Skip to content
Back to announcement

20260629_MMIX_Public Expose_32105806_lamp1.pdf

Other Text extracted MMIX

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 22

Page 1
                         PT. MULTI MEDIKA INTERNASIONAL, Tbk.

No: 065/MMI-CORP/VI/2026                                             Jakarta, 29 Juni 2026
Letter Number : 065/MMI-CORP/VI/2026                                 Jakarta, Juni ,29 th 2026

Kepada Yth,
Direktur Penilaian Perusahaan
PT Bursa Efek Indonesia (“BEI”)
Gedung Bursa Efek Indonesia
Jl. Jendral Sudirman Kav. 52 – 53
Jakarta 12190
Up. Kepala Divisi Penilaian Perusahaan


Perihal :       Penyampaian Penyampaian Laporan Hasil Paparan Publik Tahunan Tahunan
                (“Publik Ekspose”) PT Multi Medika Internasional Tbk (“Perseroan”) PT Multi
                Medika Internasional Tbk (“Perseroan”)
Subject :       Report on the Results of the Public Expose of PT Multi Medika Internasional Tbk
                (“the company”)
Subject :       Report on the Results of the Public Expose of PT Multi Medika Internasional Tbk
                (“the company”)


Dengan Hormat,

Merujuk pada Surat Keputusan Direksi PT Bursa Efek Indonesia No. Kep.00015/BEI/01-2021
perihal Perubahan Peraturan Nomor I-E tentang Kewajiban Penyampaian Informasi, Bersama ini
Perseroan menyampaikan Laporan Hasil Pelaksanaan Public Expose Tahunan yang telah
diselenggarakan pada:


Your faithfully,
Refering to the Decree of the Board of Directors of Indonesia Stock Exchange No.
Kep.00015/BEI/01-2021 regarding Amendments to Regulation Number I-E concerning
Obligations to Submitting Information, the Company hereby submits a report on the results of the
implementation of the Public Expose which was held on :


Hari, tanggal           : Jumat, 26 Juni 2026
Waktu                   : 17.30 WIB s/d selesai
Tempat                  : Apt. Royal Mediterania Garden Residence
                          Ruang Balai Warga Lt. LG
                          Jl. Letjen S. Parman Kav 28, Kel. Tanjung Duren Selatan,
                          Kec. Grogol Petamburan, Jakarta Barat, 11470
                          Dan melalui online Zoom dengan pendaftaran melalui tautan berikut :
                          https://us06web.zoom.us/j/88607468886

Agenda                  : Sekilas tentang Perseroan, Kegiatan usaha Perseroan, Keunggulan
                          kompetitif dan strategi usaha Perseroan, dan Kinerja dan Rasio Keuangan

Day, Date               : Friday, June 26, 2026
Time                    : 17.30 WIB s/d selesai
Place                   : Apt. Royal Mediterania Garden Residence
Page 2
                       PT. MULTI MEDIKA INTERNASIONAL, Tbk.

                        Ruang Balai Warga Lt. LG
                        Jl. Letjen S. Parman Kav 28, Kel. Tanjung Duren Selatan,
                        Kec. Grogol Petamburan, Jakarta Barat, 11470
                        and online Zoom with registration :
                        https://us06web.zoom.us/j/88607468886

Discussion      : Overview of the Company, Company's business activities, Company's competitive
                  advantages and business strategies, and Financial Performance and Ratios

1. Narasumber/Pembicara Public Expose yang hadir adalah :
    a. Bapak Mengky Mangarek selaku Direktur Utama
    b. Ibu Eveline Natalia Susanto selaku Direktur
    c. Bapak Allen Feliciano selaku Komisaris Utama, dilakukan secara daring
    d. Bapak Togu C. Simanjuntak selaku Komisaris Independen


    Resource persons/Speakers in Public Expose :
     a. Bapak Mengky Mangarek selaku President Director
     b. Ibu Eveline Natalia Susanto selaku Director
     c. Bapak Allen Feliciano selaku President Commissioner, via zoom meeting
     d. Bapak Togu C. Simanjuntak selaku Comissioner Independent

2. Terlampir kami sampaikan daftar hadir, daftar tanya jawab dari beberapa peserta, materi
   presentasi ,serta dokumentasi Pada Public Expose

    Attached list attendees’, question and answer list, presentation materi and documentation of
    the Public Expose.

Demikian hal ini kami sampaikan. Atas perhatian Bapak/Ibu, kami ucapkan terima kasih.

Thus we convey this information, thank you for your information

Hormat Kami,

Best Regards,

PT Multi Medika Internasional Tbk,




Mengky Mangarek
Direktur Utama/
President Director
Page 3
                PT. MULTI MEDIKA INTERNASIONAL, Tbk.


                      TATA TERTIB PUBLIC EXPOSE
                PT MULTI MEDIKA INTERNASIONAL, Tbk
                             Jumat 26 Juni 2026



1. Public Expose diselenggarakan dalam Bahasa Indonesia.
2. Public Expose akan dipandu oleh Moderator dan pemaparan materi akan
   dibawakan oleh Bapak Mengky Mangarek selaku Direktur Utama, dan Ibu Eveline
   Natalia Susanto Selaku Direkur, Pelaksanaan Public Expose selama 60 menit,
   terbagi dalam 2 sesi, Pemaparan dan Tanya jawab
3. Tanya Jawab hanya dapat dilakukan pada sesi tanya jawab, dengan menuliskan
   pertanyaan pada link form pertanyaan dan Pertanyaan yang disampaikan
   sebelum sesi tanya jawab oleh Moderator maka tidak akan dibacakan oleh
   moderator.
4. Pertanyaan yang disampaikan harus relevan dengan topik yang dibicarakan
5. Setiap peserta diberi kesempatan menyampaikan maksimal 3 pertanyaan.
6. Peserta yang bertanya wajib menuliskan “Nama” dan “Asal/Instansi”.




                              DIREKSI PERSEROAN
Page 4
PT. MULTI MEDIKA INTERNASIONAL, Tbk.

  DAFTAR HADIR PESERTA PUBLIC EXPOSE
Page 5
                PT. MULTI MEDIKA INTERNASIONAL, Tbk.

      DAFTAR PERTANYAAN DAN JAWABAN/ LIST OF QUESTION AND ANSWER
                             PUBLIC EXPOSE


  Nama/    Instansi/        Pertanyaan/ Question                    Jawaban/
   Name     Agency                                                   Answer
Elga         CNBC      1.    Saat ini PT Multi Medika 1. PT        Multi         Medika
           Indonesia         International      telah    Internasional     Tbk      telah
                             mendistribusikan            menandatangani kerja sama
                             produk ke 17 jaringan       strategis dengan PT Sariayu
                             modern trade. Apakah        Indonesia, perusahaan yang
                             ada target penambahan       dikenal luas melalui merek
                             jaringan baru pada          Sariayu yang telah hadir sejak
                             tahun 2026?                 tahun        1970-an        dan
                       2.    Berapa capex yang           dipelopori oleh Ibu Martha
                             dianggarkan tahun ini?      Tilaar. Sebagai salah satu
                             Untuk apa saja dan          pelopor industri beauty care
                             realisasi hingga kuartal    di     Indonesia,       Sariayu
                             1-nya berapa?               memiliki jaringan distribusi
                       3.    Bagaimana strategi          yang kuat, mencakup toko-
                             perusahaan untuk            toko premium di segmen
                             meningkatkan                health and beauty.
                             kinerja?                    Melalui kerja sama ini,
                                                         Perseroan           berpotensi
                                                         memperluas           jangkauan
                                                         distribusi dengan menambah
                                                         sekitar      300.000        titik
                                                         penjualan baru, yang meliputi
                                                         pasar tradisional, toko - toko
                                                         kosmetik spesialis, serta
                                                         berbagai platform distribusi
                                                         milik Sariayu Indonesia.
                                                         Ekspansi               tersebut
                                                         diharapkan dapat mendorong
                                                         pertumbuhan           penjualan
                                                         hingga sekitar 90%.
                                                         Meski demikian, Perseroan
                                                         tetap menetapkan target yang
                                                         konservatif,               yaitu
                                                         membukukan pertumbuhan
                                                         penjualan sebesar 25%–30%
                                                         hingga akhir tahun.
                                                      2. Untuk tahun 2026, dengan
                                                         proyeksi akumulasi laba
                                                         bersih mencapai Rp28miliar,
                                                         Perseroan           berpotensi
                                                         meningkatkan belanja modal
                                                         (capital expenditure/ capex)
                                                         hingga       20%.       Namun
                                                         demikian, realisasi investasi
                                                         tersebut       tetap       akan
                                                         mempertimbangkan kondisi
Page 6
PT. MULTI MEDIKA INTERNASIONAL, Tbk.


                             ekonomi global yang masih
                             penuh           ketidakpastian,
                             termasuk dampak kenaikan
                             harga bahan baku dan bahan
                             pokok.
                             Dalam menjalankan ekspansi,
                             Perseroan                  akan
                             mengedepankan           prinsip
                             kehati-hatian        (prudent)
                             melalui serangkaian kajian
                             yang komprehensif, mulai
                             dari riset pasar (market
                             research), analisis perilaku
                             konsumen, hingga evaluasi
                             terhadap         daya        beli
                             masyarakat.
                             Perseroan juga akan lebih
                             selektif                  dalam
                             pengembangan            produk.
                             Beberapa produk baru yang
                             dinilai     belum      memiliki
                             potensi pasar yang memadai
                             akan ditunda peluncurannya.
                             Sebaliknya, Perseroan akan
                             memprioritaskan produk -
                             produk yang telah memiliki
                             captive market, seperti popok
                             bayi dan tisu basah. Oleh
                             karena itu, alokasi capex akan
                             difokuskan                untuk
                             penambahan            kapasitas
                             produksi, investasi mesin,
                             serta peningkatan modal
                             kerja     guna     mendukung
                             ekspansi usaha.
                          3. Strategi utama Perseroan
                             difokuskan                 pada
                             penambahan produk baru,
                             pengembangan stock keeping
                             unit      (SKU),     perluasan
                             kategori      produk,      serta
                             peningkatan            efisiensi
                             operasional. Implementasi
                             strategi tersebut berhasil
                             mendorong                kinerja
                             Perseroan, yang tercermin
                             dari     pertumbuhan        laba
                             sebesar 334% dibandingkan
                             tahun sebelumnya.
                             Terkait      aksi     korporasi
                             (corporate action), Perseroan
                             belum dapat menyampaikan
Page 7
             PT. MULTI MEDIKA INTERNASIONAL, Tbk.


                                                  informasi      lebih       lanjut.
                                                  Perseroan          menegaskan
                                                  bahwa penerapan sistem
                                                  scriptless tidak berkaitan
                                                  dengan       rencana          aksi
                                                  korporasi,           melainkan
                                                  bertujuan                   untuk
                                                  meningkatkan keamanan dan
                                                  efisiensi          administrasi
                                                  kepemilikan saham.
                                                  Ke       depan,      Perseroan
                                                  berencana          membangun
                                                  fasilitas   pabrik       sebagai
                                                  bagian       dari        strategi
                                                  penguatan bisnis. Selain itu,
                                                  Perseroan       juga      tengah
                                                  menyiapkan sejumlah produk
                                                  baru di segmen personal care
                                                  yang diharapkan mampu
                                                  meningkatkan daya saing di
                                                  pasar. Pembangunan pabrik
                                                  tersebut diharapkan dapat
                                                  memperkuat rantai pasok
                                                  (supply chain), menjaga
                                                  stabilitas biaya produksi,
                                                  serta meningkatkan efisiensi
                                                  distribusi             sehingga
                                                  mendukung         pertumbuhan
                                                  usaha secara berkelanjutan.
Heri   IDX Channel   1. Apakah      perusahaan 1. Pada dasarnya, PT Multi
                        memiliki strategi untuk   Medika Internasional Tbk
                        meningkatkan       porsi  berfokus                     pada
                        produk lokal untuk
                                                  pengembangan produk lokal.
                        mengurangi
                        ketergantungan            Namun, sejak tahun 2023
                        terhadap produk impor?    Perseroan mulai mengimpor
                                                  beberapa      produk         yang
                                                  memerlukan teknologi yang
                                                  belum tersedia di Indonesia,
                                                  seperti popok bayi berbahan
                                                  super absorbent polymer
                                                  (SAP) dan tisu bambu.
                                                  Saat ini, Indonesia masih
                                                  memiliki keterbatasan dalam
                                                  teknologi pengolahan bambu
                                                  menjadi      tisu.      Industri
                                                  domestik umumnya masih
                                                  mengandalkan bahan baku
                                                  pulp sebagai material utama.
Page 8
            PT. MULTI MEDIKA INTERNASIONAL, Tbk.


                                               Oleh karena itu, Perseroan
                                               masih melakukan impor
                                               untuk memenuhi kebutuhan
                                               produk-produk tersebut.
                                               Seiring    dengan     rencana
                                               pembangunan             pabrik
                                               pertama       Perseroan      di
                                               Indonesia, ketergantungan
                                               terhadap produk impor akan
                                               dikurangi secara bertahap.
                                               Perseroan menargetkan porsi
                                               impor dapat ditekan menjadi
                                               sekitar 80% pada tahun
                                               pertama operasional pabrik,
                                               60% pada tahun kedua, dan
                                               turun hingga di bawah 30%
                                               pada tahun ketiga. Strategi ini
                                               diharapkan               dapat
                                               meningkatkan           tingkat
                                               kandungan                lokal,
                                               memperkuat rantai pasok,
                                               serta meningkatkan efisiensi
                                               operasional Perseroan.
Rifki   Emiten   1. Terkait rencana produk, 1. Beberapa       produk     MMI
         News       peluncuran produk baru.    memang berada di antara
                    Apakah    ada    rencana   kategori healthcare dan
                    peluncuran produk baru,
                                               consumer goods. Saat ini,
                    tapi di luar kategori
                    kesehatan?                 fokus utama kami tetap pada
                 2. Berkaitan dengan aksi      segmen personal care. Untuk
                    korporasi          selain  produk yang murni masuk
                    peluncuran pabrik baru,    kategori           healthcare,
                    Apakah ada aksi korporasi  umumnya mencakup masker
                    lainnya?                   dan      berbagai      produk
                                               disposable medical devices.
                                               Di sisi lain, pada segmen
                                               consumer goods, kami telah
                                               mulai        mengembangkan
                                               beberapa produk baru. Salah
                                               satunya adalah air minum
                                               alkali dengan pH tinggi. Saat
                                               ini produk tersebut masih
                                               dipasarkan melalui skema
                                               private label untuk beberapa
                                               jaringan ritel modern seperti
Page 9
PT. MULTI MEDIKA INTERNASIONAL, Tbk.


                             Alfamart, Alfamidi, Dan+Dan,
                             dan Lawson.
                             Pada semester kedua tahun
                             ini,     kami       berencana
                             meluncurkan produk dengan
                             merek sendiri yaitu Super
                             pH8+, yang saat ini sedang
                             dalam tahap persiapan dan
                             akan dipasarkan melalui
                             jaringan modern trade.
                             Selain    itu,    kami     juga
                             mengembangkan          produk
                             consumer goods lainnya
                             melalui MMI, yaitu tisu merek
                             Dox. Produk ini merupakan
                             tisu berbahan pulp yang
                             ditujukan untuk memenuhi
                             kebutuhan      pasar      akan
                             produk berkualitas dengan
                             harga yang terjangkau. Saat
                             ini tren penggunaan tisu
                             ekonomis untuk kebutuhan
                             rumah tangga, khususnya
                             dapur dan kitchen, terus
                             meningkat, baik di platform
                             e-commerce maupun media
                             sosial.
                             Melihat      potensi     pasar
                             tersebut,      kami       akan
                             meluncurkan produk tisu Dox
                             pada semester kedua tahun
                             ini. Produk ini menawarkan
                             jumlah lembar yang besar
                             dengan harga yang kompetitif
                             sehingga dapat menjangkau
                             kebutuhan konsumen yang
                             lebih luas.
                          2. Terkait aksi korporasi, hingga
                             pertengahan tahun ini fokus
                             kami masih pada rencana
                             pembukaan pabrik baru.
                             Selain itu, saat ini belum
                             terdapat     aksi    korporasi
                             lainnya yang dapat kami
                             sampaikan.      Apabila      di
Page 10
                PT. MULTI MEDIKA INTERNASIONAL, Tbk.


                                                        kemudian hari terdapat
                                                        perkembangan atau rencana
                                                        aksi korporasi baru, kami
                                                        tentu                     akan
                                                        menginformasikan          lebih
                                                        lanjut kepada para pemangku
                                                        kepentingan.
Suparjo   Kompas.com 1.   Di-elaborasi       rencana 1. Pabrik ini merupakan fasilitas
                          pembangunan          pabrik   produksi      yang     modern,
                          baru. Berapa           nilai  berlokasi di Legok KM 5.
                          investasinya, kemudian        Pembangunannya         dimulai
                          sumber pendanaannya           sejak tahun lalu dengan
                          apakah dari internal kas      menggunakan dana internal
                          perusahaan             atau   perusahaan yang berasal dari
                          pinjaman        perbankan,    laba     ditahan     (retained
                          atau elaborasi dari kedua     earnings), sehingga seluruh
                          aspek tadi.                   pendanaan       pembangunan
                     2.   Untuk       target      dari  dilakukan secara mandiri
                          kapasitas         produksi    oleh perusahaan. Dalam
                          produk ketika pabrik          struktur kepemilikan, PT
                          sudah           beroperasi    Multi Medika Internasional
                          berapa?                       Tbk (MMI) memiliki porsi
                     3.   Berapa             proyeksi   kepemilikan sebesar 15%,
                          kontribusi pabrik ini         sedangkan 85% sisanya
                          terhadap       pendapatan     dimiliki oleh investor asing.
                          perusahaan itu di kisaran 2. Setelah memasuki semester
                          berapa persen?                kedua, MMI berencana untuk
                     4.   Sektor manufaktur di          meningkatkan              porsi
                          Indonesia saat ini sedang     investasinya      di    pabrik
                          turun, bahkan beberapa        tersebut. Seiring dengan
                          perusahaan             yang   peningkatan           investasi
                          berpotensi      melakukan     tersebut, Perseroan juga
                          efisiensi     atau     PHK.   menargetkan       peningkatan
                          Apakah       MMI      dapat   kapasitas produksi. Dengan
                          mempertegas          bahwa    kapasitas mesin mencapai
                          langkah efisiensi, bagi       900 popok per menit, pabrik
                          karyawan           maupun     ditargetkan            mampu
                          manajemen?                    memproduksi sekitar 1,8
                                                        miliar popok per tahun.
                                                        Bagi Perseroan, kapasitas
                                                        produksi sebesar 1,8 miliar
                                                        popok per tahun masih relatif
                                                        kecil    jika    dibandingkan
                                                        dengan       potensi     pasar
                                                        domestik.         Berdasarkan
                                                        estimasi, kebutuhan popok
                                                        bayi di Indonesia mencapai
                                                        sekitar 36–40 miliar popok
                                                        per tahun. Hal ini didukung
                                                        oleh jumlah kelahiran yang
Page 11
PT. MULTI MEDIKA INTERNASIONAL, Tbk.


                             mencapai sekitar 5,5 juta bayi
                             setiap tahun, dengan rata-
                             rata penggunaan sekitar
                             delapan popok per hari untuk
                             setiap bayi, sejak lahir hingga
                             usia sekitar lima tahun.
                             Dengan besarnya kebutuhan
                             tersebut, Perseroan melihat
                             peluang pertumbuhan pasar
                             yang masih sangat luas,
                             sehingga kapasitas produksi
                             yang              direncanakan
                             diharapkan                dapat
                             mendukung           pemenuhan
                             permintaan pasar domestik
                             di masa mendatang.
                          3. Indonesia        diproyeksikan
                             akan memiliki sekitar 60 juta
                             kelahiran baru dalam kurun
                             waktu 10 tahun. Dengan
                             asumsi         setiap       bayi
                             menggunakan            rata-rata
                             delapan popok per hari, maka
                             kebutuhan popok nasional
                             mencapai sekitar 540 juta
                             popok per hari, atau sekitar
                             300 miliar popok dalam
                             periode 10 tahun.
                             Dibandingkan            dengan
                             besarnya      potensi     pasar
                             tersebut, kapasitas produksi
                             pabrik     Perseroan       yang
                             ditargetkan mencapai 1,8
                             miliar popok per tahun masih
                             relatif kecil, yakni sekitar
                             1%–2% dari total kebutuhan
                             pasar. Oleh karena itu,
                             Perseroan optimistis untuk
                             melakukan              ekspansi
                             kapasitas produksi secara
                             bertahap hingga mencapai 10
                             lini    produksi,      sehingga
                             kapasitas produksi dapat
                             meningkat menjadi sekitar 18
                             miliar popok per tahun untuk
                             memenuhi permintaan pasar
                             yang terus berkembang.
                             Terkait pendanaan investasi,
                             Perseroan       mengutamakan
                             penggunaan dana internal
                             yang berasal dari laba
                             ditahan. Hingga saat ini, laba
Page 12
PT. MULTI MEDIKA INTERNASIONAL, Tbk.


                             ditahan Perseroan tercatat
                             sebesar      Rp28,8       miliar.
                             Adapun total investasi yang
                             telah direalisasikan untuk
                             pembangunan pabrik baru
                             mencapai sekitar USD4 juta,
                             dengan              komposisi
                             kepemilikan 15% oleh PT
                             Multi Medika Internasional
                             Tbk (MMI) dan 85% oleh
                             investor asing (PMA). Sesuai
                             dengan                     porsi
                             kepemilikannya, MMI telah
                             merealisasikan         investasi
                             sebesar USD600 ribu, atau
                             setara dengan 15% dari total
                             investasi. Seluruh investasi
                             tersebut telah tercermin
                             dalam laporan keuangan dan
                             keterbukaan           informasi
                             Perseroan.
                             Ke depan, operasional pabrik
                             baru diproyeksikan akan
                             memberikan           tambahan
                             kontribusi         pendapatan
                             kepada MMI Holding sebesar
                             sekitar Rp10 miliar hingga
                             Rp20 miliar per bulan.
                             Dengan mempertimbangkan
                             kontribusi tersebut serta
                             tetap         mengedepankan
                             prinsip          kehati-hatian,
                             Perseroan menetapkan target
                             pertumbuhan        pendapatan
                             tahun        2026        secara
                             konservatif, yaitu sebesar
                             25%–30%          dibandingkan
                             tahun sebelumnya.
                          4. Di tengah kondisi global yang
                             ditandai dengan efisiensi dan
                             pengurangan tenaga kerja di
                             berbagai sektor, Perseroan
                             justru      melihat       masih
                             terbatasnya       ketersediaan
                             tenaga ahli di bidang
                             teknologi manufaktur. Oleh
                             karena itu, investasi pada
                             fasilitas produksi modern ini
                             tidak      hanya     bertujuan
                             meningkatkan          kapasitas
Page 13
PT. MULTI MEDIKA INTERNASIONAL, Tbk.


                             produksi,      tetapi       juga
                             mendorong pengembangan
                             kompetensi sumber daya
                             manusia      nasional       agar
                             mampu bersaing dengan
                             negara-negara lain.
                             Selain itu, industri popok
                             memiliki tingkat kandungan
                             lokal yang cukup tinggi.
                             Perseroan meyakini bahwa
                             penguatan tingkat lokalisasi
                             merupakan langkah strategis
                             untuk meningkatkan daya
                             saing industri nasional dan
                             mengurangi ketergantungan
                             terhadap produk impor.
                             Sejalan    dengan       strategi
                             tersebut, Perseroan tidak
                             berencana          melakukan
                             pengurangan tenaga kerja
                             (PHK).             Sebaliknya,
                             pengembangan            fasilitas
                             produksi baru diharapkan
                             dapat menciptakan lapangan
                             kerja baru dan meningkatkan
                             penyerapan tenaga kerja di
                             Indonesia.
                             Dari sisi operasional, strategi
                             lokalisasi juga memberikan
                             manfaat yang signifikan
                             dalam mengurangi risiko
                             fluktuasi nilai tukar (foreign
                             exchange                   risk).
                             Ketergantungan        terhadap
                             impor menyebabkan biaya
                             produksi sangat dipengaruhi
                             oleh pergerakan nilai tukar
                             dolar     Amerika       Serikat.
                             Dengan          meningkatkan
                             produksi di dalam negeri
                             serta memanfaatkan bahan
                             baku lokal, Perseroan dapat
                             mengurangi         kebutuhan
                             devisa, menekan biaya rantai
                             pasok (supply chain), serta
Page 14
           PT. MULTI MEDIKA INTERNASIONAL, Tbk.


                                                meningkatkan            efisiensi
                                                operasional.
                                                Melalui strategi lokalisasi,
                                                eksposur terhadap risiko nilai
                                                tukar diperkirakan dapat
                                                ditekan menjadi sekitar 5%–
                                                8%, jauh lebih rendah
                                                dibandingkan apabila seluruh
                                                kebutuhan dipenuhi melalui
                                                impor.
                                                Strategi         ini        telah
                                                dipersiapkan sejak sekitar
                                                dua tahun lalu. Pada periode
                                                yang sama, Perseroan juga
                                                mulai                 melakukan
                                                diversifikasi usaha ke sektor
                                                kesehatan yang beririsan
                                                dengan produk fast-moving
                                                consumer goods (FMCG),
                                                seperti tisu basah, popok
                                                bayi, dan tisu kering. Langkah
                                                tersebut      telah     berhasil
                                                memperluas portofolio bisnis
                                                Perseroan, sehingga saat ini
                                                PT        Multi          Medika
                                                Internasional Tbk tidak lagi
                                                hanya      dikenal       sebagai
                                                produsen masker, tetapi juga
                                                sebagai perusahaan FMCG
                                                dan     original      equipment
                                                manufacturer (OEM) yang
                                                memiliki posisi kompetitif di
                                                Indonesia.
Vina   Kontan   1. Terkait          proyeksi 1. Penetapan target pendapatan
                   penjualan yang Rp 388        Perseroan sebesar Rp388
                   miliar     mencerminkan      miliar,     target      tersebut
                   berapa             persen
                                                didukung oleh tiga sumber
                   pertumbuhan dari tahun
                   sebelumnya? Lalu kalau       pertumbuhan utama.
                   untuk profit-nya sendiri     Pertama, bisnis masker yang
                   berapa               yang    telah menjadi lini usaha
                   diproyeksikan angkanya       utama                 Perseroan
                   untuk bottom line?           diproyeksikan               tetap
                2. Sebagaimana diketahui        menunjukkan          permintaan
                   sejak awal tahun ini
                                                yang       stabil,       dengan
                   terjadi banyak tantangan,
                   Baik dari sisi geopolitik
Page 15
PT. MULTI MEDIKA INTERNASIONAL, Tbk.


       global sampai pelemahan        kontribusi        pendapatan
       rupiah dan penurunan           sekitar Rp180 miliar.
       daya beli. Sementara dari 2.   Peningkatan         kapasitas
       PT      Multi     Medika
                                      produksi popok (diaper)
       Internasional         apa
       dampaknya       terhadap       diharapkan       memberikan
       kenaikan           beban       tambahan          pendapatan
       operasional ataupun dari       sekitar Rp15 miliar per bulan,
       daya beli ya, Apakah           sehingga menjadi salah satu
       pengaruh enggak sih?           pendorong               utama
    3. Apa saja yang perlu            pertumbuhan       pendapatan
       dilakukan dalam mitigasi
                                      Perseroan.
       untuk mempertahankan
       kinerja sampai akhir 3.        Perseroan akan meluncurkan
       tahun di tengah berbagai       dua kategori produk baru,
       gejolak yang terjadi saat      yaitu tisu basah dan air
       ini?                           minum super pH 8+. Kedua
                                      produk                tersebut
                                      diproyeksikan memberikan
                                      kontribusi        pendapatan
                                      sekitar Rp40 miliar. Dengan
                                      demikian, Perseroan menilai
                                      target pendapatan pada
                                      kisaran Rp360 miliar hingga
                                      Rp388 miliar merupakan
                                      target yang realistis dan
                                      dapat dicapai.
                                      Untuk produk tisu basah,
                                      Perseroan tidak hanya akan
                                      memasarkan produk melalui
                                      jaringan Indomaret, tetapi
                                      juga telah menerima pesanan
                                      dari 17 jaringan modern
                                      trade lainnya. Selain itu,
                                      Perseroan      juga       telah
                                      menandatangani         kontrak
                                      kerja sama produksi (OEM)
                                      dengan beberapa mitra.
                                      Namun demikian, sesuai
                                      ketentuan        kerahasiaan,
                                      identitas mitra tersebut
                                      belum dapat diungkapkan
                                      kepada publik. Produksi
                                      dijadwalkan mulai berjalan
                                      pada kuartal III dan kuartal
                                      IV.
Page 16
PT. MULTI MEDIKA INTERNASIONAL, Tbk.


                              Sementara itu, produk air
                              minum super pH 8+
                              ditargetkan              mulai
                              didistribusikan pada kuartal
                              III, seiring dengan proses
                              perizinan yang saat ini
                              sedang       dalam       tahap
                              penyelesaian.
                              Keempat       pilar    strategi
                              tersebut menjadi landasan
                              utama Perseroan dalam
                              menetapkan               target
                              pertumbuhan pada tahun
                              berjalan. Meskipun target
                              yang ditetapkan tergolong
                              agresif, Perseroan optimistis
                              dapat            mencapainya
                              berdasarkan sejumlah faktor
                              pendukung        yang     telah
                              dipersiapkan.
                              Salah satu faktor utama
                              adalah terjalinnya kerja
                              sama dengan distributor
                              baru, SAI, yang memiliki
                              pengalaman lebih dari 40
                              tahun      serta      jaringan
                              distribusi yang kuat di
                              segmen health and beauty.
                              Melalui     kemitraan       ini,
                              Perseroan           optimistis
                              pertumbuhan         penjualan,
                              khususnya di luar lini
                              produk kesehatan, akan
                              semakin didukung oleh
                              akses ke jaringan toko
                              kecantikan dan specialty
                              beauty stores di seluruh
                              Indonesia.
                              Di sisi lain, Perseroan juga
                              menyadari adanya berbagai
                              tantangan      global     yang
                              berdampak                 pada
                              peningkatan               biaya
                              operasional. Sejak sekitar
                              enam       bulan      terakhir,
Page 17
PT. MULTI MEDIKA INTERNASIONAL, Tbk.


                              Perseroan                telah
                              mengantisipasi perubahan
                              tersebut, terutama yang
                              berkaitan dengan fluktuasi
                              nilai tukar serta kenaikan
                              harga bahan baku. Selain
                              tekanan akibat nilai tukar,
                              harga material plastik untuk
                              kemasan juga mengalami
                              kenaikan yang signifikan.
                              Sebagai respons terhadap
                              kondisi tersebut, Perseroan
                              menerapkan           berbagai
                              strategi efisiensi melalui
                              inovasi      produk        dan
                              kemasan. Misalnya, ukuran
                              fisik produk tisu dibuat lebih
                              ringkas tanpa mengurangi
                              jumlah lembar yang diterima
                              konsumen. Perseroan juga
                              mengembangkan          variasi
                              kemasan dengan jumlah isi
                              yang lebih kecil, seperti
                              kemasan berisi delapan
                              lembar, guna menyesuaikan
                              kebutuhan          konsumen
                              sekaligus      meningkatkan
                              efisiensi penggunaan bahan
                              baku.
                              Selain itu, berdasarkan hasil
                              riset    pasar,     Perseroan
                              melihat bahwa sebagian
                              besar     konsumen       tidak
                              menghabiskan air minum
                              kemasan berukuran 500 ml
                              dalam sekali konsumsi.
                              Temuan tersebut menjadi
                              salah satu dasar bagi
                              Perseroan               dalam
                              mengembangkan         produk
                              dengan ukuran kemasan
                              yang lebih sesuai dengan
                              pola konsumsi masyarakat,
                              sehingga diharapkan dapat
                              meningkatkan         efisiensi,
Page 18
PT. MULTI MEDIKA INTERNASIONAL, Tbk.


                              mengurangi            potensi
                              pemborosan,              serta
                              memberikan nilai tambah
                              bagi konsumen.
                              Sebagai respons terhadap
                              perubahan       daya       beli
                              masyarakat dan kondisi
                              ekonomi yang dinamis,
                              Perseroan        menerapkan
                              strategi repackaging serta
                              pengembangan          ukuran
                              produk yang lebih kecil dan
                              terjangkau. Strategi ini
                              bertujuan agar produk tetap
                              mudah       diakses       oleh
                              konsumen                tanpa
                              mengurangi nilai manfaat
                              yang diberikan.
                              Implementasi          strategi
                              tersebut dilakukan melalui
                              berbagai inovasi, antara lain
                              mengubah produk yang
                              sebelumnya dijual dalam
                              kemasan besar menjadi
                              kemasan saset atau ukuran
                              yang lebih kecil. Produk
                              popok yang sebelumnya
                              dipasarkan dalam kemasan
                              besar kini juga tersedia
                              dalam kemasan renceng,
                              sedangkan air minum yang
                              sebelumnya         berukuran
                              sekitar        600          ml
                              dikembangkan          menjadi
                              kemasan sekitar 280 ml
                              yang lebih praktis untuk
                              sekali konsumsi. Demikian
                              pula dengan produk tisu,
                              yang kini tersedia dalam
                              berbagai ukuran kemasan
                              yang lebih ringkas sesuai
                              kebutuhan konsumen.
                              Melalui      strategi      ini,
                              Perseroan                 juga
                              menyesuaikan              pola
                              pembelian konsumen yang
                              sebelumnya         cenderung
                              dilakukan secara bulanan
                              menjadi lebih sering, seperti
                              mingguan bahkan harian.
                              Dengan harga yang lebih
Page 19
PT. MULTI MEDIKA INTERNASIONAL, Tbk.


                              terjangkau dan ukuran yang
                              lebih praktis, konsumen
                              diharapkan dapat membeli
                              produk sesuai kebutuhan
                              sehari-hari,         sekaligus
                              meningkatkan        frekuensi
                              pembelian ulang (repeat
                              purchase).
                              Fokus utama Perseroan
                              adalah          menyediakan
                              produk-produk kebutuhan
                              sehari-hari (daily essentials)
                              yang     memiliki      tingkat
                              konsumsi berulang dan
                              relatif tidak terpengaruh
                              oleh siklus ekonomi. Produk
                              seperti tisu kering, tisu
                              basah, air minum dalam
                              kemasan,      serta     popok
                              merupakan kebutuhan yang
                              digunakan secara rutin oleh
                              masyarakat.     Ke     depan,
                              Perseroan juga berencana
                              memperluas          portofolio
                              produknya              melalui
                              pengembangan           produk
                              pembalut wanita, yang
                              memiliki pasar domestik
                              yang sangat besar dan
                              tingkat permintaan yang
                              berkelanjutan.
                              Dengan      berfokus      pada
                              kategori produk kebutuhan
                              sehari-hari yang memiliki
                              konsumsi            berulang,
                              Perseroan meyakini bahwa
                              strategi    tersebut      akan
                              memperkuat         ketahanan
                              bisnis dalam menghadapi
                              berbagai kondisi ekonomi,
                              termasuk        perlambatan
                              ekonomi maupun tekanan
                              global, sekaligus menjadi
                              fondasi        pertumbuhan
                              Perseroan dalam jangka
                              panjang.
Page 20
PT. MULTI MEDIKA INTERNASIONAL, Tbk.

      DOKUMENTASI PUBLIC EXPOSE
  PT MULTI MEDIKA INTERNASIONAL TBK
Page 21
PT. MULTI MEDIKA INTERNASIONAL, Tbk.




      DOKUMENTASI PUBLIC EXPOSE
  PT MULTI MEDIKA INTERNASIONAL TBK
Page 22
PT. MULTI MEDIKA INTERNASIONAL, Tbk.



      DOKUMENTASI PUBLIC EXPOSE
  PT MULTI MEDIKA INTERNASIONAL TBK

File

File Open PDF
Source IDX
Size1.18 MB
Published29 Jun 2026
Pages22
Characters52,442
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 12 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Multi Medika Internasional Tbk p.1 ×74
linked person Mengky Mangarek · Direktur Utama p.2 ×8
linked person Allen Feliciano · Komisaris Utama p.2 ×4
possible org PT Bursa Efek Indonesia p.1 ×3
unresolved org Indonesia Stock Exchange p.1
unresolved person Eveline Natalia Susanto · Direktur p.2 ×7
unresolved person Togu C. Simanjuntak · Komisaris Independen p.2 ×2
unresolved org PT Multi Medika p.5
unresolved org PT Sariayu p.5
unresolved person Martha p.5
unresolved org PT Multi p.7
unresolved org Medika Internasional Tbk p.7 ×2

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 1

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result