Back to announcement
20260626_IRSX_Laporan Informasi dan Fakta Material_32105165_lamp1.pdf
Asset transaction Needs review IRSXSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 25
Page 1
PERBAIKAN DAN/ATAU TAMBAHAN INFORMASI KEPADA PEMEGANG SAHAM
(“INTAM”)
PT FOLAGO GLOBAL NUSANTARA TBK
(“PERSEROAN”)
KETERBUKAAN INFORMASI KEPADA PEMEGANG SAHAM INI DISAMPAIKAN OLEH PERSEROAN DALAM RANGKA MEMENUHI
KETENTUAN PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 17/POJK.04/2020 TENTANG TRANSAKSI MATERIAL DAN
PERUBAHAN KEGIATAN USAHA (“POJK 17/2020”).
INFORMASI SEBAGAIMANA TERCANTUM DALAM KETERBUKAAN INFORMASI INI PENTING UNTUK DIBACA DAN
DIPERHATIKAN OLEH PEMEGANG SAHAM PERSEROAN.
JIKA ANDA MENGALAMI KESULITAN UNTUK MEMAHAMI INFORMASI SEBAGAIMANA TERCANTUM DALAM KETERBUKAAN
INFORMASI INI SEBAIKNYA ANDA BERKONSULTASI DENGAN PENASIHAT HUKUM, AKUNTAN PUBLIK, PENASEHAT
KEUANGAN ATAU PROFESIONAL LAINNYA.
\
DIREKSI DAN DEWAN KOMISARIS PERSEROAN, BAIK SECARA SENDIRI-SENDIRI MAUPUN BERSAMA-SAMA, BERTANGGUNG
JAWAB SEPENUHNYA ATAS KEBENARAN DAN KELENGKAPAN INFORMASI SEBAGAIMANA DIUNGKAPKAN DI DALAM
KETERBUKAAN INFORMASI INI. DIREKSI DAN DEWAN KOMISARIS PERSEROAN MENYATAKAN KELENGKAPAN INFORMASI
SEBAGAIMANA DIUNGKAPKAN DALAM KETERBUKAAN INFORMASI INI DAN SETELAH MELAKUKAN PENELITIAN SECARA
SEKSAMA, MENEGASKAN BAHWA INFORMASI YANG DIMUAT DALAM KETERBUKAAN INFORMASI INI ADALAH BENAR DAN
TIDAK ADA FAKTA PENTING MATERIAL DAN RELEVAN YANG TIDAK DIUNGKAPKAN ATAU DIHILANGKAN DALAM
KETERBUKAAN INFORMASI INI SEHINGGA MENYEBABKAN INFORMASI YANG DIBERIKAN DALAM KETERBUKAAN INFORMASI
INI MENJADI TIDAK BENAR DAN/ATAU MENYESATKAN.
PT FOLAGO GLOBAL NUSANTARA TBK.
(“Perseroan”)
Kegiatan Usaha Utama:
Bergerak di bidang Jasa Pemrograman Komputer Lainnya dan Sebagai Perusahaan Holding di Bidang Talent Management.
Kantor Pusat :
Pergudangan Taman Tekno 2 Blok H8 No. 15-16
Kelurahan Setu, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan
Banten 15314
Telp.: 021 – 75685326
Email : corporate@folagocorp.com
Website : www.folagocorp.com
Informasi Tambahan ini diterbitkan di Jakarta pada tanggal 26 Juni 2026 dan merupakan dokumen
perbaikan atas Keterbukaan Informasi yang diterbitkan pada tanggal 19 Juni 2026.
Page 2
PENDAHULUAN
Informasi sebagaimana tercantum dalam Keterbukaan Informasi ini dibuat dalam rangka pemenuhan
kewajiban Perseroan untuk mengumumkan keterbukaan informasi atas rencana penambahan kegiatan usaha
Perseroan berupa penambahan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia ("KBLI") Baru Perseroan yaitu: (i)
Aktivitas Periklanan (KBLI 73100); (ii) Aktivitas Penciptaan Karya Seni Lainnya (KBLI 90130); dan (iii)
Aktivitas Profesional, Ilmiah dan Teknis Lainnya YTDL (KBLI 74999) (selanjutnya disebut sebagai
“Penambahan KBLI Baru”).
Penambahan KBLI Baru tersebut dilakukan untuk mendukung pengembangan dan integrasi ekosistem usaha
Perseroan di bidang talent management, perfilman, Multi-Channel Network (MCN), pemasaran digital,
pengelolaan konten, monetisasi intellectual property (IP), serta layanan profesional yang terkait dengan
industri kreatif dan media digital. Kegiatan usaha yang akan dijalankan berdasarkan KBLI 73100, KBLI 90130,
dan KBLI 74999 tersebut merupakan pengembangan kegiatan usaha Perseroan yang saling mendukung dan
terintegrasi dengan kegiatan usaha Perseroan yang telah berjalan saat ini. Penambahan KBLI tersebut
merupakan perluasan kegiatan usaha yang mendukung strategi pengembangan usaha Perseroan dan tidak
mengubah kegiatan usaha utama Perseroan.
Secara umum, ruang lingkup kegiatan usaha yang akan dijalankan meliputi: (i) KBLI 73100 berupa penyediaan
jasa periklanan dan pemasaran terintegrasi, termasuk media placement, media buying, influencer marketing,
dan pengelolaan kampanye pemasaran; (ii) KBLI 90130 berupa pengembangan dan pengelolaan intellectual
property (IP), program hiburan digital, pengelolaan kreator digital, monetisasi konten digital, serta kegiatan
Multi-Channel Network (MCN); dan (iii) KBLI 74999 berupa penyediaan layanan profesional seperti Brand
Consulting, Social Media Management, Investor Relations & Media Management, Search Engine Optimization
(SEO), dan Search Engine Marketing (SEM). Kegiatan usaha tersebut merupakan pengembangan dan perluasan
kegiatan usaha Perseroan yang mendukung ekosistem usaha Perseroan di bidang media digital, pengelolaan
konten, pemasaran digital, dan industri kreatif.
Sehubungan dengan rencana Penambahan KBLI Baru tersebut, dan sesuai dengan ketentuan peraturan
perundangan yang berlaku, khususnya ketentuan POJK 17 BAB III Pasal 22 ayat (1) butir (A), perusahaan yang
melakukan Penambahan KBLI Baru wajib terlebih dahulu memperoleh persetujuan Rapat Umum Pemegang
Saham dan mengumumkan Keterbukaan Informasi dalam paling sedikit melalui situs web Perusahaan Terbuka
dan situs web bursa efek, dalam waktu bersamaan dengan pengumuman RUPS. Lebih lanjut, Perseroan
diwajibkan menyediakan data tentang Penambahan KBLI Baru tersebut bagi pemegang saham sejak saat
pengumuman RUPS dan menyampaikan kepada OJK paling lambat pada saat pengumuman RUPS informasi-
informasi sebagaimana dimaksud dalam POJK 17.
Keterbukaan Informasi ini menjadi dasar pertimbangan bagi para pemegang saham Perseroan dalam rangka
memberikan persetujuannya terkait dengan rencana Penambahan KBLI Baru.
KETERANGAN TENTANG PERSEROAN
a. Riwayat Singkat
Perseroan PT Folago Global Nusantara Tbk (“Perseroan”) didirikan dengan nama PT Aviana Sinar
Abadi pada tahun 2013berdasarkan Akta Pendirian No. 15 tertanggal 17 Desember 2013 yang
dibuat di hadapan Isadora, S.H., M.Kn., Notaris di Jakarta dan telah mendapatkan pengesahan
Menkumham berdasarkan Surat Keputusan Menkumham No. AHU01402.AH.01.01.Tahun 2014
tanggal 10 Januari 2014 serta telah didaftarkan dalam Daftar Perseroan No. AHU-
0002552.AH.01.09.Tahun 2014 tanggal 10 Januari 2014 serta diumumkan dalam Berita Negara
Republik Indonesia (“BNRI") No. 9634 tertanggal 10 Januari 2014 serta Tambahan BNRI No. 47
tertanggal 10 Januari 2014 (“Akta Pendirian”).
Anggaran Dasar Perseroan telah mengalami beberapa kali perubahan, dan perubahan terakhir
ternyata dalam Akta Pernyataan Keputusan Para Pemegang Saham PT Folago Global Nusantara Tbk
No. 12 tanggal 25 September 2025 yang dibuat di hadapan Rini Yulianti, S.H., Notaris di Jakarta
Timur, yang telah (i) mendapatkan persetujuan dari Menkum berdasarkan Surat Keputusan No.
AHU-0065418.AH.01.02.TAHUN 2025 tanggal 26 September 2025; (ii) diberitahukan kepada
Menkum berdasarkan Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data Perseroan No. AHU-
AH.01.09-0343059 di tanggal 26 September 2025; (iii) telah didaftarkan pada Daftar Perseroan No.
2
Page 3
AHU-0226094.AH.01.11.TAHUN 2025 tanggal 26 September 2025; serta (iii) diumumkan dalam
BNRI No. 081 tanggal 10 Oktober 2025 serta Tambahan BNRI No. 028923 tanggal 10 Oktober 2025
(“Akta Perseroan No. 12/2025”), yang mana berdasarkan Akta Perseroan No. 2/2025 para
pemegang saham Perseroan menyetujui perubahan isi Pasal 1 yaitu perubahan nama Perseroan
menjadi PT Folago Global Nusantara Tbk.
Perusahaan berkantor pusat Komplek Pergudangan Taman Tekno 2 Blok H8 Nomor 15-16, Jalan
Tekno Widya Raya BSD, Kelurahan Setu, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan, Provinsi Banten.
Dalam menjalankan kegiatan usahanya, Perseroan didukung oleh 6 (enam) perusahaan anak dengan
kepemilikan langsung dan 2 (dua) perusahaan anak dengan kepemilikan tidak langsung yang
bergerak di bidang telekomunikasi, kecerdasan artifisial (artificial intelligence), media digital,
periklanan, konsultasi manajemen, perfilman, desain komunikasi visual, dan hiburan. Perusahaan
anak tersebut menjalankan kegiatan usaha sesuai bidang usahanya masing-masing dan secara
bersama-sama mendukung pengembangan ekosistem usaha Perseroan.
Di bawah ini disajikan kontribusi dari Perseroan dan masing-masing Perusahaan Anak
dibandingkan dengan pendapatan, dari laporan keuangan konsolidasi Perseroan untuk tahun yang
berakhir pada tanggal 31 Desember 2025:
Kontribusi terhadap
Nama Perusahaan Anak Kegiatan Usaha Utama
Pendapatan Neto 2025
Pengembangan Perangkat Lunak, Platform
Perseroan 60,94%
Digital, dan Teknologi Informasi
PT Digital Nata Karya Aktivitas Telekomunikasi Lainnya YTDL 10,97%
PT Folago Artificial Intelligent Aktivitas Pemrograman Berbasis Kecerdasan
0,00%
Commerce Artifisial
PT Folago Digital Media Aktivitas Konsultasi Manajemen Lainnya 5,73%
Portal Digital, Telekomunikasi, Perdagangan,
PT Folago Gaya Hidup 0,00%
Konsultasi Manajemen dan Periklanan
PT Folago Karya Indonesia Aktivitas Konsultasi Manajemen Lainnya 22,36%
PT Folago Picture Indonesia Aktivitas Pemutaran Film 0,00%
Total 100,00%
Catatan: Kontribusi pendapatan di atas merupakan kontribusi terhadap pendapatan neto
konsolidasian Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025.
Berdasarkan Anggaran Dasar Perseroan, kegiatan usaha Perseroan mencakup kegiatan usaha utama
dan kegiatan usaha penunjang yang bergerak di bidang jasa pemrograman komputer dan sebagai
perusahaan holding di bidang talent management melalui anak usaha FDM, penjualan produk digital
melalui DNK, Jasa pembuatan konten dengan optimalisasi kecerdasan buatan melalui FAIC,
penjualan voucher gaya hidup di sosial media melalui FGH, Periklanan dan talent management
melalui FKI, dan juga produksi dan distribusi film melalui FPI . Adapun kegiatan usaha Perseroan
yang telah tercantum dalam Anggaran Dasar beserta kode KBLI yang digunakan adalah sebagai
berikut:
No. Kegiatan Usaha KBLI
1 Aktivitas Pemrograman Komputer Lainnya 62019
2 Portal Web dan/atau Platform Digital Dengan Tujuan Komersial 63122
3 Aktivitas Pemrograman dan Produksi Konten Media Imersif 62013
4 Aktivitas Pemrograman Berbasis Kecerdasan Artifisial 62015
5 Aktivitas Konsultasi Keamanan Informasi 62021
6 Aktivitas Penyediaan Identitas Digital 62022
7 Aktivitas Pengolahan Data 63111
8 Penerbitan Piranti Lunak (Software) 58200
9 Aktivitas Perusahaan Holding 64200
b. Struktur Permodalan dan Susunan Pemegang Saham
3
Page 4
Struktur permodalan dan susunan pemegang saham Perseroan sebagaimana disajikan di bawah
ini mengacu pada Akta Pernyataan Keputusan Para Pemegang Saham PT Aviana Sinar Abadi Tbk
No. 8 tanggal 12 September 2025 yang dibuat di hadapan Rini Yulianti, S.H., Notaris di Jakarta
Timur mengenai peningkatan modal ditempatkan dan disetor Perseroan sehubungan dengan
pelaksanaan Waran Seri I. Akta tersebut telah diterima dan dicatat oleh Kementerian Hukum
Republik Indonesia berdasarkan Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Anggaran Dasar
Nomor AHU-AH.01.03-0235474 tanggal 15 September 2025 serta telah didaftarkan dalam Daftar
Perseroan Nomor AHU-0214307.AH.01.11.TAHUN 2025 tanggal 15 September 2025.
Adapun susunan pemegang saham Perseroan per tanggal 31 Maret 2026 mengacu pada laporan
kepemilikan saham yang diterbitkan oleh PT Ficomindo Buana Registrar, selaku Biro
Administrasi Efek Perseroan berdasarkan Surat Nomor 05/OJK-FBR/II/2026 tanggal 5 Maret
2026.
Keterangan Jumlah Saham Nilai Nominal (Rp) (%)
Modal Dasar 20.000.000.000 300.000.000.000
Modal Ditempatkan & Disetor Penuh
PT Matra Tri Abadi 3.961.527.100 59.422.906.500 63.95
Masyarakat dibawah 5% 2.233.520.277 33.502.804.155 36,05
Total Modal Ditempatkan & Disetor 6.195.047.377 92.925.710.655 100,00
Saham dalam Portepel 13.804.952.623 207.074.289.345
Berdasarkan struktur kepemilikan saham Perseroan per tanggal 31 Maret 2026, PT Matra Tri
Abadi merupakan Pemegang Saham Pengendali Perseroan dengan kepemilikan sebesar
3.961.527.100 saham atau 63,95% dari seluruh saham yang telah ditempatkan dan disetor penuh
dalam Perseroan.
Berdasarkan informasi yang dimiliki Perseroan dan sesuai ketentuan Peraturan Presiden Nomor
13 Tahun 2018 tentang Penerapan Prinsip Mengenali Pemilik Manfaat dari Korporasi Dalam
Rangka Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang dan Tindak Pidana
Pendanaan Terorisme serta ketentuan POJK yang berlaku, pemilik manfaat (beneficial owner)
atau penerima manfaat utama (ultimate beneficial owner) dari Pemegang Saham Pengendali
Perseroan adalah Bapak Subioto Jingga.
c. Susunan Pengurus
Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan RUPST PT Folago Global Nusantara Tbk No. 29 tanggal
18 Mei 2026 yang dibuat di hadapan Rini Yulianti, S.H., Notaris di Jakarta Timur, anggota Direksi
dan Dewan Komisaris Perseroan diangkat untuk masa jabatan terhitung sejak penutupan RUPST
tanggal 18 Mei 2026 sampai dengan penutupan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan
Perseroan yang diselenggarakan pada tahun 2030. Susunan Direksi dan Dewan Komisaris
Perseroan adalah sebagai berikut:
DEWAN KOMISARIS
• Komisaris Utama : Adhie Moelyadi Masardi
• Komisaris Independen : Benny
DIREKSI
• Direktur Utama : Subioto Jingga
• Direktur : Charlie
• Direktur : Stephen Minaldo Onggo
d. Ikhtisar Data Keuangan Penting
Tabel berikut ini menggambarkan Ikhtisar Data Keuangan Penting Perseroan dan Entitas Anaknya pada
tanggal 31 Desember 2025, 2024, dan 2023 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain).
Data-data keuangan penting tersebut berasal dari Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan dan Entitas
Anaknya per tanggal dan untuk periode yang berakhir pada 31 Desember 2025, yang telah diaudit
berdasarkan standar audit yang ditetapkan Institut Akuntan Publik Indonesia (IAPI) oleh Kantor Akuntan
Publik (KAP) Suharli, Sugiharto & Rekan dengan Opini Audit Tanpa Modifikasian untuk semua hal yang
4
Page 5
material atas laporan keuangan konsolidasian tersebut yang ditandatangani oleh Akuntan Publik Ridho
Fathoni, CPA (Registrasi Akuntan Publik No. 1629) sebagaimana tercantum dalam laporan auditor
independen No. 00329/2.1315/AU.1/06/1629-1/1/VI/2026 tertanggal 22 Juni 2026. Laporan keuangan
Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 telah diaudit berdasarkan standar
audit yang ditetapkan Institut Akuntan Publik Indonesia (IAPI) oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) Anwar
& Rekan dengan Opini Audit Tanpa Modifikasian untuk semua hal yang material atas laporan keuangan
tersebut yang ditandatangani oleh Akuntan Publik Andri (Registrasi Akuntan Publik No. 1674)
sebagaimana tercantum dalam laporan auditor independen No. 00185/2.1035/AU.1/05/1674-
1/1/III/2025 tertanggal 27 Maret 2025. Laporan keuangan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2023 telah diaudit berdasarkan standar audit yang ditetapkan Institut Akuntan
Publik Indonesia (IAPI) oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) Morhan & Rekan dengan Opini Audit Tanpa
Modifikasian untuk semua hal yang material atas laporan keuangan tersebut yang ditandatangani oleh
Akuntan Publik David Kurniawan, CPA (Registrasi Akuntan Publik No. 1023) sebagaimana tercantum
dalam laporan auditor independen No. 00117/2.0961/AU.1/05/1023-2/1/IV/2024 tertanggal 8 April
2024.
Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
Per 31 Desember (dalam Rupiah)
Keterangan 2025 2024 2023
Total Aset 360.228.302.440 167.400.063.957 168.000.608.754
Total Liabilitas 44.871.770.465 3.818.178.582 3.954.796.887
Total Ekuitas 315.356.531.975 163.581.885.375 164.045.811.867
Laporan Laba (Rugi) dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian
Per 31 Desember (dalam Rupiah)
Keterangan 2025 2024 2023
Pendapatan Neto 410.110.515.167 841.598.245.742 248.810.884.330
Laba Bruto 54.232.579.893 4.895.843.119 3.967.602.610
Laba (Rugi) Usaha 34.845.796.771 (1.244.633.403) (2.939.036.812)
Laba (Rugi) Sebelum Pajak 35.454.091.962 (576.596.561) (2.640.684.211)
Laba (Rugi) Tahun
36.771.634.297 (540.008.499) (2.321.176.470)
Berjalan
Total Penghasilan
33.299.039.167 (464.905.197) (2.453.947.481)
Komprehensif
Laporan Arus Kas Konsolidasian
Per 31 Desember (dalam Rupiah)
Keterangan 2025 2024 2023
Arus Kas Operasi 28.767.760.390 78.724.336 (68.001.401.338)
Arus Kas Investasi (30.212.197.709) - (34.296.489.779)
Arus Kas Pendanaan 108.872.508.586 (176.810.343) 98.227.130.930
Kenaikan (Penurunan) Kas
107.428.071.267 (98.086.007) (4.070.760.187)
Neto
Kas dan Bank Akhir Tahun 110.147.424.910 2.719.353.643 2.817.439.650
Rasio Keuangan Utama
Per 31 Desember
Rasio 2025 2024 2023
Current Ratio (x) 7,11x 50,28x 49,35x
Debt to Equity Ratio (x) 0,14x 0,02x 0,02x
Debt to Asset Ratio (x) 0,12x 0,02x 0,02x
ROA 10,2% (0,3%) (1,4%)
ROE 11,7% (0,3%) (1,4%)
5
Page 6
Catatan: Rasio keuangan dihitung berdasarkan data laporan keuangan konsolidasian Perseroan
untuk masing-masing periode.
RINGKASAN LAPORAN STUDI KELAYAKAN
Perseroan dengan ini telah menunjuk Kantor Jasa Penilai Publik Syarif, Endang dan Rekan, sebagai penilai
independen untuk melakukan studi kelayakan atas Rencana Penambahan Kegiatan Usaha. Kantor Jasa Penilai
Publik Syarif, Endang dan Rekan didirikan berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan No. 1498/KM.1/2012,
tanggal 28 Desmber 2012 dan terdaftar sebagai kantor jasa profesi penunjang pasar modal di OJK dengan Surat
Tanda Terdaftar Profesi Penunjang Pasar Modal dari OJK No. STTD.PB-08/PJ-1/PM.02/2023 dengan nama Kantor
Jasa Penilai Publik Syarif, Endang dan Rekan dengan Izin KJPP No. 2.12.0113. Dengan ini, Kantor Jasa Penilai Publik
Syarif, Endang dan Rekan telah ditunjuk oleh Perseroan sebagai pihak penilai independen berdasarkan surat
penugasan No. 0039/SPK/MSE-03/ES/V/2026, perihal penugasan studi kelayakan yang telah disetujui oleh
manajemen Perseroan ter tanggal 8 Mei 2026.
KJPP Syarif Endang dan Rekan telah mengeluarkan tiga laporan studi kelayakan atas rencana penambahan
kegiatan usaha Perseroan dengan rincian sebagai berikut.
- Laporan Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha Aktivitas Periklanan (KBLI 73100) PT Folago Global
Nusantara Tbk No. 00015/2.0113-03/BS-FS/05/0340/1/V/2026, tanggal 22 Mei 2026.
- Laporan Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha Aktivitas Penciptaan Karya Seni Lainnya (KBLI 90130)
PT Folago Global Nusantara Tbk No. 00016/2.0113-03/BS-FS/05/0340/1/V/2026, tanggal 22 Mei 2026.
- Laporan Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha Semua Aktivitas Profesional, Ilmiah dan Teknis YTDL
Lainnya (KBLI 74999) PT Folago Global Nusantara Tbk No. 00017/2.0113-03/BS-FS/05/0340/1/V/2026,
tanggal 22 Mei 2026.
1. Status Penilai
Penilai Usaha yang menandatangani laporan penilaian usaha ini merupakan Penilai Usaha bersertifikat MAPPI
dengan perizinan sebagai berikut:
Nama Penilai : Endang Sunardi S.T., M.M., MAPPI (Cert.)
MAPPI : No. 09-S-02341
Izin Penilai Publik : No. B-1.12.00340
Klasifikasi izin : Penilaian Bisnis
Register : No. RMK-2017.00303
STTD OJK : No. STTD.PB-08/PJ-1/PM.02/2023
STTD IKNB : No. 173/NB.122/STTD-P/2019
2. Identitas Pemberi Tugas dan Pengguna Laporan
Nama Perusahaan : PT Folago Global Nusantara Tbk
Bidang Usaha : Manajemen perangkat lunak, penjualan produk digital, dan
jaringan multisaluran pada platform daring melalui beberapa
entitas anak
Alamat : Pergudangan Taman Tekno 2 Blok H8 No. 15-16 Jl. Taman, Jl.
Tekno Widya Raya BSD, Setu, Kec. Setu, Kota Tangerang Selatan,
Banten 15314.
Telepon : (021) 75685326
Website : www.folagocorp.com
Email : corporate@folagocorp.com
3. Ruang Lingkup Studi Kelayakan
Ruang Lingkup penugasan adalah sesuai dengan tujuan dari Studi Kelayakan ini, yaitu untuk melakukan kajian
atau analisis kelayakan sehubungan dengan Penambahan Kegiatan Usaha sesuai dengan KBLI 73100 yaitu
Aktivitas Periklanan, KBLI 90130 yaitu Aktivitas Penciptaan Karya Seni Lainnya, dan KBLI 74999 yaitu Semua
Aktivitas Profesional, Ilmiah, dan Teknis YTDL Lainnya.
6
Page 7
Berdasarkan POJK No. 35/POJK.04/2020, ruang lingkup dari Penugasan Penilaian Profesional, paling sedikit
meliputi:
1. Tujuan dari Penugasan Penilaian Profesional;
2. Asumsi dan kondisi pembatas yang digunakan dalam Penugasan Penilaian Profesional; dan
3. Dasar Nilai dan Premis Nilai yang digunakan.
4. Maksud dan Tujuan Studi Kelayakan
Studi Kelayakan ini dibuat untuk mengetahui kelayakan usaha sehubungan dengan Penambahan Kegiatan
Usaha sesuai dengan KBLI 73100 yaitu Aktivitas Periklanan, KBLI 90130 yaitu Aktivitas Penciptaan Karya Seni
Lainnya, dan KBLI 74999 yaitu Semua Aktivitas Profesional, Ilmiah, dan Teknis YTDL Lainnya, serta sebagai
syarat pemenuhan atas Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia No. 17/POJK.04/2020 tentang
Transaksi Material dan Penambahan Kegiatan Usaha (“POJK No.17/2020”), dan bukan untuk kepentingan
perbankan ataupun kepentingan lainnya.
5. Tanggal Penilaian
Tanggal Penilaian dalam Laporan Studi Kelayakan ini adalah per 31 Desember 2025.
6. Prosedur yang Digunakan
Dalam menyusun Studi Kelayakan ini, analisis dilakukan berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
No. 35/POJK.04/2020, tanggal 25 Mei 2020 tentang Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar
Modal, Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No. 17/SEOJK.04/2020 Tentang Pedoman Penilaian dan Penyajian
Laporan Penilaian Bisnis di Pasar Modal, serta Standar Penilaian Indonesia (SPI) Edisi VII 2018 yang disusun
oleh Masyarakat Penilai Indonesia (MAPPI) dengan memperhatikan Kode Etik Penilai Indonesia (KEPI), dan
peraturan yang terkait yaitu mencakup:
1. Kajian Kelayakan Pasar,
2. Kajian Kelayakan Teknis,
3. Kajian Kelayakan Pola Bisnis,
4. Kajian Kelayakan Model Manajemen, dan
5. Kajian Kelayakan Keuangan.
7. Independensi Penilai
Dalam mempersiapkan Laporan Studi Kelayakan ini kami telah bertindak secara independen tanpa adanya
konflik dan tidak terafiliasi dengan Perseroan, dan pihak-pihak yang terkait dengan perusahaan tersebut. Kami
juga tidak mempunyai kepentingan atau keuntungan pribadi berkaitan dengan penugasan ini. Selanjutnya,
Laporan Studi Kelayakan ini tidak dilakukan untuk memberikan keuntungan atau kerugian pada pihak
manapun. Imbalan yang kami terima adalah sama sekali tidak dipengaruhi oleh kewajaran nilai yang dihasilkan
dari proses analisis kelayakan ini dan kami hanya menerima imbalan sesuai dengan yang tercantum pada Surat
Perjanjian Kerja (SPK) No. 0039/SPK/MSE-03/ES/V/2026, tanggal 8 Mei 2026.
8. Asumsi dan Kondisi Pembatas
Asumsi dan kondisi pembatas yang digunakan dalam penyusunan studi kelayakan ini adalah:
- Laporan studi kelayakan ini bersifat non-disclaimer opinion.
- Kami telah melakukan penelaahan atas dokumen-dokumen yang digunakan dalam studi kelayakan.
- Dalam menyusun laporan studi kelayakan ini, penilai mengandalkan keakuratan dan kelengkapan
informasi yang disediakan oleh pemberi tugas atau data yang diperoleh dari informasi yang tersedia untuk
publik dan informasi lainnya serta penelitian yang kami anggap relevan.
- Penilai menggunakan proyeksi keuangan yang disampaikan oleh manajemen dengan mencerminkan
kewajaran proyeksi keuangan dan kemampuan pencapaiannya (fiduciary duty).
- Penilai bertanggung jawab atas pelaksanaan studi kelayakan dan kewajaran proyeksi keuangan yang telah
disesuaikan.
- Laporan yang dihasilkan terbuka untuk publik kecuali terdapat informasi yang bersifat rahasia, yang dapat
mempengaruhi operasional perusahaan.
- Penilai bertanggung jawab atas laporan studi kelayakan dan kesimpulan yang dihasilkan.
- Penilai telah memperoleh informasi atas status hukum objek studi kelayakan dari pemberi tugas.
7
Page 8
9. Hasil Analisis Kelayakan
A. KBLI 73100 – Aktivitas Periklanan
Kelayakan Pasar
Kondisi pasar industri Media Luar Griya (MLG)/OOH (Out-of-Home) telah menjadi bagian tak terpisahkan
dari lanskap periklanan modern. Dalam strategi pemasaran yang komprehensif (360), penyertaan OOH
sebagai salah satu saluran/media promosi menjadi krusial. Kemampuannya untuk menjangkau audiens
secara luas di berbagai titik strategis, ditambah dengan perkembangan tren digital dan personalisasi,
memungkinkan kampanye MLG yang dinamis dan meningkatkan keterlibatan audiens secara interaktif.
Persentase alokasi anggaran iklan media luar griya dalam negeri saat ini baru menyentuh sekitar 1,5%,
masih jauh di bawah standar internasional yang mencapai 5-7%. Artinya, MLG/OOH memiliki peluang besar
untuk bertumbuh.
Pada era teknologi dan industri yang sangat maju saat ini. Penggunaan internet di Indonesia terbilang
sangat pesat, hal ini dikarenakan penggunaan internet yang praktis dalam memudahkan masyarakat dalam
melakukan berbagai jenis aktivitas, seperti mempermudah dalam mencari informasi dari seluruh dunia,
digunakan untuk berkomunikasi, sebagai sarana hiburan, dan sebagai transaksi jual beli. Data
perkembangan selama periode 2022—2025 menunjukkan peningkatan yang konsisten dari sebanyak
210,03 juta di tahun 2022 hingga sebanyak 229,43 juta di tahun 2025. Pada tahun 2025, penetrasi
penggunaan internet sudah mencapai 79,54%, dengan jumlah identitas pengguna media sosial tumbuh
24,80% merupakan pengunaan utama yang digunakan untuk berkomunikasi, terhubung dengan orang lain,
dan konten hiburan, sedangkan untuk alasan penggunaan internet sebagai transaksi online dan konten
hiburan masing-masing sebesar 14,95% dan 14,68%.
Menurut We Are Social, selama tahun 2022—2025 total belanja iklan dan belanja iklan digital tercatat
mengalami pertumbuhan. Total belanja iklan pada tahun 2022 mencapai US$5,56 miliar yang kemudian
tumbuh menjadi sebesar US$6,97 miliar di tahun 2025. Sedangkan untuk belanja iklan digital di tahun 2022
sebesar US$2,56 miliar tumbuh menjadi sebesar US$3,64 miliar di tahun 2025. Selama tahun 2022-2025,
rata-rata pertumbuhan total belanja iklan dan belanja iklan digital tercatat masing-masing mengalami
pertumbuhan 8,16% dan 12,56%.
Ekonomi digital Indonesia tidak menunjukkan tanda-tanda melambat. Total perkiraan belanja iklan untuk
tahun 2025 adalah US$6,97 miliar, naik 5,26% dibandingkan tahun sebelumnya. Saluran belanja iklan
digital menyumbang 52% dari belanja tersebut US$3,64 miliar meningkat 7,98% dari tahun sebelumnya.
Iklan media sosial mengalami pertumbuhan terbesar, naik 11,3%, sementara pemasaran influencer
meningkat pesat sebesar 14,4% ini merupakan bukti dari meningkatnya kekuatan kreator dalam
membentuk budaya dan perdagangan.
Pemasaran digital di Indonesia didorong oleh budaya mobile-first dan tingginya penetrasi internet. Perilaku
pengguna kini sangat berpusat pada social commerce, di mana media sosial tidak lagi hanya menjadi sumber
informasi, tetapi juga platform belanja langsung dengan dukungan fitur seperti live streaming. Selain itu
pengguna internet juga cenderung melakukan riset brand terlebih dahulu sebelum melakukan pembelian.
Strategi pemasaran diarahkan tidak hanya untuk meningkatkan visibilitas merek, tetapi juga untuk
mendorong adopsi platform secara berkelanjutan oleh pelaku usaha, khususnya pada segmen UMKM.
Strategi pemasaran yang dijalankan oleh Perseroan pada penambahan kegiatan usaha diantaranya:
1) Menjalin kerja sama eksklusif dengan pemilik aset OOH untuk mendapatkan margin harga terbaik.
2) Membuat paket bundling lintas lokasi yang menarik.
3) Menggunakan kecerdasan buatan (AI) untuk mengotomatiskan penayangan iklan, menganalisis
demografi audiens secara real-time, dan menyesuaikan materi promosi berdasarkan kondisi sekitar. Hal
ini menjadikan iklan luar ruang jauh lebih interaktif, tepat sasaran, dan terukur secara data.
4) Menggunakan martech/performance tools untuk mendukung strategi pemasaran omnichannel, yang
menyediakan interaksi pelanggan yang lancar dan konsisten di berbagai saluran.
Sasaran Perseroan dalam penambahan kegiatan usaha baru ini adalah audiens segmen masyarakat
8
Page 9
menengah ke bawah.
Potensi nilai pasar dari Penambahan Kegiatan Usaha ini dinilai cukup prospektif dengan posisi Perseroan
yang strategis untuk memanfaatkan peluang pertumbuhan pasar tersebut. Berdasarkan hasil proyeksi
keuangan yang telah disusun, Penambahan Kegiatan Usaha ini diperkirakan akan memberikan kontribusi
positif terhadap kinerja keuangan Perseroan yaitu sebesar Rp13,96 miliar pada tahun 2026, Rp30,71 miliar
pada tahun 2027, Rp33,79 miliar pada tahun 2028, Rp37,61 miliar pada tahun 2029, Rp40,88 miliar pada
tahun 2030, dan Rp44,97 miliar pada tahun 2031.
Dengan didukung oleh permintaan pasar yang terus meningkat, kesinambungan serta potensi
pertumbuhan pasar yang positif, maka dapat kami simpulkan bahwa Penambahan Kegiatan Usaha pada
aspek kelayakan pasar adalah layak.
Kelayakan Teknis
Perseroan akan melakukan jasa layanan perantara yang menghubungkan pemasang iklan dengan pemilik
media aset. Mesin yang akan digunakan adalah perangkat media pemilik aset OOH. Sehingga tidak terdapat
kapasitas tertentu karena mengikuti jumlah permintaan dari pemasang iklan di berbagai titik media pemilik
aset. Sedangkan perangkat lunak yang akan digunakan adalah martech/performance tools.
Dari sisi sumber daya, Perseroan tidak akan menambah divisi baru maupun karyawan karena untuk jasa
ini tidak memerlukan keterampilan khusus sehingga akan menggunakan tenaga kerja yang telah ada.
Selanjutnya, Perseroan tidak memerlukan tenaga ahli khusus, mengingat kegiatan usaha yang dijalankan
merupakan jasa layanan perantara yang menghubungkan pemasang iklan dengan pemilik media aset, maka
Perseroan hanya melibatkan tim marketing, SDM kreatif, dan planner yang bertugas untuk menemukan
ruang strategis, menegosiasikan harga sewa, dan memastikan kampanye iklan luar ruang berjalan efektif.
Dari sisi operasional, proses operasional untuk kegiatan usaha baru meliputi:
• Penentuan Timeline & Implementasi
Setelah menerima pekerjaan, tim membuat timeline yang digunakan untuk menjadwalkan, merencanakan,
koordinasi, dan mengawasi tugas-tugas serta tahapan dalam sebuah project. Dengan adanya timeline, tim
dapat memantau kemajuan, mengidentifikasi potensi hambatan, dan melakukan penyesuaian yang
diperlukan untuk menjaga project tetap berjalan sesuai rencana dan dapat diimplementasikan.
• Rework & Adjusment Aset yang akan ditayangkan
Selanjutnya tim akan rework & adjustment produk iklan yang akan ditayangkan dari secara konten visual.
• Koordinasi penayangan
Selanjutnya tim akan melakukan koordinasi terkait tujuan kampanye, titik lokasi, materi visual hingga
perijinan dan evaluasi untuk menjangkau audiens. Koordinasi ini melibatkan pihak pengiklan, dan penyedia
media.
• Dokumentasi penayangan
Pada tahap akhir, tim akan melakukan dokumentasi persiapan sebelum tayang dan bukti saat penayangan,
hingga laporan data.
Dengan analisis teknis tersebut, maka dapat kami simpulkan bahwa Penambahan Kegiatan Usaha pada
aspek kelayakan teknis adalah layak.
Kelayakan Pola Bisnis
Perseroan memiliki sejumlah keunggulan kompetitif yang mendukung keberhasilan pelaksanaan
Penambahan Kegiatan Usaha. Keunggulan tersebut antara lain kapabilitas dan pengalaman digital yang
kuat, komitmen inovasi teknologi yang berkelanjutan, dan memiliki berbagai macam diversifikasi pilihan
dalam ekosistem yang menunjang untuk kegiatan lintas platform (offline to online).
Kemampuan pesaing untuk meniru kegiatan usaha baru Perseroan pada dasarnya terbuka. Karakteristik
persaingan kegiatan usaha ini utamanya mencakup akses inventaris luas, kemampuan negosiasi harga,
keterlibatan AI dan perencanaan kampanye berbasis data. Meskipun telah ada pemain yang dominan yang
menguasai pangsa pasar, Perseroan masih dapat membuka peluang untuk memasuki pasar dan
membangun posisi kompetitif karena Perseroan akan melakukan sinergis operasional yang didukung oleh
kapabilitas dan kreatifitas SDM, produksi konten, jaringan talenta, serta kanal distribusi digital yang
9
Page 10
memungkinkan penyediaan layanan end-to-end (strategi, kreatif, produksi, media buying, influencer/creator
marketing, hingga analitik kinerja) bagi pelanggan.
Penambahan kegiatan usaha memberikan peluang bagi Perseroan untuk menciptakan nilai tambah melalui
peningkatan margin usaha dan diversifikasi sumber pendapatan, ekspansi bisnis dan jaringan lintas
industri yang terintegrasi.
Dengan adanya penambahan kegiatan usaha, Perseroan memiliki kemampuan yang memadai untuk
menciptakan nilai tambah secara berkelanjutan, maka dapat kami simpulkan bahwa Penambahan Kegiatan
Usaha pada aspek kelayakan pola bisnis adalah layak.
Kelayakan Model Manajemen
Dari sisi ketersediaan tenaga kerja, sampai dengan tanggal 31 Desember 2025, Perseroan memiliki 18 orang
karyawan tetap. Jumlah tenaga kerja tersebut dinilai memadai untuk mendukung kegiatan operasional
Perseroan, termasuk dalam rangka pelaksanaan Penambahan Kegiatan Usaha. Dalam pelaksanaannya,
Perseroan tidak memerlukan tenaga kerja dengan keahlian khusus, sehingga dapat memanfaatkan dan
mengalokasikan sumber daya manusia yang telah ada.
Dari sisi pengelolaan risiko, Perseroan telah mengidentifikasi berbagai risiko yang berpotensi
memengaruhi kegiatan usaha, antara lain risiko intensitas persaingan, risiko regulasi periklanan, dan risiko
konflik kepentingan. Mitigasi disiapkan melalui tata kelola, SOP transparansi fee/media, kontrak yang
menjamin brand safety, pemisahan fungsi editorial dan komersial, pengukuran kinerja berbasis KPI, serta
kepatuhan pada peraturan periklanan.
Dari sisi kapasitas dan kemampuan manajemen dalam rangka penambahan kegiatan usaha barunya,
manajemen Perseroan dinilai memiliki kemampuan yang memadai, mengingat kegiatan usaha jasa layanan
perantara periklanan OOH telah dijalankan oleh anak usaha Perseroan. Kapasitas manajemen Perseroan
bersumber pada pengembangan AI, analitik data, dan integrasi layanan lintas platform, serta adanya
diversifikasi pilihan dalam ekosistem yang menunjang untuk kegiatan lintas platform (offline to online)
sehingga menjadi landasan kuat untuk menawarkan solusi atas kebutuhan periklanan produk/jasa
pelanggan.
Dengan didukung oleh kesiapan sumber daya manusia, manajemen organisasi yang sudah berjalan, serta
kemampuan pengelolaan risiko, maka dapat kami simpulkan bahwa Penambahan Kegiatan Usaha pada
aspek kelayakan model manajemen adalah layak.
Kelayakan Keuangan
Pada KBLI 73100, tidak terdapat biaya investasi (capex), sedangkan untuk modal kerja awal yang
dibutuhkan pada KBLI 73100 sebesar Rp172,13 juta yang berasal dari internal kas Perseroan.
Analisis kelayakan proyek menunjukkan bahwa Kegiatan Usaha Perseroan memenuhi kriteria kelayakan
dengan variabel-variabel sebagai berikut.
• Net Present Value (NPV) > 0 → Layak
NPV yang dihasilkan adalah sebesar Rp12.155.110.000,-. Dengan demikian, hasil NPV yang positif atau
lebih dari nol menunjukkan bahwa proyek layak dikerjakan karena memberikan keuntungan.
• Profitability Index (PI) > 1 → Layak
PI yang diperoleh adalah sebesar 7,66343. Dengan demikian, hasil PI yang lebih dari 1 menunjukkan
bahwa proyek layak dikerjakan karena memberikan keuntungan dari pengeluaran investasi yang
dilakukan.
Kemudian, dari analisis sensitivitas, menurunnya pendapatan merupakan faktor yang paling sensitif
terhadap kelayakan usaha.
Berdasarkan hasil analisis keuangan tersebut, dapat disimpulkan bahwa kegiatan usaha Perseroan pada
aspek kelayakan keuangan adalah layak.
10
Page 11
B. KBLI 90130 – Aktivitas Penciptaan Karya Seni Lainnya
Kelayakan Pasar
Pengguna media sosial Indonesia mencapai 62,9% dari total populasi atau sekitar 180 juta pada tahun 2025.
Pengguna media sosial Indonesia menghabiskan waktu luar biasa yaitu 21 jam 50 menit per minggu di media
sosial, termasuk menonton video online yang lebih dari tiga jam setiap hari. Waktu penggunaan tersebar di
rata-rata 7,7 platform setiap bulan, menunjukkan sifat ekosistem sosial Indonesia yang terfragmentasi namun
sangat aktif. Jika dari sisi penggunaannya, platform Tiktok menempati urutan pertama untuk rata-rata
penggunaannya selama 1 jam 53 menit/hari, yang kemudian disusul oleh Whatsapp selama 1 jam 52
menit/hari, dan youtube selama 1 jam 14 menit/hari.
Indonesia merupakan negara dengan audiens iklan TikTok terbesar untuk 18 tahun ke atas mencatatkan
peringkat pertama sebanyak 180.112.000 pengguna, diikuti oleh Amerika Serikat sebanyak 153.121.000
pengguna. Hal ini menjadikan Indonesia resmi menjadi pasar kedua terbesar TikTok Shop di dunia setelah
Amerika Serikat, dengan nilai gross merchandise value (GMV) atau total nilai total transaksi bruto berdasarkan
seluruh barang atau jasa yang berhasil terjual mencapai US$6,2 miliar atau setara Rp101 triliun sepanjang
2024 dengan 515.000 toko. Angka ini mencerminkan potensi besar platform tersebut, yang didukung oleh
tingkat adopsi teknologi tinggi dan preferensi konsumen terhadap pengalaman belanja berbasis video yang
interaktif.
Data perkembangan penggunaan internet Indonesia selama periode 2022—2025 menunjukkan juga
peningkatan yang konsisten. Pada 2022, pengguna internet tercatat 210,03 juta, dan tren ini terus berlanjut
tahun-tahun berikut yang mencatat peningkat sebesar 2,67% di tahun 2023, sebesar 2,75% di tahun 2024
dan sebesar 3,55% di tahun 2025. Berdasarkan data tersebut maka penetrasi penggunaan internet di
Indonesia cenderung meningkat dari tahun ke tahun dimulai dari tahun 2022 yang sebesar 76,16%, sebesar
76,81% di tahun 2023, sebesar 78,68%, di tahun 2024, dan sebesar 79,54% di tahun 2025. Pada tahun 2025,
jumlah identitas pengguna media sosial tumbuh 24,80% merupakan penggunaan utama yang digunakan
untuk berkomunikasi, terhubung dengan orang lain, dan konten hiburan, sedangkan untuk alasan
penggunaan internet sebagai transaksi online dan konten hiburan masing-masing sebesar 14,95% dan
14,68%.
Salah satu kategori usaha pada lapangan usaha jasa lainnya adalah aktivitas kesenian, olahraga, dan rekreasi.
Kategori ini mencakup aktivitas seni pertunjukkan seperti aktivitas pemengaruh/influencer, kreator konten,
dan youtuber yang terlihat di vlog/konten. Pada tahun 2025, lapangan usaha ini memberikan kontribusi
sebesar Rp293.160,40 miliar atau setara 2,16% dari PDB atas dasar harga konstan 2010. Angka tersebut
meningkat sebesar dari tahun 2020 yang mencapai Rp652.062,90 miliar atau sebesar 49,11%.
Sasaran Perseroan dalam penambahan kegiatan usaha KBLI 90130 Aktivitas Penciptaan Karya Seni Lainnya
adalah mengembangkan kegiatan usaha di bidang entertainment dan media digital melalui pengelolaan,
pemanfaatan, dan monetisasi konten digital secara berkelanjutan. Perseroan menargetkan pengguna
platform media sosial dan digital entertainment yang memanfaatkan konten kreatif berbasis media digital,
dengan segmen pasar audiens menengah ke bawah (middle-low market). Berdasarkan hasil proyeksi
keuangan yang telah disusun, Penambahan Kegiatan Usaha ini diperkirakan akan memberikan kontribusi
positif terhadap kinerja keuangan Perseroan yaitu sebesar Rp71,66 juta pada tahun 2026, Rp167,21 juta pada
tahun 2027, Rp191,09 juta pada tahun 2028, Rp214,98 juta pada tahun 2029, Rp238,87 juta pada tahun 2030,
dan Rp262,75 juta pada tahun 2031.
Strategi pemasaran Perseroan dalam penambahan kegiatan usaha baru dilakukan dengan memanfaatkan
pelanggan eksisting serta memperluas relasi bisnis dengan agensi periklanan, production house, direct brand,
dan pelanggan korporasi lainnya. Perseroan juga menghadirkan konten eksklusif dan berkualitas,
pengembangan intellectual property (IP), serta distribusi konten melalui berbagai platform digital dan
kolaborasi dengan mitra strategis.
Dengan didukung oleh permintaan pasar yang terus meningkat, kesinambungan serta potensi pertumbuhan
pasar yang positif, maka dapat kami simpulkan bahwa Penambahan Kegiatan Usaha pada aspek kelayakan
11
Page 12
pasar adalah layak.
Kelayakan Teknis
Dalam pelaksanaan penambahan kegiatan usaha KBLI 90130 Aktivitas Penciptaan Karya Seni Lainnya,
Perseroan pada dasarnya tidak memiliki kapasitas produksi khusus. Kegiatan usaha dijalankan melalui skema
royalty program dan revenue sharing dengan kreator maupun mitra terkait. Dalam proyeksi kegiatan usaha,
Perseroan menetapkan skema royalty content sebesar 15% dengan pembagian hasil (revenue sharing) kepada
kreator sebesar 70%. Model operasional tersebut memungkinkan Perseroan untuk menjalankan kegiatan
usaha secara scalable seiring dengan peningkatan monetisasi konten digital, pengembangan kerja sama, serta
distribusi konten pada berbagai platform digital.
Dari sisi sumber daya, Perseroan pada dasarnya tidak memerlukan penambahan maupun pembentukan divisi
khusus, karena kegiatan operasional masih dapat dijalankan dengan memanfaatkan sumber daya manusia
dan fungsi operasional existing Perseroan, khususnya pada bagian marketing dan business development.
Perseroan juga tidak memerlukan tenaga ahli khusus, sehingga kegiatan operasional dapat dimulai dengan
memanfaatkan sumber daya manusia yang telah dimiliki saat ini.
Dari sisi operasional, alur operasional Perseroan dimulai dari proses research & classifications terhadap
konten digital dan intellectual property (IP) yang akan dikembangkan. Selanjutnya, Perseroan menyusun
product architecture berupa konsep dan pengembangan konten maupun program digital yang akan
dijalankan. Konten dan IP tersebut kemudian diimplementasikan dan dimanfaatkan dalam berbagai platform
digital melalui skema monetisasi royalty program. Selain itu, Perseroan juga melakukan monitoring dan
evaluasi terhadap performa konten dan kegiatan usaha guna mendukung pengembangan usaha secara
berkelanjutan.
Dalam menjalankan kegiatan usaha tersebut, Perseroan memanfaatkan infrastruktur teknologi, perangkat
kerja, serta jaringan digital yang telah dimiliki saat ini sehingga tidak memerlukan investasi tambahan yang
material. Operasional kegiatan usaha juga didukung dengan penggunaan platform digital pihak ketiga seperti
media sosial, platform video sharing, dan media distribusi digital lainnya yang telah memiliki basis pengguna
yang luas di Indonesia.
Dengan analisis teknis tersebut, maka dapat kami simpulkan bahwa Penambahan Kegiatan Usaha pada aspek
kelayakan teknis adalah layak.
Kelayakan Pola Bisnis
Perseroan memiliki sejumlah keunggulan kompetitif yang mendukung pelaksanaan Penambahan Kegiatan
Usaha, antara lain kemampuan dalam menyediakan konten dan intellectual property (IP) yang berkualitas,
serta distribusi konten melalui berbagai platform digital dan ekosistem media sosial sehingga mampu
menjangkau audiens secara lebih luas. Selain itu, Perseroan juga menghadirkan layanan yang solutif dan
bernilai tambah melalui pengembangan konten digital secara berkelanjutan, kemudahan akses distribusi
konten, serta kolaborasi dengan mitra strategis dan ekosistem digital entertainment.
Kemampuan pesaing untuk meniru kegiatan usaha Perseroan pada dasarnya terbuka, mengingat kegiatan
usaha di bidang digital entertainment dan monetisasi konten memiliki hambatan masuk industri yang relatif
rendah. Persaingan industri saat ini juga masih bersifat dinamis dengan banyaknya pelaku usaha yang
bergerak di bidang media sosial, pengembangan konten digital, dan entertainment digital. Namun demikian,
Perseroan meyakini bahwa kemampuan dalam menyediakan konten dan intellectual property (IP) yang
berkualitas, distribusi konten pada berbagai platform digital, serta kolaborasi dengan ekosistem dan mitra
strategis menjadi faktor pembeda yang dapat mendukung posisi kompetitif Perseroan. Selain itu, kemampuan
Perseroan dalam beradaptasi terhadap perkembangan tren media digital dan kebutuhan pasar juga menjadi
faktor penting dalam menghadapi persaingan industri yang terus berkembang.
Penambahan kegiatan usaha memberikan peluang bagi Perseroan untuk menciptakan nilai tambah melalui
diversifikasi pendapatan digital, ekspansi bisnis dan kolaborasi strategis, pengembangan audiens dan
ekosistem digital, serta pengembangan operasional dan distribusi konten.
12
Page 13
Dengan adanya penambahan kegiatan usaha, Perseroan memiliki kemampuan yang memadai untuk
menciptakan nilai tambah secara berkelanjutan, maka dapat kami simpulkan bahwa Penambahan Kegiatan
Usaha pada aspek kelayakan pola bisnis adalah layak.
Kelayakan Model Manajemen
Dari sisi ketersediaan tenaga kerja, sampai dengan tanggal 31 Desember 2025, Perseroan memiliki 18 orang
karyawan tetap. Jumlah tenaga kerja tersebut dinilai memadai untuk mendukung kegiatan operasional
Perseroan, termasuk dalam rangka pelaksanaan Penambahan Kegiatan Usaha. Dalam pelaksanaannya,
Perseroan tidak memerlukan tenaga kerja dengan keahlian khusus, sehingga dapat memanfaatkan dan
mengalokasikan sumber daya manusia yang telah ada. Perseroan juga memiliki fleksibilitas untuk melakukan
penambahan tenaga kerja guna mendukung peningkatan kualitas kegiatan usaha.
Sampai dengan laporan ini diterbitkan, Perseroan belum memiliki Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI) yang
didaftarkan terkait dengan penambahan kegiatan usaha baru. Namun demikian, Perseroan berencana untuk
melakukan pendaftaran hak cipta dan/atau kekayaan intelektual atas konten maupun karya yang dihasilkan
seiring dengan pengembangan kegiatan usaha Perseroan di bidang entertainment dan media digital.
Dari sisi pengelolaan risiko, Perseroan telah mengidentifikasi berbagai risiko yang berpotensi memengaruhi
kegiatan usaha, antara lain risiko volatilitas algoritma dan kebijakan platform, risiko keberlanjutan kerja sama
dan ekosistem konten, risiko perubahan tren pasar dan spending masyarakat, risiko regulasi dan integritas
konten, dan risiko tekanan margin akibat persaingan industri. Strategi mitigasi risiko telah direncanakan
dengan menerapkan diversifikasi platform dan distribusi konten, kemudian menjaga kualitas dan relevansi
konten yang diproduksi, memperluas kerja sama dengan mitra strategis dan platform digital, serta
memastikan seluruh kegiatan usaha dijalankan sesuai dengan ketentuan dan regulasi yang berlaku.
Dari sisi kapasitas dan kemampuan manajemen dalam rangka penambahan kegiatan usaha barunya,
manajemen Perseroan dinilai memiliki kapasitas dan kemampuan yang memadai, mengingat Perseroan telah
memiliki pengalaman dalam kegiatan usaha berbasis media digital dan Multi-Channel Network (MCN),
termasuk dalam pengelolaan, distribusi, dan monetisasi konten digital. Kapasitas manajemen Perseroan juga
didukung oleh kemampuan dalam membangun kerja sama dengan berbagai mitra strategis, pengembangan
intellectual property (IP), serta pengelolaan distribusi konten melalui berbagai platform digital dan media
sosial. Sinergi antara kegiatan usaha existing dan penambahan kegiatan usaha baru diharapkan dapat
mendukung pengembangan kegiatan usaha digital entertainment Perseroan secara berkelanjutan. Selain itu,
Perseroan memiliki fleksibilitas dalam menyesuaikan strategi usaha terhadap perkembangan tren media
digital dan kebutuhan pasar, sehingga diharapkan dapat mendukung keberlangsungan dan pengembangan
kegiatan usaha Perseroan di masa mendatang.
Dengan didukung oleh kesiapan sumber daya manusia, manajemen organisasi yang sudah berjalan, serta
kemampuan pengelolaan risiko, maka dapat kami simpulkan bahwa Penambahan Kegiatan Usaha pada aspek
kelayakan model manajemen adalah layak.
Kelayakan Keuangan
Pada KBLI 90130, tidak terdapat biaya investasi (capex), sedangkan untuk modal kerja awal yang
dibutuhkan pada KBLI 90130 sebesar Rp22,65 juta yang berasal dari internal kas Perseroan.
Analisis kelayakan proyek menunjukkan bahwa Kegiatan Usaha Perseroan memenuhi kriteria kelayakan
dengan variabel-variabel sebagai berikut.
• Net Present Value (NPV) > 0 → Layak
NPV yang dihasilkan adalah sebesar Rp1.797.699.000,-. Dengan demikian, hasil NPV yang positif atau lebih
dari nol menunjukkan bahwa proyek layak dikerjakan karena memberikan keuntungan.
• Profitability Index (PI) > 1 → Layak
PI yang diperoleh adalah sebesar 7,76846. Dengan demikian, hasil PI yang lebih dari 1 menunjukkan
bahwa proyek layak dikerjakan karena memberikan keuntungan dari pengeluaran investasi yang
dilakukan.
Kemudian, dari analisis sensitivitas, penurunan pendapatan dan kenaikan struktur biaya merupakan faktor
13
Page 14
yang paling sensitif terhadap kelayakan usaha.
Berdasarkan hasil analisis keuangan tersebut, dapat disimpulkan bahwa kegiatan usaha Perseroan pada
aspek kelayakan keuangan adalah layak.
C. KBLI 74999 – Semua Aktivitas Profesional, Ilmiah dan Teknis YTDL Lainnya
Kelayakan Pasar
Pengguna media sosial Indonesia mencapai 62,9% dari total populasi atau sekitar 180 juta pada tahun 2025.
Pengguna media sosial Indonesia menghabiskan waktu luar biasa yaitu 21 jam 50 menit per minggu di media
sosial, termasuk menonton video online yang lebih dari tiga jam setiap hari. Waktu penggunaan tersebar di
rata-rata 7,7 platform setiap bulan, menunjukkan sifat ekosistem sosial Indonesia yang terfragmentasi namun
sangat aktif. Jika dari sisi penggunaannya, platform Tiktok menempati urutan pertama untuk rata-rata
penggunaannya selama 1 jam 53 menit/hari, yang kemudian disusul oleh Whatsapp selama 1 jam 52
menit/hari, dan youtube selama 1 jam 14 menit/hari.
Indonesia merupakan negara dengan audiens iklan TikTok terbesar untuk 18 tahun ke atas mencatatkan
peringkat pertama sebanyak 180.112.000 pengguna, diikuti oleh Amerika Serikat sebanyak 153.121.000
pengguna. Hal ini menjadikan Indonesia resmi menjadi pasar kedua terbesar TikTok Shop di dunia setelah
Amerika Serikat, dengan nilai gross merchandise value (GMV) atau total nilai total transaksi bruto berdasarkan
seluruh barang atau jasa yang berhasil terjual mencapai US$6,2 miliar atau setara Rp101 triliun sepanjang
2024 dengan 515.000 toko. Angka ini mencerminkan potensi besar platform tersebut, yang didukung oleh
tingkat adopsi teknologi tinggi dan preferensi konsumen terhadap pengalaman belanja berbasis video yang
interaktif.
Data perkembangan penggunaan internet Indonesia selama periode 2022—2025 menunjukkan juga
peningkatan yang konsisten. Pada 2022, pengguna internet tercatat 210,03 juta, dan tren ini terus berlanjut
tahun-tahun berikut yang mencatat peningkat sebesar 2,67% di tahun 2023, sebesar 2,75% di tahun 2024
dan sebesar 3,55% di tahun 2025. Berdasarkan data tersebut maka penetrasi penggunaan internet di
Indonesia cenderung meningkat dari tahun ke tahun dimulai dari tahun 2022 yang sebesar 76,16%, sebesar
76,81% di tahun 2023, sebesar 78,68%, di tahun 2024, dan sebesar 79,54% di tahun 2025. Pada tahun 2025,
jumlah identitas pengguna media sosial tumbuh 24,80% merupakan penggunaan utama yang digunakan
untuk berkomunikasi, terhubung dengan orang lain, dan konten hiburan, sedangkan untuk alasan
penggunaan internet sebagai transaksi online dan konten hiburan masing-masing sebesar 14,95% dan
14,68%.
Salah satu kategori usaha pada lapangan usaha jasa lainnya adalah aktivitas kesenian, olahraga, dan rekreasi.
Kategori ini mencakup aktivitas seni pertunjukkan seperti aktivitas pemengaruh/influencer, kreator konten,
dan youtuber yang terlihat di vlog/konten. Pada tahun 2025, lapangan usaha ini memberikan kontribusi
sebesar Rp293.160,40 miliar atau setara 2,16% dari PDB atas dasar harga konstan 2010. Angka tersebut
meningkat sebesar dari tahun 2020 yang mencapai Rp652.062,90 miliar atau sebesar 49,11%.
Pasar yang dituju oleh Perseroan berkaitan dengan penambahan kegiatan usaha baru KBLI 74999 untuk
Semua Aktivitas Profesional, Ilmiah, dan Teknis YTDL Lainnya secara spesifik menyasar segmen pasar
komersial (business-to-business/B2B) dalam mengoptimalkan kegiatan pemasarannya. Aktivitas pemasaran
yang dilakukan termasuk namun tidak terbatas pada pemberian layanan konsultasi serta eksekusi strategis
terkait brand consulting, social media management, IR & media management, serta SEO & SEM yang
terintegrasi dengan jaringan MCN. Secara rinci segmentasi pasar yang menjadi target utama Perseroan adalah
segmen korporasi dan perusahaan publik, pemilik merek langsung (direct brands), agensi periklanan dan
komunikasi lain (agency partnership market), dan basis pelanggan eksisting Perseroan. Strategi pemasaran
yang dijalankan oleh Perseroan berfokus pada mengombinasikan optimalisasi klien eksisting melalui cross-
selling dengan penarikan prospek B2B baru secara inbound melalui edukasi pasar dan optimasi SEO/SEM.
Selain itu, Perseroan melakukan pendekatan langsung (direct engagement) ke sektor korporasi dan pemilik
merek untuk menawarkan solusi manajemen reputasi serta Investor Relations. Langkah ini dilengkapi melalui
kolaborasi strategis dengan agensi periklanan lain untuk memaksimalkan utilitas jaringan MCN tanpa harus
bersaing secara langsung.
14
Page 15
Berdasarkan hasil proyeksi keuangan yang telah disusun, Penambahan Kegiatan Usaha ini diperkirakan akan
memberikan kontribusi positif terhadap kinerja keuangan Perseroan yaitu sebesar Rp292,50 juta pada tahun
2026, Rp1,17 miliar pada tahun 2027, Rp1,76 miliar pada tahun 2028, Rp2,34 miliar pada tahun 2029, Rp2,93
miliar pada tahun 2030, dan Rp3,51 miliar pada tahun 2031.
Dengan didukung oleh permintaan pasar yang terus meningkat, kesinambungan serta potensi pertumbuhan
pasar yang positif, maka dapat kami simpulkan bahwa Penambahan Kegiatan Usaha pada aspek kelayakan
pasar adalah layak.
Kelayakan Teknis
Perseroan menetapkan taget kapasitas operasional yang bertumbuh secara agresif namun terstuktur pada
empat kelompok jasa utama, yakni brand consulting, social media management, SEO/SEM, serta IR & media
management. Pada tahun pertama (2026), masing-masing kelompok jasa ditargetkan mengelola 1 klien, dan
diproyeksikan mengalami peningkatan konsisten sebesar dua kali lipat setiap tahunnya, sehingga pada tahun
2031 akumulasi portofolio mencapai 32 klien untuk setiap kelompok. Untuk mengimbangi ekspansi pasar
yang eksponensial tersebut, maka Perseroan juga telah menyusun rencana kapasitas pemenuhan kebutuhan
sumber daya manusia yang proporsial untuk menjaga kualitas layanan konsultasinya. Pada tingkat
manajerial, jumlah manajer akan ditambah secara bertahap dari 1 personel pada tahun 2026 menjadi 6
personel pada tahun 2031. Sementara itu, untuk mendukung eksekusi teknis, kapasitas tenaga kerja pada
level supervisor/officer akan ditingkatkan secara berkala, dimulai dari 6 personel pada tahun 2026, hingga
menjadi 36 personel pada tahun 2031. Mengingat kegiatan usaha yang dijalankan merupakan jasa konsultasi
yang hanya membutuhkan pengetahuan dan pengalaman di bidang pemasaran, Perseroan tidak memerlukan
tenaga ahli khusus, sehingga kegiatan operasional dapat dimulai dengan memanfaatkan sumber daya
manusia yang telah dimiliki saat ini.
Dari sisi operasional, proses operasional untuk kegiatan usaha baru Perseroan diawali dengan tahap research
& collecting data melalui audit komprehensif terhadap performa digital dan pengumpulan data sentimen
pasar modal klien. Selanjutnya, pada tahap planning & classifications, seluruh data diklasifikasikan secara
sistematis ke dalam target audiens, klaster kata kunci, dan pilar konten untuk merumuskan kerangka kerja
yang terstruktur. Selanjutnya dilakukan tahap proceed & analysis, dimana Perseroan mengeksekusi kampanye
digital terintegrasi dan/atau manajemen hubungan investor (investor relations) dengan memanfaatkan
jaringan MCN secara paralel dengan analisis performa real-time. Siklus operasional ini ditutup dengan tahap
reporting, di mana hasil evaluasi metrik kinerja kuantitatif dan kualitatif dirangkum menjadi laporan yang
komprehensif serta bahan rekomendasi strategis berkelanjutan bagi pelanggan.
Kegiatan operasional Perseroan juga didukung oleh infrastruktur teknologi, perangkat kerja, dan sistem
komunikasi digital yang telah dimiliki saat ini sehingga tidak memerlukan investasi tambahan yang material.
Selain itu, Perseroan memanfaatkan sinergi antar lini usaha dan basis pelanggan existing untuk meningkatkan
efisiensi operasional, memperluas jaringan bisnis, serta memperkuat posisi Perseroan dalam industri jasa
konsultasi pemasaran dan komunikasi digital.
Dengan analisis teknis tersebut, maka dapat kami simpulkan bahwa Penambahan Kegiatan Usaha pada aspek
kelayakan teknis adalah layak.
Kelayakan Pola Bisnis
Perseroan memiliki sejumlah keunggulan kompetitif yang mendukung keberhasilan pelaksanaan
Penambahan Kegiatan Usaha. Keunggulan tersebut antara lain terletak pada kemampuan Perseroan
menyediakan ekosistem solusi digital secara menyeluruh (end-to-end integrated solution) yang
menggabungkan fungsi strategis dan teknis yang andal dalam eksekusinya. Integrasi sinergis antara layanan
brand consulting, social media management, IR & media management, serta SEO & SEM yang memiliki akses
langsung dengan jaringan MCN dapat menghadirkan efisiensi optimal bagi operasional perusahaan
pelanggan. Pelanggan dapat menggunakan solusi satu pintu (one-stop solution) dari jasa konsultasi yang
ditawarkan Perseroan tanpa perlu mengoordinasikan banyak vendor yang terpisah. Hal ini akan secara
langsung memangkas biaya koordinasi, mempercepat waktu respons, dan menjaga konsistensi pesan merek
yang akan disampaikan pada berbagai lini digital. Perseroan juga mampu melakukan pemanfaatan data yang
terpusat dan pemantauan performa yang terukur untuk memberikan analisis strategis yang lebih tajam dan
adaptif terhadap dinamika pasar, sehingga dapat meningkatkan kualitas dan pelayanan pelanggan secara
15
Page 16
berkesinambungan.
Kemampuan pesaing untuk meniru kegiatan usaha baru Perseroan pada dasarnya terbuka, mengingat jasa
konsultasi manajemen hanya membutuhkan pemahaman dan pengalaman manajerial. Namun demikian,
peniruan yang bersifat menyeluruh tetap menghadapi hambatan masuk (barriers to entry) yang cukup
signifikan. Hal ini disebabkan karena keunggulan utama Perseroan tidak hanya terletak pada penyediaan jasa
konsultasi secara parsial, melainkan pada ekosistem terintegrasi yang menyatukan strategi komunikasi
digital dengan jaringan MCN. Oleh karena itu, kemampuan untuk menyediakan solusi end-to-end dan adaptasi
terhadap perkembangan teknologi menjadi faktor kunci dalam mengantisipasi persaingan.
Penambahan kegiatan usaha memberikan peluang bagi Perseroan untuk menciptakan nilai tambah melalui
diversifikasi pendapatan dan akumulasi reccuring revenue, ekspansi bisnis dan kolaborasi strategis,
peningkatan margin keuntungan melalui sinergi operasional, serta integrasi teknologi.
Dengan adanya penambahan kegiatan usaha, Perseroan memiliki kemampuan yang memadai untuk
menciptakan nilai tambah secara berkelanjutan, maka dapat kami simpulkan bahwa Penambahan Kegiatan
Usaha pada aspek kelayakan pola bisnis adalah layak.
Kelayakan Model Manajemen
Dari sisi ketersediaan tenaga kerja, sampai dengan tanggal 31 Desember 2025, Perseroan memiliki 18 orang
karyawan tetap. Perseroan akan melimpahkan tugas yang berkaitan dengan aktivitas kegiatan usaha baru ini
kepada divisi marketing. Perseroan juga akan menambah tenaga kerja pada divisi tersebut secara bertahap,
namun pada tahap awal Perseroan akan merekrut tambahan pekerja sebanyak 7 orang yang terdiri dari 1
orang manajer dan 6 orang spv/officer level. Dalam pelaksanaannya, Perseroan tidak memerlukan tenaga
kerja dengan keahlian khusus, sehingga dapat memanfaatkan dan mengalokasikan sumber daya manusia
yang telah ada. Sampai dengan laporan ini diterbitkan, Perseroan belum memiliki Hak Atas Kekayaan
Intelektual (HAKI) yang didaftarkan terkait dengan penambahan kegiatan usaha baru.
Dari sisi pengelolaan risiko, Perseroan telah mengidentifikasi berbagai risiko yang berpotensi memengaruhi
kegiatan usaha, antara lain risiko ketergantungan dan retensi SDM, risiko perubahan algoritma platform
digital, risiko regulasi dan integritas konten, serta risiko pasar dan volatilitas ekonomi. Strategi mitigasi risiko
telah direncanakan melalui pelatihan/pendidikan untuk pengembangan karyawan serta kontrak kerja
eksklusif, diversifikasi platform/omnichannel strategy, membuat strategi eksekusi kampanye cadangan,
menerapkan SOP audit konten untuk mematuhi regulasi, memantau anomali fraud, dan melakukan
diversifikasi portofolio ke target pasar dalam sektor industri yang lebih tahan terhadap resesi ekonomi.
Dari sisi kapasitas dan kemampuan manajemen dalam rangka penambahan kegiatan usaha barunya,
manajemen Perseroan dinilai memiliki kemampuan yang memadai melalui kapasitas manajemen Perseroan
di bidang konsultasi manajemen yang bersumber pada kemahiran dalam melakukan transformasi digital dan
implementasi AI yang telah teruji dalam ekosistem internal, sehingga menjadi landasan kuat untuk
menawarkan solusi strategi bisnis berbasis data kepada pihak eksternal. Sinergi ini memungkinkan
Perseroan mengonversi data pasar dari lini MCN untuk menjadi saran strategis yang bernilai tinggi bagi
pemilik bisnis. Namun, manajemen harus siap menghadapi transisi dari model bisnis scalable technology ke
high-touch professional services dan memitigasi risiko ketergantungan pada personil/narasumber kunci demi
menjaga konsistensi kualitas layanan konsultasi yang diberikan.
Dengan didukung oleh kesiapan sumber daya manusia, manajemen organisasi yang sudah berjalan, serta
kemampuan pengelolaan risiko, maka dapat kami simpulkan bahwa Penambahan Kegiatan Usaha pada aspek
kelayakan model manajemen adalah layak.
Kelayakan Keuangan
Pada KBLI 74999, tidak terdapat biaya investasi (capex), sedangkan untuk modal kerja awal yang
dibutuhkan pada KBLI 90130 sebesar Rp108,49 juta yang berasal dari internal kas Perseroan.
Analisis kelayakan proyek menunjukkan bahwa Kegiatan Usaha Perseroan memenuhi kriteria kelayakan
dengan variabel-variabel sebagai berikut.
16
Page 17
• Net Present Value (NPV) > 0 → Layak
NPV yang dihasilkan adalah sebesar Rp20.993.949.000,-. Dengan demikian, hasil NPV yang positif atau
lebih dari nol menunjukkan bahwa proyek layak dikerjakan karena memberikan keuntungan.
• Profitability Index (PI) > 1 → Layak
PI yang diperoleh adalah sebesar 8,25519. Dengan demikian, hasil PI yang lebih dari 1 menunjukkan
bahwa proyek layak dikerjakan karena memberikan keuntungan dari pengeluaran investasi yang
dilakukan.
Kemudian, dari analisis sensitivitas, menurunnya pendapatan merupakan faktor yang paling sensitif terhadap
kelayakan usaha.
Berdasarkan hasil analisis keuangan tersebut, dapat disimpulkan bahwa kegiatan usaha Perseroan pada
aspek kelayakan keuangan adalah layak.
10.Proyeksi Kontribusi Pendapatan Dari Masing-Masing Kbli Baru Terhadap Total Pendapatan Dan Laba
Perseroan
Berikut Pendapatam Atas Kelayakan Perubahan Kegiatan Usaha
Rp.000
Pendapatan 2026 2027 2028 2029 2030 2031
KBLI 73100 13.961.250 30.714.750 33.786.225 37.164.848 40.881.332 44.969.465
KBLI 90130 918.720 2.143.680 2.449.920 2.756.160 3.062.400 3.368.640
KBLI 74999 2.100.000 8.400.000 12.600.000 16.800.000 21.000.000 25.200.000
Sub Total Penambahan 3
16.979.970 41.258.430 48.836.145 56.721.008 64.943.732 73.538.105
KBLI
Pendapatan Perseroan 1.654.070.673 2.442.190.834 3.119.105.380 4.040.035.969 5.348.597.106 7.172.548.712
Kontribusi Pendapatan 1,03% 1,69% 1,57% 1,40% 1,21% 1,03%
Rp.000
Laba Bersih 2026 2027 2028 2029 2030 2031
KBLI 73100 544.489 1.197.875 1.317.663 1.449.429 1.594.372 1.753.809
KBLI 90130 71.660 167.207 191.094 214.980 238.867 262.754
KBLI 74999 292.500 1.170.000 1.755.000 2.340.000 2.925.000 3.510.000
Sub Total Penambahan 3
908.649 2.535.082 3.263.757 4.004.410 4.758.239 5.526.563
KBLI
Laba Bersih Perseroan 457.851.088 761.784.241 962.736.419 1.225.791.056 1.585.962.183 2.073.136.650
Kontribusi Laba Bersih 0,20% 0,33% 0,34% 0,33% 0,30% 0,27%
Asumsi dan Pertimbangan manajemen dalam menyusun proyeksi diatas adalah sebagai berikut:
Sehubungan dengan KBLI 73100
Proyeksi keuangan disusun berdasarkan asumsi manajemen pada struktur pendapatan maupun biaya
berdasarkan kegiatan usaha yang dijalankan oleh Perseroan. Dasar pertimbangan manajemen adalah data
historis Perseroan dan analisis kondisi pasar eksternal saat ini yakni pertumbuhan ekonomi digital yang
ditandai oleh pertumbuhan jumlah pengguna internet, dan belanja iklan digital di Indonesia. Berikut ini
merupakan asumsi-asumsi yang digunakan dalam studi kelayakan.
Perihal Asumsi
Mata Uang Proyeksi ini disusun menggunakan mata uang Rupiah (Rp) Negara Indonesia.
Waktu Periode proyeksi disusun untuk jangka waktu tahun 2026 hingga tahun 2031
Operasional dengan jumlah hari operasional tahun 2026 selama 132 hari dan selama 264 hari
dalam satu tahun untuk tahun-tahun selanjutnya selama periode proyeksi.
Struktur Pendapatan Perseroan diproyeksikan berasal dari jasa perantara iklan tayang.
17
Page 18
Pendapatan Frekuensi tayang dalam satu jam adalah 120 spot dengan jam operasional selama
dan Biaya 17 jam dalam satu hari. Durasi atau kuota waktu tayang iklan pada setiap spot
sebesar 75%. Alokasi iklan yang dikerjakan oleh Perseroan diasumsikan sebesar
5,00% di tahun 2026, 6,00% di tahun 2027, 6,00% di tahun 2028, 7,00% di tahun
2029, 7,00% di tahun 2030, dan 8,00% di tahun 2031. Tarif jasa perantara iklan
diasumsikan sebesar Rp1.000.000/spot, tarif ini diasumsikan meningkat sebesar
10,00% setiap tahunnya.
Biaya yang dibutuhkan atas jasa perantara iklan sebesar Rp850.000/spot, tarif
ini diasumsikan meningkat sebesar 10,00% setiap tahunnya
Beban Bunga Beban bunga bank terdiri dari hutang bank KI dan hutang bank KMK yang
masingmasing sebesar 8,59% dan 8,22%, dan diasumsikan tetap selama masa
proyeksi.
Tarif Pajak Pajak penghasilan badan (PPh Badan) diproyeksikan sebesar 22,00% dan
diasumsikan tetap selama masa proyeksi.
Perputaran Selama periode proyeksi, piutang usaha, diasumsikan mengalami perputaran
setiap 30 hari, dan utang usaha diasumsikan mengalami perputaran setiap 30
hari.
Sehubungan dengan KBLI 90130
Proyeksi keuangan disusun berdasarkan asumsi dan pertimbangan manajemen dengan
mempertimbangkan antara lain kondisi historis kegiatan usaha yang telah dijalankan oleh Perseroan dan
entitas anak, target pengembangan usaha, kapasitas operasional yang dimiliki, strategi pemasaran yang
akan diterapkan, serta proyeksi pertumbuhan jumlah pelanggan dan klien pada masing-masing lini usaha.
Selain faktor internal, manajemen juga mempertimbangkan kondisi eksternal yang relevan, termasuk
perkembangan industri ekonomi digital, peningkatan penggunaan media digital dan media sosial dan
pertumbuhan belanja iklan digital.
Perihal Asumsi
Mata Uang Proyeksi ini disusun menggunakan mata uang Rupiah (Rp) Negara Indonesia.
Waktu Periode proyeksi disusun untuk jangka waktu tahun 2026 hingga tahun 2031.
Operasional Pada proyeksi tahun 2026, jumlah hari operasional diasumsikan selama 132 hari
atau selama 6 bulan. Selanjutnya, jumlah hari operasional diasumsikan sebesar
264 hari per tahun dari total 365 hari kalender, dan asumsi jumlah hari
operasional tersebut dianggap konstan hingga akhir periode proyeksi.
Struktur Pendapatan Perseroan diproyeksikan berasal dari monetisasi konten digital
Pendapatan melalui skema royalty content dan revenue sharing dengan kreator maupun
dan Biaya mitra terkait. Dalam periode proyeksi, royalty content diasumsikan sebesar
11,60% dari pendapatan kegiatan usaha, sedangkan pembagian hasil (revenue
sharing) kepada kreator sebagai beban pokok pendapatan diasumsikan sebesar
70% dari pendapatan royalty content.
Dari sisi operasional, beban umum dan administrasi diasumsikan sebesar
20,00% dan diasumsikan tetap selama periode proyeksi.
Beban Bunga Beban bunga bank terdiri dari hutang bank KI dan hutang bank KMK yang
masingmasing sebesar 8,59% dan 8,22%, dan diasumsikan tetap selama masa
proyeksi.
Tarif Pajak Pajak penghasilan badan (PPh Badan) diproyeksikan sebesar 22,00% dan
diasumsikan tetap selama masa proyeksi.
Perputaran Selama periode proyeksi, piutang usaha, diasumsikan mengalami perputaran
setiap 30 hari, dan utang usaha diasumsikan mengalami perputaran setiap 30
hari.
Sehubungan dengan KBLI 74999
Proyeksi keuangan disusun berdasarkan asumsi dan pertimbangan manajemen dengan
mempertimbangkan antara lain kondisi historis kegiatan usaha yang telah dijalankan oleh Perseroan dan
18
Page 19
entitas anak, target pengembangan usaha, kapasitas operasional yang dimiliki, strategi pemasaran yang
akan diterapkan, serta proyeksi pertumbuhan jumlah pelanggan dan klien pada masing-masing lini usaha.
Selain faktor internal, manajemen juga mempertimbangkan kondisi eksternal yang relevan, termasuk
perkembangan industri ekonomi digital, peningkatan penggunaan media digital dan media sosial dan
pertumbuhan belanja iklan digital
Perihal Asumsi
Mata Uang Proyeksi ini disusun menggunakan mata uang Rupiah (Rp) Negara Indonesia.
Waktu Periode proyeksi disusun untuk jangka waktu tahun 2026 hingga tahun 2031.
Operasional Pada proyeksi tahun 2026, jumlah hari operasional diasumsikan selama 132 hari
atau selama 6 bulan. Selanjutnya, jumlah hari operasional diasumsikan sebesar
264 hari per tahun dari total 365 hari kalender, dan asumsi jumlah hari
operasional tersebut dianggap konstan hingga akhir periode proyeksi.
Struktur Pendapatan Perseroan diproyeksikan berasal dari pendapatan atas jasa brand
Pendapatan consulting, social media management, SEO/SEM, serta IR & media management.
dan Biaya Pada tahun pertama (2026), masing-masing kelompok jasa ditargetkan
mengelola 1 klien, dan diproyeksikan mengalami peningkatan konsisten sebesar
dua kali lipat setiap tahunnya, sehingga pada tahun 2031 akumulasi portofolio
mencapai 32 klien untuk setiap kelompok. Sehingga, total pendapatan jasa
konsultasi diproyeksikan terus meningkat dari sebesar Rp2,10 miliar pada tahun
2026, hingga mencapai Rp25,20 miliar pada tahun 2031.
Dari sisi biaya, beban pokok pendapatan atas jasa konsultasi juga diasumsikan
terus meningkat dari sebesar Rp780,00 juta pada tahun 2026, hingga mencapai
Rp9,36 miliar pada tahun 2031. Sedangkan beban operasional yaitu beban
administrasi dan umum diasumsikan sebesar 45,00% to sales selama periode
proyeksi. Dari sisi tenaga kerja, untuk mengimbangi ekspansi pasar yang
eksponensial tersebut, maka Perseroan juga telah menyusun rencana kapasitas
pemenuhan kebutuhan sumber daya manusia yang proporsional untuk menjaga
kualitas layanan konsultasinya. Pada tingkat manajerial, jumlah manajer akan
ditambah secara bertahap dari 1 personel pada tahun 2026 menjadi 6 personel
pada tahun 2031. Sementara itu, untuk mendukung eksekusi teknis, kapasitas
tenaga kerja pada level supervisor/officer akan ditingkatkan secara berkala,
dimulai dari 6 personel pada tahun 2026, hingga menjadi 36 personel pada tahun
2031.
Beban Bunga Beban bunga bank terdiri dari hutang bank KI dan hutang bank KMK yang
masingmasing sebesar 8,59% dan 8,22%, dan diasumsikan tetap selama masa
proyeksi.
Tarif Pajak Pajak penghasilan badan (PPh Badan) diproyeksikan sebesar 22,00% dan
diasumsikan tetap selama masa proyeksi.
Perputaran Selama periode proyeksi, piutang usaha, diasumsikan mengalami perputaran
setiap
30 hari, dan utang usaha diasumsikan mengalami perputaran setiap 30 hari.
11.Pendapat Atas Kelayakan Perubahan Kegiatan Usaha
Berikut ini adalah tabel kesimpulan hasil analisis kelayakan dari masing-masing KBLI:
KBLI NPV PI
KBLI 73100 Rp12.155.110.000,- 7,66343
KBLI 90130 Rp1.797.699.000,- 7,76846
KBLI 74999 Rp20.993.949.000,- 8,25519
Berdasarkan analisis atas Kelayakan Pasar, Kelayakan Teknis, Kelayakan Pola Bisnis, Kelayakan Model
Manajemen, dan Kelayakan Keuangan, dapat disimpulkan bahwa Penambahan Kegiatan Usaha sesuai dengan
KBLI 73100 yaitu Aktivitas Periklanan, KBLI 90130 yaitu Aktivitas Penciptaan Karya Seni Lainnya, dan KBLI
19
Page 20
74999 yaitu Semua Aktivitas Profesional, Ilmiah, dan Teknis YTDL Lainnya adalah layak.
KETERSEDIAAN TENAGA AHLI SEHUBUNGAN DENGAN RENCANA PENAMBAHAN
KBLI BARU
Terkait Rencana Penambahan Kegiatan Usaha sesuai dengan KBLI 73100 yaitu Aktivitas Periklanan, KBLI 90130
yaitu Aktivitas Penciptaan Karya Seni Lainnya, dan KBLI 74999 yaitu Semua Aktivitas Profesional, Ilmiah, dan
Teknis YTDL Lainnya, Perseroan tidak membutuhkan tenaga ahli khusus. Adapun dasar keyakinan manajemen
bahwa Perseroan tidak membutuhkan tenaga ahli khusus adalah kompetensi yang dimiliki oleh SDM yang
dimiliki Perseroan saat ini sesuai dan relevan dengan ketiga KBLI tersebut. Selain itu, Grup Usaha Folago yang
telah berpengalaman pada pelaksanaan ketiga bidang usaha tersebut akan menciptakan sinergi yang positif dan
akan terjadi transfer knowledge yang efektif diantara SDM antar entitas dalam satu grup.
PENJELASAN, PERTIMBANGAN, DAN ALASAN DILAKUKANNYA
PENAMBAHAN KBLI BARU
Perseroan memberikan penjelasan bahwa latar belakang penambahan KBLI baru yaitu: (i) Aktivitas
Periklanan (KBLI 73100); (ii) Aktivitas Penciptaan Karya Seni Lainnya (KBLI 90130); dan (iii) Aktivitas
Profesional, Ilmiah dan Teknis Lainnya YTDL (KBLI 74999) dengan tujuan utama agar Perseroan dapat
menjalankan Penggunaan Dana Hasil Emisi Penambahan Modal Dengan Hak Memesan Efek Terlebih
Dahulu I (“PMHMETD I”) yang akan dilaksanakan Perseroan. Dana hasil emisi tersebut salah satunya akan
digunakan oleh Perseroan untuk ekspansi di bidang-bidang usaha yang KBLI nya ditambahkan dalam
Perubahan Kegiatan Usaha ini.
Penambahan bidang usaha Aktivitas Periklanan (KBLI 73100) merupakan langkah strategis untuk
memperkuat ekosistem bisnis Perseroan di talent management, perfilman, dan MCN. Pertimbangan utama:
(i) sinergi operasional—kapabilitas kreatif, produksi konten, jaringan talenta, serta kanal distribusi digital
kami memungkinkan penyediaan layanan end-to-end (strategi, kreativ, produksi, media buying,
influencer/creator marketing, hingga analitik kinerja) bagi klien; (ii) optimalisasi aset—pemanfaatan IP
konten, rumah produksi, dan inventory kanal MCN guna meningkatkan monetisasi serta utilisasi sumber
daya; (iii) diversifikasi pendapatan—meningkatkan porsi recurring revenue, memperbaiki margin melalui
layanan bernilai tambah, dan mengurangi siklus pendapatan yang dipengaruhi proyek perfilman; (iv)
peluang pasar—pertumbuhan belanja iklan digital, pergeseran ke pemasaran berbasis kreator, dan
kebutuhan brand terhadap kampanye terintegrasi, data-driven, serta aman-merk (brand-safe). Perseroan
menilai penambahan KBLI 73100 akan meningkatkan nilai bagi pemegang saham, memperluas basis klien
lintas industri, dan memperkukuh posisi Perseroan sebagai mitra kreatif-terintegrasi di ekonomi kreator
dan industri konten.
Dalam menjalankan kegiatan usaha KBLI 73100, Perseroan akan bertindak sebagai penyedia jasa
periklanan dan pemasaran terintegrasi yang menghubungkan pemasang iklan (advertiser) dengan
berbagai media promosi, termasuk media luar ruang (out of home media), media digital, jaringan kreator
digital, serta kanal promosi lainnya. Pendapatan diperoleh antara lain dari agency fee, media placement
fee, media buying fee, pengelolaan kampanye pemasaran, creative campaign management, dan layanan
pemasaran berbasis data. Dibandingkan pelaku usaha periklanan konvensional, Perseroan memiliki
keunggulan berupa integrasi jaringan kreator digital, kemampuan produksi konten, pemanfaatan
teknologi berbasis data dan artificial intelligence (AI), serta sinergi dengan ekosistem digital Perseroan
sehingga dapat menyediakan layanan pemasaran yang lebih terintegrasi.
Perseroan juga merencanakan penambahan bidang usaha Aktivitas Penciptaan Karya Seni Lainnya (KBLI
90130) untuk memperkuat ekosistem talenta yang telah kami bangun di talent management, perfilman,
dan MCN. Pertimbangan utama: (i) peluang pasar ekonomi kreatif yang tumbuh pesat, khususnya layanan
end-to-end bagi seniman/creator (kurasi, pelatihan, produksi, manajemen panggung, licensing, dan
monetisasi digital); (ii) sinergi operasional yang meningkatkan utilisasi jaringan, IP, dan kanal distribusi
kami; (iii) diversifikasi pendapatan yang berimbang antara proyek digital, live, dan komersial; (iv) efisiensi
20
Page 21
investasi karena memanfaatkan kapabilitas dan aset yang ada; serta (v) dukungan regulasi dan tren
kolaborasi lintas industri. Penambahan KBLI ini tidak mengubah fokus inti Perseroan, melainkan
memperluas cakupan layanan bernilai tambah, memperkuat daya saing, mempercepat ekspansi pasar
domestik dan regional, serta meningkatkan keberlanjutan bisnis dan nilai bagi pemegang saham melalui
arus kas yang lebih stabil dan berulang.
Dalam kegiatan usaha KBLI 90130, Perseroan akan mengembangkan dan mengelola intellectual property
(IP), program hiburan digital, pengelolaan kreator digital, serta kegiatan Multi-Channel Network (MCN).
Pendapatan diperoleh melalui royalty program, revenue sharing atas monetisasi konten digital,
sponsorship, endorsement, licensing content, pemanfaatan intellectual property, dan kerja sama komersial
lainnya. Perseroan memiliki keunggulan kompetitif berupa kemampuan mengintegrasikan pengelolaan
kreator digital dengan jaringan distribusi konten, layanan pemasaran digital, serta ekosistem media dan
entertainment yang telah dimiliki Perseroan.
Terakhir, Perseroan bermaksud menambah bidang usaha Aktivitas Profesional, Ilmiah dan Teknis Lainnya
(KBLI 74999) untuk memperkuat rantai nilai layanan kreatif kami. Melalui KBLI ini, Perseroan dapat
menyediakan jasa konsultansi dan layanan spesialis seperti riset pasar berbasis data, analitik audiens,
valuasi dan komersialisasi IP, manajemen proyek kreatif, standardisasi proses produksi, advisory ESG dan
keberlanjutan, serta pendampingan kepatuhan dan perizinan industri media. Pertimbangan kami: (i)
kebutuhan klien terhadap solusi end-to-end yang meningkat; (ii) sinergi dengan talent management,
perfilman, dan MCN yang mendorong cross-selling; (iii) diversifikasi pendapatan dengan porsi recurring
dan margin lebih baik; (iv) model kapex-ringan memanfaatkan aset, jaringan, dan keahlian internal; (v)
kesiapan regulasi dan tren profesionalisasi pelaku ekonomi kreatif. Alasan utama adalah mempercepat
monetisasi data dan IP, meningkatkan daya saing dan kualitas layanan, serta memperkuat arus kas
berulang tanpa mengubah fokus inti Perseroan, seraya menerapkan tata kelola dan manajemen risiko yang
ketat berlapis.
Dalam kegiatan usaha KBLI 74999, Perseroan akan menyediakan layanan profesional yang mencakup
antara lain Brand Consulting, Social Media Management, Investor Relations & Media Management, Search
Engine Optimization (SEO), dan Search Engine Marketing (SEM). Pendapatan diperoleh melalui consulting
fee, retainer fee, management fee, dan project-based fee yang diberikan kepada korporasi, perusahaan
publik, pemilik merek maupun pelanggan lainnya. Dibandingkan pelaku usaha sejenis, Perseroan memiliki
keunggulan berupa kemampuan menyediakan solusi terintegrasi yang menggabungkan layanan
konsultasi, komunikasi digital, pengelolaan reputasi perusahaan, investor relations, serta dukungan
jaringan MCN dalam satu ekosistem layanan.
Perseroan berkomitmen untuk memenuhi seluruh ketentuan peraturan perundang-undangan yang
berlaku, termasuk memperoleh seluruh perizinan, persetujuan, pendaftaran, dan/atau dokumen
operasional yang dipersyaratkan oleh instansi yang berwenang sebelum masing-masing kegiatan usaha
baru sesuai KBLI 73100, KBLI 90130, dan KBLI 74999 dijalankan secara komersial.
PENJELASAN TENTANG PENGARUH PENAMBAHAN KBLI BARU
TERHADAP KONDISI KEUANGAN PERSEROAN
Penambahan KBLI baru yaitu Aktivitas Periklanan, Aktivitas Seni dan Pekerja Kreatif Lainnya, serta
Aktivitas Profesional, Ilmiah dan Teknis Lainnya (YTDL) diperkirakan memberikan dampak positif
bertahap terhadap kondisi keuangan Perseroan melalui peningkatan pendapatan, perluasan basis klien,
dan komposisi margin yang lebih seimbang antara proyek dan recurring. Pada sisi pendapatan, lini
periklanan berpotensi menambah arus top-line melalui kampanye omnichannel, branded content,
manajemen media, dan kemitraan IP, sementara layanan seni/kreatif memperkuat monetisasi talenta,
produksi live, licensing, serta kurasi program; lini profesional/ilmiah/teknis membuka peluang fee-based
advisory (data & audience analytics, valuasi IP, manajemen proyek, kepatuhan) dengan profil margin lebih
tinggi. Secara biaya, fase awal akan diwarnai kenaikan OPEX terkait perekrutan talenta spesialis,
pengembangan platform data, pemasaran, serta biaya akuisisi klien; CAPEX bersifat ringan–sedang
(peralatan produksi, perangkat lunak analitik, dan peningkatan studio) dan dioptimalkan melalui
pemanfaatan aset yang ada. Dampak terhadap profitabilitas diharapkan muncul secara bertahap: gross
margin meningkat dari mix jasa bernilai tambah dan efisiensi utilisasi aset; EBITDA margin membaik
seiring skala dan penurunan biaya akuisisi per klien. Modal kerja akan dikelola melalui pengetatan syarat
21
Page 22
pembayaran (milestone billing, retainer), pengendalian piutang dagang, dan negosiasi termin pemasok,
mengingat siklus periklanan dan produksi dapat menimbulkan ketidaksesuaian waktu kas masuk/keluar.
Dari sisi neraca, tidak ada perubahan struktur permodalan yang material pada tahap awal. Beban
depresiasi/amortisasi meningkat moderat seiring aktivasi aset digital dan IP; dampak pajak bergantung
pada mix wilayah dan insentif ekonomi kreatif yang relevan. Manajemen risiko diperkuat melalui
diversifikasi klien, lindung nilai kontraktual, dan tata kelola proyek untuk meminimalkan volatilitas
seasonality (puncak kuartal tertentu pada belanja iklan dan event). Perseroan menyiapkan pelaporan
segmen untuk transparansi kinerja periklanan, kreatif, dan jasa profesional, termasuk KPI seperti backlog,
utilisasi, AR days, dan retention. Secara keseluruhan, inisiatif ini diproyeksikan memperbaiki kualitas
pendapatan (porsi recurring lebih besar dari retainer/advisory), memperkuat arus kas operasional setelah
fase penyesuaian, serta meningkatkan nilai pemegang saham melalui monetisasi data dan IP yang lebih
optimal. Target jangka pendek berfokus pada akuisisi klien inti dan pembuktian unit economics; jangka
menengah diarahkan pada replikasi skala, ekspansi regional terukur, dan kolaborasi lintas industri untuk
menstabilkan margin dan mempearkaya pipeline. Semua proyeksi bergantung pada eksekusi, kondisi pasar,
dan kepatuhan regulasi yang terus dipantau.
Perseroan berkomitmen untuk memperoleh seluruh izin yang diperlukan sebelum masing-masing kegiatan
usaha dijalankan secara komersial, mengingat kegiatan usaha baru tersebut akan dilaksanakan dalam
rangka menjalankan rencana penggunaan dana hasil PMHMETD I Perseroan.
FAKTOR RISIKO
Sehubungan dengan rencana penambahan kegiatan usaha Perseroan, yaitu KBLI 73100 (Aktivitas
Periklanan), KBLI 90130 (Aktivitas Penciptaan Karya Seni Lainnya), dan KBLI 74999 (Aktivitas Profesional,
Ilmiah dan Teknis YTDL Lainnya), Perseroan telah melakukan identifikasi atas risiko usaha utama yang
dapat timbul dari masing-masing kegiatan usaha tersebut, beserta langkah mitigasi yang akan dilakukan
oleh Perseroan.
A. KBLI 73100 – Aktivitas Periklanan
1. Risiko Persaingan dalam Industri Periklanan
Kegiatan usaha periklanan merupakan industri yang sangat kompetitif dan dinamis, baik dari sisi harga,
kreativitas, kualitas layanan, kecepatan eksekusi, maupun kemampuan memberikan hasil kampanye yang
terukur. Perseroan akan menghadapi persaingan dari berbagai pelaku usaha, termasuk agensi periklanan
konvensional, digital agency, creative agency, media buying agency, influencer marketing agency, platform
digital, serta penyedia jasa periklanan independen. Persaingan tersebut dapat mempengaruhi kemampuan
Perseroan dalam memperoleh klien, mempertahankan margin keuntungan, serta menjaga kesinambungan
pendapatan dari kegiatan usaha periklanan.
Sebagai mitigasi, Perseroan akan mengembangkan keunggulan kompetitif melalui pemanfaatan ekosistem
talent, jaringan media digital, kemampuan produksi konten, serta pemahaman terhadap perilaku audiens
dan tren pemasaran digital. Perseroan juga akan menawarkan solusi periklanan yang lebih terintegrasi,
mulai dari perencanaan kampanye, pengembangan konsep kreatif, produksi materi iklan, aktivasi talent,
hingga evaluasi kinerja kampanye. Dengan pendekatan tersebut, Perseroan diharapkan dapat memberikan
nilai tambah yang berbeda dibandingkan penyedia jasa periklanan lainnya.
2. Risiko Ketergantungan terhadap Klien dan Anggaran Promosi
Pendapatan dari aktivitas periklanan sangat dipengaruhi oleh ketersediaan anggaran promosi dari klien,
brand, sponsor, maupun mitra usaha. Dalam kondisi tertentu, klien dapat mengurangi, menunda, atau
membatalkan anggaran pemasaran karena perubahan strategi bisnis, kondisi ekonomi, efisiensi biaya,
perubahan tren pemasaran, atau hasil kampanye yang tidak sesuai ekspektasi. Hal tersebut dapat
berdampak terhadap pendapatan, arus kas, dan proyeksi pertumbuhan kegiatan usaha periklanan
Perseroan.
22
Page 23
Sebagai mitigasi, Perseroan akan melakukan diversifikasi portofolio klien dari berbagai sektor industri,
termasuk korporasi, UMKM, brand komersial, platform digital, dan mitra strategis lainnya. Perseroan juga
akan menerapkan pengaturan kerja sama yang lebih prudent, antara lain melalui kontrak yang memuat
ruang lingkup pekerjaan, nilai pekerjaan, termin pembayaran, mekanisme pembatalan, serta hak dan
kewajiban para pihak secara jelas. Selain itu, Perseroan akan berupaya mengembangkan model pendapatan
yang beragam, seperti project-based fee, retainer fee, komisi, sponsorship, dan bentuk kerja sama komersial
lainnya.
B. KBLI 90130 – Aktivitas Penciptaan Karya Seni Lainnya
1. Risiko Hak Kekayaan Intelektual atas Karya Seni
Kegiatan penciptaan karya seni sangat erat kaitannya dengan hak kekayaan intelektual, termasuk hak cipta,
hak moral, hak ekonomi, lisensi, pengalihan hak, penggunaan karya pihak ketiga, serta kepemilikan atas
hasil karya. Risiko dapat timbul apabila terdapat klaim dari pihak ketiga atas penggunaan musik, visual,
naskah, desain, karakter, konsep, gambar, video, atau elemen kreatif lainnya yang digunakan dalam karya
yang diciptakan atau dikomersialkan oleh Perseroan. Risiko ini dapat menimbulkan tuntutan hukum,
kewajiban ganti rugi, penghentian penggunaan karya, serta dampak negatif terhadap reputasi Perseroan.
Sebagai mitigasi, Perseroan akan menerapkan prosedur pemeriksaan dan dokumentasi hak kekayaan
intelektual sebelum suatu karya digunakan, dipublikasikan, atau dikomersialkan. Perseroan juga akan
memastikan bahwa setiap hubungan kerja sama dengan kreator, talent, penulis, desainer, produser, vendor,
maupun pihak ketiga lainnya dituangkan dalam perjanjian tertulis yang mengatur secara jelas mengenai
kepemilikan karya, hak penggunaan, ruang lingkup lisensi, jangka waktu pemanfaatan, hak ekonomi, hak
moral, serta tanggung jawab para pihak apabila timbul klaim dari pihak ketiga.
2. Risiko Ketergantungan terhadap Talent dan Tenaga Kreatif
Kegiatan penciptaan karya seni sangat bergantung pada kualitas, kreativitas, ketersediaan, dan konsistensi
talent serta tenaga kreatif, termasuk kreator, seniman, penulis, sutradara, desainer, editor, produser, dan
tenaga pendukung lainnya. Apabila Perseroan tidak dapat memperoleh atau mempertahankan talent dan
tenaga kreatif yang sesuai, atau apabila hasil karya yang dihasilkan tidak memenuhi standar kualitas yang
diharapkan, maka hal tersebut dapat berdampak terhadap kualitas karya, penerimaan pasar, hubungan
dengan klien, serta potensi komersialisasi karya.
Sebagai mitigasi, Perseroan akan membangun ekosistem kerja sama yang berkelanjutan dengan talent dan
tenaga kreatif, baik melalui kerja sama internal maupun eksternal. Perseroan akan menerapkan proses
kurasi, pengembangan, dan evaluasi kualitas atas karya yang dihasilkan, serta membentuk sistem
manajemen proyek yang memastikan pembagian tugas, standar kualitas, timeline, dan tanggung jawab
masing-masing pihak secara jelas. Perseroan juga akan berupaya tidak bergantung pada individu tertentu
dengan membangun jaringan kreatif yang lebih luas dan beragam.
C. KBLI 74999 – Semua Aktivitas Profesional, Ilmiah dan Teknis YTDL Lainnya
1. Risiko Kualitas Layanan Profesional dan Ketidaksesuaian dengan Ekspektasi Klien
Kegiatan usaha dalam KBLI 74999 dapat mencakup berbagai jasa profesional, ilmiah, dan teknis lainnya
yang membutuhkan keahlian, pengalaman, akurasi, serta pemahaman yang memadai terhadap kebutuhan
klien. Risiko dapat timbul apabila layanan yang diberikan tidak sesuai dengan ekspektasi klien, tidak
memenuhi standar profesional, tidak tepat waktu, atau tidak sesuai dengan ruang lingkup pekerjaan yang
telah disepakati. Hal tersebut dapat menyebabkan revisi berulang, tambahan biaya, sengketa komersial,
penurunan kepercayaan klien, serta berdampak terhadap reputasi Perseroan.
Sebagai mitigasi, Perseroan akan memastikan bahwa setiap pelaksanaan jasa profesional dilakukan
berdasarkan ruang lingkup pekerjaan yang jelas, termasuk tujuan pekerjaan, deliverables, timeline, standar
kualitas, batasan tanggung jawab, biaya, dan mekanisme persetujuan hasil pekerjaan. Perseroan juga akan
menugaskan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi sesuai dengan kebutuhan proyek, serta
23
Page 24
melakukan proses review internal sebelum hasil pekerjaan disampaikan kepada klien. Dengan demikian,
Perseroan dapat meminimalkan risiko ketidaksesuaian hasil pekerjaan dengan kebutuhan dan ekspektasi
klien.
2. Risiko Kepatuhan, Perizinan, dan Tanggung Jawab Profesional
Aktivitas profesional, ilmiah, dan teknis lainnya dapat berkaitan dengan berbagai ketentuan peraturan
perundang-undangan, standar industri, kewajiban kontraktual, perlindungan data, kerahasiaan informasi,
dan tanggung jawab profesional kepada klien atau pihak ketiga. Apabila Perseroan tidak mematuhi
ketentuan yang berlaku atau memberikan layanan yang menimbulkan kerugian bagi klien atau pihak lain,
maka Perseroan dapat menghadapi risiko klaim, sengketa, sanksi, atau kerugian reputasi.
Sebagai mitigasi, Perseroan akan menjalankan kegiatan usaha ini dengan memperhatikan kesesuaian
perizinan, Anggaran Dasar, KBLI, serta ketentuan hukum yang berlaku. Perseroan juga akan menerapkan
perjanjian kerja sama yang memuat batasan tanggung jawab, kewajiban kerahasiaan, perlindungan data,
standar pelaksanaan pekerjaan, serta mekanisme penyelesaian sengketa. Selain itu, Perseroan akan
memperkuat fungsi kepatuhan internal dan melakukan penelaahan atas kegiatan usaha atau proyek yang
memiliki risiko hukum, teknis, atau komersial yang signifikan.
INFORMASI PENYELENGGARAAN RUPS
Perseroan akan menyelenggarakan RUPS sehubungan dengan rencana Penambahan KBLI Baru pada hari Selasa,
tanggal 30 Juni 2026. Lebih lanjut, akan terdapat pembahasan mengenai studi kelayakan tentang penambahan
KBLI Baru Perseroan sebagaimana diwajibkan berdasarkan POJK 17.
Pengumuman RUPS dilakukan pada tanggal yang sama dengan Keterbukaan Informasi ini, yaitu 22 Mei 2026.
Sesuai dengan ketentuan Pasal 17 ayat (1) dan Pasal 52 ayat (1) Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.
15/POJK.04/2020 tentang Rencana dan Penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham Perusahaan Terbuka
(“POJK 15/2020”) dan Anggaran Dasar Perseroan, Pemanggilan RUPS akan diumumkan kepada para Pemegang
Saham Perseroan melalui situs web PT Bursa Efek Indonesia, situs web Perseroan dan situs web eASY.KSEI pada
hari Senin, tanggal 8 Juni 2026.
Sesuai dengan ketentuan Pasal 23 ayat (2) POJK No.15/2020, pemegang saham yang berhak hadir atau diwakili
dalam Rapat adalah pemegang saham yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham Perseroan pada
tanggal 05 Juni 2026.
Tempat dan Waktu Penyelenggaraan RUPSLB:
Hari, Tanggal : Selasa, 30 Juni 2026
Waktu : 09:00 WIB – selesai
Tempat : Jayakarta Ballroom Lantai Dasar THE JAYAKARTA SP JAKARTA HOTEL
Jl. Hayam Wuruk no 126 Jakarta Barat 11180.
Kuorum Kehadiran dan Keputusan:
Perseroan wajib terlebih dahulu memperoleh persetujuan RUPS sebagaimana diatur dalam Pasal 42 POJK No.
15/2020, yang mensyaratkan bahwa kuorum kehadiran dan keputusan RUPS untuk penambahan modal dapat
dilangsungkan dengan ketentuan:
a. RUPS dapat dilangsungkan jika RUPS dihadiri lebih dari 2/3 (dua per tiga) bagian dari jumlah seluruh
saham dengan hak suara yang sah yang dimiliki, kecuali anggaran dasar Perusahaan Terbuka
menentukan jumlah kuorum yang lebih besar;
b. Keputusan RUPS adalah sah jika disetujui oleh lebih dari 2/3 (dua per tiga) bagian dari jumlah seluruh
saham dengan hak suara yang sah.
Dalam hal kuorum tidak tercapai, RUPS kedua dapat diadakan dengan ketentuan RUPS kedua sah dan berhak
mengambil keputusan jika dalam RUPS paling sedikit 3/5 (tiga per lima) bagian dari jumlah seluruh saham
dengan hak suara hadir atau diwakili dan Keputusan RUPS sebagaimana dimaksud pada huruf a dan huruf b
24
Page 25
adalah sah jika disetujui oleh lebih dari 1/2 (satu per dua) bagian dari seluruh saham dengan hak suara yang
hadir dalam RUPS.
Dalam hal kuorum kehadiran pada RUPS kedua tidak tercapai, RUPS ketiga dapat diadakan dengan ketentuan
RUPS ketiga sah dan berhak mengambil keputusan jika dihadiri oleh pemegang saham dari saham dengan hak
suara yang sah dalam kuorum kehadiran dan kuorum keputusan yang ditetapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan
atas permohonan Perusahaan Terbuka
INFORMASI TAMBAHAN
Bagi para Pemegang Saham yang memerlukan informasi tambahan dapat menghubungi Perseroan dalam
jam kerja dengan alamat:
Corporate Secretary
PT Folago Global Nusantara Tbk
Kantor Pusat :
Pergudangan Taman Tekno 2 Blok H8 No. 15-16
Kelurahan Setu, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan
Banten 15314
Telp.: 021 – 75685326
Email : corporate@folagocorp.com
Website : www.folagocorp.com
25
Names mentioned 31 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
PT Aviana Sinar Abadi
p.2 ×3
unresolved
person
Isadora
· Notaris
p.2
unresolved
person
Rini Yulianti
· Notaris
p.2 ×5
unresolved
org
PT Digital Nata Karya
p.3
unresolved
org
PT Folago Artificial Intelligent
p.3
unresolved
org
PT Folago Digital Media
p.3
unresolved
org
PT Folago Gaya Hidup
p.3
unresolved
org
PT Folago Karya Indonesia
p.3
unresolved
org
PT Folago Picture Indonesia
p.3
unresolved
org
Kementerian Hukum Republik Indonesia
p.4
unresolved
org
PT Ficomindo Buana Registrar
p.4
unresolved
org
Sugiharto & Rekan
p.4
unresolved
person
Akuntan Publik Ridho Fathoni
p.5
unresolved
org
Anwar & Rekan
p.5
unresolved
org
Morhan & Rekan
p.5
unresolved
person
Akuntan Publik David Kurniawan
p.5
unresolved
org
Kantor Jasa Penilai Publik Syarif
p.6 ×2
unresolved
org
Endang dan Rekan
p.6 ×4
unresolved
org
Menteri Keuangan
p.6
unresolved
org
KJPP
p.6
unresolved
org
KJPP Syarif Endang dan Rekan
p.6
unresolved
org
KJPP Syarif Endang
p.6
unresolved
person
Endang Sunardi S.T.
p.6
unresolved
org
Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia
p.7
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
Rule parser
Needs review
confidence 0.182
6144 ms
12 Sep 2026 22:01
Raw output
{'appraiser_exempt': None,
'appraiser_name': 'Endang Sunardi S.T., M.M., MAPPI (Cert.)',
'assets': [],
'currency': None,
'fact_type': '',
'issuer_name': '',
'kind': 'MATERIAL',
'kjpp_name': '',
'letter_number': '',
'object_text': '',
'object_truncated': False,
'parties': [],
'pct_of_equity': None,
'reference_period': '',
'requires_rups': None,
'rups_date': None,
'ticker': '',
'transaction_date': None,
'valuation_date': None,
'value': None}