Back to announcement
20260626_IIFF_Penyampaian Bukti Iklan_32105168_lamp3.pdf
Other Text extracted IIFFSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 1
Page 1
PERUBAHAN DAN/ATAU PERBAIKAN
KETERBUKAAN INFORMASI
INFORMASI INI MERUPAKAN PERUBAHAN DAN/ATAU PERBAIKAN ATAS KETERBUKAAN INFORMASI YANG TELAH DIPUBLIKASIKAN DI
SITUS WEB PERSEROAN DAN BURSA EFEK INDONESIA PADA TANGGAL 23 JUNI 2026.
PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE
PEMBERITAHUAN
SURAT BERHARGA PERPETUAL BERKELANJUTAN I INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE TAHAP I TAHUN 2026
DENGAN JUMLAH POKOK SURAT BERHARGA PERPETUAL SEBESAR Rp220.000.000.000,- (DUA RATUS DUA PULUH
MILIAR RUPIAH)
("SURAT BERHARGA PERPETUAL")
Surat Berharga Perpetual ini diterbitkan tanpa warkat kecuali Sertifikat Jumbo yang diterbitkan atas nama PT Kustodian Sentral Efek
Indonesia (”KSEI”) dan ditawarkan sebesar 100% (seratus persen) dari jumlah Pokok Surat Berharga Perpetual. Surat Berharga Perpetual
ini akan diterbitkan tanpa tanggal jatuh tempo (perpetual) dan Jumlah Surat Berharga Perpetual yang ditawarkan adalah sebesar
Rp220.000.000.000,- (dua ratus dua puluh miliar Rupiah) dengan tingkat imbal bagi hasil tetap sebesar 8,00% (delapan koma nol nol
persen) per tahun. Imbal bagi hasil Surat Berharga Perpetual dibayarkan setiap semester (6 bulan) sejak Tanggal Emisi, sesuai dengan
Tanggal Pembayaran imbal bagi hasil Surat Berharga Perpetual, namun Perseroan atas diskresinya sendiri berhak untuk menunda
pembayaran Imbal Bagi Hasil. Perseroan berdasarkan diskresinya sendiri memiliki opsi (namun tidak wajib) untuk melakukan penebusan
atas seluruh Surat Berharga Perpetual (Opsi Tebus), tanpa denda atau biaya tambahan apapun, pada tahun ke-5 sejak penerbitan, dan
setiap ulang tahun penerbitan surat berharga perpetual setelah tahun ke-5. Jika pada tahun ke-5, Perseroan memutuskan untuk tidak
melaksanakan Opsi Tebus, maka akan terdapat satu kali Step-up Rate sebesar 4,00% (empat koma nol nol persen). Untuk menghindari
keragu-raguan, tingkat imbal bagi hasil setelah tahun ke-5 tersebut dan seterusnya adalah sebesar 12,00% (dua belas koma nol nol
persen) per tahun.
Imbal bagi hasil Surat Berharga Perpetual dibayarkan setiap semester (6 bulan) sejak Tanggal Emisi, sesuai dengan Tanggal
Pembayaran imbal bagi hasil Surat Berharga Perpetual, namun Perseroan atas diskresinya sendiri berhak untuk menunda pembayaran
Imbal Bagi Hasil.
Susunan dan jumlah porsi serta persentase dari anggota Penjamin Emisi Surat Berharga Perpetual yang dijamin secara kesanggupan
penuh (full commitment) adalah sebagai berikut:
(dalam jutaan Rupiah)
Porsi Penjaminan
Keterangan Total %
PT Bahana Sekuritas 150.000 68,19
PT BCA Sekuritas 10.000 4,55
PT BRI Danareksa Sekuritas 10.000 4,55
PT Indo Premier Sekuritas 15.000 6,82
PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk 35.000 15,91
Jumlah 220.000 100,00
Pencatatan atas Surat Berharga Perpetual yang ditawarkan ini akan dilakukan pada PT Bursa Efek Indonesia.
Penawaran Surat Berharga Perpetual ini dijamin secara kesanggupan penuh (full commitment)
PENJAMIN PELAKSANA EMISI SURAT BERHARGA PERPETUAL
PT Bahana Sekuritas PT BCA Sekuritas PT BRI Danareksa PT Indo Premier PT Trimegah Sekuritas
(Terafiliasi) Sekuritas (Terafiliasi) Sekuritas Inonesia Tbk
WALI AMANAT
PT Bank CIMB Niaga Tbk
Perubahan Dan/Atau Perbaikan Atas Keterbukaan Informasi ini diterbitkan di Jakarta pada tanggal 26 Juni 2026
1
Names mentioned 14 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE PEMBERITAHUAN SURAT BERHARGA PERPETUAL
p.1
unresolved
org
PT Kustodian Sentral Efek Indonesia
p.1
unresolved
org
PT Bahana Sekuritas
p.1 ×2
unresolved
org
PT BRI Danareksa Sekuritas
p.1
unresolved
org
PT Indo Premier Sekuritas
p.1
unresolved
org
PT Bursa Efek Indonesia. Penawaran Surat Berharga Perpetual
p.1
unresolved
org
PT BRI Danareksa
p.1
unresolved
org
PT Indo Premier
p.1
unresolved
org
Inonesia Tbk
p.1
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.