Skip to content
Back to announcement

VKTR_Checklist OJK Maret 2026_Final V1.pdf

Financial statement Text extracted VKTR

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 103

Page 1 OCR 0.932
Page 1 of 103

CHECKLIST PENGUNGKAPAN LAPORAN KEUANGAN UNTUK SELURUH
INDUSTRI DI PASAR MODAL DI INDONESIA

Petunjuk Pengisian Checklist:

1. Seluruh Emiten dan Perusahaan Publik harus menggunakan Checklist Pengungkapan Laporan Keuangan ini, kecuali Emiten dan Perusahaan Publik
yang merupakan Perusahaan Efek. Setiap Perusahaan Efek harus menggunakan Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek (Peraturan
No. VIII.G.17).

2. Tanda (V) diisi pada kolom "Ada' apabila Emiten/Perusahaan Publik telah memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan dan selanjutnya
pada kolom "Keterangan" ditambahkan cross reference ke nomor catatan atas laporan keuangan.

3. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan maka tanda v) diisi pada kolom "Tidak Ada' dengan
menambahkan keterangan alasannya pada kolom keterangan.

4. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memiliki pos-pos tertentu sehingga tidak wajib memenuhi persyaratan pengungkapan yang ada maka
tanda (V) diisi pada kolom 'N/A'.

5. Checklist ini wajib ditandatangani oleh Direktur yang membawahi akuntansi dan keuangan dan Akuntan (untuk laporan keuangan audited).

Data Umum

Nama Emiten/Perusahaan Publik PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk

Perdagangan komponen otomotif dan logam, serta perdagangan dan industri kendaraan bermotor listrik

Bidang Usaha berbasis baterai

Jenis Penawaran Umum Penawaran Umum Terbatas dengan Penambahan Modal dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih

Dahulu 1
31 Maret 2026 31 Maret 2025 31 Desember 2025 31 Desember 2024
Nama Kantor Akuntan Publik Y. Santosa dan Rekan N/A Y. Santosa dan Rekan Y. Santosa dan Rekan
a. Pa . N/A Julinar Natalina Julinar Natalina
Nama Partner Tjiendradjaja Yamin Rajagukguk Rajagukguk
Opini Akuntan Wajar tanpa modifikasian N/A Wajar tanpa modifikasian | Wajar tanpa modifikasian
Catatan tentang Opini (jika ada) N/A N/A N/A N/A

“ disesuaikan dengan periode penyajian laporan keuangan.

Page 2 OCR 0.938
Page 2 of 103

Ya Tidak

Peraturan Otoritas Jasa Keuangan POJK Nomor 75/POJK.04/2017 tentang vV

Tanggung Jawab Direksi atas Laporan Keuangan

Peraturan Otoritas Jasa Keuangan POJK Nomor 9 Tahun 2023 tentang v

Penggunaan Jasa Akuntan Publik dan Kantor Akuntan Publik dalam

Kegiatan Jasa Keuangan.

Data Keuangan Penting (dalam jutaan Rupiah)

Periode Laporan Keuangan 31 Maret 2026 31 Maret 2025 31 Desember 2025 31 Desember 2024

Laba Rugi Komprehensif
Penjualan neto 344.996 218.078 1.089.237 1.003.658
Laba bruto 64.427 44.397 196.608 178.145
Laba (rugi) usaha 20.890 2.263 8.689 9.403
Laba (rugi) sebelum beban pajak 14.501 5.781 3.759 13.443
penghasilan
Laba (rugi) neto 10.556 5.332 423 12.293
Penghasilan (rugi) komprehensif - 15.671 5.332 (5.738) 15.568
Laba (rugi) per saham
dasar/dilusian diatribusikan kepada 0,08 0,08 (0,26) 0,17
pemilik - (Angka Penuh)

Page 3 OCR 0.906
Page 3 ot 103

Periode laporan keuangan 31 Maret 2026 31 Desember 2025 31 Desember 2024

Laporan Posisi keuangan
Total Aset 1.834.302 1.798.212 1.608.602
Total Aset Lancar 744.597 727.542 729.976
Total Aset Tidak Lancar 1.089.705 1.070.670 878.626
Total Liabilitas 573.443 553.024 452.676
Total Liabilitas Jangka Pendek 344.410 314.045 292.405
Total Liabilitas Jangka Panjang 229.033 238.979 160.271
Total Ekuitas - Neto 1.260.859 1.245.188 1.155.926
Tambahan Modal Disetor 663.463 663.463 663.463
Defisit (76.329) (79.796) (68.428)

Rasio Keuangan"
Rasio Lancar (90) 216,19Y0 231,67Y0 249,65Y0
ROA (20) 0,58Y0 0,026 0,76Ya
ROE (5) 0,84Y0 0,03 Yo 1,06Yo

“dapat disesuaikan berdasarkan industrinya

Catatan:

1. Pengungkapan yang dipersyaratkan untuk masing-masing pos wajib diungkapkan seluruhnya, kecuali pengungkapan tersebut tidak relevan
atau tidak dapat diterapkan pada Emiten atau Perusahaan Publik. Emiten atau Perusahaan Publik wajib menyesuaikan pengungkapan sesuai
dengan karakteristik industri apabila pengungkapan tersebut dipersyaratkan oleh SAK atau relevan untuk memahami laporan keuangan
Emiten atau Perusahaan Publik.

2. Emiten atau Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek tidak mengacu pada checklist ini, namun mengikuti peraturan Bapepam-LK
No. VIII.G.17 tentang Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek.
Page 4 OCR 0.931
Page 4 of 103

Laporan Keuangan terdiri dai

1 Laporan posisi keuangan pada akhir periode v
2 Laporan laba rugi komprehensif selama periode vV
3 Laporan perubahan ekuitas selama periode vV
4 Laporan arus kas selama periode vV
5 Laporan posisi keuangan pada awal periode komparatif yang disajikan saat Perusahaan vV
menerapkan suatu kebijakan akuntansi secara retrospektif atau membuat penyajian
kembali pos-pos laporan keuangan atau ketika Perusahaan mereklasifikasi pos-pos dalam
laporan keuangannya.
6 Catatan atas Laporan Keuangan
Ketentuan Umum
1. | Perusahaan wajib menyajikan catatan atas laporan keuangan dengan urutan sebagai berikut:
a. gambaran umum Perusahaan,
b. dasar penyusunan laporan keuangan dan ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan yang diterapkan,
c. informasi tambahan untuk pos-pos yang disajikan dalam laporan posisi keuangan, laporan laba
rugi komprehensif, laporan perubahan ekuitas dan laporan arus kas, sesuai dengan urutan
penyajian laporan dan penyajian masing-masing pos: dan
d. pengungkapan lainnya yang antara lain meliputi:
1) informasi yang dipersyaratkan oleh SAK yang tidak disajikan di bagian manapun dalam
laporan keuangan: dan
2) informasi yang tidak disajikan di bagian manapun dalam laporan keuangan, tetapi informasi
tersebut relevan untuk memahami laporan keuangan.
2. | Perusahaan wajib menyatakan dalam bentuk nilai atau persentase untuk menjelaskan adanya bagian
dari suatu jumlah, tidak menggunakan kata “sebagian”.
3. | Perusahaan wajib mengungkapkan dalam penjelasan masing-masing pos mengenai Aset yang

dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan.

Page 5 OCR 0.940
Page 5 of 103

Dalam hal Aset Perusahaan diasuransikan, wajib diungkapkan jenis dan nilai aset yang diasuransikan,
nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup serta pendapat manajemen atas kecukupan
pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib diungkapkan alasannya.

Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan

Gambaran Umum Perusahaan
Hal-hat yang harus diungkapkan, antara lain:

Pendirian perusahaan

1)

Riwayat ringkas perusahaan:

&

Catatan 1a

2

Nomor dan tanggal akta pendirian serta perubahan terakhir, pengesahan dari instansi yang
berwenang, dan nomor serta tanggal Berita Negara,

Catatan 1a

3)

Kegiatan usaha sesuai anggaran dasar Perusahaan dan yang sedang dijalankan pada periode
pelaporan:

Catatan la

4

5)

Tempat kedudukan perusahaan dan lokasi utama kegiatan usaha,

Tanggal mulai beroperasinya perusahaan secara komersial. Dalam hal perusahaan melakukan
ekspansi atau perampingan usaha secara signifikan pada periode laporan yang disajikan, wajib
disebutkan saat dimulainya operasi komersial dari ekspansi atau perarmpingan usaha dan kapasitas
produksinya: dan

Catatan 1a

Catatan 1a

8)

Nama entitas induk dan nama entitas induk terakhir dalam kelompok usaha (ultimate parent of the
group). Dalam hal tidak dapat diungkapkan, wajib disebutkan alasannya.

Catatan la

7

Khusus Industri Media
Penjelasan rinci tentang Perizinan yang dimiliki.

8)

Khusus Industri Jalan Tol

Peraturan perundangan atau keputusan pemerintah yang mendasari penyelenggaraan jalan tol
tersebut.

9

Khusus untuk Asuransi dan Pembiayaan
Izin bidang usaha dari Menteri Keuangan atau Otoritas yang berwenang.

10)

Khusus untuk Industri Perbankan

Izin usaha sebagai bank umum, sebagai bank devisa (jika ada), serta izin untuk menjalankan kegiatan
berdasarkan prinsip syariah (jika ada).

Page 6 OCR 0.849
Page 6 of 103

Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi dan Pertambangan Umum
Area Eksplorasi dan Eksploitasi/Pengembangan.

Penjelasan mengenai area eksplorasi dan eksploitasi Perseroan meliputi:

a) Area Eksplorasi, meliputi:

#  Narna lokasi:

# Nama pemilik izin lokasi:

# Tanggal perolehan izin ekplorasi serta tanggal jatuh temponya:

#  Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik izin lokasi: dan

SIslalala

e# Jumlah biaya eksplorasi yang telah dibukukan sebagai Aset Minyak dan Gas Bumi per tanggal
Laporan Posisi Keuangan:

mi
b) Area Eksploitasi/Pengembangan meliputi:

«Nama lokasi: vV
» Nama pemilik ijin lokasi vV
# Tanggal perolehan ijin eksploitasi serta tanggal jatuh temponya, vV
«  Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik ijin lokasi: V
«Jumlah Cadangan Terbukti (P1), keterangan tentang pihak yang melakukan sertifikasi, dan v
tanggal sertifikasi:
«Jumlah produksi pada tahun berjalan: dan
&# Akumulasi jumlah produksi sejak awal kegiatan eksploitasi/pengembangan oleh Perseroan vV

hingga tanggal laporan posisi keuangan.

12) | Khusus Industri Kehutanan
Yang harus diungkapkan antara fain:

a) pelaksanaan kegiatan pengusahaan hutan: vV

Page 7 OCR 0.922
Page 7 of 103

b) rincian luas areal sisa hutan yang belum dikelola selama masa sisa manfaat HPH: dan

Cc) sisa umur HPH.

Penawaran Umum Efek, yang harus diungkapkan antara lain:

1) | Tanggal dan/atau nomor surat efektif penawaran umum, termasuk penawaran Efek yang diterbitkan v Catatan 1b dan 1c
di luar Indonesia:

2) ! Jenis dan jumlah Efek yang ditawarkan: vV Catatan 1b dan 1c

3) | Bursa tempat Efek dicatatkan, dan v Catatan 1b dan 1c

4) | Tindakan perusahaan yang dapat mempengaruhi jumlah Efek yang diterbitkan (corporate action) v Catatan 1b dan 1c
sejak penawaran umum perdana sampai dengan periode pelaporan terakhir.
Struktur Perusahaan, entitas anak, dan Entitas Bertujuan Khusus (EBK)
Yang harus diungkapkan antara lain:

1) | Nama entitas anak dan/atau EBK yang dikendalikan baik secara langsung maupun tidak langsung: vV Catatan 1d

2) | Tempat kedudukan: vV Catatan 1d

3) | Jenis usaha, v Catatan 1d

4) | Tahun beroperasi secara komersial: v Catatan 1d

5) | Persentase kepemilikan dan proporsi hak suara (jika berbeda): v Catatan 1d

6) | Total Aset: dan V Catatan 1d

7) | Informasi penting lainnya antara lain:

a) sifat hubungan antara entitas induk dan entitas anak, apabila entitas induk tidak memiliki baik
langsung maupun tidak langsung melalui entitas anak, lebih dari 5092 (lima puluh perseratus)
hak suara yang sah:

b) alasan mengapa kepemilikan baik langsung maupun tidak langsung lebih dari 50$45 (lima puluh
perseratus) hak suara atau hak suara potensial atas investee tidak diikuti dengan pengendalian:

C) akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas anak apabila laporan keuangan tersebut
digunakan untuk menyusun laporan keuangan konsolidasian dan tanggal atau periode berbeda
dari tanggal laporan keuangan entitas induk, dan alasan menggunakan tanggal atau periode yang
berbeda:

Page 8 OCR 0.934
Page 8 of 103

sifat dan Juas setiap restriksi signifikan dalam kemampuan entitas anak untuk mentransfer dana
ke entitas induk dalam bentuk dividen tunai, atau pembayaran kembali pinjaman atau uang
muka:

e)

suatu rincian yang menunjukkan dampak setiap perubahan bagian kepemilikan entitas induk pada
entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya Pengendalian atas ekuitas yang dapat
diatribusikan pada pemilik entitas induk: dan

?

Galam hal hilangnya Pengendalian atas entitas anak, maka entitas induk harus mengungkapkan:

(1) keuntungan atau kerugian (jika ada) yang diakui dari hilangnya Pengendalian, dan porsi
dari keuntungan atau kerugian yang dapat diatribusikan pada pengakuan sisa investasi pada
entitas anak terdahulu dengan Nilai Wajar pada tanggal hilangnya Pengendalian:

(2) jumlah persentase kepemilikan yang dilepaskan:

(3) jumlah harga yang diterima:

(9 bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas:

(5) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya dimana Pengendalian
dilepaskan, dan

Saja

(6) jumlah Aset dan Liabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya
dimana Pengendalian dilepaskan, yang diikhtisarkan berdasarkan kategori utamanya.

&

Page 9 OCR 0.944
Page 9 of 103

Karyawan, direksi, komisaris, dan komite audit
Yang harus diungkapkan antara lain:

1) | Nama dan jabatan untuk masing-masing anggota direksi, dewan komisaris, dan komite audit, Catatan 1e
2) | Cakupan manajemen kunci: dan Catatan 33e
3) | Jumlah karyawan tetap pada masing-masing akhir periode atau rata-rata jumlah karyawan tetap Catatan 1e
selama periode yang bersangkutan, secara konsolidasi untuk Perusahaan dan entitas anak.
Penerbitan Laporan Keuangan
1) | Tanggal laporan keuangan diotorisasi untuk terbit: dan Catatan 1f
2) | Pihak yang bertanggung jawab mengotorisasi laporan keuangan. Catatan 1f

jakan Akuntansi Signifikan
Dalam bagian ini harus diungkapkan hal-hal sebagai berikut:

Pernyataan kepatuhan terhadap SAK
Pernyataan ini merupakan pernyataan bahwa laporan keuangan telah disusun dan disajikan sesuai
dengan SAK.

Catatan 2

Dasar pengukuran dan penyusunan laporan keuangan

Catatan 3a, 3b, 3c, 3f, 3g,

1) | Dasar pengukuran laporan keuangan yaitu berdasarkan biaya historis (historical cost), biaya
perolehan kini (current cost), nilai realisasi neto (net realizable value), Nilai Wajar (fair value) atau 3h,31, 3j, 3k, 3m, 3n, 30, 3p
jurntah yang dapat dipulihkan berdasarkan SAK yang berlaku. 3r, 3t, 3u, dan 4
2) | Dasar penyusunan laporan kevangan, yaitu dasar akrual, kecuali untuk laporan arus kas. Catatan 3a
3) | Mata uang fungsional dan mata uang penyajian yang digunakan, meliputi:
Catatan 3a

a) mata uang fungsional Perusahaan dan entitas anak:

b) fakta dan alasan perubahan, apabila terdapat perubahan mata uang fungsional Perusahaan
maupun kegiatan usaha asing yang signifikan, dan

C) alasan perubahan mata uang penyajian (jika ada).

4)

Alasan perubahan periode pelaporan (jika ada).

Page 10 OCR 0.935
Page 10 of 103

F) pernyataan bahwa saldo pos dan transaksi material antar entitas yang dikonsolidasi telah
dielirminasi.

Cc. Penggunaan Pertimbangan, Estimasi, dan Asumsi Signifikan oleh Manajemen
1) | Perusahaan harus mengungkapkan dalam ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan atau bagian lain dari Catatan 3 dan 4
Catatan atas laporan keuangan, pertimbangan yang telah dibuat manajemen dalam proses penerapan
kebijakan akuntansi dan memiliki dampak yang paling signifikan terhadap jumlah yang diakui dalam
laporan keuangan:
2) | Perusahaan harus mengungkapkan informasi tentang asumsi yang dibuat mengenai masa depan, dan Catatan 3 dan 4
sumber utama dari estimasi ketidakpastian lain pada akhir periode pelaporan, yang memiliki risiko
signifikan yang mengakibatkan penyesuaian material terhadap jumlah tercatat Aset dan Liabilitas
dalam periode pelaporan berikutnya: dan
3) | Berkaitan dengan Aset dan Liabilitas sebagaimana dimaksud dalam angka 2), catatan atas laporan
keuangan memasukkan rincian atas sifat dan jumlah tercatat pada akhir periode pelaporan.
8. Kebijakan Akuntansi Tertentu
Kebijakan akuntansi tertentu merupakan kebijakan akuntansi lainnya yang diterapkan dan relevan
untuk memahami laporan keuangan. Kebijakan akuntansi tertentu meliputi, tetapi tidak terbatas pada
hal-hal sebagai berikut:
1) | prinsip-prinsip konsolidasi
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) ruang lingkup Laporan Keuangan Konsolidasian, yang meliputi pos-pos entitas induk dan entitas Catatan 3b
anak,
b) dasar dan kapan suatu entitas anak dikonsolidasikan ke dalam laporan keuangan entitas induk, Catatan 3b
Cc) kebijakan akuntansi sehubungan dengan perubahan kepemilikan tanpa kehilangan Pengendatian Catatan 3b
atas entitas anak,
d) kebijakan akuntansi sehubungan dengan kehilangan Pengendalian atas entitas anak, Catatan 3b
8) kebijakan akuntansi sehubungan dengan pencatatan dan penyajian kepentingan nonpengendali: Catatan 3b
dan
Catatan 3b

Page 11 OCR 0.905
Page 11 of 103

Kombinasi bisnis

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) metode yang digunakan dalam kombinas! bisnis, termasuk metode yang digunakan untuk v
mengukur kepentingan nonpengendali:
b) pengakuan awal untuk goodwili: v
c) pengukuran setelah pengakuan awal untuk goodwilk dan v
dj) kebijakan lainnya yang relevan terkait dengan kombinasi bisnis yang ada di Perusahaan, antara
lain:
(1) pembelian dengan diskon: vV
(2) akuisisi secara bertahap: dan vV
(3) imbalan kontinjensi. vV
3) | Kas dan setara kas, v Catatan 3d

Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan dalam menentukan komponen kas dan setara kas.

4) | Instrumen Keuangan

a) Instrumen Keuangan selain Sukuk
Yang harus dijelaskan antara lain:

(i) pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori, termasuk perlakuan atas biaya v Catatan 3e
transaksi,

(2) pengukuran setelah pengakuan awal instrumen kevangan setiap kategori: v Catatan 3e

(3) ketentuan saling hapus dari instrumen keuangan: V Catatan 3e

(4) metode yang digunakan untuk menentukan Nilai Wajar instrumen keuangan, v Catatan 3e

(5) metode perhitungan yang digunakan untuk menentukan penurunan nilai dari aset vV Catatan 3e

keuangan:

Page 12 OCR 0.917
(6)

Page 12 of 103

ketentuan penghentian pengakuan instrumen keuangan:

Catatan 3e

(7)

khusus instrumen keuangan derivatif dan akuntansi lindung nitai, selain penjelasan
sebagaimana dimaksud dalam angka (1), angka (2), angka (3), angka (4), angka (5), dan
angka (6), wajib ditambahkan penjelasan mengenai:

(a) ketentuan pemenuhan kriteria akuntansi lindung nilai:

(b) klasifikasi lindung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilai atas instrumen keuangan
derivatif, dan

(c) perlakuan akuntansi lindung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilai.

b) Investasi pada Sukuk
Yang harus dijelaskan antara lain:

1)

klasifikasi dan rekiasifikasi investasi pada Sukuk:

2

pengakuan awal Sukuk:

(3)

pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk:

4

Penyajian pendapatan sukuk: dan

(5)

penyajian amortisasi biaya transaksi.

SIAPA

€) Sukuk yang diterbitkan

Yang harus dijelaskan antara lain:

d1)

pengakuan awal Sukuk:

(2

pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk:

(3

biaya transaksi penerbitan Sukuk:

4

posisi penyajian Sukuk: dan

(5)

akad syariah yang digunakan.

dlajajaja

Page 13 OCR 0.907
Page 13 of 103

5) | Khusus Industri Perbankan
a) Giro Wajib Minimum vV
Yang harus dijelaskan antara fain ketentuan mengenai jumlah giro wajib minimum.
b) Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain vV
Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain.
c) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain vV
Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank
Lain.
6) | Piutang Reverse Repo v
Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Piutang Reverse Repo, metode pencatatan dan
pengukurannya.
7) | Khusus Industri Perbankan
Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Kelompok obligasi rekapitafisasi yang dimiliki, v
b) Pengakuan nilai pada investasi untuk setiap kelompok Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah:dan v
c) Dasar penyajian efek-efek dalam laporan keuangan. vV
8) | Khusus Industri Perbankan
a) Kredit
Yang harus dijelaskan antara lain:
(HD) Penjelasan atas masing-masing jenis kredit yang diberikan: vV
(2) Dasar penyajian atas kredit, v
(3) Kebijakan manajemen dan pelaksanaan pengendalian risiko portofolio kredit: v
(4) Perlakuan akuntansi untuk kredit yang dibeli dari BPPN (jika ada): dan v
v

(S5) Kebijakan bank akan agunan kredit.

Page 14 OCR 0.905
Page 14 of 103

b) Tagihan/Kewajiban Akseptasi
Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian atas tagihan/kewajiban akseptasi.

c) Agunan yang Diambil Alih
Yang harus dijelaskan antara lain:

(4) Dasar penilaian dan penyajian, v
(2) Perlakuan akuntansi atas nilai realisasi piutang/pembiayaan yang diberikan dengan saldo v
piutang/pembiayaan yang tidak dapat ditagih: dan
(3) Perlakuan akuntansi atas keuntungan (kerugian) dari realisasi penjualan agunan. v
9) | Khusus untuk Industri Pembiayaan
Piutang Pembiayaan Konsumen
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Dasar penyajian piutang pembiayaan konsumen: dan v
b) Dasar penilaian aset jika perusahaan menarik kembali aset pembiayaan konsumen dari vV
konsumennya.
10) | Anjak Piutang
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Jenis transaksi anjak piutang (dengan recourse atau tanpa recourse): v
b) Penyajian transaksi anjak piutang: v
c) Perlakuan akuntansi atas perbedaan antara harga pengalihan dan jumlah bersih piutang vV
dialihkan, dan
d) Perlakuan terhadap kegagalan atas tagihan anjak piutang(ditagihkan kembali ke klien atau v
ditanggung oleh perusahaan).
11) | Sewa

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) kebijakan penentuan suatu perjanjian mengandung suatu sewa: Catatan 31
b) kebijakan penentuan suatu sewa merupakan sewa pembiayaan atau sewa operasi: dan Catatan 31
C) kebijakan akuntansi apabila Perusahaan bertindak sebagai /essee dan/atau /essor. Catatan 31

Page 15 OCR 0.936
12)

Page 15 of 103

Persediaai
Yang harus dijelaskan antara lain mengenai kebijakan akuntansi yang digunakan dan rumusan biaya
yang digunakan.

a) Khusus Industri Kehutanan

HTI Dalam Pengembangan

Yang harus dijelaskan antara lain:

Beban-beban yang dikapitalisasi, antara lain: kewajiban kepada negara, pemeliharaan sarana dan
pra-sarana.

HTI Siap Panen
Yang harus dijelaskan antara lain:
Biaya perolehan, mutasi pembebanan ke biaya produksi.

b) Khusus Industri Perkebunan

Tanaman Perkebunan

Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) Dasar klasifikasi untuk jenis tanaman sebagai persediaan, tanaman belum menghasilkan, g
atau tanaman telah menghasilkan,

(2) Dasar penilaian dan pengukuran:

(3) Kebijakan akuntansi reklasifikasi tanaman belum menghasilkan ke tanaman telah jj
menghasilkan,

(4) Metode penyusutan dan masa manfaat tanaman yang disusutkan: dan

(5)

Kebijakan akuntansi biaya pinjaman.

Catatan 3f

Page 16 OCR 0.888
Page 16 of 103

Cc) Khusus Industri Peternakan

Hewan Ternak
Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) Hewan ternak telah menghasilkan:

(a) Metode penilaian:

(b) Metode amortisasi (deplesi): dan

(c) Cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada.

(2) Hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan):

fa) Metode penilaian: dan

tb) Perkiraan waktu yang dibutuhkan untuk dapat berpindah menjadi hewan ternak telah
menghasilkan.

13)

Aset Tetap:

Yang harus dijelaskan antara lein:

a) pengakuan awal Aset Tetap: vV Catatan 3i
b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Tetap: v Catatan 3i
C) pengelompokan Aset Tetap: V Catatan 3i
8) metode penyusutan yang digunakan: vV Catatan 3i
e) kapitalisasi biaya yang terkait dengan Aset Tetap: v Catatan 3i
f) estimasi umur manfaat dan tarif penyusutan: v Catatan 3i
g) penghentian pengakuan: v Catatan 3!
h) nilai residu: dan vV Catatan 31
i) pernyataan bahwa manajemen telah mengkaji ulang atas estimasi umur ekonomis, metode v Catatan 3i, 4 dan 13

penyusutan, dan niiai residu pada setiap akhir periode pelaporan.

Page 17 OCR 0.896
Page 17 of 103

Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat investasi pada asosiasi.
15) | Bagian partisipasi dalam Ventura Bersama v
Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat bagian partisipasi dalam
Ventura Bersama.
16) | Pota Kerjasama
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Kriteria dari bentuk kerjasama: vV
b) Kebijakan akuntansi untuk setiap jenis aset dan liabilitas yang timbul: dan vV
Cc) Sistem pembagian hasil, jika ada. vV
17) | Aset Tak Berwujud
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) pengakuan awal Aset Takberwujud: v Catatan 3j dan 14
b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Takberwujud: v Catatan 3j dan 14
C) umur manfaat tidak terbatas atau terbatas, dan apabila umur manfaat terbatas, diungkapkan vV Catatan 3j
tarif amortisasi yang digunakan dan umur manfaatnya:
d) sumber terjadinya Aset Takberwujud: vV Catatan 3j
€&) metode amortisasi yang digunakan: vV Catatan 3j
f) penghentian pengakuan Aset Takberwujud: dan vV Catatan 3j
g) riset dan pengembangan (jika ada). v
18) | Aset tidak lancar atau kelompok Lepasan yang dimiliki untuk dijual
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) kebijakan tentang peristiwa dan kondisi suatu aset tidak lancar diklasifikasikan sebagai aset yang vV
dimiliki untuk dijual: dan
b) pengukuran aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual. v

Page 18 OCR 0.923
19)

Page 18 of 103

Properti Investasi:
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) pengakuan awal Properti Investasi:

b) pengukuran setelah pengakuan awal Properti Investasi:

GC) metode penyusutan yang digunakan, khusus untuk model biaya:

d) estimasi umur manfaat dan/atau tarif penyusutan untuk model biaya: dan

&) penghentian pengakuan Properti Investasi.

SIajajara

20)

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi
Aset Minyak dan Gas Bumi
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Dasar pengukuran yang digunakan untuk menentukan jumlah tercatat bruto:

b) Kriteria kapitalisasi biaya, penurunan nilai (impairment) dan penilaian kembali aset (revaluasi):

c) Metode penyusutan dan amortisasi yang digunakan:

d) Masa manfaat atau tarif penyusutan dan amortisasi yang digunakan: dan

e) Pertanggungan Asuransi.

&lalarala

21)

Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) ketentuan peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan kemungkinan terjadinya penurunan nilai:
dan

Catatan 3k

b) kebijakan akuntansi pengakuan penurunan nilai aset nonkeuangan dan pembalikannya.

Catatan 3k

Page 19 OCR 0.901
Page 19 of 103

Khusus Industri Perbankan

Liabilitas Segera v
Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian liabilitas segera.

Simpanan Nasabah v
Yang harus dijelaskan antara lain:

&

a) Penjelasan atas simpanan: dan

b) Dasar penyajian dari masing-masing kategori simpanan. vV

Simpanan dari bank fain
Yang harus dijelaskan antara !ain:

3) Penjelasan atas simpanan dari bank lain: dan vV

b) Dasar penyajian simpanan dari bank lain. vV

Surat Berharga yang Diterbitkan
Yang harus dijelaskan antara lain:

&

a) Kriteria dan jenis-jenis surat berharga yang diterbitkan: dan

b) Perlakuan akuntansi atas premi atau diskonto. v

23) | provisi
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) kondisi provisi yang harus diakui: dan v Catatan 3s
v Catatan 3s

b) dasar penentuan nilai provisi.

2a) | Utang Repo vV
Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Utang Repo, metode pencatatan dan pengukurannya.

Page 20 OCR 0.898
Page 20 of 103

penambangan, taksiran umur ekonomis tambang dan dasar perhitungan amortisasi.

25)| Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi

Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan Liabilitas

Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan.

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH: vV

b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan: v

€) Metode penyusutan prasarana PLH: dan vV

d) Tabel yang memuat penjelasan tentang:
(1) Lokasi penambangan: vV
(2) Saldo awal untuk masing-masing lokasi: vV
(3) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan: dan vV
(4) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan. v

26) | Khusus Industri Pertambangan Umum

Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang masih berjalan dengan vV
penjelasan mengenai jangka waktu kontrak untuk Area of Interest yang bersangkutan:

b) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang sudah menemukan adanya vV
Cadangan Terbukti dengan penjelasan bahwa amortisasinya baru akan dilaksanakan pada saat
dimulainya produksi:

C) Dasar penentuan ditangguhkannya biaya pengembangan dan kapitalisasi biaya pekerjaan v
konstruksi dan prasarana: dan

d) Metode amortisasi dan penyusutan yang dipergunakan dengan penjelasan jangka waktu perijinan vV

Page 21 OCR 0.935
Biaya Pengelolaan dan Reklamasi

Page 21 of 103.

ngkungan Hidup Tangguhan/ Penyi

Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH:

&

b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan, dan

&

Cc) Metode penyusutan prasarana PLH.

27)

Pengakuan Pendapatan

a) Yang harus dijelaskan antara lain:

ke)

kondisi dan metode pengakuan pendapatan serta dasar pengukuran yang digunakan
berdasarkan jenis pendapatan yang ada: dan

Catatan 30

(2)

dalam hal terdapat transaksi hubungan keagenan, kebijakan pengakuan pendapatan dan
penjualan dari hubungan keagenan serta beban terkait.

b) Pengakuan pendapatan dan Beban dengan menggunakan metode persentase
penyelesaian
Yang harus dijelaskan antara lain metode yang diterapkan untuk menentukan tahap penyelesaian
suatu kontrak.

Cc) Khusus Industri Asuransi

1)

Pengakuan pendapatan premi
Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain:

ta) Tarif yang digunakan dalam perhitungan premi yang belum merupakan pendapatan:

(b) Kebijakan akuntansi untuk transaksi reasuransi prospektif dan retroaktif, dan

(c) Penyajian pendapatan premi dalam laporan laba rugi.

Page 22 OCR 0.905
Page 22 of 103

(2) Beban Klaim

Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain:

ta) Kelompok beban klaim dalam bentuk: klaim yang disetujui, klaim dalam proses vV
penyelesaian, klaim yang terjadi namun belum dilaporkan dan beban penyelesaian
klaim: dan
(b) Penyajian beban klaim dalam laporan laba rugi. v
d) Khusus Industri Real Estate
Kapitalisasi dan metode alokasi biaya proyek pengembangan Real Estat
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) Unsur biaya yang kapitalisasi ke proyek pengembangan Real Estat, vV
(2) Unsur biaya yang dialokasikan sebagai beban proyek: v
(3) Penyisihan atas realisasi pendapatan pada masa mendatang lebih rendah dari nilai tercatat vV
proyek:
(4) Metode alokasi biaya yang telah dikapitalisasi ke setiap unit Real Estat: vV
(5) Biaya yang direvisi dan direalokasi akibat perubahan mendasar pada estimasi kiai, dan v
(6) Unsur biaya yang diakui sebagai beban pada saat terjadinya. vV
28) | Program Loyalitas Pelangan v
Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan terkait program loyalitas pelanggan
29) | Transksi dan Saldo dalam mata uang asing
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) ketentuan dalam penjabaran transaksi dan saldo dalam mata uang asing: v Catatan 3g
b) perlakuan akuntansi selisih kurs yang timbul dari penjabaran aset dan liabilitas moneter, dan "4 Catatan 3g
Cc) referensi dan kurs yang digunakan untuk menjabarkan transaksi dan saldo dalam mata uang v Catatan 3g
asing.
30) | Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Dasar penetapan Pihak-pihak berelasi: vV Catatan 3c
b) Pengungkapan Pihak-pihak berelasi dalam Laporan Keuangan, dan v Catatan 3c dan 33a, 33c, 33d, 33F

Page 23 OCR 0.902
Page 23 of 103

31) | Hibah Pemerintah
Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan akuntansi tentang metode penyajian datam laporan
keuangan.
32)| Pajak Penghasilan
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) dasar penentuan tarif pajak untuk mengukur pajak kini dan pajak tangguhan: vV Catatan 3r
b) ketentuan mengenai saling hapus: v Catatan 3r
C) pengakuan dan pengukuran aset pajak tangguhan: dan vV Catatan 3r
d) metode yang digunakan dalam menilai aset (Itabilitas) pajak tangguhan. v Catatan 3r
33) | Imbalan Kerja
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) jenis imbalan kerja yang diberikan kepada karyawan: v Catatan 3p
b) deskripsi umum mengenai jenis program imbalan pascakerja yang diselenggarakan oleh v Catatan 3p
Perusahaan:
C) kebijakan akuntansi Perusahaan dalam mengakui keuntungan dan kerugian aktuarial: dan v Catatan 3p
d) pengakuan keuntungan dan kerugian untuk curtailment dan penyelesaian. v Catatan 3p
34)| Saham Treasuri
Yang harus dijelaskan antara Isin metode pengakuan dan pengukuran atas pembelian, penjualan,
atau pembatalan saham treasuri.
35) | Pembayaran Berbasis Saham

Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan akuntansi untuk transaksi pembayaran berbasis saham
yang diselesaikan melalui instrumen ekuitas dan/atau diselesaikan melalui Kas, termasuk
pengukurannya.

Page 24 OCR 0.935
Page 24 of 103

Kuasi-Reorganisasi

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Dasar dilakukannya kuasi-reorganisasi:

b) Dasar penentuan nilai wajar Aset dan Liabilitas: dan

«

c) Perlakuan akuntansi untuk selisih hasil revaluasi Aset dan Liabilitas.

Catatan: Beriaku untuk kuasi reorganisasi sebelum 1 Januari 2013.

37)

Biaya Pinjaman
Yang harus dijelaskan antara lain kondisi yang mengharuskan biaya pinjaman dikapitalisasikan
sebagai bagian dari biaya perolehan aset kualifikasian.

38)

Segmen Operasi
Yang harus dijelaskan antara lain dasar yang digunakan oleh manajemen untuk mengidentifikasikan
Segmen Operasi.

Catatan 3v

39)

Laba (Rugi) per saham

Yang harus dijelaskan antara lain dasar perhitungan laba (rugi) per saham dasar dan laba (rugi) per
saham dilusian.

Catatan 3t

Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan

Aset

1)

Kas dan Setara Kas
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) unsur Kas dan Setara Kas pada pihak berelasi dan pihak ketiga:

&

Catatan 5

b) rincian jumlah penempatan di bank berdasarkan nama bank serta jenis mata uang asing,

Catatan 5

c) kisaran suku bunga kontraktual dari Setara Kas selama periode pelaporan: dan

Catatan 5

d) jumlah saldo Kas dan Setara Kas yang signifikan yang tidak dapat digunakan oleh kelompok usaha
disertai pendapat manajemen.

2

Khusus Industri Perbankan

a) Kas
Yang harus diungkapkan adalah rincian jumlah kas berdasarkan jenis mata uang.

Page 25 OCR 0.917
Page 25 of 103

Bank Indonesia

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian jumlah Giro pada Bank Indonesia berdasarkan jenis mata uang (nilai dalam mata v
uang original): dan

(2) Ketentuan Giro Wajib Minimum (GWM) menurut BI dan posisi GWM bank pada saat periode v
pelaporan.

Cc) Giro pada Bank Lain

Yang harus diungkapkan antara lain:

Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan jenis mata uang,

(1) Jumlah penyisihan penurunan nilai, v

(2) Perubahan penyisihan selama periode berjalan untuk masing-masing giro, v

(3) Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan pihak yang mempunyai hubungan istimewa v
dan pihak ketiga,

(4) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan v

(5) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai. vV

d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain

Yang harus diungkapkan antara lain:

(4) Rincian jumlah penempatan berdasarkan jenis dan mata uang, vV

(2) Rincian penempatan berdasarkan yang mengalami penurunan nilai (impaired) dan tidak V
mengalami penurunan nilai (unimpaired),

(3) Jangka waktu (rata-rata atau per kelompok): vV

(4) Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan: vV

(5) Rincian jumlah penempatan berdasarkan pihak yang mempunyai hubungan istimewa dan vV
pihak ketiga:

(6) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, v

(7) Jumlah dana yang diblokir dan alasannya: v

(8) Jumlah dana yang tidak dapat dicairkan pada bank bermasalah, bank beku operasi atau v

likuidasi termasuk tingkat kemungkinan diterimanya kembali dana tersebut berdasarkan
informasi dari otoritas yang berwenang: dan

Page 26 OCR 0.895
Page 26 of 103

(9) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan ni

3) | Piutang Usaha
Yang harus diungkapkan antara lain:
e) jumlah piutang yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi: v Catatan 7
f) jumlah piutang menurut debitur: v Catatan 7
9) jumlah piutang menurut mata uang: v Catatan 7
h) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai: vV Catatan 7
i) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai secara vV Catatan 7
individual dan kolektif, dan penghapusan piutang,
ji) pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan atau keyakinan manajemen atas vV Catatan 7
ketertagihan piutang apabila tidak dibentuk cadangan,
k) piutang yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan, vV Catatan 7
1) jumlah diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif, dan YA
m) informasi keterlibatan berkelanjutan atas piutang yang ditransfer, meliputi:
(1) jumlah yang ditransfer, beban bunga, retensi, jatuh tempo, dan ikatan penting lain yang v
diatur dalam perjanjian: dan
(2) jaminan yang diberikan (bila ada). v
4) | Khusus Industri Asuransi
a) Piutang Premi vV
Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain:
(1) Jumlah piutang berdasarkan tertanggung dan asuradur: v
(2) Jumlah piutang berdasarkan jenis asuransi, dan vV
(3) Jumlah piutang premi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.
b) Piutang Koasuransi v
Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain:
(1) Jumlah berdasarkan ko-asuradur, v
(2) Jumlah menurut jenis asuransi: dan vV

Page 27 OCR 0.906
Page 27 of 103

(3) Jumlah piutang koasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.
c) Piutang Reasuransi v
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:
(1) Jumlah piutang berdasarkan reasuradur, v
(2) Jumlah piutang atau utang reasuransi yang disalinghapuskan: dan vV
(3) Jumlah piutang reasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.
d) Piutang Hasil Investasi vV
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:
(1) Pemisahan antara piutang kepada pihak berelasi dan pihak ketiga, v
(2) Jumlah piutang menurut jenis investasi, vV
(3) Jumlah piutang menurut mata uang: dan v
(4) Jumlah piutang yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.
5) | Khusus Industri Pembiayaan
a) Piutang Pembiayaan Konsumen vV
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Jumlah piutang menurut dan jenis obyek pembiayaan (contoh: kendaraan bermotor, BA
elektronik, rumah, dan lain-lain):
(2) Rincian umur dari angsuran pembiyaan konsumen, vV
(3) Bagian pinjaman yang dibiayai bank-bank sehubungan dengan transaksi kerja v
(4) sama pembiayaan bersama, penunjukan selaku pengelola piutang, penerusan pinjaman dan v
pengambilalihan piutang apabila perusahaan membagi risiko tidak tertagihnya piutang
tersebut dengan bank-bank dalam rangka transaksi di atas,
(5) Pendapatan pembiayaan konsumen yang belum diakui: vV
(6) Nilai dan jenis jaminan yang diserahkan oleh pelanggan atas piutang pembiayaan konsumen vV
yang diberikan berdasarkan objek pembiayaan,
(7) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, dan vV

Page 28 OCR 0.920
Page 28 of 103

(8) Piutang pembiayaan konsumen yang dialihkan dan atau digunakan sebagai jaminan atas
utang.

b) Tagihan Anjak Piutang v
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Jumlah tagihan anjak piutang tanpa recourse dan dengan recourse, beserta jumlah utang vV
retensi anjak piutang dan pendapatan anjak piutang (tanpa recourse) serta pendapatan
anjak piutang tangguhan (dengan recourse): dan

(2) Pengungkapan mengenai tingkat bunga, jatuh tempo dan jumlah piutang yang diperoleh
serta ikatan penting yang diatur dalam perjanjian anjak piutang.

Cc) Piutang Sewa Pembiayaan v
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,

(2) rekonsiliasi antara investasi sewa bruto dan nilai kini piutang pembayaran sewa minimum v
pada akhir periode pelaporan. Di samping itu, lessor mengungkapkan investasi sewa bruto
dan nilai kini piutang pembayaran sewa minimum pada akhir periode pelaporan, untuk
setiap periode berikut:

(a) kurang dari satu tahun v
(b) lebih dari satu tahun sampai lima tahun vV
(c) lebih dari lima tahun YA
(3) pendapatan keuangan yang belum diterima: v
(4) nilai residu yang tidak dijamin yang diakru sebagai manfaat lessor, v
(5) akumulasi penyisihan piutang tidak tertagih atas pembayaran sewa minimum: vV
(5) rental kontinjen yang diakui sebagai pendapatan dalam periode, dan vV
(7) penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor yang material.
d) Piutang Sewa Operasi
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) jumlah agregat pembayaran sewa minimum masa depan dalam sewa operasi yang tidak vV

dapat dibatalkan untuk setiap periode berikut:

Page 29 OCR 0.896
Page 29 of 103

(a) kurang dari satu tahun

(b) lebih dari satu tahun sampai lima tahun

(c) lebih dari lima tahun

ajaaa

(2) total rental kontinjen yang diakui sebagai pendapatan pada periode: dan

(3) penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor.

6) | Khusus Kontrak Konstruksi

Piutang Retensi
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Jumlah piutang dari masing-masing kontrak konstruksi: dan vV

b) Pendapat manajemen akan kemungkinan tertagihnya piutang retensi. v

7) | Tagihan Bruto kepada Pelanggan

Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain tagihan bruto dari setiap kontrak
konstruksi.

Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel yaitu:

a) biaya kontrak yang terjadi,

b) laba yang diakui,

c) kerugian yang terjadi, dan

G3 aa Ba

d) pekerjaan yang sudah ditagih (termin).

8) | Piutang Reverse Repo
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang ditransaksikan,

b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek:

€C) Nama pihak/counterparty,

G3 Ba Ba Ha

d) Lokasi Efek jaminan,

Page 30 OCR 0.948
Page 30 of 103

e) Tingkat bunga piutang reverse repo:

f) Cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada), dan

9) Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada).

9)

Agunan Yang Diambil Alih
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Nilai realisasi bersih pada saat diambilalih,

&

b) Selisih antara nilai realisasi bersih atas agunan yang diambilalih dengan saldo piutang yang tidak
tertagih, dan

c) Laba atau rugi yang timbul, termasuk biaya-biaya yang timbul setelah pengambilalihan agunan
tersebut.

10)

Piutang Dividen dan Bunga

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlah tagihan dividen, bunga, dan denda
kepada pihak lain.

11)

Piutang Lain-Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian jenis dan jumlah piutang,

Catatan 8

b) Jumlah Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN)j dan

Catatan 8

Cc) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan.

Catatan 8

12)

Aset Keuangan Lainnya

Pengungkapan ini telah diterapkan untuk aset keuangan lainnya yang bersifat lancar maupun tidak
lancar,

a) Pengelompokkan aset keuangan lainnya sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara pihak ketiga
dan pihak berelasi.

b) Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) nilai tercatat aset keuangan untuk setiap kelompok dan rincian investasinya,

Catatan 6, 12

(2) laba atau rugi neto pada setiap kelompok aset keuangan berdasarkan klasifikasi, baik yang
disajikan pada pos pendapatan komprehensif lainnya maupun yang diakui sebagai laba atau
rugi periode berjalan,

Page 31 OCR 0.949
Page 31 of 103

(3) total pendapatan bunga yang dihitung menggunakan metode suku bunga efektif untuk aset
keuangan selain yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi:

(4) biaya perolehan termasuk jumlah premium dan diskonto yang belum diamortisasi, untuk
Efek dimiliki hingga jatuh tempo:

(5) peringkat Efek utang berikut nama pemeringkat (jika ada).

(6) uraian tentang alasan diambilnya keputusan menjual untuk aset keuangan yang
diklasifikasikan dimiliki hingga jatuh tempo:

(7) jika terdapat reklasifikasi aset keuangan, maka wajib diungkapkan:

(a) jumlah yang direklasifikasi ke dan dari setiap kategori,

(b) alasan reklasifikasi dan

(c) sisa investasi dalam kelompok dimiliki hingga jatuh tempo yang telah direklasifikasi
dalam kelompok tersedia untuk dijual.

(8) jumlah tercatat aset keuangan yang dijaminkan sebagai agunan untuk Liabilitas atau
liabilitas kontinjensi serta syarat dan kondisi yang terkait dengan penjaminan tersebut:

(9) jumlah penurunan nilai atas aset keuangan (jika ada), termasuk mutasinya, dipisahkan
antara aset keuangan yang mengalami penurunan nilai dan aset keuangan yang tidak
mengalami penurunan nilai, serta dipisahkan antara penurunan nilai yang dihitung secara
kolektif dan individual, termasuk beban penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi, dan

(10) jumlah amortisasi keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi atas investasi yang

tersedia untuk dijual yang direklasifikasi menjadi dimiliki hingga jatuh tempo.

13)

Khusus Deposito
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

a) nama bank, dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi,

Catatan 5

b) kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan:

Catatan 5

Cc) jenis dan jumlah deposito dalam mata uang asing, dan

Catatan 5

d) hal-hal lain yang dapat mempengaruhi kualitas pencairan deposito tersebut.

14)

Khusus Investasi pada Sukuk
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

Page 32 OCR 0.929
Page 32 ot 103

a) rincian Sukuk berdasarkan nama penerbit dan akad syariah,

b) tujuan model usaha yang digunakan,

C) jumlah investasi yang direklasifikasikan, jika ada, dan penyebabnya: dan

d) Nilai Wajar untuk investasi yang diukur pada biaya perolehan.

PB Ba

15)

Khusus Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

a) Rincian jumlah nominal dan nilai pasar efek berdasarkan jenis,

b) Tanggal jatuh tempo dan frekuensi pembayaran bunga,

c) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, dan

d) Informasi penting lainnya.

&iajaja

16)

Khusus Unit Penyertaan Reksadana
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

a) Rincian unit penyertaan reksadana dan Nilai Aset Bersih: dan

&«

b) laba atau rugi neto berdasarkan klasifikasi, baik yang disajikan pada pos pendapatan
komprehensif lainnya maupun yang diakui sebagai laba atau rugi periode berjalan

17)

Khusus Wesel Tagih

Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain, pihak penerbit, kisaran tingkat bunga, jatuh tempo,
jenis mata uang, dan uraian tentang sifat dan asal terjadinya (dari transaksi usaha atau lainnya).

18)

Khusus Industri Asuransi
Tambahan pengungkapan mengenai aset-aset yang menjadi dana jaminan.

19)

Pinjaman Polis
Yang harus diungkapkan antaralain rincian berdasarkan:

a) Saldo pinjaman polis menurut jenis mata uang,

b) Tingkat suku bunga.

20)

Khusus Industri Perbankan

Kredit
Yang harus diungkapkan antara lain:

Page 33 OCR 0.909
Page 33 of 103

Rincian jumlah kredit berdasarkan jenis, mata uang, sektor ekonomi dan jangka waktu serta
kolektibilitas,

b) Jumlah cadangan kerugian penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan: vV

c) Rincian jumlah kredit berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: v

d) Rasio kredit usaha kecil terhadap jumlah kredit yang diberikan: v

e) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: vV

f) Rincian kredit bermasalah berdasarkan sektor dan jumlah cadangan penghapusan menurut V
ketentuan Bank Indonesia,

9) Rasio kredit bermasalah terhadap jumlah Aset keuangan dan rasio jumlah cadangan kerugian vV
penurunan nilai Aset keuangan yang telah dibentuk terhadap jumlah minimum cadangankerugian
penurunan nilai Aset keuangan sesuai ketentuan Bank Indonesia:

h) Jumlah kredit yang direstrukturisasi berdasarkan jenis dan kolektibilitas: v

i) Jumlah dan persentase bagian bank atas kredit sindikasi baik selaku pimpinan, agen, atau vV
anggota sindikasi,

)) Ikhtisar pembelian kredit dari BPPN berdasarkan periode pembelian, jika ada: vV

k) Pendapat manajemen akan ketaatan bank terhadap Batas Maksimum Pemberian Kredit (BMPK) v
yang ditetapkan oleh Bank Indonesia,

I) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai. vV

21) | Tagihan dan Liabilitas Akseptasi

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian jumlah tagihan dan liabilitas berdasarkan pihak, mata uang, dan jatuh tempoj vV

b) Untuk tagihan akseptasi diungkapkan kolektibilitas, jumlah cadangan penghapusan dan mutasi v
selama periode berjalan:

€) Rincian jumlah tagihan dan liabilitas berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga, v

d) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai tagihan v
akseptasi

22) | Persediaan

n)

Yang harus diungkapkan antara lain:

Page 34 OCR 0.943
Page 34 of 103

(1) total jumlah tercatat persediaan dan jumlah ercatat menurut klasifikasi yang sesuai Catatan 9
bagi Perusahaan,

(2) jumlah tercatat persediaan yang dicatat dengan Nilai Wajar dikurangi biaya untuk menjual:

(3) jumlah persediaan yang diakui sebagai beban selama periode berjalan: Catatan 9

(4) jumlah setiap penurunan nilai yang diakui sebagai pengurang jumlah persediaan yang diakui Catatan 9
sebagai beban dalam periode berjalan:

(5) jumlah dari setiap pemulihan dari setiap penurunan nilai yang diakui sebagai pengurang Catatan 9
jumlah persediaan yang diakui sebagai beban dalam periode berjalan,

(6) kondisi atau peristiwa penyebab terjadinya pemulihan nilai persediaan yang diturunkan:

(7) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk persediaan yang memenuhi kriteria
aset kualifikasian, maka diungkapkan:
(i) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan, dan
(ii) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak

dikapitalisasi.

(8) persediaan yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan, Catatan 16
dan

(9) jenis dan nilai persediaan yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang Catatan 9

ditutup serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak
diasuransikan wajib diungkapkan alasannya.

0) Khusus Industri Perhotelan

Tambahan pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi yang harus diungkapkan
antara lain:

1)

Makanan dan minuman,

(2)

Perlengkapan, dan

(3)

Barang Dagangan.

p)

Khusus Industri Real Estat
Tambahan pengungkapan antara lain:

ken)

Pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi:

3) Tanah Matang,

Page 35 OCR 0.896
Page 35 of 103

b) Unit Bangunan: dan v
c) Unit Bangunan dalam Penyelesaian, SA
(2) Jumlah biaya perolehan aset Real Estat yang pengikatan jual belinya telah berlaku namun vV
penjualannya belum diakui, termasuk jumlah utang terkait yang akan dialihkan, bila ada.
9) Tanah untuk Pengembangan
Tambahan pengungkapan antara lain:
(1) Lokasi, luas tanah, proses perizinan, vV
(2) Jumlah biaya bunga dan rugi kurs yang dikapitalisasi ke tanah untuk pengembangan, dan vV
(3) Proporsi tanah yang dijadikan jaminan utang. v
r) Khusus Industri Media
Tambahan pengungkapan antara lain:
(1) Materi program: lokal, impor (media televisi), vV
(2) Buku, kertas koran, barang pra cetak (media cetak), vV
(3) Barang promosi dan barter (media cetak): dan vV
(4) Bahan persediaan lain yang sesuai dengan industrinya. vV
s) Khusus Industri Rumah Sakit
Tambahan pengungkapan antara lain:
(1) Obat-obatan: vV
(2) Perlengkapan medis (disposable): dan v
(3) Persediaan lainnya v
t) Khusus Industri Peternakan
(1) Pengungkapan jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi tertentu, seperti hewan vV
ternak menjadi:
(a) Hewan Ternak Tersedia untuk Dijual: dan vV

(b) Hewan Ternak dalam Pertumbuhan.

Page 36 OCR 0.917
Page 36 of 103

(2) Hewan Ternak Produksi - Berumur Pendek
Yang harus diungkapkan antara lain:
(a) Total jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi hewan ternak telah vV
menghasilkan dan hewan ternak belum menghasilkan,
(b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama paling tidak 2 vV
tahun terakhir,
(c) Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan, v
(d) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan atau penghapusan persediaan v
yang mati atau hilang:
(e) Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan risiko yang v
ditutup:
(f) Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematian atau v
metode penghapusan langsung:
(9) Pendapat manajemen atas kecukupan nilai pertanggungan asuransi: dan v
(h) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima jaminan. vV
23) | Pajak Dibayar Di muka
Yang harus diungkapkan antara lain:
(a) rincian menurut jenis dan jumlah masing-masing pajaknya, dan vV Catatan 31a
(b) uraian mengenai jumlah restitusi pajak yang diajukan dan statusnya. vV
24) | Biaya Dibayar Dimuka v
Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis dan jumlah.
25) | Aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang Dimiliki untuk Dijual
Yang harus diungkapkan antara lain:
(4) uraian dari aset yang dimiliki untuk dijual atau kelompok lepasan, v
(2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan yang vV
diharapkan, serta cara dan waktu pelepasan,

Page 37 OCR 0.926
Page 37 of 103

(3) kerugian penurunan nilai atau keuntungan pemulihan penurunan nilai, vV

(4) dalam hal aset yang dimiliki untuk dijual belum dapat direalisasikan dalam satu tahun, v
diungkapkan peristiwa atau keadaan yang dapat memperpanjang periode penyelesaian penjualan
menjadi lebih dari satu tahun,

(5) dalam hal dapat diterapkan, segmen yang dilaporkan dari aset yang dimiliki untuk dijual dan v
kelompok lepasan disajikan sesuai dengan SAK yang berlaku, dan

(6) dalam hal aset yang diklasifikasikan sebagai aset yang dimiliki untuk dijual atau kelompok lepasan
dihentikan pengklasifikasiannya, diungkapkan:

(a) nilai dari aset tersebut, yaitu nilai yang lebih rendah antara:

i. jumlah tercatat aset tersebut sebelum aset atau kelompok lepasan diklasifikasikan vV
sebagai dimiliki untuk dijual, disesuaikan dengan penyusutan, amortisasi atau penilaian
kembali yang telah diakui apabila aset atau kelompok lepasan tersebut tidak
diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijualj dan

ii. jumlah terpulihkan pada saat tanggal keputusan untuk tidak menjual, vV
(b) uraian fakta dan keadaan yang mengarah kepada keputusan tersebut, dan vV
(c) dampaknya terhadap hasil operasi untuk periode tersebut dan periode sajian sebelumnya. vV
26) | Investasi pada Entitas Asosiasi
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) nama entitas asosiasij v
b) persentase kepemilikan dan penjelasan adanya pengaruh signifikan, beserta alasannya: v
c) nilai tercatat dan Nilai Wajar investasi dalam entitas asosiasi yang kuotasi harganya tersedia, v
d) ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi termasuk jumlah agregat Aset, Liabilitas, v
pendapatan, dan laba atau rugi:
e) alasan tidak adanya pengaruh signifikan walaupun Perusahaan memiliki lebih dari 206 (dua puluh vV
perseratus) hak suara atau hak suara potensial investee secara langsung atau tidak langsung,
f) akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas asosiasi, ketika laporan keuangan tersebut v

digunakan dalam menerapkan metode ekuitas dan tanggal atau periode yang berbeda dengan
Perusahaan, dan alasan menggunakan tanggal atau periode yang berbeda,

Page 38 OCR 0.928
Page 38 of 103

9) sifat dan tingkatan setiap pembatasan signifikan atas kemampuan entitas asosiasi untuk
mentransfer dana kepada Perusahaan,
h) bagian rugi entitas asosiasi yang tidak diakui dan alasannya, apabila Perusahaan menghentikan v
pengakuan bagiannya atas rugi entitas asosiasi, baik untuk periode terjadinya kerugian tersebut
maupun secara kumulatif,
i) bagian atas liabilitas kontinjensi entitas asosiasi yang terjadi bersama-sama dengan investor lain v
i) liabilitas kontinjensi yang terjadi karena investor berkewajiban bersama-sama untuk semua atau vV
sebagian Liabilitas entitas asosiasi: dan
k) ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi, secara individual atau dalam kelompok, yang tidak vV
dicatat dengan menggunakan metode ekuitas termasuk total Aset, total Liabilitas, Pendapatan,
dan laba atau rugi.
27) | Khusus Industri Konstruksi
Jaminan
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jaminan yang diberikan dan jumlah jaminan tersebut serta
kontrak konstruksi yang mensyaratkan adanya jaminan tersebut. v
28) | Khusus Industri Kehutanan
HTI dan HTI dalam pengembangan
Berupabiaya yang ditangguhkan dalam pelaksanaan pembangunan HTI, yang disajikan sebagai
berikut:
a) Saldo awal, v
b) Penyisihan periode berjalan, vV
c) Realisasi yang dilakukan selama periode berjalan: dan v
d) Saldo akhir. vV
29) | Khusus Industri Jalan Tol
Hak Bagi Hasil Tol
Investor tanpa kuasa hak penyelenggaraan harus mengungkapkan hal-hal berikut:
(a) Dasar pengukuran hak bagi hasil tol: v

(b) Masa hak bagi hasil tol dan amortisasinya,

Page 39 OCR 0.898
Page 39 of 103

(c) Perubahan hak bagi hasil tol selama periode berjalan: dan v
(d) Reklasifikasi proyek kerjasama operasi dalam pelaksanaan ke hak bagi hasil tol. v
30) | Khusus Industri Perkebunan
Tanaman Perkebunan
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Untuk tanaman telah menghasilkan
(1) Rincian nilai tercatat dan akumulasi penyusutan menurut jenis tanaman: v
(2) Rekonsiliasi nilai tercatat awal tahun dan akhir tahun tanaman untuk setiap kelompok vV
selama paling sedikit 2 tahun terakhir:
(3) Status tanah yang digunakan untuk menanam, v
(4) Nilai tanaman telah menghasilkan berdasarkan area/lokasi penanaman, v
(5) Perbandingan saldo tanaman belum menghasilkan selama paling sedikit 2 tahun: dan vV
(6) Tanaman yang dijaminkan. v
b) Untuk tanaman belum menghasilkan
(4) Mutasi tanaman belum menghasilkan sebagai berikut:
(a) Saldo awal v
Ii. Tambahan tahun berjalan vV
ii. Biaya langsung vV
(b) Jumlah kapitalisasi biaya pinjaman, dan rugi kurs dalam hal terjadi depresiasi luar biasa
Ii. Pengurangan tahun berjalan v
ii. Jumlah yang direklasifikasi ke tanaman telah menghasilkan v
(c) Pengurangan lainnya vV
(d) Saldo akhir, v
(2) Nilai tanaman dalam Perkebunan Inti Rakyat / Perkebunan Inti Plasma yang menjadi milik v
perusahaan (inti) dan tanaman yang bukan milik perusahaan (perkebunan
rakyat/perkebunan plasma): dan
(3) Cadangan kerugian yang mungkin timbul pada plasma. vV

Page 40 OCR 0.920
Page 40 of 103

31) | Khusus Industri Peternakan
Hewan Ternak Produksi - Berumur Panjang
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Pengelompokan hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) dan hewan ternak telah vV
menghasilkan:
b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama paling tidak 2 tahun vV
terakhir,
c) Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan: vV
d) Nilai hewan ternak tiap kelompok berdasarkan lokasi/area peternakan, vV
e) Kondisi hewan ternak: vV
f) Persentase kematian selama tiga tahun terakhir vV
9) Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan risiko yang ditutup, v
h) Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematian atau metode vV
penghapusan langsung,
i) Nilai cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada, vV
ji) Pendapat manajemen atas kecukupan nilai cadangan kematian, jika ada, dan v
k) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima jaminan. v
32) | Properti Investasi
a) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) model pengukuran setelah pengakuan awal yang digunakan, model Nilai Wajar atau model v
biaya,
(2) metode dan asumsi signifikan yang diterapkan dalam menentukan Nilai Wajar dari Properti v
Investasi:
(3) pernyataan bahwa penentuan Nilai Wajar didukung oleh bukti pasar atau lebih banyak v
berdasarkan faktor lain karena sifat properti tersebut dan keterbatasan data pasar yang
dapat diperbandingkan,
(4) nama Penilai, tanggal penilaian, dan tanggal laporan penilaian terakhir, v

Page 41 OCR 0.934
Page 41 of 103

(5) jumlah yang diakui dalam laba rugi untuk:

(a) penghasilan sewa dari Properti Investasi: v
(b) beban operasi langsung yang terjadi baik dari Properti Investasi yang menghasilkan v
maupun yang tidak menghasilkan penghasilan sewa selama periode tersebut: dan
(c) perubahan kumulatif dalam Nilai Wajar yang diakui dalam laba rugi atas penjualan v
Properti Investasi dari sekelompok aset yang menggunakan model biaya ke kelompok
aset yang menggunakan model Nilai Wajar,
(6) keberadaan dan jumlah pembatasan atas realisasi dari Properti Investasi atau pembayaran vV

penghasilan dan hasil pelepasan: dan

(7) kewajiban kontraktual untuk membeli, membangun atau mengembangkan Properti vV
Investasi atau untuk perbaikan, pemeliharaan atau peningkatan.

b) Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model Nilai Wajar, selain pengungkapan
sebagaimana dimaksud dalam huruf (a) ditambahkan pengungkapan antara lain:

(1) rekonsiliasi antara jumlah tercatat Properti Investasi pada awal dan akhir periode dengan v
menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi:

(2) saat suatu penilaian terhadap Properti Investasi disesuaikan secara signifikan untuk tujuan vV
pelaporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan rekonsiliasi antara penilaian
tersebut dan penilaian yang telah disesuaikan yang dilaporkan dalam laporan keuangan,
dengan menunjukkan secara terpisah:

(a) jumlah agregat dari pengakuan kewajiban sewa yang telah ditambahkan kembali, dan v

(b) penyesuaian signifikan lain. v

c) Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model biaya, selain pengungkapan
sebagaimana dimaksud dalam huruf a) ditambahkan pengungkapan antara lain:

(1) umur manfaat, v

(2) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Properti Investasi pada awal v
dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi

(3) jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban penyusutan,

(4) jumlah rugi penurunan nilai yang diakui, dan jumlah pemulihan rugi penurunan nilai, selama
satu periode sesuai SAK yang berlaku:

Page 42 OCR 0.930
Page 42 of 103

(5S) transfer ke dan dari persediaan dan properti yang digunakan sendiri: dan

«

(6) Nilai Wajar Properti Investasi.

&«

d)

Khusus untuk Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan, yang harus
diungkapkan antara lain:

(4) rincian Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan,

(2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak,

(3) estimasi saat penyelesaian,

(4) hambatan kelanjutan penyelesaian,

(S5) jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat Properti Investasi dalam proses
pembangunan dan pengembangan, dan

&ialajald

(6) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk properti investasi yang memenuhi
kriteria aset kualifikasian, maka wajib diungkapkan:

(a) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan

(b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak
dikapitalisasi.

33)

Aset Tetap
Yang harus diungkapkan antara lain:

a)

setiap kelompok Aset Tetap wajib diungkapkan secara terpisah berdasarkan kepemilikan aset
yaitu aset pemilikan langsung dan/atau aset sewa pembiayaan:

Catatan 13

b)

rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Aset Tetap pada awal dan akhir
periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi'

Catatan 13

2)

jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban penyusutan,

Catatan 13

d)

rugi penurunan nilai dan jumlah yang dijurnal balik yang diakui dalam laba rugi dan ekuitas (jika
ada),

|

jumlah komitmen kontraktual dalam perolehan Aset Tetap,

1)

jumlah kompensasi dari pihak ketiga untuk Aset Tetap yang mengalami penurunan nilai, hilang,
atau dihentikan yang dimasukkan dalam laba rugi, apabila tidak diungkapkan secara terpisah
pada laporan laba rugi komprehensif,

Page 43 OCR 0.915
Page 43 of 103

9) Dalam hal Aset Tetap disajikan pada jumlah revaluasian, yang harus diungkapkan

(1) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian): v

(2) tanggal efektif persetujuan dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP) apabila Aset Tetap untuk v
perhitungan pajak menggunakan jumlah revaluasian:

(3) nama Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir, v

(4) metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar aset, vV

(5S) jumlah tercatat untuk setiap Aset Tetap seandainya aset tersebut dicatat dengan model vV
biaya: dan

(6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan prubahan selama periode vV

dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada para pemegang saham.

h) Khusus untuk Aset Tetap dalam proses pembangunan, yang harus diungkapkan antara lain:

(1) rincian Aset Tetap yang sedang dalam pembangunan: v Catatan 13
(2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak, vV Catatan 13
(3) estimasi saat penyelesaian: vV Catatan 13
(4) hambatan kelanjutan penyelesaian (jika ada), v Catatan 13
(5S) jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat aset tetap dalam pembangunan, dan vV Catatan 13
(6) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriteria aset

kualifikasian, maka wajib diungkapkan:

(a) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan, dan v

(b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak vV

dikapitalisasi.

Page 44 OCR 0.956
Page 44 of 103

i) Pengungkapan lainnya antara lain:

(1)

jumlah tercatat Aset Tetap yang tidak dipakai sementara, Catatan 13
(2) jumlah tercatat bruto dari setiap Aset Tetap yang telah disusutkan penuh dan masih Catatan 13
digunakan:
(3) jumlah tercatat Aset Tetap yang dihentikan dari penggunaan aktif dan tidak diklasifikasikan
sebagai tersedia untuk dijual,
(4) dalam hal model biaya digunakan, Nilai Wajar Aset Tetap apabila berbeda secara material
dari jumlah tercatat,
(5) nilai buku, hasil penjualan neto, keuntungan (kerugian) dari Aset Tetap yang dihentikan Catatan 13
pengakuannya,
(6) dalam hal terdapat Aset Tetap yang berasal dari hibah, agar diungkapkan jenis Aset, nilai
tercatat, dan tanggal perolehan:
(7) perubahan estimasi masa guna dan/atau metode penyusutan menurut jenis Aset Tetap:
(8) Kondisi atau peristiwa yang menyebabkan terjadinya penurunan nilai atau pemulihan
penurunan nilai,
(9) Jumlah aset tetap yang dijadikan jaminan, nama pihak yang menerima jaminan dan alasan Catatan 13
penjaminan, dan
(10) Jenis dan nilai aset tetap yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang Catatan 13

ditutup, serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak
diasuransikan agar diungkapkan alasannya.

34)

Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi

Aset Minyak dan Gas Bumi
(khusus untuk perusahaan yang memiliki kegiatan hulu minyak dan gas bumi)

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian aset menurut jenisnya, seperti, operated acreage, unoperated acreage, sumur dan
peralatan serta fasilitas yang berhubungan, peralatan kantor, kendaraan, sumur dan peralatan
serta fasilitas dalam pengerjaan:

Page 45 OCR 0.923
Page 45 of 103

(2) Tabel yang memuat penjelasan tentang:

(a) Lokasi penambangan, v
(b) Saldo awal untuk masing-masing lokasi: v
(c) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan: dan v
(d) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan YA
(3) Dalam hal saldo aset Minyak dan Gas Bumi tersebut mengandung hak tagih kepada Regulator vV
terkait, perlu penjelasan kolektabilitas tagihan tersebut dalam bentuk tabel analisa umur tagihan.
35) | Aset Takberwujud
Yang harus diungkapkan untuk setiap jenis Aset Takberwujud antara lain:
a) jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi: v Catatan 14
b) alokasi jumlah amortisasi Aset Takberwujud ke dalam pos laporan laba rugi komprehensif, vV Catatan 14
c) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi Aset Takberwujud pada awal dan vV Catatan 14
akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi:
d) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriteria aset
kualifikasian, maka harus diungkapkan:
(1) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan, dan v
(2) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak v
dikapitalisasi:
e) jumlah tercatat Aset dan faktor signifikan yang mendukung penentuan dan penilaiannya untuk v
Aset Takberwujud yang dinilai dengan umur manfaat tidak terbatas,
f) penjelasan atas jumlah tercatat dan sisa periode amortisasi dari setiap Aset Takberwujud yang v

material terhadap laporan keuangan Perusahaan,

Page 46 OCR 0.921
Page 46 of 103

9) Aset Takberwujud yang diperoleh melalui Hibah Pemerintah dan awalnya diakui pada Nilai Wajar

sesuai SAK yang berlaku, diungkapkan:

(1) Nilai Wajar pada pengakuan awal atas aset-aset tersebut,

(2) jumlah tercatatnya, dan

(3) Aset tersebut diukur setelah pengakuan awal dengan model biaya atau model revaluasi:

h)

keberadaan dan jumlah tercatat Aset Takberwujud yang kepemilikannya dibatasi dan jumlah
tercatat Aset Takberwujud yang menjadi jaminan untuk Liabilitas,

ajaaa

nilai komitmen kontraktual untuk akuisisi Aset Takberwujud,

&

»

Aset Takberwujud disajikan pada jurnlah revaluasian, diungkapkan:

(1) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian):

(2) nama Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir,

(3) jumlah tercatat Aset Takberwujud yang direvaluasi:

(4) metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar aset:

(5) jumlah tercatat untuk setiap Aset Takberwujud seandainya Aset tersebut dicatat dengan
model biaya: dan

alalalala

(6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan perubahan selama periode
dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada para pemegang saham.

«

36)

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi dan Pertambangan umum

a)

Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/Penyisihan Liabilitas
Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan

Yang harus diungkapkan antara lain tabel yang memuat penjelasan tentang:

(1) Saldo awal,

(2) Penambahan dan pengurangan,

(3) Saldo akhir.

Page 47 OCR 0.905
Page 47 of 103

b) Biaya Pengembangan Tangguhan
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Mutasi Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan selama tahun berjalan dengan
menunjukkan:
(a) Lokasi eksplorasi dan pengembangan, vV
(b) Saldo awal, vV
(c) Penambahan/pengurangan, vV
(d) Amortisasis dan v
(2) Saldo akhir v
(2) Biaya pengembangan yang ditangguhkan atas kegiatan pengembangan yang masih v
berjalan,
(3) Penjelasan apabila terjadi penghapusan biaya eksplorasi dan pengembangan tangguhan v
yang menurut penelaahan manajemen tidak dapat dipulihkan:
(4) Jumlah biaya eksplorasi dan pengembangan yang ditangguhkan dimana terjadi penundaan v
masa produksi, meliputi penjelasan:
(a) Alasan terjadinya penundaan: vV
(b) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dinilainya produksi: dan v
(c) Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi bila ada, terhadap biaya vV
yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi utama yang dipergunakan
dalam menghitung penurunan nilai tersebut.
(5) Apabila terdapat lebih dari satu Area of Interest, maka harus diungkapkan rincian dari Biaya vV
Eksplorasi yang Ditangguhkan untuk tiap-tiap Area of Interest.
b. Liabilitas
1) | Utang Usaha
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) jumlah utang usaha yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi, vV Catatan 17
b) jumlah utang usaha menurut mata uang: dan v Catatan 17
C) jaminan yang diberikan oleh Perusahaan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan. v

Page 48 OCR 0.912
Page 48 of 103

 ——....

2) | Provi
a) Pengungkapan untuk provisi berlaku untuk provisi jangka pendek dan provisi jangka panjang. v
b) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) nilai tercatat pada awal dan akhir periode, vV
(2) provisi tambahan dalam periode bersangkutan, v
(3) jumlah yang terjadi dan dibebankan pada provisi selama periode bersangkutan, vV
(4) jumlah yang dibatalkan selama periode bersangkutan atas jumlah yang belum digunakan: v
(5) peningkatan selama periode yang bersangkutan, dalam nilai kini, yang terjadi karena v
berlalunya waktu dan dampak dari setiap perubahan tingkat diskonto,
(6) uraian mengenal karakteristik kewajiban dan perkiraan saat terjadinya arus keluar sumber vV
daya ekonomi,
(7) indikasi ketidakpastian waktu atau jumlah arus keluar sebagaimana dimaksud dalam vV
angka(6). Dalam hal diperlukan, Perusahaan mengungkapkan asumsi utama yang
mendasari prakiraan peristiwa masa depan, dan
(8) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan jumlah Aset yang vV
telah diakui untuk estimasi penggantian tersebut.
3) | Beban akrual
Yang wajib diungkapkan antara lain jenis dan jumlah dari unsur utama beban yang belum jatuh tempo. v Catatan 19
4) | Khusus Industri Perbankan
Liabilitas Segera
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Rincian berdasarkan jenis dan mata uang, dan vV
b) Uraian mengenai sifat masing-masing kewajiban. v
5) | Utang Repo
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang dijual Perusahaan pada transaksi repo: v
b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek. vV

Page 49 OCR 0.908
Page 49 ot 103

6) | Khusus Kontrak Konstruksi

Utang Bruto kepada Pelanggan

Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain liabilitas bruto dari setiap kontrak konstruksi. Dalam

penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel

yaitu:

a) biaya kontrak yang terjadi, v

b) laba yang diakui: v

c) kerugian yang dialami, dan v

d) pekerjaan yang sudah ditagih (termin). vV

7) | Khusus Industri Perbankan

a) Simpanan Nasabah
Yang harus diungkapkan antara lain rincian tiap jenis simpanan yang mengungkapkan:
(1) Rincian berdasarkan mata uang, dan jangka waktu: V
(2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga, v
(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, v
(4) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito, v
(5) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan statusnya, misalnya diblokir atau dijaminkan, v

dan

(6) Pemberian fasilitas istimewa kepada pemilik rekening giro. v

b) Simpanan dari Bank Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu, vV
(2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga, v
(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, v
(4) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito: dan vV
(5S) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan jenis dan statusnya, misalnya diblokir atau v

dijaminkan.

Page 50 OCR 0.898
8)

Page 50 of 103

Khusus Industri Asuransi Kerugian dan Jiwa

a) Kewajiban Manfaat Polis Masa Depan
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1)

Rincian berdasarkan program asuransi,

2

Rincian berdasarkan jenis pertanggungan:

(3)

Rincian berdasarkan mata uang,

(Ga)

Dasar perhitungan dan asumsi aktuaris: dan

(5)

Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan penambahan dan
pengurangan.

Sitara

b)

Utang Klaim
Yang harus diungkapkan antara lain:

@)

Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga:

(2)

Jumlah utang klaim berdasarkan tertanggung,

(3)

Jumlah utang klaim menurut jenis asuransi: dan

(4)

Jumlah utang menurut mata uang.

ajaaa

9

Estimasi Klaim Retensi Sendiri
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1)

Jumlah menurut jenis asuransi:

(2)

Jumlah menurut tertanggung:

(3)

Jumlah menurut mata uangj dan

4)

Jumlah estimasi klaim yang sudah terjadi namun belum dilaporkan.

BN Ma Ma

Page 51 OCR 0.925
d)

Page 51 of 103

Prei ang belum merupakan Pendapatan

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Jumlah menurut program asuransi:

(2) Jumlah menurut jenis pertanggungan,

(3) Pemisahan antara premi yang belum merupakan pendapatan kepada pihak berelasi dan
pihak ketiga:

(4) Metode perhitungan yang digunakan: dan

(5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan penambahan dan
pengurangan.

e)

Utang Koasuransi (rewrite)
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga,

(2) Jumlah berdasarkan ko-asuradur,

(3) Jumlah menurut jenis mata uang, dan

(4) Jumlah menurut umur utang.

djalaja

)

Utang Reasuransi
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga,

(2) Jumlah berdasarkan reasuradur,

(3) Jumlah menurut jenis mata uang:

(4) Jumlah menurut umur utang, dan

(5) Jumlah utang atau piutang reasuransi yang disalinghapuskan.

disiajala

2)

Utang Komisi
Yang harus diungkapkan antara lain:

(4) Jumlah berdasarkan tertanggung dan asuradur,

&

(2) Jumlah menurut jenis mata uang, dan

(3) Jumlah menurut jenis asuransi.

Page 52 OCR 0.915
Page 52 of 103

h) Titipan Premi
Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis asuransi. vV

1) Hak Laba Pemegang Polis Yang Belum Dibagikan
Yang harus diungkapkan:

(1) Tanggal dan hasil keputusan rapat pemegang saham: vV
(2) Dasar perhitungan, dan v
(3) Saldo menurut usia. vV

9) | Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Pendek
Yang harus diungkapkan antara lain jenis dan jumlahnya. v

10) | Utang Pajak
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) jenis dan jumlahnya, dan vV Catatan 31b

b) informasi mengenai ketetapan pajak. vV

11) | Khusus Industri Pembiayaan

Kewajiban Anjak Piutang
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Jumlah liabilitas anjak piutang dalam rangka anjak piutang dengan recourse, dan

&

b) Jumlah beban tangguhan, piutang retensi anjak piutang, dan jatuh tempo serta ikatan penting vV
lainnya yang diatur dalam perjanjian anjak piutang.

12) | Khusus Kontrak Konstruksi
Uang Muka Kontrak
Yang harus diungkapkan antara lain jumlah uang muka kontrak yang diterima. vV

13) | Bagian Lancar atas Liabilitas Jangka Panjang

Yang harus diungkapkan antara lain bagian lancar atas liabilitas jangka panjang sesuai dengan
pengungkapan utang bank dan lembaga keuangan jangka panjang sebagaimana diatur dalam

Checklist ini. v Catatan 20 dan 21

Page 53 OCR 0.946
Page 53 of 103

14) Keuangan Lainnya
a) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Pengungkapan untuk liabilitas keuangan lainnya berlaku untuk liabilitas keuangan lainnya Catatan 16
yang bersifat jangka pendek dan jangka panjang:
(2) Perusahaan wajib mengelompokkan sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara pihak ketiga Catatan 16
dan pihak berelasi:
(3) Yang harus diungkapkan antara lain:
(a) nilai tercatat liabilitas keuangan untuk setiap kategori Catatan 16
(b) laba atau rugi neto pada setiap liabilitas keuangan dan
(c) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default).
b) Dalam hal terdapat restrukturisasi Utang
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Penjelasan tentang pokok-pokok perubahan persyaratan dan penyelesaian utang,
(2) Jumlah keuntungan atas restrukturisasi utang dan dampak pajak penghasilan yang terkait,
(3) Jumlah keuntungan atau kerugian bersih atas pengalihan aset yang diakui selama periode
tersebut, dan
(4) Jumlah utang kontinjen yang dimasukkan dalam nilai tercatat utang yang telah
direstrukturisasi.
15) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi
Bagian Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang Jatuh Tempo dalam
Satu Tahun
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya.
16) | Khusus Industri Pertambangan Umum

Bagian Penyisihan untuk Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang Jatuh Tempo
dalam Satu Tahun

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya,

Page 54 OCR 0.915
Page 54 of 103

17) | Liabi S terkait aset atau kelompok lepasan yang untuk dijual.
Yang harus diungkapkan antara lain liabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk
dijual sesuai dengan dan dapat digabung dengan pengungkapan aset tidak lancar atau kelompok
lepasan yang diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual.
Liabilitas Jangka Panjang

18) | Utang Pihak Berelasi Non-Usaha
Yang Harus diungkapkan antara lain:
a) rincian nama pihak berelasi, jenis, dan jumlah utang: vV Catatan 33c
b) jumlah utang menurut mata uang, dan vV Catatan 33c, Rupiah
Cc) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan.

19) | Utang Bank dan Lembaga Keuangan Jangka Panjang
Yang Harus diungkapkan antara lain:
a) rincian jumlah utang berdasarkan nama bank/lembaga keuangan dan jenis mata uang: v Catatan 20
b) kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan, v Catatan 20
Cc) tanggal jatuh tempo, v Catatan 20
d) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan, vV Catatan 20
e) penjelasan tentang fasilitas pinjaman yang diperoleh, termasuk jumlah dan tujuan perolehannya: v Catatan 20
f) pembayaran yang dilakukan pada periode berjalan untuk masing-masing fasilitas pinjaman: v Catatan 20
9) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan v Catatan 20

kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default):

h) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan, Catatan 20
i) persyaratan lain yang penting, seperti adanya pembatasan pembagian dividen, pembatasan rasio v Catatan 20

tertentu, dan/atau pembatasan perolehan utang baru, dan

Page 55 OCR 0.911
Page 55 of 103

1) pengungkapan informasi sehubungan dengan liabilitas berbunga jangka panjang yang akan jatuh
tempo dalam jangka waktu 12 (dua belas) bulan sejak tanggal laporan posisi keuangan tetapi
tetap diklasifikasikan sebagai liabilitas jangka panjang, antara lain adalah:

(1) nama bank/lembaga keuangan dan jumlahnya: dan YA

(2) ringkasan perjanjian lama dan baru, yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu v
pinjaman, tanggal jatuh tempo, dan persyaratan penting.

20) | Utang Sewa Pembiayaan
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) jumlah neto nilai tercatat untuk setiap kelompok aset dan pemberi sewa (Jessor) pada tanggal v Catatan 21
laporan posisi keuangan,

b) rekonsiliasi antara total pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal laporan posisi vV Catatan 21
keuangan, dengan nilai kininya. Selain itu wajib mengungkapkan total pembayaran sewa
minimum di masa depan pada tanggal laporan posisi keuangan, dan nilai kininya, untuk setiap
periode berikut:

(1) sampai dengan satu tahun, v Catatan 21
(2) lebih dari satu tahun sampai 5 (lima) tahun: dan v Catatan 21
(3) lebih dari 5 (lima)tahun. vV

C) pembayaran sewa kontinjen yang diakui sebagai beban pada periode tersebut, vV

d) total pembayaran minimum sewa-lanjut (sublease) masa depan yang diperkirakan akan diterima vV

dari kontrak sewa-lanjut yang tidak dapat dibatalkan (non-cancellable sublease) pada tanggal
laporan posisi keuangan,

e) keuntungan atau kerugian yang ditangguhkan beserta amortisasinya sehubungan dengan vV
transaksi penjualan dan penyewaan kembali (sale and leaseback): dan

f) penjelasan umum isi perjanjian sewa yang material, antara lain:

(1) dasar penentuan utang sewa kontinjen:

«

(2) ada tidaknya klausul-ktausul yang berkaitan dengan opsi perpanjangan atau pembelian dan vV
eskalasi beserta syarat-syaratnya: dan

(3) pembatasan-pembatasan yang ditetapkan dalam perjanjian sewa. vV

Page 56 OCR 0.914
Page 56 of 103

21) | Khusus Industri Perbankan
a) Surat Berharga yang Diterbitkan
Yang harus diungkapkan antara lain:
(4) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu: vV
(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga, vV
(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, vV
(4) Rincian berdasarkan peringkat efek dan perusahaan pemeringkat, vV
(5) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan: v
(6) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu perjanjian, tanggal vV
jatuh tempo, kewajiban yang harus dipenuhi, dan persyaratan penting lainnya (Debt
Covenance),
(7) Pendapat manajemen tentang pemenuhan Debt Covenanceatas surat berharga yang v
diterbitkan.
b) Pinjaman Diterima
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian berdasarkan pihak, jenis, dan mata uang, v
(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga, vV
(3) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu perjanjian, tingkat vV
bunga, tanggal jatuh tempo, nilai Aset bank yang dijaminkan, dan persyaratan penting
lainnya(debt covenance):
(4) Pendapat manajemen terkait pemenuhan debt covenance: v
(5) Apabila bank menerima dana atau fasilitas pinjaman dari pemerintah atau pihak lain dengan v
tingkat imbalan yang lebih rendah dari tingkat bunga pasar maka manajemen
mengungkapkan mengenai fasilitas tersebut dan dampaknya terhadap laba bersih.

Page 57 OCR 0.893
Page 57 ot 103

c) Estimasi Kerugian Komitmen dan Kontinjensi
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan kolektibilitas: vV
(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga, v
(3) Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan, v
(4) Ketentuan minimum penyisihan penurunan nilai komitmen dan kontinjensi menurut BI dan vV
posisi penyisihan penghapusan bank pada saat periode pelaporan, dan
(5) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai komitmen dan vV
kontinjensi.
22) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi

Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Mutasi taksiran provisi PLH selama tahun berjalan dengan menunjukkan:
(1) Saldo awal, v
(2) Penyisihan yang dibentuk: v
(3) Pengeluaran yang terjadi, dan vV
(4) Saldo akhir, vV

b) Kegiatan PLH yang telah dilaksanakan dan yang sedang berjalan, v

Cc) Liabilitas bersyarat sehubungan dengan PLH dan liabilitas bersyarat lainnya sebagaimana diatur vV
dalam standar akuntansi keuangan,

d) Apabila dalam pos ini terdapat komponen biaya yang sifatnya material, misalnya beban vV
penutupan tambang, maka perusahaan dapat menyajikannya dalam pos yang terpisah,

e) Tabel yang memuat penjelasan tentang:
(1) Saldo awal vV
(2) Penambahan dan Pengurangan : v

(3) Saldo akhir.

Page 58 OCR 0.907
23)

Page 58 of 103

a) Imbalan pasti
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1)

gambaran umum mengenai jenis program.

Catatan 32

2)

rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari nilai kini kewajiban imbalan pasti yang menunjukkan
secara terpisah, pengaruhnya selama periode berjalan yang dapat diatribusikan ke dalam:

(a

biaya jasa kini,

Catatan 32

(b

biaya bunga,

Catatan 32

(c)

iuran oleh peserta program,

Catatan 32

(d)

keuntungan dan kerugian aktuarial,

aitiela

Catatan 32

(2

perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata uang yang
berbeda dengan mata uang penyajian,

@

imbalan yang dibayarkan,

&

Catatan 32

G

biaya jasa lalu,

Catatan 32

(n)

kombinasi bisnis,

0)

curtailment, dan

@)

penyelesaian,

(3)

analisis kewajiban imbalan pasti terhadap jumlah yang dihasilkan dari program yang
seluruhnya tidak didanai dan jumlah yang dihasilkan dari program yang seluruhnya atau
sebagian didanai,

&islala

d

rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari Nilai Wajar aset program serta saldo awal dan akhir
dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset sesuai dengan SAK menunjukkan
secara terpisah, dampak selama periode yang dapat diatribusikan pada setiap:

&3)

hasil yang diharapkan dari aset program,

(b)

keuntungan dan kerugian aktuarial,

“&)

perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata uang yang
berbeda dengan mata uang penyajian:

(d)

iuran oleh pemberi pekerja,

Page 59 OCR 0.905
Page 59 of 103

(2) iuran oleh peserta program, v
(f) imbalan yang dibayarkan, v
(9) kombinasi bisnis: dan v
(h) penyelesaian, vV
(5) rekonsiliasi nilai kini kewajiban imbalan pasti sebagaimana dimaksud dalam butir (2) dan
Nilai Wajar aset program sebagaimana dimaksud dalam butir (4) atas Aset dan Liabilitas
yang diakui dalam laporan posisi keuangan, paling kurang mengungkapkan:
(a) keuntungan dan kerugian aktuarial neto yang tidak diakui dalam laporan posisi "4
keuangan,
(b) biaya jasa lalu yang tidak diakui dalam laporan posisi keuangan, v
(c) setiap jumlah yang tidak diakui sebagai Aset, dikarenakan oleh batasan dalam SAK: vV
(d) Nilai Wajar pada akhir periode pelaporan dari setiap hak penggantian yang diakui V
sebagai Aset sesuai dengan SAK: dan
(e) jumlah lainnya yang diakui dalam laporan posisi keuangan, v
(6) total beban yang diakui di laba rugi untuk setiap hal-hal berikut dan nama pos dimana hal
tersebut termasuk:
(a) biaya jasa kini, vV Catatan 32
(b) biaya bunga, v Catatan 32
(c) hasil yang diharapkan dari aset program, vV
(d) hasil yang diharapkan dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset sesuai v
dengan SAK, .
(e) keuntungan dan kerugian aktuarial, jika Perusahaan memilih metode koridor 10 v Catatan 32
(sepuluh per seratus):
(F) biaya jasa lalu, vV Catatan 32
(9) dampak dari curtailment terutama terkait dengan penyelesaiannya, dan v
(h) dampak dari batasan dalam SAK: vV

Page 60 OCR 0.955
7)

Page 60 of 103

jumlah total yang diakui dalam pendapatan komprehensi
dalam saldo laba, meliputi:

in yang akan diakui segera

(a) keuntungan dan kerugian aktuarial, dan Catatan 32
(b) dampak dari batasan dalam SAK,
(8) jumlah kumulatif dari keuntungan dan kerugian aktuarial yang diakui pada pendapatan
komprehensif lain, dalam hal Perusahaan mengakui keuntungan dan kerugian dalam
pendapatan komprehensif lain sesuai dengan SAK,
(9) persentase atau jumlah setiap kategori utama yang merupakan Nilai Wajar total aset
program, untuk setiap kategori utama dari aset program, yang mencakup, namun tidak
terbatas pada, instrumen ekuitas, instrumen utang, properti, dan seluruh aset lain:
(10) jumlah yang mencakup Nilai Wajar aset program untuk:
(a) setiap kategori instrumen keuangan milik Perusahaan) dan
(b) setiap properti atau Aset lain yang digunakan oleh Perusahaan:
(11) penjelasan atas dasar yang digunakan untuk menentukan tingkat pengembalian yang
diharapkan atas Aset secara keseluruhan, termasuk dampak kategori utama dari aset
program,
(12) imbal hasil aktual atas aset program, serta imbal hasil aktual atas setiap hak penggantian
yang diakui sebagai Aset,
(13) Asumsi aktuarial utama yang digunakan sampai pada akhir periode pelaporan dan
diungkapkan dalam ukuran yang absolut dan tidak hanya sebagai marjin antara persentase
dan variabel lainnya, termasuk:
(a) tingkat diskonto, Catatan 32
(b) tingkat imbal hasil yang diharapkan atas setiap aset program untuk periode yang
disajikan dalam laporan keuangan,
(c) tingkat imbal hasil yang diharapkan untuk periode yang disajikan dalam laporan
keuangan pada setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset:
(d) tingkat kenaikan gaji yang diharapkan (dan perubahan dalam indeks atau variabel Catatan 32

tertentu lainnya dalam masa program formal atau konstruktif sebagai dasar untuk
kenaikan imbalan masa depan),

Page 61 OCR 0.922
Page 61 of 103

(e) tingkat tren biaya kesehatan, dan v
(f) asumsi material lain yang digunakan dalam aktuaria: Catatan 32
(14) dampak kenaikan atau penurunan satu angka persentase dalam tingkat tren biaya
kesehatan yang diasumsikan pada:
(a) biaya jasa kini agregat dan komponen biaya bunga dari biaya kesehatan pascakerja v
periodik neto, dan
(b) akumulasi kewajiban imbalan pascakerja untuk biaya kesehatan. v
(c) Dalam hal program dioperasikan dalam lingkungan inflasi yang tinggi, wajib vV
diungkapkan dampak persentase kenaikan atau penurunan tingkat tren biaya
kesehatan yang diasumsikan dari makna yang serupa dengan satu angka persentase
dalam lingkungan inflasi yang rendah.
(15) jumlah periode tahunan saat ini dan periode empat tahun sebelumnya dari:
(a) nilai kini kewajiban imbalan pasti, Nilai Wajar aset program dan surplus atau defisit v
pada program, dan
(b) penyesuaian yang timbul pada:
(i) 'iabilitas program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari liabilitas vV
program pada akhir periode pelaporan: dan
(ii) aset program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari aset program pada vV
akhir periode pelaporan,
(16) estimasi terbaik pemberi kerja, segera setelah dapat ditentukan secara andal, dari iuran vV

yang diharapkan akan dibayar dalam program selama periode tahunan dimulai setelah
periode pelaporan:

Page 62 OCR 0.945
Page 62 of 103

(17) khusus untuk program imbalan pasti yang membagi risiko antar entitas sepengendali, wajib
diungkapkan sebagai berikut:

(a) perjanjian kontraktual atau kebijakan tertulis untuk pembebanan biaya imbalan pasti
neto atau bukti bahwa tidak ada kebijakan seperti itu,

(b) dalam hal Perusahaan mencatat alokasi biaya imbalan pasti neto sesuai SAK, maka
Perusahaan mengungkapkan:

(i) informasi yang memungkinkan pengguna laporan keuangan untuk mengevaluasi
sifat program imbalan pasti dan dampak keuangan atas perubahan program
selama periode tersebut,

(ii) pengungkapan gambaran umum jenis program sesuai dengan huruf a) butir (1)
mencakup penjelasan praktik informal yang menimbulkan kewajiban konstruktif
termasuk dalam pengukuran kewajiban imbalan pasti, dan

(iii) jika Perusahaan mencatat iuran yang terutang untuk periode sesuai SAK informasi
tentang program secara keseluruhan disyaratkan sesuai dengan butir (1), butir (2),
butir (3), butir (4), butir (9), butir (13), butir (14), dan butir (16) serta butir ii.

b) Iuran Pasti

Perusahaan yang menyelenggarakan program iuran pasti harus mengungkapkan jumlah yang
diakui sebagai beban untuk program iuran pasti.

Cc) Imbalan Kerja Jangka Panjang Lainnya
Yang harus diungkapkan paling kurang jenis dan jumlah imbalan kerja jangka panjang lainnya.

d) Pesangon Pemutusan Kontrak Kerja
Yang harus diungkapkanantara lain:

(1) iuran program dan jumlah pesangon pemutusan kontrak kerja: dan

(2) penjelasan mengenai liabilitas Kontinjen (jika ada).

Page 63 OCR 0.914
Page 63 of 103

24) | Utang Obligasi
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) rincian mengenai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat dalam rupiah dan mata uang asing, tanggal v
jatuh tempo, jadwal pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat obligasi dicatatkan, dan
tujuan penerbitannya:

b) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek,

c) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan:

d) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan,

data

e) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan menunjuk pos-
pos yang berhubungan, jika ada,

f) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan,

&

9) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan v
kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default): dan

h) persyaratan penting lainnya. v
25) | Sukuk

a) Perusahaan wajib mengelompokkan Sukuk berdasarkan akad syariah yang digunakan, v

b) Perusahaan harus mengungkapkan antara lain:

(1) uraian tentang persyaratan utama dalam penerbitan Sukuk, termasuk:

(a) ringkasan akad syariah dan skema transaksisyariah yang digunakan:

(b) Aset, manfaat, atau aktivitas yang mendasari:

(c) nilai nominal,

(d) besaran imbalan (untuk Sukuk ijarah),

diajajala

(8) prinsip pembagian hasil usaha, dasar bagi hasil, dan besaran nisbah bagi hasil (untuk
Sukuk mudharabah),

(f) rencana jadwal dan tata cara pembagian dan/atau pembayaran imbalan atau bagi hasil:

&

Page 64 OCR 0.903
Page 64 of 103

(9) jangka waktu, v
(h) tujuan penerbitannya, dan vV
(i) persyaratan penting lain: v
(2) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek, vV
(3) bursa tempat Sukuk dicatatkan, v
(4) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan, v
(5) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan, v
(6) jaminan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada): v
(7) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan: dan v
(8) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Emiten atau Perusahaan Publik dalam v
memenuhi persyaratan dan kondisi Sukuk (misalnya restrukturisasi Sukuk dan kondisi
default).
26) | Utang Subordinasi
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) nama kreditur, sifat ikatan, jangka waktu, jenis mata uang, dan kisaran suku bunga kontraktual vV
selama periode pelaporan
b) tujuan perolehannyaj vV
c) persyaratan terkait dengan pelunasan utang subordinasi: v
d) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan vV
kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default):
e) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan, dan v
f) persyaratan penting lainnya. v

Page 65 OCR 0.913
Page 65 of 103

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) rincian mengenai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat, tanggal jatuh tempo, jadwal pembayaran v
bunga, suku bunga, bursa tempat obligasi konversi dicatatkan, dan tujuan penerbitannya:

b) periode konversi dan persyaratan konversi, antara lain meliputi rasio konversi, harga v
pelaksanaan, hak konversi sebelum jatuh tempo serta persyaratannya, dan penalti:

c) dampak dilusi apabila seluruh obligasi dikonversikan, dengan memperhatikan tingkat konversi v
atau harga pelaksanaan (exercise price) yang paling menguntungkan dari sudut pandang
pemegang obligasi konversi:

d) jumlah obligasi yang telah dikonversikan dan dampak dilusinya, v

&) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek, v

f) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan, v

9) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan, v

h) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan menunjuk pos- vV
pos yang berhubungan (jika ada),

i) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan vV
kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default),

1) dalam hal Perusahaan menerbitkan obligasi konversi tanpa melalui penawaran umum, wajib vV
diungkapkan tujuan penerbitan dan nama pembeli:

k) komponen Liabilitas dari obligasi konversi, vV

I) keberadaan fitur derivatif melekat: dan v

m) persyaratan penting lainnya

Page 66 OCR 0.934
Page 66 of 103

Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk

1)

Modal Saham
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Bagi setiap jenis saham, antara lain:
(1) Rekonsiliasi jumlah saham beredar pada awal dan akhir periode, vV
(2) Hak, keistimewaan, dan pembatasan yang melekat pada setiap jenis saham, termasuk vV
pembatasan atas dividen dan pembayaran kembali atas modal: dan
(3) Saham yang dicadangkan untuk penerbitan dengan hak opsi dan kontrak penjualan saham, vV
termasuk jumlah dan persyaratan,
b) Penjelasan mengenai sifat dan tujuan setiap pos cadangan dalam ekuitas: vV
C) Susunan pemegang saham dengan mengungkapkan jumlah lembar saham dan persentase
kepemilikan, yaitu:
(1) Pemegang saham yang memiliki 592 (ima perseratus) atau lebih: Catatan 22
(2) Nama direktur dan komisaris yang memiliki saham, dan Catatan 22
(3) Pemegang saham lainnya, Catatan 22
d) Dalam hal terjadi perubahan modal saham dalam periode berjalan:
(1) Keputusan yang berhubungan dengan perubahan modal saham tersebut, seperti v
pengesahan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, persetujuan dan/atau pemberitahuan
Menteri terkait, dan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS),
(2) Sumber peningkatan modal saham, antara lain dari kapitalisasi agio, saldo laba, penerbitan v
saham baru dari Penawaran Umum dengan dan/atau tanpa Hak Memesan Efek Terlebih
Dahulu (right issue dan private placement), pelaksanaan waran, serta konversi obligasi: dan
(3) Tujuan perubahan modal saham, antara lain dalam rangka ekspansi, penyelesaian vV
pinjaman, atau pemenuhan kecukupan modal,
e) Dalam hal hanya sebagian saham Perusahaan yang dicatatkan di Bursa Efek, agar disebutkan vV

jumlah saham yang dicatatkan dan yang tidak dicatatkan pada Bursa Efek.

Page 67 OCR 0.939
Page 67 of 103

2) Isetor (Additional Pai Capital)
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Rincian jumlah tambahan modal disetor: Catatan 23
b) Uraian sumber agio saham, Catatan 23
c) Rincian biaya emisi Efek ekuitas berdasarkan penerbitan Efek ekuitas: Catatan 23
d) Uraian mengenai sifat dan asal selisih kurs atas modal disetor,
e) Uraian mengenai sifat dan asal tambahan modal disetor lainnya, Catatan 23
f) Pengungkapan untuk selisih nilai transaksi dengan entitas sepengendali, antara lain:
(1) Nama dan penjelasan tentang entitas atau bisnis yang berkombinasi, Catatan 23
(2) Penjelasan mengenai hubungan sepengendali dari entitas-entitas yang bertransaksi dan Catatan 23
bahwa hubungan tersebut tidak bersifat sementara:
(3) Tanggal efektif transaksi, Catatan 23
(4) Operasi atau kegiatan bisnis yang telah diputuskan untuk dijual atau dihentikan akibat Catatan 23
kombinasi bisnis tersebut,
(5) Kepemilikan entitas atau bisnis yang dialihkan serta jenis dan jumlah imbalan yang terjadi Catatan 23
(6) Nilai tercatat bisnis yang dikombinasikan atau dialihkan serta selisih antara nilai tercatat Catatan 23

tersebut dengan jumlah imbalan yang diserahkan atau diterima, dan

7)

Penyajian kembali laporan keuangan yang memberikan informasi antara lain:

(a) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan yang telah dilaporkan sebelumnya untuk
periode yang disajikan kembali:

(b) Ikhtisar jumlah tercatat Aset dan Liabilitas entitas atau bisnis yang dikombinasikan,

(c) Dampak penyesuaian kebijakan akuntansi, dan

(d) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan setelah disajikan kembali.

Page 68 OCR 0.914
3)

Page 68 of 103

Selisih Transak: lengan Pihak Nonpengendali
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Uraian transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian yang meliputi:

(1) Jenis transaksi dan perubahan persentase kepemilikan,

(2) Nama entitas anak, dan

(3) Nama pihak yang bertransaksi,

b) Perhitungan selisih transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian: dan

€) Jumlah yang direalisasi ke laba rugi atas pelepasan investasi pada saat hilangnya Pengendalian,

alajaejala

4)

Saham Treasuri
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Latar belakang pembelian kembali saham, pelepasan, atau pengurangan modal disetor,

b) Tanggal atau periode perolehan serta jumlah lembar dan nilai saham treasuri yang diperoleh:

c) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang digunakan sebagai pengurangan modal disetor,

d) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang dilepaskan kembali serta selisih antara harga perolehan
dengan harga pelepasan saham treasuri: dan

BN Ba BN Ha

e) Akumulasi jumlah lembar dan nilai saham treasuri.

£

5)

Saldo Laba
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Alasan dan jumlah penyesuaian periode yang lalu (jika ada),

b) Perubahan saldo laba pada periode bersangkutan dan persetujuan RUPS yang terkait: dan

&«

c) Saldo laba yang ditentukan penggunaannya, sifat, dan tujuan setiap pos cadangan.

Page 69 OCR 0.901
Page 69 of 103

Waran
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) jenis waran dan harga pelaksanaan dari masing-masing waran:

b) dasar penentuan Nilai Wajar waran,

Cc) nilai waran yang belum dan tidak dilaksanakan (kadaluwarsa)

d) jumlah waran yang diterbitkan dan beredar serta dampak dilusinya: dan

e) ikatan-ikatan yang terkait dengan penerbitan waran.

Siapa

7)

Pendapatan Komprehensif Lainnya

Yang harus diungkapkan antara lain keterangan mengenai perubahan masing-masing komponen
pendapatan komprehensif lainnya,

Catatan 31d dan 32, Laporan
laba rugi dan penghasilan
komprehensif lain

8)

Kepentingan Nonpengendali

Yang harus diungkapkan antara lain rincian bagian pemegang saham nonpengendali atas ekuitas
masing-masing entitas anak yang tidak dapat diatribusikan secara langsung atau tidak langsung pada
entitas induk. "

Catatan 24

Laba Rugi Komprehensif

1)

Pendapatan
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Jumlah setiap kategori signifikan dari pendapatan yang diakui selama periode, termasuk
pendapatan yang berasal dari:

(1) Penjualan barang,

Catatan 25

(2) Penjualan jasa,

(3) Bunga,

(4) Royalti, dan/atau

(5) Dividen:

BN Ma Ba Ma

diungkapkan secara terpisah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

&

Catatan 25

b) Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama,

&«

Catatan 25

Cc) Nama pihak pembeli dan jumlah nilai penjualan yang melebihi 1096 (sepuluh perseratus) dari
pendapatan,

Catatan 25

Page 70 OCR 0.914
Page 70 ot 103

d) Jumlah pendapatan yang berasal dari pertukaran barang atau jasa yang tercakup dalam setiap v
kategori signifikan dari pendapatan (jika ada), yang diungkapkan terpisah berdasarkan pihak
berelasi dan pihak ketiga,
e) Khusus untuk kontrak konstruksi, diungkapkan antara lain:
(1) Pendapatan kontrak konstruksi:
(a) Jumlah pendapatan kontrak yang diakui sebagai pendapatan dalam periode berjalan, v
(b) Metode yang digunakan untuk menentukan pendapatan kontrak yang diakui dalam v
periode berjalan, dan
(c) Metode yang digunakan untuk menentukan tahap penyelesaian kontrak, vV
(2) Pekerjaan dalam proses penyelesaian pada tanggal akhir periode pelaporan:
(a) Jumlah agregat biaya yang terjadi dan laba/rugi yang diakui sampai tanggal pelaporan, vV
(b) Jumlah uang muka yang diterima: dan v
(c) Jumlah retensi: v
(3) Jumlah tagihan dan utang bruto kepada pemberi kerja, masing-masing sebagai Aset dan v
Liabilitas,
f) Dalam hal Perusahaan memiliki transaksi hubungan keagenan, diungkapkan secara terpisah,
antara lain:
(1) Penjualan biasa dan penjualan dari hubungan keagenan: vV
(2) Pendapatan komisi yang diperoleh Perusahaan sebagai agen dari transaksi keagenan A
dengan pendapatan lainnya, dan
(3) Perincian dari komponen pendapatan neto yang diperoleh Perusahaan sebagai prinsipal dari
transaksi keagenan, yang antara lain terdiri dari:
(a) Pendapatan bruto, vV
(b) Retur/rabat/diskon terkait, dan v

(c) Total pendapatan neto.

Page 71 OCR 0.901
Page 71 of 103

2) | Khusus Industri yang Tarifnya Diatur oleh Regulator

Ketentuan Tarif
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Dasar ketentuan tarif,

b) Objek atau aktivitas yang dikenakan tarif,

c) Masa berlaku tarif,

d) Besaran tarif, dan

&|alelald

e) Perjanjian lain yang terkait.

3) | Khusus Industri pembiayaan
Rincian jumlah berdasarkan kelompok produk/jasa utama antara lain:

a) Pendapatan pembiayaan konsumen:

&

b) Pendapatan anjak piutang, dan v

c) Pendapatan sewa, vV

4) | Khusus Industri Rumah Sakit

Terdiri dari:

Jasa pelayanan medis, jasa penunjang lainnya, jasa dokter, rawat inap, rawat jalan dan penunjang
medis,

Rincian pengurang pendapatan, antara lain:

a) Restitusi:

&

b) Subsidi tidak mampu, dan v

Cc) Selisih perhitungan klaim. vV

Page 72 OCR 0.945
Page 72 of 103

5) | Khusus Industri Transportasi
Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama antara lain:

a) Rincian pendapatan bersih jasa transportasi:

b) Rincian pendapatan usaha dari jasa penyewaan alat transportasi,

c) Rincian pendapatan usaha dari jasa ekspedisi:

d) Rincian pendapatan usaha dari keagenan: dan

lalajald

e) Rincian pendapatan dipisahkan sesuai dengan jenisnya armada (bus, taksi, feri, tanker dan
pesawat udara) dengan ketentuan memisahkan atas dasar kepemilikan armada tersebut.

6) | Khusus Industri Telekomunikasi

Rincian pendapatan usaha antara lain pendapatan usaha jasa interkoneksi, jasa telekomunikasi
sendiri, jasa telekomunikasi yang dilaksanakan melalui kerjasama dengan pihak lain. vV

7) | Khusus Industri Asuransi:
Pendapatan Premi

Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok premi bruto, premi v
reasuransi, dan penurunan (kenaikan) premi yang belum merupakan pendapatan untuk setiap jenis
asuransi.

Catatan: menyesuaikan dengan PSAK yang berlaku (PSAK 36 dan 62)

Page 73 OCR 0.923
Page 73 of 103

8) | Khusus Industri Jalan Tol:
Pendapatan
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Penjualan meliputi rincian pendapatan jasa tol sendiri, rincian pendapatan jasa lain, dan rincian v
pendapatan kerjasama operasi

b) Jika perusahaan memiliki hak penyelenggaraan sejumlah ruas jalan tol, maka pendapatan usaha vV
untuk setiap ruas jalan tol tersebut harus diungkapkan.

9) | Khusus Industri Perbankan

Pendapatan Bunga

Yang harus diungkapkan antara lain:

Pendapatan bunga, yang dapat terdiri dari dan tidak terbatas pada:

a) Obligasi Pemerintah,

b) Kredit, dengan pengungkapan tambahan untuk provisi dan komisi yang diakui:

c) Efek-efekj dan

dala

d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank lain.

10) | Beban Pokok Penjualan
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Untuk perusahaan manufaktur, diungkapkan beban pokok produksi yang dirinci:

(1) Biaya bahan baku, v Catatan 26
(2) Biaya tenaga kerja, dan vV Catatan 26
(3) Biaya overhead v Catatan 26
ditambah dan dikurangi saldo awal dan akhir persediaan: v Catatan 26
b) Nama pihak penjual dan nilai pembelian yang melebihi 10Yo (sepuluh perseratus) dari v Catatan 26

pendapatan, dan

c) Untuk industri jasa, diungkapkan beban pokok berdasarkan pada jasa yang dijual. v

Page 74 OCR 0.926
11)

Page 74 of 103

Khusus Industri Rumah Sakit

Beban Departementalisasi/Beban Operasional
Yang harus diungkapkan antara lain, rincian beban departementalisasi:

2)

Beban bahan,

b)

Beban jasa pelayanan:

kel

Beban pegawai,

4)

Beban penyusutan sarana medis,

8)

Beban pemeliharaan sarana,

?

Beban asuransi,

3

Beban langganan daya dan jasa:

h)

Beban depresiasi.

&ialajajalaljaja

12)

Khusus Industri Asuransi:

a)

Beban Klaim Asuransi Kerugian

Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok klaim bruto, klaim
reasuransi, dan kenaikan (penurunan) estimasi klaim retensi sendiri untuk setiap jenis asuransi.

b)

Beban Klaim Asuransi Jiwa
Yang harus diungkapkan antara lain:

Rincian dan jumlah beban menurut jenis klaim dan manfaat, diantaranya: klaim jatuh tempo,
klaim nilai tunai, dan klaim kematian.

ka

Komisi Neto

Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok pendapatan komisi
dan beban komisi untuk setiap jenis asuransi.

d)

Hasil Investasi
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah menurut jenis investasi.

Page 75 OCR 0.909
Page 75 of 103

13) | Khusus Industri Perhotelan

Beban Departementalisasi
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian jumlah unsur-unsur beban departementalisasi: vV
b) Gaji dan beban pegawai lainnya: dan vV
c) Rincian jumlah unsur-unsur beban departemen lainnya. vV

14) | Beban Usaha
Yang harus diungkapkan rincian sifat beban berdasarkan kategori fungsinya, yaitu antara lain:

a) Beban penjualan: vV Catatan 27
b) Beban distribusi, dan v
c) Beban umum dan administrasi. v Catatan 28

15

Khusus Industri Perbankan

a) Beban Bunga v

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban bunga berdasarkan kelompok
produk/jasa utama.

b) Beban Provisi dan Komi

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban beban provisi dan komisi berdasarkan
kelompok produk/jasa utama.

16) | Khusus Industri Pembiayaan

BebanKerugian Penurunan Nilai

Yang harus diungkapkan antara lain jumlah beban kerugian penurunan nilai untuk masing-masing
akun Piutang Pembiayaan Konsumen, Tagihan Anjak Piutang, dan Piutang Sewa Pembiayaan. vV

Page 76 OCR 0.911
Page 76 of 103

17) | Pendapatan dan Beban Lainnya
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) rincian dan jumlah Pendapatan lainnya. vV Catatan 29

b) rincian dan jumlah Beban lainnya. v Catatan 29

€) Untuk Biaya Keuangan, meliputi:

(1) biaya pinjaman meliputi:

(a) beban keuangan yang dihitung dengan menggunakan metode suku bunga efektif, vV
(b) beban keuangan dalam sewa pembiayaan yang diakui sesuai SAK yang berlaku, dan vV
(c) selisih kurs yang berasal dari pinjaman dalam mata uang asing sepanjang selisih kurs V

tersebut diperlakukan sebagai penyesuaian terhadap bunga,

(2) biaya keuangan lainnya yang terjadi dari transaksi instrumen keuangan meliputi:

(a) rugi penurunan nilai dari kuotasi atas investasi tersedia untuk dijual, v

&

(b) rugi neto dari instrumen keuangan yang diakui pada Nilai Wajar melalui laba rugi: dan

(c) amortisasi premi/diskonto kontrak berjangka yang bertujuan untuk lindung nilai. v

d) Untuk Bagian Laba Rugi dari Entitas Asosiasi dan/atau Ventura Bersama meliputi:

(1) bagian laba rugi dari masing-masing entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama yang vV
dicatat dengan menggunakan metode ekuitas, dan

(2) bagian laba rugi dari entitas asosiasi dari operasi yang dihentikan, yang diungkapkan secara v
terpisah.

Page 77 OCR 0.897
Page 77 of 103

TENOTE

Eterangan—5:

Bea Keterangan ga

Khusus Industri Perbankan

18)
a) Beban Penyisihan Penurunan Nilai atas Aset Keuangan
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis aset keuangan. vV
b) Keuntungan (Kerugian) dari kenaikan (penurunan) nilai surat-surat berharga dan
Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis. v
C) Keuntungan (Kerugian) Penjualan Surat-surat Berharga dan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis. vV
19) | Pendapatan Komprehensif Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) perubahan dalam surplus revaluasi Aset Tetap maupun Aset Takberwujud: v
b) keuntungan dan kerugian aktuarial atas program manfaat pasti: v Catatan 3p, 32
Cc) selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan: vV
d) keuntungan (kerugian) dari aset keuangan tersedia untuk dijual, vV
e) bagian efektif dari keuntungan dan kerugian instrumen lindung nilai dalam rangka lindung nilai vV
arus kas: dan bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi dan/atau Ventura
Bersama.
20) | Pajak Penghasilan
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) komponen beban (penghasilan) pajak yang terdiri dari:
(3) beban (penghasilan) pajak kini: vV Catatan 31c
(2) penyesuaian yang diakui pada periode atas pajak kini yang berasal dari periode lalu, vV Catatan 31c
(3) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang berasal dari perbedaan temporer dan v Catatan 31c
pembalikannya,
(4) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan terkait dengan perubahan tarif pajak atau vV Catatan 31c

penerapan peraturan perpajakan yang baru,

Page 78 OCR 0.942
Page 78 of 103

(5) jumlah manfaat yang berasal dari rugi pajak yang tidak diakui sebelumnya atau perbedaan
temporer suatu periode lalu yang digunakan untuk mengurangi beban pajak kini dan beban
pajak tangguhanj

(6) beban pajak tangguhan yang disebabkan oleh penurunan atau pembalikan penurunan
sebelumnya atas aset pajak tangguhan, dan

(7) jumlah beban (penghasilan) terkait dengan perubahan kebijakan akuntansi dan kesalahan
yang diperhitungkan dalam laporan laba rugi komprehensif, dikarenakan tidak dapat
diperlakukan secara retrospektif

b)

agregat pajak kini dan pajak tangguhan terkait dengan transaksi yang dibebankan atau
dikreditkan langsung ke ekuitas,

9

jumlah pajak penghasilan terkait dengan setiap komponen pendapatan komprehensif lain, kecuali
untuk bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama:

d)

penjelasan hubungan antara beban (penghasilan) pajak dan laba akuntansi dalam satu atau
kedua bentuk berikut ini: :

(1) rekonsiliasi antara beban (penghasilan) pajak dan hasil perkalian laba akuntansi dengan
tarif pajak yang berlaku, dengan mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang
berlaku, atau

(2) rekonsiliasi antara tarif pajak efektif rata-rata dan tarif pajak yang berlaku, dengan
mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang berlaku,

e)

penjelasan mengenai perubahan tarif pajak yang berlaku dan perbandingan dengan tarif pajak
yang berlaku pada periode akuntansi sebelumnya,

»

jumlah (dan batas waktu penggunaan, jika ada) perbedaan temporer yang dapat dikurangkan
dan rugi pajak belum dikompensasi yang tidak diakui sebagai aset pajak tangguhan dalam laporan
keuangan,

9

jumlah agregat perbedaan temporer yang terkait dengan investasi pada entitas anak, cabang,
entitas asosiasi, dan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama atas liabilitas pajak tangguhan
yang belum diakui:

Page 79 OCR 0.941
Page 79 of 103

h) rekon: kal dan perhitungan beban pajak kini dengan cara sebagai berikut:

(1) laba sebelum pajak menurut akuntansi:

Catatan 31c

(2) ditambah/dikurangi koreksi positif atau negatif (dirinci), dan

Catatan 31c

(3) laba kena pajak,

perhitungan beban dan liabilitas pajak kini dengan menerapkan tarif pajak sesuai dengan
ketentuan perundang-undangan pajak yang berlaku,

Catatan 31c

»

pernyataan bahwa laba kena pajak hasil rekonsiliasi menjadi dasar dalam pengisian SPT Tahunan
PPh Badan,

Catatan 31c

2)

setiap jenis perbedaan temporer dan setiap jenis rugi pajak yang belum dikompensasi:

(1) jumlah aset dan liabilitas pajak tangguhan yang diakui pada laporan posisi keuangan untuk
periode sajian, dan

Catatan 31c

(2) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang diakui dalam laba rugi, apabila jumlah
tersebut tidak terlihat dari perubahan jumlah aset atau liabilitas pajak tangguhan yang
diakui dalam laporan posisi keuangan:

Catatan 31c

beban pajak terkait dengan operasi yang dihentikan:

(1) keuntungan atau kerugian atas penghentian, dan

(2) laba rugi dari kegiatan normal atas operasi yang dihentikan selama periode, bersama
dengan jumlah terkait untuk setiap periode sajian:

m)

jumlah konsekuensi pajak penghasilan atas dividen kepada pemegang saham Perusahaan yang
diusulkan atau diumumkan sebelum Laporan Keuangan Diotorisasi untuk Terbit namun tidak
diakui sebagai Liabilitas dalam laporan keuangan,

1)

uraian jumlah perubahan pada jumlah pengakuan untuk aset pajak tangguhan praakuisisi apabila
Perusahaan adalah pihak pengakuisisi dalam suatu kombinasi bisnis:

9)

peristiwa atau perubahan keadaan yang menyebabkan manfaat pajak tangguhan wajib diakui
apabila manfaat pajak tangguhan yang diperoleh dari kombinasi bisnis tidak diakui pada tanggal
akuisisi tetapi diakui setelah tanggal akuisisi, dan

Page 80 OCR 0.935
Page 80 of 103

See Keterangan

han dan alasan atau bukti yang mendukung pengakuan atas aset pajak

tangguhan, apabila:

(Ll) penggunaan aset pajak tangguhan bergantung pada kondisi laba kena pajak mendatang
lebih besar dari laba pembalikan perbedaan temporer kena pajak yang telah ada: dan

(2) entitas mengalami kerugian pada periode kini atau periode sebelumnya yang
mengakibatkan diakuinya aset pajak tangguhan terkait.

21)

Laba (Rugi) per Saham Dasar dan Dilusian
Yang harus diungkapkan antara lain:

3)

jumlah yang digunakan sebagai pembilang dalam penghitungan laba per saham dasar dan
dilusian, dan rekonsiliasi jumlah tersebut terhadap laba atau rugi yang dapat diatribu:
entitas induk untuk periode tersebut. Rekonsiliasi tersebut mencakup dampak indivii
setiap jenis Instrumen yang mempengaruhi iaba per saham:

Catatan 3t dan 30

jumlah rata-rata tertimbang saham biasa yang digunakan sebagai penyebut dalam penghitungan
laba per saham dasar dan dilusian, dan rekonsiliasi penyebut tersebut. Rekonsiliasi tersebut
mencakup dampak individual dari setiap jenis instrumen yang mempengaruhi laba per saham,

Catatan 3t dan 30

ta)

instrumen (termasuk saham yang dapat diterbitkan secara kontinjen) yang berpotensi mendilusi
laba per saham dasar di masa depan, namun tidak dimasukkan dalam penghitungan laba per
saham dilusian karena instrumen tersebut bersifat antidilutif untuk periode sajian:

d)

penjelasan transaksi saham biasa atau transaksi instrumen berpotensi saham biasa, selain yang
dihitung sesuai dengan SAK yang berlaku, yang terjadi setelah periode pelaporan dan akan secara
signifikan mengubah jumlah saham biasa atau instrumen berpotensi saham biasa yang beredar
pada akhir periode tersebut seandainya transaksi dimaksud terjadi sebelum akhir periode
pelaporan: dan

8)

laba per saham dasar dan dilusian untuk operasi yang dihentikan.

Page 81 OCR 0.927
Page 81 of 103

22)| Transak: hak Berelasi
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Pengungkapan mengenai transaksi atau saldo dengan pihak berelasi, yang jumlahnya:

(1) lebih dari Rp 1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah) untuk transaksi dengan orang atau vV
anggota keluarga terdekat, dan/atau
(2) lebih dari 0,5Yo (nol koma lima perseratus) dari modal disetor untuk transaksi dengan vV Catatan 33
entitas berelasi.
b) terkait dengan transaksi dengan orang atau anggota keluarga terdekat meliputi nama, sifat dan vV Catatan 33
hubungan dengan pihak berelasi serta informasi tentang transaksi dan saldo dengan pihak
dimaksud,

Cc) terkait dengan transaksi dengan entitas berelasi meliputi sifat dan hubungan dengan pihak-pihak
berelasi serta informasi mengenai transaksi dan saldo, termasuk komitmen, yang diperlukan
untuk memahami potensi dampak hubungan tersebut dalam laporan keuangan, paling kurang:

(1) jumlah transaksi beserta persentasenya terhadap total pendapatan dan beban terkait: vV Catatan 25 dan 26

(2) jumlah saldo beserta persentasenya terhadap total Aset atau Liabilitas, termasuk komitmen,
dan:

(a) persyaratan dan ketentuannya, termasuk apakah terdapat jaminan, dan sifat imbalan vV
yang akan diberikan, untuk penyelesaian: dan

(b) rincian garansi yang diberikan atau diterima, vV

(3) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai vV Catatan 33
secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang terkait dengan jumlah saldo
piutang usaha dan piutang pihak berelasi non-usaha, dan

(4) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai, jika dilakukan v Catatan 33
pembentukan,

Page 82 OCR 0.936
Page 82 of 103

d) pengungkapan yang disyaratkan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) dan b) dilakukan secara
terpisah untuk masing-masing kategori berikut:

(1) entitas induk: Catatan 33
(2) entitas dengan pengendalian bersama atau Pengaruh Signifikan terhadap entitas: Catatan 33
(3) entitas anak,
(4) entitas asosiasi,
(5) Ventura Bersama dimana entitas merupakan venturer,
(6) personil manajemen kunci dari entitas pelapor atau entitas induknya: dan Catatan 33e
(7) pihak-pihak berelasi lainnya. Catatan 33f
e) seluruh kompensasi yang diberikan kepada masing-masing anggota atau kelompok direksi,
komisaris, pemegang saham utama yang juga sebagai karyawan, dan manajemen kunci lainnya
untuk masing-masing kategori berikut:
(4) imbalan kerja jangka pendek, Catatan 33e
(2) imbalan pascakerjaj Catatan 33e
(3) imbalan kerja jangka panjang lainnya:
(4) pesangon pemutusan kontrak kerja: dan
(5) pembayaran berbasis saham.
f) untuk entitas berelasi dengan pemerintah:

(1)

nama entitas berelasi dengan pemerintah dan sifat hubungannya dengan Perusahaan:

2)

sifat dan jumlah setiap transaksi yang secara individual signifikan, dan

3)

untuk transaksi lainnya yang secara kolektif, tetapi tidak secara individual, signifikan,
indikasi secara kuantitatif atau kualitatif atas luasnya transaksi tersebut.

Page 83 OCR 0.923
Page 83 of 103

BE

Aset dan Liabilitas dalam Mata Uang Asing

a) Mata uang asing yang dimaksud adalah mata uang selain mata uang fungsional.

Catatan 3g dan 36a

b) Yang harus diungkapkan antara lain:

1)

rincian aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing serta ekuivalennya dalam mata
uang fungsional:

Catatan 36a

@

posisi neto dari aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing:

Catatan 36a

(3

rincian kontrak valuta berjangka dan ekuivalen dalam mata vang fungsional:

4

ih kurs yang timbul pada
lan

jumlah selisih kurs yang diakui dalam laba rugi, kecuali untuk selis
Instrumen keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi

Laporan laba rugi dan
penghasilan komprehensif lain

(5

selisih kurs neto diakui dalam pendapatan komprehensif lain dan diakumulasikan dalam
komponen ekuitas yang terpisah, serta rekonsiliasi selisih kurs tersebut pada awal dan akhir
periode.

24) Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) untuk setiap rugi penurunan nilai yang diakui atau dibalik selama periode tertentu untuk suatu
aset individual, termasuk goodwiff atau suatu unit penghasil kas:

(1)

peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan pengakuan atau pembalikan rugi penurunan
nilai:

Catatan 3k

lea)

jumlah rugi penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi selama periode tersebut dan unsur
laporan laba rugi komprehensif yang didalamnya tercakup rugi penurunan nilai:

Catatan 3k

(3)

jumlah pembalikan rugi penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi selama periode tersebut
dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang di dalamnya tercakup rugi penurunan nilai
yang dibalik:

(G3)

goodwill yang telah diakui rugi penurunan nilainya:

(5)

jumlah rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakui dalam pendapatan
komprehensif lain selama periode tersebut, dan

(8)

jumlah pembalikan rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakui dalam pendapatan
komprehensif lain selama periode tersebut.

Page 84 OCR 0.947
Page 84 of 103

b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam angka (1) dilakukan untuk setiap kelompok aset.

25)

Perubahan Estimasi Akuntansi, Perubahan Kebijakan Akuntansi, dan Kesalahan Periode
Lalu

a)

Perubahan Estimasi Akuntansi

Yang harus diungkapkan antara lain:

“)

sifat dan alasan perubahan estimasi akuntansi,

2)

jumlah perubahan estimasi yang berdampak pada periode berjalan: dan

(3)

perkiraan dampak estimasi pada periode mendatang. Dalam hal jumlah dampak pada
periode mendatang tidak praktis, fakta tersebut harus diungkapkan.

b)

Perubahan Kebijakan Akuntansi
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1)

sifat dari perubahan kebijakan akuntansi:

(2)

alasan penerapan kebijakan akuntansi baru memberikan informasi yang andal dan relevan:

(3)

jumlah penyesuaian untuk periode berjalan dan setiap periode lalu sajian:

(a) setiap pos laporan keuangan yang terpengaruh: dan

(b) laba per saham dasar dan dilusian,

4

jumlah penyesuaian yang terkait dengan periode-periode sebelum periode yang disajikan.
Dalam hal tidak praktis dilakukan, maka diungkapkan alasannya, dan

(5)

keadaan yang membuat penerapan retrospektif tidak praktis untuk suatu periode tertentu
atau untuk periode-periode sebelum periode-periode tersebut disajikan dan tanggal
dimulainya perubahan kebijakan akuntansi.

Page 85 OCR 0.916
Page 85 of 103

c) Kesalahan Periode Lalu

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) sifat dari kesalahan periode lalu, v

(2) jumlah koreksi untuk setiap periode sajian:
(a) bagi setiap pos laporan keuangan: dan v
(b) laba per saham dasar dan dilusian, v

(3) jumlah koreksi pada awal periode sajian paling awal: dan vV

(4) keadaan yang membuat penerapan retrospketif tidak praktis dilakukan dan penjelasan v
mengenai cara dan waktu dilakukannya koreksi apabila penyajian kembali retrospektif tidak
praktis.

26) | Kombinasi Bisnis
a) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai berikut untuk setiap kombinasi bisnis yang

terjadi selama periode pelaporan, yaitu:

(1) nama dan penjelasan tentang pihak yang diakuisisi v

(2) tanggal akuisisi, v

(3) biaya terkait akuisisi, di luar biaya penerbitan Efek utang dan Efek ekuitas, periode berjalan, v
dan akumulasinya untuk masing-masing kombinasi bisnis

(4) persentase kepentingan ekuitas berhak suara yang diperoleh: vV

(5) alasan utama untuk kombinasi bisnis dan penjelasan tentang cara pihak pengakuisisi v
memperoleh Pengendalian atas pihak yang diakuisisi,

(6) penjelasan kualitatif tentang faktor yang membentuk goodwill yang diakui: v

(7) Nilai Wajar pada saat tanggal akuisisi atas total imbalan yang dialihkan dan Nilai Wajar v
tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utama imbalan,

Page 86 OCR 0.927
Page 86 of 103

(8) kesepakatan imbalan kontinjensi dan aset indemnifikasi:
(a) jumlah yang diakui pada tanggal akuisisi: KA
(b) penjelasan tentang kesepakatan dan dasar penentuan jumlah pembayaran: dan vV
(c) estimasi kisaran hasil (tidak didiskonto) atau, jika apabila kisaran tidak dapat vV
diestimasikan maka fakta dan alasan mengapa kisaran tersebut tidak dapat
diestimasikan, Dalam hal jumlah maksimum pembayaran tidak terbatas, maka pihak
pengakuisisi mengungkapkan fakta tersebut:
(9) Perusahaan harus mengungkapkan piutang yang diperoleh berdasarkan kelompok utama
piutang, misalnya pinjaman yang diberikan, sewa pembiayaan langsung, dan kelompok
piutang lain, yaitu sebagai berikut:
(a) Nilai Wajar piutang: v
(b) jumlah piutang bruto kontraktual, dan vV
(c) estimasi terbaik pada tanggal akuisisi atas jumlah arus kas kontraktual yang vV
diperkirakan tidak tertagih:
(10) jumlah yang diakui pada tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utama Aset yang diperoleh vV
dan Liabilitas yang diambil alih:
(11) setiap liabilitas kontinjensi yang diakui pada Nilai Wajar:
(a) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat arus keluar sumber daya v
ekonomi terjadi,
(b) indikasi ketidakpastian saat atau jumlah arus keluar tersebut. Dalam hal diperlukan, v
Perusahaan harus mengungkapkan asumsi utama yang mendasari prakiraan peristiwa
masa depan, dan
(c) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan jumlah Aset v
yang telah diakui untuk estimasi penggantian tersebut:
(12) dalam hal liabilitas kontinjensi tidak diakui karena Nilai Wajarnya tidak dapat diukur secara
andal, maka pihak pengakuisisi mengungkapkan:
(a) informasi sebagaimana dimaksud dalam angka 33 huruf b) angka (4) terkait perikatan V

dan kontijensi, dan

(b) alasan Liabilitas tidak dapat diukur secara andal,

Page 87 OCR 0.951
(13)

Page 87 of 103

dalam hal pembelian dengan diskon:

(a) jumlah keuntungan yang diakui dan pos dalam laporan laba rugi komprehensif dimana
keuntungan tersebut diakui: dan

(b) penjelasan tentang alasan transaksi tersebut menghasilkan keuntungan:

(14)

setiap kombinasi bisnis dimana pihak pengakuisisi memiliki kurang dari 10076 (seratus
perseratus) dari kepentingan ekuitas pihak yang diakuisisi pada tanggal akuisisi:

(a) jumlah dari kepentingan nonpengendali pada pihak yang diakuisisi, yang diakui pada
tanggal akuisisi dan dasar pengukurannya) dan

(b) teknik penilaian dan input model utama yang digunakan dalam penentuan nilai
tersebut, untuk setiap kepentingan nonpengendali pada pihak yang diakuisisi yang
diukur pada Nilai Wajar,

(15)

dalam hal suatu kombinasi bisnis yang dilakukan secara bertahap:

(a) Nilai Wajar pada tanggal akuisisi atas kepentingan ekuitas pihak yang diakuisisi yang
dimiliki oleh pihak pengakuisisi segera sebelum tanggal akuisisi: dan

(b) jumlah keuntungan atau kerugian yang diakui sebagai hasil dari pengukuran kembali
Nilai Wajar dari kepentingan ekuitas pada pihak yang diakuisisi yang dimiliki oleh pihak
pengakuisisi sebelum kombinasi bisnis dan pos dalam laporan laba rugi komprehensif
untuk mengakui keuntungan atau kerugian tersebut:

(16)

Informasi sebagai berikut:

(a) jumlah pendapatan dan laba atau rugi dari pihak yang diakuisisi sejak tanggal akuisisi
yang dimasukkan dalam laporan laba rugi komprehensif pada periode pelaporan: dan

(b) pendapatan dan laba atau rugi dari entitas hasil penggabungan untuk periode pelaporan
berjalan seolah-olah tanggal akuisisi untuk semua kombinasi bisnis yang terjadi selama
tahun berjalan telah diperhitungkan sejak awal periode pelaporan.

Page 88 OCR 0.931
Page 88 of 103

b) Terhadap kombinasi bisnis yang t pada periode sekarang dan periode sebelumnya,

Perusahaan yang menjadi pihak pengakuisisi wajib mengungkapkan informasi berikut untuk
setiap kombinasi bisnis yang material atau secara kolektif material:

(1) dalam hal akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai untuk Aset, Liabilitas,
kepentingan nonpengendali tertentu atau jenis imbalan dan jumlah yang diakui dalam
laporan keuangan kombinasi bisnis sehingga ditentukan hanya bersifat penyisihan, maka

diungkapkan:

(a) alasan akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai: v

(b) Aset, Liabilitas, kepentingan ekuitas atau jenis imbalan yang akuntansi awalnya belum v
selesai, dan

(c) sifat dan jumlah dari setiap penyesuaian periode pengukuran yang diakui selama v

periode pelaporan

(2) setiap periode pelaporan setelah tanggal akuisisi sampai dengan Perusahaan mendapatkan,
menjual atau kehilangan hak atas aset imbalan kontinjensi, atau sampai dengan Perusahaan
menyelesaikan liabilitas imbalan kontinjensi atau liabilitas tersebut dibatalkan atau lewat
waktu, maka diungkapkan:

(a) setiap perubahan dalam jumlah yang diakui, termasuk setiap perbedaan yang timbul vV
selama penyelesaian,

(b) setiap perubahan dalam kisaran hasil (tidak didiskonto) dan alasan perubahan tersebut: v
dan

(c) teknik penilaian dan input model utama yang digunakan untuk mengukur imbalan vV

kontinjensi,

(3) liabilitas kontinjensi yang diakui dalam kombinasi bisnis, jika ada, vV

(4) rekonsiliasi atas nilai tercatat goodwill pada awal dan akhir periode pelaporan: vV

Page 89 OCR 0.907
Page 89 of 103

TEA

eteranga

TeAda sa beridaks

BENTAR

Er Keterangank et!

(5) jumlah dan penjelasan dari setiap keuntungan atau kerugianyang diakui pada periode
pelaporan yang:

fa) terkait dengan aset teridentifikasi yang diperoleh atau liabilitas yang diambil-alih dalam.
kombinasi bisnis pada periode pelaporan berjalan atau periode pelaporan sebelumnya:
dan

(6)

ukuran, sifat, atau kejadian relevan yang diungkapkan untuk memahami laporan
keuangan Perusahaan hasil penggabungan:

Cc) pernyataan kesesuaian dengan peraturan Bapepam dan LK dalam pelaksanaan
transaksi kombinasi bisnis: dan

d) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal berikut secara keseluruhan, sehubungan
dengan perotehan atas entitas anak dan unit bisnis lainnya selama suatu periode:

(LI) jumlah harga yang dibayarkan:

(2) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas:

&

(3) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya apabila
Pengendalian diperoleh, dan

(4) jumlah aset dan liabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis
lainnya apabila Pengendalian diperoleh, diikhtisarkan berdasarkan kategori
utamanya.

27

Segmen Operasi
Yang harus diungkapkan antara jain:

a) pengungkapan pada level segmen:

(1) informasi umum, yang terdiri dari:

fa) faktor-faktor yang digunakan oleh manajemen untuk mengidentifikasi segmen
Gilaporkan, dan

Catatan 3v dan 34

(b) jenis produk dan jasa yang menghasilkan pendapatan dari setiap segmen dilaporkan,

Catatan 34

(2) informasi mengenai laba atau rugi segmen, termasuk pendapatan dan beban tertentu, aset
segmen, dan liabilitas segmen dari segmen dilaporkan, serta dasar pengukurannya,

Catatan 34

(3) rekonsiliasi dari total pendapatan segmen, ukuran laba atau rugi segmen dilaporkan, aset
segmen, liabilitas segmen, dan unsur segmen material lainnya terhadap jumlah yang terkait
dalam laporan keuangan Perusahaan:

Page 90 OCR 0.943
Page 90 of 103

b) pengungkapan pada level entitas

(1) Informasi produk dan jasa
Pendapatan dari pelanggan eksternal untuk setiap produk dan jasa atau setiap kelompok
produk dan jasa yang serupa.
(2) Informasi wilayah geografis
(a) Pendapatan dari pelanggan eksternal yang diatribusikan kepada:
i. negara domisili Perusahaan: dan
Il. semua negara asing secara total dimana Perusahaan memperoleh pendapatan.
Dalam hal pendapatan dari suatu negara asing secara individual jumlahnya
material, pendapatan tersebut diungkapkan secara terpisah, termasuk dasar
pengatribusian pendapatannya kepada negara tersebut secara individual.
(b) Aset tidak lancar selain instrumen keuangan, aset pajak yang ditangguhkan, aset
Imbalan pascakerja, dan hak yang terjadi akibat kontrak asuransi yang berlokasi di:
i. negara domisili Perusahaan: dan
ii. semua negara asing secara total dimana Perusahaan memiliki aset. Dalam hal aset
dari suatu negara asing secara individual jumlahnya material, maka aset tersebut
diungkapkan secara terpisah.
(3) Informasi pelanggan utama

Dalam hal pendapatan dari transaksi dengan pelanggan eksternal tunggal mencapai 10Yc
(sepuluh perseratus) atau lebih dari pendapatan konsolidasi, Perusahaan harus
mengungkapkan:

(a) fakta,

(b) total pendapatan dari setiap pelanggan: dan

Catatan 25 dan 34

(c) identitas segmen yang melaporkan pendapatan tersebut.

Page 91 OCR 0.935
Page 91 of 103

28) | Operasi yang Dihentikan

a) Yang harus diungkapkan antara lain:

(L) uraian tentang alasan operasi dihentikan, vV

(2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan yang v
diharapkan, cara, dan waktu pelepasan dari aset dan liabilitas operasi yang dihentikan: dan

(3) pengaruh dari operasi yang dihentikan terhadap segmen yang dilaporkan dari aset tidak vV
lancar atau kelompok lepasan disajikan sesuai SAK yang berlaku.

b) Yang harus diungkapkan atas informasi terkait dengan laba (rugi) operasi yang dihentikan, antara
lain:

(1) analisa atas jumlah tunggal yang disajikan dalarn laporan laba rugi komprehensif meliputi:

(a) pendapatan, beban, dan laba atau rugi sebelum pajak dari operasi yang dihentikan dan v
beban pajak penghasilan yang terkait, dan

(b) laba atau rugi yang diakui dalam pengukuran ke Nilai Wajar setelah dikurangi biaya v
untuk menjual atau pelepasan aset atau kelompok lepasan yang terkait dengan operasi
yang dihentikan dan beban pajak penghasilan yang terkait,

(2) arus kas neto yang dapat diatribusikan pada aktivitas operasi, investasi dan pendanaan dari v
operasi yang dihentikan, dan

(3) jumlah penghasilan dari operasi yang dilanjutkan dan operasi yang dihentikan yang dapat v
diatribusikan pada pemilik entitas induk.

Page 92 OCR 0.921
Page 92 of 103

29) | Instrumen Derivatif selain Derivatif Melekat
a) Perusahaan wajib mengelompokkan instrumen derivatif sesuai dengan tujuannya, yaitu untuk v
lindung nilai atau tujuan lainnya (non lindung nilai), seperti untuk tujuan spekulasij
b) Perusahaan yang memiliki atau menerbitkan instrumen derivatif wajib mengungkapkan untuk
setiap kontrak instrumen derivatif dalam kelompok klasifikasi lindung nilai dan kelompok non
lindung nilai:
(1) hakikat dan sifat dari transaksi, berupa transaksi berjangka dalam bentuk valuta, bunga, vV
komoditas atau lain-lain,
(2) pihak lawan transaksi (counterparties), vV
(3) tanggal jatuh tempo: v
(4) nilai keseluruhan kontrak dan Nilai Wajar pada tanggal laporan posisi keuangan, vV
(5) beban atau Pendapatan pada periode pelaporan, vV
(6) pos Aset dan/atau Liabilitas yang dilindung nilai, dan vV
(7) persyaratan penting lainnya. v
C) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Hal-hal yang diperlukan untuk memahami tujuan transaksi derivatif dan strategi untuk vV
mencapai tujuan tersebut,
(2) Kebijakan manajemen risiko untuk setiap klasifikasi lindung nilai, termasuk penjelasan v
mengenai Aset dan/atau Liabilitas dan jenis transaksi yang dilindung nilai: dan
(3) Bagi instrumen yang tidak dimaksudkan sebagai suatu lindung nilai, disebutkan tujuannya. v
30) | Nilai Wajar Instrumen Keuangan

Yang harus diungkapkan untuk setiap kelompok aset keuangan dan liabilitas keuangan antara lain:

a) Nilai Wajar setiap kelompok Aset dan Liabilitas tersebut dengan cara yang memungkinkan untuk Catatan 35
dapat diperbandingkan dengan nilai tercatat dalam laporan posisi keuangan, dan
b) hierarki, metode, dan asumsi signifikan yang digunakan dalam menentukan Nilai Wajar aset Catatan 35

keuangan dan liabilitas keuangan.

Page 93 OCR 0.913
Page 93 of 103

31) | Dividen
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) jumlah dividen dan dividen per saham yang telah dideklarasikan dan dibayarkan sebagai distribusi vV
kepada pemilik pada periode pelaporan:

b) jumlah utang dividen untuk:

(1) periode pelaporan, dan vV
(2) periode sebelumnya, vV
c) jumlah dividen dan dividen per saham yang diusulkan atau dideklarasikan setelah periode vV

pelaporan tetapi sebelum tanggal penyelesaian laporan keuangan dan tidak diakui sebagai
Liabilitas kepada pemilik pada akhir periode pelaporan: dan

d) jumlah dividen preferen kumulatif yang tidak diakui. vV

32) | Bagian Partisipasi dalam Ventura Bersama
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) jumlah agregat dari liabilitas kontinjensi dengan jumlah liabilitas kontinjensi lainnya secara v
terpisah,
b) jumlah agregat dari komitmen modal terkait dengan bagian partisipasinya dalam Ventura v

Bersama secara terpisah dari komitmen lainnya,

C) daftar dan penjelasan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama yang signifikan dan bagian v
partisipasi kepemilikan dalam pengendalian bersama entitas, dan

d) dalam hal Ventura Bersama diakui dalam pengendalian bersama entitas, agar ditambahkan
pengungkapan tambahan tentang:

(1) metode yang digunakan untuk mengakui bagian partisipasinya: dan v

(2) jumlah agregat setiap aset lancar, aset tidak lancar, liabilitas jangka pendek, liabilitas YA

jangka panjang, penghasilan dan beban yang terkait dengan bagian partisipasinya dalam
Ventura Bersama.

Page 94 OCR 0.872
Page 94 ot 103

33) | Perikatan dan Kontinjensi

a) Perikatan
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) perikatan yang meliputi:

(a) perjanjian sewa, keagenan dan distribusi, bantuan manajemen dan teknis, royalti, dan
lisensi, diungkapkan:

berelasi dan pihak ketiga untuk pihak yang dijamin:

IL pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian, vV
Ii. periode berlakunya perikatan: v
iii. dasar penentuan kompensasi dan denda, v
iv. jumlah beban atau pendapatan pada periode pelaporan, dan vV
V.  pembatasan-pembatasan lainnya, vV
(b) kontrak atau perjanjian yang memerlukan penggunaan dana di masa yang akan
datang, seperti: pembangunan pabrik, perjanjian pembelian, ikatan untuk investasi,
diungkapkan:
i. pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian, v
ii. periode berlakunya perikatan: v
Hi. nilai keseluruhan, mata uang, dan bagian yang telah direalisasis dan vV
Iv. sanksi-sanksi, v
(2) pemberian jaminan atau garansi, diungkapkan:
(a) pihak-pihak yang dijamin dan yang menerima jaminan, yang dipisahkan antara pihak vV

(b) latar belakang dikeluarkannya jaminan,

(0) periode berlakunya jaminan: dan

(d) nilai jaminan:

(3) fasilitas kredit yang belum digunakan, misalnya fasilitas L/C, cerukan bank: dan

(4) uraian mengenai sifat, jenis, jumlah dan batasan-batasannya.

SI elalalat

Page 95 OCR 0.919
Page 95 ot 103

b) Kontinjensi

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1)

perkara atau sengketa hukum, diungkapkan:

(a) pihak-pihak yang terkait,

Catatan 38

(b) jumlah yang diperkarakanj

Catatan 38

(c) latar belakang, isi dan status perkaradan pendapat hukum (legal opinion): dan

Catatan 38

(d) dampak keuangan,

2)

Peraturan Pemerintah yang berdampak terhadap Perusahaan, misalnya masalah lingkungan
hidup, diungkapkan uraian singkat tentang peraturan dan estimasi dampak keuangannya,

3)

kemungkinan liabilitas pajak tambahan:

(a) jenis ketetapan atau tagihan pajak, jenis pajak, tahun pajak serta jumlah pokok dan
denda atau bunganya, dan

(b) sikap Perusahaan terhadap ketetapan atau tagihan pajak (keberatan atau banding),

(4)

peristiwa kontinjensi lainnya, yang diungkapkan antara lain:

(a

karakteristik aset atau liabilitas kontinjensi,

(b

estimasi dari dampak keuangannya,

(c

indikasi tentang ketidakpastian yang terkait dengan jumlah atau waktu arus keluar
sumber daya, dan

(d

kemungkinan penggantian oleh pihak ketiga.

Page 96 OCR 0.898
Page 96 of 103

ErAdar

@eridaks

pengungkapan kuantitatif untuk setiap jenis risiko yang timbul dari instrumen keuangan.

38) | Khusus Industri Perkebunan
Perkebunan Inti Rakyat dan Plasma
Yang harus diungkapkan antara tain:
a) Isi perjanjian kerjasama IR/Plasma, vV
b) Pihak-pihak yang terkait dalam kerjasama: vV
C) Lokasi aset dan jangka waktu pengelolaan, v
@) Hak dan llabilitas dari masing-masing pihak dalam kerjasama: vV
e) Ketentuan tentang perbahan perjanjian kerjasama, dan v
f) Isi perubahan perjanjian, jika ada. v
35) | Manajemen Risiko Keuangan
a) Perusahaan harus mengungkapkan informasi yang memungkinkan para pengguna laporan
keuangan untuk mengevaluasi sifat dan luas risiko yang timbul dari instrumen keuangan, serta
kebijakan dalam pengelolaan risiko, termasuk, namun tidak terbatas pada risiko sebagai berikut:
(1) risiko kredit, antara iain ikhtisar analisis umur aset keuangan yang belum jatuh tempo atau vV Catatan 36
tidak mengalami penurunan nilai dan yang lewat jatuh tempo pada akhir periode pelaporan
tetapi tidak mengalami penurunan nilai:
(2) risiko likuiditas, antara lain:
fa) analisis jatuh tempo untuk liabilitas keuangan derivatif dan nonderivatif yang vV Catatan 36
menunjukkan sisa jatuh tempo kontraktual yang bertujuan untuk pemahaman terhadap
periode arus kas: dan
(b) deskripsi mengenai cara Perusahaan mengelola risiko likuiditas: vV Catatan 36
(3) risiko pasar, antara lain analisis sensitivitas untuk setiap jenis risiko pasar dimana entitas "4 Catatan 36
terdampak pada akhir periode pelaporan, yang menunjukkan dampak perubahan pada
variabel risiko yang relevan pada tanggal tersebut terhadap laba rugi dan ekuitas: dan
(4) risiko lainnya yang dimiliki oleh Perusahaan. vV
b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) terdiri dari pengungkapan kualitatif dan v Catatan 36

Page 97 OCR 0.948
Page 97 of 103

36) | Khusus Industri Perbankan

a) Rasio Kecukupan Modal (Capital Adeguacy Ratio)
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian perhitungan dan jumlah rasio kecukupan modal pada tanggal laporan posisi
keuangan,

(2) Posisi CAR minimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia, dan

(3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan CAR.

b) Posisi Devisa Neto
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian perhitungan dan posisi devisa neto menurut jenis mata uang pada tanggal laporan
posisi keuangan:

(2) Posisi devisa neto maksimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia:

(3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan posisi devisa neto.

C) Jaminan Pemerintah terhadap Liabilitas Pembayaran Bank Umum

Yang harus diungkapkan antara lain dasar hukum yang melandasi jaminan atas dana pihak ketiga
di bank.

d) Aktivitas Fiduciary

Yang harus diungkapkan antara lain uraian masing-masing aktivitas fiduciaryyang meliputi jasa
kustodian, wali amanat, pengelolaan investasi dan reksadana.

Page 98 OCR 0.918
Page 98 of 103

ketidakpatuhan.

37) | Kuasi-Reorganisasi

Yang harus diungkapkan antara lain uraian mengenai kegiatan kuasi-reorganisasi yang meliputi:

a) Jumlah saldo negatif yang dieliminasi dalam laporan posisi keuangan dan jumlah tersebut v
disajikan selarna tiga tahun berurutan sejak kuasi-reorganisasi:

b) Status going concern perusahaan dan rencana manajemen dan pemegang saham setelah kuasi- v
reorganisasi yang menggambarkan prospek usaha di masa mendatang,

c) Penyajian laporan posisi keuangan sebelum, pada saat dan sesudah kuasi-reorganisasi: v

d) Rincian dari jumlah yang membentuk akun selisih penilaian Aset dan liabilitas sebelum digunakan v
untuk mengeliminasi defisit: dan

e) Keterangan tentang tanggal terjadinya kuasi-reorganisasi pada akun saldo laba dalam laporan v
posisi keuangan untuk jangka waktu 10 tahun ke depan sejak kuasi-reorganisasi.

38) | Pengelolaan Modal

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) informasi kualitatif tentang tujuan, kebijakan, dan proses Perusahaan dalam mengelola
permodalannya, termasuk:
(1) deskripsi tentang bagian yang dikelola sebagai modal, v
(2) sifat persyaratan dan implementasinya dalam hal Perusahaan diharuskan untuk memenuhi v

persyaratan permodalan yang disyaratkan oleh pihak eksternal: dan

(3) cara Perusahaan memenuhi tujuannya dalam mengelola permodalannya, vV

b) ringkasan data kuantitatif tentang bagian yang dikelola sebagai modal: vV

Cc) setiap perubahan pada angka a) dan angka b) dari periode sebelumnya: v

d) pernyataan atas kepatuhan terhadap setiap persyaratan permodalan dari pihak eksternal Gika v
ada), dan .

e) konsekuensi dari ketidakpatuhan persyaratan permodalan dari pihak eksternal, apabila terjadi v

Page 99 OCR 0.938
Page 99 of 103

39) | Transaksi Nonkas

Yang harus diungkapkan antara lain:

Transaksi pada aktivitas investasi dan pendanaan yang tidak memerlukan penggunaan Kas dan Setara v Catatan 39a
Kas yang tidak termasuk dalam laporan arus kas.

Transaksi tersebut antara lain berupa perolehan Aset secara kredit atau sewa pembiayaan, akuisisi v Catatan 39a
melalui penerbitan saham, dan konversi utang menjadi modal.

40) | Pembayaran Berbasis Saham
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) rincian jumlah Liabilitas atas pembayaran berbasis saham baik untuk jangka pendek ataupun v
jangka panjang:

b) penjelasan mengenai setiap jenis perjanjian pembayaran berbasis saham yang ada pada suatu v
periode, termasuk syarat dan ketentuan umum setiap perjanjian, seperti kondisi vesting, jangka
waktu maksimum atas opsi yang diberikan, dan metode penyelesaian:

c) jumlah dan rata-rata tertimbang harga eksekusi opsi saham untuk setiap kelompok opsi saham: v

d) untuk opsi saham yang dieksekusi selama periode, rata-rata tertimbang harga saham pada v
tanggal eksekusi atau selama periode pelaporan:

e) kisaran harga eksekusi dan rata-rata tertimbang sisa umur kontrak untuk opsi saham yang vV
beredar pada akhir periode:

f) penentuan Nilai Wajar dengan mengungkapkan paling kurang hal-hal sebagai berikut:

(1) opsi yang diberikan selama suatu periode, rata-rata tertimbang Nilai Wajar opsi tersebut vV
pada tanggal pengukuran dan informasi tentang bagaimana Nilai Wajar tersebut diukur, dan

(2) jumlah dan rata-rata tertimbang nilai wajar instrumen ekuitas tersebut pada tanggal v
pengukuran, dan informasi tentang pengukuran Nilai Wajar tersebut untuk instrumen
ekuitas lain yang diberikan selama suatu periode (yaitu selain opsi saham),

9) dampak transaksi pembayaran berbasis saham terhadap laba rugi Perusahaan dalam suatu v
periode dan terhadap posisi keuangannya.

Page 100 OCR 0.893
Page 100 of 103

4) | ik

usus Industri Asuransi:

Analisis kekayaan dan Perhitungan Batas Tingkat Solvabilitas

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Analisis Kekayaan: v

(2) Perhitungan batas tingkat solvabilitas, vV

(3) Batas tingkat solvabilitas yang harus dipenuhi: v

(4) Tingkat solvabilitas yang dicapai perusahaan per tanggal pelaporan: dan vV

(5) Jumlah investasi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas. v
42) | Aset Liabilitas dan Hasil Usaha Program Asuransi Syariah

Hal-hal yang harus diungkapkan:

a) Ijin Menteri Keuangan atas pendirian unit Asuransi Syariah: v

b) Jenis Akad Asuransi Syariah, v

c) Rincian Aset, Liabilitas, Pendapatan, Beban, dan Laba Usaha Unit Asuransi Syariah: dan v

d) Zakat. v
43) | Informasi Penting Lainnya

Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari:

a) Kontrak reasuransi, vV

b) Perjanjian penting dan ikatan lainnya: v Catatan 37

c) Rasio keuangan penting: v Catatan 36

d) Pendapatan, beban dan hasil underwriting: dan vV

e) Peristiwa atau keadaan yang mempengaruhi kinerja atau kelangsungan hidup perusahaan. v

Page 101 OCR 0.911
Page 101 of 103

aa ea en gn  etamutan

Yang harus diungkapkan antara lain:

44)| Khusus Industri Kehutanan:
a) Rincian volume penjualan kayu bulat (jenis kayu): v
b) Pemenuhan liabilitas terhadap negara seperti DR, IHH, BPPHH, IHPH dan iuran wajib lainnya: v
c) Realisasi kegiatan dan biaya yang berhubungan dengan pelaksanaan penanaman kembali hutan v
alam (TPTI, pembinaan dan perlindungan hutan, penanaman tanah kosong dan usaha lainnya
untuk kelestarian alam),
d) Realisasi jenis kegiatan sehubungan pelaksanaan Bina desa hutan dan biayanya: v
e) Khusus HTI, diungkapkan realisasi anggaran dan penanaman pada periode berjalan dan vV
akumulasinya: dan
f) Sehubungan dengan pembangunan sarana dan prasarana:
(4) Realisasi pembangunan jalan dan jembatan serta pemeliharaannya, dan v
(2) Jenis jalan yang dibangun pada periode berjalan dan akumulasinya. v
45) | Peristiwa Setelah Periode Pelaporan

a)

dalam hal Perusahaan menerima informasi setelah periode pelaporan tentang kondisi yang ada
pada akhir periode pelaporan, maka Perusahaan memutakhirkan pengungkapan kondisi tersebut
sesuai dengan informasi terkini, dan contoh peristiwa setelah periode pelaporan yang
mensyaratkan entitas untuk menyesuaikan jumlah yang diakui dalam laporan keuangannya, atau
untuk mengakui peristiwa yang sebelumnya tidak diakui:

Catatan 41

b)

dalam hal terdapat peristiwa nonpenyesuaian yang material setelah periode pelaporan, maka
Perusahaan mengungkapkan uraian peristiwa, misalnya:

(1) tanggal terjadinya:

Catatan 41

(2) sifat peristiwa, dan

&«

Catatan 41

(3) estimasi atas dampak keuangan, atau pernyataan dan alasan bahwa estimasi tersebut tidak
dapat dibuat.

Catatan 41

Page 102 OCR 0.935
Page 102 of 103

46) | Perkembangan Terakhir Standar Akuntansi Keuangan dan Peraturan yang Terkait dengan
Aktivitas Perusahaan
Dalam hal Perusahaan belum menerapkan suatu SAK dan/atau peraturan yang terkait dengan
aktivitas Perusahaan, yang telah diterbitkan tetapi belum efektif berlaku, Yang harus diungkapkan
antara lain:
a) judul SAK dan jenis peraturan baru tersebut, v Catatan 42
b) sifat dari perubahan yang belum berlaku efektif atau perubahan kebijakan akuntansi, v Catatan 42
c) tanggal penerapan SAK dan peraturan baru tersebut disyaratkan, dan v Catatan 42
d) pembahasan mengenai dampak penerapan awal SAK dan peraturan baru atas laporan keuangan v Catatan 42
atau pernyataan manajemen bahwa dampak tersebut tidak dapat diketahui atau diestimasi secara
wajar.
47) | Reklasifikasi
a) Dalam hal Perusahaan mengubah penyajian atau pengklasifikasian pos-pos dalam laporan
keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan antara lain:
(1) sifat reklasifikasi:
(2) jumlah masing-masing pos atau gabungan beberapa pos yang direklasifikasi: dan
(3) alasan reklasifikasi.
b) Dalam hal reklasifikasi jumlah komparatif tidak praktis untuk dilakukan, maka Perusahaan harus
mengungkapkan:
(1) alasan tidak mereklasifikasi jumlah tersebut, dan
(2) sifat penyesuaian yang akan dilakukan jika jumlah tersebut direklasifikasi.
48) | Hibah Pemerintah
Setiap Hibah Pemerintah yang diterima, Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai berikut:
a) sifat dan luas Hibah Pemerintah yang diakui dalam laporan keuangan dan indikasi bentuk lain dari
bantuan pemerintah: dan
b) kondisi yang belum terpenuhi dan kontinjensi lain yang melekat atas bantuan pemerintah yang

telah diakui.

Page 103 OCR 0.931
Page 103 of 103

No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
49) | Rekonsiliasi antara SAK dengan Standar Akuntansi di Negara Lain
a) Ketentuan ini berlaku bagi Perusahaan yang menyusun laporan keuangan dengan menggunakan v
standar akuntansi selain SAK untuk memenuhi persyaratan otoritas pasar modal di negara lain
atau dalam rangka penawaran Efek di negara lain.
b) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) ringkasan perbedaan SAK dengan standar akuntansi di negara lain, v
(2) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan posisi keuangan beserta penjelasannya: v
dan
(3) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan laba rugi komprehensif beserta v
penjelasannya.
C) Dalam hal Perusahaan dipersyaratkan oleh otoritas pasar modal di negara lain untuk melakukan vV
pengungkapan tambahan mengikuti ketentuan yang berlaku di negara tersebut, maka
pengungkapan tersebut wajib ditambahkan dalam laporan keuangan.
50) | Informasi Penting Lainnya vV Catatan 40
Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari peristiwa atau keadaan
tertentu yang mempengaruhi kinerja perusahaan, seperti peristiwa/keadaan yang mempengaruhi
kelangsungan hidup perusahaan.

Jakarta, 26 Juni 2026
PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk

Achmad Amri Aswono Putro

Direktur Hat

Mengetahui,

Tjiendradjaja Yamin

Partner

File

File Open PDF
Source IDX
Size5.96 MB
Published29 Jun 2026
Pages103
Characters152,062
Text sourceOCR
OCR confidence0.920

Names mentioned 14 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk p.1 ×3
linked person Achmad Amri p.103
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.2 ×2
unresolved org Teknologi Mobilitas Tbk p.1 ×2
unresolved org Nama Kantor Akuntan Publik Y. Santosa dan Rekan p.1
unresolved org Kantor Akuntan Publik Y. Santosa p.1
unresolved org A Y. Santosa dan Rekan p.1
unresolved org Y. Santosa dan Rekan p.1
unresolved org Bapepam-LK p.3 ×2
unresolved org Menteri Keuangan p.5 ×2
unresolved org Bank Indonesia p.13 ×13
unresolved org Direktorat Jenderal Pajak p.43
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia p.66
unresolved org Bapepam p.89 ×2

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 8

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result