Back to announcement
20260905_DOOH_Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Bursa_32145252_lamp2.pdf
Other Text extracted DOOHSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 4
Page 1
Jakarta, 04 September 2026
No. : 028/CORSEC/EMS/SRT/IX/2026
Lampiran : 1 (satu)
Perihal : Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Bursa
Kepada Yth.
PT Bursa Efek Indonesia
Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 1 Lantai 6
Jl. Jendral Sudirman Kav. 52-53
Jakarta Selatan 12190
Attn : Lidia M. Panjaitan
Kadiv Penilaian Perusahaan 3
Dengan hormat,
Menunjuk Surat PT Bursa Efek Indonesia (“BEI”) Nomor S-11250/BEI.PP3/09-2026 tanggal 03 September 2026
perihal Permintaan Penjelasan BEI ("Surat BEI") maka melalui surat ini kami bermaksud untuk menyampaikan
Tanggapan tersebut.
Demikian tanggapan ini kami sampaikan. Atas perhatian dan kerja sama yang baik, kami ucapkan terima kasih.
Hormat kami,
PT Era Media Sejahtera Tbk.
Vicktor Aritonang
Direktur Utama
Page 2
Lampiran Surat Nomor S-11250/BEI.PP3/09-2026
Permintaan Penjelasan Bursa
1. Sehubungan tanggapan Perseroan pada poin 5 sebelumnya, agar dijelaskan latar belakang
Perseroan memasukkan transaksi penjualan perangkat modem sebagaimana disebutkan ke
dalam aktivitas penerimaan operasi lainnya dimana disebutkan sebelumnya bahwa
seharusnya disajikan sebagai arus kas masuk aktivitas investasi.
Tanggapan :
Sebagaimana telah disampaikan Perseroan pada poin 5 tanggapan sebelumnya, penerimaan
kas sebesar Rp16.520.000.000 berasal dari penjualan Perangkat Modem CPE Wireless Tipe
C200 kepada PT Lintas Daya Andalan berdasarkan Perjanjian No. 0903/PKPB/ERA-
LDA/II/2026 tanggal 20 Februari 2026, dengan keuntungan penjualan aset tetap yang diakui
Perseroan sebesar Rp2.065.000.000 (Catatan 11).
Perseroan mengonfirmasi bahwa hal ini merupakan kesalahan klasifikasi penyajian
sebagaimana telah diakui pada tanggapan sebelumnya. Sesuai dengan PSAK 2 tentang
Laporan Arus Kas, penerimaan kas dari pelepasan aset tetap seharusnya disajikan sebagai
arus kas masuk dari aktivitas investasi. Perseroan telah melakukan koreksi dengan
memindahkan penerimaan kas tersebut dari pos 'Penerimaan kas dari pelanggan/aktivitas
operasi lainnya' menjadi pos tersendiri 'Penerimaan dari penjualan aset tetap' pada aktivitas
investasi dalam Laporan Arus Kas Konsolidasian Interim Perseroan, yang telah disampaikan
pada laporan keuangan yang telah disesuaikan kepada Bursa Efek Indonesia.
2. Berdasarkan tanggapan Perseroan pada poin 16 sebelumnya berkaitan dengan penerimaan
kas untuk aktivitas operasi, agar disampaikan kembali rincian masing-masing pos dari rincian
yang telah disampaikan Perseroan sebelumnya.
Tanggapan :
Merujuk pada poin 16 tanggapan sebelumnya, berikut rincian komponen yang membentuk
pos 'Pembayaran (penerimaan) kas untuk aktivitas operasi lainnya' periode tiga bulan yang
berakhir 31 Maret 2026 sebesar Rp8.739.068.883, dihitung berdasarkan perubahan saldo
akun-akun terkait antara 31 Desember 2025 dan 31 Maret 2026 sebagai berikut :
Keterangan Refer Nilai (Rp)
Penurunan piutang lain-lain - pihak ketiga (Catatan 6) Rp721.467.793
Penurunan biaya dibayar di muka (Catatan 8) Rp2.647.954.155
Kenaikan pajak dibayar di muka (Catatan 18a) (Rp8.990.992.462)
Kenaikan utang pajak (Catatan 18b) Rp4.777.333.816
Penurunan beban akrual (Catatan 16) (Rp5.261.905.625)
Beban usaha dan operasional (neto) serta dampak (Rp2.632.926.560)
pelepasan entitas anak PT Konsultan Strategi
Penjualan (KSP) yang tidak lagi dikonsolidasikan
sejak Maret 2026
Jumlah (Rp8.739.068.883)
Page 3
Penurunan piutang lain-lain pihak berelasi (dari Rp6.925.741.115 menjadi Rp19.000.000),
penurunan pendapatan diterima di muka, dan penurunan aset pajak tangguhan tidak
dimasukkan dalam pos ini karena masing-masing telah tercermin secara terpisah pada
perhitungan penerimaan kas dari pelanggan (poin 15) atau bersifat nonkas sehubungan
dengan pelepasan entitas anak KSP.
3. Pada tanggapan Perseroan poin 9 sebelumnya, disampaikan bahwa pinjaman dari PT
Prambanan Investasi Sukses per 31 Maret 2026 tidak diberlakukan bunga. Namun
berdasarkan CaLK nomor 30 terdapat informasi Perseroan membukukan beban bunga per 31
Desember 2025 sebesar Rp657,79 juta. Atas hal tersebut agar dijelaskan:
a. Latar belakang per 31 Desember 2025 dibukukan beban bunga tersebut.
b. Apabila terdapat skema pembayaran bunga, agar disampaikan skema jadwal dan
nilai pembayaran bunga setiap jadwal pembayarannya.
Tanggapan :
a. Latar belakang pembukuan beban bunga per 31 Desember 2025 sebesar
Rp657.798.671 disebabkan Perseroan menerima tambahan fasilitas dari PIS selaku
pemegang saham. Karena pinjaman diberikan di bawah suku bunga pasar, pada
pengakuan awal liabilitas tersebut diukur pada nilai wajar sesuai PSAK 109, dengan
selisih antara nilai nominal dan nilai wajar sebesar Rp2.809.757.979 ('keuntungan
hari ke-1') dan diamortisasi sebesar Rp657.798.671 pada Laporan Laba Rugi tahun
2025. Dengan demikian, beban bunga tersebut merupakan beban akuntansi
(amortisasi diskonto) dan bukan bunga kontraktual/kas yang dibebankan atau
dibayarkan kepada PIS.
b. Tidak terdapat skema pembayaran bunga berkala/angsuran karena pinjaman tidak
dikenakan bunga kontraktual. Kewajiban pokok pinjaman wajib diselesaikan secara
penuh (bullet payment) paling lambat pada tanggal 31 Desember 2027, dengan opsi
pembayaran dipercepat sebelum jatuh tempo sesuai kesepakatan para pihak.
4. Sehubungan dengan tanggapan Perseroan poin 15, Perseroan telah menyampaikan rincian
perhitungan penerimaan kas dari pelanggan. Atas hal tersebut, agar dijelaskan:
a. Rincian perhitungan penurunan piutang usaha sebesar Rp57,72 miliar.
b. Rincian perhitungan penurunan pendapatan diterima dimuka sebesar
Rp1,4 miliar.
Tanggapan :
a. Rincian perhitungan penurunan piutang usaha sebesar Rp57.724.277.633:
Keterangan Refer Nilai (Rp)
Saldo piutang usaha - pihak ketiga (neto) per 31 (Catatan 5) Rp106.597.644.877
Desember 2025
Saldo piutang usaha - pihak ketiga (neto) per 31 Maret (Catatan 5) Rp44.902.166.634
2026
Movement piutang usaha neto Rp61.695.478.243
bagian nonkas berupa penyesuaian saldo piutang (Catatan 5) (Rp3.971.200.610)
usaha dan penyisihan kerugian penurunan nilai piutang
Page 4
Keterangan Refer Nilai (Rp)
usaha (CKPN) sehubungan dengan pelepasan entitas
anak PT Konsultan Strategi Penjualan (KSP) pada Maret
2026
Penurunan piutang usaha yang bersifat kas (Catatan 16) Rp57.724.277.633
b. Rincian perhitungan penurunan pendapatan diterima di muka sebesar Rp1,4 miliar:
Keterangan Refer Nilai (Rp)
Saldo pendapatan diterima di muka - pihak ketiga (Catatan 17) Rp1.455.984.867
per 31 Desember 2025
Saldo pendapatan diterima di muka - pihak ketiga (Catatan 17) Rp4.200.000
per 31 Maret 2026
Penurunan / Movement (realisasi pendapatan Rp1.451.784.867
atas jasa yang telah diberikan pada periode
berjalan)
5. Sehubungan dengan adanya inkonsistensi informasi disclosure pada CaLK nomor 17 yang
berbeda dengan Laporan Posisi Keuangan, agar Perseroan melakukan koreksi pada
penyampaian laporan keuangan tersebut.
Tanggapan :
Perseroan telah melakukan koreksi pada laporan keuangan yang dimaksud.
6. Sehubungan dengan tanggapan Perseroan pada poin 14 dan 18 sebelumnya mengenai rincian
Laporan Arus Kas, agar Perseroan melakukan koreksi pada penyampaian laporan keuangan
tersebut.
Tanggapan :
Perseroan telah melakukan koreksi pada laporan keuangan yang dimaksud.
7. Berdasarkan tanggapan Perseroan pada poin 17, agar Perseroan menyampaikan
perbaikan laporan keuangan dengan melengkapi pengungkapan transaksi nonkas
dimaksud pada CaLK 35 atas laporan keuangan tersebut.
Tanggapan :
Perseroan telah melakukan koreksi pada laporan keuangan yang dimaksud.
Names mentioned 5 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
PT Lintas Daya Andalan
p.2
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.