Skip to content
Back to announcement

20250305_PLAN_Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Bursa_31866554_lamp1.pdf

Other Text extracted PLAN

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 10

Page 1
                                    Tanggapan Atas Permintaan Penjelasan
                                    PT Planet Properindo Jaya Tbk (PLAN)
                                     Surat No : S-01331/BEI.PP1/02-2025

    1. Merujuk pada kunjungan lapangan (site visit) yang dilakukan oleh Bursa ke proyek hotel di Gedung
       Harton Tower Citi Hub, Kelapa Gading terdapat beberapa perbedaan konsep dan desain jika
       dibandingkan dengan yang disampaikan pada prospektus sebagaimana berikut:




         Adapun perbedaan tersebut, antara lain:
          i. Perubahan nama hotel dari CITI HUB Rooms Inc by Artotel menjadi Hotel El Fenix.
          ii. Belum adanya perjanjian kerja sama operator hotel, yang semula akan dikelola oleh pihak
               Artotel.
          iii. Jumlah kamar yang terealisasi di bangun hanya sebanyak 59 kamar terbagi atas 31 kamar di
               lantai 9 dan 28 kamar di lantai 11.
          iv. Perubahan desain secara keseluruhan.
          v. Tidak adanya fasilitas lounge bar dan karaoke room pada rencana di prospektus.

         Berdasarkan informasi tersebut, Bursa meminta penjelasan komprehensif terkait:
         a. Alasan tidak terdapat keterbukaan informasi terkait perubahan tersebut.
             Jawab : Perubahan tersebut belum merupakan keputusan final dari perseroan. Keterbukaan akan dilakukan
             setelah para pengurus sepakat mengenai pengelolaan di Citi Hub Kelapa Gading

          b. Faktor utama perubahan nama hotel yang tidak lagi mengadopsi konsep Rooms Inc.
             Jawab : Perubahan masih belum final. Saat ini ada beberapa operator yang menjadi pertimbangan,
             kemungkinan juga akan di kelola sendiri.

          c. Latar belakang tidak terlaksananya perjanjian kerja sama dengan Artotel sebagai pengelola
             hotel. Sertakan pula rencana pengelolaan operasional Hotel El Fenix ke depannya.
             Jawab : Saat ini masih belum diputus. Namun perseroan lagi menjajaki untuk mengelola
             sendiri

          d. Penyebab utama penurunan realisasi jumlah kamar yang dibangun dari 102 kamar menjadi
             hanya 59 kamar.
             Jawab : Perseroan akan menyesuaikan kondisi pasar dan membuat keputusan yang menurut
             manajemen adalah yang terbaik untuk perseroan dalam segi income, fasilitas dan prospek.

          e. Faktor utama penambahan fasilitas seperti lounge bar dan karaoke room yang tidak
             direncanakan dalam prospektus.
             Jawab : Perseroan memikirkan minat pasar dan kondisi area sekitar. Namun lounge, bar
             tersebut masih dalam percobaan pasar.




                        Indonesia Stock Exchange Building, Tower I, 6th Floor, Jl. Jend. Sudirman Kav.52-53, Jakarta 12190 – Indonesia
ww.idx.co.id            Call Center: 150515 (Domestic Only) | Email: contactcenter@idx.co.id | WhatsApp: +62 811 81 150515
                        X/TikTok: @idx_bei | Instagram: @indonesiastockexchange | Facebook/YouTube/LinkedIn: Indonesia Stock Exchange
Page 2
          f.   Rincian penggunaan dana yang digunakan untuk pembangunan proyek Hotel El Fenix sampai
               dengan selesai, mengingat Perseroan menggunakan 80% dana hasil penawaran umum perdana
               dan telah terealisasi sepenuhnya pada berdasarkan laporan realisasi penggunaan dana yang
               disampaikan Perseroan pada Januari 2021.
               Jawab : Sesuai dengan lampiran.

          g. Proyeksi pendapatan Hotel El Fenix.
             Jawab : Perseroan memprediksi akan mendapatkan keuntungan 100jt-200jt/ Bulan.

    2. Berdasarkan informasi dari Perseroan, Hotel El Fenix, Kelapa Gading akan segera beroperasional
       pada bulan ini dan sedang mempersiapkan grand opening. Agar dapat menyampaikan status
       operasional terkini Hotel El Fenix.
         Jawab : Saat ini kita masih hanya melakukan trial internal. Perseroan akan melakukan keterbukaan public
                 jika sudah ada tanggal pembukaan resmi.


    3. Merujuk pada informasi yang diberikan oleh Perseroan, pembangunan Hotel El Fenix
       menggunakan jasa kontraktor yang baru, agar dijelaskan:
       a. Alasan penggantian jasa kontraktor tersebut.
           Jawab : Tidak ada penggantian kontraktor, kontraktor masih sama namun mungkin mereka menggunakan
           personil yang lebih professional untuk bidangnya.

          b. Apakah Perseroan telah melakukan pembayaran kepada jasa kontraktor yang lama? Jika ya,
             apakah Perseroan telah menerima refund dari pembayaran yang telah dilakukan kepada jasa
             kontraktor lama.
             Jawab : Sudah dibayarkan, tidak ada refund

    4. Merujuk pada rencana pembukaan lounge bar di Hotel El Fenix, Kelapa Gading serta The Peak
       Connoisseurs dan Conclave Dine & Music yang menjual minuman keras dan kegiatan hiburan
       malam. Agar dapat menyampaikan rincian izin atas penjualan minuman keras dan hiburan malam.
       Jawab : The peak dan conclave bukan kepemilikan dari Perseroan.

    5. Merujuk pada site visit yang dilakukan oleh Bursa ke proyek hotel di Kelapa Gading dan Hotel
       Vue Palace di Bandung, Bursa melihat belum adanya penggunaan manajemen pengelolaan dengan
       merk bernama Spotel yang direncanakan akan digunakan oleh hotel Perseroan. Sementara,
       berdasarkan informasi dari pihak Artotel, Hotel Vue Palace telah menggunakan sistem pengelolaan
       hotel sesuai dengan standar Artotel Group bernama Rhapsody dan VHP. Adapun, hal ini berbeda
       dengan informasi yang disampaikan oleh Perseroan melalui surat nomor PPJ/2212/009 pada
       tanggal 15 Desember 2022 perihal Jawaban atas Permintaan Penjelasan yang menjelaskan bahwa
       Spotel telah beroperasi sejak Januari 2022 sebagaimana berikut:




         Berdasarkan informasi tersebut, Bursa meminta penjelasan komprehensif terkait:
         a. Penyebab adanya ketidaksesuaian informasi yang disampaikan oleh Perseroan sebelumnya
             dengan kondisi terkini.
             Jawab : Pihak Artotel mengharuskan mengunakan system Rhapsody dan VHP dari mereka
             dikarenakan mereka sebagai pengelola saat ini




                         Indonesia Stock Exchange Building, Tower I, 6th Floor, Jl. Jend. Sudirman Kav.52-53, Jakarta 12190 – Indonesia
ww.idx.co.id             Call Center: 150515 (Domestic Only) | Email: contactcenter@idx.co.id | WhatsApp: +62 811 81 150515
                         X/TikTok: @idx_bei | Instagram: @indonesiastockexchange | Facebook/YouTube/LinkedIn: Indonesia Stock Exchange
Page 3
          b. Rincian penggunaan dana yang digunakan untuk pengembangan Spotel sejak terealisasinya
             seluruh penggunaan dana di Januari 2021, mengingat Perseroan berencana menggunakan 20%
             dana hasil penawaran umum perdana untuk pengembangan Spotel dengan perkiraan jumlah
             dana sebesar Rp5,6 miliar sesuai dengan prospektus.
          c. Jawab : Rincian Terlampir


          d. Berdasarkan informasi dari tim corporate secretary, Spotel akan melakukan rebranding
             sebelum akhirnya digunakan untuk pengelolaan hotel Perseroan. Agar dapat menyampaikan
             rincian dana yang akan digunakan serta timeline pengembangan Spotel.
             Jawab : Perseroan akan melakukan branding hotel sesuai dengan keadaan pasar.
             Diperkirakan di 2025 rebranding mulai berjalan


    6. Berdasarkan informasi yang disampaikan oleh pihak Artotel, Hotel Vue Palace telah menjalani
       brand audit dengan hasil yang menunjukkan bahwa 80% dari elemen hotel sudah sesuai dengan
       standar brand Artotel, sementara 20% lainnya masih perlu dievaluasi dan ditingkatkan agar
       sepenuhnya memenuhi ketentuan yang telah ditetapkan. Berdasarkan informasi tersebut, Bursa
       meminta penjelasan terkait:
        a. Rencana Perseroan dalam meningkatkan hasil brand audit pada tahun 2025. Sertakan pula
            sumber pendanaan untuk membiayai pemenuhan brand audit tersebut pada tahun ini.
            Jawab : Brand audit ini tidak membutuhkan biaya, ini merupakan audit untuk mengetahui
            kinerja secara rutin dilakukan oleh pihak Artotel

          b. Konsekuensi yang akan dihadapi Perseroan jika tidak memenuhi brand audit sesuai dengan
             standar Artotel. Sertakan, jika terdapat tenggat waktu tertentu untuk memperbaiki
             ketidaksesuaian hasil brand audit sebelum perjanjian dapat diakhiri.
             Jawab : Brand Audit ini bertujuan untuk mengetahui kinerja brand artotel itu sendiri

          c. Dampak operasional dan finansial yang dihadapi Perseroan, jika perjanjian dengan Artotel
             diakhiri karena tidak dapat memenuhi standar brand.
             Jawab : Perseroan selalu memberikan support agar terjalin kerja sama yang baik dengan
             brand Artotel
    7. Berdasarkan perjanjian kerja sama dengan PT Artotel Indonesia tanggal 14 Oktober 2021,
       Perseroan telah melakukan perjanjian kerja sama dengan jangka waktu 10 tahun dengan syarat
       pemiliki wajib melakukan perancangan, konstruksi, serta furnishing hotel sesuai dengan standar
       brand Artotel. Apakah terdapat hal-hal yang dapat membatalkan perjanjian tersebut sebelum
       perjanjian tersebut berakhir ? Agar dijelaskan secara terperinci.
         Jawab : Tidak terdapat hal-hal yang dapat membatalkan perjanjian tersebut untuk waktu sekarang
         ini

    8. Merujuk pada site visit yang dilaukan oleh Bursa ke Hotel Vue Palace di Bandung, agar dijelaskan
       alasan mengapa pilot project untuk renovasi kamar yang sesuai dengan standar Artotel baru
       dilaksanakan pada tahun ini, mengingat proyek tersebut sudah dimulai pada site visit yang
       dilakukan oleh Bursa pada tahun 2022?

         Jawab : Perseroan telah melakukan banyak renovasi, termasuk cat ulang gedung, perbaikan
         kolam, perbaikan kamar, namun untuk renovasi besar-besaran belum lakukan .




                       Indonesia Stock Exchange Building, Tower I, 6th Floor, Jl. Jend. Sudirman Kav.52-53, Jakarta 12190 – Indonesia
ww.idx.co.id           Call Center: 150515 (Domestic Only) | Email: contactcenter@idx.co.id | WhatsApp: +62 811 81 150515
                       X/TikTok: @idx_bei | Instagram: @indonesiastockexchange | Facebook/YouTube/LinkedIn: Indonesia Stock Exchange
Page 4
    9. Merujuk pada site visit yang dilakukan oleh Bursa ke kantor pusat Perseroan, terdapat ruangan
       yang digunakan oleh Ibu dari Direktur Utama, Bapak Antonyo Hartono Tanujaya sebagai ruangan
       kantor lain, yaitu PT Jaya Proteksindo. Berdasarkan informasi tersebut, Bursa meminta penjelasan
       terkait:
        a. Keterkaitan perusahaan PT Jaya Proteksino dengan Perseroan.
            Jawab : Tidak ada keterkaitan.

          b. Perjanjian sewa dengan Perseroan. Agar dilampirkan perjanjian sewa terkait.
             Jawab : Tidak ada perjanjian sewa,

    10. Merujuk pada site visit yang dilakukan oleh Bursa ke kantor pusat Perseroan, tim Bursa tidak
        melihat adanya tim internal audit yang sedang melakukan kegiatan. Atas informasi tersebut, agar
        dijelaskan:
         a. Susunan tim internal audit Perseroan.
             Jawab : Ketua : Hanar Yogia.
                     Anggota : Asen Julianto , Devi Desmiati

          b. Dokumentasi pelaksanaan kegiatan tim internal audit terakhir.
             Jawab :




    11. Bursa meminta rincian penyewa Union Space, co-working space milik Perseroan. Agar dapat
        melampirkan kontrak dokumen untuk nilai sewa terbesar.
        Jawab : Perseroan menjelaskan bahwa Union space co-working space bukan milik perseroan
        tetapi merupakan tenant penyewa Gedung. Unionspace bukan berada di area dari yang dipakai
        dalam kantor PLAN.

    12. Berdasarkan Laporan Keuangan Perseroan per 30 Juni 2024, saldo Kas dan Bank yang dimiliki
        Perseroan hanya sebesar Rp281,54 juta, sementara Perseroan sedang melakukan renovasi pada
        Hotel Vue Palace. Agar dijelaskan terkait:
         a. Rincian sumber dana yang digunakan untuk renovasi hotel.
             Jawab : Pencadangan dari pendapatan hotel

          b. Dampak renovasi yang sedang berlangsung terhadap operasional hotel, baik dari sisi
             pendapatan maupun okupansi.
             Jawab : Renovasi ini tidak terpengaruh dengan operasional karena tidak secara kesuluruhan
             namun dilakukan secara bertahap.

          c. Strategi Perseroan dalam menjaga keberlanjutan operasional dengan dana yang terbatas,
             mengingat Perseroan mengalami rugi secara terus-menerus sejak tahun 2021.
             Jawab : Perseroan mejaga cash flow dengan baik, mengurangi pengeluaran-pengeluaran
             yang tidak perlu.




                       Indonesia Stock Exchange Building, Tower I, 6th Floor, Jl. Jend. Sudirman Kav.52-53, Jakarta 12190 – Indonesia
ww.idx.co.id           Call Center: 150515 (Domestic Only) | Email: contactcenter@idx.co.id | WhatsApp: +62 811 81 150515
                       X/TikTok: @idx_bei | Instagram: @indonesiastockexchange | Facebook/YouTube/LinkedIn: Indonesia Stock Exchange
Page 5
    13. Berdasarkan Laporan Keuangan Perseroan per 30 Juni 2024, tidak terdapat pergerakan atas Utang
        Bank kepada Bank KEB Hana Indonesia Rp22,27 miliar di mana sebelumnya Bursa telah meminta
        konfirmasi terkait hal tersebut pada Permintaan Penjelasan, Bursa meminta penjelasan kembali
        atas:
         a. Mengingat Perseroan akan melakukan pelunasan secara bertahap dari bisnis Hotel yang
              diperoleh Perseroan, apakah terdapat perubahan atas nilai dari utang bank tersebut?
              Jawab : Tidak Ada, Perseroan menjalin Kerjasama yang baik dengan pihak Bank KEB Hana
              Indonesia sehingga bisa berdiskusi lebih lanjut mengenai hutang perseroan.

          b. Jika jawaban poin a adalah “ada”, agar disampaikan rincian atas perubahan tersebut.
             Jawab : Tidak Ada

    14. Merujuk pada informasi yang diberikan oleh pihak Artotel, Tower Pemancar yang berada di
        rooftop Hotel Vue Palace masih digunakan oleh Pihak PT XL Axiata. Namun, pada laporan
        keuangan tertera perjanjian kontrak hanya sampai dengan September 2023 dan Perseroan tidak lagi
        membukukan pendapatan sewa atas Tower Pemancar tersebut pada periode 30 Juni 2024.
        a. Penjelasan atas status terkini sewa dengan PT XL Axiata.
            Jawab : PT XL Axiata sudah tidak lagi berkontrak dengan perseroan.

         b. Dokumen perjanjian sewa dengan PT XL Axiata.
            Jawab : Tidak Ada


    15. Terkait occupancy rate Hotel Vue Palace Bandung agar disampaikan:
        a. Data occupancy rate per bulannya untuk periode selama tahun 2024.
            Jawab : Rata-rata selama tahun 2024 : 73.74%

         b. Screenshot data tersebut dari sistem manajemen hotel yang digunakan sebagai bentuk yang
            dapat diverifikasi.
            Jawab :




                        Indonesia Stock Exchange Building, Tower I, 6th Floor, Jl. Jend. Sudirman Kav.52-53, Jakarta 12190 – Indonesia
ww.idx.co.id            Call Center: 150515 (Domestic Only) | Email: contactcenter@idx.co.id | WhatsApp: +62 811 81 150515
                        X/TikTok: @idx_bei | Instagram: @indonesiastockexchange | Facebook/YouTube/LinkedIn: Indonesia Stock Exchange
Page 6
    16. Informasi/fakta/kejadian penting lainnya yang material dan dapat mempengaruhi harga efek
        Perseroan serta kelangsungan hidup Perseroan yang belum diungkapkan kepada publik.

         Jawab : Tidak ada

                                                          ***




                       Indonesia Stock Exchange Building, Tower I, 6th Floor, Jl. Jend. Sudirman Kav.52-53, Jakarta 12190 – Indonesia
ww.idx.co.id           Call Center: 150515 (Domestic Only) | Email: contactcenter@idx.co.id | WhatsApp: +62 811 81 150515
                       X/TikTok: @idx_bei | Instagram: @indonesiastockexchange | Facebook/YouTube/LinkedIn: Indonesia Stock Exchange
Page 7
                              OTORITAS JASA KEUANGAN
                                REPUBLIK INDONESIA




LAMPIRAN
PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN
NOMOR      30 /POJK.04/2015
TENTANG
LAPORAN REALISASI PENGGUNAAN DANA HASIL PENAWARAN UMUM
Page 8
                                                                                  Laporan Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum
                                                                                               PT.Planet Properindo Jaya, Tbk
                                                                                                          Per.......*)

                                          Nilai Realisasi Hasil Penawaran Umum                                                                                                                                                   Sisa Dana Hasil
                                                                                                             Rencana Penggunaan Dana                                 Realisasi Penggunaan Dana
                                                                                                                                                                                                                                Penawaran Umum
            Jenis
            Pena
                         Tanggal        Jumlah Hasil            Biaya             Hasil Bersih      Modal Kerja       Pembangunan           …Total             Modal Kerja         Pembangunan                 Total
No.                       Efektif        Penawaran            Penawaran                             Perseroan          Infrastruktur        …                  Perseroan            Infrastruktur
            waran
                                           Umum                 Umum
            Umu                                                                                                       dan Interior Hotel di                                        dan Interior Hotel di
              m                                                                                                       Kelapa Gading                                                Kelapa Gading

      IPO PT.Planet     31 Agustus   Rp.29.999.961.600,-   Rp.1.999.961.600,- Rp.28.000.000.000,- Rp.5.600.000.000,- Rp.22.400.000.000,- Rp.28.000.000.000.- Rp.5.600.000.000,- R Rp.22.400.000.000,-      Rp.28.000.000.000,- Rp.-
 1. Properindo Jaya Tbk 2020


Catatan :
a. Kolom Jenis Penawaran Umum antara lain seperti Penawaran Umum Saham Perdana, Penawaran Umum Efek bersifat utang dan/atau Sukuk,
    Penawaran Umum dengan Memberikan HMETD, Penambahan Modal Tanpa Memberikan HMETD melalui Penawaran Umum.
b. Kolom Rencana Penggunaan Dana diungkapkan berdasarkan Prospektus atau keputusan RUPS mengenai perubahan penggunaan dana (jika ada).
c. Kolom Realisasi Penggunaan Dana diungkapkan sesuai dengan kolom Rencana Penggunaan Dana.
d. Pengungkapan rincian atas biaya yang telah dikeluarkan dalam rangka pelaksanaan Penawaran Umum disajikan dalam lembaran tersendiri yang
    menjadi bagian tidak terpisahkan dari laporan ini dengan memperhatikan ketentuan Pasal 15 dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan ini.
e. Uraian rencana atau realisasi penggunaan dana tersebut di atas agar disampaikan dalam lembar tersendiri yang menjadi bagian tidak terpisahkan dari
    laporan ini.
f. Pengungkapan rincian atas sisa dana hasil Penawaran Umum disajikan dalam lembaran tersendiri yang menjadi bagian tidak terpisahkan dari laporan
    ini dengan memperhatikan ketentuan Pasal 13 dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan ini.
g. LRPD disajikan dengan mata uang yang sama dengan mata uang denominasi Efek yang ditawarkan pada saat Penawaran Umum.
h. *) diisi dengan tanggal laporan.                                                                                                                   Jakarta, 30 Desember 2020
                                                                                                                                                      PT.Planet Properindo Jaya, Tbk




                                                                                                                                                                                  Antonyo Tanujaya
                                                                                                                                                                                         Direktur
Page 9
i.




     Salinan sesuai dengan aslinya   Ditetapkan di Jakarta
     Direktur Hukum 1 Departemen     pada tanggal 16 Desember 2015
     Hukum                           KETUA DEWAN KOMISIONER
                                     OTORITAS JASA KEUANGAN,

                                     ttd
     ttd

                                     MULIAMAN D. HADAD
     Sudarmaji
Page 10

          

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.42 MB
Published5 Mar 2025
Pages10
Characters20,905
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 19 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Planet Properindo Jaya Tbk p.1 ×4
linked org Bank KEB Hana Indonesia p.5 ×2
linked org PT XL Axiata p.5 ×4
possible org OTORITAS JASA KEUANGAN p.7 ×4
possible person MULIAMAN D. HADAD p.9
unresolved org CITI HUB Rooms Inc p.1
unresolved org Rooms Inc. p.1
unresolved org Indonesia Stock Exchange p.1 ×12
unresolved org PT Artotel Indonesia p.3
unresolved person Antonyo Hartono Tanujaya p.4 ×2
unresolved org PT Jaya Proteksindo. p.4
unresolved org PT Jaya Proteksino p.4
unresolved person Hanar Yogia. · Ketua p.4
unresolved person Asen Julianto · Anggota p.4
unresolved org Bank KEB Hana Indonesia Rp p.5
unresolved org PT XL Axiata. Namun p.5
unresolved org PT XL Axiata. Jawab p.5 ×2
unresolved org OTORITAS JASA KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA p.7
unresolved org Properindo Jaya Tbk p.8

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result