Skip to content
Back to announcement

TBS_OJK Checklist 31 Desember 2024.pdf

Financial statement Text extracted TOBA

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 80

Page 1 OCR 0.903
Petunjuk Pengisian Checklist:

1. Seluruh Emiten dan Perusahaan Publik harus menggunakan Checklist Pengungkapan Laporan Keuangan ini,

Page 10f80

CHECKLIST PENGUNGKAPAN LAPORAN KEUANGAN UNTUK SELURUH INDUSTRI DI PASAR MODAL DI INDONESIA

Perusahaan Efek harus menggunakan Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek (Peraturan No. 1I1.G.17).

2. Tanda (V) diisi pada kolom 'Ada' apabila Zmiten/Perusahaan Publik telah memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan dan selanjutnya pada kolom

reference ke nomor catatan atas laporan keuangan.

3. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan maka tanda v) diisi pada kolom

kolom keterangan.

4. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memiliki pos-pos tertentu sehingga tidak wajib memenuhi persyaratan pengungkapan yang ada maka tanda (V) diisi pada kolom 'N/A',

5. Checklist ini wajib ditandatangani oleh Direktur yang membawahi akuntansi dan keuangan dan Akuntan (untuk laporan keuangan audited).

Data Umum

Nama Emiten/Perusahaan Publik

PT TBS Energi Utama Tbk

Bidang Usaha

Usaha di bidang perdagangan besar dan eceran, reparasi dan perawatan mobil dan sepeda motor, Konstruksi (termasuk pertambangan serta

pengadaan listrik, gas, uap/air panas dan udara dingin), industri pengolahan, pengangkutan dan pergudangan serta aktivitas profesional, ilmiah

dan rasa teknis.

Jenis penawaran Umum

Penawaran Umum Saham Baru

31 Desember 2024

31 Desember 2023

Nama Kantor Akuntan Publik.

KAP Purwantono, Sungkoro &
Surja (Ernst & Young)

IKAP Purwantono, Sungkoro &
ISurja (Ernst & Young)

Nama Partner

Benyanto Suherman

(Chang Hartono

Opini Akuntan

Opini tanpa modifikasian

(Opini tanpa modifikasian

(Catatan tentang Opini (jika ada)

N/A

N/A

F disesuaikan dengan periode penyajian Taporan Keuangan.

kecuali Emiten dan Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek. Setiap

“Keterangan' ditambahkan cross

“Tidak Ada' dengan menambahkan keterangan alasannya pada

Ya Tidak
Pemenuhan Peraturan No.III.G.11 Tentang "Tanggung Jawab Direksi Atas Laporan Keuangan” vV
(Pemenuhan Peraturan No.III.A.2 tentang “Indepandensi Akuntan Yang Memberikan Jasa Audit di Pasar Modal” v

Page 2 OCR 0.909
Data Keuangan Pentin3

Page 20f80

Periode laporan keuangan 31 Desember 2024 31 Desember 2023

Laba Rugi Komprehensif.

Pendapatan 445.648.315 501.262.751
Laba (rugi) bruto 81.099.149 63.826.811
Laba (rugi) usaha/operasional 93.905.690 63.901.837
EBITDA 52.172.984 23.138.404
Laba (rugi) Bersih periode berjalan 47.976.127 20.846.270

Laba (rugi) komprehensif 43.240.396 12.485.407
Laba Per saham (dasar) 0,0035 0,0010
Laba Per saham (dilusian) z —

Laporan Posisi keuangan

Jumlah Aset 893.736.128 947.837.728

Jumlah Aset Lancar 229.874.742 237.880.217

Jumlah Aset Tidak Lancar 663.861.386 709.957.511

Jumlah Liabilitas 457.075.898 524.150.083

Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 132.123.832 148.361.230

Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 324.952.066 375.788.853

Jumlah Ekuitas 436.660.230 423.687.645
Modal Disetor 44.450.566 44.263.841
Tambahan Modal Disetor - neto 134.004.578 132.206.357
Saldo Laba (Defisit) 285.171.670 256.095.072

Rasio Keuangan"

Rasio Lancar (96) 174Y0 16096
ROA 5Yo 2Y0
ROE 119p)| 5Yo
Ebitda thd pendapatan (96) 12Yo 5Yo

“dapat disesuaikan berdasarkan industrinya

Catatan:

1. Pengungkapan yang dipersyaratkan untuk masing-masing pos wajib diungkapkan seluruhnya, kecuali pengungkapan tersebut tidak relean atau tidak dapat diterapkan pada Emiten atau
Perusahaan Publik. Emiten atau Perusahaan Publik wajib menyesuaikan pengungkapan sesuai dengan karakteristik industri apabila pengungkapan tersebut dipersyaratkan oleh SAK atau relean untuk
memahami laporan keuangan Emiten atau Perusahaan Publik.

2. Emiten atau Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek tidak mengacu pada checklist ini, namun mengikuti peraturan Bapepam-LK No III.G.17 tentang Pedoman Akuntansi Perusahaan
Efek.
Page 3 OCR 0.903
Page 3of 80

Laporan Keuangan Terdiri dari:

Laporan posisi keuangan pada akhir periode
Laporan laba rugi komprehensif selama periode
Laporan perubahan ekuitas selama periode
Laporan arus kas selama periode

Laporan posisi keuangan pada awal periode komparatif yang disajikan saat Perusahaan menerapkan v
suatu kebijakan akuntansi secara retrospektif atau membuat penyajian kembali pos-pos laporan
keuangan atau ketika Perusahaan mereklasifikasi pos-pos dalam laporan keuangannya.

Hal 1-3
Hal 4-5
Hal 6

Hal 7-8

Sisi

alalulni-

6 |Catatan atas Laporan Keuangan v Hal 9-157
r ar ass | 03 TP maa

Ketentuan Umum

1. IPerusahaan wajib menyajikan catatan atas laporan keuangan dengan urutan sebagai berikut:

ja. gambaran umum Perusahaan,

Ib. dasar penyusunan laporan keuangan dan ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan yang diterapkan:
c. Informasi tambahan untuk pos-pos yang disajikan dalam laporan posisi keuangan, laporan laba rugi

komprehensif, laporan perubahan ekuitas dan laporan arus kas, sesuai dengan urutan penyajian
laporan dan penyajian masing-masing pos: dan

d. pengungkapan lainnya yang antara lain meliputi:
1) informasi yang dipersyaratkan oleh SAK yang tidak disajikan di bagian manapun dalam laporan
keuangan, dan
2) informasi yang tidak disajikan di bagian manapun dalam laporan keuangan, tetapi informasi
tersebut relean untuk memahami laporan keuangan.
2. IPerusahaan wajib menyatakan dalam bentuk nilai atau persentase untuk menjelaskan adanya bagian dari suatu
|jumlah, tidak menggunakan kata “sebagian”.
3, IPerusahaan wajib mengungkapkan dalam penjelasan masing-masing pos mengenai Aset yang dijaminkan, nama pihak
yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan.
4. IDalam hal Aset Perusahaan diasuransikan, wajib diungkapkan jenis dan nilai aset yang diasuransikan, nilai
pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi,
apabila tidak diasuransikan wajib diungkapkan alasannya.
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
1. |cambaran Umum Perusahaan
Hal-hal yang harus diungkapkan, antara lain:
a. |Pendirian perusahaan
1) Riwayat ringkas perusahaan:
2) INomor dan tanggal akta pendirian serta perubahan terakhir, pengesahan dari instansi yang berwenang, dan nomor

serta tanggal Berita Negara:

3) Kegiatan usaha sesuai anggaran dasar Perusahaan dan yang sedang dijalankan pada periode pelaporan: v (Catatan la

(Catatan 1a
(Catatan 1a

SIK

Page 4 OCR 0.922
Page 40f 80

4) |Tempat kedudukan perusahaan dan lokasi utama kegiatan usaha: (Catatan 1a

5) ITanggal mulai beroperasinya perusahaan secara komersial. Dalam hal perusahaan melakukan ekspansi atau Catatan 1a
perampingan usaha secara signifikan pada periode laporan yang disajikan, wajib disebutkan saat dimulainya operasi
komersial dari ekspansi atau perampingan usaha dan kapasitas produksinya: dan

SIK

6) |Nama entitas induk dan nama entitas induk terakhir dalam kelompok usaha (ultimate parent of the group). Dalam hal v Catatan 1a
tidak dapat diungkapkan, wajib disebutkan alasannya.

7) IKhusus Industri Media

Penjelasan rinci tentang Perizinan yang dimiliki.

8) |Khusus Industri Jalan Tol

Peraturan perundangan atau keputusan pemerintah yang mendasari penyelenggaraan jalan tol tersebut.
9) IKhusus untuk Asuransi dan Pembiayaan

Izin bidang usaha dari Menteri Keuangan atau Otoritas yang berwenang.

10) IKhusus untuk Industri Perbankan

Izin usaha sebagai bank umum, sebagai bank deisa (jika ada), serta izin untuk menjalankan kegiatan berdasarkan v
prinsip syariah (jika ada).

11) |Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi dan Pertambangan Umum
Area Eksplorasi dan Eksploitasi/Pengembangan.

Penjelasan mengenai area eksplorasi dan eksploitasi Perseroan meliputi :
a) Area Eksplorasi, meliputi:

Nama pemilik izin lokasi:
Tanggal perolehan izin ekplorasi serta tanggal jatuh temponya:
Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik izin lokasi: dan
Jumlah biaya eksplorasi yang telah dibukukan sebagai Aset Minyak dan Gas Bumi per tanggal Laporan
Posisi Keuangan: (Catatan 1e dan
NN vV dilengkapi di laporan
b) Area Eksploitasi/Pengembangan meliputi: ahunan
Nama lokasi,
Nama pemilik ijin lokasi:
Tanggal perolehan ijin eksploitasi serta tanggal jatuh temponya:
Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik ijin lokasi:
Jumlah Cadangan Terbukti (P1), keterangan tentang pihak yang melakukan sertifikasi, dan tanggal
sertifikasi:
Jumlah produksi pada tahun berjalan: dan
Akumulasi jumlah produksi sejak awal kegiatan eksploitasi/pengembangan oleh Perseroan hingga
tanggal laporan posisi keuangan.

Page 5 OCR 0.903
12

Page 5 of 80

Khusus Industri Kehutanan

Yang harus diungkapkan antara lain:
a) pelaksanaan kegiatan pengusahaan hutan:

b) rincian luas areal sisa hutan yang belum dikelola selama masa sisa manfaat HPH: dan
Ic) sisa umur HPH.

b. |Penawaran Umum Efek, yang harus diungkapkan antara laii
1) |Tanggal dan/atau nomor surat efektif penawaran umum, termasuk penawaran Efek yang diterbitkan di luar Indonesia, vV (Catatan 1b
2) IJenis dan jumlah Efek yang ditawarkan, v (Catatan 1b
3) |Bursa tempat Efek dicatatkan: dan v (Catatan 1b
4) ITindakan perusahaan yang dapat mempengaruhi jumlah Efek yang diterbitkan (corporate action) sejak penawaran vV (Catatan 1b
umum perdana sampai dengan periode pelaporan terakhir.
C. |Struktur Perusahaan, entitas anak, dan Entitas Bertujuan Khusus (EBK)
Yang harus diungkapkan antara lain:
1) |Nama entitas anak dan/atau EBK yang dikendalikan baik secara langsung maupun tidak langsung: v Catatan 1d
2) (Tempat kedudukan, v (Catatan 1d
3) Wenis usaha, vV (Catatan 1d
4) |Tahun beroperasi secara komersial: v (Catatan 1d
5) |Persentase kepemilikan dan proporsi hak suara (jika berbeda), v (Catatan 1d
6) Total Aset: dan v (Catatan 1d
7) linformasi penting lainnya antara lain:

ja) sifat hubungan antara entitas induk dan entitas anak, apabila entitas induk tidak memiliki baik
langsung maupun tidak langsung melalui entitas anak, lebih dari 50Y6 (lima puluh perseratus) hak
Suara yang sah,

b) alasan mengapa kepemilikan baik langsung maupun tidak langsung lebih dari 5096 (lima puluh
perseratus) hak suara atau hak suara potensial atas inestee tidak diikuti dengan pengendalian:

Cc) akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas anak apabila laporan keuangan tersebut
digunakan untuk menyusun laporan keuangan konsolidasian dan tanggal atau periode berbeda dari
tanggal laporan keuangan entitas induk, dan alasan menggunakan tanggal atau periode yang
berbeda,

d) sifat dan luas setiap restriksi signifikan dalam kemampuan entitas anak untuk mentransfer dana ke
entitas induk dalam bentuk dividen tunai, atau pembayaran kembali pinjaman atau uang muka,

e) suatu rincian yang menunjukkan dampak setiap perubahan bagian kepemilikan entitas induk pada
entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya Pengendalian atas ekuitas yang dapat diatribusikan

pada pemilik entitas induk: dan

Page 6 OCR 0.892
Page 6 of 80

f) dalam hal hilangnya Pengendalian atas entitas anak, maka entitas induk harus mengungkapkan:

(1) keuntungan atau kerugian (jika ada) yang diakui dari hilangnya Pengendalian, dan porsi dari v
keuntungan atau kerugian yang dapat diatribusikan pada pengakuan sisa investasi pada entitas
anak terdahulu dengan Nilai Wajar pada tanggal hilangnya Pengendalian:
(2) jumlah persentase kepemilikan yang dilepaskan: v
(3) jumlah harga yang diterima, v
(4) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas: v
(5) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya dimana Pengendalian v
dilepaskan: dan
(6) jumlah Aset dan Liabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya v
dimana Pengendalian dilepaskan, yang diikhtisarkan berdasarkan kategori utamanya.
d. |IKaryawan, direksi, komisaris, dan komite audit
Yang harus diungkapkan antara lain:
1) |Nama dan jabatan untuk masing-masing anggota direksi, dewan komisaris, dan komite audit: vV (Catatan 1c
2) ICakupan manajemen kunci: dan v (Catatan 1c
3) umlah karyawan tetap pada masing-masing akhir periode atau rata-rata jumlah karyawan tetap selama periode yang v (Catatan 1c
bersangkutan, secara konsolidasi untuk Perusahaan dan entitas anak,
e. |Penerbitan Laporan Keuangan
1) |Tanggal laporan keuangan diotorisasi untuk terbit: dan v (Catatan 1f
2) Pihak yang bertanggung jawab mengotorisasi laporan keuangan. vV (Catatan 1f
An ma 2 TE 3 ai Pen RA ee Ia ada da 1
2. Ikhtisar Kebijakan Akuntansi Signifikan
Dalam bagian ini harus diungkapkan hal-hal sebagai berikut:
a. |Pernyataan kepatuhan terhadap SAK v Icatatan 2a
Pernyataan ini merupakan pernyataan bahwa laporan keuangan telah disusun dan disajikan sesuai dengan SAK.
b. |Dasar pengukuran dan penyusunan laporan keuangan
1) IDasar pengukuran laporan keuangan yaitu berdasarkan biaya historis (historical cost), biaya perolehan kini (current
cost), nilai realisasi neto (net realizable alue), Nilai Wajar (fair alue) atau jumlah yang dapat dipulihkan berdasarkan v (Catatan 2a
'SAK yang berlaku.
2) |Dasar penyusunan laporan keuangan, yaitu dasar akrual, kecuali untuk laporan arus kas. v Catatan 2a
3) IMata uang fungsional dan mata uang penyajian yang digunakan, meliputi:
4) mata uang fungsional Perusahaan dan entitas anak: vV (Catatan 2a
b) fakta dan alasan perubahan, apabila terdapat perubahan mata uang fungsional Perusahaan maupun
kegiatan usaha asing yang signifikan: dan
Cc) alasan perubahan mata uang penyajian (jika ada). vV
4) |Alasan perubahan periode pelaporan (jika ada). v

Page 7 OCR 0.896
Page 7 of 80

c. |Penggunaan Pei bangan, Estimasi, dan Asumsi Signifikan oleh Manajemen

1) |Perusahaan 3arus mengungkapkan dalam ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan atau bagian lain dari catatan atas V (Catatan 2
laporan keuangan, pertimbangan yang telah dibuat manajemen dalam proses penerapan kebijakan akuntansi dan
memiliki dampak yang paling signifikan terhadap jumlah yang diakui dalam laporan keuangan:

2) (Perusahaan narus mengungkapkan informasi tentang asumsi yang dibuat mengenai masa depan, dan sumber utama v (Catatan 3
dari estimasi ketidakpastian lain pada akhir periode pelaporan, yang memiliki risiko signifikan yang mengakibatkan
penyesuaian material terhadap jumlah tercatat Aset dan Liabilitas dalam periode pelaporan berikutnya: dan

3) IBerkaitan dengan Aset dan Liabilitas sebagaimana dimaksud dalam angka 2), catatan atas laporan keuangan
memasukkan rincian atas sifat dan jumlah tercatat pada akhir periode pelaporan.

d. IKebijakan Akuntansi Tertentu

Kebijakan akuntansi tertentu merupakan kebijakan akuntansi lainnya yang diterapkan dan relean untuk memahami
laporan keuangan. Kebijakan akuntansi tertentu meliputi, tetapi tidak terbatas pada hal-hal sebagai berikut:

1) IPrinsip-prinsip konsolidasi

Yang harus cijelaskan antara lain:

ja) ruang lirgkup Laporan Keuangan Konsolidasian, yang meliputi pos-pos entitas induk dan entitas v (Catatan 2c
anak:

b) dasar dan kapan suatu entitas anak dikonsolidasikan ke dalam laporan keuangan entitas induk: v Catatan 2c

c) kebijakan akuntansi sehubungan dengan perubahan kepemilikan tanpa kehilangan Pengendalian atas v (Catatan 2c
entitas anak, e

Id) kebijakan akuntansi sehubungan dengan kehilangan Pengendalian atas entitas anak: v (Catatan 2c

ie) kebijakan akuntansi sehubungan dengan pencatatan dan penyajian kepentingan nonpengendali: dan v (Catatan 2c

f) — pernyataan bahwa saldo pos dan transaksi material antar entitas yang dikonsolidasi telah dieliminasi. v (Catatan 2c

2) |Kombinasi bisnis

Yang harus dijelaskan antara lain:

Ja) metode yang digunakan dalam kombinasi bisnis, termasuk metode yang digunakan untuk mengukur v (Catatan 2d
kepentingan nonpengendali:

b) pengakuan awal untuk goodwill, v (Catatan 2d

Ic) pengukuran setelah pengakuan awal untuk goodwill : dan v (Catatan 2d

d) kebijakan lainnya yang relean terkait dengan kombinasi bisnis yang ada di Perusahaan, antara lain:
(1) pembelian dengan diskon: v (Catatan 2d
(2) akuisisi secara bertahap: dan v (Catatan 2d
(3) imbalan kontinjensi. v (Catatan 2d

Page 8 OCR 0.905
Page 8 of 80

3) IKas dan setara kas: AN

Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan dalam menentukan komponen kas dan setara kas. v

(Catatan 2h
4) lInstrumen Keuangan
a) Instrumen Keuangan selain Sukuk

Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) pergakuan awal instrumen keuangan setiap kategori, termasuk perlakuan atas biaya transaksi: v (Catatan 2t
(2) pengukuran setelah pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori: v (Catatan 2t
(3) ketentuan saling hapus dari instrumen keuangan: vV (Catatan 2t
(4) metode yang digunakan untuk menentukan Nilai Wajar instrumen keuangan, vV (Catatan 2t
(5) metode perhitungan yang digunakan untuk menentukan penurunan nilai dari aset keuangan: vV (Catatan 2t
(6) ketentuan penghentian pengakuan instrumen keuangan, v (Catatan 2t
(7) khusus instrumen keuangan derivatif dan akuntansi lindung nilai, selain penjelasan

sebagaimana dimaksud dalam angka (1), angka (2), angka (3), angka (4), angka (5), dan

angka (6), wajib ditambahkan penjelasan mengenai,

(aj) ketentuan pemenuhan kriteria akuntansi lindung nilai, v (Catatan 2t

(b) klasifikasi lindung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilai atas instrumen keuangan v (Catatan 2t

derivatif: dan
(c) perlakuan akuntansi lindung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilai. v (Catatan 2t
b) Investasi pada Sukuk
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) klasifikasi dan reklasifikasi investasi pada Sukuk,
(2) pengakuan awal Sukuk:
(3) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk:
(4) Penyajian pendapatan sukuk, dan
(5) penyajian amortisasi biaya transaksi.
Ic) Sukuk yang diterbitkan
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) pengakuan awal Sukuk:
(2) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk,
(3) biaya transaksi penerbitan Sukuk:
(4) posisi penyajian Sukuk: dan
(5) akad syariah yang digunakan.

LLKLL

Na

Page 9 OCR 0.907
Page 9of 80

5) IKhusus Industri Perbankan

a) Giro Wajib Minimum v
Yang harus dijelaskan antara lain ketentuan mengenai jumlah giro wajib minimum.
b) Giro pzda Bank Indonesia dan Bank Lain v

Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain.
c) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain
Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain. v

6) (Piutang Reverse Repo
Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Piutang Reverse Repo, metode pencatatan dan pengukurannya. v
7) IKhusus Industri Perbankan
Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
Yang harus dijelaskan antara lain:
la) Kelompok obligasi rekapitalisasi yang dimiliki:
b) Pengakuan nilai pada investasi untuk setiap kelompok Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah:dan
Ic) Dasar peryajian efek-efek dalam laporan keuangan.
8) |Khusus Industri Perbankan
ja) Kredit
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) Penjelasan atas masing-masing jenis kredit yang diberikan,
(2) Dasar penyajian atas kredit,
(3) Kebijakan manajemen dan pelaksanaan pengendalian risiko portofolio kredit,
(4) Perlakuan akuntansi untuk kredit yang dibeli dari BPPN (jika ada), dan
(5) Kebijakan bank akan agunan kredit.
b) Tagihan/Kewajiban Akseptasi
Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian atas tagihan/kewajiban akseptasi.
c) Agunan yang Diambil Alih
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) Dasar penilaian dan penyajian:
(2) Perlakuan akuntansi atas nilai realisasi piutang/pembiayaan yang diberikan dengan saldo
piutang/pembiayaan yang tidak dapat ditagih: dan

(3) Perlakuan akuntansi atas keuntungan (kerugian) dari realisasi penjualan agunan. v

KLX

Lo KK

SS &

Page 10 OCR 0.888
Page 10 of 80

9) IKhusus untuk Industri Pembiayaan

Piutang Pembiayaan Konsumen
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Dasar benyajian piutang pembiayaan konsumen, dan vV

b) Dasar penilaian aset jika perusahaan menarik kembali aset pembiayaan konsumen dari v
konsumennya.

10) |Anjak Piutang

Yang harus dijelaskan antara lain:

ja) Jenis t-ansaksi anjak piutang (dengan recourse atau tanpa recourse): v

b) Penyajian transaksi anjak piutang, v

c) Perlakuan akuntansi atas perbedaan antara harga pengalihan dan jumlah bersih piutang dialihkan: v
dan

Id) Perlakuan terhadap kegagalan atas tagihan anjak piutang(ditagihkan kembali ke klien atau v

ditanggung oleh perusahaan).
11) |Sewa
Yang harus dijelaskan antara lain:

ja) kebijakan penentuan suatu perjanjian mengandung suatu sewa: v (Catatan 21
b) kebijakan penentuan suatu sewa merupakan sewa pembiayaan atau sewa operasi: dan v (Catatan 21
Cc) kebijakan akuntansi apabila Perusahaan bertindak sebagai lessee dan/atau lessor. v (Catatan 21

Page 11 OCR 0.932
Page 11 of 80

12) IPersediaa

yang harus dijelaskan antara lain mengenai kebijakan akuntansi yang digunakan dan rumusan biaya yang digunakan.

(Catatan 2j

a) Khusus Industri Kehutanan
HTI Dalam Pengembangan
Yang harus dijelaskan antara lain:

Beban-beban yang dikapitalisasi, antara lain: kewajiban kepada negara, pemeliharaan sarana dan pra-
sarana.
HTI Siap Panen

Yang harus dijelaskan antara lain:
Biaya perolehan, mutasi pembebanan ke biaya produksi.

b) Khusus Industri Perkebunan
Tanaman Perkebunan
Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) Dasar klasifikasi untuk jenis tanaman sebagai persediaan, tanaman belum menghasilkan, atau
tanaman telah menghasilkan:
(2) Dasar penilaian dan pengukuran:

(3) Kebijakan akuntansi reklasifikasi tanaman belum menghasilkan ke tanaman telah menghasilkan:
(4) Metode penyusutan dan masa manfaat tanaman yang disusutkan: dan
(5) Kebijakan akuntansi biaya pinjaman.

RLKA «h

(Catatan 2k

(Catatan 2k
(Catatan 2k
(Catatan 2k
(Catatan 2k

c) Khusus Industri Peternakan
Hewan Ternak
Yang harus dijelaskan antara lain:
(4) Hewan ternak telah menghasilkan :
(a) Metode penilaian:
(b) Metode amortisasi (deplesi): dan
(c) Cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada.
(2) Hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) :
(a) Metode penilaian: dan

(b) Perkiraan waktu yang dibutuhkan untuk dapat berpindah menjadi hewan ternak telah
menghasilkan.

KL Att

Page 12 OCR 0.869
Page 12 of 80

Yang harus dijelaskan antara lain:

13) JAset Tetap:

a) pengakuan awal Aset Tetap: v (Catatan 2k
b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Tetap: v (Catatan 2k
Ic) pengelompokan Aset Tetap: v Catatan 2k
Id) metode penyusutan yang digunakan: v Catatan 2k
le) kapitalisasi biaya yang terkait dengan Aset Tetap: vV (Catatan 2k
f) estimasi umur manfaat dan tarif penyusutan: v (Catatan 2k
9) penghentian pengakuan: v (Catatan 2k
h) nilai residu: dan v (Catatan 2k
i) — pernyataan bahwa manajemen telah mengkaji ulang atas estimasi umur ekonomis, metode vV (Catatan 2k
penyusutan, dan nilai residu pada setiap akhir periode pelaporan.
14) |Investasi pada Entitas Asosiasi
Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat investasi pada asosiasi. v (Catatan 2z
15) (Bagian partisipasi dalam Ventura Bersama
Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat bagian partisipasi dalam Ventura Bersama. v Catatan 2z
16) IPola Kerjasama
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Kriteria dari bentuk kerjasama, v
b) Kebijakan akuntansi untuk setiap jenis aset dan liabilitas yang timbul: dan v
Cc) Sistem pembagian hasil, jika ada. v
17) |Aset Tak Berwujud
Yang harus dijelaskan antara lain :
ja) pengakuan awal Aset Takberwujudj v (Catatan 2ac
b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Takberwujud: v (Catatan 2ac
Cc) umur manfaat tidak terbatas atau terbatas, dan apabila umur manfaat terbatas, diungkapkan tarif v (Catatan 2ac
amortisasi yang digunakan dan umur manfaatnya:
d) sumber terjadinya Aset Takberwujud: v
e) metode amortisasi yang digunakan: v (Catatan 2ac
f) penghentian pengakuan Aset Takberwujud: dan v
9) riset dan pengembangan (jika ada). v

AY
Page 13 OCR 0.883
Page 13 of 80

set tidak lancar atau kelompok Lepasan yang d iki untuk
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) kebijakan tentang peristiwa dan kondisi suatu aset tidak lancar diklasifikasikan sebagai aset yang
dimiliki untuk dijual: dan

b) pengukuran aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual.

18) JA:

19) |Properti Investasi :
Yang harus dijelaskan antara lain:
la) pengakuan awal Properti Investasi, v (Catatan 2y
b) pengukuran setelah pengakuan awal Properti Investasi, v (Catatan 2y
ic) metode penyusutan yang digunakan, khusus untuk model biaya, v (Catatan 2y
Id) estimasi umur manfaat dan/atau tarif penyusutan untuk model biaya: dan v Catatan 2y
e) penghentian pengakuan Properti Investasi. vV Catatan 2y
20) |Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi
Aset Minyak dan Gas Bumi
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Dasar pengukuran yang digunakan untuk menentukan jumlah tercatat bruto: vV
b) Kriteria kapitalisasi biaya, penurunan nilai (impairment) dan penilaian kembali aset (revaluasi): v
Cc) Metode penyusutan dan amortisasi yang digunakan: v
d) Masa manfaat atau tarif penyusutan dan amortisasi yang digunakan: dan vV
e) Pertanggungan Asuransi. v
21) Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) ketentuan peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan kemungkinan terjadinya penurunan nilai: dan v (Catatan 2m
b) kebijakan akuntansi pengakuan penurunan nilai aset nonkeuangan dan pembalikannya. vV (Catatan 2m

Page 14 OCR 0.915
Page 14 of 80

22) IKhusus Industri Perbankan

Liabilitas Segera

Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian liabilitas segera.
Simpanan Nasabah

Yang harus dijelaskan antara lain:

ja) Penjelasan atas simpanan, dan

b) Dasar penyajian dari masing-masing kategori simpanan.
Simpanan dari bank lain

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Penjelasan atas simpanan dari bank lain: dan

b) Dasar penyajian simpanan dari bank lain.

Surat Berharga yang Diterbitkan

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Kriteria dan jenis-jenis surat berharga yang diterbitkan: dan
b) Perlakuan akuntansi atas premi atau diskonto.

23) (Provisi

Yang harus dijelaskan antara lain:

la) kondisi provisi yang harus diakui: dan
b) dasar penentuan nilai provisi.

(Catatan 20
(Catatan 20

24) |Utang Repo
Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Utang Repo, metode pencatatan dan pengukurannya.

25) |Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi
Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan Liabilitas Pengelolaan dan
Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan.
Yang harus dijelaskan antara lain:
ja) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH:
b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan:
Ic) Metode penyusutan prasarana PLH: dan
d) Tabel yang memuat penjelasan tentang:
(1) Lokasi penambangan:
(2) Saldo awal untuk masing-masing lokasi:
(3) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan: dan
(4) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan.

Na

Page 15 OCR 0.907
Page 15 of 30

26) |Khusus Industri Pertambangan Umum
Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan
Yang harus dijelaskan antara lain:

la) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang masih berjalan dengan penjelasan v (Catatan 2n
mengenai jangka waktu kontrak untuk Area of Interest yang bersangkutan,
b) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang sudah menemukan adanya v (Catatan 2n

Cadangan Terbukti dengan penjelasan bahwa amortisasinya baru akan dilaksanakan pada saat
dimu ainya produksi:

Cc) Dasar penentuan ditangguhkannya biaya pengembangan dan kapitalisasi biaya pekerjaan konstruksi v (Catatan 2n
dan prasarana: dan
d) Metode amortisasi dan penyusutan yang dipergunakan dengan penjelasan jangka waktu perijinan v (Catatan 2n

penambangan, taksiran umur ekonomis tambang dan dasar perhitungan amortisasi.

Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan Liabilitas Pengelolaan dan
Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Perlaxuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH: v (Catatan 2p
b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan: dan v
Cc) Metode penyusutan prasarana PLH. v

27) IPengakuan Pendapatan
a) Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) kondisi dan metode pengakuan pendapatan serta dasar pengukuran yang digunakan v (Catatan 2r
derdasarkan jenis pendapatan yang ada: dan
(2) dalam hal terdapat transaksi hubungan keagenan, kebijakan pengakuan pendapatan dan v

penjualan dari hubungan keagenan serta beban terkait.
b) Pengakuan pendapatan dan Beban dengan menggunakan metode persentase penyelesaian

Yang harus dijelaskan antara lain metode yang diterapkan untuk menentukan tahap penyelesaian v
suatu kontrak.

Page 16 OCR 0.907
Page 16 of 80

Cc) Khusus Industri Asuransi
(1) Pengakuan pendapatan premi
Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain:

ta) Tarif yang digunakan dalam perhitungan premi yang belum merupakan pendapatan: v
Ib) Kebijakan akuntansi untuk transaksi reasuransi prospektif dan retroaktif: dan vV
tc) Penyajian pendapatan premi dalam laporan laba rugi. v
(2) Beban Klaim
Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain:
ta) Kelompok beban klaim dalam bentuk: klaim yang disetujui, klaim dalam proses v
penyelesaian, klaim yang terjadi namun belum dilaporkan dan beban penyelesaian klaim:
tb) aa Pa beban klaim dalam laporan laba rugi. vV
d) Khusus Industri Real Estate
Kap talisasi dan metode alokasi biaya proyek pengembangan Real Estat
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) Unsur biaya yang kapitalisasi ke proyek pengembangan Real Estat: v
(2) Unsur biaya yang dialokasikan sebagai beban proyek, v
(3) Penyisihan atas realisasi pendapatan pada masa mendatang lebih rendah dari nilai tercatat vV
proyek,
(4) Metode alokasi biaya yang telah dikapitalisasi ke setiap unit Real Estat: v
(5) Biaya yang direisi dan direalokasi akibat perubahan mendasar pada estimasi kini: dan v
(6) Unsur biaya yang diakui sebagai beban pada saat terjadinya. v
28) |Program Loyalitas Pelangan
Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan terkait program loyalitas pelanggan v
29) |Transksi dan Saldo dalam mata uang asing

Yang harus dijelaskan antara lain:

ja) keten-uan dalam penjabaran transaksi dan saldo dalam mata uang asing:

b) perlaktan akuntansi selisih kurs yang timbul dari penjabaran aset dan liabilitas moneter, dan

Ic) referensi dan kurs yang digunakan untuk menjabarkan transaksi dan saldo dalam mata uang asing.

LL

(Catatan 2f
(Catatan 2f
(Catatan 2f

Page 17 OCR 0.909
30)

Page 17 of 80

Transaksi dengan Piha|
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Dasar penetapan Pihak-pihak berelasi:

b) Pengungkapan Pihak-pihak berelasi dalam Laporan Keuangan: dan

Catatan 2g
Catatan 2g dan 42

31)

Hibah Pemerintah
(Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan akuntansi tentang metode penyajian dalam laporan keuangan.

32)

Pajak Penghasilan

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) dasar penentuan tarif pajak untuk mengukur pajak kini dan pajak tangguhan:
b) ketentuan mengenai saling hapus:

Ic) pengakuan dan pengukuran aset pajak tangguhan: dan

'd) metode yang digunakan dalam menilai aset (liabilitas) pajak tangguhan.

Na

(Catatan 2s
(Catatan 2s
(Catatan 2s
(Catatan 2s

33)

Imbalan Kerja

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) jenis imbalan kerja yang diberikan kepada karyawan:

b) deskripsi umum mengenai jenis program imbalan pascakerja yang diselenggarakan oleh Perusahaan:
c) kebijakan akuntansi Perusahaan dalam mengakui keuntungan dan kerugian aktuarial: dan

Id) pengakuan keuntungan dan kerugian untuk curtailment dan penyelesaian.

PN aa

(Catatan 2g
(Catatan 2g
Catatan 2g
(Catatan 2g

3)

Saham Treasuri

Yang harus dijelaskan antara lain metode pengakuan dan pengukuran atas pembelian, penjualan, atau pembatalan
'saham treasuri.

35)

Pembayaran Berbasis Saham
Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan akuntansi untuk transaksi pembayaran berbasis saham yang diselesaikan
melalui instrumen ekuitas dan/atau diselesaikan melalui Kas, termasuk pengukurannya.

(Catatan 2ab

36)

Kuasi-Reorganisasi

Yang harus dijelaskan antara lain:

la) Dasar dilakukannya kuasi-reorganisasi:

b) Dasar penentuan nilai wajar Aset dan Liabilitas: dan

Ic) Perlakuan akuntansi untuk selisih hasil revaluasi Aset dan Liabilitas.
Catatan: Berlaku untuk kuasi reorganisasi sebelum 1 Januari 2013.

KL

37)

Biaya Pinjaman
Yang harus dijelaskan antara lain kondisi yang mengharuskan biaya pinjaman dikapitalisasikan sebagai bagian dari

biaya perolehan aset kualifikasian.

Page 18 OCR 0.892
Page 18 of 80

Segmen Operasi

Yang ha-us dijelaskan antara lain dasar yang digunakan oleh manajemen untuk mengidentifikasikan Segmen Operasi. v (Catatan 2v
39) ILaba (Rugi) per saham
Yang ha-us dijelaskan antara lain dasar perhitungan laba (rugi) per saham dasar dan laba (rugi) per saham dilusian. v Catatan 2u
aj KA In rn dna
3. Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan
a. jAset
1) |Kas dan Setara Kas
Yang ha-us diungkapkan antara lain:
aa) unsur Kas dan Setara Kas pada pihak berelasi dan pihak ketiga: vV (Catatan 5
b) rincian jumlah penempatan di bank berdasarkan nama bank serta jenis mata uang asing: v (Catatan 5
ic) kisaran suku bunga kontraktual dari Setara Kas selama periode pelaporan: dan v (Catatan 5
d) jumlah saldo Kas dan Setara Kas yang signifikan yang tidak dapat digunakan oleh kelompok usaha v (Catatan 6
disertai pendapat manajemen.
2) |Khusus Industri Perbankan
a) Kas
Yang harus diungkapkan adalah rincian jumlah kas berdasarkan jenis mata uang. vV
b) Giro pada Bank Indonesia
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian jumlah Giro pada Bank Indonesia berdasarkan jenis mata uang (nilai dalam mata v
uang original): dan
(2) Ketentuan Giro Wajib Minimum (GWM) menurut BI dan posisi GWM bank pada saat periode v
pelaporan.
c) Giro pada Bank Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:
Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan jenis mata uang:
(1) Jumlah penyisihan penurunan nilai, v
(2 Perubahan penyisihan selama periode berjalan untuk masing-masing giro: v
(3) Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan pihak yang mempunyai hubungan istimewa v
dan pihak ketiga:
(49 Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan v
(5) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai. v

Page 19 OCR 0.902
Page 19 of 80

Id) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian jumlah penempatan berdasarkan jenis dan mata uang: v
(2) Rincian penempatan berdasarkan yang mengalami penurunan nilai (impaired) dan tidak v
mengalami penurunan nilai (unimpaired) :
(3) Jangka waktu (rata-rata atau per kelompok): v
(4) Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan: vV
(5) Rincian jumlah penempatan berdasarkan pihak yang mempunyai hubungan istimewa dan v
pihak ketiga,
(6) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: v
(7) Jumlah dana yang diblokir dan alasannya, v
(8) Jumlah dana yang tidak dapat dicairkan pada bank bermasalah, bank beku operasi atau v
likuidasi termasuk tingkat kemungkinan diterimanya kembali dana tersebut berdasarkan
informasi dari otoritas yang berwenang, dan
(9) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai. v

3) (Piutang Usaha
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) jumlah piutang yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi: vV (Catatan 7

b) jumlan piutang menurut debitur, v (Catatan 7

Cc) jumlah piutang menurut mata uang, v (Catatan 7

d) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai: v ICatatan 7

e) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai secara v (Catatan 7
individual dan kolektif, dan penghapusan piutang:

?) pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan atau keyakinan manajemen atas v (Catatan 7
ketertagihan piutang apabila tidak dibentuk cadangan:

9) piutarc yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan, v (Catatan 7

h) jumlah diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif: dan v
i) informasi keterlibatan berkelanjutan atas piutang yang ditransfer, meliputi:

(1) jumlah yang ditransfer, beban bunga, retensi, jatuh tempo, dan ikatan penting lain yang diatur
dalam perjanjian: dan
(2) jaminan yang diberikan (bila ada).
4) IKhusus Industri Asuransi
a) Piutang Premi
Tamtzhan pengungkapan mengenaiantara lain:
(1) Iumlah piutang berdasarkan tertanggung dan asuradur:
(2) zumlah piutang berdasarkan jenis asuransi: dan
(3) zumlah piutang premi yang diperkenankan dalam perhitungan solabilitas.

LL

Page 20 OCR 0.916
Page 20 of 80

b) Piutang Koasuransi
Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain:
(1) Jumlah berdasarkan ko-asuradur,
(2) Jumlah menurut jenis asuransi: dan
(3) Jumlah piutang koasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solabilitas.
c) Piutang Reasuransi
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:
(1) Jumlah piutang berdasarkan reasuradur,
(2) Jumlah piutang atau utang reasuransi yang disalinghapuskan: dan
(3) Jumlah piutang reasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solabilitas.
Id) Piutang Hasil Investasi
Tambahan pengungkapan mengenai antara lai
(1) Pemisahan antara piutang kepada pihak berelasi dan pihak ketiga:
(2) Jumlah piutang menurut jenis investasi:
(3) Jumlah piutang menurut mata uang, dan
(4) Jumlah piutang yang diperkenankan dalam perhitungan solabilitas.
5) IKhusus Industri Pembiayaan
a) Piutang Pembiayaan Konsumen
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Jumlah piutang menurut dan jenis obyek pembiayaan (contoh: kendaraan bermotor, elektronik,
rumah, dan lain-lain):
(2) Rincian umur dari angsuran pembiyaan konsumen,
(3) Bagian pinjaman yang dibiayai bank-bank sehubungan dengan transaksi kerja
(4) sama pembiayaan bersama, penunjukan selaku pengelola piutang, penerusan pinjaman dan
pengambilalihan piutang apabila perusahaan membagi risiko tidak tertagihnya piutang tersebut
dengan bank-bank dalam rangka transaksi di atas:
(5) Pendapatan pembiayaan konsumen yang belum diakui:

(6) Nilai dan jenis jaminan yang diserahkan oleh pelanggan atas piutang pembiayaan konsumen
yang diberikan berdasarkan objek pembiayaan:
(7) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan

(8) Piutang pembiayaan konsumen yang dialihkan dan atau digunakan sebagai jaminan atas utang.

ALL «

LL

Pa

NN NN

AN

Page 21 OCR 0.926
Page 21 of 80

k Piutang
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Jumlah tagihan anjak piutang tanpa recourse dan dengan recourse, beserta jumlah utang

retensi anjak piutang dan pendapatan anjak piutang (tanpa recourse) serta pendapatan anjak
piutang tangguhan (dengan recourse ): dan

(2) Pengungkapan mengenai tingkat bunga, jatuh tempo dan jumlah piutang yang diperoleh serta
ikatan penting yang diatur dalam perjanjian anjak piutang.
c) Piutang Sewa Pembiayaan
Yang harus diungkapkan antara lain:
(4) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

(2) rekonsiliasi antara investasi sewa bruto dan nilai kini piutang pembayaran sewa minimum pada
akhir periode pelaporan. Di samping itu, lessor mengungkapkan investasi sewa bruto dan nilai
kini piutang pembayaran sewa minimum pada akhir periode pelaporan, untuk setiap periode
berikut:

(a) kurang dari satu tahun

(b) lebih dari satu tahun sampai lima tahun
(c) lebih dari lima tahun
(3) pendapatan keuangan yang belum diterima,
(4) nilai residu yang tidak dijamin yang diakru sebagai manfaat lessor,
(5) akumulasi penyisihan piutang tidak tertagih atas pembayaran sewa minimum,
(6) rental kontinjen yang diakui sebagai pendapatan dalam periode, dan
(7) penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor yang material.
d) Piutang Sewa Operasi
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) jumlah agregat pembayaran sewa minimum masa depan dalam sewa operasi yang tidak dapat
dibatalkan untuk setiap periode berikut,
(a) kurang dari satu tahun
(b) lebih dari satu tahun sampai lima tahun
(c) lebih dari lima tahun
(2) total rental kontinjen yang diakui sebagai pendapatan pada periode: dan
(3) penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor.

KL eat

NN

6)

Khusus Kontrak Konstruksi

Piutang Retensi

Yang harus diungkapkan antara lain:

la) Jumlah piutang dari masing-masing kontrak konstruksi: dan

b) Pendapat manajemen akan kemungkinan tertagihnya piutang retensi.

(Catatan 7b

Page 22 OCR 0.898
Page 22 of80

7) |Tagihan Bruto kepada Pelanggan

Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain tagihan bruto dari setiap kontrak
konstruksi.

Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel yaitu :

a) biaya kontrak yang terjadi:

b) laba yang diakui:

c) kerucian yang terjadi: dan

d) pekerjaan yang sudah ditagih (termin).

8) (Piutang Reverse Repo

Yang harus diungkapkan antara lain:

ja) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang ditransaksikan:

b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek:

Cc) Nama pihak/counterparty:

d) Lokasi Efek jaminan:

e) Tingkat bunga piutang reverse repo:

f) Cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada): dan

(9) Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada).

9) |Agunan Yang Diambil Alih

Yang harus diungkapkan antara lain:

la) Nilai realisasi bersih pada saat diambilalih:

b) Selisih antara nilai realisasi bersih atas agunan yang diambilalih dengan saldo piutang yang tidak

tertadih: dan
Ic) Laba atau rugi yang timbul, termasuk biaya-biaya yang timbul setelah pengambilalihan agunan v

tersekut,
Piutang Dividen dan Bunga

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlah tagihan dividen, bunga, dan denda kepada pihak lain. v

NN aa

BS

Sd

10

11

Piutang Lain-Lain

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian jenis dan jumlah piutang:

b) Jumlan Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN): dan
Ic) Pendabat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan.

(Catatan 8
(Catatan 8
(Catatan 8

KAL

Page 23 OCR 0.931
Page 23 of 80

12) |Aset Keuangan Lainnya

Pengungkapan ini telah diterapkan untuk aset keuangan lainnya yang bersifat lancar maupun tidak lancar,

ja)  Pengelompokkan aset keuangan lainnya sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara pihak ketiga dan v
pihak berelasi.

b) Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) nilai tercatat aset keuangan untuk setiap kelompok dan rincian investasinya: v (Catatan 46
(2) laba atau rugi neto pada setiap kelompok aset keuangan berdasarkan klasifikasi, baik yang v (Catatan 12
disi n pada pos pendapatan komprehensif lainnya maupun yang diakui sebagai laba atau

rugi periode berjalan,

(3) total pendapatan bunga yang dihitung menggunakan metode suku bunga efektif untuk aset v
keuangan selain yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi:

(4) biaya perolehan termasuk jumlah premium dan diskonto yang belum diamortisasi, untuk Efek v
dimiliki hingga jatuh tempo:

(5) peringkat Efek utang berikut nama pemeringkat (jika ada). v

(6) uraian tentang alasan diambilnya keputusan menjual untuk aset keuangan yang diklasifikasikan v
dimiliki hingga jatuh tempo:

(7) jika terdapat reklasifikasi aset keuangan, maka wajib diungkapkan:
(a) jumlah yang direklasifikasi ke dan dari setiap kategori v
(b) alasan reklasifikasi: dan v
(c) sisa investasi dalam kelompok dimiliki hingga jatuh tempo yang telah direklasifikasi dalam v

kelompok tersedia untuk dijual.

(8) jumlah tercatat aset keuangan yang dijaminkan sebagai agunan untuk Liabilitas atau liabilitas vV
kontinjensi serta syarat dan kondisi yang terkait dengan penjaminan tersebut:

(9) jumlah penurunan nilai atas aset keuangan (jika ada), termasuk mutasinya, dipisahkan antara v
aset keuangan yang mengalami penurunan nilai dan aset keuangan yang tidak mengalami
penurunan nilai, serta dipisahkan antara penurunan nilai yang dihitung secara kolektif dan
individual, termasuk beban penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi: dan

(10) jumlah amortisasi keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi atas investasi yang tersedia v

untuk dijual yang direklasifikasi menjadi dimiliki hingga jatuh tempo.
13) IKhusus Deposito

(Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

a) nama bank, dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi,

b) kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan,

c) jenis dan jumlah deposito dalam mata uang asing: dan

d) hal-hal lain yang dapat mempengaruhi kualitas pencairan deposito tersebut. v

(Catatan 5 dan 26
(Catatan 5 dan 26
(Catatan 5 dan 26

KL

Page 24 OCR 0.892
Page 24 of 80

14) |IKhusus Investasi pada Sukuk

Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

ja) rincian Sukuk berdasarkan nama penerbit dan akad syariah:
b) tujuan model usaha yang digunakan:

C) jumlah investasi yang direklasifikasikan, jika ada, dan penyebabnya: dan
d) Nila Wajar untuk investasi yang diukur pada biaya perolehan.
Khusus Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah

(Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

ja) Rindan jumlah nominal dan nilai pasar efek berdasarkan jenis,
b) Tanggal jatuh tempo dan frekuensi pembayaran bunga,

Cc) Tingxat suku bunga rata-rata per tahun: dan

d) Info-masi penting lainnya.

Khusus Unit Penyertaan Reksadana

(Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

la) Rincan unit penyertaan reksadana dan Nilai Aset Bersih: dan

b) laba atau rugi neto berdasarkan klasifikasi, baik yang disajikan pada pos pendapatan komprehensif
lainnya maupun yang diakui sebagai laba atau rugi periode berjalan

Khusus Wesel Tagih
(Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain, pihak penerbit, kisaran tingkat bunga, jatuh tempo, jenis mata uang, v
dan uraian tentang sifat dan asal terjadinya (dari transaksi usaha atau lainnya).
Khusus Industri Asuransi

"Tambahan pengungkapan mengenai aset-aset yang menjadi dana jaminan. v
19) Pinjaman Polis

Yang harus diungkapkan antaralain rincian berdasarkan:
la) Saldo pinjaman polis menurut jenis mata uang, vV
b) Tingkat suku bunga. v

NN

15

Da

16

LX

17

18

Page 25 OCR 0.903
Page 25 of 80

20) |Khusus Industri Perbankan

Kredit

Yang harus diungkapkan antara lain:

ja) Rincian jumlah kredit berdasarkan jenis, mata uang, sektor ekonomi dan jangka waktu serta v
kolektibilitas:

b) Jumlah cadangan kerugian penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan: v

ic) Rincian jumlah kredit berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: v

d) Rasio kredit usaha kecil terhadap jumlah kredit yang diberikan, v

e) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, v

if) Rincian kredit bermasalah berdasarkan sektor dan jumlah cadangan penghapusan menurut v
ketentuan Bank Indonesia:

9) Rasio kredit bermasalah terhadap jumlah Aset keuangan dan rasio jumlah cadangan kerugian v
penurunan nilai Aset keuangan yang telah dibentuk terhadap jumlah minimum cadangan
keruaian nenurunan nilai Aset keuanaan sesuai ketentuan Bank Indonesia:

h) Jumlah kredit yang direstrukturisasi berdasarkan jenis dan kolektibilitas: v

1) Jumlah dan persentase bagian bank atas kredit sindikasi baik selaku pimpinan, agen, atau v
angadota sindikasi:

j) Ikhtisar pembelian kredit dari BPPN berdasarkan periode pembelian, jika ada: v

k) Pendapat manajemen akan ketaatan bank terhadap Batas Maksimum Pemberian Kredit (BMPK) v
yang ditetapkan oleh Bank Indonesia:

DJ Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai. vV

21) |Tagihan dan Liabilitas Akseptasi

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian jumlah tagihan dan liabilitas berdasarkan pihak, mata uang, dan jatuh tempo: v

b) Untuk tagihan akseptasi diungkapkan kolektibilitas, jumlah cadangan penghapusan dan mutasi vV

selama periode berjalan,
c) Rincian jumlah tagihan dan liabilitas berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: v
d) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai tagihan v
akseptasi

Page 26 OCR 0.926
22)

Page 26 of 80

Persediaan

a)

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) total jumlah tercatat persediaan dan jumlah nilai tercatat menurut klasifikasi yang sesuai bagi v (Catatan 9
Perusahaan,
(2) jumlah tercatat persediaan yang dicatat dengan Nilai Wajar dikurangi biaya untuk menjual: vV (Catatan 9
(3) jumlah persediaan yang diakui sebagai beban selama periode berjalan: v
(4) jumlah setiap penurunan nilai yang diakui sebagai pengurang jumlah persediaan yang diakui v (Catatan 9
sebagai beban dalam periode berjalan:
(5) jumlah dari setiap pemulihan dari setiap penurunan nilai yang diakui sebagai pengurang v (Catatan 9
jumlah persediaan yang diakui sebagai beban dalam periode berjalan:
(6) kondisi atau peristiwa penyebab terjadinya pemulihan nilai persediaan yang diturunkan: v
(7) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk persediaan yang memenuhi kriteria aset v
kualifikasian, maka diungkapkan:
(i) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan
(ii) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak
dikapitalisasi.
(8) persediaan yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan: (Catatan 9
dan
(9) jenis dan nilai persediaan yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang (Catatan 9
ditutup serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak
diasuransikan wajib diungkapkan alasannya.
b) Khusus Industri Perhotelan
Tambahan pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi yang harus diungkapkan
antara lain:
(1) Makanan dan minuman: v
(2) Perlengkapan: dan v
(3) Barang Dagangan. KA
2) Khusus Industri Real Estat
Tambahan pengungkapan antara lain:
(1) Pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi:
(a) Tanah Matang: v
(b) Unit Bangunan: dan v
(c) Unit Bangunan dalam Penyelesaian. v
(2) Jumlah biaya perolehan aset Real Estat yang pengikatan jual belinya telah berlaku namun vV
jualannya belum diakui, termasuk jumlah utang terkait yang akan dialihkan, bila ada.
d) Tanah untuk Pengembangan
Tambahan pengungkapan antara lain:
(1) Lokasi, luas tanah, proses perizinan, v
(2) Jumlah biaya bunga dan rugi kurs yang dikapitalisasi ke tanah untuk pengembangan: dan v
(3) Proporsi tanah yang dijadikan jaminan utang. v

Page 27 OCR 0.896
Page 27 of 80

e) Khusus Industri Media

Tembahan pengungkapan antara lain:

(1) Materi program : lokal, impor (media teleisi):

(2) Buku, kertas koran, barang pra cetak (media cetak),

(3) Barang promosi dan barter (media cetak): dan

(4) Bahan persediaan lain yang sesuai dengan industrinya.
Bj Kausus Industri Rumah Sakit

Tambahan pengungkapan antara lain:

(ND Obat-obatan,

(2) Perlengkapan medis (disposable): dan

(3 Persediaan lainnya
9) Khusus Industri Peternakan

(1) Pengungkapan jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi tertentu, seperti hewan
ternak menjadi:
(a) Hewan Ternak Tersedia untuk Dijual: dan
(b) Hewan Ternak dalam Pertumbuhan.

(2)  Hawan Ternak Produksi - Berumur Pendek

Yang harus diungkapkan antara lain:

(a) Total jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi hewan ternak telah menghasilkan
dan hewan ternak belum menghasilkan:

(b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama paling tidak 2 tahun
terakhir,

(c4 Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan:

(d) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan atau penghapusan persediaan yang
mati atau hilang,

(8) Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan risiko yang ditutup:

Na

LL

LX

KL KK td

Page 28 OCR 0.926
Page 28 of 80

(f) Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematian atau metode v

penghapusan langsung:

(9) Pendapat manajemen atas kecukupan nilai pertanggungan asuransi: dan v
(h) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima jaminan. v
23) |Pajak Dibayar Di muka
Yang harus diungkapkan antara lain:
la) rincian menurut jenis dan jumlah masing-masing pajaknya: dan v (Catatan 22a
b) uraian mengenai jumlah restitusi pajak yang diajukan dan statusnya. v (Catatan 22a

24) |Biaya Dibayar Dimuka
Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis dan jumlah. v Catatan 10
25) |Aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang Dimiliki untuk Dijual
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) uraiar dari aset yang dimiliki untuk dijual atau kelompok lepasan: v
(2) uraiar fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan yang diharapkan, v
serta cara dan waktu pelepasan,
(3) kerug an penurunan nilai atau keuntungan pemulihan penurunan nilai: v
(4) dalam hal aset yang dimiliki untuk dijual belum dapat direalisasikan dalam satu tahun, diungkapkan v
peristiwa atau keadaan yang dapat memperpanjang periode penyelesaian penjualan menjadi lebih
dari satu tahun:
(5) dalam hal dapat diterapkan, segmen yang dilaporkan dari aset yang dimiliki untuk dijual dan v

kelombok lepasan disajikan sesuai dengan SAK yang berlaku: dan

(6) dalam hal aset yang diklasifikasikan sebagai aset yang dimiliki untuk dijual atau kelompok lepasan
dihentikan pengklasifikasiannya, diungkapkan:
(a) nilai dari aset tersebut, yaitu nilai yang lebih rendah antara:

L jumlah tercatat aset tersebut sebelum aset atau kelompok lepasan diklasifikasikan sebagai v
dimiliki untuk dijual, disesuaikan dengan penyusutan, amortisasi atau penilaian kembali
yang telah diakui apabila aset atau kelompok lepasan tersebut tidak diklasifikasikan sebagai
dimiliki untuk dijual, dan

Ii. jumlah terpulihkan pada saat tanggal keputusan untuk tidak menjual,

(b) uraian fakta dan keadaan yang mengarah kepada keputusan tersebut, dan v
(c) dampaknya terhadap hasil operasi untuk periode tersebut dan periode sajian sebelumnya. v

Page 29 OCR 0.907
Page 290f80

26) IPiutang Pihak Berelasi Non-Usaha

Yang harus diungkapkan antara lain :

a) rircian jenis, nama pihak berelasi, dan jumlah piutang: v (Catatan 42b

b) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai serta penjelasan terjadinya
piutang pihak berelasi tersebut:

Cc) — jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai secara

individual dan kolektif, dan penghapusan piutang,

Id) — pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai: dan

e) dalam hal piutang berelasi non usaha disajikan dalamaset lancar, hal tersebut harus dibuktikan

serta diungkapkan alasannya.

27) |investasi pada Entitas Asosiasi

Yang harusdiungkapkan antara lain:

a) nama entitas asosiasi,

b) persentase kepemilikan dan penjelasan adanya pengaruh signifikan, beserta alasannya:

Ic) nilai tercatat dan nilai wajar investasi dalam entitas asosiasi yang kuotasi harganya tersedia,

Id) ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi termasuk jumlah agregat Aset, Liabilitas, pendapatan,

dan aba atau rugi,

le) alasan tidak adanya pengaruh signifikan walaupun Perusahaan memiliki lebih dari 2046 (dua puluh v

perseratus) hak suara atau hak suara potensial inestee secara langsung atau tidak langsung:

f) akhi- periode pelaporan dari laporan keuangan entitas asosiasi, ketika laporan keuangan tersebut v

digunakan dalam menerapkan metode ekuitas dan tanggal atau periode yang berbeda dengan

Perusahaan, dan alasan menggunakan tanggal atau periode yang berbeda:

9) sifat dan tingkatan setiap pembatasan signifikan atas kemampuan entitas asosiasi untuk mentransfer

danz kepada Perusahaan,

h) bagian rugi entitas asosiasi yang tidak diakui dan alasannya, apabila Perusahaan menghentikan
pencakuan bagiannya atas rugi entitas asosiasi, baik untuk periode terjadinya kerugian tersebut
mauJun secara kumulatif,

i) bagian atas liabilitas kontinjensi entitas asosiasi yang terjadi bersama-sama dengan inestor lain:

j) liabiitas kontinjensi yang terjadi karena inestor berkewajiban bersama-sama untuk semua atau
sebagian Liabilitas entitas asosiasi: dan

k) ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi, secara individual atau dalam kelompok, yang tidak v
dicatat dengan menggunakan metode ekuitas termasuk total Aset, total Liabilitas, Pendapatan, dan
laba atau rugi.

KL KL «

(Catatan 13
(Catatan 13
(Catatan 13
(Catatan 13

NN

&&

28) |Khusus Industri Konstruksi
Jaminan
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jaminan yang diberikan dan jumlah jaminan tersebut serta kontrak v

konstruksi yang mensyaratkan adanya jaminan tersebut.

Page 30 OCR 0.891
29)

Page 30 of 80

Khusus Irdustri Kehutanan

HTI dan HTI dalam pengembangan

Berupabiaya yang ditangguhkan dalam pelaksanaan pembangunan HTI, yang disajikan sebagai berikut:
la) Saldo awal:

b) Penyisihan periode berjalan:

c) Realisasi yang dilakukan selama periode berjalan: dan

d) Saldo akhir.

SKL L

30)

Khusus Industri Jalan Tol

Hak Bagi Hasil Tol

Inestor tansa kuasa hak penyelenggaraan harus mengungkapkan hal-hal berikut:
(a) Dasar pengukuran hak bagi hasil tol:

(b) Masa 3ak bagi hasil tol dan amortisasinya:

(c) Perubahan hak bagi hasil tol selama periode berjalan: dan

(d) Reklasifikasi proyek kerjasama operasi dalam pelaksanaan ke hak bagi hasil tol.

SKK

31)

Khusus Industri Perkebunan
Tanaman Perkebunan

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Untuk tanaman telah menghasilkan

(1)
2)

(3)
(4)
(5)
(6)

Rincian nilai tercatat dan akumulasi penyusutan menurut jenis tanaman,

Rekonsiliasi nilai tercatat awal tahun dan akhir tahun tanaman untuk setiap kelompok selama
paling sedikit 2 tahun terakhir:

Status tanah yang digunakan untuk menanam,

Nilai tanaman telah menghasilkan berdasarkan area/lokasi penanaman:

Perbandingan saldo tanaman belum menghasilkan selama paling sedikit 2 tahun: dan
Tanaman yang dijaminkan.

SN

Catatan 15
(Catatan 15

(Catatan 15
(Catatan 15

Page 31 OCR 0.871
Page 310f 80

b) Untuk tanaman belum menghasilkan
(1) Mutasi tanaman belum menghasilkan sebagai berikut :
(3) Saldo awal v
Ii. Tambahan tahun berjalan
Ii. Biaya langsung
(b) Jumlah kapitalisasi biaya pinjaman, dan rugi kurs dalam hal terjadi depresiasi luar biasa v
i. Pengurangan tahun berjalan
Ii. Jumlah yang direklasifikasi ke tanaman telah menghasilkan
(c) Pengurangan lainnya v
(d) Saldo akhir: v
(2) Nilai tanaman dalam Perkebunan Inti Rakyat / Perkebunan Inti Plasma yang menjadi milik v
Perusahaan (inti) dan tanaman yang bukan milik perusahaan (perkebunan rakyat/perkebunan
plasma): dan
(3) Cadangan kerugian yang mungkin timbul pada plasma. v
32) |Khusus Incustri Peternakan
Hewan Terjak Produksi - Berumur Panjang
Yang harus diungkapkan antara lain:
ja)  Pengelempokan hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) dan hewan ternak telah v
menghasilkan)
b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama paling tidak 2 tahun terakhir: v
Ic) Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan: v
Id) Nilai hewan ternak tiap kelompok berdasarkan lokasi/area peternakan, v
le) Kondisi hewan ternak: v
f) Persentase kematian selama tiga tahun terakhir, v
9) Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan risiko yang ditutup: v
h) Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematian atau metode v
penghapusan langsung:
i) Nilai cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada, v
j) Pendapat manajemen atas kecukupan nilai cadangan kematian, jika ada: dan v
k) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima jaminan. v

Page 32 OCR 0.919
Page 32 of 80

33) Properti Investasi

a) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) model pengukuran setelah pengakuan awal yang digunakan, model Nilai Wajar atau model biaya: v (Catatan 2y
(2) metode dan asumsi signifikan yang diterapkan dalam menentukan Nilai Wajar dari Properti v (Catatan 2y
Investasi:
(3) pernyataan bahwa penentuan Nilai Wajar didukung oleh bukti pasar atau lebih banyak v Catatan 14
berdasarkan faktor lain karena sifat properti tersebut dan keterbatasan data pasar yang dapat
diperbandingkan,
(4) nama Penilai, tanggal penilaian, dan tanggal laporan penilaian terakhir, v
(5) jumlah yang diakui dalam laba rugi untuk:
(a) penghasilan sewa dari Properti Investasi: v
(b) beban operasi langsung yang terjadi baik dari Properti Investasi yang menghasilkan v
maupun yang tidak menghasilkan penghasilan sewa selama periode tersebut: dan
(c) perubahan kumulatif dalam Nilai Wajar yang diakui dalam laba rugi atas penjualan v
Properti Investasi dari sekelompok aset yang menggunakan model biaya ke kelompok aset
yang menggunakan model Nilai Wajar,
(6) keberadaan dan jumlah pembatasan atas realisasi dari Properti Investasi atau pembayaran v
penghasilan dan hasil pelepasan: dan
(7) kewajiban kontraktual untuk membeli, membangun atau mengembangkan Properti Investasi vV
atau untuk perbaikan, pemeliharaan atau peningkatan.
b) Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model Nilai Wajar, selain pengungkapan
sebagaimana dimaksud dalam huruf (a) ditambahkan pengungkapan antara lain:
(1) rekonsiliasi antara jumlah tercatat Properti Investasi pada awal dan akhir periode dengan
menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi:
(2) saat suatu penilaian terhadap Properti Investasi disesuaikan secara signifikan untuk tujuan
pelaporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan rekonsil antara penilaian
tersebut dan penilaian yang telah disesuaikan yang dilaporkan dalam laporan keuangan,
dengan menunjukkan secara terpisah:
(a) jumlah agregat dari pengakuan kewajiban sewa yang telah ditambahkan kembali: dan v
(b) penyesuaian signifikan lain. vV
Cc) Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model biaya, selain pengungkapan sebagaimana
dimaksud dalam huruf a) ditambahkan pengungkapan antara lain:
(1) umur manfaat, v (Catatan 2y
(2) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Properti Investasi pada awal dan v (Catatan 14
akhir periode denaan menuniukkan penambahan. penauranaan, dan reklasifikasi:
(3) jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban penyusutan: v (Catatan 14
(4) jumlah rugi penurunan nilai yang diakui, dan jumlah pemulihan rugi penurunan nilai, selama vV
satu periode sesuai SAK yana berlaku:
(5) transfer ke dan dari persediaan dan properti yang digunakan sendiri: dan v
(6) Nilai Wajar Properti Investasi. v (Catatan 14

Page 33 OCR 0.926
Page 33 of 80

d) Khusus untuk Properti Invest: alam proses pembangunan dan pengembangan, Yang harus

diunakapkan antara lain:
(1) rincian Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan:

(2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak:
(3) estimasi saat penyelesaian,
(4) hambatan kelanjutan penyelesaian:

(5) jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat Properti Investasi dalam proses
pembangunan dan pengembangan: dan
(6) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk properti investasi yang memenuhi
kriteria aset kualifikasian, maka wajib diungkapkan:
(a) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan
(b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak
dikapitalisasi.

aa

LX

34) |Aset Tetap

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) setiap kelompok Aset Tetap wajib diungkapkan secara terpisah berdasarkan kepemilikan aset yaitu
aset pemilikan langsung dan/atau aset sewa pembiayaan:

b) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Aset Tetap pada awal dan akhir
periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi:

c) jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban penyusutan,

d) rugi penurunan nilai dan jumlah yang dijurnal balik yang diakui dalam laba rugi dan ekuitas (jika
ada):

e) jumlah komitmen kontraktual dalam perolehan Aset Tetap:

f) jumlah kompensasi dari pihak ketiga untuk Aset Tetap yang mengalami penurunan nilai, hilang,
atau dihentikan yang dimasukkan dalam laba rugi, apabila tidak diungkapkan secara terpisah pada
laporan laba rugi komprehensif,

9) Dalam hal Aset Tetap disajikan pada jumlah revaluasian, yang harus diungkapkan:

(1) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian):

(2) tanggal efektif persetujuan dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP) apabila Aset Tetap untuk
perhitungan pajak menggunakan jumlah revaluasian:

(3) nama Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir:

(4) metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar aset:

(5) jumlah tercatat untuk setiap Aset Tetap seandainya aset tersebut dicatat dengan model biaya,
dan

(6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan prubahan selama periode dan

pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada para pemegang saham.

(Catatan 15

(Catatan 15

(Catatan 15
(Catatan 15

LK 4 «

LX

KL KL AL

Page 34 OCR 0.920
Page 34 of 80

h) Khusus untuk Aset Tetap dalam proses pembangunan, yang harus diungkapkan antara lain:

(1) rincian Aset Tetap yang sedang dalam pembangunan: v (Catatan 15
(2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak, v (Catatan 15
(3) estimasi saat penyelesaian: v (Catatan 15
(4) hambatan kelanjutan penyelesaian (jika ada): vV
(5) jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat aset tetap dalam pembangunan: dan v
(6) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriteria aset
kualifikasian, maka wajib diungkapkan:
(a) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan vV
(b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak v
dikapitalisasi.
i) Pengungkapan lainnya antara lain:
(1) jumlah tercatat Aset Tetap yang tidak dipakai sementara: v
(2) jumlah tercatat bruto dari setiap Aset Tetap yang telah disusutkan penuh dan masih digunakan: v (Catatan 15
(3) jumlah tercatat Aset Tetap yang dihentikan dari penggunaan aktif dan tidak diklasifikasikan
sebagai tersedia untuk dijual:
(4) dalam hal model biaya digunakan, Nilai Wajar Aset Tetap apabila berbeda secara material dari v
jumlah tercatat,
(5) nilai buku, hasil penjualan neto, keuntungan (kerugian) dari Aset Tetap yang dihentikan v (Catatan 15
pengakuannya,
(6) dalam hal terdapat Aset Tetap yang berasal dari hibah, agar diungkapkan jenis Aset, vV
nilai tercatat, dan tanggal perolehan,
(7) perubahan estimasi masa guna dan/atau metode penyusutan menurut jenis Aset Tetap: v
(8) Kondisi atau peristiwa yang menyebabkan terjadinya penurunan nilai atau pemulihan penurunan v
nilai:
(9) Jumlah aset tetap yang dijadikan jaminan, nama pihak yang menerima jaminan dan alasan v
penjaminan: dan
(10) Jenis dan nilai aset tetap yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang v (Catatan 15
ditutup, serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak
diasuransikan. agar diungkapkan alasannva

Page 35 OCR 0.921
Page 35 of 80

35) IKI

husus Industri Minyak dan Gas Bumi

Aset Minyak dan Gas Bumi

(khusus untuk perusahaan yang memiliki kegiatan hulu minyak dan gas bumi)

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian aset menurut jenisnya, seperti: operated acreage, unoperated acreage , sumur dan peralatan v
serta fasilitas yang berhubungan, peralatan kantor, kendaraan, sumur dan peralatan serta fasilitas
dalam pengerjaan,

(2) Tabel yang memuat penjelasan tentang :

(a) Lokasi penambangan,

(b) Saldo awal untuk masing-masing lokasi:

(c) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan: dan
(d) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan

(3) Dalam hal saldo aset Minyak dan Gas Bumi tersebut mengandung hak tagih kepada Regulator terkait,
perlu penjelasan kolektabilitas tagihan tersebut dalam bentuk tabel analisa umur tagihan.

Na

36) Aset Tak Berwujud

Yang harus diungkapkan untuk setiap jenis Aset Takberwujud antara lain:

ja) jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi',

b) alokasi jumlah amortisasi Aset Takberwujud ke dalam pos laporan laba rugi komprehensif,

Cc) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi Aset Takberwujud pada awal dan akhir
periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi:

d) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriteria aset kualifikasian,
maka harus diungkapkan:
(1) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan
(2) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak

dikapitalisasi:

e) jumlah tercatat Aset dan faktor signifikan yang mendukung penentuan dan penilaiannya untuk Aset
Takberwujud yang dinilai dengan umur manfaat tidak terbatas,

f) penjelasan atas jumlah tercatat dan sisa periode amortisasi dari setiap Aset Takberwujud yang
material terhadap laporan keuangan Perusahaan:

9) Aset Takberwujud yang diperoleh melalui Hibah Pemerintah dan awalnya diakui pada Nilai Wajar
sesuai SAK yang berlaku, diungkapkan:
(1) Nilai Wajar pada pengakuan awal atas aset-aset tersebut,
(2) jumlah tercatatnya, dan
(3) Aset tersebut diukur setelah pengakuan awal dengan model biaya atau model revaluasi:

h) keberadaan dan jumlah tercatat Aset Takberwujud yang kepemilikannya dibatasi dan jumlah tercatat
Aset Takberwujud yang menjadi jaminan untuk Liabilitas,

i) nilai komitmen kontraktual untuk akuisisi Aset Takberwujud,

(Catatan 19
(Catatan 19
(Catatan 19

aa

LK tt

LK Kate

Page 36 OCR 0.923
1)

Page 36 of 80

Aset Takberwujud disajikan pada jumlah revaluasian, diungkapkan:

(1) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian):

(2) nama Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir,

(3) jumlah tercatat Aset Takberwujud yang direvaluasi:

(4) metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar aset,

(5) jumlah tercatat untuk setiap Aset Takberwujud seandainya Aset tersebut dicatat dengan
model biaya: dan

(6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan perubahan selama periode dan
pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada para pemegang saham.

Ba aa

37

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi dan Pertambangan umum

a)

Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/Penyisihan Liabilitas
Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan

Yang harus diungkapkan antara lain tabel yang memuat penjelasan tentang :

(1) Saldo awal,

(2) Penambahan dan pengurangan:

(3) Saldo akhir,

LL

(Catatan 26
(Catatan 26
(Catatan 26

b)

Aset Eksplorasi dan Evaluasi

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) rincian biaya perolehan aset eksplorasi dan evaluasi per area of interest yang mencakup saldo
awal, penambahan dan pengurangan, dan saldo akhir: dan

(2) Jumlah aset, liabilitas, penghasilan dan beban, arus kas operasi, dan arus kas investasi yang
timbul dari eksplorasi dan evaluasi pertambanaan.

(Catatan 16

Page 37 OCR 0.927
Page 37 of 80

c) Bagian dari ya Eksplorasi Tangguhan: pengupasan tanah tambang.

Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Kebijakan akuntansi sehubungan dengan:
(a) Metode pembebanan biaya pengupasan tanah, dan v (Catatan 2n
(b) Metode perhitungan Rasio Rata-Rata Tanah Penutup. v
(2) Jumlah Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan yang terdiri dari (1) biaya pengupasan v (Catatan 17
awal, (2) biaya pengupasan lanjutan dengan penjelasan mengenai perbedaan antara rasio
aktual tanah menutup terhadap rasio rata-ratanya:
(3) Perubahan atas Rasio Rata-Rata Tanah Penutup (bila ada): v
(4) Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan dimana terjadi penundaan masa produksi,
meliputi penjelasan :
(a) Alasan terjadinya penundaan,
(b)  Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dimulainya produksi, dan
(c) Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi (jika ada), terhadap biaya
yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi utama yang dipergunakan dalam
menahituna penurunan nilai tersebut.
d) Biaya Pengembangan Tangguhan
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) Mutasi Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan selama tahun berjalan dengan
menunjukkan:
(a) Lokasi eksplorasi dan pengembangan:
(b) Saldo awal:
(c) Penambahan/pengurangan:
(d) Amortisasi, dan
(e) Saldo akhir.
(2) Biaya pengembangan yang ditangguhkan atas kegiatan pengembangan yang masih berjalan:
(3) Penjelasan apabila terjadi penghapusan biaya eksplorasi dan pengembangan tangguhan yang
menurut penelaahan manajemen tidak dapat dipulihkan:
(4) Jumlah biaya eksplorasi dan pengembangan yang ditangguhkan dimana terjadi penundaan
masa produksi, meliputi penjelasan:
(a) - Alasan terjadinya penundaan:
(b) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dinilainya produksi: dan
(c) Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi bila ada, terhadap biaya
yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi utama yang dipergunakan
dalam menghitung penurunan nilai tersebut.
(5) Apabila terdapat lebih dari satu Area of Interest, maka harus diungkapkan rincian dari Biaya
Eksplorasi yang Ditangguhkan untuk tiap-tiap Area of Interest.

Sa LL

Ba NN

Page 38 OCR 0.907
Page 38 of 80

b. JLiabilitas
1) Jutang Usaha
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) jumlah utang usaha yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi: v (Catatan 20
b) jumlah utang usaha menurut mata uang, dan v (Catatan 20
Ic) jaminan yang diberikan oleh Perusahaan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan. v
2) IProvisi
ja) Pengungkapan untuk provisi berlaku untuk provisi jangka pendek dan provisi jangka panjang. v
b) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) nilai tercatat pada awal dan akhir periode: vV (Catatan 26
(2)  provisi tambahan dalam periode bersangkutan, v (Catatan 26
(3) jumlah yang terjadi dan dibebankan pada provisi selama periode bersangkutan: v (Catatan 26
(4) jumlah yang dibatalkan selama periode bersangkutan atas jumlah yang belum digunakan: v
(5) peningkatan selama periode yang bersangkutan, dalam nilai kini, yang terjadi karena v
berlalunya waktu dan dampak dari setiap perubahan tingkat diskonto,
(6) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat terjadinya arus keluar sumber v
daya ekonomi:
(7) indikasi ketidakpastian waktu atau jumlah arus keluar sebagaimana dimaksud dalam angka(6). v
Dalam hal diperlukan, Perusahaan mengungkapkan asumsi utama yang mendasari prakiraan
peristiwa masa depan: dan
(8) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan jumlah Aset yang telah v
diakui untuk estimasi penggantian tersebut.
3) IBeban akrual
Yang wajib diungkapkan antara lain jenis dan jumlah dari unsur utama beban yang belum jatuh tempo. vV (Catatan 21
4) IKhusus Industri Perbankan
Liabilitas Segera
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Rincian berdasarkan jenis dan mata uang: dan v
b) Uraian mengenai sifat masing-masing kewajiban. v
5) |Utang Repo
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang dijual Perusahaan pada transaksi repo, v
v

b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek.

Page 39 OCR 0.916
8)

Page 39 of 80

Khusus Kontrak Konstruk:
Utang Bruto kepada Pelanggan

Yang harus diungkapkan dalam po:
tagihan tersebut, juga harus dirinci

yaitu :
biaya kontrak yang terjadi:

laba yang diakui:

kerugian yang dialami, dan

pekerjaan yang sudah ditagih (termin).

a)
b)
2)
d)

alam bentuk tabel

antara lain liabilitas bruto dari setiap kontrak konstruksi. Dalam penjelasan

NN

7

Khusus Industri Perbankan
Simpanan Nasabah
Yang harus diungkapkan antara lain rincian tiap jenis simpanan yang mengungkapkan:

a)

(1)
(2)
(3)
(4)
(5)
(6)

Rincian berdasarkan mata uang, dan jangka waktu,

Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

Tingkat suku bunga rata-rata per tahun,

Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito:

Rincian simpanan bermasalah berdasarkan statusnya, misalnya diblokir atau dijaminkan: dan
Pemberian fasilitas istimewa kepada pemilik rekening giro.

Katak

b)

Simpanan dari Bank Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1)
(2)
3)
(4)
(5)

Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu,

Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,

Tingkat suku bunga rata-rata per tahun,

Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito: dan

Rincian simpanan bermasalah berdasarkan jenis dan statusnya, misalnya diblokir atau
dijaminkan.

aa

8)

Khusus Industri Asuransi Kerugian dan Jiwa
Kewajiban Manfaat Polis Masa Depan
Yang harus diungkapkan antara lain :

a)

(1)
(2)
(3)
(4)
(5)

Rincian berdasarkan program asuransi:

Rincian berdasarkan jenis pertanggungan:

Rincian berdasarkan mata uang:

Dasar perhitungan dan asumsi aktuaris: dan

Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan penambahan dan
pengurangan.

KAKAK

Page 40 OCR 0.909
Page 40 of 80

b) Utang Klaim

Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga: v
(2) Jumlah utang klaim berdasarkan tertanggung: v
(3) Jumlah utang klaim menurut jenis asuransi: dan v
(4) Jumlah utang menurut mata uang. v
c) Estimasi Klaim Retensi Sendiri
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Jumlah menurut jenis asuransi: v
(2) Jumlah menurut tertanggung: v
(3) Jumlah menurut mata uang: dan v
(4) Jumlah estimasi klaim yang sudah terjadi namun belum dilaporkan. v
d) Premi yang belum merupakan Pendapatan
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Jumlah menurut program asuransi: v
(2) Jumlah menurut jenis pertanggungan: v
(3) Pemisahan antara premi yang belum merupakan pendapatan kepada pihak berelasi dan v
pihak ketiga,
(4) Metode perhitungan yang digunakan: dan v
(5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan penambahan dan v
pengurangan.
e) Utang Koasuransi (rewrite)
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga, v
(2) Jumlah berdasarkan ko-asuradur, v
(3) Jumlah menurut jenis mata uang: dan v
(4) Jumlah menurut umur utang. vV
If) Utang Reasuransi
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga, v
(2) Jumlah berdasarkan reasuradur, v
(3) Jumlah menurut jenis mata uang, vV
(4) Jumlah menurut umur utang, dan v
(5) Jumlah utang atau piutang reasuransi yang disalinghapuskan. v

Page 41 OCR 0.898
Page 41of 80

g) Utang Komi

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Jumlah berdasarkan tertanggung dan asuradur, vV

(2) Jumlah menurut jenis mata uang, dan v

(3) Jumlah menurut jenis asuransi. v
h) Titipan Premi

Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis asuransi. v
D Hak Laba Pemegang Polis Yang Belum Dibagikan

Yang harus diungkapkan:

(1) Tanggal dan hasil keputusan rapat pemegang saham: v

(2) Dasar perhitungan: dan v

(3) Saldo menurut usia. vV

9) ILiabilitas Imbalan Kerja Jangka Pendek

Yang harus diungkapkan antara lain jenis dan jumlahnya. v Halaman 1, Catatan 27

10) JUtang Pajak

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) jenis dan jumlahnya: dan v (Catatan 22b

b) informasi mengenai ketetapan pajak. v

11) IKhusus Industri Pembiayaan

Kewajiban Anjak Piutang

Yang harus diungkapkan antara laii

a) Jumlah liabilitas anjak piutang dalam rangka anjak piutang dengan recourse: dan v

b) Jumlah beban tangguhan, piutang retensi anjak piutang, dan jatuh tempo serta ikatan penting v
lainnya yang diatur dalam perjanjian anjak piutang.

12) Khusus Kontrak Konstruksi

Uang Muka Kontrak

Yang harus diungkapkan antara lain jumlah uang muka kontrak yang diterima. vV

13) |Bagian Lancar atas Liabilitas Jangka Panjang

Yang harus diungkapkan antara lain bagian lancar atas liabilitas jangka panjang sesuai dengan pengungkapan utang v Catatan 23
bank dan lembaga keuangan jangka panjang sebagaimana diatur dalam Checklist ini.

Page 42 OCR 0.929
Page 42 of 80

14) ILiabilitas Keuangan Lainnya
a) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Pengungkapan untuk liabilitas keuangan lainnya berlaku untuk liabilitas keuangan lainnya v
yang bersifat jangka pendek dan jangka panjang:
(2) Perusahaan wajib mengelompokkan sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara pihak ketiga v

dan pihak berelasi,

(3) Yang harus diungkapkan antara lain:
(a) nilai tercatat liabilitas keuangan untuk setiap kategori:
(b) laba atau rugi neto pada setiap liabilitas keuangan: dan
(c) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan

dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default).
b) Dalam hal terdapat restrukturisasi Utang

Yang harus diungkapkan antara lain :

(1) Penjelasan tentang pokok-pokok perubahan persyaratan dan penyelesaian utang:

(2) Jumlah keuntungan atas restrukturisasi utang dan dampak pajak penghasilan yang terkait:

(3) Jumlah keuntungan atau kerugian bersih atas pengalihan aset yang diakui selama periode
tersebut: dan

(4) Jumlah utang kontinjen yang dimasukkan dalam nilai tercatat utang yang telah
direstrukturisasi.

KAK

BN

15) |Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi
Bagian Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang Jatuh Tempo dalam Satu Tahun v
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya.
16) |Khusus Industri Pertambangan Umum

Bagian Penyisihan untuk Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang Jatuh Tempo dalam Satu v

Tahun
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya.

17) ILiabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang di: untuk dijual.
Yang harus diungkapkan antara lain liabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual sesuai v
dengan dan dapat digabung dengan pengungkapan aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang diklasifikasikan
'sebagai dimiliki untuk dijual.

Liabilitas Jangka Panjang

18) |Utang Pihak Berelasi Non-Usaha

Yang Harus diungkapkan antara lain :

a) rincian nama pihak berelasi, jenis, dan jumlah utang:

b) jumlah utang menurut mata uang, dan

c) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan.

Aa.

Page 43 OCR 0.912
Page 43of 80

19) |Utang Bank dan Lembaga Keuangan Jangka Panjang

Yang Harus diungkapkan antara lain:

a) rincian jumlah utang berdasarkan nama bank/lembaga keuangan dan jenis mata uang: v (Catatan 23
b) kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan, v (Catatan 23
c) tanggal jatuh tempo: v Catatan 23
d) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan, v (Catatan 23
e) penjelasan tentang fasilitas pinjaman yang diperoleh, termasuk jumlah dan tujuan perolehannya, v (Catatan 23
? pembayaran yang dilakukan pada periode berjalan untuk masing-masing fasilitas pinjaman: v (Catatan 23
9) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan v (Catatan 23
kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default):
h) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan, v (Catatan 23
1) persyaratan lain yang penting, seperti adanya pembatasan pembagian dividen, pembatasan rasio v (Catatan 23
tertentu, dan/atau pembatasan perolehan utang baru: dan
j) pengungkapan informasi sehubungan dengan liabilitas berbunga jangka panjang yang akan jatuh
tempo dalam jangka waktu 12 (dua belas) bulan sejak tanggal laporan posisi keuangan tetapi
tetap diklasifikasikan sebagai liabilitas jangka panjang, antara lain adalah:
(1) nama bank/lembaga keuangan dan jumlahnya, dan v (Catatan 23
(2) ringkasan perjanjian lama dan baru, yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu vV (Catatan 23

pinjaman, tanggal jatuh tempo, dan persyaratan penting.

20) lutang Sewa Pembiayaan

Yang harus diungkapkan antara lain :

ja) — jumlah neto nilai tercatat untuk setiap kelompok aset dan pemberi sewa (lessor) pada tanggal v Catatan 24
laporan posisi keuangan:

b) rekonsiliasi antara total pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal laporan posisi
keuangan, dengan nilai kininya. Selain itu wajib mengungkapkan total pembayaran sewa
minimum di masa depan pada tanggal laporan posisi keuangan, dan nilai kininya, untuk setiap
beriode berikut:

(1) sampai dengan satu tahun, v (Catatan 24
(2) lebih dari satu tahun sampai 5 (lima) tahun: dan v (Catatan 24
(3) lebih dari 5 (lima)tahun. v (Catatan 24
c) pembayaran sewa kontinjen yang diakui sebagai beban pada periode tersebut, v (Catatan 24

d) total pembayaran minimum sewa-lanjut (sublease) masa depan yang diperkirakan akan diterima v
dari kontrak sewa-lanjut yang tidak dapat dibatalkan (non-cancellable sublease) pada tanggal
laporan posisi keuangan:

e) keuntungan atau kerugian yang ditangguhkan beserta amortisasinya sehubungan dengan transaksi v
penjualan dan penyewaan kembali (sale and leaseback), dan

Page 44 OCR 0.914
Page 44 of 80

Di penjelasan umum isi perjanjian sewa yang material, antara lain:

(l) dasar penentuan utang sewa kontinjen: v (Catatan 24
(2) ada tidaknya klausul-klausul yang berkaitan dengan opsi perpanjangan atau pembelian dan v (Catatan 24
eskalasi beserta syarat-syaratnya: dan
(3)  pembatasan-pembatasan yang ditetapkan dalam perjanjian sewa. v (Catatan 24
21) |Khusus Industri Perbankan
a) Surat Berharga yang Diterbitkan
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu: vV
(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: vV
(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, vV
(4) Rincian berdasarkan peringkat efek dan perusahaan pemeringkat, vV
(5) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan: v
(6) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu perjanjian, tanggal v
jatuh tempo, kewajiban yang harus dipenuhi, dan persyaratan penting lainnya
(Debt Covenance):
(7) Pendapat manajemen tentang pemenuhan Debt Covenanceatas surat berharga yang v
diterbitkan.
b) Pinjaman Diterima
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian berdasarkan pihak, jenis, dan mata uang, v
(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: v
(3) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu perjanjian, tingkat v
bunga, tanggal jatuh tempo, nilai Aset bank yang dijaminkan, dan persyaratan penting
lainnya (debt covenance),
(4) Pendapat manajemen terkait pemenuhan debt covenance, v
(5) Apabila bank menerima dana atau fasilitas pinjaman dari pemerintah atau pihak lain dengan v
tingkat imbalan yang lebih rendah dari tingkat bunga pasar maka manajemen
mengungkapkan mengenai fasilitas tersebut dan dampaknya terhadap laba bersih.
c) Estimasi Kerugian Komitmen dan Kontinjensi
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan kolektibilitas: v
(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga, v
(3) Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan: v
(4) Ketentuan minimum penyisihan penurunan nilai komitmen dan kontinjensi menurut BI v
dan posisi penyisihan penghapusan bank pada saat periode pelaporan, dan
(5) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai komitmen v
dan kontinjensi.

Page 45 OCR 0.906
22)

Khusus Industri Gas dan

Page 45 of 80

Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan
Yang harus diungkapkan antara lain :

a)

b)
2)

d)

e)

Mutasi taksiran provisi PLH selama tahun berjalan dengan menunjukkan:

(1) Saldo awal:

(2) Penyisihan yang dibentuk:

(3) Pengeluaran yang terjadi: dan

(4) Saldo akhir.

Kegiatan PLH yang telah dilaksanakan dan yang sedang berjalan:

Liabilitas bersyarat sehubungan dengan PLH dan liabilitas bersyarat lainnya sebagaimana diatur
dalam standar akuntansi keuangan,

Apabila dalam pos ini terdapat komponen biaya yang sifatnya material, misalnya beban penutupan
tambang, maka perusahaan dapat menyajikannya dalam pos yang terpisah,

Tabel yang memuat penjelasan tentang:

(1) Saldo awal,

(2) Penambahan dan Pengurangan :

(3) Saldo akhir.

Lo KALA

LL

23

Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang
a) imbalan Pasti
Yang harus diungkapkan antara lain:

(eD)
(2)

gambaran umum mengenai jenis program.

rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari nilai kini kewajiban imbalan pasti yang menunjukkan

secara terpisah, pengaruhnya selama periode berjalan yang dapat diatribusikan ke dalam:

(a) biaya jasa kini:

(b) biaya bunga:

(c) iuran oleh peserta program,

(d) keuntungan dan kerugian aktuarial:

(e) perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata uang yang
berbeda dengan mata uang penyajian:

(fp imbalan yang dibayarkan,

(9) biaya jasa lalu,
(h) kombinasi bisnis,

KL

KAL dh

Catatan 2g

(Catatan 27
(Catatan 27

(Catatan 27

(Catatan 27
(Catatan 27
(Catatan 27

Page 46 OCR 0.928
(3)
(4)

(5)

(6)

Page 46 of 80

( curtailment, dan

(H) penyelesaian.

analisis kewajiban imbalan pasti terhadap jumlah yang dihasilkan dari program yang seluruhnya

tidak didanai dan jumlah yang dihasilkan dari program yang seluruhnya atau sebagian didanai,

rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari Nilai Wajar aset program serta saldo awal dan akhir dari setiap

hak penggantian yang diakui sebagai Aset sesuai dengan SAK menunjukkan secara terpisah,

dampak selama periode yang dapat diatribusikan pada setiap:

(a) hasil yang diharapkan dari aset program:

(b) keuntungan dan kerugian aktuarial:

(c) perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata uang yang
berbeda dengan mata uang penyajian,

(d) iuran oleh pemberi pekerja:

(e) iuran oleh peserta program:

(f) imbalan yang dibayarkan:

(g) kombinasi bisnis: dan

(h) penyelesaian:

rekonsiliasi nilai kini kewajiban imbalan pasti sebagaimana dimaksud dalam butir (2) dan Nilai

Wajar aset program sebagaimana dimaksud dalam butir (4) atas Aset dan Liabilitas yang

diakui dalam laporan posisi keuangan, paling kurang mengungkapkan:

(a) keuntungan dan kerugian aktuarial neto yang tidak diakui dalam laporan posisi keuangan:

(b) biaya jasa lalu yang tidak diakui dalam laporan posisi keuangan,

(c) setiap jumlah yang tidak diakui sebagai Aset, dikarenakan oleh batasan dalam SAK:

(d) Nilai Wajar pada akhir periode pelaporan dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai
Aset sesuai dengan SAK: dan

(e) jumlah lainnya yang diakui dalam laporan posisi keuangan,

total beban yang diakui di laba rugi untuk setiap hal-hal berikut dan nama pos dimana hal

tersebut termasuk:

(a) biaya jasa kini:

(b) biaya bunga:

(c) hasil yang diharapkan dari aset program,

(d) hasil yang diharapkan dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset sesuai
dengan SAK,

(e) keuntungan dan kerugian aktuarial, jika Perusahaan memilih metode koridor 10Y6
(sepuluh per seratus),

(f) biaya jasa lalu,

(9) dampak dari curtailment terutama terkait dengan penyelesaiannya, dan

(h) dampak dari batasan dalam SAK:

KSLLAA ate Lx

an

Catatan 27

(Catatan 27
(Catatan 27

(Catatan 27
(Catatan 27

Page 47 OCR 0.918
Page 47 of 80

(7) jumlah total yang diakui dalam pendapatan komprehensif lain yang akan ui segera dalam

saldo laba, meliputi:
(a) keuntungan dan kerugian aktuarial: dan v (Catatan 27
(b) dampak dari batasan dalam SAK: v
(8) jumlah kumulatif dari keuntungan dan kerugian aktuarial yang diakui pada pendapatan v (Catatan 27
komprehensif lain, dalam hal Perusahaan mengakui keuntungan dan kerugian dalam pendapatan
komprehensif lain sesuai denaan SAK:
(9) persentase atau jumlah setiap kategori utama yang merupakan Nilai Wajar total aset program, v
untuk setiap kategori utama dari aset program, yang mencakup, namun tidak terbatas pada,
instrumen ekuitas. instrumen utana, properti. dan seluruh aset lain:
(10) jumlah yang mencakup Nilai Wajar aset program untuk:
(a) setiap kategori instrumen keuangan milik Perusahaan: dan v
(b) setiap properti atau Aset lain yang digunakan oleh Perusahaan: v
(11) penjelasan atas dasar yang digunakan untuk menentukan tingkat pengembalian yang diharapkan vV
atas Aset secara keseluruhan, termasuk dampak kategori utama dari aset broaram:
(12) imbal hasil aktual atas aset program, serta imbal hasil aktual atas setiap hak penggantian yang vV
diakui sebaaai Aset:
(13) Asumsi aktuarial utama yang digunakan sampai pada akhir periode pelaporan dan diungkapkan
dalam ukuran yang absolut dan tidak hanya sebagai marjin antara persentase dan ariabel
lainnya. termasuk:
(a) tingkat diskonto: v Catatan 27
(b) tingkat imbal hasil yang diharapkan atas setiap aset program untuk periode yang disajikan v
dalam laporan keuangan:
(c) tingkat imbal hasil yang diharapkan untuk periode yang disajikan dalam laporan keuangan v
pada setiap hak pengaantian yana diakui sebaaai Aset:
(d) tingkat kenaikan gaji yang diharapkan (dan perubahan dalam indeks atau ariabel tertentu v (Catatan 27
lainnya dalam masa program formal atau konstruktif sebagai dasar untuk kenaikan
imbalan masa depan):
(e) tingkat tren biaya kesehatan, dan v
(f) asumsi material lain yang digunakan dalam aktuaria: v (Catatan 27
(14) dampak kenaikan atau penurunan satu angka persentase dalam tingkat tren biaya kesehatan
yang diasumsikan pada:
(a) biaya jasa kini agregat dan komponen biaya bunga dari biaya kesehatan pascakerja periodik v (Catatan 27
neto: dan
(b) akumulasi kewajiban imbalan pascakerja untuk biaya kesehatan. v (Catatan 27
(c) Dalam hal program dioperasikan dalam lingkungan inflasi yang tinggi, wajib diungkapkan v
dampak persentase kenaikan atau penurunan tingkat tren biaya kesehatan yang diasumsikan
dari.makna yang serupa dengan. satu angka persentase dalam lingkungan. inflasi vang rendah.

Page 48 OCR 0.932
Page 48 of 80

(15) Jumlah periode tahunan saat lan periode empat tahun sebelumnya dari:

(a) nilai kini kewajiban imbalan pasti, Nilai Wajar aset program dan surplus atau defisit pada
program, dan
(b) penyesuaian yang timbul pada:
(i)  liabilitas program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari liabilitas program
pada akhir periode pelaporan: dan
(ii) aset program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari aset program pada
akhir periode pelaporan:
(16) estimasi terbaik pemberi kerja, segera setelah dapat ditentukan secara andal, dari iuran yang v ICatatan 27
diharapkan akan dibayar dalam program selama periode tahunan dimulai setelah periode pelaporan:
(17) khusus untuk program imbalan pasti yang membagi risiko antar entitas sepengendali, wajib
diungkapkan sebagai berikut:

NA

(a) perjanjian kontraktual atau kebijakan tertulis untuk pembebanan biaya imbalan pasti neto atau v
bukti bahwa tidak ada kebijakan seperti itu:

(b) dalam hal Perusahaan mencatat alokasi biaya imbalan pasti neto sesuai SAK, maka v
Perusahaan mengungkapkan:
(i) informasi yang memungkinkan pengguna laporan keuangan untuk mengevaluasi sifat v

program imbalan pasti dan dampak keuangan atas perubahan program selama
periode tersebut,

(Ti) pengungkapan gambaran umum jenis program sesuai dengan huruf a) butir (1) v
mencakup penjelasan praktik informal yang menimbulkan kewajiban konstruktif
termasuk dalam pengukuran kewajiban imbalan pasti: dan

(iii) jika Perusahaan mencatat iuran yang terutang untuk periode sesuai SAK informasi vV
tentang program secara keseluruhan disyaratkan sesuai dengan butir (1), butir (2),
butir (3), butir (4), butir (9), butir (13), butir (14), dan butir (16) serta butir ii.

b) Iuran Pasti
Perusahaan yang menyelenggarakan program iuran pasti harus mengungkapkan jumlah yang vV
diakui sebagai beban untuk program iuran pasti.
c) Imbalan Kerja Jangka Panjang Lainnya
Yang harus diungkapkan paling kurang jenis dan jumlah imbalan kerja jangka panjang lainnya. v (Catatan 27
id) Pesangon Pemutusan Kontrak Kerja
Yang harus diungkapkanantara lain:
(1) iuran program dan jumlah pesangon pemutusan kontrak kerja: dan

(2) penjelasan mengenai liabilitas kontinjen (jika ada).

4

Page 49 OCR 0.911
Page 49 of 80

24) |Utang Obligasi

Yang harus diungkapkan antara lain:

ja) — rincian mengenai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat dalam rupiah dan mata uang asing, v (Catatan 25
tanggal jatuh tempo, jadwal pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat obligasi dicatatkan,
dan tujuan penerbitannya,

b) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek,
Ic) — jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan:
d) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan,

e) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan menunjuk
pos-pos yang berhubungan, jika ada,

If) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan,

9) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan v
kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default): dan

h) persyaratan penting lainnya. v

(Catatan 25
(Catatan 25
(Catatan 25
(Catatan 25

SS taat

(Catatan 25

25) ISukuk
ja) Perusahaan wajib mengelompokkan Sukuk berdasarkan akad syariah yang digunakan.
b) Perusahaan harus mengungkapkan antara lain:
(1) uraian tentang persyaratan utama dalam penerbitan Sukuk, termasuk:

(a) ringkasan akad syariah dan skema transaksisyariah yang digunakan,

(b) Aset, manfaat, atau aktivitas yang mendasari:

(c) nilai nominal:

(d) besaran imbalan (untuk Sukuk ijarah):

(e) prinsip pembagian hasil usaha, dasar bagi hasil, dan besaran nisbah bagi hasil (untuk
Sukuk mudharabah),
(f) rencana jadwal dan tata cara pembagian dan/atau pembayaran imbalan atau bagi hasil,
(9) jangka waktu:
(h) tujuan penerbitannya, dan
() persyaratan penting lain:
(2) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek,
(3) bursa tempat Sukuk dicatatkan,
(4) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan,
(5) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan,
(6) jaminan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada):
(7) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan: dan

(8) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Emiten atau Perusahaan Publik dalam
memenuhi persyaratan dan kondisi Sukuk (misalnya restrukturisasi Sukuk dan kondisi default).

&

KAKAK LA tt at Ketat

Page 50 OCR 0.894
26) |Utang Subordina:
Yang harus diungkapkan antara lai

Page 50 of 80

a) nama kreditur, sifat ikatan, jangka waktu, jenis mata uang, dan kisaran suku bunga kontraktual v
selama periode pelaporan
b) tujuan perolehannya, v
Cc) persyaratan terkait dengan pelunasan utang subordinasi: v
d) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan v
kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default),
e) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan: dan v
? persyaratan penting lainnya. v
27) |Obligasi Konersi
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) rincian mengenai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat, tanggal jatuh tempo, jadwal pembayaran
bunga, suku bunga, bursa tempat obligasi konersi dicatatkan, dan tujuan penerbitannya:
b) periode konersi dan persyaratan konersi, antara lain meliputi rasio konersi, harga pelaksanaan,
hak konersi sebelum jatuh tempo serta persyaratannya, dan penalti:
c) dampak dilusi apabila seluruh obligasi dikonersikan, dengan memperhatikan tingkat konersi v
atau harga pelaksanaan (exercise price) yang paling menguntungkan dari sudut pandang
pemegang obligasi konersi:
id) jumlah obligasi yang telah dikonersikan dan dampak dilusinya, v
e) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek: v
P jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan, v
9g) — nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan, v
h) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan menunjuk v
Pos-pos yang berhubungan (jika ada),
1) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan v
kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default ),
j) dalam hal Perusahaan menerbitkan obligasi konersi tanpa melalui penawaran umum, wajib vV
diungkapkan tujuan penerbitan dan nama pembeli,
k) komponen Liabilitas dari obligasi konersi, v
1) keberadaan fitur derivatif melekat: dan vV
m) persyaratan penting lainnya v

Page 51 OCR 0.908
Page 51 of 80

an aa an PN yA Aa

Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk
1) |Modal Saham
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) Bagi setiap jenis saham, antara lain:
(1) Rekonsiliasi jumlah saham beredar pada awal dan akhir periode: v (Catatan 28
(2) Hak, keistimewaan, dan pembatasan yang melekat pada setiap jenis saham, termasuk v
pembatasan atas dividen dan pembayaran kembali atas modal, dan
(3) Saham yang dicadangkan untuk penerbitan dengan hak opsi dan kontrak penjualan saham,
termasuk jumlah dan persyaratan,
b) Penjelasan mengenai sifat dan tujuan setiap pos cadangan dalam ekuitas:
c) Susunan pemegang saham dengan mengungkapkan jumlah lembar saham dan persentase
kepemilikan, yaitu:

(1) Pemegang saham yang memiliki 5Y0 (lima perseratus) atau lebih: v (Catatan 28

(2) Nama direktur dan komisaris yang memiliki saham: dan v (Catatan 28

(3) Pemegang saham lainnya, v (Catatan 28
d) Dalam hal terjadi perubahan modal saham dalam periode berjalan:

(4) Keputusan yang berhubungan dengan perubahan modal saham tersebut, seperti v (Catatan la

pengesahan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, persetujuan dan/atau pemberitahuan
Menteri terkait, dan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS):

(2) Sumber peningkatan modal saham, antara lain dari kapitalisasi agio, saldo laba, penerbitan v (Catatan 1a
saham baru dari Penawaran Umum dengan dan/atau tanpa Hak Memesan Efek Terlebih
Dahulu (right issue dan priate placement), pelaksanaan waran, serta konersi obligasi:

dan
(3) Tujuan perubahan modal saham, antara lain dalam rangka ekspansi, penyelesaian pinjaman, vV (Catatan 30
atau pemenuhan kecukupan modal:
e) Dalam hal hanya sebagian saham Perusahaan yang dicatatkan di Bursa Efek, agar disebutkan vV (Catatan 1b

jumlah saham yang dicatatkan dan yana tidak dicatatkan pada Bursa Efek.

Page 52 OCR 0.901
Page 52 of 80

2) |Tambahan Modal
Yang harus diungkapkan antara lain:
ja) Rincian jumlah tambahan modal disetor, v (Catatan 29
b) Uraian sumber agio saham, v (Catatan 29
c) Rincian biaya emisi Efek ekuitas berdasarkan penerbitan Efek ekuitas, v (Catatan 29
Id) Uraian mengenai sifat dan asal selisih kurs atas modal disetor: v
le) Uraian mengenai sifat dan asal tambahan modal disetor lainnya: v (Catatan 29
f) Pengungkapan untuk selisih nilai transaksi dengan entitas sepengendali, antara lain: v (Catatan 29
(1) Nama dan penjelasan tentang entitas atau bisnis yang berkombinasi: v Catatan 29
(2) Penjelasan mengenai hubungan sepengendali dari entitas-entitas yang bertransaksi dan v
bahwa hubungan tersebut tidak bersifat sementara:
(3) Tanggal efektif transaksi: v (Catatan 29
(4) Operasi atau kegiatan bisnis yang telah diputuskan untuk dijual atau dihentikan akibat
kombinasi bisnis tersebut:
(5) Kepemilikan entitas atau bisnis yang dialihkan serta jenis dan jumlah imbalan yang terjadi: v
(6) Nilai tercatat bisnis yang dikombinasikan atau dialihkan serta selisih antara nilai tercatat v
tersebut dengan jumlah imbalan yang diserahkan atau diterima: dan
(7) Penyajian kembali laporan keuangan yang memberikan informasi antara lain:
(a) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan yang telah dilaporkan sebelumnya untuk vV
periode yang disajikan kembali:
(b) Ikhtisar jumlah tercatat Aset dan Liabilitas entitas atau bisnis yang dikombinasikan: v
(c) Dampak penyesuaian kebijakan akuntansi: dan v
(d) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan setelah disajikan kembali. v
3) ISelisih Transaksi dengan Pihak Nonpengendali
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) Uraian transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian yang meliputi:
(1) Jenis transaksi dan perubahan persentase kepemilikan: v (Catatan 32
(2) Nama entitas anak, dan v (Catatan 32
(3) Nama pihak yang bertransaksi, v
b) Perhitungan selisih transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian: dan v
c) Jumlah yang direalisasi ke laba rugi atas pelepasan investasi pada saat hilangnya Pengendalian. vV

Page 53 OCR 0.911
4)

Page 53 of 80

Saham Treasu
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Latar belakang pembelian kembali saham, pelepasan, atau pengurangan modal disetor:

b) Tanggal atau periode perolehan serta jumlah lembar dan nilai saham treasuri yang diperoleh:
c) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang digunakan sebagai pengurangan modal disetor,

d) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang dilepaskan kembali serta selisih antara harga perolehan
dengan harga pelepasan saham treasuri, dan
e) Akumulasi jumlah lembar dan nilai saham treasuri.

Ba Sa

5)

Saldo Laba

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Alasan dan jumlah penyesuaian periode yang lalu (jika ada):

b) Perubahan saldo laba pada periode bersangkutan dan persetujuan RUPS yang terkait: dan
Cc) Saldo laba yang ditentukan penggunaannya, sifat, dan tujuan setiap pos cadangan.

(Catatan 31
(Catatan 31

6)

Waran

Yang harus diungkapkan antara lain:

la) jenis waran dan harga pelaksanaan dari masing-masing waranj

Ib) dasar penentuan Nilai Wajar waran:

Ic) nilai waran yang belum dan tidak dilaksanakan (kadaluwarsa):

d) jumlah waran yang diterbitkan dan beredar serta dampak dilusinya, dan
je) ikatan-ikatan yang terkait dengan penerbitan waran.

aa

7)

Pendapatan Komprehensif Lainnya
Yang harus diungkapkan antara lain keterangan mengenai perubahan masing-masing komponen pendapatan
komprehensif lainnya.

&

8)

Kepentingan Nonpengendali
Yang harus diungkapkan antara lain rincian bagian pemegang saham nonpengendali atas ekuitas masing-masing
entitas anak yang tidak dapat diatribusikan secara langsung atau tidak langsung pada entitas induk.

(Catatan 34

Page 54 OCR 0.925
Page 54 of 80

Laba Rugi Komprehensif

1)

Pendapatan
Yang harus diungkapkan antara lain :

a)

b)
0)

g)

e)

Jumlah setiap kategori signifikan dari pendapatan yang diakui selama periode, termasuk
pendapatan yang berasal dari:

(1) Penjualan barang:
(2) Penjualan jasa:
(3) Bunga:
(4) Royalti: dan/atau
(5) Dividen:
diungkapkan secara terpisah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,
Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama:
Nama pihak pembeli dan jumlah nilai penjualan yang melebihi 1076 (sepuluh perseratus) dari
pendapatan:
Jumlah pendapatan yang berasal dari pertukaran barang atau jasa yang tercakup dalam setiap
kategori signifikan dari pendapatan (jika ada), yang diungkapkan terpisah berdasarkan pihak
berelasi dan pihak ketiga:
Khusus untuk kontrak konstruksi, diungkapkan antara lain:
(1) Pendapatan kontrak konstruksi:
(a) Jumlah pendapatan kontrak yang diakui sebagai pendapatan dalam periode berjalan:
(b) Metode yang digunakan untuk menentukan pendapatan kontrak yang diakui dalam
periode berjalan: dan
(c) Metode yang digunakan untuk menentukan tahap penyelesaian kontrak:
(2) Pekerjaan dalam proses penyelesaian pada tanggal akhir periode pelaporan:
(a) Jumlah agregat biaya yang terjadi dan laba/rugi yang diakui sampai tanggal pelaporan:
(b) Jumlah uang muka yang diterima, dan
(c) Jumlah retensi,
(3) Jumlah tagihan dan utang bruto kepada pemberi kerja, masing-masing sebagai Aset dan
Liabilitas,

an

KLLK LK tt

(Catatan 35
(Catatan 35

(Catatan 35
(Catatan 35

(Catatan 35

Page 55 OCR 0.882
Page 55 of 80

f) — Dalam hal Perusahaan memiliki transaksi hubungan keagenan, diungkapkan secara terpisah,

antara lain:
(1) Penjualan biasa dan penjualan dari hubungan keagenan, v
(2) Pendapatan komisi yang diperoleh Perusahaan sebagai agen dari transaksi keagenan dengan v
pendapatan lainnya: dan
(3) Perincian dari komponen pendapatan neto yang diperoleh Perusahaan sebagai prinsipal
dari transaksi keagenan, yang antara lain terdiri dari:
(a) Pendapatan bruto, v
(b) Retur/rabat/diskon terkait, dan v
(c) Total pendapatan neto. vV
2) |Khusus Industri yang Tarifnya Diatur oleh Regulator
Ketentuan Tarif
Yang harus diungkapkan antara lain:
ja) Dasar ketentuan tarif, v
b) Objek atau aktivitas yang dikenakan tarif, v
Ic) Masa berlaku tarif, v
Id) Besaran tarif: dan v
le) Perjanjian lain yang terkait. vV
3) IKhusus Industri pembiayaan
Rincian jumlah berdasarkan kelompok produk/jasa utama antara lain:
la) Pendapatan pembiayaan konsumen, v
b) Pendapatan anjak piutang, dan v
Ic) Pendapatan sewa. v
4) IKhusus Industri Rumah Sakit
Terdiri dari:
Jasa pelayanan medis, jasa penunjang lainnya, jasa dokter, rawat inap, rawat jalan dan penunjang medis,
Rincian pengurang pendapatan, antara lain:
a) Restitusi: v
b) Subsidi tidak mampu, dan v
c) Selisih perhitungan klaim. vV

Page 56 OCR 0.915
Page 56 of 80

5) (Khusus Industri Transportasi

Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama antara lain:

la) Rincian pendapatan bersih jasa transportasi:

b) Rincian pendapatan usaha dari jasa penyewaan alat transportasi:
Ic) Rincian pendapatan usaha dari jasa ekspedisi:

Id) Rincian pendapatan usaha dari keagenan: dan

e) Rincian pendapatan dipisahkan sesuai dengan jenisnya armada (bus, taksi, feri, tanker dan
pesawat udara) dengan ketentuan memisahkan atas dasar kepemilikan armada tersebut.

6) IKhusus Industri Telekomunikasi

Rincian pendapatan usaha antara lain pendapatan usaha jasa interkoneksi, jasa telekomunikasi sendiri, jasa
telekomunikasi yang dilaksanakan melalui kerjasama dengan pihak lain.

7) IKhusus Industri Asuransi:

Pendapatan Premi

Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok premi bruto, premi reasuransi, dan v
(penurunan (kenaikan) premi yang belum merupakan pendapatan untuk setiap jenis asuransi.

(Catatan: menyesuaikan dengan PSAK yang berlaku (PSAK 36 dan 62)

aa

&

8) IKhusus Industri Jalan Tol:

Pendapatan

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Penjualan meliputi rincian pendapatan jasa tol sendiri, rincian pendapatan jasa lain, dan rincian
pendapatan kerjasama operasi:

b) Jika perusahaan memiliki hak penyelenggaraan sejumlah ruas jalan tol, maka pendapatan usaha
untuk setiap ruas jalan tol tersebut harus diungkapkan.

9) |Khusus Industri Perbankan

Pendapatan Bunga

Yang harus diungkapkan antara lain:

Pendapatan bunga, yang dapat terdiri dari dan tidak terbatas pada :

a) Obligasi Pemerintah,

b) Kredit, dengan pengungkapan tambahan untuk provisi dan komisi yang diakui,
c) Efek-efek: dan

d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank lain.

PN

Page 57 OCR 0.894
Page 57 of 80

ban Pokok Penjualan

Yang harus diungkapkan antara Ia

10) |Bel

Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah menurut jenis investasi.

ja) Untuk perusahaan manufaktur, diungkapkan beban pokok produksi yang dirinci:
(1) Biaya bahan baku: v (Catatan 36
(2) Biaya tenaga kerja: dan vV (Catatan 36
(3) Biaya oerhead v (Catatan 36
ditambah dan dikurangi saldo awal dan akhir persediaan: vV (Catatan 36

b) Nama pihak penjual dan nilai pembelian yang melebihi 10Yo (sepuluh perseratus) dari v (Catatan 36
pendapatan: dan

Cc) Untuk industri jasa, diungkapkan beban pokok berdasarkan pada jasa yang dijual. v

11) |Khusus Industri Rumah Sakit

Beban Departementalisasi/Beban Operasional

Yang harus diungkapkan antara lain, rincian beban departementalisasi:

a) Beban bahan: vV

b) Beban jasa pelayanan, v

c) Beban pegawai: v

d) Beban penyusutan sarana medis, v

e) Beban pemeliharaan sarana: vV

f) Beban asuransi, v

9) Beban langganan daya dan jasa: v

h) Beban depresiasi. vV

12) IKhusus Industri Asuransi:

a) Beban Klaim Asuransi Kerugian
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok klaim bruto, v
klaim reasuransi, dan kenaikan (penurunan) estimasi klaim retensi sendiri untuk setiap jenis
asuransi.

b) Beban Klaim Asuransi Jiwa v
Yang harus diungkapkan antara lain:
Rincian dan jumlah beban menurut jenis klaim dan manfaat, diantaranya : klaim jatuh tempo,
klaim nilai tunai, dan klaim kematian.

c) Komisi Neto v
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok pendapatan komisi
dan beban komisi untuk setiap jenis asuransi.

d) Hasil Investasi v

Page 58 OCR 0.899
13

Page 58 of 80

Khusus Industri Perhotelan
Beban Departementalisasi
Yang harus diungkapkan antara lain:

la) Rincian jumlah unsur-unsur beban departementalisasi, v
b) Gaji dan beban pegawai lainnya: dan v
Ic) Rincian jumlah unsur-unsur beban departemen lainnya. v
14) IBeban Usaha
Yang harus diungkapkan rincian sifat beban berdasarkan kategori fungsinya, yaitu antara lain:
ja) Beban penjualan: (Catatan 38
b) Beban distribusi: dan v
c) Beban umum dan administrasi. (Catatan 37
15) |Khusus Industri Perbankan
a) Beban Bunga v
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban bunga berdasarkan kelompok produk/
jasa utama.
b) Beban Provisi dan Komisi v
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban beban provisi dan komisi berdasarkan
kelompok produk/jasa utama.
16) Khusus Industri Pembiayaan v

BebanKerugian Penurunan Nilai

Yang harus diungkapkan antara lain jumlah beban kerugian penurunan nilai untuk masing-masing akun Piutang

Pembiayaan Konsumen, Tagihan Anjak Piutang, dan Piutang Sewa Pembiayaan.

Page 59 OCR 0.930
Page 59 of 80

17) IPendapatan dan Beban Lainnya
Yang harus diungkapkan antara lain :
ja) rincian dan jumlah Pendapatan lainnya. (Catatan 39
b) rincian dan jumlah Beban lainnya. (Catatan 39
c) Untuk Biaya Keuangan, meliputi :
(1) biaya pinjaman meliputi:
(a) beban keuangan yang dihitung dengan menggunakan metode suku bunga efektif, (Catatan 40
(b) beban keuangan dalam sewa pembiayaan yang diakui sesuai SAK yang berlaku: dan (Catatan 24
(c) selisih kurs yang berasal dari pinjaman dalam mata uang asing sepanjang selisih kurs v
tersebut diperlakukan sebagai penyesuaian terhadap bunga:
(2) biaya keuangan lainnya yang terjadi dari transaksi instrumen keuangan meliputi:
(a) rugi penurunan nilai dari kuotasi atas investasi tersedia untuk dijual, v
(b) rugi neto dari instrumen keuangan yang diakui pada Nilai Wajar melalui laba rugi: dan v
(c) amortisasi premi/diskonto kontrak berjangka yang bertujuan untuk lindung nilai. v
Id) Untuk Bagian Laba Rugi dari Entitas Asosiasi dan/atau Ventura Bersama meliputi :
(1) bagian laba rugi dari masing-masing entitas asosiasi dan/atau ventura Bersama yang dicatat (Catatan 13
dengan menggunakan metode ekuitas: dan
(2) bagian laba rugi dari entitas asosiasi dari operasi yang dihentikan, yang diungkapkan v
secara terpisah.
18) IKhusus Industri Perbankan
a) Beban Penyisihan Penurunan Nilai atas Aset Keuangan
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis aset keuangan. v
b) Keuntungan (Kerugian) dari kenaikan (penurunan) nilai surat-surat berharga dan Obligasi v
Rekapitalisasi Pemerintah
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis.
c) Keuntungan (Kerugian) Penjualan Surat-surat Berharga dan Obligasi Rekapitalisasi v

Pemerintah
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis.

Page 60 OCR 0.926
Page 600f 80

19) IPendapatan Komprehensif La
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) perubahan dalam surplus revaluasi Aset Tetap maupun Aset Takberwujud,
b) keuntungan dan kerugian aktuarial atas program manfaat pasti: v (Catatan 27
c) selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan, v Halaman 5
d) keuntungan (kerugian) dari aset keuangan tersedia untuk dijual,
e) bagian efektif dari keuntungan dan kerugian instrumen lindung nilai dalam rangka lindung nilai v Halaman 5
arus kas, dan
bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi dan/atau ventura Bersama.
20) Pajak Penghasilan
Yang harus diungkapkan antara lain :
ja) komponen beban (penghasilan) pajak yang terdiri dari:
(1) beban (penghasilan) pajak kini: v (Catatan 22c
(2) penyesuaian yang diakui pada periode atas pajak kini yang berasal dari periode lalu, v (Catatan 22c
(3) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang berasal dari perbedaan temporer dan v (Catatan 22c
pembalikannya,
(4) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan terkait dengan perubahan tarif pajak atau v (Catatan 22c
penerapan peraturan perpajakan yang baru,
(5) jumlah manfaat yang berasal dari rugi pajak yang tidak diakui sebelumnya atau v (Catatan 22c
perbedaan temporer suatu periode lalu yang digunakan untuk mengurangi beban pajak kini
dan beban pajak tangguhan:
(6) beban pajak tangguhan yang disebabkan oleh penurunan atau pembalikan penurunan v (Catatan 22c
sebelumnya atas aset pajak tangguhan: dan
(7) jumlah beban (penghasilan) terkait dengan perubahan kebijakan akuntansi dan kesalahan
yang diperhitungkan dalam laporan laba rugi komprehensif, dikarenakan tidak dapat
diperlakukan secara retrospektif,
b) agregat pajak kini dan pajak tangguhan terkait dengan transaksi yang dibebankan atau
dikreditkan langsung ke ekuitas:
Ic) jumlah pajak penghasilan terkait dengan setiap komponen pendapatan komprehensif lain, kecuali
untuk bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama,
Id) — penjelasan hubungan antara beban (penghasilan) pajak dan laba akuntansi dalam satu atau
kedua bentuk berikut ini:
(1) rekonsiliasi antara beban (penghasilan) pajak dan hasil perkalian laba akuntansi dengan v (Catatan 22c
tarif pajak yang berlaku, dengan mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang
berlaku, atau
(2) rekonsiliasi antara tarif pajak efektif rata-rata dan tarif pajak yang berlaku, dengan v (Catatan 22c
mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang berlaku,
le) penjelasan mengenai perubahan tarif pajak yang berlaku dan perbandingan dengan tarif pajak

yang berlaku pada periode akuntansi sebelumnya:

Page 61 OCR 0.928
Page 610of 80

jumlah (dan batas waktu penggunaan, jika ada) perbedaan temporer yang dapat dikurangkan
d

lan rugi pajak belum dikompensasi yang tidak diakui sebagai aset pajak tangguhan dalam
laporan keuangan,

9) jumlah agregat perbedaan temporer yang terkait dengan investasi pada entitas anak, cabang, v
entitas asosiasi, dan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama atas liabilitas pajak tangguhan
yang belum diakui:

h) rekonsiliasi fiskal dan perhitungan beban pajak kini dengan cara sebagai berikut:

(1) laba sebelum pajak menurut akuntansi:
(2) ditambah/dikurangi koreksi positif atau negatif (dirinci): dan
(3) laba kena pajak:

1) perhitungan beban dan liabilitas pajak kini dengan menerapkan tarif pajak sesuai dengan

ketentuan perundang-undangan pajak yang berlaku:

1) pernyataan bahwa laba kena pajak hasil rekonsiliasi menjadi dasar dalam pengisian SPT
Tahunan PPh Badan:

k) setiap jenis perbedaan temporer dan setiap jenis rugi pajak yang belum dikompensasi:

(1) jumlah aset dan liabilitas pajak tangguhan yang diakui pada laporan posisi keuangan vV (Catatan 22d
untuk periode sajian, dan

(2) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang diakui dalam laba rugi, apabila v (Catatan 22d
jumlah tersebut tidak terlihat dari perubahan jumlah aset atau liabilitas pajak tangguhan
yang diakui dalam laporan posisi keuangan:

|) beban pajak terkait dengan operasi yang dihentikan:

(1) keuntungan atau kerugian atas penghentian: dan
(2) laba rugi dari kegiatan normal atas operasi yang dihentikan selama periode, bersama
dengan jumlah terkait untuk setiap periode sajian:

m) jumlah konsekuensi pajak penghasilan atas dividen kepada pemegang saham Perusahaan
yang diusulkan atau diumumkan sebelum Laporan Keuangan Diotorisasi untuk Terbit namun
tidak diakui sebagai Liabilitas dalam laporan keuangan:

n) uraian jumlah perubahan pada jumlah pengakuan untuk aset pajak tangguhan praakuisisi
apabila Perusahaan adalah pihak pengakuisisi dalam suatu kombinasi bisnis:

0) peristiwa atau perubahan keadaan yang menyebabkan manfaat pajak tangguhan wajib diakui
apabila manfaat pajak tangguhan yang diperoleh dari kombinasi bisnis tidak diakui pada tanggal
akuisisi tetapi diakui setelah tanggal akuisisi: dan

p) jumlah aset pajak tangguhan dan alasan atau bukti yang mendukung pengakuan atas aset pajak
tangauhan, apabila:

(1) penggunaan aset pajak tangguhan bergantung pada kondisi laba kena pajak mendatang v
lebih besar dari laba pembalikan perbedaan temporer kena paiak yana telah ada: dan
(2) entitas mengalami kerugian pada periode kini atau periode sebelumnya yang mengakibatkan v
diakuinya aset paiak tangguhan terkait.

(Catatan 22c
(Catatan 22c
(Catatan 22c
(Catatan 22c

Ba an

(Catatan 22c

BN

Page 62 OCR 0.943
21)

Page 62 of 80

Laba (Rugi) per Saham Dasar dan Dilusian

Yang harus diungkapkan antara lain :

a) jumlah yang digunakan sebagai pembilang dalam penghitungan laba per saham dasar dan dilusian,

dan rekonsiliasi jumlah tersebut terhadap laba atau rugi yang dapat diatribusikan kepada entitas

induk untuk periode tersebut. Rekonsiliasi tersebut mencakup dampak individual dari setiap jenis
instrumen yang mempengaruhi laba per saham,

jumlah rata-rata tertimbang saham biasa yang digunakan sebagai penyebut dalam penghitungan

laba per saham dasar dan dilusian, dan rekonsiliasi penyebut tersebut. Rekonsiliasi tersebut

mencakup dampak individual dari setiap jenis instrumen yang mempengaruhi laba per saham:

Ic) instrumen (termasuk saham yang dapat diterbitkan secara kontinjen) yang berpotensi mendilusi
laba per saham dasar di masa depan, namun tidak dimasukkan dalam penghitungan laba per
saham dilusian karena instrumen tersebut bersifat antidilutif untuk periode sajian:

d) penjelasan transaksi saham biasa atau transaksi instrumen berpotensi saham biasa, selain yang
dihitung sesuai dengan SAK yang berlaku, yang terjadi setelah periode pelaporan dan akan secara
signifikan mengubah jumlah saham biasa atau instrumen berpotensi saham biasa yang beredar
pada akhir periode tersebut seandainya transaksi dimaksud terjadi sebelum akhir periode pelaporan,
dan

e) laba per saham dasar dan dilusian untuk operasi yang dihentikan.

b

(Catatan 43

(Catatan 43

22)

Transaksi Pihak Berelasi

Yang harus diungkapkan antara lain:

ja) Pengungkapan mengenai transaksi atau saldo dengan pihak berelasi, yang jumlahnya:

(1) lebih dari Rp 1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah) untuk transaksi dengan orang atau
anggota keluarga terdekat, dan/atau

(2) lebih dari 0,5Y6 (nol koma lima perseratus) dari modal disetor untuk transaksi dengan
entitas berelasi.

b) terkait dengan transaksi dengan orang atau anggota keluarga terdekat meliputi nama, sifat dan
hubungan dengan pihak berelasi serta informasi tentang transaksi dan saldo dengan pihak
dimaksud:

Ic) terkait dengan transaksi dengan entitas berelasi meliputi sifat dan hubungan dengan pihak-pihak
berelasi serta informasi mengenai transaksi dan saldo, termasuk komitmen, yang diperlukan untuk
memahami potensi dampak hubungan tersebut dalam laporan keuangan, paling kurang:

(1) jumlah transaksi beserta persentasenya terhadap total pendapatan dan beban terkait,
(2) jumlah saldo beserta persentasenya terhadap total Aset atau Liabilitas, termasuk komitmen,
dan:
(a) persyaratan dan ketentuannya, termasuk apakah terdapat jaminan, dan sifat imbalan
yang akan diberikan, untuk penyelesaian, dan
(b) rincian garansi yang diberikan atau diterima,

(Catatan 42

(Catatan 42
(Catatan 42

Page 63 OCR 0.923
d9

e)

Dj

(3)

(4)

Page 63 of 80

jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai
secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang terkait dengan jumlah saldo
piutang usaha dan piutang pihak berelasi non-usaha: dan

alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai, jika dilakukan
pembentukan:

pengungkapan yang disyaratkan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) dan b) dilakukan
secara terpisah untuk masing-masing kategori berikut:

(1)
2)
(3)
(4)
(5)
(6)
(7)

entitas induk:

entitas dengan pengendalian bersama atau Pengaruh Signifikan terhadap entitas:
entitas anak:

entitas asosiasi:

entura Bersama dimana entitas merupakan venturer,

personil manajemen kunci dari entitas pelapor atau entitas induknya: dan
pihak-pihak berelasi lainnya.

seluruh kompensasi yang diberikan kepada masing-masing anggota atau kelompok direksi,
komisaris, pemegang saham utama yang juga sebagai karyawan, dan manajemen kunci lainnya
untuk masing-masing kategori berikut:

1)
(2)
(3)
(G2)
(5)

imbalan kerja jangka pendek:

imbalan pascakerja:

imbalan kerja jangka panjang lainnya:
pesangon pemutusan kontrak kerja: dan
pembayaran berbasis saham.

untuk entitas berelasi dengan pemerintah :

(1)
2)
(3)

nama entitas berelasi dengan pemerintah dan sifat hubungannya dengan Perusahaan:
sifat dan jumlah setiap transaksi yang secara individual signifikan: dan

untuk transaksi lainnya yang secara kolektif, tetapi tidak secara individual, signifikan,
indikasi secara kuantitatif atau kualitatif atas luasnya transaksi tersebut.

Na Sa aa

SL

(Catatan 42

(Catatan 42
(Catatan 42, 49

Page 64 OCR 0.927
23)

Page 64 of 80

Aset dan s dalam Mata Uang Asing
ja) Mata uang asing yang dimaksud adalah mata uang selain mata uang fungsional.
b) Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) rincian aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing serta ekuialennya dalam mata
uang fungsional,
(2) posisi neto dari aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing,

(Catatan 44

Catatan 44

(Catatan 44

(3) rincian kontrak aluta berjangka dan ekuialen dalam mata uang fungsional: v
(4) jumlah selisih kurs yang diakui dalam laba rugi, kecuali untuk selisih kurs yang timbul pada v
instrumen keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba ruai: dan
(5) selisih kurs neto diakui dalam pendapatan komprehensif lain dan diakumulasikan dalam v
komponen ekuitas yang terpisah, serta rekonsiliasi selisih kurs tersebut pada awal dan
akhir periode.
24) IPenurunan Nilai Aset Nonkeuangan
Yang harus diungkapkan antara lain :
ja) untuk setiap rugi penurunan nilai yang diakui atau dibalik selama periode tertentu untuk suatu Catatan 15, 16, 17, 18
aset individual, termasuk goodwill atau suatu unit penghasil kas:
(1) peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan pengakuan atau pembalikan rugi penurunan v
nilai,
(2) jumlah rugi penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi selama periode tersebut dan unsur Catatan 15, 16, 17, 18
laporan laba rugi komprehensif yang didalamnya tercakup rudi penurunan nilai:
(3) jumlah pembalikan rugi penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi selama periode vV
tersebut dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang di dalamnya tercakup rugi
penurunan nilai vana dibalik:
(4) goodwill yang telah diakui rugi penurunan nilainya: v
(5) jumlah rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakui dalam pendapatan v
komprehensif lain selama periode tersebut: dan
(6) jumlah pembalikan rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakui dalam pendapatan v
komprehensif lain selama periode tersebut.
b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam angka (1) dilakukan untuk setiap kelompok aset. v
25) IPerubahan Estimasi Akuntansi, Perubahan Kebijakan Akuntansi, dan Kesalahan Periode Lalu
ja) Perubahan Estimasi Akuntansi
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) sifat dan alasan perubahan estimasi akuntansi, vV
(2) jumlah perubahan estimasi yang berdampak pada periode berjalan: dan v
(3) perkiraan dampak estimasi pada periode mendatang. Dalam hal jumlah dampak pada periode v

mendatang tidak praktis, fakta tersebut harus diungkapkan.

Page 65 OCR 0.935
Page 65 of 80

b) Perubahan Kebijakan Akuntansi

Yang harus diungkapkan antara lain :

(1) sifat dari perubahan kebijakan akuntansi:

(2) alasan penerapan kebijakan akuntansi baru memberikan informasi yang andal dan relean:

(3) jumlah penyesuaian untuk periode berjalan dan setiap periode lalu sajian:
(a) setiap pos laporan keuangan yang terpengaruh: dan
(b) laba per saham dasar dan dilusian:

(4) jumlah penyesuaian yang terkait dengan periode-periode sebelum periode yang disajikan. Dalam
hal tidak praktis dilakukan, maka diungkapkan alasannya: dan

(5) keadaan yang membuat penerapan retrospektif tidak praktis untuk suatu periode tertentu atau
Untuk periode-periode sebelum periode-periode tersebut disajikan dan tanggal dimulainya
perubahan kebijakan akuntansi.

c) Kesalahan Periode Lalu

Yang harus diungkapkan antara lain :

(1) sifat dari kesalahan periode lalu:

(2) jumlah koreksi untuk setiap periode sajian:
(a) bagi setiap pos laporan keuangan: dan
(b) laba per saham dasar dan dilusian:

(3) jumlah koreksi pada awal periode sajian paling awal, dan

(4) keadaan yang membuat penerapan retrospketif tidak praktis dilakukan dan penjelasan
mengenai cara dan waktu dilakukannya koreksi apabila penyajian kembali retrospektif tidak
praktis.

SKK tt

LS Sae «

Page 66 OCR 0.929
Page 66 of 80

26) |Kombinasi Bisnis

ja) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai berikut untuk setiap kombinasi bisnis yang
terjadi selama periode pelaporan, yaitu:

(1) nama dan penjelasan tentang pihak yang diakuisisi: v |Catatan 4

(2) tanggal akuisisi: v (Catatan 4

(3) biaya terkait akuisisi, di luar biaya penerbitan Efek utang dan Efek ekuitas, periode berjalan, v (Catatan 4
dan akumulasinya untuk masing-masing kombinasi bisnis,

(4) persentase kepentingan ekuitas berhak suara yang diperoleh, v (Catatan 4

(5) alasan utama untuk kombinasi bisnis dan penjelasan tentang cara pihak pengakuisisi vV (Catatan 4
memperoleh Pengendalian atas pihak yang diakuisisi:

(6) penjelasan kualitatif tentang faktor yang membentuk goodwill yang diakui: v (Catatan 4

7) Nilai Wajar pada saat tanggal akuisisi atas total imbalan yang dialihkan dan Nilai Wajar v (Catatan 4

tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utama imbalan,
(8) kesepakatan imbalan kontinjensi dan aset indemnifikasi:

(a) jumlah yang diakui pada tanggal akuisisi:

(b) penjelasan tentang kesepakatan dan dasar penentuan jumlah pembayaran: dan

(c) estimasi kisaran hasil (tidak didiskonto) atau, jika apabila kisaran tidak dapat
diestimasikan maka fakta dan alasan mengapa kisaran tersebut tidak dapat
diestimasikan. Dalam hal jumlah maksimum pembayaran tidak terbatas, maka pihak
pengakuisisi mengungkapkan fakta tersebut:

(9) Perusahaan harus mengungkapkan piutang yang diperoleh berdasarkan kelompok utama
piutang, misalnya pinjaman yang diberikan, sewa pembiayaan langsung, dan kelompok
piutang lain, yaitu sebagai berikut:

(a) Nilai Wajar piutang,

(b) jumlah piutang bruto kontraktual: dan

(c) estimasi terbaik pada tanggal akuisisi atas jumlah arus kas kontraktual yang diperkirakan
tidak tertagih,

(10) jumlah yang diakui pada tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utama Aset yang vV (Catatan 4
diperoleh dan Liabilitas yang diambil alih:

(11) setiap liabilitas kontinjensi yang diakui pada Nilai Wajar:

KLX

KAL

(a) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat arus keluar sumber daya v
ekonomi terjadi,
(b) indikasi ketidakpastian saat atau jumlah arus keluar tersebut. Dalam hal diperlukan, v

Perusahaan harus mengungkapkan asumsi utama yang mendasari prakiraan peristiwa
masa depan: dan

(c) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan jumlah Aset v
yang telah diakui untuk estimasi penggantian tersebut,

Page 67 OCR 0.941
(12)

(13)

(14)

(15)

(16)

Page 67 of 80

dalam hal liabilitas kon lak diakui karena

secara andal, maka pihak pengakuisisi mengungkapkan:

(a) informasi sebagaimana dimaksud dalam angka 33 huruf b) angka (4) terkait perikatan
dan kontijensi: dan

(b) alasan Liabilitas tidak dapat diukur secara andal,

dalam hal pembelian dengan diskon:

(a) jumlah keuntungan yang diakui dan pos dalam laporan laba rugi komprehensif dimana
keuntungan tersebut diakui: dan

(b) penjelasan tentang alasan transaksi tersebut menghasilkan keuntungan:

setiap kombinasi bisnis dimana pihak pengakuisisi memiliki kurang dari 10046 (seratus

perseratus) dari kepentingan ekuitas pihak yang diakuisisi pada tanggal akuisisi:

(a) jumlah dari kepentingan nonpengendali pada pihak yang diakuisisi, yang diakui pada
tanggal akuisisi dan dasar pengukurannya, dan

(b) teknik penilaian dan input model utama yang digunakan dalam penentuan nilai
tersebut, untuk setiap kepentingan nonpengendali pada pihak yang diakuisisi yang
diukur pada Nilai Wajar,

dalam hal suatu kombinasi bisnis yang dilakukan secara bertahap:

(a) Nilai Wajar pada tanggal akuisisi atas kepentingan ekuitas pihak yang diakuisisi yang
dimiliki oleh pihak pengakuisisi segera sebelum tanggal akuisisi: dan

(b) jumlah keuntungan atau kerugian yang diakui sebagai hasil dari pengukuran kembali
Nilai Wajar dari kepentingan ekuitas pada pihak yang diakuisisi yang dimiliki oleh
pihak pengakuisisi sebelum kombinasi bisnis dan pos dalam laporan laba rugi
komprehensif untuk menaakui keuntunaan atau keruaian tersebut:

Informasi sebagai berikut:

(a) jumlah pendapatan dan laba atau rugi dari pihak yang diakuisisi sejak tanggal akuisisi
yang dimasukkan dalam laporan laba rugi komprehensif pada periode pelaporan: dan

(b) pendapatan dan laba atau rugi dari entitas hasil penggabungan untuk periode

pelaporan berjalan seolah-olah tanggal akuisisi untuk semua kombinasi bisnis yang
terjadi selama tahun berjalan telah diperhitungkan sejak awal periode pelaporan.

Wajarnya tidak dapat diukur

LK KA «

&

Page 68 OCR 0.946
(1)

(2)

3)
(4)
(5)

(1)
2)
(3)

(4)

b) Terhadap kombinasi bi:
Perusahaan yang menjadi pihak pengakuisisi wajib mengungkapkan informasi berikut untuk
setiap kombinasi bisnis yang material atau secara kolektif material:

Page 68 of 80

yang ter.

pada periode sekarang dan periode sebelumnya,

dalam hal akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai untuk Aset, Liabilitas,

kepentingan nonpengendali tertentu atau jenis imbalan dan jumlah yang diakui dalam

laporan keuangan kombinasi bisnis sehingga ditentukan hanya bersifat penyisihan, maka
diungkapkan:

(a) alasan akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai,

(b) Aset, Liabilitas, kepentingan ekuitas atau jenis imbalan yang akuntansi awalnya belum

selesai: dan

(c) sifat dan jumlah dari setiap penyesuaian periode pengukuran yang diakui selama
periode pelaporan

setiap periode pelaporan setelah tanggal akuisisi sampai dengan Perusahaan mendapatkan,

menjual atau kehilangan hak atas aset imbalan kontinjensi, atau sampai dengan

Perusahaan menyelesaikan liabilitas imbalan kontinjensi atau liabilitas tersebut dibatalkan

atau lewat waktu, maka diungkapkan:

(a) setiap perubahan dalam jumlah yang diakui, termasuk setiap perbedaan yang timbul

selama penyelesaian:

(b) setiap perubahan dalam kisaran hasil (tidak didiskonto) dan alasan perubahan tersebut, dan

(c) teknik penilaian dan input model utama yang digunakan untuk mengukur imbalan
kontiniensi:

liabilitas kontinjensi yang diakui dalam kombinasi bisnis, jika ada,

rekonsiliasi atas nilai tercatat goodwill pada awal dan akhir periode pelaporan:

jumlah dan penjelasan dari setiap keuntungan atau kerugianyang diakui pada periode

pelaporan yang:

(a) terkait dengan aset teridentifikasi yang diperoleh atau liabilitas yang diambil-alih
dalam kombinasi bisnis pada periode pelaporan berjalan atau periode pelaporan
sebelumnya: dan

(b) ukuran, sifat, atau kejadian relean yang diungkapkan untuk memahami laporan
keuangan Perusahaan hasil penggabungan:

Ic) pernyataan kesesuaian dengan peraturan Bapepam dan LK dalam pelaksanaan transaksi kombinasi
bisnis: dan

d) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal berikut secara keseluruhan, sehubungan dengan
perolehan atas entitas anak dan unit bisnis lainnya selama suatu periode:

jumlah harga yang dibayarkan,

bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas,

jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya apabila Pengendalian
diperoleh: dan

jumlah aset dan liabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya
apabila Pengendalian diperoleh, diikhtisarkan berdasarkan kategori utamanya.

Ld

Pa aa

&

(Catatan 4
(Catatan 4

Page 69 OCR 0.926
Page 69 of 80

27) ISegmen Operasi

“)

2
3)

(1)

2

3)

Yang harus diungkapkan antara lain :
ja) pengungkapan pada leel segmen,

informasi umum, yang terdiri dari:

(a) faktor-faktor yang digunakan oleh manajemen untuk mengidentifikasi segmen
dilaporkan: dan

(b) jenis produk dan jasa yang menghasilkan pendapatan dari setiap segmen dilaporkan:

informasi mengenai laba atau rugi segmen, termasuk pendapatan dan beban tertentu, aset

segmen, dan liabilitas segmen dari segmen dilaporkan, serta dasar pengukurannya:

rekonsiliasi dari total pendapatan segmen, ukuran laba atau rugi segmen dilaporkan, aset

segmen, liabilitas segmen, dan unsur segmen material lainnya terhadap jumlah yang terkait

dalam laporan keuangan Perusahaan,

b) pengungkapan pada leel entitas

Informasi produk dan jasa
Pendapatan dari pelanggan eksternal untuk setiap produk dan jasa atau setiap kelompok
produk dan jasa yang serupa.
Informasi wilayah geografis
(a) Pendapatan dari pelanggan eksternal yang diatribusikan kepada:
Ii. negara domisili Perusahaan, dan
ii. semua negara asing secara total dimana Perusahaan memperoleh pendapatan.
Dalam hal pendapatan dari suatu negara asing secara individual jumlahnya material,
pendapatan tersebut diungkapkan secara terpisah, termasuk dasar pengatribusian
pendapatannya kepada negara tersebut secara individual.
(b) Aset tidak lancar selain instrumen keuangan, aset pajak yang ditangguhkan, aset
imbalan pascakerja, dan hak yang terjadi akibat kontrak asuransi yang berlokasi di:
Ii. negara domisili Perusahaan: dan
Ii. semua negara asing secara total dimana Perusahaan memiliki aset. Dalam hal aset
dari suatu negara asing secara individual jumlahnya material, maka aset tersebut
diungkapkan secara terpisah.
Informasi pelanggan utama
Dalarn hal pendapatan dari transaksi dengan pelanggan eksternal tunggal mencapai 10Y6
(sepuluh perseratus) atau lebih dari pendapatan konsolidasi, Perusahaan harus
mengungkapkan:
(a) fakta,
(b) total pendapatan dari setiap pelanggan: dan
(c) identitas segmen yang melaporkan pendapatan tersebut.

LX

Na

(Catatan 45

(Catatan 45
(Catatan 45

(Catatan 45

(Catatan 45
(Catatan 45

(Catatan 35
(Catatan 35
(Catatan 35

Page 70 OCR 0.944
Page 70 of 80

28) |Operasi yang Dihentikan
a) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) uraian tentang alasan operasi dihentikan:
(2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan yang
diharapkan, cara, dan waktu pelepasan dari aset dan liabilitas operasi yang dihentikan, dan
(3) pengaruh dari operasi yang dihentikan terhadap segmen yang dilaporkan dari aset tidak
lancar atau kelompok lepasan disajikan sesuai SAK yang berlaku.
b) Yang harus diungkapkan atas informasi terkait dengan laba (rugi) operasi yang dihentikan, antara lain:
(1) analisa atas jumlah tunggal yang disajikan dalam laporan laba rugi komprehensif meliputi:
(a) pendapatan, beban, dan laba atau rugi sebelum pajak dari operasi yang dihentikan dan
beban pajak penghasilan yang terkait: dan
(b) laba atau rugi yang diakui dalam pengukuran ke Nilai Wajar setelah dikurangi biaya
untuk menjual atau pelepasan aset atau kelompok lepasan yang terkait dengan operasi
yang dihentikan dan beban pajak penghasilan yang terkait:
(2) arus kas neto yang dapat diatribusikan pada aktivitas operasi, investasi dan pendanaan dari
operasi yang dihentikan, dan
(3) jumlah penghasilan dari operasi yang dilanjutkan dan operasi yang dihentikan yang dapat
diatribusikan pada pemilik entitas induk.
29) |Instrumen Derivatif selain Derivatif Melekat

a)
b)

)

Perusahaan wajib mengelompokkan instrumen derivatif sesuai dengan tujuannya, yaitu untuk

lindung nilai atau tujuan lainnya (non lindung nilai), seperti untuk tujuan spekulasi,

Perusahaan yang memiliki atau menerbitkan instrumen derivatif wajib mengungkapkan untuk

setiap kontrak instrumen derivatif dalam kelompok klasifikasi lindung nilai dan kelompok non

lindung nilai:

(1) hakikat dan sifat dari transaksi, berupa transaksi berjangka dalam bentuk aluta, bunga,
komoditas atau lain-lain:

(2) pihak lawan transaksi (counterparties),

(3) tanggal jatuh tempo:

(4) nilai keseluruhan kontrak dan Nilai Wajar pada tanggal laporan posisi keuangan,

(5) beban atau Pendapatan pada periode pelaporan,

(6) pos Aset dan/atau Liabilitas yang dilindung nilai: dan

(7) persyaratan penting lainnya.

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Hal-hal yang diperlukan untuk memahami tujuan transaksi derivatif dan strategi untuk
mencapai tujuan tersebut,

(2) Kebijakan manajemen risiko untuk setiap klasifikasi lindung nilai, termasuk penjelasan

mengenai Aset dan/atau Liabilitas dan jenis transaksi yang dilindung nilai: dan
(3) Bagi instrumen yang tidak dimaksudkan sebagai suatu lindung nilai, disebutkan tujuannya.

KL Katak

(Catatan 41

(Catatan 41

(Catatan 41
(Catatan 41
(Catatan 41
(Catatan 41
(Catatan 41
(Catatan 41

(Catatan 47

(Catatan 47

Page 71 OCR 0.938
Page 71of 80

30) Wajar Instrumen Keuangan
Yang harus diungkapkan untuk setiap kelompok aset keuangan dan liabilitas keuangan antara lain:
ja) Nilai Wajar setiap kelompok Aset dan Liabilitas tersebut dengan cara yang memungkinkan untuk (Catatan 46
dapat diperbandingkan dengan nilai tercatat dalam laporan posisi keuangan: dan
b) hierarki, metode, dan asumsi signifikan yang digunakan dalam menentukan Nilai Wajar aset (Catatan 46
keuangan dan liabilitas keuangan.
31) |dividen
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) jumlah dividen dan dividen per saham yang telah dideklarasikan dan dibayarkan sebagai distribusi (Catatan 31
kepada pemilik pada periode pelaporan:
b) jumlah utang dividen untuk:
(1) periode pelaporan, dan Halaman 2
(2) periode sebelumnya: Halaman 2
c) jumlah dividen dan dividen per saham yang diusulkan atau dideklarasikan setelah periode
pelaporan tetapi sebelum tanggal penyelesaian laporan keuangan dan tidak diakui sebagai Liabilitas
kepada pemilik pada akhir periode pelaporan: dan
d) jumlah dividen preferen kumulatif yang tidak diakui.
32) IBagian Partisipasi dalam Ventura Bersama
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) jumlah agregat dari liabilitas kontinjensi dengan jumlah liabilitas kontinjensi lainnya secara terpisah,
b) jumlah agregat dari komitmen modal terkait dengan bagian partisipasinya dalam Ventura Bersama
secara terpisah dari komitmen lainnya:
c) daftar dan penjelasan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama yang signifikan dan bagian catatan 13
partisipasi kepemilikan dalam pengendalian bersama entitas: dan
d) dalam hal Ventura Bersama diakui dalam pengendalian bersama entitas, agar ditambahkan
pengungkapan tambahan tentang:
(1) metode yang digunakan untuk mengakui bagian partisipasinya: dan (Catatan 2z
(2) jumlah agregat setiap aset lancar, aset tidak lancar, liabilitas jangka pendek, liabilitas jangka
panjang, penghasilan dan beban yang terkait dengan bagian partisipasinya dalam ventura (Catatan 13

Bersama.

Page 72 OCR 0.918
Page 72 of 80

tan dan Kontinjensi
Perikatan
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) perikatan yang meliputi:
(a) perjanjian sewa, keagenan dan distribusi, bantuan manajemen dan teknis, royalti, dan
lisensi, diungkapkan:
i. pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian,
ii. periode berlakunya perikatan:
dasar penentuan kompensasi dan denda,
iv. jumlah beban atau pendapatan pada periode pelaporan: dan
v. pembatasan-pembatasan lainnya:
(b) kontrak atau perjanjian yang memerlukan penggunaan dana di masa yang akan datang,
seperti: pembangunan pabrik, perjanjian pembelian, ikatan untuk investasi, diungkapkan:
i. pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian:
ii. periode berlakunya perikatan:
iii. nilai keseluruhan, mata uang, dan bagian yang telah direalisasi: dan
iv. sanksi-sanksi,
(2) pemberian jaminan atau garansi, diungkapkan:
(a) pihak-pihak yang dijamin dan yang menerima jaminan, yang dipisahkan antara pihak
berelasi dan pihak ketiga untuk pihak yang dijamin:
(b) latar belakang dikeluarkannya jaminan:
(c) periode berlakunya jaminan: dan
(d) nilai jaminan,
(3) fasilitas kredit yang belum digunakan, misalnya fasilitas L/C, cerukan bank, dan
(4) uraian mengenai sifat, jenis, jumlah dan batasan-batasannya.

EN

KLL 4

(Catatan 48

Catatan 48
(Catatan 48
(Catatan 48
(Catatan 48

(Catatan 26

(Catatan 26
(Catatan 26
(Catatan 26

Page 73 OCR 0.924
b)

Page 73of80

Kontinjensi
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) perkara atau sengketa hukum,
diungkapkan:
(a) pihak-pihak yang terkait:
(b) jumlah yang diperkarakan:
(c) latar belakang, isi dan status perkaradan pendapat hukum (legal opinion): dan
(d) dampak keuangan,
(2) Peraturan Pemerintah yang berdampak terhadap Perusahaan, misalnya masalah lingkungan

hidup, diunakapkan uraian singkat tentang peraturan dan estimasi dampak keuangannya:
(3) kemungkinan liabilitas pajak tambahan:

(a) jenis ketetapan atau tagihan pajak, jenis pajak, tahun pajak serta jumlah pokok dan
denda atau bunganya: dan

(b) sikap Perusahaan terhadap ketetapan atau tagihan pajak (keberatan atau banding):

(4) peristiwa kontinjensi lainnya, yang diungkapkan antara lain:

(a) karakteristik aset atau liabilitas kontinjensi:

(b) estimasi dari dampak keuangannya:

(c) indikasi tentang ketidakpastian yang terkait dengan jumlah atau waktu arus keluar sumber
daya, dan

(d) kemungkinan penggantian oleh pihak ketiga.

Sa

34)

Khusus Industri Perkebunan
Perkebunan Inti Rakyat dan Plasma
Yang harus diungkapkan antara lain:

3)
b)
c)
d)
e)
»

Isi perjanjian kerjasama IR/Plasma,

Pihak-pihak yang terkait dalam kerjasama,

Lokasi aset dan jangka waktu pengelolaan:

Hak dan liabilitas dari masing-masing pihak dalam kerjasama,
Ketentuan tentang perbahan perjanjian kerjasama: dan

Isi perubahan perjanjian, jika ada.

Na

Page 74 OCR 0.925
Page 74 of 80

35) |Manajemen Risiko Keuangan

ja) Perusahaan harus mengungkapkan informasi yang memungkinkan para pengguna laporan keuangan
untuk mengevaluasi sifat dan luas risiko yang timbul dari instrumen keuangan, serta kebijakan
dalam pengelolaan risiko, termasuk, namun tidak terbatas pada risiko sebagai berikut:

(1) risiko kredit, antara lain ikhtisar analisis umur aset keuangan yang belum jatuh tempo atau vV (Catatan 47
tidak mengalami penurunan nilai dan yang lewat jatuh tempo pada akhir periode pelaporan
tetapi tidak mengalami penurunan nilai,

(2) risiko likuiditas, antara lain:

(a) analisis jatuh tempo untuk liabilitas keuangan derivatif dan nonderivatif yang v (Catatan 47
menunjukkan sisa jatuh tempo kontraktual yang bertujuan untuk pemahaman terhadap
periode arus kas, dan

(b) deskripsi mengenai cara Perusahaan mengelola risiko likuiditas: v (Catatan 47

(3) risiko pasar, antara lain analisis sensitivitas untuk setiap jenis risiko pasar dimana entitas v (Catatan 47
terdampak pada akhir periode pelaporan, yang menunjukkan dampak perubahan pada
variabel risiko yang relean pada tanggal tersebut terhadap laba rugi dan ekuitas, dan

(4) risiko lainnya yang dimiliki oleh Perusahaan. v (Catatan 47
b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) terdiri dari pengungkapan kualitatif dan v (Catatan 47
pengungkapan kuantitatif untuk setiap jenis risiko yana tii n.kei an.

36) |Khusus Industri Perbankan
a) Rasio Kecukupan Modal (Capital Adeguacy Ratio)
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian perhitungan dan jumlah rasio kecukupan modal pada tanggal laporan posisi keuangan:
(2) Posisi CAR minimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia: dan
(3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan CAR.

Da

b) Posisi Deisa Neto
Yang harus diungkapkan antara lain:
(en) ian perhitungan dan posisi deisa neto menurut jenis mata uang pada tanggal laporan
i keuangan:
(2) Posisi deisa neto maksimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia:
(3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan posisi deisa neto.
Ic) Jaminan Pemerintah terhadap Liabilitas Pembayaran Bank Umum
Yang harus diungkapkan antara lain dasar hukum yang melandasi jaminan atas dana pihak ketiga
di bank.
Id) Aktivitas Fiduciary
Yang harus diungkapkan antara lain uraian masing-masing aktivitas fiduciary yang meliputi jasa v
kustodian, wali amanat, pengelolaan investasi dan reksadana.

Ba NN

Page 75 OCR 0.920
Page 75 of 80

37) IKuasi-Reorganisasi

Yang harus diungkapkan antara lain uraian mengenai kegiatan kuasi-reorganisasi yang meliputi:

a) Jumlah saldo negatif yang dieliminasi dalam laporan posisi keuangan dan jumlah tersebut disajikan
selama tiga tahun berurutan sejak kuasi-reorganisasi:

b) Status going concern perusahaan dan rencana manajemen dan pemegang saham setelah kuasi-
reorganisasi yang menggambarkan prospek usaha di masa mendatang:

c) Penyajian laporan posisi keuangan sebelum, pada saat dan sesudah kuasi-reorganisasi:

d) Rincian dari jumlah yang membentuk akun selisih penilaian Aset dan liabilitas sebelum digunakan
untuk mengeliminasi defisit: dan

e) Keterangan tentang tanggal terjadinya kuasi-reorganisasi pada akun saldo laba dalam laporan posisi
keuangan untuk jangka waktu 10 tahun ke depan sejak kuasi-reorganisasi.

RKA td

38) IPengelolaan Modal

Yang harus diungkapkan antara lain :

a) informasi kualitatif tentang tujuan, kebijakan, dan proses Perusahaan dalam mengelola
permodalannya, termasuk:
(1) deskripsi tentang bagian yang dikelola sebagai modal,

(2) sifat persyaratan dan implementasinya dalam hal Perusahaan diharuskan untuk memenuhi
persyaratan permodalan yang disyaratkan oleh pihak eksternal: dan

(3) cara Perusahaan memenuhi tujuannya dalam mengelola permodalannya,
b) ringkasan data kuantitatif tentang bagian yang dikelola sebagai modal:
c) setiap perubahan pada angka a) dan angka b) dari periode sebelumnya:

d) pernyataan atas kepatuhan terhadap setiap persyaratan permodalan dari pihak eksternal (jika
ada), dan

e) konsekuensi dari ketidakpatuhan persyaratan permodalan dari pihak eksternal, apabila terjadi
ketidakpatuhan.

(Catatan 28
(Catatan 28

(Catatan 28
(Catatan 28
(Catatan 28
(Catatan 23, 28

BN an

(Catatan 23

39) |Transaksi Nonkas

Yang harus diungkapkan antara lain :
Transaksi pada aktivitas investasi dan pendanaan yang tidak memerlukan penggunaan Kas dan Setara Kas yang tidak v (Catatan 50
termasuk dalam laporan arus kas.
Transaksi tersebut antara lain berupa perolehan Aset secara kredit atau sewa pembiayaan, akuisisi melalui penerbitan v (Catatan 50
saham, dan konersi utang menjadi modal.

Page 76 OCR 0.922
Page 76 of 80

(Pembayaran Berbasis Saham
Yang harus diungkapkan antara lain :

jangka panjang:

waktu maksimum atas opsi yang diberikan, dan metode penyelesaian,

Id) untuk opsi saham yang dieksekusi selama periode, rata-rata tertimbang harga saham pada
tanggal eksekusi atau selama periode pelaporan:

e) kisaran harga eksekusi dan rata-rata tertimbang sisa umur kontrak untuk opsi saham yang
beredar pada akhir periode,

f) penentuan Nilai Wajar dengan mengungkapkan paling kurang hal-hal sebagai berikut:

pada tanggal pengukuran dan informasi tentang bagaimana Nilai Wajar tersebut
diukur, dan

(2) jumlah dan rata-rata tertimbang nilai wajar instrumen ekuitas tersebut pada tanggal

ekuitas lain yang diberikan selama suatu periode (yaitu selain opsi saham):
9) dampak transaksi pembayaran berbasis saham terhadap laba rugi Perusahaan dalam suatu
periode dan terhadap posisi keuangannya.

a) rincian jumlah Liabilitas atas pembayaran berbasis saham baik untuk jangka pendek ataupun

b) penjelasan mengenai setiap jenis perjanjian pembayaran berbasis saham yang ada pada suatu
periode, termasuk syarat dan ketentuan umum setiap perjanjian, seperti kondisi esting, jangka

&

Ic) jumlah dan rata-rata tertimbang harga eksekusi opsi saham untuk setiap kelompok opsi saham,

NN

(1) opsi yang diberikan selama suatu periode, rata-rata tertimbang Nilai Wajar opsi tersebut

&

pengukuran, dan informasi tentang pengukuran Nilai Wajar tersebut untuk instrumen

(Catatan 30

(Catatan 30

(Catatan 30

(Catatan 30

(Catatan 30

(Catatan 30

(Catatan 30

(Catatan 30

(Catatan 30

Khusus Industri Asuransi:

ja) Analisis kekayaan dan Perhitungan Batas Tingkat Solabilitas

Yang harus diungkapkan antara lain :

(1) Analisis Kekayaan:

(2) Perhitungan batas tingkat solabilitas,

(3) Batas tingkat solabilitas yang harus dipenuhi:

(4) Tingkat solabilitas yang dicapai perusahaan per tanggal pelaporan: dan
(5) Jumlah investasi yang diperkenankan dalam perhitungan solabilitas.

NN

Aset Liabilitas dan Hasil Usaha Program Asuransi Syariah

Hal-hal yang harus diungkapkan:

Ia) Ijin Menteri Keuangan atas pendirian unit Asuransi Syariah,

b) Jenis Akad Asuransi Syariah,

Cc) Rincian Aset, Liabilitas, Pendapatan, Beban, dan Laba Usaha Unit Asuransi Syariah: dan
d) Zakat.

KL

Page 77 OCR 0.914
Page 77 of 80

tidak dapat dibuat.

43) |Informasi Penting Lainnya
Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari:
a) Kontrak reasuransi: v
b) Perjanjian penting dan ikatan lainnya: (Catatan 48
Ic) Rasio keuangan penting: (Catatan 47
Id) Pendapatan, beban dan hasil underwriting: dan v
e) Peristiwa atau keadaan yang mempengaruhi kinerja atau kelangsungan hidup perusahaan. v
44) IKhusus Industri Kehutanan :
ja) Rincian olume penjualan kayu bulat (jenis kayu): v
b) Pemenuhan liabilitas terhadap negara seperti DR, IHH, BPPHH, IHPH dan iuran wajib lainnya: v
Cc) Realisasi kegiatan dan biaya yang berhubungan dengan pelaksanaan penanaman kembali hutan v
alam (TPTI, pembinaan dan perlindungan hutan, penanaman tanah kosong dan usaha lainnya
untuk kelestarian alam),
Id) Realisasi jenis kegiatan sehubungan pelaksanaan Bina desa hutan dan biayanya, v
le) Khusus HTI, diungkapkan realisasi anggaran dan penanaman pada periode berjalan dan v
akumulasinya: dan
If) — Sehubungan dengan pembangunan sarana dan prasarana :
(1) Realisasi pembangunan jalan dan jembatan serta pemeliharaannya: dan vV
(2) Jenis jalan yang dibangun pada periode berjalan dan akumulasinya. v
45) |Peristiwa Setelah Periode Pelaporan
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) dalam hal Perusahaan menerima informasi setelah periode pelaporan tentang kondisi yang ada (Catatan 53
pada akhir periode pelaporan, maka Perusahaan memutakhirkan pengungkapan kondisi tersebut
sesuai dengan informasi terkini: dan
contoh peristiwa setelah periode pelaporan yang mensyaratkan entitas untuk menyesuaikan jumlah
yang diakui dalam laporan keuangannya, atau untuk mengakui peristiwa yang sebelumnya tidak
diakui:
b) dalam hal terdapat peristiwa non penyesuai yang material setelah periode pelaporan, maka
Perusahaan mengungkapkan uraian peristiwa, misalnya:
(1) tanggal terjadinya, (Catatan 53
(2) sifat peristiwa, dan (Catatan 53
(3) estimasi atas dampak keuangan, atau pernyataan dan alasan bahwa estimasi tersebut v

Page 78 OCR 0.932
46)

Page 78 of 80

Perkembangan Terakhir Standar Akuntansi Keuangan dan Peraturan yang Terk:
Perusahaan

Dalam hal Perusahaan belum menerapkan suatu SAK dan/atau peraturan yang terkait dengan aktivitas Perusahaan,

yang telah diterbitkan tetapi belum efektif berlaku, Yang harus diungkapkan antara lain:
a) judul SAK dan jenis peraturan baru tersebut:

b) sifat dari perubahan yang belum berlaku efektif atau perubahan kebijakan akuntansi:
c) tanggal penerapan SAK dan peraturan baru tersebut disyaratkan: dan

d) pembahasan mengenai dampak penerapan awal SAK dan peraturan baru atas laporan
keuangan atau pernyataan manajemen bahwa dampak tersebut tidak dapat diketahui atau
diestimasi secara wajar.

dengan Aktivitas

KAL

(Catatan 52
(Catatan 52
(Catatan 52
(Catatan 52

47

Reklasifikasi

aa) Dalam hal Perusahaan mengubah penyajian atau pengklasifikasian pos-pos dalam laporan
keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan antara lain:

(1) efek
(2) jumlah masing-masing pos atau gabungan beberapa pos yang direklasifikasi: dan
(3) alasan reklasifikasi.

b) Dalam hal reklasifikasi jumlah komparatif tidak praktis untuk dilakukan, maka Perusahaan harus

mengungkapkan:
(1) alasan tidak mereklasifikasi jumlah tersebut: dan
(2) sifat penyesuaian yang akan dilakukan jika jumlah tersebut direklasifikasi.

KL.

48)

Hibah Pemerintah

'Setiap Hibah Pemerintah yang diterima, Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai berikut:

ja) sifat dan luas Hibah Pemerintah yang diakui dalam laporan keuangan dan indikasi bentuk lain
dari bantuan pemerintah, dan

b) kondisi yang belum terpenuhi dan kontinjensi lain yang melekat atas bantuan pemerintah yang
telah diakui.

Page 79 OCR 0.931
Page 79 of 80

legara Lain
la) Ketentuan ini berlaku bagi Perusahaan yang menyusun laporan keuangan dengan menggunakan v
standar akuntansi selain SAK untuk memenuhi persyaratan otoritas pasar modal di negara lain
atau dalam rangka penawaran Efek di negara lain.
b) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) ringkasan perbedaan SAK dengan standar akuntansi di negara lain:
(2) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan posisi keuangan beserta penjelasannya: dan
(3) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan laba rugi komprehensif beserta penjelasannya.

c) Dalam hal Perusahaan dipersyaratkan oleh otoritas pasar modal di negara lain untuk melakukan
pengungkapan tambahan mengikuti ketentuan yang berlaku di negara tersebut, maka
pengungkapan tersebut wajib ditambahkan dalam laporan keuangan.

NN

50) informasi Penting Lainnya
Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari peristiwa atau keadaan tertentu yang v (Catatan 49
mempengaruhi kinerja perusahaan, seperti peristiwa/keadaan yang mempengaruhi kelangsungan hidup perusahaan.

Page 80 OCR 0.799
Page 80 of 80

Jakarta, 11 Maret 2025
PT TBS Energi Utama Tbk

ts
ii

Direktur A

File

File Open PDF
Source IDX
Size5.08 MB
Published12 Mar 2025
Pages80
Characters154,272
Text sourceOCR
OCR confidence0.912

Names mentioned 8 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org TBS Energi Utama Tbk p.1 ×5
unresolved org Purwantono p.1
unresolved org Bapepam-LK p.2 ×2
unresolved org Menteri Keuangan p.4 ×2
unresolved org Bank Indonesia p.9 ×13
unresolved org Direktorat Jenderal Pajak p.33
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia p.51
unresolved org Bapepam p.68 ×2

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 6

FinancialStatement-2024-Tahunan-TOBA.xlsx done
inlineXBRL.zip done
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result