Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 7
Page 1
SAMUDERA
PT SAMU0ERA INDONESIA Tbk
Samudcra Indonesia Building, 8"' Fl.
SR.26. 0 6.1 14/C SC/SI JI. Letjen S. Parman Kav. 35
Jakarta, 29Juni2026 Jakarta 11480- INDONESIA
T. +6221 5480088
Kepada Yth, samudera.id
Kepala Divisi Penilaian Perusahaan - Grup 2
PT Bursa Efek Indonesia
Gedung Bursa Efek Indonesia Menara1 Lt. 4
JI. Jend. Sudirman Kav. 52-53 Jakarta12190
Perihal : Laporan Hasil Paparan Publik (Public Expose) Tahunan 2026
PT Samudera Indonesia Tbk
Dengan hormat,
Bersama ini kami sampaikan Laporan Hasil Paparan Publik (Public Expose) PT Samudera Indonesia Tbk
("Perseroan") yang telah diselenggarakan secara luring (offline) dan daring (online) dengan rincian informasi
sebagai berikut:
A. Waktu dan Tempat
Hari, Tanggal : Rabu, 24 Juni2026
Waktu : 13.30 WIB
Tempat : Samudera Kirana
Lantai2, Amanah Kirana
JI. Yos Sudarso No. 88, Sunter Jaya, Jakarta Utara1 435 0
B. Kehadiran
• Direktur Utama : Bani Maulana Mulia
• Direktur Keuangan : Ridwan Hamid
• Direktur Kepatuhan : Farida Helianti Sastrosatomo
• Direktur Sumber Daya Manusia : Tara Hidayat
• Karyawan Perseroan lainnya
• Undangan dan peserta acara, sebagaimana daftar yang terlampir
C. Penyelenggaraan Acara dan Tanya Jawab
• Paparan Publik (Public Expose) Tahunan2026 diawali dengan Pembukaan serta Pokok-Pokok Tata
Tertib, kemudian dilanjutkan dengan pemaparan dari Direksi mengenai kegiatan usaha, kinerja, dan
informasi terkini Perseroan.
• Ringkasan sesi Tanya Jawab sebagaimana tertuang dalam dokumen yang terlampir.
Demikian Laporan ini kami sampaikan, atas perhatiannya kami mengucapkan terima kasih.
Hormat kami,
PT Samudera Indonesia Tbk
Dlrektur Kepatuhan dan Sekretaris Perusahaan
/
Page 2
LAMPIRAN I
Ringkasan Tanya Jawab
Paparan Publik (Public Expose) Tahunan 2026
PT Samudera Indonesia Tbk
1. Ibu Santi Palupi (Pemegang Saham)
Pertanyaan:
1. Apakah situasi global saat ini dapat mendorong bisnis Samudera dalam jangka panjang?
2. Bagaimana pengaruh foreign exchange terhadap hutang-hutang yang belum terpenuhi dan
bagaimana realisasi capital expenditure ke depan?
3. Bagaimana progres kegiatan CSR perusahaan?
Jawaban:
1. Kinerja Perseroan pada kuartal I 2026 sedikit terpengaruh oleh dinamika global, terutama akibat
meningkatnya biaya operasional dan bahan bakar karena penyesuaian rute pelayaran. Meskipun
seluruh operator pelayaran global turut terdampak, besaran dampaknya berbeda pada masing-
masing perusahaan. Perseroan menyampaikan bahwa hingga saat ini tidak terdapat armada yang
terdampak langsung oleh konflik perang dan dampak yang terjadi masih dapat dikendalikan.
Perseroan juga melihat adanya indikasi perbaikan pada kuartal II 2026.
Dalam jangka panjang, Perseroan tetap melanjutkan rencana pengadaan kapal baru seiring dengan
pertumbuhan permintaan dan tingkat utilisasi armada yang tetap tinggi. Pengadaan kapal untuk
bisnis internasional tidak mengalami kendala karena menggunakan Dolar AS, sedangkan
pengadaan kapal domestik akan disesuaikan dengan capital expenditure. Apabila diperlukan,
realisasinya dapat ditunda sesuai kondisi pasar, namun tidak dibatalkan.
2. Seluruh hutang dan kewajiban Perseroan dikelola dengan baik dan dibayarkan sesuai jadwal, tanpa
keterlambatan, kepada pihak ketiga. Rincian kewajiban telah diungkapkan dalam laporan keuangan
pada Catatan 14 (Utang Bank Jangka Pendek), Catatan 19 (Pinjaman), dan Catatan 20 (Sukuk
Ijarah).
Rincian kewajiban Perseroan telah diungkapkan dalam laporan keuangan, antara lain pada Catatan
14 mengenai Utang Bank Jangka Pendek, Catatan 19 mengenai Pinjaman, dan Catatan 20
mengenai Sukuk Ijarah. Perseroan juga terus melakukan pengendalian terhadap pengelolaan
perbankan, utang, dan struktur bisnis untuk menjaga kesehatan keuangan.
Dampak fluktuasi nilai tukar relatif terbatas karena kegiatan usaha Perseroan di Singapura
menggunakan Dolar AS untuk pendapatan maupun biaya, sehingga bersifat natural hedge.
Sementara itu, pendanaan proyek galangan kapal (shipyard) di Madura menggunakan Sukuk dalam
Rupiah yang telah ditetapkan sejak awal. Perseroan tetap berhati-hati dalam mengelola keuangan
dan berkomitmen untuk merealisasikan rencana belanja modal. Apabila diperlukan, realisasi
investasi dapat mengalami penyesuaian waktu melihat kondisi yang terjadi, namun tidak akan
dihentikan.
3. Program CSR Perseroan dijalankan melalui Yayasan Edukasi Samudera Indonesia dan Yayasan
Samudera Indonesia Peduli. Program tersebut meliputi Program Perahu Sekolah, pemberian
beasiswa, pengelolaan Akademi Maritim di Cirebon, Taman Bacaan Samudera di Muara Gembong
dan Lombok Timur, pendampingan Koperasi Gula Aren Sewu di Garut, serta dukungan terhadap
operasional Rumah Sakit Terapung Ksatria Airlangga.
Page 3
2. Bapak Giovanny (Pemegang Saham)
Pertanyaan:
1. Bagaimana progres investasi di Pelabuhan Patimban dengan pengalihan kepemilikan Africa Global
Logistics (AGL)? Apa pengaruhnya terhadap Perusahaan?
2. Bagaimana operational view Pelabuhan Patimban?
Jawaban:
1. Tidak terdapat penjualan atau pengalihan saham kepada pihak lain. Sejak awal, proyek Pelabuhan
Patimban dirancang sebagai kerja sama antara Samudera Indonesia, Africa Global Logistics (AGL),
dan Toyota Tsusho Corporation. Pada tahap awal, Samudera Indonesia terlebih dahulu mendirikan
perusahaan proyek sebelum kedua mitra masuk sesuai dengan porsi kepemilikan yang telah
disepakati sejak awal.
2. Perseroan memandang Pelabuhan Patimban memiliki prospek yang baik dan akan menjadi salah
satu pelabuhan utama di Jawa Barat yang didukung oleh pertumbuhan kawasan industri. Kehadiran
Patimban juga diharapkan melengkapi ekosistem logistik nasional melalui sinergi antara keahlian
Samudera Indonesia di bidang logistik, AGL dalam pengelolaan terminal, dan Toyota Tsusho di
sektor otomotif.
3. Bapak Imam (Media Tren Asia)
Pertanyaan:
1. Bagaimana utilisasi dan tingkat keterisian (load factor) armada yang baru maupun yang sudah
beroperasi saat ini?
2. Bagaimana strategi Perusahaan dalam menghadapi volatilitas tarif angkutan pelayaran global untuk
menjaga profitabilitas sepanjang tahun berjalan?
3. Bagaimana Perseroan memitigasi risiko disonansi rantai pasok global atau perubahan rute
pelayaran internasional terhadap biaya operasional dan efisiensi kapal?
4. Apakah ada rencana divestasi atau penambahan rute pelayaran baru yang signifikan di Asia
Tenggara menyusul dinamika perdagangan regional?
Jawaban:
1. Tingkat utilisasi dan keterisian armada dijaga pada level yang optimal melalui kombinasi
penggunaan kapal milik sendiri dan kapal sewa (charter), sehingga kapasitas dapat disesuaikan
dengan kebutuhan pasar. Peremajaan armada juga dilakukan berdasarkan kepastian volume kargo
yang tersedia.
2. Perseroan menerapkan strategi efisiensi biaya operasional dan fleksibilitas armada untuk menjaga
profitabilitas. Kapal-kapal Perseroan juga dirancang untuk memenuhi standar internasional sehingga
dapat dialihkan ke rute yang memiliki potensi pasar dan tingkat tarif yang lebih baik apabila
diperlukan.
3. Perseroan secara aktif menyesuaikan penempatan armada sesuai perkembangan kondisi pasar dan
perubahan rute pelayaran guna menjaga efisiensi operasional serta mengoptimalkan kinerja
armada.
4. Perseroan melakukan evaluasi kinerja setiap rute pelayaran secara berkala. Rute yang dinilai tidak
lagi produktif akan dievaluasi, sedangkan peluang pembukaan rute baru akan dimanfaatkan sesuai
dengan perkembangan perdagangan regional dan kebutuhan pasar.
4. Ibu Vina Elvira (Media Kontan)
Pertanyaan:
1. Apa faktor utama yang menekan profitabilitas pada kuartal I 2026?
2. Bagaimana outlook kinerja perusahaan pada kuartal II 2026 dan semester II 2026? Berapa target
pendapatan dan laba bersih perusahaan untuk tahun 2026?
Page 4
3. Bagaimana perkembangan volume angkutan hingga saat ini? Segmen mana yang diperkirakan
menjadi kontributor pertumbuhan terbesar sepanjang 2026?
4. Berapa alokasi belanja modal pada 2026? Berapa realisasi hingga kuartal I atau semester I 2026?
Apa saja fokus penggunaan Capex tahun ini?
Jawaban:
1. Penurunan laba bersih terutama disebabkan oleh meningkatnya biaya operasional dan bahan bakar
akibat gangguan geopolitik di Timur Tengah yang mengharuskan penyesuaian rute pelayaran.
Meskipun demikian, volume angkutan dan pendapatan Perseroan tetap terjaga.
2. Kinerja pada kuartal II 2026 menunjukkan indikasi perbaikan seiring dengan penyesuaian rute
operasional yang telah berjalan lebih baik. Perseroan juga optimistis kondisi pasar akan lebih stabil
pada semester II 2026 sehingga kinerja sepanjang tahun diharapkan tetap tumbuh positif.
3. Volume angkutan di seluruh lini usaha tetap terjaga. Segmen peti kemas internasional diproyeksikan
menjadi kontributor utama pertumbuhan pendapatan, didukung oleh kinerja segmen domestik yang
tetap stabil.
4. Total komitmen Capex tahun 2026 mencapai sekitar 300 juta Dolar AS, termasuk komitmen dari
tahun sebelumnya, dengan sekitar 25% telah direalisasikan. Dana tersebut difokuskan untuk
pengadaan kapal baru serta pembangunan proyek galangan kapal (shipyard) di Madura yang
ditargetkan selesai pada akhir tahun 2027.
5. Bapak Damas Jati (Media Indonesia Shipping Gazette)
Pertanyaan:
1. Berapa volume bongkar muat di Pelabuhan Patimban?
2. Apakah dalam waktu dekat sudah ada ports equipment?
Jawaban:
1. Operasional Pelabuhan Patimban terus menunjukkan perkembangan yang positif dengan kapal-
kapal milik Mediterranean Shipping Company (MSC), Samudera Indonesia, serta kapal curah yang
telah rutin bersandar. Saat ini, kegiatan bongkar muat didukung oleh dua unit Harbour Mobile Crane
(HMC), dan Perseroan telah memesan Quay Container Crane (QCC) yang akan dipasang pada
tahun 2026 untuk meningkatkan kapasitas dan efisiensi pelayanan kapal berukuran lebih besar.
2. Terkait biaya trucking, Manajemen menyampaikan bahwa peningkatan volume kargo di Pelabuhan
Patimban diharapkan dapat mengurangi pergerakan truk tanpa muatan (empty return) sehingga
biaya logistik menjadi lebih efisien. Perseroan juga memandang Pelabuhan Patimban sebagai
pelengkap ekosistem logistik nasional yang mendukung distribusi di Jawa Barat, bukan sebagai
pesaing pelabuhan yang telah beroperasi.
6. Bapak Saiful Anam - Media Indonesia Shipping Line
Pertanyaan:
Berapa penambahan kapal tahun ini dan apa saja jenisnya?
Jawaban:
Perseroan berencana menambah dua unit kapal peti kemas yang dirancang untuk mendukung
operasional perusahaan joint venture di Jepang. Selain itu, Perseroan juga melakukan pemesanan dua
unit chemical tanker sebagai bagian dari program peremajaan armada. Sementara itu, rencana
penambahan kapal gas masih dalam tahap kajian dan belum memasuki tahap realisasi.
Page 5
7. Bapak Rangga - Investor Retail
Pertanyaan:
1. Mengapa Perusahaan belum melakukan buyback saham seperti S56 (Samudera Shipping Line)? Apa
pertimbangan Manajemen dalam menentukan prioritas penggunaan kas saat ini?
2. Apakah Perusahaan mempertimbangkan strategi M&A untuk memperluas bisnis pelayaran? Di tengah
risiko oversupply kapal global, apakah akuisisi kapal atau perusahaan pelayaran yang sudah ada
dinilai lebih menarik dibandingkan menambah kapal baru secara organik?
Jawaban:
1. Hingga saat ini Perseroan belum memutuskan untuk melakukan buyback saham. Prioritas
penggunaan kas difokuskan pada menjaga kesehatan likuiditas, memenuhi kewajiban keuangan
sesuai jadwal, mendukung belanja modal untuk proyek pengembangan usaha, termasuk
pembangunan galangan kapal dan pengadaan kapal baru, serta membagikan dividen kepada
pemegang saham sesuai keputusan RUPS.
2. Perseroan terbuka terhadap peluang merger dan akuisisi (M&A) apabila terdapat target yang strategis
dan memberikan nilai tambah. Terkait kondisi pasar, Perseroan menilai kebutuhan kapasitas pada
segmen usaha yang dijalankan masih tetap baik, sehingga keputusan antara penambahan armada
baru dan akuisisi akan dilakukan berdasarkan evaluasi terhadap peluang bisnis dan kondisi pasar.
8. Bapak Vicky Rahman (Media SWA)
Pertanyaan:
Debt Equity Ratio (DER) perseroan di kuartal I 2026 relatif rendah, yaitu 0,86 kali. Apakah Perseroan
mempertimbangkan untuk menggalang pendanaan dari pasar modal, pinjaman perbankan, atau kas
internal untuk menyokong ekspansi?
Jawaban:
Posisi DER Perseroan per Maret 2026 berada pada level yang sehat. Kenaikan liabilitas pada awal tahun
2026 merupakan bagian dari strategi refinancing atas pembelian kapal yang sebelumnya didanai
menggunakan kas internal.
Untuk mendukung ekspansi, Perseroan mengandalkan kombinasi kas internal, fasilitas pinjaman bank,
dan sisa dana Sukuk Ijarah yang telah diterbitkan. Dengan struktur permodalan yang kuat, Perseroan
masih memiliki kapasitas pendanaan yang memadai dan saat ini belum berencana mencari pendanaan
baru melalui pasar modal.
Page 6
LAMPIRAN II
Daftar Kehadiran
Paparan Publik (Public Expose) Tahunan 2026
PT Samudera Indonesia Tbk
No. Nama Kategori Media/Instansi Keterangan
1. Dhika Priambodo Media IDN Financials Offline
2. Anita Juliandra Analis PT Korea Investment & Offline
Sekuritas Indonesia
3. Lea Citra Santi Baneza Media Suara Surabaya Offline
4. Ahmad Said Analis IQPlus Offline
5. Damas Jati Media Indonesia Shipping Gazette Offline
6. Santi Palupi Masyarakat Umum Offline
7. Farens Excel Masyarakat Umum Offline
8. William Giovany Pemegang Saham Offline
9. Mikail Ansari Pemegang Saham Offline
10. Saiful Anam Media Indonesia Shipping Line Offline
11. Dimas Bagoes Prakoso Pemegang Saham Online
12. Rian Yovika Analis PT Indonesia Investa Origa Online
13. Vina Elvira Media Kontan Online
14. Tommy Pemegang Saham Online
15. Adolf Richardo Analis KB Valbury Sekuritas Online
16. Adinda Amara Masyarakat Umum Online
17. . Aurelia Pemegang Saham Online
18. Vicky Rachman Media SWA.co.id Online
19. Azzam Muhammad Pemegang Saham Online
20. Diki Saputra Masyarakat Umum Online
21. Rohana Uli Siregar Masyarakat Umum Online
22. Agung Prasetyo Pemegang Saham Online
23. Imam Hatami Media TrenAsia.id Online
24. Anitana Widya Media Bisnis Indonesia Online
25. Irsyahdul Hafidz Masyarakat Umum Online
26. Ridoan Madjukie Online
Page 7
27. Angga Januar Online 28. Gilang Wiranda Online 29. Abdan Mulya Online 30. Rafsyanjani Nurhadi Bakry Online 31. Heri Antara Online 32. Jeffrey Baghaswanta Online 33. Hadhi Yudhono Online 34. Erlinda Joklin Online 35. Febri Pasaribu Online 36. Novi Vianita Online 37. Tia (Fathiyah Fa) Online 38. Limartha Adhiputra Online 39. Budi Harjanto Online 40. Novi Novitri Online
Names mentioned 29 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
PT SAMU
p.1
unresolved
org
ERA INDONESIA Tbk
p.1
unresolved
person
Santi Palupi
p.2
unresolved
org
Yayasan Edukasi Samudera Indonesia
p.2
unresolved
org
Yayasan Samudera Indonesia Peduli. Program
p.2
unresolved
org
Koperasi Gula Aren Sewu
p.2
unresolved
person
Giovanny
p.3
unresolved
org
Toyota Tsusho Corporation
p.3
unresolved
person
Imam
p.3
unresolved
person
Vina Elvira
p.3
unresolved
person
Damas Jati
p.4
unresolved
person
Saiful Anam
p.4
unresolved
person
Rangga
p.5
unresolved
person
Vicky Rahman
p.5
unresolved
—
Dhika Priambodo
p.6
unresolved
—
Anita Juliandra
p.6
unresolved
org
PT Korea Investment
p.6
unresolved
—
Lea Citra Santi Baneza
p.6
unresolved
person
Ahmad Said
p.6
unresolved
org
PT Indonesia Investa Origa
p.6
unresolved
—
SWA.co.id
p.6
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.