Skip to content
Back to announcement

20260626_LMPI_Perubahan dan//atau Tambahan Keterbukaan Informasi terkait Aksi Korporasi_32105056_lamp3.pdf

Asset transaction Needs review LMPI

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 97

Page 1
KANTOR JASA PENILAI PUBLIK (KJPP)
DASA’AT, YUDISTIRA DAN REKAN
AREA SERVED: INDONESIA & WORLD WIDE




                                           LAPORAN
                                      PENDAPAT KEWAJARAN
          PT LANGGENG MAKMUR INDUSTRI Tbk
                     (“LMPI”)




                                             LOKASI DI:
                                        Sidoarjo, Jawa Timur




    NO. FILE : 00013/2.0041-00/BS/NB-1/0384/1/VI/2026




                                        Trusted Appraisal Services
Page 2
                   KANTOR JASA PENILAI PUBLIK (KJPP)
                   DASA’AT, YUDISTIRA DAN REKAN
                   AREA SERVED: INDONESIA & WORLD WIDE




              No. File : 00013/2.0041-00/BS/NB-1/0384/1/VI/2026

              Jakarta, 18 Juni 2026

              Kepada Yth.
              PT LANGGENG MAKMUR INDUSTRI Tbk
              Jl. Letjen Sutoyo No 256
              Waru, Sidoarjo 61256
              Jawa Timur, Indonesia
              Dengan hormat,
              KANTOR JASA PENILAI PUBLIK DASA’AT, YUDISTIRA DAN REKAN (“DYR”) telah ditunjuk oleh
              PT LANGGENG MAKMUR INDUSTRI Tbk (“LMPI”) berdasarkan persetujuan atas Surat Penawaran
              Jasa Pendapat Kewajaran No. PR.DYR-00/IT/BS/LMI/IV/2026/ITK/0126 tanggal 28 April 2026
              dengan maksud dan tujuan untuk memberikan Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi
              Material berupa penjualan Tanah & Bangunan (Pabrik) 2-lantai dan bangunan pendukung serta
              sarana pelengkap, dengan luas bangunan Keseluruhan kurang lebih 13.150 m² yang berdiri
              diatas tanah dengan dokumen kepemilikan berupa 9 (Sembilan) Sertipikat Hak Guna Bangunan
              dengan luas 43.722 m². Objek tersebut terletak di Jalan Faliman Jaya No. 18, Kelurahan
              Jurumudi Baru, Kecamatan Benda, Kota Tangerang, Provinsi Banten,Kode Pos 15124 milik PT
              Langgeng Makmur Industri Tbk (“LMPI”) selaku penjual sebagai perusahaan terbuka, dengan PT
              Gunacipta Multirasa (“GCM”) selaku pembeli.

              Kami telah menerbitkan laporan dengan No. 00011/2.0041-00/BS/NB-1/0384/1/V/2026 tanggal
              21 Mei 2026. Selanjutnya kami telah menerbitkan laporan dengan nomor 00013/2.0041-
              00/BS/NB-1/0384/1/VI/2026 tanggal 18 Juni 2026. Dengan penambahan pengungkapan
              sebagai berikut :

              -    Penambahan nama Akuntan Publik yang bertanggung jawab atas masing-masing laporan
                   keuangan auditan Perseroan;
              -    Penambahan mengenai jadwal pembayaran angsuran;
              -    Penambahan upaya atau mitigasi dari risiko tersebut;
              -    Perbaikan kesalahan penulisan periode pada figure 25;
              -    Penambahan proyeksi arus kas dengan dan tanpa recana transaksi;
              -    Penyesuaian tanggal laporan penilaian properti;
              -    Penyesuaian perjanjian jual beli;
              -    Penyesuaian proforma;
              -    Penyesuaian proyeksi after transaksi dan inkremental karena perubahan down payment.

              Kantor Jasa Penilai Publik (“KJPP”) DASA’AT, YUDISTIRA DAN REKAN adalah sebuah usaha
              persekutuan dan bergerak dalam bidang layanan jasa Penilai Kantor Jasa Penilai Publik ini
              (dh KJPP YANUAR BEY DAN REKAN) dengan izin Kantor Jasa Penilai Publik dari Menteri Keuangan
              RI No. KEP–497/KM.1/2009, tanggal 12 Mei 2009 dan atas perubahan nama tersebut telah
              mendapatkan Izin Usaha Kantor Jasa Penilai Publik dari Menteri Keuangan RI
              No. 174/KM.1/2020, tanggal 18 Maret 2020 dan telah terdaftar sebagai Profesi Penunjang Pasar
              Modal di Otoritas Jasa Keuangan.




Business & Property Appraisal (PB) :
The Manhattan Square - Mid Tower
15th Floor Unit D
Jl. TB. Simatupang Kav.1S
Cilandak Timur, Jakarta Selatan, 12560
T : +62-21 2780 8586 (Hunting)
E : info@dyr.co.id
www.dyr.co.id                                            Trusted Appraisal
                                                                     i     Services
                                                                Branch Office :
                  Jakarta (P), Semarang (PB), Medan (P), Surabaya (P), Denpasar (P), Bandung (P), Pekanbaru (P), Lampung (P)
                           Tangerang (P), Sleman (P), Surakarta (PS), Banyumas (PS), Balikpapan (PS), Manado (PS)
Page 3
     KANTOR JASA PENILAI PUBLIK (KJPP)
     DASA’AT, YUDISTIRA DAN REKAN
     AREA SERVED: INDONESIA & WORLD WIDE




1.    Status Penilai

      Penilai adalah Partner dari Kantor Jasa Penilai Publik (“KJPP”) DASA’AT, YUDISTIRA DAN
      REKAN (“DYR”) dengan kualifikasi sebagai berikut:

      Nama Penilai                               : Ivan T. Khristian, S.E., M.Ec.Dev., MAPPI (Cert.)
      No. Izin Penilai Publik                    : B.1-14.00384
      No. STTD OJK                               : KEP-465/KS.13/2026
      No. MAPPI                                  : 10-S-02664
      Klasifikasi Izin                           : Penilaian Bisnis (B)
      DYR adalah Kantor Jasa Penilai Publik yang terdaftar di Kementerian Keuangan dan Pasar
      Modal serta memiliki kompetensi untuk melakukan Pendapat Kewajaran ini. Dalam
      mempersiapkan Laporan Pendapat Kewajaran ini kami bertindak secara independen tanpa
      adanya benturan kepentingan dan tidak terafiliasi dengan Pemberi Tugas, Objek Pendapat
      Kewajaran, ataupun pihak-pihak yang terafiliasi dengan Pemberi Tugas dan Objek
      Pendapat Kewajaran. DYR juga tidak memiliki kepentingan ataupun keuntungan pribadi
      terkait dengan penugasan ini.
      Laporan Pendapat Kewajaran ini tidak dilakukan untuk memberikan keuntungan atau
      merugikan pihak manapun. Imbalan jasa yang kami terima sama sekali tidak dipengaruhi
      oleh nilai yang dihasilkan.

2.    Identitas Pemberi Tugas

      Nama Perusahaan                              :   PT Langgeng Makmur Industri Tbk
      Jenis Usaha                                  :   Industri Pengolahan dan Perdagangan Besar
      Alamat                                       :   Jl. Letjen Sutoyo No. 256, Waru, Sidoarjo
                                                       61256, JawaTimur, Indonesia
      Nomor Telepon                                :   (62-31) 853 3688
      Email                                        :   corp_sec@langgengmakmur.com


3.    Identitas Pengguna Laporan

      Nama Perusahaan                              :   PT Langgeng Makmur Industri Tbk
      Jenis Usaha                                  :   Industri Pengolahan dan Perdagangan Besar
      Alamat                                       :   Jl. Letjen Sutoyo No. 256, Waru, Sidoarjo
                                                       61256, JawaTimur, Indonesia
      Nomor Telepon                                :   (62-31) 853 3688
      Email                                        :   corp_sec@langgengmakmur.com


4.    Tanggal Pendapat Kewajaran dan Masa Berlaku Laporan

      Tanggal Pendapat Kewajaran adalah per 31 Desember 2025 di mana batas tersebut diambil
      atas dasar pertimbangan kepentingan dan tujuan Pendapat Kewajaran.

      Oleh karena itu, masa berlaku laporan Pendapat Kewajaran ini berakhir pada tanggal
      30 Juni 2026.

5.    Objek Pendapat Kewajaran

      Bahwa obyek Pendapat Kewajaran sesuai dengan informasi yang diberikan oleh pemberi
      tugas yaitu Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi Material berupa penjualan Tanah
      & Bangunan (Pabrik) 2-lantai dan bangunan pendukung serta sarana pelengkap, dengan
                                                        ii


                                           Trusted Appraisal Services
Page 4
     KANTOR JASA PENILAI PUBLIK (KJPP)
     DASA’AT, YUDISTIRA DAN REKAN
     AREA SERVED: INDONESIA & WORLD WIDE

      luas bangunan Keseluruhan kurang lebih 13.150 m² yang berdiri diatas tanah dengan
      dokumen kepemilikan berupa 9 (Sembilan) Sertipikat Hak Guna Bangunan dengan luas
      43.722 m². Objek tersebut terletak di Jalan Faliman Jaya No. 18, Kelurahan Jurumudi
      Baru, Kecamatan Benda, Kota Tangerang, Provinsi Banten,Kode Pos 15124 milik PT
      Langgeng Makmur Industri (“LMPI”) selaku penjual, dengan PT Guna Cipta Multirasa
      (“GCM”) selaku pembeli.


6.    Maksud dan Tujuan Pendapat Kewajaran

      Maksud penugasan ini adalah untuk memberikan Pendapat Kewajaran atas Rencana
      Transaksi Material berupa penjualan Tanah, Bangunan dan Sarana Pelengkap milik PT
      Langgeng Makmur Industri (“LMPI”) selaku penjual, dengan PT Guna Cipta Multirasa
      (“GCM”) selaku pembeli. Rencana tersebut selanjutnya disebut sebagai “Rencana
      Transaksi”.

      Berkenaan dengan hal tersebut maksud dan tujuan pemberian Pendapat Kewajaran ini
      adalah untuk memenuhi Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia
      No. 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha dan
      ketentuan-ketentuan yang tercantum dalam Peraturan OJK No. 35/POJK.04/2020 serta
      SEOJK No.17/SEOJK.04/2020 tentang Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di
      Pasar Modal dan Kode Etik Penilai Indonesia (“KEPI”) serta Standar Penilaian Indonesia
      (“SPI”) Edisi VII Tahun 2018 serta SPI 330 Edisi Revisi Tahun 2020.


7.    Independensi Penilai

      Dalam mempersiapkan laporan pendapat kewajaran ini DYR bertindak secara independen
      tanpa adanya benturan kepentingan dan tidak terafiliasi dengan LMPI ataupun pihak-pihak
      yang    terafiliasi dengan    LMPI.    DYR    juga      tidak   memiliki   kepentingan
      ataupun keuntungan pribadi terkait dengan penugasan ini. Berdasarkan Penawaran
      No. PR.DYR-00/IT/BS/LMI/IV/2026/ITK/0126 tanggal 28 April 2026 penugasan DYR adalah
      untuk memberikan Pendapat Kewajaran (fairnes opinion) atas Rencana Transaksi.


8.    Jenis Mata Uang yang Digunakan

      Dalam penugasan ini nilai Rencana Transaksi dinyatakan dalam mata uang Rupiah.


9.    Tanggung Jawab Penilai

      Dalam batas kemampuan dan keyakinan DYR sebagai penilai, DYR menyatakan bahwa
      semua perhitungan dan analisis yang dibuat dalam penyusunan Pendapat Kewajaran telah
      dilakukan dengan benar dan DYR bertanggung jawab atas Pendapat Kewajaran yang
      diterbitkan.


10. Uraian Mengenai Ada atau Tidaknya Benturan Kepentingan atas Transaksi yang Akan
    Dilakukan

      Transaksi melibatkan beberapa pihak yang tidak menunjukkan hubungan afiliasi.
      Berdasarkan pernyataan Manajemen LMPI, diketahui tidak ada benturan kepentingan atas
      Rencana Transaksi yang akan dilakukan. Manajemen menilai Rencana Transaksi akan
      memberikan nilai tambah bagi perusahaan dan tidak ada unsur benturan kepentingan atau
      adanya pihak pengambil keputusan yang diuntungkan atas Rencana Transaksi ini.



                                                       iii


                                           Trusted Appraisal Services
Page 5
   KANTOR JASA PENILAI PUBLIK (KJPP)
   DASA’AT, YUDISTIRA DAN REKAN
   AREA SERVED: INDONESIA & WORLD WIDE


11. Keterkaitan Rencana Transaksi dengan Peraturan OJK (“POJK”)
    Unsur Transaksi Afiliasi

    Berikut struktur kepengurusan yang menggambarkan hubungan afiliasi atau tidak antara
    LMPI dengan GCM selaku pihak yang akan bertransaksi:

    Hubungan Berdasarkan Struktur Kepengurusan

    Tabel Hubungan LMPI dan GCM
      No                    Nama                          LMPI                      GCM
      1       Hindro Budianto Hindratno              Komisaris Utama
      2       Bing Hartono Poernomosidi            Komisaris Independen
              Wan Juli                             Komisaris Independen
      3                                              dan Ketua Komite
                                                           Audit
      4       Hidayat Alim                            Direktur Utama
      5       Kosasih Koenawan                            Direktur
      6       Pangestu Alim                               Direktur
      7       Irawan Alim                                Direktur
      8       Selviana Agustina                    Anggota Komite Audit
      9       Gesela Junita Tjandra                Anggota Komite Audit
      10      Ridwan Widjaja                                                    Direktur Utama
      11      Harry Setiawan Widjaja                                                Direktur
      12      Tress Katarina Widjaja                                           Komisaris Utama
      13      Andy Darmawan Widjaja                                               Komisaris
    Sumber: Manajemen

    Struktur kepengurusan tersebut menunjukkan tidak adanya hubungan afiliasi antara PT
    Langgeng Makmur Industri Tbk (“LMPI”) dan PT Gunacipta Multirasa (“GCM”).

    Berdasarkan Struktur Kepemilikan :

    Struktur Kepemilikan LMPI per 31 Desember 2025
                                                                                Persentase
                       Pemegang Saham                 Lembar Saham                                     Jumlah
                                                                               Kepemilikan
      Hidayat Alim                                          385.649.140                 38,24%    192.824.570.000
      Pangestu Alim                                         302.921.271                 30,04%    151.460.635.500
      PT Langgeng Bahagia                                   132.313.291                 13,12%        66.156.645.500
      Kantor Pusat DJKN Direktoral Jenderal                  57.901.002                  5,74%        28.950.501.000
      Kekayaan Negara Kementerian Keuangan
      Kosasih Koenawan                                               4.104               0,00%             2.052.000
      Masyarakat                                            129.728.861                 12,86%        64.864.430.500
      Total                                            1.008.517.669                100,00%      504.258.834.500

    Sumber : LK Audit per 31 Desember 2025

    Struktur Kepemilikan GCM per 31 Desember 2025
                                                                                Persentase
                       Pemegang Saham                 Lembar Saham                                     Jumlah
                                                                               Kepemilikan
      Ridwan Widjaja                                                 5.020              25,10%         5.020.000.000
      Harry Setiawan Widjaja                                         4.980              24,90%         4.980.000.000
      Tress Katarina Widjaja                                         5.000              25,00%         5.000.000.000
      Andy Darmawan Widjaja                                          5.000              25,00%         5.000.000.000
      Total                                                     20.000              100,00%       20.000.000.000

    Sumber : Surat Keputusan                    Menteri     Hukum            Republik     Indonesia     No.     AHU-
    0076189.AH.01.02.Tahun 2025
                                                       iv


                                          Trusted Appraisal Services
Page 6
   KANTOR JASA PENILAI PUBLIK (KJPP)
   DASA’AT, YUDISTIRA DAN REKAN
   AREA SERVED: INDONESIA & WORLD WIDE



    Berdasarkan data diatas tidak terdapat kaitan dengan rencana transaksi yang akan
    dilakukan oleh LMPI, dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat unsur transaksi afiliasi yang
    mengacu kepada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 42/POJK.04/2020 tentang
    Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan.

    Unsur Transaksi Material dalam Rencana Transaksi

    Berdasarkan atas Laporan Keuangan Konsolidasian LMPI per 31 Desember 2025 yang diaudit
    oleh Kantor Akuntan Publik Heliantono&Rekan (Parker Russell) dengan Nomor Laporan No.
    00004/3.0275/au.1/04/0957-3/1/III/2026 tanggal 30 Maret 2026 dan Draf Perjanjian Jual
    Beli antara PT Langgeng Makmur Industri Tbk dengan PT Gunacipta Multirasa. Nilai Rencana
    Transaksi yang akan dilakukan LMPI adalah sebesar:
    Rencana Transaksi antara LMPI dan GCM
                                                       Jumlah Ekuitas        Nilai Rencana
                      Rencana Transaksi                                                          Persentase
                                                      31 Desember 2025         Transaksi
      Penjualan penjualan Tanah & Bangunan
      (Pabrik) 2-lantai dan bangunan pendukung
      serta sarana pelengkap, dengan luas
      bangunan Keseluruhan kurang lebih 13.150
      m² yang berdiri diatas tanah dengan
      dokumen kepemilikan berupa 9 (Sembilan)
                                                        Rp 60.948.909.926   Rp 160.000.000.000    262,51%
      Sertipikat Hak Guna Bangunan dengan luas
      43.722 m². Objek tersebut terletak di Jalan
      Faliman Jaya No. 18, Kelurahan Jurumudi
      Baru, Kecamatan Benda, Kota Tangerang,
      Provinsi Banten,Kode Pos 15124 milik PT
      LMPI kepada PT GCM
    Sumber : Manajemen, diolah DYR

    Total ekuitas LMPI per tanggal 31 Desember 2025 adalah sebesar Rp60.948.909.926,-
    Dari data diatas, diketahui bahwa nilai Rencana Transaksi sebesar Rp160.000.000.000,-
    Sesuai dengan penjelasan dari peraturan OJK No. 17/POJK.04/2020 pada pasal 3 mengenai
    batasan nilai transaksi material yaitu “Suatu transaksi dikategorikan sebagai Transaksi
    Material apabila nilai transaksi sama dengan 20% (dua puluh persen) atau lebih dari ekuitas
    Perusahaan Terbuka. Berdasarkan Rencana Transaksi terhadap ekuitas LMPI memenuhi
    unsur transaksi material yang mana persentase yang ditransaksikan lebih dari 20%.

    Diketahui bahwa Nilai Rencana Transaksi LMPI yakni rencana penjualan penjualan Tanah &
    Bangunan (Pabrik) 2-lantai dan bangunan pendukung serta sarana pelengkap, dengan luas
    bangunan Keseluruhan kurang lebih 13.150 m² yang berdiri diatas tanah dengan dokumen
    kepemilikan berupa 9 (Sembilan) Sertipikat Hak Guna Bangunan dengan luas 43.722 m².
    Objek tersebut terletak di Jalan Faliman Jaya No. 18, Kelurahan Jurumudi Baru,
    Kecamatan Benda, Kota Tangerang, Provinsi Banten,Kode Pos 15124 memenuhi unsur
    Transaksi Material dengan nilai lebih dari 20% ekuitas LMPI sebagaimana dimaksud dalam
    Bab II bagian kedua Pasal 3 Peraturan POJK Nomor 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi
    Material dan Perubahan Kegiatan Usaha. Berdasarkan POJK 17/POJK.4/2020 Pasal 3 ayat
    (1) dan ayat (2) transaksi material lebih dari 50% (lima puluh persen) wajib terlebih dahulu
    memperoleh persetujuan RUPS.


12. Tingkat Kedalaman Investigasi

    Dalam Pendapat Kewajaran ini, kami telah melakukan investigasi untuk mendapatkan
    keyakinan yang memadai di antaranya dengan melakukan wawancara melalui media
    elektronik dan inspeksi. Berikut adalah pihak yang diwawancarai dalam hubungannya
    dengan Objek Pendapat Kewajaran, yaitu:


    No. Surat Tugas                : ST-00/IT/BS/LMI/IV/2026/ITK/0126
    Tanggal                        : 11 Mei 2026
                                                       v


                                          Trusted Appraisal Services
Page 7
   KANTOR JASA PENILAI PUBLIK (KJPP)
   DASA’AT, YUDISTIRA DAN REKAN
   AREA SERVED: INDONESIA & WORLD WIDE



    Pihak yang diwawancarai, GSS, dan KSB
           Pihak yang Diwawancarai                 Jabatan            Entitas
                  Henri Subiyanto             Corporate Secretary      LMPI
    Sumber : Manajemen

13. Sifat dan Sumber Informasi yang Dapat Diandalkan

    Dalam melakukan Pendapat Kewajaran ini, DYR juga menggunakan informasi yang
    beberapa sumber informasi relevan yang handal tanpa perlu melakukan verifikasi:

    • Laporan Keuangan Audit LMPI per 31 Desember 2021 yang diaudit oleh
      Kantor Akuntan Publik Teramihardja, Pradhono & Chandra (Rodl & Partner) dengan
      Nomor Laporan No. 00029/3.0251/AU.1/04/0453-1/1/IV/2022 tanggal 18 April 2022
      oleh Akuntan Publik Agustina Felisia dengan Nomor Izin AP.0453 dengan opini wajar
      tanpa modifikasian;
    • Laporan Keuangan Audit LMPI per 31 Desember 2022 yang diaudit oleh
      Kantor Akuntan Publik Teramihardja, Pradhono & Chandra (Rodl & Partner) dengan
      Nomor Laporan No. 00011/3.0251/AU.1/04/0453-2/1/III/2023 tanggal 28 Maret 2023
      oleh Akuntan Publik Agustina Felisia dengan Nomor Izin AP.0453 dengan opini wajar
      tanpa modifikasian;
    • Laporan Keuangan Audit LMPI per 31 Desember 2023 yang diaudit oleh
      Kantor Akuntan Publik Heliantono & Rekan (Parker Russell) dengan Nomor Laporan No.
      00003/3.0275/AU.1/04/0957-1/1/III/2024 tanggal 26 Maret 2024 oleh Akuntan Publik
      Robby Setiawan,CPA dengan Nomor Izin AP.0957 dengan opini wajar tanpa
      modifikasian;
    • Laporan Keuangan Audit LMPI per 31 Desember 2024 yang diaudit oleh
      Kantor Akuntan Publik Heliantono & Rekan (Parker Russell) dengan Nomor Laporan No.
      00003/3.0275/AU.1/04/0957-2/1/III/2025 tanggal 25 Maret 2025 oleh Akuntan Publik
      Robby Setiawan,CPA dengan Nomor Izin AP.0957 dengan opini wajar tanpa
      modifikasian;
    • Laporan Keuangan Audit LMPI per 31 Desember 2025 yang diaudit oleh
      Kantor Akuntan Publik Heliantono & Rekan (Parker Russell) dengan Nomor Laporan No.
      00004/3.0275/AU.1/04/0957-3/1/III/2026 tanggal 30 Maret 2026 oleh Akuntan Publik
      Robby Setiawan,CPA dengan Nomor Izin AP.0957 dengan opini wajar tanpa
      modifikasian;
    • Proyeksi Keuangan Setelah dan Sebelum Rencana Transaksi LMPI tahun 2026 hingga 2030
      yang telah disediakan oleh Manajemen LMPI;
    • Laporan Keuangan Proforma LMPI yang disediakan oleh Manajemen LMPI;
    • Draf Perjanjian Jual beli tanah, bangunan dan sarana pelengkap antara PT Langgeng
      Makmur Industri Tbk dan PT Gunacipta Multirasa;
    • Laporan Penilaian Properti oleh KJPP Dwi Haryantono Agustinus Tamba oleh Penilai
      Properti dengan Nomor Izin Penilaian Properti No. P-1.23.00637 dengan No.
      00215/2.0085-00/PI/04/0637/1/VI/2026 tanggal 18 Juni 2026;
    • Dokumen legalitas dan perizinan terkait;
    • Diskusi dengan pihak manajemen baik Pemberi Tugas maupun Objek Pendapat
      Kewajaran;
    • Data-data ekonomi baik yang bersifat makro ataupun mikro yang diperoleh dari instansi
      terkait seperti Bank Indonesia;
    • Data statistik dari Badan Pusat Statistik;




                                                       vi


                                         Trusted Appraisal Services
Page 8
   KANTOR JASA PENILAI PUBLIK (KJPP)
   DASA’AT, YUDISTIRA DAN REKAN
   AREA SERVED: INDONESIA & WORLD WIDE



14. Penjelasan Mengenai Kejadian Penting Setelah Tanggal               Pendapat Kewajaran
    (Subsequent Event)

    Tidak terdapat kejadian penting setelah tanggal Pendapat Kewajaran (Subsequent Event)
    yang diketahui dan diinformasikan kepada DYR.


15. Asumsi dan Asumsi Khusus

    Asumsi dan asumsi khusus yang digunakan dalam penugasan merupakan asumsi dan asumsi
    khusus yang wajar dan relevan dengan memperhatikan tujuan di mana penilaian
    diperlukan.

    Asumsi khusus adalah asumsi yang berbeda dari fakta yang sebenarnya pada tanggal
    penilaian atau hal yang tidak dibuat oleh sebagian kecil pelaku pasar dalam suatu transaksi
    pada tanggal penilaian. Asumsi khusus sering digunakan untuk menggambarkan efek dari
    suatu situasi yang akan mempengaruhi nilai.

    Dalam pelaksanaan penugasan, Penilai menggunakan asumsi yang wajar untuk diterima
    sebagai fakta dalam konteks penugasan penilaian tanpa penyelidikan tertentu atau
    verifikasi.


16. Persyaratan atas Persetujuan Publikasi

    Laporan Pendapat Kewajaran ini disusun berdasarkan permintaan dari LMPI yang dipakai
    semata-mata untuk membantu LMPI dalam memberikan gambaran mengenai Rencana
    Transaksi yang memerlukan pendapat dari pihak independen, pendapat tertulis yang akan
    diserahkan ke OJK dan akan diumumkan kepada masyarakat, dan tidak dapat digunakan
    untuk tujuan lainnya.

    Laporan Pendapat Kewajaran ini bersifat terbuka untuk publik, kecuali terdapat informasi
    rahasia yang dapat mempengaruhi operasional perusahaan. Pemberi Tugas dan Pengguna
    Laporan Pendapat Kewajaran ini sebagaimana yang disebutkan dalam lingkup penugasan,
    menginformasikan bahwa tidak terdapat informasi rahasia yang dapat mempengaruhi
    operasional perusahaan di dalam laporan ini. Penggunaan Laporan di luar dari ketentuan
    yang disebutkan dalam lingkup Penugasan Laporan ini harus mendapatkan persetujuan
    tertulis dari KJPP DASA'AT YUDISTIRA DAN REKAN serta Pemberi Tugas.

    Tanda tangan Penilai Publik dan cap DYR yang resmi merupakan syarat mutlak Laporan
    Penilaian yang dihasilkan.


17. Konfirmasi Bahwa Pendapat Kewajaran Dilakukan Berdasarkan OJK

    Maksud dan tujuan pemberian pendapat kewajaran ini adalah untuk memenuhi Peraturan
    Otoritas Jasa Keuangan No.17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan
    Kegiatan Usaha dan ketentuan-ketentuan yang tercantum dalam Peraturan OJK Nomor
    35/POJK.04/2020 serta SEOJK No.17/SEOJK.04/2020 tentang Penilaian dan Penyajian
    Laporan Penilaian Bisnis di Pasar Modal dan Kode Etik Penilai Indonesia (“KEPI”) serta
    Standar Penilaian Indonesia (“SPI”) Edisi VII Tahun 2018 serta SPI 330 Edisi Revisi Tahun
    2020.




                                                     vii


                                         Trusted Appraisal Services
Page 9
    KANTOR JASA PENILAI PUBLIK (KJPP)
    DASA’AT, YUDISTIRA DAN REKAN
    AREA SERVED: INDONESIA & WORLD WIDE




18. Pendapat Mengenai Kewajaran Rencana Transaksi

     Berdasarkan ruang lingkup pekerjaan, asumsi-asumsi, data dan informasi yang diperoleh
     dan digunakan, penelaahan atas dampak keuangan Rencana Transaksi sebagaimana
     diungkapkan dalam Laporan Pendapat Kewajaran ini, kami berpendapat bahwa Rencana
     Transaksi ini adalah wajar.

     Kesimpulan akhir di atas berlaku bilamana tidak terdapat perubahan yang memiliki dampak
     material terhadap Rencana Transaksi. Perubahan tersebut termasuk, namun tidak terbatas
     pada, perubahan kondisi baik secara internal pada LMPI maupun secara eksternal yaitu
     kondisi pasar dan perekonomian, kondisi umum bisnis, perdagangan dan keuangan serta
     peraturan-peraturan pemerintah Indonesia dan peraturan terkait lainnya setelah tanggal
     Laporan Pendapat Kewajaran ini dikeluarkan. Bilamana setelah tanggal Laporan Pendapat
     Kewajaran ini dikeluarkan terjadi perubahan-perubahan tersebut di atas, maka kesimpulan
     mengenai kewajaran Rencana Transaksi ini mungkin berbeda.


Demikian hasil Pendapat Kewajaran yang kami lakukan dengan tetap mengacu pada standar
penilaian dan kode etik yang berlaku.

Hormat kami,
KJPP DASA’AT, YUDISTIRA DAN REKAN




Ivan Teguh Khristian, S.E., M.Ec.Dev., MAPPI (Cert.)
Partner

No. Izin Penilai Publik                   : B.1-14.00384
No. STTD OJK                              : KEP-465/KS.13/2026
No. MAPPI                                 : 10-S-02664




                                                      viii


                                          Trusted Appraisal Services
Page 10
    KANTOR JASA PENILAI PUBLIK (KJPP)
    DASA’AT, YUDISTIRA DAN REKAN
    AREA SERVED: INDONESIA & WORLD WIDE



                              PERNYATAAN PENILAI
Dalam batas kemampuan dan keyakinan kami sebagai Penilai, kami yang bertanda-tangan
dibawah ini menerangkan bahwa:
1. Penugasan penilaian profesional telah dilakukan terhadap Objek Pendapat Kewajaran pada
    tanggal Penilaian dan dilakukan secara independen;
2. Perkiraan nilai yang dihasilkan dalam penugasan penilaian profesional telah disajikan
    sebagai kesimpulan nilai;
3. Lingkup pekerjaan dan data yang dianalisis telah diungkapkan;
4. Penugasan Pemberian Pendapat Kewajaran telah dilakukan terhadap Objek Pendapat
    Kewajaran pada tanggal penilaian (cut off date) 31 Desember 2025;
5. Analisis dan lingkup penugasan telah dilakukan untuk tujuan sebagaimana diungkapkan
    dalam Laporan Pendapat Kewajaran;
6. Penugasan penilaian profesional telah dilaksanakan sesuai dengan peraturan perundangan
    yang berlaku;
7. Opini pendapat kewajaran yang dihasilkan dalam penugasan penilaian profesional telah
    disajikan sebagai opini Pendapat Kewajaran;
8. Kesimpulan opini Pendapat Kewajaran telah sesuai dengan asumsi-asumsi dan kondisi
    pembatas;
9. Data ekonomi dan industri dalam Laporan Pendapat Kewajaran diperoleh dari berbagai
    sumber yang diyakini Penilai Bisnis dapat dipertanggungjawabkan;
10. Selanjutnya laporan ini menjelaskan semua syarat-syarat pembatasan yang mempengaruhi
    analisis, pendapat, dan kesimpulan yang tertera dalam laporan ini;
11. Penilai bertanggung jawab atas laporan Pendapat Kewajaran ini;
12. Laporan ini tidak lepas dari ketentuan-ketentuan yang tercantum dalam Peraturan OJK
    No.17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha, dan
    ketentuan-ketentuan yang tercantum dalam Peraturan OJK Nomor 35/POJK.04/2020 serta
    SEOJK No.17/SEOJK.04/2020 tentang Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di
    Pasar Modal dan Kode Etik Penilai Indonesia (“KEPI”) serta Standar Penilaian Indonesia
    (“SPI”) Edisi VII Tahun 2018 serta SPI 330 Edisi Revisi Tahun 2020.


Jakarta, 18 Juni 2026



Ivan Teguh Khristian, S.E., M.Ec.Dev., MAPPI (Cert.) – Penilai Publik       ............................
No. Izin Penilai : B.1-14.00384
No. MAPPI        : 10-S-02664
No. RMK          : RMK-2017.00343


I Gusti Ngurah Asmara, S.T.,M.Ec.Dev.,MAPPI (Cert.) – Reviewer              ............................
MAPPI           : No. 11-S-03060
RMK             : RMK-2017.00532



Lieke Herianto, B.Comm. – Penilai                                           ...........................
No. MAPPI      : 18-T-08709
No. RMK        : RMK-2021.03771



Fauzi Zakariya, A.Md – Penilai                                              ............................
MAPPI         : No. 17-P-07848
RMK           : RMK-2019.03085
                                                      ix


                                          Trusted Appraisal Services
Page 11
KJPP DASA’AT, YUDISTIRA DAN REKAN
Pendapat Kewajaran – PT Langgeng Makmur Industri Tbk (“LMPI”)



                                       DAFTAR ISI
                                                                                                   Halaman

SERTIFIKAT PENILAIAN
PERNYATAAN PENILAI
DAFTAR ISI
DAFTAR FIGUR



1      PENDAHULUAN ................................................................................... 1
1.1   Latar Belakang Penugasan ........................................................................ 1
1.2   Tanggal Laporan Pendapat Kewajaran dan Masa Berlaku .................................... 1
1.3   Identitas Penilai .................................................................................... 1
1.4   Identitas Pemberi Tugas .......................................................................... 2
1.5   Identitas Pengguna Laporan ...................................................................... 2
1.6   Objek Pendapat Kewajaran ...................................................................... 2
1.7   Jenis Mata Uang yang Digunakan ................................................................ 2
1.8   Maksud dan Tujuan Pendapat Kewajaran ...................................................... 3
1.9   Uraian Mengenai Ada atau Tidaknya Benturan Kepentingan atas Transaksi yang
       Akan Dilakukan .................................................................................... 3
1.10 Keterkaitan Rencana Transaksi dengan Peraturan OJK ....................................... 3
1.10.1 Unsur Transaksi Afiliasi .......................................................................... 3
1.10.2 Unsur Transaksi Material dalam Rencana Transaksi.......................................... 4
1.11 Penugasan Penilaian Profesional ................................................................ 5
1.12 Pernyataan Penilai ................................................................................. 5
1.13 Data, Informasi, dan Prosedur ................................................................... 6
1.13.1 Data Dan Informasi Rencana Transaksi ........................................................ 6
1.13.2 Prosedur yang Digunakan Manajemen ......................................................... 7
1.14 Tingkat Kedalaman Investigasi ................................................................... 7
1.15 Penjelasan Mengenai Kejadian Penting Setelah Tanggal Pendapatan Kewajaran
       (Subsequent Event) ............................................................................... 8
1.16 Ruang Lingkup ...................................................................................... 8
1.17 Asumsi dan Kondisi Pembatas .................................................................... 8


2      TINJAUAN DAN ANALISIS RENCANA TRANSAKSI ............................................10
2.1   Latar Belakang Rencana Transaksi ............................................................. 10
2.2   Bentuk dan Besarnya Dana Rencana Transaksi ............................................... 10
2.3   Pertimbangan Bisnis yang Digunakan oleh Manajemen LMPI................................ 10
2.4   Objek Rencana Transaksi ........................................................................ 10
2.5   Ringkasan Perjanjian Pengikatan Jual Beli .................................................... 11
2.5.1  Ringkasan Perjanjian Pengikatan Jual Beli antara LMPI dengan GCM selaku
       Pembeli Berupa Tanah & Bangunan (Pabrik) dan Bangunan serta Sarana
       Pelengkap. ........................................................................................ 11
2.6   Pihak-Pihak dalam Rencana Transaksi ......................................................... 15
2.6.1 Pihak Penjual ..................................................................................... 15
2.7   Informasi Material Lainnya yang Diungkapkan ................................................ 20


3      ANALISIS KUALITATIF DAN KUANTITATIF ...................................................21
3.1   Analisis Kualitatif ................................................................................. 21
3.1.1 Riwayat Perusahaan ............................................................................. 21
3.1.2 Sifat Kegiatan Usaha ............................................................................ 21
3.1.3 Struktur Organisasi .............................................................................. 22
3.2   Analisis Makro Indonesia ......................................................................... 23


                                                      x
Page 12
KJPP DASA’AT, YUDISTIRA DAN REKAN
Pendapat Kewajaran – PT Langgeng Makmur Industri Tbk (“LMPI”)


                                                                                                  Halaman


3.3   Tinjauan Industri .................................................................................. 27
3.4   Analisis Operasional dan Prospek LMPI ........................................................ 31
3.4.1 Keuntungan dan Kerugian yang Bersifat Kualitatif atas Rencana Transaksi ............. 32
3.4.2 Analisis Manfaat dan Risiko ..................................................................... 32
3.5   Analisis Kuantitatif ............................................................................... 32
3.5.1 Kinerja Historis ................................................................................... 32
3.5.2 Kewajaran Atas Proyeksi Keuangan ........................................................... 40
3.5.3 Analisis Rasio Keuangan atas Proyeksi Keuangan ............................................ 45
3.5.4 Analisis Laporan Keuangan Sebelum dan Sesudah Rencana Transaksi (Proforma) ...... 47
3.5.5 Analisis Dampak Keuangan dari Rencana Transaksi yang Akan Dilakukan ............... 50
3.5.6 Analisis Kewajaran Nilai Transaksi ............................................................ 50
3.5.7 Analisis Inkremental ............................................................................. 51


4        ANALISIS KEWAJARAN NILAI RENCANA TRANSAKSI .......................................56
4.1     Analisis Kewajaran Kualitatif.................................................................... 56
4.2     Analisis Kewajaran Kuantitatif .................................................................. 56


5        PENDAPAT MENGENAI KEWAJARAN RENCANA TRANSAKSI ...............................57


6        KUALIFIKASI PENILAI BISNIS ...................................................................58




                                                     xi
Page 13
KJPP DASA’AT, YUDISTIRA DAN REKAN
Pendapat Kewajaran – PT Langgeng Makmur Industri Tbk (“LMPI”)



                                   DAFTAR FIGUR
                                                                                                     Halaman

Figur 1. Tabel Hubungan LMPI dan GCM .............................................................. 3
Figur 2. Struktur Kepemilikan LMPI per 31 Desember 2025 ........................................ 4
Figur 3. Struktur Kepemilikan GCM per 31 Desember 2025 ........................................ 4
Figur 4. Rencana Transaksi ............................................................................. 4
Figur 5. Laporan Penilaian yang Digunakan........................................................... 7
Figur 6. Struktur Permodalan dan Kepemilikan Saham ............................................ 16
Figur 7. Ikhtisar Laba (Rugi) LMPI ..................................................................... 16
Figur 8. Laporan Posisi Keuangan LMPI ............................................................... 17
Figur 9. Laporan Arus Kas LMPI ........................................................................ 19
Figur 10. Struktur Permodalan dan Kepemilikan Saham ............................................ 20
Figur 11. Struktur Organisasi LMPI ..................................................................... 22
Figur 12. Pertumbuhan Ekonomi Sisi Pengeluaran ................................................... 23
Figur 13. Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) ...................................................... 24
Figur 14. Peta Inflasi Daerah 2025 ..................................................................... 25
Figur 15. Ikhtisar Laba (Rugi) LMPI ..................................................................... 33
Figur 16. Grafik Pertumbuhan Laba (Rugi) LMPI (dalam Ribuan Rupiah) ......................... 34
Figur 17. Laporan Posisi Keuangan LMPI ............................................................... 34
Figur 18. Grafik Pertumbuhan Posisi Keuangan LMPI (dalam Ribuan Rupiah) .................... 36
Figur 19. Laporan Arus Kas LMPI ........................................................................ 37
Figur 20. Grafik Pertumbuhan Arus Kas LMPI (dalam Ribuan Rupiah) ............................. 38
Figur 21. Rasio Keuangan LMPI .......................................................................... 38
Figur 22. Proyeksi Posisi Keuangan Dengan Rencana Transaksi Periode 2026 hingga
          2030 ............................................................................................. 40
Figur 23. Proyeksi Posisi Keuangan Tanpa Rencana Transaksi Periode 2026 hingga 2030
             ................................................................................................ 42
Figur 24. Proyeksi Laba Dengan Rencana Transaksi Periode 2026 hingga 2030 .................. 43
Figur 25. Proyeksi Laba Tanpa Rencana Transaksi Periode 2025 hingga 2029 ................... 44
Figur 26. Rasio Keuangan Dengan Rencana Transaksi ............................................... 45
Figur 27. Rasio Keuangan Tanpa Rencana Transaksi ................................................. 46
Figur 28. Proforma Posisi Keuangan LMPI ............................................................. 47
Figur 29. Proforma Laba (Rugi) LMPI ................................................................... 49
Figur 30. Analisis Kewajaran Nilai Transaksi .......................................................... 50
Figur 31. Inkremental Posisi Keuangan ................................................................ 51
Figur 32. Inkremental Laba (Rugi) ...................................................................... 52
Figur 33. Dengan Penurunan 10% (Dalam Ribu Rupiah) .............................................. 53
Figur 34. Laporan Penilaian yang Digunakan.......................................................... 54




                                                      xii
Page 14
KJPP DASA’AT, YUDISTIRA DAN REKAN
Pendapat Kewajaran – PT Langgeng Makmur Industri Tbk (“LMPI”)


1     PENDAHULUAN

1.1    Latar Belakang Penugasan

       KANTOR JASA PENILAI PUBLIK DASA’AT, YUDISTIRA DAN REKAN (“DYR”) telah ditunjuk
       oleh PT LANGGENG MAKMUR INDUSTRI Tbk (“LMPI”) berdasarkan persetujuan atas Surat
       Penawaran Jasa Pendapat Kewajaran No. PR.DYR-00/IT/BS/LMI/IV/2026/ITK/0126
       tanggal 28 April 2026 dengan maksud dan tujuan untuk memberikan Pendapat
       Kewajaran atas Rencana Transaksi Material berupa penjualan penjualan Tanah &
       Bangunan (Pabrik) 2-lantai dan bangunan pendukung serta sarana pelengkap, dengan luas
       bangunan Keseluruhan kurang lebih 13.150 m² yang berdiri diatas tanah dengan dokumen
       kepemilikan berupa 9 (Sembilan) Sertipikat Hak Guna Bangunan dengan luas 43.722 m².
       Objek tersebut terletak di Jalan Faliman Jaya No. 18, Kelurahan Jurumudi Baru,
       Kecamatan Benda, Kota Tangerang, Provinsi Banten,Kode Pos 15124 milik PT Langgeng
       Makmur Industri Tbk (“LMPI”) selaku penjual, dengan PT Gunacipta Multirasa (“GCM”)
       selaku pembeli.

       LMPI sebagai pemberi tugas merupakan perusahaan yang bergerak dibidang Industri
       pengolahan dan perdagangan besar. Manajemen LMPI berencana untuk melakukan
       Penjualan berupa penjualan penjualan Tanah & Bangunan (Pabrik) 2-lantai dan bangunan
       pendukung serta sarana pelengkap, dengan luas bangunan Keseluruhan kurang lebih
       13.150 m² yang berdiri diatas tanah dengan dokumen kepemilikan berupa 9 (Sembilan)
       Sertipikat Hak Guna Bangunan dengan luas 43.722 m². Objek tersebut terletak di Jalan
       Faliman Jaya No. 18, Kelurahan Jurumudi Baru, Kecamatan Benda, Kota Tangerang,
       Provinsi Banten,Kode Pos 15124. Aset tersebut merupakan aset yang digunakan sebagai
       gudang oleh LMPI. Penjualan dilakukan dengan PT Gunacipta Multirasa (“GCM”) selaku
       pihak pembeli yang selanjutnya disebut Rencana Transaksi.

       Kantor Jasa Penilai Publik (“KJPP”) DASA’AT, YUDISTIRA DAN REKAN adalah sebuah usaha
       persekutuan dan bergerak dalam bidang layanan jasa Penilai Kantor Jasa Penilai Publik
       ini (dh KJPP YANUAR BEY DAN REKAN) dengan izin Kantor Jasa Penilai Publik dari Menteri
       Keuangan RI No. KEP–497/KM.1/2009, tanggal 12 Mei 2009 dan atas perubahan nama
       tersebut telah mendapatkan Izin Usaha Kantor Jasa Penilai Publik dari Menteri Keuangan
       RI No. 174/KM.1/2020, tanggal 18 Maret 2020 dan telah terdaftar sebagai Profesi
       Penunjang Pasar Modal di Otoritas Jasa Keuangan.


1.2    Tanggal Laporan Pendapat Kewajaran dan Masa Berlaku

       Tanggal Pendapat Kewajaran adalah per 31 Desember 2025 di mana batas tersebut
       diambil atas dasar pertimbangan kepentingan dan tujuan Pendapat Kewajaran.

       Oleh karena itu, masa berlaku laporan Pendapat Kewajaran ini berakhir pada tanggal
       30 Juni 2026.


1.3    Identitas Penilai

       Penilai adalah Partner dari Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) DASA’AT, YUDISTIRA DAN
       REKAN (“DYR”) dengan kualifikasi sebagai berikut:

       Nama Penilai                       : Ivan Teguh Khristian, S.E., M.Ec.Dev., MAPPI (Cert.)
       No. Izin Penilai                   : B.1-14.00384
       No. STTD OJK                       : KEP-465/KS.13/2026
       No. MAPPI                          : 10-S-02664
       Klasifikasi Izin                   : Penilaian Bisnis (B)


                                                                                     Halaman - 1
Page 15
KJPP DASA’AT, YUDISTIRA DAN REKAN
Pendapat Kewajaran – PT Langgeng Makmur Industri Tbk (“LMPI”)




       DYR adalah Kantor Jasa Penilai Publik yang terdaftar di Kementerian Keuangan dan Pasar
       Modal serta memiliki kompetensi untuk melakukan penugasan pemberian pendapat
       kewajaran ini.

       Dalam mempersiapkan Laporan Pendapat Kewajaran ini kami bertindak secara
       independen tanpa adanya benturan kepentingan dan tidak terafiliasi dengan Pemberi
       Tugas, Objek Pendapat Kewajaran ataupun pihak-pihak yang terafiliasi dengan Pemberi
       Tugas dan Objek Pendapat Kewajaran. DYR juga tidak memiliki kepentingan ataupun
       keuntungan pribadi terkait dengan penugasan ini.

       Laporan Pendapat Kewajaran ini tidak dilakukan untuk memberikan keuntungan atau
       merugikan pihak manapun. Imbalan jasa yang kami terima sama sekali tidak dipengaruhi
       oleh nilai yang dihasilkan.


1.4    Identitas Pemberi Tugas

       Nama Perusahaan                       :   PT Langgeng Makmur Industri Tbk
       Jenis Usaha                           :   Industri Pengolahan dan Perdagangan Besar
       Alamat                                :   Jl. Letjen Sutoyo No. 256, Waru, Sidoarjo
                                                 61256, JawaTimur, Indonesia
       Nomor Telepon                         :   (62-31) 853 3688
       Email                                 :   corp_sec@langgengmakmur.com


1.5    Identitas Pengguna Laporan

       Nama Perusahaan                       :   PT Langgeng Makmur Industri Tbk
       Jenis Usaha                           :   Industri Pengolahan dan Perdagangan Besar
       Alamat                                :   Jl. Letjen Sutoyo No. 256, Waru, Sidoarjo
                                                 61256, JawaTimur, Indonesia
       Nomor Telepon                         :   (62-31) 853 3688
       Email                                 :   corp_sec@langgengmakmur.com


1.6    Objek Pendapat Kewajaran

      Bahwa obyek Pendapat Kewajaran sesuai dengan informasi yang diberikan oleh pemberi
      tugas yaitu Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi Material berupa penjualan
      penjualan Tanah & Bangunan (Pabrik) 2-lantai dan bangunan pendukung serta sarana
      pelengkap, dengan luas bangunan Keseluruhan kurang lebih 13.150 m² yang berdiri diatas
      tanah dengan dokumen kepemilikan berupa 9 (Sembilan) Sertipikat Hak Guna Bangunan
      dengan luas 43.722 m². Objek tersebut terletak di Jalan Faliman Jaya No. 18, Kelurahan
      Jurumudi Baru, Kecamatan Benda, Kota Tangerang, Provinsi Banten,Kode Pos 15124 milik
      PT Langgeng Makmur Industri Tbk (“LMPI”) selaku penjual, dengan PT Gunacipta Multirasa
      (“GCM”) selaku pembeli.

1.7    Jenis Mata Uang yang Digunakan

       Dalam penugasan ini nilai Rencana Transaksi dinyatakan dalam mata uang Rupiah.




                                                                                     Halaman - 2
Page 16
KJPP DASA’AT, YUDISTIRA DAN REKAN
Pendapat Kewajaran – PT Langgeng Makmur Industri Tbk (“LMPI”)


1.8   Maksud dan Tujuan Pendapat Kewajaran

      Maksud penugasan ini adalah untuk memberikan Pendapat Kewajaran atas Rencana
      Transaksi Material berupa penjualan penjualan Tanah & Bangunan (Pabrik) 2-lantai dan
      bangunan pendukung serta sarana pelengkap, dengan luas bangunan Keseluruhan kurang
      lebih 13.150 m² yang berdiri diatas tanah dengan dokumen kepemilikan berupa 9
      (Sembilan) Sertipikat Hak Guna Bangunan dengan luas 43.722 m². Objek tersebut terletak
      di Jalan Faliman Jaya No. 18, Kelurahan Jurumudi Baru, Kecamatan Benda, Kota
      Tangerang, Provinsi Banten,Kode Pos 15124 milik PT Langgeng Makmur Industri Tbk
      (“LMPI”) selaku penjual, dengan PT Gunacipta Multirasa (“GCM”) selaku pembeli.
      Rencana tersebut selanjutnya disebut sebagai “Rencana Transaksi”.

      Berkenaan dengan hal tersebut maksud dan tujuan pemberian Pendapat Kewajaran ini
      adalah untuk memenuhi Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia
      No. 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha dan
      ketentuan-ketentuan yang tercantum dalam Peraturan OJK No. 35/POJK.04/2020 serta
      SEOJK No.17/SEOJK.04/2020 tentang Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di
      Pasar Modal dan Kode Etik Penilai Indonesia (“KEPI”) serta Standar Penilaian Indonesia
      (“SPI”) Edisi VII Tahun 2018 serta SPI 330 Edisi Revisi Tahun 2020.


1.9   Uraian Mengenai Ada atau Tidaknya Benturan Kepentingan atas Transaksi yang Akan
      Dilakukan

      Transaksi melibatkan beberapa pihak yang tidak menunjukkan hubungan afiliasi,
      manajemen menyatakan secara kepentingan ekonomis dari masing-masing pihak maupun
      pihak afiliasi lain tidak terdapat benturan kepentingan. Berdasarkan pernyataan
      Manajemen LMPI, diketahui tidak ada benturan kepentingan atas Rencana Transaksi yang
      akan dilakukan. Manajemen menilai Rencana Transaksi akan memberikan nilai tambah
      bagi perusahaan dan tidak ada unsur benturan kepentingan atau adanya pihak pengambil
      keputusan yang diuntungkan atas Rencana Transaksi ini.


1.10 Keterkaitan Rencana Transaksi dengan Peraturan OJK

1.10.1 Unsur Transaksi Afiliasi

        Berikut struktur kepengurusan yang menggambarkan hubungan antara LMPI dengan GCM
        yang akan bertransaksi:

        Hubungan Afiliasi Berdasarkan Struktur Kepengurusan

        Figur 1. Tabel Hubungan LMPI dan GCM
         No                 Nama                       LMPI               GCM
         1    Hindro Budianto Hindratno          Komisaris Utama
         2    Bing Hartono Poernomosidi        Komisaris Independen
              Wan Juli                         Komisaris Independen
         3                                       dan Ketua Komite
                                                       Audit
         4    Hidayat Alim                        Direktur Utama
         5    Kosasih Koenawan                       Direktur
         6    Pangestu Alim                          Direktur
         7    Irawan Alim                            Direktur
         8    Selviana Agustina                Anggota Komite Audit
         9    Gesela Junita Tjandra            Anggota Komite Audit
         10   Ridwan Widjaja                                          Direktur Utama
         11   Harry Setiawan Widjaja                                      Direktur



                                                                                       Halaman - 3
Page 17
KJPP DASA’AT, YUDISTIRA DAN REKAN
Pendapat Kewajaran – PT Langgeng Makmur Industri Tbk (“LMPI”)


         No                     Nama                     LMPI                   GCM
         12      Tress Katarina Widjaja                                    Komisaris Utama
         13      Andy Darmawan Widjaja                                        Komisaris
        Sumber: Manajemen

        Struktur kepengurusan tersebut menunjukkan tidak adanya hubungan afiliasi antara PT
        Langgeng Makmur Industri Tbk (“LMPI”) dan PT Gunacipta Multirasa
        (“GCM”).Berdasarkan Struktur Kepemilikan :

        Figur 2. Struktur Kepemilikan LMPI per 31 Desember 2025
                                                                            Persentase
                        Pemegang Saham              Lembar Saham                                   Jumlah
                                                                           Kepemilikan
         Hidayat Alim                                    385.649.140             38,24%        192.824.570.000
         Pangestu Alim                                   302.921.271             30,04%        151.460.635.500
         PT Langgeng Bahagia                             132.313.291             13,12%         66.156.645.500
         Kantor Pusat DJKN Direktoral Jenderal            57.901.002              5,74%         28.950.501.000
         Kekayaan Negara Kementerian Keuangan
         Kosasih Koenawan                                       4.104             0,00%               2.052.000
         Masyarakat                                      129.728.861             12,86%         64.864.430.500
         Total                                         1.008.517.669            100,00%      504.258.834.500

        Sumber : Manajemen

        Figur 3. Struktur Kepemilikan GCM per 31 Desember 2025
                                                                            Persentase
                        Pemegang Saham              Lembar Saham                                   Jumlah
                                                                           Kepemilikan
         Ridwan Widjaja                                         5.020            25,10%            5.020.000.000
         Harry Setiawan Widjaja                                 4.980            24,90%            4.980.000.000
         Tress Katarina Widjaja                                 5.000            25,00%            5.000.000.000
         Andy Darmawan Widjaja                                  5.000            25,00%            5.000.000.000
         Total                                               20.000             100,00%        20.000.000.000

        Sumber : Surat Keputusan             Menteri    Hukum      Republik      Indonesia     No.     AHU-
        0076189.AH.01.02.Tahun 2025

        Berdasarkan data diatas tidak terdapat kaitan dengan rencana transaksi yang akan
        dilakukan oleh LMPI, dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat unsur transaksi afiliasi
        yang mengacu kepada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 42/POJK.04/2020
        tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan.


1.10.2 Unsur Transaksi Material dalam Rencana Transaksi

        Berdasarkan atas Laporan Keuangan Konsolidasian LMPI per 31 Desember 2025 yang
        diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Heliantono&Rekan (Parker Russell) dengan Nomor
        Laporan No. 00004/3.0275/au.1/04/0957-3/1/III/2026 tanggal 30 Maret 2026 dan Draf
        Perjanjian Jual Beli antara PT Langgeng Makmur Industri Tbk dengan PT Gunacipta
        Multirasa. Nilai Rencana Transaksi yang akan dilakukan LMPI adalah sebesar:


        Figur 4. Rencana Transaksi
                                                     Jumlah Ekuitas            Nilai Rencana
                       Rencana Transaksi                                                             Persentase
                                                    31 Desember 2025             Transaksi
         Penjualan penjualan Tanah & Bangunan
         (Pabrik) 2-lantai dan bangunan pendukung
         serta sarana pelengkap, dengan luas           Rp 60.948.909.926      Rp 160.000.000.000      262,51%
         bangunan Keseluruhan kurang lebih 13.150
         m² yang berdiri diatas tanah dengan



                                                                                               Halaman - 4
Page 18
KJPP DASA’AT, YUDISTIRA DAN REKAN
Pendapat Kewajaran – PT Langgeng Makmur Industri Tbk (“LMPI”)


         dokumen kepemilikan berupa 9 (Sembilan)
         Sertipikat Hak Guna Bangunan dengan luas
         43.722 m². Objek tersebut terletak di Jalan
         Faliman Jaya No. 18, Kelurahan Jurumudi
         Baru, Kecamatan Benda, Kota Tangerang,
         Provinsi Banten,Kode Pos 15124. milik PT
         LMPI kepada PT GCM
        Sumber : Manajemen, diolah DYR

        Total ekuitas LMPI per tanggal 31 Desember 2025 adalah sebesar Rp60.948.909.926,-
        Dari data diatas, diketahui bahwa nilai Rencana Transaksi sebesar Rp160.000.000.000,-
        Sesuai dengan penjelasan dari peraturan OJK No. 17/POJK.04/2020 pada pasal 3
        mengenai batasan nilai transaksi material yaitu “Suatu transaksi dikategorikan sebagai
        Transaksi Material apabila nilai transaksi sama dengan 20% (dua puluh persen) atau
        lebih dari ekuitas Perusahaan Terbuka. Berdasarkan Rencana Transaksi terhadap
        ekuitas LMPI memenuhi unsur transaksi material yang mana persentase yang
        ditransaksikan lebih dari 20%.

        Diketahui bahwa Nilai Rencana Transaksi LMPI yakni rencana penjualan penjualan
        Tanah & Bangunan (Pabrik) 2-lantai dan bangunan pendukung serta sarana pelengkap,
        dengan luas bangunan Keseluruhan kurang lebih 13.150 m² yang berdiri diatas tanah
        dengan dokumen kepemilikan berupa 9 (Sembilan) Sertipikat Hak Guna Bangunan
        dengan luas 43.722 m². Objek tersebut terletak di Jalan Faliman Jaya No. 18, Kelurahan
        Jurumudi Baru, Kecamatan Benda, Kota Tangerang, Provinsi Banten,Kode Pos 15124.
        memenuhi unsur Transaksi Material dengan nilai lebih dari 20% ekuitas LMPI
        sebagaimana dimaksud dalam Bab II bagian kedua Pasal 3 Peraturan POJK Nomor
        17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha.
        Berdasarkan POJK 17/POJK.4/2020 Pasal 3 ayat (1) dan ayat (2) transaksi material lebih
        dari 50% (lima puluh persen) wajib terlebih dahulu memperoleh persetujuan RUPS.


1.11 Penugasan Penilaian Profesional

      • Dalam menyusun laporan ini, DYR mengandalkan keakuratan dan kelengkapan
        informasi yang disediakan oleh LMPI dan/atau data yang diperoleh dari informasi yang
        tersedia untuk publik dan informasi lainnya serta penelitian yang kami anggap relevan
        untuk perhitungan dan analisis telah dilakukan dengan benar. DYR tidak terlibat dan
        tidak melakukan audit atas informasi yang disediakan tersebut.
      • Sebagai tambahan, kami tidak terlibat dalam diskusi dengan LMPI sehubungan dengan
        Rencana Transaksi tersebut dan kami tidak terlibat dalam komunikasi ataupun
        interaksi apapun dalam mencapai konsensus mengenai persyaratan dan kondisi
        Rencana Transaksi tersebut.


1.12 Pernyataan Penilai

      • Laporan kami disusun berdasarkan permintaan dari LMPI yang dipakai semata-mata
        untuk membantu LMPI dalam memberikan gambaran mengenai Rencana Transaksi
        yang memerlukan pendapat dari pihak independen, pendapat tertulis yang akan
        diserahkan ke OJK dan akan diumumkan kepada masyarakat, dan tidak dapat
        digunakan untuk tujuan lainnya. Pihak lain mungkin bermaksud untuk menggunakan
        laporan ini untuk tujuan yang lain, sehingga perlu ditegaskan bahwa laporan ini tidak
        dapat dikutip, direferensikan atau diperlihatkan ke pihak lain tanpa ijin tertulis dari
        kami terlebih dahulu kecuali diharuskan oleh pengadilan atau undang-undang yang
        berlaku.
      • LMPI telah membebaskan DYR dari setiap klaim yang dapat dan akan timbul dari
        kesalahan ataupun kekurangan dalam bahan atau informasi yang disediakan LMPI,
        perusahaan afiliasi, konsultan atau pihak ketiga, kepada DYR dalam penyusunan
        laporan ini.


                                                                                    Halaman - 5
Page 19
KJPP DASA’AT, YUDISTIRA DAN REKAN
Pendapat Kewajaran – PT Langgeng Makmur Industri Tbk (“LMPI”)


      • Kami ingin menekankan bahwa hasil analisis dan penelaahan kami secara khusus hanya
        terbatas pada aspek komersial dan finansial transaksi, di luar dari aspek perpajakan,
        aspek lingkungan dan hukum karena hal tersebut berada di luar lingkup penugasan
        kami.
      • Manajemen LMPI menyatakan bahwa seluruh informasi material yang menyangkut
        Rencana Transaksi telah diungkapkan seluruhnya kepada DYR dan tidak ada
        pengurangan atas fakta-fakta yang penting.
      • Manajemen menyatakan tidak adanya benturan kepentingan atas Rencana Transaksi
        tersebut. Manajemen menilai Rencana Transaksi akan memberikan nilai tambah bagi
        perusahaan dan tidak ada unsur benturan kepentingan atau adanya pihak pengambil
        keputusan yang diuntungkan atas Rencana Transaksi ini.
      • Dalam mempersiapkan laporan Pendapat Kewajaran ini kami bertindak secara
        independen tanpa adanya benturan kepentingan dan tidak terafiliasi dengan LMPI
        ataupun pihak-pihak yang terafiliasi dengan LMPI. DYR juga tidak memiliki
        kepentingan ataupun keuntungan pribadi terkait dengan penugasan ini. Laporan
        Pendapat Kewajaran ini tidak dilakukan untuk memberikan keuntungan atau
        merugikan pihak manapun. Imbalan jasa yang kami terima sama sekali tidak
        dipengaruhi oleh pendapat kewajaran yang disimpulkan.
      • Perhitungan dan Analisis dalam rangka pemberian Pendapat Kewajaran telah
        dilakukan dengan benar.
      • DYR bertanggung jawab atas laporan Pendapat Kewajaran dan kesimpulan Pendapat
        Kewajaran yang dihasilkan.


1.13 Data, Informasi, dan Prosedur

1.13.1 Data Dan Informasi Rencana Transaksi

        Kami telah melakukan analisis dengan mempertimbangkan data dan informasi yang
        disediakan LMPI untuk tujuan penugasan ini, yaitu:

        • Laporan Keuangan Audit LMPI per 31 Desember 2021 yang diaudit oleh
          Kantor Akuntan Publik Teramihardja, Pradhono & Chandra (Rodl & Partner) dengan
          Nomor Laporan No. 00029/3.0251/AU.1/04/0453-1/1/IV/2022 tanggal 18 April 2022
          oleh Akuntan Publik Agustina Felisia dengan Nomor Izin AP.0453 dengan opini wajar
          tanpa modifikasian;
        • Laporan Keuangan Audit LMPI per 31 Desember 2022 yang diaudit oleh
          Kantor Akuntan Publik Teramihardja, Pradhono & Chandra (Rodl & Partner) dengan
          Nomor Laporan No. 00011/3.0251/AU.1/04/0453-2/1/III/2023 tanggal 28 Maret 2023
          oleh Akuntan Publik Agustina Felisia dengan Nomor Izin AP.0453 dengan opini wajar
          tanpa modifikasian;
        • Laporan Keuangan Audit LMPI per 31 Desember 2023 yang diaudit oleh
          Kantor Akuntan Publik Heliantono & Rekan (Parker Russell) dengan Nomor Laporan
          No. 00003/3.0275/AU.1/04/0957-1/1/III/2024 tanggal 26 Maret 2024 oleh Akuntan
          Publik Robby Setiawan,CPA dengan Nomor Izin AP.0957 dengan opini wajar tanpa
          modifikasian;
        • Laporan Keuangan Audit LMPI per 31 Desember 2024 yang diaudit oleh
          Kantor Akuntan Publik Heliantono & Rekan (Parker Russell) dengan Nomor Laporan
          No. 00003/3.0275/AU.1/04/0957-2/1/III/2025 tanggal 25 Maret 2025 oleh Akuntan
          Publik Robby Setiawan,CPA dengan Nomor Izin AP.0957 dengan opini wajar tanpa
          modifikasian;
        • Laporan Keuangan Audit LMPI per 31 Desember 2025 yang diaudit oleh
          Kantor Akuntan Publik Heliantono & Rekan (Parker Russell) dengan Nomor Laporan
          No. 00004/3.0275/AU.1/04/0957-3/1/III/2026 tanggal 30 Maret 2026 oleh Akuntan
          Publik Robby Setiawan,CPA dengan Nomor Izin AP.0957 dengan opini wajar tanpa
          modifikasian;



                                                                                  Halaman - 6
Page 20
KJPP DASA’AT, YUDISTIRA DAN REKAN
Pendapat Kewajaran – PT Langgeng Makmur Industri Tbk (“LMPI”)


        • Proyeksi Keuangan Setelah dan Sebelum Rencana Transaksi LMPI tahun 2026 hingga
          2030 yang telah disediakan oleh Manajemen LMPI;
        • Laporan Keuangan Proforma LMPI yang disediakan oleh Manajemen LMPI;
        • Draf Perjanjian Jual beli tanah, bangunan dan saranaa pelengkap antara PT
          Langgeng Makmur Industri Tbk dan PT Gunacipta Multirasa;
        • Laporan Penilaian Properti oleh KJPP Dwi Haryantono Agustinus Tamba oleh Penilai
          Properti dengan Nomor Izin Penilaian Properti No. P-1.23.00637 dengan No.
          00215/2.0085-00/PI/04/0637/1/VI/2026 tanggal 18 Juni 2026;
        • Dokumen legalitas dan perizinan terkait;
        • Diskusi dengan pihak manajemen baik Pemberi Tugas maupun Objek Pendapat
          Kewajaran;
        • Data-data ekonomi baik yang bersifat makro ataupun mikro yang diperoleh dari
          instansi terkait seperti Bank Indonesia;
        • Data statistik dari Badan Pusat Statistik;


1.13.2 Prosedur yang Digunakan Manajemen

        Rencana Transaksi yang akan dilakukan termasuk dalam Peraturan Otoritas Jasa
        Keuangan Nomor 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan
        Usaha. Oleh karenanya atas rencana ini perlu dilakukan penilaian properti atas objek
        Rencana Transaksi serta Pendapat Kewajaran dari pihak Independen.

        LMPI telah menunjuk KJPP DWI HARYANTONO AGUSTINUS TAMBA untuk melakukan
        Penilaian Properti yang dijadikan Objek Rencana Transaksi dan menunjuk KJPP DASA’AT
        YUDISTIRA DAN REKAN untuk melakukan penyusunan laporan Pendapat Kewajaran
        terhadap Rencana Transaksi.

        Berikut laporan Penilaian Properti yang akan digunakan dalam Rencana Transaksi:

        Figur 5. Laporan Penilaian yang Digunakan
                        Nomor & Tanggal         Tanggal
           KJPP                                               Penilai        Objek                 Hasil
                           Laporan             Penilaian
                                                                          Tanah,
                                                              Erlangga
                        No. 00215/2.0085-                                 Bangunan,
         KJPP Dwi                                              Bagus
                                                                          (Pabrik) dan
         Haryantono   00/PI/04/0637/1/VI/2    31 Desember   Sadewa,S.Ak
                                                                          Bangunan          Rp 169.078.383.000
         Agustinus     026 tanggal 18 Juni        2025      un.,M.Ec.De
                                                                          pendukung
         Tamba                2026                            v,MAPPI
                                                                          serta sarana
                                                               (Cert)
                                                                          pelengkap




1.14 Tingkat Kedalaman Investigasi

      Dalam Pendapat Kewajaran ini, kami telah melakukan investigasi untuk mendapatkan
      keyakinan yang memadai di antaranya dengan melakukan wawancara melalui media
      elektronik dan inspeksi. Berikut adalah pihak yang diwawancarai dalam hubungannya
      dengan Objek Pendapat Kewajaran, yaitu:

      No. Surat Tugas : ST-00/IT/BS/LMI/IV/2026/ITK/0126
      Tanggal         : 11 Mei 2026

      Pihak yang diwawancarai, GSS, dan KSB
           Pihak yang Diwawancarai                Jabatan                                Entitas
                Henri Subiyanto              Corporate Secretary                          LMPI
      Sumber : Manajemen




                                                                                                   Halaman - 7
Page 21
KJPP DASA’AT, YUDISTIRA DAN REKAN
Pendapat Kewajaran – PT Langgeng Makmur Industri Tbk (“LMPI”)


1.15 Penjelasan Mengenai Kejadian Penting Setelah Tanggal Pendapatan Kewajaran
     (Subsequent Event)

      Tidak terdapat kejadian penting setelah tanggal Pendapat Kewajaran (Subsequent Event)
      yang diketahui dan diinformasikan kepada DYR.

1.16 Ruang Lingkup

      Sehubungan dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia
      No. 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha dan
      ketentuan-ketentuan yang tercantum dalam Peraturan OJK No. 35/POJK.04/2020 serta
      SEOJK No.17/SEOJK.04/2020 tentang Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di
      Pasar Modal yang mencakup hal hal meliputi:

       •   Analisis transaksi yang meliputi identifikasi dan hubungan antara pihak-pihak yang
           terlibat dalam Rencana Transaksi, analisis perjanjian dan persyaratan dalam
           Rencana Transaksi, analisis manfaat dan risiko Rencana Transaksi.
       •   Analisis kualitatif dan kuantitatif atas Rencana Transaksi. Analisis kualitatif yang
           meliputi riwayat Perseroan dan kegiatan usaha Perseroan, analisis industri dan
           lingkungan, analisis operasional dan prospek, analisis alasan dilakukannya Rencana
           Transaksi, Keuntungan dan kerugian Rencana Transaksi. Analisis kuantitatif meliputi
           analisis laporan keuangan historikal, analisis arus kas, analisis rasio keuangan,
           analisis sensitivitas, analisis proyeksi keuangan, analisis inkremental kontribusi nilai
           tambah Perseroan, prosedur pengambilan keputusan dan hal material lainnya.

       •   Analisis atas kewajaran nilai transaksi meliputi perbandingan antara rencana nilai
           transaksi dengan hasil Penilaian atas transaksi, analisis bahwa Rencana Nilai
           Transaksi memberikan nilai tambah dan analisis nilai transaksi berada dalam kisaran
           nilai yang didapatkan dari hasil Penilaian.

       •   Analisis atas faktor lain yang relevan.


1.17 Asumsi dan Kondisi Pembatas

      Berdasarkan POJK 35/POJK.04/2020 Bab IX Pasal 35, berikut ini adalah beberapa asumsi
      dan kondisi pembatas yang digunakan dalam penyusunan Pendapat Kewajaran ini yaitu:

       •   Laporan Pendapat Kewajaran bersifat non disclaimer opinion.
       •   Kami telah melakukan penelaahan atas dokumen-dokumen yang digunakan dalam
           proses Pendapat Kewajaran.
       •   Dalam menyusun laporan ini, DYR mengandalkan keakuratan dan kelengkapan
           informasi yang disediakan oleh LMPI dan atau data yang diperoleh dari informasi
           yang tersedia untuk publik dan informasi lainnya serta penelitian yang kami anggap
           relevan.
       •   Pemberi Tugas menyatakan bahwa seluruh informasi material yang menyangkut
           penugasan Pendapat Kewajaran telah diungkapkan seluruhnya kepada DYR dan tidak
           ada pengurangan atas fakta-fakta yang penting.
       •   DYR menggunakan proyeksi keuangan yang disampaikan oleh LMPI dan telah
           disesuaikan sehingga mencerminkan kewajaran proyeksi keuangan dengan
           kemampuan pencapaiannya (fiduciary duty).
       •   Laporan Pendapat Kewajaran yang dihasilkan terbuka untuk publik kecuali terdapat
           informasi yang bersifat rahasia, yang dapat mempengaruhi operasional LMPI.
       •   DYR bertanggung jawab atas laporan Pendapat Kewajaran dan kesimpulan yang
           dihasilkan.



                                                                                       Halaman - 8
Page 22
KJPP DASA’AT, YUDISTIRA DAN REKAN
Pendapat Kewajaran – PT Langgeng Makmur Industri Tbk (“LMPI”)


       •   DYR telah memperoleh informasi atas status hukum Objek Pendapat Kewajaran dari
           Pemberi Tugas.
       •   Laporan Pendapat Kewajaran ini ditujukan untuk memenuhi kepentingan Pasar
           Modal dan pemenuhan peraturan OJK dan tidak untuk kepentingan perpajakan atau
           kepentingan lain di luar kepentingan Pasar Modal.
       •   Pendapat Kewajaran ini disusun berdasarkan kondisi pasar dan perekonomian,
           kondisi umum bisnis dan keuangan, serta peraturan-peraturan Pemerintah terkait
           dengan rencana aksi korporasi yang akan dilakukan pada tanggal Pendapat
           Kewajaran ini diterbitkan.
       •   Dalam penyusunan Pendapat Kewajaran ini, kami menggunakan beberapa asumsi,
           seperti terpenuhinya semua kondisi dan kewajiban LMPI dan semua pihak yang
           terlibat dalam aksi korporasi serta keakuratan informasi mengenai rencana aksi
           korporasi yang diungkapkan oleh Manajemen LMPI.
       •   Pendapat Kewajaran ini harus dipandang sebagai satu kesatuan dan penggunaan
           sebagian dari analisis dan informasi tanpa mempertimbangkan informasi dan analisis
           lainnya secara utuh sebagai satu kesatuan dapat menyebabkan pandangan dan
           kesimpulan yang menyesatkan atas proses yang mendasari Pendapat Kewajaran.
           Penyusunan Pendapat Kewajaran ini merupakan suatu proses yang rumit dan
           mungkin tidak dapat dilakukan melalui analisis yang tidak lengkap.
       •   Kami juga mengasumsikan bahwa dari tanggal penerbitan Pendapat Kewajaran ini
           sampai dengan tanggal terjadinya rencana aksi korporasi tidak terjadi perubahan
           apapun yang berpengaruh secara material terhadap asumsi-asumsi yang digunakan
           dalam penyusunan Pendapat Kewajaran ini. Kami tidak bertanggung jawab untuk
           menegaskan kembali atau melengkapi, memutakhirkan (update) pendapat kami
           karena adanya perubahan asumsi dan kondisi serta peristiwa-peristiwa yang terjadi
           setelah tanggal laporan ini.
       •   DYR bertanggung jawab atas laporan Pendapat Kewajaran dan kesimpulan yang
           dihasilkan.
       •   DYR telah memperoleh informasi atas status hukum Objek Pendapat Kewajaran dari
           Pemberi Tugas.




                                                                                  Halaman - 9
Page 23
KJPP DASA’AT, YUDISTIRA DAN REKAN
Pendapat Kewajaran – PT Langgeng Makmur Industri Tbk (“LMPI”)


2     TINJAUAN DAN ANALISIS RENCANA TRANSAKSI

2.1    Latar Belakang Rencana Transaksi

       PT Langgeng Makmur Industri Tbk (Entitas) didirikan dalam rangka Undang-Undang
       Penanaman Modal Dalam Negeri No. 6 tahun 1968, yang diubah dengan Undang-Undang
       No. 12 tahun 1970, berdasarkan akta notaris No. 40 tanggal 30 November 1972 dari Kho
       Boen Tian, S.H., yang kemudian diubah dengan akta dari notaris yang sama No. 3 tanggal
       7 Januari 1976 mengenai perubahan nama Entitas dari PT Langgeng Jaya Plastic Industry
       Ltd. menjadi PT Langgeng Makmur Plastic Industry Ltd. Akta pendirian beserta
       perubahannya ini disahkan oleh Menteri Kehakiman dalam Surat Keputusan No. Y.A
       5/39/11 tanggal 24 Januari 1976, serta diumumkan dalam Berita Negara No. 62
       Tambahan No. 706 tanggal 4 Agustus 1987. Berdasarkan akta notaris Adam Kasdarmadji,
       S.H., No. 450 tanggal 27 Juni 1997, nama Entitas diubah menjadi PT Langgeng Makmur
       Industri Tbk, yang disahkan oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia dalam Surat
       Keputusan No. C2-6.500 HT.01.04 TH.97 tanggal 10 Juli 1997.

       Anggaran Dasar Entitas telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir dengan akta
       notaris Sitaresmi Puspadewi Subianto, S.H., No. 53 tanggal 21 Juni 2024 mengenai
       perubahan Direksi dan Komisaris. Perubahan tersebut telah disahkan oleh Menteri Hukum
       dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia sebagaimana tercantum dalam Surat
       Keputusan No. AHU-AH.01.09.0225252 Tahun 2024 tanggal 11 Juli 2024.

       LMPI berkedudukan di Jl. Letjen Sutoyo No 256, Waru, Sidoarjo, Jawa Timur, Indonesia


2.2    Bentuk dan Besarnya Dana Rencana Transaksi

       Penjualan Tanah, Bangunan dan Sarana Pelengkap:

       Berdasarkan perjanjian jual beli penjualan Tanah & Bangunan (Pabrik) 2-lantai dan
       bangunan pendukung serta sarana pelengkap, dengan luas bangunan Keseluruhan kurang
       lebih 13.150 m² yang berdiri diatas tanah dengan dokumen kepemilikan berupa 9
       (Sembilan) Sertipikat Hak Guna Bangunan dengan luas 43.722 m². Objek tersebut terletak
       di Jalan Faliman Jaya No. 18, Kelurahan Jurumudi Baru, Kecamatan Benda, Kota
       Tangerang, Provinsi Banten,Kode Pos 15124 antara PT Langgeng Makmur Industri Tbk dan
       PT Gunacipta Multirasa bahwa harga jual beli barang yang disepakati oleh para pihak
       Adalah sebesar Rp160.000.000.000 (Seratus Enam Puluh Miliar Rupiah).


2.3    Pertimbangan Bisnis yang Digunakan oleh Manajemen LMPI

       Pertimbangan bisnis yang digunakan manajemen LMPI adalah dengan penjualan
       penjualan Tanah & Bangunan (Pabrik) 2-lantai dan bangunan pendukung serta sarana
       pelengkap, dengan luas bangunan Keseluruhan kurang lebih 13.150 m² yang berdiri diatas
       tanah dengan dokumen kepemilikan berupa 9 (Sembilan) Sertipikat Hak Guna Bangunan
       dengan luas 43.722 m². Objek tersebut terletak di Jalan Faliman Jaya No. 18, Kelurahan
       Jurumudi Baru, Kecamatan Benda, Kota Tangerang, Provinsi Banten,Kode Pos 15124,
       penjualan tersebut dapat menambah kas perusahaan. Rencana Transaksi ini akan
       berdampak positif terutama keberlangsungan usaha LMPI, yakni akan memberikan nilai
       tambah.


2.4    Objek Rencana Transaksi

       Bahwa Objek Pendapat Kewajaran sesuai dengan informasi yang diberikan oleh Pemberi
       Tugas adalah Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi Material atas Penjualan
       penjualan Tanah & Bangunan (Pabrik) 2-lantai dan bangunan pendukung serta sarana
       pelengkap, dengan luas bangunan Keseluruhan kurang lebih 13.150 m² yang berdiri diatas

                                                                                 Halaman - 10
Page 24
KJPP DASA’AT, YUDISTIRA DAN REKAN
Pendapat Kewajaran – PT Langgeng Makmur Industri Tbk (“LMPI”)


        tanah dengan dokumen kepemilikan berupa 9 (Sembilan) Sertipikat Hak Guna Bangunan
        dengan luas 43.722 m². Objek tersebut terletak di Jalan Faliman Jaya No. 18, Kelurahan
        Jurumudi Baru, Kecamatan Benda, Kota Tangerang, Provinsi Banten,Kode Pos 15124
        antara LMPI dengan GCM.


2.5     Ringkasan Perjanjian Pengikatan Jual Beli

2.5.1    Ringkasan Perjanjian Pengikatan Jual Beli antara LMPI dengan GCM selaku Pembeli
         Berupa Tanah & Bangunan (Pabrik) dan Bangunan serta Sarana Pelengkap.

                            RINGKASAN PERJANJIAN PENGIKATAN JUAL BELI

                                               Nomor : 79

- Pada hari ini, Senin, tanggal 08-06-2026 (delapan Juni dua ribu dua puluh enam), pukul
15:00 WIB (lima belas Waktu Indonesia Barat), Menghadap kepada saya, CHARLES HERMAWAN,
Sarjana Hukum
Notaris di Kota Tangerang, dengan dihadiri para saksi yang saya, notaris, --- kenal dan akan
disebut pada bagian akhir akta ini;
      1. Pihak pertama
         Tuan HIDAYAT ALIM, lahir di Pasuruan, pada tanggal 26-3-1957 (dua puluh enam Maret
         seribu sembilan ratus lima puluh tujuh), Warga Negara Indonesia, karyawan swasta,
         bertempat tinggal di Imam Bonjol 111, rukun tetangga 004, rukun Warga 019, Kelurahan
         Dr. Sutomo, Kecamatan Tegalsari,- Kota Surabaya, pemegang Kartu Tanda Penduduk
         (N.I.K) nomor 3578052603570001; Dalam hal ini bertindak selaku Direktur - Utama
         perseroan terbatas PT LANGGENG MAKMUR INDUSTRI Tbk., berkedudukan di Kabupaten
         Sidoarjo.
      2. Pihak Kedua
         Tuan RIDWAN WIDJAJA, lahir di Jakarta, pada tanggal 02-03-1971 (dua maret seribu
         sembilan ratus tujuh puluh satu), wiraswasta, bertempat tinggal di Jalan Pasir Putih
         Raya Blok E.3-G nomor 1, rukun tetangga 001, rukun warga 010, kelurahan Ancol,
         Kecamatan Pademangan, Jakrta Utara, Pemegang Kartu Tanda Penduduk (N.I.K)
         3173030203710001; Dalam hal ini bertindak selaku Direktur - Utama perseroan terbatas
         PT GUNACIPTA MULTIRASA, berkedudukan di Kota Tanggerang.
         -   bahwa pihak Pertama adalah pemilik/pemegang hak atas tanah satu hamparan
             seluas 43.722 m2 (empat puluh tiga ribu tujuh ratus dua puluh dua meter persegi),
             yang terdiri dari :

         1. Sebidang tanah Hak Guna Bangunan, nomor 1415, seluas 2.422 M2 (dua ribu empat
            ratus dua puluh dua meter persegi), yang dikeluarkan oleh Kepala Kantor
            Pertanahan Kota Tangerang, tertanggal 01-06-1995 (satu juni seribu sembilan ratus
            sembilan puluh lima), dengan Nomor Identifikasi Bidang (NIB) 28.05.06.05.03041,
            yang masa berakhirnya Sertipikat tanggal 31-05-2035 (tiga puluh satu mei dua ribu
            tiga puluh lima).
         2. Sebidang tanah Hak Guna Bangunan, nomor 2234, seluas 2.410 M2 (dua ribu empat
            ratus sepuluh meter persegi), yang dikeluarkan oleh Kepala Kantor Pertanahan Kota
            Tangerang, tertanggal 29-06-1998 (dua puluh sembilan juni seribu sembilan ratus
            sembilan puluh delapan), dengan nomer identifikasi Bidang 10.25.06.03.01624,
            yang masa berakhirnya Sertipikat tanggal 28-06-2028 (dua puluh delapan juni dua
            ribu dua puluh delapan).
         3. Sebidang tanah Hak Guna Bangunan, nomor 2235, seluas 4.785 M2 (empat ribu tujuh
            ratus delapan puluh lima meter persegi), yang dikeluarkan oleh Kepala Kantor


                                                                                   Halaman - 11
Page 25
KJPP DASA’AT, YUDISTIRA DAN REKAN
Pendapat Kewajaran – PT Langgeng Makmur Industri Tbk (“LMPI”)


             Pertanahan Kota Tangerang, tertanggal 29-06-1998 (dua puluh sembilan juni seribu
             sembilan ratus sembilan puluh delapan), dengan nomer identifikasi Bidang
             10.25.06.03.01625, yang masa berakhirnya Sertipikat tanggal 28-06-2028 (dua
             puluh delapan juni dua ribu dua puluh delapan).
        4.   Sebidang tanah Hak Guna Bangunan, nomor 2236, seluas 13.940 M2 (tiga belas ribu
             sembilan ratus empat puluh meter persegi), yang dikeluarkan oleh Kepala Kantor
             Pertanahan Kota Tangerang, tertanggal 29-06-1998 (dua puluh sembilan juni seribu
             sembilan ratus sembilan puluh delapan), dengan nomer identifikasi Bidang
             10.25.06.03.01626, yang masa berakhirnya Sertipikat tanggal 28-06-2028 (dua
             puluh delapan juni dua ribu dua puluh delapan).
        5.   Sebidang tanah Hak Guna Bangunan, nomor 02237, seluas 5.170 M2 (lima ribu
             seratus tujuh puluh meter persegi), yang dikeluarkan oleh Kepala Kantor
             Pertanahan Kota Tangerang, tertanggal 29-06-1998 (dua puluh sembilan juni seribu
             sembilan ratus sembilan puluh delapan), dengan nomor Identifikasi Bidang (NIB)
             10.25.06.03.01627, yang masa berakhirnya Sertipikat tanggal 28-06-2028 (dua
             puluh delapan juni dua ribu dua puluh delapan).
        6.   Sebidang tanah Hak Guna Bangunan, nomor 2238, seluas 2.630 M2 (dua ribu enam
             ratus tiga puluh meter persegi), yang dikeluarkan oleh Kepala Kantor Pertanahan
             Kota Tangerang, tertanggal 29-06-1998 (dua puluh sembilan juni seribu sembilan
             ratus sembilan puluh delapan), dengan nomor identifikasi Bidang (NIB)
             10.25.06.03.01628, yang masa berakhirnya Sertipikat tanggal 28-06-2028 (dua
             puluh delapan juni dua ribu dua puluh delapan).
        7.   Sebidang tanah Hak Guna Bangunan, nomor 02239, seluas 3.720 M2 (tiga ribu tujuh
             ratus dua puluh meter persegi), yang dikeluarkan oleh Kepala Kantor Pertanahan
             Kota Tangerang, tertanggal 29-06-1998 (dua puluh sembilan juni seribu sembilan
             ratus sembilan puluh delapan), dengan nomer identifikasi Bidang
             10.25.06.03.01629, yang masa berakhirnya Sertipikat tanggal 28-06-2028 (dua
             puluh delapan juni dua ribu dua puluh delapan).
        8.   Sebidang tanah Hak Guna Bangunan, nomor 02240, seluas 4.005 M2 (empat ribu
             lima meter persegi), yang dikeluarkan oleh Kepala Kantor Pertanahan Kota
             Tangerang, tertanggal 29-06-1998 (dua puluh sembilan juni seribu sembilan ratus
             sembilan puluh delapan), dengan nomer identifikasi Bidang 10.25.06.03.01630,
             yang masa berakhirnya Sertipikat tanggal 28-06-2028 (dua puluh delapan juni dua
             ribu dua puluh delapan).
        9.   Sebidang tanah Hak Guna Bangunan, nomor 02501, seluas 4.640 M2 (empat ribu
             enam ratus empat puluh meter persegi), yang dikeluarkan oleh Kepala Kantor
             Pertanahan Kota Tangerang, tertanggal 06-03-2006 (enam Maret dua ribu enam),
             dengan Nomor Identifikasi Bidang (NIB) 28.05.06.5.02228, yang masa berakhirnya
             Sertipikat tanggal 06-03-2036 (enam maret dua ribu tiga puluh enam).

        Kesembilannya terletak di Kelurahan Jurumudi Baru, Kecamatan Benda, Kota
        Tangerang, di dalam Propinsi Banten, dan keseluruhan Sertipikat tersebut tertulis atas
        nama PT LANGGENG MAKMUR INDUSTRI, Tbk.
            - demikian berikut segala sesuatu yang pada saat ini atau di kemudian hari
               dibangun/ditanam atau terdapat di atas tanah - tersebut yang menurut sifat
               dan peruntukkannya ataupun menurut peraturan-peraturan yang berlaku
               dipandang sebagai satu kesatuan dengan tanah tersebut teristimewa sebuah
               bangunan berikut dengan segenap bagian dan turutan-turutannya, yang
               menjadi satu kesatuan dengan bangunan tersebut, setempat dikenal sebagai
               Jalan Faliman Jaya nomor 18, Kota Tangerang, (untuk selanjutnya disebut
               “Persil”)



                                                                                  Halaman - 12
Page 26
KJPP DASA’AT, YUDISTIRA DAN REKAN
Pendapat Kewajaran – PT Langgeng Makmur Industri Tbk (“LMPI”)


            -  Adapun kesembilan sertipikat tersebut saat - ini masih menjadi jaminan utang
               PT. LANGGENG - MAKMUR INDUSTRI, Tbk di Bank
           - Selanjutnya pihak Kedua menyatakan telah mengetahui keadaan persil tersebut
               di atas, karena itu tidak memerlukan penjelasan lebih - lanjut dalam akta ini.
           - Bahwa pihak Pertama berkehendak menjual Persil tersebut kepada pihak Kedua
               sebagaimana pihak Kedua berkehendak membeli dari pihak Pertama, namun
               dikarenakan :
        1. masih ada Hutang di Bank yang harus dilunasi sebagian agar sertifikat tanah yang
           merupakan objek jual beli dapat diambil dari Bank
        2. Harus dilakukan roya dan perubahan Sertipikat Elektronik;
        3. Pajak-pajak yang harus dibayarkan;

        Untuk jual beli tersebut para pihak telah sepakat untuk dilangsungkan dengan harga
        transaksi seluruhnya sebesar Rp.160.000.000.000,- (seratus enam puluh milyar Rupiah).
        Harga tersebut di atas akan dibayarkan dengan syarat dapat dilakukan perpanjangan
        dan balik nama atas Sertipikat maupun dokumen terkait Persil di Kantor Pertanahan
        Kota Tangerang dan harga perpanjangannya disepakati oleh Para Pihak yang akan
        diperhitungkan kemudian

        Harga penjualan dan pembelian dari Tanah dan Bangunan tersebut yang --- akan
        dilakukan jual belinya kelak antara Para Pihak, ditetapkan sebesar Rp.
        160.000.000.000,- (seratus enam puluh miliar Rupiah), belum termasuk Pajak
        Pertambahan Nilai (PPN). Harga tersebut di atas akan dibayarkan dengan syarat dapat
        dilakukan perpanjangan dan balik nama atas sertipikat- sertipikat maupun dokumen
        terkait Tanah dan Bangunan di Kantor Pertanahan Kota Tangerang dan harga
        perpanjangannya disepakati oleh Para Pihak yang akan diperhitungkan kemudian

        -bahwa biaya perpanjangan sertipikat-sertipikat tersebut yang ditanggung --- Pihak
        Kedua adalah maksimum sebesar Rp. 750.000.000,- (tujuh ratus lima puluh juta Rupiah)
        (sudah termasuk biaya pengurusan dan biaya resmi dari instansi terkait). Apabila biaya
        pengurusan perpanjangan sertipikat    -sertipikat tersebut di atas lebih dari Rp.
        750.000.000,- (tujuh ratus lima puluh juta Rupiah) maka kelebihannya menjadi
        tanggungan dari Pihak Pertama dan akan diperhitungkan oleh Para Pihak dengan cara
        mengurangi beli tersebut di atas.

        Harga penjualan dan pembelian dari Tanah dan Bangunan sebesar Rp.
        160.000.000.000,- (seratus enam puluh miliar Rupiah) belum termasuk PPN tersebut
        akan dibayar oleh Pihak Kedua kepada Pihak Pertama secara bertahap, dengan
        perincian sebagai berikut:
          i.    Pembayaran Pertama/Down Payment sebesar Rp. 15.000.000.000,- (lima belas
                miliar Rupiah) sebagai bukti ---- keseriusan Pihak Kedua akan dibayarkan
                melalui transfer ke rekening atas nama Pihak Pertama pada PT BANK MANDIRI
                --- (PERSERO), Tbk. nomor rekening 141 0000 800 888 -
                Setelah Pembayaran Pertama/Down Payment tersebut, maka -
                Pihak Pertama wajib melakukan proses untuk mendapatkan    -
                (i) Surat Penawaran Pemberian Kredit (SPPK) dari Bank;    -
                (ii) persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) dan persetujuan Dewan
                     Komisaris dari Pihak Pertama;
          ii.   Pembayaran Kedua sebesar nominal yang disyaratkan oleh Bank tetapi tidak
                lebih dari Rp. 100.000.000.000,- (seratus miliar - Rupiah) akan dibayarkan oleh
                Pihak Kedua melalui transfer ke --- rekening atas nama Pihak Pertama pada PT


                                                                                   Halaman - 13
Page 27
KJPP DASA’AT, YUDISTIRA DAN REKAN
Pendapat Kewajaran – PT Langgeng Makmur Industri Tbk (“LMPI”)


                BANK MANDIRI --- (PERSERO), Tbk. dalam waktu 30 (tiga puluh) hari kerja
                setelah mendapat SPPK dari Bank dan Pihak Pertama akan memberikan kuasa
                kepada staff notaris CHARLES HERMAWAN, Sarjana Hukum untuk mengambil
                sertipikat-sertipikat asli berikut surat --- roya, Sertipikat Hak Tanggungan
                (SHT), Izin Mendirikan -Bangunan (IMB) dan dokumen pendukung lainnya
                selambat-lambatnya dalam waktu 30 (tiga puluh) hari kerja sejak dilakukan
                Pembayaran Kedua oleh Pihak Kedua.
         iii.   Pembayaran Ketiga/Pelunasan sebesar sisa kekurangan dari total harga
                pembelian Rp. 160.000.000.000,- (seratus enam puluh-miliar Rupiah) belum
                termasuk PPN setelah dikurangi -
        Pembayaran Pertama Down Payment dan Pembayaran Kedua diatas, akan dibayarkan
        oleh Pihak Kedua melalui transfer ke rekening atas nama Pihak Pertama pada PT BANK
        MANDIRI --- (PERSERO), Tbk. nomor rekening 141 0000 800 888 pada saat
        penandatanganan Akta Jual Beli (AJB) dihadapan PPAT yang berwenang selambat-
        lambatnya 30 (tiga puluh) hari kerja setelah sertipikat-sertipikat tersebut telah diroya
        dan telah beralih media menjadi sertipikat elektronik dengan ketentuan sebagai
        berikut:


    1. Pengecekan sertipikat-sertipikat tersebut telah selesai dan tidak ada blokir maupun
       catatan dari Kantor Pertanahan setempat.
    2. Pajak Penghasilan (PPh) dan Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) telah
       dibayarkan dan disetorkan, serta PPh telah divalidasi ke instansi terkait.
    3. Pihak Pertama telah mendapatkan persetujuan RUPS dan persetujuan Dewan Komisaris

                                     DEMIKIAN RINGKASAN AKTA INI




                                                                                   Halaman - 14
Page 28
KJPP DASA’AT, YUDISTIRA DAN REKAN
Pendapat Kewajaran – PT Langgeng Makmur Industri Tbk (“LMPI”)


2.6     Pihak-Pihak dalam Rencana Transaksi

2.6.1    Pihak Penjual

2.6.1.1 PT Langgeng Makmur Industri Tbk (“LMPI”) selaku Penjual

          Sejarah

          PT Langgeng Makmur Industri Tbk (Entitas) didirikan dalam rangka Undang-Undang
          Penanaman Modal Dalam Negeri No. 6 tahun 1968, yang diubah dengan Undang-Undang
          No. 12 tahun 1970, berdasarkan akta notaris No. 40 tanggal 30 November 1972 dari
          Kho Boen Tian, S.H., yang kemudian diubah dengan akta dari notaris yang sama No. 3
          tanggal 7 Januari 1976 mengenai perubahan nama Entitas dari PT Langgeng Jaya
          Plastic Industry Ltd. menjadi PT Langgeng Makmur Plastic Industry Ltd. Akta pendirian
          beserta perubahannya ini disahkan oleh Menteri Kehakiman dalam Surat Keputusan
          No. Y.A 5/39/11 tanggal 24 Januari 1976, serta diumumkan dalam Berita Negara No.
          62 Tambahan No. 706 tanggal 4 Agustus 1987. Berdasarkan akta notaris Adam
          Kasdarmadji,S.H., No. 450 tanggal 27 Juni 1997, nama Entitas diubah menjadi PT
          Langgeng Makmur Industri Tbk, yang disahkan oleh Menteri Kehakiman Republik
          Indonesia dalam Surat Keputusan No. C2-6.500 HT.01.04 TH.97 tanggal 10 Juli 1997.

          Anggaran Dasar Entitas telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir dengan
          akta notaris Sitaresmi Puspadewi Subianto, S.H., No. 53 tanggal 21 Juni 2024 mengenai
          perubahan Direksi dan Komisaris. Perubahan tersebut telah disahkan oleh Menteri
          Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia sebagaimana tercantum dalam Surat
          Keputusan No. AHU-AH.01.09.0225252 Tahun 2024 tanggal 11 Juli 2024.

          Entitas mulai beroperasi komersial pada tahun 1976.

          Kegiatan Usaha

          Berdasarkan pasal 3 anggaran dasar Entitas:

          Maksud dan tujuan Entitas adalah menjalankan usaha dalam bidang:
          a. Industri pengolahan
          b. Perdagangan besar

          Untuk mencapai maksud tujuan tersebut di atas, Entitas dapat melaksanakan kegiatan
          usaha sebagai berikut:

          a. Industri pengolahan
             - Industri pipa plastik dan perlengkapannya;
             - Industri perlengkapan dan peralatan rumah tangga (tidak termasukfurnitur);
             - Industri pipa dan sambungan pipadari logam bukan besi dan baja;
             - Industri peralatan dapur danperalatan meja dari logam.

          b. Perdagangan besar
             - Perdagangan besar atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak;
             - Perdagangan besar peralatan dan perlengkapan rumah tangga;
             - Perdagangan besar logam dan bijih logam;
             - Perdagangan besar barang logam untuk bahan konstruksi;
             - Perdagangan besar genteng, batu bata, ubin dan sejenisnya dari tanah liat,
                 kapur, semen atau kaca;
             - Perdagangan besar bahan konstruksi lainnya;
             - Perdagangan besar berbagai macam barang.




                                                                                   Halaman - 15
Page 29
KJPP DASA’AT, YUDISTIRA DAN REKAN
Pendapat Kewajaran – PT Langgeng Makmur Industri Tbk (“LMPI”)


         Susunan Pemegang Saham

         Berikut adalah struktur permodalan dan kepemilikan saham LMPI yaitu:

         Figur 6. Struktur Permodalan dan Kepemilikan Saham
                                                                                   Persentase
                          Pemegang Saham                   Lembar Saham                                      Jumlah
                                                                                  Kepemilikan
           Hidayat Alim                                        385.649.140                38,24%           192.824.570.000
           Pangestu Alim                                       302.921.271                30,04%           151.460.635.500
           PT Langgeng Bahagia                                 132.313.291                13,12%            66.156.645.500
           Kantor Pusat DJKN Direktoral Jenderal                57.901.002                 5,74%            28.950.501.000
           Kekayaan Negara Kementerian Keuangan
           Kosasih Koenawan                                              4.104             0,00%                 2.052.000
           Masyarakat                                          129.728.861                12,86%            64.864.430.500
           Total                                            1.008.517.669                100,00%      504.258.834.500
         Sumber : Laporan Keuangan Audit 31 Desember 2025

         Susunan Kepengurusan

         Dewan Komisaris
         Komisaris Utama                    :   Hindro Budianto Hindratno
         Komisaris Independen               :   Bing Hartono Poernomosidi
         Komisaris Independen               :   Wan Juli

         Dewan Direksi
         Direktur Utama                     :   Hidayat Alim
         Direktur                           :   Kosasih Koenawan
         Direktur                           :   Pangestu Alim
         Direktur                           :   Irawan Alim

         Komite Audit
         Ketua Komite Audit                 :   Wan Juli
         Anggota                            :   Selviana Agustina
         Anggota                            :   Gesela Junita Tjandra


        Profil Keuangan LMPI

        Berikut profil keuangan LMPI:

        Tinjauan Laba (Rugi) LMPI

        Figur 7.   Ikhtisar Laba (Rugi) LMPI
         PT Langgeng Makmur Industri Tbk
         Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain
         (Dinyatakan dalam Ribuan Rupiah. kecuali dinyatakan lain)

                                        2021             2022                2023             2024                2025
                                        Audit            Audit               Audit            Audit              Audit
         Pendapatan                   568.644.535      575.434.595         544.957.686      521.341.089        471.772.461
         Beban Pokok Pendapatan     (489.824.535)    (501.428.147)       (479.453.627)    (455.905.922)      (438.115.252)
         Laba Bruto                   78.820.000       74.006.448          65.504.059       65.435.167         33.657.209
         Beban penjualan             (11.870.942)     (19.146.475)        (17.334.194)     (19.986.179)       (32.768.762)
         Beban     umum     dan      (54.112.588)     (56.755.079)        (57.184.433)     (61.705.156)       (58.921.948)
         administratif
         Laba (rugi) penjualan             650.000                   -       (349.335)             2.000          275.000
         aset
         Beban keuangan              (23.266.868)     (21.925.041)        (19.539.946)     (19.234.586)       (18.806.139)



                                                                                                     Halaman - 16
Page 30
KJPP DASA’AT, YUDISTIRA DAN REKAN
Pendapat Kewajaran – PT Langgeng Makmur Industri Tbk (“LMPI”)


         PT Langgeng Makmur Industri Tbk
         Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain
         (Dinyatakan dalam Ribuan Rupiah. kecuali dinyatakan lain)

                                        2021             2022            2023            2024             2025
                                        Audit            Audit           Audit           Audit           Audit
         Pendapatan       (beban)       (805.622)      (1.504.418)       1.402.232       (199.363)       1.380.155
         lain-lain
         Laba (Rugi) Sebelum         (10.586.020)     (25.324.565)    (27.501.617)    (35.688.117)    (75.184.486)
         Beban Pajak
         Beban Pajak
            Pajak kini                          -                -               -               -               -
            Pajak tangguhan           (3.776.283)          713.452       (429.532)     (1.653.847)     (2.119.630)
         Total Manfaat (Beban)        (3.776.283)          713.452       (429.532)     (1.653.847)     (2.119.630)
         Pajak Penghasilan - Neto
         Laba (Rugi) Neto Tahun      (14.362.303)    (24.611.113)     (27.931.149)    (37.341.964)    (77.304.117)
         Berjalan
         Penghasilan
         Komprehensif Lain
         Pengukuran       kembali     (5.291.217)        3.294.104     (1.308.346)       (614.015)     (1.202.314)
         liabilitas       Program
         pensiun imbalan pasti
         Pajak         Penghasilan      1.164.068        (724.703)         287.836         135.083         264.509
         terkait
         Jumlah Laba (kerugian)       (4.127.149)        2.569.402     (1.020.510)       (478.932)       (937.805)
         Komprehensif Lain
         Total      Laba    (Rugi)   (18.489.452)    (22.041.712)     (28.951.659)    (37.820.896)    (78.241.922)
         Komprehensif       Tahun
         Berjalan

        Sumber: Laporan Keuangan LMPI


        Tinjauan Posisi Keuangan LMPI

         Figur 8.      Laporan Posisi Keuangan LMPI
         PT Langgeng Makmur Industri Tbk
         Laporan Posisi Keuangan
         (Dinyatakan dalam Ribuan Rupiah. kecuali dinyatakan lain)

                                        2021             2022            2023            2024            2025
                                        Audit            Audit           Audit           Audit           Audit
         ASET
         Aset Lancar
         Kas dan bank                    2.367.340        4.257.125       6.952.387       7.733.108       7.688.078
         Piutang usaha                           -                -               -               -               -
            Pihak ketiga                61.719.038       83.168.097     111.780.049     140.435.837     135.510.793
            Pihak berelasi               3.619.486        3.449.702               -               -               -
         Piutang lain-lain                       -                -               -               -               -
            Pihak ketiga                   460.961          545.031         532.646         466.202         465.573
         Persediaan                    313.789.541      297.186.995     261.062.132     260.418.418     229.716.469
         Uang muka pembelian                     -                -               -               -               -
            Pihak ketiga                 1.818.363        1.382.272         979.767         434.527           3.322
         Biaya dibayar di muka             716.809          890.182         729.594       1.117.985       1.101.608
         Aset lancar lainnya             3.413.308        2.993.868       3.639.264       3.013.039       2.056.512
         Aset tidak lancar yang         92.005.206       91.137.612      90.287.911      89.435.099      88.253.970
         dimiliki untuk dijual
         Total Aset Lancar             479.910.052      485.010.884     475.963.750     503.054.215     464.796.325

         Aset Tidak Lancar
         Piutang lain-lain                       -               -               -               -               -
            Pihak Ketiga                         -          19.000          25.325           1.250               -
         Uang muka pembelian               860.160          42.298          42.298         202.298          42.298
         aset
         Aset pajak tangguhan            4.154.051        4.142.800       4.001.104       2.482.340         627.219
         Aset tetap – bersih           217.997.175      204.498.099     187.937.303     172.567.061     158.278.533
         Aset hak guna – bersih          1.149.180          574.590               -       4.446.544       4.001.890
         Aset tidak lancar lainnya               -                -               -       2.053.456       1.704.623



                                                                                                 Halaman - 17
Page 31
KJPP DASA’AT, YUDISTIRA DAN REKAN
Pendapat Kewajaran – PT Langgeng Makmur Industri Tbk (“LMPI”)


         PT Langgeng Makmur Industri Tbk
         Laporan Posisi Keuangan
         (Dinyatakan dalam Ribuan Rupiah. kecuali dinyatakan lain)

                                        2021             2022            2023             2024             2025
                                        Audit            Audit           Audit            Audit            Audit
         Total Aset Tidak Lancar       224.160.566      209.276.787     192.006.030      181.752.949      164.654.563
         TOTAL ASET                   704.070.618      694.287.671     667.969.780      684.807.164      629.450.888

         LIABILITAS           DAN
         EKUITAS
         Liabilitas        Jangka
         Pendek
         Utang bank                    225.010.137      213.539.823     216.660.350       68.465.774       65.739.208
         Utang usaha                             -                -               -                -                -
           Pihak ketiga                 49.874.102       61.176.973      53.152.059       49.428.393       49.959.425
         Utang lain-lain                         -                -               -                -                -
           Pihak ketiga                    318.199          612.682         512.453          692.665          914.188
           Pihak berelasi                1.346.811           35.740           6.155          747.609          929.140
         Utang pajak                    77.896.184       93.424.129     112.041.958      120.631.228      134.443.164
         Beban Akrual                   40.505.183       42.190.228      59.027.007       49.089.366       66.609.943
         Liabilitas kontrak                      -                -               -                -                -
           Pihak ketiga                  8.094.565        3.586.418       3.311.745        2.244.323        4.979.507
           Pihak berelasi                        -                -         629.880       25.292.724       19.099.777
         Liabilitas Sewa                   548.847          600.333               -                -                -
         Bagian utang jangka                     -                -               -                -                -
         panjang yang jatuh
         tempo dalam satu tahun
         :
         Utang bank                      4.800.000        6.000.000      26.800.000       12.400.000       12.000.000
         Utang lain-lain                   746.374          296.422          76.895                -                -
         Total Liabilitas Jangka      409.140.402      421.462.748     472.218.502      328.992.082      354.674.352
         Pendek
         Liabilitas        Jangka
         Panjang
         Utang      Bank    jangka
         panjang      -    setelah
         dikurangi bagian jangka
         pendek :
           Utang bank                   32.800.000       26.800.000               -      173.300.000      161.300.000
           Utang pihak berelasi          7.340.000        7.340.000       7.340.000        7.340.000        7.340.000
           Utang lain-lain                 373.315           76.891               -                -                -
         Beban akrual                   13.675.180       23.391.731               -       23.391.731       30.522.231
         Liabilitas Sewa                   600.333                -               -                -                -
         Liabilitas imbalan kerja       12.136.290        9.252.914      11.399.550       12.592.519       14.665.395
         Total Liabilitas Jangka       66.925.118       66.861.536      18.739.550      216.624.250      213.827.626
         Panjang
         TOTAL LIABILITAS             476.065.520      488.324.284     490.958.052      545.616.332      568.501.978
         EKUITAS
         Modal saham                    504.258.835     504.258.835      504.258.835      504.258.835      504.258.835
         Tambahan modal disetor           3.919.250        3.919.250        3.919.250        3.919.250       3.919.250
         Defisit                      (269.193.429)   (293.804.542)    (321.735.691)    (359.077.656)    (436.381.773)
         Komponen           Ekuitas    (10.979.558)      (8.410.156)      (9.430.666)      (9.909.597)    (10.847.402)
         lainnya
         TOTAL EKUITAS                228.005.098      205.963.387     177.011.728      139.190.832       60.948.910
         LIABILITAS           DAN     704.070.618      694.287.671     667.969.780      684.807.164      629.450.888
         EKUITAS
        Sumber: Laporan Keuangan LMPI




                                                                                                   Halaman - 18
Page 32
KJPP DASA’AT, YUDISTIRA DAN REKAN
Pendapat Kewajaran – PT Langgeng Makmur Industri Tbk (“LMPI”)


        Tinjauan Arus Kas LMPI

        Figur 9.       Laporan Arus Kas LMPI
         PT Langgeng Makmur Industri Tbk
         Laporan Arus Kas
         (Dinyatakan dalam Ribuan Rupiah. kecuali dinyatakan lain)

                                        2021            2022          2023           2024          2025
                                        Audit           Audit         Audit          Audit         Audit
         Kas      bersih      yang    (6.098.636)      23.323.367     7.742.640    (3.288.280)    16.261.401
         diperoleh             dari
         (digunakan         untuk)
         aktivitas operasi
         Kas bersih digunakan         (3.946.437)      (3.705.155)   (1.076.775)   (6.482.817)    (1.624.268)
         untuk aktivitas investasi
         Kas      bersih      yang      8.978.542     (17.730.538)   (3.941.223)   10.547.814    (14.682.522)
         diperoleh             dari
         (digunakan         untuk)
         aktivitas pendanaan

         KENAIKAN         /           (1.066.531)       1.887.674    2.724.642       776.717        (45.389)
         (PENURUNAN) BERSIH
         KAS DAN BANK
         DAMPAK PERUBAHAN                 (6.374)           2.111      (29.380)         4.004             359
         SELISIH KURS
         KAS DAN BANK AWAL             3.440.245        2.367.340    4.257.125     6.952.387      7.733.108
         TAHUN
         KAS DAN BANK AKHIR            2.367.340        4.257.125    6.952.387     7.733.108      7.688.078
         TAHUN
        Sumber: Laporan Keuangan LMPI


2.6.1.2 PT Gunacipta Multirasa (“GCM”) selaku Pembeli

         Sejarah

         PT. GUNACIPTA MULTIRASA, yang dimulai pada tahun 1942 sebagai industri rumahan,
         menggiling, mencampur, dan mengemas rempah-rempah agar praktis dan mudah
         digunakan. Produk-produk tersebut dikenal dengan merek KOEPOE-KOEPOE. Pada
         tahun 1989, setelah PT. GUNACIPTA MULTIRASA didirikan secara resmi, teknologi
         modern diperkenalkan untuk mengolah rempah-rempah. Dan untuk menghadirkan
         rempah-rempah terbaik dalam kemasan kepada pelanggan, perusahaan hanya
         menggunakan rempah-rempah berkualitas tertinggi.

         Pada tahun 1994, perusahaan ini memasok rempah-rempah ke dapur konsumen di
         seluruh kepulauan Indonesia serta ke Australia dan Amerika Serikat. Bersamaan
         dengan restrukturisasi perusahaan, PT. GUNACIPTA MULTIRASA mengakuisisi merek
         terkenal bernama DUA BELIBIS. Dengan rasa yang luar biasa, pasta cabai ini segera
         menjadi favorit dan paling dicari oleh konsumen.

         Anggaran Dasar Entitas telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir dengan
         akta notaris KURNIA JAYA S.H.,M.KN, akta nomor 05 tanggal 17 november 2025
         mengenai perubahan Anggaran dasar PT GUNACIPTA MULTIRASA. Perubahan tersebut
         telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
         sebagaimana tercantum dalam Surat Keputusan No. AHU-0076189.AH.01.02 Tahun
         2025 tanggal 18 November 2025.

         Pabrik Produksi yang berlokasi di Tangerang, Indonesia, di atas lahan seluas 40.000
         m² dan mempekerjakan lebih dari 300 orang.




                                                                                           Halaman - 19
Page 33
KJPP DASA’AT, YUDISTIRA DAN REKAN
Pendapat Kewajaran – PT Langgeng Makmur Industri Tbk (“LMPI”)


         Kegiatan Usaha
         Kegiatan Usaha yang dijalankan PT GCM :
         1. Produksi Bumbu, Rempah, dan Bahan Kue (Merek Koepoe Koepoe)
             - Pengolahan Rempah Murni: Memproses rempah-rempah asli Indonesia menjadi
                bentuk bubuk siap pakai, seperti lada (putih/hitam), ketumbar, pala, kayu
                manis, kunyit, dan cengkeh.
             - Bahan Baku Kue & Perisa (Baking Ingredients): Memproduksi bahan penunjang
                pembuatan kue seperti baking powder, TBM, ovalett, SP, ragi instan, serta
                perisa makanan (pasta) dan pewarna makanan murni.
         2. Produksi Saus dan Sambal Premium (Merek Sambal Dua Belibis)
            - Manufaktur Saus Cabai: Mengolah cabai segar pilihan dan bawang menjadi
                saus sambal tradisional siap saji dengan karakteristik rasa pedas-manis yang
                khas.
            - Manufaktur Saus Tomat: Memproduksi saus tomat sebagai pelengkap
                hidangan.
         3. Penelitian dan Pengembangan Produk (R&D)
            Melakukan formulasi rasa, uji klinis keamanan pangan, dan standardisasi kualitas
            produk agar memenuhi sertifikasi BPOM MD, HACCP, ISO 22000, serta sertifikasi
            Halal dari MUI/BPJPH demi menjaga keamanan konsumsi skala nasional dan
            global.
         4. Aktivitas Ekspor (Perdagangan Internasional)
            Selain memproduksi untuk kebutuhan pasar domestik Indonesia, kegiatan usaha
            mereka juga mencakup perdagangan luar negeri dengan mengekspor produk
            rempah dan saus ke berbagai negara, seperti Asia Tenggara, Australia, Arab Saudi,
            hingga Amerika Serikat.
         Susunan Pemegang Saham

         Berikut adalah struktur permodalan dan kepemilikan saham GCM yaitu:
         Figur 10. Struktur Permodalan dan Kepemilikan Saham
                                                                         Persentase
                      Pemegang Saham                Lembar Saham                           Jumlah
                                                                        Kepemilikan
          Ridwan Widjaja                                        5.020         25,10%       5.020.000.000
          Harry Setiawan Widjaja                                4.980         24,90%       4.980.000.000
          Tress Katarina Widjaja                                5.000         25,00%       5.000.000.000
          Andy Darmawan Widjaja                                 5.000         25,00%       5.000.000.000
          Total                                            20.000           100,00%      20.000.000.000

         Sumber:  Surat Keputusan Menteri            Hukum       Republik   Indonesia   No.   AHU-
         0076189.AH.01.02.Tahun 2025

         Susunan Kepengurusan
         Dewan Komisaris
         Komisaris Utama           :   Tress Katarina Widjaja
         Komisaris                 :   Andy Darmawan Widjaja
         Direksi
         Direktur Utama            :   Ridwan Widjaja
         Direktur                  :   Harry Setiawan Widjaja

2.7   Informasi Material Lainnya yang Diungkapkan

      Berdasarkan informasi dari manajemen, bahwa tidak ada perubahan/perbedaan antara
      isi dari Perjanjian antara LMPI dan GCM dengan pihak yang akan bertransaksi yang
      disampaikan dengan perjanjian yang disepakati nantinya (AJB).



                                                                                        Halaman - 20
Page 34
KJPP DASA’AT, YUDISTIRA DAN REKAN
Pendapat Kewajaran – PT Langgeng Makmur Industri Tbk (“LMPI”)


3     ANALISIS KUALITATIF DAN KUANTITATIF

3.1     Analisis Kualitatif

3.1.1    Riwayat Perusahaan

         PT Langgeng Makmur Industri Tbk (Entitas) didirikan dalam rangka Undang-Undang
         Penanaman Modal Dalam Negeri No. 6 tahun 1968, yang diubah dengan Undang-Undang
         No. 12 tahun 1970, berdasarkan akta notaris No. 40 tanggal 30 November 1972 dari Kho
         Boen Tian, S.H., yang kemudian diubah dengan akta dari notaris yang sama No. 3
         tanggal 7 Januari 1976 mengenai perubahan nama Entitas dari PT Langgeng Jaya Plastic
         Industry Ltd. menjadi PT Langgeng Makmur Plastic Industry Ltd. Akta pendirian beserta
         perubahannya ini disahkan oleh Menteri Kehakiman dalam Surat Keputusan No. Y.A
         5/39/11 tanggal 24 Januari 1976, serta diumumkan dalam Berita Negara No. 62
         Tambahan No. 706 tanggal 4 Agustus 1987. Berdasarkan akta notaris Adam Kasdarmadji,
         S.H., No. 450 tanggal 27 Juni 1997, nama Entitas diubah menjadi PT Langgeng Makmur
         Industri Tbk, yang disahkan oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia dalam Surat
         Keputusan No. C2-6.500 HT.01.04 TH.97 tanggal 10 Juli 1997.

         Anggaran Dasar Entitas telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir dengan akta
         notaris Sitaresmi Puspadewi Subianto, S.H., No. 53 tanggal 21 Juni 2024 mengenai
         perubahan Direksi dan Komisaris. Perubahan tersebut telah disahkan oleh Menteri
         Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia sebagaimana tercantum dalam Surat
         Keputusan No. AHU-AH.01.09.0225252 Tahun 2024 tanggal 11 Juli 2024.

          Entitas mulai beroperasi komersial pada tahun 1976. LMPI berkedudukan di Jl. Letjen
          Sutoyo No 256, Waru, Sidoarjo, Jawa Timur, Indonesia

          Perseroan memiliki pabrik di Waru, Sidoarjo (Unit 1) dengan luas +/- 7 hektar dan di
          Trosobo, Sidoarjo (Unit 2) dengan luas +/- 5,5 hektar; keduanya berlokasi di Jawa
          Timur, serta pabrik di Tangerang, Banten (Unit 3) dengan luas +/- 4,4 hektar.


3.1.2    Sifat Kegiatan Usaha

           Berdasarkan pasal 3 anggaran dasar Entitas:

           Maksud dan tujuan Entitas adalah menjalankan usaha dalam bidang:
           a. Industri pengolahan
           b. Perdagangan besar

           Untuk mencapai maksud tujuan tersebut di atas, Entitas dapat melaksanakan kegiatan
           usaha sebagai berikut:

           a. Industri pengolahan
              - Industri pipa plastik dan perlengkapannya;
              - Industri perlengkapan dan peralatan rumah tangga (tidak termasukfurnitur);
              - Industri pipa dan sambungan pipadari logam bukan besi dan baja;
              - Industri peralatan dapur danperalatan meja dari logam.

           b. Perdagangan besar
              - Perdagangan besar atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak;
              - Perdagangan besar peralatan dan perlengkapan rumah tangga;
              - Perdagangan besar logam dan bijih logam;
              - Perdagangan besar barang logam untuk bahan konstruksi;
              - Perdagangan besar genteng, batu bata, ubin dan sejenisnya dari tanah liat,
                  kapur, semen atau kaca;



                                                                                  Halaman - 21
Page 35
KJPP DASA’AT, YUDISTIRA DAN REKAN
Pendapat Kewajaran – PT Langgeng Makmur Industri Tbk (“LMPI”)


             -   Perdagangan besar bahan konstruksi lainnya;
             -   Perdagangan besar berbagai macam barang.


3.1.3   Struktur Organisasi

        Figur 11. Struktur Organisasi LMPI




        Sumber: Manajemen LMPI




                                                                Halaman - 22
Page 36
KJPP DASA’AT, YUDISTIRA DAN REKAN
Pendapat Kewajaran – PT Langgeng Makmur Industri Tbk (“LMPI”)


3.2   Analisis Makro Indonesia

      Pertumbuhan Ekonomi Indonesia


      Pertumbuhan ekonomi Indonesia masih tetap baik dan makin perlu ditingkatkan agar
      sesuai dengan kapasitas perekonomian. Pertumbuhan ekonomi triwulan IV 2025
      diprakirakan lebih tinggi ditopang oleh kenaikan permintaan domestik sejalan dengan
      membaiknya keyakinan pelaku ekonomi dan peningkatan stimulus fiskal. Berdasarkan
      Lapangan Usaha (LU), LU utama seperti LU Industri Pengolahan, LU Perdagangan Besar
      dan Eceran, serta LU Informasi dan Komunikasi menunjukkan kinerja positif. Secara
      spasial, pertumbuhan ekonomi yang tinggi tercatat di wilayah Bali-Nusa Tenggara
      (Balinusra), diikuti Jawa dan Kalimantan didorong kenaikan permintaan domestik.

      Figur 12.   Pertumbuhan Ekonomi Sisi Pengeluaran




      Sumber: Bank Indonesia, Laporan Kebijakan Moneter Triwulan IV 2025

      Neraca Pembayaran Indonesia (NPI)

      Neraca Pembayaran Indonesia pada triwulan IV 2025 diprakirakan tetap baik ditopang
      neraca perdagangan yang pada November 2025 kembali mencatat surplus sebesar 2,7
      miliar dolar AS didukung oleh ekspor nonmigas berbasis sumber daya alam seperti logam
      mulia dan perhiasan/permata, nikel dan barang daripadanya, serta bahan bakar mineral.
      Sementara itu, aliran modal triwulan IV 2025 mencatat net inflows terutama ditopang
      kenaikan cukup tinggi pada bulan Desember 2025 yang bersumber dari penerbitan global
      bond, setelah sebelumnya pada bulan Oktober dan November 2025 ercatat rendah sejalan
      dengan ketidakpastian global yang masih tinggi. Posisi cadangan devisa Indonesia akhir
      Desember 2025 meningkat menjadi sebesar 156,5 miliar dolar AS, setara dengan
      pembiayaan 6,4 bulan impor atau 6,3 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri
      Pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor.




                                                                                 Halaman - 23
Page 37
KJPP DASA’AT, YUDISTIRA DAN REKAN
Pendapat Kewajaran – PT Langgeng Makmur Industri Tbk (“LMPI”)


      Figur 13. Neraca Pembayaran Indonesia (NPI)




      Keterangan: *Angka sementara; ** Angka sangat sementara
      Sumber: Bank Indonesia, Laporan Kebijakan Moneter Triwulan IV 2025

      Nilai Tukar Rupiah

      Nilai tukar Rupiah pada 20 Januari 2026 tercatat sebesar Rp16.945 per dolar AS, melemah
      1,53% (ptp) bila dibandingkan dengan level akhir Desember 2025. Pelemahan nilai tukar
      tersebut dipengaruhi aliran keluar modal asing akibat meningkatnya ketidakpastian pasar
      keuangan global. Selain itu, kenaikan permintaan valas oleh perbankan dan korporasi
      domestik sejalan dengan kegiatan ekonomi turut memengaruhi kinerja Rupiah. Guna
      menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah, Bank Indonesia menempuh intensitas langkah
      stabilisasi melalui intervensi di pasar NDF baik di off-shore maupun on-shore (DNDF) dan
      pasar spot. Respons kebijakan ini dapat menjaga volatilitas nilai tukar Rupiah dan tetap
      konsisten dengan upaya pencapaian sasaran inflasi 2,5±1% pada 2026.

      Pergerakan Inflasi

      Inflasi inti tetap terjaga rendah sebesar 2,38% (yoy), sejalan pertumbuhan ekonomi yang
      masih di bawah kapasitas serta didukung konsistensi suku bunga kebijakan moneter Bank
      Indonesia dalam menjangkar ekspektasi inflasi sesuai dengan sasarannya dan imported
      inflation yang tetap terkendali. Inflasi kelompok administered prices (AP) terjaga rendah
      sebesar 1,93% (yoy). Sementara itu, inflasi kelompok volatile food (VF) masih relatif
      tinggi sebesar 6,21% (yoy) disumbang terutama oleh komoditas bawang merah seiring
      pasokan yang terbatas akibat gangguan cuaca dan kenaikan harga benih.




                                                                                   Halaman - 24
Page 38
KJPP DASA’AT, YUDISTIRA DAN REKAN
Pendapat Kewajaran – PT Langgeng Makmur Industri Tbk (“LMPI”)


      Figur 14.   Peta Inflasi Daerah 2025




      Sumber: Bank Indonesia, Laporan Kebijakan Moneter Triwulan IV 2025

      Perkembangan Suku Bunga

      Kebijakan moneter ditempuh melalui penurunan suku bunga BI-Rate, stabilisasi nilai
      tukar Rupiah, dan ekspansi likuiditas moneter. Sejak September 2024, BI-Rate telah turun
      sebesar 150 bps, yaitu 25 bps pada September 2024 dan 125 bps selama tahun 2025
      menjadi 4,75% hingga Desember 2025, yang merupakan level terendah sejak tahun 2022.
      Kebijakan stabilisasi nilai tukar Rupiah terus diperkuat dengan intervensi di pasar off-
      shore melalui NDF dan intervensi di pasar domestik melalui pasar spot, DNDF, serta
      pembelian SBN di pasar sekunder. Ekspansi likuiditas Rupiah juga ditempuh Bank
      Indonesia melalui penurunan posisi instrumen moneter SRBI dari Rp916,97 triliun pada
      awal tahun 2025 menjadi Rp730,90 triliun pada akhir tahun 2025, serta berlanjut turun
      menjadi Rp694,04 triliun pada 20 Januari 2026. Bank Indonesia juga membeli SBN sebagai
      bentuk sinergi erat antara kebijakan moneter dan kebijakan fiskal, yang pada 2026
      (hingga 20 Januari 2026) mencapai Rp23,69 triliun, termasuk pembelian di pasar
      sekunder sebesar Rp13,21 triliun. Pembelian SBN di pasar sekunder dilakukan sesuai
      mekanisme pasar, terukur, transparan, dan konsisten dengan program moneter dalam
      menjaga stabilitas perekonomian sehingga dapat terus menjaga kredibilitas kebijakan
      moneter.

      Penguatan kebijakan insentif likuiditas makroprudensial (KLM) dan akselerasi digitalisasi
      sistem pembayaran terus ditempuh untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.
      Implementasi penguatan KLM yang berlaku pada 16 Desember 2025 diarahkan untuk
      mempercepat penurunan suku bunga kredit/pembiayaan perbankan, melalui peningkatan
      besaran insentif bagi bank yang lebih cepat menurunkan suku bunga kredit baru sejalan
      dengan penurunan suku bunga kebijakan Bank Indonesia. Hingga minggu pertama Januari
      2026, total insentif KLM mencapai Rp397,9 triliun, yang disalurkan kepada kelompok bank
      BUMN sebesar Rp182,9 triliun, BUSN sebesar Rp174,7 triliun, BPD sebesar Rp33,1 triliun,
      dan KCBA sebesar Rp7,2 triliun. Secara sektoral, insentif KLM disalurkan kepada sektor-
      sektor prioritas yang mencakup sektor Pertanian, Industri, dan Hilirisasi, sektor Jasa
      termasuk Ekonomi Kreatif, sektor Konstruksi, Real Estate, dan Perumahan, serta sektor
      UMKM, Koperasi, Inklusi, dan Berkelanjutan.




                                                                                   Halaman - 25
Page 39
KJPP DASA’AT, YUDISTIRA DAN REKAN
Pendapat Kewajaran – PT Langgeng Makmur Industri Tbk (“LMPI”)


      Transmisi pelonggaran kebijakan moneter perlu terus didorong. Pelonggaran kebijakan
      moneter yang telah ditempuh Bank Indonesia dan penempatan dana Saldo Anggaran Lebih
      (SAL) Pemerintah di perbankan perlu diikuti dengan penurunan suku bunga perbankan
      lebih cepat. Seiring dengan penurunan BI-Rate sebesar 125 bps selama tahun 2025 dan
      ekspansi likuiditas moneter Bank Indonesia, suku bunga INDONIA menurun 234 bps sejak
      awal tahun 2025 menjadi sebesar 3,69% pada 20 Januari 2026. Suku bunga SRBI untuk
      tenor 6, 9, dan 12 bulan menurun masing-masing sebesar 254 bps, 254 bps, dan 258 bps
      sejak awal tahun 2025 menjadi sebesar 4,62%; 4,66%; dan 4,69% pada 15 Januari 2026.
      Sementara itu, imbal hasil SBN untuk tenor 2 tahun dan 10 tahun masing-masing tercatat
      sebesar 5,06% dan 6,31% pada 20 Januari 2026. Transmisi penurunan suku bunga
      kebijakan terhadap terhadap suku bunga perbankan terus berlanjut, baik pada suku
      bunga dana maupun suku bunga kredit. Suku bunga deposito 1 bulan turun sebesar 56 bps
      dari 4,81% pada awal 2025 menjadi 4,25% pada Desember 2025, meskipun upaya lanjutan
      perlu terus dilakukan untuk penurunan pemberian special rate kepada deposan besar.
      Dengan penurunan suku bunga dana tersebut, suku bunga kredit perbankan mulai
      menurun, yaitu sebesar 39 bps dari 9,20% pada awal 2025 menjadi sebesar 8,81% pada
      Desember 2025.

      Jumlah uang beredar meningkat sejalan dengan kebijakan Bank Indonesia untuk
      mendorong efektivitas ekspansi likuiditas moneter guna mendorong pertumbuhan
      ekonomi. Pada Desember 2025, pertumbuhan M0 tercatat sebesar 11,4% (yoy), meningkat
      signifikan dibandingkan dengan pertumbuhan pada bulan sebelumnya sebesar 6,5% (yoy).
      Bahkan, pertumbuhan uang Primer (M0) Adjusted, yaitu uang primer yang telah
      menetralisasi dampak KLM, tercatat lebih tinggi yaitu 16,8% (yoy) dari pertumbuhan pada
      bulan sebelumnya sebesar 13,3% (yoy). Dari komponennya, pertumbuhan M0 yang
      meningkat dipengaruhi oleh meningkatnya uang kartal dan giro bank di Bank Indonesia
      sejalan dengan kenaikan kegiatan ekonomi. Dari faktor yang memengaruhi, pertumbuhan
      M0 yang lebih tinggi dipengaruhi oleh koordinasi fiskal dan moneter sejalan dengan
      ekspansi likuiditas bank sentral dan stimulus fiskal Pemerintah di akhir tahun. Sementara
      itu, pertumbuhan uang beredar dalam arti luas (M2) pada November 2025 tercatat 8,3%
      (yoy), lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan pada Oktober 2025 sebesar 7,7%
      (yoy). Dari sisi faktor yang memengaruhi, pertumbuhan M2 yang meningkat dipengaruhi
      oleh tagihan bersih kepada Pemerintah Pusat dan perkembangan penyaluran kredit.

      Kredit perbankan pada 2025 tumbuh sebesar 9,69% (yoy), berada dalam kisaran prakiraan
      Bank Indonesia sebesar 8-11% (yoy). Berdasarkan kelompok penggunaan, pertumbuhan
      kredit investasi, kredit modal kerja, dan kredit konsumsi pada 2025 masing-masing
      sebesar 21,06% (yoy), 4,52% (yoy), dan 6,58% (yoy). Capaian tersebut sejalan dengan
      upaya BI untuk menurunkan suku bunga dan memperkuat kebijakan insentif likuiditas
      makroprudensial (KLM) serta realisasi program prioritas Pemerintah di tengah kondisi
      makro dan keuangan yang terjaga. Sementara dari sisi permintaan, pelaku usaha perlu
      terus didorong untuk melakukan ekspansi usaha dengan memanfaatkan fasilitas pinjaman
      yang belum digunakan (undisbursed loan) yang tercatat masih cukup besar pada
      Desember 2025, yaitu mencapai Rp2.439,2 triliun atau 22,12% dari plafon kredit yang
      tersedia. Dari sisi penawaran, kapasitas pembiayaan bank tetap memadai ditopang oleh
      rasio Alat Likuid terhadap Dana Pihak Ketiga (AL/DPK) sebesar 28,57% dan DPK yang
      tumbuh tinggi sebesar 13,83% (yoy) pada Desember 2025. Selain itu, minat penyaluran
      kredit perbankan terus membaik, tecermin dari persyaratan pemberian kredit (lending
      requirement) yang semakin longgar, kecuali pada segmen kredit konsumsi dan UMKM
      akibat masih tingginya risiko kredit pada kedua segmen tersebut.

      Ketahanan sistem keuangan terjaga baik didukung likuiditas perbankan yang memadai,
      kapasitas permodalan yang terjaga pada level tinggi, dan risiko kredit yang rendah. Rasio
      kecukupan modal (Capital Adequacy Ratio/CAR) perbankan pada November 2025 tercatat
      tinggi sebesar 26,05%, tergolong kuat dalam menyerap risiko dan mendukung
      pertumbuhan kredit. Rasio kredit bermasalah (Non-Performing Loan/NPL) perbankan
      secara agregat tetap rendah sebesar 2,21% (bruto) dan 0,86% (neto) pada November 2025.


                                                                                   Halaman - 26
Page 40
KJPP DASA’AT, YUDISTIRA DAN REKAN
Pendapat Kewajaran – PT Langgeng Makmur Industri Tbk (“LMPI”)


      Hasil stress test Bank Indonesia menunjukkan ketahanan perbankan yang tetap kuat
      dalam menghadapi berbagai risiko, ditopang oleh kemampuan bayar dan profitabilitas
      korporasi yang terjaga.

      Pertumbuhan transaksi ekonomi dan keuangan digital pada triwulan IV 2025 tetap tinggi
      didukung oleh sistem pembayaran yang aman, lancar, dan andal. Volume transaksi
      pembayaran digital mencapai 14,26 miliar transaksi atau tumbuh 39,21% (yoy) pada
      triwulan IV 2025 didukung oleh perluasan akseptasi pembayaran digital. Volume transaksi
      melalui aplikasi mobile dan internet masing-masing tumbuh sebesar 12,10% (yoy) dan
      15,10% (yoy), termasuk transaksi QRIS yang terus tumbuh tinggi mencapai 139,99% (yoy).
      Kinerja positif tersebut didukung oleh peningkatan jumlah pengguna dan merchant. Dari
      sisi infrastruktur, volume transaksi ritel yang diproses melalui BI-FAST mencapai 1.358,65
      juta transaksi atau tumbuh 30,44% (yoy) dengan nilai transaksi mencapai Rp3.442,26
      triliun pada triwulan IV 2025. Sementara itu, volume transaksi nilai besar yang diproses
      melalui BI-RTGS tercatat sebanyak 2,88 juta transaksi atau tumbuh 3,82% (yoy), dengan
      nilai sebesar Rp65.069,78 triliun pada triwulan IV 2025. Dari sisi pengelolaan uang Rupiah,
      Uang Kartal Yang Diedarkan (UYD) tumbuh 12,90% (yoy) menjadi Rp1.359,94 triliun pada
      triwulan IV 2025


      Stabilitas sistem pembayaran tetap terjaga ditopang oleh infrastruktur yang stabil dan
      struktur industri yang sehat. Infrastruktur yang stabil tecermin pada penyelenggaraan
      Sistem Pembayaran Bank Indonesia (SPBI) dan sistem pembayaran industri yang lancar
      dan andal serta kecukupan pasokan uang dalam jumlah dan kualitas yang memadai pada
      triwulan IV 2025. Struktur industri yang sehat tergambar pada interkoneksi antarpelaku
      dalam sistem pembayaran yang terus menguat dan diikuti oleh ekosistem Ekonomi
      Keuangan Digital (EKD) yang meluas. Perluasan adopsi Standar Nasional Open API
      Pembayaran (SNAP) mendukung penguatan interkoneksi, tecermin dari transaksi
      pembayaran berbasis SNAP yang terus meningkat. Ke depan, Bank Indonesia akan terus
      memastikan keamanan dan keandalan infrastruktur SPBI, baik ritel maupun wholesale,
      serta infrastruktur sistem pembayaran industri. Selain itu, struktur industri sistem
      pembayaran akan terus diperkuat, khususnya pada aspek manajemen risiko dan
      keandalan infrastruktur teknologi pelaku industri, sejalan dengan implementasi
      Peraturan Bank Indonesia Nomor 10 Tahun 2025 tentang Pengaturan Industri Sistem
      Pembayaran (PBI PISP). Bank Indonesia konsisten menjaga ketersediaan uang Rupiah
      dalam jumlah yang cukup dengan kualitas yang layak edar di seluruh wilayah Negara
      Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), termasuk daerah Terdepan, Terluar, dan Terpencil
      (3T) serta untuk pemenuhan kebutuhan uang dalam rangka Hari Besar Keagamaan
      Nasional (HBKN).


3.3   Tinjauan Industri

      Perkembangan Industri Plastik dan Aluminium Hilir di Indonesia

      Industri plastik dan aluminium hilir di Indonesia memegang peranan krusial dalam rantai
      pasok dua sektor makro utama: Sektor Barang Konsumen Bergerak Cepat (FMCG)/Barang
      Konsumen Primer dan Sektor Properti, Konstruksi, serta Infrastruktur. Secara struktural,
      industri ini dibagi menjadi tiga segmen utama yang saling tumpang tindih dalam hal
      penggunaan bahan baku namun memiliki karakteristik pasar yang berbeda:
      - Alat Rumah Tangga Plastik dan Aluminium: Meliputi produk perlengkapan dapur
          (kitchenware), wadah penyimpanan (container), dan furnitur plastik ringan. Segmen
          ini sangat sensitif terhadap daya beli masyarakat, tren urbanisasi, dan perubahan
          gaya hidup sub-urban.
      - Pipa PVC dan Produk Perpipaan Plastik: Meliputi pipa PVC, HDPE, dan PP-R beserta
          sambungannya (fittings). Segmen ini murni bersifat capital-driven dan project-driven,
          yang perkembangannya berkorelasi linier dengan volume konstruksi nasional, real
          estate, serta jaringan utilitas air bersih.

                                                                                    Halaman - 27
Page 41
KJPP DASA’AT, YUDISTIRA DAN REKAN
Pendapat Kewajaran – PT Langgeng Makmur Industri Tbk (“LMPI”)


      - Perlengkapan Rumah Tangga Berbahan Plastik/Aluminium: Meliputi komponen
          struktural non-struktural rumah tangga seperti kusen jendela/pintu aluminium,
          talang air plastik, hingga perlengkapan sanitasi penunjang.

      Berdasarkan data Kementerian Perindustrian RI dan Asosiasi Industri Olefin Aromatik dan
      Plastik Indonesia (INAPLAS), struktur industri plastik nasional masih menghadapi
      tantangan ketidakseimbangan hulu-hilir. Sektor hilir (manufaktur produk jadi) memiliki
      kapasitas terpasang yang sangat besar, namun pemenuhan bahan baku domestik untuk
      resin polimer tertentu masih bergantung pada impor. Sementara itu, untuk industri
      aluminium, Indonesia memiliki keunggulan komparatif dari sisi ketersediaan bijih bauksit,
      meskipun kapasitas pemurnian menjadi aluminium ingot domestik masih terus dikejar
      untuk mengurangi ketergantungan pasokan global.

      Periode 2021–2025 merupakan fase pemulihan yang dinamis sekaligus penuh gejolak
      (volatile) bagi industri plastik dan aluminium di Indonesia.
      - Tahun 2021–2022 (Fase Pemulihan Pasca-Pandemi): Industri mencatat pertumbuhan
          didorong oleh pent-up demand di sektor renovasi rumah dan peningkatan konsumsi
          alat rumah tangga karena pola hidup higienis. Sektor konstruksi mulai bergerak
          terbatas, memicu penyerapan kembali stok pipa PVC yang sempat tertahan.
      - Tahun 2023–2024 (Fase Konsolidasi & Tekanan Makro): Terjadi normalisasi
          pertumbuhan. Inflasi global dan fluktuasi harga komoditas (minyak mentah dan
          aluminium LME) menekan margin keuntungan bersih produsen hilir. Namun,
          pembangunan Infrastruktur Ibu Kota Nusantara (IKN) dan proyek strategis nasional
          (PSN) mulai memberikan stimulus signifikan terhadap permintaan pipa PVC dan
          material aluminium struktural.
      - Tahun 2025 (Fase Stabilisasi Tinggi): Berdasarkan estimasi agregat dari Mordor
          Intelligence dan data BPS, pasar plastik Indonesia diperkirakan telah mencapai
          volume konsumsi sebesar 7,37 juta ton pada akhir tahun 2025.

       Tabel Indikator Kuantitatif Pertumbuhan Industri Plastik & Aluminium Indonesia

         Indikator Ekonomi / Pasar                      2021    2022    2023    2024       2025
                                                                                           (Est)




         Konsumsi Plastik Nasional (Juta Ton)           6,12    6,45    6,73    7,05       7,37



         Pertumbuhan PDB Sektor Industri Karet &        1,85%   3,42%   4,10%   4,55%     4,80%
         Plastik (% YoY)



         Pertumbuhan Sektor Konstruksi Nasional (%      2,81%   3,92%   4,91%   5,12%     5,35%
         YoY)



         Utilisasi Kapasitas Pabrik Pipa PVC Domestik   62%     66%     71%     74%        76%
         (%)


       Sumber: Diolah dari Badan Pusat Statistik (BPS), Kementerian Perindustrian RI, dan
       Estimasi Asosiasi INAPLAS (2025).




                                                                                        Halaman - 28
Page 42
KJPP DASA’AT, YUDISTIRA DAN REKAN
Pendapat Kewajaran – PT Langgeng Makmur Industri Tbk (“LMPI”)


      Pertumbuhan ekspansif sektor ini didorong oleh konvergensi beberapa faktor
      makroekonomi dan struktural berikut:
      - Pertumbuhan Sektor Properti dan Konstruksi: Pembangunan residensial secara
         vertikal (apartment) maupun horizontal (landed house) menciptakan permintaan
         turunan yang masif untuk pipa saluran air bersih/kotor serta kusen jendela
         aluminium.
      - Pembangunan Infrastruktur: Komitmen pemerintah dalam memperluas konektivitas
         fisik dan kawasan industri baru mentranslasikan kebutuhan material perpipaan
         berskala besar.
      - Urbanisasi yang Masif: Data World Bank menunjukkan tingkat urbanisasi di Indonesia
         terus meningkat mendekati 58% dari total populasi. Perpindahan penduduk ke area
         perkotaan mengubah pola konsumsi secara fundamental, di mana preferensi beralih
         ke peralatan rumah tangga berbasis plastik yang praktis, higienis, dan ekonomis.
      - Konsumsi Rumah Tangga: Sebagai kontributor utama PDB Indonesia (>50%), ketahanan
         konsumsi rumah tangga menjaga volume penjualan produk houseware plastik tetap
         tumbuh stabil di angka 4–5% per tahun.
      - Proyek Air Bersih dan Sanitasi: Program nasional seperti Penyediaan Air Minum dan
         Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) serta target Sustainable Development Goals
         (SDGs) Goal 6 memacu adopsi pipa HDPE dan PVC secara eksponensial guna
         meminimalkan Non-Revenue Water (NRW) akibat kebocoran pipa tua.
      - Pertumbuhan Retail dan E-Commerce: Penjualan alat rumah tangga melalui platform
         digital memotong rantai distribusi tradisional. Hal ini menurunkan harga jual akhir
         bagi konsumen dan memperluas penetrasi pasar hingga ke daerah pelosok (Logistik
         last-mile sangat diuntungkan oleh produk plastik yang ringan dan tidak mudah pecah
         selama pengiriman).

      Permintaan terhadap alat rumah tangga (houseware) plastik didominasi oleh segmen
      fungsionalitas dan estetika. Berdasarkan riset Grand View Research, terdapat pergeseran
      perilaku konsumen kelas menengah di Indonesia yang menginginkan produk BPA-Free,
      microwave-safe, dan memiliki desain minimalis modern. Produk wadah penyimpanan
      makanan, botol minum premium, dan peralatan merapikan rumah (organizer)
      mencatatkan pertumbuhan volume penjualan tertinggi. Untuk produk berbahan
      aluminium, peralatan memasak tradisional (cookware) bergeser ke arah produk
      aluminium berlapis antilengket (coated) berkualitas premium.

      Pipa PVC dan Perpipaan Plastik
      Aplikasi perpipaan terbagi menjadi tiga pasar utama:
      1. Residensial: Didominasi oleh pipa PVC kelas AW (tekanan tinggi) dan D (limbah)
          dengan ukuran kecil hingga menengah (0,5 hingga 4 inci).
      2. Infrastruktur & Utilitas: Didominasi oleh pipa HDPE (High-Density Polyethylene)
          karena sifatnya yang elastis, tahan korosi, dan memiliki masa pakai hingga 50 tahun,
          sangat cocok untuk distribusi air minum bawah tanah bertekanan tinggi.
      3. Sektor Industri & Perkebunan: Penggunaan pipa PVC dan drainase berdiameter besar
          untuk sistem irigasi perkebunan kelapa sawit dan pembuangan limbah cair industri.

      Kebutuhan Konstruksi dan Properti
      Kebutuhan ekstrusi aluminium (aluminium extrusion) mengalami lonjakan struktural
      seiring dengan tren desain arsitektur modern yang meminimalkan penggunaan kayu.
      Kusen jendela, pintu, dan rangka atap aluminium dipilih karena sifatnya yang lightweight
      (ringan), tahan terhadap rayap, dan tahan cuaca tropis basah Indonesia.

      Dampak Harga Minyak Dunia
      Minyak mentah (Crude Oil) adalah jangkar biaya terbesar bagi industri plastik karena
      posisinya di hulu rantai nilai petrokimia. Proses transmisinya berjalan dari Minyak Mentah
      menuju Naphtha, Etilena/Propilena, hingga menghasilkan Resin Polimer (PVC, HDPE, PP).




                                                                                   Halaman - 29
Page 43
KJPP DASA’AT, YUDISTIRA DAN REKAN
Pendapat Kewajaran – PT Langgeng Makmur Industri Tbk (“LMPI”)




        Jalur Dampak                     Mekanisme Transmisi             Implikasi Finansial
                                                                         Produsen Hilir




        Biaya Bahan Baku                 Kenaikan minyak bumi ->         Penurunan Gross Profit
                                         Kenaikan harga Naphtha          Margin (GPM) jika
                                         global -> Harga beli resin      produsen tidak mampu
                                         domestik melonjak dalam         melakukan price pass-
                                         2–4 minggu.                     through ke konsumen
                                                                         akhir.



        Modal Kerja (Working             Biaya inventori bahan baku      Tekanan pada arus kas
        Capital)                         meningkat dua kali lipat        operational (Operating
                                         untuk volume tonase yang        Cash Flow) dan
                                         sama.                           peningkatan kebutuhan
                                                                         fasilitas kredit modal kerja
                                                                         perbankan.



        Substitusi Material              Margin harga antara virgin      Produsen meningkatkan
                                         resin (asli) dan recycled       bauran penggunaan
                                         resin (daur ulang) melebar.     recycled plastic hingga
                                                                         batas toleransi kualitas
                                                                         produk teknis (sampai
                                                                         dengan 30%).


      Ketika harga minyak dunia berada di atas US$85 per barel, komponen biaya bahan baku
      resin dapat mencakup hingga 65-70% dari total struktur Harga Pokok Produksi (HPP)
      produsen pipa dan houseware, menyisakan ruang margin yang sangat sempit untuk biaya
      operasional tenaga kerja dan energi.

      Prospek Industri 2026-2030
      Memasuki periode 2026–2030, pasar plastik dan perpipaan Indonesia diproyeksikan akan
      memasuki fase pertumbuhan berkelanjutan (sustainable growth phase). Berdasarkan
      data baseline dari Mordor Intelligence, pasar plastik Indonesia diperkirakan akan
      mempertahankan Tingkat Pertumbuhan Tahunan Majemuk (CAGR) sebesar 4,78% hingga
      tahun 2030. Di sisi lain, pasar global plastic pipes & fittings diproyeksikan tumbuh dengan
      CAGR sekitar 6,00% pada periode yang sama, di mana Indonesia akan bertindak sebagai
      salah satu generator pertumbuhan utama di kawasan Asia Tenggara.

      Faktor penentu (game changers) utama pada periode outlook ini meliputi:
      1. Komersialisasi Kompleks Petrokimia Baru: Beroperasinya beberapa ekspansi cracker
          etilena domestik berskala besar yang dijadwalkan rampung mulai tahun 2026/2027
          akan mensubstitusi porsi impor virgin resin secara masif, meningkatkan stabilitas
          pasokan bahan baku lokal.
      2. Mandat Regulasi Daur Ulang: Pemberlakuan pajak karbon dan kewajiban kandungan
          material daur ulang minimum pada produk barang konsumen akan memaksa
          konsolidasi industri, di mana produsen besar yang memiliki fasilitas daur ulang
          terintegrasi akan




                                                                                     Halaman - 30
Page 44
KJPP DASA’AT, YUDISTIRA DAN REKAN
Pendapat Kewajaran – PT Langgeng Makmur Industri Tbk (“LMPI”)


3.4   Analisis Operasional dan Prospek LMPI

      Secara umum, kinerja keuangan Perseroan pada tahun 2025 tercatat cukup solid,
      meskipun Penjualan usaha bersih Perseroan mengalami penurunan Rp49 miliar atau
      sebesar 10%, dari Rp521 miliar pada 2024 menjadi Rp472 miliar pada 2025. Penurunan ini
      disebabkan oleh karena menurunnya nilai penjualan di pasar domestik. Dengan demikian,
      Perseroran belum mampu mencapai target pertumbuhan penjualan sekitar 10%.

      Kontribusi nilai penjualan Perseroan dari segmen peralatan dapur dari aluminium
      sejumlah Rp240 miliar atau sebesar 51% dari total penjualan. Segmen pipa fitting dan
      profil berkontribusi sebesar 22% dari total penjualan dengan perolehan nilai sejumlah
      Rp97 miliar, dan perabotan rumah tangga dari plastik sejumlah Rp129 miliar, atau
      sebesar 27% dari total penjualan.

      Seiring penurunan penjualan, beban pokok penjualan Perseroan turun sebesar Rp18
      miliar atau 4% menjadi sebesar Rp438 miliar dibandingkan tahun sebelumnya. Laba kotor
      tahun 2025 turun menjadi Rp34 miliar dan rugi komprehensif Perseroan tahun berjalan
      sebesar Rp77 miliar, meningkat dibandingkan kerugian tahun sebelumnya sebesar Rp38
      miliar.

      Visi

      “Unggul dalam Inovasi dan Efisiensi”

      Perseroan bertekad menjadi perusahaan yang paling unggul dalam inovasi dan efisiensi

      Misi

      “Kami Memberi Nilai Tambah”

      Perseroan bertekad untuk menjadi penyedia peralatan rumah tangga dan produk-produk
      berkualitas yang bernilai lebih bagi para konsumennya.

      Nilai Keberlanjutan
      Pengambilan setiap keputusan Perseroan mempertimbangkan aspek ekonomi, lingkungan
      hidup dan sosial.

      Lokasi Usaha

      LMPI berkedudukan di Jl. Letjen Sutoyo No 256, Waru, Sidoarjo, Jawa Timur, Indonesia

      Perseroan juga memiliki pabrik di Waru, Sidoarjo (Unit 1) dengan luas +/- 7 hektar dan
      di Trosobo, Sidoarjo (Unit 2) dengan luas +/- 5,5 hektar; keduanya berlokasi di Jawa
      Timur, serta pabrik di Tangerang, Banten (Unit 3) dengan luas +/- 4,4 hektar.


      Prospek Industri LMPI

      Pada tahun 2026, ketidakpastian global, ketegangan geopolitik dan makroekonomi
      diperkirakan akan terus berlanjut. Meskipun demikian, kami masih melihat adanya
      optimisme yang menyertainya. Dengan strategi bisnis yang telah disusun, kami yakin
      produk Perseroan masih dapat bersaing dan peningkatan penjualan dapat dicapai.

      Kami memandang bahwa prospek usaha Perseroan ke depan tetap berada dalam arah
      yang positif, meskipun dihadapkan pada tantangan global yang masih berlanjut. Kondisi
      geopolitik di Timur Tengah yang mengakibatkan penutupan selat Hormuz yang



                                                                                Halaman - 31
Page 45
KJPP DASA’AT, YUDISTIRA DAN REKAN
Pendapat Kewajaran – PT Langgeng Makmur Industri Tbk (“LMPI”)


        mempengaruhi harga minyak dunia berdampak terhadap harga bahan baku Perseroan,
        terutama bahan baku divisi Plastik dan divisi pipa, fitting dan talang.

        Salah satu langkah utama yang kami ambil Adalah mencari supplier strategis dan
        pemanfaatan teknologi terkini untuk efisiensi produksi. Dalam dunia yang semakin
        didorong oleh digitalisasi dan otomatisasi, kami percaya bahwa teknologi akan menjadi
        penggerak utama dalam meningkatkan efisiensi operasional. Melalui ketersediaan bahan
        baku dan penerapan teknologi terkini, kami tidak hanya akan mampu menekan biaya
        produksi, tetapi juga memastikan bahwa produk kami tetap unggul di pasar. Perseroan
        akan terus menciptakan produkproduk baru yang inovatif, memenuhi kebutuhan
        pelanggan, sekaligus menjaga standar kualitas yang tinggi. Strategi bisnis Perseroan akan
        terus dievaluasi dan disesuaikan dengan kondisi eksternal dan internal Perseroan.

3.4.1    Keuntungan dan Kerugian yang Bersifat Kualitatif atas Rencana Transaksi

         Penjualan aset tetap berupa penjualan Tanah & Bangunan (Pabrik) 2-lantai dan
         bangunan pendukung serta sarana pelengkap, dengan luas bangunan Keseluruhan
         kurang lebih 13.150 m² yang berdiri diatas tanah dengan dokumen kepemilikan berupa
         9 (Sembilan) Sertipikat Hak Guna Bangunan dengan luas 43.722 m². Objek tersebut
         terletak di Jalan Faliman Jaya No. 18, Kelurahan Jurumudi Baru, Kecamatan Benda,
         Kota Tangerang, Provinsi Banten,Kode Pos 15124 ini diharapkan dapat meningkatkan
         kinerja keuangan LMPI.

         Keuntungan yang akan diperoleh LMPI dari transaksi adalah:

         -   Dengan melakukan penjualan tanah bangunan dan sarana pelengkap dapat
             meningkatkan rasio aktivitas. Selain itu, dengan adanya transaksi penjualan
             tersebut LMPI dapat meningkatkan kas perusahaan.

         Kerugian yang akan diperoleh LMPI dari transaksi adalah:

         -   Terdapat biaya-biaya yang muncul akibat Rencana Transaksi ini, yang tidak terbatas
             pada biaya Lembaga penunjang, seperti Penilaian Aset. Penambahan biaya-biaya
             yang muncul antara lain biaya penilaian objek transaksi, biaya-biaya terkait profesi
             penilai serta kewajiban-kewajiban yang lain yang dapat muncul di kemudian hari.


3.4.2    Analisis Manfaat dan Risiko

         Manfaat yang akan diperoleh LMPI dari Rencana Transaksi ini adalah, secara umum akan
         memberikan nilai tambah bagi LMPI dan seluruh pemegang saham LMPI sebagai akibat
         dari peningkatan kinerja keuangan. Risiko yang akan diperoleh LMPI dari Rencana
         Transaksi adalah risiko tidak tercapainya proyeksi keuangan yang diharapkan. Guna
         meminimalkan risiko tersebut, LMPI menerapkan pengendalian ketat dari fase
         perencanaan hingga eksekusi. Langkah ini dilakukan melalui reviu berkala agar dapat
         terpantau dengan ketat, sehingga potensi penyimpangan target keuangan dapat ditekan
         secara optimal.


3.5     Analisis Kuantitatif

3.5.1    Kinerja Historis

         Profil keuangan LMPI menggunakan Laporan Keuangan per 31 Desember 2021 hingga
         31 Desember 2025. Berikut profil keuangan LMPI:




                                                                                     Halaman - 32
Page 46
KJPP DASA’AT, YUDISTIRA DAN REKAN
Pendapat Kewajaran – PT Langgeng Makmur Industri Tbk (“LMPI”)


        Ikhtisar Laba

        Figur 15.    Ikhtisar Laba (Rugi) LMPI
         PT Langgeng Makmur Industri Tbk
         Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain
         (Dinyatakan dalam Ribuan Rupiah. kecuali dinyatakan lain)

                                         2021            2022                2023            2024             2025
                                         Audit           Audit               Audit           Audit           Audit
         Pendapatan                    568.644.535     575.434.595         544.957.686     521.341.089     471.772.461
         Beban Pokok Pendapatan      (489.824.535)   (501.428.147)       (479.453.627)   (455.905.922)   (438.115.252)
         Laba Bruto                    78.820.000      74.006.448          65.504.059      65.435.167      33.657.209
         Beban penjualan              (11.870.942)    (19.146.475)        (17.334.194)    (19.986.179)    (32.768.762)
         Beban       umum     dan     (54.112.588)    (56.755.079)        (57.184.433)    (61.705.156)    (58.921.948)
         administratif
         Laba (rugi) penjualan            650.000                    -       (349.335)          2.000         275.000
         aset
         Beban keuangan               (23.266.868)    (21.925.041)        (19.539.946)    (19.234.586)    (18.806.139)
         Pendapatan       (beban)        (805.622)     (1.504.418)           1.402.232       (199.363)       1.380.155
         lain-lain
         Laba (Rugi) Sebelum          (10.586.020)    (25.324.565)        (27.501.617)    (35.688.117)    (75.184.486)
         Beban Pajak
         Beban Pajak
            Pajak kini                           -               -                   -               -               -
            Pajak tangguhan            (3.776.283)         713.452           (429.532)     (1.653.847)     (2.119.630)
         Total Manfaat (Beban)         (3.776.283)         713.452           (429.532)     (1.653.847)     (2.119.630)
         Pajak Penghasilan - Neto
         Laba (Rugi) Neto Tahun      (14.362.303)    (24.611.113)        (27.931.149)    (37.341.964)    (77.304.117)
         Berjalan
         Penghasilan
         Komprehensif Lain
         Pengukuran       kembali      (5.291.217)       3.294.104         (1.308.346)       (614.015)     (1.202.314)
         liabilitas       Program
         pensiun imbalan pasti
         Pajak         Penghasilan      1.164.068        (724.703)            287.836         135.083         264.509
         terkait
         Jumlah Laba (kerugian)        (4.127.149)       2.569.402         (1.020.510)       (478.932)       (937.805)
         Komprehensif Lain
         Total      Laba    (Rugi)   (18.489.452)    (22.041.712)        (28.951.659)    (37.820.896)    (78.241.922)
         Komprehensif       Tahun
         Berjalan

        Sumber: Laporan Keuangan LMPI

        Pendapatan LMPI mencatatkan pertumbuhan tipis pada tahun 2022 sebesar 1,19% dari
        Rp568.644.535 ribu pada tahun 2021 menjadi Rp575.434.595 ribu. Namun, setelah
        tahun tersebut, pendapatan mengalami penurunan konisten secara berturut-turut:
        turun 5,30% menjadi Rp544.957.686 ribu pada 2023, menyusut kembali sebesar 4,33%
        menjadi Rp521.341.089 ribu pada 2024, dan merosot tajam sebesar 9,51% hingga
        menyisakan Rp471.722.461 ribu pada tahun 2025. Tren penurunan ini mengindikasikan
        adanya tekanan pasar atau kontraksi volume penjualan yang cukup signifikan di tiga
        tahun terakhir.

        Beban Pokok Pendapatan juga bergerak dinamis dan cenderung tidak sebanding dengan
        penurunan pendapatan. Pada tahun 2022, beban pokok naik 2,37% menjadi
        Rp501.428.147 ribu dari Rp489.824.535 ribu pada 2021. Seiring penurunan penjualan,
        beban pokok berhasil ditekan turun sebesar 4,38% menjadi Rp479.453.627 ribu pada
        2023, turun lagi 4,91% menjadi Rp455.905.922 ribu pada 2024, dan menyusut 3,90%
        menjadi Rp438.115.252 ribu pada tahun 2025. Karena penurunan beban pokok pada
        tahun 2025 tidak secepat penurunan pendapatannya, efisiensi produksi perusahaan
        terlihat melemah di tahun terakhir.

        Laba Bruto terus menyusut setiap tahunnya; diawali penurunan 6,11% dari Rp78.820.000
        ribu pada tahun 2021 menjadi Rp74.006.448 ribu tahun 2022, lalu turun 11,49% menjadi


                                                                                                   Halaman - 33
Page 47
KJPP DASA’AT, YUDISTIRA DAN REKAN
Pendapat Kewajaran – PT Langgeng Makmur Industri Tbk (“LMPI”)


        Rp65.504.059 ribu tahun 2023, sempat stabil dengan kenaikan sangat tipis 0,11%
        menjadi Rp65.435.167 ribu tahun 2024, sebelum akhirnya turun drastis sebesar 48,56%
        menjadi hanya Rp33.657.209 ribu pada tahun 2025.

        Laba (Rugi) Neto Tahun Berjalan, di mana perusahaan konsisten mengalami kerugian
        yang terus membengkak setiap tahun. Kerugian bersih meningkat 71,36% dari
        Rp14.362.303 ribu tahun 2021 menjadi Rp24.611.113 ribu tahun 2022, melonjak lagi
        13,49% menjadi Rp27.931.149 ribu pada tahun 2023, membengkak 33,69% menjadi
        Rp37.341.964 ribu tahun 2024, dan puncaknya melesat hingga 107,02% dengan total rugi
        bersih mencapai Rp77.304.117 pada tahun 2025 akibat lonjakan beban operasional
        seperti beban penjualan.

        Figur 16.   Grafik Pertumbuhan Laba (Rugi) LMPI (dalam Ribuan Rupiah)

                                                              Laba
          700.000.000
          600.000.000
          500.000.000
          400.000.000
          300.000.000
          200.000.000
          100.000.000
                      -
                               Pendapatan              Beban Pokok             Laba Bruto              Laba Bersih
          (100.000.000)
                                                       Pendapatan
          (200.000.000)

                                                2021   2022      2023   2024      2025

        Sumber: Laporan Keuangan LMPI, Diolah DYR

        Laporan Posisi Keuangan

        Figur 17.   Laporan Posisi Keuangan LMPI
         PT Langgeng Makmur Industri Tbk
         Laporan Posisi Keuangan
         (Dinyatakan dalam Ribuan Rupiah. kecuali dinyatakan lain)

                                        2021             2022             2023              2024            2025
                                        Audit            Audit            Audit             Audit           Audit
         ASET
         Aset Lancar
         Kas dan bank                  2.367.340         4.257.125        6.952.387        7.733.108        7.688.078
         Piutang usaha                         -                 -                -                -                -
            Pihak ketiga              61.719.038        83.168.097      111.780.049      140.435.837      135.510.793
            Pihak berelasi             3.619.486         3.449.702                -                -                -
         Piutang lain-lain                     -                 -                -                -                -
            Pihak ketiga                 460.961           545.031          532.646          466.202          465.573
         Persediaan                  313.789.541       297.186.995      261.062.132      260.418.418      229.716.469
         Uang muka pembelian                   -                 -                -                -                -
            Pihak ketiga               1.818.363         1.382.272          979.767          434.527            3.322
         Biaya dibayar di muka           716.809           890.182          729.594        1.117.985        1.101.608
         Aset lancar lainnya           3.413.308         2.993.868        3.639.264        3.013.039        2.056.512
         Aset tidak lancar yang       92.005.206        91.137.612       90.287.911       89.435.099       88.253.970
         dimiliki untuk dijual
         Total Aset Lancar           479.910.052       485.010.884      475.963.750      503.054.215      464.796.325

         Aset Tidak Lancar



                                                                                                    Halaman - 34
Page 48
KJPP DASA’AT, YUDISTIRA DAN REKAN
Pendapat Kewajaran – PT Langgeng Makmur Industri Tbk (“LMPI”)


         PT Langgeng Makmur Industri Tbk
         Laporan Posisi Keuangan
         (Dinyatakan dalam Ribuan Rupiah. kecuali dinyatakan lain)

                                         2021            2022             2023             2024             2025
                                         Audit           Audit            Audit            Audit            Audit
         Piutang lain-lain                       -                -                -                -               -
            Pihak Ketiga                         -           19.000           25.325            1.250               -
         Uang muka pembelian               860.160           42.298           42.298          202.298          42.298
         aset
         Aset pajak tangguhan            4.154.051       4.142.800        4.001.104        2.482.340          627.219
         Aset tetap – bersih           217.997.175     204.498.099      187.937.303      172.567.061      158.278.533
         Aset hak guna – bersih          1.149.180         574.590                -        4.446.544        4.001.890
         Aset tidak lancar lainnya               -               -                -        2.053.456        1.704.623
         Total Aset Tidak Lancar       224.160.566     209.276.787      192.006.030      181.752.949      164.654.563
         TOTAL ASET                   704.070.618     694.287.671      667.969.780      684.807.164      629.450.888

         LIABILITAS           DAN
         EKUITAS
         Liabilitas        Jangka
         Pendek
         Utang bank                    225.010.137     213.539.823      216.660.350       68.465.774       65.739.208
         Utang usaha                             -               -                -                -                -
           Pihak ketiga                 49.874.102      61.176.973       53.152.059       49.428.393       49.959.425
         Utang lain-lain                         -               -                -                -                -
           Pihak ketiga                    318.199         612.682          512.453          692.665          914.188
           Pihak berelasi                1.346.811          35.740            6.155          747.609          929.140
         Utang pajak                    77.896.184      93.424.129      112.041.958      120.631.228      134.443.164
         Beban Akrual                   40.505.183      42.190.228       59.027.007       49.089.366       66.609.943
         Liabilitas kontrak                      -               -                -                -                -
           Pihak ketiga                  8.094.565       3.586.418        3.311.745        2.244.323        4.979.507
           Pihak berelasi                        -               -          629.880       25.292.724       19.099.777
         Liabilitas Sewa                   548.847         600.333                -                -                -
         Bagian utang jangka                     -               -                -                -                -
         panjang yang jatuh
         tempo dalam satu tahun
         :
         Utang bank                      4.800.000       6.000.000       26.800.000       12.400.000       12.000.000
         Utang lain-lain                   746.374         296.422           76.895                -                -
         Total Liabilitas Jangka      409.140.402     421.462.748      472.218.502      328.992.082      354.674.352
         Pendek
         Liabilitas        Jangka
         Panjang
         Utang      Bank    jangka
         panjang      -    setelah
         dikurangi bagian jangka
         pendek :
           Utang bank                   32.800.000      26.800.000                -      173.300.000      161.300.000
           Utang pihak berelasi          7.340.000       7.340.000        7.340.000        7.340.000        7.340.000
           Utang lain-lain                 373.315          76.891                -                -                -
         Beban akrual                   13.675.180      23.391.731                -       23.391.731       30.522.231
         Liabilitas Sewa                   600.333               -                -                -                -
         Liabilitas imbalan kerja       12.136.290       9.252.914       11.399.550       12.592.519       14.665.395
         Total Liabilitas Jangka       66.925.118      66.861.536       18.739.550      216.624.250      213.827.626
         Panjang
         TOTAL LIABILITAS             476.065.520     488.324.284      490.958.052      545.616.332      568.501.978
         EKUITAS
         Modal saham                    504.258.835     504.258.835      504.258.835      504.258.835      504.258.835
         Tambahan modal disetor           3.919.250        3.919.250        3.919.250        3.919.250       3.919.250
         Defisit                      (269.193.429)   (293.804.542)    (321.735.691)    (359.077.656)    (436.381.773)
         Komponen           Ekuitas    (10.979.558)      (8.410.156)      (9.430.666)      (9.909.597)    (10.847.402)
         lainnya
         TOTAL EKUITAS                228.005.098     205.963.387      177.011.728      139.190.832       60.948.910
         LIABILITAS           DAN     704.070.618     694.287.671      667.969.780      684.807.164      629.450.888
         EKUITAS
        Sumber: Laporan Keuangan LMPI




                                                                                                   Halaman - 35
Page 49
KJPP DASA’AT, YUDISTIRA DAN REKAN
Pendapat Kewajaran – PT Langgeng Makmur Industri Tbk (“LMPI”)


        Total Aset LMPI mengalami tren penurunan secara umum sepanjang periode analisis.
        Pada tahun 2022, aset turun sebesar 1,39% dari Rp704.070.618 ribu pada tahun 2021
        menjadi Rp694.287.671 ribu, yang utamanya dipicu oleh penyusutan pos Persediaan dan
        penurunan aset tetap bersih. Penurunan berlanjut pada tahun 2023 sebesar 3,79%
        menjadi Rp667.969.780 ribu akibat terkurasnya akun Persediaan dan nilai Aset Tetap
        yang terus menyusut. Pada tahun 2024, Total Aset sempat berbalik meningkat sebesar
        2,52% menjadi Rp684.807.164 ribu karena adanya lonjakan signifikan pada akun Piutang
        Usaha pihak berelasi dan Kas dan Bank. Namun, pada tahun 2025, Total Aset kembali
        merosot tajam sebesar 8,08% menjadi Rp629.450.888 ribu, didorong oleh penurunan
        drastis pada akun Persediaan serta penyusutan nilai aset tetap bersih yang terus
        berlanjut.

        Total Liabilitas LMPI justru menunjukkan tren yang terus membengkak hampir setiap
        tahunnya. Pada tahun 2022, liabilitas meningkat sebesar 2,58% dari Rp476.065.520 ribu
        pada tahun 2021 menjadi Rp488.324.284 ribu, dipicu oleh kenaikan Utang Usaha pihak
        ketiga dan Utang Pajak. Di tahun 2023, utang merangkak naik tipis 0,54% menjadi
        Rp490.958.052 ribu karena lonjakan bagian utang bank jangka pendek yang jatuh tempo
        dalam satu tahun, meskipun utang bank jangka pendek reguler sedikit ditekan.
        Kenaikan signifikan terjadi pada tahun 2024 sebesar 11,13% menjadi Rp545.616.332
        ribu, akibat penarikan Utang Bank Jangka Panjang yang melonjak drastis. Tren
        peningkatan ini berlanjut pada tahun 2025 dengan kenaikan sebesar 4,19% menjadi
        Rp568.501.978 ribu yang disebabkan oleh membengkaknya Utang Pajak dan Beban
        Akrual jangka pendek.

        Total Ekuitas perusahaan mengalami penurunan yang sangat kritis akibat akumulasi
        kerugian. Pada tahun 2022, ekuitas turun sebesar 9,67% dari Rp228.005.098 ribu pada
        tahun 2021 menjadi Rp205.963.387 ribu karena membengkaknya akun Defisit. Pola ini
        terus memburuk; ekuitas turun 14,06% menjadi Rp177.011.728 ribu pada tahun 2023,
        lalu anjlok kembali sebesar 21,37% menjadi Rp139.190.832 ribu pada tahun 2024.
        Penurunan berlanjut pada tahun 2025, di mana Total Ekuitas perusahaan jatuh bebas
        sebesar 56,21% dan hanya menyisakan Rp60.948.910 ribu. Faktor tunggal utama yang
        menggerus ekuitas ini di setiap tahunnya adalah akun Defisit yang terus membengkak
        secara masif dari tahun 2021 hingga tahun 2025, mencerminkan kinerja operasional
        perusahaan yang terus menderita kerugian bersih.


        Figur 18.   Grafik Pertumbuhan Posisi Keuangan LMPI (dalam Ribuan Rupiah)

                                              Posisi Keuangan
          600.000.000

          500.000.000

          400.000.000                                                                                      2021
                                                                                                           2022
          300.000.000
                                                                                                           2023
          200.000.000                                                                                      2024

          100.000.000                                                                                      2025


                    -
                         Aset Lancar   Aset Tidak   Liabilitas Jangka Liabilitas Jangka Jumlah Ekuitas
                                        Lancar          Pendek            Panjang
        Sumber: Laporan Keuangan LMPI, Diolah DYR



                                                                                            Halaman - 36
Page 50
KJPP DASA’AT, YUDISTIRA DAN REKAN
Pendapat Kewajaran – PT Langgeng Makmur Industri Tbk (“LMPI”)


        Tinjauan Arus Kas LMPI

        Figur 19.    Laporan Arus Kas LMPI
         PT Langgeng Makmur Industri Tbk
         Laporan Arus Kas
         (Dinyatakan dalam Ribuan Rupiah. kecuali dinyatakan lain)

                                        2021            2022          2023           2024          2025
                                        Audit           Audit         Audit          Audit         Audit
         Kas      bersih      yang    (6.098.636)      23.323.367     7.742.640    (3.288.280)    16.261.401
         diperoleh             dari
         (digunakan         untuk)
         aktivitas operasi
         Kas bersih digunakan         (3.946.437)      (3.705.155)   (1.076.775)   (6.482.817)    (1.624.268)
         untuk aktivitas investasi
         Kas      bersih      yang      8.978.542     (17.730.538)   (3.941.223)   10.547.814    (14.682.522)
         diperoleh             dari
         (digunakan         untuk)
         aktivitas pendanaan

         KENAIKAN         /           (1.066.531)       1.887.674    2.724.642       776.717        (45.389)
         (PENURUNAN) BERSIH
         KAS DAN BANK
         DAMPAK PERUBAHAN                 (6.374)           2.111      (29.380)         4.004             359
         SELISIH KURS
         KAS DAN BANK AWAL             3.440.245        2.367.340    4.257.125     6.952.387      7.733.108
         TAHUN
         KAS DAN BANK AKHIR            2.367.340        4.257.125    6.952.387     7.733.108      7.688.078
         TAHUN
        Sumber: Laporan Keuangan LMPI

        Berdasarkan laporan keuangan yang diperoleh, aktivitas cash flow LMPI pada periode
        yang berakhir 31 Desember 2025 di antaranya adalah :
         •    Arus Kas Bersih untuk Aktivitas Operasi LMPI menunjukkan arus kas masuk sebesar
              Rp 16.261.401 Ribu.
         •    Arus Kas Bersih untuk Aktivitas Investasi LMPI menunjukkan arus kas keluar
              sebesar Rp 1.624.268 Ribu.
         •    Arus Kas Bersih dari Aktivitas Pendanaan LMPI menunjukkan arus kas keluar
              sebesar Rp 14.682.522 Ribu.




                                                                                           Halaman - 37
Page 51
KJPP DASA’AT, YUDISTIRA DAN REKAN
Pendapat Kewajaran – PT Langgeng Makmur Industri Tbk (“LMPI”)


        Figur 20.        Grafik Pertumbuhan Arus Kas LMPI (dalam Ribuan Rupiah)

                                       Kenaikan (Penurunan) Bersih Kas
         3.000.000

         2.500.000

         2.000.000

         1.500.000

         1.000.000
                                                                                                            Kenaikan (Penurunan)
           500.000                                                                                          Bersih Kas

                     -
                             2021      2022           2023             2024            2025
          (500.000)

        (1.000.000)

        (1.500.000)
        Sumber: Laporan Keuangan LMPI, Diolah DYR


        Rasio Keuangan LMPI

        Figur 21.        Rasio Keuangan LMPI
         PT Langgeng Makmur Industri Tbk
         Rasio Keuangan

                                        2021             2022                 2023            2024               2025
                                        Audit            Audit                Audit           Audit              Audit
         RASIO LIKUIDITAS (x)
         Rasio Lancar                         1,17              1,15              1,01            1,53                1,31

         Rasio Cepat                          0,41              0,45              0,46            0,74                0,66

         Rasio Kas                            0,01              0,01              0,01            0,02                0,02



         RASIO AKTIVITAS (Hari)
         Rasio Perputaran                       234              216                  199             208                191
         Persediaan
         Rasio Perputaran Piutang               42               55                   75              98                 105
         Usaha
         Rasio Perputaran Utang                 37               45                   40              40                 42
         Usaha


         RASIO SOLVABILITAS
         Rasio Liabilitas terhadap         67,62%             70,33%            73,50%          79,67%             90,32%
         Aset
         Rasio Liabilitas terhadap       208,80%             237,09%           277,36%         391,99%            932,75%
         Ekuitas


         RASIO PROFITABILITAS
         Margin Laba (Rugi) Bruto          13,86%             12,86%            12,02%          12,55%              7,13%

         Margin Laba Bersih                -3,25%             -3,83%            -5,31%          -7,25%             -16,58%




                                                                                                              Halaman - 38
Page 52
KJPP DASA’AT, YUDISTIRA DAN REKAN
Pendapat Kewajaran – PT Langgeng Makmur Industri Tbk (“LMPI”)


         PT Langgeng Makmur Industri Tbk
         Rasio Keuangan

                                      2021          2022        2023       2024          2025
                                      Audit         Audit       Audit      Audit         Audit
         Return on Assets               -2,63%        -3,17%      -4,33%     -5,52%       -12,43%

         Return on Equity                  -8,11%    -10,70%     -16,36%    -27,17%      -128,37%

        Sumber: Laporan Keuangan LMPI, Diolah DYR

        1. Rasio Likuiditas
           Rasio Likuiditas merupakan rasio yang menunjukkan kemampuan perusahaan dalam
           memenuhi kewajiban atau membayar utang jangka pendeknya. Rasio inilah yang
           dapat digunakan untuk mengukur seberapa likuidnya suatu perusahaan. Berikut
           jenis-jenis Rasio Likuiditas LMPI:

           a. Rasio Lancar
              Rasio Lancar LMPI pada 31 Desember 2025 tercatat dengan angka di atas 1 yaitu
              sebesar 1,31 kali. Hal itu menunjukkan bahwa LMPI mampu memenuhi
              kewajibannya dengan menggunakan aset lancar pada periode tersebut.

           b. Rasio Cepat
              Rasio Cepat LMPI pada 31 Desember 2025 tercatat dengan angka di bawah 1 yaitu
              sebesar 0,66 kali. Hal itu menunjukkan bahwa LMPI belum mampu memenuhi
              kewajibannya dengan menggunakan aset lancar yang dikurangi persediaan pada
              periode tersebut.

           c. Rasio Kas
              Rasio Kas LMPI pada 31 Desember 2025 menunjukkan angka 0,02 kali. Artinya
              LMPI belum mampu memenuhi kewajibannya dengan menggunakan kas.

        2. Rasio Aktivitas
           Rasio Aktivitas adalah rasio yang megukur seberapa efektif suatu perusahaan dalam
           mengelola aset, dalam rangka untuk meraih manfaat ekonomis. Berikut jenis-jenis
           Rasio Aktivitas LMPI:

            a. Rasio Perputaran Persediaan
               Rasio Perputaran Persediaan LMPI pada 31 Desember 2025 menunjukkan angka
               191 hari.


            b. Rasio Perputaran Piutang Usaha
               Rasio Perputaran Piutang Usaha LMPI pada 31 Desember 2025 menunjukkan
               angka 105 hari.

            c. Rasio Perputaran Utang Usaha
               Rasio Perputaran Utang Usaha LMPI pada 31 Desember 2025 menunjukkan angka
               42 hari.

        3. Rasio Solvabilitas
           Rasio Solvabilitas merupakan rasio yang digunakan untuk mengukur sejauh mana
           aktiva perusahaan dibiayai dengan utang. Artinya, berapa besar beban utang
           yang ditanggung perusahaan dibandingkan dengan aktivanya. Berikut jenis-jenis
           Rasio Solvabilitas LMPI:

            a. Rasio Liabilitas terhadap Aset
               Rasio Liabilitas terhadap Aset LMPI pada 31 Desember 2025 menunjukkan angka
               90,32%. Artinya, aset LMPI dibiayai sedikit lebih banyak oleh ekuitas pada
               periode tersebut.



                                                                                      Halaman - 39
Page 53
KJPP DASA’AT, YUDISTIRA DAN REKAN
Pendapat Kewajaran – PT Langgeng Makmur Industri Tbk (“LMPI”)



            b. Rasio Liabilitas terhadap Ekuitas
               Rasio Liabilitas terhadap Ekuitas LMPI pada 31 Desember 2025 menunjukkan
               angka 932,75%. Artinya, struktur modal LMPI didominasi oleh Utang pada
               periode tersebut.

        4. Rasio Profitabilitas
           Rasio Profitabilitas merupakan merupakan rasio untuk menilai kemampuan
           perusahaan dalam mencari keuntungan atau laba dalam suatu periode tertentu.
           Berikut jenis-jenis Rasio Profitabilitas LMPI:

            a. Rasio Margin Laba Kotor dan Laba Tahun Berjalan
               Rasio Margin Laba Kotor dan Laba Tahun Berjalan LMPI pada 31 Desember 2025
               masing-masing menunjukkan angka 7,13% dan negatif 16,58%.

            b. Rasio Return on Assets
               Rasio Return on Assets LMPI pada 31 Desember 2025 menunjukkan angka negatif
               12,43%.

            c. Rasio Return on Equity
               Rasio Return on Equity LMPI pada 31 Desember 2025 menunjukkan angka negatif
               128,37%.


3.5.2   Kewajaran Atas Proyeksi Keuangan

        Dalam Pendapat Kewajaran ini, proyeksi keuangan yang digunakan merupakan proyeksi
        keuangan yang telah disusun oleh Manajemen di mana penyesuaian-penyesuaian untuk
        mencerminkan kewajaran asumsi dan pencapaiannya telah didiskusikan dan disesuaikan
        di dalamnya. Penyesuaian yang dilakukan oleh penilai hanya terbatas pada detail dari
        kinerja LMPI sesuai dengan laporan keuangan yang diterima.

        Penggunaan periode proyeksi keuangan selama 5 tahun didasari atas batas minimum
        yang dianjurkan oleh regulasi sesuai dengan yang diatur dalam POJK Nomor
        35/POJK.4/2020 tentang Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar
        Modal dan SEOJK Nomor 17/SEOJK.04/2020 tentang Pedoman Penilaian dan Penyajian
        Laporan Penilaian Bisnis di Pasar Modal. Selain itu, penggunaan periode selama 5 tahun
        diterapkan guna memberi gambaran finansial LMPI pasca penjualan penjualan Tanah &
        Bangunan (Pabrik) 2-lantai dan bangunan pendukung serta sarana pelengkap, dengan
        luas bangunan Keseluruhan kurang lebih 13.150 m² yang berdiri diatas tanah dengan
        dokumen kepemilikan berupa 9 (Sembilan) Sertipikat Hak Guna Bangunan dengan luas
        43.722 m². Objek tersebut terletak di Jalan Faliman Jaya No. 18, Kelurahan Jurumudi
        Baru, Kecamatan Benda, Kota Tangerang, Provinsi Banten,Kode Pos 15124 kepada GCM.
        Berikut ini adalah proyeksi keuangan atas Rencana Transaksi yang diperoleh dari
        manajemen LMPI:

        Figur 22.   Proyeksi Posisi Keuangan Dengan Rencana Transaksi Periode 2026 hingga
                    2030
         PT Langgeng Makmur Industri Tbk
         Laporan Posisi Keuangan
         (Dinyatakan dalam Ribuan Rupiah. kecuali dinyatakan lain)

                                  2026              2027              2028          2029            2030
         ASET
         Aset Lancar
         Kas dan bank             4.468.605         2.398.123          1.941.169     1.205.311      2.758.483
         Piutang usaha –                  -                 -                  -             -              -
         bersih
         Pihak Ketiga           130.862.896       131.866.969        143.813.446   162.731.623    187.119.921




                                                                                             Halaman - 40
Page 54
KJPP DASA’AT, YUDISTIRA DAN REKAN
Pendapat Kewajaran – PT Langgeng Makmur Industri Tbk (“LMPI”)


         PT Langgeng Makmur Industri Tbk
         Laporan Posisi Keuangan
         (Dinyatakan dalam Ribuan Rupiah. kecuali dinyatakan lain)

                                  2026              2027              2028          2029            2030
         Piutang lain-lain –        465.573           465.573           465.573       465.573         465.573
         bersih
         Persediaan        –    240.268.791       254.541.455        269.464.661   286.555.110    304.810.803
         bersih
         Uang         muka            3.322              3.322             3.322         3.322          3.322
         pembelian
         Biaya dibayar di         1.101.608         1.101.608          1.101.608     1.101.608      1.101.608
         muka
         Aset        lancar       2.056.512         2.056.512          2.056.512     2.056.512      2.056.512
         lainnya
         Aset tidak lancar       88.253.970        88.253.970         88.253.970    88.253.970     88.253.970
         yang      dimiliki
         untuk dijual
         Total         Aset     467.481.278       480.687.533        507.100.261   542.373.030    586.570.192
         Lancar

         Aset        Tidak
         Lancar
         Aset    tetap   -      148.272.543       137.816.553        124.460.563   111.654.573     97.448.583
         bersih
         Aset hak guna –          4.001.890         4.001.890          4.001.890     4.001.890      4.001.890
         bersih
         Aset        pajak          627.219           627.219           627.219       627.219         627.219
         tangguhan
         Uang        muka            42.298            42.298            42.298        42.298          42.298
         pembelian aset
         Aset tidak lancar        1.704.623         1.704.623          1.704.623     1.704.623      1.704.623
         lainnya
         Total Aset Tidak       154.648.573       144.192.582        130.836.592   118.030.602    103.824.612
         Lancar
         TOTAL ASET             622.129.850       624.880.115        637.936.854   660.403.632    690.394.804

         LIABILITAS DAN
         EKUITAS
         Liabilitas Jangka
         Pendek
         Utang bank              39.429.858        39.429.858         39.429.858    39.429.858     39.429.858
         Utang usaha             29.842.182        39.123.409         47.233.091    56.659.763     67.002.954
         Utang lain-lain                  -                 -                  -             -              -
           Pihak ketiga             914.188           914.188            914.188       914.188        914.188
           Pihak berelasi           929.140           929.140            929.140       929.140        929.140
         Beban Akrual            76.573.365        83.396.455         90.051.546    96.538.636    102.857.726
         Utang pajak            124.443.164       124.443.164        124.443.164   124.443.164    124.443.164
         Liabilitas Kontrak               -                 -                  -             -              -
           Pihak ketiga           4.979.507         4.979.507          4.979.507     4.979.507      4.979.507
           Pihak berelasi        19.099.777        19.099.777         19.099.777    19.099.777     19.099.777
         Bagian       utang               -                 -                  -             -              -
         jangka panjang
         yang jatuh tempo
         dalam satu tahun
           Utang bank                     -                 -                  -             -              -
         Total Liabilitas       296.211.182       312.315.499        327.080.271   342.994.033    359.656.313
         Jangka Pendek
         Liabilitas Jangka
         Panjang
         Utang         bank
         jangka panjang
         setelah dikurangi
         bagian yang jatuh
         tempo       dalam
         satu tahun :
           Utang      pihak       7.340.000         7.340.000          7.340.000     7.340.000      7.340.000
         berelasi
           Utang Bank           115.500.000       113.100.000        110.700.000   108.300.000    105.900.000



                                                                                             Halaman - 41
Page 55
KJPP DASA’AT, YUDISTIRA DAN REKAN
Pendapat Kewajaran – PT Langgeng Makmur Industri Tbk (“LMPI”)


         PT Langgeng Makmur Industri Tbk
         Laporan Posisi Keuangan
         (Dinyatakan dalam Ribuan Rupiah. kecuali dinyatakan lain)

                                  2026              2027                2028              2029              2030
           Beban akrual          30.522.231        30.522.231          30.522.231        30.522.231        30.522.231
         Liabilitas imbalan      14.665.395        14.665.395          14.665.395        14.665.395        14.665.395
         pasca kerja
         Total Liabilitas       168.027.626       165.627.626         163.227.626       160.827.626       158.427.626
         Jangka Panjang
         TOTAL                  464.238.808       477.943.125         490.307.897       503.821.659       518.083.940
         LIABILITAS
         EKUITAS
         Modal saham            504.258.835       504.258.835         504.258.835       504.258.835       504.258.835
         Tambahan modal           3.919.250         3.919.250           3.919.250         3.919.250         3.919.250
         disetor
         Defisit               (350.287.042)     (361.241.095)       (360.549.128)     (351.596.112)     (335.867.221)
         TOTAL EKUITAS           157.891.043       146.936.990         147.628.956       156.581.973       172.310.864
         LIABILITAS DAN          622.129.850       624.880.115         637.936.854       660.403.632       690.394.804
         EKUITAS
        Sumber: Manajemen LMPI

        Figur 23.     Proyeksi Posisi Keuangan Tanpa Rencana Transaksi Periode 2026 hingga 2030
         PT Langgeng Makmur Industri Tbk
         Laporan Posisi Keuangan
         (Dinyatakan dalam Ribuan Rupiah. kecuali dinyatakan lain)

                                  2026              2027                2028              2029              2030
         ASET
         Aset Lancar
         Kas dan bank             1.272.818         1.253.236             378.509         1.381.162         2.761.447
         Piutang usaha –                  -                 -                   -                 -                 -
         bersih
         Pihak Ketiga           130.862.896       121.134.645         131.208.588       141.590.216       162.285.975
         Piutang lain-lain –        465.573           465.573             465.573           465.573           465.573
         bersih
         Persediaan        –    240.268.791       253.585.976         268.510.318       285.696.546       303.927.284
         bersih
         Uang         muka               3.322             3.322               3.322             3.322             3.322
         pembelian
         Biaya dibayar di         1.101.608         1.101.608           1.101.608         1.101.608         1.101.608
         muka
         Aset        lancar       2.056.512         2.056.512           2.056.512         2.056.512         2.056.512
         lainnya
         Aset tidak lancar       88.253.970        88.253.970          88.253.970        88.253.970        88.253.970
         yang      dimiliki
         untuk dijual
         Total         Aset     464.285.490       467.854.843         491.978.400       520.548.909       560.855.691
         Lancar

         Aset        Tidak
         Lancar
         Aset    tetap   -      148.272.543       137.816.553         124.460.563       111.654.573        97.448.583
         bersih
         Aset hak guna –          4.001.890         4.001.890           4.001.890         4.001.890         4.001.890
         bersih
         Aset        pajak          627.219           627.219             627.219           627.219           627.219
         tangguhan
         Uang        muka            42.298            42.298              42.298            42.298            42.298
         pembelian aset
         Aset tidak lancar        1.704.623         1.704.623           1.704.623         1.704.623         1.704.623
         lainnya
         Total Aset Tidak       154.648.573       144.192.582         130.836.592       118.030.602       103.824.612
         Lancar
         TOTAL ASET             618.934.063       612.047.425         622.814.993       638.579.511       664.680.303

         LIABILITAS    DAN
         EKUITAS




                                                                                                     Halaman - 42
Page 56
KJPP DASA’AT, YUDISTIRA DAN REKAN
Pendapat Kewajaran – PT Langgeng Makmur Industri Tbk (“LMPI”)


         PT Langgeng Makmur Industri Tbk
         Laporan Posisi Keuangan
         (Dinyatakan dalam Ribuan Rupiah. kecuali dinyatakan lain)

                                  2026              2027                2028            2029            2030
         Liabilitas Jangka
         Pendek
         Utang bank              39.429.858        39.429.858          39.429.858      39.429.858      39.429.858
         Utang usaha             58.741.806        68.490.603          87.645.120     108.836.244     137.765.497
         Utang lain-lain                  -                 -                   -               -               -
           Pihak ketiga             914.188           914.188             914.188         914.188         914.188
           Pihak berelasi           929.140           929.140             929.140         929.140         929.140
         Beban Akrual            79.048.365        91.271.455         103.326.546     115.213.636     126.932.726
         Utang pajak            134.443.164       134.443.164         134.443.164     134.443.164     134.443.164
         Liabilitas Kontrak               -                 -                   -               -               -
           Pihak ketiga           4.979.507         4.979.507           4.979.507       4.979.507       4.979.507
           Pihak berelasi        19.099.777        19.099.777          19.099.777      19.099.777      19.099.777
         Bagian       utang               -                 -                   -               -               -
         jangka panjang
         yang jatuh tempo
         dalam satu tahun
           Utang bank                     -                 -                   -               -               -
         Total Liabilitas       337.585.806       359.557.693         390.767.300     423.845.514     464.493.856
         Jangka Pendek
         Liabilitas Jangka
         Panjang
         Utang          bank
         jangka panjang
         setelah dikurangi
         bagian yang jatuh
         tempo        dalam
         satu tahun :
           Utang       pihak       7.340.000        7.340.000            7.340.000       7.340.000      7.340.000
         berelasi
           Utang Bank           205.500.000       203.100.000         200.700.000     198.300.000     195.900.000
           Beban akrual          30.522.231        30.522.231          30.522.231      30.522.231      30.522.231
         Liabilitas imbalan      14.665.395        14.665.395          14.665.395      14.665.395      14.665.395
         pasca kerja
         Total Liabilitas       258.027.626       255.627.626         253.227.626     250.827.626     248.427.626
         Jangka Panjang
         TOTAL                  595.613.432       615.185.319         643.994.926     674.673.140     712.921.483
         LIABILITAS
         EKUITAS
         Modal saham            504.258.835       504.258.835         504.258.835     504.258.835     504.258.835
         Tambahan modal           3.919.250         3.919.250           3.919.250       3.919.250       3.919.250
         disetor
         Defisit               (484.857.454)     (511.315.978)       (529.358.018)   (544.271.713)   (556.419.264)
         TOTAL EKUITAS            23.320.631        (3.137.894)       (21.179.933)    (36.093.628)    (48.241.180)
         LIABILITAS DAN          618.934.063       612.047.425         622.814.993     638.579.511     664.680.303
         EKUITAS
        Sumber: Manajemen LMPI

        Figur 24.     Proyeksi Laba Dengan Rencana Transaksi Periode 2026 hingga 2030
         PT Langgeng Makmur Industri Tbk
         Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain
         (Dinyatakan dalam Ribuan Rupiah. kecuali dinyatakan lain)

                                   2026             2027                 2028            2029           2030
         Pendapatan              447.109.085      525.982.235          607.303.116     701.569.459     803.024.092
         Beban      Pokok      (384.821.051)    (433.276.934)        (497.375.595)   (575.345.650)   (661.926.194)
         Pendapatan
         Laba Bruto               62.288.033       92.705.301          109.927.521     126.223.809     141.097.898
         Beban penjualan        (28.836.510)     (29.413.241)         (30.295.638)    (32.416.332)    (34.763.142)
         Beban umum dan         (51.997.181)     (53.048.820)         (54.631.849)    (58.390.353)    (62.404.613)
         administratif
         Beban Sewa                (500.000)      (1.000.000)          (1.000.000)     (1.000.000)     (1.000.000)
         Laba       (Rugi)      (19.045.659)        9.243.240           24.000.034      34.417.124      42.930.143
         Usaha



                                                                                                 Halaman - 43
Page 57
KJPP DASA’AT, YUDISTIRA DAN REKAN
Pendapat Kewajaran – PT Langgeng Makmur Industri Tbk (“LMPI”)


         PT Langgeng Makmur Industri Tbk
         Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain
         (Dinyatakan dalam Ribuan Rupiah. kecuali dinyatakan lain)

                                    2026                   2027                2028               2029             2030
         Pendapatan               122.607.098            (14.314.464)        (14.140.464)       (13.966.464)     (13.792.464)
         (beban) lain-lain
         bersih
         Laba      (Rugi)         103.561.439             (5.071.224)          9.859.570         20.450.659       29.137.678
         Sebelum Beban
         Pajak
         Beban Pajak
           Kini                       (6.619.307)         (5.882.828)         (9.167.603)       (11.497.643)     (13.408.787)
         Total    Manfaat             (6.619.307)         (5.882.828)         (9.167.603)       (11.497.643)     (13.408.787)
         (Beban)    Pajak
         Penghasilan     -
         Neto
         Laba (Rugi) Neto             96.942.133         (10.954.053)            691.966          8.953.016       15.728.891
         Tahun Berjalan
        Sumber: Manajemen LMPI

        Figur 25.    Proyeksi Laba Tanpa Rencana Transaksi Periode 2026 hingga 2030
         PT Langgeng Makmur Industri Tbk
         Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain
         (Dinyatakan dalam Ribuan Rupiah. kecuali dinyatakan lain)

                                    2026                 2027                   2028               2029            2030
         Pendapatan               447.109.085          497.593.920            574.343.563        663.481.399      759.417.072
         Beban      Pokok       (384.821.051)        (419.241.148)          (482.908.998)      (562.330.938)    (648.533.203)
         Pendapatan
         Laba Bruto                62.288.033              78.352.772          91.434.565        101.150.461      110.883.869
         Beban penjualan         (28.836.510)            (29.413.241)        (30.295.638)       (32.416.332)     (34.763.142)
         Beban umum dan          (51.997.181)            (53.048.820)        (54.631.849)       (58.390.353)     (62.404.613)
         administratif
         Beban Sewa
         Laba       (Rugi)       (18.545.659)             (4.109.288)          6.507.078         10.343.776       13.716.114
         Usaha
         Pendapatan              (20.723.292)            (20.839.464)        (20.665.464)       (20.491.464)     (20.317.464)
         (beban) lain-lain
         bersih
         Laba       (Rugi)       (39.268.950)            (24.948.753)        (14.158.387)       (10.147.689)      (6.601.351)
         Sebelum Beban
         Pajak
         Beban Pajak
           Kini                        1.640.671          (1.509.772)         (3.883.653)        (4.766.006)      (5.546.201)
         Total    Manfaat              1.640.671          (1.509.772)         (3.883.653)        (4.766.006)      (5.546.201)
         (Beban)     Pajak
         Penghasilan     -
         Neto
         Laba (Rugi) Neto        (37.628.279)            (26.458.525)        (18.042.039)       (14.913.695)     (12.147.551)
         Tahun Berjalan
        Sumber: Manajemen LMPI

        Figur 26.    Proyeksi Arus Kas Dengan Rencana Transaksi Periode 2026 hingga 2030
         PT Langgeng Makmur Industri Tbk
         Laporan Arus Kas
         (Dinyatakan dalam Ribuan Rupiah. kecuali dinyatakan lain)

                                             2026               2027              2028              2029           2030
         Kas      bersih      yang        (44.374.862)          6.329.518         5.443.046         6.164.142      7.453.171
         diperoleh             dari
         (digunakan         untuk)
         aktivitas operasi
         Kas bersih digunakan             133.955.390         (6.000.000)        (3.500.000)      (4.500.000)     (3.500.000)
         untuk aktivitas investasi
         Kas      bersih      yang        (92.800.000)        (2.400.000)        (2.400.000)      (2.400.000)     (2.400.000)
         diperoleh             dari




                                                                                                           Halaman - 44
Page 58
KJPP DASA’AT, YUDISTIRA DAN REKAN
Pendapat Kewajaran – PT Langgeng Makmur Industri Tbk (“LMPI”)


         PT Langgeng Makmur Industri Tbk
         Laporan Arus Kas
         (Dinyatakan dalam Ribuan Rupiah. kecuali dinyatakan lain)

                                        2026             2027         2028            2029                 2030
         (digunakan       untuk)
         aktivitas pendanaan

         KENAIKAN         /           (3.219.473)      (2.070.482)    (456.954)       (735.858)            1.553.171
         (PENURUNAN) BERSIH
         KAS DAN BANK
         KAS DAN BANK AWAL             7.688.078        4.468.605     2.398.123       1.941.169            1.205.311
         TAHUN
         KAS DAN BANK AKHIR            4.468.605        2.398.123     1.941.169       1.205.311            2.758.483
         TAHUN
        Sumber: Manajemen LMPI

        Figur 27.      Proyeksi Arus Kas Tanpa Rencana Transaksi Periode 2026 hingga 2030
         PT Langgeng Makmur Industri Tbk
         Laporan Arus Kas
         (Dinyatakan dalam Ribuan Rupiah. kecuali dinyatakan lain)

                                       2026             2027          2028            2029                 2030
         Kas      bersih      yang     2.384.740        8.380.418     5.025.273       7.902.653            7.280.285
         diperoleh             dari
         (digunakan         untuk)
         aktivitas operasi
         Kas bersih digunakan         (6.000.000)      (6.000.000)   (3.500.000)    (4.500.000)        (3.500.000)
         untuk aktivitas investasi
         Kas      bersih      yang    (2.800.000)      (2.400.000)   (2.400.000)    (2.400.000)        (2.400.000)
         diperoleh             dari
         (digunakan         untuk)
         aktivitas pendanaan

         KENAIKAN         /           (6.415.260)         (19.582)    (874.727)       1.002.653            1.380.285
         (PENURUNAN) BERSIH
         KAS DAN BANK
         KAS DAN BANK AWAL             7.688.078        1.272.818     1.253.236           378.509          1.381.162
         TAHUN
         KAS DAN BANK AKHIR            1.272.818        1.253.236       378.509       1.381.162            2.761.447
         TAHUN
        Sumber: Manajemen LMPI

        Proyeksi disusun oleh manajemen LMPI dengan mempertimbangkan jika Rencana
        Transaksi dapat dilaksanakan. Namun, jika tidak dapat dilaksanakan maka LMPI tidak
        akan mendapatkan laba atas penjualan aset.

3.5.3   Analisis Rasio Keuangan atas Proyeksi Keuangan

        Berdasarkan atas proyeksi keuangan yang disampaikan oleh Manajemen LMPI, maka
        dapat diperoleh analisis rasio keuangan atas proyeksi tersebut sebagai berikut:

        Figur 28.      Rasio Keuangan Dengan Rencana Transaksi
         PT Langgeng Makmur Industri Tbk
         Rasio Keuangan

                                         2026           2027         2028          2029             2030
         RASIO LIKUIDITAS (x)
         Rasio Lancar                    1,58           1,54         1,55          1,58             1,63

         Rasio Cepat                     1,14           1,12         1,11          1,11             1,11

         Rasio Kas                       0,02           0,01         0,01          0,00             0,01




                                                                                               Halaman - 45
Page 59
KJPP DASA’AT, YUDISTIRA DAN REKAN
Pendapat Kewajaran – PT Langgeng Makmur Industri Tbk (“LMPI”)


         PT Langgeng Makmur Industri Tbk
         Rasio Keuangan

                                      2026        2027           2028       2029         2030
         RASIO AKTIVITAS (Hari)
         Rasio Perputaran              228          214           198        182          168
         Persediaan
         Rasio Perputaran Piutang      107          92            86         85           85
         Usaha
         Rasio Perputaran Utang            28       33            35         36           37
         Usaha


         RASIO SOLVABILITAS
         Rasio Liabilitas terhadap    74,62%     76,49%         76,86%     76,29%       75,04%
         Aset
         Rasio Liabilitas terhadap   294,02%     325,27%        332,12%   321,76%       300,67%
         Ekuitas


         RASIO PROFITABILITAS
         Margin Laba (Rugi) Bruto     13,93%     17,63%         18,10%     17,99%       17,57%

         Margin Laba Bersih           21,68%      -2,08%         0,11%     1,28%         1,96%

         Return on Assets             15,58%      -1,75%         0,11%     1,36%         2,28%

         Return on Equity             61,40%      -7,45%         0,47%     5,72%         9,13%

        Sumber: Manajemen LMPI, dengan diolah DYR

        Figur 29.      Rasio Keuangan Tanpa Rencana Transaksi
         PT Langgeng Makmur Industri Tbk
         Rasio Keuangan

                                      2026        2027           2028       2029         2030
         RASIO LIKUIDITAS (x)
         Rasio Lancar                  1,38        1,30          1,26       1,23         1,21

         Rasio Cepat                   0,99        0,96          0,92       0,89         0,86

         Rasio Kas                     0,00        0,00          0,00       0,00         0,01



         RASIO AKTIVITAS (Hari)
         Rasio Perputaran              228          221          203        185           171
         Persediaan
         Rasio Perputaran Piutang      107          89            83         78           78
         Usaha
         Rasio Perputaran Utang        56           60            66         71           78
         Usaha


         RASIO SOLVABILITAS
         Rasio Liabilitas terhadap    96,23%     100,51%        103,40%   105,65%       107,26%
         Aset
         Rasio Liabilitas terhadap   2554,02%   -19605,04%   -3040,59%    -1869,23%    -1477,83%
         Ekuitas


         RASIO PROFITABILITAS
         Margin Laba (Rugi) Bruto     13,93%     15,75%         15,92%     15,25%       14,60%

         Margin Laba Bersih           -8,42%      -5,32%        -3,14%     -2,25%       -1,60%

         Return on Assets             -6,08%      -4,32%        -2,90%     -2,34%       -1,83%

         Return on Equity            -161,35%    843,19%        85,18%     41,32%       25,18%

        Sumber: Manajemen LMPI, dengan diolah DYR


                                                                                      Halaman - 46
Page 60
KJPP DASA’AT, YUDISTIRA DAN REKAN
Pendapat Kewajaran – PT Langgeng Makmur Industri Tbk (“LMPI”)


          Terlihat adanya pergerakan pada beberapa rasio keuangan LMPI apabila melakukan
          rencana transaksi.

          -    Secara agregat terjadi kenaikan rasio likuiditas yang disebabkan Rencana Transaksi
               ini.
          -    Terjadi penurunan hari perputaran persediaan ,piutang dan utang yang disebabkan
               Rencana Transaksi ini.
          -    Terjadi peningkatan pada rasio profitabilitas yang disebabkan Rencana Transaksi
               ini.


3.5.4     Analisis Laporan Keuangan Sebelum dan Sesudah Rencana Transaksi (Proforma)

          Asumsi dalam penyusunan proforma:

          1. Rencana Transaksi diasumsikan terjadi per 31 Desember 2025.
          2. Nilai Rencana Transaksi atas penjualan Tanah & Bangunan (Pabrik) 2-lantai dan
             bangunan pendukung serta sarana pelengkap, dengan luas bangunan Keseluruhan
             kurang lebih 13.150 m² yang berdiri diatas tanah dengan dokumen kepemilikan
             berupa 9 (Sembilan) Sertipikat Hak Guna Bangunan dengan luas 43.722 m². Objek
             tersebut terletak di Jalan Faliman Jaya No. 18, Kelurahan Jurumudi Baru,
             Kecamatan Benda, Kota Tangerang, Provinsi Banten,Kode Pos 15124adalah sebesar
             Rp160.000.000.000
          3. Faktor-faktor lain di luar rencana transaksi dianggap konstan (ceteris paribus).

          Berikut ini adalah Laporan Proforma per 31 Desember 2025 yang telah disusun oleh
          Manajemen LMPI.

          Figur 30.       Proforma Posisi Keuangan LMPI
        PT Langgeng Makmur Industri Tbk
        Proforma
        (Dinyatakan dalam Rupiah. kecuali dinyatakan lain)
                                                               2025            Penyesuaian             2025
                                                               Audit                                 Proforma

        ASET
        ASET LANCAR
                                                               7.688.078.276   83.600.000.000        91.288.078.276
        Kas dan bank
                                                                           -                 -                      -
        Piutang usaha – bersih
                                                             135.510.792.957                 -      135.510.792.957
           Pihak Ketiga
                                                                           -                 -                      -
           Pihak berelasi
                                                                           -                 -                      -
        Piutang lain-lain – bersih
                                                                465.573.339                  -         465.573.339
           Pihak Ketiga
                                                             229.716.468.396                 -      229.716.468.396
        Persediaan – bersih
                                                                           -                 -                      -
        Uang muka pembelian
                                                                   3.321.837                 -              3.321.837
           Pihak Ketiga
                                                               1.101.608.204                 -        1.101.608.204
        Biaya dibayar di muka
                                                               2.056.511.701                 -        2.056.511.701
        Aset lancar lainnya
                                                              88.253.970.301                 -       88.253.970.301
        Aset tidak lancar yang dimiliki untuk dijual
                                                             464.796.325.011   83.600.000.000      548.396.325.011
        Total Aset Lancar
        ASET TIDAK LANCAR
                                                                           -                 -                      -
        Piutang lain-lain
                                                                           -                 -                      -
           Pihak ketiga
                                                                 42.298.023                  -          42.298.023
        Uang muka pembelian aset



                                                                                             Halaman - 47
Page 61
KJPP DASA’AT, YUDISTIRA DAN REKAN
Pendapat Kewajaran – PT Langgeng Makmur Industri Tbk (“LMPI”)


      PT Langgeng Makmur Industri Tbk
      Proforma
      (Dinyatakan dalam Rupiah. kecuali dinyatakan lain)
                                                             2025             Penyesuaian             2025
                                                             Audit                                  Proforma
                                                               627.218.797                  -          627.218.797
      Aset pajak tangguhan
                                                           158.278.533.484   (16.044.610.327)      142.233.923.157
      Aset tetap – bersih
                                                             4.001.889.820                  -        4.001.889.820
      Aset hak guna – bersih
                                                             1.704.622.673                  -        1.704.622.673
      Aset tidak lancar lainnya
                                                           164.654.562.797   (16.044.610.327)      148.609.952.470
      Total Aset Tidak Lancar

                                                           629.450.887.808    67.555.389.673      697.006.277.481
      TOTAL ASET


      LIABILITAS DAN EKUITAS
      LIABILITAS
      LIABILITAS JANGKA PENDEK
                                                            65.739.208.249                          65.739.208.249
      Utang Bank
                                                                         -                  -
      Utang usaha
                                                            49.959.424.930                  -       49.959.424.930
         Pihak ketiga
                                                                         -                  -                    -
      Utang lain-lain
                                                              914.187.824                   -         914.187.824
         Pihak ketiga
                                                              929.140.374                   -         929.140.374
         Pihak berelasi
                                                           134.443.163.915    17.600.000.000       152.043.163.915
      Utang pajak
                                                            66.609.942.624                  -       66.609.942.624
      Beban Akrual
                                                                         -                  -                    -
      Liabilitas Kontrak
                                                             4.979.507.074                           4.979.507.074
         Pihak Ketiga
                                                            19.099.776.562                          19.099.776.562
         Pihak berelasi
                                                                         -                                       -
      Liabilitas sewa
      Bagian utang bank jangka panjang yang jatuh                        -                                       -
      tempo dalam satu tahun :
                                                            12.000.000.000                          12.000.000.000
         Utang Bank
                                                                         -                                       -
         Utang lain-lain
                                                           354.674.351.552    17.600.000.000       372.274.351.552
      Total Liabilitas Jangka Pendek


      LIABILITAS JANGKA PANJANG

      Utang Bank jangka panjang - setelah dikurangi
      bagian yang jatuh tempo dalam satu tahun :
                                                           161.300.000.000   (90.000.000.000)       71.300.000.000
         Utang Bank
                                                             7.340.000.000                  -        7.340.000.000
         Utang pihak berelasi
                                                                         -                  -                    -
         Utang lain-lain
                                                            30.522.231.445                  -       30.522.231.445
         Beban akrual
                                                                         -                  -                    -
      Liabilitas Sewa
                                                            14.665.394.885                  -       14.665.394.885
      Liabilitas Imbalan kerja
                                                           213.827.626.330   (90.000.000.000)     123.827.626.330
      Total Liabilitas Jangka Panjang

                                                           568.501.977.882   (72.400.000.000)     496.101.977.882
      TOTAL LIABILITAS
      EKUITAS




                                                                                            Halaman - 48
Page 62
KJPP DASA’AT, YUDISTIRA DAN REKAN
Pendapat Kewajaran – PT Langgeng Makmur Industri Tbk (“LMPI”)


      PT Langgeng Makmur Industri Tbk
      Proforma
      (Dinyatakan dalam Rupiah. kecuali dinyatakan lain)
                                                                   2025             Penyesuaian              2025
                                                                  Audit                                    Proforma
                                                                504.258.834.500                    -      504.258.834.500
      Modal saham
                                                                   3.919.250.000                   -        3.919.250.000
      Tambahan modal disetor
                                                               (436.381.772.314)   139.955.389.673      (296.426.382.641)
      Defisit
                                                                (10.847.402.260)                   -     (10.847.402.260)
      Komponen ekuitas lainnnya
                                                                 60.948.909.926    139.955.389.673        200.904.299.599
      TOTAL EKUITAS
                                                                629.450.887.808     67.555.389.673        697.006.277.481
      TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS
     Sumber: Manajemen LMPI

        Berdasarkan proforma posisi keuangan di atas terdapat penyesuaian pada:

         1. Kas dan Bank terdapat penyesuaian sebesar Rp 83.600.000.000,-.
         2. Aset tetap terdapat penyesuaian sebesar negatif Rp 16.044.610.327,- yang
            diperoleh dari penjualan aset sehingga aset tetap menjadi Rp 142.233.923.157,-.
         3. Utang Bank terdapat penyesuaian sebesar Rp 90.000.000.000,- Dimana hasil dari
            penjualan digunakan untuk melunasi utang bank sehingga menjadi Rp
            71.300.000.000,-
         4. Utang pajak terdapat penyesuaian sebesar Rp 17.600.000.000,- sehingga menjadi
            Rp 152.043.163.915,-.


        Figur 31.     Proforma Laba (Rugi) LMPI
          PT Langgeng Makmur Industri Tbk
          Proforma
          (Dinyatakan dalam Rupiah. kecuali dinyatakan lain)
                                                                    2025             Penyesuaian              2025
                                                                Audit                                       Proforma
          PENDAPATAN                                       471.772.460.870                -              471.772.460.870

          BEBAN POKOK PENDAPATAN                           (438.115.252.347)              -             (438.115.252.347)
          LABA BRUTO                                           33.657.208.523             -              33.657.208.523

          Beban penjualan                                  (32.768.761.782)               -              (32.768.761.782)

          Beban umum dan administrative                    (58.921.948.365)               -              (58.921.948.365)
          LABA (RUGI) USAHA                                (58.033.501.624)               -             (58.033.501.624)

          PENGHASILAN (BEBAN) LAIN-LAIN
          Laba (rugi) penjualan aset tetap                      275.000.000        143.955.389.673       144.230.389.673

          Beban Keuangan                                   (18.806.139.169)               -              (18.806.139.169)

          Pendapatan (beban) lain-lain                         1.380.154.585              -               1.380.154.585

          LABA (RUGI) SEBELUM BEBAN PAJAK                  (75.184.486.208)        143.955.389.673       68.770.903.465

          BEBAN PAJAK
                                                                                   (4.000.000.000)
                            Pajak Final Penjualan Lahan                                                  (4.000.000.000)
                            Pajak kini
                                                               (2.119.630.496)                           (2.119.630.496)
                            Pajak tangguhan
                                                               (2.119.630.496)     (4.000.000.000)       (6.119.630.496)
          Total Manfaat (Beban) Pajak Penghasilan – Neto

                                                           (77.304.116.704)        139.955.389.673       62.651.272.969
         LABA (RUGI) NETO TAHUN BERJALAN
        Sumber: Manajemen LMPI



                                                                                                   Halaman - 49
Page 63
KJPP DASA’AT, YUDISTIRA DAN REKAN
Pendapat Kewajaran – PT Langgeng Makmur Industri Tbk (“LMPI”)


        Berdasarkan proforma posisi keuangan di atas dapat terdapat penyesuaian pada:

        1. Terdapat beban pajak final atas penjualan lahan sebesar Rp 4.000.000.000,-
        2. Laba (Rugi) penjualan aset tetap yang merupakan keuntungan penjualan terdapat
           penyesuaian sebesar Rp 143.955.389.673,- sehingga menjadi Rp 144.230.389.673,-

        Melalui strategi divestasi ini, PT Langgeng Makmur Industri Tbk sukses melakukan
        pemulihan finansial (financial turnaround) yang signifikan, di mana pelepasan sebagian
        aset tetap senilai Rp16.044.610.327 mampu membukukan keuntungan non-operasional
        sebesar Rp143.955.389.673. Meskipun transaksi tersebut memicu timbulnya Utang
        Pajak baru sebesar Rp17.600.000.000 serta Beban Pajak Final Penjualan Lahan sebesar
        Rp4.000.000.000, dampak bersih dari keuntungan tersebut tetap mampu membalikkan
        performa akhir perusahaan secara masif dari yang semula rugi bersih Rp77.304.116.704
        menjadi laba bersih proforma sebesar Rp62.651.272.969, sekaligus memangkas defisit
        historis dan mendongkrak total ekuitas menjadi Rp200.006.904.299.599. Rencana
        transaksi ini memperkuat fundamental neraca perusahaan melalui penerimaan Kas dan
        Bank sebesar Rp83.600.000.000 (menjadi Rp91.288.078.276) serta pemangkasan risiko
        keuangan melalui pelunasan dipercepat atas Utang Bank jangka panjang yang jauh lebih
        besar dari rencana semula, yaitu mencapai Rp90.000.000.000.


3.5.5   Analisis Dampak Keuangan dari Rencana Transaksi yang Akan Dilakukan

        Berdasarkan proforma yang disusun oleh Manajemen per 31 Desember 2025 secara garis
        besar terdapat peningkatan kas dan ekuitas menjadi lebih baik.


3.5.6   Analisis Kewajaran Nilai Transaksi

        Figur 32.    Analisis Kewajaran Nilai Transaksi
                                                                                    Perbedaan Rencana
                                              Rencana Transaksi     Nilai Pasar
                Rencana Transaksi                                                    Transaksi dengan
                                               (dalam Rupiah)     (dalam Rupiah)
                                                                                        Nilai Pasar
         Penjualan penjualan Tanah &
         Bangunan (Pabrik) 2-lantai dan
         bangunan pendukung serta sarana
         pelengkap, dengan luas bangunan
         Keseluruhan kurang lebih 13.150
         m² yang berdiri diatas tanah
         dengan dokumen kepemilikan
         berupa 9 (Sembilan) Sertipikat Hak
                                                160.000.000.000   169.078.383.000         5,37%
         Guna Bangunan dengan luas
         43.722 m². Objek tersebut
         terletak di Jalan Faliman Jaya No.
         18, Kelurahan Jurumudi Baru,
         Kecamatan         Benda,      Kota
         Tangerang, Provinsi Banten,Kode
         Pos 15124 milik PT LMPI kepada PT
         GCM
         Batas Atas 7,5%                                                            Rp181.759.261.725,-
         Batas Bawah 7,5%                                                           Rp156.397.504.275,-
        Sumber: Manajemen LMPI

        Berdasarkan POJK 35/POJK.04/2020 Pasal 48, batas atas dan batas bawah pada kisaran
        nilai tidak boleh melebihi 7,5% (tujuh koma lima persen) dari Nilai yang dijadikan acuan
        kisaran tersebut yang didapatkan berdasarkan perhitungan kesimpulan nilai. Dari data
        diatas dapat diketahui bahwa simpangan dari Nilai Rencana Transaksi sebesar 5,37% di
        bawah nilai pasar, sesuai dengan Nilai Pasar masih berada dalam range 7,5% batas atas
        sebesar Rp181.759.261.725,- dan batas bawah sebesar Rp156.397.504.275,- sesuai
        dengan ketentuan Peraturan OJK.



                                                                                          Halaman - 50
Page 64
KJPP DASA’AT, YUDISTIRA DAN REKAN
Pendapat Kewajaran – PT Langgeng Makmur Industri Tbk (“LMPI”)


3.5.7   Analisis Inkremental

        Analisis inkremental atas Rencana Transaksi dilakukan dengan membandingkan proyeksi
        Dengan dan Tanpa Rencana Transaksi. Berikut adalah analisis inkremental atas laporan
        keuangan LMPI yang diperoleh dari proyeksi dengan dan tanpa Rencana Transaksi yang
        dibuat oleh manajemen.

        Figur 33.     Inkremental Posisi Keuangan
         PT Langgeng Makmur Industri Tbk
         INKREMENTAL Laporan Posisi Keuangan
         (Dinyatakan dalam Ribuan Rupiah. kecuali dinyatakan lain)

                                  2026              2027               2028           2029            2030
         ASET
         Aset Lancar
         Kas dan bank             3.195.788         1.144.887          1.562.660       (175.850)         (2.964)
         Piutang usaha –                  -                 -                  -               -               -
         bersih
         Pihak Ketiga                      -       10.732.324         12.604.858     21.141.407      24.833.946
         Piutang lain-lain –               -                -                  -              -               -
         bersih
         Persediaan        –               -          955.478            954.343        858.564         883.519
         bersih
         Uang         muka                 -                 -                  -              -               -
         pembelian
         Biaya dibayar di                  -                 -                  -              -               -
         muka
         Aset        lancar                -                 -                  -              -               -
         lainnya
         Aset tidak lancar                 -                 -                  -              -               -
         yang      dimiliki
         untuk dijual
         Total         Aset       3.195.788        12.832.690         15.121.861     21.824.120      25.714.500
         Lancar

         Aset        Tidak
         Lancar
         Aset    tetap   -                 -                 -                  -              -               -
         bersih
         Aset hak guna –                   -                 -                  -              -               -
         bersih
         Aset        pajak                 -                 -                  -              -               -
         tangguhan
         Uang        muka                  -                 -                  -              -               -
         pembelian aset
         Aset tidak lancar                 -                 -                  -              -               -
         lainnya
         Total Aset Tidak                  -                 -                  -              -               -
         Lancar
         TOTAL ASET               3.195.788        12.832.690         15.121.861     21.824.120      25.714.500

         LIABILITAS DAN
         EKUITAS
         Liabilitas Jangka
         Pendek
         Utang bank                        -                 -                  -              -               -
         Utang usaha            (28.899.624)      (29.367.194)       (40.412.029)   (52.176.481)    (70.762.543)
         Utang lain-lain                   -                 -                  -              -               -
           Pihak ketiga                    -                 -                  -              -               -
           Pihak berelasi                  -                 -                  -              -               -
         Beban Akrual            (2.475.000)       (7.875.000)       (13.275.000)   (18.675.000)    (24.075.000)
         Utang pajak            (10.000.000)      (10.000.000)       (10.000.000)   (10.000.000)    (10.000.000)
         Liabilitas Kontrak                -                 -                  -              -               -
           Pihak ketiga                    -                 -                  -              -               -
           Pihak berelasi                  -                 -                  -              -               -
         Bagian       utang                -                 -                  -              -               -
         jangka panjang




                                                                                               Halaman - 51
Page 65
KJPP DASA’AT, YUDISTIRA DAN REKAN
Pendapat Kewajaran – PT Langgeng Makmur Industri Tbk (“LMPI”)


         PT Langgeng Makmur Industri Tbk
         INKREMENTAL Laporan Posisi Keuangan
         (Dinyatakan dalam Ribuan Rupiah. kecuali dinyatakan lain)

                                  2026              2027                2028            2029            2030
         yang jatuh tempo
         dalam satu tahun
           Utang bank                      -                 -                   -               -               -
         Total Liabilitas       (41.374.624)      (47.242.194)        (63.687.029)    (80.851.481)   (104.837.543)
         Jangka Pendek
         Liabilitas Jangka
         Panjang
         Utang          bank
         jangka panjang
         setelah dikurangi
         bagian yang jatuh
         tempo        dalam
         satu tahun :
           Utang       pihak
         berelasi
           Utang Bank           (90.000.000)      (90.000.000)        (90.000.000)    (90.000.000)    (90.000.000)
           Beban akrual                    -                 -                   -               -               -
         Liabilitas imbalan                -                 -                   -               -               -
         pasca kerja
         Total Liabilitas       (90.000.000)      (90.000.000)        (90.000.000)    (90.000.000)    (90.000.000)
         Jangka Panjang
         TOTAL                 (131.374.624)     (137.242.194)       (153.687.029)   (170.851.481)   (194.837.543)
         LIABILITAS
         EKUITAS
         Modal saham                       -                 -                   -               -               -
         Tambahan modal                    -                 -                   -               -               -
         disetor
         Defisit                134.570.412       150.074.884         168.808.890     192.675.601     220.552.044
         TOTAL EKUITAS          134.570.412       150.074.884         168.808.890     192.675.601     220.552.044
         LIABILITAS DAN           3.195.788        12.832.690          15.121.861      21.824.120      25.714.500
         EKUITAS
        Sumber: Manajemen LMPI

        Figur 34.     Inkremental Laba (Rugi)
         PT Langgeng Makmur Industri Tbk
         INKREMENTAL Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain
         (Dinyatakan dalam Ribuan Rupiah. kecuali dinyatakan lain)

                                 2026               2027                2028            2029            2030
         Pendapatan                        -       28.388.315          32.959.554      38.088.060       43.607.020
         Beban      Pokok                  -     (14.035.786)        (14.466.597)    (13.014.712)     (13.392.991)
         Pendapatan
         Laba Bruto                        -       14.352.528          18.492.956      25.073.348      30.214.029
         Beban penjualan                   -                -                   -               -               -
         Beban umum dan                    -                -                   -               -               -
         administratif
         Beban Sewa               (500.000)       (1.000.000)         (1.000.000)     (1.000.000)      (1.000.000)
         Laba       (Rugi)        (500.000)        13.352.528          17.492.956      24.073.348       29.214.029
         Usaha
         Pendapatan             143.330.390         6.525.000           6.525.000       6.525.000       6.525.000
         (beban) lain-lain
         bersih
         Laba       (Rugi)      142.830.390        19.877.528          24.017.956      30.598.348      35.739.029
         Sebelum Beban
         Pajak
         Beban Pajak
           Kini                 (8.259.978)       (4.373.056)         (5.283.950)     (6.731.637)      (7.862.586)
         Total    Manfaat       (8.259.978)       (4.373.056)         (5.283.950)     (6.731.637)      (7.862.586)
         (Beban)     Pajak
         Penghasilan     -
         Neto
         Laba (Rugi) Neto       134.570.412        15.504.472          18.734.006      23.866.711      27.876.442
         Tahun Berjalan
        Sumber: Manajemen LMPI


                                                                                                 Halaman - 52
Page 66
KJPP DASA’AT, YUDISTIRA DAN REKAN
Pendapat Kewajaran – PT Langgeng Makmur Industri Tbk (“LMPI”)


        Figur 35.    Inkremental Arus Kas
         PT Langgeng Makmur Industri Tbk
         Laporan Arus Kas
         (Dinyatakan dalam Ribuan Rupiah. kecuali dinyatakan lain)

                                            2026               2027              2028              2029              2030
         Kas      bersih      yang       (46.259.602)        (1.050.900)         1.417.773         (738.510)         1.172.886
         diperoleh             dari
         (digunakan         untuk)
         aktivitas operasi
         Kas bersih digunakan             139.955.390                  -                 -                 -                    -
         untuk aktivitas investasi
         Kas      bersih      yang       (90.000.000)                  -                 -                 -                    -
         diperoleh             dari
         (digunakan         untuk)
         aktivitas pendanaan

         KENAIKAN         /                 3.695.788        (1.050.900)         1.417.773         (738.510)         1.172.886
         (PENURUNAN) BERSIH
         KAS DAN BANK
         KAS DAN BANK AWAL                          -         3.195.788          1.144.887         1.562.660            (175.850)
         TAHUN
         KAS DAN BANK AKHIR                 3.695.788         2.144.887          2.562.660          824.150              997.036
         TAHUN
        Sumber: Manajemen LMPI

        Kontribusi Nilai Tambah terhadap Perusahaan sebagai Akibat Dari Rencana Transaksi
        yang akan Dilakukan

        Nilai tambah proyeksi dengan adanya Rencana Transaksi:

        1. Dengan adanya Rencana Transaksi, ekuitas LMPI memiliki nilai tambah sebesar Rp
           134.570.412 ribu pada tahun 2026, Rp 150.074.884 ribu pada tahun 2027 dan Rp
           168.808.890 ribu pada tahun 2028, Rp 192.675.601 ribu pada tahun 2029 dan
           220.552.044 ribu pada tahun 2030.
        2. Total liabilitas LMPI dengan adanya Rencana Transaksi memiliki nilai tambah yaitu
           penurunan liabilitas sebesar Rp 131.374.624 ribu pada tahun 2026, Rp 137.242.194
           ribu pada tahun 2027 dan Rp 153.687.029 ribu pada tahun 2028, Rp 170.851.481 ribu
           pada tahun 2029 dan Rp 194.837.543 ribu pada tahun 2030
        3. Pendapatan LMPI dengan adanya rencana transaksi memiliki nilai tambah rata-rata
            sebesar Rp 26.608.590 ribu
        4. Beban Pokok Pendapatan LMPI dengan adanya Rencana Transaksi memiliki nilai
           tambah yaitu penurunan sebesar rata-rata sebesar Rp 10.982.017 ribu
        5. Laba bersih LMPI dengan adanya Rencana Transaksi memiliki nilai tambah rata-rata
           sebesar Rp 44.110.409 ribu.

        Analisis Sensitivitas

        Dengan Penurunan 10% Proyeksi Setelah Adanya Rencana Transaksi, berikut Inkremental
        dari Penjualan, COGS dan Gross Profit:

        Figur 36.    Dengan Penurunan 10% (Dalam Ribu Rupiah)
          Keterangan            FY2026             FY2027             FY2028             FY2029                FY2030

          Pendapatan            402.398            473.384            546.573            631.413               722.722

          Harga Pokok          (346.339)          (389.949)          (447.638)          (517.811)          (595.734)

          Laba Kotor            56.059             83.435              98.935            113.601               126.988




                                                                                                          Halaman - 53
Page 67
KJPP DASA’AT, YUDISTIRA DAN REKAN
Pendapat Kewajaran – PT Langgeng Makmur Industri Tbk (“LMPI”)


        Dengan Penurunan 5% Proyeksi Setelah Adanya Rencana Transaksi, berikut Inkremental
        dari Penjualan, COGS dan Gross Profit:
          Keterangan            FY2026            FY2027          FY2028           FY2029               FY2030

          Pendapatan            424.754           499.683         576.938          666.491              762.873

          Harga Pokok          (365.580)          (411.613)      (472.507)         (546.578)            (628.830)

           Laba Kotor            59.174            88.070         104.431          119.913              134.043


        Analisis sensitivitas dalam peristiwa penjualan aset tetap dilakukan dengan melihat
        dampak sensitivitas terhadap nilai tambah (incremental) yang akan diterima oleh LMPI
        bilamana terdapat perubahan terhadap proyeksi LMPI setelah adanya Rencana Transaksi
        dibandingkan LMPI tanpa adanya Rencana Transaksi.

        Analisis ini dilakukan dengan mensimulasikan bilamana proyeksi Penjualan dan COGS
        diasumsikan turun secara agregat sebesar 10% dan 5%. Dari hasil simulasi masih terdapat
        nilai tambah bagi LMPI meskipun penjualan turun secara agregat hingga 10%.


        Analisis atas Faktor Lain yang Relevan

        Tidak terdapat faktor-faktor lain yang relevan dan material yang diketahui dan
        diinformasikan pada kami.


        Prosedur Pengambilan Keputusan oleh Perusahaan dalam Pembelian Aset Tetap

        Manajemen dalam melakukan Rencana Transaksi termasuk dalam Peraturan OJK
        Republik Indonesia No. 42/POJK.04/2020 tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi
        Benturan Kepentingan. Oleh karenanya atas rencana ini perlu dilakukan Penilaian
        Properti atas Objek Rencana Transaksi serta Pendapat Kewajaran dari pihak
        Independen.

        LMPI telah menunjuk KJPP Dwi Haryantono Agustinus Tamba untuk melakukan Penilaian
        Properti yang dijadikan Objek Rencana Transaksi dan menunjuk KJPP Dasa’at Yudistira
        dan Rekan untuk melakukan penyusunan laporan Pendapat Kewajaran terhadap
        Rencana Transaksi.

        Berikut laporan Penilaian Properti yang akan digunakan dalam Rencana Transaksi:

        Figur 37.     Laporan Penilaian yang Digunakan
                          Nomor & Tanggal           Tanggal
           KJPP                                                 Penilai        Objek                  Hasil
                             Laporan               Penilaian
                                                                Erlangga       Tanah &
                                                                   Bagus      Bangunan
         KJPP Dwi
                              00215/2.0085-                      Sadewa,     (Pabrik) dan
         Haryantono                               31 Desember
                        00/PI/04/0637/1/VI/2026                  S.Akun.,     Bangunan         Rp 169.078.383.000,-
         Agustinus                                    2025
                          tanggal 18 Juni 2026                  M.Ec.Dev,     pendukung
         Tamba
                                                                  MAPPI      serta sarana
                                                                  (Cert.)     pelengkap




        Hal-Hal Material Lainnya yang Dapat Memberikan Keyakinan bagi Penilai Bisnis dan
        Transaksi yang Akan Dilakukan

        Manajemen menyatakan bahwa aset memiliki fungsi ekonomis, maka transaksi ini
        secara substansi memberikan manfaat yang positif bagi LMPI dan dapat menunjang
        keberlangsungan LMPI demi pertumbuhan operasional yang handal. Manajemen


                                                                                                     Halaman - 54
Page 68
KJPP DASA’AT, YUDISTIRA DAN REKAN
Pendapat Kewajaran – PT Langgeng Makmur Industri Tbk (“LMPI”)


        meyakini kepada kami bahwa tidak ada hal material lainnya yang dapat menyebabkan
        perubahan Pendapat Kewajaran ini dan tidak adanya kerugian material yang timbul dari
        transaksi yang mana apabila transaksi ini tidak jadi dilakukan.

        DYR telah melaksanakan prosedur komunikasi dan diskusi serta mengkonfirmasi terkait
        dengan hal-hal material lainnya. Tidak terdapat hal-hal material lainnya yang dapat
        mengurangi keyakinan DYR yang diketahui dan diinformasikan kepada DYR.




                                                                                Halaman - 55
Page 69
KJPP DASA’AT, YUDISTIRA DAN REKAN
Pendapat Kewajaran – PT Langgeng Makmur Industri Tbk (“LMPI”)


4     ANALISIS KEWAJARAN NILAI RENCANA TRANSAKSI

4.1    Analisis Kewajaran Kualitatif

       Keuntungan yang akan diperoleh LMPI dari transaksi adalah:

       1. LMPI akan memperoleh keuntungan berupa tambahan kas dari penjualan aset yang
          diharapkan akan menambah produktifitas Perusahaan.
       2. Dengan melakukan penjualan aset tetap berupa penjualan penjualan Tanah &
          Bangunan (Pabrik) 2-lantai dan bangunan pendukung serta sarana pelengkap, dengan
          luas bangunan Keseluruhan kurang lebih 13.150 m² yang berdiri diatas tanah dengan
          dokumen kepemilikan berupa 9 (Sembilan) Sertipikat Hak Guna Bangunan dengan luas
          43.722 m². Objek tersebut terletak di Jalan Faliman Jaya No. 18, Kelurahan Jurumudi
          Baru, Kecamatan Benda, Kota Tangerang, Provinsi Banten,Kode Pos 15124 dapat
          meningkatkan laba bersih;
       3. Menjual aset LMPI dapat mendukung efisiensi bisnis LMPI di masa mendatang serta
          dapat meningkatkan profitabilitas.

       Kerugian:

       Terdapat biaya-biaya yang muncul akibat rencana transaksi ini, yang tidak terbatas pada
       biaya lembaga penunjang, seperti Penilaian Aset. Penambahan biaya-biaya yang muncul
       antara lain biaya penilaian objek transaksi, biaya-biaya terkait profesi penilai, serta
       kewajiban-kewajiban yang lain yang dapat muncul di kemudian hari.

       Analisis Manfaat dan Risiko

        Manfaat yang akan diperoleh LMPI dari Rencana Transaksi ini adalah, secara umum akan
        memberikan nilai tambah bagi LMPI dan seluruh pemegang saham LMPI sebagai akibat
        dari penghematan biaya. Risiko yang akan diperoleh LMPI dari Rencana Transaksi adalah
        risiko tidak tercapainya proyeksi keuangan yang diharapkan. Guna meminimalkan risiko
        tersebut, LMPI menerapkan pengendalian ketat dari fase perencanaan hingga eksekusi.
        Langkah ini dilakukan melalui reviu berkala agar dapat terpantau dengan ketat,
        sehingga potensi penyimpangan target keuangan dapat ditekan secara optimal.


4.2    Analisis Kewajaran Kuantitatif

       1. Simpangan dari nilai Rencana Transaksi dengan Nilai Pasar adalah sebesar 5,37%.
          Sesuai dengan POJK No. 35/POJK.04/2020, maka simpangan tersebut adalah wajar
          karena di bawah 7,5%.
       2. Dengan dilakukannya Rencana Transaksi, LMPI akan mampu mempertahankan
          kelangsungan usahanya dan efisiensi operational bisnis.
       3. Dengan adanya Rencana Transaksi, ekuitas LMPI memiliki nilai tambah sebesar Rp
          134.570.412 ribu pada tahun 2026, Rp 150.074.884 ribu pada tahun 2027 dan Rp
          168.808.890 ribu pada tahun 2028, Rp 192.675.601 ribu pada tahun 2029 dan
          220.552.044 ribu pada tahun 2030.
       4. Dengan adanya rencana transaksi ini total liabilitas LMPI memiliki nilai tambah yaitu
          penurunan liabilitas sebesar Rp 131.374.624 ribu pada tahun 2026, Rp 137.242.194
          ribu pada tahun 2027 dan Rp 153.687.029 ribu pada tahun 2028, Rp 170.851.481 ribu
          pada tahun 2029 dan Rp 194.837.543 ribu pada tahun 2030
       5. Dengan adanya rencana transaksi ini Pendapatan LMPI dengan adanya rencana
           transaksi memiliki nilai tambah rata-rata sebesar Rp 26.608.590 ribu
       6. Dengan adanya rencana transaksi ini beban Pokok Pendapatan LMPI dengan adanya
          Rencana Transaksi memiliki nilai tambah rata-rata sebesar Rp 10.982.017 ribu
       7. Dengan adanya transaksi ini laba bersih LMPI dengan adanya Rencana Transaksi
          memiliki nilai tambah rata-rata sebesar Rp 44.110.409 ribu.


                                                                                  Halaman - 56
Page 70
KJPP DASA’AT, YUDISTIRA DAN REKAN
Pendapat Kewajaran – PT Langgeng Makmur Industri Tbk (“LMPI”)


5   PENDAPAT MENGENAI KEWAJARAN RENCANA TRANSAKSI

    Berdasarkan ruang lingkup pekerjaan, asumsi-asumsi, data dan informasi yang diperoleh
    dan digunakan, penelaahan atas dampak keuangan Rencana Transaksi sebagaimana
    diungkapkan dalam Laporan Pendapat Kewajaran ini, kami berpendapat bahwa Rencana
    Transaksi ini adalah wajar.

    Kesimpulan akhir di atas berlaku bilamana tidak terdapat perubahan yang memiliki dampak
    material terhadap Rencana Transaksi. Perubahan tersebut termasuk, namun tidak terbatas
    pada, perubahan kondisi baik secara internal pada LMPI maupun secara eksternal yaitu
    kondisi pasar dan perekonomian, kondisi umum bisnis, perdagangan dan keuangan serta
    peraturan-peraturan pemerintah Indonesia dan peraturan terkait lainnya setelah tanggal
    Laporan Pendapat Kewajaran ini dikeluarkan. Bilamana setelah tanggal Laporan Pendapat
    Kewajaran ini dikeluarkan terjadi perubahan-perubahan tersebut di atas, maka kesimpulan
    mengenai kewajaran Rencana Transaksi ini mungkin berbeda.




                                                                               Halaman - 57
Page 71
KJPP DASA’AT, YUDISTIRA DAN REKAN
Pendapat Kewajaran – PT Langgeng Makmur Industri Tbk (“LMPI”)


6   KUALIFIKASI PENILAI BISNIS

    Kami adalah Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) DASA’AT, YUDISTIRA DAN REKAN adalah
    sebuah usaha persekutuan dan bergerak dalam bidang layanan jasa Penilai. Kantor Jasa
    Penilai Publik ini sebelumnya bernama KJPP YANUAR BEY DAN REKAN dengan izin Kantor
    Jasa Penilai Publik dari Menteri Keuagna RI No. KEP–497/KM.1/2009, tanggal 12 Mei 2009
    dan atas perubahan nama tersebut telah mendapatkan Izin Usaha Kantor Jasa Penilai
    Publik dari Menteri Keuangan RI No. 174/KM.1/2020, tanggal 18 Maret 2020 dan telah
    terdaftar sebagai Profesi Penunjang Pasar Modal di Otoritas Jasa Keuangan.

    Penilai Bisnis yang menandatangani laporan Pendapat Kewajaran ini merupakan Penilai
    Bisnis bersertifikat MAPPI dengan perizinan sebagai berikut:

    No. Izin Penilai Publik                      : B.1-14.00384
    No. STTD OJK                                 : KEP-465/KS.13/2026
    No. MAPPI                                    : 10-S-02664




                                                                              Halaman - 58
Page 72
LAMPIRAN
Page 73

          
Page 74

          
Page 75

          
Page 76

          
Page 77

          
Page 78

          
Page 79

          
Page 80

          
Page 81

          
Page 82

          
Page 83

          
Page 84

          
Page 85

          
Page 86

          
Page 87

          
Page 88

          
Page 89

          
Page 90

          
Page 91
                LAPORAN RINGKAS PENILAIAN
           00215/2.0085-00/PI/04/0637/1/VI/2026

             PT. Langgeng Makmur Industri, TBK.
                         Jenis Objek : Pabrik
                              Terletak :
                    Jalan Faliman Jaya No. 18,
           Kelurahan Jurumudi Baru, Kecamatan Benda,
         Kota Tangerang, Provinsi Banten, Kode Pos 15124




Kantor Jasa Penilai Publik
Dwi Haryantono Agustinus Tamba
Penilaian Properti & Jasa Konsultan
No. Izin KJPP : 2.11.0085 – KMK No. 63/KM.1/2011
Wilayah Kerja Negara Republik Indonesia
Kantor Pusat     : Ruko Rajawali Center B-11, Pasar Minggu, Jakarta Selatan,
                   Phone/Fax.: +6221-38820108
Kantor Cabang : Jakarta (P), Surabaya (PS), Semarang (P)
Website: www.kjppdha.com, e-mail: admin@kjpp-dha.com;
Page 92
KJPP Dwi Haryantono Agustinus Tamba
Profesional Appraisal




No. : 00215/2.0085-00/PI/04/0637/1/VI/2026                                           Jakarta, 18 Juni 2026

Kepada Yth.
Direksi
PT. LANGGENG MAKMUR INDUSTRI, TBK.
Jalan Letjen Sutoyo, 256
Madaeng, Waru, Kabupaten Sidoarjo
Jawa Timur, 61256.

Perihal : Laporan Ringkas Penilaian Aset Untuk Kepentingan PT. LANGGENG MAKMUR INDUSTRI, TBK.

Dengan Hormat,
PT. Langgeng Makmur Industri, Tbk., adalah sebuah perusahaan yang bergerak dalam bidang usaha produsen
pipa dan fitting, telah menunjuk KJPP Dwi Haryantono Agustinus Tamba (“DHA”) sehubungan dengan Kepentingan
Transaksi Jual-Beli. Sesuai Proposal Penawaran Jasa Penilaian Properti Nomor : Prop-JB/DHA-PST/EBS/280426.04
tanggal 28 April 2026, kami KJPP Dwi Haryantono Agustinus Tamba telah melaksanakan investigasi yaitu
pengumpulan data yang cukup dengan cara melakukan inspeksi, penelaahan, penghitungan dan analisis, serta
memastikan bahwa penilaian sudah dilakukan dengan cara yang benar sesuai dengan tujuan penilaian atas aset
(real properti) yang dimiliki/dikuasai oleh PT. Langgeng Makmur Industri, Tbk., berupa :

Tanah & Bangunan (Pabrik) 2-lantai dan bangunan pendukung serta sarana pelengkap, dengan luas bangunan
Keseluruhan kurang lebih 13.150 m² yang berdiri diatas tanah dengan dokumen kepemilikan berupa 9
(Sembilan) Sertipikat Hak Guna Bangunan dengan luas 43.722 m². Objek tersebut terletak di :

Jalan Faliman Jaya No. 18, Kelurahan Jurumudi Baru, Kecamatan Benda, Kota Tangerang, Provinsi Banten, Kode
Pos 15124.

1.    MAKSUD DAN TUJUAN PENILAIAN
      Maksud dari Penilaian ini adalah untuk memberikan pendapat atau opini Nilai Pasar atas objek penilaian yang
      akan digunakan untuk tujuan Kepentingan Transaksi Jual-Beli, oleh karenanya tidak direkomendasikan untuk
      penggunaan lainnya.

2.    OBJEK PENILAIAN DAN KEPEMILIKAN
      Objek penilaian meliputi aset Tanah & Bangunan (Pabrik) dengan informasi sebagai berikut:
      Tanah & Bangunan (Pabrik) 2-lantai dan bangunan pendukung serta sarana pelengkap, dengan luas
      bangunan Keseluruhan kurang lebih 13.150 m² yang berdiri diatas tanah dengan dokumen kepemilikan
      berupa 9 (Sembilan) Sertipikat Hak Guna Bangunan dengan luas 43.722 m². Objek tersebut terletak di :
      Jalan Faliman Jaya No. 18, Kelurahan Jurumudi Baru, Kecamatan Benda, Kota Tangerang, Provinsi
      Banten,Kode Pos 15124.

      Properti yang dinilai tersebut digolongkan sebagai Aset Operasional dengan bentuk kepimilikan tunggal.

      Informasi atas objek penilaian dan kepemilikan tersebut adalah sesuai dengan data yang diberikan oleh
      Pemberi Tugas dan menjadi tanggungjawab Pemberi Tugas atas kebenaran data yang telah diberikan, ini
      terkonfirmasi dengan adanya Surat Representatif/Pernyataan yang dibuat oleh PT. Langgeng Makmur
      Industri, Tbk nomor 074/V/26/lm-k, tanggal 6 Mei 2026, terlampir.

                                                                                                                i
Laporan Penilaian : PT. Langgeng Makmur Industri, Tbk.
Page 93
KJPP Dwi Haryantono Agustinus Tamba
Profesional Appraisal

3.    TANGGAL PENILAIAN
      Inspeksi lapangan dilaksanakan pada tanggal 7 Mei 2026 dan tanggal penilaian ditetapkan pertanggal 31
      Desember 2025.

      Sesuai dengan ketentuan dalam POJK 28/2021, laporan penilaian ini berlaku selama 6 (enam) bulan sejak
      tanggal penilaian kecuali terdapat hal-hal yang dapat mempengaruhi kesimpulan nilai lebih dari 5% (lima
      persen).

4.    TINGKAT KEDALAMAN INVESTIGASI
      a. Penilai memperoleh data dan informasi yang cukup dari Pemberi Tugas terkait data atas objek penilaian;
      b. Penelaahan, perhitungan dan analisis dilakukan dengan adanya keterbatasan informasi terkait spesifikasi
         bangunan bagian dalam, maka Pemberi Tugas wajib melengkapi informasi tersebut;
      c. Dalam penilaian yang akan dilakukan, kami tidak memeriksa struktur bangunan atau bagian-bagian dari
         properti yang tertutup, tidak terlihat dan tidak terjangkau. Kami tidak memberikan jaminan terhadap
         tidak adanya pelapukan atau kerusakan lainnya dan kami beranggapan bahwa material yang digunakan
         serta ukuran yang dipakai sesuai dengan standar yang berlaku;
      d. Bila ditemukan adanya pembatasan dalam proses investigasi, seperti jumlah aset yang sama dan relatif
         banyak dan aset tidak dapat terlihat/terjangkau atau hal lainnya yang membatasi, maka inspeksi akan
         dilakukan secara sampling sesuai dengan kebutuhan Penilai dan penilaian akan didasarkan pada data yang
         diberikan oleh Pemberi Tugas;
      e. Pengecekan keabsahan atas dokumen kepemilikan, legal dan perijinan lainnya ke instansi terkait tidak
         dilakukan.
5.    SUMBER DATA DAN INFORMASI YANG DIGUNAKAN
      Untuk menghasilkan Kesimpulan Nilai, maka analisis yang dilakukan Penilai didasarkan pada data dan
      informasi yang kami peroleh sebagai berikut :
      1. Copy legalitas :
           • SHGB No. 01415/Jurumudi Baru, Luas tanah 2.422 m² atas nama PT. Langgeng Makmur Industri, Tbk
                Berkedudukan di Sidoarjo, Jawa Timur.
           • SHGB No. 02238/Jurumudi Baru, Luas tanah 2.630 m² atas nama PT. Langgeng Makmur Industri, Tbk
                (Berkedudukan di Sidoarjo).
           • SHGB No. 02237/Jurumudi Baru, Luas tanah 5.170 m² atas nama PT. Langgeng Makmur Industri, Tbk
                (Berkedudukan di Sidoarjo).
           • SHGB No. 02236/Jurumudi Baru, Luas tanah 13.940 m² atas nama PT. Langgeng Makmur Industri,
                Tbk (Berkedudukan di Sidoarjo).
           • SHGB No. 02235/Jurumudi Baru, Luas tanah 4.785 m² atas nama PT. Langgeng Makmur Industri, Tbk
                (Berkedudukan di Sidoarjo).
           • SHGB No. 02234/Jurumudi Baru, Luas tanah 2.410 m² atas nama PT. Langgeng Makmur Industri, Tbk
                (Berkedudukan di Sidoarjo).
           • SHGB No. 02240/Jurumudi Baru, Luas tanah 4.005 m² atas nama PT. Langgeng Makmur Industri, Tbk
                (Berkedudukan di Sidoarjo).
           • SHGB No. 02239/Jurumudi Baru, Luas tanah 3.720 m² atas nama PT. Langgeng Makmur Industri, Tbk
                (Berkedudukan di Sidoarjo).
           • SHGB No. 02501/Jurumudi Baru, Luas tanah 4.640 m² atas nama PT. Langgeng Makmur Industri, Tbk
                (Berkedudukan di Sidoarjo, Jawa Timur).
      2. Copy Izin Mendirikan Bangunan (IMB) Nomor :
           • 647/Kep-2241/BPPMPT/IMB/2013 tanggal 01-11-2013
           • 647/151-Disbang/IMB Tahun 1996 tanggal 11-12-1995
      3. Hasil wawancara dan diskusi dengan Karyono (PIC PT. Langgeng Makmur Industri, Tbk.), merupakan
           pendamping dilapangan sehubungan dengan penugasan ini.
          Surat Representatif/Pernyataan No. 074/V/26/lm-k yang dikeluarkan oleh PT. Langgeng Makmur Industri,
          Tbk. tanggal 6 Mei 2026.

                                                                                                               ii
Laporan Penilaian : PT. Langgeng Makmur Industri, Tbk.
Page 94
KJPP Dwi Haryantono Agustinus Tamba
Profesional Appraisal

6.    ASUMSI DAN ASUMSI KHUSUS
      a. Objek penilaian diasumsikan terkait dengan dokumen kepemilikan yang berlaku dan sah secara hukum
         dapat dialihkan dan bebas dari ikatan, tuntutan atau halangan apapun.
      b. Untuk objek penilaian yang tidak terlihat sehingga perlu menggunakan data dari Pemberi Tugas, maka
         penggunaan data dimaksud menjadi asumsi khusus dalam penilaian dimana kebenaran atas informasi dan
         data yang digunakan dianggap wajar dan benar.
      c. Objek penilaian bebas dari sengketa dan/atau potensi pencemaran atau hal-hal yang berhubungan
         dengan dampak lingkungan.
      d. Untuk aset yang termasuk dalam penilaian namun dokumen yang dilampirkan tidak ada atau kurang
         lengkap, maka data yang diberikan oleh pemberi tugas adalah data yang sudah benar.
      e. Mesin dan Peralatan dinilai sebagai satu kesatuan, di tempat (in-situ) dan sebagai bagian bisnis yang
         beroperasi.
      f. Setiap informasi yang berasal dari Data Pribadi yang diperoleh dan/atau digunakan dalam penugasan
         penilaian ini hanya digunakan untuk kepentingan sesuai tujuan penilaian, dan selanjutya data dan
         informasi yang dimaksud dikecualikan sebagai Data Pribadi sebagaimana yang diatur dalam ketentuan
         dan perundang-undangan yang terkait Perlindungan Data Pribadi;
      g. Kami berasumsi bahwa aset yang ditunjukkan kepada kami adalah benar merupakan objek aset dalam
         penilaian ini dan kami tidak melakukan pengecekan lebih lanjut terhadap kebenarannya (sebagai
         tambahan informasi, kami melakukan pengecekan atas bidang tanah melalui BPN Online/ATR BPN atau
         Aplikasi Sentuh Tanah).

      Asumsi Khusus
      a. Sesuai Peta & ketentuan Dinas Tata Ruang Kota Tangerang dan IMB No. 647/Kep-
         2241/BPPMPT/IMB/2013 tanggal 1 November 2013 dengan lampiran No. 654/1205-SP/BPPMPT/2013
         tanggal 1 November 2013 bahwa bidang tanah objek bagian depan terkena rencana jalan sebesar 685 m².
         Sehingga Luas bidang tanah yang bebas rencana jalan sebesar 43.037 m², kami sudah mempertimbangkan
         faktor rencana pelebaran jalan.


7.    BATASAN ATAU PENGECUALIAN ATAS TANGGUNGJAWAB KEPADA PIHAK SELAIN PEMBERI TUGAS
      KJPP DHA tidak memiliki tanggung jawab kepada pihak ketiga atas penggunaan Laporan Penilaian, baik
      sebagian maupun keseluruhan, selama tidak menyimpang dari peraturan dan hukum yang berlaku.

8.    PENDEKATAN DAN METODE PENILAIAN SERTA ALASAN PENERAPANNYA
      Mengacu kepada peraturan No. 28/POJK.04/2021 pasal 34 dan Surat Edaran No. 33/SOJK.04/2021 angka III
      butir 3 dan 4, dinyatakan bahwa Penilai dapat menggunakan satu pendekatan penilaian di antaranya dalam
      hal melakukan penilaian properti industri.
      Dalam penilaian ini kami menggunakan pendekatan sebagai berikut:

                                                         Pendekatan
                        Objek Penilaian                                          Alasan Penerapan
                                                          Penilaian
       Tanah & Bangunan (Pabrik) dan bangunan            Pendekatan   Mempertimbangkan      biaya    yang
       pendukung serta sarana pelengkap.                    Biaya     dikeluarkan untuk mendapatkan asset.




                                                                                                             iii
Laporan Penilaian : PT. Langgeng Makmur Industri, Tbk.
Page 95

          
Page 96

          
Page 97

          

File

File Open PDF
Source IDX
Size5.33 MB
Published26 Jun 2026
Pages97
Characters259,498
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 64 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org LANGGENG MAKMUR INDUSTRI Tbk · Nama Perusahaan p.1 ×415
linked person Hidayat Alim · Direktur Utama p.5 ×8
linked person Kosasih Koenawan · Direktur p.5 ×7
linked person Pangestu Alim · Direktur p.5 ×7
linked — Kantor Pusat DJKN p.5 ×3
linked person Ivan Teguh Khristian p.9 ×4
linked org PT BANK MANDIRI p.26 ×4
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.2 ×7
possible person Bing Hartono Poernomosidi · Komisaris Independen p.5 ×4
possible org PT Langgeng Bahagia p.5 ×5
possible person Dr. Sutomo p.24
possible org PT. LANGGENG p.26
possible org Negara Republik Indonesia p.91
unresolved org PT Gunacipta Multirasa p.2 ×16
unresolved org KJPP YANUAR BEY DAN REKAN p.2 ×3
unresolved org Menteri Keuangan RI p.2 ×5
unresolved person Ivan T. Khristian p.3
unresolved org Kementerian Keuangan dan Pasar Modal p.3 ×2
unresolved org PT Guna Cipta Multirasa p.4 ×2
unresolved org Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia p.4 ×3
unresolved person Hindro Budianto Hindratno · Komisaris Utama p.5 ×2
unresolved person Wan · Komisaris Independen p.5 ×2
unresolved person Irawan Alim · Direktur p.5 ×2
unresolved person Ridwan Widjaja · Direktur Utama p.5 ×2
unresolved person Harry Setiawan Widjaja · Direktur p.5 ×2
unresolved person Tress Katarina Widjaja · Komisaris Utama p.5 ×2
unresolved person Andy Darmawan Widjaja · Komisaris p.5 ×8
unresolved org Kementerian Keuangan Kosasih Koenawan p.5 ×3
unresolved org Kantor Akuntan Publik Heliantono&Rekan p.6 ×2
unresolved org Kantor Akuntan Publik Heliantono p.6 ×8
unresolved org PT Gunacipta Multirasa. Nilai Rencana Transaksi p.6 ×2
unresolved org PT LMPI · Corporate Secretary p.6 ×4
unresolved org PT GCM Sumber p.6 ×2
unresolved org Kantor Akuntan Publik Teramihardja p.7 ×4
unresolved org Kantor Akuntan Publik Heliantono & Rekan p.7 ×6
unresolved person Akuntan Publik Robby Setiawan p.7 ×6
unresolved org KJPP Dwi Haryantono Agustinus Tamba p.7 ×6
unresolved org Bank Indonesia p.7 ×20
unresolved org Pusat Statistik p.7 ×3
unresolved org KJPP DASA'AT YUDISTIRA DAN REKAN p.8 ×3
unresolved org KJPP DASA’AT p.9 ×62
unresolved org YUDISTIRA DAN REKAN Ivan Teguh Khristian p.9
unresolved person I Gusti Ngurah Asmara p.10
unresolved — Identit · Penilai p.11 ×2
unresolved org KJPP Dwi p.20 ×2
unresolved person Kho Boen Tian p.23 ×3
unresolved org PT Langgeng Jaya Plastic Industry Ltd. p.23 ×3
unresolved org PT Langgeng Makmur Plastic Industry Ltd. Akta p.23 ×3
unresolved org Menteri Kehakiman p.23 ×3
unresolved person Adam Kasdarmadji p.23 ×3
unresolved org Menteri Kehakiman Republik Indonesia p.23 ×3
unresolved person Sitaresmi Puspadewi Subianto p.23 ×3
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.23 ×4
unresolved org PT GCM p.33
unresolved org Kementerian Perindustrian RI dan Asosiasi Industri Olefin Aromatik p.41
unresolved org Kota Nusantara p.41
unresolved org Kementerian Perindustrian RI p.41
unresolved org PT GCM Batas Atas p.63
unresolved org KJPP Dasa’at Yudistira p.67
unresolved org Menteri Keuagna RI p.71
unresolved org Kantor Jasa Penilai Publik Dwi Haryantono Agustinus Tamba Penilaian Properti p.91
unresolved org KJPP Dwi Haryantono Agustinus Tamba Profesional Appraisal p.92 ×3
unresolved — Ringk · Penilai p.92
unresolved org KJPP DHA p.94

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

Rule parser Needs review confidence 0.455 17612 ms 12 Sep 2026 22:02
Raw output
{'appraiser_exempt': None,
 'appraiser_name': 'Ivan T. Khristian, S.E., M.Ec.Dev., MAPPI (Cert.)',
 'assets': [{'area_sqm': None,
             'category': 'OTHER',
             'description': 'biaya-biaya terkait profesi'}],
 'currency': None,
 'fact_type': '',
 'issuer_name': '',
 'kind': 'MATERIAL',
 'kjpp_name': '',
 'letter_number': '',
 'object_text': 'biaya-biaya terkait profesi',
 'object_truncated': False,
 'parties': [{'name': '--- (PERSERO), Tbk. nomor rekening 141 0000 800 888 -',
              'relationship': ''},
             {'name': 'Setelah Pembayaran Pertama/Down Payment tersebut, maka '
                      '-',
              'relationship': ''},
             {'name': 'Pihak Pertama wajib melakukan proses untuk mendapatkan '
                      '-',
              'relationship': ''},
             {'name': '(i) Surat Penawaran Pemberian Kredit (SPPK) dari Bank; '
                      '-',
              'relationship': ''},
             {'name': '(ii) persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) dan '
                      'persetujuan',
              'relationship': 'Dewan'},
             {'name': 'Komisaris dari Pihak Pertama;', 'relationship': ''}],
 'pct_of_equity': None,
 'reference_period': '',
 'requires_rups': None,
 'rups_date': None,
 'ticker': '',
 'transaction_date': None,
 'valuation_date': None,
 'value': None}
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result