Skip to content
Back to announcement

Checklist LapKeu 24_INTP_210325.pdf

Financial statement Text extracted INTP

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 85

Page 1 OCR 0.920
Page 10f83

CHECKLIST PENGUNGKAPAN LAPORAN KEUANGAN UNTUK SELURUH
INDUSTRI DI PASAR MODAL DI INDONESIA

Petunjuk isian Checklist:

1. Seluruh Emiten dan Perusahaan Publik harus menggunakan Checklist Pengungkapan Laporan Keuangan ini, kecuali Emiten dan Perusahaan Publik
yang merupakan Perusahaan Efek. Setiap Perusahaan Efek harus menggunakan Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek (Peraturan No. VIII.G,.17).

2. Tanda (V) diisi pada kolom ,Ada" apabila Emiten/Perusahaan Publik telah memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan dan selanjutnya
pada kolom Keterangan" ditambahkan cross reference ke nomor catatan atas laporan keuangan.

3. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan maka tanda w) diisi pada kolom ,Tidak Ada"
dengan menambahkan keterangan alasannya pada kolom keterangan.

4. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memiliki pos-pos tertentu sehingga tidak wajib memenuhi persyaratan pengungkapan yang ada maka
tanda (V) diisi pada kolom ,N/A',

5. Checklist Ini wajib ditandatangani oleh Direktur yang membawahi akuntansi dan keuangan dan Akuntan (untuk laporan keuangan audited).

Data Umum
| Nama Emiten/Perusahaan Publik PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk
| Bidang Usaha | Pabrik Semen
| Jenis penawaran Umum | Saham 0
Desember 2024
(Nama Kantor Akuntan Publik Kantor Akuntan Publik Rintis, Jumadi, Rianto &
Rekan
Nama Partner Lukmanul Arsyad, S.E.
Opini Akuntan Wajar Tanpa Modifikasian
Catatan tentang Opini (jika ada) NA —

“ disesuaikan dengan periode penyajian laporan keuangan,
Page 2 OCR 0.884
Page 2083

Ya Tidak
Pemenuhan Peraturan No.VIII.G,11 Tentang "Tanggung vV
Jawab Direksi Atas Laporan Keuangan"
Pemenuhan Peraturan No.VIII.A,2 tentang “Independensi v —
Akuntan Yang Memberikan Jasa Audit di Pasar Modal"

Data Keuangan Penting

Periode laporan keuangan December 2024
Dalam jutaan rupiah
Laba Rugi Komprehensif
Pendapatan 18.548.734
Laba (rugi) bruto 6.060.955
EBITDA 3.936.381
Laba (rugi) bersih tahun berjalan 2.007.946
Laba (rugi) komprehensif 2.020.344
Laba per saham (dasar)
(dalam jumlah rupiah penuh) 591,49
Laba per saham (dilusian) N/A
Laporan Posisi keuangan
Jumlah Aset 30.420.006
Jumlah Aset Lancar 10.389.834 |
Jumlah Aset Tidak Lancar 20.031,172
Jumlah Liabilitas 8.305.656 |
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 7.175.129
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 1.130.527
Jumlah Ekuitas 22.114.350

Page 3 OCR 0.889
Page 30f83

Periode laporan keuangan 00 | December 2024
| Dalam jutaan ruplah |
Modal Disetor 1.840.616
Saldo Laba 3 20.884.347

Rasio Keuangan"
Rasio Lancar (96) 144,8
|.ROA | 65,7
ROE 9,3
Ebitda thd pendapatan (30) 21,2

“dapat disesuaikan berdasarkan industrinya

Catatan:

1. Pengungkapan yang dipersyaratkan untuk masing-masing pos wajib diungkapkan seluruhnya, kecuali pengungkapan tersebut tidak relevan
atau tidak dapat diterapkan pada Emiten atau Perusahaan Publik. Emiten atau Perusahaan Publik wajib menyesuaikan pengungkapan sesuai
dengan karakteristik industri apabila pengungkapan tersebut dipersyaratkan oleh SAK atau relevan untuk memahami laporan keuangan Emiten

atau Perusahaan Publik.

2. Emiten atau Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek tidak mengacu pada checklist Ini, namun mengikuti peraturan Bapepam-LK

No VIIL.G.17 tentang Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek.

Laporan Keuangan Terdiri dari:

Laporan posisi keuangan pada akhir periode

Laporan laba rugi komprehensif selama periode

ba Ma HN

Laporan arus kas selama periode

Ss

1

2

3 Laporan perubahan ekuitas selama periode
. aa

s

Laporan posisi keuangan pada awal periode komparatif yang disajikan saat
Perusahaan menerapkan suatu kebijakan akuntansi secara retrospektif atau
membuat penyajian kembali pos-pos laporan keuangan atau ketika Perusahaan
mereklasifikasi pos-pos dalam laporan keuangannya.

6 Catatan atas Laporan Keuangan

Page 4 OCR 0.843
2

Page 4 of83

Perusahaan wajib menyajikan catatan atas laporan keuangan dengan urutan sebagai

berikut:

3. gambaran umum Perusahaan:

b. dasar penyusunan laporan keuangan dan ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan yang
diterapkan:

& Informasi tambahan untuk pos-pos yang disajikan dalam laporan posisi keuangan,
laporan laba rugi komprehensif, laporan perubahan ekulttas dan laporan arus kes,
sesual dengan urutan penyajan laporan dan penyajian masing-masing pos: dan

d. pengungkapan lsinnya yang antara lain meliputi:

1) informasi yang dipersyaratkan oleh SAK yang tidak disajikan di bagian manapun
dalarn laporan keuangan j dan

2) informasi yang tdak disajikan di bagian manapun dalam laporan keuangan, tetapi
Informasi tersebut relevan untuk memahami laporan keuangan,

Perusahaan wajib menyatakan dalam bentuk nilai atau persentase untuk menjelaskan

adanya bagian dani suatu jumlah, tidak menggunakan kata "sebagian".

Perusahaan wajib mengungkapkan dalarn penjelasan rnasing-masing pos mengenai Aset

yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan,

Dalam hal Aset Perusahaan diasuransikan, wajib diungkapkan jenis dan nilai aset yang

Oiasurangkan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup serta pendapat

Mmenajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan wajb

diungkapkan alasannya,

Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan

Gambaran Umum Perusahaan
Hal-hal yang harus diungkapkan, antara lain:

Pendirian perusahaan

"

Riwayat rngkas perusahaan,

Catatan 12

2)

Nomor dan tanggal akta pendirian serta perubahan Lerakhir, pengesahan dari Instansi yang
berwenang, dan nomor serta tanggal Berita Negara:

Catatan 13

3)

Kegiatan usaha sesuai anggaran dasar Perusahaan dan yang sedang dijalankan pada
periode pelaporan)

Catatan Ia

4)
5)

Tempat kedudukan perusahaan dan lokasi utama kegiatan usaha:

Catatan Ia

Tanggal mulai beroperasinya perusahaan secara komersial, Dalam hal gerusahaan
melakukan ekspansi atau peremgingan usaha secara signifikan pada periode laporan yang
CGisajikan, wajih disebutkan saat dimulainya operasi komersial dari ekspansi atau

“Tcatatan Ia

Page 5 OCR 0.817
Pace 5 of 83

perampingan usaha dan kapasitas preduksinya: dan

6) | Narna entitas Induk dan nama entitas induk terakhir dalam kelompok usaha (ukimate Catatan 1a
parent of the group). Dalam hal tidak dapat diungkapkan, wajib disebutkan alasannya.
7) | Khusus Industri Modia
Penjelasan rinci tentang Perizinan yang dimiliki.
Bj) | Khusus Industri Jalan Toi
Peraturan perundangan atau keputusan pemerintah yang mendasan penyeletagaraan jalan
tol tersebut.
9) | Khusus untuk Asuransi dan Pembiayaan

Izin bidang usaha dari Menteri Keuangan atau Otoritas yang berwenang.

10)

Khusus untuk Industri Perbankan
Izin usaha sebagai bank umum, sebagai bank dewsa (jika ada), serta Izin untuk
menjalankan kegiatan berdasarkan prinsip syariah Cika ada).

11)

Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi dan Pertambangan Umum
Area Eksplorasi dan Eksploltasi/ Pengembangan.
Penjelasan mengenai area eksplorasi dan eksploitasi Perseroan meliputi :
a) Area Eksplorasi, meliputi:
Nama lokasi,
Nama pernilik xzin lokasi:
Tanggal perolehan izin ekplorasi serta tanggal jatuh temponya:
Persentasi kepemilikan saham Persergan pada perusahsan pemilik izin lokasi dan
Juntah biaya eksplorasi yang telah dibukukan sebagai Aset Minyak dan Gas Bumi
per tanggal Laporan Pesisi Keuangan:

oo0

b)

:
j
$
|
:
:
i
5

Nama lokasi,

Nara pemilik Iin tokasi:

Tanggat perolehan Ijin eksploitasi serts tanggal jatuh temponyaj

Persentasi keperrilikan saharn Perseroan pada perusahaan pemulik ijin lokasi:
Jumlah Cadangan Terbukt (P1), ketarangan tentang pihak yang melakukan
sertifikasi, dan tanggal sertifikasi:

Jumlah produksi pada tahun berjalan: dan

Akurmulasi jumlah produksi sejak awal kegiatan ekspinitasi/pengermnbangan oleh
Perseroan hingga tanogal laporan posisi keuangan,

d0 co000

Page 6 OCR 0.814
Page Gof 83

12)

Khusus Industri Kehutanan

Yang harus diungkapkan antara bin:

@) pelaksanaan kegiatan pengusahaan hutan:

b) racian luas areal sisa hutan yang belum dikelala selama masa sisa manfaat HPH) dan
€) sisa umur HP4,

b. Penawaran Umum Efek, yang harus diungkapkan antara ain:
1) | Tanggal dan/atau nomor surat efektif penawaran umum, termasuk penawaran Efek yang PA Cetatan ib
diterbttkan di luar Indonesia:
2) | Jenis dan jumlah Efek yang ditawarkan, v Catatan 1b
A) | Bursa tempat Efek dicatatkan, dan v (Catatan Ib
4) | Tindakan perusahaan yang dapat mempengaruhi jurriah Efek yang Oiterbitkan (corporate v Catatan 1b
action) sejak penewaran umum perdana sampai dengan periode pelaporan terakhir,
& Struktur Perusahaan, entitas anak, dan Entitas Bertujuan Khusus (EBK)
Yang harus diungkankan antara lain:
1) | Nama entitas anak dan/atau EBK yang dikendalikan baik secara langsung rnaupun tidak: v Catatan Ic
langsung,
2) | Tempat kedudukan, v Katatan Ic
3) | Jenis usaha: v Katatan 1c
2) | Tahun beroperasi secara komersial: v Catatan Ic
5) | Persentase kepemilikan dan proporsi hak suara (jika berbeda): v 1c
6) | Total Aset, dan v Katatan 1c
7) | Informasi penting lainnya antara lain:

2) sifat hubungan antara entitas induk dan entitas anak, apabila enbtas induk tidak
memiliki baik langsung maupun tidak langsung melalui entitas anak, lebih dari 5086
(lima puluh perseratus) hak suara yang sah:

0) alasan mengapa kepemilikan baik Jangsung maupun vdak langsung lebih dari 5096 (lima
puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial atas nvestee tidak diikuti dengan
pengendalian:

C) @ktur penode pelaporan dari laporan keuangan entitas anak apabsa laporan keuangan

Page 7 OCR 0.846
Page 7 ot 83

tersebut digunakan untuk menyusun laporan keuangan konsolidasian dan tangga! atau
periode berbeda dari tanggal laporan keuangan entitas Induk, dan alasan menggunakan
tangosl atau perbde yang berbeda,

d) sifot dan luas setiap restriksi signifikan dalam kemampuan entitas anak untuk
mentransfer dana ke entitas induk dalam bentuk dividen tunai, atau pembayaran
kembali pinjarnan atau uang muka,

@) suatu rincian yang menunjukkan dampak setiap perubahan bagian kesemnilikan entitas
Induk pada entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya Pengendalian atas ekuitas
yang dapat diatrusikan pata pernilik entitas induk: dan

?) dalam hal hilangnya Pengendalian atas entitas anak, maka entitas induk harus
mengungkapkan:

(1) keuntungan atau kerugian (ilka ada) yang diakul dari hilangnya Pemsendalian, dan
porsi dari keuntungan atau kerugian yang dapat diatribuskan pada pengakuan
sisa Investasi pada entitas anak terdahulu dengan Nfai Wajar pade tanggal
hilangnya Pengendalian:

(2) Jumlah persentase kepernilikan yang dilepaskan:

(3) junvah harga yang diterimaj

(8) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas,

(5) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya dimana
Pengendalian dilepaskan, dan

(6) jumlah Aset can Liabilitas selain Kas dan Setara Kas pads entitas anak atau bisnis
lainnya dimana Pengendalian dilepaskan, yang diikhtisarkan berdasarkan kategori
utamanya,

L tra

1)

Karyawan, direksi, komisaris, dan komite audit
Yang harus diungkapkan antara lain:

“Nama dan jabatan untuk masing-masing anggota direksi, dewan komisaris, dan komite
audit,

Cataran id

2)

Cakupan manajemen kung dan

«

Catatan id

3)

Jumlah karyawan tetap pada masing-masing akhir periode atau rata-rata jumlah karyawan
tetap selama periode yang bersangkutan, secara konsolidasi untuk Perusahaan dan entitas
anak.

Catatan 1d

Penerbitan Laporan Keuangan

1)

Tanggal laporan keuangan diotorisasi untuk terbit: dan

Page 8 OCR 0.808
Fage 8 of 83

Pra yang serangan Jawa mega Dgn keong Me NN

Ikhtisar Kebijakan Akuntansi Signifikan
Dalam bagian ini Yarus diwngkapkan hal-hal sebagai berikut:

| 3 Pernyataan kepatuhan terhadap SAK
Pernyataan Ini merupakan pernyatean bahwa laporan keuangan telah disusun dan disajikan v
sesual dengan SAK. Catatan Za

NN Dasar pengukuran dan penyusunan laporan keuangan

| 1) | Dasar pengukuran laporan keuangan yaitu berdasarkan binya historis (Mistorcai Cost), v tan Za
biaya perolehan kini (current cost), nilai realisasi neto (net realizabie veire), Nilai Wajar
(&ir value) atau jumlah yang dapat dipulihkan berdasarkan SAK yang berlaku.

2) | Dasar penyusunan laporan keuangan, yaitu dasar akrual, kecuali untuk laporan arus kas. v Katatan Za

3) | Mata varg fungsional dan mata vang penyajian yang digunakan, mellputi
a) mata uang fungsional Perusahaan dan entitas anak: v Ketatan 29
b) fakta dan alasan perubahan, apabila terdapat perubahan mata uang fungsional V

Perusahaan maupun kegiatan usaha asing yang signfikanj dan
C) alasan perubahan mata uang penyajian (jika ada). v

4) | Alasan perubahan periote pelaporan (jika ada), v
3 Penggunaan Pertimbangan, Estimasi, dan Asurnsi Signifikan oleh Manajemen

1) | Perusahaan harus mengungkapkan dalam ikhtisar kebijakan akuntansi Signifikan stau
bagian lain dari catatan atas laporan keuangan, pertimbangan yang telah dibuat

manajemen Salim proses penerapan kebijakan akuntansi dan memiliki dampak yang paling
s'gnifikan terhadap jumlah yang diakui dalarn laporan keuangan:

2) | Perusahaan harus mengungkapkan informasi tentang asumsi yang dibuat mengensi masa
depan, dan sumber utama dari estimasi ketitakpastian lain pada akhir periode pelaporan,
yang memiliki risiko signifikan yang mengakbatkan penyesuaian material terhadap jumlah
Tercatat Aset dan Uabilitas dalam periode pelaporan berikutnya: dan

37 | Berkatan dengan Aset dan Uabilitas sebapaimana dmaksid dalam angka 21, catatan atas
laporan keuangan memasukkan rincian atas sifat dan jumlah tercatat pada akhir periode
pelapcran,

d. Kebijakan Akuntansi Tertentu

Page 9 OCR 0.829
Page 9 of B3

Kebijakan akuntansi tertentu merupakan kebijakan akuntansi lainnya yang diterapkan dan
relevan untuk memahermi feporan keuangan, Kebijakan akuntansi tertentu meliputi, tetapi
tidak terbatas pada hal-hat sebogoi berikut:

ta)

Prinsip-prinsip konsolidasi
Yang harus dijelaskan antara lain:

INDOCEMENT
Tae

a) ruang Ingkup Laporan Keuangan Konsolidasian, yang meliputi pos-pos entitas Induk. v
dan entitas anak:
b) dasardan kapan suatu entitas anak dikonsolidasikan ke dalarn laporan v
keuangan entitas induk,
CE) kebijakan akuntansi sehubungan dengan perubahan keperniikan tanps kehilangan v
Pengendalan atas entitas anak:
d) kebijakan akuntansi sehubungan dengan kelvlangan Pengendalian atas entitasanak: v
P) kebijakan akuntansi sehubungan dengan pencatatan dan penyajian kepentingan v
nonpengendali: dan
MN pernyataan behwa saldo pos dan transaksi material antar entitas yang dikonsolidasi v
telah dieliminasi,
Kombinasi bisnis 7
Yang harus dijelaskan antara lan: Catatan 2
a) metode yang digunakan dalam kombinasi bisnis, termasuk metode yang digunakan
untuk mengukur kepentingan nonpengendali:
b) pengakuan awal untuk goodwiif: N.
C) pengukuran setelah pengakuan awal untuk goodwil: dan v
d) kebijakan lainnya yang retsvan terkait dengan kombinasi bisnis yang ada di
Perusahaan, antara lain:
(1) pembelian dengan diskon) v
(2) akuisisi secara bertahap: dan v
(3) imbalan kontinjensi, v
3) | Kas dan setara kasi
Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan dalam menentukan komponen kas dan setara v Catatan 2c
kas,
4) | Instrumen Keuangan “3
a) Instrumen Keuangan selain Sukuk

Page 10 OCR 0.800
b)

K3)

Page 10 of B3

Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) pengakuan awsi Instrumen keuangan setiap kategori, termasuk perlakuan atas
Diaya transaksi,

(2) pengukuran setelah pengakuan awal nstrumen keuangan setiap kakegori,

(3) ketentuan saling hapus dari Instrumen keuangan:

14) metode yang digunakan untuk menentukan Nai Wajar Instrumen keuangan:

15) metode perhitungan yang digunakan untuk menentukan penurunan nilai dari aset
keuangan)

16) ketentuan penghentian pengakuan instrumen keuangan:

(7) khusus nstruman keuangan derivatif dan akuntansi lindung nilai, selain
penjelasan sebagaimana dimaksud dalam angka (1), angka (2), angka (3), angka
(4), angka (S), dan angka (6), wajib ditambahkan penjelasan mengenai:
fal ketentuan pemenuhan kriteria akuntansi Indung rilai:

(b| klasifikasi Indung nilai untuk tujuan akuntansi Indung nilai atas Instrumen
keuangan derivatif: dan
(c) perlakuan akuntansi (indung nilai untuk tujuan akuntansi Indung nilai.

Investasi pada Sukuk

Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) klasifikasi dan reklasifikasi investasi pada Sukuk,
(2) pengakuan awal Sukuk,

(3) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk,

fa) Penyajan pendapatan sukuk, dan

(5) penyajian amortisasi biaya transaksi,

Sukuk yang diterbitkan

Yang barus dijelaskan antara lain:

(1) pengakuan awal Sukuk,

(2) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk:
(3) biaya transaksi senerbitan Sukuk,

(4) posisi penyajian Sukuk: dan

(5) akad syariah yang digunakan.

Ko KMK, K,

&

LL

te LU

Lea.

Catatan 20

5,

L3)

Khusus Industri Perbankan

Giro Wajib Minimum

Page 11 OCR 0.844
Page 11 ot 83

ang harus dijelaskan #ntars lain ketentuan mengenai jumlah giro wajib minimum.
b) Giro pada bank Indonesia dan Bank Lain
Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Giro peda Bank Indonesia dan Bank
Lain.
€) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain
Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Penempatan pada Bank Indonesia
dan Bank Lain.

6)

Piutang Reverse Repo
Yang harus dijslaskan antara lain unsur-unsur Piutang Reverse Repo, metode pencatstan
dan pengukurannya,

7)

Khusus Industri Perbankan

Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah

Yang harus dijelaskan antara lain:

@) Kelompok obligasi rekapitalisasi yang dimiliki:

b) Pengakuan nilai pada investasi untuk setian kelompok Obligasi Rekapitalisasi
Pemerintah/dan

C) Dasar penyajian efek-efek dalam laporan keuangan.

8)

Khusus Industri Perbankan
a) Kredit
Yang harus dijelaskan antara bain:
(1) Peruslasan atas masing-mosing jenis kredit yang diberikan:
(2) Dasar penyajian atas kredit,
(3) Kebijakan manajemen dan pelaksaraan pengendalian risiko portofolo kredit:
(8) Perlakuan akuntansi untuk kredit yang dibeli dari BPPN (jika ada): dan
(5) Kebijakan Dank akan agunan kredit,
b) Tagihan/ Kewajiban Akseptasi
Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajan atas taghan/kewajiban akseptasi,

€) Agunan yang Diambil Alih
Yang harus dijelaskan antara Isin.
(ti) Dasar penilaian dan penyajian:
(2) Perlakuan akuntansi atas rilal realisasi putang/pemblayaan yang diberikan dengan
sako plutang/pembiayaan yang tidak dapat ditagih: dan
(3) Perlakuan akuntansi atas keuntungan (kerugian) dari realisasi penjualan agunan.

Page 12 OCR 0.832
»

Page 12 of 83

Khusus untuk Industri Pembiayaan

Piutang Pembiayaan Konsumen

Yang harus dijelaskan antara sein:

d) Dasar penyajian piutang pembayaan konsumen: dan

b) Dasar perilaian aset jika perusahaan menarik kembali aset pernblayaan konsumen dari
konsumennya.

10j

Anjak Plutang

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Jenis transaksi anjak piutang (dengan recourse atau tanpa reocurse):

b) Penyajian transaksi anjak plutang,

C) Perlakuan akuntansi atas perbedaan antara harga pengalihan dan jumlah bersih
putang dialihkan: dan

d) Perlakuan terhadap kegagalan atas tagihan anjak putang(ditagihkan kembali ke klien
atau ditanggung oleh perusahaan).

11)

12)

Sewa

Yang harus dijelaskan antara lain:

8) kebijakan penentuan suatu perjanjian mengandung suatu sewa:

b) kebijakan penentuan suatu sewa merupakan sewa pembiayaan atau sew3 operasi: dan
C) kebijakan akuntansi apabila Perusahaan bertindak sebagai lessee dan/atau jessor.

Tata

Catatan 2

Persediaan:
Yang harus dijelaskan antara lain mengenai kebijakan akuntansi yang digunakan dan
rumusan biaya yang digunakan,

Catatan 27

a) Khusus Industri Kehutanan
HTI Dalam Pengembangan
Yeng barus dijelaskan antara lain:
Beban-beban yang dikapitalisas, antara lain: kewajiban kepada negara, pemeliharaan
sarana dan pra-sarana,
HTI Siap Panen
Yang harus dijelaskan antara kain:
Biaya perolehan, mutasi pembebanan ke bisya produksi,

y

Page 13 OCR 0.811
Page 13 of 83

b) Khusus Industri Perkebunan

Tanaman Perkebunan

Yang harus dijelaskan antars lain:

(1) Desor klasifikasi untuk jenis tanaman sebagai persediaan, tanaman belum
menghasilkan, atau tanaman telah menghasilkan,

(2) Dasar penilaian dan pengukuran:

(3) Kebijakan akintansi reklasifikasi tanarnan belum menghasilkan ke tanaman telah
menghasilkan)

(4) Metode penyusutan dan masa manfaat tanaman yang disusutkanj dan

(5) Kebijakan akuntansi biaya pinjaman.

C) Khusus Industri Peternakan v
Hewan Ternak
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) Hewan ternak telah menghasilkan :
(2) Matode perutaiani
(b) Metode amortisasi (deplesi): dan
(cl Cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada,
(2) Hewan ternak datam pertumbuhan (balum menghasilkan) :
(a) Metode penilaian: dan
(b) Perkiraan waktu yang dibutuhkan untuk dapat berpindah menjadi hewan
ternak telah manghasiikan.

13) | Asat Tetap:
Yang harus dyelaskan antara lain: |
3) pengakuan awal Aset Tetap:

b) pencukuran setelah pengakuan awal Aset Tetap:

C) pengelompokan Aset Tetap:

d) metode penyusutan yang digunakan,

&) kapitalisasi binya yang terkait dengan Aset Tetap,

IM  estirrasi umur manfaat dan tanf penyusutan,

9) penghentian pengakuan:

1) ailai residu, dan

ID) pernyataan bahwa manajemen telah mengkaji ulang atas estimasi umur ekonomis,
metode penyusutan, dan nilai residu pada setiap akhir periode pelaporan,

(Catatan 2g

Ae ahaha

Page 14 OCR 0.838
Page 14 0783

14) | Investasi pada Entitas Asosiasi
Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat investasi pada “ Catatan 2h
asosiasi,

15) | Bagian partisipasi dalam Ventura Bersama
Yang harus dijelaskan antara lain metode yang didunakan untuk mencatat bagian v
partisipasi dalam Ventura Bersama.

16) | Pola Kerjasama v
Yang harus dijelaskan antara lain:

8) Kriteria dari bentuk kerjasama)

b) Kebijakan akuntansi untuk setiap jeris aset dan liabilitas yang timbul: dan
C) Sistem pembagian hasil, jika ada,

17) | Aset Tak Berwujud

Yang harus dijelaskan antara lsin :

a) pengakuan awal Aset Takbenwujud:

b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Takberwujud,

C) umur manfaat tidak terbatas atau terbatas, dan apabila umur manfaat terbatas,
diungkapkan tarif amortisasi yang digunakan dan umur manfaatnya:

d) sumber terjadinya Aset Takberwujud:

€) metode amorisasi yang digunakan,

I) penghentian pengakuan Aset Tekberwujud: dan

G) riset dan pengembangan (jika oda). v

Catatan 2k

Sa tt

18) | Aset tidak lancar atau kelompok Lepasan yang dimiliki untuk dijual

Yang barus dijelaskan antara lain:

a) kebijakan tentang peristiwa den kondisi suatu aset tklak lancar Diklasifikasikan v
sebagai aset yang dimiliki untuk dijual, dan

b) pengukuran aset tidak lancer atau kelomgok lepasan yang dimiliki untuk dijual, v

1S) | Properti Investasi :
Yang harus dijelaskan antara lain:

8) pengakuan awal Properti Investasi)

b) pengukuran setelah pengakuan awal Properti Investasi:

Ic) metode penyusutan yang digunakan, khusus untuk model biaya:

|d) estimasi umur manfaat dan/atau tarif penyusutan untuk model biaya: dan
|) penghentian pengakuan Properti Investasi.

Catatan 2)

BLK

Page 15 OCR 0.866
20)

Page 15 of 83

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi

Aset Minyak dan Gas Bumi

Yang harus dijelaskan antara lain:

3) Dasar pengukuran yang digunakan untuk menentukan jumlah tercatat brutoj

b) Kriteria kapitalisasi biaya, penurunan nilai (Imosirment) dan penilaian kembali aset
(revaluasi):

c) Metode penyusutan dan amortisasi yang digunakan:

d) Masa manfaat atau tarif penyusutan dan amortisasi yang digunakan: dan

2) Pertanggungan Asuransi,

21)

Penurunan Nilai Aset Nonkevangan

Yang harus dijelaskan antara lain:

@) ketentuan peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan kernungkinan terjadinya
penurunan niai, dam

b) kebijakan akuntensi pengakuan penurunan nilai aset nonkevanyan dan pembalikannya.

Catatan 2h

22)

Khusus Industri Perbankan

Liabilitas Segera

Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian liabilitas segera.
Simpanan Nasabah

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Penjelasan atas simpanan: dan

b) Dasar penyajian dari masing-masing kategori simpanan,
Simpanan dari bank lain

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Penjelasan atas simpanan dari bank lain: dan

b) Dasar penyajian simpanan dari bank lain,

Surat Berharga yang Diterbitkan

Yang harus dijelaskan antarb lain:

8) Kriteria dan jenis-jenis surat berharga yang diterbitkan: dan
b) Perlakuan akuntansi atas premi atau diskonto.

3)

Yang herus dijelaskan antara lain:
a) kondisi provist yang harus diakui) dan

Catatan 2t

Page 16 OCR 0.863
24)

Page 16 of 83

b) dasar penentuan nisi provis,

Utang Repo

Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Utang Repo, metode pencatatan dan
pengukurannya,

—l

25)

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi
Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan
Uabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan.
Yang harus dijelaskan entera lain:
3) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLHj
b) Metode smertisasi atas binya PLH yang ditangguhkan:
C) Metode penyusutan prasarana PLH: dan
d) Tabel yang memuat penjelasan tentang:
(1) Lokasi penambangan)
(2) Saldo awal untuk masing-masing lokasi
(3) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan: dan
(4) Saldo akhir urtuk masing-rnasing lokasi penambangan.

26)

Khusus Industri Pertambangan Umum

Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan

Yang harus dijelaskan antara lain:

3) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang masih berjalan
dengan penjelasan mengenai jangka waktu kontrak untuk Area of Interest yang
bersangkutan:

b) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksolorasi yang sudah menerukan
adanya Cadangan Terbukti dengan penjelasan bahwa amortisasinya baru akan
dilaksanakan pada saat dimulainya produksi,

C) Daser penentuan ditangguhkannya biaya pengembangan don kapitalisasi biaya
pekerjaan konstruksi dan prasarana: dan

d) Metode amortisasi dan penyusutan yang dipergunakan dengan penjelasan jangka
waktu perjinan penambangan, taksiran urnur ekonerris tambang dan dasar
perhitungan amuortisasi,

Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan

Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan

Yang harus dijelaskan antara lain:

0) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLM,

b) Motode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkanj dan

Page 17 OCR 0.848
Page 17 o/ 83

C) Metode penyusutan prasarana PLH,

27) | Pengakuan Pendapatan
8) Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) kondisi dan metode pengakuan pendapatan serta dasar pengukuran yang v Catatan 2)
digunakan berdasarkan jenis pendapatan yang 3d3, dan
(2) dalam bal terdapat transaksi hubungan keagenan, kebijakan pengakuan v
pendapatan dan penjualan dari hubungan keegenan serta beban terkait.

D) Pengakuan pendapatan dan Beban dengan menggunakan metode persentase v
penyelesaian
Yang harus dijelaskan antara lain metode yang diterapkan untuk menentukan tahap
penyelesaian suatu kontrak.

C) Khusus Industri Asuransi v
(3) Pengakuan pendapatan premi

Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain:

(8) Tarif yang digunakan dalam perritungan prerni yang belum rnerupakan
pendapatan:

(b) Kebijakan akuntansi untuk transaks reasuransi prospektif dan retroaklif: dan

(c) Penyajian pendapatan premi dalarn laporan laba rugi.

(2) Beban Klaim

Penjstasan yang harus ditambahkan antara lain:

(3) Kelompok beban klaim dalarn bentuk: klaim yang disetujul, klaim dalam
proses penyelesaian, klaim yang terjadi namun belum dilaporkan dan beban
penyelesaian klaim: dan

(b) Penyajian beban klaim dalam laporan laba rugi.

d) Khusus Industri Real Estate | v

Kapitalisasi dan metode alokasi biaya proyek pengembangan Real Estat

Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) Unsur biaya yang kapitalisasi ke proyek pengembangan Real Estat,

(2) Unsur bisnya yang dialokasikan sebagai beban proyek,

(3) Penyisihan atas realisasi pendapatan pada masa mendatang lebih rendah dari nilai
tercatat proyek,

(4) Metode alokasi blaya yang telah dikapitalisasi ke setiap unit Real Estat,

(S) Biaya yang direvisi dan direakkasi akibat perubahan mendasar pada estimasi kini:
dan

(6) Unsur biaya yang diakul sebagai beban pada saat terjadinya,

Page 18 OCR 0.825
Page 18 of 83

Program Loyalitas Pelangan
Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan terkait program loyalitas pelanggan

29)

Transaksi dan Saldo dalam mata uang asing
Yang harus dijelaskan antara lain:

3) ketentuan dalam penjabaran transaksi dan saldo dalam mata uang asing: v Katatan z1
b) pertakuan akuntansi selisih kurs yang timbul dari penjabaran aset dan liabilitas Ad
moneter, dan
€) referensi dan kurs yang digunakan untuk menjabarkan transaksi dan saldo dalarn mata
uang asing,
30) Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi
Yang harus dijelaskan antara lain:
2) Dasar penetapan Pikak-pihak berelasi: v Catatan 2e, Catatan 26
b) Pengungkapan Pihak-pihak berelasi dalam Laporan Keuangan, dan v
31) | Hibah Pemerintah
Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan akuntansi tentang metode penyajian dalam
laporan keuangan.
32)| Pajak Penghasilan
Yang harus dijelaskan antara lain:
2) dasar penentuan tarif pajak untuk mengukur pajak kini dan pajak tangguhan: v (Catatan 2p
b) ketentuan mengenai saling hapus: v
C) pengakuan dan pengukuran aset pajak tangguhan: dan v
d) metode yang digunakan dalam menilai aset (Nabiltas) pajak tangguhan, v
33)! Imbalan Kerja
Yang harus dijeaskan antara lain:
8) jenis imbalan kerja yang diberikan kepada karyawan, v Catatan 2m
b) desicripsi umum mengenai jenis program Imbalan pascakerja yang diselenggarakan v
Oleh Perusahaan)
C) kebijakan akuntansi Perusahaan dalam mengakul keuntungan dan kerugan aktuarial: v
gan
d) pengakuan keuntungan den kerugian untuk curtaiiment dan penyelesaian, v
32)| Saham Treasuri V |
Yang harus dijelaskan antara Isin metode pengekuan dan pengukuran atas pernbelian, Catatan Zu

penjualan, atau pembatalan seham treosuri,

Page 19 OCR 0.837
Page 19 cf 83

Pembayaran Berbasis Saham
Yang harus dijelaskan #ntara Isinketijakan akuntansi untuk transaksi pembayaran berbasis
saham yang diselessikan melslui instrurren ckuitas darfatau diselesaikan rmelslui Kas,
termasuk pengukurannya.

36)

Kuasi-Reorganisasi

Yang harus dijelaskan antara lain:

8) Dasar dilakukannya kuasi-reorganisasi,

b) Dasar penentuan nilai wajar Aset dan Uatilitos: dan

C) Perlakuan akuntansi untuk selisih hasil revaluasi Aset dan Liabilitas.
Catatan: Berlaku untuk kuasi reorganisasi sebelum 1 Januari 2015.

3?)

Biaya Pinjaman
Yang harus dijelaskan antara lain kondisi yang mengharuskan biaya pinjaman
Gikapitaisasikan sebagai bagian dari biaya perolehan aset kualifikasian,

38)

Segman Operasi
Yang harus dijelaskan antara lain dasar yang digunakan oleh manajemen untuk
mengidentifikasikan Segmen Operasi.

kketatan 26

39)

Laba (Rugi) per saham
Yang harus dijelaskan antara lain dssar perhitungan laba (rugi) per saham dasar dan laba
(rugi) per saham dilusiin,

Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan

Catatan 2s

Kas dan Setara Kas
Yang harus diungkapkan antara lain:

8) unsur Kas dan Setara Kas pada pihak berelasi dan pihak ketiga)

b) ringan jumlah penempatan di bank berdasarkan narra bani sarta jenis mata uang
asing,

C) kisaran suku bunga kontraktuai dar Setara Kas selama periode pelaporan: dan

(catatan 4

Page 20 OCR 0.868
Fage 19 of 83

Pembayaran Berbasis Saham
Yang harus dijelaskan antara lamkebijakari akuntansi: untuk transaksi pembayaran berbasis
saham yang diselesaikan melalu! Instrumen ekuitas dan/atau diselesaikan melalui Kas,
termasuk pengukurannya.

36)

Kuasi-Reorganisasi

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Dasar dilakukannya kuasi-reorganisasi:

b) Dasar penentuan nila wajar Aset dian Liabilitas: dan

C) Perlakuan akuntansi untuk selisih hasil reyaluasi Aset dan Labilitas.
Catatan: Berlaku untuk kuasi reorganisasi sebelum 1 Januari 2013.

37)

Biaya
Yang harus dijelaskan antara lain kondisi yang mengharuskan biaya pinjaman
dikapitalisasikan sebagai bagian dari bisya perolehan aset kuahfkasian.

38)

Segmen Operasi

Yang harus dijelaskan antara lain dasar yang digunakan oleh manajemen untuk v

mengdentifikasikan Segmen Operasi,

Catatan 2g

39)

Laba (Rugi) per saham

Yang harus dijelaskan antara kan dasar perhitungan laba (rupi) ser saham dasar dan laha v

(rudi) per saham dilusian

Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan

Catatan 2s

Cc) kisaran suku bunga kontraktual dari Setara Kas selama periode pelaporan: dan v

3 Aset
1) | Kas dan Setara Kas
Yang harus diungkapkan antara lain:
@) unsur Kos dan Setara Kas pada pihak berelasi dan pihak ketiga, v Kcatatan 4
b) rincian jumlah penempatan di bank berdasarkan nama bank serta jenis mata uang 4
asing:

Page 21 OCR 0.801
Page 21 cf 83

(8) Jumlah yana yang tidak dapat dicairkan pada bank berrnasalan, bank beku
Operasi atau likuklasi termasuk tingkat kemungkinan diterimanya kembah dana
tersebut berdasarkan Informasi dari otoritas yang berwenang, dan

(9) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan miku,

3)

Piutang Usaha
Yang Iarus diungkapkan antara lain:

3)
b)
€)
g)
2)

n

@
1
»

jumlah piutang yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi:
jumah piutang menurut debitur,

Jumlah piutang menurut mata uang:

siasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai,

Jurnah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai

secara Individual dan kolektif, dan penghapusan piutang:

pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan atau keyakinan manajemen

atas ketertagihan piutang spakile tidak dibentuk cadangan,

biutang yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasah dijarninkan,

jumlah diamertisasi dengan menggunakan metode suku bunga etek, dan

informasi keterlibatan berkelanjutan atas piutang yang ditransfer, meliputi:

(2) jumlah yang ditransfer, beban bunga, retensi, jatuh tempo, dan ikatan penting
lain yang diatur dalam perjanjian: dan

(2) jaminan yang diberikan (bila acta).

&.. KEL Y «

Ketatan 5

4)

Khusus Industri Asuransi

3)

Piutang Premi
Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain:

(3) Jumlah piutang berdasarkan tertanggung dan asuradur,
(2) Jumlah piutang berdasarkan jenis asuransi: dan
(3) Jumlah piutang premi yang diperkenenkan dalem perhkungan sotvabilitas,

an an ho K3 KK

b)

Piutang Koasuransi
Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain:

(1) Jumlah berdasarkan ko-asuradur:
(2) Jumlah menurut jenis asuransi: dan
(3) Jumlah piutang koasuransi yang diperkenankan dalem perhitungan solvabilitas.

Page 22 OCR 0.815
Page 22 cf 83

Cc) Piutang Reasuransi

Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:
(1) Jumlah piutang berdasarkan reasuradur,
(2) Jumlah piuteng atau utang reasuransi yang diselinghapuskan: dan

(3) Jumlah piutang reasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan sofvabilitas.

4)

Piutang Hasil Investasi
Tambahan pengungkapan mengenai antars lain:

(1) Pemisahan antara piutang kepada pihak berelasi dan pihak ketiga:
(2) Jumlah piutang menurut jenis investasi,
(3) Jumlah piutang rrenurut rrata uang: dan

Ia) Jumiah piutang yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

5)

Khusus Industri Pembiayaan

a)

Piutang Pembiayaan Konsumen
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Jumlah piutang menurut dan jenis obyek perrbiayaan (contoh: kendaraan
bermotor, elektronik, rumah, dan Isin-lain):

(2) Rincian umur dari angsuran pembiyaan konsumen:

(4) sama pembiayaan bersama, penunjukan selaku pengelola piutang, penerusan
pinjaman dan pengambilalihan piutang apabila perusahaan membagi risiko tidak
tertagihnya prutang tersebut dengan bank-bank dalarn rangka transaksi di atas:

(5) Pendapatan pembiayaan konsumen yang belum diakui,

16) Nilai dan Jenis jaminan yang diserahkan oleh pelanggan atas piitang
pembiayaan konsumen yang dberikan berdasarkan objek pembiayaan:

(7) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, dan

b)

Tagihan Anjak Piutang

Yang harus diungkapkan artara lain:

() Jumlah tagihan anjak piutang tanpa recourse dan dengan recourse, beserta
jurnlah utang retensi anjak piutang dan pendapatan snjak partang (tanpa

Page 23 OCR 0.841
Page 23 or 83

recourse) serta pendapatan anjak piutang tangguhan (dengan recourse): dan |

(2) Pengungkapan mengenai tingkat bunga, jatuh tempo dan jumlah piutang yang
diperoleh serta ikatan penting yang diatur dalam perjanyan anjak prutang.

Cc) Piutang Sewa Pembiayaan v

Yang harus diungkapkan antara lain:

(4) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan phak ketiga,

(2) rekonsillasi antara Investasi sewa bruto dan nilai kini piutang pembayaran sewa
MImum pada akhir periode pelaporan. Di samping itu, lessor mengungkapkan
Investasi sewa bruto can nilai kini piutang pembayaran sewe Minimum pada akhir
periode pelaporan, untuk setiap periode berikut:

la) kurang dari satu tahun
(b) lebih dari satu tahun sampai lima tahun
fc) lebih dar lima tahun
(3) nendapatan keuangan yang belum diterima:
14) nilai residu yang tidak dijarrin yang diakru sebagai manfaat lessar:

dj) Piutang Sewa Operasi v

Yang harus diungkapkan antara lain:

(4) jumlah agregat pembayaran sewa minimum masa depan dalam sewa operasi
yang tidak capat dibatalkan untuk setiap perlode berikut,

fa) kurang dari satu tahun
(D) lebih dari setu tahun sampai Ilma tahun
tc) lebih dari lima tahun

(2) total rental kontinjen yang diakui sebagai pendapatan pada periode: dan

Page 24 OCR 0.841
Pane 24 or B3

6) | Khusus Kontrak K' v

Piutang Retensi
Yang harus diungkapkan antara lain:

ah. Jumiah piutang dari masing-masing kontrak konstruksi dan
7) | Tagihan Bruto kepada Pelanggan . v

Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain tagihan bruto dari setiap kontrak
konstruksi.
Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirind dalam bentuk tabel yaitu :

a) biaya kontrak yang terjadi:
b) laba yang diakui:

C) kerugian yang terjadi dan

Bj | Piutang Reverse Repo v
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efsk yang ditransaksikan:

b) Tanggal dan harga dilakukarnya pembelian dan penjualan kembali Efek:
C) Nama pihek/counterparty:

d) Lokasi Efek jaminan:

e) Tingkat bunga plutang reverse repoz
3) | Agunan Yang Diambil Alih v

Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Nilai realisasi bersih pada saat diambilalihj

b) Selisih antara nilw realisasi bersih atas agunan yang diambilalikh dengan saldo piutang
yang tdak tertagih, dan

Page 25 OCR 0.846
Page 25 of 83

Piutang Dividen dan Bunga

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis Jan jumlah tagihan dividen, bunga, dan

17

Genda kepoda pihak lain.
Plutang Lain-Lain

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian jenis dan jumlah piutang:
b) Jumlah Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN), dan
C) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan

SL.

material

12)

Aset Keuangan Lainnya
Pengundkapan ini telah diterapkan untuk aset keuangan lainnya yang bersifat lancar
maupun tidak lancar.

a) Pengelompokkan 2set keuangan lainnya sesual klasifikasi yang dipisahkan antara phak
ketiga dan pihak beralasi.

b) Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) nilai tercatat aset keuangan untuk setiap kelompok ian rincian investasinya:

(2) laba atau rugi neto pada setiap kelompok aset kesangan berdasarkan klasifikasi,
baik yang disajikan pada pos pendapatan komprehensif lainnya maupun yany
Giskuw sebagai laba atau rugi perlade berjalan:

(3) total pendapatan bunga yang dihitung menggunakan metode suku bunga efektif
Untuk aset kevangan selain yang diukur pada nila wajar melalui laba rugi:

(4) biaya perolehan termasuk jumlah premium dan diskonto yang belur diamortisasi,
untuk Elek dimiliki tangga jatuh tempo

material

(5) peringkat Efek utang berikut nama perneringkat (ika ada)

(G) uraian tentang alasan diambilnya keputusan menjual untuk aset keuangan yang
diklasifikasikan dimiliki hingga jatuh tempo:

(7) jika terdapat reklasifikasi aset keuangan, rnoka wajib diungkapkan:
ta) Jumlah yang direklasifikasi ke dan dari setiap kategori:
(b) alasan reklasifikasi: dan
(GC) sisa investasi dalam kelompok dimiliki hingga jatuh tempo yana telah
direklasifikasi dalam kelompok tersedia untuk dijual,

bea

Page 26 OCR 0.833
Pane 26 0783

(8) jumlah tercatat aset keuangan yang dijaminkan sebaosi agunan untuk Latxlitas

atau labilitas kontinjensi serta syarat dan kondisi yang terkait dengan penjaminan
tersebut,

(9) jumiah penurunan nilai atas aset keuangan (ilka ada), termasuk mutasinya, v
Gipisahkan antara aset keuangan yang mengalarm penurunan nilai dan aset
keuangan yang tidak mengalami penurunan nital, serta dipisahkan antara
penurunan nilai yang dihitung secara kolektif Jan individusl, termasuk beban
penurunan nila yang diakw' dalam laba rugi, dan

(10) jumlah amortisasi keuntungan (kerugian) yang belum dinealisasi atas Investasi v
yang tersedia untuk dijual yang direklasifikasi menjadi dimiliki hingga jatuh
tempo.

| 28)| Khusus Deposito

Tambahan pengungkapan mengener antara lain:

3) mama bank, dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi: v Catatan 4
b) kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan: v
C) jenis dan jumlah daposito dalam mata uang asing: dan v
@) hal-hal lain yang dapat mempengaruhi kualitas pencairan deposito tersebut. vV
14) | Khusus Investasi pada Sukuk v

Tambahan pengungkapan mengenal antara lain:
2) rincian Sukuk berdasarkan nama penertit dan akad syariah:

b) tujuan model usaha yang digunakan:
C) jumlah investasi yang direklasifikasikan, jika ada, dan penyebabnya: dan
dj) Nilai Wajar untuk investasi yang diukur pacia blaya perolehan.

15) | Khusus Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah v
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

a) Rincian jumlah nominal dan nilai pasar efek berdasarkan jenis:

b) Tanggal jatuh tempo dan frekuensi pembayaran bunga:
C0) Tingkat suku bunga rata-rata par tahun: dan
d) Informasi penting lainnya

1G) | Khusus Unit Penyertaan Reksadana v
Tambahan pengungkapan mengena antara bin:

Page 27 OCR 0.830
Page 27 or 83

INERGEMUN

B) Rincian unit penyertaan reksadana Jan Nilai Aset Bersih, Jan

b) Jaba atau rugi neto berdasarkan kissifikasi, baik yang disajikan pada pos pendapatan
komerehenaf lainnye maupun yang diakul sebagai Jaba atau rugi periode berjalan
17) | Khusus Wesel Tagih —— v

Tambahan pengungkapan mengensiantara lain, pihak penerbit, kisaran tingkat bunga,
jatuh tempa, penis mata uang, dan uralan tentang sifat dan asal terjadinya (dam transaksi
usaha atau lainnya).

18) | Khusus Industri Asuransi v
Tembahan pengungkapan mengensi aset-aset yang menjadi dana jaminan,
19) | Pinjaman Polis v

Yang harus diungkapkan antaralain rincian berdasarkan:

a) Saldo pinjaman polis menurut jenis mata uang:

20) Khusus Irvdustri Perbankan “

Kradit Y
Yang harus diungkagkan antara lain:

a) Rincian jumlah kredit berdasarkan jenis, mata uang, sektor ekonomi dan jangka
waktu serta kolektitbilitas:

b) Jumlah cedongan kerugian penurunan rai dan mutasi selama periode berjalan,

ec) Rincan jumlah kredit berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

8) Rasio kredit usaha kecil terhadap jumlan kredit yang diberikan,

e) Tingkat siku bunga rata-rata per tahun:

» Ringan kredit bermasalah berdasarkan sektor dan jumlah cadangan penghapusan
menurut ketentuan Bank Indonesia:

(31 Rasio kredit bermasalah terhadap jumlah Aset keuangan dan rasio jumlah
cadangan kerugian penurunan nilai Aset keuangan yang telah dibentuk terhadap
jurmah minimum cadangankerugian penurunan iilai Aset keuangan sesusi
ketentuan Bank Indonesia,

hn) Jumlah kradit yang direstrukturisasi berdasarkan jenis dan kolektibilitas:

y Jumlah dan persentase bagian bank atas kredit sindikasi baik selaku pimpinan,
agen, atau anggota sindikasi:

Page 28 OCR 0.809
» Iktitsar pembelian kredit dari BPPN berdasarkan periode pembelian, jika ada:

k) Pendapat manajemen akan ketaatan bank terhadap Batas Maksimum Pemberan
Kredit (BMPK) yeng ditetapkan oleh Bank Indonesia:

21) | Tagihan dan Liabilitas Akseptasi v
Yang harus diungkapkan entara lain:

a) Rincian jumlah tagihan dan Aabilitas berdaserkan pihek, mata uang, dan jatuh tempo:

b) Untuk tagihan akseptasi diungkapkan kolektibilitas, jumiah cadangan penghapusan
dan mutasi selama periode berjalan:

CE) Rincian Jumlah tagihan dan liatiitas berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

d) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nila
tagihan akseptasi

22) | Persediaan

a) Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) total jumlah tercatat persediaan dan jumlah nilai tercatat menurut klasifikasi Catatan 6
yang sesuai begi Perusahaan:

(2) jumlah tercatat persediaan yang dicatat dengan Nilai Wajar dikurangi biaya
untuk menjual:

(3) jumlah persediaan yang diakui sebagai beban selama periode berjalan)

14) jumlah setiap penurunan nilai yang diakui sebagai pengurang jumtah persediaan
yang diakul sebagai beban dalam periode berjalan:

(5) Jumlah dari setiap pemulihan dari setiap penurunan nilai yang diakui sebagai
pengurang jumlah persediaan yang diakul sebagai beban dalam periode
berjalan:

(6) kondisi atau peristiwa penyebab terjadinya pemulihan nilai persediaan yang v
diturunkan,

(?) dalarn hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk persediaan yang
mamenuhi kriteria aset kusifikasian, meka diungkapkan:

(UI) jumlah baya penjarnan yang dikapitalisasi selama periode berjalan: den
UI) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman
yang layak dikanitalisasi,

(B8) persediaan yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan v

SKL KK

te

Page 29 OCR 0.824
Page 29 of 83

dijarninkan der

(9) jenis dannilai persediaan yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan
Tisiko yang ditutup serts pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan
asuransi, apabia tidak diasuransikan wajib diungkapkan alasannya,

Katatan 6

b) Khusus Industri Perhotelan

Tambahan gengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi yang harus

diungkapkan antara lain:

(4) — Makanan dan minuman:

(2) Perlengkapan dan

(3) Barang Dagangan,

c) Khusus Industri Real Estat

Tambahan pengungkapan antara lain:

(1) Pengungkapan nilai tercatat persedisan menurut klasifikasi
fa) Tanah Matarg:

(b) Unit Bangunan: dan
(Ce) Unit Bangunan dalam Penyelesaian,

(2) Jurniah bisya perolehan aset Real Estat yang pengikatan jual belinya telah
berlsku narrun penjualannya belum diakui, termasuk jumlah utang terkait yang
akan dialihkan, bila ada.

|G) Tanah untuk Pengembangan

Tembahan pengungkapan antars lain:

(1) Lokasi, luas tanah, proses perzinanj

(2) Jumlah biaya bonga dan rugi kurs yang dikapitalisasi ke tanah untuk

(3) Proporsi tanah yang dijadikan jaminan utang.

e) Khusus Industri Media 0

Tarmbahan pengungkapan satara lain:

(1) Natori program : lokal, impor (medis televisi):
(2) Buku, kertas koran, barang pra cstak (media cetak):

Page 30 OCR 0.829
Page 30 or B3

INOOCASENI
| (3) Barang promosi dan barter (media cetak): dan
(a) Bahan persediaan lain yang sesuai dengan industrinya.

"Khusus Industri Rumah Sakit v

Tambahan pengungkapan antara lain:

(1) Obat-obatan)

(2) Perlengkapan medis (disposable)) dan
(3) Persediaan lainnya

@) Khusus Industri Peternakan v

(1) Pengungkapan jumlah tercatat dan nilai tercatat rmenurut klasifikasi tertentu,
seperti hewan ternak menjadi:
ta) Hewan Ternak Tersedia untuk Dijual: dan

(b) Hewan Ternak dalam Pertumbuhan,

(2) Hewan Ternak Produksi - Berumur Pendek
Yang harus diungkapkan antara lain:

(a) Total jurriah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi hewan temak.
telah menghasikan dan hewan ternok belum menghasilkan,

(D) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selarna paling
tidak 2 tehun terakhir: |

(ch Nilai amortisasi (deplesij atas hewan ternak telah menghasikan:

(d) Pendapat mangjernen atas kecukupan jumlah penyisihan atau penghapusan |
persediaan yang mati atau hilang:

(e) Miai hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan
risiko yang ditutup:

(IN Jika tok ada asuransi untuk wabah penyakit, pertu dibuat cadangan kematian
atau rretode penghapusan langsung:
la) Pendapat manajemen atas kecukupan mai pertanggungan asuransi: den

Ih) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan narna pihak yang menerima
jaminan,

Page 31 OCR 0.851
23)

Page 31 of 83

Pajak Dibayar Di muka

Yang harus diungkapkan antara lain:
a) ringan menurut jenis don jumlah masing-masing pajaknya: dan
b) uralan mengenai jumlah restitusi pajak yang diajukan dan statusnya.

Catatan 11

Biaya Dibayar Dimuka
Yang harus diungkapkan antara lain rindan menurut jenis can jumlah,

Imrnaterial

Aset tidak lancar | kelompok lepasan yang Dimiliki untuk Dijual

Yang barus diungkapkanantara lain:

(1) urwan dari aset yang dimiliki untuk dijual atau kelompok lesasan:

(2) urwan fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan
yang diharapkan, serta cara dan waktu pelepasan,

(3) kerugian penurunan mia atau keuntungan pemulihan penurunan nilai:

(4) dalam hal aset yang dimiliki untuk dijual betum dapat direalisasikan dalam satu
tahun, diungkapken peristiwa atau keadaan yang dapat memperpanjang periode
penyelesaian penjualan menjadi lebih dari satu tahun,

(S) dalam hal dapar diterapkan, segmen yang diaporken dari eset yang dimiliki untuk
Ujuai dan kelompok lepasan disajikan sesusi dengan SAK yana berlaku: dan

(6) dalam hal aset yang diklasifikasikan sebegai aset yang dimiliki untuk dijual atau
kelompok lepasan dihentikan pengklasifikasiannya, diungkapkan:
da) nilai dari aset tersebut, yaltu nilai yang lebih rendah antara:

I- jarrtah tercatat asat tersebut sabelum aset ataL kelompok lepasan
diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual, disesuaikan dengan
penyusutan, amortisasi atau penilaian kembali yang telah diakui apabila aset
atau kelompok legasan tersebut tidak diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk
dijual: dan

Ii. jomlah terpulihkan peda saat tanggal keputusan untuk tidak menjual:

(b) uraian fakta dan keadaan yang mengarah kepada keputusan tersebut, dan
(c) dampaknya terhadap hasil operasi untuk periode tersebut dan periode sajian
sebelumnya.

26)

Piutang Pihak Berelasi Non-Usaha

Yang harus diungkapkan antara lain :

3) rincan jenis, nama pihak berelasi, dan jumlah piutang,

b) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugianpenurunan nilai serta penjelasan
terjadinya piutang pihak berelasi tersebut:

C) Jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan niai

Cetatan 26

Page 32 OCR 0.819
Page 32 of 83

secara Individual dan kolektif, dan penghapusan piutang,

@) pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai:
dan

€) dalam hai piutang berelasi non usaha disajikan dalam aset lancar, hal tersebut harus
Gibuktikan serta diungkapkan alasannya.

27)

Investasi pada Entitas Asosiasi

Yang harusdiungkspkan antara lain:

B) nama entitas asosiasi:

b) persentase kepemilikan dan penjelasan adanya pengaruh sigufikan, beserta alasannya:

€) nilai tercatat dan Nilai Wajar investasi dalam entitas asosiasi yang kuotasi
harganya tersediay

d) ringkasan Informasi keuangan entitas asoskisi termasuk jumlah agrepat Aset,
Uabilitas, pendapatan, dan laba atau rugi:

e) alasan tidak adanya pengaruh signifikan walaupun Perwahaan memiliki lebih dari 2016
(dua puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial investoe secara langsung
atau lidak langsung:

MN ekhur periode pelaporan dari laporan keuangan ontitas asosiasi, ketika laporan
keuangan tersebut digunakan dalam rmenerankan metode ekuitas dan tanggal atau
periode yang berbesa dengan Perusahaan, dan alasan menggunakan tangga atau
periode yang berbeda:

9) Sifat dan tingkatan setiap pembatasan signifikan atas kemampuan entitas asosiasi
ntuk mentransfer dana kepada Perusahaan:

N) bagian rugi entitas asosiasi yang tidak diakui dan alasannya, apabila Perusahaan
menghentikan pengakuan bagiannya atas rugi entitas asosiasi, baik untuk periode
terjadinya kerugian tersebut maupun secara kumulatif:

|) bagian atas Ilabilitas kontinjensi entitas asosias yang terjadi bersama-sama dengan
Investor lain:

J) Nabilitas kontinjensi yang terjadi karena Investor berkewajiban bersamea-sarnia untuk
semua atau sebsgiam Liabllitas entitas asosiasi, dan

K) ringkasan Inforrnasi keyangan entitas asosiasi, secara indiwdual atau dalam
kelompok, yang tidak dicatat dengan menggunakan metode ekuitas termasuk total
Aset, total Labilitas, Pendapatan, dan laba atau rugi.

t tat

Immaterat

28)

Khusus Industri Konstruksi
Jaminan

Yang haris diungkapkan antara lain rincian jaminan yang diberikan dan jumlah jamnen
tersebut serta kontrak konstruksi yang mensyaratkan adanya jaminan tersebut,

Page 33 OCR 0.809
28)

age 33 of B3

Khusus Industri Kehutanan

HTI dan HTI dalam pengembangan

Berupabiaya yang ditangguhkan dalam pelaksanaan pernbangunan HTI, yang disajikan
sebagai berikut:

&) Saldo awal:

b) Penyishan periode berjalan:

C) Realisasi yang dilakukan selama periode berjalan: dan

d) Saldo akhir.

30)

Khusus Industri Jalan Tol

Hak Bagi Hasil Tol

Investor tanpa kuasa hak penyelenggaraan harus mengungkapkan hal-hal berikut:
(a) Dasar pengukuran hak bagi hasil tol:

(b) Masa hak bagi hasi tol dan amortisasinya:

(c) Perubahan hak bagi hasil tal selama pericda berjalan: dan

(d) Rektasiikasi proyek kerjasema operasi dalarn pelaksanaan ke hak bagi hasil tol.

31)

Khusus Industri Perkebunan
Tanaman Perkebunan
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Untuk tanaman telah menghasilkan
(3) Ringan nilai tercatat dan akumulasi penyusutan menurut jenis tanaman:
(2) Rekonsitasi nilai tercatat awal tahun dan akhir tahun tanaman untuk setiap
kelompok selama paling sedikit 2 tahun terakhir:
(3) Status tanah yang digunakan untuk menanam
(4) Nilai tanaman teleh menghasiikan berdasarkan area/lokasi penanamang
(S) Perbandingan saido tanaman belum menghasiikan selama peling sedikit 2 tahun
dan
(6) Tanaman yang dijaminkan.

b) Untuk tanaman belim menghasilkan
(1) Mutasi tanarnan belum menghasilkan sebagai berikut :
(la) Saldo awal
IL. Tambahan tahun berjalan
IL Biaya langsung
(O) Jumlah kapitalisasi biaya pinjaman, dan rudi kurs dalam hal terjadi depresiasi
luar biasa

Page 34 OCR 0.815
Page 34 o' 83

| Pengurangan tahun berjalan

IL Jumlah yang direklasifikasi ke tanaman telah menghasiikan
(C) Pengurangan lainnya
(O) Saldo akhir:

(2) Nilat tanarnan dalam Perkebunan Inti Rakyat / Perkebunan Inti Plasma yang
menjadi milik perusahaan (inti) dan tanaman yang bukan milik perusahaan
(perkebunan rakyat/ perkebunan plasrna): dan

(3) Cedangan kerugian yarg mungkin timbul peda plasma,

32) | Khusus Industri Peternakan

Hewan Ternak Produksi - Berumur Panjang

Yang harus diungkapkan antara lain:

B) Pengelompokan hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) dan hewan
ternak telah menghasilkan:

b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tisp kelompok selama paling tidak 2
tahun terakhir,

GC) Milai amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan:

O) Wal hewan ternak tiap kelompok berdasarkan lokasi/area petermakanj

€) Kondisi hewan temak,

1) Persentase kematian selama tiga tahun terakhir:

9) Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan risiko yang
ditutup:

h) Nka tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematian atau
metode penghapusan langsung:

1) Ndal cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada:

1) Pendapat manajemen atas kecukupan nilai cadangan kematian, jika ada: dan

K) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang manarima jaminan.

33) | Properti Investasi
1) Yang harus diungkapkan antare lain:

(1) model pengukuran setelah pengakuan awal yang digunakan, model Wilai Wajar
atau model biaya,

(2) metode dan asurnsi signifikan yang diterapkan dalam menentukan Niai Wajar
Cari Properti Investasi

(3) pernyataan bahwa penentuan Nilai Wajar didukung oleh bukti pasar atau
lebih banyak berdasarkan faktor lain karena sifat properti tersebut dan
keterbatasan data pasar yang dapat diperbandingkan:

(4) nama Pendai, tanggal penilaian, dan tanggal laporan penilalan terakhir:

(S5) Jumlah yang diakul dalam laba rugi untuk:

(tmmnaterial

Page 35 OCR 0.832
Fage 35 ot 83

meenjuen
(a) penghasilan sewa dari Properti Investasi, v
(b)beban operasi langsung yang terjadi baik dari Properti Investasi yang v

menghasilkan maupun yang tidak menghasikan penghasilan sewa selama
periode tersebut: dam

(ic) perubahan kumulatif dalam Nilai Wajar yang diakui dolam laba rugi atas v
penjualan Properti Investasi dari sekelampok aset yang menggunakan
model baya ke kelompok aset yang menggunakan model Nilai Wajar,

(6) keberadaan dan jumlah pembatasan atas realisasi dari Properti Investasi atau “
pembayaran nenghasilan dan hasil pelenasan: dan
(7) kewajiban kontraktual untuk membeli, membangun atau mengembangkan “

Properti Investasi atau untuk perbaikan, permeiharaan atau peningkatan
b) Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model Nilai Wajar, selain
pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf (a) ditambahkan pengungkapan

antara lain:

(1) rekonsiliasi antara jurnlah tercatat Properti Investasi pada awal dan akhir v
periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi:

(2) saat suatu penilatan terhadap Properti Investasi disesusikan secara sigmfikan v

untuk tujuan pelaporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan
rekonsiliasi antara penilaian tersebut dan penilaian yang telah disesuaikan yang
dilaporkan dalam laporan kevangan, dengan menunjukkan secara terpisah:

Ia) juniah sgregat dari pengakuan kewajiban sewa yang telah ditambahkan

kembali: dan
(b) penyesuaian signifikan lain,
Ch Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model biaya, selain Immaterial
pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) ditambahkan pengungkapan
entara lain:
(1) umur manfaat, v
(2) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Properti Investasi v
pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan genambahan, pengurangan,
dan reklasifikasi,
(3) jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban v
penyusutan:
(4) jumlah rugi penurunan nilai yang diakui, dan jumlah pemulihan rugi penurunan v
nilai, selama satu periode sesuai SAK yana berlaku:
(5) transfer ke dan dari persediaan dan properti yang digunakan sendiri: dan v
(6) Nilai Wajar Properti Investasi, v

d) Khusus untuk Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan,
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) rindan Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan: 1
(2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak: v

Page 36 OCR 0.785
Page 36 of 83

(3) estimasi saat penyelesaian, v
(4) Mambatan kelanjutan penyelesaian: #.

(5) Jurnlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat Properti Investasi N,
dalam proses pernbangunan dan pengembangan: dan
(6) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk properti Investas yang
memenuhi keiteria aset kuslifkasian, meka wajib diungkapkan:
(3) jumtan biaya pinjaman yang dikapkalisasi selama periode berjalan: dan v
(B) tarif kapitalsasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman v
yang layak dikapitalisasi.

39) | Aset Tetap
Yang harus drungkapkan antara Isin:
8) setiap kelompok Aset Tetap wajib diungkapkan secara terpisah berdasarkan v (catatan 7
kepemilikan #set yaitu aset pemilikan longsung vanyatau aset sewa pembinyaany
b) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Aset Tetap peda awal v
Gan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi
€) jumlah penyuswan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban v
penyusutan,
Gd) rugi penurunan nilai dan jumlah yang dijurnal balik yang diakui dalam laba rugidan v
@kultas (jika ada):
8) Jumlah komitmen kontraktual dalam perolehan Aset Tetap: v
D Jurnlah kompensasi dari pihak ketiga untuk Aset Tatap yang mengalami pesurunan v
nilai, hilang, atau dihentikan yang dirnasukkan dalam laba rugi, apabila tidak
diungkapkan secara terpisah pada laporan taba rugi komprehensif:
9) Dalam hal Aset Tetap disajikan pada jumlah revaluasian, yang harus diungkapkan!
(1) tanggal sfektif revaluasi (Tanggal Penilatan))
(2) tanggal erektif persetujuan dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP) apabila Aset Tetap
untuk perhitungan pajak menggunakan jumlah revaluasian:
(3) rama Penilai dan tanggal laporan pendalan terakhir,
(4) metode dan asurnsi sign#fikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar
aset
(S) jumlah tercatat untuk setiap Asst Tetap seandainya aset tersebut dicatat dengan
model biaya, dan
(6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan prubahan selama |
periode Ian permbetesan-pembatasan distribusi saido surplus kepada para
pemegang saham,
b) Khusus untuk Aset Tetap dalam proses pembangunan, yang harus diungkapkan antara
lain:
(ip onclan Aset Tetap yang sedang dalam pembangunan) “

CL . ... uu

Page 37 OCR 0.831
Page 37 of 83

(2) bersentase jumiah tercatat terhadap nilai kontrak,
(3) estimasi saat penyelesaian,

Aset Minyak dan Gas Bumi

(khusus untuk perusahaan yang memiliki kegiatan hulu minyak dan gas bumi)

Yang barus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian aset menurut jenisnya, seperti aperated acreage, woperated acreage, sumur

dan peralatan serta fasilitas yang berhubungan, peralatan kantor, kendaraan, sumur
Gan peralatan serta fasilitas dalam pengerjaan:

(4) hambatan kelanjutan penyelesaian (jike sda): v

(5) jurdah pengeluaran yang diakul dalam jumah tercatat aset tetap dalam
pembangunan, dan

(5) dolam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriteria
asot kuaMfikasian, maka wajib diungkapkan:
(a) jumlah biaya pinjaman yang dkapitalsesi selama periode berjalan dan P4
Ib) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman “

yang layak dikamitalisasi.
U Pengungkapan lainnya antara lain

(ti) jumlah tercatat Aset Tetap yang tidak dipakai sementara: v

(@) jumlah tercatat bruto dari setiap Aset Tetap yang telah disusutkan penuh dan
masih digunakan

(3)jumlah tercatat Aset Tetap yang dihentikan dari penggunaan aktif dan tidak v
diklasifikasikan sebagai tersedia untuk dijual

(4)dalam hal model biaya digunakan, Nilai Wajar Aset Tetap apabila berbeda secara
maternal dari jumlah tercatat,

(5) nilai buku, hasil penjualan peto, keuntungan (kerugian) dari Aset Tetap yang
dihentikan pengakuannya:

(6) dalam hal terdapat Aset Tetap yang berasal dari hibah, agar diungkapkan jenis v
Aset, nilai tercatat, dan tanggal perolehan:

(7) perubahan estimasi masa guna dan/atau metode penyusutan menurut jenis Aset v
Tetap:

(8) Kondisi atau peristiwa yang menyebabkan terjadinya penurunan nilai atau v
pemulihan penurunan rai,

(9) Jumlah aset tetap yang dijadikan jaminan, nama pihak yang menerima jaminan dan f
Blasan penjaminan, dan

(10) Jenis dan nilsi aset tetap yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan
risiko yang ditutup, serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan
asuransi, apabila tidak diasuransikan agar diungkapkan alasannya.

35) | Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi v

Page 38 OCR 0.832
Pase 38 0 83

| (2

Tabel yang memuat penjelasan tentang :

(a) Lokasi penambangan,

(D) Saldo awal untuk masing-masing lokasi:

(C) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan, dan
(0) Saldo aktir untuk masing-rnasing lokasi penambangan

(3) Dalem hal sakio aset Minyak dan Gas Bum tersebut mengandung hak tagih kepada

Regulator terkait, perlu penjelasan kolektabilitas tagihan tersebut dalarn bentuk tatisi
analisa umur tagihan.

38)

Aset Tak Berwujud
Yang harus diungkapkan untuk setiap jenis Aset Takberwujud antara lain:

a)
b)
(3)

3

Ll

@)

n)

»
n

jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasij

alokasi jumlah amaortisasi Aset Takberwujud ke dalam pos laporan laba rugi

komprehensif,

rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi armortisasi Aset Takberwujud pada

ewal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan

reklasifikasi:

dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kritena aset

kuatifikasien, maka harus diungkepkan :

(1) jumlah biaya pinjaman yang dikapkalisasi selama periode berjalan, dar

(2) tanf kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jurwlah biaya pinjaman yang
layak dikapitalisasi,

jumlah tercatat Aset dan faktor signifikan yang merdukung penentuan dan

penilaiannya untuk Aset Takberwujud yang dinilai dengan umur manfaat tidak

terbatas,

penjelasan atas jumlah tercatat dan sisa periode arnortisasi dari setian Aset

Takberwujud yang material terhadap laporan keuangan Perusahaan,

Aset Tekberwujud yang diperoleh melalui Hibah Pemerintah dan awalnya diakui pada

Nia Wajar sesuai SAK yang berlaku, diungkapkan:

(1) Nilai Wajar pada pengakuan awal atas aset-aset tersebut:

(2) jumlah tercatatnya, dan

(3) Aset tersebut dlukur setelah pengakuan awal dengan model biaya atau model
revaluasi,

keberadaan dan jumlah tercatat Aset Tokberwujud yang kesemilikannya dibatasi dan

jumlah tercatat Aset Takberwujud yang menjadi jaminan untuk Liabiltas

nilai karnitrsen kontraktual untuk akuisisi Aset Takberwujud:

Aset Takberwujud disajikan pada jumlah rewaluasian, diungkapkan:

(1) tanggal etekof revaluasi (Tanggal Penilatan):

(2) nama Penilai can tanggal laporan penilaian teraktur:

LL. un

£

IImmaterial

Page 39 OCR 0.849
Page 39 of 83

jumlah tercatat Aset Takberwujud yang direvaluasi, v

(4) metode dan asumsi signifikan yang digunakan delam mengestimasi Nilai Wajar v
aset,

(5) jumlah tercatat untuk setiap Aset Takberwujud seandalnya Aset tersebut dicatat v
dengan model biaya: dan

(6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan perubahan selama v

periode dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada para

pemagang saham. Ka —
37) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi dan Pertambangan umum | | PA
Ge) Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan v

Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan
Yang harus diungkapkan antara lain tabel yang memuat penjelasan tentang :
(L) Saldo awal,

(2) Penambahan dan pengurangan,

(3) Seldo akhir,

b) Aset Eksplorasi dan Evaluasi v
Yang harus diungkapkanantara lain:
(4) rincian biaya peroishan aset eksplorasi dan evaluasi per area af Interest yang
mencakup saldo awal, penambahan dan pengurangan, dan saido akhir, dan
(2) Jurniah aset, Ilabilitas, penghasilan dan beban, arus kas operasi, dan arus kas
nwvestasi yang Umbul dari eksplorasi dan svaluasi pertambangan.

C| Bagian dari Biaya Eksplorasi Tangguhan: pengupasan tanah tambang. v

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Kebijakan akuntansi sehubungan dengan:

Ia) Metode pembebanan biaya pengupasan tanah, dan
Ib) Metode perhtungan Rasio Rata-Rata Tanah Penutup,

(2) Jumlah Biaya Pengupasan Tanah yang Ditengguhkan yang terdin dari (1) biaya
pengupasan awal, (2) biaya pengupasan lanjutan dengan penjelasan mengenal
perbedaan antara rasio aktual tanah menutup terhadap rasio rata-ratanya,

(3) Perubahan atas Rasio Rata-Rata Tanah Penutup (bila ada),

(4) Biaya Pengupasan Tanah yang Ditanggunkan dimana terjadi penundaan rasa
produksi, meliputi penjelasan :
fa) Alasan terjadinya penundaan,
tb) Amertisasi belum diperhitungkan karena belum dimulainya produksi, dan
(ch Jurnlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi (jika ada),

terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi

Page 40 OCR 0.829
Page 40 of 83

utarna yang dipergunakan dalam menghitung penururan nilai tersebut,

d) Biaya Pengembangan Tangguhan

Yang harus diungkapkan antara lain :

(1) Mutasi Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tengguhan selama tahun berjalan
dengan menunjukkan:
(a) Lokasi eksplorasi dan pengembangan:
(b) Saldoawal,
(CI Penambahan/pengurangan:
(d) Arortisasi, dan
(eh Saka akhir,

(2) Biaya pengembangan yang ditanggulkan atas kegiatan pengembangan yang
masih berjalan:

(3) Penjelasan apabila terjadi penghapusan biaya eksolerasi dari pengembangan
tangguhan yeng menurut penelaahan manajemen tidak dapat dipulihkan:

(4) Jumiah biaya eksolorasi dan pengembangan yang ditangguhkan dimana terjadi
penundaan masa produksi, meliputi penjelasan:
(al) Alasan terjadinya penundaan:
(bl Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dinilainya produksi: dan
(e) Jumlah penurunan (write own) akibat dilakukannya evaluasi bila ada,

terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asurrsi utarna
yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut.

(5) Apabila terdapat lebih dari satu Ara of Interest, make harus diungkapkan rincian

dari Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan untuk tisp-tiap Area of Interest,

y

Yapg barus diungkapkan antara lain:

9) jumlah utang usaha yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi,

b) jumlah utang usaha menurut mata uang: dan

€) jaminan yang diberikan oleh Perusahaan dengan menunjuk pos-pes yang berhubungan.

Ka.

Kas 8

2

Provisi

a) Pengungkapan untuk provisi berlaku untuk provisi jangka pendek dan provisi jangka
panjang,

D) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Nilai tercatat pada awal dan akhir periode,
(2) provisi tambahan dalam periode bersangkutan,

mmnaterial

Page 41 OCR 0.840
Page 41 or 83

(3) jumlah yang terjadi dan dibebankan pada provisi sel, perade bersangkutan:

(4) jumlah yang dibatalkan selama periode Sersangkutan atas jumlah yang belum
digunakan,

(5) peningkatan selama periade yang bersangkutan, dolom nilai kini, yang terjadi
karena berlatunya waktu dan dampak dari setiap perubahan tingkat diskonto,

(6) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat terjadinya arus
keluar surrber daya ekonomi:

(7) indikasi ketidakpastian waktu atau jumlah arus keluar sebagaimana dimaksud
dalam angka(6). Dalam hal diperlukan, Perusahaan mangurgkapkan asumsi
utama yang mendasari prakiraan peristiwa masa depan) dan

(B8) jumlah estimasi penggantian yang akan ditarima dengan menyebutkan jurrlah
Aset yang telah diakui untuk estimasi penggantian tersebut.

44

3

Beban akrual
Yong wajib diungkapkan antara lain jenis dan jumlah dari unsur utama beban yang belum
jatuh tempo.

Catatan 10

»

Khusus Industri Perbankan

Llabilitas Segera

Yang harus diungkapkan antara lam:

a) Rincian berdasarkan jenis dan mata uang, dan
b) Uraian mengenai sat masing-inasing kewajiban.

5)

Utang Repo

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Ringan mengenal jenis dan jumlah Efek yang dijual Perusahaan pada transaksi rzpoj
b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek.

6)

Khusus Kontrak Konstruksi

Utang Bruto kepada Pelanggan

Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain liabilitas bruto dari setiap kontrak
konstruksi. Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dimnci dalam bentuk tabel
yaitu -

&) binya kontrak yang terjadi,

b) laba yang diakul,

C) kerugian yang dialarni: dan

@) pekerjaan yang sudah ditagih (termin).

Page 42 OCR 0.810
Page 42 of 83

7) | Khusus Industri Perbankan
2) Simpanan Nasabah
Yang harus diungkapkan antara lain rindan tap jenis simpanan yang mengungkankan:
(3) Rincian berdasarkan mata uang, dan jangka waktu,
(2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,
(3) Tingkat suku bunge rate-rata per tahun,
(8) Jumlah omortisasi poda tahun berjalan untuk sertifikat Ueposto,
(5) Rincian simpanan bermasalah berdasarken statusnya, misalnya diblokir atau
@ijaminkanj dan
(5) Pemberian faslitas istimewa kepada pemilik rekening giro.
bh) Simpanan dari Bank Lain
Yang barus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu:
(2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:
| A3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun,
(4) Jurnlah amortisas pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito: dan
(5) Ringan simpanan bermasalah berdasarkan jenis dan statusnya, misalnya diblokir
atau dijaminkan.
8) Khusus Industri Asuransi Kerugian dan Jiwa

2) Kewajiban Manfaat Polis Masa Depan

Yang harus diungkapkan antara lain :

tt)
12)
(3)
(4)
15)

Rincian berdasarkan program asurarsi:

Rencian berdasarkan jenis pertanggungan

Rincian berdasarkan mata uang:

Dasar perhitungan dan asumsi aktusrisj dan

Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode yang memparhhatkan
penambahan dan pengurangan.

8)

Utang Klaim
Yang harus diungkapkan antara lan:

Ke)
(2)
3
Kat

Pernisahar antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga,
Jumlah utang klaim berciasarkan tertanggung,

Jumlah utang klaim menurut jenis asuransi: dan

Jumiah utang menurut mata uang.

Page 43 OCR 0.815
ec)

Page 43 d 83

Estimasi Klaim Retensi Sendiri
Yang narus diungkapkan antara lain:

«&)
12)
(3)
(4)

Jumlah menurut jenis asuransi,

Jumlah menurut tertanggung:

Jumlah menurut mata usngz dan

Jumlah estimasi klaim yang sudah terjadi namun belum dilaporkan.

Premi yang belum merupakan Pendapatan
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1)
(2)
3

ta)
IS)

Jumlah menurut program asuransi:

Jurriah menurut jenis pertanggungan

Pemisahan antara prerni yang belur merupakan pendapatan kepada pihak
berelasi dan pihak ketiga:

Metode perhitungan yang digunakan, dan

Rekonsiltasi jumlah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan
penambahan dan pengurangan,

2)

Utang Koasuransi (rewrite)
Yang harus diungkapkan antara lain:

»
12
(3)
(3)

Pernisahan antara utang klaim kepada pihak bersiasi dan pihak ketiga,
Jumlah berdasarkan ko-asuradur:

Jumlah menurut jenis mata usng: dan

Jumlah menurut umur utang,

Utang Reasuransi
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1)
(2)
(3)
(4)
(5)

Pernisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga:
Jurniah berdasarkan reasuradur,

Jurriah menurut jenis mata uang,

Jurnlah menurut umur utang: dan

Jumiah utang atau piutang ressuransi yang disalnghapuskan,

P3)

Utang Komisi
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1)
(2)
(3)

Jumlah berdasarkan tertanggung dan asuradur:
Jumlah menurut jenis mata uang, dan
Jumlah menurut jenis asuransi.

Page 44 OCR 0.865
Page 44 of 83

h) Titipan Premi
Yang harus diungkapkan antara Jain rincian menurut jenis asuransi,

) Hak Laba Pemegang Polis Yang Belum Dibagikan
Yang harus dtungkapkan:
(1) Tangga! dan hasil keputusan rapat pernegang saham,
(2) Dasar perhitungan: dan
(3) Saldo menurut usia.

9)

Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Pendek
Yang harus diungkapkan antara lain jenis dan jumlahnya.

Catatan 14

to)

Utang Pajak

Yang harus diungkapkan antara lain:

&) jenis dan jumlahnya: dan

b) Informasi mengenal ketetapan pajak,

Catatan 11

tt)

Khusus Industri Pembiayaan

Kawajiban Anjak Piutang

Yang harus diungkapkan antara lain:

2) Jumlah ilabilitas anjak piutang dalam rangka anjak piutang dengan recourse: dan

b) Jumlah beban tangguhan, piutang retensi anjak piutang, dan jatuh tempo serta ikatan
penting lainnya yang diatur delam perjanjian anjak piutang.

12)

Khusus Kontrak Konstruksi
Uang Muka Kontrak
Yang harus diungkapkan antare Isin jumlah uang muka kontrak yang diterima.

13)

Bagian Lancar atas Uabilitas Jangka Panjang

Yang harus diungkapkan antara lain bagian lancar atas Iiabilitas jangka panjang sesuai
Gengan pengungkapan utang bark dan lembaga keuangan jangka panjang sebagaimana
diatur dalam Checklist ini.

14)

Liabilitas Keuangan Lainnya
3) Yang harus diungkapkan antara kain:
(1) Pengungkapan untuk labilitas keuangan lainnya berlaku untuk liabilitas
keuangan lainnya yang bersifat jangka pendek dan jangka panjang,
(2) Perusahaan wajib mengelompokkan sesuai klasifikasi yang dipisahkan sntara
pihak ketiga dan pihak berelasi,
(3) Yang harus diungkapkan antara lain:

(catatan 12

Page 45 OCR 0.827
Page 45 of B3

NEGO

tap mi tercatat Ilabilitas keuangan untuk setiap kategori,
( v

b) laba atau rugi nsto peda setiap liabilitas keuangan, dan
te) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam v
memenuhi persyaratan dari kondisi uteng (rmisalnya restrukturisasi utang
dan kandisi default).
b) Dalam hal terdapat restrukturisasi Utang v
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) Penjelasan tentang pokok-pokok perubahan persyaratan dan penyelesalan
utang:
(2) Jumlah keurtungan atas restrukturisas utang dan dampak pajak penghasilan
yang terkait,
(3) Jurnlah keuntungan atau kerugian bersih atas pengalihan aset yang diakui
selarna periode tersebut, dan
(9) Jumlah utang kontinjen yang dirnasukkan dalam nilai tercatat utang yang telah
direstrukturisasi.

15) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi “
Bagian Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang Jatuh Tempo
dalam Satu Tahun

Yang harus diungkapkan antara lain rincian feris dan jumlahnya.

16! | Khusus Industri Pertambangan Umum v
Bagian Penyisihan untuk Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang
Jatuh Tempo dalam Satu Tahun

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya.

17) | Liabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual. v
Yang harus diungkapkan antara lain liabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang
dimiliki untuk dijual sesuai dengan dan dapat digabung dengan pengungkapan &set tidak
lancar atau kelompok lepasan yang diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual,

Liabilitas Jangka Panjang
18) | Utang Pihak Bersiasi Non-Usaha
Yang Harus diungkapkan antara lain :
a) Indar nara pihak berelasi, jenis, dan jumlah utang: v cotaan 26
b) jumlah utang menurut mata uang: dan v Irnmaterial

C) Jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan, v

Page 46 OCR 0.853
Page 45 or 83

meorgana
ta) $ tercatat Ilabilitas keuangan untuk setiap kategori,
(8) eta atau rugi neto pada setiap liabilitas kewangan: dan v

(GS) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam “
memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang
dan kandisi default).

b) Dalam hal terdapat restrukturisasi Utang v

Yang harus diungkapkan antara lain :

(1) Penjelasan tentang pokok-pokok perubahan persyaratan dan penyelesaian
utang:

(2) Jumlah keuntungan atas restrukturisasi utang dan dampak pajak penghasilan
yang terkait)

(3) Jumlah keuntungan ateu kerugian bersih atas pengalihan aset yang diakui
selama periode tersebut, dan

(4) Jumlah utang kontinjen yang dimasukkan dalam nilai tercatat utang yang telah
direstrukturisasi.

15) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi v
Bagian Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang Jatuh Tempo
dalam Satu Tahun

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya.

16| | Khusus Industri Pertambangan Umum F v
Bagian Penyisihan untuk Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang
Jatuh Tempo dalam Satu Tahun

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya.

17) | Liabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual. v
Yang barus diungkapkan antara lain liabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang
dimiliki untuk dijual sesusi dengan dan dapat digabung dengan pengungkapan aset tidak
lancar atau kelompok lepasan yang diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual

Uabilitas Jangka Panjang

18) Utang Pihak Berelasi Non-Usaha

Yang Marus diungkapkan antara lain :
a) rindan nama pihak berelasi, jenis, dan jumlah utang: v Catatan 26
b) jumlah utang merurit mata uang: dan v Irmmaterial
C) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan, v

Page 47 OCR 0.830
Fage 47 83

kesat

2) keuntungan atau kerugian yang ditangguhkan beserta amburtisasinya sehubungen v

dengan transaksi penjualan dan penyewaan kembali (sale and leaseback): dari
penjelasan umum isi perjanjian sewa yang material, antara lain:
(Ll) dasar penentuan utang sewa kontinjeny v
(2) ada tidaknya klausul-klausul yang berkaitan dengan opsi perpanjangan atau v
pembelian dan eskalasi beserta syarat-syaratnya, dan
(3) pembatasan-pombatasan yang ditetapkan dalam perjanjian sewa.

3tj | Khusus Industri Perbankan 1 Y
a) Surat Berharga yang Diterbitkan

Yang barus diungkapkan antara lain:

Ca) Rincian berdasarkan jenis, rnata uang, dan jangka waktu)

(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak bersiasi dan pihak ketiga,

(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun,

(4) Rincian berdasarkan penngkat efek dan perusahaan pemeringkat,

(5) Jurwah amortisasi pada tahun berjalan,

(6) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu
perjanjian, tanggal jatuh tempo, kewajitan yang harus dipenuhi, dan
persyaratan penting lainnya (Debt Covenancs):

(7) Pendapat manajemen tentang pemenuhan Debt Covenanceatas surat berharga
yang diterbitkan,

8) Pinjaman Diterima

Yeng harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian berdasarkan alhak, jenis, dan mata uang:

(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiae:

(3) Ringkasan perjanjian yang meliput tanggal kesepakatan, jangka waktu
perjanjian, tingkat bunga, tanggal jatuh tempo, nilai Aset bank yang dijaminkan,
dan persyaratan penting lainnya(debt covenanca):

(4) Pendapat manajemen terkait pemenuhan debt covenance,

(5) Apabila bank menerima dana atau fasiltas pinjaman dari pemerintah atau pihak
lain dengan tingkat Imbalan yang lebih rendah dari tingkat bunga pasar maka
manajemen mengungkapkan mengena fasilitas tersebut dan dampaknya
terhadap laba bersih,

C) Estimasi Kerugian Komitmen dan Kontinjensi
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan kolektibilitas,

Page 48 OCR 0.829
Page 48 of B3

(2) Rincian jumlah berdasarkan phak berelasi dan pihak ketiga:

(3) Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan:
(4) Ketentuan menimum penyisihan penurunan real komitmen dan kentinjensi
menurut BI dan pesisi penyisihan penghapusan bank pada saat pericde
pelaporan, dan
(S) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai
komitmen dan kontinjensi,
22) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi v 5
Uabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Midup Tangguhan
Yang harus diungkapkan antara lain :
B) Mutasi taksiran provisi PLH selama tahun berjalan dengan menunjukkan:
(lt) Saldo awal,
(2) Penyisihan yang dibentuk:
(3) Pengeluaran yang terjadi, dan
tah Saldo akhir,
b) Kegiatan PLH yang telah dilaksanakan dan yang sedang berjalan:
€) Liabilitas bersyarat sehubungan dengan PLH dan liabilitas bersyarat lainnya
sebegaimana diatur dalam standar akuntansi kevangan:
d) Apabila dalam pos ini terdapat komponen biaya yang sfatnya materil, misalnya beban
penutupan tambang, maka perusahaan dapat menyajikannya dalam pas yang
terpisah,
2) Tabel yang memuat penjelasan tentang:
(L) Saldo awal:
(2) Penambahan dan Pengurangan :
(3) Saldo aktur

23)| Uiabilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang
2) imbalan Pasti
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) gambaran umum mengensi jenis program. "4 Catatan 14
(2) rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari nilai kini kewajiban Imbalan pasti yang
menunjukkan secara terpisah, pengaruhnya selama periode berjalan yana dapat
@Watribuskan ke dalam:
fa) biaya jasa kini:
(b) traya bunga,
(GC) Juran oleh peserta pragram,
(d) keuntungan dan kerugian aktuarlal:

KL

Page 49 OCR 0.811
Page 49 ot 83

NOPTEMANI

(e) perubahan kurs mate uang asing pada program yang diukur dengan mata v

uang yarg berbeda dengan mata uang penyajian
(BD  mbalan yang dibayarkan, v Icatatan te
(9) biaya jasa lalu:
(h) kombinasi bisnis:
(UU) curtailmant) dan
(penyelesaian. v
(3) analisis kewajiban imbalan pasti terhadap jumlah yang dihasilkan dari program
yang seluruhnya tidak didanal dan jumlah yang dihasilkan dari program yang
seluruhnya atau sebagian didanal:
(9) rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari Nilai Wajar aset program serta saldo awal v
dan akhir dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset sesuai dengan
SAK menunjukkan secara terpisah, dampak selama periode yang dapat
diatribusikan pada setiap:
(a) hasil yang diharapkan dari aset program,
(b) keuntungan dan kerugian aktuarial,
(C) perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata
uang yong berbeda dengan mata uang penyajian:
(d) "ran cteh pemberi pekerja,
(e) turan oleh peserta program,
(PN  Imbalan yang dibayarkan,
(9) kombinasi bisris: dan
(h) penyelesaian:
(5) rekonsillasi nilai kini kewajiban mbalan pasti sebagaimana dimaksud dalam butir
(2) dan Nilai Wajar aset program sebagaimana dimaksud dalam butir (4) atas
Aset dan Liabilitas yang diakui dalam laparan posisi keuangan, paling kurang
mengungkapkan:
la) keuntungan dan kerugian aktuarial neto yang tidak diakui dalam laporan v
posisi keuangan)
(b) biaya jasa lalu yang tidak diakui dalarn laporan posisi kevangan:
tc) setiap jursiah yang tidak diakui sebagai Aset, dikarenakan oleh batasan
dalam SAK:
(d) Nilai Wajar pada akhir periode pelaporan dari setiap hak penggantian yang
diakui sebagai Aset sesual dengan SAK: dan
le) jurrlah lainnya yang diakui dalam laporan posisi keuangan:
(6) total beban yang diakul di laba rugi untuk setiap hal-hal berikut dan nama pos
Gimana hal tersebut termasuk:
Ca) biaya jasa kini: v

& Sat

Tt . .«»

Page 50 OCR 0.842
Page 50 of 83

(b) biaya bunga:
Ic) hasil yang diharapkan dari aset program,

Id) hasil yang diharapkan dari setiap hak penggantian yang diakul sebagai Aset
sesusi dengan SAK)

(e) keuntungan dan kerugian aktuarisl, jika Perusahaan memilih metode koridor
1o'b (sepuluh per seratus):

(D biaya jasa lalu,

(g) dampak dari curtsilment terutama terkait dengan penyelesalannya: dan

(Ph) darnpak dari batasan dalam SAK)

(7) jumlah total yang diakul dalam pendapatan komprshensif lain yang akan diakui
segera dalam saldo laba, mekputi:

(a) keuntungan dan kerugian aktuarial: dan “
(b) dampak cari batasan dalam SAK: v“

(8) jumlah kumulatif dari keuntungan dan kerugian aktuarial yang diakui pada
pendapatan komprehensif lain, dalam hal Penisahaan mengakui keuntungan dan
kerugan dalam pendapatan komprehensif lain sesuai dengan SAK:

(9) persentase atau jumlah setiap kategori utama yang merupakan Nilsi Wajar total
aset program, untuk setiap kategori utama dari aset program, yang mencakup,
namun tidak terbatas pada, Instrumen ekuitas, instrumen utang, properti, dan
seluruh aset lain:

(40) jumlah yang mencakup Nilai Wajar aset program untuk:

(a) setiap kategori instrumen keuangan milk Perusahaan: dan
(D) setiap properti atau Aset lain yang digunakan oleh Perusahean:

(31) penjelasan atas dasar yang digunakan untuk menentukan tingkat pengembalian
yang diharapken atas Aset sacara keseluruhan, termasuk dampak kategori
Utama dari aset programj

(12) imbal hasil aktual atas aset program, serta imbal hasil aktual atas setiap hak v
penggantian yang diakul sebagai Aset:

(13) Asumsi aktuariw! utema yang digunakan sampai pada aknir periode pelaporan
dan diungkapkan dalam ukuran yang absolut dan tdak hanya sebagai marjin
antara persentase dan variabel lainnya, termasuk:

LL AL te

Lt

Ket

fa) tingkat diskonto: v

(b) tingkat imbal hasil yang diharapkan atas setiap aset program untuk periode v
yang disajikan dalam laporan keuangan

(c) tingkat imbal hasil yang diharapkan untuk periode yang disajikan dalam v

laporan keuangan paca setiap hak penogantian yang diakui sebagai Asat:
id) tingkat kenaikan gaji yang diharankan (dan nerubahan dalarn indeks atau
variabel tertentu lainnya dalam masa prograrn formal atau konstruktif v
sebagai dasar untuk kenaikan imbalan masa depan):

Page 51 OCR 0.836
Page 51 cf 83

kaan

(a) tingkat tren biaya kesehatan: dan
(fl esurnsi material lain yang digunakan dalam aktuaria: v
(14) dampak kenaikan atau penurunan satu angka persentase dalam tingkat tren

biaya kesehatan yang diasurnsikan pada:

(2) biaya jasa kini agregat dan komponen biaya bunga dari biaya kesehatan v
pascakerja periodik nata: dan

(b) akumulasi kewajiban Imbalan pascakerja untuk biaya kesehatan. v

(C) Dalam hal program dioparasikan dalam lingkungan inflasi yang tinggi, v

wajib dkingkapkan dampak persentase kenaikan atau penurunan tingkat
tren biaya kesehatan yang diasumsikan dari makra yang serupa dengan satu
angka persentase dalam lingkungan Inflasi yang rendah
(15) Jumlah periode tahunan saot ini dan periode empat tahun sebelumnya dari:
(a) nilai kini kewajiban imbalan pasti, Nilai Wajar aset program dan surplus atsu w
defisit pada prograrn: dan
(b) penyesuaian yang timbul pada:

(WD  llabilitas program dinyatakan sebeosi jumlah atau persentase dari v
Tabilitas program pada akhir perode pelaporan: dan
(ii) aset program dinyatakan sebagai jurnlah atau persentase dari aset v
prograrn pada akhir pericde pelaporan:
(16) estimasi terbaik pemberi kerja, segera setelah dapat ditentukan secara andal, dari v

luran yang diharapkan akan dibayar dalam program selama periode tahunan
dimulai setetan periode pelaparanj
(17) khusus untuk program imbalan pasti yang membagi risko antar entitas

sepengendali, wajib diungkapkan sebagai berikut:

tah perjanjian kontraktual atau kebijakan tertulis untuk pembebanan biaya v
imbalan pasti neto atau bukti bahwa tidak ada kebijakan seperti itu:

(b) dalam hal Perusahaan mencatat alokasi biaya imbalan pasti neto sesuai SAK,
maka Perusahaan mengungkapkan:

(9) Informasi yang memungkinkan pengguna laporan keuangan untuk “
mengevaluasi sifat program imbalan pasti dan dampak keuangan atas
perubahan program selama periode tersebut:

Ci) pengungkapan gambaran umum jenis program sesuai dengan huruf a) v
butir (1) mencakup penjelasan praktk inforrnal yang menambulkan
kewajiban konstruktif termasuk dalam nengukuran kewajiban imbalan
pasti, dan

Ciailjika Perusahaon mencatat iuran yang terutang untuk periode sesusi SAK “
informasi tentang program secara keseluruhan disyaratkan sesuai dengan
butir (1), butir (2), butir (3), butir (4), butir (9), butir (13), butir (14),
dan butir (16) serta butir Ii.

Page 52 OCR 0.810
Page 52 0/83

b) Iuran Pasti
Perusahaan yang menyelenggarakan program wuran pastiharus mengungkapkan

jumlah yang diakui sebagai beban untuk program iuran pasti,
CG) Imbalan Kerja Jangka Panjang Lainnya

Yang harus diungkapkan paling kurang jenis dan junvah irnbatan kerja jangka

panjang lainnya.
d) Pesangon Pemutusan Kontrak Kerja

Yang harus diungkapkanantars lsin:

(3) luran program dan jumlah pesangon pernutusan kontrak kerja: dan

(2) penjelasan mengenai liabilitas kontinjen (jika ada).

24)

Utang Obligasi

Yang harus diungkapkan antara isin:

a) rincan mengenal PnB, Mai nominal dan nilal tercatat dalam rupiah dan mata uang
asing, tanggal jatuh tempo, jadwal pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat
Obligasi dicatatkan, dan tujuan penerbitannye:

db) peringkat don name Perusahaan Pemeringkat Efek,

C) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan:

d) nara Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan

2) jamnan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan
menunjuk pes-pos yang berhubungan, jika adaj

N pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan:

D) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan den kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi defaut):
dan

1) persyaratan penting lainnya.

23)

Sukuk
8) Perusahaan wajib mengelompokkan Sukuk berdasarkan akad syariah yang digunakan,
b) Perusahaan harus mengungkapkan antara tan:
(1) uraian tentang persyaratan utarna dalam penerbitan Sukuk, termasuk:

(8) ringkasan akad syariah dan skema transaksisyariah yang digunakan

(b) Aset, manfaat, atau aktivitas yang mendasar,

(eh nias naminal,

(8) besaran imbalan (untuk Sukuk 'jarah)j

(e) prinsip pembagian hasil usaha, dasar bagi hasil, den besaran nisbah bagi

Page 53 OCR 0.827
Page 53 183

INDOKIMENT

hasil (untuk Sukuk mudharabah): v

(O) rencana jadwal dan tata cara pembagian dan/atau pembayaran imbalan
steu bagi hasil,
Ig! angka waktu:
(h) tujuan penerbitannya: dan
(UD persyaratan penting lain:
(2) peringkat dan nama Perusahaan Pomeringkat Efek:
(3) bursa tempat Sukuk dicatatkanj
(8) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalarn waktu 12 (dua belas) bulan)
(S)nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dangan Perusahaan:
(Gdiaminan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada):
(7) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan: dan
(5) kejadian penting lsinnya antara lain kepatuhan Emiten atau Perusahaan Publik
dalam memenuhi persyaratan dan kondisi Sukuk (misalnya restrukturisasi Sukuk
dan koncisi default),

26) | Utang Subordinasi v

Yang harus diungkapkan antara lain:

2) nama kreditur, sifat Ikatan, jangka waktu, jenis mata uang, dan kisaran suku bunga
kontraktual selama periode pelaporan

b) tujuan perolehannya,

C) persyaratan terkait dengan pelunasan utang subordinasi,

Gd) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default):

E) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliaranatanj dan

f) persyaratan penting lainnya.

27! Obligasi Konversi v

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) ringan mengenai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat, tanggal jatuh tempo, jadwal
pembayaran bunga, suku bunga, bursa ternpst obligasi konversi dicatatkan, dan
tujuan penerbitannya:

b) periode konversi dan persyaratan konversi, antara lain meliputi rasio konversi, harga
pelaksanaan, hak konversi sebelurri jatuh tempo serta persyaratannya, dan penalti

€C) dampak dilusi apabila seluruh obligasi dikonversikan, dengan memperhatikan
tingkat konversi atau harga pelaksanaan (exercise price) yang paling menguntungkan
ari sudut pandang pemegang obligasi konversi,

d) Jumlah obegasi yang telah dikonversikan dan dampak dilusinya:

Page 54 OCR 0.820
Page 54 of B3

P) peringkat dan nama Perusahaon Permenngkat Etak: k

I)  Jumiah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan,

9) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan:

Hi) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan
menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada),

| kejodian penting lainnya antara Isin kepatuhan Perusahaan dalam memenuti
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default):

i) dalam hal Perusahaan menerbitkan oblignsi konversi tanpa melalui penawaran umum,
wajib diungkepkan tujuan penerbitan dan nama pembeli:

Kk) kamponen Lintitas dari obligasi konversi:

keberadaan fitur derivatif melekat: dan

mM) persyaratan penting lainnya

& Ekuitas
Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk
1) | Modal Saham
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) Bagi setiap jenis saham, antara lain:
(3) Rekonsiliasi jurnlah saham beredar pada awal dan akhir penode, v (Catatan 15
(2) Hak, keistmewaan, dan pembatasan yang melekat pada setiap jenis saham, Uj
termasuk pembatasan atas diwden dan pembayaran kembali atas moda': dan
(3) Saham yang dkadangkan untik penerbitan dengan hak opsi dan kontrak.
penjualan sanam, termasuk jumlah dan persyaratan:
b) Penjelasan mengenai sfat dan tujuan setiap pos cadangan dalam ekuitas, v“
C) Susunan penegang seham Yengan rrengungkapkan jumlah lembar saham dan
persentase kepemilikan, yaitu:
(Ll) Pernegang saham yang memiliki SW (lime perseratus) atau lebih, v
(2) Nara direktur dan komisars yang memiliki saharn, dan v
(3) Pemegang saham lainnya:
0) Dalam hal terjadi perubahan modal saham dalam periode berjalan:
(1) Keputusan yang berhubungan dengan perubahan modal saham tersebut, v
separti pengesahan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, persetujuan
dan/atau pemberitahuan Menteri terkait, dan keputusan Rapat Umum
Pemegang Saham (RUPS):
(2) Sumber peningkatan modal saharn, antara lain dari kapitalisasi a9io, saldo laba, v
penerbitan saham baru dari Penawaran Umum dengan dan/atau tanpa Hak

Page 55 OCR 0.832
Page 55 of 83

Memesan Efek Terlebih Dahulu (rigit issue dan prvale placerment), pelaksanaan
waram, serta konversi obligasi, dan
(3) Tujuan perubahan modal saham, antara lain dalam rangka ekspansi,
penyelesaian pinjaman, atau pemenuhan kecukupan modal,
2) Dalam hal hanya sebagian saham Perusahaan yang dicatatkan di Bursa Efek, aga
Sisebutkan jumlah saham yang dicatatkan dan yang tidak dicatatkan pada Bursa
Efek,

2)

Tambahan Modal Disetor (Additional Paid-in Capital)
Yang harus diungkapkan antara lain:
B8) Rincian jumlah tembahan modal disetor:
b) Ursian sumber agio saham,
C) Rincian biaya crwsi Efek ekuitas berdasarkan penerbitan Efek #kuitas:
d) Uraian mengenal sifatdan asal selisih kurs atas rnodal disetor,
@) Uralan mengenal sifat dan asal tambahan modal disetor lainnya:
I) Pengungkapan untuk selisih nilai transaksi dengan entitas sepangendali, antara lain:
(1) Nama dan penjelasan tentang entitas atau bsnis yang berkombinasi:
(2) Penjelasan mengenai hubungan sepengendali dari entitas-entitas yang
bertransaksi dan bahwa hubungan tersebut tidak bersifat sementara:
(3) Tanggal efektif transaksi:
(4) Operasi atau kegiatan bisnis yang telah diputuskan untuk dijual atau dihentikan
akibat kombinasi bisnis tersebut:
(5) Kepemilikan entitas atau bisnis yang dialihkan serta jenis dan jumlah Imbalan
yeng terjadi:
(6) Nilai tercatat bisnis yang dikombinasikan atau dialihkan serta selisih antara nilai
tercatat tersebut dengan jumlah imbalan yang diserahkan atau ditermaj dan
(7) Penyajian kembali laporan keuangan yang memberikan informasi antara lain:
fa) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan yang telah dilaporkan sebelumnya
untuk periode yang disajikan kembali:
Ib) Ikhtisar jumlah tercatat Aset dan Liabilitas entitas atau bisnis yang
dikombinasikan:
(Cc) Dampak penyesualan kebijakan akuntansi: dan
(d) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan setelah disajikan kembali.

LC tt

SK KL tt

ak

3)

Selisih Transaksi dengan Pihak Nonpengendali

Yang harus diungkapkan antara lain »

@) Uraian tronseksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian yang meliputi:
(4) Jenis transaksi dan perubahan persentase kepemilikan:

Page 56 OCR 0.818
Page 56 o' 83

(2) #arna entitas anak, dan

(3) Nama pihak yang bertransaksi:
D) Perhitungan selisih trensaks: perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian,
dan

C) Jumlah yang direalsasi ke laba rugi atas pelepasan Investasi pada saat hilangnya
Pengendalian,

2

Saham Treasuri

Yang harus diungkapkan antara lin:

a) Latar belakang pembelian kembali saharn, pelepasan, atau pengurangan rnodal
disetor,

b) Tanggal atau periode perolehan serta jumiah lembar dan mai saham treasun yang
dipercteh,

Cc) Tanggal dan jumlah saham treasuni yang digunakan sebagai pengurangan medal
Gisetorj

d) Tanggal dan jumlah saharn treasuri yang dilepaskan kembali serta selisih antara
harga perolehan dengan harga pelepasan saham treasuri: dan

2) Akumulasi junvah lembar dan nital saharn treasuri,

— Keetaton Ib, Catatan 20 |

5)

Saldo Laba

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Alasan dan jumlah penyesuaian perode yang lalu (jika ada):

b) Perubahan saldo laba pedia perinde bersangkutan dan persetujuan RUPS yang terkait:
dan

C) Saldo laba yang ditentukan penggunaannya, sifat, dan tujuan setiap pos cadangan.

Laporan Perubahan Ekwtas

8)

Waran

Yang barus diungkapkan antara lain:

a) jenis waran dan harga pelaksanaan dari masing-masing waran:

b) dasar penentuan Nilai Wajar waran:

C) nilai waran yang belum dan tidak dilaksanakan (kadaluwarsa):

O) jumlah waran yang diterbitkan dan beredar serta dampak dilusinya: dan
8) 'katan-ikatan yang terkait dengan penerbitan waran.

n

Pendapatan Komprehensif Lainnya
Yang harus diungkapkan antara lain keterangan mengenai perubahan masing-rrasing
komponen pendapatan komprehensif lainnya,

Laporan Perubahan Ekuitas

Page 57 OCR 0.810
8)

Page 57 of 83

Kepentingan Nonpengendali

Yang harus diungkapkan antara lam nncan bagian pernegang saham nonpengendali atas
ekuitas masing-rnasing entitas anak yang tidak dapat diatribusikan secara langsung atau
Sidak langsung pada entitas Induk,

Laba Rugi Komprehensif

1)

Pendapatan
Yang harus diungkagkan antara lain :
8) Jurnlah setiap kategori signifikan dari pendapatan yang diakui selama periode,
terrnasuk pendapatan yang berasal dari:
(1) Penjualan barang:
(2) Penjualan jasa:
(3) Bunga,
(4) Royalti: danfatau
(5) Dinden:
Glungkspkan secara terpisah berdasarkan pihak beretasi dan nihak ketiga:
b) Rincian tumlah dari kelompok produk/jasa utama:
C) Kama pihak pembeli dan jumlah nilai penjualan yang melebihi LOSk (sepuluh
perseratus) dari pendapatan
d) Jumlah pendapatan yang berasal dari pertukaran barang atau jasa yang bercakup
dalarn setiap kategori signifikan dari pendapatan (ika ade), yang diungkapkan terpisah
berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,
@) Khusus untuk kontrak konstruksi, diungkapkan antara lain:
(1) Pendapatan kontrak korstruksi:
(a) Jumiah pendapatan kontrak yang diakui sebagai pendapatan dalam periode
berjalan
(D) Metode yong digunakan untuk menentukan pendapatan kontrak yang diakui
dalam periode berjalan dan
tc) Metode yang digunakan untuk menentukan tahap penyelesaian kontrak:
(2) Pekerjaan dalam proses penyelesaian pada tanggal akhir periode pelaporan:
(la) Jumlah agregat binya yang terjadi dan latajrugi yang diakui sampai tanggal
pelaporan:
(b) Jumiah uang muka yang diterima: dan
Ic) Jumiah retensi)
(3) Jumlah tagitan den utang bruto kepada pemberi karja, masing-masing sebagai
Aset dan Liabilitas:

aa

-

..

&

Catatan 23

Page 58 OCR 0.846
Page 58 of 83

# Dalam hal Perusahaan memilik transaksi hubungan keagenan, diungkapkan secara
terpisah, antara lain:

(1) Penjualan biasa dan perjualan dari hubungan keagenan:

(2) Pendapatan komis yang diperoleh Perusahaan sebagai agen dari transaksi
keagenan dengan pendepatan lainnyaj dan

(3) Perincian dari komponen pendapatan neto yang diberoleh Perusahaan sebagai
prinsipal dari transaksi keagenan, yang antara lain terdiri dari:
(a) Pendapatan bruto,
(5) Returfrabat/diskon terkait: dan
(c) Total perdapatan neto.

tu

2) | Khusus Industri yang Tarifnya Diatur oleh Regulator
Ketentuan Tarif

Yang harus diungkapkan antara lain:

Ba) Dasar ketentuan tarif,

b) Objek atau aktivtas yang dikenakan tart,

C) Moso berlaku tarfj

d) Besaran tarif, dan

e) Perjanjian lain yang terkait.

«|...

3) | Khusus Industri pembiayaan v
Rincian jumlah berdasarkan kelompok produk/jasa utama antara lain:
2) Pendapatan pembiayaan konsumen,

b) Pendapatan anjak plutang: dan

C) Pendapatan sewa.

4) | Khusus Industri Rumah Sakit v
Terdiri dari:

Jasa pelayanan medis, jasa penunjang lainnya, jasa dokter, rawat Inap, rawat jalan dan
penunjang medis,

Rincian pengurang pendapatan, antara lain:

a) Restitusi,

b) Subsidi tidak mampu: dan

C) Selisih perhitungan klaim,

5) | Khusus Industri Transportasi v
Rincian jumlah dari kelompok preduk/jasa utama antara lain:

Page 59 OCR 0.876
Page 59 of 83

a) Rincian pendapatan bersih jasa transportasij

b) Rindan pendapatan usaha dari jasa penyewaan alat trensportasi:

C) Ringan pendapatan usaha dari jasa ekspedisi:

d) Rincian pendapatan usaha dari kengenanj dan

s8) Rincian pendapatan dipisahkan sesuai dengan jenisnya armada (bus, taksi, feri, tanker
dan pesawat udara) dengan ketentuan memisahkan stes dasar kepemilikan armada
tersebut,

8)

Khusus Industri Telekomunikasi

Rincian pendapatan useha antara lain pendapatan usahe jasa Interkoreksi, jasa
telekomunikasi sendiri, jasa telekomunikesi yang dilaksenakan metalul kerjasama dengan
pihak lain.

ka)

Khusus Industri Asuransi:

Pendapatan Premi

Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok premi bruto,
premi reasuransi, dan penurunan (kenaikan) premi yang belum merupakan pendapatan
untuk setiap jenis asuransi.

Catatan: menyesuaikan dengan PSAK yang berlaku (PSAK 36 dan 62)

8)

Khusus Industri Jalan Tol:

Pendapatan

Yang harus diungkapkan antara lain:

2) Penjualan meliputi rindan pendapatan jasa tol sendri, rincian pendapatan jasa lain,
dan rindan pendapatan kerjasarna operasi:

b) Jika perusahaan memiliki hak penyelenggaraan sejumlah ruas jalan tol, maka
pendapatan usaha untuk setiap ruas jalan tol tersebut harus diungkapkan.

»

Khusus Industri Perbankan

Pendapatan Bunga

Yang harus diungkapkan antara jain:

Pendapatan bunga, yang dapat terdiri dari dan tidak terbatas pada :

a) Obligasi Pemerintah:

b) Kredit, dengan pengungkapan tambahan untuk provisi dan komisi yang diakui:
C) Efek-efek, dan

d) Penempatan paca Bank Indenesis dan Bank lain,

Page 60 OCR 0.834
Page 60 ot 83

10) Beban Pokok Penjualan
Yang barus diupgkapkan antara lain:

B8) Untuk perusahaan manufaktur, diungkapkan beban pokok produksi yang dirinci:
(1) Biaya bahan baku,
(2) Biaya tenaga kerja, dan
(3) Biaya overhead
ditambah dan dikurangi saldo awal dan akhir persediaan)
bj) Nama pihak penjusl dan nilai pembelian yang melebihi 1096 (sepuluh perserstus) dari v
pendapatan: dan
€) Untuk Industri jasa, diungkapkan beban pokok berdesarkan pada jesa yang dijual, v

Catatan 24

SS.

11) | Khusus Industri Rumah Sakit v
Beban Departementalisasi/Beban Operasional

Yang harus diungkapkan antara lain, rincian beban departementalisasi:
a) Beban bahan:

b) Beban jasa pelayanan,

C) Beban pegawai:

d) Beban penyusutan sarana medis:

&) Beban pemeliharaan sarana:

Th Beban asuransi:

9) Seban langgaran daya dan jasa:

h) Beban depresiasi.

12) Khusus Industri Asuransi: v
a| Beban Klaim Asuransi Kerugian
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok klem
bruto, klairn ressuransi, dan kenaikan (penurunan) estimasi klaim retensi sendiri untuk
setiap jenis asuransi.

b) Beban Klaim Asuransi Jiwa v
Yang harus diungkapkan antara lain:
Rincian dan jumlah beban menurut jenis klaim dan manfaat, diantaranya : klaim jatuh
tempo, klaim nilai tunal, dan klaim kematian.

C) Komisi Nato
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok
pendapatan komisi dan beban komisi untuk setap penis asuransi.

Page 61 OCR 0.844
Page 61 01 83

Yang harus diungkapkan antara lain rindan dan junvah menurut jeng investasi,

13)

Khusus Industri Perhotelan

Beban Departementalisasi

Yang harus diungkapkan antara jain:

a) Rincian jumlah unsur-unsur beban departementalisasi,
b) Gaji dan beban pegawal lainnya: dan

C) Rincian jumlah unsur-unsur beban departemen Isinnye,

14)

Beban Usaha

Yang harus diungkapkan rincian sifat beban berdasarkan kategori fungsinya, yaitu antara
lain:

8) Beban penjualan,

b) Beban distribusi: dan

C) Beban umum dan adrministrasi,

Catatan 25

15)

Khusus Industri Perbankan

a) Beban Bunga
Yang harus diungkapkan antara lain rindan jumlah beban bunga berdasarkan kelompok
produk/jasa utama,

b) Beban Provisi dan Komisi
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban beban provisi dan komisi
berdasarkan kelompok produk/jasa utama.

16)

Khusus Industri Pembiayaan

BebanKeruglan Penurunan Nilai

Yang harus diungkapkan antara lain jumlah beban kerugian penurunan nilai untuk mesing-
masing akun Piutang Pembiayaan Konsumen, Taginan Anjak Piutang, dan Piutang Sewa
Pembiayaan,

17)

Pendapatan dan Beban Lainnya
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) rinden den jumlah Pendapetan ksinnya.
b) rincian dan jumlah Beban lainnya.
Cc) Untuk Biaya Keuangan, meliput :
(L) biaya pinjaman meliputi:

St

Laporan Laba Rugi dan

Penghasilan Komprehensit
Lain

Page 62 OCR 0.810
Page 62 0183

behan keuangan yang dihitung dengan menggunakan metode suku bunga
efektir,
(D) beban keuangan dalam sewa pembiayaan yang diakul sesuai SAK yang v tan 13
berlaku, dan
(C9 selisih kurs yang berasal dari pinjaman dalam rnata uang asing sepanjang v
selisih kurs tersebut diperlakukan sebagai penyesuaian terhadap bunga:
(2) biaya keuangan lainnya yang terjadi dari transaksi Instrumen keuangan mekputi:
(a) rugi penurunan nilsi dari kuotasi atas Investasi tersedia untuk dijual,
(b) rugi neto dari instrumen kevangan yang diakul padi Nilai Wajar rrelelul laba
rugi: dan
(C) amartisasi pronw/diskonto kontrak berjangka yang bertujuan untuk lindung
nilai.
4d) Untuk Bagian Laba Ruoi dari Entitas Asosiadi dan/atau Ventura Bersama meliputi :
(1) bagian laba rugi dari masing-masing entitas asosiasi dan/at3u Ventura Bersama v Immateriai
yang dicatat dengan menggunakan metode ekuitas: dan
(2) bagian laba rugi dari entitas asosiasi dari operasi yang dihentikan, yang v
diungkapkan secara terpisah.

18)| Khusus Industri Perbankan — v
8) Beban Penyisihan Penurunan Nilai atas Aset Keuangan
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jurnlah berdasarkan jenis aset keuangan.

ee

b) Keuntungan (Kerugian) dari kenaikan (penurunan) nilai surat-surat berharga
dan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah

Yang harus diungkapkan antara lain rindan jumlah berdasarkan jenis.
CI Keuntungan (Kerugian) Penjualan Surat-surat Berharga dan Obligasi Rekapitalisasi
Pemerintah

Yong harus diungkaokan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis.
19)| Pendapatan Komprehensif Lain para Laba Rugi dan
in

Yang harus diungkapkan antara lain: hasilan Komprehensit

a) perubahan dalam surplus revaluasi Aset Tetap maupun Aset Takberwujud:

b) keuntungan dan kerugian aktuarial atas program manfaat pasti: v

€) selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan:

G) keuntungan (kerugian) dari aset keuangan tersedia untuk dijual:

€) bagian gektif dari keuntungan dan kerugian instrumen lindung nilai dalam rangka
Indung nilai arus kas, dan

f) bagian pendapatan komprehensif lain dari entiras asosiasi dan/atau Ventura
Bersama.

Katatan 14

Ri KERK

Page 63 OCR 0.866
Pajak Penghasilan

Page 63 ot 83

Yang harus diungkapkan entera lain :

2)

b)

&

4

2)

komponen beban (penghasilan) pajak yang terdiri dari:

(1) beban (penghasilan) pajak kini:

(2) penyesuaian yang diakul pada periode atas pajak kini yang berasal dari periode
lalu,

(3) jumlah beban (penghastan) pajak tangguhan yang berasal dari perbadaan
temporer dan pembalikannya,

(4) jurnlah beban (nenghasian) pafak tangguhan terkait dengan perubahan tarif
pajak atau penerapan peraturan perpajakan yang baru:

(S) jumlah manfaat yang berasal dari rugi nejak yang tidak diakul sebelumnya
atau perbedaan temporer suatu periode lalu yang digunakan untuk mengurangi
beban pajak kini dan beban pajak tangguhan:

(6) beban pajak tangguhan yang disebabkan oleh penurunan atau pembalikan
penurunan sebelumnya atos oset pajak tangguhanj dan

(9) jumlah beban (penghasilan) terkait dengan perubahan kebijakan akuntansi dan
kesalahan yang diperhitungkan dalam laporan laba rugi komprehensif,
dikarenakan tkiak dapat diperlakukan secara retrospektif:

@gregat pajak kini dan pajak tangguhan terkait dengan transaksi yang dibebankan

atau dikreditkan langsung ke ekuitas:

Jumian pajak penghasilan terkait dengan setiap komponen pendapatan komprenensir

lain, kecuah untuk bagian pendapatan komprebensit lain Oari entitas asosiasi

danfatau Ventura Bersama,

penjelasan hubungan antara beban (penghasilan) pajak dan laba akuntansi dalarn

satu atau kedua bentuk berikut ini:

(1) rekonsiliesi antara beban (penghasilan) perak dan hasil perkalian laba akuntansi
dengan tarif pajak yang berlaku, dengan mengungkapkan dasar perhitungan
tarif pajak yang berlaku, atau

(2) rekonsiliasi antara tarif pajak efektif rata-rata dan tarif pajak yang berlaku,
dengan mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang berlaku,

penjelasan mengenai perubahan tanf pajak yang berlaku dan perbandingan dengan

tarif pajak yang berlaku pada penode akuntansi sebelumnya,

jumlah (dan batas waktu penggunaan, jika ada) perbedaan temporer yang dapat

dikurangkan dan rugi pajak belurn dikompensasi yang tidak diakul sebagai aset pajak

tangguhan dalam laporan keuangan,

Un Ka TM,

Cataton 11

Page 64 OCR 0.808
Page 64 of 83

8) jumlah apregat perbedaan temporer yang terkait dengan investasi pada entitas anak,
Cabang, enbtas asosiasi, dan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama atas liabilitas
pajak tangguhari yang belum diakun:

h) rekonsiliasi fiskal dan perhitungan beban pajak kini dengan cara sebagai berikut:

(Lt) laba sebelum pajak menurut akuntansi:
(2) ditarnbah/dikurangi koreksi positif atau negatir (dirinci): dan
(3) laba kena pajak,

1 perhitungan beban dan hebilitas pajak kiri dengan menerapkan tarif pajak sesuai
dengan ketentuan perundang-undangan pajak yang berlaku,

i) pernyataan bahwa laba kena pajak hasil rekonsiliasi menjadi dasar dalam pengisian
SPT Tahunan PPh Badan:

Kk) setiap jenis perbedaan temporer dan setiap jenis rugi pajak yang belum
Yikompensasi:

(4) jumlah aset dan Ilabilitas pajak tangguhan yang diakul pada laporan posisi
keuangan untuk periode sajian: dan

(2) jumlah beban (perghosilan) pajak tangguhan yang diakui dalam laba rugi,
apabila jumlah tersebut tidak terlihat dari perubahan jumlah aset atau Ilabilitas
pajak tangguhan yang diakui dalam lagoran posisi keuangan:

I) beban pajak terkat dengan operasi yang dihentikan:

1) keuntungan atau kerugian atas penghentian: dan
(2) lsbe rugi dari kegiatan normal atas operasi yang dihentikan selama periode,
bersarna dengan jumlah terkait untuk setiap perlode sajian:

mM) jurniah konsekuensi pajak penghasilan atas civkten kepada pemagang saham
Perusahaan yang diusulkan atau diumumkan sebelum Laporan Keuangan Diotorisasi
untuk Terbit namun tidak diakul sebagai Uabilitas dalam laporan keuangan

Oh uraan jumlah perubahan pada Jumlah pengakuan untuk aset pajak tangguhan
#raakulsisi apabila Perusahaan adalah pihak pengakutsisi dalam suatu kombinasi
biss

Oo) peristiwa atau perubahan kendaan yang menyebabkan manfaat pajak tengguhan
wajib diakul apabila rranfsat pajak tangguhan yang diperoleh dari kombinasi bisnis
tidak diakui sada tanggal akuisisi tetapi diakui setelah tanggal akuisisi dan

Pp) Jumlah aset pajak tangguhan dan alasan atau bukti yang mendukung pengakuan atas
aset pajak tangguhan, apabila
(LD) penggunaan aset pajak tangguhan bergantung pada kondisi laba kena pajak

mendatang 'ebih besar dan laba pembalikan perbedaan temporer kana pajak
yang telah ada: dan
(2) entitas mengalami kerugian pada periode kini atau periode sebelumnya yang

& Sat

«

Le

Page 65 OCR 0.850
Page 65 of 83

21)

mengakibatkan diakuinya aset pajak tangguhan terkait,

Laba (Rugi) per Saham Dasar dan Dilusian

Yang harus diungkapkan antara lain :

a) jumlah yang digunakan sebagai pembilang dalarn penghitungan laba per saham dasar
Gan dilusian, can rekonsiliasi jumlah tersebut terhadap laba atau rugi yang dapat
Makribusikan kepada entitas Induk untuk periode tersebut. Rekonsiliasi tersebut
mencakup dampak Individual dari satiap jenis Instrumen yang mempengaruhi laba per
saham,

b) jumlah rata-rata tertimbang saham biase yang digunakan sebagai penyebut dalam
penghitungan laba per saham dasar dan dilusian, dan rekonsilasi penyebut tersebut,
Rekonsiliasi tersebut mencakup dampak ndividual dari setiap jenis instrumen yang
mempengaruhi ksba per saham,

€) Instrimen (bermasuk saham yang dapat ditertxtkan secara kantinjen) yang berpotensi
mendilusi laba per saham dasar di masa depan, namun tidak dimasukkan dalarn
penghitungan laba per saharn dilusian karena Instrumen tersebut bersifat antidilutif
untuk periode sajian:

d) penjelasan transaksi saham biasa atau transaksi instrurnen berpotensi saham biasa,
selain yang dihitung sesuai dengan SAK yang berlaku, yang terjadi setalah periode
pelaporan dan akan secara signifikan mengubah jumlah saham biasa atau instrumen
berpotensi saham biasa yang beredar pada akhir periode tersebut seandainya transaksi
dimaksud terjadi sebelum akhir periode pelaporan, dan

C) labe per saham dasar dan dilusian untuk operasi yang dihentikan.

Ketaton 2s

22)

Transaksi Pihak Berelasi
Yang harus diungkapkan antara lain:
8) Pengungkapan mengenai transaksi atau saido dengan pihak berelasi, yang
jurrkahnya:
Ul) lebih dari Rp 1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah) untuk transaksi dengan
Orang atau anggotu keluarga terdekat: dan/atau
(2) lebih dari 0,596 (not koma lima perseratus) dari modal disetor untuk transaksi
dengan entitas berelasi.
b) terkait dengan tronsaksi dengan orang atau anggota keluarga terdekat metiputi
pama, sifat dan hubungan dengan pihak bersiasi serte Informasi tentang transaksi
Gan saldo dengan pihak dimaksud,
C) terkait dengan transaksi dengan entitas berelasi meliputi sirat dan hubungan dengan
pihok-pihak beretasi serta Informasi mengenai transaksi dan saido, termasuk.
kornitman, yang diperlukan untuk mernabarni potensi dampak hubungan tersebut

Catatan 26

Page 66 OCR 0.824
d)

e)

Page 66 of83

dalam laporan keuangan, paling kurang:

(L) jumlah transaksi beserta persentasenya terhadap total pendapatan dan beban
terkait,

(2) jurniah sakto beserta persentasenya terhadap total Aset atau Liabilitas,
termasuk komitmen, dan:

(8) persyaratan dan ketentuannya, termasuk apakah terdapat jaminan, dan
sifat imbalan yang akan diberikari, urtuk penyelesaian: den
(b) rincian garansi yang diberikan stau diterime,

(3) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian
penurunan nilai secara Individual dan kolektif, dan penghapusan piutang terkait
dengan jumlah saldo piutang usaha dan piutang pihak berelasi nan-usaha: dan

(3) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai, jika
dilakukan pembentukan,

pengungkapan yang disyaratkan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) dan b)

dilakukan secara terpisah untuk masing-masing kategori berikut:

(1) entitas induk,

(2) entitas dengan pengendalian bersarna atau Pengaruh Signifikan terhadap
entitas,

(3) #ntitas anak:

(8) entitas asosissij

(5) Ventura Bersama dimana entitas merupakan venturer,

(G6) personil manajemen kunci dari entitas pelapor atau entitas induknya: dani

(2?) pivak-pihak berelasi lainnya.

seluruh kompensasi yang diberikan kepada masing-masing anggota atau kelompok

direksi, komisaris, pemegarg saham utama yang juga sebagai karyawan, dan

manajemen kunci lainnya untuk rnasing-masihg kategori berikut:

(1) imbelan kerja jangka pendek,

(2) imbalan pascokerja,

(3) Imbalan kerja jangka panjang lainnya:

(4) pesangon pemutusan kontrak kerja: dan

(S) pernbayaran berbasis saham.

untuk entitas berelasi dengan pemerintah :

(L) nama entitas berelasi dengan pernerintah dan sifat hubungannya dengan
Perusahaan,

Page 67 OCR 0.823
Page 67 o1 83

(2) sifat dan jumlah setiap transaksi yang secara individual signifikan: dam v

(3) untuk transaksi lainnya yang secara kolektif, tetapi tidak secara individual, v
signifikan, indikasi secara kuantitatif stau kualitatif atas luasnya transaksi
tersebut.

23) | Aset dan Liabilitas dalam Mata Uang Asing
a) Mata uang asing yang dimeksud adalah rrata uang selain mata uang fungsional.
b) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) rincian aset dan liabilitas moneter dalarn mata uang asing serta ekulvalennya
dalam mata uang fungsional,
(2) posisi neto dari aset dan kabilitas moneter dalam mata usng asng:
(9) rincan kontrak valuta berjangka dan ekuivalen dalam mata vang fungsional:
(9) Jumlah selisih kurs yang diakui dalam labe rugi, kecuali untuk selisih kurs yang
timbul pada instrumen keuangan yang dukur pada nilai wajar reialui laba rugi
dan
(5) seisih kurs neto dlpkwl dalam pendapatan komprehensif lsin dan diakurmulssikan v
dalam komponen ekuitas yang terpisah, serta rekonsiliasi selisih kurs tersebut
pada awal dan akhir periode.

24) | Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan

Yang harus diungkapkan antara lain :

8) untuk satiap rugi penurunan nilai yang diakui atau cibolik selarna periode tertentu
untuk suatu aset Individual, termasuk goodwil atau suatu unit penghasil kas:

(1) peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan pengakuan atau pembalikan ruoi v
penurunan nilai,

(2) jumiah rugi penurunan nilai yang diakul dalam laba rugi selama periode tersebut v
Gan unsur laporan laba rugi komprehensif yang didalamnya tercakup rugi
penurunan mila:

(3) jumlah pembalikan rugi penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi selama
periode tersebut dan unsur kiporan laba rugi komprehensir yang di dalamnya
tercakup rugi penurunan mai yang dibalik,

(4) govdwil! yang telah diakul rugi penurunan nilainya,

(S5) jumlah rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakul dalam pendapatan
komprehensif lain selama perwds tersebut, dan

(6S) jumlah pembalikan rugi perurunan nilai atas aset revaluasian yang diakui dalam
pendapatan kompeshensif lain selama perode tersebut.

b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam angka (1) dilakukan untuk setiap
kalampok aset.

Catatan 21

Catatan 28

aa an 3

. ta £

wb

Page 68 OCR 0.824
25)

Perubahan Estimasi Akuntansi, Perubahan Kebijakan Akuntansi

Page 68 of 83

Periode Lalu

Perubahan Estimasi Akuntansi

Yang harus diurgkapkan antara lain :

(1) sifat dan alasan perubahan estimasi akuntansi:

(2) Jurvah perubahan estimasi yang berdampak pada periode berjalan: dan
(3) perkiraan dampak esbrnesi pada perode mendatang, Dalam hal jumlah

3)

8)

d

dampak pada perinde mendatang tidak praktis, fakta tersebut harus
Giungkaprkan.

Perubahan Kebijakan Akuntansi
Yang harus diungkapkan antara lain :

tt)
(2)
(3)
KG)

5)

sifat dari perubahan kebijakan akuntansi:

alasan penerapan kebijakan akuntansi baru memberikan informasi yang andal
dan relevan)

jumlah penyesuaian untuk periode berjalan dan setiap periode lalu sajian:

(2) setiap pos lacoran keuangan yang terpengaruh, dan

(b) laba per saham dasar dan dilusian:

Jumlah penyesuaian yang terkait dengan perlode-perlode sebelum periode yang
disajikan. Dalam hal tidak praktis dilakukan, maka diungkepkan alasannya:
dan

keadaan yang membuat penerapan retrospektif tidak praktis untuk suatu
perlode tertentu atau untuk periode-penode sebelum periode-perlode tersebut
disajikan dan tanggal dimulainya perubahan kebijakan akuntansi.

Kesalahan Periode Lalu
Yang harus diungkapkan antara lan :

(1)
(2)

3
(@

sifat dari kesalahan periode lalu:

jurntah koreksi untuk setiap perlode sajian:

(a) bagi setiap pos laporan keuangan, dan

(b) labe per saham dasar dan Vilusian:

jumlah koreksi pada awal periode sajian poling awal) dani

keadaan yang membuat penerapan retrospketif tdak praktis dilakukan dan
penjelasan mengena! cara dan waktu dilakukannya koreksi apabila penyajian
kembali retrospektif tidak praktis,

Ket

&

et

Kate tx

Page 69 OCR 0.837
Page 69 of 83

Kombinasi Bisnis
3) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai berikut untuk setiap kombinasi
bisnis yang terjadi selama periode pelaporan, yaitu:

(Ih nama dan penjelasan tentang pihak yang diakuisis::

(2) tanggalakusisij

(3) biaya terkait akuisisi, di luar biaya penerbitan Efek utang dan Efek ekuitas,
periode berjalan, dan akumulssinya untuk masing-masing kombinasi bisnsj

(4) persentase kepentingan ekuitas berhak suara yang diperoleh:

(S) alasan utama untuk kombinasi bisns dan penjelasan tentang cara phak
pengakuisisi memperoieh Pengendalian atas pihak yang diakuisisi

(6) penjelasan kualitatif tentang faktor yang membentuk gcodwill yang diakul

(79 Nilai Wajar pada saat tanggal akuisisi atas total imbalan yang dialihkan dan Nilai
Wajar tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utama imbalan:

(8) — kesepakatan imbalon kontinjensi dan aset Indemnifikasi:
ta) jumlah yang diakui pada tanggal akuisisi:

(b) penjelasan tentang kesepakatan dan dasar penentuan jumlah pembayaran:
can

(Cc) estimasi kisaran hasil (tidak didiskonto) atau, jika apebila kisaran tidak
Oapat diestimasikan maka fakta dan elasan mengapa kisaran tersebut tidak
dapat disstirnasikan, Dalarn hal jumlah maksimum pembayaran tidak
terbatas, maka pihak pengakursisi mengungkapkan fakta tersebut:

(9) Perusahaan harus mengungkapkan piutang yang Gpsroleh berdasarkan
kelompok utama piutang, misalnya pinjaman yang dibenkan, sewa pembiayaan
langsung, dan kelompok piutang lain, yaitu sebagai berikut:

(a) Nilai Wajar piutang:

(B) jurmish piutang bruto kontraktual, den

ic) estimasi terbaik pada tanggal akuisisi atas jumlah arus kas kontraktual
yang diperkirakan tidak tertagih:

(10) jumlah yang diakul pada tanggal akuisisi untuk setap kelompok utama Aset
yang diperoleh dan Liabilitas yang diemtul alih:

(il) setiap kabilitas kontinjensi yang diakui pada Nilai Wajar:

(la) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat arus keluar
Sumber daya ekonomi terjadi:
(b) Indikasi ketidakpastian saat atau jurnlah Arus keluar tersebut, Dalam hal

Page 70 OCR 0.818
Page 70 f 83

nongjuna

diperlukan, Perusahaan harus mengungkapkan asumsi utama yang v
mendasar prakiraan peristiwa masa depan: dan

(C) Jumlah esmmasi penggartian yang akan diterima dengan menyebutkan
Jumlah Aset yang telah diakul untuk estimasi penggantian tersebut:

(12) dalam hal Iabilitas kontinjensi tidak diakul karena Nilai Wajarnya tidak dapat
diukur secara andal, maka pihak pengakusisi mengungkapkan:

ta) Informasi sebagaimana dimaksud dalarn angka 33 huruf b) angka (4)
terkait perikatan dan kontijensi: dan

(b) absan Labslitas tidak dapat diuku- secarn andal,

(13) dalam hal pembelian dengan diskon:

Ca) yumntah keuntungan yang diakui dan pos dalam laporan laba rugi
kamprehensif dimana keuntungan tersebut diakul: dan

(b) penjelasan tentang alasan transaksi tersahit menghasikan keuntungan:

(14) setiap kombinasi bisnis dimana pak pengakuissi memiliki kurang dari 10N96

(seratus perseratus) dari kepentingan ekuitas pihak yang diakuisisi pada

tanggal akuisisi:

(8) jumlah dari kepentingan nonpengendali pada pihak yang diakuisisi, yang
diakul pada tanggal akuisisi dan dasar pengukurannya) dan

(2) teknik penilaian dan input model utama yang digunakan dalam penentuan
nilai tersebut, untuk setiap kepentingan nonpengendali peda pihak yang
diakuisisi yang diukur pada Nilai Wajar,

(15) dalam hal suatu kombinasi bisnis yang dilakukan secara bertahap:

(a) Nial Wajar pada tanggal akusisi atas kepentingan ekuitas pihak yang
diakursisi yang dimiliki oleh pihak pengakuisisi segera sebelum tanggal
akuisisi, dan

(b) jurnlah keuntungan atau kerugian yang diakui sebagai hasil dari
pengukuran kembali Wet Wajar dari kepentingan ekuitas pada pihak
yang diakuisisi yang dimiliki oleh pihak pengakulsisi sebelum kombinasi
besnis dan pos dalam laporan laba rugi komprehensif untuk mengakul |
keuntungan atau kerugian tersebut:

(16) Inforrnasi sebagai berikut:

(a) jumlah pendapatan dan laba atau rugi dari pihak yang diakulsisi sejak
tanggal akuisisi yang dimasukkan dalam laporan laba rugi kompeebersif
pada penade pelaparan: dan

(D) pendapatan dan laba atau rugi dari entitas hasil penggabungan untuk
periode pelaporan berjalan seolah-olah tanggal Wewisisi untuk semua

Page 71 OCR 0.843
Page 71 of 83

kombinasi bisnis yang terjadi selarna tahun berjalan telah dpeshitungkan
sejak awal periode pelaporan.

b) Terhadap kombinasi bisnis yang terjadi pada perinde sekarang den perode
sebelumnya, Perusahaan yang menjadi pihak pengakuisis wajib mengungkapkan
Informasi berikut untuk setiap kombinasi bisnis yang mateniel atau secara kolektit
material:

Cc)

(1)

(2)

(3)
4
(5)

dalarn hal akuntansi awal untuk kombinasi bisris belum salesai untuk Aset,

Wabilitas, kepentingan nonpengendali tertentu atau jenis imbalan dan jurnlah

yang diakul dalam laporan keuangan kombinasi bisnis sehingga ditentukan

hanya bersifat penyisihan, maka diungkapkan:

la) @lasan akuntansi awal untuk kornbinasi bisnis belum selesai:

(b) Aset, Liabilitas, kepentingan ekuitas atau jenis Imbalan yang akuntansi
awalnya belum selesai dan

(c) sifat dan jumlah dari setiap penyesuaian periode pengukuran yang diakui
selama periode pelaporan

sekiap periode pelapcran setelah tanggal akuisisi sampai dengan Perusahaan

mendapatkan, menjual atau kehilangan hak atas aset imbalan kontinjensi, atau

sampai dengan Perusahaan menyelesaikan liabilitas Imbalan kontinjensi atau

liatilitas tersebut dibatalkan atau lewat waktu, maka diungkapkan:

(a) setiap perubahan dalam jumlah yang diakui, termasuk setiap perbedaan
yang timbul selama penyelesaan,

(D) setiap peruhahan dalam kisaran hasi (tidak didiskonto) dan alasan
perubahan tersebut, dan

(C) teknik penilaian dan put model utama yang digunakan untuk mengukur
Imbalan kontinjensi:

Fabilitas kontinjensi yang diakul dalam kombinasi bisnis, jika ada,

rekonsikasi atas dai tercatat goodwill pada awal dan akhir periode pelaporan:

Jumiah dan penjelasan dari setiap keuntungan atou keruglanyang diakul pada

periode pelaporan yang:

la) terkait dengan aset teridentifikasi yang diperoleh atau labilitas yang
diambil-abh dalam kombinasi bisnis pada periode pelaporan berjalan atau
periode pelaporan sebelumnya: dan

(Ib) ukuran, sifat, atau kejadian relevan yang diungkapkan untuk memahami
laporan keuangan Perusahaan hasil penggabungan:

pernyataan kesesusian dengan peraturan Bapepam dan LK dalam pelaksaraan
transaksi kornbinasi bisnis: dan

Page 72 OCR 0.824
Page 72 of B3

GO) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal berikut secara keseluruhan, sehubungan x'

Gengan perolehan atas entitas anak dan unit bisnis winnya selama Suatu periode:

(ih jumlah harga yang dibayarkan,

(2) bagian dari harga yang merupekan Kas dan Setara Kas:

(3) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau biss kinnya bpatua
Pengendalian diperoleh, dan

(4) jurvah aset dan Natxhtas selain Kas dari Setara Kas pada entitas arak atau
bisnis lainnya apabila Pengendalian diperoleh, diikhtisarkan berdasarkan
kategori utamanya.

27) | Segmen Operasi
Yang harus diungkapkan antara lain
&) pengungkapan pada level segmen:

(Ad) Informasi umum, yang terdiri darli

(al faktor-faktor yang digunakan oleh manajemen untuk merigdentifikasi v Ketotan 22
segmen dilaporkan: dan

(b) Jenis produk dan jasa yang menghasilkan pendapatan dari setiap seamen
dilaporkan:

(2) informasi mengenai laba atau rugi segrnen, termasuk pendapatan dan beban
tertentu, aset segmen, dan fiabiftas segmen dari sepmen dilaporkan, serta dasar
pengukurannya:

(3) rekonsiliasi dari total pendapatan segmen, ukuran laba stau rugi segmen v
dilaporkan, aset segmen, liabilitas segmen, dan unsur segmen material lainnya
terhadap jumlah yang terkait dalam laporan keuangan Perusahaan:

b) pengungkapan pada level entitas

(1) Informasi produk dan jasa v
Pendapatan dari pelanggan eksternal untuk setiap produk dan jasa atau setiap
kelompok produk dan jasa yang serupa.

(2) Informasi wilayah geografis
(a) Pendapatan dari pelanggan eksternal yang diatribusikan kepada:

i, negara dorrisih Perusahaan, dan “

4, semua negara asing secara total dimana Perusahaan memperoleh v |
pendapatan, Dalam hal pendapatan dari suatu negara asing secara
individual jurnishnya rnaterial, pendapatan tersebut diungkapkan secara
terpisah, termasuk dasar pengatribusian pendapatannya kepada negara

Page 73 OCR 0.846
Page 73 ot 83

tersebut secara Individual,

(b) Aset tidak lancar selain Instrumen keuangan, aset pajak yang ditangguhkan,
0set imbalan pescakerja, dan hak yang terjadi akibat kontrak asuransi yang
berlokasi di:
| negara domisili Perusahaan: dan
Ii. semua negara asing secara total dimana Perusahaan memiliki aset,

Dalarn hal asot dari suatu negara asing secara Individual jumlahnya
material, maka aset tersebut diungkapkan secara terpisah.
(3) Inforrpasi pelanggan utama

Dalam hal pendapatan dari bansaksi dengan pelanggan eksternal tunggal

mencapai 10 (sepuluh perseratus) atau lebih dari pendapatan konsolidasi,

Perusahaan harus mengungkapkan:

(a) fakta:

tb) total pendapatan dari setiap pelanggan: dan

(C) entitas segmen yang rmelaporkan pendapatan tersebut.

Pi

Tidak ada pelanggan ekstarnal

unggal yang mencapai 105,

Iu lebih dan pendapatan
Idasi

28)

Operasi yang Dihentikan
@) Yang harus diungkapkan antara lain

(1) uralan tentang alasan operasi dihentikan:

(2) wralan fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan
yang diharapkan, cara, dan waktu pelepasan dari aset dan liabilitas aperasi
yang dihentikan: dan

(3) pengaruh dari operasi yang dihentikan terhadap segmen yang dilaporkan dari
aset tidak lancar atau kelompok lepasan disajikan sesuai SAK yang berlaku.

b) Yang harus diungkapkan atas Inforrnasi terkait dengan laba (rugi) operasi yana
dihentican, antara lain:

(1) analisa atas jumlah tunggal yang disajikan dalam laporan laba rugi
komprehensif meliputi:

(2) pendapatan, beban, dan laba atau rugi sebelum pajak dan operasi yang
dihentikan dan beban pajak penghasian yang terkait, dan

(b) laba otayu rugi yang diakui dalam pengukuran ke Nilai Wajar setelah
dikurangi biaya untuk menjual atau pelepasan aset atau kskempok lepasan
yang terkait dengan operasi yang dihentikan dan beban pajak penghasilan
yong terkatt:

(2) arus kes neto yang dapat diatribusikan pada aktivitas operasi, nvestasi dan
pendanaan dari operasi yang dihentikan, dan

(3) jurnlah penghasilan dari operasi yang dilanjutkan dan operasi yang dihentikan
yang dapat diatribusikan pada pemilk entitas induk.

Page 74 OCR 0.827
Page 74 or 83

Instrumen Derivatif selain Derivatif Melekat
2) Perusahaan wajib mengelompokkan Instrumen derivatif sesuai dengan tujuannya,
yaitu untuk Indung miaiatau tujuan lainnya (non Indung ndai), seperti untuk tujuan
spekulasi,
bD) Perusahaan yang memiliki atau menerbitkan instrumen derivatif wajib
mengungkapkan untuk setiap kontrak Instrumen derivaof dalam kelompok klasifikasi
lindung nilai dan kelompok non lindung nilai:
(1) hakikat dan sifat dari transaks, berupa transaksi berjangka dalam bentuk
valuta, bunga, komoditas atau lain-lain,
(2) pihak lawan transaksi (counterparties):
(3) tanggal jatuh tempo,
(4) dai keseluruhan kontrak dan Nilai Wajar pada tanggal laporan posisi
keuangan,
(5) beban atau Pendapatan pada periode pelaporan:
(6) pos Aset dan/atau Liabilitas yang dilindung nialj dan
(7) persyaratan penting Isinnya.
C) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Hal-hal yeng diperlukan untuk memahami tujuan transaksi derivatif dan strategi
untuk mencapai tujuan tersebut:
(2) Kebijakan manajemen risiko untuk setiap klasifikasi lindung nilat, termasuk
penjelasan mengenai Aset dan/atsu Liabilitas dan jenis transaksi yang dilindung

sebagai distribusi kepada pemilik pada periode pelaporan:

b) jumlah utang dividen untuk:

ma dan
(3) Bagi instrumen yang tidak dimaksudkan sebagai suatu lindung nilai, disebutkan
tujuannya,
30)| Nilai Wajar Instrumen Keuangan tan 28
Yang harus diungkapkan untuk setiap kelompok aset keuangan dan kabilitas kevangan
antara lain:
8) Nilai Wajar setiap kelompok Aset dan Liabilitas tersebut dengan cara yang
memungkinkan untuk dapat diperbandingkan dengan nilai tercatat dalam laporan posisi
keuangan dan
b) hierarki, metode, dan asumsi signifikan yang digunakan dalam menentukan Nilsi Wajar
aset keuangan dan hat#itas keuangan.
31) | Dividen
Yang harus diungkapkan antara lain:
3) jumlah dividen dan dividen per saham yang telah dideklarasikan dan dibayarkan Katatan 18

Page 75 OCR 0.813
Page 75 of 83

MELIAAN

(1) periode pelaporan, Pe "
v

(2) periode sebelumnya:
€) jumlah dividen dan dividen per saham yang diusulkan atau Ogdeklarasikan setelah “
pencde pelaporan tetapi sebelum tanggal penyelesaian laporan keuangan dan tidak
diakui sebagai Liabilitas kepada pemilik paca akhir periade pelaporan, dan
&) jumlah dividen preferen kumulatif yang tidak diakul, v

327) Bagian Partisipasi dalam Ventura Bersama v
Yang harus diungkapkan antara lain:
2) jumlah agregat dari liabilitas kontinjensi dengan jurmah liabiktas kontinjensi lainnya
secara terpisah,
b) Jumiah agregat dari komitmen modal terkait dengan bagian partisipasinya dalam
Ventura Bersama secara terpisah dari komitmen lainnya,
&) daftar dan penjelasan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama yang sienifikan dan
bagian partisipasi kepernilikan dalam pengendalian bersarna entitas: dan
G) dalam hal Ventura Bersama diskui dalam pengendalian bersama entitas, agar
Sitambahkan pengungkapan tambahan tentang:
(1) metode yang digunakan untuk mengakui bagian partisipasinya, dan
(2) jemlah agregat setiap aset lancar, aset tidak lancar, liabilitas jangka pendek,
Nabilitas jangka panjang, penghasilan dan beban yang terkait dengan bagian
partisipasinya dalam Ventura Bersama.

33) | Perikatan dan Kontinjensi
Ba) Perikatan v Catatan 27
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) perikatan yang meliputi:
Ca) perjanjian sewa, keagenan dan distribusi, bantuan manajaman dan toknis,
royalti, dan lisensi, diungkapkan:
Lo nihak-pihak yang terkait dalam perjanjian:
#. periode berlakunya perikatan:
IN. dasar penentuan kompensasi dan denda:
Iv. jumlah beban atau pendapatan pada periode pelaneran: dan
Y.  pembatasan-pembatasan lainnya:
(b) kontrak atau perjanjian yang memerlukan penggunaan dana di masa yang
akan datang, seperti: pembangunan pabrik, perjanjian pembelian, katan
untuk Investasi, diungkapkan:

Page 76 OCR 0.821
b)

(2)

(3)
ta)

Page 76 o! 83

1 pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian:
N, periode berlakunya perikatan:
&. nilai keseluruhan, mata uang, dan bagian yang telah direalisasi: can
Iv. sanksi-sanksij
pemberian jarrinan atau garansi, duungkapkan:
(a) pihak-pihak yang dijamin dan yang meberima jaminan, yang dipisahkan
entera pibak berelasi dan phak ketiga untuk pihak yang dijamin)
(B) star belakang diketusrkannya jaminan,
(c) periode berlakunya jaminan, dan
(d) nilai jaminan:
fasilitas kredit yang belum digunakan, misalnya fasilitas L/C, cerukan bank: dan
vralan mengenai sifat, jenis, jumlah dan batasan-batasannya.

Kontinjensi
Yang harus diungkapkan antara lain :

(1)

2)

(3)

4)

perkara etau sengketa hukum,

diungkapkan:

la) tihak-pihak yang terkait:

Ib) jurnlah yang diperkarakan,

Ic) latar belakang, isi dan status perkaradan pendapat hukum (legal opinion):
dan

Ig) dampak keuangan:

Peraturan Pemerintah yang berdampak terhadap Perusahaan, misalnya masalah

lingkungan hidup, diungkapkan uralan singkat tentang peraturan dan estimasi

dermpak keuangannya:

kemungkinan llabilitas pajak tambahan:

(a) jenis ketetapan atau tagihan pajak, jenis pajak, tahun pajak serta jumlah
pokok dan denda atau bunganya: den

(D) Sikap Perusahaan terhadap ketetapan atau tagihan pajak (keberatan atau
banding):

peristiwa kontinjensi lainnya, yang diungkapkan antara lain:

la) karakteristik aset atau liabilitas kontinjensi,

(b) estimasi cari dampak keuangannya:

(ce) indikasi tentang ketidakpastian yang terkait dengan jumlah atau waktu arus

Page 77 OCR 0.860
3aj

Fage 77 of 83

keluar sumber daya, dan
(d) kemungkinan penggantian oleni pihak ketiga

Khusus Industri Perkebunan

Perkebunan Inti Rakyat dan Plasma

Yang harus diungkapkan antara lain:

@) Isi perjanjian kerjasarna IR/Plasma:

b) Pihak-pihak yang terkait dalam kerjasama,

C) Lokasi aset dan jangka waktu pengelolaan:

dd) Hak dan lisbilitas dari masing-masing pihak dalam kerjasama:
2) Ketentuan tentang perbahan perjanjan kerjasama: dan
(Isi perubahan perjanjian, jika ada.

35)

Manajemen Risiko Keuangan

8) Perusahaan harus mengungkapkan informasi yang memungkinkan para pengguna
laporan keuangan untuk mengevaluasi sifat dan luas risiko yang timbul dasi instrumen
keuangan, serta kebijakan dalam pengelolaan risiko, termasuk, namun tidak terbatas
pada risiko sebagai berikut:

(0) risiko kredit, antara lain ikhtisar analsis umur aset keuangan yang belum jatuh
tempo atau tklak mengalami penurunan nilai dan yang lewat jatuh tempo pada
akhir periode pelaporan tetari tidak mengalami penurunan nilai

(2) risiko likuiditas, antara lain:

(a) analisis jatuh tempo untuk febilitas keuangan derivatif dan nonderivatif yang
menunjukkan sisa jatuh tempo kontraktual yang bertujuan untuk
pemahaman terhadap periode arus kas: dan

(b) deskripsi mengenai cara Perusahaan menoelola risiko likuiditas:

(3) risiko pasar, antara lain analisis sensitivitas untuk setiap jenis risiko pasar dimana
entitas terdampak pada akhir perode pelaporan, yang menunjukkan dampak
perubahan pada variabel risiko yang relevan pada tanggal tersebut terhadap laba
rugi dan ekuitas, dan

(9) risiko kamnya yang dimikik oleh Perusahaan,

b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) terdiri dari pengungkapan
kualitatf dan pengungkapan kuantitatif untuk setiap jenis risiko yang timbul dari

Instrumen keuangan.

(Catatan 26

36)

Khusus Industri Perbankan
3) Rasio Kecukupan Modal (Capital Adeguaoy Ratio)
Yang harus diungkapkan antara lain:
(4) Rincian perhitungan dan jumlah rasio kecukupan modal pada tanggal laporan

Page 78 OCR 0.816
Paoe 78 of 83

INOEIMET

posisi keuangan,

(2) Posisi CAR minimum berdasarkan peraturan Banik Indonesia: dan
(3) Asek khusus yang mendasari perhitungan CAR,

b) Posisi Devisa Neto v
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian perhitungan dan posisi devisa neto menurut jenis mata uang pada tanggal

laporan posisi keuangan:

(2) Posisi devisa neto maksimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia:
(3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan pasisi devisa neto.

Cd Jaminan Pemerintah terhadap Uabilitas Pembayaran Bank Umum
Yang harus diungkapkan antara lain dasar hukum yang melandesi jaminan atas dana
pihak ketigo di bank,

4) Aktivitas Fiduclary
Yong harus diungkapkan antara lain uraian masing-masing aktivitas fiducaryyang
meliputi jasa kustodiat, wali amariat, pengelolaan investasi dan reksadana.

37) | Kuasi-Reorganisasi v

Yang harus diungkapkan antara lain uraian mengenai kegiatan kuasi-reorganisasi yang

meliputi:

a) Jumiah saldo negatif yang dieiminasi dalam laporan possi keuangan dan jumlah
tersebut disajikan selarna (ga tahun berurutan sejak kuasi-recrganisasi:

b) Status gcing concern perusahaan dan rencana manajemen dan pemegang saham
setelah kussi-reorganisasi yang menggambarkan prospek usaha di masa mendatang:

C) Penyajian laporan posisi keyangan sebelurn, pada saat dan sesudah kuasi-
renrgonisasi:

d) Rincian dari jumlah yang membentuk akun selisih penilaian Aset dan Ilabilitas sebelum
@igunakan untuk mengeliminasi defisit, dan

8) Keterangan tentang tanggal terjadinya kuasi-reorganisasi pada akun saldo labs dalam
laporan posisi keuangan untuk jangka waktu LO tahun ke desan sejak kuasi-
reorgarisasi.

38) | Pengelolaan Modal
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) informasi kusltatif tentang tujuan, kebijakan, dan proses Perusahaan dalam mengolola

Page 79 OCR 0.843
b)
c)
d)

8)

Pnye 79 of B3

permodalannya, termasuk:

(1) deskripsi tentang bagian yang dikelole sebagai modal:

(2)sifat persyaratan dan implementesinya dalam hai Perusahaan diharuskan untuk
memenuhi persyaratan permodalan yang disyaratkan oleh pihak eksternal: dar

(3)earo Perusahaan memenuhi tujuannya dalam mengelola perrodsiannya:

ringkasan data kuantitatif tentang bagian yang dikelala sebagai modal:

setiap perubahan pada angka a) dan angka b) dari periode sebelumnya:

pernyataan atas kepatuhan terhadap setiap persyaratan permodalan dari pita

eksternal (jika ada): dan

konsekuensi dari ketidakpatuhan persyaratan permodalan dari pihak eksternal, apabila

terjadi ketidakpatuhan.

SKK

Meperang

39)

Transaksi Nonkas

Yang harus diungkapkan antara lain :

Transaksi pada aktivitas Investasi dan pendanaan yang tidak memerlukan penggunaan Kas
Gan Setara Kas yang tidak termasuk dalam lagoran arus kas.

Transaksi tersebut antara Isin berupa perolehan Aset secara kredit atau sewa pembiayaan,
akuisisi melalui penerbitan saham dan konversi utang menjadi modal.

Catatan 29

40)

Pembayaran Berbasis Saham
Yang harus diungkapkan antara lain |

2)

2)

ce)
d)

8)

rincian jumlah Liabilitas atas pembayaran berbasis saham baik untuk jangka pendek
ataupun jangka panjang:

penjelasan mengenai setiap jenis perjanjian pembayaran berbasis saham yang ada
pada suatu periode, termasuk syarat dan ketentuan umum setan perjanjian, seperti
kondisi vesting, Janoka waktu maksimum atas opsi yang diberikan, dan metode
penyelesaian:

Jumlah dan rata-rata tertimbany harga ecsekusi opsi saham untuk setiap kelompok
opsi saham,

untuk opsi saham yang dieksekusi selama periode, rata-rata tertimbang harga saham
pada tanggal eksekusi atau selama perlode pelaporan:

kisaran harga eksekusi dan rata-rata tertimbang sisa umur kontrak untuk opsi saham
yang beredar pada akhir penode,

penentuan Nilai Wajar dengan mengungkapkan paling kurang hal-hal sebagai
berikut:

(L) opsi yang diberikan selama suatu perlode, rata-rata tertimbang Nilat Wajar

Page 80 OCR 0.810
Pape 80 d 83

OPSI tersebut pada tanggal pengukuran dan informasi tentang bagaimana Nilai v

Wajar tersebut diukur, dan
(2) jurnlah dan rata-rata tertimbang nilar wajar instrumer ekultas tersebut pada
tanggal pengukuran, dan Informasi tentang pengukuran Nilat Wajar tersebut
untuk Instrumen ekultas lain yang diberikan sejarna suatu periode (ysitu seloin
opsi saham):
9) dampak transaksi pembayaran berbasis saham terhadap leba rugi Perusahaan dalam
Suatu periode dan terhadap posisi keuangannya.

41) Khusus Industri Asuransi: v
3) Analsis kekayaan dan Perhitungan Batas Tingkat Snlvebilitas
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) Anolsis Kekayaan:
(2) Perhitungan batas tingkat solvabilitas:
(3) Batas tingkat solvabilitas yang harus dipenuhij
(4) Tingkat solvabilitas yana dicapai perusahaan per tanggal pelaporan: dan
(5) Jumlah investasi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas,

42) | Aset Liabilitas dan Hasil Usaha Program Asuransi Syarah v

Hal-hal yang harus diungkapkan :

2) Ijin Mentari Keuangan atas pendirian unit Asuransi Syariah,

b) Jenis Akad Asuransi Syanah:

£) Rincian Aset, Liabiltas, Pendapatan, Beban, dan Laba Usahs Unit Asuransi Syariah:
dan

d) Zakat,

44) | Informasi Penting Lainnya

Yang harus diungkapkan antara Isin sifat, jenis, jumlah dan dampak dari:

2) Kontrak reasuransij

b) Perjanjian penting Wan #katan lainnya,

C) Rasio keuangan penting:

d) Pencdapstan, bebari dan hast underwniting: dan

2) Peristiwa atou keadaan yang mempengaruhi kinerja atau kelangsungan hidup
perusahaan,

tua

Aaj | Khusus Industri Kehutanan : v
ah Rincian volume penjualan kayu bulat (jenis kayu):

Page 81 OCR 0.847
Page 79 of 83

permodalannya, termasuk:

(ti) deskripsi tentang bagian yang dikelola sebagat modal:

(2) sifat persyaratan dan implementesinya dalam hal Perusahaan diharuskan untuk
memenuhi persyaratan permodalan yang disyaratkan oleh pihak eksternal: dan

(3) care Perusahsan memenuii tujuannya dalam mengelola perrrodalannya:

b) ringkasan data kuantitatif tentang bagian yang dikelola sebagai modal,

C) setiap perubahan pada angka a) dan angka b) dari periode sebelumnya:

d) pernyataan atas kepatuhan terhadap setiap persyaratan permodalan dari pihak
eksternal (jika ada), dan

2) konsekuensi dari ketidakpatuhan persyaratan permodalan dari pihak eksternal, apabila
terjadi ketidakpatuhan,

SS KIT

39)

Transaksi Nonkas

Yang barus diungkapkan antara lain :

Transaksi peda aktivitas Investasi dan pendanaan yang tidak memerlukan pencgunaan Kas
dan Setara Kas yang tidak termasuk dalam laporan arus kas,

Transaksi tersebut antara lain berupa perolehan Aset secara kredit atau sewa pembiayaan,
@kulsisi melalui penerbitan saham dan konversi utang menjadi modal.

40)

Pembayaran Berbasis Saham

Yang harus diungkapkan antara lain :

8) rindan jumlah Liabilitas atas pembayaran berbasis saham baik untuk jangka pendek
ataupun jangka panjang:

b) penjelasan mengenai setiap jenis perjanjian pernbayaran berbasis saham yang ada
pata suatu periode, termasuk syarat dan ketentuan umum setiap perjanjian, seperti
kondisi vesting, jangka waktu maksimum atas opsi yang diberikan, dan metode
penyelesaian,

€) jumlah dan rata-rata tertimbang harga eksekusi opsi saham untuk setiap kelampok
Opsi saham,

d) untuk opsi saharn yang dieksekusi selama periode, rata-rata tertimbang harga saham
pexia tanggal eksekusi atau selama periode pelaporan,

2) kisaran harga eksekusi dan rata-rata tertimbang sisa umur kontrak untuk opsi saham
yang beredar pada aklir periode,

#) penentuan Nilai Vrajar dengan mengungkapkan paling kurang hal-hal sebagai
berikut:

(1) opsi yang diberikan selama suatu periode, rata-rata tertmbang Nilat Wajar

Page 82 OCR 0.814
Page 80 0 83

Opsi tersebut pada tanggal pengukuran dan informasi tentang bagaimana Nilai v
Wajar tersebut diukur, dan

(2) jurntah dan rata-rata tertimbang nilar wajar Instrumen ekultas tersebut pada
tanggal pengukuran, dan informasi tentang pengukuran Nilai Wajar tersebut
Untuk instrumen ekutas lain yang diberikan selama suatu periode (ysitu selain
opsi saham),
9) dampak transaksi pembayaran berbasis saharri terhadap kata rugi Perusahaan dalam
Suatu periode dan terhadap posisi keuangannya.

411 | Khusus Industri Asuransi: v
3) Analisis kekayaan dan Perhitungan Batas Tingkat Solvabilitas
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) Analisis Kekayaan:
(2) Perhitungan batas tingkat solvabilitas:
(3) Batas tingkat solvabilitas yang harus dipenuhi,
(4) Tingkat solvabilitas yang dicapai perusahaan per tanggal nslaporan: dan
(5) Jumlah investasi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas,

23) | Aset Liabilitas dan Hasil Usaha Program Asuransi Syariah T v

Hal-hal yang harus diungkapkan:

3) Ijin Menteri Keuangan atas pendirian unit Asuransi Syariah,

b) Jenis Akad Asuransi Syanah:

C) Rincian Aset, Liabilitas, Pendapatan, Beban, dan Laba Usahs Unit Asuransi Syariah,
dan

d) Zakat,

24) | Informasi Penting Lainnya

Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak deri:

2) Kontrak reasuransi,

b) Perjanjian penting don #katan lainnya,

C) Rasio keuangan penting:

4) Pendapetan, beban dan hasi underwriting: dan

2) Peristiwa atau keadaan yang mempengaruhi kinerja atav kelangsungan hidup
perusahaan,

teteh

#aj| Khusus Industri Kehutanan : v
a) Rincian volurre penjualan kayu bulat (Jonis kayu):

Page 83 OCR 0.831
b)

d

4)
.

Pane B1 of 83

Pememuhan liabilitas terhadap negara seperti DR, IHH, BPPHH,
lainnya:

Realisasi kegiatan dan biaya yang berhubungan dengan pelaxsanaan penanarnan
kembah hutan alam (TPTI, pembinaan dan pertindungan hutan, penanamen tanah
kosong dan usaha lainnya untuk kelestarian alarm),

Realisasi jenis kegiatan sehubungan pelaksanaan Bina desa hutan dan biayanya:
Khusus HTI, diungkapkan tesiisasi anggaran dan penanaman pada periode berjalan
Gan akurnulasinya: dan

Sehubungan dengan pembangunan sarana dan prasarana!

(It) Realisasi perrbangunan jalan dan jembatan serta pemeliharaannya: dan

(2) Jenis jalan yang dibangun pada periode berjalan dan akumulasinya,

Gan turan wajib

35

Peristiwa Setelah Periode Pelaporan
Yang haris diungkapkan antara lain:

a)

b)

dalam hal Perusahaan menerima Informasi sebelah periode pelaporan tentang kondisi

yang ade peda akhir perlode pelaporan, maka Perusahaan memutakhirkan

pengungkapan kondisi tersebut sesuai dengan Informasi terkini, dan

contah peristiwa setelah periode pelaporan yang mensyaretkan entitas untuk

menyesuaikan jumlah yang Sakui dalarn leparan keuangannya, atau untuk mengakui

peristiwa yang sebelumnya tidak diakui:

dalam hal terdapat peristiwa nonpenyesuai yang material setelah periode pelaporan,

tnaka Perusahaan mengungkapkan uraian peristiwa, misalnya:

(1) tanggal terjadinya:

(2) sifat peristiwa, dan

(3) estimasi atas dampak keuangan, atau pernyataan dan alasan bahwa estimasi
tersebut tidak dapat dibuat.

“9

Perkembangan Terakhir Standar Akuntansi Keuangan dan Peraturan yang Terkait
dengan Aktivitas Perusahsan

Dalam hal Perusahaan belum menerapkan suatu SAK dan/atau peraturan yang terkait
Sengan aktivitas Perusahaan, yang telah diterbitkan tetapi belum efektif berlaku, Yang
barus diungkapkan antara lain:

a)
b)
d
aj

judul SAK dan jenis peraturan haru tersebut:

sifat dari perubahan yang belurn berlakui efektif atau perubahan kebijakan akuntansi,
tanggal penerapan SAK dan peraturan baru tersebut disyaratkan: dan

pembahasan mengenai dampak penerapan awal SAK dan peraturan baru atas laporan

Page 84 OCR 0.831
Page 82 of 83

keuangan atau pernyataan rnanajemen bi dampak tersebut idak dapat diketatui

diestimasi secara wajar.
47) | Reklasifikasi v
@) Dalam hal Perusahaan mengubah penyajian atau pengklasfikasian pos-pes dalam
laparan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan antara lain:
(t) sifat reklasifkasi,
(2) Jurnlah masing-masing pes atau patungan beberapa pos yang direklasifikasi:
dan
(3) alasan reklasfikasi,
b) Dalam hal reklasfikasi Jumlah komparatif tidak praktis untuk dilakukan, maka
Perusahaan harus mengungkapkan:
Ll) olesan tidak mereklasifikasi jumlah tersebut: dan
(2) sifat penyesuaian yang okan dilakukan jika jumlah tersebut direklasifikasi,

48) | Hibah Pemerintah "3.

Setiap Hibah Pemerintah yang diterima, Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai

berikut.

9) sifat dan luas Hibah Pemerintah yang diakut dalam laporan keyangan dan Indikasi
bentuk lain dari bantuan pemerintah, dan

b) kondisi yang belum terpenuhi dan kontinjensi lain yang melekat atas bantuan
pemerintah yang telah diskui,

19)| Rekonsiliasi antara SAK dengan Standar Akuntansi di Negara Lain v
a) Ketentuan Iri berlaku begi Perusahaan yang menyusun laporan keuangan dengan
menggunakan standar akuntansi selain SAK untuk memenuhi persyaratan otoritas
pasar madal di negara lain atau dalam rangka penawaran Efek di negara lain,
b) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) ringkasan perbedaan SAK dengan standar akuntansi di negara lain:
(2) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan posisi keuangan beserta |
penjelasannya: dan
(3) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan laba rugi komprehensif
beserta penjelasannya.
€) Dalam hal Perusahaan dipersyaratkan oleh otoritas pasar modal di negara Isi untuk
melakukan pengungkapan tambahan mengilsuti ketentuan yang berlaku ci negara

Page 85 OCR 0.817
Page B3 of 83

tersebut, maka pengungkapan tersebut wajib ditambahkan dalam laporan keuangan.
Lainnya | v
Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jurnlah dan damoak dari peristiwa atau
keadaan tertentu yang mempengaruhi kinerja perusahaan, seperti peristiwa/kendaan yang
mempengaruhi kelangsungan hidup perusahaan,

Jakarta, 21 March 2025

A

irektur

File

File Open PDF
Source IDX
Size4.18 MB
Published21 Mar 2025
Pages85
Characters151,589
Text sourceOCR
OCR confidence0.833

Names mentioned 11 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Indocement Tunggal Prakarsa Tbk p.1 ×2
unresolved org Kantor Akuntan Publik Kantor Akuntan Publik Rintis p.1
unresolved org Rianto & Rekan p.1
unresolved org Rekan Nama Partner Lukmanul Arsyad p.1
unresolved org Bapepam-LK p.3 ×2
unresolved org Menteri Keuangan p.5 ×2
unresolved org bank Indonesia p.11 ×8
unresolved org Direktorat Jenderal Pajak p.36
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia p.54
unresolved org Bank Indenesis p.59
unresolved org Bapepam p.71 ×2

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 8

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result