Back to announcement
20250321_WIFI_Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Bursa_31870351_lamp1.pdf
Other Text extracted WIFISource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 7
Page 1
Jakarta, 21 Maret 2025
No Surat : 046/CORSEC/SSD-IDX/III/2025
Perihal : Penjelasan atas Surat No. S-02744/BEI.PP3/03-2025
Kepada Yth.
PT Bursa Efek Indonesia
Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 1 lantai 6
Jl. Jendral Sudirman Kav 52-53 Jakarta Selatan
Indonesia, 12190
UP : Bapak I Gede Nyoman Yetna dan Ibu Lidia M. Panjaitan.
Dengan Hormat,
Sehubungan dengan surat Permintaan Penjelasan Bursa melalui surat No.
S-02744/BEI.PP3/03-2025 pada tanggal 19 Maret 2025, perihal permintaan penjelasan Bursa,
bersama ini kami sampaikan tanggapan Perseroan sebagai berikut:
1. Agar Perseroan menjelaskan dengan rinci penyebab peningkatan-peningkatan signifikan
yang terjadi per 30 September 2024 dibandingkan per 31 Desember 2023 pada
akun-akun laporan posisi keuangan berikut:
a. Aset tak berwujud (735,74%)
Penjelasan Perseroan:
Hal tersebut disebabkan adanya pengembangan aplikasi dan software yang
dibuat oleh Perseroan untuk mendukung operasional dan kegiatan usaha
Perseroan terutama untuk segmen bisnis Periklanan dan Telekomunikasi.
b. Utang lain-lain dengan pihak ketiga (318,54%)
Penjelasan Perseroan:
Utang lain - lain dengan pihak ketiga ini muncul sejak 28 Maret 2024, dimana
Perseroan mendapatkan fasilitas ini untuk memenuhi kebutuhan pendanaan
terkait pengembangan yang sedang dilakukan oleh entitas anak Perseroan yaitu :
PT. Integrasi Jaringan Ekosistem.
Fasilitas tersebut didapatkan Perseroan dari :
- PT. Prambanan Investasi Sukses sebesar Rp. 181.950.000.000
- PT. Investasi Gemilang Maju sebesar Rp. 162.400.000.000
c. Utang pajak (141,66%)
Penjelasan Perseroan:
Peningkatan utang pajak ini disebabkan peningkatan akrual PPh Badan dan PPN
yang diakibatkan terjadinya peningkatan pendapatan pada periode berjalan.
Page 2
d. Beban akrual (655,85%)
Penjelasan Perseroan:
Peningkatan beban akrual ini disebabkan adanya akrual beban bunga/kupon atas
penerbitan obligasi yang dilakukan entitas anak Perseroan yaitu PT. Integrasi
Jaringan Ekosistem yang efektif pada Juli 2024 lalu.
e. Pinjaman (647,18%)
Penjelasan Perseroan:
Peningkatan pinjaman ini terjadi karena adanya penambahan fasilitas yang
peroleh Perseroan untuk kebutuhan belanja modal dan modal kerja, diantaranya
:
- PT. Mitsubishi HC Capital and Finance Indonesia (Belanja Modal)
- PT. KDB Tifa Finance Tbk (Belanja Modal)
- PT. Akulaku Finance Indonesia (Modal Kerja)
- PT. Radana Bhaskara Finance Tbk (Modal Kerja)
2. Sebelumnya pada per 31 Desember 2023 terdapat deposito Bank OCBC NISP sebesar
Rp35 miliar, namun nilai ini menjadi nihil pada per 30 September 2024. Agar dijelaskan
apakah deposito tersebut telah dicairkan beserta tujuannya.
Penjelasan Perseroan:
Deposito tersebut telah dicairkan seluruhnya secara bertahap untuk memenuhi
kebutuhan belanja modal dan modal kerja Perseroan.
3. Berdasarkan CALK Nomor 7, agar dijelaskan:
a. Penjelasan terkait proyek yang meningkat dari Rp68,6 miliar per 31 Desember
2023 menjadi Rp340 miliar per 30 September 2024.
Penjelasan Perseroan:
Peningkatan tersebut disebabkan adanya peningkatan uang muka pembelian
terkait dengan pengembangan segmen Telekomunikasi yang tengah
dikembangkan oleh entitas anak Perseroan yaitu PT. Integrasi Jaringan Ekosistem.
b. Informasi detail mengenai Aset Lancar Lainnya yang sebelumnya sebesar Rp43
juta menjadi Rp450 juta per 30 September 2024.
Penjelasan Perseroan:
Aset ancar lainnya tersebut merupakan deposit sewa yang dikeluarkan Perseroan
sehubungan dengan penggunaan layanan yang dilakukan Perseroan seperti :
Collocations, Interconnections dan sejenisnya.
4. Agar Perseroan menjelaskan detail dan rincian pihak-pihak pada Piutang Usaha sebesar
Rp137 miliar per 30 September 2024.
Penjelasan Perseroan:
Berikut kami lampirkan rincian Piutang Usaha per 30 September 2024 :
Aging AR SSD Grup 3Q2024 - 250319-2001F.pdf
Page 3
5. Agar Perseroan menjelaskan detail dan rincian pihak-pihak pada Utang Usaha sebesar
Rp32 miliar per 30 September 2024.
Penjelasan Perseroan:
Berikut kami lampirkan rincian Utang usaha per 30 September 2024 :
Aging AP SSD Grup 3Q2024 - 250319-2011F.pdf
6. Terdapat peningkatan drastis pada Utang Lain-lain kepada pihak ketiga dari yang
sebelumnya Rp708 juta per 31 Desember 2023 menjadi Rp314 miliar atau meningkat di
atas 40.000%. Agar dijelaskan:
a. Pihak-pihak pada Utang Lain-lain tersebut.
b. Tujuan Utang Lain-lain kepada pihak ketiga.
Penjelasan Perseroan:
Utang lain - lain dengan pihak ketiga ini muncul sejak 28 Maret 2024, dimana Perseroan
mendapatkan fasilitas ini untuk memenuhi kebutuhan pendanaan terkait
pengembangan yang sedang dilakukan oleh entitas anak Perseroan yaitu : PT. Integrasi
Jaringan Ekosistem.
Fasilitas tersebut didapatkan Perseroan dari :
- PT. Prambanan Investasi Sukses sebesar Rp. 181.950.000.000
- PT. Investasi Gemilang Maju sebesar Rp. 162.400.000.000
Berikut kami sertakan perjanjian yang dimaksud :
- 1. Perjanjian Hutang Piutang PIS x SSD (Tenor+Bunga).pdf
- 2. Perjanjian Hutang Piutang IGM x SSD (Tenor+Bunga).pdf
7. Utang Lain-lain kepada pihak berelasi yang sebelumnya bersaldo nihil per 31 Desember
2023, menjadi sebesar Rp13 miliar per 30 September 2024. Agar dijelaskan:
a. Pihak-pihak pada Utang Lain-lain tersebut.
b. Tujuan Utang Lain-lain kepada pihak berelasi.
Penjelasan Perseroan:
Utang lain - lain dengan pihak berelasi ini muncul sejak 28 Maret 2024, dimana
Perseroan mendapatkan fasilitas dari PT. Investasi Sukses Bersama untuk memenuhi
kebutuhan belanja modal dan modal kerja Perseroan.
8. Terdapat penambahan pada Aset Tetap berupa Project Equipments sebesar Rp134
miliar. Agar dijelaskan informasi dan detail terkait Project Equipments dimaksud.
Penjelasan Perseroan:
Penambahan Asset Tetap Perseroan tersebut disebabkan adanya belanja modal untuk
pengembangan layanan Perseroan, diantaranya :
- Pengadaan Media Iklan yang ditempatkan di 20 rangkaian Kereta Commuterline
dengan nilai pengadaan sebesar Rp. 91.776.545.416,
Page 4
- Pengadaan Network Distributions sebagai POP dan Edge Data Center di 10 titik
lokasi mulai dari Semarang, Solo, Cirebon, Cikampek, Yogyakarta, Sukabumi,
Tegal, Malang, Madiun dan Pekalongan, dengan nilai pengadaan sebesar Rp.
42.768.699.600.
9. Berdasarkan Laporan Laba Rugi Perseroan periode 30 September 2024 dibandingkan
dengan per 30 September 2023, agar dijelaskan:
a. Latar belakang terdapat peningkatan signifikan pada pendapatan dari
Telekomunikasi (136,47%).
Penjelasan Perseroan:
Peningkatan tersebut terjadi sebagai hasil dari pertumbuhan jumlah pelanggan serta
peningkatan volume pembelian oleh pelanggan. Hal ini dipengaruhi oleh perkembangan
dan peningkatan layanan yang disediakan oleh Perseroan, khususnya dalam segmen
telekomunikasi. Seiring dengan semakin luasnya jangkauan layanan dan meningkatnya
kualitas yang ditawarkan, pelanggan semakin tertarik untuk menggunakan layanan
Perseroan, baik dalam bentuk pelanggan baru maupun peningkatan konsumsi oleh
pelanggan yang sudah ada.
b. Latar belakang terdapat penurunan pendapatan portal web dan platform digital
sebesar -82,44%.
Penjelasan Perseroan:
Penurunan ini disebabkan adanya perubahan skala prioritas dalam pengembangan
bisnis dan lini usaha Perseroan dimana Perseroan lebih mengedepankan segmen yang
memberikan profit value yang lebih tinggi dan berkesinambungan seperti Periklanan
dan Telekomunikasi.
10.Agar dijelaskan latar belakang Perseroan tidak lagi memiliki Beban Pemasaran per 30
September 2024, dimana sebelumnya terdapat Beban Pemasaran sekitar Rp78 juta pada
per 30 September 2023.
Penjelasan Perseroan:
Beban pemasaran per 30 September 2024 dikelompokan menjadi satu bagian pada
Beban Umum dan Administrasi.
11.Agar dijelaskan peningkatan-peningkatan signifikan yang terjadi pada Beban Umum dan
Administrasi pada periode 30 September 2024 dibandingkan 30 September 2023
sebagai berikut:
a. Asuransi (123,97%).
Penjelasan Perseroan:
Peningkatan pada pos beban asuransi terjadi akibat adanya perluasan cakupan
perlindungan (coverage) terhadap aset tetap milik Perseroan, yang mencakup berbagai
fasilitas dan infrastruktur yang harus dilindungi untuk mengurangi risiko kerugian.
Page 5
Selain itu, peningkatan beban ini juga dipengaruhi oleh adanya asuransi kredit yang
harus disertakan sebagai bagian dari persyaratan yang ditetapkan oleh Bank Shinhan
dalam pemberian fasilitas keuangan kepada Perseroan.
b. Transportasi dan Perjalanan Dinas (193,70%).
Penjelasan Perseroan:
Peningkatan pada pos beban Transportasi dan Perjalanan Dinas terjadi sebagai dampak
dari bertambahnya aset telekomunikasi serta ekspansi layanan yang dilakukan oleh
Perseroan di berbagai wilayah di Pulau Jawa. Seiring dengan perluasan jaringan
infrastruktur dan operasional, kebutuhan mobilisasi, distribusi, serta kegiatan
monitoring aset mengalami peningkatan yang signifikan. Hal ini mengakibatkan
frekuensi perjalanan dinas yang lebih tinggi, baik untuk keperluan supervisi, instalasi,
maupun pengelolaan layanan di berbagai lokasi yang tersebar di wilayah tersebut.
Dengan semakin luasnya cakupan layanan, biaya yang dikeluarkan untuk transportasi
dan perjalanan dinas pun turut mengalami kenaikan secara substansial.
c. Jamuan dan Sumbangan (418,05%).
Penjelasan Perseroan:
Peningkatan pada pos jamuan dan sumbangan terjadi sebagai akibat dari meningkatnya
frekuensi pertemuan tatap muka (offline meeting) yang diselenggarakan oleh Perseroan.
Peningkatan ini berkaitan erat dengan upaya Perseroan dalam mencapai target bisnis
serta mengembangkan lini usaha yang telah direncanakan. Seiring dengan ekspansi dan
strategi bisnis yang dijalankan, intensitas interaksi dengan berbagai pemangku
kepentingan, mitra bisnis, dan pihak terkait lainnya juga semakin tinggi, sehingga
berdampak pada meningkatnya pengeluaran untuk jamuan dan sumbangan.
d. Beban Pajak (227,43%).
Penjelasan Perseroan:
Peningkatan pada pos beban pajak disebabkan adanya penambahan biaya pajak dan
retribusi sehubungan dengan pengembangan usaha Perseroan.
12.Terdapat informasi bahwa pada tanggal 30 September 2024, aset dalam pembangunan,
JakLingko dihapuskan sebesar Rp294.100.000 dan biaya dibebankan ke beban umum
dan administrasi. Agar Perseroan menjelaskan terkait hal ini.
Penjelasan Perseroan:
Hal tersebut disebabkan pengembangan aplikasi dan/atau software yang tengah
dikembangkan tidak lagi relevan dan dapat digunakan sehingga Perseroan memutuskan
cost center atas project tersebut langsung dibebankan sebagai beban umum dan
admistrasi.
13.Terdapat kesalahan pengetikan pada laporan keuangan Perseroan antara lain:
a. Berdasarkan penelaahan, total Uang Muka Perseroan (CALK nomor 8) adalah sebesar
Rp149,1 miliar, namun dalam CALK Perseroan total Uang Muka sebesar Rp148,9
miliar sehingga terdapat selisih sebesar Rp238 juta antara perhitungan yang kami
lakukan dan total nilai pada CALK Perseroan.
Page 6
b. Dalam Laporan Arus Kas dari Aktivitas Operasi, terdapat informasi pembayaran kas
kepada pihak ketiga, namun dengan nilai positif yaitu sebesar Rp328 miliar.
Pembayaran kas seharusnya bernilai negatif karena adanya kas yang keluar dari
Perseroan.
Agar Perseroan mengklarifikasi terkait hal tersebut dan menyampaikan kembali laporan
keuangan yang telah diperbaiki (dilakukan koreksi) sehingga informasi yang disampaikan
akurat dan sesuai.
Penjelasan Perseroan:
Terdapat kekeliruan pengetikan pada penyajian CALK No. 8 serta mapping arus kas pada
Aktivitas Operasi. Kami telah memperbaiki dan akan menyampaikan kembali laporan
keuangan yang telah dilakukan koreksi.
Financial Report SSD 3Q2024 (Update CALK & CF).pdf
14.Sehubungan dengan rencana Perseroan dalam memperluas jaringan internet, agar
Perseroan menyampaikan progress terkini pembangunan internet di pelosok pulau Jawa
tersebut.
Penjelasan Perseroan:
Perseroan tengah membangun jaringan internet di pelosok Pulau Jawa akan terus
berjalan sesuai rencana yaitu untuk membangun jaringan FTTH (Fiber To The Home)
setidaknya 1 juta homepass ditahun ini.
Saat ini Perseroan telah membangun lebih dari 200.000 Homepass di area Jabodetabek,
Bandung, Sukabumi hingga Cianjur.
15.Strategi Perseroan dalam melakukan pengelolaan modal dan arus kas yang telah
diterapkan saat ini dan yang akan diterapkan Perseroan selama 5 (lima) tahun
mendatang.
Penjelasan Perseroan:
Surge menjelaskan bahwa Perseroan menerapkan strategi pengelolaan modal yang
berfokus pada keseimbangan pendanaan ekuitas dan utang, efisiensi operasional, serta
diversifikasi sumber pendanaan. Dalam lima tahun ke depan, Perseroan akan terus
mengoptimalkan struktur modal, menjaga likuiditas, serta mengalokasikan investasi
untuk pengembangan infrastruktur dan inovasi layanan.
16.Rencana tindakan korporasi dalam periode 12 bulan ke depan (jika ada).
Penjelasan Perseroan:
Surge menjelaskan bahwa hingga surat ini disampaikan, Perseroan belum memiliki
rencana untuk melakukan tindakan korporasi, tetapi tidak menutup kemungkinan akan
disesuaikan dengan kebutuhan Perseroan yang akan datang.
17.Agar disampaikan informasi fakta/kejadian penting lainnya yang material dan dapat
mempengaruhi harga efek dan kelangsungan hidup Perseroan yang belum diungkapkan
kepada publik (jika ada).
Page 7
Penjelasan Perseroan:
Perseroan menegaskan bahwa hingga saat ini tidak ada informasi, fakta, atau kejadian
material lainnya yang belum diungkapkan kepada publik dan dapat mempengaruhi
harga Efek Perseroan maupun kelangsungan hidup Perseroan. Jika ada perkembangan
yang bersifat material, Perseroan akan menyampaikannya sesuai dengan peraturan yang
berlaku.
Demikian yang dapat kami sampaikan. Atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih.
PT Solusi Sinergi Digital Tbk
Shannedy Ong
Direktur
Names mentioned 19 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
person
I Gede Nyoman Yetna
p.1
unresolved
person
Lidia M. Panjaitan.
p.1
unresolved
org
PT. Integrasi Jaringan Ekosistem. Fasilitas
p.1 ×2
unresolved
org
PT. Investasi Gemilang Maju
p.1 ×2
unresolved
org
PT. Mitsubishi HC Capital
p.2
unresolved
org
PT. Akulaku Finance Indonesia
p.2
unresolved
org
PT. Investasi Sukses Bersama
p.3
unresolved
org
Bank Shinhan
p.5
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.