Back to announcement
20250304_ADRO_Laporan Informasi dan Fakta Material_31866237_lamp2.pdf
Other Text extracted ADROSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 10
Page 1
PT ALAMTRI RESOURCES INDONESIA TBK (BEI: ADRO)
FY24 EARNINGS NEWS RELEASE
Jakarta, 4 Maret, 2025 – PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (“AlamTri”, BEI: “ADRO”) hari ini
mengumumkan kinerja keuangan konsolidasian untuk tahun keuangan yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2024 ke BEI/OJK.
Presiden Direktur dan Chief Executive Officer, Bapak Garibaldi Thohir mengatakan:
“Kami terus mempertahankan fokus pada keunggulan operasional dan pengendalian biaya
di tengah kondisi makro yang dinamis. Dedikasi terhadap kepemimpinan dalam hal biaya
telah tertanam dalam / telah menjadi bagian yang tak terpisahkan dari seluruh aspek operasi
dan tercermin pada margin EBITDA operasional kami. Dengan organisasi yang ramping,
kami ingin bertumbuh secara berkelanjutan dan menangkap peluang pada ekonomi hijau.”
Iktisar
• AlamTri mencatat kenaikan 26% pada penjualan batu bara metalurgi menjadi 5,62 juta
ton. Namun, seiring penurunan harga batu bara metalurgi, harga jual rata-rata turun 16%.
• Pada FY24, AlamTri menghasilkan pendapatan sebesar $2.079 juta dari operasi yang
berlanjut, dengan laba inti sebesar $648 juta, dan EBITDA operasional sebesar $982 juta.
Hal ini menghasilkan margin EBITDA operasional sebesar 47%.
• Selaras dengan rencana investasi, belanja modal naik 36% menjadi $514 juta.
Pengeluaran belanja modal terutama digunakan untuk investasi pada alat berat,
infrastruktur, dan smelter aluminium.
• AlamTri sukses menjual hampir seluruh saham yang dimilikinya atas PT Adaro Andalan
Indonesia Tbk (BEI: AADI) kepada pemegang sahamnya melalui mekanisme penawaran
umum pemegang saham (PUPS) pada bulan Desember 2024. AlamTri saat ini berfokus
pada pengembangan bisnis batu bara metalurgi dan pengolahan mineral melalui ADMR,
serta bisnis energi terbarukan.
PANDUAN PT ALAMTRI RESOURCES INDONESIA TBK UNTUK FY25
• Volume penjualan: 5,6 juta ton–6,1 juta ton batu bara metalurgi dari ADMR.
• Nisbah kupas: 3,3x.
• Belanja modal: $475 juta sampai $525 juta, termasuk investasi ekuitas pada proyek-
proyek terkait kawasan industri di Kalimantan Utara.
1
www.alamtri.com
Page 2
ANALISIS KINERJA DAN POSISI KEUANGAN FY24 DARI OPERASI YANG BERLANJUT
($ juta, kecuali dinyatakan berbeda) FY24 FY23* % Selisih
Pendapatan usaha 2.079 2.135 -3%
Beban pokok pendapatan (1.205) (1.268) -5%
Laba kotor 874 868 1%
Laba usaha 711 765 -7%
Laba inti(1) 648 664 -2%
EBITDA operasional(2) 982 1.057 -7%
Total aset 6.702 10.473 -36%
Total liabilitas 1.331 3.064 -57%
Total ekuitas 5.371 7.409 -28%
Utang berbunga 548 1.423 -61%
Kas dan setara kas 1.406 3.311 -58%
Utang (kas) bersih (3) (1.486) (1.936) -23%
Belanja modal (4) 514 379 36%
Arus kas bebas (5) 366 749 -51%
Laba per saham (EPS) dasar dalam AS$ 0,01855 0,01870 -1%
*Angka FY23 yang direpresentasikan
1
Laba periode ini, tidak termasuk komponen non operasional setelah pajak (amortisasi properti pertambangan, penilaian pajak
tahun sebelumnya, pembalikan atau penambahan provisi biaya dekomisioning)
2
EBITDA tidak termasuk penilaian pajak tahun sebelumnya, dan pembalikan atau penambahan provisi biaya dekomisioning
3
Setelah dikurangi kas dan setara kas, serta porsi lancar dari investasi lain-lain
4
Pengeluaran belanja modal didefinisikan sebagai: pembelian aset tetap – perolehan dari pelepasan aset tetap + pembayaran
untuk penambahan properti pertambangan + penambahan liabilitas sewa pembiayaan. Belanja modal termasuk operasi yang
dihentikan tercatat sebesar $840 juta pada FY24, dan $648 juta pada FY23.
5
EBITDA operasional – pajak – perubahan piutang usaha, persediaan, dan utang usaha – belanja modal tidak termasuk
liabilitas sewa pembiayaan
2
www.alamtri.com
Page 3
Rasio Keuangan
FY24 FY23* % Selisih
Margin laba kotor (%) 42% 41% 1%
Margin usaha (%) 34% 36% -2%
Margin EBITDA operasional (%) 47% 50% -2%
Utang (kas) bersih terhadap ekuitas (x) (0,28) (0,26) 6%
Utang (kas) bersih terhadap EBITDA operasional 12 bulan
(0.76) (1,83) -58%
terakhir (x)
Kas dari operasi terhadap belanja modal (x) 1.46 1.81 -19%
Segmen Operasi
Segmen Pendapatan Laba Bersih
($ juta) FY24 FY23* % Selisih FY24 FY23* % Selisih
Pertambangan dan 1.152 1.084 6% 447 464 -4%
perdagangan batu bara
Jasa pertambangan 970 1.072 -10% 138 117 18%
Lainnya 83 81 2% 65 80 -19%
Eliminasi (126) (102) 24% (12) (8) 50%
Total 2.079 2.135 -3% 638 653 -2%
AlamTri telah menjual sebagian besar kepemilikannya atas PT Adaro Andalan Indonesia Tbk
(BEI: AADI) dan karenanya, tidak lagi mengkonsolidasikan laporan keuangan AADI dan anak-
anak perusahaannya setelah rampungnya proses PUPS. Laporan keuangan untuk tahun
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 telah direpresentasikan untuk
mencerminkan penerapan PSAK 105: Aset Tidak Lancar yang Dimiliki untuk Dijual dan
Operasi yang Dihentikan.
Pendapatan, Harga Jual Rata-rata, dan Produksi
Pendapatan dari operasi yang berlanjut terutama meliputi ADMR dan pendapatan dari jasa
pertambangan. Pada FY24, AlamTri mencatat pendapatan yang solid sebesar $2.079 juta,
atau turun 3% dari FY23. Operasi batu bara metalurgi di ADMR mencapai kenaikan volume
produksi dan penjualan masing-masing sebesar 30% dan 26% atau 6,63 juta ton dan 5,62
juta ton. Kenaikan pencapaian operasional ini diofset dengan penurunan 16% pada harga
jual rata-rata (ASP), karena harga batu bara metalurgi terus melemah. Kondisi ini didorong
oleh melemahnya sektor properti dan infrastruktur China yang mengakibatkan fluktuasi
permintaan baja dan dengan demikian juga permintaan terhadap batu bara metalurgi.
3
www.alamtri.com
Page 4
Beban pokok pendapatan
Beban pokok pendapatan turun 5% y-o-y menjadi $1.205 juta. Biaya pertambangan naik
27% menjadi $147 juta karena didorong kenaikan volume. AlamTri mencatat kenaikan 26%
pada volume pengupasan lapisan penutup menjadi 23,55 juta bcm, dan nisbah kupas 3,55x,
selaras dengan panduan FY24.
Total konsumsi bahan bakar di anak-anak perusahaan batu bara metalurgi yakni MC dan LC
naik 31% y-o-y akibat kenaikan pada volume. Biaya kas batu bara per ton (tidak termasuk
royalti) pada FY24 turun 5% dari FY23.
Beban usaha
Beban usaha pada FY24 naik 49% y-o-y menjadi $140 juta, selaras dengan pertumbuhan
bisnis.
Royalti kepada Pemerintah dan beban pajak penghasilan
Royalti kepada Pemerintah untuk FY24 turun 7% menjadi $147 juta, sementara beban pajak
penghasilan naik 4% menjadi $172 juta.
EBITDA operasional dan laba inti
EBITDA operasional AlamTri turun 7% menjadi $982 juta, dan laba inti turun 2% menjadi $648
juta. ADRO mencapai margin EBITDA operasional 47% pada FY24.
Total aset
Pada posisi per akhir FY24, total aset tercatat turun 36% y-o-y menjadi $6.702 juta dan
saldo kas dan setara kas turun 58% menjadi $1.406 juta. Kas meliputi 21% total aset. Aset
lancar turun 39% menjadi $2.606 juta. Porsi lancar dari investasi lainnya naik signifikan
menjadi $628 juta, mencerminkan nilai wajar sisa kepemilikan AlamTri atas AADI dengan
porsi 15,37%.
Aset tidak lancar pada akhir FY24 tercatat 34% lebih rendah daripada pada periode yang
sama tahun sebelumnya yang tercatat sebesar $4.096 juta.
Properti pertambangan
Pada posisi di akhir FY24, properti pertambangan mencapai $547 juta, atau turun 45%
dari tahun sebelumnya. Properti pertambangan meliputi 8% total aset.
4
www.alamtri.com
Page 5
Aset tetap
Posisi aset tetap pada akhir FY24 yang tercatat sebesar $1.529 juta setara dengan
penurunan 13% dari akhir FY23. Seiring pertumbuhan bisnis, ADRO mempertahankan
komitmennya terhadap investasi strategis pada smelter aluminium dan fasilitas
pendukungnya, serta pada proyek-proyek infrastruktur penting dan alat berat.
Perusahaan terus mengalokasikan belanja modal yang signifikan untuk proyek-proyek
ini. Aset tetap meliputi 23% total aset.
Total liabilitas
Posisi total liabilitas pada akhir FY24 mencapai $1.331 juta, atau turun 57% dari periode yang
sama tahun lalu. Liabilitas jangka pendek turun 70% y-o-y menjadi $647 juta, terutama
karena jatuh temponya Senior Notes, yang bernilai $697 juta, serta penurunan utang usaha,
utang dividen, dan beban yang masih harus dibayar masing-masing sebesar 54%, 53%, dan
41% menjadi $158 juta, $200 juta, dan $152 juta.
Liabilitas jangka panjang turun 26% y-o-y menjadi $684 juta terutama karena penurunan
provisi biaya dekomisioning, dan rehabilitasi, reklamasi, dan penutupan tambang. Utang
berbunga turun 61% y-o-y menjadi $548 juta.
Ekuitas
Posisi total ekuitas pada akhir FY24 tercatat sebesar $5.371 juta, atau mencerminkan
penurunan 28% y-o-y karena penurunan saldo laba setelah pembagian dividen tunai final
tambahan pada bulan Desember 2024.
Arus kas dari aktivitas operasi
Arus kas dari aktivitas operasional pada FY24 naik 75% menjadi $2.011 juta karena penurunan
pembayaran royalti dan pajak penghasilan badan. ADRO membayar pajak penghasilan
badan dan final sebesar $446 juta, atau turun 71% y-o-y.
Arus kas dari aktivitas investasi
Perusahaan melaporkan arus kas sebesar $1.437 juta dari aktivitas investasi, atau naik 347%
dari FY23, terutama karena arus kas masuk sebesar $2.181 juta dari penjualan saham AADI
melalui mekanisme PUPS. Pembelian aset tetap naik 45% menjadi $813 juta, selaras dengan
rencana investasi perusahaan.
Belanja modal
Belanja modal pada FY24 naik 36% menjadi $514 juta. Belanja modal yang dikeluarkan pada
periode ini terutama digunakan untuk pembelian dan penggantian alat berat dan tongkang,
5
www.alamtri.com
Page 6
investasi pada smelter aluminium dan fasilitas pendukung, serta investasi pada infrastruktur
untuk mendukung pertumbuhan volume.
Arus kas dari aktivitas pembiayaan
Pada FY24, arus kas yang digunakan dalam aktivitas pembiayaan naik 173% menjadi $3.637
juta, terutama karena kenaikan pembayaran dividen dan pelunasan senior notes.
6
www.alamtri.com
Page 7
LAPORAN OPERASIONAL ALAMTRI FY24
IKTISAR FY24
• PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (AlamTri) berhasil mencapai target operasional
yang ditetapkannya untuk FY24 dengan mencatat volume penjualan 5,62 juta ton
dari MC dan LC, yang merupakan perusahaan anak dari PT Adaro Minerals Indonesia
Tbk (ADMR).
• Dari kedua tambangnya, ADMR mencapai volume produksi 6,63 juta ton dan volume
pengupasan lapisan penutup 23,55 juta bank cubic meters (bcm), mencerminkan
kenaikan masing-masing 30% dan 26%, dari FY23.
• Volume produksi PT Saptaindra Sejati naik 6% menjadi 64,76 juta ton, sementara
volume pengupasan lapisan penutup turun 10% menjadi 201,53 juta bcm.
RINGKASAN OPERASI FY24
4Q24 vs. 4Q24 vs. FY24 vs.
Units 4Q24 3Q24 4Q23 FY24 FY23
3Q24 4Q23 FY23
PT Adaro Minerals Indonesia Tbk
Volume produksi juta ton 1,80 1,85 -3% 1,13 60% 6,63 5,11 30%
Volume penjualan juta ton 1,83 1,20 52% 1,45 26% 5,62 4,46 26%
Volume pengupasan lapisan penutup juta bcm 6,46 6,72 -4% 4,89 32% 23,55 18,70 26%
Nisbah kupas x 3,59 3,63 -1% 4,33 -17% 3,55 3,66 -3%
PT Saptaindra Sejati
Volume pengupasan lapisan penutup juta bcm 50,39 58,39 -14% 56,24 -10% 201,53 223,08 -10%
Volume transportasi batu bara juta ton 15,22 17,28 -12% 14,04 8% 64,76 60,91 6%
BATU BARA METALURGI DAN MINERAL
PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (BEI: ADMR)
• ADMR berhasil mencapai target volume penjualan batu bara metalurgi FY24 dengan
mencatat penjualan sebesar 5,62 juta ton. Angka ini mewakili kenaikan 26% dari FY23
karena tingginya permintaan dari pelanggan.
• Volume produksi batu bara metalurgi FY24 mencapai 6,63 juta ton, atau naik 30%
dari FY23. Volume pengupasan lapisan penutup pada FY24 naik 26% menjadi 23,55
7
www.alamtri.com
Page 8
juta bcm, sehingga menghasilkan nisbah kupas 3,55x, selaras dengan panduan
nisbah kupas FY24 yang ditetapkan sebesar 3,6x.
• ADMR telah meningkatkan posisinya di pasar domestik, dengan Indonesia sebagai
pangsa penjualan terbesarnya pada FY24 dengan porsi 32%. Di pasar seaborne,
Jepang bertahan sebagai tujuan ekspor terbesar, dengan meliputi 29% penjualan
periode ini.
4Q24 4Q24 FY24
Unit 4Q24 3Q24 vs. 4Q23 vs. FY24 FY23 vs.
3Q24 4Q23 FY23
Pengupasan
juta bcm 6,46 6,72 -4% 4,89 32% 23,55 18,71 26%
lapisan penutup
Maruwai juta bcm 5,70 5,58 2% 3,02 89% 19,92 15,22 31%
Lahai juta bcm 0,76 1,14 -34% 1,87 -60% 3,63 3,49 4%
Volume produksi juta ton 1,80 1,85 -3% 1,13 59% 6,63 5,11 30%
Maruwai juta ton 1,72 1,73 0% 0,93 85% 6,24 4,83 29%
Lahai juta ton 0,08 0,12 -33% 0,20 -60% 0,39 0,28 39%
Volume penjualan juta ton 1,83 1,20 52% 1,45 26% 5,62 4,46 26%
Maruwai juta ton 1,65 1,13 46% 1,25 32% 5,20 4,26 22%
Lahai juta ton 0,18 0,07 157% 0,20 -10% 0,42 0,20 110%
PENJUALAN FY24 BERDASARKAN TUJUAN PENGIRIMAN
Malaysia
2% India
7%
China
Indonesia
16%
32%
Korea Selatan
14%
Jepang
29%
PT Kalimantan Aluminium Industry (KAI)
• Pada 4Q24, pekerjaan untuk area smelter aluminium difokuskan pada konstruksi
fondasi dan struktur baja untuk fasilitas anode dan elektrolisis. Di area jetty, KAI
8
www.alamtri.com
Page 9
berfokus pada pemasangan struktur ban konveyor dan pembangunan gedung
kantor, sedangkan konstruksi area sandar bahan baku telah rampung.
JASA
PT Saptaindra Sejati (SIS)
• Pada FY24, volume produksi SIS naik 6% y-o-y menjadi 64,76 juta ton sementara
volume pengupasan lapisan penutup turun 10% y-o-y menjadi 201,53 juta bcm.
• SIS menawarkan berbagai jasa kepada perusahaan-perusahaan AADI dan ADMR
yang meliputi pengupasan lapisan penutup, pertambangan batu bara, transportasi
batu bara, transportasi bahan bakar, penyewaan alat berat, dan layanan lainnya.
4Q24 vs. 4Q24 vs. FY24 vs.
Unit 4Q24 3Q24 4Q23 FY24 FY23
3Q24 4Q23 FY23
Pengupasan lapisan penutup juta bcm 50,39 58,39 -14% 56,24 -10% 201,53 223,08 -10%
Volume transportasi batu bara juta ton 15,22 17,28 -12% 14,04 8% 64,76 60,91 6%
ENERGI BERSIH
ADRO terus melanjutkan inisiatif hijaunya. Solar PV MSW di Kelanis memproduksi 203,382
MWh pada 4Q24, sehingga mencapai total 835,027 MWh untuk tahun 2024. ADRO juga
menerapkan program co-firing di MSW. Pada 4Q24, program ini efektif mengurangi sekitar
1.226,90 ton CO2e, sehingga berkontribusi terhadap total pengurangan sebesar 6.421,12
ton CO2e untuk tahun 2024.
LAINNYA
Pembangkit listrik ADRO mempertahankan kinerja yang baik pada 4Q24. PT Makmur
Sejahtera Wisesa (MSW) mencapai faktor ketersediaan (AF) sebesar 99,82%, sehingga AF
rata-rata tahun 2024 mencapai 92,92%, atau melebihi target yang ditetapkan sebesar
90,42%. AF PT Tanjung Power Indonesia (TPI) pada 4Q24 mencapai 78,11%, sementara rata-
rata tahun 2024 mencapai 83,60%. AF PT Bhimasena Power Indonesia (BPI) pada 4Q24
tercatat sebesar 94,29%, sehingga AF rata-ratanya untuk FY mencapai 85,06%.
###
Materi ini disusun oleh PT AlamTri Resources Indonesia Tbk (“Perusahaan”, “AlamTri”, “ADRO”) dan belum
diverifikasi secara independen. Perusahaan tidak memberikan pernyataan atau jaminan, baik yang dinyatakan
ataupun tersirat, dan tidak bertanggung jawab atas akurasi, kewajaran atau kelengkapan informasi yang tersaji
atau terkandung dalam materi ini. Perusahaan atau afiliasinya, penasihat atau perwakilannya melepaskan diri dari
tanggung jawab atas segala kerugian yang timbul dari informasi yang tersaji atau terkandung materi ini. Informasi
yang tersaji atau terkandung dalam materi ini dapat diubah tanpa pemberitahuan sebelumnya dan tidak ada
jaminan atas akurasinya.
9
www.alamtri.com
Page 10
Materi ini mengandung pernyataan-pernyataan yang merupakan pernyataan berwawasan ke depan.
Pernyataan-pernyataan tersebut termasuk gambaran mengenai maksud, keyakinan atau ekspektasi saat ini dari
Perusahaan atau para pejabatnya sehubungan dengan hasil operasi dan kondisi keuangan konsolidasian
Perusahaan. Pernyataan-pernyataan ini dapat diidentifikasi dengan penggunaan kata-kata seperti
“diperkirakan,” “berencana,” “akan,” “estimasi,” “proyeksi,” “bermaksud,” atau kata-kata yang bermakna
serupa. Pernyataan-pernyataan berwawasan ke depan tersebut bukan merupakan jaminan atas kinerja masa
depan dan mengandung risiko dan ketidakpastian, dan hasil aktual dapat berbeda dari yang terkandung dalam
pernyataan-pernyataan berwawasan ke depan tersebut karena berbagai faktor dan asumsi. Perusahaan tidak
berkewajiban dan tidak menjanjikan untuk merevisi pernyataan-pernyataan berwawasan ke depan tersebut
untuk mencerminkan peristiwa maupun situasi di masa depan.
Materi ini hanya disajikan untuk memberikan informasi dan bukan merupakan ataupun menjadi bagian dari suatu
penawaran, permohonan atau undangan dari penawaran untuk membeli atau mensubskripsi efek Perusahaan, di
dalam wilayah hukum mana pun, dan materi ini maupun bagian apa pun darinya tidak menjadi dasar, atau
diandalkan sehubungan dengan kontrak, komitmen atau keputusan investasi apa pun. Keputusan untuk
membeli atau mensubskripsi efek Perusahaan harus dibuat setelah mendapatkan nasihat profesional
sebagaimana mestinya.
Untuk informasi lebih lanjut, hubungi:
Investors
Danuta Komar | Danuta.Komar@alamtri.com
Media
Febriati Nadira | Febriati.Nadira@alamtri.com
10
www.alamtri.com
Names mentioned 10 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
PT Saptaindra Sejati
p.7 ×2
unresolved
org
PT Saptaindra Sejati Volume
p.7
unresolved
org
PT Makmur Sejahtera Wisesa
p.9
unresolved
org
PT Tanjung Power Indonesia
p.9
unresolved
org
PT Bhimasena Power Indonesia
p.9
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.