setiawan CPA
Opini Akuntan N/A Wajartanpa modifikasian dengan Wajartanpa modifikasian dengan
paragraf penekanan suatu hal paragraf penekanan suatu hal
Catatan tentang Opini (jika ada) N/A N/A N/A
Page 3
Page 2 of 86
* dlsesuaikan dengan periode penyajian iaporan keuangan.
Ya Tidak
Pemenuhan Peraturan No.Vlll.G.ll Tentang "Tanggung V
Jawab Oireksi Atas Laporan Keuangan"
Pemenuhan Peraturan No.VIII.A.2 tentang "Independent V
Akuntan Yang Membehkan Jasa Audit di Pasar Modal"
Data Keuangan Renting
Periode laporan keuangan (Dalam Jutaan Interim* Tahun Tahun
Rupiah) 2024 2023
Laba Ru q I Komorehensif
Pendapatan N/A 521.341 544.958
Laba (rugi) bruto N/A 65.435 65.504
Laba (ruQl) usaha/ooerasional N/A (16.256) (9.015)
EBITDA N/A 9.491 19.089
Laba (rugi) Bersih tahun berjalan N/A (37.342) (27.931)
Laba (rugi) komorehensif N/A (37.821) (28.952)
Laba Per saham (dasar) (dalam satuan
Ruoiah) N/A (37.03) (27.70)
Laba Per saham (dilusian) N/A XX XX
Laporan Posisi keuanaan
Jumlah Aset N/A 684.807 667.970
Jumlah Aset Lancar N/A 503.054 475.964
Jumlah Aset Tidak Lancar N/A 181.753 192.006
Jumlah Liabilitas N/A 545.616 490.958
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek N/A 328.992 472.218
Jumlah Liabilitas Jangka Pamang N/A 216.624 18.740
Page 4
Page 3 of 86
Jumlah Ekuitas N/A 139.191 177.012
Modal Disetor N/A 504,259 504.259
Saldo Laba N/A (359.078) (321.736)
Rasio Keuanqan*
Rasio Lancar f%) N/A 153% 101%
ROA N/A (5,5%) (4.2%)
ROE N/A (26,8%) (15,8%)
Ebitda thd pendaoatan (%j N/A 1,8% 3,5%
• -11_______ _: 1,' L_ . , . . *
Catatan:
1' =fan9KH9?i’an rj1.9 d'Pfrsyaratkan untuk masing-masing pos wajib diungkapkan seluruhnya, kecuali pengungkapan tersebut tidak relevan
din Jn klSfHSraSka^Padah^miten atau1Perusahaan Publik. Emiten atau Perusahaan Publik wajib menyesuaSn pIngung^
atanu PerusaahatanSpublinkC!UStn aP pen9un9kaPan tersebut dipersyaratkan oleh SAK atau relevan untuk memahami laporan Lulngan Emiten
2- No'Vin.^^l?^e^angap^dolman StTnesrpPe^kuTahrn1fekan EfSk tid3k men9aCU P3da CheCk'iSt ini' namUn men9ikUti P6ratUran Bapepam-LK
Laporan Keuangan Terdiri dari:
i Laporan posisi keuangan pada akhir periode
V Laporan Posisi Keuangan
(Neraca)
2 Laporan laba rug) komprehensif selama periode
V Laporan Laba Rugl dan
Penghasilan Komprehensif
Lain
3 Laporan perubahan ekuitas selama periode
V Laporan Perubahan Ekuitas
4 Laporan arus kas selama periode
V Laporan Arus Kas
5 Laporan posisi keuangan pada awal periode komparatif yang disajikan saat
Perusahaan menerapkan suatu kebijakan akuntansi secara retrospektifatau
V Laporan Posisi Keuangan
(Neraca)
membuat penyajian kembali pos-pos laporan keuangan atau ketika Perusahaan
Page 5
Page 4 of 86
mereklasifikasi pos-pos dalam laporan keuangannya.
Catatan atas Laporan Keuangan
Catatan atas Laporan
Keuangan
Ketentuan Umum
1.
Perusahaan wajib menyajikan catatan atas laporan keuangan dengan urutan sebagai
berlkut:
. gambaran umum Perusahaan; Catatan la
. dasar penyusunan laporan keuangan dan InformasI kebljakan akuntansl yang material Catatan 2
yang diterapkan;
InPormasi tambahan untuk pos-pos yang disajikan dalam laporan posisi keuangan,
laporan laba rugl komprehensif, laporan perubahan ekuitas dan laporan arus kas, sesua
Catatan 4 sd 37
dengan urutan penyajian laporan dan penyajian masing-masing pos; dan
d. pengungkapan lainnya yang antara lain meliputi;
w
1) informasi yang dipersyaratkan oleh SAK yang tidak disajikan di bagian manapun
dalam laporan keuangan; dan
2) informasi yang tidak disajikan di bagian manapun dalam laporan keuangan, tetapi
Informasi tersebut relevan untuk memahami laporan keuangan.
Perusahaan wajib menyatakan dalam bentuk nilal atau persentase untuk menjelaskan
adanya bagian dari suatu jumlah, tidak menggunakan kata "sebagian". Catatan 4 sd 37
Perusahaan wajib mengungkapkan dalam penjelasan masing-masing pos mengenai Aset
yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan.
Catatan 4 sd 37
Dalam hal Aset Perusahaan diasuransikan, wajib diungkapkan jenis dan nilai aset yang
diasuransikan, nilai pertanggungan asuransl, dan risiko yang ditutup serta pendapat Catatan 4 sd 37
manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransl, apablla tidak diasuransikan wajib
diungkapkan alasannya.
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
1. Gambaran Umum Perusahaan
V Catatan L/K no i.a
Hal-hal yang harus diungkapkan, antara lain:
a. Pendirian perusahaan
1) Riwayat ringkas perusahaan;
V Catatan L/K no l.a
2) Nomor dan tanggal akta pendirian serta perubahan terakhir, pengesahan dari instansi yang
V Catatan L/K no l.a
Page 6
Page 5 of 86
berwenang, dan nomor serta tanggal Berita Negara;
3) Kegiatan usaha sesuai anggaran dasar Perusahaan dan yang sedang dljalankan pada perlode V Catalan L/K no l.a
pelaporan;
4) Tempat kedudukan perusahaan dan lokasi utama kegiatan usaha; V Catalan L/K no l.a
5) Tanggal mulal beroperasinya perusahaan secara komersial. Dalam hal peaisahaan V Catalan L/K no l.a
melakukan ekspansi atau perampingan usaha secara slgnihkan pada perlode laporan yang
disajikan, wajib disebutkan saat dlmulainya operas! komersial darl ekspansi atau
perampingan usaha dan kapasitas produksinya; dan
6) Nama entitas induk dan nama entitas Induk terakhlr dalam kelompok usaha (ultimate parent V Catalan L/K no l.a
of the group). Oalam hal tidak dapat dlungkapkan, wajib disebutkan alasannya.
7) Khusus Industri Media V
Penjelasan rinci tentang Perizinan yang dimiliki.
8) Khusus Industri Jaian Tol V
Peraturan perundangan atau keputusan pemerintah yang mendasari penyelenggaraan jaian
tol tersebut.
9) Khusus untuk Asuransi dan Pembiayaan
Izln bldang usaha darl Menterl Keuangan atau Otorltas yang benAienang.
10) Khusus untuk Industri Perbankan
Izln usaha sebagal bank umum, sebagai bank devisa (jlka ada), serta Izln untuk
menjalankan kegiatan berdasarkan prinsip syarlah (jlka ada),
11) Khusus Industri Minyak dan Gas 8umi dan Pertambangan Umum v
Area Eksplorasi dan Eksploitasl/Pengembangan.
Penjelasan mengenal area eksplorasi dan eksploltasl Perseroan mellputi :
a) Area Eksplorasi, mellputi:
• Nama lokasi;
• Nama pemlllk izln lokasi;
• Tanggal perolehan Izln ekplorasi serta tanggal jatuh temponya;
• PersentasI kepemlllkan saham Perseroan pada perusahaan pemlllk izln lokasi; dan
• lumlah biaya eksplorasi yang telah dibukukan sebagal Aset Minyak dan Gas Bum!
per tanggal Laporan Posisl Keuangan;
b) Area Eksploitasl/Pengembangan mellputi:
• Nama lokasi;
Page 7
Page 6 of 86
• Mama pemilik ijin lokasi;
V
• Tanggal perolehan iJin eksploitasi serta tanggal jatuh temponya;
• PersencasI kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik Ijin lokasi;
• Jumlah Cadangan Terbuktl (PI), keterangan tentang plhak yang melakukan
sertiffkasl, dan tanggal sertifikasi;
■ Jumlah produksi pada tabun berjalan; dan
• AkumulasI jumlah produksi sejak awal keglatan eksploitasl/pengembangan oleh
Perseroan hingga tanggal laporan posisl keuangan.
12) Khusus Xndustr] Kehutanan V
Yang harus diungkapkan antara lain;
a) pelaksanaan keglatan pengusahaan hutan;
b) rinclan luas areal sisa hutan yang belum dikelola selama masa sisa manfaat HPH; dan
c) sisa umur HPH.
b. Penawaran Umum Efek, yang harus diungkapkan antara lain:
1) Tanggal dan/atau nomor surat efektif penawaran umum, termasuk penawaran Efek yang V Catatan L/K no l.b
diterbitkan dl luar Indonesia;
2) Jenis dan jumlah Efek yang ditawarkan; V Catatan L/K no l.b
3) Bursa tempat Efek dicatatkan; dan V Catatan L/K no l.b
4) Tindakan perusahaan yang dapat mempengaruhi jumlah Efek yang diterbitkan (corporate V Catatan L/K no l.b
action) sejak penawaran umum perdana sampal dengan periode pelaporan terakhlr.
c, Struktur Perusahaan, entitas anak, dan Entitas Bertujuan Khusus (EBK)
Yang harus diungkapkan antara lain;
1) Nama entitas anak dan/atau EBK yang dikendallkan balk secara langsung maupun tidak V
langsung;
2) Tempat kedudukan; V
3) Jenis usaha; V
4) Tahun beroperasi secara komersial; V
5) Persentase kepemilikan dan proporsi hak suara (jika berbeda); V
Page 8
Page 7 of 86
6) Total Aset; Oan V
7) InformasI penting lainnya antara lain; V
a) sifat hubungan antara entitas Induk dan entitas anak, apablla entltas induk tidak memlllkl
balk langsung maupun tidak langsung melalul entitas anak, leblh dari 50% (lima puluh
perseratus) hak suara yang sah;
b) alasan mengapa kepemlllkan balk langsung maupun tidak langsung leblh darl 50% (lima
puluh perseratus) hak suara atau hak suara potenslai atas Investee tidak dllkuti dengan
pengendallan;
c) akhir perlode pelaporan darl laporan keuangan entitas anak apablla laporan keuangan
tersebut digunakan untuk menyusun laporan keuangan konsolldaslan dan tanggal atau
perlode berbeda darl tanggal laporan keuangan entitas Induk, dan alasan menggunakan
tanggal atau perlode yang berbeda;
d) sIFat dan luas setiap restrlksl sIgniFikan dalam kemampuan entitas anak untuk
mentransFer dana ke entitas induk dalam bentuk dividen tunal, atau pembayaran kemball
pinjaman atau uang muka;
e) suatu rinclan yang menunjukkan dampak setiap perubahan baglan kepemlllkan entitas
Induk pada entitas anak yang tidak mengakibatkan hllangnya Pengendallan atas ekultas
yang dapat diatrlbusikan pada pemilik entitas Induk; dan
Q dalam hal hllangnya Pengendallan atas entitas anak, maka entitas Induk harus
mengungkapkan:
(1) keuntungan atau kerugian (jlka ada) yang diakui darl hllangnya Pengendallan, dan
porsi darl keuntungan atau kerugian yang dapat diatrlbusikan pada pengakuan sisa
InvestasI pada entitas anak terdahulu dengan Nilal Wajar pada tanggal hllangnya
Pengendallan;
(2) jumlah persentase kepemlllkan yang dllepaskan;
(3) Jumlah harga yang diterima;
(4) baglan dart harga yang merupakan Kas dan Setara Kas;
(5) Jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya dimana
Pengendallan dllepaskan; dan
(6) jumlah Aset dan Liabllltas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis
lainnya dimana Pengendallan dllepaskan, yang dllkhtlsarkan berdasarkan kategori
utamanya.
d. Karyawan, direksi, komisaris, dan komite audit
Yang harus diungkapkan antara lain:
Page 9
Page 8 of 86
1) Nama dan Jabatan untuk masing-mastng anggota direkst, denan komisaris, dan komice
audit;
V Catatan L/K no l.c
2) Cakupan manajemen kunci; dan V Catatan L/K no l.c
3) Jumlah karyawan tetap pada masing-masing akhir perlode atau rata-rata jumlah karyawan V Catatan L/K no l.c
tetap selama perlode yang bersangkutan, secara konsolldasi untuk Perusahaan dan entitas
anak.
e. Penerbitan Laporan Keuangan
1) Tanggal laporan keuangan diototisasl untuk terblt; dan V Catatan L/K no l.d
2) Plhak yang bertanggung javuab mengotorisasl laporan keuangan. V Catatan L/K no l.d
r' .
1 H» • 1
2. Infbrmasi Kebijakan Akuntansi Yang Material
Dalam baglan Ini harus diungkapkan hal-bal sebagal beiikut:
a. Pernyataan kepatuhan terhadap SAK V Catatan L/K no 2.a
Pernyataan Ini merupakan pernyataan bahwa laporan keuangan telati disusun dan disajikan
sesual dengan SAK.
b. Dasar pengukuran dan penyusunan laporan keuangan
1) Dasar pengukuran laporan keuangan yaitu berdasarkan blaya hlstorls (.historical cost), blaya V Catatan L/K no 2.a
perolehan kini (current cost), nilai reallsasl neto (net realizable value), Nllal Wajar (fair
value) atau jumlah yang dapat dipullhkan berdasarkan SAK yang berlaku.
2) Dasar penyusunan laporan keuangan, yaitu dasar akrual, kecuall untuk laporan arus kas. V Catatan L/K no 2.b
3) Mata uang fungslonal dan mata uang penyajian yang digunakan, mellputi;
a) mata uang fungslonal Perusahaan dan entitas anak; Catatan L/K no 2.b
V
b) fakta dan alasan perubahan, apablla terdapat perubahan mata uang fungslonal
Perusahaan maupun keglatan usaha asing yang slgnlflkan; dan
V
c) alasanperubahan mata uang penyajian (jlka ada).
V
4) Alasan perubahan perlode pelaporan (jlka ada). V Perlode Pelaporan tetap
untuk tahun yang berakhir
pada tanggal 31 Desember
c. Penggunaan Perttmbangan, Estimasi, dan Asumsi Signifikan oleh Manajemen
Page 10
Page 9 of 86
1) Perusahaan fiarus mengungkapkan dalam ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan atau bagian Catatan L/K no 3
lain dari catatan atas laporan keuangan, pertimbangan yang telah dibuat manajemen dalam
proses penerapan kebijakan akuntansi dan memillkl dampak yang paling signifikan terhadap
jumlah yang diakui dalam laporan keuangan;
2) Perusahaan harus mengungkapkan Informasi tentang asumsi yang dibuat mengenai masa V
depan, dan sumber utama dari estimasi ketidakpastian lain pada akhir periode pelaporan,
yang memillkl risiko signifikan yang mengakibatkan penyesuaian material terhadap Jumiah
tercatat Aset dan Liabilitas dalam periode pelaporan berlkutnya; dan
Berkaitan dengan Aset dan Liabilitas sebagaimana dimaksud dalam angka 2), catatan atas Catatan L/K no 3
laporan keuangan memasukkan rincian atas sifat dan Jumlah tercatat pada akhir periode
pelaporan.
d. Kebijakan Akuntansi Tertentu
Kebijakan akuntansi tertentu merupakan kebijakan akuntansi lainnya yang diterapkan dan
relevan untuk memahami laporan keuangan. Kebijakan akuntansi tertentu meiiputi, tetapi
tidak terbatas pada hal-hal sebagai berlkut:
1) Prinsip-prinsip konsolidasi
Yang harus dijeiaskan antara lain:
a} ruang lingkup Laporan Keuangan Konsolidasian, yang meiiputi pos-pos entitas induk
dan entitas anak; V
b) dasardan kapan suatu entitas anak dikonsolidasikan ke dalam laporan keuangan entitas V
induk;
c) kebijakan akuntansi sehubungan dengan perubahan kepemilikan tanpa kehilangan
Pengendalian atas entitas anak; V
dj kebijakan akuntansi sehubungan dengan kehilangan Pengendalian atas entitasanak; V
e) kebijakan akuntansi sehubungan dengan pencatatan dan penyajian kepentingan V
nonpengendali; dan
f) pernyataan bahwa saldo pos dan transaksi material antar entitas yang dikonsolidasl V
telah diellmlnasi.
2) Kombinasi bisnis
Yang narus dijeiaskan antara lain:
a) metode yang digunakan dalam kombinasi bisnis, termasuk metode yang digunakan V
untuk mengukur kepentingan nonpengendali;
b) pengakuan awal untuk goodwill; V
Page 11
Page 10 of86
c) pengukuran setelah pengakuan awal untukgoodw;//; dan
V
d) kebijakan lainnya yang relevan terkalt dengan komblnasi bisnis yang ada dl Perusahaan,
antara lain: V
(1) pembelian dengan diskon;
(2) akufsisi secara bertahap; dan
(3) Imbalan kontinjensi.
3) Kasdan setara kas;
V
Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan dalam menentukan komponen kas dan setara
kas.
4) Xnstrumen Keuangan
a) Instrumen Keuangan selain Sukuk V Catalan L/K no 2.e
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori, termasuk perlakuan atas
blaya transaksi;
(2) pengukuran setelah pengakuan awal Instrumen keuangan setiap kategori;
(3) ketentuan saling hapus dari Instrumen keuangan;
(4) metode yang digunakan untuk menentukan Nllal Wajar instrumen keuangan;
(5) metode perhitungan yang digunakan untuk menentukan penurunan nllal dari aset
keuangan;
(6) ketentuan penghentian pengakuan Instrumen keuangan;
(7) khusus instrumen keuangan derivatif dan akuntansi lindung nllal, selain penjelasan
sebagaimana dimaksud dalam angka {!), angka (2), angka (3), angka (4), angka
(5), dan angka (6), wajib ditambahkan penjelasan mengenai;
(a) ketentuan pemenuhan kriteria akuntansi lindung nilai;
(b) klasIFikasi lindung nllal untuk tujuan akuntansi lindung nilai atas Instrumen
keuangan derivatif; dan
(c) perlakuan akuntansi lindung nllal untuk tujuan akuntansi lindung nllal.
b) Investasi pada Sukuk
Yang harus dijelaskan antara lain: V
(1)klaslfikasl dan reklasifikasi Investasi pada Sukuk;
(2) pengakuan awal Sukuk;
(3)pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk;
(4)Penyajian pendapatan sukuk; dan
Page 12
Page 11 of 86
(5)penyajian amortisasi biaya transaksi.
c] Sukuk yang diterbitkan
Yang harus dljelaskan antara lain: V
(l)pengakuan awal Sukuk;
(2}pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk;
(3)blaya transaksi penerbitan Sukuk;
(4)posisi penyajian Sukuk; dan
(5)akad syariah yang dlgunakan.
5) Khusus industrl Perbankan
a) Giro Wajib Minimum
>
Yang harus dljelaskan antara lain ketentuan mengenal jumlah giro wajib minimum.
b) Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain
>
Yang harus dljelaskan antara lain dasar penyajian Giro pada Bank Indonesia dan Bank
Lain.
c) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain
>
Yang harus dljelaskan antara lain dasar penyajian Penempatan pada Bank Indonesia
dan Bank Lain.
6) Piutang Reverse Repo
V
Yang harus dljelaskan antara lain unsur-unsur Piutang Reverse Repo, metode pencatatan
dan pengukurannya.
7) Khusus Industri Perbankan
V
Obiigasi Rekapitaiisasi Pemerintah
Yang harus dljelaskan antara lain:
a) Kelompok obllgasi rekapitaiisasi yang dimiliki;
b) Pengakuan nllal pada investasi untuk setiap kelompok Obiigasi Rekapitaiisasi
Pemerintah;dan
c) Dasar penyajian efek-efek dalam laporan keuangan.
8) Khusus Industri Perbankan
a) Kredit
Yang harus dljelaskan antara lain:
V
(l)Penje!asanatasmaslng-maslng jenis kredit yang dlberikan;
Page 13
Page 12 of 86
(2)Dasar penyajian atas kredit;
(3)Kebijakan manajemen dan pelaksanaan pengendalian risiko portofolio kredit;
(4)Perlakuan akuntansi untuk kredit yang dibell darl BPPN (jlka ada); dan
(5)Kebl]akan bank akan agunan kredit,
b) Tagihan/Kewajiban Akseptasi
Yang harus dijelaskan antara Iain dasar penyajian atas taglhan/kewajiban akseptasi. V
c] Agunan yang Diambil Alih
Yang harus dijelaskan antara lain: V
(1)Dasar penllalan dan penyajian;
(2)Pet1akuan akuntansi atas nilai reallsasi plutang/pembiayaan yang diberlkan dengan saldo
plutang/pembiayaan yang tidak dapat ditagih; dan
(3)Perlakuan akuntansi atas keuntungan (kerugian) darl realisasi penjualan agunan,
9) Khusus untuk Industri Pembiayaan
V
Piutang Pembiayaan Konsumen
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Dasar penyajian piutang pembiayaan konsumen; dan
b) Dasar penllalan aset jlka perusahaan menarik kemball aset pembiayaan konsumen dail
konsumennya.
10) Anjak Piutang V
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Jenis transaksl anjak piutang (dengan recourse atau tanpa recourse);
b) Penyajian transaksl anjak piutang;
c) Perlakuan akuntansi atas perbedaan antara harga pengalihan dan jumlah bersih piutang
dialihkan; dan
d) Perlakuan terhadap kegagalan atas tagihan anjak piutang(ditaglhkan kemball ke kllen
atau ditanggung oleh perusahaan).
11) Sewa
Yang harus dijelaskan antara lain; Catatan U/K no 2,r
V
a) kebijakan penentuan suatu perjanjian mengandung suatu sewa;
b) kebijakan penentuan suatu sewa merupakan sewa pembiayaan atau sewa operas!; dan
V
c) kebijakan akuntansi apablla Perusahaan bertindak sebagal lessee dan/atau lessor. V
Page 14
Page 13 of 86
12) Persediaan : Catatan L/K no 2.h
yang harus dijelaskan antara lain mengenal kebljakan akuntansi yang digunakan dan
rumusan biaya yang digunakan. V
a) Khusus Industri Kehutanan V
HTI Dalam Pengembangan
Yang harus dijelaskan antara lain:
Beban-beban yang dikapitallsasi, antara lain: kewajiban kepada negara, pemellharaan
sarana dan pra-sarana.
HTI Siap Panen
Yang harus dijelaskan antara lain:
Biaya perolehan, mutasi pembebanan ke biaya produksi,
b) Khusus Industri Perkebunan
V
Tanaman Perkebunan
Yang harus dijelaskan antara lain;
(1) Oasar klasinkasi untuk jenis tanaman sebagal persedlaan, tanaman belum
menghasllkan, atau tanaman telah menghasilkan;
(2) Dasar penllaian dan pengukuran;
(3) Kebijakan akuntansi rekiasifikasi tanaman belum menghasllkan ke tanaman telah
menghasllkan;
(4) Metode penyusutan dan masa manfaat tanaman yang disusutkan; dan
(5) Kebljakan akuntansi biaya pinjaman.
c] Khusus Industri Peternakan V
Hewan Ternak
Yang harus dijelaskan antara lain;
(1) Hewan temak telah menghasilkan :
(a) Metode penllaian;
(b) Metode amortisasl (deplesi); dan
(c) Cadangan kematlan ataumetode penghapusan langsung, jika ada.
(2) Hewan temak dalam pertumbuhan (belum menghasllkan) :
(a) Metode penllaian; dan
(b) Perkiraan waktu yang dibutuhkan untuk dapat berpindah menjadi
hewan temak telah menghasllkan.
13) Aset Tetap: Catalan L/K no 2.j
Page 15
Page 14 of 86
Yang harus dijelaskan artara lain:
a) pengakuan awal Aset Tetap;
>>>>>>>>>
b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Tetap;
c) pengelompokan Aset Tetap;
d) metode penyusutan yang dlgunakan;
e) kapitalisasi blaya yang terkalt dengan Aset Tetap;
f) estimasi umur manfaat dan tahf penyusutan;
g) penghentian pengakuan;
h) nllal residu; dan
i) pernyataan bahwa manajemen telah mengkaji ulang atas estimasi umur ekonomis,
metode penyusutan, dan nilai residu pada setiap akhir periode pelaporan.
14) Investasi pada Entitas Asosiasi V
Yang harus dijelaskan antara lain metode yang dlgunakan untuk mencatat Investasi pada
asosiasi.
15) Bagian partisipasi dalam Ventura Bersama V
Yang harus dijelaskan antara lain metode yang dlgunakan untuk mencatat bagian partisipasi
dalam Ventura Bersama.
16) Pola Kerjasama V
Yang harus dijelaskan antara lain;
a) Kriteria darl bentuk kerjasama;
b) Kebijakan akuntansi untuk setiap jenis aset dan liabliltas yang timbul; dan
c) SIstem pembaglan hasll, jika ada.
17) Aset Tak Berwujud Tidak ada aset tak berwujud
Yang harus dijelaskan antara lain ; daiam periode pelaporan
a) pengakuan awal Aset Takberwujud; V
b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Takberwujud;
V
c) umur manfaat tidak terbatas atau terbatas, dan apabila umur manfaat terbatas, /
diungkapkan tarif amortlsasi yang digunakan dan umur manfaatnya; V
d) sumber terjadlnya Aset Takberwujud; V
e) metode amortlsasi yang dlgunakan; V
Page 16
Page 15 of 86
f) penghentian pengakuan Aset Takberwitjud; dan
V
g) riset dan pengembangan (jfka ada).
V
18) Aset tidak lancar atau ketompok Upasan yang dlmlliki untuk dijual
V Catatan L/K no 2.k
Yang harus dijelaskan antara lain;
a) kebijakan tentang peristiwa dan kondisi suatu aset tidak lancar diklasifikasikan sebagai
aset yang dlmlliki untuk dijual; dan
b) pengukuran aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual.
19) Properti Investasi:
V
Yang harus dijelaskan antara lain;
a) pengakuan awal Properti Investasi;
b) pengukuran setelah pengakuan awal Properti Investasi;
c) metode penyusutan yang digunakan, khusus untuk model biaya;
d) estlmast umur manfaat dan/atau tarif penyusutan untuk model biaya; dan
e) penghentian pengakuan Properti Investasi.
20) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi
V
Aset Minyak dan Gas Bumi
Yang harus dijelaskan antara lain;
a) Dasar pengukuran yang digunakan untuk menentukan jumlah tercatat bruto;
b) Kriteria kapitallsasi biaya, penurunan nilai (impairment) dan penilaian kembali aset
(revaluasi);
c) Metode penyusutan dan amortisasi yang digunakan;
d) Masa manfaat atau tarif penyusutan dan amortisasi yang digunakan; dan
e) Pertanggungan Asuransi.
21) Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan
Catatan L/K no 2.1
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) ketentuan peristiwa dan kondisi yang menglndikaslkan kemungkinan terjadinya
V
penurunan nilai; dan
b) kebijakan akuntansi pengakuan penurunan nilai aset nonkeuangan dan pembalikannya. V
22) Khusus Industri Perbankan
Liabilitas Segera
V
Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian liabilitas segera.
Page 17
Page 16 of 86
Simpanan Nasabah
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Penjelasan atas simpanan; dan
b) Dasar penyajian darl masing-masing kategori simpanan.
Simpanan dari bank lain
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Penjelasan atas simpanan darl bank lain; dan
b) Dasar penyajian simpanan dari bank lain.
Surat Berharga yang Diterbitkan
Yang harus dijelaskan antara lain;
a) Kriteria dan jenis-jenis surat berharga yang diterbitkan; dan
b) Perlakuan akuntansi atas premi atau diskonto.
23) Provisi
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) kondisi provisi yang harus diakul; dan
b) dasar penentuan nilal provisi.
24) Utang Repo
V
Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Utang Repo, metode pencatatan dan
pengukurannya.
25) Khusus Industri Gas dan Minyak Bum!
V
Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan HidupTangguhan/ Penyisihan
Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan HidupTangguhan.
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH;
b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan;
c) Metode penyusutan prasarana PLH; dan
d) Tabel yang memuat penjelasan tentang:
(1) LokasI penambangan;
(2) Saldo awal untuk masIng-masIng lokasi;
(3) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan; dan
(4) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan.
26) Khusus Industri Pertambangan Umum
V
Page 18
Page 17 of 86
Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan
Yang hams dijelaskan antara lain:
a) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang masih Derjatan
dengan penjelasan mengenai jangka waktu kontrak untuk Area of Interest yang
bersangkutan;
b) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang sudah menemukan
adanya Cadangan Terbukti dengan penjelasan bahwa amortisaslnya baru akan
dllaksanakan pada saat dimulalnya produksi;
c) Dasar penentuan ditangguhkannya biaya pengembangan dan kapitallsasi biaya
pekerjaan konstruksl dan prasarana; dan
d) Metode amortisasi dan penyusutan yang dipergunakan dengan penjelasan Jangka waktu
perijinan penambangan, taksiran umur ekonomis tambang dan dasar perhitungan
amortisasi.
Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan
Liabititas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Htdup Tangguhan
V
Yang harus dijelaskan antara lain;
a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH;
b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan; dan
c) Metode penyusutan prasarana PLH.
27) Pengakuan Pendapatan Catalan L/K no 2.n
a) Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) kondisi dan metode pengakuan pendapatan serta dasar pengukuran yang
digunakan berdasarkan jenis pendapatan yang ada; dan V
(2) dalam hal terdapat transaksi hubungan keagenan, kebijakan pengakuan V
pendapatan dan penjualan darl hubungan keagenan serta beban terkalt.
b) Pengakuan pendapatan dan Beban dengan menggunakan metode persentase
penyelesaian
V
Yang harus dijelaskan antara lain metode yang diterapkan untuk menentukan tahap
penyelesaian suatu kontrak.
c) Khusus Industri Asuransi V
(1) Pengakuan pendapatan premi
Penjelasan yang harus ditambahkan antara tain;
(a) Tarif yang digunakan dalam perhitungan premi yang belum merupakan
pendapatan;
Page 19
Page 18 of 86
(b) Kebijakan akuntansi untuk transaksi reasuransi prospektif dan retroaktif; dan
(c) Penyajian pendapatan premi dalam laporan laba rugi.
(2) Beban Klaim
Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain;
(a) Kelompok beban klaim daiam bentuk; klaim yang disetujui, klaim dalam
proses penyelesalan, klaim yang terjadi namun belum dilaporkan dan beban
penyelesalan klaim; dan
(b) Penyajian beban klaim dalam laporan laba ruqi.
d) Khusus Zndustri Real Estate
V
Kapitalisasi dan metode alokasi biaya proyek pengembangan Real Estat
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) Unsur biaya yang kapitalisasi ke proyek pengembangan Real Estat;
(2) Unsur biaya yang dialokasikan sebagal beban proyek;
(3) Penylsihan atas realisasi pendapatan pada masa mendatang lebih rendah darl nilai
tercatat proyek;
(4) Metode alokasi biaya yang telah dikapitalisasi ke setiap unit Real Estat;
(5) Biaya yang direvisi dan direalokasi akibat perubahan mendasar pada estimasi kini;
dan
(6) Unsur biaya yang diakul sebagal beban pada saat terjadinya.
28) Program Loyalitas Pelangan
V
Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan terkait program loyalitas pelanggan
29) Transaksi dan Saldo dalam mata uang asing
Catatan L/K no 2.c
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) ketentuan dalam penjabaran transaksi dan saldo dalam mata uang asing;
> > >
b) perlakuan akuntansi selisih kurs yang timbul dari penjabaran aset dan llabllltas moneter;
dan
c) referensi dan kurs yang digunakan untuk menjabarkan transaksi dan saldo dalam mata
uang asing.
30) Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi
Catalan L/K no 2.d
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Dasar penetapan Pihak-pihak berelasi;
V
b) Pengungkapan Pihak-pihak berelasi dalam Laporan Keuangan; dan V
31) Hibah Pemerintah
V
Page 20
Page 19 of 86
Yang harus dljelaskan antara lainkebijakan akuntansi centang metode penyajian dalam
laporan keuangan.
32) Pajak Penghasilan
Catatan L/K no 2.o
Yang harus dijelaskan antara tain:
a) dasar penentuan tarif pajak untuk mengukur pajak kini dan pajak tangguhan;
V
b) ketentuan mengenai saling hapus; V
c) pengakuan dan pengukuran aset pajak tangguhan; dan V
d) metode yang dlgunakan dalam menllai aset (liabllitas) pajak tangguhan.
V
33} Imbalan Kerja
Catatan L/K no 2.m
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) jenls imbalan kerja yang diberikan kepada karyawan;
> > > >
b) deskripsi umum mengenai jenis program imbalan pascakerja yang diselenggarakan oleh
Perusahaan;
c) kebijakan akuntansi Perusahaan dalam mengakui keuntungan dan kerugian aktuarial;
dan
d) pengakuan keuntungan dan kerugian untuk curtailment dan penyelesaian.
34) Saham Treasuri
V
Yang harus dijelaskan antara lain metode pengakuan dan pengukuran atas pembellan,
penjualan, atau pembatalan saham treasuri.
35) Pembayaran Berbasis Saham
V
Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan akuntansi untuk transaksi pembayaran berbasis
saham yang diselesaikan melalul instrumen ekuitas dan/atau diselesalkan melalui Kas,
termasuk pengukurannya.
36) Kuasi-Reorganisasi
V
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Dasar dllakukannya kuasl-reorganisasi;
b) Dasar penentuan nllal wajar Aset dan Uabilitas; dan
c) Perlakuan akuntansi untuk sellsih hasll revaluasi Aset dan
Uabilitas.
Catatan: Berlaku untuk kuasi reorganisasi sebelum 1 Januarl 2013,
37) Biaya Pinjaman
Page 21
Page 20 of 86
Yang hams dijelaskan antara lainkondisi yang mengharuskan biaya pinjaman
dikapltallsasikan sebagai baglan dari biaya perolehan aset kualifikaslan.
38) Segmen Operas!
V Catalan L/K no 2.p
Yang harus dijelaskan antara lain dasar yang digunakan oleh manajemen untuk
mengidentiTikasikan Segmen Operasi.
39) Laba (Rugi) per saham
V Catalan L/K no 2.q
Yang harus dijelaskan antara lain dasar perhitungan laba (rugi) per saham dasar dan laba
(rugi) per saham dilusian.
il'Y
Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan
a. Aset
1) Kasdan Setara Kas
Catalan L/K no 4
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) unsur Kas dan Setara Kas pada plhak berelasi dan pihak ketiga;
V
b) rincian jumlah penempatan dl bank berdasarkan nama bank serta jenis mata uang
aslng; V
c) kisaran suku bunga kontraktual darl Setara Kas selama periode pelaporan; dan
V
d) Jumlah saldo Kas dan Setara Kas yang signifikan yang tidak dapat digunakan oleh
kelompok usaha disertai pendapat manajemen. V
2) Khusus Industrl Perbankan
a) Kas
V
Yang harus diungkapkan adalah rincian jumlah kas berdasarkan jenis mata uang.
b) Giro pada Bank Indonesia
Yang harus diungkapkan antara lain:
V
(1)Rincian jumlah Giro pada Bank Indonesia berdasarkan jenis mata uang (niiai dalam
mata uang original); dan
(2)Ketentuan Giro Wajib Minimum (GWM) menurut BI dan posisi GWM bank pada saat
periode pelaporan.
c) Giro pada Bank Lain V
Page 22
Page 21 of 86
Yang harus diungkapkan antara lam:
Rincian jumlafi Giro pada Bank Lain berdasarkan Jenis mata uang;
(l)Jumlah penyisihan penurunan nilai;
(23Perubahan penyisfhan selama periode berjalan untuk masing-masing giro;
(3)Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan pihak yang mempunyai hubungan
istimewa dan pibak ketlga;
(4jT1ngkat suku bunga rata-rata per tahun; dan
(S)Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai.
d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain V
Yang harus diungkapkan antara lain:
{X)Rinclan jumlah penempatan berdasarkan jenis dan mata uang;
(2)Rlncian penempatan berdasarkan yang mengalami penurunan nilai (impaired) dan
tidak mengaiami penurunan nilai (unimpaired)1
,
(3)Jangka waktu (rata-rata atau per kelompok);
(4)3umlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan;
(5)Rinclan jumlah penempatan berdasarkan pihak yang mempunyai hubungan
istimewa dan pihak kettga;
(6) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun;
(7)Jumlah dana yang diblokir dan alasannya;
(8)3umlah dana yang tidak dapat dicalrkan pada bank bermasalah, bank beku operas!
atau likuldasi termasuk tingkat kemungkinan dlterimanya kembali dana tersebut
berdasarkan informasi darl otorltas yang berwenang; dan
(9)Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nllal,
Piutang Usaha
Catatan L/K no 5
Yang harus diungkapkan antara lain;
a) jumlah piutang yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi;
V
b) jumlah piutang menurut debitur;
V
c) jumlah piutang menurut mata uang;
V
d) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai;
V
Page 23
Page 22 of 86
e) jumlah cadangan kerjgian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nllai
>
secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang;
f) pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan atau keyakinan manajemen
>
atas ketertagihan piutang apabila tidak dibentuk cadangan;
g) piutang yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan;
>
h) jumlah diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektiP; dan
V
1) fnformasi keterilbatan berkelanjutan atas piutang yang dltransfer, meliputi:
V
(1) jumlah yang ditransfer, beban bunga, retensi, jatuh tempo, dan ikalan penting lain
yang diatur dalam perjanjian; dan
{2} jaminan yang diberikan (bila adaj.
4) Khusus Industri Asuransi
a) Piutang Premi
V
Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain:
(1) Jumlah piutang berdasarkan tertanggung dan asuradur;
(2) Jumlah piutang berdasarkan jenis asuransi; dan
(3) Jumlah piutang premi yang dipericenankan dalam perhitungan solvabilitas.
b) Piutang Koasuransi
Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain:
V
(1) Jumlah berdasarkan ko-asuradur;
(2) Jumlah menurut Jenis asuransi; dan
(3) Jumlah piutang koasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.
c) Piutang Reasuransi
V
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:
(1) Jumlah piutang berdasarkan reasuradur;
(2) Jumlah piutang atau utang reasuransi yang disalinghapuskan; dan
(3) Jumlah piutang reasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.
d) Piutang Hasil Investasl
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain;
V
(1) Pemisahan antara piutang kepada pihak berelasi dan pihak ketiga;
Page 24
Page 23 of8(!
(2) Jumlafi piutang menurut jenis investasi;
(3) Jumlah piutang menurut mata uang; dan
(4) Jumlah piutang yang dlperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.
5) Khusus Zndustri Pembiayaan
a) Piutang Pembiayaan Konsumen
Yang harus dlungkapkan antara lain:
V
(1)Jumlah piutang menurut dan Jenis obyek pembiayaan (contoh: kendaraan
bermotor, elektronik, rumah, dan lain-iain);
(2)Rlncian umur dari angsuran pemblyaan konsumen;
(3)Baglan plnjaman yang diblayal bank-bank sehubungan denqan transaksi kerta
(4)sama pembiayaan bersama, penunjukan selaku pengelola piutang, penerusan
plnjaman dan pengambllallhan piutang apablla perusahaan membagi risiko tidak
tertaglhnya piutang tersebut dengan bank-bank dalam rangka transaksi dl atas;
(5)Pendapatan pembiayaan konsumen yang belum diakui;
(6)Nllal dan jenis jaminan yang diserahkan oleh pelanggan atas piutang pembiayaan
konsumen yang diberikan berdasarkan objek pembiayaan;
(7}Tlngkat suku bunga rata-rata pertahun; dan
(8)Piutang pembiayaan konsumen yang dialihkan dan atau digunakan sebagai jaminan
atas utang.
bj Tagihan Anjak Piutang
Yang harus dlungkapkan antara lain;
V
C1-] Jumlah tagihan anjak piutang tanpa recourse dan dengan
recourse, beserta jumlah utang retensi anjak piutang dan pendapatan anjak
piutang (tanpa recourse) serta pendapatan anjak piutang tangguhan (dengan
recourse); dan
(2) Pengungkapan mengenai tingkat bunga, jatuh tempo dan
jumlah piutang yang diperoleh serta ikatan penting yang diatur dalam petjanjlan
anjak piutang.
c) PiutangSewa Pembiayaan
V
Yang harus dlungkapkan antara lain:
(1) Rinclan jumlah berdasarkan plhak berelasi dan plhak ketiga;
(2) rekonsiliasi antara investasi sewa bruto dan nilal kini piutang pembayaran sewa
Page 25
Page 24 of 86
minimum pada akhir periods pelaporan. Di samping itu, lessor mengungkapkan
investasi sewa bruto dan nilai kinl piutang pembayaran sewa minimum pada akhir
periods pelaporan, un(uk setiap pehode berikut:
(a) kurang darl satu tahun
(b) leblh darl satu tahun sampal lima tahun
(c) lebih darl lima tahun
(3) pendapatan keuangan yang belum diterima;
(4) nilai residu yang tidak dijamln yang dlakru sebagal manfaat lessor;
(5) akumulasi penylsihan piutang tidak tertagih atas pembayaran sewa minimum;
(6) rental kontinjen yang diakul sebagal pendapatan dalam periods; dan
(7) penjelasan umum isl perjanjian sewa lessor yang material.
d) Piutang Sewa Operas!
Yang harus diungkapkan antara lain:
(l)Jumlah agregat pembayaran sewa minimum masa depan dalam sewa operas! yang
tidak dapat dibatalkan untuk setiap periode berikut;
(a3 kurang dari satu tahun
(b) lebih darl satu tahun sampal lima tahun
(c) lebih darl lima tahun
(2}total rental kontinjen yang diakul sebagai pendapatan pada periods; dan
(3}penjelas3n umum isl perjanjian sewa lessor.
6) Khusus Kontrak Konstruksi
Piutang Retensi
V
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Jumlah piutang darl masing-masing kontrak konstruksi; dan
b) Pendapat manajemen akan kemungkinan tertagihnya piutang retensi.
Page 26
Page 25 of 86
7) Tagihan Bruto kepada Pelanggan
V
Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara iain tagihan bruto darl setiap kontrak
konscruksl.
Dalam penjetasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam benCok label yaitu :
a) blaya kontrak yang tenadi;
b) laba yang diakul;
c) keruglan yang tenadi; dan
d) pekerjaan yang sudah ditagih (termln).
8) Piutang Reverse Repo
V
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) RInclan mengenai Jenis dan jumlah Efek yang ditransakslkan;
b) Tanggal dan harga dilakukannya pembellan dan penjualan kembali Efek;
c) Nama plhak/counterparty;
d) Lokasl Efek jaminan;
e) Tingkat bunga piutang reverse repo;
f) Cadangan kerugian penurunan nllal (jlka ada); dan
9) Mutasl cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada).
9) Agunan Yang Diambil Alih
V
Yang harus diungkapkan antara lain;
a) Nilai realisasi berslh pada saat diambllallh;
b) Selisih antara nilai realisasi bersih alas agunan yang diambllallh dengan saldo piutang
yang tidak tertagih; dan
c) Laba atau rugi yang timbul, termasuk biaya-biaya yang timbul setelah pengambilalihan
agunan tersebut.
10) Piutang Oividen dan Bunga
V
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlah tagihan dividen, bunga, dan
dendakepada pihak lain.
11) Piutang Lam-Lain Catalan L/K no 6
Yang harus diungkapkan antara lain:
Page 27
Page 26 of 86
a) Rincian jams dan jumlan piutang; V
b) lumlah Cadangan Kenjgian Penurunan Mlai (CKPN); dan V
c) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penylsihan. V
12) Aset Keuangan Lainnya V Tidak ada aset keuangan
Pengungkapan ini telah dlterapkan untuk aset keuangan lainnya yang bersifat lancar lainnya selain yang telah
maupun Cidak lancar. diungkapkan daiam laporan
keuangan Perusahaan,
a) Pengelompokkan aset keuangan lainnya sesual klasifikasi yang dipisahkan antara plhak
ketiga dan pihak berelasi.
b) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) nilai tercatat aset keuangan untuk setiap kelompok dan rincian Investasinya;
(2) laba atau rugl neto pada setiap kelompok aset keuangan berdasarkan klasifikasi,
baik yang disajikan pada pos pendapatan komprehensif lainnya maupun yang
diakul sebagai laba atau rugl periode berjalan;
(3) total pendapatan bunga yang dihitung menggunakan metode suku bunga efektif
untuk aset keuangan selain yang dlukur pada nllal wajar melalui laba rugl;
(4) blaya perolehan termasuk jumlah premium dan diskonto yang belum diamortlsasi,
untuk Efek dlmlliki hingga jatuh tempo;
(5) peringkat Efek utang berikut nama pemeringkat (jlka ada).
(6) uraian tentang alasan diambilnya keputusan menjual untuk aset keuangan yang
diklasiflkasikan dimlllkl hingga jatuh tempo;
(7) jlka terdapat reklasiflkasl aset keuangan, maka wajib diungkapkan;
(a) jumlah yang direklasifikasi ke dan darl setiap kategori;
(b) alasan rekiasifikasi; dan
(c) sisa (nvestasi daiam kelompok dimiliki hingga jatuh tempo yang telah
direklasifikasi daiam kelompok tersedia untuk dijual.
(8) jumlah tercatat aset keuangan yang dijaminkan sebagai agunan untuk Liabllltas
atau liabllltas kontinjensi serta syarat dan kondisi yang terkait dengan penjaminan
tersebut;
(9) jumlah penurunan nilai atas aset keuangan (jika ada), termasuk mutasinya,
dipisahkan antara aset keuangan yang mengalaml penurunan nilai dan aset
keuangan yang tidak mengalaml penurunan nilai, serta dipisahkan antara
penurunan nilai yang dihitung secara kolektif dan Individual, termasuk beban
Page 28
Page 27 of 86
penurunan nilai yang diakui dalam laba rugl; dan
(10) jumlah amortlsasi tceuntungan (kerugian) yang belum direallsasi atas investasi yang
tersedia untuk dijual yang direklasIHkasi menjadi dimiliki hingga jatuh tempo.
13) Khusus Deposito V
Tambahan pengungkapan mengenal antara lain:
a) nama bank, dipisahkan antara plhak ketiga dan plhak berelasi;
b) kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan;
c) jenis dan jumlah deposito dalam mata uang asing; dan
d) hal-hal lain yang dapat mempengaruhi kualitas pencalran deposito tersebut.
14) Khusus Investasi pada Sukuk V
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:
a) rincian Sukuk berdasarkan nama penerbit dan akad syarlah;
b) tujuan model usaha yang digunakan;
c) jumlah investasi yang direklasifikasikan, jlka ada, dan penyebabnya; dan
d) Nilai Wajar untuk Investasi yang diukur pada blaya perolehan.
15) Khusus Obiigasi Rekapitalisasi Pemerintah V
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:
a) Rincian jumlah nominal dan nilai pasar efek berdasarkan jenis;
b) Tanggai jatuh tempo dan frekuensi pembayaran bunga;
c) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun; dan
d) Informasi penting lainnya.
16) Khusus Unit Penyertaan Reksadana V
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:
a) Rincian unit penyertaan reksadana dan Nilai Aset Bersih; dan
b) laba atau rugi neto berdasarkan kiasiFikasi, baik yang disajikan pada pos pendapatan
komprehensif lainnya maupun yang diakui sebagai laba atau rugi periode berjalan
17) Khusus Wesei Tagih V
Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain, plhak penerbit, kisaran tingkat bunga, jatuh
tempo, jenis mata uang, dan uraian tentang siFat dan asai terjadinya (dari transaksi usaha
atau lainnya).
Page 29
Page 28 of 86
18) Khusus Xndustri Asuransi
Tambahan pengungkapan mengenal aset-aset yang menjadi dana jaminan.
19) Pinjaman Polls V
Yang harus diungkapkan antaralain rinclan berdasarkan:
a) Saldo pinjaman polls menurut jenis mata uang;
b) Tingkat suku bunga.
20) Khusus Industri Perbankan V
Kredit
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Rinclan jumlah kredit berdasarkan jenis, mata uang, sektor ekonomi dan jangka
waktu serta kolektibilltas;
b) Jumlah cadangan keruglan penurunan nllal dan muCasi selama perlode berjalan;
c) Rinclan jumlah kredit berdasarkan plhak berelasi dan plhak ketiga;
d) Rasio kredit usaha kecil terhadap jumlah kredit yang diberlkan;
e) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun;
f) Rinclan kredit bermasalah berdasarkan sektor dan jumlah cadangan penghapusan
menurut ketentuan Bank Indonesia;
g) Rasio kredit bermasalah terhadap jumlah Aset keuangan dan rasio jumlah cadangan
keruglan penurunan nllal Aset keuangan yang telah dibentuk terhadap jumlah
minimum cadangankeruglan penurunan nllal Aset keuangan sesual ketentuan Bank
Indonesia;
h) Jumlah kredit yang direstrukturlsasi berdasarkan jenis dan kolektibilltas;
I) Jumlah dan persentase baglan bank atas kredit sindikasi balk selaku pimpinan, agen,
atau anggota sindikasi;
j) Ikhtlsar pembellan kredit dart BPPN berdasarkan perlode pembetlan, jlka ada;
k) Pendapat manajemen akan ketaatan bank terhadap Batas Maksimum Pemberlan
Kredit (BMPK) yang dltetapkan oleh Bank Indonesia;
l) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan keruglan penurunan nilai.
21) Tagihan dan LiabiiitasAkseptasi V
Yang harus diungkapkan antara lain:
Page 30
Page 29 of 86
a) Rincian jumlah tagihan dan liabllitas berdasarkan pihak, mata uang, Can jatuh tempo;
b) Untuk tagihan akseptasi diungkapkan kolektibilitas, jumlah cadangan penghapusan
dan mutasi selama periode berjalan;
c) Rincian jumlah tagihan dan llabllltas berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga;
d) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan keruglan penurunan nllal
tagihan akseptasi
22) Persediaan
a) Yang harus diungkapkan antara lain: Catatan L/K no 7
(1) total jumlah tercatat persediaan dan jumlah nilai tercatat menurut klasifikasi V
yang sesual bag! Perusahaan;
(2) jumlah tercatat persediaan yang dicatat dengan Nllal Wajar dikurangl biaya V
untuk menjual;
(3) jumlah persediaan yang diakui sebagai beban selama periode beijalan; V
(4) jumlah setiap penurunan nilai yang diakui sebagai pengurang jumlah persediaan V
yang diakui sebagai beban dalam periode berjalan;
(S) jumlah dari setiap pemulihan dari setiap penurunan nilai yang diakui sebagai V
pengurang jumlah persediaan yang diakui sebagai beban dalam periode berjalan;
(6) kondisi atau peristiwa penyebab terjadlnya pemulihan nllal persediaan yang V
diturunkan;
(7) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk persediaan yang memenuhl V
kriteria aset kuallHkasian, maka diungkapkan:
(i) jumlah biaya pinjaman yang dikapitallsasi selama periode berjalan; dan V
(II) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman
yang layak dikapitallsasi.
(6) persediaan yang dijaminkan, nama pihak yang menerlma jamlnan, dan alasan V
dijaminkan; dan
(9) jenls dan nllal persediaan yang diasuranslkan, nllal pertanggungan asuransi, dan V
rislko yang ditutup serta pendapac manajemen atas kecukupan pertanggungan
asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib diungkapkan alasannya.
b) Khusus Industri Perhotelan V
Tambahan pengungkapan nllal tercatat persediaan menurut klasifikasi yang harus
Page 31
Page 30 of 86
diungkapkan antara lain:
(1) Makanan dan minuman;
(2) Perlengkapan; dan
(3) Barang Dagangan.
c} Khusus Industri Real Estat V
Tambahan pengungkapan antara lain:
(1)Pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi:
(a) Tanah Matang;
(b) Unit Bangunan; dan
(c) Unit Bangunan dalam Penyelesaian.
(2)Jumlah biaya perolehan aset Real Estat yang pengikatanjual bellnya telah berlaku
namun penjualannya belum diakui, termasuk jumlah utang terkalt yang akan
diallhkan, bila ada.
d) Tanah untuk Pengembangan V
Tambahan pengungkapan antara lain;
(1) Lokasi, luas tanah, proses perizinan;
(2) Jumlah biaya bunga dan rugi kurs yang dikapitalisasi ke tanah untuk
pengembangan; dan
(3) Proporsi tanah yang dijadikanjaminan utang.
e) Khusus Industri Media V
Tambahan pengungkapan antara lain:
(1)Materi program : lokal, impor (media televisi);
(2)Buku, kertas koran, barang pra cetak (media cetak);
(3)Barang promosi dan barter (media cetak); dan
(4)Bahan persediaan lain yang sesuai dengan industrinya.
f) Khusus Industri Rumah Sakit V
Page 32
Page 31 of 86
Tambahan pengungkapan antara lain:
(1)Obat-obatan;
(2)Perlengkapan medis (disposable); dan
(3)Persediaan lainnya
f) Khusus Industri Peternakan V
(1) Pengungkapan jumlah tercatat dan nilai Cercatat menurut klasiRkasI tertentu,
seperti hewan temak menjadi;
(a) Hewan Temak Tersedia untuk Dljual; dan
(b) Hewan Temak dalam Pertumbuhan.
(2) Hewan Ternak Produksi - Berumur Pendek V
Yang harus dlungkapkan antara lain:
(a) Total jumlah tercatat dan nllal tercatat menurut klasifikasi hewan ternak telah
menghasllkan dan hewan ternak belum menghasllkan;
(b) RekonslllasI saldo awal dan akhir hewan temak tlap kelompok selama paling
tidak 2 tahun terakhir;
(c) Nllal amortlsasl (deplesi) atas hewan ternak telah menghasllkan;
(d) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penylsihan atau penghapusan
persediaan yang matl atau hllang;
(e) Nllal hewan ternak yang diasuransikan, nllal pertanggungan asuransi dan
rlslko yang ditutup;
(0 Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematlan
atau metode penghapusan langsung;
(g) Pendapat manajemen atas kecukupan nllal pertanggungan asuransi; dan
(h) Nilai hewan temak yang dijaminkan dan nama plhak yang menerima jamlnan.
23) Pajak Dibayar Di muka
Yang harus dlungkapkan antara lain:
a) rincian menurut jenis dan Jumlah maslng-maslng pajaknya; dan V
b) uralan mengenal jumlah restitusi pajak yang diajukan dan statusnya. V
Page 33
Page 32 of 86
24) Biaya Dibayar Dimuka Catalan l /k no 9
Yang hams diungkapkan antara lain rincian menurut jenis dan jumlah. V
25) Aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang Dimiliki untuk Dijual V Catatan L/K no 11
Yang harus diungkapkanantara lain:
(1) uralan dari aset yang dImIliki untuk dl)ual atau kelompok lepasan;
(2) uralan fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan yang
diharapkan, serta cara dan waktu pelepasan;
(3) kerugian penurunan nifai atau keuntungan petnulihan penurunan nilai;
(4) dalam hal aset yang dimiliki untuk dijual belum dapat direallsasikan dalam satu tahun,
diungkapkan perlstiwa atau keadaan yang dapat memperpanjang perlode penyelesatan
penjualan menjadi lePlh dari satu tahun;
(5) dalam hal dapat diterapkan, segmen yang dilaporkan dari aset yang dimiliki untuk
dijual dan kelompok lepasan disajikan sesuai dengan SAK yang berlaku; dan
(6) dalam hal aset yang dlklaslfikasikan sebagal aset yang dimiliki untuk dijual atau
kelompok lepasan dlhentlkan pengkiasifikasiannya, diungkapkan:
(a)nilai dari aset tersebut, yaitu nilai yang lebih rendah antara;
I. jumlah tercatat aset tersebut sebelum aset atau kelompok lepasan
diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual, disesuaikan dengan penyusutan,
amortisasi atau penilaian kemball yang telah diakul apabila aset atau
kelompok lepasan tersebut tidak diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual;
dan
ii. jumlah terpulihkan pada saat tanggal keputusan untuk tidak menjual;
(b)uraian fakta dan keadaan yang mengarah kepada keputusan tersebut; dan
(c) dampaknya terhadap hasll operas! untuk perlode tersebut dan perlode sajian
sebelumnya.
26) Plutang Pihak Berelasi Non*Usaha V
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) rtnclan jenis, nama pihak berelasi, dan jumlah plutang;
b) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugianpenurunan nilai serta penjelasan
terjadinya plutang pihak berelasi tersebut;
c) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nllat
secara Individual dan kolektif, dan penghapusan plutang;
d) pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai; dan
e) dalam hal plutang berelasi non usaha disajikan dalam aset lancar, hal tersebut harus
Page 34
Page 33 of 86
Oibuktikan serta diungkapkan alasannya.
27) Investasi pada Entitas Asosiasi V
Yang harusdiungkapkan ancara lain;
a) nama entitas asosiasi;
b) persentase kepemlllkan dan penjelasan adanya pengaruh signifikan, beserta alasannya;
c) nlialtercatat dan Nllal Wajar Investasi dalam entitas asosiasi yang kuotasi barganya
tersedla;
d) ringkasan Informasl keuangan entitas asosiasi termasuk jumlah agregat Aset, Llabllltas,
pendapatan, dan laba atau rugl;
e) alasan tidak adanya pengaruh signifikan walaupun Peaisahaan memlltkl leblh dari 20%
(dua puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial investee secara langsung
atau tidak langsung;
f) akhir perlode pelaporan dari laporan keuangan entitas asosiasi, ketika laporan keuangan
tersebut digunakan dalam menerapkan metode ekuitas dan tanggal atau periode yang
berbeda dengan Perusahaan, dan alasan menggunakan tanggal atau perlode yang
berbeda;
g) sifat dan tingkatan setlap pembatasan signifikan atas kemampuan entitas asosiasi untuk
mentransfer dana kepada Perusahaan;
h) bagian rugi entitas asosiasi yang tidak diakul dan alasannya, apablla Perusahaan
menghentikan pengakuan baglannya atas rugl entitas asosiasi, baik untuk periode
ter)adinya kerugian tersebut maupun secara kumulatif;
t) bagian atas liabilitas kontinjensi entitas asosiasi yang terjadi bersama-sama dengan
Investor lain;
j) liabilitas kontinjensi yang terjadi karena Investor berkewajiban bersama*sama untuk
semua atau sebagian Liabilitas entitas asosiasi; dan
k) ringkasan informasl keuangan entitas asosiasi, secara individual atau dalam
kelompok, yang tidak dicatat dengan menggunakan metode ekuitas termasuk total
Aset, total Llabllltas, Pendapatan, dan laba atau rugl.
28) Khusus Zndustri Konstruksi V
Jaminan
Yang harus diungkapkan antara Iain rlnclan jaminan yang diberlkan dan jumlah jaminan
tersebut serta kontrak konstruksi yang mensyaratkan adanya jaminan tersebut.
29) Khusus Industri Kehutanan V
HTI dan HTI dalam pengembangan
Berupablaya yang ditangguhkan dalam pelaksanaan pembangunan HTI, yang disajikan
sebagal berlkut:
Page 35
Page 34 of 86
3) Saldo awal;
b) Penyisihan periode beijalan;
c) Realisasi yang dilakukan selama periode berjalan; dan
d) Saldo akhlr.
30) Khusus Industri Jalan Tol V
Hak Bagi Hasil Tol
Investor tanpa kuasa hak penyelenggaraan harus mengungkapkan hal-hal berikuC:
(a) Oasar pengukuran hak bagI hasll Col;
(b) Masa hak bagi hasil Col dan amortlsasinya;
(c) Perubahan hak bagi hasil Col selama periode berjalan; dan
(d) Reklasifikasi proyek kerjasama operasl dalam pelaksanaan ke hak bag! hasll tol.
31) Khusus Industri Perkebunan V
Tanaman Perkebunan
Yang harus diungkapkan antara lain;
a) Untuk tanaman telah menghasilkan
(1) RInclan nilal tercatat dan akumulasi penyusutan menuruc jenis tanaman;
(2) Rekonslllasi nilai tercatat awal tahun dan akhir tahun tanaman untuk setlap
kelompok selama paling sedikit 2 tahun terakhlr;
(3) Status tanah yang digunakan untuk menanam;
(4) Nilai tanaman telah menghasilkan berdasarkan area/lokasi penanaman;
(5) Perbandingan saldo tanaman belum menghasilkan selama paling sedikit 2 tahun;
dan
(6) Tanaman yang dijaminkan.
b) Untuk tanaman belum menghasilkan
(1) MutasI tanaman belum menghasilkan sebagai berlkut;
(a) Saldo awal
I. Tambahan tahun berjaian
II, Biaya langsung
(b) lumlah kapitalisasi biaya pinjaman, dan rugi kurs dalam hal terjadl depreslasi
luar blasa
I. Pengurangan tahun berjalan
ii. Jumlah yang direklasifikasi ke tanaman telah menghasilkan
(c) Pengurangan lainnya
(d) Saldo akhir;
(2) Nilai tanaman dalam Perkebunan Inti Rakyat / Perkebunan Inti Plasma yang
Page 36
Page 35 of 86
menjadi milik penjsahaan (inti) dan tanaman yang bukan milik perusahaan
(perkebunan rakyat/perkebunan plasma); dan
(3) Cadangan kerugian yang mungkin timbul pada plasma.
32) Khusus Industri Peternakan V
Hewan Ternak Produksi - Berumur Panjang
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Pengelompokan hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasllkan) dan hewan
ternak telah menghasllkan;
b) Rekonsillasl saldo awal dan akhir hewan ternak tlap kelompok selama paling tidak 2
tahun terakhir;
c) Nllal amortlsasi (deplesl) atas hewan ternak telah menghasllkan;
d) Nllal hewan ternak tiap kelompok berdasarkan lokasl/area peternakan;
e) Kondlsi hewan ternak;
f) Persentase kematian selama tiga tahun terakhir;
g) Niiai hewan ternak yang diasuransikan, nllal pertanggungan asuransi dan risiko yang
ditutup;
h) Jlka tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematian atau
metode penghapusan langsung;
I) Nllal cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jlka ada;
J) Pendapat manajemen atas kecukupan nllal cadangan kematian, jlka ada; dan
k) Niiai hewan ternak yang dijamlnkan dan nama plhak yang menerima jamlnan.
33) Properti Investasi V
a) Yangharusdiungkapkan antara lain:
(1) model pengukuran setelah pengakuan awal yang digunakan, model Nllal Wajar
atau model blaya;
(2) metode dan asumsi signifikan yang diterapkan dalam menentukan Nllal Wajar
dan Properti Investasi;
(3) pemyataan bahwa penentuan Nllal Wajar didukung oleh bukti pasar atau leblh
banyak berdasarkan faktor lain karena sifat properti tersebut dan keterbatasan
data pasar yang dapat diperbandingkan;
(4) nama Penllal, tanggal penllalan, dan tanggal laporan penilalan terakhir;
(5) jumlah yang diakui dalam laba rugl untuk:
(a) penghasllan sewa darl Properti Investasi;
(b) beban operasi langsung yang teijadi balk dari Properti Investasi yang
menghasllkan maupun yang tidak menghasllkan penghasllan sewa selama
perlode tersebut; dan
Page 37
Page 36 of 86
(c) perubahan kumulatlf balam Nllal Wajar yang diakul dalam laba rugi atas
penjualan Properti Investasi dari sekelompok aset yang menggunakan model
biaya ke kelompok aset yang menggunakan model Nllal Wajar;
(6) keberadaan dan jumlah pembatasan atas realisasi darl Propeitl Investasi atau
pembayaran penghasllan dan hasll pelepasan; dan
(7) kewajiban kontraktual untuk membell, membangun atau mengembangkan
Properti Investasi atau untuk perbalkan, pemellharaan atau penrngkatan.
b) Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model Nilai Wajar, selain
pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf (a) ditambahkan pengungkapan
antara lain:
(1) rekonsiliasi antara jumlah tercatat Properti Investasi pada awal dan akhir
periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi;
(2) saat suatu penllaian terhadap Properti Investasi disesuaikan secara signifikan
untuk tujuan pelaporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan
rekonsiliasi antara penllaian tersebut dan penllaian yang telah disesuaikan yang
dilaporkan dalam laporan keuangan, dengan menunjukkan secara terpisah:
(a) jumlah agregat dari pengakuan kewajiban sewa yang telah ditambahkan
kembali; dan
(b) penyesuaian signifikan lain.
c) Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model biaya, selain pengungkapan
sebagaimana dimaksud dalam huruf a) ditambahkan pengungkapan antara lain:
(1) umurmanfaat;
(2) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Properti Investasi
pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan,
dan reklasifikasi;
(3) jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban
penyusutan;
(4) jumlah rugi penurunan nilai yang diakui, dan jumlah pemulihan rugi penurunan
nllal, selama satu periode sesuai SAK yang berlaku;
(5) transfer ke dan dari persediaan dan properti yang digunakan sendin; dan
(6) Nilai Wajar Properti Investasi.
Khusus untuk Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan, Yang
harus diungkapkan antara lain:
(1) rincian Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan;
(2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak;
(3) estimasi saat penyelesaian;
(4) hambatan kelanjutan penyelesaian;
(5) jumlah pengeluaran yang diakul dalam jumlah tercatat Properti Investasi dalam
proses pembangunan dan pengembangan; dan
Page 38
Page 37 of 86
dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk properti investasi yang
memenuhl kriteria aset kuallfikasian, maka wajlP diungkapkan:
(a) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan; dan
(b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman
yang iayak dikapitalisasi.
34) Aset Tetap Catatan L/K no 12
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) setiap kelompok Aset Tetap wajib diungkapkan secara terpisah berdasarkan
kepemillkan aset yaltu aset pemllikan langsung dan/atau aset sewa pemblayaan; V
rekonslllasi Jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Aset Tetap pada awal dan
akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi;
Jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban
V
penyusutan; V
rugi penurunan ntlai dan jumlah yang dijumal balik yang diakui dalam laba rugi dan
ekultas (jlka ada);
V
e) Jumlah komitmen kontraktual dalam perolehan Aset Tetap; V
f) jumlah kompensasi dari pihak ketiga untuk Aset Tetap yang mengalami penurunan V
nllal, hllang, atau dihentikan yang dimasukkan dalam laba rugi, apablla tidak
diungkapkan secara terpisah pada laporan laba rugi komprehensif;
g) Dalam hal Aset Tetap disajikan pada jumlah revaluasian, yang harus diungkapkan: V
(1) tanggat efektif revaluasi (Tanggal Penilaian);
(2) tanggal efektif persetujuan darl Direktorat Jenderal Pajak (DJP) apablla Aset Tetap V Tidak ada revaluasi aset
untuk perhitungan pajak menggunakan jumlah revaluasian; pada periode laporan
(3) nama Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir; keuangan
(4) metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestlmasl Nllal Wajar aset;
(5) jumlah tercatat untuk setiap Aset Tetap seandainya aset tersebut dicatat dengan
model biaya; dan
(6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilal, yang menunjukkan prubahan selama
periode dan pembatasan-pembatasan distrlbusi saldo surplus kepada para pemegang
saham.
h) Khusus untuk Aset Tetap dalam proses pembangunan, yang harus diungkapkan antara
tain:
(1) rinclan Aset Tetap yang sedang dalam pembangunan;
V
(2) persentase jumlah tercatat terhadap nllal kontrak;
(3}estimasl saat penyelesalan; V
(4)hambatan kelanjutan penyelesalan (jlka ada); V
(5)Jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat aset tetap dalam V
pembangunan; dan
V
Page 39
Page 38 of 86
(6) dalam hal terdapat kapitalisasl blaya pinjaman untuk aset yang memenuhi krlteria
aset kuallfikasian, maka vvajib diungkapkan;
(a) jumlah blaya pinjaman yang dikapitalisasi selama perlode berjalan; dan
Tidak ada hambatan dalam
(b) tarlF kapitalisasl yang digunakan untuk menentukan jumlah blaya pinjaman V kelanjutan penyelesalan
yang layak dikapitalisasi.
1} Pengungkapan lainnya antara lain:
V
(1) jumlah tercatat AsetTetap yang tidak dipakai sementara; V
(2) jumlah tercatat bruto dari setiap Aset Tetap yang telah disusutkan penuh dan masih
digunakan; V
(3) jumlah tercatat Aset Tetap yang dihentlkan dari penggunaan aktif dan tidak
diklasifikasikan sebagai tersedia untuk dijual;
V
(4)dalamhal model blaya digunakan, Nilai Wajar AsetTetap apablla berbeda secara V
material dari jumlah tercatat;
(5) nilai buku, hasH penjualan neto, keuntungan (kerugian) dari Aset Tetap yang V
dihentlkan pengakuannya;
(6) dalam hal terdapat Aset Tetap yang berasal dari hibah, agar diungkapkan jenis Aset,
nilai tercatat, dan tanggal perolehan; V
(7) perubahan estimasi masa guna dan/atau metode penyusutan menurut jenis Aset V
Tetap;
(8) KondisI atau peristiwa yang menyebabkan terjadinya penurunan nilai atau pemullhan
penurunan nilai; V
(9) Jumlah aset tetap yang dijadikan jamlnan, nama plhak yang menerima jaminan dan
alasan penjaminan; dan V
(lO)Jenis dan nilai aset tetap yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransl, dan
risiko yang ditutup, serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan
asuransl, apablla tidak diasuransikan agar diungkapkan alasannya. V
35) Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi V
Aset Minyak dan Gas Bumi
(khusus untuk perusahaan yang memiliki kegiatan hulu minyak dan gas bumi)
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian aset menurut jenisnya, sepertt; operated acreage, unoperated acreage, sumur
dan peralatan serta fasilitas yang berhubungan, peralatan kantor, kendaraan, sumur
dan peralatan serta fasilitas dalam pengerjaan;
(2) Tabel yang memuat penjelasan tentang :
(a)Lokasi penambangan;
(b)5atdo awal untuk masing-masing lokasi;
(c) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan; dan
Page 40
Page 39 of 86
(d)Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan
(3) Oalam hal saldo aset Minyak dan Gas Bumi tersebut mengandung hak tagih kepada
Regulator terkait, perlu penjelasan kolektabilitas taglhan tersebut dalam bentuk tabel
analisa umur tagihan.
36) Aset Tak Berwujud V Tidak ada aset tak berwujud
pada periode pelaporan
Yang harus diungkapkan untuk setiap jenis Aset Takberwujud antara lain:
keuangan
a) jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortlsasi;
b) alokasi jumlah amortlsasi Aset Takberwujud ke dalam pos laporan laba rugi
komprehensif;
c) rekonsillasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortlsasi Aset Takberwujud pada
awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan
reklasiflkasi;
d) dalam hal terdapat kapitallsasi blaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriterla aset
kualinkasian, maka harus diungkapkan:
(1) jumlah blaya pinjaman yang dikapitalisasi selama
periode berjalan; dan
(2) tarif kapitallsasi yang digunakan untuk menentukan
jumlah blaya pinjaman yang layak dikapitalisasi;
e) jumlah tercatat Aset dan faktor signlfikan yang mendukung penentuan dan penilaiannya
untuk Aset Takberwujud yang dinilai dengan umur manfaat tidak terbatas;
f) penjelasan atas jumlah tercatat dan sisa periode amortlsasi darl setiap Aset
Takberwujud yang material terhadap laporan keuangan Perusahaan;
g) Aset Takberwujud yang diperoleh melalui Hibah Pemerintah dan awalnya diakut pada
Nilai Wajar sesuai SAK yang berlaku, diungkapkan:
(1) Nilai Wajar pada pengakuan awal atas aset-aset tersebut;
(2) jumlah tercatatnya; dan
(3) Aset tersebut diukur setelah pengakuan awal dengan model blaya atau model
revaluasi;
h) keberadaan dan jumlah tercatat Aset Takberwujud yang kepemilikannya dibatasi dan
jumlah tercatat Aset Takberwujud yang menjadi jaminan untuk Liabilitas;
i) nllal komitmen kontraktual untuk akuisisi Aset Takberwujud;
i) Aset Takberwujud disajikan pada jumlah revaluasian, diungkapkan:
(1) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian);
(2) nama Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhlr;
(3) jumlah tercatat Aset Takberwujud yang direvaluasi;
(4) metode dan asumsi signlfikan yang digunakan dalam
mengestimasi Nilai Wajar aset;
(5) jumlah tercatat untuk setiap Aset Takberwujud
Page 41
Page 40 of 86
seandainya Aset tersebut dicatat dengan model biaya; dan
(6} surplus revaluasi atau rugl penurunan nilai, yang
menunjukkan perubahan selama periode dan pembatasan-pembatasan distrlbusi
saldo surplus kepada para pemegang saham.
37) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi dan Pertambangan umum V
a) Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/Penyisihan
Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan
Yang harus diungkapkan antara lain label yang memuat penjelasan tentang :
(1) Saldo awal;
(2) Penambahan danpengurangan;
(3) Saldo akhlr.
b) Aset Eksptorasi dan Evaluasi
Yang harus diungkapkanantara lain:
(1)rinclan biaya perolehan aset eksplorasi dan evaluasi per area of interest yang
mencakup saldo awal, penambahan dan pengurangan, dan saldo akhlr; dan
(2)Jumlah aset, liabilitas, penghasilan dan beban, arus kas operasi, dan arus kas
Investasi yang timbul dari eksplorasi dan evaluasi pertambangan,
c) Bagian dari Biaya Ekspiorasi Tangguhan: pengupasan tanah tambang.
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Kebijakan akuntansi sehubungan dengan:
(a) Metode pembebanan biaya pengupasan tanah, dan
(b) Metode perhitungan Raslo Rata-Rata Tanah Penutup.
(2) Jumlah Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan yang terdirl dari (1)
biaya pengupasan awal, (2) biaya pengupasan lanjutan dengan penjelasan
mengenal perbedaan antara raslo aktual tanah menutup terhadap rasio rata-
ratanya;
(3) Perubahan atas Rasio Rata-Rata Tanah Penutup (blla ada);
(4) Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan dimana terjadl penundaan masa
produksi, mellputi penjelasan ;
(a) Alasan terjadinya penundaan;
(b) AmortlsasI belum diperhitungkan karena belum dimulalnya produksi, dan
(c) Jumlah penurunan {write dawn) akibat dllakukannya evaluasi Qika ada),
terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi
utama yang dipergunakan dalam menghltung penurunan nilai tersebut.
d) Biaya Pengembangan Tangguhan
Page 42
Page 41 of 86
Yang harus diungkapkan antara lain
(1) Mu(asi Biaya Eksplorasl dan Pengembangan Tangguhan selama tahun bergalan
dengan menunjukkan;
(a) Lokasi eksplorasl dan pengembangan;
(b) Saldo awal;
(c) Penambahan/pengurangan;
(d) Amortisasi, dan
(e) Saldo akhlr.
(2) Biaya pengembangan yang ditangguhkan atas kegiatan pengembangan yang
masih berjalan;
(3) Penjelasan apabila terjadi penghapusan biaya eksplorasl dan pengembangan
tangguhan yang menurut penelaahan manajemen tidak dapat dipullhkan;
(4) Jumlah biaya eksplorasl dan pengembangan yang ditangguhkan dimana
terjadi penundaan masa produksi, mellpuCI penjelasan:
(a) Alasan terjadinya penundaan;
(b) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dinilainya produksi; dan
(c) jumlah penurunan [write down) akibat dilakukannya evaluasi blla ada,
terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi utama
yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilal tersebut.
(5) Apabila terdapat lebih darl satu Area of Interest, maka harus diungkapkan
rincian dari Biaya Eksplorasl yang Ditangguhkan untuk tiap-tiap Area of Interest.
b. Liabilltas
1) Utang Usaha Catatan L/K no 15
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) jumlah utang usaha yang dipisahkan antara pihak ketiga dan plhak berelasi; V
b) jumlah utang usaha menurut mata uang; dan
c) jaminan yang diberikan oleh Perusahaan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan.
V
V
2) Provisi V
a] Pengungkapan untuk provisi berlaku untuk provisi jangka pendek dan provisi jangka
panjang.
b) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) nilal tercatat pada awal dan akhlr perlode;
(2} provisi tambahan dalam perlode bersangkutan;
(3) jumlah yang terjadi dan dibebankan pada provisi selama perlode bersangkutan;
jumlah yang dibatalkan selama perlode bersangkutan atas jumlah yang belum
Page 43
Page 42 of 86
Oigunakan;
(5) peningkatan selama periode yang bersangkutan, dalam nilal kinl, yang tet^adl
karena berlalunya waktu dan dampak dari seCiap perubahan tingkac diskonto;
(6) uralan mengenai karaktanstik kewajiban dan perkiraan saat terjadinya aruskeluar
sumber daya ekonomi;
(7) indikasi ketidakpastlan waktu atau jumlah arus keluar sebagalmana dimaksud
dalam angka(6). Dalam hal diperlukan, Perusahaan mengungkapkan asumsi
utama yang mendasarl prakiraan perlstiwa masa depan; dan
(8) jumlah estimasi penggantian yang akan dlterima dengan menyebutkan jumlah Aset
yang telah diakul untuk estimasi penggantian tersebut.
3) Beban akrual V Catatan L/K no 17
Yang wajib diungkapkan antara lain jenis dan jumlah dari unsur utama beban yang belum
jatuh tempo.
4) Khusus Industri Perbankan V
Liabilitas Segera
Yang haais diungkapkan antara lain:
a) Rincian berdasarkan jenis dan mata uang; dan
b) Uralan mengenal sIFat masing-masing kewajiban.
5) utang Repo V
Yang harus diungkapkan antara lam;
a) RIncian mengenal jenis dan jumlah EFek yang dijual Perusahaan pada transaksi repo;
b) Tanggal dan harga diiakukannya pembetlan dan penjualan kembali Efek.
6) Khusus Kontrak Konstruksi V
Utang Bruto kepada Pelanggan
Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain liabilitas bruto dari setlap kontrak
konstruksi. Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dihnei dalam bentuk tabel
yaitu :
a) blaya kontrak yang terjadi;
b) laba yang diakul;
c) keruglan yang dialami; dan
d} pekerjaan yang sudah ditagih (termln).
7) Khusus Industri Perbankan V
a) Simpanan Nasabah
Yang harus diungkapkan antara lain rincian tlap jenis simpanan yang mengungkapkan:
Page 44
Page 43 of 86
(1) Rincian berdasarkan mata uang, dan jangka waktu;
(2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan plhak berelasi dan plhak ketiga;
(3) Tingkat suku bunga rata-raca per tafiun;
(4) Jumlah amortlsasi pada tahun berjalan untuk sertifikac deposito;
(5) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan statusnya, misalnya diblokir atau
dijaminkan; dan
(6) Pemberian fasititas istimewa kepada pemilik rekening giro.
i) Simpanan dari Bank Lain
V
Vang harus diungkapkan antara lain;
(1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan Jangka
waktu;
(2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan plhak berelasi dan
plhak ketiga;
(3} Tingkat suku bunga rata-rata per tahun;
(4) Jumlah amortlsasi pada tahun berjalan untuk sertifikat
deposito; dan
(5) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan jenis dan
statusnya, misalnya diblokir atau dijaminkan.
8) Khusus Industri Asuransi Kerugian dan Jiwa
a) Kewajiban Manfaat Polls Hasa Depan
Yang harus diungkapkan antara lain :
(Ij Rincian berdasarkan program asuransi;
(2) Rincian berdasarkan jenis pertanggungan;
(3) Rincian berdasarkan mata uang;
(4) Dasar perhitungan dan asumsi aktuaris; dan
(5) RekonslllasI jumlah pada awal dan akhir periods yang
memperllhatkan penambahan dan pengurangan.
b) Utang Klaim
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Pemisahan antara utang klalm kepada plhak berelasi dan
plhak ketiga;
(2) Jumlah utang klalm berdasarkan tertanggung;
(3) Jumlah utang klalm menurut jenis asuransi; dan
(4) Jumlah utang menurut mata uang.
Page 45
Page 44 of 86
c) Estimasi Klaim Retensi Sendiri
Yang harus dlungkapkan antara lain:
(1) Jumlah menurut jenis asuransi;
(2) Jumlah menurut tertanggung;
(3) Jumlah menurut mata uang; dan
(4) Jumlah estimasi klaim yang sudah terjadl namun belum
dilaporkan.
d) Premiyang belum merupakan Pendapatan
Yang harus dlungkapkan antara lain:
(1) Jumlah menurut program asuransi;
(2) Jumlah menurut jenis pertanggungan;
(3) Pemisahan antara premi yang belum merupakan
pendapatan kepada pihak berelasi dan plhak ketiga;
(4) Metode perhitungan yang digunakan; dan
(5) Rekonsfliasl jumlah pada awal dan akhir periode yang
memperllhatkan penambahan dan pengurangan.
e) Utang Koasuransi (rewrite)
Yang harus dlungkapkan antara lain:
(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan
pihak ketiga;
(2) Jumlah berdasarkan ko-asuradur;
(3) Jumlah menurut jenis mata uang; dan
{4) Jumlah menurut umur utang.
f) Utang Reasuransi
Yang harus dlungkapkan antara lain;
(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan
pihak ketiga;
(2) Jumlah berdasarkan reasuradur;
(3) Jumlah menurut jenis mata uang;
(4) Jumlah menurut umur utang; dan
(5) Jumlah utang atau plutang reasuransi yang
disalinghapuskan.
g) Utang Komisi
Yang harus dlungkapkan antara lain:
(1} Jumlah berdasarkan tertanggung dan asuradur;
Page 46
Page 45 of 86
(2) Jjmlah menurutjenis mata jang; dan
(3) Jumlah menurut jenis asuransl.
h) Titipan Premi
Yang harus dlungkapkan antara lain rlnclan menurutjenis asuransl.
i} Hak Laba Pemegang Polls Yang Belum Dibagikan
Yang harus dlungkapkan;
(1) Tanggal dan hasil keputusan rapat pemegang saham;
(2) Dasar perhltungan; dan
(3) Saldo menurut usia.
9) Liabilltas Imbalan Kerja Jangka Pendek V
Yang harus dlungkapkan antara lain jenis dan jumiahnya.
10) Utang Pajak Catatan L/K no 20
Yang harus dlungkapkan antara lain:
a) jenis dan jumiahnya; dan V
b) Informasi mengenai ketetapan pajak.
V
11) Khusus Industri Pembiayaan V
Kewajiban Anjak Piutang
Yang harus dlungkapkan antara lain:
a) lumlah liabilltas anjak piutang dalam rangka anjak piutang dengan recourse; dan
b) Jumlah beban tangguhan, piutang retensi anjak piutang, dan jatuh tempo serta Ikatan
penting lainnya yang diatur dalam perjanjian anjak piutang.
12) Khusus Kontrak Konstruksi V
Uang Muka Kontrak
Yang harus dlungkapkan antara lain jumlah uang muka kontrak yang diterima.
13) BagianLancar atas Liabilltas Jangka Panjang V Catalan 17K no 19
Yang harus dlungkapkan antara lain baglan lancar atas liabilltas jangka panjang sesual
dengan pengungkapan utang bank dan lembaga keuangan jangka panjang sebagalmana
diatur dalam Checklist Ini.
14) Liabilltas Keuangan Lainnya Catatan L/K no 16,19
a) Yang harus dlungkapkan antara lain:
(l)Pengungkapan untuk liabilltas keuangan lainnya beiiaku untuk liabilltas V
Page 47
Page 46 of 86
keuangan lainnya yang bersifaC jangka pendek dan jangka panjang; V
(2}Perusahaan wajib mengelompokkan sesual klasiflkasl yang dipisabkan antara pihak
kecfga dan pihak berelasi;
(Sevang harus dlungkapkan antara lain:
(a) nilal tercatat liabilltas keuangan untuk setiap kategorl; V
(b) laba aCau rugi neto pada setiap liabilltas keuangan; dan
(c) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan
V
dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi V
utang dan kondisi default).
b) Dalam ha I terdapat restrukturisasi Utang
Catalan L/K no 14
Yang harus dlungkapkan antara lain :
V
(l)Penjelasan tentang pokok-pokok perubahan persyaratan dan penyelesaian utang;
(2}Jumlah keuntungan atas restrukturisasi utang dan dampak pajak penghasilan yang
terkait;
(3)Jumlah keuntungan atau keruglan bersih atas pengallhan aset yang diakul selama
V
perlode tersebut; dan V
(4)jumlah utang kontinjen yang dimasukkan dalam nilai tercatat utang yang telah
direstrukturisasi. V
15) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi V
Bagian Liabiiitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang Jatuh Tempo
dalam Satu Tahun
Yang harus dlungkapkan antara lain rincian Jenis dan jumlahnya.
16) Khusus Industri Pertambangan Umum V
Bagian Penyisihan untuk Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang Jatuh
Tempo dalam Satu Tahun
Yang harus dlungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya.
17) Liabilltas terkait aset atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual. V
Yang harus dlungkapkan antara lain liabiiitas terkait aset atau kelompok lepasan yang
dimiliki untuk dijual sesual dengan dan dapat digabung dengan pengungkapan aset tidak
lancar atau kelompok lepasan yang diklasifikasikan sebagal dimiliki untuk dijual.
Liabiiitas Jangka Panjang
18) Utang Pihak Berelasi Non-Usaha Catatan L/K no 19, 28
Yang Harus dlungkapkan antara lain :
a) rincian nama pihak berelasi, jenis, dan jumlah utang; V
b) jumlah utang menurut mata uang; dan
Page 48
Page 47 of 86
jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang
berhubungan.
19) Utang Bank dan Lembaga Keuangan Jangka Panjang Catatan L/K no 14, 5, 7, 11,
Yang Harus dlungkapkan antara lain: 12, 19
a) rlnclan jumlah utang berdasarkan nama bank/lembaga keuangan dan jenis mata uang;
b) kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan;
V
c) tanggal jatuh tempo; V
d) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan; V
e) penjelasan tentang fasilitas pinjaman yang diperoleh, termasuk jumlah dan tujuan V
perolehannya; V
f) pembayaran yang dllakukan pada periode beijalan untuk masing-masing fasilitas
pinjaman; V
g) kejadlan penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhl V
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasl utang dan kondisi default);
h) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan;
V
0 persyaratan Iain yang penting, seperti adanya pembatasan pembagian dividen, V
pembatasan rasio tertentu, dan/atau pembatasan perolehan utang baru; dan
j) pengungkapan informasi sehubungan dengan liabilitas berbunga jangka panjang yang V
akan jatuh tempo dalam jangka waktu 12 (dua belas) bulan sejak tanggal laporan
posisi keuangan tetapi tetap diklasifikasikan sebagai liabilitas jangka panjang, antara
lain adalah: V
(1)nama bank/lembaga keuangan dan jumlahnya; dan
(2)r1ngkasan perjanjian lama dan baru, yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka
waktu pinjaman, tanggal jatuh tempo, dan persyaratan penting.
20) Utang Sewa Pembiayaan
Yang harus dlungkapkan antara lain ;
a) jumlah neto nllal tercatat untuk setlap kelompok aset dan pemberl sewa V
(lessor) pada tanggal laporan posisi keuangan;
b) rekonsiliasi antara total pembayaran sewa minimum dl masa depan pada
tanggal laporan posisi keuangan, dengan nilal kininya. Selain itu wajib V
mengungkapkan total pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal laporan
posisi keuangan, dan nllal kininya, untuk setiap periode berlkut:
(1) sampal dengan satu tahun;
(2) leblh dari satu tahun sampal 5 (lima) tahun; dan
Page 49
Page 48 of 86
(3) lebih dan 5 (lima)tahijn.
c) pembayaran sewa kontinjen yang diakui sebagai beban pada periode
tersebut; V
tJ) total pembayaran minimum sewa-lanjuC (sublease) masa depan yang
diperkirakan akan diterima dari kontrak sewa-lanjut yang tidak dapat dibatalkan (non- V
cancellable sublease) pada tanggal laporan posisi keuangan;
e) keuntungan atau kerugian yang ditangguhkan beserta amortlsasinya
sehubungan dengan transaksi penjualan dan penyewaan kemball (sale and leaseback);
dan
f) penjelasan umum isi perjanjlan sewa yang material, antara lain:
(1) dasar penentuan utang sewa kontinjen; V
(2) ada tidaknya klausul-klausul yang berkaitan dengan opsi
perpanjangan atau pembellan dan eskalasi beserta syarat-syaratnya; dan
(3) pembatasan-pembatasan yang ditetapkan dalam perjanjian
sewa.
21) Khusus Industri Perbankan V
a) Surat Berharga yang Diterbitkan
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1)Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu;
(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan plhak ketiga;
(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun;
(4) Rincian berdasarkan peringkat efek dan perusahaan pemeringkat;
(5) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan;
(6) Ringkasan perjanjian yang mellputi tanggal kesepakatan, jangka waktu
perjanjian, tanggal jatuh tempo, kewajiban yang harus dipenuhl, dan persyaratan
penting lainnya (Debt Covenance);
(7) Pendapat manajemen tentang pemenuhan Debt Covenanceatas surat
berharga yang diterbitkan.
b) Pinjaman Diterima
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1)Rlncian berdasarkan pihak, jenis, dsn mata uang;
(2)Rlncian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga;
(3)Ringkasan perjanjian yang mellputi tanggal kesepakatan, jangka waktu perjanjian,
tingkat bunga, tanggal jatuh tempo, nilai Aset bank yang dijaminkan, dan
persyaratan penting lainnyafdebf covenance);
(4)Pendapat manajemen terkalt pemenuhan debt covenance;
Page 50
Page 49 of 86
(5)Ap3bila bank menerima dana atau fasilltas pinjaman dari pemerintah atau pihak
lain dengan tingkat imbalan yang leblh rendah dari tingkat bunga pasar maka
manajemen mengungkapkan mengenai fasilltas tersebut dan dampaknya
terhadap laba bersih.
Estimasi Kerugian Komitmen dan Kontinjensi
Yang barus diungkapkan antara lain:
(1)Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan kolektibilltas;
(2)Rlnclan jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga;
(3)Jumlah penyisihan penurunan nllal dan mutasl selama periode berjalan;
(4)Ketentuan minimum penyisihan penurunan nilai komitmen dan kontinjensi menurut
B! dan posisi penyisihan penghapusan bank pada saat periode pelaporan; dan
(5)Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai
komitmen dan kontinjensi.
22) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi V
Liabilitas Pengelolaan dan Rekiamasi Lingkungan Hidup Tangguhan
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) Mutasl taksiran provisi PLH selama tahun berjalan dengan menunjukkan:
(1) Saldo awal;
(2) Penyisihan yang dibentuk;
(3) Pengeluaran yang terjadi; dan
(4) Saldo akhir.
b) Kegiatan PLH yang telah dilaksanakan dan yang sedang berjalan;
c) Liabilitas bersyarat sehubungan dengan PLH dan liabilitas bersyarat lainnya
sebagaimana diatur dalam standar akuntansi keuangan;
d) Apabila dalam pos ini terdapat komponen biaya yang sifatnya material, misalnya beban
penutupan tambang, maka perusahaan dapat menyajikannya dalam pos yang terpisah;
e) label yang memuat penjelasan tentang;
(1) Saldo awal;
(2) Penambahan dan Pengurangan ;
(3) Saldo akhir.
23) Liabilitas Imbaian Kerja Jangka Panjang
a) imbaian Pastl V Catatan L/K no 21
Yang harus diungkapkan antara lain: V
(1) gambaran umum mengenai jenis program.
(2) rekonsillasi saldo awal dan akhir dari nilai kinl kewajiban
Page 51
Page 50 of 86
imbalan pasti yang menunjukkan secara terpisah, pengaruhnya selama perlode
berjalan yang dapac diaCribusikan ke dalam:
(a) blaya jasa kini;
(b) blaya bunga;
{c) iuran oleh pesetta program;
(d) keunCungan dan kerugian aktuarial;
(e) perubahan kurs mate uang asing pada program yang diukur dengan mata
uang yang berbeda dengan mata uang penyajian;
(f) imbalan yang dibayarkan;
(g) blaya jasa lalu;
(h) komblnasl bisnis;
(I) curtailment; dan V
(jj penyelesalan.
(3) anallsis kewajiban Imbalan pasti terbadap jumlah yang V
dlhasllkan dari program yang seluruhnya tidak didanai dan jumlah yang dihasitkan
dart program yang seluruhnya atau sebagian didanal;
(4) rekonslllasi saldo awal dan akhir darl Nilal Wajar aset
program serta saldo awal dan akhir dari setlap hak penggantlan yang diakul
sebagal Aset sesuai dengan SAK menunjukkan secara terpisah, dampak selama
perlode yang dapat diatrlbusikan pada setlap;
(a) hasll yang dlharapkan dari aset program;
(b) keuntungan dan kerugian aktuarial;
(c) perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata
uang yang berbeda dengan mata uang penyajian;
(d) iuran oleh pemberl pekerja;
(e) iuran oleh peserta program;
(f) imbalan yang dibayarkan;
(g) komblnasl bisnis; dan V
(h) penyelesalan;
(5) rekonslllasi nilal kIni kewajiban imbalan pasti sebagaimana
dimaksud dalam butlr (2) dan Nilal Wajar aset program sebagaimana dimaksud
dalam butlr (4) atas Aset dan Llabllltas yang diakul dalam laporan posisl
keuangan, paling kurang mengungkapkan:
(a) keuntungan dan kerugian aktuarial neto yang tidak diakul dalam laporan
posisl keuangan;
(b) biaya jasa lalu yang tidak diakul dalam laporan posisi keuangan;
(c) setlap jumlah yang tidak diakul sebagal Aset, dikarenakan oleh batasan
dalam SAK;
Page 52
Page 51 of 86
(d) Nilai Wajar pada akhir periode pelaporan dari setiap hak penggantian
yang diakui sebagai Aset sesuai dengan SAK; dan
(e) jumlah lainnya yang diakui dalam laporan posisi keuangan;
(6) total beban yang diakui di laba rugl untuk setiap hal*hal V
berikut dan nama pos dimana hal tersebut termasuk:
(a) blaya jasa kini;
(b) biaya bunga;
(c) basil yang dibarapkan dari aset program;
(d) basil yang dibarapkan dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset
sesuai dengan SAK;
(e) keuntungan dan kerugian aktuarial, Jika Perusahaan memilih metode koridor
10% (sepuluh per seratus);
(f) blaya jasa lalu;
(g) dampakdari curtailment terutama terkait dengan penyelesalannya; dan
(b) dampak dari batasan dalam SAK;
(7) jumlah total yang diakui dalam pendapatan komprehensif V
lain yang akan diakui segera dalam saldo laba, meliputi:
(a] keuntungan dan kerugian aktuarial; dan
(b) dampak dari batasan dalam SAK; v/
(6) jumlah kumulatif dari keuntungan dan kerugian aktuarial
yang diakui pada pendapatan komprehensif lain, dalam hal Perusahaan mengakul
keuntungan dan kerugian dalam pendapatan komprehensif lain sesuai dengan SAK;
(9) persentase atau jumlah setiap kategorl utama yang
merupakan Nilai Wajar total aset program, untuk setiap kategori utama dari aset
program, yang mencakup, namun tidak terbatas pada, instrumen ekuitas,
V
instrumen utang, properti, dan selurub aset lain;
(10) jumlah yang mencakup Nilai Wajar aset program untuk:
(a) setiap kategorl instrumen keuangan milik Perusahaan; dan
(b) setiap properti atau Aset tain yang digunakan oleb Perusahaan;
V
(11) penjelasan atas dasar yang digunakan untuk menentukan
tingkat pengembalian yang diharapkan atas Aset secara keseluruhan, termasuk V
dampak kategori utama dari aset program;
(12) imbal basil aktual atas aset program, serta Imbal basil V
aktual atas setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset;
(13) Asumsi aktuarial utama yang digunakan sampai pada akhir V
periode pelaporan dan diungkapkan dalam ukuran yang absolut dan tidak hanya
sebagai marjin antara persentase dan variabel lainnya, termasuk:
(a) tingkat diskonto;
(b)_____ tingkat imbal hasll yang diharapkan atas setiap aset program untuk
Page 53
Page 52 of 86
periode yang disajikan dalam laporan keuangan;
(c) tingkat imbal hash yang diharapkan untuk periode yang disajikan dalam
laporan keuangan pada setlap hak penggantian yang diakul sebagai Aset;
(d) tingkat kenalkan gaji yang diharapkan (dan perubahan dalam indeks
atau varlabel tertentu lainnya dalam masa program formal atau konstruktif
sebagal dasar untuk kenalkan Imbalan masa depan);
(e) tingkat tren blaya kesehatan; dan
(f) asumsi material lain yang digunakan dalam aktuarla;
(14) dampak kenalkan atau penurunan satu angka persentase
V
dalam tingkat tren blaya kesehatan yang diasumsikan pada:
(a) biaya jasa kini agregat dan komponen biaya bunga dari blaya kesehatan
pascakerja perlodik neto; dan
(b) akumulasi kewajiban Imbalan pascakeija untuk biaya kesehatan.
(c) Dalam hal program dloperaslkan dalam lingkungan inflasl yang tinggi, wajib
diungkapkan dampak persentase kenalkan atau penurunan tingkat tren biaya
kesehatan yang diasumsikan darl makna yang serupa dengan satu angka
persentase dalam lingkungan inflasi yang rendah.
(15) Jumlah periode tahunan saat Ini dan periode empat tahun
V
sebelumnya darl:
(a) nllal kIni kewajiban imbalan pasti, Nilai Wajar aset program dan surplus atau
defisit pada program; dan
(b) penyesualan yang timbul pada:
(I) llabllitas program dinyatakan sebagal jumlah atau persentase darl llabilitas
program pada akhlr periode pelaporan; dan
(II) aset program dinyatakan sebagal jumlah atau persentase darl aset
program pada akhir periode pelaporan;
(16) estimasi terbalk pemberl kerja, segera setelah dapat
V
ditentukan secara andal, darl luran yang diharapkan akan dibayar dalam program
selama periode tahunan dimulal setelah periode pelaporan; V
(17) khusus untuk program Imbalan pasti yang membagi risiko
antar entitas sepengendali, wajib diungkapkan sebagal berikut:
(a) perjanjian kontraktual atau kebljakan tertulls untuk pembebanan blaya
imbalan pasti neto atau buktl bahwa tidak ada kebijakan seperti Itu;
(b) dalam hal Perusahaan mencatat alokasl blaya Imbalan past! neto sesual
SAK, maka Perusahaan mengungkapkan:
(I) InFormasI yang memungkinkan pengguna laporan keuangan untuk
mengevaluasi sIFat program Imbalan pasti dan dampak keuangan atas
perubahan program selama periode tersebut;
(II) pengungkapan gambaran umumjenis program sesuai dengan huruFa)
Page 54
Page 53 of 86
butir (1) mencakup penjelasan praktik informal yang menimbulkan
kewajiban konstruktif termasuk dalam pengukuran kewajiban Imbalan
pasCI; dan
(iil)jika Perusahaan mencaCat iuran yang terutang untuk periode sesuai 5AK
informasi tentang program secara keseluruhan disyaratkan sesuai dengan
butir (1), butir (2), butir (3), butir (4), butir (9), butir (13), butir (14),
dan butir (16) serta butir li.
b) Iuran Pasti
V
Perusahaan yang menyelenggarakan program iuran pastifiarus mengungkapkan
jumlah yang diakul sebagai beban untuk program Iuran pasti.
c) Imbalan Kerja Jangka Panjang Lainnya V
Yang barus diungkapkan paling kurang jenis dan jumlah Imbalan kerja jangka panjang
lainnya.
d) Pesangon Pemutusan Kontrak Kerja V
Yang harus diungkapkanantara lain:
(1) Iuran program dan jumlah pesangon pemutusan kontrak
kerja; dan
(2) penjelasan mengenal liabilltas kontinjen (jlka ada).
24) Utang Obligasi V
Yang harus diungkapkan antara lain;
a) rinclan mengenal jenis, nllai nominal dan nllal tercatat dalam rupiah dan mata uang
asing, tanggal jatuh tempo, jadwal pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat
obligasi dicatatkan, dan tujuan penerbitannya;
b) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek;
c) jumlah baglan yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan;
d) nama Wall Amanat dan keterkaltan usaha dengan Perusahaan;
e) jamlnan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan
menunjuk pos-pos yang berhubungan, jlka ada;
f) pembatasan yang dlpersyaratkan dalam Kontrak Perwallamanatan;
9) kejadlan penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhl
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturlsasi utang dan kondisi default); dan
h) persyaratan penting lainnya.
25) Sukuk V
a) Perusahaan wajib mengelompokkan Sukuk berdasarkan akad syatiah yang digunakan.
Page 55
Page 54 of 86
Perusahaan harus mengungkapkan antara lain:
(1) uralan tentang persyaratan utama dalam penerbitan Sukuk, cermasuk:
(a) ringkasan akad syarlah dan skema transaksisyarlah yang digunakan;
(b) Asec, manfaat, atau aktivltas yang mendasarl;
(c) nilai nominal;
(d) besaran imbalan (untuk Sukuk Ijarah);
(e) prinsip pembagian hasll usaba, dasar bag! hasli, dan besaran nisbah bagi basil
(untuk Sukuk mudharabah);
(0 rencana jadwal dan tata cara pembagian dan/atau pembayaran imbalan atau
bag! basil;
(g) jangka waktu;
(h) tujuan penerbitannya; dan
(I) persyaratan pcnting lain;
(2) peringkat dan nama Perusabaan Pemerlngkat Efek;
(3) bursa tempat Sukuk dicatatkan;
(4) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan;
(5) nama Wall Amanat dan keterkaltan usaha dengan Perusabaan;
(6)iaminan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada);
(7)pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwallamanatan; dan
(8) kejadlan penting lainnya antara lain kepatuhan Emiten atau Perusahaan Publlk
dalam memenuhl persyaratan dan kondlsl Sukuk (misalnya restrukturlsasl Sukuk
dan kondlsl default).
26) Utang Subordinasi V
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) nama kreditur, sifat Ikatan, jangka waktu, jenis mata uang, dan kisaran suku bunga
kontraktual selama periode pelaporan
b) tujuan perolehannya;
c) persyaratan terkalt dengan pelunasan utang subordinasi;
d) kejadlan penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhl
persyaratan dan kondlsl utang (misalnya restrukturlsasl utang dan kondlsl default);
e) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwallamanatan; dan
f) persyaratan penting lainnya.
27} Obligasi Konversi
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) rincian mengenal jenis, nllal nominal dan nllal tercatat, tanggal jatuh tempo, jadwal
pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat obligasi konversi dicatatkan, dan
Page 56
Page 55 of 86
tujuan penerbitannya;
b) periode konversi dan persyaratan konversi, antara lain mellputi rasio konversi, harga
pelaksanaan, hak konversi sebelum jatuh cempo serta persyaratannya, dan penaltl;
c) dampak diljsi apabila seluruh obllgasi dikonversikan, dengan memperhatikan tingkat
konversi atau harga pelaksanaan (exercise price) yang paling menguntungkan darl
suduC pandang pemegang obllgasi konversi;
d) jumlah obllgasi yang telah dikonversikan dan dampak dilusinya;
e) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek;
T) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan;
g) nama Wall Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan;
h) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obllgasi dengan
menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada);
kejadlan penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasl utang dan kondisi default);
J) dalam hal Perusahaan menerbitkan obllgasi konversi tanpa melalul penawaran umum,
wajib diungkapkan tujuan penerbitan dan nama pembell;
k) komponen Liabllltas darl obllgasi konversi;
l) keberadaan fitur derivatif melekat; dan
m) persyaratan penting lainnya
c. Ekuitas
Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk
1) Modal Saham Catatan L/K no 22
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) BagI setlap jenis saham, antara lain:
(1) Rekonslllasi jumlah saham beredar pada awal dan akhir periode; V
(2) Hak, kelstimewaan, dan pembatasan yang melekat pada setlap jenis saham,
termasuk pembatasan atas dividen dan pembayaran kemball atas modal; dan
V
(3} Saham yang dicadangkan untuk penerbitan dengan hak opsi dan kontrak
penjualan saham, termasuk jumlah dan persyaratan;
V
b) Penjelasan mengenal sifat dan tujuan setlap pos cadangan dalam V
ekuitas;
c) Susunan pemegang saham dengan mengungkapkan jumlah lembar
saham dan persentase kepemilikan, yaltu: V
(1)Pemegang saham yang memlllkl 5% (lima perseratus) atau leblh;
(2)Nama direktur dan komisaris yang memiilki saham; dan
Page 57
Page 56 of 86
(3)Pemegan9 saham lainnya;
d) Dalamhai terjadi perubahan modalsaham dalam periode benalan: V
(1)Keputusan yang barhubungan dengan perubahan modal saham tersebut, seperti
pengesahan Menteri Hukum dan HakAsasi Manusia, persetujuan dan/atau
pemberltahuan Menteri terkait, dan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham
(RUPS);
(2)Sumber peningkatan modal saham, antara lain dari kapltalisasi agio, saldo laba,
penerbltan saham bam darl Penawaran Umum dengan dan/atau tanpa Hak
Memesan Efek Terlebih Dahulu {right issue dan private placement), pelaksanaan
waran, serta konversi obllgasl; dan
(3}Tujuan perubahan modal saham, antara lain dalam rangka ekspansi, penyelesalan
pinjaman, atau pemenuhan kecukupan modal;
e) Dalam hal hanya sebagian saham Pemsahaan yang dicatatkan di Seluruh saham Perusahaan
Bursa Efek, agar disebutkan jumlah saham yang dicatatkan dan yang tidak dicatatkan V telah dicatatkan pada bursa
pada Bursa Efek. efek, lihat catatan lb
2) Tambahan Modal Oisetor {Additional Paid-in Capital) V
Yang harus diungkapkan antara lain;
a} RIncian jumlah tambahan modal disetor;
b) Uralan sumber agio saham;
c) RIncian biaya emisi Efek ekultas berdasarkan penerbltan Efek
ekultas;
d) Uralan mengenal sifat dan asal selisih kurs atasmodal disetor;
a) Uralan mengenal sifat dan asal tambahan modal disetor lainnya;
f) Pengungkapan untuk selisih nllai transaksi dengan entitas
sepengendalf, antara lain:
(1) Nama dan penjelasan tentang entitas atau bisnis yang berkomblnasi;
(2) Penjelasan mengenal hubungan sepengendall darl entitas-entitas yang
bertransaksi dan bahwa hubungan tersebut tidak bersifat sementara;
(3) Tanggai efektif transaksi;
(4) Operasl atau keglatan bisnis yang telah diputuskan untuk dijual atau dihentikan
akibat komblnasi bisnis tersebut;
(5) Kepemilikan entitas atau bisnis yang diallhkan serta jenis dan jumlah Imbalan
yang terjadi;
(6) Nllai tercatat bisnis yang dikomblnasikan atau diallhkan serta selisih antara nilai
tercatat tersebut dengan jumlah Imbalan yang diserahkan atau diterlma; dan
(7) Penyajian kemball laporan keuangan yang memberikan informasi antara lain:
Caj Ikhtlsar anpka-angka laporan keuangan yang telah dllaporkan sebelumnva
Page 58
Page 57 of 86
untuk periode yang disajikan kembali;
(b) Ikhtisar jumlah tercatat Aset dan Liabilltas entitas atau bisnis yang
dikombinasikan;
(c) Dampak penyesuaian kebljakan akuntansi; dan
(d) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan setelah disajikan kembali.
3) Selisih Transaksi dengan Pihak Nonpengendali V
Yang harus diungkapkan antara lain ;
a) Uraian transaksi perubahan kepemlllkan tanpa hilangnya Pengendalian yang meliputi:
(1) Jenls transaksi dan perubahan persentase kepemilikan;
(2) Nama entitas anak; dan
(3) Nama pihak yang bertransaksi;
b) Perhitungan selisih transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian; dan
c) Jumlah yang direalisasi ke laba rugl atas pelepasan investasi pada saat hilangnya
Pengendalian.
4) Saham Treasuri V
Yang harus diungkapkan antara lain:
d) Latar belakang pembellan kembali saham, pelepasan, atau
pengurangan modal disetor;
b) Tanggal atau periode perolehan serta Jumlah lembar dan nilai
saham treasuri yang diperoleh;
c) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang digunakan sebagai
pengurangan modal disetor;
d) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang dllepaskan kembali serta
selisih antara harga perolehan dengan harga pelepasan saham treasuri; dan
e) Akumulasi jumlah lembar dan nilai saham treasuri.
5) Saldo Laba
Yang harus diungkapkan antara lain: V
a) Alasan dan jumlah penyesuaian periode yang lalu (jlka ada);
b) Perubahan saldo laba pada periode bersangkutan dan persetujuan RUPS yang terkalt;
dan
c) Saldo laba yang ditentukan penggunaannya, sifat, dan tujuan setiap pos cadanqan.
6) Waran V
Yang harus diungkapkan antara lain;
a) jenis waran dan harga pelaksanaan darl masing-masing waran;
Page 59
Page 58 of 86
b) dasar penertuan Milai Wajar waran;
c) filial waran yang belum dan tidak dilaksanakan (kadaluwarsa);
d) jumlah waran yang diterbitkan dan beredar serta dampak dilusinya; dan
e) Ikatan-ikatan yang terkaiC dengan penerbitan waran.
7) Pendapatan Komprehensif Lainnya V
Yang harus diungkapkan antara lain keterangan mengenal perubahan masing-masing
komponen pendapatan komprehensif lainnya.
8) Kepentingan Nonpengendali V
Yang harus diungkapkan antara lain rincian bagian pemegang saham nonpengendali atas
ekuitas masing-masing entitas anak yang tidak dapat diatribusikan secara langsung atau
tidak langsung pada entitas induk.
d. Laba Rugi Komprehensif
1) Pendapatan Catatan L/K no 23
Yang harus diungkapkan antara lain ;
a) Jumlah setiap kategori signifikan dari pendapatan yang diakui selama periode,
termasuk pendapatan yang berasal darl:
(1) Penjualan barang; V
(2) Penjualan jasa; V
(3) Bunga;
V
(4) Royalti; dan/atau
(5) Dividen;
V
diungkapkan secara terpisah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga;
V
b) Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama;
V
c) Nama pihak pembell dan jumlah nilai penjualan yang meleblhi 10% (sepuluh V
perseratus) dari pendapatan;
d) Jumlah pendapatan yang berasal dari pertukaran barang atau jasa yang tercakup dalam
setiap kategori signifikan dari pendapatan (jlka ada), yang diungkapkan terpisah V
berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga;
e) Khusus untuk kontrak konstruksi, diungkapkan antara lain: V
(1) Pendapatan kontrak konstruksi;
(a) Jumlah pendapatan kontrak yang diakui sebagal pendapatan dalam periode
berjalan;
Page 60
Page 59 of 86
(b) Metode yang digunakan untuk menentukan pendapatan kontrak yang diakui
dalam periode berjalan; dan
(c) Metode yang digunakan untuk menentukan tahap penyeiesalan kontrak;
(2) Pekerjaan dalam proses penyeiesalan pada tanggal akhir periode pelaporan:
(a) Jumlah agregat biaya yang terjadi dan laba/rugl yang diakui sampal tanggal
pelaporan;
(b) Jumlah uang muka yang diterlma; dan
(c) Jumlah retensi;
(3) Jumlati taglhan dan utang bruto kepada pemberi ker^a, masing-masing sebagai Aset
dan Liabilitas;
f) Dalam hal Perusahaan memillki transaksi hubungan keagenan, diungkapkan secara
terpisah, antara lain;
(1) Penjualan blasa dan penjualan darl hubungan keagenan;
(2) Pendapatan komisi yang diperoleh Perusahaan sebagai agen darl transaksi
keagenan dengan pendapatan lainnya; dan
(3) Perincian darl komponen pendapatan neto yang diperoleh Perusahaan sebagai
prinsipal darl transaksi keagenan, yang antara lain terdiri darl;
(a) Pendapatan bruto;
(b) Retur/rabat/diskon terkait; dan
(c) Total pendapatan neto.
2) Khusus Industri yang Tarifnya Diatur oleti Regulator
Ketentuan Tarif V
Yang harus diungkapkan antara lain;
a) Dasar ketentuan tarif;
b) Objek atau aktivitas yang dikenakan tarif;
c) Masa beriaku tarif;
d) Besaran tarif; dan
e) Perjanjtan lain yang terkait.
3) Khusus Industri pembiayaan
Rincian jumlah berdasarkan keiompok produk/jasa utama antara lain: V
a} Pendapatan pembiayaan konsumen;
b) Pendapatan anjak piutang; dan
c) Pendapatan sewa.
4) Khusus Industri Rumah Sakit
Terdiri dari: V
Page 61
Page 60 of 86
Jasa pelayanan medis, jasa penunjang lainnya, jasa dokter, rawat inap, rawat jalan dan
penunjang media,
RIncian pengurang pendapatan, antara lain:
a) ResCitusi;
b) Subsidl tidak mampu; dan
c) Selisih perhICungan klaim,
S) Khusus Industri Transportasi V
RIncian jumlah dati kelompok produk/jasa utama antara lain:
3) RIncian
pendapatan bersih jasa transportasi;
ti) RIncian pendapatan usaha dari jasa penyewaan atat
transportasi;
c) RIncian pendapatan usaha dah jasa ekspedlsi;
d) RIncian pendapatan usaha darl keagenan; dan
e) RIncian pendapatan diplsahkan sesuai dengan
jenisnya armada (bus, taksi, feri, tanker dan pesawat udara) dengan ketentuan
memisahkan atas dasar kepemilikan armada tersebut.
6) Khusus Industri TelekomuniKasi V
RIncian pendapatan usaha antara lain pendapatan usaha jasa interkoneksi, jasa
telekomunikasi sendiri, jasa telekomunikasi yang dilaksanakan melalui kerjasama dengan
plhak lain.
7) Khusus Industri Asuransi: V
Pendapatan Premi
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok premi faruto,
premi reasuransi, dan penurunan (kenaikan) premi yang belum merupakan pendapatan
untuk setlap jenis asuransi.
Cafatan.- menyesuaikan dengan PSAK yang berlaku (PSAK 36 dan 62}
Khusus Industri Jalan Tol:
8) V
Pendapatan
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Penjualan meliputi rincian pendapatan jasa tol sendiri, rincian pendapatan jasa lain, dan
rincian pendapatan kerjasama operasi;
b) Jika perusahaan memiliki hak penyelenggaraan sejumlah ruas jaian tol, maka
Page 62
Page 61 of 86
pendapatan usaha untuk setiap ruas jalan tol tersebut harus diungkapkan.
9) Khusus Industri Perbankan
V
Pendapatan Bunga
Yang harus diungkapkan antara lain;
Pendapatan bunga, yang dapat terdirl darl dan tidak terbatas pada ;
a) Obligasi Pemerintah;
b) Kredit, dengan pengungkapan tambahan untuk provisi dan komisl yang diakui;
c) Efek-efek; dan
d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank lain.
10) Beban Pokok Penjualan Catatan L/K no 24
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Untuk perusahaan manufaktur, diungkapkan beban pokok produksi yang dirinci:
>>>
(1) Blaya bahan baku;
(2) Blaya tenaga ken'a; dan
(3) Blaya overhead
ditambah dan dikurangl saldo awal dan akhlr persedlaan;
>
b) Nama plhak penjual dan nilal pembellan yang meleblhi 10% (sepuluh perseratus) dart
pendapatan; dan
c) Untuk Industri jasa, diungkapkan beban pokok berdasarkan pada jasa yang dijual.
V
11) Khusus Industri Rumah Sakit V
Beban Departementalisasi/Beban Operasional
Yang harus diungkapkan antara lain, rlncian beban departementalisasi;
a) Beban bahan;
b) Beban jasa pelayanan;
c) Beban pegawal;
d) Beban penyusutan sarana medls;
e) Beban pemellharaan sarana;
f) Beban asuransi;
g) Beban langganan daya dan jasa;
h) Beban depresiasi.
12) Khusus Industri Asuransi:
V
a) Beban Kiaim Asuransi Kerugian
Page 63
Page 62 of 86
Yang harus diungkapkan antara lam rmcian danlm^^Tdasan^arn^dompouS^^
bruto, klalm reasuransi, dan kenaikan (penurunan) estimasi klalm retensi sendiri untuk
setlapjenis asuransl.
b) Beban Klaim Asuransi Jiwa
V
Yang harus diungkapkan antara lain:
Rincian dan jumlafi beban menurut Jenis klaim dan manfaat, dlantaranya : klaim latuh
tempo, klaim nilai tunai, dan klalm kematlan,
c) Komisi Neto
V
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasailtan kelompok
pendapatan komisi dan beban komisi untuk setiap jenis asuransi.
d) Hasil Investasi
V
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah menurut jenis investasi.
13) Khusus Industri Perhotelan
Beban Departcmentalisasi
V
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Rincian jumlah unsur-unsur beban departementallsasi;
b) Gaji dan beban pegawai lainnya; dan
c) Rincian jumlah unsur-unsur beban departemen lainnva.
14) Beban Usaha
Catatan l^K no 25,26
Yang harus diungkapkan rincian sifat beban berdasarkan kategori fungsinya, yaltu antara
lain:
a) Beban penjualan;
b) Beban distribusi; dan
V
c) Beban umum dan administrasi.
V
V
15) Khusus Industri Perbankan
V
a) Beban Bunga
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban bunga berdasarkan kelompok
produk/jasa utama.
b) Beban Provisi dan Komisi
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban beban provisi dan komisi
berdasarkan kelompok produk/jasa utama.
16) Khusus Industri Pembiayaan
V
Page 64
Page 63 of 86
BebanKerugian Penurunan Nilai
Yang hams diungkapkan antara lain jumlah beban kerugian penurunan nllal untuk masing-
masing akun Plutang Pemblayaan Konsumen, Tagihan Anjak Plutang, dan Plutang Sewa
Pemblayaan,
17) Pendapatan dan Beban Lainnya
Yang harus diungkapkan antara lain ;
a) rincian dan jumlah Pendapatan lainnya. V
b) rinclan dan jumlah Beban lainnya. V
c) Untuk Blaya Keuangan, mellputi ;
(1) blaya plnjaman mellputi:
(a) beban keuangan yang dlhitung dengan menggunakan metode suku bunga
efektlF;
V
(b) beban keuangan dalam sewa pemblayaan yang diakui sesuai SAK yang
berlaku; dan V
(c) sellsih kurs yang berasal dari plnjaman dalam mata uang asing sepanjang V
sellsih kurs tersebut diperlakukan sebagai penyesualan terhadap bunga;
(2) blaya keuangan lainnya yang terjadi darl transaksi Instrumen keuangan mellputi:
(a) rugi penurunan nllal dari kuotasi atas InvestasI tersedia untuk dijual;
V
(b) rugl neto dari instrumen keuangan yang diakui pada Nllal Wajar
melalui laba rugl; dan
(c) amortlsasi preml/dlskonto kontrak berjangka yang bertujuan untuk
lindung nilai.
d) Untuk Baglan Laba Rugi dari Entitas AsoslasI dan/atau Ventura
Bersama mellputi : V
(1) baglan laba rugi dari masing-masing entitas asoslast dan/atau Ventura Bersama
yang dicatat dengan menggunakan metode ekuitas; dan
(2) bagian laba rugi dari entitas asoslasi dari operas! yang dihentikan, yang
diungkapkan secara terpisah.
18) Khusus Industri Perbankan V
a) Beban Penyisihan Penurunan Nilai atas Aset Keuangan
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis aset keuangan.
b) Keuntungan (Kerugian) dari kenaikan (penurunan) nilai surat-surat berharga
dan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis.
c) Keuntungan (Kerugian) Penjuaian Surat-surat Berharga dan Obligasi Rekapitalisasi
Page 65
Page 64 of 86
Pemerintati
Yang harus diungkapkan ancara lain rlnclan jumlah berdasarkan jenis.
19) Pendapatan Komprehensif Lain Catatan L/K no 21
Yang harus diungkapkan an(ara lain:
a) perubahan dalam surplus revaluasl Aset Tetap maupun Aset Takberwujud; V
b) keuntungan dan keruglan aktuarlal atas program manfaat pasti; V
c) sefisih kurs karena penjabaran laporan keuangan; V
d) keuntungan (keruglan) dari aset keuangan tersedia untuk dijual; V
e) baglan efektif darl keuntungan dan keruglan Instrumen lindung nilal dalam rangka V
lindung nllal arus kas; dan
baglan pendapatan komprehensif lain darl entitas asoslasi dan/atau Ventura Bersama.
20) Pajak Penghasilan Catalan L/K no 20
Yang harus diungkapkan antara lain ;
a) komponen beban (penghasilan) pajak yang terdiri dari;
(1) beban (penghasilan) pajak kini; V
(2) penyesualan yang diakul pada periode atas pajak kinl yang berasal dari perlode V
lalu;
(3) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang berasal darl perbedaan
temporer dan pembalikannya;
V
(4) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan terkait dengan perubahan tarif
pajak atau penerapan peraturan perpajakan yang baru; V
(5) jumlah manfaat yang berasal darl rugi pajak yang tidak diakul sebelumnya atau
perbedaan temporer suatu periode lalu yang digunakan untuk mengurangi beban V
pajak kIni dan beban pajak tangguhan;
(6) beban pajak tangguhan yang disebabkan oleh penurunan atau pemballkan
penurunan sebelumnya atas aset pajak tangguhan; dan
V
(7) jumlah beban (penghasilan) terkait dengan perubahan kebljakan akuntansi dan
kesalahan yang diperhitungkan dalam laporan laba rugl komprehensif, V
dikarenakan tidak dapat diperlakukan secara retrospektif;
b) agregat pajak kinl dan pajak tangguhan terkait dengan transaksi yang
dibebankan atau dikreditkan langsung ke ekultas; V
c) jumlah pajak penghasilan terkait dengan setiap komponen pendapatan V
Page 66
Page 65 of 86
komprehensif lain, kecuali untuk bagian pendapatan komprehensif Iain dari enticas
asosiasi dan/atau Ventura Bersama;
V
d) penjelasan hubungan antara beban (penghasilan) pajak dan laba
akuntansi dalam satu atau kedua bentuk berikut Ini:
(1)rekonsillasi antara beban (penghasilan) pajak dan hasil perkalian laba akuntansi
dengan tarit pajak yang berlaku, dengan mengungkapkan dasar perhitungan tarif V
pajak yang berlaku; atau
(2)rekonsillasi antara tarif pajak efektif rata-rata dan tarif pajak yang berlaku, dengan V
mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang berlaku;
e) penjelasan mengenai perubahan tarif pajak yang berlaku dan V
perbandlngan dengan tarif pajak yang berlaku pada periode akuntansi sebelumnya;
f) jumlah (dan batas waktu penggunaan, jika ada) perbedaan temporer V
yang dapat dikurangkan dan rugi pajak belum dikompensasi yang tidak diakui sebagai
aset pajak tangguhan dalam laporan keuangan;
V
g) jumlah agregat perbedaan temporer yang terkait dengan investasi pada
entitas anak, cabang, entitas asosiasi, dan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama
atas llabilltas pajak tangguhan yang belum diakul;
V
h) rekonsiliasi fiskal dan perhitungan beban pajak kinl dengan cara sebagai
berikut;
(1) laba sebelum pajak menurut akuntansi; V
(2) ditambah/dikurangi koreksi positif atau negatif V
(dirinci); dan
(3) laba kena pajak;
V
i) perhitungan beban dan liabilitas pajak kini dengan menerapkan tarif pajak V
sesual dengan ketentuan perundang-undangan pajak yang berlaku;
j) pernyataan bahwa laba kena pajak hasil rekonsiliasi menjadi dasar V
dalam pengislan SPTTahunan PPh Badan;
k) setiap jenis perbedaan temporer dan setiap jenis rugi pajak yang belum V
dikompensasi:
(1) uj mlah aset dan liabilitas pajak tangguhan yang diakui pada laporan posisl
keuangan untuk periode sajian; dan
(2) uj mlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang diakui dalam laba rugi, apabila
jumlah tersebut tidak terlihat dari perubahan jumiah aset atau iiabiiltas pajak
tangguhan yang diakui dalam laporan posisl keuangan;
l) beban pajak terkait dengan operas! yang dihentikan:
(l)keuntungan atau kerugian atas penghentian; dan V
Page 67
Page 66 of 86
(2)laba rugi dari kagiatan normal atas operas! yang dihentikan selama periode,
bersama dengan jumlah terkait untuk setiap periode sajian;
r>i) jumlah konsekuensi pajak penghasllan atas dlvlden kepada pemegang
saham Perusahaan yang diusulkan atau diumumkan sebelum Laporan Keuangan
DiotorlsasI untuk Terbit namun tidak dlakui sebagai Llabllltas dalam laporan V
keuangan;
h) uralan jumlah perubahan pada jumlah pengakuan untuk aset pajak
tangguhan praakuisisi apabila Perusahaan adalah plhak pengakulslsl dalam suatu
kombinasi bisnis; V
O) perlstiwa atau perubahan keadaan yang menyebabkan manfaat pajak
tangguhan wajib dlakui apabila manfaat pajak tangguhan yang diperoleh dad
kombinasi bisnis tidak dlakui pada tanggal akuisisi tetapi dlakui setelah tanggal V
akulsisi; dan
P) jumlah aset pajak tangguhan dan alasan atau buktl yang mendukung
pengakuan atas aset pajak tangguhan, apabila:
(1)penggunaan aset pajak tangguhan bergantung pada kondlsi laba kena pajak
mendatang leblh besar dari laba pemballkan perbedaan temporer kena pajak
yang telah ada; dan
(2)entitas mengalami kerugian pada periode kini atau periode sebelumnya yang
mengakibatkan diakulnya aset pajak tangguhan terkait.
21) Laba (Rugi) per Saham Dasar dan Dilusian Catatan L/K no 27
Yang harus diungkapkan antara lain ;
a) jumlah yang digunakan sebagai pembllang dalam penghitungan laba per saham dasar
dan dilusian, dan rekonslllasi jumlah tersebut terhadap laba atau rugi yang dapat V
dlatiibuslkan kepada entitas Induk untuk periode temebut. Rekonslllasi tersebut
mencakup dampak individual dari setiap jenis instrumen yang mempengaruhl laba per
saham;
b) jumlah rata-rata tertimbang saham biasa yang digunakan sebagai penyebut dalam
penghitungan laba per saham dasar dan dilusian, dan rekonsiliasi penyebut tersebut. V
Rekonsiliasi tersebut mencakup dampak individual dari setiap jenis instrumen yang
mempengaruhl laba per saham;
c) instrumen (termasuk saham yang dapat diterbltkan secara kontinjen) yang berpotensi
mendllusi laba per saham dasar di masa depan, namun tidak dimasukkan dalam V
penghitungan laba per saham dilusian karena instrumen tersebut bersifat antidllutif untuk
periode sajian;
Page 68
Page 67 of 86
d) penjelasan transaksi saham biasa atau transaksl Instrumen berpotensi saham biasa,
selain yang dihitung sesual dengan SAK yang berlaku, yang tetjadi setetah periode
pelaporan dan akan secara signifikan mengubah jumlah saham biasa aCau instrumen
berpotensi saham biasa yang beredar pada akhir periode tersebuC seandalnya transaksi
dimaksud terjadl sebelum akhir periode pelaporan; dan
e) laba per saham dasar dan dilustan untuk operasi yang dihentikan.
22) Transaksi Pihak Berelasi Catalan L/K no 28,19
Yang harus dlungkapkan antara lain;
a) Pengungkapan mengenai transaksi atau saldo dengan pihak berelasi, yang jumlahnya:
(1)lebih dari Rp 1,000.000.000,00 (satu miliar rupiah) untuk transaksi dengan orang
atau anggota keluarga terdekat; dan/atau V
(2)lebih darl 0,5% (nol koma lima perseratus) dari modal dlsetor untuk transaksi
dengan entitas berelasi.
b) terkalt dengan transaksi dengan orang atau anggota keluarga terdekat meliputi nama, Tidak ada transaksi dengan
sifat dan hubungan dengan pihak berelasi serta informasi tentang transaksi dan saldo
V
orang/anggota keluarga
dengan pihak dimaksud; terdekat
c) terkalt dengan transaksi dengan entitas berelasi meliputi sifat dan V
hubungan dengan pihak-pihak berelasi serta informasi mengenai transaksi dan saldo,
termasuk komitmen, yang dlperlukan untuk memahami potensi dampak hubungan
tersebut dalam laporan keuangan, paling kurang;
(l)Jumlah transaksi beserta persentasenya terhadap total pendapatan dan beban
terkait;
{2)jumlah saldo beserta persentasenya terhadap total Aset atau Liabilitas, termasuk
komitmen, dan:
(a) persyaratan dan ketentuannya, termasuk apakah terdapat jaminan, dan
sifat Imbalan yang akan diberlkan, untuk penyelesalan; dan
(b) rlncian garansi yang diberlkan atau diterlma;
(3)Jum!ah cadangan keruglan penurunan nllal, beban cadangan kerugian penurunan
nilai secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang terkait dengan
jumlah saldo piutang usaha dan piutang pihak berelasi non-usaha; dan
(4)alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nllal, jlka dllakukan
pembentukan;
pengungkapan yang disyaratkan sebagaimana dimaksud dalam huruf a)
dan b) dllakukan secara terpisah untuk mastng-masing kategori berikut:
ndak ada konsolldasi
(l)entltas Induk; V pelaporan keuangan
Page 69
Page 68 of 86
(2)entitas dengan pengendalian bersama acau Pengaruh Signifikan terhadap entitas;
(3)entitas anak;
(4)entitas asosiasi;
(5)Ventura Bersama dimana entitas merupakan venturer;
(6)personil manajemen kunci darl entitas pelapor atau entitas induknya; dan
(7)plhak-pihak berelasi iainnya.
e) seluruh kompensasi yang diberikan kepada masing-masing anggota atau
kelompok direksi, komisaris, pemegang saham utama yang juga sebagal karyawan,
dan manajemen kunci Iainnya untuk masing-masing kategori berikut;
(1)imbalan kerja jangka pendek; V
(2)imbalan pascakerja;
C3)imbalan kerja jangka panjang Iainnya;
(4)pesangon pemutusan kontrak kerja; dan
(5)pembayaran berbasis sabam.
f) untuk entitas berelasi dengan pemerintah :
(1)nama entitas berelasi dengan pemerintah dan sifat hubungannya dengan
Perusahaan; V
(2) sifat dan jumlah setlap transaksi yang secara individual signifikan; dan
(3)untuk transaksi Iainnya yang secara kolektif, tetapi tidak secara individual,
signifikan, indikasi secara kuantitatif atau kualitatif atas luasnya transaksi
tersebut.
23) Aset dan Liabllitas dalam Mata Uang Asing
a) Mata uang asing yang dimaksud adaiah mata uang selain mata uang fungsionai. V Catatan L/K no 33
b) Yang harus diungkapkan antara lain;
(1) rincian aset dan liabilltas moneter daiam mata uang asing serta ekuivalennya V
dalam mata uang fungsionai;
(2) posisi neto darl aset dan liabiiitas moneter daiam mata uang asing; V
(3) rincian kontrak valuta berjangka dan ekuivalen dalam mata uang fungsionai;
(4) jumlah sellsih kurs yang diakui dalam laba rugl, kecuali untuk selisih kurs yang
V
timbul pada instrumen keuangan yang diukur pada ntlai wajar melalui laba rugl; V
dan
(5) sellsih kurs neto diakui dalam pendapatan komprehensif lain dan diakumulasikan
dalam komponen ekuitas yang terpisah, serta rekonsiliasi selisih kurs tersebut
V
Page 70
Page 69 of 86
pads awal dan akhir periode.
24) Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan V Catatan L/K no 7
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) untuk setiap rugl penurunan nilai yang diakui atau dibalik selama periode tertentu untuk
suatu aset individual, termasuk goodwill atau suatu unit penghasil kas;
(1) peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan pengakuan atau pembalikan rugi
penurunan niiai;
(2) jumlah rugi penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi selama periode tersebut
dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang didalamnya tercakup rugi
penurunan nilai;
(3) Jumlah pembalikan rugi penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi selama
periode tersebut dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang dl dalamnya
tercakup rugi penurunan nilai yang dibalik;
(4) goodwill yang telah diakui rugi penurunan nilainya;
(5) jumlah rugi penurunan nilai atas aset revaluaslan yang diakui dalam pendapatan
komprehensif lain selama periode tersebut; dan
(6) Jumlah pembalikan rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakui dalam
pendapatan komprehensif lain selama periode tersebut.
b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam angka (1) dllakukan untuk setiap
kelompok aset.
25) Perubahan Estimasi Akuntansi, Perubahan Kebijakan Akuntansi, dan Kesalahan
Periode Lalu
a) Perubahan Estimasi Akuntansi V Tidak ada perubahan
Yang harus diungkapkan antara lain : estimasi akuntansi
(1) sifat dan alasan perubahan estimasi akuntansi;
(2) Jumlah perubahan estimasi yang berdampak pada periode berjalan; dan
(3) perkiraan dampak estimasi pada periode mendatang. Dalam hal Jumlah dampak
pada periode mendatang tidak praktis, fakta tersebut harus diungkapkan.
b) Perubahan Kebijakan Akuntansi
Yang harus diungkapkan antara lain : V Catatan 2
(1) sifat dari perubahan kebijakan akuntansi;
(2) alasan penerapan kebijakan akuntansi baru memberlkan informasi yang andal
dan relevan;
Page 71
Page 70 of 86
jurnlah penyesuaian untuk periode berjaian dan setiap periode lalu sajian:
(a) setiap pos laporan keuangan yang terpengaruh; dan
(b) laba per saham dasar dan dllusian;
(4) jurnlah penyesuaian yang terkait dengan periode-perlode sebelum periode yang
disajikan. Dalam hal tidak praktis dilakukan, maka diungkapkan alasannya; dan
{5} keadaan yang membuat penerapan retrospektif tidak praktis untuk suatu periode
tertentu atau untuk periode-periode sebelum pertode-perlode tersebut disajikan
dan tanggal dimulainya perubahan kebljakan akuntansi.
Kesalahan Periode Lalu
Udak ada kesalahan periode
Yang harus diungkapkan antara lain : V lalu.
(1) sIFat dari kesalahan periode lalu;
(2) jurnlah koreksi untuk setiap periode sajian:
(a) bagi setiap pos laporan keuangan; dan
(b) laba per saham dasar dan dllusian;
(3) jurnlah koreksi pada awal periode sajian paling awal; dan
(4) keadaan yang membuat penerapan retrospketif tidak praktis dilakukan dan
penjeiasan mengenai cara dan waktu dilakukannya koreksi apablla penyajian
kembali retrospektif tidak praktis,
26) Kombinasi Bisnis V
a) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagal berikut untuk setiap kombinasi bisnis
yang terjadi selama periode pelaporan, yaitu:
(1) nama dan penjeiasan tentang pihak yang diakuisisi;
(2) tanggal akuisisi;
(3) biaya terkait akuisisi, di luar biaya penerbitan Efek utang dan Efek ekultas, periode
betjalan, dan akumulasinya untuk maslng-maslng kombinasi bisnis;
{A) persentase kepentingan ekuitas berhak suara yang diperoleh;
(5) alasan utama untuk kombinasi bisnis dan penjeiasan tentang cara pihak
pengakulsisl memperoleh Pengendallan atas pihak yang dlakulsIsI;
(6) penjeiasan kualltatif tentang faktor yang membentuk goodwill yang diakui;
(7) NItai Wajar pada saat tanggal akuisisi atas total imbalan yang diallhkan dan Nilai
Wajar tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utama imbalan;
(8) kesepakatan imbalan kontinjensi dan aset indemnifikasi:
(a) jurnlah yang diakui pada tanggal akuisisi;
Page 72
Page 71 of 86
penjelasan tentang kesepakatan dan dasar penentuan jumlah pembayaran;
dan
(c) estimasi kisaran hasil {tidak didiskonto) atau, jika apabila kisaran tidak
dapat diestimasikan maka fakta dan alasan mengapa kisaran tersebut tidak
dapat diestimasikan. Dalam hai Jumiah maksimum pembayaran tidak
terbatas, maka pihak pengakuisisi mengungkapkan fakta tersebut;
(9) Perusahaan harus mengungkapkan piutang yang diperoieh berdasarkan keiompok
utama piutang, misalnya plnjaman yang diberikan, sewa pemblayaan iangsung,
dan keiompok piutang iain, yaitu sebagai berikut:
(a) Niiai Wajar piutang;
(b) jumiah piutang bruto kontraktual; dan
(c) estimasi terbaik pada tanggal akuisisi atas jumiah arus kas kontraktual yang
dlperkirakan tidak tertagih;
(10) jumiah yang diakui pada tanggal akuisisi untuk setiap keiompok utama Aset yang
diperoieh dan Liabilitas yang diambil alih;
(11) setiap liabilitas kontinjensi yang diakui pada Niiai Wajar:
(a) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat arus keluar
sumber daya ekonomi terjadi;
(b) indikasi ketidakpastian saat atau jumiah arus keluar tersebut. Dalam hal
diperlukan, Perusahaan harus mengungkapkan asumsi utama yang
mendasari prakiraan peristiwa masa depan; dan
(c) jumiah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan
jumiah Aset yang telah diakui untuk estimasi penggantian tersebut;
(12) daiam hal liabilitas kontinjensi tidak diakui karena Niiai Wajamya tidak dapat
diukur secara andal, maka pihak pengakuisisi mengungkapkan;
(a) informasi sebagaimana dimaksud dalam angka 33 huruf b) angka (4) terkait
perlkatan dan kontijensi; dan
(b) alasan Liabilitas tidak dapat diukur secara andal;
(13) dalam hal pembellan dengan diskon;
(a) jumiah keuntungan yang diakui dan pos dalam laporan laba rugi
komprehensif dimana keuntungan tersebut diakui; dan
(b) penjelasan tentang alasan transaksi tersebut menghasilkan keuntungan;
(14) setiap kombinasi bisnis dimana pihak pengakuisisi memiliki kurang darl 100%
(seratus perseratus) darl kepentingan ekuitas pihak yang diakulsisi pada tanggal
akuisisi:
Page 73
Page 72 of 86
(a) jumlah dari kepentingan nonpengendali pada pihak yang diakulsisi, yang
diakul pada tanggal akuisisi dan dasar pengukurannya; dan
(b) teknik penilaian dan input model utama yang digunakan dalam penentuan
nilal tersebut, untuk setiap kepentingan nonpengendali pada pihak yang
diakulsisi yang diukur pada Nilal Wajar;
(IS) dalam hal suatu komblnasi blsnis yang dllakukan secara bertahap:
(a) Nilal Wajar pada tanggal akulsisl atas kepentingan ekuitas pihak yang
diakulsisi yang dimlllkl oleh pihak pengakulsisl segera sebelum tanggal
akulsisl; dan
(b) jumlah keuntungan atau kerugian yang diakul sebagal hasil dari pengukuran
kemball Nilal Wajar dari kepentingan ekuitas pada pihak yang diakulsisi
yang dimlllki oleh pihak pengakulsisl sebelum komblnasi blsnis dan pos
dalam laporan laba rugi komprehenstf untuk mengakui keuntungan atau
kerugian tersebut;
(16} Informasl sebagal berlkut:
(a) jumlah pendapatan dan laba atau rugl dart pihak yang diakulsisi sejak
tanggal akulsisl yang dimasukkan dalam laporan laba rugl komprehensif
pada perlode pelaporan; dan
(b) pendapatan dan laba atau rugl dari entitas hasil penggabungan untuk perlode
pelaporan berjalan seolah-olah tanggal akulsisl untuk semua komblnasi
blsnis yang terjadl selama tahun berjalan telah diperhitungkan sejak awal
perlode pelaporan.
b) Terhadap komblnasi blsnis yang terjadi pada perlode sekarang dan perlode sebelumnya,
Perusahaan yang menjadi pihak pengakulsisl wajib mengungkapkan informasl berlkut
untuk setiap komblnasi blsnis yang material atau secara kolektif material:
(1) dalam hal akuntansi awal untuk komblnasi blsnis belum selesai untuk Aset,
Uabllltas, kepentingan nonpengendali tertentu atau jenis Imbalan dan jumlah
yang diakul dalam laporan keuangan komblnasi blsnis sehlngga ditentukan hanya
bersifat penylslhan, maka diungkapkan:
(a) alasan akuntansi awal untuk komblnasi blsnis belum selesai;
(b) Aset, Uabllltas, kepentingan ekuitas atau jenis Imbalan yang akuntansi
awalnya belum selesai; dan
(c) sifat dan jumlah dari setiap penyesualan perlode pengukuran yang diakul
selama perlode pelaporan
(2) setiap perlode pelaporan setelah tanggal akulsisl sampal dengan Perusahaan
mendapatkan, menjual atau kehllangan hak atas aset Imbalan kontinjensi, atau
Page 74
Page 73 of 86
sampal dengan Perusafiaan menyelesaikan liabllitas imbalan kontinjensl atau
liabilltas tersebuC dlbatalkan a(au lewat waktu, maka diungkapkan:
(a) setlap perubahan dalam jumlah yang diakui, termasuk setiap perbedaan
yang timbul selama penyelesaian;
(b) setiap perubahan dalam kisaran hasll (tidak dldlskonto) dan alasan
perubahan tersebut; dan
(c) teknik penilalan dan input model utama yang digunakan untuk menguluir
Imbalan kontinjensl;
(3) liabilltas kontinjensl yang diakul dalam kombinasi bisnis, jlka ada;
(4) rekonslliasi atas nllal tercatat goodwill pada awal dan akhtr perlode petaporan;
(5) jumlah dan penjelasan dari setiap keuntungan atau kerugianyang diakul pada
perlode pelaporan yang:
(a) terkalt dengan aset terldentlflkasl yang diperoleh atau liabilltas yang
diambil-alih dalam kombinasi bisnis pada perlode pelaporan berjalan atau
perlode pelaporan sebelumnya; dan
(b) ukuran, sifat, atau kejadian relevan yang diungkapkan untuk memahami
laporan keuangan Perusahaan hasll penggabungan;
c) pemyataan kesesuaian dengan peraturan Bapepam dan LK dalam pelaksanaan transaksi
kombinasi bisnis; dan
£J) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal berikut secara keseluruhan, sehubungan
dengan perolehan atas entitas anak dan unit bisnis lainnya selama suatu perlode;
(1) jumlah harga yang dibayarkan;
(2) baglan darl harga yang merupakan Kas dan Setara Kas;
(3) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya apablia
Pengendalian diperoleh; dan
(4) jumlah aset dan liabilltas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau
bisnis lainnya apablia Pengendalian diperoleh, dllkhtisarkan berdasarkan
kategorl utamanya.
27) Segmen Operasi Catalan L7K no 29
Yang harus diungkapkan antara tain ;
a) pengungkapan pada level segmen;
(1) Informasl umum, yang terdirl dari;
(a) faktor-faktor yang digunakan oleh manajemen untuk mengidentifikasi segmen V
dllaporkan; dan
Page 75
Page 74 of 86
(b) jenis prodLk dan jasa yang menghasiikan pendapatan dari seclap segmen V
dllaporkan;
(2) InfonnasI mengenai laba atau rug! segmen, termasuk pendapatan dan beban
V
tertentu, aset segmen, dan llabilitas segmen dari segmen dllaporkan, serta dasar
pengukurannya;
(3) rekonslllasi dari total pendapatan segmen, ukuran laba atau rugl segmen V
dllaporkan, aset segmen, llabilitas segmen, dan unsur segmen material lainnya
terhadap jumlah yang terkalt dalam laporan keuangan Perusahaan;
b) pengungkapan pada level entitas
(1) InformasI produk dan jasa
Pendapatan dari pelanggan eksternal untuk setlap produk dan jasa atau setlap V
kelompok produk dan jasa yang serupa.
(2) InformasI wilayah geografis
V
(a) Pendapatan dari pelanggan eksternal yang dlatrlbuslkan kepada:
I. negara domislll Perusahaan; dan
II. semua negara asing secara total dimana Perusahaan memperoleh
pendapatan. Dalam hal pendapatan dari suatu negara asing secara
individual Jumlahnya material, pendapatan tersebut diungkapkan secara
terpisah, termasuk dasar pengatrlbuslan pendapatannya kepada negara
tersebut secara individual.
(b) Aset tidak lancar selain instrumen keuangan, aset pajak yang ditangguhkan, V
aset imbalan pascakerja, dan hak yang terjadi akibat kontrak asuransl yang
berlokasi dl:
I. negara domislll Perusahaan; dan
II. semua negara asing secara total dimana Perusahaan memiliki aset. Dalam
hal aset dar) suatu negara asing secara Individual jumlahnya material,
maka aset tersebut diungkapkan secara terpisah.
(3) InformasI pelanggan utama
Dalam hal pendapatan dari transaksi dengan pelanggan eksternal tunggal Tidak ada pelanggan tunggal
mencapal 10% (sepuluh perseratus) atau leblh dari pendapatan konsolldasi, V yang melebihi 10%, lihat
Perusahaan harus mengungkapkan: catatan L/K no 23
(a) fakta;
(b) total pendapatan dari setlap pelanggan; dan
(c) Identitas segmen yang melaporkan pendapatan tersebut.
Page 76
Page 75 of 86
Operas! yang Dihentikan
a) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) uraian tentang alasan operas! dihentikan;
(2) uraian fakta dan keadaan darl penjualan, acau yang mengarah
kepada pelepasan yang diharapkan, cara, dan waktu pelepasan dari aset dan
llabilltas operas! yang dihentikan; dan
(3) pengaruh dar! operas! yang dihentikan terhadap segmen yang
diiaporkan dari aset tidak fancar atau keiompok lepasan disajikan sesuai SAK
yang berlaku.
b) Yang harus diungkapkan atas informasi terkait dengan laba (rugt) operas! yang
dihentikan, antara lain:
(1) analisa atas jumlah tunggal yang disajikan dalam iaporan laba
rugi komprehensif meliputi:
(a) pendapatan, beban, dan laba atau rugl sebelum pajak dari operasi yang
dihentikan dan beban pajak penghasilan yang terkait; dan
(b) laba atau rugi yang diakui dalam pengukuran ke NIlai Wajar setelah
dikurangi biaya untuk menjual atau pelepasan aset atau keiompok lepasan
yang terkait dengan operasi yang dihentikan dan beban pajak penghasilan
yang terkait;
(2) arus kas neto yang dapat diatribusikan pada aktivitas operasi,
investasi dan pendanaan dari operasi yang dihentikan; dan
(3) jumlah penghasilan dari operasi yang dilanjutkan dan operasi
yang dihentikan yang dapat diatribusikan pada pemilik entitas induk.
29) Instrumen Oerivatif selain Derivatif Melekat V
a) Perusahaan wajib mengelompokkan instrumen derivatif sesuai dengan tujuannya,
yaitu untuk iindung nilai atau tujuan lainnya (non lindung nilai), seperti untuk tujuan
spekulasi;
b) Perusahaan yang memiliki atau menerbitkan instrumen derivatif wajib mengungkapkan
untuk setiap kontrak Instrumen derivatif dalam keiompok klasifikasi lindung nilai dan
keiompok non lindung nilai;
(Ijhaklkat dan sifat dari transaksi, berupa transaksi ben'angka dalam bentuk valuta,
bunga, komoditas atau Iain-lain;
(2)pihak lawan transaksi (counterparties);
(3)tanggal jatuh tempo;
(4)nilai keseluruhan kontrak dan Nilai Wajar pada tanggal Iaporan posisi keuangan;
(5)beban atau Pendapatan pada periode pelaporan;
(6}pos Aset dan/atau Liabllltas yang dillndung nilai; dan
(7)persyaratan penting lainnya.
Page 77
Page 76 of 86
c) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1)Hal-hal yang diperlukan untuk memahami tujuan transaksi derivatif dan strategl
untuk mencapai tujuan tersebut;
(2)Kebl)akan manajemen risiko untuk setiap klasIRkasI Irndung nital, termasuk
penjelasan mengenai Aset dan/atau Liabllitas dan jenis transaksi yang dilindung
nilai; dan
C3)Bagl Instrumen yang tidak dimaksudkan sebagal suatu tindung nilaf, disebutkan
tujuannya.
30) Nilai Wajar Instrumen Keuangan
Catalan L/K no 34
Yang harus diungkapkan untuk setiap kelompok aset keuangan dan liabllitas keuangan
antara lain:
a) Nilai Wajar setiap kelompok Aset dan Liabllitas tersebut dengan cara yang
memungkinkan untuk dapat diperbandlngkan dengan nilai tercatat dalam laporan posisi V
keuangan; dan
b) hierarki, metode, dan asumsi signifikan yang digunakan dalam menentukan Nilai Wajar
aset keuangan dan liabllitas keuangan. V
31) Oividen Tidak ada pembaglan
Yang harus diungkapkan antara lain; dividen di periode betjalan.
a) jumlah dividen dan dividen per saham yang telah dldeklarasikan dan dibayarkan sebagal
distribusi kepada pemilik pada periode pelaporan;
b) Jumlah utang dividen untuk;
(1) periode pelaporan, dan
(2) periode sebelumnya;
c) jumlah dividen dan dividen per saham yang diusulkan atau dldeklarasikan setelah
periode pelaporan tetapi sebelum tanggai penyelesaian laporan keuangan dan tidak
diakul sebagal Liabllitas kepada pemliik pada akhir periode pelaporan; dan
d) jumlah dividen preferen kumulatif yang tidak diakui.
32) Bagian Partisipasi dalam Ventura Bersama
Yang harus diungkapkan antara lain: V
a) jumlah agregat dari liabllitas kontinjensi dengan jumlah liabilitas kontinjensl lainnya
secara terpisah;
b) jumlah agregat darl komitmen modal terkait dengan bagian partlsipasinya dalam
Ventura Bersama secara terpisah dari komitmen lainnya;
Page 78
Page 77 of 86
c) daftar dan penjelasan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama yang signifikan dan
bagian partisipasi kepemilikan dalam pengendallan bersama entitas; dan
d) dalam hal Ventura Bersama diakul dalam pengendallan bersama entitas, agar
ditambahkan pengungkapan tambahan tentang;
(1)metode yang digunakan untuk mengakui bagian partislpasinya; dan
(2) uj mlah agregat setiap aset lancar, aset tidak lancar, llabllltas jangka pendek,
liabllitasjangka panjang, penghasilan dan beban yang terkait dengan bagian
partislpasinya dalam Ventura Bersama.
33) Perikatan dan Kontinjensi Catatan LK no 30
a) Perikatan
Yang harus diungkapkan antara lain ;
(1) perikatan yang meliputl:
(a) perganjian sewa, keagenan dan distribusi, bantuan manajemen dan teknis, V
royalti, dan lisensi, diungkapkan;
I. pihak-pihak yang terkait dalam perianjian;
II, perlode berlakunya perikatan;
III. dasar penentuan kompensasi dan denda;
Iv. jumlah beban atau pendapatan pada perlode pelaporan; dan
V. pembatasan-pembatasan lainnya;
(b) kontrak atau perjanjian yang memerlukan penggunaan dana dl masa yang
akan datang, seperti; pembangunan pabrik, perjanjian pembelian, Ikatan V
untuk InvestasI, diungkapkan;
i. pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian;
II, perlode berlakunya perikatan;
ill. nilai keseluruhan, mata uang, dan bagian yang telah direalisasi; dan
iv. sanksl-sanksi;
(2) pemberian jaminan atau garansi, diungkapkan:
(a)pihak-pihak yang dijamin dan yang menerlma Jaminan, yang dipisahkan V
antara pihak berelasi dan plhak ketiga untuk plhak yang dijamin;
(b) latar belakang dlkeluarkannya jaminan;
(c) perlode berlakunya Jaminan; dan
(d) nllat Jaminan;
V
Page 79
Page 78 of 86
(3) fasilitas kredit yang belum digunakan, mlsalnya fasilitas L/C, cerukan bank; dan
(4) uraian mengenai sifat, Jenis, jumlah dan batasan-batasannya.
b) Kontinjensi
V
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) perkara atau sengketa hukum,
diungkapkan;
(a) pihak-pihak yang terkait;
(b) Jumlan yang diperkarakan;
(c) latar belakang, Isl dan status perkaradan pendapat hukum (legal opinion);
dan
(d) dampak keuangan;
(2) Peraturan Pemerintah yang berdampak terhadap Perusahaan, mlsalnya
masalah lingkungan hidup, diungkapkan uraian singkat tentang peraturan dan
estimasi dampak keuangannya;
(3) kemungkinan liabilitas pajak tambahan:
(a) Jenis ketetapan atau tagihan pajak, jenis pajak, tahun pajak serta Jumlah
pokok dan denda atau bunganya; dan
(b) sikap Perusahaan terhadap ketetapan atau tagihan pajak (keberatan atau
banding);
(4) peristiwa kontinjensi lainnya, yang diungkapkan antara lain;
(a) karakteristik aset atau liabilitas kontinjensi;
(b) estimasi dari dampak keuangannya;
(c) Indikasi tentang ketidakpastian yang terkait dengan jumlah atau waktu arus
keluar sumber daya; dan
(d) kemungkinan penggantian oleh pihak ketiga.
34) Khusus Industri Perkebunan
Perkebunan Inti Rakyat dan Plasma
V
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Isl perjanjian kerjasama IR/Plasma;
b) Pihak-pihak yang terkait dalam kerjasama;
c) Lokasi aset dan Jangka waktu pengelolaan;
d) Hak dan liabilitas dari masing-masing pihak dalam kerjasama;
e) Ketentuan tentang perbahan perjanjian kerjasama; dan
Page 80
Page 79 of 86
f) Isl perubahan perjanjian, jika ada.
35) Manajemen Risiko Keuangan
a) Perusafiaan harus mengungkapkan informasi yang memungkinkan para pengguna V Catatan L/K no 33
laporan keuangan untuk mengevaluasi sifat dan luas ristko yang timbul dari instrumen
keuangan, serta kebijakan dalam pengelolaan risiko, termasuk, namun tidak terbatas
pada risiko sebagai ben'kut:
(1) risiko kredit, antara lain ikhtisar analisis umur aset keuangan yang
belum jatuh tempo atau tidak mengalami penurunan nilai dan yang lewat jatuh V
tempo pada akhir periode pelaporan tetapi tidak mengalami penurunan nflal;
(2) risiko likuiditas, antara lain:
(a) analisis jatuh tempo untuk Ilabllitas keuangan derivatif dan nonderivatif yang
menunjukkan sisa jatuh tempo kontraktual yang bertujuan untuk pemahaman V
terhadap periode arus kas; dan
(b) deskripsi mengenal cars Perusahaan mengelola risiko likuiditas;
(3) risiko pasar, antara lain analisis sensitivitas untuk setiap jenis
risiko pasar dimana entitas terdampak pada akhir periode pelaporan, yang V
menunjukkan dampak perubahan pada variabel risiko yang relevan pada tanggal
tersebut terhadap laba rugi dan ekuitas; dan
(4) risiko lainnya yang dimiliki oleh Perusahaan.
b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) terdirl dari pengungkapan
kualitatif dan pengungkapan kuantitatif untuk setiap Jenis risiko yang timbul dari
V
Instrumen keuangan.
36) Khusus Industri Perbankan V
a) Rasio Kecukupan Modal {Capital Adequacy Ratio)
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian perhitungan dan jumlah rasio kecukupan modal pada tanggal laporan posisi
keuangan;
(2) Posisi CAR minimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia; dan
(3) Aspek khusus yang mendasarl perhitungan CAR.
b) Posisi Devisa Neto
Yang harus diungkapkan antara lain:
(!) Rincian perhitungan dan posisi devisa neto menurut Jenis mata uang pada tanggal
laporan posisi keuangan;
(2) Posisi devisa neto maksimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia;
Page 81
Page 80 of 86
(3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan posisi devisa neto,
c) Jaminan Pemerintah tertiadap Liabilltas Pembayaran Bank Umum
Yang harus diungkapkan antara lain dasar hukum yang melandasi jamlnan atas dana
plhak kettga dl bank.
d) Aktivitas Fiduciary
Yang harus diungkapkan antara Iain uraian masing-masing aktivitas /7tfuc/aryyang
meliputi )asa kustodian, wall amanat, pengelolaan investasi dan reksadana.
37) Kuasi-Reorganisasi
V
Yang harus diungkapkan antara lain uraian mengenai kegiatan kuasi-reorganisasi yang
meliputi;
a) Jumlah saldo negatif yang dieliminasi daiam laporan posisi keuangan dan jumlah
tersebut disajikan selama tiga tahun berurutan sejak kuasi-reorganisasi;
Status going concern perusahaan dan rencana manajemen dan pemegang saham
setelah kuasi-reorganisasi yang menggambarkan prospek usaha di masa mendatang;
Penyajian laporan posisi keuangan sebelum, pada saat dan sesudah kuasi-
reorganisasi;
Rinclan darl jumlah yang membentuk akun selisih penilaian Aset dan liabilitas
sebelum digunakan untuk mengeliminasi defisit; dan
Keterangan tentang tanggal terjadinya kuasi-reorganisasi pada akun saldo laba
daiam laporan posisi keuangan untuk jangka waktu 10 tahun ke depan sejak kuasi-
reorganisasi.
38) Pengelolaan Modal
Yang harus diungkapkan antara lain : Catalan L/K no 22
a) informasi kualitatif tentang tujuan, kebijakan, dan proses Perusahaan daiam mengelola V
permodalannya, termasuk:
(1)deskripsi tentang bagian yang dikeiola sebagal modal;
(2) sifat persyaratan dan implementasinya daiam hal Perusahaan diharuskan untuk
memenuhi persyaratan permodalan yang disyaratkan oleh plhak eksternal; dan
(3) cara Perusahaan memenuhi tujuannya daiam mengelola permodalannya;
b) ringkasan data kuantitatif tentang bagian yang dikeiola sebagai modal;
c) setlap perubahan pada angka a) dan angka b) dari perlode sebelumnya;
V
V
d) pernyataan atas kepatuhan terhadap setlap persyaratan permodalan dari pihak eksternal
(jika ada); dan V
Page 82
Page 81 of 86
e) konsekuensi dari ketidakpatuhan persyaratan permodalan dari plhak eksternal, apablla
terjadi ketidakpatuhan.
V
39) Transaksi Nonkas
Yang harus diungkapkan antara lain : V Catatan L/K no 35
Transaksi pada aktivltas Investasi dan pendanaan yang tidak memerlukan penggunaan Kas
dan Setara Kas yang tidak termasuk dalam laporan arus kas.
Transaksi tersebut antara lain berupa perolehan Aset secara kredit atau sewa pembiayaan,
akuisisi melalui penerbitan saham, dan konversi utang menjadi modal.
40) Pembayaran Berbasis Saham V
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) rincian jumlah Liabilitas atas pembayaran berbasis saham balk untuk jangka pendek
ataupun jangka panjang;
b) penjelasan mengenai setiap Jenis perjanjian pembayaran berbasis saham yang ada
pada suatu periode, termasuk syarat dan ketentuan umum setiap perjanjian, seperti
kondisi vesting, jangka waktu maksimum atas opsi yang diberikan, dan metode
penyelesaian;
c) jumlah dan rata-rata tertimbang harga eksekusi opsi saham untuk setiap kelompok
opsi saham;
d) untuk opsi saham yang dieksekusi selama periode, rata-rata tertimbang harga saham
pada tanggal eksekusi atau selama periode pelaporan;
e) kisaran harga eksekusi dan rata-rata tertimbang sisa umur kontrak untuk opsi saham
yang beredar pada akhir periode;
f) penentuan Nilai Wajar dengan mengungkapkan paling kurang hal-hal sebagai
berikut:
(1)opsi yang diberikan selama suatu periode, rata-rata tertimbang Nilai Wajar opsi
tersebut pada tanggal pengukuran dan informasi tentang bagatmana Nilai Wajar
tersebut diukur; dan
(2) uj mlah dan rata-rata tertimbang nilai wajar Instrumen ekuitas tersebut pada
tanggal pengukuran, dan informasi tentang pengukuran Nilai Wajar tersebut
untuk instrumen ekuitas Iain yang diberikan selama suatu periode (yaitu selain
opsi saham);
Page 83
Page 82 of 86
g) dampak transaksi pembayaran berbasis saham terhadap laba rugi Perusahaan dalam
suatu periode dan terbadap posisi keuangannya.
41) Khusus Industri Asuransi:
a) Analisis kekayaan dan Perhitungan Bacas TlngkaC Solvabllitas V
Yang harus drungkapkan antara lain :
(1)Anallsis Kekayaan;
(2) Perhitungan batas tingkat solvabllitas;
(3) Batas tingkat solvabllitas yang harus dipenuhi;
(4) Tingkat solvabllitas yang dicapal perusahaan pertanggal pelaporan; dan
C5) Jumlah invesCasi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabllitas.
42) Aset Liabilitas dan Hasil Usaha Program Asuransi Syariah V
Hal-hal yang harus diungkapkan;
a) Ijin Menteri Keuangan atas pendirian unit Asuransi Syariah;
b) Jenis Akad Asuransi Syariah;
c) Rincian Aset, Llabfiltas, Pendapatan, Beban, dan Laba Usaha Unit Asuransi Syariah;
dan
d) Zakat.
43) Informasi Panting Lainnya V
Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, Jumlah dan dampak dari:
a) Kontrak reasuransi;
b) Perjanjian penting dan ikatan lainnya;
c) Rasio keuangan penting;
d) Pendapatan, beban dan hasil underwriting; dan
e) Peristiwa atau keadaan yang meinpengaruhi kinerja atau kelangsungan hidup
perusahaan.
44) Khusus Industri Kehutanan : V
a) Rincian volume penjualan kayu bulat (jenis kayu);
b) Pemenuhan liabilitas terhadap negara seperti DR, IHH, BPPHH, IHPH dan iuran
wajib lainnya;
c) Reallsasi kegiatan dan biaya yang berhubungan dengan pelaksanaan penanaman
kembali hutan alam (TPTT, pembinaan dan perlindungan hutan, penanaman tanah
kosong dan usaha lainnya untuk kelestarian alam);
Page 84
Page 83 of 86
Realisasi jenis kegiatan sehubungan pelaksanaan Bina desa hutan dan biayanya;
Khusus HTI, diungkapkan realisasi anggaran dan penanaman pada periode berjalan
dan akumulasinya; dan
Sehubungan dengan pembangunan sarana dan prasarana :
(1) Realisasi pembangunan jalan danjembatan serta pemeliharaannya; dan
(2) Jenis jalan yang dibangun pada periode berjalan dan akumulasinya.
45) Peristiwa Setelah Periode Pelaporan V
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) dalam hal Perusahaan menerima Informasi setelah periode pelaporan tentang kondlsi
yang ada pada akhir periode pelaporan, maka Perusahaan memutakhirkan
pengungkapan kondlsi tersebut sesuai dengan informasi terkini; dan
contoh peristiwa setelah periode pelaporan yang mensyaratkan entitas untuk
menyesualkan jumlah yang diakul dalam laporan keuangannya, atau untuk mengaku)
peristiwa yang sebelumnya tidak diakul;
b) dalam hal terdapat peristiwa nonpenyesuai yang material setelah periode pelaporan,
maka Perusahaan mengungkapkan uraian peristiwa, misalnya:
(1)tanggal teijadinya;
(2) sifat peristiwa; dan
(3)estimasi atas dampak keuangan, atau pernyataan dan alasan bahwa estimasi
tersebut tidak dapat dibuat.
46) Perkembangan Terakhir Standar Akuntansi Keuangan dan Peraturan yang Terkait Catatan L/K no 37
dengan Aktivitas Perusahaan
Dalam hal Perusahaan belum menerapkan suatu SAK dan/atau peraturan yang terkait
dengan aktivitas Perusahaan, yang telah diterbitkan tetapi belum efektif berlaku, Yang harus
diungkapkan antara lain:
a) judul SAK dan }enis peraturan baru tersebut;
b) sifat dari perubahan yang belum berlaku efektif atau perubahan kebijakan akuntansi;
V
c) tanggai penerapan SAK dan peraturan baru tersebut disyaratkan; dan
V
V
d) pembahasan mengenai dampak penerapan awal SAK dan peraturan baru atas laporan
keuangan atau pernyataan manajemen bahwa dampak tersebut tidak dapat diketahui
V
atau diestimasi secara wajar.
47) Reklasifikasi V
a) Dalam hal Perusahaan mengubah penyajian atau pengkiasifikaslan pos-pos dalam
Page 85
Page 84 of 86
laporan keuangan, maka Pemsahaan harus mengungkapkan antara lain:
(1) sifat reklastflkasi;
(2) uj mlah masing-masing pos atau gabungan beberapa pos yang direklasifikasi; dan
(3}alasan reklasiFikasi.
b) Dalam hal reklasifikasi jumlah komparatif tidak praktis untuk dilakukan, maka
Perusahaan barus mengungkapkan:
(1)alasan tidak mereklasifikasi Jumlah tersebut; dan
(2) sifat penyesuaian yang akan dilakukan Jlka Jumlah tersebut direklasifikasi.
48) Hibah Pemerintah
Setiap Hibah Pemerintah yang dlterima, Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagat
berlkut:
V
a) sifat dan luas Hibah Pemerintah yang diakui dalam laporan keuangan dan indikasi
bentuk lain dari bantuan pemerintah; dan
b) kondisi yang belum terpenuhi dan kontinjensi lain yang melekat atas bantuan
pemerintah yang telah diakui.
49) Rekonsiliasi antara SAK dengan Standar Akuntansi di Negara Lain
a) Ketentuan Ini berlaku bagi Perusahaan yang menyusun laporan keuangan dengan
menggunakan standar akuntansi selain SAK untuk memenuhi persyaratan otoritas
pasar modal di negara lain atau dalam rangka penawaran Efek di negara lain.
b) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) ringkasan perbedaan SAK dengan standar akuntansi di negara lain;
(2) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan posisi keuangan beserta
penjelasannya; dan
(3) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan laba rugi komprehensif
beserta penjelasannya.
c) Dalam hal Perusahaan dipersyaratkan oleh otoritas pasar modal di negara lain untuk
melakukan pengungkapan tambahan mengikuti ketentuan yang berlaku dl negara
tersebut, maka pengungkapan tersebut wajib ditambahkan dalam laporan keuangan.
50) Infbrmaei Renting Lainnya V Tidak ada informasi penting
Yang harus diungkapkan antara lain sifat, Jenis, Jumlah dan dampak dari peristiwa atau lainnya selain yang telah
keadaan tertentu yang mempengaruhi kinerja perusahaan, seperti peristiwa/keadaan yang diungkapkan dalam
mempengaruhi kelangsungan hidup perusahaan. pelaporan keuangan
Page 86
Page 85 of 86
Sidoatjo, 25 Maret 2025
PT. LANGGENG KMUR
DUST
Kosasih Koenawan
Direktur
Names mentioned 12 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Heliantono & Rekan
p.2 ×2
unresolved
org
Heliantono
p.2 ×2
unresolved
org
Bapepam-LK
p.4 ×2
unresolved
org
Bank Indonesia
p.12 ×13
unresolved
org
Direktorat Jenderal Pajak
p.38
unresolved
org
Bank Lain V Vang
p.44
unresolved
org
Menteri Hukum dan HakAsasi Manusia
p.57
unresolved
org
Bapepam
p.74 ×2
unresolved
org
Menteri Keuangan
p.83
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.
Other files in this announcement 6
FinancialStatement-2024-Tahunan-LMPI.xlsx
done
inlineXBRL.zip
done
instance.zip
done
SPD 31 Des 2024.pdf
done