Back to announcement
FinancialStatement-2025-Tahunan-IIFF.pdf
Financial statement Text extracted IIFFSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 76
Page 1
Nomor Surat S.0285/II/IIF/2026
Nama Emiten PT Indonesia Infrastructure Finance
Kode Emiten IIFF
Perihal Penyampaian Laporan Keuangan Tahunan (KOREKSI)
Perseroan dengan ini menyampaikan laporan keuangan untuk Tahun Bulan yang berakhir pada 31/12/2025 dengan ikhtisar sebagai berikut :
Informasi mengenai anak perusahaan Perseroan sebagai berikut :
No Nama Kegiatan Lokasi Tahun Status Jumlah Aset Satuan Mata Persentase
Usaha Komersil Operasi Uang (%)
1 PT Indonesia Pembiayaan jakarta 2025 Aktif 15.389.123 JUTAAN IDR 100.0
Infrastructure Infrastructure
Finance
Dokumen ini merupakan dokumen resmi PT Indonesia Infrastructure Finance yang tidak memerlukan tanda tangan karena dihasilkan secara
elektronik. PT Indonesia Infrastructure Finance bertanggung jawab penuh atas informasi tertera di dalam dokumen ini.
Page 2
[1000000] General information
Informasi umum General information
31 December 2025
Informasi umum General information
Nama entitas PT Indonesia Infrastructure Finance Entity name
Penjelasan perubahan nama Explanation of change in
dari akhir periode laporan name from the end of the
sebelumnya preceding reporting period
Kode entitas IIFF Entity code
Nomor identifikasi entitas AA735 Entity identification number
Industri utama entitas Pembiayaan / Financing Entity main industry
Standar akutansi yang dipilih PSAK Selected accounting
standards
Sektor G. Financials Sector
Subsektor G2. Financing Service Subsector
Industri G22. Business Financing Industry
Subindustri G222. Specialize Business Financing Subindustry
Informasi pemegang saham No Controlling Shareholder Controlling shareholder
pengendali information
Jenis entitas Local Company - Indonesia Jurisdiction Type of entity
Jenis efek yang dicatatkan Obligasi / Bond Type of listed securities
Jenis papan perdagangan Type of board on which the
tempat entitas tercatat entity is listed
Apakah merupakan laporan Entitas tunggal / Single entity Whether the financial
keuangan satu entitas atau statements are of an
suatu kelompok entitas individual entity or a group of
entities
Periode penyampaian Tahunan / Annual Period of financial
laporan keuangan statements submissions
Tanggal Surat Pernyataan February 06, 2026 Date Of Board Of Directors'
Direksi Statement Letter
Tanggal awal periode January 01, 2025 Current period start date
berjalan
Tanggal akhir periode December 31, 2025 Current period end date
berjalan
Tanggal akhir tahun December 31, 2024 Prior year end date
sebelumnya
Tanggal awal periode January 01, 2024 Prior period start date
sebelumnya
Tanggal akhir periode December 31, 2024 Prior period end date
sebelumnya
Tanggal akhir 2 tahun December 31, 2023 Prior 2 year end date
sebelumnya
Mata uang pelaporan Rupiah / IDR Description of presentation
currency
Kurs konversi pada tanggal 16,782.00000 Conversion rate at reporting
pelaporan jika mata uang date if presentation currency
penyajian selain rupiah is other than rupiah
Pembulatan yang digunakan Jutaan / In Million Level of rounding used in
dalam penyajian jumlah financial statements
dalam laporan keuangan
Jenis laporan atas laporan Diaudit / Audited Type of report on financial
keuangan statements
Jenis opini auditor Wajar Tanpa Modifikasian / Unqualified Type of auditor's opinion
Hal yang diungkapkan dalam Matters disclosed in
Page 3
paragraf pendapat untuk emphasis-of-matter or
penekanan atas suatu other-matter paragraph, if
masalah atau paragraf any
penjelasan lainnya, jika ada
Hasil penugasan review Result of review engagement
Opini Hal Audit Utama Ya / Yes Any Key Audit Matters
Opinion
Jumlah Hal Audit Utama 3 Total Key Audit Matters
Paragraf Hal Audit Utama Hal audit utama adalah hal-hal yang, Key Audit Matters Paragraph
menurut pertimbangan profesional kami,
merupakan hal yang paling signifikan
dalam audit kami atas laporan keuangan
periode kini. Hal audit utama tersebut
disampaikan dalam konteks audit kami
atas laporan keuangan secara
keseluruhan, dan dalam merumuskan opini
kami atas laporan keuangan terkait, dan
kami tidak menyatakan suatu opini terpisah
atas hal audit utama tersebut. Untuk hal
audit utama di bawah ini, penjelasan kami
tentang bagaimana audit kami merespons
hal tersebut disampaikan dalam konteks
tersebut. Kami telah memenuhi tanggung
jawab yang diuraikan dalam paragraf
Tanggung Jawab Auditor terhadap Audit
atas Laporan Keuangan pada laporan
kami, termasuk sehubungan dengan hal
audit utama yang dikomunikasikan di
bawah ini. Oleh karena itu, audit kami
mencakup pelaksanaan prosedur yang
didesain untuk merespons penilaian kami
atas risiko kesalahan penyajian material
dalam laporan keuangan terlampir. Hasil
prosedur audit kami, termasuk prosedur
yang dilakukan untuk merespons hal audit
utama di bawah ini, memberikan basis bagi
opini kami atas laporan keuangan
terlampir. Seperti yang dijelaskan dalam
Catatan 8 atas laporan keuangan terlampir,
pada tanggal 31 Desember 2025, saldo
cadangan kerugian penurunan nilai atas
pinjaman diberikan adalah sebesar
Rp482.367 juta. Lihat informasi kebijakan
akuntansi material untuk cadangan
kerugian penurunan nilai yang
diungkapkan dalam Catatan 3e,
pertimbangan akuntansi dan estimasi
akuntansi yang utama dalam Catatan 4,
dan pengungkapan cadangan kerugian
penurunan nilai atas pinjaman diberikan
dalam Catatan 8 atas laporan keuangan
terlampir. Kami berfokus pada area ini
karena saldo pinjaman diberikan dan
cadangan kerugian penurunan nilainya
adalah signifikan terhadap laporan
keuangan terlampir. Selain itu, penentuan
cadangan kerugian penurunan nilai
memerlukan pertimbangan dan memiliki
ketidakpastian estimasi termasuk dalam
penentuan model untuk menghitung
cadangan kerugian penurunan nilai,
identifikasi eksposur kredit yang
mengalami penurunan kualitas kredit yang
signifikan, dan penentuan asumsi yang
Page 4
digunakan dalam model perhitungan
cadangan kerugian penurunan nilai (untuk
eksposur yang dinilai secara individu atau
kolektif), termasuk faktor-faktor ekonomi
makro berorientasi masa depan. Kami
melakukan pengujian pengendalian utama
atas pemberian pinjaman, penilaian
kualitas kredit internal secara regular, serta
pencatatan dan pengawasan pinjaman
diberikan. Kami memeroleh pemahaman
dan menilai metodologi pengukuran
penurunan nilai, serta melakukan validasi
atas model pencadangan kerugian
penurunan nilai, data masukan, dasar, dan
asumsi yang digunakan oleh Perusahaan
dalam menghitung cadangan kerugian
penurunan nilai. Kami juga melakukan
pengujian atas tiga tahapan kualitas kredit
atas portofolio pinjaman diberikan sesuai
dengan kriteria tingkatan (staging) yang
disusun oleh Perusahaan dan menilai
kewajaran atas penyesuaian asumsi
berorientasi masa depan, analisis faktor
ekonomi makro, dan beberapa skenario
probabilitas tertimbang untuk pinjaman
diberikan. Untuk cadangan kerugian
penurunan nilai yang dinilai secara
individual, kami menguji pinjaman diberikan
untuk mengevaluasi identifikasi eksposur
yang mengalami penurunan kualitas kredit
yang signifikan atau yang telah mengalami
penurunan nilai secara tepat waktu oleh
Perusahaan dan menilai asumsi
Perusahaan atas arus kas masa depan
yang akan diterima. Kami memeriksa
keakurasian perhitungan jumlah cadangan
kerugian penurunan nilai dengan
melakukan perhitungan ulang atas
keseluruhan portofolio yang penurunan
nilainya dinilai secara kolektif dan
keseluruhan portofolio yang penurunan
nilainya dinilai secara individual. Kami
menilai apakah pengungkapan dalam
laporan keuangan cukup dan secara
memadai mencerminkan eksposur
Perusahaan terhadap risiko kredit. Kami
melibatkan pakar auditor internal kami
untuk membantu kami dalam melakukan
prosedur-prosedur di atas ketika keahlian
spesifik mereka diperlukan. Key audit
matters are those matters that, in our
professional judgment, were of most
significance in our audit of the financial
statements of the current period. Such key
audit matters were addressed in the
context of our audit of the financial
statements taken as a whole, and in
forming our opinion thereon, and we do not
provide a separate opinion on such key
audit matters. For the key audit matter
below, our description of how our audit
addressed such key audit matter is
provided in such context. We have fulfilled
the responsibilities described in the Auditor
Responsibilities for the Audit of the
Page 5
Financial Statements paragraph of our
report, including in relation to the key audit
matter communicated below. Accordingly,
our audit included the performance of
procedures designed to respond to our
assessment of the risks of material
misstatement of the accompanying
financial statements. The results of our
audit procedures, including the procedures
performed to address the key audit matter
below, provide the basis for our opinion on
the accompanying financial statements. As
described in Note 8 to the accompanying
financial statements, as of December 31,
2025, the balance of allowance for
impairment losses on loans was
Rp482,367 million. Refer to material
accounting policy information for allowance
for impairment losses disclosed in Note 3e,
critical accounting judgments and
estimates in Note 4, and the disclosures of
allowance for impairment losses on loans
in Note 8 to the accompanying financial
statements. We focused on this area due to
the balance of loans and its allowance for
impairment losses are significant to the
accompanying financial statements. In
addition, determination of allowance for
impairment losses requires judgement and
is subject to estimation uncertainty which
includes determining the model to calculate
allowance for impairment losses,
identification of credit exposures with
significant deterioration in credit quality,
and determining assumptions used in the
allowance for impairment losses calculation
models (for exposures assessed on an
individual or collective basis), which
incorporate forward-looking
macroeconomics factors. We tested the
key controls over the loan origination,
regular internal credit quality assessment,
and recording and monitoring of the loans.
We obtained understanding and assessed
impairment measurement methodologies
and performed validation of allowance for
impairment losses models, inputs, basis,
and assumptions used by the Company in
calculating the allowance for impairment
losses. We also tested the classification
into three-stage credit quality of loan
portfolio in accordance with staging criteria
developed by the Company for loans and
assessed reasonableness of
forward-looking adjustments,
macroeconomic factor analysis, and
probability-weighted multiple scenarios for
loans. With respect to individually assessed
allowance for impairment losses, we tested
loans to evaluate the timely identification by
the Company of exposures with significant
deterioration in credit quality or exposure
which have been impaired and assessed
the Company assumptions on the expected
future cash flows. We checked the
Page 6
accuracy of the calculation of the allowance
for impairment losses amount by
recalculating the collective impairment
assessment and individual impairment
assessment for the entire portfolio. We
assessed whether the financial statements
disclosures are adequately and
appropriately reflecting the Company
exposures to credit risk. We involved our
auditor internal expert to assist us in the
performance of the above procedures
where their specific expertise was required.
Tanggal laporan audit atau 2026-02-06 Date of auditor's opinion or
hasil laporan review result of review report
Auditor tahun berjalan KAP Purwanto Susanti dan Surja Current year auditor
Nama partner audit tahun Rindra Sulindro Name of current year audit
berjalan signing partner
Lama tahun penugasan 2 Number of years served as
partner yang audit signing partner
menandatangani
Auditor tahun sebelumnya KAP Purwantono, Sungkoro dan Surja Prior year auditor
Nama partner audit tahun Rindra Sulindro Name of prior year audit
sebelumnya signing partner
Kepatuhan terhadap Ya / Yes Whether in compliance with
pemenuhan peraturan OJK OJK rules No.
Nomor: 75/POJK.04/2017 75/POJK.04/2017 concerning
tentang Tanggung Jawab responsibilities of board of
Direksi Atas Laporan directors on financial
Keuangan statements
Kepatuhan terhadap Ya / Yes Compliance to the
pemenuhan independensi independency of Accountant
akuntan yang memberikan that provide services in
jasa audit di pasar modal Capital Market as regulated
sesuai dengan POJK Nomor in OJK rules No.
13/POJK.03/2017 tentang 13/POJK.03/2017 concerning
Penggunaan Jasa Akuntan The Use of Public
Publik dalam Kegiatan Jasa Accountant and Auditing
Keuangan Firm in Financial Services
Activities.
Page 7
[8220000] Statement of financial position presented using order of liquidity -
Financing Industry
Laporan posisi keuangan Statement of financial position
31 December 2025 31 December 2024
Laporan posisi keuangan Statement of financial position
Aset Assets
Kas dan setara kas 1,202,114 553,223 Cash and cash equivalents
Giro pada Bank Indonesia Current accounts with Bank
Indonesia
Giro pada bank lain Current accounts with
other banks
Giro pada bank lain Current accounts with
pihak ketiga other banks third parties
Giro pada bank lain Current accounts with
pihak berelasi other banks related
parties
Penempatan pada Bank Placements with Bank
Indonesia dan bank lain Indonesia and other banks
Penempatan pada Placements with Bank
Bank Indonesia dan Indonesia and other
bank lain pihak ketiga banks third parties
Penempatan pada Placements with Bank
Bank Indonesia dan Indonesia and other
bank lain pihak banks related parties
berelasi
Aset keuangan yang 0 Financial assets at fair value
diukur pada nilai wajar through profit or loss
melalui laba rugi
Piutang asuransi Insurance receivables
Biaya akuisisi tangguhan 2,314 5,572 Deferred acquisition costs
Efek yang dibeli dengan Securities purchased under
janji dijual kembali agreement to resale
Wesel ekspor dan tagihan Bills and other receivables
lainnya
Tagihan akseptasi Acceptance receivables
Piutang murabahah Murabahah receivables
Piutang murabahah Murabahah receivables
pihak ketiga third parties
Piutang murabahah Murabahah receivables
pihak berelasi related parties
Piutang istishna Istishna receivables
Piutang istishna pihak Istishna receivables third
ketiga parties
Piutang istishna pihak Istishna receivables
berelasi related parties
Piutang ijarah Ijarah receivables
Piutang ijarah pihak Ijarah receivables third
ketiga parties
Piutang ijarah pihak Ijarah receivables related
berelasi parties
Piutang pembiayaan Consumer financing
konsumen receivables
Piutang pembiayaan Consumer financing
konsumen pihak receivables third parties
ketiga
Page 8
Piutang pembiayaan Consumer financing
konsumen pihak receivables related
berelasi parties
Investasi sewa Lease investments
Investasi sewa pihak Lease investments third
ketiga parties
Investasi sewa pihak Lease investments
berelasi related parties
Investasi sewa nilai Lease investments
residu yang terjamin guaranteed residual
value
Investasi sewa Lease investments
pendapatan deferred financing
pembiayaan income
tangguhan
Investasi sewa Lease investments
simpanan jaminan guarantee deposits
Investasi sewa Lease investment in
pembiayaan finance leases
Pinjaman yang Loans
diberikan
Pinjaman yang 5,827,240 6,469,484 Loans third parties
diberikan pihak ketiga
Pinjaman yang 4,750,868 5,202,883 Loans related parties
diberikan pihak
berelasi
Cadangan kerugian ( 482,367 ) ( 416,198 ) Allowance for impairment
penurunan nilai pada losses for loans
pinjaman yang
diberikan
Pinjaman qardh Qardh funds
Pinjaman qardh pihak Qardh funds third parties
ketiga
Pinjaman qardh pihak Qardh funds related
berelasi parties
Pembiayaan Mudharabah financing
mudharabah
Pembiayaan Mudharabah financing
mudharabah pihak third parties
ketiga
Pembiayaan Mudharabah financing
mudharabah pihak related parties
berelasi
Pembiayaan Musyarakah financing
musyarakah
Pembiayaan Musyarakah financing
musyarakah pihak third parties
ketiga
Pembiayaan Musyarakah financing
musyarakah pihak related parties
berelasi
Tagihan anjak piutang Factoring receivables
Tagihan anjak piutang Factoring receivables
pihak ketiga third parties
Tagihan anjak piutang Factoring receivables
pihak berelasi related parties
Tagihan anjak piutang Factoring receivables on
pada pendapatan deferred factoring
anjak piutang income
tangguhan
Page 9
Piutang dari pihak Receivables from related
berelasi parties
Piutang lainnya 28,743 38,544 Other receivables
Aset tidak lancar atau Non-current assets or
kelompok lepasan disposal groups classified as
diklasifikasikan sebagai held-for-sale
dimiliki untuk dijual
Aset tidak lancar atau Non-current assets or
kelompok lepasan disposal groups classified as
diklasifikasikan sebagai held-for-distribution to
dimiliki untuk owners
didistribusikan kepada
pemilik
Biaya dibayar dimuka 12,142 11,198 Prepaid expenses
Jaminan Guarantees
Pajak dibayar dimuka 265 2,830 Prepaid taxes
Klaim atas pengembalian Claims for tax refund
pajak
Aset keuangan nilai wajar 3,357,229 1,475,511 Financial assets fair value
melalui pendapatan through other
komprehensif lainnya comprehensive income
Aset keuangan biaya 399,588 851,105 Financial assets amortized
perolehan diamortisasi cost
Aset keuangan lainnya Other financial assets
Tagihan derivatif 2,199 741 Derivative receivables
Investasi yang dicatat Investments accounted for
dengan menggunakan using equity method
metode ekuitas
Investasi pada ventura Investments in joint
bersama dan entitas ventures and associates
asosiasi
Investasi pada entitas Investments in joint
ventura bersama ventures
Investasi pada entitas Investments in
asosiasi associates
Aset pajak tangguhan 25,256 16,046 Deferred tax assets
Aset reasuransi Reinsurance assets
Aset takberwujud selain 21,110 19,756 Intangible assets other than
goodwill goodwill
Goodwill Goodwill
Properti investasi Investment properties
Aset ijarah Ijarah assets
Aset sewa operasi Operating lease assets
Aset tetap 215,054 226,579 Property, plant, and
equipment
Aset hak guna Right of use assets
Agunan yang diambil alih Foreclosed assets
Aset lainnya 27,368 198,031 Other assets
Jumlah aset 15,389,123 14,655,305 Total assets
Liabilitas dan ekuitas Liabilities and equity
Liabilitas Liabilities
Liabilitas segera Obligations due
immediately
Efek yang dijual Securities sold with
dengan janji untuk repurchase agreement
dibeli kembali
Liabilitas derivatif 2,611 1,264 Derivative payables
Utang asuransi Insurance payables
Page 10
Utang bunga Interest payables
Utang penjaminan Guarantee payables
Utang usaha Accounts payable
Uang muka dan Advances and
angsuran installments
Utang dealer Dealer payables
Utang dividen Dividends payable
Pinjaman yang Borrowings
diterima
Pinjaman yang 1,067,203 1,199,990 Borrowings third
diterima pihak parties
ketiga
Pinjaman yang 1,838,170 2,040,889 Borrowings related
diterima pihak parties
berelasi
Utang pihak berelasi Due to related parties
Utang pemegang Due to stockholders
saham
Liabilitas kontrak Insurance contract
asuransi liabilities
Kewajiban imbalan 50,897 46,226 Post-employment benefit
pasca kerja obligations
Provisi 1,951 4,218 Provisions
Liabilitas atas kontrak Contract liabilities
Pendapatan 11,034 20,714 Deferred income
ditangguhkan
Wesel bayar Notes payable
Efek yang diterbitkan Securities issued
Utang obligasi 3,651,018 2,611,117 Bonds payable
Sukuk Sukuk
Surat utang jangka Medium term notes
menengah
Obligasi Subordinated bonds
subordinasi
Efek yang Others securities
diterbitkan lainnya issued
Liabilitas sewa Finance lease liabilities
pembiayaan
Liabilitas keuangan Other financial liabilities
lainnya
Beban akrual 77,721 67,448 Accrued expenses
Utang pajak 51,924 68,231 Taxes payable
Liabilitas pajak Deferred tax liabilities
tangguhan
Liabilitas lainnya 19,966 21,822 Other liabilities
Sukuk mudharabah Mudharabah sukuk
Utang bank Bank loans
Pinjaman subordinasi 5,162,029 5,262,764 Subordinated loans
Jumlah liabilitas 11,934,524 11,344,683 Total liabilities
Ekuitas Equity
Ekuitas yang Equity attributable to
diatribusikan kepada equity owners of
pemilik entitas induk parent entity
Saham biasa 2,545,000 2,545,000 Common stocks
Saham preferen Preferred stocks
Tambahan modal 29,800 29,800 Additional paid-in
disetor capital
Saham treasuri Treasury stocks
Page 11
Uang muka Advances in capital
setoran modal stock
Opsi saham Stock options
Penjabaran Translation
laporan keuangan adjustment
Cadangan Revaluation reserves
revaluasi
Cadangan selisih Reserve of exchange
kurs penjabaran differences on
translation
Cadangan ( 2,408 ) ( 31,388 ) Reserve for changes
perubahan nilai in fair value of fair
wajar aset value through other
keuangan nilai comprehensive
wajar melalui income financial
pendapatan assets
komprehensif
lainnya
Cadangan 0 Reserve of gains
keuntungan (losses) from
(kerugian) investasi investments in equity
pada instrumen instruments
ekuitas
Cadangan Reserve of
pembayaran share-based
berbasis saham payments
Cadangan lindung 0 Reserve of cash flow
nilai arus kas hedges
Cadangan Reserve of
pengukuran remeasurements of
kembali program defined benefit plans
imbalan pasti
Cadangan lainnya Other reserves
Selisih Transaksi Difference Due to
Perubahan Ekuitas Changes of Equity in
Entitas Subsidiary/Associates
Anak/Asosiasi
Komponen ekuitas 326,279 326,279 Other components of
lainnya equity
Saldo laba Retained earnings
(akumulasi (deficit)
kerugian)
Saldo laba Appropriated
yang telah retained
ditentukan earnings
penggunaanya
Cadangan 66,983 54,732 General and
umum dan legal reserves
wajib
Cadangan Specific
khusus reserves
Saldo laba 488,945 386,199 Unappropriated
yang belum retained earnings
ditentukan
penggunaannya
Jumlah ekuitas 3,454,599 3,310,622 Total equity
yang attributable to
diatribusikan equity owners of
kepada pemilik parent entity
entitas induk
Proforma ekuitas Proforma equity
Page 12
Kepentingan Non-controlling interests non-pengendali Jumlah ekuitas 3,454,599 3,310,622 Total equity Jumlah liabilitas dan 15,389,123 14,655,305 Total liabilities and equity ekuitas
Page 13
[8312000] Statement of profit or loss and other comprehensive income, OCI
components presented net of tax, by nature - Financing Industry
Laporan laba rugi dan penghasilan Statement of profit or loss and other
komprehensif lain comprehensive income
31 December 2025 31 December 2024
Laporan laba rugi dan Statement of profit or loss
penghasilan komprehensif and other comprehensive
lain income
Pendapatan Income
Pendapatan bunga dan 180,755 170,856 Interest and finance
keuangan income
Pendapatan dari Income from guarantee
penjaminan
Pendapatan dari Income from murabahah
murabahah dan istishna and istishna
Pendapatan dari bagi Income from revenue
hasil sharing
Pendapatan dari ijarah Income from ijarah
Pendapatan dari Financing income
pembiayaan
Pendapatan dari 1,078,231 1,011,226 Income from
pembiayaan consumer financing
konsumen
Pendapatan dari sewa Income from finance
pembiayaan lease
Pendapatan dari anjak Income from factoring
piutang
Pendapatan dari sewa Income from operating
operasi lease
Premi penjaminan Guarantee premiums
Pendapatan asuransi Insurance income
Pendapatan dari Income from
premi asuransi insurance premiums
Premi reasuransi Reinsurance
premiums
Premi retrosesi Retrocession
premiums
Penurunan (kenaikan) Decrease (increase) in
premi yang belum unearned premiums
merupakan
pendapatan
Penurunan (kenaikan) Decrease (increase) in
pendapatan premi premium income
disesikan kepada ceded to reinsurancer
reasuradur
Pendapatan komisi Insurance commission
asuransi income
Penerimaan ujrah Ujrah received
Keuntungan (kerugian) 42,342 14,993 Realised gains (losses)
atas perdagangan aset on trading of financial
keuangan yang telah assets
direalisasi
Keuntungan (kerugian) Unrealised gains (losses)
atas perdagangan aset on trading of financial
keuangan yang belum assets
direalisasi
Page 14
Pendapatan administrasi Administration income
Pendapatan dari provisi 36,932 57,076 Income from provisions
dan komisi and commissions
Pendapatan dividen Dividends income
Keuntungan (kerugian) Realised gains (losses)
yang telah direalisasi atas from derivative
instrumen derivatif instruments
Penerimaan kembali aset Income from recovery of
yang telah written off assets
dihapusbukukan
Keuntungan (kerugian) 3,355 15,315 Gains (losses) on
selisih kurs mata uang changes in foreign
asing exchange rates
Keuntungan (kerugian) Gains (losses) on
pelepasan aset tetap disposal of property and
equipment
Keuntungan (kerugian) Gains (losses) on
pelepasan agunan yang disposal of foreclosed
diambil alih assets
Keuntungan (kerugian) Gains (losses) on
pelepasan aset ijarah disposal of ijarah assets
Pemulihan penyisihan Recovery of impairment
kerugian penurunan nilai losses
Bagian atas laba (rugi) Share of profit (loss) of
entitas asosiasi yang associates accounted for
dicatat dengan using equity method
menggunakan metode
ekuitas
Bagian atas laba (rugi) Share of profit (loss) of
entitas ventura bersama joint ventures accounted
yang dicatat for using equity method
menggunakan metode
ekuitas
Pendapatan lainnya 22,044 121,517 Other income
Keuntungan lainnya Other gains
Beban Expenses
Beban bunga dan ( 715,866 ) ( 787,728 ) Interest and finance costs
keuangan
Beban bagi hasil Revenue sharing
expenses
Beban asuransi Insurance expenses
Beban klaim Claim expenses
Klaim reasuransi Reinsurance claims
Klaim retrosesi Retrocession claims
Kenaikan (penurunan) Increase (decrease) in
estimasi liabilitas estimated claims
klaim liability
Kenaikan (penurunan) Increase (decrease) in
liabilitas manfaat polis liability for future
masa depan policy benefit
Kenaikan (penurunan) Increase (decrease) in
provisi yang timbul provision for losses
dari tes kecukupan arising from liability
liabilitas adequacy test
Kenaikan (penurunan) Increase (decrease) in
liabilitas asuransi yang insurance liabilities
disesikan kepada ceded to reinsurers
reasuradur
Kenaikan (penurunan) Increase (decrease) in
liabilitas pemegang liabilities to
Page 15
polis pada kontrak policyholder in
unit-linked unit-linked contracts
Beban komisi asuransi Insurance commission
expenses
Beban underwriting Other underwriting
lainnya expenses
Ujrah dibayar Ujrah paid
Beban akuisisi dari Acquisition costs of
kontrak asuransi insurance contracts
Pembentukan penyisihan ( 87,574 ) ( 98,040 ) Provision for impairment
kerugian penurunan nilai losses
Beban penjualan Selling expenses
Beban gaji dan tunjangan ( 198,516 ) ( 171,908 ) Salary and employee
karyawan benefit (expenses)
Beban umum dan ( 84,197 ) ( 87,470 ) General and
administrasi administrative expenses
Beban penyusutan ( 17,507 ) ( 16,359 ) Depreciation of
properti investasi, aset investment property,
sewa, aset tetap, aset lease assets, property
yang diambil alih dan aset and equipment,
ijarah foreclosed assets and
ijarah assets
Beban lainnya ( 7,133 ) ( 22,731 ) Other expenses
Kerugian lainnya Other losses
Jumlah laba (rugi) sebelum 252,866 206,747 Total profit (loss) before
pajak penghasilan tax
Pendapatan (beban) pajak ( 67,580 ) ( 84,237 ) Tax benefit (expenses)
Jumlah laba (rugi) dari 185,286 122,510 Total profit (loss) from
operasi yang dilanjutkan continuing operations
Laba (rugi) dari operasi yang Profit (loss) from
dihentikan discontinued operations
Jumlah laba (rugi) 185,286 122,510 Total profit (loss)
Pendapatan komprehensif Other comprehensive
lainnya, setelah pajak income, after tax
Pendapatan Other comprehensive
komprehensif lainnya income that will not be
yang tidak akan reclassified to profit or
direklasifikasi ke laba loss, after tax
rugi, setelah pajak
Pendapatan Other comprehensive
komprehensif lainnya income for gains
atas keuntungan (losses) on revaluation
(kerugian) hasil of property and
revaluasi aset tetap, equipment, after tax
setelah pajak
Pendapatan 243 ( 174 ) Other comprehensive
komprehensif lainnya income for
atas pengukuran remeasurement of
kembali kewajiban defined benefit
manfaat pasti, setelah obligation, after tax
pajak
Penyesuaian lainnya 0 ( 33,960 ) Other adjustments to
atas pendapatan other comprehensive
komprehensif lainnya income that will not be
yang tidak akan reclassified to profit or
direklasifikasi ke laba loss, after tax
rugi, setelah pajak
Jumlah pendapatan 243 ( 34,134 ) Total other
komprehensif comprehensive
lainnya yang tidak income that will not
Page 16
akan direklasifikasi be reclassified to
ke laba rugi, setelah profit or loss, after
pajak tax
Pendapatan Other comprehensive
komprehensif lainnya income that may be
yang akan reclassified to profit or
direklasifikasi ke laba loss, after tax
rugi, setelah pajak
Keuntungan Gains (losses) on
(kerugian) selisih kurs exchange differences
penjabaran, setelah on translation, after
pajak tax
Penyesuaian Reclassification
reklasifikasi selisih adjustments on
kurs penjabaran, exchange differences
setelah pajak on translation, after
tax
Keuntungan 28,980 ( 12,119 ) Unrealised gains
(kerugian) yang belum (losses) on changes in
direalisasi atas fair value through
perubahan nilai wajar other comprehensive
aset keuangan melalui income financial
penghasilan assets, after tax
komprehensif lain,
setelah pajak
Penyesuaian Reclassification
reklasifikasi atas aset adjustments on fair
keuangan nilai wajar value through other
melalui pendapatan comprehensive
komprehensif lainnya, income financial
setelah pajak assets, after tax
Keuntungan 0 Gains (losses) on
(kerugian) lindung nilai cash flow hedges,
arus kas, setelah after tax
pajak
Penyesuaian Reclassification
reklasifikasi atas adjustments on cash
lindung nilai arus kas, flow hedges, after tax
setelah pajak
Nilai tercatat dari aset Carrying amount of
(liabilitas) non-financial asset
non-keuangan yang (liability) whose
perolehan atau acquisition or
keterjadiannya incurrence was
merupakan suatu hedged on highly
prakiraan transaksi probable forecast
yang kemungkinan transaction, adjusted
besar terjadi yang from equity, after tax
dilindung nilai, setelah
pajak
Keuntungan Gains (losses) on
(kerugian) lindung nilai hedges of net
investasi bersih investments in foreign
kegiatan usaha luar operations, after tax
negeri, setelah pajak
Penyesuaian Reclassification
reklasifikasi atas adjustments on
lindung nilai investasi hedges of net
bersih kegiatan usaha investments in foreign
luar negeri, setelah operations, after tax
pajak
Bagian pendapatan Share of other
komprehensif lainnya comprehensive
Page 17
dari entitas asosiasi income of associates
yang dicatat dengan accounted for using
menggunakan metode equity method, after
ekuitas, setelah pajak tax
Bagian pendapatan Share of other
komprehensif lainnya comprehensive
dari entitas ventura income of joint
bersama yang dicatat ventures accounted
dengan menggunakan for using equity
metode ekuitas, method, after tax
setelah pajak
Penyesuaian lainnya Other adjustments to
atas pendapatan other comprehensive
komprehensif lainnya income that may be
yang akan reclassified to profit or
direklasifikasi ke laba loss, after tax
rugi, setelah pajak
Jumlah pendapatan 28,980 ( 12,119 ) Total other
komprehensif comprehensive
lainnya yang akan income that may be
direklasifikasi ke reclassified to profit
laba rugi, setelah or loss, after tax
pajak
Jumlah pendapatan 29,223 ( 46,253 ) Total other
komprehensif lainnya, comprehensive income,
setelah pajak after tax
Jumlah laba rugi 214,509 76,257 Total comprehensive
komprehensif income
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
diatribusikan
Laba (rugi) yang dapat 185,286 122,510 Profit (loss) attributable to
diatribusikan ke entitas parent entity
induk
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
diatribusikan ke non-controlling interests
kepentingan
non-pengendali
Laba rugi komprehensif Comprehensive income
yang dapat diatribusikan attributable to
Laba rugi komprehensif 214,509 76,257 Comprehensive income
yang dapat diatribusikan attributable to parent
ke entitas induk entity
Laba rugi komprehensif Comprehensive income
yang dapat diatribusikan attributable to
ke kepentingan non-controlling interests
non-pengendali
Laba (rugi) per saham Earnings (loss) per share
Laba per saham dasar Basic earnings per
diatribusikan kepada share attributable to
pemilik entitas induk equity owners of the
parent entity
Laba (rugi) per saham 73 61 Basic earnings (loss)
dasar dari operasi per share from
yang dilanjutkan continuing operations
Laba (rugi) per saham Basic earnings (loss)
dasar dari operasi per share from
yang dihentikan discontinued
operations
Laba (rugi) per saham Diluted earnings (loss)
dilusian per share
Laba (rugi) per saham Diluted earnings (loss)
Page 18
dilusian dari operasi per share from
yang dilanjutkan continuing operations
Laba (rugi) per saham Diluted earnings (loss)
dilusian dari operasi per share from
yang dihentikan discontinued
operations
Page 19
[8410000] Statement of changes in equity - Financing Industry
Laporan perubahan ekuitas Statement of changes in equity
Additional Reserve of exchange Reserve for changes in fair value of fair value Reserve of Reserve of Reserve of Difference Due to Changes of Difference in value of equity Other transactions with Other components
Common Preferred Treasury Advances in Stock Translation Revaluation Reserve of gains (losses) from Other Other equity Appropriated retained Appropriated retained Unappropriated retained Equity attributable to Proforma Non-controlling
paid-in differences on through other comprehensive income financial share-based cash flow remeasurements of defined Equity in transactions with non-controlling non-controlling of equity Equity
stocks stocks stocks capital stock options adjustment reserves investments in equity instruments reserves interests earnings-general and legal reserves earnings-specific reserves earnings parent entity equity interests
capital translation assets payments hedges benefit plans Subsidiary/Associates interests interests transactions
Tambahan Uang muka Penjabaran Cadangan perubahan nilai wajar aset keuangan Cadangan Cadangan Cadangan pengukuran Kepentingan Komponen Saldo laba yang telah ditentukan Saldo laba yang telah ditentukan Saldo laba yang belum Ekuitas yang dapat
Saham Saham Saham Opsi Cadangan Cadangan selisih kurs Cadangan keuntungan (kerugian) Cadangan Selisih Transaksi Perubahan Selisih transaksi ekuitas dengan Transaksi dengan pihak Proforma Kepentingan
modal setoran laporan nilai wajar melalui pendapatan komprehensif pembayaran lindung nilai kembali program imbalan ekuitas transaksi ekuitas penggunaannya-cadangan umum dan penggunaannya-cadangan ditentukan diatribusikan kepada Ekuitas
biasa preferen treasuri saham revaluasi penjabaran investasi pada instrumen ekuitas lainnya Ekuitas Entitas Anak/Asosiasi pihak non-pengendali non-pengendali lainnya ekuitas non-pengendali
disetor modal keuangan lainnya berbasis saham arus kas pasti lainnya lainnya wajib khusus penggunaannya entitas induk
Laporan perubahan ekuitas [baris komponen] Statement of changes in equity [line items]
Posisi ekuitas Equity position
Saldo awal periode sebelum penyajian kembali 2,545,000 29,800 ( 31,388 ) 326,279 54,732 386,199 3,310,622 3,310,622 Balance before restatement at beginning of
period
Penyesuaian Adjustments
Penerapan awal standar akuntansi baru dan revisi Initial adoption of new and revised accounting
standards
Perubahan kebijakan akuntansi secara sukarela Voluntary changes in accounting policies
Koreksi kesalahan periode lalu Correction of prior period errors
Penyesuaian lainnya Other adjustments
Posisi ekuitas, awal periode 2,545,000 29,800 ( 31,388 ) 326,279 54,732 386,199 3,310,622 3,310,622 Equity position, beginning of the period
Laba (rugi) 185,286 185,286 185,286 Profit (loss)
Pendapatan komprehensif lainnya 28,980 243 29,223 29,223 Other comprehensive income
Penjabaran laporan keuangan Translation adjustment
Pembentukan cadangan umum 12,251 ( 12,251 ) 0 0 Allocation for general reserves
Pembentukan cadangan khusus Allocation for specific reserves
Distribusi dividen kas ( 70,532 ) ( 70,532 ) ( 70,532 ) Distributions of cash dividends
Distribusi dividen saham Distributions of stock dividends
Penerbitan saham biasa Issuance of common stocks
Penerbitan saham preferen Issuance of preferred stocks
Biaya emisi efek Stock issuance costs
Penerbitan instrumen yang dapat dikonversi Issuance of convertible instruments
Kenaikan (penurunan) ekuitas melalui transaksi saham tresuri Increase (decrease) in equity through treasury
stock transactions
Kenaikan (penurunan) ekuitas melalui transaksi pembayaran berbasis saham Increase (decrease) in equity through
share-based payment transactions
Pelaksanaan instrumen yang dapat dikonversi Exercise of convertible instruments
Pelaksanaan waran Exercise of warrants
Kenaikan (penurunan) ekuitas melalui transaksi dengan pemilik ekuitas Increase (decrease) in equity through
transactions with owner's equity
Setoran modal dari kepentingan non-pengendali Stock subscription from non-controlling interests
Perubahan kepentingan non-pengendali atas akuisisi entitas anak Changes in non-controlling interests due to
acquisition of subsidiaries
Perubahan kepentingan non-pengendali atas pendirian entitas anak Changes in non-controlling interests due to
establishment of subsidiaries
Perubahan kepentingan non-pengendali atas pelepasan entitas anak Changes in non-controlling interests due to
disposal of subsidiaries
Perubahan kepentingan non-pengendali atas pelepasan operasi yang Changes in non-controlling interests due to
dihentikan disposal of a discontinued operation
Perubahan kepentingan non-pengendali atas pelepasan sebagian Changes in non-controlling interests due to
kepemilikan pada entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya partial disposal of interests in subsidiaries
pengendalian without loss of control
Perubahan kepentingan non-pengendali atas transaksi lainnya dengan Changes in non-controlling interests due to
kepentingan non-pengendali other transactions with non-controlling interests
Eliminasi defisit dalam rangka kuasi reorganisasi Elimination of deficit in connection with
quasi-reorganisation
Pelaksanaan opsi saham Stock options exercised
Dampak penerapan psak no. 70 atas aset pengampunan pajak Impact of psak no. 70 adoption on tax amnesty
assets
Saldo penyesuaian dampak penerapan retrospektif atas PSAK Retrospective adjustment of PSAK
implementation
Transaksi ekuitas lainnya Other equity transactions
Posisi ekuitas, akhir periode 2,545,000 29,800 ( 2,408 ) 326,279 66,983 488,945 3,454,599 3,454,599 Equity position, end of the period
Page 20
[8410000] Statement of changes in equity - Financing Industry - Prior Year
Laporan perubahan ekuitas Statement of changes in equity
Additional Reserve of exchange Reserve for changes in fair value of fair value Reserve of Reserve of Reserve of Difference Due to Changes of Difference in value of equity Other transactions with Other components
Common Preferred Treasury Advances in Stock Translation Revaluation Reserve of gains (losses) from Other Other equity Appropriated retained Appropriated retained Unappropriated retained Equity attributable to Proforma Non-controlling
paid-in differences on through other comprehensive income financial share-based cash flow remeasurements of defined Equity in transactions with non-controlling non-controlling of equity Equity
stocks stocks stocks capital stock options adjustment reserves investments in equity instruments reserves interests earnings-general and legal reserves earnings-specific reserves earnings parent entity equity interests
capital translation assets payments hedges benefit plans Subsidiary/Associates interests interests transactions
Tambahan Uang muka Penjabaran Cadangan perubahan nilai wajar aset keuangan Cadangan Cadangan Cadangan pengukuran Kepentingan Komponen Saldo laba yang telah ditentukan Saldo laba yang telah ditentukan Saldo laba yang belum Ekuitas yang dapat
Saham Saham Saham Opsi Cadangan Cadangan selisih kurs Cadangan keuntungan (kerugian) Cadangan Selisih Transaksi Perubahan Selisih transaksi ekuitas dengan Transaksi dengan pihak Proforma Kepentingan
modal setoran laporan nilai wajar melalui pendapatan komprehensif pembayaran lindung nilai kembali program imbalan ekuitas transaksi ekuitas penggunaannya-cadangan umum dan penggunaannya-cadangan ditentukan diatribusikan kepada Ekuitas
biasa preferen treasuri saham revaluasi penjabaran investasi pada instrumen ekuitas lainnya Ekuitas Entitas Anak/Asosiasi pihak non-pengendali non-pengendali lainnya ekuitas non-pengendali
disetor modal keuangan lainnya berbasis saham arus kas pasti lainnya lainnya wajib khusus penggunaannya entitas induk
Laporan perubahan ekuitas [baris komponen] Statement of changes in equity [line items]
Posisi ekuitas Equity position
Saldo awal periode sebelum penyajian kembali 2,000,000 29,800 ( 19,269 ) 33,960 44,317 299,216 2,388,024 2,388,024 Balance before restatement at beginning of
period
Penyesuaian Adjustments
Penerapan awal standar akuntansi baru dan revisi Initial adoption of new and revised accounting
standards
Perubahan kebijakan akuntansi secara sukarela Voluntary changes in accounting policies
Koreksi kesalahan periode lalu Correction of prior period errors
Penyesuaian lainnya Other adjustments
Posisi ekuitas, awal periode 2,000,000 29,800 ( 19,269 ) 33,960 44,317 299,216 2,388,024 2,388,024 Equity position, beginning of the period
Laba (rugi) 122,510 122,510 122,510 Profit (loss)
Pendapatan komprehensif lainnya ( 12,119 ) ( 33,960 ) ( 174 ) ( 46,253 ) ( 46,253 ) Other comprehensive income
Penjabaran laporan keuangan Translation adjustment
Pembentukan cadangan umum 10,415 ( 10,415 ) 0 0 Allocation for general reserves
Pembentukan cadangan khusus Allocation for specific reserves
Distribusi dividen kas ( 31,245 ) ( 31,245 ) ( 31,245 ) Distributions of cash dividends
Distribusi dividen saham Distributions of stock dividends
Penerbitan saham biasa 545,000 545,000 545,000 Issuance of common stocks
Penerbitan saham preferen Issuance of preferred stocks
Biaya emisi efek Stock issuance costs
Penerbitan instrumen yang dapat dikonversi Issuance of convertible instruments
Kenaikan (penurunan) ekuitas melalui transaksi saham tresuri Increase (decrease) in equity through treasury
stock transactions
Kenaikan (penurunan) ekuitas melalui transaksi pembayaran berbasis saham Increase (decrease) in equity through
share-based payment transactions
Pelaksanaan instrumen yang dapat dikonversi Exercise of convertible instruments
Pelaksanaan waran Exercise of warrants
Kenaikan (penurunan) ekuitas melalui transaksi dengan pemilik ekuitas Increase (decrease) in equity through
transactions with owner's equity
Setoran modal dari kepentingan non-pengendali Stock subscription from non-controlling interests
Perubahan kepentingan non-pengendali atas akuisisi entitas anak Changes in non-controlling interests due to
acquisition of subsidiaries
Perubahan kepentingan non-pengendali atas pendirian entitas anak Changes in non-controlling interests due to
establishment of subsidiaries
Perubahan kepentingan non-pengendali atas pelepasan entitas anak Changes in non-controlling interests due to
disposal of subsidiaries
Perubahan kepentingan non-pengendali atas pelepasan operasi yang Changes in non-controlling interests due to
dihentikan disposal of a discontinued operation
Perubahan kepentingan non-pengendali atas pelepasan sebagian Changes in non-controlling interests due to
kepemilikan pada entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya partial disposal of interests in subsidiaries
pengendalian without loss of control
Perubahan kepentingan non-pengendali atas transaksi lainnya dengan Changes in non-controlling interests due to
kepentingan non-pengendali other transactions with non-controlling interests
Eliminasi defisit dalam rangka kuasi reorganisasi Elimination of deficit in connection with
quasi-reorganisation
Pelaksanaan opsi saham Stock options exercised
Dampak penerapan psak no. 70 atas aset pengampunan pajak Impact of psak no. 70 adoption on tax amnesty
assets
Saldo penyesuaian dampak penerapan retrospektif atas PSAK Retrospective adjustment of PSAK
implementation
Transaksi ekuitas lainnya 326,279 6,307 332,586 332,586 Other equity transactions
Posisi ekuitas, akhir periode 2,545,000 29,800 ( 31,388 ) 0 326,279 54,732 386,199 3,310,622 3,310,622 Equity position, end of the period
Page 21
[8510000] Statement of cash flows, direct method - Financing Industry
Laporan arus kas Statement of cash flows
31 December 2025 31 December 2024
Laporan arus kas Statement of cash flows
Arus kas dari aktivitas Cash flows from operating
operasi activities
Penerimaan kas dari Cash receipts from
aktivitas operasi operating activities
Penerimaan dari sewa Receipts from finance
pembiayaan leases
Penerimaan dari 2,878,267 2,928,842 Receipts from
pembiayaan consumer financing
konsumen
Penerimaan dari anjak Receipts from
piutang factoring
Pembayaran kas dari Cash payments from
aktivitas operasi operating activities
Pembayaran untuk Payments for finance
sewa pembiayaan leases
Pembayaran untuk ( 1,734,669 ) ( 2,468,660 ) Payments for
pembiayaan consumer financing
konsumen
Pembayaran untuk Payments for factoring
anjak piutang
Pembayaran beban Payments for general
umum dan and administrative
administrasi expense
Kas diperoleh dari 1,143,598 460,182 Cash generated from
(digunakan untuk) (used in) operations
operasi
Penerimaan dari Received from loan
kerjasama penerusan channeling and joint
pinjaman dan financing cooperation
pembiayaan bersama
Pembayaran untuk Payments for loan
kerjasama penerusan channeling and joint
pinjaman dan financing cooperation
pembiayaan bersama
Penerimaan bunga dari 1,303,180 1,040,994 Interests received from
aktivitas operasi operating activities
Pembayaran bunga dari ( 705,303 ) ( 768,915 ) Interests paid from
aktivitas operasi operating activities
Pembayaran pajak ( 91,118 ) ( 13,137 ) Payments for corporate
penghasilan badan income tax
Penerimaan 0 175 Income taxes refunded
pengembalian (paid) from operating
(pembayaran) pajak activities
penghasilan dari aktivitas
operasi
Pengembalian Repayment (placement)
(penempatan) uang of refundable deposits
jaminan
Penerimaan bunga Receipts of interest from
pinjaman diberikan loan receivable
Penerimaan ( 211,715 ) ( 313,213 ) Other cash inflows
(pengeluaran) kas lainnya (outflows) from operating
dari aktivitas operasi activities
Page 22
Arus kas sebelum 1,438,642 406,086 Net cash flows received
perubahan dalam aset from (used in) operating
dan liabilitas yang activities before changes
diperoleh dari (digunakan in assets and liabilities
untuk) aktivitas operasi
Penurunan (kenaikan) Decrease (increase)
aset operasi from operation assets
Penurunan (kenaikan) Decrease (increase)
efek-efek from securities
Penurunan (kenaikan) Decrease (increase)
kredit from credit
Penurunan (kenaikan) Decrease (increase)
aset lainnya from other assets
Kenaikan (penurunan) Increase (decrease)
liabilitas from liabilities
Kenaikan (penurunan) Increase (decrease)
simpanan dan from deposits and
simpanan dari bank deposits from other
lain banks
Kenaikan (penurunan) Increase (decrease)
liabilitas lainnya from other liabilities
Jumlah arus kas bersih 1,438,642 406,086 Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
(digunakan untuk) operating activities
aktivitas operasi
Arus kas dari aktivitas Cash flows from investing
investasi activities
Penerimaan dari Proceeds from disposal of
penjualan properti investment properties
investasi
Pembayaran untuk Payments for acquisition
perolehan properti of investment properties
investasi
Penerimaan dari 376 Proceeds from disposal of
penjualan aset tetap property and equipment
Pembayaran untuk ( 1,558 ) ( 898 ) Payments for acquisition
perolehan aset tetap of property and
equipment
Penerimaan dari Proceeds from disposal of
penjualan aset agunan foreclosed assets
yang diambil alih
Penerimaan dari Proceeds from disposal of
penjualan aset other non-financial assets
non-keuangan lainnya
Pembayaran untuk ( 8,727 ) ( 14,475 ) Payments for acquisition
perolehan aset of other non-financial
non-keuangan lainnya assets
Pencairan (penempatan) Withdrawal (placement)
aset keuangan nilai wajar of financial assets fair
melalui pendapatan value through other
komprehensif lainnya comprehensive income
Penempatan aset Placement of financial
keuangan biaya assets amotized cost
perolehan diamortisasi investments
Pencairan aset keuangan Withdrawal of financial
biaya perolehan assets amortized cost
diamortisasi investments
Penerimaan dari Proceeds from disposal of
pelepasan entitas anak subsidiaries
Pembayaran untuk Payments for acquisition
perolehan entitas anak of subsidiaries
Page 23
Penerimaan dari Proceeds from sales of
pelepasan kepentingan di interests in subsidiaries
entitas anak tanpa without loss of control
hilangnya pengendalian from investing activities
dari kegiatan investasi
Pembayaran untuk Payments for acquisition
perolehan tambahan of additional interests in
kepemilikan pada entitas subsidiaries
anak
Penerimaan dari Proceeds from sales of
pelepasan kepemilikan interests in joint ventures
pada entitas ventura
bersama
Pembayaran untuk Payments for acquisition
perolehan kepemilikan of interests in joint
pada entitas ventura ventures
bersama
Penerimaan dari Proceeds from sales of
pelepasan kepemilikan interests in associates
pada entitas asosiasi
Pembayaran untuk Payments for acquisition
perolehan kepemilikan of interests in associates
pada entitas asosiasi
Penerimaan dari Proceeds from disposal of
pelepasan aset tidak non-current assets or
lancar atau kelompok disposal groups classified
lepasan yang as held-for-sale and
diklasifikasikan sebagai discontinued operations
dimiliki untuk dijual dan
operasi yang dihentikan
Penerimaan dividen dari Dividends received from
aktivitas investasi investing activities
Penerimaan bunga dari Interests received from
aktivitas investasi investing activities
Pembayaran bunga dari Interests paid from
aktivitas investasi investing activities
Penerimaan Income taxes refunded
pengembalian (paid) from investing
(pembayaran) pajak activities
penghasilan dari aktivitas
investasi
Penerimaan ( 1,325,780 ) 248,800 Other cash inflows
(pengeluaran) kas lainnya (outflows) from investing
dari aktivitas investasi activities
Jumlah arus kas bersih ( 1,335,689 ) 233,427 Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
(digunakan untuk) investing activities
aktivitas investasi
Arus kas dari aktivitas Cash flows from financing
pendanaan activities
Penerimaan wesel bayar Proceeds from notes
payable
Pembayaran wesel bayar Payments of notes
payable
Penerimaan pinjaman 3,321,026 3,361,800 Proceeds from bank
bank loans
Pembayaran pinjaman ( 3,700,000 ) ( 4,420,000 ) Payments of bank loans
bank
Penerimaan pinjaman Proceeds from non-bank
dari lembaga keuangan financial institution loan
non-bank
Page 24
Pembayaran pinjaman Payments of non-bank kepada lembaga financial institution loan keuangan non-bank Penerimaan pinjaman 0 Proceeds from subordinasi subordinated loans Pembayaran pinjaman ( 178,288 ) ( 158,449 ) Payments of subordinasi subordinated loans Penerimaan liabilitas Proceeds from finance sewa pembiayaan lease liabilities Pembayaran liabilitas Payments of finance sewa pembiayaan lease liabilities Penerimaan dari surat Proceeds from medium utang jangka menengah term notes Pembayaran dari surat Payments of medium utang jangka menengah term notes Penerbitan sukuk Issuance of mudharabah mudharabah sukuk Pembayaran sukuk Payments of mudharabah mudharabah sukuk Penerimaan surat 1,500,000 1,000,000 Proceeds from debt berharga utang securities Pembayaran surat ( 320,000 ) ( 1,392,605 ) Payments of debt berharga utang securities Obligasi subordinasi yang Subordinated bonds diterbitkan issued Pembayaran obligasi Payments of subordinasi subordinated bonds Pembayaran biaya emisi Payments of bonds penerbitan obligasi issuance costs Penerimaan pinjaman Proceeds from other lainnya borrowings Pembayaran pinjaman Payments of other lainnya borrowings Pembayaran biaya Payments of debt penerbitan surat berharga securities issuance costs utang Penerimaan dari Proceeds from issuance penerbitan saham biasa of common stocks Penerimaan dari Proceeds from issuance penerbitan saham of preferred stocks preferen Penerimaan dari Proceeds from issuing penerbitan instrumen other equity instruments ekuitas lainnya Pembayaran biaya emisi Payments of stock saham issuance costs Penerimaan dari Proceeds from sales of pelepasan kepentingan di interests in subsidiaries entitas anak tanpa without loss of control hilangnya pengendalian from financing activities dari kegiatan pendanaan Penerimaan dari Proceed from increase of penambahan kepemilikan non-controlling interest dari non-pengendali Pembayaran untuk Payments for acquisition perolehan kepentingan of non-controlling pihak non-pengendali interests in subsidiaries pada entitas anak Penerimaan bunga dari Interests received from aktivitas pendanaan financing activities
Page 25
Pembayaran bunga dari Interests paid from
aktivitas pendanaan financing activities
Penerimaan Income taxes refunded
pengembalian (paid) from financing
(pembayaran) pajak activities
penghasilan dari aktivitas
pendanaan
Pembayaran dividen dari ( 70,532 ) ( 45,071 ) Dividends paid from
aktivitas pendanaan financing activities
Penerimaan ( 8,117 ) 865,318 Other cash inflows
(pengeluaran) kas lainnya (outflows) from financing
dari aktivitas pendanaan activities
Jumlah arus kas bersih 544,089 ( 789,007 ) Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
(digunakan untuk) financing activities
aktivitas pendanaan
Jumlah kenaikan 647,042 ( 149,494 ) Total net increase
(penurunan) bersih kas (decrease) in cash and
dan setara kas cash equivalents
Kas dan setara kas arus kas, 553,223 739,713 Cash and cash equivalents
awal periode cash flows, beginning of the
period
Efek perubahan nilai kurs 1,849 ( 36,996 ) Effect of exchange rate
pada kas dan setara kas changes on cash and cash
equivalents
Kas dan setara kas dari Cash and cash equivalent of
entitas anak yang deconsolidated subsidiaries
didekonsolidasikan
Kenaikan (penurunan) kas Other increase (decrease) in
dan setara kas lainnya cash and cash equivalents
Kas dan setara kas arus 1,202,114 553,223 Cash and cash equivalents
kas, akhir periode cash flows, end of the
period
Page 26
[8610000] Explanation for Significant Accounting Policy - Financing Industry
Kebijakan akuntansi signifikan Significant accounting policies
31 December 2025
Kebijakan akuntansi signifikan Significant accounting policies
Dasar penyusunan laporan keuangan konsolidasian N/A Basis of preparation of consolidated
financial statements
Prinsip-prinsip konsolidasi N/A Principles of consolidation
Kas dan setara kas Untuk tujuan penyajian arus kas, kas dan setara kas terdiri dari kas, bank dan semua investasi yang Cash and cash equivalents
jatuh tempo dalam waktu tiga bulan atau kurang dari tanggal perolehannya dan yang tidak dijaminkan
serta tidak dibatasi penggunaannya For cash flows presentation purposes, cash and cash equivalents
consist of cash on hand and in banks and all investments with maturities of three months or less from
the date of placement which are not pledged as collateral and unrestricted
Piutang usaha dan piutang lain-lain Aset lain-lain termasuk aset tidak berwujud yang dicatat sebesar harga perolehan dikurangi akumulasi Trade and other receivables
amortisasi dan rugi penurunan nilai. Harga perolehan mencakup semua pengeluaran yang terkait
secara langsung dengan perolehan aset tidak berwujud. Amortisasi aset tidak berwujud dihitung
dengan menggunakan metode garis lurus berdasarkan taksiran masa manfaat ekonomis dari aset
tersebut yaitu antara 4 sampai 5 tahun. Pada tanggal pelaporan, metode amortisasi, taksiran masa
manfaat dan nilai residual ditelaah ulang dan disesuaikan secara prospektif, jika diperlukan Other
assets include intangible assets that are stated at cost less amortization and impairment. Historical cost
includes expenditures that are directly attributable to the acquisition of the items. Amortization of
intangible assets is computed using the straight-line method based on the estimated useful lives of the
assets which range between 4 sampai 5 years. At the reporting period, amortization methods,
estimated useful lives and residual values are reviewed and adjusted prospectively, if appropriate
Aset tetap Aset tetap dicatat sebesar harga perolehan dikurangi akumulasi penyusutan dan akumulasi rugi Fixed assets
penurunan nilai. Harga perolehan mencakup semua pengeluaran yang terkait secara langsung dengan
perolehan aset tetap. Biaya-biaya setelah pengakuan awal diakui sebagai bagian dari nilai tercatat aset
atau sebagai aset yang terpisah sebagaimana mestinya, hanya apabila kemungkinan besar
Perusahaan akan mendapatkan manfaat ekonomis masa depan berkenaan dengan aset tersebut dan
biaya perolehan aset dapat diukur dengan andal. Nilai tercatat komponen yang diganti tidak lagi diakui.
Penyusutan dihitung dengan menggunakan metode garis lurus berdasarkan taksiran masa manfaat
ekonomis dari aset tetap sebagai berikut: Bangunan 30 tahun, kendaraan 4 tahun, komputer 4 tahun
,peralatan kantor 4 tahun dan perabotan dan peralatan kantor 4 tahun. Apabila nilai tercatat aset lebih
besar dari nilai yang dapat diperoleh kembali, nilai tercatat aset diturunkan menjadi sebesar nilai yang
dapat diperoleh kembali, dengan menggunakan nilai tertinggi antara harga jual neto dan nilai pakai.
Akumulasi biaya konstruksi serta pemasangan peralatan kantor dan komputer, dikapitalisasi sebagai
aset dalam penyelesaian. Biaya tersebut direklasifikasi ke akun aset tetap pada saat proses konstruksi
atau pemasangan selesai. Penyusutan mulai dibebankan pada tanggal yang sama. Biaya
pemeliharaan dan perbaikan dicatat sebagai beban pada saat terjadinya. Aset tetap dalam
penyelesaian dinyatakan sebesar biaya perolehan dan akan dipindahkan ke masing-masing aset tetap
yang bersangkutan pada saat selesai dan siap digunakan. Apabila aset tetap dihentikan
pengakuannya (tidak dipergunakan lagi atau dijual), biaya perolehan beserta akumulasi penyusutan
yang terkait dikeluarkan dari kelompok aset tetap yang bersangkutan dan keuntungan atau kerugian
Page 27
yang timbul diakui sebagai laba atau rugi tahun berjalan. Pada tanggal pelaporan, metode amortisasi,
taksiran masa manfaat dan nilai residual ditelaah ulang dan disesuaikan secara prospektif, jika
diperlukan Property and equipment are stated at cost less accumulated depreciation and accumulated
impairment. Historical cost includes expenditures that are directly attributable to the acquisition of the
items. Subsequent costs are included in the asset carrying amount or are recognized as a separate
asset, as appropriate, only when it is probable that future economic benefits associated with the item
will flow to the Company and the cost of the item can be measured reliably. The carrying amount of the
replaced part is derecognized. Depreciation of property and equipment is computed using the
straight-line method based on the estimated useful lives as follows: Building 30 years, vehicles 4 years,
computer 4 years, office equipment 4 years and office furniture and fixtures 4 years. When the carrying
amount of an asset is greater than its estimated recoverable amount, it is written down immediately to
its recoverable amount, which is determined as the higher of net selling price or value in use. The
accumulated costs of the construction of and the installation of office equipment and computers are
capitalized as construction in progress. These costs are reclassified to property and equipment
accounts when the construction or installation is complete. Depreciation is charged from such date.
Maintenance and repair cost are charged as an expense when incurred. Property and equipment in
progress is stated at cost and transferred to the respective property and equipment account when
completed and ready for use. When assets are derecognized (retired or otherwise disposed of), their
costs and the related accumulated depreciation are removed from the accounts and any resulting gains
or losses are recognized as profit or loss for the year. At the reporting period, amortization methods,
estimated useful lives and residual values are reviewed and adjusted prospectively, if appropriate
Penurunan nilai aset nonkeuangan Pada tanggal pelaporan, Perusahaan menelaah nilai tercatat aset non-keuangan untuk menentukan Impairment of non-financial assets
apakah terdapat indikasi bahwa aset tersebut telah mengalami penurunan nilai. Jika terdapat indikasi
tersebut, nilai yang dapat diperoleh kembali dari aset diestimasi untuk menentukan tingkat kerugian
penurunan nilai (jika ada). Bila tidak memungkinkan untuk mengestimasi nilai yang dapat diperoleh
kembali atas suatu aset individu, Perusahaan mengestimasi nilai yang dapat diperoleh kembali dari
unit penghasil kas atas aset. Perkiraan jumlah yang dapat diperoleh kembali adalah nilai tertinggi
antara harga jual neto atau nilai pakai. Jika jumlah yang dapat diperoleh kembali dari aset
non-keuangan (unit penghasil kas) kurang dari nilai tercatatnya, nilai tercatat aset (unit penghasil kas)
dikurangi menjadi sebesar nilai yang dapat diperoleh kembali dan rugi penurunan nilai diakui langsung
ke laba rugi At reporting date, the Company reviews the carrying amounts of non-financial assets to
determine whether there is any indication that those assets have suffered an impairment loss. If any
such indication exists, the recoverable amount of the asset is estimated in order to determine the
extent of the impairment loss (if any). Where it is not possible to estimate the recoverable amount of an
individual asset, the Company estimates the recoverable amount of the cash generating unit to which
the asset belongs. Estimated recoverable amount is the higher of net selling price or value in use. If the
recoverable amount of a non-financial asset (cash generating unit) is less than its carrying amount, the
carrying amount of the asset (cash generating unit) is reduced to its recoverable amount and an
impairment loss is recognized immediately in the profit or loss
Beban tangguhan Beban tangguhan merupakan biaya transaksi yang terjadi berkaitan dengan proses pemberian Deferred charges
persetujuan kredit kepada debitur atau perolehan pinjaman yang diterima Perusahaan. Biaya transaksi
akan disajikan secara neto dalam akun diberikan jika telah dicairkan kepada debitur atau akun diterima
jika telah dicairkan oleh Perusahaan Deferred charges represent transaction costs incurred in relation
to the process of loan approval to the debtors or borrowing obtained by the Company. The transaction
costs will be presented net in account when the loan is disbursed to the debtors or in borrowings
account when the borrowing is drawn by the Company
Page 28
Utang usaha dan liabilitas lain-lain Liabilitas keuangan diklasifikasikan dalam FVTPL, jika liabilitas keuangan sebagai kelompok Trade payables and other liabilities
diperdagangkan atau pada saat pengakuan awal ditetapkan untuk diukur pada FVTPL. Liabilitas
keuangan yang termasuk dalam kategori ini pada saat awal pengakuan dan selanjutnya dicatat pada
nilai wajar; biaya transaksi diakui langsung pada laba rugi. Keuntungan dan kerugian yang berasal dari
perubahan nilai wajar dari liabilitas keuangan ini diakui dalam laporan laba rugi dan penghasilan
komprehensif lain dan dilaporkan sebagai /(kerugian) yang belum direalisasi dari perubahan nilai wajar.
Liabilitas keuangan pada biaya perolehan pada awalnya diukur pada nilai wajar, setelah dikurangi
biaya transaksi, dan selanjutnya diukur pada biaya perolehan yang diamortisasi dengan menggunakan
metode suku bunga efektif, dengan beban bunga diakui berdasarkan metode suku bunga efektif.
Selisih antara hasil emisi (setelah dikurangi biaya transaksi) dan penyelesaian atau pelunasan
pinjaman diakui selama jangka waktu pinjaman Financial liabilities are classified as at FVTPL when the
financial liabilities are either held-for-trading or it is designated upon initial recognition as at FVTPL.
Financial liabilities included in this category are recognized initially and subsequently at fair value;
transaction costs are taken directly to profit or loss. Gains and losses arising from changes in fair value
of these financial liabilities are included in the statement of profit or loss and other comprehensive
income and reported as gains/(losses) from changes in fair value. Financial liabilities at amortized cost
are initially measured at fair value, net of transaction costs, and are subsequently measured at
amortized cost, using the effective interest rate method, with interest expense recognized on an
effective yield basis. Any difference between the proceeds (net of transaction costs) and the settlement
or redemption of borrowings is recognized over the term of the borrowings
Pengakuan pendapatan dan beban Pendapatan bunga dan beban bunga diakui berdasarkan basis akrual dengan menggunakan metode Revenue and expense recognition
suku bunga efektif. Perhitungan dengan metode suku bunga efektif memperhitungkan seluruh syarat
dan ketentuan kontraktual dari instrumen keuangan dan biaya transaksi yang timbul secara langsung
untuk instrumen tersebut dan merupakan bagian tidak terpisahkan dari suku bunga efektif. Perusahaan
menyajikan nilai bersih keuntungan/(kerugian) dari transaksi derivatif, termasuk keuntungan/(kerugian)
kurs yang timbul, dalam laporan laba rugi tahun berjalan. Pendapatan provisi dan komisi yang
berkaitan dengan pemberian pinjaman diakui ketika jasa-jasa telah diberikan sesuai dengan kontrak
perjanjian seperti pendapatan jasa mandatory lead arranger, sindikasi, perencanaan model
pembiayaan, pendapatan komitmen atas fasilitas yang belum dicairkan, dan premi atas garansi kredit
yang diberikan. Pendapatan jasa advisory diakui ketika jasa-jasa telah diberikan sesuai dengan kontrak
perjanjian. Keuntungan/(kerugian) dari portofolio efek-efek dan investasi saham meliputi keuntungan/
(kerugian) yang timbul dari penjualan efek-efek dan keuntungan/(kerugian) yang belum direalisasi dari
perubahan nilai wajar efek-efek dan investasi saham. Keuntungan/(kerugian) dari transaksi derivatif
meliputi keuntungan/(kerugian) yang timbul dari penyelesaian transaksi derivatif dan
keuntungan/(kerugian) yang belum direalisasi dari perubahan nilai wajar. Beban diakui pada saat
terjadinya Interest income and interest expense are recognized on accrual basis using the effective
interest rate method. The calculation using the effective interest rate method takes into account all
contractual terms of the financial instruments and includes any transaction costs that are directly
attributable to the instruments and are an integral part of the effective interest rate. The Company
disclose the net amount of gain/(loss) from derivative transactions, including the impact of its gain/(loss)
from foreign currency translation, in the statement of profit or loss. Provision and commission income
related to the loan disbursement is recognized when the services are rendered in accordance with the
respective engagement contracts such as income from mandatory lead arranger services, syndication,
structuring of financing scheme fees, commitment fee income from undrawn facilities, and credit
guarantee premium. Advisory service income is recognized when the services are rendered in
accordance with the respective engagement contracts. Gains/(losses) on securities and equity
investment consist of gains/(losses) on securities sold and unrealized gains/(losses) from changes in
Page 29
the fair value of securities and equity investment. Gains/(losses) on derivative transactions consist of
gains/(losses) on settlement of derivative transactions and unrealized gains/(losses) from changes in
the fair value of derivative transactions. Expenses are recognized when incurred
Penjabaran mata uang asing Pembukuan Perusahaan diselenggarakan dalam mata uang Rupiah, mata uang dari lingkungan Foreign currency translation
ekonomi utama di mana Perusahaan beroperasi (mata uang fungsionalnya). Transaksi-transaksi
selama periode berjalan dalam mata uang asing dicatat dengan kurs yang berlaku pada saat terjadinya
transaksi. Pada tanggal pelaporan, aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing disesuaikan
untuk mencerminkan kurs tengah Bank Indonesia () yang berlaku pada tanggal tersebut. Keuntungan
atau kerugian kurs yang timbul dikreditkan atau dibebankan dalam laporan laba rugi tahun berjalan.
Pos non-moneter diukur dalam biaya historis dalam mata uang asing yang dijabarkan kembali dengan
nilai tukar pada saat tanggal awal transaksi. Pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan 31
Desember 2024, kurs konversi 1 Dolar Amerika Serikat yang digunakan Perusahaan masing-masing
adalah sebesar Rp16.782 dan Rp16.162 (nilai penuh). The books of accounts of the Company are
maintained in Rupiah, the currency of the primary economic environment in which the Company
operates (its functional currency). Transactions during the period involving foreign currencies are
recorded at the rates of exchange prevailing at the time the transactions are made. At reporting date,
monetary assets and liabilities denominated in foreign currencies are adjusted to reflect the middle
exchange rates quoted by Bank Indonesia () at that date. The resulting gains or losses are credited or
charged to the current year profit or loss statement. Non-monetary items that are measured in terms of
historical cost in a foreign currency are translated using the exchange rates at the dates of the initial
transaction. The conversion rate per 1 United States Dollar used by the Company as of December 31,
2025 and December 31, 2024 were Rp16,782 and Rp16,162, respectively (full amount).
Transaksi dengan pihak berelasi Orang atau anggota keluarga terdekat mempunyai relasi dengan entitas pelapor jika orang tersebut: Transactions with related parties
memiliki pengendalian atau pengendalian bersama atas entitas pelapor; memiliki pengaruh signifikan
atas entitas pelapor; atau personil manajemen kunci entitas pelapor atau entitas induk dari entitas
pelapor. Suatu entitas berelasi dengan entitas pelapor jika memenuhi salah satu hal berikut: Entitas
dan entitas pelapor adalah anggota dari kelompok usaha yang sama (artinya entitas induk, entitas
anak, dan entitas anak berikutnya terkait dengan entitas lain); Satu entitas adalah entitas asosiasi atau
ventura bersama dari entitas lain (atau entitas asosiasi atau ventura bersama yang merupakan
anggota suatu kelompok usaha, yang mana entitas lain tersebut adalah anggotanya); Kedua entitas
tersebut adalah ventura bersama dari pihak ketiga yang sama; Entitas tersebut adalah suatu program
imbalan pasca-kerja untuk imbalan kerja dari salah satu entitas pelapor atau entitas yang terkait
dengan entitas pelapor. Jika entitas pelapor adalah entitas yang menyelenggarakan program tersebut,
maka entitas sponsor juga berelasi dengan entitas pelapor; Entitas yang dikendalikan atau
dikendalikan bersama oleh orang yang diidentifikasi dalam huruf (a); dan Orang yang diidentifikasi
dalam huruf (a) (i) memiliki pengaruh signifikan atas entitas atau personil manajemen kunci entitas
(atau entitas induk dari entitas). Seluruh transaksi signifikan yang dilakukan dengan pihak-pihak
berelasi, diungkapkan pada laporan keuangan A person or a close member of that person family is
related to the reporting entity if that person: has control or joint control over the reporting entity; has
significant influence over the reporting entity; or is a member of the key management personnel of the
reporting entity or of a parent of the reporting entity. An entity is related to the reporting entity if any of
the following conditions apply: The entity and the reporting entity are members of the same company
(which means that each parent, subsidiary and fellow subsidiary is related to the others); One entity is
an associate or joint venture of the other entity (or an associate or joint venture of a member of a
company of which the other entity is a member; Both entities are joint ventures of the same third party;
The entity is a post-employment benefit plan for the benefit of employees of either the reporting entity,
or an entity related to the reporting entity. If the reporting entity is itself such a plan, the sponsoring
Page 30
employers are also related to the reporting entity; The entity is controlled or jointly controlled by a
person identified in (a); and A person identified in (a) (i) has significant influence over the entity or is a
member of the key management personnel of the entity (or a parent of the entity). All significant
transactions with related parties, are disclosed in the financial statements
Pajak penghasilan Beban pajak kini ditentukan berdasarkan laba kena pajak tahun berjalan yang dihitung berdasarkan Income taxes
tarif pajak yang berlaku. Aset dan liabilitas pajak tangguhan diakui atas konsekuensi pajak periode
mendatang yang timbul dari perbedaan jumlah tercatat aset dan liabilitas menurut laporan keuangan
dengan dasar pengenaan pajak. Liabilitas pajak tangguhan diakui untuk semua perbedaan temporer
kena pajak dan aset pajak tangguhan diakui untuk perbedaan temporer yang boleh dikurangkan,
sepanjang besar kemungkinan dapat dimanfaatkan untuk mengurangi laba kena pajak pada masa
datang. Pajak tangguhan diukur dengan menggunakan tarif pajak yang berlaku atau secara
substansial telah berlaku pada tanggal pelaporan. Pajak tangguhan dibebankan atau dikreditkan dalam
laba rugi, kecuali pajak tangguhan yang dibebankan atau dikreditkan langsung ke ekuitas, dalam hal ini
pajak tangguhan dibebankan atau dikreditkan langsung ke ekuitas. Aset dan liabilitas pajak tangguhan
dapat saling hapus apabila terdapat hak yang berkekuatan hukum untuk melakukan saling hapus
antara aset pajak kini dengan liabilitas pajak kini dan apabila aset dan liabilitas pajak tangguhan terkait
dengan pajak penghasilan yang dikenakan oleh otoritas perpajakan yang sama, baik atas entitas kena
pajak yang sama ataupun berbeda. Perubahan atas liabilitas pajak dicatat pada saat surat ketetapan
pajak diterima atau apabila diajukan keberatan dan/atau banding, diakui pada saat hasil dari keberatan
dan/atau banding diterima. Aset dan liabilitas pajak tangguhan disajikan bersih di laporan posisi
keuangan. Current tax expense is determined based on the taxable income for the year, computed
using the prevailing tax rates. Deferred tax assets and liabilities are recognized for the future tax
consequences attributable to differences between the financial statements carrying amounts of assets
and liabilities and their respective tax bases. Deferred tax liabilities are recognized for all taxable
temporary differences and deferred tax assets are recognized for deductible temporary differences to
the extent that it is probable that taxable income will be available in future periods against which the
deductible temporary differences can be utilized. Deferred tax is calculated at the tax rates that have
been enacted or substantively enacted at the reporting date. Deferred tax is charged or credited
immediately in profit or loss, except when it relates to items charged or credited directly to equity, in
which case the deferred tax is also charged or credited directly to equity. Deferred tax assets and
liabilities are offset when there is a legally enforceable right to offset current tax assets against current
tax liabilities and when the deferred tax assets and liabilities relate to income taxes levied by the same
tax authority on either the same taxable entity or different taxable entities. Amendments to tax
obligations are recorded when a tax assessment is received or, if objected or appealed against, when
the result of the objection or appeal is determined. Deferred tax assets and liabilities are offset in the
statement of financial position.
Imbalan kerja karyawan Pengukuran kembali atas liabilitas (aset) imbalan pasti neto, yang diakui sebagai penghasilan Employee benefits
komprehensif lain, terdiri dari: Keuntungan atau kerugian aktuarial, Imbal hasil atas aset program, tidak
termasuk jumlah yang dimasukan dalam bunga neto atas liabilitas (aset); dan Setiap perubahan
dampak batas aset, tidak termasuk jumlah yang dimasukan dalam bunga neto atas liabilitas (aset).
Pengukuran kembali atas liabilitas (aset) imbalan pasti neto, yang diakui sebagai penghasilan
komprehensif lain tidak direklasifikasi ke laba rugi pada periode berikutnya. Biaya jasa lalu diakui pada
laba rugi pada tanggal yang lebih awal antara: Tanggal amandemen atau kurtailmen program dan
Tanggal pada saat Perusahaan mengakui biaya restrukturisasi terkait. Beban imbalan jangka panjang
lainnya ditentukan dengan metode projected unit credit dengan metode yang disederhanakan di mana
metode ini tidak mengakui pengukuran kembali dalam penghasilan komprehensif lain. Total nilai neto
dari biaya jasa kini, biaya bunga neto atas liabilitas (aset) imbalan pasti neto dan pengukuran kembali
Page 31
liabilitas (aset) imbalan pasti neto diakui pada laba rugi tahun berjalan. Remeasurement on net defined
benefit liabilities (asset), which is recognized as other comprehensive income, consists Actuarial gain
and losses, Return on program asset, not consist of amount included in liabilities (asset) net interest;
and Every change in asset ceiling, not consist of amount included in liabilities (asset) net interest.
Remeasurement on net defined benefit liabilities (asset), which is recognized as other comprehensive
income will not be reclassified to profit or loss in the next periods. Past service costs are recognized in
profit or loss on the earlier of The date of the plan amendment or curtailment; and The date that the
Company recognizes related restructuring costs. The cost of providing other long-term employee
benefits is determined using the projected unit credit method using simplified method of not recognizing
remeasurements in other comprehensive income. The net total of service cost, net interest on the net
defined benefit liability (asset) and remeasurements of the net defined benefit liability (asset) are
recognized in profit or loss for the year.
Laba per saham Laba per saham dasar dihitung dengan membagi laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada Earnings per share
pemegang saham biasa entitas dengan jumlah rata-rata tertimbang saham yang beredar pada tahun
berjalan. Basic earnings per share is computed by dividing income for the year attributable to ordinary
equity holders of the entity by the weighted average number of shares outstanding during the year.
Dividen N/A Dividends
Pelaporan segmen Segmen operasi adalah suatu komponen dari entitas yang terlibat dalam aktivitas bisnis yang Segment reporting
memperoleh pendapatan dan menimbulkan beban, termasuk pendapatan dan beban terkait dengan
transaksi dengan komponen lain dari entitas yang sama, yang hasil operasinya dikaji ulang secara
regular oleh pengambil keputusan operasional untuk membuat keputusan tentang sumber daya yang
dialokasikan pada segmen tersebut dan menilai kinerjanya, dan tersedia informasi keuangan yang
dapat dipisahkan. Hasil segmen yang dilaporkan kepada pengambil keputusan operasional termasuk
item yang dapat diatribusikan secara langsung kepada segmen dan juga yang dapat dialokasikan
dengan basis yang wajar. Perusahaan mengelola kegiatan usahanya dan mengidentifikasi segmen
yang dilaporkan berdasarkan jenis produk. Perusahaan menentukan dan menyajikan segmen operasi
berdasarkan informasi yang secara internal diberikan kepada pengambil keputusan operasional. An
operating segment is a component of the entity that engages in business activities from which it may
earn revenues and incur expenses, including revenues and expenses that relate to transactions with
any of the entity components, whose operating results are reviewed regularly by the chief operating
decision maker to make decisions about resources allocated to the segment and assess its
performance, and for which discrete financial information is available. Segment results that are reported
to the chief operating decision maker include items directly attributable to a segment as well as those
that can be allocated on a reasonable basis. The Company manages its business activities and
identifies its segments reported based on product categories. The Company determines and presents
operating segments based on the information that is internally provided to the chief operating decision
maker.
Instrumen keuangan derivatif Instrumen derivatif diakui pertama-tama pada nilai wajar pada saat kontrak tersebut dilakukan, dan Derivative financial instruments
selanjutnya diukur pada nilai wajarnya. Metode pengakuan keuntungan atau kerugian dari perubahan
nilai wajar tergantung pada apakah derivatif tersebut adalah instrumen lindung nilai, dan sifat dari
unsur yang dilindungi nilainya. Perusahaan dapat menggunakan instrumen keuangan derivatif,
pertukaran (swap) tingkat suku bunga, sebagai bagian dari aktivitas manajemen untuk melindungi
dampak risiko tingkat suku bunga atas pinjaman Perusahaan. Perusahaan menerapkan akuntansi
lindung nilai arus kas pada saat transaksi tersebut memenuhi kriteria perlakuan akuntansi lindung nilai.
Perubahan nilai wajar instrumen derivatif yang tidak memenuhi kriteria lindung nilai dicatat dalam
laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain tahun berjalan. Jika instrumen derivatif dirancang
Page 32
dan memenuhi syarat akuntansi lindung nilai, perubahan nilai wajar yang berkaitan dengan lindung
nilai diakui sebagai penyesuaian terhadap item yang dilindungi nilainya dalam penghasilan
komprehensif lainnya tahun berjalan atau disajikan dalam ekuitas, tergantung pada jenis transaksi dan
efektivitas dari lindung nilai tersebut. Perusahaan menetapkan derivatif sebagai instrumen lindung nilai
atas arus kas apabila instrumen tersebut melindungi nilai variabilitas arus kas yang dapat diatribusikan
pada risiko tertentu yang terkait dengan aset atau liabilitas yang telah diakui atau prakiraan transaksi
yang kemungkinan besar terjadi. Bagian efektif dari perubahan nilai wajar derivatif yang ditetapkan
sebagai instrumen lindung nilai atas arus kas dalam hubungan lindung nilai yang memenuhi kualifikasi
ditangguhkan pada keuntungan/ (kerugian) kumulatif atas instrumen derivatif untuk lindung nilai arus
kas, yang merupakan bagian dari ekuitas. Bagian yang tidak efektif diakui secara langsung pada
laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain. Jumlah yang ditangguhkan dalam ekuitas
direklasifikasi ke dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain dalam tahun yang sama
di mana arus kas yang dilindung nilai mempengaruhi laba atau rugi, dan pada item yang sama dalam
laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain. Ketika instrumen lindung nilai kadaluarsa atau
dijual, dihentikan, dilaksanakan, atau tidak lagi memenuhi kriteria akuntansi lindung nilai, keuntungan
atau kerugian kumulatif yang ditangguhkan di ekuitas tetap diakui pada keuntungan/(kerugian)
kumulatif atas instrumen derivatif untuk lindung nilai arus kas dan direklasifikasi ke laporan laba rugi
dan penghasilan komprehensif lain ketika item yang dilindung nilai diakui dalam laporan laba rugi dan
penghasilan komprehensif lain. Ketika suatu prakiraan transaksi akan dilindung nilai tidak lagi
diharapkan akan terjadi, jumlah yang ditangguhkan dalam ekuitas diakui segera dalam laporan laba
rugi dan penghasilan komprehensif lain. Seluruh instrumen derivatif (termasuk transaksi valuta asing
untuk tujuan pendanaan dan perdagangan) dicatat dalam laporan posisi keuangan berdasarkan nilai
wajarnya. Nilai wajar tersebut ditentukan berdasarkan harga pasar, kurs Reuters pada tanggal
pelaporan laporan posisi keuangan, diskonto arus kas, model penentu harga opsi atau harga yang
diberikan oleh broker (quoted price) atas instrumen lainnya yang memiliki karakteristik serupa.
Perusahaan dapat menggunakan instrumen keuangan derivatif, opsi, sebagai bagian dari aktivitas
manajemen untuk melindungi dampak risiko perubahan nilai wajar atas investasi saham Perusahaan.
Perusahaan menerapkan akuntansi lindung nilai nilai wajar pada saat transaksi tersebut memenuhi
kriteria perlakuan akuntansi lindung nilai. Perusahaan menetapkan derivatif sebagai instrumen lindung
nilai atas nilai wajar apabila instrumen tersebut melindungi nilai variabilitas nilai wajar yang dapat
diatribusikan pada risiko tertentu yang terkait dengan aset atau liabilitas yang telah diakui atau
prakiraan transaksi yang kemungkinan besar terjadi. Bagian efektif dari perubahan nilai wajar derivatif
yang ditetapkan sebagai instrumen lindung nilai atas nilai wajar dalam hubungan lindung nilai yang
memenuhi kualifikasi ditangguhkan pada keuntungan/ (kerugian) kumulatif atas instrumen derivatif
untuk lindung nilai nilai wajar, yang merupakan bagian dari ekuitas. Ketika instrumen lindung nilai
kadaluarsa atau dijual, dihentikan, dilaksanakan, atau tidak lagi memenuhi kriteria akuntansi lindung
nilai, keuntungan atau kerugian kumulatif yang ditangguhkan di ekuitas tetap diakui pada
keuntungan/(kerugian) kumulatif atas instrumen derivatif untuk lindung nilai nilai wajar dan tidak akan
direklasifikasi ke laba rugi. Seluruh instrumen derivatif (termasuk transaksi valuta asing untuk tujuan
pendanaan dan perdagangan) dicatat dalam laporan posisi keuangan berdasarkan nilai wajarnya. Nilai
wajar tersebut ditentukan berdasarkan harga pasar, kurs Reuters pada tanggal pelaporan laporan
posisi keuangan, diskonto arus kas, model penentu harga opsi atau harga yang diberikan oleh broker
(quoted price) atas instrumen lainnya yang memiliki karakteristik serupa. Derivative instruments are
initially recognized at fair value on the date the contracts are entered into and are subsequently
remeasured at their fair values. The method of recognizing the fair value gain or loss depends on
whether the derivative is designated as a hedging instrument and, if so, the nature of the item being
hedged. The Company may use derivative instruments, interest rate swap as part of its management
Page 33
activities to manage exposures to interest rate on the Company borrowing. The Company applies cash
flow hedge accounting when transactions meet the specified criteria for hedge accounting treatment.
Changes in fair value of derivative instruments that do not qualify for hedge accounting are recognized
in the current year statement of profit or loss and other comprehensive income. If derivative instruments
are designated and qualify for hedge accounting, changes in fair value of derivative instruments are
recorded as adjustments to the items being hedged in the current year other comprehensive income or
in the equity, depending on the type of hedge transaction represented and the effectiveness of the
hedge. The Company designates derivatives as the hedging instruments of cash flows hedges where
the instrument hedges the variability in cash flows attributable to a particular risk associated with a
recognized asset or liability, or a highly probable forecast transaction that could affect profit or loss. The
effective portion of changes in the fair value of derivatives designated as hedging instruments of cash
flows hedges in qualifying hedging relationships is deferred to the cumulative gains/(losses) on
derivative instruments for cash flows hedges, which forms part of equity. Any ineffective portion is
recognized immediately in the statement of profit or loss and other comprehensive income. Amounts
deferred in equity are reclassified to the statement of profit or loss and other comprehensive income as
a reclassification adjustment in the same year as the hedged cash flows affect profit or loss, and in the
same line item in the statement of profit or loss and other comprehensive income. When a forecast
hedged transaction is no longer expected to occur, the amount deferred in equity is recognized
immediately in the statement of profit or loss and other comprehensive income. All derivatives
instruments (including foreign exchange transactions for financing and trading) are recognized in the
statement of financial position at fair value. The fair value is based on the market rate, Reuters
exchange rate at statement of financial position date, discounted cash flows, option pricing models or
broker quoted price on other instruments with similar characteristics. The Company may use derivative
instrument, option, as part of its management activities to manage exposures to fair value changes on
the Company equity investment. The Company applies fair value hedge accounting when transactions
meet the specified criteria for hedge accounting treatment. The Company designates derivatives as the
hedging instruments of fair value hedges where the instrument hedges the variability in fair value
attributable to a particular risk associated with a recognized asset or liability, or a highly probable
forecast transaction that could affect. The effective portion of changes in the fair value of derivatives
designated as hedging instruments of fair value hedges in qualifying hedging relationships is deferred
to the cumulative gains/(losses) on derivative instruments for fair value hedges, which forms part of
equity. When the hedging instrument expires or sold, terminated, exercised, or no longer qualifies for
hedge accounting, the cumulative amount deferred in equity remains in the cumulative gains/(losses)
on derivative instruments for fair value hedges, and will not be subsequently transferred to profit or
loss. All derivatives instruments (including foreign exchange transactions for financing and trading) are
recognized in the statement of financial position at fair value. The fair value is based on the market
rate, Reuters exchange rate at statement of financial position date, discounted cash flows, option
pricing models or broker quoted price on other instruments with similar characteristics.
Penerapan standar akutansi baru Efektif 1 Januari 2025, Perusahaan menerapkan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan revisi yang The implementation of new
relevan untuk Perusahaan yaitu amandemen PSAK No. 221 tentang Perubahan Kurs Valuta Asing. statements of accounting standards
Penerapan dari standar revisi tersebut tidak menimbulkan perubahan substansial terhadap kebijakan
akuntansi Perusahaan dan tidak berdampak material terhadap jumlah yang dilaporkan pada periode
berjalan atau periode sebelumnya. Effective on January 1, 2025, the Company has applied revised
Statement of Financial Accounting Standards that is relevant to the Company which is an amendment
of SFAS No. 221 on Effects of Changes in Foreign Exchange Rates. The implementations of such
revised standard did not result in substantial changes to the Company accounting policies and had no
material effect on the amounts reported for the current or prior periods.
Page 34
Kombinasi bisnis N/A Business combination
Penentuan nilai wajar Nilai wajar instrumen keuangan yang diperdagangkan di pasar aktif, seperti efek-efek, ditentukan Determination of fair value
berdasarkan kuotasi harga pasar pada tanggal laporan posisi keuangan dari sumber-sumber yang
terpercaya seperti kuotasi harga pasar dari Bloomberg, Reuters atau dari broker. Investasi pada unit
reksadana dicatat pada nilai pasar, sesuai dengan nilai bersih dari aset reksadana pada tanggal
laporan posisi keuangan. Instrumen keuangan dianggap menggunakan nilai kuotasi pasar aktif jika
harga kuotasi tersedia dan secara regular tersedia di bursa, dealer, broker dan harga tersebut
mencerminkan harga aktual dan terbentuk melalui transaksi pasar secara regular berdasarkan length
basis. Jika kriteria di atas tidak tercapai, pasar dianggap tidak aktif. Indikasi dari pasar tidak aktif
adalah ketika terdapat selisih penawaran dan permintaan yang besar atau terjadi kenaikan signifikan
dari selisih penawaran dan permintaan atau hanya terdapat sejumlah kecil transaksi. Untuk instrumen
keuangan yang tidak memiliki kuotasi harga pasar, estimasi yang rasional dari nilai wajar ditentukan
dengan menggunakan referensi harga pasar sekarang dari instrumen lain yang memiliki karakteristik
yang sama secara substansial atau dihitung berdasarkan ekspektasi arus kas dari aset bersih yang
mendasari instrumen keuangan tersebut. Perusahaan menggunakan jasa penilai independen dalam
mengestimasikan nilai wajar dari investasi efek-efek saham di mana harga pasar tidak tersedia.
Penilaian berkala oleh jasa penilai independen dilakukan paling sedikit sekali dalam setahun. Untuk
instrumen yang lebih kompleks, Perusahaan menggunakan model penilaian internal, yang pada
umumnya berdasarkan teknik dan metode penilaian yang umumnya diakui sebagai standar industri.
Model penilaian terutama digunakan untuk menilai kontrak derivatif. The fair value of financial
instruments traded in active markets, such as securities, is determined based on quoted market prices
at the statement of financial position date from credible sources such as quoted market prices from
Bloomberg, Reuters or broker quoted price. Investments in mutual funds units are stated at market
value, in accordance with the net value of assets of the mutual funds at the statement of financial
position date. A financial instrument is regarded as quoted in an active market, if quoted prices are
readily and regularly available from an exchange, dealer, broker and those prices represent actual and
regularly occurring market transactions on an arm length basis. If the above criteria are not met, the
market is regarded as being inactive. Indications that a market is inactive are when there is a wide
bid-offer spread or significant increase in the bid-offer spread or there are few recent transactions. For
financial instruments with no quoted market price, a reasonable estimate of the fair value is determined
by reference to the current market value of another instrument which substantially has the same
characteristic or calculated based on the expected cash flows of the underlying net asset base of the
financial instruments. The Company uses an independent valuer in the estimation of fair value of its
investment in equity securities when the market price is not available. A regular valuation by
independent valuer is done at least once a year. For more complex instruments, the Company uses
internally developed model, which is generally based on valuation method and technique generally
recognized as industry standard. Valuation model is used primarily to value derivative contracts
Transaksi dan saldo dalam mata uang asing Pembukuan Perusahaan diselenggarakan dalam mata uang Rupiah, mata uang dari lingkungan Foreign currency transactions and
ekonomi utama di mana Perusahaan beroperasi (mata uang fungsionalnya). Transaksi-transaksi balances
selama periode berjalan dalam mata uang asing dicatat dengan kurs yang berlaku pada saat terjadinya
transaksi. Pada tanggal pelaporan, aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing disesuaikan
untuk mencerminkan kurs tengah Bank Indonesia () yang berlaku pada tanggal tersebut. Keuntungan
atau kerugian kurs yang timbul dikreditkan atau dibebankan dalam laporan laba rugi tahun berjalan.
Pos non-moneter diukur dalam biaya historis dalam mata uang asing yang dijabarkan kembali dengan
nilai tukar pada saat tanggal awal transaksi. Pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan 31
Desember 2024, kurs konversi 1 Dolar Amerika Serikat yang digunakan Perusahaan masing-masing
adalah sebesar Rp16.782 dan Rp16.162 (nilai penuh). The books of accounts of the Company are
Page 35
maintained in Rupiah, the currency of the primary economic environment in which the Company
operates (its functional currency). Transactions during the period involving foreign currencies are
recorded at the rates of exchange prevailing at the time the transactions are made. At reporting date,
monetary assets and liabilities denominated in foreign currencies are adjusted to reflect the middle
exchange rates quoted by Bank Indonesia () at that date. The resulting gains or losses are credited or
charged to the current year profit or loss statement. Non-monetary items that are measured in terms of
historical cost in a foreign currency are translated using the exchange rates at the dates of the initial
transaction. The conversion rate per 1 United States Dollar used by the Company as of December 31,
2025 and December 31, 2024 were Rp16,782 and Rp16,162, respectively (full amount).
Efek-efek Setelah pengakuan awal, efek-efek yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi dengan Securities
menggunakan suku bunga efektif. Sementara efek-efek yang diukur pada FVTOCI, setelah pengakuan
awal akan diukur pada nilai wajar dimana keuntungan dan kerugian yang belum direalisasi atas
perubahan nilai wajar akan diakui sebagai penghasilan komprehensif lain dan diakumulasikan pada
komponen terpisah pada ekuitas. Pada saat penghentian pengakuan, akumulasi keuntungan atau
kerugian nilai wajar, neto setelah akumulasi cadangan kerugian kredit ekspektasian, ditransfer ke laba
rugi. Untuk efek-efek yang dipersyaratkan diukur atas nilai wajar melalui laba rugi, setelah pengakuan
awal akan diukur pada nilai wajar dimana keuntungan dan kerugian yang timbul akibat perubahan nilai
wajar dicatat dalam laba rugi. After initial recognition, securities held at amortized cost is amortized
using the effective interest rate. While securities held at FVTOCI are subsequently carried at fair value
with all unrealized gains and losses arising from changes in fair value recognized in other
comprehensive income and accumulated in separate component of equity. On derecognition, the
cumulative fair value gains or losses, net of the cumulative expected credit loss reserve, are transferred
to the profit or loss. For securities mandatorily held at fair value through profit or loss are subsequently
carried at fair value with gains or losses arising from the changes in fair value recorded in profit or loss
Investasi jangka pendek N/A Short-term investment
Aset hak guna Perusahaan menerapkan pendekatan pengakuan dan pengukuran tunggal untuk semua sewa, kecuali Right of use assets
untuk sewa aset berjangka pendek dan sewa aset bernilai rendah. Perusahaan mengakui aset
hak-guna pada tanggal dimulainya sewa. Aset hak-guna diukur pada biaya perolehan, dikurangi
akumulasi penyusutan dan kerugian penurunan nilai, jika ada, dan disesuaikan untuk setiap
pengukuran kembali liabilitas sewa. Biaya aset hak-guna meliputi nilai liabilitas sewa yang diakui, biaya
langsung awal, pembayaran sewa yang dilakukan pada atau sebelum tanggal mulai sewa dan estimasi
biaya restorasi. Aset hak-guna disusutkan berdasarkan metode garis lurus selama masa sewa sebagai
berikut: Laptop 3 tahun. The Company applies a single recognition and measurement approach for all
leases, except for short-term leases and leases of low-value assets. The Company recognized
right-of-use assets at the commencement date of the lease. Right-of-use assets are measured at cost,
less any accumulated depreciation and impairment losses, if any and adjusted for any remeasurement
of lease liabilities. The cost of right-of-use assets includes the amount of lease liabilities recognized,
initial direct cost incurred, lease payments made at or before the commencement date and estimated
reinstatement cost. Right-of-use assets are depreciated on a straight-line method over the lease term
as follows: Laptop 3 years
Properti investasi N/A Investment properties
Goodwill N/A Goodwill
Investasi pada entitas asosiasi N/A Investment in associates
Aset takberwujud Aset lain-lain termasuk aset tidak berwujud yang dicatat sebesar harga perolehan dikurangi akumulasi Intangible assets
amortisasi dan rugi penurunan nilai. Harga perolehan mencakup semua pengeluaran yang terkait
secara langsung dengan perolehan aset tidak berwujud. Amortisasi aset tidak berwujud dihitung
Page 36
dengan menggunakan metode garis lurus berdasarkan taksiran masa manfaat ekonomis dari aset
tersebut yaitu antara 4 - 5 tahun. Pada tanggal pelaporan, metode amortisasi, taksiran masa manfaat
dan nilai residual ditelaah ulang dan disesuaikan secara prospektif, jika diperlukan. Other assets
include intangible assets that are stated at cost less amortization and impairment. Historical cost
includes expenditures that are directly attributable to the acquisition of the items. Amortization of
intangible assets is computed using the straight-line method based on the estimated useful lives of the
assets which range between 4 - 5 years. At the reporting period, amortization methods, estimated
useful lives and residual values are reviewed and adjusted prospectively, if appropriate
Beban dibayar dimuka Beban dibayar dimuka diamortisasi selama manfaat masing-masing biaya dengan menggunakan Prepaid expenses
metode garis lurus. Prepaid expenses are amortized over their beneficial periods using the straight-line
method
Piutang dan utang asuransi N/A Insurance receivables and payables
Piutang pembiayaan konsumen N/A Consumer financing receivables
Liabilitas atas kontrak N/A Contract liabilities
Simpanan nasabah dan simpanan dari bank lain N/A Deposits from customers and
deposits from other banks
Obligasi subordinasi N/A Subordinated bonds
Efek-efek yang dibeli dengan janji dibeli kembali N/A Securities purchased under resell
agreements
Saham treasuri N/A Treasury stock
Modal saham N/A Share capital
Pengaturan pembayaran berbasis saham N/A Share-based payment arrangement
Biaya emisi efek ekuitas N/A Stock issuance cost
Instrumen keuangan Terdapat tiga klasifikasi pengukuran aset keuangan: biaya perolehan diamortisasi, diukur pada nilai Financial instruments
wajar melalui laba rugi, dan diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain. Aset
keuangan diklasifikasikan menjadi kategori tersebut di atas berdasarkan model bisnis di mana aset
keuangan tersebut dimiliki, dan karakteristik arus kas kontraktualnya. Model bisnis merefleksikan
bagaimana kelompok aset keuangan dikelola untuk mencapai tujuan bisnis tertentu. Aset keuangan
hanya dapat dikategorikan sebagai biaya perolehan diamortisasi jika instrumen dimiliki dalam rangka
mendapatkan arus kas kontraktual, dan di mana arus kas kontraktual tersebut semata dari
pembayaran pokok dan bunga. Pokok merupakan nilai wajar dari instrumen pada saat pengakuan
awal. Bunga dalam hal ini merupakan kompensasi untuk nilai waktu uang dan risiko kredit terkait
beserta kompensasi untuk risiko lain dan biaya yang konsisten dengan persyaratan dalam peminjaman
standar dan margin laba. Kategori aset ini membutuhkan penilaian persyaratan kontraktual pada saat
pengakuan awal untuk menentukan apakah kontrak mengandung persyaratan yang dapat mengubah
waktu atau jumlah dari arus kas yang tidak konsisten dengan persyaratan SPPI. Dalam menilai apakah
arus kas kontraktual memiliki karakteristik SPPI, Perusahaan mempertimbangkan tujuan model bisnis
adalah untuk memiliki aset untuk memperoleh arus kas kontraktual atau untuk memperoleh arus kas
kontraktual dan dijual dan juga persyaratan kontraktual atas instrumen tersebut. Hal ini termasuk dalam
hal menilai apakah aset keuangan mengandung ketentuan kontraktual yang dapat mengubah waktu
atau jumlah arus kas kontraktual sehingga tidak dapat memenuhi kondisi SPPI. Dalam melakukan
penilaian, Perusahaan mempertimbangkan: yang dimiliki Perusahaan saat terdapat kepailitan dan
keaslian kontrak; mata uang pada asset; kontinjensi yang akan mengubah jumlah dan waktu arus kas;
-recourse arrangement; dan pelunasan dipercepat atau perpanjangan fasilitas dan juga perubahan
time value of money dari jumlah bunga. Aset dapat dijual dari portofolio hold to collect ketika terdapat
Page 37
peningkatan risiko konsentrasi kredit. Penghentian untuk alasan lain diperbolehkan namun jumlah
penjualan tersebut harus tidak signifikan jumlahnya atau tidak sering. There are three measurement
classifications for financial assets: amortized cost, fair value through profit or loss (), and fair value
through other comprehensive income (). Financial assets are classified into these categories based on
the business model within which they are held, and their contractual cash flow characteristics. The
business model reflects how groups of financial assets are managed to achieve a particular business
objective. Financial assets can only be held at amortized cost if the instruments are held in order to
collect the contractual cash flows, and where those contractual cash flows are solely payments of
principal and interest. Principal represents the fair value of the instrument at the time of initial
recognition. Interest in this context represents compensation for the time value of money and
associated credit risks together with compensation for other risks and costs consistent with a basic
lending arrangement and a profit margin. This requires an assessment at initial recognition of the
contractual terms to determine whether it contains a term that could change the timing or amount of
cash flows in a way that is inconsistent with the SPPI criteria. In assessing whether the contractual
cash flows have SPPI characteristics, the Company considers the objective of its business model is to
hold assets only to collect cash flows, or to collect cash flows and to sell and the contractual terms of
the instrument. This includes assessing whether the financial asset contains a contractual term that
could change the timing or amount of contractual cash flows such that it would not meet this condition.
In making the assessment, the Company considers: in bankruptcy and genuinity of contracts;
denomination arrangement; events that would change the amount and timing of cash flows, recourse
arrangement; and and extension terms, as well as modification on time value of money of interest.
Assets may be sold out of hold to collect portfolios where there is an increase in credit concentration
risk. Disposals for other reasons are permitted but such sales should be insignificant in value or
infrequent in nature.
Aset tidak lancar yang diklasifikasikan sebagai dimiliki N/A Non-current assets classified as held
untuk dijual for sale
Peristiwa setelah tanggal periode pelaporan N/A Events after reporting period
Penerapan standar akuntansi baru Efektif 1 Januari 2025, Perusahaan menerapkan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan revisi yang Adoption of new accounting
relevan untuk Perusahaan yaitu amandemen PSAK No. 221 tentang Perubahan Kurs Valuta Asing. standards
Penerapan dari standar revisi tersebut tidak menimbulkan perubahan substansial terhadap kebijakan
akuntansi Perusahaan dan tidak berdampak material terhadap jumlah yang dilaporkan pada periode
berjalan atau periode sebelumnya. Effective on January 1, 2025, the Company has applied revised
Statement of Financial Accounting Standards that is relevant to the Company which is an amendment
of SFAS No. 221 on Effects of Changes in Foreign Exchange Rates. The implementations of such
revised standard did not result in substantial changes to the Company accounting policies and had no
material effect on the amounts reported for the current or prior periods.
Standar akuntansi yang telah disahkan namun belum PSAK No. 109 tentang Keuangan Amendemen ini menambahkan dan mengklarifikasi ketentuan dalam Accounting standards issued but not
berlaku efektif terkait penghentian pengakuan liabilitas keuangan, serta mengklarifikasi penilaian karakteristik arus yet effective
kas untuk aset keuangan dengan fitur ESG-linked, aset keuangan dengan fitur non-recourse, dan
instrumen yang terikat secara kontraktual seperti tranche. PSAK No. 107 tentang Keuangan:
Pengungkapan Amendemen ini mengubah ketentuan terkait persyaratan pengungkapan investasi pada
instrumen ekuitas yang diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain dan menambah
ketentuan terkait instrumen keuangan dengan persyaratan kontraktual yang mengubah waktu atau
jumlah arus kas kontraktual. Perusahaan sedang mengevaluasi dampak dari standar akutansi tersebut
dan belum menentukan dampaknya terhadap laporan keuangan Perusahaan. SFAS No. 109 on
Instrument This amendment adds and clarifies provisions related to the derecognition of financial
Page 38
liabilities and clarifies the assessment of cash flow characteristics for financial assets with ESG-linked
features, financial assets with non-recourse features, and contractually linked instruments such as
tranche. SFAS No.107 on Instrument: Disclosure This amendment modifies the provisions related to
disclosure requirements for investments in equity instruments measured at fair value through other
comprehensive income and adds provisions related to financial instruments with contractual terms that
alter the timing or amount of contractual cash flows.
Utang pembiayaan konsumen N/A Consumer financing liabilities
Page 39
[8611000_BD] Notes to the financial statements - Property, Plant, and Equipement (breakdown) - Financing Industry
Aset tetap Property, plant, and equipment
Aset tetap [baris komponen]
Aset Penambahan aset Pengurangan aset Reklasifikasi aset Penjabaran laporan keuangan aset Entitas anak baru aset Revaluasi aset Penurunan (pemulihan) nilai aset Aset
tetap tetap tetap tetap tetap tetap tetap tetap tetap
Nilai perolehan, Tanah, dimiliki langsung Land, directly owned Carrying amount, gross
kotor Bangunan dan fasilitasnya, dimiliki langsung 281,843 281,843 Building and leasehold improvement, directly owned
Mesin dan peralatan, dimiliki langsung Machinery and equipment, directly owned
Alat berat, dimiliki langsung Heavy equipment, directly owned
Alat pengangkutan, dimiliki langsung Transportation equipment, directly owned
Perabot dan peralatan kantor, dimiliki 41,062 ( 338 ) 40,724 Furniture and office equipment, directly owned
langsung
Kendaraan bermotor, dimiliki langsung 2,726 ( 2,147 ) 579 Motor vehicle, directly owned
Pesawat, dimiliki langsung Aircraft, directly owned
Kapal, dimiliki langsung Vessels, directly owned
Menara telekomunikasi, dimiliki langsung BTS Tower, directly owned
Jaringan Fiber Optik, dimiliki langsung Fiber Optic Network, directly owned
Infrastruktur Telekomunikasi, dimiliki Telecommunication Infrastructure, directly owned
langsung
Peralatan Teknikal, dimiliki langsung Technical Equipment, directly owned
Lainnya, dimiliki langsung 18,137 272 ( 1,245 ) 17,164 Others, directly owned
Dimiliki langsung 343,768 272 ( 3,730 ) 340,310 Directly owned
Mesin, aset hak guna Machinery, right of use assets
Alat pengangkutan, aset hak guna Transportation equipment, right of use assets
Alat berat, aset hak guna Heavy equipment, right of use assets
Bangunan, aset hak guna Building, right of use assets
Perabot dan peralatan kantor, aset hak guna Furniture and office equipment, rights of use assets
Kendaraan bermotor, aset hak guna Motor vehicle, rights of use assets
Pesawat, aset hak guna Aircraft, right of use assets
Kapal, aset hak guna Vessels, right of use assets
Menara telekomunikasi, aset hak guna BTS Tower, right of use assets
Jaringan Fiber Optik, aset hak guna Fiber Optic Network, right of use assets
Infrastruktur Telekomunikasi, aset hak guna Telecommunication Infrastructure, right of use assets
Peralatan Teknikal, aset hak guna Technical Equipment, right of use assets
Lainnya, aset hak guna Others, right of use assets
Aset hak guna Right of use assets
Bangunan, dalam penyelesaian Building, assets under construction
Mesin dan alat berat, dalam penyelesaian Machinery and heavy equipment, assets under
construction
Menara telekomunikasi, dalam penyelesaian BTS Tower, assets under construction
Jaringan Fiber Optik, dalam penyelesaian Fiber Optic Network, assets under construction
Infrastruktur Telekomunikasi, dalam Telecommunication Infrastructure, assets under
penyelesaian construction
Peralatan Teknikal, dalam penyelesaian Technical Equipment, assets under construction
Lainnya, dalam penyelesaian 0 167 167 Others, assets under construction
Aset dalam penyelesaian 0 167 167 Assets under construction
Aset tetap 343,768 439 ( 3,730 ) 340,477 Property, plant, and equipment
Akumulasi Tanah, dimiliki langsung Land, directly owned Carrying amount, accumulated
Page 40
depresiasi Bangunan dan fasilitasnya, dimiliki langsung 61,066 9,395 70,461 Building and leasehold improvement, directly owned depreciation
Mesin dan peralatan, dimiliki langsung Machinery and equipment, directly owned
Alat berat, dimiliki langsung Heavy equipment, directly owned
Alat pengangkutan, dimiliki langsung Transportation equipment, directly owned
Perabot dan peralatan kantor, dimiliki 39,376 518 ( 338 ) 39,556 Furniture and office equipment, directly owned
langsung
Kendaraan bermotor, dimiliki langsung 2,712 5 ( 2,147 ) 570 Motor vehicle, directly owned
Pesawat, dimiliki langsung Aircraft, directly owned
Kapal, dimiliki langsung Vessels, directly owned
Menara telekomunikasi, dimiliki langsung BTS Tower, directly owned
Jaringan Fiber Optik, dimiliki langsung Fiber Optic Network, directly owned
Infrastruktur Telekomunikasi, dimiliki Telecommunication Infrastructure, directly owned
langsung
Peralatan Teknikal, dimiliki langsung Technical Equipment, directly owned
Lainnya, dimiliki langsung 14,035 2,024 ( 1,223 ) 14,836 Others, directly owned
Dimiliki langsung 117,189 11,942 ( 3,708 ) 125,423 Directly owned
Mesin, aset hak guna Machinery, right of use assets
Alat pengangkutan, aset hak guna Transportation equipment, right of use assets
Alat berat, aset hak guna Heavy equipment, right of use assets
Bangunan, aset hak guna Building, right of use assets
Perabot dan peralatan kantor, aset hak guna Furniture and office equipment, rights of use assets
Kendaraan bermotor, aset hak guna Motor vehicle, rights of use assets
Pesawat, aset hak guna Aircraft, right of use assets
Kapal, aset hak guna Vessels, right of use assets
Menara telekomunikasi, aset hak guna BTS Tower, right of use assets
Jaringan Fiber Optik, aset hak guna Fiber Optic Network, right of use assets
Infrastruktur Telekomunikasi, aset hak guna Telecommunication Infrastructure, right of use assets
Peralatan Teknikal, aset hak guna Technical Equipment, right of use assets
Lainnya, aset hak guna Others, right of use assets
Aset hak guna Right of use assets
Bangunan, dalam penyelesaian Building, assets under construction
Mesin dan alat berat, dalam penyelesaian Machinery and heavy equipment, assets under
construction
Menara telekomunikasi, dalam penyelesaian BTS Tower, assets under construction
Jaringan Fiber Optik, dalam penyelesaian Fiber Optic Network, assets under construction
Infrastruktur Telekomunikasi, dalam Telecommunication Infrastructure, assets under
penyelesaian construction
Peralatan Teknikal, dalam penyelesaian Technical Equipment, assets under construction
Lainnya, dalam penyelesaian Others, assets under construction
Aset dalam penyelesaian Assets under construction
Aset tetap 117,189 11,942 ( 3,708 ) 125,423 Property, plant, and equipment
Aset tetap Property, plant, and equipment
Aset tetap [baris komponen]
Aset tetap Penambahan aset tetap Pengurangan aset tetap Reklasifikasi aset tetap Penjabaran laporan keuangan aset tetap Entitas anak baru aset tetap Revaluasi aset tetap Penurunan (pemulihan) nilai aset tetap Aset tetap
Nilai perolehan Nilai perolehan 226,579 215,054 Carrying amount Carrying amount
Page 41
[8611000_BD] Notes to the financial statements - Property, Plant, and Equipement (breakdown) - Financing Industry - Prior Year
Aset tetap Property, plant, and equipment
Aset tetap [baris komponen]
Aset Penambahan aset Pengurangan aset Reklasifikasi aset Penjabaran laporan keuangan aset Entitas anak baru aset Revaluasi aset Penurunan (pemulihan) nilai aset Aset
tetap tetap tetap tetap tetap tetap tetap tetap tetap
Nilai perolehan, Tanah, dimiliki langsung Land, directly owned Carrying amount, gross
kotor Bangunan dan fasilitasnya, dimiliki langsung 281,843 281,843 Building and leasehold improvement, directly owned
Mesin dan peralatan, dimiliki langsung Machinery and equipment, directly owned
Alat berat, dimiliki langsung Heavy equipment, directly owned
Alat pengangkutan, dimiliki langsung Transportation equipment, directly owned
Perabot dan peralatan kantor, dimiliki 39,645 251 1,166 41,062 Furniture and office equipment, directly owned
langsung
Kendaraan bermotor, dimiliki langsung 2,726 2,726 Motor vehicle, directly owned
Pesawat, dimiliki langsung Aircraft, directly owned
Kapal, dimiliki langsung Vessels, directly owned
Menara telekomunikasi, dimiliki langsung BTS Tower, directly owned
Jaringan Fiber Optik, dimiliki langsung Fiber Optic Network, directly owned
Infrastruktur Telekomunikasi, dimiliki Telecommunication Infrastructure, directly owned
langsung
Peralatan Teknikal, dimiliki langsung Technical Equipment, directly owned
Lainnya, dimiliki langsung 17,167 904 66 18,137 Others, directly owned
Dimiliki langsung 341,381 1,155 1,232 343,768 Directly owned
Mesin, aset hak guna Machinery, right of use assets
Alat pengangkutan, aset hak guna Transportation equipment, right of use assets
Alat berat, aset hak guna Heavy equipment, right of use assets
Bangunan, aset hak guna Building, right of use assets
Perabot dan peralatan kantor, aset hak guna Furniture and office equipment, rights of use assets
Kendaraan bermotor, aset hak guna Motor vehicle, rights of use assets
Pesawat, aset hak guna Aircraft, right of use assets
Kapal, aset hak guna Vessels, right of use assets
Menara telekomunikasi, aset hak guna BTS Tower, right of use assets
Jaringan Fiber Optik, aset hak guna Fiber Optic Network, right of use assets
Infrastruktur Telekomunikasi, aset hak guna Telecommunication Infrastructure, right of use assets
Peralatan Teknikal, aset hak guna Technical Equipment, right of use assets
Lainnya, aset hak guna Others, right of use assets
Aset hak guna Right of use assets
Bangunan, dalam penyelesaian Building, assets under construction
Mesin dan alat berat, dalam penyelesaian Machinery and heavy equipment, assets under
construction
Menara telekomunikasi, dalam penyelesaian BTS Tower, assets under construction
Jaringan Fiber Optik, dalam penyelesaian Fiber Optic Network, assets under construction
Infrastruktur Telekomunikasi, dalam Telecommunication Infrastructure, assets under
penyelesaian construction
Peralatan Teknikal, dalam penyelesaian Technical Equipment, assets under construction
Lainnya, dalam penyelesaian 683 549 ( 1,232 ) 0 Others, assets under construction
Aset dalam penyelesaian 683 549 ( 1,232 ) 0 Assets under construction
Aset tetap 342,064 1,704 0 343,768 Property, plant, and equipment
Akumulasi Tanah, dimiliki langsung Land, directly owned Carrying amount, accumulated
Page 42
depresiasi Bangunan dan fasilitasnya, dimiliki langsung 51,671 9,395 61,066 Building and leasehold improvement, directly owned depreciation
Mesin dan peralatan, dimiliki langsung Machinery and equipment, directly owned
Alat berat, dimiliki langsung Heavy equipment, directly owned
Alat pengangkutan, dimiliki langsung Transportation equipment, directly owned
Perabot dan peralatan kantor, dimiliki 39,022 354 39,376 Furniture and office equipment, directly owned
langsung
Kendaraan bermotor, dimiliki langsung 2,706 6 2,712 Motor vehicle, directly owned
Pesawat, dimiliki langsung Aircraft, directly owned
Kapal, dimiliki langsung Vessels, directly owned
Menara telekomunikasi, dimiliki langsung BTS Tower, directly owned
Jaringan Fiber Optik, dimiliki langsung Fiber Optic Network, directly owned
Infrastruktur Telekomunikasi, dimiliki Telecommunication Infrastructure, directly owned
langsung
Peralatan Teknikal, dimiliki langsung Technical Equipment, directly owned
Lainnya, dimiliki langsung 11,318 2,717 14,035 Others, directly owned
Dimiliki langsung 104,717 12,472 117,189 Directly owned
Mesin, aset hak guna Machinery, right of use assets
Alat pengangkutan, aset hak guna Transportation equipment, right of use assets
Alat berat, aset hak guna Heavy equipment, right of use assets
Bangunan, aset hak guna Building, right of use assets
Perabot dan peralatan kantor, aset hak guna Furniture and office equipment, rights of use assets
Kendaraan bermotor, aset hak guna Motor vehicle, rights of use assets
Pesawat, aset hak guna Aircraft, right of use assets
Kapal, aset hak guna Vessels, right of use assets
Menara telekomunikasi, aset hak guna BTS Tower, right of use assets
Jaringan Fiber Optik, aset hak guna Fiber Optic Network, right of use assets
Infrastruktur Telekomunikasi, aset hak guna Telecommunication Infrastructure, right of use assets
Peralatan Teknikal, aset hak guna Technical Equipment, right of use assets
Lainnya, aset hak guna Others, right of use assets
Aset hak guna Right of use assets
Bangunan, dalam penyelesaian Building, assets under construction
Mesin dan alat berat, dalam penyelesaian Machinery and heavy equipment, assets under
construction
Menara telekomunikasi, dalam penyelesaian BTS Tower, assets under construction
Jaringan Fiber Optik, dalam penyelesaian Fiber Optic Network, assets under construction
Infrastruktur Telekomunikasi, dalam Telecommunication Infrastructure, assets under
penyelesaian construction
Peralatan Teknikal, dalam penyelesaian Technical Equipment, assets under construction
Lainnya, dalam penyelesaian Others, assets under construction
Aset dalam penyelesaian Assets under construction
Aset tetap 104,717 12,472 117,189 Property, plant, and equipment
Aset tetap Property, plant, and equipment
Aset tetap [baris komponen]
Aset tetap Penambahan aset tetap Pengurangan aset tetap Reklasifikasi aset tetap Penjabaran laporan keuangan aset tetap Entitas anak baru aset tetap Revaluasi aset tetap Penurunan (pemulihan) nilai aset tetap Aset tetap
Nilai perolehan Nilai perolehan 237,347 226,579 Carrying amount Carrying amount
Page 43
[8611100] Disclosure of Notes to the financial statements - Property, Plant and Equipment - Financing Industry
Pengungkapan Disclosure
31 December 2025
Pengungkapan Disclosure
Pengungkapan catatan atas aset tetap Penyusutan aset tetap dicatat sebagai bagian dari beban umum dan administrasi (Catatan 25). Untuk Disclosure of notes for property, plant
tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025, Perusahaan melakukan penjualan sejumlah and equipment
aset tetap dan membukukan keuntungan neto sebesar Rp376 yang dicatat pada laporan laba rugi
(2024: RpNihil). Pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, jumlah tercatat bruto dari aset
tetap yang telah disusutkan penuh dan masih digunakan masing-masing adalah sebesar Rp48.398
dan Rp50.883. Pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, aset tetap telah diasuransikan
kepada PT Asuransi Central Asia, PT Great Eastern General Insurance Indonesia dan PT Asuransi
Mitra Pelindung Mustika Indonesia, yang merupakan pihak ketiga, terhadap risiko kerugian dan
kehilangan dengan jumlah pertanggungan sebesar Rp341.305 (2024: Rp339.362). Manajemen
berpendapat bahwa perlindungan asuransi tersebut cukup untuk menutupi kemungkinan kerugian atas
aset tetap yang dipertanggungkan. Berdasarkan penelaahan penurunan nilai atas aset tetap,
manajemen Perusahaan berkeyakinan bahwa tidak terdapat kejadian-kejadian atau
perubahan-perubahan keadaan yang mengindikasikan bahwa nilai tercatatnya mungkin tidak dapat
terpulihkan pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan 2024. Untuk tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2025, Perusahaan melakukan penghapusbukuan peralatan kantor sebesar
Rp256 (2024: RpNihil). Tidak terdapat aset tetap yang tidak dipakai sementara oleh Perusahaan. Tidak
terdapat aset tetap yang dihentikan dari penggunaan aktif dan tidak diklasifikasikan sebagai tersedia
untuk dijual. Depreciation of property and equipment is charged to general and administrative expense
(Note 25). During year ended December 31, 2025, the Company sold some of its fixed assets and
booked net gain of Rp376, which was recorded in the statement of profit or loss (2024: RpNil). As of
December 31, 2025 and 2024, the gross amount of property and equipment which have been fully
depreciated and still being used amounting to Rp48,398 and Rp50,883, respectively. As of December
31, 2025 and 2024, property and equipment were insured with PT Asuransi Central Asia, PT Great
Eastern General Insurance Indonesia and PT Asuransi Mitra Pelindung Mustika Indonesia, which are
third parties, against damage and loss risks with sum insured of Rp341,305 (2024: Rp339,362).
Management believes that the insurance coverage is adequate to cover possible losses on the insured
assets. Based on the assessment for impairment of the property and equipment, the Company
management believes that there are no events or changes in circumstances, which may indicate that
the carrying amounts of these assets are not recoverable as of December 31, 2025 and 2024. For the
year ended December 31, 2025, the Company write off office equipment amounting to Rp256 (2024:
RpNil). There are no fixed assets that are not temporarily used by the Company. There are no fixed
assets canceled from active use and not classified as available for sale.
Page 44
[8634000a] Notes to the financial statements - Bonds Payable - Financing Industry
Catatan untuk utang obligasi Notes for bonds payable
Nama obligasi Mata uang Utang obligasi, nilai dalam mata uang asing Jumlah obligasi, kotor Jatuh tempo obligasi Bunga Jenis bunga
Bond name Currency Bonds payable, amount in foreign currency Total bonds payable, gross Due date for bonds payable Interest rate Interest rate type
Nama obligasi 1 Obligasi Berkelanjutan II Indonesia Infrastructure Finance Tahap I Tahun 2023 Seri B IDR 245,496 22 Desember 2026 6,70 Tetap Bond name 1
Nama obligasi 2 Obligasi Berkelanjutan II Indonesia Infrastructure Finance Tahap I Tahun 2023 Seri C IDR 94,501 22 Desember 2028 6,80 Tetap Bond name 2
Nama obligasi 3 Obligasi Berkelanjutan II Indonesia Infrastructure Finance Tahap II Tahun 2024 Seri B IDR 253,275 25 Oktober 2027 6,55 Tetap Bond name 3
Nama obligasi 4 Obligasi Berkelanjutan II Indonesia Infrastructure Finance Tahap II Tahun 2024 Seri C IDR 304,170 25 Oktober 2031 6,95 Tetap Bond name 4
Nama obligasi 5 Obligasi Berkelanjutan II Indonesia Infrastructure Finance Tahap II Tahun 2024 Seri D IDR 252,687 25 Oktober 2034 7,05 Tetap Bond name 5
Nama obligasi 6 Obligasi Berkelanjutan II Indonesia Infrastructure Finance Tahap III Tahun 2025 Seri A IDR 504,210 10 November 2026 5,40 Tetap Bond name 6
Nama obligasi 7 igasi Berkelanjutan II Indonesia Infrastructure Finance Tahap III Tahun 2025 Seri B IDR 630,506 5 November 2028 5,65 Tetap Bond name 7
Nama obligasi 8 igasi Berkelanjutan II Indonesia Infrastructure Finance Tahap III Tahun 2025 Seri C IDR 75,584 5 November 2030 0 Tetap Bond name 8
Nama obligasi 9 igasi Berkelanjutan II Indonesia Infrastructure Finance Tahap III Tahun 2025 Seri D IDR 277,906 5 November 2035 6,80 Tetap Bond name 9
Nama obligasi 10 Euro Medium Term Note Programme USD 60,905,589 1,022,118 27 Januari 2026 1,5 Tetap Bond name 10
Obligasi lainnya Other bonds
Nama obligasi 3,660,453 Bond name
Catatan untuk utang obligasi Notes for bonds payable
31 December 2025 31 December 2024
Catatan untuk utang obligasi Notes for bonds payable
Jumlah obligasi, kotor 3,660,453 2,619,298 Total bonds payable, gross
Biaya penerbitan obligasi yang belum diamortisasi ( 9,435 ) ( 8,181 ) Unamortized bond issuance cost
Jumlah utang obligasi, bersih 3,651,018 2,611,117 Total bonds payable, net
Liabilitas jangka panjang yang jatuh tempo dalam satu tahun atas utang obligasi 1,786,808 503,034 Current maturities of bonds payable
Liabilitas jangka panjang atas utang obligasi 1,864,210 2,108,083 Long-term bonds payable
Page 45
[8634000a] Notes to the financial statements - Bonds Payable - Financing Industry - Prior Year
Catatan untuk utang obligasi Notes for bonds payable
Nama obligasi Mata uang Utang obligasi, nilai dalam mata uang asing Jumlah obligasi, kotor Jatuh tempo obligasi Bunga Jenis bunga
Bond name Currency Bonds payable, amount in foreign currency Total bonds payable, gross Due date for bonds payable Interest rate Interest rate type
Nama obligasi 1 Berkelanjutan I Indonesia Infrastructure Finance Tahap I ITahun 2020 Seri C IDR 121,618 21 Oktober 2025 6,9 Tetap Bond name 1
Nama obligasi 2 Obligasi Berkelanjutan II Indonesia Infrastructure Finance Tahap I Tahun 2023 Seri A IDR 163,454 2 Januari 2025 6,45 Tetap Bond name 2
Nama obligasi 3 Obligasi Berkelanjutan II Indonesia Infrastructure Finance Tahap I Tahun 2023 Seri B IDR 245,506 22 Desember 2026 6,7 Tetap Bond name 3
Nama obligasi 4 Obligasi Berkelanjutan II Indonesia Infrastructure Finance Tahap I Tahun 2023 Seri C IDR 94,505 22 Desember 2028 6,8 Tetap Bond name 4
Nama obligasi 5 Obligasi Berkelanjutan II Indonesia Infrastructure Finance Tahap II Tahun 2024 Seri A IDR 202,321 5 November 2025 6,3 Tetap Bond name 5
Nama obligasi 6 Obligasi Berkelanjutan II Indonesia Infrastructure Finance Tahap II Tahun 2024 Seri B IDR 253,017 25 Oktober 2027 6,55 Tetap Bond name 6
Nama obligasi 7 Obligasi Berkelanjutan II Indonesia Infrastructure Finance Tahap II Tahun 2024 Seri C IDR 303,841 25 Oktober 2031 6,95 Tetap Bond name 7
Nama obligasi 8 Obligasi Berkelanjutan II Indonesia Infrastructure Finance Tahap II Tahun 2024 Seri D IDR 253,247 25 Oktober 2034 7,05 Tetap Bond name 8
Nama obligasi 9 Euro Medium Term Note Programme USD 60,476,763 981,789 27 Januari 2026 1,5 Tetap Bond name 9
Nama obligasi 10 Bond name 10
Obligasi lainnya Other bonds
Nama obligasi 2,619,298 Bond name
Page 46
[8634100] Disclosure of Notes to the financial statements - Bonds Payable - Financing Industry
Pengungkapan Disclosure
31 December 2025
Pengungkapan Disclosure
Pengungkapan catatan atas utang obligasi Pada bulan Oktober 2020, Perusahaan telah melakukan penawaran umum Obligasi Berkelanjutan I Disclosure of notes for bonds
Indonesia Infrastructure Finance Tahap II Tahun 2020 Pada tanggal 21 Oktober 2020, Perusahaan payable
telah menerima dana hasil penerbitan obligasi tersebut sebesar Rp1.500.000 yang terdiri dari Seri A
sebesar Rp570.000 dengan tingkat bunga tetap 5,00% per tahun untuk tenor 367 hari; Seri B sebesar
Rp810.000 dengan tingkat bunga tetap 6,65% per tahun untuk tenor 3 tahun; dan Seri C sebesar
Rp120.000 dengan tingkat bunga tetap 6,90% per tahun untuk tenor 5 tahun Wali amanat dari
penerbitan Obligasi ini adalah PT Bank Mega Tbk Pada tanggal-tanggal 21 Oktober 2025 dan 31
Desember 2024, peringkat Obligasi Berkelanjutan I Indonesia Infrastructure Finance Tahap II Tahun
2020 menurut Pefindo adalah idAAA. Perjanjian obligasi mencakup beberapa pembatasan, antara lain
mengenai larangan pengurangan modal dasar, modal ditempatkan dan modal disetor, penggabungan
dan/atau peleburan usaha, utang baru yang memiliki hak tagih lebih tinggi dari obligasi yang
diterbitkan, dan pinjaman selain pinjaman kepada pegawai dan pinjaman yang diberikan dalam rangka
melaksanakan kegiatan usaha sehari-hari Perusahaan. Pada tanggal-tanggal 21 Oktober 2025 dan 31
Desember 2024, Perusahaan telah memenuhi ketentuan tentang pembatasan-pembatasan dan
kewajiban-kewajiban sebagaimana disepakati dalam Perjanjian Perwaliamanatan. Perusahaan telah
menerbitkan dan menawarkan Surat Utang Senior Tanpa Jaminan dalam jumlah nominal sebesar
USD150.000.000 dengan tenor selama 5 tahun dan tingkat suku bunga tetap 1,50% per tahun. Surat
Utang Senior tanpa Jaminan tersebut telah tercatat di Singapore Stock Exchange () pada tanggal 28
Januari 2021 sebagai bagian dari USD500.000.000 Euro Medium Term Notes Programme yang
mendapatkan peringkat oleh Fitch Rating Penggunaan dana dari penerbitan Surat Utang tersebut akan
digunakan untuk green projects yang memenuhi syarat dan/atau proyek sosial yang memenuhi syarat
untuk surat utang berkelanjutan Wali amanat dari penerbitan Obligasi ini adalah Citicorp International
Limited Perjanjian surat utang mencakup beberapa pembatasan, antara lain mengenai larangan
memiliki anak perusahaan material di mana pendapatan atau total aset anak perusahaan tidak kurang
10% dari pendapatan konsolidasian atau total aset konsolidasian, mengikat hak tanggungan, fidusia,
biaya, gadai, janji atau instrumen keamanan lainnya, kecuali penerbit memastikan bahwa Semua
jumlah terhutang telah dijaminkan dengan instrumen keamanan secara sama dan terukur dengan
persetujuan dari Wali amanat, atau Instrumen keamanan atau ketentuan lain disediakan oleh Wali
amanat dengan pertimbangan mutlak, jika instrumen keamanan atau ketentuan lain tersebut dianggap
tidak material atau tidak memberikan manfaat kepada Pemegang surat utang atau sebagaimana di
setujui melalui Pernyataan Luar Biasa Pemegang surat utang Untuk tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2025, Perusahaan tidak melakukan pembelian kembali dan pembatalan atas Surat
Utang Senior Tanpa Jaminan. Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024,
Perusahaan telah melakukan pembelian kembali dan pembatalan Surat Utang Senior Tanpa Jaminan
sebesar USD89.511.000 Untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan
2024, Perusahaan telah memenuhi ketentuan tentang pembatasan-pembatasan dan
kewajiban-kewajiban sebagaimana disepakati dalam Perjanjian Perwaliamanatan Pada bulan
Desember 2023, Perusahaan telah melakukan penawaran umum Obligasi Berkelanjutan II Indonesia
Infrastructure Finance Tahap I Tahun 2023 Pada tanggal 22 Desember 2023, Perusahaan telah
Page 47
menerima dana hasil penerbitan obligasi tersebut sebesar Rp500.000 yang terdiri dari Seri A sebesar
Rp160.609 dengan tingkat bunga tetap 6,45% per tahun untuk tenor 370 hari Seri B sebesar
Rp245.060 dengan tingkat bunga tetap 6,70% per tahun untuk tenor 3 tahun; dan Seri C sebesar
Rp94.331 dengan tingkat bunga tetap 6,80% per tahun untuk tenor 5 tahun Perusahaan telah
melakukan pelunasan atas Obligasi Seri A sesuai jatuh temponya pada tanggal 2 Januari 2025
Penggunaan dana dari penerbitan Surat Utang tersebut akan digunakan untuk pembayaran sebagian
utang Perusahaan dan untuk kegiatan pembiayaan proyek-proyek infrastruktur di Indonesia Perjanjian
obligasi mencakup beberapa pembatasan, antara lain mengenai larangan pengurangan modal dasar,
modal ditempatkan dan modal disetor, penggabungan dan/atau peleburan usaha, utang baru yang
memiliki hak tagih lebih tinggi dari obligasi yang diterbitkan, dan pinjaman selain pinjaman kepada
pegawai dan pinjaman yang diberikan dalam rangka melaksanakan kegiatan usaha sehari-hari
Perusahaan Pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, peringkat Obligasi Berkelanjutan II
Indonesia Infrastructure Finance Tahap I Tahun 2023 menurut Pefindo adalah idAAA Wali amanat dari
penerbitan Obligasi ini adalah PT Bank Mega Tbk Untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31
Desember 2024 dan 2023, Perusahaan telah memenuhi ketentuan tentang pembatasan-pembatasan
dan kewajiban-kewajiban sebagaimana disepakati dalam Perjanjian Perwaliamanatan Pada bulan
Oktober 2024, Perusahaan telah melakukan penawaran umum Obligasi Berkelanjutan II Indonesia
Infrastructure Finance Tahap II Tahun 2024 Pada tanggal 25 Oktober 2024, Perusahaan telah
menerima dana hasil penerbitan obligasi tersebut sebesar Rp1.000.000 yang terdiri dari Seri A sebesar
Rp200.000 dengan tingkat bunga tetap 6,30% per tahun untuk tenor 370 hari Seri B sebesar
Rp250.000 dengan tingkat bunga tetap 6,55% per tahun untuk tenor 3 tahun Seri C sebesar
Rp300.000 dengan tingkat bunga tetap 6,95% per tahun untuk tenor 7 tahun Seri D sebesar
Rp250.000 dengan tingkat bunga tetap 7,05% per tahun untuk tenor 10 tahun Penggunaan dana dari
penerbitan Surat Utang tersebut akan digunakan untuk pembayaran sebagian utang Perusahaan dan
untuk kegiatan pembiayaan proyek-proyek infrastruktur di Indonesia. Perjanjian obligasi mencakup
beberapa pembatasan, antara lain mengenai larangan pengurangan modal dasar, modal ditempatkan
dan modal disetor, penggabungan dan/atau peleburan usaha, utang baru yang memiliki hak tagih lebih
tinggi dari obligasi yang diterbitkan, dan pinjaman selain pinjaman kepada pegawai dan pinjaman yang
diberikan dalam rangka melaksanakan kegiatan usaha sehari-hari Perusahaan Pada tanggal-tanggal
31 Desember 2025 dan 2024, peringkat Obligasi Berkelanjutan II Indonesia Infrastructure Finance
Tahap II Tahun 2024 menurut Pefindo adalah idAAA Wali amanat dari penerbitan Obligasi ini adalah
PT Bank Mega Tbk Untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan 2024,
Perusahaan telah memenuhi ketentuan tentang pembatasan-pembatasan dan kewajiban-kewajiban
sebagaimana disepakati dalam Perjanjian Perwaliamanatan Pada bulan Oktober 2025, Perusahaan
telah melakukan penawaran umum Obligasi Berkelanjutan II Indonesia Infrastructure Finance Tahap III
Tahun 2025. Pada tanggal 5 November 2025, Perusahaan telah menerima dana hasil penerbitan
obligasi tersebut sebesar Rp1.500.000 yang terdiri dari Seri A sebesar Rp500.000 dengan tingkat
bunga tetap 5,40% per tahun untuk tenor 370 hari Seri B sebesar Rp625.000 dengan tingkat bunga
tetap 5,65% per tahun untuk tenor 3 tahun Seri C sebesar Rp100.000 tanpa bunga dan dengan tingkat
diskonto sebesar 5,85% untuk tenor 5 tahun Seri D sebesar Rp275.000 dengan tingkat bunga tetap
6,80% per tahun untuk tenor 10 tahun Penggunaan dana dari penerbitan Surat Utang tersebut akan
digunakan untuk pembayaran sebagian utang Perusahaan dan untuk kegiatan pembiayaan
proyek-proyek infrastruktur di Indonesia Perjanjian obligasi mencakup beberapa pembatasan, antara
lain mengenai larangan pengurangan modal dasar, modal ditempatkan dan modal disetor,
penggabungan dan/atau peleburan usaha, utang baru yang memiliki hak tagih lebih tinggi dari obligasi
yang diterbitkan, dan pinjaman selain pinjaman kepada pegawai dan pinjaman yang diberikan dalam
rangka melaksanakan kegiatan usaha sehari-hari Perusahaan Pada tanggal 31 Desember 2025,
Page 48
peringkat Obligasi Berkelanjutan II Indonesia Infrastructure Finance Tahap III Tahun 2025 menurut
Pefindo adalah idAAA. Wali amanat dari penerbitan Obligasi ini adalah PT Bank CIMB Niaga Tbk.
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025, Perusahaan telah memenuhi ketentuan
tentang pembatasan-pembatasan dan kewajiban-kewajiban sebagaimana disepakati dalam Perjanjian
Perwaliamanatan In October 2020, the Company conducted public offering on Indonesia Infrastructure
Finance Shelf Registration Bond I Phase II Year 2020On October 21, 2020, the Company received the
funds from the bond issuance totaling to Rp1,500,000 which consists of: Series A amounting to
Rp570,000 with a fixed interest rate of 5.00% per annum and tenor of 367 days Series B amounting to
Rp810,000 with a fixed interest rate of 6.65% per annum and tenor of 3 years; and Series C amounting
to Rp120,000 with a fixed interest rate of 6.90% per annum and tenor of 5 years The trustee for the
bond issuance is PT Bank Mega Tbk As of October 21, 2025 and December 31, 2024, the Indonesia
Infrastructure Finance Shelf Registration Bond I Phase II Year 2020 is rated idAAA by Pefindo. The
bond agreement includes several covenants, among others, the prohibition of reduction of authorized
capital, issued and paid-up capital, merger and/or business combination, new loans with higher right to
claim more than bonds issued, and borrowing other than borrowing to employees and borrowing
granted in order to carry out the daily business activities of the Company. As of October 21, 2025 and
December 31, 2024, the Company has fulfilled all covenants and obligations according to the Trustee
Agreements. The Company had issued and offered Senior Unsecured Notes with nominal amounting to
USD150,000,000 with a tenor of 5 years and a fixed interest rate of 1.50% per annum. The Senior
Unsecured Notes was listed on the Singapore Stock Exchange () on January 28, 2021 under the
USD500,000,000 Euro Medium Term Notes Programme which were rated by Fitch Rating. The use of
the proceeds from the issuance of the Notes will be used towards the eligible green projects and/or
eligible social projects for sustainability bonds. The trustee for the bond issuance is Citicorp
International Limited. The note agreement includes several covenants, among others, the prohibition of
acquiring a material subsidiary whose revenue or total assets amount to not less than 10% of the
consolidated revenue or consolidated total assets, binding a mortgage, fiducia, charge, lien, pledge or
other security interest to secure a relevant indebtedness, unless the issuer ensures that: All amounts
payable are secured by the security interest equally and rateably with the consent of the Trustee, or;
Such security interest or other arrangement is provided which the Trustee shall, in its absolute
discretion, if security interest or other arrangement deemed not material or less beneficial to the
Noteholders or as is approved by an Extraordinary Resolution of the Noteholders For the year ended
December 31, 2025, the Company did not repurchase and cancel Senior Unsecured Notes. For the
year ended December 31, 2024, the Company has repurchased and canceled Senior Unsecured Notes
amounting to USD89,511,000. For the years ended December 31, 2025 and 2024, the Company has
fulfilled all covenants and obligations according to the Trustee Agreements. In December 2023, the
Company conducted public offering on Indonesia Infrastructure Finance Shelf Registration Bond II
Phase I Year 2023. On December 22, 2023, the Company received the funds from the bond issuance
totaling to Rp500,000 which consists of: Series A amounting to Rp160,609 with a fixed interest rate of
6.45% per annum and tenor of 370 days Series B amounting to Rp245,060 with a fixed interest rate of
6.70% per annum and tenor of 3 years and Series C amounting to Rp94,331 with a fixed interest rate
of 6.80% per annum and tenor of 5 years The Company has fully repaid Series A Bond on its maturity
date on January 2, 2025 The use of the proceeds from the issuance of the Notes will be used to pay a
portion of the Company debt and finance towards the infrastructure projects in Indonesia The bond
agreement includes several covenants, among others, the prohibition of reduction of authorized capital,
issued and paid-up capital, merger and/or business combination, new loans with higher right to claim
more than bonds issued, and borrowing other than borrowing to employees and borrowing granted in
order to carry out the daily business activities of the Company As of December 31, 2025 and 2024, the
Page 49
Indonesia Infrastructure Finance Shelf Registration Bond II Phase I Year 2023 is rated idAAA by
Pefindo The trustee for the bond issuance is PT Bank Mega Tbk For the years ended December 31,
2024 and 2023, the Company has fulfilled all covenants and obligations according to the Trustee
Agreements In October 2024, the Company conducted public offering on Indonesia Infrastructure
Finance Shelf Registration Bond II Phase II Year 2024 On October 25, 2024, the Company received
the funds from the bond issuance totaling to Rp1,000,000 which consists of Series A amounting to
Rp200,000 with a fixed interest rate of 6.30% per annum and tenor of 370 days Series B amounting to
Rp250,000 with a fixed interest rate of 6.55% per annum and tenor of 3 years Series C amounting to
Rp300,000 with a fixed interest rate of 6.95% per annum and tenor of 7 years; Series D amounting to
Rp250,000 with a fixed interest rate of 7.05% per annum and tenor of 10 years The use of the
proceeds from the issuance of the Notes will be used to pay a portion of the Company debt and finance
towards the infrastructure projects in Indonesia The bond agreement includes several covenants,
among others, the prohibition of reduction of authorized capital, issued and paid-up capital, merger
and/or business combination, new loans with higher right to claim more than bonds issued, and
borrowing other than borrowing to employees and borrowing granted in order to carry out the daily
business activities of the Company As of December 31, 2025 and 2024, the Indonesia Infrastructure
Finance Shelf Registration Bond II Phase II Year 2024 is rated idAAA by Pefindo The trustee for the
bond issuance is PT Bank Mega Tbk For the years ended December 31, 2025 and 2024, the Company
has fulfilled all covenants and obligations according to the Trustee Agreements In October 2025, the
Company conducted public offering on Indonesia Infrastructure Finance Shelf Registration Bond II
Phase III Year 2025 On November 5, 2025, the Company received the funds from the bond issuance
totaling to Rp1,500,000 which consists of Series A amounting to Rp500,000 with a fixed interest rate of
5.40% per annum and tenor of 370 days Series B amounting to Rp625,000 with a fixed interest rate of
5.65% per annum and tenor of 3 years Series C amounting to Rp100,000 without interest and with a
discount rate of 5.85% with tenor of 5 years Series D amounting to Rp275,000 with a fixed interest rate
of 6.80% per annum and tenor of 10 years The use of the proceeds from the issuance of the Notes will
be used to pay a portion of the Company debt and finance towards the infrastructure projects in
Indonesia The bond agreement includes several covenants, among others, the prohibition of reduction
of authorized capital, issued and paid-up capital, merger and/or business combination, new loans with
higher right to claim more than bonds issued, and borrowing other than borrowing to employees and
borrowing granted in order to carry out the daily business activities of the Company As of December
31, 2025, the Indonesia Infrastructure Finance Shelf Registration Bond II Phase III Year 2025 is rated
idAAA by Pefindo The trustee for the bond issuance is PT Bank CIMB Niaga Tbk For the year ended
December 31, 2025, the Company has fulfilled all covenants and obligations according to the Trustee
Agreements
Page 50
[8695000_BD] Notes to the financial statements - Borrowings, by creditor, by currency (breakdown) - Financing Industry
31 December 2025 31 December 2024
Catatan pinjaman Notes for borrowings Catatan pinjaman Notes for borrowings
Catatan pinjaman [baris komponen] Catatan pinjaman [baris komponen]
Pinjaman dalam mata uang Pinjaman dalam mata
Pinjaman Pinjaman
asing uang asing
Bank Central IDR Bank Central IDR Bank Central IDR Bank Central IDR
Asia Tbk AUD Asia Tbk AUD Asia Tbk AUD Asia Tbk AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Mata Currency Mata Currency
uang uang
Bank Rakyat IDR Bank Rakyat IDR Bank Rakyat IDR Bank Rakyat IDR
Indonesia AUD Indonesia AUD Indonesia AUD Indonesia AUD
(Persero) Tbk CAD (Persero) Tbk CAD (Persero) Tbk CAD (Persero) Tbk CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
Page 51
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Mata Currency Mata Currency
uang uang
Bank Mandiri IDR 996,904 Bank Mandiri IDR Bank Mandiri IDR 1,399,889 Bank Mandiri IDR
(Persero) Tbk AUD (Persero) Tbk AUD (Persero) Tbk AUD (Persero) Tbk AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Mata 996,904 Currency Mata 1,399,889 Currency
uang uang
Bank Syariah IDR Bank Syariah IDR Bank Syariah IDR Bank Syariah IDR
Indonesia Tbk AUD Indonesia Tbk AUD Indonesia Tbk AUD Indonesia Tbk AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Mata Currency Mata Currency
uang uang
Bank Negara IDR Bank Negara IDR Bank Negara IDR Bank Negara IDR
Indonesia AUD Indonesia AUD Indonesia AUD Indonesia AUD
(Persero) Tbk CAD (Persero) Tbk CAD (Persero) Tbk CAD (Persero) Tbk CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
Page 52
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Mata Currency Mata Currency
uang uang
Bank Jago IDR Bank Jago IDR Bank Jago IDR Bank Jago IDR
Tbk AUD Tbk AUD Tbk AUD Tbk AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Mata Currency Mata Currency
uang uang
Bank Permata IDR Bank Permata IDR Bank Permata IDR 999,921 Bank Permata IDR
Tbk AUD Tbk AUD Tbk AUD Tbk AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Page 53
Mata Currency Mata 999,921 Currency
uang uang
Bank Mega IDR Bank Mega IDR Bank Mega IDR Bank Mega IDR
Tbk AUD Tbk AUD Tbk AUD Tbk AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Mata Currency Mata Currency
uang uang
Bank IDR Bank IDR Bank IDR Bank IDR
Mayapada AUD Mayapada AUD Mayapada AUD Mayapada AUD
Internasional CAD Internasional CAD Internasional CAD Internasional CAD
Tbk Tbk Tbk Tbk
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Mata Currency Mata Currency
uang uang
Bank IDR 266,287 Bank IDR Bank IDR Bank IDR
Danamon AUD Danamon AUD Danamon AUD Danamon AUD
Indonesia Tbk CAD Indonesia Tbk CAD Indonesia Tbk CAD Indonesia Tbk CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
Page 54
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Mata 266,287 Currency Mata Currency
uang uang
Bank BTPN IDR Bank BTPN IDR Bank BTPN IDR Bank BTPN IDR
Syariah Tbk AUD Syariah Tbk AUD Syariah Tbk AUD Syariah Tbk AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Mata Currency Mata Currency
uang uang
Bank IDR Bank IDR Bank IDR Bank IDR
Maybank AUD Maybank AUD Maybank AUD Maybank AUD
Indonesia Tbk CAD Indonesia Tbk CAD Indonesia Tbk CAD Indonesia Tbk CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Mata Currency Mata Currency
Page 55
uang uang
Bank Pan IDR Bank Pan IDR Bank Pan IDR Bank Pan IDR
Indonesia Tbk AUD Indonesia Tbk AUD Indonesia Tbk AUD Indonesia Tbk AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Mata Currency Mata Currency
uang uang
Bank Cimb IDR Bank Cimb IDR Bank Cimb IDR Bank Cimb IDR
Niaga Tbk AUD Niaga Tbk AUD Niaga Tbk AUD Niaga Tbk AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Mata Currency Mata Currency
uang uang
Bank Rakyat IDR Bank Rakyat IDR Bank Rakyat IDR Bank Rakyat IDR
Indonesia AUD Indonesia AUD Indonesia AUD Indonesia AUD
Agroniaga Tbk CAD Agroniaga Tbk CAD Agroniaga Tbk CAD Agroniaga Tbk CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
Page 56
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Mata Currency Mata Currency
uang uang
Bank Btpn IDR Bank Btpn IDR Bank Btpn IDR Bank Btpn IDR
Tbk AUD Tbk AUD Tbk AUD Tbk AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Mata Currency Mata Currency
uang uang
Bank IDR Bank IDR Bank IDR 95,104 Bank IDR
Tabungan AUD Tabungan AUD Tabungan AUD Tabungan AUD
Negara CAD Negara CAD Negara CAD Negara CAD
(Persero) Tbk (Persero) Tbk (Persero) Tbk (Persero) Tbk
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Mata Currency Mata 95,104 Currency
uang uang
Page 57
Bank OCBC IDR Bank OCBC IDR Bank OCBC IDR Bank OCBC IDR
Nisp Tbk AUD Nisp Tbk AUD Nisp Tbk AUD Nisp Tbk AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Mata Currency Mata Currency
uang uang
Bank KB IDR Bank KB IDR Bank KB IDR Bank KB IDR
Bukopin Tbk AUD Bukopin Tbk AUD Bukopin Tbk AUD Bukopin Tbk AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Mata Currency Mata Currency
uang uang
Bank IDR Bank IDR Bank IDR Bank IDR
Pembangunan AUD Pembangunan AUD Pembangunan AUD Pembangunan AUD
Daerah Jawa CAD Daerah Jawa CAD Daerah Jawa CAD Daerah Jawa CAD
Barat dan Barat dan Barat dan Barat dan
Banten Tbk CNY Banten Tbk CNY Banten Tbk CNY Banten Tbk CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
Page 58
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Mata Currency Mata Currency
uang uang
Pinjaman IDR Syndicated IDR Pinjaman IDR Syndicated IDR
sindikasi AUD bank loans AUD sindikasi AUD bank loans AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Mata Currency Mata Currency
uang uang
Bank asing IDR 841,266 Other foreign IDR Bank asing IDR 545,896 Other foreign IDR
lainnya AUD banks AUD lainnya AUD banks AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Mata 841,266 Currency Mata 545,896 Currency
uang uang
Bank lokal IDR 800,916 Other local IDR Bank lokal IDR 200,069 Other local IDR
Page 59
lainnya AUD banks AUD lainnya AUD banks AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Mata 800,916 Currency Mata 200,069 Currency
uang uang
31 December 2025 31 December 2024
Catatan pinjaman Notes for borrowings Catatan pinjaman Notes for borrowings
Catatan pinjaman [baris komponen] Catatan pinjaman [baris komponen]
Pinjaman dalam mata uang asing Pinjaman Pinjaman dalam mata uang asing Pinjaman
Kreditur Mata 2,905,373 Creditor Currency Kreditur Mata 3,240,879 Creditor Currency
nama uang bank nama uang bank
bank name bank name
Page 60
[8695100] Disclosure of Notes to the financial statements - Borrowings - Financing Industry
Pengungkapan Disclosure
31 December 2025
Pengungkapan Disclosure
Pengungkapan catatan atas pinjaman Perusahaan memperoleh fasilitas dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dengan jumlah sebesar Disclosure of notes for borrowings
Rp500.000 dan USD100.000.000 yang terdiri dari kredit jangka pendek Rp500.000 dan treasury line
sebesar USD100.000.000 (Catatan 31 dan 33). Selama tahun yang berakhir pada tanggal 31
Desember 2025, Perusahaan telah melakukan penarikan secara berkala atas fasilitas kredit jangka
pendek, di mana penarikan terakhir dilakukan tanggal 30 Oktober 2025 sebesar Rp500.000 (2024:
Rp300.000). Tidak ada jaminan untuk fasilitas-fasilitas pinjaman diberikan ini. Selama tahun yang
berakhir pada tanggal 31 Desember 2025, Perusahaan telah melakukan pelunasan secara berkala
atas fasilitas kredit jangka pendek, di mana pelunasan terakhir dilakukan tanggal 13 November 2025
sebesar Rp500.000 (2024: Rp300.000). Untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember
2025 dan 2024, Perusahaan tidak memiliki saldo fasilitas kredit jangka pendek dari PT Bank Mandiri
(Persero) Tbk. Perusahaan memperoleh fasilitas Term Loan diterima dari PT Bank Mandiri (Persero)
Tbk dengan jumlah sebesar Rp2.000.000 (Catatan 31 dan 33). Pinjaman fasilitas Term Loan memiliki
suku bunga sebesar JIBOR 3 bulan + 1,55% per tahun dengan tenor 4 tahun dan dibayarkan penuh
pada tanggal 17 November 2025. Bunga dibayarkan setiap bulan. Berdasarkan surat PT Bank Mandiri
(Persero) Tbk No. HBK.GI1/GOV3.1067/2024 tanggal 19 Juni 2024, suku bunga fasilitas pinjaman
Term Loan mengalami perubahan bertahap menjadi sebesar 7,00% per tahun sampai 30 September
2024 dan seterusnya menjadi 7,25% per tahun. Melalui surat PT Bank Mandiri (Persero) Tbk No.
HBK.GI1/1208/ 2025, suku bunga fasilitas pinjaman Term Loan kembali mengalami perubahan menjadi
7,00% per tahun efektif 23 Juni 2025. Melalui surat PT Bank Mandiri (Persero) Tbk No.
HBK.GI1/GOV2.1798/2025, suku bunga fasilitas pinjaman Term Loan kembali mengalami perubahan
menjadi 6,90% per tahun efektif 29 September 2025. Pada tanggal-tanggal 17 November 2025 dan 25
November 2024, Perusahaan melakukan pelunasan atas pokok fasilitas pinjaman transaksi khusus
tersebut masing-masing sebesar Rp1.400.000 dan Rp600.000. Perusahaan memperoleh fasilitas Term
Loan diterima dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dengan jumlah sebesar Rp1.000.000 (Catatan 31
dan 33). Pinjaman fasilitas Term Loan memiliki suku bunga sebesar 7,00% per tahun dengan
pembayaran bunga dilakukan setiap bulan. Perusahaan dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk telah
melakukan beberapa perubahan tingkat suku bunga atas fasilitas pinjaman Term Loan, di mana
perubahan terakhir menjadi 6,50% per tahun, berdasarkan surat No. HBK.GI1/GOV2.2332/2025
tanggal 13 November 2025. Tidak ada jaminan untuk fasilitas-fasilitas pinjaman diberikan ini. Dalam
perjanjian pinjaman PT Bank Mandiri (Persero) Tbk III, IV dan V tersebut, Perusahaan diwajibkan
memenuhi beberapa persyaratan keuangan dan persyaratan negatif (negative covenants). Persyaratan
keuangan yang harus dipatuhi Perusahaan di antaranya adalah pemenuhan Gearing Ratio sebesar
maksimum 6 kali dan Net Non-Performing Loan () sebesar maksimum 5%. Persyaratan negatif
mencakup keharusan untuk memperoleh persetujuan dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk untuk
melakukan transaksi tertentu di luar kegiatan usaha normal Perusahaan dan pembatasan tertentu
untuk melakukan transaksi tertentu jika Perusahaan melanggar persyaratan keuangan. Untuk tahun
yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, Perusahaan telah memenuhi
ketentuan tentang pembatasan-pembatasan dan kewajiban-kewajiban sebagaimana disepakati dalam
Perjanjian Pinjaman. Perusahaan memperoleh fasilitas Kredit Jangka Pendek dan fasilitas Transaksi
Page 61
Valuta Asing dari PT Bank SMBC Indonesia masing-masing sebesar Rp300.000 and USD15.000.000
(Catatan 33). Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025, Perusahaan telah
melakukan penarikan atas fasilitas Kredit Jangka Pendek pada tanggal 24 September 2025 sebesar
Rp300.000. Pinjaman ini memiliki suku bunga sebesar 5,90% per tahun. Perusahaan telah melakukan
pelunasan atas fasilitas Kredit Jangka, di mana pelunasan terakhir dilakukan tanggal 1 Oktober 2025
sebesar Rp300.000. Persyaratan keuangan yang harus dipatuhi Perusahaan adalah pemenuhan
maksimum Gearing Ratio sebesar 6 kali, maksimum Net NPL sebesar 5% dan minimum Current Ratio
sebesar 100%. Pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, Perusahaan tidak memiliki saldo
pinjaman diterima dari PT Bank SMBC Indonesia. Untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31
Desember 2025 dan 2024, Perusahaan telah memenuhi ketentuan tentang pembatasan-pembatasan
dan kewajiban-kewajiban sebagaimana disepakati dalam Perjanjian Pinjaman. Perusahaan
memperoleh fasilitas dari PT Bank Permata Tbk dengan jumlah sebesar Rp1.500.000 dan
USD1.000.000 yang terdiri dari Perjanjian Term Loan II sebesar Rp1.000.000, Perjanjian Money
Market sebesar Rp500.000 dan Perjanjian Transaksi Valuta Asing sebesar USD1.000.000 (Catatan
33). Pinjaman Term Loan II memiliki suku bunga tetap sebesar 5,40% per tahun dan suku bunga
floating sebesar JIBOR 3 bulan + 1,50% per tahun dan JIBOR 3 bulan + 1,55% per tahun dengan tenor
3 tahun dan dibayarkan penuh pada tanggal 27 Oktober 2025. Bunga dibayarkan setiap bulan. Pada
tanggal 7 Oktober 2024, Perusahaan dan PT Bank Permata Tbk sepakat untuk merubah tingkat suku
bunga fasilitas Term Loan II dengan tingkat suku tetap masing-masing sebesar 5,40% dan 7,00% per
tahun. Pada tanggal 16 Januari 2025, Perusahaan dan PT Bank Permata Tbk melakukan
pembaharuan berkala atas Perjanjian Jangka Waktu kredit (sebelumnya disebut sebagai fasilitas
Money Market), di mana pembaharuan terakhir dilakukan terkait dengan perpanjangan availability
period sampai 10 Oktober 2025. Proses administrasi perpanjangan availability period masih
berlangsung. Pada tanggal 16 Januari 2025, Perusahaan dan PT Bank Permata Tbk melakukan
pembaharuan berkala atas Perjanjian Term Loan, di mana pembaharuan terakhir dilakukan terkait
dengan penambahan klausal biaya pinalti atas percepatan pembayaran. Untuk tahun yang berakhir
pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, Perusahaan tidak memiliki saldo fasilitas Term
Loan I, Term Loan II dan Money Market dari PT Bank Permata Tbk. Dalam perjanjian pinjaman PT
Bank Permata Tbk, Perusahaan diwajibkan memenuhi beberapa persyaratan negatif (negative
covenants) mencakup keharusan untuk memperoleh persetujuan dari PT Bank Permata Tbk untuk
membayar sebagian atau seluruh utang kepada pemegang saham dan mengubah sifat dan kegiatan
usaha yang sedang dijalankan atau melakukan kegiatan usaha di luar kegiatan usahanya sehari-hari.
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, Perusahaan telah
memenuhi ketentuan tentang pembatasan-pembatasan dan kewajiban-kewajiban sebagaimana
disepakati dalam Perjanjian Pinjaman. Perusahaan memperoleh fasilitas dari PT Bank Danamon
Indonesia Tbk dengan jumlah sebesar Rp2.500.000 dan USD1.000.000 yang terdiri dari Fasilitas Kredit
Berjangka sebesar Rp500.000, Fasilitas Kredit Angsuran Berjangka II sebesar Rp1.000.000, Fasilitas
Omnibus Trade Finance sebesar Rp500.000, dan Fasilitas Pre-Settlement Exposure sebesar
USD1.000.000 (Catatan 33). Perusahaan dan PT Bank Danamon Indonesia Tbk melakukan
pembaharuan berkala atas fasilitas Kredit Berjangka, di mana pembaharuan terakhir dilakukan pada
tanggal 10 September 2025 terkait dengan perpanjangan availability period sampai 29 Juni 2026
dengan nilai fasilitas menjadi sebesar Rp400.000. Perusahaan dan PT Bank Danamon Indonesia Tbk
melakukan pembaharuan berkala atas fasilitas Kredit Angsuran Berjangka II, di mana pembaharuan
terakhir dilakukan pada tanggal 10 September 2025 terkait dengan perpanjangan availability period
sampai 29 Juni 2026 dengan nilai fasilitas sebesar Rp750.000 dan jatuh tempo fasilitas sampai 29 Juni
2029. Perusahaan dan PT Bank Danamon Indonesia Tbk melakukan pembaharuan berkala atas
fasilitas Omnibus Trade Finance, di mana pembaharuan terakhir dilakukan pada tanggal 10 September
Page 62
2025 terkait dengan perpanjangan availability period sampai 29 Juni 2026. Pada tanggal 30 Januari
2025, Perusahaan melakukan penarikan atas fasilitas Kredit Angsuran Berjangka II sebesar
Rp250.000. Pinjaman ini memiliki suku bunga sebesar 6,98% per tahun dengan tenor 3 tahun dengan
pokok dan bunga atas pinjaman tersebut akan dibayarkan penuh pada tanggal 30 Januari 2028.
Melalui surat PT Bank Danamon Indonesia Tbk No. 1207/FI/1225 tanggal 23 Desember 2025, suku
bunga Kredit Angsuran Berjangka II mengalami perubahan menjadi 6,50% per tahun. Tidak ada
jaminan untuk fasilitas-fasilitas pinjaman diberikan ini. Pada tanggal 31 Desember 2024, Perusahaan
tidak memiliki saldo pinjaman diterima dari PT Bank Danamon Indonesia Tbk. Persyaratan keuangan
yang harus dipatuhi Perusahaan di antaranya adalah pemenuhan Gearing Ratio sebesar maksimum
10 kali. Untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, Perusahaan
telah memenuhi ketentuan tentang pembatasan-pembatasan dan kewajiban-kewajiban sebagaimana
disepakati dalam Perjanjian Pinjaman. Perusahaan memperoleh fasilitas Installment Loan 1 dari PT
Bank China Construction Bank Indonesia Tbk sebesar Rp500.000 (Catatan 33). Untuk tahun yang
berakhir pada tanggal 31 Desember 2025, Perusahaan telah melakukan penarikan atas fasilitas Kredit
Jangka Pendek pada tanggal 15 Desember 2025 sebesar Rp500.000. Pinjaman ini memiliki suku
bunga sebesar 6,00% per tahun untuk 3 tahun dan Compounded INDONIA 90 days + 0,9% per tahun.
Persyaratan keuangan yang harus dipatuhi Perusahaan adalah pemenuhan maksimum Gearing Ratio
sebesar 10 kali, maksimum Net NPL sebesar 5% dan minimum Current Ratio sebesar 1 kali. Untuk
tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025, Perusahaan telah memenuhi ketentuan tentang
pembatasan-pembatasan dan kewajiban-kewajiban sebagaimana disepakati dalam Perjanjian
Pinjaman. Perusahaan memperoleh Fasilitas Pinjaman Bergulir dari PT Bank BNP Paribas Indonesia
sebesar Rp300.000 (Catatan 33). Tidak ada jaminan untuk fasilitas pinjaman diberikan ini. Pada
tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, pinjaman ini memiliki suku bunga masing-masing
sebesar 5,50% dan 6,2%, per tahun. Selama tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025,
Perusahaan telah melakukan penarikan secara berkala atas fasilitas Pinjaman Bergulir, di mana
penarikan terakhir dilakukan tanggal 23 Desember 2025 sebesar Rp300.000 (2024: Rp200.000). Untuk
tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025, Perusahaan telah melakukan pelunasan secara
berkala atas fasilitas Pinjaman Bergulir, di mana pelunasan terakhir dilakukan tanggal 17 November
2025 sebesar Rp200.000 (2024: Rp300.000). Selama tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31
Desember 2025 dan 2024, Perusahaan telah memenuhi ketentuan tentang pembatasan-pembatasan
dan kewajiban-kewajiban sebagaimana disepakati dalam Perjanjian Pinjaman. Perusahaan
memperoleh fasilitas Credit Line dari PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk yang terdiri dari
fasilitas pinjaman sebesar Rp1.000.000 (committed and non-revolving plafond) dan fasilitas Kredit Non
Tunai sebesar Rp200.000 (uncommitted, advised and revolving plafond) (Catatan 33). Pinjaman ini
memiliki suku bunga sebesar JIBOR 3 bulan + 0,90% per tahun. Tidak ada jaminan untuk
fasilitas-fasilitas pinjaman diberikan ini. Pada tanggal 31 Juli 2023, Perusahaan telah mencairkan
fasilitas Credit Line sebesar Rp100.000 dan jatuh tempo pada tanggal 31 Juli 2027. Pada tanggal 31
Juli 2025, Perusahaan melakukan pelunasan dipercepat atas pokok fasilitas Credit Line dari PT Bank
Tabungan Negara (Persero) Tbk sebesar Rp100.000. Persyaratan keuangan yang harus dipatuhi
Perusahaan di antaranya adalah pemenuhan Current Ratio di atas 100%, Gearing Ratio maksimal 10
kali atau 1.000% dan Non-Performing Financing () Ratio Neto maksimum 5%. Untuk tahun yang
berakhir pada tanggal 31 Desember 2025, Perusahaan tidak memiliki saldo fasilitas Credit Line dari PT
Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. Selama tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31
Desember 2025 dan 2024, Perusahaan telah memenuhi ketentuan tentang pembatasan-pembatasan
dan kewajiban-kewajiban sebagaimana disepakati dalam Perjanjian Pinjaman. Perusahaan
memperoleh fasilitas dari Asian Development Bank dengan jumlah sebesar USD100.000.000 yang
merupakan pinjaman penerusan dari Pemerintah Republik Indonesia yang bersifat fasilitas senior
Page 63
(Catatan 31 dan 33). Tidak ada jaminan untuk fasilitas-fasilitas pinjaman diberikan ini. Pinjaman ini
memiliki tingkat bunga LIBOR 6 bulan + 1,75% per tahun. Pada tanggal 5 April 2023, terdapat
amandemen acuan suku bunga mengambang berdasarkan SOFR menjadi tingkat suku bunga
Perjanjian Pinjaman Luar Negeri ditambah total margin. Bunga dibayarkan setiap enam bulanan pada
tanggal 1 Maret dan 1 September. Pokok pinjaman akan jatuh tempo pada tanggal 1 September 2039.
Tingkat suku bunga untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 adalah sebesar
5,42%-6,24% (31 Desember 2024: 5,80%-6,69%). Pada tanggal 13 November 2023, Perusahaan dan
Asian Development Bank telah menandatangani addendum II Perjanjian Pinjaman Komersial terkait
dengan perpanjangan jangka waktu penarikan menjadi 31 Desember 2025, penyesuaian jumlah
fasilitas dari yang semula USD100.000.000 menjadi sebesar USD50.000.000 untuk menyesuaikan
dengan kondisi pasar saat ini. Persyaratan keuangan yang harus dipatuhi Perusahaan adalah
pemenuhan Capital Adequacy Ratio minimal sebesar 12%, Total Long-term Debt to Total Equity Ratio
maksimum sebesar 10 kali dan Current Ratio minimal sebesar 1 kali. Selama tahun yang berakhir pada
tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, Perusahaan telah memenuhi ketentuan tentang
pembatasan-pembatasan dan kewajiban-kewajiban sebagaimana disepakati dalam Perjanjian
Pinjaman. Perusahaan memperoleh fasilitas dari PT Bank Maybank Indonesia Tbk dengan jumlah
sebesar Rp500.000 dan USD6.000.000 yang terdiri dari Perjanjian Promes Berulang sebesar
Rp500.000 dan Perjanjian Transaksi Valuta Asing sebesar USD6.000.000 (Catatan 33). Pada
tanggal-tanggal 28 Juli 2025 dan 31 Desember 2024, Perusahaan tidak memiliki saldo fasilitas Promes
Berulang dan Transaksi Valuta Asing dari PT Bank Maybank Indonesia Tbk. Untuk tahun yang berakhir
pada tanggal 31 Desember 2024, pinjaman ini memiliki suku bunga sebesar 6,76% per tahun. Selama
tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024, Perusahaan telah melakukan penarikan secara
berkala atas fasilitas Promes Berulang, di mana penarikan terakhir dilakukan tanggal 9 September
2024 sebesar Rp450.000. Selama tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024, Perusahaan
telah melakukan pelunasan secara berkala atas fasilitas Promes Berulang, di mana pelunasan terakhir
dilakukan tanggal 9 Oktober 2024 sebesar Rp450.000. Tidak ada jaminan untuk fasilitas-fasilitas
pinjaman diberikan ini. Persyaratan keuangan yang harus dipatuhi Perusahaan di antaranya adalah
pemenuhan Current Ratio minimum 100%, Gearing Ratio maksimum 6 kali dan NPF Ratio Neto
maksimum 5%. Selama tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan 2024,
Perusahaan telah memenuhi ketentuan tentang pembatasan-pembatasan dan kewajiban-kewajiban
sebagaimana disepakati dalam Perjanjian Pinjaman. Perusahaan memperoleh fasilitas dari PT Bank
QNB Indonesia Tbk yang terdiri dari Perjanjian Revolving Credit Facility sebesar Rp350.000 dan
Perjanjian Transaksi Valuta Asing sebesar USD10.000.000 (Catatan 33). Pinjaman ini memiliki suku
bunga sebesar 1 bulan JIBOR + 1,10% per tahun atau dapat diubah sewaktu-waktu oleh PT Bank
QNB Indonesia Tbk dengan menyampaikan pemberitahuan secara tertulis sebelumnya. Tidak ada
jaminan untuk fasilitas-fasilitas pinjaman diberikan ini. Efektif 14 Juni 2024, terdapat perubahan
persyaratan keuangan yang harus dipatuhi Perusahaan yaitu NPF Ratio Gross maksimum 5% menjadi
NPF Ratio Neto maksimum 5% dan Debt to Equity Ratio maksimum sebesar 7 kali menjadi Gearing
Ratio maksimum 10 kali. Efektif 4 September 2024, terdapat perubahan persyaratan keuangan yang
harus dipatuhi Perusahaan yaitu Current Ratio minimum 100% menjadi Current Ratio minimum
sebesar 1 kali. Persyaratan keuangan yang harus dipatuhi Perusahaan di antaranya adalah
pemenuhan Gearing Ratio maksimum 10 kali, Current Ratio minimal sebesar 1 kali dan NPF Ratio
Neto maksimum 5%. Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024,
Perusahaan tidak melakukan penarikan maupun pelunasan atas Revolving Credit Facility. Pada
tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, Perusahaan tidak memiliki saldo pinjaman diterima dari
PT Bank QNB Indonesia Tbk. Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024,
Perusahaan telah memenuhi ketentuan tentang pembatasan-pembatasan dan kewajiban-kewajiban
Page 64
sebagaimana disepakati dalam Perjanjian Pinjaman. The Company obtained facility from PT Bank
Mandiri (Persero) Tbk amounting to Rp500,000 and USD100,000,000 which consists of short term
credit amounting to Rp500,000 and treasury lines amounting to USD100,000,000 (Notes 31 and 33).
During the year ended December 31, 2025, the Company periodically drawdown their short term credit
facility, with most recent drawdown occuring on October 30, 2025 amounting to Rp500,000 (2024:
Rp300,000). The fund borrowings are unsecured. During the year ended December 31, 2025, the
Company periodically repaid their short term credit facility, with most recent repayment occuring on
November 13, 2025 amounting to Rp500,000 (2024: Rp300,000). For the years ended December 31,
2025 and 2024, the Company did not have any outstanding short term credit facility from PT Bank
Mandiri (Persero) Tbk. The Company obtained loan facility of Term Loan from PT Bank Mandiri
(Persero) Tbk amounting to Rp2,000,000 (Notes 31 and 33). Term Loan facility has an interest rate of
3-month JIBOR + 1.55% per annum with tenor of 4 years and a bullet repayment on November 17,
2025. Interest is paid monthly. Based on letter from PT Bank Mandiri (Persero) Tbk No.
HBK.GI1/GOV3.1067/2024 dated June 19, 2024, the interest rate on the Term Loan facility has been
gradualy changed to 7.00% per annum until September 30, 2024 and thereafter to 7.25% per annum.
Through the letter from PT Bank Mandiri (Persero) Tbk No. HBK.GI1/1208/2025, the interest rate for
the Term Loan facility was revised again to 7.00% per annum, effective June 23, 2025. Through the
letter from PT Bank Mandiri (Persero) Tbk No. HBK.GI1/GOV2.1798/2025, the interest rate for the
Term Loan facility was revised again to 6.90% per annum, effective September 29, 2025. On
November 17, 2025 and November 25, 2024, the Company had repaid the principal of the special
transaction loan facilities amounting to Rp1,400,000 and Rp600,000, respectively. The Company
obtained loan facility of Term Loan from PT Bank Mandiri (Persero) Tbk amounting to Rp1,000,000
(Notes 31 and 33). Term Loan facility has an interest rate of 7.00% per annum. Interest is paid monthly.
The Company and PT Bank Mandiri (Persero) Tbk have made several changes in the interest rate of
the Term Loan facility, with the most recent change resulting in an interest rate of 6.50% per annum,
based on letter No. HBK.GI1/GOV2.2332/2025 dated 13 November 2025. The fund borrowings are
unsecured. Under PT Bank Mandiri (Persero) Tbk III, IV and V loan agreements, the Company is
obliged to fulfill certain financial covenants and negative covenants. The financial covenants that must
be fulfilled by the Company, among others is to fulfill the maximum Gearing Ratio of 6 times and
maximum Net Non-Performing Loan () of 5%. The negative covenants include requirement to obtain
consent from PT Bank Mandiri (Persero) Tbk to conduct certain transaction outside of the ordinary
business activity of the Company and certain restriction to conduct certain transaction when the
Company is in breach of financial covenant. For the years ended December 31, 2025 and 2024, the
Company has fulfilled all covenants and obligations according to the Loan Agreements. The Company
obtained Short-Term Credit facility and Foreign Exchange Transaction facility from PT Bank SMBC
Indonesia amounting to Rp300,000 and USD15,000,000, respectively (Note 33). For the year ended
December 31, 2025, the Company drawdown their Short-Term Credit facility dated on September 24,
2025 amounting to Rp300,000. This loan bears an interest rate of 5.90% per annum. The Company
repaid their Short-Term Credit facility, with most recent repayment occuring on October 1, 2025
amounting to Rp300,000. The financial covenants that must be fulfilled by the Company are to fulfill the
maximum Gearing Ratio of 6 times, maximum Net NPL of 5% and minimum Current Ratio of 100%. As
of December 31, 2025 and 2024, the Company did not have any outstanding fund borrowings from PT
Bank SMBC Indonesia For the years ended December 31, 2025 and 2024, the Company has fulfilled
all covenants and obligations according to the Loan Agreements. The Company obtained facility from
PT Bank Permata Tbk amounting to Rp1,500,000 and USD1,000,000 which consists of Term Loan II
Agreement amounting to Rp1,000,000, Money Market Agreement amounting to Rp500,000 and
Foreign Exchange Transaction Agreement amounting to USD1,000,000 (Note 33). Term Loan II facility
Page 65
bears a fixed interest rate of 5.40% per annum and floating rates of 3-month JIBOR + 1.50% per
annum and 3-month JIBOR + 1.55% per annum with tenor of 3 years and a bullet repayment on
October 27, 2025. Interest is paid monthly. As of October 7, 2024, the Company and PT Bank Permata
Tbk agreed to change the interest rate for Term Loan II facility with an fixed interest rate of 5.40% and
7.00% per annum, respectively. On January 16, 2025, the Company and PT Bank Permata Tbk renew
their Credit Term Agreement (previously referred as Money Market facility), pertaining to the extention
of the availability period until October 10, 2025. The administrative process to extend the availability
period is in progress. On January 16, 2025, the Company and PT Bank Permata Tbk renew their Term
Loan Agreement, pertaining to the addition of a penalty fee clause for early repayment. For the years
ended December 31, 2025 and 2024, the Company did not have any outstanding Term Loan I, Term
Loan II and Money Market facility from PT Bank Permata Tbk. Under PT Bank Permata Tbk loan
agreements, the Company is obliged to fulfill certain negative covenants including requirement to
obtain consent from PT Bank Permata Tbk to pay in part or full payable to shareholders and change
the nature and current business activities or conduct certain transaction outside of the ordinary
business activity During the years ended December 31, 2025 and 2024, the Company has fulfilled all
covenants and obligations according to the Loan Agreements. The Company obtained facility from PT
Bank Danamon Indonesia Tbk amounting to Rp2,500,000 and USD1,000,000 which consists of Term
Credit Facility amounting to Rp500,000, Term Installment Credit II amounting to Rp1,000,000, Omnibus
Trade Finance Facility amounting to Rp500,000 and Pre-Settlement Exposure Facility amounting to
USD1,000,000 (Note 33). The Company and PT Bank Danamon Indonesia Tbk periodically renew their
Term Credit agreement, with most recent renewal occuring on September 10, 2025, pertaining to
extention of availability period until June 29, 2026 with facility amounting to Rp400,000. The Company
and PT Bank Danamon Indonesia Tbk periodically renew their Term Installment Credit II agreement,
with most recent renewal occuring on September 10, 2025, pertaining to extention of availability period
until June 29, 2026 with facility amounting to Rp750,000 and maturity date until June 29, 2029. The
Company and PT Bank Danamon Indonesia Tbk periodically renew their Omnibus Trade Finance
agreement, with most recent renewal occuring on September 10, 2025, pertaining to extention of
availability period until June 29, 2026. On January 30, 2025, The Company drawdown the Term
Installment Credit II amounting to Rp250,000. This loan has an interest rate of 6.98% per annum with
tenor of 3 years with bullet principal and interest repayment on January 30, 2028. The fund borrowings
are unsecured. Through the letter from PT Bank Danamon Indonesia Tbk No. 1207/FI/1225 dated
December 23, 2025, the interest rate for the Term Installment Credit II was revised to 6.50% per
annum. The fund borrowings are unsecured. As of December 31, 2024, the Company did not have any
outstanding fund borrowings from PT Bank Danamon Indonesia Tbk. The financial covenants that must
be fulfilled by the Company, among others is to fulfill the maximum Gearing Ratio of 10 times. For the
years ended December 31, 2025 and 2024, the Company has fulfilled all covenants and obligations
according to the Loan Agreements. The Company obtained Installment Loan I facility of from PT Bank
China Construction Bank Indonesia Tbk amounting to Rp500,000 (Note 33). For the year ended
December 31, 2025, the Company drawdown their Short-Term Credit facility dated on December 15,
2025 amounting to Rp500,000. This loan bears an interest rate of 6.00% per annum for 3 years and
Compounded INDONIA 90 days + 0.9% per annum. The financial covenants that must be fulfilled by
the Company are to fulfill the maximum Gearing Ratio of 10 times, maximum Net NPL of 5% and
minimum Current Ratio of 1 time. For the year ended December 31, 2025, the Company has fulfilled all
covenants and obligations according to the Loan Agreements. The Company obtained Revolving Loan
facility of from PT Bank BNP Paribas Indonesia amounting to Rp300,000 (Note 33). The fund
borrowing is unsecured. As of December 31, 2025 and 2024, this loan bears an interest rate of 5.50%
and 6.2% per annum respectively. During the year ended December 31, 2025, the Company
Page 66
periodically drawdown their Revolving Loan facility, with most recent drawdown occuring on December
23, 2025 amounting to Rp300,000. (2024: Rp200.000) For the year ended December 31, 2025, the
Company periodically repaid their Revolving Loan facility, with most recent repayment occuring on
November 17, 2025, amounting to Rp200,000 (2024: Rp300,000). During the years ended December
31, 2025 and 2024, the Company has fulfilled all covenants and obligations according to the Loan
Agreements The Company obtained Credit Line facility from PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
which consists of loan facility amounting to Rp1,000,000 (committed and non-revolving plafond) and
Non-Cash Loan facility amounting to Rp200,000 (uncommitted, advised and revolving plafond) (Note
33). This loan bears an interest rate of 3-month JIBOR + 0.90% per annum. The fund borrowings are
unsecured. As of July 31, 2023, the Company had drawdown the Credit Line Facility amounting to
Rp100,000 and mature on July 31, 2027. On July 31, 2025, the Company conduct an early repayment
of the principal of the Credit Line facility from PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk amounting to
Rp100,000. The financial covenants that must be fulfilled by the Company, among others is to fulfill the
Current Ratio above 100%, Gearing Ratio maximum 10 times or 1,000% and maximum Net
Non-Performing Financing () Ratio of 5%. For the year ended December 31, 2025, the Company did
not have any outstanding Credit Line facility from PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. During the
years ended December 31, 2025 dan 2024, the Company has fulfilled all covenants and obligations
according to the Loan Agreements. The Company obtained facility from Asian Development Bank
amounting to USD100,000,000 which represents the channeling from Goverment of Indonesia that
considered as senior facility (Notes 31 and 33). The fund borrowings are unsecured. This loan bears an
interest rate of 6-month LIBOR + 1.75% per annum. On April 5, 2023, there is a floating rate reference
amendement based on SOFR with the new interest rate of Foreign Loan Agreement plus total margin.
Interest paid semiannually on March 1 and September 1. The loan will mature on September 1, 2039.
The interest rate for the year ended December 31, 2025, is 5.42%-6.24% (December 31, 2024:
5.80%-6.69%). On November 13, 2023, the Company and Asian Development Bank had signed
addendum II Commercial Loan Facility agreement related to extention of availability period until
December 31, 2025, amendment of facility limit from originally USD100,000,000 to USD50,000,000 to
reflect several changes in the market condition. The financial covenants that must be fulfilled by the
Company are to fulfill the minimum Capital Adequacy Ratio of 12%, maximum Total Long-term Debt to
Total Equity Ratio of 10 times and minimum Current Ratio of 1 time. During the years ended December
31, 2025 and 2024, the Company has fulfilled all covenants and obligations according to the Loan
Agreements. The Company obtained facility from PT Bank Maybank Indonesia Tbk amounting to
Rp500,000 and USD6,000,000 which consists of Promissory Loan Agreement amounting to Rp500,000
and Foreign Exchange Transaction Agreement amounting to USD6,000,000 (Note 33). As of July 28,
2025 and December 31, 2024, the Company did not have any outstanding Promissory Loan and
Foreign Exchange Transaction facilities from PT Bank Maybank Indonesia Tbk. For the year ended
December 31, 2024, this loan bears an interest rate of 6.76% per annum. During the year ended
December 31, 2024, the Company periodically drawdown their Promissory Loan facility, with most
recent drawdown occuring on September 9, 2024, amounting to Rp450,000. During the year ended
December 31, 2024, the Company periodically repaid their Promissory Loan facility, with most recent
repayment occuring on October 9, 2024 amounting to Rp450,000. The fund borrowings are unsecured.
The financial covenants that must be fulfilled by the Company, among others is to fulfill the minimum
Current Ratio of 100%, maximum Gearing Ratio of 6 times and maximum Net NPF Ratio of 5%. During
the years ended December 31, 2025 and 2024, the Company has fulfilled all covenants and obligations
according to the Loan Agreements. The Company obtained facility from PT Bank QNB Indonesia Tbk
which consists of Revolving Credit Facility Agreement amounting to Rp350,000 and Foreign Exchange
Transaction Agreement amounting to USD10,000,000 (Note 33). This loan bears an interest rate of
Page 67
1-month JIBOR + 1.10% per annum or can be change over the time by PT Bank QNB Indonesia Tbk
by giving prior written notification. The fund borrowings are unsecured. Effective June 14, 2024, there
are changes to the financial covenants that must be fulfilled by the Company, specifically maximum
Gross NPF Ratio of 5% change to maximum Net NPF Ratio of 5% and maximum Debt to Equity Ratio
of 7 times change to maximum Gearing Ratio of 10 times. Effective September 4, 2024, there are
changes to the financial covenants that must be fulfilled by the Company, specifically minimum Current
Ratio of 100% change to minimum Current Ratio of 1 times. The financial covenants that must be
fulfilled by the Company, among others is to fulfill the maximum Gearing Ratio of 10 times, minimum
Current Ratio of 1 times and maximum Net NPF Ratio of 5%. For the year ended December 31, 2025
and 2024, the Company did not drawdown or repaid the Revolving Credit Facility. As of December 31,
2025 and 2024, the Company did not have any outstanding fund borrowings from PT Bank QNB
Indonesia Tbk. For the years ended December 31, 2025 and 2024, the Company has fulfilled all
covenants and obligations according to the Loan Agreements.
Page 68
[8697000_BD] Notes to the financial statements - Bank Loans by Order of Liquidity Interest Information (breakdown) - Financing Industry
31 December 2025 31 December 2024
Catatan utang bank berdasarkan tingkat Notes for bank loans by Catatan utang bank berdasarkan tingkat Notes for bank loans by
likuiditas order of liquidity likuiditas order of liquidity
Catatan utang bank berdasarkan tingkat likuiditas Catatan utang bank berdasarkan tingkat likuiditas
[baris komponen] [baris komponen]
Jatuh Jatuh
Utang bank berdasarkan Utang bank berdasarkan
tempo Jenis tempo Jenis
tingkat likuiditas, nilai Bunga tingkat likuiditas, nilai Bunga
utang bunga utang bunga
dalam mata uang asing dalam mata uang asing
bank bank
Bank Central Asia IDR Bank Central IDR Bank Central Asia IDR Bank Central IDR
Tbk AUD Asia Tbk AUD Tbk AUD Asia Tbk AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Bank Rakyat IDR Bank Rakyat IDR Bank Rakyat IDR Bank Rakyat IDR
Indonesia (Persero) AUD Indonesia AUD Indonesia (Persero) AUD Indonesia AUD
Tbk CAD (Persero) Tbk CAD Tbk CAD (Persero) Tbk CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Page 69
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Bank Mandiri IDR Bank Mandiri IDR Bank Mandiri IDR Bank Mandiri IDR
(Persero) Tbk AUD (Persero) Tbk AUD (Persero) Tbk AUD (Persero) Tbk AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Bank Syariah IDR Bank Syariah IDR Bank Syariah IDR Bank Syariah IDR
Indonesia Tbk AUD Indonesia Tbk AUD Indonesia Tbk AUD Indonesia Tbk AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Bank Negara IDR Bank Negara IDR Bank Negara IDR Bank Negara IDR
Indonesia (Persero) AUD Indonesia AUD Indonesia (Persero) AUD Indonesia AUD
Tbk CAD (Persero) Tbk CAD Tbk CAD (Persero) Tbk CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
Page 70
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Bank Jago Tbk IDR Bank Jago Tbk IDR Bank Jago Tbk IDR Bank Jago Tbk IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Bank Permata Tbk IDR Bank Permata IDR Bank Permata Tbk IDR Bank Permata IDR
AUD Tbk AUD AUD Tbk AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Bank Mega Tbk IDR Bank Mega Tbk IDR Bank Mega Tbk IDR Bank Mega Tbk IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
Page 71
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Bank Mayapada IDR Bank Mayapada IDR Bank Mayapada IDR Bank Mayapada IDR
Internasional Tbk AUD Internasional Tbk AUD Internasional Tbk AUD Internasional Tbk AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Bank Danamon IDR Bank Danamon IDR Bank Danamon IDR Bank Danamon IDR
Indonesia Tbk AUD Indonesia Tbk AUD Indonesia Tbk AUD Indonesia Tbk AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Bank BTPN Syariah IDR Bank BTPN IDR Bank BTPN Syariah IDR Bank BTPN IDR
Tbk AUD Syariah Tbk AUD Tbk AUD Syariah Tbk AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
Page 72
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Bank Maybank IDR Bank Maybank IDR Bank Maybank IDR Bank Maybank IDR
Indonesia Tbk AUD Indonesia Tbk AUD Indonesia Tbk AUD Indonesia Tbk AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Bank Pan Indonesia IDR Bank Pan IDR Bank Pan Indonesia IDR Bank Pan IDR
Tbk AUD Indonesia Tbk AUD Tbk AUD Indonesia Tbk AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Bank Cimb Niaga IDR Bank Cimb Niaga IDR Bank Cimb Niaga IDR Bank Cimb Niaga IDR
Tbk AUD Tbk AUD Tbk AUD Tbk AUD
CAD CAD CAD CAD
Page 73
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Bank Rakyat IDR Bank Rakyat IDR Bank Rakyat IDR Bank Rakyat IDR
Indonesia Agroniaga AUD Indonesia AUD Indonesia Agroniaga AUD Indonesia AUD
Tbk CAD Agroniaga Tbk CAD Tbk CAD Agroniaga Tbk CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Bank Btpn Tbk IDR Bank Btpn Tbk IDR Bank Btpn Tbk IDR Bank Btpn Tbk IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Bank Tabungan IDR Bank Tabungan IDR Bank Tabungan IDR Bank Tabungan IDR
Negara (Persero) Tbk Negara (Persero) Negara (Persero) Tbk Negara (Persero)
Page 74
AUD Tbk AUD AUD Tbk AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Bank OCBC Nisp Tbk IDR Bank OCBC Nisp IDR Bank OCBC Nisp Tbk IDR Bank OCBC Nisp IDR
AUD Tbk AUD AUD Tbk AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Bank KB Bukopin IDR Bank KB Bukopin IDR Bank KB Bukopin IDR Bank KB Bukopin IDR
Tbk AUD Tbk AUD Tbk AUD Tbk AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
Page 75
lainnya lainnya
Bank Pembangunan IDR Bank IDR Bank Pembangunan IDR Bank IDR
Daerah Jawa Barat AUD Pembangunan AUD Daerah Jawa Barat AUD Pembangunan AUD
dan Banten Tbk CAD Daerah Jawa CAD dan Banten Tbk CAD Daerah Jawa CAD
Barat dan Banten Barat dan Banten
CNY Tbk CNY CNY Tbk CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Pinjaman sindikasi IDR Syndicated bank IDR Pinjaman sindikasi IDR Syndicated bank IDR
AUD loans AUD AUD loans AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Bank asing lainnya IDR Other foreign IDR Bank asing lainnya IDR Other foreign IDR
AUD banks AUD AUD banks AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Page 76
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Bank lokal lainnya IDR Other local banks IDR Bank lokal lainnya IDR Other local banks IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
31 December 2025 31 December 2024
Catatan utang bank berdasarkan tingkat Notes for bank loans by Catatan utang bank berdasarkan tingkat Notes for bank loans by
likuiditas order of liquidity likuiditas order of liquidity
Catatan utang bank berdasarkan tingkat likuiditas [baris komponen] Catatan utang bank berdasarkan tingkat likuiditas [baris komponen]
Utang bank berdasarkan tingkat Jatuh tempo Jenis Utang bank berdasarkan tingkat Jatuh tempo Jenis
Bunga Bunga
likuiditas, nilai dalam mata uang asing utang bank bunga likuiditas, nilai dalam mata uang asing utang bank bunga
Kreditur Mata Creditor Currency Kreditur Mata Creditor Currency
nama uang bank name nama uang bank name
bank bank
Names mentioned 42 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Purwanto Susanti
p.6
unresolved
org
Purwantono
p.6
unresolved
org
Bank Indonesia
p.7 ×9
unresolved
org
Bank Indonesia Giro
p.7
unresolved
org
PT Great Eastern General Insurance Indonesia
p.43 ×2
unresolved
org
PT Asuransi Mitra Pelindung Mustika Indonesia
p.43 ×2
unresolved
org
Citicorp International Limited
p.46 ×2
unresolved
org
Bank Central
p.50 ×4
unresolved
org
IDR Asia Tbk
p.50
unresolved
org
Asia Tbk
p.50 ×3
unresolved
org
AUD (Persero) Tbk
p.50 ×2
unresolved
org
Bank Mandiri IDR
p.51 ×2
unresolved
org
IDR (Persero) Tbk
p.51 ×5
unresolved
org
Bank Syariah IDR
p.51 ×2
unresolved
org
Bank Syariah
p.51 ×2
unresolved
org
IDR Indonesia Tbk
p.51 ×2
unresolved
org
Indonesia Tbk
p.51 ×12
unresolved
org
Bank Negara IDR
p.51 ×2
unresolved
org
Bank Permata IDR
p.52 ×2
unresolved
org
CAD Tbk
p.53 ×2
unresolved
org
AUD Indonesia Tbk
p.53 ×2
unresolved
org
IDR Syariah Tbk
p.54
unresolved
org
Syariah Tbk
p.54 ×3
unresolved
org
IDR Niaga Tbk
p.55
unresolved
org
Niaga Tbk
p.55 ×3
unresolved
org
AUD Agroniaga Tbk
p.55
unresolved
org
Agroniaga Tbk
p.55 ×3
unresolved
org
Bank OCBC
p.57 ×4
unresolved
org
IDR Nisp Tbk
p.57
unresolved
org
Nisp Tbk
p.57 ×3
unresolved
org
Bank KB
p.57 ×4
unresolved
org
IDR Bukopin Tbk
p.57
unresolved
org
Bukopin Tbk
p.57 ×3
unresolved
org
Banten Tbk
p.57 ×4
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.
Other files in this announcement 8
FinancialStatement-2025-Tahunan-IIFF.xlsx
done
IIFF 31 Des 2025.pdf
done
inlineXBRL.zip
done
instance.zip
done