Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 79
Page 1 OCR 0.934
Page 1of79 CHECKLIST PENGUNGKAPAN LAPORAN KEUANGAN UNTUK SELURUH INDUSTRI DI PASAR MODAL DI INDONESIA Petunjuk Pengisian Checklist: 1. Seluruh Emiten dan Perusahaan Publik harus menggunakan Checklist Pengungkapan Laporan Keuangan ini, kecuali Emiten dan Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek. Setiap Perusahaan Efek harus menggunakan Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek (Peraturan No. VIII.G.17). 2. Tanda (V) diisi pada kolom “Ada' apabila Emiten/Perusahaan Publik telah memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan dan selanjutnya pada kolom 'Keterangan' ditambahkan cross reference ke nomor catatan atas laporan keuangan. 3. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan maka tanda v) diisi pada kolom “Tidak Ada” dengan menambahkan keterangan alasannya pada kolom keterangan. 4. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memiliki pos-pos tertentu sehingga tidak wajib memenuhi persyaratan pengungkapan yang ada maka tanda (V) diisi pada kolom 'N/A'. 5, Checklist ini wajib ditandatangani oleh Direktur yang membawahi akuntansi dan keuangan dan Akuntan (untuk laporan keuangan audited). Data Umum Nama Emiten/Perusahaan Publik PT Bayan Resources Tbk. Bidang Usaha Pertambangan batubara Jenis penawaran Umum Penawaran saham perdana 31 Desember 2024 31 Desember 2023 Nama Kantor Akuntan Publik KAP Rintis, Jumadi, Rianto & KAP Tanudiredja, Wibisana, Rintis Rekan & Rekan Nama Partner Toto Harsono, S.E. Toto Harsono, S.E. Opini Akuntan Wajar tanpa modifikasian Wajar tanpa modifikasian Catatan tentang Opini (jika ada) NJA N/A # disesuaikan dengan periode penyajian laporan keuangan.
Page 2 OCR 0.921
Page 2079 Ya Tidak Pemenuhan Peraturan No.VIII.G.11 Tentang “Tanggung v Jawab Direksi Atas Laporan Keuangan” Pemenuhan Peraturan No.VIII.A.2 tentang “Independensi V Akuntan Yang Memberikan Jasa Audit di Pasar Modal” Data Keuangan Penting (dalam Dolar Amerika Serikat) Periode laporan keuangan 31 Des 2024 31 Des 2023 Laba Rugi Komprehensif Pendapatan 3,446,214,954| 3,581,375,403 Laba bruto 1,332,785,498 | 1,664,223,263 Laba usaha/operasional 1,223,360,771 1,639,598,949 EBITDA 1,354,956,065 1,718,888,730 Laba bersih tahun berjalan 922,642,869 1,238,583,086 Laba komprehensif 943,569,050 1,336,306,850 Laba Per saham (dasar) 0.03 0.04 Laba Per saham (dilusian) - -
Page 3 OCR 0.906
Page 3 of 79 Periode laporan keuangan 31 Des 2024 31 Des 2023 Laporan Posisi keuangan Jumlah Aset 3,521,455,934 | 3,444,319,816 Jumlah Aset Lancar 1,765,563,829 | 1,901,194,115 Jumlah Aset Tidak Lancar 1,755,892,105 | 1,543,125,701 Jumlah Liabilitas 1,207,613,523 | 1,465,501,614 Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 1,076,298,920 | 1,338,598,166 Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 131,314,603 126,903,448 Jumlah Ekuitas 2,313,842,411 1,978,818,202 Modal Disetor 227,368,994 227,368,994 Saldo Laba 2,081,145,158 | 1,758,308,335 Rasio Keuangan? Rasio Lancar (Yo) 164.04Yo 142.03Yo ROA 26.79Y9 37.15Yo ROE 40.77Yo 64.66Y0 Ebitda thd pendapatan (20) 39.32Y0 48,00Y0 “dapat disesuaikan berdasarkan industrinya Catatan: 1. Pengungkapan yang dipersyaratkan untuk masing-masing pos wajib diungkapkan seluruhnya, kecuali pengungkapan tersebut tidak relevan atau tidak dapat diterapkan pada Emiten atau Perusahaan Publik. Emiten atau Perusahaan Publik wajib menyesuaikan pengungkapan sesuai Gengan karakteristik industri apabila pengungkapan tersebut dipersyaratkan oleh SAK atau relevan untuk memahami laporan keuangan Emiten atau Perusahaan Publik. 2. Emiten atau Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek tidak mengacu pada checklist ini, namun mengikuti peraturan Bapepam-LK No VIII.G.17 tentang Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek.
Page 4 OCR 0.927
Page 4 of 79 Laporan Keuangan Terdiri dari: 1 Laporan posisi keuangan pada akhir periode vV Lampiran 1 2 Laporan laba rugi komprehensif selama periode V Lampiran 2 3 Laporan perubahan ekuitas selama periode vV Lampiran 3 4 Laporan arus kas selama periode v Lampiran 4 s Laporan posisi keuangan pada awal periode komparatif yang disajikan saat Perusahaan menerapkan suatu kebijakan akuntansi secara retrospektif atau v Lampiran 1 membuat penyajian kembali pos-pos laporan keuangan atau ketika Perusahaan mereklasifikasi pos-pos dalam laporan keuangannya. & | Catatan atas Laporan Keuangan Lampiran 5 Ketentuan Umum Perusahaan wajib menyajikan catatan atas laporan keuangan dengan urutan sebagai |: berikut: a. gambaran umum Perusahaanj b. dasar penyusunan laporan keuangan dan ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan yang diterapkan, C. informasi tambahan untuk pos-pos yang disajikan dalam laporan posisi keuangan, laporan laba rugi komprehensif, laporan perubahan ekuitas dan laporan arus kas, sesuai dengan urutan penyajian laporan dan penyajian masing-masing pos: dan d. pengungkapan lainnya yang antara lain meliputi: 1) informasi yang dipersyaratkan oleh SAK yang tidak disajikan di bagian manapun | dalam laporan keuangan, dan 2) informasi yang tidak disajikan di bagian manapun dalam laporan keuangan, tetapi informasi tersebut relevan untuk memahami laporan keuangan. Perusahaan wajib menyatakan dalam bentuk nilai atau persentase untuk menjelaskan adanya bagian dari suatu jumlah, tidak menggunakan kata “sebagian”. Perusahaan wajib mengungkapkan dalam penjelasan masing-masing pos mengenai Aset yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan. Dalam hal Aset Perusahaan diasuransikan, wajib diungkapkan jenis dan nilai aset yang diasuransikan, nilal pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib |X diungkapkan alasannya. 2: 3 | catatan 1 | Catatan 2 Catatan 2 | catatan 2 1 Catatan 2 | Catatan 2 Catatan 5, 11 Catatan 11 Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan Gambaran Umum Perusahaan
Page 5 OCR 0.912
Page 5 of 79 Hal-hal yang harus diungkapkan, antara lain Pendirian perusahaan 1) | Riwayat ringkas perusahaan, vV Catatan 1 2) | Nomor dan tanggal akta pendirian serta perubahan terakhir, pengesahan dari instansi yang vV Catatan 1 berwenang, dan nomor serta tanggal Berita Negara, 3) | Kegiatan usaha sesuai anggaran dasar Perusahaan dan yang sedang dijalankan pada v Catatan 1 periode pelaporan: 4) | Tempat kedudukan perusahaan dan lokasi utama kegiatan usaha, v Catatan 1 5) | Tanggal mulai beroperasinya perusahaan secara komersial. Dalam hal perusahaan v Catatan 1 melakukan ekspansi atau perampingan usaha secara signifikan pada periode laporan yang disajikan, wajib disebutkan saat dimulainya operasi komersial dari ekspansi atau perampingan usaha dan kapasitas produksinyaj dan 6) | Nama entitas Induk dan nama entitas induk terakhir dalam kelompok usaha (ultimate Perusahaan merupakan parent of the group). Dalam hal tidak dapat diungkapkan, wajib disebutkan alasannya. entitas induk 7) | Khusus Industri Media Penjelasan rinci tentang Perizinan yang dimiliki. 8) | Khusus Industri Jalan Tol . Peraturan perundangan atau keputusan pemerintah yang mendasari penyelenggaraan jalan tol tersebut. 9) | Khusus untuk Asuransi dan Pembiayaan Izin bidang usaha dari Menteri Keuangan atau Otoritas yang berwenang. 10) | Khusus untuk Industri Perbankan Izin usaha sebagai bank umum, sebagai bank devisa (jika ada), serta izin untuk menjalankan kegiatan berdasarkan prinsip syariah (jika ada). 11) | Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi dan Pertambangan Umum Area Eksplorasi dan Eksploitasi/Pengembangan. Penjelasan mengenai arca eksplorasi dan eksploitasi Perseroan meliputi : a) Area Eksplorasi, meliputi: «Nama lokasi: v Catatan 1 «Nama pemilik izin lokasi, v Catatan 1 « Tanggal perolehan izin ekplorasi serta tanggal jatuh temponya: « Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik izin lokasi: dan v Catatan 1 «Jumlah biaya eksplorasi yang telah dibukukan sebagai Aset Minyak dan Gas Bumi Y Catatan £ per tanggal Laporan Posisi Keuangan:
Page 6 OCR 0.899
Page G of 79 . Nama lokasi, v Catatan 1 «Nama pemilik ijin lokasij v Catatan 1 « Tanggal perolehan ijin eksploitasi serta tanggal jatuh temponyaj y Catatan 1 . Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik ijin lokasi, v Catatan 1 » Jumlah Cadangan Terbukti (P1), keterangan tentang pihak yang melakukan v sertifikasi, dan tanggal sertifikasi, «Jumlah produksi pada tahun berjalan: dan v . Akurnulasi jumlah produksi sejak awal kegiatan eksploitasi/pengembangan oleh v Perseroan hingga tanggal laporan posisi keuangan. 12) | Khusus Industri Kehutanan Yang harus diungkapkan antara lain: a) pelaksanaan kegiatan pengusahaan hutan: v b) rincian luas areal sisa hutan yang belum dikelola selama masa sisa manfaat HPH: dan v Cc) sisa umur HPH. v Penawaran Umum Efek, yang harus diungkapkan antara lain: 1) | Tangga! dan/atau nomor surat efektif penawaran umum, termasuk penawaran Efek yang v Catatan 1 diterbitkan di luar Indonesia, 2) | Jenis dan jumlah Efek yang ditawarkan, v Catatan 1 3) | Bursa tempat Efek dicatatkan, dan "4 Catatan 1 aj | Tindakan perusahaan yang dapat mempengaruhi jumlah Efek yang diterbitkan (corporate v action) sejak penawaran umum perdana sampal dengan periode pelaporan terakhir, Struktur Perusahaan, entitas anak, dan Entitas Bertujuan Khusus (EBK) Yang harus diungkapkan antara lain: 1) | Nama entitas anak dan/atau EBK yang dikendalikan baik secara langsung maupun tidak v Catatan 1 langsung: 2) | Tempat kedudukan, v Catatan 1 3) | Jenis usaha: v Catatan 1 4) | Tahun beroperasi secara komersial, v Catatan 1 5) | Persentase kepemilikan dan proporsi hak suara (jika berbeda), v Catatan 1 6) | Total Aset: dan v Catatan 1 Informasi penting lainnya antara lain:
Page 7 OCR 0.926
Page 7 of 79 at hubungan antara entitas induk dan entitas anak, apabila entitas induk memiliki baik langsung maupun tidak langsung melalui entitas anak, lebih dari 5096 (lima puluh perseratus) hak suara yang sah: b) alasan mengapa kepemilikan baik langsung maupun tidak langsung lebih dari 5096 (lima puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial atas investee tidak diikuti dengan pengendalian, akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas anak apabila laporan keuangan tersebut digunakan untuk menyusun laporan keuangan konsolidasian dan tanggal atau periode berbeda dari tanggal laporan keuangan entitas induk, dan alasan menggunakan tanggal atau periode yang berbeda, d) sifat dan luas setiap restriksi signifikan dalam kemampuan entitas anak untuk mentransfer dana ke entitas induk dalam bentuk dividen tunal, atau pembayaran kembali pinjaman atau uang mukaj suatu rincian yang menunjukkan dampak setiap perubahan bagian kepemilikan entitas induk pada entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya Pengendalian atas ekuitas yang dapat diatribusikan pada pemilik entitas induk, dan PN dalam hal hilangnya Pengendalian atas entitas anak, maka entitas induk harus mengungkapkan: (1) keuntungan atau kerugian (jika ada) yang diakui dari hilangnya Pengendalian, dan porsi dari keuntungan atau kerugian yang dapat diatribusikan pada pengakuan sisa investasi pada entitas anak terdahulu dengan Nilai Wajar pada tanggal hilangnya Pengendalian: (2) jumlah persentase kepemilikan yang dilepaskan, (3) jumlah harga yang diterima, (4) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas, (5) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis iainnya dimana Pengendalian dilepaskan: dan (6) jumlah Aset dan Liabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya dimana Pengendalian dilepaskan, yang diikhtisarkan berdasarkan kategori utamanya. c, (5 « SS Catatan 1 Karyawan, direksi, komisaris, dan komite audit Yang harus diungkapkan antara lain: 1) | Nama dan jabatan untuk masing-masing anggota direksi, dewan komisaris, dan komite Catatan 1 audit, 2) | Cakupan manajemen kunci, dan Catatan 1 3) | Jumlah karyawan tetap pada masing-masing akhir periode atau rata-rata jumlah karyawan Catatan 1 tetap selama periode yang bersangkutan, secara konsolidasi untuk Perusahaan dan entitas anak.
Page 8 OCR 0.924
Page 8 of 79 & Penerbitan Laporan Keuangan 1) | Tanggal faporan keuangan diotorisasi untuk terbit, dan Catatan 2 Surat Pernyataan Direksi "1 2 Ikhtisar Kebijakan Akuntansi Signifikan Dalam bagian ini harus diungkapkan hal-hal sebagai berikut: a Pernyataan kepatuhan terhadap SAK Catatan 2 Pernyataan ini merupakan pernyataan bahwa laporan keuangan telah disusun dan disajikan v sesuai dengan SAK. b. | Dasar pengukuran dan penyusunan laporan keuangan 1) | Dasar pengukuran laporan keuangan yaitu berdasarkan biaya historis (historical cost), v Catatan 2a biaya perolehan kini (current cost), nilai realisasi neto (net reafizable value), Nilai Wajar (air value) atau jumlah yang dapat dipulihkan berdasarkan SAK yang berlaku. 2) | Dasar penyusunan laporan keuangan, yaitu dasar akrual, kecuali untuk laporan arus kas. v Catatan 22 3) | Mata uang fungsional dan mata uang penyajian yang digunakan, meliputi: a) mata uang fungsional Perusahaan dan entitas anak, v Catatan 2c b) fakta dan alasan perubahan, apabila terdapat perubahan mata uang fungsional v Perusahaan maupun kegiatan usaha asing yang signifikan: dan C) alasan perubahan mata uang penyajian (Jika ada). v 4) | Alasan perubahan periode pelaporan (jika ada). v Cc. Penggunaan Pertimbangan, Estimasi, dan Asumsi Signifikan oleh Manajemen 1) | perusahaan harus mengungkapkan dalam ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan atau Catatan 2 bagian lain dari catatan atas laporan keuangan, pertimbangan yang telah dibuat manajemen dalam proses penerapan kebijakan akuntansi dan memiliki dampak yang paling signifikan terhadap jumlah yang diakui dalam laporan keuangan: 2) | Perusahaan harus mengungkapkan informasi tentang asumsi yang dibuat mengenai masa v Catatan 3 depan, dan sumber utama dari estimasi ketidakpastian lain pada akhir perlode pelaporan, yang memiliki risiko signifikan yang mengakibatkan penyesuaian material terhadap jumlah tercatat Aset dan Liabilitas dalam periode pelaporan berikutnya: dan 3) | Berkaitan dengan Aset dan Liabilitas sebagaimana dimaksud dalam angka 2), catatan atas | laporan keuangan memasukkan rincian atas sifat dan jumlah tercatat pada akhir periode |) pelaporan. d. Kebijakan Akuntansi Tertentu f Kebijakan akuntansi tertentu merupakan kebijakan akuntansi lainnya yang diterapkan dan (#2
Page 9 OCR 0.903
relevan untuk memahami laporan keuangan. Kebijakan akuntansi tertentu meliputi, tetapi Page 9 ot 79 tidak terbatas pada hal-hal sebagai berikut: 1) | Prinsip-prinsip konsolidasi Yang harus dijelaskan antara lain: a) ruang lingkup Laporan Keuangan Konsolidasian, yang meliputi pos-pos entitas induk v Catatan 2a dan entitas anak, b) dasar dan kapan suatu entitas anak dikonsolidasikan ke dalam laporan keuangan v Catatan 2b (1) entitas induk, Cc) kebijakan akuntansi sehubungan dengan perubahan kepemilikan tanpa kehilangan N Pengendalian atas entitas anak: v Catatan 2b (ii) d) kebijakan akuntansi sehubungan dengan kehilangan Pengendalian atas entitas anak: v Catatan 2b (iii) e) kebijakan akuntansi sehubungan dengan pencatatan dan penyajian kepentingan nonpengendali: dan v Catatan 2b (iv) f) pernyataan bahwa saldo pos dan transaksi material antar entitas yang dikonsolidasi telah dieliminasi. v Catatan 2b (1) 2) | Kombinasi bisnis Yang harus dijelaskan antara lain: a) metode yang digunakan dalam kombinasi bisnis, termasuk metode yang digunakan v Catatan 2b (1) untuk mengukur kepentingan nonpengendali, b) pengakuan awal untuk goodwil: v Catatan 2b () c) pengukuran setelah pengakuan awal untuk goodwil/, dan v Catatan 2b d) kebijakan lainnya yang relevan terkait dengan kombinasi bisnis yang ada di Perusahaan, antara lain: v (1) pembelian dengan diskon, v (2) akuisisi secara bertahap: dan v (3) imbalan kontinjensi. 3) | Kas dan setara kas Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan dalam menentukan komponen kas dan setara v Catatan 2a, 2c dan 2e kas, 4) | Instrumen Keuangan a) Instrumen Keuangan selain Sukuk Yang harus dijelaskan antara lain: (1) pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori, termasuk perlakuan atas Catatan 2h (1) & (II) biaya transaksi, (2) pengukuran setelah pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori: v Catatan 2h (II) (3) ketentuan saling hapus dari instrumen keuangan, v Catatan 2h (III)
Page 10 OCR 0.891
Page 10 of 79 (5) metode perhitungan yang digunakan untuk menentukan penurunan nilai dari aset keuangan, (6) ketentuan penghentian pengakuan Instrumen keuangan: (7)khusus Instrumen keuangan derivatif dan akuntansi lindung nilai, selain penjelasan sebagaimana dimaksud dalam angka (1), angka (2), angka (3), angka (4), angka (5), dan angka (6), wajib ditambahkan penjelasan mengenai: (a) ketentuan pemenuhan kriteria akuntansi lindung nilai: (b) klasifikasi lindung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilai atas Instrumen keuangan derivatif: dan (c) perlakuan akuntansi lindung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilai. &« Catatan 2h Catatan 21 Catatan 2h (II) Catatan 29 Catatan 29 Catatan 29 b) Investasi pada Sukuk Yang harus dijelaskan antara lain: (1) klasifikasi dan reklasifikasi investasi pada Sukuk: v (2)pengakuan awal Sukuk, v (3)pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk: v (4)Penyajian pendapatan sukuk, dan v (5)penyajian amortisasi biaya transaksi. v €) Sukuk yang diterbitkan Yang harus dijelaskan antara lain: v (1)pengakuan awal Sukuk, (2)pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk, v (3)btaya transaksi penerbitan Sukuk: ' (4)posisi penyajian Sukuk: dan h (5)akad syariah yang digunakan. 5) | Khusus Industri Perbankan a) Giro Wajib Minimum Yang harus dijelaskan antara lain ketentuan mengenai jumlah giro wajib minimum. v b) Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Giro pada Bank Indonesia dan Bank v lain. c) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Penempatan pada Bank Indonesia v dan Bank Lain. 6) | piutang Reverse Repo Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Piutang Reverse Repo, metode pencatatan v
Page 11 OCR 0.898
Page 11 of 79 dan pengukurannya. » Khusus Industri Perbankan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah Yang harus dijelaskan antara lain: a) Kelompok obligasi rekapitalisasi yang dimiliki, b) Pengakuan nilai pada investasi untuk setiap kelompok Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah:dan c) Dasar penyajian efek-efek dalam laporan keuangan. KL 8) Khusus Industri Perbankan a) Kredit Yang harus dijelaskan antara lain: (1) Penjelasan atas masing-masing jenis kredit yang diberikan (2)Dasar penyajian atas kredit, (3)Kebijakan manajemen dan pelaksanaan pengendalian risiko portofolio kredit, (4)Perlakuan akuntansi untuk kredit yang dibeli dari BPPN (jika ada): dan (5)Kebijakan bank akan agunan kredit, b) Tagihan/Kewajiban Akseptasi Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian'atas tagihan/kewajiban akseptasi. Ec) Agunan yang Diambil Alih Yang harus dijelaskan antara lain: (1)Dasar penilaian dan penyajian: (2)Perlakuan akuntansi atas nilai realisasi piutang/pembiayaan yang diberikan dengan saldo piutang/pembiayaan yang tidak dapat ditagih dan (3) Perlakuan akuntansi atas keuntungan (kerugian) dari realisasi penjualan agunan. KL Kttrt Da » Khusus untuk Industri Pembiayaan Piutang Pembiayaan Konsumen Yang harus dijelaskan antara lain: a) Dasar penyajian piutang pembiayaan konsumen: dan b) Dasar penilaian aset jika perusahaan menarik kembali aset pembiayaan konsumen dari konsumennya. 10) Anjak Piutang Yang harus dijelaskan antara lain: a) Jenis transaksi anjak piutang (dengan recourse atau tanpa recourse)j b) Penyajian transaksi anjak piutang,
Page 12 OCR 0.927
Page 12 of 79 Perlakuan akuntan: piutang dialihkan: dan d) Perlakuan terhadap kegagalan atas tagihan anjak piutang(ditagihkan kembali ke klien atau ditanggung oleh perusahaan). ce) atas perbedaan antara harga pengali 11) Sewa Yang harus dijelaskan antara lain: a) kebijakan penentuan suatu perjanjian mengandung suatu sewa, b) kebijakan penentuan suatu sewa merupakan sewa pembiayaan atau sewa operasi: dan C) kebijakan akuntansi apabila Perusahaan bertindak sebagai lessee dan/atau lessor. 12) Persediaan : yang harus dijelaskan antara lain mengenai kebijakan akuntansi yang digunakan dan rumusan biaya yang digunakan. Catatan 2j a) Khusus Industri Kehutanan HTI Dalam Pengembangan Yang harus dijelaskan antara lain: Beban-beban yang dikapitalisasi, antara lain: kewajiban kepada negara, pemeliharaan sarana dan pra-sarana. HTI Siap Panen Yang harus dijelaskan antara lain: Biaya perolehan, mutasi pembebanan ke biaya produksi. b) Khusus Industri Perkebunan Tanaman Perkebunan Yang harus dijelaskan antara lain: (1) Dasar klasifikasi untuk jenis tanaman sebagai persediaan, tanaman belum menghasilkan, atau tanaman telah menghasilkan, (2) Dasar penilaian dan pengukuran: (3) Kebijakan akuntansi reklasifikasi tanaman belum menghasilkan ke tanaman telah menghasilkan: (4) Metode penyusutan dan masa manfaat tanaman yang disusutkan: dan (5) Kebijakan akuntansi biaya pinjaman. AK ae €) Khusus Industri Peternakan Hewan Ternak Yang harus dijelaskan antara lain: (1) Hewan ternak telah menghasilkan : (a) Metode penilaian:
Page 13 OCR 0.906
Page 13 of79 (b) Metode amortisasi (deplesi): dan (c) Cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada. (2) Hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) : (a) Metode penilaian: dan (b) Perkiraan waktu yang dibutuhkan untuk dapat berpindah menjadi hewan ternak telah menghasilkan. 13) Aset Tetap: Yang harus dijelaskan antara lain: a) pengakuan awal Aset Tetap, b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Tetap: c) pengelompokan Aset Tetap: d) metode penyusutan yang digunakan: e) kapitalisasi biaya yang terkait dengan Aset Tetap: estimasi umur manfaat dan tarif penyusutan, 9) penghentian pengakuan: h) nilai residu: dan i) pernyataan bahwa manajemen telah mengkaji ulang atas estimasi umur ekonomis, metode penyusutan, dan nilai residu pada setiap akhir periode pelaporan. NN «« Catatan 2k Catatan 2k Catatan 2k Catatan 2k Catatan 2k Catatan 2k Catatan 2k 14) Investasi pada Entitas Asosiasi Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat investasi pada asosiasi. 15) Bagian partisipasi dalam Ventura Bersama Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat bagian partisipasi dalarn Ventura Bersama. Catatan 2b (iv) 16) Pola Kerjasama Yang harus dijelaskan antara lain: a) Kriteria dari bentuk kerjasama, b) Kebijakan akuntansi untuk setiap jenis aset dan liabilitas yang timbul: dan CG) Sistem pembagian hasil, jika ada. LA 17) Aset Tak Berwujud Yang harus dijelaskan antara lain : a) pengakuan awal Aset Takberwujud: b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Takberwujud, c) umur manfaat tidak terbatas atau terbatas, dan apabila umur manfaat terbatas, diungkapkan tarif amortisasl yang digunakan dan umur manfaatnya, td Catatan 2m Catatan 2m Catatan 2m
Page 14 OCR 0.894
Page 14 of 79 d) sumber terjadinya Aset Takberwuju: v Catatan 2m &) metode amortisasi yang digunakan: v Catatan 2m f) penghentian pengakuan Aset Takberwujud, dan 9) riset dan pengembangan (jika ada). y 18) Aset tidak lancar atau kelompok Lepasan yang dimi Yang harus dijelaskan antara lain: a) kebijakan tentang peristiwa dan kondisi suatu aset tidak lancar diklasifikasikan v sebagai aset yang dimiliki untuk dijual dan b) pengukuran aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual. 19) | Properti Investasi : Yang harus dijelaskan antara lain: a) pengakuan awal Properti Investasi: v b) pengukuran setelah pengakuan awal Properti Investasi: v CG) metode penyusutan yang digunakan, khusus untuk model biaya: v &) estimasi umur manfaat dan/atau tarif penyusutan untuk model biaya: dan vV e) penghentian pengakuan Properti Investasi. v 20) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi Aset Minyak dan Gas Bumi Yang harus dijelaskan antara lain: a) Dasar pengukuran yang digunakan untuk menentukan jumlah tercatat bruto: v b) Kriteria kapitalisasi biaya, penurunan nilai (impairment) dan penilaian kembali aset v (revaluasi): v c) Metode penyusutan dan amortisasi yang digunakan, v d) Masa manfaat atau tarif penyusutan dan amortisasi yang digunakan: dan v e) Pertanggungan Asuransi. 21) | Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan Yang harus dijelaskan antara lain: a) ketentuan peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan kemungkinan terjadinya v Catatan 2n, 3fii) penurunan nilai: dan b) kebijakan akuntansi pengakuan penurunan nilai aset nonkeuangan dan pembalikannya. v Catatan 2n, 3tii) 22) | Khusus Industri Perbankan Liabilitas Segera Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian liabilitas segera. Simpanan Nasabah Yang harus dijelaskan antara lain:
Page 15 OCR 0.921
Page 15 of 79 a) Penjelasan atas simpanan, dan b) Dasar penyajian dari masing-masing kategori simpanan. Simpanan dari bank lain Yang harus dijelaskan antara lain: a) Penjelasan atas simpanan dari bank lainj dan b) Dasar penyajian simpanan dari bank lain. Surat Berharga yang Diterbitkan Yang harus dijelaskan antara lai a) Kriteria dan jenis-jenis surat berharga yang diterbitkan: dan b) Perlakuan akuntansi atas premi atau diskonto. 23) Provisi Yang harus dijelaskan antara lain: a) kondisi provisi yang harus diakuij dan b) dasar penentuan nilai provisi. Catatan 2r, 2y dan 2s Catatan Zr, 25 24) Utang Repo Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Utang Repo, metode pencatatan dan pengukurannya. 25) Khusus Industri Gas dan Minyak Bu Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan. Yang harus dijelaskan antara lain: a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH: b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan, ) Metode penyusutan prasarana PLH: dan d) Tabel yang memuat penjelasan tentang: (&) Lokasi penambangan: (2) Saldo awal untuk masing-masing lokasi: (3) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan: dan (4) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan. KAL Lt 26)| Khusus Industri Pertambangan Umum Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan Yang harus dijelaskan antara lain: a) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang masih berjalan dengan penjelasan mengenai jangka waktu kontrak untuk Area of Interest yang bersangkutan: Catatan 21
Page 16 OCR 0.917
Page 16 of 79 n Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang sudah menemukan digunakan berdasarkan jenis pendapatan yang ada: dan (2) dalam hal terdapat transaksi hubungan keagenan, kebijakan pengakuan pendapatan dan penjualan dari hubungan keagenan serta beban terkait. b) Catatan 21 adanya Cadangan Terbukti dengan penjelasan bahwa amortisasinya baru akan dilaksanakan pada saat dimulainya produksi: c) Dasar penentuan ditangguhkannya biaya pengembangan dan kapitalisasi biaya pekerjaan konstruksi dan prasarana, dan Catatan 21 d) Metode amortisasi dan penyusutan yang dipergunakan dengan penjelasan jangka waktu perijinan penambangan, taksiran umur ekonomis tambang dan dasar Catatan 21 perhitungan amortisasi. Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Pen Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan Yang harus dijelaskan antara lain: a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH: v Catatan 2s b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan, dan v Catatan 2. atan 2s c) Metode penyusutan prasarana PLH. y Catatan 2 27) | Pengakuan Pendapatan a) Yang harus dijelaskan antara lain: (1) kondisi dan metode pengakuan pendapatan serta dasar pengukuran yang v Catatan 2v b) Pengakuan pendapatan dan Beban dengan menggunakan metode persentase penyelesaian Yang harus dijelaskan antara lain metode yang diterapkan untuk menentukan tahap penyelesaian suatu kontrak. c) Khusus Industri Asuransi (1) Pengakuan pendapatan premi Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain: (a) Tarif yang digunakan dalam perhitungan premi yang belum merupakan pendapatan, (b) Kebijakan akuntansi untuk transaksi reasuransi prospektif dan retroaktif, dan (C) Penyajian pendapatan premi dalam laporan laba rugi. (2) Beban Klaim Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain: (a) Kelompok beban klaim dalam bentuk: klaim yang disetujui, klaim dalam proses penyelesaian, klaim yang terjadi namun belum dilaporkan dan beban penyelesaian klaim: dan (b) Penyajian beban klaim dalam laporan laba rugi.
Page 17 OCR 0.910
Page 17 of 79 d) Khusus Industri Real Estate Kapitalisasi dan metode alokasi biaya proyek pengembangan Reai Estat Yang harus dijelaskan antara lain: (1) Unsur biaya yang kapitalisasi ke proyek pengembangan Real Estat: v (2) Unsur biaya yang dialokasikan sebagai beban proyek: v (3) Penyisihan atas realisasi pendapatan pada masa mendatang lebih rendah dari nilai vV tercatat proyek: v (4) Metode alokasi biaya yang telah dikapitalisasi ke setiap unit Real Estat: v (5) Biaya yang direvisi dan direalokasi akibat perubahan mendasar pada estimasi kini, (6) Unsur biaya yang diakui sebagai beban pada saat terjadinya v 28) | Program Loyafitas Pelangan Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan terkait program loyalitas pelanggan v 29) | Transaksi dan Saldo dalam mata uang asing Yang harus dijelaskan antara lain: a) ketentuan dalam penjabaran transaksi dan saldo dalam mata uang asing, v Catatan 2c b) perlakuan akuntansi selisih kurs yang timbul dari penjabaran aset dan liabilitas v Catatan 2c moneter: dan c) referensi dan kurs yang digunakan untuk menjabarkan transaksi dan saldo dalam mata v Catatan 2c, 33 uang asing. ” 30) | Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi Yang harus dijelaskan antara lain: a) Dasar penetapan Pihak-pihak berelasi, v Catatan 2d b) Pengungkapan Pihak-pihak berelasi dalam Laporan Keuangan: dan v Catatan 1 31) | Hibah Pemerintah Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan akuntansi tentang metode penyajian dalam v laporan keuangan. 32)| Pajak Penghasilan Yang harus dijelaskan antara lain: a) dasar penentuan tarif pajak untuk mengukur pajak kini dan pajak tangguhany v Catatan 2y b) ketentuan mengenai saling hapus: v Catatan 2y c) pengakuan dan pengukuran aset pajak tangguhanj dan v Catatan 2y d) metode yang digunakan dalam menilai aset (liabilitas) pajak tangguhan. v Catatan 2y 33) | tmbalan Kerja Yang harus dijelaskan antara lain:
Page 18 OCR 0.908
Page 18 of'79 a) jenis Imbalan kerja yang diberikan kepada karyawan: v Catatan 2r b) deskripsi umum mengenai jenis program imbalan pascakerja yang diselenggarakan v Catatan 2r oleh Perusahaan, C) kebijakan akuntansi Perusahaan dalam mengakui keuntungan dan kerugian aktuarlal, v Catatan 2r dan d) pengakuan keuntungan dan kerugian untuk curtailment dan penyelesaian. v Catatan 2r 34) | Saham Treasu Yang harus dijelaskan antara lain metode pengakuan dan pengukuran atas pembelian, v penjualan, atau pembatalan saham treasuri, 35) | Pembayaran Berbasis Saham Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan akuntansi untuk transaksi pembayaran berbasis v saham yang diselesaikan melalui instrumen ekuitas dan/atau diselesaikan melalui Kas, termasuk pengukurannya. 36) | Kuasi-Reorganisasi Yang harus dijelaskan antara lain: a) Dasar dilakukannya kuasi-reorganisasij v b) Dasar penentuan nilai wajar Aset dan Liabilitas: dan v c) Perlakuan akuntansi untuk selisih hasil revaluasi Aset dan Liabilitas. v Catatan: Berlaku untuk kuasi reorganisasi sebelum 1 Januari 2013. 37) | Biaya Pinjaman Yang harus dijelaskan antara lain kondisi yang mengharuskan biaya pinjaman v Catatan 21, 2m, dan 2g dikapitalisasikan sebagai bagian dari biaya perolehan aset kualifikasian. 38) | Segmen Operasi Yang harus dijelaskan antara lain dasar yang digunakan oleh manajemen untuk v Catatan 2aa mengidentifikasikan Segmen Operasi. 39) | Laba (Rugi) per saham Yang harus dijelaskan antara lain dasar perhitungan laba (rugi) per saham dasar dan laba v Catatan 2z (rugi) per saham dilusian. Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan Aset 1) | Kas dan Setara Kas Yang harus diungkapkan antara lain: a) unsur Kas dan Setara Kas pada pihak berelasi dan pihak ketiga, Catatan 4
Page 19 OCR 0.907
b) c) d) Page 19 of79 n jumlah penempatan di bank berdasarkan nama bank serta jenis mata uang asing, kisaran suku bunga kontraktual dari Setara Kas selama periode pelaporan: dan jumlah saldo Kas dan Setara Kas yang signifikan yang tidak dapat digunakan oleh kelompok usaha disertai pendapat manajemen. Catatan 4 Catatan 4 Catatan 4 2) Khusus Industri Perbankan a) Kas Yang harus diungkapkan adatah rincian jumlah kas berdasarkan jenis mata uang. v b) Giro pada Bank Indonesia Yang harus diungkapkan antara lain: (1)Rincian jumlah Giro pada Bank Indonesia berdasarkan jenis mata uang (nilai v dalam mata uang original): dan (2)Ketentuan Giro Wajib Minimum (GWM) menurut BI dan posisi GWM bank pada v saat periode pelaporan. c) Giro, pada Bank Lain Yang harus diungkapkan antara lain: Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan jenis mata uang: (Jumlah penyisihan penurunan nilai, v (2)Perubahan penyisihan selama periode berjalan untuk masing-masing giro, v (3)Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan pihak yang mempunyai v hubungan istimewa dan pihak ketiga: (4)Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan v (5)Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai. v d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain Yang harus diungkapkan antara lain: (4) Rincian jumlah penempatan berdasarkan jenis dan mata uang: v (2)Rincian penempatan berdasarkan yang mengalami penurunan nilai (impaired) dan v idak mengalami penurunan nilai (unimpaired): (3)Jangka waktu (rata-rata atau per kelompok): v (@)Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan, v
Page 20 OCR 0.908
Page 20 of79 jumlah penempatan berdasarkan pihak yang mempunyai hubungan istimewa dan pihak ketiga (6)Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, (7)Jumlah dana yang diblokir dan alasannya: (8)Jumlah dana yang tidak dapat dicairkan pada bank bermasalah, bank beku operasi atau likuidasi termasuk tingkat kemungkinan diterimanya kembali dana tersebut berdasarkan informasi dari otoritas yang berwenang: dan (9)Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai. 3) Piutang Usaha Yang harus diungkapkan antara lain: a b) & d) el ) 9. h jumlah piutang yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi: jumlah piutang menurut debitur, jumlah piutang menurut mata uang: alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai: jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai secara individual dan kolektif, dan penghapusan plutang: pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan atau keyakinan manajemen atas ketertagihan piutang apabila tidak dibentuk cadangan: piutang yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan: jumlah diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif: dan informasi keterlibatan berkelanjutan atas piutang yang ditransfer, meliputi: (1) jumlah yang ditransfer, beban bunga, retensi, jatuh tempo, dan ikatan penting lain yang diatur dalam perjanjian: dan (2) jaminan yang diberikan (bila ada). & Aa 23 Catatan 6 Catatan 6 dan 33 Catatan 6 Catatan 6 dan 35a (ii) Catatan 35a (II) 4) Khusus Industri Asuransi a) Piutang Premi Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: (1) Jumlah piutang berdasarkan tertanggung dan asuradur (2) Jumlah piutang berdasarkan jenis asuransi dan (3) Jumlah piutang premi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas. &
Page 21 OCR 0.904
Page 21 of79 b) Piutang Koasuransi Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: (1) Jumlah berdasarkan ko-asuradur: (2) Jumlah menurut jenis asuransi: dan (3) Jumlah piutang koasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas. KL c) Piutang Reasuransi Tambahan pengungkapan mengenai antara | (1) Jumlah piutang berdasarkan reasuradur: (2) Jumlah piutang atau utang reasuransi yang disalinghapuskanj dan (3) Jumlah piutang reasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas. Sd d) Piutang Hasil Investasi Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: (1) Pemisahan antara piutang kepada pihak berelasi dan pihak ketiga: (2) Jumlah piutang menurut jenis investasi, (3) Jumlah piutang menurut mata uang: dan (4) Jumlah piutang yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas, NN 5) Khusus Industri Pembiayaan 3) Piutang Pembiayaan Konsumen Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Jumlah piutang menurut dan jenis obyek pembiayaan (contoh: kendaraan bermotor, elektronik, rumah, dan lain-lain): (2) Rincian umur dari angsuran pembiyaan konsumen: (3) Bagian pinjaman yang dibiayai bank-bank sehubungan dengan transaksi kerja (4) sama pembiayaan bersama, penunjukan selaku pengelola piutang, penerusan pinjaman dan pengambilalihan piutang apabila perusahaan membagi risiko tidak tertagihnya plutang tersebut dengan bank-bank dalam rangka transaksi di atas, (& Pendapatan pembiayaan konsumen yang belum diakui, SIK LX &
Page 22 OCR 0.924
Page 22 of'79 (6) Nilai dan jenis jaminan yang diserahkan oleh pelanggan atas piutang pembiayaan konsumen yang diberikan berdasarkan objek pembiayaan, (7) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan (8) Piutang pembiayaan konsumen yang dialihkan dan atau digunakan sebagai jaminan atas utang. .d b) 9 Tagihan Anjak Piutang Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Jumlah tagihan anjak piutang tanpa recourse dan dengan recourse, beserta jumlah utang retensi anjak piutang dan pendapatan anjak plutang (tanpa recourse) serta pendapatan anjak piutang tangguhan (dengan recourse)j dan (2) Pengungkapan mengenai tingkat bunga, jatuh tempo dan jumlah piutang yang diperoleh serta ikatan penting yang diatur dalam perjanjian anjak piutang. Piutang Sewa Pembiayaan Yang harus diungkapkan antara lain: (2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: (2) rekonsiliasi antara investasi sewa bruto dan nilai kini piutang pembayaran sewa minimum pada akhir periode pelaporan. Di samping itu, lessor mengungkapkan investasi sewa bruto dan nilai kini piutang pembayaran sewa minimum pada akhir periode pelaporan, untuk setiap periode berikut: (a) kurang dari satu tahun (b) lebih dari satu tahun sampai lima tahun (c) lebih dari lima tahun (3) pendapatan keuangan yang belum diterima: (4) nilai residu yang tidak dijamin yang diakru sebagai manfaat lessor, (5) akumulasi penyisihan piutang tidak tertagih atas pembayaran sewa minimum, (8) rental kontinjen yang diakui sebagai pendapatan dalam periode: dan (7) penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor yang material. aa 9) Piutang Sewa Operasi Yang harus diungkapkan antara lain: (WJiumlah agregat pembayaran sewa minimum masa depan dalam sewa operasi yang
Page 23 OCR 0.881
Page 23 of 79 tidak dapat dibatalkan untuk setiap periode berikut: (a) kurang dari satu tahun v (b) lebih dari satu tahun sampai lima tahun v (c) lebih dari lima tahun (2) total rental kontinjen yang diakui sebagai pendapatan pada periode, dan ! (3)penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor. 6) | Khusus Kontrak Konstruksi Piutang Retensi Yang harus diungkapkan antara lain: a) Jumlah piutang dari masing-masing kontrak konstruksi, dan v b) Pendapat manajemen akan kemungkinan tertagihnya piutang retensi. v 7) | Tagihan Bruto kepada Pelanggan Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain tagihan bruto dari setiap kontrak konstruksi. Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel yaitu : a) biaya kontrak yang terjadi, v b) laba yang diakui: v &) kerugian yang terjadi, dan " d) pekerjaan yang sudah ditagih (termin). 8) | Piutang Reverse Repo Yang harus diungkapkan antara lain: a) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang ditransaksikan: v b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek, v €) Nama pihak/counterparty, v d) Lokasi Efek jaminan: v e) Tingkat bunga piutang reverse repoj v 1) Cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada): dan v 9) Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai (ika ada), v
Page 24 OCR 0.919
9) Page 24 of'79 Agunan Yang Diambil Alih Yang harus diungkapkan antara lain: a) Nilai realisasi bersih pada saat diambilalih: b) Selisih antara nilai realisasi bersih atas agunan yang diambilalih dengan saldo plutang yang tidak tertagih, dan c) Laba atau rugi yang timbul, termasuk blaya-biaya yang timbul setelah pengambilalihan agunan tersebut. 10) Piutang Dividen dan Bunga Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlah tagihan dividen, bunga, dan denda kepada pihak lain. 11) Piutang Lain-Lain Yang harus diungkapkan antara lain: a) Rincian jenis dan jumlah piutang, b) Jumlah Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN): dan c) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan. SL Catatan 7 Catatan 7 Catatan 7 12) Aset Keuangan Lainnya Pengungkapan Ini telah diterapkan untuk aset keuangan lainnya yang bersifat lancar maupun tidak lancar. a) Pengelompokkan aset keuangan lainnya sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi. b) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) nilai tercatat aset keuangan untuk setiap kelompok dan rincian investasinyaj (2) laba atau rugi neto pada setiap kelompok aset keuangan berdasarkan klasifikasi, baik yang disajikan pada pos pendapatan komprehensif tainnya maupun yang diakui sebagai laba atau rugi periode berjalan: (3) total pendapatan bunga yang dihitung menggunakan metode suku bunga efektif untuk aset keuangan selain yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi: (4) biaya perolehan termasuk jumlah premium dan diskonto yang belum diamortisasi, untuk Efek dimiliki hingga jatuh tempo: KL (5) peringkat Efek utang berikut nama pemeringkat (jika ada). (6) uraian tentang alasan diambilnya keputusan menjual untuk aset keuangan yang diklasifikasikan dimiliki hingga jatuh tempo, KS AI. X
Page 25 OCR 0.906
Page 25 of 79 (7) jika terdapat reklasifikasi aset keuangan, maka wajib diungkapkan: (a) jumlah yang direklasifikasi ke dan dari setiap kategori, v Catatan 38 (b) alasan reklasifikasij dan v (d sisa Investasi dalam kelompok dimiliki hingga jatuh tempo yang telah v direklasifikasi dalam kelompok tersedia untuk dijual. (8) jumlah tercatat aset keuangan yang dijaminkan sebagai agunan untuk Liabilitas atau labilitas kontinjensi serta syarat dan kondisi yang terkait dengan penjaminan v tersebut, (0) jumlah penurunan nilai atas aset keuangan (jika ada), termasuk mutasinya, dipisahkan antara aset keuangan yang mengalami penurunan nilai dan aset keuangan yang tidak mengalami penurunan nilai, serta dipisahkan antara penurunan nilai yang dihitung secara kolektif dan individual, termasuk beban v penurunan nila yang diakui dalam laba rugi: dan (10) jumlah amortisasi keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi atas investasi yang tersedia untuk dijual yang direklasifikasi menjadi dimiliki hingga jatuh v tempo. 13) | Khusus Deposito Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: a) nama bank, dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi: v b) kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan: v Catatan 4 Cc) jenis dan jumlah deposito dalam mata uang asing: dan v Catatan 4 d) hal-hal lain yang dapat mempengaruhi kualitas pencairan deposito tersebut. v 14)| Khusus Investasi pada Sukuk Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: a) rincian Sukuk berdasarkan nama penerbit dan akad syariah, b) tujuan model usaha yang digunakan, &) jumlah investasi yang direklasifikasikan, jika ada, dan penyebabnya: dan d) Nilai Wajar untuk investasi yang diukur pada biaya perolehan. PS 15) | Khusus Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:
Page 26 OCR 0.898
Page 26 ot 79 a) b) Tanggal jatuh tempo dan frekuensi pembayaran bunga: n jumlah nominal dan nilai pasar efek berdasarkan jenis: c) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan d) Informasi penting lainnya. Ba 16) Khusus Unit Penyertaan Reksadana Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: a) Rincian unit penyertaan reksadana dan Nilai Aset Bersih: dan b) laba atau rugi neto berdasarkan klasifikasi, baik yang disajikan pada pos pendapatan komprehensif lainnya maupun yang diakul sebagai laba atau rugi periode berjalan &£ 17) Khusus Wesel Tagih Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain, pihak penerbit, kisaran tingkat bunga, jatuh tempo, jenis mata uang, dan uraian tentang sifat dan asal terjadinya (dari transaksi Usaha atau lainnya). 18) Khusus Industri Asuransi Tambahan pengungkapan mengenai aset-aset yang menjadi dana jaminan. 19) Pinjaman Polis Yang harus diungkapkan antaralain rincian berdasarkan: a) Saldo pinjaman polis menurut jenis mata uang, b) Tingkat suku bunga. LX 20) Khusus Industri Perbankan Kredit Yang harus diungkapkan antara lain: a) Rincian jumlah kredit berdasarkan jenis, miata uang, sektor ekonomi dan jangka waktu serta kolektibilitas, b) Jumlah cadangan kerugian penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan: &) Rincian jumlah kredit berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketigaj d) Rasio kredit usaha kecil terhadap jumlah kredit yang diberikan: @e) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, P Rincian kredit bermasalah berdasarkan sektor dan jumlah cadangan penghapusan menurut ketentuan Bank Indonesia, an Sd
Page 27 OCR 0.911
Page 27 of 79 Rasio kredit bermasalah terhadap jumlah Aset keuangan dan ra cadangan kerugian penurunan nilal Aset keuangan yang telah dibentuk terhadap jumlah minimum cadangankerugian penurunan nilai Aset keuangan sesuai ketentuan Bank Indonesia, diturunkan: h) 3umlah kredit yang direstrukturisasi berdasarkan jenis dan kolektibilitas: v » Jumlah dan persentase bagian bank atas kredit sindikasi baik selaku pimpinan, v agen, atau anggota sindikasi, » Ikhtisar pembelian kredit dari BPPN berdasarkan periode pembelian, jika ada, v k) Pendapat manajemen akan ketaatan bank terhadap Batas Maksimum Pemberian v Kredit (BMPK) yang ditetapkan oleh Bank Indonesia: ID Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai. v 21)| Tagihan dan Liabilitas Akseptasi Yang harus diungkapkan antara lain: a) Rincian jumlah tagihan dan liabilitas berdasarkan pihak, mata uang, dan jatuh tempo, v b) Untuk tagihan akseptasi diungkapkan kolektibilitas, jumlah cadangan penghapusan v dan mutasi selama periode berjalan, c) Rincian jumlah tagihan dan liabilitas berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: v d) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai v tagihan akseptasi 22)| persediaan a) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) total jumlah tercatat persediaan dan jumlah nilai tercatat menurut klasifikasi v Catatan 8 yang sesuai bagi Perusahaan, (2) jumlah tercatat persediaan yang dicatat dengan Nilai Wajar dikurangi biaya v Catatan 8 untuk menjual: (3) jumlah persediaan yang diakui sebagai beban selama periode berjalan: v Catatan 8 (4) jumlah setiap penurunan nilai yang diakui sebagai pengurang jumlah persediaan v Catatan 8 yang diakui sebagai beban dalam periode berjalan: (5) jumlah dari setiap pemulihan dari setiap penurunan nilai yang diakui sebagai v Catatan 8 pengurang jumlah persediaan yang diakui sebagai beban dalam periode berjalan, (6) kondisi atau peristiwa penyebab terjadinya pemulihan nilai persediaan yang v
Page 28 OCR 0.908
Page 28 of'79 (7) dalam hal pinjaman untuk persediaan yang memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka diungkapkan: (i) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan (ii) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak dikapitalisasi. (8) persediaan yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkanj dan XX (9) jenis dan nilai persediaan yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib diungkapkan alasannya. Catatan 8 b) Khusus Industri Perhotelan Tambahan pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi yang harus diungkapkan antara lain: (1) Makanan dan minuman, (2) Perlengkapan, dan (3) Barang Dagangan. St 9 Khusus Industri Real Estat Tambahan pengungkapan antara lain: (1) Pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi: Ka) Tanah Matang: (b) Unit Bangunan: dan (c) Unit Bangunan dalam Penyelesaian. (2) Jumlah biaya perolehan aset Real Estat yang pengikatan jual belinya telah berlaku namun penjualannya belum diakui, termasuk jumlah utang terkait yang akan dialihkan, bila ada. St KAL d) Tanah untuk Pengembangan Tambahan pengungkapan antara tain: (1) Lokasi, luas tanah, proses perizinan (2) Jumlah biaya bunga dan rugi kurs yang dikapitalisasi ke tanah untuk pengembangan, dan (3) Proporsi tanah yang dijadikan jaminan utang.
Page 29 OCR 0.898
Page 29 of 79 &) Khusus Industri Medi Tambahan pengungkapan antara lain: (1) Materi program : lokal, Impor (media televisi): (2) Buku, kertas koran, barang pra cetak (media cetak): (3) Barang promosi dan barter (media cetak): dan (4) Bahan persediaan lain yang sesuai dengan industrinya. NN ? Khusus Industri Rumah Sakit Tambahan pengungkapan antara lain: (1) Obat-obatan (2) Perlengkapan medis (disposable): dan (3) Persediaan lainnya Ld 9) Khusus Industri Peternakan (1) Pengungkapan jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi tertentu, seperti hewan ternak menjadi: ta) (») Hewan Ternak Tersedia untuk Dijual, dan Hewan Ternak dalam Pertumbuhan. (2) Hewan Ternak Produksi - Berumur Pendek Yang harus diungkapkan antara lain: ta) Cb) @ ta) &) IG) @ Total jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi hewan ternak telah menghasilkan dan hewan ternak belum menghasilkan, Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama paling tidak 2 tahun terakhir: Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan: Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan atau penghapusan persediaan yang mati atau hilang, Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan risiko yang ditutup: Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, Pendapat manajemen atas kecukupan nilai pertanggungan asuransij dan «4 KK LK 4 KK «
Page 30 OCR 0.914
Page 30 of 79 mm lai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima vV jaminan. 23) | Pajak Dibayar Di muka Yang harus diungkapkan antara lain: a) rincian menurut jenis dan jumlah masing-masing pajaknya: dan Catatan 9a b) uraian mengenai jumlah restitusi pajak yang diajukan dan statusnya. v 24) | Biaya Dibayar Dimuka Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis dan jumlah. Catatan 10 25) | Aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang Dimiliki untuk Dijual Yang harus diungkapkanantara lain: (1) uraian dari aset yang dimiliki untuk dijual atau kelompok lepasanj v (2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan v yang diharapkan, serta cara dan waktu pelepasan, (3) kerugian penurunan nilai atau keuntungan pemulihan penurunan nilai: v (4) dalam hal aset yang dimlllki untuk dijual belum dapat direalisasikan dalam satu tahun, diungkapkan peristiwa atau keadaan yang dapat memperpanjang periode v penyelesaian penjualan menjadi lebih dari satu tahun, (5) dalam hal dapat diterapkan, segmen yang dilaporkan dari aset yang dimiliki untuk dijual dan kelompok lepasan disajikan sesuai dengan SAK yang berlaku: dan v (6) dalam hal aset yang diklasifikasikan sebagai aset yang dimiliki untuk dijual atau kelompok lepasan dihentikan pengklasifikasiannya, diungkapkan (a) nilai dari aset tersebut, yaitu nilai yang lebih rendah antara: i. jumlah tercatat aset tersebut sebelum aset atau kelompok Iepasan diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual, disesuaikan dengan v penyusutan, amortisasi atau penilaian kembali yang telah diakui apabila aset atau kelompok lepasan tersebut tidak diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual: dan Il, jumlah terpullhkan pada saat tanggal keputusan untuk tidak menjual: (b) uraian fakta dan keadaan yang mengarah kepada keputusan tersebut: dan v (c) dampaknya terhadap hasil operasi untuk periode tersebut dan perlode sajian v sebelumnya. v 26) | piutang Pihak Berelasi Non-Usaha Yang harus diungkapkan antara lain : a) rincian jenis, nama pihak berelasi, dan jumlah piutang, Catatan 7
Page 31 OCR 0.908
Page 31 of79 b) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai serta penjelasan v terjadinya piutang pihak berelasi tersebut: v c) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai secara Individual dan kolektif, dan penghapusan piutang: d) pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, dan Catatan 7 e) dalam hal piutang berelasi non usaha disajikan dalam aset lancar, hal tersebut harus v dibuktikan serta diungkapkan alasannya. 27) | Investasi pada Entitas Asosiasi Yang harus diungkapkan antara lain: a) nama entitas asosiasi, v b) persentase kepemilikan dan penjelasan adanya pengaruh signifikan, beserta alasannya: v C) nilai tercatat dan Nilai Wajar investasi dalam entitas asosiasi yang kuotasi harganya v tersedia: d) ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi termasuk jumlah agregat Aset, Liabilitas, v pendapatan, dan laba atau rugij e) alasan tidak adanya pengaruh signifikan walaupun Perusahaan memiliki lebih dari 2042 (dua puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial investee secara langsung v atau tidak langsung, f) akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas asosiasi, ketika laporan v keuangan tersebut digunakan dalam menerapkan metode ekuitas dan tanggal atau periode yang berbeda dengan Perusahaan, dan alasan menggunakan tanggai atau periode yang berbeda: 9) sifat dan tingkatan setiap pembatasan signifikan atas kemampuan entitas asosiasi untuk mentransfer dana kepada Perusahaan) v h) bagian rugi entitas asosiasi yang tidak diakui dan alasannya, apabila Perusahaan menghentikan pengakuan bagiannya atas rugi entitas asosiasi, baik untuk periode v terjadinya kerugian tersebut maupun secara kumulatif, i) bagian atas liabilitas kontinjensi entitas asosiasi yang terjadi bersama-sama dengan v investor lain: f) Niabilitas kontinjensi yang terjadi karena investor berkewajiban bersama-sama untuk semua atau sebagian Liabilitas entitas asosiasi dan v K) ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi, secara individual atau dalam kelompok, yang tidak dicatat dengan menggunakan metode ekuitas termasuk total v Aset, total Liabilitas, Pendapatan, dan laba atau rugi. 28) | Khusus Industri Konstruksi Jaminan v Yang harus diungkapkan antara lain rincian jaminan yang diberikan dan jumlah jaminan
Page 32 OCR 0.905
Page 32 of 79 1g 2 tersebut serta kontrak konstruksi yang mensyaratkan adanya jaminan tersebut. 29) Khusus Industri Kehutanan HTI dan HTI dalam pengembangan Berupa biaya yang ditangguhkan dalam pelaksanaan pembangunan HTI, yang disajikan sebagai berikut: a) Saldo awal, b) Penyisihan periode berjalan: C) Realisasi yang dilakukan selama periode berjalan: dan d) Saldo akhir. KAK 30) Khusus Industri Jalan Tol Hak Bagi Hasil Tol Investor tanpa kuasa hak penyelenggaraan harus mengungkapkan hal-hal berikut: (a) Dasar pengukuran hak bagi hasil tol, (b) Masa hak bagi hasil tol dan amortisasinyaj (c) Perubahan hak bagi hasil tol selama periode berjalan: dan (d) Reklasifikasi proyek kerjasama operasi dalam pelaksanaan ke hak bagi hasil tol. KAL. 31) Khusus Industri Perkebunan Tanaman Perkebunan Yang harus diungkapkan antara lain: a) Untuk tanaman telah menghasilkan (1) Rincian nilai tercatat dan akumulasi penyusutan menurut jenis tanaman) (2) Rekonsiliasi nilai tercatat awal tahun dan akhir tahun tanaman untuk setiap kelompok selama paling sedikit 2 tahun terakhir, (3) Status tanah yang digunakan untuk menanam, (4) Nilai tanaman telah menghasilkan berdasarkan area/lokasi penanamanj (5) Perbandingan saldo tanaman belum menghasilkan selama paling sedikit 2 tahun: dan (6) Tanaman yang dijaminkan. b) Untuk tanaman belum menghasilkan (1) Mutasi tanaman belum menghasilkan sebagai berikut: (a) Saldo awal i. Tambahan tahun berjatan ii. Biaya langsung (b) Jumlah kapitalisasi biaya pinjaman, dan rugi kurs dalam hal terjadi depresiasi luar biasa : KEK Ke LX
Page 33 OCR 0.896
Page 33 of 79 Ii. Pengurangan tahun berjalan vV li. Jumlah yang direklasifikasi ke tanaman telah menghasilkan v (c) Pengurangan lainnya (d) Saldo akhir, v (2) Nilai tanaman dalam Perkebunan Inti Rakyat / Perkebunan Inti Plasma yang menjadi milik perusahaan (inti) dan tanaman yang bukan milik perusahaan v (perkebunan rakyat/perkebunan plasma): dan (8) Cadangan kerugian yang mungkin timbul pada plasma. v 32) | Khusus Industri Peternakan Hewan Ternak Produksi - Berumur Panjang Yang harus diungkapkan antara lain: 3) Pengelompokan hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) dan hewan ternak telah menghasilkan, v b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama paling tidak 2 vV tahun terakhir, c) Nilai amortisasi (depiesi) atas hewan ternak telah menghasilkan, v d) Nilai hewan ternak tiap kelompok berdasarkan lokasi/area peternakan, v €) Kondisi hewan ternak: v f) Persentase kematian selama tiga tahun terakhir, v g) Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan risiko yang ditutup: vV h) Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematian atau v metode penghapusan langsung: ) Nilai cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada, v 1) Pendapat manajemen atas kecukupan nilai cadangan kematian, jika ada, dan v K) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima jaminan. v 33) | Properti Investasi a) Yang harus diungkapkan antara lain: v (1) model pengukuran setelah pengakuan awal yang digunakan, mocel Nilai Wajar atau model biayaj (2) metode dan asumsi signifikan yang diterapkan dalam menentukan Nilai Wajar dari Properti Investasi: (3) pernyataan bahwa penentuan Nilai Wajar didukung oleh bukti pasar atau lebih banyak berdasarkan faktor lain karena sifat properti tersebut dan keterbatasan data pasar yang dapat diperbandingkan: (4) nama Penilai, tanggal penilaian, dan tanggal laporan penilaian terakhir, (5) jumlah yang diakul dalam laba rugi untuk:
Page 34 OCR 0.927
b) 2) ko) Page 34 ot79 (a) penghasilan sewa dari Properti Investasi, (b) beban operasi langsung yang terjadi baik dari Properti Investasi yang menghasilkan maupun yang tidak menghasilkan penghasilan sewa selama periode tersebut, dan (c) perubahan kumulatif dalam Nilai Wajar yang diakui dalam laba rugi atas penjualan Properti Investasi dari sekelompok aset yang menggunakan model biaya ke kelompok aset yang menggunakan model Nilai Wajar, (6) keberadaan dan jumlah pembatasan atas realisasi dari Properti Investasi atau pembayaran penghasilan dan hasil pelepasan: dan (7) kewajiban kontraktual untuk membeli, membangun atau mengembangkan Properti Investasi atau untuk perbaikan, pemeliharaan atau peningkatan. Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model Nilai Wajar, selain pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf (a) ditambahkan pengungkapan antara lain: (1) rekonsiltasi antara jumlah tercatat Properti Investasi pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikas (2) saat suatu penilaian terhadap Properti Investasi disesuaikan secara signifikan untuk tujuan pelaporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan rekonsiliasi antara penilaian tersebut dan penilaian yang telah disesuaikan yang dilaporkan dalam laporan keuangan, dengan menunjukkan secara terpisah: (a) jumlah agregat dari pengakuan kewajiban sewa yang telah ditambahkan kembali: dan (b) penyesuaian signifikan lain. Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model biaya, selain pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) ditambahkan pengungkapan antara laii (4) umur manfaat, (2) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Properti Investasi pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasij (3) jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban penyusutan: (4) jumlah rugi penurunan nilai yang diakui, dan jumlah pemulihan rugi penurunan nilai, selama satu periode sesuai SAK yang berlaku, (5) transfer ke dan dari persediaan dan properti yang digunakan sendiri: dan (6) Nilai Wajar Properti Investasi. Khusus untuk Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan, Yang harus diungkapkan antara lain: (1) rincian Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan, (2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak: NN SN KL LL
Page 35 OCR 0.913
Page 35 of79 (8) estimasi saat penyelesaian: (&) hambatan kelanjutan penyelesaian, (5) jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan, dan 1 (6) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk properti investasi yang memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka wajib diungkapkan: (a) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan (b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak dikapitalisasi. KL &. 34) Aset Tetap Yang harus diungkapkan antara lain: 3) b) d d) e) n 9) h) setiap kelompok Aset Tetap wajib diungkapkan secara terpisah berdasarkan kepemilikan aset yaitu aset pemilikan langsung dan/atau aset sewa pembiayaan, rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Aset Tetap pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi: jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban penyusutanj rugi penurunan nilai dan jumlah yang dijurnal batik yang diakui dalam laba rugi dan ekuitas (jika ada): jumlah komitmen kontraktual dalam perolehan Aset Tetap, jumlah kompensasi dari pihak ketiga untuk Aset Tetap yang mengalami penurunan nilai, hilang, atau dihentikan yang dimasukkan dalam laba rugi, apabila tidak diungkapkan secara terpisah pada laporan laba rugi komprehensif, Dalam hal Aset Tetap disajikan pada jumlah revaluastan, yang harus diungkapkan: (1) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian): (2) tanggal efektif persetujuan dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP) apabila Aset Tetap untuk perhitungan pajak menggunakan jumlah revaluasian: (3) nama Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir, (4) metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar asetj (5) jumlah tercatat untuk setiap Aset Tetap seandainya aset tersebut dicatat dengan model biaya, dan (6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan prubahan selama periode dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada para pernegang saham. Khusus untuk Aset Tetap dalam proses pembangunan, yang harus diungkapkan antara lain: (1) rincian Aset Tetap yang sedang dalam pembangunan: (2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak, Ld &£ SN &« Catatan 11 Catatan 11 Catatan 11 Catatan 30h Catatan 11 Catatan 11
Page 36 OCR 0.939
Page 36 of79 (3) estimasi saat penyelesaian, (4) hambatan kelanjutan penyelesaian (jika ada), (5) jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat aset tetap dalam pembangunan: dan (6) dalam hal terdapat kapitallsasi blaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka wajib dlungkapkan: (a) jumlah btaya pinjaman yang dikapitalisasi selama perlode berjalan: dan (b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak dikapitalisasi. i) Pengungkapan lainnya antara lain: (4) jumlah tercatat Aset Tetap yang tidak dipakai sementaraj (2) jumlah tercatat bruto dari setiap Aset Tetap yang telah disusutkan penuh dan masih digunakan: (3) jumlah tercatat Aset Tetap yang dihentikan dari penggunaan aktif dan tidak diklasifikasikan sebagai tersedia untuk dijual, (4) dalam hal model biaya digunakan, Nilai Wajar Aset Tetap apabila berbeda secara material dari jumlah tercatat, (5) nilai buku, hasil penjualan neto, keuntungan (kerugian) dari Aset Tetap yang dihentikan pengakuannya: (6) dalam hal terdapat Aset Tetap yang berasal dari hibah, agar diungkapkan jenis Aset, nilai tercatat, dan tanggal perolehan, (7) perubahan estimasi masa guna dan/atau metode penyusutan menurut jenis Aset Tetap: (8) Kondisi atau peristiwa yang menyebabkan terjadinya penurunan nilai atau pemulihan penurunan nilai: (0) Jumlah aset tetap yang dijadikan jaminan, nama pihak yang menerima jaminan dan alasan penjaminan: dan (10)Jenis dan nilai aset tetap yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup, serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan agar diungkapkan alasannya, Catatan 11 Catatan 11 Catatan 11 Catatan 11 Catatan 11 35) Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi Aset Minyak dan Gas Bumi (khusus untuk perusahaan yang memiliki kegiatan hulu minyak dan gas bumi) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian aset menurut jenisnya, seperti: operated acreage, unoperated acreage, sumur dan peralatan serta fasilitas yang berhubungan, peralatan kantor, kendaraan, sumur dan peralatan serta fasilitas dalam pengerjaan, (2) Tabel yang memuat penjelasan tentang: (a) Lokasi penambangan:
Page 37 OCR 0.908
Page 37 of79 (b) Saldo awal untuk masing-masing lokasi V (c) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan: dan v (d) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan v v (3) Dalam hal saldo aset Minyak dan Gas Bumi tersebut mengandung hak tagih kepada Regulator terkait, perlu penjelasan kolektabilitas tagihan tersebut dalam bentuk tabel analisa umur tagihan. 36) | Aset Tak Berwujud Yang harus diungkapkan untuk setiap jenis Aset Takberwujud antara lain: a) jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasij v Catatan 13 b) alokasi jumlah amortisasi Aset Tak berwujud ke dalam pos laporan laba rugi komprehensif: v Catatan 13 c) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi Aset Takberwujud pada v awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi: d) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka harus diungkapkan: (1) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan, dan (2) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang v layak dikapitalisasi: v e) jumlah tercatat Aset dan faktor signifikan yang mendukung penentuan dan penilaiannya untuk Aset Takberwujud yang dinilai dengan umur manfaat tidak terbatas, f penjelasan atas jumlah tercatat dan sisa periode amortisasi dari setiap Aset v Takberwujud yang material terhadap laporan keuangan Perusahaan: 9) Aset Takberwujud yang diperoleh melalui Hibah Pemerintah dan awalnya diakui pada Nilai Wajar sesuai SAK yang berlaku, diungkapkan: (1) Nilai Wajar pada pengakuan awal atas aset-aset tersebut, (2) jumlah tercatatnya, dan (3) Aset tersebut diukur setelah pengakuan awal dengan model biaya atau model revaluasi, keberadaan dan jumlah tercatat Aset Takberwujud yang kepemilikannya dibatasi dan jumlah tercatat Aset Takberwujud yang menjadi jaminan untuk Liabilitas, D) nilai komitmen kontraktual untuk akuisisi Aset Takberwujud: 1) Aset Takberwujud disajikan pada jumlah revaluasian, diungkapkan: (1) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian): (2) nama Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir (3) jumlah tercatat Aset Takberwujud yang direvaluasi, (a) metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar aset, hn aa
Page 38 OCR 0.911
Page 38 of 79 d seandainya Aset tersebut dicatat dengan model biaya: dan (6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan perubahan selama (b) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dimulainya produksi, dan (c) Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi (jika ada), terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi utama yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut. periode dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada para v pemegang saham. 37) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi dan Pertambangan umum a) Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/Penyisihan Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan Yang harus diungkapkan antara lain tabel yang memuat penjelasan tentang: (1) Saldo awal, v Catatan 19 (2) Penambahan dan pengurangan: v Catatan 19 (3) Saldo akhir. v Catatan 19 b) Aset Eksplorasi dan Evaluasi Yang harus diungkapkanantara lain: (1) rincian biaya perolehan aset eksplorasi dan evaluasi per area of interest yang v Catatan 12 mencakup saldo awal, penambahan dan pengurangan, dan saldo akhir, dan (2) Jumlah aset, Iiabilitas, penghasilan dan beban, arus kas operasi, dan arus kas investasi yang timbul dari eksplorasi dan evaluasi pertambangan. v c) Bagian dari Biaya Eksplorasi Tangguhan: pengupasan tanah tambang. Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Kebijakan akuntansi sehubungan dengan: (a) Metode pembebanan biaya pengupasan tanah, dan Y/ Catatan 2y (b) Metode perhitungan Rasio Rata-Rata Tanah Penutup. Catatan 2y (2) Jumlah Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan yang terdiri dari (1) blaya & pengupasan awal, (2) biaya pengupasan lanjutan dengan penjelasan mengenai atatan 12 perbedaan antara rasio aktual tanah menutup terhadap rasio rata-ratanya, (3) Perubahan atas Rasio Rata-Rata Tanah Penutup (bila ada): v (4) Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan dimana terjadi penundaan masa produksi, meliputi penjelasan : (a) Alasan terjadinya penundaan: / d) Biaya Pengembangan Tangguhan Yang harus diungkapkan antara lain : (1) Mutasi Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan selama tahun berjalan
Page 39 OCR 0.903
Page 39 of79 dengan menunjukkan: (a) Lokasi eksplorasi dan pengembangan, vV Catatan 12 (b) Saldo awal: v Catatan 12 (c) Penambahan/penguranganj v Catatan 12 (d) Amortisasi, dan v Catatan 12 (e) Saldo akhir. y Catatan 12 (2) Biaya pengembangan yang ditangguhkan atas kegiatan pengembangan yang Catatan 12 masih berjalan, (3) Penjelasan apabila terjadi penghapusan biaya eksplorasi dan pengembangan v tangguhan yang menurut penelaahan manajemen tidak dapat dipulihkan, (a) Jumlah biaya eksplorasi dan pengembangan yang ditangguhkan dimana terjadi v 1penundaan masa produksi, meliputi penjelasan: (a) Alasan terjadinya penundaan: (b) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dinilainya produksi: dan v (9 Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi bila ada, v terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi utama v yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut. (5) Apabila terdapat lebih dari satu Area of Interest, maka harus diungkapkan rincian dari Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan untuk tiap-tiap Area of Interest. v Catatan 12 b. Liabilitas 1) | Utang Usaha Yang harus diungkapkan antara lain: a) jumlah utang usaha yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi: v Catatan 14 b) jumlah utang usaha menurut mata uang: dan v mi beri . Catatan 14 c) jaminan yang diberikan oleh Perusahaan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan. v 2 | erovisi a) Pengungkapan untuk provisi berlaku untuk provisi jangka pendek dan provisi jangka v panjang. b) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) nilai tercatat pada awal dan akhir periode, v (2) provisi tambahan dalam periode bersangkutan, v (3) jumlah yang terjadi dan dibebankan pada provisi selama periode bersangkutan: v (a) jumlah yang dibatalkan selama periode bersangkutan atas jumlah yang belum y digunakan, (5) peningkatan selama periode yang bersangkutan, dalam nilai kini, yang terjadi v
Page 40 OCR 0.920
Page 40 of 79 karena berlalunya waktu dan dampak dari setiap perubahan tingkat diskonto: (6) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat terjadinya arus keluar sumber daya ekonomi, v (7) indikasi ketidakpastian waktu atau jumlah arus keluar sebagaimana dimaksud v dalam angka(6). Dalam hal diperlukan, Perusahaan mengungkapkan asumsi utama yang mendasari prakiraan peristiwa masa depan, dan (8) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan jumlah v Aset yang telah diakui untuk estimasi penggantian tersebut. 3) | Beban akrual Yang wajib diungkapkan antara lain jenis dan jumlah dari unsur utama beban yang belum Catatan 15 jatuh tempo. 4) | Khusus Industri Perbankan Liabilitas Segera Yang harus diungkapkan antara lain: a) Rincian berdasarkan jenis dan mata uangj dan v b) Uraian mengenai sifat masing-masing kewajiban. v 5) | Utang Repa Yang harus diungkapkan antara lain: a) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang dijual Perusahaan pada transaksi repo: v b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek. v 6) | Khusus Kontrak Konstruksi Utang Bruto kepada Pelanggan Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain liabilitas bruto dari setiap kontrak konstruksi. Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel yaitu : a) biaya kontrak yang terjadij v b) laba yang diakui v c) kerugian yang dialami, dan v d) pekerjaan yang sudah ditagih (termin). v
Page 41 OCR 0.911
Page 41 of79 Khusus Industri Perbankan a) Simpanan Nasabah Yang harus diungkapkan antara lain rincian tiap jenis simpanan yang mengungkapkan: (1) Rincian berdasarkan mata uang, dan jangka waktu (2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: (3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: (4) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito (5) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan statusnya, misalnya diblokir atau dijaminkanj dan (6) Pemberian fasilitas istimewa kepada pemilik rekening giro. b) Simpanan dari Bank Lain Yang harus diungkapkan antara lain: (4) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu, (2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: (3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun (4) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat depositos dan (5) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan jenis dan statusnya, misalnya diblokir atau dijaminkan. Sa Na NN 8) Khusus Industri Asuransi Kerugian dan Jiwa a) Kewajiban Manfaat Polis Masa Depan Yang harus diungkapkan antara lain : (1) Rincian berdasarkan program asuransi, (2) Rincian berdasarkan jenis pertanggungan: (3) Rincian berdasarkan mata uang: (4) Dasar perhitungan dan asumsi aktuaris: dan (5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan penambahan dan pengurangan. b) Utang Klaim Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga: (2) Jumlah utang klaim berdasarkan tertanggung: (3) Jumlah utang klaim menurut jenis asuransi, dan (4) Jumlah utang menurut mata uang, AS NN C) Estimasi Klaim Retensi Sendi
Page 42 OCR 0.893
Page 42 of 79 Yang harus diungkapkan antara lain (1) Jumlah menurut jenis asuransi, (2) Jumlah menurut tertanggung: (3) Jumlah menurut mata uang: dan (4) Jumlah estimasi klaim yang sudah terjadi namun belum dilaporkan. NN d) Premi yang belum merupakan Pendapatan Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Jumlah menurut program asuransi, (2) Jumlah menurut jenis pertanggungan, (3) Pemisahan antara premi yang belum merupakan pendapatan kepada pihak berelasi dan pihak ketiga (4) Metode perhitungan yang digunakan: dan (5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan penambahan dan pengurangan. SN e) Utang Koasuransi (rewrite) Yang harus diungkapkan antara lain: (4) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga: (2) Jumlah berdasarkan ko-asuradur, (3) Jumlah menurut jenis mata uang: dan (4) Jumlah menurut umur utang. KAL #) Utang Reasuransi Yang harus diungkapkan antara lain: (W) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga: (2) Jumlah berdasarkan reasuradur, (3) Jumlah menurut jenis mata uang: (4) Jumlah menurut umur utang: dan (5) Jumlah utang atau piutang reasuransi yang disalinghapuskan. RAK 9) Utang Komisi Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Jumlah berdasarkan tertanggung dan asuradur, (2) Jumlah menurut jenis mata uang: dan (3) Jumlah menurut jenis asuransi. KAL
Page 43 OCR 0.920
Page 43 of 79 h) Titipan Premi Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis asuransi. v i) — Hak Laba Pemegang Polis Yang Belum Dibagikan Yang harus diungkapkan: v (1) Tanggal dan hasil keputusan rapat pemegang saham: v (2) Dasar perhitungan, dan y (3) Saldo menurut usia. 9) | Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Pendek Yang harus diungkapkan antara lain jenis dan jumlahnya. v 10) | Utang Pajak Yang harus diungkapkan antara lain: Catatan Sb a) jenis dan jumlahnya, dan v b) informasi mengenai ketetapan pajak. 11) | Khusus Industri Pembiayaan Kewajiban Anjak Piutang Yang harus diungkapkan antara lain: a) Jumlah liabilitas anjak piutang dalam rangka anjak piutang dengan recourse: dan v b) Jumlah beban tangguhan, plutang retensi anjak piutang, dan jatuh tempo serta ikatan v penting lainnya yang diatur dalam perjanjian anjak piutang. 12) | Khusus Kontrak Konstruksi Uang Muka Kontrak Yang harus diungkapkan antara lain jumlah uang muka kontrak yang diterima. v 13) | Bagian Lancar atas Liabilitas Jangka Panjang Yang harus diungkapkan antara lain bagian lancar atas liabilitas jangka panjang sesuai Catatan 16, 17 dengan pengungkapan utang bank dan lembaga keuangan jangka panjang sebagaimana diatur dalam Checklist ini. 14) | Liabilitas Keuangan Lainnya a) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Pengungkapan untuk liabilitas keuangan lainnya berlaku untuk liabilitas keuangan lainnya yang bersifat jangka pendek dan jangka panjang, (2) Perusahaan wajib mengelompokkan sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi, (8) Yang harus diungkapkan antara lain: (a) nilai tercatat liabilitas keuangan untuk setiap kategori Catatan 16, 18 Catatan 16, 18 Catatan 16, 18
Page 44 OCR 0.924
Page 44 of 79 (b) Taba atau rugi neto pada setiap liabilitas keuangan, dan (6) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default). b) Dalam hal terdapat restrukturisasi Utang Yang harus diungkapkan antara lain : (d1) Penjelasan tentang pokok-pokok perubahan persyaratan dan penyelesaian utang, (2) Jumlah keuntungan atas restrukturisasi utang dan dampak pajak penghasilan yang terkait: (3) Jumlah keuntungan atau kerugian bersih atas pengalihan aset yang diakui selama periode tersebut: dan (4) Jumlah utang kontinjen yang dimasukkan dalam nilai tercatat utang yang telah direstrukturisasi. Catatan 16 15) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi Bagian Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang Jatuh Tempo dalam Satu Tahun Yang harus diungkapkan antara Jain rincian jenis dan jumlahnya. 16) Khusus Industri Pertambangan Umum Bagian Penyisihan untuk Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang Jatuh Tempo dalam Satu Tahun Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya. 12 Liabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual, Yang harus diungkapkan antara lain Ilabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual sesual dengan dan dapat digabung dengan pengungkapan aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual. Liabilitas Jangka Panjang 18) Utang Pihak Berelasi Non-Usaha Yang Harus diungkapkan antara lain : a) rincian nama pihak berelasi, jenis, dan jumlah utang, b) jumlah utang menurut mata uangj dan 6) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan. NN 19) Utang Bank dan Lembaga Keuangan Jangka Panjang Yang Harus diungkapkan antara lain: a) rincian jumlah utang berdasarkan nama bank/lembaga keuangan dan jenis mata uang: Catatan 16, 17
Page 45 OCR 0.937
Page 45 of 79 kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan, tanggal jatuh tempo: jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan: penjelasan tentang fasilitas pinjaman yang diperoleh, termasuk jumlah dan tujuan perolehannya, pembayaran yang dilakukan pada periode berjalan untuk masing-masing fasilitas pinjaman, kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default): jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan: persyaratan lain yang penting, seperti adanya pembatasan pembagian dividen, pembatasan rasio tertentu, dan/atau pembatasan perolehan utang baru: dan pengungkapan informasi sehubungan dengan Iiabilitas berbunga jangka panjang yang akan jatuh tempo dalam jangka waktu 12 (dua belas) bulan sejak tanggal laporan posisi keuangan tetapi tetap diklasifikasikan sebagai liabilitas jangka panjang, antara lain adalah: (1) nama bank/lembaga keuangan dan jumlahnya, dan (2) ringkasan perjanjian lama dan baru, yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu pinjaman, tanggal jatuh tempo, dan persyaratan penting. Catatan 16 Catatan 16, 17 Catatan 16, 17 Catatan 16, 17 Catatan 16 Catatan 35b Catatan 16 Catatan 16, 35b Catatan 16, 30i Catatan 16, 301 20) Utang Sewa Pembiayaan Yang harus diungkapkan antara lain : a) b) 3) d) 2) jumlah neto nilai tercatat untuk setiap kelompok aset dan pemberi sewa (lessor) pada tanggal laporan posisi keuangan, rekonsiliasi antara total pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal laporan posisi keuangan, dengan nilai kininya. Selain itu wajib mengungkapkan total pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal laporan posisi keuangan, dan nilai kininya, untuk setiap periode berikut: (1) sampai dengan satu tahun: (2) lebih dari satu tahun sampai 5 (lima) tahun dan (3) lebih di (limajtahun. pembayaran sewa kontinjen yang diakui sebagai beban pada periode tersebut: total pembayaran minimum sewa-lanjut (sublease) masa depan yang diperkirakan akan diterima dari kontrak sewa-lanjut yang tidak dapat dibatalkan (non-cancellable sublease) pada tanggal laporan posisi keuangan: keuntungan atau kerugian yang ditangguhkan beserta amortisasinya sehubungan dengan transaksi penjualan dan penyewaan kembali (sale and leaseback): dan penjelasan umum isi perjanjian sewa yang material, antara lain: Ka
Page 46 OCR 0.929
Page 46 of 79 dasar penentuan utang sewa kon! (2) ada tidaknya klausul-klausul yang berkaitan dengan opsi perpanjangan atau pembelian dan eskalasi beserta syarat-syaratnya, dan (3) pembatasan-pembatasan yang ditetapkan dalam perjanjian sewa. Sd 21) Khusus Industri Perbankan a) b) 9 Surat Berharga yang Diterbitkan Yang harus diungkapkan antara lain: (1)Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu, (2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: (3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, (4) Rincian berdasarkan peringkat efek dan perusahaan pemeringkat, (5) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan: (6) Ringkasan perjanjlan yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu perjanjian, tanggal jatuh tempo, kewajiban yang harus dipenuhi, dan persyaratan penting lainnya (Debt Covenance): (7) Pendapat manajemen tentang pemenuhan Debt Covenanceatas surat berharga yang diterbitkan. Pinjaman Diterima Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian berdasarkan pihak, jenis, dan mata uang: (2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: (3) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu perjanjian, tingkat bunga, tanggal jatuh tempo, nilai Aset bank yang dijaminkan, dan persyaratan penting lainnya(debt covenance), (4) Pendapat manajemen terkait pemenuhan debt covenance, (5) Apabila bank menerima dana atau fasilitas pinjaman dari pemerintah atau pihak lain dengan tingkat imbalan yang lebih rendah dari tingkat bunga pasar maka manajemen mengungkapkan mengenai fasilitas tersebut dan dampaknya terhadap laba bersih. Estimasi Kerugian Komitmen dan Kontinjensi Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan kolektibilitas, (2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: (3) Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan (4) Ketentuan minimum penyisihan penurunan nilai komitmen dan kontinjensi menurut BI dan posisi penyisihan penghapusan bank pada saat periode an Aa Aa
Page 47 OCR 0.892
Page 47 o£ 79 pelaporan, dan (5) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai v komitmen dan kontinjensi. 22) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan Yang harus diungkapkan antara lain : a) Mutasi taksiran provisi PLH selama tahun berjalan dengan menunjukkan: (4) Saldo awal: (2) Penyisihan yang dibentuk: (3) Pengeluaran yang terjadi: dan (4) Saldo akhir. b) Kegiatan PLH yang telah dilaksanakan dan yang sedang berjalan: c) Liabilitas bersyarat sehubungan dengan PLH dan liabilitas bersyarat lainnya sebagaimana diatur dalam standar akuntansi keuangan, d) Apabila dalam pos ini terdapat komponen biaya yang sifatnya material, misalnya beban penutupan tambang, maka perusahaan dapat menyajikannya dalam pos yang terpisah, @) Tabel yang memuat penjelasan tentang: (1) Saldo awal, (2) Penambahan dan Pengurangan: (3) Saldo akhir, 23) | tiabilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang a) imbalan Pasti Yang harus diungkapkan antara lain: (1) gambaran umum mengenai jenis program. vV Catatan 2r (2) rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari nilai kini kewajiban imbalan pasti yang menunjukkan secara terpisah, pengaruhnya selama periode berjalan yang dapat diatribusikan ke dalam: KAK KK taat Catatan 18 (a) biaya jasa kini, v Catatan 18 (b) biaya bunga: v (c) iuran oleh peserta program v (d) keuntungan dan kerugian aktuarialj (e) perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata v Catatan 18 uang yang berbeda dengan mata uang penyajian: (H imbalan yang dibayarkan Catatan 18 Catatan 18 (9) biaya jasa lalu: Lt
Page 48 OCR 0.898
(3) 4 (5) 6) Page 48 of 79 (h) kombinasi bisi () curtailment: dan G) penyelesaian. analisis kewajiban imbalan pasti terhadap jumlah yang dihasilkan dari program yang seluruhnya tidak didanai dan jumlah yang dihasilkan dari program yang seluruhnya atau sebagian didanai, rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari Nilai Wajar aset program serta saldo awal dan akhir dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset sesuai dengan SAK menunjukkan secara. terpisah, dampak selama periode yang dapat diatribusikan pada setiap: (a) hasil yang diharapkan dari aset program: (b) keuntungan dan Kerugian aktuarlal: (cJ perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata uang yang berbeda dengan mata uang penyajian, (d) iuran oleh pemberi pekerja, (e) iuran oleh peserta program, (P imbalan yang dibayarkan: (a) kombinasi bisnis: dan (h) penyelesaian, rekonsiliasi nilai kini kewajiban imbalan pasti sebagaimana dimaksud dalam butir (2) dan Nilai Wajar aset program sebagaimana dimaksud dalam butir (4) atas Aset dan Liabilitas yang diakui dalam laporan posisi keuangan, paling kurang mengungkapkan: (a) keuntungan dan kerugian aktuarial neto yang tidak diakui dalam laporan posisi keuangan: (b) biaya jasa lalu yang tidak diakui dalam laporan posisi keuangan, (S9 setiap jumlah yang tidak diakui sebagai Aset, dikarenakan oleh batasan dalam SAK: (d) Nilai Wajar pada akhir periode pelaporan dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset sesuai dengan SAK: dan (e) jumlah lsinnya yang diakui dalam laporan posisi keuanganj total beban yang diakul di laba rugi untuk setiap hal-hal berikut dan nama pos dimana hal tersebut termasuk: ta) biaya jasa kini: (b) biaya bunga, (9 hasil yang diharapkan dari aset program, (d) hasil yang diharapkan dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset sesuai dengan SAK: (e) keuntungan dan kerugian aktuarlal, jika Perusahaan memilih metode koridor &« LL & NN Catatan 18 Catatan 18 Catatan 18 Catatan 18 Catatan 18 Catatan 18 Catatan 18 Catatan 18
Page 49 OCR 0.929
Page 49 of79 1096 (sepuluh per seratus): (biaya jasa lalu: (a) dampak dari curtailment terutama terkait dengan penyelesaiannyaj dan (h) dampak dari batasan dalam SAK, (7) jumlah total yang diakui dalam pendapatan komprehensif lain yang akan diakui segera dalam saldo laba, meliputi: (a) keuntungan dan kerugian aktuarial: dan (b) dampak dari batasan dalam SAK, (8) jumlah kumulatif dari keuntungan dan kerugian aktuarial yang diakui pada pendapatan komprehensif lain, dalam hal Perusahaan mengakui keuntungan dan kerugian dalam pendapatan komprehensif lain sesuai dengan SAK, (8) persentase atau jumlah setiap kategori utama yang merupakan Nilai Wajar total aset program, untuk setiap kategori utama dari aset program, yang mencakup, namun tidak terbatas pada, instrumen ekuitas, instrumen utang, properti, dan seluruh aset lain, (10) jumlah yang mencakup Nilai Wajar aset program untuk: (a) setiap kategori instrumen keuangan milik Perusahaanj dan (b) setiap properti atau Aset lain yang digunakan oleh Perusahaan: (11) penjelasan atas dasar yang digunakan untuk menentukan tingkat pengembalian yang diharapkan atas Aset secara keseluruhan, termasuk dampak kategori utama dari aset program, (12) imbal hasil aktual atas aset program, serta imbal hasil aktual atas setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset, (13) Asumsi aktuarial utama yang digunakan sampai pada akhir periode pelaporan dan diungkapkan dalam ukuran yang absolut dan tidak hanya sebagal marjin antara persentase dan variabel lainnya, termasuk: (a) tingkat diskonto: (b) tingkat imbal hasil yang diharapkan atas setiap aset program untuk periode yang disajikan dalam laporan keuangan: (c) tingkat imbal hasil yang diharapkan untuk periode yang disajikan dalam laporan keuangan pada setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset: (d) tingkat kenaikan gaji yang diharapkan (dan perubahan dalam indeks atau variabel tertentu lainnya dalam masa program formal atau konstruktif sebagai dasar untuk kenaikan imbalan masa depan): (e) tingkat tren biaya kesehatan, dan (asumsi material lain yang digunakan dalam aktuaria: (W4)dampak kenaikan atau penurunan satu angka persentase dalam tingkat tren biaya kesehatan yang diasumsikan pada: (a) biaya jasa kini agregat dan komponen biaya bunga dari biaya kesehatan pascakerja periodik neto: dan LL SL KLX Catatan 18 Catatan 18 Catatan 18 Catatan 18 Catatan 18
Page 50 OCR 0.932
Page 50 of 79 K n (b) akumulasi kewajiban Imbalan pascakerja untuk biaya kesehatan. (c) Dalam hal program dioperasikan dalam lingkungan inflasi yang tinggi, wajib diungkapkan dampak persentase kenaikan atau penurunan tingkat tren biaya kesehatan yang diasumsikan dari makna yang serupa dengan satu angka persentase dalam lingkungan inflasi yang rendah. (15) Jumlah periode tahunan saat ini dan periode empat tahun sebelumnya dari: (a) nilai kini kewajiban imbalan pasti, Nilai Wajar aset program dan surplus atau defisit pada program, dan (b) penyesuaian yang timbul pada: Gi) liabilitas program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari liabilitas program pada akhir periode pelaporan, dan Kiijaset program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari aset program pada akhir periode pelaporan: (16) estimasi terbaik pemberi kerja, segera setelah dapat ditentukan secara andal, dari iuran yang diharapkan akan dibayar dalam program selama periode tahunan dimulai setelah periode pelaporan, (17) khusus untuk program imbalan pasti yang membagi risiko antar entitas sepengendali, wajib diungkapkan sebagai berikut: (a) perjanjian kontraktual atau kebijakan tertulis untuk pembebanan biaya imbalan pasti neto atau bukti bahwa tidak ada kebijakan seperti itu: (b) datam hal Perusahaan mencatat alokasi biaya imbalan pasti neto sesuai SAK, maka Perusahaan mengungkapkan: ( informasi yang memungkinkan pengguna laporan keuangan untuk mengevaluasi sifat program imbalan pasti dan dampak keuangan atas perubahan program selama periode tersebut, (i) pengungkapan gambaran umum jenis program sesuai dengan huruf a) butir (1) mencakup penjelasan praktik informal yang menimbulkan kewajiban konstruktif termasuk dalam pengukuran kewajiban imbalan pasti: dan (iijjika Perusahaan mencatat iuran yang terutang untuk periode sesuai SAK informasi tentang program secara keseluruhan disyaratkan sesuai dengan butir (1), butir (2), butir (3), butir (4), butir (9), butir (13), butir (14), dan butir (16) serta butir ii. b) Iuran Pasti Perusahaan yang menyelenggarakan program iuran pastiharus mengungkapkan jumlah yang diakui sebagai beban untuk program iuran pasti. Cc) Imbalan Kerja Jangka Panjang Lainnya Yang harus diungkapkan paling kurang jenis dan jumlah imbalan kerja jangka panjang lainnya. d) Pesangon Pemutusan Kontrak Kerja Yang harus diungkapkanantara lain:
Page 51 OCR 0.891
Page 51 of 79 (4) luran program dan jumlah pesangon pemutusan kontrak kerja, dan (2) penjelasan mengenai liabilitas kontinjen (jika ada). 24) Utang Obligasi Yang harus diungkapkan antara lain: a) rincian mengenai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat dalam rupiah dan mata uang asing, tanggal jatuh tempo, jadwal pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat obligasi dicatatkan, dan tujuan penerbitannya, b) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek, C) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan: d) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan: &) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan, jika ada, #) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatanj 9) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default): dan h) persyaratan penting lainnya. & LLA LL ah 25) Sukuk a) Perusahaan wajib mengelompokkan Sukuk berdasarkan akad syariah yang digunakan. b) Perusahaan harus mengungkapkan antara lain: (1) uraian tentang persyaratan utama dalam penerbitan Sukuk, termasuk: (a) ringkasan akad syariah dan skema transaksi syariah yang digunakan: (b) Aset, manfaat, atau aktivitas yang mendasari, (c) nilai nominal: (d) besaran imbalan (untuk Sukuk ijarah): (e) prinsip pembagian hasil usaha, dasar bagi hasil, dan besaran nisbah bagi hasil (untuk Sukuk mudharabah): (P rencana jadwal dan tata cara pembagian dan/atau pembayaran imbalan atau bagi hasil: (9) jangka waktu, (h) tujuan penerbitannya, dan (W) persyaratan penting lain: (2) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek: (3) bursa tempat Sukuk dicatatkan, (4)iumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan, & KAK AA La Lahat
Page 52 OCR 0.910
Page 52 0179 wajib diungkapkan tujuan penerbitan dan nama pembeli, (5) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan: v (G)iaminan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada): (7) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan: dan v (8) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Emiten atau Perusahaan Publik v dalam memenuhi persyaratan dan kondisi Sukuk (misalnya restrukturisasi Sukuk dan kondisi default). 26) | Utang Subordinasi Yang harus diungkapkan antara lain: a) nama kreditur, sifat ikatan, jangka waktu, jenis mata uang, dan kisaran suku bunga v kontraktual selama periode pelaporan b) tujuan perolehannyaj v c) persyaratan terkait dengan pelunasan utang subordinasij v d) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaah dalam memenuhi vV persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default): e) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatanj dan v f) persyaratan penting lainnya. v“ 27)| obligasi Konversi Yang harus diungkapkan antara lain: a) rincian mengenai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat, tanggal jatuh tempo, jadwal pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat obligasi konversi dicatatkan, dan v tujuan penerbitannya, b) periode konversi dan persyaratan konversi, antara lain meliputi rasio konversi, harga pelaksanaan, hak konversi sebelum jatuh tempo serta persyaratannya, dan penalti: c) dampak dilusi apabila seluruh obligasi dikonversikan, dengan memperhatikan v tingkat konversi atau harga pelaksanaan (exercise price) yang paling menguntungkan dari sudut pandang pemegang obligasi konversi, d) jumlah obligasi yang telah dikonversikan dan dampak dilusinyaj v e) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek, v #) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan: 9) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan: v h) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan v“ menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada): v I) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default), v j) dalam hal Perusahaan menerbitkan obligasi konversi tanpa melalui penawaran umum, v
Page 53 OCR 0.910
Page 53 of 79 k) komponen Liabilitas dari obligasi konversi, v ) keberadaan fitur derivatif melekat, dan v ng tai v m) persyaratan penting lainnya Ken Ekuitas Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk 1) | Modal Saham Yang harus diungkapkan antara lain : a) Bagi setiap jenis saham, antara lain: (1) Rekonsiliasi jumlah saham beredar pada awal dan akhir periode, v (2) Hak, keistimewaan, dan pembatasan yang melekat pada setiap jenis saham, v termasuk pembatasan atas dividen dan pembayaran kembali atas modal: dan (3) Saham yang dicadangkan untuk penerbitan dengan hak opsi dan kontrak v penjualan saham, termasuk jumlah dan persyaratan: b) penjelasan mengenal sifat dan tujuan setlap pos cadangan dalam ekuitas: c) Susunan pemegang saham dengan mengungkapkan jumlah lembar saham dan v persentase kepemilikan, yaitu: (1) Pemegang saham yang memiliki 596 (lima perseratus) atau lebih: v Catatan 20a (2) Nama direktur dan komisaris yang memiliki saham, dan v Catatan 20a (3) Pemegang saham lainnya: v Catatan 20a d) Dalam hal terjadi perubahan modal saham dalam periode berjalan: (4) Keputusan yang berhubungan dengan perubahan modal saham tersebut, seperti pengesahan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, persetujuan dan/atau v pemberitahuan Menteri terkait, dan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS): (2) Sumber peningkatan modal saham, antara lain dari kapitalisasi agio, saldo laba, penerbitan saham baru dari Penawaran Umum dengan dan/atau tanpa Hak v Memesan Efek Terlebih Dahulu (right issue dan private placement), pelaksanaan waran, serta konversi obligasi, dan (3) Tujuan perubahan modal saham, antara lain dalam rangka ekspansi, penyelesaian pinjaman, atau pemenuhan kecukupan modal, v e) Dalam hal hanya sebagian saham Perusahaan yang dicatatkan di Bursa Efek, agar disebutkan jumlah saham yang dicatatkan dan yang tidak dicatatkan pada Bursa Efek. vV 2) | Tambahan Modal Disetor (Additional Paid-in Capital) Yang harus diungkapkan antara lain: a) Rincian jumlah tambahan modal disetor, vV Catatan 20b
Page 54 OCR 0.901
Page 54 079 b) Uraian sumber agio saham, v c) Rincian biaya emisi Efek ekuitas berdasarkan penerbitan Efek ekuitas, v d) Uraian mengenai sifat dan asal selisih kurs atas modal disetor, e) Uraian mengenai sifat dan asal tambahan modal disetor lainnya, v PH Pengungkapan untuk selisih nilai transaksi dengan entitas sepengendali, antara lain: v (1) Nama dan penjelasan tentang entitas atau bisnis yang berkombinasi, (2) Penjelasan mengenai hubungan sepengendali dari entitas-entitas yang / bertransaksi dan bahwa hubungan tersebut tidak bersifat sementara, (3) Tanggal efektif transaksi: v (4) Operast atau kegiatan bisnis yang telah diputuskan untuk dijual atau dihentikan v akibat kombinasi bisnis tersebut: (5) Kepemilikan entitas atau bisnis yang dialihkan serta jenis dan jumlah imbalan yang terjadi: v (6) Nilai tercatat bisnis yang dikombinasikan atau dialihkan serta selisih antara nilai tercatat tersebut dengan jumlah imbalan yang diserahkan atau diterima: dan v (7) Penyajian kembali laporan keuangan yang memberikan informasi antara lain: (a) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan yang telah dilaporkan sebelumnya untuk periode yang disajikan kembali: v (b) Ikhtisar jumlah tercatat Aset dan Liabilitas entitas atau bisnis yang dikombinasikan: v (c) Dampak penyesuaian kebijakan akuntansi: dan (d) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan setelah disajikan kembali. ” 3) | Selisih Transaksi dengan Pihak Nonpengendali Yang harus diungkapkan antara lain : a) Uraian transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian yang meliputi: (1) Jenis transaksi dan perubahan persentase kepemilikan: v (2) Nama entitas anak, dan v (3) Nama pihak yang bertransaksi, v b) Perhitungan selisih transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian, v an c) Jumlah yang direalisasi ke laba rugi atas pelepasan investasi pada saat hilangnya Pengendalian. v 4) | Saham Treasuri Yang harus diungkapkan antara lain: a) Latar belakang pembelian kembali saham, pelepasan, atau pengurangan modal disetor, | b) Tanggal atau periode perolehan serta jumlah lembar dan nilai saham treasuri yang
Page 55 OCR 0.902
Page 55 of 79 (4) Royalti, dan/atau diperoleh, c) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang digunakan sebagai pengurangan modal v disetor, d) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang dilepaskan kembali serta selisih antara vV harga perolehan dengan harga pelepasan saham treasuri: dan v e) Akumulasi jumlah lembar dan nilai saham treasuri. 5) | saldo Laba Yang harus diungkapkan antara lain: a) Alasan dan jumlah penyesuaian periode yang lalu (jika ada): b) Perubahan saldo laba pada periode bersangkutan dan persetujuan RUPS yang terkait: y dan C) Saldo laba yang ditentukan penggunaannya, sifat, dan tujuan setiap pos cadangan. vV 6) | waran Yang harus diungkapkan antara lain: a) jenis waran dan harga pelaksanaan dari masing-masing waranj vV b) dasar penentuan Nilai Wajar waran, v CG) nilai waran yang belum dan tidak dilaksanakan (kadaluwarsa): v d) jumlah waran yang diterbitkan dan beredar serta dampak dilusinya: dan v @&) ikatan-ikatan yang terkait dengan penerbitan waran. v 7) | Pendapatan Komprehensif Lainnya Yang harus diungkapkan antara lain keterangan mengenai perubahan masing-masing v komponen pendapatan komprehensif tainnya. 8) | Kepentingan Nonpengendali Yang harus diungkapkan antara lain rincian bagian pemegang saham nonpengendali atas Catatan 36 ekuitas masing-masing entitas anak yang tidak dapat diatribusikan secara langsung atau tidak langsung pada entitas induk. d. Laba Rugi Komprehensif 1) | pendapatan Yang harus diungkapkan antara lain : a) Jumlah setiap kategori signifikan dari pendapatan yang diakul selama periode, termasuk pendapatan yang berasal dari: (1) Penjualan barang: Catatan 22 (2) Penjualan jasa, (8) Bunga: Lampiran 2 v
Page 56 OCR 0.898
Page 56 of 79 (5) Divideny V diungkapkan secara terpisah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: b) Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama: c) Nama pihak pembeli dan jumlah nilai penjualan yang melebihi 10y6 (sepuluh v Catatan 22 perseratus) dari pendapatan, v Catatan 22 d) Jumlah pendapatan yang berasal dari pertukaran barang atau jasa yang tercakup dalam setiap kategori signifikan dari pendapatan (jika ada), yang diungkapkan terpisah v“ berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: e) Khusus untuk kontrak konstruksi, diungkapkan antara lain: (1) Pendapatan kontrak konstruksi: (a) Jumlah pendapatan kontrak yang diakui sebagai pendapatan dalam periode berjalan, V (b) Metode yang digunakan untuk menentukan pendapatan kontrak yang diakui dalam periode berjalan: dan V (c) Metode yang digunakan untuk menentukan tahap penyelesaian kontrak: v (2) Pekerjaan dalam proses penyelesaian pada tanggal akhir periode pelaporan: (a) Jumlah agregat biaya yang terjadi dan laba/rugi yang diakui sampai tanggal v pelaporan: (b) Jumlah uang muka yang diterima, dan v (c) Jumlah retensi: v (3) Jumlah tagihan dan utang bruto kepada pemberi kerja, masing-masing sebagai v Aset dan Liabilitas: ? Dalam hal Perusahaan memiliki transaksi hubungan keagenan, diungkapkan secara terpisah, antara lain: (1) Penjualan biasa dan penjualan dari hubungan keagenan: v (2) Pendapatan komisi yang diperoleh Perusahaan sebagai agen dari transaksi v keagenan dengan pendapatan lainnya dan (3) Perincian dari komponen pendapatan neto yang diperoleh Perusahaan sebagai prinsipal dari transaksi keagenan, yang antara lain terdiri dari: (a) Pendapatan bruto, Vi (b) Retur/rabat/diskon terkait: dan v (c) Total pendapatan neto. 2) | Khusus Industri yang Tarifnya Diatur oleh Regulator Ketentuan Tarif Yang harus diungkapkan antara lain: a) Dasar ketentuan tarif: V b) Objek atau aktivitas yang dikenakan tarif, v c) Masa berlaku tarif: v
Page 57 OCR 0.905
Page 57 of79 d) Besaran tarif, dan e) Perjanjian lain yang terkait. 3) Khusus Industri pembiayaan Rincian jumlah berdasarkan kelompok produk/jasa utama antara lain: | a) Pendapatan pembiayaan konsumen, b) Pendapatan anjak piutang: dan c) Pendapatan sewa. tt 4 Khusus Industri Rumah Sakit Terdiri dari: Jasa pelayanan medis, jasa penunjang lainnya, jasa dokter, rawat inap, rawat jalan dan penunjang medis, Rincian pengurang pendapatan, antara lain: a) Restitusi: b) Subsidi tidak mampu: dan c) Selisih perhitungan klaim. KL 5) Khusus Industri Transportasi Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama antara lain: a) Rincian pendapatan bersih jasa transportasi, b) Rincian pendapatan usaha dari jasa penyewaan alat transportasi, c) Rincian pendapatan usaha dari jasa ekspedisi: G) Rincian pendapatan usaha dari keagenan, dan e) Rincian pendapatan dipisahkan sesuai dengan jenisnya armada (bus, taksi, feri, tanker dan pesawat udara) dengan ketentuan memisahkan atas dasar kepemilikan armada tersebut. an na 8 Khusus Industri Telekomunikasi Rincian pendapatan usaha antara lain pendapatan usaha jasa interkoneksi, jasa telekomunikasi sendiri, jasa telekomunikasi yang dilaksanakan melalui kerjasama dengan pihak lain. » Khusus Industri Asuransi: Pendapatan Premi Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok premi bruto, premi reasuransi, dan penurunan (kenaikan) premi yang belum merupakan pendapatan untuk setiap jenis asuransi. Catatan: menyesuaikan dengan PSAK yang berlaku (PSAK 36 dan 62) 8) Khusus Industri Jalan Tol: Pendapatan
Page 58 OCR 0.883
Page 58 o£79 Yang harus diungkapkan antara lai a) Penjualan meliputi rincian pendapatan jasa tol sendiri, rincian pendapatan jasa lain, dan rincian pendapatan kerjasama operasi, b) Jika perusahaan memiliki hak penyelenggaraan sejumlah ruas jalan tol, maka pendapatan usaha untuk setiap ruas jalan tol tersebut harus diungkapkan. 9) Khusus Industri Perbankan Pendapatan Bunga Yang harus diungkapkan antara lai Pendapatan bunga, yang dapat terdiri dari dan tidak terbatas pada : a) Obligasi Pemerintah, b) Kredit, dengan pengungkapan tambahan untuk provisi dan komisi yang diakut, Cc) Efek-efek: dan d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank lain. KAL 10) Beban Pokok Penjualan Yang harus diungkapkan antara lain: a) Untuk perusahaan manufaktur, diungkapkan beban pokok produksi yang dirinci: (1) Biaya bahan baku: (2) Biaya tenaga kerja: dan (3) Biaya overhead ditambah dan dikurangi saldo awal dan akhir persediaan: b) Nama pihak penjual dan nilai pembelian yang melebihi 10Yo (sepuluh perseratus) dari pendapatan, dan 6) Untuk industri jasa, diungkapkan beban pokok berdasarkan pada jasa yang dijual. BN Catatan 23 Catatan 23 Catatan 23 Catatan 23 11) Khusus Industri Rumah Sakit Beban Departementalisasi/Beban Operasional Yang harus diungkapkan antara lain, rincian beban departementalisasi: a) Beban bahan: b) Beban jasa pelayanan: Cc) Beban pegawai, d) Beban penyusutan sarana medis: @) Beban pemeliharaan sarana) #) Beban asuransi g) Beban langganan daya dan jasa: h) Beban depresiasi. Na AN 12) Khusus Industri Asuran
Page 59 OCR 0.926
Page 59 of 79 2) Beban Klaim Asuransi Kerugian Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok klaim bruto, klaim reasuransi, dan kenaikan (penurunan) estimasi klaim retensi sendiri untuk setiap jenis asuransi. b) Beban Klaim Asuransi Jiwa Yang harus diungkapkan antara lain: Rincian dan jumlah beban menurut jenis klaim dan manfaat, diantaranya : klaim jatuh tempo, klaim nilai tunai, dan klaim kematian, Cc) Komisi Neto Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok pendapatan komisi dan beban komisi untuk setiap jenis asuransi. d) Hasil Investasi Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah menurut jenis investasi. 13) Khusus Industri Perhotelan Beban Departementalisasi Yang harus diungkapkan antara lain: 2) Rincian jumlah unsur-unsur beban departementalisasi, b) Gaji dan beban pegawai lainnya, dan c) Rincian jumlah unsur-unsur beban departemen lainnya. KLX 14) Beban Usaha Yang harus diungkapkan rincian sifat beban berdasarkan kategori fungsinya, yaitu antara lain: a) Beban penjualan, b) Beban distribusi, dan c) Beban umum dan administrasi. Catatan 24 Catatan 25 15. Khusus Industri Perbankan 3) Beban Bunga Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban bunga berdasarkan kelompok produk/jasa utama. b) Beban Provisi dan Komisi Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban beban provisi dan komisi berdasarkan kelompok produk/jasa utama. 16) Khusus Industri Pembiayaan Beban Kerugian Penurunan Nilai Yang harus diungkapkan antara lain jumlah beban kerugian penurunan nilai untuk masing-
Page 60 OCR 0.906
Page 60 0£79 el El masing akun Piutang Pembiayaan Konsumen, Tagihan Anjak Piutang, dan ang Sewa Pembiayaan. 17) | Pendapatan dan Beban Lainnya Yang harus diungkapkan antara lain : a) rincian dan jumlah Pendapatan lainnya. v Catatan 27 b) rincian dan jumlah Beban lainnya. v Catatan 27 c) Untuk Biaya Keuangan, meliputi (1) biaya pinjaman meliputi: & beban keuangan yang dihitung dengan menggunakan metode suku bunga Catatan 16 (b) beban keuangan dalam sewa pembiayaan yang diakui sesuai SAK yang berlaku: dan (c) selisih kurs yang berasal dari pinjaman dalam mata uang asing sepanjang selisih kurs tersebut diperlakukan sebagai penyesuaian terhadap bunga: (2) biaya keuangan lainnya yang terjadi dari transaksi instrumen keuangan meliputi: (a) rugi penurunan nilai dari kuotasi atas Investasi tersedia untuk dijual, v (b) rugi neto dari instrumen keuangan yang diakui pada Nilai Wajar melalui laba v rugi: dan (AI amartisasi premi/diskonto kontrak berjangka yang bertujuan untuk lindung nilai. d) Untuk Bagian Laba Rugi dari Entitas Asosiasi dan/atau Ventura Bersama meliputi : (1) bagian laba rugi dari masing-masing entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama v yang dicatat dengan menggunakan metode ekuitas: dan (2) bagian laba rugi dari entitas asosiasi dari operasi yang dihentikan, yang diungkapkan secara terpisah. v 18) | khusus Industri Perbankan a) Beban Penyisihan Penurunan Nilai atas Aset Keuangan v Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis aset keuangan. b) Keuntungan (Keru: ) dari kenaikan (penurunan) nilai surat-surat berharga vV dan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis. C) Keuntungan (Kerugian) Penjualan Surat-surat Berharga dan Obligasi Rekapitalisasi v Pemerintah Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis. 19) | Pendapatan Komprehensif Lain Yang harus diungkapkan antara lain: a) perubahan dalam surplus revaluasi Aset Tetap maupun Aset Takberwujudj v
Page 61 OCR 0.920
Page 61 079 jumlah (dan batas waktu penggunaan, jika ada) perbedaan temporer yang dapat dikurangkan dan rugi pajak belum dikompensasi yang tidak diakui sebagai aset pajak b) keuntungan dan kerugian aktuarial atas program manfaat pasti: vV Lampiran 2, catatan 18 c) selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan: vV Lampiran 2, catatan 27 d) keuntungan (kerugian) dari aset keuangan tersedia untuk dijual: v e) bagian efektif dari keuntungan dan kerugian instrumen lindung nilai dalam rangka lindung nilai arus kas: dan vV Lampiran 2, Catatan 17 bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama. 20) | Pajak Penghasilan Yang harus diungkapkan antara lain : 3) . komponen beban (penghasilan) pajak yang terdiri dari: (1) beban (penghasilan) pajak kini: v Catatan 9c (2) penyesuaian yang diakui pada periode atas pajak kini yang berasal dari periode v lalu: (3) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang berasal dari perbedaan temporer dan pembalikannya: v Catatan 9c (4) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan terkait dengan perubahan tarif pajak atau penerapan peraturan perpajakan yang baru, v (5) jumlah manfaat yang berasal dari rugi pajak yang tidak diakui sebelumnya atau perbedaan temporer suatu periode lalu yang digunakan untuk mengurangi vV beban pajak kini dan beban pajak tangguhan: (S) beban pajak tangguhan yang disebabkan oleh penurunan atau pembalikan v penurunan sebelumnya atas aset pajak tangguhan, dan (7) jumlah beban (penghasilan) terkait dengan perubahan kebijakan akuntansi dan v kesalahan yang diperhitungkan dalam laporan laba” rugi komprehensif, dikarenakan tidak dapat diperlakukan secara retrospektif: b) agregat pajak kini dan pajak tangguhan terkait dengan transaksi yang dibebankan v atau dikreditkan langsung ke ekuitas, c) jumlah pajak penghasilan terkait dengan setiap komponen pendapatan komprehensif v lain, kecuali untuk bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi Lampiran 2 dan/atau Ventura Bersama, d) penjelasan hubungan antara beban (penghasilan) pajak dan laba akuntansi dalam satu atau kedua bentuk berikut ini: (2) rekonsiliasi antara beban (penghasilan) pajak dan hasil perkalian laba akuntansi v Catatan 9c dengan tarif pajak yang berlaku, dengan mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang berlakuj atau (2) rekonsiliasi antara tarif pajak efektif rata-rata dan tarif pajak yang berlaku, v Catatan 9c dengan mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang berlaku, e) penjelasan mengenai perubahan tarif pajak yang berlaku dan perbandingan dengan tarif pajak yang berlaku pada periode akuntansi sebelumnya: v Catatan Ih
Page 62 OCR 0.926
9 h m) n 0) p Page 62 of 79 tangguhan dalam laporan kewangai jumlah agregat perbedaan temporer yang terkait dengan investasi pada entitas anak, cabang, entitas asosiasi, dan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama atas liabilitas pajak tangguhan yang belum diakui: rekonsiliasi fiskal dan perhitungan beban pajak kini dengan cara sebagai berikut: (1) laba sebelum pajak menurut akuntansi, (2) ditambah/dikurangi koreksi positif atau negatif (dirinci): dan (3) laba kena pajak: perhitungan beban dan liabilitas pajak kini dengan menerapkan tarif pajak sesuai dengan ketentuan perundang-undangan pajak yang berlaku: pernyataan bahwa laba kena pajak hasil rekonsiliasi menjadi dasar dalam pengisian SPT Tahunan PPh Badan, setiap jenis perbedaan temporer dan setiap jenis rugi pajak yang belum dikompensasi: (1) jumlah aset dan Iiabilitas pajak tangguhan yang diakui pada laporan posisi keuangan untuk periode sajian: dan (2) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang diakui dalam laba rugi, apabila jumlah tersebut tidak terlihat dari perubahan jumlah aset atau liabilitas pajak tangguhan yang diakui dalam laporan posisi keuangan: beban pajak terkait dengan operasi yang dihentikan: (1) keuntungan atau kerugian atas penghentian, dan (2) laba rugi dari kegiatan normal atas operasi yang dihentikan selama periode, bersama dengan jumlah terkait untuk setiap periode sajian: jumlah konsekuensi pajak penghasilan atas dividen kepada pemegang saham Perusahaan yang diusulkan atau diumumkan sebelum Laporan Keuangan Diotorisasi untuk Terbit namun tidak diakui sebagai Liabilitas dalam laporan keuangan, uraian jumlah perubahan pada jumlah pengakuan untuk aset pajak tangguhan praakuisisi apabila Perusahaan adalah pihak pengakuisisi dalam suatu kombinasi bisn peristiwa atau perubahan keadaan yang menyebabkan manfaat pajak tangguhan wajib diakui apabila manfaat pajak tangguhan yang diperoleh dari kombinasi bisnis tidak diakui pada tanggal akuisisi tetapi diakui setelah tanggal akuisisi: dan jumlah aset pajak tangguhan dan alasan atau bukti yang mendukung pengakuan atas aset pajak tangguhan, apabila: (1) penggunaan aset pajak tangguhan bergantung pada kondisi laba kena pajak mendatang lebih besar dari laba pembalikan perbedaan temporer kena pajak yang telah ada, dan (2) entitas mengalami kerugian pada periode Kini atau periode sebelumnya yang mengakibatkan diakulnya aset pajak tangguhan terkait. Pa SN SN & «4 Catatan 9c Catatan 9c Catatan 9c Catatan 9c Catatan 9c Catatan 9d Catatan 9d Catatan 9d 21) Laba (Rugi) per Saham Dasar dan Dilusian Yang harus diungkapkan antara lain :
Page 63 OCR 0.931
3) b) c) d e) Page 63 of 79 jumlah yang digunakan sebagai pembilang dalam penghitungan laba per saham dasar dan dilusian, dan rekonsiliasi jumlah tersebut terhadap laba atau rugi yang dapat diatribusikan kepada entitas induk untuk periode tersebut. Rekonsiliasi tersebut mencakup dampak individual dari setiap jenis instrumen yang mempengaruhi laba per saham, jumlah rata-rata tertimbang saham biasa yang digunakan sebagai penyebut dalam penghitungan laba per saham dasar dan dilusian, dan rekonsiliasi penyebut tersebut. Rekonsiliasi tersebut mencakup dampak individual dari setiap jenis instrumen yang mempengaruhi laba per saham: instrumen (termasuk saham yang dapat diterbitkan secara kontinjen) yang berpotensi mendilusi laba per saham dasar di masa depan, namun tidak dimasukkan dalam penghitungan laba per saham dilusian karena instrumen tersebut bersifat antidilutif untuk periode sajian: penjelasan transaksi saham biasa atau transaksi instrumen berpotensi saham biasa, selain yang dihitung sesuai dengan SAK yang berlaku, yang terjadi setelah periode pelaporan dan akan secara signifikan mengubah jumlah saham biasa atau instrumen berpotensi saham blasa yang beredar pada akhir periode tersebut seandainya transaksi dimaksud terjadi sebelum akhir periode pelaporan) dan laba per saham dasar dan dilusian untuk operasi yang dihentikan. Lampiran 2 Catatan 28 22) Transaksi Pihak Berelasi Yang harus diungkapkan antara lain: 2) b) 6) Pengungkapan mengenai transaksi atau saldo. dengan pihak berelasi, yang jumlahnya: (1) lebih dari Rp 1.000.000.000,00 (satu millar rupiah) untuk transaksi dengan orang atau anggota keluarga terdekat, dan/atau (2) lebih dari 0,549 (nol koma lima perseratus) dari modal disetor untuk transaksi dengan entitas berelasi. terkait dengan transaksi dengan orang atau anggota keluarga terdekat meliputi nama, sifat dan hubungan dengan pihak berelasi serta informasi tentang transaksi dan saldo dengan pihak dimaksud: terkait dengan transaksi dengan entitas berelasi meliputi sifat dan hubungan dengan pihak-pihak berelasi serta informasi mengenai transaksi dan saldo, termasuk komitmen, yang diperlukan untuk memahami potensi dampak hubungan tersebut dalam laporan keuangan, paling kurang: (1) jumlah transaksi beserta persentasenya terhadap total pendapatan dan beban terkait, (2) jumlah saldo beserta persentasenya terhadap total Aset atau Liabilitas, termasuk komitmen, dan: (a) persyaratan dan ketentuannya, termasuk apakah terdapat jaminan, dan Sifat imbalan yang akan diberikan, untuk penyelesaian: dan Catatan 29 Catatan 29 Catatan 29
Page 64 OCR 0.909
Page G4 o£79 (b) rincian garansi yang diberikan atau diterima, (3) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang terkait dengan jumlah saldo piutang usaha dan piutang pihak berelasi non-usaha: dan (4) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai, jika dilakukan pembentukan, v d) pengungkapan yang disyaratkan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) dan b) dilakukan secara terpisah untuk masing-masing kategori berikut: (W)entitas induk: v (2)entitas dengan pengendalian bersama atau Pengaruh Signifikan terhadap entitas: v (3)entitas anak: v (@)entitas asosiasi: v (5)Ventura Bersama dimana entitas merupakan venturerj v (6)personil manajemen kunci dari entitas pelapor atau entitas induknya: dan (7)pihak-pihak berelasi lainnya. v Catatan 29 e) seluruh kompensasi yang diberikan kepada masing-masing anggota atau kelompok direksi, komisaris, pemegang saham utama yang juga sebagai karyawan, dan manajemen kunci lainnya untuk masing-masing kategori berikut: (4) imbalan kerja jangka pendek: Catatan 29 (2) imbalan pascakerja, (3) imbalan kerja jangka panjang lainnya v (4) pesangon pemutusan kontrak kerja, dan V (5) pembayaran berbasis saham. v # untuk entitas berelasi dengan pemerintah : v (1) nama entitas berelasi dengan pemerintah dan sifat hubungannya dengan Perusahaan: (2) sifat dan jumlah setiap transaksi yang secara individual signifikan: dan / (3) untuk transaksi lainnya yang secara kolektif, tetapi tidak secara individual, signifikan, indikasi secara kuantitatif atau kualitatif atas luasnya transaksi tersebut. 23) | Aset dan Liabilitas dalam Mata Uang Asing 3) Mata uang asing yang dimaksud adalah mata uang selain mata uang fungsional. Catatan 33 b) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) rincian aset dan Iiabilitas moneter dalam mata uang asing serta ekuivalennya Catatan 33 dalam mata uang fungsional, (2) posisi neto dari aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing: Catatan 33 (3) rincian kontrak valuta berjangka dan ekuivalen dalam mata uang fungsional, v
Page 65 OCR 0.915
Page 65 of 79 z (a) jumlah selisih kurs yang diakui dalam laba rugi, kecuali untuk selisih kurs yang timbul pada instrumen keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi dan (5) selisih kurs neto diakui dalam pendapatan komprehensif lain dan diakumulasikan dalam komponen ekuitas yang terpisah, serta rekonsiliasi selisih kurs tersebut pada awal dan akhir periode. Lampiran 2 dan catatan 27 24) Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan Yang harus diungkapkan antara lain : a) untuk setiap rugi penurunan nilai yang diakui atau dibalik selama periode tertentu untuk suatu aset individual, termasuk goodWwill atau suatu unit penghasil kas: (4) peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan pengakuan atau pembalikan rugi penurunan nilaij (2) jumlah rugi penurunan nilai yang diakul dalam laba rugi selama periode tersebut dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang didalamnya tercakup rugi penurunan nilai, (3) jumlah pembalikan rugi penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi selama periode tersebut dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang di dalamnya tercakup rugi penurunan nilai yang dibalik: (4) goodwill yang telah diakui rugi penurunan nilainya, (5) jumlah rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakui dalam pendapatan komprehensif lain selama periode tersebut: dan (6) jumlah pembalikan rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakui dalam pendapatan komprehensif lain selama periode tersebut. b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam angka (1) dilakukan untuk setiap kelompok aset. BN aa aa Lampiran 2 25) Perubahan Estimasi Akuntansi, Perubahan Kebijakan Akuntansi, dan Kesalahan Periode Lalu a) Perubahan Estimasi Akuntansi Yang harus diungkapkan antara lain : (1) sifat dan alasan perubahan estimasi akuntansi, (2) jumlah perubahan estimasi yang berdampak pada periode berjalan, dan (3) perkiraan dampak estimasi pada periode mendatang. Dalam hal jumlah dampak pada periode mendatang tidak praktis, fakta tersebut” harus diungkapkan. b) Perubahan Kebijakan Akuntansi Yang harus diungkapkan antara lain : (1) sifat dari perubahan kebijakan akuntansi, (2) alasan penerapan kebijakan akuntansi baru memberikan informasi yang andal dan relevan, KK
Page 66 OCR 0.903
(3) Page 66 of 79 jumlah penyesuaian untuk periode berjalan dan setiap periode talu sajia (b) penjelasan tentang kesepakatan dan dasar penentuan jumlah pembayaran, dan (a) setiap pos laporan keuangan yang terpengaruh: dan v (b) taba per saham dasar dan dilusianj v (4) jumlah penyesuaian yang terkait dengan periode-periode sebelum periode yang disajikan. Dalam hal tidak praktis dilakukan, maka diungkapkan alasannya: v dan (5) keadaan yang membuat penerapan retrospektif tidak praktis untuk suatu v periode tertentu atau untuk periode-periode sebelum periode-periode tersebut disajikan dan tanggal dimulainya perubahan kebijakan akuntansi. Cc) Kesalahan Periode Lalu Yang harus diungkapkan antara lain : (1) sifat dari kesalahan periode lalu: (2) jumlah koreksi untuk setiap periode sajian: v (a) bagi setiap pos laporan keuangan: dan y (b) laba per saham dasar dan dilusianj y (3) jumlah koreksi pada awal periode sajian paling awalj dan (4) keadaan yang membuat penerapan retrospketif tidak praktis dilakukan dan v penjelasan mengenal cara dan waktu dilakukannya koreksi apabila penyajian v kembali retrospektif tidak praktis. 26) | Kombinasi Bisnis a) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai berikut untuk setiap kombinasi bisnis yang terjadi selama periode pelaporan, yaitu: (1) nama dan penjelasan tentang pihak yang diakuisisi, v Catatan 1 (2) tanggal akuisisi: v Catatan 1 (3) biaya terkait akuisisi, di luar biaya penerbitan Efek utang dan Efek ekuitas, periode v Catatan 1 berjalan, dan akumulasinya untuk masing-masing kombinasi bisnis: (4) persentase kepentingan ekuitas berhak suara yang diperolehj v (5) alasan utama untuk kombinasi bisnis dan penjelasan tentang cara pihak v pengakuisisi memperoleh Pengendalian atas pihak yang diakuisisi: (6) penjelasan kualitatif tentang faktor yang membentuk goodwill yang diakui: (7) Nilai Wajar pada saat tanggal akuisisi atas total imbalan yang dialihkan dan Nilai Wajar tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utama imbalan, vV Catatan 302 (8) kesepakatan imbalan kontinjensi dan aset indemnifikasi: (a) jumlah yang diakui pada tanggal akuisisi: y
Page 67 OCR 0.929
Page 67 of 79 (c) estimasi kisaran hasil (tidak didiskonto) atau, jika apabila kisaran tidak dapat diestimasikan maka fakta dan alasan mengapa kisaran tersebut tidak dapat diestimasikan. Dalam hal jumlah maksimum pembayaran tidak terbatas, maka pihak pengakuisisi mengungkapkan fakta tersebut, (9) Perusahaan harus mengungkapkan plutang yang diperoleh berdasarkan kelompok utama piutang, misalnya pinjaman yang diberikan, sewa pembiayaan langsung, dan kelompok plutang lain, yaitu sebagai berikut: (a) Nilai Wajar piutang: (b) jumlah piutang bruto kontraktual, dan (c) estimasi terbaik pada tanggal akuisisi atas jumlah arus kas kontraktual yang diperkirakan tidak tertagih: (10) jumlah yang diakui pada tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utama Aset yang diperoleh dan Liabilitas yang diambil alih: (11) setiap liabilitas kontinjensi yang diakui pada Nilai Wajar: (a) uralan mengenal karakteristik kewajiban dan perkiraan saat arus keluar sumber daya ekonomi terjadi, (6) indikasi ketidakpastian saat atau jumlah arus keluar tersebut. Dalam hal diperlukan, Perusahaan harus mengungkapkan asumsi utama yang mendasari prakiraan peristiwa masa depan: dan (c) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan jumlah Aset yang telah diakui untuk estimasi penggantian tersebut, (12) dalam hal Iiabilitas kontinjensi tidak diakui karena Nilai Wajarnya tidak dapat diukur secara andal, maka pihak pengakuisisi mengungkapkan: (s8) informasi sebagaimana dimaksud dalam angka 33 huruf b) angka (4) terkait perikatan dan kontijensi, dan (b) alasan Liabilitas tidak dapat diukur secara andal, (13) dalam hal pembelian dengan diskon: (3) jumlah keuntungan yang diakul dan pos dalam laporan laba rugi komprehensif dimana keuntungan tersebut diakui: dan (b) penjelasan tentang alasan transaksi tersebut menghasilkan keuntungan: (14) setiap kombinasi bisnis dimana pihak pengakuisisi memiliki kurang dari 1005 (seratus perseratus) dari kepentingan ekuitas pihak yang diakuisisi pada tanggal akuisisi: (a) jumlah dari kepentingan nonpengendali pada pihak yang diakuisisi, yang diakui pada tanggal akuisisi dan dasar pengukurannya, dan (b) teknik penilaian dan input model utama yang digunakan dalam penentuan nilai tersebut, untuk setiap kepentingan nonpengendali pada pihak yang diakuisisi yang diukur pada Nilai Wajar: (15) dalam hal suatu kombinasi bisnis yang dilakukan secara bertahap: (a) Nilai Wajar pada tanggal akuisisi atas kepentingan ekuitas pihak yang diakuisisi yang dimiliki oleh pihak pengakuisisi segera sebelum tanggal KK
Page 68 OCR 0.924
b) Page 68 of 79 (b) jumlah keuntungan atau kerugian yang diakui sebagai hasil dari pengukuran kembali Nilai Wajar dari kepentingan ekuitas pada pihak yang diakuisisi yang dimiliki oleh pihak pengakuisisi sebelum kombinasi bisnis dan pos dalam taporan laba rugi komprehensif untuk mengakui keuntungan atau kerugian tersebut: (16) Informasi sebagai berikut: (a) jumlah pendapatan dan laba atau rugi dari pihak yang diakuisisi sejak tanggal akuisisi yang dimasukkan dalam laporan laba rugi komprehensif pada periode pelaparan, dan (b) pendapatan dan laba atau rugi dari entitas hasil penggabungan untuk periode pelaporan berjalan seolah-olah tanggal akuisisi untuk semua kombinasi bisnis yang terjadi selama tahun berjalan telah diperhitungkan sejak awal perlode pelaporan. Terhadap kombinasi bisnis yang terjadi pada periode sekarang dan periode sebelumnya, Perusahaan yang menjadi pihak pengakuisisi wajib mengungkapkan informasi berikut untuk setiap kombinasi bisnis yang material atau secara kolektif material: d) ke) 3 4) 5) dalam hal akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai untuk Aset, Liabilitas, kepentingan nonpengendali tertentu atau jenis imbalan dan jumlah yang diakui dalam laporan keuangan kombinasi bisnis sehingga ditentukan hanya bersifat penyisihan, maka diungkapkan: (la) alasan akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai: (b) Aset, Liabilitas, kepentingan ekuitas atau jenis imbalan yang akuntansi awalnya belum'selesai: dan (G) sifat dan jumlah dari setiap penyesuaian periode pengukuran yang diakui selama periode pelaporan setiap periode pelaporan setelah tanggal akuisisi sampai dengan Perusahaan mendapatkan, menjual atau kehilangan hak atas aset Imbalan kontinjensi, atau sampai dengan Perusahaan menyelesaikan Ilabilitas imbalan kontinjensi atau liabilitas tersebut dibatalkan atau lewat waktu, maka diungkapkan: (a) setiap perubahan dalam jumlah yang diakui, termasuk setiap perbedaan yang timbul selama penyelesaian, (b) setiap perubahan dalam kisaran hasil (tidak didiskonto) dan alasan perubahan tersebut: dan (c) teknik penilaian dan input model utama yang digunakan untuk mengukur Imbalan kontinjensi: liabilitas kontinjensi yang diakui dalam kombinasi bisnis, jika ada: rekonsiliasi atas nilai tercatat goodwill pada awal dan akhir periode pelaporan: jumlah dan penjelasan dari setiap keuntungan atau kerugianyang diakui pada periode pelaporan yang: (a) terkait dengan aset teridentifikasi yang diperoleh atau Jiabilitas yang & KAL LL
Page 69 OCR 0.925
Page 69 of 79 diambil-alih dalam kombinasi bisnis pada periode pelaporan berjalan atau periode pelaporan sebelumnyaj dan (b) ukuran, sifat, atau kejadian relevan yang diungkapkan untuk memahami laporan keuangan Perusahaan hasil penggabungan: c) pernyataan kesesuaian dengan peraturan Bapepam-LK dalam pelaksanaan transaksi kombinasi bisnis: dan d) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal berikut secara keseluruhan, sehubungan dengan perolehan atas entitas anak dan unit bisnis lainnya selama suatu periode: (d) jumlah harga yang dibayarkan: (2) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas (3) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya apabila Pengendalian diperoleh dan (4) jumlah aset dan liabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya apabila Pengendalian diperoleh, diikhtisarkan berdasarkan kategori utamanya. & NN 27) Segmen Operasi Yang harus diungkapkan antara lain : a) pengungkapan pada level segmen: (1) informasi umum, yang terdiri dari: (a) faktor-faktor yang digunakan oleh manajemen untuk mengidentifikasi segmen dilaporkan: dan (b) jenis produk dan jasa yang menghasilkan pendapatan dari setiap segmen dilaporkan, (2) informasi mengenai laba atau rugi segmen, termasuk pendapatan dan beban tertentu, aset segmen, dan liabilitas segmen dari segmen dilaporkan, serta dasar pengukurannya, (3) rekonsiliasi dari total pendapatan segmen, ukuran laba atau rugi segmen dilaporkan, aset segmen, Ilabilitas segmen, dan unsur segmen material lainnya terhadap jumlah yang terkait dalam laporan keuangan Perusahaan, b) pengungkapan pada level entitas (1) Informasi produk dan jasa Pendapatan dari pelanggan eksternal untuk setiap produk dan jasa atau setiap kelompok produk dan jasa yang serupa. (2) Informasi wilayah geografis (a) Pendapatan dari pelanggan eksternal yang diatribusikan kepada: i. negara domisili Perusahaan: dan fi, semua negara asing secara total dimana Perusahaan memperoleh pendapatan. Dalam hal pendapatan dari suatu negara asing secara individual jumlahnya material, pendapatan tersebut diungkapkan secara terpisah, termasuk dasar pengatribusian pendapatannya kepada negara S4 Catatan 2aa Catatan 32 Catatan 32 Catatan 32 Catatan 32 Catatan 32
Page 70 OCR 0.920
Page 70 of 79 tersebut secara individual (b) Aset tidak lancar selain instrumen keuangan, aset pajak yang ditangguhkan, aset Imbalan pascakerja, dan hak yang terjadi akibat kontrak asuransi yang berlokasi di: Ii. negara domisili Perusahaan, dan Il. semua negara asing secara total dimana Perusahaan memiliki aset. Dalam hal aset dari suatu negara asing secara individual jumlahnya material, maka aset tersebut diungkapkan secara terpisah. (3) Informasi pelanggan utama Dalam hal pendapatan dari transaksi dengan pelanggan eksternal tunggal mencapai 1046 (sepuluh perseratus) atau lebih dari pendapatan konsolidasi, Perusahaan harus mengungkapkan: Ka) fakta, (b) total pendapatan dari setiap pelanggan, dan (c) Identitas segmen yang melaporkan pendapatan tersebut. Catatan 22 Catatan 22 28) Operasi yang Dihentikan a) Yang harus diungkapkan antara la (4) uraian tentang alasan operasi dihentikanj (2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan yang diharapkan, cara, dan waktu pelepasan dari aset dan Iiabilitas operasi yang dihentikan: dan (3) pengaruh dari operasi yang dihentikan terhadap segmen yang dilaporkan dari aset tidak lancar atau kelompok lepasan disajikan sesuai SAK yang berlaku. b) Yang harus diungkapkan atas informasi terkait dengan laba (rugi) operasi yang dihentikan, antara lain: (1) analisa atas jumlah tunggal yang disajikan dalam laporan laba rugi komprehensif meliputi: (a) pendapatan, beban, dan laba atau rugi sebelum pajak dari operasi yang dihentikan dan beban pajak penghasilan yang terkait dan (b) laba atau rugi yang diakui dalam pengukuran ke Nilai Wajar setelah dikurangi biaya untuk menjual atau pelepasan aset atau kelompok lepasan yang terkait dengan operasi yang dihentikan dan beban pajak penghasilan yang terkait: (2) arus kas neto yang dapat diatribusikan pada aktivitas operasi, investasi dan pendanaan dari operasi yang dihentikan: dan (3) jumlah penghasilan dari operasi yang dilanjutkan dan operasi yang dihentikan yang dapat diatribusikan pada pemilik entitas induk. 29) Instrumen Derivatif selain Derivatif Melekat a) Perusahaan wajib mengelompokkan Instrumen derivatif sesual dengan tujuannya, Catatan 2g
Page 71 OCR 0.905
Page 71 ot79 yaitu untuk lindung nilai atau tujuan lainnya (non lindung nilai), seperti untuk tujuan spekulasi, b) Perusahaan yang memiliki atau menerbitkan instrumen derivatif wajib mengungkapkan untuk setiap kontrak instrumen derivatif dalam kelompok klasifikasi Indung nilai dan kelompok non lindung nilai: (4) hakikat dan sifat dari transaksi, berupa transaksi berjangka dalam bentuk (1) periode pelaporan, dan (2) periode sebelumnya: c) jumlah dividen dan dividen per saham yang diusulkan atau dideklarasikan setelah v Catatan 17 valuta, bunga, komoditas atau lain-lain a (2) pihak lawan transaksi (counterparties): v Catatan 17 (3) tanggal jatuh tempo: v Catatan 17 (4) nilai keseluruhan kontrak dan Nilai Wajar pada tanggal laporan posisi v atatan keuangan: Catatan 17 (5) beban atau Pendapatan pada periode pelaporan (5) pos Aset dan/atau Liabilitas yang dilindung nilai: dan v Catatan 17 (7) persyaratan penting lainnya. c) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Hal-hal yang diperlukan untuk memahami tujuan transaksi derivatif dan strategi Catatan 17 untuk mencapai tujuan tersebut, (2) Kebijakan manajemen risiko untuk setiap klasifikasi lindung nilai, termasuk Catatan 35a penjelasan mengenai Aset dan/atau Liabilitas dan jenis transaksi yang dilindung nilai dan (3) Bagi instrumen yang tidak dimaksudkan sebagai suatu lindung nilai, disebutkan tujuannya. 30) | Nilai Wajar Instrumen Keuangan Yang harus diungkapkan untuk setiap kelompok aset keuangan dan liabilitas keuangan antara lain: a) Nilai Wajar setiap kelompok Aset dan Liabilitas tersebut dengan cara yang memungkinkan untuk dapat diperbandingkan dengan nilai tercatat dalam laporan posisi Catatan 35c keuangan: dan b) hierarki, metode, dan asumsi signifikan yang digunakan dalam menentukan Nilai Wajar aset keuangan dan liabilitas keuangan. Catatan 35c 31)/ Dividen Yang harus diungkapkan antara lain: a) jumlah dividen dan dividen per saham yang telah dideklarasikan dan dibayarkan v Catatan 21 sebagai distribusi kepada pemilik pada periode pelaporan, b) jumlah utang dividen untuk: v
Page 72 OCR 0.910
Page 72 of 79 periode pelaporan tetapi sebelum tanggal penyelesalan laporan keuangan dan diakul sebagai Liabilitas kepada pemilik pada akhir periode pelaporan, dan d) jumlah dividen preferen kumulatif yang tidak diakui. 32) | Bagian Partisipasi dalam Ventura Bersama Yang harus diungkapkan antara lain: a) jumlah agregat dari liabilitas kontinjensi dengan jumlah liabilitas kontinjensi lainnya secara terpisah, b) jumlah agregat dari komitmen modal terkait dengan bagian partisipasinya dalam Ventura Bersama secara terpisah dari komitmen lainnya, G) daftar dan penjelasan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama yang signifikan dan bagian partisipasi kepemilikan dalam pengendalian bersama entitas: dan d) dalam hal Ventura Bersama diakui dalam pengendalian bersama entitas, agar ditambahkan pengungkapan tambahan tentang: (1) metode yang digunakan untuk mengakui bagian partisipasinya: dan (2) jumlah agregat setiap aset lancar, aset tidak lancar, liabilitas jangka pendek, liabilitas jangka panjang, penghasilan dan beban yang terkait dengan bagian partisipasinya dalam Ventura Bersama. 33) | Perikatan dan Kontinjensi a) Perikatan Yang harus diungkapkan antara lain : (1) perikatan yang meliputi: (a) perjanjian sewa, keagenan dan distribusi, bantuan manajemen dan teknis, royalti, dan lisensi, diungkapkan: IL pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian: periode berlakunya perikatan: dasar penentuan kompensasi dan dendaj iv. jumlah beban atau pendapatan pada periode pelaporan, dan V. pembatasan-pembatasan lainnya: (b) kontrak atau perjanjian yang memerlukan penggunaan dana di masa yang akan datang, seperti: pembangunan pabrik, perjanjian pembelian, ikatan Untuk investasi, diungkapkan: IL pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian, periode berlakunya perikatan: Hi. nilai keseluruhan, mata uang, dan bagian yang telah direalisasij dan iv. sanksi-san| (2) pemberian jaminan atau garansi, diungkapkan: (a) pihak-pihak yang dijamin dan yang menerima jaminan, yang dipisahkan KAKKA Catatan 30 Catatan 30 Catatan 30 Catatan 30 Catatan 30 Catatan 30 Catatan 30 Catatan 30
Page 73 OCR 0.857
Page 73 of 79 v Catatan 30c,| (b) latar belakang dikeluarkannya jaminan, v Catatan 30c,1 (c) periode berlakunya jaminan: dan v Catatan 30c,i (d) nilai jaminan, v Catatan 30c,i (3) fasilitas kredit yang belum digunakan, misalnya fasilitas L/C, cerukan bank: dan v Catatan 301 (a) uraian mengenai sifat, jenis, jumlah dan batasan-batasannya. v Catatan 301 b) Kontinjensi Yang harus diungkapkan antara lain : (1) perkara atau sengketa hukum, diungkapkan: (a) pihak-pihak yang terkait: v Catatan 307 (b) jumlah yang diperkarakan: v Catatan 30 O jatar belakang, isi dan status perkaradan pendapat hukum (legal opinion): v Catatan 30F (d dampak keuangan v Catatan 30 (2) Peraturan Pemerintah yang berdampak terhadap Perusahaan, misalnya masalah Inakungan hidup, diungkapkan uralan singkat tentang peraturan dan estimasi v Catatan 30m, 30n, 300, 30p, an Tabir - 30g, 30r, 30s, 30t, 30u, 30v, (3) kemungkinan liabilitas pajak tambahan: 30w, 30x dan 30y (a) jenis ketetapan atau tagihan pajak, jenis pajak, tahun pajak serta jumlah pokok dan denda atau bunganya: dan v Catatan OF (b) sikap Perusahaan terhadap ketetapan atau tagihan pajak (keberatan atau v Catatan 9f banding): (4) peristiwa kontinjensi lainnya, yang diungkapkan antara lain: (@ karakteristik aset atau liabilitas kontinjensi: v (b) estimasi dari dampak keuangannya, v (0) “indikasi tentang ketidakpastian yang terkait dengan jumlah atau waktu arus v keluar sumber daya: dan (d) kemungkinan penggantian oleh pihak ketiga. v 34) | Khusus Industri Perkebunan Perkebunan Inti Rakyat dan Plasma Yang harus diungkapkan antara lain: a) Isi perjanjian kerjasama IR/Plasma: v b) Pihak-pihak yang terkait dalam kerjasama, v C) Lokasi aset dan jangka waktu pengelolaan, / d) Hak dan liabilitas dari masing-masing pihak dalam kerjasama, v 8) Ketentuan tentang perbahan perjanjlan kerjasamaj dan
Page 74 OCR 0.921
Page 74 079 f) Isi perubahan perjanjian, jika adi 35) Manajemen Risiko Keuangan a) Perusahaan harus mengungkapkan informasi yang memungkinkan para pengguna laporan keuangan untuk mengevaluasi sifat dan luas risiko yang timbul dari instrumen keuangan, serta kebijakan dalam pengelolaan risiko, termasuk, namun tidak terbatas pada risiko sebagai berikut: bj ke) 2 3) 4) risiko kredit, antara lain ikhtisar analisis umur aset keuangan yang belum jatuh tempo atau tidak mengalami penurunan nilai dan yang lewat jatuh tempo pada akhir periode pelaporan tetapi tidak mengalami penurunan nilai, risiko likuiditas, antara lain: (a) analisis jatuh tempo untuk liabilitas keuangan derivatif dan nonderivatif yang menunjukkan sisa jatuh tempo kontraktual yang bertujuan untuk pemahaman terhadap periode arus kas: dan (b) deskripsi mengenai cara Perusahaan mengelola risiko likuiditas: risiko pasar, antara lain analisis sensitivitas untuk setiap jenis risiko pasar dimana entitas terdampak pada akhir periode pelaporan, yang menunjukkan dampak perubahan pada variabel risiko yang relevan pada tanggal tersebut terhadap laba rugi dan ekuitas, dan risiko lainnya yang dimiliki oleh Perusahaan. Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) terdiri dari pengungkapan kualitatif dan pengungkapan kuantitatif untuk setiap jenis risiko yang timbul dari instrumen keuangan. K4 Catatan 35a (li) Catatan 35a (ili) Catatan 35a (ili) Catatan 35a (I) Catatan 35b Catatan 35a (i), (ii), Gili) 36) Khusus Industri Perbankan a) Rasio Kecukupan Modal (Capita/ Adeguacy Ratio) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian perhitungan dan jumlah rasio kecukupan modal pada tanggal laporan posisi keuangan: v (2) Posisi CAR minimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia: dan v (3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan CAR. v b) Posisi Devisa Neto Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian perhitungan dan posisi devisa neto menurut jenis mata uang pada tangga! laporan posisi keuangan, V (2) Posisi devisa neto maksimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia: vV (3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan posisi devisa neto, v ke Jaminan Pemerintah terhadap Liabilitas Pembayaran Bank Umum
Page 75 OCR 0.917
Page 75 of 79 g s diungkapkan antara lain dasar hukum yang melandasi jaminan atas dana pihak ketiga di bank. d) Aktivitas Fiduciary eksternal (jika ada): dan konsekuensi dari ketidakpatuhan persyaratan permodalan dari pihak eksternal, apabila terjadi ketidakpatuhan. Yang harus diungkapkan antara lain uraian masing-masing aktivitas fiduciary yang v meliputi jasa kustodian, wali amanat, pengelolaan investasi dan reksadana. 37) | kuasi-Reorganisasi Yang harus diungkapkan antara lain uraian mengenai kegiatan kuasi-reorganisasi yang meliputi: a) Jumlah saldo negatif yang dieliminasi dalam laporan posisi keuangan dan jumlah v tersebut disajikan selama tiga tahun berurutan sejak kuasi-reorganisasij b) Status going concern perusahaan dan rencana manajemen dan pemegang saham v setelah kuasi-reorganisasi yang menggambarkan prospek usaha di masa mendatang: c) Penyajian laporan posisi keuangan sebelum, pada saat dan sesudah kuasi- v reorganisasi, d) Rincian dari jumlah yang membentuk akun selisih penilaian Aset dan Ilabilitas sebelum v digunakan untuk mengeliminasi defisit: dan e) Keterangan tentang tanggal terjadinya kuasi-reorganisasi pada akun saldo laba dalam v laporan posisi keuangan untuk jangka waktu 10 tahun ke depan sejak kuasi- reorganisasi. 38) | pengelolaan Modal Yang harus diungkapkan antara lain : a) Informasi kualitatif tentang tujuan, kebijakan, dan proses Perusahaan dalam mengelola permodalannya, termasuk: (1) deskripsi tentang bagian yang dikelola sebagai modal: v Catatan 35b (2)sifat persyaratan dan implementasinya dalam hal Perusahaan diharuskan untuk memenuhi persyaratan permodalan yang disyaratkan oleh pihak eksternal, dan v Catatan 35b (3)cara Perusahaan memenuhi tujuannya dalam mengelola permodalannya: v Catatan 35b b) ringkasan data kuantitatiftentang bagian yang dikelola sebagai modal: v Catatan 35b C) setiap perubahan pada angka a) dan angka b) dari periode sebelumnya: v d) pernyataan atas kepatuhan terhadap setiap persyaratan permodalan dari pihak v 39) Transaksi Nonkas Yang harus diungkapkan antara lain : Transaksi pada aktivitas investasi dan pendanaan yang tidak memerlukan penggunaan Kas dan Setara Kas yang tidak termasuk dalam laporan arus kas.
Page 76 OCR 0.915
Page 76 of 79 Transaksi tersebut antara lain berupa perolehan Aset secara kredit atau sewa pembiayaan, akuisisi melalui penerbitan saham, dan konversi utang menjadi modal. Catatan 37 40) | Pembayaran Berbasis Saham Yang harus diungkapkan antara lain : a) rincian jumlah Liabilitas atas pembayaran berbasis saham baik untuk jangka pendek ataupun jangka panjang: b) penjelasan mengenai setiap jenis perjanjian pembayaran berbasis saham yang ada pada suatu periode, termasuk syarat dan ketentuan umum setiap perjanjian, seperti kondisi vesting, jangka waktu maksimurn atas opsi yang diberikan, dan metode penyelesaian, c) jumlah dan rata-rata tertimbang harga eksekusi opsi saham untuk setiap kelompok opsi saham: d) untuk opsi saham yang dieksekusi selama periode, rata-rata tertimbang harga saham pada tanggal eksekusi atau selama periode pelaporan: e) kisaran harga eksekusi dan rata-rata tertimbang sisa umur kontrak untuk opsi saham yang beredar pada akhir periode: ? penentuan Nilai Wajar dengan mengungkapkan paling kurang hal-hal sebagai berikut: (1) opsi yang diberikan selama suatu periode, rata-rata tertimbang Nilai Wajar opsi tersebut pada tanggal pengukuran dan informasi tentang bagaimana Nilai Wajar v tersebut diukur, dan (2) jumlah dan rata-rata tertimbang nilai wajar instrumen ekuitas tersebut pada tanggal pengukuran, dan informasi tentang pengukuran Nilai Wajar tersebut v untuk instrumen ekuitas lain yang diberikan selama suatu periode (yaitu selain opsi saham): 9) dampak transaksi pembayaran berbasis saham terhadap laba rugi Perusahaan dalam v suatu periode dan terhadap posisi keuangannya. 41) | Khusus Industri Asuran: a) Analisis kekayaan dan Perhitungan Batas Tingkat Solvabilitas Yang harus diungkapkan antara : (1) Analisis Kekayaan: y (2) Perhitungan batas tingkat solvabilitas, v (3) Batas tingkat solvabilitas yang harus dipenuhi, v (4) Tingkat solvabilitas yang dicapai perusahaan per tanggal pelaporan, dan Y (5) Jumlah investasi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas. 42) | Aset Liabilitas dan Hasil Usaha Program Asuransi Syariah Hal-hal yang harus diungkapkan:
Page 77 OCR 0.886
Page 77 of79 maka Perusahaan mengungkapkan uraian peristiwa, misalnya: (1) tanggal terjadinya: a) Ijin Menteri Keuangan atas pendirian unit Asuransi Syariah, v b) Jenis Akad Asuransi Syariah: v c) Rincian Aset, Liabilitas, Pendapatan, Beban, dan Laba Usaha Unit Asuransi Syariah: v dan d) Zakat. v 43) | Informasi Penting Lainnya Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari: a) Kontrak reasuransi, b) Perjanjian penting dan ikatan lainnyaj v 6) Rasio keuangan penting: Y Catatan 30 d) Pendapatan, beban dan hasil underwriting: dan v atatan e) Peristiwa atau keadaan yang mempengaruhi kinerja atau kelangsungan hidup v Catatan 30 dan 35 perusahaan. 1 30 dan 42) | Khusus Industri Kehutanan : a) Rincian volume penjualan kayu bulat (jenis kayu): vV b) Pemenuhan liabilitas terhadap negara seperti DR, IHH, BPPHH, IHPH dan iuran wajib lainnya: v c) Realisasi kegiatan dan biaya yang berhubungan dengan pelaksanaan penanaman kembali hutan alam (TPTI, pembinaan dan perlindungan hutan, penanaman tanah v kosong dan usaha lainnya untuk kelestarian alam): d) Realisasi jenis keglatan sehubungan pelaksanaan Bina desa hutan dan biayanya: v e) Khusus HTI, diungkapkan realisasi anggaran dan penanaman pada periode berjalan v dan akumulasinya, dan H Sehubungan dengan pembangunan sarana dan prasarana : (1) Realisasi pembangunan jalan dan jembatan serta pemeliharaannya, dan v (2) Jenis jalan yang dibangun pada periode berjalan dan akumulasinya. v 45) | Peristiwa Setelah Periode Pelaporan Yang harus diungkapkan antara lain: 3) dalam hal Perusahaan menerima informasi setelah periode pelaporan tentang kondisi vV yang ada pada akhir periode pelaporan, maka Perusahaan memutakhirkan pengungkapan kondisi tersebut sesuai dengan informasi terkini: dan contoh peristiwa setelah periode pelaporan yang mensyaratkan entitas untuk menyesuaikan jumlah yang diakui dalam laporan keuangannya, atau untuk mengakui peristiwa yang sebelumnya tidak diakui: b) dalam hal terdapat peristiwa nonpenyesuai yang material setelah periode pelaporan,
Page 78 OCR 0.907
Page 78 079 (2) sifat peristiwa: dan (3) estimasi atas dampak keuangan, atau pernyataan dan alasan bahwa estimasi vV tersebut tidak dapat dibuat. 46) | Perkembangan Terakhir Standar Akuntansi Keuangan dan Peraturan yang Terkait dengan Aktivitas Perusahaan Dalam hal Perusahaan belum menerapkan suatu SAK dan/atau peraturan yang terkait dengan aktivitas Perusahaan, yang telah diterbitkan tetapi belum efektif berlaku, Yang harus diungkapkan antara lain: a) judul SAK dan jenis peraturan baru tersebut, v Catatan 2a b) sifat dari perubahan yang belum berlaku efektif atau perubahan kebijakan akuntansi: v Catatan Za c) tanggal penerapan SAK dan peraturan baru tersebut disyaratkan: dan v Catatan 2a d) pembahasan mengenai dampak penerapan awal SAK dan peraturan baru atas laporan v Catatan 2a keuangan atau pernyataan manajemen bahwa dampak tersebut tidak dapat diketahui atau diestimasi secara wajar. 47) | Reklasifikasi a) Dalam hal Perusahaan mengubah penyajian atau pengklasifikasian pos-pos dalam laporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan antara lain: (1) sifat reklasifikasi: . vV (2) jumlah masing-masing pos atau gabungan beberapa pos yang direklasifikasi, dan v (3) alasan reklasifikasi. v b) Dalam hal reklasifikasi jumlah komparatif tidak praktis untuk dilakukan, maka Perusahaan harus mengungkapkan: (4) alasan tidak mereklasifikasi jumlah tersebut: dan v (2) sifat penyesuaian yang akan dilakukan jika jumlah tersebut direklasifikasi, v 48) | Hibah Pemerintah Setiap Hibah Pemerintah yang diterima, Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai berikut: a) sifat dan luas Hibah Pemerintah yang diakui dalam laporan keuangan dan indikasi v bentuk lain dari bantuan pemerintah: dan b) kondisi yang belum terpenuhi dan kontinjensi lain yang melekat atas bantuan v pemerintah yang telah diakui.
Page 79 OCR 0.907
Page 79 of 79 ntara SAK dengan Standar Akuntansi di Negara Lain a) Ketentuan ini berlaku bagi Perusahaan yang menyusun laporan keuangan dengan v menggunakan standar akuntansi selain SAK untuk memenuhi persyaratan otoritas pasar modal di negara lain atau dalam rangka penawaran Efek di negara lain. b) Yang harus diungkapkan antara lain: (&) ringkasan perbedaan SAK dengan standar akuntansi di negara lain, (2) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan posisi keuangan beserta penjelasannya: dan (3) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan laba rugi komprehensif beserta penjelasannya. c) Dalam hal Perusahaan dipersyaratkan oleh otoritas pasar modal di negara lain untuk melakukan pengungkapan tambahan mengikuti ketentuan yang berlaku di negara tersebut, maka pengungkapan tersebut wajib ditambahkan dalam laporan keuangan. Ab La 50) | Informasi Penting Lainnya Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari peristiwa atau keadaan tertentu yang mempengaruhi kinerja perusahaan, seperti peristiwa/keadaan yang v Catatan 30 dan 39 mempengaruhi kelangsungan hidup perusahaan. Jakarta, 28 Februari 2025 NeHLI san ar ad ato' DR. Low Tuck Kwong Alastair McLeod Direktur Utama Direktur Keuangan tb
Names mentioned 12 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Kantor Akuntan Publik KAP Rintis
p.1
unresolved
org
Tanudiredja
p.1
unresolved
org
Rintis Rekan & Rekan
p.1
unresolved
org
Rekan Nama Partner Toto Harsono
p.1
unresolved
person
S.E. Toto Harsono
p.1
unresolved
org
Bapepam-LK
p.3 ×4
unresolved
org
Menteri Keuangan
p.5 ×2
unresolved
org
Bank Indonesia
p.10 ×13
unresolved
org
Direktorat Jenderal Pajak
p.35
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
p.53
unresolved
person
DR. Low Tuck Kwong Alastair McLeod
p.79 ×2
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.