Back to announcement
20250317_WMPP_Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Bursa_31869177_lamp1.pdf
Other Text extracted WMPPSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 7
Page 1
Nomor : 020.12/SKet/WMP-CS/III/2025 Jakarta, 17 Maret 2025
Lampiran : 1 (Satu) set
Kepada Yth
Vera Florida
Kepala Divisi Penilaian Perusahaan 1
PT Bursa Efek Indonesia
Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 1 lantai 6,
Jl. Jendral Sudirman Kav 52-53 Jakarta Selatan 12190, Indonesia
Perihal : Jawaban atas Permintaan Penjelasan Bursa
Dengan Hormat,
Menindaklanjuti surat dari Bursa Efek Indonesia No. S-02547/BEI.PP1/03-2025 yang telah
diterima Perseoran pada tanggal 13 Maret 2025. Bersama ini kami sampaikan jawaban atas
Permintaan Penjelasan Bursa sebagaimana tertulis pada lampiran surat di bawah ini.
Demikian surat ini kami sampaikan, atas perhatian dan kerjasamanya kami ucapkan
terimakasih.
Hormat Kami
PT Widodo Makmur Perkasa Tbk.
Exist In Exist
Corporate Secretary
Add. Graha Widodo Makmur, Jl. Raya Cilangkap No. 58, Cilangkap, Cipayung, Jakarta Timur 13870 Indonesia
P. +62 21 84306787-88 F. +62 21 84306790-91 E. widodomakmurperkasa@wmp-holding.co.id
Page 2
LAMPIRAN
1. Penjualan Neto WMPP mengalami penurunan signifikan sejak tercatat di Bursa Efek
Indonesia, per 31 Desember 2021 Perseroan membukukan pendapatan Rp6,23 triliun
namun per 30 September 2024 Perseroan hanya mampu membukukan pendapatan
sebesar Rp372,4 miliar (-94%). Penurunan tersebut terutama disebabkan oleh
penurunan penjualan dari entitas anak WMUU (segmen karkas ayam) dimana per 30
September 2024 WMUU berkontribusi 64% dari penjualan WMPP, sedangkan
sepanjang 2021-2024 rata-rata kontribusi penjualan WMUU kepada WMPP sebesar
52% dari total penjualan. Selain itu, penurunan pendapatan WMPP juga disebabkan
oleh hampir seluruh segmen penjualan yakni Sapi, Daging Sapi, Beras, Kulit, Kedelai,
hingga pendapatan Konstruksi. Adapun detail kinerja pendapatan WMPP sejak
tercatat di Bursa adalah sebagai berikut:
Berdasarkan informasi tersebut, Bursa meminta penjelasan terkait:
a. Faktor utama penyebab penurunan signifikan penjualan komoditas Sapi.
Jawab: Faktor utama penyebab penurunan signifikan penjualan komoditas sapi adalah
efek dari wabah PMK yang merebak di Indonesia sejak pertengahan 2022. Akibatnya,
persediaan sapi di dalam negeri mengalami penurunan signifikan dan minat
masyarakat untuk mengkonsumsi daging sapi juga mengalami penurunan. Hal ini
membuat harga dan volume jual sapi menurun.
b. Apakah terjadi pengurangan populasi sapi dalam operasional peternakan WMPP?
Jawab: Pengurangan populasi sapi pada peternakan WMPP terjadi akibat dampak
lanjutan dari wabah PMK yang menyebabkan kerugian, sehingga modal kerja
Perusahaan semakin tergerus.
c. Apakah ada perubahan strategi pemasaran atau distribusi yang memengaruhi volume
penjualan?
Add. Graha Widodo Makmur, Jl. Raya Cilangkap No. 58, Cilangkap, Cipayung, Jakarta Timur 13870 Indonesia
P. +62 21 84306787-88 F. +62 21 84306790-91 E. widodomakmurperkasa@wmp-holding.co.id
Page 3
Jawab: Tidak ada perubahan strategi pemasaran dan distribusi yang memengaruhui
volume penjualan. Perubahan volume penjualan merupakan dampak dari modal kerja
Perusahaan yang tergerus akibat wabah PMK.
d. Dampak harga pakan ternak dan fluktuasi harga jual sapi terhadap bisnis tersebut.
Jawab: Akibat kenaikan harga pakan ternak, biaya produksi Perusahaan juga
mengalami kenaikan. Sedangkan, fluktuasi harga jual sapi berdampak pada realisasi
nilai penjualan Perusahaan yang berfluktuasi sesuai perkembangan harga pasar.
e. Apakah kebijakan impor sapi hidup dan daging dari negara lain memengaruhi daya
saing produk WMPP?
Jawab: Kebijakan impor daging dari negara lain seperti India cukup mempengaruhi
daya saing produk daging sapi Perusahaan, karena terdapat perbedaan harga daging
sapi dan daging kerbau yang diimpor dari India. Namun, Perusahaan selalu
memastikan produk daging sapi milik Perusahaan didukung dengan standar kualitas
yang baik.
f. Faktor utama penyebab penurunan penjualan komoditas Beras, Kedelai, dan Kulit.
Jawab: Faktor utama penyebab penurunan penjualan komoditas Beras adalah
perubahan iklim seperti tingginya curah hujan yang menyebabkan kegagalan panen.
Hal ini membuat produksi nasional menurun dan menyebabkan defisit pada sisi
supply. Dengan kata lain, kesulitan bahan baku beras maupun gabah. Sedangkan,
untuk kedelai, Perusahaan memutuskan importasi kedelai dihentikan, seiring dengan
naik pesatnya harga kedelai dunia dan makin tingginya nilai tukar rupiah terhadap
dollar. Sehingga harga kedelai di Indonesia naik juga, sementara pada saat yang sama
ada penetapan ceiling price <HET.
g. Apakah ada perubahan regulasi atau kendala eksternal pada poin f, seperti persaingan
dengan impor yang membuat sektor ini tidak lagi menguntungkan?
Jawab: Khusus pada bisnis kedelai, karena dipenuhi oleh impor maka faktor eksternal
secara global amat dominan mempengaruhi. Misalnya fluktuasi nilai tukar atau
kegagalan panen kedelai di AS atau Brazil sebagai produsen terbesar dunia. Mahalnya
harga kedelai dunia dan fluktasi nilai tukar menyebebabkan profit margin semakin
tipis.
h. Dampak harga komoditas terhadap kinerja segmen poin f.
Jawab: Dalam posisi sekarang, importasi kedelai yang dihentikan maupun bisnis beras
yang sulit mendapatkan pasokan menyebabkan kinerja lini bisnis komoditas
Perusahaan di bawah PT Widodofood Makmur Sejahtera (WMS) semakin menurun
drastis.
i. Pendapatan konstruksi naik signifikan pada 2021-2022 tetapi turun drastis pada 2023-
2024, apakah proyek konstruksi mengalami keterlambatan atau pembatalan.
Jawab: Proyek kontruksi di bawah lini bisnis Perusahaan yaitu Langgeng Makmur
Perkasa (LMP) mengalami perlambatan karena proyek internal yang menjadi
mayoritas kegiatan LMP juga mengalami perlambatan.
j. Apakah terjadi perubahan strategi pengembangan proyek yang menyebabkan sektor
ini mengalami penyusutan?
Add. Graha Widodo Makmur, Jl. Raya Cilangkap No. 58, Cilangkap, Cipayung, Jakarta Timur 13870 Indonesia
P. +62 21 84306787-88 F. +62 21 84306790-91 E. widodomakmurperkasa@wmp-holding.co.id
Page 4
Jawab: Tidak ada perubahan strategi, sampai saat ini LMP fokus pada proyek internal.
k. Bagaimana kondisi backlog proyek konstruksi WMPP saat ini?
Jawab: Mengingat proyek konstruksi Perusahaan di bawah LMP mayoritas adalah
proyek internal, maka backlognya juga mengikuti perkembangan di induk dan lini
bisnis lain.
l. Apakah ada kendala perizinan, pembiayaan, atau permintaan pasar yang
memengaruhi kelangsungan bisnis konstruksi?
Jawab: Salah satu kendala yang memengaruhi kelangsungsan bisnis konstruksi
Perusahaan saat ini adalah kendala pembiayaan.
m. Tidak terdapat pendapatan dari penjualan apartemen pada 2023-2024, apakah
disebabkan proyek yang selesai atau permintaan yang rendah?
Jawab: Hal ini disebabkan oleh permintaan yang rendah.
n. Analisis manajemen atas rencana pengembangan apartemen di masa depan, atau
WMPP akan keluar dari sektor properti?
Jawab: Perusahaan masih melakukan review dan analisis potensi sektor properti
kedepannya.
o. Analisis manajemen atas kondisi makroekonomi (suku bunga KPR, daya beli
masyarakat) terhadap bisnis properti WMPP.
Jawab: Saat ini, daya beli masyarakat untuk property khususnya apartemen masih
rendah ditengah kenaikan suku bunga KPR dan KPA.
p. Apa faktor utama yang membuat hampir semua segmen mengalami penurunan
penjualan, dan apakah ada restrukturisasi bisnis yang sedang dijalankan untuk
menghadapi tren ini?
Jawab: Secara garis besar, kinerja Perusahaan masih dipengaruhi oleh kondisi
makroekonomi yang belum pulih sepenuhnya pasca pandemi Covid-19. Sejumlah data
ekonomi juga menunjukkan daya beli masyarakat masih rendah. Apalagi, industri
peternakan juga masih menghadapi tantangan seperti wabah penyakit dan fluktuasi
harga pakan ternak. Untuk mengatasi tantangan ini, Perusahaan terus melakukan
upaya efisiensi di sejumlah titik serta fokus untuk meningkatkan utilisasi fasilitas
produksi.
q. Strategi WMPP dalam menghidupkan kembali segmen bisnis selain WMUU.
Jawab: Perusahaan saat ini sedang berupaya mencari tambahan modal kerja baik
berupa cash ataupun non-cash facility. Tambahan modal kerja ini diharapkan dapat
membantu Perusahaan dalam meningkatkan produksi dan penjualan di seluruh
segmen bisnis. Selain itu, Perusahaan juga akan menata ulang cashflow Perusahaan
dengan pengawasan yang lebih ketat agar dapat digunakan untuk men-support
kebutuhan operasional Perusahaan .
r. Apakah perusahaan memiliki rencana diversifikasi atau ekspansi ke segmen lain yang
lebih menjanjikan?
Jawab: Untuk saat ini, Perusahaan masih fokus untuk meningkatkan kinerja pada
seluruh segmen bisnis yang ada dengan cara meningkatkan utilisasi fasilitas produksi.
Add. Graha Widodo Makmur, Jl. Raya Cilangkap No. 58, Cilangkap, Cipayung, Jakarta Timur 13870 Indonesia
P. +62 21 84306787-88 F. +62 21 84306790-91 E. widodomakmurperkasa@wmp-holding.co.id
Page 5
2. Terdapat penurunan signifikan persediaan biologis terutama atas hewan ternak sapi
yang tersedia untuk dijual sebesar Rp47,68 miliar (-67%). Bursa meminta penjelasan:
a. Analisis manajemen atas penyebab utama penurunan persediaan sapi sebesar 67%?
apakah terjadi pengurangan stok, atau kesulitan dalam pembelian sapi baru
Jawab: Penurunan persediaan sapi Perusahaan merupakan dampak turunan dari
wabah PMK yang mengakibat kerugian dan menggerus modal kerja Perusahaan.
b. Apakah ada perubahan strategi bisnis di segmen sapi, seperti pergeseran fokus ke
segmen lain?
Jawab: Tidak ada, segmen sapi masih menjadi fokus utama dan kontribusi utama
penjualan.
c. Apakah ada kendala dalam rantai pasokan, seperti kesulitan mendapatkan pasokan
sapi dari peternak lokal atau impor?
Jawab: Tidak ada kendala dalam rantai pasokan. Perusahaan hanya mengalami
keterbatasan modal kerja untuk menambah populasi sapi.
d. Apakah WMPP memiliki rencana pengadaan kembali stok sapi atau akan terus
mengurangi inventaris ini?
Jawab: Perusahaan berencana kembali menambah stok sapi setelah mendapatkan
tambahan modal kerja.
e. Analisis manajemen atas fluktuasi harga sapi, dampak dari regulasi pemerintah,
larangan impor, atau persaingan dengan daging impor, dan pengaruh harga pakan dan
biaya operasional peternakan terhadap kebijakan pengurangan stok ini.
Jawab: Perusahaan tidak melakukan kebijakan pengurangan stok. Penurunan
signifikan persediaan sapi terjadi akibat factor yang sudah dijelaskan pada poin a.
f. Mengingat WMPP belum mengasuransikan persediaan biologisnya, apakah ada risiko
besar terhadap aset ini (misalnya, penyakit ternak atau bencana alam)?
Jawab: Perusahaan sudah memitigasi risiko penyakit terhadap hewan ternak dengan
menerapkan biosecurity yang ketat dan pemberian vaksin secara berkala.
g. Apakah perusahaan memiliki rencana untuk mengasuransikan sapi dan persediaan
biologis lainnya untuk mengurangi risiko kehilangan aset?
Jawab: Perusahaan terbuka dengan rencana mengasuransikan persediaan biologis
jika memang terdapat asuransi yang memenuhi kriteria.
h. Apakah penurunan stok ini merupakan indikasi WMPP akan mengurangi atau keluar
dari bisnis sapi?
Jawab: Tidak, bisnis sapi masih akan menjadi fokus dan kontribusi utama pendapatan
Perusahaan.
3. Merujuk pada dokumen penawaran umum perdana saham Perseroan yang
diterbitkan pada tanggal 29 November 2021, Perseroan bermaksud untuk
menggunakan keseluruhan dana yang diperoleh dari hasil Penawaran Umum Perdana
Add. Graha Widodo Makmur, Jl. Raya Cilangkap No. 58, Cilangkap, Cipayung, Jakarta Timur 13870 Indonesia
P. +62 21 84306787-88 F. +62 21 84306790-91 E. widodomakmurperkasa@wmp-holding.co.id
Page 6
Saham, setelah dikurangi biaya-biaya terkait emisi efek yang terkait dengan
Penawaran Umum Perdana Saham akan digunakan untuk:
a. Sekitar 11,50% (sebelas koma lima puluh persen) akan digunakan untuk
membiayai pengembangan kerja sama operasi (Joint Operation) export yard,
logistik dan rumah potong hewan di Australia di mana Perseroan akan bekerja
sama dengan mitra di Australia.
b. Sekitar 19,00% (sembilan belas koma nol persen) akan digunakan untuk
membiayai pembangunan fasilitas peternakan terintegrasi dan perkebunan
jagung di Sumatera, Sulawesi dan Papua.
c. Sekitar 19,00% (sembilan belas koma nol persen) akan digunakan untuk
pemberian modal kepada Entitas Anak Perseroan.
d. Sekitar 50,50% (lima puluh koma lima puluh persen) akan digunakan untuk modal
kerja Perseroan terutama untuk pembelian bahan baku.
Pada Laporan Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum WMPP tanggal 26
Juni 2023, per 31 Desember 2022 dana IPO telah 100% terserap sesuai dengan
rencana penggunaan dana sebagaimana informasi di atas. Atas hal tersebut, Bursa
meminta penjelasan:
a. Perkembangan terkini proyek export yard, logistik, dan rumah potong hewan di
Australia.
Jawab: Sekaligus menjawab poin b-f, sesuai dengan Laporan Realisasi Penggunaan
Dana Hasil Penawaran Umum WMPP tanggal 26 Juni 2023, Perusahaan telah
melaporkan bahwa realiasi penggunaan dana telah 100% terserap sesuai dengan
rencana penggunaan dana yang telah mengalami perubahan yaitu menjadi 19%
untuk pemberian modal kepada entitas anak Perusahaan dan 81% untuk
peningkatan modal kerja. Perubahan rencana penggunaan dana ini juga telah
disetujui oleh RUPST yang telah dicantumkan pada akta Berita Acara RUPST
tanggal 15 Juni 2022 nomor 25 di hadapan notaris Ir Nanette Cahyanie Handari Adi
Warsito.
b. Status terkini atas Joint Operation dengan mitra di Australia.
c. Sejauh mana proyek ini telah memberikan kontribusi terhadap pendapatan dan
profitabilitas WMPP?
d. Jika proyek tersebut tidak berjalan sesuai rencana, apa langkah mitigasi yang
dilakukan Perseroan.
e. Perkembangan terkini dan persentase penyelesaian fasilitas peternakan dan
perkebunan jagung di Sumatera, Sulawesi, dan Papua.
f. Hambatan-hambatan yang dihadapi pada poin e.
g. Strategi pemulihan bisnis, mengingat kinerja perusahaan justru menurun drastis
meskipun telah menyerap seluruh dana IPO.
Jawab: Untuk saat ini, Perusahaan masih fokus untuk meningkatkan kinerja pada
seluruh segmen bisnis yang ada dengan cara meningkatkan utilisasi fasilitas
produksi. Selain itu, Perusahaan saat ini sedang berupaya mencari tambahan
Add. Graha Widodo Makmur, Jl. Raya Cilangkap No. 58, Cilangkap, Cipayung, Jakarta Timur 13870 Indonesia
P. +62 21 84306787-88 F. +62 21 84306790-91 E. widodomakmurperkasa@wmp-holding.co.id
Page 7
modal kerja baik berupa cash ataupun non-cash facility. Tambahan modal kerja ini
diharapkan dapat membantu Perusahaan dalam meningkatkan produksi dan
penjualan di seluruh segmen bisnis.
4. Berdasarkan Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP), pada tanggal 27 Desember
2024 Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat telah memutuskan untuk mengabulkan
permohonan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) yang diajukan oleh
Pemohon (Danang Agung Prasetyo) PKPU seluruhnya atas utang jatuh tempo bahan
baku pakan ternak sebesar Rp226,3 juta. Dengan demikian, WMPP sebagai termohon
PKPU saat ini sedang dalam masa PKPU sementara. Bursa telah melakukan
permintaan penjelasan pada tanggal 3 Januari 2025 terkait upaya yang akan dilakukan
WMPP sehubungan dengan penyelesaian PKPU, adapun tanggapan WMPP pada
tanggal 6 Januari 2025 akan berkoordinasi dengan tim pengurus PKPU sementara,
rapat dengan kreditur, serta menyusun proposal perdamaian. Bursa meminta
penjelasan:
a. Perkembangan terkini status koordinasi dengan Tim Pengurus PKPU.
Jawab: Saat ini, Perusahaan dan Tim Pengurus PKPU sedang dalam tahap verifikasi
daftar kreditur dan nilai utang yang diakui. Dalam waktu dekat, Tim Pengurus
PKPU akan mengeluarkan Daftar Piutang Tetap (DPT).
b. Mengingat nilai utang relatif kecil dibandingkan total kewajiban WMPP, mengapa
perusahaan tidak mampu melunasinya sebelum masuk dalam PKPU?
Jawab: Karena kinerja keuangan Perusahaan beberapa waktu terakhir mengalami
penurunan, sehingga Perusahaan kesulitan melakukan pembayaran sebelum
PKPU.
c. Apakah terdapat risiko eskalasi PKPU sementara menjadi PKPU tetap, yang dapat
berujung pada kepailitan?
Jawab: Sampai saat ini, PKPU WMPP sudah pada tahap PKPU tetap namun
Perusahaan masih mengupayakan untuk mencapai perdamaian dengan rencana
restrukturisasi hutang yang akan diajukan melalui proposal perdamaian.
d. Perkembangan terkini rencana penyelesaian dan proposal perdamaian.
Jawab: Sampai saat ini, Perusahaan masih menunggu diterbitkannya Daftar
Piutang Tetap dari pengurus dan setelah itu akan memasuki tahap pengajuan
Proposal Perdamaian.
Add. Graha Widodo Makmur, Jl. Raya Cilangkap No. 58, Cilangkap, Cipayung, Jakarta Timur 13870 Indonesia
P. +62 21 84306787-88 F. +62 21 84306790-91 E. widodomakmurperkasa@wmp-holding.co.id
Names mentioned 5 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
person
Exist In Exist
· Corporate Secretary
p.1
unresolved
org
PT Widodofood Makmur Sejahtera
p.3
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.