Skip to content
Back to announcement

BSDE Checklist LKT 2024.pdf

Financial statement Text extracted BSDE

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 84

Page 1 OCR 0.882
Page 1 of 84

CHECKLIST PENGUNGKAPAN LAPORAN KEUANGAN UNTUK SELURUH
INDUSTRI DI PASAR MODAL DI INDONESIA

Petunjuk Pengisian Checklist:

1. Seluruh Emiten dan Perusahaan Publik harus menggunakan Checklist Pengungkapan Laporan Keuangan ini, kecuali Emiten dan Perusahaan Publik
yang merupakan Perusahaan Efek. Setiap Perusahaan Efek harus menggunakan Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek (Peraturan No. V11I.G.17).

2, Tanda (V) diisi pada kolom "Ada" apabila Emiten/Perusahaan Publik telah memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan dan selanjutnya
pada kelom "Keterangan" ditambahkan cross reference ke nomor catatan atas laporan keuangan.

3. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan maka tanda V) diisi pada kolom "Tidak Ada"
dengan menambahkan keterangan alasannya pada kolom keterangan.

4. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memiliki pos-pos tertentu sehingga tidak wajib memenuhi persyaratan pengungkapan yang ada maka
tanda (V) diisi pada kolom "NYA.

5, Checklist ini wajib ditandatangani oleh Direktur yang membawahi akuntansi dan keuangan (untuk laporan keuangan auditec).

Data Umum

Nama Emiten/Perusahaan Pubiik ”— | PT BUMI SERPONG DAMAI TBK DAN ENTITAS ANAK |

Bidang Usaha PENGEMBANGAN REAL ESTATE |

Jenis penawaran Umum SAHAM 1 |

31 Desember 2024 , 31 Desember 2023

Nama Kantor Akuntan Publik Mirawati Sensi Idris Mirawati Sensi Idris

Nama Partner — Benedictus Yuliando- Leo Susanto 3
Opini Akuntan | Tanpa Modifikasian .. Tanpa Maodifikasian
Catatan tentang Opini (jika ada) N/A — N/A

“ disesuaikan dengan periode penyajian laporan keuangan.

L
5
ba
Page 2 OCR 0.856
Page 2 of 84

Ya Tidak
Pemenuhan Peraturan No.VIII,G,11 Tentang "Tanggung v
Jawab Direksi Atas Laporan Keuangan"
Pemenuhan Peraturan No.VIILA.2 tentang “Independensi v
Akuntan Yang Memberikan Jasa Audit di Pasar Modal”

Data Keuangan Penting

Periode laporan keuangan

31 Desember 2024

31 Desember 2023

Laba Rugi Komprehensif

Pendapatan

13.796.572.148.837

11.539.141.250.155-

Laba bruto

8.816.385.465.162-

6.411.686.645.543 .

Laba usaha/operasional

4.463.905.803.578

2.910.167.966.982 |

EBITOA

6.792.920.329,792

4.062.703.013.548

Laba (Rugi) Bersih periode berjalan

4.359,063.783.992-

1.945.467.441.301 /

Laba (Rugi) komprehensif

4.359.040.831.562-

2.406.771.789.357-

Laba Per saham (dasar)

208,43

93,02-

Laba Per saham (dilusian)

NJA

N/A

Periode laporan keuangan

31 Desember 2024

31 Desember 2023

Laporan Posisi keuangan

Jumlah Aset

76.023.348.886.846

66.827.648.486.393-

Jumlah Aset Lancar

30.896.491.642,352”

29.374.818.540.867

Jumlah Aset Tidak Lancar

45.126.857, 244,494"

37.452,829.945.526-

Jumlah Liabilitas

28.704.020.732.842

25.626.062.282,715

Jumlah Liabilitas Jangka Pendek

14.333.486.036,630

11.897.714.398,814-

Jumlah Liabilitas Jangka Panjang

14.370.534,696,212

13.728.347,883.901

Jumlah Ekuitas

40.861.177,480.477”

36.470.759.665.574

Modal Disator

2.117.136.581.200

2,117.136.581.200

(“Saldo Laba

31.139.000.297.798-

26.771.890,783.999

Page 3 OCR 0.886
Page 30f 34

Periode Laporan Keuangan

31 Desember 2024

31 Desember 2023

Rasio Keuangant

Rasio Lancar (2) 215,554 246,89Y9
ROA "5,730 2,9190
ROE 10,67Y0 5,336
Ebitda thd pendapatan (Yo) 1 49,24Y9 35,21Yo

“dapat disesuaikan berdasarkan industrinya

Catatan:

1. Pengungkapan yang dipersyaratkan untuk masing-masing pos wajib diungkapkan seluruhnya, kecuali pengungkapan tersebut tidak relevan

atau tidak dapat diterapkan pada Emiten atau Perusahaan Publik. Emiten atau Pe
dengan karakteristik industri apabila pengungkapan tersebut di

atau Perusahaan Publik.

2. Emiten atau Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek tidak men

No VIII.G.17 tentang Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek.

dai

Laporan Keuangan Tei

erusahaan Publik wajib menyesuaikan pengungkapan sesuai

persyaratkan oleh SAK atau relevan untuk memahami laperan keuangan Emiten

Laporan posisl keuangan pada akhir periode

Laporan laba rugi komprehensif selama periode

Laporan perubahan ekuitas selama periode

Laporan arus kas selama periode

njaluln|a

Laporan paosisl keuangan pada awal periode komparatif yang disajikan saat
Perusahaan menerapkan suatu kebijakan akuntansi secara retrospektif atau
membuat penyajian kembali pos-pos laporan keuangan atau ketika Perusahaan
mereklasifikasi pos-pos dalam laporan keuangannya.

ajalalala

8 Catatan atas Laporan Keuangan

Ketentuan Umum

berikut:
a. gambaran umum Perusahaan:

Perusahaan wajib menyajikan catatan atas laporan keuangan dengan urutan sebagai

Catatan i.a

gacu pada checklist Ini, namun mengikuti peraturan Bapepam-LK
Page 4 OCR 0.905
Page 4 of 84

b. dasar penyusunan laporan keuangan dan ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan yang
diterapkan:

C. Informasi tambahan untuk pos-pos yang disajikan dalam laporan posisi keuangan,
laporan laba rugi komprehensif, laporan perubahan ekuitas dan laporan arus kas,
sesuai dengan urutan penyajian laporan dan penyajian masing-masing pos: dan

d. pengungkapan lainnya yang antara lain meliputi:

1) informasi yang dipersyaratkan oleh SAK yang tidak disajikan di bagian manapun
dalam laporan keuangan, dan

2) informasi yang tidak disajikan di bagian manapun dalam laporan keuangan, tetap!
Informasi tersebut relevan untuk memahami laporan keuangan.

Perusahaan wajib menyatakan dalam bentuk nllai atau persentase untuk menjelaskan

adanya bagian dari suatu jumlah, tidak menggunakan kata “sebagian”,

Perusahaan wajib mengungkapkan dalam penjelasan masing-masing pos mengenai Aset

yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan.

Dalam hal Aset Perusahaan diasuransikan, wajib diungkapkan jenis dan nilai aset yang

diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup serta pendapat

manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransl, apabila tidak diasuransikan wajib
dlungkapkan alasannya.

Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan

Catatan 2

Catatan 4-63

Catatan 14, 16, 21 , 30, 32

Catatan 8,15,16

Gambaran Umum Perusahaan
Hal-hal yang harus diungkapkan, antara lain:

Pendirian perusahaan

1) | Riwayat ringkas perusahaan: v Cat. la
2) | Nomor dan tanggal akta pendirian serta perubahan terakhir, pengesahan dari instansi yang v Cat, 1a
berwenang, dan nomor serta tanggal Berita Negara:
3) | Kegiatan usaha sesuai anggaran dasar Perusahaan dan yang sedang dijalankan pada vV Cat, la
periode pelaporan:
4) | Tempat kedudukan perusahaan dan lokasi utama kegiatan usaha, “ Cat. la
5) | Tanggal mulai beroperasinya perusahaan secara komersial, Dalam hal perusahaan v Cat. ia
melakukan ekspansi atau perampingan usaha secara signifikan pada perlode laporan yang
disajikan, wajib disebutkan saat dirnulainya operasi komerslal dari ekspansi atau
perampingan usaha dan kapasitas produksinya, dan
6) | Nama entitas induk dan nama entitas induk terakhlr dalam kelompok usaha (ultimate v Cat. Ia

Page 5 OCR 0.879
Page 5 of 84

parent of the group). Dalam hal tidak dapat diungkapkan, wajib disebutkan alasannya.

7) | Khusus Industri Media v
Penjelasan rinci tentang Perizinan yang dimiliki.
8) | Khusus Industri Jalan Tol |
Peraturan perundangan atau keputusan pemerintah yang mendasari penyelenggaraan jalan | Cat. 57
tol tersebut.
9) | Khusus untuk Asuransi dan Pembiayaan v
Izin bidang usaha darl Menteri Keuangan atau Otoritas yang berwenang.
10) | Khusus untuk Industri Perbankan PA
Izin usaha sebagal bank umum, sebagai bank devisa (jika ada), serta izin untuk
menjalankan kegiatan berdasarkan prinsip syariah (jika ada).
11) | Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi dan Pertambangan Umum “
Area Eksplorasi dan Ekspioitasi/Pengembangan.
Penjelasan mengenal area eksplorasi dan eksploitasi Perseroan meliputi :
a) Area Eksplorasi, meliputi:
» Nama lokasi, |
. Nama pernllik izin lokasi:
. Tanggal perolehan izin ekplorasi serta tanggal jatuh temponya:
. Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik izin lokasi: dan
. Jumlah blaya eksplorasi yang telah dibukukan sebagai Aset Minyak dan Gas Bumi
per tanggal Laporan Posisi Keuangan:
b) Area Ekspioitasi/Pengembangan meliputi:
. Nama lokasi, |
. Nama pemilik ijin lokasi:
. Tanggal perolehan ijin eksploitasi serta tanggal jatuh temponya,
. Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik ijin lokasi:
. Jumlah Cadangan Terbukti (P1), keterangan tentang pihak yang melakukan
sertifikasi, dan tanggal sertifikasi:
. Jurnlah produksi pada tahun berjalan: dan
. Akumulasi jumlah produksi sejak awal kegiatan eksploitasi/pengembangan oleh
Perseroan hingga tanggal laporan posisi keuangan.
12) | Khusus Industri Kehutanan v

Page 6 OCR 0.877
Page 6 of 84

a) pelaksanaan keglatan pengusahaan hutan:
b) rincian luas areal sisa hutan yang belum dikelola selama masa sisa manfaat HPH, dan
Cc) sisa umur HPH.

Yang harus diungkapkan antara

a) sifat hubungan antara entitas Induk dan entitas anak, apabila entitas Induk tidak
memiliki baik langsung maupun tidak langsung melalui entitas anak, lebih dari 504
(Ilma puluh perseratus) hak suara yang sah,

alasan mengapa kepemilikan baik langsung maupun tidak langsung lebih dari 5095 (lima
puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial atas investee tidak diikuti dengan
pengendalian,

C) akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas anak apabila laporan keuangan
tersebut digunakan untuk menyusun laporan keuangan konsolidasian dan tanggal atau

periode berbeda dari tanggal laporan keuangan entitas Induk, dan alasan menggunakan
tanggal atau periode yang berbeda,

b

£

b. Penawaran Umum Efek, yang harus diungkapkan antara lain:
1) | Tanggal dan/atau nomor surat efektif penawaran umum, termasuk penawaran Efek yang Av Cat. la
diterbitkan di luar Indonesia,
2) | Jenis dan jumlah Efek yang ditawarkan: v Cet, ib
3) | Bursa tempat Efek dicatatkan: dan v Cat. 1b
4) | Tindakan perusahaan yang dapat mempengaruhi jumlah Efek yang diterbitkan (corporate vV Cat. ib
action) sejak penawaran Umum perdana sampsi dengan periode pelaporan terakhir.
Cc. Struktur Perusahaan, entitas anak, dan Entitas Bertujuan Khusus (es)
Yang harus diungkapkan antara lain:
1) | Nama entitas anak dan/atau EBK yang dikendalikan baik secara langsung maupun tidak v Cat. ic
langsung,
2) | Tempat kedudukan, v Cat. 1c
3) | Jenis usaha: v Cat. 1c
4) | Tahun beroperasi secara komersial: vV Cat. 1c
5) | Persentase kepemilikan dan proporsi hak suara (jika berbeda): vV Cat. 10
6) | Total Aset, dan v Cat. 1c
7) | Informasi penting lainnya antara lain: .

Page 7 OCR 0.886
Page 7 of 84

kembali pinjaman atau uang muka:

8) suatu rinclan yang menunjukkan dampak setiap perubahan bagian kepemilikan entitas |
induk pada entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya Pengendalian atas ekuitas |
yang dapat diatribusikan pada pemilik entitas induk, dan |

? dalam hal hilangnya Pengendalian atas entitas anak, maka entitas induk harus
mengungkapkan: |

(1) keuntungan atau kerugian Gika ada) yang diakul dari hilangnya Pengendalian, dan
porsi dari keuntungan atau keruglan yang dapat diatribusikan pada pengakuan
sisa Investasi pada entitas anak terdahulu dengan Nilai Wajar pada tanggal
hilangnya Pengendalian:

(2) jumlah persentase kepemilikan yang dilepaskan:
(3) jumlah harga yang diterima,
(4) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas,

(5) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya dimana
Pengendalian dilepaskan: dan

(6) jumlah Aset dan Liabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis
lainnya dimana Pengendallan dilepaskan, yang diikhtisarkan berdasarkan kategori

v

SKK

&

d) sifat dan luas setlap restriksi signifikan dalam kemampuan entitas anak untuk |
mentransfer dana ke entitas Induk dalam bentuk dividen tunai, atau pembayaran

utamanya. |
d. Karyawan, direksi, komisaris, dan komite audit |
Yang harus diungkapkan antara lair
1) | Nama dan jabatan untuk masing-masing anggota direksi, dewan komisaris, dan kornite v Cat. 1d
audit
2) | Cakupan manajemen kunci: dan vV Cat. lc
3) | Jumlah karyawan tetap pada masing-maslng akhir periode atau rata-rata jumlah karyawan “ Cat. Ld
tetap selama periode yang bersangkutan, secara konsolidasi untuk Perusahaan dan entitas
anak.
2. Penerbitan Laporan Keuangan
1) | Tanggal laporan keuangan dlotorisasi untuk terbit: dan vV Cat. 1s
2) | Pihak yang bertanggung jawab mengotorisasi laporan keuangan. v Cat. 1e

e 3
Page 8 OCR 0.910
Page 8 of 34

Dalam bagian ini harus diungkapkan hal-hal sebagai berikut:

Pernyataan kepatuhan terhadap SAK

Pernyataan ini merupakan pernyataan bahwa laporan keuangan telah disusun dan disajikan
sesuai dengan SAK.

Cat. za

Dasar pengukuran dan penyusunan laporan keuangan

1)

Dasar pengukuran laporan keuangan yaitu berdasarkan biaya historis (#/storicaf cost),
biaya perolehan kini (current cost), nilai realisasi neto (net realizable value), Nilai Wajar
(fair valwre) atau jumlah yang dapat dipulihkan berdasarkan SAK yang berlaku.

Cat. 2a

2)

Dasar penyusunan laporan keuangan, yaitu dasar akrual, kecuali untuk laporan arus kas.

Cat. za

3)

4

Mata uang fungsional dan mata uang penyajian yang digunakan, meliputi:
3) mata uang fungsional Perusahaan dan entitas anak,

b) fakta dan alasan perubahan, apabila terdapat perubahan mata uang fungsional
Perusahaan maupun kegiatan usaha asing yang signifikan: dan

€) alasanperubahan mata uang penyajian (jika ada).

Cat. za

Alasan perubahan periode pelaporan (jika ada).

Penggunaan Pertimbangan, Estimasi, dan Asumsi Signifikan oleh Manajemen

1)

Perusahaan harus mengungkapkan dalam ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan atau
bagian lain dari catatan atas laporan keuangan, pertimbangan yang telah dibuat
manajemen dalam proses penerapan kebijakan akuntansi dan memiliki dampak yang paling
signifikan terhadap jumlah yang diakui dalam laporan keuangan:

2)

Perusahaan harus mengungkapkan informasi tentang asumsi yang dibuat mengenai masa
depan, dan sumber utama dari estlmasi ketidakpastlan lain pada akhir periode pelaporan,
yang memi risiko signifikan yang mengakibatkan penyesuaian material terhadap jumlah
tercatat Aset dan Liabilitas dalam periode pelaporan berikutnya: dan

Cat 3, 50

3)

Berkaitan dengan Aset dan Liabilitas sebagaimana dimaksud dalam angka 2), catatan atas |
Japoran keuangan memasukkan rincian atas sifat dan jumlah tercatat pada akhir perlode
pelaporan.

Cat 3, 5, 6, 7, 14, 15, 16,
17, 19, 20, 36

Kebijakan Akuntansi Tertentu

Kebijakan akuntansi tertentu merupakan kebijakan akuntansi lainnya yang diterapkan dan
relevan untuk memahami laporan keuangan. Kebijakan akuntansi tertentu meliputi, tetapi
tidak terbatas pada hal-hal sebagai berikut:

Page 9 OCR 0.859
Page 9 of 84

Prinsip-prinsip konsolidasi
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) ruang lingkup Laporan Keuangan Konsolidasian, yang meliputi pos-pos entitas induk
dan entitas anak:

b) dasardan kapan suatu entitas anak dikonsolidasikan ke dalam laporan keuangan
entitas Induk,

Cc) kebijakan akuntansi sehubungan dengan perubahan kepemilikan tanpa kehilangan

Cat. 25

Pengendalian atas entitas anak: v Sak 25
d) kebijakan akuntansi sehubungan dengan kehilangan Pengendalian atas entitasanak: v Cat. 25
2) kebijakan akuntansi sehubungan dengan pencatatan dan penyajian kepentingan v an
nonpengendali: dan
?) pernyataan bahwa saldo pos dan transaksi material antar entitas yang dikonsolidasi v Cat 29
telah dieliminasi.
2) | Kombinasi bisnis
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) metode yang digunakan dalam kombinasi bisnis, termasuk metode yang digunakan
untuk mengukur kepentingan ncnpengendali: v Cat. 2c
b) pengakuan awal untuk goodwif: V Cat. 20
C) pengukuran setelah pengakuan awal untuk goodwif: dan v Cat. 20
d) kebijakan lainnya yang relevan terkait dengan kombinasi bisnis yang ada di
Perusahaan, antara lain: v Cat, 1c, 138
(Ll) pembelian dengan diskon: v Cat, 1c, 135
(2) akuisisi secara bertahap: dan
(3) imbalan kontinjensi.
3) | Kas dan setara kas: v Cat. 2g
Yang harus dijelaskan antara lalnkebijakan dalam menentukan komponen kas dan setara
kas.
4) | Instrumen Keuangan
a) Instrumen Keuangan selain Sukuk
Yang harus dijetaskan antara laln:
(4) pengakuan awal instrumen keyangan setlap kategori, terrnasuk perlakuan atas v Cat. 2

biaya transaksi:

Page 10 OCR 0.906
b)

a

Page 10 of 84

(2) pengukuran setelah pengakuan awal instrumen keuangan setlap kategori:
(3) ketentuan saling hapus dari instrumen keuangan:
(4) metode yang digunakan untuk menentukan Nilai Wajar instrumen keuangan:

(5) metode perhitungan yang digunakan untuk menentukan penurunan nilai dari aset
keuangan:

(6) ketentuan penghentian pengakuan instrumen keuangan:

(7) khusus instrumen keuangan derivatif dan akuntansi lindung nilal, selain
penjelasan sebagaimana dimaksud dalam angka (1), angka (2), angka (3), angka
(9), angka (5), dan angka (6), wajib ditambahkan penjelasan mengenal

Ca) ketentuan pemenuhan kriteria akuntansi lindung nilai:

(b) klasifikasi lindung nilal untuk tujuan akuntansi lindung nilai atas instrumen
keuangan derivatif: dan

(c) perlakuan akuntansi lindung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilai.
Investasi pada Sukuk
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) klasifikasi dan reklasifikasi investasi pada Sukuk:
(2) pengakuan awal Sukuk:
(3) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk,
(9) Penyajian pendapatan sukuk: dan
(5) penyajian amortisasi biaya transaksl.
Sukuk yang diterbitkan
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) pengakuan awal Sukuk:
(2) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk,
(3) biaya transaksi penerbitan Sukuk,
(4) posisi penyajian Sukuk: dan
(5) akad syariah yang digunakan.

KLX

KAKAK LAKA

LAKAKM

Cat. 2
Cat. Zi

Cat. 2
Cat. 2

5)

Khusus Industri Perbankan

2

b)

Giro Wajib Minimum

Yang harus dijelaskan antara lain ketentuan mengenai jumlah giro wajib minimum.
Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain

Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Giro pada Bank Indonesia dan Bank

Page 11 OCR 0.879
Page 11 of 84

C) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain

Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajlan Penempatan pada Bank Indonesia “
dan Bank Lain.
6) | Piutang Reverse Repo v
Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Piutang Reverse Repo, metode pencatatan
Gan pengukurannya.
7) | Khusus Industri Perbankan
Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Kelompok obligasi rekapitalisasi yang dimiliki:
b) Pengakuan nilai pada investasi untuk settap kelompok Obligasi Rekapitalisasi v
Pemerintah,dan v
C) Dasar penyajian efek-efek dalam laporan keuangan,
8) | Khusus Industri Perbankan
a) Kredit
Yang harus dijelaskan antara lain:
(t) Penjelasan atas masing-masing jenis kredit yang diberikan: v
(2) Dasar penyajian atas kredit: $A
(3) Kebijakan manajemen dan pelaksanaan pengendalian risiko portofolio kredit: v
(4) Perlakuan akuntansi untuk kredit yang dibeli dari BPPN (jika ada): dan
(5) Kebijakan bank akan agunan kredit. v
b) Tagihan/Kewajiban Akseptasi v
Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian atas tagihan/kewajiban akseptasi.
C) Agunan yang Diambil Alih v
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) Dasar penilaian dan penyajian: v
(2) Perakuan akuntansi atas nilai realisasi piutang/pembiayaan yang diberikan dengan
saldo piutang/pembiayaan yang tidak dapat ditagih: dan v
(3) Perlakuan akuntansi atas keuntungan (kerugian) dari realisasi penjualan agunan. V
9) | Khusus untuk Industri Pembiayaan

Piutang Pembiayaan Konsumen

Page 12 OCR 0.898
Page 12 of 84

a) Dasar penyajian piutang pembiayaan konsumen: dan

b) Dasar penilaian aset jika perusahaan menarik kembali aset pembiayaan konsumen dari
konsumennya.

SL

Yang harus dijelaskan antara lain:

10)

Anjak Piutang

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Jenis transaksi anjak piutang (dengan recourse atau tanpa recourse):
b) Penyajian transaksi anjak piutang:

€) Perlakuan akuntansi atas perbedaan antara harga pengalihan dan jumlah bersih
piutang dialihkan: dan

d) Pertakuan terhadap kegagalan atas tagihan anjak piutangf(ditagihkan kembali ke klien
atau ditanggung oleh perusahaan).

BN

11)

Sewa
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) kebijakan penentuan suatu perjanjian mengandung suatu sewa:
b) kebijakan penentuan suatu sewa merupakan sewa pemblayaan atau sewa operasi, dan
C) kebijakan akuntansi apabila Perusahaan bertindak sebagai lessee dan/atau lessor.

SL

Cat. 2r
Cat. 2r
Cat. Zr

12)

Persediaan :

yang harus dijelaskan antara lain mengenai kebijakan akuntansi yang digunakan dan
rumusan biaya yang digunakan.

Cat. 2k

a) Khusus Industri Kehutanan
HTI Dalam Pengembangan
Yang harus dijelaskan antara lain:

Beban-beban yang dikapitalisasl, antara lain: kewajiban kepada negara, pemeliharaan
sarana dan pra-sarana.

HTI Siap Panen
Yang harus dijelaskan antara lain:
Biaya perolehan, mutasi pembebanan ke biaya produksi.

p) Khusus Industri Perkebunan
Tanaman Perkebunan
Yang harus dijelaskan antara lain:

Page 13 OCR 0.879
Page 13 of 84

(1) Dasar klasifikasi untuk jenis tanaman sebagai persediaan, tanaman betum v
menghasilkan, atau tanaman telah menghasilkan, X
(2) Dasar penilalan dan pengukuran: v
(8) Kebijakan akuntansi reklasifikasi tanaman belum menghasilkan ke tanaman telah
menghasilkan: v
tah Metode penyusutan dan masa manfaat tanaman yang disusutkan: dan v
(5) Kebijakan akuntansi biaya pinjaman.
c) Khusus Industri Peternakan
Hewan Ternak
Yang harus dijelaskan antara lai
(1) Hewan ternak telah menghasilkan :
(a) Metode penilaian: v
(b) Metode amartisasi (deplesi): dan V
(c) Cadangan kernatian atau metode penghapusan langsung, jika ada. v
(2) Hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) :
fa) Metode penilaian: dan v
(b) Perkiraan waktu yang dibutuhkan untuk dapat berpindah menjadi hewan
ternak telah menghasilkan. v
13) | Aset Tetap:
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) pengakuan awal Aset Tetap: v Cat. 20
b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Tetap: v Cat. 20
€C) pengelompokan Aset Tetap:
d) metode penyusutan yang digunakan: v Cat. 20
e) kapitalisasi biaya yang terkait dengan Aset Tetap: v Cat. 20
f) estimasl umur manfaat dan tarif penyusutan: v Cat. z0
9) penghentian pengakuan: v Cat. 20
h) nilai residu: dan v &
i) pernyataan bahwa manajemen telah mengkaji ulang atas estimasi umur ekonomis, 20
metode penyusutan, dan nilai rasidu pada setiap akhir pericde pelaporan. v Cat. 20
v Cat. 30
14) | Invostasi pada Entitas Asoslasi
Yang harus dijelaskan antara lain metade yang digunakan untuk mencatat investasi pada v Cat. 21
asoslasi.
15) | Bagian partisipasi dalam Ventura Bersama

Page 14 OCR 0.880
Page 14 of 34

Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat bagian
partisipasi dalam Ventura Bersama.

16) | Pola Kerjasama
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Kriteria dari bentuk kerjasama: v Cat. 2c, 57
b) Kebijakan akuntansi untuk setiap jenis aset dan Ilabilitas yang timbul, dan v Cat, 21
C) Sistem pembagian hasil, jika ada. v Cat. 57
17) | Aset Tak Berwujud
Yang harus dijelaskan antara lain : v Cat, 2g dan 19
a) pengakuan awal Aset Takberwujud: v Cat. 2g dan 19
b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Takberwujud: V Cat. 2g dan 18
C) umur manfaat tidak terbatas atau terbatas, dan apabila umur manfaat terbatas, P/ Cat, 2g dan 19
diungkapkan tarif amortisasi yang digunakan dan umur manfaatnya, at. 2
d) sumber terjadInya Aset Takberwujud: v Cat, 2g dan 19
2) metode amortisasi yang digunakan: v Cat. 2g dan 19
Pp penghentian pengakuan Aset Takberwujud: dan v Cat. 2g
9) riset dan pengembangan (jika ada).
18) | Aset tidak lancar atau kelompok Lepasan yang dimiliki untuk dijual
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) kebijakan tentang peristiwa dan kondisi suatu aset tidak lancar diklasifikasikan
sebagai aset yang dimiliki untuk dijual: dan
b) pengukuran aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual.
19) | Properti Investasi :
Yang harus dijelaskan antara laln: Cat. 25
a) pengakuan awal Properti Investasi: v Cat. 25
b) pengukuran setelah pengakuan awal Properti Investasi: v Cat. 2p
C) metode penyusutan yang digunakan, khusus untuk medel biaya: v Cat. 2
d) estimasi umur manfaat dan/atau tarif penyusutan untuk model biaya: dan v "2
e) penghentian pengakuan Properti Investasi, v Cat. 2p

20)

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi

Aset Minyak dan Gas Bumi

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Dasar pengukuran yang digunakan untuk menentukan jumlah tercatat bruto:

B3
Page 15 OCR 0.912
Page 15 of 84

laya, penurunan nilai (impairment) dan penilaian kembali aset.

(revaluasi),
C) Metode penyusutan dan amortisasi yang digunakan:
d) Masa manfaat atau tarif penyusutan dan amortisasl yang digunakan: dan
e) Pertanggungan Asuransi.

AN

21)

Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan
Yang harus dijelaskan antara lain:

B) ketentuan peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan kemungkinan terjadinya
penurunan nilai: dan

bj) kebijakan akuntansi pengakuan penurunan nilai aset nonkeuangan dan pembalikannya.

Cat, 2w
Cat. 2v

22)

Khusus Industri Perbankan

Liabilitas Segera

Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian liabilitas segera.
Simpanan Nasabah

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Penjelasan atas simpanan: dan

b) Dasar penyajian darl masing-masing kategori simpanan.
Simpanan dari bank laln

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Penjelasan atas simpanan dari bank lain: dan

b) Dasar penyajtan simpanan darl bank lain.

Surat Berharga yang Diterbitkan

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Kriteria dan jenis-jenls surat berharga yang diterbitkan, dan
b) Perlakuan akuntansi atas premi atay diskonto.

23)

Provisi
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) kondisi provisi yang harus diakui: dan
b) dasar penentuan nilai provisi.

Cat. Zee
Cat. Pee

24)

Utang Repo

Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Utang Repo, metode pehcatatan dan
pengukurannya.

Page 16 OCR 0.906
Page 16 of 84

25) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi

Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan
Habilltas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan.

Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Pertakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH:
b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan:
C) Metode penyusutan prasarana PLH: dan
d) Tabel yang memuat penjelasan tentang:
f1) Lokasi penambangan,
(2) Saldo awal untuk masing-masing lokasi:
(3) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan, dan
(4) Saldo akhir untuk masing-rnasing lokasi penambangan.

RA

KAK

26) | Khusus Industri Pertambangan Umum

Blaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang masih berjalan “

dengan penjelasan mengenai jangka waktu kontrak untuk Area of Interest yang
bersangkutan:

b) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang sudah menemukan v
adanya Cadangan Terbukti dengan penjelasan bahwa amortisasinya baru akan
dilaksanakan pada saat dimulainya produksi:

C) Dasar penentuan ditangguhkannya biaya pengembangan dan kapitalisasi biaya
pekerjaan konstruksi dan prasarana: dan

dj Metode amortisasi dan penyusutan yang dipergunakan dengan penjelasan jangka “
waktu perijinan penambangan, taksiran umur ekonomis tambang dan dasar
perhitungan amortisasi.

Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan
Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH:

b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan: dan

Cc) Metode penyusutan prasarana PLH.

St

27) | Pengakuan Pendapatan

a) Yang harus dijelaskan antara lain:
(4) kondisi dan metode pengakuan pendapatan serta dasar pengukuran yang

Page 17 OCR 0.883
Page 17 of 84

Igunakan berdasarkan jenis pendapatan yang ada: dan
(2) dalam hal terdapat transaksi hubungan keagenan, kebijakan pengakuan
pendapatan dan penjualan dari hubungan keagenan serta beban terkait.

an ne Aa La Ae Tr

b) Pengakuan pendapatan dan Beban dengan menggunakan metode persentase
penyelesaian

Yang harus dijelaskan antara lain metode yang diterapkan untuk menentukan tahap
penyelesaian suatu kontrak.

Cat, 2x

€) Khusus Industri Asuransi
(1) Pengakuan pendapatan premi
Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain:

ta) Tarif yang digunakan dalam perhitungan premi yang belum merupakan
pendapatan:

(b) Kebijakan akuntansi untuk transaksi reasuransi prospektif dan retroaktif dan
(ce) Penyajian pendapatan premi dalam laporan taba rugi.

(2) Beban Klalm
Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain:

ta) Kelompok beban klaim dalam bentuk: klaim yang disetujui, klaim dalam
proses penyelesaian, klaim yang terjadi namun belum dilaporkan dan beban
penyelesaian klaim: dan

(b) Penyajlan beban klalm dalam laporan faba rugi.

SKK

d

Khusus Industri Real Estate

Kapltalisasi dan metode alokasi biaya proyek pengembangan Real Estat
Yang harus dijelaskan antara lain:

(Ll) Unsur biaya yang kapitalisasi ke proyek pengembangan Real Estat,

(2) Unsur biaya yang dialokasikan sebagai beban proyek,

(3) Penyisihan atas realisasi pendapatan pada masa mendatang lebih rendah dari nilai
tercatat proyek:

(4) Metode alokasi biaya yang telah dikapttalisasi ke setiap unit Real Estat:

(5) Biaya yang direvisi dan direalokasl akibat perubahan mendasar pada estimasi kini:
dan

(6) Unsur hiaya yang diakui sebagai beban pada saat terjadinya.

KK AK AU

&

| Cat. 2k

Cat. 2k

| Cat, 2k

Cat. 2k

Cat. 2k

Cat. 2k

28)

Program Loyalitas Pelangan
Yang harus dijelaskan antara lainkebifakan terkait program loyalitas pelanggan

Page 18 OCR 0.905
Page 18 of 84

Transksi dan Saldo dalam mata uang asing
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) ketentuan dalam penjabaran transaksi dan saldo dalam mata uang asing:

b) perlakuan akuntansi selisih kurs yang timbul dari penjabaran aset dan liabilitas
moneter, dan

C) referensi dan kurs yang digunakan untuk menjabarkan transaksi dan saldo dalam mata
uang asing.

Cat. 2d
Cat. 2d

Cat. 2d

30)

Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi

Yang harus dfjelaskan antara lain:

a) Dasar penetapan Pihak-plhak berelasi:

b) Pengungkapan Pihak-pihak berelasi dalam Laporan Keuangan: dan

Cat. 22
Cat Za

31)

Hibah Pemerintah

Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan akuntansi tentang metode penyajian dalam
laporan keuangan.

32)

Pajak Penghasilan
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) dasar penentuan tarif pajak untuk mengukur pajak kini dan pajak tangguhan,
b) ketentuan mengenai saling hapus:

C) pengakuan dan pengukuran aset pajak tangguhan: dan

d) metode yang digunakan dalam menilal aset (liabilitas) pajak tangguhan.

Cat. 2aa

Cat. 2aa
Cat. 2aa

33)

Imbalan Kerja
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) jenis Imbalan kerja yang diberikan kepada karyawan:

b) deskripsi umum mengenai jenis program imbalan pascakerja yang diselenggarakan
oleh Perusahaan:

Cc) kebijakan akuntansi Perusahaan dalam mengakui keuntungan dan kerugian aktuarial:
dan
d) pengakuan keuntungan dan kerugian untuk curtalment dan penyelesaian.

Cat. 22

Cat. 22
Cat. 22

34)

Saham Treasuri

Yang harus difetaskan antara lain metode pengakuan dan pengukuran atas pembelian,
penjualan, atau pembatalan saham treasuri.

Cat. 2s

35)

Pembayaran Berbasis Saham

Page 19 OCR 0.899
Page 19 0784

ng harus dijelaskan antara lainkebijakan akuntansi untuk transaksi pembayaran berbasis
saham yang diselesaikan melalui instrumen ekuitas dan/atau diselesalkan melalui Kas,
termasuk pengukurannya.

Ya

36)

Kuasi-Reorganisasi

Yang harus dijelaskan antara lain:

3) Dasar dilakukannya kuasi-reorganisasi:

b) Dasar penentuan nilai wajar Aset dan Labilitas: dan

C) Perlakuan akuntansi untuk selisih hasil revalvasi Aset dan Liabilitas.
Catatan: Berlaku untuk kuasi reorganisasi sebelum 1 Januari 2013,

RL

37)

Blaya Pinjaman

Yang harus dijelaskan antara lainkondisi yang mengharuskan biaya pinjaman
dikapitalisasikan sebagai bagian dari biaya perolehan aset kualifikasian.

Cat. 2y

38)

Segmen Operasi

Yang harus dijelaskan antara lain dasar yang digunakan oleh manajemen untuk
mengidentifikasikan Segmen Operasi.

Cat. 2dd

39)

Laba (Rugi) per saham

Yang harus dijelaskan antara lain dasar perhitungan laba (rugi) per saham dasar dan laba
(rugi) per saham dilusian.

Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan

Aset

Kas dan Setara Kas
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) unsur Kas dan Setara Kas pada pihak berelasi dan pihak ketiga,

b) rincian jumlah penempatan di bank berdasarkan nama bank serta jenis mata uang
asing:

ch kisaran suku bunga kontraktual dari Setara Kas selama periode pelaporan: dan

d) jumlah saklo Kas dan Setara Kas yang sianifikan yang tidak dapat digunakan oleh
kelompok usaha disertal pendapat manajemen.

Cat. 4
Cat. 4

2)

Khusus Industri Perbankan

e$
Page 20 OCR 0.874
a)

Page 20 of 84

Yang harus diungkapkan adalah rincian jurnlah kas berdasarkan jenis mata uang,

Aa ae AA Ia AA AA

b)

Giro pada Bank Indonesia
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1)

2

Rincian jumlah Giro pada Bank Indonesia berdasarkan jenis mata uang (nilai
dalam mata uang original): dan

Ketentuan Giro Wajib Minimum (GWM) menurut BI dan posisi GWM bank pada
saat perlode pelaporan,

kal

Giro pada Bank Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:

Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan jenis mata vang,

(1)
(2)
3)

(|
5)

Jumlah penyisihan penurunan nilai:
Perubahan penyisihan selama periode berjalan untuk. masing-masing giro:

Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan pihak yang mempunyal
hubungan istimewa dan pihak ketiga:

Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, dan
Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai.

«

&

@

Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1)
2)

3)
M
(5)

(6)
7)
(8)

Rincian jumlah penempatan berdasarkan jenis dan mata uang:

Rincian penempatan berdasarkan yang mengalami penurunan nilai (impaired)
dan tidak mengalami penurunan nilai (unimpaired),

Jangka waktu (rata-rata atau per kelompok):
Jumlah penyisihan penurunan nilal dan mutasi selama periode berjalan:

Rinctan jumlah penempatan berdasarkan pihak yang mempunyai hubungan
istimewa dan pihak ketiga:

Tingkat suku bunga rata-rata per tahun:
Jumlah dana yang diblokir dan alasannya:

Jumlah dana yang tidak dapat dicairkan pada bank bermasalah, bank beku
operasi atau likuidasi termasuk tingkat kemungkinan diterimanya kembali dana

KK NN naa Lt

PU —
Page 21 OCR 0.900
Page 21 ot 84

tersebut berdasarkan informasi dari otoritas yang berwenang: dan

(9) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai.

v

3)

Piutang Usaha
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) jumlah piutang yang dipisahkan antera pihak ketiga dan pihak berelasi:

b) jumlah piutang menurut debitur:
C) jumlah piutang menurut mata yang:

d) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai)

€) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan keruglan penurunan nilai
secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang:

f) pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan atau keyakinan manajemen
atas ketertagihan piutang apabila tidak dibentuk cadangan,

9) piutang yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan,
h) jumlah diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif: dan
Ih informasi ketertibatan berkelanjutan atas piutang yang ditransfer, meliputi:

(1) jumlah yang ditransfer, beban bunga, retensi, jatuh tempo, dan ikatan penting
lain yang diatur dalam perjanjian: dan

(2) jaminan yang diberikan (bila ada).

Cat. &

Cat. 6

Cat. 6

4

Khusus Industri Asuransi

a) Piutang Premi
Tambahan pengungkapan mengenaiantara laln:

(1) Jumlah piutang berdasarkan tertanggung dan asuradur,
(2) Jumlah piutang berdasarkan jenis asuransi: dan
(3) Jumlah piutang premi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas,

b) Piutang Koasuransi
Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain:

(1) Jumlah berdasarkan ko-asuradur,
(2) Jumlah menurut jenis asuransi, dan

(3) Jumlah piutang koasuransf yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

Cc) Piutang Reasuransi
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

TS
Page 22 OCR 0.911
Page 22 of 84

(4) Jumlah piutang berdasarkan reasuradur,
(2) Jumlah piutang atau utang reasuransi yang disalinghapuskan, dan
(3) Jurnlah piutang reasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

d)

Piutang Hasil Investasi
Tambahan pengungkapan mengenal antara lain:

(1) Pemisahan antara piutang kepada pihak berelasi dan pihak ketiga,
(2) Jumlah piutang menurut jenis investasi:

(3) Jumlah piutang menurut mata uang: dan

(4) Jumlah piutang yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

5) | Khusus Industri Pembiayaan

3)

Piutang Pemblayaan Konsumen
Yang harus diungkapkan antara laln:

(1) Jumlah plutang menurut dan jenis obyek pembiayaan (contoh: kendaraan
bermotor, elektronik, rumah, dan lain-lain):

(2) Rincian umur dari angsuran pembiyaan konsumen:

(3) Bagian pinjaman yang dibiayai bank-bank sehubungan dengan transaksi kerja

(4) sama pembiayaan bersama, penunjukan selaku pengelola piutang, penerusan
pinjaman dan pengambilalihan piutang apabila perusahaan membagi risiko tidak
tertagihnya piutang tersebut dengan bank-bank dalam rangka transaksi di atas:

(5) Pendapatan pembiayaan kensumen yang belum diakui:

(6) Nilai dan jenis jaminan yang diserahkan oleh pelanggan atas piutang
pembiayaan konsumen yang diberikan berdasarkan objek pembiayaan:

(@) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan

(8) Piutang pembiayaan konsumen yang dialihkan dan atau digunakan sebagai
jaminan atas utang.

b)

Tagihan Anjak Piutang
Yang harus diungkapkan antara lain:
(4) Jumlah tagihan anjak piutang tanpa rernwrse dan dengan recourse, beserta

jumlah utang retensi anjak piutang dan pendapatan anjak piutang (tanpa
recoursa) serta pendapatan anjak piutang tangguhan (dengan recowrse): dan

Page 23 OCR 0.880
Page 23 of 84

(2) Pengungkapan mengenai tingkat bunga, jatuh tempo dan jumtah piutang yang
diperoleh serta ikatan penting yang dlatur dalam perjanjian anjak piutang.

Ba Keenan In EL Aga AT EAN/AN IS Kelerangai

c)

PlutangSewa Pembiayaan
Yang harus diungkapkan antara laln:
(1) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

(2) rekonsiliasi antara investasi sewa bruto dan nilai kini piutang pembayaran sewa
minimum pada akhir periode pelaporan. Di samping itu, lessor mengungkapkan
investasi sewa bruto dan nilai kini piutang pembayaran sewa minimum pada akhir
periode pelaporan, untuk setiap perlode berikut:

(a) kurang dari satu tahun
(b) lebih darl satu tahun sampai lima tahun
(c) lebih dari tima tahun
(3) pendapatan keuangan yang belum diterima:
(4) nilai residu yang tidak dijamin yang diakru sebagai manfaat lessor:
(5) akumulasi penyisihan piutang tidak tertagih atas pembayaran sewa minimum:
(5) rental kontinjen yang diakui sebagai pendapatan dalam periode: dan
(7) penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor yang materlal.

d)

Piutang Sewa Operasi
Yang harus dlungkapkan antara lain:

(1) jumlah agregat pembayaran sewa minimum masa depan dalam sewa operasi
yang tidak dapat dibatalkan untuk setiap periode berikut:

(a) kurang dari satu tahun

(b) lebih dari satu tahun sampai lima tahun

(eh lebih dari lima tahun
(2) total rental kantinjen yang diakui sebagal pendapatan pada periode: dan
(3) penjelasan umum Isi perjanjian sewa lessor.

Page 24 OCR 0.900
8)

Page 24 of 84

Khusus Kontrak Konstruksi

Piutang Retensi

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Jumlah piutang dari masing-masing kontrak konstruksi: dan

b) Pendapat manajemen akan kemungkinan tertagihnya piutang retensi.

?

Tagihan Bruto kepada Pelanggan

Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain tagihan bruto dari setiap kontrak
konstruksi.

Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel yaitu :
a) biaya kontrak yang terjadi:

b) laba yang diakui:

€) kerugian yang terjadi, dan

d) pekerjaan yang sudah ditagih (termin).

8)

Piutang Reverse Repo
Yang harus diungkapkan antara laln:

a) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang ditransaksikan:

b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek:
C) Nama pihak/counterparty:

d) Lokasi Efek jaminan:

€) Tingkat bunga piutang reverse repo:

f) Cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada): dan

9) Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada).

9

Agunan Yang Diambil Alih
Yang harus diungkapkan antara lain:
3) Nilai realisasi bersih pada saat diamnbilalih:

b) Selisih antara nilai realisasi hersih atas agunan yang diambilalih dengan saldo piutang
yang tidak tertagih: dan

C) Laba atati rugi yang timbul, termasuk biaya-biaya yang tImbul setelah pengambilalihan
agunan tersebut.

Page 25 OCR 0.910
Page 25 of 84

Piutang DIviden dan Bunga

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlah tagihan dividen, bunga, dan
denda kepada pihak lain,

11) | Piutang Lain-Lain
Yang harus diungkapkan antara laln:
a) Rincian jenis dan jumlah piutang: v Cat. 7
b) Jumlah Cadangan Kerugian Penururan Nilal (CKPN): dan
€) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan. v Cat. 7
12) “Aset Keuangan Lainnya
Pengungkapan ini telah diterapkan untuk aset keuangan lainnya yang bersifat lancar
maupun tidak lancar,
a) Pengelompokkan aset keuangan lainnya sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara pihak v Cat. 5
ketiga dan pihak berelasi,
b) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) nilai tercatat aset keuangan untuk setlap kelompok dan rincian investasinya: v Cat. 5
(2) laba atau rugi neto pada setiap kelompok aset keuangan berdasarkan klasifikasi, v Cat $

baik yang disajikan pada pos pendapatan komprehensif lainnya maupun yang
diakui sebagai laba atau rugi periode berjalan,

(3) total pendapatan bunga yang dihitung menggunakan metode suku bunga efektif
untuk aset keuangan selain yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi:

(4) biaya perolehan termasuk jumlah premium dan diskonto yang belum diamortisasi,
untuk Efek dimiliki hingga jatuh tempo:

(5) peringkat Efek utang berikut nama pemeringkat (jika ada).

(5) uraian tentang alasan diambilnya keputusan menjual untuk aset keuangan yang
diklasifikasikan dimiliki hingga jatuh tempo:

(2) jika terdapat reklasifikasi aset keuangan, maka wajib diungkapkan:
ta) jumlah yang direklasifikasi ke dan dari setiap kategori,
(D) alasan reklasifikasi: dan

(c) sisa Investasi dalam kelompok dimiliki hingga jatuh tempo yang telah
direklasifikasi dalam kelompok tersedia untuk dijual.

Page 26 OCR 0.894
Page 26 of 84

(8) jumlah tercatat aset keuangan yang difaminkan sebagai agunan untuk Liabilitas v Cat. 5

atau Ilabilitas kontinjensi serta syarat dan kondisi yang terkait dengan penjaminan
tersebut:

(9) jumlah penurunan nilai atas aset keuangan (jika ada), termasuk mutasinya, v
dipisahkan antara aset keuangan yang mengalami penurunan nilai dan aset
keuangan yang tidak mengalami penurunan nilal, serta dipisahkan antara
penurunan nilat yang dihitung secara kolektif dan individual, termasuk beban
penurunan hilal yang diakui dalam laba rugi: dan

(10) jumlah amortisasi keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi atas Investasi | v
yang tersedia untuk dijual yang direklasifikasi menjadi dimiliki hingga jatuh
tempo.

13) | Khusus Deposito
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

a) nama bank, dipisahkan antara pihak ketiga dan plhak berelasi:
b) kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan,
€) jenis dan jumlah deposito dalam mata uang asing: dan v

&

Cat. 4 dan Sa
Cat. 4 dan Sa
Cat. 4 dan Sa

&

d) hal-hal lain yang dapat mempengaruhi kualitas pencairan deposito tersebut. v
14)| Khusus Investasi pada Sukuk
Tambahan pengungkapan mengenal antara lain:

a) rincian Sukuk berdasarkan nama penerbit dan akad syariah:

b) tujuan model usaha yang digunakan:

C) jumlah investasi yang direklasifikasikan, jika ada, dan penyebabnya: dan
d) Nilai Wajar untuk investasi yang diukur pada biaya perolehan.

15) | Khusus Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
Tambahan pengungkapan mengenal antara laln:

a) Rincian jumlah nominat dan nilai pasar efek berdasarkan jenis:
b) Tanggal jatuh termpo dan frekuensi pembayaran bunga:

€) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan

d) Informasi penting lainnya. |

Page 27 OCR 0.891
Page 27 of 84

husus Unit Penyertaan Reksadana
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

a) Rincian unit penyertaan reksadana dan Nilai Aset Bersih: dan

b) laba atau rugi neto berdasarkan klasifikasi, baik yang disajlkan pada pos pendapatan
komprehensif lainnya maupun yang diakui sebagai laba atau rugi periode berjalan

189) | K

&

Cat. Sb
v Cat. 5b

17)

Khusus Wesel Tagih

Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain, pihak penerbit, kisaran tingkat bunga,

jatuh tempo, jenis mata uang, dan uraian tentang sifat dan asal terjadinya (dari transaksi
usaha atau lainnya),

18)

Khusus Industri Asuransi
Tambahan pengungkapan mengenai aset-aset yang menjadi dana jaminan.

19)

Pinjaman Polis
Yang harus diungkapkan antaralain rinclan berdasarkan:

a) Saldo pinjaman polis menurut jenis mata uang:
b) Tingkat suku bunga.

20)

Khusus Industri Perbankan
Kredit
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rinctan jumlah kredit berdasarkan jenis, mata uang, sektor ekonomi dan jangka
waktu serta kolektibilitas:

b) Jumlah cadangan kerugian penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan,
c) Rincian jumlah kredit berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

d) Rasio kredit usaha kecil terhadap jumlah kredit yang diberikan:

2) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun

n Rincian kredit bermasalah berdasarkan sektar dan jumlah cadangan penghapusan
menurut ketentuan Bank Indonesia:

a) Rasio kredit bermasalah terhadap jumlah Aset keuangan dan rasio jumlah
cadangan kerugian penurunan nilai Aset keuangan yang telah dibentuk terhadap

jumlah rminirmurn cadangankeruglan penurunan nilal Aset keuangan sesuai
ketentuan Bank Indonesia,

Page 28 OCR 0.900
Page 28 of 84

Jumlah kredit yang direstrukturisasi berdasarkan jenis dan kolektibilitas:

i) Jumlah dan persentase bagian bank atas kredit sindikasi baik selaku pimpinan,
agen, atau anggota sindikasi:

» Ikhtisar pembelian kredit dari BPPN berdasarkan periode pembelian, jika ada:

k) Pendapat manajemen akan ketaatan bank terhadap Batas Maksimum Pemberian
Kredit (BMPK) yang ditetapkan oleh Bank Indonesia:

) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan ritai.

21) | Tagihan dan Liabilitas Akseptasi
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Rincian jumlah tagihan dan liabilitas berdasarkan pihak, mata uang, dan jatuh tempo:
b) Untuk tagihan akseptasi diungkapkan kolektibilitas, jumlah cadangan penghapusan |
dan mutasi selama periode berjalan:
&) Rincian jumlah tagihan dan fiabilitas berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:
d) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai
tagihan akseptasi
22) | Persediaan |

a) Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) total jumlah tercatat persediaan dan jumlah nilai tercatat menurut klasifikasi
yang sesuai bagi Perusahaan:

(2) jumlah tercatat persediaan yang dicatat dengan Nilai Wajar dikurangi biaya
untuk menjual:

(3) jumlah persediaan yang diakui sebagai beban selarna periode berjalan:

(4) Jumlah setiap penurunan nilai yang dlakui sebagai pengurang jumlah persediaan
yang diakui sebagai beban dalam periode berjalan:

(5) jumlah dari setiap pemulihan darl setiap penurunan nilai yang diakui sebagal
pengurang jumiah persediaan yang diakui sebagai beban dalam periode
berjalan:

(6) kondisi atau peristiwa penyebab terjadinya pemulihan nilai persediaan yang
diturunkan:

(?) dalam hal terdapat kanttalisasi biaya pinjaman untuk persediaan yang
memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka diungkapkan:

Cat. 8

Cat. 45
Cat. 8a

Cat. 8a

ai
Page 29 OCR 0.895
Page 29 of 84

(i) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan
(li) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumtah biaya pinjaman
yang layak dikapitalisasi.
(B) persediaan yang dijaminkan, nama plhak yang menerima jaminan, dan alasan
dijaminkan: dan

(9) jenis dan nilai persediaan yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan
risiko yang ditutup serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan
asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib diungkapkan alasannya,

Cat. Ba

Cat.

8

b)

Khusus Industri Perhotelan

Tambahan pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi yang harus
diungkapkan antara lain:

(1) Makanan dan minuman:
(2) Perlengkapan: dan
(3) Barang Dagangan,

Lt

228
Ec

c)

Khusus Industri Real Estat
Tambahan pengungkapan antara lain:

(1) Pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi!
fa) Tanah Matang:
(b) Unit Bangunan: dan
(c) Unit Bangunan dalam Penyelesaian.
(2) Jumlah biaya perolehan aset Real Estat yang pengikatan jual belinya telah

berlaku namun penjualannya belum diakui, termasuk jumlah utang terkait yang
akan dialihkan, bila ada.

KL

R92?

d)

Tanah untuk Pengembangan
Tambahan pengungkapan antara lain:
(1) Lokasi, luas tanah, proses perizinan:

(2) Jumlah biaya bunga dan rugi kurs yang dikapitalisasi ke tanah untuk
pengembangan: dan

(3) Proporsi tanah yang dijadikan jaminan utang,

Cat.

14

te

Page 30 OCR 0.914
Page 30 of 84

e)

Khusus Industri Media

Tambahan pengungkapan antara lain:

(1) Materi program : lokal, impor (media televisi):

(2) Buku, kertas koran, barang pra cetak (media cetak):
(3) Barang promosi dan barter (media cetak): dan

(4) Bahan persediaan lain yang sesuai dengan industrinya.

f Khusus Industri Rumah Sakit

Tambahan pengungkapan antara lain:

(1) Obat-obatan:

(2) Perlengkapan medis (disposable): dan
(3) Persediaan lainnya

(aj
tb)

@

K6)

&
ta)

ta)

9) Khusus Industri Peternakan

(1) Pengungkapan jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi tertentu,
seperti hewan ternak menjadi:

Hewan Ternak Tersedia untuk Dijual: dan

Hewan Temak dalam Pertumbuhan.

(2) Hewan Ternak Produksi - Berumur Pendek
Yang harus diungkapkan antara lain:

Total jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi hewan ternak
belah menghasilkan dan hewan ternak belum menghasilkan:

Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama paling
tidak 2 tahun terakhir,

Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan:

Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan atau penghapusan
persediaan yang mati atau hilang:

Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan
risiko yang ditutup:

Page 31 OCR 0.907
Page 31 of 84

(P) Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, pertu dibuat cadangan kernatian
atau metode penghapusan langsung:

(9) Pendapat manajemen atas kecukupan nilai pertanggungan asuransi: dan

(h) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima
jaminan.

23)

Pajak Dibayar DI muka

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) rincian menurut jenis dan jurnlah masing-masing pajaknya: dan

b) uraian mengenai jumlah restitusi pajak yang diajukan dan statusnya.

Cat. 10
Cat. 10

24)

Biaya Dibayar Dimuka

Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis dan jumlah.

Cat. 11

25)

Aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang Dimiliki untuk Dijual
Yang harus diungkapkanantara lain:

(1) uraian dari aset yang dimiliki untuk dijual atau kelompok lepasan:

(2) uralan fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan
yang diharapkan, serta cara dan waktu pelepasan:

(3) kerugian penurunan nilai atau keuntungan pemulihan penurunan nilai:

(4) dalam hal aset yang dimiliki untuk dijual belum dapat direalisasikan dalam satu
tahun, diungkapkan peristiwa atau keadaan yang dapat memperpanjang perlode
penyelesaian penjualan menjadi tebih dari satu tahun:

(5) dalam hal dapat diterapkan, segmen yang dilaporkan dari aset yang dimiliki untuk
dijual dan kelompok lepasan disajikan sesuai dengan SAK yang berlaku: dan

(6) dalam hal aset yang diklasifikasikan sebagai aset yang dimiliki untuk dijual atau
kelompok tfepasan dihentikan pengklasifikasiannya, diungkapkan:

(a) nilai dari aset tersebut, yaitu nilai yang lebih rendah antara:

i. Jumlah tercatat aset tersebut sebelum aset atau kelompok lepasan
diklasifikasikan sebagai dirniliki untuk dijual, disesuaikan dengan
penyusutan, amortisasi atau penilaian kembali yang telah diakui apabila aset
atau Kelompok lepasan tersebut tidak diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk
dijual dan

ui Jurnlah terpulihkan pada saat tanggal keputusan untuk tidak menjual,

(b) uraian fakta dan keadaan yang mengarah kepada keputusan tersebut: dan

(c) dampaknya terhadap hasil operasi untuk periode tersebut dan perlode sajian
sebelumnya.

LK AL

Page 32 OCR 0.897
Page 32 of 84

Yang harus diungkapkan antara Jain :
a) rincian jenis, hama pihak berelasi, dan jumlah piutang:

b) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugianpenurunan nilai serta penjelasan
terjadinya pfutang pihak berelasi tersebut:

C) Jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai
secara Individual dan kolektif, dan penghapusan plutang:

d) pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilais
dan

2) dalam hal piutang berelasi non usaha disajikan dalam aset lancar, hal tersebut harus
dibuktikan serta diungkapkan alasannya.

&

26) | Piutang Pihak Berelasi Non-Usaha

Cat. 12

Cat. 12

Cat. 12
Cat. 12

Cat. 12

2?)

Investasi pada Entitas Asoslasi

Yang harusdiungkapkan antara lain:

a) nama entitas asosiasi,

b) persentase kepemilikan dan penjelasan adanya pengaruh signifikan, beserta alasannya,

C) nilaitercatat dan Nilai Wajar investasi dalam entitas asosiasi yang kuotasi harganya
tersedia:

d) ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi termasuk jumlah agregat Aset,
Liabllitas, pendapatan, dan laba atau rugi:

e) alasan tidak adanya pengaruh signifikan walaupun Perusahaan memiliki lebih dari 2096
(dua puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial Investee secara langsung
atau tidak langsung:

£) akhir pericde pelaporan dari laparan keuangan entitas asosiasi, ketika laporan
keuangan tersebut digunakan dalam menerapkan metode ekuitas dan tanggal atau
periode yang berbeda dengan Perusahaan, dan alasan menggunakan tanggal atau
periode yang berbeda:

9) sifat dan tingkatan setiap pembatasan signifikan atas kemampuan entitas asosiasi
untuk mentransfer dana kepada Perusahaan:

h) bagian rugi entitas asosiasi yang tidak diakui dan alasannya, apabila Perusahaan
menghentikan pengakuan bagiannya atas rugi entitas asosiasi, baik untuk perlode
terjadinya kerugian tersebut maupun secara kumulatif:

8) bagian atas Ilabilitas kontinjensi entitas asosiast yang terjadi bersama-sama dengan
investor lain,

1) Nabilitas kontinjensi yang terjadI karena investor berkewajiban bersama-sama untuk
semua atau sebagian Uabilitas entitas as0Siasi: dan

k) ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi, secara individual atau dalam
kelompok, yang tidak dicatat dengan menggunakan metode ekuitas termasuk total
Aset, total Llabilitas, Pendapatan, dan laba atau rugi.

NN an

&

Cat. 13
Cat, 13

Cat. 13
Cat. 13

Cat. 13

Cat. 13

Cat. 13

Cat, 13

Page 33 OCR 0.922
28)

Page 33 of 84

Khusus Industri Konstruksi
Jaminan

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jaminan yang diberikan dan jumlah jaminan
tersebut serta kontrak konstruksi yang mensyaratkan adanya jaminan tersebut.

29)

Khusus Industri Kehutanan
HTI dan HTi dalam pengembangan

Berupabiaya yang ditangguhkan dalam pelaksanaan pembangunan HTI, yang disajikan
sebagai berikut:

a) Saldo awal:

b) Penyisihan periode berjalan:

C) Realisasi yang dilakukan selama pericde berjalan, dan
d) Saido akhir.

30)

Khusus Industri Jalan Tol

Hak Bagi Hasil Tol

Investor tanpa kuasa hak penyelenggaraan harus mengungkapkan hal-hal berikut:
fa) Dasar pengukuran hak bagi hasil tol:

tb) Masa hak bagi hasil tol dan amortisasinya:

tc) Perubahan hak bagi hasil tol selama pericde berjalan: dan

(dj) Reklasifikasi proyek kerjasama operasi dalam pelaksanaan ke hak bagi hasil tol.

31)

Khusus Industri Perkebunan
Tanaman Perkebunan
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Untuk tanaman telah menghasilkan
(1) Rincian nilai tercatat dan akumulasi penyusutan menurut jenis tanaman,

(2) Rekonsiliasi nilai tercatat awal tahun dan akhir tahun tanaman untuk setiap
kelompok selama paling sedikit 2 tahun terakhir:

(35 Status tanah yang digunakan untuk menanam,
(4) Nilai tanaman telah menghasilkan berdasarkan arga/lokasi penanamang

(5) Perbandingan saldo tanaman belum menghasilkan selama paling sedikit 2 tahun:
dan

(6) Tanaman yang dijamlnkan.

b) Untuk tanaman belum menghasilkan
(1) Mutasi tanaman belum menghasilkan sebagai berikut :

Page 34 OCR 0.895
Page 34 of 84

IL Tambahan tahun berjalan
Il. Biaya langsung

(b) Jumlah kapitalisasi biaya pinjaman, dan rugi kurs dalam hal terjadl depresiasi
luar biasa

Ii. Pengurangan tahun berjalan
H. Jumlah yang direklasifikasi ke tanaman telah menghasilkan
(9 Pengurangan lainnya
(d) Saldo akhir,
(2) Nilai tanaman datam Perkebunan Inti Rakyat / Perkebunan Inti Plasma yang

menjadi milik perusahaan (inti) dan tanaman yang bukan milik perusahaan
(perkebunan rakyat/perkebunan plasma): dan

(3) Cadangan kerugian yang mungkin timbul pada plasma.

(a) Saldo awal JA “Keterangan “|

32)

Khusus Industri Peternakan
Hewan Ternak Produksi - Berumur Panjang
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Pengetompokan hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) dan hewan
ternak telah menghasilkan:

b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama paling tidak 2
tahun terakhir,

C) Nila amortisasi (deplesi) atas hewan temak telah menghasilkan,

d) Nilai hewan ternak tiap kelompok berdasarkan inkasi/area peternakan:
€) Kondisi hewan ternak,

f) Persentase kematian selama tiga tahun terakhir:

ga) Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan risiko yang
ditutup:

h) Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematian atau
metode penghapusan langsung:

i) Nilai cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada:
Hp Pendapat manajemen atas kecukupan nilai cadangan kematian, jika ada, dan
k) Nilai hewan ternak yang dijarninkan dan nama pihak yang menerima jaminan.

33)

Properti Investasi
a) Yangharusdiungkapkan antara lain:

(2) model pengukuran setelah pengakuan awal yang digunakan, model Nilal Wajar
atau model biaya:

(2) metode dan asumsi signifikan yang diterapkan dalam menentukan Nilai Wajar

Cat.

Cat. 16

Page 35 OCR 0.876
Page 35 of 84

dari Properti Investasi

(3) pernyataan bahwa penentuan Nilai Wajar didukung oleh bukti pasar atau v Cat. 16
lebih banyak berdasarkan faktor lain karena sifat properti tersebut dan
keterbatasan data pasar yang dapat diperbandIlngkan,

(H nama Penilai, tanggal penilaian, dan tanggal laporan penilalan terakhir: v Cat. 16
(5S) jumJah yang diakui dalam laba rugi untuk: v Cat. 16
(a) penghasilan sewa dari Properti Investasi:
(b) beban operasi langsung yang terjadi baik dari Properti Investasi yang v Cek. bi

menghasilkan maupun yang tidak menghasilkan penghasilan sewa selama
periode tersebut: dan
tc) perubahan kumulatif dalam Nilai Wajar yang diakul dalam laba rugi atas
penjualan Properti Investasi dari sekelompok aset yang menggunakan
model biaya ke kelompok aset yang menggunakan model Nilai Wajar: v
(6) keberadaan dan jumlah pembatasan atas realisasi dari Properti Investasi atau
pembayaran penghasilan dan hasil pelepasan, dan
(7) kewajiban kontraktual untuk membeli, membangun atau mengembangkan v
Properti Investasi atau untuk perbaikan, pemeliharaan atau peningkatan.

b) Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model Nilai Wajar, selain
pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf (a) ditambahkan pengungkapan
antara lain:

(Ll) rekonsiliasi antara jumlah tercatat Properti Investasi pada awal dan akhir
periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi:

(2) saat suatu penilaian terhadap Properti Investasi disesuaikan secara signifikan
untuk tujuan pelaporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan
rekonsiliasi antara penilaian tersebut dan penilaian yang telah disesuaikan yang
dilaporkan dalam laporan keuangan, dengan menunjukkan secara terpisah:

(a) jumlah agregat dari pengakuan kewajiban sewa yang telah ditambahkan
kembali: dan

(b) penyesuaian signifikan lain.

C) Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model biaya, selain
ungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) ditambahkan pengungkapan — |
Pa sn 0 , Peng Lingkap | vV Cat. 2.p dan 16

Md) umur manfaat:

|
| v Cat. 16
(2) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Properti Investasi
pada awal dan akhir perlode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan,
dan reklasifikasi: v Cat. 1
(3) jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban
penyusutan:
(4) jumlah rugi penurunan nilai yang diakui, dan jumlah pemulihan rugi penurunan | |
nilal, selama satu periode sesuai SAK yang berlaku: | "1

Page 36 OCR 0.867
Page 36 of 84

(5) transfer ke dan dari persediaan dan properti yang digunakan sendirl, dan v
(8) Nilai Wajar Properti Investasi. v Cat. 16
d) Khusus untuk Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan,
Yang harus diungkapkan antara lain: ) Cat. 16
(1) rincian Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan:
(2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak, Y Hrg 1
(3) estimasi saat penyelesalan: V "
(4) hambatan kelanjutan penyelesaian,
(5) jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat Properti Investasi v Cat. 16
dalam proses pembangunan dan pengembangan: dan
(6) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk properti Investasi yang
memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka wajib diungkapkan:
(a) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan Y“
(b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah blaya pinjaman v
yang layak dikapitalisasi.
34) | Aset Tetap
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) setiap kelompok Aset Tetap wajib diungkapkan secara terpisah berdasarkan v Cat. 15
kepemilikan aset yaitu aset pemilikan langsung dan/atau aset sewa pembiayaan,
b) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Aset Tetap pada awal
dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan rekiasifikasis v Cat. 15
€) jumlah penyusutan untuk rnasing-masing periode penyajian dan alokasi beban v Cat. 15
penyusutan, "
9) rugi penurunan nilai dan jumlah yang dijurnal balik yang dlakui dalam laba rugi dan v
ekultas (jika ada):
e) jumlah komitmen kontraktual dalam perolehan Aset Tetap: v
#) jumlah kompensasi dari pihak ketiga untuk Aset Tetap yang mengalami penurunan
nilai, hilang, atat dihentikan yang dimasukkan dalam laba rugi, apabila tidak v Cat. 15
diungkapkan secara terpisah pada laporan faba rugi komprehensif:
9) Dalam hal Aset Tetap disajikan pada jumlah revaluasian, yang harus diungkapkan:
(1) tanggal efoktif revaluasi (Tanggal Penilaian): v
(2) tanggal efektif persetujuan dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP) apabila Aset Tetap v
untuk perhitungan pajak menggunakan jumlah revaluasian, v
(G) nama Penilal dan tanggal laporan penilaian terakhirs
(4) metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar v
aset,
(Shjumlah tercatat untuk setiap Aset Tetap seandainya aset tersebut dicatat dengan v
model biaya, dan

Page 37 OCR 0.917
Page 37 ot 84

(6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan prubahan selama
periode dan permbatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada para
pemegang saham.

h) Khusus untuk Aset Tetap dalam proses pembangunan, yang harus diungkapkan antara
lain:

(1) rincian Aset Tetap yang sedang dalam pembangunan:
(2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak:
(3)estimasi saat penyelesaian:

(4) hambatan kelanjutan penyelesaian (ika ada):

(S)jumlah pengeluaran yang diakui dalarn jumlah tercatat aset tetap dalam
pembangunan: dan

(6) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriteria
aset kualifikasian, maka wajib diungkapkan:

(a) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan

(b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman
yang layak dikapitalisasi,

D) Pengungkapan lainnya antara lain:
Ch)jumlah tercatat Aset Tetap yang tidak dipakai sementara:

(2)jumlah tercatat bruto dari setiap Aset Tetap yang telah disusutkan penuh dan
masih digunakan:

(3)jumlah tercatat Aset Tetap yang dihentikan dari penggunaan aktif dan tidak
@iklasifikasikan sebagai tersedia untuk dijual:

(4) dalam hal model biaya digunakan, Nilai Wajar Aset Tetap apabila berbeda secara
material dari jumlah tercatat:

(5) nilai buku, hasil penjualan neto, keuntungan (kerugian) dari Aset Tetap yang
dihentikan pengakuannya:

(6) dalam hal terdapat Aset Tetap yang berasal dari hibah, agar diungkapkan jenis
Aset, nilai tercatat, dan tanggal perolehan

(7) perubahan estimasl masa guna dan/atau metode penyusutan menurut jenis Aset
Tetap:

(8) Kondisi atau peristiwa yang menyebabkan terjadinya penurunan nilai atau
pemulihan penurunan nilai:

(9) Jumlah aset tetap yang dijadikan jaminan, nama pihak yang menerima jaminan dan
alasan penjaminan: dan

(10) Jenis dan nilai aset tetap yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan
risiko yang ditutup, serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan
asuransi, apabila tidak diasuransikan agar diungkapkan atasannya.

Cat. 15
Cat. 15
Cat. 15

Cat. 15

Cat. 15

Cat. 15

Cat. 15
Cat. 15

Page 38 OCR 0.920
Page 38 of 84

Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi
Aset Minyak dan Gas Bumi

(khusus untuk perusahaan yang memiliki kegiatan hulu minyak dan gas bumi)
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian aset menurut jenisnya, seperti: operated acreage, unoperated acreage, Sumur

dan peralatan serta fasilitas yang berhubungan, peralatan kantor, kendaraan, sumur
dan peralatan serta fasilitas dalam pengerjaan:

(2) Tabel yang memuat penjelasan tentang :
(a) Lokasi penambangan:
(b) Saldo awal untuk masing-masing lokasi:
(c) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan, dan
(d) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan

(3) Dalam hal saldo aset Minyak dan Gas Bumi tersebut mengandung hak tagih kepada

Regulator terkait, perlu penjelasan kolektabilitas tagihan tersebut dalam bentuk tabel
analisa umur tagihan.

36)

Aset Tak Berwujud
Yang harus diungkapkan untuk setiap Jenis Aset Takberwujud antara lain:
a) jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi:

b) alokasi jumlah amortisasi Aset Takberwujud ke dalam pos laporan laba rugi
komprehensif:

€) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi arnortisasi Aset Takberwujud pada
awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan
reklasifikasi,

d) dalam hal terdapat kapitalisasi blaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriteria aset
kualifikasian, maka harus diungkapkan:

(1) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan

(2) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang
layak dikapltalisasi:

8) jumlah tercatat Aset dan faktor signifikan yang mendukung penentuan dan
penilaiannya untuk Aset Takberwujud yang dinilai dengan umur manfaat tidak
terbatas,

f) penjelasan atas jumlah tercatat dan sisa periode amartisasi dari setiap Aset
Takberwujud yang material terhadap laporan keuangan Perusahaan:

9) Aset Takberwujud yang diperoleh melalui Hibah Pemerintah dan awalnya diakui pada
Nilai Wajar sesuai SAK yang berlaku, diungkapkan:

(1) Nilai Wajar pada pengakuan awal atas aset-aset tersebut:
(2 jumlah tercatatnya, dan

LA

Cat. 18 dan 19
Cat. 18
Cat. 18

Page 39 OCR 0.905
h)

»
»

Page 39 of 84

revaluasi:

keberadaan dan jumlah tercatat Aset Takberwujud yang kepemillikannya dibatasi dan
Jumlah tercatat Aset Takberwujud yang menjadi jaminan untuk Labilitas:

nilai komitmen kontraktual untuk akuisisi Aset Takberwujud:

Aset Takberwujud disajikan pada jumlah revaluasian, diungkapkan:
(1) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian):

(2) nama Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir:

(3) jumlah tercatat Aset Takbermujud yang direvaluasi:

(4) metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nllai Wajar
aset,

(5) jumlah tercatat untuk setiap Aset Takberwujud seandainya Aset tersebut dicatat
dengan model biaya: dan

(6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nllai, yang menunjukkan perubahan selama
periode dan perbatasan-pembatasan distribusi saido surplus kepada para
pemegang saham.

«|

KAK KAL

(3) Aset tersebut diukur setelah pengakuan awal dengan model biaya atau model

Cat. 19

37)

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi der Pertambangan umum

a)

Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/Penyisihan
Liabilitas Pengelolaan dan Rekdamasi Lingkungan Hidup Tangguhan

Yang harus diungkapkan antara lain tabel yang memuat penjelasan tentang :

(1) Saldo awal:

(2) Penambahan dan pengurangan:

(3) Saldo akhir.

b)

Aset Eksplorasi dan Evaluasi

Yang harus diungkapkanantara lain:

(4) rincian biaya perolehan aset eksplorasi dan evaluasi per area of Interest yang
mencakup saldo awal, penambahan dan pengurangan, dan saldo akhir: dan

(2) Jumlah aset, Ilabilitas, penghasilan dan beban, arus kas operasi, dan arus kas
investasi yang timbul dari eksplorasi dan evaluasi pertambangan.

C)

Bagian dari Blaya Eksplorasi Tangguhan: pengupasan tanah tambang.
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Kehijakan akuntansi sehubungan dengan:

(a) Metode pembebanan biaya pengupasan tanah, dan

(b) Metode perhitungan Rasio Rata-Rata Tanah Penutup.

(2) Jumlah Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan yang terdiri dari (1) biaya
pengupasan awal, (2) hiaya pengupasan lanjutan dengan penjelasan mengenai

Page 40 OCR 0.899
Page 40 of 84

(3) Perubahan atas Rasio Rata-Rata Tanah Penutup (bila ada):

(4) Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan dimana terjadi penundaan masa
produksi, meliputi penjelasan :

(a) Alasan terjadinya penundaan,
(b) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dimulainya produksi, dan

(c) Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi (jika ada),
terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi
utama yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut.

perbedaan antara rasio aktual tanah menutup terhadap rasic rata-ratanya: |

d) Biaya Pengembangan Tangguhan
Yang harus diungkapkan antara lain :

(1) Mutasi Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan selama tahun berjalan
dengan menunjukkan:

(a) Lokasi eksplorasi dan pengembangan,
(b) Saldo awal,

(c) Penambahan/penguranaan,

(dj Amortisasi, dan

(ce) Saldo akhir.

(2) Biaya pengembangan yang ditangguhkan atas kegiatan pengembangan yang
masih berjalan,

(3) Penjelasan apabila terjadi penghapusan biaya eksplorasi dan pengembangan
tangguhan yang menurut penelaahan manajemen tidak dapat dipulihkan,

(4) Jumlah biaya eksplorasi dan pengembangan yang ditangguhkan dimana terjadi
penundaan masa produksi, meliputi penjelasan:

(a) Alasan terjadinya penundaan:
(b) Amortisasi belum diperhitungkan karena belurn dinilainya produksi: dan
(c) Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi bila ada,
terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi utama
yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut.
(5) Apabila terdapat lebih dari satu Area of Interest, maka harus diungkapkan rincian
dari Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan untuk tiap-tiap Area of Interest.

Liabilitas

1)

Utang Usaha

Yang harus diungkapkan antara lain:

A) jumlah utang usaha yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi,
b) jumlah utang Usaha Menurut mata uang, dan

Cat. 22
Cat, 22

Page 41 OCR 0.897
Page 41 of 34

€) jaminan yang diberikan oleh Perusahaan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan. v

2) | Provisi |
a) Pengungkapan untuk provisi berlaku untuk provisi jangka pendek dan provisi jangka |
panjang.
b) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) nilai tercatat pada awal dan akhir periode:
(2 provisi tambahan dalam periode bersangkutan:
(3) jumlah yang terjadi dan dibebankan pada provisi selama periode bersangkutan:
(a) jumlah yang dibatalkan selama periode bersangkutan atas jumlah yang belum
digunakan:
(5) peningkatan selama periode yang bersangkutan, dalam nilai klnl, yang terjadi
karena berlalunya waktu dan dampak dari setiap perubahan tingkat diskonto:
(6) uralan mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat terjadinya arus
keluar surnber daya ekanomi,
(7) indikasi ketidakpastian waktu atau jumlah arus keluar sebagaimana dimaksud
dalam angka(8). Dalam hal diperlukan, Perusahaan mengungkapkan asumsi
utarna yang mendasari prakiraan peristiwa masa depan: dan v

(8) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan jumlah v
Aset yang telah diakul untuk estimasi penggantian tersebut.

PN na «

£

3) | Beban akrual |

Yang wajib diungkapkan antara lain jenis dan jumlah dari unsur utama beban yang belum “ Cat. 24
jatuh tempo.

4) | Khusus Industri Perbankan v
Liabllltas Segera

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian berdasarkan jenis dan nata uang: dan
b) Uraian mengenai sifat masing-masing kewajiban.
5) | Utang Repo “
Yang harus diungkapkan antara lain:

@) Rincian mengenal jenis dan jumlah Efek yang dijual Perusahaan pada transaksi repo:
b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek.

5) | Khusus Kontrak Konstruksi | v
Utang Bruto kepada Pelanggan

Page 42 OCR 0.928
Page 42 of84

Yang harus diungkapkan dalam pas ini antara lain liabilitas bruto dari setiap kontrak
konstruksi. Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel

yaitu :

a) biaya kontrak yang terjadi:

b) laba yang diakui:

C) kerugian yang dialami: dan |
d) pekerjaan yang sudah ditagih (terrnin).

7) | Khusus Industri Perbankan v

a) Simpanan Nasabah

Yang harus diungkapkan antara lain rincian tiap jenis simpanan yang mengungkapkan:
(4) Rinclan berdasarkan mata uang, dan jangka waktu:

(2) Rincian jumlah sirnpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun:

(4) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito:

(5) Rincian simpanan berrnasalah berdasarkan statusnya, misalnya diblokir atau
dijaminkan: dan

(6) Pemberian fasilitas istimewa kepada pernilik rekening giro.

b) Simpanan dari Bank Lain

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu:

(2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:
(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun:

(4) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito: dan

(5) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan jenis dan statusnya, misalnya diblokir
atau dijaminkan.

8) | Khusus Industri Asuransi Keruglan dan Jiwa v
a) Kewajiban Manfaat Polis Masa Depan |
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) Rincian berdasarkan program asuransi:

(2) Rincian berdasarkan jenis pertanggungan:
(3) Rincian berdasarkan mata uang:

(4) Dasar perhitungan dan asumsi aktuaris: dan

(5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan
penambahan dan pengurangan.

Page 43 OCR 0.895
Page 43 of 84

Utang Klaim
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga:
(2) Jumlah utang klaim berdasarkan tertanggung) |
(3) Jumlah utang klaim menurut jenis asuransi: dan |
(4) Jumlah utang menurut mata uang. |
c) Estimasi Klaim Retensi Sendiri | v
|
|
|
|

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Jumlah menurut jenis asuransi,

(2) Jumlah menurut tertanggung:

(3) Jumlah menurut mata uang: dan

(4) Jumlah estimasi klaim yang sudah terjadi namun belum dilaporkan. |
d) Premi yang belum merupakan Pendapatan vV

Yang harus diungkapkan antara lain:

(4) Juralah menurut program asuransi: |
(2) Jumlah menurut jenis pertanggungan:

(3) Pemisahan antara premi yang belum merupakan pendapatan kepada pihak
berelasi dan pihak ketiga,

(4) Metode perhitungan yang digunakan: dan

(5) Rekonsillasi jumlah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan
penambahan dan pengurangan.

e) Utang Koasuransi (rewrite) v
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga:
(2) Jumlah berdasarkan ko-asuradur:
(3) Jumlah menurut jenis mata uang: dan
(4) Jumlah menurut umur utang.

fh) Utang Reasuransi “
Yang harus diungkapkan antara lain: |
(1) Pemisahan antara utang klairn kepada pihak berelasi dan pihak ketiga: |
(2) Jumlah berdasarkan reasuradurj |
(3) Jumlah menurut jenis mata uang,
(4 Jumlah menurut umur utang: dan
(S) Jumlah utang atau plutang reasuransi yang disalinghapuskan.

Page 44 OCR 0.895
Page 44 of84

9) Utang Komisi
Yang harus diungkapkan antara lain:
(MD Jumlah berdasarkan tertanggung dan asuradur:
(2) Jumlah menurut jenis mata uang: dan
(3) Jumlah menurut jenis asuransi.

h) Titipan Premi

Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis asuransi.
1) Hak Laba Pemegang bolis Yang Belum Dibagikan

Yang harus diungkapkan:

(1) Tanggal dan hasil keputusan rapat pemegang saham:

(2) Dasar perhitungan: dan

(3) Saldo menurut usia.

9)

Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Pendek
Yang harus diungkapkan antara lain jenis dan jumlahnya.

10)

Utang Pajak

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) jenis dan jumlahnya: dan

b) informasi mengenai ketetapan pajak.

LL

Cat. 23
Cat. 53

11)

Khusus Industri Pembiayaan
Kewajiban Anjak Piutang

Yang harus diungkapkan antara lair
2) Jumlah liabilitas anjak piutang dalam rangka anjak piutang dengan recourse: dan

b) Jumlah beban tangguhan, piutang retensi anjak piutang, dan jatuh tempo serta ikatan
penting talnnya yang diatur dalam perjanilan anjak piutang.

12)

Khusus Kontrak Konstruksi
Uang Muka Kontrak
Yang harus diungkapkan antara lain jumlah uang muka kontrak yang diterima.

13)

BagianLancar atas Liabilitas Jangka Panjang

Yang harus diungkapkan antara laln bagian lancar atas liabilitas jangka panjang sesuai
dengan pengungkapan utang bank dan lembaga keuangan jangka panjang sebagaimana
diatur dalam Checkiist Ini.

Cat. 30

Page 45 OCR 0.913
Page 45 of 84

Liabilitas Keuangan Lainnya
a) Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Pengungkapan untuk liabilitas keuangan lainnya berlaku untuk Ilabilitas
keuangan lainnya yang bersifat jangka pendek dan jangka panjang,

(2) Perusahaan wajib mengelompokkan sesual klasifikasi yang dipisahkan antara
pihak ketiga dan pihak berelasi:

(3) Yang harus diungkapkan antara lain:
(2) nilai tercatat Jiabilltas keuangan untuk setiap kategori:
(5) laba atau rugi neto pada setiap liabilitas keuangan: dan

(C) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam
memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang |
dan kondisi default).

b) Dalam hal terdapat restrukturisasi Utang
Yang harus diungkapkan antara lain :

(1) Penjelasan tentang pokok-pokok perubahan persyaratan dan penyelesaian
utang,

(2) Jumlah keuntungan atas restrukturisasi utang dan dampak pajak penghasilan |
yang terkait:

(3) Jumlah keuntungan atau kerugian bersih atas pengalihan aset yang diakui
selama periode tersebut: dan

(4) Jumlah utang kontinjen yang dimasukkan dalarn nilai tercatat utang yang telah
direstrukturisasi.

&

Cat. 21, 22, 23, 25, 26, 27
6

Cat, 21, 22, 75, 26, 27, 36
Cat, 21, 24, 25, 30, 31, 32,
36

Cat. 33

15)

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi

Bagian Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang Jatuh Tempo
dalam Satu Tahun

Yang harus diungkapkan antara Jain rincian jenis dan jumlahnya.

Sist

16)

Khusus Industri Pertambangan Umum

Baglan Penyisihan untuk Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang
Jatuh Tempo dalam Satu Tahun

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya.

1?)

Liabilitas terkait aset atau kelompok lapasan yang dimiliki untuk dijual.

Yang harus diungkapkan antara Jain liabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang
dimiliki untuk dijual sesuai dengan dan dapat digabung dengan pengungkapan aset tidak
lancar atau kelompok lepasan yang diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dljual,

6
Page 46 OCR 0.857
Page 46 of 84

Liabllltas Jangka Panjang

Pes Tek ENYA Keterangan TT

18)

Utang Pihak Berelasi Non-Usaha

Yang Harus diungkapkan antara Jain :

a) rincian nama plhak berelasi, jenis, dan jumlah utang,

b) jumlah utang menurut mata uang: dan

CJ jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan.

pada tanggal laporan posisi keuangan:

19) | Utang Bank dan Lembaga Keuangan Jangka Panjang
Yang Harus diungkapkan antara lain:
a) rincian jumlah utang berdasarkan nama bank/lembaga keuangan dan jenis mata v Cat. 30
Lang,
b) kisaran suku bunga kontraktual selarna periode pelaporan: v Cat. 30
C) tanggal jatuh tempo: v Cat. 30
d) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan, v Cat. 30
e) penjelasan tentang fasilitas pinjaman yang diperoleh, termasuk jumlah dan tujuan v Cat, 30
perolehannya: 1
#) pembayaran yang dilakukan pada periode berjalan untuk masing-masing fasilitas v Cat. 30
pinjaman,
9) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default):
h) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan: v Cat. 30
» persyaratan lain yang penting, seperti adanya pembatasan pembaglan dividen, Av Cat. 30
pembatasan rasio tertentu, dan/atau pembatasan perolehan utang baru: dan
» pengungkapan informasi sehubungan dengan fiabilitas berbunga jangka panjang yang
akan jatuh tempo dalam jangka waktu 17 (dua bekas) bulan sejak tanggal laporan
posisi keuangan tetapi tetap diklasifikasikan sebagai llabllltas jangka panjang, antara
tain adalah:
(1) nama bank/tembaga keuangan dan jumtahnya, dan vV Cat. 30
(2) ringkasan perjanjian lama dan baru, yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka V Cat. 35
waktu pinjaman, tanggal jatuh tempo, dan persyaratan penting. :
20) | Utang Sewa Pembiayaan
Yang harus diungkapkan antara lain : |
a) jumlah neto nilal tercatat untuk setiap kelompok aset dan pemberi sewa (lessor) v“ | cat. 31

Page 47 OCR 0.905
b)

2
d)

ta)

Page 47 of 84

rekonslllasi Imum di masa depan pada tanggal
laporan posisi keuangan, dengan nilai kininya. Selain itu wajib mengungkapkan total
pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal laporan posisi keuangan,
dan nilai kininya, untuk setiap periode berikut:

(1) sampa! dengan satu tahun:

(2) lebih dari satu tahun sampai 5 (lima) tahun) dan

(3) lebih dari 5 (limajtahun.

pembayaran sewa kontinjen yang diakui sebagai beban pada perlode tersebut,

total pembayaran minimum sewa-lanjut (sublsase) masa depan yang diperkirakan
akan diterlma dari kontrak sewa-lanjut yang tidak dapat dibatatkan (non-cancellable
sublease) pada tanggal laporan pasisi keuangan:

keuntungan atau kerugian yang ditangguhkan beserta amortisasinya sehubungan
dengan transaksi penjualan dan penyewaan kembali (sale and Ieaseback): dan

penjelasan umum isi perjanjian sewa yang material, antara lain:
Cl) dasar penentuan utang sewa kontinjen:

(2) ada tidaknya klausul-klausut yang berkaitan dengan opsi perpanjangan atau
pembelian dan eskalasi beserta syarat-syaratnya: dan

(3) pembatasan-pembatasan yang ditetapkan dalam perjanjian sewa.

PN

Cat. 31

Cat. 31

21)

Khusus Industri Perbankan

a)

b)

Surat Berharga yang Diterbitkan

Yang harus diungkapkan antara lain:

(4) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu:

(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun:

(4) Rincian berdasarkan peringkat efek dan perusahaan pemeringkat:
(5) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan:

(6) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu
perjanjian, tanggal jatuh tempo, kewajiban yang harus dipenuhi, dan
persyaratan penting lainnya (Debt Covenance):

(7) Pendapat manajemen tentang pemenuhan Deht Covenanceatas surat berharga
yang diterbitkan,

Pinjaman Diterima
Yang harus diungkapkan antara lain:

(4) Rincian berdasarkan pihak, fenis, dan mata uang,
(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,

(3) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu
perjanjian, tingkat bunga, tanggal jatuh tempo, nilai Aset bank yang dijaminkan,

Page 48 OCR 0.913
Page 48 of 84

(4) Pendapat manajemen terkait pemenuhan debt covenance:

(5) Apabila bank menerima dana atau fasilitas pinjaman darl pemerintah atau pihak
lain dengan tingkat imbalan yang lebih rendah dari tingkat bunga pasar maka
manajemen mengungkapkan mengenai fasilitas tersebut dan dampaknya
terhadap laba bersih.

C) Estimasi Kerugian Komitmen dan Kontinjensi

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan kolektibilitas:

(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasl dan pihak ketiga:

(3) Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan,

(4) Ketentuan minimum penyisihan penurunan nilai komitmen dan kontinjensi
menurut BI dan posisi penyisihan penghapusan bank pada saat periode
pelaporan: dan

(5) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai
komitmen dan kontinjensi.

dan persyaratan penting lainnyafdebt covenance), |

22)

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi
Liabilltas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) Mutasi taksiran provisi PLH selama tahun berjalan dengan menunjukkan:
(1) Saldo awal:
(2) Penyisihan yang dibentuk:
(3) Pengeluaran yang terjadi: dan
(4) Saldo akhir.
b) Kegiatan PLR yang telah dilaksanakan dan yang sedang berjalan:

Cc) Liabilitas bersyarat sehubungan dengan PLH dan llabilitas bersyarat lainnya
sebagaimana diatur dalam standar akuntansi keuangan:

d) Apabila dalam pos ini terdapat komponen biaya yang sifatnya material, misalnya beban
penutupan tambang, maka perusahaan dapat menyajikannya dalam pos yang
terpisah,

2) Tabel yang memuat penjelasan tentang:
(1) Saldo awal:
(2) Penambahan dan Pengurangan :
(3) Saldo akhir.

23)

Liabilitas Imbaian Kerja Jangka Panjang

v Cat. &8

Page 49 OCR 0.872
Page 49 of 84

a) imbalan Pasti Pe Aa Pe TU an AN Ar

Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) gambaran umum mengenai jenis program, v
v

(2) rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari nilai kini kewajiban imbalan pasti yang
menunjukkan secara terpisah, pengaruhnya selama periode berjalan yang dapat
dlatribusikan ke dalam:

la) biaya jasa klni:

(b) biaya bunga:

(ec) turan oleh peserta program,

(d) keuntungan dan kerugian aktuarial:

(e) perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata
uang yang berbeda dengan mata uang penyajian:

(f) imbalan yang dibayarkan:
(g) biaya jasa lalu:

th) kombinasi bisnis:

Ki) curtailment, dan

ti) penyelesaian.

(3) analisis kewajiban imbalan pasti terhadap jumlah yang dihasllkan dari program Y
yang seluruhnya tidak didanai dan jumlah yang dihasilkan dari program yang
seluruhnya atau sebagian didanai:

(9) rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari Nilai Wajar aset program serta saldo awal
dan akhir dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset sesuai dengan v
SAK menunjukkan secara terpisah, dampak selarna periode yang dapat
diatribusikan pada setiap:

fa) hasil yang diharapkan dari aset program:
(b) keuntungan dan kerugian aktuarlal:

(c) perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata
vang yang berbeda dengan mata uang penyajian:

(d) turan oleh pemberi pekerja: |
(e) iuran oleh peserta program:
(imbalan yang dibayarkan:
(9g) kombinasi bisnis: dan

(hh) penyelesaian,

(5) rekonsiliasi nilai kini kewajiban Imbalan pasti sebagaimana dimaksud dalam butir Pi
(2) dan Nilai Wajar aset program sebagaimana dimaksud dalam butir (4) atas
Aset dan Llabilitas yang diakui dalam laporan posisi keyangan, pallng kurang
mengungkapkan:

(a) keuntungan dan kerugian aktuarial neto yang tidak diakui dalam laporan

Cat. 49
Cat. 49

Page 50 OCR 0.909
Page 50 of 84

posisi keuangan:
tb) biaya jasa lalu yang tidak diakui dalam laporan posisi keuangan,

(cC) setiap jumlah yang tidak diakui sebagai Aset, dikarenakan oleh batasan
dalam SAK:

(d) Nilai Wajar pada akhir periode pelaporan dari setlap hak penggantian yang
diakui sebagai Aset sesuai dangan SAK: dan

(8) jumlah lainnya yang diakui dalam laporan posisi keuangan:

(6) total beban yang diakui di laba rugi untuk setiap hal-hal berikut dan nama pos Cat. 49
dimana hal tersebut termasuk: "
(a) biaya jasa kini:
(b) biaya bunga:
(c) hasil yang diharapkan dari aset program,
(d) hasil yang diharapkan dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset
sesuai dengan SAK,
te) keuntungan dan kerugian aktuarial, jika Perusahaan memilih metode koridor
1096 (sepuluh per seratus),
(? biaya jasa lalu:
(9) dampak dari curtailment terutama terkait dengan penyelesaiannya: dan
(h) dampak dari batasan dalam SAK:
(7?) jumlah total yang diakui dalam pendapatan komprehensif lain yang akan diakui
segera dalam saldo laba, meliputi: Cat. 49
fa) keuntungan dan kerugian aktuarial, dan
(b) dampak dari batasan dalam SAK:
(8) jumlah kumulatif dari keuntungan dan kerugian aktuarial yang diakui pada
pendapatan komprehensif lain, dalam hal Perusahaan mengakui keuntungan dan
kerugian dalam pendapatan komprehensif lain sesuai dengan SAK:
(9) persentase atau jumlah setiap kategorl utama yang merupakan Nilai Wajar total
aset program, untuk setiap kategori utama dari aset program, yang mencakup,
namun tidak terbatas pada, Instrumen ekuitas, instrumen utang, properti, dan
seluruh aset lain:
(10) jumlah yang mencakup Nilai Wajar aset program untuk:
la) setiap kategori instrumen keuangan milik Perusahaan, dan
(b) setiap properti atau Aset lain yang digunakan oleh Perusahaan,
(11) penjelasan atas dasar yang digunakan untuk menentukan tingkat pengembalian
yang diharapkan atas Aset secara keseluruhan, termasuk darnpak kategori
utama dari aset program,
(12) Imbal hasil aktual atas aset program, serta imbal hasil aktual atas setiap hak
penggantian yang diakui sebagai Aset:
(13) Asurnsi aktuarial utama yang digunakan sampai pada akhir periode pelaporan Cat. 48

Ni
Page 51 OCR 0.911
Page 51 of 34

lan diungkapkan dalam ukuran yang absolut dan tidak hanya sebagai marjin
antara persentase dan variabel lainnya, termasuk:

fa) tingkat diskonto:

(b) tingkat imbal hasil yang diharapkan atas setiap aset program untuk periode
yang disajikan dalarn laporan keuangan:

(c) tingkat imbal hasil yang diharapkan untuk periode yang disajikan dalam
laporan keuangan pada setlap hak penggantian yang diakui sebagal Aset,

(d) tingkat kenalkan gaji yang diharapkan (dan perubahan dalam indeks atau
varlabel tertentu Jainnya dalam masa program formal atau konstruktif
sebagai dasar untuk kenaikan imbalan masa depan):

(e) tingkat tren biaya kesehatan: dan

(MN asumsi material lain yang digunakan dalam aktuaria:

(14) dampak kenaikan atau penurunan satu angka persentase dalam tingkat tren
biaya kesehatan yang diasumsikan pada:

(a) biaya jasa kini agregat dan komponen biaya bunga darl biaya kesehatan
pascakerja periodik neto: dan

(b) akumulasi kewajiban imbalan pascakerja untuk biaya kesehatan.

(ce) Dalam hal program dioperasikan dalam lingkungan inflasi yang tinggi,
wajib diungkapkan dampak persentase kenaikan atau penurunan tingkat
tren biaya kesehatan yang diasumsikan dari makna yang serupa dengan satu
angka persentase dalam lingkungan inflasi yang rendah.

(45) Jumlah perlode tahunan saat ini dan periode empat tahun sebelumnya dari:

ta) nilai kini kewajiban imbalan pasti, Nilai Wajar aset program dan surplus atau
defisit pada program: dan

(b) penyesuaian yang timbul pada:

H liabilitas program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari
liabilitas program pada akhir periode pelaporan: dan
Ci) aset program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari aset
program pada akhir periode pelaporan,
(16) estimasi terbaik pemberi kerja, segera setelah dapat ditentukan secara andal, dari

iuran yang diharapkan akan dibayar dalam program selama periode tahunan
dimulai setelah periode pelaporan:

(17) khusus untuk program imbalan pasti yang membagi risiko antar entitas
sepengendali, wajih diungkapkan sebagai berikut:

(a) perjanjian kontraktual atau kebijakan tertulis untuk pembebanan biaya
imbalan pasti neto atau bukti bahwa tidak ada kebijakan sepert itu:

(b) dalam hal Perusahaan mencatat alokasi biaya imbalan pasti neto sesuai SAK,
maka Perusahaan mengungkapkan:

(W informasi yang memungkinkan pengguna laporan keuangan untuk

an IA SN TA

Cat. 49

Lea
Page 52 OCR 0.879
Page 52 of84

mengevaluasi sifat program imbalan pasti dan dampak keuangan atas
perubahan program selama periode tersebut:

Gi) pengungkapan gambaran umum jenis program sesuai dengan huruf a)
buttr (1) mencakup penjelasan praktik informal yang menimbulkan
kewajiban konstruktif termasuk dalam pengukuran kewajiban imbalan
pasti, dan

(ili)jika Perusahaan mencatat luran yang terutang untuk periode sesuai SAK.
informasi tentang program secara keseluruhan disyaratkan sesuai dengan
butir (1), butir (25, butir (3), butir (4), butir (9), butir (13), butir (14),
dan butir (16) serta butir ii.

b) Iuran Pasti

Perusahaan yang menyelenggarakan program iuran pastiharus mengungkapkan v
jumlah yang diakui sebagai beban untuk program iuran pasti.
C) Imbalan Kerja Jangka Panjang Lainnya
Yang harus diungkapkan paling kurang jenis dan jumlah imbalan kerja jangka v“
panjang lainnya.
d) Pesangon Pemutusan Kontrak Kerja
Yang harus diungkapkanantara lain:
(1) iuran program dan jumlah pesangon pemutusan kontrak kerja: dan Li
(2) penjelasan mengenai liabilitas kontinjen (jika ada). v
24) | Utang Obligasi
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) rincian mengenai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat dalam rupiah dan mata uang v Cat. 32
asing, tanggal jatuh tempo, jadwal pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat
obligasi dicatatkan, dan tujuan penerbitaanya:
b) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek: “v Cat. 32
C) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalarn waktu 12 (dua belas) bulan: Y Er 12
d) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan:
2) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan v Cat. 9
menunjuk pos-pos yang berhubungan, jika ada:
HN pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwatiamanatanj EA
@) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memanuhi v
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default):
dan
h) persyaratan penting lainnya. v Cat. 32

Page 53 OCR 0.873
Page 53 of 84

25) | Sukuk
3) Perusahaan wajib mengelompokkan Sukuk berdasarkan akad syariah yang digunakan. |
b) Perusahaan harus mengungkapkan antara lain:
(1) uraian tentang persyaratan utama dalam penerbitan Sukuk, termasuk:
(a) ringkasan akad syariah dan skema transaksisyariah yang digunakan:
(b) Aset, manfaat, atau aktivitas yang mendasari: vV Cat. 32
(c) nilai nominal: |
(d) besaran imbalan (untuk Sukuk Hjarah): Y Cabia2
(2) prinsip pembagian hasil usaha, dasar bagi hasil, dan besaran nisbah bagi
hasil (untuk Sukuk mudharabah):
(f) rencana jadwal dan tata cara pembagian dan/atau pembayaran imbalan
atau bagi hasil: v Cat 32
(9) jangka waktu: vV Cat 32
th) tujuan penerbitannya: dan “ Cat. 32
(persyaratan penting lain:
(2) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek: v Cena
(3) bursa tempat Sukuk dicatatkan: “ Cat, 32
(M)jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan:
(S) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan: v Cat. 39
(6)jaminan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada),
(7) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan: dan
(8) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Emiten atau Perusahaan Publik
dalam memenuhi persyaratan dan kondisi Sukuk (misalnya restrukturisasi Sukuk
dan kondisi default).
26) | Utang Subordinasi
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) nama kreditur, sifat ikatan, jangka waktu, jenis mata uang, dan kisaran suku bunga
kontraktual selama periode pelaporan
b) tujuan perolehannya:
CJ persyaratan terkait dengan pelunasan utang subordinasij
d) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default):
8) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan: dan
f) persyaratan penting lainnya,

27)

Obligasi Konversi

Page 54 OCR 0.871
Page 54 of 84

Yang harus diungkapkan antara lain
a) rincian mengenai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat, tanggal jatuh tempo, jadwal

pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat obligasi konversi dicatatkan, dan v
tujuan penerbitannya,
b) perlode konversi dan persyaratan konversi, antara lain meliputi rasie konversi, harga
pelaksanaan, hak konversi sebelum jatuh tempo serta persyaratannya, dan penalti: v
c) dampak dilusi apabila seluruh obligasi dikonversikan, dengan memperhatikan
tingkat konversi atau harga pelaksanaan (exercise price) yang paling menguntungkan PI
dari sudut pandang pemegang obligasi konversi:
d) jumlah obligasi yang telah dikonversikan dan dampak diluslnya: v
2) peringkat dan narna Perusahaan Pemeringkat Efek, V
PN jumlah bagian yang akan jatuh ternpo dalam waktu 12 (dua belas) bulanj V
@) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan, v
h) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan v
menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada):
i) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi v
persyaratan dan kondisi utang (rnisalnya restrukturisasi utang dan kondisi default),
id) dalam hal Perusahaan menerbitkan obllgasi konversi tanpa melalui penawaran umum, v
wajib diungkapkan tujuan penerbitan dan nama pembeli:
k) komponen Liabilitas dari obligasi konversi: Y
Ih keberadaan fitur derivatif melekat: dan EA
m) persyaratan penting lainnya v
Ekuitas
Ekuitas yang dapat diatrlbusikan kepada pemilik entitas Induk
1) | Modal Saham
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) Bagi setiap jenis saham, antara lain:
(1) Rekonsiliasi jumlah saham beredar pada awal dan akhir periode, v
(2) Hak, keistimewaan, dan pembatasan yang melekat pada setian jenis saham, v
termasuk pembatasan atas dividen dan pembayaran kembali atas modat: dan
(3) Saham yang dicadangkan untuk penerbitan dengan hak opsi dan kontrak v
penjualan saham, termasuk jumlah dan persyaratan:
b) Penjelasan mengenal sifat dan tujuan setiap pos cadangan dalam ekuitas: v

C) Susunan pemegang saham dengan mengungkapkan jumlah lembar saham dan
persentase kepemilikan, yaitu:

(1) Pernegang saham yang memiliki 5x (lima perseratus) ataU lebih:

Cat. 38

"
Page 55 OCR 0.907
d)

8

Page 55 of 84

(2) Nama direktur dan komisaris yang memiliki saham: dan

(3) Pemegang saham lainnya:

Dalam hal terjadi perubahan modalsaham dalam perlode berjalan:

(1) Keputusan yang berhubungan dengan perubahan modal saham tersebut,
seperti pengesahan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, persetujuan

danfatau pemberitahuan Menteri terkait, dan keputusan Rapat Umum
Pemegang Saham (RUPS),

(2) Sumber peningkatan modal saham, antara lain dari kapitalisasi agio, saldo laba,
penerbitan saham baru dari Penawaran Umum dengan danyatau tanpa Hak
Memesan Efek Terlebih Dahulu (#I9hT issue dan private placement), pelaksanaan
waran, serta konversi obligasi, dan

(3) Tujuan perubahan modal saham, antara lain dalam rangka ekspansi,
penyelesaian pinjaman, atau pemenuhan kecukupan modal,

Dalam hal hanya sebagian saham Perusahaan yang dicatatkan di Bursa Efek, agar

disebutkan jumlah saham yang dicatatkan dan yang tidak dicatatkan pada Bursa
Efek.

Cat. 38

Cat. 38

2)

Tambahan Modal Disetor (Additional Pald-in Capital)
Yang harus diungkapkan antara lain:

a)
b)
ta)
d)
&

»

Rincian jurnlah tambahan modal disetor:

Uraian sumber agio saham,

Rincian biaya emisi Efek ekuitas berdasarkan penerbitan Efek ekuitas:

Uraian mengenai sifat dan asal selisih kurs atas modal disetor,

Uraian mengenat sifat dan asal tambahan modai disetor lainnya,

Pengungkapan untuk selisih nilai transaksi dengan entitas sepengendali, antara lain:
(1) Nama dan penjelasan tentang entitas atau bisnis yang berkombinasij

(2) Penjelasan mengenai hubungan sepengendali dari entitas-entitas yang
bertransaksi dan bahwa hubungan tersebut tidak bersifat sementara:

(3) Tanggal efektif transaksi:

(4) Operasi atau kegiatan bisnis yang telah diputuskan untuk dijual atau dihentikan
akibat kombinasi bisnis tersebut,

(5) Kepemilikan entitas atau bisnis yang dialihkan serta jenis dan jumlah imbalan
yang terjadi,

(6) Nilai tercatat bisnis yang dikombinasikan atau dialihkan serta selisih antara nilai
tercatat tersebut dengan jurnlah imbalan yang diserahkan atau diterima: dan

(7) Penyajian kembali laporan keuangan yang memberikan informasi antara lain:
ta) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan yang telah dilaporkan sebelumnya

KL OK tra

RK KA

Cat. 39
Cat. 39
Cat. 39
Cat. 39

Cat. 39
Cat. 39

Cat. 39

Page 56 OCR 0.876
Page 56 of 84

untuk periode yang disajikan kembali:

(b) Ikhtisar jumlah tercatat Aset dan Liabilitas entitas atau bisnis yang
dikombinasikan:

(c) Dampak penyesuaian kebijakan akuntansi: dan

(d) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan setelah disajikan kembali. / - 2
at. 39
3) | Selisih Transaksidengan Pihak Nompengendali
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) Uralan transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian yang meliputi:
(4) Jenis transaksi dan perubahan persentase kepemilikan: v Cat. 41
(2) Nama entitas anak: dan v Cat. d1
(3) Nama pihak yang bertransaksi: v Cat. d1
b) Peratungan selisih transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian,
an
C) Jumlah yang direalisasi ke laba rugi atas pelepasan investasi pada saat hilangnya
Pengendalian. — |
4) | Saham Treasuri |
Yang harus diungkapkan antara laii |
a) Latar belakang pembelian kembali saham, pelepasan, atau pengurangan modal v Cat. 38
disetor:
b) Tanggal atau perlode perolehan serta jumlah lembar dan nilal saham treasuri yang “ Cat. 38
diperoleh:
C) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang digunakan sebagai pengurangan modal
disetor, v Cat, 38
d) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang dilepaskan kembali serta selisih antara
harga perolehan dengan harga pelepasan saham treasuri: dan
e) Akumulasi jumlah lembar dan nilai saham treasuri. v Cat. 38
5) | Saldo Laba
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Alasan dan jumlah penyesuaian periode yang lalu (jika ada): |
b) Perubahan, saldo laba pada periode bersangkutan dan persetujuan RUPS yang terkait: v Cat. 43
an
C) Saldo laba yang ditentukan penggunaannya, sifat, dan tujuan setiap pos cadangan. v Cat. 43
6) | Waran

Yang harus diungkapkan antara lain:

Page 57 OCR 0.914
Page 57 of 84

a) jenis waran dan harga pelaksanaan dari masing-masing waran:

b) dasar penentuan Nilai Wajar waran,

C) nilal waran yang belum dan tidak dilaksanakan (kadaluwarsa):

d) jumlah waran yang diterbitkan dan beredar serta dampak dilusinya: dan
8) Ikatan-ikatan yang terkait dengan penerbitan waran.

7)

Pendapatan Komprehensif Lainnya

Yang harus diungkapkan antara lain keterangan mengenai perubahan masing-masing
komponen pendapatan komprehensif lainnya,

Cat. 5 dan 42

8)

Kepentingan Nonpengendali
Yang harus diungkapkan antara lain rincian bagian pemegang saham nonpengendali atas

ekuitas masing-masing entitas anak yang tidak dapat diatribusikan secara langsung atau
tidak langsung pada entitas induk.

Cat, 44

Laba Rugi Komprehensif

1)

Pendapatan
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) Jumlah setiap kategori signlfikan dari pendapatan yang diakui selama periode,
termasuk pendapatan yang berasal dari:
(1) Penjualan barang,
(2) Penjualan jasa:
(3) Bunga,
(4) Royalti: dan/atau
(5) Dividen:
diungkapkan secara terpisah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:
b) Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama,
C) Nama pihak pembeli dan jumlah nilai penjualan yang melebihi 1096 (sepuluh
perseratus) dari pendapatan:

@d) Jumlah pendapatan yang berasal dari pertukaran barang atau jasa yang tercakup

dalarn setiap kategori signiflkan dari pendapatan (jika ada), yang diungkapkan terpisah
berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

@) Khusus untuk kontrak konstruksi, diungkapkan antara lain:
Cl) Pendapatan kontrak konstruksi:

Ca) Jumlah pendapatan kontrak yang diakui sebagai pendapatan dalam periode
berjalan,

tu

&

Cat. 45
Cat. 45
Cat. S0
Cat. 55

Cat. 45

Page 58 OCR 0.907
Page 53 ot 84

(b) Metode yang digunakan untuk menentukan pendapatan kontrak yang diakui

dalam periode berjalan, dan
(c) Metode yang digunakan untuk menentukan tahap penyelesaian kontrak:
(2) Pekerjaan dalam proses penyelesaian pada tanggal akhir periode pelaporan:

(a) Jumlah agregat biaya yang terjadi dan laba/rugi yang diakui sampai tanggal
pelaporan:

(b) Jumiah uang muka yang diterima: dan
(c) Jumiah retensi:

(3) Jumlah tagihan dan utang bruto kepada pemberi kerja, masing-masing sebagai
Aset dan Liabilitas,

PM) Dalam hal Perusahaan memiliki transaksi hubungan keagenan, diungkapkan secara
terpisah, antara lain:
(1) Penjualan biasa dan penjualan dari hubungan keagenan,

(2) Pendapatan komisi yang diperoleh Perusahaan sebagai agen dari transaksi
keagenan dengan pendapatan lainnya: dan

(3) Perincian darl komponen pendapatan neto yang diperoleh Perusahaan sebagai
prinsipal dari transaksi keagenan, yang antara lain terdiri dari:

fa) Pendapatan bruto:
(b) Retur/rabat/diskon terkait: dan
fc) Total pendapatan neto.

2)

Khusus Industri yang Tarifnya Diatur oleh Regulator
Ketentuan Tarif

Yang harus dlungkapkan antara lain:

a) Dasar ketentuan tarif,

b) Objek atau aktivitas yang dikenakan tarif,

C) Masa berlaku tarif:

d) Besaran tarif, dan

e) Perjanjian lain yang terkait.

3

Khusus Industri pembiayaan
Rinclan jumlah berdasarkan kelompok produk/jasa utama antara lain:

a) Pendapatan pembiayaan konsumen,
b) Pendapatan anjak piutang: dan
€C) Pendapatan sewa.

w$
Page 59 OCR 0.918
4

Page 59 of 84

Jasa pelayanan medis, jasa penunjang lainnya, jasa dokter, rawat inap, rawat jalan dan
penunjang medis,

Rincian pengurang pendapatan, antara laln:
a) Restitusi,

b) Subsidi tidak mampu: dan

€) Selisih perhitungan klaim,

5)

Khusus Industri Transportasi

Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama antara lain:

a) Rincian pendapatan bersih jasa transportasi

b) Rincian pendapatan usaha dari jasa penyewaan alat transportasi:
c) Rincian pendapatan usaha dari jasa ekspedisi:

d) Rincian pendapatan usaha dari keagenan: dan

e) Rincian pendapatan dipisahkan sesuai dengan jenisnya armada (bus, taksi, feri, tanker

dan pesawat udara) dengan ketentuan memisahkan atas dasar kepemilikan armada
tersebut.

6)

Khusus Industri Telekomunikasi

Rincian pendapatan usaha antara lain pendapatan usaha jasa interkoneksi, jasa

telekomunikasi sendiri, jasa telekomunikasi yang dilaksanakan melalui kerjasama dengan
pihak lain.

7

Khusus Industri Asuransi:
Pendapatan Premi

Yang harus diungkapkan antara lain rinclan dan jumlah berdasarkan kelampok premi bruto,

premi reasuransi, dan penurunan (kenaikan) premi yang belum merupakan pendapatan
untuk setiap jenis asuransi.

Catatan: menyesuaikan dengan PSAK yang berlaku (PSAK 36 dan 62)

Page 60 OCR 0.881
8)

Page 60 of 84

Khusus Industri Jalan Tol:

Pendapatan

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Penjualan meliputi rincian pendapatan jasa tol sendiri, rincian pendapatan jasa lain,

ea ea Ia Aa Nas ERA Eee

Beban Departementalisasi/Beban Operasional

Yang harus diungkapkan antara lain, rincian beban departementalisasi:
a) Beban bahanj

b) Beban jasa pelayanan,

C) Beban pegawai,

d) Beban penyusutan sarana medis:

8) Beban pemeliharaan sarana,

dan rincian pendapatan kerjasama operasi: v Cat. 45
b) Jika perusahaan memiliki hak penyelenggaraan sejurnlah ruas jalan tol, maka
pendapatan usaha untuk setiap ruas jalan tol tersebut harus diungkapkan. v
9) | Khusus Industri Perbankan v
Pendapatan Bunga
Yang harus diungkapkan antara lain:
Pendapatan bunga, yang dapat terdiri dari dan tidak terbatas pada :
a) Obligasi Pemerintah,
b) Kredit, dengan pengungkapan tambahan untuk provisi dan komisi yang diakul:
Cc) Efek-efek: dan
d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank lain.
10) | Beban Pokok Penjualan
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Untuk perusahaan manufaktur, diungkapkan beban pokok produksi yang dirinci:
(1) Biaya bahan baku, v Cat. 46
(2) Biaya tenaga kerja, dan v Cat. 46
(3) Biaya overhead v Cat. 46
ditambah dan dikurangi saldo awal dan akhir persediaan:
b) Nama pihak penjual dan nilai pembelian yang melebihi 1096 (sepuluh perseratus) dari v Cat. 46
pendapatan: dan
c) Untuk industri jasa, diungkapkan beban pokok berdasarkan pada jasa yang dijual. v
11) | Khusus Industri Rumah Sakit v

Page 61 OCR 0.907
Page 61 of 84

f) Beban asuransi:
9) Beban langganan daya dan jasa:
h) Beban depresiasi.

12)

Khusus Industri Asuransi:
a) Beban Klaim Asuransi Keruglan

Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok klaim
bruto, klaim reasuransi, dan kenaikan (penurunan) estimnasi klaim retensi sendiri untuk
setiap jenis asuransi.

b) Beban Klaim Asuransi Jiwa
Yang harus diungkapkan antara lain:

Rincian dan jumlah beban menurut jenis klaim dan manfaat, diantaranya : klaim jatuh
ternpo, klaim nilai tunai, dan klaim kematian.

C) Komisi Neto

Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok
pendapatan komisi dan beban komisi untuk setiap jenis asuransi.

d) Hasil Investasi
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah menurut jenis investasi.

13)

Khusus Industri Perhotelan

Beban Departementalisasi

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian jumlah unsur-unsur beban departernentalisasi:
b) Gajl dan beban pegawai lainnya: dan

c) Rincian jumlah unsur-unsur beban departemen lainnya.

14)

Beban Usaha

Yang harus diungkapkan rincian sifat beban berdasarkan kategori fungsinya, yaitu antara
lain:

3) Beban penjualan:

b) Beban distribusi: dan

CJ) Beban umum dan administrasi,

Cat. 47

Cat 48

15

z

Khusus Industri Perbankan
a) Beban Bunga

Yang harus diungkapkan antara lain rindan jumlah beban bunga berdasarkan kelompok
produk/jasa utama.

Page 62 OCR 0.890
Page 62 of 84

b) Beban Provisi dan Komisi

Yang harus diungkapkan antara tain rincian jumlah beban beban provisi dan komisi
berdasarkan kelompok produk/jasa utama.

Pe ANN NYA kerengan

a) Beban Penyisihan Penurunan Nilai atas Aset Keuangan
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis aset keuangan.

16)| Khusus Industri Pembiayaan v
BebanKeruglan Penurunan Nilai
Yang harus diungkapkan antara lain jumlah beban kerugian penurunan nilai untuk masing-
masing akun Piutang Pembiayaan Konsumen, Tagihan Anjak Piutang, dan Piutang Sewa
Pemblayaan.
17) | Pendapatan dan Beban Lainnya
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) rincian dan jumlah Pendapatan lainnya. Cat. 52
D) rincian dan jumlah Beban lainnya. Cat. 52
€) Untuk Biaya Keuangan, meliputi :
(1) biaya pinjaman meliputi:
(a) beban keuangan yang dihitung dengan menggunakan metode suku bunga v
efektif,
(b) beban keuangan dalam sewa pembiayaan yang diakui sesuai SAK yang v
berlaku: dan
(c) selisih kurs yang berasat dari pinjaman dalarn mata uang asing sepanjang
selisih kurs tersebut diperlakukan sebagai penyesuaian terhadap bunga: v
(2) biaya keuangan lainnya yang terfadi dari transaksi instrumen keuangan meliputi:
Ca) rugi penurunan nilai dari kuotasi atas investasi tersedia untuk dijual: v
(b) rugi neto dari instrumen kevangan yang diakul pada Nilai Wajar melalui laba v
rugi: dan
(c) amortisasi premi/diskonto kontrak berjangka yang bertujuan untuk lindung X
nilai.
d) Untuk Bagian Laba Rugi darl Entitas Asosiasi dan/atau Ventura Bersama meliput :
(1) bagian laba rugi dari masing-masing &ntitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama Ca
yang dicatat dengan menggunakan metode ekuitas: dan sai
(2?) bagian laba rugi dari entitas asosiasi dari operasi yang dihentikan, yang v
diungkapkan secara terpisah.
18) | Khusus Industri Perbankan v

Page 63 OCR 0.895
Page 63 of 84

b) Keuntungan (Kerugian) 1 kenaikan (penyrunan) nilal surat-surat berharga |

dan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
Yang harus diungkapkan antara lain rindan jumlah berdasarkan jenis. |
C) Keuntungan (Kerugian) Penjualan Surat-surat Berharga dan Obligasi Rekapitallsasi
Pemerintah
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis,
19) | Pendapatan Komprehensif Lain
Yang harus diungkapkan antara laln:
a) perubahan dalam surplus revaluasi Aset Tetap maupun Aset Takberwujud: v
b) keuntungan dan kerugian aktuarial atas program manfaat pasti: v
€) selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan, v
d) keuntungan (kerugian) dari aset keuangan tersedia untuk dijual: v ai
e) bagian efektif dari keuntungan dan kerugian Instrumen lindung nilai dalam rangka v
lindung nilai arus kas: dan
bagian pendapatan kornprehensif lain dari entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama.
20) | Pajak Penghasilan
Yang harus diungkapkan antara lain : |
a) komponen beban (penghasilan) pajak yang terdirl dari:
(1) beban (penghasilan) pajak kini: v Cat. 53
(2) penyesuaian yang diakui pada periode atas pajak kini yang berasal dari periode v Cat. 53
lalu:
(3) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang berasal dari perbedaan v Cat. 53
temporer dan pembalikannya:
(4) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan terkait dengan perubahan tarif v
pajak atau penerapan peraturan perpajakan yang baru,
(9) jumlah manfaat yang berasal dari rudi pajak yang tidak diakui sebelumnya
atau perbedaan temporer suatu periode lalu yang digunakan untuk mengurangi v Cat. 53
beban pajak kini dan beban pajak tangguhan:
(6) beban pajak tangguhan yang disebabkan oleh penurunan atau pembalikan “
penurunan sebelumnya atas aset pajak tangguhanj dan
(?) jumlah beban (penghasilan) terkait dengan perubahan kebijakan akuntansi dan X
kesalahan yang diperhitungkan dalarn laporan laba rugi komprehensif,
dikarenakan tidak dapat diperlakukan secara retrospektif,

Page 64 OCR 0.913
z)

ad)

8)

n

»

hn)

»

Page 64 ot 84

agregat pajak kini dan pajak tangguhan terkait dengan transaksi yang dibebankan

atau dikreditkan langsung ke ekultas,

jumlah pajak penghasilan terkait dengan setiap komponen pendapatan komprehensif

lain, kecuali untuk bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi

danfatau Ventura Bersama,

penjelasan hubungan antara beban (penghasilan) pajak dan laba akuntansi dalam

satu atau kedua bentuk berikut ini:

(1) rekonsiliasi antara beban (penghasilan) pajak dan hasil perkalian laba akuntansi
dengan tarif pajak yang berlaku, dangan mengungkapkan dasar perhitungan
tarif pajak yang berlaku, atau

(2) rekonsiliasi antara tarif pajak efektif rata-rata dan tarif pajak yang berlaku,
dengan mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang berlaku:

penjelasan mengenai perubahan tarif pajak yang berlaku dan perbandingan dengan

tarif pajak yang berlaku pada periode akuntansi sebelumnya:

jumlah (dan batas waktu penggunaan, jika ada) perbedaan temporer yang dapat

dikurangkan dan rugi pajak belum dikompensasi yang tidak diakul sebagai aset pajak

tangguhan dalam laporan keuangan:

jumlah agregat perbedaan temporer yang terkait dengan investasi pada entitas anak,

Cabang, entitas asosiasi, dan bagian partisipasl dalam Ventura Bersama atas Ijabilitas

pajak tangguhan yang belum diakui:

rekonsiliasi fiskal dan perhitungan beban pajak kini dengan cara sebagai berikut:

(1) laba sebelum pajak menurut akuntansi:

(2) ditarmbah/dikurangi koreksi positif atau negatif (dirinci): dan

(3) laba kena pajak:

perhitungan beban dan llabilitas pajak kini dengan menerapkan tarif pajak sesuai

dengan ketentuan perundang-undangan pajak yang berlaku,

pernyataan bahwa laba kena pajak hasil rekonsiliasi menjadi dasar dalam pengisian

SPT Tahunan PPh Badan,

setlap jenis perbedaan temporer dan setiap jenis rugi pajak yang belum

dikompensasi:

(4) jumlah aset dan liabilitas pajak tangguhan yang diakut pada laporan posisi
keuangan untuk perlode sajian, dan

(2) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang diakui dalam laba rugi,
apabila jumlah tersebut tidak terlihat dari perubahan jumlah aset atau liabilitas
pajak tangguhan yang diakui dalam laparan posisi keuangan,

beban pajak terkait dengan operasi yang dihentikan:

Ko KAK

Cat. 53

Cat. 53

Cat. 53
Cat. 53

Cat. 53

Cat. 53

b)

w
Page 65 OCR 0.912
Page 65 of 84

(2) laba rugi dari kegiatan normal atas operasi yang dihentikan selama periode,
bersama dengan jumlah terkait untuk setiap perlode sajian:
m) jumlah konsekuensi pajak penghasilan atas dividen kepada pemegang saham
Perusahaan yang diusulkan atau diumumkan sebelum Laporan Keuangan Diotorisasi
untuk Terbit namun tidak diakui sebagai Liabilitas dalam laporan keuangan:

mM) uraian jumlah perubahan pada jumlah pengakuan untuk aset pajak tangguhan
praakuisisi apabila Perusahaan adalah pihak pengakulsisi dalam suatu kombinasi
bisnis,

0) peristiwa atau perubahan keadaan yang menyebabkan manfaat pajak tangguhan
wajib diakui apabila manfaat pajak tangguhan yang diperoleh dari kombinasi bisnis
tidak dlakul pada tanggal akuisisl tetapi diakui setelah tanggal akuisisi: dan

p) jumlah aset pajak tangguhan dan alasan atau bukti yang mendukung pengakuan atas
aset pajak tangguhan, apabila:

(1) penggunaan aset pajak tangguhan bergantung pada kondisi laba kena pajak

mendatang lebih besar dari laha pembalikan perbedaan temporer kena pajak
yang telah ada, dan

(2) entitas mengatarni kerugian pada periode kini atau periode sebelumnya yang
mengakibatkan diakuinya aset pajak tangguhan terkait.

(1) keuntungan atau kerugian atas penghentian: dan

21)

Laba (Rugi) per Saham Dasar dan Dilusian
Yang harus diungkapkan antara lain :

a) jumlah yang digunakan sebagai pembllang dalam penghitungan laba per saham dasar
dan dilusian, dan rekonsiliasi jumlah tersebut terhadap laba atau rugi yang dapat
diatribusikan kepada entitas induk untuk periode tersebut. Rekonsiliasi tersebut
mencakup darnpak individual dari setlap jenis instrumen yang mempengaruhi laba per
saham,

b) jumlah rata-rata tertimbang saham biasa yang digunakan sebagai penyebut dalam
penghitungan laba per saham dasar dan dilusian, dan rekonsiliasi penyebut tersebut.
Rekonsiliasi tersebut mencakup dampak individual dari setiap jenis instrumen yang
mempengaruhi laba per saham:

Instrumen (termasuk saham yang dapat diterbitkan secara kontinjen) yang berpotensi
mendilusi laba per saham dasar di masa depan, namun tidak dimasukkan dal
penghitungan laba per saham dilusian karena instrumen tersebut bersifat antidilutit
untuk periode sajian,

peryelasan transaksi saham biasa atau transaksi instrumen berpotensi saham biasa,
selain yang dihitung sesuai dengan SAK yang berlaku, yang terjadi setelah periode
pelaporan dan akan secara signtkan mengubah jumlah saham biasa atau instrumen

c)

d.

Cat. 54

Cat. 54

b-

Ta
Page 66 OCR 0.905
8)

Page 66 of 34

berpotensi saham biasa yang beredar pada akhir periode tersebut seandainya transaksi
dimaksud terjadi sebelum akhir periode pelaporan: dan

laba per saham dasar dan dilusian untuk operasi yang dihentikan.

22)

Transaksi Pihak Berelasi
Yang harus diungkapkan antara lain:

a)

b)

9

d)

Pengungkapan mengenai transaksi atau saldo dengan pihak berelasi, yang

jumlahnya:

(1) lebih dari Rp 1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah) untuk transaksi dengan
orang atau anggota keluarga terdekat, dan/atau

(2) lebih dari 0,545 (nol koma lima perseratus) dari modal disetor untuk transaksi
dengan entitas berelasi.

terkait dengan transaksi dengan orang atau anggota keluarga terdekat meliputi

nama, sifat dan hubungan dengan pihak berelasi serta informasi tentang transaksi

dan saldo dengan pihak dimaksud:

terkait dengan transaksi dengan entitas berelasi meliputi sifat dan hubungan dengan

pihak-pihak berelasi serta informasl mengenai transaksi dan saldo, termasuk

Komitmen, yang diperlukan untuk memahami potensi dampak hubungan tersebut

dalam laporan keuangan, paling kurang:

(1) jumlah transaksi beserta persentasenya terhadap total pendapatan dan beban
terkait:

(2) jumtah saldo beserta persentasenya terhadap total Aset atau Liabilitas,
termasuk komitmen, dan:

(a) persyaratan dan ketentuannya, termasuk apakah terdapat jaminan, dan
sifat imbalan yang akan diberikan, untuk penyelesaian: dan
(b) rincian garansi yang diherikan atau diterima,

(3) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian
penurunan nilai secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang terkait
dengan jumlah saldo piutang usaha dan piutang pihak berelasl non-usahaj dan

(4) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai, jika
dilakukan pembentukan:

pengungkapan yang disyaratkan sebagaimana dimaksud dalam huruf a)dan b)

dilakukan secara terpisah untuk masing-masing katagori berikut:

(Ll) entitas induk,

(2) entitas dengan pengendalian bersama atau Pengaruh Signifikan terhadap
entitas:

Cat. 55

Cat. 55

Cat. 6

Cat, 6

Page 67 OCR 0.877
Page 67 of 84

(3) entitas anak,

v
(4) entitas asosiasi: v
(5) Ventura Bersama dimana entitas merupakan venturer: v
(6) personii manajemen kunci dari entitas pelapor atau entitas induknya: dan v
(7) pihak-pihak berelasi lainnya. v
8) seluruh kompensasi yang diberikan kepada masing-masing anggota atau kelompok
direksi, komisaris, pemegang saham utama yang juga sebagai karyawan, dan
manajemen kunci lainnya untuk masing-masing kategori berikut:
(1) imbalan kerja jangka pendek, v Cat. 55
(2) imbalan pascakerja: v Cat. 55
(3) imbalan kerja jangka panjang lainnya: v
(4) pesangon pemutusan kantrak kerja: dan v
(5) pembayaran berbasis saham. 5
f) untuk entitas berelasi dengan pernerintah :
(1) nama entitas berelasi dengan pemerintah dan sifat hubungannya dengan v
Perusahaan:
(2) sifat dan jumlah setiap transaksi yang secara individual signifikan: dan v
(3) untuk transaksi lainnya yang secara kolektif, tetapi tidak secara individuat,
signifikan, indikasi secara kuantitatif atau kualitatif atas luasnya transaksi
tersebut. v
23) | Aset dan Liabilitas dalam Mata Uang Asing | v Cat. 60
a) Mata uang asing yang dimaksud adalah mata uang selain mata uang fungsional. | | at
b) Yang harus diungkapkan antara laln: | |
(4) rindan aset dan liabilitas moneter dalam rnata Uang asing serta ekulvalennya v Cat. 60
dalam mata uang fungsional:
(2) posisi neto dari aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing, k cat 2
(3) rincian kontrak valuta berjangka dan ekuivalen dalam mata pang fungsional,
(4) jumlah selisih kurs yang diakui dalam laba rugi, kecuali untuk selisih kurs yang “
timbul pada instrumen keuangan yang diukur pada nilai wajar melaui laba rugi:
dan
(5) selisih kurs neto diakul dalam pendapatan komprehensif lain dan diakumulasikan v
dalam komponen ekuitas yang terpisah, serta rekonsiliasi selisih kurs tersebut
pada awal dan akhir periode.
24) | Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan vV Cat. 8, 14, 15,16, dan 16

k
Page 68 OCR 0.913
Page 68 of 84

Yang harus diungkapkan antara lain :
a) untuk setiap rugi penurunan nilai yang diakui atau dibalik selama periode tertentu
untuk suatu aset individual, termasuk goodwiff atau suatu unit penghasil kas:

(1) peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan pengakuan atau pembalikan rugi
penurunan nilai:

(2) jumlah rugi penurunan nilai yang dlakui dalam laba rugi selama perlode tersebut
dan unsur laporan taba rugi komprehensif yang didalamnya tercakup rugi
penurunan nilai:

(3) jumlah pembalikan rugi penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi selama
periode tersebut dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang di dalamnya
tercakup rugi penurunan nilai yang dibalik:

(MH) goodwilf yang telah diakui rugi penurunan nilainya:

(S5) jumlah rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakui dalam pendapatan
komprehensif lain selama periode tersebut: dan

(6) jumlah pembalikan rugl penurunan nilai atas aset revaluaslan yang diakui dalam
pendapatan komprehensif lain selama periode tersebut.

b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam angka (4) dilakukan untuk setiap
kelompok aset,

25)

Perubahan Estimasi Akuntansi, Perubahan Kebijakan Akuntansi, dan Kesalahan
Periode Lalu

&) Perubahan Estimasi Akuntansi
Yang harus diungkapkan antara lain :
(L) sifat dan alasan perubahan estimasi akuntansi:
(2) jumlah perubahan estimasi yang berdampak pada periode berjalan: dan

(3) perkiraan dampak estimasi pada periode mendatang. Dalam hal jumlah
dampak pada perlode mendatang tidak praktis, fakta tersebut harus
diungkapkan.

b) Perubahan Kebijakan Akuntansi
Yang harus diungkapkan antara lain :
(Cl) sifat dari perubahan kebijakan akuntansi:

(2) alasan penerapan kebijakan akuntansi baru memberikan informasi yang andal
dan relevan,

(3) jumlah penyesuaian untuk periode berjalan dan Setiap periode lalu sajian:
(a) setiap pos laporan keuangan yang terpengaruh, dan

"|
Page 69 OCR 0.879
(4)

(5)

Page 69 of34

jumlah penyesuatan yang terkait dengan periode-periode sebelum periode yang
disajikan. Dalam hal tidak praktis dilakukan, maka diungkapkan alasannya:
dan

keadaan yang membuat penerapan retrospektif tidak praktis untuk suatu
Periode tertentu atau untuk periode-periode sebelum periode-periade tersebut
disajikan dan tanggal dimulainya perubahan kebijakan akuntansi.

C) Kesalahan Periode Lalu
Yang harus diungkapkan antara lain :

(1)
2

(3)
3)

sifat dari kesalahan periode lalu:

jumlah koreksi untuk setiap periode sajian:

fa) bagi setiap pos laporan keuangan: dan

(h) laba per saham dasar dan dilusian:

jumlah koreksi pada awal periode sajian paling awal: dan

keadaan yang membuat penerapan retrospketif tidak praktis dilakukan dan
penjelasan mengenal cara dan waktu dilakukannya koreksi apabila penyajian
kembali retrospektif tidak praktis,

(b) laba per saham dasar dan dilusian,

26)

Kombinasi Bisnis

a) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai berikut untuk setiap kombinasi
bisnis yang terjadi selama periode pelaporan, yaltu:

1)
(2)
(3)

(9
5)

(5)
2)

(8)

nama dan penjelasan tentang pihak yang diakuisisi,
tanggal akui

biaya terkait akuisisi, di luar biaya penerbitan Efek utang dan Efek ekuitas,
periode berjalan, dan akumulasinya untuk masing-masing kombinasi bisnis:
persentase kepentingan ekuitas berhak suara yang diperoleh:

alasan utama untuk kombinasi bisnis dan penjelasan tentang cara pihak
pengakuisisi memperoleh Pengendalian atas pihak yang diakuisisi:

penjelasan kualitatif tentang faktor yang membentuk goodwlll yang diakui

Nilai Wajar pada saat tanggal akuisisi atas total imbalan yang dialihkan dan Nilai
Wafar tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utama imbalan:

kesepakatan Imbalan kontinjensi dan aset indemnifikasi:
(B) jumlah yang diakui pada tanggal akuisisi:
(b) penjelasan tentang kesepakatan dan dasar penentuan jumlah pembayaran:

KL KA Ate

Cat. 1.c
Cat. 1.c
Cat. 1.c

Cat. 1.c
Cat. 1.c

Cat. 1.c
Cat. 1.c

Tan
Page 70 OCR 0.894
(9)

(10)

G1)

(12)

43

(14)

Page 70 of 84

(c) estimasl kisaran hasil (tidak didiskonto) atau, jika apabila kisaran tidak
dapat diestimasikan maka fakta dan alasan mengapa kisaran tersebut tidak
dapat diestimasikan. Dalam hal jumlah maksimum pembayaran tidak
terbatas, maka pihak pengakui mengungkapkan fakta tersebut:

Perusahaan harus mengungkapkan plutang yang diperoleh berdasarkan
kelompok utama piutang, misalnya pinjaman yang diberikan, sewa pembiayaan
langsung, dan kelompok piutang lain, yaitu sebagai berikut:

ta) Nilai Wajar piutang:
(b) jumlah piutang bruto kontraktual: dan

(ec) estimasi terbalk pada tanggal akuisisi atas jumlah arus kas kontraktual
yang diperkirakan tidak tertagih:

jumlah yang diakui pada tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utara Aset
yang diperoleh dan Llabilitas yang diambil alih:

setiap liabilitas kontinjensi yang dlakui pada Nilai Wajar:

fa) uralan mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat arus keluar
sumber daya ekonomi terjadi,

(b) indikasi ketidakpastian saat atau jumlah arus keluar tersebut. Dalam hal
diperlukan, Perusahaan harus mengungkapkan asumsi utama yang
mendasari prakirsan peristiwa masa depan, dan

(ec) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan
jumlah Aset yang telah diakui untuk estimasi penggantian tersebut,

dalam hal liabilitas kontinjensi tidak diakui karena Nifal Wajarnya tidak dapat
diukur secara andal, maka pihak pengakuisisi mengungkapkan:

(a) informasi sebagaimana dimaksud dalam angka 33 huruf b) angka (4)
terkait perikatan dan kentijensl: dan

(b) alasan Liabilitas tidak dapat diukur secara andal:
dalam hal pembelian dengan diskon:

(a) jumlah keuntungan yang diakul dan pos dalam laporan laba rugi
komprehensif dimana keuntungan tersebut dlakui, dan

(b) penjelasan tentang alasan transaksi tersebut menghasilkan keuntungan:

setiap kombinasi bisnis dimana pihak pengakuisisi memilik| kurang dari 10096
(seratus perseratus) dari kepentingan ekuitas pihak yang dlakulsisi pada
tanggal akuisisi:

Ca) jumlah dari kepentingan nonpengendali pada pihak yang @dlakuisisi, yang

v

Ate

Cat. L.c

ea na

Page 71 OCR 0.904
Page 71 of 84

akui pada tanggal akuisisi dan dasar pengukurannya: dan

(b) teknik penilaian dan Input model utara yang digunakan dalam penentuan
nilai tersebut, untuk setiap kepentingan nonpengendali pada pihak yang
dlakuisisi yang diukur pada Milai Wajar:

(25) dalam hal suatu kombinasi bisnis yang dilakukan secara bertahap:

(2) Nilai Wajar pada tanggal akuisisi atas kepentingan ekuitas pihak yang
diakuisisi yang dimiliki oleh pihak pengakuisisi segera sebelum tanggal
akuisisi, dan

(b) jumlah keuntungan atau kerugian yang dlakul sebagai hasil dari
pengukuran kembali Nilai Wajar dari kepentingan ekuitas pada pihak
yang diakuisisi yang dimiliki oleh pihak pengakuisisl sebelum kombinasi
bisnis dan pos dalam laporan laba rugi komprehensif untuk mengakul
keuntungan atau kerugian tersebut:

(16) Informasi sebagal berikut:

Ca) jumlah pendapatan dan laba atau rugi dari pihak yang diakuisisi sejak
tanggal akuisisi yang dimasukkan dalam laporan laba rugi komprehensif
pada periode pelaporan: dan

tb) pendapatan dan laba atau rugi dari entitas hasil penggabungan untuk
periode pelaporan berjalan seolah-olah tanggal akuisisi untuk semua
kombinasi bisnis yang terjadi selama tahun berjatan telah diperhitungkan
sejak awal periode pelaporan.

b) Terhadap kombinasi bisnis yang terjadi pada perlode sekarang dan periode
sebelumnya, Perusahaan yang menjadi pihak pengakuisisi wajib mengungkapkan
informasi berikut untuk setiap kombinasi bisnis yang material atau secara kolektif
material:

(1) dalam hat akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai untuk Aset,
Liabilitas, kepentingan nonpengendali tertentu atau jenis imbalan dan jumlah
yang diakui dalam laporan keuangan kombinasi bisnis sehingga ditentukan
hanya bersifat penyisihan, maka diungkapkan:

(a) alasan akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai:

(b) Aset, Labilitas, kepentingan ekuitas atau jenis imbalan yang akuntansi
awalnya belum selesal: dan

(c) sifat dan jumlah dari setiap penyesuaian periode pengukuran yang diakui
selama periode pelaporan

(2) setiap periode pelaporan setelah tanggal akuisisi sampai dengan Perusahaan
mendapatkan, menjual atau kehilangan hak atas aset imbalan kontinjensi, atau

La

Page 72 OCR 0.889
(3)
(9
(5)

Page 72 of 84

liabilitas tersebut dibatalkan atau lewat waktu, maka diungkapkan:

Ca) setiap perubahan dalam jumlah yang diakui, termasuk setiap perbedaan
yang timbul selama penyelesaian,

(b) setiap perubahan dalam kisaran hasil (tidak didiskonto) dan alasan
perubahan tersebut: dan

(c) teknik penilaian dan input model utarna yang digunakan untuk mengukur
imbalan kontinjensl:

llabilitas kontinjensi yang diakul dalam kombinasi bisnis, jika ada:
rekonsiliasi atas nilai tercatat gocdwill pada awal dan akhir periode pelaporan:

jumlah dan penjelasan dari setiap keuntungan atau kerugianyang diakul pada

periode pelaporan yang:

fa) terkait dengan aset teridentifikasi yang diperoleh atau Ilabilitas yang
diambil-alih dalam kaembinasi bisnis pada periode pelaporan berjalan atau
periode pelaporan sebelumnya: dan

(b) ukuran, sifat, atau kejadian relevan yang diungkapkan untuk memahami
laporan keuangan Perusahaan hasil penggabungan:

C) pernyataan kesesuaian dengan peraturan Bapeparn dan LK dalam pelaksanaan
transaksi kombinasi bisnis: dan

@) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal berikut secara keseluruhan, sehubungan
Gengan perolehan atas entitas anak dan unit bisnis lainnya selama suatu periode:

WM
2
3)

4

jumlah harga yang dibayarkan:
bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas:

jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya apabila
Pengendalian diperoleh: dan

jumlah aset dan liabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau

bisnis lainnya apabila Pengendalian diperoleh, dilkhtisarkan berdasarkan
kategori utamanya.

BN NN

&

sampai dengan Perusahaan menyelesaikan liabilitas imbalan kontinjensi atau

Cat. L.c

27)

Segman Operasi
Yang harus diungkapkan antata lain :
a) pengungkapan pada level segmeny

tu)

informasi umum, yang terdiri dari:

Page 73 OCR 0.917
(2

3)

(1)

(2)

(3)

Page 73 of 84

a) faktor-faktor yang digunakan oleh manajemen untuk mengidentifikasi
segmen dilaporkan: dan
(b) jenis produk dan jasa yang menghasilkan pendapatan dari setiap segmen
dilaporkan,
Informasi mengenai laba atau rugi segmen, termasuk pendapatan dan beban
tertentu, aset segmen, dan Nabilltas segmen dari segmen dilaporkan, serta dasar
pengukurannya:

rekonsiliasi dari total pendapatan segmen, ukuran laba atau rugi segmen
dilaporkan, aset segmen, liabilitas segmen, dan unsur segmen material lainnya
terhadap jumlah yang terkait dalam laporan keuangan Perusahaan:

b) pengungkapan pada level entitas

Informasi produk dan jasa

Pendapatan dari pelanggan eksternal untuk setiap produk dan jasa atau setiap
kelompok produk dan jasa yang serupa.

Informasi wilayah geografis
(a) Pendapatan dari pelanggan eksternat yang diatribusikan kepada:
i. negara domisili Perusahaan dan
li. semua negara asing secara total dimana Perusahaan memperoleh
pendapatan. Dalam hal pendapatan dari suatu negara asing secara
individual jumlahnya material, pendapatan tersebut diungkapkan secara

terpisah, termasuk dasar pengatribusian pendapatannya kepada negara
tersebut secara individual.

(D) Aset tidak lancar selain instrumen keuangan, aset pajak yang ditangguhkan,

aset imbalan pascakerja, dan hak yang terjadi akibat kontrak asuransi yang
berlokasi df:

i. negara domisifi Perusahaan: dan

ii. semua negara asing secara total dmana Perusahaan memiliki aset.
Dalam hal aset dari suatu negara asing secara Individual jumlahnya
material, maka aset tersebut diungkapkan secara terpisah.

Informasi pelanggan utama

Dalam hal pendapatan dari transaksi dengan pelanggan eksternal tunggal.
mencapai 1096 (sepuluh perseratus) atau lebih dari pendapatan konsolidasi,
Perusahaan harus mengungkapkan:

ta) fakta:
(b) total pendapatan dari setiap pelanggan: dan

Cat. 59

Cat. 59

Ke

Page 74 OCR 0.921
Page 74 of 84

(Cc) identitas segmen yang melaporkan pendapatan tersebut.

28) | Operasi yang Dihentikan
a) Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) uraian tentang alasan operasi dihentikan:

(2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan
yang diharapkan, cara, dan waktu pelepasan dari aset dan liabilitas operasi
yang dihentikan: dan

(3) pengaruh dari operasi yang dihentikan terhadap segmen yang dilaporkan dari
aset tidak lancar atau kelompok lepasan disajlkan sesuai SAK yang berlaku.

b) Yang harus diungkapkan atas informasi terkait dengan laba (rudi) operasi yang
dihentikan, antara lain:

(1) analisa atas jumlah tunggai yang disajikan dalam laporan laba rugi
komprehensif meliputi:

fa) pendapatan, beban, dan laba atau rugi sebelum pajak dari operasi yang
dihentikan dan beban pajak penghasilan yang terkait: dan
(b) laba atau rugi yang diakul dalam pengukuran ke Nilai Wajar setelah
dikurangi biaya untuk menjual atau pelepasan aset atau kelompok lepasan
yang terkait dengan operasi yang dihentikan dan beban pajak penghasilan
yang terkait,
(2) arus kas neto yang dapat diatribusikan pada aktivltas operasi, investasi dan
pendanaan dari operasi yang dihentikan: dan
(3) jumlah penghasilan dari operasi yang dilanjutkan dan operasi yang dihentikan
yang dapat diatribusikan pada pernilik entitas induk.

v

29) | Instrumen Derivatif selain Derlvatif Melekat

a) Perusahaan wajib mengelompokkan instrumen derivatif sesual dengan tujuannya,
yaitu untuk lindung nilai atau tujuan lainnya (non lindung nilai), seperti untuk tujuan
spekulasi:

b) Perusahaan yang memiliki atau menerbitkan instrumen derivatif wajib
mengungkapkan untuk setiap kontrak instrumen derivatif dalam kelompok klasifikasi
lindung nilai dan kelompok non lindung nilal:

(1) hakikat dan sifat dari transaksi, berupa transaksi berjangka dalam bentuk
valuta, bunga, komoditas atau lain-lain:

(2?) pihak lawan transaksi (counterparties),

(3) tanggal jatuh tempo:

(4) nilai keseluruhan kontrak dan Nilai Wajar pada tanggat laporan posisi
keuangan:

(5) beban atau Pendapatan pada periode pelaporan:

(6) pos Aset dan/atau Liabilitas yang dlllndung nilai: dan

Page 75 OCR 0.880
Page 75 of 84

(

7) persyaratan penting fainnya.
c) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Hal-hal yang diperlukan untuk memahami tujuan transaksi derivatif dan strateg| |
untuk mencapai tujuan tersebut: v
(2) Kebijakan manajemen risiko untuk setiap klasifikasi lindung nilai, termasuk |
penjelasan mengenai Aset danjfatau Llabilitas dan jenis transaksi yang dilindung |
nilal, dan
(3) Bagi instrumen yang tidak dimaksudkan sebagai suatu lindung nilai, disebutkan |
tujuannya. |
30) | Nilai Wajar Instrumen Keuangan |
Yang harus diungkapkan untuk setiap kelompok aset keuangan dan liabilitas keuangan |
antara lain:
a) Nilai Wajar setiap kelompok Aset dan Liabilitas tersebut dengan cara yang v Cat. 37
memungkinkan untuk dapat diperbandingkan dengan nilai tercatat dalam laporan posisi
keuangan: dan
b) hierarki, metode, dan asumsi signifikan yang digunakan dalam menentukan Nilai Wajar v Cat. 37
aset keuangan dan liabilitas keuangan.
31) | Dividen
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) jumlah dividen dan dividen per saham yang telah dideklarasikan dan dibayarkan v
sebagai distribusi kepada pemilik pada periode pelaporan,
b) jumlah utang dividen untuk:
(1) periode pelaporan, dan -
(2) pericde sebelumnya: “

C) jumlah dividen dan dividen per saham yang diusulkan atau dideklarasikan setelah | V
periode pelaporan tetapi sebelum tanggal penyelesaian laporan keuangan dan tidak |
diakui sebagai Liabilitas kepada pemilik pada akhir pericde pelaporan: dan

d) jumlah dividen preferen kumulatif yang tidak diakui. | “
32) | Bagian Parti dalam Ventura Darsama “
Yang harus diungkapkan antara lain:
B) jumlah agregat dari liabilitas kontinjensi dengan jumlah Iahilitas kontinjensi lainnya “
secara terpisah:
b) jumlah agregat dari komitmen modal terkait dengan bagian partisipasinya dalam v
Ventura Bersama secara terpisah dari komitmen lainnya,
c) daftar dan penjelasan bagian partisipasl dalam Ventura Bersarna yang signlfikan dan v

Page 76 OCR 0.872
Page 76 of 84

dg) datam hal Ventura Bersama diakui dalam pengendalian bersama entitas, agar
ditambahkan pengungkapan tambahan tentang:
(1) metode yang digunakan untuk mengakui bagian partisipasinya: dan
(2) jumlah agregat setiap aset lancar, aset tidak lancar, Jiabilitas jangka pendek,

liabilitas jangka panjang, penghasilan dan beban yang terkait dengan bagian
partisipasinya dalam Ventura Bersama.

Cat. 2k
Cat. 4 - 53

bagian partisipasi kepemilikan dalam pengendalian bersama entitas, dan

33)

Perikatan dan Kontinjensi

a) Perikatan
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) perikatan yang meliputi:

ta) perjanjlan sewa, keagenan dan distribust, bantuan manajemen dan teknis,
royalti, dan Ilsensi, diungkapkan:

IL pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian)
Il. periode berlakunya perikatan:
iii. dasar penentuan kompensasi dan denda,
Iv. jumlah beban atau pendapatan pada periode pelaporan, dan
V.  pembatasan-pembatasan lainnya:
(b) kontrak atau perjanjian yang memerlukan penggunaan dana di masa yang

akan datang, seperti: pembangunan pabrik, perjanjian pembelian, ikatan
untuk investasi, diungkapkan:

1 pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian:

Hi. periode berlakunya perikatan:

Hi. nilai keseluruhan, mata yang, dan bagian yang telah direalisasi: dan
iv. sanksi-sanksi,

(2) pemberian jaminan atau garansi, diungkapkan:

(a) pihak-pihak yang dijamin dan yang menerima jaminan, yang dipisahkan
antara hthak berelasi dan pihak ketiga untuk pihak yang dijamin,

(b) latar belakang dikeluarkannya jaminan,

(c) periode berlakunya jamlnan, dan

(d) nilai jaminan:
(3) fasilitas kredit yang belum digunakan, misalnya fasilitas L/C, cerukan bank, dan
(4) uraian mengenai sifat, jenis, jumlah dan batasan-batasannya.

NN

AN

SL

Lh

Cat. 57
Cat. 57
Cat. 5?

Cat. 57

L

Page 77 OCR 0.879
Page 77 ot 84

Yang harus diungkapkan antara lain :

(1)

2

(3)

4

perkara atau sengketa hukum,
diungkapkan:

(a) pihak-pihak yang terkait:
(b) jumlah yang diperkarakan:

(9) latar belakang, isi dan status perkaradan pendapat hukum (legal opinion):
dan

(d) dampak keuangan,

Peraturan Pemerintah yang berdampak terhadap Perusahaan, misalnya masalah

lingkungan hidup, diungkapkan uraian singkat tentang peraturan dan estimasi
dampak keuangannya:

kemungkinan liabilitas pajak tambahan:

(a) jenis ketetapan atau tagihan pajak, jenis pajak, tahun pajak serta jumlah
pokok dan denda atau bunganya: dan

(b) sikap Perusahaan terhadap ketetapan atau tagihan pajak (keberatan atau
banding),

Peristiwa kontinjensi lainnya, yang diungkapkan antara lain:
la) karakteristik aset atau liabilitas kontinjensi:
(b) estimasi dari dampak keuangannya:

(c) indikasi tentang ketidakpastian yang terkait dengan jumlah atau waktu arus
keluar sumber daya: dan

(dj kemungkinan penggantian oleh pihak ketiga.

Pa Sa

LL

RK KL

b) Kontinjensi

Cat. 58
Cat, 58

Cat. 58
Cat. 58

34)

Khusus Industri Perkebunan

Perkebunan Inti Rakyat dan Plasma

Yang harus diungkapkan antara lain:

Isi perjanjian kerjasama IR/Plasma:

Pihak-pihak yang terkait dalam kerjasama,

Lokasi aset dan jangka waktu pengelolaan:

Hak dan Ilabilitas dari masing-masing pihak dalam kerjasama:
Ketentuan tentang perbahan perjanjian kerjasama, dan

D Isi perubahan perjanjlan, jika ada.

3)
bj
c)
d)
2)

&

Page 78 OCR 0.919
35)

Page 78 of 84

Manajemen Risiko Keuangan

2)

b)

Perusahaan harus mengungkapkan informasi yang memungkinkan para pengguna
laporan keuangan untuk mengevaluasi sifat dan luas risiko yang timbul dari instrumen
keuangan, serta kebijakan datam pengelolaan risiko, termasuk, namun tidak terbatas
pada risiko sebagai berikut:

(1) risiko kredit, antara lain ikhtisar analisis umur aset keuangan yang belum jatuh
tempo atau tidak mengalami penurunan nilai dan yang lewat jatuh tempc pada
akhir perlode pelaporan tetapi tidak mengalami penurunan nilai

(2) risiko likuiditas, antara lain:

(a) analisis jatuh tempo untuk Ilabilitas keuangan derivatif dan nonderivatif yang
menunjukkan sisa jatuh tempo kontraktual yang bertujuan untuk
pemahaman terhadap periode arus kas, dan

(b) deskripsi mengenai cara Perusahaan mengelola risiko likuiditas:

(3) risiko pasar, antara lain analisis sensitivitas untuk setiap jenis risiko pasar dimana
entitas terdampak pada akhir periode petaporan, yang menunjukkan dampak
perubahan pada varfabel risiko yang relevan pada tanggal tersebut terhadap laba
rugi dan ekuitas: dan

(4) risiko lainnya yang dimiliki oleh Perusahaan,

Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) terdiri dari pengungkapan
kualitatif dan pengungkapan kuantitatif untuk setlap jenis risiko yang timbul dari
instrumen keuangan.

Cat. 56

Cat. 56

Cat. 56

Cat. 56

Cat. 56
Cat. 56

36)

Khusus Industri Perbankan

a)

Rasio Kecukupan Modal (Capitaf Adeguacy Ratio)
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian perhitungan dan jumlah rasio kecukupan modal pada tanggal laporan
posisi keuangan:

(2) Posisi CAR minimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia: dan
(3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan CAR.

b)

Posisi Devisa Neto
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian perhitungan dan posisi devisa neto menurut jenis mata uang pada tangga!
laporan posisi keuangan,

(2) Posisi devisa neto maksimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia:
(3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan posisi devisa neto.

Page 79 OCR 0.901
Page 79 of B4

C) Jaminan Pemerintah terhadap Liabilitas Pembayaran Bank Umum

Yang harus diungkapkan antara laln dasar hukum yang melandasi jaminan atas dana
pihak ketiga di bank.

d) Aktivitas Fiduciary

Yang harus diungkapkan antara lain uralan masing-masing aktivitas #duclaryyang
meliputi jasa kustodlan, wali amanat, pengelolaan investasi dan reksadana.

37) | Kuasi-Reorganisasi v

Yang harus diungkapkan antara lain uraian mengenai kegiatan kuasi-reorganisasi yang

meliputi:

a) Jumlah saldo negatif yang dieliminasi dalam laporan posisi keuangan dan jumlah
tersebut disajikan selama tiga tahun berurutan sejak kuasi-reorganisasi:

b) Status golng concern perusahaan dan rencana manajemen dan pemegang saham
setelah kuasi-reorganisasi yang menggambarkan prospek usaha di masa mendatang,

& Penyajian laporan posisi keuangan sebelum, pada saat dan sesudah kuasi-
reorganisasi:

d) Rincian dari jumlah yang membentuk akun selisih penilaian Aset dan liabllitas sebelum
digunakan untuk mengeliminasi defisit: dan

€) Keterangan tentang tanggal terjadinya kuasi-reorganisasi pada akun saldo laba dalam
laporan posisi kevangan untuk jangka waktu 10 tahun ke depan sejak kuasi-
reorganisasi.

38) | Pengelolaan Modal
Yang harus diungkapkan antara lain : v

B) informasi kualitatif tentang tujuan, kebijakan, dan proses Perusahaan dalam mengelola
permodalannya, termasuk:

(1) deskripsi tentang bagian yang dikelola sebagai modal:

(2) sifat persyaratan dan Implernentasinya dalam hal Perusahaan diharuskan untuk
memenuhi persyaratan permodalan yang disyaratkan oleh pihak eksternal: dan

(3)cara Perusahaan memenuhi tujuannya dalam mengelola permodalannya:
b) ringkasan data kuantitatif tentang bagian yang dikelola sebagai modal:
C) setiap perubahan pada angka a) dan angka b) dari periode sebelumnya:

d) pernyataan alas kepatuhan terhadap setiap persyaratan permodalan dari pihak
eksternal (jika ada), dan

Page 80 OCR 0.901
Page 80 of 84

€) konsekuensi dari ketidakpatuhan persyaratan permodalan dari pihak eksternal, apabila
terjadi ketidakpatuhan. |
39) | Transaksi Nonkas

Yang harus diungkapkan antara lain :

Transaksi pada aktivitas investasi dan pendanaan yang tidak memerlukan penggunaan Kas

dan Setara Kas yang tidak termasuk dalam laporan arus kas.

Transaksi tersebut antara lain berupa perolehan Aset secara kredit atau sewa pembiayaan,

akuisisi melalui penerbitan saham, dan konversi utang menjadi modal.

40) | Pembayaran Berbasis Saham

Yang harus diungkapkan antara lain :

a) rincian jumlah Liabllitas atas pembayaran berbasis saham baik untuk jangka pendek
ataupun jangka panjang,

b) penjelasan mengenai setiap jenis perjanjian pembayaran berbasis saham yang ada
pada suatu periode, termasuk syarat dan ketentuan umum setiap perjanjian, seperti
kondisi vesting, jangka waktu maksimum atas opsi yang diberikan, dan metode
penyelesaian: |

€) jumlah dan rata-rata tertimbang harga eksekusi opsi saham untuk setiap kelompok
Opsi saham:

d) untuk opsi saham yang dieksekusi selama periode, rata-rata tertimbang harga saham
pada tanggal eksekusi atau selarna periode pelaporan:

&) kisaran harga eksekusi dan rata-rata tertimbang sisa urnur kontrak untuk opsl saham
yang beredar pada akhir periode:

? penentuan Nilai Wajar dengan mengungkapkan paling kurang hal-hal sebagai
berikut:

(4) opsi yang diberikan selama suatu periode, rata-rata tertimbang Nilai Wajar
opsi tersebut pada tanggal pengukuran dan informasi tentang bagaimana Nilai
Wajar tersebut diukur: dan

(2) jumlah dan rata-rata tertimbang nilal wajar Instrumen ekultas tersebut pada
tanggal pengukuran, dan Informasi tentang pengukuran Nilai Wajar tersebut
untuk Instrumen ekuitas lain yang diberikan selama suatu perlode (yaitu selain
opsi saham),

@) dampak transaksi pembayaran berbasis saham terhadap laba rugi Perusahaan dalam
suatu periode dan terhadap posisi keuangannya.

41) | Khusus Industri Asuransi:
a) Analisis kekayaan dan Perhitungan Batas Tingkat Solvabilitas

Page 81 OCR 0.916
Page 81 of84

Yang harus diungkapkan antara lain :

(1) Analisis Kekayaan:

(2) Perhitungan batas tingkat solvabilitas:

(3) Batas tingkat solvabilitas yang harus dipenuhi:

(4) Tingkat solvabilitas yang dicapai perusahaan per tangga! pelaporan: dan
(5) Jumlah investasi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

a42)

Aset Liabilitas dan Hasil Usaha Program Asuransi Syariah
Hal-hal yang harus diungkapkan:

a)
b)
c)

9

Yin Menteri Keuangan atas pendirian unlt Asuransi Syariah:
Jenis Akad Asuransi Syariah:

Rinclan Aset, Liabilitas, Pendapatan, Beban, dan Laba Usaha Unit Asuransi Syariah:
dan

Zakat.

43)

Informasi Penting Lainnya
Yang harus diungkapkan antara tain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari:

2)
b)
c)
4)
e)

Kontrak reasuransi,

Perjanjlan penting dan ikatan lainnya:

Rasio keuangan penting:

Pendapatan, beban dan hasil underwriting: dan

Peristiwa atau keadaan yang mempengaruhi kinerja atau kelangsungan hidup
perusahaan.

SUK

Cat. 57

44)

Khusus Industri Kehutanan :

a)
b)

2

d)
ce)

Rincian volume penjualan kayu bulat (jenis kayu):

Pemenuhan liabilitas terhadap negara sepert! DR, IHH, BPPHH, IHPH dan iuran wajib
lainnya,

Realisasi kegiatan dan biaya yang berhubungan dengan pelaksanaan penanaman
kembali hutan alam (TPTI, pembinaan dan perlindungan hutan, penanaman tanah
kosong dan usaha lainnya untuk kelestarian alam):

Realisasi jenis kegiatan sehubungan pelaksanaan Bina desa hutan dan biayanya,

Khusus HTI, diungkapkan realisasi anggaran dan penanaman pada periode berjalan
dan akumulasinyaj dan

Page 82 OCR 0.908
Page 82 of 84

ea ena

f) Sehubungan dengan pembangunan sarana dan prasarana :

(1) Realisasi pembangunan jalan dan jembatan serta pemeliharaannya: dan

(2) Jenis jalan yang dibangun pada periode berjalan dan akumulasinya,

45) | Peristiwa Setelah Periode Pelaporan

Yang harus diungkapkan antara lain:
a) dalam hal Perusahaan menerima informasi setelah periode pelaporan tentang kondisi

yang ada pada akhir periode pelaporan, maka Perusahaan memutakhircan v

pengungkapan kondisi tersebut sesuai dengan Informasi terkini, dan

Contoh peristiwa setelah periode pelaporan yang mensyaratkan entitas untuk

menyesuaikan jumlah yang diakul dalam laporan keuangannya, atau untuk mengakui

peristiwa yang sebelumnya tidak diakul:
b) dalam hal terdapat peristiwa nonpenyesuai yang material setelah periode pelaporan,

maka Perusahaan mengungkapkan uraian peristiwa, misalnya:

(Ll) tanggal terjadinya: Cat. 61

(2) sifat peristiwa dan Cat. Gi

(3) estimasi atas dampak keuangan, atau pernyataan dan alasan bahwa estimasi v

tersebut tidak dapat dibuat.
46) | Perkembangan Terakhir Standar Akuntansi Keuangan dan Peraturan yang Terkait

dengan Aktivitas Perusahaan
Dalam hal Perusahaan belum menerapkan suatu SAK dan/atau peraturan yang terkait
Gengan aktivitas Perusahaan, yang telah diterbitkan tetapi belum efektif berlaku, Yang
harus diungkapkan antara lain:
a) judul SAK dan jenis peraturan baru tersebut: Cat. 65
b) sifat dari perubahan yang belum berlaku efektif atau perubahan kebijakan akuntansi: v |
CS) tanggal penerapan SAK dan peraturan baru tersebut disyaratkan: dan | Cat. 65
d) pembahasan mengenal dampak penerapan awal SAK dan peraturan baru atas laporan “ |

keuangan atau pernyataan manajemen bahwa dampak tersebut tidak dapat diketahui

atau diestimasi secara wajar. |

Page 83 OCR 0.884
a7)

Page 83 of 84

Po Ban keterangan TT “Pada “T Tidak I W7A Keterangan

Rel fikasi

a) Dalam hal Perusahaan mengubah penyajian atau pengklasifikasian pos-pos dalam
Japoran keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan antara lain:

(L) sifat reklasifikasi:

(2) jumlah masing-masing pos atau gabungan beberapa pos yang direklasifikasi,
dan

(3) alasan reklasifikasi.

b) Dalam hal reklasifikasi jumlah komparatif tidak praktis untuk dilakukan, maka
Perusahaan harus mengungkapkan:

(1) alasan tidak mereklasifikasi jumlah tersebut: dan
(2) sifat penyesuaian yang akan dilakukan jika jumlah tersebut direklasifikasi.

48)

Hibah Pemerintah

Setiap Hibah Pemerintah yang diterima, Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai
berikut:

a) sifat dan luas Hibah Pemerintah yang diakui dalam laporan keuangan dan Indikasi
bentuk lain dari bantuan pemerintah, dan

b) kondisi yang belum terpenuhi dan kontinjensi lain yang melekat atas bantuan
pemerintah yang telah diakui.

49)

Rekonsiliasi antara SAK dengan Standar Akuntansi di Negara Lain

a) Ketentuan ini berlaku bagi Perusahaan yang menyusun laporan keuangan dengan
menggunakan standar akuntansi selain SAK untuk memenuhi persyaratan otaritas
pasar modal di negara lain atau dalam rangka penawaran Efek di negara lain.

b) Yang harus diungkapkan antara lain:

d) ringkasan perbedaan SAK dengan standar akuntansi di negara lain,

(2) rekonsiliasi pos-pos yang berheda untuk laporan posisi keuangan beserta
penjelasannya, dan

(3) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan laba rugi komprehensif
beserta penjelasannya.
C) Dalam hal Perusahaan dipersyaratkan oleh otoritas pasar modal di negara lain untuk
melakukan pengungkapan tambahan mengikuti ketentuan yang berlaku di negara
tersebut, maka pengungkapan tersebut wajib ditambahkan dalarn laporan keuangan

Page 84 OCR 0.907
Page 84 of 84

50) | Informasi Penting Lainnya
Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari peristiwa atau

keadaan tertentu yang mempengaruhi kinerja perusahaan, seperti perisiwa/keadaan yang
mempengaruhi kelangsungan hidup perusahaan.

Tangerang, 24 Maret 2025

Lie Jani Harjanto be
Direktur

File

File Open PDF
Source IDX
Size4.0 MB
Published25 Mar 2025
Pages84
Characters152,327
Text sourceOCR
OCR confidence0.896

Names mentioned 6 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org BUMI SERPONG DAMAI TBK p.1 ×2
unresolved org Bapepam-LK p.3 ×2
unresolved org Menteri Keuangan p.5 ×2
unresolved org Bank Indonesia p.10 ×13
unresolved org Direktorat Jenderal Pajak p.36
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia p.55

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 6

FinancialStatement-2024-Tahunan-BSDE.xlsx done
inlineXBRL.zip done
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result