Skip to content
Back to announcement

AnnualReport2025-INPC-att3.pdf

Other Text extracted INPC

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 262

Page 1
       PENGUATAN FUNDAMENTAL
   UNTUK PERTUMBUHAN BERKELANJUTAN
                          Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth




                                  Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report

Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth           PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Sustainability Report 2025   1
Page 2
2   PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025
                                                                         Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
                                                                                      Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth
Page 3
 Penjelasan Tema
 Theme Description




                                                                    PENGUATAN FUNDAMENTAL UNTUK
                                                                     PERTUMBUHAN BERKELANJUTAN
                                                                    Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth




 Tahun2025menjadimomentumstrategisbagiBankArthaGraha                  The year 2025 marked a strategic momentum for Bank Artha
 Internasionaldalammenguatkanfondasibisnisgunamendukung               Graha Internasional in strengthening its business fundamentals
 pertumbuhan berkelanjutan. Di tengah dinamika ekonomi dan            to support sustainable growth. Amid economic dynamics
 tekanan profitabilitas industri perbankan, Bank tetap menjaga        and profitability pressures in the banking industry, the Bank
 kinerja operasional yang stabil, didukung permodalan yang            maintained stable operational performance, supported by
 kuat dan likuiditas yang memadai. Pembentukan Cadangan               strong capital and adequate liquidity. The establishment of
 Kerugian Penurunan Nilai (CKPN) dilakukan secaraprudent untuk        Allowance for Impairment Losses was carried out prudently
 menjaga kualitas aset serta mengantisipasi risiko ke depan tanpa     to preserve asset quality and anticipate future risks without
 mengurangi kekuatan modal.                                           compromising capital strength.

 Fondasi yangsolidtersebut menjadilandasandalammendorong              This solid foundation serves as the basis for driving long-
 pertumbuhan berkelanjutan yang berorientasi jangka panjang.          term sustainable growth. The Bank consistently aligns its
 Bank secara konsisten menyelaraskan strategi bisnis dengan           business strategy with sustainability principles through
 prinsipkeberlanjutanmelaluipengelolaanrisikoyangbertanggung          responsible risk management, support for productive
 jawab, dukungan pada sektor produktif, serta penerapan               sectors, and the implementation of environmental, social,
 aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG). Pendekatan ini      and governance (ESG) aspects. This approach strengthens
 memperkuatketahanandanadaptabilitasBank,sekaligusmenjaga             the Bank’s resilience and adaptability, while ensuring business
 kesinambungan usaha dan kontribusinya bagi perekonomian              continuity and its contribution to the national economy.
 nasional.




Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth                     PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Sustainability Report 2025   3
Page 4
    Daftar Isi
    Table of Contents

    Penjelasan Tema                                                      Demografi Karyawan
                                                              3                                                                              65
    Theme Explanation                                                    Employee Demographics
    Daftar Isi                                                           Perubahan Signifikan pada Organisasi dan Rantai
                                                              4
    Table of Contents                                                    Pasokan
                                                                                                                                             69
                                                                         Significant Changes in the Organization and
                                                                         Supply

    Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan
    Sustainability Performance Highlights
                                                                         Tata Kelola Keberlanjutan
    Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan
                                                              10         Sustainability Governance
    Sustainability Performance Highlights
                                                                         Tata Kelola Keberlanjutan
                                                                                                                                              76
                                                                         Sustainability Governance
    Strategi Keberlanjutan                                               Prinsip Tata Kelola Perusahaan
                                                                                                                                              77
    Sustainability Strategy                                              Principles of Corporate Governance

    Strategi Keberlanjutan PT Bank Artha Graha                           Struktur Tata Kelola Perusahaan
                                                                                                                                              78
    Internasional                                                        Corporate Governance Structure
                                                              16
    Sustainability Strategy of PT Bank Artha Graha
    Internasional                                                        Rapat Umum Pemegang Saham
                                                                                                                                              79
                                                                         General Meeting of Shareholders

                                                                         Dewan Komisaris
                                                                                                                                             80
                                                                         Board of Commissioners
    Penjelasan Direksi
    Message from the Board of Directors                                  Direksi
                                                                                                                                             84
                                                                         Board of Directors
    Penjelasan Direksi
                                                              22
    Message from the Board of Directors                                  Pencegahan Benturan Kepentingan
                                                                                                                                             89
                                                                         Conflict of Interest Prevention

                                                                         Penanggung Jawab Pelaksanaan Keuangan
    Profil Perusahaan                                                    Berkelanjutan
                                                                                                                                             90
                                                                         Person in Charge of Sustainable Finance
    Company Profile
                                                                         Implementation
    Identitas Perusahaan                                                 Peran Direksi dalam Pelaporan Keberlanjutan
                                                              44
    Corporate Identity                                                   Role of the Board of Directors in Sustainability                     91
    Sejarah Singkat Perseroan                                            Reporting
                                                              46
    Brief History of the Company                                         Pengembangan Kompetensi Terkait Kegiatan
    Visi, Misi, dan Nilai-Nilai Bank                                     Berkelanjutan
                                                              48                                                                             92
    Vision, Mission, and Corporate Values                                Competency Development Related to Sustainable
                                                                         Activities
    Kegiatan Usaha
                                                              50         Penilaian Kinerja dan Pemisahan Fungsi Dewan
    Business Activities
                                                                         Komisaris dan Direksi
    Struktur Organisasi                                                  Performance Evaluation and Separation of                            95
                                                              58
    Organizational Structure                                             Functions of the Board of Commissioners and
                                                                         the Board of Directors
    Lokasi Operasi dan Pasar yang Dilayani
                                                              60
    Operating Locations and Markets Served                               Proses Manajemen Risiko
                                                                                                                                             96
                                                                         Risk Management Process
    Skala Perusahaan
                                                              64
    Company Scale




4   PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025
                                                                                        Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
                                                                                                     Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth
Page 5
  Remunerasi dan Nominasi Dewan Komisaris dan                 Inisiatif dan Kebijakan Strategis Bank Tahun 2025
  Direksi                                                     Strategic Initiatives and Policies of the Bank in            128
                                                        104
  Remuneration and Nomination of the Board of                 2025
  Commissioners and the Board of Directors
                                                              Kinerja Ekonomi Bank Tahun 2025
                                                                                                                           131
  Pelibatan Pemangku Kepentingan                              Economic Performance of the Bank in 2025
                                                        105
  Stakeholder Engagement
                                                              Distribusi Nilai Ekonomi
                                                                                                                           134
  Kode Etik                                                   Distribution of Economic Value
                                                        108
  Code of Conduct
                                                              Dana Pihak Ketiga
                                                                                                                           137
  Kebijakan Antikorupsi dan Anti-fraud                        Third Party Funds
                                                        111
  Anti-Corruption and Anti-Fraud Policy
                                                              Kredit Berdasarkan Kategori Kegiatan Usaha
  Penerapan Anti Pencucian Uang, Pencegahan                   Berkelanjutan                                                137
  Pendanaan Terorisme dan Pencegahan Pendanaan                Loans by Sustainable Business Activity Category
  Proliferasi Senjata Pemusnah Massal (APU, PPT &
  PPPSPM)                                                     Penyaluran Produk Usaha Mikro, Kecil dan
  Implementation of the Anti Money Laundering,          113   Menengah (UMKM)
                                                                                                                           139
  Countering the Financing of Terrorism, and                  Distribution of Micro, Small, and Medium
  Prevention of the Financing of Proliferation of             Enterprise (MSME) Products
  Weapons of Mass Destruction (AML, CTF, &                    Kontribusi kepada Pembangunan Infrastruktur di
  PPPSPM) Programs                                            Indonesia
                                                                                                                          140
  Komunikasi Masalah Penting, Mekanisme untuk                 Contribution to Infrastructure Development in
  Mencari Nasihat dan Mengemukakan Masalah,                   Indonesia
  serta Proses untuk Memulihkan Dampak Negatif                Portofolio Produk dengan Manfaat Sosial
  Communication of Critical Concerns,                   114                                                                141
                                                              Portfolio of Products with Social Benefits
  Mechanisms for Seeking Advice and Raising
  Concerns, and Processes for Remediating                     Pengungkapan Kerangka Governansi, Pengelolaan
  Negative Impacts                                            dan Pengendalian Aspek Perpajakan
                                                                                                                           142
                                                              Disclosure of the Governance Framework,
  Proses untuk Memulihkan Dampak Negatif                      Management and Control of Taxation Aspects
                                                        115
  Process to Remediate Negative Impacts
                                                              Implikasi Finansial Serta Risiko dan Peluang Lain
  Sistem Pelaporan Pengaduan Pelanggaran                      Akibat dari Perubahan Iklim
                                                        115                                                                143
  Whistleblowing System                                       Financial Implications as Well as Other Risks and
  Etika Usaha dan Tata Perilaku                               Opportunities Arising from Climate Change
                                                        120
  Business Ethics and Code of Conduct                         Kewajiban Program Pensiun Manfaat Pasti dan
  Budaya Kepatuhan Bank                                       Program Pensiun Lainnya
                                                        121                                                                148
  Bank Compliance Culture                                     Defined Benefit Pension Obligations and Other
                                                              Pension Program
  Permasalahan terhadap Penerapan Kegiatan
  Berkelanjutan                                               Bantuan Finansial yang Diterima dari Pemerintah
                                                        121   Financial Assistance Received from the                       149
  Issues Regarding the Implementation of
  Sustainability Initiatives                                  Government




  Memperkuat Pertumbuhan
  Berkelanjutan
  Strenghten Sustainable Growth
  Sekilas Ekonomi Global dan Nasional
                                                        126
  Overview of the Global and National Economy

  Kinerja Lapangan Usaha Jasa Keuangan 2025
  Performance of the Financial Services Sector in       127
  2025




Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth             PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Sustainability Report 2025   5
Page 6
    Menghadirkan Manfaat Nyata                                           Harmoni Bersama Membangun
    bagi Masyarakat                                                      Lingkungan Kerja Berkualitas
    Delivering Tangible Benefits to the                                  Harmony in Building a Quality Work
    Community                                                            Environment
    Tujuan Penerapan CSSR                                                Landasan Kebijakan
                                                             153                                                                           191
    Objectives of CSSR Implementation                                    Policy Framework

    Metode Program CSSR                                                  Penanggung Jawab K3
                                                             154                                                                           192
    CSSR Program Method                                                  OHS Responsibility

    Pelaksanaan Kegiatan CSSR Tahun 2025                                 Rencana Program K3 Tahun 2025
                                                             155                                                                           192
    Implementation of CSSR Activities in 2025                            OHS Program Plan for 2025

    Program Literasi dan Inklusi Keuangan                                Pelaksanaan Program K3
                                                             166                                                                           192
    Financial Literacy and Inclusion Program                             Implementation of OHS Programs

    Pengaduan Masyarakat                                                 Implementasi Standar K3 Perkantoran
                                                             168                                                                           193
    Community Complaints                                                 Implementation of Office OHS Standards

    Kinerja Maksimal dengan Human Capital Andal                          Kinerja K3 Tahun 2025
                                                                                                                                           195
    Maximizing Performance with Reliable Human               169         OHS Performance in 2025
    Capital

    Landasan Kebijakan
                                                             170
    Policy Framework                                                     Membangun Kepercayaan
    Menghormati Hak Asasi Manusia dan Menjunjung                         Melalui Layanan Unggul
    Tinggi Kesetaraan                                         171        Building Trust through Excellent
    Respecting Human Rights and Upholding Equality                       Services
    Rekrutmen dan Turnover Karyawan                                      Landasan Kebijakan
                                                             173                                                                           198
    Employee Recruitment and Turnover                                    Policy Framework
    Keanekaragaman Karyawan                                              Layanan Setara untuk Nasabah
                                                             176                                                                           199
    Employee Diversity                                                   Equal Services for Customers
    Remunerasi dan Tunjangan                                             Informasi Produk dan Layanan
                                                             176                                                                          200
    Remuneration and Benefits                                            Information on Products and Services
    Cuti Parental                                                        Komunikasi Pemasaran
                                                             180                                                                           201
    Maternity Leave                                                      Marketing Communications
    Pelatihan dan Pengembangan Kompetensi                                Inovasi Produk/Jasa
                                                                                                                                           202
    Karyawan                                                             Product/Service Innovation
                                                             180
    Employee Training and Competency
    Development                                                          Produk yang telah Dievaluasi Keamanannya Bagi
                                                                         Nasabah                                                          206
    Penilaian Kinerja Karyawan                                           Products Evaluated for Customer Safety
                                                             185
    Employee Performance Appraisal
                                                                         Dampak Produk/Jasa
                                                                                                                                           207
    Hubungan Industrial dan Kebebasan Berserikat                         Product/Service Impacts
                                                             186
    Industrial Relations and Freedom of Association
                                                                         Jumlah Produk/Jasa yang Ditarik Kembali
                                                                                                                                          208
    Penyampaian dan Penyelesaian Keluhan                                 Number of Products/Services Recalled
                                                             186
    Grievance Submission and Resolution
                                                                         Kerahasiaan Nasabah
                                                                                                                                          208
                                                                         Customer Confidentiality

                                                                         Sarana Pengaduan Nasabah
                                                                                                                                          209
                                                                         Customer Complaint Channels

                                                                         Survei Kepuasan Nasabah
                                                                                                                                           212
                                                                         Customer Satisfaction Survey




6   PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025
                                                                                      Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
                                                                                                   Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth
Page 7
  Mewujudkan Komitmen                                           Lampiran
  Lingkungan untuk                                              Appendices
  Keberlanjutan                                                 Surat Pernyataan Anggota Dewan Komisaris dan
  Realizing Environmental Commitment                            Anggota Direksi Tentang Tanggung Jawab atas
  for Sustainability                                            Laporan Keberlanjutan 2025 PT Bank Artha Graha
                                                                Internasional Tbk
  Upaya Melestarikan Lingkungan                                                                                             236
                                                        216     Statement of Members of the Board of
  Environmental Preservation Efforts                            Commissioners And The Board of Directors on
                                                                the Responsibility for the 2025 Sustainability
  Komitmen Bank terhadap Kelestarian Lingkungan
                                                                Report PT Bank Artha Graha Internasional Tbk
  Commitment of the Bank to Environmental               217
  Sustainability                                                Verifikasi Tertulis dari Pihak Independen
                                                                                                                            238
                                                                Written Verification from an Independent Party
  Pemakaian Kertas
                                                        219
  Paper Usage                                                   Lembar Umpan Balik
                                                                                                                            239
                                                                Feedback Form
  Pengelolaan Energi
                                                        220
  Energy Management                                             Tanggapan terhadap Umpan Balik Laporan
                                                                Keberlanjutan Tahun Sebelumnya
  Pengelolaan Emisi Gas Rumah Kaca                                                                                          241
                                                        224     Response to Feedback on the Previous Year’s
  Greenhouse Gas Emissions Management
                                                                Sustainability Report
  Pengelolaan Air
                                                        229     Daftar Pengungkapan Sesuai POJK No.51/
  Water Management
                                                                OJK.03/2017
                                                                                                                            241
  Pengelolaan Limbah                                            Disclosure List in Accordance with POJK No.51/
                                                        230     OJK.03/2017
  Waste Management

  Keanekaragaman Hayati                                         Indeks GRI Universal Standards 2021
                                                        231                                                                 245
  Biodiversity                                                  GRI Universal Standards 2021 Index

  Biaya Lingkungan                                              Keselarasan Laporan Keberlanjutan/
                                                        232     Tahunan dengan Metrik ESG IDX
  Environmental Costs                                                                                                       255
                                                                Alignment of Sustainability/Annual Reports with
  Pengaduan Masalah Lingkungan                                  IDX ESG Metrics
                                                        232
  Environmental Complaints
                                                                Sustainable Banking Assessment (SUSBA)                      257

                                                                Sustainability Accounting Standard Commercial
                                                                                                                            259
                                                                Banks (SASB)




Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth             PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Sustainability Report 2025   7
Page 8
Ikhtisar Kinerja
Keberlanjutan
Sustainability Performance Overview
Page 9
01
Page 10
     Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan
     Sustainability Performance Overview
     Aspek Ekonomi [OJK B.1]
     Economic Aspect

                          Deskripsi                                Satuan        2025                  2024                    2023
                         Description                                Unit
     Pendapatan Bunga – Bersih                                  Jutaan Rupiah
                                                                                    733.371                910.069                  981.979
     Interest Income – Net                                      Million Rupiah

     Laba/Rugi                                                  Jutaan Rupiah
                                                                                 (567.520)                  152.474                 146.753
     Profit/Loss                                                Million Rupiah

     Pembayaran Pajak dan Retribusi                             Jutaan Rupiah
                                                                                   226.929                   190.911                 135.611
     Tax and Levy Payment                                       Million Rupiah

     Pembiayaan Non-Kegiatan Usaha Berkelanjutan                Jutaan Rupiah
                                                                                 9.423.467             10.228.445                11.818.488
     Financing of Non-Sustainable Business Activities           Million Rupiah

     Pembiayaan Kegiatan Usaha Berkelanjutan                    Jutaan Rupiah
                                                                                  368.968                  377.034                 328.880
     Financing of Sustainable Business Activities               Million Rupiah

     % Pembiayaan Kegiatan Usaha Berkelanjutan dari
     Total Pembiayaan
                                                                          %             3,77                    3,56                     2,71
     % of Financing Sustainable Business Activities from
     Total Funding

     Nilai Pinjaman menurut Segmen [FN-CB-000.B]
     Loan Amount by Segment

     Perorangan                                                 Jutaan Rupiah
                                                                                 3.004.916              3.454.793                3.828.338
     Personal                                                   Million Rupiah

     Usaha Kecil                                                Jutaan Rupiah
                                                                                   240.142                 229.351                  186.247
     Small Enterprises                                          Million Rupiah

     Korporasi                                                  Jutaan Rupiah
                                                                                  6.547.377              6.921.335                8.132.783
     Corporate                                                  Million Rupiah

     Kerja Sama dengan Pemasok Lokal
     Cooperation with Local Supplier

                                                                Jumlah Mitra
     Total Pemasok Lokal
                                                                 Number of              500                     445                      516
     Total Local Suppliers
                                                                  Partners

     Nilai Kerja Sama                                           Jutaan Rupiah
                                                                                   240.389                   166.211                158.792
     Cooperation Value                                          Million Rupiah

     Kinerja Aspek Ekonomi terkait Keberlanjutan
     Performance of Economic Aspects related to Sustainability

     Jenis produk yang memenuhi kriteria kegiatan
     usaha berkelanjutan (KKUB)                                  Unit produk
                                                                                            1                       2                       2
     Types of products that meet the criteria for                Product Unit
     sustainable business activities (KKUB)

     Nominal produk dan/atau jasa yang memenuhi
     kriteria kegiatan usaha berkelanjutan (KKUB)               Jutaan Rupiah
                                                                                  368.968                  377.034                 328.880
     Nominal products and/or services that meet the             Million Rupiah
     criteria for sustainable business activities (KKUB)

     Persentase total portofolio kegiatan usaha berkelanjutan terhadap total portofolio (%):
     Percentage of total portfolio of sustainable business activities to total portfolio (%):

     Penghimpunan Dana
                                                                          %                -                        -                       -
     Fundraising

     Penyaluran Dana
                                                                          %             3,77                    3,56                     2,71
     Fund Distribution




10   PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025
                                                                                  Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
                                                                                               Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth
Page 11
                                                                                                               Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan
                                                                                                             Sustainability Performance Overview




   Aspek Ekonomi [OJK B.1]
   Economic Aspect

                          Deskripsi                       Satuan                  2025                2024                    2023
                         Description                       Unit
   Kinerja Keuangan Inklusif
   Inclusive Finance Performance

   Perkembangan Laku pandai:
   Progress of Laku Pandai:

   Jumlah Agen                                              Agen
                                                                                            12                  27                        27
   Number of Agents                                         Agent

   Nominal produk dan/atau jasa yang disediakan oleh
   Agen                                                 Jutaan Rupiah
                                                                                          9,9                213,1                    213,9
   Nominal of products and/or services provided by      Million Rupiah
   Agents

   Jumlah Peserta Literasi Keuangan                        Orang
                                                                                          766                1.422                    1.356
   Number of Financial Literacy Participants               People


 Realisasi nominal produk dan/atau jasa Bank yang memenuhi      The realized nominal value of the Bank’s products and/or
 Kriteria Kegiatan Usaha Berkelanjutan (KKUB) sesuai dengan     services that meet the Criteria for Sustainable Business
 Kegiatan Usaha Berwawasan Lingkungan (KUBL) 1 s/d 12           Activities in accordance with Environmentally Sound Business
 periode tahun 2025 sebesar Rp368.968 juta, turun sebesar       Activities items 1 to 12 for the 2025 period amounted to
 Rp8.066 juta atau 2,14% dibandingkan pencapaian tahun          IDR368,968 million, representing an decrease of IDR8,066
 2024 yang tercatat sebesar Rp377.034 juta.                     million or 2.14% compared to the achievement in 2024, which
                                                                was recorded at IDR377,034 million.


   Aspek Lingkungan [OJK B.2]
   Environmental Aspect

                          Deskripsi                       Satuan                  2025                2024                    2023
                         Description                       Unit

   Penggunaan BBM                                           Liter                    529.756              441.787                403.555
   Fuel usage                                             Gigajoule                     18.117             15.109                    13.801

   Penambahan (Pengurangan) Penggunaan BBM                  Liter                     87.969              38.232                  (27.902)
   Addition (Reduction) of Fuel Usage                     Gigajoule                    3.008                1.308                     (954)

   Penggunaan Listrik                                       Kwh                    5.419.548           5.897.935               5.847.439
   Electricity Usage                                      Gigajoule                    19.510              21.232                    21.051

   Penambahan (Pengurangan) Penggunaan Listrik              Kwh                    (478.387)              50.496                (338.784)
   Addition (Reduction) of Electricity Usage              Gigajoule                    (1.715)                  181                  (1.219)

   Jumlah Emisi GRK Cakupan 1 dan Cakupan 2
                                                         Ton CO2eq                      5.822              6.027*                   5.896*
   Total Scope 1 and Scope 2 GHG Emission

   Emisi GRK Cakupan 1
                                                         Ton CO2eq                       1.215              1.014*                    926*
   Scope 1 GHG Emission

   Emisi GRK Cakupan 2
                                                         Ton CO2eq                      4.607              5.013*                   4.970*
   Scope 2 GHG Emission

   Penambahan (Pengurangan) Emisi GRK
                                                         Ton CO2eq                      (205)                 131*                          -
   Addition (Reduction) of GHG Emissions
   *disajikan kembali
   *restate




Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth                   PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Sustainability Report 2025             11
Page 12
     Aspek Lingkungan [OJK B.2]
     Environmental Aspect

                          Deskripsi                                Satuan             2025                   2024                     2023
                         Description                                Unit

     Penggunaan Air                                              Meter kubik
                                                                                           37.206                  34.180                   33.210
     Water Usage                                                    m3

     Penambahan (Pengurangan) Air                                Meter kubik
                                                                                            3.206                      970                  (2.216)
     Addition (Reduction) of Water Usage                            m3

     Jumlah Limbah
                                                                     Ton                    24,04                     21,54                  20,36
     Total Waste

     Penambahan (Pengurangan) Jumlah limbah
                                                                     Ton                      2,50                      1,18                (0,08)
     Addition (Reduction) of Total Waste

     Penggunaan Kertas Continuous Form                              Dus
                                                                                               142                       79                      80
     Continuous Form Paper Usage                                   Cartons

     Penggunaan Kertas HVS                                           Rim
                                                                                             7.418                   6.752                   6.329
     HVS Paper Usage                                                Reams

     Penggunaan Kertas Telstruk dan Kertas Thermal                 Gulung
                                                                                            2.609                    2.982                     2.811
     Telstruct Paper and Thermal Paper Usage                        Rolls

     Pengaduan Lingkungan                                           Kasus
                                                                                              Nihil                   Nihil                    Nihil
     Environmental Complaints                                       Cases

                                                               Jumlah pohon
                                                               ditanam/fauna
                                                                ditangkarkan
                                                                 Number of                  3.098                   4.204                    5.920
                                                               trees planted
                                                                   / fauna
                                                                 conserved

                                                               Bank melalui Artha Graha Peduli bekerja sama dengan Balai Besar
     Keanekaragaman Hayati                                     Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS) dan Balai Konservasi
     Biodiversity                                              Sumber Daya Alam Bengkulu mengelola Tambling Wildlife Nature
                                                               Conservation (TWNC) seluas 45.000 hektare, yang merupakan bagian
                                                               dari Taman Nasional Bukit Barisan Selatan seluas 365.000 hektare.
                                                               Through Artha Graha Peduli, the Bank collaborates with the Bukit
                                                               Barisan Selatan National Park Authority (TNBBS) and the Bengkulu
                                                               Natural Resources Conservation Agency to manage the Tambling
                                                               Wildlife Nature Conservation (TWNC) area covering 45,000 hectares,
                                                               which forms part of the Bukit Barisan Selatan National Park with a total
                                                               area of 365,000 hectares.




12   PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025
                                                                                         Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
                                                                                                      Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth
Page 13
                                                                                                             Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan
                                                                                                           Sustainability Performance Overview




   Aspek Sosial [OJK B.3]
   Social Aspect

                          Deskripsi                       Satuan                2025                2024                    2023
                         Description                       Unit
   Jumlah Total Pegawai                                    Orang
                                                                                      1.037                1.279                    1.463
   Total Employees                                         People

   Jumlah Pegawai Tetap Pria                               Orang
                                                                                       430                  479                       574
   Number of Permanent Male Employees                      People

   Jumlah Pegawai Kontrak Pria                             Orang
                                                                                        105                  156                       164
   Number of Male Contract Employees                       People

   Jumlah Pegawai Tetap Wanita                             Orang
                                                                                        384                 459                       547
   Number of Permanent Female Employees                    People

   Jumlah Pegawai Kontrak Wanita                           Orang
                                                                                         118                 185                       178
   Number of Female Contract Employees                     People

   Biaya Pengembangan Kompetensi                        Jutaan Rupiah
                                                                                      6.744               9.926                   10.256
   Competency Development Costs                         Million Rupiah

   Total Jam Pelatihan dan Pengembangan Karyawan             Jam
                                                                                      3.652               6.522                     7.804
   Total Employee Training and Development Hours            Hours

   Total Peserta Pelatihan dan Pengembangan
   Karyawan                                                Orang
                                                                                      13.317              11.828                   16.237
   Total Employee Training and Development                 People
   Participants

   Jumlah Kecelakaan Kerja Fatal                           Kasus
                                                                                          3                     2                         2
   Number of Fatal Work Accidents                          Cases

   Penyelesaian Keluhan Nasabah
                                                              %                         100                 100                       100
   Customer Complaint Settlement

   Investasi CSSR                                       Jutaan Rupiah
                                                                                      10.115              5.340                     9.314
   CSSR Investment                                      Million Rupiah



   Aspek Tata Kelola
   Governance Aspect

                          Deskripsi                       Satuan                2025                2024                    2023
                         Description                       Unit
   Komposisi Perempuan dalam Manajemen Tertinggi           Orang
                                                                                          5                     3                         3
   Composition of Female in Top Management                 People

   Jumlah Pengaduan WBS                                  Pengaduan
                                                                                       Nihil               Nihil                     Nihil
   Total WBS Complaints                                  Complaints




Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth                 PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Sustainability Report 2025             13
Page 14
Strategi
Keberlanjutan
Sustainability Strategy
Page 15
02
Page 16
     Strategi Keberlanjutan PT Bank Artha Graha
     Internasional [OJK A.1] [GRI 2-22]
     Sustainability Strategy of PT Bank Artha Graha Internasional
     [OJK A.1] [GRI 2-22]


     Sebagai bagian integral dari ekosistem keuangan yang                  As an integral part of the financial ecosystem supporting
     mendukung pembangunan berkelanjutan di Indonesia, Bank                sustainable development in Indonesia, Bank Artha Graha
     Artha Graha Internasional teguh berkomitmen menerapkan                Internasional remains firmly committed to implementing
     prinsip-prinsip keuangan berkelanjutan di seluruh aspek               sustainable finance principles across all aspects of its
     operasional dan bisnisnya. Selaras dengan roadmap Otoritas            operations and business activities. In alignment with the
     Jasa Keuangan (OJK), Bank menjadi pelopor integrasi aspek             Financial Services Authority (OJK) roadmap, the Bank has
     lingkungan, sosial, dan tata kelola (LST) dalam praktik               been a pioneer in integrating environmental, social, and
     perbankan sejak 2015. Strategi keberlanjutannya berpijak              governance (ESG) aspects into banking practices since
     pada visi menjadi institusi keuangan terdepan dengan kinerja          2015. Its sustainability strategy is anchored in the vision of
     prima yang berkelanjutan, sekaligus berkontribusi pada                becoming a leading financial institution with sustainable
     pembangunan ekonomi nasional. Didukung sumber daya                    excellent performance, while contributing to national
     manusia yang mendalami keuangan berkelanjutan, Bank                   economic development. Supported by human capital
     terus mengukuhkan upaya menciptakan nilai jangka panjang              with expertise in sustainable finance, the Bank continues
     bagi pemangku kepentingan melalui keseimbangan aspek                  to strengthen its efforts to create long-term value for
     ekonomi, sosial, dan lingkungan.                                      stakeholders through a balanced approach across economic,
                                                                           social, and environmental aspects.

     Pendekatan Keuangan Berkelanjutan                                     Sustainable Finance Approach
     Dalam mengimplementasikan keuangan berkelanjutan, Bank                In implementing sustainable finance, the Bank refers to POJK
     berpedoman pada POJK No. 51/POJK.03/2017. Komitmen ini                No. 51/POJK.03/2017. This commitment is actualized through
     diaktualisasikan melalui penerapan delapan prinsip utama,             the application of eight key principles, namely:
     yaitu:
     1. Investasi Bertanggung Jawab                                        1.   Responsible Investment
         Bank memastikan seluruh keputusan investasi                            The Bank ensures that all investment decisions take into
         mempertimbangkan faktor ekonomi, sosial, lingkungan,                   account economic, social, environmental, and governance
         dan tata kelola untuk mendorong pertumbuhan                            factors to promote sustainable growth.
         berkelanjutan.
     2. Strategi dan Praktik Bisnis Berkelanjutan                          2. Sustainable Business Strategy and Practices
         Bank merancang strategi jangka panjang yang mencakup                 The Bank designs long-term strategies that encompass
         visi, misi, rencana bisnis, serta pengelolaan risiko yang            vision, mission, business plans, and risk management
         selaras dengan keberlanjutan.                                        aligned with sustainability.
     3. Pengelolaan Risiko Sosial dan Lingkungan Hidup                     3. Social and Environmental Risk Management
         Sebagai bentuk mitigasi risiko, Bank menerapkan                      As part of risk mitigation, the Bank applies the prudential
         prinsip kehati-hatian dalam aktivitas penghimpunan                   principle in fund-raising and lending activities by
         dan penyaluran dana dengan menilai dampak sosial dan                 assessing the social and environmental impacts of
         lingkungan dari proyek yang didanai.                                 financed projects.
     4. Tata Kelola yang Baik                                              4. Good Governance
         Transparansi, akuntabilitas, independensi, dan                       Transparency, accountability, independence, and
         profesionalisme menjadi dasar dalam setiap aspek                     professionalism form the foundation of all aspects of
         manajemen dan operasi bisnis Bank.                                   the Bank’s management and business operations.
     5. Komunikasi yang Informatif                                         5. Informative Communication
         Bank memastikan keterbukaan informasi kepada seluruh                 The Bank ensures transparency to all stakeholders
         pemangku kepentingan melalui penyampaian Laporan                     through the regular disclosure of the Sustainability Report
         Keberlanjutan dan Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan                and the Sustainable Finance Action Plan.
         (RAKB) secara rutin.




16    PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025
                                                                                           Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
                                                                                                        Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth
Page 17
                                                                                                                     Strategi Keberlanjutan
                                                                                                                         Sustainability Strategy




 6. Inklusivitas Keuangan                                            6. Financial Inclusion
    Bank menyediakan akses terhadap produk dan layanan                  The Bank provides access to inclusive banking products
    perbankan yang inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat             and services for all segments of society to support
    guna mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.                        national economic growth.
 7. Dukungan terhadap Sektor Unggulan                                7. Support for Priority Sectors
    Bank berkomitmen untuk mendukung sektor-sektor                      The Bank is committed to supporting priority sectors
    prioritas yang ditetapkan oleh pemerintah melalui                   designated by the government through sustainability-
    pembiayaan yang berorientasi pada keberlanjutan.                    oriented financing.
 8. Koordinasi dan Kolaborasi                                        8. Coordination and Collaboration
    Bank aktif dalam berbagai forum dan inisiatif nasional              The Bank actively participates in various national and
    maupun internasional guna memperkuat implementasi                   international forums and initiatives to strengthen the
    keuangan berkelanjutan.                                             implementation of sustainable finance.

 Prioritas Implementasi Keuangan                                     Sustainable Finance Implementation
 Berkelanjutan                                                       Priorities

 Guna memastikan tercapainya target keberlanjutan, Bank              To ensure the achievement of its sustainability targets,
 telah menyusun Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan (RAKB)           the Bank has developed a Sustainable Finance Action Plan
 yang menitikberatkan pada tiga pilar prioritas berikut:             focusing on the following three priority pillars:
 1. Pengembangan Kapasitas Internal                                  1. Internal Capacity Building
     Bank memastikan seluruh jajaran memiliki pemahaman                  The Bank ensures that all personnel have a strong
     yang kuat mengenai keuangan berkelanjutan sebelum                   understanding of sustainable finance prior to full
     implementasi secara menyeluruh.                                     implementation.
 2. Penyesuaian Organisasi dan Tata Kelola                           2. Organizational and Governance Alignment
     Bank melakukan penyesuaian struktur organisasi,                     The Bank adjusts its organizational structure, risk
     manajemen risiko, serta tata kelola guna memastikan                 management, and governance to ensure system and
     kesiapan sistem dan prosedur dalam mendukung                        procedural readiness in supporting sustainable finance.
     keuangan berkelanjutan.
 3. Pengembangan Produk dan Layanan Keuangan                         3. Development of Sustainable Financial Products and
     Berkelanjutan                                                      Services
     Bank terus mengembangkan portofolio pembiayaan,                    The Bank continues to develop its portfolio of financing,
     investasi, dan produk keuangan yang mendukung                      investments, and financial products that support the
     ekonomi hijau serta kegiatan usaha yang berwawasan                 green economy and environmentally sustainable
     lingkungan.                                                        business activities.

 Inisiatif Keberlanjutan Bank                                        Sustainability Initiatives of the Bank
 B a n k te r u s m e m p e r k u at ko m i t m e n ke u a n g a n   The Bank continues to strengthen its commitment to
 berkelanjutannya melalui rangkaian inisiatif dan strategi           sustainable finance through a series of concrete initiatives
 nyata di antaranya:                                                 and strategies, including:
 1. Penguatan program Corporate Social Safety                        1. Strengthening the Corporate Social Safety Responsibility
     Responsibility (CSSR) yang berbasis pada konsep 3P                 (CSSR) program based on the 3P (People, Planet, Profit)
     (People, Planet, Profit) serta kolaborasi dengan akademisi,        concept, as well as collaboration with academics,
     komunitas bisnis, masyarakat, dan pemerintah.                      business communities, society, and the government.
 2. Pengembangan komunikasi digital terkait keuangan                 2. Enhancing digital communication on sustainable finance
     berkelanjutan guna meningkatkan kesadaran di kalangan              to increase awareness among millennials and the wider
     generasi milenial dan masyarakat luas.                             community.
 3. Peningkatan kebijakan manajemen risiko keberlanjutan,            3. Strengthening sustainability risk management policies,
     termasuk penyusunan kebijakan, prosedur, dan strategi              including the development of policies, procedures, and
     yang mendukung keberlanjutan bisnis.                               strategies that support business sustainability.




Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth                    PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Sustainability Report 2025            17
Page 18
     4. Pengembangan produk dan layanan yang berorientasi                  4. Developing sustainability-oriented products and services,
        pada keberlanjutan, khususnya melalui pembiayaan pada                 particularly through financing in sectors classified under
        sektor yang termasuk dalam Kategori Kegiatan Usaha                    the Sustainable Business Activities Category.
        Berkelanjutan (KKUB).
     5. Penerapan konsep green office dalam operasional                    5. Implementing the green office concept in banking
        perbankan, serta pengadaan yang berkelanjutan dengan                  operations, as well as sustainable procurement through
        pemanfaatan teknologi informasi untuk efisiensi dan                   the utilization of information technology for efficiency
        pengurangan dampak lingkungan.                                        and the reduction of environmental impact.
     6. Peningkatan kapasitas sumber daya manusia (Human                   6. Enhancing human capital capacity through training and
        Capital) melalui pelatihan dan penataan kelembagaan                   institutional structuring to ensure readiness in supporting
        guna memastikan kesiapan dalam mendukung                              the implementation of sustainable finance.
        implementasi keuangan berkelanjutan.

     Mewujudkan Masa Depan Keuangan                                        Realizing Sustainable Finance Future
     Berkelanjutan

     Melalui strategi yang terukur dan komitmen yang                       Through    well-defined    strategies  and     strong
     teguh, Bank senantiasa memperkokoh fundamental                        commitment, the Bank continuously strengthens the
     keberlanjutan dalam seluruh lini operasionalnya.                      fundamentals of sustainability across all lines of its
     Implementasi keuangan berkelanjutan yang progresif                    operations. The progressive and innovation-driven
     dan berbasis inovasi ini merupakan wujud kontribusi                   implementation of sustainable finance reflects the
     nyata Bank dalam mengakselerasi pencapaian Tujuan                     Bank’s tangible contribution to accelerating the
     Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) serta mendukung                      achievement of the Sustainable Development Goals
     percepatan transisi ekonomi hijau di Indonesia.                       (SDGs) and supporting the acceleration of the green
                                                                           economic transition in Indonesia.




18    PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025
                                                                                          Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
                                                                                                       Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth
Page 19
                                                                                                                        Strategi Keberlanjutan
                                                                                                                            Sustainability Strategy




                                                     Halaman Ini Sengaja Dikosongkan
                                                    This Page Is Intentionally Left Blank




Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth                       PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Sustainability Report 2025            19
Page 20
Penjelasan Direksi
Message from the Board of Directors
Page 21
03
Page 22
     Penjelasan Direksi [GRI 2-22][OJK D.1]
     Message from the Board of Directors [GRI 2-22][OJK D.1]



           Andy Kasih
           Direktur Utama
           President Director




22    PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025
                                                                           Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
                                                                                        Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth
Page 23
                                                                                                                          Penjelasan Direksi
                                                                                                           Message from the Board of Directors




 Para Pemangku Kepentingan yang Terhormat,                         Dear Valued Stakeholders,

 PT Bank Artha Graha Internasional Tbk menunjukkan                 PT Bank Artha Graha Internasional Tbk demonstrated resilience
 ketangguhan di tengah dinamika pasar keuangan yang penuh          amid the uncertainty and volatility of the financial market
 ketidakpastian sepanjang tahun 2025 melalui peningkatan           throughout 2025 by recording an increase in interest income
 pendapatan bunga dibandingkan tahun sebelumnya.                   compared to the previous year. Although this was offset
 Meskipun diimbangi oleh kenaikan beban bunga, pendapatan          by a rise in interest expenses, other operating income also
 operasional lain tercatat mengalami kenaikan, terutama            showed growth, primarily driven by higher administrative and
 didorong oleh peningkatan pendapatan administrasi dan             other fee-based income. Changes in the positions of assets,
 komisi lainnya. Perubahan pada posisi aset, liabilitas, dan       liabilities, and equity reflect prudent strategic adjustments
 ekuitas mencerminkan penyesuaian strategis yang bijaksana         to strengthen the long-term foundation, underscoring the
 untuk memperkuat fondasi jangka panjang, menandakan               Bank’s commitment to managing resources efficiently.
 komitmen Bank dalam mengelola sumber daya secara efisien.

 Performa keseluruhan ini membentuk fondasi kokoh bagi             This overall performance forms a solid foundation for the path
 langkah ke depan. Meski beban operasional meningkat               forward. Despite a significant increase in operating expenses
 signifikan akibat faktor operasional dan penyesuaian nilai        due to operational factors and asset value adjustments,
 aset, Bank optimis menjadikannya peluang transformasi. Pada       the Bank remains optimistic in turning these challenges
 2025, Bank mencatat rugi tahun berjalan setelah membukukan        into opportunities for transformation. In 2025, the Bank
 laba pada tahun sebelumnya; namun, hal ini justru menjadi         recorded a loss for the year after posting a profit in the
 momentum bagi Bank untuk mempertajam strategi dan                 previous year; however, this serves as a momentum for the
 inovasi. Direksi yakin bahwa langkah-langkah proaktif ini         Bank to sharpen its strategy and innovation. The Board of
 akan mendorong pertumbuhan berkelanjutan, sekaligus               Directors believes that these proactive measures will drive
 memperkuat posisi kompetitif Bank di industri perbankan           sustainable growth while strengthening the Bank’s competitive
 Indonesia.                                                        position in Indonesia’s banking industry.

 Kebijakan untuk Merespons Tantangan                               Policy for Addressing Challenges in
 dalam Pemenuhan Strategi Keberlanjutan                            Achieving Sustainability Strategy

 Bank terus memperkuat strategi keberlanjutannya melalui           The Bank continues to strengthen its sustainability strategy
 penerapan model bisnis yang berfokus pada keberlanjutan           through the implementation of a business model focused
 jangka panjang. Untuk mewujudkan visi tersebut, Bank              on long-term sustainability. To realize this vision, the Bank
 secara proaktif menjalankan transformasi dan akselerasi,          proactively undertakes transformation and acceleration
 terutama di lingkungan internal. Langkah ini direalisasikan       initiatives, particularly within its internal environment.
 melalui penyusunan kebijakan strategis serta berbagai inisiatif   These efforts are implemented through the formulation
 nyata yang mengintegrasikan nilai-nilai keberlanjutan ke          of strategic policies and various concrete initiatives that
 dalam beragam aspek, mulai dari program edukasi, inovasi          integrate sustainability values into multiple aspects, ranging
 produk dan layanan, tanggung jawab sosial, hingga kolaborasi      from education programs, product and service innovation,
 dengan mitra usaha. Melalui pendekatan yang holistik ini, Bank    social responsibility, to collaboration with business partners.
 optimistis seluruh pemangku kepentingan dapat memahami            Through this holistic approach, the Bank is optimistic that
 dan menerapkan prinsip keberlanjutan secara konsisten dalam       all stakeholders will be able to understand and consistently
 setiap aktivitas bisnis. Penanaman nilai tersebut dilakukan       apply sustainability principles in every business activity. The
 melalui berbagai program formal maupun nonformal, seperti         internalization of these values is carried out through various
 pembekalan budaya bagi karyawan baru, morning briefing,           formal and informal programs, such as cultural onboarding
 optimalisasi mekanisme whistleblowing, kampanye perilaku          for new employees, morning briefings, optimization of
 hijau, serta rangkaian program peningkatan kapasitas SDM          whistleblowing mechanisms, green behavior campaigns,
 yang berkelanjutan.                                               as well as a series of continuous human capital capacity-
                                                                   building programs.

 Dalam menghadapi tantangan pemenuhan strategi                     In addressing the challenges of fulfilling its sustainability
 keberlanjutan, Bank memperkuat ketahanan bisnis di tengah         strategy, the Bank is strengthening business resilience amid
 meningkatnya risiko perubahan iklim. Bank memandang               increasing climate change risks. The Bank views climate
 perubahan iklim sebagai faktor material yang berpotensi           change as a material factor that may affect its financial and
 memengaruhi kinerja keuangan dan operasional Bank, baik           operational performance, both through physical risks and




Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth                  PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Sustainability Report 2025            23
Page 24
     melalui risiko fisik maupun risiko transisi. Untuk itu, Bank           transition risks. Therefore, the Bank consistently enhances
     secara konsisten memperkuat pengelolaan risiko iklim                   climate risk management through the development of an
     melalui pengembangan kerangka manajemen risiko yang                    integrated and comprehensive risk management framework,
     terintegrasi dan komprehensif, sebagai bagian dari upaya               as part of its efforts to maintain business stability and
     menjaga stabilitas dan keberlanjutan usaha.                            sustainability.

     Sejalan dengan ketentuan regulator terkait keuangan                    In line with regulatory provisions related to sustainable
     berkelanjutan di Indonesia, Bank mengembangkan Climate                 finance in Indonesia, the Bank has developed Climate Risk
     Risk Management & Scenario Analysis (CRMS) sebagai                     Management & Scenario Analysis (CRMS) as a key instrument
     instrumen utama untuk mengidentifikasi, mengukur, dan                  to identify, measure, and evaluate the potential impacts of
     mengevaluasi potensi dampak risiko perubahan iklim terhadap            climate change risks on the Bank’s portfolio and business
     portofolio dan aktivitas bisnis Bank. Di samping itu, Bank             activities. In addition, the Bank continues to refine the process
     terus menyempurnakan proses pengklasifikasian debitur                  of classifying debtors based on the Indonesia Sustainable
     berdasarkan Taksonomi Keuangan Berkelanjutan Indonesia                 Finance Taxonomy, particularly for debtors whose business
     (TKBI), khususnya bagi debitur yang kegiatan usahanya telah            activities have been mapped under the TKBI, in order to
     terpetakan dalam TKBI, guna memperkuat pengelolaan                     strengthen risk management and support more sustainability-
     risiko serta mendukung pengambilan keputusan yang lebih                oriented decision-making.
     berorientasi pada keberlanjutan.

     Dalam implementasinya, Bank juga mengintegrasikan prinsip              In its implementation, the Bank also integrates Environmental,
     Environmental, Social, and Governance (ESG) ke dalam                   Social, and Governance (ESG) principles into its risk
     kerangka manajemen risiko sebagai bagian dari strategi                 management framework as part of its strategy to manage
     untuk mengelola dampak perubahan iklim terhadap kinerja                the impacts of climate change on performance and business
     dan keberlanjutan bisnis. Integrasi ini mencakup pengenalan            sustainability. This integration includes incorporating both
     risiko fisik dan transisi ke dalam proses penilaian risiko melalui     physical and transition risks into the risk assessment process
     pengembangan CRMS, sehingga Bank dapat menilai secara                  through the development of CRMS, enabling the Bank to
     lebih komprehensif potensi risiko pada portofolio pembiayaan           assess potential risks within its financing portfolio and
     dan aktivitas operasional. Selain itu, penerapan mekanisme             operational activities more comprehensively. Furthermore, the
     screening debitur berbasis TKBI turut mendukung klasifikasi            implementation of TKBI-based debtor screening mechanisms
     kegiatan usaha debitur dan memperkuat kualitas keputusan               supports the classification of debtors’ business activities
     pembiayaan.                                                            and enhances the quality of financing decisions.

     Dari sisi tata kelola, Bank secara konsisten melakukan                 From a governance perspective, the Bank consistently
     penguatan kebijakan, prosedur, dan pedoman internal agar               strengthens its internal policies, procedures, and guidelines
     selaras dengan prinsip ESG serta ketentuan regulator yang              to align with ESG principles as well as applicable regulatory
     berlaku. Upaya ini dilengkapi dengan peningkatan kapabilitas           requirements. These efforts are complemented by enhancing
     internal melalui pelatihan dan sosialisasi terkait keuangan            internal capabilities through training and socialization
     berkelanjutan bagi seluruh insan Bank. Melalui langkah-                programs on sustainable finance for all Bank personnel.
     langkah tersebut, Bank berkomitmen memastikan bahwa                    Through these initiatives, the Bank is committed to ensuring
     integrasi ESG dalam manajemen risiko dapat berjalan secara             that the integration of ESG into risk management is effectively
     efektif, sehingga mampu memitigasi dampak perubahan iklim              implemented, thereby mitigating the impacts of climate
     sekaligus menjaga keberlanjutan usaha dalam jangka panjang.            change while safeguarding long-term business sustainability.

     Penerapan Keuangan Berkelanjutan                                       Implementation of Sustainable Finance
     Bank mengidentifikasi sejumlah tantangan dalam implementasi            The Bank identifies several challenges in implementing
     keuangan berkelanjutan antara lain pemahaman yang belum                sustainable finance, including varying levels of internal
     merata di internal, keterbatasan kesadaran debitur terhadap            understanding, limited debtor awareness of sustainability
     prinsip keberlanjutan, kebutuhan penguatan digitalisasi dalam          principles, the need to strengthen digitalization in data
     pengelolaan data, serta dinamika perkembangan standar                  management, and the evolving dynamics of standards and
     dan regulasi. Tantangan tersebut menjadi perhatian utama               regulations. These challenges are a primary concern for the
     bagi Bank dalam memastikan bahwa penerapan keuangan                    Bank in ensuring that the implementation of sustainable
     berkelanjutan dapat dilakukan secara bertahap, konsisten,              finance is carried out gradually, consistently, and in alignment
     dan selaras dengan kapasitas serta kebutuhan organisasi.               with the organization’s capacity and needs.




24     PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025
                                                                                            Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
                                                                                                         Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth
Page 25
                                                                                                                             Penjelasan Direksi
                                                                                                              Message from the Board of Directors




 Untuk merespons hal tersebut, Bank secara berkelanjutan              To address these challenges, the Bank continuously enhances
 meningkatkan kapasitas sumber daya manusia melalui                   human capital capacity through training and socialization
 pelatihan dan sosialisasi, baik internal maupun eksternal.           programs, both internally and externally. The Bank also
 Bank juga mendorong peningkatan pemahaman debitur                    promotes greater awareness among debtors regarding
 terkait pentingnya penerapan prinsip keberlanjutan dalam             the importance of applying sustainability principles in their
 kegiatan usaha. Selain itu, pengembangan kertas kerja                business activities. In addition, the development of working
 dan sistem pendukung dilakukan secara bertahap guna                  papers and supporting systems is carried out progressively
 meningkatkan kualitas dan integrasi data, disertai dengan            to improve data quality and integration, accompanied by
 penyesuaian kebijakan dan prosedur internal agar tetap               adjustments to internal policies and procedures to remain
 sejalan dengan ketentuan regulator serta perkembangan                aligned with regulatory requirements and evolving standards.
 standar yang berlaku.

 Sepanjang tahun 2025, Bank menunjukkan perkembangan                  Throughout 2025, the Bank demonstrated progress in
 dalam pelaksanaan keuangan berkelanjutan sebagai bagian              implementing sustainable finance as part of its commitment
 dari komitmen terhadap prinsip keberlanjutan. Integrasi prinsip      to sustainability principles. The integration of these principles
 tersebut ke dalam aktivitas operasional dilakukan secara             into operational activities has been carried out gradually
 bertahap dengan melibatkan sinergi antara manajemen dan              through synergy between management and employees,
 karyawan sehingga mampu mendukung keberlangsungan                    thereby supporting business continuity while delivering
 usaha sekaligus memberikan nilai tambah bagi pemangku                added value to stakeholders. The Bank recognizes that
 kepentingan. Bank memandang bahwa pencapaian aspek                   the achievement of economic, social, environmental, and
 ekonomi, sosial, lingkungan dan tata kelola perusahaan               corporate governance aspects is interconnected and must
 merupakan satu kesatuan yang saling terkait dan perlu dikelola       be managed in a balanced manner.
 secara seimbang.

 Pada aspek ekonomi, sepanjang 2025, Bank mengalami fase              In the economic aspect, throughout 2025 the Bank underwent
 konsolidasi di tengah tekanan industri perbankan. Tekanan            a consolidation phase amid industry pressures, including
 tersebut akibat biaya dana tinggi, kompetisi likuiditas, dan         high funding costs, liquidity competition, and narrowing net
 penyempitan margin bunga bersih yang memengaruhi                     interest margins, which affected profitability compared to
 profitabilitas dibandingkan tahun sebelumnya. Meskipun               the previous year. The Bank recorded a net loss of IDR567.52
 demikian, Bank tetap fokus menjaga stabilitas serta                  billion, compared to a net profit of IDR152.47 billion in 2024,
 mendorong pertumbuhan melalui penguatan fundamental                  mainly influenced by prudent and conservative measures
 usaha dan ketahanan permodalan. Bank membukukan rugi                 through additional provisioning of Allowance for Impairment
 bersih Rp567,52 miliar dibandingkan laba bersih Rp152,47             Losses, particularly on foreclosed assets, as part of a forward-
 miliar pada tahun 2024. Direksi menegaskan bahwa kerugian            looking strategy to strengthen and anticipate potential risks.
 tersebut bukan berasal dari opeasional inti Bank, melainkan          Core interest income increased to IDR1.70 trillion from IDR1.64
 terutama dipengaruhi oleh langkah konservatif dan prudent            trillion; however, interest expenses rose from IDR735.99 billion
 melalui pembentukan tambahan Cadangan Kerugian                       to IDR966.40 billion, resulting in a decline in net interest
 Penurunan Nilai (CKPN), khususnya atas Agunan yang Diambil           income to IDR733.37 billion from IDR910.06 billion, while Net
 Alih (AYDA). Kebijakan ini merupakan langkah forward-looking         Interest Margin (NIM) decreased from 4.07% to 2.78%. In
 untuk memperkuat dan mengantisipasi potensi risiko di masa           line with this, the Bank has also channeled funds under the
 mendatang. Pendapatan bunga inti tumbuh menjadi Rp1,70               Sustainable Business Activities Category amounting to IDR2.14
 triliun dari Rp1,64 triliun, tetapi beban bunga naik dari Rp735,99   trillion, including financing for MSMEs and investments in
 miliar ke Rp966,40 miliar sehingga pendapatan bunga bersih           government and corporate securities. In line with this, the Bank
 turun ke Rp733,37 miliar dari Rp910,06 miliar. Tekanan biaya         has channeled and allocated funds under the Sustainable
 dana tersebut berdampak pada penurunan Net Interest                  Business Activities Category amounting to IDR2.14 trillion,
 Margin (NIM) dari 4,07% menjadi 2,78%, yang mencerminkan             which includes financing for MSMEs as well as investments
 tantangan dalam menjaga profitabilitas. Sejalan dengan               in government and corporate securities.
 itu, Bank telah menyalurkan dan menempatkan dana pada
 Kategori Kegiatan Usaha Berkelanjutan (KUBL) sebesar Rp2,14
 triliun, yang mencakup pembiayaan kepada UMKM serta
 investasi pada surat berharga pemerintah maupun korporasi.

 Dari sisi lingkungan, Bank melaksanakan berbagai inisiatif           From an environmental perspective, the Bank implemented
 untuk mengelola dampak operasional secara lebih efisien.             various initiatives to manage its operational impact more
 Upaya yang dilakukan antara lain pengendalian penggunaan             efficiently. These efforts include controlling electricity




Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth                     PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Sustainability Report 2025            25
Page 26
     energi listrik dan pendingin ruangan, pengurangan konsumsi             usage and air conditioning, reducing paper consumption
     kertas melalui digitalisasi proses, serta pengelolaan limbah           through process digitalization, and managing waste
     dengan penerapan klasifikasi tempat sampah. Komitmen                   through the implementation of waste classification. As
     efisiensi antara lain Bank berhasil mengurangi penggunaan              part of its efficiency commitment, the Bank successfully
     listrik sebesar 8,11% dibanding tahun sebelumnya, dan                  reduced electricity consumption by 8.11% compared to the
     otomatis mengurangi emisi gas rumah kaca tidak langsung                previous year, thereby also reducing indirect greenhouse
     (cakupan 2) dari konsumsi listrik. Selain itu, Bank turut              gas emissions (Scope 2) from electricity usage. In addition,
     berpartisipasi dalam kegiatan penanaman 3.098 pohon                    the Bank participated in planting 3,098 trees in areas
     di wilayah sekitar kantor cabang sebagai bagian dari upaya             surrounding its branch offices as part of efforts to enhance
     peningkatan kepedulian terhadap lingkungan.                            environmental awareness.

     Pada aspek sosial, Bank melaksanakan berbagai program                  On the social aspect, the Bank carried out various corporate
     tanggung jawab sosial perusahaan melalui Corporate Social              social responsibility programs through Corporate Social
     Safety Responsibility (CSSR) untuk mendukung kesejahteraan             Safety Responsibility (CSSR) initiatives to support community
     masyarakat dengan total biaya sebesar Rp8,2 miliar. Kegiatan           welfare, with a total expenditure of IDR8.2 billion. Activities
     yang dilakukan sepanjang tahun 2025 antara lain Program                conducted throughout 2025 included the Free Nutritious
     Makan Bergizi Gratis dengan sasaran anak sekolah PAUD dan              Meal Program targeting preschool and kindergarten students;
     TK; Baksos Sembako Gratis ke Panti Jompo, Panti Asuhan,                distribution of free basic necessities to nursing homes,
     Vihara; Gerakan Wisata Bersih, termasuk pengelolaan dan                orphanages, and temples; the Clean Tourism Movement,
     pemilahan sampah; bantuan untuk korban bencana alam;                   including waste management and sorting; assistance for
     donor darah; penyaluran hewan qurban, dan sebagainya. Selain           natural disaster victims; blood donation drives; distribution of
     itu, Bank terus mengupayakan perbaikan kualitas layanan                sacrificial animals; and others. In addition, the Bank continues
     melalui berbagai inovasi sesuai harapan nasabah. Upaya                 to improve service quality through various innovations in line
     tersebut membuahkan hasil positif dengan peningkatan skor              with customer expectations. These efforts yielded positive
     kepuasan nasabah menjadi 86,85% pada tahun pelaporan.                  results, as reflected in the increase in customer satisfaction
                                                                            scores to 86.85% during the reporting year.

     Di sisi internal, pemenuhan aspek sosial dilakukan Bank                Internally, the Bank fulfills the social aspect through, among
     di antaranya dengan menyelenggarakan program                           others, the implementation of competency development
     pengembangan kompetensi dan skema insentif berbasis                    programs and performance-based incentive schemes as
     kinerja sebagai bagian dari upaya pengelolaan sumber daya              part of its human capital management efforts. In addition, the
     manusia. Selain itu, Bank konsisten mewujudkan lingkungan              Bank consistently maintains a safe and conducive working
     kerja yang aman dan nyaman dengan mempertahankan                       environment, as reflected in the achievement of zero fatalities
     pencapaian tidak terdapat fatalitas/kematian dan penyakit              and no work-related illnesses throughout 2025.
     akibat kerja sepanjang tahun 2025.

     Sementara itu, dari aspek tata kelola, Bank melakukan                  Meanwhile, from a governance perspective, the Bank has
     penguatan penerapan prinsip keberlanjutan melalui                      strengthened the implementation of sustainability principles
     penyempurnaan struktur, kebijakan, dan proses yang relevan.            through enhancements in relevant structures, policies, and
     Pembentukan unit kerja yang menangani implementasi                     processes. The establishment of a dedicated work unit to
     keuangan berkelanjutan dilakukan untuk mendukung                       oversee the implementation of sustainable finance supports
     koordinasi dan konsistensi pelaksanaan program. Selain itu,            coordination and ensures consistent program execution.
     Bank terus meningkatkan transparansi dalam penyampaian                 Furthermore, the Bank continues to improve transparency
     informasi kepada nasabah dan pemangku kepentingan, serta               in delivering information to customers and stakeholders,
     melakukan penguatan mekanisme penanganan pengaduan.                    while also strengthening its complaint handling mechanisms.

     Melalui berbagai upaya dan pencapaian di atas, Bank optimistis         Through these efforts and achievements, the Bank remains
     dapat terus memperkuat perannya sebagai institusi keuangan             optimistic in further strengthening its role as a responsible
     yang bertanggung jawab serta berkontribusi dalam mendorong             financial institution and contributing to the advancement
     terciptanya ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.                   of an inclusive and sustainable economy.

     Selaras dengan itu, kesungguhan dan konsistensi Bank                   In line with this, the Bank’s strong commitment and consistency
     menjalankan prinsip-prinsip keuangan berkelanjutan telah               in implementing sustainable finance principles have been
     mendapatkan apresiasi dari berbagai kalangan melalui                   recognized through various awards. Throughout 2025, among
     pemberian penghargaan. Sepanjang tahun 2025, antara                    others, the Bank received the PRIMA Awards 2025 organized




26     PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025
                                                                                            Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
                                                                                                         Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth
Page 27
                                                                                                                             Penjelasan Direksi
                                                                                                              Message from the Board of Directors




 lain, Bank meraih PRIMA Awards 2025 yang diadakan Infobank           by Infobank in Bali in October 2025, winning the Platinum
 di Bali pada Oktober 2025, memenangkan kategori Platinum             Awards – Best Acquiring Bank (All Features) and Best Acquiring
 Awards – Best Acquiring Bank (All Features) dan Best Acquiring       Digital Payment categories as recognition for outstanding
 Digital Payment sebagai bagian dari apresiasi untuk kinerja          digital transaction performance within the PRIMA Network
 transaksi digital terbaik di Jaringan PRIMA periode Juli 2024–       for the July 2024–June 2025 period. These awards reflect
 Juni 2025. Penghargaan tersebut mencerminkan kontribusi              the Bank’s contribution in supporting synergy and enhancing
 Bank dalam mendukung sinergi dan peningkatan kualitas                transaction quality within the PRIMA network.
 transaksi di jaringan PRIMA.

 Strategi Pencapaian Target                                           Strategy for Achieving Targets
 Bank menerapkan strategi dan langkah nyata untuk                     The Bank implements concrete strategies and measures
 memastikan kebijakan serta operasional Bank selaras                  to ensure that its policies and operations are aligned
 dengan regulasi ESG, khususnya dalam menghadapi                      with ESG regulations, particularly in addressing climate
 tantangan perubahan iklim. Upaya tersebut dilakukan                  change challenges. These efforts are carried out through
 melalui penyesuaian kebijakan, prosedur, dan pedoman                 adjustments to internal policies, procedures, and guidelines
 internal agar sejalan dengan ketentuan regulator terkait             to ensure alignment with regulatory requirements related
 keuangan berkelanjutan, disertai dengan penguatan tata               to sustainable finance, accompanied by strengthened
 kelola untuk memastikan implementasi yang konsisten di               governance to ensure consistent implementation across
 seluruh lini organisasi. Pendekatan ini menjadi fondasi dalam        all levels of the organization. This approach serves as a
 menjaga kepatuhan sekaligus mendukung pencapaian                     foundation for maintaining compliance while supporting
 target keberlanjutan Bank.                                           the achievement of the Bank’s sustainability targets.

 Selain itu, Bank mengintegrasikan aspek ESG ke dalam                 In addition, the Bank integrates ESG aspects into its
 kerangka manajemen risiko dengan memasukkan risiko                   risk management framework by incorporating climate
 perubahan iklim, baik risiko fisik maupun risiko transisi, ke        change risks, both physical and transition risks, into its risk
 dalam proses pengelolaan risiko. Pengembangan Climate                management processes. The development of Climate Risk
 Risk Management & Scenario Analysis (CRMS) dilakukan                 Management & Scenario Analysis (CRMS) is undertaken
 untuk mengidentifikasi dan mengukur potensi dampak                   to identify and measure the potential impacts of climate
 perubahan iklim terhadap portofolio pembiayaan dan                   change on the Bank’s financing portfolio and operations.
 operasional Bank. Di sisi lain, penerapan mekanisme                  Meanwhile, the implementation of debtor screening
 screening debitur berbasis Taksonomi Keuangan                        mechanisms based on the Indonesia Sustainable Finance
 Berkelanjutan Indonesia (TKBI) mendukung klasifikasi                 Taxonomy supports the classification of business activities
 kegiatan usaha serta memperkuat kualitas pengambilan                 and enhances the quality of more sustainable financing
 keputusan pembiayaan yang lebih berkelanjutan.                       decisions.

 Sebagai langkah pendukung, Bank terus meningkatkan                   As a supporting measure, the Bank continues to strengthen
 kapasitas internal melalui pelatihan dan sosialisasi ESG,            internal capacity through ESG training and socialization,
 serta melakukan pengembangan sistem dan proses bisnis                while progressively developing systems and business
 secara bertahap guna mendukung pengelolaan data dan                  processes to support data management and sustainability
 pelaporan keberlanjutan. Upaya ini diharapkan dapat                  reporting. These efforts are expected to enhance the
 memperkuat kesiapan organisasi dalam mengelola risiko                organization’s readiness in managing risks and improve
 serta meningkatkan efektivitas implementasi strategi                 the overall effectiveness of sustainability strategy
 keberlanjutan secara menyeluruh.                                     implementation.

 Dalam menjalankan aktivitas usahanya, Bank juga menyadari            In carrying out its business activities, the Bank also recognizes
 adanya berbagai risiko yang berpotensi memengaruhi                   various risks that may affect the achievement of targets and
 pencapaian target dan kinerja sebagaimana ditetapkan                 performance as set out in the Bank’s Business Plan. Therefore,
 dalam Rencana Bisnis Bank (RBB). Oleh karena itu, Bank               the Bank implements an integrated and comprehensive risk
 menerapkan sistem manajemen risiko yang terintegrasi dan             management system that includes the processes of risk
 komprehensif yang mencakup proses identifikasi, pengukuran,          identification, measurement, monitoring, and control. This
 pemantauan, dan pengendalian risiko. Pengelolaan risiko ini          risk management covers eight key risk types, namely Credit
 mencakup delapan jenis risiko utama, yaitu Risiko Kredit,            Risk, Operational Risk, Market Risk, Liquidity Risk, Legal Risk,
 Risiko Operasional, Risiko Pasar, Risiko Likuiditas, Risiko Hukum,   Reputational Risk, Strategic Risk, and Compliance Risk. In
 Risiko Reputasi, Risiko Stratejik, dan Risiko Kepatuhan. Selain      addition, the Bank is gradually piloting the measurement of




Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth                     PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Sustainability Report 2025            27
Page 28
     itu, Bank secara bertahap melakukan piloting pengukuran                climate-related risks, including physical risks such as floods,
     dampak risiko perubahan iklim, baik risiko fisik seperti banjir,       fires, and rising temperatures, as well as transition risks arising
     kebakaran, dan kenaikan suhu, maupun risiko transisi yang              from changes in policies, technology, and market preferences.
     timbul akibat perubahan kebijakan, teknologi, dan preferensi           Through mitigation measures such as the implementation of
     pasar. Melalui langkah mitigasi seperti implementasi CRMS,             CRMS, diversification of the financing portfolio, enhancement
     diversifikasi portofolio pembiayaan, peningkatan literasi              of sustainability literacy, and strengthened transparency in
     keberlanjutan, serta penguatan transparansi pelaporan, Bank            reporting, the Bank strives to maintain operational resilience
     berupaya menjaga ketahanan operasional dan memastikan                  and ensure long-term performance sustainability.
     keberlanjutan kinerja dalam jangka panjang.

     Prospek dan Peluang                                                    Prospects and Opportunities
     Dalam menghadapi proyeksi perekonomian global tahun                    In navigating the global economic outlook for 2026, which
     2026 yang diwarnai ketidakpastian antara lain akibat eskalasi          is marked by uncertainty, including escalating geopolitical
     konflik geopolitik antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel, Bank      tensions involving Iran, the United States, and Israel, the
     memandang bahwa dinamika tersebut berpotensi menekan                   Bank recognizes that such dynamics may put pressure on
     stabilitas ekonomi global maupun domestik, terutama melalui            both global and domestic economic stability, particularly
     jalur energi. Potensi gangguan distribusi minyak dunia dapat           through the energy channel. Potential disruptions in global oil
     memicu kenaikan harga bahan bakar, meningkatkan inflasi,               distribution may lead to rising fuel prices, increased inflation,
     serta menekan daya beli masyarakat dan kinerja sektor riil.            and weakened purchasing power, as well as pressures on
     Kondisi ini sekaligus menghadirkan tantangan berupa kenaikan           the real sector. These conditions also present challenges,
     harga energi yang berpotensi menurunkan kemampuan                      including rising energy costs that may affect debtors’
     bayar debitur, tekanan inflasi dan suku bunga, ketidakpastian          repayment capacity, inflationary and interest rate pressures,
     pasokan energi, serta volatilitas nilai tukar dan pasar keuangan.      uncertainty in energy supply, and volatility in exchange rates
     Dalam konteks tersebut, Bank memproyeksikan prospek                    and financial markets. In this context, the Bank projects its
     usaha dengan tetap berfokus pada penguatan kualitas aset               business outlook by maintaining a focus on strengthening
     dan stabilitas portofolio pembiayaan, serta menjaga likuiditas         asset quality and the stability of its financing portfolio, while
     dan permodalan agar tetap solid.                                       preserving solid liquidity and capital adequacy.

     Di tengah tekanan tersebut, Bank juga melihat adanya peluang           Amid these pressures, the Bank also identifies strategic
     strategis yang dapat dioptimalkan seiring meningkatnya                 opportunities that can be leveraged alongside the growing
     kebutuhan akan efisiensi energi dan transisi menuju ekonomi            need for energy efficiency and the transition toward a
     berkelanjutan. Kenaikan harga energi mendorong permintaan              sustainable economy. Rising energy prices are driving
     pembiayaan pada sektor energi alternatif dan terbarukan,               demand for financing in alternative and renewable energy
     serta sektor-sektor yang lebih efisien dalam penggunaan                sectors, as well as in sectors that are more energy-efficient.
     energi. Selain itu, diversifikasi portofolio ke sektor yang lebih      In addition, diversifying the portfolio toward sectors that are
     resilien terhadap gejolak global menjadi langkah penting untuk         more resilient to global volatility is a key step in maintaining
     menjaga kinerja dan mengurangi eksposur risiko. Dengan                 performance and reducing risk exposure. By capitalizing on
     memanfaatkan momentum ini, Bank berpeluang memperkuat                  this momentum, the Bank has the opportunity to strengthen its
     peran dalam mendukung ketahanan energi nasional sekaligus              role in supporting national energy resilience while enhancing
     meningkatkan daya saing bisnis.                                        its business competitiveness.

     Untuk mengoptimalkan prospek dan peluang tersebut, Bank                To optimize these prospects and opportunities, the Bank
     menerapkan langkah strategis melalui penguatan manajemen               implements strategic measures through strengthening
     risiko yang komprehensif dan pelaksanaan stress testing guna           comprehensive risk management and conducting stress
     mengantisipasi berbagai skenario ekonomi. Di samping itu,              testing to anticipate various economic scenarios. In addition,
     Bank menjaga kecukupan likuiditas dan permodalan serta                 the Bank maintains adequate liquidity and capital levels, while
     secara selektif mendorong pembiayaan pada sektor-sektor                selectively promoting financing in sectors that contribute to
     yang berkontribusi terhadap ketahanan energi nasional. Melalui         national energy resilience. Through an adaptive and measured
     pendekatan yang adaptif dan terukur, Bank optimistis mampu             approach, the Bank remains optimistic in maintaining business
     menjaga ketahanan bisnis sekaligus memanfaatkan peluang                resilience while capturing growth opportunities amid global
     pertumbuhan di tengah dinamika dan ketidakpastian global.              dynamics and uncertainties.




28     PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025
                                                                                             Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
                                                                                                          Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth
Page 29
                                                                                                                               Penjelasan Direksi
                                                                                                                Message from the Board of Directors




 Apresiasi                                                              Appreciation
 Kami menyadari bahwa pencapaian kinerja BAGI sepanjang                 We recognize that BAGI’s performance achievements
 tahun 2025 belum sepenuhnya sesuai dengan harapan                      throughout 2025 have not fully met the expectations and
 dan target yang telah ditetapkan dalam Rencana Bisnis                  targets set out in the Bank’s Business Plan. Nevertheless,
 Bank. Namun demikian, Direksi memandang bahwa berbagai                 the Board of Directors believes that the accomplishments
 capaian yang diraih tetap mencerminkan upaya nyata dalam               achieved reflect tangible efforts to maintain business stability
 menjaga stabilitas dan ketahanan usaha di tengah dinamika              and resilience amid challenging external dynamics. On this
 eksternal yang menantang. Dalam kesempatan ini, Direksi                occasion, the Board of Directors would like to express its
 menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Dewan                   appreciation and gratitude to the Board of Commissioners
 Komisaris atas arahan dan pengawasan yang konstruktif,                 for their constructive guidance and supervision, to the
 kepada para pemegang saham atas kepercayaan yang                       shareholders for their continued trust, and to the regulators
 terus diberikan, serta kepada regulator atas dukungan dan              for their ongoing support and guidance. The Board of Directors
 bimbingan yang berkelanjutan. Direksi juga menyampaikan                also extends its highest appreciation to all employees for
 penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh                     their dedication, professionalism, and hard work. Our sincere
 karyawan atas dedikasi, profesionalisme, dan kerja keras               thanks are also conveyed to all customers, business partners,
 yang telah diberikan. Ucapan terima kasih turut disampaikan            and the community for their trust and strong cooperation.
 kepada seluruh nasabah, mitra kerja, dan masyarakat atas
 kepercayaan dan kerja sama yang telah terjalin dengan baik.

 Ke depan, Bank akan terus memperkuat strategi bisnis                   Going forward, the Bank will continue to strengthen its
 secara adaptif dan terukur dengan berlandaskan prinsip                 business strategy in an adaptive and measured manner,
 kehati-hatian dan keberlanjutan. Direksi optimistis bahwa              grounded in prudence and sustainability principles. The Board
 melalui penguatan tata kelola, peningkatan kapabilitas                 of Directors remains optimistic that through strengthened
 internal, serta fokus pada sektor-sektor yang resilien dan             governance, enhanced internal capabilities, and a focus on
 berpotensi tumbuh, Bank dapat memperbaiki kinerja secara               resilient and high-growth sectors, the Bank will be able to
 berkelanjutan dan menciptakan nilai tambah bagi seluruh                improve its performance sustainably and create added value
 pemangku kepentingan. Dukungan dan sinergi dari seluruh                for all stakeholders. The continued support and synergy of
 pihak akan terus menjadi faktor kunci dalam mendorong Bank             all parties will remain key factors in driving the Bank toward
 menuju pertumbuhan yang lebih kuat dan berkelanjutan.                  stronger and more sustainable growth.


                                                          Jakarta, 30 Maret 2026
                                                          Jakarta, March 30, 2026

                                                          Atas Nama Dewan Direksi
                                                     On behalf of the Board of Directors
                                                    PT Bank Artha Graha Internasional Tbk




                                                               Andy Kasih
                                                              Direktur Utama
                                                             President Director




Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth                       PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Sustainability Report 2025            29
Page 30
Tentang Laporan
Keberlanjutan
About Sustainability Report
Page 31
04
Page 32
     Tentang Laporan Keberlanjutan
     About The Sustainability Report




     Penyusunan dan penerbitan Laporan Keberlanjutan                       The preparation and publication of this Sustainability
     ini merupakan bentuk kepatuhan PT Bank Artha                          Report represent PT Bank Artha Graha Internasional
     Graha Internasional Tbk terhadap Peraturan Otoritas                   Tbk’s compliance with Financial Services Authority
     Jasa Keuangan (POJK) No. 51/POJK.03/2017 tentang                      Regulation (POJK) No. 51/POJK.03/2017 concerning the
     Penerapan Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga                         Implementation of Sustainable Finance for Financial
     Jasa Keuangan, Emiten, dan Perusahaan Publik (POJK                    Services Institutions, Issuers, and Public Companies
     Keuangan Berkelanjutan). Laporan ini hadir sebagai                    (Sustainable Finance POJK). This report serves as a
     instrumen vital dalam implementasi keuangan                           vital instrument in the implementation of sustainable
     berkelanjutan di lingkungan Bank, sekaligus berfungsi                 finance within the Bank, while also functioning as a
     sebagai sarana pertanggungjawaban publik.                             means of public accountability.

     Laporan ini disusun berdasarkan panduan komprehensif                  This report is prepared based on comprehensive
     yang mencakup POJK Keuangan Berkelanjutan,                            guidelines, including the Sustainable Finance POJK,
     SEOJK No. 16/2021 tentang Bentuk dan Isi Laporan                      SEOJK No. 16/2021 concerning the Form and Content
     Tahunan Emiten, GRI Universal Standards Tahun 2021,                   of Annual Reports for Issuers, the 2021 GRI Universal
     serta matriks pengungkapan Environmental, Social,                     Standards, as well as the Environmental, Social, and
     and Governance (ESG) berdasarkan Sustainability                       Governance (ESG) disclosure matrix based on the
     Accounting Standard Commercial Banks (SASB), dan                      Sustainability Accounting Standard for Commercial
     Sustainable Banking Assessment (SUSBA). Pemenuhan                     Banks (SASB) and the Sustainable Banking Assessment
     konten laporan terhadap panduan diberi penanda                        (SUSBA). The fulfillment of report content in accordance
     angka/nama pengungkapan di belakang kalimat atau                      with these guidelines is indicated by disclosure
     alinea yang relevan sebagaimana disampaikan di                        numbers/names at the end of relevant sentences or
     bagian belakang laporan ini. [GRI 2-3]                                paragraphs, as presented in the final section of this
                                                                           report. [GRI 2-3]




32    PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025
                                                                                         Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
                                                                                                      Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth
Page 33
                                                                                                      Tentang Laporan Keberlanjutan
                                                                                                             About Sustainability Report




 Prinsip Pelaporan                                           Reporting Principles

 Laporan ini disusun berdasarkan delapan prinsip utama       This report is based on the eight core principles
 yang ditetapkan dalam GRI 1: Landasan 2021, yaitu:          established in GRI 1: Foundation 2021, namely:
 1. Akurasi - memastikan keandalan data yang                 1. Accuracy - ensuring the reliability of the data
    disampaikan,                                                presented,
 2. Keseimbangan - menyajikan informasi secara objektif,     2. Balance - presenting information objectively,
 3. Kejelasan - menggunakan bahasa yang mudah                3. Clarity - using language that is easy to understand,
    dipahami,
 4. Keterbandingan - memungkinkan analisis kinerja lintas    4. Comparability - enabling performance analysis across
    periode,                                                    periods,
 5. Kelengkapan - mencakup informasi yang material bagi      5. Completeness - covering information that is material
    pemangku kepentingan,                                       to stakeholders,
 6. Konteks Keberlanjutan - mempertimbangkan dampak          6. Sustainability Context - considering long-term impacts
    jangka panjang terhadap aspek ekonomi, sosial, dan          on economic, social, and environmental aspects,
    lingkungan,
 7. Ketepatan Waktu - disampaikan sesuai jadwal              7. Timeliness - reported in accordance with the reporting
    pelaporan,                                                  schedule,
 8. Keterverifikasian - memastikan data dapat diverifikasi   8. Verifiability - ensuring data can be verified by an
    oleh pihak independen.                                      independent party.

 Cakupan dan Batasan Laporan                                 Scope and Reporting Boundaries
 Laporan ini menyajikan ulasan mengenai strategi,            This report presents a review of strategies, policies,
 kebijakan, rencana kerja, serta capaian kinerja pada        work plans, and performance achievements across
 aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan. Cakupan laporan      economic, social, and environmental aspects. The
 meliputi Kantor Pusat dan seluruh jaringan kantor           scope of the report covers the Head Office and
 cabang PT Bank Artha Graha Internasional Tbk dengan         all branch office networks of PT Bank Artha Graha
 periode pelaporan 1 Januari hingga 31 Desember 2025.        Internasional Tbk, with a reporting period from January
 [GRI 2-2]                                                   1 to December 31, 2025. [GRI 2-2]

 Siklus, Periode Pelaporan dan Pernyataan                    Reporting Cycle, Reporting Period, and
 Penggunaan                                                  Statement of Use

 Laporan Keberlanjutan diterbitkan setiap tahun dengan       The Sustainability Report is published annually,
 publikasi pertama pada tahun 2020. Laporan tahun            with the first edition released in 2020. The 2025
 buku 2025 ini merupakan laporan keenam, menyusul            report represents the sixth report, following the
 Laporan Keberlanjutan 2024 yang diterbitkan pada            2024 Sustainability Report published on March 26,
 26 Maret 2025. Bank telah melaporkan informasi yang         2025. The Bank has reported the information cited
 dikutip pada indeks konten GRI untuk periode dari           in the GRI content index for the period from January
 1 Januari sampai 31 Desember 2025 sesuai dengan             1 to December 31, 2025, in accordance with the GRI
 Standar GRI. [GRI 2-3]                                      Standards. [GRI 2-3]




Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth            PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Sustainability Report 2025            33
Page 34
     Perubahan dalam Laporan Keberlanjutan                                   Changes Related to the Report
     2025

     Pada Laporan Keberlanjutan tahun 2025 ini, tidak                        In this 2025 Sustainability Report, there are no significant
     terdapat perubahan signifikan terkait topik material                    changes regarding material topics compared to the
     dibandingkan dengan laporan tahun sebelumnya.                           previous year’s report. The determination of material
     Penentuan topik material tetap merujuk pada proses                      topics continues to follow the materiality process in
     materialitas yang sesuai dengan GRI Universal                           accordance with the GRI Universal Standards 2021.
     Standards 2021. [GRI 3-2]                                               [GRI 3-2]


     Tabel Topik Material Tahun 2025
     Table of Material Topics for 2025

         Topik Material                 Pengelolaan Topik Material                                    Nomor Pengungkapan
         Material Topic                Management of Material Topics                                    Disclosure Number
     Topik Ekonomi
     Economic Topics

     Kinerja Ekonomi              Bank mengelola kinerja ekonomi dengan                201-1      Nilai ekonomi langsung yang dihasilkan dan
                                  menerapkan strategi pertumbuhan yang                            didistribusikan
                                  berkelanjutan, memperkuat ketahanan                             Direct economic value generated and
                                  keuangan, serta mengoptimalkan efisiensi                        distributed
                                  operasional untuk memberikan nilai jangka
                                  panjang bagi pemegang saham dan pemangku             201-2      Implikasi finansial, risiko dan peluang lain akibat
                                  kepentingan lainnya.                                            dari perubahan iklim
                                                                                                  Financial implications, risks and other
     Economic Performance         The Bank manages its economic performance                       opportunities due to climate change
                                  by implementing sustainable growth strategies,       201-3      Kewajiban program pensiun manfaat pasti dan
                                  strengthening financial resilience, and optimizing              program pensiun lainnya
                                  operational efficiency to deliver long-term                     Defined benefit plan obligations and other
                                  value for shareholders and other stakeholders.                  retirement plans

                                                                                       201-4      Bantuan finansial yang diterima dari pemerintah
                                                                                                  Financial assistance received from the
                                                                                                  government

     Keberadaan Pasar             Bank berkomitmen untuk meningkatkan                  202-1      Rasio standar upah karyawan entry-level
                                  akses layanan perbankan di berbagai wilayah                     berdasarkan jenis kelamin terhadap upah
                                  dengan memperluas jaringan operasional,                         minimum regional
                                  mengembangkan produk keuangan yang                              Ratios of standard entry level wage by gender
                                  sesuai dengan kebutuhan masyarakat, serta                       compared to local minimum wage
                                  berkontribusi pada inklusi keuangan di Indonesia.
                                                                                       202-2      Proporsi manajemen senior yang berasal dari
     Market Presence              The Bank is committed to enhancing access                       masyarakat lokal
                                  to banking services across various regions by                   Proportion of senior management hired from
                                  expanding its operational network, developing                   the local community
                                  financial products that meet community
                                  needs, and contributing to financial inclusion
                                  in Indonesia.




34    PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025
                                                                                               Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
                                                                                                            Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth
Page 35
                                                                                                                     Tentang Laporan Keberlanjutan
                                                                                                                            About Sustainability Report




   Tabel Topik Material Tahun 2025
   Table of Material Topics for 2025

       Topik Material                   Pengelolaan Topik Material                                 Nomor Pengungkapan
       Material Topic                  Management of Material Topics                                 Disclosure Number

   Praktik Pengadaan              Pengelolaan praktik pengadaan dilakukan melalui    204-1      Proporsi pengeluaran untuk pemasok lokal
                                  kebijakan transparan dan bertanggung jawab,                   Proportion of spending on local suppliers
                                  dengan memastikan seleksi pemasok yang adil,
                                  kepatuhan terhadap standar keberlanjutan,
                                  serta penerapan prinsip tata kelola yang baik
                                  dalam rantai pasokan.

   Procurement Practices          The management of procurement practices is
                                  carried out through transparent and responsible
                                  policies, ensuring fair supplier selection,
                                  compliance with sustainability standards, and
                                  the application of good governance principles
                                  within the supply chain.

   Antikorupsi                    Bank menegakkan kebijakan antikorupsi melalui      205-1      Operasi-operasi yang dinilai memiliki risiko
                                  penerapan kode etik, sistem pengawasan                        terkait korupsi
                                  internal yang ketat, serta program pelatihan                  Operations assessed for risks related to
                                  bagi karyawan guna meningkatkan kesadaran                     corruption
                                  dan kepatuhan terhadap regulasi antikorupsi
                                                                                     205-2      Komunikasi dan pelatihan tentang kebijakan
   Anti-Corruption                The Bank enforces its anti-corruption policy                  dan prosedur antikorupsi
                                  through the implementation of a code of                       Communication and training about anti-
                                  conduct, robust internal control systems,                     corruption policies and procedures
                                  and employee training programs to enhance          205-3      Insiden korupsi yang terbukti dan tindakan
                                  awareness and compliance with anti-corruption                 yang diambil
                                  regulations.                                                  Confirmed incidents of corruption and actions
                                                                                                taken

   Topik Lingkungan
   Environmental Topics

   Energi                         Dalam upaya efisiensi energi, Bank menerapkan      302-1      Konsumsi energi dalam organisasi
                                  langkah-langkah konservasi di seluruh                         Energy consumption within the organization
                                  operasionalnya, termasuk penggunaan teknologi
                                  hemat energi, optimalisasi sistem kelistrikan,
                                  serta pemantauan konsumsi energi guna
                                  mengurangi dampak lingkungan.                      302-2      Konsumsi energi di luar organisasi
                                                                                                Energy consumption outside the organization
   Energy                         In its efforts to achieve energy efficiency, the   302-3      Intensitas energi
                                  Bank implements conservation measures                         Energy intensity
                                  across its operations, including the use of
                                  energy-efficient technologies, optimization        302-4      Pengurangan konsumsi energi
                                  of electrical systems, and monitoring of energy               Reduction of energy consumption
                                  consumption to reduce environmental impact.
                                                                                     302-5      Pengurangan pada energi yang dibutuhkan
                                                                                                untuk produk dan jasa.
                                                                                                Reductions in energy requirements of products
                                                                                                and services




Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth                           PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Sustainability Report 2025            35
Page 36
     Tabel Topik Material Tahun 2025
     Table of Material Topics for 2025

         Topik Material                Pengelolaan Topik Material                                Nomor Pengungkapan
         Material Topic               Management of Material Topics                                Disclosure Number
     Topik Sosial
     Social Topics

     Kepegawaian                 Bank berkomitmen untuk menciptakan              401-1       Perekrutan karyawan baru dan pergantian
                                 lingkungan kerja yang kondusif dengan                       karyawan
                                 mengedepankan kesejahteraan karyawan,                       New employee hires and employee turnover
                                 kebijakan ketenagakerjaan yang adil, serta
                                 peluang pengembangan karir bagi seluruh         401-2       Tunjangan yang diberikan kepada karyawan
                                 tenaga kerja.                                               purnawaktu yang tidak diberikan kepada
                                                                                             karyawan sementara
     Employment                  The Bank is committed to creating a conducive               atau paruh waktu
                                 working environment by prioritizing employee                Benefits provided to full-time employees that
                                 welfare, fair labor policies, and career                    are not provided to temporary or part-time
                                 development opportunities for all employees.                employees

                                                                                 401-3       Cuti melahirkan
                                                                                             Maternity leave

     Kesehatan dan Keselamatan   Bank memastikan penerapan standar               403-1       Sistem manajemen keselamatan dan kesehatan
     Kerja                       kesehatan dan keselamatan kerja yang ketat,                 kerja
                                 dengan menyediakan fasilitas kerja yang aman,               Occupational health and safety management
                                 menerapkan protokol keselamatan, serta                      system
                                 mengadakan pelatihan berkala bagi karyawan
                                 guna memitigasi risiko kecelakaan kerja.        403-2       Identifikasi bahaya, penilaian risiko, dan
                                                                                             investigasi insiden
     Occupational Health and     The Bank ensures the implementation of                      Hazard identification, risk assessment, and
     Safety                      stringent occupational health and safety                    incident investigation
                                 standards by providing a safe working           403-3       Layanan kesehatan kerja
                                 environment, enforcing safety protocols, and                Occupational health services
                                 conducting regular training for employees to
                                 mitigate the risk of workplace accidents.       403-4       Partisipasi, konsultasi, dan komunikasi pekerja
                                                                                             tentang keselamatan dan kesehatan kerja
                                                                                             Worker participation, consultation, and
                                                                                             communication on occupational health and
                                                                                             safety

                                                                                 403-5       Pelatihan bagi pekerja mengenai keselamatan
                                                                                             dan kesehatan kerja
                                                                                             Worker training on occupational health and
                                                                                             safety

                                                                                 403-6       Peningkatan kualitas kesehatan pekerja
                                                                                             Promotion of worker health

                                                                                 403-7       Pencegahan dan mitigasi dampak dari
                                                                                             keselamatan dan kesehatan kerja yang secara
                                                                                             langsung terkait hubungan bisnis
                                                                                             Prevention and mitigation of occupational
                                                                                             health and safety impacts directly linked to
                                                                                             business relationships

                                                                                 403-8       Pekerja yang tercakup dalam sistem manajemen
                                                                                             keselamatan dan kesehatan kerja
                                                                                             Workers covered by an occupational health
                                                                                             and safety management system

                                                                                 403-9       Kecelakaan kerja
                                                                                             Work-related injuries

                                                                                 403-10      Penyakit akibat kerja
                                                                                             Work-related ill health




36   PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025
                                                                                          Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
                                                                                                       Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth
Page 37
                                                                                                                           Tentang Laporan Keberlanjutan
                                                                                                                                  About Sustainability Report




   Tabel Topik Material Tahun 2025
   Table of Material Topics for 2025

        Topik Material                      Pengelolaan Topik Material                                   Nomor Pengungkapan
        Material Topic                     Management of Material Topics                                   Disclosure Number

   Pelatihan dan pendidikan           Pengembangan kompetensi karyawan menjadi             404-1      Rata-rata jam pelatihan per tahun per karyawan
                                      prioritas utama Bank melalui berbagai program                   Average hours of training per year per employee
                                      pelatihan dan pendidikan yang disesuaikan
                                      dengan kebutuhan bisnis serta perkembangan
                                      industri keuangan.
                                                                                           404-2      Program untuk meningkatkan keterampilan
   Training and Education             Employee competency development is a key                        karyawan dan program bantuan peralihan
                                      priority for the Bank, carried out through various              Programs for upgrading employee skills and
                                      training and education programs aligned with                    transition assistance programs
                                      business needs and developments in the
                                      financial industry.                                  404-3      Persentase karyawan yang menerima tinjauan
                                                                                                      rutin terhadap kinerja dan pengembangan karir
                                                                                                      Percentage of employees receiving regular
                                                                                                      performance and career development reviews

   Keanekaragaman dan                 Bank menjunjung tinggi prinsip keanekaragaman        405-1      Keanekaragaman badan tata kelola dan
   Kesempatan Setara                  dan kesempatan setara dalam lingkungan kerja,                   karyawan
                                      dengan memastikan kebijakan rekrutmen,                          Diversity of governance bodies and employees
                                      promosi, serta pengembangan karir yang bebas
                                      dari diskriminasi.                                   405-2      Rasio gaji pokok dan remunerasi perempuan
                                                                                                      dibandingkan laki-laki
   D i ve r s i t y a n d E q u a l   The Bank upholds the principles of diversity                    Ratio of basic salary and remuneration of
   Opportunity                        and equal opportunity in the workplace by                       women to men
                                      ensuring that recruitment, promotion, and
                                      career development policies are free from
                                      discrimination.

   Kebebasan Berserikat dan           Bank menghormati hak karyawan untuk                  407-1      Operasi dan pemasok dimana hak atas
   Perundingan Kolektif               berserikat dan berpartisipasi dalam perundingan                 kebebasan berserikat dan perundingan kolektif
                                      kolektif sebagai bagian dari komitmen terhadap                  mungkin berisiko
                                      kebebasan berpendapat dan hubungan                              Operations and suppliers in which the right
                                      industrial yang harmonis.                                       to freedom of association and collective
                                                                                                      bargaining may be at risk
   Freedom of Association and         The Bank respects employees’ rights to form
   Collective Bargaining              associations and participate in collective
                                      bargaining as part of its commitment to freedom
                                      of expression and harmonious industrial
                                      relations.

   Masyarakat lokal                   Sebagai bagian dari tanggung jawab sosial,           413-1      Operasi dengan keterlibatan masyarakat lokal,
                                      Bank berkontribusi terhadap pemberdayaan                        penilaian dampak, dan program pengembangan
                                      masyarakat lokal melalui program-program                        Operations with local community engagement,
                                      sosial dan ekonomi yang berkelanjutan guna                      impact assessments, and development
                                      mendukung pertumbuhan dan kesejahteraan                         programs
                                      komunitas sekitar.
                                                                                           413-2      Operasi yang secara aktual dan yang berpotensi
   Local Communities                  As part of its social responsibility, the Bank                  memiliki dampak negatif signifikan terhadap
                                      contributes to the empowerment of local                         masyarakat lokal
                                      communities through sustainable social and                      Operations with significant actual and potential
                                      economic programs to support the growth                         negative impacts on local communities
                                      and well-being of surrounding communities.




Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth                                 PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Sustainability Report 2025            37
Page 38
      Tabel Topik Material Tahun 2025
      Table of Material Topics for 2025

          Topik Material                Pengelolaan Topik Material                                 Nomor Pengungkapan
          Material Topic               Management of Material Topics                                 Disclosure Number

      Pemasaran dan Pelabelan     Bank memastikan bahwa seluruh kegiatan            417-1      Persyaratan untuk pelabelan dan informasi
                                  pemasaran dan pelabelan produk perbankan                     produk dan jasa
                                  dilakukan secara transparan, akurat, dan sesuai              Requirements for product and service
                                  dengan regulasi yang berlaku untuk melindungi                information and labeling
                                  hak-hak konsumen.
                                                                                    417-2      Insiden ketidakpatuhan terkait informasi dan
      Marketing and Labeling      The Bank ensures that all marketing activities               pelabelan produk dan jasa
                                  and labeling of banking products are conducted               Incidents of non-compliance concerning
                                  in a transparent and accurate manner, and                    product and service information and labeling
                                  in compliance with applicable regulations to      417-3      Insiden ketidakpatuhan terkait komunikasi
                                  protect consumer rights.                                     pemasaran
                                                                                               Incidents of non-compliance concerning
                                                                                               marketing communications

      Privasi Pelanggan           Keamanan dan privasi data pelanggan menjadi       418-1      Insiden ketidakpatuhan sehubungan dengan
                                  prioritas utama Bank, dengan menerapkan                      dampak kesehatan dan keselamatan dari
                                  sistem perlindungan data yang ketat serta                    produk dan jasa
                                  kebijakan privasi yang sesuai dengan regulasi                Incidents of non-compliance related to health
                                  guna mencegah penyalahgunaan informasi                       and safety impacts of products and service
                                  pelanggan.

      Customer Privacy            The security and privacy of customer data
                                  are a top priority for the Bank, implemented
                                  through robust data protection systems and
                                  privacy policies in accordance with regulations
                                  to prevent misuse of customer information.



     Pernyataan Ulang Informasi                                            Restatement of Information
     Sesuai panduan pelaporan, apabila terdapat pernyataan                 In accordance with the reporting guidelines, when information
     ulang informasi yang diberikan dalam laporan sebelumnya,              provided in a previous report is restated, we include the
     kami memberi penanda: *disajikan kembali. [GRI 2-4]                   following notation: *restated. [GRI 2-4]

     Verifikasi oleh Pihak Independen                                      Independent Verification
     Laporan ini belum dilakukan assurance oleh pihak                      This report has not been subject to assurance by an
     ketiga yang independen. Namun demikian, Bank                          independent third party. However, the Bank guarantees the
     menjamin kebenaran seluruh pengungkapan informasi                     accuracy of all disclosures in this report. [GRI 2-5]
     dalam laporan ini. [GRI 2-5]




38    PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025
                                                                                            Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
                                                                                                         Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth
Page 39
                                                                                                              Tentang Laporan Keberlanjutan
                                                                                                                     About Sustainability Report




 Aksesibilitas dan Umpan Balik                                       Accessibility and Feedback

 Selain versi cetak, Bank menyediakan akses digital                  In addition to the printed version, the Bank provides
 untuk mengunduh Laporan Keberlanjutan ini melalui                   digital access to download this Sustainability Report
 situs resmi www.arthagraha.com. Kami menyadari                      through its official website at www.arthagraha.com.
 bahwa kesempurnaan laporan di masa mendatang                        The Bank recognizes that the continuous improvement
 sangat bergantung pada partisipasi publik. Oleh karena              of future reports depends on public participation.
 itu, Bank sangat terbuka dalam menerima setiap                      Therefore, the Bank welcomes any comments, creative
 komentar, ide kreatif, maupun umpan balik konstruktif               ideas, and constructive feedback, which can be
 yang dapat disampaikan melalui: [GRI 2-3]                           submitted through: [GRI 2-3]



                                                           Corporate Secretary
                                                 PT Bank Artha Graha Internasional Tbk
                                                            Gedung Artha Graha
                                                   Kawasan Niaga Terpadu Sudirman
                                               Sudirman Central Business District (SCBD)
                                                    Jl. Jenderal Sudirman Kav. 52-53
                                                           Jakarta Selatan, 12190
                                                          Tel. : +62 21 515 2168 (H)
                                                           Fax. : +62 21 515 3892
                                                     Email : co_secretary@ag.co.id
                                                     Website : www.arthagraha.com




 Membangun dan Menginternalisasi Budaya
 Keberlanjutan [OJK F.1] [G-09]
 Building and Internalizing a Sustainability Culture [OJK F.1] [G-09]
 Bank Artha Graha Internasional mempertegas langkah                  Bank Artha Graha Internasional reinforces its strategic
 strategisnya dalam mengadopsi model bisnis yang                     commitment to adopting a business model oriented
 berorientasi pada keberlanjutan jangka panjang.                     toward long-term sustainability. To realize this vision,
 Guna merealisasikan visi tersebut, Bank secara                      the Bank proactively undertakes transformation
 proaktif melakukan transformasi dan akselerasi,                     and acceleration efforts, particularly within its
 terutama pada tataran lingkungan internal. Upaya ini                internal environment. These efforts are manifested
 diwujudkan melalui perumusan kebijakan strategis                    through the formulation of strategic policies and
 serta inisiatif nyata yang mengintegrasikan nilai-                  concrete initiatives that integrate sustainability
 nilai keberlanjutan ke dalam berbagai aspek, mulai                  values into various aspects, ranging from educational
 dari program edukasi, inovasi produk dan layanan,                   programs, product and service innovation, and social
 tanggung jawab sosial, hingga kolaborasi dengan mitra               responsibility, to collaboration with business partners.
 usaha. Melalui pendekatan holistik ini, Bank optimistis             Through this holistic approach, the Bank is confident
 seluruh pemangku kepentingan dapat memahami dan                     that all stakeholders will be able to understand and
 menerapkan prinsip keberlanjutan secara konsisten                   consistently apply sustainability principles in every
 dalam setiap aktivitas bisnis.                                      business activity.

 Prinsip profesionalisme, integritas, dan kepedulian                 The principles of professionalism, integrity, and
 lingkungan menjadi fondasi utama dalam budaya                       environmental stewardship serve as the main
 keberlanjutan yang dibangun oleh Bank dalam setiap                  foundation of the sustainability culture established by
 pelaksanaan tugas. Komitmen tersebut tercermin                      the Bank in the execution of all duties. This commitment




Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth                    PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Sustainability Report 2025            39
Page 40
     dari upaya pencegahan konflik kepentingan yang                        is reflected in stringent efforts to prevent conflicts of
     ketat, pemberian layanan prima kepada nasabah,                        interest, the delivery of excellent customer service,
     serta peningkatan kesadaran kolektif terhadap praktik                 and the enhancement of collective awareness toward
     operasional yang ramah lingkungan.                                    environmentally friendly operational practices.

     Seiring dengan krusialnya internalisasi budaya                        In line with the growing importance of internalizing a
     keberlanjutan yang kini telah menyatu dalam visi, misi,               sustainability culture, which is now embedded in the
     dan kode etik perusahaan, Bank terus memperluas                       Company’s vision, mission, and code of conduct, the
     jangkauan sosialisasi secara intensif. Langkah ini                    Bank continues to expand its socialization efforts
     bertujuan untuk memastikan seluruh operasional                        intensively. This initiative aims to ensure that all of
     Bank senantiasa berlandaskan pada moralitas, etika,                   the Bank’s operations are consistently grounded
     dan integritas yang tinggi. Proses penanaman nilai ini                in high standards of morality, ethics, and integrity.
     dilakukan melalui ragam program formal maupun non-                    The internalization process is carried out through
     formal, seperti pembekalan budaya bagi karyawan                       various formal and informal programs, such as cultural
     baru, morning briefing, optimalisasi mekanisme                        orientation for new employees, morning briefings,
     whistleblowing, kampanye perilaku hijau, hingga                       optimization of whistleblowing mechanisms, green
     serangkaian program peningkatan kapasitas SDM yang                    behavior campaigns, and a series of continuous human
     berkelanjutan.                                                        capital capacity-building programs.

     Efektivitas dari implementasi budaya tersebut                         The effectiveness of implementing this culture has
     membawa Bank berhasil mencatatkan berbagai capaian                    enabled the Bank to achieve various significant
     signifikan dalam Prioritas Rencana Aksi Keuangan                      milestones in the 2025 Sustainable Finance Action
     Berkelanjutan (RAKB) tahun 2025. Keberhasilan ini                     Plan. This achievement serves as a strong foundation
     menjadi pijakan kuat bagi Bank untuk melangkah lebih                  for the Bank to move further in supporting sustainable
     jauh dalam mendukung keberlanjutan bisnis serta                       business practices and resilient banking operations in
     operasional perbankan yang tangguh di masa depan.                     the future.


      Ikhtisar Pencapaian RAKB Tahun 2025
      Overview of RAKB Achievement in 2025

                                                                                                                      2025
                                            Uraian
                                          Description                                                 Jumlah                     Nominal
                                                                                                       Total                     Nominal
      Penghimpunan Dana
                                                                                                           0                           0
      Fund Raising

      Penyaluran Dana
                                                                                                          10                       2.137,91
      Fund Disbursement

      Total Aset Produktif Kegiatan Usaha Berkelanjutan
      Total Earning Assets from Sustainable Business Activities

      Total Kredit atau Pembiayaan Usaha Berkelanjutan
                                                                                                                                   368,97
      Total Loans or Financing for Sustainable Business Activities

      Total Non-Kredit atau Pembiayaan Non-Kegiatan Usaha Berkelanjutan
                                                                                                                                  9.423,47
      Total Non-Loan or Non-Financing for Non-Sustainable Business Activities

      Persentase Total Kredit/Pembiayaan Kegiatan Usaha Berkelanjutan terhadap Total
      Kredit/Pembiayaan Ban
                                                                                                                                    3,77%
      Percentage of Total Loans/Financing for Sustainable Business Activities to Total
      Bank Loans/Financing

      Jumlah dan Kualitas Kredit/Pembiayaan Berdasarkan Kategori Kegiatan Usaha
      Berkelanjutan
                                                                                                      Nominal                        NPL
      Total and Quality of Loans/Financing by Category of Sustainable Business
      Activities




40    PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025
                                                                                         Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
                                                                                                      Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth
Page 41
                                                                                                            Tentang Laporan Keberlanjutan
                                                                                                                   About Sustainability Report




   Ikhtisar Pencapaian RAKB Tahun 2025
   Overview of RAKB Achievement in 2025

                                                                                                            2025
                                             Uraian
                                           Description                                           Jumlah                 Nominal
                                                                                                  Total                 Nominal

   KUBL 2: Efisiensi Energi
   KUBL 2: Energy Efficiency

   KUBL 12: Kegiatan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM)
                                                                                                 368,97                   17,50%
   KUBL 12: Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs)

 Pencapaian Prioritas 2: Penyesuaian Organisasi                    Achievement of Priority 2: Organizational Alignment

 Hingga akhir tahun 2025, berikut pencapaian Prioritas             As of the end of 2025, the following are the achievements
 2:                                                                under Priority 2:


                                                 Kegiatan
   No.                                                                                            Progress                 Target
                                                  Activity
     1     Melakukan kajian dan/atau mengkinikan kebijakan/ prosedur terhadap:
           1. Integrasi manajemen risiko lingkungan, sosial dan tata kelola dalam
              aktivitas bisnis Bank
           2. Taksonomi keuangan berkelanjutan                                                                        Selesai
                                                                                          100%
           Conducting studies and/or updating policies/procedures related to:                                         Done
           1. Integration of environmental, social, and governance (ESG) risk
              management into the Bank’s business activities
           2. Sustainable finance taxonomy

     2     Mengembangkan sistem informasi manajemen terkait pelaporan taksonomi
           keuangan berkelanjutan
                                                                                          20%                         2026
           Developing a management information system related to sustainable
           finance taxonomy reporting


 Pencapaian Prioritas 3: Pengembangan Produk                       Achievement of Priority 3: Product Development

 Hingga akhir Desember 2025, berikut pencapaian                    As of the end of December 2025, the following are the
 Prioritas 3:                                                      achievements under Priority 3:


                                                                                                            Realisasi per 31
                           Aktivitas                                                Target 2025             Desember 2025
                                                               KUBL
                            Activity                                                2025 Target             Realization as of
                                                                                                           December 31, 2025
                                                                             Rp112,21 miliar              Rp1.408,94 miliar
   Pembiayaan dan Penempatan Dana                             KUBL 1-11
                                                                             IDR112.21 billion            IDR1,408.94 billion
   Financing and Fund Placement
                                                                             Rp2.835,84 miliar            Rp728,97 miliar
                                                              KUBL 12
                                                                             IDR2,835.84 billion          IDR728.97 billion




Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth                  PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Sustainability Report 2025            41
Page 42
Profil Perusahaan
Company Profile
Page 43
05
Page 44
     Identitas Perusahaan
     Corporate Identity




              Nama Perusahaan
                                          PT Bank Artha Graha Internasional Tbk
              Company Name


              Status Perusahaan            Perusahaan Terbuka
              Company Status               Public Company


              Bidang Usaha                 Jasa Perbankan
              Line of Business             Banking Services


              Tanggal Pendirian            7 September 1973
              Date of Establishment        September 7, 1973


              Dasar Hukum Pendirian        Akta Pendirian Bank No. 12 tanggal 7 September 1973 oleh Bagijo, S.H., notaris pengganti dari Eliza Pondaag,
              dan Perubahan Terakhir       S.H., notaris di Jakarta, yang telah mendapat pengesahan dari Menteri Kehakiman (sekarang menjadi
              Legal Basis of               Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia) melalui Surat Keputusan No. Y.A.5/2/12 tanggal 3 Januari 1975.
              Establishment and Recent
              Amendments                   Akta Perubahan terakhir yakni Akta Pernyataan Keputusan Rapat Perubahan Anggaran Dasar No. 18
                                           tanggal 26 Juni 2025 oleh notaris Christina Susanto, S.H., M.Kn., notaris di Jakarta.

                                           Deed of Establishment of the Bank No. 12 dated September 7, 1973, drawn up by Bagijo, S.H., as substitute
                                           notary for Eliza Pondaag, S.H., a notary in Jakarta, which was approved by the Minister of Justice (now the
                                           Minister of Law and Human Rights) pursuant to Decree No. Y.A.5/2/12 dated January 3, 1975.

                                           The latest amendment is Deed of Statement of Resolutions of the Meeting on Amendment to the Articles
                                           of Association No. 18 dated June 26, 2025, drawn up by Christina Susanto, S.H., M.Kn., a notary in Jakarta.


              Pemegang Saham               •      PT Cakra Inti Utama                                                                                 14,38%
              (Per 31 Desember 2025)       •      PT Pirus Platinum Murni                                                                              6,73%
              Shareholders                 •      PT Cerana Arthaputra                                                                                 6,54%
              (As of December 31, 2025)    •      PT Puspita Bisnispuri                                                                                5,38%
                                           •      PT Arthamulia Sentosajaya                                                                            4,15%
                                           •      PT Karya Nusantara Permai                                                                            3,52%
                                           •      Masyarakat (masing-masing di bawah 5%) | Public (each below 5%)                                    59,30%
                                                  Jumlah | Total                                                                                   100,00%


              Modal Dasar                  Rp
                                                5.800.132.800.000 atau 52.310.000.000 lembar saham
              Authorized Capital           IDR
                                                5,800,132,800,000 or 52,310,000,000 shares


              Modal Ditempatkan dan
              Disetor Penuh                Rp
                                                2.242.372.023.128,16 atau 20.223.412.907 lembar saham
              Issued and Fully Paid-Up     IDR
                                                2,242,372,023,128.16 or 20,223,412,907 shares
              Capital




44    PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025
                                                                                                Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
                                                                                                             Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth
Page 45
                                                                                                                                 Profil Perusahaan
                                                                                                                                    Company Profile




           Jumlah Karyawan
                                         1.037 Orang | People
           Number of Employees



           Bursa Efek                    Bursa Efek Indonesia
           Stock Exchange                Indonesia Stock Exchange



           Tanggal Go Public             23 Agustus 1990
           Listing Date                  August 23, 1990


           Kode Saham
                                         INPC
           Stock Code



           Kode ISIN
                                         ID1000105505
           ISIN Code



           Kode SWIFT
                                         ARTGIDJA
           SWIFT Code



           Izin Usaha                    Surat Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia No. 176/KMK.017/1993
           Business License              Decree of the Minister of Finance of the Republic of Indonesia No. 176/KMK.017/1993



           Izin Bank Devisa
                                         Surat Keputusan Direksi Bank Indonesia No. 25/62/KEP/DIR tanggal 4 September 1992
           Foreign Exchange Bank
                                         Decree of the Board of Directors of Bank Indonesia No. 25/62/KEP/DIR dated September 4, 1992
           License


           Data Jaringan Kantor          •   Kantor Pusat | Head Office                                                                       1
           (Per 31 Desember 2025)        •   Kantor Cabang | Branch Offices                                                                  30
           Office Network                •   Kantor Cabang Pembantu | Sub-Branch Offices                                                     30
           (As of December 31, 2025)     •   Kantor Fungsional | Functional Office                                                            1
                                         •   ATM on Premises                                                                                 70
                                         •   ATM off Premises                                                                                83
                                         •   ATM ALTO                                                                                   52. 350
                                         •   ATM Prima                                                                                   68.753
                                         •   EDC ALTO                                                                                 700.000
                                         •   EDC Prima                                                                                1.293.120


           Alamat                        Kantor Pusat | Head Office
           Address                       Gedung Artha Graha l Artha Graha Building
                                         Kawasan Niaga Terpadu Sudirman (SCBD)
                                         Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan 12190
                                         Telp | Phone : (021) 515-2168 (Hunting)
                                         Fax : (021) 515-3892


           Surel
                                         co_secretary@ag.co.id
           Email


           Laman Web
                                         www.arthagraha.com
           Website



           Media Sosial                       Instagram         : @teman.agi
           Social Media                      X		                : @temanagi
                                             Facebook           : Teman agi
                                             TikTok		           : @temanagi
                                             Youtube		          : temanagi by Bank Artha Graha Internasional


Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth                           PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Sustainability Report 2025        45
Page 46
     Sejarah Singkat Perseroan
     Brief History of the Company




     PT Bank Artha Graha Internasional Tbk (selanjutnya                    PT Bank Artha Graha Internasional Tbk (hereinafter
     disebut dengan “Bank” atau “Perseroan”) adalah                        referred to as the “Bank” or the “Company”) is a banking
     lembaga perbankan yang berkantor pusat di Jakarta                     institution headquartered in South Jakarta and has a
     Selatan dan memiliki sejarah panjang dalam industri                   long history in Indonesia’s financial industry. The Bank
     keuangan Indonesia di Indonesia. Bank didirikan pada 7                was established on September 7, 1973 under the name
     September 1973 dengan nama PT Inter-Pacific Financial                 PT Inter-Pacific Financial Corporation as a non-bank
     Corporation sebagai lembaga keuangan nonbank.                         financial institution. On August 23, 1990, the Company
     Pada 23 Agustus 1990, Perusahaan mencatatkan                          listed its shares on the Indonesia Stock Exchange.
     sahamnya di Bursa Efek Indonesia. Selanjutnya,                        Subsequently, in 1992, the Company obtained a
     pada 1992, Perusahaan mendapatkan izin usaha di                       banking business license and changed its name to
     bidang perbankan dan mengubah namanya menjadi                         PT Inter-Pacific Bank Tbk. Following a merger process
     PT Inter-Pacific Bank Tbk. Setelah melalui proses                     with PT Bank Artha Graha in 2005, the Company has
     merger dengan PT Bank Artha Graha pada tahun 2005,                    since operated under its current name, PT Bank Artha
     Perusahaan beroperasi dengan nama yang dikenal saat                   Graha Internasional Tbk.
     ini yaitu PT Bank Artha Graha Internasional Tbk.


     Di   bidang    perbankan       berkelanjutan      (sustainable        In the field of sustainable banking, the Company is one
     banking), Perseroan merupakan salah satu dari delapan                 of eight banks representing 46% of national banking
     bank yang mewakili 46% aset perbankan nasional yang                   assets that declared their commitment to becoming
     mendeklarasikan komitmennya untuk menjadi pionir di                   pioneers in sustainable banking. This commitment was
     bidang perbankan berkelanjutan. Sikap itu diambil pada                made in November 2015 when the Financial Services
     November 2015 saat Otoritas Jasa Keuangan proyek                      Authority launched the First Movers on Sustainable
     perintis First Movers on Sustainable Banking di Jakarta.              Banking pilot project in Jakarta.




46    PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025
                                                                                         Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
                                                                                                      Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth
Page 47
                                                                                                                Profil Perusahaan
                                                                                                                   Company Profile




 Sebagai lembaga perbankan yang berkomitmen untuk          As a banking institution committed to providing
 memberikan solusi keuangan yang komprehensif, Bank        comprehensive financial solutions, the Bank offers
 menawarkan berbagai layanan untuk individu maupun         a wide range of services for both individual and
 korporasi. Produknya mencakup kredit produktif dan        corporate customers. Its products include productive
 konsumtif, serta berbagai pilihan pendanaan seperti       and consumer loans, as well as various funding options
 tabungan, giro, dan deposito. Selaras dengan itu, Bank    such as savings accounts, current accounts, and time
 juga mengembangkan layanan perbankan digital untuk        deposits. In line with this, the Bank also develops
 memudahkan nasabah dalam melakukan transaksi,             digital banking services to facilitate customer
 termasuk fasilitas ATM GrahaCash GPN, Mobile Banking,     transactions, including GrahaCash GPN ATM facilities,
 Internet Banking, QRIS, serta layanan GrahaCall 24 Jam.   Mobile Banking, Internet Banking, QRIS, and the 24-
 Layanan ini menjadi bagian dari upaya Bank untuk          hour GrahaCall service. These services form part of
 mendukung transaksi keuangan yang lebih cepat,            the Bank’s efforts to support faster, more efficient, and
 efisien, dan aman.                                        secure financial transactions.

 Teknologi Informasi berperan penting dalam menjaga        Information Technology plays a key role in maintaining
 kelancaran operasional Bank dan mendukung                 the Bank’s operations and supporting digital service
 pengembangan layanan digital. Pertumbuhan transaksi,      development.      Growing     transactions,  payment
 integrasi dengan ekosistem pembayaran, serta              ecosystem integration, and faster, more secure
 kebutuhan transaksi nasabah yang semakin cepat dan        customer needs drive the IT Directorate to strengthen
 aman mendorong Direktorat Satuan Kerja Teknologi          infrastructure, applications, and cybersecurity.
 Informasi untuk memperkuat infrastruktur, aplikasi, dan   Improvements are carried out to keep systems,
 keamanan siber. Peningkatan dilakukan secara terarah      applications, and infrastructure stable, secure, and
 agar seluruh sistem pendukung transaksi, aplikasi dan     compliant with regulatory standards. These efforts
 infrastruktur tetap stabil, aman dan siap memenuhi        ensure the Bank’s technology remains adaptive,
 standar regulator. Langkah ini memastikan teknologi       efficient, and able to support business needs.
 Bank tetap adaptif, efisien, dan mampu mendukung
 kebutuhan bisnis.

 Selama tahun 2025, Direktorat IT Service Delivery         Throughout 2025, IT Service Delivery & Cyber Security
 & Cyber Security berhasil melakukan implementasi          Directorate successfully implemented several key
 beberapa program utama:                                   programs:
 1. Upgrade aplikasi Core Banking.                         1. Upgrade of the Core Banking application.
 2. Implementasi perpindahan pusat data.                   2. Implementation of data center migration.
 3. Proses Disaster Recovery Plan (DRP) untuk              3. Execution of the Disaster Recovery Plan (DRP) to
    memastikan Business Continuity.                           ensure Business Continuity.
 4. Penguatan sistem dan monitoring Keamanan Siber.        4. Strengthening of cybersecurity systems and
                                                              monitoring.
 5. Peningkatan perfomance dari system layanan digital     5. Performance enhancement of digital service
    seperti sistem QRIS Nasional and Digital Core.            systems such as the National QRIS system and
                                                              Digital Core.
 6. Implementasi Fraud Detection System untuk              6. Implementation of a Fraud Detection System
    memantau, mengidentifikasi, mencegah dan                  to automatically monitor, identify, prevent, and
    menangani aktivitas penipuan atau transaksi               address fraudulent activities or suspicious
    mencurigakan secara otomatis.                             transactions.




Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth          PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Sustainability Report 2025        47
Page 48
     Visi, Misi, dan Nilai-Nilai Bank [GRI 2-1] [OJK C.1]
     Vision, Mission, and Corporate Values [GRI 2-1] [OJK C.1]



                                                                                                                       Visi
                                                                                                                    Vision
                                     Menjadi Institusi Keuangan Terkemuka
                                     dengan Kinerja Prima yang Berkelanjutan
                                     dan Berkontribusi dalam Pembangunan
                                     Indonesia.
                                     To become a leading financial institution with sustainable excellent
                                     performance that contributes to the development of Indonesia.




                                       Misi
                                       Mission

                 • Memberikan solusi keuangan berkelanjutan yang komprehensif dan inovatif.
                   Providing comprehensive and innovative sustainable financial solutions.

                 • Meningkatkan jangkauan serta kualitas pelayanan melalui digitalisasi dan
                   inklusi keuangan.
                   Improving the reach and quality of services through digitization and
                   financial inclusion.

                 • Mengembangkan sumber daya manusia yang handal dan berdedikasi.
                   Developing reliable and dedicated human resources.

                 • Menjalankan tata kelola perusahaan yang baik serta peduli terhadap
                   masyarakat dan lingkungan.
                   Implementing good corporate governance and caring for the community
                   and the environment.




48    PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025
                                                                           Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
                                                                                        Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth
Page 49
                                                                                                                            Profil Perusahaan
                                                                                                                               Company Profile




 Nilai-Nilai Bank                                                      Bank Values

 Nilai-nilai perusahaan yang menjadi pedoman bagi                      The corporate values that serve as guidelines for the
 para Karyawan Bank Artha Graha Internasional dalam                    employees of Bank Artha Graha Internasional in realizing
 mewujudkan Visi dan Misi adalah:                                      the Company’s Vision and Mission are as follows:




                            Agility

                   Mampu untuk berpikir dan bertindak cepat            Able to think and act quickly in evaluating
                   dalam mengevaluasi dan merespons dinamika           and responding to the dynamics of industry
                   perubahan industri yang berdampak kepada            changes that impact the sustainability of
                   keberlangsungan perusahaan.                         the company.




                            Collaboration

                   Senantiasa membuka kesempatan untuk                 Always open opportunities to collaborate with
                   berkolaborasi dengan mitra strategis yang           competent strategic partners in creating new
                   kompeten dalam menciptakan peluang baru             opportunities for the company’s progress.
                   demi kemajuan perusahaan.




                            Innovation

                   Konsisten dalam mencapai upaya terbaik              Consistent in achieving the best efforts in the
                   berupa usulan atau tindakan perbaikan               form of proposals or actions for gradual or
                   bertahap atau signifikan guna menciptakan           significant improvements to create efficiency,
                   efisiensi, efektivitas dan nilai tambah di bidang   effectiveness and added value in the areas
                   produk, proses, pelayanan, dan/atau teknologi       of products, processes, services, and/or
                   untuk memajukan perusahaan.                         technology to advance the company.




Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth                      PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Sustainability Report 2025        49
Page 50
     Kegiatan Usaha [GRI 2-6]
     Business Activities [GRI 2-6]

     Bank Artha Graha Internasional menjalankan kegiatan usaha             Bank Artha Graha Internasional conducts its business
     sebagai bank umum konvensional (64121) dan unit usaha                 activities as a conventional commercial bank (64121)
     syariah bank umum (64123) sebagaimana diatur dalam                    and a sharia business unit of a commercial bank (64123),
     Pasal 3 Anggaran Dasar Perusahaan yang tertuang dalam                 as stipulated in Article 3 of the Company’s Articles of
     Akta No. 06 tanggal 17 Juli 2024. Sejalan dengan ketentuan            Association as stated in Deed No. 06 dated July 17, 2024.
     tersebut, Bank dapat melaksanakan berbagai kegiatan usaha             In line with these provisions, the Bank may carry out various
     sebagai berikut:                                                      business activities as follows:

     Kegiatan Usaha Utama:                                                 Main Business Activities:
     1. Menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk                       1. Collecting funds from the public in the form of current
         simpanan giro, deposito berjangka, sertifikat deposito,              account deposits, time deposits, certificates of deposit,
         tabungan dan/atau bentuk lainnya yang dipersamakan                   savings and/or other similar forms;
         dengan itu;
     2. Memberikan kredit baik kredit jangka menengah, panjang             2. Providing loans, either medium-, long- or short-term loans
         atau pendek maupun jenis lainnya yang lazim dalam                    or other types that are common in the banking industry;
         dunia perbankan;
     3. Menerbitkan surat pengakuan utang;                                 3. Issuing debt certificates;
     4. Membeli, menjual, atau menjaminkan atas risiko                     4. Buying, selling, or guaranteeing on its own risk or for the
         sendiri maupun untuk kepentingan dan atas perintah                   benefit of and at the behest of its Customers:
         Nasabahnya:
         a. Surat-surat wesel, termasuk wesel yang diakseptasi                a. Bill of exchange, including bills accepted by banks
             oleh bank yang masa berlakunya tidak lebih lama dari                whose validity period does not exceed the period
             kebiasaan dalam perdagangan surat-surat tersebut;                   customary for the trading of such bills;
         b. Surat pengakuan utang dan kertas dagang lainnya                   b. Debt certificates and other commercial papers with
             yang masa berlakunya tidak lebih lama dari kebiasaan                a validity period not exceeding the period customary
             dalam perdagangan surat-surat tersebut;                             in the trading of such papers;
         c. Kertas Perbendaharaan Negara dan Surat Jaminan                    c. State Treasury Notes and Government Guarantee
             Pemerintah;                                                         Notes;
         d. Sertifikat Bank Indonesia (SBI);                                  d. Bank Indonesia Certificate;
         e. Obligasi;                                                         e. Bonds;
         f. Surat promes yang dapat diperdagangkan dengan                     f. Tradeable promissory notes with a maturity of up
             berjangka waktu sampai dengan 1 (satu) tahun; dan                   to 1 (one) year; and
         g. Surat berharga lain yang berjangka waktu sampai                   g. Other securities with a maturity of up to 1 (one) year.
             dengan 1 (satu) tahun.
     5. Memindahkan uang, baik untuk kepentingan sendiri                   5. Transferring funds, both for its own benefit and for the
         maupun untuk kepentingan Nasabah;                                    benefit of its customers;
     6. Menempatkan dana pada, meminjam dana dari atau                     6. Placing funds with, borrowing funds from, or lending
         meminjamkan dana kepada bank lain, baik dengan                       funds to other banks, using letters, telecommunications
         menggunakan surat, sarana telekomunikasi maupun                      facilities, or by bills of exchange, checks or other means;
         dengan wesel unjuk, cek atau sarana lainnya;
     7. Menerima pembayaran dari tagihan atas surat berharga               7. Receiving payments from claims on securities and
         dan melakukan perhitungan dengan atau antara pihak                   performing calculations with or between third parties;
         ketiga;
     8. Melakukan penempatan dana dari Nasabah kepada                      8. Placing funds from one customer to another customer
         Nasabah lainnya dalam bentuk surat berharga yang                     in the form of securities listed on the stock exchange;
         tercatat di bursa efek;
     9. Melakukan kegiatan dalam valuta asing dengan memenuhi              9. Conducting foreign exchange activities in compliance
         ketentuan yang ditetapkan oleh Bank Indonesia;                        with the provisions stipulated by Bank Indonesia;
     10. Menyediakan pembiayaan dan/atau melakukan kegiatan                10. Providing financing and/or conducting other activities
         lain sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan Bank                     in accordance with the provisions stipulated by Bank
         Indonesia;                                                            Indonesia;




50    PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025
                                                                                          Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
                                                                                                       Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth
Page 51
                                                                                                                      Profil Perusahaan
                                                                                                                         Company Profile




 11. Menyediakan pembiayaan dan/atau melakukan kegiatan          11. Providing financing and/or conducting business
     usaha berdasarkan prinsip syariah, baik melalui pendirian       activities based on Sharia principles, either through the
     anak perusahaan maupun melalui pembentukan Unit                 establishment of subsidiaries or through the formation of
     Usaha Syariah sesuai ketentuan yang ditetapkan oleh             a Sharia Business Unit, in accordance with the provisions
     Bank Indonesia atau Otoritas Jasa Keuangan atau instansi        stipulated by Bank Indonesia, the Financial Services
     pemerintah lainnya; dan                                         Authority, or other government agencies; and
 12. Berperan serta sebagai pendukung perusahaan atau            12. Participating as a supporter of companies or operators
     penyelenggara Finansial Teknologi dalam hal pembayaran,         of Financial Technology in payment and settlement
     penyelesaian (settlement), dan berkolaborasi dengan             activities, and collaborating with Financial Technology
     perusahaan atau penyelenggara Finansial Teknologi dalam         companies or operators in developing digital finance
     mengembangkan ekosistem digital finance services                service ecosystems, including Bancassurance, Insurtech,
     antara lain Bancassurance, Insurtech, Quick Response            Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS),
     Code Indonesian Standard (QRIS), Dompet Elektronik,             Electronic Wallets, Electronic Money, Payment Gateways,
     Uang Elektronik, Payment Gateway, Layanan Pendanaan             and information technology-based joint funding services.
     Bersama Berbasis Teknologi Informasi.

 Kegiatan Usaha Penunjang:                                       Supporting Business Activities:
 1. Menyediakan tempat untuk menyimpan barang dan                1. Providing a place to store valuables and securities;
    surat berharga;
 2. Melakukan kegiatan penitipan untuk kepentingan pihak         2. Performing custodial activities for the benefit of other
    lain berdasarkan suatu kontrak;                                 parties based on a contract;
 3. Membeli agunan baik semua maupun sebagian                    3. Purchasing collateral either all or partially through auction
    melalui pelelangan dalam hal debitur tidak memenuhi             in the event that a debtor does not fulfill its obligations
    kewajibannya kepada Perseroan dengan ketentuan                  to the Company provided that the purchased collateral
    agunan yang dibeli tersebut wajib dicairkan secepatnya;         must be disbursed immediately;
 4. Melakukan kegiatan anjak piutang, usaha kredit dan           4. Conducting factoring activities, credit business and
    kegiatan wali amanat;                                           trustee activities;
 5. Melakukan kegiatan sebagai penyelenggara dana pensiun        5. Conducting activities as a pension fund organizer in
    sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang                 accordance with the applicable laws and regulations,
    berlaku, baik selaku pendiri dana pensiun pemberi kerja         both as the founder of the employer pension fund and as
    maupun selaku pendiri dan/atau peserta dana pensiun             the founder and/or participant of the financial institution
    lembaga keuangan;                                               pension fund;
 6. Melakukan kegiatan penyertaan pada bank atau                 6. Conducting participation activities in banks or other
    perusahaan lain di bidang keuangan sewa guna usaha,             companies in the field of leasing finance, venture capital
    perusahaan modal ventura, perusahaan efek, perusahaan           companies, securities companies, insurance companies,
    asuransi, lembaga kliring dan penjamin serta lembaga            clearing and guarantee institutions and depository
    penyimpan dan penyelesaian, dengan memenuhi                     and settlement institutions, by fulfilling the provisions
    ketentuan yang ditetapkan oleh instansi yang berwenang;         stipulated by the authorized agency;
 7. Melakukan kegiatan penyertaan modal sementara untuk          7. Conducting temporary capital participation activities to
    mengatasi kredit macet, dengan syarat harus menarik             overcome loan defaults, provided that the participation
    kembali penyertaannya sesuai dengan ketentuan yang              must be withdrawn in accordance with the provisions
    ditetapkan Bank Indonesia; dan                                  stipulated by Bank Indonesia; and
 8. Mengusahakan usaha-usaha lain yang berhubungan               8. Undertaking other businesses directly or indirectly related
    langsung atau tidak langsung dengan maksud di atas yang         to the above purposes, the implementation of which is
    pelaksanaannya tidak bertentangan dengan Undang-                not contrary to the prevailing laws in Indonesia.
    Undang yang berlaku di Indonesia.




Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth                PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Sustainability Report 2025        51
Page 52
     Produk dan Jasa [GRI 2-6] [OJK C.4]                                   Products and Services [GRI 2-6] [OJK C.4]

     Per 31 Desember 2025, Bank memiliki produk dan jasa                   As of December 31, 2025, the Bank has the following
     sebagai berikut:                                                      products and services:


                                                                   Produk Pendanaan
                                                                    Funding Products

     Tabungan Icon                                                         Icon Savings
     Buka rekening online dari genggaman kapan saja di mana saja.          Open an online account from the palm of your hand anytime,
     Nikmati berbagai kemudahan transaksi dengan Tabungan Icon.            anywhere. Enjoy a variety of easy transactions with Icon Savings.

     Tabungan Artha                                                        Artha Savings
     Kelola dana untuk transaksi sehari-hari dengan Tabungan Artha         Manage your funds for daily transactions with Artha Savings and
     dan nikmati berbagai fasilitas perbankan yang anda butuhkan.          enjoy various banking facilities that you need. Artha Savings also
     Tabungan Artha juga dilengkapi dengan kartu ATM untuk menambah        comes with an ATM card to offer more choices of transaction
     pilihan metode transaksi.                                             methods.

     Tabungan Artha Payroll                                                Artha Payroll Savings
     Merupakan tabungan khusus untuk penempatan gaji dengan                A special savings account for salary placement with low cost and
     biaya ringan dan mudah, dengan kemudahan akses dan fasilitas.         easy access and facilities.

     Tabungan Artha Merchant                                               Artha Merchant Savings
     Mendukung para pelaku usaha untuk mengelola transaksi menjadi         Supporting businesses to manage transactions more easily. Artha
     lebih mudah. Tabungan Artha Merchant yang dilengkapi dengan           Merchant Savings with QRIS is the right choice.
     QRIS menjadi pilihan yang tepat.

     Tabungan Wira                                                         Wira Savings
     Memberikan lebih dari fleksibilitas bertransaksi, Tabungan Wira       Providing more than transaction flexibility, Wira Savings also offers
     juga memberikan suku bunga setara deposito agar dana anda             deposit-like interest rates to optimize the growth of your funds.
     dapat bertumbuh optimal.

     Tabungan Pintar                                                       Pintar Savings
     Kelola uang dengan pintar untuk wujudkan rencana mendatang.           Manage your money smartly to realize your future plans. Start
     Mulai menabung rutin setiap bulan dari sekarang, Tabungan pintar      saving regularly every month from now on, Pintar Savings is a
     menjadi solusi pintar perencanaan masa depan anda.                    smart solution for planning your future.

     Tabungan Prega                                                        Prega Savings
     Tanamkan kebiasaan menabung sejak usia dini untuk hidup yang          Instill the habit of saving from an early age for a better life. You can
     lebih baik. Anda dapat membentuk kebiasaan menabung bagi              shape your child’s saving habit with Prega Savings.
     anak anda dengan Tabungan Prega.

     Tabungan Simpanan Pelajar (SimPel)                                    Simpanan Pelajar (SimPel) Savings
     Generasi muda yang siap meraih cita-cita. Buka Tabungan SimPel        The young generation who are ready to achieve their dreams. Open
     untuk wujudkan yang kamu mau di masa depan.                           Simpanan Pelajar (SimPel) Savings to realize your future dreams.

     TabunganKu                                                            TabunganKu
     Menyimpan dana di Bank dapat dilakukan dengan persyaratan             Saving funds at the Bank can be done with easy requirements
     yang mudah dan bebas biaya administrasi. Anda dapat membuka           and no administration fees. You can open TabunganKu to save
     TabunganKu untuk menyimpan dana dengan aman dan nyaman.               your funds safely and comfortably.

     Giro                                                                  Demand Deposit
     Kemudahaan transaksi bisnis selain menggunakan cek/bilyet giro        The convenience of business transactions in addition to using
     dan Internet Banking, juga dapat diintegrasikan dengan sistem         checks/bilyet demand deposit and Internet Banking, can also
     pembayaran yang andal menggunakan virtual account dan berbagai        be integrated with a reliable payment system using virtual
     fasilitas lainnya. Giro menjadi solusi pengelolaan keuangan untuk     accounts and various other facilities. Demand deposit is a financial
     bisnis anda.                                                          management solution for your business.




52    PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025
                                                                                            Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
                                                                                                         Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth
Page 53
                                                                                                                              Profil Perusahaan
                                                                                                                                 Company Profile




                                                                 Produk Pendanaan
                                                                  Funding Products

  Rekening Terpisah                                                     Segregated Account
  Menampung dana Nasabah secara terpisah dalam kegiatan bursa           Accommodating Customers’ funds separately in commodity
  berjangka komoditi lengkap dengan fasilitas Internet Banking.         futures exchange activities complete with Internet Banking
  Rekening terpisah yang dapat digunakan oleh Pialang/Perantara         facilities. Segregated accounts can be used by Brokers/Futures
  Berjangka untuk menjamin keamanan dana Nasabah.                       Intermediaries to ensure the security of Customers’ funds.

  Deposito                                                              Time Deposit
  Investasi dana dengan jangka waktu tertentu dan suku bunga            Investment of funds with a certain period of time and competitive
  kompetitif serta pilihan mata uang rupiah dan valas. Deposito         interest rates and a choice of rupiah and foreign currencies. Time
  memberikan keuntungan optimal atas penempatan Nasabah                 deposits provide optimal returns on the placement of individual
  perorangan maupun perusahaan.                                         and corporate Customers.



                                                               Produk Pelepasan Dana
                                                                Fund Release Products

  Kredit Produktif
  Productive Loans

  Pinjaman Rekening Koran                                               Overdraft Loan
  Fasilitas kredit di mana plafon kredit dicantumkan pada rekening      A credit facility where the credit ceiling is listed on the debtor’s
  koran debitur sesuai dengan kesepakatan antara Bank dengan            current account in accordance with the agreement between
  debitur berdasarkan Perjanjian Kredit/Pengakuan Utang. Jenis          the Bank and the debtor based on the Credit Agreement/Debt
  pinjaman ini umumnya digunakan untuk membiayai modal kerja            Acknowledgement. This type of loan is generally used to finance
  debitur sehari-hari.                                                  the debtor’s daily working capital.

  Revolving Loan                                                        Revolving Loan
  Fasilitas kredit untuk pembiayaan modal kerja yang bersifat           Credit facility for permanent working capital financing, in which
  permanen, jumlahnya tercermin dalam cash flow perusahaan.             the amount is reflected in the company’s cash flow. Withdrawal of
  Penarikan dana sesuai kebutuhan debitur, dengan menggunakan           funds according to the needs of the debtor, using a disbursement
  surat permohonan pencairan (beserta dengan lampiran lainnya).         request letter (along with other attachments). Maximum loan
  Maksimum jangka waktu pinjaman selama 1 (satu) tahun dan              period for 1 (one) year and can be extended.
  dapat diperpanjang.

  Fixed Loan                                                            Fixed Loan
  Fasilitas kredit untuk membiayai investasi. Pembayaran pokok          Credit facility to finance investment. Payment of the loan principal
  pinjaman dilakukan secara berkala berdasarkan cash flow yang          is made periodically based on the cash flow agreed upon at
  disepakati di awal dan dapat juga diberikan grace period terhadap     the beginning and a grace period can also be given to the loan
  pokok pinjaman. Penarikan dapat dilakukan sekaligus atau secara       principal. Withdrawals can be made all at once or in stages or
  bertahap atau jadwal pembayaran atau per batch dengan jangka          payment schedules or per batch with a relatively long loan period
  waktu pinjaman yang relatif panjang maksimal 15 (lima belas) tahun.   of a maximum of 15 (fifteen) years.

  Supply Chain Financing                                                Supply Chain Financing
  Fasilitas kredit yang diberikan untuk pembiayaan terhadap             Credit facilities provided for financing against suppliers of the
  Supplier dari Prinsipal dalam hal ini merupakan Nasabah/Debitur       Principal in this case is the Customer/Debtor with the type of
  dengan jenis Invoice (AR) Financing, merupakan pembiayaan             Invoice (AR) Financing, which is financing based on invoices
  yang didasarkan pada invoice atas barang/jasa yang telah di           for goods/services that have been delivered to the Principal
  deliver kepada Prinsipal dan Purchase Order (Contract) Financing      and Purchase Order (Contract) Financing is financing based on
  merupakan pembiayaan yang didasarkan pada Purchase Order              Purchase Orders for goods/services that have not been delivered
  terhadap barang/jasa yang belum di deliver kepada Prinsipal.          to the Principal.

  Money Market Line                                                     Money Market Line
  Fasilitas kredit jangka pendek yang biasanya diberikan kepada         A short-term credit facility that is usually granted to companies
  perusahaan berbentuk badan hukum dengan reputasi tinggi dan           in the form of legal entities with a high reputation and known to
  diketahui memiliki kemampuan manajemen yang solid. Jangka             have solid management capabilities. Terms are generally short
  waktu umumnya singkat +/- selama 7 (tujuh) hari.                      +/- for 7 (seven) days.




Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth                       PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Sustainability Report 2025         53
Page 54
                                                                   Produk Pelepasan Dana
                                                                    Fund Release Products

     Negosiasi Wesel Ekspor                                                 Export Bill Negotiation
     Fasilitas kredit yang diberikan kepada debitur di mana Bank            A credit facility provided to the debtor where the Bank takes over
     melakukan pengambilalihan wesel ekspor dari debitur dan                the export bills of exchange from the debtor and makes payment
     melakukan pembayaran atas wesel tersebut sebelum Bank                  on the bills of exchange before the Bank gets payment from other
     mendapatkan pembayaran dari bank pembayar lainnya di luar              paying banks abroad. This facility will arise and be required in line
     negeri. Fasilitas ini akan timbul dan dibutuhkan sejalan dengan        with the granting of export credit.
     pemberian kredit ekspor.

     Kredit Ekspor                                                          Export Credit
     Fasilitas kredit modal kerja yang diberikan kepada eksportir           Working capital credit facilities provided to exporters (suppliers)
     (pemasok) untuk membiayai kegiatan-kegiatan produksi,                  to finance production activities, raising funds or supplying goods
     pengumpulan dana atau penyediaan barang dalam rangka ekspor.           in the context of exports.

     Trust Receipt                                                          Trust Receipt
     Fasilitas kredit jangka pendek yang diberikan oleh opening Bank        Short-term credit facility provided by the opening Bank to finance
     untuk membiayai modal kerja dalam rangka pelunasan dokumen             working capital in order to repay the matured Sight L/C document.
     Sight L/C yang telah jatuh tempo. Debitur dapat menarik Trust          Debtors can withdraw the Trust Receipt repeatedly as long as
     Receipt secara berulang selama perjanjian kredit masih berlaku         the credit agreement is still valid and in accordance with the
     dan sesuai dengan jatuh tempo Sight L/C yang telah dibuka oleh         maturity of the Sight L/C that has been opened by the applicant.
     applicant.

     Advances Under L/C                                                     Advances Under L/C
     Fasilitas kredit dengan jangka waktu maksimal 14 (empat belas)         Credit facility with a maximum period of 14 (fourteen) days. The
     hari. Fasilitas timbul dalam transaksi penyelesaian L/C Impor yang     facility arises in Import L/C settlement transactions because the
     disebabkan “nostro account” Bank telah didebit oleh negotiating        Bank’s “nostro account” has been debited by the negotiating
     Bank di luar negeri sedangkan pendebitan rekening debitur belum        Bank abroad while the debiting of the debtor’s account cannot
     dapat dilaksanakan karena dokumen/barang belum tiba atau               be carried out because the documents/goods have not arrived
     dokumen/barang sudah tiba namun debitur tidak mempunyai                or the documents/goods have arrived but the debtor does not
     fasilitas Trust Receipt sedangkan saldo di rekening tidak mencukupi.   have a Trust Receipt facility while the balance in the account is
                                                                            insufficient.

     Clean Bills Purchased                                                  Clean Bills Purchased
     Pembelian diskonto wesel dan surat berharga lain yang                  Purchase of discounted bills of exchange and other securities,
     didiskontokan, dengan catatan wesel atau surat berharga tersebut       provided that the bills of exchange or securities do not contain
     tidak terdapat penyimpangan sesuai dengan ketentuan yang diatur        any irregularities in accordance with the provisions stipulated by
     oleh pihak yang menerbitkan wesel atau surat berharga tersebut.        the party issuing the bills of exchange or securities.

     Kredit Konsumtif
     Consumptive Loans

     KPR Kerjasama                                                          Partnership Mortgage
     KPR Kerjasama merupakan fasilitas pembiayaan untuk tujuan              Partnership Mortgage is a financing facility for the purchase of
     pembelian rumah atau apartemen dari developer-developer                houses or apartments from developers, with financing amounts
     kerjasama yang besarnya dapat disesuaikan dengan kebutuhan             tailored to the financing needs and repayment capacity of each
     pembiayaan dan kemampuan membayar masing-masing home                   home buyer.
     buyer.

     KPR Reguler                                                            Conventional Mortgage
     Kredit Pemilikan Rumah atau Apartemen (KPR/KPA) dari Bank              Home or apartment ownership loans (KPR/KPA) from Bank Artha
     Artha Graha Internasional yang diberikan kepada perorangan             Graha Internasional for individuals to buy houses or apartments,
     untuk membeli rumah atau apartemen, melalui developer yang             through developers who have established collaboration.
     telah bekerja sama.




54   PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025
                                                                                            Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
                                                                                                         Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth
Page 55
                                                                                                                            Profil Perusahaan
                                                                                                                               Company Profile




                                                              Produk Pelepasan Dana
                                                               Fund Release Products

   KPR Tapera FLPP                                                     KPR Tapera FLPP
   Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dari Bank Artha Graha Internasional    Home Ownership Loan (KPR) from Bank Artha Graha Internasional
   berupa Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan kepada             in the form of a Housing Financing Liquidity Facility for Low Income
   Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) yang bekerja sama            People in collaboration with the Ministry of Public Works and
   dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat              Public Housing in order to fulfill the One Million Houses Program.
   dalam rangka pemenuhan Program Satu Juta Rumah.

   Kredit Tanpa Agunan (KTA)                                           Unsecured Loan (KTA)
   Kredit Tanpa Agunan (KTA) adalah fasilitas kredit yang diberikan    Unsecured Loan (KTA) is a credit facility provided to debtors in
   kepada debitur dalam mata uang Rupiah untuk keperluan               Rupiah for consumptive or productive purposes as long as it does
   konsumtif ataupun produktif selama tidak bertentangan dengan        not conflict with applicable regulations, does not require debtors
   ketentuan yang berlaku, dengan tidak mensyaratkan debitur           to provide guarantees, and is given on the basis of the debtor’s
   untuk memberikan jaminan, dan diberikan atas dasar kemampuan        ability to pay based on the debtor’s historical performance.
   bayar debitur berdasarkan historical performance debitur yang
   bersangkutan.

   Kredit Kendaraan Bermotor (KKB)                                     Motor Vehicle Loans (KKB)
   Kredit Kendaraan Bermotor (KKB) adalah kredit konsumer yang         Motor Vehicle Loans (KKB) is a consumer loan provided to finance
   diberikan untuk membiayai pembelian kendaraan baru (mobil).         the purchase of a new vehicle (car). The purchase of the vehicle
   Khusus untuk pembelian kendaraan ini harus melalui dealer/          must go through an authorized dealer/agent from the Sole Agent
   agen resmi dari Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) yang             of Brand Holder (ATPM) who has collaborated with BAGI. This KKB
   telah bekerja sama dengan BAGI. KKB ini bersifat complimentary      is complimentary (only given to debtors/Customers who have
   (hanya diberikan kepada debitur/Nasabah yang memiliki fasilitas     current funding/lending status facilities at Bank Artha Graha
   funding/lending status lancar di Bank Artha Graha Internasional).   Internasional).



                                                              Fasilitas Kredit Lainnya
                                                               Other Credit Facilities

   Bank Garansi                                                        Bank Guarantee
   Jaminan Bank kepada pihak ketiga demi terjaminnya kelancaran        Bank guarantee to third parties to ensure smooth payment/
   pembayaran/pelaksanaan atas penyelesaian transaksi antara           implementation of transaction settlement between Customers
   Nasabah dengan pihak ketiga sesuai perjanjian yang telah            and third parties in accordance with agreed agreements.
   disepakati.

   Letter of Credit                                                    Letter of Credit
   Dokumen instrumen yang diterbitkan oleh Opening Bank atas nama      Documents/instruments issued by the Opening Bank on behalf of
   Nasabah (applicant) yang memberi kuasa kepada beneficiary           the Customer (applicant) authorizing the beneficiary to withdraw
   untuk melakukan penarikan wesel/draft, yang akan dibayar oleh       bills/drafts, which will be paid by the Bank if all requirements on
   Bank jika semua persyaratan pada L/C telah dipenuhi.                the L/C have been met.

   Standby Letter of Credit                                            Standby Letter of Credit
   Garansi dalam bentuk L/C yang diterbitkan oleh Bank yang            Guarantee in the form of L/C issued by the Bank which results in
   mengakibatkan Bank tersebut berkewajiban untuk membayar             the Bank being obliged to pay the beneficiary if the guaranteed
   pihak penerima garansi (beneficiary) apabila pihak yang dijamin     party (account party) defaults.
   (account party) cidera janji/wanprestasi.

   Shipping Guarantee                                                  Shipping Guarantee
   Surat jaminan/garansi yang diterbitkan oleh Opening Bank atas       A letter of guarantee issued by the Opening Bank at the request
   permintaan importir dan ditujukan kepada Shipping Company/          of the importer and addressed to the Shipping Company
   Maskapai Pelayaran untuk menjamin pengeluaran barang karena         to guarantee the issuance of goods because the original
   dokumen pengangkutan asli (Bill of Lading) belum tiba/diterima.     transportation document (Bill of Lading) has not arrived/received.

   Custom Guarantee                                                    Custom Guarantee
   Pengambilalihan kewajiban membayar oleh Bank atas permintaan        Takeover of payment obligations by the Bank at the request of
   Importir kepada Instansi Bea Cukai untuk menjamin pembayaran        the importer to the Customs agency to guarantee the payment of
   bea masuk barang impor yang dibebaskan atau ditangguhkan.           import duties on imported goods that are exempted or suspended.

   Foreign Exchange Contract                                           Foreign Exchange Contract
   Fasilitas kredit yang diberikan jika Nasabah ingin melakukan        Credit facility provided if Customers wish to make transactions
   transaksi dalam mata uang asing seperti transaksi Spot, Forward     in foreign currencies such as Spot, Forward and Swap.
   dan Swap.


Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth                      PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Sustainability Report 2025        55
Page 56
                                                                Layanan Digital Bank
                                                                Digital Bank Services

     Digital Apps                                                         Digital Apps
     Layanan perbankan berbasis mobile yang tersedia dalam                Mobile-based banking services available on Android and
     Android dan iOS untuk menjawab kebutuhan transaksi                   iOS to answer the needs of financial and non-financial
     finansial maupun non-finansial tanpa harus datang ke                 transactions without having to go to a branch office with
     kantor cabang dengan fitur unggulan seperti pembukaan                excellent features such as online account opening, biller
     rekening online, transaksi biller, cardless withdrawal, top up       transactions, cardless withdrawals, eWallet top-ups,
     e-Wallet, pembelian e-Commerce.                                      e-Commerce purchases.

     QRIS (Quick Response Indonesia Standard)                             QRIS (Quick Response Indonesia Standard)
     Layanan pembayaran berbasis QR berstandar Nasional                   National standard QR-based payment services through the
     melalui metode scan QR Code, menggunakan aplikasi agi                QR Code scan method, using the agi digital apps application,
     digital apps, ke seluruh jaringan merchant yang tergabung            to all merchant networks that are members of QRIS.
     dengan QRIS.

     Selain itu, Bank juga menyediakan layanan penerimaan                 In addition, the Bank also provides QR Code payment
     pembayaran QR Code di merchant yang bekerja sama                     acceptance services at merchants that cooperate with
     dengan bank, melalui aplikasi AGI Pay, sehingga dapat                banks, through the AGI Pay application so that it can
     menerima pembayaran QRIS dari seluruh lembaga yang                   accept QRIS payments from all institutions approved by
     telah disetujui oleh Bank Indonesia.                                 Bank Indonesia.

     API (Application Programming Interface)
                                                                          API (Application Programming Interface)
     Layanan      antarmuka/interface   yang    menyediakan
                                                                          Service interface that provides interconnection of banking
     interkoneksi layanan perbankan antara sistem bank dan
                                                                          services between bank systems and business partners
     mitra bisnis dengan tetap memprioritaskan aspek security
                                                                          while prioritizing security aspects in transactions with SNAP
     dalam bertransaksi dengan standarisasi SNAP (Standar
                                                                          (National Open API Payment Standard) standardization.
     Nasional Open API Pembayaran).

     Internet Banking Business
                                                                          Internet Banking Business
     Layanan perbankan yang berbasis web yang menawarkan
                                                                          Web-based banking services that offer easy checking of
     kemudahan pengecekan dana perusahaan serta transaksi
                                                                          company funds and payment transactions supported by
     pembayaran yang didukung dengan keamanan dalam
                                                                          security in carrying out transactions using authorization
     menjalankan transaksi dengan menggunakan tingkatan level
                                                                          levels in transactions with the support of soft tokens and
     otorisasi dalam bertransaksi dengan dukungan soft token
                                                                          hard tokens.
     dan hard token.

     Retail Internet Banking                                              Retail Internet Banking
     Layanan perbankan berbasis web yang ditujukan untuk                  Web-based banking services intended for individual
     Nasabah perorangan yang aktif dalam melakukan                        Customers who are active in conducting transactional
     transaksional perbankan melalui browser dengan jaminan               banking through a browser with guaranteed ease and
     kemudahan dan keamanan dalam bertransaksi.                           security in transactions.

     Kartu ATM GrahaCash GPN                                              GrahaCash GPN ATM Card
     Kartu ATM/Debit Chip sesuai Standar Nasional Teknologi               ATM/Debit Chip Card comply with the National Standard
     Chip (SNTC) yang memberikan kemudahan bertransaksi                   for Chip Technology (SNTC) which provides convenience
     melalui jaringan ATM serta transaksi debit belanja di seluruh        for transactions through ATM networks and shopping debit
     mesin EDC merchant yang tergabung dalam Gerbang                      transactions at all EDC merchant machines incorporated in
     Pembayaran Nasional (GPN) di seluruh Indonesia.                      the National Payment Gateway (GPN) throughout Indonesia.




56   PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025
                                                                                         Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
                                                                                                      Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth
Page 57
                                                                                                                    Profil Perusahaan
                                                                                                                       Company Profile




                                                        Layanan Digital Bank
                                                        Digital Bank Services

   Fitur Virtual Account and Billing System                     Virtual Account and Billing System Feature
   Layanan yang menjadi solusi dalam rekonsiliasi pembayaran    Services that provide solution for reconciling customer
   tagihan dari pelanggan yang mudah diakses baik melalui       bill payments, easily accessible through API integration
   integrasi API maupun Corporate Internet Banking, sehingga    or Corporate Internet Banking, enabling the acceptance
   dapat menerima pembayaran melalui channel Bank maupun        of payments via the Bank’s channels as well as interbank
   antar Bank dan transaksi dapat dilakukan kapanpun dan di     channels. Transactions can be conducted anytime and
   manapun tanpa terbatas dengan jam operasional Bank.          anywhere without being limited by the Bank’s operating
                                                                hours.

   BI FAST                                                      BI FAST
   Layanan transfer dana antar Bank melalui pendaftaran         Interbank fund transfer services through account number
   nomor rekening maupun melalui proxy rekening (alias)         registration or through account proxy (alias) in the form of
   berupa e-mail dan nomor handphone Nasabah secara             e-mail and Customer mobile numbers directly/online with
   langsung/online dengan biaya transfer yang lebih murah.      lower transfer fees.

   Fitur Payroll                                                Payroll Feature
   Layanan yang menjadi solusi bagi kebutuhan Anda untuk        A service that provides a solution for your employee payroll
   pembayaran gaji karyawan secara cepat, tepat, dan mudah      payment needs, enabling fast, accurate, and convenient
   melalui Internet Banking Bisnis, sehingga transaksi dapat    processing through Business Internet Banking, so that
   dilakukan kapanpun dan dimanapun tanpa terbatas dengan       transactions can be carried out anytime and anywhere
   jam operasional Bank.                                        without being limited by the Bank’s operating hours.

   Laku Pandai                                                  Laku Pandai
   Layanan keuangan tanpa jaringan kantor Bank, namun           A financial service provided without a Bank branch network,
   melalui kerja sama dengan pihak lain (agen) dengan           delivered through cooperation with other parties (agents)
   didukung sarana teknologi informasi menggunakan API          and supported by information technology infrastructure
   management untuk melayani Nasabah.                           using API management to serve Customers.

   Laku Pandai merupakan salah satu program yang disediakan     Laku Pandai is one of the programs offered to promote
   dalam rangka keuangan inklusif.                              financial inclusion.




Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth              PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Sustainability Report 2025        57
Page 58
              Struktur Organisasi
              Organizational Structure



                                                                                                       Board of Commissioners


                                                                         President                      Vice President             Vice President      Independent            Independent
                                                                       Commissioner                     Commissioner               Commissioner       Commissioner           Commissioner
                                                                       KIKI SYAHNAKRI                 SUGIANTO KUSUMA              TOMY WINATA        ELIZAWATIE S.          PESTA ULI S.




                   Directors
    IT                  Credit              ALCO
 Committee            Committee           Committee

  Product           Human Capital         Credit Policy
                                                                                      President Director
 Committee           Committee            Committee
                                                                                        ANDY KASIH
              Risk Management Committeee


                                                                                Vice President Director
                                                                                 CHRISTINA HARAPAN
                                  Secretariat + Human Capital




              DIR. BUSINESS                                                           DIR. RETAIL & DIGITAL
                                                                                            BANKING
       HANDOYO SOEDIRDJA                                                                      SELVY




                                     ASS DIR. CREDIT ANAYLST                                                                                                     CHIEF OPERATION
                                                                                 ASS DIR. RETAIL BANKING
                                                                                                                                                                     OFFICER
                                            ANDY DHARMA                                   ELVIN HALIM
                                                                                                                                                                   LINCE TOBING




 Financial       Treasury     Wholesale          Credit     Regional       Regional        Regional       Regional       Digital        Digital     Service      Product        Branch        Digital      Lending
Institution                   Banking           Analyst      Head 1         Head 2          Head 3         Head 4                     Service-OA    Delivery   Development     Operation    Operation &   Operation
                                                                                                                                                     Cyber        & Data                     Payment
                                                                                                                                                    Security   Management
  ANGGA          VACANT       VACANT           WILLIAM       NINA            LILY          SEPTINA         TOMY      MENACHEM        ANDRIANTO                                 PONTTIE P.    RIYAN         ALFIAN
WICAKSANA                                      SUSANTO     NOVRIANA       PANGESTU        PANGALILA      YONGELIS     TODING                        IMRANUL      VACANT         PERKASA     YEKTONO
                                                              A.                                                       ALLO                           HADI




   58          PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025
                                                                                                                                          Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
                                                                                                                                                       Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth
Page 59
                                                                                                                                                         Profil Perusahaan
                                                                                                                                                            Company Profile




                                                  Commissioners
                              AUDIT                  RISK MONITORING         REMUNERATION AND
                            COMMITTEE                   COMMITTEE          NOMINATION COMMITTEE

                         • PESTA ULI SITANGGANG      • ELIZAWATIE S.      • KIKI SYAHNAKRI
                         • SURYANI PURWITA           • SURYANI PURWITA    • TOMY WINATA
                         • ANAS LATIEF               • ANAS LATIEF        • MARLENE GUNAWAN




 HEAD OF BUREAU                    DIR. FINANCE & ASSET                              DIR. COMPLIANCE & RISK
                                         RECOVERY
 EMELIA SUSANTO                                                                      INDRASTOMO NUGROHO
                                           SUSANA




                                                                                                                       CORPORATE               LEGAL                INTERNAL
VICE HEAD OF BUREAU                                                                                                    SECRETARY              BUREAU                  AUDIT
     VIVI HENNY                                                                                                     RUMI KRESHNA W.           GARY A.          ADHYAKSA SITEPU




   SDM        General     Fincon          Asset           Asset          Asset         Risk
Personalia     Affair                   Consumer &      Corporate      Commercial   Management     Compliance
                                           Retail
                         VACANT
MARLENE        LIDYA                     PAULUS         FX. RONY       FX. TEGUH     ROCKY S.      EDRIWAN
GUNAWAN      SETIAWATI                   RONALD         LOMBOAN        SURYANTO      LAURENS       MEIDIKARA
                                        LESMANA




      Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
      Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth                                             PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Sustainability Report 2025        59
Page 60
     Lokasi Operasi dan Pasar yang Dilayani
     [GRI 2-1, 2-6]

     Operating Locations and Markets Served [GRI 2-1, 2-6]




                    2 Sumatra Utara
                         North Sumatra

                                                                                                                                  3 Kalimantan Timur
                                                                                                                                     East Kalimantan



                                         1 Riau
                                                                                                           1 Kalimantan Barat
                                                        Kepulauan Riau                                        West Kalimantan
                                                     1 Riau Islands




                                                                         1 Kepulauan Babel
                                                                           Babel Islands

     1 Jambi



     1 Sumatra Selatan
       South Sumatra




     1 Lampung                                                                                                                 1 Kalimantan Selatan
                                                                              24 DKI Jakarta                                       South Kalimantan

                                                                                                   2 Jawa Tengah
                                                                                                      Central Java
                                                                                                                                2 Jawa Timur
                                            2 Banten                                                                                East Java


                                                   10 Jawa Barat
                                                       West Java




                                                                                                                                             2 Bali




60    PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025
                                                                                             Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
                                                                                                          Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth
Page 61
                                                                                                                              Profil Perusahaan
                                                                                                                                 Company Profile




                                                                                       Jumlah Kantor Berdasarkan Wilayah
                                                                                       Number of Offices by Area



                                                                                              62              Kantor
                                                                                                              Office




                                                         1 Maluku Utara, Ternate
                                                           North Maluku, Ternate

                              1 Sulawesi Utara
                                 North Sulawesi




                1 Sulawesi Tenggara
                   Southeast Sulawesi




                                                        2 Maluku Ambon



     1 Sulawesi Selatan
        South Sulawesi




  1 NTT (Kupang)




Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth                        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Sustainability Report 2025        61
Page 62
     Jumlah Kantor Berdasarkan Wilayah
     Number of Offices by Area
                                          Kegiatan Pelayanan Kas
                                                                                                                   ATM
                                           Cash Service Activities

              Area                                      Kantor                                               Kantor
                                                      Fungsional      Mobile                               Fungsional   OFF                   Jumlah
                                KC         KCP                                      KC          KCP
                                                      Functional     Terminal                              Functional Premises                 Total
                                                        Office                                               Office

     DKI Jakarta                     6           18            -                -        8          22                   -             26            56

     Jawa Barat
                                     4           6             -                -        4            5                  -             15            24
     West Java

     Banten                          -           2             -                -        -            2                  -              4              6

     Jawa Tengah
                                     2           -             -                -        2            -                  -              2              4
     Central Java

     Jawa Timur
                                      1           1            -                -        1             1                 -               1             3
     East Java

     Bali                             1           1            -                -        1             1                 -              6              8

     Sumatra Utara
                                      1           1            -                -        2            2                  -              4              8
     North Sumatra

     Sumatra Selatan
                                      1          -             -                -        1            -                  -              2              3
     South Sumatra

     Sumatra Barat
                                     -           -             -                -        -            -                  -              2              2
     West Sumatra

     Riau                             1          -             -                -        2            -                  -              -              2

     Kepulauan Riau
                                      1          -             -                -        1            -                  -              3              4
     Riau Islands

     Jambi                            1          -             -                -        1            -                  -              -               1

     Kepulauan Babel
                                      1          -             -                -        1            -                  -              -               1
     Babel Islands

     Lampung                          1          -             -                -        1            -                  -               1             2

     Kalimantan Timur
                                     2           -              1               -        2            -                  -              -              2
     East Kalimantan

     Kalimantan Barat
                                      1          -             -                -        1            -                  -              4              5
     West Kalimantan

     Kalimantan Selatan
                                      1          -             -                -        1            -                  -              -               1
     South Kalimantan

     Sulawesi Selatan
                                      1          -             -                -        1            -                  -               1             2
     South Sulawesi

     Sulawesi Utara
                                      1          -             -                -        1            -                  -              -               1
     North Sulawesi

     Sulawesi Tenggara
                                      1          -             -                -        2            -                  -               1             3
     Southeast Sulawesi

     Kupang (NTT)                     1          -             -                -        1            -                  -              4              5

     Maluku Utara
                                      1          -             -                -        1            -                  -              -               1
     North Maluku

     Maluku Ambon                     1           1            -                -        1             1                 -               7             9

     Jumlah
                                     31        30               1           -        36             34                  -             83            153
     Total


62   PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025
                                                                                             Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
                                                                                                          Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth
Page 63
                                                                                                                        Profil Perusahaan
                                                                                                                           Company Profile




   Jumlah Kantor Berdasarkan Jenis Kantor
   Number of Offices by Office Type

              Jenis Kantor                         2025         2024             2023                2022                 2021
               Office Type

   Kantor Cabang
                                                           31          32                  32                  32                   32
   Branch Office

   Kantor Cabang Pembantu
                                                          30           33                 34                  35                    36
   Sub-Branch Office

   Kantor Fungsional
                                                            1           -                   -                   -                     -
   Functional Office

   Mobile Terminal                                         -             1                   1                   1                      1

   ATM

   On Premises                                            70           73                  73                  74                    72

   Off Premises                                           83           83                 80                   57                   46

   Jumlah ATM
                                                          153          156                153                 131                   118
   Total ATM




Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth                  PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Sustainability Report 2025        63
Page 64
     Skala Perusahaan
     Company Scale

             Uraian                          Satuan                        2025                        2024                            2023
           Description                        Unit
     Total Karyawan                           Orang
                                                                                    1.037                          1.279                          1.463
     Total Employees                         persons

                                         Kantor Cabang
                                                                                       31                             32                             32
                                         Branch Office

     Jumlah Total Operasi           Kantor Cabang Pembantu
                                                                                      30                              33                             34
     Total Operations                  Sub-Branch Office

                                        Kantor Fungsional
                                                                                         1                              -                              -
                                        Functional Office

     Laba (Rugi) Bersih                   Jutaan Rupiah
                                                                             (567.520)                          152.474                        146.753
     Net Profit (Loss)                    Million Rupiah

     Pendapatan Bunga –
                                          Jutaan Rupiah
     Bersih                                                                       733.371                      910.069                         981.979
                                          Million Rupiah
     Net Interest Income

     Total Ekuitas                        Jutaan Rupiah
                                                                               3.801.121                    4.339.696                        4.171.033
     Total Equity                         Million Rupiah

     Total Liabilitas                     Jutaan Rupiah
                                                                            23.772.697                     25.786.697                      21.932.578
     Total Liabilities                    Million Rupiah

     Total Aset                           Jutaan Rupiah
                                                                             27.573.818                    30.126.393                       26.103.611
     Total Assets                         Million Rupiah

                                                                       Masyarakat                 Masyarakat                     Masyarakat
                                                                     (masing-masing             (masing-masing                 (masing-masing
                                                                      di bawah 5%)               di bawah 5%)                   di bawah 5%)
     Pemilik saham mayoritas             Persen saham
                                                                           59,30                      59,30                         59,30%
     Major shareholders               Percentage of shares
                                                                    Public (each below         Public (each below             Public (each below
                                                                            5%)                        5%)                            5%)
                                                                           59.30                      59.30                          59.30




64    PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025
                                                                                             Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
                                                                                                          Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth
Page 65
                                                                                                                                        Profil Perusahaan
                                                                                                                                           Company Profile




 Demografi Karyawan
 Employee Demographics

 Jumlah karyawan Bank Artha Graha Internasional per 31                         The total number of employees of Bank Artha Graha
 Desember 2025 tercatat sebanyak 1.037, turun 18,92%                           Internasional as of December 31, 2025 was recorded at 1,037,
 dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 1.279 orang.                            representing a decrease of 18.92%, representing an decrease
 Uraian demografi karyawan berdasarkan jenis kelamin,                          compared to 2024, when the number of employees reached
 status, rentang usia, jenjang pendidikan dan level organisasi                 1,279. A detailed description of employee demographics
 selengkapnya disampaikan pada Bab Profil Laporan Tahunan                      based on gender, employment status, age range, educational
 Bank Tahun 2025.                                                              level, and organizational level is presented in the Profile
                                                                               Chapter of the Bank’s 2025 Annual Report.


   Kesetaraan Gender [IDX S-01]
   Gender Equality
                                                  2025                                                           2024

                             Laki-laki                        Perempuan                         Laki-laki                    Perempuan
                               Male                             Female                            Male                         Female
      Level
     Jabatan
                      Jumlah          Persentase         Jumlah          Persentase     Jumlah          Persentase      Jumlah          Persentase
     Position
                     pegawai            pegawai         pegawai           pegawai      pegawai            pegawai      pegawai            pegawai
      Level
                       Total              (%)             Total             (%)          Total              (%)          Total              (%)
                     Employee         Percentage        Employee         Percentage    Employee         Percentage     Employee         Percentage
                                      of Employee                        of Employee                    of Employee                     of Employee
                                          (%)                                (%)                            (%)                             (%)

   Entry level               136           25,42                192           38,25              181          28,50            261              40,53

   Mid level                 320            59,81              254            50,60            366            57,64           326               50,62

   Senior level                  57         10,66                   44         8,76              65           10,24             45                6,99

   Executive
                                 22           4,11                  12         2,39              23            3,62                12              1,86
   level

   Total                     535             100               502              100            635             100            644                  100


   Jumlah Level Karyawan Laki-Laki dan Perempuan Berdasarkan Kelompok Umur Tahun 2025 [IDX S-02]
   Number of Male and Female Employees by Age Group and Employee Level in 2025
                                                                              Level Jabatan
                                                                              Position Level
   Rentang Usia
                            Entry level                        Mid level                       Senior level                 Executive level
    Age Range
                     Laki-laki        Perempuan         Laki-laki        Perempuan      Laki-laki       Perempuan      Laki-laki        Perempuan
                       Male             Female            Male             Female         Male            Female         Male             Female

      18-24                  33              65                 13                9                 -            -                 -                  -

      25-34                  62             100                 91              72                  3            -                  1                 -

      35-44                  31              25                 99               81              18             15                 7                  2

      45-54                   9                2               100              88              29               17                7                  5

       >55                       1            0                     17            4                 7            12                7                  5




Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth                               PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Sustainability Report 2025           65
Page 66
     Jumlah Level Karyawan Laki-Laki dan Perempuan Berdasarkan Kelompok Umur Tahun 2024
     Number of Male and Female Employees by Age Group and Employee Level in 2024
                                                                            Level Jabatan
                                                                            Position Level
      Rentang Usia
                             Entry level                      Mid level                      Senior level                       Executive level
       Age Range
                       Laki-laki        Perempuan      Laki-laki     Perempuan        Laki-laki        Perempuan          Laki-laki        Perempuan
                         Male             Female         Male          Female           Male             Female             Male             Female

         18-24                 49               101            16               7                 -               -                   -                 -

        25-34                  79               134            112            119                 6               4                   1                 3

        35-44                  39               25             115            99              26                  11                  8                 3

        45-54                  14                 1            113           100              29                 18                 10                  3

          >55                      -             -             10                1                4              12                   4                 3


     Selain demografi karyawan seperti di atas, Bank                         In addition to the employee demographics described
     memiliki pekerja bukan karyawan, yaitu mereka yang                      above, the Bank also engages non-employee workers,
     bekerja untuk Bank, tetapi tidak dalam hubungan                         namely individuals who work for the Bank but are not
     kerja secara langsung dengan Bank, yaitu tenaga alih                    in a direct employment relationship with the Bank,
     daya dan tenaga magang/relawan, sebagaimana tabel                       including outsourced personnel and interns/volunteers,
     berikut:                                                                as presented in the following table:


     Tabel Komposisi Pekerja Bukan Karyawan
     Table of Non-Employee Worker Composition

                                       Status                                        2025                     2024                        2023
     Tenaga alih daya
                                                                                               313                       285                         291
     Outsourced worker

     Tenaga magang/relawan
                                                                                                  9                        10                          12
     Interns/volunteers

     Jumlah
                                                                                              322                        295                        303
     Total



     Jumlah Pegawai Sementara [IDX S-04]
     Number of Temporary Employees

                                                                     2025                                                 2024
                   Uraian
                 Description                     Jumlah Pegawai            Persentase (%)             Jumlah Pegawai            Persentase (%)
                                                   Number of               Percentage (%)               Number of               Percentage (%)
                                                   Employees                                            Employees
     Jumlah Pegawai perusahaan yang
     dipegang oleh kontraktor dan/atau
     konsultan                                        322 orang                                          295 orang
                                                                                 31,05                                                    23,06
     Number of Company Personnel                      employees                                          employees
     Provided by Contractors and/or
     Consultants




66    PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025
                                                                                              Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
                                                                                                           Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth
Page 67
                                                                                                                Profil Perusahaan
                                                                                                                   Company Profile




 Pelibatan Pihak Lokal [GRI 2-6]                           Local Party Engagement [GRI 2-6]

 Bank berkomitmen agar keberadaannya memberikan            The Bank is committed to ensuring that its presence
 manfaat     sebesar-besarnya      bagi     masyarakat,    provides the greatest possible benefit to the
 khususnya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi.            community, particularly in supporting economic
 Sebagai wujud komitmen tersebut, Bank membuka             growth. As a manifestation of this commitment, the
 kesempatan bagi warga lokal untuk bergabung sebagai       Bank provides opportunities for local residents to
 pegawai melalui proses rekrutmen yang transparan          join as employees through a transparent recruitment
 dan berbasis pemenuhan kualifikasi yang ditetapkan.       process based on the fulfillment of established
 Dalam laporan ini, warga lokal didefinisikan sebagai      qualifications. In this report, local residents are defined
 individu yang berdomisili dan memiliki Kartu Tanda        as individuals who reside and hold an identity card in
 Penduduk pada provinsi yang sama dengan lokasi            the same province as the Bank’s operational location.
 operasional Bank. Berdasarkan kriteria tersebut, hingga   Based on these criteria, as of December 31, 2025, the
 31 Desember 2025, jumlah pegawai warga lokal tercatat     number of local employees amounted to 662 persons,
 sebanyak 662 orang, berkurang dibandingkan tahun          representing an decrease compared to 2024, when
 2024 yang mencapai 789 orang. [GRI 3-3, 202-2]            the number reached 789 persons. [GRI 3-3, 202-2]

 Sejalan dengan kebijakan perekrutan warga lokal,          In line with its policy on recruiting local residents, the
 Bank juga berkomitmen untuk menjalin kerja sama           Bank is also committed to establishing cooperation
 dengan pemasok lokal guna memenuhi kebutuhan              with local suppliers to fulfill its operational goods and
 barang dan jasa operasional. Kerja sama dalam rantai      services requirements. Cooperation within the supply
 pasokan menjadi penting mengingat Bank tidak              chain is essential, as the Bank is unable to meet all
 dapat memenuhi seluruh kebutuhan tersebut secara          such needs independently. Local suppliers are defined
 mandiri. Pemasok lokal didefinisikan sebagai pihak        as parties that conduct business and are domiciled
 yang menjalankan usaha dan berdomisili di Indonesia,      in Indonesia, including Micro, Small, and Medium
 termasuk di dalamnya pelaku Usaha Mikro, Kecil,           Enterprises (MSMEs). In the event that local suppliers
 dan Menengah (UMKM). Dalam hal pemasok lokal              are unable to meet certain requirements or based
 belum mampu memenuhi kebutuhan tertentu atau              on specific considerations, the Bank may cooperate
 berdasarkan pertimbangan khusus, Bank dapat bekerja       with foreign or overseas suppliers, namely suppliers
 sama dengan pemasok luar negeri atau asing, yaitu         that conduct business and are domiciled outside
 pemasok yang menjalankan usaha dan berdomisili di         Indonesia. [GRI 3-3]
 luar Indonesia. [GRI 3-3]

 Dukungan rantai pasokan diperlukan untuk memastikan       Supply chain support is required to ensure the
 ketersediaan berbagai barang dan jasa antara lain         availability of various goods and services, including
 jasa kontraktor, konsultan perencana dan pengawas,        contractor services, planning and supervisory
 jasa appraisal, konsultan lainnya, jasa ekspedisi dan     consultants, appraisal services, other consulting
 pengiriman surat, jasa keamanan, jasa kebersihan,         services, expedition and mail delivery services,
 serta layanan kearsipan dan dokumentasi. Secara           security services, cleaning services, as well as
 prinsip, Bank menerapkan praktik bisnis yang inklusif     archiving and documentation services. In principle, the
 dengan memberikan kesempatan yang setara kepada           Bank applies inclusive business practices by providing
 seluruh mitra pemasok sepanjang memenuhi standar          equal opportunities to all supplier partners, provided
 dan kriteria yang ditetapkan, termasuk kualitas, harga,   that they meet the established standards and criteria,
 aspek keamanan, serta ketepatan waktu pengiriman          including quality, pricing, safety aspects, and timeliness
 atau penyelesaian pekerjaan. [GRI 3-3]                    of delivery or completion of work. [GRI 3-3]




Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth          PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Sustainability Report 2025        67
Page 68
     Untuk memperkuat prinsip transparansi, efisiensi,                          To strengthen the principles of transparency, efficiency,
     dan efektivitas, sekaligus mengurangi penggunaan                           and effectiveness, while also reducing paper usage,
     kertas, Bank melaksanakan pengadaan barang dan                             the Bank conducts the procurement of goods and
     jasa melalui sistem e-Procurement. Setiap calon mitra                      services through an e-Procurement system. Each
     pemasok diwajibkan melalui proses verifikasi yang                          prospective supplier partner is required to undergo
     mencakup kelengkapan administrasi, rekam jejak, serta                      a verification process that includes administrative
     nilai tambah yang dapat diberikan kepada Bank. Selain                      completeness, track record, and the added value that
     itu, Bank secara berkala melakukan evaluasi terhadap                       can be provided to the Bank. In addition, the Bank
     kinerja mitra pemasok sebagai dasar penentuan                              periodically evaluates the performance of supplier
     keberlanjutan kerja sama pada periode selanjutnya.                         partners as a basis for determining the continuation of
     [GRI 3-3]                                                                  cooperation in subsequent periods. [GRI 3-3]


      Tabel Pemasok Barang dan Jasa serta Nilai Kontrak Tahun 2023-2025
      Table of Goods and Services Suppliers and Contract Values for 2023–2025

                                                         Jumlah Pemasok                                      Nilai Kontrak (Rp Juta)
              Mitra Pemasok                             Number of Suppliers                                 Contract Value (Rp Million)
             Supplier Partners
                                                 2025            2024                2023               2025                 2024                2023
      Luar Negeri/Asing
                                                          -                 -                -                     -                    -                   -
      Foreign Suppliers

      Pemasok Lokal
                                                      500              445                  516           240.389                166.211            158.792
      Local Suppliers

      Jumlah
                                                      500              445                516            240.389                166.211            158.792
      Total


     Sesuai dengan tabel di atas, seluruh mitra pemasok                         As shown in the table above, all of the Bank’s supplier
     Bank (100%) pada tahun pelaporan merupakan                                 partners (100%) during the reporting year were
     pemasok lokal, konsisten dengan capaian pada                               local suppliers, consistent with the achievement
     tahun sebelumnya. Selain mendorong pemberdayaan                            in the previous year. In addition to promoting the
     pemasok di dalam negeri, kerja sama dengan pemasok                         empowerment of domestic suppliers, cooperation
     lokal juga mendukung upaya Bank dalam menurunkan                           with local suppliers also supports the Bank’s efforts to
     jejak karbon melalui pengurangan kebutuhan                                 reduce its carbon footprint by minimizing the need for
     transportasi jarak jauh, sehingga pelaksanaan                              long-distance transportation, thereby ensuring that
     pengadaan barang dan jasa memberikan dampak                                the procurement of goods and services generates
     positif bagi lingkungan.                                                   positive environmental impacts.




68     PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025
                                                                                                  Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
                                                                                                               Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth
Page 69
                                                                                                               Profil Perusahaan
                                                                                                                  Company Profile




 Perubahan Signifikan pada Organisasi dan
 Rantai Pasokan [GRI 2-6][OJK C.6]
 Significant Changes in the Organization and Supply Chain [GRI 2-6]
 [OJK C.6]


 Dalam rangka meningkatkan layanan bagi nasabah           In order to enhance services for customers, particularly
 terutama dalam melakukan transaksi, maka sepanjang       in conducting transactions, throughout 2025 the Bank
 tahun 2025 Bank telah melakukan pembukaan jaringan       opened new ATM networks at 1 (one) locations:
 ATM baru di 1 (satu) titik lokasi:
 1. ATM Off Premises Discovery Hotel SCBD                 1.   ATM Off Premises Discovery Hotel SCBD
    Tanggal Buka: 5 Desember 2025                              Opening Date: December 5, 2025
    Lobby Hotel Discovery SCBD                                 Discovery Hotel SCBD Lobby
    SCBD Lot 11, Jl. Jend. Sudirman Kav 52-53, Senayan,        SCBD Lot 11, Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53, Senayan,
    Kebayoran Baru, Jakarta Selatan 12190                      Kebayoran Baru, South Jakarta 12190

 Sepanjang tahun 2025 Bank telah melakukan                Throughout 2025, the Bank closed ATM networks at 5
 penutupan jaringan ATM di 5 (lima) titik lokasi:         (five) locations:
 1. ATM Off Premises Brastagi Tiara Supermarket           1. ATM Off Premises Brastagi Tiara Supermarket
    Tanggal Tutup: 14 April 2025                              Closing Date: April 14, 2025
    Jl. Cut Mutia No. 1 Madras Hulu Medan Polonia,            Jl. Cut Mutia No. 1, Madras Hulu, Medan Polonia,
    Medan Sumatra Utara-20152                                 Medan, North Sumatra 20152

 2. ATM On Premises Cabang Bitung                         2. ATM On Premises Bitung Branch
    Tanggal Tutup 28 Maret 2025                              Closing Date: March 28, 2025
    Jl. Ir Soekarno No. 78 Bitung Timur Bitung,              Jl. Ir. Soekarno No. 78, Bitung Timur Bitung,
    Sulawesi Utara 95522                                     North Sulawesi 95522

 3. ATM On Premises Mangga Dua Pasar Pagi                 3. ATM On Premises Mangga Dua Pasar Pagi
    Tanggal Tutup: 28 Mei 2025                               Closing Date: May 28, 2025
    Gedung Pusat Grosir Pasar Pagi Mangga Dua                Gedung Pusat Grosir Pasar Pagi Mangga Dua,
    Lt. 3 Blok D No. 1A                                      3rd Floor, Blok D No. 1A
    Jl. Arteri Mangga Dua Raya Jakarta Utara 14430           Jl. Arteri Mangga Dua Raya, North Jakarta 14430

 4. ATM On Premises Subang Cibogo (2 Unit ATM)            4. ATM On Premises Subang Cibogo (2 ATM units)
    Tanggal Tutup: 30 Juni 2025                              Closing Date: June 30, 2025
    Perumahan Subang Green City, Ruko Entrance No. 1-2       Subang      Green      City   Housing     Complex,
    Jl. Raya Cinangsi Cibogo, Subang Jawa Barat 41285        Entrance Shophouse No. 1-2
                                                             Jl. Raya Cinangsi, Cibogo, Subang, West Java 41285

 5. ATM Off Premises Metro Penthouse Bandung              5. ATM Off Premises Metro Penthouse Bandung
    Tanggal Tutup: 25 Oktober 2025                           Closing Date: October 25, 2025
    Jl. Soekarno Hatta No. 638 Sekejati, Buah Batu,          Jl. Soekarno Hatta No. 638, Sekejati, Buah Batu,
    Bandung Jawa Barat 40286                                 Bandung, West Java 40286




Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth         PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Sustainability Report 2025        69
Page 70
     Sepanjang tahun 2025 Bank telah melakukan Relokasi                    Throughout 2025, the Bank also relocated its ATM
     jaringan ATM di 1 (satu) titik lokasi:                                network at 1 (one) location:
     1. ATM Off Premises MOI-City Home                                     1. ATM Off Premises MOI – City Home
         Mall of Indonesia, Jakarta Utara DKI Jakarta 14240                   Mall of Indonesia, North Jakarta, DKI Jakarta 14240

        Relokasi ke:                                                          Relocated to:

        ATM Off Premises Gd Estate Management Gedung                          ATM Off Premises Estate Management Building
        Estate Management                                                     Estate Management Building,
        Jl. Pantai Indah Kapuk No 1 PIK Jakarta Tanggal                       Jl. Pantai Indah Kapuk No. 1, PIK, Jakarta
        Relokasi: 29 Oktober 2025                                             Relocation Date: October 29, 2025

     Sementara itu, pada rantai pasokan terjadi perubahan                  Meanwhile, within the supply chain, there was a
     dengan adanya penambahan jumlah pemasok barang                        change marked by an increase in the number of goods
     dan jasa yaitu dari 445 pemasok pada tahun 2024                       and services suppliers from 445 suppliers in 2024 to
     menjadi 500 pemasok pada tahun 2025, atau naik                        500 suppliers in 2025, representing an increase of
     sebesar 12,36%. Perubahan tersebut diikuti dengan                     12.36%. This change was accompanied by an increase
     kenaikan nilai kontrak dari Rp166.211 juta pada tahun                 in total contract value from IDR166,211 million in 2024
     2024 menjadi Rp240.389 juta pada tahun 2025.                          to IDR240,389 million in 2025. The increase in contract
     Bertambahnya nilai kontrak      memengaruhi upaya                     value contributed to the achievement of the Bank’s
     pencapaian target dan kinerja Bank tahun 2025.                        2025 performance targets and overall performance.



     Inisiatif Eksternal                                                   External Initiatives
     Bank senantiasa menjunjung tinggi standar mutu dan                    The Bank consistently upholds high standards of quality
     kualitas layanan dengan menyediakan produk dan                        and service excellence by providing competitive
     jasa yang kompetitif serta sesuai dengan ketentuan                    products and services in compliance with applicable
     peraturan perundang-undangan yang berlaku. Untuk                      laws and regulations. To strengthen this commitment,
     memperkuat komitmen tersebut, Bank mengadopsi                         the Bank adopts and supports various principles
     dan mendukung berbagai prinsip serta inisiatif yang                   and initiatives developed by external organizations
     dikembangkan oleh organisasi atau lembaga eksternal,                  or institutions, both in the form of certifications and
     baik dalam bentuk sertifikasi maupun penerapan                        the application of standards in specific areas that are
     standar pada bidang-bidang tertentu yang diakui                       recognized nationally and internationally.
     secara nasional dan internasional.

     Berkaitan dengan komitmen tersebut, Bank telah                        In line with this commitment, the Bank has implemented
     melaksanakan     konsep    keuangan   berkelanjutan                   the concept of Sustainable Finance (SF), and has been
     (Sustainable Finance/SF) sehingga terpilih sebagai                    selected as one of the First Movers on Sustainable
     salah satu First Movers Sustainable Banking oleh                      Banking by the Financial Services Authority. As part
     Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Sebagai bentuk                          of its communication with stakeholders regarding
     komunikasi dengan pemangku kepentingan terkait                        sustainability performance, the Bank has adopted
     kinerja keberlanjutan, Bank mengadopsi pedoman                        the GRI Standards, the Sustainability Accounting
     Standar GRI, Sustainability Accounting Standards                      Standards Board (SASB) framework, the Financial
     Board (SASB), Peraturan Otoritas Jasa Keuangan                        Services Authority Regulation No. 51/POJK.03/2017 on
     (POJK) 51/POJK.03/2017 tentang Penerapan Keuangan                     the Implementation of Sustainable Finance for Financial
     Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa Keuangan, Emiten,                     Services Institutions, Issuers, and Public Companies,
     dan Perusahaan Publik, serta Pedoman Teknis bagi                      as well as the Technical Guidelines for Banks related to
     Bank Terkait Implementasi POJK 51/POJK.03/2017.                       the implementation of POJK 51/POJK.03/2017.




70    PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025
                                                                                         Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
                                                                                                      Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth
Page 71
                                                                                                                       Profil Perusahaan
                                                                                                                          Company Profile




 Penerapan berbagai sertifikasi dan standar tersebut             The implementation of these certifications and
 telah menghasilkan pengakuan eksternal berupa                   standards has resulted in external recognition in the
 sejumlah apresiasi dan penghargaan. Daftar sertifikasi          form of various acknowledgements and awards. A list
 dan standar yang masih berlaku pada tahun 2025,                 of certifications and standards that remain valid in
 serta penghargaan yang diterima Bank, disajikan dalam           2025, as well as the awards received by the Bank, is
 tabel berikut:                                                  presented in the following table:

 Penghargaan dan Sertifikasi                                     Awards and Certifications




                                               Best Acquiring                                      Platinum Awards
                                               Digital Payment                                     Best Acquiring Bank
                                                                                                   (All Features)




  Bank Artha Graha Internasional meraih penghargaan              Bank Artha Graha Internasional received the PRIMA
  PRIMA Awards 2025 yang diadakan Infobank di                    Awards 2025, organized by Infobank and held in Bali
  Bali pada Oktober 2025, memenangkan kategori                   in October 2025, winning the Platinum Awards – Best
  Platinum Awards – Best Acquiring Bank (All Features)           Acquiring Bank (All Features) and Best Acquiring
  dan Best Acquiring Digital Payment, sebagai bagian             Digital Payment categories, as part of an appreciation
  dari apresiasi untuk kinerja transaksi digital terbaik         for the best digital transaction performance in the
  di Jaringan PRIMA periode Juli 2024–Juni 2025.                 PRIMA Network for the period from July 2024 to
  Penghargaan ini mencerminkan kontribusi Bank Artha             June 2025. This award reflects the contribution of
  Graha Internasional dalam mendukung sinergi dan                Bank Artha Graha Internasional in supporting synergy
  peningkatan kualitas transaksi di jaringan PRIMA.              and improving transaction quality within the PRIMA
                                                                 network.

  Detail Penghargaan                                        Award Details
  • Nama Acara: PRIMA Awards 2025.                          • Event Name: PRIMA Awards 2025
  • Waktu & Tempat: Kamis, 23 Oktober 2025, di The          • Time & Venue: Thursday, October 23, 2025, at The
     Mulia Resort, Nusa Dua, Bali.                            Mulia Resort, Nusa Dua, Bali
  • Penyelenggara: RINTIS bersama Biro Riset Infobank.      • Organizer: RINTIS in collaboration with Infobank
                                                              Research Bureau
  •    Dasar Penilaian: Riset “The Best Digital Transaction • Basis of Assessment: “The Best Digital Transaction
       2025” dengan data transaksi periode Juli 2024 –        2025” research using transaction data for the
       Juni 2025.                                             period July 2024 – June 2025

  Kategori yang Diraih Bank Artha Graha International: Awards Received by Bank Artha Graha International:
  • Platinum Awards – Best Acquiring Bank (All • Platinum Awards – Best Acquiring Bank (All
     Features).                                          Features)
  • Best Acquiring Digital Payment.                    • Best Acquiring Digital Payment




Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth                 PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Sustainability Report 2025        71
Page 72
                                              Lembaga yang Memberikan
                                                                                Bureau Veritas
                                              Certified by
                                              Mulai Berlaku
                                                                                16 April 2025
                                              Validity Period
                                              Masa Berlaku                      28 Mei 2025
                                              Validity Period                   May 28, 2025




     Sesuai dengan ketentuan dari ISO27001, di mana                        In accordance with the provisions of ISO 27001,
     semua lembaga pemilik Sertifikasi ISO27001 wajib                      which require all ISO 27001–certified organizations to
     melakukan audit surveillance setiap tahun, maka di                    undergo an annual surveillance audit, a surveillance
     tahun 2025 telah dilakukan audit surveillance dan                     audit was conducted in 2025 along with an upgrade
     upgrading ISO27001:2013 menjadi ISO27001:2022 oleh                    from ISO 27001:2013 to ISO 27001:2022. The audit
     Bureau Veritas sebagai otoritas yang mengeluarkan                     and certification upgrade were carried out by Bureau
     sertifikat ISO 27001:2022 Sistem Manajemen Keamanan                   Veritas as the certification body that issued the ISO
     Informasi Pada Pengelolaan Infrastruktur Core Banking                 27001:2022 Information Security Management System
     pada tanggal 16 April 2025.                                           certification for the management of Core Banking
                                                                           infrastructure on April 16, 2025.

     Audit surveillance ini untuk melakukan verifikasi dan                 This surveillance audit was conducted to verify and
     validasi bahwa semua proses kerja yang di lakukan                     validate that all work processes continue to comply
     masih sesuai dengan Kebijakan Prosedur yang sesuai                    with the established policies and procedures in
     dengan ketentuan ISO27001.                                            accordance with the requirements of ISO 27001.




     Keanggotaan Asosiasi [GRI 2-28]                                       Association Memberships [GRI 2-28]

     Bank berpartisipasi dalam berbagai asosiasi dan                       The Bank participates in various associations and
     organisasi yang memiliki kesamaan bidang usaha,                       organizations that share similar lines of business,
     khususnya di sektor perbankan. Keikutsertaan tersebut                 particularly within the banking sector. Such
     memungkinkan Bank untuk mengikuti perkembangan                        participation enables the Bank to stay informed of
     isu dan topik terkini di industri, sekaligus berperan                 the latest developments, issues, and topics in the
     aktif dalam menyampaikan pandangan dan masukan                        industry, while also playing an active role in conveying
     terhadap berbagai isu strategis yang relevan. Adapun                  perspectives and providing input on relevant strategic
     asosiasi dan organisasi yang diikuti Bank sepanjang                   issues. The associations and organizations in which
     tahun 2025 adalah sebagai berikut:                                    the Bank participated throughout 2025 are as follows:




72    PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025
                                                                                          Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
                                                                                                       Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth
Page 73
                                                                                                                              Profil Perusahaan
                                                                                                                                 Company Profile




                                                                                                   LAPS SJK (Lembaga Alternatif
                                                                                                   Penyelesaian Sengketa Sektor
                   ICSA                                 AEI (Asosiasi Emiten Indonesia)                   Jasa Keuangan)
      (Indonesia Corporate Secretary                       (Indonesian Public Listed                 (Financial Services Sector
               Association)                                Companies Association)                  Alternative Dispute Resolution
                                                                                                             Institution)




              Anggota Member                                  Anggota Member                              Anggota Member




                                                           FKDKP (Forum Komunikasi                      ASPI (Asosiasi Sistem
       PERBANAS (Perhimpunan Bank
                                                        Direktur Kepatuhan Perbankan)                  Pembayaran Indonesia)
                 Nasional)
                                                        (Banking Compliance Director                (Indonesian Payment System
        (National Bank Association)
                                                            Communication Forum)                            Association)




              Anggota Member                                  Anggota Member                              Anggota Member




                                                                                       FKDKOP
                                           IASC
                                                                              (Forum Komunikasi Direktur
                               (Indonesia Anti-Scam Centre)
                                                                                Operasional Perbankan)




                                      Anggota Member                               Anggota Member



 Selain keikutsertaan dalam asosiasi tersebut, Bank                      In addition to its participation in these associations,
 juga menjalin kerja sama dengan sejumlah lembaga                        the Bank also cooperates with several independent
 independen antara lain WWF Indonesia, International                     institutions,   including    WWF      Indonesia,    the
 Finance Corporation (IFC), USAID, dan Lembaga                           International Finance Corporation (IFC), USAID,
 Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI), dengan                         and the Indonesian Banking Development Institute
 tujuan meningkatkan kompetensi serta memperluas                         (Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia/LPPI),
 pengetahuan Bank dalam penerapan keuangan                               with the aim of enhancing the Bank’s capabilities and
 berkelanjutan.                                                          broadening its knowledge in the implementation of
                                                                         sustainable finance.

Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth                        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Sustainability Report 2025        73
Page 74
Tata Kelola
Keberlanjutan
Sustainable Governance
Page 75
06
Page 76
     Tata Kelola Keberlanjutan
     Sustainability Governance




     Komitmen Penerapan Tata Kelola                                        Commitment                      to         Governance
                                                                           Implementation
     Penerapan tata kelola perusahaan yang baik (Good                      The implementation of Good Corporate Governance
     Corporate Governance/GCG) menjadi landasan                            (GCG) serves as the primary foundation for the
     utama Bank dalam menjalankan operasional serta                        Bank in conducting its operations and decision-
     proses pengambilan keputusan. Dalam menjalankan                       making processes. In carrying out its sustainability
     komitmen keberlanjutan, Bank mengintegrasikan                         commitment, the Bank integrates Environmental, Social,
     aspek Environmental, Social, and Governance (ESG)                     and Governance (ESG) aspects comprehensively into
     ke dalam strategi bisnis secara menyeluruh. Langkah                   its business strategy. This step is intended to create
     ini diarahkan untuk mewujudkan keseimbangan antara                    a balance between economic growth, improvement of
     pertumbuhan ekonomi, peningkatan kesejahteraan                        social welfare, and environmental preservation. Through
     sosial, dan pelestarian lingkungan hidup. Melalui                     the implementation of transparency, accountability,
     penerapan prinsip transparansi, akuntabilitas, serta                  and business ethics in every policy and action, the
     etika bisnis dalam setiap kebijakan dan tindakan, Bank                Bank continues to build a professional, resilient
     terus membangun institusi keuangan yang profesional,                  financial institution that is trusted by all stakeholders.
     tangguh, dan dipercaya oleh seluruh pemangku
     kepentingan.

     Komitmen tersebut diwujudkan Bank melalui                             The Bank realizes this commitment by strengthening
     penguatan berbagai kebijakan yang mendorong                           various policies that encourage efficient use of
     efisiensi penggunaan sumber daya, perlindungan hak                    resources, protection of labor rights, and the
     tenaga kerja, serta pengembangan inovasi berbasis                     development of technology-based environmentally
     teknologi ramah lingkungan. Selain itu, Bank menjalin                 friendly innovations. In addition, the Bank actively
     kolaborasi aktif dengan regulator, mitra usaha, dan                   collaborates with regulators, business partners,
     masyarakat guna memastikan setiap kebijakan dan                       and the community to ensure that every policy and
     inisiatif memberikan dampak positif yang berkelanjutan.               initiative delivers sustainable positive impacts. By
     Dengan melakukan evaluasi serta penyempurnaan tata                    conducting periodic evaluations and improvements to
     kelola secara berkala, Bank menjaga kemampuannya                      its governance practices, the Bank maintains its ability
     untuk adaptif terhadap dinamika global, menciptakan                   to adapt to global dynamics, create long-term value,
     nilai jangka panjang, serta menjalankan kegiatan usaha                and conduct business activities responsibly and with
     yang bertanggung jawab dan berdaya saing tinggi.                      strong competitiveness.


76    PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025
                                                                                         Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
                                                                                                      Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth
Page 77
                                                                                                                      Tata Kelola Keberlanjutan
                                                                                                                           Sustainable Governance




 Prinsip Tata Kelola Perusahaan                                         Principles of Corporate Governance

 Dalam memperkuat praktik governansi korporat,                          In strengthening its corporate governance practices,
 Bank mengacu pada pembaruan yang dilakukan oleh                        the Bank refers to the updates introduced by the
 Komite Nasional Kebijakan Governance (KNKG) melalui                    National Committee on Governance Policy (KNKG)
 penerbitan Pedoman Umum Governansi Korporat                            through the issuance of the Indonesian Corporate
 Indonesia (PUG-KI). Prinsip-prinsip yang terkandung                    Governance General Guidelines (PUG-KI). The
 di dalamnya berlandaskan empat pilar utama, yaitu                      principles contained in these guidelines are based
 Perilaku Beretika, Akuntabilitas, Transparansi, dan                    on 4 (four) main pillars, namely Ethical Conduct,
 Keberlanjutan. Keempat pilar tersebut pertama                          Accountability, Transparency, and Sustainability. These
 kali diperkenalkan dalam PUG-KI 2021 sebagai                           four pillars were first introduced in PUG-KI 2021 as a
 pengembangan dari nilai dasar TARIF (Transparansi,                     development of the core TARIF values (Transparency,
 Akuntabilitas, Responsibilitas, Independensi, dan                      Accountability, Responsibility, Independence, and
 Fairness) yang sebelumnya digunakan dalam PUG-KI                       Fairness) previously adopted in PUG-KI 2019. The
 2019. Adapun penjabaran lengkap mengenai empat                         detailed description of the four fundamental principles
 prinsip dasar dalam PUG-KI 2021 adalah sebagai                         in PUG-KI 2021 is as follows:
 berikut:


       Perilaku         Dalam melaksanakan kegiatannya, Bank senantiasa mengedepankan kejujuran, memperlakukan semua
       Beretika         pihak dengan hormat (respect), memenuhi komitmen, membangun serta menjaga nilai-nilai moral dan
                        kepercayaan secara konsisten. Bank memperhatikan kepentingan Pemegang Saham dan pemangku
                        kepentingan lainnya berdasarkan asas kewajaran dan kesetaraan (fairness) dan dikelola secara independen
                        sehingga masing-masing organ Bank tidak saling mendominasi dan tidak dapat diintervensi oleh pihak lain.

   Ethical Conduct      In carrying out its activities, the Bank consistently upholds honesty, treats all parties with respect, fulfills
                        its commitments, and continuously builds and maintains moral values and trust. The Bank gives due
                        consideration to the interests of Shareholders and other stakeholders based on the principles of fairness
                        and equality and is managed independently so that each organ of the Bank does not dominate one another
                        and cannot be intervened in by other parties.

    Akuntabilitas       Bank memiliki kebijakan terkait tugas dan tanggung jawab yang jelas dari setiap organ dan karyawan yang
                        diselaraskan dengan Visi, Misi, Nilai-Nilai Perusahaan (corporate values), dan strategi Bank. Guna memastikan
                        berjalannya prinsip ini, Bank juga melaksanakan pengawasan internal melalui sistem pengendalian internal
                        yang efektif melalui 3 (tiga) tahapan pengendalian (tahap pengendalian: lini pertama, lini kedua, dan lini
                        ketiga).

   Accountability       The Bank has policies governing the clear duties and responsibilities of each organ and employee, aligned
                        with the Bank’s Vision, Mission, Corporate Values, and strategy. To ensure the effective implementation
                        of this principle, the Bank also carries out internal oversight through an effective internal control system
                        based on three (3) lines of control (first line, second line, and third line).

    Transparansi        Bank mengungkapkan informasi terkait kinerja dan kegiatan pengelolaan perusahaan secara tepat waktu,
                        jelas, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan, serta mudah diakses oleh Pemangku Kepentingan sesuai
                        dengan haknya.

    Transparency        The Bank discloses information related to the Company’s performance and management activities in a
                        timely, clear, accurate, and accountable manner, and ensures that such information is easily accessible to
                        stakeholders in accordance with their rights.

   Keberlanjutan        Bank mematuhi peraturan perundang-undangan serta berkomitmen melaksanakan tanggung jawab
                        terhadap masyarakat dan lingkungan agar berkontribusi pada pembangunan berkelanjutan melalui
                        kerjasama dengan semua pemangku kepentingan terkait untuk meningkatkan kehidupan mereka dengan
                        cara yang selaras dengan kepentingan bisnis dan agenda pembangunan berkelanjutan.

    Sustainability      The Bank complies with prevailing laws and regulations and is committed to carrying out its responsibilities
                        toward society and the environment in order to contribute to sustainable development. This commitment
                        is implemented through collaboration with all relevant stakeholders to improve their quality of life in a
                        manner that is aligned with the Bank’s business interests and the sustainable development agenda.




Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth                       PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Sustainability Report 2025          77
Page 78
     Struktur Tata Kelola Perusahaan [GRI 2-9]                             Corporate Governance Structure [GRI 2-9]

     Sebagai wujud komitmen terhadap tata kelola yang                      As part of its commitment to effective governance, the
     efektif, Bank menerapkan struktur organisasi yang                     Bank implements an organizational structure designed
     dirancang untuk menjamin efektivitas pengambilan                      to ensure effective decision-making, transparency,
     keputusan, transparansi, serta akuntabilitas di                       and accountability across all levels of the organization.
     seluruh jenjang organisasi. Struktur ini mencerminkan                 This structure reflects the Bank’s commitment to
     kesungguhan Bank dalam menjalankan kegiatan usaha                     conducting its business activities professionally,
     secara profesional, bertanggung jawab, serta selaras                  responsibly, and in alignment with regulatory
     dengan regulasi dan prinsip keberlanjutan.                            requirements and sustainability principles.

     Landasan hukum yang digunakan merujuk pada                            The legal foundation refers to Law of the Republic of
     Undang-Undang Republik Indonesia No. 40 Tahun 2007                    Indonesia No. 40 of 2007 concerning Limited Liability
     tentang Perseroan Terbatas beserta perubahannya,                      Companies and its amendments, including Law No.
     termasuk Undang-Undang No. 11 Tahun 2020 tentang                      11 of 2020 concerning Job Creation and Law No. 6
     Cipta Kerja dan Undang-Undang No. 6 Tahun 2023                        of 2023 concerning the Stipulation of Government
     tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti                      Regulation in Lieu of Law No. 2 of 2022 on Job Creation
     Undang-Undang No. 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja                    as Law. These regulations stipulate that the corporate
     menjadi Undang-Undang. Dalam regulasi tersebut                        organs consist of the General Meeting of Shareholders
     disebutkan bahwa organ Perseroan terdiri atas Rapat                   (GMS), the Board of Commissioners, and the Board of
     Umum Pemegang Saham (RUPS), Dewan Komisaris, dan                      Directors.
     Direksi.

     Sesuai Anggaran Dasar, sistem kepengurusan Bank                       In accordance with the Articles of Association, the
     menganut sistem dua badan (two tier system)                           Bank adopts a two-tier governance system consisting
     yakni Dewan Komisaris dan Direksi yang memiliki                       of the Board of Commissioners and the Board of
     kewenangan serta tanggung jawab yang jelas sesuai                     Directors, each having clearly defined authorities and
     fungsi masing-masing sebagaimana diatur dalam                         responsibilities in accordance with their respective
     Anggaran Dasar dan peraturan perundang-undangan.                      functions as regulated in the Articles of Association
     Di lingkungan Bank, Direksi juga berperan sebagai                     and prevailing laws and regulations. Within the Bank,
     eksekutif senior yang dipilih langsung oleh pemegang                  the Board of Directors also serves as senior executives
     saham dan bertanggung jawab penuh atas pengelolaan                    who are directly appointed by the shareholders and
     perusahaan secara keseluruhan. [GRI 2-11]                             hold full responsibility for the overall management of
                                                                           the Company. [GRI 2-11]

     Untuk memperkuat fungsi pengawasan, Dewan                             To strengthen the supervisory function, the Board of
     Komisaris memperoleh dukungan dari sejumlah komite                    Commissioners is supported by several independent
     independen yang bertugas memberikan rekomendasi                       committees    tasked   with    providing    in-depth
     dan evaluasi secara mendalam. Komite tersebut                         recommendations and evaluations. These committees
     meliputi Komite Audit, Komite Pemantau Risiko, serta                  include the Audit Committee, the Risk Monitoring
     Komite Remunerasi dan Nominasi, yang berperan                         Committee, and the Remuneration and Nomination
     dalam memastikan kepatuhan terhadap regulasi serta                    Committee, which play an important role in ensuring
     implementasi tata kelola yang baik.                                   regulatory compliance and the implementation of
                                                                           good governance practices.




78    PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025
                                                                                         Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
                                                                                                      Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth
Page 79
                                                                                                                                                                                                     Tata Kelola Keberlanjutan
                                                                                                                                                                                                          Sustainable Governance




 Di sisi lain, Direksi didukung oleh berbagai komite                                                                   Meanwhile, the Board of Directors is supported
 strategis yang berfokus pada pengelolaan risiko,                                                                      by various strategic committees that focus on
 perencanaan keuangan, serta pengembangan sumber                                                                       risk management, financial planning, as well as the
 daya manusia dan teknologi. Komite-komite tersebut                                                                    development of human resources and technology.
 adalah Komite Kredit, ALCO (Asset and Liability                                                                       These committees include the Credit Committee,
 Committee), Komite Manajemen Risiko, Komite                                                                           ALCO (Asset and Liability Committee), Risk
 Pengarah Teknologi Informasi, Komite Human Capital,                                                                   Management Committee, Information Technology
 Komite Kebijakan Perkreditan, dan Komite Produk,                                                                      Steering Committee, Human Capital Committee, Credit
 yang bertujuan mengoptimalkan proses pengambilan                                                                      Policy Committee, and Product Committee, which aim
 keputusan dan menjaga efisiensi operasional di seluruh                                                                to optimize the decision-making process and maintain
 lini bisnis. [GRI 2-9]                                                                                                operational efficiency across all business lines. [GRI 2-9]


                                                                              Struktur Tata Kelola Perusahaan
                                                                              Corporate Governance Structure


                                                                                                                RUPS
                                                                                                                  GMS




                                                Dewan Komisaris                                                                                                    Direksi
                                                 Board of Commissioners                                                                                       Board of Directors




                                                                                                                  Komite Remunerasi dan
                             Komite Audit                              Komite Pemantau Risiko
                              Audit Committee                              Risk Monitoring Committee
                                                                                                                        Nominasi
                                                                                                               Remuneration and Nomination Committee




                                                                                                        Komite Pengarah
                                                                      Komite Manajemen                                                        Komite Human                Komite Kebijakan
         Komite Kredit                Komite ALCO                                                      Teknologi Informasi                                                                               Komite Produk
          Credit Committee             ALCO Committee
                                                                            Risiko                                                               Capital                    Perkreditan
                                                                                                        Information Technology                                                                           Product Committee
                                                                      Risk Management Committee                                          Human Capital Committee           Credit Policy Committee
                                                                                                         Steering Committee




                             Infrastruktur:
                             Infracstructure:


                               Peraturan Perusahaan, Kode Etik, Kebijakan dan Prosedur                                           Organ Utama                Organ Pendukung
                                                                                                                                 Main Organ                 Supporting Organ
                                     Company Regulations, Code of Conduct, Policies, and Procedures




 Rapat Umum Pemegang Saham [IDX G-08]                                                                                  General Meeting of Shareholders [IDX G-08]
 Sebagai organ tertinggi dalam struktur tata kelola,                                                                   As the highest organ within the governance structure,
 Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) memegang                                                                             the General Meeting of Shareholders (GMS) holds
 kewenangan strategis dalam menentukan arah                                                                            strategic authority in determining the Company’s
 kebijakan perusahaan. Forum ini menjadi wadah bagi                                                                    policy direction. This forum serves as a platform for
 para pemegang saham untuk menetapkan keputusan                                                                        shareholders to make key decisions, including the
 penting, termasuk persetujuan laporan keuangan,                                                                       approval of financial statements, dividend distribution,
 pembagian dividen, pengangkatan dan pemberhentian                                                                     appointment and dismissal of members of the Board of
 anggota Dewan Komisaris serta Direksi, serta kebijakan                                                                Commissioners and the Board of Directors, as well as
 strategis lainnya yang berdampak signifikan terhadap                                                                  other strategic policies that have a significant impact
 operasional dan pertumbuhan Bank.                                                                                     on the Bank’s operations and growth.




Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth                                                                       PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Sustainability Report 2025                                         79
Page 80
     Dalam praktiknya, Bank menyelenggarakan dua jenis                     In practice, the Bank conducts two types of GMS,
     RUPS yaitu RUPS Tahunan yang dilaksanakan sekali                      namely the Annual GMS, which is held once a year to
     dalam setahun untuk membahas kinerja keuangan                         discuss financial and operational performance, and
     dan operasional, serta RUPS Luar Biasa yang dapat                     the Extraordinary GMS, which may be convened at any
     diadakan sewaktu-waktu apabila terdapat keputusan                     time should there be important decisions requiring
     penting yang membutuhkan persetujuan pemegang                         shareholder approval outside the agenda of the Annual
     saham di luar agenda RUPS Tahunan. Setiap                             GMS. Each GMS is conducted in accordance with
     pelaksanaan RUPS dilakukan sesuai dengan ketentuan                    the prevailing laws and regulations while upholding
     peraturan perundang-undangan yang berlaku dengan                      the principles of transparency and fairness, and
     menjunjung tinggi prinsip transparansi dan keadilan,                  ensuring that the decisions taken are aligned with
     serta memastikan keputusan yang diambil selaras                       the interests of shareholders and other stakeholders.
     dengan kepentingan pemegang saham dan pemangku                        Further information regarding the implementation and
     kepentingan lainnya. Informasi mengenai pelaksanaan                   outcomes of the GMS is presented in the Bank’s 2025
     dan hasil RUPS selengkapnya disampaikan dalam                         Annual Report in the Corporate Governance chapter.
     Laporan Tahunan Bank Tahun 2025 pada Bab Tata
     Kelola Perusahaan.

     Dewan Komisaris                                                       Board of Commissioners
     Peran pengawasan terhadap jalannya operasional Bank                   The supervisory role over the Bank’s operations is
     dijalankan secara efektif oleh Dewan Komisaris sesuai                 carried out effectively by the Board of Commissioners
     dengan prinsip Good Corporate Governance (GCG)                        in accordance with the principles of Good Corporate
     dan ketentuan regulasi yang berlaku. Dalam struktur                   Governance (GCG) and applicable regulatory
     tata kelola perusahaan, Dewan Komisaris bertanggung                   provisions. Within the corporate governance structure,
     jawab memberikan arahan strategis, melakukan                          the Board of Commissioners is responsible for providing
     evaluasi atas kinerja Direksi, serta memastikan bahwa                 strategic direction, evaluating the performance of the
     kebijakan yang diterapkan senantiasa selaras dengan                   Board of Directors, and ensuring that the policies
     kepentingan pemegang saham dan pemangku                               implemented remain aligned with the interests of
     kepentingan lainnya.                                                  shareholders and other stakeholders.

     Untuk menunjang pelaksanaan fungsi tersebut, Dewan                    To support the implementation of these functions,
     Komisaris didukung sejumlah komite yaitu Komite Audit,                the Board of Commissioners is assisted by several
     Komite Pemantau Risiko, serta Komite Remunerasi dan                   committees, namely the Audit Committee, the
     Nominasi. Keberadaan komite-komite ini berkontribusi                  Risk Monitoring Committee, and the Remuneration
     dalam meningkatkan efektivitas pengawasan serta                       and Nomination Committee. The presence of
     memperkuat proses mitigasi risiko secara menyeluruh.                  these committees contributes to enhancing the
                                                                           effectiveness of supervision and strengthening the
                                                                           overall risk mitigation process.




80    PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025
                                                                                         Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
                                                                                                      Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth
Page 81
                                                                                                       Tata Kelola Keberlanjutan
                                                                                                            Sustainable Governance




 Tugas dan Tanggung Jawab Dewan Komisaris                Duties and Responsibilities of the Board of
 [GRI 2-12, 2-13]                                        Commissioners [GRI 2-12, 2-13]
 Berdasarkan Pedoman Dewan Komisaris, tugas dan          Based on the Board of Commissioners Charter,
 tanggung jawab Dewan Komisaris adalah sebagai           the duties and responsibilities of the Board of
 berikut:                                                Commissioners are as follows:

 1.   Dewan Komisaris bertugas melakukan pengawasan      1.   The Board of Commissioners is responsible for
      dan bertanggung jawab atas pengawasan terhadap          supervising and overseeing the policies of the
      kebijakan Direksi, jalannya pengurusan pada             Board of Directors, the overall management of
      umumnya baik mengenai Perseroan maupun usaha            the Company, including the Company’s business
      Perseroan dan memberikan nasihat kepada Direksi.        activities, and for providing advice to the Board of
                                                              Directors.
 2. Dalam kondisi tertentu, Dewan Komisaris wajib        2.   Under certain circumstances, the Board of
    menyelenggarakan RUPS tahunan dan RUPS lainnya            Commissioners is required to convene the Annual
    sesuai dengan kewenangannya sebagaimana                   General Meeting of Shareholders (AGMS) and
    diatur dalam peraturan perundang-undangan dan             other General Meetings of Shareholders (GMS) in
    anggaran dasar.                                           accordance with its authority as stipulated in the
                                                              prevailing laws and regulations and the Articles of
                                                              Association.
 3. Dewan Komisaris wajib melaksanakan tugas,            3.   The Board of Commissioners must carry out its
    wewenang, dan tanggung jawab dengan itikad baik           duties, authorities, and responsibilities in good faith
    dan dengan prinsip kehati-hatian.                         and in accordance with the prudential principle.
 4. Direksi wajib untuk memberikan penjelasan tentang    4.   The Board of Directors is required to provide
    segala hal yang berkenaan dengan Perseroan yang           explanations regarding all matters related to the
    ditanyakan oleh anggota Dewan Komisaris untuk             Company when requested by members of the
    melaksanakan tugas mereka.                                Board of Commissioners in order to enable them to
                                                              perform their duties.
 5. Dalam melakukan pengawasan, Dewan Komisaris          5.   In conducting its supervisory function, the Board
    wajib mengarahkan, memantau, dan mengevaluasi             of Commissioners must direct, monitor, and
    pelaksanaan tata kelola, manajemen risiko, dan            evaluate the implementation of governance, risk
    kepatuhan secara terintegrasi serta kebijakan             management, and compliance on an integrated
    strategis Bank, sesuai dengan ketentuan peraturan         basis, as well as the Bank’s strategic policies, in
    perundang-undangan, anggaran dasar, dan/atau              accordance with the prevailing laws and regulations,
    keputusan RUPS.                                           the Articles of Association, and/or resolutions of
                                                              the GMS.
 6. Dewan Komisaris menerima dan melaksanakan            6.   The Board of Commissioners receives and
    kewenangan yang diserahkan dan/atau diberikan             exercises the authorities assigned and/or granted
    kepada Dewan Komisaris sesuai dengan ketentuan            to it in accordance with the prevailing laws and
    peraturan perundang-undangan, anggaran dasar,             regulations, the Articles of Association, and/or
    dan/atau keputusan RUPS.                                  resolutions of the GMS.
 7. Dewan Komisaris dapat melaksanakan tugas dan         7.   The Board of Commissioners may also carry out
    kewenangan pengawasan lain.                               other supervisory duties and authorities.
 8. Dalam melaksanakan pengawasan, Dewan Komisaris       8.   In performing its supervisory duties, the Board of
    dilarang ikut serta dalam pengambilan keputusan           Commissioners is prohibited from participating in
    kegiatan operasional Bank, kecuali:                       decision-making related to the Bank’s operational
                                                              activities, except in the following circumstances:
      a. Penyediaan dana kepada pihak terkait sesuai          a. Provision of funds to related parties in
         dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan                  accordance with Financial Services Authority
         mengenai    batas   maksimum    pemberian                regulations concerning the legal lending limit
         kredit dan penyediaan dana besar bagi bank               and large exposures for commercial banks
         umum dan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan                and Financial Services Authority regulations
         mengenai batas maksimum penyaluran dana                  concerning the maximum distribution of funds
         dan penyaluran dana besar bagi bank umum                 and large exposures for Islamic commercial
         syariah.                                                 banks.

Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Sustainability Report 2025          81
Page 82
         b. Hal lain yang ditetapkan dalam Anggaran Dasar                     b. Other matters stipulated in the Bank’s Articles
             Bank atau peraturan ketentuan perundang-                            of Association or prevailing laws and regulations.
             undangan.
     9. Pengambilan keputusan kegiatan operasional Bank                    9. Any operational decision-making carried out
         oleh Dewan Komisaris sebagaimana dimaksud                             by the Board of Commissioners as referred to in
         pada poin 8 (delapan) merupakan bagian dari                           point 8 (eight) constitutes part of the Board of
         tugas pengawasan oleh Dewan Komisaris sehingga                        Commissioners’ supervisory duties and therefore
         tidak meniadakan tanggung jawab Direksi atas                          does not eliminate the responsibility of the Board
         pelaksanaan kepengurusan Bank.                                        of Directors for the management of the Bank.
     10. Dewan Komisaris wajib melakukan pengawasan                        10. The Board of Commissioners is required to oversee
         terhadap tindak lanjut Direksi atas temuan audit                      the follow-up actions taken by the Board of
         atau pemeriksaan dan rekomendasi dari satuan                          Directors regarding audit findings or examinations
         kerja audit intern Bank, auditor ekstern, hasil                       and recommendations from the Bank’s internal
         pengawasan Otoritas Jasa Keuangan, dan/atau hasil                     audit unit, external auditors, the supervisory
         pengawasan otoritas dan lembaga lain.                                 results of the Financial Services Authority, and/
                                                                               or supervisory results from other authorities and
                                                                               institutions.
     11. Dewan Komisaris wajib melaporkan kepada Otoritas                  11. The Board of Commissioners must report to the
         Jasa Keuangan paling lama 5 (lima) hari sejak                         Financial Services Authority within a maximum of 5
         ditemukan:                                                            (five) days from the discovery of:
         a. Pelanggaran ketentuan peraturan perundang-                         a. Violations of prevailing laws and regulations in
             undangan di bidang keuangan, perbankan, dan                           the financial, banking, and other sectors related
             yang terkait dengan kegiatan usaha Bank; dan/                         to the Bank’s business activities; and/or
             atau
         b. Keadaan atau perkiraan keadaan yang dapat                          b. Conditions or potential conditions that may
             membahayakan kelangsungan usaha Bank.                                 endanger the Bank’s business continuity.
     12. Dewan Komisaris wajib memiliki pedoman dan                        12. The Board of Commissioners must have a charter
         tata tertib kerja yang bersifat mengikat bagi setiap                  and work procedures that are binding on each
         anggota Dewan Komisaris.                                              member of the Board of Commissioners.
     13. Pedoman dan tata tertib kerja paling sedikit wajib                13. At a minimum, the charter and work procedures
         mencantumkan:                                                         must include:
         a. Tugas, tanggung jawab, dan wewenang Dewan                          a. Duties, responsibilities, and authorities of the
             Komisaris;                                                            Board of Commissioners;
         b. Pengaturan       kewenangan     dan     prosedur                   b. Regulations regarding the authority and
             keputusan Dewan Komisaris;                                            decision-making procedures of the Board of
                                                                                   Commissioners;
        c. Pengaturan etika kerja Dewan Komisaris;                             c. Regulations     concerning    the    Board    of
                                                                                   Commissioners’ code of conduct;
        d. Pengaturan rapat Dewan Komisaris;                                   d. Regulations concerning meetings of the Board
                                                                                   of Commissioners;
        e. Larangan terhadap Dewan Komisaris;                                  e. Prohibitions applicable to the Board of
                                                                                   Commissioners;
        f. Evaluasi terhadap Dewan Komisaris; dan                              f. Evaluation of the Board of Commissioners; and
        g. Pola hubungan kerja Dewan Komisaris dan                             g. Working relationship patterns between the
           Direksi.                                                                Board of Commissioners and the Board of
                                                                                   Directors.
     14. Dewan Komisaris dengan suara terbanyak,                           14. By majority vote, the Board of Commissioners has
         setiap waktu berhak memberhentikan untuk                              the authority at any time to temporarily suspend
         sementara seorang atau lebih anggota Direksi                          one or more members of the Board of Directors
         dari jabatannya, apabila anggota Direksi tersebut                     from their positions if such members act contrary
         bertindak bertentangan dengan Anggaran Dasar                          to the Articles of Association and prevailing laws
         dan peraturan perundang-undangan yang berlaku                         and regulations, harm the objectives and purposes
         atau merugikan maksud dan tujuan Perseroan atau                       of the Company, or neglect their duties.
         melalaikan kewajibannya.


82    PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025
                                                                                         Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
                                                                                                      Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth
Page 83
                                                                                                        Tata Kelola Keberlanjutan
                                                                                                             Sustainable Governance




 15. Pemberhentian sementara itu wajib diberitahukan      15. Such temporary suspension must be notified in
     secara tertulis kepada yang bersangkutan, disertai       writing to the relevant individual, accompanied by
     alasannya.                                               the reasons for the suspension.
 16. Dalam jangka waktu 90 (sembilan puluh) hari          16. Within 90 (ninety) days from the date of the
     setelah tanggal pemberhentian sementara itu,             temporary suspension, the Board of Commissioners
     Dewan Komisaris wajib untuk menyelenggarakan             must convene a GMS to revoke or confirm the
     RUPS     untuk    mencabut    atau   menguatkan          temporary suspension, while the suspended
     pemberhentian sementara tersebut, sedangkan              member of the Board of Directors must be given
     anggota Direksi yang diberhentikan sementara itu         the opportunity to attend the meeting to present
     diberi kesempatan untuk hadir guna membela diri.         their defense.
     Dalam hal RUPS tidak dapat mengambil keputusan           If the GMS fails to reach a decision or if the GMS
     atau setelah lewatnya jangka waktu 90 (sembilan          is not convened within the 90 (ninety) day period,
     puluh) hari tersebut RUPS tidak diselenggarakan,         the temporary suspension shall become null and
     maka perberhentian sementara tersebut menjadi            void.
     batal.
 17. Dewan Komisaris wajib menyediakan waktu untuk        17. The Board of Commissioners must allocate
     melaksanakan tugas dan tanggung jawab secara             sufficient time to carry out its duties and
     optimal sesuai dengan pedoman dan tata tertib            responsibilities optimally in accordance with the
     kerja.                                                   charter and work procedures.
 18. Dewan Komisaris wajib menjaga segala data dan        18. The Board of Commissioners must safeguard all
     informasi terkait Bank yang disampaikan oleh             data and information related to the Bank provided
     Direksi, dan sesuai dengan ketentuan peraturan           by the Board of Directors, in accordance with the
     perundang-undangan.                                      prevailing laws and regulations.

 Jumlah, Komposisi, dan Susunan Dewan                     Number and Composition of the Board of
 Komisaris Tahun 2025                                     Commissioners in 2025
 Komposisi Dewan Komisaris per 31 Desember                The composition of the Board of Commissioners as of
 2025 tetap sama dibandingkan tahun sebelumnya,           December 31, 2025 remained unchanged compared
 yakni terdiri dari lima orang anggota dengan satu        to the previous year, consisting of five members with
 orang menjabat sebagai Komisaris Utama. Dari             one serving as President Commissioner. Of the total
 total lima anggota tersebut, tiga orang merupakan        five members, three are Independent Commissioners,
 Komisaris Independen atau setara dengan 60% dari         representing 60% of the total members of the Board
 keseluruhan anggota Dewan Komisaris. Komposisi           of Commissioners. This composition complies with the
 ini telah memenuhi ketentuan Peraturan OJK No. 33/       requirements of OJK Regulation No. 33/POJK.04/2014
 POJK.04/2014 tentang Direksi dan Dewan Komisaris         concerning the Board of Directors and Board of
 Emiten atau Perusahaan Publik yang mensyaratkan          Commissioners of Issuers or Public Companies, which
 jumlah Komisaris Independen paling sedikit 30% dari      requires that at least 30% of the total members
 total anggota Dewan Komisaris. Dengan demikian,          of the Board of Commissioners be Independent
 susunan dan komposisi Dewan Komisaris hingga akhir       Commissioners. Accordingly, the structure and
 tahun pelaporan tidak mengalami perubahan. Adapun        composition of the Board of Commissioners at the end
 rincian lengkap dapat dilihat dalam Laporan Tahunan,     of the reporting year remained unchanged. Further
 tahun Buku 2025 pada bab Tata Kelola Perusahaan.         details can be found in the 2025 Annual Report, under
                                                          the Corporate Governance chapter.




Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth         PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Sustainability Report 2025          83
Page 84
     Direksi                                                               Board of Directors

     Direksi adalah organ Perseroan yang bertugas dan                      The Board of Directors is a corporate organ responsible
     bertanggung jawab secara kolektif untuk melakukan                     for the collective management of the Bank and the
     pengelolaan Bank serta melaksanakan GCG pada                          implementation of GCG at all levels of the organization.
     seluruh tingkatan atau jenjang organisasi. Direksi                    The Board of Directors holds full responsibility for
     bertanggung jawab penuh atas pengurusan Bank untuk                    managing the Bank in the best interest of and in
     kepentingan dan tujuan Bank sesuai dengan ketentuan                   alignment with the Bank’s objectives, in accordance
     Anggaran Dasar.                                                       with the provisions of the Articles of Association.

     Tugas dan Tanggung Jawab Direksi                                      Duties and Responsibilities of the Board of
                                                                           Directors
     Berdasarkan ketentuan dalam Pedoman dan Tata Tertib                   Referring to the Guidelines and Rules of Procedure of
     Kerja Direksi, berikut tugas dan tanggung jawab Direksi               the Board of Directors, the Board of Directors has the
     dalam mengelola Bank: [GRI 2-12]                                      following duties and responsibilities: [GRI 2-12]
     1. Direksi bertugas menjalankan dan bertanggung                       1. The Board of Directors is responsible for managing
        jawab atas pengurusan Bank untuk kepentingan                           and administering the Bank for the interest of the
        Bank sesuai dan dalam mencapai maksud dan                              Bank in accordance with, and in order to achieve,
        tujuan Bank. Tugas pokok Direksi adalah memimpin                       the aims and objectives of the Bank. The primary
        dan mengurus Bank sesuai dengan tujuan Bank,                           duties of the Board of Directors are to lead and
        serta menguasai, memelihara, dan mengurus                              manage the Bank in accordance with its objectives,
        kekayaan Bank.                                                         as well as to control, maintain, and manage the
                                                                               Bank’s assets.
     2. Direksi wajib melaksanakan tugas, wewenang, dan                    2. The Board of Directors is required to perform its
        tanggung jawab dengan itikad baik dan dengan                           duties, authorities, and responsibilities in good faith
        prinsip kehati-hatian.                                                 and in accordance with the prudential principle.
     3. Dalam menerapkan Tata Kelola yang baik pada                        3. In implementing good corporate governance, the
        Perseroan, Direksi paling sedikit wajib membentuk:                     Board of Directors is at least required to establish:
        a. satuan kerja audit intern;                                          a. an internal audit work unit;
        b. satuan kerja manajemen risiko;                                      b. a risk management work unit; and
        c. satuan kerja kepatuhan.                                             c. a compliance work unit.
     4. Direksi berwenang mewakili Bank sesuai dengan                      4. The Board of Directors is authorized to represent
        ketentuan      peraturan      perundang-undangan,                      the Bank in accordance with the prevailing laws
        anggaran dasar dan keputusan RUPS.                                     and regulations, the articles of association, and
                                                                               resolutions of the GMS.
     5. Setiap anggota Direksi wajib dengan itikad baik                    5. Each member of the Board of Directors is required
        dan penuh tanggung jawab menjalankan tugas                             to perform his or her duties and authorities in
        dan wewenangnya dengan prinsip kehati-hatian                           good faith and with full responsibility, applying the
        dan dengan mengindahkan peraturan perundang-                           prudential principle and complying with applicable
        undangan yang berlaku. Dalam rangka mendukung                          laws and regulations. To support the effective
        efektivitas pelaksanaan tugas dan tanggung                             implementation of its duties and responsibilities,
        jawabnya, Direksi dapat membentuk komite yang                          the Board of Directors may establish committees
        paling sedikit terdiri atas:                                           consisting at least of:
        a. Komite manajemen risiko;                                            a. a risk management committee;
        b. Komite kebijakan perkreditan atau pembiayaan;                       b. a credit or financing policy committee;
        c. Komite kredit atau pembiayaan; dan                                  c. a credit or financing committee; and
        d. Komite pengarah Teknologi Informasi.                                d. an information technology steering committee.

        dan berkewajiban melakukan evaluasi terhadap                          The Board of Directors is obliged to evaluate the
        kinerja komite tersebut setiap akhir tahun buku                       performance of such committees at the end of
        Bank, serta untuk mendukung pelaksanaan prinsip                       each financial year of the Bank. In order to support
        tata kelola perusahaan yang baik oleh Bank, Direksi                   the implementation of good corporate governance
        berkewajiban membentuk, serta berwenang untuk                         principles by the Bank, the Board of Directors



84    PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025
                                                                                          Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
                                                                                                       Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth
Page 85
                                                                                                           Tata Kelola Keberlanjutan
                                                                                                                Sustainable Governance




      mengangkat dan memberhentikan Sekretaris                   is also obliged to establish, and is authorized to
      Perusahaan atau susunan unit kerja Sekretaris              appoint and dismiss, the Corporate Secretary
      Perusahaan berikut pertanggungjawabnya.                    or the organizational structure of the Corporate
                                                                 Secretary unit along with its accountability.
 6. Pembagian tugas dan wewenang di antara para              6. The division of duties and authorities among
    anggota Direksi ditetapkan oleh Rapat Umum                   members of the Board of Directors is determined
    Pemegang Saham, dan dalam hal Rapat Umum                     by the General Meeting of Shareholders, and in the
    Pemegang Saham tidak menetapkan, pembagian                   event that the General Meeting of Shareholders
    tugas, dan wewenang anggota Direksi ditetapkan               does not determine such division, it shall be
    berdasarkan keputusan Direksi.                               determined based on a resolution of the Board of
                                                                 Directors.
 7. Mempertanggungjawabkan pelaksanaan tugas                 7. To be accountable for the implementation of its
    kepada Pemegang Saham melalui RUPS.                          duties to the Shareholders through the GMS..
 8. Memiliki pedoman dan tata tertib kerja yang bersifat     8. To have guidelines and rules of procedure that are
    mengikat bagi setiap anggota Direksi.                        binding on each member of the Board of Directors.
 9. Pedoman dan tata tertib kerja paling sedikit wajib       9. The guidelines and rules of conduct must at
    mencantumkan pengorganisasian Perseroan dan                  least include the Company’s organization and
    pembidangan tugas Direksi; tugas, tanggung jawab             division of duties of the Board of Directors; the
    dan wewenang Direksi; pengaturan kewenangan dan              duties, responsibilities, and authority of the Board;
    prosedur keputusan Direksi; pengaturan etika kerja           decision-making authority and procedures; work
    Direksi; pengaturan rapat Direksi; larangan terhadap         ethics; Board meetings; prohibitions; performance
    Direksi; evaluasi kinerja Direksi; pola hubungan kerja       evaluation;    and     the    working    relationship
    Direksi dan Dewan Komisaris.                                 between the Board of Directors and the Board of
                                                                 Commissioners.
 10. Direksi   bertanggung       jawab  penuh    dalam       10. The Board of Directors bears full responsibility in
     melaksanakan tugasnya yang ditujukan untuk                  carrying out its duties for the interest of the Bank
     kepentingan Bank dalam mencapai maksud dan                  in achieving its aims and objectives.
     tujuannya.
 11. Merumuskan dan bertanggung jawab atas                   11. To formulate and be responsible for the
     tercapainya visi, misi dan strategi jangka pendek,          achievement of the Company’s vision, mission,
     menegah dan jangka panjang perusahaan melalui               and short-term, medium-term, and long-term
     koordinasi kerja dan pemantauan kinerja dan                 strategies through work coordination as well as
     prestasi setiap unit kerja.                                 monitoring the performance and achievements of
                                                                 each work unit.
 12. Merumuskan arah kebijakan dan sasaran bidang            12. To formulate policy directions and targets in the
     kepatuhan dan manajemen risiko Bank dalam                   fields of compliance and risk management of the
     memenuhi seluruh peraturan Otoritas Jasa                    Bank in fulfilling all regulations of the Financial
     Keuangan dan peraturan perundang-undangan lain              Services Authority and other applicable laws and
     yang berlaku dalam rangka prinsip kehati-hatian.            regulations in accordance with the prudential
                                                                 principle.
 13. Direksi berhak mewakili Bank didalam dan diluar         13. The Board of Directors has the right to represent
     pengadilan tentang segala hal dan dalam segala              the Bank in and out of court in all matters and
     kejadian, dan berhak mengikat Bank dengan pihak             circumstances, and has the right to bind the Bank
     lain atau pihak lain dengan Bank serta menjalankan          with other parties or other parties with the Bank,
     segala tindakan baik yang mengenai pengurusan               and to carry out all actions related to management
     maupun mengenai pemilikan, akan tetapi dengan               and ownership, provided that, specifically for:
     ketentuan bahwa khusus:
     a. Mendirikan suatu usaha baru atau turut serta            a. establishing a new business or participating
         pada perusahaan lain baik di dalam maupun di              in another company, either domestically or
         luar negeri;                                              abroad;
     b. Menjual saham milik Bank pada perusahaan lain;          b. selling shares owned by the Bank in other
                                                                   companies;




Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth            PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Sustainability Report 2025          85
Page 86
        c. Membeli, menjual atau dengan cara lain                             c. purchasing, selling, or otherwise transferring
           melepaskan hak atas barang-barang tidak                               rights to immovable assets or companies; and
           bergerak atau perusahaan-perusahaan; dan
        d. Menyewakan, menjaminkan atau memberati                              d. leasing, pledging, or encumbering immovable
           barang-barang tidak bergerak milik Bank,                                assets owned by the Bank, such actions
           harus dengan persetujuan Dewan Komisaris,                               must obtain the approval of the Board of
           yang dalam pelaksanaannya terhadap pihak                                Commissioners. In their implementation
           ketiga surat akta yang bersangkutan cukup                               toward third parties, the relevant letter or deed
           ditandatangani oleh Komisaris Utama atau                                shall be sufficiently signed by the President
           Wakil Komisaris Utama bersama-sama dengan                               Commissioner or Vice President Commissioner
           1 (satu) anggota Dewan Komisaris yang ditunjuk                          jointly with 1 (one) member of the Board of
           berdasarkan Keputusan Dewan Komisaris.                                  Commissioners appointed based on a resolution
                                                                                   of the Board of Commissioners.
     14. Perbuatan hukum untuk mengalihkan, melepaskan                     14. For legal actions to transfer, release rights, or
         hak atau menjadikan jaminan utang yang merupakan                      provide security for debts amounting to more
         lebih dari 50% (lima puluh persen) jumlah kekayaan                    than 50% (fifty percent) of the total net assets
         bersih Bank baik dalam satu transaksi yang berdiri                    of the Bank, whether in a single transaction or in
         sendiri ataupun yang berkaitan satu sama lain,                        several related transactions, the Board of Directors
         Direksi harus mendapat persetujuan RUPS yang                          must obtain approval from the General Meeting
         dihadiri atau diwakili para pemegang saham yang                       of Shareholders attended or represented by
         memiliki paling sedikit 3/4 (tiga per empat) bagian                   shareholders holding at least 3/4 (three quarters)
         dari jumlah seluruh saham dengan hak suara hadir                      of the total shares with voting rights present at the
         dalam RUPS, dan keputusan disetujui oleh lebih dari                   GMS, and the resolution must be approved by more
         3/4 (tiga per empat) bagian dari jumlah seluruh                       than 3/4 (three quarters) of the total shares with
         saham dengan hak suara yang hadir dalam RUPS.                         voting rights present at the GMS.

        Apabila dalam RUPS pertama yang dimaksud                              If the quorum required at the first GMS as referred
        tersebut di atas kuorum kehadiran yang ditentukan                     to above is not achieved, a second GMS with the
        tidak tercapai, maka dapat diselenggarakan RUPS                       same agenda as the first GMS may be convened.
        kedua dengan acara yang sama seperti RUPS                             The second GMS must be attended or represented
        pertama. RUPS kedua tersebut harus dihadiri atau                      by shareholders holding at least 2/3 (two thirds)
        diwakili para pemegang saham yang memiliki paling                     of the total shares with valid voting rights, and the
        sedikit 2/3 (dua per tiga) bagian dari jumlah seluruh                 resolution must be approved by more than 3/4
        saham dengan hak suara yang sah, dan keputusan                        (three quarters) of the total shares with voting
        disetujui oleh lebih dari 3/4 (tiga per empat) bagian                 rights present at the second GMS.
        dari jumlah seluruh saham dengan hak suara yang
        hadir dalam RUPS kedua.

        Jikalau kuorum kehadiran dalam RUPS kedua                             If the quorum at the second GMS is also not
        tersebut juga tidak terpenuhi, maka RUPS ketiga                       achieved, a third GMS shall be valid and entitled
        sah dan berhak mengambil keputusan. Jika dihadiri                     to adopt resolutions if attended by shareholders
        oleh pemegang saham dari saham dengan hak                             holding shares with valid voting rights in accordance
        suara yang sah, dalam kuorum kehadiran yang                           with the attendance quorum determined by the
        ditetapkan oleh OJK, atas permohonan Bank.                            Financial Services Authority, upon the application
        Dalam pemanggilan RUPS ketiga menyebutkan                             of the Bank. The notice of the third GMS shall state
        bahwa RUPS kedua telah diselenggarakan dan tidak                      that the second GMS has been convened and failed
        mencapai kuorum kehadiran.                                            to meet the attendance quorum.




86    PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025
                                                                                         Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
                                                                                                      Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth
Page 87
                                                                                                          Tata Kelola Keberlanjutan
                                                                                                               Sustainable Governance




 15. Untuk menjalankan perbuatan hukum berupa               15. To carry out legal actions in the form of transactions
     transaksi yang memuat benturan kepentingan                 containing conflicts of interest between the
     antara kepentingan ekonomis pribadi anggota                personal economic interests of members of the
     Direksi, Dewan Komisaris atau Pemegang Saham,              Board of Directors, the Board of Commissioners,
     dengan kepentingan ekonomis Perseroan, Direksi             or Shareholders and the economic interests of
     memerlukan persetujuan RUPS.                               the Company, the Board of Directors must obtain
                                                                approval from the GMS..
 16. Direksi wajib menindaklanjuti temuan audit             16. The Board of Directors is required to follow up on
     atau pemeriksaan dan rekomendasi dari Satuan               audit or examination findings and recommendations
     Kerja Audit Intern (SKAI), auditor ekstern, hasil          from the Internal Audit Unit, external auditors,
     pengawasan Otoritas Jasa Keuangan dan/atau hasil           results of supervision by the Financial Services
     pengawasan otoritas lain.                                  Authority, and/or results of supervision by other
                                                                authorities.
 17. Direksi Wajib mempertanggungjawabkan pelaksanaan       17. The Board of Directors is required to be
     tugasnya kepada Pemegang Saham melalui Rapat               accountable for the implementation of its duties to
     Umum Pemegang Saham.                                       the Shareholders through the GMS.
 18. Direksi wajib mengelola Bank sesuai dengan             18. The Board of Directors is required to manage
     kewenangan      dan   tanggung   jawab    Direksi          the Bank in accordance with the authorities
     sebagaimana diatur dalam anggaran dasar dan                and responsibilities of the Board of Directors
     peraturan perundang-undangan.                              as stipulated in the articles of association and
                                                                prevailing laws and regulations.
 19. Direksi wajib menerapkan prinsip-prinsip Tata          19. The Board of Directors is required to implement the
     Kelola yang baik dalam setiap kegiatan usaha Bank          principles of good corporate governance in every
     pada seluruh tingkatan atau jenjang organisasi.            business activity of the Bank at all levels of the
                                                                organization.
 20. Direksi wajib mengungkapkan kepada pegawai             20. The Board of Directors is required to disclose to
     mengenai kebijakan Bank yang bersifat strategis di         employees the Bank’s strategic policies in the field
     bidang kepegawaian.                                        of human resources.
 21. Direksi    dilarang   menggunakan      penasihat       21. The Board of Directors is prohibited from using
     perorangan dan/atau jasa profesional sebagai               individual advisers and/or professional services as
     konsultan. Penggunaan penasihat perorangan dan/            consultants. The use of individual advisers and/or
     atau jasa profesional sebagai konsultan dapat              professional services as consultants may be carried
     dilakukan dalam hal memenuhi persyaratan:                  out provided that the following requirements are
                                                                met:
     a. Untuk proyek bersifat khusus;                           a. for projects of a special nature;
     b. Didasarkan pada kontrak kerja yang jelas; dan           b. based on a clear work contract; and
     c. Merupakan Pihak Independen dan memiliki                 c. the adviser or professional service provider is
         kualifikasi untuk mengerjakan proyek yang                  an Independent Party and has the qualifications
         bersifat khusus sebagaimana dimaksud dalam                 to carry out the special project as referred to
         huruf a.                                                   in letter a.
 22. Direksi wajib menyediakan data dan informasi yang      22. The Board of Directors is required to provide
     akurat, relevan, dan tepat waktu kepada Dewan              accurate, relevant, and timely data and information
     Komisaris.                                                 to the Board of Commissioners.
 23. Direksi wajib memiliki pedoman dan tata tertib kerja   23. The Board of Directors is required to have
     yang bersifat mengikat bagi setiap anggota Direksi.        guidelines and rules of procedure that are binding
     Pedoman dan tata tertib kerja paling sedikit wajib         on each member of the Board of Directors. Such
     mencantumkan:                                              guidelines and rules of procedure must at least
                                                                contain provisions on:
      a. Pengorganisasian Perseroan dan pembidangan             a. the organization of the Company and the
         tugas Direksi;                                             division of duties of the Board of Directors;




Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth           PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Sustainability Report 2025          87
Page 88
        b. Tugas, tanggungjawab dan wewenang Direksi;                          b. the duties, responsibilities, and authorities of
                                                                                  the Board of Directors;
        c. Pengaturan      kewenangan      dan             prosedur            c. arrangements regarding authority and decision-
           keputusan Direksi;                                                     making procedures of the Board of Directors;
        d. Pengaturan etika kerja Direksi;                                     d. work ethics of the Board of Directors;
        e. Pengaturan rapat Direksi;                                           e. meetings of the Board of Directors;
        f. Larangan terhadap Direksi;                                          f. prohibitions applicable to the Board of Directors;
        g. Evaluasi kinerja Direksi; dan                                       g. evaluation of the performance of the Board of
                                                                                  Directors; and
         h. Pola hubungan kerja Direksi dan Dewan                              h. the working relationship between the Board of
            Komisaris.                                                            Directors and the Board of Commissioners.
     24. Keputusan Direksi yang diambil sesuai dengan                      24. Decisions of the Board of Directors taken in
         pedoman dan tata tertib kerja mengikat dan                            accordance with the guidelines and rules of
         menjadi tanggung jawab seluruh anggota Direksi.                       procedure are binding and constitute the
                                                                               responsibility of all members of the Board of
                                                                               Directors.

     Jumlah, Komposisi, dan Susunan Direksi Tahun                          Number and Composition of the Board of
     2025                                                                  Directors in 2025
     Per 31 Desember 2025, jumlah anggota Direksi                          As of December 31, 2025, the number of members
     mengalami perubahan dibandingkan tahun sebelumnya,                    of the Board of Directors increased compared to the
     yaitu menjadi 6 (enam) orang dari sebelumnya sebanyak                 previous year to 6 (six) members from previously 5
     5 (lima) orang dengan satu orang menjabat sebagai                     (five) members, with one serving as President Director.
     Direktur Utama. Susunan tersebut telah memenuhi                       This structure complies with the provisions of OJK
     ketentuan Peraturan OJK No. 33/POJK.04/2014 yang                      Regulation No. 33/POJK.04/2014, which stipulates that
     mengatur bahwa Direksi Emiten atau Perusahaan Publik                  the Board of Directors of an Issuer or Public Company
     paling sedikit terdiri dari dua orang anggota, dengan                 must consist of at least two members, one of whom
     satu di antaranya ditetapkan sebagai Direktur Utama                   shall be appointed as President Director. With these
     atau Presiden Direktur. Dengan terpenuhinya ketentuan                 requirements fulfilled, the composition of the Board
     tersebut, komposisi Direksi dinyatakan sesuai regulasi                of Directors is deemed compliant with the regulation
     dan tidak mengalami perubahan sepanjang periode                       and did not undergo any changes during the reporting
     pelaporan. Adapun rincian lengkap dapat dilihat dalam                 period. Further details can be found in the 2025 Annual
     Laporan Tahunan, tahun Buku 2025 pada bab Tata                        Report under the Corporate Governance chapter.
     Kelola Perusahaan.




88    PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025
                                                                                         Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
                                                                                                      Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth
Page 89
                                                                                                                             Tata Kelola Keberlanjutan
                                                                                                                                  Sustainable Governance




   Keberagaman Manajemen dan Independensi [IDX G-01]
   Management Diversity and Independence [IDX G-01]

                                                                                                                      Jumlah Pihak
                                                        Laki-laki                      Perempuan                       Independen
          Tipe Manajemen                                  Male                           Female                    Number of Independent
            Perusahaan                                                                                                    Parties
              Position
                                               2025                2024           2025               2024             2025               2024

   Komisaris
                                                          3               3                  2               2                 3                    3
   Board of Commissioners

   Direksi
                                                          3               4                  3                1                 1                    1
   Board of Directors


   Total kehadiran direksi dan komisaris ke rapat dewan [IDX G-02]
   Total Attendance of the Board of Directors and Board of Commissioners at Board Meetings [IDX G-02]


                                                                                                    Rata-rata persentase kehadiran
                                                                                                 direksi/ komisaris dalam rapat dewan
                                              Jumlah rapat dewan                                          (di tahun pelaporan)
                                              (di tahun pelaporan)                                 Average percentage of attendance
             Uraian                    Number of Board Meetings (during the                        of the Board of Directors / Board of
           Description                            reporting year)                                   Commissioners at board meetings
                                                                                                        (during the reporting year)

                                               2025                       2024                         2025                         2024
   Jumlah kehadiran Direksi ke
   rapat Gabungan
   Number of Attendance of the                                12                        14                        85,71                        90%
   Board of Directors at Joint
   Meetings

   Jumlah kehadiran Dewan
   Komisaris ke rapat Gabungan
   Number of Attendance of the                                14                        14                        66,67                         65%
   Board of Commissioners at
   Joint Meetings


 Pencegahan Benturan Kepentingan                                              Conflict of Interest Prevention [IDX G-09]
 [IDX G-09]


 Sesuai dengan ketentuan regulasi yang berlaku, anggota                       In accordance with prevailing regulatory provisions,
 Direksi, Dewan Komisaris, dan Pejabat Eksekutif dilarang                     members of the Board of Directors, the Board of
 melakukan tindakan yang berpotensi merugikan                                 Commissioners, and Executive Officers are prohibited
 atau mengurangi keuntungan Bank. Selain itu, dalam                           from taking actions that may potentially harm or
 setiap proses pengambilan keputusan, mereka wajib                            reduce the Bank’s profits. In addition, in every decision-
 mengungkapkan adanya benturan kepentingan apabila                            making process, they are required to disclose any
 terdapat konflik kepentingan dalam pengelolaan Bank.                         conflict of interest if such a situation arises in the
 Sejalan dengan ketentuan Peraturan Otoritas Jasa                             management of the Bank. In line with the provisions of
 Keuangan No. 17 Tahun 2023, khususnya Bab VI Pasal 80,                       Financial Services Authority Regulation No. 17 of 2023,
 anggota Direksi dan Dewan Komisaris wajib senantiasa:                        particularly Chapter VI Article 80, members of the
                                                                              Board of Directors and the Board of Commissioners
                                                                              are required to consistently:




Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth                             PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Sustainability Report 2025           89
Page 90
     1. Mengutamakan kepentingan Perseroan dan tidak                           1. Prioritize the interests of the Company and refrain
        mengurangi keuangan Perseroan dalam hal terjadi                           from causing financial losses to the Company in the
        benturan kepentingan;                                                     event of a conflict of interest;
     2. Menghindari diri dari pengambilan keputusan dalam                      2. Refrain from participating in decision-making in
        situasi dan kondisi adanya benturan kepentingan;                          situations where a conflict of interest exists;
     3. Melakukan pengungkapan hubungan kekeluargaan,                          3. Disclose any familial relationships, financial
        hubungan keuangan, hubungan kepengurusan,                                 relationships, management relationships, and
        hubungan kepemilikan dengan Anggota Komisaris                             ownership relationships with other members of the
        lain dan/atau anggota Direksi dan/atau Pemegang                           Board of Commissioners and/or members of the
        Saham Pengendali Bank dan/atau pihak lainnya                              Board of Directors and/or the Bank’s Controlling
        dalam rangka bisnis Perseroan; dan                                        Shareholders and/or other parties in relation to the
                                                                                  Company’s business; and
     4. Melakukan pengungkapan dalam hal pengambilan                           4. Provide disclosure in cases where decisions must
        keputusan tetap harus diambil pada kondisi adanya                         still be made despite the existence of a conflict of
        benturan kepentingan.                                                     interest.

     Penanggung Jawab Pelaksanaan                                              Person in Charge of Sustainable Finance
     Keuangan Berkelanjutan                                                    Implementation

     Integrasi prinsip keuangan berkelanjutan ke dalam                         The integration of sustainable finance principles into
     kegiatan usaha menjadi bagian penting dari strategi                       business activities forms an important part of the Bank’s
     Bank dalam mendukung pertumbuhan ekonomi                                  strategy in supporting inclusive economic growth. To
     yang inklusif. Untuk memastikan implementasi yang                         ensure the effective implementation of sustainability
     efektif atas strategi dan program keberlanjutan                           strategies and programs as outlined in the Sustainable
     sebagaimana tercantum dalam Rencana Aksi Keuangan                         Finance Action Plan, the Bank has designated the Risk
     Berkelanjutan (RAKB), Bank menetapkan Direktorat Risk                     Management Directorate as the party responsible
     Management sebagai penanggung jawab pelaksanaan                           for the implementation of sustainable finance. This
     keuangan berkelanjutan. Direktorat ini berperan                           Directorate plays a role in overseeing, designing, and
     dalam mengawasi, merancang, serta mengembangkan                           developing sustainable finance strategies to ensure
     strategi keuangan berkelanjutan agar selaras dengan                       alignment with regulatory requirements and best
     regulasi dan praktik terbaik di industri perbankan.                       practices in the banking industry. [OJK E.1][GRI 2-13, 2-25]
     [OJK E.1][GRI 2-13, 2-25]


     Adapun tugas dan wewenang Direktorat Risk                                 The duties and authorities of the Risk Management
     Management adalah:                                                        Directorate are as follows:
     1. Mengarahkan seluruh aspek penyelenggaraan                              1. Directing all aspects of the implementation of
        program keuangan berkelanjutan agar sesuai                                sustainable finance programs to ensure alignment
        dengan target yang akan dicapai;                                          with the established targets;
     2. Menetapkan strategi dan implementasi program                           2. Establishing strategies and implementing corporate
        komunikasi korporat untuk berbagai program                                communication programs for various sustainable
        keuangan berkelanjutan agar reputasi Bank terjaga                         finance initiatives to ensure the Bank’s reputation
        dengan baik;                                                              is well maintained;
     3. Mengoordinasi, memonitor, dan mengevaluasi                             3. Coordinating, monitoring, and evaluating all aspects
        seluruh aspek penyelenggaraan program keuangan                            of the implementation of sustainable finance
        berkelanjutan; dan                                                        programs; and
     4. Koordinasi (internal Bank dan pihak eksternal),                        4. Coordinating (both internally within the Bank and
        internalisasi, problem solving, integrasi (program                        with external parties), internalization, problem
        kerja, anggaran, dan HC).                                                 solving, and integration (work programs, budgeting,
                                                                                  and HC).




90        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025
                                                                                              Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
                                                                                                           Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth
Page 91
                                                                                                                  Tata Kelola Keberlanjutan
                                                                                                                       Sustainable Governance




                                       Pola Kerja Task Force Keuangan Berkelanjutan
                                  Working Mechanism of the Sustainable Finance Task Force




                 01                                      02                                      03
              PERENCANAAN                               PELAKSANAAN            MONITORING, EVALUASI, PELAPORAN
                 PLANNING                               IMPLEMENTATION             MONITORING, ASSESMENT, REPORTING



 Peran Direksi dalam Pelaporan Keberlanjutan                        Role of the Board of Directors in Sustainability
 [GRI 2-14]                                                         Reporting [GRI 2-14]

 Direksi memegang peranan strategis dalam memastikan                The Board of Directors plays a strategic role in
 pelaksanaan keuangan berkelanjutan berlangsung                     ensuring that the implementation of sustainable
 secara efektif serta selaras dengan ketentuan yang                 finance is carried out effectively and in alignment with
 ditetapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Adapun               the provisions set by the Financial Services Authority
 peran utama Direksi meliputi:                                      (OJK). The main roles of the Board of Directors include:
 1. Kepemimpinan dalam Implementasi Keuangan                        1. Leadership in the Implementation of Sustainable
     Berkelanjutan:                                                     Finance:
     a. Direksi bertanggung jawab atas perumusan                        a. The Board of Directors is responsible for
         kebijakan strategis, termasuk penyusunan                          formulating strategic policies, including the
         visi dan misi keberlanjutan dalam operasional                     development of sustainability vision and
         perbankan; dan                                                    mission within banking operations; and
     b. Mengintegrasikan aspek Environmental, Social,                   b. Integrating     Environmental,     Social,   and
         and Governance (ESG) ke dalam kebijakan                           Governance (ESG) aspects into the Bank’s
         bisnis dan strategi pertumbuhan bank.                             business policies and growth strategies.
 2. Pengawasan dan Pengendalian:                                    2. Supervision and Control:
     a. Melakukan pengawasan berkala terhadap                           a. Conducting periodic supervision of the
         pencapaian target keuangan berkelanjutan dan                      achievement of sustainable finance targets and
         memberikan arahan kepada manajemen dalam                          providing direction to management in adjusting
         menyesuaikan strategi jika diperlukan; dan                        strategies when necessary; and
     b. Memastikan bahwa implementasi keberlanjutan                     b. Ensuring that sustainability implementation
         sesuai dengan standar regulasi yang ditetapkan                    complies with regulatory standards established
         oleh OJK dan lembaga terkait lainnya.                             by OJK and other relevant institutions.
 3. Alokasi Sumber Daya dan Pengembangan Kapasitas:                 3. Resource Allocation and Capacity Development:
     a. Menyediakan dukungan dan alokasi sumber                         a. Providing adequate support and resource
         daya yang memadai untuk pengembangan                              allocation for the development of green financial
         produk keuangan hijau dan peningkatan literasi                    products and enhancing sustainable finance
         keuangan berkelanjutan bagi karyawan serta                        literacy among employees and customers; and
         Nasabah; dan
     b. Mendorong inovasi dalam digitalisasi layanan                     b. Encouraging innovation in the digitalization
         perbankan guna mendukung efisiensi dan                             of banking services to support efficiency and
         pengurangan dampak lingkungan.                                     reduce environmental impact.




Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth                   PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Sustainability Report 2025          91
Page 92
     4. Kolaborasi dan Kemitraan Strategis:                                4. Collaboration and Strategic Partnerships:
        a. Membangun kemitraan dengan pemangku                                a. Establishing partnerships with stakeholders,
           kepentingan, termasuk pemerintah, regulator,                          including the government, regulators, investors,
           investor, dan lembaga keuangan lainnya, dalam                         and other financial institutions, to support
           mendukung inisiatif keberlanjutan; dan                                sustainability initiatives; and
        b. Mengembangkan skema pembiayaan hijau,                              b. Developing green financing schemes, such as
           seperti obligasi hijau (green bonds) atau                             green bonds or incentive programs for business
           program insentif bagi sektor usaha yang                               sectors that implement sustainability principles.
           menerapkan prinsip keberlanjutan.
     5. Transparansi dan Akuntabilitas:                                    5. Transparency and Accountability:
        a. Direksi memastikan laporan keberlanjutan                           a. The Board of Directors ensures that sustainability
           disusun secara transparan dan dilaporkan                              reports are prepared transparently and
           kepada pemangku kepentingan secara berkala;                           reported to stakeholders on a regular basis; and
           dan
        b. Berkomitmen untuk mengembangkan sistem                             b. Committed to developing reporting systems
           pelaporan yang dapat mengukur dampak                                  capable of measuring the impact of sustainable
           keuangan berkelanjutan secara akurat dan                              finance accurately and measurably.
           terukur.

     Bank senantiasa memperkuat kualitas serta kelengkapan                 The Bank continuously strengthens the quality and
     pengungkapan dalam laporannya agar selaras dengan                     completeness of disclosures in its reports to ensure
     ketentuan penyusunan laporan yang berlaku, yakni                      alignment with the prevailing reporting regulations,
     POJK No. 51/POJK.03/2017 tentang Penerapan Keuangan                   namely OJK Regulation No. 51/POJK.03/2017 concerning
     Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa Keuangan, Emiten, dan                 the Implementation of Sustainable Finance for Financial
     Perusahaan Publik, serta SEOJK No. 26/SEOJK.03/2020                   Services Institutions, Issuers, and Public Companies,
     tentang Pelaporan Bank Umum Konvensional melalui                      as well as OJK Circular Letter No. 26/SEOJK.03/2020
     Sistem Pelaporan Otoritas Jasa Keuangan.                              concerning the Reporting of Conventional Commercial
                                                                           Banks through the Financial Services Authority Reporting
                                                                           System.

     Pengembangan Kompetensi Terkait                                       Competency Development Related to
     Kegiatan Berkelanjutan [OJK E.2] [GRI 2-17] [G-05]                    Sustainable Activities [OJK E.2] [GRI 2-17] [G-05]

     Selama tahun 2025, Dewan Komisaris, Direksi, dan                      In 2025, the Board of Commissioners, the Board of
     Direktorat Risk Management yang bertanggung                           Directors, and the Risk Management Directorate
     jawab atas implementasi keuangan berkelanjutan                        responsible for the implementation of sustainable
     telah mengikuti berbagai program peningkatan                          finance participated in various competency
     kompetensi. Kegiatan tersebut meliputi pelatihan serta                development programs. These activities included
     pengembangan kompetensi di bidang keuangan dan                        training and capacity development in the fields of
     keberlanjutan guna memperkuat pemahaman terhadap                      finance and sustainability to strengthen understanding
     regulasi, risiko, dan peluang terkait keberlanjutan.                  of regulations, risks, and opportunities related to
     Rincian program peningkatan kompetensi selengkapnya                   sustainability. The detailed competency development
     disampaikan dalam tabel berikut:                                      programs are presented in the following table:




92    PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025
                                                                                         Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
                                                                                                      Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth
Page 93
                                                                                                                    Tata Kelola Keberlanjutan
                                                                                                                         Sustainable Governance




   Tabel Pengembangan Kompetensi Terkait Keberlanjutan Dewan Komisaris, Direksi dan Direktorat Risk
   Management Tahun 2025 [IDX G-05]
   Table of Competency Development Related to Sustainability for the Board of Commissioners, Board of
   Directors, and Risk Management Directorate in 2025 [IDX G-05]

       Nama dan             Jenis Pendidikan dan        Materi Pendidikan              Tempat dan
        Jabatan                   Pelatihan                                                                       Penyelenggara
                                                          dan Pelatihan                  Tanggal
       Name and             Type of Education and                                                                   Organizer
                                                         Training Material            Place and Date
        Position                   Training
   Dewan Komisaris
   Board of Commissioners

   Kiki Syahnakri           Refreshment Sertifikasi     Refreshment Sertifikasi   Jakarta,                     Risiko Manajemen
                                                        Manajemen Risiko          9-19 Agustus 2025            Gagasan (RMG)
                                                        Jenjang 6

                            Certification Refreshment   Risk Management           Jakarta,
                                                        Certification             August 9–19, 2025
                                                        Refreshment Level 6


   Elizawatie Simon         Refreshment Sertifikasi     Refreshment Sertifikasi   Jakarta,                     Risiko Manajemen
                                                        Manajemen Risiko          16-26 April 2025             Gagasan (RMG)
                                                        Jenjang 7

                            Certification Refreshment   Risk Management           Jakarta,
                                                        Certification             April 16–26, 2025
                                                        Refreshment Level 7

   Pesta Uli                Refreshment Sertifikasi     Refreshment Sertifikasi   Jakarta,                     Risiko Manajemen
   Sitanggang                                           Manajemen Risiko          22 Februari - 3 Maret        Gagasan (RMG)
                                                        Jenjang 6                 2025

                            Certification Refreshment   Risk Management           Jakarta,
                                                        Certification             February 22 – March
                                                        Refreshment Level 6       3, 2025

   Direksi
   Board of Directors

   Andy Kasih               Refreshment Sertifikasi     Refreshment Sertifikasi   Jakarta,                     Risiko Manajemen
                                                        Manajemen Risiko          16-26 April 2025             Gagasan (RMG)
                                                        Jenjang 7

                            Certification Refreshment   Risk Management           Jakarta,
                                                        Certification             April 16–26, 2025
                                                        Refreshment Level 7

   Christina Harapan        Refreshment Sertifikasi     Refreshment Sertifikasi   Jakarta,                     Risiko Manajemen
                                                        Manajemen Risiko          16-26 April 2025             Gagasan (RMG)
                                                        Jenjang 7

                            Certification Refreshment   Risk Management           Jakarta,
                                                        Certification             April 16–26, 2025
                                                        Refreshment Level 7

                            Refreshment Sertifikasi     Refreshment               Jakarta,                     ACI FMA
                                                        Sertifikasi Treasury      13 September 2025
                                                        Dealer Jenjang 7

                            Certification Refreshment   Treasury Dealer           Jakarta,
                                                        Certification             September 13, 2025
                                                        Refreshment Level 7




Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth                     PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Sustainability Report 2025          93
Page 94
     Tabel Pengembangan Kompetensi Terkait Keberlanjutan Dewan Komisaris, Direksi dan Direktorat Risk
     Management Tahun 2025 [IDX G-05]
     Table of Competency Development Related to Sustainability for the Board of Commissioners, Board of
     Directors, and Risk Management Directorate in 2025 [IDX G-05]

        Nama dan            Jenis Pendidikan dan           Materi Pendidikan            Tempat dan
         Jabatan                  Pelatihan                                                                             Penyelenggara
                                                             dan Pelatihan                Tanggal
        Name and            Type of Education and                                                                         Organizer
                                                            Training Material          Place and Date
         Position                  Training

     Indrastomo            Refreshment Sertifikasi         Refreshment Sertifikasi   Jakarta,                        Risiko Manajemen
     Nugroho                                               Manajemen Risiko          16-26 April 2025                Gagasan (RMG)
                                                           Jenjang 7

                           Certification Refreshment       Risk Management           Jakarta,
                                                           Certification             April 16–26, 2025
                                                           Refreshment Level 7

     Handoyo Soedirdja     Refreshment Sertifikasi         Refreshment Sertifikasi   Jakarta,                        Risiko Manajemen
                                                           Manajemen Risiko          22 Februari - 3 Maret           Gagasan (RMG)
                                                           Jenjang 7                 2025

                           Certification Refreshment       Risk Management           Jakarta,
                                                           Certification             February 22 – March
                                                           Refreshment Level 7       3, 2025

     Susana*               Refreshment Sertifikasi         Refreshment Sertifikasi   Jakarta,                        Risiko Manajemen
                                                           Manajemen Risiko          16-26 April 2025                Gagasan (RMG)
                                                           Jenjang 7

                           Certification Refreshment       Risk Management           Jakarta,
                                                           Certification             April 16–26, 2025
                                                           Refreshment Level 7

     Selvy*                Refreshment Sertifikasi         Refreshment Sertifikasi   Jakarta,                        Risiko Manajemen
                                                           Manajemen Risiko          16-26 April 2025                Gagasan (RMG)
                                                           Jenjang 5

                           Certification Refreshment       Risk Management           Jakarta,
                                                           Certification             April 16–26, 2025
                                                           Refreshment Level 5

                           Sertifikasi                     Pembekalan Sertifikasi    Jakarta,                        Maisa Edukasi
                                                           Manajemen Risiko          12 Juli 2025,                   LSPP
                                                           Jenjang 7                 11 September 2025

                           Certification                   Risk Management           Jakarta,
                                                           Certification             July 12, 2025 and
                                                           Preparation Level 7       September 11, 2025




94   PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025
                                                                                        Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
                                                                                                     Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth
Page 95
                                                                                                                                 Tata Kelola Keberlanjutan
                                                                                                                                      Sustainable Governance




   Tabel Pengembangan Kompetensi Terkait Keberlanjutan Dewan Komisaris, Direksi dan Direktorat Risk
   Management Tahun 2025 [IDX G-05]
   Table of Competency Development Related to Sustainability for the Board of Commissioners, Board of
   Directors, and Risk Management Directorate in 2025 [IDX G-05]

        Nama dan                Jenis Pendidikan dan                  Materi Pendidikan             Tempat dan
         Jabatan                      Pelatihan                                                                                Penyelenggara
                                                                        dan Pelatihan                 Tanggal
        Name and                Type of Education and                                                                            Organizer
                                                                       Training Material           Place and Date
         Position                      Training
   Direktorat Risk Management
   Risk Management Directorate

   Rocky S. Laurens            Webinar                               Webinar ESG: Inovasi       Jakarta,                    FKDKP
                                                                     Produk dan Layanan         25 November 2025
                                                                     Keuangan Berkelanjutan
                                                                     Skema Hijau untuk
                                                                     Menangkap Peluang
                                                                     Pendanaan dan Investasi

                                                                     ESG Webinar – Innovation
                                                                     in Sustainable Financial
                                                                     Products and Services:     Jakarta,
                                                                     GreenSchemestoCapture      November 25, 2025
                                                                     Financing and Investment
                                                                     Opportunities

   Iwan Dharma                 Refreshment Sertifikasi               Refreshment Sertifikasi    Jakarta,                    Risiko Manajemen
   Steven Butar Butar                                                Manajemen Risiko           16-26 April 2025            Gagasan (RMG)
                                                                     Jenjang 5

                               Certification Refreshment             Risk Management            Jakarta,
                                                                     Certification              April 16–26, 2025
                                                                     Refreshment Level 5
   Keterangan | Note
   *) Telah lulus uji kelayakan dan kepatutan OJK pada tanggal 8 Januari 2026
   *) Has passed fit and proper test conducted by OJK on January 8, 2026




 Penilaian Kinerja dan Pemisahan Fungsi                                            Performance Evaluation and Separation of
 Dewan Komisaris dan Direksi [IDX G-3, G-04]                                       Functions of the Board of Commissioners
                                                                                   and the Board of Directors [IDX G-3, G-04]

 Evaluasi atas kinerja Dewan Komisaris dan Direksi                                 The evaluation of the performance of the Board
 dilakukan secara berkala oleh pemegang saham                                      of Commissioners and the Board of Directors is
 melalui mekanisme RUPS, setelah masing-masing                                     conducted periodically by the shareholders through
 organ terlebih dahulu melaksanakan penilaian mandiri                              the GMS, after each organ has first carried out a
 baik secara individual maupun kolegial. Proses ini                                self-assessment both individually and collectively.
 memastikan adanya pengukuran kinerja yang objektif                                This process ensures objective and continuous
 serta berkesinambungan.                                                           performance measurement.

 Dalam pelaksanaannya, Bank telah memisahkan                                       In its implementation, the Bank has clearly separated
 secara tegas fungsi Dewan Komisaris dan Direksi                                   the functions of the Board of Commissioners and
 sesuai dengan tugas dan tanggung jawab masing-                                    the Board of Directors in accordance with their
 masing sebagaimana diatur dalam ketentuan yang                                    respective duties and responsibilities as stipulated in
 berlaku. Informasi lebih rinci mengenai mekanisme                                 the prevailing regulations. More detailed information
 penilaian kinerja dan pemisahan fungsi tersebut dapat                             regarding the performance evaluation mechanism
 ditemukan dalam Laporan Tahunan Bank Tahun 2025                                   and the separation of these functions can be found
 Bab Tata Kelola Perusahaan.                                                       in the Bank’s 2025 Annual Report in the Corporate
                                                                                   Governance chapter.


Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth                                  PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Sustainability Report 2025          95
Page 96
     Manajemen Risiko [GRI 2-23] [OJK E.3] [FN-CB-550A.2]                  Risk Management [GRI 2-23] [OJK E.3] [FN-CB-550a.2]

     Bank menyadari bahwa pelaksanaan kegiatan                             The Bank recognizes that the implementation of
     usahanya tidak terlepas dari berbagai risiko yang                     its business activities is inseparable from various
     berpotensi memengaruhi pencapaian target dan                          risks that may potentially affect the achievement
     kinerja sebagaimana ditetapkan dalam Rencana Bisnis                   of targets and performance as set out in the Bank's
     Bank (RBB). Sehubungan dengan hal tersebut, Bank                      Business. In this regard, the Bank is committed to
     berkomitmen untuk mengantisipasi serta memitigasi                     anticipating and mitigating risk impacts through the
     dampak risiko melalui penerapan sistem manajemen                      implementation of an integrated and comprehensive
     risiko yang terintegrasi dan komprehensif pada seluruh                risk management system across all operational and
     lini operasional dan pengelolaan usaha.                               business management lines.


      Struktur Pengelolaan Manajemen Risiko per 31 Desember 2025
      Risk Management Structure as of December 31, 2025




                                                       Director Compliance & Risk




                                                   Deputy Director Risk Management




              Executive Officer Credit Risk & ESG                                      Executive Officer Non Credit Risk




     Kerangka manajemen risiko yang diterapkan Bank                        The risk management framework implemented by the
     mencakup penetapan konteks, identifikasi risiko,                      Bank includes context establishment, risk identification,
     analisis dan pengukuran risiko, pengendalian risiko, serta            risk analysis and measurement, risk control, and risk
     evaluasi risiko. Seluruh proses tersebut dituangkan                   evaluation. All of these processes are incorporated into
     dalam kebijakan, prosedur, kewenangan, dan perangkat                  risk management policies, procedures, authorities, and
     manajemen risiko yang berlaku bagi seluruh aktivitas                  tools that apply to all of the Bank’s business activities.
     usaha Bank.

     Proses Manajemen Risiko                                               Risk Management Process
     Penerapan manajemen risiko di Bank mencakup 8                         The Bank’s risk management implementation covers
     (delapan) jenis risiko utama yaitu Risiko Kredit, Risiko              8 (eight) primary risk types, namely Credit Risk,
     Operasional, Risiko Pasar, Risiko Likuiditas, Risiko                  Operational Risk, Market Risk, Liquidity Risk, Legal Risk,
     Hukum, Risiko Reputasi, Risiko Stratejik, dan Risiko                  Reputational Risk, Strategic Risk, and Compliance Risk.
     Kepatuhan. Pengelolaan terhadap seluruh risiko                        The management of these risks is carried out through
     tersebut dilakukan melalui tahapan Proses Identifikasi,               the processes of risk identification, measurement,
     Pengukuran, Pemantauan, Pengendalian Risiko serta                     monitoring, and control, supported by the Risk
     Sistem Informasi Manajemen Risiko.                                    Management Information System.




96    PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025
                                                                                         Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
                                                                                                      Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth
Page 97
                                                                                                          Tata Kelola Keberlanjutan
                                                                                                               Sustainable Governance




 1.   Identifikasi Risiko                                   1.   Risk Identification
      Untuk memastikan seluruh potensi risiko terkelola          To ensure that all potential risks are properly
      dengan baik, Bank melaksanakan proses identifikasi         managed, the Bank conducts risk identification
      risiko melalui analisis menyeluruh atas berbagai           through a comprehensive analysis of various
      sumber risiko. Proses ini sekurang-kurangnya               sources of risk. This process includes, at a
      mencakup penilaian terhadap risiko yang timbul             minimum, an assessment of risks arising from the
      dari produk dan aktivitas Bank, serta memastikan           Bank’s products and activities, while ensuring that
      bahwa setiap produk atau aktivitas baru telah              every new product or activity has undergone an
      melalui tahapan manajemen risiko yang memadai              adequate risk management process prior to being
      sebelum diperkenalkan atau diimplementasikan.              introduced or implemented. Risk identification
      Identifikasi risiko dilakukan melalui kajian dan           is conducted through thorough studies and
      telaah yang komprehensif, disertai penyampaian             reviews, accompanied by the submission of
      rekomendasi kepada unit bisnis maupun unit kerja           recommendations to the relevant business units
      terkait lainnya.                                           and other related work units.

      Sejalan dengan Rencana Bisnis Bank tahun                   In line with the Bank’s Business Plan for 2025,
      2025 yang berfokus pada peningkatan transaksi              which focuses on increasing digital banking
      perbankan digital melalui pengembangan layanan             transactions through the development of digital
      digital banking, maka produk Bank ke depan akan            banking services, the Bank’s future products will
      dominan berbasis Teknologi Informasi dan memiliki          predominantly be information technology-based
      tingkat kompleksitas yang lebih tinggi. Berkaitan          and will carry a higher level of complexity. In this
      dengan hal tersebut, Bank telah melakukan                  regard, the Bank has undertaken a more in-depth
      identifikasi risiko operasional, khususnya risiko          and comprehensive identification of operational
      Teknologi Informasi (system risk), yang melekat            risks, particularly information technology risks
      pada produk dan aktivitas digital baru secara lebih        (system risks), inherent in new digital products
      mendalam dan komprehensif. Selain itu, Bank juga           and activities. In addition, the Bank has gradually
      mulai meningkatkan kapabilitas dalam melakukan             enhanced its capability to conduct quantitative
      analisis risiko secara kuantitatif secara bertahap.        risk analysis.

 2. Pengukuran Risiko                                       2. Risk Measurement
    Sebagai bagian dari penguatan manajemen risiko,            As part of strengthening risk management
    Bank secara berkelanjutan menyempurnakan                   practices, the Bank continuously improves
    berbagai alat ukur risiko. Untuk risiko kredit,            various risk measurement tools. For credit risk,
    pengukuran       dilakukan    melalui    perhitungan       measurement is carried out through assessment
    penilaian dalam analisis pemberian kredit dan              calculations in credit approval analysis and credit
    analisis portofolio kredit. Bank juga melaksanakan         portfolio analysis. The Bank also conducts stress
    stress testing untuk risiko kredit, risiko pasar, dan      testing for credit risk, market risk, and liquidity
    risiko likuiditas dengan berbagai skenario yang            risk using various relevant scenarios. Meanwhile,
    relevan. Sementara itu, untuk risiko operasional,          for operational risk, a Loss Event Database (LED)
    digunakan Loss Event Database (LED) sebagai salah          is utilized as one of the supporting instruments in
    satu instrumen pendukung dalam pengambilan                 business decision-making.
    keputusan bisnis.

 3. Pemantauan Risiko                                       3. Risk Monitoring
    Pemantauan risiko dilaksanakan secara aktif guna           Risk monitoring is conducted actively to ensure
    memastikan efektivitas pengelolaan risiko di seluruh       the effectiveness of risk management across all
    aktivitas Bank. Kegiatan ini mencakup keterlibatan         Bank activities. This process includes proactive
    proaktif dalam pembahasan dan pengembangan                 involvement in discussions and the development
    aktivitas usaha, operasional, maupun produk,               of business activities, operational processes,
    termasuk penyampaian hasil review beserta langkah          and products, including the communication of
    mitigasinya. Selain itu, Bank secara rutin menyusun        review results along with recommended mitigation
    dan menyampaikan laporan manajemen risiko yang             measures. In addition, the Bank regularly prepares
    meliputi Profil Risiko, KPMM sesuai Profil Risiko,         and submits risk management reports covering
    Risiko Teknologi Informasi, hasil Stress Testing,          the Risk Profile, Capital Adequacy Ratio (CAR)

Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth           PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Sustainability Report 2025          97
Page 98
        Risiko Portofolio Kredit, serta laporan relevan                       in accordance with the Risk Profile, Information
        lainnya. Untuk mendukung efektivitas pemantauan                       Technology Risk, stress testing results, Credit
        tersebut, diperlukan sistem yang memadai dan                          Portfolio Risk, and other relevant reports. To support
        terintegrasi.                                                         effective monitoring, adequate and integrated
                                                                              systems are required.

     4. Pengendalian Risiko                                                4. Risk Control
        Seluruh unit kerja di Bank berperan aktif dalam                       All work units within the Bank actively participate
        mengendalikan eksposur risiko guna meminimalkan                       in controlling risk exposure to minimize potential
        potensi kerugian. Upaya pengendalian dilakukan                        losses. Control measures are implemented through
        melalui penerapan dual control dan/atau four                          the application of dual control and/or the four
        eyes principle pada seluruh aktivitas usaha dan                       eyes principle across all business and operational
        operasional, yang diimplementasikan melalui                           activities. These are implemented through the
        checklist Daftar Pengawasan Melekat (DPM) serta                       Internal Control Checklist and segregation of duties.
        pemisahan fungsi (segregation of duties). Selain itu,                 Furthermore, the Bank establishes Credit Approval
        Bank menetapkan Batas Wewenang Memutus Kredit                         Authority Limits, conducts credit restructuring or
        (BWMK), melaksanakan restrukturisasi atau relaksasi                   relaxation in accordance with regulatory provisions,
        kredit sesuai ketentuan regulasi, membentuk CKPN                      establishes Allowance for Impairment Losses and
        Kredit dan AYDA, serta melakukan write-off atas                       Foreclosed Collateral, and performs write-offs
        kredit bermasalah. Mitigasi risiko juga diterapkan                    on non-performing loans. Risk mitigation is also
        terhadap layanan perbankan digital terbaru guna                       applied to newly developed digital banking services
        memastikan pengelolaan risiko yang optimal.                           to ensure optimal risk management.

     5. Sistem Informasi Manajemen Risiko                                  5. Risk Management Information System
        Penguatan sistem informasi manajemen risiko                           Strengthening the Risk Management Information
        menjadi kebutuhan penting bagi Bank untuk                             System has become an essential requirement
        mendukung pengambilan keputusan yang tepat.                           for the Bank in supporting sound decision-
        Oleh karena itu, Bank terus mengembangkan                             making. Therefore, the Bank continues to develop
        sistem yang mampu menyediakan informasi yang                          systems capable of providing relevant and reliable
        relevan dan andal, sehingga eksposur risiko dapat                     information, enabling risk exposure to be measured
        terukur secara akurat, informatif, dan tepat waktu.                   accurately, informatively, and in a timely manner.
        Informasi tersebut mencakup eksposur risiko                           Such information includes both the Bank’s overall
        secara keseluruhan maupun eksposur berdasarkan                        risk exposure and exposure by each type of risk
        masing-masing jenis risiko yang melekat pada                          inherent in the Bank’s business activities.
        kegiatan usaha Bank.

     Berkaitan dengan pengelolaan manajemen risiko, Bank                   In relation to risk management, the Bank has gradually
     bertahap melakukan piloting perhitungan dampak                        implemented pilot calculations to assess the impact
     risiko perubahan iklim yaitu risiko fisik dan risiko transisi         of climate change risks, namely physical risks and
     sebagai berikut:                                                      transition risks, as follows:
     1. Risiko Fisik                                                       1. Physical Risk
         Risiko fisik merupakan risiko yang timbul akibat                      Physical risk refers to risks arising from the
         dampak perubahan iklim terhadap aktivitas                             impact of climate change on economic activities,
         ekonomi, operasional, maupun aset perusahaan.                         operations, and company assets. These risks can
         Risiko ini dapat digolongkan menjadi dua kategori,                    be categorized into two types: acute physical risk
         yaitu risiko fisik akut dan risiko fisik kronis. Risiko               and chronic physical risk. Acute physical risk is
         fisik akut adalah risiko yang disebabkan oleh                         caused by severe natural disasters resulting from
         bencana alam yang parah dan terjadi akibat suatu                      specific events, such as floods and forest fires.
         peristiwa tertentu, seperti banjir dan kebakaran                      Meanwhile, chronic physical risk arises gradually
         hutan. Sementara itu, risiko fisik kronis adalah risiko               due to long-term changes in climate patterns, such
         yang muncul secara bertahap akibat perubahan                          as rising average temperatures and sea level rise.
         pola iklim dalam jangka panjang, misalnya kenaikan
         suhu rata-rata dan kenaikan permukaan air laut.



98    PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025
                                                                                         Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
                                                                                                      Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth
Page 99
                                                                                                           Tata Kelola Keberlanjutan
                                                                                                                Sustainable Governance




      Dalam menentukan tingkat kerentanan terhadap              In determining the level of vulnerability to physical
      risiko fisik, Bank perlu mempertimbangkan bahaya          risk, the Bank considers climate-related hazards,
      terkait iklim, tingkat paparan terhadap bahaya            exposure levels, and the degree of vulnerability.
      tersebut, serta tingkat kerentanan yang dimiliki.

      Dalam konteks ini, risiko fisik yang dihadapi             In this context, the physical risks faced include
      meliputi banjir, kebakaran, kenaikan suhu rata-           floods, fires, rising average temperatures, and
      rata, dan kenaikan permukaan air laut. Banjir dipicu      sea level rise. Flood risk is driven by extreme
      oleh intensitas hujan ekstrem dengan tingkat              rainfall with a high probability, particularly in
      kemungkinan tinggi, khususnya di wilayah rawan.           vulnerable areas. Fire risk is influenced by weather
      Kebakaran dipengaruhi oleh perubahan cuaca dan            changes and drought conditions, categorized as
      kondisi kekeringan dengan tingkat kemungkinan             possible occurrences. The risk of rising average
      terjadi pada kategori mungkin. Risiko kenaikan            temperatures, driven by global warming, falls within
      suhu rata-rata terjadi akibat pemanasan global            a similar probability category. In addition, sea level
      dan berada pada kategori kemungkinan yang sama.           rise as a result of climate change is also considered
      Selain itu, kenaikan permukaan air laut sebagai           a potential risk.
      dampak perubahan iklim juga termasuk dalam risiko
      yang mungkin terjadi.

      Risiko-risiko tersebut berpotensi mengganggu              These risks may disrupt operations and reduce
      operasional serta menurunkan kemampuan                    borrowers’ repayment capacity in affected sectors.
      pembayaran      debitur    pada    sektor-sektor          Potential financial impacts include an increase in
      terdampak. Dampak finansial yang dapat timbul             Loss Given Default (LGD) and a decline in asset
      antara lain peningkatan Loss Given Default (LGD)          values.
      dan penurunan nilai aset.

      Sebagai langkah mitigasi dan strategi respons,            As mitigation and response strategies, the Bank
      bank melaksanakan Pilot Project Climate Risk              has implemented a Climate Risk Management &
      Management & Scenario Analysis (CRMS), melakukan          Scenario Analysis (CRMS) Pilot Project, diversified
      diversifikasi sektor dan wilayah pembiayaan, serta        financing sectors and regions, and conducted
      melaksanakan pilot project pengklasifikasian              pilot projects for debtor classification based on
      debitur berdasarkan kategori Taksonomi Keuangan           the Indonesian Sustainable Finance Taxonomy to
      Berkelanjutan Indonesia (TKBI) guna memperkuat            strengthen sustainability-based risk management.
      pengelolaan risiko berbasis keberlanjutan.

 2. Risiko Transisi                                          2. Transition Risk
    Risiko transisi merupakan risiko yang muncul                Transition risk refers to risks arising from changes in
    akibat perubahan arah kebijakan pemerintah,                 government policies, technological advancements,
    kemajuan teknologi, dan dinamika sosial seiring             and social dynamics as the global economy shifts
    dengan bergesernya tujuan perekonomian global               toward a low-carbon economy. These changes
    menuju ekonomi rendah karbon. Perubahan                     require the Bank to adjust its strategies, policies,
    tersebut menuntut Bank untuk menyesuaikan                   and financing portfolio. Such adjustments may
    strategi, kebijakan, dan portofolio pembiayaannya.          impact business performance, reputation, and
    Penyesuaian ini berpotensi memberikan dampak                asset value.
    terhadap kinerja bisnis, reputasi, serta nilai aset
    yang dimiliki.




Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth            PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Sustainability Report 2025          99
Page 100
        Secara umum, risiko transisi dapat timbul dari                     In general, transition risks may arise from regulatory
        perubahan kebijakan dan regulasi, perkembangan                     and policy changes, technological developments,
        teknologi, perubahan preferensi pasar, maupun                      shifts in market preferences, and reputational
        tekanan reputasi. Risiko yang muncul akibat perubahan              pressures. These risks may affect operational
        arah kebijakan pemerintah, kemajuan teknologi,                     stability and business sustainability if not properly
        dan dinamika sosial tersebut dapat memengaruhi                     anticipated.
        stabilitas operasional dan keberlanjutan bisnis Bank
        apabila tidak diantisipasi dengan baik.

        Dalam konteks ini, perubahan kebijakan dan regulasi                Policy and regulatory changes may create risks
        berpotensi menimbulkan risiko apabila Bank tidak                   if the Bank is unable to comply with updated
        dapat menerapkan ketentuan atau aturan hukum                       climate-related regulations, potentially increasing
        terbaru terkait perubahan iklim. Risiko ini dapat                  operational expenses (opex) and compliance risks.
        berdampak pada peningkatan biaya operasional
        (opex) serta risiko kepatuhan.

        Perubahan teknologi dan transisi menuju teknologi                  Technological changes and the transition toward
        rendah emisi juga menjadi sumber risiko.                           low-emission technologies also pose risks. Rapid
        Perkembangan teknologi dapat menimbulkan risiko                    technological developments may impact business
        bagi keberlangsungan usaha, terutama bagi debitur                  sustainability, particularly for borrowers unable to
        yang belum mampu beradaptasi atau beralih ke                       adapt or transition. Failure to transition may result
        teknologi rendah emisi. Ketidakmampuan melakukan                   in stranded assets, increased capital expenditure
        transisi dapat menyebabkan aset menjadi kurang                     (capex), and reduced competitiveness.
        bernilai (stranded asset), meningkatnya biaya
        modal (capex), serta penurunan daya saing.

        Selain itu, perubahan preferensi pasar dan                         Additionally, shifts in market preferences toward
        meningkatnya sentimen terhadap produk hijau                        green or low-emission products may pose risks if
        atau rendah emisi dapat memunculkan risiko                         the Bank is not responsive in directing financing
        apabila Bank tidak responsif dalam mengarahkan                     toward more sustainable sectors, potentially
        pembiayaan pada sektor yang lebih berkelanjutan.                   leading to declining revenues and portfolio quality.
        Risiko ini dapat berdampak pada penurunan
        pendapatan maupun penurunan kualitas portofolio
        pembiayaan.

        Dari sisi reputasi, publikasi negatif terkait                      From a reputational perspective, negative
        pengelolaan risiko perubahan iklim dapat                           publicity related to climate risk management may
        memengaruhi kepercayaan masyarakat dan                             affect public trust and stakeholder confidence,
        pemangku kepentingan terhadap Bank. Dampaknya                      potentially impacting financial performance. The
        dapat berupa penurunan reputasi, berkurangnya                      consequences can include damage to reputation,
        kepercayaan nasabah, serta tekanan terhadap                        a loss of customer trust, and pressure on financial
        kinerja keuangan.                                                  performance.

        Sebagai langkah mitigasi, Bank meningkatkan literasi               As mitigation measures, the Bank enhances
        dan awareness keberlanjutan kepada pegawai                         sustainability literacy and awareness among
        melalui pelatihan terkait aspek lingkungan dan                     employees through training, reviews and updates
        keberlanjutan, melakukan kajian serta pengkinian                   internal policies and procedures, develops and
        kebijakan dan prosedur internal terkait keberlanjutan,             integrates risk management systems supporting
        mengembangkan dan mengintegrasikan sistem                          sustainable operations, promotes financing for
        manajemen risiko yang mendukung operasional                        low-carbon economic activities, and ensures
        berkelanjutan, mendorong pembiayaan pada                           transparency in sustainability reporting to maintain
        kegiatan usaha yang mendukung ekonomi rendah                       public trust.
        karbon, serta menerapkan transparansi pelaporan
        keberlanjutan guna menjaga kepercayaan publik.


100   PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025
                                                                                      Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
                                                                                                   Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth
Page 101
                                                                                                                 Tata Kelola Keberlanjutan
                                                                                                                      Sustainable Governance




   Tabel Penilaian Profil Risiko per Posisi 31 Desember 2025
   Risk Profile Assessment Table as of December 31, 2025

                                                                      Peringkat Kualitas
            Profil Risiko               Peringkat Risiko Inheren      Manajemen Risiko               Peringkat Tingkat Risiko
            Risk Profile                  Inherent Risk Rating     Risk Management Quality               Risk Level Rating
                                                                            Rating
   Risiko Kredit
                                              Low to Moderate                   Fair                              PK-2
   Credit Risk

   Risiko Pasar
                                              Low to Moderate                 Strong                               PK-1
   Market Risk

   Risiko Likuiditas
                                              Low to Moderate                 Strong                               PK-1
   Liquidity Risk

   Risiko Operasional
                                              Low to Moderate              Satisfactory                           PK-2
   Operational Risk

   Risiko Kepatuhan
                                              Low to Moderate              Satisfactory                           PK-2
   Compliance Risk

   Risiko Hukum
                                                   Moderate                Satisfactory                           PK-2
   Legal Risk

   Risiko Stratejik
                                              Moderate to High                  Fair                              PK-4
   Strategic Risk

   Risiko Reputasi
                                              Low to Moderate              Satisfactory                           PK-2
   Reputational Risk

   Peringkat Komposit
                                              Low to Moderate              Satisfactory                           PK-2
   Composite Rating


 Berdasarkan pemetaan dan mitigasi risiko yang telah               Based on the risk mapping and mitigation measures
 ditetapkan Bank, selama tahun 2025, Bank telah                    established, during 2025 the Bank conducted the
 melakukan aktivitas manajemen risiko sebagai berikut:             following risk management activities:
 1. Melakukan analisa dan memberikan rekomendasi                   1. Conducted analysis and provided recommendations
     sektor ekonomi prioritas maupun unggulan yang                     on priority and leading economic sectors with
     berpotensi dapat dibiayai untuk tahun 2026;                       financing potential for 2026;
 2. Menerapkan prinsip kehati-hatian yang lebih selektif           2. Implemented more selective prudential principles
     dalam pemberian kredit dengan menyalurkan                         in lending by focusing on sectors with good
     kredit ke sektor usaha/industri tertentu yang masih               prospects in line with the Bank’s risk appetite;
     memiliki prospek yang baik sesuai risk appetite
     bank;
 3. Memantau perkembangan LaR, pra NPL dan NPL                     3. Monitored the development of LaR, pre-NPL, and
     baik secara bankwide, per segmen maupun per                      NPL on a bankwide, segment, and branch basis, and
     Cabang secara rutin dan menetapkan langkah                       implemented necessary actions such as collection,
     tindakan yang diperlukan misalnya upaya collection,              restructuring, and write-offs;
     restrukturisasi maupun write-off kepada debitur
     agar posisi pra NPL dan NPL tetap terjaga;
 4. Melakukan kalibrasi dan pemantauan dalam                       4. Conducted periodic calibration and monitoring of
     pembentukan CKPN secara berkala sesuai                           loan loss provisions (CKPN) in accordance with
     ketentuan;                                                       regulations;
 5. Melakukan penilaian profil risiko Bank secara rutin            5. Performed regular risk profile assessments and
     dan menetapkan langkah-langkah perbaikan yang                    implemented necessary improvements;
     diperlukan;
 6. Pengukuran Risiko IT;                                          6. Conducted IT risk measurement;
 7. Pengukuran Kewajiban Penyediaan Modal Minimum                  7. Measured Capital Adequacy Ratio (CAR/KPMM)
     (KPMM) sesuai profil risiko;                                     based on the Bank’s risk profile;


Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth                  PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Sustainability Report 2025          101
Page 102
      8. Melakukan stress testing kredit, pasar (risiko nilai               8. Conducted stress testing on credit, market (foreign
          tukar dan risiko suku bunga), dan likuiditas dengan                  exchange and interest rate risks), and liquidity risks
          berbagai skenario periode triwulan dan ad hoc,                       on a quarterly and ad hoc basis, and determined
          serta menetapkan langkah antisipasi atas hasil                       mitigation actions;
          stress testing tersebut;
      9. Melakukan pemantauan dan simulasi AYDA;                            9. Conducted monitoring and simulation AYDA;
      10. Menetapkan mitigasi risiko yang diperlukan untuk                  10. Established risk mitigation measures for digital
          pengembangan layanan perbankan digital (digital                       banking development, including new product
          banking), termasuk rencana penerbitan produk                          issuance and activities;
          dan/atau pelaksanaan aktivitas baru Bank;
      11. Melakukan kajian risiko terhadap pihak yang akan                  11. Conducted risk assessments on prospective
          bekerjasama dengan Bank terutama yang berkaitan                       partners, particularly in Information Technology;
          dengan Teknologi Informasi;
      12. Melakukan review risk appetite, risk tolerance dan                12. Reviewed risk appetite, risk tolerance, and Early
          Early Warning System (EWS) terhadap 8 (delapan)                       Warning System (EWS) across the Bank’s 8 (eight)
          risiko yang melekat di Bank;                                          inherent risks;
      13. Melakukan pemantauan dan analisa terhadap                         13. Conducting monitoring and analysis of the Net
          rasio Net Stable Funding Ratio (NSFR) untuk                           Stable Funding Ratio (NSFR) to ensure that the
          memastikan bahwa Bank memelihara pendanaan                            Bank maintains stable funding aligned with the
          stabil yang disesuaikan dengan komposisi aset dan                     composition of assets and off-balance sheet
          rekening administratif, sehingga Bank diharapkan                      accounts, thereby enabling the Bank to reduce
          dapat mengurangi risiko likuiditas terkait sumber                     liquidity risk related to funding sources over a
          pendanaan untuk jangka waktu yang lebih panjang;                      longer-term horizon;
      14. Melakukan pemantauan dan analisa terhadap rasio                   14. Conducting monitoring and analysis of the Liquidity
          Liquidity Coverage Ratio (LCR) memastikan Bank                        Coverage Ratio (LCR) to ensure that the Bank
          memiliki kecukupan persediaan HQLA (High Quality                      maintains an adequate level of unencumbered
          Liquid Asset) yang tidak terikat (unencumbered).                      High Quality Liquid Assets (HQLA). HQLA consist of
          HQLA terdiri dari kas dan/atau aset yang dapat                        cash and/or assets that can be easily and readily
          dengan mudah dan segera dikonversi menjadi kas                        converted into cash with little or no loss in value
          dengan sedikit atau tanpa pengurangan nilai untuk                     to meet the Bank’s liquidity needs under stressed
          memenuhi kebutuhan likuiditas Bank jika terjadi                       conditions over a 30 (thirty) day period;
          kondisi terburuk dalam periode 30 (tiga puluh) hari
          kedepan;
      15. Pemantauan pelaksanaan Mark to Market (MTM)                       15. Monitored Mark-to-Market (MTM) implementation
          atas surat berharga yang dimiliki Bank termasuk                       for securities, including money market and forex
          Transaksi Money Market, Transaksi Forex, Posisi                       transactions, Net Open Position, and securities
          Devisa Neto (PDN), dan eksposur Surat Berharga;                       exposure;
      16. Pemantauan pemenuhan Giro Wajib Minimum                           16. Monitored compliance with Minimum Reserve
          (GWM), Penyangga Likuiditas Makroprudensial                           Requirement, Macroprudential Liquidity Buffer, and
          (PLM), Rasio Intermediasi Makroprudensial (RIM)                       Macroprudential Intermediation Ratio, including
          termasuk perkembangan Dana Pihak Ketiga (DPK)                         Third Party Funds and liquid assets;
          dan Aset Likuid Bank;
      17. Pemenuhan tindaklanjut komitmen kepada OJK;                       17. Ensured fulfillment of commitments to the OJK;
      18. Development aplikasi Operational Risk Management                  18. Developed an Operational Risk Management
          (ORM) sebagai tool’s yang akan digunakan oleh Risk                    (ORM) application as a tool for Risk Officers across
          Officer (RO) disetiap Direktorat dan Cabang;                          directorates and branches;
      19. Pengembangan Bussiness Continuity Management                      19. Developed Business Continuity Management
          (BCM);                                                                (BCM);
      20. Melakukan Analisa risiko, pengembangan strategi,                  20. Conducted risk analysis, strategy development,
          koordinasi lintas fungsi, pemantauan kondisi bank                     cross-functional coordination, monitoring, and
          serta penyusunan kebijakan risiko dan limit dalam                     policy formulation in the preparation of the
          proses penyusunan dan pelaporan Rencana                               Resolution Plan submitted to the Indonesia Deposit
          Resolusi ke Lembaga Penjamin Simpanan (LPS);                          Insurance Corporation (LPS);



102    PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025
                                                                                          Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
                                                                                                       Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth
Page 103
                                                                                                        Tata Kelola Keberlanjutan
                                                                                                             Sustainable Governance




 21. Menjaga stabilitas likuiditas Bank sesuai regulasi   21. Maintaining the Bank’s liquidity stability in
     POJK No. 5 Tahun 2024 tentang Penetapan Status           accordance with POJK No. 5 of 2024 on the
     Pengawasan dan Penanganan Permasalahan Bank              Determination of Supervisory Status and the
     Umum, dengan tugas dan tanggung jawab sebagai            Handling of Issues at Commercial Banks, with the
     berikut:                                                 following duties and responsibilities:
     a. Menyusun dan mengkinikan laporan dan menguji          a. Preparing, updating, and testing the Recovery
        Recovery Plan;                                            Plan;
     b. Monitoring serta melakukan pengujian (stress          b. Monitoring and stress testing Recovery Plan
        testing) terhadap trigger level Recovery Plan;            trigger levels;
     c. Memberikan input untuk penetapan status               c. Providing input for supervisory status
        pengawasan; dan                                           determination; and
     d. Memberikan action plan apabila terdapat               d. Preparing action plans in case of trigger
        pelampauan trigger level.                                 breaches.

 Pengawasan Aktif Dewan Komisaris dan Direksi             Active Oversight by the Board of Commissioners
 atas Penerapan Manajemen Risiko                          and the Board of Directors on the Implementation
                                                          of Risk Management
 Sebagai bentuk kesadaran atas berbagai risiko yang       In recognition of the various risks inherent in the Bank’s
 melekat pada kegiatan usaha Bank, Dewan Komisaris        business activities, the Board of Commissioners and
 dan Direksi secara konsisten memberikan arahan           the Board of Directors consistently provide strategic
 strategis, melakukan pengawasan, serta memastikan        direction, conduct oversight, and ensure the active
 pelaksanaan mitigasi risiko secara aktif. Dewan          implementation of risk mitigation measures. The
 Komisaris melaksanakan fungsi pengawasan risiko          Board of Commissioners carries out its risk oversight
 (risk oversight) melalui Komite Pemantau Risiko guna     function through the Risk Monitoring Committee to
 memastikan penerapan manajemen risiko berjalan           ensure that the implementation of risk management is
 efektif dan sesuai dengan ketentuan. Sementara itu,      effective and in accordance with prevailing regulations.
 Direksi menjalankan fungsi penetapan kebijakan risiko    Meanwhile, the Board of Directors performs its risk
 (risk policy) melalui komite eksekutif yaitu Komite      policy function through executive committees, namely
 Manajemen Risiko, Asset & Liability Committee (ALCO),    the Risk Management Committee, the Asset & Liability
 serta Komite Kredit.                                     Committee (ALCO), and the Credit Committee.

 Pembiayaan yang Bertanggung Jawab                        Responsible Financing
 Dalam setiap penyaluran kredit atau pembiayaan,          In every credit or financing disbursement, the Bank
 Bank senantiasa mempertimbangkan analisis risiko         consistently considers comprehensive risk analysis
 serta prospek usaha debitur secara menyeluruh.           as well as the business prospects of the debtor. As
 Sebagai bentuk dukungan terhadap pembangunan             part of its support for sustainable development, the
 berkelanjutan, Bank tidak hanya mendorong kegiatan       Bank not only encourages business activities that
 usaha yang berwawasan lingkungan dan berkontribusi       are environmentally responsible and contribute to
 pada peningkatan kualitas hidup masyarakat, tetapi       improving the quality of life of the community, but
 juga melakukan uji tuntas dengan mempertimbangkan        also conducts due diligence by taking into account
 aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan sebelum            economic, social, and environmental aspects prior to
 memberikan pembiayaan.                                   extending financing.

 Melalui Komite Kredit dan berdasarkan Peraturan          Through the Credit Committee and in accordance
 Otoritas Jasa Keuangan No. 42/POJK.03/2017 tentang       with Financial Services Authority Regulation No. 42/
 Kewajiban Penyusunan dan Pelaksanaan Kebijakan           POJK.03/2017 concerning the Obligation to Prepare and
 Perkreditan atau Pembiayaan Bank bagi Bank Umum,         Implement Credit or Financing Policies for Commercial
 Bank melaksanakan tugas sebagai berikut:                 Banks, the Bank performs the following responsibilities:
 1. Memberikan persetujuan atau penolakan atas            1. Providing approval or rejection of credit proposals
    usulan kredit secara objektif, jujur, dan cermat         objectively, honestly, and prudently while
    dengan tetap mempertimbangkan risiko beserta             considering the associated risks and mitigation
    mitigasinya, serta mengacu pada Pedoman                  measures, and referring to the Credit Policy
    Kebijakan Perkreditan, Surat Edaran Kredit, memo         Guidelines, Credit Circular Letters, internal memo,


Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth         PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Sustainability Report 2025          103
Page 104
         internal, ketentuan Bank Indonesia, Peraturan OJK,                     Bank Indonesia regulations, OJK regulations, and
         dan peraturan perundang-undangan yang berlaku                          other prevailing laws and regulations in accordance
         sesuai dengan BWMK yang diberikan.                                     with the assigned BWMK.
      2. Memberikan rekomendasi atas usulan kredit atau                      2. Providing recommendations on credit or financing
         pembiayaan kepada Komite Kredit yang memiliki                          proposals to the Credit Committee with higher
         BWMK lebih tinggi.                                                     BMWK.
      3. Menolak segala bentuk permintaan atau pengaruh                      3. Rejecting any form of request or influence from
         dari pihak berkepentingan yang bertujuan                               interested parties intended to obtain formal
         memperoleh persetujuan kredit secara formalitas                        credit approval without meeting the asset quality
         tanpa memenuhi kualitas aset sesuai ketentuan                          requirements stipulated by OJK.
         OJK.
      4. Melakukan koordinasi dengan Asset and Liability                     4. Coordinating with the Asset and Liability Committee
         Committee (ALCO) dalam aspek pendanaan                                 (ALCO) regarding the funding aspects of lending
         perkreditan.                                                           activities.

      Sebagai komitmen terhadap prinsip kehati-hatian                        As part of its commitment to prudential principles
      dan keberlanjutan, Bank tidak akan menyalurkan                         and sustainability, the Bank will not extend financing if
      pembiayaan apabila hasil analisis risiko menunjukkan                   the risk analysis indicates significant potential losses
      adanya potensi kerugian yang signifikan dari sisi                      from social impacts or environmental pollution and
      sosial maupun dampak pencemaran dan kerusakan                          degradation.
      lingkungan.

      Remunerasi dan Nominasi Dewan                                          Remuneration and Nomination of the
      Komisaris dan Direksi [GRI 2-19] [GRI 2-20] [GRI                       Board of Commissioners and the Board
      2-10]                                                                  of Directors [GRI 2-19] [GRI 2-20] [GRI 2-10]

      Penerapan kebijakan Remunerasi dan Nominasi yang transparan            The implementation of transparent and objective Remuneration
      sertaobjektifmenjadibagianpentingdalammemastikankualitas               and Nomination policies forms an important part of ensuring
      kepemimpinan Bank. Kebijakan ini dirancang agar anggota                the quality of the Bank’s leadership. These policies are designed
      Dewan Komisaris dan Direksi memiliki kompetensi yang selaras           to ensure that members of the Board of Commissioners and
      dengan kebutuhan dan strategi perusahaan. Proses nominasi              the Board of Directors possess competencies that align with
      dilakukan dengan mempertimbangkan kualifikasi, pengalaman,             the Company’s needs and strategic direction. The nomination
      rekam jejak profesional, serta integritas kandidat, dengan             process is carried out by considering the qualifications,
      tetap mengacu pada regulasi yang berlaku dan prinsip Good              experience, professional track record, and integrity of the
      Corporate Governance (GCG). Melalui mekanisme tersebut,                candidates, while referring to applicable regulations and the
      Bank memastikan bahwa struktur kepemimpinan diisi oleh                 principles of Good Corporate Governance (GCG). Through
      individu yang mampu menjalankan tugas secara efektif dalam             this mechanism, the Bank ensures that its leadership structure
      mewujudkan visi, misi, dan strategi keberlanjutan.                     is composed of individuals capable of performing their roles
                                                                             effectively in realizing the Company’s vision, mission, and
                                                                             sustainability strategy.

      Dalam aspek remunerasi, Bank menetapkan kebijakan yang                 In terms of remuneration, the Bank establishes policies that take
      mempertimbangkan kinerja individu, pencapaian target                   into account individual performance, the achievement of the
      perusahaan, praktik industri, serta keseimbangan antara                Company’s targets, industry practices, and the balance between
      kepentingan jangka pendek dan jangka panjang. Skema                    short-term and long-term interests. The remuneration scheme
      remunerasi disusun secara adil dan kompetitif untuk mendorong          is designed to be fair and competitive in order to encourage
      motivasi serta peningkatan kinerja Dewan Komisaris dan Direksi.        motivation and enhance the performance of the Board of
      Evaluasi terhadap kebijakan remunerasi dilakukan secara berkala        Commissioners and the Board of Directors. The remuneration
      guna memastikan kesesuaiannya dengan perkembangan                      policy is reviewed periodically to ensure its alignment with
      industri dan ekspektasi pemangku kepentingan.                          industry developments and stakeholder expectations.




104     PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025
                                                                                             Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
                                                                                                          Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth
Page 105
                                                                                                                 Tata Kelola Keberlanjutan
                                                                                                                      Sustainable Governance




 Proses Nominasi [GRI 2-19] [GRI 2-20] [IDX G-06]                  Nomination Process [GRI 2-19] [GRI 2-20] [IDX G-06]
 Mekanisme pemilihan anggota Dewan Komisaris dan Direksi           The selection mechanism for members of the Board of
 dilaksanakan secara transparan dengan mengedepankan               Commissioners and the Board of Directors is conducted
 prinsip kompetensi, profesionalisme, dan integritas. Proses ini   transparently by upholding the principles of competence,
 dikelola oleh Komite Remunerasi dan Nominasi yang bertugas        professionalism, and integrity. This process is managed by the
 melakukan penilaian serta memberikan rekomendasi atas             Remuneration and Nomination Committee, which is responsible
 calon yang dinilai sesuai dengan kebutuhan organisasi dan         for evaluating and providing recommendations on candidates
 arah strategis Bank. Uraian lebih rinci mengenai tahapan dan      deemed suitable for the Bank’s organizational needs and
 ketentuan proses nominasi tersebut dapat dilihat dalam            strategic direction. More detailed information regarding the
 Laporan Tahunan Bank Tahun 2025.                                  stages and provisions of the nomination process can be found
                                                                   in the Bank’s 2025 Annual Report.

 Kebijakan Remunerasi [GRI 2-21]                                   Remuneration Policy [GRI 2-21]
 Penetapan remunerasi bagi Dewan Komisaris dan Direksi             ThedeterminationofremunerationfortheBoardofCommissioners
 dilakukanberdasarkanprinsipkewajaran,kinerja,sertapenciptaan      and the Board of Directors is based on the principles of fairness,
 nilai jangka panjang bagi pemegang saham dan pemangku             performance,andthecreationoflong-termvalueforshareholders
 kepentingan lainnya. Struktur remunerasi mencakup gaji            andotherstakeholders.Theremunerationstructureincludesbase
 pokok, tunjangan, insentif berbasis kinerja, serta manfaat        salary, allowances, performance-based incentives, and other
 lainnya yang disesuaikan dengan pencapaian target bisnis dan      benefits aligned with the achievement of business targets and
 keberlanjutan. Informasi lebih lengkap mengenai kebijakan dan     sustainability objectives. More detailed information regarding
 realisasi remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi disampaikan      the remuneration policy and its implementation for the Board
 dalam Laporan Tahunan Bank Tahun 2025.                            of Commissioners and the Board of Directors is presented in
                                                                   the Bank’s 2025 Annual Report.

 Pelibatan Pemangku Kepentingan                                    Stakeholder Engagement [OJK E.4] [GRI 2-29]
 [OJK E.4] [GRI 2-29]



 Komitmen untuk membangun hubungan yang                            The commitment to building constructive relationships
 konstruktif antara Bank dengan para pemangku                      between the Bank and its stakeholders is realized
 kepentingan diwujudkan melalui keterlibatan aktif                 through active engagement in every decision-making
 dalam setiap proses pengambilan keputusan dan                     process and in the implementation of sustainability
 implementasi strategi keberlanjutan. Pendekatan ini               strategies. This approach aims to ensure that the
 bertujuan memastikan bahwa kebijakan dan inisiatif                policies and initiatives implemented by the Bank are
 yang dijalankan Bank sejalan dengan harapan pemangku              aligned with stakeholders’ expectations while also
 kepentingan sekaligus mendukung pencapaian tujuan                 supporting the achievement of sustainable long-term
 jangka panjang yang berkelanjutan.                                objectives.

 Berdasarkan hasil pemetaan yang telah dilakukan, Bank             Based on the stakeholder mapping conducted, the
 mengidentifikasi kelompok pemangku kepentingan                    Bank has identified its key stakeholder groups along
 utama beserta metode keterlibatan yang diterapkan                 with the engagement methods applied throughout the
 sepanjang periode pelaporan. Informasi mengenai                   reporting period. Information regarding stakeholder
 kelompok pemangku kepentingan serta bentuk                        groups as well as the forms of communication and
 komunikasi dan interaksi yang dilakukan disajikan                 interaction carried out is presented in the following
 dalam tabel berikut:                                              table:




Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth                  PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Sustainability Report 2025          105
Page 106
       Pemangku Kepentingan                                                 Topik Utama/Harapan
                                           Pendekatan
         dan Dasar Pemilihan                                               Pemangku Kepentingan                          Respons Bank
                                           Keterlibatan
        Stakeholder Group and                                              Key Topics / Stakeholder                      Bank Response
                                       Engagement Approach
          Basis for Selection                                                   Expectations
      Nasabah
      Customers

      Kepuasan nasabah menentukan      •   Komunikasi sehari-hari      •    Kualitas pelayanan.              •    Ragam fasilitas yang memberi
      pertumbuhan usaha.                   di kantor pusat/cabang.     •    Kemudahan dan keamanan                kemudahan, keamanan dan
                                       •   Layanan call center.             bertransaksi.                         kenyamanan dalam bertransaksi.
                                       •   Media sosial.               •    Informasi jasa perbankan yang    •    LayananCallCenter,ContactCenter
                                       •   S u r ve i Ke p u a s a n        jelas.                                (Graha Call 24 Jam, Graha Chat
                                           Nasabah.                                                               WA Business, e-mail, media sosial
                                                                                                                  dan Cabang).
                                                                                                             •    Menyediakan sarana informasi
                                                                                                                  via website.
                                                                                                             •    Layanan digital/online (AGI Mobile/
                                                                                                                  Corporate Internet Banking).

                                       •   Daily communication                                               •    Providing various facilities that
      Customersatisfactiondetermines       at the head office and      •    Service quality.                      offer convenience, security, and
      business growth.                     branches.                   •    Convenience and security in           comfort in transactions.
                                       •   Call center services.            conducting transactions.         •    Providing Call Center and Contact
                                       •   Social media.               •    Clear information on banking          Center services (24-hour Graha
                                       •   Customer Satisfaction            services.                             Call, Graha Chat WA Business,
                                           Surveys.                                                               e-mail,socialmedia,andbranches).
                                                                                                             •    Providing information channels
                                                                                                                  through the website.
                                                                                                             •    Providing digital/online services
                                                                                                                  (AGI Mobile / Corporate Internet
                                                                                                                  Banking).

      Karyawan
      Employees

      MerupakanasetBankyangpenting     Kegiatan kerja setiap hari/     •    Kesejahteraan karyawan.          •    Remunerasi, tunjangan dan fasilitas
      dan perlu terus dikelola serta   pertemuan berkala.              •    Pelatihan dan pengembangan.           yang baik, di antaranya Jaminan
      dikembangkandemipertumbuhan                                      •    Keselamatan dan kesehatan             Kesehatan & Keselamatan BPJS
      usaha.                                                                kerja.                                serta fasilitas sarana dan prasarana
                                                                                                                  penunjang lainnya.
                                                                                                             •    Memberikan pelatihan dan
                                                                                                                  pengembangan karir.


      Employeesareimportantassetsof    Daily work activities and       •    Employee welfare.                •    Providingappropriateremuneration,
      theBankandmustbecontinuously     regular meetings.               •    Training and development.             benefits, and facilities, including
      managed and developed to                                         •    Occupationalhealthandsafety.          BPJS Health and Employment
      support business growth.                                                                                    Insurance as well as supporting
                                                                                                                  facilities and infrastructure.
                                                                                                             •    Providing training and career
                                                                                                                  development opportunities.




106   PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025
                                                                                               Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
                                                                                                            Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth
Page 107
                                                                                                                                      Tata Kelola Keberlanjutan
                                                                                                                                           Sustainable Governance




    Pemangku Kepentingan                                                        Topik Utama/Harapan
                                             Pendekatan
      dan Dasar Pemilihan                                                      Pemangku Kepentingan                           Respons Bank
                                             Keterlibatan
     Stakeholder Group and                                                     Key Topics / Stakeholder                       Bank Response
                                         Engagement Approach
       Basis for Selection                                                          Expectations
   Masyarakat
   Community

   Penting untuk menjaga hubungan        Komunikasi dan interaksi             Dampak nyata yang positif bagi       Bank melaksanakan program CSSR
   harmonis dan wujud kepedulian         baik secara formal maupun            ketahanan sosial dan ekonomi         yang mencakup pelestarian lingkungan,
   sosial.                               informal seperti dalam               masyarakat. Serta program yang       penanggulangan bencana, kegiatan
   Begitupundengankomunitaslokal         ke g i at a n C S S R s e r t a      berkelanjutan dan transparansi       sosial kemasyarakatan, pemberdayaan
   disekitarwilayahoperasionalbank,      kolaborasi dengan instansi,          dalam pelaksanaannya menjadi         e ko n o m i , s e r t a p e n i n g kat a n
   merupakanpihakyangterdampak           komunitas, atau organisasi           perhatian agar manfaatnya dapat      kesejahteraan dan literasi masyarakat
   langsung oleh aktivitas Bank          lain untuk menjangkau                dirasakan secara optimal.            untuk menciptakan dampak yang
   sehinggamenjadiperhatianutama         masyarakat yang lebih                                                     berkelanjutan.
   dalam pelaksanaan tanggung            luas dan mengidentifikasi
   jawab sosial dan lingkungan.          kebutuhansertamemastikan
                                         program berjalan dengan
                                         efektif.

   Maint aining ha r m o ni o u s        Communication and                    Positive and tangible impacts on     The Bank implements CSSR programs
   relationships and demonstrating       interaction conducted both           the social and economic resilience   covering environmental conservation,
   social responsibility is important.   formally and informally, such        of the community.                    disaster response, social community
   Local communities surrounding         as through CSSR activities           Sustainable programs and             activities, economic empowerment,
   the Bank’s operational areas          and collaboration with               transparencyintheirimplementation    and initiatives to improve community
   are directly affected by the          institutions, communities, or        sothatthebenefitscanbeoptimally      welfareandliteracytocreatesustainable
   Bank’s activities and therefore       other organizations to reach a       realized.                            impact.
   become a primary focus in the         widercommunityandidentify
   implementation of social and          needs while ensuring that
   environmental responsibility.         programs are implemented
                                         effectively.

   Pemerintah
   Government

   Sebagai regulator kegiatan usaha,     •   Pertemuandankomunikasi           Kepatuhan dan kontribusi ekonomi     •    Pemenuhan kewajiban terhadap
   Bank senantiasa memperhatikan             saat pemenuhan dan               sosiallingkungandemimewujudkan            regulator seperti pembuatan
   setiap ketentuan yang berlaku.            sosialisasi peraturan.           pembangunan berkelanjutan.                RAKB, Laporan Keberlanjutan dan
                                         •   Kegiatanbersamaterkait                                                     kepatuhan lainnya.
                                             CSSR.                                                                 •    Pembiayaan untuk mendukung
                                                                                                                        pembangunan dan pertumbuhan
                                                                                                                        ekonomi.
                                                                                                                   •    Pelaksanaan tanggung jawab sosial
                                                                                                                        dan lingkungan.

   As the regulator of business          •   Meetings and                     Compliance and social, economic,     •    Fulfillment of obligations to
   activities, the Bank consistently         communication during             and environmental contributions to        regulators, such as the preparation
   observesallapplicableregulations.         regulatory compliance            support sustainable development.          of the RAKB, Sustainability Report,
                                             a n d so c i a l i z a t i o n                                             and other regulatory compliance.
                                             activities.                                                           •    Financing to support development
                                         •   Joint activities related                                                   and economic growth.
                                             to CSSR.                                                              •    Implementation of social and
                                                                                                                        environmental responsibility.




Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth                                   PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Sustainability Report 2025              107
Page 108
        Pemangku Kepentingan                                               Topik Utama/Harapan
                                                 Pendekatan
          dan Dasar Pemilihan                                             Pemangku Kepentingan                             Respons Bank
                                                 Keterlibatan
         Stakeholder Group and                                            Key Topics / Stakeholder                         Bank Response
                                             Engagement Approach
           Basis for Selection                                                 Expectations
       Pemegang Saham/Investor
       Shareholders / Investors

       Organ tertinggi dalam struktur        RUPS, pertemuan investor    Keterbukaan informasi dan             Secara berkala menyediakan laporan
       tata kelola yang memiliki hak dan     lainnya.                    keuntungan berinvestasi.              yang transparan dan peningkatan
       yang berinvestasi mengharapkan                                                                          kinerja usaha.
       imbal hasil.

       The highest authority in the          GMS and other investor      Information transparency and          Providing transparent reports on a
       governance structure who have         meetings.                   investment returns.                   regularbasisandcontinuouslyimproving
       ownership rights and invest with                                                                        business performance.
       the expectation of returns.

       Pemasok dan Mitra Usaha
       Suppliers and Business Partners

       Mitra kerja penunjang kelancaran      Komunikasi saat proses      Kemudahan kerja sama dan              Transparansi prosedur kerja sama,
       operasional.                          penawaran, negosiasi, dan   perlakuan yang sama, memberikan       memberi peluang yang sama atas
                                             pemesanan.                  hasil yang memuaskan dan berarti/     dasar kemampuan, kualitas dan harga
                                                                         bisa dibanggakan.                     yang kompetitif.

       Partners that support the smooth      Communication during the    Ease of cooperation and equal         Transparencyincooperationprocedures
       operation of the Bank’s activities.   bidding, negotiation, and   treatment, delivering satisfactory    andprovidingequalopportunitiesbased
                                             procurement processes.      and meaningful results.               on capability, quality, and competitive
                                                                                                               pricing.


      Isu utama yang dibahas dalam bagian ini mencerminkan                     The key issues discussed in this section reflect the
      aspirasi dan ekspektasi yang berkembang di kalangan                      aspirations and expectations that have developed
      pemangku kepentingan, yang selanjutnya ditetapkan                        among stakeholders, which are subsequently identified
      sebagai aspek material atau permasalahan penting                         as material aspects or significant issues that need to
      yang perlu direspons dalam pelaksanaan kegiatan                          be addressed in the Bank’s business activities.
      usaha Bank.

      Kode Etik [GRI 2-15] [IDX G-07]                                          Code of Conduct [GRI 2-15] [IDX G-07]
      Sebagai pedoman perilaku bagi seluruh insan                              As a code of conduct for all company personnel, the
      perusahaan, Kode Etik menjadi acuan dalam                                Code of Conduct serves as a guideline in carrying
      menjalankan tugas dan tanggung jawab sesuai standar                      out duties and responsibilities in accordance with
      nilai dan ketentuan yang berlaku. Dokumen ini disusun                    established values and applicable regulations. This
      untuk membentuk budaya kerja yang profesional,                           document is designed to foster a professional work
      memperkuat penerapan etika bisnis, serta memastikan                      culture, strengthen the implementation of business
      setiap keputusan dan tindakan mencerminkan                               ethics, and ensure that every decision and action
      integritas serta kepatuhan terhadap peraturan.                           reflects integrity and compliance with prevailing
                                                                               regulations.

      Penerapan Kode Etik yang dipahami secara menyeluruh                      The effective implementation of the Code of Conduct,
      dan dijalankan secara konsisten menjadi fondasi                          supported by comprehensive understanding and
      penting dalam memperkuat tata kelola perusahaan                          consistent application, forms an important foundation
      yang baik. Melalui komitmen tersebut, Bank tidak hanya                   in strengthening good corporate governance. Through
      menjaga reputasi dan kepercayaan publik, tetapi juga                     this commitment, the Bank not only safeguards its
      menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan bagi                         reputation and public trust but also creates sustainable
      seluruh pemangku kepentingan.                                            value for all stakeholders.




108     PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025
                                                                                                 Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
                                                                                                              Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth
Page 109
                                                                                                           Tata Kelola Keberlanjutan
                                                                                                                Sustainable Governance




 Maksud dan Tujuan                                           Purpose and Objectives
 Tujuan dan maksud dari penetapan kode etik Bank             The purpose and objectives of establishing the Code
 Artha Graha Internasional yaitu:                            of Conduct of Bank Artha Graha Internasional are as
                                                             follows:
 1. Memberikan pemahaman akan prinsip-prinsip                1. To provide an understanding of the principles of
    GCG dalam budaya perusahaan yang dinyatakan                  GCG within the corporate culture as reflected in
    dalam etika dan perilaku bisnis yang sesuai Visi dan         business ethics and conduct in line with the Bank’s
    Misi Bank;                                                   Vision and Mission;
 2. Mendorong seluruh insan Bank Artha Graha                 2. To encourage all personnel of Bank Artha Graha
    Internasional berperilaku sesuai GCG dan nilai-nilai         Internasional to behave in accordance with GCG
    budaya perusahaan;                                           principles and the Company’s cultural values;
 3. Mencegah terjadinya penyimpangan atau fraud              3. To prevent irregularities or fraud that may pose
    yang berisiko terhadap reputasi Bank;                        risks to the Bank’s reputation;
 4. Menjaga komitmen dalam melaksanakan Visi dan             4. To maintain commitment in implementing the
    Misi Bank sesuai dengan nilai-nilai budaya dalam             Bank’s Vision and Mission in accordance with
    etika dan perilaku bisnis;                                   cultural values reflected in ethical business
                                                                 conduct and behavior;
 5. Menjaga citra Bank di mata masyarakat melalui            5. To maintain the Bank’s image in the eyes of the
    kinerja Bank yang baik dengan memperhatikan                  public through strong performance while upholding
    perilaku dan etika berbisnis yang sehat dan                  sound and sustainable business ethics and
    berkesinambungan;                                            conduct;
 6. Memberikan pedoman dalam pengelolaan benturan            6. To provide guidance in managing conflicts of
    kepentingan dan pengendalian gratifikasi; dan                interest and controlling gratification; and
 7. Menjaga hubungan dengan pihak eksternal yang             7. To maintain harmonious and mutually beneficial
    harmonis dan saling menguntungkan.                           relationships with external parties.

 Pokok-Pokok Kode Etik                                       Key Principles of the Code of Conduct
 1.   Etika Bisnis                                           1.   Business Ethics
      a. Tidak membocorkan atau menyampaikan                      a. Employees are prohibited from disclosing
          dengan cara apapun semua informasi yang                    or conveying in any manner any information
          diketahui oleh karyawan mengenai Bank Artha                known to them regarding Bank Artha Graha
          Graha Internasional maupun nasabahnya                      Internasional or its customers to third parties
          kepada pihak ketiga (orang lain, nasabah, kawan,           (including other individuals, customers, friends,
          atau keluarga);                                            or family members);
      b. Pada waktu jam kerja dan terlebih lagi sesudah           b. During working hours and especially after
          jam kerja, karyawan wajib menjaga semua data               working hours, employees are required to
          dan informasi yang menjadi wewenangnya,                    safeguard all data and information under
          antara lain buku catatan, buku data, laporan,              their responsibility, including notebooks, data
          dan lain-lain, serta tidak membiarkan data dan             records, reports, and other documents, and
          informasi tersebut di tempat terbuka, sehingga             must not leave such data and information in
          dengan mudah bisa dilihat atau dibaca oleh                 open places where they can easily be seen or
          orang lain;                                                read by others;
      c. Bila karyawan berhenti bekerja dari Bank                 c. If an employee resigns from Bank Artha Graha
          Artha Graha Internasional, karyawan wajib                  Internasional, the employee must return
          menyerahkan semua catatan data, dokumen,                   all data records, documents, manuals, and
          buku pedoman, dan surat-surat milik Bank Artha             correspondence belonging to Bank Artha Graha
          Graha Internasional kepada atasan langsung;                Internasional to their direct supervisor; and
          serta
      d. Meskipun karyawan sudah berhenti dari Bank               d. Even after leaving employment with Bank
          Artha Graha Internasional, karyawan wajib                  Artha Graha Internasional, employees remain
          untuk tetap menjaga rahasia Bank Artha Graha               obligated to maintain the confidentiality of the
          Internasional dan nasabah yang diketahui oleh              Bank and its customers information that they
          karyawan tersebut pada pihak lain.                         obtained during their employment.


Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth            PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Sustainability Report 2025          109
Page 110
      2. Etika Kerja                                                        2. Work Ethics
         a. Karyawan tidak dibenarkan mempunyai ikatan kerja                   a. Employees are not permitted to hold other
             lain, baik secara langsung maupun tidak langsung                     employment relationships, either directly or
             dengan badan usaha atau usaha perorangan;                            indirectly, with other business entities or individual
                                                                                  businesses;
         b. Dalam hubungan dengan nasabah atau relasi,                         b. In their relationships with customers or business
            setiap karyawan tidak dibenarkan menerima                             counterparts, employees are prohibited from
            hadiah, berupa barang dan uang yang dapat                             accepting gifts in the form of goods or money that
            mengakibatkan berkurangnya objektivitas                               may compromise their objectivity in considering
            karyawan dalam mempertimbangkan kepentingan                           the interests expected from such gifts. In situations
            yang diharapkan dari pemberian barang tersebut.                       where an employee is compelled to accept a
            Dalam hal karyawan terpaksa menerima pemberian                        gift and it is difficult to refuse, the employee
            dan sulit sekali menolaknya, maka karyawan yang                       concerned, through their supervisor, must report
            bersangkutan, melalui atasannya, wajib melaporkan                     the matter to the Board of Directors so that an
            hal tersebut kepada Direksi untuk dicarikan jalan                     appropriate resolution can be determined;
            keluar yang sebaik-baiknya;
         c. Pada prinsipnya, setiap karyawan menyadari                         c. In principle, every employee understands that the
            sepenuhnya bahwa Bank tidak membenarkan                               Bank does not permit one or more members of the
            seorang atau lebih anggota keluarga karyawan                          same employee’s family to work at the same Bank;
            bekerja pada satu Bank yang sama;
         d. Setiap karyawan harus mempunyai kesadaran                          d. Employees must be aware of and refrain from
            untuk tidak melakukan tindakan tercela, seperti                       engaging in improper conduct, such as falsifying
            memalsukan dokumen dan tanda tangan,                                  documents or signatures, providing false
            memberikan keterangan yang tidak benar kepada                         information to supervisors or the Bank, or any
            atasan atau Bank, serta tindakan ketidakjujuran                       other acts of dishonesty that may harm or damage
            lainnya yang dapat merugikan dan merusak nama                         the Bank’s reputation, either directly or indirectly;
            Bank, baik secara langsung maupun tidak langsung;                     and
            dan
         e. Setiap karyawan harus menyadari bahwa setiap                       e. Employees must also understand that any violation
            pelanggaran atau melakukan hal yang menyangkut                        or act involving dishonesty in relation to the
            ketidakjujuran atas ketentuan tersebut di atas,                       provisions above constitutes sufficient grounds
            sudah merupakan alasan yang kuat bagi karyawan                        for the Bank to impose sanctions, including
            untuk menerima tindakan yang akan diambil oleh                        termination of employment, and may also result
            Bank, antara lain pemutusan hubungan kerja, dan                       in further legal proceedings by the relevant
            bahkan melanjutkan pemrosesan perkaranya                              authorities, even if the employment relationship
            kepada pihak berwenang, walaupun sudah tidak                          has already ended.
            mempunyai hubungan kerja sekalipun.

      Sosialisasi dan Penyebarluasan Kode Etik                              Dissemination and Communication of the Code
                                                                            of Conduct
      Sebagai bagian dari penguatan budaya kepatuhan dan                    As part of strengthening a culture of compliance and
      integritas, Bank menyosialisasikan Kode Etik kepada                   integrity, the Bank disseminates the Code of Conduct
      seluruh insan Bank serta pihak-pihak terkait tanpa                    to all Bank personnel and related parties without
      pengecualian, baik internal maupun yang berhubungan                   exception, both internally and those directly involved in
      langsung dengan kegiatan usaha perusahaan.                            the Company’s business activities. The implementation
      Pelaksanaan program sosialisasi tersebut dilakukan                    of the dissemination program is carried out through
      melalui:                                                              the following activities:
      1. Menyampaikan kepada seluruh karyawan dan                           1. Delivering the Code of Conduct to all employees
          Direksi Bank melalui e-mail administrator;                            and members of the Board of Directors through the
                                                                                administrator’s email;
      2. Menyampaikan pada saat penandatanganan                             2. Communicating the Code of Conduct during
         Perjanjian Kerja Bersama yang dilakukan antara                         the signing of the Collective Labor Agreement
         calon karyawan dengan manajemen Bank;                                  between prospective employees and the Bank’s
                                                                                management;


110    PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025
                                                                                           Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
                                                                                                        Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth
Page 111
                                                                                                          Tata Kelola Keberlanjutan
                                                                                                               Sustainable Governance




 3. Melakukan pengawasan di setiap unit kerja; dan          3. Conducting supervision in each work unit; and
 4. Menandatangani surat pernyataan Pakta Integritas        4. Requiring the signing of an Integrity Pact statement
    untuk menaati etika bisnis.                                to comply with business ethics.

 Per 31 Desember 2025, Bank tidak menerima laporan          As of December 31, 2025, the Bank did not receive any
 adanya pelanggaran Kode Etik sehingga tidak ada            reports of Code of Conduct violations; therefore, no
 sanksi atau hukuman apapun yang dijatuhkan Bank.           sanctions or penalties were imposed by the Bank.

 Kebijakan Antikorupsi dan Anti-fraud                       Anti-Corruption and Anti-Fraud Policy
 Penyusunan kebijakan ini mengacu pada ketentuan            The formulation of this policy refers to applicable laws
 peraturan    perundang-undangan         yang    berlaku,   and regulations, including those issued by the Financial
 termasuk regulasi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK)        Services Authority (OJK) and Bank Indonesia (BI). The
 dan Bank Indonesia (BI). Kebijakan ini didasarkan pada     policy is based on several key principles as follows:
 sejumlah prinsip utama sebagai berikut:
 1. Zero Tolerance terhadap Korupsi dan Fraud: [GRI 3-3]    1.   Zero Tolerance for Corruption and Fraud: [GRI 3-3]
    Tidak ada toleransi terhadap segala bentuk                   The Bank maintains zero tolerance toward any form
    kecurangan, suap, gratifikasi ilegal, maupun                 of fraud, bribery, illegal gratification, or abuse of
    penyalahgunaan wewenang dalam operasional                    authority within the Company’s operations.
    perusahaan.
 2. Kepatuhan terhadap Regulasi:                            2. Regulatory Compliance:
    Memastikan seluruh aktivitas bisnis selaras dengan         Ensuring that all business activities are aligned with
    peraturan perundang-undangan terkait antikorupsi           applicable laws and regulations related to anti-
    dan anti-fraud di sektor perbankan.                        corruption and anti-fraud in the banking sector.
 3. Transparansi dan Akuntabilitas:                         3. Transparency and Accountability:
    Mendorong keterbukaan dalam pelaporan dan                  Encouraging openness in reporting and investigating
    investigasi terhadap indikasi fraud.                       indications of fraud.
 4. Perlindungan     bagi    Pelapor      (Whistleblower    4. Whistleblower Protection:
    Protection):                                               Providing a secure Whistleblowing System that
    Menyediakan sistem pelaporan pelanggaran                   enables reporting of violations without pressure or
    (Whistleblowing System) yang aman dan bebas dari           intimidation.
    tekanan atau ancaman.

 Bank Artha Graha Internasional berkomitmen dan             Bank Artha Graha Internasional is committed and
 secara konsisten berupaya memberantas praktik              consistently strives to eradicate practices of
 korupsi, gratifikasi, dan pencucian uang demi              corruption, gratification, and money laundering in
 mewujudkan operasional yang bersih dan transparan.         order to ensure clean and transparent operations. To
 Untuk mendukung agenda nasional pemberantasan              support the national agenda for corruption eradication,
 korupsi, Bank menjalin kerja sama dengan berbagai          the Bank collaborates with various law enforcement
 instansi penegak hukum, seperti kejaksaan, kepolisian,     agencies, including the prosecutor’s office, the police,
 dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Implementasi       and the Corruption Eradication Commission. The
 komitmen tersebut tercermin dalam praktik bisnis           implementation of this commitment is reflected in
 yang mengedepankan kejujuran, etika, serta kepatuhan       business practices that prioritize honesty, ethics, and
 terhadap regulasi yang berlaku.                            compliance with applicable regulations.

 Pengaturan mengenai komitmen antikorupsi dan anti-         The commitment to anticorruption and antifraud
 fraud dituangkan dalam Pedoman Kebijakan Perseroan         is stipulated in the Company’s Policy Guidelines No.
 No. 00001.03.1 tanggal 5 November 2025 tentang             00001.03.1 dated November 5, 2025 regarding the
 Strategi Anti-Fraud, yang disosialisasikan secara          Anti-Fraud Strategy, which is regularly disseminated
 berkala kepada seluruh karyawan di Kantor Pusat            to all employees at both the Head Office and Branch
 maupun Cabang, termasuk tenaga alih daya seperti           Offices, including outsourced personnel such as
 pengemudi, office boy, dan petugas keamanan. Melalui       drivers, office assistants, and security personnel.




Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth           PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Sustainability Report 2025          111
Page 112
      penerapan kebijakan ini, Bank memastikan bahwa                         Through the implementation of this policy, the Bank
      setiap kegiatan usaha dijalankan secara legal, prudent,                ensures that all business activities are conducted
      dan selaras dengan prinsip tata kelola perusahaan                      legally, prudently, and in accordance with good
      yang baik. Kebijakan antikorupsi tersebut dapat                        corporate governance principles. The anti-corruption
      diintegrasikan dalam Kode Etik maupun ditetapkan                       policy may be integrated into the Code of Conduct
      sebagai regulasi tersendiri yang mengikat seluruh pihak                or established as a separate regulation binding on all
      terkait. [GRI 205-2]                                                   relevant parties. [GRI 205-2]

      Sebagai langkah preventif yang sistematis, Bank                        As a systematic preventive measure, the Bank has
      menetapkan berbagai kebijakan dan prosedur untuk                       established various policies and procedures to
      mencegah terjadinya korupsi, suap, fraud, gratifikasi,                 prevent corruption, bribery, fraud, gratification, and
      maupun kickbacks. Kebijakan tersebut mencakup                          kickbacks. These policies cover the prevention of
      pencegahan terhadap seluruh bentuk tindakan korupsi,                   all forms of corrupt practices, whether in the form
      baik dalam bentuk pemberian maupun penerimaan dari                     of giving or receiving from any party. To support the
      pihak mana pun. Dalam mendukung efektivitas strategi                   effectiveness of the anti-fraud strategy, the Bank
      anti-fraud, Bank secara rutin menyelenggarakan                         regularly conducts anti-fraud awareness programs
      sosialisasi budaya anti-fraud kepada seluruh karyawan                  for all employees and business partners, which are
      dan mitra bisnis, yang dilaksanakan bersamaan dengan                   implemented alongside Anti-Money Laundering and
      pelatihan Anti Pencucian Uang dan Pencegahan                           Counter-Terrorism Financing (AML/CTF) training. Each
      Pendanaan Terorisme (APU PPT). Setiap karyawan                         new employee is also required to attend Code of
      baru juga diwajibkan mengikuti pembekalan Kode                         Conduct orientation that includes anti-fraud policies
      Etik yang memuat kebijakan anti-fraud serta                            and to sign a declaration of commitment as a form of
      menandatangani       deklarasi    komitmen    sebagai                  compliance with these provisions. [GRI 205-2]
      bentuk kepatuhan terhadap ketentuan tersebut.
      [GRI 205-2]


      Konsistensi dan kesungguhan Bank dalam mematuhi                        The Bank’s consistency and commitment in complying
      dan menegakkan regulasi antikorupsi berdampak                          with and enforcing anti-corruption regulations have
      positif dengan tidak adanya insiden korupsi sepanjang                  resulted in positive outcomes, as there were no
      tahun 2025. Oleh karena itu, Bank tidak mengambil                      corruption incidents recorded throughout 2025.
      tindakan tertentu untuk perbaikan, baik tindakan                       Accordingly, the Bank did not undertake specific
      secara internal maupun eksternal, serta tidak terdapat                 remedial actions, either internally or externally, and
      tindakan tertentu terhadap mitra/vendor, misalnya                      no actions were taken against partners or vendors,
      pemutusan kerja sama karena dugaan tindak korupsi.                     such as termination of cooperation due to suspected
      [GRI 2-27, 205-3]                                                      corruption. [GRI 2-27, 205-3]




112     PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025
                                                                                          Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
                                                                                                       Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth
Page 113
                                                                                                       Tata Kelola Keberlanjutan
                                                                                                            Sustainable Governance




 Penerapan Anti Pencucian Uang, Pencegahan
 Pendanaan Terorisme dan Pencegahan
 Pendanaan Proliferasi Senjata Pemusnah
 Massal (APU, PPT & PPPSPM)
 Implementation of the Anti Money Laundering, Countering
 the Financing of Terrorism, and Prevention of the Financing of
 Proliferation of Weapons of Mass Destruction (AML, CTF, & PPPSPM)
 Programs.
 Sebagai wujud peningkatan kewaspadaan terhadap          As part of strengthening vigilance against financial
 risiko kejahatan keuangan, Bank mengimplementasikan     crime risks, the Bank implements the Anti-Money
 program Anti Pencucian Uang, Pencegahan Pendanaan       Laundering, Counter-Financing of Terrorism, and
 Terorisme, dan Pencegahan Pendanaan Proliferasi         Prevention of the Financing of Proliferation of Weapons
 Senjata Pemusnah Massal (APU, PPT & PPPSPM).            of Mass Destruction (AML, CTF & PPPSPM) program.
 Program ini dijalankan untuk memperkuat deteksi serta   This program is carried out to enhance the detection
 mitigasi terhadap aktivitas yang mengarah pada tindak   and mitigation of activities that may indicate money
 pencucian uang maupun pendanaan terorisme. Dalam        laundering or terrorism financing. In its implementation,
 pelaksanaannya, APU, PPT & PPPSPM di lingkungan         AML, CTF & PPPSPM within the Bank are guided by the
 Bank berpedoman pada lima pilar sebagai berikut:        following five pillars:
 1. Pengawasan Aktif Dewan Komisaris dan Direksi         1. Active Supervision by the Board of Commissioners
     Fungsi pelaksanaan, pengawasan, serta penerapan         and the Board of Directors
     APU, PPT & PPPSPM telah dilakukan oleh pengurus         The functions of implementation, supervision, and
     dengan memberikan rekomendasi terhadap                  enforcement of AML, CTF & PPPSPM have been
     Laporan Triwulan yang disampaikan oleh Unit Kerja       carried out by the management by providing
     AML & CTF;                                              recommendations on the Quarterly Reports
                                                             submitted by the AML & CTF Work Unit;

 2. Kebijakan dan Prosedur                               2. Policies and Procedures
    Penerapan program APU PPT tertuang dalam                The implementation of the AML/CTF program
    Surat Edaran Operasi No. 138.10.2 tanggal 23            is stipulated in Operational Circular Letter No.
    Desember 2024 tentang Anti Pencucian Uang,              138.10.2 dated December 23, 2024 concerning
    Pencegahan Pendanaan Terorisme dan Pencegahan           Anti-Money Laundering, Counter-Financing of
    Pendanaan Proliferasi Senjata Pemusnah Massal           Terrorism, and Prevention of the Financing of
    (APU, PPT & PPPSPM) yang pelaksanaannya terus           Proliferation of Weapons of Mass Destruction (AML,
    dilaksanakan secara bertahap, konsisten, serta          CTF & PPPSPM), which is implemented gradually,
    berkesinambungan. Pemeriksaan dilaksanakan              consistently, and sustainably. Routine reviews are
    secara rutin oleh Unit Kerja AML & CTF pada:            conducted by the AML & CTF Work Unit on:
    a. Penomoran Customer Identification File (CIF)         a. The numbering of Customer Identification Files
        nasabah dengan menganut single CIF;                     (CIF) using the single CIF principle;
    b. Kelengkapan data nasabah baru pada system            b. The completeness of new customer data in
        core banking dan pembaruan data nasabah;                the core banking system and the updating of
    c. Pengawasan terhadap transaksi keuangan                   customer data;
        nasabah untuk mendeteksi transaksi keuangan         c. Monitoring customer financial transactions to
        mencurigakan; dan                                       detect suspicious financial transactions; and
    d. Pengawasan nasabah berisiko tinggi (high risk        d. Monitoring high-risk customers.
        customer).




Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Sustainability Report 2025          113
Page 114
      3. Pengendalian Internal                                               3. Internal Control
         Pemeriksaan rutin dilaksanakan oleh Internal Audit                     Routine audits are conducted by the Internal
         guna melihat efektivitas pelaksanaan program APU,                      Audit function to assess the effectiveness of the
         PPT & PPPSPM pada Kantor Cabang dan Kantor                             implementation of the AML, CTF & PPPSPM program
         Pusat. Hasil pemeriksaan disampaikan dalam                             at both Branch Offices and the Head Office. The
         bentuk Laporan Hasil Pemeriksaan, dimana setiap                        audit results are presented in the form of an Audit
         temuan akan ditindaklanjuti oleh Unit Kerja AML &                      Report, where each finding will be followed up by
         CTF, unit kerja terkait di Kantor Pusat dan Kantor                     the AML & CTF Work Unit as well as the relevant
         Cabang terkait.                                                        units at the Head Office and the respective Branch
                                                                                Offices.

      4. Sistem Informasi Manajemen                                          4. Management Information System
         Bank senantiasa mengembangkan sistem informasi                         The Bank continuously develops information systems
         yang dapat mengidentifikasi, menganalisis, memantau,                   capable of identifying, analyzing, monitoring, and providing
         dan menyediakan laporan secara efektif dan efisien.                    reports effectively and efficiently.

          Sistem informasi manajemen tersebut mengidentifikasi                  The management information system identifies
          karakteristik Nasabah dan pola transaksi yang                         customer characteristics and transaction patterns,
          dilakukan untuk kemudian disesuaikan dengan                           which are then aligned with internal and external
          kebutuhan internal maupun eksternal. Saat ini Bank                    requirements. Currently, the Bank has implemented
          sudah mempunyai sistem baru yang disebut aplikasi                     a system known as the AML/CTF application, which
          APU PPT yang telah diimplementasikan pada awal                        has been in operation since early February 2021.
          bulan Februari 2021.

      5. Human Capital dan Pelatihan                                         5. Human Capital and Training
         Pelatihan APU, PPT & PPPSPM terus dilakukan                            AML, CTF & PPPSPM training is conducted continuously
         secara berkesinambungan untuk semua karyawan.                          for all employees. For employees who interact directly
         Sedangkan untuk karyawan yang berhadapan                               with customers and operational staff directly involved
         langsung dengan Nasabah dan karyawan pelaksana                         in the implementation of Anti-Money Laundering,
         yang terkait langsung dengan pelaksanaan                               Counter-Financing of Terrorism, and Prevention of
         penerapan Anti Pencucian Uang, Pencegahan                              the Financing of Proliferation of Weapons of Mass
         Pendanaan Terorisme, dan Pencegahan Pendanaan                          Destruction, training is regularly conducted in the form
         Proliferasi Senjata Pemusnah Massal, pelatihan rutin                   of refresher sessions.
         dilakukan dalam bentuk refreshment.

      Komunikasi Masalah Penting,                                            Communication of Critical Concerns,
      Mekanisme untuk Mencari Nasihat dan                                    Mechanisms for Seeking Advice and
      Mengemukakan Masalah, serta Proses                                     Raising Concerns, and Processes for
      untuk Memulihkan Dampak Negatif                                        Remediating Negative Impacts [GRI 2-16, 2-26]
      [GRI 2-16, 2-26]


      Dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas, Bank                     In maintaining transparency and accountability, the
      menyediakan saluran komunikasi yang terbuka dan                        Bank provides open and responsive communication
      responsif bagi seluruh pemangku kepentingan untuk                      channels for all stakeholders to convey issues
      menyampaikan isu terkait potensi maupun dampak                         related to potential or actual negative impacts on
      negatif aktual terhadap operasional perusahaan.                        the Company’s operations. One of the main channels
      Salah satu sarana utama yang digunakan adalah                          utilized is the Whistleblowing System (WBS), which
      Whistleblowing System (WBS), yang memungkinkan                         enables the reporting of suspected violations in a
      pelaporan dugaan pelanggaran secara aman, rahasia,                     secure, confidential, and protected manner.
      dan terlindungi.




114     PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025
                                                                                             Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
                                                                                                          Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth
Page 115
                                                                                                           Tata Kelola Keberlanjutan
                                                                                                                Sustainable Governance




 Setiap laporan yang diterima akan melalui proses            Each report received will undergo a review and
 penelaahan dan analisis oleh Sub Direktorat Antifraud       analysis process by the Antifraud Sub Directorate
 Direktorat Internal Audit guna memastikan tindak            under the Internal Audit Directorate to ensure
 lanjut yang tepat dan proporsional. Apabila laporan         appropriate and proportionate follow-up actions. If a
 memiliki dampak signifikan atau bersifat krusial, Bank      report has significant impact or is considered critical,
 melibatkan Dewan Komisaris dan Direksi dalam proses         the Bank involves the Board of Commissioners and
 evaluasi dan pengambilan keputusan melalui forum            the Board of Directors in the evaluation and decision-
 strategis, seperti rapat Dewan Komisaris, rapat Direksi,    making process through strategic forums, such as
 maupun rapat gabungan. Mekanisme ini dirancang              meetings of the Board of Commissioners, Board of
 untuk memastikan setiap permasalahan ditangani              Directors meetings, or joint meetings. This mechanism
 dengan penuh tanggung jawab dan integritas, serta           is designed to ensure that every issue is addressed
 langkah pemulihan yang diambil mampu meminimalkan           responsibly and with integrity, and that the remedial
 dampak negatif yang mungkin timbul.                         measures taken are able to minimize potential negative
                                                             impacts.

 Proses untuk Memulihkan Dampak                              Process to Remediate Negative Impacts
 Negatif [GRI 2-25]                                          [GRI 2-25]



 Sebagai bagian dari tata kelola yang bertanggung            As part of responsible governance practices, the Bank
 jawab, Bank menerapkan mekanisme komunikasi yang            implements effective communication mechanisms
 efektif untuk menangani isu-isu penting, memberikan         to address significant issues, provide governance-
 nasihat tata kelola, serta memulihkan dampak negatif        related advice, and remediate negative impacts that
 yang mungkin timbul akibat kegiatan operasional.            may arise from its operational activities. This policy
 Kebijakan ini disusun Bank agar setiap permasalahan         has been established to ensure that any issues can
 dapat diidentifikasi, ditindaklanjuti, dan diselesaikan     be identified, followed up, and resolved in a systematic
 secara sistematis serta akuntabel.                          and accountable manner.

 Sistem Pelaporan Pengaduan                                  Whistleblowing System [GRI 2-23] [FN-CB 510a.2]
 Pelanggaran [GRI 2-23] [FN-CB 510a.2]

 Dalam upaya menjaga integritas perusahaan, Bank             To maintain corporate integrity, the Bank implements
 menerapkan Whistleblowing System (WBS) sebagai              a Whistleblowing System (WBS) as a reporting
 sarana pelaporan untuk mengidentifikasi dan menangani       mechanism to identify and address alleged violations
 dugaan pelanggaran yang berpotensi menimbulkan              that may potentially have negative impacts on
 dampak negatif bagi perusahaan maupun pemangku              the Company and its stakeholders. This system is
 kepentingan. Sistem ini dirancang untuk memantau            designed to monitor and follow up on cases related
 dan menindaklanjuti kasus yang berkaitan dengan             to violations of laws, ethics, and internal policies,
 pelanggaran hukum, etika, serta kebijakan internal,         including corruption, conflicts of interest, abuse of
 termasuk praktik korupsi, benturan kepentingan,             authority, and other misconduct that may harm the
 penyalahgunaan wewenang, dan pelanggaran lain yang          integrity of the Bank’s operations.
 dapat merugikan integritas operasional Bank.

 Setiap laporan yang disampaikan melalui WBS ini dijamin     Each report submitted through the WBS is guaranteed
 kerahasian sepenuhnya dengan opsi pelaporan secara          full confidentiality, with the option to report
 anonim dan independen. Selanjutnya pengaduan yang           anonymously and independently. Reports received
 masuk akan melalui tahapan verifikasi, klasifikasi, serta   will undergo stages of verification, classification, and
 investigasi mendalam berdasarkan bukti yang tersedia.       thorough investigation based on available evidence.
 Penetapan keputusan atas hasil investigasi dilakukan        Decisions resulting from the investigation process are
 dengan mempertimbangkan tingkat keseriusan                  determined by considering the severity of the violation,
 pelanggaran, unsur kesengajaan, serta motivasi yang         the element of intent, and the underlying motivation




Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth            PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Sustainability Report 2025          115
Page 116
      melatarbelakangi tindakan tersebut sehingga sanksi                        behind the act, ensuring that sanctions or follow-up
      atau tindak lanjut dapat diberikan secara objektif dan                    actions are imposed objectively and fairly.
      adil.

      Kebijakan Whistleblowing System                                           Whistleblowing System Policy
      Bank mengatur kebijakan Whistleblowing System                             The Bank regulates the Whistleblowing System x
      sebagaimana diatur dalam Pedoman Kebijakan                                as stipulated in the Company Policy Guidelines
      Perseroan tentang Pedoman Penerapan Strategi Anti-                        concerning the Implementation Guidelines for the
      Fraud, dan Penyampaian Laporan Pelanggaran dan                            Anti-Fraud Strategy and the Submission of Violation
      Fraud.                                                                    and Fraud Reports.

      Tujuan Whistleblowing System                                              Objectives of the Whistleblowing System
      1. Mendeteksi dini dan mencegah terjadinya                                1.   To detect and prevent irregularities or violations
         penyimpangan ataupun pelanggaran di lingkungan                              within the Bank at an early stage; and
         Bank; serta
      2. Menciptakan iklim kerja yang sehat, terbuka, tulus,                    2. To create a healthy, open, sincere, honest, and
         jujur, dan bertanggung jawab di lingkungan Bank.                          responsible work environment within the Bank.

      Prinsip Sistem Pelaporan Pengaduan Pelanggaran                            Principles of the Whistleblowing System
      Sistem ini berlandaskan pada standar internasional dan                    This system is based on international standards and
      regulasi lokal yang mengatur pelaporan pengaduan,                         local regulations governing complaint reporting, with
      dengan prinsip utama sebagai berikut:                                     the following key principles:
      1. Kerahasiaan dan Perlindungan Pelapor:                                  1. Confidentiality and Whistleblower Protection:
          Identitas pelapor dijamin kerahasiaannya, serta                          The identity of the whistleblower is kept confidential
          diberikan perlindungan dari tindakan pembalasan.                         and protected from any form of retaliation.
      2. Anonimitas:                                                            2. Anonymity:
          Pelapor memiliki opsi untuk mengajukan laporan                           Whistleblowers have the option to submit reports
          secara anonim guna memastikan keamanan dan                               anonymously to ensure safety and comfort in
          kenyamanan dalam menyampaikan informasi.                                 providing information.
      3. Independensi dan Transparansi:                                         3. Independence and Transparency:
          Setiap laporan ditindaklanjuti oleh tim independen                       Each report is followed up by an independent team
          untuk memastikan objektivitas dalam proses                               to ensure objectivity throughout the investigation
          investigasi.                                                             process.
      4. Aksesibilitas:                                                         4. Accessibility
          Sistem pelaporan dapat diakses oleh seluruh                              The reporting system can be accessed by all
          karyawan, mitra bisnis, serta pemangku kepentingan                       employees, business partners, and other stakeholders
          lainnya melalui berbagai kanal komunikasi.                               through various communication channels.

      Jenis Pelanggaran                                                         Types of Violations
      Bentuk pelanggaran yang dapat dilaporkan dan akan                         The types of violations that may be reported and will
      ditindaklanjuti oleh Sub Direktorat Anti Fraud Bank,                      be followed up by the Bank’s Antifraud Sub-Directorate
      yaitu:                                                                    include:
      1. Kecurangan;                                                            1. Fraud;
      2. Penipuan;                                                              2. Deception;
      3. Penggelapan Aset;                                                      3. Asset misappropriation;
      4. Pembocoran Informasi;                                                  4. Information leakage;
      5. Tindak Pidana Perbankan; dan                                           5. Banking crimes; and
      6. Tindakan lain yang dapat dipersamakan dengan                           6. Other acts that may be categorized as fraud.
          fraud.




116        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025
                                                                                               Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
                                                                                                            Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth
Page 117
                                                                                                            Tata Kelola Keberlanjutan
                                                                                                                 Sustainable Governance




 Dalam pelaksanaan kegiatan operasional sehari-hari,          In carrying out its daily operational activities, the
 Bank mengimplementasikan Strategi Anti Fraud yang            Bank implements an Antifraud Strategy that refers to
 mengacu pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.            Financial Services Authority Regulation No. 12 of 2024
 12 Tahun 2024 tanggal 23 Juli 2024 tentang Penerapan         dated July 23, 2024 concerning the Implementation of
 Strategi Anti Fraud bagi Lembaga Jasa Keuangan. Bagi         Antifraud Strategies for Financial Services Institutions.
 Bank, setiap bentuk pelanggaran terhadap kebijakan           For the Bank, any violation of anticorruption and
 antikorupsi dan fraud dipandang sebagai pelanggaran          anti-fraud policies is considered a serious offense
 serius dan akan ditindak secara tegas sesuai ketentuan       and will be addressed firmly in accordance with the
 yang berlaku sebagaimana diatur dalam Pedoman                applicable provisions as stipulated in the Antifraud
 Penerapan Strategi Anti Fraud No. 00001.03.1 tanggal         Strategy Implementation Guidelines No. 00001.03.1
 5 November 2025. Kebijakan ini berlaku bagi seluruh          dated November 5, 2025. This policy applies to all
 insan Bank, baik karyawan tetap maupun kontrak,              Bank personnel, including permanent and contract
 termasuk Manajemen, Dewan Komisaris, dan Direksi.            employees, Management, the Board of Commissioners,
                                                              and the Board of Directors.

 Sebagai bagian dari penguatan budaya kepatuhan,              As part of strengthening a culture of compliance, the
 Bank secara berkelanjutan meningkatkan pemahaman             Bank continuously enhances the understanding and
 dan kesadaran Human Capital (HC) melalui program             awareness of Human Capital (HC) through socialization
 sosialisasi terkait penerapan Strategi Anti-Fraud.           programs related to the implementation of the
 Implementasi strategi tersebut didukung oleh empat           Antifraud Strategy. The implementation of this strategy
 pilar yaitu: (a) Pencegahan; (b) Deteksi; (c) Investigasi,   is supported by four pillars, namely: (a) Prevention; (b)
 Pelaporan, dan Sanksi; serta (d) Pemantauan, Evaluasi,       Detection; (c) Investigation, Reporting, and Sanctions;
 dan Tindak Lanjut.                                           and (d) Monitoring, Evaluation, and Follow-up.

 Komitmen terhadap prinsip anti-fraud juga ditegaskan         Commitment to antifraud principles is also reinforced
 melalui Deklarasi Pernyataan Anti-Fraud yang                 through the antifraud Declaration Statement delivered
 disampaikan kepada seluruh karyawan, yang isinya             to all employees, which affirms the commitment to
 antara lain menegaskan komitmen untuk bebas dari             remain free from practices of bribery, corruption,
 praktik suap, korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).          collusion, and nepotism.

 Media Pelaporan                                              Reporting Channels
 Sub Direktorat Anti Fraud – Direktorat Internal Audit        The Anti-Fraud Sub-Directorate under the Internal
 menerima laporan pelanggaran dan fraud mengacu               Audit Directorate receives reports of violations
 kepada Pedoman Kebijakan Perseroan tentang Strategi          and fraud in accordance with the Company Policy
 Anti Fraud. Pelaporan dapat disampaikan melalui:             Guidelines on the Anti-Fraud Strategy. Reports may be
                                                              submitted through the following channels:

 Surat:                                                       Mail:
 Sub Direktorat Anti Fraud,                                   Anti-Fraud Sub-Directorate
 Gedung Bank Artha Graha Lt. 3,                               Bank Artha Graha Building, 3rd Floor
 Jl. Kopi No. 2, Jakarta Barat 11230                          Jl. Kopi No. 2, West Jakarta 11230
 e-mail: antifraud@ag.co.id                                   Email: antifraud@ag.co.id




Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth             PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Sustainability Report 2025          117
Page 118
                                          Mekanisme Penyampaian Laporan Pelanggaran
                                           Mechanism for Submitting Violation Reports

                       Pelaksana                          Uraian                                  Dokumen                                    Keterangan
                      Implementor                      Description                                Document                                      Remark



                                                                                                                                       Bukti/dokumen atau
                        Pelapor                                                                Bukti/dokumen                           informasi
                                           Melaporkan pelanggaran melalui
                      Implementor                                                           lengkap pelanggaran
                                                   whisleblowing                                                                       pelanggaran, minimal:
                                                                                                 Complete
                                          Reporting violations via whistleblowing                                                      • Identitas pelapor
                                                                                           evidence/documents of
                                                                                                  violation                              (anonim);
                                                                                                                                       • Informasi
                                                                                                                                         pelanggaran;
                   Petugas Anti Fraud                                                                                                  • Pelaku dan pihak
                                            Menerima laporan pelanggaran                    Hasil identifikasi awal                       terlibat;
                    Anti Fraud Officer                                                            Complete
                                             Receiving whistleblowing report                                                           • Perkiraan kerugian
                                                                                           evidence/documents of
                                                                                                  violation                              terjadi; dan
                                                                                                                                       • Tempat dan waktu
                                                                                                                                         kejadian

                   Petugas Anti Fraud                                                                                                  Evidence/documents or
                    Anti Fraud Officer         Melakukan identifikasi awal                                                               information of violation,
                                                                                             Hasil rekomendasi
                                             Carrying out initial identification                                                        atleast:
                                                                                           Recommendation result
                                                                                                                                       • Whistleblower’s
                                                                                                                                         identity (anonymous);
                                                                                                                                       • Information about
                                                                                                                                         violation;
                   Petugas Anti Fraud        Menyusun rekomendasi hasil                                                                • Suspect and
                    Anti Fraud Officer             identifikasi awal                                                                       implicated parties;
                                          Developing recommendations for initial                                                       • Estimated damage;
                                                      identification                                                                      and
                                                                                                                                       • Place and time of
                                                                                                                                         incident


                     EO Anti Fraud         Memeriksa dan menandatangani rekomendasi hasil identifikasi
                      EO Anti Fraud                                 awal
                                          Checking and signing the recommendation for initial identification result

                                                                                                                                       Keputusan identifikasi
                                                                                                                                       awal, yakni:
                                                       Perubahan                                                                       • Dihentikan, jika tidak
                                                         Changes
                                                                                                                                         memenuhi
                                                                                                                                         persyaratan
                                                                                                                                         identifikasi awal; dan
                                                                                                                                       • Dilanjutkan ke tahap
                                                                                                                                         investigasi, sesuai
                                                                                                 Surat Tugas                             dengan pengaduan.
                    Deputi Direktur           Menerima dan memutuskan
                                                    tindak lanjut                             Assignment Letter
                     Deputy Director                                                                                                   Initial identification
                                            Accepting and deciding the follow                                                          decision, i.e.:
                                                       up action                                                                       • Dropped, if it is not
                                                                                            Hasil identifikasi awal                       eligible for initial
                                                                                              Initial identification                      identification; and
                                                                                                                                       • Proceeded to
                                                                                                                                         investigation stage,
                      Investigasi                                                                 Dihentikan                             based on the
                                                       Keputusan
                      Investigation                                                                Dropped                               complaint.
                                                         Decision



                         Tim AF
                        AF Team




      Pihak yang Mengelola Pengaduan                                                     Party Responsible for Managing Complaints
      Sub Direktorat AntiFraud adalah pihak yang bertanggung                             The Antifraud Sub-Directorate is responsible for
      jawab dalam mengelola whistleblowing system Bank.                                  managing the Bank’s Whistleblowing System.

      Perlindungan bagi Whistleblower                                                    Protection for Whistleblowers
      Bank akan memberikan perlindungan terhadap pelapor                                 The Bank provides protection to whistleblowers whose
      yang terbukti kebenarannya, di antaranya:                                          reports are proven to be valid, including:
      1. Memberikan jaminan kerahasiaan identitas pelapor                                1. Guaranteeing the confidentiality of the whistleblower’s
         dan isi laporan yang disampaikan;                                                  identity and the contents of the report submitted;
      2. Memberikan jaminan perlindungan terhadap                                        2. Providing protection against any form of retaliatory
         perlakuan yang merugikan pelapor; dan;                                             or detrimental treatment toward the whistleblower;
                                                                                            and
      3. Memberikan jaminan perlindungan dari kemungkinan                                3. Providing protection from potential threats,
         adanya tindakan ancaman, intimidasi, hukuman                                       intimidation, punishment, or other forms of adverse
         ataupun tindakan tidak menyenangkan lainnya dari                                   actions from the reported party.
         pihak terlapor.




118    PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025
                                                                                                                      Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
                                                                                                                                   Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth
Page 119
                                                                                                            Tata Kelola Keberlanjutan
                                                                                                                 Sustainable Governance




 Penanganan Pengaduan                                         Complaint Handling
 Tahapan penanganan pengaduan yang diterima Bank:             The stages of handling complaints received by the
                                                              Bank are as follows:
 1. Adanya Informasi atas dugaan suatu tindakan fraud;        1. Receipt of information regarding an alleged fraud
 2. Bukti-bukti terkait dengan tindakan yang patut               incident.
    diduga/dicurigai, kemudian dikumpulkan dan                2. Collection and verification of evidence related to
    dilakukan verifikasi;                                        the suspected or alleged fraudulent act.
 3. Melakukan identifikasi awal, serta menyusun               3. Conducting preliminary identification and preparing
    rekomendasi atas hasil identifikasi tersebut;                recommendations based on the identification
                                                                 results.
 4. Memberikan keputusan tindak lanjut, jika terindikasi      4. Determining follow-up actions. If fraud is indicated,
    fraud, maka dilakukan pemeriksaan secara                     a comprehensive investigation will be carried out.
    menyeluruh;
 5. Melaksanakan identifikasi terkait kelemahan dan           5. Identifying weaknesses and the causes of the fraud,
    penyebab terjadinya fraud, serta menentukan                  as well as determining further measures, including
    langkah selanjutnya termasuk salah satunya                   strengthening the Bank’s internal control system.
    memperkuat sistem pengendalian internal Bank;
    dan
 6. Membuat laporan kepada Direktur Utama dengan              6. Preparing a report to the President Director with
    tembusan kepada Dewan Komisaris.                             a copy submitted to the Board of Commissioners.

 Sosialisasi Whistleblowing System                            Whistleblowing System Socialization
 Seluruh karyawan dan mitra bisnis Bank diwajibkan            All employees and business partners of the Bank are
 untuk mematuhi serta mengimplementasikan kebijakan           required to comply with and consistently implement
 antikorupsi secara konsisten dalam setiap aktivitas          the anti-corruption policy in every work activity. To
 kerja. Dalam rangka meningkatkan efektivitas penerapan       enhance the effectiveness of the Whistleblowing
 Whistleblowing System sepanjang tahun 2025, Bank             System throughout fiscal year 2025, the Bank, through
 melalui Sub Direktorat Antifraud telah menyelenggarakan      the Antifraud Sub-Directorate, conducted antifraud
 program sosialisasi antifraud di seluruh kantor cabang dan   socialization programs across all branch offices and
 kantor cabang pembantu Bank. Kegiatan tersebut juga          sub-branch offices. These activities also involved
 mencakup karyawan outsourcing, termasuk pengemudi            outsourced personnel, including drivers, office
 (driver), petugas kebersihan (office boy), dan petugas       assistants, and security personnel, to ensure uniform
 keamanan (security), guna memastikan pemahaman dan           understanding and commitment across all operational
 komitmen yang merata di seluruh lini operasional.            levels.

 Jumlah Pengaduan yang Masuk dan Diproses                     Number of Complaints Received and Processed
 pada Tahun 2025                                              in 2025
 Selama tahun 2025, Bank tidak menerima pengaduan             Throughout 2025, the Bank did not receive any reports
 pelanggaran melalui jalur Whistleblowing System.             of violations through the Whistleblowing System
 Namun, apabila terdapat pengaduan pelanggaran                channel. However, if any violation reports are received
 yang masuk dan setelah diinvestigasi terbukti sebagai        and subsequently proven through investigation,
 pelanggaran maka dikenakan sanksi sesuai dengan              sanctions will be imposed in accordance with
 peraturan yang berlaku. [FN-CB-510a.1]                       applicable regulations. [FN-CB-510a.1]


   Jumlah Insiden Fraud
   Number of Fraud Incidents

                                 Tindakan                              Karyawan                        Mitra Bisnis
                                   Action                              Employees                     Business Partners
   Surat Peringatan
                                                                              1                                  -
   Warning Letter

   Pemutusan Hubungan Kerja
                                                                              1                                  -
   Termination of Employment



Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth             PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Sustainability Report 2025          119
Page 120
      Bank menilai bahwa kebijakan serta program sosialisasi                    The Bank considers that the policies and socialization
      terkait antikorupsi dan antifraud telah diimplementasikan                 programs related to anticorruption and antifraud
      secara efektif. Kendati demikian, Bank tetap berkomitmen                  have been implemented effectively. Nevertheless, the
      untuk menjalankan seluruh kegiatan usaha secara bersih                    Bank remains committed to conducting all business
      dan transparan, dengan senantiasa menjunjung tinggi                       activities in a clean and transparent manner while
      prinsip moralitas dan etika bisnis. [GRI 3-3]                             consistently upholding the principles of morality and
                                                                                business ethics. [GRI 3-3]




      Etika Usaha dan Tata Perilaku
      Business Ethics and Code of Conduct

      Sebagai pedoman perilaku organisasi, Bank menetapkan                      As a guideline for organizational conduct, the Bank
      Pedoman Etika Usaha dan Tata Perilaku yang memuat                         establishes the Business Ethics and Code of Conduct
      nilai-nilai etika dan standar perilaku bagi seluruh Insan                 Guidelines, which contain ethical values and behavioral
      Bank Artha Graha Internasional, yang meliputi:                            standards for all personnel of Bank Artha Graha
                                                                                Internasional, including:

      1.     Standar Etika Usaha                                                1.   Business Ethics Standards
             Mengatur interaksi Bank dengan karyawan, Nasabah,                       Regulating the Bank’s interactions with employees,
             penyedia barang dan jasa, mitra kerja, pemerintah,                      customers, suppliers of goods and services, business
             auditor, masyarakat, mitra binaan, dan lingkungan,                      partners, the government, auditors, the community,
             Serikat Pekerja, Organisasi Profesi, serta Perguruan                    partner beneficiaries, and the environment, as well
             Tinggi;                                                                 as labor unions, professional organizations, and
                                                                                     universities.

      2. Standar Tata Perilaku                                                  2. Code of Conduct Standards
         Mengatur sikap dasar individu, etika kerjasama                            Regulating individual attitudes, the ethics
         Insan Bank Artha Graha Internasional dengan                               of cooperation between Bank Artha Graha
         Bank, etika kerja sesama Insan Bank Artha Graha                           Internasional personnel and the Bank, work ethics
         Internasional, perilaku sebagai atasan, perilaku                          among Bank Artha Graha Internasional personnel,
         sebagai bawahan, menjaga kerahasiaan data                                 conduct as a supervisor, conduct as a subordinate,
         dan informasi Bank, menjaga aset Bank, menjaga                            maintaining the confidentiality of the Bank’s data
         Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), mencatat                            and information, safeguarding the Bank’s assets,
         data dan pelaporan, menghindari benturan                                  maintaining Occupational Health and Safety (OHS),
         kepentingan dan penyalahgunaan jabatan, kegiatan                          data recording and reporting, avoiding conflicts of
         berpolitik, hadiah, cendera mata, donasi, komisi                          interest and abuse of authority, political activities,
         dan suap, dan penyalahgunaan narkotika dan obat                           gifts, souvenirs, donations, commissions and
         terlarang (narkoba), dan minuman keras; dan                               bribery, as well as the misuse of narcotics, illegal
                                                                                   drugs, and alcoholic beverages.

      3. Penerapan dan Penegakan Standar Etika Usaha dan                        3. Implementation and Enforcement of Business
         Tata Perilaku                                                             Ethics and Code of Conduct Standards
         Mengatur tentang organisasi, penegakan etika                              Regulating organizational arrangements, enforcement
         usaha dan tata perilaku, sanksi pelanggaran etika                         of business ethics and code of conduct, sanctions
         usaha dan tata perilaku, sosialisasi dan interaksi,                       for violations, socialization and interaction, as well as
         serta mekanisme pembaruan/revisi etika usaha dan                          mechanisms for updating or revising the business
         tata perilaku.                                                            ethics and code of conduct guidelines.




120        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025
                                                                                               Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
                                                                                                            Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth
Page 121
                                                                                                          Tata Kelola Keberlanjutan
                                                                                                               Sustainable Governance




 Dalam upaya memastikan Kode Etik dipahami dan              To ensure that the Code of Conduct is understood and
 diterapkan secara konsisten oleh seluruh Insan             consistently implemented by all Company personnel,
 Perseroan, Bank telah melakukan sosialisasi secara         the Bank has conducted comprehensive socialization
 menyeluruh serta mendistribusikan Buku Saku Kode           and distributed a Code of Conduct handbook to
 Etik kepada seluruh pegawai. Selain itu, setiap Insan      all employees. In addition, each Bank personnel is
 Bank diwajibkan menandatangani Surat Pernyataan            required to sign a Statement Letter declaring their
 yang menyatakan komitmen untuk mematuhi seluruh            commitment to comply with all provisions contained
 ketentuan yang tercantum dalam Pedoman tersebut,           in the guidelines, as a demonstration of commitment
 sebagai bentuk kesungguhan dalam menjunjung tinggi         to upholding compliance and integrity.
 kepatuhan dan integritas.



 Budaya Kepatuhan Bank
 Bank Compliance Culture

 Dalam membangun organisasi yang patuh terhadap             In building an organization that adheres to regulatory
 regulasi, Bank menanamkan budaya kepatuhan                 requirements, the Bank instills a culture of compliance
 di seluruh lini kerja. Penguatan fungsi kepatuhan          across all operational levels. The strengthening of the
 dituangkan dalam kebijakan resmi berupa Surat              compliance function is stipulated in formal policies
 Keputusan Direksi maupun Surat Edaran Direksi yang         in the form of Board of Directors’ Decrees and
 mengatur pelaksanaan Fungsi Kepatuhan. Kebijakan           Circular Letters governing the implementation of the
 tersebut memastikan seluruh aktivitas operasional          Compliance Function. These policies ensure that all
 berjalan sesuai dengan peraturan perundang-                operational activities are carried out in accordance
 undangan, perjanjian kerja sama, serta regulasi terkait    with applicable laws and regulations, cooperation
 produk dan layanan perbankan.                              agreements, as well as regulations related to banking
                                                            products and services.

 Penerapan Kode Etik diberlakukan kepada seluruh            The implementation of the Code of Conduct applies
 jajaran, termasuk Dewan Komisaris, Direksi, dan Pegawai,   to all levels of the organization, including the Board of
 sebagai pedoman dalam menjalankan aktivitas bisnis         Commissioners, the Board of Directors, and employees,
 dan berinteraksi dengan pemangku kepentingan.              as a guideline in conducting business activities
 Keberhasilan implementasi Kode Etik menjadi tanggung       and interacting with stakeholders. The successful
 jawab bersama, dengan peran aktif setiap pimpinan          implementation of the Code of Conduct is a shared
 unit kerja dalam memastikan kepatuhan terhadap             responsibility, with each head of work unit playing an
 standar etika yang telah ditetapkan.                       active role in ensuring adherence to the established
                                                            ethical standards.

 Permasalahan terhadap Penerapan                            Issues Regarding the Implementation of
 Kegiatan Berkelanjutan [OJK E.5]                           Sustainability Initiatives [OJK E.5]

 Sepanjang tahun 2025, Bank menghadapi sejumlah             Throughout 2025, the Bank faced a number of
 tantangan dan permasalahan dari pihak eksternal            challenges and issues from external parties in
 dalam menerapkan keuangan berkelanjutan yaitu :            implementing sustainable finance, namely:
 1. Tingkat pemahaman nasabah dan mitra kerja terhadap      1. The level of understanding of customers and
    prinsip serta implementasi keuangan berkelanjutan          business partners regarding the principles and
    dalam kegiatan usahanya masih terbatas;                    implementation of sustainable finance in their
                                                               business activities is still limited;
 2. Ketentuan dan regulasi terkait keuangan berkelanjutan   2. Regulations and provisions related to sustainable
    masih dalam tahap pengembangan dan penyempurnaan           finance are still in the process of development and
    sehingga memerlukan penyesuaian berkelanjutan; dan         refinement, thus requiring continuous adjustments;
                                                               and

Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth           PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Sustainability Report 2025          121
Page 122
      3. Dukungan berupa kebijakan, stimulus, dan insentif                  3. Support in the form of policies, stimulus, and incentives
         dari berbagai instansi pemerintah masih dibutuhkan                    from various government institutions is still needed
         untuk memperkuat peran dan partisipasi lembaga jasa                   to strengthen the role and participation of financial
         keuangan dalam mendorong implementasi keuangan                        institutions in encouraging the implementation of
         berkelanjutan.                                                        sustainable finance.

      Untuk menjawab permasalahan tersebut, Bank telah                      To address these issues, the Bank has established
      menetapkan berbagai strategi dan solusi yaitu:                        various strategies and solutions, namely:
      1. Secara bertahap mulai melakukan klasifikasi debitur                1. Gradually initiating the classification of debtors
         berdasarkan Taksonomi untuk Keuangan Berkelanjutan                    based on the Indonesian Sustainable Finance
         Indonesia (TKBI) agar nasabah secara bertahap mulai                   Taxonomy so that customers gradually become
         sadar mengenai keuangan berkelanjutan;                                more aware of sustainable finance;
      2. Bank telah memiliki unit kerja yang bertanggung                    2. The Bank has established a work unit responsible
         jawab terkait keuangan berkelanjutan;                                 for sustainable finance;
      3. Bank secara proaktif melakukan penyesuaian                         3. The Bank proactively makes adjustments to policies
         kebijakan dan prosedur agar selaras dengan                            and procedures to align with the development of
         perkembangan ketentuan dan regulasi keuangan                          sustainable finance regulations and provisions; and
         berkelanjutan; dan
      4. Mengembangkan produk pembiayaan yang selaras                       4. Developing financing products that are aligned with
         dengan keuangan berkelanjutan.                                        sustainable finance.

      Selain tantangan eksternal, Bank juga menghadapi beberapa             In addition to external challenges, the Bank also faced
      permasalahan internal dalam mengimplementasikan                       several internal issues in implementing sustainable
      keuangan berkelanjutan yaitu:                                         finance, namely:
      1. Tingkat pemahaman serta kapabilitas internal                       1. The level of internal understanding and capability
          terkait penerapan prinsip keuangan berkelanjutan                      regarding the implementation of sustainable finance
          masih belum merata di seluruh unit kerja; dan                         principles is still not evenly distributed across all work
                                                                                units; and
      2. Diperlukan peningkatan kesiapan sistem dan                         2. There is a need to improve system readiness and
         penyempurnaan proses bisnis guna mendukung                             refine business processes to support the optimal
         integrasi aspek keuangan berkelanjutan secara                          integration of sustainable finance aspects into the
         optimal dalam kegiatan operasional dan bisnis Bank.                    Bank’s operational and business activities.

      Guna mengatasinya, Bank telah mengambil langkah                       To address these issues, the Bank has taken strategic
      strategis dan solusi berupa:                                          steps and solutions, namely:
      1. Menyelenggarakan pelatihan terkait keuangan                        1. Conducting training related to sustainable finance;
          berkelanjutan;
      2. Mengikuti sosialisasi, pelatihan, dan workshop yang                2. Participating in socialization, training, and workshops
          diselenggarakan oleh regulator;                                      organized by regulators;
      3. Melakukan review dan penyesuaian prosedur mengenai                 3. Conducting reviews and adjustments of procedures
          keuangan berkelanjutan;                                              related to sustainable finance;
      4. Menerapkan implementasi keuangan berkelanjutan                     4. Implementing sustainable finance gradually; and
          secara bertahap; dan
      5. Menyusun dan melakukan penyesuaian kertas kerja                    5. Preparing and periodically adjusting working
          secara berkala agar sesuai dengan ketentuan dan                      papers to comply with regulations and standards
          standar yang ditetapkan oleh regulator.                              set by the regulator.




122    PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025
                                                                                           Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
                                                                                                        Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth
Page 123
                                                                                                                      Tata Kelola Keberlanjutan
                                                                                                                           Sustainable Governance




                                                     Halaman Ini Sengaja Dikosongkan
                                                    This Page Is Intentionally Left Blank




Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth                       PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Sustainability Report 2025          123
Page 124
Memperkuat
Pertumbuhan
Berkelanjutan
Strenghten Sustainable Growth
Page 125
07
Page 126
      Sekilas Ekonomi Global dan Nasional
      Overview of the Global and National Economy

      Tahun 2025 menunjukkan perekonomian global yang                       In 2025, the global economy demonstrated resilience
      tangguh meski dihadapkan pada ketidakpastian seperti                  despite facing uncertainties such as trade tensions
      ketegangan perdagangan dan perlambatan di beberapa                    and slowdowns in several major economies. The IMF
      negara besar. IMF merevisi proyeksi pertumbuhan GDP                   revised its global GDP growth projection for 2025 to
      global menjadi 3,2% untuk 2025, naik dari estimasi                    3.2%, up from the initial estimate of 3% released in April,
      awal 3% pada April, berkat kondisi keuangan yang lebih                supported by looser financial conditions and lower-
      longgar dan tarif yang lebih rendah dari ekspektasi.                  than-expected tariffs. The World Bank and the IMF
      World Bank dan IMF juga mencatat ketahanan ekonomi                    also noted the global economy’s ability to withstand
      dunia terhadap guncangan dengan inflasi yang terus                    shocks, with global inflation continuing to decline to
      menurun ke 4,2% secara global. Namun, pertumbuhan                     4.2%. Nevertheless, growth remains below the pre-
      ini masih di bawah rata-rata pra-pandemi, dipengaruhi                 pandemic average, influenced by rising protectionism
      oleh proteksionisme dan fragmentasi perdagangan.                      and trade fragmentation.

      Menurut IMF, perekonomian AS diproyeksikan tumbuh                     According to the IMF, the United States economy is
      2%, China melambat ke 4,8%, sementara Euro Area dan                   projected to grow by 2%, China is expected to slow
      Inggris sekitar 1,2-1,3%. Faktor pendukung termasuk                   to 4.8%, while the Euro Area and the United Kingdom
      ekspansi fiskal di beberapa yurisdiksi dan pelemahan                  are projected to grow at around 1.2–1.3%. Supporting
      dolar AS, meski risiko downside dari perang dagang                    factors include fiscal expansion in several jurisdictions
      AS-China tetap tinggi. Secara keseluruhan, IMF                        and the weakening of the US dollar, although downside
      menyebut ekonomi global "resilient yet fragile" di                    risks stemming from the US–China trade conflict
      tengah penyesuaian kebijakan proteksionis.                            remain elevated. Overall, the IMF characterizes the
                                                                            global economy as “resilient yet fragile” amid ongoing
                                                                            adjustments to protectionist policies.

      Sementara itu, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat                   Meanwhile, Statistics Indonesia recorded Indonesia’s
      pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang 2025                          economic growth in 2025 at 5.11%, higher than the
      mencapai 5,11%, lebih tinggi dibandingkan capaian                     2024 growth rate of 5.03%. From the production side,
      tahun 2024 yang mengalami pertumbuhan sebesar                         the “Other Services” sector posted the highest growth
      5,03 %. Dari sisi produksi, Lapangan Usaha Jasa Lainnya               at 9.93%. From the expenditure side, exports of goods
      mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 9,93%.                        and services recorded the highest growth, reaching
      Sementara itu, dari sisi pengeluaran, Komponen Ekspor                 7.03%. Indonesia’s economic growth exceeded the
      Barang dan Jasa mengalami pertumbuhan tertinggi                       projections of the IMF at 4.9% and the World Bank at
      sebesar 7,03%. Pertumbuhan ekonomi Indonesia                          4.8%.
      tersebut lebih tinggi dibandingkan proyeksi IMF sebesar
      4,9%, dan World Bank sebesar 4,8%.




126    PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025
                                                                                           Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
                                                                                                        Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth
Page 127
                                                                                                                      Memperkuat Pertumbuhan Berkelanjutan
                                                                                                                                  Strenghten Sustainable Growth




  Pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) 2015-2025                                                                                                   persen
  Gross Domestic Product (GDP) Growth 2015-2025                                                                                                      percent



              4,88         5,03          5,07          5,17        5,02                                5,31                                5,11
                                                                                           3,70                   5,05       5,03




                                                                               -2,07
              2015          2016         2017          2018         2019       2020         2021       2022       2023        2024         2025




  Sumber: Berita Resmi Statistik BPS, 5 Februari 2026
  Source: Statistics Indonesia (BPS) Official News Release, February 5, 2026



 Kinerja Lapangan Usaha Jasa Keuangan                                              Performance of the Financial Services
 2025                                                                              Sector in 2025

 Pertumbuhan ekonomi Indonesia ditopang oleh tumbuhnya                             Indonesia’s economic growth was supported by the
 hampir semua lapangan usaha. Menurut BPS, lima lapangan                           expansion of nearly all business sectors. According to
 usaha dengan kontribusi terbesar terhadap ekonomi yakni                           Statistics Indonesia, the five sectors with the largest
 Industri Pengolahan, Perdagangan, Pertanian, Konstruksi,                          contributions to the economy were Manufacturing, Trade,
 dan Pertambangan. Sedangkan lapangan usaha dengan                                 Agriculture, Construction, and Mining. Meanwhile, sectors
 pertumbuhan tinggi meliputi Jasa Lainnya, didorong oleh                           recording high growth included Other Services, driven
 peningkatan aktivitas rekreasi sejalan peningkatan jumlah                         by increased recreational activities in line with rising
 wisatawan nusantara dan wisatawan mancanegara; Jasa                               numbers of domestic and international tourists; Business
 Perusahaan, tumbuh didukung oleh peningkatan aktivitas                            Services, supported by higher activity of travel agents
 agen perjalanan dan penyelenggaraan berbagai event                                and the organization of various national and international
 nasional dan internasional; Transportasi & Pergudangan,                           events; as well as Transportation and Warehousing,
 ditopang oleh peningkatan jumlah penumpang di berbagai                            underpinned by an increase in passenger volumes across
 moda transportasi, serta peningkatan aktivitas pengiriman                         various modes of transportation and higher domestic and
 barang baik domestik maupun luar negeri.                                          international freight activities.

 Terkhusus lapangan usaha Jasa Keuangan, termasuk di                               Specifically, the Financial Services sector, including the
 dalamnya industri perbankan, pada tahun 2025 tumbuh                               banking industry, grew by 3.96% in 2025, representing
 sebesar 3,96%, mengalami penurunan dibanding tahun                                a slowdown compared to growth of 4.74% in 2024. With
 2024 dengan pertumbuhan sebesar 4,74%. Berkaitan                                  regard to credit growth, in 2025 the Financial Services
 dengan realisasi pertumbuhan kredit, tahun 2025, Otoritas                         Authority (OJK) recorded that, as of December 2025,
 Jasa Keuangan (OJK) mencatat hingga Desember 2025,                                banking credit growth reached 9.63% year on year
 pertumbuhan kredit perbankan mencapai 9,63% secara                                (yoy), an increase compared to November 2025,
 tahunan (year on year/yoy), meningkat dibandingkan                                which stood at 7.74% yoy, with total outstanding credit
 November 2025, yang tercatat sebesar 7,74% yoy,                                   amounting to IDR8,586 trillion. Credit growth was
 dengan total penyaluran kredit mencapai Rp8.586                                   primarily driven by investment loans, which recorded
 triliun. Pertumbuhan kredit terutama ditopang oleh                                the highest growth at 20.81% yoy. Meanwhile, consumer
 kredit investasi yang mencatatkan pertumbuhan tertinggi                           loans grew by 6.58% yoy and working capital loans
 sebesar 20,81% yoy. Sementara itu, kredit konsumsi                                increased by 4.52% yoy.
 tumbuh 6,58% yoy dan kredit modal kerja meningkat
 4,52% yoy.




Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth                                     PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Sustainability Report 2025          127
Page 128
      Sejalan dengan meningkatnya penyaluran kredit,                        In line with the increase in credit disbursement, the
      penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) juga menunjukkan                 collection of Third Party Funds also recorded strong
      pertumbuhan yang kuat sebesar 13,83% secara tahunan                   growth of 13.83% yoy, reaching IDR10,059 trillion. This
      (yoy) hingga mencapai Rp10.059 triliun. Kinerja tersebut              performance was supported by demand deposits,
      ditopang oleh pertumbuhan giro sebesar 19,13% yoy, diikuti            which grew by 19.13% yoy, followed by time deposits
      deposito yang tumbuh 14,28% yoy, serta tabungan yang                  at 14.28% yoy, and savings deposits, which increased
      meningkat 8,19% yoy.                                                  by 8.19% yoy.

      Dari sisi likuiditas, kondisi industri perbankan tetap                From a liquidity perspective, the banking industry
      berada pada tingkat yang memadai dan terjaga                          remained in a sound and well-maintained condition.
      dengan baik. Rasio Alat Likuid terhadap Non-Core                      The ratio of Liquid Assets to Non-Core Deposits was
      Deposit (AL/NCD) tercatat sebesar 126,15% dan rasio                   recorded at 126.15%, while the ratio of Liquid Assets to
      Alat Likuid terhadap Dana Pihak Ketiga (AL/DPK)                       Third Party Funds stood at 28.57%, both significantly
      sebesar 28,57%, yang berada jauh di atas ambang                       above the stipulated thresholds. In addition, the
      batas yang ditetapkan. Selain itu, Liquidity Coverage                 Liquidity Coverage Ratio (LCR) remained at a high level
      Ratio (LCR) juga berada pada level yang tinggi, yakni                 of 200.97%. From a risk perspective, banking credit
      sebesar 200,97%. Sementara itu, dari aspek risiko,                    quality remained well maintained, with the gross Non-
      kualitas kredit perbankan tetap terjaga dengan baik.                  Performing Loan (NPL) ratio recorded at 2.05% and net
      Rasio kredit bermasalah (Non-Performing Loan/NPL)                     NPL at 0.79%, while Loan at Risk (LaR) continued to
      gross tercatat sebesar 2,05% dan NPL net sebesar                      decline to 8.77%.
      0,79%, sedangkan Loan at Risk (LaR) menunjukkan tren
      penurunan menjadi 8,77%.


      Inisiatif dan Kebijakan Strategis Bank                                Strategic Initiatives and Policies of the
      Tahun 2025                                                            Bank in 2025

      Sebagai salah satu bank yang memiliki peran signifikan                As a bank with a significant role in the national
      dalam industri perbankan nasional, Bank Artha Graha                   banking industry, Bank Artha Graha Internasional also
      Internasional turut menghadapi tantangan berupa                       faced challenges in the form of a slowdown in the
      perlambatan kinerja lapangan usaha jasa keuangan,                     performance of the financial services sector, including
      termasuk sektor perbankan, pada tahun 2025.                           the banking industry, in 2025. In response to these
      Merespons kondisi tersebut, pada tahun 2025 Bank                      conditions, in 2025 the Bank established strategic
      menetapkan inisiatif dan kebijakan strategis yang                     initiatives and policies focused on strengthening credit
      difokuskan pada penguatan manajemen risiko kredit                     risk management through the formation of adequate
      melalui pembentukan pencadangan yang memadai                          provisions as a manifestation of the application of the
      sebagai wujud penerapan prinsip kehati-hatian.                        prudential principle. Allowance for Impairment Losses
      Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN) menjadi                      serves as a key instrument in anticipating potential
      instrumen utama dalam mengantisipasi potensi                          losses arising from a deterioration in the quality of
      kerugian akibat penurunan kualitas aset produktif,                    earning assets, maintaining balance sheet soundness,
      menjaga kesehatan neraca, serta memastikan stabilitas                 and ensuring the stability of the Bank’s financial
      kinerja keuangan Bank. Kebijakan ini dilaksanakan                     performance. This policy is implemented in line with
      sejalan dengan ketentuan Otoritas Jasa Keuangan                       the provisions of the Financial Services Authority
      (OJK) dan standar akuntansi yang berlaku, sekaligus                   (OJK) and applicable accounting standards, while also
      memperkuat kepercayaan regulator, investor, dan                       strengthening the confidence of regulators, investors,
      nasabah terhadap tata kelola risiko Bank.                             and customers in the Bank’s risk governance.

      Di saat yang sama, Bank tetap menjalankan strategi                    At the same time, the Bank continued to pursue a
      pertumbuhan yang terukur dengan menetapkan tiga                       measured growth strategy by setting three main
      fokus utama, yakni ekspansi kredit secara prudent,                    priorities, namely prudent credit expansion, increasing
      peningkatan Dana Pihak Ketiga (DPK), dan peningkatan                  Third Party Funds, and enhancing digital transactions.
      transaksi digital. Penyaluran kredit diarahkan pada                   Credit distribution was directed toward the Wholesale,
      segmen Wholesale, SME Ritel, dan Konsumer melalui                     Retail SME, and Consumer segments through a



128    PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025
                                                                                          Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
                                                                                                       Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth
Page 129
                                                                                             Memperkuat Pertumbuhan Berkelanjutan
                                                                                                         Strenghten Sustainable Growth




 pendekatan selektif berbasis profil risiko. Untuk           selective approach based on risk profiles. To support
 mendukung pertumbuhan DPK, Bank mengadakan                  DPK growth, the Bank implemented various attractive
 berbagai program promosi yang menarik, sedangkan            promotional programs, while the strengthening of
 penguatan transaksi digital dilakukan melalui beberapa      digital transactions was carried out through several
 inisiatif seperti Digital Apps Enhancement, Payment         initiatives, including Digital Apps Enhancement, the
 Ecosystem dan kerja sama strategis dengan mitra             Payment Ecosystem, and strategic cooperation with
 bisnis (B2B partnership).                                   business partners (B2B partnerships).

 Selanjutnya, dalam mengantisipasi dinamika ekonomi          Furthermore, in anticipating global economic dynamics
 global yang ditandai oleh fluktuasi nilai tukar dan         marked by exchange rate fluctuations and upward
 tekanan kenaikan harga akibat peningkatan harga             price pressures resulting from rising oil prices, the
 minyak, Bank secara proaktif melakukan asesmen              Bank proactively conducted assessments of debtors
 terhadap para debitur yang terdampak, baik secara           affected, both directly and indirectly. With strong
 langsung maupun tidak langsung. Dengan fundamental          financial fundamentals and well-maintained total
 keuangan yang tetap kuat dan total modal yang terjaga,      capital, the Bank undertook business strengthening
 Bank melakukan langkah penguatan bisnis melalui             measures through provisioning for lower-quality assets
 pencadangan atas aset-aset berkualitas rendah tanpa         without eroding its capital base. This approach not
 menggerus permodalan. Pendekatan ini tidak hanya            only preserves the Bank’s resilience, but also enables
 menjaga ketahanan Bank, tetapi juga memungkinkan            the Bank to continue supporting local industries,
 Bank untuk terus mendukung industri lokal, khususnya        particularly the retail, SME, and micro sectors, while
 sektor ritel, SME, dan mikro, serta mempersiapkan           preparing a stronger position to capture new business
 posisi yang lebih solid dalam menangkap peluang             opportunities in 2026.
 bisnis baru pada tahun 2026.

 Di luar strategi di atas, Bank telah merumuskan inisiatif   In addition to the strategies outlined above, the Bank
 dan kebijakan strategis tahun 2025 sebagaimana              has formulated strategic initiatives and policies for
 disampaikan dalam Rencana Bisnis Bank Tahun 2025            2025 as set out in the Bank Business Plan for 2025,
 sebagai berikut:                                            as follows:
 1. Diversifikasi      produk      pembiayaan      melalui
     implementasi digital lending untuk keperluan            1.   Diversification of financing products through the
     konsumtif maupun modal kerja dengan pemanfaatan              implementation of digital lending for consumer and
     Big Data analytic serta scoring engine.                      working capital needs, utilizing Big Data analytics
 2. Solusi pembiayaan untuk UMKM dan sektor ekonomi               and scoring engines.
     mikro, termasuk pedagang pasar, pertanian, dan          2.   Financing solutions for SMEs and the microeconomic
     perikanan, serta dukungan dalam pendanaan rantai             sector, including market vendors, agriculture,
     pasokan, pendanaan untuk distributor, dan lembaga            and fisheries, as well as support for supply chain
     keuangan serta koperasi yang telah mendapatkan               financing, financing for distributors, and financial
     pelatihan.                                                   institutions and cooperatives that have received
 3. Pengembangan bisnis ke supply chain financing &               training.
     distributor financing dari debitur eksisting maupun     3.   Business expansion into supply chain financing
     debitur baru dengan meningkatkan transaksi                   and distributor financing for both existing and new
     pembayaran baik offline maupun online.                       borrowers by increasing payment transactions
 4. Fokus pada penghimpunan dana murah berbasis                   both offline and online.
     mobile yang terhubung dengan e-Commerce,                4.   Focus on low-cost mobile-based fund mobilization
     fintech, dan merchant. Produk pendanaan seperti              connected to e-commerce, fintech, and merchants.
     tabungan milenial, tabungan masa depan, produk               Financing products such as millennial savings,
     investasi, tabungan emas dan lain-lain.                      future savings, investment products, gold savings,
                                                                  and others.
 5. Penawaran produk dan sosialisasi produk treasury         5.   Offering and promoting treasury products such
    seperti layanan transaksi valas TT, Bank Notes dan            as TT foreign exchange transaction services, Bank
    penyediaan produk Hedging / Lindung Nilai sesuai              Notes, and providing Hedging/Risk Mitigation
    dengan kebutuhan nasabah.                                     products tailored to customer needs.




Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth            PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Sustainability Report 2025          129
Page 130
      6. Akselerasi kolaborasi dengan mitra bisnis, baik                    6. Accelerating collaboration with business partners,
         dari penghimpunan dan penyaluran dana, untuk                           both in fund mobilization and disbursement, to
         mendorong akuisisi nasabah dan transaksi melalui                       drive customer acquisition and transactions
         integrasi sistem berbasis teknologi dalam kaitan                       through technology-based system integration in
         membangun ekosistem digital.                                           building a digital ecosystem.
      7. Secara aktif menjalin kerjasama bisnis dengan grup                 7. Actively establish business partnerships with
         usaha (AGG / AGN). Melakukan cross selling dan                         business groups (AGG/AGN). Conduct cross-
         value chain financing dengan jaringan usaha yang                       selling and value chain financing with the business
         dimiliki AG Network dan nasabah/debitur eksisting                      network owned by AG Network and existing
         guna menambah customer base Bank. Intensifikasi                        customers/borrowers to expand the Bank’s
         bisnis menggunakan sistem closed loop yang                             customer base. Intensify business operations using
         berisiko rendah, melihat besarnya peluang pasar                        a low-risk closed-loop system, given the significant
         ritel di tahun 2030.                                                   opportunities in the retail market by 2030.
      8. Peningkatan fee based income melalui komisi dan                    8. Increasing fee-based income through commissions
         biaya administrasi, transactional banking, transaksi                   and administrative fees, transactional banking,
         valuta asing, trade finance, kolaborasi dengan                         foreign exchange transactions, trade finance,
         perusahaan Fintech Payment & e-Commerce,                               collaborations      with    Fintech    Payment      &
         penjualan produk bancassurance dan transaksi                           e-Commerce companies, sales of bancassurance
         yang dibangun dari kerjasama pihak ketiga maupun                       products, and transactions developed through
         pengembangan channel milik Bank.                                       third-party partnerships as well as the Bank’s own
                                                                                channel development.
      9. Pengembangan         kompetensi     SDM       dengan               9. Developing human resource competencies by
          meningkatkan product knowledge dan selling skill                      enhancing product knowledge and sales skills
          dari seluruh tim marketing Konsumer.                                  across the entire Consumer Marketing team.
      10. Optimalisasi kinerja sales dan marketing untuk                    10. Optimizing sales and marketing performance to
          meningkatkan pertumbuhan bisnis cabang.                               drive branch business growth.
      11. Perbaikan Bisnis proses penyaluran & administrasi                 11. Improving      business    processes     for   credit
          kredit.                                                               disbursement and administration.
      12. Penyaluran kredit dengan skema pembiayaan                         12. Credit      disbursement      through     specialized
          khusus sesuai dengan karakteristik daerah (cabang)                    financing schemes tailored to regional (branch)
          misalnya: pembiayaan alat berat, dump truck, kapal/                   characteristics, such as: heavy equipment
          tongkang.                                                             financing, dump trucks, ships/barges.
      13. Mengikuti event dan membuat program akuisisi,                     13. Participating in events and creating acquisition
          berpartisipasi dalam kegiatan sponsorship dalam                       programs, as well as engaging in sponsorship
          rangka kegiatan akuisisi nasabah baru dalam                           activities to acquire new customers, thereby
          meningkatkan portofolio kredit dan funding serta                      expanding the credit portfolio and funding sources
          menawarkan harga yang kompetitif.                                     while offering competitive rates.
      14. Melakukan kegiatan aktivasi dengan program-                       14. Conducting activation activities through relevant
          program yang relevan untuk calon nasabah potensial                    programs targeting potential customers who work,
          yang bekerja, tinggal dan berkunjung di proyek / area                 live, or visit Artha Graha Group’s or Artha Graha
          unggulan Artha Graha Group / Artha Graha Network                      Network’s flagship projects or areas, with the
          dengan tujuan mendorong akuisisi, transaksi dan                       aim of driving customer acquisition, transactions,
          kehadiran brand yang meningkatkan keterkenalan                        and brand presence to enhance brand familiarity
          merek (Brand Familiarity) di masyarakat.                              among the public.
      15. Akselerasi kolaborasi dengan mitra bisnis, baik                   15. Accelerating collaboration with business partners,
          dari penghimpunan dan penyaluran dana, untuk                          including those involved in fund collection and
          mendorong akuisisi nasabah dan transaksi melalui                      distribution, to drive customer acquisition and
          integrasi sistem berbasis teknologi dalam kaitan                      transactions through technology-based system
          membangun ekosistem digital.                                          integration as part of building a digital ecosystem.
                                                                                Economic Performance of the Bank in 2025




130    PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025
                                                                                          Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
                                                                                                       Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth
Page 131
                                                                                             Memperkuat Pertumbuhan Berkelanjutan
                                                                                                         Strenghten Sustainable Growth




 Kinerja Ekonomi Bank Tahun 2025                             Economic Performance of the Bank in
                                                             2025
 Capaian kinerja optimal yang berhasil dibukukan             The optimal performance achieved by the Bank throughout
 oleh Bank sepanjang tahun 2025 tidak terlepas dari          2025 was inseparable from the solid support of all
 dukungan yang solid dari seluruh pemangku kepentingan,      stakeholders, both internal and external to the Company.
 baik internal maupun eksternal perusahaan. Sebagai          As an institution committed to continuous growth and to
 institusi yang berkomitmen untuk terus bertumbuh            making a positive contribution to the national economy,
 dan memberikan kontribusi positif bagi perekonomian         the Bank believes that active engagement and sustained
 nasional, Bank meyakini bahwa keterlibatan aktif serta      support from stakeholders are key factors in achieving
 dukungan berkelanjutan dari para pemangku kepentingan       this success. Based on this understanding, the Bank
 merupakan faktor kunci dalam mencapai keberhasilan          consistently disseminates strategic policies set out in
 tersebut. Atas dasar pemahaman tersebut, Bank secara        the Bank Business Plan to all stakeholders, with the aim
 konsisten melakukan sosialisasi atas kebijakan strategis    of ensuring alignment of understanding and encouraging
 yang ditetapkan dalam Rencana Bisnis Bank (RBB)             collective contributions toward the achievement of the
 kepada seluruh pemangku kepentingan, dengan tujuan          Company’s objectives.
 memastikan keselarasan pemahaman dan mendorong
 kontribusi bersama dalam pencapaian sasaran
 perusahaan.

 Dalam pelaksanaannya, sosialisasi kepada pemangku           In its implementation, outreach to internal stakeholders is
 kepentingan internal menjadi fokus utama, mengingat         a primary focus, as the successful execution of strategic
 keberhasilan implementasi kebijakan strategis sangat        policies is largely determined by the level of understanding
 ditentukan oleh tingkat pemahaman dan komitmen              and commitment of all employees and management.
 seluruh karyawan serta manajemen. Bank memanfaatkan         The Bank utilizes various communication channels
 berbagai sarana komunikasi dan forum yang tersedia untuk    and available forums to convey information related to
 menyampaikan informasi terkait kebijakan strategis antara   strategic policies, including scheduled management
 lain melalui rapat manajemen yang terjadwal maupun          meetings as well as routine ad hoc meetings. In addition
 pertemuan insidental yang diselenggarakan secara rutin.     to serving as a medium for policy communication, these
 Selain sebagai media penyampaian kebijakan, kegiatan        outreach activities are also part of the Bank’s efforts
 sosialisasi ini juga merupakan bagian dari upaya Bank       to cultivate a culture of sustainability in the workplace,
 dalam menumbuhkan budaya keberlanjutan di lingkungan        where every individual is encouraged to actively support
 kerja di mana setiap individu didorong untuk berperan       the achievement of the Bank’s vision and mission and to
 aktif dalam mendukung pencapaian visi dan misi, serta       contribute to its long-term objectives.
 berkontribusi terhadap tujuan jangka panjang perusahaan.

 Di sisi lain, Bank juga menaruh perhatian besar pada        On the other hand, the Bank also places strong emphasis
 sosialisasi kepada pemangku kepentingan eksternal,          on outreach to external stakeholders, including the
 termasuk pemerintah, pemerintah daerah, regulator,          government, regional governments, regulators, suppliers,
 pemasok, nasabah, dan masyarakat. Untuk menjangkau          customers, and the wider community. To effectively reach
 kelompok pemangku kepentingan tersebut secara efektif,      these stakeholder groups, the Bank leverages various
 Bank memanfaatkan berbagai platform komunikasi,             communication platforms, such as its official website,
 seperti situs web resmi, siaran pers, dan media sosial,     press releases, and social media, to convey strategic
 guna menyampaikan kebijakan strategis serta capaian         policies and performance achievements.
 kinerja yang telah diraih.

 Sejalan dengan proses sosialisasi tersebut, manajemen       In line with these outreach efforts, the Bank’s management,
 Bank dengan dukungan penuh seluruh karyawan secara          with the full support of all employees, consistently
 konsisten melaksanakan berbagai kebijakan dan inisiatif     implemented various strategic policies and initiatives
 strategis sepanjang tahun 2025 sebagai upaya nyata          throughout 2025 as concrete measures to realize the
 untuk merealisasikan target-target yang tercantum           targets set out in the 2025 Bank Business Plan. The plan
 dalam Rencana Bisnis Bank (RBB) 2025, yang disusun          was formulated based on an evaluation of economic
 berdasarkan evaluasi kondisi perekonomian serta             conditions and optimistic growth projections from the


Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth            PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Sustainability Report 2025          131
Page 132
      proyeksi pertumbuhan yang optimistis tahun sebelumnya.                          previous year. Information on the achievement of targets
      Informasi terkait pencapaian target dan realisasi kinerja                       and the realization of the Bank’s revenue and profit and
      pendapatan serta laba rugi Bank disajikan secara lebih                          loss performance is presented in greater detail in the
      rinci dalam tabel berikut: [OJK F.2]                                            following table: [OJK F.2]


       Tabel Target dan Realisasi Kinerja Pendapatan
       dan Laba Rugi Tahun 2023-2025
       Table of Target and Actual Revenue and Profit                                                                              (Rp Jutaan, kecuali dinyatakan lain)
       and Loss Performance for 2023-2025                                                                                        (Rp Million, unless otherwise stated)

                                                   2025                                      2024                                            2023

             Deskripsi            Realisasi        Target                      Realisasi     Target                         Realisasi       Target
                                                                    %                                           %                                              %
            Description          Realization       Target                     Realization    Target                        Realization      Target

                                      1               2            1:2            3            4               3:4              5               6             5:6

       LAPORAN POSISI KEUANGAN
       STATEMENT OF FINANCIAL POSITION
       Total Aset
                                  27.573.818       32.137.679       85,80     30.126.393    30.219.701           99,69      26.103.611     27.340.130           95,48
       Total Assets

       Aset Produktif
                                  24.029.121 29.046.663              82,73     23.866.911   26.042.132            91,65    21.263.664      21.967.702          96,80
       Earning Assets

       Kredit/Pembiayaan
       Bank                       9.792.435       12.738.859         76,87    10.605.479    14.082.238            75,31     12.147.369      12.413.980          97,85
       Bank Loans/Financing

       Dana Pihak Ketiga
                                 22.652.514       27.375.000         82,75    23.890.773 24.539.000              97,36      20.631.701    21.545.090            95,76
       Third-Party Funds

       Pendapatan
       Operasional                 2.255.176       2.218.444        101,66     2.003.649      1.933.173         103,65       1.797.372       1.728.235        104,00
       Operating Revenue

       Beban Operasional
                                  2.838.056        2.010.220         141,18    1.806.382     1.787.906          101,03       1.610.295       1.540.721         104,52
       Operating Expenses

       Laba Bersih (Rugi)
                                  (567.520)         203.423       (278,99)        152.474     263.788            57,80         146.753         178.749          82,10
       Net Income (Loss)

       Rasio Kinerja
       Performance Ratio

       Rasio Kecukupan Modal
       Minimum (KPMM) (%)
       Minimum Capital                    27,76           31,70      87,57         26,35        29,89               3,54         24,96           22,26             2,70
       Adequacy Ratio
       (KPMM) (%)

       Aset Produktif
       Bermasalah dan
       Aset Non-Produktif
       Bermasalah Terhadap
       Total Aset Produktif
       dan Aset Non-Produktif
       (%)                          5,35            3,05          175,08         5,25         2,61            (2,64)           7,12           5,29            1,83
       Non-Performing
       Earning Assets and
       Non-Performing Non-
       Earning Assets to Total
       Earning Assets and
       NonEarning Assets (%)




132    PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025
                                                                                                          Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
                                                                                                                       Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth
Page 133
                                                                                                                    Memperkuat Pertumbuhan Berkelanjutan
                                                                                                                                Strenghten Sustainable Growth




   Tabel Target dan Realisasi Kinerja Pendapatan
   dan Laba Rugi Tahun 2023-2025
   Table of Target and Actual Revenue and Profit                                                                         (Rp Jutaan, kecuali dinyatakan lain)
   and Loss Performance for 2023-2025                                                                                   (Rp Million, unless otherwise stated)

                                              2025                                      2024                                       2023

          Deskripsi            Realisasi      Target                     Realisasi      Target                      Realisasi      Target
                                                              %                                        %                                             %
         Description          Realization     Target                    Realization     Target                     Realization     Target

                                   1            2             1:2           3              4          3:4              5              6              5:6

   Aset Produktif
   Bermasalah Terhadap
   Total Aset Produktif (%)
                                       0,93          1,13     82,30             0,98           1,09         0,11           1,09           1,52       (0,43)
   Non-Performing
   Earning Assets to Total
   Earning Assets (%)

   Cadangan Kerugian
   Penurunan Nilai
   (CKPN) Aset Keuangan
   terhadap Aset
   Produktif (%)
                                       1,32         2,58        51,16           2,05           2,80      0,75              2,64           2,83        (0,19)
   Allowance for
   Impairment Losses
   (CKPN) on Financial
   Assets Against Earning
   Assets (%)

   NPL Gross (%)                       2,27         2,14     106,07             2,40           2,02    (0,38)               1,74          2,69       (0,95)

   NPL Net (%)                         0,85         0,68     125,00             0,77           0,47    (0,30)              0,31           0,95       (0,64)

   Return on Asset (ROA)
                                   (1,85)           0,66    (280,30)            0,55           0,93      0,38              0,60           0,68       (0,08)
   (%)

   Return on Equity (ROE)
                                  (15,86)           5,44    (291,54)            4,23           6,59      2,36              4,24           4,88       (0,64)
   (%)

   Net Interest Margin
                                       2,78         3,89       71,45            4,07           4,03    (0,04)              5,58           4,41             1,17
   (NIM) (%)

   Beban Operasional
   terhadap Pendapatan
   Operasional (BOPO)
   (%)                             124,31        90,61        137,19         90,32          87,37      (2,95)              90,11        89,15          0,96
   Operating Expenses
   to Operating Revenue
   (BOPO) (%)

   Loan to Deposit Ratio
                                   43,23        49,20          87,87         44,39         57,39        13,00           58,88          57,62             1,26
   (LDR) (%)




Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth                                PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Sustainability Report 2025               133
Page 134
      Distribusi Nilai Ekonomi                                              Distribution of Economic Value

      Mengacu pada uraian kinerja ekonomi yang telah                        Referring to the economic performance described
      disampaikan sebelumnya, distribusi nilai ekonomi yang                 previously, the distribution of economic value
      dihasilkan oleh Bank dihitung melalui tiga komponen                   generated by the Bank is calculated through three
      utama yaitu nilai ekonomi langsung yang dihasilkan, nilai             main components, namely direct economic value
      ekonomi yang didistribusikan, serta nilai ekonomi yang                generated, economic value distributed, and economic
      ditahan. Ketiga komponen tersebut mencerminkan                        value retained. These three components reflect the
      peran Bank dalam mendukung perekonomian sekaligus                     Bank’s role in supporting the economy while also
      menggambarkan pelaksanaan tanggung jawab sosial dan                   illustrating the implementation of sustainable social
      lingkungan secara berkelanjutan.                                      and environmental responsibility.

      Nilai ekonomi langsung yang dihasilkan oleh Bank                      The direct economic value generated by the Bank
      merepresentasikan total pendapatan yang diperoleh                     represents total revenue derived from all operational
      dari seluruh aktivitas operasional dan kegiatan usaha                 activities and business operations. Meanwhile, the
      yang dijalankan. Sementara itu, nilai ekonomi yang                    economic value distributed includes various Bank
      didistribusikan mencakup berbagai pengeluaran Bank                    expenditures that contribute to economic growth
      yang berkontribusi terhadap peningkatan pertumbuhan                   and the welfare of stakeholders, both internal and
      ekonomi dan kesejahteraan para pemangku kepentingan,                  external, including employee salaries, taxes, dividends,
      baik internal maupun eksternal antara lain berupa                     payments to suppliers, as well as funds channeled
      pembayaran gaji, pajak, dividen, pembayaran kepada                    to the community as part of the implementation of
      pemasok, serta penyaluran dana kepada masyarakat                      Social and Environmental Responsibility (TJSL) through
      sebagai bentuk pelaksanaan Tanggung Jawab Sosial dan                  various Corporate Social Safety Responsibility (CSSR)
      Lingkungan (TJSL) melalui berbagai program Corporate                  programs. The economic value retained represents the
      Social Safety Responsibility (CSSR). Adapun nilai ekonomi             difference between the economic value generated and
      yang ditahan merupakan selisih antara nilai ekonomi                   the economic value distributed, which is subsequently
      yang dihasilkan dan nilai ekonomi yang didistribusikan,               utilized to support the Bank’s business development
      yang selanjutnya dimanfaatkan untuk mendukung                         and long-term sustainability. [GRI 201-1]
      pengembangan dan keberlanjutan usaha Bank di masa
      mendatang. [GRI 201-1]


       Tabel Distribusi Nilai Ekonomi                                                                                                     (Rp Jutaan)
       Table of Economic Value Distribution                                                                                               (Rp Million)


                                     Uraian                                          2025                    2024                      2023
                                   Description
       Nilai Ekonomi Langsung yang Diterima
       Direct Economic Value Generated

       Pendapatan
                                                                                       2.270.298                2.004.041                1.804.647
       Revenue

       Jumlah Nilai Ekonomi langsung yang diterima
                                                                                      2.270.298                2.004.041                1.804.647
       Total Direct Economic Value Generated

       Nilai Ekonomi Langsung yang Didistribusikan
       Direct Economic Value Distributed

       Biaya Operasi
                                                                                       (939.473)                 (547.742)              (589.832)
       Operating Expenses

       Biaya Pegawai
                                                                                       (291.887)                (287.069)                (279.962)
       Employee Expenses




134    PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025
                                                                                          Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
                                                                                                       Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth
Page 135
                                                                                             Memperkuat Pertumbuhan Berkelanjutan
                                                                                                         Strenghten Sustainable Growth




   Tabel Distribusi Nilai Ekonomi                                                                                        (Rp Jutaan)
   Table of Economic Value Distribution                                                                                  (Rp Million)


                                    Uraian                              2025                  2024                    2023
                                  Description

   Dividen
                                                                                   -                       -                       -
   Dividend

   Pembayaran kepada Pemerintah (pajak, retribusi dll)
                                                                          (226.930)               (190.911)               (135.611)
   Payments to the Government (taxes, levies, etc.)

   Investasi Sosial (biaya TJSL)
                                                                             (10.115)               (6.461)                (9.596)
   Social Investment (TJSL costs)

   Jumlah Nilai Ekonomi Langsung yang didistribusikan
                                                                        (1.468.405)            (1.032.183)            (1.009.801)
   Total Direct Economic Value Distributed

   Nilai Ekonomi Langsung yang ditahan
                                                                          (801.893)               971.858                794.846
   Direct Economic Value Retained

 Dalam kapasitasnya sebagai lembaga jasa keuangan            In its capacity as a financial services institution with a
 yang berperan strategis dalam mendukung agenda              strategic role in supporting the sustainable development
 pembangunan berkelanjutan, Bank menegaskan                  agenda, the Bank reaffirms its commitment to contributing
 komitmennya untuk berkontribusi dalam implementasi          to the implementation of Sustainable Finance through the
 Keuangan Berkelanjutan melalui penyaluran pembiayaan        provision of financing to business activities classified
 kepada kegiatan usaha yang tergolong dalam Kategori         under the Sustainable Business Activity Category (KKUB).
 Kegiatan Usaha Berkelanjutan (KKUB). Penyaluran             Such financing is extended in reference to the provisions
 pembiayaan tersebut dilaksanakan dengan mengacu pada        of Article 4 of the POJK Green Bond, which stipulates 11
 ketentuan Pasal 4 POJK Green Bond, yang mengatur 11         (eleven) categories of Environmentally Sound Business
 (sebelas) Kegiatan Usaha Berwawasan Lingkungan (KUBL)       Activities (KUBL) as the basis for sustainable financing
 sebagai dasar klasifikasi pembiayaan berkelanjutan.         classification.

 Di samping 11 (sebelas) kategori Kegiatan Usaha             In addition to the 11 (eleven) categories of Environmentally
 Berwawasan Lingkungan yang diatur dalam POJK Green          Sound Business Activities regulated under the POJK
 Bond, Bank turut menambahkan kategori Usaha Mikro,          Green Bond, the Bank has also included Micro, Small, and
 Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai bagian dari strategi     Medium Enterprises (MSMEs) as an additional category
 untuk memperluas akses pembiayaan berkelanjutan.            as part of its strategy to expand access to sustainable
 Penambahan kategori UMKM ini selaras dengan prinsip         financing. The inclusion of the MSME category is aligned
 Keuangan Berkelanjutan, khususnya prinsip inklusivitas,     with the principles of Sustainable Finance, particularly the
 yang menekankan pentingnya penyediaan akses layanan         principle of inclusivity, which emphasizes the importance
 keuangan yang lebih luas bagi seluruh lapisan masyarakat,   of providing broader access to financial services for all
 terutama bagi pelaku usaha kecil dan menengah yang          segments of society, especially small and medium-sized
 memiliki peran signifikan dalam perekonomian nasional.      enterprises that play a significant role in the national
                                                             economy.




Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth            PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Sustainability Report 2025          135
Page 136
      Berikut penyaluran pembiayaan Bank yang sejalan                         The following presents the Bank’s financing distribution
      dengan Keuangan Berkelanjutan per 31 Desember                           aligned with Sustainable Finance as of December 31,
      2025: [FN-CB-410a.1] [FN-CB-240a.3] [FN-CB-240a.4]                      2025: [FN-CB-410a.1] [FN-CB-240a.3] [FN-CB-240a.4]


      Tabel Realisasi Penerapan Keuangan Berkelanjutan Tahun 2023-2025                                                                  (dalam Jutaan Rupiah)
      Table of Realization of Sustainable Finance Implementation 2023-2025                                                                   (in Million Rupiah)


                                           Uraian                                                    2025                  2024                   2023
                                         Description
      Jenis produk yang memenuhi kriteria kegiatan usaha berkelanjutan
      Types of products that meet the criteria for sustainable business activities

      1.   Penghimpunan Dana
                                                                                                                  -                     -                      -
           Fund Raising

      2. Penyaluran Dana
                                                                                                       368.968                  377.034               328.880
         Fund Distribution

      Total Aset Produktif Kegiatan Usaha Berkelanjutan
      Total Earning Assets for Sustainable Business Activities

      1.   Total Kredit/Pembiayaan Kegiatan Usaha Berkelanjutan (Rp)
                                                                                                       368.968                  377.034               328.880
           Total Sustainable Business Activity Loans/Financing (Rp)

      2. Total Non-Kredit/Non-Pembiayaan Kegiatan Usaha Berkelanjutan (Rp)
                                                                                                     9.792.435            10.228.445                 11.818.488
         Total Non-Loan / Non-Financing Sustainable Business (Rp)

      Persentase total kredit/pembiayaan kegiatan usaha berkelanjutan terhadap
      total kredit/pembiayaan bank (%)
                                                                                                             3,77                   3,56                   2,71
      Percentage of total sustainable business activity loans/financing to the
      Bank’s total loans/financing (%)



      Tabel Realisasi Penerapan Keuangan Berkelanjutan Tahun 2023-2025                                                                  (dalam Jutaan Rupiah)
      Table of Sustainable Finance Implementation Realization 2023–2025                                                                      (in Million Rupiah)

                                                      2025                                  2024                                        2023
            Deskripsi        Satuan     Realisasi      Target                Realisasi       Target                     Realisasi           Target
                                                                  %                                           %                                            %
           Description        Unit     Realization     Target               Realization      Target                    Realization          Target
                                            1            2        1:2           3              4             3:4            5                 6           5:6

      Kinerja Keuangan Inklusif
      Inclusive Financial Performance
      Penyaluran Kredit      Rp juta
      terhadap UMKM
                              IDR          368,96        836,35   44,11        376.374        968.621       38,86         328.580           838.246       39,20
      Credit Distribution
      to MSMEs               million

      Perkembangan Laku Pandai
      Laku Pandai Development
      1.   Jumlah Agen
           Number of          Unit               12          30     40                27             55         49                27               55        49
           Agents

      2.   Nominal
           Produk dan/
           atau Jasa yang
           Disediakan oleh
                             Rp juta
           Agen
                              IDR               9,9          30     33              213,1           280         76              213,9             280        76
           Nominal
                             million
           Products and/
           or Services
           Provided by
           Agent




136    PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025
                                                                                                   Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
                                                                                                                Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth
Page 137
                                                                                                              Memperkuat Pertumbuhan Berkelanjutan
                                                                                                                          Strenghten Sustainable Growth




   Tabel Realisasi Penerapan Keuangan Berkelanjutan Tahun 2023-2025                                                             (dalam Jutaan Rupiah)
   Table of Sustainable Finance Implementation Realization 2023–2025                                                                 (in Million Rupiah)

                                                    2025                                2024                                    2023
        Deskripsi         Satuan      Realisasi         Target             Realisasi     Target                 Realisasi        Target
                                                                    %                                  %                                          %
       Description         Unit      Realization        Target            Realization    Target                Realization       Target
                                          1               2         1:2       3            4           3:4          5               6             5:6

   Jumlah Peserta
   Literasi Keuangan
                          Orang
   Number of                                  766             766   100        2.383           1.100    216             1.356           520        261
                          People
   Financial Literacy
   Participants



 Dana Pihak Ketiga                                                          Third Party Funds
 Penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) Bank bersumber                        The Bank’s Third Party Funds (DPK) are collected from
 dari masyarakat melalui beragam produk perbankan,                          the public through various banking products, including
 meliputi tabungan, giro, dan deposito. Sepanjang                           savings, demand deposits, and time deposits.
 tahun 2025, Bank mencatatkan DPK sebesar Rp22,65                           Throughout 2025, the Bank recorded DPK of IDR22.65
 triliun, turun sebesar Rp1,24 triliun dibandingkan tahun                   trillion, representing an decrease of IDR1.24 trillion
 sebelumnya yang mencapai Rp23,89 triliun. Pencapaian                       billion compared to the previous year, which amounted
 tersebut dipengaruhi oleh kenaikan Giro dan Tabungan                       to IDR23.89 trillion. This achievement was driven by
 masing-masing sebesar Rp110 Miliar dan Rp77 Miliar                         increases in checking accounts and savings accounts
 serta penurunan Deposito sebesar Rp1.426 Miliar.                           of IDR110 billion and IDR77 billion, respectively, as well
                                                                            as a decrease in time deposits of IDR1,426 billion.

 Kredit Berdasarkan Kategori Kegiatan                                       Loans by Sustainable Business Activity
 Usaha Berkelanjutan [FN-CB-240a.1]                                         Category [FN-CB-240a.1]

 Dalam mendukung prinsip keuangan berkelanjutan,                            In supporting the principles of sustainable finance, the
 Bank menegaskan komitmennya untuk menyalurkan                              Bank reaffirms its commitment to extending loans that
 kredit yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian                       are not only oriented toward achieving profitability,
 profitabilitas, tetapi juga memberikan dampak positif                      but also generate positive environmental and social
 terhadap aspek lingkungan dan sosial. Penyaluran kredit                    impacts. Such lending includes financing classified
 tersebut mencakup pembiayaan yang dikelompokkan                            into two main categories, namely Sustainable Business
 ke dalam dua kategori utama yaitu Kegiatan Usaha                           Activities (KKUB) or Environmentally Sound Business
 Berkelanjutan (KKUB) atau Kegiatan Usaha Berwawasan                        Activities (KUBL), as well as loans that do not fall
 Lingkungan (KUBL), serta kredit yang tidak termasuk                        under the KKUB/KUBL categories. Throughout 2025,
 dalam kategori KKUB/KUBL. Sepanjang tahun 2025,                            the Bank’s financing support for Environmentally
 dukungan pembiayaan Bank terhadap Kegiatan Usaha                           Sound Business Activities was focused on the Energy
 Berwawasan Lingkungan difokuskan pada KUBL 12 dan                          Efficiency sector (KUBL 12) and financing for Micro,
 pembiayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).                        Small, and Medium Enterprises (MSMEs) .

 Selaras dengan Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan                         In alignment with the 2025 Sustainable Finance Action
 (RAKB) Tahun 2025, Bank menetapkan target pertumbuhan                      Plan (Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan/RAKB), the
 portofolio pembiayaan dan penempatan dana pada usaha                       Bank has established targeted growth for its financing
 berkelanjutan untuk kategori KUBL 1 sampai dengan KUBL                     portfolio and fund placements in sustainable business
 11 dan KUBL 12 masing–masing sebesar Rp112,21 miliar dan                   activities under KUBL Categories 1 through 11 and Category
 Rp2.835,84 miliar.                                                         12, amounting to IDR112.21 billion and IDR2,835.84 billion,
                                                                            respectively.




Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth                           PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Sustainability Report 2025             137
Page 138
      Hingga 31 Desember 2025, realisasi pembiayaan                             As of December 31, 2025, the realization of financing and
      dan penempatan dana untuk kategori KUBL 1 sampai                          fund placements for KUBL categories 1 to 11 amounted
      dengan KUBL 11 tercatat sebesar Rp1.408,94 miliar                         to IDR1,408.94 billion, or 1,255.57% of the established
      atau mencapai 1.255,57% dari target yang ditetapkan.                      target. The achievement was primarily driven by
      Capaian tersebut dipengaruhi oleh penempatan dana                         the placement of funds through bond investments
      berupa pembelian obligasi yang termasuk ke dalam                          classified under KUBL Categories 1 through 11.
      kategori KUBL 1 sampai dengan KUBL 11.

      Sementara itu, untuk pembiayaan UMKM (KUBL 12), Bank                      Meanwhile, for MSME financing (KUBL 12), the Bank
      mengalokasikan target pembiayaan dan penempatan                           allocated a financing and fund placement target of
      dana sebesar Rp2.835,84 miliar pada tahun 2025,                           IDR2,835.84 billion in 2025, with realization reaching
      dengan realisasi mencapai Rp728,97 miliar atau 25,71%                     IDR728.97 billion, or 25.71% of the predetermined
      dari target yang telah ditetapkan. [FN-CB-240a.1]                         target. [FN-CB-240a.1]

      Sebagai tindak lanjut atas komitmen tersebut,                             As a follow-up to this commitment, financing
      penyaluran pembiayaan yang sesuai dengan kategori                         disbursements aligned with the KUBL categories
      KUBL sepanjang tahun 2025 adalah sebesar Rp368,97                         throughout 2025 amounted to IDR368.97 billion, all of
      miliar yang termasuk ke dalam kategori KUBL 12/UMKM.                      which were classified under KUBL Category 12 (MSMEs).

      Di samping penyaluran pembiayaan yang selaras                             In addition to financing aligned with the KKUB/KUBL
      dengan kategori KKUB/KUBL, sepanjang tahun 2025,                          categories, throughout 2025 the Bank did not extend
      Bank tidak melakukan penyaluran pembiayaan kepada                         financing to business activities that do not meet the
      kegiatan usaha yang tidak memenuhi kriteria kegiatan                      criteria for sustainable business activities. The types
      usaha berkelanjutan. Adapun jenis kegiatan usaha yang                     of business activities not financed by the Bank are as
      tidak dibiayai oleh Bank adalah sebagai berikut: [FN-CB-                  follows: [FN-CB-410a.2]
      410a.2]
      1.     Kegiatan yang melibatkan segala macam bentuk                       1.   Activities involving any form of forced labor or
             kerja paksa/eksploitasi pada anak di bawah usia 16                      exploitation of children under the age of 16;
             tahun;
      2.     Operasi pembalakan komersial pada hutan basah                      2. Commercial logging operations in tropical wet
             tropis;                                                               forests;
      3.     Produksi dan perdagangan kayu atau produk                          3. Production and trade of timber or other forestry
             kehutanan lainnya dari hutan yang tidak dikelola                      products originating from forests that are not
             secara lestari;                                                       sustainably managed;
      4.     Produksi atau kegiatan yang mengambil alih                         4. Production or activities involving the appropriation
             kepemilikan lahan dari masyarakat adat/penduduk                       of land owned by indigenous peoples/local
             asli tanpa persetujuan dari masyarakat/penduduk                       communities without their consent; and/or
             tersebut; dan/atau
      5.     Produksi atau perdagangan produk atau kegiatan                     5. Production or trade of illegal products or activities under
             ilegal berdasarkan peraturan Indonesia atau                           Indonesian regulations or international conventions/
             konvensi/kesepakatan internasional termasuk zat                       agreements, including ozone-depleting substances,
             perusak lapisan ozon, satwa liar atau produk yang                     wildlife, or products regulated under CITES2.
             diatur dalam CITES2.




138        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025
                                                                                               Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
                                                                                                            Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth
Page 139
                                                                                                 Memperkuat Pertumbuhan Berkelanjutan
                                                                                                             Strenghten Sustainable Growth




 Penyaluran Produk Usaha Mikro, Kecil                            Distribution of Micro, Small, and Medium
 dan Menengah (UMKM)                                             Enterprise (MSME)
 Sebagai salah satu penggerak utama perekonomian                 As one of the main drivers of the national economy, Micro,
 nasional, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM)               Small, and Medium Enterprises (MSMEs) play a highly
 memegang peranan yang sangat strategis dalam                    strategic role in Indonesia’s economic development. In
 pembangunan ekonomi Indonesia. Selain memberikan                addition to making a significant contribution to Gross
 kontribusi signifikan terhadap Produk Domestik Bruto            Domestic Product (GDP), the MSME sector serves as an
 (PDB), sektor UMKM juga menjadi motor inovasi dan               engine of innovation and inclusive economic growth, with
 pertumbuhan ekonomi yang inklusif, dengan peran                 an important role in job creation, poverty alleviation, and
 penting dalam penciptaan lapangan kerja, pengentasan            the equitable distribution of development across regions.
 kemiskinan, serta pemerataan pembangunan di berbagai            The resilience of MSMEs has been well proven, particularly
 wilayah. Ketangguhan UMKM telah terbukti, terutama              in facing various economic challenges, including during
 dalam menghadapi berbagai tantangan ekonomi,                    difficult periods such as the COVID-19 pandemic.
 termasuk pada periode sulit seperti pandemi COVID-19.

 Berdasarkan peran dan kontribusinya tersebut, UMKM              Based on these roles and contributions, MSMEs are
 secara luas diakui sebagai salah satu pilar utama               widely recognized as one of the main pillars of the
 perekonomian Indonesia. Kementerian Usaha Mikro, Kecil,         Indonesian economy. The Ministry of Micro, Small, and
 dan Menengah (UMKM) menyampaikan bahwa Indonesia                Medium Enterprises stated that Indonesia is home to
 memiliki sekitar 65,5 juta UMKM yang secara keseluruhan         approximately 65.5 million MSMEs, which collectively
 menyerap 119 juta tenaga kerja, atau merupakan porsi yang       employ around 119 million workers, representing a
 signifikan dari total angkatan kerja nasional. Berdasarkan      significant portion of the national workforce. According
 data BPS, UMKM berkontribusi sebesar 61,9% terhadap             to data from Statistics Indonesia (BPS), MSMEs contribute
 Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia dan menyerap              61.9% to Indonesia’s Gross Domestic Product (GDP) and
 lebih dari 119 juta tenaga kerja atau sekitar 97% dari total    absorb more than 119 million workers, or approximately
 tenaga kerja nasional.                                          97% of the total national workforce.

 Sejalan dengan besarnya kontribusi tersebut, Bank               In line with this substantial contribution, the Bank
 menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan                 reaffirms its commitment to continuously increasing the
 penyaluran pembiayaan kepada sektor UMKM sebagai                distribution of financing to the MSME sector as part of its
 bagian dari dukungan terhadap pertumbuhan ekonomi               support for sustainable economic growth. This initiative is
 yang berkelanjutan. Langkah ini diharapkan dapat                expected to strengthen the competitiveness and business
 memperkuat daya saing dan keberlanjutan usaha UMKM,             sustainability of MSMEs, while also encouraging overall
 sekaligus mendorong pertumbuhan perekonomian                    national economic growth. As of December 31, 2025, out
 nasional secara keseluruhan. Hingga 31 Desember 2025,           of the total loans disbursed by the Bank, IDR368.96 billion
 dari total kredit yang disalurkan oleh Bank, tercatat sebesar   was allocated to the MSME sector, equivalent to 3.77% of
 Rp368,96 miliar dialokasikan kepada sektor UMKM, atau           the total loans provided by the Bank.
 setara dengan 3,77% dari total pinjaman yang diberikan
 Bank.




Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth                PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Sustainability Report 2025          139
Page 140
      Kontribusi kepada Pembangunan                                         Contribution to Infrastructure
      Infrastruktur di Indonesia                                            Development in Indonesia
      Pembangunan infrastruktur di Indonesia pada tahun 2025                Infrastructure development in Indonesia in 2025 became
      menjadi salah satu fokus utama kebijakan fiskal pemerintah            one of the main focuses of the Government’s fiscal policy,
      dengan komitmen untuk mendukung konektivitas, pelayanan               reflecting a strong commitment to supporting connectivity,
      publik, serta pemerataan pembangunan di seluruh wilayah.              public services, and equitable development across all regions.
      Dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja                       In the 2025 State Budget Draft, the Government allocated
      Negara (RAPBN) 2025, pemerintah mengalokasikan                        approximately IDR400.3 trillion for infrastructure development.
      anggaran pembangunan infrastruktur sebesar sekitar                    This allocation covered various strategic projects, including
      Rp400,3 triliun, yang mencakup berbagai proyek strategis              the development of transportation networks, education and
      seperti pembangunan jaringan transportasi, fasilitas                  healthcare facilities, as well as the continuation of major projects
      pendidikan dan kesehatan, serta kelanjutan proyek besar               such as the Nusantara Capital City. This allocation formed
      seperti Ibu Kota Nusantara (IKN). Alokasi tersebut merupakan          part of broader efforts to strengthen the national economic
      bagian dari upaya memperkuat pondasi ekonomi nasional dan             foundation and enhance the benefits of infrastructure services
      meningkatkan kemanfaatan layanan infrastruktur terhadap               for the wider community.
      masyarakat luas.

      Di sisi pelaksanaan, sebagian anggaran infrastruktur telah            From an implementation perspective, a portion of the
      terealisasi dengan berbagai program prioritas, termasuk               infrastructure budget was realized through various
      fasilitas perumahan melalui Fasilitas Likuiditas Pembiayaan           priority programs, including housing facilities under
      Perumahan (FLPP), revitalisasi jaringan jalan dan                     the Housing Financing Liquidity Facility, road network
      penyediaan air bersih, dan sebagainya. Walaupun terdapat              revitalization, and the provision of clean water,
      tantangan berupa efisiensi anggaran di sejumlah proyek,               among others. Although challenges related to budget
      pemerintah terus mendorong keterlibatan pihak swasta                  efficiency arose in several projects, the Government
      dan mekanisme pembiayaan alternatif untuk memperkuat                  continued to encourage private sector participation
      pembiayaan pembangunan jangka menengah. Upaya ini                     and alternative financing mechanisms to strengthen
      sejalan dengan target pembangunan infrastruktur nasional              medium-term development financing. These efforts
      untuk mendukung pertumbuhan ekonomi inklusif dan                      are aligned with national infrastructure development
      meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia secara               targets aimed at supporting inclusive economic
      berkelanjutan.                                                        growth and sustainably improving the quality of life of
                                                                            the Indonesian people.

      Mengingat pentingnya pembangunan infrastruktur,                       Considering the importance of infrastructure
      selama tahun 2025, Bank turut berkontribusi dalam                     development, throughout 2025 the Bank also
      pembangunan sektor infrastruktur melalui pembiayaan                   contributed to the development of the infrastructure
      proyek-proyek berikut:                                                sector through financing for the following projects:


                        Nama Proyek                                           Wilayah Proyek                              Jumlah (Rp Jutaan)
                        Project Name                                           Project Area                                Total (IDR million)
                                                              35 Kabupaten/Kota di Nusa Tenggara Timur,
       Palapa Ring Paket Timur                                Maluku, Papua dan Papua Barat
                                                                                                                                               61.152,8
       Palapa Ring East Package                               35 Regencies/Cities in East Nusa Tenggara,
                                                              Maluku, Papua, and West Papua

       Pembangunan Ruas Toll Pemalang - Batang                Pemalang – Batang (Jawa Tengah)
                                                                                                                                            146.503,6
       Pemalang–Batang Toll Road Construction                 Pemalang–Batang (Central Java)

       Total                                                                                                                               207.656,4




140    PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025
                                                                                             Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
                                                                                                          Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth
Page 141
                                                                                               Memperkuat Pertumbuhan Berkelanjutan
                                                                                                           Strenghten Sustainable Growth




 Portofolio Produk dengan Manfaat                              Portfolio of Products with Social Benefits
 Sosial

 Angka backlog perumahan di Indonesia pada tahun               The housing backlog in Indonesia in 2025 reflects
 2025 menunjukkan tantangan yang semakin besar                 an increasingly significant challenge in meeting the
 dalam pemenuhan kebutuhan rumah layak bagi                    need for adequate housing, with estimates reaching
 masyarakat, dengan estimasi mencapai sekitar 15               approximately 15 million housing units unmet. This
 juta unit rumah yang belum terpenuhi. Kesenjangan             gap represents a substantial increase compared to
 ini merupakan kenaikan signifikan dibandingkan                the previous backlog figure of around 9.9 million units,
 angka backlog sebelumnya yang sekitar 9,9 juta unit,          indicating growing pressure on housing demand driven
 mencerminkan peningkatan tekanan kebutuhan hunian             by population growth and limited supply of affordable
 seiring pertumbuhan penduduk dan keterbatasan                 housing nationwide.
 pasokan rumah yang terjangkau secara nasional.

 Untuk menangani persoalan backlog tersebut,                   To address this backlog, the Government continues to
 pemerintah terus melaksanakan berbagai strategi               implement various strategies through national housing
 melalui program pembangunan rumah tingkat nasional,           development programs, including a target to build 3
 termasuk target pembangunan 3 juta rumah layak                (three) million livable housing units annually, supported
 hunian setiap tahun yang melibatkan serangkaian               by a range of incentives and more accessible financing
 insentif dan kebijakan pembiayaan yang lebih mudah            policies for low-income communities. One of the
 diakses masyarakat berpenghasilan rendah. Salah               key initiatives being promoted is the expansion of
 satu upaya yang sedang didorong adalah peningkatan            subsidized housing quotas and financing through the
 kuota rumah bersubsidi dan pembiayaan melalui                 Housing Financing Liquidity Facility (FLPP) scheme,
 skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan               including a planned quota of 350 thousand subsidized
 (FLPP), termasuk rencana kuota 350 ribu unit rumah            housing units in 2025 and a proposed increase to
 bersubsidi pada 2025 dan proposal peningkatan kuota           500 thousand units in 2026 to accelerate backlog
 menjadi 500 ribu unit pada 2026 untuk mempercepat             reduction. This scheme also offers low interest rates
 pengurangan backlog. Skema ini juga mencakup suku             and more affordable down payment requirements to
 bunga rendah dan persyaratan uang muka yang ringan            improve access to home ownership.
 guna mendorong akses kepemilikan rumah.

 Bank turut berperan aktif sebagai salah satu bank             The Bank actively participates as one of the distributing
 penyalur Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dengan skema            banks for Housing Loans under the Government’s FLPP
 Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) yang         scheme to support access to decent housing for low-
 ditetapkan pemerintah untuk mendukung akses hunian            income communities. This participation forms part
 layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah, menjadi          of the national effort to reduce the housing backlog
 bagian dari upaya nasional dalam menurunkan backlog           and expand home ownership through subsidized
 perumahan dan memperluas kepemilikan rumah melalui            mortgage programs. The Bank’s involvement reflects
 program KPR bersubsidi; keterlibatan ini mencerminkan         its commitment to contributing to public housing
 komitmen Bank untuk berpartisipasi dalam program              development programs implemented in collaboration
 pembangunan rumah rakyat yang dilaksanakan bersama            with the Government and other stakeholders, with
 pemerintah dan pemangku kepentingan lainnya di mana           Bank Artha Graha Internasional recorded as one of
 Bank Artha Graha Internasional tercatat sebagai salah satu    the private banks appointed to channel this facility
 bank swasta yang ditunjuk untuk menyalurkan fasilitas ini     in 2025 as part of its social inclusion and community
 pada tahun 2025 sebagai bagian dari strategi inklusi sosial   economic empowerment strategy.
 dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.




Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth              PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Sustainability Report 2025          141
Page 142
      Per 31 Desember 2025, Bank menyalurkan KPR FLPP                       As of December 31, 2025, the Bank had disbursed
      sebesar Rp1.315 miliar untuk mendanai kepemilikan                     FLPP housing loans amounting to IDR1,315 billion to
      rumah Masyarakat Berpenghasilan Rendah sebanyak                       finance home ownership for low-income communities,
      17.363 rumah yang tersebar di daerah Sulawesi Utara,                  covering 17,363 housing units located across North
      Riau, Sulawesi Selatan, Sumatera Selatan, Kalimantan                  Sulawesi, Riau, South Sulawesi, South Sumatra, West
      Barat, Jambi, Jawa Barat, Kalimantan Selatan, Kepulauan               Kalimantan, Jambi, West Java, South Kalimantan, Riau
      Riau, Banten, Kalimantan Timur, Bangka Belitung,                      Islands, Banten, East Kalimantan, Bangka Belitung, North
      Sumatera Utara, Lampung, Jawa Tengah, Sulawesi                        Sumatra, Lampung, Central Java, Southeast Sulawesi,
      Tenggara, Bali, Jawa Timur dan Nusa Tenggara Timur.                   Bali, East Java, and East Nusa Tenggara.

      Pengungkapan Kerangka Governansi,                                     Disclosure of the Governance Framework,
      Pengelolaan dan Pengendalian Aspek                                    Management and Control of Taxation
      Perpajakan                                                            Aspects

      Sebagai wujud kontribusi terhadap pembangunan                         As a form of contribution to national sustainable
      berkelanjutan nasional, Bank menegaskan komitmennya                   development, the Bank reaffirms its commitment
      untuk menjalankan kewajiban perpajakan secara patuh                   to fulfilling its tax obligations in a compliant and
      dan bertanggung jawab sebagai bagian dari tanggung                    responsible manner as part of its corporate social and
      jawab sosial dan ekonomi perusahaan. Sepanjang                        economic responsibility. Throughout 2025, the Bank
      tahun 2025, Bank telah memenuhi seluruh ketentuan                     complied with all applicable tax laws and regulations.
      perpajakan sesuai dengan hukum dan peraturan yang                     As a result of this compliance, as of December 31, 2025,
      berlaku. Atas kepatuhan tersebut, hingga 31 Desember                  the Bank did not receive any warnings, sanctions, or
      2025 Bank tidak menerima peringatan maupun sanksi                     material penalties related to its tax obligations. [GRI
      atau denda yang bersifat signifikan terkait kewajiban                 2-27]
      perpajakan. [GRI 2-27]

      Sejalan dengan komitmen tersebut, total pembayaran                    In line with this commitment, the total amount of taxes
      pajak dan retribusi yang dilakukan Bank pada tahun                    and levies paid by the Bank in 2025 amounted to
      2025 tercatat sebesar Rp226,93 miliar, naik sebesar                   IDR226.93 billion, representing an increase of IDR36.02
      Rp36,02 miliar atau 18,87% dibandingkan dengan                        billion or 18.87% compared to the 2024 realization of
      realisasi tahun 2024 yang mencapai Rp190,91 miliar.                   IDR190.91 billion. A detailed breakdown of the types of
      Rincian jenis pajak yang dibayarkan oleh Bank sepanjang               taxes paid by the Bank throughout 2025 is presented
      tahun 2025 disajikan secara lengkap sebagai berikut:                  in full as follows:


       Tabel Pembayaran Pajak                                                                                                  (dalam Jutaan Rupiah)
       Table of Tax Payment                                                                                                         (in Million Rupiah)


                        Jenis Kontribusi pada Pemerintah
        No.                                                                           2025                   2024                      2023
                     Types of Contributions to the Government

                PPh Pasal 21
          1                                                                               35.353                   36.708                    31.820
                Article 21 Income Tax

                PPh Pasal 23
         2                                                                                 5.667                     5.645                    4.790
                Income Tax Article 23

                PPh Pasal 26
         3                                                                                       -                         -                         -
                Income Tax Article 26

                PPh Pasal 4 Ayat 2
         4                                                                               183.479                   146.381                  96.998
                Income Tax Article 4 Paragraph 2

                Pajak pertambahan nilai
         5                                                                                 2.430                      2.177                   2.003
                Value Added Tax

       Total
                                                                                         226.929                   190.911                   135.611
       Total




142    PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025
                                                                                          Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
                                                                                                       Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth
Page 143
                                                                                              Memperkuat Pertumbuhan Berkelanjutan
                                                                                                          Strenghten Sustainable Growth




 Implikasi Finansial Serta Risiko dan                         Financial Implications as Well as Other
 Peluang Lain Akibat dari Perubahan                           Risks and Opportunities Arising from
 Iklim                                                        Climate Change
 Perubahan iklim dan pemanasan global saat ini menjadi        Climate change and global warming have become
 salah satu tantangan paling krusial yang dihadapi oleh       among the most critical challenges facing the global
 masyarakat global. Dampak negatif dari fenomena              community today. The negative impacts of these
 tersebut semakin nyata dirasakan, baik pada tataran global   phenomena are increasingly evident at both the global
 maupun lokal, seiring dengan meningkatnya intensitas dan     and local levels, in line with the rising intensity and
 ketidakpastian kondisi cuaca. Berbagai wilayah di dunia      uncertainty of weather conditions. Various regions
 mengalami perubahan pola iklim yang ekstrem, seperti         around the world are experiencing extreme changes
 peningkatan suhu udara, curah hujan yang semakin             in climate patterns, such as higher air temperatures,
 tinggi, serta periode musim kemarau yang berlangsung         increased rainfall, and longer dry seasons. These
 lebih panjang. Kondisi ini tidak hanya menimbulkan risiko    conditions not only pose risks to human health but
 terhadap kesehatan manusia, tetapi juga mengancam            also threaten the sustainability of ecosystems and life
 keberlanjutan ekosistem dan kehidupan di bumi secara         on Earth as a whole. [GRI 3-3]
 keseluruhan. [GRI 3-3]

 Tekanan akibat perubahan iklim yang dipicu oleh              Pressure arising from climate change driven by
 pemanasan global turut menjadi tantangan serius              global warming also presents a serious challenge for
 bagi berbagai sektor usaha dan industri di Indonesia,        various business sectors and industries in Indonesia,
 termasuk sektor perbankan. Meningkatnya frekuensi            including the banking sector. The increasing frequency
 bencana hidrometeorologi menjadi salah satu dampak           of hydrometeorological disasters is one of the most
 yang signifikan, yang dipengaruhi oleh faktor-faktor         significant impacts, influenced by factors such as
 seperti siklus hidrologi, curah hujan, suhu, angin,          hydrological cycles, rainfall, temperature, wind, and
 serta tingkat kelembapan yang sulit diprediksi secara        humidity levels that are difficult to predict accurately.
 akurat. Dalam konteks ini, pelaku ekonomi dan bisnis         In this context, economic and business actors are
 dituntut untuk lebih siap dalam menghadapi potensi           required to be better prepared to face potential losses
 kerugian serta dampak jangka panjang terhadap                and long-term impacts on business continuity.
 keberlangsungan operasional usaha.

 Dalam perspektif perbankan, risiko tersebut dapat            From a banking perspective, these risks may escalate
 semakin meningkat apabila bencana alam berdampak             if natural disasters directly affect customers, thereby
 langsung terhadap nasabah sehingga berpotensi                potentially impacting credit quality. To anticipate and
 memengaruhi kualitas kredit. Untuk mengantisipasi            manage such risks, the Bank conducts climate risk
 dan mengelola risiko tersebut, Bank melakukan evaluasi       assessments by referring to the recommendations of
 risiko iklim dengan mengacu pada rekomendasi Task            the Task Force on Climate-related Financial Disclosures
 Force on Climate-related Financial Disclosures (TCFD).       (TCFD). These recommendations serve as the Bank’s
 Rekomendasi ini menjadi kerangka utama Bank dalam            primary framework for strengthening the identification,
 memperkuat identifikasi, pengukuran, dan pengelolaan         measurement, and management of climate-related
 risiko serta peluang terkait perubahan iklim yang            risks and opportunities associated with financing
 berkaitan dengan aktivitas pembiayaan. Implementasi          activities. The implementation of TCFD also aims to
 TCFD juga bertujuan meningkatkan kualitas pelaporan          enhance the quality of the Bank’s reporting on climate
 Bank terkait risiko dan peluang perubahan iklim secara       change risks and opportunities in a more transparent
 lebih transparan dan terstruktur.                            and structured manner.

 Dalam kerangkanya, TCFD mengelompokkan risiko                Within its framework, TCFD classifies climate change
 perubahan iklim menjadi dua kategori utama: risiko           risks into two main categories: physical risks and
 fisik dan risiko transisi. Risiko fisik mencakup kejadian    transition risks. Physical risks include extreme weather
 cuaca ekstrem seperti banjir atau kekeringan, longsor,       events such as floods or droughts, landslides, as well
 serta dampak jangka panjang seperti peningkatan suhu         as long-term impacts such as an increase in average
 rata-rata global. Sementara itu, risiko transisi berkaitan   global temperatures. Meanwhile, transition risks relate




Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth             PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Sustainability Report 2025          143
Page 144
      dengan pergeseran menuju ekonomi rendah karbon,                       to the shift toward a low-carbon economy, including
      termasuk perubahan regulasi, dinamika pasar, dan                      changes in regulations, market dynamics, and energy-
      inovasi teknologi energi efisien. Dalam mengelola kedua               efficient technological innovations. In managing both
      jenis risiko tersebut, Bank secara konsisten mendorong                types of risks, the Bank consistently encourages the
      keterlibatan seluruh pemangku kepentingan dalam                       involvement of all stakeholders in efforts to mitigate
      upaya mengurangi dampak lingkungan yang dapat                         environmental impacts that may arise from business
      timbul dari kegiatan operasional bisnis.                              operational activities.


                                                               Kerangka TCFD
                                                              TCFD Framework



                                   Tata Kelola                     Strategi               Manajemen Risiko                       Metrik dan Target
                                   Governance                      Strategy               Risk Management                        Metrics and Targets
      Elemen Inti
 Rekomendasi TCFD                  Tata kelola                  Dampak aktual                Proses yang                         Metrik dan target
 atas Pengungkapan                 perusahaan                 dan potensial dari             perusahaan                          yang perusahaan
   Financial terkait           seputar risiko dan             risiko dan peluang            lakukan untuk                          gunakan untuk
         Iklim                  peluang terkait               terkait iklim pada          mengidentifikasi,                         menilai serta
    Core Elements                     iklim.                    bisnis, strategi,            menilai, dan                        mengelola risiko
     of the TCFD                    Corporate                 dan perencanaan              mengelola risiko                     dan peluang terkait
 Recommendations                   governance                      keuangan                     iklim.                          iklim yang relevan.
     on Climate-               related to climate-                perusahaan.               The processes                         The metrics and
  Related Financial             related risks and                The actual and           undertaken by the                        targets used by
     Disclosures.                 opportunities.             potential impacts of        company to identify,                     the company to
                                                             climate-related risks       assess, and manage                     assess and manage
                                                               and opportunities           climate-related                       relevant climate-
                                                               on the company’s                  risks.                           related risks and
                                                              business, strategy,                                                   opportunities.
                                                                  and financial
                                                                    planning.




144    PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025
                                                                                         Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
                                                                                                      Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth
Page 145
                                                                                                             Memperkuat Pertumbuhan Berkelanjutan
                                                                                                                         Strenghten Sustainable Growth




   Identifikasi Risiko dan Peluang Perubahan Iklim bagi Bank [GRI 201-2]
   Identification of Climate Change Risks and Opportunities for the Bank

                                                                                                    Potensi
                                                    Kemungkinan                                                      Langkah Mitigasi/Strategi
                                                                                                   Dampak
                                                     Terjadinya                                                        untuk Merespon Risiko
      Risiko Fisik           Pemicu Risiko                                     Risiko              Finansial
                                                       Risiko                                                           Mitigation Measures/
      Physical Risk           Risk Triggers                                     Risk               Potential
                                                    Probability of                                                    Strategies for Responding
                                                                                                   Financial
                                                     Occurrence                                                                to Risks
                                                                                                    Impact
   Banjir                   Intensitas hujan        Tinggi di wilayah   Risiko         yang      Peningkatan         1. Melakukan simulasi dampak
   Floods                   ekstrem                 rawan               menyebabkan              Loss Given             sesuaipanduan ClimateRisk
                            Extreme rainfall        Highinvulnerable    terganggunya             Default (LGD)          Management & Scenario
                            intensity               areas               operasional dan          dan penurunan          Analysis (CRMS).
                                                                        pendapatan debitur       nilai asset.        2. Diversifikasi sektor dan
   Kebakaran                Perubahan cuaca &       Mungkin             di sektor terdampak.     Increase in Loss       wilayah pembiayaan.
   Fires                    kekeringan              Possible            Risks that may disrupt   Given Default       3. M e l a k u k a n P i l o t i n g
                            Weather variability                         the operations and       (LGD)anddecline        pengklasifikasian debitur
                            and drought                                 revenue of debtors in    in asset values.       berdasarkan kategori
   Kenaikan suhu rata-      Pemanasan global        Mungkin             affected sectors.                               Taksonomi untuk Keuangan
   rata                     Global warming          Possible                                                            Berkelanjutan Indonesia
   Rising average                                                                                                       (TKBI).
   temperatures                                                                                                      1. Conductimpactsimulations
                                                                                                                        in accordance with the
   Kenaikan permukaan       Perubahan iklim         Mungkin                                                             Climate Risk Management
   air laut                 Climate change          Possible                                                            & Scenario Analysis (CRMS)
   Sea level rise                                                                                                       guidelines.
                                                                                                                     2. Diversify financing across
                                                                                                                        sectors and geographic
                                                                                                                        regions.
                                                                                                                     3. Conduct a pilot project to
                                                                                                                        classify debtors based on
                                                                                                                        the Indonesian Sustainable
                                                                                                                        Finance Taxonomy (TKBI)
                                                                                                                        categories.

   Perubahan kebijakan      Kebijakan regulator     Mungkin             Risiko yang timbul       Peningkatan         1. Menginternalisasi budaya
   dan hukum                Regulatory policies     Possible            jika bank tidak dapat    biayaoperasional       ke r j a b e r ke l a n j u t a n
   Changes in policies                                                  menerapkankebijakan      (Opex) dan             kepada pegawai dan
   and regulations                                                      dan hukum mengenai       bagi debitur           meningkatkan pemahaman
                                                                        perubahan iklim.         berdampakpada          melalui pelatihan terkait
                                                                        Risks arising if the     peningkatan            keberlanjutan.
                                                                        Bank is unable to        Probability of      2. Melakukan kajian dan
                                                                        comply with climate-     Default (PD).          mengkinikan kebijakan/
                                                                        related policies and     Increase in            prosedur internal terkait
                                                                        regulations.             operational            keberlanjutan.
                                                                                                 expenses(Opex),     3. PembuatanLaporanRencana
                                                                                                 and for debtors,       AksiKeuanganBerkelanjutan
                                                                                                 a potential rise       (RAKB)
                                                                                                 in Probability of   1. Internalizeasustainablework
                                                                                                 Default (PD).          culture among employees
                                                                                                                        and enhance understanding
                                                                                                                        through sustainability-
                                                                                                                        related training.
                                                                                                                     2. Conductreviewsandupdate
                                                                                                                        internal sustainability-
                                                                                                                        related policies and
                                                                                                                        procedures.
                                                                                                                     3. Prepare the Sustainable
                                                                                                                        Finance Action Plan (RAKB)
                                                                                                                        Report.




Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth                           PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Sustainability Report 2025           145
Page 146
      Identifikasi Risiko dan Peluang Perubahan Iklim bagi Bank [GRI 201-2]
      Identification of Climate Change Risks and Opportunities for the Bank

                                                                                                    Potensi
                                                   Kemungkinan                                                         Langkah Mitigasi/Strategi
                                                                                                   Dampak
                                                    Terjadinya                                                           untuk Merespon Risiko
        Risiko Fisik          Pemicu Risiko                                  Risiko                Finansial
                                                      Risiko                                                              Mitigation Measures/
        Physical Risk          Risk Triggers                                  Risk                 Potential
                                                   Probability of                                                       Strategies for Responding
                                                                                                   Financial
                                                    Occurrence                                                                   to Risks
                                                                                                    Impact

      Perubahan teknologi    Peralihan teknologi   Mungkin            Risikoteknologiberupa      Peningkatan            Bank mengembangkan dan
      Technologicalchanges   rendah emisi          Possible           perkembanganteknologi      biaya modal            mengintegrasikan sistem
                             Transition to low-                       dapatmenimbulkanrisiko     ( Capex ) dari         maupun teknologi yang
                             emissiontechnology                       bagi keberlangsungan       pengadaan              mendukung operasional terkait.
                                                                      usaha,terutamaterkait      teknologi              TheBankdevelopsandintegrates
                                                                      kebutuhanbelanjamodal      rendah emisi           systems and technologies that
                                                                      yangbesaruntukadopsi       dan bagi debitur       support related operational
                                                                      teknologi baru serta       berdampakpada          activities.
                                                                      potensi terjadinya         peningkatan
                                                                      impairment aset. Di        Probability of
                                                                      sisi lain, tekanan untuk   Default (PD).
                                                                      melakukan transisi ke      Increaseincapital
                                                                      teknologi rendah emisi     expenditure
                                                                      dapat menyebabkan          (Capex) for the
                                                                      aset eksisting menjadi     procurement of
                                                                      tidak ekonomis atau        low-emission
                                                                      dihentikan lebih cepat     technologies,
                                                                      dari masa manfaatnya.      whichfordebtors
                                                                      Technology-relatedrisks    may result in a
                                                                      arisingfromtechnological   higherProbability
                                                                      advancementsmaypose        of Default (PD).
                                                                      challenges to business
                                                                      continuity, particularly
                                                                      due to the substantial
                                                                      capital expenditure
                                                                      requiredfortheadoption
                                                                      of new technologies
                                                                      and the potential for
                                                                      asset impairment.
                                                                      Furthermore, pressure
                                                                      to transition to low-
                                                                      emission technologies
                                                                      may render existing
                                                                      assets economically
                                                                      unviableorleadtotheir
                                                                      earlyretirementpriorto
                                                                      theendoftheirusefullife.

      Perubahan sentimen     Pasar beralih pada    Mungkin            Risiko muncul ketika       Penurunan              Mendorong pembiayaan dan
      pasar                  produk hijau/emisi    Possible           pasar beralih ke           pendapatan             penempatandanapadakegiatan
      Changes in market      rendah                                   produk dengan emisi        bank.                  yang termasuk dalam Kategori
      sentiment              Market shift toward                      yang lebih rendah.         Decline in the         Kegiatan Usaha Berwawasan
                             green/low-emission                       Risks arising when the     Bank’s revenue.        Lingkungan (KUBL).
                             products                                 market shifts toward                              Promote financing and fund
                                                                      lower-emission                                    placementsinactivitiesclassified
                                                                      products.                                         under the Environmentally
                                                                                                                        Sustainable Business Activities
                                                                                                                        (KUBL) categories.




146   PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025
                                                                                             Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
                                                                                                          Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth
Page 147
                                                                                                            Memperkuat Pertumbuhan Berkelanjutan
                                                                                                                        Strenghten Sustainable Growth




   Identifikasi Risiko dan Peluang Perubahan Iklim bagi Bank [GRI 201-2]
   Identification of Climate Change Risks and Opportunities for the Bank

                                                                                                   Potensi
                                                    Kemungkinan                                                    Langkah Mitigasi/Strategi
                                                                                                  Dampak
                                                     Terjadinya                                                      untuk Merespon Risiko
      Risiko Fisik           Pemicu Risiko                                    Risiko              Finansial
                                                       Risiko                                                         Mitigation Measures/
      Physical Risk           Risk Triggers                                    Risk               Potential
                                                    Probability of                                                  Strategies for Responding
                                                                                                  Financial
                                                     Occurrence                                                              to Risks
                                                                                                   Impact

   Reputasi                 Publikasi negatif       Mungkin            Publikasi negatif        Penurunan          Transparansi pelaporan
   Reputation               terkait pengelolaan     Possible           terkait pegelolaan       pendapatan         keberlanjutanyangdapatdiakses
                            risiko perubahan                           risiko perubahan iklim   bank.              oleh masyarakat.
                            iklim                                      dapat menurunkan         Decline in the     Transparent sustainability
                            Negative publicity                         kepercayaan              Bank’s revenue.    reporting that is accessible to
                            related to climate                         masyarakat dan                              the public.
                            risk management                            merusak reputasi
                                                                       bank.
                                                                       Negative publicity
                                                                       related to climate
                                                                       risk management
                                                                       may reduce public
                                                                       trust and damage
                                                                       the Bank’s reputation.


 Selain berdampak terhadap finansial, perubahan iklim                      In addition to its financial impacts, climate change
 juga menciptakan peluang bagi Bank untuk memperluas                       also creates opportunities for the Bank to expand
 layanan keuangan berkelanjutan sebagai berikut:                           sustainable financial services as follows:


                                                                 Potensi Peluang
         Peluang                 Pendorong Peluang                  Finansial                          Deskripsi Peluang
        Opportunity              Opportunity Drivers            Potential Financial                  Opportunity Description
                                                                  Opportunities
   Peningkatan diversifikasi    Perubahan regulasi,            Peningkatan pendapatan      Bank dapat memperluas pembiayaan dan
   portfolio bank               peningkatan kesadaran          Revenue growth              penempatan dana ke sektor yang berkelanjutan
   Enhanced diversification     nasabah, komitmen net                                      sehingga portfolio menjadi lebih resilient dan tidak
   of the Bank’s portfolio      zero                                                       terkonsentrasi pada sektor berisiko tinggi karbon.
                                Regulatory changes,                                        The Bank may expand its financing and fund
                                increased customer                                         placements into sustainable sectors, thereby
                                awareness, and net-zero                                    strengthening portfolio resilience and reducing
                                commitments                                                concentration in high carbon-intensive sectors.

   Peningkatan reputasi         Tuntutan transparansi          Peningkatan valuasi dan     Implementasi strategi keuangan keberlanjutan
   bank                         dan standar pelaporan          kepercayaan nasabah         dapat meningkatkan rating bank terkait keuangan
   Enhanced Bank                keberlanjutan                  Increased valuation and     berkelanjutan, memperkuat reputasi bank, dan
   reputation                   Increasing demand              customer confidence         menarik nasabah.
                                for transparency and                                       The implementation of a sustainable finance
                                sustainability reporting                                   strategy may improve the Bank’s sustainability-
                                standards                                                  related ratings, strengthen its reputation, and
                                                                                           attract customers.




Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth                          PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Sustainability Report 2025           147
Page 148
      Kewajiban Program Pensiun Manfaat                                      Defined Benefit Pension Obligations and
      Pasti dan Program Pensiun Lainnya                                      Other Pension Programs
      Sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kontribusi                  As a form of appreciation for the dedication and
      karyawan, Bank menyediakan imbalan pasca kerja bagi                    contributions of its employees, the Bank provides
      karyawan tetap yang telah mencapai usia pensiun                        post-employment benefits to permanent employees
      normal, yaitu 55 tahun. Pemberian imbalan tersebut                     who have reached the normal retirement age of 55
      dilaksanakan sesuai dengan ketentuan yang diatur                       years. The provision of these benefits is carried out
      dalam Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang                         in accordance with the provisions stipulated in Law
      Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-                       Number 6 of 2023 on the Enactment of Government
      Undang Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja                          Regulation in Lieu of Law Number 2 of 2022 concerning
      menjadi Undang-Undang, serta Peraturan Pemerintah                      Job Creation into Law, as well as Government Regulation
      Nomor 35 Tahun 2021. Dalam pencatatannya, Bank                         Number 35 of 2021. In its accounting treatment, the
      mengakui liabilitas imbalan pasca kerja berdasarkan                    Bank recognizes post-employment benefit liabilities
      PSAK 24 (Revisi 2013) dengan mempertimbangkan                          in accordance with PSAK 24 (Revised 2013), taking
      amandemen PSAK 24 tahun 2015 serta penyesuaian                         into account the 2015 amendment to PSAK 24 and
      terbatas pada PSAK 24 tahun 2016. Jumlah karyawan                      the limited amendments to PSAK 24 in 2016. As of
      Bank yang memiliki hak atas imbalan pasca kerja                        December 31, 2025, the number of Bank employees
      tercatat sebanyak 814 karyawan per 31 Desember                         entitled to post-employment benefits amounted to
      2025, turun dibandingkan tahun 2024, yang mencapai                     814 employees, representing an decrease compared
      934 orang. [GRI 3-3, 201-3]                                            to 2024, which recorded 934 employees. [GRI 3-3, 201-3]

      Dalam pelaksanaan pemberian imbalan pasca kerja,                       In implementing post-employment benefits, the Bank
      Bank berpedoman pada ketentuan Undang-Undang                           refers to the provisions of Manpower Law Number
      Ketenagakerjaan Nomor 13 Tahun 2003 yang mengatur                      13 of 2003, which clearly regulates the formula for
      secara jelas formula perhitungan jumlah minimum                        calculating the minimum amount of pension benefits
      imbalan pensiun bagi karyawan yang memasuki masa                       for employees entering retirement. The pension
      purna tugas. Program pensiun yang diterapkan oleh                      program implemented by the Bank is a defined benefit
      Bank merupakan program pensiun imbalan pasti,                          pension plan, under which the amount of pension
      di mana besaran manfaat pensiun telah ditetapkan                       benefits is predetermined. The determination of the
      sebelumnya. Penetapan jumlah imbalan tersebut                          benefit amount takes into account several key relevant
      mempertimbangkan sejumlah faktor utama yang                            factors, including retirement age, years of service, and
      relevan antara lain usia pensiun, masa kerja, serta                    the employee’s final compensation.
      kompensasi terakhir yang diterima oleh karyawan.

      Liabilitas imbalan pasca kerja mencerminkan nilai kini                 Post-employment benefit liabilities represent the
      dari kewajiban imbalan pasti yang akan dibayarkan                      present value of defined benefit obligations that
      kepada karyawan pada saat pensiun dan diakui pada                      will be paid to employees upon retirement and are
      tanggal laporan posisi keuangan. Perhitungan liabilitas                recognized as of the statement of financial position
      ini dilakukan setiap tahun oleh aktuaris independen                    date. The calculation of these liabilities is performed
      yang memiliki kompetensi dalam penghitungan dan                        annually by an independent actuary with expertise in
      analisis kewajiban jangka panjang, termasuk kewajiban                  the calculation and analysis of long-term obligations,
      pensiun. Dalam proses perhitungannya, aktuaris                         including pension obligations. In carrying out the
      menggunakan metode projected unit credit untuk                         calculation, the actuary applies the projected unit
      mengestimasi kewajiban dengan mempertimbangkan                         credit method to estimate the obligation by considering
      masa kerja karyawan, usia pensiun, serta proyeksi                      employees’ years of service, retirement age, as well
      kenaikan gaji dan tingkat inflasi. Nilai kini kewajiban                as projected salary increases and inflation rates. The
      imbalan pasti tersebut ditentukan melalui proses                       present value of the defined benefit obligation is
      diskonto atas estimasi arus kas keluar di masa depan                   determined by discounting the estimated future cash
      dengan menggunakan tingkat suku bunga Obligasi                         outflows using the interest rate of Government Bonds
      Pemerintah dalam mata uang yang sama dengan mata                       denominated in the same currency as the benefit
      uang pembayaran imbalan, serta dengan jangka waktu                     payments and with maturities that approximate the
      yang mendekati jatuh tempo kewajiban pensiun terkait.                  maturity of the related pension obligations. [GRI 3-3]
      [GRI 3-3]


148     PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025
                                                                                           Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
                                                                                                        Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth
Page 149
                                                                                            Memperkuat Pertumbuhan Berkelanjutan
                                                                                                        Strenghten Sustainable Growth




 Bantuan Finansial yang Diterima dari                       Financial Assistance Received from the
 Pemerintah                                                 Government
 Sebagai entitas bisnis di sektor jasa keuangan, Bank       As a business entity in the financial services sector,
 beroperasi sebagai perusahaan swasta berbentuk             the Bank operates as a privately owned limited liability
 perseroan terbatas yang menjalankan kegiatan usaha         company conducting banking activities. In carrying
 di bidang perbankan. Dalam menjalankan fungsinya,          out its functions, the Bank provides a wide range of
 Bank menyediakan beragam layanan keuangan antara           financial services, including fund mobilization, loan
 lain penghimpunan dana, penyaluran pinjaman,               disbursement, fund transfer services, as well as various
 layanan transfer dana, serta berbagai produk investasi     investment products that support economic activities
 lainnya yang berperan dalam mendukung aktivitas            of the public and the business community. The Bank’s
 perekonomian masyarakat dan dunia usaha. Struktur          shareholding structure is diversified, with six private
 kepemilikan saham Bank bersifat terdiversifikasi di        companies collectively owning 40.70% of the shares,
 mana enam perusahaan swasta secara kolektif memiliki       while the remaining 59.30% is held by the public.
 40,70% saham, sementara 59,30% saham lainnya
 dimiliki oleh masyarakat umum.

 Sepanjang tahun pelaporan, Bank mencatat kinerja           Throughout the reporting year, the Bank recorded
 operasional yang tetap optimal, sebagaimana tercermin      consistently    optimal    operational   performance,
 dari keberhasilan pencapaian target-target yang telah      as reflected in the successful achievement of its
 ditetapkan sebelumnya. Seluruh aktivitas operasional       predetermined targets. All operational activities
 dan pencapaian kinerja tersebut dijalankan secara          and performance achievements were carried out
 mandiri tanpa adanya dukungan bantuan keuangan             independently without any financial assistance from
 dari pemerintah, baik berupa pembebasan pajak,             the government, whether in the form of tax exemptions,
 fasilitas kredit pajak, subsidi, hibah investasi, maupun   tax credits, subsidies, investment grants, or other
 bentuk bantuan lainnya. [GRI 3-3, 201-4]                   forms of assistance. [GRI 3-3, 201-4]




Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth           PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Sustainability Report 2025          149
Page 150
Menghadirkan
Manfaat Nyata
Bagi Masyarakat
Bringing Real Benefits to The Community
Page 151
08
Page 152
      Menghadirkan Manfaat Nyata bagi Masyarakat
      Delivering Tangible Benefits to The Community

      Masyarakat merupakan salah satu pemangku                               The community is one of the Company’s key
      kepentingan utama yang memiliki peran strategis                        stakeholders, playing a strategic role in supporting
      dalam mendukung keberlangsungan usaha Bank.                            the sustainability of the Bank’s business. As a financial
      Sebagai lembaga keuangan yang beroperasi dan                           institution that operates and grows alongside the
      berkembang bersama masyarakat, Bank meyakini                           community, the Bank believes that business success
      bahwa keberhasilan bisnis tidak hanya diukur                           is not solely measured by financial performance, but
      dari kinerja finansial, tetapi juga dari kemampuan                     also by the Company’s ability to provide sustainable
      perusahaan dalam memberikan kontribusi positif yang                    and positive contributions to the social and economic
      berkelanjutan bagi lingkungan sosial dan ekonomi. Oleh                 environment. Therefore, harmonious and trust-based
      karena itu, hubungan yang harmonis serta dilandasi                     relationships with the community form an essential
      kepercayaan dengan masyarakat menjadi fondasi                          foundation for maintaining the Bank’s reputation and
      penting dalam menjaga reputasi dan keberlanjutan                       long-term sustainability.
      Bank.

      Sejalan dengan pemahaman tersebut, Bank menyadari                      In line with this understanding, the Bank recognizes
      bahwa setiap aktivitas operasional berpotensi                          that every operational activity may generate impacts
      menimbulkan dampak terhadap masyarakat dan                             on the community and the environment, both positive
      lingkungan, baik dampak positif maupun negatif. Menyikapi              and negative. In response, the Bank is committed to
      hal ini, Bank berkomitmen untuk mengoptimalkan                         maximizing the benefits generated while minimizing
      manfaat yang dihasilkan sekaligus meminimalkan potensi                 potential adverse impacts through the application of
      dampak negatif melalui penerapan prinsip kehati-hatian,                prudential principles, environmental and social risk
      pengelolaan risiko lingkungan dan sosial, serta pelaksanaan            management, and the implementation of responsible
      praktik bisnis yang bertanggung jawab. Komitmen tersebut               business practices. This commitment constitutes an
      merupakan bagian integral dari strategi keberlanjutan                  integral part of the Bank’s sustainability strategy, which
      Bank yang dijalankan secara konsisten dan selaras dengan               is implemented consistently and in accordance with
      ketentuan peraturan perundang-undangan serta prinsip                   applicable laws and regulations as well as sustainable
      keuangan berkelanjutan.                                                finance principles.

      Dalam rangka mewujudkan komitmen tersebut, Bank                        To realize this commitment, the Bank undertakes
      melaksanakan berbagai upaya strategis untuk memastikan                 various strategic initiatives to ensure that its operations
      bahwa operasional perusahaan memberikan dampak                         deliver tangible positive impacts to the community.
      positif yang nyata bagi masyarakat. Salah satu langkah                 One key initiative is social mapping, which serves as
      penting yang dilakukan adalah pemetaan sosial sebagai                  an approach to identify and understand the social
      pendekatan untuk mengidentifikasi dan memahami                         and economic conditions and issues of communities
      kondisi serta permasalahan sosial dan ekonomi                          surrounding the Bank’s operational areas. This social
      masyarakat di sekitar wilayah operasional Bank. Pemetaan               mapping not only functions as an internal evaluation
      sosial ini tidak hanya berfungsi sebagai sarana evaluasi               tool, but also as a means of actively engaging the
      internal, tetapi juga menjadi media pelibatan masyarakat               community in identifying potential impacts and
      secara aktif dalam mengidentifikasi potensi dampak                     formulating solutions for potential or existing impacts.
      serta merumuskan solusi atas dampak yang berpotensi                    The results of the social mapping then form the
      maupun yang telah terjadi. Hasil pemetaan sosial tersebut              basis for the design of more targeted, effective, and
      selanjutnya menjadi dasar dalam perancangan program                    relevant Corporate Social Safety Responsibility (CSSR)
      Corporate Social Safety Responsibility (CSSR) yang lebih               programs, thereby enabling meaningful contributions
      terarah, efektif, dan relevan, sehingga mampu memberikan               to the improvement of social and economic welfare in
      kontribusi yang signifikan terhadap peningkatan                        surrounding communities. [GRI 3-3]
      kesejahteraan sosial dan ekonomi masyarakat sekitar.
      [GRI 3-3]




152     PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025
                                                                                            Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
                                                                                                         Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth
Page 153
                                                                                         Menghadirkan Manfaat Nyata Bagi Masyarakat
                                                                                                  Bringing Real Benefits to The Community




 Upaya Bank dalam melibatkan masyarakat dan memastikan       The Bank’s efforts to engage the community and ensure
 tersalurnya manfaat yang optimal dari operasional           the optimal distribution of benefits from its operations
 perusahaan merupakan wujud nyata kepatuhan terhadap         represent concrete compliance with Law No. 40 of
 Undang-Undang No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan           2007 on Limited Liability Companies, particularly
 Terbatas, khususnya yang mengatur pelaksanaan               provisions governing the implementation of Social
 Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Ketentuan      and Environmental Responsibility. These provisions
 tersebut menegaskan tanggung jawab perusahaan untuk         emphasize the responsibility of companies to actively
 berperan aktif dalam mendukung pembangunan ekonomi          support sustainable economic development in order
 berkelanjutan guna meningkatkan kualitas kehidupan dan      to improve the quality of life and the environment,
 lingkungan, tidak hanya bagi perusahaan, tetapi juga bagi   not only for the company itself, but also for local
 komunitas setempat dan masyarakat secara luas.              communities and society at large.

 Sebagai bagian dari implementasi TJSL, Bank menyusun        As part of the implementation of TJSL, the Bank
 dan menjalankan berbagai program CSSR yang mencakup         designs and carries out various CSSR programs
 bidang pelestarian lingkungan, penanggulangan bencana,      covering    environmental     conservation,    disaster
 kegiatan sosial kemasyarakatan, serta pemberdayaan          management, social and community activities, and
 masyarakat. Program-program CSSR yang dirancang             community empowerment. These CSSR programs,
 dan dilaksanakan secara terencana serta terkoordinasi       which are planned and implemented in a structured
 ini diharapkan dapat memperkuat hubungan Bank dengan        and coordinated manner, are expected to strengthen
 masyarakat, meningkatkan kepercayaan publik, serta          the Bank’s relationship with the community, enhance
 menciptakan ekosistem bisnis yang inklusif dan berdaya      public trust, and create an inclusive and competitive
 saing. Dengan demikian, Bank tidak hanya beroperasi         business ecosystem. In this way, the Bank operates
 sebagai entitas bisnis, tetapi juga berperan sebagai agen   not only as a business entity, but also as an agent of
 perubahan yang mendukung pertumbuhan berkelanjutan          change that supports sustainable growth and shared
 dan kesejahteraan bersama, yang pada akhirnya               prosperity, which ultimately plays a crucial role in
 menjadi faktor penting dalam menjaga keberlangsungan        maintaining the Bank’s operational continuity.
 operasional Bank.

 Sepanjang tahun 2025, Bank mengalokasikan dana              Throughout 2025, the Bank allocated CSSR funds
 CSSR sebesar Rp8,19 miliar. Pelaksanaan program CSSR        amounting to IDR8.19 billion. The implementation
 tersebut dikoordinasikan oleh Corporate Secretary yang      of these CSSR programs was coordinated by the
 bertanggung jawab atas perencanaan, pelaksanaan, serta      Corporate Secretary, who is responsible for the
 pengendalian kegiatan secara terpadu.                       integrated planning, execution, and control of the
                                                             activities.

 Tujuan Penerapan CSSR                                       Objectives of CSSR Implementation
 Pelaksanaan Corporate Social Safety Responsibility          The implementation of the Bank’s Corporate Social
 (CSSR) Bank yang dirancang secara terarah, terprogram,      Safety Responsibility (CSSR), which is designed to be
 dan tepat sasaran bertujuan untuk:                          focused, structured, and well-targeted, aims to:
 1. Meningkatkan kualitas kehidupan dan lingkungan           1. Improve the quality of life and the environment in
    yang bermanfaat dan kondusif bagi Bank, komunitas           a manner that is beneficial and conducive to the
    setempat, dan masyarakat pada umumnya;                      Bank, local communities, and society at large;
 2. Mendukung terjalinnya hubungan Bank yang serasi,         2. Support the establishment of harmonious, balanced,
    seimbang, dan sesuai dengan lingkungan, nilai,              and appropriate relationships between the Bank and
    norma,dan budaya masyarakat setempat;                       its surrounding environment, values, norms, and local
                                                                cultural practices;
 3. Memberikan manfaat jangka panjang sebesar-               3. Deliver the greatest possible long-term benefits to
    besarnya terhadap kesejahteraan masyarakat;                 community welfare;




Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth            PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Sustainability Report 2025             153
Page 154
      4. Merupakan wujud nyata kepedulian Bank dalam                        4. Serve as a tangible manifestation of the Bank’s
         melaksanakan salah satu fungsi, yaitu sebagai agen                    commitment in carrying out one of its key roles
         pengembangan, yang merupakan bagian dalam                             as an agent of development, which forms part of
         penciptaan sistem tata kelola Bank yang baik; dan                     the creation of a sound system of good corporate
                                                                               governance; and
      5. Tercapainya Visi dan Misi serta Nilai-Nilai Bank.                  5. Achieve the Bank’s Vision, Mission, and Core Values.

      Dengan pelaksanaan CSSR yang terarah dan tepat                        Through the implementation of well-directed and
      sasaran, Bank berupaya memberikan manfaat yang                        targeted CSSR initiatives, the Bank seeks to deliver
      luas bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional                   broad benefits to communities surrounding its
      sekaligus mendorong terciptanya perubahan yang                        operational areas while encouraging meaningful
      bermakna dalam aspek sosial dan ekonomi. Melalui                      social and economic change. Through comprehensive
      perencanaan yang komprehensif serta evaluasi yang                     planning and regular evaluation, the Bank ensures that
      dilakukan secara berkala, Bank memastikan setiap                      each social initiative undertaken is able to generate
      inisiatif sosial yang dijalankan mampu memberikan                     sustainable long-term impacts and support inclusive
      dampak jangka panjang yang berkelanjutan dan                          development.
      mendukung pembangunan yang inklusif.

      Di sisi lain, hubungan yang terbangun antara Bank dan                 On the other hand, the relationships built between
      masyarakat melalui berbagai program sosial tersebut                   the Bank and the community through various social
      turut berperan dalam memperkuat social security belt                  programs also play a role in strengthening the Bank’s
      bagi Bank. Dukungan dan kepercayaan masyarakat                        social security belt. Community support and trust are
      menjadi elemen penting dalam menjaga stabilitas                       essential elements in maintaining operational stability
      operasional serta memperkuat citra positif perusahaan.                and enhancing the Company’s positive image. Through
      Dengan terjalinnya hubungan yang saling mendukung                     the establishment of mutually supportive relationships,
      ini, Bank dapat menjalankan kegiatan usahanya secara                  the Bank is able to conduct its business activities
      lebih berkelanjutan, memperoleh legitimasi sosial yang                more sustainably, obtain stronger social legitimacy,
      lebih kuat, serta memastikan kesinambungan kontribusi                 and ensure the continuity of its social contributions to
      sosial bagi komunitas.                                                the community.

      Metode Program CSSR                                                   CSSR Program Method
      Bank merancang dan melaksanakan program Corporate                     The Bank designs and implements Corporate Social
      Social Safety Responsibility (CSSR) secara sistematis                 Safety Responsibility (CSSR) programs in a systematic
      dan terpadu guna menciptakan dampak positif yang                      and integrated manner to create sustainable
      berkelanjutan bagi masyarakat di sekitar wilayah                      positive impacts for communities surrounding its
      operasional. Pelaksanaan CSSR dilakukan melalui                       operational areas. CSSR implementation is carried out
      pendekatan partisipatif dengan melibatkan masyarakat                  through a participatory approach by involving local
      setempat pada setiap tahapan program. Bank meyakini                   communities at every stage of the program. The Bank
      bahwa pemberdayaan masyarakat merupakan kunci                         believes that community empowerment is the key to
      utama dalam mendorong perubahan yang berkelanjutan                    driving sustainable change; therefore, the programs
      sehingga program yang dijalankan tidak hanya berfokus                 implemented do not focus solely on direct assistance,
      pada bantuan langsung, tetapi juga pada pengembangan                  but also on the development of local potential. Through
      potensi lokal. Melalui pelatihan keterampilan, penguatan              skills training, strengthening micro-enterprises, and
      usaha mikro, serta perluasan akses terhadap peluang                   expanding access to economic opportunities, the Bank
      ekonomi, Bank berupaya meningkatkan kualitas hidup                    seeks to improve the quality of life of communities,
      masyarakat, menciptakan lapangan kerja, dan mendorong                 create employment opportunities, and promote
      peningkatan kesejahteraan secara berkelanjutan. [GRI 3-3]             sustainable improvements in welfare. [GRI 3-3]




154    PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025
                                                                                          Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
                                                                                                       Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth
Page 155
                                                                                      Menghadirkan Manfaat Nyata Bagi Masyarakat
                                                                                               Bringing Real Benefits to The Community




 Pelaksanaan Kegiatan CSSR Tahun 2025                     Implementation of CSSR Activities in
                                                          2025
 Pelaksanaan CorCorporate Social Responsibility           The implementation of the Bank’s Corporate Social
 (CSSR) Bank antara lain diwujudkan melalui program       Responsibility (CSSR) is, among others, realized
 pelibatan dan pengembangan masyarakat (Community         through Community Involvement and Development
 Involvement and Development/CID). Program ini            (CID) programs. These programs aim to foster
 bertujuan untuk mendorong terwujudnya masyarakat         the development of self-reliant and empowered
 yang mandiri, berkembang, serta mampu mengelola          communities that are capable of managing their
 potensi yang dimiliki secara berkelanjutan. Dalam        potential in a sustainable manner. In carrying out these
 pelaksanaannya, Bank senantiasa mematuhi ketentuan       programs, the Bank consistently complies with the
 yang diatur dalam Surat Edaran Otoritas Jasa             provisions set out in Circular Letter of the Financial
 Keuangan Republik Indonesia Nomor 16/SEOJK.04/2021       Services Authority of the Republic of Indonesia No.
 tentang Bentuk dan Isi Laporan Tahunan Emiten atau       16/SEOJK.04/2021 on the Form and Content of Annual
 Perusahaan Publik, yang menjadi pedoman teknis           Reports of Issuers or Public Companies, which serves
 dalam implementasi POJK Keuangan Berkelanjutan.          as a technical guideline for the implementation of
                                                          Sustainable Finance POJK.

 Sejalan dengan ketentuan tersebut, salah satu fokus      In line with these provisions, one of the main focuses
 utama dalam pelaksanaan Tanggung Jawab Sosial            of the Bank’s Social and Environmental Responsibility
 dan Lingkungan (TJSL) Bank adalah mengintegrasikan       implementation is the integration of its social programs
 program sosial yang dijalankan dengan 17 (tujuh belas)   with the 17 (seventeen) Sustainable Development
 Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable            Goals (SDGs) in Indonesia. This approach reflects the
 Development Goals/SDGs) di Indonesia. Pendekatan         Bank’s commitment not only to achieving financial
 ini mencerminkan komitmen Bank untuk tidak hanya         performance, but also to making tangible contributions
 berorientasi pada pencapaian kinerja finansial, tetapi   to the improvement of community welfare and
 juga berkontribusi secara nyata terhadap peningkatan     environmental preservation.
 kesejahteraan masyarakat serta pelestarian lingkungan.




Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth         PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Sustainability Report 2025             155
Page 156
      Berdasarkan panduan tersebut, rincian kegiatan CSSR                   Based on these guidelines, the details of the Bank’s
      sosial kemasyarakatan beserta keterkaitannya dengan                   social and community CSSR activities and their
      Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) selama                         alignment with the Sustainable Development Goals
      tahun 2025 disampaikan dalam tabel berikut: [GRI 413-1]               (SDGs) in 2025 are presented in the following table:
      [OJK F.25]                                                            [GRI 413-1] [OJK F.25]



                   Pelaksana Kegiatan                    Nama          Tanggal                Uraian Kegiatan                         Kesesuaian
                    Activity Organizer                 Kegiatan        Kegiatan              Activity Description                       dengan
        No                                           Activity Name      Activity                                                           TPB
                                                                         Date                                                          Alignment
                                                                                                                                       with SDGs
         1    CSSR & Cab. Wiladatika,                Kegiatan Makan    9, 14, 15,    Dalam mendukung program dari
              Palembang, Cinere, Sunter, Cipanas,    Bergizi Gratis    16, 17, 18,   pemerintah, Tim CSSR PT Bank Artha
              Suryopranoto, Melawai, Bintaro,        (MBG)             20, 21, 22,   Graha Internasional Tbk Internasional
              Balikpapan, Borobudur, Mangga                            23, 24 &      Tbk melaksanakan Kegiatan Program
              Dua Harco, Medan Cemara Asri,                            30 Januari    Makan Bergizi Gratis dengan sasaran
              Pontianak, Ambon, Surabaya                               2025          yaitu sekolah PAUD dan TK. Tujuan
              HR Muhammad, Banjarmasin,                                              kegiatan ini adalah untuk berkontribusi
              Cokroaminoto, Batam, KPO                                               dalam program pemerintah yaitu
              Sudirman, Bandung Asia Afrika,                                         mempersiapkan menuju generasi emas
              Bitung, Bandung BKR, Langgur,                                          2045.
              Taman Palem, Bandung Raya
              Sudirman, Matraman, Tanah Abang,
              Puri Indah, Semarang, Solo, Ternate,
              Medan Pemuda, Kupang, Surabaya
              Karet, Manado dan Subang.

              CSSR & Branch Offices: Wiladatika,     Free Nutritious   January 9,    In supporting the government’s program,
              Palembang, Cinere, Sunter, Cipanas,    Meal (MBG)        14, 15, 16,   the CSSR Team of PT Bank Artha Graha
              Suryopranoto, Melawai, Bintaro,        Program           17, 18, 20,   Internasional Tbk carried out the Free
              Balikpapan, Borobudur, Mangga                            21, 22, 23,   Nutritious Meal Program targeting PAUD
              Dua Harco, Medan Cemara Asri,                            24, and 30,   and kindergarten schools. The purpose
              Pontianak, Ambon, Surabaya                               2025          of this activity is to contribute to the
              HR Muhammad, Banjarmasin,                                              government’s program in preparing for
              Cokroaminoto, Batam, KPO                                               the Golden Generation 2045.
              Sudirman, Bandung Asia Afrika,
              Bitung, Bandung BKR, Langgur,
              Taman Palem, Bandung Raya
              Sudirman, Matraman, Tanah Abang,
              Puri Indah, Semarang, Solo, Ternate,
              Medan Pemuda, Kupang, Surabaya
              Karet, Manado, and Subang.

         2    CSSR                                   Bantuan           23 Januari    Sebagai bentuk kepedulian sosial, Tim
                                                     Sembako           2025          CSSR PT Bank Artha Graha Internasional
                                                     Gratis di Panti                 Tbk melaksanakan kegiatan Baksos
                                                     Jompo                           Sembako Gratis yang diberikan ke Panti
                                                                                     Jompo.

                                                     Free Basic        January 23,   As a form of social concern, the
                                                     Necessities       2025          CSSR Team of PT Bank Artha Graha
                                                     Assistance at a                 Internasional Tbk carried out a Free
                                                     Nursing Home                    Basic Necessities Social Assistance
                                                                                     activity provided to a nursing home.




156    PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025
                                                                                            Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
                                                                                                         Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth
Page 157
                                                                                                        Menghadirkan Manfaat Nyata Bagi Masyarakat
                                                                                                                 Bringing Real Benefits to The Community




                 Pelaksana Kegiatan                    Nama          Tanggal                  Uraian Kegiatan                       Kesesuaian
                  Activity Organizer                 Kegiatan        Kegiatan                Activity Description                     dengan
    No                                             Activity Name      Activity                                                           TPB
                                                                       Date                                                          Alignment
                                                                                                                                     with SDGs

     3     CSSR                                    Bantuan           23 Januari      Sebagai bentuk kepedulian sosial, Tim
                                                   Sembako           2025            CSSR PT Bank Artha Graha Internasional
                                                   Gratis di Panti                   Tbk melaksanakan kegiatan Baksos
                                                   Asuhan                            Sembako Gratis yang diberikan ke Panti
                                                                                     Asuhan.

                                                   Free Basic        January 23,     As a form of social concern, the
                                                   Necessities       2025            CSSR Team of PT Bank Artha Graha
                                                   Assistance at                     Internasional Tbk carried out a Free Basic
                                                   an Orphanage                      Necessities Social Assistance activity
                                                                                     provided to an orphanage.

     4     CSSR & Cab. Mangga Besar                Kegiatan          26 Januari      Sebagai bentuk kepedulian sosial, Tim
                                                   Baksos            2025            CSSR PT Bank Artha Graha Internasional
                                                   Sembako Gratis                    Tbk melaksanakan kegiatan Baksos
                                                   di Vihara                         Sembako Gratis yang diberikan ke
                                                                                     Vihara.

           CSSR & Mangga Besar Branch              Free Basic        January         As a form of social concern, the
                                                   Necessities       26, 2025        CSSR Team of PT Bank Artha Graha
                                                   Social                            Internasional Tbk carried out a Free
                                                   Assistance                        Basic Necessities Social Assistance
                                                   Activity at a                     activity provided to a Vihara.
                                                   Vihara

     5     CSSR & Cab. Bali Kuta, Mangga           Kegiatan Makan    1, 5, 6, 10,    Dalam mendukung program dari
           Besar, Palembang, Pangkalpinang,        Bergizi Gratis    11, 12, 13 &    pemerintah, Tim CSSR PT Bank Artha
           Makassar, Pangeran Jayakarta,           (MBG)             14 Februari     Graha Internasional Tbk melaksanakan
           Borobudur, Karawang, Tanah Abang,                         2025            Kegiatan Program Makan Bergizi Gratis
           Manado, Sunter, Surabaya Karet,                                           dengan sasaran yaitu sekolah PAUD
           Mangga Dua Pasar Pagi, Bandung                                            dan TK. Tujuan kegiatan ini adalah
           Raya Sudirman, Matraman, Cirebon,                                         untuk berkontribusi dalam program
           Bitung, Subang, Kwitang dan Jambi.                                        pemerintah yaitu mempersiapkan
                                                                                     menuju generasi emas 2045.

           CSSR & Branch Offices: Bali             Free Nutritious   February 1,     In supporting the government’s program,
           Kuta, Mangga Besar, Palembang,          Meal (MBG)        5, 6, 10, 11,   the CSSR Team of PT Bank Artha Graha
           Pangkalpinang, Makassar, Pangeran       Program           12, 13, and     Internasional Tbk carried out the Free
           Jayakarta, Borobudur, Karawang,                           14, 2025        Nutritious Meal Program targeting PAUD
           Tanah Abang, Manado, Sunter,                                              and kindergarten schools. The purpose
           Surabaya Karet, Mangga Dua Pasar                                          of this activity is to contribute to the
           Pagi, Bandung Raya Sudirman,                                              government’s program in preparing for
           Matraman, Cirebon, Bitung, Subang,                                        the Golden Generation 2045.
           Kwitang, and Jambi.


     6     CSSR                                    Kegiatan          16 Februari     Dalam rangka pelestarian lingkungan,
                                                   Gerakan Wisata    2025            PT Bank Artha Graha Internasional
                                                   Bersih                            Tbk melaksanakan kegiatan Gerakan
                                                                                     Wisata Bersih yaitu aksi bersih – bersih
                                                                                     area wisata Kota Tua, pengelolaan dan
                                                                                     pemilahan sampah.

                                                   Clean Tourism     February        As part of environmental preservation
                                                   Movement          16, 2025        efforts, PT Bank Artha Graha Internasional
                                                   Activity                          Tbk carried out the Clean Tourism
                                                                                     Movement activity, which involved a
                                                                                     clean-up action in the Kota Tua tourist
                                                                                     area, as well as waste management and
                                                                                     waste sorting.


Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth                         PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Sustainability Report 2025               157
Page 158
                  Pelaksana Kegiatan                  Nama            Tanggal                Uraian Kegiatan                         Kesesuaian
                   Activity Organizer               Kegiatan          Kegiatan              Activity Description                       dengan
      No                                          Activity Name        Activity                                                           TPB
                                                                        Date                                                          Alignment
                                                                                                                                      with SDGs

       7     CSSR & Cab. Suryopranoto             Kegiatan Donor      20 Februari   Dalam rangka bentuk penerapan pilar
                                                  Darah               2025          sosial kemasyarakatan AGP yang telah
                                                                                    lama menjadi komitmen perusahaan,
                                                                                    Bank Artha Graha Internasional
                                                                                    mengadakan kegiatan Donor Darah
                                                                                    bertempat di Cabang Suryopranoto.
                                                                      February
             CSSR & Suryopranoto Branch           Blood Donation      20, 2025      As part of the implementation of the
                                                  Activity                          AGP social pillar, which has long been
                                                                                    a commitment of the Company, Bank
                                                                                    Artha Graha Internasional organized
                                                                                    a Blood Donation activity held at the
                                                                                    Suryopranoto Branch.

       8     CSSR & Seluruh Cabang Indonesia      Kegiatan Earth      22 Maret      Kegiatan dalam memperingati Earth
                                                  Hour 2025           2025          Hour seluruh cabang PT Bank Artha
                                                                                    Graha Internasional Tbk berpartisipasi
                                                                                    dalam pemadaman lampu selama 90
                                                                                    menit.

             CSSR & All Branches in Indonesia     Earth Hour          March 22,     To commemorate Earth Hour, all
                                                  2025 Activity       2025          branches of PT Bank Artha Graha
                                                                                    Internasional Tbk participated in turning
                                                                                    off the lights for 90 minutes.

       9     CSSR & Seluruh Cabang Indonesia      Kegiatan            27 Maret      Dalam menjalankan ibadah Puasa
                                                  Pembagian           2025          Ramadhan, PT Bank Artha Graha
                                                  Takjil                            Internasional Tbk melaksanakan kegiatan
                                                  Ramadhan                          pembagian Takjil berupa Kurma, Kolak,
                                                  2025                              dan Air Mineral. Takjil dibagikan di wilayah
                                                                                    sekitar cabang.

             CSSR & All Branches in Indonesia     Ramadan             March 27,     During the observance of the Ramadan
                                                  2025 Takjil         2025          fast, PT Bank Artha Graha Internasional
                                                  Distribution                      Tbk carried out a Takjil distribution
                                                  Activity                          activity consisting of dates, kolak, and
                                                                                    mineral water. The takjil was distributed
                                                                                    in areas surrounding the branch offices.

      10     CSSR Cab. Batam                      Kegiatan            19 April      Tim CSSR PT Bank Artha Graha
                                                  Bantuan             2025          Internasional Tbk cepat tanggap dalam
                                                  Bencana Pohon                     pemberian bantuan kepada masyarakat
                                                  Tumbang                           sekitar cabang yang terkena bencana.
                                                                                    Bantuan yang diberikan yaitu dengan
                                                                                    melakukan pembersihan dan evakuasi
                                                                                    material pohon tumbang.

             CSSR & Batam Branch                  Fallen Tree         April 19,     The CSSR Team of PT Bank Artha Graha
                                                  Disaster Relief     2025          Internasional Tbk responded promptly
                                                  Activity                          in providing assistance to communities
                                                                                    around the branch affected by the
                                                                                    disaster. The assistance provided
                                                                                    included clearing and evacuating debris
                                                                                    from fallen trees.




158   PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025
                                                                                           Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
                                                                                                        Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth
Page 159
                                                                                                        Menghadirkan Manfaat Nyata Bagi Masyarakat
                                                                                                                 Bringing Real Benefits to The Community




                 Pelaksana Kegiatan                    Nama         Tanggal                    Uraian Kegiatan                      Kesesuaian
                  Activity Organizer                 Kegiatan       Kegiatan                  Activity Description                    dengan
    No                                             Activity Name     Activity                                                            TPB
                                                                      Date                                                           Alignment
                                                                                                                                     with SDGs

     11    CSSR & Cab. Ujung Menteng               Kegiatan Donor   30 April          Dalam rangka bentuk penerapan pilar
                                                   Darah            2025              sosial kemasyarakatan AGP yang telah
                                                                                      lama menjadi komitmen perusahaan,
                                                                                      PT Bank Artha Graha Internasional Tbk
                                                                                      mengadakan kegiatan Donor Darah
                                                                                      bertempat di Cabang Ujung Menteng.

           CSSR & Ujung Menteng Branch             Blood Donation   April 30,         As part of the implementation of the
                                                   Activity         2025              AGP social pillar, which has long been a
                                                                                      commitment of the Company, PT Bank
                                                                                      Artha Graha Internasional Tbk organized
                                                                                      a Blood Donation activity held at the
                                                                                      Ujung Menteng Branch.

    12     CSSR & Cab. Kwitang, Kopi, Kendari,     Kegiatan         6, 7, 8, 9, 14,   Tim CSSR PT Bank Artha Graha
           Pekanbaru, Ternate, Pangkalpinang,      Pemberian        15, 16, 19,       Internasional Tbk melaksanakan
           Mangga Dua Harco, Subang,               Makanan          20, 21, 22,       Kegiatan Program Pemberian Makanan
           Samarinda, Bintaro, Tanah Abang,        Tambahan         23, 27 & 28       Tambahan (PMT) dengan sasaran yaitu
           Lampung, Makassar, Bandung              (PMT)            Mei 2025          Paud, TK & Posyandu. Tujuan kegiatan
           Asia Afrika, Batam, Cinere, Medan                                          ini adalah sebagai bentuk dukungan
           Cemara Asri, Bandung BKR, Cikarang,                                        mempersiapkan menuju generasi emas
           Cipanas, Surabaya HR Muhammad,                                             2045.
           Cokroaminoto, Bandung Raya
           Sudirman, Medan Pemuda, Ambon,
           Karawang, Jambi, Palembang,
           Kupang, Bogor, Surabaya Karet dan
           Puri Indah.
                                                                    May 6, 7,
           CSSR & Branch Offices: Kwitang,         Supplementary    8, 9, 14, 15,     The CSSR Team of PT Bank Artha
           Kopi, Kendari, Pekanbaru, Ternate,      Nutrition        16, 19, 20,       Graha Internasional Tbk carried out the
           Pangkalpinang, Mangga Dua               Distribution     21, 22, 23,       Supplementary Nutrition Distribution
           Harco, Subang, Samarinda, Bintaro,      Activity (PMT)   27, and 28,       Activity (PMT) targeting PAUD,
           Tanah Abang, Lampung, Makassar,                          2025              kindergarten, and Posyandu, as a form
           Bandung Asia Afrika, Batam, Cinere,                                        of support in preparing for the Golden
           Medan Cemara Asri, Bandung                                                 Generation 2045.
           BKR, Cikarang, Cipanas, Surabaya
           HR Muhammad, Cokroaminoto,
           Bandung Raya Sudirman, Medan
           Pemuda, Ambon, Karawang, Jambi,
           Palembang, Kupang, Bogor, Surabaya
           Karet, and Puri Indah.

    13     CSSR & Cab. Karawang                    Kegiatan Donor   14 Mei            Dalam rangka bentuk penerapan pilar
                                                   Darah            2025              sosial kemasyarakatan AGP yang telah
                                                                                      lama menjadi komitmen perusahaan,
                                                                                      PT Bank Artha Graha Internasional Tbk
                                                                                      mengadakan kegiatan Donor Darah
                                                                                      bertempat di Cabang Ujung Menteng.

           CSSR & Karawang Branch                  Blood Donation   May 14,           As part of the implementation of the
                                                   Activity         2025              AGP social pillar, which has long been a
                                                                                      commitment of the Company, PT Bank
                                                                                      Artha Graha Internasional Tbk organized
                                                                                      a Blood Donation activity held at the
                                                                                      Ujung Menteng Branch.




Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth                         PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Sustainability Report 2025               159
Page 160
                  Pelaksana Kegiatan                  Nama            Tanggal                    Uraian Kegiatan                         Kesesuaian
                   Activity Organizer               Kegiatan          Kegiatan                  Activity Description                       dengan
      No                                          Activity Name        Activity                                                               TPB
                                                                        Date                                                              Alignment
                                                                                                                                          with SDGs

      14     CSSR & Cab. Mangga Dua Harco,        Kegiatan Idul       6 & 7 Juni        Dalam rangka memperingati Hari Raya
             Jambi, Langgur, Ambon, Bandung       Adha                2025              Idul Adha, Tim CSSR Bank Artha Graha
             Asia Afrika, Cirebon, Lampung,                                             Internasional melaksanakan kegiatan
             Palembang, Banjarmasin, Borobudur,                                         sosial berupa sumbangan hewan kurban
             Kendari dan Ternate.                                                       dan melakukan pembagian daging
                                                                                        kurban untuk masyarakat sekitar yang
                                                                                        membutuhkan.

             CSSR & Branch Offices: Mangga        Eid al-Adha         June 6 and        To commemorate Eid al-Adha, the CSSR
             Dua Harco, Jambi, Langgur, Ambon,    activities          7, 2025           Team of Bank Artha Graha Internasional
             Bandung Asia Afrika, Cirebon,                                              carried out a social activity by donating
             Lampung, Palembang, Banjarmasin,                                           sacrificial animals and distributing
             Borobudur, Kendari, and Ternate.                                           the qurban meat to surrounding
                                                                                        communities in need.

      15     CSSR & Cab. Pangkalpinang, Gading    Kegiatan            7, 10, 11, 12,    Tim CSSR PT Bank Artha Graha
             Serpong, Kendari, Mangga Besar,      Pemberian           14, 15, 16,       Internasional Tbk melaksanakan
             Bandung Raya Sudirman, Bogor,        Makanan             17, 18, 21,       Kegiatan Program Pemberian Makanan
             Tanah Abang, Cokroaminoto,           Tambahan            23, 24, 25        Tambahan (PMT) dengan sasaran yaitu
             Taman Palem, Surabaya Karet,         (PMT)               & 30 Juli         Paud, TK & Posyandu. Tujuan kegiatan
             Medan Cemara Asri, Surabaya HR                           2025              ini adalah sebagai bentuk dukungan
             Muhammad, Cipanas, Lampung, Bali                                           mempersiapkan menuju generasi emas
             Denpasar, Batam, Karawang, Puri                                            2045.
             Indah, Bandung BKR, Medan Pemuda
             dan Ambon.

             CSSR & Branch Offices:               Supplementary       July 7, 10,       The CSSR Team of PT Bank Artha
             Pangkalpinang, Gading Serpong,       Nutrition           11, 12, 14, 15,   Graha Internasional Tbk carried out the
             Kendari, Mangga Besar, Bandung       Distribution        16, 17, 18,       Supplementary Nutrition Distribution
             Raya Sudirman, Bogor, Tanah Abang,   Activity (PMT)      21, 23, 24,       Activity (PMT) targeting PAUD,
             Cokroaminoto, Taman Palem,                               25, and 30,       kindergarten, and Posyandu, as a form
             Surabaya Karet, Medan Cemara Asri,                       2025              of support in preparing for the Golden
             Surabaya HR Muhammad, Cipanas,                                             Generation 2045.
             Lampung, Bali Denpasar, Batam,
             Karawang, Puri Indah, Bandung BKR,
             Medan Pemuda, and Ambon.

      16     CSSR Cab. Menara Global              Bantuan             7 Juli 2025       Tim CSSR PT Bank Artha Graha
                                                  Bencana Banjir                        Internasional Tbk cepat tanggap dalam
                                                                                        pemberian bantuan kepada anggota
                                                                                        karyawannya yang terkena bencana.
                                                                                        Bantuan yang diberikan yaitu air mineral,
                                                                                        makanan dan buah.

             CSSR Menara Global Branch            Flood               July 7,           The CSSR Team of PT Bank Artha Graha
                                                  Disaster Relief     2025              Internasional Tbk responded promptly
                                                  Assistance                            in providing assistance to employees
                                                                                        affected by the disaster. The assistance
                                                                                        provided included mineral water, food,
                                                                                        and fruit.




160   PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025
                                                                                               Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
                                                                                                            Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth
Page 161
                                                                                                          Menghadirkan Manfaat Nyata Bagi Masyarakat
                                                                                                                   Bringing Real Benefits to The Community




                 Pelaksana Kegiatan                    Nama         Tanggal                     Uraian Kegiatan                       Kesesuaian
                  Activity Organizer                 Kegiatan       Kegiatan                   Activity Description                     dengan
    No                                             Activity Name     Activity                                                              TPB
                                                                      Date                                                             Alignment
                                                                                                                                       with SDGs

    17     CSSR Cab. Cirebon                       Bantuan          16 Juli           Tim CSSR PT Bank Artha Graha
                                                   Renovasi         2025              Internasional Tbk melakukan bantuan
                                                   Pondok                             berupa renovasi akses jalan masuk dan
                                                   Pesantren                          jalan di lingkungan Pondok Pesantren
                                                                                      Buntet. Tujuan kegiatan ini untuk
                                                                                      memudahkan masyarakat yang ingin
                                                                                      berziarah dan menjalin kedekatan
                                                                                      dengan mitra.

           CSSR Cirebon Branch                     Islamic          July 16,          The CSSR Team of PT Bank Artha Graha
                                                   Boarding         2025              Internasional Tbk provided assistance
                                                   School                             in the form of renovating the access
                                                   Renovation                         road and internal roads within the
                                                   Assistance                         Buntet Islamic Boarding School area.
                                                                                      The purpose of this activity is to facilitate
                                                                                      visitors who wish to make pilgrimages
                                                                                      and to strengthen relationships with
                                                                                      partners.

    18     CSSR                                    Kegiatan         23 Juli           Sebagai bentuk kepedulian sosial, Tim
                                                   Penyuluhan       2025              CSSR PT Bank Artha Graha Internasional
                                                   Kesehatan                          Tbk melaksanakan kegiatan penyuluhan
                                                                                      kesehatan dan pengecekan kesehatan
                                                                                      gratis seperti gula darah, hipertensi, asam
                                                                                      urat dan kolesterol serta pemberian
                                                                                      paket sembako gratis ke vihara.

                                                   Health           July 23,          As a form of social concern, the
                                                   Awareness        2025              CSSR Team of PT Bank Artha Graha
                                                   Activity                           Internasional Tbk carried out a health
                                                                                      education activity and free health
                                                                                      check-ups, including blood sugar,
                                                                                      hypertension, uric acid, and cholesterol
                                                                                      tests, as well as the distribution of free
                                                                                      basic necessities packages to a Vihara.

    19     CSSR & Cab. Gading Serpong,             Kegiatan         5, 6, 7, 8,       Tim CSSR PT Bank Artha Graha
           Tanah Abang, Kendari, Bandung           Pemberian        12, 13, 14, 15,   Internasional Tbk melaksanakan
           Asia Afrika, Cokroaminoto, Surabaya     Makanan          20, 22 &          Kegiatan Program Pemberian Makanan
           HR Muhammad, Pangkalpinang,             Tambahan         29 Agustus        Tambahan (PMT) dengan sasaran yaitu
           Balikpapan, Surabaya Karet, Kupang,     (PMT)            2025              Paud, TK & Posyandu. Tujuan kegiatan
           Batam, Cinere, Cipanas, Medan                                              ini adalah sebagai bentuk dukungan
           Pemuda, Makassar dan Ambon.                                                mempersiapkan menuju generasi emas
                                                                                      2045.

           CSSR & Branch Offices: Gading           Supplementary    August 5,         The CSSR Team of PT Bank Artha
           Serpong, Tanah Abang, Kendari,          Nutrition        6, 7, 8, 12,      Graha Internasional Tbk carried out the
           Bandung Asia Afrika, Cokroaminoto,      Distribution     13, 14, 15,       Supplementary Nutrition Distribution
           Surabaya HR Muhammad,                   Activity (PMT)   20, 22, and       Activity (PMT) targeting PAUD,
           Pangkalpinang, Balikpapan,                               29, 2025          kindergarten, and Posyandu, as a form
           Surabaya Karet, Kupang, Batam,                                             of support in preparing for the Golden
           Cinere, Cipanas, Medan Pemuda,                                             Generation 2045.
           Makassar, and Ambon.




Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth                         PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Sustainability Report 2025                 161
Page 162
                  Pelaksana Kegiatan                  Nama            Tanggal                  Uraian Kegiatan                        Kesesuaian
                   Activity Organizer               Kegiatan          Kegiatan                Activity Description                      dengan
      No                                          Activity Name        Activity                                                            TPB
                                                                        Date                                                           Alignment
                                                                                                                                       with SDGs

      20     CSSR & Cab. Taman Palem,             Kegiatan            2, 3, 18, 20,   Tim CSSR PT Bank Artha Graha
             Gading Serpong, Tanah Abang,         Pemberian           24 & 25         Internasional Tbk melaksanakan
             Cokroaminoto, Batam, Surabaya        Makanan             September       Kegiatan Program Pemberian Makanan
             HR Muhammad dan Ambon.               Tambahan            2025            Tambahan (PMT) dengan sasaran yaitu
                                                  (PMT)                               Paud, TK & Posyandu. Tujuan kegiatan
                                                                                      ini adalah sebagai bentuk dukungan
                                                                                      mempersiapkan menuju generasi emas
                                                                                      2045.

             CSSR & Branch Offices: Taman         Supplementary       September       The CSSR Team of PT Bank Artha
             Palem, Gading Serpong, Tanah         Nutrition           2, 3, 18, 20,   Graha Internasional Tbk carried out the
             Abang, Cokroaminoto, Batam,          Distribution        24, and 25,     Supplementary Nutrition Distribution
             Surabaya HR Muhammad, and            Activity (PMT)      2025            Activity (PMT) targeting PAUD,
             Ambon.                                                                   kindergarten, and Posyandu, as a form
                                                                                      of support in preparing for the Golden
                                                                                      Generation 2045.

      21     CSSR Cab. Semarang                   Bantuan             12              Dalam rangka merayakan HUT TNI ke-80,
                                                  Pemberian           September       Tim CSSR Bank Artha Graha Internasional
                                                  Baksos KODAM        2025            turut berpartisipasi dengan memberikan
                                                  IV Diponegoro                       bantuan baksos gratis untuk KODAM IV
                                                                                      Diponegoro yang akan ditujukan untuk
                                                                                      masyarakat yang membutuhkan.

             CSSR Semarang Branch                 Social              September       In commemoration of the 80th
                                                  Assistance          12, 2025        Anniversary of the Indonesian National
                                                  Donation to                         Armed Forces (TNI), the CSSR Team
                                                  KODAM IV                            of Bank Artha Graha Internasional
                                                  Diponegoro                          participated by providing free social
                                                                                      assistance to KODAM IV Diponegoro,
                                                                                      which will be distributed to communities
                                                                                      in need.

      22     CSSR                                 Kegiatan Donor      23              Dalam rangka bentuk penerapan pilar
                                                  Darah               September       sosial kemasyarakatan AGP yang telah
                                                                      2025            lama menjadi komitmen perusahaan,
                                                                                      PT Bank Artha Graha Internasional Tbk
                                                                                      mengadakan kegiatan Donor Darah
                                                                                      bertempat di Gedung Artha Graha.

                                                  Blood Donation      September       As part of the implementation of the
                                                  Activity            23, 2025        AGP social pillar, which has long been a
                                                                                      commitment of the Company, PT Bank
                                                                                      Artha Graha Internasional Tbk organized
                                                                                      a Blood Donation activity held at the
                                                                                      Artha Graha Building.




162   PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025
                                                                                            Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
                                                                                                         Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth
Page 163
                                                                                                       Menghadirkan Manfaat Nyata Bagi Masyarakat
                                                                                                                Bringing Real Benefits to The Community




                 Pelaksana Kegiatan                    Nama         Tanggal                   Uraian Kegiatan                      Kesesuaian
                  Activity Organizer                 Kegiatan       Kegiatan                 Activity Description                    dengan
    No                                             Activity Name     Activity                                                           TPB
                                                                      Date                                                          Alignment
                                                                                                                                    with SDGs

    23     CSSR & Cab. Kupang                      Bantuan          2&8              Dalam rangka merayakan HUT TNI ke-
                                                   Pemberian        Oktober          80, Tim CSSR PT Bank Artha Graha
                                                   Baksos HUT TNI   2025             Internasional Tbk turut berpartisipasi
                                                   ke-80                             dengan memberikan bantuan baksos
                                                                                     gratis untuk Mabes TNI Cilangkap
                                                                                     dan KOREM 161 Wirasakti yang akan
                                                                                     disalurkan untuk masyarakat.

           CSSR & Kupang Branch                    Social           October          In commemoration of the 80th
                                                   Assistance       2 and 8,         Anniversary of the Indonesian National
                                                   for the 80th     2025             Armed Forces (TNI), the CSSR Team of
                                                   Anniversary of                    PT Bank Artha Graha Internasional Tbk
                                                   the TNI                           participated by providing free social
                                                                                     assistance to the TNI Headquarters in
                                                                                     Cilangkap and KOREM 161 Wirasakti,
                                                                                     which will be distributed to the
                                                                                     community.

    24     CSSR & Cab. Gading Serpong,             Kegiatan         2, 7, 14, 17,    Tim CSSR PT Bank Artha Graha
           Kendari, Cokroaminoto, Kupang,          Pemberian        20, 27 & 29      Internasional Tbk melaksanakan
           Batam, Tanah Abang, Ambon dan           Makanan          Oktober          Kegiatan Program Pemberian Makanan
           Surabaya Karet.                         Tambahan         2025             Tambahan (PMT) dengan sasaran yaitu
                                                   (PMT)                             Paud, TK & Posyandu. Tujuan kegiatan
                                                                                     ini adalah sebagai bentuk dukungan
                                                                                     mempersiapkan menuju generasi emas
                                                                                     2045.

           CSSR & Branch Offices: Gading           Supplementary    October 2,       The CSSR Team of PT Bank Artha
           Serpong, Kendari, Cokroaminoto,         Nutrition        7, 14, 17, 20,   Graha Internasional Tbk carried out the
           Kupang, Batam, Tanah Abang,             Distribution     27, and 29,      Supplementary Nutrition Distribution
           Ambon, and Surabaya Karet.              Activity (PMT)   2025             Activity (PMT) targeting PAUD,
                                                                                     kindergarten, and Posyandu, as a form
                                                                                     of support in preparing for the Golden
                                                                                     Generation 2045.

    25     CSSR & Cab. Karawang                    Kegiatan Donor   7 Oktober        Dalam rangka bentuk penerapan pilar
                                                   Darah            2025             sosial kemasyarakatan AGP yang telah
                                                                                     lama menjadi komitmen perusahaan,
                                                                                     PT Bank Artha Graha Internasional Tbk
                                                                                     mengadakan kegiatan Donor Darah
                                                                                     bertempat di Cabang Karawang.

           CSSR & Karawang Branch                  Blood Donation   October 7,       As part of the implementation of the
                                                   Activity         2025             AGP social pillar, which has long been a
                                                                                     commitment of the Company, PT Bank
                                                                                     Artha Graha Internasional Tbk organized
                                                                                     a Blood Donation activity held at the
                                                                                     Karawang Branch.




Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth                        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Sustainability Report 2025               163
Page 164
                  Pelaksana Kegiatan                  Nama            Tanggal                Uraian Kegiatan                         Kesesuaian
                   Activity Organizer               Kegiatan          Kegiatan              Activity Description                       dengan
      No                                          Activity Name        Activity                                                           TPB
                                                                        Date                                                          Alignment
                                                                                                                                      with SDGs

      26     CSSR & Cab. Matraman                 Kegiatan Donor      16 Oktober    Dalam rangka bentuk penerapan pilar
                                                  Darah               2025          sosial kemasyarakatan AGP yang telah
                                                                                    lama menjadi komitmen perusahaan,
                                                                                    PT Bank Artha Graha Internasional Tbk
                                                                                    mengadakan kegiatan Donor Darah
                                                                                    bertempat di Cabang Matraman.

             CSSR & Matraman Branch               Blood Donation      October 16,   As part of the implementation of the
                                                  Activity            2025          AGP social pillar, which has long been a
                                                                                    commitment of the Company, PT Bank
                                                                                    Artha Graha Internasional Tbk organized
                                                                                    a Blood Donation activity held at the
                                                                                    Matraman Branch.

      27     CSSR Cab. Cirebon                    Kegiatan            22 Oktober    Dalam rangka memperingati Hari
                                                  Hari Santri         2025          Santri Nasional tim CSSR Bank PT
                                                  Nasional Buntet                   Bank Artha Graha Internasional Tbk
                                                  Pesantren                         turut berpartisipasi dan memeriahkan
                                                  Cirebon                           rangkaian acara seperti pawai, upacara
                                                                                    dan ziarah kubur makam sesepuh Buntet
                                                                                    serta memberikan bantuan air mineral
                                                                                    gratis untuk seluruh santri.

             CSSR Cirebon Branch                  National Santri     October       In commemoration of National Santri
                                                  Day Activity at     22, 2025      Day, the CSSR Team of PT Bank Artha
                                                  Buntet Islamic                    Graha Internasional Tbk participated
                                                  Boarding                          in and enlivened the series of activities
                                                  School, Cirebon                   such as a parade, ceremony, and
                                                                                    pilgrimage to the graves of the elders of
                                                                                    Buntet, as well as provided free mineral
                                                                                    water for all santri.

      28     CSSR & Cab. Bandung Asia Afrika,     Kegiatan            7, 10 & 20    Tim CSSR PT Bank Artha Graha
             Gading Serpong, Cokroaminoto         Pemberian           November      Internasional Tbk melaksanakan
             dan Batam.                           Makanan             2025          Kegiatan Program Pemberian Makanan
                                                  Tambahan                          Tambahan (PMT) dengan sasaran yaitu
                                                  (PMT)                             Paud, TK & Posyandu. Tujuan kegiatan
                                                                                    ini adalah sebagai bentuk dukungan
                                                                                    mempersiapkan menuju generasi emas
                                                                                    2045.

             CSSR & Branch Offices: Bandung       Supplementary       November      The CSSR Team of PT Bank Artha
             Asia Afrika, Gading Serpong,         Nutrition           7, 10, and    Graha Internasional Tbk carried out the
             Cokroaminoto, and Batam.             Distribution        20, 2025      Supplementary Nutrition Distribution
                                                  Activity (PMT)                    Activity (PMT) targeting PAUD,
                                                                                    kindergarten, and Posyandu, as a form
                                                                                    of support in preparing for the Golden
                                                                                    Generation 2045.




164   PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025
                                                                                           Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
                                                                                                        Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth
Page 165
                                                                                                    Menghadirkan Manfaat Nyata Bagi Masyarakat
                                                                                                             Bringing Real Benefits to The Community




                 Pelaksana Kegiatan                    Nama          Tanggal               Uraian Kegiatan                      Kesesuaian
                  Activity Organizer                 Kegiatan        Kegiatan             Activity Description                    dengan
   No                                              Activity Name      Activity                                                       TPB
                                                                       Date                                                      Alignment
                                                                                                                                 with SDGs

    29     CSSR & Cab. Cipanas                     Kegiatan Hari     15           Sebagai bentuk toleransi beragama Tim
                                                   Toleransi         November     CSSR PT Bank Artha Graha Internasional
                                                   Internasional     2025         Tbk turut serta berpartisipasi
                                                                                  dalam memperingati Hari Toleransi
                                                                                  Internasional yang dilaksanakan di
                                                                                  Vihara Sakyawanaram, Cianjur sekaligus
                                                                                  memecahkan Rekor MURI Indonesia
                                                                                  sebagai wujud terciptanya kesatuan
                                                                                  dan persatuan antar umat beragama
                                                                                  di Indonesia khsususnya Kabupaten
                                                                                  Cianjur.

           CSSR & Cipanas Branch                   International     November     As a form of religious tolerance, the
                                                   Day for           15, 2025     CSSR Team of PT Bank Artha Graha
                                                   Tolerance                      Internasional Tbk participated in
                                                   Activity                       commemorating the International Day for
                                                                                  Tolerance held at Vihara Sakyawanaram,
                                                                                  Cianjur, while also contributing to the
                                                                                  achievement of an Indonesian MURI
                                                                                  Record as a manifestation of unity and
                                                                                  harmony among religious communities
                                                                                  in Indonesia, particularly in Cianjur
                                                                                  Regency.

    30     CSSR & Seluruh Cabang Indonesia         Kegiatan Pasar    11           Dalam rangka kepedulian sosial dan
                                                   Murah             Desember     sebagai upaya membantu meringankan
                                                                     2025         beban ekonomi masyarakat dalam
                                                                                  memenuhi kebutuhan pokok sehari
                                                                                  – hari Tim CSSR PT Bank Artha Graha
                                                                                  Internasional Tbk melaksanakan kegiatan
                                                                                  Pasar Murah yang dilakukan oleh seluruh
                                                                                  cabang di Indonesia.

           CSSR & All Branches in Indonesia        Affordable        December     As part of its social concern and in an
                                                   Market Activity   11, 2025     effort to help ease the economic burden
                                                                                  of communities in meeting their daily
                                                                                  basic needs, the CSSR Team of PT Bank
                                                                                  Artha Graha Internasional Tbk carried
                                                                                  out an Affordable Market Program
                                                                                  implemented by all branches across
                                                                                  Indonesia.

    31     CSSR Cab. Medan Pemuda                  Bantuan Korban    13           Tim CSSR PT Bank Artha Graha
                                                   Bencana Alam      Desember     Internasional Tbk cepat tanggap dalam
                                                                     2025         pemberian bantuan kepada masyarakat
                                                                                  sekitar cabang yang terkena bencana
                                                                                  banjir bandang. Bantuan yang diberikan
                                                                                  berupa barang kebutuhan pokok.

           CSSR Medan Pemuda Branch                Natural           December     The CSSR Team of PT Bank Artha Graha
                                                   Disaster Relief   13, 2025     Internasional Tbk responded promptly
                                                   Assistance                     in providing assistance to communities
                                                                                  around the branch affected by the flash
                                                                                  flood disaster. The assistance provided
                                                                                  consisted of basic necessities.




Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth                       PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Sustainability Report 2025             165
Page 166
      Program Literasi dan Inklusi Keuangan                                 Financial Literacy and Inclusion Program
      [FN-CB-240a.4]                                                        [FN-CB-240a.4]


      Literasi dan inklusi keuangan merupakan pilar krusial                 Financial literacy and inclusion are crucial pillars
      dalam memperkuat pemahaman masyarakat terhadap                        in strengthening public understanding of financial
      produk jasa keuangan serta mendorong pengelolaan                      products and services and in encouraging more
      keuangan yang lebih bijak. Sejalan dengan arahan                      prudent financial management. In line with government
      Pemerintah, lembaga jasa keuangan termasuk                            directives, financial service institutions, including
      perbankan memegang peran sentral dalam memperluas                     banks, play a central role in expanding financial access
      akses keuangan melalui berbagai program strategis.                    through various strategic programs. Referring to POJK
      Berpedoman pada POJK No. 76/POJK.07/2016 tentang                      No. 76/POJK.07/2016 on the Enhancement of Financial
      Peningkatan Literasi dan Inklusi Keuangan di Sektor                   Literacy and Inclusion in the Financial Services Sector
      Jasa Keuangan Bagi Konsumen dan/atau Masyarakat,                      for Consumers and/or the Public, the Bank defines
      Bank memaknai literasi keuangan sebagai pengetahuan,                  financial literacy as knowledge, skills, and confidence
      keterampilan, dan keyakinan yang mempengaruhi sikap                   that influence attitudes and behavior to improve the
      dan perilaku untuk meningkatkan kualitas pengambilan                  quality of decision-making and financial management
      keputusan dan pengelolaan keuangan dalam rangka                       in order to achieve welfare. Financial inclusion refers
      mencapai kesejahteraan. Adapun inklusi keuangan                       to the availability of access to various financial
      adalah ketersediaan akses pada berbagai lembaga,                      institutions, products, and services in accordance
      produk dan layanan jasa keuangan sesuai dengan                        with the needs and capabilities of the community to
      kebutuhan dan kemampuan masyarakat dalam rangka                       enhance overall welfare.
      meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

      Untuk mengukur indeks literasi dan inklusi keuangan                   To measure the level of financial literacy and inclusion
      masyarakat, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan                          in society, the Financial Services Authority (OJK) and
      Badan Pusat Statistik (BPS) melaksanakan Survei                       Statistics Indonesia (BPS) conducted the 2025 National
      Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2025                   Survey on Financial Literacy and Inclusion (SNLIK),
      yang menunjukkan kenaikan indeks literasi keuangan                    which showed an increase in the financial literacy index
      mencapai 66,46% dan indeks inklusi keuangan 80,51%.                   to 66.46% and the financial inclusion index to 80.51%.
      Hasil SNLIK 2025 tersebut meningkat dibanding SNLIK                   These results represent an improvement compared to
      2024 yang menunjukkan indeks literasi keuangan                        SNLIK 2024, which recorded a financial literacy index
      65,43% dan indeks inklusi keuangan 75,02%.                            of 65.43% and a financial inclusion index of 75.02%.

      Penghitungan      SNLIK   Tahun     2025    dilakukan                 The calculation of SNLIK 2025 was carried out using
      menggunakan dua metode yaitu Metode Keberlanjutan                     two methods, namely the Sustainability Method
      dan Metode Cakupan DNKI. Metode Keberlanjutan                         and the DNKI Coverage Method. The Sustainability
      adalah perhitungan yang dilakukan dengan cakupan                      Method calculates the index based on coverage
      sembilan sektor jasa keuangan (Perbankan, Pasar                       of nine financial service sectors (Banking, Capital
      Modal, Perasuransian, Lembaga Pembiayaan, Dana                        Markets, Insurance, Financing Institutions, Pension
      Pensiun, Pergadaian, Lembaga Keuangan Mikro, Fintech                  Funds, Pawnshops, Microfinance Institutions, Fintech
      Lending (Pindar), PT Permodalan Nasional Madani) dan                  Lending (Pindar), PT Permodalan Nasional Madani) and
      Penyelenggara Sistem Pembayaran (PSP) sebagaimana                     Payment System Providers (PSPs), consistent with the
      cakupan pada SNLIK Tahun 2024 sehingga dapat                          coverage used in SNLIK 2024, and thus serves as a
      digunakan sebagai alat ukur keberhasilan program                      benchmark for evaluating the effectiveness of OJK’s
      literasi dan inklusi keuangan OJK. Adapun Metode                      financial literacy and inclusion programs. Meanwhile,
      Cakupan DNKI (Dewan Nasional Keuangan Inklusif)                       the DNKI (National Council for Inclusive Finance)
      adalah penghitungan yang memperluas cakupan sektor                    Coverage Method expands the scope of financial
      keuangan dengan penambahan Badan Penyelenggara                        sectors by including the Social Security Administering
      Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan                 Agency (BPJS) for Health, BPJS for Employment, and
      serta Lembaga Jasa Keuangan Lain (Koperasi Simpan                     other financial service institutions (Savings and Loan
      Pinjam (KSP)/Penyelenggara Perdagangan Aset Kripto/                   Cooperatives (KSP), Crypto Asset Trading Platforms,
      PT Pos Indonesia/Lembaga Penjaminan/dan lain-lain).                   PT Pos Indonesia, Guarantee Institutions, and others).




166    PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025
                                                                                             Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
                                                                                                          Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth
Page 167
                                                                                      Menghadirkan Manfaat Nyata Bagi Masyarakat
                                                                                               Bringing Real Benefits to The Community




 Metode Keberlanjutan menunjukkan indeks literasi         Based on the Sustainability Method, Indonesia’s
 keuangan Indonesia sebesar 66,46% dan indeks inklusi     financial literacy index reached 66.46% and the
 keuangan sebesar 80,51%. Sementara itu, metode           financial inclusion index reached 80.51%. Meanwhile,
 Cakupan DNKI menunjukkan indeks literasi keuangan        the DNKI Coverage Method recorded a financial
 sebesar 66,64% dan indeks inklusi keuangan sebesar       literacy index of 66.64% and a financial inclusion index
 92,74%. Selanjutnya, baik melalui metode Keberlanjutan   of 92.74%. Furthermore, under both the Sustainability
 maupun Cakupan DNKI, literasi keuangan syariah           Method and the DNKI Coverage Method, Islamic
 mencapai 43,42% dan inklusi keuangan syariah sebesar     financial literacy reached 43.42% and Islamic financial
 13,41%.                                                  inclusion reached 13.41%.

 Pendataan rumah tangga sampel SNLIK Tahun 2025           Data collection for the SNLIK 2025 household sample
 dilakukan mulai 22 Januari hingga 11 Februari 2025       was conducted from January 22 to February 11, 2025,
 di 34 provinsi yang mencakup 120 kota/kabupaten          across 34 provinces covering 120 cities/regencies,
 termasuk 8 wilayah kantor OJK (1.080 blok sensus).       including 8 OJK regional office areas (1,080 census
 Jumlah responden SNLIK Tahun 2025 sebanyak               blocks). The number of SNLIK 2025 respondents
 10.800 orang yang berumur antara 15 s.d. 79              totaled 10,800 individuals aged between 15 and 79
 tahun. SNLIK Tahun 2025 menggunakan parameter            years. SNLIK 2025 applied financial literacy parameters
 literasi keuangan yang terdiri dari pengetahuan,         consisting of knowledge, skills, confidence, attitudes,
 keterampilan, keyakinan, sikap dan perilaku, sementara   and behavior, while the financial inclusion index was
 indeks inklusi keuangan menggunakan parameter            measured using usage parameters related to financial
 penggunaan (usage) terhadap produk dan layanan           products and services.
 keuangan.

 Sebagai bentuk kepatuhan dalam memenuhi kewajiban        As part of compliance with the Bank’s obligations as
 Bank sebagaimana terlampir dalam POJK No. 3              stipulated in POJK No. 3 of 2023 on the Enhancement
 Tahun 2023 tentang Peningkatan Literasi dan Inklusi      of Financial Literacy and Inclusion in the Financial
 Keuangan di Sektor Jasa Keuangan Bagi Konsumen           Services Sector for Consumers and the Public,
 dan Masyarakat dan POJK No. 22 Tahun 2023 tentang        and POJK No. 22 of 2023 on Consumer and Public
 Perlindungan Konsumen dan Masyarakat di Sektor           Protection in the Financial Services Sector, the Bank
 Jasa Keuangan, Bank berupaya untuk menciptakan           strives to create conditions in which the public has
 kondisi di mana masyarakat memiliki akses yang           adequate access to formal financial services that are
 memadai terhadap layanan keuangan formal yang            of high quality, timely, smooth, and secure at affordable
 berkualitas, tepat waktu, lancar, dan aman dengan        costs. This is expected to improve overall community
 biaya terjangkau. Hal tersebut diharapkan dapat          welfare by providing broader access to a wide range of
 meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara             financial products and services that support economic
 menyeluruh dengan memberikan mereka akses yang           activities.
 lebih besar untuk memanfaatkan berbagai produk dan
 layanan keuangan yang dapat mendukung kehidupan
 ekonomi masyarakat.

 Sepanjang tahun 2025, Bank melakukan berbagai            Throughout 2025, the Bank conducted various
 kegiatan literasi dan inklusi keuangan diantaranya       financial literacy and inclusion activities, including the
 melalui program Literasi dan Inklusi Keuangan Sebagai    Financial Literacy and Inclusion Program as Financial
 Edukasi Keuangan Untuk Masa Depan pada tanggal           Education for the Future on January 21, 2025 at HKBP
 21 Januari 2025 di Auditorium Universitas HKBP           Nommensen University Auditorium Medan; “Managing
 Nommensen Medan. Literasi dan Inklusi Keuangan           Finance Gen Z Style & Cashless Society” with SMK
 “Atur keuangan Ala Gen Z & Cashless society” bersama     Boash 1 Bogor on May 28, 2025; collaboration with the
 SMK Boash 1 Bogor pada 28 Mei 2025. Kolaborasi           Youth Entrepreneurship Forum (FKP) Banjarmasin & AGI
 Forum Kewirausahaan Pemuda (FKP) Banjarmasin             on entrepreneurship development and digitalization
 & AGI dalam Pembentukan Entrepreneur serta               on July 15–17, 2025 at Convention Hall HBI Banjarmasin;
 Digitalisasi pada 15-17 Juli 2025 di Convention Hall     and Financial Literacy and Inclusion “Smart Generation
 HBI Kota Banjarmasin. Dan Literasi Inklusi Keuangan      Managing Money” at SMP Islam 1 Ternate on October




Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth         PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Sustainability Report 2025             167
Page 168
      Generasi Hebat, Cerdas Mengelola Uang di SMP Islam                    30, 2025. Through these activities, by year-end the
      1 Kota Ternate pada tanggal 30 Oktober 2025. Dengan                   Bank carried out 4 literacy and 4 inclusion programs.
      penyelenggaraan berbagai kegiatan tersebut, hingga                    The recapitulation was submitted to OJK in compliance
      akhir tahun pelaporan, Bank berhasil menjalankan                      with Article 13 of Financial Services Authority Regulation
      sebanyak 4 (Empat) kegiatan literasi dan 4 (Empat)                    No. 22 of 2023 on Consumer and Public Protection in
      kegiatan inklusi. Rekapitulasi laporan Literasi Keuangan              the Financial Services Sector.
      dan Inklusi Keuangan tersebut telah disampaikan Bank
      kepada OJK sebagai kepatuhan terhadap Pasal 13,
      Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia
      No. 22 Tahun 2023 tentang Perlindungan Konsumen
      dan Masyarakat di Sektor Jasa Keuangan.


      Pengaduan Masyarakat [OJK F.24]                                       Community Complaints [OJK F.24]
      Bank berkomitmen untuk memberikan kontribusi positif                  The Bank is committed to making positive contributions
      bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional. Dalam                 to communities surrounding its operational areas.
      menjalankan kegiatan usaha, Bank senantiasa berupaya                  In conducting its business activities, the Bank
      memastikan bahwa setiap langkah yang diambil tidak                    consistently strives to ensure that every action taken
      hanya mendorong pertumbuhan ekonomi, tetapi juga                      not only supports economic growth but also takes into
      memperhatikan dampak sosial dan lingkungan yang                       account potential social and environmental impacts.
      mungkin timbul. Oleh karena itu, Bank menempatkan                     Accordingly, the Bank regards the community as an
      masyarakat sebagai bagian penting dalam proses                        important part of its decision-making process and
      pengambilan keputusan serta berupaya meminimalkan                     endeavors to minimize any potential adverse impacts
      potensi dampak negatif yang dapat dirasakan oleh                      that may be experienced by the community as a result
      masyarakat akibat aktivitas operasional perusahaan.                   of the Company’s operational activities.

      Sebagai wujud kepedulian dan pemenuhan tanggung                       As a manifestation of its concern and fulfillment of social
      jawab sosial, Bank menyediakan mekanisme pengaduan                    responsibility, the Bank provides an open and easily
      yang terbuka dan mudah diakses bagi masyarakat untuk                  accessible complaint mechanism for the community
      menyampaikan keluhan, pengaduan, maupun masukan                       to submit complaints, grievances, or feedback related
      terkait aktivitas dan operasional Bank. Berbagai saluran              to the Bank’s activities and operations. Various
      komunikasi disediakan guna memastikan setiap                          communication channels are made available to ensure
      aspirasi masyarakat dapat diterima, ditindaklanjuti, dan              that all community feedback can be received, followed
      diselesaikan secara cepat dan tepat. Pengaduan dapat                  up, and resolved in a timely and appropriate manner.
      disampaikan melalui Kantor Cabang Bank Artha Graha                    Complaints may be submitted through the nearest
      Internasional terdekat, Graha Call di nomor 0800-191-                 Bank Artha Graha Internasional Branch Office, Graha
      8880, serta Graha Chat di nomor 0811-191-88880.                       Call at 0800-191-8880, and Graha Chat at 0811-191-
                                                                            88880.

      Sepanjang tahun pelaporan, Bank tidak menerima                        Throughout the reporting year, the Bank did not
      pengaduan dari masyarakat yang berkaitan dengan                       receive any complaints from the community related to
      dampak negatif atas keberadaan dan operasional Bank,                  negative impacts arising from the Bank’s presence and
      yang mencerminkan keberhasilan penerapan komitmen                     operations. This reflects the successful implementation
      Bank dalam menjaga hubungan yang harmonis dengan                      of the Bank’s commitment to maintaining harmonious
      masyarakat serta meminimalkan dampak sosial dari                      relationships with the community and minimizing the
      kegiatan usahanya. [GRI 413-2]                                        social impacts of its business activities. [GRI 413-2]




168    PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025
                                                                                           Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
                                                                                                        Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth
Page 169
                                                                                                   Menghadirkan Manfaat Nyata Bagi Masyarakat
                                                                                                            Bringing Real Benefits to The Community




 Kinerja Maksimal dengan Human
 Capital Andal
 Maximizing Performance with Reliable Human Capital

 Pencapaian Bank Artha Graha Internasional membukukan                  The achievement of Bank Artha Graha Internasional in
 kinerja optimal pada tahun 2025 merupakan kontribusi                  delivering optimal performance in 2025 reflects the significant
 signifikan Human Capital sebagai penggerak utama                      contribution of Human Capital as the main driver of the
 operasional Bank. Sebagai aset strategis sekaligus investasi          Bank’s operations. As a strategic asset as well as a long-term
 jangka panjang, Human Capital memegang peranan penting                investment, Human Capital plays an important role in driving
 dalam mendorong produktivitas, menghadirkan layanan yang              productivity, delivering professional services, and creating
 profesional, serta menciptakan solusi bernilai tambah yang            value-added solutions based on the knowledge, capabilities,
 bertumpu pada pengetahuan, kemampuan, dan keterampilan                and skills of each employee.
 setiap karyawan.

 Bank menetapkan sasaran strategis yang terukur dalam                  The Bank has established measurable strategic objectives in
 pengelolaan Human Capital demi mewujudkan organisasi                  Human Capital management to create an efficient, dynamic
 yang efisien, dinamis, dan tangguh terhadap tantangan masa            organization that is resilient to future challenges. The Bank’s
 depan. Fokus utama Bank adalah menyederhanakan struktur               primary focus is to streamline the organizational structure
 organisasi guna mengikis birokrasi dan kompleksitas, yang             to reduce bureaucracy and complexity, which will directly
 secara langsung akan memacu produktivitas karyawan.                   enhance employee productivity. In line with strengthening
 Sejalan dengan penguatan fundamental tersebut, Bank                   these fundamentals, the Bank selectively recruits talented
 secara selektif merekrut talenta muda berbakat untuk                  young professionals to inject a dynamic spirit into the work
 menginjeksikan semangat dinamis ke dalam budaya kerja,                culture, while also ensuring sustainable and optimal business
 sekaligus memastikan pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan            growth.
 dan optimal.

 Guna memastikan tersedianya Human Capital unggul dan                  To ensure the availability of superior and competitive Human
 berdaya saing, Bank secara berkelanjutan menyelenggarakan             Capital, the Bank continuously implements training programs
 program pelatihan yang disesuaikan dengan kamus kompetensi            aligned with the established competency framework.
 yang telah ditetapkan. Program pelatihan tersebut dirancang           These training programs are designed to ensure that each
 untuk memastikan setiap karyawan memiliki kompetensi                  employee possesses relevant competencies to support the
 yang relevan dalam mendukung operasional perusahaan                   Company’s operations and the achievement of business
 dan pencapaian tujuan bisnis. Pelatihan difokuskan pada               objectives. Training is focused on strategic areas including
 sektor-sektor strategis antara lain bisnis unggulan, selling dan      core business, selling and cross-selling skills, entrepreneurship,
 cross selling skill, kewirausahaan, analisis kredit, audit, digital   credit analysis, audit, digital banking, business banking, risk
 banking, business banking, manajemen risiko, penguatan                management, strengthening interpersonal soft skills, character
 soft skills interpersonal, character building, kepemimpinan,          building, leadership, and other relevant fields.
 serta bidang lainnya.




Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth                      PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Sustainability Report 2025             169
Page 170
                                                 Struktur Organisasi Human Capital
                                               Human Capital Organizational Structure


                                                                President Director
                                                                   Andy Kasih


                                                              Vice President Director
                                                               Christina Harapan


                                                                  Head of Bureau
                                                                Emelia Susanto


                                                               Vice Head of Bureau
                                                                   Vivi Henny


                                                                  Human Capital
                                                               Marlene Gunawan



                                                                    Learning &
                                               Human Record                                                   Industrial
                                 Payroll                           Development          Recruitment
                                                  Data                                                         Relation
                                                                     Program




      Landasan Kebijakan                                                    Policy Framework
      Bank mengelola Human Capital dengan merujuk                           The Bank manages Human Capital by referring to
      berbagai regulasi yang berlaku di Indonesia di                        various regulations applicable in Indonesia, including
      antaranya :                                                           the following:
      1. ILO No. 87 Tahun 1948 tentang Kebebasan Berserikat                 1. ILO Convention No. 87 of 1948 concerning Freedom
         dan Perlindungan Hak Berorganisasi;                                   of Association and Protection of the Right to
      2. Undang-Undang Presiden Republik Indonesia No. 11                      Organize;
         Tahun 1992 tentang Dana Pensiun;                                   2. Law of the President of the Republic of Indonesia
      3. Undang-Undang Republik Indonesia No. 19 Tahun                         No. 11 of 1992 concerning Pension Funds;
         1999 tentang Pengesahan ILO Convention No.                         3. Law of the Republic of Indonesia No. 19 of 1999
         105 Concerning The Abolition of Forced Labour                         concerning the Ratification of ILO Convention No.
         (Konvensi ILO Mengenai Penghapusan Kerja Paksa);                      105 on the Abolition of Forced Labour;
      4. Undang-Undang Republik Indonesia No. 20 Tahun                      4. Law of the Republic of Indonesia No. 20 of 1999
         1999 tentang Pengesahan ILO Convention No.                            concerning the Ratification of ILO Convention No.
         138 Concerning Minimum Age for Admission to                           138 on Minimum Age for Admission to Employment;
         Employment (Konvensi ILO Mengenai Usia Minimum
         untuk Diperbolehkan Bekerja);
      5. Undang-Undang No. 21 Tahun 1999 tentang                            5. Law No. 21 of 1999 concerning the Ratification of
         Pengesahan ILO Convention No. 111 Concerning                          ILO Convention No. 111 on Discrimination in Respect
         Discrimination in Respect of Employment and                           of Employment and Occupation;
         Occupation (Konvensi ILO Mengenai Diskriminasi
         dalam Pekerjaan dan Jabatan);




170    PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025
                                                                                              Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
                                                                                                           Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth
Page 171
                                                                                       Menghadirkan Manfaat Nyata Bagi Masyarakat
                                                                                                Bringing Real Benefits to The Community




 6. Undang-Undang Republik Indonesia No. 1 Tahun           6. Law of the Republic of Indonesia No. 1 of 2000
     2000 tentang Pengesahan ILO Convention No. 182           concerning the Ratification of ILO Convention No.
     Concerning The Prohibition And Immediate Action          182 on the Prohibition and Immediate Action for the
     for The Elimination of The Worst Forms of Child          Elimination of the Worst Forms of Child Labour;
     Labour (Konvensi ILO No. 182 Mengenai Pelarangan
     dan Tindakan Segera Penghapusan Bentuk-Bentuk
     Pekerjaan Terburuk untuk Anak);
 7. Undang-Undang Republik Indonesia No. 21 Tahun          7. Law of the Republic of Indonesia No. 21 of 2000
     2000 tentang Serikat Pekerja/Serikat Buruh;              concerning Labor Unions/Trade Unions;
 8. Undang-Undang No. 13 Tahun 2003 tentang                8. Law No. 13 of 2003 concerning Manpower;
     Ketenagakerjaan;
 9. Undang-Undang Republik Indonesia No. 24 Tahun          9. Law of the Republic of Indonesia No. 24 of 2011
     2011 tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial;          concerning Social Security Administering Bodies;
 10. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 35        10. Government Regulation of the Republic of Indonesia
     Tahun 2021 tentang Perjanjian Kerja Waktu Tertentu,       No. 35 of 2021 concerning Fixed-Term Employment
     Alih Daya, Waktu Kerja dan Waktu Istirahat, dan           Agreements, Outsourcing, Working Time and Rest
     Pemutusan Hubungan Kerja;                                 Periods, and Termination of Employment;
 11. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 36        11. Government Regulation of the Republic of Indonesia
     Tahun 2021 tentang Pengupahan;                            No. 36 of 2021 concerning Wages;
 12. Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan No.              12. Circular Letter of the Minister of Manpower No.
     B-M/383/HI.01.00/XI/2021 tentang Penyampaian              B-M/383/HI.01.00/XI/2021 concerning Submission
     Data Perekonomian dan Ketenagakerjaan dalam               of Economic and Employment Data in Determining
     Penetapan Upah Minimum Tahun 2022;                        the 2022 Minimum Wage;
 13. Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang              13. Law No. 6 of 2023 concerning the Stipulation of
     Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti                  Government Regulation in Lieu of Law No. 2 of 2022
     Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022 tentang                  on Job Creation into Law.
     Cipta Kerja menjadi Undang-Undang.

 Sebagai bagian dari kepatuhan terhadap regulasi           As part of its compliance with labor regulations in
 ketenagakerjaan di Indonesia, Bank menyusun dan           Indonesia, the Bank formulates and implements
 menerapkan berbagai peraturan internal dalam              various internal policies in managing Human Capital in
 pengelolaan Human Capital secara sistematis dan           a systematic and sustainable manner. These internal
 berkelanjutan. Ketentuan internal tersebut mencakup       provisions cover aspects of selection and recruitment,
 aspek seleksi dan rekrutmen, manajemen karir,             career management, remuneration, social security,
 remunerasi, jaminan sosial, program pensiun, dan          pension programs, and other related requirements.
 ketentuan terkait lainnya. Implementasi kebijakan         The implementation of these policies reflects the
 ini mencerminkan komitmen Bank dalam mematuhi             Bank’s commitment to complying with prevailing laws
 peraturan perundang-undangan sekaligus membangun          and regulations while fostering harmonious industrial
 hubungan industrial yang harmonis. Melalui pengelolaan    relations. Through sound Human Capital management,
 Human Capital yang baik, Bank dapat meningkatkan          the Bank is able to enhance productivity, employee
 produktivitas, kesejahteraan karyawan, serta menjaga      welfare, and long-term business sustainability. [GRI 3-3]
 keberlanjutan usaha dalam jangka panjang. [GRI 3-3]

 Menghormati Hak Asasi Manusia dan                         Respecting Human Rights and Upholding
 Menjunjung Tinggi Kesetaraan                              Equality

 Sebagai institusi keuangan yang menjunjung prinsip        As a financial institution that upholds the principles
 keberlanjutan, Bank menempatkan penghormatan              of sustainability, the Bank places respect for Human
 terhadap Hak Asasi Manusia (HAM) sebagai landasan         Rights as a fundamental foundation in all business
 fundamental dalam seluruh kegiatan usaha, termasuk        activities, including Human Capital management. The
 dalam pengelolaan Human Capital. Bank meyakini            Bank believes that Human Rights are universal rights
 bahwa HAM merupakan hak yang melekat secara               inherently attached to every individual. Accordingly, all


Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth          PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Sustainability Report 2025             171
Page 172
      universal pada setiap individu. Oleh karena itu, seluruh               Bank policies and operational activities are formulated
      kebijakan dan aktivitas operasional Bank disusun                       based on human rights principles, which include the
      berdasarkan prinsip-prinsip HAM, yang meliputi hak                     right to life, freedom of expression, the right to work,
      untuk hidup, kebebasan berekspresi, hak untuk bekerja,                 the right to social security, equality before the law, and
      hak atas jaminan sosial, serta persamaan di hadapan                    other fundamental rights. [GRI 3-3]
      hukum, dan hak-hak dasar lainnya. [GRI 3-3]

      Penghormatan terhadap HAM diwujudkan sebagai                           Respect for Human Rights is embodied as part of the
      bagian dari nilai fundamental yang diterapkan dalam                    fundamental values applied in the Bank’s operations
      operasional Bank melalui berbagai kebijakan dan                        through various policies and strategic initiatives. The
      inisiatif strategis. Bank secara tegas menolak segala                  Bank firmly rejects all forms of labor exploitation,
      bentuk eksploitasi tenaga kerja, termasuk tidak                        including the employment of underage children,
      mempekerjakan anak di bawah umur, menentang                            opposes forced labor and modern slavery practices,
      praktik kerja paksa dan perbudakan modern, serta                       and upholds decent labor standards. In addition, the
      menjunjung standar ketenagakerjaan yang layak. Selain                  Bank ensures fair and equal treatment for all individuals
      itu, Bank memastikan perlakuan yang adil dan setara                    without discrimination based on ethnicity, religion,
      bagi seluruh individu tanpa membedakan suku, agama,                    race, gender, or disability status. The Bank also actively
      ras, gender, maupun kondisi disabilitas. Bank juga secara              rejects all forms of discrimination, sexual harassment,
      aktif menolak segala bentuk diskriminasi, pelecehan                    and intimidation in the workplace, whether verbal,
      seksual, dan intimidasi di lingkungan kerja, baik secara               physical, or digital. Through these efforts, the Bank is
      verbal, fisik, maupun digital. Melalui upaya tersebut,                 committed to being an institution that is responsive
      Bank berkomitmen menjadi institusi yang responsif                      to human rights issues, strengthens diversity, and
      terhadap isu HAM, memperkuat keberagaman, serta                        provides equal opportunities for all employees in
      memberikan kesempatan yang adil bagi seluruh                           accordance with the principles of good corporate
      karyawan sesuai prinsip tata kelola perusahaan yang                    governance and prevailing laws and regulations. [OJK
      baik dan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.                    F.18, F.19] [IDX S-08, S-09, S-10]
      [OJK F.18, F.19] [IDX S-08, S-09, S-10]


      Dalam menciptakan lingkungan kerja yang inklusif,                      In creating an inclusive work environment, the Bank
      Bank menerapkan prinsip kesetaraan melalui berbagai                    applies the principle of equality through various policies
      kebijakan yang menjamin kesempatan yang sama                           that ensure equal opportunities for all employees. Every
      bagi seluruh karyawan. Setiap individu diberikan                       individual is given equal opportunities to develop their
      peluang yang setara untuk mengembangkan potensi                        potential and contribute to the Company’s progress,
      dan berkontribusi terhadap kemajuan perusahaan,                        regardless of gender, background, or social status.
      tanpa memandang gender, latar belakang, maupun                         The implementation of this principle is reflected in the
      status sosial. Penerapan prinsip ini tercermin dari                    representation of women in strategic positions, such
      keterwakilan perempuan pada posisi strategis, seperti                  as Director, Associate Director, and Deputy Director.
      Direktur, Associate Director, dan Deputy Director.                     By promoting equality and enhancing women’s roles in
      Dengan mendorong kesetaraan dan peningkatan                            leadership, the Bank builds a more resilient, innovative,
      peran perempuan dalam kepemimpinan, Bank                               and sustainable organization. [GRI 405-1]
      membangun organisasi yang lebih tangguh, inovatif,
      dan berkelanjutan. [GRI 405-1]

      Implementasi prinsip penghormatan HAM dan                              The consistent implementation of human rights and
      kesetaraan yang konsisten telah memberikan hasil                       equality principles has delivered positive outcomes
      yang positif bagi Bank. Sepanjang tahun 2025,                          for the Bank. Throughout 2025, there were no
      tidak terdapat insiden maupun pelanggaran terkait                      incidents or violations related to discrimination, child
      diskriminasi, pekerja anak, praktik kerja paksa, atau                  labor, forced labor practices, or other forms of human
      bentuk pelanggaran HAM lainnya di seluruh wilayah                      rights violations across all of the Bank’s operational
      operasional Bank. Dengan demikian, tidak diperlukan                    areas. Accordingly, no specific corrective actions were
      tindakan perbaikan khusus terkait isu-isu tersebut                     required in relation to these issues during the reporting
      pada tahun pelaporan. [IDX S-07]                                       year. [IDX S-07]




172     PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025
                                                                                              Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
                                                                                                           Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth
Page 173
                                                                                                              Menghadirkan Manfaat Nyata Bagi Masyarakat
                                                                                                                       Bringing Real Benefits to The Community




 Rekrutmen dan Turnover Karyawan                                                  Employee Recruitment and Turnover
 Untuk menjaga kesinambungan ketersediaan sumber                                  To maintain the continuity of human resource
 daya manusia, Bank secara berkala melaksanakan                                   availability, the Bank periodically conducts recruitment
 proses rekrutmen yang disesuaikan dengan kebutuhan                               processes aligned with organizational competency
 kompetensi dan kapasitas organisasi. Rekrutmen                                   needs and capacity. Recruitment is not only intended
 tidak hanya ditujukan untuk mengisi posisi yang                                  to fill vacant positions, but also to prepare professional
 tersedia, tetapi juga untuk menyiapkan Human Capital                             and competent Human Capital to support long-term
 yang profesional dan kompeten guna mendukung                                     business sustainability. All recruitment processes
 keberlanjutan usaha jangka panjang. Seluruh proses                               are carried out in a transparent, objective, and
 rekrutmen dilaksanakan secara transparan, objektif,                              competency-based manner. In addition, the Bank
 dan berbasis kompetensi. Di samping itu, Bank                                    strives to enhance employee satisfaction and
 berupaya meningkatkan kepuasan serta loyalitas                                   loyalty through remuneration policies, training and
 karyawan melalui kebijakan remunerasi, pelatihan dan                             development programs, career management, and the
 pengembangan, pengelolaan karir, serta penyediaan                                provision of fair and inclusive supporting facilities.
 fasilitas penunjang yang adil dan inklusif. Melalui                              Through this approach, the Bank is able to retain its
 pendekatan ini, Bank mampu mempertahankan talenta                                best talent while also attracting high-quality new
 terbaik sekaligus menarik sumber daya manusia baru                               human resources. [GRI 3-3]
 yang berkualitas. [GRI 3-3]

 Per 31 Desember 2025, Bank merekrut karyawan                                     As at December 31, 2025, the Bank recruited a total of
 sebanyak 161 orang dengan perincian sebagai berikut:                             161 employees, with details as follows: [GRI 401-1]
 [GRI 401-1]


   Tabel Rekrutmen Karyawan Berdasarkan Wilayah Kerja dan Jenis Kelamin
   Employee Recruitment by Work Location and Gender

                                                                                                     Tahun
                                                                                                      Year
                     Keterangan
                     Description                                          2025                           2024                          2023

                                                                    L                  P             L             P              L                P
   Kantor Pusat
                                                                          71                46           82            37             69                 21
   Head Office

   Kantor Cabang
                                                                          23                23           39            56              54              106
   Branch Offices


   Tabel Rekrutmen Karyawan Berdasarkan Wilayah Kerja dan Rentang Usia
   Employee Recruitment by Work Area and Age Range

                                                                                            Tahun
                                                                                             Year
           Keterangan
           Description                                  2025                                 2024                                     2023

                                        <30         30-50               >50       <30       30-50         >50           <30           30-50         >50
   Kantor Pusat
                                            84             25                 8      73            40          6            59               27           4
   Head Office

   Kantor Cabang
                                            26                 18             2      83             12         -            156               4           -
   Branch Offices




Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth                                 PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Sustainability Report 2025             173
Page 174
      Dinamika jumlah karyawan di Bank terjadi seiring                      Changes in the Bank’s workforce occur in line
      dengan aktivitas rekrutmen dan berakhirnya hubungan                   with recruitment activities and the termination of
      kerja. Hingga 31 Desember 2025, jumlah karyawan                       employment. As at December 31, 2025, the number of
      yang meninggalkan Bank tercatat sebanyak 405 orang                    employees who left the Bank amounted to 405 people,
      dengan rincian sebagai berikut:                                       with the following details:


      Tabel Karyawan yang Meninggalkan Bank Berdasarkan Rentang Usia
      Employees Leaving the Bank by Age Group

                                     Usia                                        2025                   2024                        2023
                                     Age
      ≤30 tahun
                                                                                          191                       154                         102
      ≤30 years old

      31- 50 tahun
                                                                                         182                        157                         102
      31- 50 years old

      ≥51 tahun
                                                                                          32                         87                          72
      ≥51 years old

      Jumlah
                                                                                        405                        398                         276
      Total



      Tabel Karyawan yang Meninggalkan Bank Berdasarkan Jenis Kelamin
      Employees Leaving the Bank by Gender

                               Jenis Kelamin                                     2025                    2024                       2023
                                  Gender
      Laki-laki
                                                                                         195                        223                         142
      Male

      Perempuan
                                                                                         210                         175                        134
      Female

      Jumlah
                                                                                        405                         398                         276
      Total



      Tabel Karyawan yang Meninggalkan Bank Berdasarkan Wilayah
      Employees Leaving the Bank by Work Area

                               Wilayah Kerja                                     2025                    2024                       2023
                                Work Area
      Kantor Pusat
                                                                                          181                        129                         97
      Head Office

      Kantor Cabang
                                                                                        224                         269                         179
      Branch Offices

      Jumlah
                                                                                        405                         398                         276
      Total




174    PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025
                                                                                         Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
                                                                                                      Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth
Page 175
                                                                                                                  Menghadirkan Manfaat Nyata Bagi Masyarakat
                                                                                                                           Bringing Real Benefits to The Community




 Merujuk data karyawan yang masuk melalui rekrutmen                                 Based on data on employees recruited and those who
 dan keluar/meninggalkan Bank, maka tingkat turnover                                left the Bank, the turnover rate can be calculated as
 bisa dihitung dengan hasil sebagai berikut:                                        follows:


   Tabel Turnover Karyawan
   Employee Turnover

                                  Keterangan                                                 2025                   2024                       2023
                                  Description

   Jumlah pegawai baru
                                                                                                          163                   214                     252**
   Number of new employees

   Jumlah pegawai meninggalkan Bank*)
                                                                                                         405                   398                         276
   Number of employees leaving the Bank*)

   Jumlah pegawai awal tahun
                                                                                                        1.279                1.463                       1.487
   Number of employees at the beginning of the year

   Jumlah pegawai akhir tahun
                                                                                                        1.037                1.279                       1.463
   Number of employees at the end of the year

   Tingkat Turnover
                                                                                                        20,90                13,42                         1,63
   Turnover Rate
   *) Keputusan karyawan untuk meninggalkan Bank secara sukarela (mengundurkan diri dan pensiun dini)
   **) Termasuk karyawan yang sudah pensiun dan dikontrak lagi
   *) Employees’ decision to leave the Bank voluntarily (resignation and early retirement)
   **) Including employees who have retired and were rehired on a contract basis




   Tingkat Pergantian Pegawai [IDX S-03]
   Employee Turnover Rate

                 Keterangan                                                2025                                                 2024
                 Description

   Jumlah Pegawai yang Resign/                           405 orang                     20,90%                    398 orang                   13,42%
   Pemutusan Hubungan Kerja                              405 people                (turnover rate)              398 people               (turnover rate)
   Number of Employees Who
   Resigned/Terminated Employment

   Jumlah Pegawai Baru/Pengganti                           163 orang              15,72% (dari total             214 orang                    14,63%
   Number of New/Replacement                              163 people                   pegawai)                 214 people            (dari total pegawai)
   Employees                                                                       15.72% (of total                                           14,63%
                                                                                     employees)                                              (of total
                                                                                                                                          employees)



 Guna mengendalikan tingkat turnover, khususnya                                     To manage turnover levels, particularly among
 pada kelompok usia produktif, Bank menerapkan                                      employees in the productive age group, the Bank
 berbagai langkah strategis sebagai bagian dari                                     implements various strategic measures as part of its
 pengelolaan Human Capital yang berkelanjutan.                                      sustainable Human Capital management. Employee
 Kebijakan dan program retensi karyawan dijalankan                                  retention policies and programs are carried out through
 melalui perencanaan rekrutmen berbasis kebutuhan,                                  needs-based recruitment planning, competency
 pengembangan kompetensi, serta sistem apresiasi                                    development, and an appreciation system linked to
 yang dikaitkan dengan kinerja. Dengan pendekatan                                   performance. Through a planned and welfare-oriented
 yang terencana dan berorientasi pada kesejahteraan,                                approach, the Bank is not only able to retain high-
 Bank tidak hanya mampu mempertahankan karyawan                                     performing employees, but also to create a positive,
 unggulan, tetapi juga menciptakan lingkungan kerja                                 productive, and sustainable work environment. [GRI 3-3]
 yang positif, produktif, dan berkelanjutan. [GRI 3-3]




Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth                                   PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Sustainability Report 2025               175
Page 176
      Keanekaragaman Karyawan                                               Employee Diversity

      Bank menjunjung tinggi prinsip kesetaraan dan                         The Bank upholds the principles of equality and
      keberagaman        sebagai    fondasi    utama     dalam              diversity as a fundamental foundation in creating an
      menciptakan lingkungan kerja yang inklusif serta bebas                inclusive and non-discriminatory working environment.
      diskriminasi. Bank      meyakini bahwa keberagaman                    The Bank believes that diversity serves as a catalyst
      adalah katalisator inovasi dan pertumbuhan budaya                     for innovation and the sustainable growth of a positive
      kerja yang berkelanjutan. Kebijakan nondiskriminasi                   workplace culture. This non-discrimination policy is
      ini diimplementasikan secara konsisten di seluruh                     implemented consistently across all aspects of human
      aspek pengelolaan sumber daya manusia, mulai dari                     capital management, from recruitment and career
      rekrutmen dan pengembangan karir hingga sistem                        development to the remuneration system. By ensuring
      remunerasi. Dengan menjamin peluang yang setara,                      equal opportunities, every individual is given the space
      setiap individu memiliki ruang untuk berkembang                       to grow and contribute their best. Detailed information
      dan memberikan kontribusi terbaiknya. Rincian                         on employee diversity based on employment status,
      keanekaragaman karyawan berdasarkan status, jenis                     gender, age, education level, work location, and other
      kelamin, usia, pendidikan, wilayah kerja dan sebagainya,              aspects is presented in the Profile chapter of this
      disampaikan pada Bab Profil laporan ini. Adapun                       report. A summary of the diversity of employees, the
      rekapitulasi keberagaman karyawan, Dewan Komisaris,                   Board of Commissioners, and the Board of Directors is
      dan Direksi, disajikan dalam tabel berikut: [GRI 405-1]               presented in the following table: [GRI 405-1]


       Tabel Keberagaman Karyawan dan Tata Kelola Tertinggi
       Diversity of Highest Governance Bodies and Employees

                          Keterangan                                   Satuan               2025                  2024                  2023
                          Description                                   Unit
       Semua karyawan (kecuali Direksi dan Dewan Komisaris)
       All employees (excluding Board of Directors and Board of Commissioners)

       Laki-Laki                                                        Orang
                                                                                                    535                   635                    738
       Male                                                             People

       Perempuan                                                        Orang
                                                                                                    502                   644                    725
       Female                                                           People

       Persentase Perempuan
                                                                            %                      48,41                50,35                 49,56
       Female Percentage

       Direksi dan Dewan Komisaris
       Board of Directors and Board of Commissioners

       Laki-Laki                                                        Orang
                                                                                                        6                     7                     7
       Male                                                             People

       Perempuan                                                        Orang
                                                                                                        5                     3                     3
       Female                                                           People

       Persentase Perempuan
                                                                            %                     45,45                 30,00                 30,00
       Female Percentage

      Remunerasi dan Tunjangan                                              Remuneration and Benefits
      Dalam mendukung kesejahteraan karyawan, Bank                          In supporting employee welfare, the Bank implements
      menerapkan kebijakan remunerasi yang adil, kompetitif,                a fair, competitive remuneration policy that complies
      dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Sistem                      with applicable regulations. A structured, performance-
      remunerasi yang terstruktur dan berbasis kinerja                      based remuneration system is designed not only to
      tidak hanya bertujuan meningkatkan motivasi dan                       enhance employee motivation and productivity, but
      produktivitas karyawan, tetapi juga menjadi faktor daya               also to serve as an attractive factor for potential talent
      tarik bagi talenta potensial untuk bergabung dengan                   to join the Bank. [GRI 3-3]
      Bank. [GRI 3-3]



176    PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025
                                                                                          Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
                                                                                                       Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth
Page 177
                                                                                                  Menghadirkan Manfaat Nyata Bagi Masyarakat
                                                                                                           Bringing Real Benefits to The Community




 Bank memastikan penerapan sistem remunerasi yang                     The Bank ensures the implementation of a transparent
 transparan dan setara bagi seluruh karyawan tanpa                    and equitable remuneration system for all employees
 diskriminasi. Sebagai bentuk komitmen terhadap                       without discrimination. As a manifestation of its
 kesetaraan gender, Bank menerapkan rasio gaji pokok                  commitment to gender equality, the Bank applies
 dan remunerasi yang sama antara karyawan perempuan                   equal basic salary and remuneration ratios for female
 dan laki-laki untuk posisi serta tanggung jawab yang                 and male employees holding equivalent positions
 setara. Penetapan gaji dan tunjangan dilakukan secara                and responsibilities. The determination of salaries
 objektif berdasarkan kompetensi, tanggung jawab, dan                 and benefits is carried out objectively based on
 kinerja. [GRI 405-2]                                                 competence, responsibilities, and performance. [GRI
                                                                      405-2]


 Untuk memenuhi standar kesejahteraan dan kepatuhan                   To meet welfare standards and ensure compliance with
 terhadap regulasi ketenagakerjaan, Bank menetapkan                   labor regulations, the Bank establishes remuneration
 kebijakan remunerasi yang mengacu pada ketentuan                     policies that refer to national provisions, including the
 nasional, termasuk dalam penetapan upah karyawan                     determination of wages for permanent employees
 tetap tingkat terendah. Selain berpedoman pada                       at the lowest level. In addition to adhering to general
 regulasi umum, Bank mengacu pada Peraturan Menteri                   regulations, the Bank refers to Minister of Manpower
 Ketenagakerjaan Nomor 18 Tahun 2022 dan Peraturan                    Regulation Number 18 of 2022 and Minister of
 Menteri Ketenagakerjaan Nomor 16 Tahun 2024 tentang                  Manpower Regulation Number 16 of 2024 concerning
 Penetapan Upah Minimum Tahun 2025. Perbandingan                      the Determination of the Minimum Wage for the 2025
 remunerasi karyawan tetap level terendah dengan                      period. A comparison between the remuneration of
 Upah Minimum Provinsi (UMP) selengkapnya adalah                      permanent employees at the lowest level and the
 sebagai berikut. [OJK F.20]                                          Provincial Minimum Wage (UMP) is presented as
                                                                      follows. [OJK F.20]


   Tabel Upah Karyawan Tetap Tingkat Terendah Dibanding Upah Minimum Provinsi Tahun 2025
   Table of Lowest-Level Permanent Employee Wages Compared to the Provincial Minimum Wage in 2025

                                                  Upah Pegawai Tetap
                        Daerah                         Entry Level                                                    Rasio (%)
    No                                                                                 UMP
                        Region                    Entry Level Permanent                                               Ratio (%)
                                                    Employee Wages
     1      Ambon                                              3.741.082                      3.185.733                                 117,43

     2      Balikpapan                                        4.442.400                       3.701.509                                120,02

     3      Bandung                                            4.784.426                      4.482.915                                106,73

     4      Banjarmasin                                          4.181.119                   3.609.682                                  115,83

     5      Batam                                             5.750.000                      4.989.600                                  115,24

     6      Bogor                                             5.564.000                       5.126.897                                108,53

     7      Subang                                                                    TUTUP

     8      Cikarang                                          5.893.000                       5.558.515                                106,02

     9      Cipanas                                           5.564.000                       5.126.897                                108,53

     10     Cirebon                                           2.939.000                       2.697.686                                108,95

     11     Denpasar                                           4.493.120                      3.298.165                                136,23




Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth                     PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Sustainability Report 2025             177
Page 178
       Tabel Upah Karyawan Tetap Tingkat Terendah Dibanding Upah Minimum Provinsi Tahun 2025
       Table of Lowest-Level Permanent Employee Wages Compared to the Provincial Minimum Wage in 2025

                                                  Upah Pegawai Tetap
                          Daerah                       Entry Level                                                          Rasio (%)
        No                                                                                UMP
                          Region                  Entry Level Permanent                                                     Ratio (%)
                                                    Employee Wages

        12    Depok                                                 6.093.780                      5.195.722                                   117,28

        13    DKI Jakarta                                          5.532.000                     5.532.000                                  100,00

        14    Jambi                                                3.608.000                      3.607.223                                  100,02

        15    Karawang                                              6.160.000                    5.599.593                                     110,01

        16    Kendari                                              4.066.480                      3.314.399                                  122,69

        17    Kupang                                                2.397.000                    2.396.696                                   100,01

        18    Kuta                                                 4.242.000                     3.534.339                                   120,02

        19    Lampung                                               3.967.200                    3.305.367                                   120,02

        20    Makassar                                              4.463.150                     3.880.137                                   115,03

        21    Manado                                               4.055.000                      3.824.264                                  106,03

        22    Medan                                                 4.015.000                     4.014.072                                  100,02

        23    Palembang                                             4.792.400                     3.916.636                                  122,36

        24    Pangkal Pinang                                        4.725.400                    3.876.600                                    121,90

        25    Pekanbaru                                             4.227.400                     3.675.938                                   115,00

        26    Pontianak                                             4.086.372                    3.024.820                                   135,09

        27    Samarinda                                              4.361.672                    3.724.437                                     117,11

        28    Semarang                                              4.002.212                     3.454.827                                   115,84

        29    Surabaya                                             5.033.000                     5.033.000                                  100,00

        30    Surakarta (Solo)                                     3.320.000                      2.416.560                                   137,39

        31    Tangerang Selatan                                    5.942.050                      4.974.392                                   119,45

        32    Ternate                                                4.642.011                    3.461.250                                    134,11


      Sesuai tabel atas, seluruh upah karyawan tetap level                  As shown in the table above, the wages of all lowest-
      terendah di Bank berada di atas UMP yang ditetapkan                   level permanent employees at the Bank are above
      oleh pemerintah daerah masing-masing. Bank juga                       the Provincial Minimum Wage set by the respective
      memastikan penerapan kebijakan remunerasi yang adil                   regional governments. The Bank also ensures the
      dan setara antara karyawan laki-laki dan perempuan.                   implementation of fair and equitable remuneration
      Dengan demikian, rasio gaji pokok dan remunerasi yang                 policies between male and female employees.
      diterima karyawan adalah sama; jika terjadi perbedaan,                Accordingly, the ratios of basic salary and remuneration
      hal itu lebih karena faktor kompetensi, tanggung                      received by employees are the same; any differences
      jawab, dan kinerja masing-masing karyawan. Selain                     that may occur are attributable to individual
      remunerasi, Bank memberikan berbagai tunjangan                        factors such as competence, responsibilities, and
      berdasarkan status karyawan sebagaimana tabel                         performance. In addition to remuneration, the Bank
      berikut. [GRI 401-2]                                                  provides various benefits based on employee status,
                                                                            as presented in the following table. [GRI 401-2]




178    PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025
                                                                                          Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
                                                                                                       Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth
Page 179
                                                                                        Menghadirkan Manfaat Nyata Bagi Masyarakat
                                                                                                 Bringing Real Benefits to The Community




   Tabel Tunjangan Karyawan Berdasarkan Status Tahun 2025
   Table of Employee Benefits by Status in 2025

                               Komponen                           Pegawai Tetap                      Pegawai Kontrak
                               Component                       Permanent employee                   Contract employee
   Gaji Pokok
                                                                           √                                     √
   Basic Salary

   THR
                                                                           √                                     √
   Holiday Allowance

   Tunjangan Pajak
                                                                           √                                     √
   Tax Allowance

   Tunjangan Jabatan
                                                                           √                                     √
   Position Allowance

   Lembur & Uang Makan Lembur
                                                                           √                                     √
   Overtime & Overtime Meals

   Tunjangan Cuti Istimewa
                                                                           √                                      -
   Special Leave Allowance

   Bantuan Nikah
                                                                           √                                      -
   Marriage Assistance

   Bantuan Duka
                                                                           √                                      -
   Grief Assistance

   BPJS Tenaga Kerja, Jaminan Pensiun, dan BPJS Kesehatan
                                                                           √                                     √
   BPJS Employment, Pension Insurance, and BPJS Health

   Tunjangan Kesehatan
                                                                           √                                     √
   Health Allowance

   Pesangon, Penghargaan Masa Kerja
                                                                           √                                      -
   Severance, Long Service Award



 Bank membedakan sistem remunerasi berdasarkan              The Bank differentiates its remuneration system based
 status kepegawaian untuk menyesuaikan hak, kewajiban,      on employment status in order to align employees’
 dan ketentuan peraturan yang berlaku. Kendati terdapat     rights, obligations, and applicable regulatory provisions.
 perbedaan dalam komponen remunerasi dan fasilitas,         Despite differences in remuneration components and
 Bank tetap menjamin pemenuhan hak-hak karyawan             facilities, the Bank remains committed to ensuring
 kontrak sesuai standar, baik dari aspek pengupahan,        the fulfillment of the rights of contract employees
 jaminan sosial, maupun fasilitas pendukung lainnya.        in accordance with established standards, including
                                                            wages, social security coverage, and other supporting
                                                            benefits.

 Program kesejahteraan karyawan Bank Artha Graha            The employee welfare programs of Bank Artha Graha
 Internasional meliputi:                                    Internasional include:
                                                            1. The Employee Hospitalization Insurance Program
 1. Program Asuransi Rawat Inap Karyawan terdiri atas:          consists of:
    a. Asuransi Artha Graha General Insurance; dan              a. Artha Graha General Insurance; and
    b. Asuransi Mandiri AXA General Insurance.                  b. Mandiri AXA General Insurance.
 2. Program BPJS Ketenagakerjaan mencakup 4                 2. The BPJS Employment Program covers 4 programs:
    Program:
    a. JKK       : Jaminan Kecelakaan Kerja;                   a. JKK       : Work Accident Insurance;
    b. JKM       : Jaminan Kematian;                           b. JKM       : Death Benefit Insurance;
    c. JHT       : Jaminan Hari Tua; dan                       c. JHT       : Old-Age Security; and
    d. JP        : Jaminan Pensiun.                            d. JP        : Pension Security.
 3. Program BPJS Kesehatan.                                 3. BPJS Health Program.


Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth           PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Sustainability Report 2025             179
Page 180
      Cuti Parental                                                             Maternity Leave

      Bank menjamin pemenuhan hak cuti parental bagi                            The Bank ensures the fulfillment of maternity leave
      karyawan perempuan maupun laki-laki. Kebijakan ini                        entitlements for both female and male employees. This
      diatur secara resmi dalam Surat Edaran No. SESDM                          policy is formally regulated under Circular Letter No.
      010.04.1 tentang Ketentuan Cuti Karyawan. Bank                            SESDM 010.04.1 concerning Employee Leave Provisions.
      memberikan cuti melahirkan bagi karyawan tetap                            The Bank grants maternity leave to permanent female
      perempuan selama 1,5 bulan sebelum dan 1,5 bulan                          employees for 1.5 months prior to and 1.5 months after
      setelah persalinan atau tiga bulan masa persalinan,                       childbirth, or a total of three months for the childbirth
      serta fasilitas cuti keguguran selama 45 hari sejak                       period, as well as miscarriage leave for 45 days from
      terjadinya keguguran. Sementara itu, karyawan laki-laki                   the date of miscarriage. Meanwhile, male employees
      diberikan cuti pendampingan istri melahirkan selama                       are granted two working days of paternity leave to
      dua hari kerja.                                                           accompany their wives during childbirth.

      Sepanjang tahun 2025, karyawan perempuan yang                             Throughout 2025, the number of female employees
      memiliki hak cuti melahirkan sebanyak 17 orang, dan                       entitled to maternity leave amounted to 17 persons, of
      sebanyak 17 orang atau 100% mengambil hak tersebut                        whom 17 persons or 100% exercised this right. After
      Setelah waktu berakhir, sebanyak 17 orang atau 100%                       the leave period ended, 17 persons or 100% returned
      telah kembali bekerja. Sementara itu, dari data tahun                     to work. Meanwhile, based on 2024 data, of the 27
      2024, dari 27 karyawan wanita yang mengambil cuti                         female employees who took maternity leave, returned
      melahirkan, kembali bekerja, dan tetap bekerja hingga                     to work, and remained employed for the subsequent 12
      12 bulan berikutnya tercatat sebanyak 23 orang atau                       months, 23 persons or 85,18% were recorded.
      85.18%.

      Adapun karyawan laki-laki yang memiliki hak mengambil                     In addition, the number of male employees entitled
      cuti karena istrinya melahirkan pada tahun 2025                           to maternity leave due to their wives giving birth in
      tercatat sebanyak 18 orang, dan sebanyak 18 orang                         2025 was recorded at 18 persons, of whom 18 persons
      atau 100% mengambil hak tersebut. Setelah masa cuti                       or 100% exercised this right. After the maternity
      untuk mendampingi istrinya melahirkan habis, karyawan                     leave period ended, male employees who returned
      laki-laki yang kembali bekerja tercatat sebanyak 18                       to work totaled 18 persons or 100%. Furthermore,
      orang atau 100%. Lebih lanjut, berdasarkan data tahun                     based on 2024 data, of the 30 male employees who
      2024, dari 30 karyawan laki-laki yang mengambil cuti                      took maternity leave, returned to work, and remained
      melahirkan, kembali bekerja, dan tetap bekerja hingga                     employed for the subsequent 12 months, 27 persons or
      12 bulan berikutnya terbilang sebanyak 27 orang atau                      90% were recorded. [GRI 401-3]
      90%. [GRI 401-3]

      Pelatihan dan Pengembangan Kompetensi                                     Employee Training and Competency
      Karyawan                                                                  Development

      Pengembangan kapasitas karyawan merupakan faktor                          Employee capacity development is a key factor
      kunci dalam mendorong pertumbuhan berkelanjutan                           in driving sustainable growth and improving the
      dan peningkatan kinerja perusahaan. Bank secara                           Company’s performance. The Bank consistently
      konsisten mengembangkan potensi Human Capital                             develops its Human Capital potential through various
      melalui berbagai program pendidikan, pelatihan, dan                       education, training, and workshop programs carried
      workshop yang dilaksanakan secara berkesinambungan,                       out on an ongoing basis, both through in-house training
      baik melalui in-house training maupun kerja sama                          and in collaboration with competent external parties.
      dengan pihak eksternal yang kompeten. [GRI 3-3]                           [GRI 3-3]


      1.     Program Kerja Rutin                                                1.   Routine Work Programs
             Bank menjadikan pengembangan Human Capital                              The Bank places Human Capital development as
             sebagai prioritas dengan fokus pada peningkatan                         a priority, with a focus on enhancing employee
             kompetensi karyawan, sekaligus memastikan seluruh                       competencies while ensuring that all employees
             karyawan memiliki keterampilan dan pengetahuan                          possess skills and knowledge relevant to the Bank’s


180        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025
                                                                                               Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
                                                                                                            Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth
Page 181
                                                                                                    Menghadirkan Manfaat Nyata Bagi Masyarakat
                                                                                                             Bringing Real Benefits to The Community




      yang relevan dengan kebutuhan perusahaan. Untuk                      needs. To support the implementation of these
      mendukung pelaksanaan program tersebut, Deputy                       programs, the Deputy Director of Human Capital
      Director Human Capital menyusun panduan kerja                        prepares the following work guidelines:
      sebagai berikut:


                             •    Memberikan pendidikan dan pelatihan untuk memenuhi kompetensi kerja karyawan; dan
    Sasaran Kerja            •    Meningkatkan kompetensi kader Bank Artha Graha Internasional.
    Work Objectives
                             •    To provide education and training to fulfill employees’ job competency requirements; and
                             •    To enhance the competencies of Bank Artha Graha Internasional’s talent pool.

                             •    Merencanakan dan menyelenggarakan pelatihan yang wajib untuk memenuhi kompetensi kerja
                                  karyawan; dan
    Program Kerja            •    Memberikan kesempatan pelatihan mayoritas pada kader Bank Artha Graha Internasional.
    Work Programs
                             •    To plan and conduct mandatory training programs to fulfill employees’ job competency
                                  requirements; and
                             •    To provide the majority of training opportunities to Bank Artha Graha Internasional’s talent pool.

                             •    Melaksanakan Pelatihan Dasar Perbankan bagi para AO baru
                             •    Melaksanakan Refreshment materi pelatihan terkait layanan dan produk baru, digital product,
                                  pengelolaan dan monitoring kredit.
                             •    Melaksanakan pelatihan-pelatihan kepada para Kader BAGI terkait materi Credit Analysis & Loan
                                  Monitoring, Leadership, Motivasi dan Pengembangan Manusia, .
                             •    Beyond the Approval Credit Support & Monitoring, Negotiation Skill
                             •    Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 7, sesuai dengan kompetensi yang dibutuhkan oleh para
                                  pejabat BAGI;
                             •    Program Refreshment Sertifikasi Manajemen Risiko untuk memenuhi kewajiban memperpanjang
                                  sertifikat manajemen risiko yang telah dan akan jatuh tempo;
                             •    Pembekalan Sertifikasi Audit Internal Bank untuk para Auditor Satuan Kerja Audit Intern; dan
                             •    Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) Sertifikasi Kompetensi Sistem Pembayaran bagi para CS,
                                  Teller, Head Teller dan Kepala Kantor Layanan sebagai Pelaku serta Penyelia Sistem Pembayaran,
      Penerapan                   serta Sertifikasi Kompetensi Sistem Pembayaran (SKSP) untuk Jenjang Pejabat Eksekutif.
    Implementation
                             •    Conducted Basic Banking Training for newly appointed AOs;
                             •    Conducted refreshment training sessions on service materials and new products, digital
                                  products, as well as credit management and monitoring;
                             •    Conducted training programs for BAGI Cadres covering Credit Analysis & Loan Monitoring,
                                  Leadership, Motivation, and Human Development;
                             •    Conducted training on Beyond the Approval: Credit Support & Monitoring and Negotiation Skills;
                             •    Risk Management Certification Level 7, in accordance with the competencies required for BAGI
                                  officials;
                             •    Risk Management Certification Refreshment Program to fulfill the requirement for extending risk
                                  management certificates that have expired or are approaching expiry;
                             •    Bank Internal Auditor Certification briefing for Internal Audit Unit auditors; and
                             •    Competency-Based Training (CBT) for Payment System Competency Certification for Customer
                                  Service staff, Tellers, Head Tellers, and Branch Service Heads as Payment System Operators and
                                  Supervisors, as well as Payment System Competency Certification (SKSP) for Executive Officer
                                  level.


 2. Program Kerja Non Rutin                                            2. Non-Routine Work Programs
    Bank menetapkan sasaran kerja program kerja non                       The Bank establishes the following objectives for
    rutin di antaranya:                                                   its non-routine work programs, among others:
    a. Mendapatkan dan mempertahankan talenta                             a. To attract and retain the best talent; and
        terbaik; dan
    b. Peningkatan kenyamanan bekerja dan rasa                             b. To enhance workplace comfort and a sense of
        memiliki (engagement).                                                ownership (employee engagement).

 3. Training                                                           3. Training
    Bank melaksanakan program pendidikan dan                              The Bank implements tiered education and training
    pelatihan   berjenjang     untuk       meningkatkan                   programs to enhance technical competencies
    kompetensi     teknis   (technical      skills)  dan                  (technical skills) and interpersonal capabilities
    keterampilan interpersonal (soft skills), baik melalui                (soft skills), conducted through both in-house

Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth                       PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Sustainability Report 2025             181
Page 182
          in-house training maupun public training. Melalui                     training and public training. Through these training
          penyelenggaraan training, Bank memastikan                             initiatives, the Bank ensures that every employee
          setiap karyawan memiliki standar keunggulan yang                      meets competitive standards of excellence.
          kompetitif.

          Pelatihan dilakukan melalui pola penjenjangan                         Training is conducted through the following tiered
          sebagai berikut:                                                      structure:
          a. Program Pendidikan Mandatory:                                      a. Mandatory Education Program:
             • Orientasi bagi Karyawan/Pejabat Baru.                                • Orientation for New Employees/Officers.
          b. Program Kaderisasi:                                                b. Cadre Development Program:
             • Leadership;                                                          • Leadership;
             • Motivational & People Development; dan                               • Motivational & People Development; and
             • Credit Analysis & Loan Monitoring.                                   • Credit Analysis & Loan Monitoring.
          c. Program Sertifikasi:                                               c. Certification Program:
             • Sertifikasi & Resertifikasi Manajemen Risiko;                        • Risk      Management       Certification    &
                                                                                       Recertification;
              • Sertifikasi Kompetensi Sistem Pembayaran                            • Payment System Competency Certification
                (SKSP);                                                                (SKSP);
             • Sertifikasi Treasury Dealer;                                         • Treasury Dealer Certification;
             • Sertifikasi Kepatuhan;                                               • Compliance Certification;
             • Sertifikasi Auditor; dan                                             • Auditor Certification; and
             • Sertifikasi Lainnya: Penilaian Jaminan.                              • Other Certifications: Collateral Appraisal.
          d. Pelatihan Technical Skill:                                         d. Technical Skills Training:
             • Credit Analysis & Loan Monitoring;                                   • Credit Analysis & Loan Monitoring;
             • Beyond the Approval Credit Support &                                 • Beyond the Approval Credit Support &
                Monitoring ; dan                                                       Monitoring; and
             • Strengthening Compliance, APU-PPT &                                  • Strengthening Compliance, AML-CFT &
                Financial Crime Control.                                               Financial Crime Control.
          e. Pelatihan Managerial Skill;                                        e. Managerial Skills Training;
          f. Pelatihan Soft Skill; dan                                          f. Soft Skills Training; and
          g. Program Sosialisasi/Sharing Knowledge.                             g. Socialization Programs/Knowledge Sharing
                                                                                    Sessions.

      Per 31 Desember 2025, jumlah karyawan yang mengikuti                   As of December 31, 2025, the number of employees
      pendidikan dan pelatihan adalah sebagai berikut: [OJK                  who participated in education and training programs
      F.22]                                                                  was as follows: [OJK F.22]


       Jenis Penyelenggaraan Pendidikan dan Pelatihan
       Types of Education and Training Implementation

                                    Uraian                                         2025                     2024                       2023
                                  Description
       Internal
                                                                                          13.173                     11.631                    16.056
       Internal

       Eksternal dalam Negeri
                                                                                            144                         197                       205
       Domestic External

       Jumlah
                                                                                          13.317                    11.828                      16.261
       Total



      Materi pendidikan dan pelatihan yang dilaksanakan                      The education and training materials conducted
      selama tahun 2025 terdiri dari bidang-bidang yang                      throughout 2025 covered fields directly related to the
      berkaitan langsung dengan bisnis perbankan di                          banking business, including the following: [OJK F.22]
      antaranya: [OJK F.22]


182     PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025
                                                                                            Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
                                                                                                         Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth
Page 183
                                                                                                                     Menghadirkan Manfaat Nyata Bagi Masyarakat
                                                                                                                              Bringing Real Benefits to The Community




                                                         Pelatihan Internal                                  Pelatihan                             Persentase
    Fungsi/Bidang Tugas                                   Internal Training                                  Eksternal            Jumlah               (%)
       Function/Duty             Operasional            Kredit              Manajerial       Lainnya          External             Total           Percentage
                                 Operational            Credit              Managerial        Other           Training                                 (%)

   Frontliner                             1.938                  32                      -       1.048                  63              3.081               23,14

   Credit                                   33              3.013                   27           2.031                    2             5.106              38,34

   Operational                            466                    26                   6             997                 32               1.527               11,47

   Treasury, Trade
                                              1                   3                      -            42                  7                 53               0,40
   Financial

   Information Technology                    13                   13                  2             265                    1              294                 2,21

   IAU & Control                            22                    9                      1          294                   2               328                2,46

   Management Trainee                       33                   47                      -            172                 -               252                 1,89

   Others                                   54                   68                   11         2.506                  37              2.676              20,09

   Jumlah
                                       2,560                3,211                   47           7,355                 144              13,317
   Total

   %                                      19,22             24,11                 0,36           55,23                1,08                100


   Jumlah Jam Pendidikan
   Total Training Hours

                                 Uraian                                                      2025                     2024                        2023
                               Description
   Jumlah Jam
                                                                                                    3.652                       6.522                      7.804
   Total Hours

   Jumlah Pendidikan Online
                                                                                                       809                       920                         534
   Total Online Education

   Jumlah Pendidikan Offline
                                                                                                    2.843                       5.602                       7.270
   Total Offline Education


   Tabel Pengembangan Kompetensi Berdasarkan Jenis Kelamin dan Level Jabatan [OJK F.22][GRI 404-1]
   Table of Competency Development by Gender and Position

                                  Jumlah Pekerja yang                                                                   Rata-rata Jam Pelatihan
                                 Memperoleh Pelatihan                                 Jam Pelatihan                          Setiap Pekerja
          Uraian                 Number of Employees                                  Training Hours                    Average Training Hours per
        Description                 Receiving Training                                                                          Employee

                                2025        2024            2023               2025          2024           2023         2025            2024           2023

   Keseluruhan
                                 13.317        11.828            16.261          3.652        6.522          7.804             3,52           5,10           5,33
   Overall

   Berdasarkan Gender
   By Gender

   Laki-laki
                                 6.235        5.308              7.742            1.710       2.927          3.716             3,20           4,61           5,04
   Male

   Perempuan
                                 7.082        6.520              8.519           1.942        3.595          4.088             3,87          5,58            5,64
   Female

   Berdasarkan kategori jabatan karyawan
   By Employee Position Category

   Wakil Presiden Senior
                                     17           25                   33             5          14             16             4,66         14,00            5,33
   Senior Vice President



Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth                                    PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Sustainability Report 2025                 183
Page 184
      Tabel Pengembangan Kompetensi Berdasarkan Jenis Kelamin dan Level Jabatan [OJK F.22][GRI 404-1]
      Table of Competency Development by Gender and Position

                                  Jumlah Pekerja yang                                                          Rata-rata Jam Pelatihan
                                 Memperoleh Pelatihan                       Jam Pelatihan                           Setiap Pekerja
            Uraian               Number of Employees                        Training Hours                     Average Training Hours per
          Description               Receiving Training                                                                 Employee

                                2025       2024         2023         2025           2024          2023          2025            2024            2023

      Wakil Presiden
                                    70           64          53             19           35            25             1,92          2,69             3,13
      Vice President

      Asisten Wakil
      Presiden
                                    134          101         124            37          56             60            1,60            2,67           2,86
      Assistant Vice
      President

      Manajer Senior
                                   206           64          95            56            35            46            3,14           2,50            5,75
      Senior Manager

      Pengelola
                                   235          124         232            64            68             111          2,58           2,83            4,27
      Manager

      Asisten Manajer
      Senior
                                   845         543          943            232         299           453            4,00             4,15           5,52
      Senior Assistant
      Manager

      Asisten Manajer
                                   790         584          752            217         322            361            2,89            3,79           4,30
      Assistant Manager

      Asisten Manajer
      Junior
                                  1.348        1.103       1.474           370         608            707            3,36            4,71            5,12
      Junior Assistant
      Manag

      Petugas Pertama
                                 4.869        3.925       5.368        1.335          2.164        2.576             3,43           4,53            5,03
      First Officer

      Staf
                                 4.769        5.136       6.639        1.308          2.832         3.186            4,07           6,56            6,05
      Staff

      Non-Staf
                                    34          159         548             9            88          263              1,33          8,80            4,87
      Non-Staff



      Pelatihan dan Pengembangan Pegawai [IDX S-05]
      Employee Training and Development

                                  Uraian                                             2025                     2024                       2023
                                Description
                                                                             3,52 jam/pegawai         5,10 jam/pegawai            5,33 jam/pegawai
      Rata-rata jam pelatihan per pegawai
                                                                                3.52 hours/              5.10 hours/                 5.33 hours/
      Average training hours per employee
                                                                                 employee                 employee                    employee

      Jumlah pegawai yang ikut serta dalam program pelatihan                      13.317 orang            11.828 orang               16.261 orang
      Total employee participated in training program                            13,317 persons         11,828 persons              16,261 persons

                                                                              99,04% (dari            96,17% (dari total         95,56% (dari total
      Persentase jumlah pegawai yang ikut serta dalam pelatihan              total karyawan)             karyawan)                   karyawan)
      Percentage of employees participated in training programs              99.04% (of total          96.17% (of total           95.56% (of total
                                                                               employees)               employees)                  employees)




184   PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025
                                                                                              Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
                                                                                                           Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth
Page 185
                                                                                          Menghadirkan Manfaat Nyata Bagi Masyarakat
                                                                                                   Bringing Real Benefits to The Community




 Penilaian Kinerja Karyawan                                   Employee Performance Appraisal

 Bank memberikan apresiasi kepada seluruh karyawan            The Bank provides recognition to all employees
 (100%) melalui mekanisme tinjauan dan penilaian              (100%) through a transparent mechanism of periodic
 kinerja berkala yang dilakukan secara transparan.            performance reviews and evaluations. This evaluation
 Proses evaluasi ini bertujuan untuk menjamin                 process aims to ensure fairness, provide developmental
 keadilan, memberikan dukungan pengembangan,                  support, and establish clear performance targets. The
 serta menetapkan target pencapaian yang jelas. Bank          Bank is fully committed to the principle of gender
 berkomitmen penuh terhadap prinsip kesetaraan                equality by implementing merit-based performance
 gender dengan melakukan penilaian berbasis prestasi          assessments without discrimination. The results
 (merit-based) tanpa diskriminasi. Hasil penilaian            of these evaluations serve as a strategic basis for
 tersebut menjadi dasar strategis bagi Bank dalam             the Bank in determining remuneration policies and
 menentukan kebijakan remunerasi dan pengembangan             employee career development pathways. [GRI 3-3]
 jenjang karir karyawan. [GRI 3-3]

 Sistem Evaluasi Karyawan                                     Employee Evaluation System
 Bank menyelenggarakan evaluasi penilaian kinerja             The Bank conducts periodic performance evaluations
 secara berkala dengan tujuan memotivasi karyawan             with the objective of motivating employees to
 untuk terus meningkatkan performa mereka. Hasil dari         continuously improve their performance. The
 Performance Management Evaluation ini dipadukan              results of the Performance Management Evaluation
 dengan pemenuhan kompetensi teknis melalui metode            are integrated with the fulfillment of technical
 Nine Grids, yang menjadi landasan utama dalam                competencies through the Nine-Grid method, which
 menentukan promosi, pengembangan karir, serta                serves as the primary basis for determining promotions,
 pemberian reward and recognition. Sistem manajemen           career development, and the provision of rewards and
 kinerja ini dijalankan secara konsisten setiap semester      recognition. This performance management system
 dengan indikator yang terukur antara lain:                   is implemented consistently each semester with
                                                              measurable indicators, including:

 Key Performance Indicator (KPI):                             Key Performance Indicators (KPI):
 1. Pilar A (Karakter)                                        1. Pillar A (Character)
 2. Pilar B (Kinerja):                                        2. Pillar B (Performance):
 3. Pilar C (Credit Penalty)                                  3. Pillar C (Credit Penalty)

 Pengembangan Karir                                           Career Development
 Pengembangan karir karyawan menjadi elemen strategis         Employee career development is a strategic element
 dalam meningkatkan motivasi, kinerja, dan loyalitas          in enhancing motivation, performance, and loyalty,
 yang berdampak langsung pada nilai perusahaan.               which directly contributes to the Company’s value.
 Bank menerapkan kebijakan pengembangan karir yang            The Bank implements structured and objective career
 terstruktur dan objektif sesuai dengan Surat Edaran SDM      development policies in accordance with Human
 No. 003.02.0 tentang Ketentuan Promosi dan Demosi,           Resources Circular Letter No. 003.02.0 concerning
 serta Surat Edaran SDM No. 047.01.1 tentang Ketentuan        Promotion and Demotion Provisions, as well as Human
 Pelaksanaan Talent Management. Kedua kebijakan ini           Resources Circular Letter No. 047.01.1 concerning the
 bertujuan untuk memastikan bahwa seluruh karyawan            Implementation of Talent Management. These policies
 memiliki kesempatan yang sama untuk mengembangkan            are intended to ensure that all employees have equal
 karir dengan dasar yang objektif yaitu kompetensi,kinerja,   opportunities for career advancement based on
 dan kebutuhan organisasi.                                    objective criteria, namely competence, performance,
                                                              and organizational needs.




Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth             PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Sustainability Report 2025             185
Page 186
      Bank memosisikan Human Capital sebagai aset strategis                  The Bank positions Human Capital as a strategic
      yang penting dalam mengakselerasi pencapaian target                    asset that plays an essential role in accelerating
      bisnis dan keberlanjutan jangka panjang. Oleh karena                   the achievement of business targets and long-
      itu, tata kelola sumber daya manusia diimplementasikan                 term sustainability. Accordingly, human resource
      secara terstruktur, menyelaraskan strategi bisnis dengan               governance is implemented in a structured manner
      budaya kerja perusahaan. Guna memastikan operasional                   by aligning business strategy with the Company’s
      SDM sejalan dengan visi dan misi perusahaan, Bank                      work culture. To ensure that HR operations are
      menetapkan Key Performance Indicators (KPI) sebagai                    aligned with the Company’s vision and mission, the
      parameter pengukuran kinerja yang objektif, didukung                   Bank establishes Key Performance Indicators (KPIs)
      oleh sistem reward & punishment yang menjunjung tinggi                 as objective performance measurement parameters,
      prinsip keadilan serta transparansi.                                   supported by a reward and punishment system that
                                                                             upholds the principles of fairness and transparency.

      Hubungan Industrial dan Kebebasan                                      Industrial Relations and Freedom of
      Berserikat                                                             Association

      Dalam membangun hubungan industrial yang sehat,                        In building sound industrial relations, the Bank
      Bank menghormati kebebasan berserikat sebagai hak                      respects freedom of association as a fundamental
      dasar karyawan. Bank memberikan kebebasan penuh                        right of employees. The Bank provides full freedom
      bagi karyawan untuk membentuk dan bergabung                            for employees to establish and join labor unions as
      dengan serikat pekerja sebagai sarana komunikasi dan                   a constructive channel for communication and the
      penyaluran aspirasi secara konstruktif. Penghormatan                   expression of aspirations. Respect for freedom of
      terhadap kebebasan berserikat juga diwujudkan melalui                  association is also demonstrated through the Bank’s
      kepatuhan Bank terhadap peraturan perundang-                           compliance with applicable national laws and relevant
      undangan nasional dan konvensi internasional terkait.                  international conventions. The Bank Artha Graha
      Serikat Pekerja Bank Artha Graha Internasional                         Internasional Employees Union serves as a strategic
      (IKAJIH) berperan sebagai mitra strategis dalam                        partner in maintaining harmonious industrial relations.
      menjaga hubungan industrial yang harmonis. Hingga                      As of December 31, 2025, the number of IKAJIH
      31 Desember 2025, jumlah anggota IKAJIH tercatat                       members was recorded at 1,037 persons. [GRI 3-3]
      sebanyak 1.037 orang. [GRI 3-3]

      Sebagai upaya memperkuat hubungan kerja yang                           As part of efforts to strengthen transparent and fair
      transparan dan adil, Bank bersama IKAJIH telah                         employment relations, the Bank, together with IKAJIH,
      menyepakati Perjanjian Kerja Bersama (PKB) sebagai                     has agreed on a Collective Labor Agreement (CLA) as
      landasan hukum yang mengatur hak dan kewajiban                         the legal basis governing the rights and obligations
      kedua belah pihak. PKB berfungsi untuk meminimalkan                    of both parties. The CLA serves to minimize potential
      potensi perselisihan dan menciptakan kepastian                         disputes and to create certainty in employment
      hubungan kerja. [GRI 2-30]                                             relations. [GRI 2-30]

      Sepanjang tahun pelaporan, Bank tidak menghadapi                       Throughout the reporting year, the Bank did not face
      risiko signifikan terkait pelanggaran kebebasan                        any significant risks related to violations of freedom of
      berserikat maupun perundingan kolektif. Hal ini                        association or collective bargaining. This reflects the
      mencerminkan konsistensi Bank dalam menghormati                        Bank’s consistent commitment to respecting workers’
      hak-hak pekerja sesuai ketentuan yang berlaku. [GRI                    rights in accordance with applicable regulations. [GRI
      407-1]                                                                 407-1]


      Penyampaian dan Penyelesaian Keluhan                                   Grievance Submission and Resolution
      Demi mewujudkan ekosistem kerja yang sehat,                            To foster a healthy, harmonious, and productive working
      harmonis,    dan  produktif,   Bank    berkomitmen                     ecosystem, the Bank is committed to implementing
      mengimplementasikan prinsip hubungan industrial                        sound industrial relations principles. The Bank
      yang kokoh. Bank menjamin hak setiap karyawan untuk                    guarantees every employee’s right to express opinions,
      mengemukakan pendapat, memberikan saran, serta                         provide suggestions, and obtain relevant information


186     PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025
                                                                                           Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
                                                                                                        Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth
Page 187
                                                                                       Menghadirkan Manfaat Nyata Bagi Masyarakat
                                                                                                Bringing Real Benefits to The Community




 memperoleh informasi yang relevan terkait pelaksanaan     related to the performance of duties and employment
 tugas dan hubungan kerja. Prinsip komunikasi terbuka      relations. This principle of open communication serves
 ini menjadi jembatan antara karyawan dan manajemen        as a bridge between employees and management to
 untuk memperkuat sinergi serta memacu kinerja             strengthen synergy and enhance overall organizational
 organisasi secara menyeluruh. Bank senantiasa             performance. The Bank consistently encourages
 mendorong penyampaian aspirasi dilakukan secara           the delivery of aspirations in a courteous, clear, and
 santun, jelas, dan profesional melalui mekanisme yang     professional manner through established mechanisms.
 telah ditetapkan.

 Adapun prosedur penyelesaian keluh kesah karyawan         The procedures for resolving employee grievances are
 diatur sebagai berikut:                                   regulated as follows:
 1. Setiap keluhan karyawan harus dibicarakan dan/         1. Every employee grievance must be discussed and/
    atau diselesaikan dengan atasan langsung yang             or resolved with the authorized direct supervisor;
    berwenang;
 2. Bila keluhan atau masalah tidak bisa diselesaikan      2. If the grievance or issue cannot be resolved by
    oleh atasan langsung, maka dengan sepengetahuan           the direct supervisor, then with the supervisor’s
    atasannya, karyawan yang bersangkutan dapat               knowledge, the employee concerned may submit
    menyampaikan keluhan atau pengaduannya pada               the grievance or complaint verbally or in writing to
    atasan yang berwenang yang lebih tinggi secara            a higher authorized supervisor;
    lisan atau tertulis;
 3. Bila langkah kedua menemui jalan buntu, karyawan       3. If the second step does not lead to a resolution, the
    yang bersangkutan dapat meneruskan keluhan/               employee concerned may escalate the grievance
    pengaduannya, dan menyelesaikan bersama bagian            or complaint and resolve it jointly with the Industrial
    Hubungan Industrial;                                      Relations function;
 4. Setelah dirundingkan dengan sungguh-sungguh            4. If, after serious deliberation, differences of opinion
    ternyata masih terdapat perbedaan pendapat                remain that cannot be resolved through mutual
    yang tidak dapat diselesaikan secara mufakat,             agreement, such differences shall be deemed a
    perbedaan pendapat ini dianggap sebagai                   labor dispute and may be resolved in accordance
    perselisihan perburuhan dan penyelesaiannya               with applicable laws and regulations; and
    dapat ditempuh dengan berpedoman kepada
    peraturan perundang-undangan yang berlaku; dan
 5. Selama proses penyelesaian, kedua belah pihak          5. Throughout the resolution process, both parties
    wajib     menjaga supaya kegiatan Bank tetap              are required to ensure that the Bank’s operations
    berlangsung lancar dan aman.                              continue to run smoothly and safely.

 Dalam memitigasi potensi perselisihan di lingkup          In mitigating potential disputes within the organization,
 organisasi, Bank mengedepankan prinsip musyawarah         the Bank prioritizes the principles of deliberation and
 mufakat dan pendekatan kekeluargaan sebagai langkah       consensus, as well as a family-oriented approach, as
 preventif maupun solusi utama. Hal ini selaras dengan     both preventive measures and primary solutions. This
 nilai-nilai keterbukaan, kerja sama, dan keadilan yang    approach is aligned with the Bank’s values of openness,
 dianut Bank guna mencapai kesepakatan bersama             cooperation, and fairness in achieving mutually
 yang saling menguntungkan (win-win solution). Kendati     beneficial outcomes (win-win solutions). While legal
 prosedur penyelesaian secara hukum tetap tersedia         dispute resolution procedures remain available as a last
 sebagai upaya terakhir, Bank senantiasa mengutamakan      resort, the Bank consistently prioritizes constructive
 dialog internal yang konstruktif. Sepanjang tahun 2025,   internal dialogue. Throughout 2025, there are 2 (two)
 terdapat 2 (dua) pengaduan dari karyawan terkait          employee complaints related to labor issues.
 permasalahan ketenagakerjaan.




Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth          PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Sustainability Report 2025             187
Page 188
Harmoni Bersama
Membangun
Lingkungan Kerja
Berkualitas
Harmony In Building
a Quality Work Environment
Page 189
09
Page 190
      Besinergi Menciptakan Lingkungan Kerja
      Terbaik
      Working Together to Create the Best Work Environment

      Komitmen Bank terhadap K3 [GRI 3-3]                                   The Bank’s Commitment to Occupational
                                                                            Health and Safety (OHS) [GRI 3-3]

      Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan                        Occupational Health and Safety (OHS) is a fundamental
      aspek fundamental dalam mendukung produktivitas                       aspect in supporting employee productivity and
      serta kesejahteraan pegawai. Lingkungan kerja yang                    well-being. A conducive work environment not only
      kondusif tidak hanya menjamin rasa aman, tetapi                       ensures a sense of safety, but also provides physical
      juga memberikan kenyamanan fisik dan psikologis                       and psychological comfort for employees. As an
      bagi karyawan. Sebagai lembaga yang menempatkan                       institution that places human resources as its primary
      sumber daya manusia sebagai aset utama, Bank                          asset, Bank Artha Graha Internasional is committed to
      Artha Graha Internasional berkomitmen menyediakan                     providing a work environment that strictly complies
      lingkungan kerja yang memenuhi standar K3 secara                      with OHS standards. This commitment is realized
      ketat. Komitmen tersebut diwujudkan melalui upaya                     through efforts to protect against potential workplace
      perlindungan terhadap potensi kecelakaan kerja,                       accidents, prevent occupational diseases, and provide
      pencegahan penyakit akibat kerja, serta penyediaan                    work facilities that support employees in performing
      fasilitas kerja yang mendukung karyawan agar dapat                    their duties optimally.
      bekerja secara optimal.

      Kesehatan kerja menjadi salah satu fokus utama Bank                   Occupational health is one of the Bank’s main focus
      sebagai bentuk kepatuhan terhadap Pasal 98 Undang-                    areas as part of its compliance with Article 98 of Law
      Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2023                         of the Republic of Indonesia No. 17 of 2023 on Health.
      tentang Kesehatan. Ketentuan tersebut mewajibkan                      This provision requires every workplace manager to
      setiap pengelola tempat kerja bertanggung jawab                       be responsible for implementing occupational health
      melaksanakan upaya kesehatan kerja yang terintegrasi                  efforts integrated with the occupational health and
      dengan sistem keselamatan dan kesehatan kerja.                        safety system. Meanwhile, Article 99 emphasizes that
      Sementara itu, Pasal 99, menegaskan bahwa upaya                       occupational health efforts are aimed at protecting
      kesehatan kerja ditujukan untuk melindungi pekerja dan                workers and others present in the workplace so
      orang lain yang ada di tempat kerja agar hidup sehat                  that they may live healthily and be free from health
      dan terbebas dari gangguan kesehatan serta pengaruh                   disturbances and adverse effects caused by work.
      buruk yang diakibatkan oleh pekerjaan. Dengan                         Through the implementation of these provisions,
      penerapan ketentuan tersebut, Bank memastikan                         the Bank ensures the creation of a healthy, safe, and
      terciptanya lingkungan kerja yang sehat, aman, dan                    supportive work environment that sustains employee
      mendukung keberlanjutan produktivitas karyawan.                       productivity.

      Sejalan dengan upaya tersebut, Bank juga memberikan                   In line with these efforts, the Bank also places serious
      perhatian serius terhadap aspek keselamatan kerja                     attention on workplace safety in accordance with the
      sesuai dengan semangat Undang-Undang Republik                         spirit of Law of the Republic of Indonesia No. 1 of 1970
      Indonesia Nomor 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan                      on Occupational Safety, which affirms the right of
      Kerja, yang menegaskan hak setiap tenaga kerja atas                   every worker to safety protection in carrying out their
      perlindungan keselamatan dalam melaksanakan                           work. This protection is not only intended to enhance
      pekerjaannya. Perlindungan ini tidak hanya ditujukan                  employee welfare, but also contributes to improved
      untuk meningkatkan kesejahteraan karyawan, tetapi                     performance and sustainable productivity. The Bank
      juga berkontribusi pada peningkatan kinerja dan                       consistently applies occupational safety principles by
      produktivitas secara berkelanjutan. Bank secara                       ensuring that all work activities comply with applicable
      konsisten menerapkan prinsip keselamatan kerja                        safety standards.
      dengan memastikan seluruh aktivitas kerja memenuhi
      standar keselamatan yang berlaku.




190    PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025
                                                                                          Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
                                                                                                       Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth
Page 191
                                                                                                      Harmoni Bersama Membangun
                                                                                                         Lingkungan Kerja Berkualitas
                                                                                          Harmony In Building a Quality Work Environment




 Selain itu, Bank secara proaktif melakukan pencegahan     In addition, the Bank proactively undertakes the
 penyakit akibat kerja dengan merujuk pada Peraturan       prevention of occupational diseases by referring to
 Presiden Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2019            Presidential Regulation of the Republic of Indonesia
 tentang Penyakit Akibat Kerja, yang mendefinisikan        No. 7 of 2019 on Occupational Diseases, which defines
 penyakit akibat kerja sebagai penyakit yang disebabkan    occupational diseases as illnesses caused by work
 oleh pekerjaan dan/atau lingkungan kerja. Melalui         and/or the work environment. Through periodic risk
 evaluasi risiko secara berkala serta penyediaan edukasi   evaluations and the provision of health education and
 dan pelatihan kesehatan bagi karyawan, Bank berupaya      training for employees, the Bank seeks to minimize the
 meminimalkan potensi penyakit akibat kerja sekaligus      potential occurrence of occupational diseases while
 menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menjaga             fostering awareness of the importance of maintaining
 kesehatan di lingkungan kerja.                            health in the workplace.

 Upaya mewujudkan lingkungan kerja terbaik yang            Efforts to create an optimal work environment based
 berlandaskan kaidah Keselamatan dan Kesehatan Kerja       on Occupational Health and Safety (OHS) principles
 (K3) tidak hanya dilakukan melalui kepatuhan terhadap     are not only carried out through regulatory compliance,
 regulasi, tetapi juga melalui komitmen bersama            but also through a shared commitment between
 antara manajemen dan karyawan Bank untuk secara           management and employees to consistently apply
 konsisten menerapkannya dalam setiap aktivitas kerja.     these principles in every work activity. This synergy
 Sinergi tersebut menjadi fondasi dalam membangun          serves as the foundation for building and strengthening
 dan menumbuhkan budaya K3 yang kuat di seluruh            a robust OHS culture throughout the Bank. Through the
 lingkungan Bank. Melalui penerapan budaya K3 yang         implementation of a sustainable OHS culture, the Bank
 berkelanjutan, Bank optimistis dapat menekan tingkat      is optimistic about reducing workplace accidents to
 kecelakaan kerja hingga mencapai zero accident, serta     achieve zero accidents and preventing the occurrence
 mencegah terjadinya penyakit akibat kerja.                of occupational diseases.

 Landasan Kebijakan                                        Policy Framework
 Upaya Bank dalam mewujudkan lingkungan kerja              The Bank’s efforts to create a decent, safe, and healthy
 yang layak, aman, dan sehat sesuai dengan kaidah          work environment in accordance with Occupational
 Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dilaksanakan         Health and Safety (OHS) principles are carried out by
 dengan mengacu pada berbagai regulasi yang berlaku        referring to various regulations applicable in Indonesia.
 di Indonesia. Regulasi tersebut menjadi landasan hukum    These regulations serve as the legal basis to ensure
 yang memastikan terpenuhinya standar keselamatan          that occupational health and safety standards are
 dan kesehatan kerja di seluruh aktivitas operasional      fulfilled across all of the Bank’s operational activities.
 Bank. Adapun regulasi yang menjadi acuan penerapan        The regulations that serve as references for the
 K3 di Bank di antaranya:                                  implementation of OHS at the Bank include:
 1. Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1970 tentang               1. Law No. 1 of 1970 concerning Occupational Safety;
      Keselamatan Kerja;
 2. Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang              2. Law No. 13 of 2003 concerning Manpower;
      Ketenagakerjaan;
 3. Peraturan Pemerintah Nomor 50 Tahun 2012 tentang       3. Government Regulation No. 50 of 2012 concerning
      Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan              the Implementation of Occupational Health and
      Kesehatan Kerja;                                        Safety Management Systems;
 4. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia         4. Regulation of the Minister of Health of the Republic
      Nomor 48 Tahun 2016 tentang Standar Keselamatan         of Indonesia No. 48 of 2016 concerning Office
      dan Kesehatan Kerja Perkantoran;                        Occupational Health and Safety Standards;
 5. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 7          5. Presidential Regulation of the Republic of Indonesia
      Tahun 2019 tentang Penyakit Akibat Kerja;               No. 7 of 2019 concerning Occupational Diseases;
 6. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang              6. Law No. 17 of 2023 concerning Health;
      Kesehatan;
 7. Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang               7. Law No. 6 of 2023 concerning the Stipulation of
      Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti                Government Regulation in Lieu of Law No. 2 of 2022
      Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022 tentang                on Job Creation into Law.
      Cipta Kerja menjadi Undang-Undang.

Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth          PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Sustainability Report 2025              191
Page 192
      Berdasarkan regulasi di atas, Bank menetapkan                         Based on the above regulations, the Bank has
      kebijakan internal yang mendukung implementasi                        established internal policies to support the consistent
      K3 secara konsisten di lingkungan kerja. Salah satu                   implementation of OHS within the work environment.
      kebijakan yang diterapkan adalah PAP 80301.03.0                       One of the policies implemented is PAP 80301.03.0 on
      tentang Pemeliharaan dan Pengamanan Gedung yang                       Building Maintenance and Security, which is designed
      dirancang untuk memastikan seluruh aspek fisik dan                    to ensure that all physical and structural aspects of
      struktural fasilitas kerja memenuhi standar keselamatan               work facilities meet occupational health and safety
      dan kesehatan kerja sesuai ketentuan yang berlaku.                    standards in accordance with applicable regulations.

      Penanggung Jawab K3                                                   OHS Responsibility
      Sebagai bagian dari implementasi Sistem Manajemen                     As part of the implementation of the Office
      Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) Perkantoran,                   Occupational Health and Safety Management System
      Bank menetapkan Direktorat General Affair (GA)                        (SMK3), the Bank has designated the General Affair
      sebagai pengelola utama penerapan K3 di lingkungan                    (GA) Directorate as the primary unit responsible for
      kerja. Direktorat GA bertanggung jawab langsung                       managing the implementation of OHS in the work
      kepada Direktur Utama dalam memastikan kebijakan                      environment. The GA Directorate reports directly to the
      serta program K3 dilaksanakan secara efektif dan                      President Director in ensuring that OHS policies and
      efisien di seluruh unit kerja dan jaringan kantor cabang              programs are implemented effectively and efficiently
      Bank. Dalam menjalankan peran tersebut, Direktorat GA                 across all work units and branch office networks of
      memiliki tugas dan tanggung jawab dalam pengelolaan                   the Bank. In carrying out this role, the GA Directorate
      K3 antara lain: [GRI 403-1, 403-4]                                    has the following duties and responsibilities in OHS
                                                                            management, among others: [GRI 403-1, 403-4]
      1. Menyusun program kerja K3 secara tahunan;                          1. Preparing annual OHS work programs;
      2. Memastikan alat keselamatan berfungsi dengan                       2. Ensuring that safety equipment functions properly;
         baik; dan                                                             and
      3. Melaksanakan sosialisasi keselamatan program K3.                   3. Conducting OHS safety program socialization.

      Rencana Program K3 Tahun 2025                                         OHS Program Plan for 2025
      Pada tahun 2025, Direktorat General Affair telah                      In 2025, the General Affair Directorate designed the
      merancang program K3 sebagai berikut: [GRI 403-7]                     following OHS programs: [GRI 403-7]
      1. Pemeliharaan secara berkala untuk fasilitas                        1. Periodic maintenance of building supporting
         penunjang gedung seperti lift dan genset;                              facilities such as elevators and generators;
      2. Sosialisasi penggunaan APAR;                                       2. Socialization on the use of APAR;
      3. Penggantian isi tabung APAR secara berkala; dan                    3. Periodic refilling of APAR cylinders; and
      4. Re-sertifikasi sarana dan prasarana K3.                            4. Recertification of OHS facilities and infrastructure.

      Pelaksanaan Program K3                                                Implementation of OHS Programs
      Sepanjang tahun 2025, Direktorat General Affair                       Throughout 2025, the General Affair Directorate
      telah melaksanakan program-program K3 sebagai                         implemented the following OHS programs: [GRI 403-3,
      berikut:[GRI 403-3, 403-6]                                            403-6]
      1. Pemeliharaan rutin lift kantor, antara lain di                     1. Routine maintenance of office elevators, including
          gedung Suryopranoto, Kopi, Matraman, Kwitang,                        at the Suryopranoto, Kopi, Matraman, Kwitang,
          Cokroaminoto, Asia Afrika Bandung, dan Lampung;                      Cokroaminoto, Asia Afrika Bandung, and Lampung
                                                                               buildings;
      2. Pemeliharaan rutin genset di semua gedung Kantor                   2. Routine maintenance of generators at all Branch
         Cabang;                                                               Office buildings;
      3. Pelaksanaan simulasi kebakaran dan sosialisasi                     3. Implementation of fire drills and socialization on
         penggunaan APAR;                                                      the use of APAR;




192    PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025
                                                                                          Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
                                                                                                       Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth
Page 193
                                                                                                         Harmoni Bersama Membangun
                                                                                                            Lingkungan Kerja Berkualitas
                                                                                             Harmony In Building a Quality Work Environment




 4. Penggantian isi tabung APAR di gedung Kantor              4. Refilling of APAR cylinders at the Head Office and
    Pusat dan Cabang; serta                                      Branch Office buildings; and
 5. Perpanjangan dan pembuatan baru sertifikasi               5. Renewal and issuance of new certifications for OHS
    sarana dan prasarana K3 di gedung Kantor Pusat               facilities and infrastructure at the Head Office and
    dan Cabang dalam dan luar kota.                              Branch Office buildings, both within and outside
                                                                 the city.

 Implementasi Standar K3 Perkantoran                          Implementation of Office OHS Standards
 Bank menyadari bahwa aktivitas kerja di lingkungan           The Bank recognizes that although work activities in
 gedung atau perkantoran cenderung dianggap aman,             office or building environments are often perceived
 tetap terdapat potensi risiko kecelakaan kerja yang          as safe, there remain potential risks of workplace
 dapat berdampak pada keselamatan dan kesehatan               accidents that may affect employee safety and health.
 karyawan. Oleh karena itu, untuk meminimalkan                Therefore, to minimize such risks, the Bank adopts
 potensi risiko tersebut, Bank mengadopsi berbagai            various regulations related to Occupational Health and
 regulasi terkait Keselamatan dan Kesehatan Kerja             Safety (OHS), including Regulation of the Minister of
 (K3), salah satunya Peraturan Menteri Kesehatan              Health of the Republic of Indonesia No. 48 of 2016 on
 Republik Indonesia No. 48 Tahun 2016 tentang Standar         Office Occupational Health and Safety Standards. This
 Keselamatan dan Kesehatan Kerja Perkantoran.                 regulation governs the implementation of the Office
 Regulasi ini mengatur penerapan Sistem Manajemen             Occupational Health and Safety Management System
 Keselamatan dan Kesehatan Kerja Perkantoran                  (SMK3 Perkantoran) as a systematic effort to prevent
 (SMK3 Perkantoran) sebagai upaya sistematis untuk            workplace accidents and occupational diseases.
 mencegah kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja.         Through the implementation of this system, the Bank
 Melalui penerapan sistem tersebut, Bank menargetkan          aims to achieve zero accidents and the absence of
 tercapainya kondisi zero accident serta nihil penyakit       occupational diseases, thereby fostering healthy, safe,
 akibat kerja, sehingga tercipta karyawan yang sehat,         fit, and optimally performing employees. [GRI 403-1, 403-
 selamat, bugar, dan berkinerja optimal. [GRI 403-1, 403-8]   8]


 Untuk mendukung penerapan K3 secara efektif, Bank            To support the effective implementation of OHS, the
 melakukan identifikasi bahaya dan penilaian risiko           Bank conducts comprehensive hazard identification
 secara komprehensif terhadap seluruh aktivitas di            and risk assessments across all workplace activities.
 lingkungan kerja. Proses ini mencakup aktivitas rutin        This process covers routine and non-routine activities,
 maupun non-rutin, kondisi darurat, serta aktivitas yang      emergency conditions, and activities involving all
 melibatkan seluruh pihak yang memiliki akses ke area         parties who have access to the workplace, including
 kerja, termasuk pekerja sementara dan pengunjung.            temporary workers and visitors. Risk identification
 Identifikasi risiko juga dilakukan dengan menilai            also includes assessing the adequacy of facilities,
 kelengkapan sarana, prasarana, dan peralatan kerja           infrastructure, and work equipment to ensure that all
 guna memastikan seluruh aspek di lingkungan kerja            aspects of the work environment are safe and do not
 aman dan tidak menimbulkan potensi bahaya bagi               pose potential hazards to employees or other related
 karyawan maupun pihak terkait lainnya. [GRI 403-2, 403-7]    parties. [GRI 403-2, 403-7]

 Sebagai bagian dari langkah mitigasi risiko, Bank            As part of risk mitigation measures, the Bank provides
 menyediakan berbagai sarana dan prasarana                    various facilities and infrastructure to support building
 pendukung sistem perlindungan dan pengamanan                 protection and security systems, particularly in
 gedung,     khususnya     terkait  pencegahan     dan        relation to fire prevention and control. Available fire
 penanggulangan kebakaran. Fasilitas keselamatan              safety facilities include portable fire extinguishers,
 kebakaran yang tersedia antara lain Alat Pemadam Api         wheeled fire extinguishers, fire alarm systems, outdoor
 Ringan (APAR), Alat Pemadam Api Berat (APAB) beroda,         hydrants, automatic sprinkler systems, and smoke
 sistem alarm kebakaran, hydrant halaman, sistem              control systems.
 sprinkler otomatis, serta sistem pengendalian asap.




Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth             PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Sustainability Report 2025              193
Page 194
      Upaya Bank dalam mewujudkan lingkungan kerja yang                     The Bank’s efforts to create a decent, safe, and
      layak, aman, dan sehat tidak hanya terbatas pada                      healthy work environment are not limited to regulatory
      pemenuhan regulasi dan penyediaan fasilitas fisik,                    compliance and the provision of physical facilities,
      tetapi juga melibatkan partisipasi aktif karyawan dan                 but also involve the active participation of employees
      mitra kerja dalam pengembangan serta implementasi                     and business partners in the development and
      program K3. Bank meyakini bahwa keberhasilan                          implementation of OHS programs. The Bank believes
      penerapan K3 sangat bergantung pada tingkat                           that the success of OHS implementation depends
      kesadaran dan keterlibatan seluruh pihak, baik                        greatly on the level of awareness and involvement
      manajemen, karyawan, maupun mitra kerja. Untuk                        of all parties, including management, employees, and
      itu, Bank secara rutin menyelenggarakan berbagai                      business partners. Accordingly, the Bank regularly
      pelatihan dan simulasi, seperti latihan penanganan                    conducts various training sessions and simulations,
      kebakaran gedung dan simulasi evakuasi gempa,                         such as building fire response drills and earthquake
      guna meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi                      evacuation simulations, to enhance preparedness in
      kondisi darurat. Selain itu, Bank juga bekerja sama                   emergency situations. In addition, the Bank collaborates
      dengan instansi terkait untuk memberikan pelatihan                    with relevant institutions to provide advanced training,
      lanjutan antara lain penanganan bahan berbahaya,                      including the handling of hazardous materials, first aid
      pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K), serta                      (P3K), and workplace accident response. [GRI 403-3,
      penanganan kecelakaan kerja. [GRI 403-3, 403-5, 403-6]                403-5, 403-6]


      Sebagai bentuk dukungan terhadap kesejahteraan                        To support employee welfare and health, the Bank
      dan kesehatan karyawan, Bank menyediakan berbagai                     provides various supporting facilities within the work
      fasilitas pendukung di lingkungan kerja antara lain                   environment, including medical and treatment rooms,
      ruang pengobatan dan perawatan, ruang pelatihan,                      training rooms, pantry facilities, prayer rooms, meeting
      dapur, ruang ibadah, ruang rapat, lintasan lari di area               rooms, office running tracks, toilets, parking areas, and
      kantor, toilet, area parkir, serta fasilitas pengelolaan              waste management facilities. The Bank also facilitates
      sampah. Bank juga memfasilitasi kegiatan olahraga,                    sports, arts, and cultural activities as a means of
      seni, dan budaya sebagai sarana penyaluran minat                      channeling employee interests and enhancing work–
      serta peningkatan keseimbangan kehidupan kerja                        life balance.
      karyawan.

      Selain itu, Bank juga menyediakan layanan dan                         Furthermore, the Bank provides health services and
      program kesehatan untuk memberikan perlindungan                       programs to offer protection and reduce employees’
      serta mengurangi beban finansial karyawan akibat                      financial burden arising from health risks. All employees
      risiko kesehatan. Seluruh karyawan didaftarkan                        are registered as participants of BPJS Kesehatan to
      sebagai peserta BPJS Kesehatan untuk memperoleh                       obtain medical coverage, including outpatient care,
      perlindungan layanan medis, termasuk rawat jalan,                     inpatient care, and follow-up treatment in accordance
      rawat inap, dan perawatan lanjutan sesuai ketentuan                   with applicable provisions. The Bank also ensures
      yang berlaku. Bank juga memastikan kepesertaan                        employee participation in the BPJS Ketenagakerjaan
      karyawan dalam Program BPJS Ketenagakerjaan yang                      program, which includes: [GRI 403-3, 403-6]
      mencakup: [GRI 403-3, 403-6]
      1. Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK);                                    1. Work Accident Insurance (JKK);
      2. Jaminan Kematian (JKM);                                            2. Death Benefit (JKM);
      3. Jaminan Hari Tua (JHT); dan                                        3. Old-Age Security (JHT); and
      4. Jaminan Pensiun (JP).                                              4. Pension Security (JP).




194    PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025
                                                                                            Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
                                                                                                         Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth
Page 195
                                                                                                          Harmoni Bersama Membangun
                                                                                                             Lingkungan Kerja Berkualitas
                                                                                              Harmony In Building a Quality Work Environment




 Kinerja K3 Tahun 2025                                       OHS Performance in 2025

 Sepanjang tahun 2025, Bank secara konsisten                 Throughout 2025, the Bank consistently implemented
 menjalankan program Keselamatan dan Kesehatan               its Occupational Health and Safety (OHS) programs.
 Kerja (K3). Berbagai langkah strategis dan kebijakan        The various strategic measures and policies applied
 yang diterapkan mencerminkan komitmen kuat Bank             reflect the Bank’s strong commitment to creating a
 dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman dan            safe and healthy work environment for all stakeholders.
 sehat bagi seluruh pemangku kepentingan. Pada tahun         During the reporting year, the Bank recorded very
 pelaporan, Bank mencatatkan capaian kinerja yang            positive performance, with no reported cases of
 sangat positif yaitu tidak terdapat laporan penyakit        occupational diseases. This achievement is the result
 akibat kerja. Pencapaian tersebut merupakan hasil dari      of management’s continuous efforts in managing
 upaya berkelanjutan manajemen dalam mengelola risiko        occupational health and safety risks and in creating
 keselamatan dan kesehatan kerja serta menciptakan           a work environment free from potential hazards and
 lingkungan kerja yang bebas dari potensi bahaya dan         accidents. Overall, the Bank’s OHS performance in
 kecelakaan. Secara keseluruhan, kinerja K3 Bank pada        2025 is presented as follows. [GRI 403-9, 403-10]
 tahun 2025 disajikan sebagai berikut. [GRI 403-9, 403-10]


   Tabel Jumlah Kejadian Kecelakaan tahun 2023-2025
   Number of Accidents 2023-2025

                 Tingkat Kecelakaan Kerja                     2025                     2024                            2023
                 Workplace Accident Rate
   Ringan
                                                                1                         -                                -
   Minor

   Sedang
                                                                2                         -                                1
   Moderate

   Berat
                                                                3                         2                                1
   Major

   Fatalitas/Kematian
                                                                -                         -                                -
   Fatalities/Deaths

   Jumlah
                                                                6                         2                                2
   Total



   Jumlah Kecelakaan Kerja [IDX S-06]
   Number of Workplace Accidents

                             Uraian                           2025                     2024                            2023
                           Description
   Frekuensi kecelakaan kerja dari total pegawai
   Frequency of workplace accidents among total                 6                         2                                2
   employees

   Persentase kecelakaan kerja serius yang berakibat
   cedera serius dan fatal dari total pegawai
                                                               0%                        0%                              0%
   Percentage of serious workplace accidents resulting in
   serious injury and fatalities among total employees




Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth            PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Sustainability Report 2025                195
Page 196
Menjaga
Kepercayaan
Dengan Memberikan
Layanan Terbaik
Maintaining Trust by Providing
the Best Service
Page 197
10
Page 198
      Menjaga Kepercayaan Dengan Memberikan
      Layanan Terbaik
      Maintaining Trust by Providing the Best Service
      Bank Artha Graha Internasional terus membangun                        Bank Artha Graha Internasional continued to
      tingkat kepercayaan nasabah yang tinggi terhadap                      strengthen a high level of customer trust in its products
      produk dan layanannya sepanjang tahun 2025. Upaya                     and services throughout 2025. This effort was realized
      tersebut diwujudkan melalui peningkatan kualitas                      through continuous improvement in service quality, the
      layanan secara berkelanjutan, pengembangan produk                     development of increasingly relevant products, and
      yang semakin relevan, serta penyediaan pengalaman                     the delivery of reliable banking experiences tailored to
      perbankan yang andal sesuai kebutuhan nasabah.                        customer needs. Through this consistent commitment,
      Melalui komitmen yang konsisten tersebut, Bank                        the Bank demonstrates its dedication to maintaining
      menunjukkan dedikasinya dalam menjaga kepuasan                        customer satisfaction and building long-term mutually
      nasabah serta membangun hubungan jangka panjang                       beneficial relationships. The steadily growing customer
      yang saling menguntungkan. Kepercayaan nasabah                        trust serves as a key foundation for the Bank in
      yang terus tumbuh menjadi fondasi utama bagi Bank                     strengthening its brand image and reputation amid an
      dalam memperkuat citra dan reputasinya di tengah                      increasingly competitive banking industry, while also
      dinamika industri perbankan yang semakin kompetitif,                  becoming an important driver to support long-term
      sekaligus menjadi modal penting untuk mendukung                       business growth and sustainability.
      pertumbuhan dan keberlanjutan usaha jangka panjang.

      Landasan Kebijakan                                                    Policy Framework
      Komitmen Bank dalam memberikan layanan terbaik                        The Bank’s commitment to providing the best services
      kepada nasabah tidak hanya tercermin dari kualitas                    to customers is reflected not only in the quality of the
      produk dan pelayanan yang dihadirkan, tetapi juga                     products and services delivered, but also in its high
      dari tingkat kepatuhan yang tinggi terhadap berbagai                  level of compliance with applicable regulations in the
      regulasi yang berlaku di sektor perbankan. Kepatuhan                  banking sector. Such compliance serves as an essential
      tersebut menjadi landasan penting dalam memastikan                    foundation for ensuring responsible, transparent
      praktik usaha yang bertanggung jawab, transparan, dan                 business practices that are oriented toward customer
      berorientasi pada perlindungan nasabah. Regulasi yang                 protection. The regulations that serve as references
      menjadi acuan Bank dalam layanan kepada nasabah di                    for the Bank in delivering customer services include,
      antaranya:                                                            among others:
      1. Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang                           1. Law No. 8 of 1999 concerning Consumer Protection;
          Perlindungan Konsumen;
      2. Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan (SEOJK)                        2. Financial Services Authority Circular Letter (SEOJK)
          Nomor     17/SEOJK.07/2018    tentang   Pedoman                      No. 17/SEOJK.07/2018 concerning Guidelines for the
          Pelaksanaan Layanan Pengaduan Konsumen di                            Implementation of Consumer Complaint Services
          Sektor Jasa Keuangan;                                                in the Financial Services Sector;
      3. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 27                          3. Law of the Republic of Indonesia No. 27 of 2022
          Tahun 2022 tentang Perlindungan Data Pribadi;                        concerning Personal Data Protection;
      4. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Republik                          4. Financial Services Authority Regulation of the
          Indonesia Nomor 3 Tahun 2023 tentang Peningkatan                     Republic of Indonesia No. 3 of 2023 concerning the
          Literasi dan Inklusi Keuangan di Sektor Jasa                         Enhancement of Financial Literacy and Inclusion in
          Keuangan Bagi Konsumen dan Masyarakat;                               the Financial Services Sector for Consumers and
                                                                               the Public;
      5. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Nomor 22                    5. Financial Services Authority (OJK) Regulation
         Tahun 2023 tentang Perlindungan Konsumen dan                          No. 22 of 2023 concerning Consumer and Public
         Masyarakat di Sektor Jasa Keuangan;                                   Protection in the Financial Services Sector;
      6. Peraturan Bank Indonesia Nomor 3 Tahun 2023                        6. Bank Indonesia Regulation No. 3 of 2023 concerning
         tentang Perlindungan Konsumen Bank Indonesia.                         Bank Indonesia Consumer Protection.




198    PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025
                                                                                          Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
                                                                                                       Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth
Page 199
                                                                                                         Menjaga Kepercayaan dengan
                                                                                                         Memberikan Layanan Terbaik
                                                                                            Maintaining Trust by Providing the Best Service




 Layanan Setara untuk Nasabah [OJK F.17]                   Equal Services for Customers [OJK F.17]

 Bank secara berkelanjutan berupaya memahami serta         The Bank continuously strives to understand and
 menyesuaikan diri dengan kebutuhan seluruh nasabah.       adapt to the needs of all customers. In line with rapid
 Seiring dengan pesatnya perkembangan teknologi dan        technological developments and digital transformation,
 transformasi digital, Bank terus melakukan inovasi guna   the Bank continues to innovate to deliver services that
 menghadirkan layanan yang tidak hanya memenuhi            not only meet customer expectations but also provide
 ekspektasi nasabah, tetapi juga memberikan                optimal convenience, comfort, and security. Through
 kemudahan, kenyamanan, dan keamanan yang optimal.         the utilization of the latest technology supported by
 Melalui pemanfaatan teknologi terkini yang didukung       the implementation of strict security procedures,
 oleh penerapan prosedur keamanan yang ketat, Bank         the Bank seeks to enhance customer trust without
 berupaya meningkatkan kepercayaan nasabah tanpa           compromising the quality of services provided.
 mengurangi kualitas layanan yang diberikan.

 Kepercayaan dan loyalitas nasabah merupakan aset          Customer trust and loyalty are strategic assets for the
 strategis bagi Bank dan hal tersebut dibangun melalui     Bank and are built through a commitment to providing
 komitmen untuk memberikan layanan yang setara, adil,      equal, fair, and inclusive services to all customers.
 dan inklusif kepada seluruh nasabah. Bank menyadari       The Bank recognizes that each customer has diverse
 bahwa setiap nasabah memiliki kebutuhan serta latar       needs and backgrounds; therefore, every individual
 belakang yang beragam, sehingga setiap individu           is treated fairly without discrimination based on
 diperlakukan secara adil tanpa diskriminasi atas          religion, ethnicity, race, gender, or political views. This
 dasar agama, suku, etnis, gender, maupun pandangan        principle of equality serves as a fundamental basis in
 politik. Prinsip kesetaraan tersebut menjadi landasan     every interaction between the Bank and its customers,
 utama dalam setiap interaksi Bank dengan nasabah,         fostering mutual respect and trust. In addition, the
 sekaligus menumbuhkan rasa saling menghormati             Bank is also committed to providing inclusive services,
 dan kepercayaan. Selain itu, Bank juga berkomitmen        particularly for customers with special needs, including
 untuk menyediakan layanan yang inklusif, khususnya        persons with disabilities.
 bagi nasabah dengan kebutuhan khusus, termasuk
 penyandang disabilitas.

 Bagi Bank, penerapan prinsip kesetaraan dalam             For the Bank, the application of the principle of equality
 pelayanan merupakan bagian yang tidak terpisahkan         in service is an integral part of the implementation of
 dari penerapan tata kelola perusahaan yang baik (Good     Good Corporate Governance. Equal service not only
 Corporate Governance). Kesetaraan layanan tidak           reflects the Bank’s commitment to ethics and integrity
 hanya mencerminkan komitmen Bank terhadap etika           but also demonstrates compliance with applicable
 dan integritas, tetapi juga menunjukkan kepatuhan         laws and regulations. One of the key regulations that
 terhadap peraturan perundang-undangan yang                the Bank refers to is Financial Services Authority
 berlaku. Salah satu regulasi yang menjadi acuan Bank      (POJK) Regulation No. 22 of 2023 on Consumer and
 adalah Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No.        Public Protection in the Financial Services Sector.
 22 Tahun 2023 tentang Perlindungan Konsumen dan           Article 54 paragraph (2) of this regulation emphasizes
 Masyarakat di Sektor Jasa Keuangan. Pasal 54 ayat         the obligation of financial service providers, including
 (2) peraturan tersebut menekankan kewajiban bagi          banks, to provide equal access to services for every
 penyelenggara jasa keuangan, termasuk Bank, untuk         consumer in accordance with the applicable consumer
 menyediakan akses layanan yang setara bagi setiap         classification.
 konsumen sesuai dengan klasifikasi konsumen yang
 berlaku.

 Sejalan dengan itu, Peraturan Bank Indonesia No. 3        In line with this, Bank Indonesia Regulation No. 3 of
 Tahun 2023 tentang Perlindungan Konsumen Bank             2023 on Consumer Protection by Bank Indonesia,
 Indonesia, Pasal 7 menegaskan bahwa salah satu            Article 7, stipulates that one of the principles of
 prinsip perlindungan konsumen adalah penerapan            consumer protection is the application of equality and
 kesetaraan dan perlakuan yang adil bagi seluruh           fair treatment for all consumers. Furthermore, Article




Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth          PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Sustainability Report 2025                 199
Page 200
      konsumen. Selanjutnya, Pasal 11 mengatur kewajiban                    11 regulates the obligation of banks to provide equal
      Bank untuk memberikan akses yang setara kepada                        access to every consumer and to treat consumers
      setiap konsumen serta memperlakukan konsumen                          appropriately in accordance with applicable provisions,
      secara benar sesuai dengan ketentuan yang berlaku,                    both in the provision of products and other banking
      baik dalam penyediaan produk maupun layanan                           services.
      perbankan lainnya.

      Informasi Produk dan Layanan                                          Information on Products and Services
      Bank secara konsisten menjunjung tinggi hak                           The Bank consistently upholds customers’ rights to
      nasabah untuk memperoleh informasi yang benar,                        obtain accurate, clear, and transparent information
      jelas, dan transparan mengenai seluruh produk dan                     regarding all products and services offered. This
      layanan yang ditawarkan. Komitmen ini mencakup                        commitment includes comprehensive disclosure
      penyampaian informasi produk secara menyeluruh,                       of product information, including characteristics,
      termasuk     karakteristik, manfaat, risiko, serta                    benefits, risks, and product labeling provided to
      pelabelan produk yang disampaikan kepada nasabah.                     customers. The Bank ensures that each customer has
      Bank memastikan bahwa setiap nasabah memiliki                         an adequate understanding of the selected products,
      pemahaman yang memadai atas produk yang dipilih                       enabling them to make informed decisions based on
      sehingga mampu mengambil keputusan secara                             accurate and accountable information.
      tepat berdasarkan informasi yang akurat dan dapat
      dipertanggungjawabkan.

      Pemenuhan hak atas informasi tersebut sejalan dengan                  The fulfillment of this right to information is in line with
      Pasal 4 huruf c Undang-Undang No. 8 Tahun 1999                        Article 4 letter c of Law No. 8 of 1999 on Consumer
      tentang Perlindungan Konsumen yang menyatakan                         Protection, which stipulates that consumers are
      bahwa konsumen berhak memperoleh informasi                            entitled to obtain accurate, clear, and honest
      yang benar, jelas, dan jujur mengenai kondisi serta                   information regarding the condition and guarantees
      jaminan barang dan/atau jasa yang diterima. Selain                    of goods and/or services received. In addition, Bank
      itu, Peraturan Bank Indonesia No. 3 Tahun 2023 juga                   Indonesia Regulation No. 3 of 2023 also governs the
      mengatur kewajiban Bank dalam menerapkan prinsip                      Bank’s obligation to apply the principles of openness
      keterbukaan dan transparansi sebagaimana tercantum                    and transparency as stipulated in Article 17. [GRI 3-3]
      dalam Pasal 17. [GRI 3-3]

      Sebagai wujud komitmen dalam memenuhi hak nasabah                     As a manifestation of its commitment to fulfilling
      atas informasi yang jelas dan benar, Bank menyediakan                 customers’ rights to clear and accurate information,
      akses informasi produk dan layanan secara transparan,                 the Bank provides transparent, easy-to-understand,
      mudah dipahami, dan mudah diakses. Sesuai dengan                      and easily accessible information on products and
      ketentuan yang berlaku, informasi mengenai produk                     services. In accordance with applicable regulations,
      dan layanan disampaikan secara tertulis di setiap                     information regarding products and services is
      kantor cabang dengan tata letak yang jelas dan mudah                  presented in written form at each branch office with
      dibaca oleh nasabah. Bank menyediakan informasi                       a clear layout that is easy for customers to read. The
      karakteristik produk menggunakan jenis dan ukuran                     Bank provides information on product characteristics
      huruf yang proporsional serta warna tulisan yang                      using proportional font types and sizes, as well as
      kontras dengan latar belakang sehingga memudahkan                     text colors that contrast with the background, making
      nasabah dalam membaca dan memahami informasi                          it easier for customers to read and understand the
      tersebut. Penempatan informasi juga di lokasi yang                    information. The information is also placed in strategic
      strategis dan mudah dibaca nasabah. Sejalan dengan                    locations that are easily visible to customers. In line
      itu, apabila terdapat perubahan atas karakteristik                    with this, should there be any changes to product and
      produk dan layanan, Bank mengomunikasikan hal                         service characteristics, the Bank communicates such
      tersebut kepada nasabah secara terbuka dan tepat                      changes to customers openly and in a timely manner.
      waktu. [GRI 417-1]                                                    [GRI 417-1]




200    PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025
                                                                                           Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
                                                                                                        Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth
Page 201
                                                                                                           Menjaga Kepercayaan dengan
                                                                                                           Memberikan Layanan Terbaik
                                                                                              Maintaining Trust by Providing the Best Service




 Untuk mempermudah pelayanan serta meningkatkan              To facilitate services and enhance customer access
 akses nasabah terhadap informasi produk dan layanan,        to information on products and services, the Bank
 Bank secara aktif melakukan sosialisasi melalui berbagai    actively conducts outreach through various media and
 media dan program komunikasi. Upaya ini bertujuan           communication programs. These efforts aim to ensure
 untuk memastikan bahwa informasi yang disampaikan           that the information delivered can be widely received,
 dapat diterima secara luas, mudah diakses, dan              easily accessed, and understood by customers.
 dipahami oleh nasabah. Adapun media dan sarana              The media and channels used include the following:
 yang digunakan adalah sebagai berikut: [GRI 3-3]            [GRI 3-3]
 1. Media elektronik antara lain videotron, televisi,        1. Electronic media, including videotrons, television,
    situs web resmi, media sosial, podcast, serta artikel       the official website, social media, podcasts, and
    daring;                                                     online articles;
 2. Media cetak meliputi spanduk, banner, brosur, flyer,     2. Print media, including banners, billboards,
    stiker, poster, majalah, umbul-umbul, surat kabar,          brochures, flyers, stickers, posters, magazines,
    dan billboard;                                              pennants, newspapers, and billboards;
 3. Media lainnya seperti pameran, kegiatan promosi,         3. Other media, such as exhibitions, promotional
    dan kerja sama dengan berbagai lembaga.                     activities, and cooperation with various institutions.

 Komitmen dan konsistensi Bank dalam menyediakan             The Bank’s commitment and consistency in providing
 informasi yang jelas, akurat, dan bertanggung jawab         clear, accurate, and responsible information regarding
 mengenai produk dan layanan senantiasa dijaga.              products and services are continuously maintained.
 Sepanjang tahun pelaporan, Bank secara berkala              Throughout the reporting year, the Bank periodically
 melakukan evaluasi serta penyempurnaan terhadap             conducted evaluations and improvements to product
 pelabelan dan informasi produk dan/atau jasa guna           and/or service labeling and information to ensure
 memastikan       kesesuaiannya     dengan      ketentuan    compliance with applicable laws and regulations.
 peraturan perundang-undangan yang berlaku. Melalui          Through these efforts, the Bank ensures that all
 upaya tersebut, Bank memastikan bahwa seluruh               information conveyed to customers, including
 informasi yang disampaikan kepada nasabah, termasuk         product characteristics, benefits, and inherent risks,
 karakteristik produk, manfaat, serta risiko yang melekat,   is presented transparently and in accordance with
 telah disajikan secara transparan dan sesuai dengan         regulations. As a result, in 2025 there were no incidents
 regulasi. Dengan upaya demikian, pada tahun 2025            of non-compliance related to the Bank’s product and
 tidak terjadi insiden ketidakpatuhan terkait informasi      service information and labeling. [GRI 417-2] [GRI 2-27]
 dan pelabelan produk dan jasa/layanan Bank. [GRI 417-2]
 [GRI 2-27]


 Komunikasi Pemasaran                                        Marketing Communications
 Di tengah persaingan industri perbankan yang                Amid increasing competition in the banking industry,
 semakin meningkat, Bank terus memperkuat strategi           the Bank continues to strengthen its marketing
 komunikasi pemasaran sebagai bagian dari upaya              communication strategy as part of its efforts to
 untuk menghadirkan produk dan layanan yang relevan          deliver products and services that are relevant to
 dengan kebutuhan nasabah. Komunikasi pemasaran              customers’ needs. Effective marketing communication
 yang efektif tidak hanya berfungsi sebagai sarana           not only serves as a means of information delivery, but
 penyampaian informasi, tetapi juga berperan penting         also plays an important role in enhancing customer
 dalam meningkatkan pemahaman dan kesadaran                  understanding and awareness of the value and benefits
 nasabah terhadap nilai dan manfaat yang ditawarkan          offered by the Bank.
 oleh Bank.




Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth            PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Sustainability Report 2025                 201
Page 202
      Dalam pelaksanaannya, Bank senantiasa mematuhi                        In its implementation, the Bank consistently complies
      ketentuan hukum, etika, serta regulasi yang berlaku                   with applicable laws, ethical standards, and regulations
      terkait periklanan, promosi, dan kegiatan sponsorship.                related to advertising, promotion, and sponsorship
      Bank juga berkomitmen untuk menerapkan praktik                        activities. The Bank is also committed to applying
      pemasaran yang adil dan bertanggung jawab                             fair and responsible marketing practices, including
      antara lain dengan menghindari penyampaian klaim                      avoiding exaggerated, misleading, or unsubstantiated
      yang berlebihan, menyesatkan, atau tidak dapat                        claims. All marketing information is prepared in a
      dipertanggungjawabkan. Seluruh informasi pemasaran                    clear, accurate, and timely manner, without exploiting
      disusun secara jelas, akurat, dan tepat waktu, tanpa                  customers’ limited knowledge. Through this approach,
      mengeksploitasi keterbatasan pengetahuan nasabah.                     the Bank seeks to build long-term, mutually beneficial
      Dengan pendekatan tersebut, Bank berupaya                             relationships by providing banking solutions that are
      membangun hubungan jangka panjang yang saling                         aligned with customers’ needs. [GRI 3-3]
      menguntungkan melalui penyediaan solusi perbankan
      yang sesuai dengan kebutuhan nasabah. [GRI 3-3]

      Komitmen Bank dalam mematuhi etika serta ketentuan                    The Bank’s commitment to complying with ethical
      peraturan perundang-undangan yang berlaku dalam                       standards and applicable laws and regulations in the
      kegiatan pemasaran produk dan layanan membuahkan                      marketing of its products and services has yielded
      hasil positif. Pada tahun pelaporan tidak tercatat                    positive results. During the reporting year, there were
      adanya insiden ketidakpatuhan Bank terkait komunikasi                 no recorded incidents of non-compliance related to
      pemasaran. [GRI 417-3]                                                the Bank’s marketing communications. [GRI 417-3]

      Inovasi Produk/Jasa [OJK F.26]                                        Product/Service Innovation [OJK F.26]
      Penguatan digitalisasi dilakukan setiap tahun untuk                   The Bank consistently strengthens its digital capabilities
      memastikan layanan diberikan tetap aman, stabil,                      each year to ensure that its services remain secure,
      dan sesuai dengan kebutuhan nasabah. Peran digital                    stable, and aligned with customers’ needs. Digital
      menjadi wadah untuk memperkuat komitmen Bank                          initiatives serve as a platform to reinforce the Bank’s
      dalam menjalankan kegiatan usaha yang selaras                         commitment to conducting business activities in line
      dengan Kriteria Kegiatan Usaha Berkelanjutan (KKUB).                  with the Sustainable Business Activity Criteria (KKUB).
      Berbagai produk dan inovasi telah diluncurkan Bank                    Various products and innovations have been launched
      antara lain AGI Digital Apps, Internet Banking Bisnis,                by the Bank, including AGI Digital Apps, Internet Banking
      Application Programming Interface (API), serta sistem                 Business, Application Programming Interface (API), and
      pembayaran QRIS.                                                      the QRIS payment system.

      AGI sebagai layanan digital berbasis mobile banking                   AGI, the Bank’s mobile banking–based digital service,
      milik Bank terus melakukan penguatan infrastruktur                    continues to enhance its infrastructure and service
      serta layanan. Berbagai fitur baru yang dirancang                     capabilities. Various new features have been introduced
      untuk meningkatkan penetrasi pengguna dan volume                      to increase user penetration and transaction volumes.
      transaksi. Sejumlah fitur unggulan telah tersedia                     Key features currently available include online account
      antara lain pembukaan rekening secara daring, fitur                   opening, QRIS without login, cardless withdrawal,
      QRIS tanpa login, cardless withdrawal, push notifikasi                transaction push notifications, and a wide range of
      transaksi, serta beragam layanan pembayaran (biller),                 payment services (billers), such as mobile airtime and
      mulai dari pulsa dan paket data, listrik, PDAM, serta                 data packages, electricity, water utility (PDAM), and
      top up e-Wallet. Di tahun 2025 ini, AGI Digital Apps                  e-wallet top-ups. In fiscal year 2025, AGI Digital Apps
      menambah fitur baru berupa layanan Deposito Online,                   introduced new features, namely Online Time Deposit
      serta Tabungan Pintar (Tabungan Berjangka khusus                      services and Tabungan Pintar (a time-based savings
      untuk nasabah yang ingin menabung dengan nominal                      product designed for customers who wish to save a
      dan jangka waktu tertentu). Di sisi lain, terdapat fitur              fixed amount over a specified period). In addition, the
      e-Statement dimana nasabah dapat langsung melihat                     e-Statement feature enables customers to directly
      mutasi rekening tanpa perlu datang kecabang untuk                     access their account statements without visiting a
      pencetakan fisik statement rekening.                                  branch for a printed copy.




202    PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025
                                                                                          Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
                                                                                                       Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth
Page 203
                                                                                                        Menjaga Kepercayaan dengan
                                                                                                        Memberikan Layanan Terbaik
                                                                                           Maintaining Trust by Providing the Best Service




 Disamping itu, Bank juga membuka peluang yang            In addition, the Bank continues to expand
 luas untuk jaringan ritel sekaligus untuk memperkuat     opportunities within the retail network while
 kemitraan dengan berbagai jaringan merchant yang         strengthening partnerships with merchant networks
 tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Hingga akhir      across Indonesia. As of the end of December 2024,
 Desember 2024, lebih dari 50 ribu merchant telah         more than 50 thousand merchants had joined and
 tergabung dan bekerjasama dengan Bank dimana             partnered with the Bank, with this growth correlating
 penambahan itu berkorelasi dengan peningkatan            to increased transaction volumes throughout 2025.
 transaksi dimana sepanjang tahun 2025. Bank juga         The bank also implements various special activation
 mengimplementasikan berbagai macam program               programs for Retail Merchants through the Merchant
 aktivasi khusus Merchant Ritel melalui Program           Juara Program and the QRIS cashback program to
 Merchant Juara serta program cashback QRIS guna          encourage increased transactions from Merchants.
 mendorong peningkatan transaksi dari Merchant. Hal       These initiatives are aligned with supporting cashless
 ini selaras dalam mendukung transaksi cashless serta     transactions and promoting financial inclusion within
 inklusi keuangan di masyarakat.                          the community.

 Di sisi nasabah korporasi, Bank menyediakan layanan      For corporate customers, the Bank provides Internet
 Internet Banking Bisnis untuk memenuhi kebutuhan         Banking Business services to support companies’
 operasional perusahaan, mulai dari layanan transfer      operational needs, including transfer services (BI-
 (BI-FAST, SKN, RTGS, Overbooking), bulk transfer,        FAST, SKN, RTGS, and Overbooking), bulk transfers,
 payroll, serta virtual account. Di tahun 2025, IBB       payroll, and virtual accounts. In 2025, Internet Banking
 juga mengembangkan layanan e-Statement serta             Business also developed e-Statement services and
 penambahan fitur pengecekan transaksi merchant           introduced an additional feature enabling corporate
 QRIS khusus untuk merchant perusahaan yang               merchants to monitor QRIS transactions in real time.
 menginginkan monitioring realtime layanan QRIS.

 Selain penguatan layanan yang telah ada, Bank juga       In addition to strengthening existing services, the
 membuka peluang bisnis baru melalui pengembangan         Bank also opens new business opportunities through
 kerja sama dengan mitra berbasis digital melalui         the development of partnerships with digital-based
 layanan Application Programming Interface (API).         partners via Application Programming Interface (API)
 Pengembangan        layanan   API   bertujuan   untuk    services. The development of API services aims to
 mendukung kebutuhan kerja sama business-to-              support business-to-business (B2B) collaboration
 business (B2B), sekaligus mendorong terbentuknya         needs while encouraging the formation of an integrated
 ekosistem digital yang terintegrasi dan responsif        and market-responsive digital ecosystem. The Bank
 terhadap kebutuhan pasar. Bank memfasilitasi             facilitates partnerships with various parties, including
 kemitraan dengan berbagai pihak, baik mitra bisnis       strategic business partners in the payment systems
 strategis di sektor sistem pembayaran maupun pelaku      sector as well as participants within the commodities
 dalam ekosistem komoditas. Salah satu fokus utama        ecosystem. One of the main focus areas in the
 dalam pengembangan kerja sama tersebut adalah            development of such cooperation is the commodities
 sektor komoditas. Selain itu, Bank juga menjalin kerja   sector. Furthermore, the Bank also collaborates
 sama dengan berbagai pihak dalam ekosistem pasar         with various parties within the commodities market
 komoditas sejalan dengan perannya sebagai Bank           ecosystem in line with its role as a Margin Fund
 Penyimpan Dana Margin yang telah memperoleh              Depository Bank that has obtained the necessary
 izin sesuai ketentuan yang berlaku. Di Tahun 2025        licenses in accordance with applicable regulations. In
 Bank telah mendapatkan perijinan prinsip untuk           2025, the Bank obtained principle approval to conduct
 menyelenggarakan kegiatan transaksi Derivatif Efek,      Securities Derivatives transactions, Money Market
 Penyelenggaraan Pasar Uang & Valuta Asing (PUVA),        and Foreign Exchange (PUVA) activities, as well as
 serta Penyimpanan Dana Konsumen.                         Consumer Fund Custody services.

 Seiring dengan pengembangan produk dan layanan           Alongside the development of innovative products
 inovatif,   Bank    secara  konsisten    memperkuat      and services, the Bank consistently strengthens its
 infrastruktur serta keamanan teknologi informasi guna    infrastructure and information technology security to
 memastikan setiap transaksi nasabah berlangsung          ensure that every customer transaction is conducted
 secara aman, andal, dan efisien. Dalam menghadapi        securely, reliably, and efficiently. In anticipation of


Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth         PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Sustainability Report 2025                 203
Page 204
      peningkatan volume transaksi, khususnya pada sistem                   increasing transaction volumes, particularly in digital
      pembayaran digital, Bank terus meningkatkan kapasitas                 payment systems, the Bank continues to enhance
      dan keandalan sistem untuk menjaga kelancaran                         system capacity and reliability to maintain service
      layanan serta meminimalkan potensi gangguan                           continuity and minimize potential operational
      operasional.                                                          disruptions.

      Menjawab tantangan digitalisasi yang semakin pesat,                   In response to increasingly rapid digitalization
      Bank terus berkomitmen untuk beradaptasi terhadap                     challenges, the Bank remains committed to adapting
      perubahan praktik bisnis yang dinamis dengan tetap                    to dynamic business practices while continuing to
      mengedepankan aspek keamanan teknologi informasi.                     prioritize information technology security. As part
      Sebagai bagian dari langkah strategis tersebut, Bank                  of these strategic efforts, the Bank has gradually
      secara bertahap menerapkan sistem Active Directory                    implemented an Active Directory (AD) system across
      (AD) di seluruh jaringan komputer kantor. Penerapan                   its entire office computer network. This system
      sistem ini memungkinkan pengelolaan dan pemantauan                    enables centralized management and monitoring
      terpusat atas akses pengguna terhadap aplikasi, sistem                of user access to applications, operating systems,
      operasi, antivirus, serta berbagai perangkat lunak                    antivirus software, and various other software, thereby
      lainnya sehingga meningkatkan kontrol dan keamanan                    enhancing overall system control and security.
      sistem secara menyeluruh.

      Bank menyadari bahwa keamanan informasi merupakan                     The Bank recognizes that information security is a highly
      aspek yang sangat krusial mengingat potensi                           critical aspect, given the potential risks of data theft,
      risiko pencurian, kehilangan, penyalahgunaan data,                    loss, misuse, or unauthorized disclosure of sensitive
      maupun pengungkapan informasi sensitif yang dapat                     information that could adversely affect the Bank’s
      berdampak pada reputasi dan kinerja keuangan Bank.                    reputation and financial performance. To mitigate
      Untuk memitigasi risiko tersebut, Bank secara rutin                   these risks, the Bank routinely and continuously
      dan berkelanjutan melaksanakan program peningkatan                    implements information security awareness programs
      kesadaran keamanan informasi (security awareness)                     across all office networks. These programs aim to foster
      di seluruh jaringan kantor. Program ini bertujuan untuk               awareness and vigilance among all Bank personnel
      menumbuhkan pemahaman dan kepedulian seluruh                          regarding the importance of maintaining information
      insan Bank terhadap pentingnya menjaga keamanan                       security at every level of the organization.
      informasi di setiap level organisasi.

      Pendekatan yang diterapkan Bank dalam meningkatkan                    The Bank’s approach to enhancing information security
      kesadaran keamanan informasi dilakukan melalui                        awareness is implemented through regular training
      penyelenggaraan sesi pelatihan dan pembelajaran                       sessions and online learning delivered periodically to
      daring yang disampaikan secara berkala kepada                         all employees via email blasts. The materials cover
      seluruh karyawan melalui email blast. Materi yang                     various topics, including data security protection,
      disampaikan mencakup berbagai topik antara lain                       obligations to maintain the confidentiality of customer
      perlindungan keamanan data, kewajiban menjaga                         data in accordance with regulatory requirements,
      kerahasiaan data nasabah sesuai dengan ketentuan                      developments and trends in cyberattacks, and secure
      regulasi, perkembangan dan tren serangan siber terkini,               practices in conducting online transactions.
      serta praktik keamanan dalam melakukan transaksi
      secara daring.

      Untuk perbaikan berkelanjutan serta peningkatan                       For continuous improvement and the enhancement
      ketahanan dan keandalan sistem keamanan, Bank                         of system resilience and security reliability, the Bank
      mengambil langkah proaktif dengan menerapkan                          has taken proactive steps by implementing a Security
      Security Operation Center (SOC) yang beroperasi                       Operation Center (SOC) that operates 24 hours a day,
      selama 24 jam sehari, 7 hari seminggu. SOC tersebut                   7 days a week. The SOC is equipped with capabilities
      memiliki kapabilitas untuk melakukan pemantauan,                      to monitor, detect, and respond to cyber threats and
      deteksi, serta penanganan ancaman dan serangan siber                  attacks in real time. In addition, the Bank has obtained
      secara real-time. Selain itu, Bank juga telah memperoleh              ISO 27001 certification as an international standard




204    PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025
                                                                                          Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
                                                                                                       Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth
Page 205
                                                                                                        Menjaga Kepercayaan dengan
                                                                                                        Memberikan Layanan Terbaik
                                                                                           Maintaining Trust by Providing the Best Service




 sertifikasi ISO 27001 sebagai standar internasional      for information security management systems.
 dalam pengelolaan sistem manajemen keamanan              This certification affirms the Bank’s commitment to
 informasi. Sertifikasi ini menegaskan komitmen Bank      ensuring that the detection, response, and mitigation
 dalam memastikan bahwa proses deteksi, respons,          of information security incidents are carried out in
 dan mitigasi insiden keamanan informasi dilaksanakan     accordance with internationally recognized guidelines
 sesuai dengan pedoman dan prosedur yang diakui           and procedures.
 secara internasional.

 Di sisi lain, Bank juga menaruh perhatian besar          On the other hand, the Bank also places significant
 pada pengelolaan data yang efisien dan efektif.          emphasis on efficient and effective data management.
 Bank menyadari bahwa manajemen data yang                 The Bank recognizes that sound data management
 baik merupakan faktor penting dalam mendukung            is a critical factor in supporting smooth operations,
 kelancaran operasional, peningkatan kualitas layanan,    improving service quality, and enabling accurate data-
 serta pengambilan keputusan berbasis data yang           driven decision-making. One of the strategic initiatives
 akurat. Salah satu langkah strategis yang dilakukan      undertaken is the implementation of monitoring and
 adalah penerapan perangkat pemantauan dan analisis       metric analytics tools, which allow the Bank to monitor
 metrik, yang memungkinkan Bank memantau dan              and analyze various data indicators in real time,
 menganalisis berbagai indikator data secara real-time,   including data volumes, data quality, and overall data
 termasuk volume data, kualitas data, serta kinerja       management system performance.
 sistem manajemen data secara keseluruhan.

 Dalam upaya mendukung operasional yang lebih efisien     To support more efficient operations and strengthen
 dan memperkuat pengambilan keputusan berbasis            data-driven decision-making, the Bank continues to
 data, Bank terus melakukan inovasi melalui otomasi       innovate through data transformation automation. This
 transformasi data. Proses ini mencakup pengolahan        process includes the processing of raw data originating
 data mentah yang berasal dari berbagai aplikasi dan      from various applications and sources into structured
 sumber menjadi data terstruktur yang siap digunakan      data that is ready for reporting and analysis purposes.
 untuk kebutuhan pelaporan dan analisis. Melalui          Through such automation, the Bank is able to integrate
 otomasi tersebut, Bank dapat mengintegrasikan dan        and convert dispersed data into information that is
 mengonversi data yang tersebar menjadi informasi yang    easier to understand, analyze, and utilize to generate
 lebih mudah dipahami, dianalisis, serta dimanfaatkan     valuable insights.
 untuk menghasilkan wawasan yang bernilai.

 Selain itu, guna meningkatkan efisiensi penyimpanan      Furthermore, to enhance storage efficiency and ease
 dan kemudahan akses data, Bank mengembangkan             of data access, the Bank has developed an online file
 aplikasi penyimpanan file daring yang terintegrasi       storage application integrated with object storage–
 dengan teknologi file sharing berbasis object storage.   based file sharing technology. This technology enables
 Teknologi ini memungkinkan pengelolaan penyimpanan       more efficient, secure, and centralized data storage
 data yang lebih efisien, aman, dan terpusat, serta       management, while supporting flexible file access from
 mendukung akses file secara fleksibel dari berbagai      various locations and devices.
 lokasi dan perangkat.

 Di tahun 2025, Bank melakukan penguatan sistem           In 2025, the Bank strengthened its core system by
 core dengan melakukan upgrade core banking serta         upgrading its core banking platform and implementing
 penambahan digital core system guna efisiensi kinerja    an additional digital core system to enhance the
 core banking utama. Hal ini dilakukan guna menjaga dan   efficiency of its main core banking operations. This
 memperkuat serta mempercepat processing transaksi.       initiative was undertaken to maintain, reinforce, and
 Impact dari layanan ini, Bank dapat menerima transaksi   accelerate transaction processing. As a result, the Bank
 high volume. Selain itu, Bank juga memperkuat layanan    is now capable of handling high-volume transactions.
 Fraud Detection System untuk memantau transaksi          In addition, the Bank enhanced its Fraud Detection
 secara realtime dimana dibentuk tim khusus untuk         System to enable real-time transaction monitoring,
 melakukan pemantauan dan monitoring transaksi.           supported by a dedicated team established specifically
                                                          to oversee and monitor transaction activities.


Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth         PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Sustainability Report 2025                 205
Page 206
      Di luar pengembangan produk, Bank secara                              Beyond product development, the Bank consistently
      konsisten melakukan inovasi melalui pemanfaatan                       pursues innovation through the utilization of Artificial
      teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/                 Intelligence (AI) technology to improve operational
      AI) guna meningkatkan efisiensi operasional serta                     efficiency and deliver smarter and more relevant
      menghadirkan layanan yang lebih cerdas dan relevan                    services to customers. One initiative that has been
      bagi nasabah. Salah satu inisiatif yang telah diterapkan              implemented is AI-based semantic search, which
      adalah AI-based semantic search yang memungkinkan                     enables users to obtain information more quickly and
      pengguna memperoleh informasi secara lebih cepat                      accurately through the presentation of summaries
      dan akurat melalui penyajian ringkasan dari berbagai                  from various source documents. This AI-based
      dokumen sumber. Fitur semantic search berbasis AI ini                 semantic search feature leverages artificial intelligence
      memanfaatkan kemampuan kecerdasan buatan untuk                        capabilities to understand the context and meaning of
      memahami konteks dan makna dari kata-kata yang ada                    words within documents, rather than merely matching
      dalam dokumen, bukan hanya sekedar mencocokkan                        keywords. As a result, the technology is able to
      kata kunci. Dengan demikian, teknologi ini dapat                      generate more relevant summaries in accordance with
      menghasilkan ringkasan yang lebih relevan sesuai                      user needs.
      dengan kebutuhan pengguna.

      Sejalan dengan itu, Bank terus melakukan pemutakhiran                 In line with this, the Bank continues to upgrade its Data
      Data Warehouse dengan memanfaatkan teknologi                          Warehouse by utilizing Big Data technology to manage
      Big Data untuk mengelola dan menganalisis data                        and analyze large volumes of data more effectively
      dalam jumlah besar secara lebih efektif dan efisien.                  and efficiently. The use of this technology enables
      Pemanfaatan teknologi ini memungkinkan proses                         faster and real-time distribution of information across
      distribusi informasi ke seluruh unit kerja dilakukan                  all business units, thereby supporting more accurate
      secara lebih cepat dan real-time sehingga mendukung                   decision-making. The Bank has also developed a
      pengambilan keputusan yang lebih tepat. Bank juga                     superset-based monitoring dashboard that presents
      telah mengembangkan dashboard monitoring berbasis                     real-time growth charts across all business sectors,
      superset yang menyajikan grafik pertumbuhan seluruh                   serving as a basis for formulating appropriate
      sektor usaha secara real-time sebagai dasar dalam                     strategies to drive business growth.
      perumusan strategi yang tepat untuk mendorong
      pertumbuhan bisnis.

      Seluruh inovasi dan pengembangan di bidang                            All innovations and developments in the field of data
      manajemen       data     tersebut    diarahkan   untuk                management are directed toward improving the quality,
      meningkatkan kualitas, efisiensi, dan efektivitas                     efficiency, and effectiveness of data management
      pengelolaan data di lingkungan Bank. Melalui penerapan                within the Bank. Through the implementation of Big
      teknologi Big Data, AI-based semantic search, serta                   Data technology, AI-based semantic search, and
      pemutakhiran Data Warehouse, Bank semakin mampu                       continuous enhancement of the Data Warehouse, the
      mengelola data yang besar dan beragam secara lebih                    Bank is increasingly capable of managing large and
      terstruktur, andal, dan berkelanjutan.                                diverse data sets in a more structured, reliable, and
                                                                            sustainable manner.

      Produk yang telah Dievaluasi Keamanannya                              Products Evaluated for Customer Safety
      Bagi Nasabah [OJK F.27]                                               [OJK F.27]


      Bank berkomitmen untuk mematuhi semua regulasi yang                   The Bank is committed to complying with all applicable
      berlaku di industri perbankan dalam menjalankan usaha,                regulations in the banking industry in conducting its business,
      termasuk regulasi dalam menawarkan produk dan jasa kepada             including regulations governing the offering of products
      nasabah. Dalam prosesnya, semua produk dan jasa yang                  and services to customers. In this process, all products
      ditawarkan Bank telah memenuhi semua persyaratan dan                  and services offered by the Bank have fulfilled the required
      mendapatkan persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan                   criteria and obtained approval from the Financial Services
      sehingga telah teruji keamanannya bagi nasabah. Di samping            Authority (OJK), thereby having been tested and deemed
      itu Bank telah menerapkan POJK No. 22 Tahun 2023 tentang              safe for customers. In addition, the Bank has implemented




206    PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025
                                                                                            Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
                                                                                                         Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth
Page 207
                                                                                                             Menjaga Kepercayaan dengan
                                                                                                             Memberikan Layanan Terbaik
                                                                                                Maintaining Trust by Providing the Best Service




 Perlindungan Konsumen dan Masyarakat di Sektor Jasa           POJK No. 22 Tahun 2023 on Consumer and Public Protection
 Keuangan. Penerapannya dituangkan secara rinci melalui        in the Financial Services Sector. This implementation is
 peraturan internal yaitu Pedoman Akuntansi dan Prosedur       further elaborated through internal regulations, namely
 (PAP) No. 180101.02.0 yang mengatur tentang perlindungan      Accounting Guidelines and Procedure (PAP) No. 180101.02.0
 konsumen dan masyarakat, serta SEO 203.02.0 tentang           concerning consumer and public protection, as well as
 Sistem Informasi Pelaporan Edukasi dan Perlindungan           SEO 203.02.0 on the Consumer Education and Protection
 Konsumen (SIPEDULI).                                          Reporting Information System (SIPEDULI).

 Berbagai upaya di atas menegaskan bahwa Bank tidak            The various efforts undertaken underscore that the Bank not
 hanya berfokus pada penyediaan produk dan layanan,            only focuses on the provision of products and services, but
 tetapi juga secara konsisten mengedepankan kepentingan        also consistently prioritizes customer interests and safety
 serta keamanan nasabah dalam seluruh aspek operasional.       across all operational aspects. The Bank’s commitment to
 Komitmen Bank dalam melindungi nasabah juga tercermin         customer protection is further reflected in its readiness to
 dari kesiapannya untuk mematuhi regulasi terkini, termasuk    comply with the latest regulations, including Bank Indonesia
 Peraturan Bank Indonesia Nomor 3 Tahun 2023 tentang           Regulation No. 3 of 2023 on Consumer Protection by Bank
 Perlindungan Konsumen Bank Indonesia.                         Indonesia.

 Lebih lanjut, dalam upaya meminimalkan potensi kerugian       Furthermore, in an effort to minimize potential losses and
 serta memastikan nasabah dapat mengambil keputusan            ensure that customers are able to make informed decisions,
 secara tepat, Bank berkomitmen untuk secara berkelanjutan     the Bank is committed to continuously providing transparent
 menyampaikan informasi yang transparan mengenai               information regarding all risks inherent in the products and
 seluruh risiko yang melekat pada produk dan jasa yang         services offered. In addition, to ensure that customers have
 ditawarkan. Selain itu, guna memastikan nasabah memiliki      accurate and comprehensive understanding, the Bank
 pemahaman yang akurat dan komprehensif, Bank secara aktif     actively conducts financial literacy and inclusion activities.
 menyelenggarakan kegiatan literasi dan inklusi keuangan.      Through enhanced understanding of product and service
 Melalui peningkatan pemahaman atas karakteristik produk       characteristics along with their associated risks, customers
 dan layanan beserta risikonya, nasabah diharapkan mampu       are expected to make choices aligned with their financial
 menentukan pilihan yang selaras dengan kebutuhan keuangan     needs, reduce potential losses, and manage risks more
 mereka, mengurangi potensi kerugian, serta mengelola risiko   prudently.
 secara lebih bijaksana.

 Dampak Produk/Jasa [OJK F.28]                                 Product/Service Impacts [OJK F.28]
 Sebagai wujud komitmen dalam memberikan layanan terbaik       As a manifestation of its commitment to providing the
 kepada nasabah sekaligus menjaga keberlanjutan usaha, Bank    best services to customers while maintaining business
 telah melaksanakan penilaian menyeluruh terhadap seluruh      sustainability, the Bank has conducted a comprehensive
 produk dan jasa yang ditawarkan. Penilaian tersebut tidak     assessment of all products and services offered. This
 hanya menitikberatkan pada manfaat dan kualitas produk,       assessment not only focuses on product benefits and quality,
 tetapi juga mencakup analisis risiko secara komprehensif.     but also includes a thorough risk analysis. Through clear
 Melalui klasifikasi produk yang jelas serta proses tinjauan   product classification and a robust risk review process, the
 risiko yang matang, Bank memastikan setiap produk telah       Bank ensures that each product complies with prudential
 memenuhi prinsip kehati-hatian dan standar kualitas yang      principles and high quality standards.
 tinggi.

 Dalam mendukung tujuan keuangan berkelanjutan, Bank           In supporting sustainable finance objectives, the Bank also
 juga mengacu pada Kriteria Kegiatan Usaha Berkelanjutan       refers to the Sustainable Business Activity Criteria (KKUB)
 (KKUB) sebagaimana diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa       as stipulated in the Financial Services Authority (POJK)
 Keuangan (POJK) tentang Keuangan Berkelanjutan. Dengan        regulations on Sustainable Finance. Accordingly, the Bank is
 demikian, Bank tidak hanya berorientasi pada pencapaian       not solely oriented toward achieving financial performance,
 kinerja finansial, tetapi juga memperhatikan dampak sosial    but also takes into account the social and environmental
 dan lingkungan dari kegiatan usahanya. Dalam penyaluran       impacts of its business activities. In the distribution of
 dana, prinsip kehati-hatian senantiasa diterapkan guna        funds, prudential principles are consistently applied to avoid




Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth              PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Sustainability Report 2025                 207
Page 208
      menghindari potensi risiko yang dapat merugikan masyarakat            potential risks that could be detrimental to society and the
      dan lingkungan. Sebagai hasilnya, sepanjang tahun 2025,               environment. As a result, throughout 2025, the Bank ensured
      Bank memastikan tidak terdapat produk maupun jasa yang                that none of its products or services caused negative impacts
      menimbulkan dampak negatif terhadap masyarakat maupun                 on society or the environment.
      lingkungan.

      Jumlah Produk/Jasa                        yang Ditarik                Number of Products/Services Recalled
      Kembali [OJK F.29]                                                    [OJK F.29]



      Selama tahun 2025, tidak ada produk/jasa Bank yang                    Throughout 2025, there were no Bank products or
      ditarik kembali dengan alasan apapun.                                 services withdrawn or recalled.

      Kerahasiaan Nasabah [418-1]                                           Customer Confidentiality [418-1]
      Kerahasiaan data nasabah merupakan hak fundamental                    The confidentiality of customer data is a fundamental
      yang wajib dijaga oleh setiap Bank. Untuk mempertahankan              right that must be safeguarded by every bank. To maintain
      kepercayaan nasabah, sekaligus memenuhi kewajiban                     customer trust while fulfilling legal obligations, the Bank
      hukum, Bank memastikan bahwa pemanfaatan data dan/                    ensures that the use of customer data and/or information is
      atau informasi nasabah dilakukan secara terbatas dan hanya            limited and carried out strictly in accordance with applicable
      sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan                  laws and regulations. This measure aims to ensure that all
      yang berlaku. Langkah ini bertujuan untuk menjamin bahwa              information provided by customers remains protected and
      seluruh informasi yang disampaikan nasabah tetap terlindungi          is used solely for legitimate purposes.
      serta digunakan semata-mata untuk kepentingan yang sah.

      Kepercayaan nasabah sangat ditentukan oleh kemampuan                  Customer trust is highly dependent on the Bank’s ability to
      Bank dalam mengelola dan melindungi informasi pribadi                 manage and protect their personal information. Therefore,
      mereka. Oleh karena itu, Bank senantiasa mematuhi ketentuan           the Bank consistently complies with the provisions of Law
      dalam Undang-Undang Republik Indonesia No. 27 Tahun                   of the Republic of Indonesia No. 27 of 2022 on Personal Data
      2022 tentang Perlindungan Data Pribadi, serta Surat Edaran            Protection, as well as Financial Services Authority (OJK)
      Otoritas Jasa Keuangan (OJK) No. 14/SEOJK.07/2014 tentang             Circular Letter No. 14/SEOJK.07/2014 on the Confidentiality
      Kerahasiaan dan Keamanan Data dan/atau Informasi Pribadi              and Security of Consumer Personal Data and/or Information,
      Konsumen, yang mengatur kewajiban Bank dalam menjaga                  which regulate the Bank’s obligations in maintaining the
      kerahasiaan dan keamanan data nasabah.                                confidentiality and security of customer data.

      Sebagai bagian dari upaya menjaga transparansi penggunaan             As part of its commitment to transparency in the use of
      data pribadi, Bank menegaskan bahwa data nasabah tidak                personal data, the Bank affirms that customer data will not
      akan disebarluaskan kepada pihak lain tanpa adanya                    be disclosed to any third party without the customer’s prior
      persetujuan tertulis dari nasabah. Persetujuan tersebut               written consent. Such consent must be provided clearly and
      harus diberikan secara jelas dan sah, baik dalam bentuk               validly, either in the form of a written statement or a signature
      pernyataan tertulis maupun tanda tangan pada formulir                 on a consent form provided by the Bank.
      persetujuan yang disediakan oleh Bank.




208    PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025
                                                                                            Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
                                                                                                         Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth
Page 209
                                                                                                                Menjaga Kepercayaan dengan
                                                                                                                Memberikan Layanan Terbaik
                                                                                                   Maintaining Trust by Providing the Best Service




 Konsistensi dan komitmen Bank dalam menjaga kerahasiaan         The Bank’s consistency and commitment in safeguarding
 data nasabah menjadi pencapaian yang mendapat apresiasi         customer data confidentiality have been recognized by both
 dari nasabah maupun regulator. Sepanjang periode pelaporan,     customers and regulators. Throughout the reporting period, the
 Bank tidak menerima pengaduan nasabah atau mendapat             Bank did not receive any customer complaints or regulatory
 sanksi dari regulator terkait pelanggaran kerahasiaan data.     sanctions related to breaches of data confidentiality. In
 Selain itu, juga tidak terdapat laporan kebocoran, pencurian,   addition, there were no reports of data leakage, theft, or
 maupun kehilangan data nasabah. Dengan menjaga keamanan         loss of customer data. By consistently maintaining data
 data secara konsisten, Bank tidak hanya memenuhi kewajiban      security, the Bank not only fulfills regulatory obligations, but
 regulasi, tetapi juga memperkuat kepercayaan nasabah,           also strengthens customer trust, which ultimately supports
 yang pada akhirnya mendukung keberlanjutan usaha serta          business sustainability and the Bank’s positive reputation in
 reputasi positif Bank di industri perbankan. [FN-CB-230a.1]     the banking industry. [FN-CB-230a.1] [FN-CB-230a.2] [GRI 2-27, 418-1]
 [FN-CB-230a.2] [GRI 2-27, 418-1]


 Sarana Pengaduan Nasabah [OJK F.24]                             Customer Complaint Channels [OJK F.24]
 Dalam upaya memberikan layanan terbaik kepada nasabah,          In its efforts to provide the best services to customers, the
 Bank secara berkelanjutan mengembangkan berbagai program        Bank continuously develops various programs and policies
 dan kebijakan yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan           designed to meet customer needs and expectations. One of
 serta ekspektasi nasabah. Salah satu langkah yang dilakukan     the initiatives undertaken is the provision of easily accessible
 adalah menyediakan sarana yang mudah diakses bagi nasabah       facilities for customers to obtain information on the products
 untuk memperoleh informasi mengenai produk dan layanan          and services offered. In line with this, the Bank also provides
 yang ditawarkan. Seiring dengan itu, Bank juga menyediakan      clear, open, and transparent complaint channels to enable
 saluran pengaduan yang jelas, terbuka, dan transparan agar      customers to submit complaints regarding products or
 nasabah dapat menyampaikan keluhan atas produk maupun           services they perceive as unsatisfactory. Complaint handling
 layanan yang dirasakan kurang memuaskan. Pengelolaan            is not only focused on resolving issues, but also serves as an
 pengaduan tidak hanya difokuskan pada penyelesaian              important part of building and maintaining customer trust.
 permasalahan, tetapi juga menjadi bagian penting dalam          Therefore, the Bank regularly evaluates every suggestion,
 membangun dan menjaga kepercayaan nasabah. Oleh karena          feedback, criticism, and complaint received through its
 itu, Bank secara rutin melakukan evaluasi atas setiap saran,    customer complaint channels.
 masukan, kritik, maupun pengaduan yang diterima melalui
 sarana pengaduan nasabah.

 Adapun sarana pengaduan nasabah yang disediakan Bank            The customer complaint channels provided by the Bank
 adalah sebagai berikut:                                         are as follows:
 1. Graha Call pada nomor 0800-191-8880; 24/7                    1. Graha Call at 0800-191-8880; available 24/7
 2. Graha Chat pada nomor 0811-191-88880;                        2. Graha Chat at 0811-191-88880;
 3. Direct Message melalui Social Media (Instagram, X, &         3. Direct messages via social media (Instagram, X, and
    Facebook);                                                       Facebook);
 4. www.arthagraha.com (website);                                4. www.arthagraha.com (website);
 5. agicustomercare@ag.co.id (email); dan                        5. agicustomercare@ag.co.id (email); and
 6. Kunjungan ke kantor cabang.                                  6. Visits to branch offices.

 Bagi Nasabah yang ingin menyampaikan keluhan atau               For customers who wish to submit complaints or grievances,
 pengaduan, Bank menyediakan sarana yang mudah diakses           the Bank provides easily accessible channels and ensures
 serta menjamin kenyamanan dan keamanan dalam proses             comfort and security throughout the complaint submission
 penyampaian pengaduan:                                          process:
 1. Nasabah dapat memilih touch point yang di inginkan;          1. Customers may choose their preferred touch point;
 2. Bank menetapkan service level sesuai jenis pengaduan
     nasabah; dan                                                2. The Bank establishes service levels based on the type
 3. Untuk memastikan seluruh pengaduan nasabah ditangani            of customer complaint; and
     dan diselesaikan maka monitoring-nya dilakukan dalam        3. To ensure that all customer complaints are handled
     1 (satu) dashboard.                                            and resolved, monitoring is conducted through a single
                                                                    integrated dashboard.


Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth                PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Sustainability Report 2025                  209
Page 210
 1                                2                                 3                                 4                                     5




                                       0811-191-88880
                                          @teman.agi                                                        Kantor Cabang
      0800-191-8880                                                agicustomercare@ag.co.id                                                      CRM & Ticketing
                                          @temanagi                                                          Branch Office
                                          Teman agi


       Keterangan | Notes:
       1. Nasabah melaporkan pengaduan melalui Customer Touch Point (Cabang/Email/Website/Graha Call 24 Jam/Graha Chat/Social Media IG/X/Facebook) Bank Artha
           Graha Internasional;
       2. Laporan pengaduan nasabah diterima oleh layanan Customer Care Bank Artha Graha Internasional;
       3. Layanan Customer Care menyampaikan laporan pengaduan kepada bagian terkait untuk dilakukan tindak lanjut dan penyelesaian atas laporan pengaduan
           nasabah;
       4. Hasil penyelesaian pengaduan disampaikan kepada Unit Customer Care; dan
       5. Unit Customer Care menyampaikan hasil penyelesaian laporan pengaduan kepada cabang/nasabah melalui telepon/email.
       1. Customers submit complaints through the Customer Touch Points (Branch/Email/Website/24-hour Graha Call/Graha Chat/Social Media – Instagram/X/
           Facebook) of Bank Artha Graha Internasional;
       2. Customer complaints are received by the Customer Care service of Bank Artha Graha Internasional;
       3. Customer Care forwards the complaint report to the relevant unit for follow-up and resolution;
       4. The results of the complaint resolution are conveyed to the Customer Care Unit; and
       5. The Customer Care Unit communicates the resolution results to the branch/customer via telephone or email.



       Tabel Jumlah Pengaduan Nasabah
       Number of Customer Complaints

                                      Keterangan                                              2025                          2024                      2023
                                      Description
       Keluhan Nasabah
                                                                                                          3.175                        4.160                5.597
       Customer Complaints

       Dalam Proses Penyelesaian
                                                                                                              -                             -                     -
       In the Resolution Process

       Keluhan Terselesaikan
                                                                                                          3.175                        4.160                5.597
       Complaint Resolved

       % Penyelesaian
                                                                                                           100                           100                   100
       % Completion


      Mengingat kepuasan dan kepercayaan nasabah merupakan                           Recognizing that customer satisfaction and trust are critical
      aspek yang sangat penting, setiap pengaduan yang diterima                      aspects, every complaint received is viewed as an opportunity
      dipandang sebagai kesempatan untuk meningkatkan kualitas                       to improve service quality while strengthening relationships
      layanan sekaligus memperkuat hubungan dengan nasabah.                          with customers. Accordingly, the Bank consistently follows
      Oleh karena itu, Bank senantiasa menindaklanjuti setiap                        up on every complaint in a serious and responsible manner.
      pengaduan secara serius dan bertanggung jawab.

      Berdasarkan data pada tabel di atas, sepanjang tahun 2025                      Based on the data in the table above, throughout 2025 a total
      tercatat sebanyak 3.175 pengaduan nasabah, menurun                             of 3,175 customer complaints were recorded, representing
      dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 4.160 pengaduan.                         an decrease compared to 2024, which recorded 4,160
      Seluruh pengaduan tersebut atau 100%, telah berhasil                           complaints. All of these complaints, or 100%, were successfully
      diselesaikan. Ditinjau dari jenis pengaduan, tiga kategori                     resolved. Based on the type of complaint, the three most
      terbanyak berkaitan dengan pembelian pulsa dan top up                          frequent categories were failed mobile banking transactions




210     PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025
                                                                                                        Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
                                                                                                                     Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth
Page 211
                                                                                                                    Menjaga Kepercayaan dengan
                                                                                                                    Memberikan Layanan Terbaik
                                                                                                       Maintaining Trust by Providing the Best Service




 e-wallet melalui mobile banking gagal (27%), disusul tarik           for mobile airtime purchases and e-wallet top-ups (27%),
 tunai gagal sebesar (20%) dan transaksi transfer BI Fast             followed by failed cash withdrawals (20%), and failed BI-FAST
 melalui mobile banking gagal sebesar (11%).                          transfer transactions via mobile banking (11%).


  Tabel Pengaduan Nasabah Tahun 2025
  Customer Complaints in 2025

                                                                                          Status Penyelesaian
                                                                                           Completion Status
                       Bulan                  Jumlah Pengaduan
    No.                Month                 Number of Complaints
                                                                             Dalam Proses                             Selesai
                                                                              In progress                            Resolved

             Januari
      1                                                        379                                 -                                          379
             January

             Februari
      2                                                        535                                 -                                         535
             February

             Maret
      3                                                         711                                -                                           711
             March

             April
      4                                                         161                                -                                           161
             April

             Mei
      5                                                        184                                 -                                          184
             May

             Juni
      6                                                        158                                 -                                          158
             June

             Juli
      7                                                        145                                 -                                          145
             July

             Agustus
      8                                                         141                                -                                           141
             August

             September
      9                                                        388                                 -                                         388
             September

             Oktober
     10                                                         114                                -                                           114
             October

             November
      11                                                        121                                -                                           121
             November

             Desember
     12                                                        138                                 -                                          138
             December

  Total
                                                              3.175                                -                                        3.175
  Total


 Dalam menangani setiap pengaduan yang diterima, Bank                 In handling every complaint received, the Bank consistently
 senantiasa menjunjung tinggi perlindungan privasi nasabah            upholds the protection of customer privacy as a non-
 sebagai prinsip yang tidak dapat ditawar. Dengan jaminan             negotiable principle. With this assurance, customers can
 tersebut, nasabah dapat menyampaikan keluhan atau                    submit complaints or grievances without concern should any
 pengaduan tanpa rasa khawatir apabila terdapat layanan               Bank services be perceived as unsatisfactory or disappointing.
 Bank yang dinilai kurang memuaskan atau mengecewakan.




Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth                     PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Sustainability Report 2025                 211
Page 212
      Survei Kepuasan Nasabah [OJK F.30]                                    Customer Satisfaction Survey [OJK F.30]

      Kepuasan nasabah merupakan salah satu sasaran                         Customer satisfaction is one of the primary objectives
      utama dari seluruh layanan yang diselenggarakan oleh                  of all services provided by the Bank. An optimal level of
      Bank. Tingkat kepuasan yang optimal akan memperkuat                   satisfaction strengthens customer trust, which in turn
      kepercayaan nasabah, yang pada akhirnya berkontribusi                 contributes significantly to building and maintaining
      signifikan dalam membangun dan menjaga citra serta                    the Bank’s image and reputation amid increasingly
      reputasi Bank di tengah persaingan pasar yang semakin                 intense market competition, both at the national and
      ketat, baik di tingkat nasional maupun internasional.                 international levels.

      Salah satu metode yang efektif untuk mengukur dan                     One effective method to measure and understand this
      memahami tingkat kepuasan tersebut adalah melalui                     level of satisfaction is through the regular conduct of
      pelaksanaan survei kepuasan nasabah secara berkala.                   customer satisfaction surveys. Through these surveys,
      Melalui survei ini, Bank dapat mengidentifikasi berbagai              the Bank is able to identify various aspects evaluated
      aspek yang dinilai oleh nasabah, mulai dari kualitas                  by customers, ranging from product quality and service
      produk, kemudahan layanan, hingga kenyamanan                          convenience to transaction comfort. In addition,
      dalam bertransaksi. Selain itu, survei kepuasan juga                  customer satisfaction surveys provide a platform
      memberikan ruang bagi nasabah untuk menyampaikan                      for customers to share feedback, which serves as a
      umpan balik yang menjadi dasar bagi Bank dalam                        basis for the Bank to implement continuous service
      melakukan perbaikan dan peningkatan layanan secara                    improvements and enhancements.
      berkelanjutan.


       Tabel Hasil Survei Kepuasan NasabahTahun 2023-2025
       Customer Satisfaction Survey Results 2023-2025

                Tahun                                                   Survei Kepuasan Nasabah
                 Year                                                  Customer Satisfaction Survey
                 2025                                                               86,85%

                 2024                                                               86,81%

                 2023                                                               86,70%


      Berdasarkan hasil survei di atas, tingkat kepuasan                    Based on the survey results above, the level of
      nasabah pada tahun 2025 tercatat mengalami                            customer satisfaction in 2025 recorded an increase
      peningkatan dibandingkan dengan tahun 2024. Bagi                      compared to 2024. For the Bank, this reflects its
      Bank, hal tersebut menunjukkan bahwa Bank senantiasa                  continuous commitment to enhancing the quality of
      terus berupaya meningkatkan pelayanan terhadap                        services provided to customers.
      nasabah.




212    PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025
                                                                                          Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
                                                                                                       Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth
Page 213
                                                                                                                      Menjaga Kepercayaan dengan
                                                                                                                      Memberikan Layanan Terbaik
                                                                                                         Maintaining Trust by Providing the Best Service




                                                     Halaman Ini Sengaja Dikosongkan
                                                    This Page Is Intentionally Left Blank




Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth                       PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Sustainability Report 2025                 213
Page 214
10
Mewujudkan
Komitmen Lingkungan
untuk Keberlanjutan
Realizing Environmental Commitment for
Sustainability
Page 215
11
Page 216
      Upaya Melestarikan Lingkungan
      Environmental Preservation Efforts




      Operasional keseharian industri perbankan tidak                       The day-to-day operations of the banking industry
      berdampak langsung terhadap lingkungan. Namun                         do not have a direct impact on the environment.
      demikian, sebagai lembaga intermediasi, bank memiliki                 However, as financial intermediaries, banks play a
      peran sangat penting sebagai mesin penggerak ekonomi                  very important role as drivers of economic activity by
      yang menentukan proyek yang layak dan tidak layak                     determining which projects are eligible or ineligible for
      mendapatkan pendanaan. Tanpa kepedulian terhadap                      financing. Without environmental awareness, banks
      lingkungan, perbankan berisiko terus menyalurkan dana                 risk continuing to channel funds into extractive sectors
      ke sektor-sektor ekstraktif yang merusak ekosistem                    that damage ecosystems, thereby indirectly bearing
      sehingga secara tidak langsung bank ikut bertanggung                  responsibility for environmental degradation.
      jawab atas degradasi lingkungan yang terjadi.

      Selain tanggung jawab moral, kepedulian terhadap                      Beyond moral responsibility, environmental concern
      lingkungan merupakan langkah strategis untuk                          is a strategic step to mitigate financial risks. Climate
      memitigasi risiko finansial. Perubahan iklim membawa                  change brings physical risks, such as asset damage due
      risiko fisik seperti kerusakan aset akibat bencana                    to natural disasters, as well as transition risks arising
      alam, serta risiko transisi yang muncul dari perubahan                from regulatory changes and market shifts toward a
      regulasi dan pergeseran pasar menuju ekonomi                          low-carbon economy. If banks finance environmentally
      rendah karbon. Jika bank mendanai perusahaan                          unfriendly companies, they are exposed to higher
      yang tidak ramah lingkungan, bank tersebut terpapar                   credit risk when borrowers’ assets depreciate or their
      pada risiko kredit yang tinggi apabila aset debitur                   operations are disrupted by stricter environmental
      mengalami depresiasi atau operasionalnya terhenti                     policies. Therefore, integrating Environmental, Social,
      akibat kebijakan lingkungan yang ketat. Oleh karena itu,              and Governance (ESG) criteria into credit assessments
      integrasi kriteria Environmental, Social, and Governance              is crucial to maintaining the stability of the financial
      (ESG) dalam penilaian kredit menjadi krusial untuk                    system.
      menjaga stabilitas sistem keuangan.




216    PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025
                                                                                          Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
                                                                                                       Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth
Page 217
                                                                                                     Mewujudkan Komitmen Lingkungan
                                                                                                                   untuk Keberlanjutan
                                                                                       Realizing Environmental Commitment for Sustainability




 Di sisi lain, perbankan memiliki peluang besar untuk       On the other hand, the banking sector has significant
 memimpin transisi menuju ekonomi hijau melalui produk      opportunities to lead the transition toward a green
 keuangan berkelanjutan. Dengan menawarkan green            economy through sustainable financial products.
 loans, sustainability-linked bonds, atau pembiayaan        By offering green loans, sustainability-linked bonds,
 energi terbarukan, bank dapat mengarahkan nasabah          or renewable energy financing, banks can guide
 dan pelaku industri untuk mengadopsi praktik               customers and industry players to adopt more circular
 bisnis yang lebih sirkular. Kepedulian ini tidak hanya     business practices. This commitment not only supports
 membantu pemulihan bumi, tetapi juga meningkatkan          environmental recovery but also enhances banks’
 citra serta daya saing bank di mata investor global        reputation and competitiveness in the eyes of global
 yang kini semakin selektif dalam menaruh modal pada        investors, who are increasingly selective in allocating
 institusi yang memiliki komitmen keberlanjutan yang        capital to institutions with strong sustainability
 kuat.                                                      commitments.

 Secara global, urgensi tersebut diperkuat dengan           Globally, this urgency is reinforced by the issuance
 terbitnya berbagai regulasi dan kesepakatan                of various regulations and international agreements.
 internasional. Di Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan        In Indonesia, the Financial Services Authority has
 (OJK) menerbitkan Roadmap Keuangan Berkelanjutan           issued the Sustainable Finance Roadmap, which
 yang mewajibkan lembaga jasa keuangan untuk                requires financial institutions to contribute to national
 berkontribusi pada target pengurangan emisi nasional.      emissions reduction targets. This initiative is aligned
 Langkah ini sejalan dengan prinsip-prinsip internasional   with international principles such as the Equator
 seperti Equator Principles dan United Nations Principles   Principles and the United Nations Principles for
 for Responsible Banking. Referensi-referensi tersebut      Responsible Banking. These references underscore
 menegaskan bahwa kepedulian lingkungan bukan lagi          that environmental responsibility is no longer merely an
 sekadar program CSSR opsional, melainkan fondasi           optional CSSR program, but a fundamental foundation
 utama bagi keberlangsungan industri perbankan di           for the future sustainability of the banking industry.
 masa depan.

 Komitmen Bank terhadap Kelestarian                         Commitment of the Bank to Environmental
 Lingkungan                                                 Sustainability

 Bank Artha Graha Internasional sebagai lembaga jasa        Bank Artha Graha Internasional, as a financial services
 keuangan yang beroperasi di Indonesia dan diawasi oleh     institution operating in Indonesia and supervised
 Otoritas Jasa Keuangan wajib mengimplementasikan           by the Financial Services Authority, is required to
 Roadmap Keuangan Berkelanjutan yang menuntut               implement the Sustainable Finance Roadmap, which
 transformasi model bisnis dari sekadar berorientasi        calls for a transformation of the business model
 pada keuntungan menjadi lembaga keuangan yang              from one that is merely profit-oriented to a financial
 mewujudkan keseimbangan antara aspek ekonomi,              institution that achieves a balance among economic,
 sosial, dan lingkungan (triple bottom line). Kewajiban     social, and environmental aspects (the triple bottom
 ini mencakup integrasi manajemen risiko lingkungan         line). This obligation includes integrating environmental
 dalam kebijakan perkreditan, peningkatan portofolio        risk management into credit policies, increasing the
 pembiayaan hijau seperti yang tercermin dalam              green financing portfolio as reflected in green building
 kebijakan bangunan gedung hijau, serta transparansi        policies, and ensuring transparency through annual
 pelaporan melalui Laporan Keberlanjutan tahunan.           Sustainability Reports.

 Sebagai bentuk implementasi Roadmap Keuangan               As part of the implementation of the Sustainable
 Berkelanjutan, Bank secara konsisten mengintegrasikan      Finance Roadmap, the Bank consistently integrates
 aspek keberlanjutan ke dalam strategi bisnis inti. Bank    sustainability aspects into its core business strategy.
 menyadari bahwa aliran pembiayaan memiliki peran           The Bank recognizes that financing flows play a
 strategis dalam mendorong transisi menuju ekonomi          strategic role in driving the transition toward a
 hijau, sehingga posisinya tidak hanya sebagai lembaga      green economy; therefore, its position is not only
 keuangan konvensional, tetapi juga sebagai katalis         that of a conventional financial institution but also a




Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth           PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Sustainability Report 2025                 217
Page 218
      perubahan lingkungan. Komitmen tersebut diwujudkan                    catalyst for environmental change. This commitment
      melalui penyelarasan portofolio pembiayaan dengan                     is realized through aligning the financing portfolio
      prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).                  with Environmental, Social, and Governance (ESG)
      Melalui penyaluran pembiayaan hijau (green financing),                principles. Through the provision of green financing,
      Bank mendukung sektor-sektor usaha yang berorientasi                  the Bank supports environmentally oriented business
      ramah lingkungan, seperti energi terbarukan, efisiensi                sectors such as renewable energy, energy efficiency,
      energi, dan pengembangan infrastruktur berkelanjutan.                 and the development of sustainable infrastructure.
      Kebijakan ini selaras dengan Tujuan Pembangunan                       This policy is aligned with the Sustainable Development
      Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs),                   Goals (SDGs), particularly Goal 13 related to climate
      khususnya tujuan ke-13 terkait penanganan perubahan                   action.
      iklim.

      Sejalan dengan komitmen tersebut, Bank menjadikan                     In line with this commitment, the Bank incorporates
      analisis lingkungan sebagai bagian integral dalam                     environmental analysis as an integral part of
      penilaian komitmen nasabah terhadap pelestarian                       assessing customers’ commitment to environmental
      lingkungan hidup sekaligus sebagai persyaratan dalam                  preservation and as a requirement in the financing
      proses pemberian pembiayaan. Dalam praktiknya, Bank                   approval process. In practice, the Bank applies several
      menggunakan sejumlah parameter lingkungan sebagai                     environmental parameters as the basis for evaluation,
      dasar evaluasi meliputi Analisis Mengenai Dampak                      including Environmental Impact Analysis, the
      Lingkungan (AMDAL), Program Penilaian Peringkat                       Company Performance Rating Assessment Program
      Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup                         in Environmental Management, and Environmental
      (PROPER), serta Upaya Pengelolaan Lingkungan (UKL)                    Management Efforts and/or Environmental Monitoring
      dan/atau Upaya Pemantauan Lingkungan (UPL). Seluruh                   Efforts. All of these parameters are carefully reviewed
      parameter tersebut ditelaah secara cermat untuk                       to anticipate potential pollution or environmental
      mengantisipasi potensi risiko pencemaran maupun                       damage risks arising from customers’ activities
      kerusakan lingkungan yang dapat timbul dari kegiatan                  or projects, while also serving as instruments for
      atau proyek nasabah, sekaligus berfungsi sebagai                      assessing social and environmental risks.
      instrumen penilaian risiko sosial dan lingkungan.

      Langkah strategis tersebut dipertegas dengan terbitnya                These strategic steps are reinforced by the issuance
      Surat Edaran Kredit No. 117.01.0 Perihal Pembiayaan                   of Credit Circular Letter No. 117.01.0 concerning Green
      Proyek Bangunan Gedung Hijau. Melalui kebijakan ini,                  Building Project Financing. Through this policy, the
      Bank secara aktif mendorong pengembang dan debitur                    Bank actively encourages developers and debtors
      untuk menciptakan kawasan yang ramah lingkungan.                      to create environmentally friendly areas. With the
      Dengan adanya standar formal ini, Bank memastikan                     establishment of this formal standard, the Bank
      bahwa setiap proyek bangunan yang dibiayai tidak                      ensures that every financed building project not only
      hanya mengejar nilai estetika dan ekonomi, tetapi                     pursues aesthetic and economic value, but also meets
      juga harus memenuhi kriteria pertanggungjawaban                       stringent environmental accountability criteria as a
      lingkungan yang ketat sebagai syarat fundamental                      fundamental requirement in the credit process.
      dalam proses kredit.

      Definisi bangunan gedung hijau yang diusung oleh                      The definition of green buildings adopted by the
      Bank mencakup aspek yang komprehensif, mulai                          Bank encompasses comprehensive aspects, ranging
      dari perencanaan yang matang hingga performa                          from careful planning to measurable operational
      operasional yang terukur. Bank menekankan pada                        performance. The Bank emphasizes efficiency in the
      efisiensi penggunaan energi, air, dan sumber daya                     use of energy, water, and other resources at every
      lainnya di setiap tahap penyelenggaraan bangunan.                     stage of building development. By applying these
      Dengan menerapkan prinsip-prinsip ini, Bank berupaya                  principles, the Bank seeks to mitigate climate transition
      memitigasi risiko transisi iklim sekaligus memberikan                 risks while simultaneously delivering added value to
      nilai tambah bagi nasabah melalui bangunan yang                       customers through high-performance buildings with
      berkinerja tinggi, hemat biaya operasional, dan                       lower operating costs that directly contribute to
      berkontribusi langsung pada pengurangan emisi                         national carbon emission reductions.
      karbon nasional.



218    PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025
                                                                                          Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
                                                                                                       Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth
Page 219
                                                                                                   Mewujudkan Komitmen Lingkungan
                                                                                                                 untuk Keberlanjutan
                                                                                     Realizing Environmental Commitment for Sustainability




 Sejalan dengan prinsip bangunan hijau, Bank              In line with green building principles, the Bank
 menerapkan operasional kantor yang ramah                 also implements environmentally friendly office
 lingkungan penerapan operasional kantor berbasis         operations by applying the 3R principles (Reduce,
 prinsip 3R (Reduce, Reuse, & Recycle). Implementasi      Reuse, and Recycle). This implementation is carried
 ini diwujudkan secara sistematis melalui pengelolaan     out systematically through responsible resource
 konsumsi sumber daya yang bertanggung jawab, mulai       consumption management, including efficient paper
 dari efisiensi penggunaan kertas, penghematan energi     usage, savings in electricity and fuel consumption,
 listrik dan bahan bakar minyak, hingga pengendalian      as well as integrated control of emissions and
 emisi serta pengelolaan air dan limbah cair secara       management of water and wastewater. By embedding
 terpadu. Dengan mengintegrasikan prinsip-prinsip         these principles into daily activities, the Bank ensures
 tersebut ke dalam aktivitas harian, Bank memastikan      that the spirit of sustainability is not only applied
 bahwa semangat keberlanjutan tidak hanya diterapkan      to customer projects but also becomes a tangible
 pada proyek nasabah, tetapi juga menjadi budaya kerja    work culture that minimizes the Company’s overall
 nyata yang meminimalkan jejak ekologis perusahaan        ecological footprint.
 secara menyeluruh.

 Pemakaian Kertas                                         Paper Usage
 Kertas merupakan salah satu sarana pendukung             Paper is one of the main supporting materials in the
 utama dalam pelaksanaan kegiatan operasional dan         Bank’s operational and office administrative activities.
 administrasi perkantoran Bank. Dalam praktiknya, Bank    In practice, the Bank uses various types and sizes of
 menggunakan berbagai jenis dan ukuran kertas, antara     paper, including HVS A4 70 gsm, HVS A4 75 gsm, HVS
 lain kertas HVS A4 70 gram, HVS A4 75 gram, HVS A3 80    A3 80 gsm, HVS F4 70 gsm, HVS F4 75 gsm, EDC thermal
 gram, HVS F4 70 gram, HVS F4 75 gram, kertas thermal     paper sizes 56 × 33 mm and 57 × 48 mm, ATM thermal
 EDC ukuran 56 × 33 mm dan 57 × 48 mm, kertas thermal     paper size 80 × 140 mm, transaction receipt paper size
 ATM ukuran 80 × 140 mm, kertas telstruk ukuran 58 ×      58 × 48 mm, and continuous form paper size 9½ × 11
 48 mm, serta kertas continuous form ukuran 9½ × 11       inches. Although differing in specifications, all of these
 inci. Meskipun berbeda dari sisi spesifikasi, seluruh    paper types are considered relatively environmentally
 jenis kertas tersebut tergolong sebagai bahan yang       friendly, as they are recyclable and biodegradable.
 relatif ramah lingkungan karena dapat didaur ulang dan
 mudah terurai secara alami.

 Bank memahami bahwa proses produksi kertas               The Bank recognizes that paper production requires
 memerlukan bahan baku berupa kayu dari jenis             raw materials in the form of timber from certain tree
 pepohonan tertentu serta melibatkan penggunaan           species and involves significant use of energy and
 energi dan air dalam jumlah yang signifikan. Oleh        water. Therefore, the Bank is committed to reducing
 karena itu, Bank berkomitmen untuk melakukan upaya       paper consumption as part of its contribution to
 pengurangan penggunaan kertas sebagai bentuk             minimizing deforestation and other environmental
 kontribusi dalam menekan laju penebangan pohon           impacts. The measures implemented include using
 dan dampak lingkungan lainnya. Langkah-langkah           paper on both sides, reusing used paper for internal
 yang diterapkan antara lain penggunaan kertas pada       purposes, optimizing the use of electronic mail as
 kedua sisi, pemanfaatan kertas bekas untuk kebutuhan     a medium for data and document exchange, and
 internal, optimalisasi penggunaan surat elektronik       enhancing digital document management and storage.
 sebagai media pertukaran data dan dokumen, serta
 peningkatan pengelolaan dan penyimpanan dokumen
 secara digital.




Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth         PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Sustainability Report 2025                 219
Page 220
      Informasi mengenai pemakaian kertas secara rinci                      Detailed information on paper usage is presented in
      disajikan pada tabel berikut: [OJK F.5].                              the following table: [OJK F.5].


       Tabel Penggunaan Kertas Tahun 2023-2025
       Paper Usage 2023-2025

                                Uraian                                      Satuan          2025                2024                   2023
                              Description                                    Unit
                                                                             Dus
       Continuous Form                                                                              142                   79                      80
                                                                            Cartons

                                                                             Rim
       HVS                                                                                       7.418                6.752                   6.329
                                                                            Reams

       Telstruk dan Kertas Thermal                                           Roll
                                                                                                2.609                 2.982                     2.811
       Telstruk and Thermal paper                                            Rolls

      Sesuai tabel di atas, volume penggunaan kertas                        Based on the table above, the volume of paper usage
      pada tahun 2025 mengalami kenaikan dibanding                          in 2025 increased compared to the previous year. This
      tahun sebelumnya. Hal itu dipengaruhi oleh adanya                     increase was primarily driven by a higher number of
      peningkatan jumlah transaksi di cabang, cetak                         transactions at branch offices, the printing of debtor-
      dokumen debitur, serta laporan-laporan lainnya untuk                  related documents, and the preparation of various
      kebutuhan eksternal maupun internal.                                  reports for both external and internal purposes.

      Pengelolaan Energi                                                    Energy Management
      Dalam menjalankan kegiatan operasionalnya, Bank                       In carrying out its operational activities, the Bank
      menggunakan dua sumber energi utama yaitu listrik                     uses two main energy sources, namely electricity and
      dan bahan bakar minyak (BBM) yang seluruhnya                          fuel, both of which are entirely obtained from third
      diperoleh dari pihak ketiga. Listrik dimanfaatkan                     parties. Electricity is used not only for lighting but
      tidak hanya untuk penerangan, tetapi juga sebagai                     also as an energy source for various office facilities
      sumber energi bagi berbagai sarana dan prasarana                      and infrastructure, including computers, laptops,
      perkantoran antara lain komputer, laptop, mesin                       photocopy machines, printers, air conditioners (AC),
      fotokopi, printer, pendingin ruangan (AC), mesin ATM,                 ATMs, and other electronic equipment. Meanwhile, fuel
      serta peralatan elektronik lainnya. Sementara itu,                    is primarily used as an energy source for operational
      BBM digunakan terutama sebagai sumber energi bagi                     vehicles, as well as in limited amounts for operating
      kendaraan operasional, serta dalam jumlah terbatas                    generators as backup power sources in the event of
      untuk pengoperasian genset sebagai sumber energi                      disruptions to electricity supply from third parties. Fuel
      cadangan apabila terjadi gangguan pasokan listrik dari                is a fossil-based energy source and therefore classified
      pihak ketiga. BBM merupakan bahan bakar berbasis                      as a non-renewable resource with limited availability.
      fosil sehingga tergolong sebagai sumber energi tidak                  Similarly, electricity is also considered limited, given
      terbarukan yang ketersediaannya terbatas, begitu juga                 that most power plants in Indonesia still rely on coal as
      dengan listrik mengingat sebagian besar pembangkit                    the primary energy source. Based on these conditions,
      listrik di Indonesia masih bergantung pada batu bara                  the Bank is committed to implementing various energy
      sebagai sumber pembangkit. Berangkat dari kondisi                     efficiency measures. [GRI 3-3]
      tersebut, Bank berkomitmen untuk menerapkan
      berbagai langkah efisiensi energi. [GRI 3-3]

      Program penghematan listrik dilaksanakan melalui                      Electricity saving programs are implemented through
      penerapan kebijakan dan program operasional antara                    policies and operational programs, including turning
      lain mematikan lampu dan AC setelah jam kerja,                        off lights and air conditioners after office hours,
      menyesuaikan penggunaan penerangan di luar jam                        adjusting lighting usage outside working hours
      kerja sesuai kebutuhan, mematikan komputer dan                        based on actual needs, turning off computers and
      peralatan elektronik apabila tidak digunakan, serta                   electronic equipment when not in use, and setting
      mengatur perangkat komputer ke dalam mode sleep                       computers to sleep mode when idle. In addition, the
      saat tidak beroperasi. Selain itu, Bank juga melakukan                Bank disconnects power cables after office hours,


220    PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025
                                                                                          Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
                                                                                                       Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth
Page 221
                                                                                                                                  Mewujudkan Komitmen Lingkungan
                                                                                                                                                untuk Keberlanjutan
                                                                                                                    Realizing Environmental Commitment for Sustainability




 pencabutan kabel listrik setelah jam kerja, mengganti                               replaces central air conditioning systems with split
 penggunaan AC sentral dengan AC split, menggunakan                                  AC units, uses energy-efficient LED lighting, and limits
 lampu LED yang lebih hemat energi, serta membatasi                                  lift operating hours during working hours. Efforts to
 jam operasional lift selama jam kerja. Adapun upaya                                 improve fuel efficiency are carried out through the
 efisiensi penggunaan BBM dilakukan melalui penerapan                                implementation of operational vehicle management
 kebijakan    pengelolaan    kendaraan     operasional,                              policies, more efficient route planning, and selective
 pengaturan rute perjalanan yang lebih efisien, serta                                control of generator usage.
 pengendalian penggunaan genset secara selektif.

 Seluruh langkah penghematan energi tersebut sejalan                                 All of these energy-saving measures are in line with the
 dengan Instruksi Presiden Republik Indonesia No.                                    Instruction of the President of the Republic of Indonesia
 13 Tahun 2011 tentang Penghematan Energi dan Air                                    No. 13 of 2011 on Energy and Water Conservation and
 serta Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya                                      the Regulation of the Minister of Energy and Mineral
 Mineral Republik Indonesia No. 13 Tahun 2012 tentang                                Resources of the Republic of Indonesia No. 13 of 2012
 Penghematan Pemakaian Tenaga Listrik. Lebih dari itu,                               on Electricity Consumption Efficiency. Furthermore,
 penghematan tersebut sekaligus merupakan upaya                                      these efforts also represent the Bank’s commitment to
 Bank untuk menekan emisi gas rumah kaca. [GRI 302-4,                                reducing greenhouse gas emissions. [GRI 302-4, GRI 302-
 GRI 302-5] [OJK F.7, F.12]                                                          5] [OJK F.7, F.12]


 Selama periode pelaporan, Bank mencatat penggunaan                                  During the reporting period, the Bank recorded
 listrik sebesar 5.419.548 kWh atau setara dengan                                    electricity consumption of 5,419,548 kWh, equivalent
 19.510 Gigajoule (GJ). Angka tersebut menunjukkan                                   to 19,510 gigajoules (GJ). This figure represents
 penurunan dibandingkan dengan tahun 2024 yang                                       a decrease compared to 2024, when electricity
 tercatat sebesar 5.897.935 kWh atau setara dengan                                   consumption amounted to 5,897,935 kWh or equivalent
 21.232 GJ. Perubahan tingkat konsumsi energi tersebut                               to 21,232 GJ. The change in energy consumption levels
 dipengaruhi oleh program optimalisasi jumlah kantor                                 was influenced by the branch network optimization
 cabang dan jumlah karyawan yang sudah dijalankan                                    program and workforce adjustments that have been
 serta kebijakan efisiensi perusahaan yang dilakukan                                 implemented, as well as the Company’s ongoing
 secara berkelanjutan. [GRI 302-1] [OJK F.6]                                         efficiency initiatives. [GRI 302-1] [OJK F.6]


   Tabel Konsumsi Listrik Tahun 2023-2025 [IDX-ESG E-03]
   Electricity Consumption 2023-2025

                            Uraian                                        Satuan                   2025                     2024                       2023
                          Description                                      Unit

   Penggunaan listrik                                                        kWh                     5.419.548                5.897.935                 5.847.439
   Electricity usage                                                      Gigajoule                       19.510                   21.232                     21.051

   Penambahan/(Pengurangan)
                                                                             kWh                     (478.387)                    50.496                 (338.784)
   Increase/(Decrease)

                                                                          Gigajoule                       (1.715)                       181                   (1.219)
   Data merujuk Kantor Pusat dan Kantor Cabang
   Konversi kWh ke Gigajoule: https://www.convertunits.com/from/kWh/to/gigajoule
   Data refers to Head Office and Branch Offices.
   kWh to Gigajoule conversion: https://www.convertunits.com/from/kWh/to/gigajoule



 Untuk mengetahui intensitas konsumsi energi (IKE)                                   To determine the office electricity Energy Consumption
 listrik perkantoran, Bank menghitung IKE dengan                                     Intensity (IKE), the Bank calculates the IKE using the
 menggunakan rumus berikut:                                                          following formula:


                                                               Pemakaian energi listrik (KWh)
                                                               Electricity consumption (kWh)
                                                   IKE=
                                                                          Luas bangunan
                                                                           Building area


Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth                                    PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Sustainability Report 2025                     221
Page 222
      Selanjutnya, hasil perhitungan tersebut dibandingkan                     Furthermore, the calculation results are compared
      dengan tabel intensitas konsumsi energi seperti                          with the Energy Consumption Intensity benchmarks
      diatur dalam Lampiran Peraturan Menteri Energi dan                       as stipulated in the Appendix to the Regulation of
      Sumber Daya Mineral Republik Indonesia No. 13 Tahun                      the Minister of Energy and Mineral Resources of
      2012 tentang Penghematan Pemakaian Tenaga Listrik                        the Republic of Indonesia No. 13 of 2012 concerning
      sebagai berikut:                                                         Electricity Energy Conservation, as follows:


       Tabel Intensitas Konsumsi Energi (IKE) Gedung Perkantoran ber-AC
       Energy Consumption Intensity (IKE) for Air-Conditioned Office Buildings

                                                            Ber-AC                                              Tanpa AC
                                                        Air-conditioned                                    Not Air-conditioned
                   Kriteria
                   Criteria
                                        kWh/m2/bulan              kWh/m2/tahun*               kWh/m2/bulan                   kWh/m2/tahun*
                                        kWh/m2/month               kWh/m2/year*               kWh/m2/month                    kWh/m2/year*
       Sangat efisien
                                               <8,5                          <102                     <3,4                             <40,8
       Very efficient

       Efisien
                                              8,5-14                    102-168                     3,4-5,6                         40,8-67,2
       Efficient

       Cukup Efisien
                                              14-18,5                   168-222                      5,6-7,4                        67,2-88,8
       Moderately Efficient

       Boros
                                               >18,5                         >222                      >7,4                            88,8
       Inefficient
       Sumber | Source:
       *konversi dalam setahun
       *conversion within one year


      Dalam laporan ini, data IKE merujuk pada Kantor Pusat                    In this report, the IKE data refer to the Bank’s Head
      Bank dengan penggunaan listrik sebesar 5.419.548                         Office, with electricity consumption of 5,419,548 kWh.
      kWh. Adapun luas bangunan kantor tercatat 65.111m2.                      The building area is recorded at 65,111m². Based on the
      Merujuk rumus di atas, IKE tahun 2025 tercatat sebesar                   formula above, the IKE for 2025 amounted to 6.9 kWh/
      6,9 kWh/m2/bulan, masuk kategori sangat efisien. Hasil                   m²/month, falling into the categorized as very efficient
      tersebut turun dibandingkan dengan IKE tahun 2024                        category. This result decreased compared to the 2024
      sebesar 7,5 kWh/m2/bulan dengan kategori “Sangat                         IKE of 7.5 kWh/m²/month, which was categorized as
      Efisien” berdasarkan perhitungan konsumsi listrik                        “Very Efficient,” based on electricity consumption of
      sebesar 5.897.935 kWh dengan luas bangunan 65.591                        5,897,935 kWh with a building area of 65,591 m². [GRI
      m2. [GRI 302-3] [OJK F.6]                                                302-3] [OJK F.6]


       Tabel Intensitas Konsumsi Energi Kantor Pusat Operasional Tahun 2023-2025
       Energy Consumption Intensity of Operational Head Office 2023-2025

                                                Rasio Intensitas Energi
                                                 Energy Intensity Ratio
              Tahun                                                                                                     Kriteria
               Year                                                                                                     Criteria
                                     kWh/m2/bulan                     kWh/m2/tahun
                                     kWh/m2/month                      kWh/m2/year
                                                                                                                    Sangat Efisien
               2025                                        6,9                              82,8
                                                                                                                    Very efficient

                                                                                                                     Sangat Efisien
               2024                                        7,5                               90
                                                                                                                     Very efficient

                                                                                                                     Sangat Efisien
               2023                                        7,9                              94,8
                                                                                                                     Very efficient




222     PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025
                                                                                              Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
                                                                                                           Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth
Page 223
                                                                                                                                 Mewujudkan Komitmen Lingkungan
                                                                                                                                               untuk Keberlanjutan
                                                                                                                   Realizing Environmental Commitment for Sustainability




 Sementara itu, sebagaimana tabel di bawah,                                            Meanwhile, as shown in the table below, fuel
 konsumsi BBM pada tahun 2025 mengalami                                                consumption in 2025 increased compared to 2024.
 kenaikan dibandingkan tahun 2024. Perubahan                                           The increase was driven by higher mobility and
 tersebut dipengaruhi oleh peningkatan mobilitas dan                                   greater use of vehicles for business operations and
 penggunaan kendaraan untuk kebutuhan bisnis dan                                       collection activities. In addition, changes to the payroll
 penagihan. Selain itu adanya perubahan skema payroll                                  scheme related to fuel payments for officers from a
 terkait pembayaran bahan bakar pejabat dari sistem                                    reimbursement system to a lump-sum allowance in
 reimburse ke sistem tunjangan lumpsum pada kuartal                                    the fourth quarter of 2025 also contributed to the
 4 tahun 2025 turut mempengaruhi peningkatan data                                      higher recorded fuel consumption in 2025.
 konsumsi BBM pada tahun 2025.


   Tabel Konsumsi BBM Tahun 2023-2025
   Fuel Consumption 2023-2025

                               Uraian                                             Satuan
                             Description                                           Unit                  2025                 2024                     2023

   Bensin                                                                            Liter                  522.072              432.996                   396.145
   Gasoline                                                                       Gigajoule                   17.854               14.808                   13.548

   Solar                                                                             Liter                     7.684                  8.791                   7.410
   Diesel                                                                         Gigajoule                     262                    300                      253

   Jumlah                                                                            Liter                  529.756               441.787                403.555
   Total                                                                          Gigajoule                    18.117               15.109                   13.801

   Penambahan/(Pengurangan)
                                                                                     Liter                   87.969                38.232                (27.902)
   Increase/(Decrease)

                                                                                  Gigajoule                   3.008                  1.308                   (954)
   Konversi liter ke Gigajoule: https://hextobinary.com/unit/energy/from/gasoline/to/gigajoule
   Liter to Gigajoules conversion: https://hextobinary.com/unit/energy/from/gasoline/to/gigajoule


 Sementara itu, untuk konsumsi energi di luar organisasi                               Meanwhile, with regard to energy consumption outside
 termasuk energi yang digunakan oleh pemasok                                           the organization, including energy used by suppliers
 dalam rantai pasokan, Bank belum dapat menyajikan                                     within the supply chain, the Bank is not yet able to
 datanya karena perjanjian kerja sama dengan para                                      present such data, as cooperation agreements with
 pemasok tidak memuat klausul mengenai pencatatan                                      suppliers do not include clauses on recording the
 volume energi yang mereka gunakan. Meski demikian,                                    volume of energy they consume. Nevertheless, in
 sesuai Standar Akuntansi dan Pelaporan Rantai Nilai                                   accordance with the Corporate Value Chain (Scope
 Korporat (Cakupan 3) dalam Protokol GRK, Bank                                         3) Accounting and Reporting Standard under the
 melakukan identifikasi atas konsumsi energi relevan di                                GHG Protocol, the Bank has identified relevant energy
 luar organisasi, khususnya pada kategori hulu berupa                                  consumption outside the organization, particularly
 perjalanan dinas menggunakan pesawat terbang. Dalam                                   in upstream categories, namely business travel by
 konteks laporan ini, perjalanan tersebut merujuk pada                                 air. In the context of this report, such travel refers to
 perjalanan Dewan Komisaris dan Direksi. Estimasi energi                               trips undertaken by the Board of Commissioners and
 atau bahan bakar yang dikonsumsi dari perjalanan                                      the Board of Directors. The estimated energy or fuel
 udara dihitung menggunakan kalkulator emisi karbon                                    consumption from air travel is calculated using the
 ICAO (International Civil Aviation Organization). [GRI                                ICAO (International Civil Aviation Organization) carbon
 302-2]                                                                                emissions calculator. [GRI 302-2]




Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth                                       PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Sustainability Report 2025                 223
Page 224
       Konsumsi Energi dari Perjalanan Dinas dengan Pesawat oleh Dewan Komisaris dan Direksi
       Tahun 2023-2025
       Energy Consumption from Business Travel by Aircraft by the Board of Commissioners and Directors
       in 2023-2025

                                                                                                                        Total BBM
                                                        Total Jarak                                                     Total Fuel                      Total Energi
        Tahun           Total Perjalanan                   (KM)                   Total BBM (KG)                                                            (GJ)
         Year              Total Trip                  Total Distance             Total Fuel (KG)                                                       Total Energy
                                                            (KM)                                                                                            (GJ)
                                                                                                                   Liter           Kiloliter
       2025                                      6                   26.542                      176.292            220.365                 220                       8.843

       2024                                     10                    77.098                    528.665             660.831                  661                      26.571

       2023                                     10                   25.406                       111.835            139.794                 140                      5.628
       Konversi kilogram ke liter: https://iataops,com/conversion/
       Konversi liter ke Gigajoule: https://www,unitconverters,net/energy/fuel-oil-equivalent-kiloliter-to-gigajoule,htm
       Kilograms to liters conversion: https://iataops.com/conversion/
       Liters to gigajoules conversion: https://www.unitconverters.net/energy/fuel-oil-equivalent-kiloliter-to-gigajoule.html


      Merujuk tabel di atas, konsumsi energi dari perjalanan                                 Referring to the table above, energy consumption
      dinas dengan pesawat tahun 2025 turun dibandingkan                                     from business travel by air in 2025 decreased
      tahun sebelumnya. Hal itu sejalan dengan berkurangnya                                  compared to the previous year. This is in line with the
      perjalanan dinas yang dilakukan Dewan Komisaris dan                                    decrease in business trips undertaken by the Board of
      Direksi. Hasil perhitungan energi di luar organisasi tidak                             Commissioners and the Board of Directors. The results
      masuk menjadi komponen intensitas konsumsi energi                                      of the calculation of energy consumption outside the
      Bank karena penggunanya terbatas. [GRI 302-2]                                          organization are not included as a component of the
                                                                                             Bank’s energy consumption intensity, as such usage is
                                                                                             limited. [GRI 302-2]

      Pengelolaan Emisi Gas Rumah Kaca                                                       Greenhouse Gas Emissions Management
      Emisi gas rumah kaca (GRK) merupakan salah satu faktor                                 Greenhouse gas (GHG) emissions are one of the main
      utama yang memicu terjadinya pemanasan global dan                                      drivers of global warming and climate change, which
      perubahan iklim yang berdampak signifikan terhadap                                     have significant impacts on the sustainability of life
      keberlanjutan kehidupan di bumi. Sebagai bagian                                        on Earth. As part of the global community, Indonesia
      dari komunitas global, Indonesia telah menyatakan                                      has declared its commitment to achieving net zero
      komitmennya untuk mencapai net zero emission                                           emissions (NZE) by 2060 or sooner, if possible. This
      (NZE) pada tahun 2060 atau lebih cepat apabila                                         commitment forms part of the national effort to reduce
      memungkinkan. Komitmen tersebut merupakan bagian                                       environmental pollution, particularly greenhouse gas
      dari upaya nasional dalam menekan pencemaran                                           emissions, and has gained further momentum since
      lingkungan, khususnya emisi gas rumah kaca, yang                                       the adoption of the Paris Climate Agreement in 2015,
      semakin menguat sejak disepakatinya Paris Climate                                      to which Indonesia is a signatory.
      Agreement pada tahun 2015 di mana Indonesia turut
      menjadi salah satu negara penandatangan perjanjian
      internasional tersebut.

      Sejalan dengan komitmen nasional tersebut,                                             In line with this national commitment, the Bank actively
      Bank berperan aktif dalam mendukung upaya                                              supports efforts to mitigate global warming and climate
      penanggulangan pemanasan global dan perubahan                                          change by joining The First Movers on Sustainable
      iklim dengan bergabung sebagai bagian dari The First                                   Banking in Indonesia. This commitment is further
      Movers on Sustainable Banking di Indonesia. Komitmen                                   strengthened through the implementation of the green
      ini diperkuat melalui penerapan konsep green                                           banking concept, which is aimed at minimizing the
      banking yang diarahkan untuk meminimalkan dampak                                       environmental impact of the Bank’s operational and
      lingkungan dari kegiatan operasional dan pembiayaan                                    financing activities, including the potential reduction
      Bank, termasuk potensi pengurangan emisi gas rumah                                     of greenhouse gas emissions. Emissions management




224     PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025
                                                                                                                  Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
                                                                                                                               Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth
Page 225
                                                                                                            Mewujudkan Komitmen Lingkungan
                                                                                                                          untuk Keberlanjutan
                                                                                              Realizing Environmental Commitment for Sustainability




 kaca. Pengelolaan emisi dilakukan secara terintegrasi             is carried out in an integrated manner with energy
 dengan kebijakan efisiensi energi, khususnya melalui              efficiency policies, particularly through controlling the
 pengendalian penggunaan sumber emisi utama seperti                use of primary emission sources such as electricity
 listrik dan bahan bakar minyak (BBM). [IDX ESG E-06, E-07]        and fuel oil (BBM). [IDX ESG E-06, E-07]

 Dalam laporan ini, cakupan emisi yang diungkapkan                 In this report, the scope of emissions disclosed
 meliputi emisi GRK langsung (Cakupan 1) dari                      includes direct GHG emissions (Scope 1) from the
 penggunaan bahan bakar fosil (bensin dan solar); emisi            use of fossil fuels (gasoline and diesel); indirect GHG
 GRK tidak langsung (Cakupan 2) dari konsumsi listrik;             emissions (Scope 2) from electricity consumption; and
 dan emisi GRK (Cakupan 3) tidak langsung lainnya                  other indirect GHG emissions (Scope 3) originating
 yang bersumber dari perjalanan dinas dengan pesawat               from business travel by air. The dominant GHG emitted
 terbang. Emisi GRK dominan yang dihasilkan, baik                  across Scopes 1, 2, and 3 is carbon dioxide (CO₂).
 cakupan 1, 2 dan 3 adalah karbon dioksida (CO2).

 Bank melakukan perhitungan emisi gas rumah                        The Bank calculates direct greenhouse gas (GHG)
 kaca (GRK) langsung (Cakupan 1) dengan mengacu                    emissions (Scope 1) by referring to the methodology
 pada metodologi yang diterapkan di Indonesia dan                  applied in Indonesia and other non-Annex I (developing)
 negara-negara non-Annex I (negara berkembang)                     countries, namely the Tier 1 approach. This method
 yaitu pendekatan Tier 1. Metode ini menghitung                    calculates emissions based on energy consumption
 emisi berdasarkan data konsumsi energi dikalikan                  data multiplied by default emission factors established
 dengan faktor emisi default yang ditetapkan oleh                  by the Intergovernmental Panel on Climate Change
 Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC)                  (IPCC) 2006. This approach is selected as it aligns with
 2006. Pendekatan tersebut dipilih karena sesuai                   data availability and prevailing reporting practices,
 dengan ketersediaan data dan praktik pelaporan                    while ensuring consistency and comparability of
 yang berlaku, serta memastikan konsistensi dan                    emission calculation results. The calculation formula
 keterbandingan hasil perhitungan emisi. Adapun rumus              used is as follows:
 perhitungan yang digunakan adalah sebagai berikut:


                                                 Emisi Hasil Pembakaran Bahan Bakar
                                                  Emissions from Fuel Combustion




                                           kg                       TJ                    kg
                                    Emisi GRK  = Konsumsi Energi (     ) x Faktor Emisi (    )
                                          thn                      thn                    TJ
                                         kg                             TJ                       kg
                          GHG Emissions       = Energy Consumption (        ) x Emission Factor(    )
                                        year                           year                      TJ



 Dari hasil perhitungan sesuai rumus di atas, maka                 Based on the calculations using the above formula,
 selama tahun pelaporan, Bank menghasilkan emisi gas               during the reporting year, the Bank generated direct
 rumah kaca langsung dari penggunaan solar dan bensin              greenhouse gas emissions from the use of diesel and
 sebesar 1.214.835 kgCO2eq, naik dibandingkan tahun                gasoline amounting to 1,214,835 kgCO2eq, an increase
 2024 yang mencapai 1.014.009 kgCO2eq. Perubahan                   compared to 2024, which reached 1,014,009 kgCO2eq.
 tersebut dipengaruhi oleh peningkatan mobilitas dan               The change was driven by increased mobility and
 penggunaan kendaraan untuk kebutuhan bisnis dan                   greater use of vehicles to support business operations
 penagihan. [OJK F.11][IDX-ESG E-01]                               and collection activities. [OJK F.11][IDX-ESG E-01]




Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth                  PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Sustainability Report 2025                 225
Page 226
       Tabel Emisi Gas Rumah Kaca Langsung (Cakupan 1) Tahun 2023-2025
       Direct Greenhouse Gas Emissions (Scope 1) 2023-2025

                                                                                                       Total Emisi CO2 yang Dihasilkan
                                                  Konsumsi Energi [Terajoule]   FE Default                           (Kg)
        Konsumsi Bahan Bakar                    Energy Consumption [Terajoules]    IPCC                 Total CO2 Emissions Generated
          Fuel Consumption                                                      2006 CO2                             (Kg)
                                                                                 (Kg/TJ)
                                                  2025      2024        2023                              2025              2024*             2023*
       Solar (Diesel)
                                                         0,28             0,32     0,27      74.100          21.489             23.712           20.007
       Diesel

       Bensin
                                                        17,23             14,29   13,07     69.300        1.193.346          990.297            905.751
       Gasoline

       Jumlah
                                                        17,51             14,61   13,34                  1.214.835         1.014.009            925.758
       Total
       *disajikan kembali
       *restated



      Adapun penghitungan emisi cakupan 2 tahun 2025                              The calculation of Scope 2 emissions for the 2025
      dilakukan dengan mengalikan konsumsi listrik Bank                           period was carried out by multiplying the Bank's
      dengan faktor emisi dari PLN yaitu 0,85 kgCO2eq/kWh                         electricity consumption by PLN's emission factor of
      dengan hasil sebagai berikut:                                               0.85 kgCO2eq/kWh, with the following results:


       Tabel Emisi Gas Rumah Kaca Tidak Langsung (Cakupan 2) Tahun 2023-2025 [IDX-ESG E-01]
       Indirect Greenhouse Gas Emissions (Scope 2) 2023-2025

                                                                Tahun (kWh)                       Emisi CO2 yang Dihasilkan (kg)
        Konsumsi Energi                                          Year (kWh)                        CO2 Emissions Generated (kg)
       Energy Consumption
                                               2025                  2024         2023          2025                 2024*                  2023*
       Listrik
       Electricity
                                                5.419.548       5.897.935         			
                                                                                  5.847.439 4.606.615                  5.013.245              4.970.323

       Emisi 1 kWh = 0,85 kgCO2eq, sumber: https://web.pln.co.id
       Emissions of 1 kWh = 0.85 kgCO2eq, source: https://web.pln.co.id

       *disajikan kembali
       *restated



      Untuk emisi GRK (Cakupan 3) dari perjalanan dinas                           For Scope 3 GHG emissions arising from business
      dengan pesawat terbang oleh Dewan Komisaris dan                             travel by air undertaken by the Board of Commissioners
      Direksi, Bank menghitung dengan menggunakan                                 and the Board of Directors, the Bank calculates the
      kalkulator karbon dari ICAO (International Civil                            emissions using the carbon calculator developed by
      Aviation Organization/ Organisasi Penerbangan Sipil                         the ICAO (International Civil Aviation Organization),
      Internasional) dengan hasil sebagai berikut: [OJK F.11] ]                   with the results as follows: [OJK F.11] [IDX-ESG E-01]
      [IDX-ESG E-01]




226     PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025
                                                                                               Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
                                                                                                            Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth
Page 227
                                                                                                                    Mewujudkan Komitmen Lingkungan
                                                                                                                                  untuk Keberlanjutan
                                                                                                      Realizing Environmental Commitment for Sustainability




   Total Emisi Gas Rumah Kaca dari Perjalanan Dinas dengan Pesawat Terbang Tahun 2023-2025
   Total Greenhouse Gas Emissions from Business Travel by Airplane 2023-2025

                      2025                                            2024                                             2023

       Jumlah                                              Jumlah                                    Jumlah
    Penggunaan                   Emisi                  Penggunaan              Emisi             Penggunaan                        Emisi
      Pesawat                 (Kg CO2eq)                  Pesawat            (Kg CO2eq)             Pesawat                      (Kg CO2eq)
      Terbang                  Emissions                  Terbang             Emissions             Terbang                       Emissions
    Number of Air             (Kg CO2eq)                Number of Air        (Kg CO2eq)           Number of Air                  (Kg CO2eq)
     Travel Trips                                        Travel Trips                              Travel Trips


                       6                   1.907                      10                4.686                          10                         1.651



 Berdasarkan tabel di atas, emisi gas rumah kaca cakupan                   Based on the table above, Scope 3 greenhouse gas
 3 dari perjalanan dinas dengan pesawat tercatat tahun                     emissions from business air travel in 2025 decreased
 2025 mengalami penurunan dibandingkan tahun                               compared to the previous year. This change is in line
 sebelumnya. Hal itu sejalan dengan pengurangan                            with the decrease in the number of business trips by
 jumlah perjalanan dinas dengan pesawat oleh Dewan                         air undertaken by the Board of Commissioners and the
 Komisaris dan Direksi.                                                    Board of Directors.

 Selanjutnya, Bank menghitung intensitas emisi merujuk                     Furthermore, the Bank calculates its emissions
 hasil perhitungan emisi cakupan 1 dan 2, serta tidak                      intensity by referring to the results of Scope 1 and
 memasukkan cakupan 3 karena penggunanya terbatas                          Scope 2 emissions calculations and excludes Scope
 yaitu Dewan Komisaris dan Direksi, sebagaimana tabel                      3 emissions, as their users are limited to the Board
 berikut:                                                                  of Commissioners and the Board of Directors, as
                                                                           presented in the table below:


   Tabel Intensitas Emisi GRK terhadap Pendapatan Tahun 2023-2025 [IDX-ESG E-02]
   GHG Emission Intensity to Income 2023-2025

                 Uraian                                  Satuan                  2025                   2024                           2023
               Description                                Unit
   Total Emisi Cakupan 1 & 2
                                                        KgCO2eq                     5.821.450               6.027.254                      5.896.081
   Total Scope 1 & 2 Emissions

   Pendapatan bunga bersih                              Rp Jutaan
                                                                                                              910.069                         981.979
   Net interest income                                  IDR Million

   Intensitas Emisi GRK                      KgCO2eq/Jutaan Rupiah
                                                                                                                  6,622                         6,004
   GHG Emission Intensity                    KgCO2eq/Million Rupiah




Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth                          PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Sustainability Report 2025                 227
Page 228
      Adapun rekapitulasi perhitungan emisi cakupan 1, 2 dan                 The recapitulation of emission calculations for scopes
      3 disampaikan dalam tabel berikut:                                     1, 2 and 3 is presented in the following table:


       Tabel Laporan Emisi Gas Rumah Kaca (GRK) [IDX-ESG E-01]
       Greenhouse Gas (GHG) Emissions Report

                             Kategori Emisi                                    Satuan            2025                2024                 2023
                            Emission Category
       Emisi GRK Scope 1
       GHG Emissions Scope 1

       Emisi GRK Langsung dan Pembuangan
                                                                              TonCO2-eq                1.215               1.014*               926*
       Direct GHG Emissions and Discharges

       Emisi GRK Scope 2
       GHG emissions Scope 2

       Emisi GRK Tidak Langsung dari Energi yang Diimpor/Dibeli
                                                                              TonCO2-eq              4.607                5.013*              4.970*
       Indirect GHG Emissions from Imported/Purchased Energy

       Emisi GRK Scope 3
       GHG emissions Scope 3

       Emisi GRK Tidak Langsung dari Transportasi
                                                                              TonCO2-eq                    2                     5                   2
       Indirect GHG Emissions from Transportation

       Emisi GRK Tidak Langsung dari Produk yang Digunakan oleh
       Perusahaan
                                                                              TonCO2-eq                    -                     -                   -
       Indirect GHG Emissions from Products Used by the
       Company

       Emisi GRK Tidak Langsung yang Terkait dengan Penggunaan
       Produk dari Perusahaan
                                                                              TonCO2-eq                    -                     -                   -
       Indirect GHG Emissions Related to the Use of Products
       from the Company

       Emisi GRK Tidak Langsung dari Sumber Lainnya
                                                                              TonCO2-eq                    -                     -                   -
       Indirect GHG Emissions from Other Sources

       Total Emisi GRK (Scope 1 dan 2)
                                                                              TonCO2-eq               5.821               6.027*              5.896*
       Total GHG Emissions (Scope 1 and 2)

       Total Emisi GRK (Scope 1, 2, dan 3)
                                                                              TonCO2-eq              5.824                6.032*              5.898*
       Total GHG Emissions (Scope 1, 2, and 3)

       Offsets/Credits
                                                                                  -                        -                     -                   -
       Offsets/Credits

       Pembelian Renewable Energy Certificate (REC)
                                                                                 kWh                       -                     -                   -
       Purchase of Renewable Energy Certificate (REC)
       *disajikan kembali
       *restated



      Sementara itu, sebagai wujud komitmen terhadap                         Meanwhile, as a manifestation of its commitment to
      perlindungan lapisan ozon serta dukungan terhadap                      ozone layer protection and support for government
      kebijakan pemerintah di bidang lingkungan, Bank                        environmental policies, the Bank has undertaken
      telah melakukan langkah-langkah strategis untuk                        strategic measures to replace materials with potential
      menggantikan bahan-bahan yang berpotensi merusak                       ozone-depleting effects. Concrete actions include
      ozon. Langkah nyata yang dilakukan antara lain Bank                    transitioning to the use of R410A and R32 refrigerants in
      beralih menggunakan refrigeran R410A dan R32 pada                      air-conditioning systems and refrigeration units. Both
      sistem pendingin udara dan lemari pendingin. Kedua                     refrigerants have very low ozone depletion potential
      jenis refrigeran tersebut memiliki potensi perusakan                   and are more environmentally friendly. In addition, the




228     PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025
                                                                                           Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
                                                                                                        Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth
Page 229
                                                                                                     Mewujudkan Komitmen Lingkungan
                                                                                                                   untuk Keberlanjutan
                                                                                       Realizing Environmental Commitment for Sustainability




 ozon yang sangat rendah serta karakteristik yang lebih     Bank has replaced halon-based fire extinguishers with
 ramah lingkungan. Selain itu, Bank juga mengganti APAR     environmentally safer alternatives, namely powder and
 berbasis halon dengan APAR yang menggunakan bahan          carbon dioxide (CO2) fire extinguishers.
 pemadam api yang lebih aman bagi lingkungan, yaitu
 powder dan karbon dioksida (CO2).

 Dalam mendukung pengendalian emisi udara, Bank             In supporting the control of air emissions, the Bank has
 turut menerapkan langkah-langkah konkret untuk             also implemented concrete measures to minimize the
 meminimalkan dampak penggunaan kendaraan                   impact of operational vehicle usage on air quality. One
 operasional terhadap kualitas udara. Salah satu upaya      such measure is the periodic emissions testing of all
 yang dilakukan adalah pelaksanaan uji emisi secara         operational vehicles. Through this initiative, the Bank
 berkala terhadap seluruh kendaraan operasional.            ensures that the vehicles in use comply with applicable
 Melalui langkah ini, Bank memastikan bahwa kendaraan       emission standards in accordance with prevailing laws
 yang digunakan telah memenuhi baku mutu emisi              and regulations.
 sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-
 undangan yang berlaku.

 Pengelolaan Air                                            Water Management
 Air merupakan salah satu sumber daya penting yang          Water is one of the essential resources supporting
 menunjang kegiatan operasional Bank, khususnya untuk       the Bank’s operational activities, particularly for
 memenuhi kebutuhan domestik perkantoran bagi               meeting domestic office needs for employees and
 karyawan dan nasabah. Pemanfaatan air mencakup             customers. Water usage includes various activities
 berbagai aktivitas, antara lain penggunaan fasilitas       such as sanitation facilities, ablution, washing kitchen
 sanitasi, keperluan wudhu, pencucian peralatan dapur,      equipment, watering plants, and other operational
 penyiraman tanaman, serta kebutuhan operasional            needs. Approximately 80% of the Bank’s water supply is
 lainnya. Sekitar 80% sumber air yang digunakan Bank        sourced from third parties through the Regional Water
 berasal dari pasokan pihak ketiga melalui Perusahaan       Supply Company, while the remainder is obtained from
 Daerah Air Minum (PDAM), sementara sisanya                 groundwater.
 bersumber dari air tanah.

 Selaras dengan penerapan konsep operasional yang           In line with the implementation of environmentally
 berwawasan lingkungan, Bank menerapkan kebijakan           sound operational practices, the Bank applies water-
 efisiensi penggunaan air sebagai respons terhadap          use efficiency policies in response to the increasingly
 semakin terbatasnya ketersediaan sumber daya air.          limited availability of water resources. The supply of
 Pasokan air baku untuk PDAM menghadapi tantangan           raw water for PDAM faces challenges due to pollution
 akibat pencemaran sumber air, sementara ketersediaan       of water sources, while groundwater availability
 air tanah juga terus menurun seiring meningkatnya          continues to decline amid rising utilization for various
 pemanfaatan untuk berbagai kebutuhan, termasuk             needs, including industrial, office, and service sectors.
 sektor industri, perkantoran, dan jasa. Kondisi tersebut   These conditions encourage the Bank to adopt more
 mendorong Bank untuk mengambil langkah-langkah             responsible water management measures.
 pengelolaan air yang lebih bertanggung jawab.

 Upaya efisiensi penggunaan air menjadi semakin             Efforts to improve water-use efficiency are becoming
 penting untuk mencegah terjadinya krisis atau              increasingly important to prevent potential clean
 kelangkaan air bersih di masa mendatang. Badan             water crises or shortages in the future. The National
 Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas)                Development Planning Agency, in the Strategic
 dalam Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) RPJM        Environmental Assessment (SEA) of the 2019 National
 2019 memproyeksikan bahwa Indonesia berpotensi             Medium-Term Development Plan, projects that
 mengalami kelangkaan air absolut pada tahun 2040.          Indonesia may experience absolute water scarcity by
 Kelangkaan absolut mengacu pada kondisi ketika             2040. Absolute scarcity refers to conditions in which
 ketersediaan sumber daya air tidak lagi mencukupi          water resources are no longer sufficient to meet basic
 untuk memenuhi kebutuhan dasar manusia.                    human needs.


Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth           PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Sustainability Report 2025                 229
Page 230
      Dalam implementasinya, kebijakan efisiensi penggunaan                  In practice, water efficiency policies are implemented
      air dilaksanakan melalui berbagai langkah konkret. Bank                through various concrete measures. The Bank
      mengimbau seluruh karyawan untuk menggunakan                           encourages all employees to use water responsibly,
      air secara bertanggung jawab, memasang media                           installs awareness media such as stickers or water-
      sosialisasi berupa stiker atau pengumuman hemat air                    saving notices in sink and toilet areas across all branch
      di area wastafel dan toilet di seluruh kantor cabang,                  offices, and limits the use of water for washing eating
      serta menetapkan pembatasan penggunaan air untuk                       and drinking utensils to twice a day. In addition, the
      pencucian peralatan makan dan minum sebanyak dua                       Bank ensures that water taps are turned off after use
      kali dalam sehari. Selain itu, Bank juga memastikan                    and conducts routine monitoring to detect potential
      penutupan kran air setelah digunakan serta melakukan                   leaks or instances of misuse.
      pemantauan rutin untuk mendeteksi potensi kebocoran
      atau kelalaian penggunaan.


       Tabel Penggunaan Air Kantor Pusat Tahun 2023-2025[IDX-ESG E-04]
       Head Office Water Usage 2023-2025

                                 Uraian                                      Satuan        2025                 2024                    2023
                               Description                                    Unit
       Pemakaian Air
                                                                              m3              37.206                  34.180                  33.210
       Water Usage

       Penambahan (Pengurangan)
                                                                               %                 8,85                    2,92                  (6,26)
       Increase (Decrease)


      Sesuai tabel di atas, penggunaan air tahun 2025                        In accordance with the table above, water consumption
      mengalami kenaikan dibandingkan tahun 2024. Hal                        in 2025 increased compared to 2024. This was in line
      itu sejalan dengan peningkatan aktivitas di beberapa                   with the increase in activities across several branch
      gedung kantor cabang, termasuk adanya project                          office buildings, including ongoing renovation projects.
      renovasi yang sedang dijalankan. [OJK F.8]                             [OJK F.8]


      Dalam hal pengelolaan air limbah (efluen) dari aktivitas               With regard to wastewater (effluent) management
      perkantoran, Bank berkomitmen untuk mencegah                           arising from office activities, the Bank is committed
      pencemaran tanah dan perairan akibat pembuangan                        to preventing soil and water pollution resulting from
      air limbah. Untuk itu, sebelum dibuang ke badan air,                   wastewater discharge. Accordingly, prior to being
      efluen akan dilakukan pengelolaan melalui Instalasi                    discharged into water bodies, effluent is treated
      Pengolahan Air Limbah (IPAL) dan melakukan pengujian                   through a Wastewater Treatment Plant (WWTP) and
      kualitas air sebelum dibuang ke badan air. Pengelolaan                 its quality is tested before disposal. The treatment
      dan pengujian dilakukan oleh pengelola gedung dengan                   and testing processes are carried out by the building
      tim laboratorium terakreditasi dari pihak eksternal.                   management in cooperation with an accredited
      Oleh karena itu, Bank tidak bisa menyampaikan volume                   external laboratory. Therefore, the Bank is unable to
      air limbah maupun hasil pengujian air limbah karena hal                disclose the volume of wastewater or the results of
      tersebut merupakan otoritas pengelola gedung. [OJK                     wastewater quality testing, as these matters fall under
      F.13, F.14]                                                            the authority of the building management. [OJK F.13,
                                                                             F.14]


      Pengelolaan Limbah                                                     Waste Management
      Dalam mendukung operasional kantor ramah                               In supporting environmentally friendly office
      lingkungan, Bank berkomitmen mengintegrasikan                          operations, the Bank is committed to integrating the 3R
      prinsip 3R (Reduce, Reuse, dan Recycle) dalam                          principles (Reduce, Reuse, and Recycle) into its waste
      pengelolaan limbah sebagai bagian dari upaya                           management practices as part of its environmental
      keberlanjutan lingkungan. Fokus utama diarahkan                        sustainability efforts. The primary focus is on reducing
      pada pengurangan limbah plastik serta pengelolaan                      plastic waste and managing office domestic waste




230     PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025
                                                                                           Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
                                                                                                        Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth
Page 231
                                                                                                     Mewujudkan Komitmen Lingkungan
                                                                                                                   untuk Keberlanjutan
                                                                                       Realizing Environmental Commitment for Sustainability




 sampah domestik perkantoran guna menekan dampak            to minimize negative environmental impacts. Plastic
 negatif terhadap lingkungan. Upaya pengurangan             waste reduction initiatives include the mandatory use
 limbah plastik dilakukan melalui penerapan kebijakan       of personal tumblers by all employees, the provision
 penggunaan tumbler pribadi bagi seluruh karyawan,          of drinking water dispensers in every workspace and
 penyediaan dispenser air minum di setiap ruang kerja       meeting room, and the use of glassware for serving
 dan ruang rapat, serta penggunaan gelas berbahan           beverages to guests. In addition, the Bank manages
 kaca untuk penyajian minuman kepada tamu. Selain           office domestic waste by providing adequate waste
 itu, Bank juga memperhatikan pengelolaan sampah            bins and implementing waste segregation between
 domestik dengan menyediakan tempat sampah yang             organic and inorganic waste. For the management of
 memadai dan menerapkan pemilahan antara sampah             office domestic waste as well as other types of waste,
 organik dan anorganik. Untuk pengelolaan limbah/           including hazardous waste (B3) such as used batteries,
 sampah domestik perkantoran maupun limbah yang             used engine oil from operational vehicles, used lamps
 lain, termasuk limbah B3 seperti aki bekas dan oli bekas   and cartridges, and other electronic waste, the Bank
 kendaraan operasional, lampu dan cartridge bekas, juga     cooperates with licensed third parties authorized by
 peralatan elektronik bekas lainnya, Bank menjalin kerja    the relevant authorities. Through this cooperation,
 sama dengan pihak ketiga yang berizin dari instansi        during the reporting year there were no recorded spills
 yang berwenang. Dengan kerja sama tersebut, selama         that had a negative impact on the environment. [OJK
 tahun pelaporan, tidak tercatat adanya tumpahan yang       F.13, F.15] [OJK F.13][IDX-ESG E-05]
 terjadi yang berdampak negatif terhadap lingkungan.
 [OJK F.13, F.15] [OJK F.13][IDX-ESG E-05]


 Keanekaragaman Hayati                                      Biodiversity
 Bank menyadari bahwa keanekaragaman hayati                 The Bank recognizes that biodiversity provides
 memberikan berbagai manfaat penting bagi kehidupan         various important benefits for human life, including
 manusia, termasuk mendukung ketahanan pangan               supporting food security through the availability of
 melalui penyediaan beragam jenis tumbuhan dan              diverse plant and animal species. In addition, species-
 hewan. Selain itu, ekosistem yang kaya spesies             rich ecosystems play a vital role in maintaining
 berperan dalam menjaga keseimbangan lingkungan,            environmental balance, such as climate regulation,
 seperti pengaturan iklim, penyerapan karbon, dan           carbon sequestration, and water filtration. Although the
 penyaringan air. Meskipun bidang usaha yang dijalankan     Bank’s business activities do not have a direct impact
 tidak berdampak langsung terhadap lingkungan dan           on the environment and biodiversity, the Bank remains
 keanekaragaman hayati, Bank tetap berkomitmen untuk        committed to contributing to their preservation. One
 berkontribusi dalam pelestariannya. Salah satu langkah     of the measures taken is ensuring that the locations
 yang ditempuh adalah memastikan lokasi bangungan           of the Bank’s buildings are not adjacent to or situated
 gedung Bank tidak berdekatan atau berada di kawasan        within conservation areas or regions with high
 konservasi atau wilayah yang memiliki keanekaragaman       biodiversity value. [OJK F.9]
 hayati tinggi. [OJK F.9]

 Selain itu, melalui program Corporate Social and           Furthermore, through its Corporate Social and
 Safety Responsibility (CSSR), Bank melakukan berbagai      Safety Responsibility (CSSR) programs, the Bank
 program prolingkungan berupa penghijauan, restorasi        implements      various    environmental     initiatives,
 ekosistem, dan pelestarian spesies langka yang             including reforestation, ecosystem restoration, and the
 terancam punah. Selain itu, Bank berkolaborasi dengan      conservation of endangered and threatened species.
 berbagai pemangku kepentingan, termasuk lembaga            The Bank also collaborates with various stakeholders,
 konservasi, komunitas lokal, dan sektor swasta, untuk      including conservation institutions, local communities,
 memastikan bahwa upaya pelestarian keanekaragaman          and the private sector, to ensure that biodiversity
 hayati dapat berjalan secara efektif dan berkelanjutan.    conservation efforts are carried out effectively and
 Pada tahun 2025, Bank melakukan penanaman pohon            sustainably. In 2025, Bank planted a total of 3,098
 sebanyak 3.098 bibit di wilayah sekitar cabang. [OJK       seedlings in the areas surrounding its branch offices.
 F.10]                                                      [OJK F.10]




Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth           PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Sustainability Report 2025                 231
Page 232
      Upaya nyata kepedulian Bank terhadap kelestarian                      The Bank’s tangible commitment to environmental
      lingkungan juga diwujudkan melalui Artha Graha Peduli                 conservation is also realized through Artha Graha
      yang menjalin kerja sama dengan Balai Besar Taman                     Peduli, which collaborates with the Bukit Barisan
      Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS) dan Balai                      Selatan National Park Authority (TNBBS) and the
      Konservasi Sumber Daya Alam Bengkulu. Bersama                         Bengkulu Natural Resources Conservation Agency.
      mitra strategis tersebut, Bank melakukan optimalisasi                 Together with these strategic partners, the Bank
      pengelolaan Tambling Wildlife Nature Conservation                     supports the optimization of the management of the
      (TWNC) seluas 45.000 hektare, yang merupakan                          Tambling Wildlife Nature Conservation (TWNC) area
      bagian dari Taman Nasional Bukit Barisan Selatan                      covering 45,000 hectares, which forms part of the
      seluas 365.000 hektare yang terletak di ujung selatan.                Bukit Barisan Selatan National Park with a total area
      Informasi selengkapnya tentang TWNC bisa diakses                      of 365,000 hectares located at the southern tip of
      melalui situs: https://inilahallam.com/about/                         Sumatra. More detailed information about TWNC can
                                                                            be accessed at: https://inilahallam.com/about/

      Biaya Lingkungan                                                      Environmental Costs
      Untuk mengukuhkan komitmen terhadap lingkungan                        To reinforce its commitment to a better environment,
      yang lebih, setiap tahun, Bank mengalokasikan biaya                   every year the Bank allocates environmental costs to
      lingkungan yang digunakan untuk membiayai berbagai                    fund various environment-related programs. In 2025,
      program terkait lingkungan. Pada tahun 2025, biaya                    environmental costs were recorded at IDR48,95 billion
      lingkungan tercatat sebesar Rp48,95 miliar, naik                      an increase compared to 2024, which reached IDR48.49
      dibandingkan tahun 2024 yang mencapai Rp48,49                         billion. These costs were used for security services,
      miliar. Biaya tersebut digunakan untuk biaya keamanan,                cleaning services, and community contributions. [OJK
      kebersihan dan iuran lingkungan. [OJK F.4]                            F.4]


      Pengaduan Masalah Lingkungan                                          Environmental Complaints
      Bank berkomitmen untuk mematuhi seluruh regulasi                      The Bank is committed to complying with all
      lingkungan   dalam    menjalankan    operasionalnya                   environmental regulations in conducting its operations
      sebagai bagian dari tanggung jawab sosial dan                         as part of its corporate social responsibility and
      keberlanjutan perusahaan. Komitmen ini diwujudkan                     sustainability. This commitment is realized through the
      melalui penerapan praktik-praktik ramah lingkungan                    implementation of environmentally friendly practices
      yang selaras dengan peraturan perundang-undangan,                     that are in line with laws and regulations, including
      termasuk pengelolaan energi, emisi, limbah, dan air                   responsible management of energy, emissions, waste,
      limbah secara bertanggung jawab.                                      and wastewater.

      Sejalan dengan itu, Bank menyediakan saluran                          In line with this, the Bank provides a complaint channel
      pengaduan yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat                     that can be used by the public and other stakeholders,
      maupun pemangku kepentingan lainnya, khususnya                        particularly regarding the potential environmental
      terkait potensi dampak lingkungan dari operasional                    impact of the Bank's business operations. Complaints
      bisnis Bank. Pengaduan dapat disampaikan melalui                      can be submitted by telephone, website, or email,
      telepon, website, atau email, dan Bank berkomitmen                    and the Bank is committed to following up on every
      untuk menindaklanjuti setiap laporan serta mencari                    report and finding the best solution. As of December
      solusi terbaik. Hingga 31 Desember 2025, Bank tidak                   31, 2025, the Bank has not received any environmental
      menerima pengaduan terkait lingkungan. [OJK F.16]                     complaints. [OJK F.16]




232    PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025
                                                                                          Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
                                                                                                       Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth
Page 233
                                                                                                                 Mewujudkan Komitmen Lingkungan
                                                                                                                               untuk Keberlanjutan
                                                                                                   Realizing Environmental Commitment for Sustainability




                                                     Halaman Ini Sengaja Dikosongkan
                                                    This Page Is Intentionally Left Blank




Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth                       PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Sustainability Report 2025                 233
Page 234
Lain-lain
Others
Page 235

          
Page 236
       SURAT PERNYATAAN ANGGOTA DEWAN KOMISARIS DAN ANGGOTA DIREKSI
          TENTANG TANGGUNG JAWAB ATAS LAPORAN KEBERLANJUTAN 2025
                      PT BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL TBK
              Statement of Members of the Board of Commissioners and
      The Board of Directors on the Responsibility for the 2025 Sustainability Report
                         PT Bank Artha Graha Internasional Tbk




                                                          Jakarta, 23 April 2026
                                                          Jakarta, April 23, 2026

                                                       Dewan Komisaris,
                                                         Board of Commissioners,




                                                          Kiki Syahnakri
                                            Komisaris Utama/Komisaris Independen
                                      President Commissioner/Independent Commissioner




                        Tomy Winata                                                  Sugianto Kusuma
                      Wakil Komisaris Utama                                            Wakil Komisaris Utama
                   Vice President Commissioner                                      Vice President Commissioner




                     Elizawatie Simon                                           Pesta Uli Sitanggang
                       Komisaris lndependen                                            Komisaris lndependen
                    Independent Commissioner                                        Independent Commissioner




236   PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025
                                                                                      Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
                                                                                                   Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth
Page 237
                                                                                                                               Lain-lain
                                                                                                                                 Others




 Kami, yang bertanda tangan di bawah ini, menyatakan               We, the undersigned, hereby declare that all information
 bahwa semua informasi dalam Laporan Keberlanjutan                 in the Sustainability Report of PT Bank Artha Graha
 PT Bank Artha Graha Internasional Tbk tahun 2025                  Internasional Tbk for year 2025 has been fully
 telah dimuat secara lengkap dan bertanggung jawab                 contained and we shall be fully responsible to the
 penuh atas kebenaran isi Laporan Keberlanjutan Bank.              correctness of contents in the Sustainability Report of
                                                                   the Bank.

 Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya.                 This statement is hereby made in all truthfulness.




                                                           Direksi,
                                                        Board of Directors,




                          Andy Kasih                                             Christina Harapan
                          Direktur Utama                                             Wakil Direktur Utama
                         President Director                                         Vice President Director




                Indrastomo Nugroho                                             Handoyo Soedirdja
         Direktur Kepatuhan/Direktur Independen                                               Direktur
        Compliance Director/Independent Director                                              Director




                              Susana                                                          Selvy
                                Direktur                                                      Direktur
                                Director                                                      Director




Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth                  PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Sustainability Report 2025      237
Page 238
      Verifikasi Tertulis dari Pihak Independen
      [OJK G.1]

      Written Verification from an Independent Party [OJK G.1]
      GRI Standard 2021 dan OJK merekomendasikan                            The GRI Standards 2021 and OJK recommend that
      agar Laporan Keberlanjutan dilakukan verifikasi oleh                  Sustainability Reports be verified by an independent
      Penyedia Jasa Assurance (Assurance Services Provider)                 Assurance Services Provider to ensure that the
      independen untuk memastikan bahwa kualitas,                           quality, reliability, and validity of the data presented
      keandalan, serta validitas data yang disajikan telah                  comply with universally accepted reporting principles.
      memenuhi prinsip pelaporan yang berlaku universal.                    However, taking into account priority considerations
      Namun demikian, dengan mempertimbangkan skala                         and internal evaluation, PT Bank Artha Graha
      prioritas dan evaluasi internal, PT Bank Artha Graha                  Internasional Tbk has not engaged an independent
      Internasional Tbk belum menggunakan penyedia jasa                     assurance provider for this year’s report.
      penjaminan independen untuk laporan tahun ini.

      Walau verifikasi eksternal belum dilakukan, Bank                      Although external verification has not been conducted,
      menegaskan komitmennya terhadap integritas data.                      the Bank affirms its commitment to data integrity. All
      Setiap informasi yang tersaji dalam laporan ini telah                 information presented in this report has undergone
      melewati mekanisme kendali mutu internal yang ketat                   rigorous and multi-layered internal quality control
      dan berlapis. Proses ini dirancang untuk memastikan                   mechanisms. This process is designed to ensure that
      bahwa seluruh pengungkapan informasi bersifat                         all disclosed information is truthful, accurate, and
      benar, akurat, dan faktual, sehingga tetap dapat                      factual, thereby remaining a credible reference for all
      menjadi rujukan yang kredibel bagi seluruh pemangku                   stakeholders.
      kepentingan.




238    PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025
                                                                                          Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
                                                                                                       Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth
Page 239
                                                                                                                                                                                                                                                   Lain-lain
                                                                                                                                                                                                                                                     Others




 Lembar Umpan Balik [OJK G.2]
 Feedback Form [OJK G.2]

 Kami menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya                                                                             We extend our highest appreciation to all stakeholders
 kepada seluruh pemangku kepentingan yang telah                                                                                  who have reviewed the 2025 Sustainability Report of
 menelaah Laporan Keberlanjutan PT Bank Artha Graha                                                                              PT Bank Artha Graha Internasional Tbk. As part of our
 Internasional Tbk 2025. Sebagai bagian dari upaya                                                                               efforts to enhance the quality of transparency and
 peningkatan kualitas transparansi dan efektivitas                                                                               effectiveness of future reports, your participation in
 laporan pada penerbitan berikutnya, partisipasi Bapak/                                                                          providing feedback through this Feedback Form is
 Ibu/Saudara dalam memberikan masukan melalui                                                                                    highly valuable. Kindly circle one of the answers and fill
 Lembar Umpan Balik ini sangatlah berharga. Mohon                                                                                in the spaces provided below:
 berkenan untuk melingkari salah satu jawaban dan
 mengisi titik-titik yang tersedia di bawah ini:


         Laporan Keberlanjutan ini sudah memberikan informasi yang jelas mengenai kinerja ekonomi, sosial dan lingkungan
         yang dilakukan oleh Bank:
    1
         This Sustainability Report provides clear information regarding the Bank’s economic, social, and environmental
         performance:

         a. Setuju | Agree                                                         b. Tidak Setuju | Disagree                                                         c. Tidak tahu | Don’t know

         Laporan Keberlanjutan ini sudah memberikan informasi yang jelas mengenai pemenuhan tanggung jawab sosial dan
         lingkungan Bank:
    2
         This Sustainability Report provides clear information regarding the Bank’s fulfillment of its social and environmental
         responsibilities:

         a. Setuju | Agree                                                         b. Tidak Setuju | Disagree                                                         c. Tidak tahu | Don’t know

         Materi dan data dalam Laporan Keberlanjutan ini mudah dimengerti dan dipahami.
    3
         The materials and data presented in this Sustainability Report are easy to understand and comprehend.

         a. Setuju | Agree                                                         b. Tidak Setuju | Disagree                                                         c. Tidak tahu | Don’t know

         Materi dan data dalam Laporan Keberlanjutan ini sudah cukup lengkap.
    4    The materials and data presented in this Sustainability Report are sufficiently comprehensive.


         a. Setuju | Agree                                                         b. Tidak Setuju | Disagree                                                         c. Tidak tahu | Don’t know

         Apakah desain, tata letak, grafis dan foto-foto dalam Laporan Keberlanjutan ini sudah bagus?
    5
         Are the design, layout, graphics, and photographs in this Sustainability Report satisfactory?

         a. Sudah bagus | Satisfactory                                             b. Belum bagus| Not satisfactory                                                   c. Tidak tahu | Don’t know

         Informasi apa yang paling bermanfaat dari Laporan Keberlanjutan ini?
    6
         What information from this Sustainability Report is the most useful?

         .....................................................................................................................................................................................................................................................
         Informasi apa yang dinilai masih kurang dari Laporan Keberlanjutan ini dan perlu ditambahkan pada Laporan
    7    Keberlanjutan mendatang?
         What information is still lacking in this Sustainability Report and should be added in future Sustainability Reports?

         .....................................................................................................................................................................................................................................................




Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth                                                                                 PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Sustainability Report 2025                                                             239
Page 240
      Identitas Pengirim
      Sender Identity
      Nama
                         :
      Name

      Email              :



      Identifikasi menurut kategori pemangku kepentingan
      Identification by stakeholder category

      1. Pemegang Saham/Investor                                            5. Karyawan
         Shareholders/Investors                                                Employees
      2. Pemerintah/Regulator                                               6. Pemasok dan Mitra Usaha
         Government/Regulators                                                 Suppliers and Business Partners
      3. Masyarakat                                                         7. Lain-lain, sebutkan
         Public                                                                Others, please specify
      4. Nasabah
         Customers                                                             ...................................................................................................................
                                                                               ...


      Mohon formulir ini dikirimkan kembali ke:
      Kindly return this form to:

      PT Bank Artha Graha Internasional Tbk
      Gedung Artha Graha
      Kawasan Niaga Terpadu Sudirman
      Sudirman Central Business District (SCBD)
      Jl. Jenderal Sudirman Kav. 52-53
      Jakarta Selatan, 12190
      Tel. : +62 21 515 2168 (H)
      Fax. : +62 21 515 3892
      Email : co_secretary@ag.co.id
      Website : www.arthagraha.com




240    PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025
                                                                                                        Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
                                                                                                                     Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth
Page 241
                                                                                                                                  Lain-lain
                                                                                                                                    Others




 Tanggapan Terhadap Umpan Balik Laporan
 Tahun Sebelumnya [OJK G.3]
 Response to Feedback Form on the Previous Year’s Report [OJK G.3]
 Sepanjang periode 2025, tidak terdapat tanggapan                    Throughout 2025, there were no specific responses
 spesifik dari pemangku kepentingan maupun regulator                 from stakeholders or regulators regarding the previous
 atas Laporan Keberlanjutan tahun sebelumnya. Namun                  year’s Sustainability Report. Nevertheless, PT Bank
 demikian, PT Bank Artha Graha Internasional Tbk tetap               Artha Graha Internasional Tbk has continued to
 melakukan berbagai penguatan narasi dan data agar                   strengthen both the narrative and data to ensure that
 laporan kali ini sepenuhnya memenuhi ketentuan POJK                 this report fully complies with the provisions of POJK
 No. 51/POJK.03/2017 dan SEOJK No.16/SEOJK.04/2021,                  No. 51/POJK.03/2017 and SEOJK No.16/SEOJK.04/2021,
 serta standar internasional GRI Standards 2021,                     as well as international standards including GRI
 Sustainable Banking Assessment (SUSBA) dan                          Standards 2021, Sustainable Banking Assessment
 Sustainability Accounting Standards Board (SASB).                   (SUSBA), and the Sustainability Accounting Standards
 Kami berharap laporan ini dapat menjadi sumber                      Board (SASB). We expect this report to serve as a
 informasi yang komprehensif dan bermanfaat bagi                     comprehensive and valuable source of information for
 seluruh pemangku kepentingan.                                       all stakeholders.



 Daftar Pengungkapan Sesuai POJK 51/
 POJK.03/2017 [OJK G.4]
 List of Disclosures in accordance with POJK 51/POJK.03/2017

     No. Indeks                                                Nama Indeks                                                    Hal.
   Index Number                                                 Index Name                                                    Page
   Strategi Keberlanjutan
   Sustainability Strategy

                        Penjelasan Strategi Keberlanjutan
           A.1                                                                                                                  16
                        Sustainability Strategy

   Ikhtisar Kinerja Aspek Keberlanjutan
   Sustainability Aspects Performance Highlights

                        Aspek Ekonomi
           B.1                                                                                                                 10, 11
                        Economic Aspect

                        Aspek Lingkungan Hidup
          B.2                                                                                                                  11, 12
                        Environmental Aspect

                        Aspek Sosial
          B.3                                                                                                                   13
                        Social Aspect

   Profil Perusahaan
   Company Profile

                        Visi, Misi, dan Nilai Keberlanjutan
           C.1                                                                                                                  48
                        Vision, Mission, and Sustainability Values

                        Alamat Perusahaan
          C.2                                                                                                                   45
                        Company Address

                        Skala Usaha                                                                                         44,45,60,
          C.3
                        Business Scale                                                                                       64,65

                        Produk, Layanan, dan Kegiatan Usaha yang Dijalankan
          C.4                                                                                                                 44,52
                        Products, Services, and Business Activities Conducted




Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth                    PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Sustainability Report 2025       241
Page 242
        No. Indeks                                                 Nama Indeks                                                        Hal.
      Index Number                                                  Index Name                                                        Page

                         Keanggotaan pada Asosiasi
            C.5                                                                                                                         72
                         Membership in Associations

                         Perubahan Emiten dan Perusahaan Publik yang Bersifat Signifikan
            C.6                                                                                                                         69
                         Significant Changes in the Company

      Penjelasan Direksi
      The Board of Directors’ Message

                         Penjelasan Direksi
            D.1                                                                                                                         22
                         The Board of Directors’ Message

      Tata Kelola Keberlanjutan
      Sustainability Governance

                         Penanggungjawab Penerapan Keuangan berkelanjutan
            E.1                                                                                                                        90
                         Person in Charge of Sustainable Finance Implementation

                         Pengembangan Kompetensi Terkait Keuangan berkelanjutan
            E.2                                                                                                                         92
                         Competency Development Related to Sustainable Finance

                         Penilaian Risiko Atas Penerapan Keuangan berkelanjutan
            E.3                                                                                                                         96
                         Risk assessment on the Sustainable Finance Implementation

                         Hubungan dengan Pemangku Kepentingan
            E.4                                                                                                                        105
                         Relations with Stakeholders

                         Permasalahan terhadap Penerapan Keuangan berkelanjutan
            E.5                                                                                                                         121
                         Issues against the Sustainable Finance Implementation

      Kinerja Keberlanjutan
      Sustainability Performance

                         Kegiatan Membangun Budaya Keberlanjutan
            F.1                                                                                                                         39
                         Activities to Build a Culture of Sustainability

      Kinerja Ekonomi
      Economic Performance

                         Perbandingan Target dan Kinerja Produksi, Portofolio, Target Pembiayaan, atau Investasi,
                         Pendapatan dan Laba Rugi
            F.2                                                                                                                        132
                         Comparison of Production Targets and Performance, Portfolios, Financing Targets, or
                         Investments, Income and Profit and Loss

                         Perbandingan Target dan Kinerja Portofolio, Target Pembiayaan, atau Investasi Pada Instrumen
                         Keuangan atau Proyek yang Sejalan dengan Penerapan Keuangan Berkelanjutan
            F.3                                                                                                                        136
                         Comparison of Portfolio Targets and Performance, Financing Targets, or Investments in
                         Financial Instruments or Projects that are In Compliance with Sustainability

      Kinerja Lingkungan Hidup
      Environmental Performance

      Aspek Umum
      General Aspect

                         Biaya Lingkungan Hidup
            F.4                                                                                                                        232
                         Environmental Costs

      Aspek Material
      Material Aspect

                         Penggunaan Material yang Ramah Lingkungan
            F.5                                                                                                                        220
                         Use of Environmentally Friendly Materials

      Aspek Energi
      Energy Aspect




242   PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025
                                                                                     Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
                                                                                                  Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth
Page 243
                                                                                                                                  Lain-lain
                                                                                                                                    Others




     No. Indeks                                               Nama Indeks                                                      Hal.
   Index Number                                                Index Name                                                      Page

                        Jumlah dan Intensitas Energi yang Digunakan                                                          221, 222,
           F.6
                        Amount and Intensity of Energy Used                                                                  223. 224

                        Upaya dan Pencapaian Efisiensi Energi dan Penggunaan Energi Terbarukan
           F.7                                                                                                                221, 224
                        Efforts and Achievements in Energy Efficiency and the Use of Renewable Energy

   Aspek Air
   Water Aspect

                        Penggunaan Air
          F.8                                                                                                                   230
                        Water Usage

   Aspek Keanekaragaman Hayati
   Biodiversity Aspect

                        Dampak dari Wilayah Operasional yang Dekat atau Berada di Daerah Konservasi atau Memiliki
                        Keanekaragaman Hayati
           F.9                                                                                                                  231
                        Impact of Operational Areas Nearby or Located in Conservation Areas or Those Having
                        Biodiversity

                        Usaha Konservasi Keanekaragaman Hayati
          F.10                                                                                                                  231
                        Biodiversity Conservation Efforts

   Aspek Emisi
   Emissions Aspect

                        Jumlah dan Intensitas Emisi yang Dihasilkan Berdasarkan Jenisnya                                     225, 226,
           F.11
                        Total and Intensity of Emissions Generated by Type                                                     227

                        Upaya dan Pencapaian Pengurangan Emisi yang Dilakukan
          F.12                                                                                                                221, 226
                        Efforts and Achievements in Emission Reduction Undertaken

   Aspek Limbah Dan Efluen
   Waste and Effluent Aspect

                        Jumlah Limbah dan Efluen yang Dihasilkan Berdasarkan Jenis
          F.13                                                                                                                230, 231
                        Total Waste and Effluent Generated by Type

                        Mekanisme Pengelolaan Limbah dan Efluen
          F.14                                                                                                                  230
                        Effluent and Waste Management Mechanism

                        Tumpahan yang Terjadi (Jika Ada)
          F.15                                                                                                                  231
                        Spills Occurred (If Any)

   Aspek Pengaduan Terkait Lingkungan Hidup
   Complaint Aspect Related to the Environment

                        Jumlah dan Materi Pengaduan Lingkungan Hidup yang Diterima dan Diselesaikan
          F.16                                                                                                                  232
                        Number and Material of Environmental Complaints Received and Resolved

   Kinerja Sosial
   Social Performance

                        Komitmen LJK, Emiten, atau Perusahaan Publik untuk Memberikan Layanan Atas Produk dan/
                        atau Jasa yang Setara Kepada Konsumen
          F.17          Commitment of Financial Services Institutions, Issuers, or Public Companies to Provide Equal            199
                        Services for Products and/or Services to Consumers


   Aspek Ketenagakerjaan
   Employment Aspect

                        Kesetaraan Kesempatan Bekerja
          F.18                                                                                                                   172
                        Equal Employment Opportunity




Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth                     PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Sustainability Report 2025      243
Page 244
        No. Indeks                                                 Nama Indeks                                                         Hal.
      Index Number                                                  Index Name                                                         Page

                         Tenaga Kerja Anak dan Tenaga Kerja Paksa
            F.19                                                                                                                        172
                         Child Labor and Forced Labor

                         Upah Minimum Regional
           F.20                                                                                                                         177
                         Regional Minimum Wage

                         Lingkungan Bekerja yang Layak Dan Aman
            F.21                                                                                                                        190
                         Decent and Safe Working Environment

                         Pelatihan dan Pengembangan Kemampuan Pegawai
           F.22                                                                                                                      182, 183
                         Employee Training and Competency Development

      Aspek Masyarakat
      Community Aspect

                         Dampak Operasi Terhadap Masyarakat Sekitar
           F.23                                                                                                                         152
                         Impact of Operations on Surrounding Communities

                         Pengaduan Masyarakat
           F.24                                                                                                                         168
                         Public Complaints

                         Kegiatan Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL)
           F.25                                                                                                                         156
                         Environmental Social Responsibility Activities

      Tanggung Jawab Pengembangan Produk/Jasa Berkelanjutan
      Responsibility for Sustainable Product/Service Development

                         Inovasi dan Pengembangan Produk/Jasa Keuangan berkelanjutan
           F.26                                                                                                                         202
                         Innovation and Development of Sustainable Finance Products/Services

                         Produk/Jasa Yang Sudah Dievaluasi Keamanannya Bagi Pelanggan
            F.27                                                                                                                        206
                         Products/Services Evaluated for Customer Safety

                         Dampak Produk/Jasa
           F.28                                                                                                                         207
                         Product/Service Impacts

                         Jumlah Produk yang Ditarik Kembali
           F.29                                                                                                                         208
                         Number of Recalled Products

                         Survei Kepuasan Pelanggan terhadap Produk dan/atau Jasa Keuangan Berkelanjutan
           F.30                                                                                                                         212
                         Customer Satisfaction Survey on Sustainable Finance Products and/or Services

      Lain-lain
      Others

                         Verifikasi Tertulis dari Pihak Independen (jika Ada)
            G.1                                                                                                                         238
                         Written Verification from Independent Party (if any)

                         Lembar Umpan Balik
            G.2                                                                                                                         239
                         Feedback Form

                         Tanggapan Terhadap Umpan Balik Laporan Keberlanjutan Tahun Sebelumnya
            G.3                                                                                                                         241
                         Response to Feedback Form on Previous Year's Sustainability Report

                         Daftar Pengungkapan Sesuai POJK 51/2017 tentang Penerapan Keuangan Berkelanjutan bagi
                         Lembaga Jasa Keuangan, Emiten dan Perusahaan Publik
            G.4          List of Disclosures in accordance with OJK Regulation No. 51/POJK.03/2017 on the                               241
                         Implementation of Sustainable Finance for Financial Services Institutions, Issuers and Public
                         Companies.




244   PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025
                                                                                      Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
                                                                                                   Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth
Page 245
                                                                                                                                           Lain-lain
                                                                                                                                             Others




 Indeks Konten GRI Standard 2021
 GRI Standard Content Index 2021

                                      PT Bank Artha Graha Internasional Tbk telah melaporkan informasi yang dikutip dalam indeks
   Pernyataan penggunaan              konten GRI ini untuk periode 1 Januari 2025-31 Desember 2025 sesuai dengan Standard GRI.
   Statement of use                   PT Bank Artha Graha Internasional Tbk has reported in accordance with the GRI Standards for
                                      the period of January 1, 2025 to December 31, 2025.

   GRI 1                              GRI 1: Landasan 2021
   GRI 1 used                         GRI 1: Foundation 2021

   GRI Sektor Standards
   Applicable GRI Sector Standard(s)



                                                                                                                  Pengecualian
                                                                                                                    Omission
                                                  Pengungkapan
            Standard GRI                                                            Halaman        Persyaratan
                                                    Disclosure
            GRI Standard                                                              Page             yang
                                                                                                                        Alasan      Penjelasan
                                                                                                   Dikecualikan
                                                                                                                        Reason      Explanation
                                                                                                  Requirement(s)
                                                                                                     Omitted

   GRI Pengungkapan                     Detail Organisasi                           44,45,48,
                               2-1
   Umum 2021                            Organizational details                         60

   GRI 2: General                       Entitas yang tercakup dalam
   Disclosures 2021                     pelaporan keberlanjutan organisasi
                              2-2       Entities included in the                        33
                                        organization’s sustainability
                                        reporting

                                        Periode pelaporan, frekuensi dan
                                        titik kontak
                              2-3                                                   32, 33, 39
                                        Reporting period, frequency and
                                        contact point

                                        Pernyataan ulang informasi
                              2-4                                                       38
                                        Restatements of information

                                        Penjaminan eksternal
                              2-5                                                       38
                                        External assurance

                                        Kegiatan, rantai nilai, dan hubungan
                                        bisnis lainnya                              50, 52, 60,
                              2-6
                                        Activities, value chain and other             67, 69
                                        business relationships

                                        Karyawan
                               2-7                                                      65
                                        Employees

                                        Pekerja yang Bukan Pekerja
                              2-8       Langsung                                        66
                                        Workers who are not employees

                                        Struktur dan komposisi tata kelola
                              2-9       G ove r n a n c e s t r u c t u r e a n d     78, 79
                                        composition

                                        Nominasi dan seleksi untuk badan
                                        tata kelola tertinggi
                              2-10                                                     104
                                        Nomination and selection of the
                                        highest governance body

                                        Pejabat tata kelola tertinggi
                              2-11      Chair of the highest governance                 78
                                        body




Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth                              PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Sustainability Report 2025      245
Page 246
                                                                                                               Pengecualian
                                                                                                                 Omission
                                                 Pengungkapan
             Standard GRI                                                     Halaman        Persyaratan
                                                   Disclosure
             GRI Standard                                                       Page             yang
                                                                                                                      Alasan         Penjelasan
                                                                                             Dikecualikan
                                                                                                                      Reason         Explanation
                                                                                            Requirement(s)
                                                                                               Omitted

                                        Peran pejabat tata kelola tertinggi
                                        dalam memantau dampak
                                        manajemen
                              2-12                                             81, 84
                                        Role of the highest governance
                                        body in overseeing the
                                        management of impacts

                                        Pendelegasian tanggung jawab
                                        untuk mengelola dampak
                              2-13                                             81, 90
                                        Delegation of responsibility for
                                        managing impacts

                                        Peran badan tata kelola tertinggi
                                        dalam pelaporan keberlanjutan
                              2-14                                               91
                                        Role of the highest governance
                                        body in sustainability reporting

                                        Konflik kepentingan
                              2-15                                              108
                                        Conflicts of interest

                                        Komunikasi keprihatinan kritis
                              2-16      Communication of critical                114
                                        concerns

                                        Pengetahuan kolektif badan tata
                                        kelola tertinggi
                              2-17                                               92
                                        Collective knowledge of the
                                        highest governance body

                                        Evaluasi kinerja badan tata kelola
                                        tertinggi
                              2-18                                               95
                                        Evaluation of the performance of
                                        the highest governance body

                                        Kebijakan Remunerasi
                              2-19                                            104, 105
                                        Remuneration policies

                                        Proses penentuan remunerasi
                              2-20      Process to determine                  104, 105
                                        remuneration

                                        Rasio kompensasi total tahunan
                              2-21                                              105
                                        Annual total compensation ratio

                                        Pernyataan tentang strategi
                                        pembangunan berkelanjutan
                              2-22                                             16, 22
                                        Statement on sustainable
                                        development strategy

                                        Komitmen kebijakan
                              2-23                                             96, 115
                                        Policy commitments

                                        Komitmen dalam menanamkan
                              2-24      kebijakan                               110
                                        Embedding policy commitments




246   PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025
                                                                                         Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
                                                                                                      Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth
Page 247
                                                                                                                                   Lain-lain
                                                                                                                                     Others




                                                                                                          Pengecualian
                                                                                                            Omission
                                                  Pengungkapan
            Standard GRI                                                    Halaman          Persyaratan
                                                    Disclosure
            GRI Standard                                                      Page               yang
                                                                                                                Alasan      Penjelasan
                                                                                             Dikecualikan
                                                                                                                Reason      Explanation
                                                                                            Requirement(s)
                                                                                               Omitted

                                        Proses untuk memulihkan dampak
                                        negatif
                              2-25                                            90, 115
                                        Processes to remediate negative
                                        impacts

                                        Mekanisme untuk mencari nasihat
                                        dan menyampaikan kekhawatiran
                              2-26                                              114
                                        Mechanisms for seeking advice
                                        and raising concerns

                                        Kepatuhan terhadap hukum dan
                                        peraturan                          112, 142, 201,
                              2-27
                                        Compliance with laws and                209
                                        regulations

                                        Keanggotaan asosiasi
                              2-28                                              72
                                        Membership associations

                                        Pendekatan terhadap keterlibatan
                                        pemangku kepentingan
                              2-29                                             105
                                        Approach to stakeholder
                                        engagement

                                        Perjanjian perundingan kolektif
                              2-30                                             186
                                        Collective bargaining agreements


                                                                                                         Pengecualian
                                                                                                           Omission

     Topik Material                         Pengungkapan                   Halaman           Persyaratan
     Material Topics                          Disclosure                     Page                yang
                                                                                                               Alasan      Penjelasan
                                                                                             Dikecualikan
                                                                                                               Reason      Explanation
                                                                                            Requirement(s)
                                                                                               Omitted

   GRI 3:                             Proses untuk menentukan topik
   Topik Material 2021                material
                                                                               34
   GRI 3: Material                    Process to determine material
   Topics 2021                        topics

                                      Daftar topik material
                                                                               34
                                      List of material topics

   Pengungkapan Standar Khusus
   Specific Standard Disclosures

   Topik Ekonomi
   Economic Topics

   Kinerja Ekonomi
   Economic Performance

   GRI 3: Topik
                                           Manajemen topik material
   Material 2021                                                           34,128,143,
                            3-3
   GRI 3: Material                                                          148, 149
                                           Management of material topics
   Topics 2021




Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth                      PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Sustainability Report 2025      247
Page 248
                                                                                                                         Pengecualian
                                                                                                                           Omission

        Topik Material                     Pengungkapan                               Halaman          Persyaratan
        Material Topics                      Disclosure                                 Page               yang
                                                                                                                                Alasan          Penjelasan
                                                                                                       Dikecualikan
                                                                                                                                Reason          Explanation
                                                                                                      Requirement(s)
                                                                                                         Omitted

      GRI 201: Kinerja                    Nilai ekonomi langsung yang
      Ekonomi 2016                        dihasilkan dan didistribusikan
                             201-1                                                       134
                                          Direct economic value
                                          generated and distributed

                                          Implikasi finansial serta risiko
                                          dan peluang lain akibat dari
                                          perubahan iklim
                             201-2                                                   145, 146, 147
                                          Financial implications and other
                                          risks and opportunities due to
                                          climate change

                                          Kewajiban program pensiun
                                          manfaat pasti dan program
                             201-3        pensiun lainnya                                148
                                          Defined benefit plan obligations
                                          and other retirement plans

                                          Bantuan finansial yang diterima
                                          dari pemerintah
                             201-4                                                       149
                                          Financial assistance received
                                          from the government

      Keberadaan Pasar
      Market Presence

      GRI 3: Topik
      Material 2021                       Manajemen topik material
                             3-3                                                      34,67, 176
      GRI 3: Material                     Management of material topics
      Topics 2021

      GRI 202:                            Rasio standar upah karyawan
      Keberadaan Pasar                    e n t r y - l eve l b e rd a s a r k a n
      2016                                jenis kelamin terhadap upah
      GRI 202: Market        202-1        minimum regional                               177
      Presence 2016                       Ratios of standard entry level
                                          wage by gender compared to
                                          local minimum wage

                                          Proporsi manajemen senior
                                          yang berasal dari masyarakat
                                          lokal
                             202-2                                                        67
                                          Proportion of senior
                                          management hired from the
                                          local community

      Praktik Pengadaan
      Procurement Practices

      GRI 3: Topik
      Material 2021                       Manajemen topik material
                             3-3                                                      35,67, 68
      GRI 3: Material                     Management of material topics
      Topics 2021




248   PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025
                                                                                                     Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
                                                                                                                  Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth
Page 249
                                                                                                                                     Lain-lain
                                                                                                                                       Others




                                                                                                           Pengecualian
                                                                                                             Omission

     Topik Material                         Pengungkapan                     Halaman        Persyaratan
     Material Topics                          Disclosure                       Page             yang
                                                                                                                 Alasan      Penjelasan
                                                                                            Dikecualikan
                                                                                                                 Reason      Explanation
                                                                                           Requirement(s)
                                                                                              Omitted

   GRI 204: Praktik
                                           Proporsi pengeluaran untuk
   Pengadaan 2016
                                           pemasok lokal
   GRI 204:                 204-1                                                68
                                           Proportion of spending on local
   Procurement
                                           suppliers
   Practices 2016

   ANTIKORUPSI
   Anti-Corruption

   GRI 3: Topik
   Material 2021                           Manajemen topik material
                            3-3                                                35,111
   GRI 3: Material                         Management of material topics
   Topics 2021

   GRI 205:                                Operasi-operasi yang dinilai
   Antikorupsi 2016                        memiliki risiko terkait korupsi
                            205-1                                                112
   GRI 205: Anti-                          Operations assessed for risks
   Corruption 2016                         related to corruption

                                           Komunikasi dan pelatihan
                                           tentang kebijakan dan prosedur
                                           antikorupsi
                            205-2                                                112
                                           Communication and training
                                           about anti-corruption policies
                                           and procedures

                                           Insiden korupsi yang terbukti
                                           dan tindakan yang diambil
                            205-3                                                112
                                           Confirmed incidents of
                                           corruption and actions taken

   Topik Lingkungan
   Environmental Topics

   Energi
   Energy

   GRI 3: Topik
   Material 2021                           Manajemen topik material
                            3-3                                               35,220
   GRI 3: Material                         Management of material topics
   Topics 2021




Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth                        PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Sustainability Report 2025      249
Page 250
                                                                                                                     Pengecualian
                                                                                                                       Omission

        Topik Material                     Pengungkapan                           Halaman          Persyaratan
        Material Topics                      Disclosure                             Page               yang
                                                                                                                            Alasan          Penjelasan
                                                                                                   Dikecualikan
                                                                                                                            Reason          Explanation
                                                                                                  Requirement(s)
                                                                                                     Omitted

      GRI 302: Energi                     Ko n s u m s i e n e r g i d a l a m
      2016                                organisasi
                             302-1                                                221, 223
      GRI 302: Energy                     Energy consumption within the
      2016                                organization

                                          Konsumsi energi di luar
                                          organisasi
                             302-2                                                223, 224
                                          Energy consumption outside
                                          the organization

                                          Intensitas energi
                             302-3                                                   222
                                          Energy intensity

                                          Pengurangan konsumsi energi
                             302-4        Reduction of energy                     221, 224
                                          consumption

                                          Pengurangan pada energi yang
                                          dibutuhkan untuk produk dan
                                          jasa.
                             302-5                                                   221
                                          Reductions in energy
                                          requirements of products and
                                          services.

      Topik Sosial
      Social Topics

      Kepegawaian
      Employment

      GRI 3: Topik
      Material 2021
                                          Manajemen topik material               36,170, 171,
                             3-3
                                          Management of material topics           173, 175
      GRI 3: Material
      Topics 2021

      GRI 401:                            Perekrutan karyawan baru dan
      Kepegawaian 2016                    pergantian karyawan
                             401-1                                               173, 174, 175
                                          New employee hires and
                                          employee turnover

                                          Tunjangan yang diberikan
                                          kepada karyawan purnawaktu
                                          yang tidak diberikan kepada
                                          karyawan sementara atau paruh
                             401-2        waktu                                      178
                                          Benefits provided to full-
                                          time employees that are not
                                          provided to temporary or part-
                                          time employees

                                          Cuti melahirkan
                             401-3                                                   180
                                          Parental leave




250   PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025
                                                                                                 Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
                                                                                                              Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth
Page 251
                                                                                                                                           Lain-lain
                                                                                                                                             Others




                                                                                                                 Pengecualian
                                                                                                                   Omission

     Topik Material                         Pengungkapan                           Halaman        Persyaratan
     Material Topics                          Disclosure                             Page             yang
                                                                                                                       Alasan      Penjelasan
                                                                                                  Dikecualikan
                                                                                                                       Reason      Explanation
                                                                                                 Requirement(s)
                                                                                                    Omitted

   Kesehatan dan Keselamatan Kerja
   Occupational Health and Safety

   GRI 3: Topik
   Material 2021                           Manajemen topik material
                            3-3                                                     36,, 190
   GRI 3: Material                         Management of material topics
   Topics 2021

   GRI 403: Kesehatan                      Sistem manajemen keselamatan
   dan Keselamatan                         dan kesehatan kerja
                            403-1                                                  192, 193
   Kerja 2018                              Occupational health and safety
   GRI 403:                                management system
   Occupational
   Health and Safety                       Identifikasi bahaya, penilaian
   2018                                    risiko, dan investigasi insiden
                            403-2          Hazard identification, risk               193
                                           assessment , and incident
                                           investigation

                                           Layanan kesehatan kerja
                            403-3                                                  192, 194
                                           Occupational health services

                                           Partisipasi, konsultasi, dan
                                           komunikasi pekerja tentang
                                           keselamatan dan kesehatan
                                           kerja
                            403-4                                                    192
                                           Wo r ke r p a r t i c i p a t i o n ,
                                           consultation,                and
                                           communication on occupational
                                           health and safety

                                           Pelatihan bagi pekerja mengenai
                                           keselamatan dan kesehatan
                            403-5          kerja                                     194
                                           Worker training on occupational
                                           health and safety

                                           Peningkatan kualitas kesehatan
                            403-6          pekerja                                 192, 194
                                           Promotion of worker health

                                           Pencegahan dan mitigasi
                                           dampak dari keselamatan dan
                                           kesehatan kerja yang secara
                                           langsung terkait hubungan
                            403-7          bisnis                                  192, 193
                                           Prevention and mitigation of
                                           occupational health and safety
                                           impacts directly linked to
                                           business relationships




Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth                              PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Sustainability Report 2025      251
Page 252
                                                                                                                Pengecualian
                                                                                                                  Omission

        Topik Material                     Pengungkapan                          Halaman      Persyaratan
        Material Topics                      Disclosure                            Page           yang
                                                                                                                       Alasan          Penjelasan
                                                                                              Dikecualikan
                                                                                                                       Reason          Explanation
                                                                                             Requirement(s)
                                                                                                Omitted

                                          Pekerja yang tercakup dalam
                                          sistem manajemen keselamatan
                                          dan kesehatan kerja
                             403-8                                                 193
                                          Workers covered by an
                                          occupational health and safety
                                          management system

                                          Kecelakaan kerja
                             403-9                                                 195
                                          Work-related injuries

                                          Penyakit akibat kerja
                             403-10                                                195
                                          Work-related ill health

      Pelatihan dan Pendidikan
      Training and Education

      GRI 3: Topik
      Material 2021                       Manajemen topik material               37, 180,
                             3-3
      GRI 3: Material                     Management of material topics            185
      Topics 2021

      GRI 404: Pelatihan                  Rata-rata jam pelatihan per
      dan Pendidikan                      tahun per karyawan
                             404-1                                               183, 184
      2016                                Average hours of training per
      GRI 404: Training                   year per employee
      and Education
      2016                                Program untuk meningkatkan
                                          keterampilan karyawan dan
                                          program bantuan peralihan
                             404-2                                                 182
                                          P rog r a m s f o r u pg r a d i n g
                                          employee skills and transition
                                          assistance programs

                                          Persentase         karyawan
                                          yang menerima tinjauan
                                          rutin terhadap kinerja dan
                                          pengembangan karir
                             404-3                                                 185
                                          Percentage of employees
                                          receiving regular performance
                                          and career development
                                          reviews

      Keanekaragaman dan Kesempatan Setara
      Diversity and Equal Opportunity

      GRI 3: Topik
      Material 2021                       Manajemen topik material                37,171,
                             3-3
      GRI 3: Material                     Management of material topics            172
      Topics 2021

      GRI 405:                            Keanekaragaman badan tata
      Keanekaragaman                      kelola dan karyawan
                             405-1                                               172, 176
      dan Kesempatan                      Diversity of governance bodies
      Setara 2016                         and employees

      GRI 405: Diversity                  Rasio gaji pokok dan remunerasi
      and Equal                           perempuan dibandingkan laki-
      Opportunity 2016       405-2        laki                                     177
                                          Ratio of basic salary and
                                          remuneration of women to men



252   PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025
                                                                                            Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
                                                                                                         Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth
Page 253
                                                                                                                                   Lain-lain
                                                                                                                                     Others




                                                                                                         Pengecualian
                                                                                                           Omission

     Topik Material                         Pengungkapan                   Halaman        Persyaratan
     Material Topics                          Disclosure                     Page             yang
                                                                                                               Alasan      Penjelasan
                                                                                          Dikecualikan
                                                                                                               Reason      Explanation
                                                                                         Requirement(s)
                                                                                            Omitted

   Kebebasan Berserikat dan Perundingan Kolektif
   Freedom of Association and Collective Bargaining

   GRI 3: Topik
                                           Manajemen topik material
   Material 2021
                            3-3                                              37,186
   GRI 3: Material
                                           Management of material topics
   Topics 2021

   GRI 407:
                                           Operasi dan pemasok di mana
   Kebebasan
                                           hak atas kebebasan berserikat
   Berserikat dan
                                           dan perundingan kolektif
   Perundingan
                                           mungkin berisiko
   Kolektif 2016            407-1                                             186
                                           Operations and suppliers in
   GRI 407: Freedom
                                           which the right to freedom
   of Association
                                           of association and collective
   and Collective
                                           bargaining may be at risk
   Bargaining 2016

   Masyarakat Lokal
   Local Communities

   GRI 3: Topik
   Material 2021                           Manajemen topik material
                            3-3                                            37,152, 154
   GRI 3: Material                         Management of material topics
   Topics 2021

   GRI 413: Masyarakat                     Operasi dengan keterlibatan
   Lokal 2016                              masyarakat lokal, penilaian
   GRI 413: Local                          dampak, dan program
   Communities 2016                        pengembangan
                            413-1                                             156
                                           Operations with local
                                           community engagement ,
                                           impact assessments, and
                                           development programs

                                           Operasi yang secara aktual
                                           dan yang berpotensi memiliki
                                           dampak negatif signifikan
                            413-2          terhadap masyarakat lokal          168
                                           Operations with significant
                                           actual and potential negative
                                           impacts on local communities

   Pemasaran dan Pelabelan
   Marketing and Labeling

   GRI 3: Topik
   Material 2021                           Manajemen topik material         38,200,
                            3-3
   GRI 3: Material                         Management of material topics    201, 202
   Topics 2021




Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth                      PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Sustainability Report 2025      253
Page 254
                                                                                                            Pengecualian
                                                                                                              Omission

        Topik Material                     Pengungkapan                      Halaman      Persyaratan
        Material Topics                      Disclosure                        Page           yang
                                                                                                                   Alasan          Penjelasan
                                                                                          Dikecualikan
                                                                                                                   Reason          Explanation
                                                                                         Requirement(s)
                                                                                            Omitted

      GRI 417: Pemasaran                  Persyaratan untuk pelabelan
      dan Pelabelan 2016                  dan informasi produk dan jasa
                             417-1                                             200
      GRI 417: Marketing                  Requirements for product and
      and Labeling 2016                   service information and labeling

                                          Insiden ketidakpatuhan terkait
                                          informasi dan pelabelan produk
                                          dan jasa
                             417-2                                             201
                                          Incidents of non-compliance
                                          concerning product and service
                                          information and labeling

                                          Insiden ketidakpatuhan terkait
                                          komunikasi pemasaran
                             417-3        Incidents of non-compliance          202
                                          concerning marketing
                                          communications

      Privasi Pelanggan
      Customer Privacy

      GRI 3: Topik
      Material 2021                       Manajemen topik material
                             3-3                                             38,208
      GRI 3: Material                     Management of material topics
      Topics 2021

      GRI 418: Privasi                    Pengaduan yang berdasar
      Pelanggan 2016                      mengenai pelanggaran
      GRI 418: Customer                   terhadap privasi pelanggan dan
      Privacy 2016                        hilangnya data pelanggan
                             418-1                                           208, 209
                                          Substantiated complaints
                                          concerning breaches of
                                          customer privacy and losses of
                                          customer data




254   PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025
                                                                                        Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
                                                                                                     Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth
Page 255
                                                                                                                                    Lain-lain
                                                                                                                                      Others




 Keselarasan Laporan Keberlanjutan/
 Tahunan dengan Metrik ESG IDX
 Alignment of Sustainability/Annual Reports with IDX ESG Metrics

                                                                                                                        Halaman
                                                                                                                       di Laporan
                                                                                                                     Keberlanjutan/
     Kinerja             Kode                                      Nama Metrik                                          Tahunan
   Performance           Code                                      Metric Name                                         Page in the
                                                                                                                      Sustainability/
                                                                                                                      Annual Report
   Lingkungan                        Laporan Emisi Gas Rumah Kaca
                         E-01                                                                                             225, 226
   Environmental                     Greenhouse Gas Emissions Report

                                     Intensitas Emisi Gas Rumah Kaca
                         E-02                                                                                                227
                                     Greenhouse Gas Emissions Intensity

                                     Konsumsi Energi Listrik
                         E-03                                                                                                 221
                                     Electric Energy Consumption

                                     Konsumsi Air
                         E-04                                                                                                230
                                     Water Consumption

                                     Limbah yang Dihasilkan
                         E-05                                                                                                 231
                                     Waste Generated

                                     Komitmen Perusahaan untuk Mencapai Target Net Zero Emission
                         E-06                                                                                              224,225
                                     Company Commitment to Achieving Net Zero Emission Target

                                     Komitmen Perusahaan untuk mengurangi Emisi Gas Rumah Kaca
                         E-07                                                                                                225
                                     Company Commitment to Reduce Greenhouse Gas Emissions

   Sosial                            Kesetaraan Gender
                         S-01                                                                                                 65
   Social                            Gender Equality

                                     Pegawai Berdasarkan Gender dan Kelompok Umur
                         S-02                                                                                                 65
                                     Employee by Gender and Age Group

                                     Tingkat Pergantian Pegawai
                         S-03                                                                                                 175
                                     Employee Turnover Rate

                                     Jumlah Pegawai Sementara
                         S-04                                                                                                 66
                                     Number of Temporary Employees

                                     Pelatihan dan Pengembangan Pegawai
                         S-05                                                                                                184
                                     Employee Training and Development

                                     Jumlah Kecelakaan Kerja
                         S-06                                                                                                195
                                     Number of Work Accidents

                                     Kejadian Pelanggaran Hak Asasi Manusia
                         S-07                                                                                                 172
                                     Human Rights Violation Incidents

                                     Kebijakan Pelecehan Seksual dan/atau Non-diskriminasi
                         S-08                                                                                                 172
                                     Sexual Harassment and/or Non-Discrimination Policy

                                     Kebijakan Mengenai Hak Asasi Manusia
                         S-09                                                                                                 172
                                     Policy on Human Rights

                                     Kebijakan Pekerja Anak dan/atau Pekerja Paksa
                         S-10                                                                                                 172
                                     Child Labor and/or Forced Labor Policy

                                     Kebijakan Mengenai Kesehatan dan Keselamatan Kerja serta Lingkungan
                                     Kerja yang Aman dan Latak diberikan Kepada Seluruh Karyawan
                          S-11                                                                                               190
                                     The Policy Regarding Occupational Health and Safety and a Safe and
                                     Secure Work Environment is Provided to All Employees

                          S-12       Corporate Social Responsibility                                                         156




Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth                      PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Sustainability Report 2025       255
Page 256
                                                                                                                           Halaman
                                                                                                                          di Laporan
                                                                                                                        Keberlanjutan/
        Kinerja          Kode                                        Nama Metrik                                           Tahunan
      Performance        Code                                        Metric Name                                          Page in the
                                                                                                                         Sustainability/
                                                                                                                         Annual Report

      Tata Kelola                    Keberagaman Manajemen dan Independensi
                          G-01                                                                                                     89
      Governance                     Management Diversity and Independence

                                     Total Kehadiran Direksi dan Komisaris ke Rapat Dewan
                          G-02                                                                                                     89
                                     Total Attendance of Directors and Commissioners to Board Meetings

                                     Kebijakan Pemisahan Chairman of the Board dan CEO
                          G-03                                                                                                  78, 95
                                     Chairman of the Board and CEO Separation Policy

                                     Kebijakan Penilaian Dewan Direksi dan Komisaris
                          G-04                                                                                                     95
                                     Board of Directors and Commissioners Assessment Policy

                                     Kebijakan Pelatihan Dewan Direksi dan Komisaris
                          G-05                                                                                                     95
                                     Board of Directors and Commissioners Training Policy

                                     Kriteria khusus pemilihan Dewan
                          G-06                                                                                                    105
                                     Special Criteria for Election of the Board

                                     Kode etik dan/atau antikorupsi
                          G-07                                                                                                    108
                                     Code of Ethics and/or Anti-Corruption

                                     Kebijakan perlakuan adil terhadap pemegang saham
                          G-08                                                                                                     79
                                     Fair Treatment Policy for Shareholders

                                     Pencegahan konflik kepentingan
                          G-09                                                                                                     89
                                     Conflict of Interest Prevention




256   PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025
                                                                                     Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
                                                                                                  Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth
Page 257
                                                                                                                                      Lain-lain
                                                                                                                                        Others




 Sustainable Banking Assessment (SUSBA)

     Code                     Purpose - Sustainability Strategy and Stakeholder Engagement                                     Page
       1.1.1.1    Is there a clear reference to sustainability in the bank’s strategy and long-term vision                       16

                  Does the leadership statement make reference to the integration of ESG factors in the bank’s
      1.1.1.3                                                                                                                    16
                  business strategy?

                  Is there a clear reference to sustainable development goals (SDGs) in the bank’s strategy or
      1.1.1.4                                                                                                                  16, 156
                  vision?

                  Does the bank explicitly acknowledge the societal and economic risks associated with climate
      1.1.1.5                                                                                                                   143
                  change?

                  Does the bank explicitly acknowledge the societal and economic risks associated with
      1.1.1.6                                                                                                                   217
                  environmental degradation?

      1.1.1.7     Does the bank disclose the types of Stakeholders it engages with on ESG issues?                               105

                  Does the bank engage with civil society and/or non-governmental organisations to understand
      1.1.1.8                                                                                                                   105
                  the ESG impacts of its business activities?

      1.1.1.9     Does the bank disclose the frequency and mode of communication with Stakeholders?                             105

                  Has the bank identified responsible financing/lending and/or other
      1.1.1.10                                                                                                                  103
                  key E&S issues as material?

                  Purpose - Participation in Sustainable Finance Initiatives

                  Does the bank engage with regulators and policy makers on ESG integration and/or sustainable
      1.1.2.2                                                                                                                 16, 105
                  finance topics?

                  Policies – Public Statements On Specific ESG Issues

                  Does the bank have exclusionary principles covering activities the bank will not support, taking
      1.2.1.1                                                                                                                   103
                  into account ESG considerations?

                  Does the bank acknowledge biodiversity loss and/or deforestation risks in its
      1.2.1.4                                                                                                                 103, 217
                  clients’ activities?

                  Does the bank have a commitment not to provide financial products and services to projects
      1.2.1.7                                                                                                                   217
                  or companies located in, or having negative impacts on, UNESCO World Heritage Sites?

                  Does the bank recognize human rights risks, including those related to local communities, in its
     1.2.1.10                                                                                                                   103
                  clients’ activities?

      1.2.1.12    Does the bank recognize labour rights violations as a risk across all sectors?                                103

                  Policies – Public Statements On Specific Sectors

                  Does the bank disclose its requirements/policies for environmentally or
      1.2.2.2                                                                                                                   217
                  socially sensitive sectors?

                  Do the bank’s E&S policies include minimum requirements or recommendations based on
      1.2.2.3     internationally recognized standards for best E&S practices (e.g. IFC Performance Standards,                  217
                  RSPO, FSC, etc.)?

                  Processes - Assessing Esg Risks In Client & Transaction Approvals

                  Does the bank use standardized frameworks for E&S due diligence
      1.3.1.1     (e.g. tools, checklists, questionnaires, external data providers) when reviewing clients or                   217
                  transactions subject to its policies?

                  Does the bank assess its clients’ capacity, commitment, and track record as part of its E&S
      1.3.1.2                                                                                                                   217
                  due diligence process?

                  As part of the approval process does the bank classify its clients and transactions based on
      1.3.1.3                                                                                                                   217
                  E&S risk assessment?

      1.3.1.5     Do the E&S risk assessment outcomes influence transaction and client acceptance decisions?                    217

                  People - Responsibilities For ESG




Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth                      PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Sustainability Report 2025         257
Page 258
       Code                   Purpose - Sustainability Strategy and Stakeholder Engagement                                            Page

        1.4.1.1    Is senior management responsible for the implementation of the bank’s ESG strategy?                                  103

                   Do senior management’s responsibilities include management of climate change risks and
        1.4.1.2                                                                                                                         103
                   opportunities relevant to the bank’s activities?

                   Does the bank describe the roles and responsibilities of the various departments, committees
        1.4.1.3                                                                                                                      90, 103
                   or teams involved in developing and implementing its E&S policies?

                   Has the bank put in place an internal control system with three lines of defence to manage E&S
        1.4.1.4                                                                                                                         103
                   issues?

                   Do the terms of reference of the Audit committee require sustainability-related matters to be
        1.4.1.7                                                                                                                         96
                   included in internal control and audit processes?

                   Does the bank implement periodic audits to assess implementation of E&S
        1.4.1.8                                                                                                                         96
                   policies and procedures?

                   People - Staff E&S Training And Performance Evaluation

        1.4.2.1    Does the bank have a dedicated ESG team to implement E&S policies and procedures?                                    90

       1.4.2.2     Does the bank train its staff on E&S policies and implementation processes?                                          92

                   Does the bank provide specific training for its senior management, covering sustainability
       1.4.2.3                                                                                                                          92
                   issues?

                   Products – ESG Integration In Products And Services

                   Does the bank offer specific financial products and services (e.g. green bonds, sustainability-
        1.5.1.2    linked loans, impact financing) that support the mitigation of E&S issues, e.g. climate change,                      137
                   water scarcity and pollution, deforestation?

                   Does the bank allocate specific pools of capital or set targets to increase the share of its
        1.5.1.3                                                                                                                       10, 136
                   financing that supports activities with a positive environmental or social impact?

                   Does the bank hold client outreach events to raise awareness and share on good E&S practices
        1.5.1.4                                                                                                                         137
                   (e.g. through joint workshops)?




258   PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025
                                                                                       Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
                                                                                                    Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth
Page 259
                                                                                                                                  Lain-lain
                                                                                                                                    Others




 Sustainability Accounting Standard
 Commercial Banks (SASB)
                                                                                             Unit of
          Topic                    Accounting Metric                Category                                    Code            Page
                                                                                            Measure
                           1) Number of data breaches, (2)
                                                                                      Number,
                           percentage involving personally
                                                                  Quantitative        Percentage
                           identifiable information (PII),                                                  FN-CB-230a.1         209
                                                                                      (%)
                           (3) number of account holders
   Data Security           affected

                           Description of approach to
                                                                  Discussion                                FN-CB-
                           identifying and addressing data                            n/a                                        209
                                                                  and Analysis                              230a.2
                           security risks

                           (1) Number and (2) amount of loans                         Number,
                           outstanding qualified to programs      Quantitative        Reporting
                                                                                                            FN-CB-240a.1       137, 138
                           designed to promote small business                         currency
                           and community development

                           (1) Number and (2) amount of past
                                                                                      Number,
                           due and nonaccrual loans qualified
                                                                  Quantitative        Reporting             FN-CB-
                           to programs designed                                                                                   133
   Financial                                                                          currency              240a.2
                           to promote small business and
   Inclusion &             community development
   Capacity
   Building                Number of no-cost retail checking
                           accounts provided to previously                                                  FN-CB-
                                                                  Quantitative        Number                                      136
                           unbanked or underbanked                                                          240a.3
                           customers

                           Number of participants in financial
                           literacy initiatives for unbanked,                                               FN-CB-
                                                                  Quantitative        Number                                   136, 166
                           underbanked, or                                                                  240a.4
                           underserved customers

   Incorporation of
   Environmental,
   Social, and             Commercial and industrial credit                           Reporting
                                                                  Quantitative                              FN-CB-410a.1          136
   Governance              exposure, by industry                                      currency
   Factors in
   Credit Analysis

                           Description of approach to
                           incorporation of environmental,        Discussion
                                                                                      n/a                   FN-CB-410a.2          138
                           social, and governance (ESG) factors   and Analysis
                           in credit analysis



                           Total amount of monetary losses as
                           a result of legal
                           proceedings associated with
                                                                                      Reporting
                           fraud, insider trading, anti-trust,
                                                                  Quantitative        currency              FN-CB-510a.1          119
                           anti-competitive behavior, market
   Business Ethics         manipulation, malpractice, or other
                           related financial industry laws or
                           regulations



                           Description of whistleblower           Discussion
                                                                                      n/a                   FN-CB-510a.2          115
                           policies and procedures                and Analysis




Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth                     PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Sustainability Report 2025      259
Page 260
                                                                                             Unit of
           Topic                   Accounting Metric                       Category                                  Code               Page
                                                                                            Measure

                                                                                      Basis
                            Global Systemically Important Bank                        points
                                                                      Quantitative                             FN-CB-550a.1                -
                            (G-SIB) score, by category                                (bps)


                            Description of approach to
                            incorporation of results of
                            mandatory and voluntary stress
                                                                      Discussion                               FN-CB-
      Systemic Risk         tests into capital adequacy                               n/a                                                 96
                                                                      and Analysis                             550a.2
      Management            planning, long-term corporate
                            strategy, and other business
                            activities

                            (1) Number and (2) value of loans by
                                                                                      Number,
                            segment:
                                                                                      Reporting
                            (a) personal, (b) small business, and     Quantitative                             FN-CB-000.B                10
                                                                                      currency
                            (c) corporate




260   PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025
                                                                                      Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
                                                                                                   Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth
Page 261
                                                                                                                    Lain-lain
                                                                                                                      Others




Penguatan Fundamental untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
Strengthening Fundamentals for Sustainable Growth       PT Bank Artha Graha Internasional Tbk • Sustainability Report 2025      261
Page 262
2025 Laporan Keberlanjutan
     Sustainability Report




Bank Artha Graha Internasional Tbk

Gedung Artha Graha
Kawasan Niaga Terpadu Sudirman
Sudirman Central Business District (SCBD)
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 52-53
Jakarta Selatan, 12190

T. +62 21 515 2168 • F. +62 21 515 3892 • Graha Call 0800-191-8880

www.arthagraha.com

File

File Open PDF
Source IDX
Size7.44 MB
Published26 Jun 2026
Pages262
Characters1,210,634
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 65 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Bank Artha Graha Internasional Tbk p.1 ×381
linked org Artha Graha p.4 ×17
linked org PT Cakra Inti Utama p.44
linked org Pirus Platinum p.44
linked org PT Puspita Bisnispuri p.44
linked org Karya Nusantara p.44
linked person KIKI SYAHNAKRI p.58 ×4
linked — SUGIANTO KUSUMA p.58 ×2
linked person CHRISTINA HARAPAN p.58 ×3
linked person HANDOYO SOEDIRDJA p.58 ×3
linked person Elizawatie Simon p.93 ×2
possible — Central Business p.39
possible org Bursa Efek Indonesia p.45 ×2
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.46 ×12
possible person TOMY WINATA p.58 ×3
possible person VIVI HENNY p.59
possible person Ir. Soekarno p.69
unresolved org Bank Artha Internasionaldalammenguatkanfondasibisnisgunamendukung p.3
unresolved org PT Bank Artha Graha p.4 ×8
unresolved org Bank Compliance Culture p.5
unresolved org Financial Services Authority p.16 ×13
unresolved org PT Bank Artha p.32 ×2
unresolved org Internasional Tbk p.33 ×2
unresolved person Bagijo p.44 ×2
unresolved org Menteri Kehakiman p.44
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia p.44
unresolved person Christina Susanto p.44 ×2
unresolved person Eliza Pondaag p.44
unresolved org Minister of Justice p.44
unresolved org Minister of Law and Human Rights p.44
unresolved org PT Pirus Platinum Murni p.44
unresolved org PT Cerana Arthaputra p.44
unresolved — (As of December 31, 2025) p.44
unresolved org PT Arthamulia Sentosajaya p.44
unresolved org PT Karya Nusantara Permai p.44
unresolved org Indonesia Stock Exchange p.45 ×2
unresolved org Menteri Keuangan Republik Indonesia p.45
unresolved org Minister of Finance p.45
unresolved org Bank Devisa Surat Keputusan Direksi Bank Indonesia p.45
unresolved org Bank Indonesia p.45 ×15
unresolved org Bank Decree p.45
unresolved org Bank Artha Graha Internasional Penguatan Fundamental p.45
unresolved org PT Inter-Pacific Financial p.46
unresolved org PT Inter-Pacific Financial Corporation p.46
unresolved org Inter-Pacific Bank Tbk. p.46 ×4
unresolved org PT Bank Artha Perusahaan p.46
unresolved org Graha Internasional Tbk. p.46
unresolved org Bank Values Nilai-nilai p.49
unresolved org Bank Indonesia Certificate p.50
unresolved org Ministry of Public Works p.55
unresolved org Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat p.55
unresolved org Bank Garansi p.55
unresolved org Bank Digital Bank Services Digital Apps p.56
unresolved org Bank Indonesia. API p.56
unresolved org Bank Artha Graha International p.71 ×2
unresolved — Anti-Scam Centre · Direktur p.73
unresolved org Finance Corporation p.73
unresolved person Pedoman · Komisaris p.81
unresolved org Bank Artha Graha Building p.117
unresolved org Bank Bank Compliance Culture p.121
unresolved person Vice · President Commissioner p.236 ×4

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 3

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result