Skip to content
Back to announcement

VKTR_OJK Checklist Konsol 31 Des 2024_signed.pdf

Financial statement Text extracted VKTR

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 105

Page 1 OCR 0.934
Page 1 of 105

CHECKLIST PENGUNGKAPAN LAPORAN KEUANGAN UNTUK SELURUH
INDUSTRI DI PASAR MODAL DI INDONESIA

Petunjuk Pengisian Checklist:

1. Seluruh Emiten dan Perusahaan Publik harus menggunakan Checklist Pengungkapan Laporan Keuangan ini, kecuali Emiten dan Perusahaan Publik
yang merupakan Perusahaan Efek. Setiap Perusahaan Efek harus menggunakan Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek (Peraturan
No. VIII.G.17).

2. Tanda (v) diisi pada kolom "Ada' apabila Emiten/Perusahaan Publik telah memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan dan selanjutnya
pada kolom 'Keterangan' ditambahkan cross reference ke nomor catatan atas laporan keuangan.

3. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan maka tanda V) diisi pada kolom "Tidak Ada' dengan
menambahkan keterangan alasannya pada kolom keterangan.

4. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memiliki pos-pos tertentu sehingga tidak wajib memenuhi persyaratan pengungkapan yang ada maka
tanda (V) diisi pada kolom 'N/A'.

5. Checklist ini wajib ditandatangani oleh Direktur yang membawahi akuntansi dan keuangan dan Akuntan (untuk laporan keuangan audited).

Data Umum

Nama Emiten/Perusahaan Publik PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk
Bidang Usaha Perdagangan komponen otomotif dan logam, serta perdagangan dan industri kendaraan bermotor listrik
erbasis baterai
Jenis Penawaran Umum Penawaran Umum Saham Perdana
31 Desember 2024 31 Desember 2023
Nama Kantor Akuntan Publik Y. Santosa dan Rekan Y. Santosa dan Rekan
Nama Partner Julinar Natalina Rajagukguk Julinar Natalina Rajagukguk
Opini Akuntan Wajar tanpa modifikasian Wajar tanpa modifikasian
Catatan tentang Opini (jika ada) N/A N/A

x disesuaikan dengan periode penyajian laporan keuangan.

Page 2 OCR 0.913
Page 2 of 105

Ya Tidak
Pemenuhan Peraturan No.VIII.G.11 Tentang “Tanggung Jawab Direksi Atas vV
Laporan Keuangan”
Pemenuhan Peraturan No.VIII.A.2 tentang “Independensi Akuntan Yang V
Memberikan Jasa Audit di Pasar Modal"

Data Keuangan Penting (dalam jutaan Rupiah)

Periode laporan keuangan 31 Desember 2024 31 Desember 2023
Laba Rugi Komprehensif
Penjualan neto 1.003.658 1.061.862
Laba bruto 178.145 213.392
Laba (rugi) usaha 9.403 51.304
Laba (rugi) sebelum beban pajak
penghasilan 13.443 42.251
Laba (rugi) neto 12,293 29.562
Penghasilan komprehensif - neto 15.568 26.774
Laba (rugi) per saham
dasar/dilusian diatribusikan kepada
pemilik - (Angka Penuh) 0,17 0,14
Laporan Posisi keuangan
Total Aset 1.608.602 1.668.360
Total Aset Lancar 729.976 1.033.363
Total Aset Tidak Lancar 878.626 634.997
Total Liabilltas 452.676 520.502
Total Liabilitas Jangka Pendek 0 292.405 208.872
Total Liabilitas Jangka Panjang 160.271 311,630

41
Page 3 OCR 0.902
Page 3 of 105

Periode laporan keuangan 31 Desember 2024 31 Desember 2023
Total Ekuitas - Neto 1.155.926 1.147.858
Tambahan Modal Disetor 663.463 663.463
Defisit (68.428) (75.995)
Rasio Keuangant
Rasio Lancar (Yo) 249,65Yo 494,74Yo
ROA (Yo) 0,7690 1,78Y6
ROE (90) 1,06Yo 2,58Yo

“dapat disesuaikan berdasarkan industrinya

Catatan:

1. Pengungkapan yang dipersyaratkan untuk masing-masing pos wajib diungkapkan seluruhnya, kecuali pengungkapan tersebut tidak relevan
atau tidak dapat diterapkan pada Emiten atau Perusahaan Publik. Emiten atau Perusahaan Publik wajib menyesuaikan pengungkapan sesuai
dengan karakteristik industri apabila pengungkapan tersebut dipersyaratkan oleh SAK atau relevan untuk memahami laporan keuangan
Emiten atau Perusahaan Publik.

2. Emiten atau Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek tidak mengacu pada checklist ini, namun mengikuti peraturan Bapepam-LK
No. VIII.G.17 tentang Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek.

@Y
Page 4 OCR 0.944
Page 4 of 105

Laporan Keuangan terdiri dari:

Laporan posisi keuangan pada akhir periode

Laporan laba rugi komprehensif selama periode

Laporan perubahan ekuitas selama periode

Laporan arus kas selama periode

ulalu|lnwju

Laporan posisi keuangan pada awal periode komparatif yang disajikan saat Perusahaan

menerapkan suatu kebijakan akuntansi secara retrospektif atau membuat penyajian
kembali pos-pos laporan keuangan atau ketika Perusahaan mereklasifikasi pos-pos dalam
laporan keuangannya.

SKI KIKI

Ketentuan Umum

Catatan atas Laporan Keuangan

1. | Perusahaan wajib menyajikan catatan atas laporan keuangan dengan urutan sebagai berikut:
a. gambaran umum Perusahaan:
b. dasar penyusunan laporan keuangan dan ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan yang diterapkan:
Cc. informasi tambahan untuk pos-pos yang disajikan dalam laporan posisi keuangan, laporan laba
rugi komprehensif, laporan perubahan ekuitas dan laporan arus kas, sesuai dengan urutan
penyajian laporan dan penyajian masing-masing pos: dan
d. pengungkapan lainnya yang antara lain meliputi:
1) informasi yang dipersyaratkan oleh SAK yang tidak disajikan di bagian manapun dalam
laporan keuangan: dan
2) informasi yang tidak disajikan di bagian manapun dalam laporan keuangan, tetapi informasi
tersebut relevan untuk memahami laporan keuangan.
2. | Perusahaan wajib menyatakan dalam bentuk nilai atau persentase untuk menjelaskan adanya bagian
dari suatu jumlah, tidak menggunakan kata “sebagian”.
3. | Perusahaan wajib mengungkapkan dalam penjelasan masing-masing pos mengenai Aset yang

dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan.

Page 5 OCR 0.949
Page 5 of 105

Dalam hal Aset Perusahaan diasuransikan, wajib diungkapkan jenis dan nilai aset yang diasuransikan,
nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup serta pendapat manajemen atas kecukupan
pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib diungkapkan alasannya.

Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan

Gambaran Umum Perusahaan
Hal-hal yang harus diungkapkan, antara lain:

Pendirian perusahaan

1) | Riwayat ringkas perusahaan: Catatan 1a

2) | Nomor dan tanggal akta pendirian serta perubahan terakhir, pengesahan dari instansi yang Catatan 1a
berwenang, dan nomor serta tanggal Berita Negara,

3) | Kegiatan usaha sesuai anggaran dasar Perusahaan dan yang sedang dijalankan pada periode Catatan 1a
pelaporan:

4) Catatan la

Tempat kedudukan perusahaan dan lokasi utama kegiatan usaha:

Tanggal mulai beroperasinya perusahaan secara komersial. Dalam hal perusahaan melakukan

5) Catatan la
ekspansi atau perampingan usaha secara signifikan pada periode laporan yang disajikan, wajib
disebutkan saat dimulainya operasi komersial dari ekspansi atau perampingan usaha dan kapasitas
produksinya: dan
6) | Nama entitas induk dan nama entitas induk terakhir dalam kelompok usaha (ultimate parent of the Catatan 1a
group). Dalam hal tidak dapat diungkapkan, wajib disebutkan alasannya.
7) | Khusus Industri Media
Penjelasan rinci tentang Perizinan yang dimiliki.
8) | Khusus Industri Jalan Tol
Peraturan perundangan atau keputusan pemerintah yang mendasari penyelenggaraan jalan tol
tersebut.
9) | Khusus untuk Asuransi dan Pembiayaan
Izin bidang usaha dari Menteri Keuangan atau Otoritas yang berwenang.
10) | Khusus untuk Industri Perbankan

Izin usaha sebagai bank umum, sebagai bank devisa (jika ada), serta izin untuk menjalankan kegiatan
berdasarkan prinsip syariah (jika ada).

Page 6 OCR 0.854
Page 6 of 105

11) | Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi dan Pertambangan Umum
Area Eksplorasi dan Eksploitasi/Pengembangan.

Penjelasan mengenai area eksplorasi dan eksploitasi Perseroan meliputi:

a) Area Eksplorasi, meliputi:

»# Nama lokasi:

«Nama pemilik izin lokasi,

» Tanggal perolehan izin ekplorasi serta tanggal jatuh temponya:

»  Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik izin lokasi: dan

&alajala

e Jumlah biaya eksplorasi yang telah dibukukan sebagai Aset Minyak dan Gas Bumi per tanggal
Laporan Posisi Keuangan,

b) Area Eksploitasi/Pengembangan meliputi:

«Nama lokasi, vV
«Nama pemilik ijin lokasi, vV
# Tanggal perolehan ijin eksploitasi serta tanggal jatuh temponya, v
e  Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik ijin lokasi, vV
e Jumlah Cadangan Terbukti (P1), keterangan tentang pihak yang melakukan sertifikasi, dan vV
tanggal sertifikasi,
# Jumlah produksi pada tahun berjalan: dan vV
# Akumulasi jumlah produksi sejak awal kegiatan eksploitasi/pengembangan oleh Perseroan vV

hingga tanggal laporan posisi keuangan.

12) | Khusus Industri Kehutanan
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) pelaksanaan kegiatan pengusahaan hutan: vV

Page 7 OCR 0.923
Page 7 of 105

b) rincian luas areal sisa hutan yang belum dikelola selama masa sisa manfaat HPH: dan

Cc) sisa umur HPH.

Penawaran Umum Efek, yang harus diungkapkan antara lain:

1) | Tanggal dan/atau nomor surat efektif penawaran umum, termasuk penawaran Efek yang diterbitkan vV Catatan 1b dan ic
di luar Indonesia:

2) | Jenis dan jumlah Efek yang ditawarkan, vV Catatan 1b dan 1c

3) | Bursa tempat Efek dicatatkan, dan v Catatan 1b dan 1c

4) | Tindakan perusahaan yang dapat mempengaruhi jumlah Efek yang diterbitkan (corporate action) v Catatan 1b dan 1c
sejak penawaran umum perdana sampai dengan periode pelaporan terakhir.
Struktur Perusahaan, entitas anak, dan Entitas Bertujuan Khusus (EBK)
Yang harus diungkapkan antara lain:

1) | Nama entitas anak dan/atau EBK yang dikendalikan baik secara langsung maupun tidak langsung: vV Catatan 1d

2) | Tempat kedudukan, vV Catatan 1d

3) | Jenis usaha, vV Catatan 1d

4) | Tahun beroperasi secara komersial: vV Catatan 1d

5) | Persentase kepemilikan dan proporsi hak suara (jika berbeda): vV Catatan 1d

6) | Total Aset: dan v Catatan 1d

7) | Informasi penting lainnya antara lain:

a) sifat hubungan antara entitas induk dan entitas anak, apabila entitas induk tidak memiliki baik.
langsung maupun tidak langsung melalui entitas anak, lebih dari 5096 (lima puluh perseratus)
hak suara yang sah:

b) alasan mengapa kepemilikan baik langsung maupun tidak langsung lebih dari 50Y6 (lima puluh
perseratus) hak suara atau hak suara potensial atas investee tidak diikuti dengan pengendalian:

c) akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas anak apabila laporan keuangan tersebut
digunakan untuk menyusun laporan keuangan konsolidasian dan tanggal atau periode berbeda
dari tanggal laporan keuangan entitas induk, dan alasan menggunakan tanggal atau periode yang
berbeda,

Page 8 OCR 0.932
Page 8 of 105

d) sifat dan luas setiap restriksi signifikan dalam kemampuan entitas anak untuk mentransfer dana vV
ke entitas induk dalam bentuk dividen tunai, atau pembayaran kembali pinjaman atau uang
muka:

@) suatu rincian yang menunjukkan dampak setiap perubahan bagian kepemilikan entitas induk pada v

entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya Pengendalian atas ekuitas yang dapat
diatribusikan pada pemilik entitas induk: dan

f) dalam hal hilangnya Pengendalian atas entitas anak, maka entitas induk harus mengungkapkan:

(1) keuntungan atau kerugian (jika ada) yang diakui dari hilangnya Pengendalian, dan porsi vV
dari keuntungan atau kerugian yang dapat diatribusikan pada pengakuan sisa investasi pada
entitas anak terdahulu dengan Nilai Wajar pada tanggal hilangnya Pengendalian,

(2) jumlah persentase kepemilikan yang dilepaskan:

(3) jumlah harga yang diterima,

(4) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas:

ajalala

(5) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya dimana Pengendalian
dilepaskan: dan

&«

(6) jumlah Aset dan Liabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya
dimana Pengendalian dilepaskan, yang diikhtisarkan berdasarkan kategori utamanya.

Page 9 OCR 0.952
Page 9 of 105

Karyawan, direksi, komisaris, dan komite audit
Yang harus diungkapkan antara lain:

1) | Nama dan jabatan untuk masing-masing anggota direksi, dewan komisaris, dan komite audit: Catatan 1e
2) | Cakupan manajemen kunci, dan Catatan 3c dan 35d
3) | Jumlah karyawan tetap pada masing-masing akhir periode atau rata-rata jumlah karyawan tetap Catatan 1e
selama periode yang bersangkutan, secara konsolidasi untuk Perusahaan dan entitas anak.
Penerbitan Laporan Keuangan
1) | Tanggal laporan keuangan diotorisasi untuk terbit: dan Catatan 1f
2) | Pihak yang bertanggung jawab mengotorisasi laporan keuangan. Catatan 1f

Ikhtisar Kebijakan Akuntansi Signifikan
Dalam bagian ini harus diungkapkan hal-hal sebagai berikut:

Pernyataan kepatuhan terhadap SAK

Pernyataan ini merupakan pernyataan bahwa laporan keuangan telah disusun dan disajikan sesuai
dengan SAK.

Catatan 2

Dasar pengukuran dan penyusunan laporan keuangan

1) | Dasar pengukuran laporan keuangan yaitu berdasarkan biaya historis (historical cost), biaya Catatan 3a, 3b, 3c, 3f, 3g,
perolehan kini (current cost), nilai realisasi neto (net realizable value), Nilai Wajar (fair value) atau 3h,3i, 3j, 3k, 3m, 3n, 30, 3p
jumlah yang dapat dipulihkan berdasarkan SAK yang berlaku. 3r, 3t, 3u, 3w, dan 4

2) | Dasar penyusunan laporan keuangan, yaitu dasar akrual, kecuali untuk laporan arus kas. Catatan 3a

3) | Mata uang fungsional dan mata uang penyajian yang digunakan, meliputi:

a) mata uang fungsional Perusahaan dan entitas anak, Catatan 3a

b) fakta dan alasan perubahan, apabila terdapat perubahan mata uang fungsional Perusahaan
maupun kegiatan usaha asing yang signifikan: dan

Cc) alasan perubahan mata uang penyajian (jika ada).

4

Alasan perubahan periode pelaporan (jika ada).

Page 10 OCR 0.942
Page 10 of 105

c. Penggunaan Pertimbangan, Estimasi, dan Asumsi Signifikan oleh Manajemen

1) | Perusahaan harus mengungkapkan dalam ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan atau bagian lain dari vV Catatan 3 dan 4
Catatan atas laporan keuangan, pertimbangan yang telah dibuat manajemen dalam proses penerapan
kebijakan akuntansi dan memiliki dampak yang paling signifikan terhadap jumlah yang diakui dalam
laporan keuangan,

2) | Perusahaan harus mengungkapkan informasi tentang asumsi yang dibuat mengenai masa depan, dan vV Catatan 3 dan 4
sumber utama dari estimasi ketidakpastian lain pada akhir periode pelaporan, yang memiliki risiko
signifikan yang mengakibatkan penyesuaian material terhadap jumlah tercatat Aset dan Liabilitas
dalam periode pelaporan berikutnya: dan

3) | Berkaitan dengan Aset dan Liabilitas sebagaimana dimaksud dalam angka 2), catatan atas laporan
keuangan memasukkan rincian atas sifat dan jumlah tercatat pada akhir periode pelaporan.

d. Kebijakan Akuntansi Tertentu

Kebijakan akuntansi tertentu merupakan kebijakan akuntansi lainnya yang diterapkan dan relevan
untuk memahami laporan keuangan. Kebijakan akuntansi tertentu meliputi, tetapi tidak terbatas pada
hal-hal sebagai berikut:

1) | Prinsip-prinsip konsolidasi
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) ruang lingkup Laporan Keuangan Konsolidasian, yang meliputi pos-pos entitas induk dan entitas v Catatan 3b
anak,

b) dasar dan kapan suatu entitas anak dikonsolidasikan ke dalam laporan keuangan entitas induk: vV Catatan 3b

Cc) kebijakan akuntansi sehubungan dengan perubahan kepemilikan tanpa kehilangan Pengendalian v Catatan 3b
atas entitas anak,

d) kebijakan akuntansi sehubungan dengan kehilangan Pengendalian atas entitas anak, v Catatan 3b

e) kebijakan akuntansi sehubungan dengan pencatatan dan penyajian kepentingan nonpengendali: v Catatan 3b
dan

f) pernyataan bahwa saldo pos dan transaksi material antar entitas yang dikonsolidasi telah v Catatan 3b

dieliminasi.

Page 11 OCR 0.907
Page 11 of 105

2) | Kombinasi bisnis
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) metode yang digunakan dalam kombinasi bisnis, termasuk metode yang digunakan untuk v
mengukur kepentingan nonpengendali:
b) pengakuan awal untuk goodwill: vV
C) pengukuran setelah pengakuan awal untuk goodwill: dan v
d) kebijakan lainnya yang relevan terkait dengan kombinasi bisnis yang ada di Perusahaan, antara
lain:
(1) pembelian dengan diskon: vV
(2) akuisisi secara bertahap: dan vV
(3) imbalan kontinjensi. v
3) | Kas dan setara kas: vV Catatan 3d
Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan dalam menentukan komponen kas dan setara kas.
4) | Instrumen Keuangan
a) Instrumen Keuangan selain Sukuk
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori, termasuk perlakuan atas biaya vV Catatan 3f
transaksi,
(2) pengukuran setelah pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori: vV Catatan 3f
(3) ketentuan saling hapus dari instrumen keuangan: vV Catatan 3f
(4) metode yang digunakan untuk menentukan Nilai Wajar instrumen keuangan: v Catatan 3f
(5) metode perhitungan yang digunakan untuk menentukan penurunan nilai dari aset vV Catatan 3f

keuangan,

Page 12 OCR 0.922
Page 12 of 105

(6) ketentuan penghentian pengakuan instrumen keuangan: vV Catatan 3f

(7) khusus instrumen keuangan derivatif dan akuntansi lindung nilai, selain penjelasan
sebagaimana dimaksud dalam angka (1), angka (2), angka (3), angka (4), angka (5), dan
angka (6), wajib ditambahkan penjelasan mengenai,

(a) ketentuan pemenuhan kriteria akuntansi lindung nilai: v

(b) klasifikasi lindung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilai atas instrumen keuangan v
derivatif, dan

(c) perlakuan akuntansi lindung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilai. vV

b) Investasi pada Sukuk
Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) klasifikasi dan reklasifikasi investasi pada Sukuk:

(2) pengakuan awal Sukuk,

(3) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk:

(4) Penyajian pendapatan sukuk: dan

&ialajaja

(5) penyajian amortisasi biaya transaksi.

c) Sukuk yang diterbitkan
Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) pengakuan awal Sukuk:

(2) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk:

(3) biaya transaksi penerbitan Sukuk,

(4) posisi penyajian Sukuk: dan

alajaljala

(5) akad syariah yang digunakan.

Page 13 OCR 0.942
5)

Page 13 of 105

Khusus Industri Perbankan

a) Giro Wajib Minimum
Yang harus dijelaskan antara lain ketentuan mengenai jumlah giro wajib minimum.

b) Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain
Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain.

Cc) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain

Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank
Lain.

8)

Piutang Reverse Repo

Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Piutang Reverse Repo, metode pencatatan dan
pengukurannya.

7

Khusus Industri Perbankan
Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Kelompok obligasi rekapitalisasi yang dimiliki:

b) Pengakuan nilai pada investasi untuk setiap kelompok Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah:dan

&

Cc) Dasar penyajian efek-efek dalam laporan keuangan.

8)

Khusus Industri Perbankan

a) Kredit
Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) Penjelasan atas masing-masing jenis kredit yang diberikan:

(2) Dasar penyajian atas kredit,

(3) Kebijakan manajemen dan pelaksanaan pengendalian risiko portofolio kredit:

(4) Perlakuan akuntansi untuk kredit yang dibeli dari BPPN (jika ada): dan

(5) Kebijakan bank akan agunan kredit.

a|alalaja

Page 14 OCR 0.909
Page 14 of 105

b) Tagihan/Kewajiban Akseptasi v
Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian atas tagihan/kewajiban akseptasi.

€c) Agunan yang Diambil Alih
Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) Dasar penilaian dan penyajian: v

(2) Perlakuan akuntansi atas nilai realisasi piutang/pembiayaan yang diberikan dengan saldo vV
piutang/pembiayaan yang tidak dapat ditagih: dan

(3) Perlakuan akuntansi atas keuntungan (kerugian) dari realisasi penjualan agunan. vV

9) | Khusus untuk Industri Pembiayaan
Piutang Pembiayaan Konsumen
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Dasar penyajian piutang pembiayaan konsumen: dan v
b) Dasar penilaian aset jika perusahaan menarik kembali aset pembiayaan konsumen dari vV
konsumennya.
10) | Anjak Piutang
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Jenis transaksi anjak piutang (dengan recourse atau tanpa recourse): v
b) Penyajian transaksi anjak piutang: vV
c) Perlakuan akuntansi atas perbedaan antara harga pengalihan dan jumlah bersih piutang vV
dialihkan: dan
d) Perlakuan terhadap kegagalan atas tagihan anjak piutang(ditagihkan kembali ke klien atau vV
ditanggung oleh perusahaan).
11) | Sewa
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) kebijakan penentuan suatu perjanjian mengandung suatu sewa, vV Catatan 3m
b) kebijakan penentuan suatu sewa merupakan sewa pembiayaan atau sewa operasi: dan vV Catatan 3m

c) kebijakan akuntansi apabila Perusahaan bertindak sebagai /essee dan/atau /essor. v Catatan 3m

Page 15 OCR 0.959
Page 15 of 105

Persediaan:

Yang harus dijelaskan antara lain mengenai kebijakan akuntansi yang digunakan dan rumusan biaya
yang digunakan.

a) Khusus Industri Kehutanan

HTI Dalam Pengembangan
Yang harus dijelaskan antara lain:

Beban-beban yang dikapitalisasi, antara lain: kewajiban kepada negara, pemeliharaan sarana dan
pra-sarana.

HTI Siap Panen
Yang harus dijelaskan antara lain:
Biaya perolehan, mutasi pembebanan ke biaya produksi.

b) Khusus Industri Perkebunan

Tanaman Perkebunan
Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) Dasar klasifikasi untuk jenis tanaman sebagai persediaan, tanaman belum menghasilkan,
atau tanaman telah menghasilkan:

(2) Dasar penilaian dan pengukuran:

(3) Kebijakan akuntansi reklasifikasi tanaman belum menghasilkan ke tanaman telah
menghasilkan:

(4) Metode penyusutan dan masa manfaat tanaman yang disusutkan: dan

(5)

Kebijakan akuntansi biaya pinjaman.

Catatan 3g

Page 16 OCR 0.912
Page 16 of 105

Cc) Khusus Industri Peternakan

Hewan Ternak
Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) Hewan ternak telah menghasilkan:

(a) Metode penilaian:

(b) Metode amortisasi (deplesi): dan

(c) Cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada.

(2) Hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan):

(a) Metode penilaian: dan

(b) Perkiraan waktu yang dibutuhkan untuk dapat berpindah menjadi hewan ternak telah
menghasilkan.

13)

Aset Tetap:

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) pengakuan awal Aset Tetap, vV Catatan 3i
b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Tetap, V Catatan 3i
Cc) pengelompokan Aset Tetap: vV Catatan 3i
d) metode penyusutan yang digunakan: v Catatan 3i
e) kapitalisasi biaya yang terkait dengan Aset Tetap: vV Catatan 3i
f) estimasi umur manfaat dan tarif penyusutan: vV Catatan 3i
9) penghentian pengakuan, YA Catatan 3i
h) nilai residu, dan v Catatan 3i
i) pernyataan bahwa manajemen telah mengkaji ulang atas estimasi umur ekonomis, metode v Catatan 3i, 4 dan 12

penyusutan, dan nilai residu pada setiap akhir periode pelaporan.

Page 17 OCR 0.942
14)

Page 17 of 105

Investasi pada Entitas Asosiasi
Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat investasi pada asosiasi.

15)

Bagian partisipasi dalam Ventura Bersama

Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat bagian partisipasi dalam
Ventura Bersama.

16)

Pola Kerjasama
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Kriteria dari bentuk kerjasama,

&

b) Kebijakan akuntansi untuk setiap jenis aset dan liabilitas yang timbul: dan

Cc) Sistem pembagian hasil, jika ada.

17)

Aset Tak Berwujud
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) pengakuan awal Aset Takberwujud:

Catatan 3k dan 13

b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Takberwujud:

Catatan 3k dan 13

C) umur manfaat tidak terbatas atau terbatas, dan apabila umur manfaat terbatas, diungkapkan
tarif amortisasi yang digunakan dan umur manfaatnya:

Catatan 3k

d) sumber terjadinya Aset Takberwujud:

Catatan 3k

€) metode amortisasi yang digunakan,

Catatan 3k

f) penghentian pengakuan Aset Takberwujud: dan

Catatan 3k

9) riset dan pengembangan (jika ada).

18)

Aset tidak lancar atau kelompok Lepasan yang dimiliki untuk dijual
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) kebijakan tentang peristiwa dan kondisi suatu aset tidak lancar diklasifikasikan sebagai aset yang
dimiliki untuk dijual: dan

b) pengukuran aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual.

Page 18 OCR 0.898
Page 18 of 105

19) | Properti Investasi:
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) pengakuan awal Properti Investasi, vV Catatan 3j dan 15
b) pengukuran setelah pengakuan awal Properti Investasi: vV Catatan 3j dan 15
Cc) metode penyusutan yang digunakan, khusus untuk model biaya: vV Catatan 3j
d) estimasi umur manfaat dan/atau tarif penyusutan untuk model biaya: dan vV Catatan 3j
e) penghentian pengakuan Properti Investasi. vV Catatan 3j
20) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi
Aset Minyak dan Gas Bumi
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Dasar pengukuran yang digunakan untuk menentukan jumlah tercatat bruto, vV
b) Kriteria kapitalisasi biaya, penurunan nilai (impairment) dan penilaian kembali aset (revaluasi): v
C) Metode penyusutan dan amortisasi yang digunakan: YA
d) Masa manfaat atau tarif penyusutan dan amortisasi yang digunakan: dan YA
e) Pertanggungan Asuransi. vV
21) | Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) ketentuan peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan kemungkinan terjadinya penurunan nilai: vV Catatan 31
dan
b) kebijakan akuntansi pengakuan penurunan nilai aset nonkeuangan dan pembalikannya. vV Catatan 31

Page 19 OCR 0.901
Page 19 of 105

22) | Khusus Industri Perbankan

Liabilitas Segera vV
Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian liabilitas segera.

Simpanan Nasabah v
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Penjelasan atas simpanan: dan vV
b) Dasar penyajian dari masing-masing kategori simpanan. YA

Simpanan dari bank lain
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Penjelasan atas simpanan dari bank lain: dan vV

b) Dasar penyajian simpanan dari bank lain. vV

Surat Berharga yang Diterbitkan
Yang harus dijelaskan antara lain:

«

a) Kriteria dan jenis-jenis surat berharga yang diterbitkan: dan

b) Perlakuan akuntansi atas premi atau diskonto. V

23) | Provisi
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) kondisi provisi yang harus diakui: dan vV Catatan 3t

b) dasar penentuan nilai provisi. v Catatan 3t

24) | Utang Repo vV
Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Utang Repo, metode pencatatan dan pengukurannya.

Page 20 OCR 0.919
Page 20 of 105

25) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi

Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan Liabilitas
Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan.

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH: vV

b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan:

&

Cc) Metode penyusutan prasarana PLH: dan

&

d) Tabel yang memuat penjelasan tentang:

(1) Lokasi penambangan,

(2) Saldo awal untuk masing-masing lokasi:

(3) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan: dan

Sala

(4) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan.

26) | Khusus Industri Pertambangan Umum

Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang masih berjalan dengan vV
penjelasan mengenai jangka waktu kontrak untuk Area of Interest yang bersangkutan:

b) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang sudah menemukan adanya v
Cadangan Terbukti dengan penjelasan bahwa amortisasinya baru akan dilaksanakan pada saat
dimulainya produksi,

Cc) Dasar penentuan ditangguhkannya biaya pengembangan dan kapitalisasi biaya pekerjaan vV
konstruksi dan prasarana, dan

d) Metode amortisasi dan penyusutan yang dipergunakan dengan penjelasan jangka waktu perijinan vV
penambangan, taksiran umur ekonomis tambang dan dasar perhitungan amortisasi.

Page 21 OCR 0.945
Page 21 of 105

Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan Liabilitas
Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH:

b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan: dan

&

c) Metode penyusutan prasarana PLH.

27)

Pengakuan Pendapatan

a) Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) kondisi dan metode pengakuan pendapatan serta dasar pengukuran yang digunakan
berdasarkan jenis pendapatan yang ada: dan

Catatan 3p

(2) dalam hal terdapat transaksi hubungan keagenan, kebijakan pengakuan pendapatan dan
penjualan dari hubungan keagenan serta beban terkait.

b) Pengakuan pendapatan dan Beban dengan menggunakan metode persentase
penyelesaian

Yang harus dijelaskan antara lain metode yang diterapkan untuk menentukan tahap penyelesaian
suatu kontrak.

c) Khusus Industri Asuransi

(1) Pengakuan pendapatan premi
Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain:

(a) Tarif yang digunakan dalam perhitungan premi yang belum merupakan pendapatan:

(b) Kebijakan akuntansi untuk transaksi reasuransi prospektif dan retroaktif: dan

(c) Penyajian pendapatan premi dalam laporan laba rugi.

Page 22 OCR 0.915
Page 22 of 105

(2) Beban Klaim
Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain:

(a) Kelompok beban klaim dalam bentuk: klaim yang disetujui, klaim dalam proses v
penyelesaian, klaim yang terjadi namun belum dilaporkan dan beban penyelesaian
klaim: dan

(b) Penyajian beban klaim dalam laporan laba rugi. vV

d) Khusus Industri Real Estate

Kapitalisasi dan metode alokasi biaya proyek pengembangan Real Estat
Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) Unsur biaya yang kapitalisasi ke proyek pengembangan Real Estat: vV
(2) Unsur biaya yang dialokasikan sebagai beban proyek: vV
(3) Penyisihan atas realisasi pendapatan pada masa mendatang lebih rendah dari nilai tercatat v
proyek:
(4) Metode alokasi biaya yang telah dikapitalisasi ke setiap unit Real Estat: vV
(5) Biaya yang direvisi dan direalokasi akibat perubahan mendasar pada estimasi kini: dan vV
(6) Unsur biaya yang diakui sebagai beban pada saat terjadinya. vV
28) | Program Loyalitas Pelangan v
Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan terkait program loyalitas pelanggan
29) | Transksi dan Saldo dalam mata uang asing
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) ketentuan dalam penjabaran transaksi dan saldo dalam mata uang asing: vV Catatan 3r
b) perlakuan akuntansi selisih kurs yang timbul dari penjabaran aset dan liabilitas moneter, dan vV Catatan 3r
Cc) referensi dan kurs yang digunakan untuk menjabarkan transaksi dan saldo dalam mata uang vV Catatan 3r
asing.
30) | Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Dasar penetapan Pihak-pihak berelasi, v Catatan 3c

b) Pengungkapan Pihak-pihak berelasi dalam Laporan Keuangan: dan vV Catatan 3c dan 35

Page 23 OCR 0.911
31)

Page 23 of 105

Hibah Pemerintah

Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan akuntansi tentang metode penyajian dalam laporan
keuangan.

32) | Pajak Penghasilan
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) dasar penentuan tarif pajak untuk mengukur pajak kini dan pajak tangguhan: v Catatan 3s
b) ketentuan mengenai saling hapus: v Catatan 3s
c) pengakuan dan pengukuran aset pajak tangguhan: dan v Catatan 3s
d) metode yang digunakan dalam menilai aset (liabilitas) pajak tangguhan. vV Catatan 3s
33) | Imbalan Kerja
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) jenis imbalan kerja yang diberikan kepada karyawan: v Catatan 3g
b) deskripsi umum mengenai jenis program imbalan pascakerja yang diselenggarakan oleh vV Catatan 3g
Perusahaan:
c) kebijakan akuntansi Perusahaan dalam mengakui keuntungan dan kerugian aktuarial: dan v Catatan 3g
d) pengakuan keuntungan dan kerugian untuk curtailment dan penyelesaian. v Catatan 3g
34) | Saham Treasuri
Yang harus dijelaskan antara lain metode pengakuan dan pengukuran atas pembelian, penjualan,
atau pembatalan saham treasuri.
35) | Pembayaran Berbasis Saham

Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan akuntansi untuk transaksi pembayaran berbasis saham
yang diselesaikan melalui instrumen: ekuitas dan/atau diselesaikan melalui Kas, termasuk
pengukurannya.

Page 24 OCR 0.905
Page 24 of 105

36) | Kuasi-Reorganisasi
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Dasar dilakukannya kuasi-reorganisasi, v
b) Dasar penentuan nilai wajar Aset dan Liabilitas: dan vV
c) Perlakuan akuntansi untuk selisih hasil revaluasi Aset dan Liabilitas. v
Catatan: Berlaku untuk kuasi reorganisasi sebelum 1 Januari 2013.
37) | Biaya Pinjaman v
Yang harus dijelaskan antara lain kondisi yang mengharuskan biaya pinjaman dikapitalisasikan
sebagai bagian dari biaya perolehan aset kualifikasian.
38) | Segmen Operasi vV Catatan 3w
Yang harus dijelaskan antara lain dasar yang digunakan oleh manajemen untuk mengidentifikasikan
Segmen Operasi.
39) | Laba (Rugi) per saham vV Catatan 3u
Yang harus dijelaskan antara lain dasar perhitungan laba (rugi) per saham dasar dan laba (rugi) per
saham dilusian.

Page 25 OCR 0.923
Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan

Page 25 of 105

Aset
1) | Kas dan Setara Kas
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) unsur Kas dan Setara Kas pada pihak berelasi dan pihak ketiga, vV Catatan 5
b) rincian jumlah penempatan di bank berdasarkan nama bank serta jenis mata uang asing: vV Catatan 5
c) kisaran suku bunga kontraktual dari Setara Kas selama periode pelaporan: dan vV Catatan 5
d) jumlah saldo Kas dan Setara Kas yang signifikan yang tidak dapat digunakan oleh kelompok usaha vV
disertai pendapat manajemen.
2) | Khusus Industri Perbankan
a) Kas vV
Yang harus diungkapkan adalah rincian jumlah kas berdasarkan jenis mata uang.
b) Giro pada Bank Indonesia
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian jumlah Giro pada Bank Indonesia berdasarkan jenis mata uang (nilai dalam mata vV
uang original): dan
(2) Ketentuan Giro Wajib Minimum (GWM) menurut BI dan posisi GWM bank pada saat periode v
pelaporan.
Cc) Giro pada Bank Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:
Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan jenis mata uang,
(1) Jumlah penyisihan penurunan nilai: v
(2) Perubahan penyisihan selama periode berjalan untuk masing-masing giro: v
(3) Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan pihak yang mempunyai hubungan istimewa vV
dan pihak ketiga:
(4) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan v
(5) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai. YA

Page 26 OCR 0.907
Page 26 of 105

Penempatan pada Bank Indone:
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian jumlah penempatan berdasarkan jenis dan mata uang: vV
(2) Rincian penempatan berdasarkan yang mengalami penurunan nilai (impaired) dan tidak v
mengalami penurunan nilai (unimpaired):
(3) Jangka waktu (rata-rata atau per kelompok): v
(4) Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan: v
(5) Rincian jumlah penempatan berdasarkan pihak yang mempunyai hubungan istimewa dan v
pihak ketiga:
(6) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: v
(7) Jumlah dana yang diblokir dan alasannya: v
(8) Jumlah dana yang tidak dapat dicairkan pada bank bermasalah, bank beku operasi atau vV
likuidasi termasuk tingkat kemungkinan diterimanya kembali dana tersebut berdasarkan
informasi dari otoritas yang berwenang: dan
(9) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai. v

3) | Piutang Usaha
Yang harus diungkapkan antara lain:

e) jumlah piutang yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi: vV Catatan 7

f) jumlah piutang menurut debitur, vV Catatan 7

9) jumlah piutang menurut mata uang: v Catatan 7

h) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai: vV Catatan 7

i) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai secara vV Catatan 7
individual dan kolektif, dan penghapusan piutang:

j) pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan atau keyakinan manajemen atas vV Catatan 7
ketertagihan piutang apabila tidak dibentuk cadangan:

k) piutang yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan, v Catatan 7

I) jumlah diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif: dan vV

Page 27 OCR 0.901
Page 27 of 105

m) informasi keterlibatan berkelanjutan atas piutang yang ditransfer, meliputi:

(1) jumlah yang ditransfer, beban bunga, retensi, jatuh tempo, dan ikatan penting lain yang vV
diatur dalam perjanjian, dan
(2) jaminan yang diberikan (bila ada). v
4) | Khusus Industri Asuransi

a) Piutang Premi v
Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain:
(1) Jumlah piutang berdasarkan tertanggung dan asuradur, vV
(2) Jumlah piutang berdasarkan jenis asuransi: dan vV
(3) Jumlah piutang premi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

b) Piutang Koasuransi v
Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain:
(1) Jumlah berdasarkan ko-asuradur, vV
(2) Jumlah menurut jenis asuransi, dan v
(3) Jumlah piutang koasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

Cc) Piutang Reasuransi vV
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:
(1) Jumlah piutang berdasarkan reasuradur: vV
(2) Jumlah piutang atau utang reasuransi yang disalinghapuskan: dan vV
(3) Jumlah piutang reasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

d) Piutang Hasil Investasi v
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:
(1) Pemisahan antara piutang kepada pihak berelasi dan pihak ketiga: v
(2) Jumlah piutang menurut jenis investasi: vV
(3) Jumlah piutang menurut mata uang: dan v
(4) Jumlah piutang yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

Page 28 OCR 0.923
Page 28 of 105

5) | Khusus Industri Pembiayaan

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Piutang Pembiayaan Konsumen vV
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Jumlah piutang menurut dan jenis obyek pembiayaan (contoh: kendaraan bermotor, v
elektronik, rumah, dan lain-lain):
(2) Rincian umur dari angsuran pembiyaan konsumen, vV
(3) Bagian pinjaman yang dibiayai bank-bank sehubungan dengan transaksi kerja vV
(4) sama pembiayaan bersama, penunjukan selaku pengelola piutang, penerusan pinjaman dan vV
pengambilalihan piutang apabila perusahaan membagi risiko tidak tertagihnya piutang
tersebut dengan bank-bank dalam rangka transaksi di atas,
(5) Pendapatan pembiayaan konsumen yang belum diakui: vV
(6) Nilai dan jenis jaminan yang diserahkan oleh pelanggan atas piutang pembiayaan konsumen vV
yang diberikan berdasarkan objek pembiayaan:
(7) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, dan v
(8) Piutang pembiayaan konsumen yang dialihkan dan atau digunakan sebagai jaminan atas
utang.
b) Tagihan Anjak Piutang vV
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Jumlah tagihan anjak piutang tanpa recourse dan dengan recourse, beserta jumlah utang v
retensi anjak piutang dan pendapatan anjak piutang (tanpa recourse) serta pendapatan
anjak piutang tangguhan (dengan recourse): dan
(2) Pengungkapan mengenai tingkat bunga, jatuh tempo dan jumlah piutang yang diperoleh
serta ikatan penting yang diatur dalam perjanjian anjak piutang.
Cc) Piutang Sewa Pembiayaan v

(1)

Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,

Page 29 OCR 0.932
2)

Page 29 of 105

rekonsiliasi antara investasi sewa bruto dan nilai kini piutang pembayaran sewa minimum
pada akhir periode pelaporan. Di samping itu, lessor mengungkapkan investasi sewa bruto
dan nilai kini piutang pembayaran sewa minimum pada akhir periode pelaporan, untuk
setiap periode berikut:

(a) kurang dari satu tahun

(b) lebih dari satu tahun sampai lima tahun

(c) lebih dari lima tahun

(3)

pendapatan keuangan yang belum diterima,

“4

nilai residu yang tidak dijamin yang diakru sebagai manfaat lessor:

(5)

akumulasi penyisihan piutang tidak tertagih atas pembayaran sewa minimum:

(6)

rental kontinjen yang diakui sebagai pendapatan dalam periode: dan

&islalalalala

(7)

penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor yang material.

d) Piutang Sewa Operasi
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1)

jumlah agregat pembayaran sewa minimum masa depan dalam sewa operasi yang tidak
dapat dibatalkan untuk setiap periode berikut:

&

(a) kurang dari satu tahun

(b) lebih dari satu tahun sampai lima tahun

(c) lebih dari lima tahun

2)

total rental kontinjen yang diakui sebagai pendapatan pada periode: dan

dala

3)

penjelasan umum isi perjanjian sewa /essor.

8)

Khusus Kontrak Konstruksi

Piutang Retensi
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Jumlah piutang dari masing-masing kontrak konstruksi: dan

b) Pendapat manajemen akan kemungkinan tertagihnya piutang retensi.

Page 30 OCR 0.905
Page 30 of 105

Tagihan Bruto kepada Pelanggan

Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain tagihan bruto dari setiap kontrak
konstruksi.

Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel yaitu:

a) biaya kontrak yang terjadi: v

b) laba yang diakui: vV

c) kerugian yang terjadi: dan vV

d) pekerjaan yang sudah ditagih (termin). v
8) | Piutang Reverse Repo

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang ditransaksikan: v

b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek, v

Cc) Nama pihak/counterparty, v

d) Lokasi Efek jaminan: v

€e) Tingkat bunga piutang reverse repo, vV

f) Cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada): dan vV

9) Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada). v
9) | Agunan Yang Diambil Alih

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Nilai realisasi bersih pada saat diambilalih: v

b) Selisih antara nilai realisasi bersih atas agunan yang diambilalih dengan saldo piutang yang tidak vV

tertagih: dan
Cc) Laba atau rugi yang timbul, termasuk biaya-biaya yang timbul setelah pengambilalihan agunan v

tersebut.

Page 31 OCR 0.951
10)

Page 31 of 105

Piutang Dividen dan Bunga

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlah tagihan dividen, bunga, dan denda
kepada pihak lain.

11)

Piutang Lain-Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian jenis dan jumlah piutang:

Catatan 8

b) Jumlah Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN): dan

Catatan 8

c) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan.

Catatan 8

12)

Aset Keuangan Lainnya

Pengungkapan ini telah diterapkan untuk aset keuangan lainnya yang bersifat lancar maupun tidak
lancar.

a) Pengelompokkan aset keuangan lainnya sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara pihak ketiga
dan pihak berelasi.

b) Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) nilai tercatat aset keuangan untuk setiap kelompok dan rincian investasinya,

Catatan 6, 14

(2) laba atau rugi neto pada setiap kelompok aset keuangan berdasarkan klasifikasi, baik yang
disajikan pada pos pendapatan komprehensif lainnya maupun yang diakui sebagai laba atau
rugi periode berjalan:

(3) total pendapatan bunga yang dihitung menggunakan metode suku bunga efektif untuk aset
keuangan selain yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi,

(4) biaya perolehan termasuk jumlah premium dan diskonto yang belum diamortisasi, untuk
Efek dimiliki hingga jatuh tempo:

(5) peringkat Efek utang berikut nama pemeringkat (jika ada).

(6) uraian tentang alasan diambilnya keputusan menjual untuk aset keuangan yang
diklasifikasikan dimiliki hingga jatuh tempo:

(7) jika terdapat reklasifikasi aset keuangan, maka wajib diungkapkan:

(a) jumlah yang direklasifikasi ke dan dari setiap kategori,

(b) alasan reklasifikasi, dan

Page 32 OCR 0.921
Page 32 of 105

(c) sisa investasi dalam kelompok dimiliki hingga jatuh tempo yang telah direklasifikasi vV
dalam kelompok tersedia untuk dijual.
(8) jumlah tercatat aset keuangan yang dijaminkan sebagai agunan untuk Liabilitas atau vV
liabilitas kontinjensi serta syarat dan kondisi yang terkait dengan penjaminan tersebut:
(9) jumlah penurunan nilai atas aset keuangan (jika ada), termasuk mutasinya, dipisahkan vV
antara aset keuangan yang mengalami penurunan nilai dan aset keuangan yang tidak
mengalami penurunan nilai, serta dipisahkan antara penurunan nilai yang dihitung secara
kolektif dan individual, termasuk beban penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi: dan
(10) jumlah amortisasi keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi atas investasi yang vV
tersedia untuk dijual yang direklasifikasi menjadi dimiliki hingga jatuh tempo.
13) | Khusus Deposito
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:
a) nama bank, dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi, vV Catatan 5
b) kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan: vV Catatan 5
C) jenis dan jumlah deposito dalam mata uang asing: dan vV Catatan 5
d) hal-hal lain yang dapat mempengaruhi kualitas pencairan deposito tersebut. vV
14) | Khusus Investasi pada Sukuk
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:
a) rincian Sukuk berdasarkan nama penerbit dan akad syariah: vV
b) tujuan model usaha yang digunakan: vV
C) jumlah investasi yang direklasifikasikan, jika ada, dan penyebabnya: dan vV
d) Nilai Wajar untuk investasi yang diukur pada biaya perolehan. v
15) | Khusus Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:
a) Rincian jumlah nominal dan nilai pasar efek berdasarkan jenis:
b) Tanggal jatuh tempo dan frekuensi pembayaran bunga: vV

c) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan

Page 33 OCR 0.912
Page 33 of 105

ketentuan Bank Indonesia:

d) Informasi penting lainnya. vV
16) | Khusus Unit Penyertaan Reksadana

Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

a) Rincian unit penyertaan reksadana dan Nilai Aset Bersih, dan vV

b) laba atau rugi neto berdasarkan klasifikasi, baik yang disajikan pada pos pendapatan vV

komprehensif lainnya maupun yang diakui sebagai laba atau rugi periode berjalan

17) | Khusus Wesel Tagih

Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain, pihak penerbit, kisaran tingkat bunga, jatuh tempo,

jenis mata uang, dan uraian tentang sifat dan asal terjadinya (dari transaksi usaha atau lainnya). vV
18) | Khusus Industri Asuransi

Tambahan pengungkapan mengenai aset-aset yang menjadi dana jaminan. v
19) | Pinjaman Polis

Yang harus diungkapkan antaralain rincian berdasarkan:

a) Saldo pinjaman polis menurut jenis mata uang: v

b) Tingkat suku bunga. vV
20) | Khusus Industri Perbankan

Kredit

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian jumlah kredit berdasarkan jenis, mata uang, sektor ekonomi dan jangka waktu serta vV

kolektibilitas:

b) Jumlah cadangan kerugian penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan: vV

c) Rincian jumlah kredit berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: v

d) Rasio kredit usaha kecil terhadap jumlah kredit yang diberikan: v

e) Tingkat suku bunga rata-rata pertahun: v

f) Rincian kredit bermasalah berdasarkan sektor dan jumlah cadangan penghapusan menurut vV

Page 34 OCR 0.926
Page 34 of 105

9) Rasio kredit bermasalah terhadap jumlah Aset keuangan dan rasio jumlah cadangan kerugian vV
penurunan nilai Aset keuangan yang telah dibentuk terhadap jumlah minimum cadangankerugian
penurunan nilai Aset keuangan sesuai ketentuan Bank Indonesia,
h) Jumlah kredit yang direstrukturisasi berdasarkan jenis dan kolektibilitas: v
i) Jumlah dan persentase bagian bank atas kredit sindikasi baik selaku pimpinan, agen, atau vV
anggota sindikasi,
j) Ikhtisar pembelian kredit dari BPPN berdasarkan periode pembelian, jika ada, v
k) Pendapat manajemen akan ketaatan bank terhadap Batas Maksimum Pemberian Kredit (BMPK) v
yang ditetapkan oleh Bank Indonesia,
I) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai. vV
21) | Tagihan dan Liabilitas Akseptasi
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Rincian jumlah tagihan dan liabilitas berdasarkan pihak, mata uang, dan jatuh tempo, vV
b) Untuk tagihan akseptasi diungkapkan kolektibilitas, jumlah cadangan penghapusan dan mutasi vV
selama periode berjalan,
c) Rincian jumlah tagihan dan liabilitas berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: vV
d) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai tagihan vV
akseptasi
22) | Persediaan
n) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) total jumlah tercatat persediaan dan jumlah nilai tercatat menurut klasifikasi yang sesuai Catatan 9
bagi Perusahaan,
(2) jumlah tercatat persediaan yang dicatat dengan Nilai Wajar dikurangi biaya untuk menjual: v
(3) jumlah persediaan yang diakui sebagai beban selama periode berjalan: Catatan 9
(4) jumlah setiap penurunan nilai yang diakui sebagai pengurang jumlah persediaan yang diakui Catatan 9
sebagai beban dalam periode berjalan,
(5) jumlah dari setiap pemulihan dari setiap penurunan nilai yang diakui sebagai pengurang Catatan 9
jumlah persediaan yang diakui sebagai beban dalam periode berjalan:
(6) kondisi atau peristiwa penyebab terjadinya pemulihan nilai persediaan yang diturunkan: v

Page 35 OCR 0.920
Page 35 of 105

(7) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk persediaan yang memenuhi
aset kualifikasian, maka diungkapkan:

(i) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan vV
(ii) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak vV
dikapitalisasi.

(8) persediaan yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan: Catatan 17
dan

(9) jenis dan nilai persediaan yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang Catatan 9
ditutup serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak
diasuransikan wajib diungkapkan alasannya.

0) Khusus Industri Perhotelan

Tambahan pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi yang harus diungkapkan

antara lain:

(1) Makanan dan minuman: vV

(2) Perlengkapan: dan vV

(3) Barang Dagangan. v

p) Khusus Industri Real Estat

Tambahan pengungkapan antara lain:

(1) Pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi:
a) Tanah Matang: vV
b) Unit Bangunan: dan vV
c) Unit Bangunan dalam Penyelesaian. V

(2) Jumlah biaya perolehan aset Real Estat yang pengikatan jual belinya telah berlaku namun v

penjualannya belum diakui, termasuk jumlah utang terkait yang akan dialihkan, bila ada.

Page 36 OCR 0.892
Page 36 of 105

g) Tanah untuk Pengembangan
Tambahan pengungkapan antara lain:

(1) Lokasi, luas tanah, proses perizinan, v
(2) Jumlah biaya bunga dan rugi kurs yang dikapitalisasi ke tanah untuk pengembangan: dan vV
(3) Proporsi tanah yang dijadikan jaminan utang. vV
r) Khusus Industri Media
Tambahan pengungkapan antara lain:
(1) Materi program: lokal, impor (media televisi): vV
(2) Buku, kertas koran, barang pra cetak (media cetak): v
(3) Barang promosi dan barter (media cetak): dan vV
(4) Bahan persediaan lain yang sesuai dengan industrinya. v
s) Khusus Industri Rumah Sakit
Tambahan pengungkapan antara lain:
(1) Obat-obatan: v
(2) Perlengkapan medis (disposable): dan v
(3) Persediaan lainnya vV
t) Khusus Industri Peternakan
(1) Pengungkapan jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi tertentu, seperti hewan vV
ternak menjadi:
(a) Hewan Ternak Tersedia untuk Dijual: dan v
(b) Hewan Ternak dalam Pertumbuhan. vV

Page 37 OCR 0.924
Page 37 of 105

(2) Hewan Ternak Produksi - Berumur Pendek

Yang harus diungkapkan antara lain:

Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis dan jumlah.

(a) Total jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi hewan ternak telah v
menghasilkan dan hewan ternak belum menghasilkan:
(b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama paling tidak 2 v
tahun terakhir,
(c) Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan: YA
(d) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan atau penghapusan persediaan vV
yang mati atau hilang,
(e) Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan risiko yang vV
ditutup:
(P) Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematian atau v
metode penghapusan langsung:
(9) Pendapat manajemen atas kecukupan nilai pertanggungan asuransi: dan v
(h) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima jaminan. v
23) | Pajak Dibayar Di muka
Yang harus diungkapkan antara lain:
(a) rincian menurut jenis dan jumlah masing-masing pajaknya: dan Catatan 33a
(b) uraian mengenai jumlah restitusi pajak yang diajukan dan statusnya. vV
24) | Biaya Dibayar Dimuka

Page 38 OCR 0.925
Page 38 of 105

25) | Aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang Dimiliki untuk Dijual
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) uraian dari aset yang dimiliki untuk dijual atau kelompok lepasan: EA

(2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan yang vV
diharapkan, serta cara dan waktu pelepasan,

(3) kerugian penurunan nilai atau keuntungan pemulihan penurunan nilai, vV

(4) dalam hal aset yang dimiliki untuk dijual belum dapat direalisasikan dalam satu tahun, vV

diungkapkan peristiwa atau keadaan yang dapat memperpanjang periode penyelesaian penjualan
menjadi lebih dari satu tahun,

(5) dalam hal dapat diterapkan, segmen yang dilaporkan dari aset yang dimiliki untuk dijual dan vV
kelompok lepasan disajikan sesuai dengan SAK yang berlaku, dan

(6) dalam hal aset yang diklasifikasikan sebagai aset yang dimiliki untuk dijual atau kelompok lepasan
dihentikan pengkiasifikasiannya, diungkapkan:

(a) nilai dari aset tersebut, yaitu nilai yang lebih rendah antara:

i. jumlah tercatat aset tersebut sebelum aset atau kelompok lepasan diklasifikasikan v
sebagai dimiliki untuk dijual, disesuaikan dengan penyusutan, amortisasi atau penilaian
kembali yang telah diakui apabila aset atau kelompok lepasan tersebut tidak
diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual, dan

ti. jumlah terpulihkan pada saat tanggal keputusan untuk tidak menjual, v

(b) uraian fakta dan keadaan yang mengarah kepada keputusan tersebut, dan vV

(c) dampaknya terhadap hasil operasi untuk periode tersebut dan periode sajian sebelumnya. v

Page 39 OCR 0.923
Page 39 of 105

26) | Investasi pada Entitas Asosiasi

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) nama entitas asosiasi, v

b) persentase kepemilikan dan penjelasan adanya pengaruh signifikan, beserta alasannya, v

Cc) nilai tercatat dan Nilai Wajar investasi dalam entitas asosiasi yang kuotasi harganya tersedia, vV

d) ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi termasuk jumlah agregat Aset, Liabilitas, v
pendapatan, dan laba atau rugi:

e) alasan tidak adanya pengaruh signifikan walaupun Perusahaan memiliki lebih dari 2046 (dua puluh v
perseratus) hak suara atau hak suara potensial investee secara langsung atau tidak langsung:

f) akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas asosiasi, ketika laporan keuangan tersebut vV
digunakan dalam menerapkan metode ekuitas dan tanggal atau periode yang berbeda dengan
Perusahaan, dan alasan menggunakan tanggal atau periode yang berbeda:

g) sifat dan tingkatan setiap pembatasan signifikan atas kemampuan entitas asosiasi untuk vV
mentransfer dana kepada Perusahaan:

h) bagian rugi entitas asosiasi yang tidak diakui dan alasannya, apabila Perusahaan menghentikan v
pengakuan bagiannya atas rugi entitas asosiasi, baik untuk periode terjadinya kerugian tersebut
maupun secara kumulatif:

i) bagian atas liabilitas kontinjensi entitas asosiasi yang terjadi bersama-sama dengan investor lain: vV

j) liabilitas kontinjensi yang terjadi karena investor berkewajiban bersama-sama untuk semua atau v
sebagian Liabilitas entitas asosiasi: dan

k) ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi, secara individual atau dalam kelompok, yang tidak vV
dicatat dengan menggunakan metode ekuitas termasuk total Aset, total Liabilitas, Pendapatan,
dan laba atau rugi.

27) | Khusus Industri Konstruksi

Jaminan

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jaminan yang diberikan dan jumlah jaminan tersebut serta

kontrak konstruksi yang mensyaratkan adanya jaminan tersebut. v

Page 40 OCR 0.913
Page 40 of 105

Khusus Industri Kehutanan

28)
HTI dan HTI dalam pengembangan
Berupabiaya yang ditangguhkan dalam pelaksanaan pembangunan HTI, yang disajikan sebagai
berikut:
a) Saldo awal, YA
b) Penyisihan periode berjalan: v
Cc) Realisasi yang dilakukan selama periode berjalan: dan v
d) Saldo akhir. vV
29) | Khusus Industri Jalan Tol
Hak Bagi Hasil Tol
Investor tanpa kuasa hak penyelenggaraan harus mengungkapkan hal-hal berikut:
(a) Dasar pengukuran hak bagi hasil tol, v
(b) Masa hak bagi hasil tol dan amortisasinya, vV
(c) Perubahan hak bagi hasil tol selama periode berjalan: dan YA
(d) Reklasifikasi proyek kerjasama operasi dalam pelaksanaan ke hak bagi hasil tol. v
30) | Khusus Industri Perkebunan
Tanaman Perkebunan
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Untuk tanaman telah menghasilkan
(1) Rincian nilai tercatat dan akumulasi penyusutan menurut jenis tanaman, v
(2) Rekonsiliasi nilai tercatat awal tahun dan akhir tahun tanaman untuk setiap kelompok vV
selama paling sedikit 2 tahun terakhir,
(3) Status tanah yang digunakan untuk menanam: vV
(4) Nilai tanaman telah menghasilkan berdasarkan area/lokasi penanaman: v
(5) Perbandingan saldo tanaman belum menghasilkan selama paling sedikit 2 tahun: dan vV
(6) Tanaman yang dijaminkan. v

Page 41 OCR 0.884
Page 41 of 105

b) Untuk tanaman belum menghasilkan
(1) Mutasi tanaman belum menghasilkan sebagai berikut:
(a) Saldo awal v
Ii. Tambahan tahun berjalan v
ii. Biaya langsung vV
(b) Jumlah kapitalisasi biaya pinjaman, dan rugi kurs dalam hal terjadi depresiasi luar biasa
i. Pengurangan tahun berjalan vV
ii. Jumlah yang direklasifikasi ke tanaman telah menghasilkan vV
(c) Pengurangan lainnya v
(d) Saldo akhir, vV
(2) Nilai tanaman dalam Perkebunan Inti Rakyat / Perkebunan Inti Plasma yang menjadi milik. vV
perusahaan (inti) dan tanaman yang bukan milik perusahaan (perkebunan
rakyat/perkebunan plasma): dan
(3) Cadangan kerugian yang mungkin timbul pada plasma. v
31) | Khusus Industri Peternakan
Hewan Ternak Produksi - Berumur Panjang
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Pengelompokan hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) dan hewan ternak telah vV
menghasilkan:
b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama paling tidak 2 tahun v
terakhir:
c) Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan: v
d) Nilai hewan ternak tiap kelompok berdasarkan lokasi/area peternakan: vV
e) Kondisi hewan ternak: v
f) Persentase kematian selama tiga tahun terakhir, v

Page 42 OCR 0.932
9) Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan risiko yang ditutu

Page 42 of 105

penghasilan dan hasil pelepasan: dan

h) Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematian atau metode vV
penghapusan langsung,
i) Nilai cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada: vV
j) Pendapat manajemen atas kecukupan nilai cadangan kematian, jika ada: dan vV
k) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima jaminan. vV
32) | Properti Investasi
a) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) model pengukuran setelah pengakuan awal yang digunakan, model Nilai Wajar atau model Catatan 3j
biaya,
(2) metode dan asumsi signifikan yang diterapkan dalam menentukan Nilai Wajar dari Properti v
Investasi,
(3) pernyataan bahwa penentuan Nilai Wajar didukung oleh bukti pasar atau lebih banyak v
berdasarkan faktor lain karena sifat properti tersebut dan keterbatasan data pasar yang
dapat diperbandingkan:
(4) nama Penilai, tanggal penilaian, dan tanggal laporan penilaian terakhir Catatan 15
(5) jumlah yang diakui dalam laba rugi untuk:
(a) penghasilan sewa dari Properti Investasi: v
(b) beban operasi langsung yang terjadi baik dari Properti Investasi yang menghasilkan v
maupun yang tidak menghasilkan penghasilan sewa selama periode tersebut: dan
(c) perubahan kumulatif dalam Nilai Wajar yang diakui dalam laba rugi atas penjualan vV
Properti Investasi dari sekelompok aset yang menggunakan model biaya ke kelompok
aset yang menggunakan model Nilai Wajar,
(6) keberadaan dan jumlah pembatasan atas realisasi dari Properti Investasi atau pembayaran v

Page 43 OCR 0.930
Page 43 of 105

(7) kewajiban kontraktual untuk membeli, membangun atau mengembangkan Properti vV
Investasi atau untuk perbaikan, pemeliharaan atau peningkatan.
b) Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model Nilai Wajar, selain pengungkapan
sebagaimana dimaksud dalam huruf (a) ditambahkan pengungkapan antara lain:
(1) rekonsiliasi antara jumlah tercatat Properti Investasi pada awal dan akhir periode dengan v
menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi:
(2) saat suatu penilaian terhadap Properti Investasi disesuaikan secara signifikan untuk tujuan v
pelaporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan rekonsiliasi antara penilaian
tersebut dan penilaian yang telah disesuaikan yang dilaporkan dalam laporan keuangan,
dengan menunjukkan secara terpisah:
(a) jumlah agregat dari pengakuan kewajiban sewa yang telah ditambahkan kembali: dan vV
(b) penyesuaian signifikan lain. vV
c) Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model biaya, selain pengungkapan
sebagaimana dimaksud dalam huruf a) ditambahkan pengungkapan antara lain:
(1) umur manfaat: vV
(2) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Properti Investasi pada awal v
dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi:
(3) jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban penyusutan:
(4) jumlah rugi penurunan nilai yang diakui, dan jumlah pemulihan rugi penurunan nilai, selama
satu periode sesuai SAK yang berlaku:
(5) transfer ke dan dari persediaan dan properti yang digunakan sendiri, dan v
(6) Nilai Wajar Properti Investasi. vV
d) Khusus untuk Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan, yang harus
diungkapkan antara lain:
(1) rincian Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan, vV
(2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak, v

(3) estimasi saat penyelesaian:

Page 44 OCR 0.926
Page 44 of 105

atau dihentikan yang dimasukkan dalam laba rugi, apabila tidak diungkapkan secara terpisah
pada laporan laba rugi komprehensif,

(4) hambatan kelanjutan penyelesaian, v
(5) jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat Properti Investasi dalam proses v
pembangunan dan pengembangan: dan
(6) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk properti investasi yang memenuhi
kriteria aset kualifikasian, maka wajib diungkapkan:
(a) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan vV
(b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak vV
dikapitalisasi.
33) | Aset Tetap
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) setiap kelompok Aset Tetap wajib diungkapkan secara terpisah berdasarkan kepemilikan aset Catatan 12
yaitu aset pemilikan langsung dan/atau aset sewa pembiayaan,
b) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Aset Tetap pada awal dan akhir Catatan 12
periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi,
c) jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban penyusutan: Catatan 12
d) rugi penurunan nilai dan jumlah yang dijurnal balik yang diakui dalam laba rugi dan ekuitas (jika vV
ada):
e) jumlah komitmen kontraktual dalam perolehan Aset Tetap: vV
f) jumlah kompensasi dari pihak ketiga untuk Aset Tetap yang mengalami penurunan nilai, hilang, vV

Page 45 OCR 0.914
9) Dalam hal Aset Tetap disajikan pada jumlah revaluasian, yang harus diungkapkan:

Page 45 of 105

(L) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian): v
(2) tanggal efektif persetujuan dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP) apabila Aset Tetap untuk v

perhitungan pajak menggunakan jumlah revaluasian:
(3) nama Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir: vV
(4) metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar aset, vV
(5) jumlah tercatat untuk setiap Aset Tetap seandainya aset tersebut dicatat dengan model vV

biaya: dan
(6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan prubahan selama periode vV

dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada para pemegang saham.

h) Khusus untuk Aset Tetap dalam proses pembangunan, yang harus diungkapkan antara lain:

(1) rincian Aset Tetap yang sedang dalam pembangunan: vV Catatan 12
(2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak: vV Catatan 12
(3) estimasi saat penyelesaian: vV Catatan 12
(4) hambatan kelanjutan penyelesaian (jika ada): vV Catatan 12
(5) jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat aset tetap dalam pembangunan: dan vV Catatan 12
(6) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriteria aset

kualifikasian, maka wajib diungkapkan:

(a) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan vV

(b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak vV

dikapitalisasi.

Page 46 OCR 0.941
Page 46 of 105

i) Pengungkapan lainnya antara lain:

peralatan serta fasilitas yang berhubungan, peralatan kantor, kendaraan, sumur dan peralatan
serta fasilitas dalam pengerjaan:

(1) jumlah tercatat Aset Tetap yang tidak dipakai sementara: Catatan 12
(2) jumlah tercatat bruto dari setiap Aset Tetap yang telah disusutkan penuh dan masih Catatan 12
digunakan:
(3) jumlah tercatat Aset Tetap yang dihentikan dari penggunaan aktif dan tidak diklasifikasikan vV
sebagai tersedia untuk dijual,
(4) dalam hal model biaya digunakan, Nilai Wajar Aset Tetap apabila berbeda secara material vV
dari jumlah tercatat,
(5) nilai buku, hasil penjualan neto, keuntungan (kerugian) dari Aset Tetap yang dihentikan Catatan 12
pengakuannya:
(6) dalam hal terdapat Aset Tetap yang berasal dari hibah, agar diungkapkan jenis Aset, nilai V
tercatat, dan tanggal perolehan,
(7) perubahan estimasi masa guna dan/atau metode penyusutan menurut jenis Aset Tetap: vV
(8) Kondisi atau peristiwa yang menyebabkan terjadinya penurunan nilai atau pemulihan vV
penurunan nilai,
(9) Jumlah aset tetap yang dijadikan jaminan, nama pihak yang menerima jaminan dan alasan Catatan 12
penjaminan: dan
(10) Jenis dan nilai aset tetap yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang Catatan 12
ditutup, serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak
diasuransikan agar diungkapkan alasannya.
34) | Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi
Aset Minyak dan Gas Bumi
(khusus untuk perusahaan yang memiliki kegiatan hulu minyak dan gas bumi)
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian aset menurut jenisnya, seperti: operated acreage, unoperated acreage, sumur dan vV

Page 47 OCR 0.936
(2) Tabel yang memuat penjelasan tentang:

Page 47 of 105

(a) Lokasi penambangan:

(b) Saldo awal untuk masing-masing lokasi:

(c) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan: dan

(d) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan

(3) Dalam hal saldo aset Minyak dan Gas Bumi tersebut mengandung hak tagih kepada Regulator

terkait, perlu penjelasan kolektabilitas tagihan tersebut dalam bentuk tabel analisa umur tagihan.

&lalalala

35)

Aset Takberwujud
Yang harus diungkapkan untuk setiap jenis Aset Takberwujud antara lain:

a)

jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasij

Catatan 13

b)

alokasi jumlah amortisasi Aset Takberwujud ke dalam pos laporan laba rugi komprehensif,

Catatan 13

9

rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi Aset Takberwujud pada awal dan
akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi,

Catatan 13

d)

dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriteria aset
kualifikasian, maka harus diungkapkan:

(1) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan

&

(2) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak
dikapitalisasi:

e)

jumlah tercatat Aset dan faktor signifikan yang mendukung penentuan dan penilaiannya untuk
Aset Takberwujud yang dinilai dengan umur manfaat tidak terbatas,

penjelasan atas jumlah tercatat dan sisa periode amortisasi dari setiap Aset Takberwujud yang
material terhadap laporan keuangan Perusahaan:

Page 48 OCR 0.934
Page 48 of 105

9) Aset Takberwujud yang diperoleh melalui Hibah Pemerintah dan awalnya diakui pada Nilai Wajar
sesuai SAK yang berlaku, diungkapkan:

(1) Nilai Wajar pada pengakuan awal atas aset-aset tersebut:

(2) jumlah tercatatnya, dan

(3) Aset tersebut diukur setelah pengakuan awal dengan model biaya atau model revaluasi:

h)

keberadaan dan jumlah tercatat Aset Takberwujud yang kepemilikannya dibatasi dan jumlah
tercatat Aset Takberwujud yang menjadi jaminan untuk Liabilitas,

&alalaid

nilai komitmen kontraktual untuk akuisisi Aset Takberwujud:

&

»

Aset Takberwujud disajikan pada jumlah revaluasian, diungkapkan:

(1) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian):

(2) nama Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir:

(3) jumlah tercatat Aset Takberwujud yang direvaluasi:

(4) metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar aset:

(5) jumlah tercatat untuk setiap Aset Takberwujud seandainya Aset tersebut dicatat dengan
model biaya, dan

dlalajala

(6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan perubahan selama periode
dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada para pemegang saham.

&

36)

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi dan Pertambangan umum

a)

Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/Penyisihan Liabilitas
Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan

Yang harus diungkapkan antara lain tabel yang memuat penjelasan tentang:

(1) Saldo awal,

(2) Penambahan dan pengurangan:

(3) Saldo akhir.

Page 49 OCR 0.899
Page 49 of 105

b) Biaya Pengembangan Tangguhan
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Mutasi Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan selama tahun berjalan dengan
menunjukkan:
(a) Lokasi eksplorasi dan pengembangan: v
(b) Saldo awal: v
(c) Penambahan/pengurangan: vV
(d) Amortisasi: dan vV
(e) Saldo akhir. vV
(2) Biaya pengembangan yang ditangguhkan atas kegiatan pengembangan yang masih vV
berjalan,
(3) Penjelasan apabila terjadi penghapusan biaya eksplorasi dan pengembangan tangguhan vV
yang menurut penelaahan manajemen tidak dapat dipulihkan,
(4) Jumlah biaya eksplorasi dan pengembangan yang ditangguhkan dimana terjadi penundaan vV
masa produksi, meliputi penjelasan:
(a) Alasan terjadinya penundaan, vV
(b) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dinilainya produksi: dan v
(c) Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi bila ada, terhadap biaya vV
yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi utama yang dipergunakan
dalam menghitung penurunan nilai tersebut.
(5S) Apabila terdapat lebih dari satu Area of Interest, maka harus diungkapkan rincian dari Biaya vV
Eksplorasi yang Ditangguhkan untuk tiap-tiap Area of Interest.
b. Liabilitas
1) | Utang Usaha
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) jumlah utang usaha yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi: vV Catatan 18
b) jumlah utang usaha menurut mata uang: dan v Catatan 18
Cc) jaminan yang diberikan oleh Perusahaan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan. vV

Page 50 OCR 0.916
Page 50 of 105

2) | Pro

a) Pengungkapan untuk provisi berlaku untuk provisi jangka pendek dan provisi jangka panjang. vV

b) Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) nilai tercatat pada awal dan akhir periode:

(2) provisi tambahan dalam periode bersangkutan:

(4) jumlah yang dibatalkan selama periode bersangkutan atas jumlah yang belum digunakan,

v
v
(3) jumlah yang terjadi dan dibebankan pada provisi selama periode bersangkutan: v
v
v

(5) peningkatan selama periode yang bersangkutan, dalam nilai kini, yang terjadi karena
berlalunya waktu dan dampak dari setiap perubahan tingkat diskonto:

(6) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat terjadinya arus keluar sumber vV
daya ekonomi:

(7) indikasi ketidakpastian waktu atau jumlah arus keluar sebagaimana dimaksud dalam vV
angka(6). Dalam hal diperlukan, Perusahaan mengungkapkan asumsi utama yang
mendasari prakiraan peristiwa masa depan: dan

(8) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan jumlah Aset yang vV
telah diakui untuk estimasi penggantian tersebut.

3) | Beban akrual
Yang wajib diungkapkan antara lain jenis dan jumlah dari unsur utama beban yang belum jatuh tempo. vV Catatan 20

4) | Khusus Industri Perbankan

Liabilitas Segera
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian berdasarkan jenis dan mata uang: dan vV

b) Uraian mengenai sifat masing-masing kewajiban. vV

5) | Utang Repo
Yang harus diungkapkan antara lain:

&£

a) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang dijual Perusahaan pada transaksi repo,

b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek. vV

Page 51 OCR 0.915
Page 51 of 105

6) | Khusus Kontrak Konstruksi

Utang Bruto kepada Pelanggan

Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain liabilitas bruto dari setiap kontrak konstruksi. Dalam

penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel

yaitu:

a) biaya kontrak yang terjadi: v

b) laba yang diakui, v

c) kerugian yang dialami: dan v

d) pekerjaan yang sudah ditagih (termin). v

7) | Khusus Industri Perbankan

a) Simpanan Nasabah
Yang harus diungkapkan antara lain rincian tiap jenis simpanan yang mengungkapkan:
(1) Rincian berdasarkan mata uang, dan jangka waktu, v
(2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: v
(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: v
(4) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito, vV
(5) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan statusnya, misalnya diblokir atau dijaminkan: v

dan

(6) Pemberian fasilitas istimewa kepada pemilik rekening giro. vV

b) Simpanan dari Bank Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu, v
(2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: vV
(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, vV
(4) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito: dan v
(5) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan jenis dan statusnya, misalnya diblokir atau v

dijaminkan.

Page 52 OCR 0.899
8)

Page 52 of 105

Khusus Industri Asuransi Kerugian dan Jiwa

a) Kewajiban Manfaat Polis Masa Depan
Yang harus diungkapkan antara lain:

d)

Rincian berdasarkan program asuransi:

(2)

Rincian berdasarkan jenis pertanggungan:

(3)

Rincian berdasarkan mata uang:

“4

Dasar perhitungan dan asumsi aktuaris: dan

(5)

Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan penambahan dan
pengurangan.

ajalajala

b)

Utang Klaim
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1)

Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga:

2

Jumlah utang klaim berdasarkan tertanggung:

(3)

Jumlah utang klaim menurut jenis asuransi: dan

“4

Jumlah utang menurut mata uang.

ajajaja

2)

Estimasi Klaim Retensi Sendiri
Yang harus diungkapkan antara lain:

“)

Jumlah menurut jenis asuransi,

2

Jumlah menurut tertanggung,

3)

Jumlah menurut mata uang: dan

(G2)

Jumlah estimasi klaim yang sudah terjadi namun belum dilaporkan.

&|alald

Page 53 OCR 0.923
Page 53 of 105

d) Premi yang belum merupakan Pendapatan
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Jumlah menurut program asuransi:

(2) Jumlah menurut jenis pertanggungan:

(3) Pemisahan antara premi yang belum merupakan pendapatan kepada pihak berelasi dan
pihak ketiga:

(4) Metode perhitungan yang digunakan: dan

(5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan penambahan dan
pengurangan.

&

e)

Utang Koasuransi (rewrite)
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga,

(2) Jumlah berdasarkan ko-asuradur,

(3) Jumlah menurut jenis mata uang: dan

(4) Jumlah menurut umur utang.

slalala

f)

Utang Reasuransi
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga:

(2) Jumlah berdasarkan reasuradur,

(3) Jumlah menurut jenis mata uang:

(4) Jumlah menurut umur utang, dan

(5) Jumlah utang atau piutang reasuransi yang disalinghapuskan.

&ajalalaja

))

Utang Komi:
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Jumlah berdasarkan tertanggung dan asuradur:

(2) Jumlah menurut jenis mata uang: dan

(3) Jumlah menurut jenis asuransi.

Page 54 OCR 0.946
Page 54 of 105

h) Titipan Premi
Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis asuransi.

i) Hak Laba Pemegang Polis Yang Belum Dibagikan
Yang harus diungkapkan:

(1) Tanggal dan hasil keputusan rapat pemegang saham:

&

(2) Dasar perhitungan: dan

(3) Saldo menurut usia.

9)

Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Pendek
Yang harus diungkapkan antara lain jenis dan jumlahnya.

10)

Utang Pajak
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) jenis dan jumlahnya: dan

Catatan 33b

b) informasi mengenai ketetapan pajak.

11)

Khusus Industri Pembiayaan

Kewajiban Anjak Piutang
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Jumlah liabilitas anjak piutang dalam rangka anjak piutang dengan recourse: dan

b) Jumlah beban tangguhan, piutang retensi anjak piutang, dan jatuh tempo serta ikatan penting
lainnya yang diatur dalam perjanjian anjak piutang.

12)

Khusus Kontrak Konstruksi
Uang Muka Kontrak
Yang harus diungkapkan antara lain jumlah uang muka kontrak yang diterima.

13)

Bagian Lancar atas Liabilitas Jangka Panjang

Yang harus diungkapkan antara lain bagian lancar atas liabilitas jangka panjang sesuai dengan
pengungkapan utang bank dan lembaga keuangan jangka panjang sebagaimana diatur dalam
Checklist ini.

Catatan 22 dan 23

Page 55 OCR 0.958
Liabilitas Keuangan Lainnya

Page 55 of 105

a) Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Pengungkapan untuk liabilitas keuangan lainnya berlaku untuk liabilitas keuangan lainnya Catatan 17
yang bersifat jangka pendek dan jangka panjang:

(2) Perusahaan wajib mengelompokkan sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara pihak ketiga Catatan 17
dan pihak berelasi:

(3) Yang harus diungkapkan antara lain:
(a) nilai tercatat liabilitas keuangan untuk setiap kategori: Catatan 17

(b) laba atau rugi neto pada setiap liabilitas keuangan: dan

(c) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default).

b) Dalam hal terdapat restrukturisasi Utang
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Penjelasan tentang pokok-pokok perubahan persyaratan dan penyelesaian utang:

(2) Jumlah keuntungan atas restrukturisasi utang dan dampak pajak penghasilan yang terkait:

(3) Jumlah keuntungan atau kerugian bersih atas pengalihan aset yang diakui selama periode
tersebut, dan

(4) Jumlah utang kontinjen yang dimasukkan dalam nilai tercatat utang yang telah

direstrukturisasi.

15)

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi

Bagian Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang Jatuh Tempo dalam
Satu Tahun

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya.

16)

Khusus Industri Pertambangan Umum

Bagian Penyisihan untuk Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang Jatuh Tempo
dalam Satu Tahun

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya.

Page 56 OCR 0.919
Page 56 of 105

17) s terkait aset atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual.
Yang harus diungkapkan antara lain liabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk
dijual sesuai dengan dan dapat digabung dengan pengungkapan aset tidak lancar atau kelompok
lepasan yang diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual.
Liabilitas Jangka Panjang

18) | Utang Pihak Berelasi Non-Usaha

Yang Harus diungkapkan antara lain:

a) rincian nama pihak berelasi, jenis, dan jumlah utang, v Catatan 35c
b) jumlah utang menurut mata uang, dan Catatan 35c, Rupiah
c) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan.

19) | Utang Bank dan Lembaga Keuangan Jangka Panjang
Yang Harus diungkapkan antara lain:
a) rincian jumlah utang berdasarkan nama bank/lembaga keuangan dan jenis mata uang: v Catatan 23
b) kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan: vV Catatan 23
Cc) tanggal jatuh tempo, v Catatan 23
d) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan: v Catatan 23
&) penjelasan tentang fasilitas pinjaman yang diperoleh, termasuk jumlah dan tujuan perolehannya: vV Catatan 23
f) pembayaran yang dilakukan pada periode berjalan untuk masing-masing fasilitas pinjaman: vV Catatan 23
9) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan vV Catatan 23

kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default):

h) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan, vV Catatan 23
1) persyaratan lain yang penting, seperti adanya pembatasan pembagian dividen, pembatasan rasio vV Catatan 23

tertentu, dan/atau pembatasan perolehan utang baru: dan

Page 57 OCR 0.941
)

Page 57 of 105

pengungkapan informasi sehubungan dengan liabilitas berbunga jangka panjang yang akan jatuh
tempo dalam jangka waktu 12 (dua belas) bulan sejak tanggal laporan posisi keuangan tetapi
tetap diklasifikasikan sebagai liabilitas jangka panjang, antara lain adalah:

(1) nama bank/lembaga keuangan dan jumlahnya, dan

(2) ringkasan perjanjian lama dan baru, yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu
pinjaman, tanggal jatuh tempo, dan persyaratan penting.

20)

Utang Sewa Pembiayaan
Yang harus diungkapkan antara lain:

a)

jumlah neto nilai tercatat untuk setiap kelompok aset dan pemberi sewa (Jessor) pada tanggal
laporan posisi keuangan:

Catatan 23

b)

rekonsiliasi antara total pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal laporan posisi
keuangan, dengan nilai kininya. Selain itu wajib mengungkapkan total pembayaran sewa
minimum di masa depan pada tanggal laporan posisi keuangan, dan nilai kininya, untuk setiap
periode berikut:

Catatan 23

(1) sampai dengan satu tahun:

Catatan 23

(2) lebih dari satu tahun sampai 5 (lima) tahun: dan

Catatan 23

(3) lebih dari 5 (lima)tahun.

9

pembayaran sewa kontinjen yang diakui sebagai beban pada periode tersebut:

d)

total pembayaran minimum sewa-lanjut (sublease) masa depan yang diperkirakan akan diterima
dari kontrak sewa-lanjut yang tidak dapat dibatalkan (non-cancellable sublease) pada tanggal
laporan posisi keuangan,

e)

keuntungan atau kerugian yang ditangguhkan beserta amortisasinya sehubungan dengan
transaksi penjualan dan penyewaan kembali (sale and leaseback): dan

»

penjelasan umum isi perjanjian sewa yang material, antara lain:

(1) dasar penentuan utang sewa kontinjen:

&

(2) ada tidaknya klausul-klausul yang berkaitan dengan opsi perpanjangan atau pembelian dan
eskalasi beserta syarat-syaratnya: dan

(3) pembatasan-pembatasan yang ditetapkan dalam perjanjian sewa.

Page 58 OCR 0.924
Page 58 of 105

21) | Khusus Industri Perbankan

a) Surat Berharga yang Diterbitkan

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1)

Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu:

(2)

Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,

(3)

Tingkat suku bunga rata-rata per tahun:

(2)

Rincian berdasarkan peringkat efek dan perusahaan pemeringkat,

(5)

Jumlah amortisasi pada tahun berjalan,

(6)

Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu perjanjian, tanggal
jatuh tempo, kewajiban yang harus dipenuhi, dan persyaratan penting lainnya (Debt
Covenance):

alalalalala

(7)

Pendapat manajemen tentang pemenuhan Debt Covenanceatas surat berharga yang
diterbitkan.

b)

Pinjaman Diterima
Yang harus diungkapkan antara lain:

1)

Rincian berdasarkan pihak, jenis, dan mata uang:

&

2)

Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,

3)

Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu perjanjian, tingkat
bunga, tanggal jatuh tempo, nilai Aset bank yang dijaminkan, dan persyaratan penting
lainnya(debt covenance):

()

Pendapat manajemen terkait pemenuhan debt covenance:

(5)

Apabila bank menerima dana atau fasilitas pinjaman dari pemerintah atau pihak lain dengan
tingkat imbalan yang lebih rendah dari tingkat bunga pasar maka manajemen
mengungkapkan mengenai fasilitas tersebut dan dampaknya terhadap laba bersih.

Page 59 OCR 0.925
0)

Page 59 of 105

Estimasi Kerugian Komitmen dan Kontinjensi
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan kolektibilitas:

(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,

(3) Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan:

(4) Ketentuan minimum penyisihan penurunan nilai komitmen dan kontinjensi menurut BI dan
posisi penyisihan penghapusan bank pada saat periode pelaporan: dan

SisIsI&

(5) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai komitmen dan
kontinjensi.

&

22)

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi

Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan
Yang harus diungkapkan antara lain:

a)

Mutasi taksiran provisi PLH selama tahun berjalan dengan menunjukkan:

(4) Saldo awal,

(2) Penyisihan yang dibentuk,

(3) Pengeluaran yang terjadi: dan

(4) Saldo akhir.

b)

Kegiatan PLH yang telah dilaksanakan dan yang sedang berjalan,

ko)

Liabilitas bersyarat sehubungan dengan PLH dan liabilitas bersyarat lainnya sebagaimana diatur
dalam standar akuntansi keuangan:

alalalalala

d)

Apabila dalam pos ini terdapat komponen biaya yang sifatnya material, misalnya beban
penutupan tambang, maka perusahaan dapat menyajikannya dalam pos yang terpisah:

&

e)

Tabel yang memuat penjelasan tentang:

(1) Saldo awal:

(2) Penambahan dan Pengurangan :

(3) Saldo akhir.

Page 60 OCR 0.911
Page 60 of 105

23)

tas Imbalan Kerja Jangka Panjang

a) Imbalan pasti
Yang harus diungkapkan antara lai:

(1) gambaran umum mengenai jenis program. v Catatan 34

(2) rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari nilai kini kewajiban imbalan pasti yang menunjukkan
secara terpisah, pengaruhnya selama periode berjalan yang dapat diatribusikan ke dalam:

(a) biaya jasa kini: Catatan 34

(b) biaya bunga: Catatan 34

(c) iuran oleh peserta program: Catatan 34

Catatan 34

&ajalala

(d) keuntungan dan kerugian aktuarial:

(e) perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata uang yang vV
berbeda dengan mata uang penyajian:

&

(f) imbalan yang dibayarkan: Catatan 34

(9) biaya jasa lalu, vV Catatan 34

(h) kombinasi bisnis,

(i) curtailment, dan

()) penyelesaian.

&lalal&

(3) analisis kewajiban imbalan pasti terhadap jumlah yang dihasilkan dari program yang
seluruhnya tidak didanai dan jumlah yang dihasilkan dari program yang seluruhnya atau
sebagian didanai:

(4) rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari Nilai Wajar aset program serta saldo awal dan akhir
dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset sesuai dengan SAK menunjukkan
secara terpisah, dampak selama periode yang dapat diatribusikan pada setiap:

(a

(b) keuntungan dan kerugian aktuarial: vV

hasil yang diharapkan dari aset program:

&

(c) perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata uang yang vV
berbeda dengan mata uang penyajian:

(d

iuran oleh pemberi pekerja v

Page 61 OCR 0.895
Page 61 of 105

(e) iuran oleh peserta program: vV
(f) imbalan yang dibayarkan: vV
(9) kombinasi bisnis: dan vV
(h) penyelesaian: vV
(5) rekonsiliasi nilai kini kewajiban imbalan pasti sebagaimana dimaksud dalam butir (2) dan
Nilai Wajar aset program sebagaimana dimaksud dalam butir (4) atas Aset dan Liabilitas
yang diakui dalam laporan posisi keuangan, paling kurang mengungkapkan:
(a) keuntungan dan kerugian aktuarial neto yang tidak diakui dalam laporan posisi vV
keuangan:
(b) biaya jasa lalu yang tidak diakui dalam laporan posisi keuangan: vV
(c) setiap jumlah yang tidak diakui sebagai Aset, dikarenakan oleh batasan dalam SAK: vV
(d) Nilai Wajar pada akhir periode pelaporan dari setiap hak penggantian yang diakui vV
sebagai Aset sesuai dengan SAK: dan
(e) jumlah lainnya yang diakui dalam laporan posisi keuangan, vV
(6) total beban yang diakui di laba rugi untuk setiap hal-hal berikut dan nama pos dimana hal
tersebut termasuk:
(a) biaya jasa kini: vV Catatan 34
(b) biaya bunga: vV Catatan 34
(c) hasil yang diharapkan dari aset program, v
(d) hasil yang diharapkan dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset sesuai vV
dengan SAK:
(e) keuntungan dan kerugian aktuarial, jika Perusahaan memilih metode koridor 106 vV Catatan 34
(sepuluh per seratus):
(P biaya jasa lalu, v Catatan 34
(9) dampak dari curtailment terutama terkait dengan penyelesaiannya, dan v
(h) dampak dari batasan dalam SAK: v

Page 62 OCR 0.938
Page 62 of 105

jumlah total yang diakui dalam pendapatan komprehensif lain yang akan diakui segera

(7)
dalam saldo laba, meliputi:
(a) keuntungan dan kerugian aktuarial, dan Catatan 34
(b) dampak dari batasan dalam SAK, v
(8) jumlah kumulatif dari keuntungan dan kerugian aktuarial yang diakui pada pendapatan vV
komprehensif lain, dalam hal Perusahaan mengakui keuntungan dan kerugian dalam
pendapatan komprehensif lain sesuai dengan SAK:
(9) persentase atau jumlah setiap kategori utama yang merupakan Nilai Wajar total aset v
program, untuk setiap kategori utama dari aset program, yang mencakup, namun tidak
terbatas pada, instrumen ekuitas, instrumen utang, properti, dan seluruh aset lain:
(10) jumlah yang mencakup Nilai Wajar aset program untuk:
(a) setiap kategori instrumen keuangan milik Perusahaan: dan vV
(b) setiap properti atau Aset lain yang digunakan oleh Perusahaan: vV
(11) penjelasan atas dasar yang digunakan untuk menentukan tingkat pengembalian yang v
diharapkan atas Aset secara keseluruhan, termasuk dampak kategori utama dari aset
program,
(12) imbal hasil aktual atas aset program, serta imbal hasil aktual atas setiap hak penggantian v
yang diakui sebagai Aset:
(13) Asumsi aktuarial utama yang digunakan sampai pada akhir periode pelaporan dan
diungkapkan dalam ukuran yang absolut dan tidak hanya sebagai marjin antara persentase
dan variabel lainnya, termasuk:
(a) tingkat diskonto: Catatan 34
(b) tingkat imbal hasil yang diharapkan atas setiap aset program untuk periode yang v
disajikan dalam laporan keuangan,
(c) tingkat imbal hasil yang diharapkan untuk periode yang disajikan dalam laporan vV
keuangan pada setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset:
(d) tingkat kenaikan gaji yang diharapkan (dan perubahan dalam indeks atau variabel Catatan 34

tertentu lainnya dalam masa program formal atau konstruktif sebagai dasar untuk
kenaikan imbalan masa depan):

Page 63 OCR 0.950
Page 63 of 105

(e) tingkat tren biaya kesehatan: dan

(9 asumsi material lain yang digunakan dalam aktuaria:

Catatan 34

(14) dampak kenaikan atau penurunan satu angka persentase dalam tingkat tren biaya
kesehatan yang diasumsikan pada:

(a) biaya jasa kini agregat dan komponen biaya bunga dari biaya kesehatan pascakerja
periodik neto: dan

(b) akumulasi kewajiban imbalan pascakerja untuk biaya kesehatan.

(c) Dalam hal program dioperasikan dalam lingkungan inflasi yang tinggi, wajib
diungkapkan dampak persentase kenaikan atau penurunan tingkat tren biaya
kesehatan yang diasumsikan dari makna yang serupa dengan satu angka persentase
dalam lingkungan inflasi yang rendah.

(15) jumlah periode tahunan saat ini dan periode empat tahun sebelumnya dari:

(a) nilai kini kewajiban imbalan pasti, Nilai Wajar aset program dan surplus atau defisit
pada program: dan

(b) penyesuaian yang timbul pada:

(i) liabilitas program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari liabilitas
program pada akhir periode pelaporan, dan

(ii) aset program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari aset program pada
akhir periode pelaporan:

(16) estimasi terbaik pemberi kerja, segera setelah dapat ditentukan secara andal, dari iuran
yang diharapkan akan dibayar dalam program selama periode tahunan dimulai setelah
periode pelaporan:

Page 64 OCR 0.952
Page 64 of 105

(17) khusus untuk program imbalan pasti yang memba
diungkapkan sebagai berikut:

ko antar entitas sepengendali, wajib

(a) perjanjian kontraktual atau kebijakan tertulis untuk pembebanan biaya imbalan pasti
neto atau bukti bahwa tidak ada kebijakan seperti itu:

(b) dalam hal Perusahaan mencatat alokasi biaya imbalan pasti neto sesuai SAK, maka
Perusahaan mengungkapkan:

(i) informasi yang memungkinkan pengguna laporan keuangan untuk mengevaluasi
sifat program imbalan pasti dan dampak keuangan atas perubahan program
selama periode tersebut,

(ii) pengungkapan gambaran umum jenis program sesuai dengan huruf a) butir (1)
mencakup penjelasan praktik informal yang menimbulkan kewajiban konstruktif
termasuk dalam pengukuran kewajiban imbalan pasti: dan

(ii) jika Perusahaan mencatat iuran yang terutang untuk periode sesuai SAK informasi
tentang program secara keseluruhan disyaratkan sesuai dengan butir (1), butir (2),
butir (3), butir (4), butir (9), butir (13), butir (14), dan butir (16) serta butir ii.

b) Iuran Pasti

Perusahaan yang menyelenggarakan program iuran pasti harus mengungkapkan jumlah yang
diakui sebagai beban untuk program iuran pasti.

c) Imbalan Kerja Jangka Panjang Lainnya
Yang harus diungkapkan paling kurang jenis dan jumlah imbalan kerja jangka panjang lainnya.

d) Pesangon Pemutusan Kontrak Kerja
Yang harus diungkapkanantara lain:

(1) iuran program dan jumlah pesangon pemutusan kontrak kerja: dan

(2) penjelasan mengenai liabilitas kontinjen (jika ada).

Page 65 OCR 0.905
24)

Utang Obligasi

Page 65 of 105

Yang harus diungkapkan antara lain:

a)

rincian mengenai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat dalam rupiah dan mata uang asing, tanggal
jatuh tempo, jadwal pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat obligasi dicatatkan, dan
tujuan penerbitannya,

b)

peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek,

c)

jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan:

9

nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan:

e)

jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan menunjuk pos-
pos yang berhubungan, jika ada:

BN Ha Ba Ba

?

pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan:

&

ks)

kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan
kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default): dan

&

h)

persyaratan penting lainnya. -

25)

Sukuk

a)

Perusahaan wajib mengelompokkan Sukuk berdasarkan akad syariah yang digunakan.

b)

Perusahaan harus mengungkapkan antara lain:

(1) uraian tentang persyaratan utama dalam penerbitan Sukuk, termasuk:

(a) ringkasan akad syariah dan skema transaksisyariah yang digunakan:

(b) Aset, manfaat, atau aktivitas yang mendasari,

(c) nilai nominal:

(d) besaran imbalan (untuk Sukuk ijarah):

(e) prinsip pembagian hasil usaha, dasar bagi hasil, dan besaran nisbah bagi hasil (untuk
Sukuk mudharabah),

alajaljala

(?) rencana jadwal dan tata cara pembagian dan/atau pembayaran imbalan atau bagi hasil:

£

Page 66 OCR 0.880
Page 66 of 105

@ jangka waktuj vV
(h) tujuan penerbitannya: dan v
(i) persyaratan penting lain: vV
(2) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek, vV
(3) bursa tempat Sukuk dicatatkan: v
(4) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan: vV
(5) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan: vV
(6) jaminan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada): vV
(7) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan: dan v
(8) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Emiten atau Perusahaan Publik dalam vV
memenuhi persyaratan dan kondisi Sukuk (misalnya restrukturisasi Sukuk dan kondisi
default).
26) | Utang Subordinasi
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) nama kreditur, sifat ikatan, jangka waktu, jenis mata uang, dan kisaran suku bunga kontraktual v
selama periode pelaporan
b) tujuan perolehannya: vV
c) persyaratan terkait dengan pelunasan utang subordinasi: vV
d) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan vV
kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default):
&e) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan: dan vV
f) persyaratan penting lainnya. vV

Page 67 OCR 0.909
27)

Page 67 of 105

Obligasi Konversi

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) rincian mengenai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat, tanggal jatuh tempo, jadwal pembayaran v
bunga, suku bunga, bursa tempat obligasi konversi dicatatkan, dan tujuan penerbitannya:

b) periode konversi dan persyaratan konversi, antara lain meliputi rasio konversi, harga vV
pelaksanaan, hak konversi sebelum jatuh tempo serta persyaratannya, dan penalti:

c) dampak dilusi apabila seluruh obligasi dikonversikan, dengan memperhatikan tingkat konversi vV
atau harga pelaksanaan (exercise price) yang paling menguntungkan dari sudut pandang
pemegang obligasi konversi:

d) jumlah obligasi yang telah dikonversikan dan dampak dilusinya: v

€) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek: v

f) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan, v

9) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan, v

h) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan menunjuk pos- vV
pos yang berhubungan (jika ada),

i) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan vV
kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default):

j) dalam hal Perusahaan menerbitkan obligasi konversi tanpa melalui penawaran umum, wajib v
diungkapkan tujuan penerbitan dan nama pembeli,

k) komponen Liabilitas dari obligasi konversi, v

) keberadaan fitur derivatif melekat, dan vV

m) persyaratan penting lainnya

Page 68 OCR 0.950
Page 68 of 105

Ekuitas

Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk

1)

Modal Saham
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Bagi setiap jenis saham, antara lain:
(1) Rekonsiliasi jumlah saham beredar pada awal dan akhir periode,
(2) Hak, keistimewaan, dan pembatasan yang melekat pada setiap jenis saham, termasuk
pembatasan atas dividen dan pembayaran kembali atas modal, dan
(3) Saham yang dicadangkan untuk penerbitan dengan hak opsi dan kontrak penjualan saham,
termasuk jumlah dan persyaratan,
b) Penjelasan mengenai sifat dan tujuan setiap pos cadangan dalam ekuitas:
Cc) Susunan pemegang saham dengan mengungkapkan jumlah lembar saham dan persentase
kepemilikan, yaitu:
(1) Pemegang saham yang memiliki 5Y6 (lima perseratus) atau lebih: Catatan 24
(2) Nama direktur dan komisaris yang memiliki saham: dan
(3) Pemegang saham lainnya: Catatan 24
d) Dalam hal terjadi perubahan modal saham dalam periode berjalan:
(1) Keputusan yang berhubungan dengan perubahan modal saham tersebut, seperti Catatan la, 24
pengesahan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, persetujuan dan/atau pemberitahuan
Menteri terkait, dan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS),
(2) Sumber peningkatan modal saham, antara lain dari kapitalisasi agio, saldo laba, penerbitan Catatan 24 dan 25
saham baru dari Penawaran Umum dengan dan/atau tanpa Hak Memesan Efek Terlebih
Dahulu (right issue dan private placement), pelaksanaan waran, serta konversi obligasi: dan
(3) Tujuan perubahan modal saham, antara lain dalam rangka ekspansi, penyelesaian Catatan 24
pinjaman, atau pemenuhan kecukupan modal:
e) Dalam hal hanya sebagian saham Perusahaan yang dicatatkan di Bursa Efek, agar disebutkan

jumlah saham yang dicatatkan dan yang tidak dicatatkan pada Bursa Efek.

Page 69 OCR 0.912
2)

Page 69 of 105

Tambahan Modal Disetor (Additional Paid-in Capital)
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian jumlah tambahan modal disetor, v Catatan 25
b) Uraian sumber agio saham, vV Catatan 25
c) Rincian biaya emisi Efek ekuitas berdasarkan penerbitan Efek ekuitas, v Catatan 25
d) Uraian mengenai sifat dan asal selisih kurs atas modal disetor:
€) Uraian mengenai sifat dan asal tambahan modal disetor lainnya: vV Catatan 25
f) Pengungkapan untuk selisih nilai transaksi dengan entitas sepengendali, antara lain:
(1) Nama dan penjelasan tentang entitas atau bisnis yang berkombinasi, vV Catatan 25
(2) Penjelasan mengenai hubungan sepengendali dari entitas-entitas yang bertransaksi dan v Catatan 25
bahwa hubungan tersebut tidak bersifat sementara,
(3) Tanggal efektif transaksi, vV Catatan 25
(4) Operasi atau kegiatan bisnis yang telah diputuskan untuk dijual atau dihentikan akibat vV Catatan 25
kombinasi bisnis tersebut,
(5) Kepemilikan entitas atau bisnis yang dialihkan serta jenis dan jumlah imbalan yang terjadi, vV Catatan 25
(6) Nilai tercatat bisnis yang dikombinasikan atau dialihkan serta selisih antara nilai tercatat vV Catatan 25

tersebut dengan jumlah imbalan yang diserahkan atau diterima: dan

(7) Penyajian kembali laporan keuangan yang memberikan informasi antara lain:

(a) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan yang telah dilaporkan sebelumnya untuk
periode yang disajikan kembali:

(bd.

Ikhtisar jumlah tercatat Aset dan Liabilitas entitas atau bisnis yang dikombinasikan:

(c) Dampak penyesuaian kebijakan akuntansi: dan

dd

Ikhtisar angka-angka laporan keuangan setelah disajikan kembali.

Page 70 OCR 0.908
Page 70 of 105

Ss ih Transaksi dengan Pihak Nonpengendali

3)
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Uraian transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian yang meliputi:
(1) Jenis transaksi dan perubahan persentase kepemilikan: v
(2) Nama entitas anak: dan v
(3) Nama pihak yang bertransaksi: vV
b) Perhitungan selisih transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian: dan vV
C) Jumlah yang direalisasi ke laba rugi atas pelepasan investasi pada saat hilangnya Pengendalian. vV
4) | Saham Treasuri
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Latar belakang pembelian kembali saham, pelepasan, atau pengurangan modal disetor, vV
b) Tanggal atau periode perolehan serta jumlah lembar dan nilai saham treasuri yang diperoleh: v
Cc) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang digunakan sebagai pengurangan modal disetor, v
d) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang dilepaskan kembali serta selisih antara harga perolehan vV
dengan harga pelepasan saham treasuri: dan
&) Akumulasi jumlah lembar dan nilai saham treasuri. v
5) | Saldo Laba
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Alasan dan jumlah penyesuaian periode yang lalu (jika ada), v
b) Perubahan saldo laba pada periode bersangkutan dan persetujuan RUPS yang terkait: dan v
C) Saldo laba yang ditentukan penggunaannya, sifat, dan tujuan setiap pos cadangan. vV

Page 71 OCR 0.933
Page 71 of 105

Waran

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) jenis waran dan harga pelaksanaan dari masing-masing waran:

b) dasar penentuan Nilai Wajar waran,

c) nilai waran yang belum dan tidak dilaksanakan (kadaluwarsa):

d) jumlah waran yang diterbitkan dan beredar serta dampak dilusinya: dan

e) ikatan-ikatan yang terkait dengan penerbitan waran.

dlealajala

7)

Pendapatan Komprehensif Lainnya

Yang harus diungkapkan antara lain keterangan mengenai perubahan masing-masing komponen
pendapatan komprehensif lainnya.

Catatan 33d dan 34, Laporan
laba rugi dan penghasilan
komprehensif lain

8)

Kepentingan Nonpengendali

Yang harus diungkapkan antara lain rincian bagian pemegang saham nonpengendali atas ekuitas
masing-masing entitas anak yang tidak dapat diatribusikan secara langsung atau tidak langsung pada
entitas induk.

Catatan 3b

Laba Rugi Komprehensif

1)

Pendapatan
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Jumlah setiap kategori signifikan dari pendapatan yang diakui selama periode, termasuk
pendapatan yang berasal dari:

(1) Penjualan barang,

Catatan 27

(2) Penjualan jasa:

(3) Bunga:

(4) Royalti: dan/atau

(5) Dividen:

alaljaja

diungkapkan secara terpisah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

Catatan 27

b) Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama,

&

Catatan 27

c) Nama pihak pembeli dan jumlah nilai penjualan yang melebihi 10Yo (sepuluh perseratus) dari
pendapatan:

Catatan 27

Page 72 OCR 0.924
Page 72 of 105

d) Jumlah pendapatan yang berasal dari pertukaran barang atau jasa yang tercakup dalam setiap

kategori signifikan dari pendapatan (jika ada), yang diungkapkan terpisah berdasarkan pihak
berelasi dan pihak ketiga:

e) Khusus untuk kontrak konstruksi, diungkapkan antara lain:

(1) Pendapatan kontrak konstruksi:
(a) Jumlah pendapatan kontrak yang diakui sebagai pendapatan dalam periode berjalan: vV
(b) Metode yang digunakan untuk menentukan pendapatan kontrak yang diakui dalam v

periode berjalan: dan

(c) Metode yang digunakan untuk menentukan tahap penyelesaian kontrak: v

(2) Pekerjaan dalam proses penyelesaian pada tanggal akhir periode pelaporan:
(a) Jumlah agregat biaya yang terjadi dan laba/rugi yang diakui sampai tanggal pelaporan: v
(b) Jumlah uang muka yang diterima: dan v
(c) Jumlah retensi: v

(3) Jumlah tagihan dan utang bruto kepada pemberi kerja, masing-masing sebagai Aset dan v
Liabilitas,

f) Dalam hal Perusahaan memiliki transaksi hubungan keagenan, diungkapkan secara terpisah,

antara lain:

(1) Penjualan biasa dan penjualan dari hubungan keagenan: vV

(2) Pendapatan komisi yang diperoleh Perusahaan sebagai agen dari transaksi keagenan v
dengan pendapatan lainnya: dan

(3)  Perincian dari komponen pendapatan neto yang diperoleh Perusahaan sebagai prinsipal dari
transaksi keagenan, yang antara lain terdiri dari:
(a) Pendapatan bruto: vV
(b) Retur/rabat/diskon terkait: dan vV
(c) Total pendapatan neto. v

Page 73 OCR 0.918
2)

Page 73 of 105

Khusus Industri yang Tarifnya Diatur oleh Regulator

Ketentuan Tarif
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Dasar ketentuan tarif:

b) Objek atau aktivitas yang dikenakan tarif,

Cc) Masa berlaku tarif

d) Besaran tarif: dan

e) Perjanjian lain yang terkait.

Sislalal&

3)

Khusus Industri pembiayaan
Rincian jumlah berdasarkan kelompok produk/jasa utama antara lain:

a) Pendapatan pembiayaan konsumen:

b) Pendapatan anjak piutang: dan

&

Cc) Pendapatan sewa.

4

Khusus Industri Rumah Sakit

Terdiri dari:

Jasa pelayanan medis, jasa penunjang lainnya, jasa dokter, rawat inap, rawat jalan dan penunjang
medis,

Rincian pengurang pendapatan, antara lain:

a) Restitusi:

b) Subsidi tidak mampu: dan

«

Cc) Selisih perhitungan klaim.

Page 74 OCR 0.919
Page 74 of 105

Khusus Industri Transportasi

5)
Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama antara lain:
a) Rincian pendapatan bersih jasa transportasi, vV
b) Rincian pendapatan usaha dari jasa penyewaan alat transportasi, vV
c) Rincian pendapatan usaha dari jasa ekspedisi, vV
d) Rincian pendapatan usaha dari keagenan, dan vV
e) Rincian pendapatan dipisahkan sesuai dengan jenisnya armada (bus, taksi, feri, tanker dan v
pesawat udara) dengan ketentuan memisahkan atas dasar kepemilikan armada tersebut.
6) | Khusus Industri Telekomunikasi
Rincian pendapatan usaha antara lain pendapatan usaha jasa interkoneksi, jasa telekomunikasi
sendiri, jasa telekomunikasi yang dilaksanakan melalui kerjasama dengan pihak lain. vV
7) | Khusus Industri Asuransi:
Pendapatan Premi
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok premi bruto, premi vV

reasuransi, dan penurunan (kenaikan) premi yang belum merupakan pendapatan untuk setiap jenis
asuransi.

Catatan: menyesuaikan dengan PSAK yang berlaku (PSAK 36 dan 62)

Page 75 OCR 0.942
Page 75 of 105

Khusus Industri Jalan Tol:

Pendapatan
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Penjualan meliputi rincian pendapatan jasa tol sendiri, rincian pendapatan jasa lain, dan rincian
pendapatan kerjasama operasi

b) Jika perusahaan memiliki hak penyelenggaraan sejumlah ruas jalan tol, maka pendapatan usaha
untuk setiap ruas jalan tol tersebut harus diungkapkan.

9)

Khusus Industri Perbankan

Pendapatan Bunga

Yang harus diungkapkan antara lain:

Pendapatan bunga, yang dapat terdiri dari dan tidak terbatas pada:

a) Obligasi Pemerintah:

b) Kredit, dengan pengungkapan tambahan untuk provisi dan komisi yang diakui:

c) Efek-efek: dan

d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank lain.

alalala

10)

Beban Pokok Penjualan
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Untuk perusahaan manufaktur, diungkapkan beban pokok produksi yang dirinci:

(1) Biaya bahan baku:

Catatan 28

(2) Biaya tenaga kerja: dan

Catatan 28

(3) Biaya overhead

Catatan 28

ditambah dan dikurangi saldo awal dan akhir persediaan:

Catatan 28

b) Nama pihak penjual dan nilai pembelian yang melebihi 10Yo (sepuluh perseratus) dari
pendapatan: dan

&jalalala

Catatan 28

c) Untuk industri jasa, diungkapkan beban pokok berdasarkan pada jasa yang dijual.

Page 76 OCR 0.945
11)

Page 76 of 105

Khusus Industri Rumah Sakit

Beban Departementalisasi/Beban Operasional
Yang harus diungkapkan antara lain, rincian beban departementalisasi:

a) Beban bahan:

b) Beban jasa pelayanan:

c) Beban pegawai,

d) Beban penyusutan sarana medis,

e) Beban pemeliharaan sarana:

f) Beban asuransi:

9) Beban langganan daya dan jasa:

h) Beban depresiasi.

&jajalajalalal&

12)

Khusus Industri Asuransi:

a) Beban Klaim Asuransi Kerugian

Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok klaim bruto, klaim
reasuransi, dan kenaikan (penurunan) estimasi klaim retensi sendiri untuk setiap jenis asuransi.

b) Beban Klaim Asuransi Jiwa
Yang harus diungkapkan antara lain:

Rincian dan jumlah beban menurut jenis klaim dan manfaat, diantaranya: klaim jatuh tempo,
klaim nilai tunai, dan klaim kematian.

Cc) Komisi Neto

Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok pendapatan komisi
dan beban komisi untuk setiap jenis asuransi.

d) Hasil Investasi
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah menurut jenis investasi.

Page 77 OCR 0.954
13)

Page 77 of 105

Khusus Industri Perhotelan

Beban Departementalisasi
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian jumlah unsur-unsur beban departementalisasi,

«

b) Gaji dan beban pegawai lainnya: dan

c) Rincian jumlah unsur-unsur beban departemen lainnya.

14)

Beban Usaha
Yang harus diungkapkan rincian sifat beban berdasarkan kategori fungsinya, yaitu antara lain:

a) Beban penjualan:

Catatan 29

b) Beban distribusi: dan

Cc) Beban umum dan administrasi.

Catatan 30

15)

Khusus Industri Perbankan

a) Beban Bunga

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban bunga berdasarkan kelompok
produk/jasa utama.

b) Beban Provisi dan Komisi

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban beban provisi dan komisi berdasarkan
kelompok produk/jasa utama.

16)

Khusus Industri Pembiayaan

BebanKerugian Penurunan Nilai

Yang harus diungkapkan antara lain jumlah beban kerugian penurunan nilai untuk masing-masing
akun Piutang Pembiayaan Konsumen, Tagihan Anjak Piutang, dan Piutang Sewa Pembiayaan.

Page 78 OCR 0.918
Page 78 of 105

17

Pendapatan dan Beban Lainnya

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) rincian dan jumlah Pendapatan lainnya.

Laporan laba rugi dan
penghasilan komprehensif lain
dan Catatan 27

b) rincian dan jumlah Beban lainnya.

Laporan laba rugi dan
penghasilan komprehensif lain
dan Catatan 28

Cc) Untuk Biaya Keuangan, meliputi:

(1) biaya pinjaman meliputi:
(a) beban keuangan yang dihitung dengan menggunakan metode suku bunga efektif, vV
(b) beban keuangan dalam sewa pembiayaan yang diakui sesuai SAK yang berlaku: dan vV
(c) selisih kurs yang berasal dari pinjaman dalam mata uang asing sepanjang selisih kurs V

tersebut diperlakukan sebagai penyesuaian terhadap bunga,

(2) biaya keuangan lainnya yang terjadi dari transaksi instrumen keuangan meliputi:
(a) rugi penurunan nilai dari kuotasi atas investasi tersedia untuk dijual: vV
(b) rugi neto dari instrumen keuangan yang diakui pada Nilai Wajar melalui laba rugi: dan vV
(c) amortisasi premi/diskonto kontrak berjangka yang bertujuan untuk lindung nilai. vV

d) Untuk Bagian Laba Rugi dari Entitas Asosiasi dan/atau Ventura Bersama meliputi:

(1) bagian laba rugi dari masing-masing entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama yang vV
dicatat dengan menggunakan metode ekuitas: dan

(2) bagian laba rugi dari entitas asosiasi dari operasi yang dihentikan, yang diungkapkan secara vV

terpisah.

Page 79 OCR 0.922
Page 79 of 105

18) | Khusus Industri Perbankan
a) Beban Penyisihan Penurunan Nilai atas Aset Keuangan
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis aset keuangan. v
b) Keuntungan (Kerugian) dari kenaikan (penurunan) nilai surat-surat berharga dan
Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis. vV
C) Keuntungan (Kerugian) Penjualan Surat-surat Berharga dan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis. v
19) | Pendapatan Komprehensif Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) perubahan dalam surplus revaluasi Aset Tetap maupun Aset Takberwujud, v
b) keuntungan dan kerugian aktuarial atas program manfaat pasti, vV Catatan 3r, 34
Cc) selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan, v
d) keuntungan (kerugian) dari aset keuangan tersedia untuk dijual, v
e) bagian efektif dari keuntungan dan kerugian instrumen lindung nilai dalam rangka lindung nilai v
arus kas: dan bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi dan/atau Ventura
Bersama.
20) | Pajak Penghasilan
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) komponen beban (penghasilan) pajak yang terdiri dari:
(1) beban (penghasilan) pajak kini: vV Catatan 33c
(2) penyesuaian yang diakui pada periode atas pajak kini yang berasal dari periode lalu: vV Catatan 33c
(3) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang berasal dari perbedaan temporer dan v Catatan 33c
pembalikannya,
(4) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan terkait dengan perubahan tarif pajak atau v Catatan 33c

penerapan peraturan perpajakan yang baru:

Page 80 OCR 0.953
Page 80 of 105

jumlah manfaat yang berasal dari rugi pajak yang tidak diakui sebelumnya atau perbedaan
temporer suatu periode lalu yang digunakan untuk mengurangi beban pajak kini dan beban
pajak tangguhan,

(6) beban pajak tangguhan yang disebabkan oleh penurunan atau pembalikan penurunan
sebelumnya atas aset pajak tangguhan, dan

(7) jumlah beban (penghasilan) terkait dengan perubahan kebijakan akuntansi dan kesalahan
yang diperhitungkan dalam laporan laba rugi komprehensif, dikarenakan tidak dapat
diperlakukan secara retrospektif:

b)

agregat pajak kini dan pajak tangguhan terkait dengan transaksi yang dibebankan atau
dikreditkan langsung ke ekuitas:

9

jumlah pajak penghasilan terkait dengan setiap komponen pendapatan komprehensif lain, kecuali
untuk bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama,

d)

penjelasan hubungan antara beban (penghasilan) pajak dan laba akuntansi dalam satu atau
kedua bentuk berikut ini:

(1) rekonsiliasi antara beban (penghasilan) pajak dan hasil perkalian laba akuntansi dengan
tarif pajak yang berlaku, dengan mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang
berlaku, atau

(2) rekonsiliasi antara tarif pajak efektif rata-rata dan tarif pajak yang berlaku, dengan
mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang berlaku:

e)

penjelasan mengenai perubahan tarif pajak yang berlaku dan perbandingan dengan tarif pajak
yang berlaku pada periode akuntansi sebelumnya:

jumlah (dan batas waktu penggunaan, jika ada) perbedaan temporer yang dapat dikurangkan
dan rugi pajak belum dikompensasi yang tidak diakui sebagai aset pajak tangguhan dalam laporan
keuangan,

9

jumlah agregat perbedaan temporer yang terkait dengan investasi pada entitas anak, cabang,
entitas asosiasi, dan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama atas liabilitas pajak tangguhan
yang belum diakui:

Page 81 OCR 0.943
Page 81 of 105

h) rekonsiliasi fiskal dan perhitungan beban pajak kini dengan cara sebagai berikut:
(1) laba sebelum pajak menurut akuntansi: Catatan 33c
(2) ditambah/dikurangi Koreksi positif atau negatif (dirinci): dan Catatan 33c
(3) laba kena pajak,
i) perhitungan beban dan liabilitas pajak kini dengan menerapkan tarif pajak sesuai dengan Catatan 33c
ketentuan perundang-undangan pajak yang berlaku,
j) pernyataan bahwa laba kena pajak hasil rekonsiliasi menjadi dasar dalam pengisian SPT Tahunan Catatan 33c
PPh Badan,
k) setiap jenis perbedaan temporer dan setiap jenis rugi pajak yang belum dikompensasi:
(1) jumlah aset dan liabilitas pajak tangguhan yang diakui pada laporan posisi keuangan untuk Catatan 33c
periode sajian: dan
(2) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang diakui dalam laba rugi, apabila jumlah Catatan 33c
tersebut tidak terlihat dari perubahan jumlah aset atau liabilitas pajak tangguhan yang
diakui dalam laporan posisi keuangan:
I) beban pajak terkait dengan operasi yang dihentikan:

(1) keuntungan atau kerugian atas penghentian: dan

(2) laba rugi dari kegiatan normal atas operasi yang dihentikan selama periode, bersama
dengan jumlah terkait untuk setiap periode sajian,

m) jumlah konsekuensi pajak penghasilan atas dividen kepada pemegang saham Perusahaan yang

diusulkan atau diumumkan sebelum Laporan Keuangan Diotorisasi untuk Terbit namun tidak
diakui sebagai Liabilitas dalam laporan keuangan:

n)

uraian jumlah perubahan pada jumlah pengakuan untuk aset pajak tangguhan praakuisisi apabila
Perusahaan adalah pihak pengakuisisi dalam suatu kombinasi bisnis:

0)

peristiwa atau perubahan keadaan yang menyebabkan manfaat pajak tangguhan wajib diakui
apabila manfaat pajak tangguhan yang diperoleh dari kombinasi bisnis tidak diakui pada tanggal
akuisisi tetapi diakui setelah tanggal akuisisi: dan

Page 82 OCR 0.950
p)

Page 82 of 105

jumlah aset pajak tangguhan dan alasan atau bukti yang mendukung pengakuan atas aset pajak
tangguhan, apabila:

(1) penggunaan aset pajak tangguhan bergantung pada kondisi laba kena pajak mendatang
lebih besar dari laba pembalikan perbedaan temporer kena pajak yang telah ada: dan

(2) entitas mengalami kerugian pada periode kini atau periode sebelumnya yang
mengakibatkan diakuinya aset pajak tangguhan terkait.

21)

Laba (Rugi) per Saham Dasar dan Dilusian
Yang harus diungkapkan antara lain:

a)

jumlah yang digunakan sebagai pembilang dalam penghitungan laba per saham dasar dan
dilusian, dan rekonsiliasi jumlah tersebut terhadap laba atau rugi yang dapat diatribusikan kepada
entitas induk untuk periode tersebut. Rekonsiliasi tersebut mencakup dampak individual dari
setiap jenis instrumen yang mempengaruhi laba per saham:

Catatan 3u dan 32

b)

jumlah rata-rata tertimbang saham biasa yang digunakan sebagai penyebut dalam penghitungan
laba per saham dasar dan dilusian, dan rekonsiliasi penyebut tersebut. Rekonsiliasi tersebut
mencakup dampak individual dari setiap jenis instrumen yang mempengaruhi laba per saham:

Catatan 3u dan 32

2)

instrumen (termasuk saham yang dapat diterbitkan secara kontinjen) yang berpotensi mendilusi
laba per saham dasar di masa depan, namun tidak dimasukkan dalam penghitungan laba per
saham dilusian karena instrumen tersebut bersifat antidilutif untuk periode sajian:

d)

penjelasan transaksi saham biasa atau transaksi instrumen berpotensi saham biasa, selain yang
dihitung sesuai dengan SAK yang berlaku, yang terjadi setelah periode pelaporan dan akan secara
signifikan mengubah jumlah saham biasa atau instrumen berpotensi saham biasa yang beredar
pada akhir periode tersebut seandainya transaksi dimaksud terjadi sebelum akhir periode
pelaporan: dan

Dj

laba per saham dasar dan dilusian untuk operasi yang dihentikan.

Page 83 OCR 0.950
22)

Page 83 of 105

Transaksi Pihak Berelasi
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Pengungkapan mengenai transaksi atau saldo dengan pihak berelasi, yang jumlahnya:
(1) lebih dari Rp 1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah) untuk transaksi dengan orang atau
anggota keluarga terdekat, dan/atau
(2) lebih dari 0,596 (nol koma lima perseratus) dari modal disetor untuk transaksi dengan Catatan 35
entitas berelasi.
b) terkait dengan transaksi dengan orang atau anggota keluarga terdekat meliputi nama, sifat dan Catatan 35
hubungan dengan pihak berelasi serta informasi tentang transaksi dan saldo dengan pihak
dimaksud:
C) terkait dengan transaksi dengan entitas berelasi meliputi sifat dan hubungan dengan pihak-pihak

berelasi serta informasi mengenai transaksi dan saldo, termasuk komitmen, yang diperlukan
untuk memahami potensi dampak hubungan tersebut dalam laporan keuangan, paling kurang:

(1) jumlah transaksi beserta persentasenya terhadap total pendapatan dan beban terkait:

Catatan 27 dan 28

(2) jumlah saldo beserta persentasenya terhadap total Aset atau Liabilitas, termasuk komitmen,
dan:

(a) persyaratan dan ketentuannya, termasuk apakah terdapat jaminan, dan sifat imbalan
yang akan diberikan, untuk penyelesaian: dan

(b) rincian garansi yang diberikan atau diterima,

(3) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai Catatan 35
secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang terkait dengan jumlah saldo
piutang usaha dan piutang pihak berelasi non-usaha, dan

(4) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai, jika dilakukan Catatan 35

pembentukan,

Page 84 OCR 0.893
Page 84 of 105

maksud dalam huruf a) dan b) dilakukan secara
terpisah untuk masing-masing kategori berikut:

(1) entitas induk: vV Catatan 35

(2) entitas dengan pengendalian bersama atau Pengaruh Signifikan terhadap entitas: vV Catatan 35

(3) entitas anak: v

(4) entitas asosiasi: vV

(5) Ventura Bersama dimana entitas merupakan venturerj vV

(6) personil manajemen kunci dari entitas pelapor atau entitas induknya: dan vV Catatan 35d

(7) pihak-pihak berelasi lainnya. v Catatan 35e
e) seluruh kompensasi yang diberikan kepada masing-masing anggota atau kelompok direksi,

komisaris, pemegang saham utama yang juga sebagai karyawan, dan manajemen kunci lainnya

untuk masing-masing kategori berikut:

(1) imbalan kerja jangka pendek, v Catatan 36d

(2) imbalan pascakerja: v Catatan 36d

(3) imbalan kerja jangka panjang lainnya: V Catatan 36d

(4) pesangon pemutusan kontrak kerja: dan vV Catatan 36d

(5) pembayaran berbasis saham. V Catatan 36d
f) untuk entitas berelasi dengan pemerintah:

(1) nama entitas berelasi dengan pemerintah dan sifat hubungannya dengan Perusahaan: vV

(2) sifat dan jumlah setiap transaksi yang secara individual signifikan: dan vV

(3) untuk transaksi lainnya yang secara kolektif, tetapi tidak secara individual, signifikan, v

indikasi secara kuantitatif atau kualitatif atas luasnya transaksi tersebut.

Page 85 OCR 0.943
Page 85 of 105

Aset dan Liabilitas dalam Mata Uang Asing

a) Mata uang asing yang dimaksud adalah mata uang selain mata uang fungsional.

Catatan 3r dan 38

b) Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) rincian aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing serta ekuivalennya dalam mata Catatan 38
uang fungsional:
(2) posisi neto dari aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing: Catatan 38

(3)

rincian kontrak valuta berjangka dan ekuivalen dalam mata uang fungsional,

(4)

jumlah selisih kurs yang diakui dalam laba rugi, kecuali untuk selisih kurs yang timbul pada
instrumen keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi: dan

Laporan laba rugi dan
penghasilan komprehensif lain

(5)

selisih kurs neto diakui dalam pendapatan komprehensif lain dan diakumulasikan dalam
komponen ekuitas yang terpisah, serta rekonsiliasi selisih kurs tersebut pada awal dan akhir
periode.

24)

Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) untuk setiap rugi penurunan nilai yang diakui atau dibalik selama periode tertentu untuk suatu
aset individual, termasuk goodwill atau suatu unit penghasil kas:

(1)

peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan pengakuan atau pembalikan rugi penurunan
nilai:

Catatan 3l

(2)

jumlah rugi penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi selama periode tersebut dan unsur
laporan laba rugi komprehensif yang didalamnya tercakup rugi penurunan nilai:

Catatan 3!

(3)

jumlah pembalikan rugi penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi selama periode tersebut
dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang di dalamnya tercakup rugi penurunan nilai
yang dibalik:

(G2)

goodwill yang telah diakui rugi penurunan nilainya:

(5)

jumlah rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakui dalam pendapatan
komprehensif lain selama periode tersebut: dan

(6)

jumlah pembalikan rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakui dalam pendapatan
komprehensif lain selama periode tersebut.

Page 86 OCR 0.919
Page 86 of 105

b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam angka (1) dilakukan untuk setiap kelompok aset. vV
25) | Perubahan Estimasi Akuntansi, Perubahan Kebijakan Akuntansi, dan Kesalahan Periode
Lalu
a) Perubahan Estimasi Akuntansi
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) sifat dan alasan perubahan estimasi akuntansi, vV
(2) jumlah perubahan estimasi yang berdampak pada periode berjalan: dan vV
(3) perkiraan dampak estimasi pada periode mendatang. Dalam hal jumlah dampak pada v
periode mendatang tidak praktis, fakta tersebut harus diungkapkan.
b) Perubahan Kebijakan Akuntansi
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) sifat dari perubahan kebijakan akuntansi: v
(2) alasan penerapan kebijakan akuntansi baru memberikan informasi yang andal dan relevan, vV
(3) jumlah penyesuaian untuk periode berjalan dan setiap periode lalu sajian:
(a) setiap pos laporan keuangan yang terpengaruh: dan v
(b) laba per saham dasar dan dilusian: vV
(4) jumlah penyesuaian yang terkait dengan periode-periode sebelum periode yang disajikan. vV
Dalam hal tidak praktis dilakukan, maka diungkapkan alasannya: dan
(5) keadaan yang membuat penerapan retrospektif tidak praktis untuk suatu periode tertentu vV
atau untuk periode-periode sebelum periode-periode tersebut disajikan dan tanggal
dimulainya perubahan kebijakan akuntansi.

Page 87 OCR 0.908
Page 87 of 105

c) Kesalahan Periode Lalu

Yang harus diungkapkan antara lain:

(l) sifat dari kesalahan periode lalu: vV
(2) jumlah koreksi untuk setiap periode sajian:
(a) bagi setiap pos laporan keuangan: dan vV
(b) laba per saham dasar dan dilusian, vV
(3) jumlah koreksi pada awal periode sajian paling awal: dan vV
(4) keadaan yang membuat penerapan retrospketif tidak praktis dilakukan dan penjelasan v
mengenai cara dan waktu dilakukannya koreksi apabila penyajian kembali retrospektif tidak
praktis.
26) | Kombinasi Bisnis
a) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai berikut untuk setiap kombinasi bisnis yang
terjadi selama periode pelaporan, yaitu:
(Ll) nama dan penjelasan tentang pihak yang diakuisisi: vV
(2) tanggal akuisisi: vV
(3) biaya terkait akuisisi, di luar biaya penerbitan Efek utang dan Efek ekuitas, periode berjalan, v
dan akumulasinya untuk masing-masing kombinasi bisnis:
(4) persentase kepentingan ekuitas berhak suara yang diperoleh: YA
(5) alasan utama untuk kombinasi bisnis dan penjelasan tentang cara pihak pengakuisisi v
memperoleh Pengendalian atas pihak yang diakuisisi:
(6) penjelasan kualitatif tentang faktor yang membentuk goodwill yang diakui: vV
(7) Nilai Wajar pada saat tanggal akuisisi atas total imbalan yang dialihkan dan Nilai Wajar vV

tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utama imbalan:

Page 88 OCR 0.922
Page 88 of 105

(8) kesepakatan imbalan kontinjensi dan aset indemnifikasi:
(a) jumlah yang diakui pada tanggal akuisisi: vV
(b) penjelasan tentang kesepakatan dan dasar penentuan jumlah pembayaran, dan vV
(c) estimasi kisaran hasil (tidak didiskonto) atau, jika apabila kisaran tidak dapat vV
diestimasikan maka fakta dan alasan mengapa kisaran tersebut tidak dapat
diestimasikan. Dalam hal jumlah maksimum pembayaran tidak terbatas, maka pihak
pengakuisisi mengungkapkan fakta tersebut,
(9) Perusahaan harus mengungkapkan piutang yang diperoleh berdasarkan kelompok utama
piutang, misalnya pinjaman yang diberikan, sewa pembiayaan langsung, dan kelompok
piutang lain, yaitu sebagai berikut:
(a) Nilai Wajar piutang: vV
(b) jumlah piutang bruto kontraktual: dan vV
(c) estimasi terbaik pada tanggal akuisisi atas jumlah arus kas kontraktual yang vV
diperkirakan tidak tertagih:
(10) jumlah yang diakui pada tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utama Aset yang diperoleh v
dan Liabilitas yang diambil alih:
(11) setiap liabilitas kontinjensi yang diakui pada Nilai Wajar:
(a) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat arus keluar sumber daya vV
ekonomi terjadi:
(b) indikasi ketidakpastian saat atau jumlah arus keluar tersebut. Dalam hal diperlukan, vV
Perusahaan harus mengungkapkan asumsi utama yang mendasari prakiraan peristiwa
masa depan: dan
(c) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan jumlah Aset v
yang telah diakui untuk estimasi penggantian tersebut:
(12) dalam hal liabilitas kontinjensi tidak diakui karena Nilai Wajarnya tidak dapat diukur secara
andal, maka pihak pengakuisisi mengungkapkan:
(a) informasi sebagaimana dimaksud dalam angka 33 huruf b) angka (4) terkait perikatan vV
dan kontijensi: dan
(b) alasan Liabilitas tidak dapat diukur secara andal: v

Page 89 OCR 0.959
Page 89 of 105

(13) dalam hal pembelian dengan diskon:

(a) jumlah keuntungan yang diakui dan pos dalam laporan laba rugi komprehensif dimana
keuntungan tersebut diakui: dan

(b) penjelasan tentang alasan transaksi tersebut menghasilkan keuntungan:

(14) setiap kombinasi bisnis dimana pihak pengakuisisi memiliki kurang dari 10096 (seratus
perseratus) dari kepentingan ekuitas pihak yang diakuisisi pada tanggal akuisisi:

(a) jumlah dari kepentingan nonpengendali pada pihak yang diakuisisi, yang diakui pada
tanggal akuisisi dan dasar pengukurannya, dan

(b) teknik penilaian dan input model utama yang digunakan dalam penentuan nilai
tersebut, untuk setiap kepentingan nonpengendali pada pihak yang diakuisisi yang
diukur pada Nilai Wajar,

(15) dalam hal suatu kombinasi bisnis yang dilakukan secara bertahap:

(a) Nilai Wajar pada tanggal akuisisi atas kepentingan ekuitas pihak yang diakuisisi yang
dimiliki oleh pihak pengakuisisi segera sebelum tanggal akuisisi: dan

(b) jumlah keuntungan atau kerugian yang diakui sebagai hasil dari pengukuran kembali
Nilai Wajar dari kepentingan ekuitas pada pihak yang diakuisisi yang dimiliki oleh pihak
pengakuisisi sebelum kombinasi bisnis dan pos dalam laporan laba rugi komprehensif
untuk mengakui keuntungan atau kerugian tersebut:

(16) Informasi sebagai berikut:

(a) jumlah pendapatan dan laba atau rugi dari pihak yang diakuisisi sejak tanggal akuisisi
yang dimasukkan dalam laporan laba rugi komprehensif pada periode pelaporan: dan

(b) pendapatan dan laba atau rugi dari entitas hasil penggabungan untuk periode pelaporan
berjalan seolah-olah tanggal akuisisi untuk semua kombinasi bisnis yang terjadi selama
tahun berjalan telah diperhitungkan sejak awal periode pelaporan.

Page 90 OCR 0.931
Page 90 of 105

b) Terhadap kombinasi bisnis yang terjadi pada periode sekarang dan periode sebelumnya,
Perusahaan yang menjadi pihak pengakuisisi wajib mengungkapkan informasi berikut untuk
setiap kombinasi bisnis yang material atau secara kolektif material:

(1) dalam hal akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai untuk Aset, Liabilitas,
kepentingan nonpengendali tertentu atau jenis imbalan dan jumlah yang diakui dalam
laporan keuangan kombinasi bisnis sehingga ditentukan hanya bersifat penyisihan, maka
diungkapkan:

(a) alasan akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai, vV

(b) Aset, Liabilitas, kepentingan ekuitas atau jenis imbalan yang akuntansi awalnya belum v
selesai: dan

(c) sifat dan jumlah dari setiap penyesuaian periode pengukuran yang diakui selama vV

periode pelaporan

(2) setiap periode pelaporan setelah tanggal akuisisi sampai dengan Perusahaan mendapatkan,
menjual atau kehilangan hak atas aset imbalan kontinjensi, atau sampai dengan Perusahaan
menyelesaikan liabilitas imbalan kontinjensi atau liabilitas tersebut dibatalkan atau lewat
waktu, maka diungkapkan:

(a) setiap perubahan dalam jumlah yang diakui, termasuk setiap perbedaan yang timbul v
selama penyelesaian,

(b) setiap perubahan dalam kisaran hasil (tidak didiskonto) dan alasan perubahan tersebut: v
dan

(c) teknik penilaian dan input model utama yang digunakan untuk mengukur imbalan v

kontinjensi:

(3) liabilitas kontinjensi yang diakui dalam kombinasi bisnis, jika ada,

&

(4) rekonsiliasi atas nilai tercatat goodwill pada awal dan akhir periode pelaporan: v

Page 91 OCR 0.950
Page 91 of 105

(5) jumlah dan penjelasan dari setiap keuntungan atau kerugianyang diakui pada periode
pelaporan yang:

(a) terkait dengan aset teridentifikasi yang diperoleh atau liabilitas yang diambil-alih dalam
kombinasi bisnis pada periode pelaporan berjalan atau periode pelaporan sebelumnya,
dan

(b) ukuran, sifat, atau kejadian relevan yang diungkapkan untuk memahami laporan
keuangan Perusahaan hasil penggabungan:

Cc) pernyataan kesesuaian dengan peraturan Bapepam dan LK dalam pelaksanaan
transaksi kombinasi bisnis: dan

d) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal berikut secara keseluruhan, sehubungan
dengan perolehan atas entitas anak dan unit bisnis lainnya selama suatu periode:

(1) jumlah harga yang dibayarkan,

(2) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas:

&«

(3) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya apabila
Pengendalian diperoleh: dan

(4) jumlah aset dan liabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis
lainnya apabila Pengendalian diperoleh, diikhtisarkan berdasarkan kategori
utamanya.

27)

Segmen Operasi
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) pengungkapan pada level segmen:

(1) informasi umum, yang terdiri dari:

(a) faktor-faktor yang digunakan oleh manajemen untuk mengidentifikasi segmen
dilaporkan: dan

Catatan 3w dan 36

(b) jenis produk dan jasa yang menghasilkan pendapatan dari setiap segmen dilaporkan:

Catatan 36

(2) informasi mengenai laba atau rugi segmen, termasuk pendapatan dan beban tertentu, aset
segmen, dan liabilitas segmen dari segmen dilaporkan, serta dasar pengukurannya:

Catatan 36

(3) rekonsiliasi dari total pendapatan segmen, ukuran laba atau rugi segmen dilaporkan, aset
segmen, liabilitas segmen, dan unsur segmen material lainnya terhadap jumiah yang terkait
dalam laporan keuangan Perusahaan:

Page 92 OCR 0.953
Page 92 of 105

b) pengungkapan pada level entitas

(1) Informasi produk dan jasa
Pendapatan dari pelanggan eksternal untuk setiap produk dan jasa atau setiap kelompok
produk dan jasa yang serupa.
(2) Informasi wilayah geografis
(a) Pendapatan dari pelanggan eksternal yang diatribusikan kepada:
i. negara domisili Perusahaan: dan
ii. semua negara asing secara total dimana Perusahaan memperoleh pendapatan.
Dalam hal pendapatan dari suatu negara asing secara individual jumlahnya
material, pendapatan tersebut diungkapkan secara terpisah, termasuk dasar
pengatribusian pendapatannya kepada negara tersebut secara individual.
(b) Aset tidak lancar selain instrumen keuangan, aset pajak yang ditangguhkan, aset
imbalan pascakerja, dan hak yang terjadi akibat kontrak asuransi yang berlokasi di:
i. negara domisili Perusahaan: dan
Ii. semua negara asing secara total dimana Perusahaan memiliki aset. Dalam hal aset
dari suatu negara asing secara individual jumlahnya material, maka aset tersebut
diungkapkan secara terpisah.
(3) Informasi pelanggan utama

Dalam hal pendapatan dari transaksi dengan pelanggan eksternal tunggal mencapai 10Y6
(sepuluh perseratus) atau lebih dari pendapatan konsolidasi, Perusahaan harus
mengungkapkan:

(a) fakta,

(b) total pendapatan dari setiap pelanggan: dan

Catatan 27 dan 36

(c) identitas segmen yang melaporkan pendapatan tersebut.

Page 93 OCR 0.939
Page 93 of 105

Operasi yang Dihentikan

a) Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) uraian tentang alasan operasi dihentikan: v

(2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan yang vV
diharapkan, cara, dan waktu pelepasan dari aset dan liabilitas operasi yang dihentikan: dan

(3) pengaruh dari operasi yang dihentikan terhadap segmen yang dilaporkan dari aset tidak v
lancar atau kelompok lepasan disajikan sesuai SAK yang berlaku.

b) Yang harus diungkapkan atas informasi terkait dengan laba (rugi) operasi yang dihentikan, antara
lain:

(1) analisa atas jumlah tunggal yang disajikan dalam laporan laba rugi komprehensif meliputi:

(a) pendapatan, beban, dan laba atau rugi sebelum pajak dari operasi yang dihentikan dan v
beban pajak penghasilan yang terkait: dan

(b) laba atau rugi yang diakui dalam pengukuran ke Nilai Wajar setelah dikurangi biaya v
untuk menjual atau pelepasan aset atau kelompok lepasan yang terkait dengan operasi
yang dihentikan dan beban pajak penghasilan yang terkait,

(2) arus kas neto yang dapat diatribusikan pada aktivitas operasi, investasi dan pendanaan dari V
operasi yang dihentikan: dan

(3) jumlah penghasilan dari operasi yang dilanjutkan dan operasi yang dihentikan yang dapat v
diatribusikan pada pemilik entitas induk.

Page 94 OCR 0.927
Page 94 of 105

Instrumen Derivatif selain Derivatif Melekat

a) Perusahaan wajib mengelompokkan instrumen derivatif sesuai dengan tujuannya, yaitu untuk vV
lindung nilai atau tujuan lainnya (non lindung nilai), seperti untuk tujuan spekulasi:
b) Perusahaan yang memiliki atau menerbitkan instrumen derivatif wajib mengungkapkan untuk
setiap kontrak instrumen derivatif dalam kelompok klasifikasi lindung nilai dan kelompok non
lindung nilai:
(1) hakikat dan sifat dari transaksi, berupa transaksi berjangka dalam bentuk valuta, bunga, vV
komoditas atau lain-lain:
(2) pihak lawan transaksi (counterparties): vV
(3) tanggal jatuh tempo, vV
(4) nilai keseluruhan kontrak dan Nilai Wajar pada tanggal laporan posisi keuangan: vV
(5) beban atau Pendapatan pada periode pelaporan: v
(6) pos Aset dan/atau Liabilitas yang dilindung nilai: dan v
(7) persyaratan penting lainnya. v
C) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Hal-hal yang diperlukan untuk memahami tujuan transaksi derivatif dan strategi untuk vV
mencapai tujuan tersebut,
(2) Kebijakan manajemen risiko untuk setiap klasifikasi lindung nilai, termasuk penjelasan vV
mengenai Aset dan/atau Liabilitas dan jenis transaksi yang dilindung nilai: dan
(3) Bagi instrumen yang tidak dimaksudkan sebagai suatu lindung nilai, disebutkan tujuannya. v

30)

Nilai Wajar Instrumen Keuangan
Yang harus diungkapkan untuk setiap kelompok aset keuangan dan liabilitas keuangan antara lain:

a) Nilai Wajar setiap kelompok Aset dan Liabilitas tersebut dengan cara yang memungkinkan untuk Catatan 37
dapat diperbandingkan dengan nilai tercatat dalam laporan posisi keuangan: dan
b) hierarki, metode, dan asumsi signifikan yang digunakan dalam menentukan Nilai Wajar aset Catatan 37

keuangan dan liabilitas keuangan.

Page 95 OCR 0.917
Page 95 of 105

31) | Dividen

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) jumlah dividen dan dividen per saham yang telah dideklarasikan dan dibayarkan sebagai distribusi vV
kepada pemilik pada periode pelaporan:

b) jumlah utang dividen untuk:
(1) periode pelaporan, dan vV
(2) periode sebelumnya, v

c) jumlah dividen dan dividen per saham yang diusulkan atau dideklarasikan setelah periode vV
pelaporan tetapi sebelum tanggal penyelesaian laporan keuangan dan tidak diakui sebagai
Liabilitas kepada pemilik pada akhir periode pelaporan: dan

d) jumlah dividen preferen kumulatif yang tidak diakui. v

32) | Bagian Partisipasi dalam Ventura Bersama

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) jumlah agregat dari liabilitas kontinjensi dengan jumlah liabilitas kontinjensi lainnya secara v
terpisah:

b) jumlah agregat dari komitmen modal terkait dengan bagian partisipasinya dalam Ventura vV
Bersama secara terpisah dari komitmen lainnya,

c) daftar dan penjelasan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama yang signifikan dan bagian vV
partisipasi kepemilikan dalam pengendalian bersama entitas: dan

d) dalam hal Ventura Bersama diakui dalam pengendalian bersama entitas, agar ditambahkan
pengungkapan tambahan tentang:
(1) metode yang digunakan untuk mengakui bagian partisipasinya, dan vV
(2) jumlah agregat setiap aset lancar, aset tidak lancar, liabilitas jangka pendek, liabilitas vV

jangka panjang, penghasilan dan beban yang terkait dengan bagian partisipasinya dalam
Ventura Bersama.

Page 96 OCR 0.889
33)

Page 96 of 105

Perikatan dan Kontinjensi

a) Perikatan
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) perikatan yang meliputi:

(a) perjanjian sewa, keagenan dan distribusi, bantuan manajemen dan teknis, royalti, dan
lisensi, diungkapkan:

IL pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian: vV Catatan 39

il. periode berlakunya perikatan: vV Catatan 39

Iii. dasar penentuan kompensasi dan denda: vV Catatan 39

iv. jumlah beban atau pendapatan pada periode pelaporan, dan v Catatan 39

V.  pembatasan-pembatasan lainnya: vV Catatan 39
(b) kontrak atau perjanjian yang memerlukan penggunaan dana di masa yang akan

datang, seperti: pembangunan pabrik, perjanjian pembelian, ikatan untuk investasi,

diungkapkan:

i. pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian: V Catatan 39

ii. periode berlakunya perikatan: vV Catatan 39

iii. nilai keseluruhan, mata uang, dan bagian yang telah direalisasi: dan v Catatan 39

iv. sanksi-sanksis v

(2) pemberian jaminan atau garansi, diungkapkan:

(a) pihak-pihak yang dijamin dan yang menerima jaminan, yang dipisahkan antara pihak
berelasi dan pihak ketiga untuk pihak yang dijamin:

&

(b) latar belakang dikeluarkannya jaminan:

(c) periode berlakunya jaminan: dan

(d) nilai jaminan,

(3) fasilitas kredit yang belum digunakan, misalnya fasilitas L/C, cerukan bank, dan

(4) uraian mengenai sifat, jenis, jumlah dan batasan-batasannya.

dlajalala

Page 97 OCR 0.922
Page 97 of 105

b) Kontinjensi
Yang harus diungkapkan antara lain:

d0)

perkara atau sengketa hukum, diungkapkan:

(a) pihak-pihak yang terkait,

(b) jumlah yang diperkarakan:

(c) latar belakang, isi dan status perkaradan pendapat hukum (legal opinion): dan

(d) dampak keuangan:

2)

Peraturan Pemerintah yang berdampak terhadap Perusahaan, misalnya masalah lingkungan
hidup, diungkapkan uraian singkat tentang peraturan dan estimasi dampak keuangannya:

ajajalal&

(3)

kemungkinan liabilitas pajak tambahan:

(a) jenis ketetapan atau tagihan pajak, jenis pajak, tahun pajak serta jumlah pokok dan
denda atau bunganya, dan

(b) sikap Perusahaan terhadap ketetapan atau tagihan pajak (keberatan atau banding):

@

peristiwa kontinjensi lainnya, yang diungkapkan antara lain:

(a) karakteristik aset atau liabilitas kontinjensi:

(b) estimasi dari dampak keuangannya:

(c) indikasi tentang ketidakpastian yang terkait dengan jumlah atau waktu arus keluar
sumber daya: dan

(d) kemungkinan penggantian oleh pihak ketiga.

Page 98 OCR 0.920
Page 98 of 105

34) | Khusus Industri Perkebunan
Perkebunan Inti Rakyat dan Plasma
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Isi perjanjian kerjasama IR/Plasma, vV
b) Pihak-pihak yang terkait dalam kerjasama: vV
C) Lokasi aset dan jangka waktu pengelolaan: vV
d) Hak dan liabilitas dari masing-masing pihak dalam kerjasama, vV
e) Ketentuan tentang perbahan perjanjian kerjasama: dan vV
f) Isi perubahan perjanjian, jika ada. v
35) | Manajemen Risiko Keuangan
a) Perusahaan harus mengungkapkan informasi yang memungkinkan para pengguna laporan
keuangan untuk mengevaluasi sifat dan luas risiko yang timbul dari instrumen keuangan, serta
kebijakan dalam pengelolaan risiko, termasuk, namun tidak terbatas pada risiko sebagai berikut:
(1) risiko kredit, antara lain ikhtisar analisis umur aset keuangan yang belum jatuh tempo atau vV Catatan 38
tidak mengalami penurunan nilai dan yang lewat jatuh tempo pada akhir periode pelaporan
tetapi tidak mengalami penurunan nilai:
(2) risiko likuiditas, antara lain:
(a) analisis jatuh tempo untuk liabilitas keuangan derivatif dan nonderivatif yang vV Catatan 38
menunjukkan sisa jatuh tempo kontraktual yang bertujuan untuk pemahaman terhadap
periode arus kas: dan
(b) deskripsi mengenai cara Perusahaan mengelola risiko likuiditas: vV Catatan 38
(3) risiko pasar, antara lain analisis sensitivitas untuk setiap jenis risiko pasar dimana entitas vV Catatan 38
terdampak pada akhir periode pelaporan, yang menunjukkan dampak perubahan pada
variabel risiko yang relevan pada tanggal tersebut terhadap laba rugi dan ekuitas: dan
(4) risiko lainnya yang dimiliki oleh Perusahaan. v
b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) terdiri dari pengungkapan kualitatif dan v Catatan 38

pengungkapan kuantitatif untuk setiap jenis risiko yang timbul dari instrumen keuangan.

Page 99 OCR 0.953
Page 99 of 105

Khusus Industri Perbankan

a) Rasio Kecukupan Modal (Capital Adeguacy Ratio)
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian perhitungan dan jumlah rasio kecukupan modal pada tanggal laporan posisi
keuangan:
(2) Posisi CAR minimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia, dan
(3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan CAR.
b) Posisi Devisa Neto
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian perhitungan dan posisi devisa neto menurut jenis mata uang pada tanggal laporan
posisi keuangan:
(2) Posisi devisa neto maksimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia,
(3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan posisi devisa neto.
C) Jaminan Pemerintah terhadap Liabilitas Pembayaran Bank Umum
Yang harus diungkapkan antara lain dasar hukum yang melandasi jaminan atas dana pihak ketiga
di bank.
d) Aktivitas Fiduciary

Yang harus diungkapkan antara lain uraian masing-masing aktivitas fiduciaryyang meliputi jasa
kustodian, wali amanat, pengelolaan investasi dan reksadana.

Page 100 OCR 0.914
Page 100 of 105

ketidakpatuhan.

37) | Kuasi-Reorganisasi

Yang harus diungkapkan antara lain uraian mengenai kegiatan kuasi-reorganisasi yang meliputi:

a) Jumlah saldo negatif yang dieliminasi dalam laporan posisi keuangan dan jumlah tersebut v
disajikan selama tiga tahun berurutan sejak kuasi-reorganisasi:

b) Status going concern perusahaan dan rencana manajemen dan pemegang saham setelah kuasi- v
reorganisasi yang menggambarkan prospek usaha di masa mendatang:

c) Penyajian laporan posisi keuangan sebelum, pada saat dan sesudah kuasi-reorganisasi' v

d) Rincian dari jumlah yang membentuk akun selisih penilaian Aset dan liabilitas sebelum digunakan vV
untuk mengeliminasi defisit: dan

e) Keterangan tentang tanggal terjadinya kuasi-reorganisasi pada akun saldo laba dalam laporan vV
posisi keuangan untuk jangka waktu 10 tahun ke depan sejak kuasi-reorganisasi.

38) | Pengelolaan Modal

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) informasi kualitatif tentang tujuan, kebijakan, dan proses Perusahaan dalam mengelola
permodalannya, termasuk:
(1) deskripsi tentang bagian yang dikelola sebagai modal: vV
(2) sifat persyaratan dan implementasinya dalam hal Perusahaan diharuskan untuk memenuhi vV

persyaratan permodalan yang disyaratkan oleh pihak eksternal: dan

(3) cara Perusahaan memenuhi tujuannya dalam mengelola permodalannya: vV

b) ringkasan data kuantitatif tentang bagian yang dikelola sebagai modal: vV

c) setiap perubahan pada angka a) dan angka b) dari periode sebelumnya: v

d) pernyataan atas kepatuhan terhadap setiap persyaratan permodalan dari pihak eksternal (jika vV
ada): dan

e) konsekuensi dari ketidakpatuhan persyaratan permodalan dari pihak eksternal, apabila terjadi v

Page 101 OCR 0.957
39)

Page 101 of 105

Transaksi Nonkas
Yang harus diungkapkan antara lain:

Transaksi pada aktivitas investasi dan pendanaan yang tidak memerlukan penggunaan Kas dan Setara
Kas yang tidak termasuk dalam laporan arus kas.

Catatan 40

Transaksi tersebut antara lain berupa perolehan Aset secara kredit atau sewa pembiayaan, akuisisi
melalui penerbitan saham, dan konversi utang menjadi modal.

Catatan 40

40)

Pembayaran Berbasis Saham
Yang harus diungkapkan antara lain:

a)

rincian jumlah Liabilitas atas pembayaran berbasis saham baik untuk jangka pendek ataupun
jangka panjang:

b)

penjelasan mengenai setiap jenis perjanjian pembayaran berbasis saham yang ada pada suatu
periode, termasuk syarat dan ketentuan umum setiap perjanjian, seperti kondisi vesting, jangka
waktu maksimum atas opsi yang diberikan, dan metode penyelesaian:

9)

jumlah dan rata-rata tertimbang harga eksekusi opsi saham untuk setiap kelompok opsi saham:

d)

untuk opsi saham yang dieksekusi selama periode, rata-rata tertimbang harga saham pada
tanggal eksekusi atau selama periode pelaporan,

e)

kisaran harga eksekusi dan rata-rata tertimbang sisa umur kontrak untuk opsi saham yang
beredar pada akhir periode,

penentuan Nilai Wajar dengan mengungkapkan paling kurang hal-hal sebagai berikut:

(1) opsi yang diberikan selama suatu periode, rata-rata tertimbang Nilai Wajar opsi tersebut
pada tanggal pengukuran dan informasi tentang bagaimana Nilai Wajar tersebut diukur, dan

(2) jumlah dan rata-rata tertimbang nilai wajar instrumen ekuitas tersebut pada tanggal
pengukuran, dan informasi tentang pengukuran Nilai Wajar tersebut untuk instrumen
ekuitas lain yang diberikan selama suatu periode (yaitu selain opsi saham):

9

dampak transaksi pembayaran berbasis saham terhadap laba rugi Perusahaan dalam suatu
periode dan terhadap posisi keuangannya.

Page 102 OCR 0.894
41)

Page 102 of 105

Khusus Industri Asurans

Analisis kekayaan dan Perhitungan Batas Tingkat Solvabilitas
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Analisis Kekayaan: v
(2) Perhitungan batas tingkat solvabilitas: vV
(3) Batas tingkat solvabilitas yang harus dipenuhi, vV
(4) Tingkat solvabilitas yang dicapai perusahaan per tanggal pelaporan: dan v
(5) Jumlah investasi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas. vV
42) | Aset Liabilitas dan Hasil Usaha Program Asuransi Syariah
Hal-hal yang harus diungkapkan:
a) Ijin Menteri Keuangan atas pendirian unit Asuransi Syariah: v
b) Jenis Akad Asuransi Syariah: vV
Cc) Rincian Aset, Liabilitas, Pendapatan, Beban, dan Laba Usaha Unit Asuransi Syariah: dan vV
d) Zakat. vV
43) | Informasi Penting Lainnya
Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari:
a) Kontrak reasuransi, vV
b) Perjanjian penting dan ikatan lainnya: Catatan 39
c) Rasio keuangan penting: Catatan 38
d) Pendapatan, beban dan hasil underwriting: dan vV
e) Peristiwa atau keadaan yang mempengaruhi kinerja atau kelangsungan hidup perusahaan. vV

Page 103 OCR 0.923
Khusus Industri Kehutanan:

Page 103 of 105

a) Rincian volume penjualan kayu bulat (jenis kayu): vV

b) Pemenuhan liabilitas terhadap negara seperti DR, IHH, BPPHH, IHPH dan iuran wajib lainnya: vV

Cc) Realisasi kegiatan dan biaya yang berhubungan dengan pelaksanaan penanaman kembali hutan vV
alam (TPTI, pembinaan dan perlindungan hutan, penanaman tanah kosong dan usaha lainnya
untuk kelestarian alam),

d) Realisasi jenis kegiatan sehubungan pelaksanaan Bina desa hutan dan biayanya, vV

e) Khusus HTI, diungkapkan realisasi anggaran dan penanaman pada periode berjalan dan vV
akumulasinya: dan

f) Sehubungan dengan pembangunan sarana dan prasarana:
(1) Realisasi pembangunan jalan dan jembatan serta pemeliharaannya, dan vV
(2) Jenis jalan yang dibangun pada periode berjalan dan akumulasinya. vV

45) | Peristiwa Setelah Periode Pelaporan

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) dalam hal Perusahaan menerima informasi setelah periode pelaporan tentang kondisi yang ada Catatan 42
pada akhir periode pelaporan, maka Perusahaan memutakhirkan pengungkapan kondisi tersebut
sesuai dengan informasi terkini: dan contoh peristiwa setelah periode pelaporan yang
mensyaratkan entitas untuk menyesuaikan jumlah yang diakui dalam laporan keuangannya, atau
untuk mengakui peristiwa yang sebelumnya tidak diakui:

b) dalam hal terdapat peristiwa nonpenyesuaian yang material setelah periode pelaporan, maka
Perusahaan mengungkapkan uraian peristiwa, misalnya:
(1) tanggal terjadinya: Catatan 42
(2) sifat peristiwa: dan Catatan 42
(3) estimasi atas dampak keuangan, atau pernyataan dan alasan bahwa estimasi tersebut tidak V

dapat dibuat.

Page 104 OCR 0.944
Page 104 of 105

Perkembangan Terakhir Standar Akuntansi Keuangan dan Peraturan yang Terkait dengan

46)
Aktivitas Perusahaan
Dalam hal Perusahaan belum menerapkan suatu SAK dan/atau peraturan yang terkait dengan
aktivitas Perusahaan, yang telah diterbitkan tetapi belum efektif berlaku, Yang harus diungkapkan
antara lain:
a) judul SAK dan jenis peraturan baru tersebut: vV Catatan 43
b) sifat dari perubahan yang belum berlaku efektif atau perubahan kebijakan akuntansi: v Catatan 43
c) tanggal penerapan SAK dan peraturan baru tersebut disyaratkan: dan v Catatan 43
d) pembahasan mengenai dampak penerapan awal SAK dan peraturan baru atas laporan keuangan vV Catatan 43
atau pernyataan manajemen bahwa dampak tersebut tidak dapat diketahui atau diestimasi secara
wajar.
47) | Reklasifikasi
a) Dalam hal Perusahaan mengubah penyajian atau pengklasifikasian pos-pos dalam laporan
keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan antara lain:
(1) sifat reklasifikasi,
(2) jumlah masing-masing pos atau gabungan beberapa pos yang direklasifikasi: dan
(3) alasan reklasifikasi.
b) Dalam hal reklasifikasi jumlah komparatif tidak praktis untuk dilakukan, maka Perusahaan harus
mengungkapkan:
(1) alasan tidak mereklasifikasi jumlah tersebut: dan
(2) sifat penyesuaian yang akan dilakukan jika jumlah tersebut direklasifikasi.
48) | Hibah Pemerintah

Setiap Hibah Pemerintah yang diterima, Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai berikut:

a) sifat dan luas Hibah Pemerintah yang diakui dalam laporan keuangan dan indikasi bentuk lain dari
bantuan pemerintah: dan

b) kondisi yang belum terpenuhi dan kontinjensi lain yang melekat atas bantuan pemerintah yang
telah diakui.

Page 105 OCR 0.915
Page 105 of 105

Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari peristiwa atau keadaan
tertentu yang mempengaruhi kinerja perusahaan, seperti peristiwa/keadaan yang mempengaruhi
kelangsungan hidup perusahaan.

No Fl | Keteranga ' Keterangan
49) antara SAK dengan Standar Akuntansi legara Lain
a) Ketentuan ini berlaku bagi Perusahaan yang menyusun laporan keuangan dengan menggunakan
standar akuntansi selain SAK untuk memenuhi persyaratan otoritas pasar modal di negara lain
atau dalam rangka penawaran Efek di negara lain.
b) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) ringkasan perbedaan SAK dengan standar akuntansi di negara lain:
(2) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan posisi keuangan beserta penjelasannya:
dan
(3) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan laba rugi komprehensif beserta
penjelasannya.
Cc) Dalam hal Perusahaan dipersyaratkan oleh otoritas pasar modal di negara lain untuk melakukan
pengungkapan tambahan mengikuti ketentuan yang berlaku di negara tersebut, maka
pengungkapan tersebut wajib ditambahkan dalam laporan keuangan.
50) | Informasi Penting Lainnya Catatan 41

Jakarta, 21 Maret 2025
PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk

Yp

Sd
2 2
Ami Asweng Putro ah
Direktur P

File

File Open PDF
Source IDX
Size8.92 MB
Published25 Mar 2025
Pages105
Characters151,934
Text sourceOCR
OCR confidence0.924

Names mentioned 13 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk p.1 ×3
unresolved org Teknologi Mobilitas Tbk p.1 ×2
unresolved org Nama Kantor Akuntan Publik Y. Santosa dan Rekan p.1
unresolved org Kantor Akuntan Publik Y. Santosa p.1
unresolved org Y. Santosa dan Rekan p.1
unresolved org Bapepam-LK p.3 ×2
unresolved org Menteri Keuangan p.5 ×2
unresolved org Bank Indonesia p.13 ×12
unresolved org Bank Lain. Cc p.13
unresolved org Bank Indone p.26
unresolved org Direktorat Jenderal Pajak p.45
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia p.68
unresolved org Bapepam p.91 ×2

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result