Skip to content
Back to announcement

20260626_IRSX_Laporan Informasi dan Fakta Material_32105165_lamp1.pdf

Asset transaction Needs review IRSX

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 25

Page 1
                   PERBAIKAN DAN/ATAU TAMBAHAN INFORMASI KEPADA PEMEGANG SAHAM
                                            (“INTAM”)
                                    PT FOLAGO GLOBAL NUSANTARA TBK
                                             (“PERSEROAN”)

      KETERBUKAAN INFORMASI KEPADA PEMEGANG SAHAM INI DISAMPAIKAN OLEH PERSEROAN DALAM RANGKA MEMENUHI
      KETENTUAN PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 17/POJK.04/2020 TENTANG TRANSAKSI MATERIAL DAN
      PERUBAHAN KEGIATAN USAHA (“POJK 17/2020”).

      INFORMASI SEBAGAIMANA TERCANTUM DALAM KETERBUKAAN INFORMASI INI PENTING UNTUK DIBACA DAN
      DIPERHATIKAN OLEH PEMEGANG SAHAM PERSEROAN.

      JIKA ANDA MENGALAMI KESULITAN UNTUK MEMAHAMI INFORMASI SEBAGAIMANA TERCANTUM DALAM KETERBUKAAN
      INFORMASI INI SEBAIKNYA ANDA BERKONSULTASI DENGAN PENASIHAT HUKUM, AKUNTAN PUBLIK, PENASEHAT
      KEUANGAN ATAU PROFESIONAL LAINNYA.
\

      DIREKSI DAN DEWAN KOMISARIS PERSEROAN, BAIK SECARA SENDIRI-SENDIRI MAUPUN BERSAMA-SAMA, BERTANGGUNG
      JAWAB SEPENUHNYA ATAS KEBENARAN DAN KELENGKAPAN INFORMASI SEBAGAIMANA DIUNGKAPKAN DI DALAM
      KETERBUKAAN INFORMASI INI. DIREKSI DAN DEWAN KOMISARIS PERSEROAN MENYATAKAN KELENGKAPAN INFORMASI
      SEBAGAIMANA DIUNGKAPKAN DALAM KETERBUKAAN INFORMASI INI DAN SETELAH MELAKUKAN PENELITIAN SECARA
      SEKSAMA, MENEGASKAN BAHWA INFORMASI YANG DIMUAT DALAM KETERBUKAAN INFORMASI INI ADALAH BENAR DAN
      TIDAK ADA FAKTA PENTING MATERIAL DAN RELEVAN YANG TIDAK DIUNGKAPKAN ATAU DIHILANGKAN DALAM
      KETERBUKAAN INFORMASI INI SEHINGGA MENYEBABKAN INFORMASI YANG DIBERIKAN DALAM KETERBUKAAN INFORMASI
      INI MENJADI TIDAK BENAR DAN/ATAU MENYESATKAN.




                                      PT FOLAGO GLOBAL NUSANTARA TBK.
                                                (“Perseroan”)

                                               Kegiatan Usaha Utama:

    Bergerak di bidang Jasa Pemrograman Komputer Lainnya dan Sebagai Perusahaan Holding di Bidang Talent Management.

                                                  Kantor Pusat :
                                  Pergudangan Taman Tekno 2 Blok H8 No. 15-16
                              Kelurahan Setu, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan
                                                   Banten 15314
                                               Telp.: 021 – 75685326
                                        Email : corporate@folagocorp.com
                                          Website : www.folagocorp.com


             Informasi Tambahan ini diterbitkan di Jakarta pada tanggal 26 Juni 2026 dan merupakan dokumen
                    perbaikan atas Keterbukaan Informasi yang diterbitkan pada tanggal 19 Juni 2026.
Page 2
                                             PENDAHULUAN

Informasi sebagaimana tercantum dalam Keterbukaan Informasi ini dibuat dalam rangka pemenuhan
kewajiban Perseroan untuk mengumumkan keterbukaan informasi atas rencana penambahan kegiatan usaha
Perseroan berupa penambahan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia ("KBLI") Baru Perseroan yaitu: (i)
Aktivitas Periklanan (KBLI 73100); (ii) Aktivitas Penciptaan Karya Seni Lainnya (KBLI 90130); dan (iii)
Aktivitas Profesional, Ilmiah dan Teknis Lainnya YTDL (KBLI 74999) (selanjutnya disebut sebagai
“Penambahan KBLI Baru”).
Penambahan KBLI Baru tersebut dilakukan untuk mendukung pengembangan dan integrasi ekosistem usaha
Perseroan di bidang talent management, perfilman, Multi-Channel Network (MCN), pemasaran digital,
pengelolaan konten, monetisasi intellectual property (IP), serta layanan profesional yang terkait dengan
industri kreatif dan media digital. Kegiatan usaha yang akan dijalankan berdasarkan KBLI 73100, KBLI 90130,
dan KBLI 74999 tersebut merupakan pengembangan kegiatan usaha Perseroan yang saling mendukung dan
terintegrasi dengan kegiatan usaha Perseroan yang telah berjalan saat ini. Penambahan KBLI tersebut
merupakan perluasan kegiatan usaha yang mendukung strategi pengembangan usaha Perseroan dan tidak
mengubah kegiatan usaha utama Perseroan.
Secara umum, ruang lingkup kegiatan usaha yang akan dijalankan meliputi: (i) KBLI 73100 berupa penyediaan
jasa periklanan dan pemasaran terintegrasi, termasuk media placement, media buying, influencer marketing,
dan pengelolaan kampanye pemasaran; (ii) KBLI 90130 berupa pengembangan dan pengelolaan intellectual
property (IP), program hiburan digital, pengelolaan kreator digital, monetisasi konten digital, serta kegiatan
Multi-Channel Network (MCN); dan (iii) KBLI 74999 berupa penyediaan layanan profesional seperti Brand
Consulting, Social Media Management, Investor Relations & Media Management, Search Engine Optimization
(SEO), dan Search Engine Marketing (SEM). Kegiatan usaha tersebut merupakan pengembangan dan perluasan
kegiatan usaha Perseroan yang mendukung ekosistem usaha Perseroan di bidang media digital, pengelolaan
konten, pemasaran digital, dan industri kreatif.
Sehubungan dengan rencana Penambahan KBLI Baru tersebut, dan sesuai dengan ketentuan peraturan
perundangan yang berlaku, khususnya ketentuan POJK 17 BAB III Pasal 22 ayat (1) butir (A), perusahaan yang
melakukan Penambahan KBLI Baru wajib terlebih dahulu memperoleh persetujuan Rapat Umum Pemegang
Saham dan mengumumkan Keterbukaan Informasi dalam paling sedikit melalui situs web Perusahaan Terbuka
dan situs web bursa efek, dalam waktu bersamaan dengan pengumuman RUPS. Lebih lanjut, Perseroan
diwajibkan menyediakan data tentang Penambahan KBLI Baru tersebut bagi pemegang saham sejak saat
pengumuman RUPS dan menyampaikan kepada OJK paling lambat pada saat pengumuman RUPS informasi-
informasi sebagaimana dimaksud dalam POJK 17.
Keterbukaan Informasi ini menjadi dasar pertimbangan bagi para pemegang saham Perseroan dalam rangka
memberikan persetujuannya terkait dengan rencana Penambahan KBLI Baru.


                                     KETERANGAN TENTANG PERSEROAN

      a.     Riwayat Singkat

             Perseroan PT Folago Global Nusantara Tbk (“Perseroan”) didirikan dengan nama PT Aviana Sinar
             Abadi pada tahun 2013berdasarkan Akta Pendirian No. 15 tertanggal 17 Desember 2013 yang
             dibuat di hadapan Isadora, S.H., M.Kn., Notaris di Jakarta dan telah mendapatkan pengesahan
             Menkumham berdasarkan Surat Keputusan Menkumham No. AHU01402.AH.01.01.Tahun 2014
             tanggal 10 Januari 2014 serta telah didaftarkan dalam Daftar Perseroan No. AHU-
             0002552.AH.01.09.Tahun 2014 tanggal 10 Januari 2014 serta diumumkan dalam Berita Negara
             Republik Indonesia (“BNRI") No. 9634 tertanggal 10 Januari 2014 serta Tambahan BNRI No. 47
             tertanggal 10 Januari 2014 (“Akta Pendirian”).

             Anggaran Dasar Perseroan telah mengalami beberapa kali perubahan, dan perubahan terakhir
             ternyata dalam Akta Pernyataan Keputusan Para Pemegang Saham PT Folago Global Nusantara Tbk
             No. 12 tanggal 25 September 2025 yang dibuat di hadapan Rini Yulianti, S.H., Notaris di Jakarta
             Timur, yang telah (i) mendapatkan persetujuan dari Menkum berdasarkan Surat Keputusan No.
             AHU-0065418.AH.01.02.TAHUN 2025 tanggal 26 September 2025; (ii) diberitahukan kepada
             Menkum berdasarkan Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data Perseroan No. AHU-
             AH.01.09-0343059 di tanggal 26 September 2025; (iii) telah didaftarkan pada Daftar Perseroan No.

                                                     2
Page 3
     AHU-0226094.AH.01.11.TAHUN 2025 tanggal 26 September 2025; serta (iii) diumumkan dalam
     BNRI No. 081 tanggal 10 Oktober 2025 serta Tambahan BNRI No. 028923 tanggal 10 Oktober 2025
     (“Akta Perseroan No. 12/2025”), yang mana berdasarkan Akta Perseroan No. 2/2025 para
     pemegang saham Perseroan menyetujui perubahan isi Pasal 1 yaitu perubahan nama Perseroan
     menjadi PT Folago Global Nusantara Tbk.

     Perusahaan berkantor pusat Komplek Pergudangan Taman Tekno 2 Blok H8 Nomor 15-16, Jalan
     Tekno Widya Raya BSD, Kelurahan Setu, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan, Provinsi Banten.

     Dalam menjalankan kegiatan usahanya, Perseroan didukung oleh 6 (enam) perusahaan anak dengan
     kepemilikan langsung dan 2 (dua) perusahaan anak dengan kepemilikan tidak langsung yang
     bergerak di bidang telekomunikasi, kecerdasan artifisial (artificial intelligence), media digital,
     periklanan, konsultasi manajemen, perfilman, desain komunikasi visual, dan hiburan. Perusahaan
     anak tersebut menjalankan kegiatan usaha sesuai bidang usahanya masing-masing dan secara
     bersama-sama mendukung pengembangan ekosistem usaha Perseroan.

     Di bawah ini disajikan kontribusi dari Perseroan dan masing-masing Perusahaan Anak
     dibandingkan dengan pendapatan, dari laporan keuangan konsolidasi Perseroan untuk tahun yang
     berakhir pada tanggal 31 Desember 2025:

                                                                                            Kontribusi terhadap
         Nama Perusahaan Anak               Kegiatan Usaha Utama
                                                                                            Pendapatan Neto 2025
                                            Pengembangan Perangkat Lunak,        Platform
         Perseroan                                                                               60,94%
                                            Digital, dan Teknologi Informasi
         PT Digital Nata Karya              Aktivitas Telekomunikasi Lainnya YTDL                10,97%
         PT Folago Artificial Intelligent   Aktivitas Pemrograman Berbasis Kecerdasan
                                                                                                  0,00%
         Commerce                           Artifisial
         PT Folago Digital Media            Aktivitas Konsultasi Manajemen Lainnya                5,73%
                                            Portal Digital, Telekomunikasi, Perdagangan,
         PT Folago Gaya Hidup                                                                     0,00%
                                            Konsultasi Manajemen dan Periklanan
         PT Folago Karya Indonesia          Aktivitas Konsultasi Manajemen Lainnya               22,36%
         PT Folago Picture Indonesia        Aktivitas Pemutaran Film                              0,00%
         Total                                                                                  100,00%
     Catatan: Kontribusi pendapatan di atas merupakan kontribusi terhadap pendapatan neto
     konsolidasian Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025.

     Berdasarkan Anggaran Dasar Perseroan, kegiatan usaha Perseroan mencakup kegiatan usaha utama
     dan kegiatan usaha penunjang yang bergerak di bidang jasa pemrograman komputer dan sebagai
     perusahaan holding di bidang talent management melalui anak usaha FDM, penjualan produk digital
     melalui DNK, Jasa pembuatan konten dengan optimalisasi kecerdasan buatan melalui FAIC,
     penjualan voucher gaya hidup di sosial media melalui FGH, Periklanan dan talent management
     melalui FKI, dan juga produksi dan distribusi film melalui FPI . Adapun kegiatan usaha Perseroan
     yang telah tercantum dalam Anggaran Dasar beserta kode KBLI yang digunakan adalah sebagai
     berikut:

         No.         Kegiatan Usaha                                                                KBLI
         1           Aktivitas Pemrograman Komputer Lainnya                                        62019
         2           Portal Web dan/atau Platform Digital Dengan Tujuan Komersial                  63122
         3           Aktivitas Pemrograman dan Produksi Konten Media Imersif                       62013
         4           Aktivitas Pemrograman Berbasis Kecerdasan Artifisial                          62015
         5           Aktivitas Konsultasi Keamanan Informasi                                       62021
         6           Aktivitas Penyediaan Identitas Digital                                        62022
         7           Aktivitas Pengolahan Data                                                     63111
         8           Penerbitan Piranti Lunak (Software)                                           58200
         9           Aktivitas Perusahaan Holding                                                  64200

b.   Struktur Permodalan dan Susunan Pemegang Saham


                                                 3
Page 4
      Struktur permodalan dan susunan pemegang saham Perseroan sebagaimana disajikan di bawah
      ini mengacu pada Akta Pernyataan Keputusan Para Pemegang Saham PT Aviana Sinar Abadi Tbk
      No. 8 tanggal 12 September 2025 yang dibuat di hadapan Rini Yulianti, S.H., Notaris di Jakarta
      Timur mengenai peningkatan modal ditempatkan dan disetor Perseroan sehubungan dengan
      pelaksanaan Waran Seri I. Akta tersebut telah diterima dan dicatat oleh Kementerian Hukum
      Republik Indonesia berdasarkan Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Anggaran Dasar
      Nomor AHU-AH.01.03-0235474 tanggal 15 September 2025 serta telah didaftarkan dalam Daftar
      Perseroan Nomor AHU-0214307.AH.01.11.TAHUN 2025 tanggal 15 September 2025.
      Adapun susunan pemegang saham Perseroan per tanggal 31 Maret 2026 mengacu pada laporan
      kepemilikan saham yang diterbitkan oleh PT Ficomindo Buana Registrar, selaku Biro
      Administrasi Efek Perseroan berdasarkan Surat Nomor 05/OJK-FBR/II/2026 tanggal 5 Maret
      2026.
                   Keterangan                   Jumlah Saham          Nilai Nominal (Rp)        (%)

       Modal Dasar                                  20.000.000.000          300.000.000.000
       Modal Ditempatkan & Disetor Penuh
        PT Matra Tri Abadi                            3.961.527.100           59.422.906.500    63.95
        Masyarakat dibawah 5%                         2.233.520.277           33.502.804.155    36,05
       Total Modal Ditempatkan & Disetor             6.195.047.377           92.925.710.655    100,00
       Saham dalam Portepel                         13.804.952.623          207.074.289.345


      Berdasarkan struktur kepemilikan saham Perseroan per tanggal 31 Maret 2026, PT Matra Tri
      Abadi merupakan Pemegang Saham Pengendali Perseroan dengan kepemilikan sebesar
      3.961.527.100 saham atau 63,95% dari seluruh saham yang telah ditempatkan dan disetor penuh
      dalam Perseroan.
      Berdasarkan informasi yang dimiliki Perseroan dan sesuai ketentuan Peraturan Presiden Nomor
      13 Tahun 2018 tentang Penerapan Prinsip Mengenali Pemilik Manfaat dari Korporasi Dalam
      Rangka Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang dan Tindak Pidana
      Pendanaan Terorisme serta ketentuan POJK yang berlaku, pemilik manfaat (beneficial owner)
      atau penerima manfaat utama (ultimate beneficial owner) dari Pemegang Saham Pengendali
      Perseroan adalah Bapak Subioto Jingga.

c.    Susunan Pengurus
      Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan RUPST PT Folago Global Nusantara Tbk No. 29 tanggal
      18 Mei 2026 yang dibuat di hadapan Rini Yulianti, S.H., Notaris di Jakarta Timur, anggota Direksi
      dan Dewan Komisaris Perseroan diangkat untuk masa jabatan terhitung sejak penutupan RUPST
      tanggal 18 Mei 2026 sampai dengan penutupan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan
      Perseroan yang diselenggarakan pada tahun 2030. Susunan Direksi dan Dewan Komisaris
      Perseroan adalah sebagai berikut:

       DEWAN KOMISARIS
        • Komisaris Utama              :   Adhie Moelyadi Masardi
        • Komisaris Independen         :   Benny

       DIREKSI
        • Direktur Utama               :   Subioto Jingga
        • Direktur                     :   Charlie
        • Direktur                     :   Stephen Minaldo Onggo

d.    Ikhtisar Data Keuangan Penting
Tabel berikut ini menggambarkan Ikhtisar Data Keuangan Penting Perseroan dan Entitas Anaknya pada
tanggal 31 Desember 2025, 2024, dan 2023 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain).

Data-data keuangan penting tersebut berasal dari Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan dan Entitas
Anaknya per tanggal dan untuk periode yang berakhir pada 31 Desember 2025, yang telah diaudit
berdasarkan standar audit yang ditetapkan Institut Akuntan Publik Indonesia (IAPI) oleh Kantor Akuntan
Publik (KAP) Suharli, Sugiharto & Rekan dengan Opini Audit Tanpa Modifikasian untuk semua hal yang

                                                4
Page 5
material atas laporan keuangan konsolidasian tersebut yang ditandatangani oleh Akuntan Publik Ridho
Fathoni, CPA (Registrasi Akuntan Publik No. 1629) sebagaimana tercantum dalam laporan auditor
independen No. 00329/2.1315/AU.1/06/1629-1/1/VI/2026 tertanggal 22 Juni 2026. Laporan keuangan
Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 telah diaudit berdasarkan standar
audit yang ditetapkan Institut Akuntan Publik Indonesia (IAPI) oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) Anwar
& Rekan dengan Opini Audit Tanpa Modifikasian untuk semua hal yang material atas laporan keuangan
tersebut yang ditandatangani oleh Akuntan Publik Andri (Registrasi Akuntan Publik No. 1674)
sebagaimana tercantum dalam laporan auditor independen No. 00185/2.1035/AU.1/05/1674-
1/1/III/2025 tertanggal 27 Maret 2025. Laporan keuangan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2023 telah diaudit berdasarkan standar audit yang ditetapkan Institut Akuntan
Publik Indonesia (IAPI) oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) Morhan & Rekan dengan Opini Audit Tanpa
Modifikasian untuk semua hal yang material atas laporan keuangan tersebut yang ditandatangani oleh
Akuntan Publik David Kurniawan, CPA (Registrasi Akuntan Publik No. 1023) sebagaimana tercantum
dalam laporan auditor independen No. 00117/2.0961/AU.1/05/1023-2/1/IV/2024 tertanggal 8 April
2024.

      Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
      Per 31 Desember                                                                 (dalam Rupiah)
        Keterangan                         2025                   2024                  2023
        Total Aset                     360.228.302.440       167.400.063.957       168.000.608.754
        Total Liabilitas                44.871.770.465         3.818.178.582         3.954.796.887
        Total Ekuitas                  315.356.531.975       163.581.885.375       164.045.811.867


      Laporan Laba (Rugi) dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian
      Per 31 Desember                                                                (dalam Rupiah)
         Keterangan                        2025                   2024                 2023
         Pendapatan Neto              410.110.515.167        841.598.245.742      248.810.884.330
         Laba Bruto                    54.232.579.893           4.895.843.119        3.967.602.610
         Laba (Rugi) Usaha             34.845.796.771         (1.244.633.403)      (2.939.036.812)
         Laba (Rugi) Sebelum Pajak     35.454.091.962           (576.596.561)      (2.640.684.211)
         Laba (Rugi) Tahun
                                       36.771.634.297          (540.008.499)       (2.321.176.470)
         Berjalan
         Total Penghasilan
                                       33.299.039.167          (464.905.197)       (2.453.947.481)
         Komprehensif

      Laporan Arus Kas Konsolidasian
      Per 31 Desember                                                                (dalam Rupiah)
         Keterangan                          2025                 2024                 2023
         Arus Kas Operasi                 28.767.760.390          78.724.336      (68.001.401.338)
         Arus Kas Investasi             (30.212.197.709)                   -      (34.296.489.779)
         Arus Kas Pendanaan              108.872.508.586       (176.810.343)        98.227.130.930
         Kenaikan (Penurunan) Kas
                                         107.428.071.267        (98.086.007)       (4.070.760.187)
         Neto
         Kas dan Bank Akhir Tahun        110.147.424.910       2.719.353.643         2.817.439.650

      Rasio Keuangan Utama
      Per 31 Desember
         Rasio                                  2025                2024                 2023
         Current Ratio (x)                      7,11x              50,28x               49,35x
         Debt to Equity Ratio (x)               0,14x               0,02x                0,02x
         Debt to Asset Ratio (x)                0,12x               0,02x                0,02x
         ROA                                    10,2%              (0,3%)               (1,4%)
         ROE                                    11,7%              (0,3%)               (1,4%)


                                            5
Page 6
                Catatan: Rasio keuangan dihitung berdasarkan data laporan keuangan konsolidasian Perseroan
                untuk masing-masing periode.


                             RINGKASAN LAPORAN STUDI KELAYAKAN

Perseroan dengan ini telah menunjuk Kantor Jasa Penilai Publik Syarif, Endang dan Rekan, sebagai penilai
independen untuk melakukan studi kelayakan atas Rencana Penambahan Kegiatan Usaha. Kantor Jasa Penilai
Publik Syarif, Endang dan Rekan didirikan berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan No. 1498/KM.1/2012,
tanggal 28 Desmber 2012 dan terdaftar sebagai kantor jasa profesi penunjang pasar modal di OJK dengan Surat
Tanda Terdaftar Profesi Penunjang Pasar Modal dari OJK No. STTD.PB-08/PJ-1/PM.02/2023 dengan nama Kantor
Jasa Penilai Publik Syarif, Endang dan Rekan dengan Izin KJPP No. 2.12.0113. Dengan ini, Kantor Jasa Penilai Publik
Syarif, Endang dan Rekan telah ditunjuk oleh Perseroan sebagai pihak penilai independen berdasarkan surat
penugasan No. 0039/SPK/MSE-03/ES/V/2026, perihal penugasan studi kelayakan yang telah disetujui oleh
manajemen Perseroan ter tanggal 8 Mei 2026.

KJPP Syarif Endang dan Rekan telah mengeluarkan tiga laporan studi kelayakan atas rencana penambahan
kegiatan usaha Perseroan dengan rincian sebagai berikut.
- Laporan Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha Aktivitas Periklanan (KBLI 73100) PT Folago Global
   Nusantara Tbk No. 00015/2.0113-03/BS-FS/05/0340/1/V/2026, tanggal 22 Mei 2026.
- Laporan Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha Aktivitas Penciptaan Karya Seni Lainnya (KBLI 90130)
   PT Folago Global Nusantara Tbk No. 00016/2.0113-03/BS-FS/05/0340/1/V/2026, tanggal 22 Mei 2026.
- Laporan Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha Semua Aktivitas Profesional, Ilmiah dan Teknis YTDL
   Lainnya (KBLI 74999) PT Folago Global Nusantara Tbk No. 00017/2.0113-03/BS-FS/05/0340/1/V/2026,
   tanggal 22 Mei 2026.

1. Status Penilai

   Penilai Usaha yang menandatangani laporan penilaian usaha ini merupakan Penilai Usaha bersertifikat MAPPI
   dengan perizinan sebagai berikut:
   Nama Penilai                 : Endang Sunardi S.T., M.M., MAPPI (Cert.)
   MAPPI                        : No. 09-S-02341
   Izin Penilai Publik          : No. B-1.12.00340
   Klasifikasi izin             : Penilaian Bisnis
   Register                     : No. RMK-2017.00303
   STTD OJK                     : No. STTD.PB-08/PJ-1/PM.02/2023
   STTD IKNB                    : No. 173/NB.122/STTD-P/2019

2. Identitas Pemberi Tugas dan Pengguna Laporan

   Nama Perusahaan                : PT Folago Global Nusantara Tbk
   Bidang Usaha                   : Manajemen perangkat lunak, penjualan produk digital, dan
                                    jaringan multisaluran pada platform daring melalui beberapa
                                    entitas anak
   Alamat                         : Pergudangan Taman Tekno 2 Blok H8 No. 15-16 Jl. Taman, Jl.
                                    Tekno Widya Raya BSD, Setu, Kec. Setu, Kota Tangerang Selatan,
                                    Banten 15314.
   Telepon                        : (021) 75685326
   Website                        : www.folagocorp.com
   Email                          : corporate@folagocorp.com

3. Ruang Lingkup Studi Kelayakan

   Ruang Lingkup penugasan adalah sesuai dengan tujuan dari Studi Kelayakan ini, yaitu untuk melakukan kajian
   atau analisis kelayakan sehubungan dengan Penambahan Kegiatan Usaha sesuai dengan KBLI 73100 yaitu
   Aktivitas Periklanan, KBLI 90130 yaitu Aktivitas Penciptaan Karya Seni Lainnya, dan KBLI 74999 yaitu Semua
   Aktivitas Profesional, Ilmiah, dan Teknis YTDL Lainnya.



                                                         6
Page 7
  Berdasarkan POJK No. 35/POJK.04/2020, ruang lingkup dari Penugasan Penilaian Profesional, paling sedikit
  meliputi:
  1. Tujuan dari Penugasan Penilaian Profesional;
  2. Asumsi dan kondisi pembatas yang digunakan dalam Penugasan Penilaian Profesional; dan
  3. Dasar Nilai dan Premis Nilai yang digunakan.

4. Maksud dan Tujuan Studi Kelayakan

  Studi Kelayakan ini dibuat untuk mengetahui kelayakan usaha sehubungan dengan Penambahan Kegiatan
  Usaha sesuai dengan KBLI 73100 yaitu Aktivitas Periklanan, KBLI 90130 yaitu Aktivitas Penciptaan Karya Seni
  Lainnya, dan KBLI 74999 yaitu Semua Aktivitas Profesional, Ilmiah, dan Teknis YTDL Lainnya, serta sebagai
  syarat pemenuhan atas Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia No. 17/POJK.04/2020 tentang
  Transaksi Material dan Penambahan Kegiatan Usaha (“POJK No.17/2020”), dan bukan untuk kepentingan
  perbankan ataupun kepentingan lainnya.

5. Tanggal Penilaian

  Tanggal Penilaian dalam Laporan Studi Kelayakan ini adalah per 31 Desember 2025.

6. Prosedur yang Digunakan

  Dalam menyusun Studi Kelayakan ini, analisis dilakukan berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
  No. 35/POJK.04/2020, tanggal 25 Mei 2020 tentang Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar
  Modal, Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No. 17/SEOJK.04/2020 Tentang Pedoman Penilaian dan Penyajian
  Laporan Penilaian Bisnis di Pasar Modal, serta Standar Penilaian Indonesia (SPI) Edisi VII 2018 yang disusun
  oleh Masyarakat Penilai Indonesia (MAPPI) dengan memperhatikan Kode Etik Penilai Indonesia (KEPI), dan
  peraturan yang terkait yaitu mencakup:
  1. Kajian Kelayakan Pasar,
  2. Kajian Kelayakan Teknis,
  3. Kajian Kelayakan Pola Bisnis,
  4. Kajian Kelayakan Model Manajemen, dan
  5. Kajian Kelayakan Keuangan.

7. Independensi Penilai

  Dalam mempersiapkan Laporan Studi Kelayakan ini kami telah bertindak secara independen tanpa adanya
  konflik dan tidak terafiliasi dengan Perseroan, dan pihak-pihak yang terkait dengan perusahaan tersebut. Kami
  juga tidak mempunyai kepentingan atau keuntungan pribadi berkaitan dengan penugasan ini. Selanjutnya,
  Laporan Studi Kelayakan ini tidak dilakukan untuk memberikan keuntungan atau kerugian pada pihak
  manapun. Imbalan yang kami terima adalah sama sekali tidak dipengaruhi oleh kewajaran nilai yang dihasilkan
  dari proses analisis kelayakan ini dan kami hanya menerima imbalan sesuai dengan yang tercantum pada Surat
  Perjanjian Kerja (SPK) No. 0039/SPK/MSE-03/ES/V/2026, tanggal 8 Mei 2026.

8. Asumsi dan Kondisi Pembatas

  Asumsi dan kondisi pembatas yang digunakan dalam penyusunan studi kelayakan ini adalah:
  - Laporan studi kelayakan ini bersifat non-disclaimer opinion.
  - Kami telah melakukan penelaahan atas dokumen-dokumen yang digunakan dalam studi kelayakan.
  - Dalam menyusun laporan studi kelayakan ini, penilai mengandalkan keakuratan dan kelengkapan
     informasi yang disediakan oleh pemberi tugas atau data yang diperoleh dari informasi yang tersedia untuk
     publik dan informasi lainnya serta penelitian yang kami anggap relevan.
  - Penilai menggunakan proyeksi keuangan yang disampaikan oleh manajemen dengan mencerminkan
     kewajaran proyeksi keuangan dan kemampuan pencapaiannya (fiduciary duty).
  - Penilai bertanggung jawab atas pelaksanaan studi kelayakan dan kewajaran proyeksi keuangan yang telah
     disesuaikan.
  - Laporan yang dihasilkan terbuka untuk publik kecuali terdapat informasi yang bersifat rahasia, yang dapat
     mempengaruhi operasional perusahaan.
  - Penilai bertanggung jawab atas laporan studi kelayakan dan kesimpulan yang dihasilkan.
  - Penilai telah memperoleh informasi atas status hukum objek studi kelayakan dari pemberi tugas.

                                                      7
Page 8
9. Hasil Analisis Kelayakan

   A. KBLI 73100 – Aktivitas Periklanan

      Kelayakan Pasar

      Kondisi pasar industri Media Luar Griya (MLG)/OOH (Out-of-Home) telah menjadi bagian tak terpisahkan
      dari lanskap periklanan modern. Dalam strategi pemasaran yang komprehensif (360), penyertaan OOH
      sebagai salah satu saluran/media promosi menjadi krusial. Kemampuannya untuk menjangkau audiens
      secara luas di berbagai titik strategis, ditambah dengan perkembangan tren digital dan personalisasi,
      memungkinkan kampanye MLG yang dinamis dan meningkatkan keterlibatan audiens secara interaktif.
      Persentase alokasi anggaran iklan media luar griya dalam negeri saat ini baru menyentuh sekitar 1,5%,
      masih jauh di bawah standar internasional yang mencapai 5-7%. Artinya, MLG/OOH memiliki peluang besar
      untuk bertumbuh.

      Pada era teknologi dan industri yang sangat maju saat ini. Penggunaan internet di Indonesia terbilang
      sangat pesat, hal ini dikarenakan penggunaan internet yang praktis dalam memudahkan masyarakat dalam
      melakukan berbagai jenis aktivitas, seperti mempermudah dalam mencari informasi dari seluruh dunia,
      digunakan untuk berkomunikasi, sebagai sarana hiburan, dan sebagai transaksi jual beli. Data
      perkembangan selama periode 2022—2025 menunjukkan peningkatan yang konsisten dari sebanyak
      210,03 juta di tahun 2022 hingga sebanyak 229,43 juta di tahun 2025. Pada tahun 2025, penetrasi
      penggunaan internet sudah mencapai 79,54%, dengan jumlah identitas pengguna media sosial tumbuh
      24,80% merupakan pengunaan utama yang digunakan untuk berkomunikasi, terhubung dengan orang lain,
      dan konten hiburan, sedangkan untuk alasan penggunaan internet sebagai transaksi online dan konten
      hiburan masing-masing sebesar 14,95% dan 14,68%.

      Menurut We Are Social, selama tahun 2022—2025 total belanja iklan dan belanja iklan digital tercatat
      mengalami pertumbuhan. Total belanja iklan pada tahun 2022 mencapai US$5,56 miliar yang kemudian
      tumbuh menjadi sebesar US$6,97 miliar di tahun 2025. Sedangkan untuk belanja iklan digital di tahun 2022
      sebesar US$2,56 miliar tumbuh menjadi sebesar US$3,64 miliar di tahun 2025. Selama tahun 2022-2025,
      rata-rata pertumbuhan total belanja iklan dan belanja iklan digital tercatat masing-masing mengalami
      pertumbuhan 8,16% dan 12,56%.

      Ekonomi digital Indonesia tidak menunjukkan tanda-tanda melambat. Total perkiraan belanja iklan untuk
      tahun 2025 adalah US$6,97 miliar, naik 5,26% dibandingkan tahun sebelumnya. Saluran belanja iklan
      digital menyumbang 52% dari belanja tersebut US$3,64 miliar meningkat 7,98% dari tahun sebelumnya.
      Iklan media sosial mengalami pertumbuhan terbesar, naik 11,3%, sementara pemasaran influencer
      meningkat pesat sebesar 14,4% ini merupakan bukti dari meningkatnya kekuatan kreator dalam
      membentuk budaya dan perdagangan.

      Pemasaran digital di Indonesia didorong oleh budaya mobile-first dan tingginya penetrasi internet. Perilaku
      pengguna kini sangat berpusat pada social commerce, di mana media sosial tidak lagi hanya menjadi sumber
      informasi, tetapi juga platform belanja langsung dengan dukungan fitur seperti live streaming. Selain itu
      pengguna internet juga cenderung melakukan riset brand terlebih dahulu sebelum melakukan pembelian.

      Strategi pemasaran diarahkan tidak hanya untuk meningkatkan visibilitas merek, tetapi juga untuk
      mendorong adopsi platform secara berkelanjutan oleh pelaku usaha, khususnya pada segmen UMKM.
      Strategi pemasaran yang dijalankan oleh Perseroan pada penambahan kegiatan usaha diantaranya:
      1) Menjalin kerja sama eksklusif dengan pemilik aset OOH untuk mendapatkan margin harga terbaik.
      2) Membuat paket bundling lintas lokasi yang menarik.
      3) Menggunakan kecerdasan buatan (AI) untuk mengotomatiskan penayangan iklan, menganalisis
         demografi audiens secara real-time, dan menyesuaikan materi promosi berdasarkan kondisi sekitar. Hal
         ini menjadikan iklan luar ruang jauh lebih interaktif, tepat sasaran, dan terukur secara data.
      4) Menggunakan martech/performance tools untuk mendukung strategi pemasaran omnichannel, yang
         menyediakan interaksi pelanggan yang lancar dan konsisten di berbagai saluran.

      Sasaran Perseroan dalam penambahan kegiatan usaha baru ini adalah audiens segmen masyarakat

                                                       8
Page 9
menengah ke bawah.

Potensi nilai pasar dari Penambahan Kegiatan Usaha ini dinilai cukup prospektif dengan posisi Perseroan
yang strategis untuk memanfaatkan peluang pertumbuhan pasar tersebut. Berdasarkan hasil proyeksi
keuangan yang telah disusun, Penambahan Kegiatan Usaha ini diperkirakan akan memberikan kontribusi
positif terhadap kinerja keuangan Perseroan yaitu sebesar Rp13,96 miliar pada tahun 2026, Rp30,71 miliar
pada tahun 2027, Rp33,79 miliar pada tahun 2028, Rp37,61 miliar pada tahun 2029, Rp40,88 miliar pada
tahun 2030, dan Rp44,97 miliar pada tahun 2031.

Dengan didukung oleh permintaan pasar yang terus meningkat, kesinambungan serta potensi
pertumbuhan pasar yang positif, maka dapat kami simpulkan bahwa Penambahan Kegiatan Usaha pada
aspek kelayakan pasar adalah layak.

Kelayakan Teknis

Perseroan akan melakukan jasa layanan perantara yang menghubungkan pemasang iklan dengan pemilik
media aset. Mesin yang akan digunakan adalah perangkat media pemilik aset OOH. Sehingga tidak terdapat
kapasitas tertentu karena mengikuti jumlah permintaan dari pemasang iklan di berbagai titik media pemilik
aset. Sedangkan perangkat lunak yang akan digunakan adalah martech/performance tools.

Dari sisi sumber daya, Perseroan tidak akan menambah divisi baru maupun karyawan karena untuk jasa
ini tidak memerlukan keterampilan khusus sehingga akan menggunakan tenaga kerja yang telah ada.
Selanjutnya, Perseroan tidak memerlukan tenaga ahli khusus, mengingat kegiatan usaha yang dijalankan
merupakan jasa layanan perantara yang menghubungkan pemasang iklan dengan pemilik media aset, maka
Perseroan hanya melibatkan tim marketing, SDM kreatif, dan planner yang bertugas untuk menemukan
ruang strategis, menegosiasikan harga sewa, dan memastikan kampanye iklan luar ruang berjalan efektif.

Dari sisi operasional, proses operasional untuk kegiatan usaha baru meliputi:
• Penentuan Timeline & Implementasi
 Setelah menerima pekerjaan, tim membuat timeline yang digunakan untuk menjadwalkan, merencanakan,
 koordinasi, dan mengawasi tugas-tugas serta tahapan dalam sebuah project. Dengan adanya timeline, tim
 dapat memantau kemajuan, mengidentifikasi potensi hambatan, dan melakukan penyesuaian yang
 diperlukan untuk menjaga project tetap berjalan sesuai rencana dan dapat diimplementasikan.
• Rework & Adjusment Aset yang akan ditayangkan
 Selanjutnya tim akan rework & adjustment produk iklan yang akan ditayangkan dari secara konten visual.
• Koordinasi penayangan
 Selanjutnya tim akan melakukan koordinasi terkait tujuan kampanye, titik lokasi, materi visual hingga
 perijinan dan evaluasi untuk menjangkau audiens. Koordinasi ini melibatkan pihak pengiklan, dan penyedia
 media.
• Dokumentasi penayangan
 Pada tahap akhir, tim akan melakukan dokumentasi persiapan sebelum tayang dan bukti saat penayangan,
 hingga laporan data.

Dengan analisis teknis tersebut, maka dapat kami simpulkan bahwa Penambahan Kegiatan Usaha pada
aspek kelayakan teknis adalah layak.

Kelayakan Pola Bisnis

Perseroan memiliki sejumlah keunggulan kompetitif yang mendukung keberhasilan pelaksanaan
Penambahan Kegiatan Usaha. Keunggulan tersebut antara lain kapabilitas dan pengalaman digital yang
kuat, komitmen inovasi teknologi yang berkelanjutan, dan memiliki berbagai macam diversifikasi pilihan
dalam ekosistem yang menunjang untuk kegiatan lintas platform (offline to online).

Kemampuan pesaing untuk meniru kegiatan usaha baru Perseroan pada dasarnya terbuka. Karakteristik
persaingan kegiatan usaha ini utamanya mencakup akses inventaris luas, kemampuan negosiasi harga,
keterlibatan AI dan perencanaan kampanye berbasis data. Meskipun telah ada pemain yang dominan yang
menguasai pangsa pasar, Perseroan masih dapat membuka peluang untuk memasuki pasar dan
membangun posisi kompetitif karena Perseroan akan melakukan sinergis operasional yang didukung oleh
kapabilitas dan kreatifitas SDM, produksi konten, jaringan talenta, serta kanal distribusi digital yang

                                                9
Page 10
memungkinkan penyediaan layanan end-to-end (strategi, kreatif, produksi, media buying, influencer/creator
marketing, hingga analitik kinerja) bagi pelanggan.

Penambahan kegiatan usaha memberikan peluang bagi Perseroan untuk menciptakan nilai tambah melalui
peningkatan margin usaha dan diversifikasi sumber pendapatan, ekspansi bisnis dan jaringan lintas
industri yang terintegrasi.

Dengan adanya penambahan kegiatan usaha, Perseroan memiliki kemampuan yang memadai untuk
menciptakan nilai tambah secara berkelanjutan, maka dapat kami simpulkan bahwa Penambahan Kegiatan
Usaha pada aspek kelayakan pola bisnis adalah layak.

Kelayakan Model Manajemen

Dari sisi ketersediaan tenaga kerja, sampai dengan tanggal 31 Desember 2025, Perseroan memiliki 18 orang
karyawan tetap. Jumlah tenaga kerja tersebut dinilai memadai untuk mendukung kegiatan operasional
Perseroan, termasuk dalam rangka pelaksanaan Penambahan Kegiatan Usaha. Dalam pelaksanaannya,
Perseroan tidak memerlukan tenaga kerja dengan keahlian khusus, sehingga dapat memanfaatkan dan
mengalokasikan sumber daya manusia yang telah ada.

Dari sisi pengelolaan risiko, Perseroan telah mengidentifikasi berbagai risiko yang berpotensi
memengaruhi kegiatan usaha, antara lain risiko intensitas persaingan, risiko regulasi periklanan, dan risiko
konflik kepentingan. Mitigasi disiapkan melalui tata kelola, SOP transparansi fee/media, kontrak yang
menjamin brand safety, pemisahan fungsi editorial dan komersial, pengukuran kinerja berbasis KPI, serta
kepatuhan pada peraturan periklanan.

Dari sisi kapasitas dan kemampuan manajemen dalam rangka penambahan kegiatan usaha barunya,
manajemen Perseroan dinilai memiliki kemampuan yang memadai, mengingat kegiatan usaha jasa layanan
perantara periklanan OOH telah dijalankan oleh anak usaha Perseroan. Kapasitas manajemen Perseroan
bersumber pada pengembangan AI, analitik data, dan integrasi layanan lintas platform, serta adanya
diversifikasi pilihan dalam ekosistem yang menunjang untuk kegiatan lintas platform (offline to online)
sehingga menjadi landasan kuat untuk menawarkan solusi atas kebutuhan periklanan produk/jasa
pelanggan.

Dengan didukung oleh kesiapan sumber daya manusia, manajemen organisasi yang sudah berjalan, serta
kemampuan pengelolaan risiko, maka dapat kami simpulkan bahwa Penambahan Kegiatan Usaha pada
aspek kelayakan model manajemen adalah layak.

Kelayakan Keuangan

Pada KBLI 73100, tidak terdapat biaya investasi (capex), sedangkan untuk modal kerja awal yang
dibutuhkan pada KBLI 73100 sebesar Rp172,13 juta yang berasal dari internal kas Perseroan.

Analisis kelayakan proyek menunjukkan bahwa Kegiatan Usaha Perseroan memenuhi kriteria kelayakan
dengan variabel-variabel sebagai berikut.

• Net Present Value (NPV) > 0 → Layak
  NPV yang dihasilkan adalah sebesar Rp12.155.110.000,-. Dengan demikian, hasil NPV yang positif atau
  lebih dari nol menunjukkan bahwa proyek layak dikerjakan karena memberikan keuntungan.

• Profitability Index (PI) > 1 → Layak
  PI yang diperoleh adalah sebesar 7,66343. Dengan demikian, hasil PI yang lebih dari 1 menunjukkan
  bahwa proyek layak dikerjakan karena memberikan keuntungan dari pengeluaran investasi yang
  dilakukan.

Kemudian, dari analisis sensitivitas, menurunnya pendapatan merupakan faktor yang paling sensitif
terhadap kelayakan usaha.

Berdasarkan hasil analisis keuangan tersebut, dapat disimpulkan bahwa kegiatan usaha Perseroan pada
aspek kelayakan keuangan adalah layak.

                                                  10
Page 11
B. KBLI 90130 – Aktivitas Penciptaan Karya Seni Lainnya

  Kelayakan Pasar

  Pengguna media sosial Indonesia mencapai 62,9% dari total populasi atau sekitar 180 juta pada tahun 2025.
  Pengguna media sosial Indonesia menghabiskan waktu luar biasa yaitu 21 jam 50 menit per minggu di media
  sosial, termasuk menonton video online yang lebih dari tiga jam setiap hari. Waktu penggunaan tersebar di
  rata-rata 7,7 platform setiap bulan, menunjukkan sifat ekosistem sosial Indonesia yang terfragmentasi namun
  sangat aktif. Jika dari sisi penggunaannya, platform Tiktok menempati urutan pertama untuk rata-rata
  penggunaannya selama 1 jam 53 menit/hari, yang kemudian disusul oleh Whatsapp selama 1 jam 52
  menit/hari, dan youtube selama 1 jam 14 menit/hari.

  Indonesia merupakan negara dengan audiens iklan TikTok terbesar untuk 18 tahun ke atas mencatatkan
  peringkat pertama sebanyak 180.112.000 pengguna, diikuti oleh Amerika Serikat sebanyak 153.121.000
  pengguna. Hal ini menjadikan Indonesia resmi menjadi pasar kedua terbesar TikTok Shop di dunia setelah
  Amerika Serikat, dengan nilai gross merchandise value (GMV) atau total nilai total transaksi bruto berdasarkan
  seluruh barang atau jasa yang berhasil terjual mencapai US$6,2 miliar atau setara Rp101 triliun sepanjang
  2024 dengan 515.000 toko. Angka ini mencerminkan potensi besar platform tersebut, yang didukung oleh
  tingkat adopsi teknologi tinggi dan preferensi konsumen terhadap pengalaman belanja berbasis video yang
  interaktif.

  Data perkembangan penggunaan internet Indonesia selama periode 2022—2025 menunjukkan juga
  peningkatan yang konsisten. Pada 2022, pengguna internet tercatat 210,03 juta, dan tren ini terus berlanjut
  tahun-tahun berikut yang mencatat peningkat sebesar 2,67% di tahun 2023, sebesar 2,75% di tahun 2024
  dan sebesar 3,55% di tahun 2025. Berdasarkan data tersebut maka penetrasi penggunaan internet di
  Indonesia cenderung meningkat dari tahun ke tahun dimulai dari tahun 2022 yang sebesar 76,16%, sebesar
  76,81% di tahun 2023, sebesar 78,68%, di tahun 2024, dan sebesar 79,54% di tahun 2025. Pada tahun 2025,
  jumlah identitas pengguna media sosial tumbuh 24,80% merupakan penggunaan utama yang digunakan
  untuk berkomunikasi, terhubung dengan orang lain, dan konten hiburan, sedangkan untuk alasan
  penggunaan internet sebagai transaksi online dan konten hiburan masing-masing sebesar 14,95% dan
  14,68%.

  Salah satu kategori usaha pada lapangan usaha jasa lainnya adalah aktivitas kesenian, olahraga, dan rekreasi.
  Kategori ini mencakup aktivitas seni pertunjukkan seperti aktivitas pemengaruh/influencer, kreator konten,
  dan youtuber yang terlihat di vlog/konten. Pada tahun 2025, lapangan usaha ini memberikan kontribusi
  sebesar Rp293.160,40 miliar atau setara 2,16% dari PDB atas dasar harga konstan 2010. Angka tersebut
  meningkat sebesar dari tahun 2020 yang mencapai Rp652.062,90 miliar atau sebesar 49,11%.

  Sasaran Perseroan dalam penambahan kegiatan usaha KBLI 90130 Aktivitas Penciptaan Karya Seni Lainnya
  adalah mengembangkan kegiatan usaha di bidang entertainment dan media digital melalui pengelolaan,
  pemanfaatan, dan monetisasi konten digital secara berkelanjutan. Perseroan menargetkan pengguna
  platform media sosial dan digital entertainment yang memanfaatkan konten kreatif berbasis media digital,
  dengan segmen pasar audiens menengah ke bawah (middle-low market). Berdasarkan hasil proyeksi
  keuangan yang telah disusun, Penambahan Kegiatan Usaha ini diperkirakan akan memberikan kontribusi
  positif terhadap kinerja keuangan Perseroan yaitu sebesar Rp71,66 juta pada tahun 2026, Rp167,21 juta pada
  tahun 2027, Rp191,09 juta pada tahun 2028, Rp214,98 juta pada tahun 2029, Rp238,87 juta pada tahun 2030,
  dan Rp262,75 juta pada tahun 2031.

  Strategi pemasaran Perseroan dalam penambahan kegiatan usaha baru dilakukan dengan memanfaatkan
  pelanggan eksisting serta memperluas relasi bisnis dengan agensi periklanan, production house, direct brand,
  dan pelanggan korporasi lainnya. Perseroan juga menghadirkan konten eksklusif dan berkualitas,
  pengembangan intellectual property (IP), serta distribusi konten melalui berbagai platform digital dan
  kolaborasi dengan mitra strategis.

  Dengan didukung oleh permintaan pasar yang terus meningkat, kesinambungan serta potensi pertumbuhan
  pasar yang positif, maka dapat kami simpulkan bahwa Penambahan Kegiatan Usaha pada aspek kelayakan

                                                    11
Page 12
pasar adalah layak.


Kelayakan Teknis

Dalam pelaksanaan penambahan kegiatan usaha KBLI 90130 Aktivitas Penciptaan Karya Seni Lainnya,
Perseroan pada dasarnya tidak memiliki kapasitas produksi khusus. Kegiatan usaha dijalankan melalui skema
royalty program dan revenue sharing dengan kreator maupun mitra terkait. Dalam proyeksi kegiatan usaha,
Perseroan menetapkan skema royalty content sebesar 15% dengan pembagian hasil (revenue sharing) kepada
kreator sebesar 70%. Model operasional tersebut memungkinkan Perseroan untuk menjalankan kegiatan
usaha secara scalable seiring dengan peningkatan monetisasi konten digital, pengembangan kerja sama, serta
distribusi konten pada berbagai platform digital.

Dari sisi sumber daya, Perseroan pada dasarnya tidak memerlukan penambahan maupun pembentukan divisi
khusus, karena kegiatan operasional masih dapat dijalankan dengan memanfaatkan sumber daya manusia
dan fungsi operasional existing Perseroan, khususnya pada bagian marketing dan business development.
Perseroan juga tidak memerlukan tenaga ahli khusus, sehingga kegiatan operasional dapat dimulai dengan
memanfaatkan sumber daya manusia yang telah dimiliki saat ini.

Dari sisi operasional, alur operasional Perseroan dimulai dari proses research & classifications terhadap
konten digital dan intellectual property (IP) yang akan dikembangkan. Selanjutnya, Perseroan menyusun
product architecture berupa konsep dan pengembangan konten maupun program digital yang akan
dijalankan. Konten dan IP tersebut kemudian diimplementasikan dan dimanfaatkan dalam berbagai platform
digital melalui skema monetisasi royalty program. Selain itu, Perseroan juga melakukan monitoring dan
evaluasi terhadap performa konten dan kegiatan usaha guna mendukung pengembangan usaha secara
berkelanjutan.

Dalam menjalankan kegiatan usaha tersebut, Perseroan memanfaatkan infrastruktur teknologi, perangkat
kerja, serta jaringan digital yang telah dimiliki saat ini sehingga tidak memerlukan investasi tambahan yang
material. Operasional kegiatan usaha juga didukung dengan penggunaan platform digital pihak ketiga seperti
media sosial, platform video sharing, dan media distribusi digital lainnya yang telah memiliki basis pengguna
yang luas di Indonesia.

Dengan analisis teknis tersebut, maka dapat kami simpulkan bahwa Penambahan Kegiatan Usaha pada aspek
kelayakan teknis adalah layak.

Kelayakan Pola Bisnis

Perseroan memiliki sejumlah keunggulan kompetitif yang mendukung pelaksanaan Penambahan Kegiatan
Usaha, antara lain kemampuan dalam menyediakan konten dan intellectual property (IP) yang berkualitas,
serta distribusi konten melalui berbagai platform digital dan ekosistem media sosial sehingga mampu
menjangkau audiens secara lebih luas. Selain itu, Perseroan juga menghadirkan layanan yang solutif dan
bernilai tambah melalui pengembangan konten digital secara berkelanjutan, kemudahan akses distribusi
konten, serta kolaborasi dengan mitra strategis dan ekosistem digital entertainment.

Kemampuan pesaing untuk meniru kegiatan usaha Perseroan pada dasarnya terbuka, mengingat kegiatan
usaha di bidang digital entertainment dan monetisasi konten memiliki hambatan masuk industri yang relatif
rendah. Persaingan industri saat ini juga masih bersifat dinamis dengan banyaknya pelaku usaha yang
bergerak di bidang media sosial, pengembangan konten digital, dan entertainment digital. Namun demikian,
Perseroan meyakini bahwa kemampuan dalam menyediakan konten dan intellectual property (IP) yang
berkualitas, distribusi konten pada berbagai platform digital, serta kolaborasi dengan ekosistem dan mitra
strategis menjadi faktor pembeda yang dapat mendukung posisi kompetitif Perseroan. Selain itu, kemampuan
Perseroan dalam beradaptasi terhadap perkembangan tren media digital dan kebutuhan pasar juga menjadi
faktor penting dalam menghadapi persaingan industri yang terus berkembang.

Penambahan kegiatan usaha memberikan peluang bagi Perseroan untuk menciptakan nilai tambah melalui
diversifikasi pendapatan digital, ekspansi bisnis dan kolaborasi strategis, pengembangan audiens dan
ekosistem digital, serta pengembangan operasional dan distribusi konten.



                                                 12
Page 13
Dengan adanya penambahan kegiatan usaha, Perseroan memiliki kemampuan yang memadai untuk
menciptakan nilai tambah secara berkelanjutan, maka dapat kami simpulkan bahwa Penambahan Kegiatan
Usaha pada aspek kelayakan pola bisnis adalah layak.

Kelayakan Model Manajemen

Dari sisi ketersediaan tenaga kerja, sampai dengan tanggal 31 Desember 2025, Perseroan memiliki 18 orang
karyawan tetap. Jumlah tenaga kerja tersebut dinilai memadai untuk mendukung kegiatan operasional
Perseroan, termasuk dalam rangka pelaksanaan Penambahan Kegiatan Usaha. Dalam pelaksanaannya,
Perseroan tidak memerlukan tenaga kerja dengan keahlian khusus, sehingga dapat memanfaatkan dan
mengalokasikan sumber daya manusia yang telah ada. Perseroan juga memiliki fleksibilitas untuk melakukan
penambahan tenaga kerja guna mendukung peningkatan kualitas kegiatan usaha.

Sampai dengan laporan ini diterbitkan, Perseroan belum memiliki Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI) yang
didaftarkan terkait dengan penambahan kegiatan usaha baru. Namun demikian, Perseroan berencana untuk
melakukan pendaftaran hak cipta dan/atau kekayaan intelektual atas konten maupun karya yang dihasilkan
seiring dengan pengembangan kegiatan usaha Perseroan di bidang entertainment dan media digital.

Dari sisi pengelolaan risiko, Perseroan telah mengidentifikasi berbagai risiko yang berpotensi memengaruhi
kegiatan usaha, antara lain risiko volatilitas algoritma dan kebijakan platform, risiko keberlanjutan kerja sama
dan ekosistem konten, risiko perubahan tren pasar dan spending masyarakat, risiko regulasi dan integritas
konten, dan risiko tekanan margin akibat persaingan industri. Strategi mitigasi risiko telah direncanakan
dengan menerapkan diversifikasi platform dan distribusi konten, kemudian menjaga kualitas dan relevansi
konten yang diproduksi, memperluas kerja sama dengan mitra strategis dan platform digital, serta
memastikan seluruh kegiatan usaha dijalankan sesuai dengan ketentuan dan regulasi yang berlaku.

Dari sisi kapasitas dan kemampuan manajemen dalam rangka penambahan kegiatan usaha barunya,
manajemen Perseroan dinilai memiliki kapasitas dan kemampuan yang memadai, mengingat Perseroan telah
memiliki pengalaman dalam kegiatan usaha berbasis media digital dan Multi-Channel Network (MCN),
termasuk dalam pengelolaan, distribusi, dan monetisasi konten digital. Kapasitas manajemen Perseroan juga
didukung oleh kemampuan dalam membangun kerja sama dengan berbagai mitra strategis, pengembangan
intellectual property (IP), serta pengelolaan distribusi konten melalui berbagai platform digital dan media
sosial. Sinergi antara kegiatan usaha existing dan penambahan kegiatan usaha baru diharapkan dapat
mendukung pengembangan kegiatan usaha digital entertainment Perseroan secara berkelanjutan. Selain itu,
Perseroan memiliki fleksibilitas dalam menyesuaikan strategi usaha terhadap perkembangan tren media
digital dan kebutuhan pasar, sehingga diharapkan dapat mendukung keberlangsungan dan pengembangan
kegiatan usaha Perseroan di masa mendatang.

Dengan didukung oleh kesiapan sumber daya manusia, manajemen organisasi yang sudah berjalan, serta
kemampuan pengelolaan risiko, maka dapat kami simpulkan bahwa Penambahan Kegiatan Usaha pada aspek
kelayakan model manajemen adalah layak.

Kelayakan Keuangan

Pada KBLI 90130, tidak terdapat biaya investasi (capex), sedangkan untuk modal kerja awal yang
dibutuhkan pada KBLI 90130 sebesar Rp22,65 juta yang berasal dari internal kas Perseroan.

Analisis kelayakan proyek menunjukkan bahwa Kegiatan Usaha Perseroan memenuhi kriteria kelayakan
dengan variabel-variabel sebagai berikut.

• Net Present Value (NPV) > 0 → Layak
  NPV yang dihasilkan adalah sebesar Rp1.797.699.000,-. Dengan demikian, hasil NPV yang positif atau lebih
  dari nol menunjukkan bahwa proyek layak dikerjakan karena memberikan keuntungan.
• Profitability Index (PI) > 1 → Layak
  PI yang diperoleh adalah sebesar 7,76846. Dengan demikian, hasil PI yang lebih dari 1 menunjukkan
  bahwa proyek layak dikerjakan karena memberikan keuntungan dari pengeluaran investasi yang
  dilakukan.

Kemudian, dari analisis sensitivitas, penurunan pendapatan dan kenaikan struktur biaya merupakan faktor

                                                   13
Page 14
  yang paling sensitif terhadap kelayakan usaha.

  Berdasarkan hasil analisis keuangan tersebut, dapat disimpulkan bahwa kegiatan usaha Perseroan pada
  aspek kelayakan keuangan adalah layak.


C. KBLI 74999 – Semua Aktivitas Profesional, Ilmiah dan Teknis YTDL Lainnya

  Kelayakan Pasar

  Pengguna media sosial Indonesia mencapai 62,9% dari total populasi atau sekitar 180 juta pada tahun 2025.
  Pengguna media sosial Indonesia menghabiskan waktu luar biasa yaitu 21 jam 50 menit per minggu di media
  sosial, termasuk menonton video online yang lebih dari tiga jam setiap hari. Waktu penggunaan tersebar di
  rata-rata 7,7 platform setiap bulan, menunjukkan sifat ekosistem sosial Indonesia yang terfragmentasi namun
  sangat aktif. Jika dari sisi penggunaannya, platform Tiktok menempati urutan pertama untuk rata-rata
  penggunaannya selama 1 jam 53 menit/hari, yang kemudian disusul oleh Whatsapp selama 1 jam 52
  menit/hari, dan youtube selama 1 jam 14 menit/hari.

  Indonesia merupakan negara dengan audiens iklan TikTok terbesar untuk 18 tahun ke atas mencatatkan
  peringkat pertama sebanyak 180.112.000 pengguna, diikuti oleh Amerika Serikat sebanyak 153.121.000
  pengguna. Hal ini menjadikan Indonesia resmi menjadi pasar kedua terbesar TikTok Shop di dunia setelah
  Amerika Serikat, dengan nilai gross merchandise value (GMV) atau total nilai total transaksi bruto berdasarkan
  seluruh barang atau jasa yang berhasil terjual mencapai US$6,2 miliar atau setara Rp101 triliun sepanjang
  2024 dengan 515.000 toko. Angka ini mencerminkan potensi besar platform tersebut, yang didukung oleh
  tingkat adopsi teknologi tinggi dan preferensi konsumen terhadap pengalaman belanja berbasis video yang
  interaktif.

  Data perkembangan penggunaan internet Indonesia selama periode 2022—2025 menunjukkan juga
  peningkatan yang konsisten. Pada 2022, pengguna internet tercatat 210,03 juta, dan tren ini terus berlanjut
  tahun-tahun berikut yang mencatat peningkat sebesar 2,67% di tahun 2023, sebesar 2,75% di tahun 2024
  dan sebesar 3,55% di tahun 2025. Berdasarkan data tersebut maka penetrasi penggunaan internet di
  Indonesia cenderung meningkat dari tahun ke tahun dimulai dari tahun 2022 yang sebesar 76,16%, sebesar
  76,81% di tahun 2023, sebesar 78,68%, di tahun 2024, dan sebesar 79,54% di tahun 2025. Pada tahun 2025,
  jumlah identitas pengguna media sosial tumbuh 24,80% merupakan penggunaan utama yang digunakan
  untuk berkomunikasi, terhubung dengan orang lain, dan konten hiburan, sedangkan untuk alasan
  penggunaan internet sebagai transaksi online dan konten hiburan masing-masing sebesar 14,95% dan
  14,68%.

  Salah satu kategori usaha pada lapangan usaha jasa lainnya adalah aktivitas kesenian, olahraga, dan rekreasi.
  Kategori ini mencakup aktivitas seni pertunjukkan seperti aktivitas pemengaruh/influencer, kreator konten,
  dan youtuber yang terlihat di vlog/konten. Pada tahun 2025, lapangan usaha ini memberikan kontribusi
  sebesar Rp293.160,40 miliar atau setara 2,16% dari PDB atas dasar harga konstan 2010. Angka tersebut
  meningkat sebesar dari tahun 2020 yang mencapai Rp652.062,90 miliar atau sebesar 49,11%.

  Pasar yang dituju oleh Perseroan berkaitan dengan penambahan kegiatan usaha baru KBLI 74999 untuk
  Semua Aktivitas Profesional, Ilmiah, dan Teknis YTDL Lainnya secara spesifik menyasar segmen pasar
  komersial (business-to-business/B2B) dalam mengoptimalkan kegiatan pemasarannya. Aktivitas pemasaran
  yang dilakukan termasuk namun tidak terbatas pada pemberian layanan konsultasi serta eksekusi strategis
  terkait brand consulting, social media management, IR & media management, serta SEO & SEM yang
  terintegrasi dengan jaringan MCN. Secara rinci segmentasi pasar yang menjadi target utama Perseroan adalah
  segmen korporasi dan perusahaan publik, pemilik merek langsung (direct brands), agensi periklanan dan
  komunikasi lain (agency partnership market), dan basis pelanggan eksisting Perseroan. Strategi pemasaran
  yang dijalankan oleh Perseroan berfokus pada mengombinasikan optimalisasi klien eksisting melalui cross-
  selling dengan penarikan prospek B2B baru secara inbound melalui edukasi pasar dan optimasi SEO/SEM.
  Selain itu, Perseroan melakukan pendekatan langsung (direct engagement) ke sektor korporasi dan pemilik
  merek untuk menawarkan solusi manajemen reputasi serta Investor Relations. Langkah ini dilengkapi melalui
  kolaborasi strategis dengan agensi periklanan lain untuk memaksimalkan utilitas jaringan MCN tanpa harus
  bersaing secara langsung.



                                                    14
Page 15
Berdasarkan hasil proyeksi keuangan yang telah disusun, Penambahan Kegiatan Usaha ini diperkirakan akan
memberikan kontribusi positif terhadap kinerja keuangan Perseroan yaitu sebesar Rp292,50 juta pada tahun
2026, Rp1,17 miliar pada tahun 2027, Rp1,76 miliar pada tahun 2028, Rp2,34 miliar pada tahun 2029, Rp2,93
miliar pada tahun 2030, dan Rp3,51 miliar pada tahun 2031.

Dengan didukung oleh permintaan pasar yang terus meningkat, kesinambungan serta potensi pertumbuhan
pasar yang positif, maka dapat kami simpulkan bahwa Penambahan Kegiatan Usaha pada aspek kelayakan
pasar adalah layak.

Kelayakan Teknis

Perseroan menetapkan taget kapasitas operasional yang bertumbuh secara agresif namun terstuktur pada
empat kelompok jasa utama, yakni brand consulting, social media management, SEO/SEM, serta IR & media
management. Pada tahun pertama (2026), masing-masing kelompok jasa ditargetkan mengelola 1 klien, dan
diproyeksikan mengalami peningkatan konsisten sebesar dua kali lipat setiap tahunnya, sehingga pada tahun
2031 akumulasi portofolio mencapai 32 klien untuk setiap kelompok. Untuk mengimbangi ekspansi pasar
yang eksponensial tersebut, maka Perseroan juga telah menyusun rencana kapasitas pemenuhan kebutuhan
sumber daya manusia yang proporsial untuk menjaga kualitas layanan konsultasinya. Pada tingkat
manajerial, jumlah manajer akan ditambah secara bertahap dari 1 personel pada tahun 2026 menjadi 6
personel pada tahun 2031. Sementara itu, untuk mendukung eksekusi teknis, kapasitas tenaga kerja pada
level supervisor/officer akan ditingkatkan secara berkala, dimulai dari 6 personel pada tahun 2026, hingga
menjadi 36 personel pada tahun 2031. Mengingat kegiatan usaha yang dijalankan merupakan jasa konsultasi
yang hanya membutuhkan pengetahuan dan pengalaman di bidang pemasaran, Perseroan tidak memerlukan
tenaga ahli khusus, sehingga kegiatan operasional dapat dimulai dengan memanfaatkan sumber daya
manusia yang telah dimiliki saat ini.

Dari sisi operasional, proses operasional untuk kegiatan usaha baru Perseroan diawali dengan tahap research
& collecting data melalui audit komprehensif terhadap performa digital dan pengumpulan data sentimen
pasar modal klien. Selanjutnya, pada tahap planning & classifications, seluruh data diklasifikasikan secara
sistematis ke dalam target audiens, klaster kata kunci, dan pilar konten untuk merumuskan kerangka kerja
yang terstruktur. Selanjutnya dilakukan tahap proceed & analysis, dimana Perseroan mengeksekusi kampanye
digital terintegrasi dan/atau manajemen hubungan investor (investor relations) dengan memanfaatkan
jaringan MCN secara paralel dengan analisis performa real-time. Siklus operasional ini ditutup dengan tahap
reporting, di mana hasil evaluasi metrik kinerja kuantitatif dan kualitatif dirangkum menjadi laporan yang
komprehensif serta bahan rekomendasi strategis berkelanjutan bagi pelanggan.

Kegiatan operasional Perseroan juga didukung oleh infrastruktur teknologi, perangkat kerja, dan sistem
komunikasi digital yang telah dimiliki saat ini sehingga tidak memerlukan investasi tambahan yang material.
Selain itu, Perseroan memanfaatkan sinergi antar lini usaha dan basis pelanggan existing untuk meningkatkan
efisiensi operasional, memperluas jaringan bisnis, serta memperkuat posisi Perseroan dalam industri jasa
konsultasi pemasaran dan komunikasi digital.

Dengan analisis teknis tersebut, maka dapat kami simpulkan bahwa Penambahan Kegiatan Usaha pada aspek
kelayakan teknis adalah layak.

Kelayakan Pola Bisnis

Perseroan memiliki sejumlah keunggulan kompetitif yang mendukung keberhasilan pelaksanaan
Penambahan Kegiatan Usaha. Keunggulan tersebut antara lain terletak pada kemampuan Perseroan
menyediakan ekosistem solusi digital secara menyeluruh (end-to-end integrated solution) yang
menggabungkan fungsi strategis dan teknis yang andal dalam eksekusinya. Integrasi sinergis antara layanan
brand consulting, social media management, IR & media management, serta SEO & SEM yang memiliki akses
langsung dengan jaringan MCN dapat menghadirkan efisiensi optimal bagi operasional perusahaan
pelanggan. Pelanggan dapat menggunakan solusi satu pintu (one-stop solution) dari jasa konsultasi yang
ditawarkan Perseroan tanpa perlu mengoordinasikan banyak vendor yang terpisah. Hal ini akan secara
langsung memangkas biaya koordinasi, mempercepat waktu respons, dan menjaga konsistensi pesan merek
yang akan disampaikan pada berbagai lini digital. Perseroan juga mampu melakukan pemanfaatan data yang
terpusat dan pemantauan performa yang terukur untuk memberikan analisis strategis yang lebih tajam dan
adaptif terhadap dinamika pasar, sehingga dapat meningkatkan kualitas dan pelayanan pelanggan secara

                                                15
Page 16
berkesinambungan.

Kemampuan pesaing untuk meniru kegiatan usaha baru Perseroan pada dasarnya terbuka, mengingat jasa
konsultasi manajemen hanya membutuhkan pemahaman dan pengalaman manajerial. Namun demikian,
peniruan yang bersifat menyeluruh tetap menghadapi hambatan masuk (barriers to entry) yang cukup
signifikan. Hal ini disebabkan karena keunggulan utama Perseroan tidak hanya terletak pada penyediaan jasa
konsultasi secara parsial, melainkan pada ekosistem terintegrasi yang menyatukan strategi komunikasi
digital dengan jaringan MCN. Oleh karena itu, kemampuan untuk menyediakan solusi end-to-end dan adaptasi
terhadap perkembangan teknologi menjadi faktor kunci dalam mengantisipasi persaingan.

Penambahan kegiatan usaha memberikan peluang bagi Perseroan untuk menciptakan nilai tambah melalui
diversifikasi pendapatan dan akumulasi reccuring revenue, ekspansi bisnis dan kolaborasi strategis,
peningkatan margin keuntungan melalui sinergi operasional, serta integrasi teknologi.

Dengan adanya penambahan kegiatan usaha, Perseroan memiliki kemampuan yang memadai untuk
menciptakan nilai tambah secara berkelanjutan, maka dapat kami simpulkan bahwa Penambahan Kegiatan
Usaha pada aspek kelayakan pola bisnis adalah layak.


Kelayakan Model Manajemen

Dari sisi ketersediaan tenaga kerja, sampai dengan tanggal 31 Desember 2025, Perseroan memiliki 18 orang
karyawan tetap. Perseroan akan melimpahkan tugas yang berkaitan dengan aktivitas kegiatan usaha baru ini
kepada divisi marketing. Perseroan juga akan menambah tenaga kerja pada divisi tersebut secara bertahap,
namun pada tahap awal Perseroan akan merekrut tambahan pekerja sebanyak 7 orang yang terdiri dari 1
orang manajer dan 6 orang spv/officer level. Dalam pelaksanaannya, Perseroan tidak memerlukan tenaga
kerja dengan keahlian khusus, sehingga dapat memanfaatkan dan mengalokasikan sumber daya manusia
yang telah ada. Sampai dengan laporan ini diterbitkan, Perseroan belum memiliki Hak Atas Kekayaan
Intelektual (HAKI) yang didaftarkan terkait dengan penambahan kegiatan usaha baru.

Dari sisi pengelolaan risiko, Perseroan telah mengidentifikasi berbagai risiko yang berpotensi memengaruhi
kegiatan usaha, antara lain risiko ketergantungan dan retensi SDM, risiko perubahan algoritma platform
digital, risiko regulasi dan integritas konten, serta risiko pasar dan volatilitas ekonomi. Strategi mitigasi risiko
telah direncanakan melalui pelatihan/pendidikan untuk pengembangan karyawan serta kontrak kerja
eksklusif, diversifikasi platform/omnichannel strategy, membuat strategi eksekusi kampanye cadangan,
menerapkan SOP audit konten untuk mematuhi regulasi, memantau anomali fraud, dan melakukan
diversifikasi portofolio ke target pasar dalam sektor industri yang lebih tahan terhadap resesi ekonomi.

Dari sisi kapasitas dan kemampuan manajemen dalam rangka penambahan kegiatan usaha barunya,
manajemen Perseroan dinilai memiliki kemampuan yang memadai melalui kapasitas manajemen Perseroan
di bidang konsultasi manajemen yang bersumber pada kemahiran dalam melakukan transformasi digital dan
implementasi AI yang telah teruji dalam ekosistem internal, sehingga menjadi landasan kuat untuk
menawarkan solusi strategi bisnis berbasis data kepada pihak eksternal. Sinergi ini memungkinkan
Perseroan mengonversi data pasar dari lini MCN untuk menjadi saran strategis yang bernilai tinggi bagi
pemilik bisnis. Namun, manajemen harus siap menghadapi transisi dari model bisnis scalable technology ke
high-touch professional services dan memitigasi risiko ketergantungan pada personil/narasumber kunci demi
menjaga konsistensi kualitas layanan konsultasi yang diberikan.

Dengan didukung oleh kesiapan sumber daya manusia, manajemen organisasi yang sudah berjalan, serta
kemampuan pengelolaan risiko, maka dapat kami simpulkan bahwa Penambahan Kegiatan Usaha pada aspek
kelayakan model manajemen adalah layak.

Kelayakan Keuangan

Pada KBLI 74999, tidak terdapat biaya investasi (capex), sedangkan untuk modal kerja awal yang
dibutuhkan pada KBLI 90130 sebesar Rp108,49 juta yang berasal dari internal kas Perseroan.

Analisis kelayakan proyek menunjukkan bahwa Kegiatan Usaha Perseroan memenuhi kriteria kelayakan
dengan variabel-variabel sebagai berikut.

                                                    16
Page 17
      • Net Present Value (NPV) > 0 → Layak
        NPV yang dihasilkan adalah sebesar Rp20.993.949.000,-. Dengan demikian, hasil NPV yang positif atau
        lebih dari nol menunjukkan bahwa proyek layak dikerjakan karena memberikan keuntungan.

      • Profitability Index (PI) > 1 → Layak
        PI yang diperoleh adalah sebesar 8,25519. Dengan demikian, hasil PI yang lebih dari 1 menunjukkan
        bahwa proyek layak dikerjakan karena memberikan keuntungan dari pengeluaran investasi yang
        dilakukan.

      Kemudian, dari analisis sensitivitas, menurunnya pendapatan merupakan faktor yang paling sensitif terhadap
      kelayakan usaha.

      Berdasarkan hasil analisis keuangan tersebut, dapat disimpulkan bahwa kegiatan usaha Perseroan pada
      aspek kelayakan keuangan adalah layak.

10.Proyeksi Kontribusi Pendapatan Dari Masing-Masing Kbli Baru Terhadap Total Pendapatan Dan Laba
   Perseroan

      Berikut Pendapatam Atas Kelayakan Perubahan Kegiatan Usaha

                                                                                                                          Rp.000
       Pendapatan             2026                2027               2028            2029             2030             2031
 KBLI 73100                  13.961.250          30.714.750         33.786.225       37.164.848       40.881.332       44.969.465
 KBLI 90130                     918.720           2.143.680          2.449.920        2.756.160        3.062.400        3.368.640
 KBLI 74999                   2.100.000           8.400.000         12.600.000       16.800.000       21.000.000       25.200.000
 Sub Total Penambahan 3
                            16.979.970          41.258.430          48.836.145      56.721.008       64.943.732       73.538.105
 KBLI
 Pendapatan Perseroan     1.654.070.673       2.442.190.834    3.119.105.380     4.040.035.969    5.348.597.106    7.172.548.712
 Kontribusi Pendapatan           1,03%               1,69%              1,57%           1,40%            1,21%            1,03%


                                                                                                                          Rp.000
         Laba Bersih            2026               2027              2028            2029             2030             2031
 KBLI 73100                       544.489          1.197.875         1.317.663       1.449.429        1.594.372        1.753.809
 KBLI 90130                          71.660         167.207           191.094          214.980          238.867          262.754
 KBLI 74999                       292.500          1.170.000         1.755.000       2.340.000        2.925.000        3.510.000
 Sub Total Penambahan 3
                                 908.649          2.535.082         3.263.757       4.004.410        4.758.239        5.526.563
 KBLI
 Laba Bersih Perseroan       457.851.088        761.784.241    962.736.419       1.225.791.056    1.585.962.183    2.073.136.650
 Kontribusi Laba Bersih              0,20%           0,33%             0,34%            0,33%            0,30%            0,27%


      Asumsi dan Pertimbangan manajemen dalam menyusun proyeksi diatas adalah sebagai berikut:

      Sehubungan dengan KBLI 73100

      Proyeksi keuangan disusun berdasarkan asumsi manajemen pada struktur pendapatan maupun biaya
      berdasarkan kegiatan usaha yang dijalankan oleh Perseroan. Dasar pertimbangan manajemen adalah data
      historis Perseroan dan analisis kondisi pasar eksternal saat ini yakni pertumbuhan ekonomi digital yang
      ditandai oleh pertumbuhan jumlah pengguna internet, dan belanja iklan digital di Indonesia. Berikut ini
      merupakan asumsi-asumsi yang digunakan dalam studi kelayakan.

        Perihal           Asumsi
        Mata Uang         Proyeksi ini disusun menggunakan mata uang Rupiah (Rp) Negara Indonesia.
        Waktu             Periode proyeksi disusun untuk jangka waktu tahun 2026 hingga tahun 2031
        Operasional       dengan jumlah hari operasional tahun 2026 selama 132 hari dan selama 264 hari
                          dalam satu tahun untuk tahun-tahun selanjutnya selama periode proyeksi.
        Struktur          Pendapatan Perseroan diproyeksikan berasal dari jasa perantara iklan tayang.

                                                               17
Page 18
 Pendapatan       Frekuensi tayang dalam satu jam adalah 120 spot dengan jam operasional selama
 dan Biaya        17 jam dalam satu hari. Durasi atau kuota waktu tayang iklan pada setiap spot
                  sebesar 75%. Alokasi iklan yang dikerjakan oleh Perseroan diasumsikan sebesar
                  5,00% di tahun 2026, 6,00% di tahun 2027, 6,00% di tahun 2028, 7,00% di tahun
                  2029, 7,00% di tahun 2030, dan 8,00% di tahun 2031. Tarif jasa perantara iklan
                  diasumsikan sebesar Rp1.000.000/spot, tarif ini diasumsikan meningkat sebesar
                  10,00% setiap tahunnya.

                  Biaya yang dibutuhkan atas jasa perantara iklan sebesar Rp850.000/spot, tarif
                  ini diasumsikan meningkat sebesar 10,00% setiap tahunnya
 Beban Bunga      Beban bunga bank terdiri dari hutang bank KI dan hutang bank KMK yang
                  masingmasing sebesar 8,59% dan 8,22%, dan diasumsikan tetap selama masa
                  proyeksi.
 Tarif Pajak      Pajak penghasilan badan (PPh Badan) diproyeksikan sebesar 22,00% dan
                  diasumsikan tetap selama masa proyeksi.
 Perputaran       Selama periode proyeksi, piutang usaha, diasumsikan mengalami perputaran
                  setiap 30 hari, dan utang usaha diasumsikan mengalami perputaran setiap 30
                  hari.

Sehubungan dengan KBLI 90130

Proyeksi keuangan disusun berdasarkan asumsi dan pertimbangan manajemen dengan
mempertimbangkan antara lain kondisi historis kegiatan usaha yang telah dijalankan oleh Perseroan dan
entitas anak, target pengembangan usaha, kapasitas operasional yang dimiliki, strategi pemasaran yang
akan diterapkan, serta proyeksi pertumbuhan jumlah pelanggan dan klien pada masing-masing lini usaha.
Selain faktor internal, manajemen juga mempertimbangkan kondisi eksternal yang relevan, termasuk
perkembangan industri ekonomi digital, peningkatan penggunaan media digital dan media sosial dan
pertumbuhan belanja iklan digital.

 Perihal          Asumsi
 Mata Uang        Proyeksi ini disusun menggunakan mata uang Rupiah (Rp) Negara Indonesia.
 Waktu            Periode proyeksi disusun untuk jangka waktu tahun 2026 hingga tahun 2031.
 Operasional      Pada proyeksi tahun 2026, jumlah hari operasional diasumsikan selama 132 hari
                  atau selama 6 bulan. Selanjutnya, jumlah hari operasional diasumsikan sebesar
                  264 hari per tahun dari total 365 hari kalender, dan asumsi jumlah hari
                  operasional tersebut dianggap konstan hingga akhir periode proyeksi.
 Struktur         Pendapatan Perseroan diproyeksikan berasal dari monetisasi konten digital
 Pendapatan       melalui skema royalty content dan revenue sharing dengan kreator maupun
 dan Biaya        mitra terkait. Dalam periode proyeksi, royalty content diasumsikan sebesar
                  11,60% dari pendapatan kegiatan usaha, sedangkan pembagian hasil (revenue
                  sharing) kepada kreator sebagai beban pokok pendapatan diasumsikan sebesar
                  70% dari pendapatan royalty content.

                  Dari sisi operasional, beban umum dan administrasi diasumsikan sebesar
                  20,00% dan diasumsikan tetap selama periode proyeksi.
 Beban Bunga      Beban bunga bank terdiri dari hutang bank KI dan hutang bank KMK yang
                  masingmasing sebesar 8,59% dan 8,22%, dan diasumsikan tetap selama masa
                  proyeksi.
 Tarif Pajak      Pajak penghasilan badan (PPh Badan) diproyeksikan sebesar 22,00% dan
                  diasumsikan tetap selama masa proyeksi.
 Perputaran       Selama periode proyeksi, piutang usaha, diasumsikan mengalami perputaran
                  setiap 30 hari, dan utang usaha diasumsikan mengalami perputaran setiap 30
                  hari.


Sehubungan dengan KBLI 74999

Proyeksi keuangan disusun berdasarkan asumsi dan pertimbangan manajemen dengan
mempertimbangkan antara lain kondisi historis kegiatan usaha yang telah dijalankan oleh Perseroan dan

                                               18
Page 19
     entitas anak, target pengembangan usaha, kapasitas operasional yang dimiliki, strategi pemasaran yang
     akan diterapkan, serta proyeksi pertumbuhan jumlah pelanggan dan klien pada masing-masing lini usaha.

     Selain faktor internal, manajemen juga mempertimbangkan kondisi eksternal yang relevan, termasuk
     perkembangan industri ekonomi digital, peningkatan penggunaan media digital dan media sosial dan
     pertumbuhan belanja iklan digital

      Perihal           Asumsi
      Mata Uang         Proyeksi ini disusun menggunakan mata uang Rupiah (Rp) Negara Indonesia.
      Waktu             Periode proyeksi disusun untuk jangka waktu tahun 2026 hingga tahun 2031.
      Operasional       Pada proyeksi tahun 2026, jumlah hari operasional diasumsikan selama 132 hari
                        atau selama 6 bulan. Selanjutnya, jumlah hari operasional diasumsikan sebesar
                        264 hari per tahun dari total 365 hari kalender, dan asumsi jumlah hari
                        operasional tersebut dianggap konstan hingga akhir periode proyeksi.
      Struktur          Pendapatan Perseroan diproyeksikan berasal dari pendapatan atas jasa brand
      Pendapatan        consulting, social media management, SEO/SEM, serta IR & media management.
      dan Biaya         Pada tahun pertama (2026), masing-masing kelompok jasa ditargetkan
                        mengelola 1 klien, dan diproyeksikan mengalami peningkatan konsisten sebesar
                        dua kali lipat setiap tahunnya, sehingga pada tahun 2031 akumulasi portofolio
                        mencapai 32 klien untuk setiap kelompok. Sehingga, total pendapatan jasa
                        konsultasi diproyeksikan terus meningkat dari sebesar Rp2,10 miliar pada tahun
                        2026, hingga mencapai Rp25,20 miliar pada tahun 2031.

                        Dari sisi biaya, beban pokok pendapatan atas jasa konsultasi juga diasumsikan
                        terus meningkat dari sebesar Rp780,00 juta pada tahun 2026, hingga mencapai
                        Rp9,36 miliar pada tahun 2031. Sedangkan beban operasional yaitu beban
                        administrasi dan umum diasumsikan sebesar 45,00% to sales selama periode
                        proyeksi. Dari sisi tenaga kerja, untuk mengimbangi ekspansi pasar yang
                        eksponensial tersebut, maka Perseroan juga telah menyusun rencana kapasitas
                        pemenuhan kebutuhan sumber daya manusia yang proporsional untuk menjaga
                        kualitas layanan konsultasinya. Pada tingkat manajerial, jumlah manajer akan
                        ditambah secara bertahap dari 1 personel pada tahun 2026 menjadi 6 personel
                        pada tahun 2031. Sementara itu, untuk mendukung eksekusi teknis, kapasitas
                        tenaga kerja pada level supervisor/officer akan ditingkatkan secara berkala,
                        dimulai dari 6 personel pada tahun 2026, hingga menjadi 36 personel pada tahun
                        2031.
      Beban Bunga       Beban bunga bank terdiri dari hutang bank KI dan hutang bank KMK yang
                        masingmasing sebesar 8,59% dan 8,22%, dan diasumsikan tetap selama masa
                        proyeksi.
      Tarif Pajak       Pajak penghasilan badan (PPh Badan) diproyeksikan sebesar 22,00% dan
                        diasumsikan tetap selama masa proyeksi.
      Perputaran        Selama periode proyeksi, piutang usaha, diasumsikan mengalami perputaran
                        setiap
                        30 hari, dan utang usaha diasumsikan mengalami perputaran setiap 30 hari.

11.Pendapat Atas Kelayakan Perubahan Kegiatan Usaha

  Berikut ini adalah tabel kesimpulan hasil analisis kelayakan dari masing-masing KBLI:

             KBLI                          NPV                           PI
     KBLI 73100              Rp12.155.110.000,-                        7,66343
     KBLI 90130              Rp1.797.699.000,-                         7,76846
     KBLI 74999              Rp20.993.949.000,-                        8,25519

  Berdasarkan analisis atas Kelayakan Pasar, Kelayakan Teknis, Kelayakan Pola Bisnis, Kelayakan Model
  Manajemen, dan Kelayakan Keuangan, dapat disimpulkan bahwa Penambahan Kegiatan Usaha sesuai dengan
  KBLI 73100 yaitu Aktivitas Periklanan, KBLI 90130 yaitu Aktivitas Penciptaan Karya Seni Lainnya, dan KBLI

                                                      19
Page 20
74999 yaitu Semua Aktivitas Profesional, Ilmiah, dan Teknis YTDL Lainnya adalah layak.


   KETERSEDIAAN TENAGA AHLI SEHUBUNGAN DENGAN RENCANA PENAMBAHAN
                               KBLI BARU


Terkait Rencana Penambahan Kegiatan Usaha sesuai dengan KBLI 73100 yaitu Aktivitas Periklanan, KBLI 90130
yaitu Aktivitas Penciptaan Karya Seni Lainnya, dan KBLI 74999 yaitu Semua Aktivitas Profesional, Ilmiah, dan
Teknis YTDL Lainnya, Perseroan tidak membutuhkan tenaga ahli khusus. Adapun dasar keyakinan manajemen
bahwa Perseroan tidak membutuhkan tenaga ahli khusus adalah kompetensi yang dimiliki oleh SDM yang
dimiliki Perseroan saat ini sesuai dan relevan dengan ketiga KBLI tersebut. Selain itu, Grup Usaha Folago yang
telah berpengalaman pada pelaksanaan ketiga bidang usaha tersebut akan menciptakan sinergi yang positif dan
akan terjadi transfer knowledge yang efektif diantara SDM antar entitas dalam satu grup.



             PENJELASAN, PERTIMBANGAN, DAN ALASAN DILAKUKANNYA
                            PENAMBAHAN KBLI BARU


   Perseroan memberikan penjelasan bahwa latar belakang penambahan KBLI baru yaitu: (i) Aktivitas
   Periklanan (KBLI 73100); (ii) Aktivitas Penciptaan Karya Seni Lainnya (KBLI 90130); dan (iii) Aktivitas
   Profesional, Ilmiah dan Teknis Lainnya YTDL (KBLI 74999) dengan tujuan utama agar Perseroan dapat
   menjalankan Penggunaan Dana Hasil Emisi Penambahan Modal Dengan Hak Memesan Efek Terlebih
   Dahulu I (“PMHMETD I”) yang akan dilaksanakan Perseroan. Dana hasil emisi tersebut salah satunya akan
   digunakan oleh Perseroan untuk ekspansi di bidang-bidang usaha yang KBLI nya ditambahkan dalam
   Perubahan Kegiatan Usaha ini.

   Penambahan bidang usaha Aktivitas Periklanan (KBLI 73100) merupakan langkah strategis untuk
   memperkuat ekosistem bisnis Perseroan di talent management, perfilman, dan MCN. Pertimbangan utama:
   (i) sinergi operasional—kapabilitas kreatif, produksi konten, jaringan talenta, serta kanal distribusi digital
   kami memungkinkan penyediaan layanan end-to-end (strategi, kreativ, produksi, media buying,
   influencer/creator marketing, hingga analitik kinerja) bagi klien; (ii) optimalisasi aset—pemanfaatan IP
   konten, rumah produksi, dan inventory kanal MCN guna meningkatkan monetisasi serta utilisasi sumber
   daya; (iii) diversifikasi pendapatan—meningkatkan porsi recurring revenue, memperbaiki margin melalui
   layanan bernilai tambah, dan mengurangi siklus pendapatan yang dipengaruhi proyek perfilman; (iv)
   peluang pasar—pertumbuhan belanja iklan digital, pergeseran ke pemasaran berbasis kreator, dan
   kebutuhan brand terhadap kampanye terintegrasi, data-driven, serta aman-merk (brand-safe). Perseroan
   menilai penambahan KBLI 73100 akan meningkatkan nilai bagi pemegang saham, memperluas basis klien
   lintas industri, dan memperkukuh posisi Perseroan sebagai mitra kreatif-terintegrasi di ekonomi kreator
   dan industri konten.

   Dalam menjalankan kegiatan usaha KBLI 73100, Perseroan akan bertindak sebagai penyedia jasa
   periklanan dan pemasaran terintegrasi yang menghubungkan pemasang iklan (advertiser) dengan
   berbagai media promosi, termasuk media luar ruang (out of home media), media digital, jaringan kreator
   digital, serta kanal promosi lainnya. Pendapatan diperoleh antara lain dari agency fee, media placement
   fee, media buying fee, pengelolaan kampanye pemasaran, creative campaign management, dan layanan
   pemasaran berbasis data. Dibandingkan pelaku usaha periklanan konvensional, Perseroan memiliki
   keunggulan berupa integrasi jaringan kreator digital, kemampuan produksi konten, pemanfaatan
   teknologi berbasis data dan artificial intelligence (AI), serta sinergi dengan ekosistem digital Perseroan
   sehingga dapat menyediakan layanan pemasaran yang lebih terintegrasi.

   Perseroan juga merencanakan penambahan bidang usaha Aktivitas Penciptaan Karya Seni Lainnya (KBLI
   90130) untuk memperkuat ekosistem talenta yang telah kami bangun di talent management, perfilman,
   dan MCN. Pertimbangan utama: (i) peluang pasar ekonomi kreatif yang tumbuh pesat, khususnya layanan
   end-to-end bagi seniman/creator (kurasi, pelatihan, produksi, manajemen panggung, licensing, dan
   monetisasi digital); (ii) sinergi operasional yang meningkatkan utilisasi jaringan, IP, dan kanal distribusi
   kami; (iii) diversifikasi pendapatan yang berimbang antara proyek digital, live, dan komersial; (iv) efisiensi
                                                     20
Page 21
investasi karena memanfaatkan kapabilitas dan aset yang ada; serta (v) dukungan regulasi dan tren
kolaborasi lintas industri. Penambahan KBLI ini tidak mengubah fokus inti Perseroan, melainkan
memperluas cakupan layanan bernilai tambah, memperkuat daya saing, mempercepat ekspansi pasar
domestik dan regional, serta meningkatkan keberlanjutan bisnis dan nilai bagi pemegang saham melalui
arus kas yang lebih stabil dan berulang.

Dalam kegiatan usaha KBLI 90130, Perseroan akan mengembangkan dan mengelola intellectual property
(IP), program hiburan digital, pengelolaan kreator digital, serta kegiatan Multi-Channel Network (MCN).
Pendapatan diperoleh melalui royalty program, revenue sharing atas monetisasi konten digital,
sponsorship, endorsement, licensing content, pemanfaatan intellectual property, dan kerja sama komersial
lainnya. Perseroan memiliki keunggulan kompetitif berupa kemampuan mengintegrasikan pengelolaan
kreator digital dengan jaringan distribusi konten, layanan pemasaran digital, serta ekosistem media dan
entertainment yang telah dimiliki Perseroan.

Terakhir, Perseroan bermaksud menambah bidang usaha Aktivitas Profesional, Ilmiah dan Teknis Lainnya
(KBLI 74999) untuk memperkuat rantai nilai layanan kreatif kami. Melalui KBLI ini, Perseroan dapat
menyediakan jasa konsultansi dan layanan spesialis seperti riset pasar berbasis data, analitik audiens,
valuasi dan komersialisasi IP, manajemen proyek kreatif, standardisasi proses produksi, advisory ESG dan
keberlanjutan, serta pendampingan kepatuhan dan perizinan industri media. Pertimbangan kami: (i)
kebutuhan klien terhadap solusi end-to-end yang meningkat; (ii) sinergi dengan talent management,
perfilman, dan MCN yang mendorong cross-selling; (iii) diversifikasi pendapatan dengan porsi recurring
dan margin lebih baik; (iv) model kapex-ringan memanfaatkan aset, jaringan, dan keahlian internal; (v)
kesiapan regulasi dan tren profesionalisasi pelaku ekonomi kreatif. Alasan utama adalah mempercepat
monetisasi data dan IP, meningkatkan daya saing dan kualitas layanan, serta memperkuat arus kas
berulang tanpa mengubah fokus inti Perseroan, seraya menerapkan tata kelola dan manajemen risiko yang
ketat berlapis.

Dalam kegiatan usaha KBLI 74999, Perseroan akan menyediakan layanan profesional yang mencakup
antara lain Brand Consulting, Social Media Management, Investor Relations & Media Management, Search
Engine Optimization (SEO), dan Search Engine Marketing (SEM). Pendapatan diperoleh melalui consulting
fee, retainer fee, management fee, dan project-based fee yang diberikan kepada korporasi, perusahaan
publik, pemilik merek maupun pelanggan lainnya. Dibandingkan pelaku usaha sejenis, Perseroan memiliki
keunggulan berupa kemampuan menyediakan solusi terintegrasi yang menggabungkan layanan
konsultasi, komunikasi digital, pengelolaan reputasi perusahaan, investor relations, serta dukungan
jaringan MCN dalam satu ekosistem layanan.

Perseroan berkomitmen untuk memenuhi seluruh ketentuan peraturan perundang-undangan yang
berlaku, termasuk memperoleh seluruh perizinan, persetujuan, pendaftaran, dan/atau dokumen
operasional yang dipersyaratkan oleh instansi yang berwenang sebelum masing-masing kegiatan usaha
baru sesuai KBLI 73100, KBLI 90130, dan KBLI 74999 dijalankan secara komersial.

              PENJELASAN TENTANG PENGARUH PENAMBAHAN KBLI BARU
                       TERHADAP KONDISI KEUANGAN PERSEROAN

 Penambahan KBLI baru yaitu Aktivitas Periklanan, Aktivitas Seni dan Pekerja Kreatif Lainnya, serta
 Aktivitas Profesional, Ilmiah dan Teknis Lainnya (YTDL) diperkirakan memberikan dampak positif
 bertahap terhadap kondisi keuangan Perseroan melalui peningkatan pendapatan, perluasan basis klien,
 dan komposisi margin yang lebih seimbang antara proyek dan recurring. Pada sisi pendapatan, lini
 periklanan berpotensi menambah arus top-line melalui kampanye omnichannel, branded content,
 manajemen media, dan kemitraan IP, sementara layanan seni/kreatif memperkuat monetisasi talenta,
 produksi live, licensing, serta kurasi program; lini profesional/ilmiah/teknis membuka peluang fee-based
 advisory (data & audience analytics, valuasi IP, manajemen proyek, kepatuhan) dengan profil margin lebih
 tinggi. Secara biaya, fase awal akan diwarnai kenaikan OPEX terkait perekrutan talenta spesialis,
 pengembangan platform data, pemasaran, serta biaya akuisisi klien; CAPEX bersifat ringan–sedang
 (peralatan produksi, perangkat lunak analitik, dan peningkatan studio) dan dioptimalkan melalui
 pemanfaatan aset yang ada. Dampak terhadap profitabilitas diharapkan muncul secara bertahap: gross
 margin meningkat dari mix jasa bernilai tambah dan efisiensi utilisasi aset; EBITDA margin membaik
 seiring skala dan penurunan biaya akuisisi per klien. Modal kerja akan dikelola melalui pengetatan syarat

                                                21
Page 22
pembayaran (milestone billing, retainer), pengendalian piutang dagang, dan negosiasi termin pemasok,
mengingat siklus periklanan dan produksi dapat menimbulkan ketidaksesuaian waktu kas masuk/keluar.
Dari sisi neraca, tidak ada perubahan struktur permodalan yang material pada tahap awal. Beban
depresiasi/amortisasi meningkat moderat seiring aktivasi aset digital dan IP; dampak pajak bergantung
pada mix wilayah dan insentif ekonomi kreatif yang relevan. Manajemen risiko diperkuat melalui
diversifikasi klien, lindung nilai kontraktual, dan tata kelola proyek untuk meminimalkan volatilitas
seasonality (puncak kuartal tertentu pada belanja iklan dan event). Perseroan menyiapkan pelaporan
segmen untuk transparansi kinerja periklanan, kreatif, dan jasa profesional, termasuk KPI seperti backlog,
utilisasi, AR days, dan retention. Secara keseluruhan, inisiatif ini diproyeksikan memperbaiki kualitas
pendapatan (porsi recurring lebih besar dari retainer/advisory), memperkuat arus kas operasional setelah
fase penyesuaian, serta meningkatkan nilai pemegang saham melalui monetisasi data dan IP yang lebih
optimal. Target jangka pendek berfokus pada akuisisi klien inti dan pembuktian unit economics; jangka
menengah diarahkan pada replikasi skala, ekspansi regional terukur, dan kolaborasi lintas industri untuk
menstabilkan margin dan mempearkaya pipeline. Semua proyeksi bergantung pada eksekusi, kondisi pasar,
dan kepatuhan regulasi yang terus dipantau.

Perseroan berkomitmen untuk memperoleh seluruh izin yang diperlukan sebelum masing-masing kegiatan
usaha dijalankan secara komersial, mengingat kegiatan usaha baru tersebut akan dilaksanakan dalam
rangka menjalankan rencana penggunaan dana hasil PMHMETD I Perseroan.

                                            FAKTOR RISIKO

Sehubungan dengan rencana penambahan kegiatan usaha Perseroan, yaitu KBLI 73100 (Aktivitas
Periklanan), KBLI 90130 (Aktivitas Penciptaan Karya Seni Lainnya), dan KBLI 74999 (Aktivitas Profesional,
Ilmiah dan Teknis YTDL Lainnya), Perseroan telah melakukan identifikasi atas risiko usaha utama yang
dapat timbul dari masing-masing kegiatan usaha tersebut, beserta langkah mitigasi yang akan dilakukan
oleh Perseroan.

A. KBLI 73100 – Aktivitas Periklanan

1. Risiko Persaingan dalam Industri Periklanan

Kegiatan usaha periklanan merupakan industri yang sangat kompetitif dan dinamis, baik dari sisi harga,
kreativitas, kualitas layanan, kecepatan eksekusi, maupun kemampuan memberikan hasil kampanye yang
terukur. Perseroan akan menghadapi persaingan dari berbagai pelaku usaha, termasuk agensi periklanan
konvensional, digital agency, creative agency, media buying agency, influencer marketing agency, platform
digital, serta penyedia jasa periklanan independen. Persaingan tersebut dapat mempengaruhi kemampuan
Perseroan dalam memperoleh klien, mempertahankan margin keuntungan, serta menjaga kesinambungan
pendapatan dari kegiatan usaha periklanan.

Sebagai mitigasi, Perseroan akan mengembangkan keunggulan kompetitif melalui pemanfaatan ekosistem
talent, jaringan media digital, kemampuan produksi konten, serta pemahaman terhadap perilaku audiens
dan tren pemasaran digital. Perseroan juga akan menawarkan solusi periklanan yang lebih terintegrasi,
mulai dari perencanaan kampanye, pengembangan konsep kreatif, produksi materi iklan, aktivasi talent,
hingga evaluasi kinerja kampanye. Dengan pendekatan tersebut, Perseroan diharapkan dapat memberikan
nilai tambah yang berbeda dibandingkan penyedia jasa periklanan lainnya.

2. Risiko Ketergantungan terhadap Klien dan Anggaran Promosi

Pendapatan dari aktivitas periklanan sangat dipengaruhi oleh ketersediaan anggaran promosi dari klien,
brand, sponsor, maupun mitra usaha. Dalam kondisi tertentu, klien dapat mengurangi, menunda, atau
membatalkan anggaran pemasaran karena perubahan strategi bisnis, kondisi ekonomi, efisiensi biaya,
perubahan tren pemasaran, atau hasil kampanye yang tidak sesuai ekspektasi. Hal tersebut dapat
berdampak terhadap pendapatan, arus kas, dan proyeksi pertumbuhan kegiatan usaha periklanan
Perseroan.




                                               22
Page 23
Sebagai mitigasi, Perseroan akan melakukan diversifikasi portofolio klien dari berbagai sektor industri,
termasuk korporasi, UMKM, brand komersial, platform digital, dan mitra strategis lainnya. Perseroan juga
akan menerapkan pengaturan kerja sama yang lebih prudent, antara lain melalui kontrak yang memuat
ruang lingkup pekerjaan, nilai pekerjaan, termin pembayaran, mekanisme pembatalan, serta hak dan
kewajiban para pihak secara jelas. Selain itu, Perseroan akan berupaya mengembangkan model pendapatan
yang beragam, seperti project-based fee, retainer fee, komisi, sponsorship, dan bentuk kerja sama komersial
lainnya.

B. KBLI 90130 – Aktivitas Penciptaan Karya Seni Lainnya

1. Risiko Hak Kekayaan Intelektual atas Karya Seni

Kegiatan penciptaan karya seni sangat erat kaitannya dengan hak kekayaan intelektual, termasuk hak cipta,
hak moral, hak ekonomi, lisensi, pengalihan hak, penggunaan karya pihak ketiga, serta kepemilikan atas
hasil karya. Risiko dapat timbul apabila terdapat klaim dari pihak ketiga atas penggunaan musik, visual,
naskah, desain, karakter, konsep, gambar, video, atau elemen kreatif lainnya yang digunakan dalam karya
yang diciptakan atau dikomersialkan oleh Perseroan. Risiko ini dapat menimbulkan tuntutan hukum,
kewajiban ganti rugi, penghentian penggunaan karya, serta dampak negatif terhadap reputasi Perseroan.

Sebagai mitigasi, Perseroan akan menerapkan prosedur pemeriksaan dan dokumentasi hak kekayaan
intelektual sebelum suatu karya digunakan, dipublikasikan, atau dikomersialkan. Perseroan juga akan
memastikan bahwa setiap hubungan kerja sama dengan kreator, talent, penulis, desainer, produser, vendor,
maupun pihak ketiga lainnya dituangkan dalam perjanjian tertulis yang mengatur secara jelas mengenai
kepemilikan karya, hak penggunaan, ruang lingkup lisensi, jangka waktu pemanfaatan, hak ekonomi, hak
moral, serta tanggung jawab para pihak apabila timbul klaim dari pihak ketiga.

2. Risiko Ketergantungan terhadap Talent dan Tenaga Kreatif

Kegiatan penciptaan karya seni sangat bergantung pada kualitas, kreativitas, ketersediaan, dan konsistensi
talent serta tenaga kreatif, termasuk kreator, seniman, penulis, sutradara, desainer, editor, produser, dan
tenaga pendukung lainnya. Apabila Perseroan tidak dapat memperoleh atau mempertahankan talent dan
tenaga kreatif yang sesuai, atau apabila hasil karya yang dihasilkan tidak memenuhi standar kualitas yang
diharapkan, maka hal tersebut dapat berdampak terhadap kualitas karya, penerimaan pasar, hubungan
dengan klien, serta potensi komersialisasi karya.

Sebagai mitigasi, Perseroan akan membangun ekosistem kerja sama yang berkelanjutan dengan talent dan
tenaga kreatif, baik melalui kerja sama internal maupun eksternal. Perseroan akan menerapkan proses
kurasi, pengembangan, dan evaluasi kualitas atas karya yang dihasilkan, serta membentuk sistem
manajemen proyek yang memastikan pembagian tugas, standar kualitas, timeline, dan tanggung jawab
masing-masing pihak secara jelas. Perseroan juga akan berupaya tidak bergantung pada individu tertentu
dengan membangun jaringan kreatif yang lebih luas dan beragam.

C. KBLI 74999 – Semua Aktivitas Profesional, Ilmiah dan Teknis YTDL Lainnya

1. Risiko Kualitas Layanan Profesional dan Ketidaksesuaian dengan Ekspektasi Klien

Kegiatan usaha dalam KBLI 74999 dapat mencakup berbagai jasa profesional, ilmiah, dan teknis lainnya
yang membutuhkan keahlian, pengalaman, akurasi, serta pemahaman yang memadai terhadap kebutuhan
klien. Risiko dapat timbul apabila layanan yang diberikan tidak sesuai dengan ekspektasi klien, tidak
memenuhi standar profesional, tidak tepat waktu, atau tidak sesuai dengan ruang lingkup pekerjaan yang
telah disepakati. Hal tersebut dapat menyebabkan revisi berulang, tambahan biaya, sengketa komersial,
penurunan kepercayaan klien, serta berdampak terhadap reputasi Perseroan.

Sebagai mitigasi, Perseroan akan memastikan bahwa setiap pelaksanaan jasa profesional dilakukan
berdasarkan ruang lingkup pekerjaan yang jelas, termasuk tujuan pekerjaan, deliverables, timeline, standar
kualitas, batasan tanggung jawab, biaya, dan mekanisme persetujuan hasil pekerjaan. Perseroan juga akan
menugaskan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi sesuai dengan kebutuhan proyek, serta

                                               23
Page 24
    melakukan proses review internal sebelum hasil pekerjaan disampaikan kepada klien. Dengan demikian,
    Perseroan dapat meminimalkan risiko ketidaksesuaian hasil pekerjaan dengan kebutuhan dan ekspektasi
    klien.

    2. Risiko Kepatuhan, Perizinan, dan Tanggung Jawab Profesional

    Aktivitas profesional, ilmiah, dan teknis lainnya dapat berkaitan dengan berbagai ketentuan peraturan
    perundang-undangan, standar industri, kewajiban kontraktual, perlindungan data, kerahasiaan informasi,
    dan tanggung jawab profesional kepada klien atau pihak ketiga. Apabila Perseroan tidak mematuhi
    ketentuan yang berlaku atau memberikan layanan yang menimbulkan kerugian bagi klien atau pihak lain,
    maka Perseroan dapat menghadapi risiko klaim, sengketa, sanksi, atau kerugian reputasi.

    Sebagai mitigasi, Perseroan akan menjalankan kegiatan usaha ini dengan memperhatikan kesesuaian
    perizinan, Anggaran Dasar, KBLI, serta ketentuan hukum yang berlaku. Perseroan juga akan menerapkan
    perjanjian kerja sama yang memuat batasan tanggung jawab, kewajiban kerahasiaan, perlindungan data,
    standar pelaksanaan pekerjaan, serta mekanisme penyelesaian sengketa. Selain itu, Perseroan akan
    memperkuat fungsi kepatuhan internal dan melakukan penelaahan atas kegiatan usaha atau proyek yang
    memiliki risiko hukum, teknis, atau komersial yang signifikan.


                               INFORMASI PENYELENGGARAAN RUPS


Perseroan akan menyelenggarakan RUPS sehubungan dengan rencana Penambahan KBLI Baru pada hari Selasa,
tanggal 30 Juni 2026. Lebih lanjut, akan terdapat pembahasan mengenai studi kelayakan tentang penambahan
KBLI Baru Perseroan sebagaimana diwajibkan berdasarkan POJK 17.

Pengumuman RUPS dilakukan pada tanggal yang sama dengan Keterbukaan Informasi ini, yaitu 22 Mei 2026.
Sesuai dengan ketentuan Pasal 17 ayat (1) dan Pasal 52 ayat (1) Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.
15/POJK.04/2020 tentang Rencana dan Penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham Perusahaan Terbuka
(“POJK 15/2020”) dan Anggaran Dasar Perseroan, Pemanggilan RUPS akan diumumkan kepada para Pemegang
Saham Perseroan melalui situs web PT Bursa Efek Indonesia, situs web Perseroan dan situs web eASY.KSEI pada
hari Senin, tanggal 8 Juni 2026.

Sesuai dengan ketentuan Pasal 23 ayat (2) POJK No.15/2020, pemegang saham yang berhak hadir atau diwakili
dalam Rapat adalah pemegang saham yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham Perseroan pada
tanggal 05 Juni 2026.

Tempat dan Waktu Penyelenggaraan RUPSLB:

Hari, Tanggal : Selasa, 30 Juni 2026
Waktu         : 09:00 WIB – selesai
Tempat        : Jayakarta Ballroom Lantai Dasar THE JAYAKARTA SP JAKARTA HOTEL
                 Jl. Hayam Wuruk no 126 Jakarta Barat 11180.

Kuorum Kehadiran dan Keputusan:
Perseroan wajib terlebih dahulu memperoleh persetujuan RUPS sebagaimana diatur dalam Pasal 42 POJK No.
15/2020, yang mensyaratkan bahwa kuorum kehadiran dan keputusan RUPS untuk penambahan modal dapat
dilangsungkan dengan ketentuan:
    a. RUPS dapat dilangsungkan jika RUPS dihadiri lebih dari 2/3 (dua per tiga) bagian dari jumlah seluruh
        saham dengan hak suara yang sah yang dimiliki, kecuali anggaran dasar Perusahaan Terbuka
        menentukan jumlah kuorum yang lebih besar;
    b. Keputusan RUPS adalah sah jika disetujui oleh lebih dari 2/3 (dua per tiga) bagian dari jumlah seluruh
        saham dengan hak suara yang sah.

Dalam hal kuorum tidak tercapai, RUPS kedua dapat diadakan dengan ketentuan RUPS kedua sah dan berhak
mengambil keputusan jika dalam RUPS paling sedikit 3/5 (tiga per lima) bagian dari jumlah seluruh saham
dengan hak suara hadir atau diwakili dan Keputusan RUPS sebagaimana dimaksud pada huruf a dan huruf b

                                                   24
Page 25
  adalah sah jika disetujui oleh lebih dari 1/2 (satu per dua) bagian dari seluruh saham dengan hak suara yang
  hadir dalam RUPS.

  Dalam hal kuorum kehadiran pada RUPS kedua tidak tercapai, RUPS ketiga dapat diadakan dengan ketentuan
  RUPS ketiga sah dan berhak mengambil keputusan jika dihadiri oleh pemegang saham dari saham dengan hak
  suara yang sah dalam kuorum kehadiran dan kuorum keputusan yang ditetapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan
  atas permohonan Perusahaan Terbuka

                                        INFORMASI TAMBAHAN

Bagi para Pemegang Saham yang memerlukan informasi tambahan dapat menghubungi Perseroan dalam
jam kerja dengan alamat:
                                     Corporate Secretary
                               PT Folago Global Nusantara Tbk

                                                 Kantor Pusat :
                                 Pergudangan Taman Tekno 2 Blok H8 No. 15-16
                             Kelurahan Setu, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan
                                                  Banten 15314
                                              Telp.: 021 – 75685326
                                       Email : corporate@folagocorp.com
                                         Website : www.folagocorp.com




                                                      25

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.43 MB
Published26 Jun 2026
Pages25
Characters102,881
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 31 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org FOLAGO GLOBAL NUSANTARA TBK · Nama Perusahaan p.1 ×32
linked org PT Matra Tri Abadi p.4 ×3
linked person Subioto Jingga. p.4 ×2
linked person Stephen Minaldo p.4
possible org OTORITAS JASA KEUANGAN p.1 ×5
possible org Negara Republik Indonesia p.2
possible org PT Bursa Efek Indonesia p.24
unresolved org PT Aviana Sinar Abadi p.2 ×3
unresolved person Isadora · Notaris p.2
unresolved person Rini Yulianti · Notaris p.2 ×5
unresolved org PT Digital Nata Karya p.3
unresolved org PT Folago Artificial Intelligent p.3
unresolved org PT Folago Digital Media p.3
unresolved org PT Folago Gaya Hidup p.3
unresolved org PT Folago Karya Indonesia p.3
unresolved org PT Folago Picture Indonesia p.3
unresolved org Kementerian Hukum Republik Indonesia p.4
unresolved org PT Ficomindo Buana Registrar p.4
unresolved org Sugiharto & Rekan p.4
unresolved person Akuntan Publik Ridho Fathoni p.5
unresolved org Anwar & Rekan p.5
unresolved org Morhan & Rekan p.5
unresolved person Akuntan Publik David Kurniawan p.5
unresolved org Kantor Jasa Penilai Publik Syarif p.6 ×2
unresolved org Endang dan Rekan p.6 ×4
unresolved org Menteri Keuangan p.6
unresolved org KJPP p.6
unresolved org KJPP Syarif Endang dan Rekan p.6
unresolved org KJPP Syarif Endang p.6
unresolved person Endang Sunardi S.T. p.6
unresolved org Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia p.7

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

Rule parser Needs review confidence 0.182 6144 ms 12 Sep 2026 22:01
Raw output
{'appraiser_exempt': None,
 'appraiser_name': 'Endang Sunardi S.T., M.M., MAPPI (Cert.)',
 'assets': [],
 'currency': None,
 'fact_type': '',
 'issuer_name': '',
 'kind': 'MATERIAL',
 'kjpp_name': '',
 'letter_number': '',
 'object_text': '',
 'object_truncated': False,
 'parties': [],
 'pct_of_equity': None,
 'reference_period': '',
 'requires_rups': None,
 'rups_date': None,
 'ticker': '',
 'transaction_date': None,
 'valuation_date': None,
 'value': None}

Other files in this announcement 1

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result